Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 106
Page 1
PT INDOFARMA Tbk
LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 JUNI 2025
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
FINANCIAL STATEMENTS
AS OF JUNE 30, 2025
AND FOR THE SIX-MONTH
PERIOD THEN ENDED
Page 2
DAFTAR ISI Hal. CONTENTS
/Page
Pernyataan Direksi Board of Directors’ statement
Laporan Keuangan Financial Statements
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-2 Consolidates Balance Sheets
Laporan Laba Rugi Komprehensif 3 Consolidated Statements of Income
Konsolidasian
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Consolidated Statements of Changes in
Konsolidasian Shareholders’ Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian 5 Consolidated Statements of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan 6 Consolidated Notes to the Financial Statements
Konsolidasian
Page 3
Page 4
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh) (Expressed in full Rupiah)
Catatan/ 30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
Notes June 30, 2025 December 31, 2024
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan setara Kas 4,42,44 5.352.140.807 10.114.017.765 Cash and cash equivalents
Piutang usaha 42,44 Trade receivables
Pihak berelasi 6 29.036.654.011 39.834.350.457 Related parties
Pihak ketiga 6 1.889.245.752 3.816.271.694 Third parties
Piutang lain-lain Other receivable
Pihak berelasi 7 - - Related parties
Pihak ketiga 7 2.342.100 416.612 Third parties
Persediaan 8 64.538.840.411 33.331.370.322 Inventories
Pajak dibayar dimuka 9 1.901.157.016 9.367.809.966 Prepaid taxes
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 10 26.872.446.170 36.872.745.918 Advances and prepayments
Aset pengembalian dana 11 390.450.924 390.450.924 Right of return assets
Aset lancar lainnya 5 - 463.808.810 Other current assets
Jumlah Aset Lancar 129.983.277.191 134.191.242.468 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Investasi pada entitas asosiasi 12 741.831.812 2.062.734.983 Investment in associates
Aset keuangan tersedia untuk dijual 13 - - Available for sale financial assets
Aset pajak tangguhan 40b 83.095.303.106 83.196.524.598 Deferred tax assets
Aset tetap - neto 14 330.715.600.917 382.588.932.840 Property, plant and equipment - net
Aset hak guna - neto 15 510.000.000 540.000.000 Right-of-use-assets - net
Aset takberwujud - neto 16 1.981.809.840 2.878.822.158 Intangible assets - net
Properti investasi - neto 17 12.614.006.532 12.701.082.990 Investment property - net
Aset tidak lancar yang akan ditinggalkan 18 - - Abondoned non-current assets
Aset tidak lancar lainnya 19 - - Other non-current assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 429.658.552.207 483.968.097.569 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 559.641.829.398 618.159.340.037 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
The accompanying notes form an integral part of these financial statements
1
Page 5
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 30 Juni 2025 As of June 30, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah penuh) (Expressed in full Rupiah)
Catatan/ 30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
Notes June 30, 2025 December 31, 2024
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha 20,42 Trade payables
Pihak berelasi 20 11.587.262.267 36.951.816.384 Related parties
Pihak ketiga 20 266.956.770.280 462.298.665.063 Third parties
Pinjaman kepada pemegang saham 28 343.574.550.485 380.077.786.371 Shareholder's loan
Pinjaman bank jangka pendek 21,44 93.993.629.148 142.656.736.875 Short term bank loans
Biaya yang masih harus dibayar 22 15.522.159.203 23.097.116.559 Accrued expenses
Kewajiban pengembalian dana 23 1.656.479.167 1.656.479.167 Refund liabilities
Liabilitas hak guna 24 835.311.656 835.311.656 Lease liabilities
Utang pajak 25 248.717.783.732 271.040.495.615 Tax payables
Kewajiban kontrak 26 12.298.982.438 14.907.025.174 Contract liability
Liabilitas imbalan kerja
jangka pendek 27 114.094.879.906 173.735.888.134 Short term employee benefit
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.109.237.808.282 1.507.257.320.998 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT ASSETS
Pinjaman kepada pemegang saham 28 215.408.759.812 215.408.759.812 Shareholder's loan
Liabilitas hak guna 24 - - Lease liabilities
Kewajiban imbalan pascakerja 29 42.394.129.538 39.535.068.000 Employment benefit obligation
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 257.802.889.350 254.943.827.812 Total Non Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 1.367.040.697.632 1.762.201.148.810 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA EQUITY ATTRIBUTABLE TO
PEMILIK ENTITAS INDUK OWNERS OF THE PARENT ENTITY
Modal Saham Share Capital
Modal dasar - 10.000.000.000 saham, Authorized - 10,000,000,000 shares,
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid
sebanyak 3.099.267.500 lembar saham 3,099,267,500 shares
dengan nilai nominal Rp100 per lembar 31 309.926.750.000 309.926.750.000 with par value Rp100 per share
Tambahan modal disetor 32 81.120.060.644 81.120.060.644 Additional paid-in capital
Komponen ekuitas lainnya 33 11.426.067.007 11.426.067.007 Other equity component
Keuntungan belum direalisasi atas Unrealized gain on available for sale
aset keuangan tersedia untuk dijual - - financial assets
Cadangan aktuaria (5.135.195.522) (5.021.974.347) Actuarial reserve
Cadangan revaluasi aset 190.619.150.276 203.293.717.754 Asset revaluation reserve
Saldo laba : Retained earnings :
Telah ditentukan penggunaannya 1.271.553.449 1.271.553.449 Appropriated
Belum ditentukan peggunaannya (1.396.627.254.088) (1.746.036.031.393) Unappropriated
Total Ekuitas yang Dapat Diatribusikan (807.398.868.234) (1.144.019.856.886) Total Equity Attributable to Owners
kepada Pemilik Entitas Induk of the Parent Entity
Kepentingan non pengendali 30 - (21.951.887) Non-controling interests
JUMLAH EKUITAS (807.398.868.234) (1.144.041.808.773) TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 559.641.829.398 618.159.340.037 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
The accompanying notes form an integral part of these financial statements
2
Page 6
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
LAPORAN LABA RUGI STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For the Six-Month Ended
Tanggal 30 Juni 2025 June 30, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh) (Expressed in full Rupiah)
Catatan/ 30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
Notes June 30, 2025 June 30, 2024
Penjualan Bersih 34 67.028.581.838 109.718.453.946 Net Sales
Beban Pokok Penjualan 35 (76.989.198.111) (108.385.110.082) Cost of Goods Sold
LABA BRUTO (9.960.616.273) 1.333.343.864 GROSS PROFIT
Beban Penjualan 36 (5.871.846.658) (29.913.258.863) Selling Expenses
Beban Umum dan Administrasi 37 (24.940.313.200) (45.460.700.158) General and Administration Expenses
Keuntungan (Kerugian) Lain-lain Neto 39 (1.986.399.424) (4.812.756.951) Other Income (Expense) - Net
LABA (RUGI) USAHA (42.759.175.555) (78.853.372.108) OPERATING PROFIT (LOSS)
Beban Keuangan 38 (1.533.101.867) (23.249.521.249) Finance Expenses
Bagian rugi (laba) dari entitas asosiasi - - Share in Net Profit of Associate
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK (44.292.277.422) (102.102.893.357) INCOME (LOSS) BEFORE INCOME TAX
Pajak Penghasilan Income Taxes
Beban Pajak Kini 40a - - Current Tax Expense
Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan 40b 740.189.501 163.991.701 Benefit (Expense) Deferred Tax
Jumlah Pajak Penghasilan 740.189.501 163.991.701 Total Income Tax
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN (43.552.087.921) (101.938.901.655) PROFIT (LOSS) FOR THE YEAR
Laba (Rugi) yang dapat di atribusikan kepada: Profit (Loss) Attributable to ;
Pemilik Entitas Induk (43.552.087.921) (101.938.548.871) Owners of the Parent
Kepentingan Non Pengendali - (352.784) Non Controlling Interest
Jumlah (43.552.087.921) (101.938.901.655) Total
LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM 45 (14,05) (32,89) PROFIT (LOSS) PER SHARE
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
The accompanying notes form an integral part of these financial statements
3
Page 7
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2025 For the Six-Month Ended June 30, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in full Rupiah, unless otherwise stated)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk / attribute owners of the parent
Total Ekuitas
Tambahan Pemilik Induk / Kepentingan
Modal Komponen Cadangan Saldo Laba / Retained Earnings Total Equity Pengendali /
Modal Disetor/ Disetor / Nilai Wajar Cadangan ekuitas lainnya / Revaluasi/ Attributable to Non -
Catatan/ Fully Paid Additional Paid OCI/ Aktuaria/ Other equity Revaluation Penggunaannya/ Penggunaanya/ Owner of Controlling Total Ekuitas /
Notes Capital in Capital FVOCI Actuarial reserve component reserve Appropriated Unappropriated the Parents Interest Total Equity
Saldo per Balance as of
31 Desember 2023 31,32,33 309.926.750.000 81.120.060.644 585.449 374.895.733 11.426.067.007 203.293.717.754 1.271.553.449 (1.411.547.456.558) (804.133.826.522) (18.431.744) (804.152.258.266) December 31, 2023
Rugi tahun berjalan - - - - - - (334.488.574.835) (334.488.574.835) (3.612.484) (334.492.187.319) Loss for the year
Aset Keuangan Financial assets
diukur Pada Nilai Wajar measured on fair value
Melalui through
Penghasilan Komprehensif Lain - - (585.449) - - - - - (585.449) - (585.449) other comprehensive income
Kerugian aktuaria - - - (5.396.870.080) - - - - (5.396.870.080) 92.341 (5.396.777.739) Actuarial loss
Saldo per Balance as of
31 Desember 2024 31,32,33 309.926.750.000 81.120.060.644 - (5.021.974.347) 11.426.067.007 203.293.717.754 1.271.553.449 (1.746.036.031.393) (1.144.019.856.886) (21.951.887) (1.144.041.808.773) December 31, 2024
Rugi tahun berjalan - - - - - - (43.552.087.921) (43.552.087.921) - (43.552.087.921) Loss for the year
Pengaruh kehilangan pengendalian Effects of loss of control
entitas anak - - - (113.221.175) (12.674.567.478) - 392.960.865.226 380.173.076.573 21.951.887 380.195.028.460 subsidiary
Saldo per Balance as of
30 Juni 2025 31,32,33 309.926.750.000 81.120.060.644 - (5.135.195.522) 11.426.067.007 190.619.150.276 1.271.553.449 (1.396.627.254.088) (807.398.868.234) - (807.398.868.234) June 30, 2025
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements are an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements taken as a whole
4
Page 8
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOW
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For the Six-Month Period Ended
Tanggal 30 Juni 2025 June 30, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah penuh) (Expressed in full Rupiah)
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan Kas dari Pelanggan 53.532.237.950 99.946.829.775 Cash Receipts from Customers
Pembayaran Kas kepada Pemasok dan Karyawan (70.716.809.758) (127.020.451.880) Cash Paid to Suppliers and Employees
Pembayaran Bunga - (2.160.799.009) Interest Paid
(17.184.571.808) (29.234.421.114) Net Cash Generated from (used in) Operating
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi
Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan Penghasilan Bunga 41.112.069 64.200.726 Interest Received from Bank
Perolehan aset hak guna - (368.813.332) Purchases of right of use asset
Pembelian Aset Tetap - (50.000.000) Purchases of Fixed Asset
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi 41.112.069 (354.612.606) Net Cash Used in Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran Pinjaman Jangka Pendek - (3.995.062.743) Payments of Short-Term Loan
Pembayaran utang pemegang saham (20.392.548.175) (31.040.791.505) Payments of shareholders loan loan
Pembayaran Pinjaman Jangka Panjang - (375.000.000) Payments of Long-Term Loan
Penerimaan utang pemegang saham 33.632.298.789 58.542.003.207 Receipts from shareholders loan
Kas Bersih Diperoleh dari (digunakan untuk) 13.239.750.614 23.131.148.959
Net Cash Generated from Financing
Pendanaan
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN (3.903.709.125) (6.457.884.761) NET INCREASE (DECREASE) IN CASH
SETARA KAS AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 9.255.849.932 17.070.939.960 CASH AND CASH EQUIVALENTS
AT THE BEGINNING PERIOD
Pengaruh Perubahan Kurs Mata Uang Asing - - Effect of Foreign Exchange Rate Change
CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 5.352.140.807 10.613.055.199 AT THE END PERIOD
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
The accompanying notes form an integral part of thesefinancial statements
5
Page 9
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Sejarah Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Indonesia Farma Tbk, disingkat dengan PT Indofarma Tbk PT Indonesia Farma Tbk, known as PT Indofarma Tbk (the
(“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta No.1 tanggal 2 “Company”), was established based on Deed No.1 dated
Januari 1996 dan diubah dengan Akta No.134 tanggal 26 January 2, 1996, as amended by Deed No.134 dated January
Januari 1996 keduanya dari Notaris Sutjipto, S.H., Akta 26, 1996, both of Notary Sutjipto, S.H., The Deed of
pendirian ini telah disahkan dengan Surat Keputusan Menteri Establishment was approved by the Ministry of Law and
Kehakiman Republik Indonesia No.C2-2122.HT.01.01.TH.96 Human Rights of the Republic Indonesia in Decision Letter
tanggal 13 Februari 1996 dan diumumkan dalam Berita Negara No.C2-2122.HT.01.01.TH.96, dated February 13, 1996, and
No.43 tanggal 28 Mei 1996, Tambahan No.4886. Anggaran was published in the State Gazette No.43, dated May 28,
Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, 1996, Supplement No.4886. The Company’s Articles of
terakhir dengan Akta No.44 tanggal 24 April 2017 dari Notaris Association has been amended several times, most recently
Mochamad Nova Faisal, S.H., M.Kn. untuk disesuaikan dengan by Deed No.44 dated April 24, 2017, of Notary Mochamad
Undang-Undang No.40 tahun 2007 tentang Perusahaan Nova Faisal, S.H., M.Kn. concerning the revision of the
Terbatas. Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan dari regulation No.40 tahun 2007. This amendment was approved
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
dengan Surat Keputusan No.AHU-0056209.AH.01.11 tahun Indonesia in Decision Letter No.AHU-0056209.AH.01.11
2017 tanggal 2 Mei 2017. dated May 2, 2017.
Pada awalnya Perusahaan merupakan sebuah pabrik obat yang Originally, the Company was a pharmaceutical factory
didirikan pada tahun 1918 dengan nama Pabrik Obat established in 1918 under the name Pabrik Obat Manggarai.
Manggarai. Pada tahun 1950, Pabrik Obat Manggarai ini diambil In 1950, Pabrik Obat Manggarai was taken over by the
alih oleh Pemerintah Republik Indonesia dan dikelola oleh Government of the Republic of Indonesia and managed by the
Departemen Kesehatan. Pada tahun 1979, nama pabrik obat ini Department of Health. In 1979, the Company’s name was
diubah menjadi Pusat Produksi Farmasi Departemen changed to Pusat Produksi Farmasi Departemen Kesehatan.
Kesehatan. Kemudian, berdasarkan Peraturan Pemerintah Based on Regulation of the Government of the Republic of
Republik Indonesia (PP) No.20 tahun 1981, Pemerintah Indonesia (PP) No.20 year 1981, the Company’s name
menetapkan Pusat Produksi Farmasi Departemen Kesehatan became Perusahaan Umum Indonesia Farma (Perum
menjadi Perusahaan Umum Indonesia Farma (Perum Indofarma). In 1996, based on Government Regulation No.34
Indofarma). Selanjutnya pada tahun 1996, status badan hukum year 1995, the legal status of Perum Indofarma was changed
Perum Indofarma diubah menjadi Perusahaan Perseroan to become state Owned Limited Company (Persero). In 2001,
(Persero) berdasarkan PP No.34 tahun 1995. Pada 2001, the Company has become a public company as disclosed in
Perusahaan menjadi perusahaan terbuka sebagaimana dalam note “1b”.
poin “1b”.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud In accordance with article 3 of the Company’s articles of
dan tujuan pendirian Perusahaan adalah melaksanakan dan association, its goals and objectives are to implement and
menunjang kebijakan serta program Pemerintah di bidang support the Government’s in economic and national
ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, development programs and policies particularly in
khususnya di bidang farmasi, diagnostik, alat kesehatan, serta pharmaceutical, diagnostics, medical devices and food
industri produk makanan, dengan menerapkan prinsip-prinsip industries, while adhering to the principles of a Limited Liability
Perusahaan Terbatas. Untuk mencapai maksud dan tujuan Company. To achieve its goals and objectives, the Company
tersebut, Perusahaan dapat melaksanakan kegiatan usaha may engage in the following activities:
sebagai berikut:
6
Page 10
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Sejarah Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan) a. Establishment and General Information (continued)
1. Industri Produk Farmasi untuk Manusia, 1. Pharmaceutical Products Industry for Humans,
2. Industri Produk Obat Tradisional, 2. Traditional Medicine Product Industry
3. Industri Alat-Alat Laboratorium, Farmasi dan Kesehatan 3. Laboratory, Pharmaceutical and Health Equipment
dari Kaca, Industry from Glass,
4. Industri Furnitur untuk Operasi, Perawatan Kedokteran 4. Furniture Industry for Operations, Medical Care and
dan Kedokteran Gigi, Dental Care,
5. Industri Peralatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi, 5. Medical and Dental Equipment Industry, Orthopedic and
Perlengkapan Ortopedik dan Prostetik, Prosthetic Equipment,
6. Industri Peralatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi serta 6. Medical and Dental Equipment Industry and Other
Perlengkapan Lainnya, Equipment,
7. Industri Peralatan Elektromedikal dan Elektroterapi,
8. Industri Mesin untuk Pembungkus, Pembotolan, dan 7. Electromedical and Electrotherapy Equipment Industry,
Pengalengan, 8. Industrial Machinery for Packaging, Bottling and
9. Industri Pengolahan Herbal, Canning
10. Industri Pengolahan Teh, 9. Herbal Processing Industry,
11. Perdagangan Besar Alat Laboratorium, Farmasi, dan 10. Tea Processing Industry,
Kedokteran, 11. Large Trade of Laboratory Equipment, Pharmacy and
12. Serta kegiatan usaha utama dan penunjang/pendukung Medicine,
lainnya, seperti:. 12. and other main and supporting business activities, such
as:
• Pemasaran, perdagangan, dan distribusi dari • Marketing, trading and distributing the above
produk di atas, baik hasil produksi maupun hasil mentioned products, whether the Company’s
produksi pihak ketiga, termasuk barang umum, baik products or others parties products including
di dalam maupun di luar negeri, serta kegiatan- general merchandise, for domestic and
kegiatan lain yang berhubungan dengan usaha international market. The Company also engages
Perusahaan; in other related activities;
• Jasa, baik yang ada hubungannya dengan kegiatan • Providing services, whether related to the
usaha Perusahaan maupun jasa pemeliharaan Company’s activities or general healthcare
kesehatan pada umumnya termasuk jasa konsultasi including health consultancy service;
kesehatan;
Perusahaan berdomisili di Indonesia, yang bertempat The Company is domiciled in Indonesia which is located at
kedudukan di Jalan Tambak No.1, Manggarai, Jakarta dan Jalan Tambak No.1, Manggarai, Jakarta. The main location of
lokasi utama kegiatan usaha terletak di Jalan Indofarma No.1, business activity is at Jalan Indofarma No.1 Cibitung, Bekasi.
Cibitung, Bekasi. Perusahaan mulai beraktivitas dan The Company has commenced its commercial operations and
berproduksi secara komersial tahun 1983. Hasil produksi production in 1983. The Company’s products are sold locally
Perusahaan dipasarkan di dalam dan di luar negeri. and internationally.
b. Penawaran Umum Efek Grup b. Public Offering of Shares of the Group
Pada tanggal 30 Maret 2001, Perusahaan memperoleh surat On March 30, 2001, the Company obtained a letter of approval
pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal from the Chairman of the Capital Market Supervisory Agency
No. S-660/PM/2001, untuk melakukan Penawaran Umum No.S-660/PM/2001 for the Initial Public Offering of
Saham sebanyak 596.875.000 saham Seri B dengan nilai 596,875,000 Series B shares with Rp100 par value per share.
nominal Rp100 per saham.
Pada tanggal 17 April 2001, Perusahaan melakukan Penawaran On April 17, 2001, the Company’s Initial Public Offering was
Umum Saham sebanyak 2.499.999.999 saham Seri B dengan 2,499,999,999 Series B shares with Rp100 par value per
nilai nominal Rp100 per saham. share.
7
Page 11
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
b. Penawaran Umum Efek Grup (lanjutan) b. Public Offering of Shares of the Group (continued)
Pada tanggal 26 Agustus 2002, Perusahaan melakukan On August 26, 2002, the Company changed the share capital
perubahan modal saham sebanyak 2.392.500 saham yang amounting to 2,392,500 shares which was caused by the
berasal dari pelaksanaan opsi pemilikan saham oleh karyawan. exercise of the employee stock options.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, jumlah As of June 30, 2025, and December 31, 2024 total amount of
saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia shares listed in Indonesia Stock Exchange is 3,099,267,500
sebanyak 3.099.267.500 saham. shares.
c. Pengalihan Saham Seri B kepada PT Bio Farma (Persero) c. Transfer of Series B shares to PT Bio Farma (Persero)
Dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah Republik By the issuance of Government Regulation of the Republic of
Indonesia No.76 tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Indonesia No.76 of 2019 concerning Addition of State Capital
Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham PT Participation of the Republic of Indonesia to PT Bio Farma
Bio Farma (Persero) dan Keputusan Menteri Keuangan (Persero) and Decree of the Minister of Finance of the
Republik Indonesia Nomor 862/KMK.06/2019 tentang Republic of Indonesia Number 862/KMK.06/2019 concerning
Penetapan Nilai Penambahan Penyertaan Modal Negara Determination of the Value of Addition of State Capital of the
Republik Indonesia ke dalam Modal Saham PT Bio Farma Republic of Indonesia into Equity Capital of PT Bio Farma
(Persero), serta ditandatanganinya Akta Penyertaan Perjanjian (Persero), and the signing of the Deed of Participation of the
Pengalihan Saham No. 37 tanggal 31 Januari 2020 yang dibuat Share Transfer Agreement No. 37 dated January 31, 2020
di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi made before Aulia Taufani, S.H., Notary in the City
Jakarta Selatan, maka seluruh saham seri B milik Negara Administration of South Jakarta, then all series B shares
Republik Indonesia di Perusahaan dialihkan kepada PT Bio owned by the Republic of Indonesia in the Company were
Farma (Persero) sebagai penambahan penyertaan Modal transferred to PT Bio Farma (Persero) as an addition to the
Negara ke dalam modal saham PT Bio Farma (Persero). State Capital participation in the share capital of PT Bio Farma
(Persero).
Dengan adanya pengalihan seluruh saham seri B milik Negara By the transfer of all of the State-owned B Series shares in the
di Perusahaan untuk dijadikan tambahan penyertaan Modal Company to supplement the National Capital Participation in
Negara di PT Bio Farma (Persero) tersebut, maka: PT Bio Farma (Persero), then:
1. Saham seri B Perusahaan dimiliki sebesar 80,664% oleh 1. The Company’s B Series shares are 80.664% owned by
PT Bio Farma (Persero) dan sebesar 19,336% oleh publik PT Bio Farma (Persero) and 19.336% by the public.
2. Saham seri A Dwi Warna Perusahaan tetap dimiliki oleh 2. The Company’s Dwi Warna A series shares remain
Negara Republik Indonesia. owned by the Republic of Indonesia.
3. Status Perusahaan yang semula Perusahaan Persero 3. Status of the Company which was originally a Persero
menjadi perusahaan non-Persero. Company being a non-Persero company.
4. Negara melakukan kontrol terhadap Perusahaan melalui 4. The State exercises control over the Company through
kepemilikan saham seri A Dwi Warna dengan Dwi Warna A series shares ownership with the authority
kewenangan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar. as stipulated in the Articles of Association.
8
Page 12
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
d. Struktur Entitas Anak d. Structure of Subsidiaries
Kepemilikan langsung Direct Investment
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan memiliki As of December 31, 2024, the Company has direct ownership
kepemilikan langsung saham entitas anak berikut: interest in the following subsidiary:
Persentase Jumlah Aset per 31
Kepemilikan/ Desember 2024
Percentage (setelah
Tahun
of penyesuaian Kuasi
Operasi
Entitas Jenis Usaha/ Ownership Induk Perusahaan /
Komersial/ Domisili/
Anak/ Nature of Total Assets as on
Start of Domicille
Subsidiary Business December 31, 2024
Commercial
(after Parent Quasi
Operation Direct Indirect
Organization –
Catatan 43/Note 43)
Pemasaran,
perdagangan,dan
PT distribusi obat
Indofarma serta alat
Global kesehatan/ 2000 Jakarta 99,99% -
64.063.854.417
Medika Marketing, trading
(IGM) and distribution
of medicine and
medical devices
Pada tanggal 10 Februari 2025, Majelis Hakim Pengadilan On February 10, 2025, the Panel of Judges of the
Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah memutuskan Commercial Court at the Central Jakarta District Court has
PT Indofarma Global Medika (IGM) berada dalam Kepailitan decided that PT Indofarma Global Medika (IGM) is in
melalui Putusan No.144/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga Bankruptcy through Decision No.144/Pdt.Sus-
.Jkt.Pst, “Putusan Pailit”, yang mengakibatkan PT Indofarma PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst, "Bankruptcy Decision",
Tbk (Entitas induk) kehilangan pengendalian terhadap IGM which resulted in PT Indofarma Tbk (Parent Entity) losing
(Entitas anak). Laporan Keuangan tanggal 30 Juni 2025 control over IGM (Subsidiary Entity). The Financial
disajikan adalah Laporan Keuangan Induk saja. Statements as of June 30, 2025 presented are the Parent
Financial Statements only.
Kepemilikan tidak langsung Indirect Investment
Pada awalnya Perusahaan mempunyai kepemilikan tidak Originally the Company has indirect ownership in PT
langsung atas PT Farmalab Indoutama melalui IGM dengan Farmalab Indoutama through IGM the percentage ownership
persentase kepemilikan pada entitas anak 99,90%. in the subsidiary 99.90%.
Selanjutnya berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar No. Furthermore, based on Notarial Deed of Amendment to the
16 dari notaris Andalia Farida, S.H., M.H., tanggal 21 September Articles of Association No. 16 from the Notary Andalia Farida,
2020 yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi S.H., M.H., dated September 21, 2020, which was legalized
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU- by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
0071146.AH01.02 tanggal 16 Oktober 2020 mengubah Indonesia with Decree No. AHU-0071146.AH01.02 dated
persentase kepemilikan melalui IGM menjadi 99,93%. October 16, 2020 changed the percentage of ownership
through IGM to 99.93%.
Tahun Persentase
Operasi Kepemilikan/ Jumlah Aset per
Jenis Usaha/
Entitas Anak/ Komersial/ Domisili/ Percentage of 31 Desember 2024/
Nature of
Subsidiary Start of Domicille Ownership Total Asset as of
Business
Commercial December 31, 2024
Direct Indirect
Operation
PT
Farmalab Lab klinik/
2014 Jakarta - 99,93% 12.055.510.920
Indoutama clinical lab
(FLIU)
9
Page 13
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 2. GENERAL INFORMATION (continued)
e. Karyawan, Direksi, dan Dewan Komisaris e. Employees, Directors, and Commissioners
Berdasarkan Akta Notaris Utiek R. Abdurachman, S.H., M.Li., Based on Notarial Deed Utiek R. Abdurachman, S.H., M.Li.,
M.Kn, No. 16 tanggal 18 Juli 2025 mengenai Perubahan M.Kn, No. 16 on July 18, 2025 regarding changes in the
Susunan Pengurus Perseroan PT Indofarma Tbk yang telah composition of the board of directors and commissioners PT
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indofarma Tbk which was legalized by the Ministry of Law and
Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09- Human Rights of the Republic of Indonesia with Decree No.
0313686 tanggal 21 Juli 2025. Susunan anggota dewan AHUAH.01.09-031686 on July 21, 2025. The members of the
komisaris dan direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 Company’s boards of commissioners and directors as at June
adalah sebagai berikut: 30, 2025 were as follows:
Komisaris Didi Agus Mintadi Commissioner
Direktur Utama Sahat Sihombing President Director
Direktur Operasional Andi Prazos Operational Director
Pada tanggal 30 Juni 2025 susunan Komite Audit Perusahaan As at June 30, 2025 the members of the Company’s Audit
adalah sebagai berikut: Committee, are as follows:
Ketua Didi Agus Mintadi Chairman
Anggota Ferry Apriadi Members
Berdasarkan Berdasarkan Akta Notaris Utiek R. Abdurachman, Based Based on Notarial Deed Utiek R. Abdurachman, S.H.,
S.H., M.Li., M.Kn, No. 05 tanggal 5 September 2024 mengenai M.Li., M.Kn, No. 05 on September 5, 2024 regarding changes
Perubahan Susunan Pengurus Perseroan PT Indofarma Tbk, in the composition of the board of directors and
yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi commissioners PT Indofarma Tbk, which was legalized by the
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU- Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
AH.01.09-0249524 tanggal 9 September 2024. Susunan Indonesia with Decree No. AHUAH.01.09-0249524 on
anggota dewan komisaris dan direksi Perusahaan pada tanggal September 9, 2024. The members of the Company’s boards
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: of commissioners and directors as at December 31, 2024
were as follows:
Komisaris Utama Didi Agus Mintadi President Commissioner
Komisaris Independen Teddy Wibisana Independent Commissioner
Direktur Utama Yeliandriani President Director
Direktur Operasional Andi Prazos Operational Director
Pada tanggal 31 Desember 2024 susunan Komite Audit As at December 31,2024 the members of the Company’s
Perusahaan adalah sebagai berikut: Audit Committee, are as follows:
Ketua Teddy Wibisana Chairman
Anggota Ferry Apriadi Members
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan BasedAs at June 30, 2025 and December 31, 2024 the
dan entitas anak mempunyai karyawan masing-masing 425 dan Company and its subsidiaries have a combined total of 425
788 (tidak diaudit). and 788 employees, respectively (unaudited).
f. Penyelesaian Laporan Keuangan f. Completion of the Financial Statements
Laporan keuangan Perusahaan diotorisasi untuk diterbitkan The financial statements are approved and authorized for
oleh Dewan Direksi pada tanggal 28 Juli 2025. Dewan Direksi issuance by the Board of Directors on July 28, 2025. The
bertanggung jawab atas laporan keuangan tersebut. Board of Directors are responsible for the preparation of these
financial statements
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Kebijakan akuntansi utama Perusahaan yang diterapkan dalam The significant accounting policies of the Company adopted in the
penyusunan laporan keuangan adalah seperti dijabarkan di bawah ini: preparation of the financial statements are set out below:
a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan a. Compliance to the Financial Accounting Standards
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan The financial statements were prepared and presented in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi accordance with Indonesian Financial Accounting Standards
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan which include the Statements of Financial Accounting
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Standards (PSAK) and Interpretation of Financial Accounting
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan – Ikatan Standards (ISAK) issued by the Financial Accounting
Akuntan Indonesia (DSAK–IAI), serta peraturan Pasar Modal Standard Board – Institute of Indonesia Chartered
yang berlaku antara lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/ Accountants (DSAK–IAI), and regulations in the Capital
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Market include Regulations, others, of Financial Sevices
(OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang pedoman penyajian Authority/Capital Market and Supervisory Board and Financial
laporan keuangan, keputusan Ketua Bapepam-LK No.KEP- Institution (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 regarding
347/BL/2012 tentang penyajian dan pengungkapan laporan guidelines for the presentation of financial statements, decree
keuangan emiten atau perusahaan publik. of Chairman of Bapepam-LK No.KEP347/BL/2012 regarding
presentation and disclosure of financial statements of the
issuer or public company.
b. Dasar penyusunan laporan keuangan b. Basis of preparation of the financial statements
Laporan keuangan disusun berdasarkan Standar Akuntansi The financial statements have been prepared in accordance
Keuangan di Indonesia. with Indonesian Financial Accounting Standards.
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep harga The financial statements have been prepared under the
perolehan, kecuali untuk akun aset tetap yang telah dinilai historical cost basis, except for the revaluation of fixed assets,
kembali, investasi dalam saham tertentu yang dicatat sebesar investments in shares of stock which are carried at its fair
nilai wajarnya atau dicatat menggunakan metode ekuitas, value or accounted for under the equity method, and
persediaan yang dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah
10
Page 14
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
b. Dasar penyusunan laporan keuangan (lanjutan) b. Basis of preparation of the financial statements
(continued)
antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih (the lower of inventories which are carried at the lower of cost and net
cost or net realizable value). realizable value.
Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan The financial statements are prepared based on going
usaha serta menggunakan metode akrual kecuali untuk laporan concern using the accrual method, except for the statements
arus kas. of cash flows.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode The statement of cash flow is prepared based on the direct
langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas method by classifying cash flows on the basis of operating,
operasi, investasi, dan pendanaan. investing, and financing activities.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini disajikan dalam Figures in the financial statements are stated in Rupiah
Rupiah (“Rp”), kecuali dinyatakan lain. (“Rp”), unless otherwise stated.
Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan The accounting policies applied are consistent with those of
laporan keuangan tahunan untuk tahun yang berakhir 30 Juni the annual consolidated financial statements for the year
2025 yang telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di ended June 30, 2025, which conform to the Indonesian
Indonesia. Financial Accounting Standards.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan The preparation of consolidated financial statements in
estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan conformity with Indonesian Financial Accounting Standards
manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses requires the use of certain critical accounting estimates and
penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan. assumptions. It also requires management to exercise its
judgement in the process of applying the Company’s
accounting policies.
Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan
yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat The areas involving a higher degree of judgement or
berdampak signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan complexity, or areas where assumptions and estimates are
di Catatan 3. significant to the financial statements are disclosed in Note 3.
c. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan c. Changes to the Statement of Financial Accounting
dan Intrepretasi Standar Akuntansi Keuangan Standards and Intrepretations of Financial Accounting
Standards
Perusahaan menerapkan pertama kali standar yang direvisi
yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau The Company made first time adoption of the revised
setelah 1 Januari 2024, termasuk standar yang direvisi berikut standards effective for the periods beginning on or after
ini, yang memengaruhi laporan keuangan Perusahaan: January 1, 2024, including the following revised standards,
that have affected the financial statements of the Company:
Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Nomenclature
Penomoran baru untuk setiap PSAK dan ISAK diurutkan ulang The new reference numbers of individual PSAK and ISAK are
dan diubah sebagaimana yang dipublikasikan oleh DSAK IAI reordered and amended based on those as published by
untuk periode akuntansi yang dimulai pada dan setelah 1 DSAK IAI for accounting periods beginning on and after
Januari 2024. Isi dari PSAK dan ISAK terkait tidak berubah dan January 1, 2024. Contents of related PSAK and ISAK are not
tidak menimbulkan dampak akuntansi pada laporan keuangan. changed and not resulted in any accounting impact to the
financial statements.
Amendemen PSAK 201: Liabilitas Jangka Panjang dengan Amendment of PSAK 201: Non-current Liabilities with
Kovenan Covenants
Amendemen ini menentukan persyaratan untuk The amendments specify the requirements for classifying
mengklasifikasikan suatu liabilitas sebagai jangka pendek atau liabilities as current or non-current and clarify:
jangka panjang dan menjelaskan:
- Hal yang dimaksud sebagai hak untuk menangguhkan - What is meant by a right to defer settlement,
pelunasan,
- Hak untuk menangguhkan pelunasan harus ada pada akhir - The right to defer must exist at the end of the reporting
periode pelaporan, period,
- Klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi oleh kemungkinan - Classification is not affected by the likelihood that an
entitas akan menggunakan haknya menangguhkan entity will exercise its deferral right, and
liabilitas, dan - Only if an embedded derivative in a convertible liability is
- Hanya jika derivatif melekat pada liabilitas konversi an equity instrument would the terms and conditions of a
tersebut adalah suatu instrumen ekuitas, maka syarat dan convertible liability will not impact its classification.
ketentuan dari suatu liabilitas konversi tidak akan
berdampak pada klasifikasinya.
Selain itu, persyaratan telah diperkenalkan untuk mewajibkan In addition, a requirement has been introduced to require
pengungkapan ketika suatu kewajiban timbul dari pinjaman disclosure when a liability arising from a loan agreement is
perjanjian diklasifikasikan sebagai tidak lancar dan hak entitas classified as non-current and the entity's right to defer
untuk menunda penyelesaian bergantung pada kepatuhan settlement is contingent on compliance with future covenants
terhadap persyaratan di masa depan dalam waktu dua belas within twelve months.
bulan.
11
Page 15
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
c. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan c. Changes to the Statement of Financial Accounting
dan Intrepretasi Standar Akuntansi Keuangan (lanjutan) Standards and Intrepretations of Financial Accounting
Standards (continued)
Amendemen PSAK 201: Liabilitas Jangka Panjang dengan Amendment of PSAK 201: Non-current Liabilities with
Kovenan (lanjutan) Covenants (continued)
Amendemen ini tidak memiliki dampak signifikan terhadap The amendments had no significant impact on the Company’s
laporan keuangan Perusahaan. financial statement.
Amendemen PSAK 116: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Amendment of PSAK 116: Lease liability in a Sale and
Sewa-balik Leaseback
Amendemen PSAK 116: Sewa menetapkan persyaratan yang The amendment to PSAK 116: Leases specifies the
digunakan penjual-penyewa dalam mengukur kewajiban sewa requirements that a seller-lessee uses in measuring the lease
yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk liability arising in a sale and leaseback transaction, to ensure
memastikan penjual-penyewa tidak mengakui jumlah setiap the seller-lessee does not recognise any amount of the gain
keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna yang or loss that relates to the right.
dipertahankan.
Amendemen ini tidak memiliki dampak signifikan terhadap The amendments had no significant impact on the Company’s
laporan keuangan Perusahaan. financial statement.
Amendemen PSAK 207 dan PSAK 107: Pengaturan Amendment of PSAK 207 and PSAK 107: Supplier Finance
Pembiayaan Pemasok Arrangements
Amendemen PSAK 207 dan PSAK 107 mengklarifikasi The amendments to PSAK 207 and PSAK 107 clarify the
karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok dan characteristics of supplier finance arrangements and require
mensyaratkan pengungkapan tambahan atas pengaturan additional disclosure of such arrangements. The disclosure
pembiayaan pemasok. Persyaratan pengungkapan tersebut requirements in the amendments are intended to assist users
dalam amendemen ini dimaksudkan untuk membantu of financial statements in understanding the effects of supplier
pengguna laporan keuangan dalam memahami dampak finance arrangements on an entity's liabilities, cash flows and
pengaturan pembiayaan pemasok terhadap liabilitas, arus kas, exposure to liquidity risk.
dan eksposur terhadap risiko likuiditas suatu entitas.
Amendemen ini tidak memiliki dampak signifikan terhadap The amendments had no significant impact on the Company’s
laporan keuangan Perusahaan. financial statement.
Mulai efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 Effective on or after January 1, 2025
PSAK 117: Kontrak Asuransi PSAK 117: Insurance Contracts
Standar akuntansi baru yang komprehensif untuk kontrak A comprehensive new accounting standard for insurance
asuransi yang mencakup pengakuan dan pengukuran, contracts covering recognition and measurement,
penyajian dan pengungkapan, pada saat berlaku efektif PSAK presentation and disclosure, upon its effective date, PSAK
117 akan menggantikan PSAK 104: Kontrak Asuransi. PSAK 117 will replace PSAK 104: Insurance Contracts. PSAK 117
117 berlaku untuk semua jenis kontrak asuransi, jiwa, nonjiwa, applies to all types of insurance contracts, life, non-life, direct
asuransi langsung dan reasuransi, terlepas dari entitas yang insurance and re-insurance, regardless of the entities issuing
menerbitkannya, serta untuk jaminan dan instrumen keuangan them, as well as to certain guarantees and financial
tertentu dengan fitur partisipasi tidak mengikat, serta beberapa instruments with discretionary participation features, while a
pengecualian ruang lingkup akan berlaku. Tujuan few scope exceptions will apply. The overall
keseluruhan dari PSAK 117 adalah untuk menyediakan model objective of PSAK 117 is to provide an accounting model for
akuntansi untuk kontrak asuransi yang lebih bermanfaat dan insurance contracts that is more useful and consistent for
konsisten untuk asurador. insurers.
PSAK 117 berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai PSAK 117 is effective for reporting periods beginning on or
pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025, dengan after January 1, 2025, with comparative figures required.
mensyaratkan angka komparatif. Penerapan dini diperkenankan Early application is permitted, provided the entity also applies
bila entitas juga menerapkan PSAK 109 dan PSAK 115 pada PSAK 109 and PSAK 115 on or before the date of initial
atau sebelum tanggal penerapan awal PSAK 117. application of PSAK 117.
Standar ini tidak diharapkan memiliki dampak pada pelaporan This standard is not expected to have any impact to the
keuangan Perusahaanpada saat diadopsi untuk pertama kali. financial reporting of the Company upon first-time adoption.
Amendemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Amendment of PSAK 221: The Effects of Changes in Foreign
Asing-kekurangan ketertukaran Exchange Rates-lack of intecrhangeablity
Amendemen ini memperjelas pengaturan terkait kondisi ketika This amendment clarifies the regulations regarding the
suatu mata uang tidak tertukarkan serta pengungkapannya. conditions when a currency is not convertible and its
disclosure.
12
Page 16
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
c. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan c. Changes to the Statement of Financial Accounting
dan Intrepretasi Standar Akuntansi Keuangan (lanjutan) Standards and Intrepretations of Financial Accounting
Standards (continued)
Amendemen PSAK 221 berlaku efektif untuk periode pelaporan Amendment of PSAK 221 are effective for reporting periods
yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025, dengan beginning on or after January 1, 2025, with early application
penerapan dini diperkenankan. permitted.
Standar ini tidak diharapkan memiliki dampak pada pelaporan This standard is not expected to have any impact to the
keuangan Perusahaan pada saat diadopsi untuk pertama kali. financial reporting of the Company upon first-time adoption.
d. Prinsip atas akuntansi konsolidasi dan ekuitas d. Principles of consolidation and equity accounting
Entitas anak Subsidiaries
Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas Subsidiaries are all entities (including structured entities) over
terstruktur) dimana Perusahaan memiliki pengendalian. which the Company has control. The Company controls an
Perusahaan mengendalikan entitas lain ketika Perusahaan entity when the Company is exposed to, or has rights to,
terekspos atas, atau memiliki hak untuk, pengembalian yang variable returns from its involvement with the entity and has
bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki the ability to affect those returns through its power over the
kemampuan untuk memengaruhi pengembalian tersebut entity. Subsidiaries are fully consolidated from the date on
melalui kekuasaannya atas entitas tersebut. Entitas anak which control is obtained the Company. They are de-
dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal di mana consolidated from the date on which that control ceases.
Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak.
Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal dimana
Perusahaan kehilangan pengendalian.
Perusahaan menerapkan metode akuisisi untuk mencatat The Company applies the acquisition method to account for
kombinasi bisnis. Imbalan yang dialihkan untuk akuisisi suatu business combinations. The consideration transferred for the
entitas anak adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, acquisition of a subsidiary is the fair value of the assets
liabilitas yang diakui terhadap pemilik pihak yang diakuisisi transferred, the liabilities incurred to the former owners of the
sebelumnya dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh acquiree, and the equity interests issued by the Company.
Perusahaan. Imbalan yang dialihkan termasuk nilai wajar aset The consideration transferred includes the fair value of any
atau liabilitas yang timbul dari kesepakatan imbalan kontinjensi. asset or liability resulting from a contingent consideration
arrangement.
Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas serta liabilitas Identifiable assets acquired and liabilities and contingent
kontinjensi yang diambil alih dalam liabilities assumed in a business
suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar combination are measured initially at their fair values at the
pada tanggal akuisisi. acquisition date.
Perusahaan mengakui kepentingan nonpengendali pada pihak The Company recognises any non-controlling interest in the
yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau sebesar bagian acquiree on an acquisition-by acquisition basis, either at fair
proporsional kepentingan nonpengendali atas aset neto pihak value or at the non-controlling interest’s proportionate share
yang diakuisisi. Kepentingan nonpengendali disajikan di ekuitas of the acquiree’s net assets. Noncontrolling interest is
dalam laporan posisi keuangan, terpisah dari ekuitas pemilik reported as equity in the statement of financial position,
entitas induk. separate from the owner of the parent’s equity.
Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan The excess of the consideration transferred the amount of any
nonpengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada non-controlling interest in the acquiree and the acquisition-
tanggal akuisisi kepentingan ekuitas sebelumnya dimiliki oleh date fair value of any previous equity interest in the acquiree
pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi atas nilai wajar aset over the fair value of the net identifiable assets acquired is
bersih teridentifikasi yang diperoleh dicatat sebagai goodwill. recorded as goodwill.
Jika jumlah tersebut lebih rendah dari nilai wajar aset bersih If those amounts are less than the fair value of the net
teridentifikasi atas bisnis yang diakuisisi dalam kasus pembelian identifiable assets of the business acquired, in the case of a
dengan diskon, selisihnya diakui dalam laporan laba rugi. bargain purchase, the difference is recognised directly in the
income statement.
Imbalan kontinjensi yang masih harus dialihkan oleh Any contingent consideration to be transferred by the
Perusahaan diakui sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi. Company is recognised at fair value at the acquisition date.
Perubahan selanjutnya atas nilai wajar imbalan kontinjensi yang Subsequent changes to the fair value of the contingent
diakui sebagai aset atau liabilitas dan dicatat sesuai dengan consideration that is deemed to be an asset, or liability is
PSAK 109 (revisi 2014) “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan recognised in accordance with PSAK 109 (revised 2014)
Pengukuran”, dalam laporan laba rugi. Imbalan kontinjensi yang “Financial Instrument: Recognition and Measurement” in profit
diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan or loss. Contingent consideration that is classified as equity is
penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. not remeasured, and its subsequent settlement is accounted
for within equity.
Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada saat Acquisition-related costs are expensed as incurred.
terjadinya.
Jika kombinasi bisnis diperoleh secara bertahap, nilai wajar If the business combination is achieved in stages, the
pada tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas yang acquisition date carrying value of the acquirer’s previously
sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak yang held equity interest in the acquiree is remeasured to fair value
diakuisisi diukur kembali ke nilai wajar tanggal akuisisi melalui at the acquisition date
13
Page 17
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2.2. INFORMATION
INFORMATION OFOF MATERIAL
MATERIAL ACCOUNTING
ACCOUNTING POLICIES
POLICIES
(continued)
(continued)
d. Prinsip atas akuntansi konsolidasi dan ekuitas (lanjutan) d. Principles of consolidation and equity accounting
(continued)
laporan laba rugi. Pihak pengakuisisi mungkin telah mengakui through profit or loss. The acquirer may have recognised
perubahan nilai wajar atas kepentingan ekuitasnya dalam changes in the value of its equity interest in other
penghasilan komprehensif lain. Jika demikian, jumlah yang comprehensive income. If so, the amount that was recognised
telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain diakui in other comprehensive income shall be recognised on the
dengan dasar yang sama sebagaimana dipersyaratkan jika same basis as would be required if the acquirer has disposed
pihak pengakuisisi telah melepas secara langsung kepentingan directly of the previously held equity interest.
ekuitas yang dimiliki sebelumnya.
Transaksi, saldo, dan keuntungan antar entitas Perusahaan Inter-company transactions, balances, and unrealized gains
yang belum direalisasi telah dieliminasi. Kerugian yang belum on transactions between companies are eliminated.
direalisasi juga dieliminasi. Jika diperlukan, nilai yang dilaporkan Unrealized losses are also eliminated. When necessary,
oleh entitas anak telah diubah untuk menyesuaikan dengan amounts reported by subsidiaries have been adjusted to
kebijakan akuntansi yang diadopsi oleh Perusahaan. conform to the Company’s accounting policies.
Entitas asosiasi Associates
Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Perusahaan An associate is an entity in which the Company has significant
memiliki pengaruh signifikan atau kepemilikan saham lebih dari influence or share ownership of more than 20% of the voting
20% hak suara. Pengaruh signifikan adalah kekuasaan untuk rights. Significant influence is the power to participate in the
berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan financial and operating policy decisions of the investee but is
operasional investee tetapi tidak mengendalikan atau not control or joint control over those policies. The Company’s
mengendalikan bersama atas entitas tersebut. Investasi investment in associates is measured using the equity
Perusahaan pada entitas asosiasi diukur dengan metode method.
ekuitas.
Metode ekuitas Equity method
Sesuai metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada Under the equity method, the investment is initially recognised
biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk mengakui at cost and adjusted thereafter to recognise the investor's
bagian investor atas laba rugi pasca akuisisi dari investee atas share of the post-acquisition profits or losses of the investee
laba rugi, dan bagiannya dalam pergerakan pendapatan in profit or loss, and its share of movements in other
komprehensif lain dari investee atas pendapatan komprehensif comprehensive income of the investee in other
lain. comprehensive income.
Jika bagian atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama When the Company’s share of losses in an associate or joint
sama dengan atau melebihi kepentingannya pada entitas venture equals or exceeds interest in the associate or joint
asosiasi atau ventura bersama, termasuk piutang tanpa venture, including any other unsecured receivables, the
agunan, Perusahaan menghentikan pengakuan bagian Company does not recognize further losses, unless it has
kerugiannya, kecuali Perusahaan memiliki kewajiban atau incurred legal or constructive obligations or made payments
melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau on behalf of the associate or joint venture.
ventura bersama.
Keuntungan yang belum terealisasi atas transaksi antara Unrealized gains on transactions between the Company and
Perusahaan dengan entitas asosiasi dan ventura bersama its associates and joint ventures are eliminated to the extent
dieliminasi sebesar kepentingan Perusahaan dalam entitas- of the Company’s interest in these entities. Unrealized losses
entitas tersebut. Kerugian yang belum terealisasi juga are also eliminated unless the transaction provides evidence
dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan bukti adanya of an impairment of the asset transferred. Accounting policies
penurunan nilai aset yang dialihkan. Kebijakan akuntansi entitas of the associates and joint ventures have been
asosiasi dan ventura bersama
telah diubah jika entitas asosiasi dan ventura bersama telah changed where necessary to ensure consistency with the
diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dari policies adopted by the Company. Dividends received or
kebijakan yang diterapkan oleh Perusahaan. Dividen yang receivable from associates or joint ventures are recognized as
diterima dan yang akan diterima dari entitas asosiasi atau reduction in the carrying amount of the investment.
ventura bersama diakui sebagai pengurang jumlah tercatat
investasi.
Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan menentukan The Company determines at each reporting date whether
apakah terdapat bukti objektif bahwa telah terjadi penurunan there is any objective evidence that the investment in the
nilai pada investasi pada entitas asosiasi. Jika demikian, maka associate is impaired. If this is the case, the carrying amount
nilai tercatat dari investasi yang dicatat dengan akuntansi of the equity accounting investments is tested for impairment.
ekuitas diuji untuk penurunan nilai.
Perubahan kepemilikan Changes in ownership interests
Ketika Perusahaan tidak lagi mengkonsolidasikan atau When the Company ceases to consolidate or equity account
mencatat menggunakan metode ekuitas untuk investasi karena for an investment because of a loss of control, joint control or
hilangnya pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh significant influence, any retained interest in the entity is
signifikan, maka kepentingan yang masih tersisa atas entitas remeasured to its fair value at the date when the control is lost,
diukur kembali berdasarkan nilai wajarnya, dan perubahan nilai with the change in carrying amount recognised in profit or loss.
tercatat diakui dalam laporan laba rugi.
14
Page 18
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
d. Prinsip atas akuntansi konsolidasi dan ekuitas (lanjutan) d. Principles of consolidation and equity accounting
(continued)
Perubahan kepemilikan (lanjutan) Changes in ownership interests (continued)
Nilai tercatat awal adalah sebesar nilai wajar untuk kepentingan The fair value is the initial carrying amount for the purposes of
pengukuran kembali kepentingan yang tersisa sebagai entitas subsequently accounting for the retained interest as an
asosiasi, ventura bersama atau aset keuangan. Di samping itu, associate, joint venture or financial asset. In addition, any
jumlah yang sebelumnya diakui pada pendapatan komprehensif amounts previously recognised in other comprehensive
lain sehubungan dengan entitas tersebut dicatat seolah-olah income in respect of that entity are accounted for as if the
Perusahaan telah melepas aset atau liabilitas terkait. Hal ini Company had directly disposed of the related assets or
dapat berarti bahwa jumlah yang sebelumnya diakui pada liabilities. This may mean that amounts previously recognised
pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laporan laba in other comprehensive income are reclassified to profit or
rugi. loss.
Jika kepemilikan saham pada ventura bersama atau If the ownership interest in a joint venture or an associate is
perusahaan asosiasi berkurang namun pengendalian bersama reduced but joint control or significant influence is retained,
atau pengaruh signifikan dipertahankan, hanya sebagian only a proportionate share of the amounts previously
proporsional dari jumlah yang telah diakui sebelumnya dalam recognised in other comprehensive income are reclassified to
pendapatan komprehensif lain yang direklasifikasi ke laba atau profit or loss where appropriate.
rugi jika diperlukan.
e. Kombinasi bisnis e. Business combination
Kombinasi bisnis adalah suatu transaksi atau peristiwa lain Business combination is a transaction or other event in which
dimana pihak pengakuisisi memperoleh pengendalian atas satu an acquirer obtains control of one or more businesses.
atau lebih bisnis. Kombinasi bisnis dicatat dengan Business combination is accounted for by applying the
menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam acquisition method. The consideration transferred in a
suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung business combination is measured at fair value, which is
sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar tanggal akuisisi atas calculated as the sum of the acquisition-date fair values of the
seluruh aset yang dialihkan oleh Perusahaan, liabilitas yang assets transferred by the Company, liabilities incurred by the
diakui oleh Perusahaan kepada pemilik sebelumnya dari pihak Company to former owners of the acquiree, and the equity
yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh interests issued by the Company in exchange for control of
Perusahaan dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang the acquiree. Acquisition-related costs are recognized as
diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi diakui sebagai beban expenses in the periods in which the costs are incurred and
pada periode saat biaya tersebut terjadi dan jasa diterima. the services are received.
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan At the acquisition date, the identifiable assets acquired and
liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar kecuali untuk the liabilities assumed are recognized at their fair value except
aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar for certain assets and liabilities that are measured in
yang relevan. accordance with the relevant standards.
Komponen kepentingan nonpengendali pada pihak diakuisisi Component of non-controlling interests are measured either
diukur baik pada nilai wajar ataupun pada bagian proporsional at fair value or at the present ownership instruments’
instrumen kepemilikan yang ada dalam jumlah yang diakui atas proportionate share in the recognized amounts of the
aset neto teridentifikasi dari pihak diakuisisi. acquiree’s identifiable net assets.
15
Page 19
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
e. Kombinasi bisnis (lanjutan) e. Business combination (continued)
Perusahaan memperlakukan transaksi dengan kepentingan The Company treats transactions with noncontrolling interest
nonpengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya kontrol do not result in a loss of control as transactions with equity
sebagai transaksi dengan pemilik ekuitas Perusahaan. owners of the Company. The change in ownership interest
Perubahan dalam kepemilikan menghasilkan penyesuaian results in an adjustment between the carrying amounts of the
antara nilai tercatat dari kepentingan pengendali dan controlling and non controlling interests to reflect their relative
nonpengendali untuk mencerminkan kepentingan relatifnya di interests in the subsidiary. Any difference between the amount
anak perusahaan. Selisih antara jumlah penyesuaian untuk of the adjustment to non-controlling interests and any
kepentingan nonpengendali dan pertimbahngan yang consideration paid or received is recognized in a separate
dibayarkan atau diterima diakui dalam cadangan terpisah dalam reserve within equity attributable to owners of the Company.
ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Perusahaan.
Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, When a business combination is achieve in stages, the
kepemilikan terdahulu Perusahaan atas pihak terakuisisi diukur Company’s previously held equity interest in the acquire is
kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan remeasured to fair value at the acquisition date and the
atau kerugiannya, jika ada, diakui dalam laba rugi. Apabila pada resulting gain or loss, if any, is recogized in profit or loss.
periode sebelumnya, perubahan nilai wajar yang berasal dari When in prior periods, a changes in the value of its equity
kepentingan ekuitasnya sebelum tanggal akuisisi telah diakui interest in the acquiree prior to the acquisition date had been
dalam penghasilan komprehensif lain, jumlah tersebut diakui recognized in other comprehensive income date amount shall
dengan dasar yang sama sebagaimana dipersyaratkan jika be recognized on the same basis as would be required if the
Perusahaan telah melepas secara langsung kepentingan Company had desposed directly of the previously held equity
ekuitas yang dimiliki sebelumnya. interest.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada If the initial accounting for a business combination is
akhir periode pelaporan saat kombinasi terjadi, Perusahaan incomplete by the end of the reporting period in which the
melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses combination occurs, the Company reports provisional
akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangannya. amounts for the items for which the accounting is incomplete.
Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, In its financial statements, during the measurement period the
aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan acquirer adjust, recognized additional assets or liabilities, to
informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang reflect new information obtained about facts and
ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berakibat circumstances that existed as of the acquisition date that, if
terhadap pengakuan aset dan liabilitas dimaksud pada tanggal known, would have resulted in the recognition of those assets
tersebut. and liabilities as of that date.
Pada tanggal akuisisi, goodwill diukur pada harga perolehan At acquisition date, goodwill is measured at its cost being the
yang merupakan selisih lebih antara (a) nilai gabungan dari excess of (a) the aggregate of the consideration transferred
imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap kepentingan and the amount of any non-controlling interest, over (b) the
nonpengendali, atas (b) jumlah neto teridentifikasi dari aset net of identifiable assets acquired and liabilities assumed.
yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih.
16
Page 20
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
e. Kombinasi bisnis (lanjutan) e. Business combination (continued)
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat After initial recognition, goodwill is measured at cost less any
dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan accumulated impairment losses. For the purpose of
pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu impairment testing, goodwill acquired in a business
kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada combination, from the acquisition date, be allocated to each of
setiap Unit Penghasil Kas dari Perusahaan yang diperkirakan the Company’s Cash Generating Units that is expected to
akan memberikan manfaat dari sinergi kombinasi bisnis benefit from the synergies of the combination, irrespective of
tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak whether other assets or liabilities of the acquiree are assigned
yang diakuisisi ditempatkan dalam Unit Penghasil Kas tersebut. to those Cash Generating Units.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu Unit Penghasil Kas If goodwill has been allocated to Cash Generating Units and
dan operasi tertentu atas Unit Penghasil Kas tersebut certain operations on the Cash Generating Units is disposed,
dilepaskan, maka goodwill yang terkait dengan operasi yang the goodwill associated with the operation disposed is
dilepaskan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi included in the carrying amount of the operation when
tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugiaan dari determining the gain or losses on disposal. Disposed goodwill
pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur is measured on the basis of relative values of the operation
berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi Unit disposed of and the portion of the Cash Generating Units
Penghasil Kas yang ditahan. retained.
f. Kombinasi bisnis entitas sepengendali f. Business combination entities under common control
Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa Business combination of entities under common control
pengalihan bisnis yang dilakukan dalam rangka reorganisasi transactions, such as transfers of business conducted within
entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang the framework of the reorganization of the entities that are in
sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti the same Company, not a change of ownership in terms of
substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut tidak dapat economic substance, so that the transaction can’t result in a
menimbulkan laba atau rugi bagi Perusahaan secara gain or loss for the Company as a whole or the individual entity
keseluruhan ataupun bagi entitas individual dalam Perusahaan within the Company.
tersebut.
Karena transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali Due to business combination transactions of entities under
tidak mengakibatkan perubahan substansi ekonomi kepemilikan common control does not lead to changes in economic
atau bisnis yang dipertukarkan, maka transaksi tersebut diakui substance or business ownership are exchanged, then the
pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan transaction is recognized in the carrying amount based on the
kepemilikan. pooling of interest method.
Entitas yang menerima bisnis, dalam kombinasi bisnis entitas An entity that receives the business, in a business
sepengendali, mengakui selisih antara jumlah imbalan yang combination of entities under common control, recognize the
dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi difference between the amount of the consideration
bisnis entitas sepengendali di ekuitas dalam akun tambahan transferred and the carrying amount of each transaction is a
modal disetor. business combination of entities under common control in
equities as part of additional paid in capital.
17
Page 21
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
g. Penjabaran mata uang asing g. Foreign currency translation
Mata uang fungsional dan penyajian Functional and presentation currency
Item-item yang disertakan dalam laporan keuangan setiap Items included in the financial statements of each of the
entitas anggota Perusahaan diukur menggunakan mata uang Company’s entities are measured using the currency of the
yang sesuai dengan lingkungan ekonomi utama di mana entitas primary economic environment in which the entity operates
beroperasi (mata uang fungsional). (the functional currency).
Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah yang merupakan The financial statements are presented in Rupiah, which is the
mata uang fungsional dan penyajian Perusahaan. functional and presentation currency of the Company.
Transaksi dan saldo Transactions and balance
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata Foreign currency transactions are translated into Rupiah
uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada using the exchange rates prevailing at the dates of the
tanggal transaksi. Pada setiap tanggal pelaporan, aset dan transactions. At each reporting date, monetary assets and
liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam liabilities denominated in foreign currency are translated into
mata uang Rupiah menggunakan kurs penutup. Kurs yang Rupiah using the closing exchange rate. Exchange rate used
digunakan sebagai acuan adalah kurs yang dikeluarkan oleh as benchmark is the rate which is issued by Bank Indonesia.
Bank Indonesia. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Foreign exchange gains and losses resulting from the
timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan settlement of such transactions and from the translation at
dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang period-end exchange rates of monetary assets and liabilities
asing secara umum diakui di dalam laporan laba rugi. denominated in foreign currencies are generally recognised in
Keuntungan atau kerugian ini ditangguhkan di dalam ekuitas jika the profit or loss. They are deferred in equity if they relate to
terkait dengan lindung nilai arus kas dan lindung nilai investasi qualifying cash flow hedges and qualifying net investment
bersih yang memenuhi syarat atau disebabkan oleh investasi hedges or are attributable to of the net investment in a foreign
bersih dalam operasi asing. operation
Akun aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing Monetary assets and liabilities denominated in foreign
dilaporkan ke dalam mata uang Rupiah dengan currencies at the reporting period are translated into Rupiah
mempergunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal using the middle rates of Bank Indonesia, which:
neraca, yaitu:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30,2025 December 31, 2024
Rp Rp
1 Dolar Amerika Serikat 16.233 16.162 1 US Dollar
1 Euro 19.009 16.851 1 Euro
Laba atau rugi kurs yang timbul akibat penjabaran pos aset dan Gains or losses arising from foreign exchange transactions
kewajiban moneter dalam mata uang asing dikreditkan atau are credited or charged to the consolidated statements of
dibebankan pada laporan laba rugi pada periode berjalan. profit or loss in the current period.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang berhubungan Foreign exchange gains and losses that relate to borrowings
dengan pinjaman, serta kas dan setara kas disajikan pada and cash and cash equivalents are presented in the profit or
laporan laba rugi sebagai “penghasilan atau biaya keuangan”. loss within ”finance income or costs”. All other net foreign
Keuntungan atau kerugian neto selisih kurs lainnya disajikan exchange gains and losses are presented in the profit or loss
pada laporan laba rugi sebagai “(kerugian)/keuntungan lain-lain within “other (losses)/gains - net”.
– neto”.
18
Page 22
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
g. Penjabaran mata uang asing (lanjutan) g. Foreign currency translation (continued)
Transaksi dan saldo (lanjutan) Transactions and balance (continued)
Perubahan nilai wajar efek moneter yang didenominasikan Changes in the fair value of monetary securities denominated
dalam mata uang asing yang diklasifikasikan sebagai tersedia in foreign currency classified as available for-sale are
untuk dijual dianalisis antara selisih penjabaran yang timbul dari analysed between translation differences resulting from
perubahan biaya perolehan diamortisasi efek dan perubahan changes in the amortzed cost of the security and other
nilai tercatat efek lainnya. Selisih penjabaran terkait dengan changes in the carrying amount of the security. Translation
perubahan biaya perolehan diamortisasi diakui di dalam laporan differences related to changes in amortized cost are
laba rugi, dan perubahan nilai tercatat lainnya diakui pada laba recognised in profit or loss, and other changes in carrying
komprehensif lain. amount are recognised in other comprehensive income.
Item nonmoneter yang diukur pada nilai wajar menggunakan Non-monetary items that are measured at fair value in a
mata uang asing ditranslasi menggunakan kurs pada tanggal foreign currency are translated using the exchange rate at the
ketika nilai wajar ini ditentukan. Selisih penjabaran aset dan date when the fair value was determined. Translation
liabilitas keuangan nonmoneter yang dicatat pada nilai wajar differences on non-monetary financial assets and liabilities
diakui sebagai bagian keuntungan atau kerugian perubahan carried at fair value are reported as part of the fair value gain
nilai wajar. Sebagai contoh, selisih penjabaran aset dan liabilitas or loss. For example, translation differences on non-monetary
keuangan nonmoneter seperti ekuitas yang dimiliki dan dicatat financial assets and liabilities such as equities held at fair
pada nilai wajar melalui laporan laba rugi diakui pada laporan value through profit or loss are recognised in profit or loss as
laba rugi sebagai bagian keuntungan atau kerugian nilai wajar part of the fair value gain or loss and translation differences
dan selisih penjabaran pada aset nonmoneter seperti ekuitas on non-monetary assets such as equities classified as
yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual diakui dalam available-for-sale financial assets are recognised in other
pendapatan komprehensif lain. comprehensive income.
h. Instrumen keuangan h. Financial instruments
Aset keuangan Financial assets
Aset keuangan diakui ketika Perusahaan dan entitas anak Financial assets are recognized when the Company and its
memiliki hak kontraktual untuk menerima kas atau aset subsidiaries has a contractual right to receive cash or another
keuangan lain dari entitas lain. Pembelian atau penjualan aset financial asset from another entity. Purchases or sales of
keuangan diakui pada basis akuntansi reguler. financial assets are recognized on a regular basis accounting.
Tanggal perdagangan adalah tanggal dimana Perusahaan dan Trade date is the date on which the Company and its
entitas anaknya berkomitmen untuk membeli atau menjual aset subsidiaries committed to purchase or sell a financial asset.
keuangan.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai At the time of initial recognition, financial assets are measured
wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara at fair value plus transaction costs that are directly attributable,
langsung, kecuali aset keuangan yang dinyatakan pada nilai except for financial assets which are stated at fair value
wajar melalui laporan laba rugi. through profit or loss.
Biaya transaksi termasuk biaya dan komisi yang dibayarkan Transaction costs include the following fee and commission
kepada agen, konsultan, broker/dealer sekuritas, biaya wajib paid to agent, consultant, broker/ dealer security, mandatory
dari regulator serta pajak dan bea yang dikenakan. fee from regulators as well as tax and duty charged.
19
Page 23
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Aset keuangan yang dinyatakan pada nilai wajar melalui laporan The financial assets stated at fair value through profit or loss
laba rugi pada pengakuan awal juga akan diukur pada nilai upon initial recognition will also be measured at fair value but
wajar tetapi biaya transaksinya langsung dibebankan ke laporan the transaction costs are directly charged entirely to the profit
laba rugi. or loss.
Pengukuran selanjutnya atas aset keuangan dapat Subsequent measurement of financial assets can be
diklasifikasikan ke dalam tiga kategori berikut: classified into the following three categories:
1. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan 1. Financial assets measured at amortized cost, if these
diamortisasi, jika kondisi berikut ini terpenuhi: (1) tujuan condition are met: (1) the objective of the Company and
model bisnis Perusahaan dan entitas anaknya untuk its subsidiaries business model to hold the financial
memiliki aset keuangan hanya untuk mengumpulkan arus assets is only to collect contractual cash flows; and (2)
kas kontraktual; dan (2) persyaratan kontraktual dari aset the contractual terms of the financial asset provide a
keuangan memberikan hak pada tanggal tertentu atas right on a specific date to the cash flows solely from
arus kas hanya dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI) principal and interest payments (SPPI) on the
atas jumlah pokok terutang. outstanding principal amount.
Aset keuangan diukur pada jumlah yang diakui pada The financial asset is measured at the amount
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah recognized at initial recognition minus principal
atau dikurangi amortisasi kumulatif dari setiap perbedaan repayment, plus or minus the cumulative amortization of
antara jumlah awal dan jumlah jatuh tempo dan setiap any difference between that initial amount and the
penyisihan kerugian. maturity amount and any loss allowance.
Interest income is calculated using the effective interest
Pendapatan bunga dihitung dengan menggunakan method and is recognized in profit or loss. Changes in
metode bunga efektif dan diakui dalam laporan laba rugi. fair value are recognized in profit and loss when the
Perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi pada assets is derecognized or reclassified.
saat aset tersebut dihentikan pengakuannya atau
direklasifikasi.
2. Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui pendapatan 2. Financial asset measured at fair value through other
komprehensif lain (FVTOCI), jika kondisi berikut ini comprehensive income (FVTOCI), if these condition are
terpenuhi: (1) tujuan model bisnis Perusahaan dan entitas met: (1) the objective of the Company and its
anaknya untuk memiliki aset keuangan adalah untuk subsidiaries business model to hold the financial assets
mengumpulkan arus kas kontraktual dan menjual aset; is to collect contractual cash flows and to sell the asset;
dan (2) persyaratan kontraktual dari aset keuangan and (2) the contractual terms of the financial asset
memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas provide a right on a specific date to the cash flows solely
hanya dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI) atas from principal and interest payments (SPPI) on the
jumlah pokok terutang. outstanding principal amount.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar. Perubahan nilai The financial asset is measured at fair value. The
wajar pada awalnya diakui dalam pendapatan change in fair value are recognized initially in other
komprehensif lain (OCI), kecuali kerugian penurunan nilai, comprehensive income (OCI), except for impairment
dan sebagian dari keuntungan atau kerugian selisih kurs loss, and a portion of foreign exchange gain or loss are
diakui dalam laba rugi. recognized in profit or loss.
20
Page 24
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Ketika aset dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, When the asset is derecognized or reclassified,
perubahan nilai wajar sebelumnya yang diakui dalam previous change in fair value recognized in other
pendapatan komprehensif lain dan diakumulasi dalam comprehensive income and accumulated in equity are
ekuitas direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai reclassified from equity to profit or loss as
penyesuaian reklasifikasi. reclassification adjustment.
3. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba 3. Financial asset measured at fair value through profit or
atau rugi (FVTPL) adalah aset yang tidak memenuhi loss (FVTPL) are those which do not meet both criteria
kedua kriteria biaya perolehan diamortisasi maupun for neither amortized cost nor FVTOCI. After initial
FVTOCI. Setelah pengakuan awal, aset keuangan FVTPL recognition, FVTPL financial asset are measured at fair
diukur pada nilai wajar. Perubahan nilai wajar diakui dalam value. The change in fair value are recognized in profit
laporan laba rugi. or loss.
Penetapan ini mengakibatkan keuntungan dan kerugian This designation result in gains and losses to be
disajikan pada pendapatan komprehensif lain, kecuali presented in other comprehensive income, except for
pendapatan dividen dari investasi tertentu yang diakui dividend income on a qualifying investment which is
dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang recognized in profit or loss. Cumulative gain or loss
sebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif previously recognized in comprehensive income are
direklasifikasi ke laba ditahan, bukan ke laba rugi. reclassified to retained earning, not to profit or loss.
Klasifikasi tergantung pada model bisnis Perusahaan dalam The classification depends on the Company's business model
mengelola aset keuangan dan persyaratan kontraktual arus kas for managing financial assets and the contractual terms of the
aset keuangan. financial assets' cash flows.
Aset keuangan dapat diukur dengan biaya perolehan Financial assets can be measured at amortized cost if they are
diamortisasi jika tidak ditetapkan sebagai nilai wajar melalui laba not designated as fair value through profit or loss and only if
rugi dan hanya jika memenuhi kedua kondisi berikut: both of the following conditions are met:
- Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang - Financial assets are managed in a business model that
bertujuan untuk memiliki aset keuangan yang aims to own financial assets that generate contractual
mendapatkan arus kas kontraktual; dan cash flows; and
- Kriteria kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal - Contractual criteria for financial assets that on a certain
tertentu menghasilkan arus kas yang merupakan date produce cash flows which are payments of principal
pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok and interest (SPPI) on the principal amount outstanding.
terutang.
Suatu instrumen utang diukur pada nilai wajar melalui A debt instrument is measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain jika tidak ditetapkan sebagai nilai comprehensive income if it is not designated as fair value
wajar melalui laba rugi dan hanya jika memenuhi kedua kondisi through profit or loss and only if both of the following conditions
berikut: are met:
- Financial assets are managed in a business model that
- Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang aims to own financial assets that receive contractual
bertujuan untuk memiliki aset keuangan yang cash flows and can sell financial assets; and
mendapatkan arus kas kontraktual dan dapat menjual aset
keuangan; dan
- Kriteria kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal - Contractual criteria for financial assets that on a certain
tertentu menghasilkan arus kas yang merupakan date produce cash flows which are payments of principal
pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok and interest (SPPI) on the principal amount outstanding.
terutang.
21
Page 25
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Seluruh aset keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai aset All financial assets that are not classified as financial assets
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dan measured at amortized cost and measured at fair value
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income as stated above, are
sebagaimana ketentuan di atas, dikategorikan sebagai aset categorized as financial assets measured at fair value through
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. profit or loss.
Seluruh aset keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai aset All financial assets that are not classified as financial assets
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dan measured at amortized cost and measured at fair value
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income as stated above, are
sebagaimana ketentuan di atas, dikategorikan sebagai aset categorized as financial assets measured at fair value through
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. profit or loss.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke dalam kategori sebagai Financial liabilities are classified into the following categories
berikut pada saat pengakuan awal: at initial recognition:
- Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yang memiliki 2 - Measured at fair value through profit or loss, which has
(dua) subklasifikasi, yaitu aset keuangan yang ditetapkan 2 (two) sub-classifications, namely financial assets
demikian pada saat pengakuan awal dan aset keuangan designated as such at initial recognition and financial
yang diklasifikasikan dalam kelompok yang assets classified as held for trading; and
diperdagangkan; dan
- Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi. - Financial liabilities measured at amortized cost.
Instrumen keuangan diakui ketika Perusahaan menjadi bagian Financial instruments are recognized when the Company
dari instrumen kontraktual. Aset keuangan dihentikan becomes a party to the contractual instrument. A financial
pengakuannya ketika hak kontraktual Perusahaan atas arus kas asset is derecognized when the Company's contractual rights
yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir ketika aset to cash flows from the financial asset end when the financial
keuangan ditransfer kepada pihak lain tanpa memegang kendali asset is transferred to another party without any further
lagi, atau ketika secara substansial Perusahaan telah control, or when the Company has transferred substantially all
mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas aset. Liabilitas the risks and rewards of the asset. Financial liabilities are
keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang derecognised when the obligation specified in the contract is
ditetapkan dalam kontrak dilepaskan, dibatalkan, atau discharged, cancelled, or expires.
kedaluwarsa.
Aset keuangan yang dikategorikan sebagai biaya perolehan Financial assets categorized as amortized cost (formerly loans
diamortisasi (dahulu sebagai pinjaman yang diberikan dan and receivables) are measured at initial recognition at fair
piutang) diukur pada saat pengakuan awal sebesar nilai value plus directly attributable transaction costs and
wajarnya ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan subsequently measured at amortized cost less allowance for
langsung dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan impairment, if necessary. Amortized cost is measured by
diamortisasi dikurangi dengan cadangan penurunan nilai, jika discounting the asset value using the effective interest rate,
diperlukan. Biaya perolehan diamortisasi diukur dengan cara unless the effect of the discount is not significant.
mendiskontokan nilai aset menggunakan tingkat suku bunga
efektif, kecuali efek dari diskonto tidak signifikan.
22
Page 26
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Tingkat suku bunga efektif adalah perkiraan tingkat suku bunga The effective interest rate is the estimated interest rate that
yang mendiskontokan arus kas masa depan ke nilai tercatat discounts future cash flows to the net carrying value at initial
neto pada saat pengakuan awal. Dampak dari bunga yang recognition. The impact of interest arising from this application
timbul dari aplikasi ini diakui dalam laporan laba rugi dan is recognized in the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Penyisihan penurunan nilai diakui atas aset keuangan yang An impairment provision is recognized for financial assets
dikategorikan sebagai biaya perolehan diamortisasi (dahulu categorized at amortized cost (formerly as loans and
sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang) ketika terdapat receivables) when there is an objective evidence that the
bukti objektif bahwa Perusahaan tidak dapat memulihkan nilai Company cannot recover the carrying value of the asset in
tercatat aset sesuai dengan persyaratan awal dari instrumen. accordance with the original terms of the instrument. The
Jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara nilai amount of the impairment loss is the difference between the
tercatat aset dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa carrying amount of the asset and the present value of
depan, yang didiskontokan pada tingkat bunga efektif awal. estimated future cash flows, discounted at the original
Perubahan dari penyisihan penurunan nilai diakui pada laba rugi effective interest rate. Changes in the allowance for
dan penghasilan komprehensif lain. impairment are recognized in consolidated profit or loss and
other comprehensive income.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan Financial assets and financial liabilities may be offset and the
nilai neto yang dilaporkan dalam laporan posisi keuangan jika, net amount reported in the statement of financial position if,
dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum and only if, they currently have a legally enforceable right to
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan set off the recognized amount and there is an intention to settle
terdapat maksud untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk on a net basis, or to realize assets and settle liabilities
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultaneously.
bersamaan.
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan setara kas, The Company's financial assets consist of cash and cash
piutang usaha, piutang lain-lain, dan aset lancar lainnya. equivalents, trade receivables, other receivables, and other
current assets.
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Financial liabilities and equity instruments
Klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas Classification as liabilities or equity
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Financial liabilities and equity instruments issued by the
Perusahaan dan diklasifikasi sesuai dengan substansi Company are classified according to the contractual
perjanjian kontraktual dan definisi liabilitas keuangan dan arrangements and the financial liability definition and an equity
instrumen ekuitas. instrument.
Instrumen ekuitas Equity instruments
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak An equity instrument is any contract that gives a residual
residual atas aset Perusahaan dan setelah dikurangi dengan interest of Company’s asset after deducting all of its liabilities.
seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sebesar hasil Equity instruments are recorded based on proceeds received,
penerimaan bersih setelah dikurangi biaya penerbitan langsung. net of issuing cost.
23
Page 27
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangan dengan The Company classifies financial liabilities into the categories
kategori (a) liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar (a) financial liabilities measured at fair value through profit or
melalui laba rugi dan (b) liabilitas keuangan yang diukur dengan loss and (b) financial liabilities measured at amortized cost.
biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan dihentikan Financial liabilities are derecognized when the liability has
pengakuannya ketika liabilitas telah dilepaskan atau dibatalkan been discharged, canceled or expired.
atau kedaluwarsa.
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba Financial liabilities measured at fair value through profit or loss
rugi
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai Financial liabilities are classified as measured at fair value
wajar melalui laba rugi jika diperoleh atau dimiliki terutama untuk through profit or loss if they are acquired or held primarily for
tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat atau jika the purpose of sale or repurchase in the near term or if they
merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu are part of a portfolio of specified financial instruments
yang dikelola bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil managed together and there is evidence of a pattern of short-
untung dalam jangka pendek (short-term profit taking) yang term profit-taking (short-term latest profit taking terms).
terkini. Derivatif diklasifikasikan sebagai instrumen diukur pada Derivatives are classified as instruments measured at fair
nilai wajar melalui laba rugi kecuali ditetapkan dan efektif sebagai value through profit or loss unless designated and effective as
instrumen lindung nilai. hedging instruments.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar Gains and losses arising from changes in the fair value of
liabilitas keuangan yang diklasifikasikan sebagai diukur pada financial liabilities classified as measured at fair value through
nilai wajar melalui laba rugi dicatat dalam laporan laba rugi profit or loss are recorded in the statement of income as
sebagai “keuntungan/(kerugian) dari perubahan nilai wajar “gains/(losses) from changes in the fair value of financial
instrumen keuangan”. Beban bunga dari liabilitas keuangan instruments”. Interest expense on financial liabilities classified
diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi as measured at fair value through profit or loss is recorded as
dicatat sebagai “beban bunga”. “interest expense”.
Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan Financial liabilities measured at amortized cost
diamortisasi
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur At initial recognition, financial liabilities measured at amortized
dengan biaya perolehan diamortisasi diukur pada nilai wajar cost are measured at fair value plus transaction costs (if any).
ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, After initial recognition, the Company measures all financial
Perusahaan mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur liabilities at amortized cost using the effective interest rate
dengan biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan method.
metode suku bunga efektif.
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur At initial recognition, financial liabilities measured at amortized
dengan biaya perolehan diamortisasi diukur pada nilai wajar cost are measured at fair value plus transaction costs (if any).
ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, After initial recognition, the Company measures all financial
Perusahaan mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur liabilities at amortized cost using the effective interest rate
dengan biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan method.
metode suku bunga efektif.
24
Page 28
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued)
Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan Financial liabilities measured at amortized cost (continued)
diamortisasi (lanjutan)
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari utang usaha, The Company's financial liabilities consist of trade payable,
pinjaman kepada pemegang saham, pinjaman bank jangka shareholder’s loan, short-term bank loan, accrued expenses,
pendek, biaya yang masih harus dibayar, liabilitas sewa guna lease liabilities, and short-term employee benefit.
usaha, dan liabilitas imbalan kerja jangka pendek.
Saling hapus instrumen keuangan Offsetting financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai Financial assets and financial liabilities are offset and the net
netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika, dan amount is presented in the statement of financial position if,
hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak yang berkekuatan and only if, the Company currently has a legally enforceable
hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah right to offset the recognized amount and intends to settle on
diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto a net basis or to realize the asset and settle its obligations
atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya simultaneously.
secara simultan.
Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial assets
Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan The Company applies the “simplified approach” to measure
untuk mengukur Kerugian Kredit Ekspektasian (KKE) yang the Expected Credit Loss (ECL) which uses a lifetime
menggunakan cadangan KKE seumur hidup berdasarkan basis expected loss allowance on a forward-looking basis for all
forward-looking untuk seluruh saldo piutang usaha dan kontrak trade receivables and contract assets without significant
aset tanpa komponen pendanaan yang signifikan. Selain untuk financing component. Other than trade receivables and
piutang usaha dan kontrak aset tanpa komponen pendanaan contract assets without significant financing component, the
yang signifikan, Perusahaan menerapkan pendekatan umum Company applies general model to ensure ECL.
untuk mengukur KKE.
Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah At each reporting date, the Company assess whether the
risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara credit risk on a financial instrument has increased significantly
signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, since initial recognition. When making the assessment, the
Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar Company use the change in the risk of a default occurring over
yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan the expected life of the financial instrument instead of the
daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. change in the amount of expected credit losses.
Dalam melakukan penilaian, Perusahaan mempertimbangkan When making the assessment, the Company consider
kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa reasonable and supportable information, that is available
biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan without undue cost or effort at the reporting date about past
kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi events, current conditions and forecasts of future economic
ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko conditions, that is indicative of significant increases in credit
kredit sejak pengakuan awal. risk since initial recognition.
25
Page 29
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Untuk kas dan setara kas, Perusahaan menerapkan For cash and cash equivalents, the Company applies the low
penyederhanaan risiko kredit rendah. Kemungkinan gagal bayar credit risk simplification. Default possibilities and losses due
dan kerugian karena gagal bayar tersedia untuk umum dan to default are publicly available and are considered low credit
dianggap sebagai investasi berisiko kredit rendah. Merupakan risk investments. It is the Company's policy to measure ECL
kebijakan Perusahaan untuk mengukur ECL pada instrumen on these instruments on a 12-months basis. However, if there
tersebut dalam basis 12 bulan. Namun, jika terjadi peningkatan has been a significant increase in credit risk since origination,
risiko kredit yang signifikan sejak origination, penyisihan akan the allowance will be based on ECL for life. The Company use
didasarkan pada ECL seumur hidup. Perusahaan ratings from leading credit rating agencies to determine
menggunakan peringkat dari lembaga pemeringkat kredit whether a debt instrument has an SICR and to estimate ECL.
terkemuka untuk menentukan apakah instrumen utang memiliki
SICR dan untuk memperkirakan ECL.
Definisi gagal bayar Definition of default
Perusahaan menganggap hal-hal berikut ini merupakan The Company considers the following as constituting an event
peristiwa gagal bayar untuk tujuan manajemen risiko kredit of default for internal credit risk management purposes as
internal karena pengalaman historis menunjukkan bahwa aset historical experience indicates that financial assets that meet
keuangan yang memenuhi salah satu kriteria berikut umumnya either of the following criteria are generally not recoverable:
tidak dapat dipulihkan:
• Ketika terdapat pelanggaran persyaratan keuangan oleh • When there is a breach of financial covenants by the
debitur; atau debtor; or
• Informasi yang dikembangkan secara internal atau • Information developed internally or obtained from
diperoleh dari sumber eksternal menunjukkan bahwa external sources indicates that the debtor is unlikely to
debitur kemungkinan tidak akan membayar kreditornya, pay its creditors, including the Company, in full (without
termasuk Perusahaan, secara penuh (tanpa taking into account any collateral held by the Company).
memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh
Perusahaan).
Terlepas dari analisis di atas, Perusahaan menganggap bahwa Irrespective of the analysis above, the Company considers
gagal bayar telah terjadi ketika aset keuangan tertunggak lebih that default has occurred when a financial asset is more than
dari 90 hari kecuali jika Perusahaan memiliki informasi yang 90 days past due unless the Company has reasonable and
wajar dan terdukung untuk menunjukkan bahwa kriteria yang supportable information to demonstrate that a more lagging
lebih panjang lebih tepat. default criteria is more appropriate.
Perusahaan menilai dengan basis forward-looking kerugian The Company assesses on a forward-looking basis the
kredit ekspektasian terkait dengan instrumen utangnya yang expected credit losses associated with its debt instruments
dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui carried at amortized cost and fair value through other
penghasilan komprehensif lain. Metodologi penurunan nilai comprehensive income. The impairment methodology applied
yang diterapkan tergantung pada apakah telah terjadi depends on whether there has been a significant increase in
peningkatan risiko kredit yang signifikan. credit risk.
26
Page 30
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Kebijakan penghapusan Write-off policy
Perusahaan menghapuskan aset keuangan ketika ada The Company writes off a financial asset when there is
informasi yang menunjukkan bahwa pihak lawan berada dalam information indicating that the counterparty is in severe
kesulitan keuangan yang buruk dan tidak ada prospek financial difficulty and there is no realistic prospect of
pemulihan yang realistis, contoh ketika pihak lawan dalam recovery, for example. when the counterparty has been
proses likuidasi atau telah memasuki proses kebangkrutan, atau placed under liquidation or has entered into bankruptcy
untuk hal piutang usaha, ketika jumlahnya sudah lebih dari 120 proceedings, or in the case of trade accounts receivable,
hari tertunggak, mana yang terjadi lebih dulu. Aset keuangan when the amounts are over 120 days past due, whichever
yang dihapuskan dapat menjadi subjek aktivitas penagihan occurs sooner. Financial assets written off may still be subject
dalam prosedur pemulihan Perusahaan, dengan to enforcement activities under the Company’s recovery
mempertimbangkan nasihat hukum yang sesuai. Setiap procedures, taking into account legal advice where
pemulihan yang terjadi diakui dalam laba rugi. appropriate. Any recoveries made are recognized in profit or
loss.
Penghentian pengakuan aset dan liabilitas keuangan Derecognition of financial assets and liabilities
Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan The Company derecognizes a financial asset only when the
hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset contractual rights to the cash flows from the asset expire, or it
keuangan berakhir, atau Perusahaan mentransfer aset transfers the financial asset and substantially all the risks and
keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko rewards of ownership of the asset to another entity.
dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain.
Jika Perusahaan tidak mentransfer serta tidak memiliki secara If the Company neither transfers nor retains substantially all
substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih the risks and rewards of ownership and continues to control
mengendalikan aset yang ditransfer, maka Perusahaan the transferred assets, the Company recognizes its retained
mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer interest in the asset and an associated liability for the amount
dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus it may have to pay. If the Company retains substantially all the
dibayar. Jika Perusahaan memiliki secara substansial seluruh risks and rewards of ownership of a transferred financial
risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, asset, the Company continues to recognize the financial asset
Perusahaan masih mengakui aset keuangan dan juga and also recognizes a collateralized borrowing for the
mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang proceeds received.
diterima.
Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur pada On derecognition of a financial asset measured at amortized
biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat cost, the difference between the asset’s carrying amount and
aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam the sum of the consideration received and receivable is
laba rugi. Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi recognized in profit or loss. In addition, on derecognition of an
dalam instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVTOCI, investment in a debt instrument classified as at FVTOCI, the
keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya cumulative gain or loss previously accumulated in the
diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi, direklasifikasi investment revaluation reserve is reclassified to profit or loss.
ke laba rugi.
27
Page 31
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Penghentian pengakuan aset dan liabilitas keuangan Derecognition of financial assets and liabilities
(lanjutan) (continued)
Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi dalam In contrast, on derecognition of an investment in an equity
instrumen ekuitas yang telah dipilih Perusahaan pada instrument which the Company has elected on initial
pengakuan awal untuk diukur di FVTOCI, keuntungan atau recognition to measure at FVTOCI, the cumulative gain or loss
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam previously accumulated in the investment revaluation reserve
cadangan revaluasi investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, is not reclassified to profit or loss, but is transferred to retained
tetapi dipindahkan ke saldo laba. earnings.
Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika The Company derecognizes financial liabilities when, and only
dan hanya jika, liabilitas Perusahaan telah dilepaskan, when, the Company’s obligations are discharged, cancelled
dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat or have expired. The difference between the carrying amount
liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan of the financial liability derecognized and the consideration
yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi. paid and payable is recognized in profit or loss.
Ketika Perusahaan bertukar dengan pemberi pinjaman, satu When the Company exchanges with the existing lender one
instrumen utang menjadi instrumen lain dengan persyaratan debt instrument into another one with the substantially
yang berbeda secara substansial, pertukaran tersebut dicatat different terms, such exchange is accounted for as an
sebagai penghapusan liabilitas keuangan orisinal dan extinguishment of the original financial liability and the
pengakuan liabilitas keuangan baru. recognition of a new financial liability.
Demikian pula, Perusahaan memperhitungkan modifikasi Similarly, the Company accounts for substantial modification
substansial dari ketentuan liabilitas yang ada atau bagian dari of terms of an existing liability or part of it as an extinguishment
liabilitas tersebut sebagai pelepasan liabilitas keuangan orisinal of the original financial liability and the recognition of a new
dan pengakuan liabilitas baru. Diasumsikan bahwa liability. It is assumed that the terms are substantially different
persyaratannya berbeda secara substansial jika nilai kini arus if the discounted present value of the cash flows under the
kas yang didiskonto berdasarkan persyaratan yang baru, new terms, including any fees paid net of any fees received
termasuk setiap fee (imbalan) yang dibayarkan setelah and discounted using the original effective rate is at least 10%
dikurangi setiap fee (imbalan) yang diterima dan didiskonto different from the discounted present value of the remaining
menggunakan suku bunga efektif orisinal, berbeda sedikitnya cash flows of the original financial liability.
10% dari nilai kini sisa arus kas yang didiskonto yang berasal
dari liabilitas keuangan orisinal.
Jika modifikasi tidak substansial, maka perbedaan antara: (1) If the modification is not substantial, the difference between:
jumlah tercatat liabilitas sebelum modifikasi; dan (2) nilai kini (1) the carrying amount of the liability before the modification;
dari arus kas setelah modifikasi, diakui dalam laba rugi sebagai and (2) the present value of the cash flows after modification
keuntungan atau kerugian modifikasi dalam keuntungan dan is recognized in profit or loss as the modification gain or loss
kerugian lainnya. within other gains and losses.
i. Kas dan setara kas i. Cash and cash equivalents
Pada laporan arus kas , kas dan setara kas mencakup kas, In the statement of cash flows, cash and cash equivalents
simpanan yang sewaktu-waktu bisa dicairkan dan investasi include cash in hand, deposits held at call with banks, other
likuid jangka pendek lainnya dengan yang jatuh tempo dalam short-term highly liquid investments with original maturities of
waktu tiga bulan atau kurang dan cerukan. Pada laporan posisi three months or less, and bank overdrafts. In the statement of
keuangan, cerukan disajikan bersama sebagai pinjaman dalam financial position, bank overdrafts are shown within
liabilitas jangka pendek. borrowings in current liabilities.
28
Page 32
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
j. Piutang usaha dan piutang nonusaha j. Trade and non-trade receivable
Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan Trade receivables are amounts due from customers for
atas penjualan barang dagangan atau jasa dalam kegiatan merchandise sold or services performed in the ordinary
usaha normal. course of business.
Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu tahun If collection is expected in one year or less (or in the normal
atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih operating cycle of the business if longer), they are classified
panjang), piutang diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika as current assets. If not, they are presented as noncurrent
tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar. assets.
Piutang nonusaha dari pihak berelasi merupakan saldo piutang Non-Trade receivables from related parties are receivables
yang terkait dengan pinjaman yang diberikan kepada pihak balance reflecting loan given to related parties of the
berelasi Perusahaan. Company.
Piutang usaha dan piutang nonusaha pada awalnya diakui Trade and Non-Trade receivables are recognised initially at
sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan fair value and subsequently measured at amortized cost using
diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, the effective interest method, if the impact of discounting is
apabila dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas significant, less any provision for impairment.
penurunan nilai.
k. Persediaan k. Inventories
Persediaan bahan baku, penolong, pengemas, persediaan Raw materials, supplies, work in process, and finished goods
barang dalam proses, dan barang jadi dinyatakan berdasarkan are stated at the lower of cost and net reliazable value by
nilai terendah antara harga perolehan atau nilai realisasi bersih considering the expired date. Cost is determined using
dengan mempertimbangkan tanggal kedaluwarsa. Biaya weighted average method.
perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.
Persediaan diukur berdasarkan biaya atau nilai realisasi neto, Inventories are measured at cost or net realizable value,
mana yang lebih rendah. Nilai realisasi neto adalah estimasi whichever is lower. Net realizable value is the estimated
harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi selling price in the ordinary course of business, less the
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya penjualan. Nilai estimated costs of completion and the estimated costs to sell.
realisasi neto diuji setiap periode. Kerugian atas nilai persediaan NRV considers the purpose of procuring supplies. Net
yang rusak atau kedaluwarsa dan tidak dapat dijual serta realizable value is tested each period. Losses on value,
penurunan terkait harga jual, dibebankan pada tahun berjalan, damaged, or obsolete inventory and inventories cannot be
dan dicatat dalam “provisi untuk persediaan kedaluwarsa, sold and the related decline in selling prices, are charged to
usang dan penurunan nilai”. the current year, and recorded in "provision for obsolete,
expired and impaired inventories".
l. Biaya dibayar dimuka dan uang muka l. Prepaid expenses and advances
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing- Prepaid expenses are charged to operations over the periods
masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus. benefited using the straight-line method.
Uang muka adalah bagian dari kontrak karena dibayar atau Advances is part of contractually due that is paid or received
diterima dimuka untuk barang atau jasa. Uang muka di catat in advance for goods or services. Advances are recorded as
sebagai aset dalam laporan posisi keuangan. asset on the consolidated statement of financial position.
29
Page 33
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
m. Aset tetap m. Property, plant and equipment
Efektif 1 Januari 2016 Perusahaan menerapkan PSAK 216 Effective January 1, 2016 the Company implemented PSAK
(2015) , “Aset Tetap”, yang berdampak pada pengakuan aset, 216 (2015), “Property, Plant and Equipment”,”Fixed Asset
penentuan jumlah tercatat dan biaya penyusutan dan kerugian Clarification of Acceptable Methods of Depreciation and
atas penurunan nilai harus diakui dalam kaitannya dengan aset Amortization”.
tersebut.
Sesuai dengan PSAK 216, Perusahaan telah memilih metode In accordance with PSAK 216, the Company adopts the cost
biaya untuk pengukuran aset tetapnya. model for the measurement of its property,plant and
equipment.
Perusahaan telah menilai kembali aset tetap berdasarkan hasil The Company revalued property, plant and equipment which
penilaian yang dilakukan oleh penilai independen dalam rangka was done by independent appraisal in connection with quasi
kuasi reorganisasi. Nilai aset tertentu yang direvaluasi pada reorganization. The revalued amount of those assets is
periode sebelumnya dianggap sebagai biaya perolehan considered as deemed cost.
(deemed cost).
Tanah tidak disusutkan. Land is not depreciated.
Terhitung mulai tahun 2012 seluruh aset tetap disusutkan Starting 2012 all fixed assets are depreciated using straight
menggunakan metode garis lurus dengan tarif penyusutan line method, based on the following depreciation period:
sebagai berikut:
Umur Ekonomis/ Useful
Jenis Aset tetap Fixed Asset
Lives
Bangunan dan prasarana 20 – 40 Tahun/Year Building and infrastructure
Instalasi, mesin, peralatan dan Installations, machinery, production and
perlengkapan pabrik 8 – 16 Tahun/Year factory equipment
Kendaraan, perlengkapan, dan peralatan Office furniture, fixtures, equipment and
kantor 4 – 8 Tahun/Year vehicles
Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode penyusutan ditelaah The assets’ residual values, useful lives and depreciation
dan jika perlu disesuaikan, pada setiap akhir periode pelaporan. method are reviewed and adjusted if appropriate, at the end
of each reporting period.
Nilai tercatat aset segera diturunkan sebesar jumlah yang dapat An asset’s carrying amount is written down immediately to its
dipulihkan jika nilai tercatat aset lebih besar dari estimasi jumlah recoverable amount if the asset’s carrying amount is greater
yang dapat dipulihkan. than its estimated recoverable amount.
Keuntungan atau kerugian bersih atas pelepasan aset tetap Net gains or losses on disposals are determined by comparing
ditentukan dengan membandingkan hasil yang diterima dengan the proceeds with the carrying amount and are recognised
nilai tercatat dan diakui pada “(kerugian)/keuntungan lain-lain – within “other (losses)/gains - net” in the profit or loss.
neto” dalam laporan laba rugi.
Jika aset yang direvaluasi dijual, jumlah yang dicatat di dalam When revalued assets are sold, the amounts included in
ekuitas dipindahkan ke saldo laba. equity are transferred to retained earnings.
30
Page 34
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
m. Aset tetap (lanjutan) m. Property, plant and equipment (continued)
Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik dan pemasangan The accumulated costs of the construction of buildings and
mesin dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian. Biaya the installation of machinery are capitalised as construction in
tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses progress. These costs are reclassified to property, plant and
konstruksi atau pemasangan selesai. Penyusutan dimulai pada equipment when the construction or installation is complete.
saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan tujuan Depreciation is charged from the date the assets are ready for
yang diinginkan manajemen. use in the manner intended by management.
Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai Initial legal costs incurred to obtain legal rights are recognized
bagian biaya akuisisi tanah, biaya-biaya tersebut tidak as part of the acquisition cost of the land, and these costs are
disusutkan. Biaya terkait dengan pembaharuan hak atas tanah not depreciated. Cost related to renewal of land rights are
diakui sebagai aset tidak berwujud dan diamortisasi sepanjang recognized as intangible assets and amortized during the
umur hukum hak. period of the land rights.
n. Aset takberwujud n. Intangible assets
Pos ini antara lain mencakup: This account include the following:
1. Beban ditangguhkan, adalah beban-beban yang telah 1. Capitalizable costs which will benefit the Company and
dikeluarkan dan mempunyai manfaat lebih dari satu its subsidiaries more than one year:
tahun, yaitu:
• Hubungan pelanggan kontrak diperoleh dalam kerja • Contractual customer relationships acquired in a
sama usaha diakui pada nilai wajar pada tanggal business cooperation are recognized at fair value
akuisisi. Hubungan kontraktual pelanggan memiliki at the acquisition date. The contractual customer
masa manfaat yang terbatas dan dicatat sebesar relations have a definite useful life and are carried
biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. at cost less accumulated amortisation.
Amortisasi dihitung menggunakan metode garis Amortisation is calculated using the straight-line
lurus selama umur yang diharapkan dari Hubungan method over the expected life of the customer
pelanggan. relationship.
• Beban rehabilitasi gedung rumah sakit, diamortisasi • Rehabilitation cost of hospital building shall be
sesuai dengan masa manfaatnya. amortized over the period benefited.
2. Lisensi, disajikan berdasarkan harga perolehan. Lisensi 2. Licenses are shown at historical cost. Licenses have a
memiliki masa manfaat yang terbatas dan disajikan definite useful life and are carried at cost less
berdasarkan harga perolehan dikurangi akumulasi accumulated amortisation. Amortisation is calculated
amortisasi. Amortisasi dihitung dengan menggunakan using the straightline method to allocate the cost of
metode garis lurus dan bertujuan untuk mengalokasikan licenses over their estimated useful lives (5-20 years).
harga perolehan lisensi selama estimasi masa
manfaatnya (5-20 tahun).
31
Page 35
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
n. Aset takberwujud (lanjutan) n. Intangible assets (continued)
Pos ini antara lain mencakup: (lanjutan) This account include the following: (continued)
3. Piranti lunak komputer 3. Computer software
Biaya yang terkait dengan pemeliharaan program piranti Costs associated with maintaining computer software
lunak komputer diakui sebagai beban pada saat programs are recognised as an expense as incurred.
terjadinya. Biaya pengembangan yang dapat secara Development costs that are directly attributable to the
langsung diatribusikan kepada desain dan pengujian design and testing of identifiable and unique software
produk piranti lunak yang dapat diidentifikasi dan unik products controlled by the Company are recognised as
yang dikendalikan oleh Perusahaan diakui sebagai aset intangible assets.
takberwujud.
Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung Directly attributable costs that are capitalised as part of
dikapitalisasi sebagai bagian produk piranti lunak the software product include the software development
mencakup beban pekerja pengembang piranti lunak dan employee costs and an appropriate portion of relevant
bagian overhead yang relevan. overheads.
Pengeluaran pengembangan yang lain yang tidak Other development expenditures that do not meet these
memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban pada saat criteria are recognised as an expense as incurred.
terjadinya. Biaya pengembangan yang sebelumnya diakui Development costs previously recognised as an
sebagai beban tidak dapat diakui sebagai aset pada expense are not recognised as an asset in a subsequent
periode berikutnya. period.
Biaya pengembangan piranti lunak komputer diakui Computer software development costs recognised as
sebagai aset yang diamortisasi selama estimasi masa assets are amortized over their estimated useful lives,
manfaat, yang tidak lebih dari tiga tahun. which does not exceed three years.
Amortisasi dibebankan langsung terhadap biaya aset Amortization is directly charged against the cost of
takberwujud. intangible assets.
4. Biaya pengembangan 4. Development cost
Pengeluaran untuk penelitian diakui beban pada saat Expenditures for research expenses are recognized
terjadinya. Pengeluaran dari pengembangan diakui when incurred. Expenditures from development phase
sebagai aset takberwujud. is recognized as an intangible asset.
Aset takberwujud yang timbul dari pengembangan (atau An intangible asset arising from development (or from
dari tahap pengembangan proyek internal) harus diakui the development phase of an internal project) shall be
jika, dan hanya jika, entitas dapat menunjukkan hal-hal recognised if, and only if, an entity can demonstrate all
berikut: of the following:
32
Page 36
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
n. Aset takberwujud (lanjutan) n. Intangible assets (continued)
Pos ini antara lain mencakup: (lanjutan) This account include the following: (continued)
4. Biaya pengembangan (lanjutan) 4. Development cost (continued)
a. Kelayakan teknis untuk menyelesaikan aset a. The technical feasibility of completing the
takberwujud sehingga akan tersedia untuk intangible asset so that it will be available for use
penggunaan atau penjualan. or sale.
b. Niatnya untuk melengkapi aset takberwujud dan
menggunakan atau menjualnya. b. Its intention to complete the intangible asset and
c. Kemampuannya untuk menggunakan atau menjual use or sell it.
aset takberwujud.
d. Bagaimana aset takberwujud akan menghasilkan c. Its ability to use or sell the intangible asset
kemungkinan manfaat ekonomi masa depan. Antara d. How the intangible asset will generate probable
lain, entitas dapat menunjukkan adanya pasar untuk future economic benefits. Among other things, the
keluaran aset takberwujud atau aset tidak berwujud entity can demonstrate the existence of a market
itu sendiri atau, jika digunakan secara internal, for the output of the intangible asset or the
kegunaan aset takberwujud. intangible asset itself or, if it is to be used
e. Tersedianya sumber daya teknis, keuangan dan internally, the usefulness of the intangible asset.
sumber daya yang memadai untuk menyelesaikan e. The availability of adequate technical, financial
pembangunan dan untuk menggunakan atau and other resources to complete the development
menjual aset takberwujud. and to use or sell the intangible asset.
f. Kemampuannya untuk mengukur andal
pengeluaran yang dapat diatribusikan. f. Its ability to measure reliably the expenditure
attributable.
Dalam tahap pengembangan proyek internal, suatu In the development phase of an internal project, an
entitas dapat, dalam beberapa kasus, mengidentifikasi entity can, in some instances, identify an intangible
aset takberwujud dan menunjukkan bahwa aset tersebut asset and demonstrate that the asset will generate
akan menghasilkan kemungkinan manfaat ekonomi masa probable future economic benefits. This is because the
depan. Ini karena fase pengembangan sebuah proyek development phase of a project is further advanced than
lebih maju daripada fase penelitian. the research phase.
o. Properti investasi o. Investment property
Properti yang dimiliki untuk disewakan dalam jangka panjang Property that is held for long-term rental yields or for capital
atau untuk kenaikan harga atau keduanya, dan yang tidak appreciation or both, and that is not occupied by the
ditempati oleh perusahaan-perusahaan di Perusahaan companies in the Company, is classified as investment
diklasifikasikan sebagai properti investasi. Properti investasi property. Investment property also includes property that is
juga mencakup properti yang sedang dikonstruksi atau being constructed or developed for future use as investment
dikembangkan untuk digunakan sebagai properti investasi di property.
masa depan.
Properti investasi awalnya diukur berdasarkan biayanya, Investment property is measured initially at its cost, including
termasuk biaya transaksi yang terkait dan biaya pinjaman yang related transaction costs and where applicable borrowing
berlaku. costs.
Properti investasi merupakan tanah atau bangunan yang dimiliki Investment property represents land or buildings held for
untuk sewa operasi atau kenaikan nilai, dan tidak digunakan operating lease or for capital appreciation, rather than for use
maupun dijual dalam kegiatan operasi. or sale in the ordinary course of business.
33
Page 37
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
o. Properti investasi (lanjutan) o. Investment property (continued)
Properti investasi disajikan dengan model biaya sesuai dengan Investment properties are presented using the cost model in
PSAK 240, “Properti Investasi”. accordance with PSAK 240, “Investment Properties”.
Properti investasi diakui sebesar biaya perolehan dan Investment properties were recognized at cost and are
disusutkan, kecuali tanah, sesuai dengan taksiran umur depreciated, except for land, over the estimated economic life,
ekonomisnya, sebagai berikut: as follows:
Umur Ekonomis/ Useful
Jenis Properti Investasi Lives Investment Property
Bangunan dan prasarana 20 – 40 Tahun/Year Building and infrastructure
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan The cost of repairs and maintenance are charged to
laba rugi pada saat terjadinya. Pengeluaran yang operations as incurred. Expenditures which extend the useful
memperpanjang masa manfaat atau memberi manfaat life of the properties or result in increased future economic
ekonomis di masa yang akan datang dalam bentuk peningkatan benefits such as increase in capacity and improvement in the
kapasitas, atau peningkatan standar kinerja dikapitalisasi. quality of output or standard of performance are capitalized.
Properti investasi yang tidak digunakan lagi atau dijual When properties are retired or otherwise disposed of, their
dikeluarkan dari kelompok properti investasi berikut akumulasi carrying values and the related accumulated depreciation and
penyusutannya. Keuntungan atau kerugian dari penjualan accumulated impairment losses, if any, are removed from the
properti investasi tersebut dibukukan dalam laporan laba rugi accounts. Gains or losses from sale of investment properties
komprehensif tahun berjalan. are recorded in the statements of profit or loss and other
comprehensive income for the year.
p. Penurunan nilai aset nonkeuangan p. Impairment of non-financial assets
Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas – Assets that have an indefinite useful life – for example,
misalnya goodwill atau aset takberwujud yang tidak siap untuk goodwill or intangible assets not ready for use – are not
digunakan – tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya subject to amortisation but tested annually for impairment, or
setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau more frequently if events or changes in circumstances
perubahan pada kondisi yang mengindikasikan kemungkinan indicate that they might be impaired. Assets that are subject
penurunan nilai. Aset yang tidak diamortisasi diuji ketika to amortisation are reviewed for impairment whenever events
terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat or changes in circumstances indicate that the carrying amount
dipulihkan. Penurunan nilai diakui jika nilai tercatat aset melebihi may not be recoverable. An impairment loss is recognised for
jumlah terpulihkan. Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi the amount by which the asset’s carrying amount exceeds its
antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual dan nilai recoverable amount. The recoverable amount is the higher of
pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, aset an asset’s fair value less costs to sell and VIU. For the
dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah dimana purposes of assessing impairment, assets are Companyed at
terdapat arus kas masuk yang dapat diidentifikasi, yang the lowest levels for which there are separately identifiable
sebagian besar tidak tergantung pada arus masuk kas dari aset cash inflows, which are largely independent of the cash
lain atau kelompok aset (unit penghasil kas). Aset nonkeuangan inflows from other assets or Company of assets (cash
selain goodwill yang mengalami penurunan nilai diuji setiap generating units). Non-financial assets other than goodwill
tanggal pelaporan untuk menentukan apakah terdapat that suffer impairment are reviewed for possible reversal of
kemungkinan pemulihan penurunan nilai. the impairment at each reporting date.
34
Page 38
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
p. Penurunan nilai aset non–keuangan (lanjutan) p. Impairment of non-financial assets (continued)
Pemulihan rugi penurunan nilai, untuk aset selain goodwill, Assets that have an indefinite useful life – for Reversal on
diakui jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang impairment loss for assets other than goodwill would be
digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset sejak recognised if, and only if, there has been a change in the
pengujian penurunan nilai terakhir kali. Pembalikan rugi estimates used to determine the asset’s recoverable amount
penurunan nilai tersebut diakui segera dalam laba rugi, kecuali since the last impairment test was carried out. Reversal on
aset yang disajikan pada jumlah revaluasian sesuai dengan impairment losses will be immediately recognised on profit or
PSAK lain. Rugi penurunan nilai yang diakui atas goodwill tidak loss, except for assets measured using the revaluation model
dibalik lagi. as required by other PSAK. Impairment losses relating to
goodwill would not be reversed.
q. Aset tidak lancar yang akan ditinggalkan q. Abandoned non-current asset
Aset tidak lancar yang akan ditinggalkan merupakan aset tidak Abandoned non-current asset are non-current asset that are
lancar yang tidak akan digunakan sampai dengan akhir umur not used until the end of useful lives and those that will be
ekonomisnya serta aset tidak lancar yang akan ditutup dari pada discontinued rather than sold.
dijual.
r. Biaya pinjaman r. Borrowing cost
Biaya bunga dan biaya pinjaman lainnya, seperti biaya diskonto Interest and other borrowing costs, such as discount fees on
pinjaman baik yang secara langsung atau tidak langsung loans either directly or indirectly used in financing the
digunakan untuk pendanaan konstruksi aset kualifikasian, construction of a qualifying asset, are capitalised up to the
dikapitalisasi hingga aset tersebut selesai dikonstruksi. Untuk date when construction is complete. For borrowings that are
biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung pada directly attributable to a qualifying asset, the amount to be
aset kualifikasian, jumlah yang dikapitalisasi ditentukan dari capitalised is determined as the actual borrowing cost
biaya pinjaman aktual yang terjadi selama periode berjalan, incurred during the period, less any income earned on the
dikurangi penghasilan yang diperoleh dari investasi sementara temporary investment of such borrowings. For borrowings that
atas dana hasil pinjaman tersebut. Untuk pinjaman yang tidak are not directly attributable to a qualifying asset, the amount
dapat diatribusikan secara langsung pada suatu aset to be capitalised is determined by applying a capitalisation
kualifikasian, jumlah yang dikapitalisasi ditentukan dengan rate to the amount expended on the qualifying assets.
mengalikan tingkat kapitalisasi terhadap jumlah yang
dikeluarkan untuk memperoleh aset kualifikasian.
Tingkat kapitalisasi dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang The capitalisation rate is the weighted average of the total
biaya pinjaman yang dibagi dengan jumlah pinjaman yang borrowing costs applicable to the total borrowings outstanding
tersedia selama periode, selain pinjaman yang secara spesifik during the period, other than borrowings made specifically for
diambil untuk tujuan memperoleh suatu aset kualifikasian. the purpose of obtaining a qualifying asset.
35
Page 39
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
s. Pinjaman s. Borrowings
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, Borrowings are recognised initially at fair value, net of
dikurangi dengan biaya-biaya transaksi yang terjadi. transaction costs incurred. Borrowings are subsequently
Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan carried at amortized cost; any difference between the
diamortisasi; selisih antara penerimaan (dikurangi biaya proceeds (net of transaction costs) and the redemption value
transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laporan laba rugi is recognised in the profit or loss over the period of the
selama periode pinjaman dengan menggunakan metode bunga borrowings using the effective interest method.
efektif.
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui Fees paid on the establishment of loan facilities are
sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar recognised as transaction costs of the loan to the extent that
kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. it is probable that some or all of the facility will be drawn down.
Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan In this case, the fee is deferred until the draw-down occurs.
sampai penarikan pinjaman terjadi.
Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan To the extent that there is no evidence that it is probable that
sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh some or all of the facilities will be drawn down, the costs of
pinjaman dikapitalisasi sebagai pembayaran dimuka untuk jasa obtaining borrowings are capitalized as prepayments for
likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait. liquidity services and amortized over the period of the related
facilities.
Biaya pinjaman akan dihentikan pengakuannya dari laporan Borrowings are removed from the statement of financial
posisi keuangan ketika kewajiban yang tertulis pada kontrak position when the obligation specified in the contract is
dibatalkan, atau sudah tidak berlaku. Selisih antara nilai tercatat discharged, cancelled or expired. The difference between the
dari liabilitas keuangan yang sudah berakhir atau dialihkan ke carrying amount of a financial liability that has been
pihak lain, dan imbalan yang dibayarkan, termasuk aset nonkas extinguished or transferred to another party and the
yang dialihkan atau liabilitas yang ditanggung, diakui dalam laba consideration paid, including any non-cash assets transferred
rugi sebagai pendapatan lain-lain atau biaya keuangan. or liabilities assumed, is recognised in profit or loss as other
income or finance costs.
Ketika liabilitas keuangan dinegosiasikan kembali dan entitas Where the terms of a financial liability are renegotiated and
mengeluarkan instrumen ekuitas kepada kreditur untuk the entity issues equity instruments to a creditor to extinguish
menyelesaikan seluruh atau sebagian liabilitas (debt for equity all or part of the liability (debt for equity swap), a gain or loss
swap), keuntungan atau kerugian diakui dalam laporan laba rugi is recognised in profit or loss, which is measured as the
yang dicatat sebagai selisih antara jumlah tercatat dari liabilitas difference between the carrying amount of the financial liability
keuangan. and the fair value of the equity instruments issued.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek Borrowings are classified as current liabilities unless the
kecuali Perusahaan memiliki hak tanpa syarat untuk menunda Company has an unconditional right to defer the settlement of
pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah the liability for at least 12 months after the reporting date.
tanggal pelaporan.
36
Page 40
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
t. Pinjaman pemegang saham dengan biaya diamortisasi t. Shareholder loan at amortized cost
PSAK 109 mensyaratkan semua instrumen keuangan diukur PSAK 109 requires all financial instrument to be measured on
pada pengakuan awal pada nilai wajar. Ini biasanya akan initial recognition at fair value. This will normally be the
menjadi harga transaksi dalam transaksi antara pihak-pihak transaction price in a transaction between unrelated parties. If
yang tidak terkait. Jika pinjaman dilakukan dengan persyaratan a loan is made on normal commercial terms (both in terms of
komersial normal (baik dalam hal pokok dan bunga), tidak ada principal and interest), no specific accounting issues arise and
masalah akuntansi khusus yang muncul dan nilai wajar pada the fair value at inception will usually equal the loan amount.
saat dimulainya biasanya akan sama dengan jumlah pinjaman.
Entitas yang memberikan pinjaman kepada pihak berelasi An entity making a loan to a related party such as another
seperti entitas lain dalam suatu Perusahaan atau karyawan entity within a Company or an employee should therefore
harus mengevaluasi apakah pinjaman tersebut telah dibuat evaluate whether the loan has been made on normal
dengan persyaratan komersial yang normal. Jika pinjaman commercial terms. Where a loan is made by a parent to a
diberikan oleh entitas induk kepada entitas anak dan tidak subsidiary and is not on normal commercial terms, the
dalam persyaratan komersial normal, selisih antara jumlah difference between the loan amount and its fair value should
pinjaman dan nilai wajarnya harus dicatat dalam laporan be recorded as in the Consolidated financial statements as a
keuangan Perusahaan sebagai komponen ekuitas dalam component of equity in the subsidiary’s individual financial
laporan keuangan individual entitas anak (ini kadang-kadang statements (this is sometimes referred to as a capital
disebut sebagai kontribusi modal). contribution)
Penghentian pengakuan atau restrukturisasi pinjaman antar Derecognition or restructuring of inter-Company loan if
Perusahaan jika terdapat modifikasi substansial atas provides that a substantial modification of terms of an existing
persyaratan dari liabilitas keuangan yang ada dicatat sebagai financial liability shall be accounted for as an extinguishment
penghentian pengakuan liabilitas keuangan lama dan of the old financial liability and the recognition of the new
pengakuan liabilitas keuangan baru. Suku bunga efektif yang financial liability. The old effective rate is used in computing
lama digunakan dalam menghitung nilai kini dari liabilitas baru. the present value of the new liability. The difference between
Selisih antara nilai tercatat liabilitas lama dan nilai kini liabilitas the carrying amount of the old liability and the present value
baru atau liabilitas yang direstrukturisasi dicatat sebagai of new or restructured liability shall be accounted for as gain
keuntungan atau kerugian dari penghapusan liabilitas yang or loss on extinguishment of debt to be reported directly in
akan dilaporkan secara langsung di ekuitas. equity.
u. Modal saham u. Share capital
Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan Incremental costs directly attributable to the issue of new
kepada penerbitan saham biasa atau opsi disajikan pada ordinary shares or options are shown in equity as a deduction,
ekuitas sebagai pengurang penerimaan, setelah dikurangi net of tax, from the proceeds.
pajak.
Ketika entitas Perusahaan membeli modal saham ekuitas Where any Company purchases the Company’s equity share
entitas (saham treasuri), imbalan yang dibayar, termasuk biaya capital (treasury shares), the consideration paid, including any
tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi directly attributable incremental costs (net of income taxes) is
pajak penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan deducted from equity attributable to the Company’s equity
kepada pemilik ekuitas entitas sampai saham tersebut holders until the shares are cancelled or reissued. Where such
dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa ordinary shares are subsequently reissued, any consideration
tersebut selanjutnya diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, received, net of any directly attributable incremental
dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait dan dampak transaction costs and the related income tax effects,
pajak penghasilan yang
terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat diatribusikan is included in equity attributable to the Company’s equity
kepada pemilik ekuitas entitas. holders.
v. Provisi v. Provision
Provisi restorasi lingkungan, biaya restrukturisasi, dan tuntutan Provision for environmental restoration, restructuring costs,
hukum diakui ketika: Perusahaan memiliki kewajiban hukum and legal claims is recognised when: the Company has a
atau konstruktif masa kini sebagai akibat peristiwa masa lalu; present legal or constructive obligation as a result of past
terdapat kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut events; it is probable that an outflow of resources will be
mengakibatkan arus keluar sumber daya; dan jumlah kewajiban required to settle the obligation; and the amount has been
tersebut dapat diukur secara andal. Provisi tidak diakui untuk reliably estimated. Provision is not recognised for future
kerugian operasi masa depan. operating losses.
Ketika terdapat beberapa kewajiban yang serupa, kemungkinan Where there are a number of similar obligations, the likelihood
penyelesaian mengakibatkan arus keluar ditentukan dengan that an outflow will be required in settlement is determined by
mempertimbangkan kelas kewajiban secara keseluruhan. considering the class of obligations as a whole. A provision is
Provisi diakui walaupun kemungkinan adanya arus keluar recognised even if the likelihood of an outflow with respect to
sehubungan dengan item manapun yang termasuk dalam kelas any one item included in the same class of obligations may be
kewajiban yang sama mungkin kecil. small.
Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen Provisions are measured at the present value of
atas pengeluaran yang diharapkan diperlukan untuk management’s best estimate of the expenditure required to
menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan. settle the present obligation at the end of the reporting period.
Tingkat diskonto yang digunakan untuk menentukan nilai kini The discount rate used to determine the present value is a
adalah tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan pretax rate that reflects current market assessments of the
penilaian pasar atas nilai waktu uang dan risiko yang terkait time value of money and the risks specific to the liability. The
dengan kewajiban. Peningkatan provisi karena berjalannya increase in the provision due to the passage of time is
waktu diakui sebagai beban bunga. recognised as interest expense.
37
Page 41
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
v. Provisi v. Provision (continued)
Garansi Assurance-type warranties
Provisi untuk biaya ekspektasian atas kewajiban garansi Provisions for the expected cost of warranty obligations under
berdasarkan ketentuan penjualan barang lokal diakui pada local sale of goods legislation are recognized at the date of
tanggal penjualan barang tersebut, sebesar estimasi terbaik sale of the relevant products, at the directors’ best estimate of
direktur atas pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan the expenditure required to settle the Company’s obligation.
kewajiban Perusahaan.
w. Kontijensi w. Contingencies
Liabilitas kontijensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi Contingent liabilities are not recognized in the financial
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. Namun statements but are disclosed in the notes to the financial
pengungkapan tidak diperlukan jika arus keluar sumber daya statements unless the possibility of an outflow of resources
yang mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil. embodying economic benefits is remote. Contingent assets
Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi are not recognized in the consolidated financial statements
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. but are disclosed in the notes to the financial statements when
an inflow of economic benefits is probable.
x. Imbalan kerja x. Employee benefits
Kewajiban jangka pendek Short term obligations
Liabilitas untuk upah dan gaji, termasuk imbalan nonmoneter Liabilities for wages and salaries, including non-monetary
dan akumulasi cuti sakit yang akan diselesaikan dalam waktu benefits and accumulating sick leave that are expected to be
12 bulan setelah akhir dari periode ketika pekerja memberikan settled wholly within 12 months after the end of the period in
jasa yang berhubungan diakui hingga jasa yang diberikan which the employees render the related service are
hingga akhir dari periode pelaporan dan dihitung pada jumlah recognised in respect of employees’ services up to the end of
yang diperkirakan akan dibayar ketika liabilitas diselesaikan. the reporting period and are measured at the amounts
Liabilitas dipresentasikan sebagai kewajiban imbalan kerja expected to be paid when the liabilities are settled. The
masa kini pada neraca. liabilities are presented as current employee benefit
obligations in the consolidated financial statements.
Imbalan pascakerja program imbalan pasti Defined benefit plans
Pada bulan April 2022, DSAK IAI (Dewan Standar Akuntansi In April 2022, DSAK IAI (Institute of Indonesia Chartered
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia) menerbitkan materi Accountants’ Accounting Standard Board) issued an
penjelasan melalui siaran pers atas persyaratan pengatribusian explanatory material through a press release regarding
imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 219: Imbalan Kerja attribution of benefits to periods of service in accordance with
yang diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Materi penjelasan PSAK 219: Imbalan Kerja which was adopted from IAS 19
tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari Employee Benefits. The explanatory material conveyed the
program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan information that the fact pattern of the pension program based
yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa on the Labor Law currently enacted in Indonesia is similar to
dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS those responded and concluded in the IFRS Intepretation
Intepretation Committee (IFRIC) Agenda Decision Attributing Committee (IFRIC) Agenda Decision Attributing Benefit to
Benefit to Periods of Service (IAS 19). Periods of Service (IAS 19).
Perusahaan telah menerapkan materi penjelasan tersebut dan The Company has adopted the said explanatory material and
dengan demikian merubah kebijakan akuntansi menyangkut accordingly changed its accounting policy regarding
atribusi imbalan kerja pada periode jasa dari kebijakan yang attribution of benefits to periods of service previously applied.
diterapkan sebelumnya.
Perusahaan menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti The Company established a defined benefit pension plan
untuk semua karyawan tetapnya. Perusahaan juga memberikan covering all the local permanent employees. In addition, the
imbalan pascakerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai Company also provides post-employment benefits as required
dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta under Labor Law No. 11 of year 2020 on Job Creation (Job
Kerja (Undang-Undang Cipta Kerja). Perusahaan menghitung Creation Law). For normal pension scheme, the Company
selisih antara imbalan yang diterima karyawan berdasarkan calculates and recognizes the higher of the benefits under the
Undang-Undang Cipta Kerja yang berlaku dengan manfaat Job Creation Law and those under such pension plan.
yang diterima dari program pensiun untuk pensiun normal.
Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan The cost of providing benefits is determined using the
metode projected unit credit dengan penilaian aktuaria yang projected unit credit method, with actuarial valuations being
dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan tahunan. carried out at the end of each annual reporting period.
38
Page 42
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
y. Imbalan kerja (lanjutan) y. Employee benefits (continued)
Imbalan pascakerja program imbalan pasti (lanjutan) Defined benefit plans (continued)
Pengukuran kembali terdiri dari keuntungan dan kerugian Remeasurement comprising actuarial gains and losses, the
aktuarial, dampak batas atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil effect of the asset ceiling (if applicable) and the return on plan
atas aset program (tidak termasuk bunga), diakui langsung assets (excluding interest), are recognized immediately in the
dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau statement of financial position with a charge or credit
dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain periode recognized in other comprehensive income in the period in
terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan which they occur. Remeasurements recognized in other
komprehensif lain tercermin segera dalam ”saldo laba”. comprehensive income are reflected immediately in “retained
earnings”.
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi amendemen Past service cost is recognized in profit or loss when the plan
program atau kurtailmen, atau ketika Perusahaan mengakui amendment or curtailment occurs, or when the Company
biaya restrukturisasi terkait atau pesangon, jika lebih dahulu. recognizes related restructuring costs or termination benefits,
Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto if earlier. Net interest is calculated by applying a discount rate
dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. to the net defined benefit liability or asset.
Imbalan pasti dibagi menjadi tiga kategori: Defined benefit costs are in to three categories:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini biaya jasa lalu serta • Service cost (including current service cost, past service
keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian) cost, as well as gains and losses on curtailments and
• Beban atau pendapatan bunga neto settlements)
• Pengukuran kembali • Net interest expense or income
• Remeasurement
Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya The Company presents the first two components of defined
imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan kerugian kurtailmen benefit costs in profit or loss. Curtailment gains and losses are
dicatat sebagai biaya jasa lalu. accounted for as past service costs.
Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi The retirement benefit obligation recognized in the statement
keuangan merupakan defisit atau surplus aktual dalam program of financial position represents the actual deficit or surplus in
imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari the Company’s defined benefit plans. Any surplus resulting
perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang from this calculation is limited to the present value of any
tersedia dalam bentuk pengembalian dana program dan economic benefits available in the form of refunds from the
pengurangan iuran masa depan atas program. plans or reductions in future contributions to the plans.
Pesangon pemutusan kontrak kerja Termination benefits
Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Perusahaan Termination benefits are payable when employment is
memberhentikan hubungan kerja sebelum usia pensiun normal, terminated by the Company before the normal retirement
atau ketika seorang pekerja menerima penawaran date, or whenever an employee accepts voluntary
mengundurkan diri secara sukarela dengan kompensasi redundancy in exchange for these benefits.
imbalan pesangon.
39
Page 43
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
y. Imbalan kerja (lanjutan) y. Employee benefits (continued)
Pesangon pemutusan kontrak kerja (lanjutan) Termination benefits (continued)
Perusahaan mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja pada The Company recognises termination benefits at the earlier of
tanggal yang lebih awal antara (i) ketika Perusahaan tidak dapat the following dates:(i) when the Company can no longer
lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut dan (ii) ketika withdraw the offer of those benefits; and (ii) when the entity
Perusahaan mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berasal recognises costs for a restructuring that is within the scope of
dalam ruang lingkup PSAK 237 dan melibatkan pembayaran PSAK 237 and involves the payment of termination benefits.
pesangon. Dalam hal menyediakan pesangon sebagai In the case of an offer made to encourage voluntary
penawaran untuk mengundurkan diri secara sukarela, redundancy, the termination benefits are measured based on
pesangon pemutusan kontrak kerja diukur berdasarkan jumlah the number of employees expected to accept the offer.
karyawan yang diharapkan menerima penawaran tersebut.
Imbalan yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan setelah periode Benefits falling due more than 12 months after the reporting
pelaporan didiskontokan menjadi nilai kininya. date are discounted to their present value.
z. Pajak penghasilan kini dan tangguhan z. Current and deferred tax
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak The tax expense comprises current and deferred tax. Tax is
diakui dalam laporan laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait recognised in the profit or loss, except to the extent that it
dengan transaksi atau kejadian yang diakui di pendapatan relates to items recognised in other comprehensive income or
komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal directly in equity. In this case, the tax is also recognised in
ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan other comprehensive income or directly in equity,
komprehensif lain atau ekuitas. respectively.
Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan perpajakan The current income tax charge is calculated on the basis of
yang berlaku atau yang secara substantif berlaku pada akhir the tax laws enacted or substantively enacted at the end of
periode pelaporan, di negara dimana perusahaan dan entitas the reporting period in the countries where the Company’s
anak beroperasi dan menghasilkan pendapatan kena pajak. subsidiaries and associates operate and generate taxable
Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang income. Management periodically evaluates positions taken in
dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan tax returns with respect to situations in which applicable tax
dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku regulation is subject to interpretation. It establishes provisions
membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan where appropriate on the basis of amounts expected to be
provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar paid to the tax authorities.
kepada otoritas pajak.
Pajak penghasilan tangguhan diakui sepenuhnya, dengan Deferred income tax is provided in full, using the balance
menggunakan metode neraca untuk semua perbedaan sheet method, on temporary differences which arise from the
temporer yang berasal dari selisih antara dasar pengenaan difference between the tax bases of assets and liabilities and
pajak aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada laporan their carrying amounts in the financial statements. However,
keuangan. Namun, liabilitas pajak penghasilan tangguhan tidak deferred tax liabilities are not recognised if they arise from the
diakui jika berasal dari pengakuan awal goodwill. Pajak initial recognition of goodwill. Deferred income tax is also not
penghasilan tangguhan juga tidak diperhitungkan jika pajak accounted for if it arises from initial recognition of an asset or
penghasilan tangguhan tersebut timbul dari pengakuan awal liability in a transaction other than a business combination that
aset atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang bukan at the time of the transaction affects neither accounting nor
kombinasi bisnis yang pada saat transaksi tidak memengaruhi taxable profit or loss.
laba akuntansi maupun laba kena pajak/rugi pajak.
Pajak penghasilan tangguhan diukur dengan menggunakan tarif Deferred income tax is determined using tax rates(and laws)
pajak yang sudah diberlakukan atau secara substantif berlaku that have been enacted or substantially enacted by the end of
pada akhir periode pelaporan dan diekspektasi akan digunakan the reporting period and are expected to apply when the
ketika aset pajak tangguhan yang berhubungan direalisasi atau related deferred income tax asset is realised or the deferred
liabilitas pajak tangguhan diselesaikan. income tax liability is settled.
Aset pajak tangguhan diakui hanya jika kemungkinan jumlah Deferred tax assets are recognised only if it is probable that
penghasilan kena pajak di masa depan akan memadai untuk future taxable amounts will be available to utilise those
dikompensasi dengan perbedaan temporer yang dimanfaatkan. temporary differences and losses.
Liabilitas pajak tangguhan tidak diakui untuk perbedaan Deferred tax liabilities and assets are not recognised for
temporer antara nilai tercatat dan dasar pengenaan pajak dari temporary differences between the carrying amount and tax
investasi pada operasi asing ketika Perusahaan bisa bases of investments in foreign operations where the
mengontrol periode pengembalian dari perbedaan temporer dan Company is able to control the timing of the reversal of the
ada kemungkinan bahwa perbedaan itu tidak akan dibalik di temporary differences and it is probable that the differences
masa depan yang dapat diperkirakan. will not reverse in the foreseeable future.
Pengampunan pajak Tax amnesty
Perusahaan menerapkan PSAK 370 (2016), "Akuntansi Aset The Company applies PSAK 370 (2016), “Accounting for Tax
dan Liabilitas Pengampunan Pajak". PSAK ini memberikan Amnesty Assets and Liabilities”. This PSAK provides
perlakuan akuntansi atas aset dan kewajiban dari Amnesti Pajak accounting treatment for assets and liabilities from Tax
sesuai dengan Undang-Undang No.11 tahun 2016 tentang Amnesty in accordance with Law No.11 year 2016 about Tax
Amnesti Pajak ("Undang-Undang Amnesti International") yang Amnesty (“Tax Amnesty Law”) which became effective on July
berlaku efektif pada tanggal 1 Juli 2016. 1, 2016.
40
Page 44
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
z. Pajak penghasilan kini dan tangguhan (lanjutan) z. Current and deferred tax (continued)
PSAK 370 memberikan opsi untuk pengakuan awal atas aset PSAK 370 provides options in the initial recognition of the
atau kewajiban yang timbul dari penerapan Undang-Undang assets or liabilities arising from the implementation of the Tax
Amnesti Pajak, baik untuk mengikuti SAK yang ada sesuai Amnesty Law, whether to follow the relevant existing SAK
dengan sifat dari aset atau kewajiban yang diakui (Pendekatan according to the nature of the assets or liabilities recognized
Umum) atau untuk mengikuti ketentuan yang dinyatakan dalam (General Approach) or to follow the provisions stated in PSAK
PSAK 370 paragraf 10 sampai 23 (Pendekatan Pilihan). 370 paragraphs 10 to 23 (Optional Approach). The decision
Keputusan yang dibuat oleh entitas harus konsisten terhadap made by the entity must be consistent for all recognized
semua aset konsolidasian dan / atau kewajiban amnesti pajak consolidated tax amnesty assets and/or liabilities.
yang diakui.
Perusahaan mengakui aset dan kewajiban amnesti pajak dalam The Company recognized its tax amnesty assets and liabilities
laporan keuangannya sesuai dengan SAK yang relevan untuk in its consolidated financial statements in accordance with the
setiap aset atau kewajiban relevant SAK for each asset or liability.
Perusahaan telah memilih untuk mengukur kembali aset dan The Company has opted to remeasure its tax amnesty assets
kewajiban amnesti pajak tersebut sampai nilai wajarnya sesuai and liabilities to their fair value according to SAK on the date
dengan SAK pada tanggal Surat Pengakuan Amnesty Pajak. of the Tax Amnesty Acknowledgement Letter. The difference
Selisih antara nilai wajar di atas dengan biaya perolehan yang between the aforementioned fair values with the acquisition
awalnya diakui disesuaikan dengan tambahan modal disetor. cost initially recognized is adjusted to additional paid-in
capital.
aa. Pengakuan pendapatan aa. Revenue recognition
Perusahaan telah menerapkan PSAK 115 yang membutuhkan The Company has applied PSAK 115, which requires revenue
pemenuhan penilaian 5 langkah pengakuan pendapatan: recognition to fulfill 5 steps of assessment:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 1. Identify contract(s) with a customer.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. 2. Identify the performance obligations in the contract.
Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam kontrak untuk Performance obligations are promises in a contract to
mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada transfer to a customer goods or services that are
pelanggan. distinct.
3. Determine the transaction price. Transaction price is the
3. Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah amount of consideration to which an entity expects to be
imbalan yang diharapkan menjadi hak entitas sebagai entitled in exchange for transferring promised goods or
imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang services to a customer. If the consideration promised in
dijanjikan kepada pelanggan. Jika pertimbangan yang a contract includes a variable amount, the Company
dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, estimates the amount of consideration to which it
Perusahaan memperkirakan jumlah imbalan yang expects to be entitled in exchange for transferring the
diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan promised goods or services to a customer less the
barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan estimated amount of service level guarantee which will
dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan yang be paid during the contract period.
akan dibayarkan selama masa kontrak.
4. Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban 4. Allocate the transaction price to each performance
pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri sendiri relatif obligation on the basis of the relative stand-alone selling
dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan prices of each distinct goods or services promised in the
dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara contract. Where these are not directly observable, the
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi relative stand- alone selling price are estimated based
berdasarkan biaya ditambah margin. on expected cost plus margin.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan 5. Recognise revenue when performance obligation is
dipenuhi dengan mentransfer barang atau jasa yang satisfied by transferring a promised goods or services to
dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan a customer (which is when the customer obtains control
memperoleh kendali atas barang atau jasa). of that goods or services).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai A performance obligation may be satisfied at the following:
berikut:
1. Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam 1. A point in time (typically for promises to transfer goods
memindahkan barang ke pelanggan); atau to a customer); or
2. Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan
layanan pada pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan 2. Over time (typically for promises to transfer services to
yang dipenuhi sepanjang waktu, Perusahaan memilih a customer). For a performance obligation satisfied over
ukuran kemajuan yang sesuai untuk menentukan jumlah time, the Company selects an appropriate measure of
pendapatan yang harus diakui ketika kewajiban progress to determine the amount of revenue that
pelaksanaan dipenuhi. should be recognised as the performance obligation is
satisfied.
41
Page 45
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2.2. INFORMATION
INFORMATION OFOF MATERIAL
MATERIAL ACCOUNTING
ACCOUNTING POLICIES
POLICIES
(continued)
(continued)
aa. Pengakuan pendapatan (lanjutan) aa.
aa. Revenue
Revenuerecognition
recognition(continued)
(continued)
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Payment of the transaction price is different for each contract.
Aset kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh A contract asset is recognised once the consideration paid by
pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah customer is less than the balance of performance obligation
dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui setelah imbalan yang which has been satisfied. A contract liability is recognised
dibayarkan oleh pelanggan lebih dari saldo kewajiban once the consideration paid by customer is more than the
pelaksanaan yang telah dipenuhi. balance of performance obligation which has been satisfied.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Payment of the transaction price is different for each contract.
Aset kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh A contract asset is recognised once the consideration paid by
pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah customer is less than the balance of performance obligation
dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui setelah imbalan yang which has been satisfied. A contract liability is recognised
dibayarkan oleh pelanggan lebih dari saldo kewajiban once the consideration paid by customer is more than the
pelaksanaan yang telah dipenuhi. balance of performance obligation which has been satisfied.
Untuk barang umum: For general goods:
Pendapatan diakui pada suatu waktu atau setelah dikirimkan ke Revenue is recognized at point in time or upon delivery to its
pelanggannya. Pelanggan memperoleh kendali atas aset yang customer. The customer obtain control of a promised asset
dijanjikan dan kewajiban kinerja Perusahaan. Indikator kontrol and the Company's performance obligation. Indicators of
dialihkan ke pelanggan termasuk tetapi tidak terbatas pada hal- control is transferred to customer include but not limited to the
hal berikut: following:
a. Perusahaan memiliki hak saat ini untuk pembayaran aset; a. The Company has a present right to payment of the
b. Pelanggan memiliki hak legal atas aset; asset;
c. Peusahaan telah mengalihkan kepemilikan fisik aset; b. The Customer has legal title to the asset;
d. Pelanggan memiliki risiko dan manfaat yang signifikan c. The Company has transferred physical possesion of the
atas kepemilikan aset, dan; asset;
e. Pelanggan telah menerima aset tersebut. d. The Customer has the significant risks and rewards of
ownership of the asset; and
e. The Customer has accepted the asset.
Hak Untuk Mengembalikan Right of return
Untuk memperhitungkan pengalihan produk dengan hak To account for the transfer of products with a right of return,
pengembalian, entitas harus mengakui semua hal berikut: an entity shall recognize all of the following:
• Pendapatan untuk produk yang ditransfer dalam jumlah • Revenue for the transferred products in the amount of
imbalan yang diharapkan entitas akan menjadi haknya consideration to which the entity expects to be entitled
(oleh karena itu pendapatan tidak akan diakui untuk (therefore revenue would not be recognized for the
produk yang diharapkan dikembalikan). products expected to be returned
• Kewajiban mengembalikan dana, dan • A refund liability, and
• Produk lain sebagai gantinya. • Another product in exchange
Penghasilan bunga Interest income
Pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan suku bunga Interest income is calculated by applying the effective interest
efektif terhadap nilai tercatat bruto dari aset keuangan kecuali rate to the gross carrying amount of a financial asset except
untuk aset keuangan yang kemudian mengalami penurunan for financial assets that subsequently become credit impaired.
nilai kredit.
Untuk aset keuangan yang mengalami penurunan nilai kredit, For credit-impaired financial assets the effective interest rate
suku bunga efektif diterapkan ke nilai tercatat bersih dari aset is applied to the net carrying amount of the financial asset
keuangan (setelah dikurangi penyisihan kerugian). (after deduction of the loss allowance).
Penghasilan bunga (lanjutan) Interest income (continued)
Pendapatan bunga disajikan sebagai pendapatan keuangan Interest income is presented as finance income where it is
yang diperoleh dari aset keuangan yang dimiliki untuk tujuan earned from financial assets that are held for cash
pengelolaan kas. Pendapatan bunga lainnya dimasukkan ke management purposes. Any other interest income is included
dalam pendapatan lain. in other income.
Beban diakui pada saat terjadinya. Expenses are recognized when incurred.
bb. Sewa bb. Leases
Perusahaan menyewa berbagai aset tetap. Kontrak sewa The Company leases certains property, plant and
biasanya dibuat untuk periode tetap dari 1 hingga 5 tahun tetapi equipments. Rental contracts are typically made for fixed
mungkin memiliki opsi ekstensi. periods of 1 to 5 years but may have extension.
Kontrak dapat berisi komponen sewa dan nonsewa Contracts may contain both lease and non-lease components
berdasarkan harga relatif yang berdiri sendiri. Namun, untuk based on their relative stand-alone prices. However, for
sewa real estat dimana Perusahaan merupakan penyewa, ia leases of real estate for which the Company is a lessee, it has
telah memilih untuk tidak memisahkan komponen sewa dan elected not to separate lease and non-lease components and
nonsewa dan sebagai gantinya memperhitungkannya sebagai instead accounts for these as a single lease component.
komponen sewa tunggal.
42
Page 46
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
bb. Sewa (lanjutan) bb. Leases (continued
Persyaratan sewa dinegosiasikan secara individual dan berisi Lease terms are negotiated on an individual bases and
berbagai persyaratan dan ketentuan yang berbeda. Perjanjian contain a wide range of different terms and conditions. The
sewa tidak memberlakukan perjanjian apa pun selain jaminan lease agreements do not impose any covenants other than
untuk tujuan peminjaman. the security for borrowing purposes.
Sewa diakui sebagai aset hak guna dan liabilitas terkait pada Leases are recognised as a right-of-use asset and a
tanggal di mana aset sewaan tersedia untuk digunakan oleh corresponding liability at the date at which the leased asset is
Perusahaan. available for use by the Company.
Aset dan liabilitas yang timbul dari sewa pada awalnya diukur Assets and liabilities arising from a lease are initially
dengan basis nilai kini. Liabilitas sewa termasuk nilai bersih measured on a present value basis. Lease liabilities include
sekarang dari pembayaran sewa berikut: the net present value of the following lease payments:
• pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara • fixed payments (including in-substance fixed
substansi), dikurangi piutang insentif sewa payments), less any lease incentives receivable
• pembayaran sewa variabel yang didasarkan pada indeks • variable lease payment that are based on an index or a
atau tingkat, pada awalnya diukur menggunakan indeks rate, initially measured using the index or rate as at the
atau tingkat pada tanggal mulai. commencement date
• jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa • amounts expected to be payable by the lessee under
berdasarkan jaminan nilai residu residual value guarantees
• harga pelaksanaan dari opsi pembelian jika penyewa • the exercise price of a purchase option if the lessee is
cukup yakin untuk menggunakan opsi tersebut, dan reasonably certain to exercise that option, and
• pembayaran penalti untuk penghentian sewa, jika masa • payments of penalties for terminating the lease, if the
sewa mencerminkan penyewa yang melaksanakan opsi lease term reflects the lessee exercising that option.
tersebut.
Pembayaran sewa yang harus dilakukan berdasarkan opsi Lease payments to be made under reasonably certain
perpanjangan tertentu juga termasuk dalam pengukuran extension options are also included in the measurement of the
liabilitas. liability.
Pembayaran sewa didiskontokan dengan menggunakan suku The lease payments are discounted using the interest rate
bunga implisit dalam sewa. Jika tarif tidak dapat segera implicit in the lease. If the rate cannot be readily determined,
ditentukan, di mana hal tersebut secara umum terjadi pada which is generally the case for leases in the Company, the
sewa dalam Perusahaan, suku bunga pinjaman inkremental lessee’s incremental borrowing rate is used, being the rate
penyewa digunakan, yaitu tarif yang harus dibayar oleh that the individual lessee would have to pay to borrow the
penyewa untuk meminjam dana yang diperlukan untuk funds necessary to obtain an asset of similar value to the right-
memperoleh aset dengan nilai yang sama dengan aset hak of-use asset in a similar economic environment with similar
guna dalam lingkungan ekonomi serupa dengan syarat dan terms, security and conditions.
ketentuan yang serupa.
Untuk menentukan suku bunga pinjaman tambahan, To determine the incremental borrowing rate, the Company:
Perusahaan:
1. Jika memungkinkan, menggunakan pembiayaan pihak 1. Where possible, uses recent third-party financing
ketiga terkini yang diterima oleh penyewa individu sebagai received by the individual lessee as a starting point,
titik awal, disesuaikan untuk mencerminkan perubahan adjusted to reflect changes in financing conditions since
kondisi pembiayaan sejak pembiayaan pihak ketiga third party financing was received.
diterima.
2. Menggunakan pendekatan build-up yang dimulai dengan 2. Uses a build-up approach that starts with a riskfree
suku bunga bebas risiko yang disesuaikan dengan risiko interest rate adjusted for credit risk for leases held.
kredit untuk sewa yang dimiliki.
3. Membuat penyesuaian spesifik untuk sewa, misalnya 3. Makes adjustments specific to the lease, eg term,
jangka waktu, negara, mata uang dan keamanan. country, currency and security.
Perusahaan dihadapkan pada potensi kenaikan di masa depan The Company is exposed to potential future increases in
dalam pembayaran sewa variabel berdasarkan indeks atau tarif, variable lease payments based on an index or rate, which are
yang tidak termasuk dalam liabilitas sewa sampai diberlakukan. not included in the lease liability until they take effect. When
Ketika penyesuaian pembayaran sewa berdasarkan indeks atau adjustments to lease payments based on an index or rate take
suku bunga mulai berlaku, liabilitas sewa dinilai kembali dan effect, the lease liability is reassessed and adjusted against
disesuaikan dengan aset hak guna. the right-of-use asset.
Pembayaran sewa dialokasikan antara biaya pokok dan Lease payments are allocated between principal and finance
keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laporan laba rugi cost. The finance cost is charged to profit or loss over the
selama masa sewa sehingga menghasilkan suku bunga lease period so as to produce a constant periodic rate of
periodik yang konstan atas sisa saldo liabilitas untuk setiap interest on the remaining balance of the liability for each
periode. period.
Aset hak guna diukur pada biaya perolehan yang terdiri dari Right-of-use assets are measured at cost comprising the
berikut ini: following:
• jumlah pengukuran awal liabilitas sewa; • the amount of the initial measurement of lease liability;
43
Page 47
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
bb. Sewa (lanjutan) bb. Leases (continued)
• pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum • any lease payments made at or before the
tanggal dimulainya dikurangi insentif sewa yang diterima; commencement date less any lease incentives
received;
• biaya langsung awal, dan • any initial direct costs, and
• biaya restorasi. • restoration costs.
Aset hak guna umumnya disusutkan sepanjang waktu yang Right-of-use assets are generally depreciated over the shorter
lebih pendek antara lama masa manfaat aset dan jangka waktu of the asset’s useful life and the lease term on a straight-line
sewa menggunakan metode garis lurus. Jika Perusahaan cukup basis. If the Company is reasonably certain to exercise a
yakin untuk melaksanakan opsi pembelian, aset hak guna purchase option, the right-of-use asset is depreciated over the
disusutkan selama masa manfaat aset yang mendasarinya. underlying assets’s useful life. While the Company revalues
Sementara Perusahaan menilai kembali tanah dan its land and buildings that are presented within property, plant
bangunannya yang ada di dalam properti, gedung, dan and equipment, it has chosen not to do so for the rightof-use
peralatan, Perusahaan memilih untuk tidak melakukannya untuk buildings held by the Company.
bangunan hak guna yang dimiliki oleh Perusahaan.
Pembayaran terkait dengan sewa jangka pendek dan sewa aset Payments associated with short-term leases and leases of
bernilai rendah diakui atas dasar garis lurus sebagai beban low-value assets are recognised on a straight-line basis as an
dalam laporan laba rugi. Sewa jangka pendek adalah sewa expense in profit or loss. Short-term leases are leases with a
dengan masa sewa 12 bulan atau kurang. lease term of 12 months or less.
Opsi ekstensi dan terminasi Extension and termination options
Opsi ekstensi dan terminasi termasuk dalam sejumlah sewa Extension and termination options are included in a number of
properti dan peralatan di seluruh Perusahaan. Istilah-istilah ini property and equipment leases across the Company. These
digunakan untuk memaksimalkan fleksibilitas operasional terms are used to maximise operational flexibility in terms of
dalam hal pengelolaan kontrak. Mayoritas opsi ekstensi dan managing contracts. The majority of extension and
terminasi yang dimiliki hanya dapat dilaksanakan oleh termination options held are exercisable only by the Company
Perusahaan dan bukan oleh pemberi sewa masing-masing. and not by the respective lessor.
cc. Distribusi dividen cc. Dividend distribution
Distribusi dividen kepada pemilik Perusahaan diakui sebagai Dividend distribution to the Company’s shareholders is
liabilitas dalam laporan keuangan konsolidasi pada periode recognised as a liability in the consolidated financial
dimana dividen telah disetujui oleh pemegang saham entitas. statements in the period in which the dividends are declared
and approved by the Company’s shareholders.
dd. Laba per saham dd. Earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba yang Basic earnings per share are calculated by dividing the profit
dapat diatribusikan kepada pemegang saham Perusahaan attributable to the equity holders of the Company by the
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar weighted average number of ordinary shares outstanding
selama periode tersebut. during the period.
Laba per saham dilusian dihitung dengan menyesuaikan jumlah Diluted earnings per share is calculated by adjusting the
rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar dengan dampak weighted average number of ordinary shares outstanding to
dari semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif yang assume conversion of all dilutive potential ordinary shares
dimiliki Perusahaan, yaitu obligasi konversi dan opsi saham. owned by Company, which are convertible bonds and stock
option.
Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, entitas For the purposes of calculating diluted earnings per share, the
menyesuaikan laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada profit or loss attributable to the Company’s ordinary equity
pemegang saham biasa Perusahaan dengan efek setelah pajak holders will be adjusted for the after tax effects of interest
bunga yang diakui dalam periode tersebut terkait dengan recognised during the period on convertible bonds.
obligasi konversi.
ee. Informasi segmen ee. Segment reporting
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten Operating segments are reported in a manner consistent with
dengan pelaporan internal yang diberikan kepada pengambil the internal reporting provided to the chief operating decision-
keputusan operasi utama. Pengambil keputusan operasi utama, maker. The chief operating decision-maker, who is
yang bertanggung jawab mengalokasikan sumber daya dan responsible for allocating resources and assessing
menilai kinerja segmen operasi, telah diidentifikasi sebagai performance of the operating segments, has been identified
komite pengarah yang mengambil keputusan strategis. as the steering committee that makes strategic decision
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: An operating segment is a component of entity which:
• yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh • that engages in business activities from which it may
pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk earn revenue and incur expenses (including revenue
pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi and expenses relating to the transactions with other
dengan komponen lain dari entitas yang sama); components with the same entity);
• hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala • whose operating results are reviewed regularly by chief
operasional untuk pembuatan keputusan operating decision maker
44
Page 48
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
ee. Informasi segmen (lanjutan) ee. Segment reporting (continued)
• tentang sumber daya yang dialokasikan pada • to make decisions regarding the resources to be
segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan allocated to the segment and assess its performance;
and
• tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
• for which discrete financial information is available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan Information reported to the chief operating decision maker for
operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penilaian the purpose of resource allocation and performance
kinerja terfokus pada kategori pada setiap produk, yang assessment is more specifically focused on the category of
menyerupai informasi segmen yang dilaporkan di periode each product, which is similar to the business segment
sebelumnya. Seluruh transaksi antar segmen telah dieliminasi. reported in the prior period. All transactions between
segments have been eliminated.
ff. Transaksi dan saldo dengan pihak berelasi ff. Transaction and balances with related parties
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Related party represents a person or an entity who is related
entitas pelapor: to the reporting entity:
a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi a. person or a close member of that person’s family is
dengan entitas pelapor jika orang tersebut: related to a reporting entity if that person:
i. memiliki pengendalian atau pengendalian i. has control or joint control over the reporting
bersama atas entitas pelapor; entity;
ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas ii. has significant influence over the reporting
pelapor; atau entity; or
iii. personel manajemen kunci entitas pelapor atau iii. is a member of the key management
entitas induk dari entitas pelapor. personnel of the reporting entity or of a parent
of the reporting entity.
b. Satu entitas berelasi dengan Perusahaan pelapor jika b. An entity is related to the reporting Company if any of
memenuhi salah satu hal berikut: the following conditions applies:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari i. The entity and the reporting entity are
kelompok usaha yang sama (artinya entitas members of the same Company (which means
induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya that each parent, subsidiary and fellow
terkait dengan perusahaan lain) memiliki subsidiary is related to the others) has
pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau significant influence over the reporting entity;
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura or
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi ii. One entity is an associate or joint venture of
atau ventura bersama yang merupakan anggota the other entity (or an associate or joint
suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain venture of a member of a Company of which
tersebut adalah anggotanya); the other entity is a member);
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama
dari pihak ketiga yang sama;
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas iii. Both entities are joint ventures of the same
dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari third party;
entitas ketiga;
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan iv. One entity is a joint venture of a third entity and
pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu the other entity is an associate of the third
entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entity;
entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah
entitas yang menyelenggarakan program v. The entity is a post-employment benefit plan
tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi for the benefit of employees of either the
dengan entitas pelapor; reporting entity or an entity related to the
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan reporting entity. If the reporting entity is itself
bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam such a plan, the sponsoring employers are
huruf (a); atau also related to the reporting entity;
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i)
memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau vi. The entity is controlled or jointly controlled by
personel manajemen kunci entitas (atau entitas a person identified in (a); or
induk dari entitas)
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana vii. A person identified in (a) (i) has significant
entitas merupakan bagian dari kelompok influence over the entity or is a member of the
tersebut, menyediakan jasa personel key management personnel of the entity (or of
manajemen kunci kepada entitas pelapor atau a parent of the entity)
kepada entitas induk dari entitas pelapor. viii. The entity, or any member of a Company of
which it is a part, provides key management
personnel services to the reporting entity or to
the parent of the reporting entity.
Entitas yang berelasi dengan pemerintah adalah entitas yang A government-related entity is an entity that is controlled,
dikendalikan, dikendalikan bersama, atau dipengaruhi oleh jointly controlled or significant influence by a government.
pemerintah.
45
Page 49
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)
ff. Transaksi dan saldo dengan pihak berelasi (lanjutan) ff. Transaction and balances with related parties
(continued)
Pemerintah mengacu kepada pemerintah, instansi pemerintah The Government refers to government, government agencies
dan badan yang serupa baik lokal, nasional maupun and similar bodies whether local, national or international.
international.
Entitas yang berelasi dengan Pemerintah dapat berupa entitas Government related entity can be an entity which controlled or
yang dikendalikan atau dipengaruhi secara signifikan oleh significantly influenced by the Ministry of Finance that
Kementerian Keuangan yang merupakan Pemegang Saham representing as the shareholders of the entity or an entity
Entitas, atau entitas yang dikendalikan oleh Pemerintah controlled by the Government of Republic of Indonesia,
Republik Indonesia melalui Kementerian BUMN sebagai kuasa represented by the SOE’e Ministry as a shareholder’s
pemegang saham. representative.
Ringkasan transaksi pihak berelasi sudah tercantum pada Summary of related parties transactions are disclosed in Note
catatan 44 laporan keuangan. 44 to the financial statements.
gg. Kejadian setelah tanggal pelaporan gg. Event after reporting date
Kejadian setelah tanggal pelaporan yang memberikan informasi Post year-end events that provide additional information about
tambahan tentang posisi Perusahaan pada tanggal pelaporan the Company positions at the reporting date (adjusting events)
(kejadian penyesuaian) tercermin dalam laporan keuangan are reflected in the financial statements when material. Post
pada saat material. Kejadian setelah tanggal pelaporan yang year-end events that are not adjusting events are disclosed in
bukan kejadian penyesuaian diungkapkan dalam catatan atas the notes to the financial statements when material.
laporan keuangan pada saat material.
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND
MANAJEMEN ASSUMPTIONS
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, seperti yang In applying the accounting policies of the Company, as disclosed in
diungkapkan dalam Catatan 2 pada laporan keuangan , manajemen Notes 2 to the financial statements, management must make
harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat estimates, judgment, and the assumptions on the carrying value of
aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. assets and liabilities that are not available by other sources.
Estimasi dan asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan Estimates and assumptions are based on historical experience and
faktor lain yang dipertimbangkan relevan. other factors considered relevant.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah Management believes that the following represent a summary of the
mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan, dan asumsi signifikan significant estimates, judgment and assumptions made that affected
yang dibuat oleh manajemen, yang berdampak terhadap jumlah certain reported amounts of and disclosures in the financial
jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan statements.
keuangan.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam The following judgments are made by management in the process
proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang memiliki of applying the Company’s accounting policies that have the most
dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui significant effects on the amounts recognized in the financial
dalam laporan keuangan. statements:
46
Page 50
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND
MANAJEMEN (lanjutan) ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Penggunaan asumsi kelangsungan usaha The use of going concern assumption
Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Perusahaan, selain yang In the process of applying the Company’s accounting policies, apart
melibatkan estimasi, manajemen telah menyusun laporan keuangan from those involving estimations, management has prepared the
dengan asumsi bahwa Perusahaan akan dapat mempertahankan financial statements on the assumption that the Company will be
kelangsungan usaha dalam operasinya di tahun mendatang, yang able to operate as a going concern in the coming years, which is a
merupakan pertimbangan penting yang berdampak paling signifikan critical judgement that has the most significant effect on the
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan. Penilaian amounts recognised in the financial statements. The assessment of
asumsi kelangsungan usaha melibatkan pengambilan keputusan oleh the going concern assumption involves making a judgement by the
manajemen, pada titik waktu tertentu, tentang hasil masa depan dari management, at a particular point of time, about the future outcome
peristiwa atau kondisi yang secara inheren tidak pasti. Manajemen of events or conditions which are inherently uncertain. The
Perusahaan mempertimbangkan bahwa Perusahaan memiliki Company’s management considers that the Company has the
kemampuan untuk melanjutkan kelangsungan usahanya dan capability to continue as a going concern and the major events or
peristiwa atau kondisi utama, yang dapat menimbulkan risiko bisnis, conditions, which may give rise to business risks, that individually or
yang secara individual atau kolektif dapat menimbulkan keraguan collectively may cast significant doubt upon the going concern
signifikan atas asumsi kelangsungan usaha sebagaimana dijelaskan assumption are set out in Note 5 to the financial statements.
dalam Catatan 51 terhadap laporan keuangan.
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Penurunan nilai pinjaman yang diberikan dan piutang dipelihara pada Provision for impairment losses is maintained at a level which
jumlah yang menurut manajemen adalah memadai untuk menutup considered adequate to cover for potentially uncollectible
kemungkinan tidak tertagihnya aset keuangan. Pada setiap tanggal receivables. The Company assesses specifically at each reporting
laporan, Perusahaan secara spesifik menelaah apakah telah terdapat date whether there is an objective evidence that a financial asset is
bukti objektif bahwa suatu aset keuangan telah mengalami penurunan impaired (uncollectible).
nilai (tidak tertagih).
Penyisihan yang dibentuk adalah berdasarkan pengalaman The level of allowance is based on past collection experience and
penagihan masa lalu dan faktor-faktor lainnya yang mungkin other factors that may affect collectability such as the probability of
memengaruhi kolektibilitas, antara lain kemungkinan kesulitan insolvency or significant financial difficulties of the debtors or
likuiditas atau kesulitan keuangan yang signifikan yang dialami oleh significant delay in payments.
debitur atau penundaan pembayaran yang signifikan.
Jika terdapat bukti objektif penurunan nilai, maka saat dan besaran If there is an objective evidence of impairment, timing and collectible
jumlah yang dapat ditagih diestimasi berdasarkan pengalaman amounts are estimated based on historical loss data. Provision for
kerugian masa lalu. Penyisihan kerugian penurunan nilai dibentuk impairment losses is provided on accounts specifically identified as
atas akun-akun yang diidentifikasi secara spesifik telah mengalami impaired.
penurunan nilai.
Suatu evaluasi atas piutang, yang bertujuan untuk mengidentifikasi Evaluation of receivables to determine the total allowance to be
jumlah penyisihan yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala provided is performed periodically during the year. Therefore, the
sepanjang tahun. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah timing and amount of provision for decline in value recorded at each
penyisihan kerugian penurunan nilai yang tercatat pada setiap periode period might differ based on the judgments and estimates that have
dapat berbeda tergantung pada pertimbangan dan estimasi yang been used.
digunakan.
47
Page 51
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND
MANAJEMEN (lanjutan) ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Penerapan PSAK 109 menyebabkan perubahan terhadap penilaian The implementation of PSAK 109 resulted in a change to the
signifikan estimasi dan asumsi akuntansi terhadap provisi untuk assessment of the significant accounting estimates and judgements
kerugian penurunan nilai atas piutang. Perusahaan menerapkan related to provision for loss impairment of receivables. The
pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit Company applies a simplified approach to measure expected credit
ekspektasian yang menggunakan cadangan kerugian kredit losses which uses a lifetime expected loss allowance for all trade
ekspektasian seumur hidup untuk seluruh piutang usaha. Dalam receivables. In determining expected credit losses, management is
penentuan kerugian kredit ekspektasian, manajemen diharuskan required to exercise judgement in defining what is considered to be
untuk menggunakan pertimbangan dalam mendefinisikan hal apa a significant increase in credit risk and in making assumptions and
yang dianggap sebagai kenaikan risiko kredit yang signifikan dan estimates to incorporate relevant information about past events,
dalam pembuatan asumsi dan estimasi, untuk menghubungkan current conditions and forecasts of economic conditions.
informasi yang relevan tentang kejadian masa lalu, kondisi terkini dan Judgement has been applied in determining the lifetime and point
perkiraan atas kondisi ekonomi. Pertimbangan diaplikasikan dalam of initial recognition of receivable.
menentukan periode seumur hidup dan titik pengakuan awal piutang.
Pencadangan secara spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan The level of a specific provision is evaluated by management on the
jika terdapat informasi tambahan yang diterima yang memengaruhi basis of factors that affect the collectibility of the accounts. In these
jumlah yang diestimasikan. Selain provisi khusus terhadap piutang cases, the Companyy uses judgement based on the best available
yang signifikan secara individual, Perusahaanjuga mengakui provisi facts and circumstances, including but not limited to, the length of
penurunan nilai secara kolektif terhadap risiko kredit debitur yang the Company’s relationship with the customers and customers’
dikelompokkan berdasarkan karakteristik kredit yang sama, dan credits status based on third-party credit reports and known market
meskipun tidak secara spesifik diidentifikasi membutuhkan provisi factors, to record specific reserves for customers against amounts
khusus, memiliki risiko gagal bayar lebih tinggi daripada ketika piutang due in order to reduce the Company’s receivables to amounts that
pada awalnya diberikan kepada debitur. it expects to collect.
Cadangan spesifik ini dievaluasi ulang dan disesuaikan karena These specific reserves are re-evaluated and adjusted as additional
informasi tambahan yang diterima memengaruhi jumlah yang information received affects the amounts estimated. In addition to
diestimasi. Selain penyisihan khusus atas piutang yang signifikan specific provision against individually significant receivables, the
secara individual, Perusahaan juga mengakui penyisihan penurunan Company also recognises a collective impairment provision against
nilai kolektif terhadap eksposur kredit debitur yang dikelompokkan credit exposure of its debtors which are Companyed based on
berdasarkan karakteristik kredit yang umum, dan meskipun tidak common credit characteristics, and although not specifically
secara spesifik diidentifikasikan sebagai memerlukan penyisihan identified as requiring a specific provision, have a greater risk of
khusus, memiliki risiko gagal bayar yang lebih besar dibandingkan default than when the receivables were originally granted to the
saat piutang pada awalnya diberikan kepada debitur. debtors.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, penyisihan As of June 30 2025 and December 31, 2024, allowance for
penurunan nilai piutang Perusahaan adalah sebesar Rp impairment on the Company’s receivables is amounting to Rp
611.506.603.758 dan Rp311.120.212.248 (Catatan 6 dan 7). 611.506.603.758 and Rp311,120,212,248 (Notes 6 and 7).
48
Page 52
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND
MANAJEMEN (lanjutan) ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Impairment of Non-Financial Assets
Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi Impairment review is performed when certain impairment indicators
penurunan nilai aset tertentu. Penentuan nilai wajar aset are present. Determining the fair value of assets requires the
membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari estimation of cash flows expected to be generated from the
pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset tersebut. continued use and ultimate disposition of such assets. Any
Perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi yang digunakan untuk significant changes in the assumptions used in determining the fair
menentukan nilai wajar dapat berdampak signifikan pada nilai value may materially affect the assessment of recoverable values
terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi mungkin and any resulting impairment loss could have a material impact on
berdampak material pada hasil operasi Perusahaan. results of operations of the Company.
Penentuan Mata Uang Fungsional Determination of Functional Currency
Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan The functional currencies of the Company are the currency of the
ekonomi primer dimana entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah primary economic environment in which each entity operates. It is
mata uang yang memengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang the currency that mainly influences the revenue and cost of
diberikan. Berdasarkan penilaian manajemen, mata uang fungsional rendering services. Based on the management assessment, the
Perusahaan adalah Rupiah. Company functional currency is in Indonesian Rupiah.
Pengakuan Pendapatan Revenue Recognition
Perusahaan mengakui pendapatan sebesar Rp 36.762.049.195 atas The Company has recognised revenue amounting to Rp
penjualan produk selama tahun berjalan. Pembeli memiliki hak untuk 36.762.049.195 for sales of goods during the year. The buyer has
mengembalikan produk jika pelanggan merasa tidak puas. the right to return the goods if their customers are dissatisfied.
Berdasarkan pengalaman masa lampau atas penjualan yang serupa, Based on past experience with similar sales, the Company believes
Perusahaan yakin bahwa tingkat ketidakpuasan tidak akan lebih dari that the dissatisfaction rate will not exceed 1.4%.
1,4%.
Oleh karena itu, Perusahaan mengakui pendapatan dari transaksi ini The Company has, therefore, recognised revenue on this
dengan penyisihan terkait pendapatan untuk estimasi pengembalian transaction with a corresponding provision against revenue for
estimated returns.
Penentuan Umur Sewa Determining Lease Term
Kelompok Usaha menentukan jangka waktu sewa sebagai jangka The Company determines the lease term as the noncancellable
waktu sewa yang tidak dapat dibatalkan, bersama dengan setiap term of the lease, together with any periods covered by an option to
periode yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang sewa jika extend the lease if it is reasonably certain to be exercised, or any
secara wajar dipastikan akan dilaksanakan, atau setiap periode yang periods covered by an option to terminate the lease, if it is
dicakup oleh opsi untuk mengakhiri sewa, jika cukup dipastikan untuk reasonably certain not to be exercised.
tidak dilakukan.
Investasi pada entitas asosiasi Investment in associate
Manajemen telah melakukan penilaian terhadap tingkat pengaruh Management has assessed the level of influence of the Company
Perusahaan atas PT Asindo Husada Bhakti. Perusahaan memiliki over PT Asindo Husada Bhakti. The Company has 20%
20% kepemilikan saham dan hak suara pada PT Asindo Husada shareholding and voting rights in PT Asindo Husada Bhakti, the is
Bhakti dan Perusahaan dianggap memiliki pengaruh yang signifikan, considered to have significant influence, hence these investments
maka investasi ini diklasifikasi sebagai entitas asosiasi. are classified as associates.
Estimasi dan Asumsi Estimate and Assumptions
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam The key assumptions concerning the future and other key sources
mengestimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang of estimation uncertainty at the reporting date that have a significant
mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian risk of causing a material adjustment to the carrying amounts of
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode assets and liabilities within the next financial period are disclosed
berikutnya diungkapkan di bawah ini. below.
Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang The Company based its assumptions and estimates on parameters
tersedia saat laporan keuangan disusun. Kondisi yang ada dan available when the financial statements were prepared. Existing
asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena circumstances and assumptions about future developments may
perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Perusahaan. change due to market changes on circumstances arising beyond
Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut the control of the Company. Such changes are reflected in the
terjadi: assumptions when they occur:
Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan Fair Value of Financial Assets and Financial Liabilities
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran Indonesian Financial Accounting Standards require measurement
aset keuangan dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajarnya, of certain financial assets and liabilities at fair values, and the
dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen disclosure requires the use of estimates. Significant component of
pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti- fair value measurement is determined based on verifiable objective
bukti objektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), evidence (i.e. foreign exchange rate, interest rate), while timing and
sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi amount of changes in fair value might differ due to different valuation
berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda. method used.
49
Page 53
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND
MANAJEMEN (lanjutan) ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimate and Assumptions (continued)
Provisi dan Kontijensi Provisions and Contingencies
Perusahaan, dalam kegiatan usaha normal, menjalankan sesuai The Company, in the ordinary course of business, sets up
ketentuan untuk kewajiban hukum maupun konstruktif, jika ada, appropriate provisions for its present legal or constructive
sesuai dengan kebijakan pada ketentuan dan kontinjensi. Dalam obligations, if any, in accordance with its policies on provisions and
pengakuan dan pengukuran ketentuan, manajemen mengambil contingencies. In recognizing and measuring provisions,
pertimbangan risiko dan ketidakpastian. management takes risk and uncertainties into account.
Estimasi Nilai Realisasi Bersih Persediaan. Estimating Net Realizable Value of Inventories
Dalam menentukan nilai realisasi bersih (NRV) persediaan, In determining the net realizable value (NRV) of inventories, the
Perusahaan mempertimbangkan persediaan usang, kerusakan, Company considers inventory obsolescence, damages, physical
kerusakan fisik, perubahan tingkat harga, perubahan kebutuhan deterioration, changes in price levels, changes in consumer
konsumen, atau penyebab lainnya untuk mengidentifikasi persediaan demands, or other causes to identify inventories which are to be
yang harus diturunkan ke NRV. Perusahaan menyesuaikan biaya written down to NRV. The Company adjusts the cost of inventories
persediaan ke jumlah terpulihkan pada tingkat yang dianggap cukup to recoverable amount at a level considered adequate to reflect
untuk mencerminkan penurunan pasar dalam nilai persediaan di market decline in the value of the inventories. Further details are
Catatan 8. disclosed in Note 8.
Imbalan Pasti Pascakerja Post Employment Benefits
Nilai kini kewajiban pensiun tergantung pada beberapa faktor yang The present value of the pension obligations depends on a number
ditentukan dengan dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. of factors that are determined on an actuarial basis using a number
Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya pensiun neto of assumptions. The assumptions used in determining the net cost
mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa datang. Adanya for pensions include the discount rate and future salary increase.
perubahan pada asumsi ini akan memengaruhi jumlah tercatat Any changes in these assumptions will have an impact on the
kewajiban pensiun. carrying amount of pension obligation.
Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa The Company determines the appropriate discount rate and future
datang yang sesuai pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto salary increase at the end of each reporting period. The discount
adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan rate is interest rate that should be used to determine the present
nilai kini atas estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan value of estimated future cash outflows expected to be required to
untuk menyelesaikan kewajiban pensiun. settle the pension obligations.
Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, In determining the appropriate discount rate, the Company
Perusahaanmempertimbangkan tingkat bunga obligasi pemerintah considers the interest rate of government bonds that are
yang didenominasikan dalam mata uang imbalan akan dibayar dan denominated in the currency in which the benefits will be paid and
memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu kewajiban that have terms to maturity approximating to the terms of the related
pensiun yang terkait. pension obligation.
Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan For the rate of future salary increases, the Company collects all
mengumpulkan data historis mengenai perubahan gaji dasar pekerja historical data relating to changes in base salaries and adjust it for
dan menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis masa datang future business plans. Further details are disclosed in Note 29.
Catatan 29.
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax
Perusahaan melakukan penelaahan atas nilai tercatat aset pajak The Company conducted a review of the carrying amount of
tangguhan pada setiap akhir periode pelaporan dan mengurangi nilai deferred tax assets at each end of reporting period and reduce the
aset tersebut sebesar mungkin yang tidak dapat direalisasikan, value of such assets by as much as possible which cannot be
dimana ketersediaan penghasilan kena pajak memungkinkan untuk realized, where the availability of taxable income allows to use all or
menggunakan seluruh atau sebagian dari aset pajak tangguhan part of the deferred tax assets. The Company’s review on the
tersebut. Penelaahan Perusahaan atas pengakuan aset pajak recognition of deferred tax assets for deductible temporary
tangguhan untuk perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dapat difference can be deductible based on the level and timing from the
dikurangkan berdasarkan tingkat dan waktu dari taksiran penghasilan estimated taxable income for the next reporting period. The
kena pajak untuk periode pelaporan berikutnya. Estimasi tersebut estimation is based on the achievement of the Company in the past
didasarkan pada pencapaian Perusahaan di masa lalu dan ekspektasi and future expectation toward income and expenses, as well as with
masa depan terhadap pendapatan dan beban, serta dengan strategi the tax planning strategies in the future. But there is no certainty that
perencanaan pajak di masa depan. Namun tidak ada kepastian the Company can generate sufficient taxable income to allow to use
bahwa Perusahaan dapat menghasilkan penghasilan kena pajak part or all of these deferred tax assets.
yang cukup untuk memungkinkan penggunaan sebagian atau seluruh
aset pajak tangguhan tersebut.
50
Page 54
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND
MANAJEMEN (lanjutan) ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimate and Assumptions (continued)
Pajak Penghasilan Income Tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas Significant judgment is involved in determining the provision for
pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan corporate income tax. There are certain transactions and
tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam computation for which the ultimate tax determination is uncertain
kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak during the ordinary course of business. The Company recognizes
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat liabilities for expected corporate income tax issues based on
tambahan pajak penghasilan badan. estimates of whether additional corporate income tax will be due.
Dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan, Determining provision for corporate income tax requires significant
manajemen diwajibkan untuk membuat pertimbangan yang signifikan. judgment by management. There are certain transactions and
Transaksi dan perhitungan tertentu dalam penentuan pajak yang pada computation for which the ultimate tax determination is uncertain
akhirnya tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan during the ordinary course of business. The Company recognizes
mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan liabilities for expected corporate income tax issues based on
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan. Jika estimates of whether additional corporate income tax will be due.
hasil pajak final berbeda dengan jumlah yang sudah dicatat, Where the final tax outcome of these matters is different from the
selisihnya akan memengaruhi aset dan liabilitas pajak kini dan amount that are initially recorded, such differences will have an
tangguhan pada periode ditentukannya hasil pajak tersebut. impact on the current and deferred tax assets and liabilities in the
period in which such determination is made.
Penyusutan Aset Tetap, Aset Takberwujud dan Properti investasi Depreciation of Fixed Assets, Intangible asset and Investment
Property
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode The costs of fixed assets are depreciated on a straight-line basis
garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. over their estimated useful lives. Management estimates the useful
Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara lives of these assets to be within 4 to 40 years. These are common
4 sampai dengan 40 tahun. Ini adalah umur yang secara umum life expectancies applied in the industries where are the Company
diharapkan dalam industri di mana Perusahaan menjalankan conducts its business. Changes in the expected level of usage and
bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan technological development could impact the economic useful lives
teknologi dapat memengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa and the residual values of these assets, and therefore future
aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi. depreciation charges could be revised. Further details are disclosed
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 14, 16 dan 17. in Notes 14,16 and 17.
51
Page 55
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS
Saldo kas dan setara kas dapat dirinci sebagai berikut: Details of cash and cash equivalents are as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
Kas June 30, 2025 December 31, 2024 Cash On hand
Rupiah 519.341.365 563.906.131 Rupiah
Dollar Amerika Serikat - - US Dollar
Jumlah kas 519.341.365 563.906.131 Total cash
Bank – Rupiah Bank - Rupiah
Pihak-pihak Berelasi Related Parties
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 1.720.633.275 1.716.770.412 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.826.481.456 6.819.367.006 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 124.618.130 109.424.080 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - 6.916.793 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk - 18.706.899 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Sub Jumlah Pihak-pihak Berelasi 3.671.732.861 8.671.185.190 Subtotal of Related Parties
Pihak Ketiga Third Parties
PT Bank Danamon Tbk 60.177.636 60.477.083 PT Bank Danamon Tbk
PT Bank Oke Indonesia Tbk - 415.072 PT Bank Oke Indonesia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk - 49.824.024 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah - 48.615.312 PT Bank Pembangunan Daerah
PT BPR Intidana Sukses Makmur - 1.033.769 PT BPR Intidana Sukses Makmur
Sub Jumlah Pihak Ketiga 60.177.636 160.365.260 Subtotal of Third Parties
Sub Jumlah Bank Rupiah 3.731.910.497 8.831.550.450 Subtotal Bank Rupiah
Bank – USD Banks – USD
Pihak Berelasi Related Parties
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
30 Juni 2025: USD 67.817,96) (June 30, 2025: USD 67,817.96) and
dan 31 Desember 2024: USD 44.459,94) 1.100.888.945 718.561.184 December 31, 2024: USD 44,459.94)
Sub Jumlah Bank USD 1.100.888.945 718.561.184 Subtotal Bank USD
Jumlah Bank 4.832.799.442 9.550.111.634 Total Banks
Jumlah kas & setara kas 5.352.140.807 10.114.017.765 Total cash & cash equivalents
Kas di bank umumnya memperoleh bunga berdasarkan suku bunga deposito bank Cash in banks generally earn interest at rates based on daily bank deposit
harian. rates.
Informasi lainnya sehubungan dengan kas dan setara kas adalah sebagai berikut: Other information relating to cash and cash equivalents is as follows:
- Kas pada bank dapat ditarik setiap saat; - Cash in bank can be withdrawn at anytime;
- Tingkat suku bunga kontraktual untuk kas pada bank dan deposito bank jangka - Contractual interest rates on cash in bank and short-term time deposits
pendek adalah sebagai berikut: are as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Rupiah 2,25% - 4,00% 2,25% - 4,00% Rupiah
Deposito 2% - 8,50% 2% - 8,50% Time Deposits
Mata uang asing 1% - 2,50 % 1% - 2,50 % Foreign currencies
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to credit risk at the end of the reporting period is
senilai jumlah tercatat dari setiap kelas kas dan setara kas sebagaimana yang the carrying amount of each class of cash and cash equivalents is
diungkapkan di Catatan 47. disclosed in Note 47.
5. ASET LANCAR LAINNYA 5. OTHER CURRENT ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Aset lancar lainnya: Other current assets:
PT Promosindo Medika - 36.761.647.315 PT Promosindo Medika
Aset kontrak - 3.267.000.000 Contract Asset
Aset KSO Hemodialisa - 1.498.301.895 KSO Hemodialysis Asset
Lainnya - 463.808.810 Others
Sub Jumlah - 41.990.758.020 Sub Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai - (41.526.949.210) Allowance for impairment losses
Jumlah aset lancar lainnya - 463.808.810 Total other current assets
Aset kontrak merupakan pendapatan atas distribusi vaksin kepada Entitas induk Contract assets represent revenue from vaccine distribution to the
sebesar Rp7.976.153.507 dan pengembalian atas barang Genose beserta kantung Parent Entity amounting to Rp7,976,153,507 and return of Genose
napasnya kepada PT Swayasa Prakarsa sebesar Rp3.267.000.000. goods and their breath bags to PT Swayasa Prakarsa amounting to
Rp3,267,000,000.
Mutasi saldo cadangan kerugian penurunan nilai atas aset lancar lainnya adalah The movements in the balance of allowance for impairment losses on other
sebagai berikut : current assets is as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 41.526.949.210 36.535.377.315 Beginning balance
Penambahan - 4.991.571.895 Addition
Kehilangan pengendalian atas entitas anak (41.526.949.210) - Loss of control of subsidiary
Saldo Akhir - 41.526.949.210 Ending Balance
52
Page 56
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA 6. TRADE RECEIVABLES
Jumlah piutang usaha berdasarkan pelanggan: Details of trade receivables balance by customers:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Pihak Berelasi Related Parties
PT Indofarma Global Medika 501.648.045.672 - PT Indofarma Global Medika
PT Promosindo Medika 66.248.819.736 122.940.377.760 PT Promosindo Medika
PT Kimia Farma Trading & Distribution 22.005.996.166 19.506.478.108 PT Kimia Farma Tbk
PT Bio Farma (Persero) 2.131.803.697 15.713.555.380 PT Bio Farma (Persero)
PT Kimia Farma (Persero) Tbk 5.444.777.716 5.551.190.769
PT Pertamina (Persero) 2.863.415.273 2.878.023.139 PT Pertamina (Persero)
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) 1.262.405.598 1.262.405.598 PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
PT Petrokimia Gresik 629.310.000 629.310.000 PT Petrokimia Gresik
PT Rajawali Nusindo 10.800.000 181.023.588 PT Rajawali Nusindo
Jumlah Piutang Usaha Pihak Berelasi 602.245.373.858 168.662.364.342 Sub total of Related parties Receivables
Dikurangi: Cadangan Kerugian Less: Allowance for Impaiment of
Penurunan Nilai (573.208.719.847) (128.828.013.885) Trade Receivables
Sub Jumlah Piutang Usaha Sub total of Related Parties
Pihak Berelasi Bersih 29.036.654.011 39.834.350.457 net Receivable
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Pihak Ketiga Third Parties
PT Dian Cipta Pharmindo 9.714.095.268 9.714.095.268 PT Dian Cipta Pharmindo
PT Sawah Besar Farma 6.766.527.977 6.766.527.977 PT Sawah Besar Farma
PT Synapsa Global Teknosolusi 4.080.000.000 4.080.000.000 PT Synapsa Global Teknosolusi
PT Barito Budi Pharmindo 2.814.286.294 2.814.286.294 PT Barito Budi Pharmindo
PT Giri Jaya Makmur 2.494.969.600 2.494.969.600 PT Giri Jaya Makmur
PT Kebayoran Pharma 1.421.164.236 1.373.388.751 PT Kebayoran Pharma
PT Prima Comexindo 1.479.881.445 1.473.408.730 PT Prima Comexindo
PT Fidel Inti Prima - 14.199.999.999 PT Fidel Inti Prima
PT Makmur Bersama Citra Mulia - 9.414.999.946 PT Makmur Bersama Citra Mulia
PT Senotama Mandiri - 3.848.947.849 PT Senotama Mandiri
RSU Abdul Moeloek - 2.094.557.090 RSU Abdul Moeloek
RSUD Siti Fatimah - 1.254.248.462 RSUD Siti Fatimah
CV Good Will Trading Coy - 1.148.088.870 CV Good Will Trading Coy
PT Mekada Abadi - 1.147.602.007 PT Mekada Abadi
PT Digdaya Mandiri - 1.065.196.421 PT Digdaya Mandiri
Lain-lain (dibawah Rp 1 Milyar) 8.148.750.720 60.553.280.307 Others (under IDR 1 Billion)
Sub Jumlah Piutang Usaha Pihak Ketiga 36.919.675.540 123.443.597.571 Sub total of Third Parties Receivables
Dikurangi: Cadangan Kerugian Less: Allowance for Impaiment of
Penurunan Nilai (35.030.429.788) (119.627.325.877) Trade Receivables
Sub Jumlah Piutang Usaha Pihak Ketiga Bersih 1.889.245.752 3.816.271.694 Sub total of Third Parties net Receivable
Jumlah Piutang Usaha – Bersih 30.925.899.763 43.650.622.151 Total Trade Receivables – Net
Berdasarkan karakteristik waktu jangka pendek piutang usaha, nilai tercatat Due to the short-term nature of trade receivables, their carrying amount
mendekati nilai wajarnya. approximates their fair values.
Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap kolektibilitas saldo masing-masing Based on management’s evaluation of the collectability of the individual
piutang pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, manajemen berpendapat accounts receivable as at June 30, 2025 and December 31, 2024 they
bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai memadai untuk menutup kemungkinan believe that the allowance for doubtful accounts is adequate to cover
kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha tersebut. possible losses from uncollectible accounts.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara Management believes that there are no significant concentrations of credit
signifikan atas piutang kepada pihak ketiga. risk in third parties receivables.
Rincian umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The aging of trade receivables is as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Belum jatuh tempo 20.583.871.344 23.153.239.502 Not yet due:
Jatuh tempo: Past due:
- 1 – 30 hari 2.860.132.168 2.229.806.788 1 – 30 days -
- 31 – 60 hari 99.601.755 640.498.719 31 – 60 days -
- 61 – 90 hari 261.900 585.545.481 61 – 90 days -
- 91 – 120 hari 15.061.220.541 440.510.384 91 – 120 days -
- Lebih dari 120 hari 600.559.961.690 265.056.361.039 Over 120 days -
Jumlah 639.165.049.398 292.105.961.913 Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (608.239.149.635) (248.455.339.762) Allowance for impairment losses
Jumlah Piutang – Bersih 30.925.899.763 43.650.622.151 Total Receivable – Net
53
Page 57
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA - LANJUTAN 6. TRADE RECEIVABLES - CONTINUED
Piutang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut: Details of trade receivables by currencies:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Rupiah 638.835.213.606 291.511.005.363 Rupiah
Dollar Amerika Serikat (30 Juni 2025: US Dollar (June 30, 2025
USD 20.318,84 dan 31 Desember 2024: USD 20,318.84 and December 31, 2024:
USD 36.812,06) 329.835.792 594.956.550 USD 36,812.06)
Jumlah 639.165.049.398 292.105.961.913 Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (608.239.149.635) (248.455.339.762) Allowance for impairment losses
Jumlah Piutang – Bersih 30.925.899.763 43.650.622.151 Total Receivable – Net
Analisis mutasi saldo cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah An analysis of the movements in the balance of allowance for impairment
sebagai berikut: losses on trade receivable is as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 248.455.339.762 245.693.619.624 Beginning balance
Penambahan (Catatan 39) - 2.761.720.138 Addition (Note 39)
Kehilangan pengendalian Loss of control
atas entitas anak 359.783.809.873 - of subsidiary
Saldo Akhir 608.239.149.635 248.455.339.762 Ending Balance
Berkenaan dengan implementasi PSAK 109 tentang pengakuan dan pengukuran With regard to the implementation of PSAK 109 concerning the recognition
instrumen keuangan, yang efektif berlaku per 1 Januari 2020, manajemen telah and measurement of financial instruments, which became effective as of
mengkaji dampak PSAK tersebut pada akun piutang usaha 30 Juni 2025 dan 31 January 1, 2020, management has reviewed the impact of the PSAK on
Desember 2024, dan telah mencadangkan penurunan nilai piutang sesuai PSAK June 30, 2025 and December 31, 2024, trade receivables and has
tersebut. provided for the impairment of receivables in accordance with this PSAK.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to credit risk at the end of the reporting period is
senilai jumlah tercatat dari setiap kelas piutang usaha sebagaimana yang the carrying amount of each class of trade receivables is disclosed in Note
diungkapkan di Catatan 47. 47.
7. PIUTANG LAIN-LAIN 7. OTHER RECEIVABLES
Jumlah piutang lain-lain berdasarkan pelanggan: Details of other receivables balance by customers:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Pihak Berelasi Related Parties
PT Industri Nuklir Indonesia 634.750.000 634.750.000 PT Industri Nuklir Indonesia
PT Promosindo Medika - 7.447.560.860 PT Promosindo Medika
Sub Jumlah 634.750.000 8.082.310.860 Sub Total
Dikurangi: Cadangan Kerugian Less: Allowance for Impaiment of
Penurunan Nilai (634.750.000) (8.082.310.860) Other Receivables
Jumlah - - Total
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Pihak Ketiga Third Parties
PT Kreasi Putra Nusantara - 12.815.276.243
PT Indo Genesis Medika - 11.820.496.555
Piutang karyawan - 749.419.072
Lain-lain 2.635.046.223 29.197.786.368 Others
Sub Jumlah Piutang Lain-lain Pihak Ketiga 2.635.046.223 54.582.978.238 Sub total of Third Parties Other Receivables
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Allowance for impairment losses of
Piutang Lain-lain (2.632.704.123) (54.582.561.626) Other Receivables
Sub Jumlah Piutang Lain-lain Pihak Sub total of Third Parties Net Other
Ketiga Bersih 2.342.100 416.612 Receivables
Jumlah Piutang lain-lain bersih 2.342.100 416.612 Total Other Receivables – Net
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai piutang Management believes that the allowance for impairment losses on
lain-lain telah memadai. other receivables is adequate.
Analisis mutasi saldo Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas piutang lain-lain An analysis of the movements in the balance of allowance for impairment
adalah sebagai berikut : losses on other receivable is as follows :
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 62.664.872.486 57.633.487.034 Beginning balance
Penambahan (Catatan 39) - 5.031.385.452 Addition (Notes 39)
Pemulihan (Catatan 39) (5.407.453) - Recovery (Notes 39)
Kehilangan pengendalian atas entitas anak (59.392.010.910) - Loss of control of subsidiary
Saldo Akhir 3.267.454.123 62.664.872.486 Ending Balance
Berkenaan dengan implementasi PSAK 109 tentang pengakuan dan pengukuran With regard to the implementation of PSAK 109 concerning the
instrumen keuangan, yang efektif berlaku per 1 Januari 2020, manajemen telah recognition and measurement of financial instruments, which became
mengkaji dampak PSAK tersebut pada akun piutang lain-lain 30 Juni 2025 dan 31 effective as of January 1, 2020, management has reviewed the impact of
Desember 2024, dan telah mencadangkan penurunan nilai piutang sesuai PSAK the PSAK on June 30,2025 and December 31, 2024, other receivables
tersebut. and has provided for the impairment of receivables in accordance with
this PSAK.
54
Page 58
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG LAIN-LAIN - LANJUTAN 7. OTHER RECEIVABLES - CONTINUED
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai piutang Management believes that the provisión for impairment losses on other
lain-lain telah memadai. receivables is adequate.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to credit risk at the end of the reporting period is
senilai jumlah tercatat dari setiap kelas piutang lain-lain sebagaimana yang the carrying amount of each class of other receivables is disclosed in Note
diungkapkan di Catatan 47. 47.
8. PERSEDIAAN 8. INVENTORIES
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Barang jadi: Finished goods:
Obat jadi 173.802.030.699 174.341.728.157 Medicine
Alat kesehatan & diagnostic 33.123.088.222 48.549.161.526 Medical devices & diagnostic
Lainnya 523.299.294 1.243.336.409 Others
Sub Jumlah Barang Jadi 207.448.418.215 224.134.226.092 Subtotal Finished Goods
Barang dalam proses 18.915.953.193 12.150.254.902 Work in process
Bahan baku dan pembantu 62.586.053.411 61.661.247.995 Raw and indirect materials
Suku cadang 1.836.118.118 1.836.118.118 Spareparts
Jumlah 290.786.542.937 299.781.847.107 Total
Cadangan penurunan nilai persediaan (226.247.702.526) (266.450.476.785) Allowance for impairment
Jumlah Bersih 64.538.840.411 33.331.370.322 Total Net
Manajemen yakin bahwa penyisihan penurunan nilai persediaan telah mencukupi Management believes that the allowance for impairment is adequate to
kemungkinan kerugian yang timbul dari persediaan. Mutasi penyisihan persediaan cover possible losses arising from inventories. The movement of the
adalah sebagai berikut : provision for obsolete stock is as follows :
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 266.450.476.785 255.779.264.605 Beginning balance
Penambahan (Catatan 35) 369.905.183 24.316.522.578 Addition (Notes 35)
Penghapusan (Catatan 35) - (239.829.561) Written off (Notes 35)
Reklasifikasi*) - (13.405.480.837) Reclassification*)
Kehilangan pengendalian atas entitas anak (40.572.679.442) - Loss of control of subsidiary
Saldo akhir 226.247.702.526 266.450.476.785 Ending Balance
*) Reklasifikasi ke nilai persediaan *) Reclassified to inventories
Rincian mutasi penyisihan penurunan nilai persediaan adalah sebagai berikut: The movement in the allowance for impairment are as follows :
1 Januari – 30 Juni 2025 / January 1 – June 30, 2025
Kadaluarsa, Provisi,
Kehilangan
Usang, & Penurunan
Saldo awal/ Penghapusan/ Write pengendalian atas Saldo akhir/ Ending
Nilai / Provision for
Beginning balance Off entitas anak / Loss of balance
Expired,Obsolete, &
control of subsidiary
Impaired
Obat Jadi, Medicine,
Bahan dan WIP 259.828.205.063 369.905.183 - (40.572.679.442) 219.625.430.804 Materials & WIP
Alat Kesehatan 6.622.271.722 - - - 6.622.271.722 Medical devices
Total 266.450.476.785 369.905.183 - (40.572.679.442) 226.247.702.526 Total
1 Januari – 31 Desember 2024 / January 1 – December 31, 2024
Kadaluarsa, Provisi,
Usang, & Penurunan
Saldo awal/ Penghapusan/ Write Reklasifikasi/ Saldo akhir/ Ending
Nilai / Provision for
Beginning balance Off Reclassification balance
Expired,Obsolete, &
Impaired
Obat Jadi, Medicine,
Bahan dan WIP 235.751.512.046 24.316.522.578 (239.829.561) - 259.828.205.063 Materials & WIP
Alat Kesehatan 20.027.752.559 - - (13.405.480.837) 6.622.271.722 Medical devices
Total 255.779.264.605 24.316.522.578 (239.829.561) (13.405.480.837) 266.450.476.785 Total
Penyisihan untuk persediaan kedaluwarsa, usang dan penurunan nilai persediaan Provision for expired, obsolete and impaired inventories is presented as
disajikan sebagai bagian dari beban pokok penjualan (Catatan 35). part of cost of good sold (Note 35).
Persediaan yang dimiliki oleh Perusahaan digunakan sebagai jaminan atas utang Inventories owned by Company have been pledged as collateral for bank
bank (Catatan 21). loan (Note 21).
9. PAJAK DIBAYAR DIMUKA 9. PREPAID TAXES
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Entitas induk Parent entity
PPh Pasal 22 1.894.726.730 - Income Tax Article 22
PPh Pasal 23 6.430.286 - Income Tax Article 23
Entitas anak Subsidiary
Pajak Pertambahan Nilai - 5.976.857.925 Value Added Tax
Pajak Penghasilan Badan - 3.390.952.041 Corporate income tax
Jumlah 1.901.157.016 9.367.809.966 Total
55
Page 59
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
9. PAJAK DIBAYAR DIMUKA - LANJUTAN 9. PREPAID TAXES - CONTINUED
Pada tanggal 29 Oktober 2019, PT Indofarma Global Medika (”IGM”) menerima On October 29, 2019, PT Indofarma Global Medika (”IGM”) received a
keputusan berdasarkan No.KEP-122/WPJ.19/KP.03/2019 atas Penetapan decision based on No.KEP-122/WPJ.19/KP.03/2019 on the Determination
Pengusaha Kena Pajak Berisiko Rendah yang dapat diberikan pengembalian of Low-Risk Taxable Entrepreneurs that can be granted a preliminary
pendahuluan kelebihan pembayaran pajak. refund of tax overpayments.
Pajak Pertambahan Nilai Value Added Tax
Berdasarkan Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Based on the Preliminary Tax Overpayment Refund Decision Letter
Pajak (SKPPKP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal (SKPPKP) from the Directorate General of Taxes, Ministry of Finance of
Pajak No. 00011/SKPPKP/KPP.1903/2024 pada tanggal 5 Februari 2024, IGM the Republic of Indonesia, No. 00011/SKPPKP/KPP.1903/2024 dated
memperoleh pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran PPN Masa Februari February 5, 2024, IGM obtained a preliminary refund of overpaid Value
2023, dengan nilai sebesar Rp2.401.100.665. Pada tanggal 12 Desember 2024, IGM Added Tax (VAT) for the January 2023 tax period in the amount of
telah menerima pembayaran atas restitusi tersebut sesuai dengan SPMKP Nomor Rp2,401,100,655. As of December 12, 2024, IGM have received the
00838A tanggal 10 Desember 2024. Selisih hasil restitusi dengan catatan IGM refund for this overpayment based on SPMKP No. 00838A dated
sebesar Rp3.069.740 telah dibukukan sebagai beban pajak pada tahun 2024. December 10, 2024. The difference between the refund result with IGM
recordings amounting to Rp3,069,740 has been recorded as tax
expense in the 2024 financial year.
Berdasarkan Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Based on the Preliminary Tax Overpayment Refund Decision Letter
Pajak (SKPPKP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal (SKPPKP) from the Directorate General of Taxes, Ministry of Finance of
Pajak No. 00016/SKPPKP/KPP.1903/2024 pada tanggal 15 Februari 2024, IGM the Republic of Indonesia, No. 00016/SKPPKP/KPP.1903/2024 dated
memperoleh pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran PPN Masa Januari February 15, 2024, IGM obtained a preliminary refund of overpaid Value
2023, dengan nilai sebesar Rp2.153.233.587. Pada tanggal 20 Desember 2024, IGM Added Tax (VAT) for the January 2023 tax period in the amount of
telah menerima pembayaran atas restitusi tersebut sesuai dengan SPMKP Nomor Rp2,153,233,587. As of December 20, 2024, IGM has received the
00853A tanggal 18 Desember 2024. Selisih hasil restitusi dengan catatan IGM refund for this overpayment based on SPMKP No. 00853A dated
sebesar Rp743.985.842 telah dibukukan sebagai beban pajak pada tahun 2024. December 18, 2024. The difference between the refund result with IGM
recordings amounting to Rp743,985,842 has been recorded as tax
expense in the 2024 financial year.
Berdasarkan Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Based on the Preliminary Tax Overpayment Refund Decision Letter
Pajak (SKPPKP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal (SKPPKP) from the Directorate General of Taxes, Ministry of Finance of
Pajak No. 00013/SKPPKP/KPP.1903/2024 pada tanggal 13 Februari 2024, IGM the Republic of Indonesia, No. 00013/SKPPKP/KPP.1903/2024 dated
memperoleh pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran PPN Masa Januari February 13, 2024, PT Indofarma Global Medika obtained a preliminary
2023, dengan nilai sebesar Rp2.448.587.294. Pada tanggal 10 Januari 2025, IGM refund of overpaid Value Added Tax (VAT) for the January 2023 tax
telah menerima pembayaran atas restitusi tersebut sesuai dengan SPMKP Nomor period in the amount of Rp2,448,587,294. As of January 10, 2025, IGM
00019A tanggal 7 Januari 2025 have received the refund for this overpayment based on SPMKP No.
00019A dated January 7, 2025.
Pajak Penghasilan Badan Corporate Income Tax
Saldo pajak dibayar dimuka atas pajak penghasilan badan merupakan nilai lebih The balance of prepaid tax from corporate income taxes represents the
bayar berdasarkan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan IGM tahun overpayment amount based on Annual Tax Return for the year of 2023
2023 yang dilaporkan pada tanggal 18 November 2024. from IGM which reported on November 18, 2024.
Hingga tanggal laporan keuangan ini diterbitkan, IGM masih dalam proses Until the date of issuance of this financial statements, IGM is in the audit
pemeriksaan pajak oleh Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia atas lebih bayar process from the Directorate General of Taxes of Republic Indonesia for
PPN dan pajak penghasilan badan tahun 2023. overpayment in VAT corporate income tax for the year of 2023.
10. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA 10. ADVANCES AND PREPAYMENTS
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Uang muka pembelian 18.746.433.637 39.591.702.108 Advances to Supplier
Uang muka deposito – utang Guarantee deposit -
pemegang saham 9.724.399.424 10.065.775.981 shareholder loan
Uang muka operasional 1.921.884.735 54.346.855 Advance for operation
Penyisihan Penurunan Nilai (3.520.271.626) (12.839.079.026) Allowance for impairment
Jumlah 26.872.446.170 36.872.745.918 Total
Analisis mutasi saldo Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas uang muka dan biaya An analysis of the movements in the balance of allowance for impairment
dibayar di muka adalah sebagai berikut : losses on advances and prepayments is as follows :
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 12.839.079.026 10.000.000.000 Beginning balance
Penambahan - 2.839.079.026 Addition
Kehilangan pengendalian atas entitas anak (9.318.807.400) - Loss of control of subsidiary
Saldo Akhir 3.520.271.626 12.839.079.026 Ending Balance
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan penurunan nilai uang muka adalah cukup Management believes that the allowance for impairment of advances is
untuk menutupi kemungkinan kerugian yang mungkin timbul dari uang muka per 30 adequate to cover possible losses on advances as of June 30, 2025 and
Juni 2025 dan 31 Desember 2024. December 31, 2024 and respectively.
56
Page 60
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET PENGEMBALIAN DANA 11. RIGHT OF RETURN ASSETS
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Aset pengembalian dana 390.450.924 390.450.924 Right of return assets
Aset pengembalian dana merupakan dampak dari penerapan PSAK 115 dengan Right of return assets are the impact of the implementation SFAS 115
memperkirakan kemungkinan pengembalian persediaan setelah tanggal penjualan. by estimating possible return at inventories subsequent to the date of
sales.
12. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI 12. INVESTMENT IN ASSOCIATE
Pada tahun 2000, Perusahaan menempatkan investasi sebagai penyertaan saham In 2000, the Company invested in PT Asindo Husada Bhakti (AHB) with
kepada PT Asindo Husada Bhakti (AHB) dengan kepemilikan 20%. Nilai tercatat 20% ownership.The carrying amount of the investment as at June 30, 2025
investasi per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 sebesar 20% dari total ekuitas. and December 31, 2024 is 20% of total equity of the associate.
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 2.062.734.983 1.642.691.458 Beginning balance
Bagian laba - 512.131.713 Share in profit
Dividen - (92.088.188) Dividend
Penyesuaian (1.320.903.171) - Adjustment
Saldo Akhir 741.831.812 2.062.734.983 Ending Balance
13. ASET KEUANGAN TERSEDIA UNTUK DIJUAL 13. AVAILABLE FOR SALE FINANCIAL ASSETS
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Investasi Saham Pada PT Promosindo Medika - 155.585.955 Investment in shares of PT Promosindo Medika
Cadangan penurunan nilai - (155.585.955) Allowance for impairment
Jumlah - - Total
Aset keuangan tersedia untuk dijual adalah berupa penyertaan saham entitas anak Available for sale financial assets is an investment in shares of the
(IGM) kepada PT Promosindo Global Medika sejak tahun 2007 dengan persentase subsidiary (IGM) to PT Promosindo Global Medika since 2007 with 19%
kepemilikan sebesar 19%, PT Promosindo Global Medika bergerak di bidang Jasa ownership. PT Promosindo Global Medika is a Marketing Services
Pemasaran yang berdiri pada tanggal 22 Januari 2007 berdasarkan akta No.8 tanggal Company that was established on January 22, 2007 by deed No.8 dated
22 Januari 2007 dengan notaris Amsal Sulaiman S.H. January 22, 2007 by notaries Amsal Sulaiman S.H
Manajemen membentuk cadangan penurunan nilai investasi pada entitas asosiasi Management established an allowance for impairment of investment in the
setelah menelaah nilai tercatat serta mengevaluasi kondisi keuangan dan prospek associate after reviewing its carrying amount and evaluating its financial
operasionalnya, dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan standar condition and operational prospects, taking into account the prudence
akuntansi yang berlaku. principle and applicable accounting standards.
14. ASET TETAP 14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT
1 Januari – 30 Juni 2025 / January 1 – June 30, 2025
Kehilangan
pengendalian
Saldo awal/
Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ atas entitas Saldo akhir/
Beginning
Additions Deductions Reclassifi cation anak/ Loss of Ending balance
balance
control of
subsidiary
Biaya perolehan At cost
Tanah 199.777.431.064 - - - (27.353.308.778) 172.424.122.286 Land
Bangunan& Prasarana 213.519.635.262 - - - (22.655.854.591) 190.863.780.671 Buildings & infrastructure
Instalasi 76.511.110.202 - - - (230.026.577) 76.281.083.625 Installation
Mesin 160.132.450.275 - - - (8.494.424.894) 151.638.025.381 Machinery
Peralatan Pabrik 62.612.450.709 - - 27.500.000 (6.229.947.065) 56.410.003.644 Factory equipment
Perlengkapan alat Kantor 44.614.250.361 - - - (28.402.959.380) 16.211.290.981 Office furniture & Fixtures
Kendaraan 2.465.178.397 - - - (1.534.809.539) 930.368.858 Vehicles
Aset dalam Pengerjaan 319.648.649 - - (27.500.000) - 292.148.649 Construction in Progress
Aset Pengampunan Pajak 6.019.704.468 - - - - 6.019.704.468 Tax Amnesty Asset
Jumlah 765.971.859.387 - - - (94.901.330.824) 671.070.528.563 Total
Kehilangan
Saldo awal/ pengendalian atas
Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning entitas anak/ Loss
Additions Deductions Reclassifi cation Ending balance
balance of control of
subsidiary
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan & Prasarana 120.953.839.072 2.442.110.131 - - (8.911.787.348) 114.484.161.855 Buildings & infrastructure
Instalasi 48.554.352.843 1.504.739.091 - - (774.384.886) 49.284.707.048 Installation
Mesin 116.709.179.094 1.155.184.116 - - (5.243.834.452) 112.620.528.758 Machinery
Peralatan Pabrik 47.527.982.977 846.393.408 - - (5.582.892.363) 42.791.484.022 Factory equipment
Perlengkapan alat Kantor 40.666.849.247 30.526.883 - - (26.059.405.077) 14.637.971.053 Office furniture & Fixtures
Kendaraan 3.292.389.900 - - - (2.455.057.929) 837.331.971 Vehicles
Aset Pengampunan Pajak 5.678.333.414 20.409.525 - - - 5.698.742.939 Tax Amnesty Asset
Jumlah 383.382.926.547 5.999.363.154 - - (49.027.362.055) 340.354.927.646 Total
Nilai buku bersih 382.588.932.840 330.715.600.917 Net book value
57
Page 61
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP - LANJUTAN 14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT - CONTINUED
Aset dalam Pengerjaan Construction in Progress
1 Januari – 30 Juni 2025 / January 1 – June 30, 2025
Saldo awal/
Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning
Additions Deductions Reclassification Ending balance
balance
Biaya perolehan At cost
Bangunan& Prasarana 0 - - - - Buildings & infrastructure
Peralatan Pabrik 319.648.649 - - (27.500.000) 292.148.649 Factory equipment
Jumlah 319.648.649 - - (27.500.000) 292.148.649
Rincian Aset dalam Pengerjaan 30 Juni 2025/ Construction in Progress Detail June 30, 2025
Persentase terhadap
Nilai Perolehan/ nilai kontrak/ Estimasi Penyelesaian/ Completion
No Nama Aset / Asset Name
Acquisition Value Percentage to contract Estimation
value
1. Pengadaan Mesin Rajang Simplisia Segar 227.027.027 70% Desember 2025/ December 2025
2. Moisture Analyzer 48.500.000 50% Desember 2025/ December 2025
3. pH Meter 16.621.622 50% Desember 2025/ December 2025
Jumlah / Total 292.148.649
1 Januari – 31 Desember 2024 / January 1 – December 31, 2024
Saldo awal/
Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning
Additions Deductions Reclassification Ending balance
balance
Biaya perolehan At cost
Tanah 199.777.431.064 - - - 199.777.431.064 Land
Bangunan& Prasarana 213.519.635.262 - - - 213.519.635.262 Buildings & infrastructure
Instalasi 76.511.110.202 - - - 76.511.110.202 Installation
Mesin 159.427.802.275 - - 704.648.000 160.132.450.275 Machinery
Peralatan Pabrik 61.183.401.773 75.845.750 (94.736.415) 1.447.939.601 62.612.450.709 Factory equipment
Perlengkapan alat Kantor 44.614.250.361 - - - 44.614.250.361 Office furniture & Fixtures
Kendaraan 2.465.178.397 - - - 2.465.178.397 Vehicles
Aset dalam Pengerjaan 2.430.057.601 319.648.649 (51.200.000) (2.378.857.601) 319.648.649 Construction in Progress
Aset Pengampunan Pajak 6.019.704.468 - - - 6.019.704.468 Tax Amnesty Asset
Jumlah 765.948.571.403 395.494.399 (145.936.415) (226.270.000) 765.971.859.387 Total
Saldo awal/
Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning
Additions Deductions Reclassification Ending balance
balance
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan & Prasarana 114.992.182.385 5.961.656.687 - - 120.953.839.072 Buildings & infrastructure
Instalasi 45.501.227.316 3.053.125.527 - - 48.554.352.843 Installation
Mesin 113.594.315.589 3.114.863.505 - - 116.709.179.094 Machinery
Peralatan Pabrik 45.133.024.931 2.394.958.046 - - 47.527.982.977 Factory equipment
Perlengkapan alat Kantor 40.023.720.461 643.128.786 - - 40.666.849.247 Office furniture & Fixtures
Kendaraan 3.280.508.587 11.881.313 - - 3.292.389.900 Vehicles
Aset Pengampunan Pajak 5.201.360.528 476.972.886 - - 5.678.333.414 Tax Amnesty Asset
Jumlah 367.726.339.797 15.656.586.750 - - 383.382.926.547 Total
Nilai buku bersih 398.222.231.606 382.588.932.840 Net book value
Aset dalam Pengerjaan Construction in Progress
1 Januari – 31 Desember 2024 / January 1 – December 31, 2024
Saldo awal/
Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning
Additions Deductions Reclassification Ending balance
balance
Biaya perolehan At cost
Bangunan& Prasarana 226.270.000 - - (226.270.000) - Buildings & infrastructure
Peralatan Pabrik 2.203.787.601 319.648.649 (51.200.000) (2.152.587.597) 319.648.649 Factory equipment
Jumlah 2.430.057.601 319.648.649 (51.200.000) (2.378.857.597) 319.648.649
Rincian Aset dalam Pengerjaan 31 Desember 2024/ Construction in Progress Detail December 31, 2024
Persentase terhadap
Estimasi
Nilai Perolehan/ nilai kontrak/
No Nama Aset / Asset Name Penyelesaian/
Acquisition Value Percentage to contract
Completion Estimation
value
1. Pengadaan Mesin Rajang Simplisia Segar 227.027.027 70% Juni 2025/ June 2025
2. Moisture Analyzer 48.500.000 50% Juni 2025/ June 2025
3. pH Meter 16.621.622 50% Juni 2025/ June 2025
4. CLIMATIC CHAMBER KAPASITAS 9000 L 27.500.000 100% Juni 2025/ June 2025
Jumlah / Total 319.648.649
58
Page 62
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP - LANJUTAN 14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT - CONTINUED
Pembebanan penyusutan adalah sebagai berikut: Depreciation was allocated as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Beban pokok penjualan (Catatan 35) 5.885.955.402 12.350.386.356 Cost of goods sold (Notes 35)
Beban penjualan (Catatan 36) 203.124 5.776.250 Selling expenses (Notes 36)
Beban umum & administrasi (Catatan 37) 113.204.628 3.300.424.144 General and administrative expenses (Notes 37)
Jumlah 5.999.363.154 15.656.586.750 Total
Pada tanggal 31 Desember 2011, Perusahaan melakukan penilaian kembali atas On December 31, 2011, Company has done revaluation of fixed asset and
aset tetap tertentu dan aset tidak lancar yang akan ditinggalkan sehubungan dengan abandoned several non current assets to support their quasi
kuasi re-organisasi. reorganization.
Untuk tujuan kuasi-reorganisasi per 30 September 2011, selisih penilaian kembali Resulting from quasi reorganization as at September 30, 2011. The
aset telah dieliminasi dengan saldo defisit tanggal 30 September 2011 (Catatan 44). difference of revaluation asset has been eliminated with the accumulated
deficit as of September 30, 2011 (Note 44).
Perusahaan memiliki beberapa bidang tanah dengan hak legal berupa Hak Guna The Company owns several parcels of land with Building use Rights (Hak
Bangunan yang berjangka waktu 20 dan 30 tahun yang akan jatuh tempo antara Guna Bangunan or HGB) for periods of 20 and 30 years which is until 2030
tahun 2030 dan 2034. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan and 2034. Management believes that there will be no difficulty in the
perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan extension of the land rights since all the land has been legally acquired and
didukung dengan bukti pemilikan yang memadai. supported by sufficient evidence of ownership.
Tanah berikut bangunan pabrik serta mesin dan peralatan pabrik digunakan sebagai
Land and factory buildings as well as machinery and equipment are used
jaminan atas pinjaman pihak berelasi dengan nilai buku Rp 295.195.097.037,- dan
as collateral for loans from related parties with a book value of Rp
telah dilakukan penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo dan
295,195,097,037 and have been appraised by Kantor Jasa Penilai Publik
Rekan pada tanggal 17 Januari 2024 untuk lokasi Gandasari dan Kantor Jasa Penilai
Sugianto Prasodjo dan Rekan on January 17, 2024 for the Gandasari
Publik Dasa’at, Yudistira dan Rekan pada tanggal 18 Januari 2023 untuk lokasi
location and Kantor Jasa Penilai Publik Dasa'at, Yudistira dan Rekan on
Sukadanau dengan pendekatan biaya dengan metode penjumlahan dan biaya
January 18, 2023 for the Sukadanau location using the cost approach with
reproduksi bangunan. Jumlah nilai buku setelah dilakukan penilaian sebesar Rp
the summation method and building reproduction costs. The total book
737.421.549.450,-. Berdasarkan penelaahan lebih lanjut terhadap hasil penilaian
value after the appraisal amounted to Rp 737,421,549,450. Based on
yang telah dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik, terdapat indikasi penurunan nilai
further review of the results of the appraisal conducted by the Public
pada aset Bangunan sebesar Rp 36.490.865.421 (Catatan 28)
Appraisal Services Administrator, there are indications of impairment in the
value of Building assets amounting to Rp 36,490,865,421 (Note 28)
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direviu setiap akhir The estimated useful lives, residual value and depreciation method are
periode dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. reviewed at each period end, with the effect of any changes in estimate
accounted for on a prospective basis.
Pada tahun 2016, induk grup mengikuti program Tax Amnesty sesuai dengan Undang- In 2016, the parent group participated in the Tax Amnesty program in
Undang No. 11 tahun 2016, aset pengampunan pajak sebesar Rp6.995.472.715 accordance with law No. 11 of year 2016. Tax amnesty assets amounting
diakui pada tahun 2016 sebagai penambahan aset tetap, berdasarkan Surat to Rp6,995,472,715 were recognized during the year as additions to
Keterangan Pengampunan Pajak (SKKP) No. KET399/PP/WPJ.19/2016 tanggal 26 property, plant and equipment, base on tax amnesty letter (SKKP) No.
September 2016. Pada tanggal 31 Desember 2016, manajemen telah menelaah dan KET399/PP/WPJ.19/2016 dated September 26, 2016. On December 31,
mengkaji jumlah aset tersebut. Berdasarkan pengkajian manajemen sebesar 2016, management is studying and reviewing its impairment. Based on
Rp975.768.247 mengalami penurunan nilai per 31 Desember 2016 sehingga jumlah management assesment Rp975,768,247 is considered impaired as at
aset menjadi sebesar Rp6.019.704.468. December 31, 2016. Hence the net carrying amount after impairment is
amounting to Rp6,019,704,468.
Perusahaan membayar uang tebusan sebesar Rp139.909.454 pada tanggal 26 The Company paid the related redemption money amounting to
September 2016 yang dibebankan di laba rugi tahun berjalan. Perusahaan Rp139.909.454 on September 26, 2016 which was charged to current
menghapus klaim atas restitusi pajak sebesar Rp114.611.838 yang dibebankan pada year profit or loss. The Company written off its claims for tax refund
laporan laba rugi. amounting to Rp114.611.838 which was charged to profit or loss.
15. ASET HAK GUNA 15. RIGHT OF USE ASSETS
1 Januari - 30 Juni 2025/ January 1 - June 30, 2025
Kehilangan
pengendalian atas
Saldo awal/ Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/ Ending
entitas anak/ Loss
balance Additions Deductions balance
of control of
subsidiary
Harga perolehan At cost
Bangunan 17.112.455.895 - - (15.612.455.895) 1.500.000.000 Buildings
Kendaraan 4.898.939.548 - - (1.116.451.111) 3.782.488.437 Vehicles
Jumlah 22.011.395.443 - - (16.728.907.006) 5.282.488.437 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 16.572.455.895 30.000.000 - (15.612.455.895) 990.000.000 Buildings
Kendaraan 4.898.939.548 - - (1.116.451.111) 3.782.488.437 Vehicles
Jumlah 21.471.395.443 30.000.000 - (16.728.907.006) 4.772.488.437 Total
Nilai Buku Bersih 540.000.000 510.000.000 Book value - Net
59
Page 63
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET HAK GUNA - LANJUTAN 15. RIGHT OF USE ASSETS - CONTINUED
1 Januari - 31 Desember 2024 / January 1 - December 31, 2024
Saldo awal/ Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Penyesuaian/ Saldo akhir/ Ending
balance Additions Deductions Adjustment balance
Harga perolehan At cost
Bangunan 17.841.267.694 286.406.666 (1.015.218.465) - 17.112.455.895 Buildings
Kendaraan 4.898.939.548 - - - 4.898.939.548 Vehicles
Jumlah 22.740.207.242 286.406.666 (1.015.218.465) - 22.011.395.443 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 7.237.052.823 2.055.534.224 - 7.279.868.848 16.572.455.895 Buildings
Kendaraan 4.804.840.648 89.517.063 (663.488.043) 668.069.880 4.898.939.548 Vehicles
Jumlah 12.041.893.471 2.145.051.287 (663.488.043) 7.947.938.728 21.471.395.443 Total
Nilai Buku Bersih 10.698.313.771 540.000.000 Book value - Net
Pembebanan penyusutan adalah sebagai berikut: Depreciation was allocated as follows:
Beban penjualan (Catatan 36) - - Selling expense (Notes 36)
Beban umum & administrasi (Catatan 37) 30.000.000 2.145.051.287 General and administrative expenses (Notes 37)
Jumlah 30.000.000 2.145.051.287
16. ASET TAK BERWUJUD 16. INTANGIBLE ASSETS
Rincian aset takberwujud sebagai berikut: The details of intangiable assets is as follows:
1 Januari - 30 Juni 2025 / January 1 - June 30, 2025
Kehilangan
pengendalian atas
Saldo awal/ Beginning Penambahan/ Amortisasi/ Saldo akhir/
entitas anak/ Loss
balance Additions Amortization Ending balance
of control of
subsidiary
Aset Tak Berwujud Intangible Assets
Pengembangan Produk 4.933.899.539 - - - 4.933.899.539 Product Development
Perpanjangan SHGB 1.951.627.720 - - - 1.951.627.720 Extension of SHGB
Lisensi 22.664.188.807 - - - 22.664.188.807 License
Software 1.290.472.650 - - (1.290.472.650) - Software
Jumlah 30.840.188.716 - - (1.290.472.650) 29.549.716.066 Total
Amortisasi Amortization
Pengembangan Produk 4.933.899.539 - - - 4.933.899.539 Product Development
Perpanjangan SHGB 65.054.258 48.790.692 - - 113.844.950 Extension of SHGB
Lisensi 22.232.107.599 288.054.138 - - 22.520.161.737 License
Software 730.305.162 - - (730.305.162) - Software
27.961.366.558 336.844.830 - (730.305.162) 27.567.906.226
Nilai Buku 2.878.822.158 1.981.809.840 Book Value
1 Januari - 31 Desember 2024 / January 1 - December 31, 2024
Saldo awal/
Penambahan/ Amortisasi/ Pelepasan/ Saldo akhir/
Beginning
Additions Amortization Disposal Ending balance
balance
Aset Tak Berwujud Intangible Assets
Pengembangan Produk 4.933.899.539 - - - 4.933.899.539 Product Development
Perpanjangan SHGB - 1.951.627.720 - - 1.951.627.720 Extension of SHGB
Lisensi 22.664.188.807 - - - 22.664.188.807 License
Software 1.283.535.713 6.936.937 - - 1.290.472.650 Software
Jumlah 28.881.624.059 1.958.564.657 - - 30.840.188.716 Total
Amortisasi Amortization
Pengembangan Produk 4.933.899.539 - - - 4.933.899.539 Product Development
Perpanjangan SHGB - 65.054.258 - - 65.054.258 Extension of SHGB
Lisensi 20.952.362.256 1.279.745.343 - - 22.232.107.599 License
Software 497.320.676 232.984.486 - - 730.305.162 Software
26.383.582.471 1.577.784.087 - - 27.961.366.558
Nilai Buku 2.498.041.588 2.878.822.158 Book Value
60
Page 64
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET TAK BERWUJUD - LANJUTAN 16. INTANGIBLE ASSETS - CONTINUED
Pengembangan Produk Product Development
Pengembangan produk merupakan biaya yang terkait dengan pengujian uji Product development is a cost associated with equivalence test to prove
ekuivalensi untuk membuktikan kesetaraan produk baru terhadap produk obat the equality of a new product to innovate product. Development costs are
inovator. Biaya pengembangan diamortisasi masa manfaatnya selama antara 3 (tiga) amortized over the period of 3 (three) to 5 (five) years.
sampai 5 (lima) tahun.
Pembebanan amortisasi adalah sebagai berikut: The amortization charges are as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Beban penjualan (Catatan 36) - - Selling expenses (Notes 36)
Beban umum dan administrasi (Catatan 37) 336.844.830 1.577.784.087 General and administrative expense (Notes 37)
Total 336.844.830 1.577.784.087 Total
17. PROPERTI INVESTASI 17. INVESTMENT PROPERTY
1 Januari - 30 Juni 2025 / January 1 - June 30, 2025
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Reclassification Ending balance
Biaya perolehan At cost
Tanah 8.784.675.282 - - 159 8.784.675.441 Land
Bangunan & Prasarana 6.015.590.000 - - - 6.015.590.000 Buildings & infrastructure
14.800.265.282 - - 159 14.800.265.441
Dikurangi penurunan Less impairment in
nilai tercatat (327.850.000) - - - (327.850.000) the value of assets
Jumlah 14.472.415.282 - - - 14.472.415.441 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan& Prasarana 1.771.332.292 87.076.458 - 159 1.858.408.909 Buildings & infrastructure
Jumlah 1.771.332.292 87.076.458 - 159 1.858.408.909 Total
Total Book value after
Nilai buku setelah depreciation and
penurunan nilai 12.701.082.990 12.614.006.532 impairment loss
1 Januari - 31 Desember 2024 / January 1 - December 31, 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Reclassification Ending balance
Biaya perolehan At cost
Tanah 8.784.675.282 - - - 8.784.675.282 Land
Bangunan & Prasarana 6.015.590.000 - - - 6.015.590.000 Buildings & infrastructure
14.800.265.282 - - - 14.800.265.282
Dikurangi penurunan Less impairment in
nilai tercatat (327.850.000) - - (327.850.000) the value of assets
Jumlah 14.472.415.282 - - - 14.472.415.282 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan& Prasarana 1.597.179.373 174.152.919 - - 1.771.332.292 Buildings & infrastructure
Jumlah 1.597.179.373 174.152.919 - - 1.771.332.292 Total
Total Book value after
Nilai buku setelah depreciation and
penurunan nilai 12.875.235.909 12.701.082.990 impairment loss
Manajemen merencanakan pemanfaatan properti investasi dalam rangka produksi Management plans to use investment properties in the framework of
alat kesehatan. producing medical devices.
Properti investasi terdiri dari mesin memproduksi produk MP-ASI yang terletak di Investment property consists of land and buildings that produce MP-ASI
Bekasi. products located in Bekasi.
Properti investasi berupa tanah dan bangunan dari hasil sita jaminan atas piutang Investment property represent land and building from confiscated collateral
yang tidak dapat ditagih terletak di Tangerang, Bekasi, Yogyakarta, Lampung, of uncollectible trade receivables located in Tangerang, Bekasi,
Palembang, Batam serta pabrik produksi MP-ASI di Cikarang. Yogyakarta, Lampung, Palembang, Batam, and MP – ASI manufacturing
Plant in Cikarang.
61
Page 65
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
17. PROPERTI INVESTASI - LANJUTAN 17. INVESTMENT PROPERTY - CONTINUED
Properti investasi dan aset tidak lancar yang akan ditinggalkan masih di bawah nilai Investment property and Abandoned non-current asset are still below the
estimasi harga pasar yang diestimasi oleh Perusahaan di tahun 2011, dengan rincian estimated value at market prices which is estimated by the Company and
sebagai berikut: its subsidiaries with the details on years 2011 summarized are as follows:
Selisih Penilaian/
Nilai Tercatat/ Book Penilaian Kembali/
Difference of
Value Revaluation
Valuation
Aset MP-ASI-bangunan dan mesin 6.140.653.102 10.221.294.000 4.080.640.898 MP-ASI Asset-building and machineries
Rumah di Tangerang 450.000.000 898.736.000 448.736.000 Houses in Tangerang
Tanah 150 M2 (Jaka Permai, Bekasi) 202.375.000 240.000.000 37.625.000 Land 150 M2 (Jaka Permai, Bekasi)
Tanah 616 M2 (Kedaton Tangerang) 297.125.000 434.000.000 136.875.000 Land 616 M2 (Kedaton Tangerang)
Tanah & Bangunan (Lampung) 151.000.000 474.300.000 323.300.000 Land and Building (Lampung)
Tanah & Bangunan (Batam) 1.433.000.000 1.658.537.000 225.537.000 Land and Building (Batam)
Tanah Eks Kerta Niaga (Palembang) 595.384.657 3.899.988.282 3.304.603.625 Land in Palembang
Tanah di Bogor 327.850.000 - - Land in Bogor
Jumlah 9.597.387.759 17.826.855.282 8.557.317.523 Total
Penilaian kembali sebesar Rp10.221.294.000 atas Aset MP-ASI bangunan dan mesin Revaluation of Rp10,221,294,000 for building and machinery MP-ASI
tercatat terpisah menjadi pos properti investasi sebesar Rp6.866.854.000 dan pos assets separately recorded as investment property items of
aset tidak lancar yang akan ditinggalkan sebesar Rp3.354.440.000. Rp6,866,854,000 and non-current assets items to be abandoned of
Rp3,354,440,000.
Atas agunan diambil alih berupa tanah di Bogor tidak dilakukan penilaian kembali oleh Abandoned land in Bogor was no longer revalued by an independent
appraisal independen dikarenakan telah dilakukan penurunan nilai atas aset tersebut. appraiser as this was already impaired in full.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas The management believes that the allowance for impairment losses on
properti investasi telah memadai. investment property is adequate to cover possible losses.
Beban penyusutan untuk per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 masing masing Depreciation expense as of June 30, 2025 and December 31, 2024
sebesar Rp 87.076.458 dan Rp174.152.919 (Catatan 37). amounted to Rp87,076,458 and Rp174,152,919 respectively (Note 37).
18. ASET TIDAK LANCAR YANG AKAN DITINGGALKAN 18. ABANDONED NON CURRENT ASSET
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
MP-ASI-mesin 3.354.440.000 3.354.440.000
Penurunan Nilai (3.354.440.000) (3.354.440.000)
Saldo Akhir - -
Manajemen sudah melakukan asesmen nilai wajar atas aset lancar yang akan Management has conducted a fair value assessment of current assets that
ditinggalkan (Mesin MP-ASI). will be abandoned (MP-ASI Machine).
Aset tidak lancar yang akan ditinggalkan antara lain terdiri dari Aset Tetap Abandoned non current assets consist of abandoned asssets and
terbengkalai. repossessed assets.
Aset MP-ASI terdiri dari Mesin memproduksi produk MP-ASI yang terletak di Bekasi. MP-ASI consists of Machineries that produce MP-ASI products located in
Bekasi.
19. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA 19. OTHER ASSETS
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Mobil Ambulance PCR 4.603.333.333 4.603.333.333 PCR ambulance
Mesin Genose - 4.300.312.500 Genose Machine
Penurunan nilai (4.603.333.333) (8.903.645.833) Impairment
Jumlah - - Total
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas aset The management believes that the allowance for impairment losses on
tidak lancar yang dimiliki untuk dijual telah memadai. non current assets of disposal group classified as held for sale is
adequate.
62
Page 66
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG USAHA 20. TRADE PAYABLES
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
Pihak–pihak Berelasi June 30, 2025 December 31, 2024 Related Parties
PT Bio Farma (Persero) - 25.289.569.459 PT Bio Farma (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk 10.831.329.922 10.831.329.922 PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
PT Promosindo Medika 389.474.533 389.474.533 PT Promosindo Medika
PT Kimia Farma Tbk 366.457.812 430.453.470 PT Kimia Farma Tbk
PT Rajawali Nusindo - 10.989.000 PT Rajawali Nusindo
Subjumlah Hutang Usaha – Pihak Berelasi 11.587.262.267 36.951.816.384 Subtotal related parties payable
Pihak–pihak Ketiga Third Parties
Myland Laboratories Limited 69.689.001.072 69.384.213.408 Myland Laboratories Limited
PT Avas Bisnis Internasional 23.557.214.908 13.209.434.908 PT Avas Bisnis Internasional
PT Perusahaan Pengelolaan Aset 13.352.500.000 7.902.500.000 PT Perusahaan Pengelolaan Aset
PT Anugerah Pharmindo Lestari 10.262.000.000 10.262.000.000 PT Anugerah Pharmindo Lestari
PT Roche Indonesia 8.077.000.000 8.077.000.000 PT Roche Indonesia
PT Putra Nusantara Energi Utama 7.635.906.250 7.635.906.250 PT Putra Nusantara Energi Utama
MediTech Co. 7.304.850.000 7.272.900.000 MediTech Co.
PT Solarindo Energi Internasional 7.314.840.000 7.314.840.000 PT Solarindo Energi Internasional
PT Tatarasa Primatama 7.077.966.257 7.077.966.257 PT Tatarasa Primatama
PT Tjahaja Inti Gemilang 6.420.000.000 6.420.000.000 PT Tjahaja Inti Gemilang
PT Menjangan Sakti 6.199.347.587 6.199.347.587 PT Menjangan Sakti
PT Avesta Continental Pack 5.569.203.701 5.577.603.701 PT Avesta Continental Pack
PT Elegant Indonesia 5.539.700.000 5.539.700.000 PT Elegant Indonesia
PT Satya Samira Niagatama 4.409.842.496 15.583.843.577 PT Satya Samira Niagatama
PT Foresight Global 4.334.353.867 4.752.771.922 PT Foresight Global
Kopama 3.766.163.161 3.818.157.251 Kopama
PT Wego Medika Indonesia 3.355.889.400 5.521.402.953 PT Wego Medika Indonesia
PT Pura Barutama 3.241.468.555 3.241.468.555 PT Pura Barutama
PT Mire Prin Coll 3.044.797.668 3.044.797.668 PT Mire Prin Coll
PT Tigaka Distrindo Perkasa 2.914.414.983 2.431.272.483 PT Tigaka Distrindo Perkasa
PT Genecraft Labs 2.857.050.362 2.852.252.212 PT Genecraft Labs
PT Dian Cipta Perkasa 2.784.904.332 2.784.904.332 PT Dian Cipta Perkasa
PEMDA KAB BEKASI (BPD) 2.669.008.971 1.736.952.388 PEMDA KAB BEKASI (BPD)
PT Capsugel Indonesia 2.381.107.477 2.381.107.477 PT Capsugel Indonesia
PT Irawan Prima Utama 2.134.398.750 2.134.398.750 PT Irawan Prima Utama
PT Indec Diagnostics 1.942.290.000 1.942.290.000 PT Indec Diagnostics
DPLK Manulife Indonesia 1.844.151.245 1.844.151.245 DPLK Manulife Indonesia
Sina Robotics and Medical Innovator 1.791.750.001 605.108.501 Sina Robotics and Medical Innovator
PT Ditek Jaya 1.790.826.115 1.790.826.115 PT Ditek Jaya
PT Sri Aman Corporindo 1.686.081.830 1.219.339.580 PT Sri Aman Corporindo
PT Hasil Raya Industries 1.510.434.347 1.474.755.647 PT Hasil Raya Industries
PT Bernofarm 1.355.712.244 1.355.712.244 PT Bernofarm
PT Trimitra Wisesa Abadi 1.267.064.182 1.267.064.182 PT Trimitra Wisesa Abadi
PT Kalingga Jaya Prima 1.172.482.417 1.172.482.417 PT Kalingga Jaya Prima
PT Surya Tubal Indonesia 1.140.219.617 1.140.219.617 PT Surya Tubal Indonesia
PT Enviro Meditech Pratama 1.065.734.591 1.065.734.591 PT Enviro Meditech Pratama
CIC Lille Grande Enterprise 1.071.949.160 - CIC Lille Grande Enterprise
PT Induksarana Kemasindo - 1.062.238.250 PT Induksarana Kemasindo
PT Widatra Bakti Laboratories - 60.045.030.238 PT Widatra Bakti Laboratories
PT Merapi Utama Pharma - 32.254.774.520 PT Merapi Utama Pharma
PT Emjebe Pharma - 20.457.291.323 PT Emjebe Pharma
PT Catur Dakwah Crane Farmasi - 14.578.303.724 PT Catur Dakwah Crane Farmasi
PT Distibutor Bersama Nusantara - 12.784.994.000 PT Distibutor Bersama Nusantara
PT Novapharin - 10.355.935.537 PT Novapharin
PT Medihop - 9.132.802.628 PT Medihop
PT Imfarmind Farmasi Industri - 6.779.370.623 PT Imfarmind Farmasi Industri
PT Novell Pharmaceutical Laboratorius - 4.664.693.561 PT Novell Pharmaceutical Laboratorius
PT Distriversa Buanamas - 4.586.350.323 PT Distriversa Buanamas
PT Kirana Jaya Lestari 2.859.354.130 PT Kirana Jaya Lestari
PT Angkasa Pura Solusi - 2.222.852.476 PT Angkasa Pura Solusi
PT Graha Ismaya 1.746.001.112 PT Graha Ismaya
PT Poly Jaya Medikal - 1.557.405.953 PT Poly Jaya Medikal
PT Indo Genesis Medika - 1.491.744.519 PT Indo Genesis Medika
PT Karindo Alkestron - 1.396.002.600 PT Karindo Alkestron
PT Saba Indomedika - 1.366.351.527 PT Saba Indomedika
PT Mitra Medika Utama - 1.270.984.066 PT Mitra Medika Utama
Lain-lain (rincian di bawah Rp 1 Milyar) 33.425.144.734 44.651.758.135 Others (Under IDR 1 Billon)
Subjumlah Pihak Ketiga 266.956.770.280 462.298.665.063 Subtotal Third Parties
Jumlah 278.544.032.547 499.250.481.447 Total
63
Page 67
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG USAHA - LANJUTAN 20. TRADE PAYABLES - CONTINUED
Rincian utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut: Details of trade payables by currencies are as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Rupiah 197.689.094.109 419.094.555.151 Rupiah
Dollar Dollar
(30 Juni 2025: USD 4.701.666,22 dan 77.991.239.278 78.596.314.597 (June 30, 2025: USD 4,701,666.22 and
31 Desember 2024: USD 4.863.031,05) December 31, 2024: USD 4,863,031.05)
EUR EUR
(30 Juni 2025: EUR 150.650,84) 2.863.699.161 1.559.611.699 (June 30, 2025: EUR 150,650.84
31 Desember 2024: EUR 92.551,31) December 31, 2024: EUR 92,551.31)
Jumlah 278.544.032.547 499.250.481.447 Total
Rincian utang usaha berdasarkan jatuh tempo adalah sebagai berikut: The aging of trade payables are as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Belum Jatuh Tempo 31.761.620.578 11.099.423.229 Not yet due
Jatuh Tempo Past due:
01 – 30 hari 1.092.579.334 2.594.638.950 01 – 30 days
31 – 60 hari 947.452.729 8.200.108.873 31 – 60 days
61 – 90 hari 6.651.353.565 13.883.535.868 61 – 90 days
91 – 120 hari 76.725.722 45.653.952 91 – 120 days
Lebih dari 120 hari 238.014.300.619 463.427.120.575 Over 120 days
Jumlah 278.544.032.547 499.250.481.447 Total
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to liquidity risk at the end of the reporting period is
senilai jumlah tercatat dari setiap kelas utang usaha sebagaimana yang diungkapkan the carrying amount of each class of trade payables is disclosed in Note
di Catatan 47. 47.
21. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK 21. SHORT-TERM BANK LOAN
Akun ini merupakan Kredit Modal Kerja dari Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 This account is a Working Capital Loan of the Company as at June 30,
dan 31 Desember 2024 dengan rincian sebagai berikut: 2025 and December 31, 2024 with the following details:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 93.993.629.148 93.993.629.148 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT BPR Universal - 31.718.787.727 PT BPR Universal
PT BPR Inti Dana Sukses Makmur - 16.944.320.000 PT BPR Inti Dana Sukses Makmur
Jumlah bersih 93.993.629.148 142.656.736.875 Total –Net
Berikut ini adalah ikhtisar pergerakan liabilitas keuangan sesuai dengan PSAK 2, The following summarize the movements of financial liabilities in
laporan arus kas: accordance with SFAS 2, the statements of cash flows:
1 Januari – 30 Juni 2025/ January 1 – June 30, 2025
Kehilangan
pengendalian atas
Saldo awal/ Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
entitas anak/ Loss
balance Additions Deductions Ending balance
of control of
subsidiary
Pinjaman Jangka Pendek 142.656.736.875 - - (48.663.107.727) 93.993.629.148 Short term Bank Loan
1 Januari – 31 Desember 2024/ January 1 – December 31, 2024
Saldo awal/
Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Pinjaman Jangka Pendek Beginning Penambahan/ Additions
Deductions Reclassification Ending balance
balance
139.423.618.332 - (375.000.000) 3.608.118.543 142.656.736.875 Short term Bank Loan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Perusahaan memperoleh fasilitas KMK Revolving yang bersifat Non R/C dari PT BNI The Company obtained Revolving Credit facility that is the non R/C from
dengan nilai plafon maksimum Rp55.000.000.000 (lima puluh lima milyar rupiah), PT BNI with a maximum ceiling value Rp55,000,000,000 (fifty five billion
berdasarkan surat No: KPS1/2.3/401/R tanggal 1 November 2022 dengan tarif bunga rupiah), based on the letter No: KPS1/2.3/401/R dated November 1,
9% per annum yang telah diperpanjang sampai dengan tanggal 6 November 2023. 2022 with interest rates of 9% per annum until November 6, 2023.
Perusahaan memperoleh perpanjangan Fasilitas KMK Revolving yang bersifat Non- The Company obtained an extension of Revolving Credit Facility that is
R/C dari PT BNI dengan nilai plafon maksimum Rp55.000.000.000 (lima puluh lima the non-R/C from PT BNI with a maximum ceiling value
miliar rupiah), berdasarkan surat No: COB1/6/674/R tanggal 3 November 2023 Rp55,000,000,000 (fifty-five billion rupiah), based on the letter No:
dengan tarif bunga 9% per tahun yang telah diperpanjang sampai dengan tanggal 6 COB1/6/674/R dated November 3, 2023, with interest rates of 9.00% per
November 2024. annum until November 6, 2024.
Fasilitas ini dijamin dengan jaminan sebagai berikut : The facility is secured by the following collaterals:
- Persediaan - Inventories
- Piutang Dagang - Trade Receivables
- Tanah, bangunan pabrik, mesin/peralatan pabrik dan inventaris kantor/pabrik di - Land, building, plant, machinery and office supplies in Cibitung
Cibitung
64
Page 68
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK - LANJUTAN 21. SHORT-TERM BANK LOAN - CONTINUED
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - Lanjutan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - Continued
Sehubungan dengan perjanjian kredit tersebut, INAF memiliki kewajiban untuk In connection with the credit agreement, INAF has an obligation to
mempertahankan: maintain:
a. Financial Covenant Current Ratio minimal 1 kali Pemenuhan rasio keuangan a Current Ratio minimum 1 time Fulfillment of the financial ratio Current
Current Ratio paling lambat pada periode 31 Desember 2025. . Ratio no later than December 31, 2025.
b. Debt to Equity Ratio tidak lebih dari 3 kali Pemenuhan rasio Debt to Equity Ratio b Debt to Equity Ratio no more 3 time Fulfillment of the Debt to Equity
paling lambat pada laporan keuanan audited 31 Desember 2029. . Ratio is no later than the audited financial statements of December 31,
2029.
c. Debt Service Coverage Ratio minimal 100% Pemenuhan rasio keuangan DSC c Debt Service Coverage minimum 100% Fulfillment of DSC's financial
paling lambat pada periode 31 Desember 2026. . ratios by December 31, 2026 at the latest.
Perusahaan tidak dapat memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam The Company has not complied with the covenants in the borrowing
perjanjian pinjaman tersebut. agreement.
Perusahaan memperoleh persetujuan restrukturisasi pinjaman PT Bank Negara The Company obtained loan restructuring approval from PT Bank
Indonesia (Persero) Tbk. melalui Akta No: 10 tertanggal 7 November 2019, dibuat di Negara Indonesia (Persero) Tbk through Deed No: 10 dated November
hadapan Fathiah Helmi, SH, notaris di Jakarta tentang Perjanjian Antar Kreditur 7, 2019, was made before Fathiah Helmi, S.H., notary in Jakarta
Sehubungan Dengan Restrukturisasi Utang. Nilai utang yang direstrukturisasi concerning the Inter-Creditor Agreement Regarding Debt Restructuring.
Rp95.000.000.000 (sembilan puluh lima milyar rupiah). The value of the restructured debt is Rp95,000,000,000 (ninety-five
billion rupiah).
Jangka waktu fasilitas: 120 bulan Term of facility: 120 bulan
Suku bunga: Interest rate:
Tahun / Suku Bunga /
Year Interest Rate
2019 9%
2020 6%
2021 6%
2022 7%
2023 7%
2024 8%
2025 8%
2026 9%
2027 9%
2028 9%
2029 9%
PT BPR Intidana Sukses Makmur PT BPR Intidana Sukses Makmur
Perusahaan memperoleh Fasilitas Kredit Modal Kerja yang bersifat Revolving dari PT The Company obtained a Revolving Working Capital Credit Facility from
BPR Intidana Sukses Makmur dengan Plafond kredit Rp15.000.000.000 (Lima belas PT BPR Intidana Sukses Makmur with a credit limit of Rp15,000,000,000
milyar rupiah), berdasarkan surat No: 0100/ISM-SME/SPPK/1122 tanggal 29 (Fifteen billion rupiah), based on letter No: 0100/ISM-SME/SPPK/1122
November 2022. dated November 29, 2022.
Perusahaan memperoleh perpanjangan Fasilitas Kredit Modal Kerja yang bersifat The Company obtained an extension of the Revolving Working Capital
Revolving dari PT BPR Intidana Sukses Makmur dengan Plafond kredit Credit Facility from PT BPR Intidana Sukses Makmur with a credit limit of
Rp15.000.000.000 (Lima belas milyar rupiah), Berdasarkan addendum No. Rp15,000,000,000 (Fifteen billion rupiah), Based on addendum No.
61253/ISM/ADDPKKMKDI/122023 Perusahaan telah memperpajang fasilitas kredit 61253/ISM/ADDPK-KMKDI/122023, the Company has extended the credit
sampai tanggal 12 Juni 2024. facility until June 12, 2024.
Debitur: PT Indofarma Global Medika (“IGM”) Debitor: PT Indofarma Global Medika (“IGM”)
Fasilitas yang di peroleh Perusahaan antara lain: The loan facilities obtained by the Company are as follows :
- Jangka waktu fasilitas 12 Bulan, mulai dari 29 November 2022 sampai dengan 28 - The term of this agreement is 12 Months, begin from November 29,
November 2023, diperpanjang sampai dengan 12 Juni 2024. 2022 until November 28, 2023, extended until June 12, 2024.
- Tingkat suku bunga ditetapkan sebesar 21%. - The loan has an interest rate at 21%.
Fasilitas ini dijamin dengan jaminan sebagai berikut: The facility is secured by the following collaterals:
- Tanah dan bangunan di Coblong, Bandung - Land and building in Coblong, Bandung
- Tanah dan bangunan di Babakan Ciparay, Bandung - Land and building in Babakan Ciparay, Bandung
Sampai dengan tanggal laporan keuangan, pinjaman sindikasi ini telah jatuh tempo Until the date of the financial statements, this loan has matured and there
dan belum ada perpanjangan. Tidak ada covenant yang harus dipenuhi oleh is no extension of the agreement. There are no covenants that must be
Perusahaan. complied by the Company.
65
Page 69
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK - LANJUTAN 21. SHORT-TERM BANK LOAN - CONTINUED
PT BPR Universal PT BPR Universal
Grup memperoleh Fasilitas Kredit Modal Kerja yang bersifat Revolving dari PT BPR The Company obtained a Revolving Working Capital Credit Facility from
Universal dengan Plafond kredit Rp30.000.000.000 (Tiga puluh milyar rupiah), PT BPR Universal with a credit limit of Rp30,000,000,000 (Thirty billion
berdasarkan surat No: 023/U-BTR/I/23 tanggal 20 Januari 2023. rupiah), based on letter No: 023/U-BTR/I/23 dated 20 January 2023.
Bank Limit Fasilitas Bank Plafond
BPR Universal (Arranger) 8.500.000.000 BPR Universal (Arranger) 8.500.000.000
BPR Agung Sejahtera 1.500.000.000 BPR Agung Sejahtera 1.500.000.000
BPR Bank Jombang Perseroda 3.000.000.000 BPR Bank Jombang Perseroda 3.000.000.000
BPR Ceper 1.500.000.000 BPR Ceper 1.500.000.000
BPR Cipatujah Jabar Perseroda 1.500.000.000 BPR Cipatujah Jabar Perseroda 1.500.000.000
BPR Delta Artha Perseroda 3.000.000.000 BPR Delta Artha Perseroda 3.000.000.000
BPR Hariarta Sedana 2.000.000.000 BPR Hariarta Sedana 2.000.000.000
BPR Kredit Mandiri Indonesia 2.000.000.000 BPR Kredit Mandiri Indonesia 2.000.000.000
BPR Mahkota Arta Sejahtera 2.000.000.000 BPR Mahkota Arta Sejahtera 2.000.000.000
BPR Universal - Kalbar 2.000.000.000 BPR Universal - Kalbar 2.000.000.000
BPR Universal - Karya Mandiri Riau 1.000.000.000 BPR Universal - Karya Mandiri Riau 1.000.000.000
BPR Universal - Sentosa 2.000.000.000 BPR Universal - Sentosa 2.000.000.000
Jumlah 30.000.000.000 Total 30.000.000.000
Debitur: PT Indofarma Global Medika (“IGM”) Debitor: PT Indofarma Global Medika (“IGM”)
Fasilitas yang di peroleh Grup antara lain: The loan facilities obtained by the Company are as follows :
- Jangka waktu fasilitas 12 Bulan, mulai dari 20 Januari 2023 sampai dengan 19 - The term of this agreement is 12 Months, begin from January 20,
Januari 2024 2023 until January 19, 2024
- Tingkat suku bunga ditetapkan sebesar 18% - The loan has an interest rate at 18%
Tujuan penggunaan: The intended use:
- Standby loan modal kerja PT Indofarma Global Medika sebesar Rp25.000.000.000 - PT Indofarma Global Medika working capital standby loan of
Rp25,000,000,000
- Kebutuhan modal kerja untuk project Badan Kependudukan dan Keluarga - Working capital requirements for the National Population and Family
Berencana Nasional (BKKBN) terkait pengadaan barang kontrasepsi suntik dan Planning Agency (BKKBN) project related to the procurement of
implant dengan total keseluruhan sebesar Rp90.000.000.000 contraceptive injections and implants with a total of
Rp90,000,000,000
- Digunakan untuk biaya-biaya akta inbreng dari PT Indofarma Tbk kepada PT - Used for the costs of the inbreng deed from PT Indofarma Tbk to PT
Indofarma Global Medika sebesar Rp5.000.000.000 dengan agunan sebagai Indofarma Global Medika in the amount of Rp5,000,000,000 with the
berikut: following collateral:
● Semarang (Kantor PT Indofarma Global Medika), SHGB No. 00833/Bongsari ● Semarang (Office of PT Indofarma Global Medika), SHGB No.
atas nama PT Indofarma Tbk di Jakarta Timur. 00833/Bongsari on behalf of PT Indofarma Tbk in East Jakarta.
● Surabaya (PT Indofarma Global Medika), SHGB No. 578/Margorejo & ● Surabaya (PT Indofarma Global Medika), SHGB No.
577/Margorejo & 813/Margorejo atas nama PT Indofarma Tbk di Jakarta Timur. 578/Margorejo & 577/Margorejo & 813/Margorejo on behalf of PT
Indofarma Tbk in East Jakarta.
Agunan Utama Main collateral
- Sertifikat Hak Guna bangunan No. 00833/Bongsari, Surat ukur tanggal 2 April - Building Use Right Certificate No. 00833/Bongsari, Measurement
2008, No. 63/Bongsari/2008, seluas 1.385 m2 di kelurahan Bongsari, Kec. letter dated 2 April 2008, No. 63/Bongsari/2008, covering an area of
Semarang Barat, Kota Semarang, Prov. Jawa Tengah, atas nama PT. 1,385 m2 in Bongsari village, Kec. West Semarang, Semarang City,
INDOFARMA Tbk di Jakarta Timur (Tanggal berakhirnya hak 15-04-2028); Prov. Central Java, on behalf of PT. INDOFARMA Tbk in East Jakarta
- Sertifikat Hak Guna bangunan No. 578/Morgorejo, Berdasarkan gambar situasi - (End of rights
Building Use 15-04-2028);
Right Certificate No. 578/Morgorejo, Based on the
tanggal 11 Desember 1995, No. 14.337/1995, seluas 160 m2 di kelurahan picture of the situation dated 11 December 1995, No. 14.337/1995,
Margorejo, Kec. Wonocolo, Kota Surabaya, Prov. Jawa Timur, atas nama PT. covering an area of 160 m2 in Margorejo village, Kec. Wonocolo, City
INDOFARMA Tbk di Jakarta Timur (Tanggal berakhirnya hak 08-10-2035); of Surabaya, Prov. East Java, on behalf of PT. INDOFARMA Tbk in
East Jakarta (End of rights 08-10-2035);
- Sertifikat Hak Guna bangunan No. 577/Morgorejo, Berdasarkan gambar situasi - Building Use Right Certificate No. 577/Morgorejo, Based on the
tanggal 11 Desember 1995, No. 14.386/1995, seluas 656 m2 di kelurahan picture of the situation dated 11 December 1995, No. 14.386/1995,
Margorejo, Kec. Wonocolo, Kota Surabaya, Prov. Jawa Timur, atas nama PT. covering an area of 656 m2 in Margorejo village, Kec. Wonocolo, City
INDOFARMA Tbk di Jakarta Timur (Tanggal berakhirnya hak 02-11-2029); of Surabaya, Prov. East Java, on behalf of PT. INDOFARMA Tbk in
East Jakarta (End of rights 02-11-2029);
- Sertifikat Hak Guna bangunan No. 813/Morgorejo, Berdasarkan gambar situasi - Building Use Right Certificate No. 813/Morgorejo, Based on the
tanggal 27 Agustus 2008, No. 32/Margorejo/2008, seluas 183 m2 di kelurahan picture of the situation dated 27 August 2008, No. 32/Margorejo/2008,
Margorejo, Kec. Wonocolo, Kota Surabaya, Prov. Jawa Timur, atas nama PT. covering an area of 183 m2 in Margorejo sub-district, Kec. Wonocolo,
INDOFARMA Tbk di Jakarta Timur (Tanggal berakhirnya hak 07-07-2028); City of Surabaya, Prov. East Java, on behalf of PT. INDOFARMA Tbk
in East Jakarta (End of rights 07-07- 2028);
Agunan tambahan Additional collateral
- Corporate Guarantee Notary atas nama PT INDOFARMA Tbk - Corporate Guarantee Notary on behalf of PT INDOFARMA Tbk
Sampai dengan tanggal laporan keuangan, pinjaman sindikasi ini telah jatuh tempo Until the date of the financial statements, this syndicated loan has
dan belum ada perpanjangan utang perjanjian. Tidak ada covenant yang harus matured and there has been no extension of the loan agreement. There
dipenuhi Perusahaan. are no covenants that must be complied by the Company.
66
Page 70
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
22. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 22. ACCRUED EXPENSES
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Beban operasional dan distribusi 15.069.156.903 22.575.194.362 Operational and distribution expenses
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 453.002.300 453.002.300 Liabilities to PKBL Unit
Beban bunga - 68.919.897 Interest expenses
Jumlah 15.522.159.203 23.097.116.559 Total
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to liquidity risk at the end of the reporting period is
senilai jumlah tercatat dari setiap kelas biaya yang masih harus dibayar sebagaimana the carrying amount of each class of accrued expenses is disclosed in Note
yang diungkapkan di Catatan 47. 47.
23. KEWAJIBAN PENGEMBALIAN DANA 23. REFUND LIABILITIES
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Kewajiban pengembalian dana 1.656.479.167 1.656.479.167 Refund liabilities
Kewajiban pengembalian dana merupakan dampak dari penerapan PSAK 115 Refund liabilities represent the impact of the implementation SFAS 115
sehubungan dengan melihat estimasi atas penjualan yang akan kembalikan. relating to estimated sales return.
24. LIABILITAS HAK GUNA 24. LEASE LIABILITIES
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Liabilitas sewa pembiayaan bruto : Gross finance lease liabilities :
Pembayaran sewa minimum tidak lebih dari 1 tahun 835.311.656 835.311.656 Minumum lease payments no later than 1 year
Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun - - Later than 1 year and no later than 5 years
Total 835.311.656 835.311.656 Total
Tidak ada pembatasan signifikan yang ditetapkan oleh lessor dalam perjanjian sewa There is no significant restriction imposed by lease arrangements
pembiayaan dengan Perusahaan terkait dengan penggunaan aset atau pencapaian between lessor and the Company on use of the assets or maintenance
kinerja keuangan tertentu. of certain financial performance
Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to liquidity risk at the end of the reporting period
senilai jumlah tercatat dari setiap kelas liabilitas hak guna sebagaimana yang is the carrying amount of each class of lease liabilities is disclosed in
diungkapkan di Catatan 47. Notes 47.
25. UTANG PAJAK 25. TAX PAYABLES
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Induk: Parent:
- STP PPN & PPh 100.401.338.251 100.701.338.251 STP PPN & PPh -
- Pajak Pertambahan Nilai 73.368.409.820 74.874.341.426 Value Added Taxes -
- Pasal 21 23.116.562.921 21.358.891.906 Article 21 -
- Pasal 22 14.829.591.767 14.226.827.349 Article 22 -
- Pasal 23 3.257.500.448 3.116.560.782 Article 23 -
- Pasal 29 Article 29 -
- Tahun Fiskal 2021 33.487.463.834 33.487.463.834
- Tahun Fiskal 2020 - -
- Pasal 4 Ayat (2) 256.916.691 256.916.691 Article 4 (2) -
248.717.783.732 248.022.340.239
Entitas Anak: Subsidiaries:
- Pajak Pertambahan Nilai - 20.533.626.925 Value Added Taxes -
- Pasal 21 - 1.559.832.488 Article 21 -
- Pasal 4 ayat (2) - 205.538.233 Article 4 (2) -
- Pasal 23 - 691.860.304 Article 23 -
- Pasal 29 - 27.297.426 Article 29 -
- 23.018.155.376
Jumlah 248.717.783.732 271.040.495.615 Total
Entitas Induk: Parent Entity:
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00115/107/24/051/24 pada tanggal 23 of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00115/107/24/051/24 on
September 2024, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Keterlambatan August 13, 2024, PT Indofarma Tbk obtained STP for VAT interest for
Penyampaian PPN Masa Mei 2024, dengan nilai sanksi sebesar Rp500.000. Sampai the May 2024 period, with a value of Rp500,000. As of the financial
dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat reporting date, the Company has not paid the Tax Bill (SPT).
Tagihan Pajak (STP) tersebut.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00026/107/23/051/24 pada tanggal 12 Juni of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00026/107/23/051/24 on
2024, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Keterlambatan Penyampaian PPN June 12, 2024, PT Indofarma Tbk obtained STP for VAT interest for the
Masa Oktober 2023, dengan nilai sanksi sebesar Rp40.545.393. Sampai dengan October 2023 period, with a value of Rp40,545,393. As of the financial
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan reporting date, the Company has not paid the Tax Bill (SPT).
Pajak (STP) tersebut.
67
Page 71
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00035/107/24/051/24 pada tanggal 12 Juni of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00035/107/24/051/24 on
2024, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Keterlambatan Penyampaian PPN June 12, 2024, PT Indofarma Tbk obtained STP for VAT penalty for the
Masa Maret 2024, dengan nilai sanksi sebesar Rp500.000. Sampai dengan tanggal March 2024 period, with a value of Rp500,000. As of the financial
pelaporan keuangan, Perusahaan telah membayarkan atas Surat Tagihan Pajak reporting date, the Company has paid for the Tax Bill (SPT) amounting
(STP) tersebut sebesar Rp500.000 to Rp500,000.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jenderal Pajak No. 01334/101/23/413/24 pada tanggal 12 Juni of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 01334/101/23/413/24 on
2024, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 21 Masa June 12 2024, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article
November 2023 dengan nilai sanksi sebesar Rp4.155.282. Sampai dengan tanggal 21 for the November 2023 period with a sanction value of IDR
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak 4,155,282. As of the financial reporting date, the Company has not paid
(STP) tersebut. the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No.00002/103/22/051/24 pada tanggal 14 Maret of Indonesia, Directorate General of Taxes No.00002/103/22/051/24 on
2024, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas bunga Pajak Penghasilan Pasal 23 March 14, 2024, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article
Masa Maret 2022, dengan nilai sanksi sebesar Rp42.578.667. Sampai dengan 23 interest for the March 2022 period, with a sanction value of
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Rp42,578,667. As of the financial reporting date, the Company has not
Pajak (STP) tersebut. paid the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00034/109/16/051/23 pada tanggal 13 Juli of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00034/109/16/051/23 on
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Bunga Penagihan PPh Badan Tahun July 13, 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for 2016 Corporate
2016, dengan nilai sanksi sebesar Rp299.969.584. Sampai dengan tanggal pelaporan Income Tax Collection Interest, with a sanction value of Rp299,969,584.
keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) As of the financial reporting date, the Company has not paid the Tax Bill
tersebut. (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of
Indonesia Direktorat Jenderal Pajak No. 00001/187/20/051/23 pada tanggal 20 the Republic Indonesia Directorate General of Tax No.
Januari 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Pertambahan Nilai, 00001/187/20/051/23 on January 20, 2023, PT Indofarma Tbk obtained
dengan nilai sanksi sebesar Rp943.751. Sampai dengan tanggal pelaporan STP of Value Added Tax payable for period November 2020, with
keuangan, Perusahaan telah membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. amounting sanction Rp943,571. As the financial reporting date, the
Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of
Indonesia Direktorat Jendral Pajak No.00186/101/20/413/23 pada tanggal 24 Maret the Republic Indonesia Directorate General of Tax No.
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas PPh pasal 21 masa Desember 2020 00186/101/20/413/23 on March 24, 2023, PT Indofarma Tbk obtained
dengan nilai sanksi sebesar Rp85.954.919. Sampai dengan tanggal pelaporan STP of Tax payable article 21 for period December 2020, with
keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) amounting sanction Rp85,954,919. As the financial reporting date, the
tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT)
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of
Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00046/109/19/051/22 pada tanggal 25 Oktober the Republic Indonesia Directorate General of Tax No.
2022, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas PPN masa Desember 2019 dengan 00046/109/19/051/22 on October 25, 2022, PT Indofarma Tbk obtained
nilai sanksi sebesar Rp19.204.128. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, STP of Value Added Tax payable for period November 2020, with
Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. amounting sanction Rp19,204,128. This has not yet been paid by the
Company as of the authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of
Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00001/187/20/051/23 pada tanggal 20 Januari the Republic Indonesia Directorate General of Tax No.
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas PPN masa November 2020 dengan 00001/187/20/051/23 on January 20, 2023, PT Indofarma Tbk obtained
nilai sanksi sebesar Rp943.571. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, STP of Value Added Tax payable for period November 2020, with
Perusahaan belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. amounting sanction Rp943,571. As the financial reporting date, the
Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the tax underpayment assessment letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No.00009/206/17/051/19 pada Ministry of Finance of the Republic Indonesia Directorate General of Tax
tanggal 17 Juni 2019 PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas kurang bayar PPH No.00009/206/17/051/19 on June 17, 2019 PT Indofarma Tbk obtained
Badan masa 2017, nilai kurang setor sebesar Rp15.228.881.446, sanksi sebesar SKPKB for underpayment of Corporate Incoming Tax 2017 periode,
Rp5.482.397.321 dengan nilai total hutang pajak sebesar Rp20.711.278.767 yang amounting underpayment Rp15,228,881,446, sanction
diterima pada tahun 2019. Rp5,482,397,321, amounting tax payables Rp20,711,278,767 in 2019.
PT Indofarma Tbk mengajukan surat keberatan pada tanggal 11 September 2019 PT Indofarma Tbk filled objection letter on September 11, 2019 with
melalui surat dengan nomor 958/DIR/1/IX/2019 sehubungan dengan SKPKB ini. letter number 958/DIR/1/IX/2019 relating to this SKPKB.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00012/110/17/051/21 pada tanggal 9 April Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00012/110/17/051/21
2021, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas pph pasal 25/29 badan tahun 2017 on April 9, 2021, PT Indofarma Tbk obtained STP of PPh 25/29 corporate
dengan nilai sanksi sebesar Rp10.160.102.494. Sampai dengan tanggal pelaporan income tax 2017, with amounting sanction Rp10,160,102,494. As of the
keuangan, Perusahaan telah membayarkan cicilan atas surat tagihan Pajak tersebut financial reporting date, the Company has paid the installments for the tax
sebesar Rp2.010.102.494 bill amounting to Rp2,010,102,494
68
Page 72
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementrian Based on the tax underpayment assessment letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak No. 00171/287/19/051/21 Ministry of Finance of the Republic Indonesia Directorate General of Tax
pada tanggal 22 Juli 2021, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas kurang bayar No. 00171/287/19/051/21 on July 22, 2021, PT Indofarma Tbk obtained
PPN PUT masa April 2019 dengan nilai kurang setor sebesar Rp1.177.930.625, SKPKB for underpayment of Value Added Tax payable April 2019
sanksi sebesar Rp514.520.095 dengan nilai total hutang pajak sebesar period, amounting underpayment Rp1,177,930,625, sanction
Rp1.692.450.720 yang diterima pada tahun 2021. Sampai dengan tanggal pelaporan Rp514,520,095, amounting tax payables Rp1,692,450,720 that recieved
keuangan, Perusahaan hanya membayarkan nilai kurang setor atas Surat Ketetapan in 2021. Up to the financial reporting date, the Company has only paid
Pajak tersebut. the underpayment amount of the Tax Assessment Letter.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of
Indonesia Direktorat Jenderal Pajak No. 00031/107/19/051/21 pada tanggal 23 the Republic Indonesia Directorate General of Tax No.
Februari 2021, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Pertambahan Nilai, 00031/107/19/051/21 on February 23, 2021, PT Indofarma Tbk obtained
dengan nilai sanksi sebesar Rp149.942.211. Sampai dengan tanggal pelaporan STP of Value Added Tax, with amounting sanction Rp149,942,211. Until
keuangan, Perusahaan mengajukan permohonan pengurangan / penghapusan sanksi the financial reporting date, the Company submitted a request for
dan diterima dengan no surat. KEP-00852/NKEB/PJ/WPJ.19/2022, tanggal 31 reduction/elimination of sanctions and was received with letter no. KEP-
Agustus 2022. 00852/NKEB/PJ/WPJ.19/2022, dated 31 August 2022.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of
Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00037/109/19/051/22 pada tanggal 20 the Republic Indonesia Directorate General of Tax No.
September 2022, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas PPh final masa Desember 00037/109/19/051/22 on September 20, 2022, PT Indofarma Tbk
2019, dengan nilai sanksi sebesar Rp4.339.170. Sampai dengan tanggal pelaporan obtained STP of Final tax for period December 2019, with amounting
keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) sanction Rp4,339,170. As the financial reporting date, the Company has
tersebut. not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jenderal Pajak No. 00273/103/19/413/23 pada tanggal 12 Juli of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00273/103/19/413/23 on
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan July 12 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article
nilai sanksi sebesar Rp7.271.395. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, 23, with a sanction value of Rp7,271,395. As the financial reporting
Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak tersebut. date, the Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jenderal Pajak No. 00306/103/19/413/23 pada tanggal 12 Juli of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00306/103/19/413/23 on
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan July 12 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article
nilai sanksi sebesar Rp100.000. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, 23, with a sanction value of Rp100,000. As the financial reporting date,
Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. the Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jenderal Pajak No. 00271/103/19/413/23 pada tanggal 12 Juli of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00271/103/19/413/23 on
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan July 12 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article
nilai sanksi sebesar Rp5.432.659. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, 23, with a sanction value of Rp5,432,659. As the financial reporting
Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. date, the Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jenderal Pajak No. 00301/103/20/413/23 pada tanggal 10 Juli of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00301/103/20/413/23 on
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan July 10 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article
nilai sanksi sebesar Rp5.922.891. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, 23, with a sanction value of Rp5,922,891. As the financial reporting
Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. date, the Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jenderal Pajak No. 00025/103/18/413/23 pada tanggal 12 Juli of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00025/103/18/413/23 on
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan July 12 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article
nilai sanksi sebesar Rp100.000. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, 23, with a sanction value of Rp100,000. As of the financial reporting
Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. date, the Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jenderal Pajak No. 00393/101/23/413/23 pada tanggal 10 Juli of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00393/101/23/413/23 on
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan July 10 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article
nilai sanksi sebesar Rp4.924.268. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, 23, with a sanction value of Rp4,924,268. As of the financial reporting
Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. date, the Company has not has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00302/103/20/413/23 pada tanggal 10 Juli Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00302/103/20/413/23 on July
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan 10, 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article 23, with a
nilai sanksi sebesar Rp10.874.489. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, sanction value of Rp10,874,489. As the financial reporting date, the
Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
69
Page 73
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00300/103/20/413/23 pada tanggal 10 Juli of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00300/103/20/413/23 on
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan July 10, 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article
nilai sanksi sebesar Rp4.687.265. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, 23, with a sanction value of Rp4,687,265. As the financial reporting
Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. date, the Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00299/103/20/413/23 pada tanggal 10 Juli of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00299/103/20/413/23 on
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan July 10, 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article
nilai sanksi sebesar Rp11.938.542. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, 23, with a sanction value of Rp11,938,542. As the financial reporting
Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. date, the Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00277/107/23/051/23 pada tanggal 19 of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00277/107/23/051/23 on
Desember 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Keterlambatan December 19 2023, PT Indofarma Tbk obtained an STP for Late
Penyampaian PPN Masa Oktober 2023, dengan nilai sanksi sebesar Rp500.000. Submission of VAT for the October 2023 Period, with a sanction value of
Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Rp500,000. As of the financial reporting date, the Company has not
Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00026/109/17/051/23 pada tanggal 03 Oktober of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00026/109/17/051/23 on
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Bunga Penagihan PPh Badan Tahun 03 October 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for 2017 Corporate
2017, dengan nilai sanksi sebesar Rp1.365.667.445. Sampai dengan tanggal Income Tax Collection Interest, with a sanction value of
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak Rp1,365,667,445. As of the financial reporting date, the Company has
(STP) tersebut. not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00016/109/19/051/23 pada tanggal 02 Oktober of Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00016/109/19/051/23 on
2023, PT Indofarma Tbk memperoleh STP atas Bunga Penagihan Masa April 2019, 02 October 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for April 2019
dengan nilai sanksi sebesar Rp219.341.613. Sampai dengan tanggal pelaporan Collection Interest, with a sanction value of Rp219,341,613. As of the
keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) financial reporting date, the Company has not settled the Tax Bill (SPT).
tersebut.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00018/201/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00018/201/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 21 Masa Januari - Desember 2020, dengan nilai sebesar Rp1.253.847.847. obtained SKPKB for PPh Article 21 for the January - December 2020
Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas period, with a value of Rp1,253,847,847. As of the financial reporting
Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. date, the Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00001/202/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00001/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 22 Masa Januari 2020, dengan nilai sebesar Rp160.372.846. Sampai dengan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the January 2020 Period, with a
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan value of Rp160,372,846. As of the financial reporting date, the
Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00002/202/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00002/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 22 Masa Februari 2020, dengan nilai sebesar Rp86.880.620. Sampai dengan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the February 2020 Period, with a
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan value of Rp86,880,620. As of the financial reporting date, the Company
Pajak (STP) tersebut. has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00003/202/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00003/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 22 Masa Maret 2020, dengan nilai sebesar Rp424.132.021. Sampai dengan obtained an SKPKB for PPh Article 22 for the March 2020 period, with a
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan value of Rp424,132,021. As of the financial reporting date, the
Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00004/202/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00004/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 22 Masa April 2020, dengan nilai sebesar Rp531.117.121. Sampai dengan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the April 2020 period, with a
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan value of Rp531,117,121. As of the financial reporting date, the
Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00005/202/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00005/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 22 Masa Mei 2020, dengan nilai sebesar Rp471.814.521. Sampai dengan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the May 2020 Period, with a
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan value of Rp471,814,521. As of the financial reporting date, the
Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
70
Page 74
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00006/202/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00006/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 22 Masa Juni 2020, dengan nilai sebesar Rp659.779.814. Sampai dengan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the June 2020 Period, with a
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan value of Rp659,779,814. As of the financial reporting date, the
Pajak (STP tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00007/202/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00007/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 22 Masa Juli 2020, dengan nilai sebesar Rp675.640.725. Sampai dengan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the July 2020 Period, with a value
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan of Rp675,640,725. As of the financial reporting date, the Company has
Pajak (STP) tersebut. not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00008/202/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00008/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 22 Masa Agustus 2020, dengan nilai sebesar Rp339.391.132. Sampai dengan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the August 2020 period, with a
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan value of Rp339,391,132. As of the financial reporting date, the
Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00009/202/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00009/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 22 Masa September 2020, dengan nilai sebesar Rp487.588.978. Sampai obtained an SKPKB for Income Tax Article 22 for the September 2020
dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Period, with a value of Rp487,588,978. As of the financial reporting
Tagihan Pajak (STP) tersebut. date, the Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00010/202/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00010/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 22 Masa Oktober 2020, dengan nilai sebesar Rp795.730.050. Sampai dengan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the October 2020 Period, with a
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan value of Rp795,730,050. As of the financial reporting date, the
Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00011/202/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00011/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 22 Masa November 2020, dengan nilai sebesar Rp818.646.081. Sampai obtained an SKPKB for PPh Article 22 for the November 2020 period,
dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat with a value of Rp818,646,081. As of the financial reporting date, the
Tagihan Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00012/202/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00012/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 22 Masa Desember 2020, dengan nilai sebesar Rp1.801.235.132. Sampai obtained an SKPKB for PPh Article 22 for the December 2020 period,
dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat with a value of Rp1,801,235,132. As of the financial reporting date, the
Tagihan Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00026/203/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00026/203/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 23 Masa September 2020, dengan nilai sebesar Rp191.241.480. Sampai obtained an SKPKB for PPh Article 23 for the September 2020 Period,
dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat with a value of Rp191,241,480. As of the financial reporting date, the
Tagihan Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00027/203/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00027/203/20/413/23 on October 11, 2023, PT Indofarma
Pasal 23 Masa Oktober 2020, dengan nilai sebesar Rp85.978.673. Sampai dengan Tbk obtained an SKPKB for PPh Article 23 for the October 2020 Period,
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan with a value of Rp85,978,673. As the financial reporting date, the
Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00028/203/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00028/203/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 23 Masa November 2020, dengan nilai sebesar Rp190.198.593. Sampai obtained an SKPKB for PPh Article 23 for the November 2020 Period,
dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat with a value of Rp190,198,593. As of the financial reporting date, the
Tagihan Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
71
Page 75
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00029/203/20/413/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 11 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00029/203/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Pasal 23 Masa Desember 2020, dengan nilai sebesar Rp185.657.983. Sampai obtained an SKPKB for PPh Article 23 for the December 2020 Period,
dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat with a value of Rp185,657,983. As of the financial reporting date, the
Tagihan Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00006/287/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00006/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Pungutan Masa Januari 2020, dengan nilai sebesar Rp316.405.236. Sampai dengan obtained an SKPKB for VAT Levy for the January 2020 Period, with a
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan value of Rp316,405,236. As of the financial reporting date, the
Pajak (STP tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00007/287/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00007/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Pungutan Masa Februari 2020, dengan nilai sebesar Rp691.711.781. Sampai dengan obtained an SKPKB for VAT Levy for the February 2020 Period, with a
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan value of Rp691,711,781. As of the financial reporting date, the
Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00008/287/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00008/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Pungutan Masa Maret 2020, dengan nilai sebesar Rp1.215.823.576. Sampai dengan obtained an SKPKB for VAT Levy for the March 2020 Period, with a
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan value of Rp1,215,823,576. As of the financial reporting date, the
Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00009/287/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00009/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Pungutan Masa April 2020, dengan nilai sebesar Rp2.246.468.255. Sampai dengan obtained an SKPKB for the April 2020 VAT Levy, with a value of
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Rp2,246,468,255. As of the financial reporting date, the Company has
Pajak (STP) tersebut. not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00010/287/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00010/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Pungutan Masa Mei 2020, dengan nilai sebesar Rp1.739.475.773. Sampai dengan obtained an SKPKB for VAT Levy for the May 2020 Period, with a value
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan of Rp1,739,475,773. As of the financial reporting date, the Company
Pajak STP) tersebut. has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00011/287/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00011/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Pungutan Masa Juni 2020, dengan nilai sebesar Rp3.230.907.959. Sampai dengan obtained an SKPKB for VAT Levy for the June 2020 Period, with a value
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan of Rp3,230,907,959. As of the financial reporting date, the Company
Pajak (STP) tersebut. has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00012/287/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00012/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Pungutan Masa Juli 2020, dengan nilai sebesar Rp1.838.742.689. Sampai dengan obtained an SKPKB for VAT Levy for the July 2020 Period, with a value
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan of Rp1,838,742,689. As of the financial reporting date, the Company
Pajak (STP) tersebut. has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00013/287/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00013/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Pungutan Masa Agustus 2020, dengan nilai sebesar Rp1.357.756.232. Sampai obtained an SKPKB for VAT Levy for the August 2020 Period, with a
dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat value of Rp1,357,756,232. As of the financial reporting date, the
Tagihan Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00014/287/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00014/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Pungutan Masa September 2020, dengan nilai sebesar Rp1.253.594.957. Sampai obtained an SKPKB for VAT Levy for the September 2020 Period, with a
dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat value of Rp1,253,594,957. As of the financial reporting date, the
Tagihan Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
72
Page 76
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00015/287/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00015/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Pungutan Masa Oktober 2020, dengan nilai sebesar Rp2.654.665.056. Sampai obtained an SKPKB for the VAT Levy for the October 2020 period, with
dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat a value of Rp2,654,665,056. As of the financial reporting date, the
Tagihan Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00016/287/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00016/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Pungutan Masa November 2020, dengan nilai sebesar Rp1.244.594.086. Sampai obtained an SKPKB for VAT Levy for the November 2020 period, with a
dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat value of Rp1,244,594,086. As of the financial reporting date, the
Tagihan Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00017/287/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00017/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Pungutan Masa Desember 2020, dengan nilai sebesar Rp1.448.938.363. Sampai obtained an SKPKB for VAT Levy for the December 2020 Period, with a
dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat value of Rp1,448,938,363. As of the financial reporting date, the
Tagihan Pajak (STP) tersebut. Company has not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00006/207/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00006/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Masa Februari 2020, dengan nilai sebesar Rp2.047.440. Sampai dengan tanggal obtained SKPKB for VAT for the February 2020 period, with a value of
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak Rp2,047,440. As of the financial reporting date, the Company has not
(STP) tersebut. settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00007/207/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00007/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Masa Maret 2020, dengan nilai sebesar Rp3.694.878. Sampai dengan tanggal obtained an SKPKB for VAT for the March 2020 period, with a value of
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak Rp3,694,878. As of the financial reporting date, the Company has not
(STP) tersebut. settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00008/207/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00008/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Masa Mei 2020, dengan nilai sebesar Rp1.706.250. Sampai dengan tanggal obtained SKPKB for VAT for the May 2020 period, with a value of
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak Rp1,706,250. As of the financial reporting date, the Company has not
(STP) tersebut. settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00009/207/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00009/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Masa Juni 2020, dengan nilai sebesar Rp6.384.875. Sampai dengan tanggal obtained SKPKB for VAT for the June 2020 period, with a value of
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak Rp6,384,875. As of the financial reporting date, the Company has not
(STP) tersebut. settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00010/207/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00010/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Masa Juli 2020, dengan nilai sebesar Rp59.926.055. Sampai dengan tanggal obtained SKPKB for VAT for the July 2020 period, with a value of
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak Rp59,926,055. As of the financial reporting date, the Company has not
(STP) tersebut. settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00011/207/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00011/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Masa Agustus 2020, dengan nilai sebesar Rp228.549.364. Sampai dengan tanggal obtained SKPKB for VAT for the August 2020 period, with a value of
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak Rp228,549,364. As of the financial reporting date, the Company has not
(STP) tersebut. settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00012/207/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00012/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Masa September 2020, dengan nilai sebesar Rp5.238.641.102. Sampai dengan obtained SKPKB for VAT for the September 2020 period, with a value of
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Rp5,238,641,102. As of the financial reporting date, the Company has
Pajak (STP) tersebut. not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00013/207/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00013/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Masa Oktober 2020, dengan nilai sebesar Rp5.549.839.815. Sampai dengan tanggal obtained SKPKB for VAT for the October 2020 period, with a value of
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak Rp5,549,839,815. As of the financial reporting date, the Company has
(STP) tersebut. not settled the Tax Bill (SPT).
73
Page 77
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00014/207/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00014/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Masa November 2020, dengan nilai sebesar Rp.6.020.174.482. Sampai dengan obtained SKPKB for VAT for the November 2020 period, with a value of
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Rp6,020,174,482. As of the financial reporting date, the Company has
Pajak (STP) tersebut. not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00015/207/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Taxes No. 00015/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Masa Desember 2020, dengan nilai sebesar Rp.26.864.623.074. Sampai dengan obtained SKPKB for VAT for the December 2020 period, with a value of
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Rp26,864,623,074. As of the financial reporting date, the Company has
Pajak (STP) tersebut. not settled the Tax Bill (SPT).
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00002/206/20/051/23 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 05 Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Taxes No. 00002/206/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Tahun 2020, dengan nilai sebesar Rp.19.260.408.416. Sampai dengan tanggal obtained an SKPKB for 2020 PPh, with a value of Rp19,260,408,416. As
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak of the financial reporting date, the Company has not ettled the Tax Bill
(STP) tersebut. (SPT).
PT Indofarma Global Medika
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00002/206/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00002/206/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPh 2022, dengan nilai sebesar Rp27.297.426. Sampai dengan tanggal pelaporan Medika obtained an SKPKB for Income Tax year 2022, with a value of
keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) Rp27,297,426. This has not yet been paid by the Company as of the
tersebut. authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00089/207/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00089/207/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPN Masa Januari 2022, dengan nilai sebesar Rp430.809.903. Sampai dengan Medika obtained an obtained SKPKB for VAT for the January 2022
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Period, with a value of Rp430,809,903. This has not yet been paid by
Pajak (STP) tersebut. the Company as of the authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00090/207/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00090/207/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPN Masa Februari 2022, dengan nilai sebesar Rp205.675.562. Sampai dengan Medika obtained an obtained SKPKB for VAT for the February 2022
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Period, with a value of Rp205,675,562. This has not yet been paid by
Pajak (STP) tersebut. the Company as of the authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00091/207/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00091/207/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPN Masa Maret 2022, dengan nilai sebesar Rp1.110.516. Sampai dengan tanggal Medika obtained an obtained SKPKB for VAT for the March 2022
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak Period, with a value of Rp1,110,516. This has not yet been paid by the
(STP) tersebut. Company as of the authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00092/207/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00092/207/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPN Masa April 2022, dengan nilai sebesar Rp132.647.529. Sampai dengan tanggal Medika obtained an obtained SKPKB for VAT for the April 2022 Period,
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak with a value of Rp132,647,529. This has not yet been paid by the
(STP) tersebut. Company as of the authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00093/207/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00093/207/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPN Masa Mei 2022, dengan nilai sebesar Rp233.261.537. Sampai dengan tanggal Medika obtained an obtained SKPKB for VAT for the Mei 2022 Period,
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak with a value of Rp233,261,537. This has not yet been paid by the
(STP) tersebut. Company as of the authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00094/207/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00094/207/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPN Masa Juni 2022, dengan nilai sebesar Rp60.966.638. Sampai dengan tanggal Medika obtained an obtained SKPKB for VAT for the June 2022 Period,
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak with a value of Rp60,966,638. This has not yet been paid by the
(STP) tersebut. Company as of the authorization date of these financial statements.
74
Page 78
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00095/207/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00095/207/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPN Masa Juli 2022, dengan nilai sebesar Rp1.999.459.408. Sampai dengan tanggal Medika obtained an obtained SKPKB for VAT for the July 2022 Period,
pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak with a value of Rp1,999,459,408. This has not yet been paid by the
(STP) tersebut. Company as of the authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00096/207/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00096/207/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPN Masa Agustus 2022, dengan nilai sebesar Rp560.031.560. Sampai dengan Medika obtained an obtained SKPKB for VAT for the August 2022
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Period, with a value of Rp560,031,560. This has not yet been paid by
Pajak (STP) tersebut. the Company as of the authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00097/207/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00097/207/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPN Masa September 2022, dengan nilai sebesar Rp5.600.455. Sampai dengan Medika obtained an obtained SKPKB for VAT for the September 2022
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Period, with a value of Rp5,600,455. This has not yet been paid by the
Pajak (STP) tersebut. Company as of the authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00098/207/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00098/207/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPN Masa Oktober 2022, dengan nilai sebesar Rp353.381.128. Sampai dengan Medika obtained an obtained SKPKB for VAT for the October 2022
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Period, with a value of Rp353,381,128. This has not yet been paid by
Pajak (STP) tersebut. the Company as of the authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00099/207/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00099/207/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPN Masa November 2022, dengan nilai sebesar Rp548.866.866. Sampai dengan Medika obtained an obtained SKPKB for VAT for the November 2022
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan period, with a value of Rp548,866,866. This has not yet been paid by the
Pajak (STP) tersebut. Company as of the authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00100/207/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00100/207/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPN Masa Desember 2022, dengan nilai sebesar Rp16.562.881.495. Sampai dengan Medika obtained an obtained SKPKB for VAT for the December 2022
tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Period, with a value of Rp16,562,881,495. This has not yet been paid by
Pajak (STP) tersebut the Company as of the authorization date of these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00004/240/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00004/240/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPh 4 ayat 2 Masa Januari - Desember 2022, dengan nilai sebesar Rp5.783.133. Medika obtained an obtained SKPKB for Income Tax art 4 (2) for the
Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas January-December 2022 Period, with a value of Rp5,783,133. This has
Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. not yet been paid by the Company as of the authorization date of these
financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00010/203/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00010/203/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPh 23 Masa Januari - Desember 2022, dengan nilai sebesar Rp568.193.565. Medika obtained an obtained SKPKB for Income Tax art 23 for the
Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas January-December 2022 Period, with a value of Rp568,193,565. This
Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. has not yet been paid by the Company as of the authorization date of
these financial statements.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00008/543/22/051/24 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
pada tanggal 26 April 2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh SKPKB atas Taxes No. 00008/543/22/051/24 on April 26, 2024, PT Indofarma Global
PPh 21 Masa Januari - Desember 2022, dengan nilai sebesar Rp222.880.152. Medika obtained an obtained SKPKB for Income Tax art 21 for the January-
Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas December 2022 Period, with a value of Rp222,880,152. This has not yet
Surat Tagihan Pajak (STP) tersebut. been paid by the Company as of the authorization date of these financial
statements.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic
Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak No. 00021/107/22/051/24 pada tanggal 26 April of Indonesia, Directorate General of Taxes No. . 00021/107/22/051/24
2024, PT Indofarma Global Medika memperoleh STP atas PPN Masa Desember on April 26, 2024, PT Indofarma Global Medika obtained an obtained
2022, dengan nilai sebesar Rp1.168.787.549. Sampai dengan tanggal pelaporan STP for VAT for the December 2022 Period, with a value of
keuangan, Perusahaan belum membayarkan atas Surat Tagihan Pajak (STP) Rp1,168,787,549. This has not yet been paid by the Company as of the
tersebut. authorization date of these financial statements.
75
Page 79
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
26. KEWAJIBAN KONTRAK 26. CONTRACT LIABILITY
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Uang Muka Penjualan 12.298.982.438 14.907.025.174 Advances From Customers
Akun ini merupakan uang yang diterima Perusahaan atas penjualan kepada institusi This account represents money received by the Company from sales to
yang belum direalisasikan. institutions that have not yet been realized.
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Saldo Awal 14.907.025.174 7.214.553.419 Beginning balance
Kehilangan pengendalian Loss of control
atas entitas anak (119.489.677) - of subsidiary
Penambahan 6.138.914.924 23.350.534.004 Additions
Realisasi terhadap pendapatan (8.627.467.983) (15.658.062.249) Realize to revenues
Saldo Akhir 12.298.982.438 14.907.025.174
27. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PENDEK 27. SHORT TERM EMPLOYEE BENEFIT
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Pesangon 20.184.675.049 51.195.257.587 Severance
Gaji 31.436.438.914 45.951.029.540 Salary
BPJS Tenaga Kerja 22.538.711.732 26.169.133.510 BPJS Labor
DPLK 16.441.775.299 23.747.238.551 DPLK
Tunjangan Irreguler 20.136.215.647 16.629.973.482 Irregular allowance
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek lainnya 3.357.063.265 3.302.649.301 Other short-term Employee Benefits Obligations
Operasional Lainnya - 6.740.606.163 Other operations
Jumlah 114.094.879.906 173.735.888.134 Total
Perusahaan masih memiliki kewajiban kepada karyawan per tanggal 30 Juni 2025 The Company still has obligations to employees as of June 30, 2025 and
dan 31 Desember 2024 dalam bentuk gaji, pesangon, dan tunjangan irregular yang December 31, 2024 and in the form salaries, severance, and irregular
belum dibayarkan sampaikan dengan tanggal penerbitan laporan keuangan , allowance that have not been paid up to the date of issuance of the
dikarenakan kondisi keuangan Perusahaan yang belum dapat memenuhi kewajiban. financial statements, due to the Company's financial condition that cannot
meet this obligations.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to liquidity risk at the end of the reporting period is
senilai jumlah tercatat dari setiap kelas liabilitas imbalan kerja jangka pendek yang the carrying amount of each class of short term employee benefit liabilities
diterbitkan sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 47. is disclosed in Notes 47.
28. PINJAMAN KEPADA PEMEGANG SAHAM 28. SHAREHOLDER LOAN
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024/
Utang pemegang saham - Jangka pendek Shareholder loan - Short terms
Saldo Awal 380.077.786.371 263.862.033.561 Beginning balance
Kehilangan pengendalian Loss of control
atas entitas anak (49.493.199.405) - of subsidiary
Dikurangi: Pembayaran utang pemegang saham (20.642.335.270) (84.129.499.104) Less: Payment of Shareholders
Penambahan 33.632.298.789 120.322.403.696 Additional
Saldo dipindahan - 80.022.848.218 Balance transfer
Jumlah 343.574.550.485 380.077.786.371 Total
Utang pemegang saham - Jangka panjang Shareholder loan – Long terms
Saldo Awal 215.408.759.812 295.653.233.748 Beginning balance
Dikurangi: Pembayaran utang pemegang saham - - Less: Payment of Shareholders
Dikurangi : pengembalian dana ke Biofarma Less: Additional return of capital to
porsi utang pemegang saham - (221.625.718) shareholder
Saldo dipindahkan - (80.022.848.218) Balance transfer
Total 215.408.759.812 215.408.759.812 Total
UTANG PEMEGANG SAHAM - JANGKA PENDEK SHAREHOLDER LOAN - SHORT TERMS
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 001.07/DIR/III/2024 tanggal Based on the Shareholder Loan Agreement No. 001.07/DIR/III/2024
7 Maret 2024 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan pinjaman dated March 7, 2024 stated that Biofarma is agreed to provide a loan to
kepada Perusahaan dengan nilai maksimum Rp20.800.000.000, yang digunakan the Company with a maximum amount of Rp20,800,000,000, which was
untuk tujuan pembayaran kegiatan berbasis proyek sebesar Rp 16.200.000.000 dan to used to support Company’s business for project activity with amount
berbasis nonproyek Rp4.600.000.000 of Rp16,200,000,000 and non project with amount of Rp4,600,000,000.
Jangka waktu pinjaman adalah 12 bulan terhitung sejak tanggal 7 Maret 2024 sampai The term of the loan is 12 months since from March 7, 2024 which is
dengan 7 Maret 2025, dengan bunga pinjaman yang dikenakan sebesar 6,9% until March 7, 2025, with an interest rate of 6,9% per annum which is
pertahun yang dihitung dari pokok pinjaman. calculated from the principal of the loan.
Pemberian seluruh pinjaman ini bersifat non-revolving , sehingga dalam hal The provision of all these loans is non-revolving, when the Company has
Perusahaan telah melakukan penarikan pokok pinjaman, maka Perusahaan tidak withdrawn the loan principal, the Company cannot withdraw it.
76
Page 80
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
28. PINJAMAN KEPADA PEMEGANG SAHAM - LANJUTAN 28. SHAREHOLDER LOAN - CONTINUED
UTANG PEMEGANG SAHAM - JANGKA PENDEK - LANJUTAN SHAREHOLDER LOAN - SHORT TERMS - CONTINUED
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 010.05/DIR/IV/2024 tanggal Based on the Shareholder Loan Agreement No. 010.05/DIR/IV/2024
5 April 2024 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan pinjaman dated April 5, 2024 stated that Biofarma is agreed to provide a loan to
kepada Perusahaan dengan nilai maksimum Rp 49.860.342.229, yang digunakan the Company with a maximum amount of Rp49,860,342,229 which was
untuk tujuan pembayaran kegiatan berbasis proyek sebesar Rp 38.134.886.294 dan to used to support Company’s business for Project activity with amount
berbasis nonproyek Rp11.725.455.935 of Rp38,134,886,294 and non project with amount of Rp11,725,455,935.
Jangka waktu pinjaman adalah 12 bulan terhitung sejak tanggal pencairan, dengan The term of the loan is 12 months since from disbursement date with an
bunga pinjaman yang dikenakan sebesar 6,9% pertahun yang dihitung dari pokok interest rate of 6,9% per annum which is calculated from the principal of
pinjaman. the loan.
Pemberian seluruh pinjaman ini bersifat non-revolving , sehingga dalam hal The provision of all these loans is non-revolving, when the Company has
Perusahaan telah melakukan penarikan pokok pinjaman, maka Perusahaan tidak withdrawn the loan principal, the Company cannot withdraw it.
dapat melakukan penarikan kembali.
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 007.12/DIR/VIII/2024 Based on the Shareholder Loan Agreement No. 007.12/DIR/VIII/2024
tanggal 12 Agustus 2024 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan dated August 12, 2024 stated that Biofarma is agreed to provide a loan
pinjaman kepada Perusahaan dengan nilai maksimum Rp28.033.000.000 yang to the Company with a maximum amount of Rp28,033,000,000 which
digunakan untuk tujuan pembayaran program restrukturisasi Perusahaan terkait was to used to company’s restructuring program related to PKPU.
PKPU.
Jangka waktu pinjaman adalah 12 bulan terhitung sejak tanggal pencairan, dengan The term of the loan is 12 months since from disbursement date with an
bunga pinjaman yang dikenakan sebesar 7% pertahun yang dihitung dari pokok interest rate of 7% per annum which is calculated from the principal of
pinjaman. the loan.
Pemberian seluruh pinjaman ini bersifat non-revolving , sehingga dalam hal The provision of all these loans is non-revolving, when the Company has
Perusahaan telah melakukan penarikan pokok pinjaman, maka Perusahaan tidak withdrawn the loan principal, the Company cannot withdraw it.
dapat melakukan penarikan kembali.
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 005.08/DIR/VIII/2024 Based on the Shareholder Loan Agreement No. 005.08/DIR/VIII/2024
tanggal 8 Agustus 2024 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan dated August 8, 2024 stated that Biofarma is agreed to provide a loan to
pinjaman kepada Perusahaan dengan nilai maksimum Rp25.000.000.000 yang the Company with a maximum amount of Rp25,000,000,000, which was
digunakan untuk tujuan pembayaran kegiatan berbasis proyek. to used to support Company’s business for Project activity.
Jangka waktu pinjaman adalah 5 bulan terhitung sejak tanggal 25 Juli 2024 sampai The term of the loan is 5 months since from July 25, 2024 which is until
dengan 25 Desember 2024, dengan bunga pinjaman yang dikenakan sebesar 7% per December 25, 2025, with an interest rate of 7% per annum which is
tahun yang dihitung dari pokok pinjaman. calculated from the principal of the loan.
Pemberian seluruh pinjaman ini bersifat non-revolving , sehingga dalam hal The provision of all these loans is non-revolving, when the Company has
Perusahaan telah melakukan penarikan pokok pinjaman, maka Perusahaan tidak withdrawn the loan principal, the Company cannot withdraw it.
dapat melakukan penarikan kembali.
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 006.15/DIR/VI/2023 tanggal Based on the Shareholder Loan Agreement No. 006.15/DIR/VI/2023 dated
15 Juni 2023 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan pinjaman June 15, 2023 stated that Biofarma is agreed to provide a loan to the
kepada Perusahaan dengan nilai maksimum Rp157.000.000.000, yang digunakan Company with a maximum amount of Rp157,000,000,000 which was to
untuk menunjang kegiatan usaha Perusahaan. used to support Company’s business.
Jangka waktu pinjaman adalah 13 bulan terhitung sejak tanggal 15 Juni 2023 sampai The term of the loan is 13 months since from June 15, 2023 which is until
dengan 15 Juli 2024, dengan bunga pinjaman yang dikenakan sebesar 7,8% July 15, 2024, with an interest rate of 7,8% per annum which is calculated
pertahun yang dihitung dari pokok pinjaman. from the principal of the loan.
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 002.07/DIR/VII/2023 tanggal Based on the Shareholder Loan Agreement No. 002.07/DIR/VII/2023 dated
7 Juli 2023 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan pinjaman July 7, 2023 stated that Biofarma agreed to provide a loan to the Company
kepada Perusahaan dengan nilai maksimum Rp 18.175.633.398, yang digunakan with a maximum value of Rp 18,175,633,398, which was used for the
untuk tujuan pemenuhan kebutuhan penyelesaian perkara Permohonan Penundaan purpose of meeting the needs of the settlement of the Debt Payment
Kewajiban Pembayaran Utang. Obligation Application case.
Jangka waktu pinjaman adalah 13 bulan terhitung sejak tanggal 15 Juni 2023 sampai The term of the loan is 12 months since from July 07, 2023 which is until
dengan 15 Juli 2024, dengan bunga pinjaman yang dikenakan sebesar 7% pertahun July 7, 2024, with an interest rate of 7% per annum which is calculated
yang dihitung dari pokok pinjaman. from the principal of the loan.
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 011.13/DIR/X/2023 tanggal Based on the Shareholder Loan Agreement No. 011.13/DIR/X/2023 dated
13 Oktober 2023 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan pinjaman October 13, 2023 stated that Biofarma agreed to provide a loan to the
kepada Perusahaan dengan nilai maksimum Rp 15.073.500.862, yang digunakan Company with a maximum value of Rp 15,073,500,862, which was used for
untuk tujuan pembayaran kewajiban SKBDN jatuh tempo di PT Bank Tabungan the purpose of payment of SKBDN obligations due at PT Bank Tabungan
Negara Indonesia (Persero) Tbk. Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Jangka waktu pinjaman adalah 12 bulan terhitung sejak tanggal 13 Oktober 2023 The term of the loan is 12 months since from October 13, 2023 which is
sampai dengan 13 Oktober 2024, dengan bunga pinjaman yang dikenakan sebesar until October 13, 2024, with an interest rate of 7% per annum which is
7% pertahun yang dihitung dari pokok pinjaman. calculated from the principal of the loan.
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 004.03/DIR/XI/2023 tanggal Based on the Shareholder Loan Agreement No. 004.03/DIR/XI/2023 dated
3 November 2023 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan pinjaman November 3, 2023 states that Biofarma agreed to provide a loan to the
kepada Perusahaan dengan nilai maksimum Rp 52.500.000.000, yang digunakan Company with a maximum value of Rp 52,500,000,000, which is used for
untuk tujuan pembayaran kegiatan berbasis proyek sebesar Rp 34.000.000.000 dan the purpose of payment of project-based activities amounting to Rp
berbasis non-proyek Rp 18.500.000.000. 34,000,000,000 and non-project-based Rp 18,500,000,000.
77
Page 81
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
28. PINJAMAN KEPADA PEMEGANG SAHAM - LANJUTAN 28. SHAREHOLDER LOAN - CONTINUED
UTANG PEMEGANG SAHAM - JANGKA PENDEK - LANJUTAN SHAREHOLDER LOAN - SHORT TERMS - CONTINUED
Jangka waktu pinjaman adalah 12 bulan terhitung sejak tanggal 03 November 2023 The term of the loan is 12 months since from November 03, 2023 which is
sampai dengan 3 November 2024, dengan bunga pinjaman yang dikenakan sebesar until November 3, 2024, with an interest rate of 6.75% per annum which is
6,75% pertahun yang dihitung dari pokok pinjaman. calculated from the principal of the loan.
Pemberian seluruh pinjaman ini bersifat non-revolving , sehingga dalam hal The provision of all these loans is non-revolving, when the Company has
Perusahaan telah melakukan penarikan pokok pinjaman, maka Perusahaan tidak withdrawn the loan principal, the Company cannot withdraw it.
dapat melakukan penarikan kembali.
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 005.30/DIR/IX/2021 tanggal Based on the Shareholder Loan Agreement No. 005.30/DIR/IX/2021
30 September 2021 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan dated September 30, 2021 stated that Biofarma is agreed to provide a
pinjaman kepada Perusahaan dengan nilai maksimum Rp86.000.000.000, yang loan to the Company with a maximum amount of Rp86,000,000,000
digunakan untuk menunjang kegiatan usaha Perusahaan. which was to used to support Company’s business.
Jangka waktu pinjaman adalah 12 bulan terhitung sejak tanggal penandatangan yaitu The term of the loan is 12 months since from the signing date which is
sampai dengan 30 September 2022, dengan bunga pinjaman yang dikenakan until September 30, 2022, with an interest rate of 4% per annum which is
sebesar 4% pertahun yang dihitung dari pokok pinjaman. calculated from the principal of the loan.
Selama berlangsung perjanjian ini dan sepanjang masih terdapat terutang During this agreement, as long as there are outstanding debts under this
berdasarkan perjanjian ini bahwa Perusahaan wajib, kecuali disepakati lain secara agreement, The Company must written approval from Biofarma, the
tertulis oleh Biofarma, melakukan hal-hal berikut ini: Company must:
a. Pinjaman yang diberikan, benar-benar dipergunakan untuk keperluan yang telah a. The loans given are actually used for the purposes specified in the
ditetapkan dalam syarat dan ketentuan tersebut diatas dan disetujui oleh Biofarma terms and conditions mentioned above and approved by Biofarma.
b. Apabila setelah perjanjian ini berakhir, INAF menunggak atau pinjaman dihentikan b. If after this agreement ends, INAF is in arrears or the loan is
secara sepihak oleh Biofarma, maka bunga dan denda yang telah ditentukan unilaterally terminated by Biofarma, the interest and penalties
dalam perjanjian ini tetap berlaku, demikian persyaratan lainnya. specified in this agreement will still apply, as well as other
conditions.
c. Perusahaan harus menyampaikan laporan penggunaan dana pinjaman atau bukti c The Company must submit a report on the use of loan funds or
pelunasan atas supplier, paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah pencairan pokok . proof of repayment of the supplier, no later than 2 (two) working
pinjaman days after the disbursement of the loan principal
d. Perusahaan wajib membayar kewajiban pajak, biaya-biaya dan ongkos-ongkos d The Company is obliged to pay the relevant taxes, fees and charges
yang relevan dalam rangka pemberian pinjaman ini, pengenaan pajak dan bea . in the context of granting this loan, the imposition of taxes and other
lainnya atas transaksi pinjaman ini ditetapkan sesuai dengan peraturan perpajakan duties on this loan transaction are determined in accordance with
di Indonesia the tax regulations in Indonesia.
e. Perusahaan wajib melakukan pemberitahuan-pemberitahuan atau mendapatkan e The Company is obliged to provide notifications or obtain the
persetujuan-persetujuan yang dipersyaratkan, termasuk tetapi tidak terbatas . required approvals, including but not limited to other creditors, other
dengan kreditur-kreditur lainnya, perjanjian lain yang berkaitan, ataupun peraturan related agreements, or laws and regulations, including regulations in
perundang-undangan, termasuk peraturan di bidang pasar modal, yang the capital market, which require notification or reporting of this loan
mempersyaratkan pemberitahuan atau pelaporan atas transaksi pinjaman ini. transactions.
Pinjaman ini telah direstrukturisasi dan ditambahkan platfond setelah Perusahaan This loan was repaid and restructured after the Company obtained loan
memperoleh persetujuan pinjaman dari pemegang saham PT Bio Farma (Persero) approval from the shareholders PT Bio Farma (Persero) through a loan
melalui perjanjian pinjaman No: 002.30/DIR/IX/2022 agreement No: 002.30/DIR/IX/2022.
UTANG PEMEGANG SAHAM - JANGKA PANJANG SHAREHOLDER LOAN - LONG TERMS
Pinjaman pemegang saham Rp355.000.000.000 Shareholders loan of Rp355,000,000,000
PT Indofarma Tbk (“Indofarma”) dan PT Indofarma Global Medika (“IGM”) PT Indofarma Tbk (“Indofarma”) and PT Indofarma Global Medika
memperoleh persetujuan pinjaman dari pemegang saham PT Bio Farma (Persero) (“IGM”) obtained loan approval from the shareholders of PT Bio Farma
melalui perjanjian pinjaman No: 002.30/DIR/IX/2022 tanggal 30 September 2022 (Persero) through loan agreement No: 002.30/DIR/IX/2022 dated 30
dengan nilai kumulatif maksimum Rp355.000.000.000, dengan porsi limit sebagai September 2022 with a maximum cumulative value
berikut: Rp355,000,000,000, with portion limits as follows:
- PT Indofarma Tbk sebesar Rp308.800.000.000 - PT Indofarma Tbk in the amount of Rp308,800,000,000
- PT Indofarma Global Medika sebesar Rp46.200.000.000 - PT Indofarma Global Medika in the amount of Rp46,200,000,000
Pinjaman yang diberikan bersifat non revolving, dimana Indofarma dan IGM hanya The loans provided are non-revolving, where Indofarma and IGM are
diperbolehkan melakukan penarikan pinjaman pada masa availability period dan only allowed to make loan withdrawals during the availability period
dalam hal Indofarma dan IGM telah melakukan pembayaran baik sebagian atau and in the event that Indofarma and IGM have made payments of
seluruh kewajiban yang terutang maka fasilitas pinjaman tersebut tidak dapat ditarik either part or all of the outstanding obligations, the loan facility cannot
kembali. be withdrawn.
Pinjaman yang diberikan diatas digunakan untuk memenuhi: Loans granted above are used to fulfill:
a. Kebutuhan pelunasan hutang restrukturisasi di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk a The need for repayment of debt restructuring at PT Bank Mandiri
bagi Indofarma dan IGM . (Persero) Tbk for Indofarma and IGM
b. Tambahan modal kerja Perusahaan dan atau pelunasan pinjaman eksisting sesuai b Additional Company working capital and/or repayment of existing
dengan kebijakan Bio Farma, bagi Indofarma. . loans in accordance with Bio Farma policy, for Indofarma.
Jangka waktu pinjaman adalah 6 (enam) tahun terhitung sejak tanggal The loan term is 6 (six) years from the signing date of this agreement,
penandatanganan perjanjian ini yaitu tanggal 30 September 2022 sampai dengan 30 namely September 30, 2022 to September 30, 2028.
September 2028.
78
Page 82
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
28. PINJAMAN KEPADA PEMEGANG SAHAM - LANJUTAN 28. SHAREHOLDER LOAN - CONTINUED
UTANG PEMEGANG SAHAM - JANGKA PANJANG - LANJUTAN SHAREHOLDER LOAN - LONG TERMS - CONTINUED
Pinjaman pemegang saham Rp355.000.000.000 - Lanjutan Shareholders loan of Rp355,000,000,000 - Continued
Bunga yang dikenakan atas pinjaman adalah sebesar 6,15% p.a yang dihitung dari The interest charged on the loan is 6.15% p.a which is calculated from
pokok pinjaman. Bunga dibayar tertib pada tanggal 23 (dua puluh tiga) setiap bulan. the principal of the loan. Interest is paid in an orderly manner on the
23rd (twenty third) of each month.
Besaran denda yang dikenakan adalah 2% (dua persen) pertahun di atas tingkat The amount of the fine imposed is 2% (two percent) per year above the
bunga yang dikenakan dan dapat berubah sewaktuwaktu sesuai dengan kebijakan interest rate charged and can change at any time according to
Biofarma Biofarma's policy.
Selain pokok pinjaman, bunga dan biaya, masing-masing entitas Indofarma dan IGM In addition to the loan principal, interest and fees, each Indofarma and
wajib menjaga ketersediaan dana cadangan untuk memenuhi kewajiban kepada IGM entity is required to maintain the availability of reserve funds to fulfill
Biofarma sebesar nilai kewajiban pokok triwulan dan bunga yang lebih tinggi dalam obligations to Biofarma in the amount of higher quarterly principal and
satu tahun ke depan. interest obligations in the next year.
Ketentuan pembayaran pinjaman dan bunga. Loan and interest payment terms.
1. Pembayaran pokok pinjaman dibayar pada tanggal 23 setiap triwulan, dalam hal 1 Payment of the principal loan is paid on the 23rd of each quarter, in
pembayaran pokok jatuh tempo hari yang bukan hari kerja maka pembayaran . the event that principal payment is due on a day that is not a working
pokok jatuh pada hari kerja sebelumnya. day, the principal payment is due on the previous working day.
2. Angsuran pokok pertama mulai dibayarkan setelah masa availability period 2 The first principal installment begins to be paid after the availability
berakhir, angsuran dibayar setiap triwulan sampai masa pinjaman berakhir, . period ends, installments are paid quarterly until the loan period ends,
dengan rincian sebagai berikut: with the following details:
Persentase angsuran pokok per tahun/
Tahun /Year Percentage of principal repayments per
year
1 5%
2 7,5%
3 10%
4 20%
5 25%
6 32,5%
3. Beban bunga pertama dibebankan kepada Indofarma dan IGM setelah Indofarma 3 The first interest expense is charged to Indofarma and IGM after
dan IGM mengajukan penarikan pinjaman. . Indofarma and IGM apply for loan withdrawals.
4. Selain pokok pinjaman dan bunga, Indofarma dan IGM wajib menjaga 4 In addition to the loan principal and interest, Indofarma and IGM are
ketersediaan dana cadangan kewajiban untuk memenuhi kewajiban kepada . required to maintain the availability of reserve funds for obligations to
Biofarma, yaitu sebesar satu kali nilai kewajiban pokok triwulan dan bunga yang fulfill obligations to Biofarma, which is one times the value of the
paling tinggi dalam satu tahun ke depan. quarterly principal obligation and the highest interest in the next year.
Pinjaman pemegang saham Rp199.860.000.000 Shareholders loan of Rp199,860,000,000
Pada tanggal 30 September 2021, Perusahaan menerima pinjaman dari pemegang On September 30, 2021, The Company received shareholders loan from
saham PT Bio Farma (Persero) yang digunakan untuk mempercepat pengembangan PT Bio Farma (Persero) that use to accelerate the development and
dan kemandirian alat kesehatan serta pengembangan obat herbal Perusahaan independence of medical devices as well as the development of the
sebesar Rp199.860.000.000 Company's herbal medicines amounting to Rp199,860,000,000
Berdasarkan Perjanjian Pemberian Pinjaman Pemegang Saham No. Based on the Shareholder Loan Agreement No. 002.31/DIR/VIII/2021
002.31/DIR/VIII/2021 tanggal 31 Agustus 2021 dengan Addendum No. dated August 31, 2021 with Addendum No. 001.27/DIR/IX/2021 and
001.27/DIR/IX/2021 dan No.2103/DIR/IX/2021 tanggal 27 September 2021 No.2103/DIR/IX/2021 dated September 27, 2021 stated that Biofarma
menyatakan bahwa Biofarma telah menerima penyertaan modal negara (PMN) has received state equity participation (PMN) of
sebesar Rp2.000.000.000.000 berdasarkan PP No. 80 Tahun 2020 tentang Rp2,000,000,000,000,000 based on PP no. 80 of 2020 concerning the
Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam modal saham addition of the State Equity Participation of the Republic of Indonesia
PT Bio Farma. Dalam rangka penyaluran dana PMN kepada Perusahaan, maka into the share capital of PT Bio Farma. In order to distribute PMN funds
Biofarma bersedia memberikan pinjaman kepada Perusahaan sebesar to the Company, Biofarma is willing to provide a loan to the Company in
Rp199.860.000.000 untuk mempercepat pengembangan dan kemandirian alat the amount of Rp199,860,000,000 that use to accelerate the
kesehatan serta pengembangan obat herbal. development and independence of medical devices as well as the
development of the Company's herbal medicines.
Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatanganinya perjanjian hingga waktu 10 This agreemant valid from the date of signing the agreement until the
tahun, dengan bunga 0% per tahun untuk tahun ke-1 sampai dengan tahun ke-9 dan time of 10 years, with an interest of 0% per year for the 1st year to the
7,99% per triwulan untuk tahun ke-10 dihitung dari pokok pinjaman apabila 9th year and 7.99% per quarter for the 11th year to the 10th year
Perusahaan sudah dapat membiayai modal kerja secara mandiri dan kewajiban calculated from the loan principal if the Company is able to finance
pinjaman Bank atas sebagian pendanaan Proyek tersebut sudah dilunasi. working capital on a regular basis Mandiri and the Bank's loan
obligations for part of the Project funding have been paid off.
79
Page 83
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
28. PINJAMAN KEPADA PEMEGANG SAHAM - LANJUTAN 28. SHAREHOLDER LOAN - CONTINUED
UTANG PEMEGANG SAHAM - JANGKA PANJANG - LANJUTAN SHAREHOLDER LOAN - LONG TERMS - CONTINUED
Pinjaman pemegang saham Rp199.860.000.000 - Lanjutan Shareholders loan of Rp199,860,000,000 - Continued
Selama berlangsung perjanjian ini dan sepanjang masih terdapat terutang During this agreement, as long as there are outstanding debts under this
berdasarkan perjanjian ini bahwa Perusahaan wajib, kecuali disepakati lain secara agreement, the Company must written approval from Biofarma, the
tertulis oleh Biofarma, melakukan hal-hal berikut ini: Company must:
a. Menyediakan kepada Biofarma sesegera mungkin setelah tersedia, dalam jangka a Provide to Biofarma as soon as possible as soon as it becomes
waktu 180 hari setelah berakhirnya setiap tahun buku Perusahaan, salinan-salinan . available, within 180 days after the end of each the Company
laporan keuangan berkenaan dengan tahun buku tersebut yang telah diaudit oleh financial year, copies of the financial statements relating to that
kantor akuntan independen; financial year which have been audited by an independent
accounting firm;
b. Menyimpan pencatatan dan pembukuan dengan sebaikbaiknya berkenaan dengan b Keep records and books properly with respect to the business
kegiatan usaha yang dijalankannya sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang . activities it carries out in accordance with generally accepted
diterima secara umum di Indonesia sebagaimana digunakan dalam laporan accounting principles in Indonesia as used in the most recent
keuangan Perusahaan yang paling akhir yang telah diaudit dan mengizinkan audited financial statements of the Company and permit Biofarma
Biofarma dan/atau konsultan profesional yang ditunjuk oleh Biofarma untuk and/or professional consultants appointed by Biofarma for the entire
sepanjang waktu di mana dipandang wajar dalam hal setelah terjadinya Peristiwa time where it is deemed reasonable in the event of an Event of
Cedera Janji untuk memeriksa dan meneliti catatan dan pembukuan Perusahaan; Default to examine and examine the Company’s records and books;
c. Segera memberitahukan kepada Biofarma mengenai; c Immediately notify Biofarma of;
1) Terjadinya suatu Peristiwa Cidera Janji . 1) Occurrence of an Event of Default
2) Suatu proses litigasi, abitrase atau tuntutan administrasi yang bersifat material 2) A litigation, arbitration or administrative claim of a material nature
sebagaimana dirujuk dalam Pasal 9 ayat 1 huruf e Perjanjian; dan/atau as referred to in Article 9 paragraph 1 letter e of the Agreement;
and/or
3) Rencana melakukan merger, akuisisi, atau konsolidasi. 3) Plans to conduct mergers, acquisitions, or consolidations.
d. Menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan semua Undangundang, peraturan, d Carry out its business activities in accordance with all laws,
otorisasi, kesepakatam dan kewajiban yang berlaku terhadapnya, dalam segala . regulations, authorizations, agreements and obligations that apply to
hal yang material; it, in all material respects;
e. Memelihara tetap berlakunya secara penuh semua kewenangan yang material e Maintain the full enforcement of all material powers as described in
sebagaimana diuraikan dalam Pasal 9 ayat 1 huruf d Perjanjian, dan segera . Article 9 paragraph 1 letter d of the Agreement, and immediately
mengambil langkah-langkah untuk mendapatkan dan selanjutnya memelihara take steps to obtain and subsequently maintain the full enforcement
tetap berlakunya sepenuhnya kewenangan-kewenangan lainnya yang mungkin of other powers that may be required or required for the purposes
diperlukan atau dibutuhkan untuk tujuan sebagaimana dinyatakan di dalamnya stated therein and comply with all the conditions attached to all the
dan mematuhi semua syarat yang melekat pada semua kewenangan yang dimiliki; authorities possessed;
f. Memastikan bahwa kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini pada setiap waktu f. Ensure that its obligations under this Agreement at all times are at
berkedudukan sekurang-kurangnya sama (pari passu) dengan semua kewajiban least equal (pari passu) with all obligations of the Company which
Perusahaan yang tidak dijamin dan tidak disubordinasikan; are not guaranteed and are not subordinated;
g. Secara tepat waktu membayar semua jumlah yang jatuh tempo dan memenuhi g Timely pay all amounts due and fulfill its obligations under this
kewajiban-kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini; . Agreement;
h. Segera memberitahukan kepada Biofarma setelah Perusahaan mendapatkan h Immediately notify Biofarma after the Company obtains guaranteed
fasilitas fasilitas pinjaman yang terjamin dari pihak lain; . loan facilities from other party(s);
i. Menjaga validitas lisensi/ persetujuan yang material bagi Perusahaan untuk i. Maintain the validity of material licenses/approvals for the Company
menjalankan kegiatan usahanya. to carry out its business activities.
Selama perjanjian berlangsung, maka tanpa persetujuan tertulis dari Biofarma terlebih During the agreement, without prior written approval from Biofarma the
dahulu Perusahaan tidak diperkenankan: Company is not allowed to:
a. Perusahaan gagal untuk melakukan pembayaran atas sejumlah uang yang wajib a The Company fails to make payment of the amount that must be
dibayarkan berdasarkan Perjanjian pada saat jatuh temponya atau saat lain sesuai . paid under the Agreement at maturity or at any other time in
dengan ketentuanketentuan Perjanjian ini dan hal tersebut tidak dapat dipulihkan accordance with the provisions of this Agreement and it cannot be
oleh Perusahaan dalam jangka waktu 10 hari kerja setelah tanggal jatuh tempo recovered by the Company within 10 working days after the due
pembayaran tersebut; date of the payment;
b. Pernyataan dan jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dalam atau sehubungan b The representations and warranties provided by the Company in or
dengan Perjanjian ini terbukti tidak benar atau menyesatkan secara material pada . in connection with this Agreement are proven to be untrue or
saat diberikan atau dianggap berikan; materially misleading at the time they are given or deemed to be
c. Perusahaan gagal untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini dan c provided;
The Company fails to fulfill its obligations under this Agreement and
apabila menurut pendapat Biofarma, Peristiwa Cedera Janji tersebut dapat . if in Biofarma's opinion, the Event of Default can be reversed, it is
dipulihkan, tidak dipulihkan dalam waktu 10 hari kerja setelah diberikannya not recovered within 10 working days after being given a warning of
peringatan atas kegagalan tersebut oleh Biofarma; such failure by Biofarma;
d. Perjanjian atau suatu ketentuan daripadanya menjadi tidak berlaku karena suatu d The Agreement or a provision there of becomes invalid for any
alasan atau diakhiri atau menjadi sulit untuk berlaku atau menjadi tidak sah atau . reason or is terminated or becomes difficult to enforce or becomes
tidak dapat dilaksanakan atau jika ada perselisihan mengenai keabsahan atau invalid or unenforceable or if there is a dispute regarding the validity
keberlakuan Perjanjian ini atau jika ada maksud pengakhiran atau pengingkaran or enforceability of this Agreement or if there is any intention of
terhadap Perjanjian atau menjadi tidak mungkin atau melanggar hukum bagi termination or denial of the Agreement or becomes impossible or
Perusahaan dalam menjalankan kewajiban-kewajiban apa pun berdasarkan violates the law for the Company in carrying out any obligations
Perjanjian atau bagi Biofarma untuk menjalankan semua atau sebagian dari hak, under the Agreement or for Biofarma to exercise all or part of the
kuasa, dan pemulihan berdasarkan perjanjian atau janji-janji sebagaimana diatur rights, powers and remedies under the agreement or promises as
dalam Pasal 10 ayat 1 Perjanjian tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya stipulated in Article 10 paragraph 1 of the Agreement cannot be
dan Perusahaan gagal untuk melaksanakan, atau gagal untuk menahan diri untuk carried out properly and the Company fails to carry out, or fail to
melaksanakan, kegiatan yang mana Perusahaan dimaksudkan untuk berjanji refrain from carrying out, activities which the Company purports to
untuk melaksanakan, atau, sebagaimana relevan, untuk tidak melaksanakan; undertake to undertake, or, as relevant, not to perform;
80
Page 84
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
28. PINJAMAN KEPADA PEMEGANG SAHAM - LANJUTAN 28. SHAREHOLDER LOAN - CONTINUED
UTANG PEMEGANG SAHAM - JANGKA PANJANG - LANJUTAN SHAREHOLDER LOAN - LONG TERMS - CONTINUED
Pinjaman pemegang saham Rp199.860.000.000 - Lanjutan Shareholders loan of Rp199,860,000,000 - Continued
e Terjadinya dampak merugikan yang material. e The occurrence of material adverse effects.
.
Pada bulan Desember tahun 2023, atas Pinjaman pemegang saham In December 2023, the shareholder loan of Rp. 199,860,000,000
Rp199.860.000.000 sudah dikembalikan ke PT Bio Farma (Persero) sebesar was paid back to PT Bio Farma (Persero) amounting to Rp
Rp188.433.932.993 sehingga menghasilkan kerugian restrukturisasi sebesar 188,433,932,993 which results loss on restructuring amounting to
Rp90.371.445.542 disajikan dalam laporan perubahan ekuitas . Rp 90,371,445,542 and presented in the statements of changes in
equity.
Pemberian jaminan aset PT Indofarma Tbk kepada PT Biofarma Pledge of assets of PT Indofarma Tbk to PT Biofarma
Pada tanggal 21 Maret 2024, Entitas Induk telah menandatangani akta pemberian On March 21, 2024, the Parent Entity has signed a deed of guarantee
jaminan atas aset yang dimiliki Entitas Induk kepada PT Biofarma berupa 2 buah on assets owned by the Parent Entity to PT Biofarma (Persero) in the
Sertipikat Hak Guna Bangunan atas Tanah dan Bangunan masing-masing: form of 2 certificates of building rights on land and buildings,
respectively:
1. Seluas 126.275 m2 Sertipikat Hak Guna Bangunan No.00011/Gandasari atas 1 An area of 126,275 m2 of Building Rights Title Certificate No.
nama PT Indofarma Tbk yang terletak di Jalan Indofarma No. 1, Gandasari, . 00011/Gandasari in the name of PT Indofarma Tbk which is located
Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat 17530 berikut bangunan yang didirikan di at Jalan Indofarma No.1, Gandasari, West Cikarang, Bekasi, West
atasnya, dengan Akta Nomor 10/2024 dibuat di hadapan Kristina Natalia, S.H., Java 17530 along with the building erected on it, with Deed No.
M.Kn., Notaris di Kabupaten Bekasi. 10/2024 made before Kristina Natalia, S.H., M.Kn., Notary in Bekasi
Regency.
2. Seluas 11.250 m2 Sertipikat Hak Guna Bangunan No.00227/Kebon Manggis atas 2 11,250 m2 of Building Rights Title Deed No. 00227/Kebon Manggis
nama PT Indofarma Tbk yang terletak di Jalan Tambak No. 2 Kebon Manggis, . under the name of PT Indofarma Tbk located at Jalan Tambak No. 2
Matraman, Jakarta Timur 13150 berikut bangunan yang didirikan di atasnya, Kebon Manggis, Matraman, East Jakarta 13150 along with the
dengan Akta Nomor 12/2024 dibuat di hadapan Dr. Irwan Santosa, S.H., Sp.N., building constructed thereon, by Deed No. 12/2024 made before Dr.
M.Kn., Notaris di Kota Jakarta Timur. Irwan Santosa, S.H., Sp.N., M.Kn., Notary in East Jakarta City.
Pemberian Jaminan Aset Entitas Induk dilakukan untuk menjamin pelunasan The granting of Parent Entity Asset Guarantee is carried out to
kewajiban Perusahaan sebesar Rp604.080.279.281 atau sejumlah uang yang dapat guarantee the repayment of the Company obligations in the amount of
ditentukan di kemudian hari berdasarkan perjanjian pinjaman dengan penambahan, Rp604,080,279,281 or a sum of money that can be determined in the
perubahan, perpanjangan serta pembaruannya yang telah/akan ada kemudian hari. future based on the loan agreement with additions, amendments,
extensions and renewals that have/will exist in the future.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to liquidity risk at the end of the reporting
senilai jumlah tercatat dari setiap kelas utang pemegang saham sebagaimana yang period is the carrying amount of each class of shreholders loans is
diungkapkan di Catatan 48. disclosed in Note 48.
29.. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA KERJA 29. EMPLOYMENT BENEFIT OBLIGATION
a. Program Pensiun a. Pension Plan
Perusahaan menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk semua The Company established a defined contribution plans covering all their
karyawan tetap yang berumur tidak lebih dari 55 tahun dan mempunyai masa kerja permanent employees who are not more than 55 years old and have a
satu tahun sejak diangkat menjadi pegawai tetap. minimum working period of not less than one year since they became
permanent employees.
Jumlah karyawan yang diikutsertakan dalam program pensiun untuk per 31 The number of participating employees in the pension plans in
Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebanyak 729 dan 959 karyawan. Dana December 31, 2024 and 2023 were 759 and 959 respectively. The
pensiun ini dikelola oleh dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) PT Bank pension plans are managed by Pension Plans Financial Institution
Negara Indonesia (Persero). Perusahaan memberikan kontribusi iuran sebesar (DPLK) PT Bank Negara Indonesia (Persero). The pension plans are
11% dan karyawan menanggung 2% dari jumlah gaji per bulan. funded by contribution from the Company at 11% and employees at 2%
of salary respectively.
b. Manfaat Karyawan b. Employee Benefits
Perusahaan menyelenggarakan program manfaat PHK karyawan (post-retiremen The Company calculates and records estimated employee retirement
benefit) sesuai undang-undang ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 tentang benefits for all its local permanent employees based on labor law No. 13
penyelesaian pemutusan hubungan kerja dan penetapan uang pesangon. year 2003 concerning the settlement of labor dismissal and the
stipulation of severance pay gratuity and compensation in companies.
Penilaian terakhir biaya manfaat pekerja sesuai dengan PSAK 219 (2016) The latest actuarial valuation in accordance with PSAK 219 (2016) on
dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto, Aktuaris Independen, report 606/PSAK/KKA-AS/III/2025 (Parent) and No. 607/PSAK/KKA-
sesuai dengan laporan nomor 606/PSAK/KKA-AS/III/2025 (Entitas Induk) dan AS/III/2023 (Subsidiary) dated March 21, 2025 was conducted by Kantor
607/PSAK/KKA-AS/III/2023 (Entitas Anak) tanggal 21 Maret 2025 dengan Konsultan Aktuaria Agus Susanto as an independent firm of actuaries.
menggunakan asumsi aktuaria sebagai berikut: by using the actuarial assumptions as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024/
Tingkat bunga 7,1% per tahun 7,1% per tahun Discount rate per annum
Tingkat proyeksi kenaikan gaji per tahun 5% per tahun 5% per tahun Projected salary increase rate per annum
Tabel kematian Indonesia – IV (2019) Indonesia – IV (2019) Mortality rate
Usia pensiun normal 56 tahun 56 tahun Normal pension age
Metode Projected Unit Credit Projected Unit Credit Method
Jumlah kewajiban imbalan pasca kerja sebagai berikut: The employee benefit as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024/
Perusahaan 42.394.129.538 39.394.129.538 The Company
Entitas Anak - 140.938.462 Subsidiaries
Kewajiban akhir periode 42.394.129.538 39.535.068.000 Subsidiaries
81
Page 85
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
30. KEPENTINGAN NON PENGENDALI 30. NON CONTROLING INTEREST
Kepentingan non pengendali merupakan bagian pemegang saham non pengendali This represents equity shares of the non controlling interest share holders
atas ekuitas anak Perusahaan terdiri dari: in subsidiaries:
1 Januari - 30 Juni 2025 / January 1 - June 30, 2025
Pengaruh kehilangan
pengendalian atas
Saldo awal/ Beginning Saldo akhir/
Entitas anak entitas anak/ Effects of Subsidiaries
balance Ending balance
loss of control in
subsidiary
PT Indofarma Global Medika (8.795.446) 8.795.446 - PT Indofarma Global Medika
PT Farmalab Indoutama (13.156.441) 13.156.441 - PT Farmalab Indoutama
Jumlah (21.951.887) 21.951.887 - Total
31. MODAL SAHAM 31. SHARE CAPITAL
Berdasarkan akta no. 37 tanggal 31 Januari 2020 tentang perjanjian pengalihan Based on notarial deed No. 37 dated January 31, 2020, about share
saham yang dibuat dihadapan Notaris Aulia Taufani, S.H., di Jakarta. Mengenai transfer agreement of Notary Aulia Taufani, S.H., in Jakarta. Regarding
perubahan susunan pemegang saham Perusahaan dari Pemerintah Republik changes in Company's shareholders composition from Goverment of the
Indonesia menjadi PT Bio Farma (Persero). Republik of Indonesia to PT Bio Farma (Persero).
Akta tersebut telah mendapat persetujuan dari Kemeterian Hukum dan Hak Asasi This was approved by Ministery of Law and Human Rights in its decision
Manusia dalam Surat Keputusan No. AHU-0011343.AH.0102 tahun 2020 tanggal 10 letter No. AHU-0011343.AH.0102 years 2020 dated February 10, 2020.
Februari 2020.
Komposisi modal saham Perusahaan adalah sebagai berikut: The composition of Company's share capital are as follows:
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 / June 30, 2025 and December 31, 2024
Jumlah saham
Presentase Jumlah modal
ditempatkan dan
pemilikan/ disetor/ Total
disetor penuh/
Percentage of paid-up capital
Number of shares
owner ship % Rp
issued and fully paid
Saham seri A Dwiwarna: Series A Dwiwarna share:
Pemerintah Republik Indonesia 0,000% 1 100 The government of the Republic of Indonesia
Saham seri B: Series B shares:
PT Bio Farma (Persero) 80,664% 2.499.999.999 249.999.999.900 PT Bio Farma (Persero)
PT ASABRI (Persero) 7,342% 227.533.850 22.753.385.000 PT ASABRI (Persero)
Masyarakat (dibawah 5%) 11,994% 371.733.650 37.173.365.000 Public (under 5%)
Jumlah 100,00% 3.099.267.500 309.926.750.000 Total
32. TAMBAHAN MODAL DISETOR 32. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Penawaran umum perdana sebanyak 596.875.000 Initial public offering of 596.875.000
saham dengan nilai Nominal Rp100 per saham dengan Shares with Rp100 per value per share.
Harga penawaran Rp250 per saham 89.531.250.000 89.531.250.000 at Rp250 offering price per share
Biaya emisi (14.879.487.574) (14.879.487.574) Shares issuance cost
Opsi saham karyawan 448.593.750 448.593.750 Employee stock option
Aset pengampunan pajak 6.019.704.468 6.019.704.468 Tax Amnesty
Nilai Bersih 81.120.060.644 81.120.060.644 Net Value
Pada tahun 2016. tambahan modal disetor merupakan tambahan dari aset In 2016. additional paid-in capital is credited due to the tax amnesty assets
pengampunan pajak sebesar Rp6.995.472.715 berdasarkan Surat Keterangan of Rp6.995.472.715 which was recognized in 2016. Based on Tax Amnesty
Pengampunan Pajak (SKPP) No. KET-399/PP/WPJ.19/2016 tanggal 26 September Approval (SKPP) No. KET-399/PP/WPJ.19/2016 dated September 26,
2016. 2016.
33. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA 33. OTHER EQUITY COMPONENTS
Komponen ekuitas lainnya adalah sebagai berikut: Other equity components are as follows:
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Saldo Awal 11.426.067.007 11.426.067.007 Beginning Balance
Pinjaman Tanpa Bunga Utang Pemegang Saham - - Deemed Interest Attributable to Shareholder Loan
Total 11.426.067.007 11.426.067.007 Total
82
Page 86
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
34. PENJUALAN BERSIH 34. NET SALES
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Lokal: Local:
Ethical 38.796.257.242 48.036.464.827 Ethical
Vaksin 16.029.988.151 46.118.325.727 Vaccine
Alat kesehatan, jasa klinik dan lainnya 848.724.561 8.335.630.491 Medical devices, clinic services and others
Over the counter - 2.894.336.498 Over the counter
Sub jumlah 55.674.969.954 105.384.757.543 Sub total
Ekspor: Export:
Over the counter 8.138.868.333 1.014.553.036 Over the counter
Ethical 3.214.743.551 1.056.816.041 Ethical
Alat kesehatan - 2.262.327.327 Medical devices
Sub jumlah 11.353.611.884 4.333.696.404 Sub total
Jumlah 67.028.581.838 109.718.453.946 Total
Berikut ini adalah rincian penjualan barang jadi yang melebihi 10% dari penjualan: The following is a breakdown of finished goods sales that exceed
10% of sales:
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
PT Kimia Farma Trading and Distribution 35.811.464.352 76.223.575.431 PT Kimia Farma Trading and Distribution
PT Bio Farma (Persero) 16.029.988.151 - PT Bio Farma (Persero)
Hikmat Hanifi Co, Ltd. 10.783.281.093 - Hikmat Hanifi Co, Ltd.
Jumlah 62.624.733.596 76.223.575.431
35. BEBAN POKOK PENJUALAN 35. COST OF GOODS SOLD
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Bahan baku yang digunakan 30.054.045.281 23.045.278.463 Raw materials used
Tenaga kerja langsung 8.611.480.959 8.407.664.114 Direct labor
Pabrikasi 24.152.789.000 33.546.210.786 Factory overhead
Jumlah biaya produksi 62.818.315.240 64.999.153.363 Total manufacturing cost
Persediaan barang dalam proses: Work in process:
Awal tahun 12.150.254.902 20.648.361.441 At beginning of the year
Akhir tahun (18.915.953.193) (17.757.534.491) At end of the year
Beban pokok produksi 56.052.616.949 67.889.980.313 Cost of goods manufactured
Persediaan barang jadi: Finished goods:
Awal tahun 193.493.494.194 239.859.915.358 At beginning of the year
Pembelian 34.521.600.000 46.427.072.292 Purchases
Barang tersedia untuk Dijual 284.067.711.143 354.176.967.963 Goods available for sale
Kerugian penurunan nilai persediaan (Catatan 8) 369.905.183 - Provision for impairment (Notes 8)
Akhir tahun (207.448.418.215) (245.791.857.881) At end of the year
Beban pokok penjualan 76.989.198.111 108.385.110.082 Cost of good sold
Rincian biaya pabrikasi adalah sebagai berikut: Details of factory overhead:
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Gaji dan jaminan sosial 10.419.806.143 15.119.490.507 Employee expenses and social security
Biaya kantor 5.819.946.445 11.085.242.663 Office expenses
Penyusutan aset tetap (Catatan 14) 5.885.955.402 6.234.527.463 Depreciation of fixed assets (Notes 14 )
Manfaat karyawan (Catatan 29) 803.793.202 842.509.254 Employee benefit (Notes 29)
Biaya pengadaan 593.874.823 46.369.359 Procurement costs
Pengembangan produk 427.476.750 170.687.873 Product development
Suku cadang 201.936.235 36.347.728 Supplies
Perjalanan dinas - 11.035.939 Travelling expenses
Jumlah 24.152.789.000 33.546.210.786 Total
Berikut ini adalah rincian pembelian bahan baku dan barang jadi yang melebihi 5% Detail of purchase of raw materials and finished goods exceeding 5% of
dari jumlah pembelian bersih: total net purchases is as follows:
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
PT Avas Bisnis International 34.521.600.000 41.520.000.000 PT Avas Bisnis International
PT Satya Samira Niagatama - 12.069.929.000 PT Satya Samira Niagatama
Jumlah 34.521.600.000 53.589.929.000 Total
83
Page 87
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
36. BEBAN PENJUALAN 36. SELLING EXPENSES
Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut: The detail of selling expenses are as follows:
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Gaji dan jaminan sosial 5.319.774.118 24.665.313.521 Salaries and Social Security
Beban kantor 109.561.146 533.684.116 Office expenses
Manfaat karyawan (Catatan 29) 439.127.253 545.016.993 Employee benefits (Notes 29)
Penyusutan aset hak guna (Catatan 15) - 898.692.231 Depreciation right of use assets (Notes 15)
Penyusutan aset tetap (Catatan 14) 203.124 1.710.225.918 Depreciation of fixed assets (Notes 14)
Pemasaran dan distribusi - 528.679.093 Marketing and distribution
Beban sewa (Catatan 15) - 236.257.173 Short term lease expense (Notes 15)
Perjalanan dinas 3.181.017 141.279.612 Travelling expenses
Pemeliharaan aset tetap - 152.543.303 Maintenance of fixed assets
Amortisasi aset tak berwujud (Catatan 16) - 100.775.130 Amortization of intangible assets (Notes 16)
Lain-lain - 400.791.773 Others
Jumlah 5.871.846.658 29.913.258.863 Total
37. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 37. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSE
Saldo beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut: Details of general and administrative expenses are as follows:
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Gaji dan jaminan sosial 16.807.142.389 34.638.422.199 Salaries and social security
Beban kantor 3.199.434.398 4.309.767.509 Office expenses
Pemeliharaan aset tetap 1.947.061.286 2.200.938.567 Maintenance of fixed assets
Manfaat karyawan 1.234.459.211 1.791.786.140 Employee benefit
Jasa Profesional 1.160.871.000 - Professional fees
Amortisasi aset tak berwujud (Catatan 16) 336.844.830 991.691.204 Amortization of intangible assets (Notes 16)
Penyusutan aset tetap (Catatan 14) 113.204.628 133.333.187 Depreciation of fixed assets (Notes 14)
Penyusutan properti investasi (Catatan 17) 87.076.458 87.076.459 Depreciation of investment property (Notes 17)
Penyusutan aset hak guna (Catatan 15) 30.000.000 - Depreciation right of use assets (Notes 15)
Perjalanan dinas 24.219.000 88.437.589 Travelling
Traveling
expenses
expenses
Lainnya - 1.219.247.304 Management and HR development
Jumlah 24.940.313.200 45.460.700.158 Total
38. BEBAN KEUANGAN 38. FINANCE EXPENSES
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Beban keuangan terdiri atas: Finance expenses consist of:
- Bunga pinjaman 1.533.101.867 21.646.308.566 Interest charges -
- Amortisasi bunga utang pemegang saham - 1.603.212.684 Interest amortization short term
- Beban provisi - - Provision -
Jumlah 1.533.101.867 23.249.521.249 Total
39. KEUNTUNGAN (KERUGIAN) LAIN-LAIN NETO 39. OTHER INCOME (EXPENSE) – NET
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Penghasilan bunga jasa giro 41.112.069 64.200.726 Interest income
Keuntungan (Kerugian) kurs mata uang asing (1.562.241.949) (5.122.436.860) (Loss) Gain on foreign exchange – net
Lain-lain – bersih (465.269.544) 245.479.183 Others – net
Jumlah (1.986.399.424) (4.812.756.951) Total
84
Page 88
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
40. PERPAJAKAN PENGHASILAN 40. TAX INCOME
Manfaat (beban) pajak Perusahaan terdiri dari : Tax benefits (expenses) of the Company consist of the following :
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Beban Pajak Kini Current Tax Expenses
Entitas Induk Parent Entity
Beban pajak penghasilan kini - - Current income tax expenses
Entitas anak Subsidary
Beban pajak penghasilan kini - - Current income tax expenses
Penyesuaian tahun lalu - - Adjustment in respect of prior years
Sub jumlah - - Sub Total
Manfaat Pajak Tangguhan Deferred Tax
Perusahaan 740.189.501 276.727.619 Parent
Entitas Anak - - Subsidiary
Sub jumlah 740.189.501 276.727.619 Sub Total
Jumlah 740.189.501 276.727.619 Total
a. Pajak kini a. Current tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi konsolidasi A reconciliation between income before tax and estimated taxable
dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut: income are as follows:
30 Juni 2025/ 30 Juni 2024/
June 30, 2025 June 30, 2024
Laba (Rugi) sebelum Profit (Loss) before
pajak konsolidasian income tax per consolidated
Laporan laba rugi konsolidasi dan Consolidated statements of profit or loss and
pendapatan komprehensif lainnya - (54.220.426.830) other comprehensive income
Laporan laba rugi entitas induk dan (44.292.277.422) - Parent entity statements of profit or loss and
pendapatan komprehensif lainnya - - other comprehensive income
Dikurangi: Less:
Laba (Rugi) sebelum pajak anak Perusahaan - 16.003.774.477 Profit (Loss) before tax Subsidiaries
Rugi (Laba) entitas asosiasi - - Loss (Profit) from investment of associate
Eliminasi kenaikan (penurunan) keuntungan Elimination of Increase (decrease)
belum direalisasi atas transaksi in unrealized profit from transaction
induk dengan entitas anak - (187.293.870) between the group and its subsidiaries
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Perusahaan (44.292.277.422) (38.403.946.223) Profit (Loss) Before Tax of the Company
Perbedaan temporer: Temporary difference:
Manfaat karyawan 3.000.000.000 1.500.000.000 Employee benefits
Cadangan penurunan dan Provision for impairment
penghapusan persediaan - - of inventories
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment losses
piutang usaha - - account receivables
Cadangan penurunan nilai piutang lain-lain - - Allowance of impaiment losses other receivables
Pemulihan cadangan kerugian piutang lain-lain (5.407.453) - Recovery for impairment losses other receivables
Jumlah perbedaan temporer: 2.994.592.547 1.500.000.000 Total temporary difference:
Perbedaan tetap: Permanent difference:
Beban pajak - - Tax expense
Beda penyusutan aset tetap - - Difference in fixed asset depreciation
Beban rapat. customer relationship, Meeting expenses. customer
customer service. sponsorship dan relationship. customer service.
biaya entertainment 16.052.270 52.496.621 sponsorship and entertainment
Penyusutan aset tax amnesty 20.409.525 155.589.348 Depreciation of Tax Amnesty Assets
Bunga Pinjaman - - Interest Loan
Penghasilan bunga deposito Interest income time deposits
dan jasa giro (41.112.069) (28.429.130) and current accounts
Jumlah perbedaan tetap (4.650.274) 179.656.839 Total permanent difference
Laba kena pajak induk Perusahaan (41.302.335.149) (36.724.289.385) Taxable income of the Parent Company
Pembulatan (41.302.336.000) (36.724.290.000) Rounding
Beban Pajak Penghasilan kini (Tarif 22%) - - Current tax income expenses (22%)
Dikurangi pajak dibayar di muka: Deducted prepaid tax:
PPh Pasal 22 - - Income tax Art 22
PPh Pasal 23 - - Income tax Art 23
PPh Pasal 25 - - Income tax Art 25
Jumlah pajak lebih (kurang) bayar - - Total tax over (under) payment
85
Page 89
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
40. PERPAJAKAN PENGHASILAN - LANJUTAN 40. TAX INCOME - CONTINUED
Pajak Administrasi Tax Administration
PT Indofarma Global Medika telah menerima hasil pemeriksaan pajak dari Direktur PT Indofarma Global Medika has received the results of a tax audit from the
Jenderal Pajak atas kewajiban perpajakan Tahun Pajak 2022 dengan rincian Director General of Taxes regarding tax obligations for Tax Period of 2022 with
sebagai berikut: the following details:
Jenis Surat/ Nomor Surat Ketetapan Pajak/ Tanggal Surat/ Periode Pajak/ Jumlah STP
No
Tax Letter Tax Assessment Letter No. Date Issued Tax period Total of STP
1 PPh Pasal 25/29 Badan 00002/206/22/051/24 26 April 2024
2022 27.297.496
Corporate Income Tax Art. 25/29 April 26, 2024
2 PPh Final 00004/240/22/051/24 26 April 2024 Desember 2022
5.783.133
Final Income Tax April 26, 2024 December 2022
3 PPh Pasal 21 00010/203/22/051/24 26 April 2024 Desember 2022
222.880.152
Income Tax Art. 21 April 26, 2024 December 2022
4 PPh Pasal 23 00010/107/22/051/24 26 April 2024 Desember 2022
568.193.565
Income Tax Art. 23 April 26, 2024 December 2022
5 PPN Dalam Negeri 00021/107/22/051/24 26 April 2024 Desember 2022
1.168.787.549
Value-added Tax April 26, 2024 December 2022
6 PPN Dalam Negeri 00089/207/22/051/24 26 April 2024 Januari 2022
430.809.903
Value-added Tax April 26, 2024 January 2022
7 PPN Dalam Negeri 00090/207/22/051/24 26 April 2024 Februari 2022
205.675.562
Value-added Tax April 26, 2024 February 2022
8 PPN Dalam Negeri 00091/207/22/051/24 26 April 2024 Maret 2022
1.110.516
Value-added Tax April 26, 2024 March 2022
9 PPN Dalam Negeri 00092/207/22/051/24 26 April 2024 April 2022
132.647.529
Value-added Tax April 26, 2024 April 2022
10 PPN Dalam Negeri 00093/207/22/051/24 26 April 2024 Mei 2022
233.261.537
Value-added Tax April 26, 2024 May 2022
11 PPN Dalam Negeri 00094/207/22/051/24 26 April 2024 Juni 2022
60.966.638
Value-added Tax April 26, 2024 June 2022
12 PPN Dalam Negeri 00095/207/22/051/24 26 April 2024 Juli 2022
1.999.459.408
Value-added Tax April 26, 2024 July 2022
13 PPN Dalam Negeri 00096/207/22/051/24 26 April 2024 Agustus 2022
560.031.560
Value-added Tax April 26, 2024 August 2022
14 PPN Dalam Negeri 00097/207/22/051/24 26 April 2024 September 2022
5.600.455
Value-added Tax April 26, 2024 September 2022
15 PPN Dalam Negeri 00098/207/22/051/24 26 April 2024 Oktober 2022
353.381.128
Value-added Tax April 26, 2024 October 2022
16 PPN Dalam Negeri 00099/207/22/051/24 26 April 2024 November 2022
548.866.866
Value-added Tax April 26, 2024 November 2022
17 PPN Dalam Negeri 00100/207/22/051/24 26 April 2024 Desember 2022
16.562.881.495
Value-added Tax April 26, 2024 December 2022
Dengan terbitnya hasil pemeriksaan ini, penyesuaian telah dilakukan pada akun-akun With the issuance of these tax assessment letter, adjustments have been
laporan keuangan untuk periode pelaporan yang terdampak, baik pada tahun made to the financial statement accounts for the affected reporting period,
berjalan serta periode sebelumnya dikarenakan adanya proses penyajian kembali both in the current year and the previous period due to the process of
atas peristiwa kecurangan. restatement of fraud incidents .
Grup telah melakukan penyajian kembali laporan keuangan tanggal 31 Desember The Company has restated the financial statements as of December 31,
2020, 2021 dan 2022 terkait tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan Badan 2020, 2021 and 2022 related to the follow-up of the Audit Report of the
Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Atas penyajian kembali tersebut terdapat Supreme Audit Agency of the Republic of Indonesia. For the restatement,
perubahan jumlah kewajiban perpajakan dalam laporan keuangan dengan there is a change in the amount of tax liabilities in the financial statements
perhitungan fiskal Badan, PT Indofarma Global Medika tidak melakukan proses with the Agency's fiscal calculation, PT Indofarma Global Medika did not
pembetulan SPT sampai dengan tanggal laporan keuangan ini diterbitkan karena carry out the process of correcting the SPT up to the date of issuance of
telah keluar hasil pemeriksaan atas tahun-tahun tersebut. Hal ini didasarkan pada these financial statements because the audit results have been issued for
ketentuan pajak pada Undang- Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Perubahan these years. This is based on the tax provisions in Law Number 28 of 2007
Ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan concerning the Third Amendment to Law Number 6 of 1983 concerning
Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang Undang General Provisions and Tax Procedures as last amended by Law Number
Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan pada Pasal 8 Ayat 7 of 2021 concerning Harmonization of Tax Regulations in Article 8
1, 3, dan 4. Paragraphs 1, 3, and 4.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak (SKP) lebih bayar No.00054/405/20/051/22 Pada Based on assessment of tax overpayment No.00054/405/20/051/22 on
tanggal 2 Agustus 2022, IGM memperoleh restitusi atas PPh Badan tahun 2020 August 2, 2022, IGM obtained restitution for the 2020 corporate income tax
sebesar Rp16.571.934 pada tahun 2022. Selisih hasil pemeriksaan dengan catatan in the amount of Rp16,571,934 in 2022. The difference in the audit results
perusahaan sebesar Rp3.505.416.086 telah dicatat sebagai beban pajak kini. with the company's records of Rp3,505,416,086 has been recorded as
current tax expense.
86
Page 90
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
40. PERPAJAKAN PENGHASILAN - LANJUTAN 40. TAX INCOME - CONTINUED
b. Aset/(kewajiban) pajak tangguhan b. Deferred tax assets/ (liabilities)
Kredit/(Beban) ke
Penyesuaian atas
penghasilan
Kredit/(Beban) ke perubahan tarif
komprehensif
1 Januari/ laporan laba rugi/ pajak dan lainnya / 30 Juni /
lain/
January 2025 Credit/ (Charged) Adjustment for June 2025
Credit/(Charged)
to statements of changes in
to other
profit or loss income tax rate
comprehensive
and others
income
b.1 Aset Pajak Tangguhan b.1 Deffered Tax Asset
Entitas Induk: Parent Entity:
Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment of
nilai piutang 23.995.289.692 (1.189.640) 23.994.100.052 of receivables
receivables
Penyisihan Allowance for impairment of
persediaan usang 49.693.115.415 81.379.141 49.774.494.556 inventory
Kewajiban manfaat karyawan 8.666.708.498 660.000.000 9.326.708.498 Employee benefit liabilities
Keuntungan belum direalisasi - Unrealized profit
atas transaksi Perseroan from transactions between the
dengan entitas anak - - company and its subsidiaries
Rugi fiskal - - - - - Fiscal loss
Jumlah 82.355.113.605 740.189.501 - - 83.095.303.106 Total
Kredit/(Beban) ke
Penyesuaian atas
penghasilan
Kredit/(Beban) ke perubahan tarif
komprehensif
1 Januari/ laporan laba rugi/ pajak dan lainnya / 30 Juni /
lain/
January 2025 Credit/ (Charged) Adjustment for June 2025
Credit/(Charged)
to statements of changes in
to other
profit or loss income tax rate
comprehensive
and others
income
Entitas anak - IGM: Subsidiary - IGM:
Aset pajak tangguhan : Deferred tax assets:
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment of
nilai piutang - - - - - of receivables
receivables
Penyisihan Allowance for impairment of
persediaan usang - - - - - inventory
Kewajiban manfaat karyawan - - - - - Employee benefit liabilities
Rugi Fiskal - - - - Fiscal Loss
Jumlah - - - - - Total
Kredit/(Beban) ke
Penyesuaian atas
penghasilan
Kredit/(Beban) ke perubahan tarif
komprehensif
1 Januari/ laporan laba rugi/ pajak dan lainnya / 30 Juni /
lain/
January 2025 Credit/ (Charged) Adjustment for June 2025
Credit/(Charged)
to statements of changes in
to other
profit or loss income tax rate
comprehensive
and others
income
Entitas anak - Farmalab: Subsidiary - Farmalab:
Aset pajak tangguhan : Deferred tax assets:
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment of
nilai piutang - - - - - of receivables
receivables
Penyisihan Allowance for impairment of
persediaan usang - - - - inventory
Kewajiban manfaat karyawan - - - - - Employee benefit liabilities
Jumlah - - - - - Total
Jumlah Pajak Tangguhan 82.355.113.605 740.189.501 - - 83.095.303.106 Total Deferred Tax Assets
87
Page 91
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
40. PERPAJAKAN PENGHASILAN - LANJUTAN 40. TAX INCOME - CONTINUED
b.1 Aset Pajak Tangguhan b.1 Deffered Tax Asset
Kredit/(Beban) ke
Penyesuaian atas
penghasilan
Kredit/(Beban) ke perubahan tarif
komprehensif
1 Januari/ laporan laba rugi/ pajak dan lainnya / 31 Desember/
lain/
January 2024 Credit/ (Charged) Adjustment for December 2024
Credit/(Charged)
to statements of changes in
to other
profit or loss income tax rate
comprehensive
and others
income
Entitas Induk: Parent Entity:
Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment of
nilai piutang 23.875.325.134 119.964.558 - - 23.995.289.692 of receivables
receivables
Penyisihan Allowance for impairment of
persediaan usang 50.909.051.158 408.249.655 - (1.624.185.398) 49.693.115.415 inventory
Kewajiban manfaat karyawan 6.403.808.256 1.487.416.559 775.483.688 (5) 8.666.708.498 Employee benefit liabilities
Keuntungan belum direalisasi - Unrealized profit
atas transaksi Perseroan from transactions between the
dengan entitas anak 3.720.446.423 (3.720.446.423) - - - company and its subsidiaries
Rugi fiskal - - - - - Fiscal loss
Jumlah 84.908.630.971 (1.704.815.651) 775.483.688 (1.624.185.403) 82.355.113.605 Total
Kredit/(Beban) ke
Penyesuaian atas
penghasilan
Kredit/(Beban) ke perubahan tarif
komprehensif
1 Januari/ laporan laba rugi/ pajak dan lainnya / 31 Desember/
lain/
January 2024 Credit/ (Charged) Adjustment for December 2024
Credit/(Charged)
to statements of changes in
to other
profit or loss income tax rate
comprehensive
and others
income
Entitas anak - IGM: Subsidiary - IGM:
Aset pajak tangguhan : Deferred tax assets:
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment of
nilai piutang 42.489.840.438 (42.489.840.438) - - - of receivables
receivables
Penyisihan Allowance for impairment of
persediaan usang 4.935.489.364 (4.935.489.364) - - - inventory
Kewajiban manfaat karyawan 1.561.311.928 (1.561.311.928) - - - Employee benefit liabilities
Rugi Fiskal - - - - Fiscal Loss
Jumlah 48.986.641.730 (48.986.641.730) - - - Total
Kredit/(Beban) ke
Penyesuaian atas
penghasilan
Kredit/(Beban) ke perubahan tarif
komprehensif
1 Januari/ laporan laba rugi/ pajak dan lainnya / 31 Desember/
lain/
January 2024 Credit/ (Charged) Adjustment for December 2024
Credit/(Charged)
to statements of changes in
to other
profit or loss income tax rate
comprehensive
and others
income
Entitas anak - Farmalab: Subsidiary - Farmalab:
Aset pajak tangguhan : Deferred tax assets:
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment of
nilai piutang 366.797.893 5.194.318 - - 371.992.211 of receivables
receivables
Penyisihan Allowance for impairment of
persediaan usang 426.897.690 - 1 426.897.691 inventory
Kewajiban manfaat karyawan 56.008.773 13.487.682 (38.499.998) 11.524.634 42.521.091 Employee benefit liabilities
Jumlah 849.704.356 18.682.000 (38.499.998) 11.524.635 841.410.993 Total
Jumlah Pajak Tangguhan 134.744.977.057 (50.672.775.381) 736.983.690 (1.612.660.768) 83.196.524.598 Total Deferred Tax Assets
88
Page 92
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
40. PERPAJAKAN PENGHASILAN - LANJUTAN 40. TAX INCOME - CONTINUED
c. Administrasi c. Administration
Pada tanggal 30 Maret 2020, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah On March 30, 2020, the Government issued Regulation about reduce
Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2020 yang antara lain menurunkan tarif Corporate Income Taxes from 25% to 22% for fiscal years 2020 and
pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25% menjadi 22% untuk tahun 2021, and to 20% for fiscal years 2022.
fiskal 2020 dan 2021, serta menjadi 20% untuk tahun fiskal 2022.
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik On October 29, 2021, the Government issue Law of the Republic of
Indonesia No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan Indonesia No.7 year 2021 concerning Harmonization of Tax
tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk Regulations. The regulation has stipulated the income tax rate for
usaha tetap sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya. domestic taxpayers and business establishments of 22% which will be
Dengan demikian, penetapan tarif pajak sebelumnya sebesar 20% menjadi tidak effective from the Fiscal Year 2022 onwards, and a further reduction of
berlaku setelah Undang-Undang ini disahkan. Dan pengurangan tarif pajak sebesar the tax rate by 3% for domestic taxpayers who meet certain
3% untuk wajib pajak dalam negeri yang memenuhi persyaratan tertentu dan requirements. Hence, the previously tax rate determination of 20% will
kenaikan tarif pajak pertambahan nilai dari sebelumnya 10% menjadi 11% efektif be invalid after the ratification of this Law. And a further reduction of
mulai dari 1 April 2022 dan menjadi 12% paling lambat 1 Januari 2025. the tax rate by 3% for domestic taxpayers who meet certain
requirements and increase of the value added tax rate from previously
10% to become 11% effective from April 1, 2022 and become 12% no
later than January 1, 2025.
PT Indofarma Global Medika (entitas anak) telah melakukan penyajian kembali PT Indofarma Global Medika (subsidiary) has restated its financial
laporan keuangan tanggal 31 Desember 2020, 2021 dan 2022 terkait tindak lanjut statements as of December 31, 2020, 2021 and 2022 related to the
Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. follow-up of the Audit Report of the Supreme Audit Agency (BPK) of
Atas penyajian kembali tersebut terdapat perubahan jumlah kewajiban perpajakan the Republic of Indonesia. Due to the restatement, there is a change in
dalam laporan keuangan dengan perhitungan fiskal Badan, entitas anak tidak the amount of tax liabilities in the financial statements with the
melakukan proses pembetulan SPT sampai dengan tanggal laporan keuangan ini Company's fiscal calculation, the subsidiary has not carried out the
diterbitkan. Hal ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang SPT correction process until the date of this financial report. This is
Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan based on Law Number 28 of 2007 concerning the Third Amendment to
Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang Law Number 6 of 1983 concerning General Provisions and Tax
Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan Pasal 8 Procedures as last amended by Law Number 7 of 2021 concerning
Ayat 1, 3, dan 4. Harmonization of Tax Regulations Article 8 Paragraphs 1, 3, and 4.
41. INFORMASI SEGMEN USAHA 41. SEGMENT INFORMATION
Struktur organisasi Perusahaan serta sistem pelaporan keuangan intern belum The organizational structures of the Company, as well as their financial
dirancang berdasarkan produk dan jasa individual atau kelompok produk dan jasa reporting system. have not been designed based on individual product and
terkait. Oleh sebab itu. untuk tujuan informasi segmen. manajemen Perseroan dan services. Accordingly business segmental information of the Company and
anak Perseroan menetapkan segmen usaha berdasarkan pertimbangan risiko dan its subsidiaries is presented based on judgment risk and result of related
hasil terkait dengan produk yang dihasilkan yaitu: obat. alat kesehatan dan produk product which are medicine. medical devices and other product.
lain.
Informasi segmen Perusahaan disajikan menurut pengelompokan kegiatan usaha Company's segment information is presented according to the grouping of
yaitu distribusi berdasarkan geografis dibagi dalam 5 wilayah yang terdiri dari wilayah business activities is based on the geographical distribution is divided into
Sumatera. Jawa. Kalimantan. Sulawesi dan Bali. NTB serta Indonesia Timur. five regions consisting of Sumatra. Java. Kalimantan. Sulawesi and Bali.
West Nusa Tenggara and East Indonesia.
30 Juni 2025/ June 30, 2025
Alat Kesehatan dan
produk lainnya/ Engineering
Obat/Medicine Aliansi Strategis Jumlah/Total
Medical Devices & Pharmaceutical
Others
Penjualan Bersih 50.149.869.126 16.878.712.712 - - 67.028.581.838 Net Sales
Bali. NTB &
Jawa Sumatera Kalimantan Sulawesi Indonesia Jumlah/ Total
Timur
Aset Assets
Jumlah Aset 541.863.418.670 11.968.117.370 2.086.456.150 3.723.837.208 - 559.641.829.398 Total Assets
Laba Rugi Komprehensif Comprehensif Income
Laba Kotor (9.960.616.273) - - - - (9.960.616.273) Gross Profit
31 Desember 2024 / December 31, 2024
Alat Kesehatan dan
Engineering
Obat/Medicine produk lainnya/ Medical Aliansi Strategis Jumlah/Total
Pharmaceutical
Devices & Others
Penjualan Bersih 106.156.654.159 104.223.019.621 - - 210.379.673.780 Net Sales
Bali, NTB &
Jawa Sumatera Kalimantan Sulawesi Jumlah/Total
Indonesia Timur
Aset Assets
Jumlah Aset 567.572.126.222 24.451.878.240 8.374.419.366 9.381.107.995 8.379.808.214 618.159.340.037 Total Assets
Laba Rugi Komprehensif Comprehensif Income
Laba Kotor (32.998.663.559) (2.215.227.613) (815.735.609) (922.836.100) (555.214.821) (37.507.677.702) Gross Profit
89
Page 93
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
42. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING 42. MONETERY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN FOREIGN
CURRENCIES
30 Juni 2025 / June 30, 2025
Aset Mata Uang Asing Rp Assets
Kas dan setara kas USD 67.817,96 1.100.888.945 Cash and cash equivalents
Piutang usaha USD 20.318,84 329.835.792 Trade receivables
Jumlah aset 88.136,80 1.430.724.737 Total assets
Kewajiban Liabilities
Utang usaha USD 4.804.487,11 77.991.239.278 Trade payables
EUR 150.650,84 2.863.699.161
Jumlah liabilitas USD 4.804.487,11 77.991.239.278 Total liabilities
EUR 150.650,84 2.863.699.161
Jumlah Aset Moneter Bersih USD 4.892.623,92 79.421.964.015 Total Net Monetary asset – net
EUR 150.650,84 2.863.699.161
31 Desember 2024 / December 31, 2024
Aset Mata Uang Asing Rp Assets
Kas dan setara kas USD 44.265,46 718.561.184 Cash and cash equivalents
Piutang usaha USD 36.651,05 594.956.550 Trade receivables
Jumlah aset 80.916,51 1.313.517.734 Total assets
Kewajiban Liabilities
Utang usaha USD 4.841.761,51 78.596.314.597 Trade payables
EUR 82.046,61 1.559.611.699
Jumlah Liabilitas USD 4.841.761,51 78.596.314.597 Total liabilities
EUR 315.210,40 4.859.283.526
Jumlah Aset Moneter Bersih USD 4.922.678,02 79.909.832.331 Total Net Monetary asset – net
EUR 82.046,61 1.559.611.699
43. KUASI-REORGANISASI 43. QUASI-REORGANIZATION
Krisis ekonomi yang telah terjadi pada pertengahan tahun 1997 yang disebabkan oleh An economic crisis that has occurred in the middle of 1997 due to
melemahnya secara drastis nilai Rupiah terhadap mata uang asing dan beberapa weakening in the value of Rupiah against foreign currencies and some
faktor makro ekonomi lainnya seperti meningkatnya tingkat suku bunga pinjaman. macroeconomic factors like increased borrowings interest. tight liquidity
ketatnya likuiditas. serta turunnya tingkat kepercayaan investor memberikan dampak and also decrease in the level confidence of investor. that gave bad effect
buruk terhadap perekonomian Indonesia pada waktu itu. Posisi akumulasi saldo to Indonesia’s economy. Accumulated deficit as of September 30. 2011
negatif per tanggal 30 September 2011 (sebelum kuasi-reorganisasi) Perseroan (before quasi reorganization) of the Company was amounted to
masih mencatat defisit sebesar Rp57.661.903.925. Meskipun saldo defisit Perseroan Rp57.661.903.925. Although deficit to the Company has significant value,
masih berjumlah signifikan, Perseroan telah berhasil membukukan laba bersih the Company already booked net income of Rp79.004.412.278 from 2004
sebesar Rp79.004.412.278 sejak tahun 2004 hingga tahun 2010. up to 2010.
Sehubungan dengan potensi pendapatan yang akan diperoleh pada masa yang akan With the potential income to be obtained in the future. the Company has
datang. Perseroan berencana untuk melakukan kuasi-reorganisasi untuk plan to do a quasi reorganization to restructure the equity and remove the
merestrukturisasi ekuitasnya dengan menghilangkan defisit dan menilai kembali deficit and revaluate all asset and liabilities. based on Pernyataan Standar
seluruh aset dan liabilitasnya. sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Akuntansi Keuangan 51 (revised 2003) Akuntansi Kuasi-Reorganisai
Keuangan 51 (revisi 2003) tentang Akuntansi Kuasi-Reorganisasi (“PSAK 51”). (“PSAK 51”).
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada tanggal 28 Desember The Extraordinary General Meeting of Shareholders dated December 28.
2011 telah menyetujui pelaksanaan kuasi-reorganisasi. yang didokumentasikan dalam 2011 has approved the implementation of the quasi-reorganization. as
Laporan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 685/XII/2011 yang documented in the extraordinary Report of the General Meeting of the
dibuat dihadapan M.Nova Faisal. SH.. M.Kn. Notaris di Jakarta. Shareholders' No. 685/XII/2011 made before M.Nova Faisal. SH.. M.Kn.
Notary in Jakarta
Langkah kuasi-reorganisasi tersebut diatas merupakan awal dari serangkaian langkah The Company’s quasi-reorganisation is the first step of a series of steps
yang akan ditempuh Perusahaan dalam mengupayakan kesinambungan usaha which the Company will take in an effort to sustain its going concern while
maupun pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Direksi berkeyakinan also achieving sustainable long-term growth. The Directors are confident of
bahwa Perusahaan memiliki prospek usaha yang baik di masa depan berdasarkan the future prospects of the Company on the basis of its strengths and
kekuatan dan sumber daya yang dimilikinya sebagaimana tercakup dalam rencana resources. as outlined in the long term business plan of the Company.
usaha jangka panjang Perusahaan.
Kuasi-reorganisasi yang telah dilaksanakan Perusahaan pada tanggal 30 September The quasi-reorganisation was done as at September 30, 2011 in
2011 sesuai dengan peraturan yang berlaku dan PSAK No.51 (Revisi 2003) accordance with prevailing regulations and PSAK No. 51 (Revised 2003)
“Akuntansi Kuasi-Reorganisasi” yang menghasilkan kenaikan penilaian kembali nilai “Accounting for Quasi- Reorganization”. resulting in a revaluation increase
wajar aset bersih sebesar Rp 260.955.748.932 yang terdiri dari aset tetap sebesar in the fair value of the net assets of Rp260,955,748,932 which consists of
Rp252.089.087.407 dan aset tidak lancar yang akan ditinggalkan sebesar fixed assets of Rp252,089,087,407 and non current assets to be
Rp8.866.661.523. Manajemen Perusahaan membukukan kenaikan penilaian kembali abandoned amounting to Rp8,866,661,523.The management of the
nilai wajar aset bersih setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 28 Company booked the revaluation uplift in the fair value of the net asset
Desember 2011 serta persetujaan dari Badan Pengawasan Pasar Modal tentang after the Extraordinary General Shareholders Meeting on 28 Desember
kuasi-reorganisasi tersebut. 2011 and also from approval of the Indonesian Capital Market and
Financial Institution Supervisory Agency (BAPEPAM-LK) about the quasi-
reorganization.
90
Page 94
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
43. KUASI-REORGANISASI - LANJUTAN 43. QUASI-REORGANIZATION - CONTINUED
Dengan kuasi-reorganisasi tersebut. Perusahaan mengeliminasi saldo akumulasi Due to quasi-reorganization. the Company eliminated the balance of
kerugian per tanggal 30 September 2011 sebesar Rp 57.661.903.925. untuk accumulated losses as of September 30, 2011 of Rp 57,661,903,925 for
komponen ekuitas sebagai berikut: the equity component as follows:
Akumulasi kerugian (57.661.903.925) Accumulated Losses (57,661,903,925)
Kenaikan penilaian kembali nilai wajar asset 260.955.748.932 Increase in fair value revaluation of assets 260,955,748,932
Selisih Penilaian Aset dan Liabilitas 203.293.845.007 Difference in Valuation Assets and Liabilities 203,293,845,007
Penentuan dari nilai wajar aset Perusahaan didasarkan pada penilaian pada tanggal The determination of fair value is based on the valuation of Company
13 Desember 2011 yang dilakukan oleh penilai independen KJPP Antonius Setiady assets on December 13, 2011 conducted by an independent appraiser
dan Rekan dalam laporannya No. KJPP ASR-2011-140.A. KJPP ASR-2011-140.B KJPP Setiady Antonius and Associates in its report No. KJPP ASR-2011-
dan KJPP ASR-2011-140.C tanggal 13 Desember 2011 dengan menggunakan 140.A. KJPP ASR-2011-140.B and KJPP ASR-2011-140.C dated
pendekatan perbandingan data pasar untuk aset tanah dan metode biaya pengganti December 13, 2011 using the market value approach for land and
terdepresiasi untuk aset bukan tanah. depreciated replacement cost method for the asset except land.
Laporan posisi keuangan konsolidasian setelah kuasi-reorganisasi per tanggal 30 The consolidated statements of financial position before and after quasi-
September 2011 adalah sebagai berikut: reorganisation as at September 30, 2011 were as follows:
Sebelum Kuasi/Before Penyesuaian/ Setelah Kuasi/
Quasi Adjusment After Quasi
Aset lancar 765.836.959.585 - 765.836.959.585 Current assets
Aset tidak lancar 146.831.051.976 260.955.748.932 407.786.800.908 Non current assets
Total Aset 912.668.011.561 260.955.748.932 1.173.623.760.493 Total Assets
Liabilitas Lancar 540.305.401.366 - 540.305.401.366 Current liabilities
Liabilitas Tidak Lancar 44.945.433.250 - 44.945.433.250 Non current liabilities
Ekuitas 327.417.176.945 260.955.748.932 588.372.925.877 Equity
Total Liabilitas & Ekuitas 912.668.011.561 260.955.748.932 1.173.623.760.493 Total Liability & Equity
Pada laporan keuangan tahun buku 2011 dan seterusnya (selama 10 tahun) In the financial statements of 2011 and beyond (10 years) is disclosed that
diungkapkan bahwa akun-akun ekuitas. saldo laba (defisit) belum ditentukan the accounts of the equity.unappropriated retained earnings (deficit)
penggunaannya senilai Rp(71.642.381.619) dan saldo laba ditentukan amounted to Rp(71.642.381.619) and appropriated retained earnings
penggunaannya senilai Rp13.980.466.188 dieliminasi dengan wajar aset dan liabiltas amounted to Rp13.980.466.188 have been eliminated by fair value of the
Perseroan dan entitas anak sebesar Rp260.955.748.932 sehingga dilakukan assets and liabilities of the Company and its subsidiaries which amounted
pembentukan akun selisih penilaian aset dan liabilitas kuasi reorganisasi sebesar to Rp260.955.748.932 and then it has been created the difference of
Rp203.293.844.501. revaluation asset and liabilities quasi-reorganization account amounted to
Rp203.293.844.501
Kuasi-reorganisasi hanya dilakukan oleh Perusahaan dengan menilai kembali nilai Quasi-reorganization is only performed by the Company to reassess the
wajar aset yang dimiliki oleh Perusahaan. Sehingga terdapat perbedaan data-data fair value of assets owned by the Company. so there are differences in the
keuangan Entitas anak yang tercantum dalam Laporan Keuangan Entitas Anak dan financial data contained in Subsidiaries Financial Statements and
Laporan Keuangan Konsolidasian. sebagai berikut: Consolidated Financial Statements. as follows:
30 Juni 2025 / June 30, 2025
Laporan Keuangan
Laporan Keuangan Entitas Anak/
Konsolidasian/ Consolidated Perbedaan/ Differences
Financial statements subsidiaries
financial statements
Jumlah Aset - - - Total Asset
31 Desember 2024 / December 31, 2024
Laporan Keuangan
Laporan Keuangan Entitas Anak/
Konsolidasian/ Consolidated Perbedaan/ Differences
Financial statements subsidiaries
financial statements
Jumlah Aset 53.438.503.291 64.063.854.417 10.625.351.126 Total Asset
Atas perbedaan efek revaluasi dan kebijakan aset tetap ini dicatat pada saat proses The difference are recorded at the time of the presentation of consolidated
penyajian laporan keuangan konsolidasian Perseroan. baik atas penambahan harga financial statements of the Company. whether for the additional acquisition
perolehan maupun beban penyusutan untuk periode berjalan. cost ordepreciation expense for the period.
44. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK-PIHAK BERELASI 44. RELATED PARTY TRANSACTIONS AND BALANCES
a Transaksi dengan pihak-pihak berelasi. a. Transactions with related parties
Berikut adalah rincian sifat hubungan dengan pihak berelasi: The nature of the relationship with the related parties is summarized as
follows:
Pihak Berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related Parties Nature of relationship Nature of transaction
PT Bio Farma (Persero) Pemegang saham/ Piutang Usaha / Trade Receivable
Shareholder Utang Usaha / Trade Payable
Penjualan / Sales
Pembelian / Purchases
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kas dan setara kas/
pengendali yang sama/ Cash and cash equivalents
Owned by the same controlling shareholder Pinjaman Bank/ Bank Loans
Piutang Usaha/ Trade Receivables
91
Page 95
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK-PIHAK BERELASI - LANJUTAN 44. RELATED PARTY TRANSACTIONS AND BALANCES - CONTINUED
Pihak Berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related Parties Nature of relationship Nature of transaction
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kas dan setara kas/
pengendali yang sama/ Cash and cash equivalents
Owned by the same controlling shareholder Bank yang dibatasi penggunaannya
Restricted bank
Pinjaman Bank/ Bank Loans
Piutang Usaha/ Trade Receivables
Penjualan/ Sales
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kas dan setara kas/
pengendali yang sama/ Cash and cash equivalents
Owned by the same controlling shareholder Piutang Usaha/ Trade Receivables
Penjualan/ Sales
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kas dan setara kas
pengendali yang sama/ Cash and cash equivalents
Owned by the same controlling shareholder
PT Rajawali Nusantara Indonesia- RNI (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Utang Usaha / Trade Payable
Owned by the same controlling shareholder Penjualan / Sales
Pembelian / Purchases
PT Kimia Farma Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Utang Usaha / Trade Payable
Owned by the same controlling shareholder Penjualan / Sales
Pembelian / Purchases
PT Promosindo Medika Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Utang Usaha / Trade Payable
Owned by the same controlling shareholder Penjualan / Sales
Pembelian / Purchases
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Utang Usaha / Trade Payable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder Pembelian / Purchases
PT Petrokimia Gresik Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Pertamina (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Angkasa Pura II (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Semen Indonesia Indonesia (Persero) Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Bukit Asam Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Pupuk Indonesia (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Utang Usaha / Trade Payable
pengendali yang sama/ Pembelian / Purchases
Owned by the same controlling shareholder
Persyaratan transaksi dengan pihak-pihak berelasi sama dengan pihak ketiga. The terms of transactions with related parties are the same as those that
Rincian transaksi kepada pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: would result from transactions between third parties. The details of sales to
and purchases from related parties are as follows:
92
Page 96
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK-PIHAK BERELASI - LANJUTAN 44. RELATED PARTY TRANSACTIONS AND BALANCES - CONTINUED
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Penjualan Sales
PT Kimia Farma Tbk 35.811.464.352 122.415.595.072 PT Kimia Farma Tbk
PT Bio Farma (Persero) 16.029.988.151 14.088.453.608 PT Bio Farma (Persero)
Pembelian Purchases
PT Biofarma (Persero) - - PT Biofarma (Persero)
Penghasilan Bunga Interest Income
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 30.674.079 58.526.449 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - 141.837 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10.272.181 36.944.398 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 165.809 190.833 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Beban Bunga Pinjaman Interest Expense
PT Biofarma (Persero) - 37.364.313.923 PT Biofarma (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - 3.515.241.508 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - 143.999.821 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Aset Assets
Kas dan Setara Kas Cash and cash equivalent
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - 6.916.793 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.826.481.456 6.819.367.006 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 1.720.633.275 1.716.770.412 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk - 18.706.899 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 124.618.130 109.424.080 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Bank USD Bank USD
PT Mandiri (Persero) Tbk 1.100.888.945 718.561.184 PT Mandiri (Persero) Tbk
Piutang Usaha Trade Receivable
PT Promosindo Medika 66.248.819.736 122.940.377.760 PT Promosindo Medika
PT Kimia Farma Tbk (Company) 27.450.773.882 25.057.668.877 PT Kimia Farma Tbk (Company)
PT Biofarma (Persero) 2.131.803.697 15.713.555.380 PT Biofarma (Persero)
PT Pertamina (Persero) 2.863.415.273 2.878.023.139 PT Pertamina (Persero)
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) 1.262.405.598 1.262.405.598 PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
PT Petrokimia Gresik 629.310.000 629.310.000 PT Petrokimia Gresik
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) 10.800.000 181.023.588 PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
Piutang lain-lain Others receivable
PT Promosindo Medika - 7.447.560.860 PT Promosindo Medika
PT Industri Nuklir Indonesia 634.750.000 634.750.000 PT Industri Nuklir Indonesia
Uang Muka Deposit Guarantee Deposit
PT. Biofarma (Persero) 9.724.399.424 9.724.399.424 PT. Biofarma (Persero)
Investasi pada entitas Asosiasi Investment in associate
PT Asindo Husada Bhakti (AHB) 741.831.812 2.062.734.983 PT Asindo Husada Bhakti (AHB)
Aset keuangan tersedia untuk dijual Financial assets at fair value through
other comprehensive income
Investasi saham pada PT Promosindo Medika - 155.585.955 Investment in shares of PT Promosindo Medika
Liabilitas Liabilities
Utang Usaha Trade Payable
PT Bio Farma (Persero) - - PT Bio Farma (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 10.831.329.922 10.831.329.922 PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
PT Promosindo Medika 389.474.533 389.474.533 PT Promosindo Medika
PT Kimia Farma Tbk 366.457.812 430.453.470 PT Kimia Farma Tbk
Pinjaman Bank Bank Loans
Jangka Pendek: Short term:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 93.993.629.148 93.993.629.148 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Pinjaman dari pemegang saham Shareholder loan
PT Biofarma (Persero) 558.983.310.297 595.486.546.183 PT Biofarma (Persero)
93
Page 97
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
45. RUGI PER SAHAM 45. LOSS PER SHARE
Rugi – Bersih Net Loss
Rugi bersih untuk tujuan penghitungan laba per saham yang diatribusikan kepada Net loss for compulation of earnings per share attributable to the
pemegang saham biasa pemilik entitas induk adalah sebesar (Rp43.552.087.921) shareholder of the entity are (Rp43,552,087,921) and (Rp53,943,539,173)
dan (Rp53.943.539.173) masing-masing untuk periode 30 Juni 2025 dan 2024. as of Juni 30, 2025 and 2024 respectively.
Jumlah Saham Number of Shares
Jumlah berdasarkan rata-rata tertimbang saham beredar yang digunakan sebagai The weighted average number of shares outstanding for the computation
dasar perhitungan laba per saham dasar pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 of earnings per share as of June 30, 2025 and December 31, 2024 are
adalah sebesar 3.099.267.500 saham. 3,099,267,500 shares.
Rugi - Bersih per Saham Dasar Loss of Shares
Rugi bersih per saham dasar pada 30 Juni 2025 dan 2024 adalah masing-masing Loss per share basis on June 30, 2025 and 2024 amounting to (Rp14.05)
sebesar (Rp14,05) dan (Rp17,41). and (Rp17.14) respectively.
46. INSTRUMEN KEUANGAN DAN NILAI WAJAR 46. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FAIR VALUE
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar atas aset dan liabilitas The following table sets forth the carrying values and estimated fair values
keuangan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai of Company’s financial assets and liabilities as at June 30, 2025 and
berikut: December 31, 2024 are as follows:
30 Juni 2025 / June 30, 2025
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying value Fair value
Aset Keuangan Assets
Kas dan Setara Kas 5.352.140.807 5.352.140.807 Cash and cash equivalents
Piutang usaha-bersih 30.925.899.763 30.925.899.763 Trade receivables – net
Piutang lain-lain-bersih 2.342.100 2.342.100 Other receivables – net
Aset lancar lainnya - - Other current assets
Jumlah 36.280.382.670 36.280.382.670 Total
Liabilitas Liabilities
Pinjaman bank jangka pendek 93.993.629.148 93.993.629.148 Short term bank loans
Pinjaman kepada pemegang saham 558.983.310.297 558.983.310.297 Shareholder loan
Utang usaha 278.544.032.547 278.544.032.547 Trade payable
Biaya yang masih harus dibayar 15.522.159.203 15.522.159.203 Accrued expenses
Liabilitas sewa guna usaha 835.311.656 835.311.656 Lease liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 114.094.879.906 114.094.879.906 Short term employee benefit
Utang bank jangka panjang - - Long-term bank Loan
Jumlah 1.061.973.322.757 1.061.973.322.757 Total
31 Desember 2024 / December 31, 2024
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying value Fair value
Aset Keuangan Assets
Kas dan setara kas 10.114.017.765 10.114.017.765 Cash and cash equivalents
Piutang usaha-bersih 43.650.622.151 43.650.622.151 Trade receivables – net
Piutang lain-lain-bersih 416.612 416.612 Other receivables – net
Aset lancar lainnya 463.808.810 463.808.810 Other current assets
Aset Keuangan tersedia untuk dijual - - Other current assets
Jumlah 54.228.865.338 54.228.865.338 Total
Liabilitas Liabilities
Pinjaman bank jangka pendek 142.656.736.875 142.656.736.875 Short term bank loans
Pinjaman kepada pemegang saham 595.486.546.183 595.486.546.183 Shareholder loan
Utang usaha 499.250.481.447 499.250.481.447 Trade payable
Biaya yang masih harus dibayar 23.097.116.559 23.097.116.559 Accrued expenses
Liabilitas sewa guna usaha 835.311.656 835.311.656 Lease Liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 173.735.888.134 173.735.888.134 Short term employee benefit
Utang bank jangka panjang - - Long-term bank loan
Jumlah 1.435.062.080.854 1.435.062.080.854 Total
Kebijakan Manajemen Risiko adalah pedoman yang terstruktur dan sistematis dalam Risk management policy is a structured and systematic guidance in
mengidentifikasi, mengukur, memetakan, dan mengembangkan alternatif penanganan identifying, measuring, mapping ,and developing alternative risk
risiko. serta dalam memantau dan mengandalkan penerapan penanganan risiko. management as well as in monitoring and relying on the application of risk
Tujuan Manajemen Risiko adalah untuk meningkatkan jaminan pencapaian target management. Risk Management objectives are to increase guarantee’s
Perusahaan. achievement of its targets.
94
Page 98
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN 47. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT
Sebagai Perusahaan farmasi dengan produk utama Obat Generik Berlogo (OGB). As a pharmaceutical Company with major products of generic drugs
Indofarma beroperasi pada bisnis yang berisiko cukup tinggi. Secara ringkas. risiko product (OGB). Indofarma operate at sufficiently high risk business. Briefly
yang dihadapi Perusahaan dan langkah-langkah mitigasinya adalah sebagai berikut: the risks faced by the Company and mitigation measures are as follows:
Atas dasar itu, penyisihan kerugian pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember On that basis, the loss allowance as at June 30,2025 and December 31,
2024 (dengan penerapan PSAK 109) ditetapkan sebagai berikut untuk piutang usaha 2024 (on adoption of PSAK 109) was determined as follows for both trade
dan aset keuangan tidak lancar lainnya: receivables and other non-current financial assets:
30 Juni 2025/ June 30,2025
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Cadangan untuk (pemulihan
Tingkat kerugian
dari) kerugian kredit
ekspektasian/
ekspektasian / Provisions for
Expected loss
(recovery from) expected credit
rate
loss
Entitas Induk: Parent Entity:
Piutang Usaha Trade Receicable
Lancar 2,90% 668.633.265 Current
1-30 hari 44,90% 99.976.673 1-30 days
31-60 hari 3,20% 17.620.272 31-60 days
61-90 hari 1,80% 12.057.204 61-90 days
91-120 hari 2,40% 3.205.890 91-120 days
> 120 hari 86,40% 104.995.143.720 > 120 days
Jumlah 105.796.637.024 Total
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Cadangan untuk (pemulihan
Tingkat kerugian
dari) kerugian kredit
ekspektasian/
ekspektasian / Provisions for
Expected loss
(recovery from) expected credit
rate
loss
Entitas Anak: Subsidiaries Entity:
Piutang Usaha Trade Receicable
Lancar 2,40% 236.080 Current
1-30 hari 3,80% 11.671.381 1-30 days
31-60 hari 2,97% 114.797 31-60 days
61-90 hari 2,82% 19.763 61-90 days
91-120 hari 2,76% 218.913 91-120 days
> 120 hari 99,38% 142.646.441.804 > 120 days
Jumlah 142.658.702.738 Total
Jumlah 248.455.339.762 Total
30 Juni 2025/ June 30,2025
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Cadangan untuk (pemulihan
Tingkat kerugian
dari) kerugian kredit
ekspektasian/
ekspektasian / Provisions for
Expected loss
(recovery from) expected credit
rate
loss
Entitas Induk: Parent Entity:
Piutang Lain-lain Other Receicables
> 90 hari 100% 3.272.861.576 > 90 days
Jumlah 3.272.861.576 Total
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Cadangan untuk (pemulihan
Tingkat kerugian
dari) kerugian kredit
ekspektasian/
ekspektasian / Provisions for
Expected loss
(recovery from) expected credit
rate
loss
Entitas Anak: Subsidiaries Entity:
Piutang Lain-lain Other Receicables
> 90 hari 100% 59.392.010.910 > 90 days
Jumlah 59.392.010.910 Total
Jumlah 62.664.872.486 Total
Piutang usaha dan piutang lain-lain dihapuskan jika tidak ada ekspektasi pemulihan Trade receivables and other receivables are written off when there is no
yang wajar. Indikator bahwa tidak ada ekspektasi pemulihan yang wajar mencakup, reasonable expectation of recovery. Indicators that there is no reasonable
antara lain kegagalan debitur untuk terlibat dalam rencana pembayaran kembali expectation of recovery include, amongst others, the failure of a debtor to
dengan grup, dan kegagalan melakukan pembayaran kontraktual untuk jangka waktu engage in a repayment plan with the group, and a failure to make
lebih dari 365 hari lewat jatuh tempo. contractual payments for a period of greater than 365 days past due.
Kerugian penurunan nilai piutang usaha dan piutang lain-lain disajikan sebagai Impairment losses on trade receivables and other receivables are
kerugian penurunan nilai bersih dalam laba operasi. Pemulihan selanjutnya dari presented as net impairment losses within operating profit. Subsequent
jumlah yang dihapuskan sebelumnya dikreditkan ke item baris yang sama. recoveries of amounts previously written off are credited against the same
line items.
95
Page 99
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN - LANJUTAN 47. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT - CONTINUED
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Perusahaan mengelola likuiditasnya dalam membiayai modal kerja dan melunasi The Company manages its liquidity in financing its working capital and
utang yang jatuh tempo dengan menyediakan kas dan setara kas yang cukup. repayment of matured loan by providing sufficient cash and cash
equivalents.
Tabel dibawah ini menganalisis liabilitas keuangan yang diselesaikan secara neto The table below analyses financial liabilities into relevant maturity
yang dikelompokkan berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh grouping based on the remaining period to the contractual maturity
tempo kontraktual. period.
Kurang dari 1 tahun/ Lebih dari 1 tahun/ Over
Less than 1 years 1 year
30 Juni 2025 June 30, 2025
Pinjaman Bank 93.993.629.148 - Bank Loans
Pinjaman kepada Pemegang Saham 343.574.550.485 215.408.759.812 Shareholder Loans
Utang Usaha 278.544.032.547 - Trade Payables
Biaya Yang Masih Harus Dibayar 15.522.159.203 - Accrued Expenses
Liabilitas hak guna 835.311.656 - Lease Liabilities
Imbalan karyawan 114.094.879.906 42.394.129.538 Employee benefit
Jumlah 846.564.562.945 257.802.889.350 Total
Kurang dari 1 tahun/ Lebih dari 1 tahun/
Less than 1 years Over 1 year
31 Desember 2024 December 31, 2024
Pinjaman Bank 142.656.736.875 - Bank Loans
Pinjaman kepada Pemegang Saham 380.077.786.371 215.408.759.812 Shareholder Loans
Utang Usaha 499.250.481.447 - Trade Payables
Biaya Yang Masih Harus Dibayar 23.097.116.559 - Accrued Expenses
Liabilitas sewa guna 835.311.656 - Lease Liabilities
Imbalan karyawan 173.735.888.134 39.535.068.000 Employee benefit
Jumlah 1.219.653.321.042 254.943.827.812 Total
Besarnya proporsi penjualan kepada Pemerintah yang biasanya terjadi menjelang High sales share to Government that is usually realized in the very late
akhir tahun. sementara proses produksi harus dilakukan sejak awal. menyebabkan month of the year. where as raw materials procurement and production
terjadinya risiko temporer kekurangan likuiditas. process must be carried out far earlier. lead to risk of temporarily cash flow
mismatch.
Dengan pengelolaan rantai pasok yang lebih baik Perusahaan berhasil meningkatkan By managing supply chain better than the last period the Company
efisiensi mengelola modal kerja sehingga menekan biaya bunga. succeeded to improve its working capital effiency that can decrease
interest cost.
Risiko Pasar Market Risk
Risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa depan suatu instrumen keuangan akan Market risk is the risk that the fair value of future cash flows of a
berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Risiko pasar meliputi tiga jenis yaitu: financial instrument will fluctuate because of changes in market prices.
risiko mata uang asing. risiko suku bunga dan risiko harga lainnya seperti risiko Market prices comprise three types of risk: interest rate risk. foreign
perubahan harga komoditas. currency risk. and other price risk. such as commodity price change risk.
1. Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing 1. Foreign Exchange Risk
Mata uang pelaporan adalah Rupiah. Kinerja keuangan Perusahaan The reporting currency is Rupiah. The Company’s financial
dipengaruhi oleh fluktuasi dalam nilai tukar mata uang Rupiah dan Dolar AS. performance is influenced by the fluctuation in the exchange rate
Selain karena pinjaman hal ini dikarenakan Perusahaan membeli alat-alat between Rupiah and US Dollar. Besides loan, the Companys also
kesehatan dan bahan baku dalam mata uang asing antara lain Dolar AS. Euro purchases medical equipment and raw materials using foreign
atau harga yang secara signifikan dipengaruhi oleh tolak ukur perubahan currencies such as US Dollar. Euro or which price is significantly
harganya dalam mata uang asing (terutama Dolar AS) seperti yang dikutip dari influenced by their benchmark price movements in foreign currencies
pasar internasional. Perusahaan akan menghadapi risiko mata uang asing jika (mainly US Dollar) as quoted in the international markets. The
pendapatan dan pembelian Perusahaan dalam mata uang asing tidak Company has exposure to foreign currency risk if the revenue and
seimbang dalam hal jumlah atau pemilihan waktu. Saat ini Perusahaan tidak purchases of the Company is denominated in foreign currency and
mengimplementasikan kebijakan formal lindung nilai untuk laju pertukaran mata are not evenly matched in terms of quantity or timing. Currently the
uang asing. Untuk mengurangi risiko ini. Perusahaan merencanakan pembelian Company does not implement any formal hedging policy for foreign
mata uang asing yang cukup untuk pembelian produk impor pemantauan mata exchange exposure. The Company plans for the proper buying of
uang asing yang intensif serta perencanaan waktu pembelian yang tepat. foreign currencies for the import purchase intensive foreign currency
monitoring, and proper timing in purchasing to reduce the foreign
currency risk.
2. Risiko Harga 2. Price Risk
Sampai saat ini. ketergantungan industri farmasi Indonesia pada bahan baku So far. domestic pharmaceutical industry is highly dependent on
impor masih sangat besar. Karena itu. harga masih menjadi faktor yang sangat imported raw materials. Therefore. price remains the main factor
mempengaruhi kelangsungan industri farmasi di Indonesia. significantly affecting pharmaceutical industry in Indonesia.
Langkah antisipatif lainnya adalah mengupayakan kontrak jangka panjang Indofarma overcomes the threat by making long-term contracts that
pembelian bahan baku tertentu yang harganya sangat fluktuatif. allow the Company to renegotiate the term and price that have been
agreed upon.
96
Page 100
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN - LANJUTAN 47. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT - CONTINUED
Risiko Pasar - Lanjutan Market Risk - Continued
3. Risiko Tingkat Suku Bunga Arus Kas dan Nilai Wajar 3. Cash Flow and Fair Value Interest Risk
Risiko tingkat suku bunga Perusahaan timbul dari pinjaman jangka panjang The Company’s interest rate risk arises from long-term borrowings
dan pinjaman jangka pendek. Pinjaman yang diterbitkan dengan tingkat bunga and short term bank loan. Borrowings issued at floating rates expose
mengambang mengekspos Perusahaan terhadap risiko suku bunga arus kas. the Company to cash flow interest rate risk. Borrowings issued at
Pinjaman yang diterbitkan dengan tingkat suku bunga tetap mengekspos fixed rates expose the Company to fair value interest rate risk. The
Perusahaan terhadap risiko nilai wajar suku bunga kebijakan Perusahaan Company’s policy isto maintain approximately 60% of its borrowings
adalah mempertahankan hampir 60% pinjaman dalam instrumen dengan in fixed-rate instruments. The portion of subsidiary’sshort term loans
tingkat suku bunga tetap. Pinjaman bank jangka pendek entitas anak pada at floating rate were denominated in the US Dollar. The interest rate
tingkat suku bunga mengambang didenominasikan dalam Dolar AS. Risiko risk from cash and non-trade receivables is not significant.
tingkat suku bunga dari kas dan piutang non-usaha tidak signifikan.
Perusahaan menganalisis ekposur tingkat bunga secara dinamis. Berbagai The Company analyze its interest rate exposure on a dynamic basis.
skenario disimulasikan dengan mempertimbangkan berbagai pembiayaan Various scenarios are simulated taking into consideration
kembali. pembaharuan yang ada. serta alternatif pembiayaan dan lindung nilai refinancing. renewal of existing position. alternative financing and
hedging.
b. Manajemen Risiko Permodalan b. Capital Risk Management
Tujuan utama pengelolaan modal Perseroan adalah untuk memastikan The primary objective of the Company's capital management is to
pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk mendukung bisnis dan ensure that it maintains healthy capital ratios in order to support its
memaksimalkan nilai pemegang saham. Perseroan tidak diwajibkan untuk business and maximize shareholder value. The Company is not
memenuhi syarat-syarat modal tertentu. required to meet any capital requirements.
Perusahaan mengelola permodalan untuk menjaga kelangsungan usahanya The Company manages its capital to safeguard the Company’s ability
dalam rangka memaksimumkan kekayaan para pemegang saham dan manfaat to continue as a going concern in order to maximizethe return to
kepada pihak lain yang berkepentingan terhadap Perusahaan dan untuk menjaga shareholders and benefits for other stakeholders and to maintain
struktur optimal permodalan untuk mengurangi biaya permodalan. optimal capital structure to reduce the cost of capital.
Struktur permodalan Perusahaan terdiri dari ekuitas yang dapat diatribusikan The capital structure of the Company consists of equity attributable to
kepada pemilik Perusahaan (terdiri dari modal saham tambahan modal disetor dan owners of the Company (consists of share capital. additional paid-in
saldo laba) dan pinjaman dan utang bersih (terdiri dari surat berharga yang capital and retained earnings) and net of loans and payables
diterbitkan utang bank dikurangi dengan saldo kas dan setara kas). Perusahaan (consists of medium term notes loans payable to banks net off cash
ataupun entitas anak tidak diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan and cash equivalents). Neither the Company nor the subsidiaries are
tertentu. subject to externally imposed capital requirements.
Perusahaan memonitor permodalan dengan menggunakan rasio pengungkit The Company monitors capital using a gearing ratio which is net debt
(gearing ratio) yang merupakan total pinjaman berdapak bunga dibagi dengan total divided by total equity attributable to equity holders of the parent entity.
ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Kebijakan The Company’s policy is to maintain its gearing ratio within the range of
Perusahaan adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran dari Perusahaan gearing ratio of the leading companies in Indonesia in order to secure
terkemuka di Indonesia untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada access to finance at a reasonable cost.
biaya yang rasional.
30 Juni 2025/ 31 Desember 2024/
June 30, 2025 December 31, 2024
Pinjaman bank jangka pendek 93.993.629.148 142.656.736.875
Pinjaman kepada Pemegang Saham 558.983.310.297 595.486.546.183
Total pinjaman yang berdapat bunga 652.976.939.445 738.143.283.058
Total ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk (807.398.868.234) (1.144.019.856.886)
Rasio Pengungkit (1,24) (1,55)
Risiko Perekonomian Economic Risk
Kinerja bisnis Indofarma terutama dipasar reguler secara langsung dipengaruhi Indofarma’s business performance particularly in regular market is
oleh daya beli masyarakat. Dengan demikian, penurunan PDB dan inflasi directly dependent on consumers’ purchasing power. Decline on GDP
memberikan dampak negatif terhadap kinerja pasar non-institusi (Pemerintah) ini. and high inflation rate are negatively affecting the Company’s
Sementara itu, di sektor pasar institusi kinerja Indofarma dipengaruhi oleh besaran performance in this non-(Government) institution market. Meanwhile, in
belanja Pemerintah di bidang kesehatan. the institution market. the Company’s performance is dependent upon
the Government expenditure on medicals.
Guna memitigasi risiko ini Indofarma terus melakukan upaya untuk meningkatkan To minimize the risk Indofarma makes continuous efforts to increase
penjualan ke pasar reguler yang menjanjikan permintaan yang lebih berkelanjutan sales in regular market that offers both more continuous demands and
dengan pertumbuhan yang lebih stabil. stable growth.
Harga Obat Generik Berlogo (OGB) di Indonesia dikendalikan oleh Pemerintah Price of Generic Drug Product (OGBs) in Indonesia is controlled by the
dengan cara menetapkan Harga Neto Apotik (HNA. harga di tingkat apotik) yang Government by fixing the net price in the pharmacies’ level (Harga Netto
berlaku untuk seluruh produsen OGB. Untuk memitigasi risiko ini, Indofarma terus Apotik. HNA) and imposing the price to all OGB Producers. To minimize
berupaya menyeimbangkan portofolio penjualan produknya dengan antara lain this risk, Indofarma keeps balancing its sales portfolio such as launching
meluncurkan sejumlah produk Obat dengan Nama Dagang (OND). termasuk obat- owned-brand products (ONDs) including non – prescription drugs (Over
obat non-resep dokter (OTC). the Counter).
97
Page 101
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
48. PERIKATAN-PERIKATAN YANG SIGNIFIKAN 48. SIGNIFICANT COMMITMENTS
a. Perusahaan melakukan perjanjian kerjasama dengan PT Quantum Laboratoris a. The company has an agreement with PT Quantum Laboratoris
Internasional tanggal 26 Mei 2023 untuk pelaksanaan kegiatan Toll Manufacturing Internasional on May 26, 2023 for the implementation of Toll
di PT Indofarma Tbk dengan jangka waktu perjanjian selama 4 tahun atau sampai Manufacturing activities at PT Indofarma Tbk with an agreement period
dengan 26 Mei 2027. of 4 years or until May 26, 2027.
b. Perusahaan melakukan perjanjian kerjasama distribusi dengan PT Bintang b. The company has a joint distribution agreement with PT Bintang
Kencana Artha tanggal 17 Mei 2023 untuk pelaksanaan kegiatan distribusi produk Kencana Artha on May 17, 2023 for the implementation of PT Indofarma
PT Indofarma Tbk dengan jangka waktu perjanjian selama 4 tahun atau sampai Tbk's product distribution activities with an agreement period of 4 years
dengan 16 April 2027. or until April 16, 2027.
c. Perusahaan melakukan perjanjian kerjasama dengan PT Hikmat Hanifi tanggal 19 c. The Company has an agreement with PT Hikmat Hanifi dated
September 2022 untuk pelaksanaan kegiatan jual beli produk dengan jangka September 19, 2022 for the implementation of activities product sale
waktu perjanjian selama 4 tahun atau sampai dengan 18 September 2026. with agreement and shall be valid for 4 years. commencing from the
signing by the parties or until September 18, 2026.
d. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor d. Based on the Decree of the Minister of Health of the Republic of
HK.01.07/MENKES/4824/2021 tanggal 2 Juli 2021, Tentang Penugasan PT Indonesia Number HK.01.07/MENKES/4824/2021 on July 2, 2021
Indofarma Tbk untuk dan atas nama Pemerintah melaksanakan pengadaan, concerning the Assignment of PT Indofarma Tbk for and on behalf of the
transfer tekhnologi, dan produksi alat robot telesurgery di Indonesia dalam rangka Government to carry out the procurement, transfer of technology, and
Kerjasama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Iran. production of telesurgery robotic equipment in Indonesia in the context
of cooperation between the Government of Indonesia and the
Government of Iran.
Penugasan kepada Perusahaan untuk: Assignment to the Company to:
● Melaksanakan pengadaan alat robotic surgery untuk pembangunan Pusat ● Carry out the procurement of robotic surgery tools for the
Bedah Robotik jarak jauh di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung dan RSUP Dr. construction of a remote Robotic Surgery Center at Dr. Hasan
Sardjito Yogyakarta. Sadikin Bandung and RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.
● Melaksanakan distribusi alat Robotic telesurgery sampai di RSUP Dr. Hasan ● Carry out the distribution of Robotic telesurgery tools to Dr.
Sadikin Bandung dan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Hospital. Hasan Sadikin Bandung and RSUP Dr. Sardjito
Yogyakarta
● Melaksanakan transfer teknologi untuk memproduksi alat robot telesurgery di ● Carry out technology transfer to produce telesurgery robotic
dalam negeri berdasarkan pilot project kerjsama antara Pemerintah Indonesia equipment domestically based on a pilot project of cooperation
dan Pemerintah Iran. between the Government of Indonesia and the Government of
Iran.
e. Pada tangal 1 Mei 2023, Perusahaan mengadakan perjanjian distribusi dan e. On May 1, 2023, the Company entered into a regular distribution and
penjualan Produk OTC (Over the Counter) dan Produk Obat Generik Berlogo sales agreement for OTC (Over the Counter) Products and Generic
(OGB) reguler dengan PT Mensa Bina Sukses, perjanjian ini berlaku selama 3 Drug Products with the Logo (OGB) with PT Mensa Bina Sukses, this
tahun dari tanggal 1 Mei 2023 sampai dengan 30 April 2026. agreement is valid for 3 years from May 1, 2023 to April 30, 2026.
f. Berdasarkan surat No: B.94-vcd/09/2022 tanggal 2 September 2022, Perusahaan f. Based on letter No: B.94-vcd/09/2022 dated September 2, 2022, the
memperoleh fasilitas Supply Chain Financing Account Receivables (SCF-AR) Company obtained a Supply Chain Financing Account Receivables
Partnership kepada supplier yang bersifat Non Plafon (cash loan), dengan tujuan (SCF-AR) Partnership facility for non-ceilinged suppliers (cash loans),
membiayai tagihan supplier sesuai dengan kontrak kerja. Jangka waktu fasilitas with the aim of financing supplier invoices in accordance with
adalah 1 tahun sampai dengan 2 September 2023 dan dapat diperpanjang. employment contract. The term of the facility is 1 year until September 2,
2023 and can be extended.
g. Pada tanggal 7 Oktober 2021 IGM melakukan Perjanjian Kerjasama Operasional g. On October 7, 2021 IGM entered into an Operational Cooperation
dengan RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan tentang kerjasama Agreement with Siti Fatimah Hospital of South Sumatra Province
operasional pelayanan Hemodialisa dengan nomor perjanjian regarding operational cooperation for Hemodialysis services with
445/040/4/RSUDSF/PKS/X/2021 dan 618/PKS/DIR-1/IV/2022. agreement numbers 445/040/4/RSUD-SF/PKS/X/2021 and
618/PKS/DIR-1/IV /2022.
Jangka waktu perjanjian ini berlaku selama 60 bulan atau apabila sudah The term of this agreement is valid for 60 months or if 57,600 actions
tercapainya tindakan sebanyak 57.600 tindakan dan terhitung sejak mulai have been accomplished and as of the start of the operation of the tool
beroperasinya alat (Grand Launching) yang akan dituangkan ke dalam Berita (Grand Launching) which will be stated in the Minutes which is an
Acara yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjanjian ini, dimana integral part of this agreement, where the validity period of the
masa waktu berlaku perjanjian dapat diperpajang atau diperpendek agreement can be extended or shortened.
Ruang lingkup: Scope:
1. PT Indofarma Global Medika menyediakan perangkat Mesin Hemodialisa Full 1. PT Indofarma Global Medika provides Full Set Hemodialysis
Set dan water treatment serta Renovasi ruang Hemodilisia yang memenuhi Machines and water treatment as well as Renovation of
starndar serta penyediaan Liasion Officer untuk membatu Pelayanan Hemodilisia rooms that meet standards as well as provision of
Hemodilisia, dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan peningkatan jumlah Liation Officers to help Hemodilisia Services, carried out in stages
tindakan (pasien). according to the increase in the number of actions (patients).
2. PT Indofarma Global Medika menyediakan bahan habis pakai Pakai (Dializer, 2. PT Indofarma Global Medika provides consumables (Dializer, AV
AV Vistula, Blood Line, Bicarbonate, Concentrad Acid). Vistula, Blood Line, Bicarbonate, Concentrad Acid).
h. Perjanjian Kerjasama Operasional nomor 445/010/9.9/RSUD-SF/PKS/I/2022 dan h. Operational Cooperation Agreement numbers 445/010/9.9/RSUD-
128/PKS/DIR1/I/2022 dengan RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan SF/PKS/I/2022 and 128/PKS/DIR1/I/2022 with Siti Fatimah Hospital of
tentang kerjasama operasional penyediaan alat-alat Labolatorium beserta South Sumatra Province regarding operational cooperation in the supply
Reagennya dan Sistem Informasi Labolatorium. of laboratory equipment and their reagents and systems Laboratory
Information.
Jangka waktu perjanjian selama 60 bulan terhitung sejak operasional alat yang The term of the agreement is 60 months starting from the operation of
akan digunakan ke dalam Berita Acara dimulainya operasional alat (Grand the equipment to be used in the Minutes of the commencement of the
Lauching). operation of the equipment (Grand Lauching).
98
Page 102
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
48. PERIKATAN-PERIKATAN YANG SIGNIFIKAN - LANJUTAN 48. SIGNIFICANT COMMITMENTS - CONTINUED
Ruang lingkup: Scope:
1. PT Indofarma Global Medika menyediakan alat-alat Laboratorium beserta 1. PT Indofarma Global Medika provides laboratory equipment and
reagennya yang memiliki izin dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia reagents that have a license from the Ministry of Health of the
Republic of Indonesia
2. Penyediaan Sistem Informasi Laboratorium beserta jaringan dan perangkatnya 2. Provision of Laboratory Information Systems and their networks
and devices
3. Renovasi terbatas untuk Ruangan Pengambilan Sample Laboratorium 3. Limited renovation of Laboratory Sampling Room
i. Perjanjian Kerjasama Operasional nomor 445/029/4.2/RSUD-F/PKS/IV/2022 dan i. Operational Cooperation Agreement numbers 445/029/4.2/RSUD-
618/PKS /DIR-1/IV/2022 dengan RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan F/PKS/IV/2022 and 618/PKS/DIR1/IV/2022 with Siti Fatimah Hospital in
tentang kerjasama operasional Jasa Pelayanan Laundry. South Sumatra Province regarding operational collaboration for Laundry
Services.
Perjanjian ini berlaku selama jangka waktu 7 tahun sejak Perjanjian ini This agreement is valid for a period of 7 years since this Agreement was
ditandatangani Para Pihak yaitu 8 April 2022 sampai dengan 7 April 2028. signed by the Parties, namely 8 April 2022 to 7 April 2028.
Ruang lingkup: Scope:
1. PT Indofarma Global Medika akan memberikan pelayanan Laundry 1. PT Indofarma Global Medika will provide laundry services using
menggunakan alat/mesin laundry milik RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera laundry equipment/machines belonging to the Siti Fatimah
Selatan dan PT Indofarma Global Medika termasuk perawatan dan perbiakan Regional Hospital of South Sumatra Province and PT Indofarma
Alat/Mesin Laundry selama jangka waktu perjanjian Kerjasama Global Medika including maintenance and repair of laundry
equipment/machines during the period of the cooperation
agreement
2. PT Indofarma Global Medika akan memberikan pelayanan Laundry untuk 2. PT Indofarma Global Medika will provide laundry services for all
seluruh linen menggunakan alat/mesin laundry milik PT Indofarma Global linen using PT Indofarma Global Medika's laundry
Medika. equipment/machine.
49. KONTINJENSI 49. CONTINGENCIES
1. Hasil Pemeriksaan Pajak 1. Preliminary Tax Refund
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) Pajak Penghasilan Based on the Income Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB)
2022 Nomor 00002/206/22/051/24 tanggal 26 April 2024, entitas anak memiliki 2022 Number 00002/206/22/051/24 dated April 26, 2024, the subsidiary
nilai kurang bayar sebesar Rp 7.004.928.480. Nilai kurang bayar tersebut has an underpayment value of Rp 7,004,928,480. The underpayment
dikurangi dengan kredit pajak yang dimiliki oleh entitas anak sebesar Rp value is reduced by the tax credit owned by the subsidiary of Rp
6.983.734.826 sehingga tersisa Rp 21.193.654 ditambah dengan sanksi 6,983,734,826 so that the remaining Rp 21,193,654 plus administrative
administratif sebesar Rp 6.103.722. Jumlah PPh yang masih harus dibayar sanctions of Rp 6,103,722. The accrued income tax amounted to Rp
adalah sebesar Rp 27.297.426 yang jatuh tempo pada 25 Mei 2024. (Catatan 27,297,426 which is due on May 25, 2024. (Notes 9)
9)
2. Hasil Investigasi BPK 2.BPK Investigation Result
Perusahaan sampai dengan tanggal laporan keuangan diterbitkan masih As of the authorization date of these financial statements, the Company
menunggu hasil dari proses hukum yang berjalan atas tindak lanjut Laporan is still waiting for the results of the ongoing legal process on the follow-
Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) up eximination of the Audit Report by Audit Agency of the Republic of
dalam laporan Hasil Pemeriksaan Nomor No.05/LHP/XX/2/2024 tanggal 29 Indonesia (BPK RI) in the Audit Report No.05/LHP/XX/2/2024 dated
Februari 2024 atas pengelolaan Pendapatan, Beban dan Kegiatan Investasi February 29, 2024 on the management of Revenues, Expenses and
tahun 2020 sampai dengan semester I tahun 2023 pada PT Indofarma Tbk. Investment Activities from 2020 to examination of the first semester of
dan Anak Perusahaan dan instansi terkait di Jawa Barat dan DKI Jakarta. 2023 at PT Indofarma Tbk. and Subsidiaries and related agencies in
West Java and DKI Jakarta.
50. KASUS HUKUM 50. LEGAL ISSUES
Perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 172/Pdt.Sus- Postponement of Debt Payment Obligations (PKPU) Case Number
PKPU/2023/PN.Jkt.Pst 172/Pdt.Sus-PKPU/2023/ PN.Jkt.Pst
Entitas induk menghadapi permasalahan hukum terkait dengan Perkara Penundaan A. The Parent Company faces legal issues related to the Debt Payment
Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 172/Pdt.Sus-PKPU/2023/PN.Jkt.Pst Obligation Postponement Case (PKPU) Number 172/Pdt.Sus
yang didaftarkan pada 14 Juni 2023 pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan PKPU/2023/PN.Jkt.Pst which was registered on June 14, 2023 at the
pihak-pihak: Central Jakarta District Court with the parties:
1. PT Solarindo Energi Internasional, sebagai Pemohon I 1. PT Solarindo Energi Internasional, as Applicant I
2. PT Trimitra Wisesa Abadi, sebagai Pemohon II 2. PT Trimitra Wisesa Abadi, as Applicant II
3. PT Indofarma Tbk, sebagai Termohon 3. PT Indofarma Tbk, sebagai as Respondent
Pada 12 Juli 2023, telah terjadi perdamaian dengan PT Solarindo Energi Internasional On July 12, 2023, there was a settlement with PT Solarindo Energi
dan PT Trimitra Wisesa Abadi. Para Pemohon telah melakukan pencabutan perkara Internasional and PT Trimitra Wisesa Abadi. The Plaintiffs have withdrawn
kepada Majelis Hakim dan pada 13 Juli 2023 ditetapkan amar putusan sebagai the case to the Panel of Judges and on July 13, 2023, the following
berikut: decision was made:
1. Mengabulkan pencabutan perkara oleh Kuasa Para Pemohon PKPU 1. Granting the revocation of the case by the Attorney of the PKPU
2. Menyatakan sah pencabutan perkara PKPU 2. Declare the revocation of the PKPU case valid
3. Memerintahkan Panitera Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta 3. Ordering the Registrar of the Commercial Court at the Central
Pusat untuk mencatat pencabutan perkara PKPU tersebut Jakarta District Court to record the revocation of the PKPU case
4. Membebankan biaya perkara ini kepada Para Pemohon PKPU sebesar Rp 4. Charged the costs of this case to the PKPU Applicants in the
2.390.000,-. amount of Rp 2,390,000.
Dengan telah tercapainya perdamaian, tidak terdapat kerugian pada Entitas Induk Following the settlement, there is no loss incurred in the Parent Entity
yang menyebabkan Entitas Induk mengalami status PKPU Sementara hingga potensi which caused the Parent Entity to sustain the Temporary PKPU status to
dinyatakan pailit. the potential of declared bankrupt.
99
Page 103
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
50. KASUS HUKUM - LANJUTAN 50. LEGAL ISSUES - CONTINUED
Perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 172/Pdt.Sus- Postponement of Debt Payment Obligations (PKPU) Case Number
PKPU/2023/PN.Jkt.Pst - Lanjutan 172/Pdt.Sus-PKPU/2023/ PN.Jkt.Pst - Continued
Sebagai tindak lanjut perjanjian perdamaian antara Entitas Induk dan Para Pemohon, As a follow-up to the peace agreement between the Parent Entity and the
Indofarma masih memiliki kewajiban pembayaran kepada kedua pihak tersebut, Petitioners, Indofarma still has payment obligations to both parties, with the
dengan rincian sebagai berikut: following details:
1. Indofarma wajib melakukan angsuran pembayaran atas sisa utang kepada PT 1. Indofarma is obliged to make payment installments on the
Solarindo Energi Internasional senilai Rp 7.572.000.000 secara pro rata sampai remaining debt to PT Solarindo Energi Internasional in the
dengan bulan Juli 2024 senilai Rp 631.000.000 per bulan, dengan jaminan amount of Rp 7,572,000,000 pro rata until July 2024 in the
pembayaran berupa bilyet giro senilai angsuran per bulan selama 12 bulan; amount of Rp 631,000,000 per month, with payment guarantee
dan in the form of bilyet giro in the amount of monthly installments for
12 months; and
2. Indofarma wajib melakukan angsuran pembayaran atas sisa utang kepada PT 2. Indofarma is obliged to make payment installments on the
Trimitra Wisesa Abadi senilai Rp 4.762.025.522 secara pro rata sampai remaining debt to PT Trimitra Wisesa Abadi worth Rp
dengan bulan Juli 2024 senilai Rp 396.835.463, dengan jaminan pembayaran 4,762,025,522 on a pro rata basis until July 2024 worth
berupa bilyet giro senilai angsuran per bulan selama 12 bulan. Rp396,835,463, with payment guarantee in the form of bilyet giro
worth monthly installments for 12 months.
Hingga tanggal laporan keuangan ini diterbitkan, Entitas Induk belum dapat Until the issuance of this financial statements, Parent Entity is not yet
melaksanakan kewajibannya kepada kreditur. Entitas induk akan melaksanakan fulfilled its obligations to the creditors. The parent entity will fulfill its
kewajiban pembayaran kepada kreditur sesuai dengan Perjanjian Perdamaian payment obligations to the creditors in accordance with the Settlement
(Homologasi) pada perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Agreement (Homologation) related to the Postponement of Debt Payment
Nomor 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst. Obligation (PKPU) Number 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 3/Pdt.Sus- Postponement of Debt Payment Obligation (PKPU) Case Number
PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst 3/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst
Entitas induk (Termohon) menghadapi permasalahan hukum terkait dengan Perkara - The Parent Company (Respondent) is facing legal issues related to the
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 3/Pdt.Sus- Postponement of Debt Payment Obligation (PKPU) Case Number
PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst yang didaftarkan pada 3 Januari 2024 pada Pengadilan 3/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst which was registered on January
Negeri Jakarta Pusat dengan PT Tjahaya Inti Gemilang (Pemohon). 3, 2024 at the Central Jakarta District Court with PT Tjahaya Inti Gemilang
(Petitioner).
Termohon masih memiliki kewajiban kepada Pemohon sebesar Rp 6.420.000.000 The Respondent still has an obligation to the Applicant in the amount of
yang telah jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2021, namun sampai dengan IDR 6,420,000,000 which is due on March 15, 2021, but until the PKPU
Permohonan PKPU diajukan, Termohon belum melaksanakan kewajiban pembayaran Application is filed, the Respondent has not carried out the payment
tersebut kepada Pemohon. obligation to the Applicant.
Berdasarkan hasil putusan dalam rapat permusyawarahan Majelis Hakim Pengadilan Based on the results of the decision in the deliberation meeting of the
Niaga pada pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 26 Februari 2024 yang Panel of Judges of the Commercial Court at the Central Jakarta District
diucapkan dalam persidangan terbuka pada tanggal 29 Februari 2024, mengadili: Court on February 26, 2024, which was pronounced in open court on
February 29, 2024, judged:
1. Menolak permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) dari 1. To reject the request for postponement of debt payment
Pemohon obligations (PKPU) from the Applicant.
2. Menghukum Pemohon untuk membayar biaya dalam perkara tersebut sebesar 2. Order the Applicant to pay the costs of the case in the amount of
Rp 2.930.000. Rp 2,930,000.
Perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 74/Pdt.Sus- Postponement of Debt Payment Obligation (PKPU) Case Number
PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst
Berdasarkan Pertimbangan Majelis Hakim di atas, Majelis Hakim kemudian Based on the considerations of the Panel of Judges above, the Panel
melakukan pengesahan terhadap Rencana Perdamaian untuk dijadikan sebagai of Judges then ratified the Peace Plan to be used as a Peace
Perjanjian Perdamaian yang mengikat para pihak melalui Putusan Homologasi, Agreement that binds the parties through a Homologation Decision,
dengan amar Putusan sebagai berikut: with the following Decision:
1. Menyatakan sah dan mengikat secara hukum Perjanjian Perdamaian tertanggal 7 1. Declare valid and legally binding the Peace Agreement dated 7
Agustus 2024 yang telah ditandatangani oleh Debitor/Termohon PKPU dan Para August 2024 which has been signed by the PKPU
Kreditor; Debtor/Respondent and the Creditors;
2. Menyatakan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang PT Indofarma Tbk (Dalam 2. Declare that the postponement of PT Indofarma Tbk's Debt
PKPU) demi hukum berakhir; Menghukum Debitor/Termohon PKPU dan Para Payment Obligations (in PKPU) has ended by law; Punish the
Kreditor untuk tunduk dan memenuhi serta melaksanakan isi Perjanjian PKPU Debtor/Respondent and Creditors to comply with and fulfill
Perdamaian; and implement the contents of the Peace Agreement;
3. Menghukum Debitor/Termohon PKPU untuk membayar biaya perkara.” 3. Sentencing the PKPU Debtor/Respondent to pay the court costs."
Dengan telah dibacakannya Putusan oleh Majelis Hakim maka status Penundaan With the decision read out by the Panel of Judges, the status of
Kewajiban Pembayaran Utang PT Indofarma Tbk demi hukum telah berakhir. Postponement of PT Indofarma Tbk's Debt Payment Obligations by law
has ended.
Pada 29 Agustus 2024, PT Indofarma Tbk telah menerima Surat No. On August 29 2024, PT Indofarma Tbk received Letter No.
5056/PAN.03/W.10.U1/HK2.5/VIII/2024.MIR tanggal 27 Agustus 2024 Perihal: 5056/PAN.03/W.10.U1/HK2.5/VIII/2024.MIR dated 27 August 2024
Pemberitahuan dan Penyampaian Salinan Permohonan Kasasi dan Memori Kasasi Regarding: Notification and Submission of a Copy of the Application for
Akta Nomor: 12 Kas/Pdt.Sus-Pailit/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst. Jo. Nomor: 74/Pdt.Sus- Cassation and Memorandum of Cassation Deed Number: 12
PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Ps. (“Relaas Pemberitahuan”), dari Pengadilan Negeri Kas/Pdt.Sus-Pailit/2024/ PN.Niaga.Jkt.Pst. Jo. Number: 74/Pdt.Sus-
Jakarta Pusat. Adapun pada intinya Relaas Pemberitahuan tersebut memberitahukan PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Ps. (“Relaas Notification”), from the Central
bahwa: Jakarta District Court. In essence, the Notification Release informs
that:
100
Page 104
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
50. KASUS HUKUM - LANJUTAN 50. LEGAL ISSUES - CONTINUED
Perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 74/Pdt.Sus- Postponement of Debt Payment Obligation (PKPU) Case Number
PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst - Lanjutan 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst - Continued
1. Telah diajukan Permohonan Kasasi terhadap Putusan Nomor 74/Pdt.Sus- 1. A cassation petition has been submitted against Decision
PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst., oleh PT Solarindo Energi International selaku Number 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst., by PT
Pemohon Kasasi I dan PT Trimitra Wisesa Abadi selaku Pemohon Kasasi II pada Solarindo Energi International as the first cassation applicant
tanggal 23 Agustus 2024. and PT Trimitra Wisesa Abadi as the second cassation applicant
on August 23 2024.
2. Dengan telah diterimanya Relaas Pemberitahuan, maka PT Indofarma Tbk selaku 2. With the receipt of the Notification Release, PT Indofarma Tbk
Termohon Kasasi diberikan waktu 7 (tujuh) hari sejak hari ini atau selambat- as the Cassation Respondent is given 7 (seven) days from today
lambatnya pada hari Kamis, 5 September 2024 untuk mengajukan jawaban atas or no later than Thursday, September 5 2024 to submit an
Memori Kasasi (Kontra Memori Kasasi). answer to the Cassation Memorandum (Contra Cassation
Memorandum).
Pada 3 September 2024, PT Indofarma Tbk telah mengajukan Kontra Memori Kasasi On September 3 2024, PT Indofarma Tbk submitted a Counter-
terhadap Memori Kasasi atas Putusan No. 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst Memory of Cassation against the Memorandum of Cassation regarding
antara PT Solarindo Energi Internasional dan PT Trimitra Wisesa Abadi selaku Para Decision No. 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst between PT
Pemohon Kasasi melawan PT Indofarma Tbk selaku Termohon Kasasi dan PT Solarindo Energi Internasional and PT Trimitra Wisesa Abadi as the
Foresight Global selaku Turut Termohon Kasasi ke Mahkamah Agung Republik cassation petitioners against PT Indofarma Tbk as the cassation
Indonesia melalui Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta respondent and PT Foresight Global as co-respondent to the cassation
Pusat. to the Supreme Court of the Republic Indonesia through the
Commercial Court Registrar's Office at the Central Jakarta District
Court.
Pada 21 Oktober 2024, PT Indofarma Tbk telah menerima Surat No. On October 21 2024, PT Indofarma Tbk received Letter No.
975/PAN.3/HK2.5/Reg.Pailit/X/1267 K/Pdt.Sus-Pailit/2024 tanggal 18 Oktober 2024 975/PAN.3/HK2.5/Reg.Pailit/X/1267 K/Pdt.Sus-Pailit/2024 dated 18
Perihal: Pemberitahuan Nomor Register Perkara Kasasi Pailit dari Kepaniteraan October 2024 Regarding: Notification of Bankruptcy Cassation Case
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Adapun Surat tersebut pada intinya Register Number from the Registrar of the Supreme Court of the
menginformasikan bahwa Perkara Kasasi atas Permohonan Kasasi yang diajukan Republic of Indonesia. The letter essentially informs that the Cassation
oleh PT Solarindo Energi Internasional dan PT Trimitra Wisesa Abadi terhadap Case regarding the Cassation Application submitted by PT Solarindo
Putusan Homologasi PT Indofarma Tbk telah terdaftar dengan Nomor Register Energi Internasional and PT Trimitra Wisesa Abadi regarding the
Perkara 1267 K/Pdt.Sus-Pailit/2024. Homologation Decision of PT Indofarma Tbk has been registered with
Case Register Number 1267 K/Pdt.Sus-Pailit/2024.
Pada tanggal 25 Maret 2025, PT Indofarma Tbk telah menerima Surat No. On March 25, 2025, PT Indofarma Tbk received Letter No.
1417/PAN.03/W.10.U1/HK2.5/ III/2025 tanggal 24 Maret 2025 Perihal: Penyampaian 1417/PAN.03/W.10.U1/HK2.5/III/2025 dated March 24, 2025 Subject:
Salinan Putusan Mahkamah Agung R.I. Nomor: 1267 K/Pdt.Sus-Pailit/2024. Jo. Submission of Copy of Decision of the Supreme Court of the Republic of
Nomor: 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst., dari Pengadilan Negeri Jakarta Indonesia Number: 1267 K/Pdt.Sus-Pailit/2024. Jo. Number: 74/Pdt.Sus-
Pusat bersamaan dengan Salinan Putusan Kasasi atas Perkara No. 1267 K/Pdt.Sus- PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst., from the Central Jakarta District Court
Pailit/2024 tanggal 28 November 2024. together with a Copy of the Cassation Decision on Case No. 1267
K/Pdt.Sus-Pailit/2024 dated November 28, 2024.
Adapun Surat tersebut pada intinya menginformasikan bahwa Majelis Hakim pada The letter essentially informs that the Panel of Judges at the Supreme
Mahkamah Agung telah menolak Permohonan Kasasi yang diajukan oleh Para Court has rejected the Cassation Application submitted by the Cassation
Pemohon Kasasi dengan memberikan amar putusan sebagai berikut: Applicants by issuing the following ruling:
1. Menolak permohonan kasasi dari Para Pemohon Kasasi 1. PT Solarindo Energi 1 Rejecting the cassation application from the Cassation Applicants 1.
Internasional, 2. PT Trimitra Wisesa Abadi tersebut . PT Solarindo Energi Internasional, 2. PT Trimitra Wisesa Abadi;
2. Menghukum Para Pemohon Kasasi untuk membayar biaya perkara dalam tingkat 2 Sentencing the Cassation Applicants to pay court costs at the
kasasi ditetapkan sejumlah Rp5.000.000 (lima juta rupiah). cassation level set at Rp5,000,000 (five million rupiah).
Dengan telah diperolehnya Salinan Putusan Kasasi tersebut, maka Perjanjian With the receipt of a copy of the Cassation Decision, the Settlement
Perdamaian (Homologasi) PT Indofarma Tbk telah memperoleh kekuatan hukum Agreement (Homologation) of PT Indofarma Tbk has obtained
tetap dan berlaku efektif sejak tanggal Putusan Kasasi diterima oleh Para Pihak, yaitu permanent legal force and is effective from the date the Cassation
tanggal 25 Maret 2025. Decision is received by the Parties, dated March 25, 2025.
PT. Indofarma Global Medika (Entitas Anak) PT Indofarma Global Medika (Subsidiary)
Perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 144/Pdt.Sus- Postponement of Debt Payment Obligation (PKPU) Case Number
PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst 144/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst
PT Indofarma Global Medika (“Entitas Anak”) menghadapi kasus hukum dalam PT Indofarma Global Medika (“Subsidiary”) is facing a legal issue in the
perkara gugatan PKPU dengan nomor perkara 144/Pdt.Sus- PKPU lawsuit case with case number 144/Pdt.Sus-
PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst tanggal 8 Mei 2024, terkait dengan tagihan dari PT Era PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst dated May 8, 2024, related to bills from PT
Medika Alkensindo, PT Medihop, PT Emjebe Pharma, PT Distriversa Buanamas, PT Era Medika Alkensindo, PT Medihop, PT Emjebe Pharma, PT Distriversa
Distributor Bersama Nusantara, PT Merapi Utama Pharma, PT Widatra Bhakti, PT Buanamas, PT Distributor Bersama Nusantara, PT Merapi Utama Pharma,
Kalmed Manufaktur Indonesia, PT Permana Putra Mandiri, PT Tiga Pilar Sejahtera, PT Widatra Bhakti, PT Kalmed Manufaktur Indonesia, PT Permana Putra
BPR Intidana dan PT Bank Perkreditan Rakyat Universal. Mandiri, PT Tiga Pilar Sejahtera, BPR Intidana and PT Bank Perkreditan
Rakyat Universal.
101
Page 105
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
50. KASUS HUKUM - LANJUTAN 50. LEGAL ISSUES - CONTINUED
PT. Indofarma Global Medika (Entitas Anak) - Lanjutan PT Indofarma Global Medika (Subsidiary) - Continued
Perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 144/Pdt.Sus- Postponement of Debt Payment Obligation (PKPU) Case Number
PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst - Lanjutan 144/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst - Continued
Berdasarkan Sidang Permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Based on the Deliberative Session of the Panel of Judges of the
pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 11 Oktober 2024, pada intinya Commercial Court at the Central Jakarta District Court on October 11
disampaikan sebagai berikut: 2024, in essence it was stated as follows:
1. Dalam Sidang Permusyawaratan Majelis Hakim hari ini, Tim Pengurus 1. In today's Deliberative Session of the Panel of Judges, the
menyampaikan bahwa Tim Pengurus telah menyelenggarakan Rapat Management Team said that the Management Team had held a
Pembahasan Rencana Perdamaian pada hari Rabu, 9 Oktober 2024, di mana Peace Plan Discussion Meeting on Wednesday, October 9 2024,
dalam rapat tersebut Debitor PKPU telah menyampaikan Rencana Perdamaian at which meeting the PKPU Debtor had submitted the Peace Plan
kepada Para Kreditor. Namun demikian, oleh karena Debitor PKPU masih to the Creditors. However, because the PKPU Debtor still needs
memerlukan waktu untuk menyempurnakan Rencana Perdamaian, Debitor PKPU time to perfect the Peace Plan, the PKPU Debtor and Creditors
dan Para Kreditor telah sepakat untuk dilakukan perpanjangan terhadap masa have agreed to extend the Permanent PKPU period so that the
PKPU Tetap supaya Debitor PKPU dapat memaksimalkan Rencana Perdamaian. PKPU Debtor can maximize the Peace Plan.
2. Berdasarkan hasil Rapat Pembahasan Rencana Perdamaian tersebut, Tim 2. Based on the results of the Peace Plan Discussion Meeting, the
Pengurus dan Hakim Pengawas telah memberikan rekomendasi kepada Majelis Management Team and Supervising Judges have provided
Hakim untuk menetapkan perpanjangan masa PKPU Tetap selama 30 (tiga puluh) recommendations to the Panel of Judges to determine the
hari. extension of the Permanent PKPU period for 30 (thirty) days.
3. Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas, Majelis Hakim kemudian 3. By considering the matters above, the Panel of Judges then
mengabulkan perpanjangan masa PKPU Tetap Debitor PKPU selama 31 (tiga granted an extension of the PKPU Debtor's Permanent PKPU
puluh satu) hari. period for 31 (thirty one) days.
4. Dengan demikian, Majelis Hakim menunda persidangan dan sidang selanjutnya 4. Thus, the Panel of Judges postponed the trial and the next trial will
akan dilaksanakan pada hari Jumat, 11 November 2024 dengan agenda Sidang be held on Friday, November 11 2024 with the agenda of the
Permusyawaratan Majelis Hakim. Panel of Judges' Deliberation Session.
Berdasarkan Penetapan No. 144/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst tertanggal 5 Based on Determination No. 144/Pdt.Sus-
11 November 2024, Hakim Pengawas telah menetapkan masa PKPU Tetap PT . PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst dated 11 November 2024, the
Indofarma Global Medika (dalam PKPU) diperpanjang selama 60 (enam puluh Supervisory Judge has determined that the Permanent PKPU
hari). Melalui Putusan tersebut pula, Hakim Pengawas telah menetapkan bahwa period of PT Indofarma Global Medika (in PKPU) is extended for
Rapat Permusyawaratan Majelis akan dilaksanakan pada hari Jumat, 10 Januari 60 (sixty days). Through this decision, the Supervisory Judge
2025. has determined that the Assembly Deliberation Meeting will be
held on Friday, January 10 2025.
Pada Rapat Permusyawaratan Majelis tanggal 10 Januari 2025, Hakim Pengawas At the Assembly Deliberative Meeting on January 10 2025, the
telah menetapkan masa PKPU Tetap PT Indofarma Global Medika (dalam PKPU) Supervisory Judge determined that the Permanent PKPU period of PT
diperpanjang selama 31 (tiga puluh satu hari). Melalui Putusan tersebut pula, Indofarma Global Medika (in PKPU) was extended for 31 (thirty one
Hakim Pengawas telah menetapkan bahwa Rapat Permusyawaratan Majelis akan days). Through this decision, the Supervisory Judge has determined
dilaksanakan pada hari Senin, 10 Februari 2025. that the Assembly Deliberation Meeting will be held on Monday,
February 10 2025.
Pada tanggal 31 Januari 2025, PT Indofarma Global Medika mengajukan On January 31, 2025, PT Indofarma Global Medika submitted a
Rencana/Proposal Perdamaian. Settlement Plan/Proposal.
Pada tanggal 3 Februari 2025, telah dilakukan pemungutan suara atas On February 3, 2025, a vote was taken on the Settlement
Rencana/Proposal Perdamaian yang diajukan oleh PT Indofarma Global Medika Plan/Proposal submitted by PT Indofarma Global Medika with the
dengan hasil pemungutan suara sebagai berikut: following voting results:
1 1 (satu) dari 13 (tiga belas) total keseluruhan Kreditur Separatis yang mewakili 1 1 (one) of the 13 (thirteen) total Separatist Creditors
32.18% (tiga puluh dua koma delapan belas persen) suara dari jumlah tagihan representing 32.18% (thirty-two-point eighteen percent) of the
Kreditur Separatis menyetujui Proposal Perdamaian, sementara 12 Kreditor votes from the total Separatist Creditors' claims approved the
Separatis lainnya menyatakan menolak Proposal Perdamaian; dan Settlement Proposal, while the other 12 Separatist Creditors
stated that they rejected the Peace Proposal; and
2 29 (dua puluh sembilan) dari 58 (lima puluh delapan) Kreditur Konkuren yang 2 29 (twenty-nine) of the 58 (fifty eight) Concurrent Creditors
mewakili 77.89% (tujuh puluh tujuh koma delapan puluh sembilan persen) suara representing 77.89% (seventy seven point eighty nine percent)
dari jumlah tagihan Kreditur Konkuren menyetujui Proposal Perdamaian, 12 (dua of the votes from the total Concurrent Creditors' claims approved
belas) Kreditur Konkuren lainnya menyatakan menolak Proposal Perdamaian, the Settlement Proposal, 12 (twelve) other Concurrent Creditors
sementara 17 (tujuh belas) Kreditur Konkuren tidak hadir dan tidak memberikan stated that they rejected the Settlement Proposal, while 17
suara dalam Rapat Kreditur. (seventeen) Concurrent Creditors were not present and did not
vote at the Creditors' Meeting.
Berdasarkan sidang/rapat permusyawaratan hakim yang dilaksanakan pada Based on the judges' deliberation session/meeting held on February
tanggal 10 Februari 2025, Majelis Hakim pemeriksa Perkara PKPU PT IGM di 10, 2025, the Panel of Judges examining the PT IGM PKPU Case at
Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan yang pada the Commercial Court at the Central Jakarta District Court decided in
pokoknya: essence:
1. Menyatakan PKPU PT IGM selaku Termohon PKPU/Debitur telah berakhir 1 Declare that the PKPU of PT IGM as the PKPU Respondent/Debtor
. has ended.
2. Menyatakan PT IGM selaku Termohon PKPU/Debitur "Pailit" dengan segala akibat 2 Declare PT IGM as the Respondent of PKPU/Debtor is "Bankrupt"
hukumnya. with all legal consequences.
102
Page 106
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 30 Juni 2025 dan untuk As of June 30, 2025 and for
Periode Enam Bulan yang Berakhir pada the Six-Month Period Then Ended
Tanggal Tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
50. KASUS HUKUM - LANJUTAN 50. LEGAL ISSUES - CONTINUED
PT. Indofarma Global Medika (Entitas Anak) - Lanjutan PT Indofarma Global Medika (Subsidiary) - Continued
Perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 144/Pdt.Sus- Postponement of Debt Payment Obligation (PKPU) Case Number
PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst - Lanjutan 144/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga. Jkt.Pst - Continued
Terhadap Putusan Pailit tersebut, PT IGM telah melakukan langkah-langkah dan In response to the Bankruptcy Decision, PT IGM has taken legal steps
upaya hukum sesuai dengan Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang and efforts in accordance with Law No. 37 of 2004 concerning
Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (UU Kepailitan dan Bankruptcy and Suspension of Debt Payment Obligations (Bankruptcy
PKPU) and PKPU Law).
Pada tanggal 10 Februari 2025, PT IGM telah melakukan Permohonan Kasasi On February 10, 2025, PT IGM filed a cassation appeal against the
terhadap Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Decision of the Commercial Court at the Central Jakarta District Court
Nomor 144/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt. Pst., hingga tanggal laporan Number 144/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst., until the date of
keuangan ini diterbitkan, PT IGM masih menunggu hasil akhir dari proses kasasi issuance of this financial statement, PT IGM is still awaiting the final
tersebut. outcome of the cassation process.
51. KEBERLANGSUNGAN USAHA 51. GOING CONCERN
Laporan keuangan disusun dengan asumsi bahwa Perusahaan akan melakukan The financial statements have been prepared with the assumption that
kegiatan usahanya (Going Concern). Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni the Company will continue its business activities (Going Concern). For
2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan mengalami kenaikan kerugian masing- the years ended June 30, 2025 and December 31, 2024 the Company
masing sebesar Rp 43.552.087.921 dan Rp 334.492.187.319. Terjadi defisiensi reported losses of Rp 43,552,087,921 and Rp 334,492,187,319
modal masing-masing sebesar Rp 807.398.868.921 dan Rp 1.144.041.808.773. respectively resulting capital deficiency of Rp 807,398,868,234 and Rp
Liabilitas jangka pendek telah melampaui total aset lancar sebesar Rp 1,144,041,808,773 respectively. The Company reported negative
979.254.531.091 working capital of Rp979.254.531.091
Pada akhir periode laporan, Perusahaan mengalami kerugian pada laporan arus kas At the of the reporting period, the Company reported negative
pada aktivitas operasi sebesar Rp17.184.571.808. Kondisi ini, antara lain, operating cashflow of RpRp17,184,571,808. These conditions, among
menimbulkan keraguan terhadap kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan others, raise doubt about the Company’s ability to continue as a going
kelangsungan usahanya. concern.
Akan tetapi, berdasarkan Surat No. SD-001.28/DIR/VI/2024 tanggal 28 Juni 2024 PT However, based on Letter No. SD-001.28/DIR/VI/2024 dated June 28,
Bio Farma (Persero) mendukung upaya Perusahaan untuk tetap dapat menjalankan 2024 PT Bio Farma (Persero) supports the Company's efforts to
kegiatan usahanya dan memenuhi kewajiban keuangannya pada saat jatuh tempo. continue to carry out its business activities and fulfill its financial
obligations when they are due.
Laporan keuangan konsolidasi terlampir tidak mencakup penyesuaian yang mungkin The accompanying financial statements do not include any adjustment
disajikan kembali dari hasil yang tidak pasti ini. that might threshold from the outcome of this uncertainty.
Perusahaan akan mengambil langkah-langkah sebagai berikut: The Company will take the following steps:
Strategi Bisnis Business Strategy
a. Fokus kepada bisnis yang sifatnya make to order untuk semua produk a. Focus on make-to-order business for all of the Company's
Perusahaan termasuk natural extract, guna memitigasi risiko produk tidak products including natural extracts, in order to mitigate the risk
terjual, produk retur dan piutang tidak tertagih of unsold products, returned products and uncollectible
accounts.
b Memproduksi obat-obat dengan skema makloon, guna memaksimalkan b Producing drugs with a makloon scheme, in order to maximize
utilitas pabrik namun tidak ada risiko barang tidak terjual factory utility but there is no risk of unsold goods
c Menjalin kerjasama kembali dengan mitra-mitra loyal/loyal customer dengan c Re-establish cooperation with loyal partners/loyal customers
sumber modal kerja dari customer with a source of working capital from the customer
d Penjualan alat kesehatan dengan sistem make to order d Sales of health equipment with a make-to-order system
Rencana Jangka Panjang Long-Term Plan
Berupaya mendapatkan modal kerja baik melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) Seek to obtain working capital either through State Capital Injection
maupun penjualan aset non-core. (PMN) or sale of non-core assets.
Rencana Pembayaran Kewajiban Kepada Pemasok Payment Plan for Obligations to Suppliers
PT Indofarma akan melakukan pembayaran kewajiban kepada pemasok mengikuti PT Indofarma will make payment of obligations to suppliers following
Perjanjian Perdamaian tertanggal 7 Agustus 2024 yang telah ditandatangani oleh the Settlement Agreement dated 7 August 2024 which has been
Debitor/Termohon PKPU dan Para Kreditor atas Perkara PKPU Nomor 74/Pdt.Sus- signed by the PKPU Debtor/Respondent and Creditors for PKPU
PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst yang didaftarkan pada 1 Maret 2024 pada Case Number 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst which is
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan PT Foreseight Global (Pemohon). registered on March 1, 2024 at the Central Jakarta District Court
with PT Foreseight Global (Petitioner).
Program Restrukturisasi yang akan Dijalankan The restructuring program that will be implemented
a Melakukan rightsizing Sumber Daya Manusia a Rightsizing Human Resources
b Merubah struktur organisasi yang lebih sederhana namun tetap memperhatikan b Changing the organizational structure to be simpler while still
potensi conflict of interest paying attention to potential conflicts of interest
c Melakukan effisiensi baik di proses bisnis maupun supporting c Performing efficiencies in both business and supporting
d Mereviu dan melengkapi semua SOP guna memastikan keandalan internal d Review and complete all SOPs to ensure the reliability of the
control perusahaan company's internal control.
103
Names mentioned 87 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Farma Tbk
p.9 ×4
unresolved
person
Sutjipto
p.9
unresolved
person
Notary Sutjipto
p.9
unresolved
org
Ministry of Law
p.9 ×2
unresolved
person
Mochamad Nova Faisal
p.9 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.9 ×3
unresolved
org
Government of the Republic of Indonesia
p.9
unresolved
org
Departemen Kesehatan.
p.9 ×2
unresolved
org
Departemen Kesehatan. Kesehatan. Kemudian
p.9
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.10
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.11
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.11
unresolved
org
Minister of Finance
p.11
unresolved
person
Aulia Taufani
· Notaris
p.11 ×3
unresolved
org
PT Bio
p.11
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
p.12
unresolved
org
Central Jakarta District Court
p.12
unresolved
org
PT Indofarma Global Medika
p.12 ×4
unresolved
org
PT Farmalab Indoutama
p.12
unresolved
person
Andalia Farida
p.12
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.12 ×2
unresolved
org
PT Farmalab
p.12
unresolved
person
Akta Notaris Utiek R. Abdurachman
p.13
unresolved
person
Notarial Deed Utiek R. Abdurachman
p.13 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
p.13
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.13
unresolved
org
Bapepam-LK
p.13 ×10
unresolved
org
Bank Indonesia
p.21 ×4
unresolved
org
Ministry of Finance
p.49
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.49
unresolved
org
Government of Republic of Indonesia
p.49
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.49
unresolved
org
PT Asindo Husada Bhakti. Perusahaan
p.52
unresolved
org
PT Asindo Husada Bhakti.
p.52 ×2
unresolved
org
PT Asindo Husada
p.52
unresolved
org
PT BPR Intidana Sukses Makmur
p.55
unresolved
org
PT BPR Intidana Sukses Makmur Sub Jumlah Pihak
p.55
unresolved
org
Bank USD
p.55
unresolved
org
Bank USD Jumlah Bank
p.55
unresolved
org
PT Promosindo Medika
p.55 ×3
unresolved
org
PT Promosindo Medika Aset
p.55
unresolved
org
PT Swayasa Prakarsa
p.55 ×2
unresolved
org
PT Kimia Farma Trading
p.56
unresolved
org
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
p.56 ×2
unresolved
org
PT Petrokimia Gresik
p.56 ×2
unresolved
org
PT Rajawali Nusindo
p.56
unresolved
org
PT Rajawali Nusindo Jumlah Piutang Usaha Pihak Berelasi
p.56
unresolved
org
PT Dian Cipta Pharmindo
p.56 ×2
unresolved
org
PT Sawah Besar Farma
p.56 ×2
unresolved
org
PT Synapsa Global Teknosolusi
p.56 ×2
unresolved
org
PT Barito Budi Pharmindo
p.56 ×2
unresolved
org
PT Giri Jaya Makmur
p.56 ×2
unresolved
org
PT Kebayoran Pharma
p.56 ×2
unresolved
org
PT Prima Comexindo
p.56 ×2
unresolved
org
PT Fidel Inti Prima
p.56 ×2
unresolved
org
PT Makmur Bersama Citra Mulia
p.56 ×2
unresolved
org
PT Senotama Mandiri
p.56
unresolved
org
PT Senotama Mandiri RSU Abdul Moeloek
p.56
unresolved
org
PT Mekada Abadi
p.56 ×2
unresolved
org
PT Digdaya Mandiri
p.56
unresolved
org
PT Digdaya Mandiri Lain-lain
p.56
unresolved
org
Pengawasan Pasar Modal
p.93
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 7
FinancialStatement-2025-II-INAF.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
Surat Pengantar.pdf
done