Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 64
Page 1
Page 2
f PT JEMBO CABLE COMPANYTbK.
Head Office & Factory:
.ir
JL. Pajajaran Kel. Gandasari, Kec. Jatiuwung, Tangerang 1 51 37 Indonesia
Phone: +62 21 591 9442
Marketing Office:
Mega Glodok Kemayoran OfficeTower B 6thFloor. Jl. Angkasa Kav. 8-6,
Kemayoran Jakarta Pusat
JEMBO CABTE Phone : +62 21 6570 1511, 2937 1222
Together We Grow Website : http://wwwjembo.co.id
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN
YANG BERAKHIR 30 JUNI2025
PT Jembo Cable Company Tbk dan Entitas Anak
Kamiyang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama Antonius Benady
Alamat kantor Jl. Pajajaran, Kel. Gandasari, Kec. Jatiuwung, Tangerang 15137
Alamat domisili sesuai KTP Jl. Taman KosambiTimur F 1/36, RT/RW005/009 Kel. Duri
Kosambi, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat
Nomor telepon (021 ) 59 1 9 442, 657 01 5 1 1
Jabatan Direktur
2. Nama JimmyWijaya Joeng
Alamat kantor Pajajaran, Kel.Ga n dasari, Kec.Jatiuwun g, Tang erang 1 5137
J l.
Alamat domisili sesuai KTP Neo Catalonia Blok CC/22 RT 005 RW 013 Kelurahan Ciater
Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan Banten
Nomor telepon (021) 5919442,657A$11
Jabatan Direktur
Menyatakan bahwa:
1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian Perusahaan
dan Entitas anak;
2. Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di lndonesia;
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan konsolidasian telah dimuat secara lengkap dan
benar;
b. Laporan keuangan konsolidasian tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak
benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material;,
4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam Perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Tangerang,
29 Juli 2025
Jimmy Wijaya Joeng
Direktur Direktur
Management system
l5O900l:2015 1SO14001:2015 lSO4500l:2018
Page 3
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2025
( Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain )
ASET
31 Des 2023/
KETERANGAN Catatan 30 Jun 2025 31 Des 2024 1 Jan 2024
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 4 94,969,516 152,459,072 158,098,144
Kas yang dibatasi penggunaannya - 843,380 -
Bank garansi 5 - 3,258,643 3,258,643
Piutang usaha : 6
Pihak-pihak berelasi 31 377,086,646 352,105,802 294,301,387
Pihak ketiga 836,985,609 766,367,141 644,197,352
Piutang lain-lain 7
Pihak ketiga 8,624,333 4,834,771 12,574,301
Pihak berelasi 31 - -
Persediaan 8 612,533,551 603,141,592 429,872,712
Pajak dibayar dimuka 28 57,541,319 62,275,229 22,376,495
Uang muka 10 29,114,305 16,164,592 17,621,138
Biaya dibayar dimuka 9 4,193,365 5,217,274 11,271,617
Jumlah Aset Lancar 2,021,048,644 1,966,667,496 1,593,571,789
ASET TIDAK LANCAR
Taksiran klaim pajak penghasilan 28 259,575 6,302,850 10,945,752
Investasi 11 9,720,000 9,720,000 9,720,000
Aset tetap 12 541,068,358 526,751,151 508,469,454
Aset tak berwujud - bersih 13 3,562,156 4,270,944 -
Aset pajak tangguhan 28 46,141,009 45,336,544 38,857,141
Aktiva tidak lancar lainnya 14 731,251 731,251 731,251
Jumlah Aset Tidak Lancar 601,482,349 593,112,740 568,723,598
JUMLAH ASET 2,622,530,993 2,559,780,236 2,162,295,387
1
Page 4
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain)
LIABILITAS DAN EKUITAS
31 Des 2023/
KETERANGAN Catatan 30 Jun 2025 31 Des 2024 1 Jan 2024
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Pinjaman bank jangka pendek 15 975,300,949 1,120,637,150 735,678,554
Utang usaha 16
Pihak-pihak berelasi 32 154,423,050 99,815,251 83,866,695
Pihak ketiga 429,405,436 298,093,474 330,278,446
Utang lain-lain – pihak ketiga 17 45,505,458 25,291,302 11,131,830
Utang pajak 28 1,994,278 54,296,138 10,015,505
Uang muka penjualan - Pihak-pihak berelasi 32 - - 92,349
Pihak ketiga 18 23,362,357 19,622,243 99,502,728
Beban akrual 19 14,186,644 10,410,395 20,424,372
Liabilitas imbalan kerja 31 8,291,178 15,300,755 10,276,045
Utang jangka panjang yang jatuh tempo satu tahun: 15
Utang bank 4,230,376 5,251,134 458,057
Utang sewa pembiayaan 20 2,268,329 3,537,881 2,077,772
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1,658,968,055 1,652,255,723 1,303,802,353
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang – setelah dikurangi bagian 15
yang
jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Utang bank 28,646,731 17,028,440 267,200
Utang sewa pembiayaan 19 2,069,238 2,509,748 1,862,001
Liabilitas imbalan kerja 31 61,810,461 57,310,461 63,515,730
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 92,526,430 76,848,649 65,644,931
JUMLAH LIABILITAS 1,751,494,485 1,729,104,372 1,369,447,284
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 100,- per saham
(2023:Rp 500,- per saham)
Modal dasar – 3.000.000.000 saham
(2023:600.000.000 saham)
Modal ditempatkan dan disetor 756.000.000 saham 21
(2023:151.200.000 saham) 75,600,000 75,600,000 75,600,000
Agio saham 22 3,900,000 3,900,000 3,900,000
Saldo laba- ditentukan penggunaannya 35,000,000 30,000,000 27,500,000
Tidak ditentukan penggunaannya 468,099,602 432,739,342 396,456,276
Komprehensif lainnya 288,428,933 288,428,933 289,385,404
Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik
entitas induk 871,028,535 830,668,275 792,841,680
Kepentingan non pengendali 7,973 7,589 6,423
Jumlah Ekuitas 871,036,508 830,675,864 792,848,103
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 2,622,530,993 2,559,780,236 2,162,295,387
2
Page 5
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA - RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Dalam Ribuan Rupiah)
KETERANGAN Catatan 2025 2024
PENJUALAN BERSIH 23, 32 1,890,592,605 1,466,323,031
BEBAN POKOK PENJUALAN 24, 25, 32 1,746,204,863 1,338,606,096
LABA KOTOR 144,387,742 127,716,935
Beban penjualan (30,691,568) (40,959,303)
Beban umum dan administrasi (25,408,457) (45,065,622)
Penjualan barang rusak 1,934,069 5,657,090
Penghasilan bunga 897,441 896,873
Keuntungan atas penjualan aktiva tetap (910,304) 14,776
Penghasilan Investasi
Beban bunga pinjaman (18,476,373) (6,384,892)
Provisi dan administrasi bank (10,199,287) -
Laba selisih nilai tukar mata uang asing - bersih (985,114) (3,224,799)
Lain - lain bersih 678,114 (1,772,635)
LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK 61,226,263 36,878,423
MANFAAT (BEBAN) PAJAK 22, 32
Pajak kini (14,110,083) (9,289,545)
Pajak tangguhan 804,464 1,233,141
Beban Pajak - Bersih (13,305,619) (8,056,404)
RUGI NETO TAHUN BERJALAN DARI OPERASI
YANG DIHENTIKAN - -
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 47,920,644 28,822,019
PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN
Perubahan nilai wajar investasi tersedia untuk dijual 2b, 23 - -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 47,920,644 28,822,019
Laba yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 47,920,260 28,821,790
Kepentingan non-pengendali 24 384 229
JUMLAH 47,920,644 28,822,019
Jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan
kepada:
Pemilik entitas induk 47,920,260 28,821,790
Kepentingan non-pengendali 384 229
JUMLAH 47,920,644 28,822,019
LABA (RUGI) PER SAHAM *) 2m, 33 63.39 38.12
*) Dalam rupiah penuh
3
Page 6
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
30 JUNI 2025
( Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Saldo laba (rugi) Jumlah ekuitas
yang
Disajikan kembali - Catatan 2 diatribusikan
Cadangan
KETERANGAN Modal Agio tersedia Surplus Pendapatan Ditentukan Tidak ditentukan kepada pemilik Kepentingan Jumlah
revaluasi Komprehensif non
disetor saham untuk dijual asset tetap lainnya penggunaannya penggunaannya entitas induk pengendali Ekuitas
- -
Saldo 31 Des 2024 75,600,000 3,900,000 288,428,933 30,000,000 432,739,342 830,668,275 7,589 792,848,103
Laba bersih tahun
berjalan - - - - - - 47,920,260 47,920,260 384 47,920,644
Cadangan umum - - - - 5,000,000 (5,000,000) - - -
Dividen tunai - - - - - (7,560,000) (7,560,000) - (7,560,000)
- -
Saldo 30 Jun 2025 75,600,000 3,900,000 288,428,933 35,000,000 468,099,602 871,028,535 7,,973 871,036,508
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
30 JUNI 2024
( Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Saldo laba (rugi) Jumlah ekuitas
yang
Disajikan kembali - Catatan 2 diatribusikan
Cadangan
KETERANGAN Modal Agio tersedia Surplus Pendapatan Ditentukan Tidak ditentukan kepada pemilik Kepentingan Jumlah
revaluasi Komprehensif non
disetor saham untuk dijual asset tetap lainnya penggunaannya penggunaannya entitas induk pengendali Ekuitas
Saldo 31 Des 2023 75,600,000 3,900,000 - - 289,385,404 27,500,000 396,456,276 792,841,680 6,423 792,848,103
-
Laba bersih tahun
berjalan - - - - - 28,821,790 28,821,790 229 28,822,019
(2,500,000) -
Cadangan umum - - - - 2,500,000 - -
(37,800,000) (37,800,000)
Dividen tunai - - - - - - (37,800,000)
-
Saldo 30 Jun 2024 75,600,000 3,900,000 - 289,385,404 30,000,000 384,978,066 783,863,470 6,652 783,870,122
4
Page 7
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
30 JUNI 2025
(Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain )
KETERANGAN 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 1,992,586,372 1,758,587,220
Pembayaran kas kepada pemasok (1,690,521,179) (1,688,292,362)
Pembayaran kas kepada karyawan (88,331,727) (82,461,259)
Kas dihasilkan dari operasi 213,733,466 (12,166,401)
Pembayaran bunga dan beban operasi (27,213,208) (42,045,124)
Pembayaran pajak dan lainnya (86,285,179) (51,162,977)
Restitusi pajak pertambahan nilai dan pajak penghasilan 10,801,549 32,594,733
Arus kas bersih digunakan dari aktivitas operasi 111,036,628 (72,779,769)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan bunga 897,441 896,873
Perolehan aset tetap (24,504,591) (20,792,209)
Hasil penjualan aset tetap (910,304) 14,776
Arus kas bersih (digunakan untuk) diperoleh dari (24,517,454) (19,880,560)
aktifitas investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran hutang bank jangka pendek (453,311,529) (1,073,820,842)
Penambahan hutang bank jangka pendek 300,000,000 1,136,777,813
Penambahan hutang bank jangka panjang 14,452,020 7,061,690
Pembayaran hutang bank jangka panjang (3,439,159) (346,724)
Pembayaran dividen - (37,800,000)
Penambayaran hutang sewa guna usaha (1,710,062) (1,129,302)
Arus kas bersih dihasilkan untuk aktivitas pendanaan (144,008,730) 30,742,635
PENURUNAN BERSIH DALAM KAS DAN SETARA KAS (57,489,556) (61,917,694)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 152,459,072 158,098,144
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 94,969,516 96,180,450
5
Page 8
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
1. UMUM
a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Jembo Cable Company Tbk (“Perusahaan”) didirikan dalam rangka Undang-Undang
Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968 juncto Undang-Undang No. 12 Tahun
1970 berdasarkan akta Notaris No. 51 tanggal 17 April 1973 dari Lody Herlianto, S.H., Notaris
di Jakarta.
Anggaran dasar Perusahaan beserta perubahannya telah mendapat pengesahan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/106/17 tanggal
30 Maret 1974 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 35
tanggal 3 Mei 1983, Tambahan No. 490 dan No. 491.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir
diubah dengan Akta Notaris No. 35 tanggal 31 Mei 2024 dari Pratiwi Handayani, S.H., Notaris
di Jakarta.
Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagaimana penerimaan laporan akta perubahan Anggaran Dasar
perusahaan dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0127409 tanggal 31 Mei 2024.
Perusahaan berdomisili di Tangerang, Banten, dengan pabrik berlokasi di Jl. Pajajaran,
Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Kantor pemasaran beralamat
di Mega Glodok Kemayoran, Office Tower B Lantai 6, Jl. Angkasa Kav B-6, Kemayoran,
Jakarta Pusat – Indonesia.
Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
adalah bergerak dalam bidang usaha industri kabel listrik dan industri kabel serat optik.
Kegiatan usaha komersial Perusahaan dimulai sejak tahun 1974.
Entitas induk langsung adalah PT Monaspermata Persada.
Berdasarkan Akta Notaris No. 57 tanggal 11 Juni 2025 dibuat oleh Satria Amiputra A, SH.
MKn, Notaris di Jakarta, telah dilakukan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Perusahaan adalah sebagai berikut
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Santoso
Komisasis : Tommy Wijaya
Komisaris Independen : Drs. Agus Kristiyono, Akt, MBA
Dewan Direksi
Presiden Direktur : Mary Ang Santoso
Direktur : Antonius Benady
Direktur : Jimmy Wijaya Joeng
Direktur : Bambang Pramadi Pramusinto
Pada RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 11 Juni 2025 Bapak Ignatius
Nugraha Widiyanta secara resmi mengundurkan diri sebagai Direktur Perseroan.
6
Page 9
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Jembo Cable Company Tbk No.
022/SKP/JCC/KA/08/24 yang berlaku efektif 1 Agustus 2024, tentang Pengangkatan Ketua
dan Para Anggota Komite Audit PT Jembo Cable Company Tbk dimana susunan komite
audit perusahaan adalah sebagai berikut:
Komite Audit
Ketua : Drs. Agus Kristiyono, Akt, MBA
Anggota : Irineus Dwinanto Bimo
Anggota : Joni Pathibang
Kepala SPI : Nur Hidayat
Sekretaris Perusahaan per 21 Maret 2025 dan tahun 2024 adalah Antonius Benady.
Jumlah karyawan Perusahaan rata-rata sejumlah 853 karyawan selama tahun 2025 (2024:
853 karyawan) (Tidak diaudit).
Personel manajemen kunci Perusahaan adalah orang-orang yang mempunyai kewenangan
dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas
Perusahaan. Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi dianggap sebagai manajemen
kunci Perusahaan.
b. Entitas Anak
Perusahaan memiliki penyertaan saham sebesar 99,96% pada PT Jembo Energindo, entitas
anaknya yang berkedudukan di Tangerang dengan bidang usaha industri pembangkit
tenaga listrik, industri pembuatan, perakitan, penyediaan, pemasangan dan penjualan solar
panel dan light emitting diode (LED). PT Jembo Energindo, entitas anak didirikan pada
tanggal 17 Juni 2001. Entitas anak tersebut mulai berproduksi secara komersial pada
tanggal 5 Agustus 2002. Pada tanggal 30 Juni 2025, jumlah aset entitas anaknya sebesar
Rp 30.545.654 (2024: Rp 29.555.867)
Pada tanggal 27 Februari 2020, Perseroan telah melakukan penambahan penyertaan modal
sebesar Rp 47.000.000.000 pada PT Jembo Energindo dengan cara konversi utang PT
Jembo Energindo sebagai Perusahaan Terkendali, dimana perseroan memegang 99,96%
saham pada PT Jembo Energindo. Adapun komposisi susunan pemegang saham sebelum
dan sesudah dilakukan perubahan adalah sebagai berikut:
Sebelum Sesudah
Nama Pemegang saham Jumlah saham Jumlah saham
Lembar Nilai (Rp) % Lembar Nilai (Rp) %
PT Jembo Cable Company Tbk. 55,940,000 27,970,000,000 99.89% 149,940,000 74,970,000,000 99.96%
Koperasi Karyawan PT JCC 60,000 30,000,000 0.11% 60,000 30,000,000 0.04%
Total 56,000,000 28,000,000,000 100.00% 150,000,000 75,000,000,000 100.00%
7
Page 10
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Tujuan Perseroan melakukan penambahan penyertaan modal saham pada PT Jembo
Energindo adalah untuk restrukturisasi modal, memperkuat posisi keuangan perusahaan
terkendali dan perbaikan kinerja keuangan PT Jembo Energindo.
Keterbukaan informasi atas transaksi afiliasi tersebut telah disampaikan kepada otoritas
jasa keuangan berdasrkan No. 0.PS/007/LGL-CSO/01/2020 pada tanggal 29 Januari 2020.
Perusahaan dan entitas anak secara bersama-sama di sebut Grup.
Berdasarkan akta Notaris Eira Aurelia Hollanda, S.H. Sesuai dengan salinan akta No. 16
tanggal 12 Juni 2025 tentang Pernyataan Keputusan Rapat PT Jembo Energindo dengan SK
nomor AHU-0038308.AH.01.02.TAHUN 2025 tanggal 13 Juni 2025 tentang Persetujuan
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Jembo Energindo.
c. Penawaran Umum Efek
Pada tanggal 9 Oktober 1992, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dengan suratnya
No. S-1676/PM/1992 untuk melakukan penawaran umum kepada masyarakat melalui pasar
modal sejumlah 10.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 1.000,- (angka penuh) per
saham. Pada tanggal 18 Nopember 1992, saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek.
Berdasarkan akta notaris nomor 29 tanggal 10 Juli 1997 para pemegang saham menyetujui
untuk mengubah nilai nominal saham dari Rp 1.000,- per saham menjadi Rp 500,- per
saham
Sesuai dengan surat Persetujuan Prinsip dari Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-
02613/BEI.PP3/03-2024 tanggal 18 Maret 2024 dan surat Persetujuan Pencatatan
Pemecahan Nilai Nominal (Stock Split) No. S-05504/BEI.PP3/06-2024 tanggal 13 Juni 2024,
Perseroan telah melakukan Stock Split dari nominal Rp500,- per lembar saham menjadi
Rp100,- per lembar saham atau 1 (satu) lembar saham lama menjadi 5 (lima) lembar saham
baru.
Pada tanggal 30 Juni 2025, seluruh saham atau sejumlah 756.200.000 saham telah
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta).
d. Penerbitan Laporan Keuangan konsolidasi
Dewan Direksi bertanggung jawab terhadap penyusunan dan penyajian laporan keuangan
konsolidasian yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan pada tanggal 29 Juli
2025.
8
Page 11
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh DSAK –
IAI, serta Peraturan No. KEP-347/BL/2012 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik” yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
(“OJK”). Kebijakan ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang
disajikan, kecuali jika dinyatakan lain.
b. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan
Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan
(historical cost), kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain,
sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan
keuangan ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah
mata uang Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Seluruh angka dibulatkan menjadi Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Perlu dicatat bahwa estimasi akuntansi dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan
laporan keuangan, meskipun perkiraan ini didasarkan pada pengetahuan terbaik
manajemen dan penilaian dari peristiwa dan tindakan saat ini, peristiwa yang sebenarnya
mungkin akhirnya berbeda dengan estimasi. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat
pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi berdampak
signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan di Catatan 3.
c. Penerbitan Amandemen PSAK dan ISAK Baru
Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) yang berlaku
efektif pada tahun 2022
Penerapan dari amendemen standar relevan berikut yang berlaku efektif pada tahun 2022
tidak menimbulkan perubahan substansial atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak
memiliki pengaruh yang material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau
tahun sebelumnya adalah sebagai berikut:
- Penyesuaian tahunan PSAK 71 “Instrumen keuangan”
9
Page 12
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
- Penyesuaian tahunan PSAK 73 “Sewa”
- Amendemen PSAK 57 ”Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi” (Kontrak
memberatkan – biaya memenuhi kontrak)
Siaran Pers mengenai “Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa” yang diterbitkan
pada bulan April 2022
Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
(“DSAK IAI”) mengeluarkan siaran pers mengenai “Pengatribusian Imbalan pada Periode
Jasa” sebagai bahan penjelasan terhadap persyaratan yang relevan dari PSAK 24, “Imbalan
Kerja”, yang secara khusus menjelaskan cara mengatribusikan imbalan pensiun pada
periode jasa program pensiun dengan pola tertentu berdasarkan Undang-undang yang
berlaku di Indonesia.
Setiap perubahan kewajiban imbalan pascakerja setelah penerapan atribusi imbalan
sebagaimana dijelaskan dalam siaran pers ini dianggap sebagai perubahan kebijakan
akuntansi. Berdasarkan siaran pers, setiap perusahaan perlu menilai waktu yang wajar
untuk mengubah kebijakan akuntansinya terkait hal ini, yang dampaknya harus
diperhitungkan secara retrospektif pada saldo awal periode komparatif paling awal, jika
material.
Perusahaan telah menerapkan persyaratan dari siaran pers dan telah melakukan perikatan
dengan aktuaris independen untuk menghitung dampak dari perubahan kebijakan
akuntansi ini sejak awal periode komparatif yang disajikan.
Perubahan pada PSAK yang berlaku efektif pada tahun 2023
Amendemen standar baru dan revisi yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk tahun
buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 adalah sebagai berikut:
Efektif pada 1 Januari 2023:
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian laporan keuangan” (Klasifikasi liabilitas jangka pendek
atau panjang)
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian laporan keuangan” (Pengungkapan kebijakan
akuntansi)
- Amendemen PSAK 16 “Aset tetap” (Hasil sebelum penggunaan yang diintensikan)
- Amendemen PSAK 25: "Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan
kesalahan" tentang "Definisi estimasi akuntansi"; dan
- Amendemen PSAK 46 “Pajak penghasilan” (Pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas
yang timbul dari transaksi tunggal)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2024
Amendemen standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif
untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 adalah sebagai
berikut:
10
Page 13
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
- Amendemen PSAK 1: “Penyajian laporan keuangan" tentang "Liabilitas jangka panjang
dengan kovenan"; dan
- Amendemen PSAK 73: “Sewa tentang liabilitas sewa" tentang "Jual dan sewa balik".
Pada tanggal otorisasi laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan masih
mengevaluasi dampak penerapan standar-standar yang relevan di atas terhadap laporan
keuangan konsolidasian.
d. Dasar Konsolidasian
Apabila Perusahaan mengendalikan investee, maka hal tersebut diklasifikasikan sebagai
entitas anak. Perusahaan mengendalikan investee jika tiga elemen berikut terpenuhi:
kekuasaan atas investee, eksposur atau hak atas imbal hasil variable dari keterlibatannya
dengan investee, dan kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee
untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil investor. Pengendalian dapat dikaji kembali
ketika fakta dan kondisi mengindikasikan bahwa terdapat kemungkinan adanya
perubahan pada elemen pengendalian tersebut.
Pengendalian de facto terjadi pada situasi dimana Perusahaan memiliki kemampuan
praktis untuk mengarahkan aktivitas relevan atas investee tanpa memiliki hak suara
mayoritas. Untuk menentukan apakah pengendalian de facto terjadi, maka Perusahaan
mempertimbangkan beberapa fakta dan keadaan berikut ini:
- Ukuran kepemilikan hak suara entitas relatif terhadap ukuran dan penyebaran
kepemilikan pemilik suara lain;
- Hak suara potensial yang substantif yang dimiliki oleh perusahaan dan para pihak lain;
- Pengaturan kontraktual lain;
- Pola historis dalam penggunaan hak suara.
Laporan keuangan konsolidasian menyajikan hasil Perusahaan dan entitas anaknya
seolah-olah merupakan satu entitas. Transaksi antar entitas dan saldo antara entitas
Perusahaan dan entitas anaknya oleh karena itu dieliminasi secara penuh.
Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan hasil kombinasi bisnis dengan
menggunakan metode akuisisi. DaIam laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas
teridentifikasi, dan liabilitas kontinjensi pada awalnya diakui pada nilai wajar pada
tanggal akuisisi. Hasil tersebut dimasukkan dalam laporan pendapatan komprehensif
konsolidasian sejak tanggal pengendalian diperoleh. Hasil tersebut tidak dikonsolidasi
sejak pada tanggal pengendalian hilang.
e. Kepentingan Non-Pengendali
Untuk bisnis kombinasi yang terjadi sebelum tanggal 1.Januari 2011, Perusahaan pada
awalnya mengakui adanya kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi pada
bagian proporsional milik kepentingan non-pengendali dari aset net milik pihak yang
diakuisisi. Untuk bisnis kombinasi yang terjadi setelah tanggal 1 Januari 2011, Perusahaan
11
Page 14
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
memiliki pilihan, atas dasar transaksi per transaksi, untuk pengakuan awal kepentingan
non-pengendali atas pihak yang diakuisisi yang merupakan kepentingan kepemilikan
masa kini dan memberikan kepada pemegangnya sebesar bagian proporsional atas aset
neto milik entitas ketika dilikuidasi pada baik nilai wajar tanggal akuisisi atau, pada bagian
proporsional kepemilikan instrumen masa kini sejumlah aset neto teridentifikasi milik
pihak yang diakuisisi. Komponen lain kepentingan nonpengendali seperti opsi saham
beredar secara umum diakui pada nilai wajar.
Perusahaan dan entitas anaknya tidak memilih untuk menggunakan opsi nilai wajar pada
tanggal akuisisi yang telah selesai saat ini.
f. Mata Uang Asing
Transaksi yang terjadi pada Perusahaan dan entitas anaknya dalam mata uang selain mata
uang lingkungan ekonomi utama di mana entitas Perusahaan tersebut beroperasi (mata
uang fungsional) diakui dengan menggunakan kurs ketika transaksi tersebut terjadi. Aset
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing ditranslasikan dengan menggunakan kurs
pada tanggal pelaporan.
Perbedaan nilai tukar yang terjadi ketika mentranslasikan ulang aset dan liabilitas moneter
yang belum diselesaikan diakui langsung dalam laba rugi, kecuali pinjaman dalam mata
uang asing yang digunakan sebagai lindung nilai terhadap investasi neto pada operasi luar
negeri, yang mana perbedaan nilai tukar ini diakui dalam penghasilan komprehensif lain
dan diakumulasi dalam cadangan nilai tukar asing bersama dengan perbedaan nilai tukar
yang terjadi karena pentranslasian ulang operasi luar negeri.
Keuntungan dan kerugian nilai tukar yang terjadi karena pentranslasian utang aset
keuangan moneter tersedia untuk dijual diperlakukan sebagai komponen terpisah dari
perubahan nilai wajar dan di akui dalam laba rugi. Keuntungan dan kerugian nilai tukar atas
aset keuangan non-moneter tersedia untuk dijual membentuk secara keseluruhan
keuntungan atau kerugian yang diakui terkait instrumen keuangan tersebut.
Ketika dikonsolidasi, hasil dari aktivitas usaha di luar negeri ditranslasikan dalam unit mata
uang dengan menggunakan kurs yang mendekati saat transaksi tersebut terjadi. Seluruh
aset dan liabilitas yang terjadi dari aktivitas usaha di luar negeri, termasuk goodwill yang
terjadi karena pengakuisisian operasi tersebut, ditranslasikan dengan menggunakan kurs
pada tanggal pelaporan. Perbedaan nilai tukar yang terjadi ketika mentranslasikan aset
neto awal padakurs awal dan hasil operasi usaha luar negeri pada kurs aktual diakui dalam
penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam cadangan nilai tukar asing.
Keuntungan atau kerugian dari perbedaan nilai tukar diakui dalam laporan keuangan
tersendiri milik Perusahaan atas translasian item moneter jangka panjang yang membentuk
investasi neto milik Perusahaan pada operasi luar negeri yang direklasifikasikan pada
penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam cadangan nilai tukar asing
dalam konsolidasian.
12
Page 15
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Ketika aktivitas usaha luar negeri dilepaskan, kumulatif perbedaan nilai tukar diakui dalam
cadangan nilai tukar asing terkait dengan operasi tersebut sampai dengan tanggal
pelepasan dialihkan dalam laporan penghasilan komprehensif konsolidasian sebagai
bagian dari keuntungan atau kerugian pelepasan.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 kurs yang digunakan (angka penuh)
adalah sebagai berikut:
Mata uang 30-Jun-25 2024
1 Poundsterling Inggris/Rupiah 22,180 20,333
1 Euro Eropa/Rupiah 18,897 16,851
1 Dolar Amerika Serikat/Rupiah 16,292 16,162
1 Dolar Australia/Rupiah 9,906 10,082
100 Yen Jepang (JPY) 10,450 10,236
1 Dolar Singapore/Rupiah 12,734 11,919
1 Yuan China/Rupiah 2,272 2,214
g. Pihak-Pihak Berelasi
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan
laporan keuangannya.
i. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
orang tersebut:
- memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
- memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
- merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
pelapor.
ii. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu dari kondisi
berikut:
- Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari Perusahaan yang sama (artinya entitas
induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain);
- Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu Perusahaan, yang mana
entitas lain tersebut adalah anggotanya);
- Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
- Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
entitas asosiasi dari entitas ketiga;
- Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Apabila
13
Page 16
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka
entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor;
- Entitas dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (i).
- Orang yang diidentifikasi dalam huruf (i)(a) memiliki pengarug signifikan atas entitas
atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas)
- Entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau
kepada entitas induk dari entitas pelapor.
h. Aset Keuangan
Perusahaan dan entitas anaknya mengklasifikasikan aset keuangannya ke dalam kategori
yang dijelaskan di bawah ini, tergantung pada tujuan pengakuisisian aset. Perusahaan dan
entitas anaknya tidak mengklasifikasikan aset keuangannya sebagai dimiliki hingga jatuh
tempo.
Selain daripada aset keuangan untuk tujuan lindung nilai, kebijakan akuntansi Perusahaan
dikategorikan sebagai berikut:
Pinjaman dan Piutang
Aset pinjaman dan piutang merupakan aset keuangan non-derivative dengan pembayaran
tetap atau yang telah ditentukan yang tidak memiliki kuotasi di pasar aktif. Aset tersebut pada
dasarnya terjadi melalui cadangan barang dan jasa kepada pelanggan (misalnya, piutang
dagang), namun juga memasukkan jenis aset moneter kontraktual lain. Pengakuan awal aset
tersebut pada nilai wajar ditambahkan dengan biaya transaksi yang langsung diatribusikan
pada akuisisi atau penerbitannya, dan selanjutnya dicatat pada biaya amortisasi dengan
menggunakan metode tingkat suku bunga efektif, dikurangi dengan cadangan untuk
penurunan nilai.
Cadangan penurunan nilai diakui ketika ada bukti objektif (seperti kesulitan keuangan
signifikan pada pihak lawan atau gagal bayar atau penundaan pembayaran signifikan) bahwa
Kelompok Usaha tidak dapat menagih seluruh jumlah yang jatuh tempo berdasarkan
persyaratan piutang, jumlah cadangan berbeda antara jumlah tercatat neto dan nilai kini arus
kas masa depan yang diharapkan dari piutang yang mengalami penurunan nilai tersebut.
Untuk piutang usaha, yang dilaporkan secara neto, cadangan seperti ini dicatat dalam akun
pencadangan terpisah dengan kerugian diakui dalam beban administrasi dalam laporan
penghasilan komprehensif konsolidasian. Ketika terkonfirmasi bahwa piutang usaha tidak
dapat ditagih, nilai tercatat bruto dari aset tersebut dihapus terhadap cadangannya.
Dari waktu ke waktu, Perusahaan dan entitas anaknya memilih untuk menegosiasi kembali
persyaratan jatuh tempo piutang usaha dari pelanggan yang memiliki transaksi historis yang
baik. Negosiasi ulang seperti ini dapat mengubah jangka waktu pembayaran daripada
perubahan jumlah terutang dan, sebagai akibatnya, arus kas baru yang diharapkan
14
Page 17
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
terdiskonto pada tingkat suku bunga efektif dan perbedaan yang dihasilkan untuk nilai wajar
diakui dalam laporan penghasilan komprehensif konsolidasian (laba operasi).
Pinjaman dan piutang Perusahaan dan entitas anaknya meliputi piutang usaha dan piutang
lainnya dan kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
i. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas, deposito jangka pendek, investasi jangka pendek yang
tingkat likuidasinya sangat tinggi dengan jatuh tempo dalam waktu kurang dari tiga bulan,
dan untuk tujuan laporan arus kas – rekening giro. Rekening giro disajikan dalam liabilitas
jangka pendek dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Pada laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas mencakup kas, simpanan yang
sewaktu-waktu bisa dicairkan dan investasilikuid jangka pendek lainnya dengan yang
jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dan cerukan. Pada laporan posisi
keuangan konsolidasian, cerukan disajikan bersama sebagai pinjaman dalam liabilitas
jangka pendek.
j. Piutang Usaha dan Piutang Non-Usaha
Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan atas penjualan barang
dagangan atau jasa dalam kegiatan usaha normal. Jika piutang diperkirakan dapat ditagih
dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang),
piutang diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak,piutang disajikan sebagai aset tidak
lancar.
Piutang non-usaha dari pihak berelasi merupakan saldo piutang yang terkait dengan
pinjaman yang diberikan kepada pihak berelasi Perusahaan. Piutang usaha dan piutang
non-usahapadaawalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak
pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai.
Kolektibilitas piutang usaha dan piutang non-usaha ditinjau secara berkala. Piutang yang
diketahui tidak tertagih, dihapuskan dengan secara langsung mengurangi nilai tercatatnya.
Akun penyisihan digunakan ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Kelompok Usaha
tidak dapat menagih seluruh nilai terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang.
Kesulitan keuangan signifikan yang dialami debitur, kemungkinan debitur dinyatakan pailit
atau melakukan reorganisasi keuangan dan gagal bayar atau menunggak pembayaran
merupakan indikator yang dianggap dapat menunjukan adanya penurunan nilai piutang.
Jumlah penurunan nilai adalah sebesar selisih antara nilai tercatat aset dan nilai kini dari
estimasi arus kas masa depan pada tingkat suku bunga efektif awal.
15
Page 18
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Arus kas terkait dengan piutang jangka pendek tidak didiskontokan apabila efek diskonto
tidak material.
Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laporan laba rugi dan disajikan dalam “beban
penurunan nilai”. Ketika piutang usaha dan piutang non-usaha, yang rugi penurunan
nilainya telah diakui, tidak dapat ditagih pada periode selanjutnya, maka piutang tersebut
dihapusbukukan dengan mengurangi akun penyisihan. Jumlah yang selanjutnya dapat
ditagih kembali atas piutang yang sebelumnya telah dihapusbukukan, dikreditkan terhadap
“beban penurunan nilai” pada laporan laba rugi.
k. Persediaan
Persediaan pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, dan selanjutnya sebesar mana
yang lebih rendah antara biaya dan nilai realisasi neto. Biaya meliputi seluruh biaya
pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul dalam membawa persediaan hingga
berada pada lokasi dan kondisi kini.
Biaya rata-rata tertimbang digunakan untuk menentukan biaya perolehan dari item yang
dapat dipertukarkan.
l. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka dibebankan selama manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
m. Aset Tetap
Aset tetap pada awalnya diakui pada biaya. Sama halnya dengan harga pembelan, biaya
termasuk yang langsung diatribusikan ke biaya dan perkiraan nilai kini pada biaya yang
tidak dapat di hindari di masa depan untuk dibongkar atau dilepas. Liabilitas diakui dalam
cadangan.
Sejak tahun 2015 untuk aset tetap tanah, bangunan dan mesin disajikan sebesar nilai wajar,
berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh penilai independen eksternal yang telah
terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, dikurangi penyusutan untuk bangunan dan mesin.
Revaluasi ini dilakukan dengan tingkat keteraturan yang memadai untuk menjamin bahwa
jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari nilai wajar yang ditentukan pada periode
pelaporan.
Perubahan pada nilai wajar diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi
dalam cadangan revaluasi kecuali untuk penurunan nilai yang melebihi saldo kredit pada
cadangan revaluasi, atau pembalikan untuk transaksi tersebut, diakui dalam laporan laba
rugi.
Peralatan pabrik, peralatan laboratorium, peralatan kantor, kendaraan bermotor dan
instalasi listrik disajikan sebesar harga perolehan dikurangi dengan penyusutan. Harga
16
Page 19
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
perolehan termasuk pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung atas perolehan
aset tersebut.
Tanah tidak disusutkan. Penyusutan untuk aset dalam konstruksi tidak dapat dilakukan
kecuali aset tersebut telah selesai atau siap digunakan. Penyusutan diterapkan untuk seluruh
aset tetap sehingga telah di hapuskan dengan nilai tercatat selama masa manfaat ekonomi
yang diharapkan.
Penyusutan menggunakan metode garis lurus, selama taksiran masa manfaat ekonomis.
Estimasi masa manfaatnya adalah sebagai berikut:
Tahun/
Years
Bangunan 8 - 20
Instalasi listrik 5
Mesin 5 - 15
Peralatan pabrik 4 - 15
Peralatan laboratorium 4-5
Peralatan kantor 4
Kendaraan bermotor 4
Pada tanggal revaluasi, akumulasi penyusutan atas bangunan dan mesin yang direvaluasi
dieliminasi terhadap jumlah tercatat bruto dari aset dan jumlah neto disajikan kembali
terhadap jumlah revaluasi aset. Selisih penyusutan atas revaluasi bangunandan mesin
terhadap jumlah yang akan dibebankan pada biaya historikal, dialihkan dari cadangan
revaluasi ke saldo laba ketika tanah, bangunan dan mesin dibebankan melalui laporan
penghasilan komprehensif lain konsolidasi (misalnya melalui penyusutan, penurunan nilai).
Pada pelepasan aset, saldo cadangan revaluasi akan dialihkan ke saldo laba.
Perusahaan dan entitas anaknya menerapkan model biaya di dalam pengakuan selanjutnya
bagi aset tetap kecuali tanah, bangunan dan mesin. Perusahaan dan entitas anaknya
melakukan perubahan kebijakan akuntansi atas aset tetap tanah, bangunan dan mesin dari
model biaya menjadi model revaluasi sejak tanggal 31 Desember 2015. Hal ini dilakukan
dengan mengacu kepada PSAK 16 “Aset Tetap” yang menyatakan bahwa “entitas harus
memilih menggunakan model biaya atau model revaluasi dalam kebijakan akuntansinya”
dan diterapkan secara prospektif.
n. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan (selain persediaan dan aset pajak tangguhan)
Perusahaan dan entitas anaknya menilai pada tiap tanggal pelaporan apakah terdapat
indikasi penurunan nilai pada aset. Apabila terdapat indikasi penurunan nilai, atau ketika
penilaian penurunan nilai bagi aset secara tahunan disyaratkan, Perusahaan dan entitas
anaknya membuat estimasi nilai terpulihkan aset.
17
Page 20
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Suatu nilai terpulihkan aset lebih tinggi dibandingkan nilai wajar dikurangi biaya untuk
menjual aset atau Unit Penghasil Kas dan nilai pakainya dan ditentukan sebagai suatu aset
individual, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar
independen dari aset lain. Di dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas yang diharapkan
diperoleh dari aset didiskontokan terhadap nilai kininya dengan menggunakan suku bunga
diskon sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini terhadap nilai waktu uang
dan risiko spesifik aset. Di dalam menilai nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual,
dibutuhkan model penilaian yang tepat.
Ketika nilai tercatat aset melebihi nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dicatat sebesar
nilai terpulihkan. Kerugian penurunan nilai diakui di dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian kecuali aset yang relevan dinilai pada jumlah yang direvaluasi, yang dalam
hal ini kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi.
Suatu penilaian dilakukan pada setiap tanggal pelaporan sebagaimana apabila terdapat
segala indikasi bahwa kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya sudah tidak ada
lagi atau mengalami penurunan. Suatu kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya,
dibalikkan nilainya jika terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan
nilai terpulihkan aset sejak pengakuan terakhir kerugian penurunan nilai. Apabila demikian
kondisinya, nilai tercatat aset meningkat pada jumlah terpulihkannya. Kenaikan tersebut
tidak dapat melebihi nilai tercatat yang telah ditentukan, penyusutan bersih, tidak ada
kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya. Pembalikkan nilai tersebut diakui di
dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian kecuali aset tersebut diukur pada
jumlah revaluasian, yang dalam hal ini diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi.
o. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas
dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.
1. Aset keuangan
Pengakuan awal
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus
kas kontraktual apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
o Aset keuangan yang diukur pada biaya diamortisasi;
o Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan
tidak bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
18
Page 21
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan
biaya-biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.
Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan setara kas, piutang usaha - pihak ketiga,
piutang lain-lain - pihak ketiga, investasi jangka pendek dan uang jaminan yang
merupakan aset keuangan tidak lancar dan dicatat pada aset tidak lancar lainnya.
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12
bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya
sebagai berikut:
1. Aset keuangan yang diukur pada biaya diamortisasi;
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung
dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang
merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan
laba rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba
rugi.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi terdiri dari kas dan setara kas,
piutang usaha - bersih, piutang lain-lain - pihak ketiga dan uang jaminan yang
merupakan aset keuangan tidak lancar dan dicatat pada aset tidak lancar lainnya.
2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laporan laba
rugi atau penghasilan komprehensif lain.
Penghentian pengakuan
Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
1. Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
2. Perusahaan telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal
dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh
tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-
through” dan salah satu diantara (a) Perusahaan telah mentransfer secara
substansial seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Perusahaan tidak
19
Page 22
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat
atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.
2. Liabilitas keuangan
Pengakuan awal
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai berikut:
o Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.
o Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan
awal.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan tahun 2023, Perusahaan hanya memiliki liabilitas
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari utang usaha -
pihak ketiga, beban masih harus dibayar, utang bank, utang sewa dan utang lain-lain.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan
mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode bunga efektif.
Penghentian pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah dilunasi
atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan liabilitas yang lain pada
keadaan yang secara substansial berbeda, atau berdasarkan suatu liabilitas yang ada
yang secara substansial telah diubah, maka pertukaran atau modifikasi tersebut
diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas
baru, dan perbedaan nilai tercatat masing-masing diakui dalam laporan laba rugi.
3. Instrumen keuangan disalinghapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan
pada laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada
kejadian di masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis
yang normal dan dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan
perusahaan atau pihak lawan.
20
Page 23
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
4. Penurunan nilai aset keuangan
Perusahaan mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (ECL) atas aset
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dan investasi pada
instrumen utang di FVOCI. ECL adalah perkiraan kerugian kredit tertimbang
probabilitas. Kerugian kredit diukur sebagai nilai sekarang dari semua kekurangan kas
(yaitu, perbedaan antara arus kas yang jatuh tempo kepada Perusahaan sesuai dengan
kontrak dan arus kas yang diharapkan akan diterima Perusahaan), didiskontokan
dengan suku bunga efektif dari aset keuangan, dan mencerminkan informasi yang
wajar dan dapat didukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang tidak semestinya
tentang peristiwa masa lalu, kondisi saat ini, dan prakiraan kondisi ekonomi masa
depan.
Perusahaan mengakui penyisihan penurunan nilai berdasarkan ECL 12 bulan atau
seumur hidup, tergantung pada apakah terdapat peningkatan yang signifikan dalam
risiko kredit sejak pengakuan awal.
Saat menentukan apakah risiko kredit aset keuangan telah meningkat secara signifikan
sejak pengakuan awal dan saat mengestimasi ECL, Perusahaan mempertimbangkan
informasi yang wajar dan dapat didukung yang relevan dan tersedia tanpa biaya atau
upaya yang tidak semestinya. Ini mencakup informasi dan analisis kuantitatif dan
kualitatif, berdasarkan pengalaman historis Perusahaan dan penilaian kredit yang
diinformasikan dan termasuk informasi berwawasan ke depan.
Perusahaan mengakui ECL seumur hidup untuk piutang yang tidak mengandung
komponen pembiayaan yang signifikan. Perusahaan menggunakan matriks provisi
yang didasarkan pada pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan, disesuaikan
dengan faktor-faktor yang bersifat wawasan ke depan yang spesifik untuk peminjam
dan lingkungan ekonomi.
Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan menilai apakah aset keuangan tersebut
pada biaya perolehan diamortisasi dan investasi pada instrumen utang di FVOCI
mengalami penurunan nilai kredit. Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit
ketika satu atau lebih peristiwa yang berdampak merugikan pada estimasi arus kas
masa depan dari aset keuangan telah terjadi. Bukti aset keuangan mengalami
penurunan nilai kredit mencakup data yang dapat diobservasi tentang peristiwa
berikut:
o Kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau peminjam.
o Pelanggaran kontrak, seperti wanprestasi atau peristiwa lewat jatuh tempo.
o Pemberi pinjaman dari peminjam, karena alasan ekonomi atau kontrak yang
berkaitan dengan kesulitan keuangan peminjam, setelah memberikan kepada
peminjam suatu konsesi yang tidak akan dipertimbangkan oleh pemberi pinjaman.
o Terdapat kemungkinan bahwa peminjam akan dinyatakan pailit atau reorganisasi
keuangan lainnya.
21
Page 24
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
o Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan tersebut karena kesulitan keuangan.
o Pembelian atau asal mula aset keuangan dengan diskon besar yang mencerminkan
kerugian kredit yang terjadi.
Perusahaan menganggap aset keuangan mengalami gagal bayar ketika pihak lawan
gagal membayar kewajiban kontraktualnya, atau terdapat pelanggaran persyaratan
kontraktual lainnya, seperti jaminan.
Perusahaan secara langsung mengurangi jumlah tercatat bruto dari aset keuangan
ketika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual atas aset
keuangan, baik sebagian atau seluruhnya. Hal ini umumnya terjadi ketika Perusahaan
menentukan bahwa peminjam tidak memiliki aset atau sumber pendapatan yang dapat
menghasilkan arus kas yang cukup untuk membayar kembali jumlah yang dikenakan
penghapusan tersebut.
Namun, aset keuangan yang dihapus bukukan masih dapat dikenakan aktivitas
penegakan hukum untuk mematuhi prosedur Perusahaan untuk pemulihan jumlah
yang jatuh tempo. ECL atas aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diakui
sebagai cadangan kerugian penurunan nilai terhadap nilai tercatat bruto aset
keuangan, dengan kerugian penurunan nilai (atau pembalikan) yang dihasilkan diakui
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. ECL atas investasi dalam
instrumen utang di FVOCI diakui sebagai akumulasi kerugian penurunan nilai dalam
pendapatan komprehensif lain, dengan kerugian penurunan nilai (atau pembalikan)
yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
p. Sewa
Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak
merupakan, atau mengandung, sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk
dipertukarkan dengan imbalan.
Liabilitas sewa
Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai
kini pembayaran sewa yang harus dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa
mencakup pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi
piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau tarif,
dan jumlah yang diharapkan akan dibayar di bawah jaminan nilai sisa. Pembayaran sewa
juga mencakup harga pelaksanaan dari opsi pembelian yang secara wajar pasti akan
dilaksanakan oleh Perusahaan dan pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika
jangka waktu sewa mencerminkan Perusahaan melaksanakan opsi untuk mengakhiri.
22
Page 25
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Sewa jangka pendek
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa jangka
pendeknya (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari
tanggal mulai dan tidak mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa
jangka pendek diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus selama
masa sewa.
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa jangka
pendeknya (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari
tanggal mulai dan tidak mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa
jangka pendek diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus selama
masa sewa.
q. Program Imbalan Pasti
Surplus dan deficit program imbalan pasti diukur pada:
- Nilai wajar dari aset yang direncanakan pada tanggal pelaporan, dikurangi
- Liabilitas yang direncanakan dihitung dengan menggunakan metode projected unit
credit yang di diskonto ke nilai kinidengan menggunakan imbal hasilobligasi perusahaan
yang berkualitas tinggi yang tersedia yang memiliki tanggal jatuh tempo yang mendekati
persyaratan liabilitas; ditambah
- Biaya servis masa lalu yang tidak diakui, dikurangi
- Dampak persyaratan pendanaan minimum yang disetujui dengan skema perwakilan.
Pengukuran kembali kewajiban pasti neto diakui langsung dalam ekuitas. Pengukuran
kembali tersebut termasuk :
- Keuntungan dan kerugian aktuaris
- Imbalan atas aset (tidak termasuk bunga)
- Dampak batas tertinggi asset (tidak termasuk bunga)
Biaya servis diakui dalam laba atau rugi, dan termasuk biaya servis saat ini dan masa lalu,
serta kurtailmen keuntungan dan kerugian.
Beban bunga neto (pendapatan) diakui dalam laba rugi dan dihitung dengan menerapkan
tingkat diskonto untuk mengukur kewajiban imbalan pasti (aset) pada awal periode
tahunan hingga pembayaran manfaat selama periode.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan manfaat skema atau kurtailmen
diakui secara langsung dalam laba rugi.
Penyelesaian skema manfaat pasti diakui dalam periode dimana penyelesaian tersebut
terjadi.
23
Page 26
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
r. Perpajakan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laba rugi, kecuali
jika berkaitan dengan item yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau secara
langsung dalam ekuitas. Dalam kasus ini, pajak di akui dalam penghasilan komprehensif lain
atau langsung dalam ekuitas.
Pajak kini
Beban pajak penghasilan kini dihitung dengan dasar hukum pajak yang berlaku pada
tanggal pelaporan. Aset atau liabilitas pajak penghasilan kini terdiri dari kewajiban kepada
atau klaim dari otoritas pajak yang berhubungan dengan periode pelaporan kini atau
sebelumnya, yang belum di bayar pada akhir periode tanggal pelaporan. Pajak penghasilan
diperhitungkan berdasarkan tarif pajak dan hukum pajak yang berlaku pada periode fiskal
terkait, berdasarkan laba kena pajak untuk periode tersebut. Seluruh perubahan pada aset
atau liabilitas pajak kini diakui sebagai komponen biaya pajak penghasilan dalam laba atau
rugi.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui ketika jumlah tercatat dari aset atau liabilitas dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian berbeda dari dasar perpajakannya, kecuali jika
perbedaan itu terjadi karena:
- Pengakuan awal goodwill
- Pengakuan awal aset atau liabilitas pada saat transaksi yang bukan merupakan bisnis
kombinasi dan pada saat transaksi terjadi tidak mempengaruhi akuntansi atau laba kena
pajak, dan
- Investasi pada entitas anak dan pengendalian bersama entitas dimana Perusahaan
mampu mengendalikan waktu pembalikan perbedaan dan kemungkinan besar bahwa
perbedaan tersebut tidak akan dibalik pada masa yang akan datang.
Pengakuan dari aset pajak tangguhan terbatas pada saat dimana terdapat kemungkinan
besar bahwa laba kena pajak akan tersedia terhadap perbedaan yang dapat digunakan.
Dalam hal aset pajak tangguhan yang terjadi karena properti investasi diukur pada nilai
wajar, maka asumsi bahwa pemulihan akan terjadi melalui penjualan daripada penggunaan
yang masih belum dibantah.
Jumlah aset atau liabilitas ditentukan dengan menggunakan tarif pajak pada saat tanggal
pelaporan dan diharapkan akan digunakan ketika liabilitas pajak tangguhan/ (aset) telah
diselesaikan/(dipulihkan).
Pajak tangguhan
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disaling hapus ketika hak hukum untuk saling hapus aset
dan liabilitas pajak kini yang berhubungan dengan pungutan oleh otoritas pajak yang sama
atas:
- Perusahaan yang dikenakan pajak adalah sama, atau
- Kelompok entitas yang berbeda yang bertujuan untuk menyelesaikan aset pajak kini
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas, pada periode
24
Page 27
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
masa depan dimana jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan signifikan diharapkan
untuk diselesaikan atau dipulihkan.
Sesuai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ("Perppu") I tahun 2020,
Pemerintah telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25%
menjadi 22% untuk tahun pajak 2020 dan 2021, dan menjadi 20% mulai tahun 2022.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan
Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri
dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan
seterusnya, dan pengurangan tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak dalam negeri yang
memenuhi syarat tertentu. Dengan demikian, penetapan tarif pajak sebelumnya sebesar
20% menjadi tidak berlaku setelah Undang-Undang ini disahkan.
s. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perusahaan melakukan analisa transaksi
melalui lima langkah analisa berikut:
1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut:
- Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak.
- Perusahaan bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu
pembayaran dari barang atau jasa yang akan dialihkan
- Kontrak memiliki substansi komersial
- Besar kemungkinan entitas akan menerima imbalan atas barang atau jasa yang
dialihkan
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak, untuk menyerahkan barang
atau jasa yang memiliki karakteristik yang berbeda ke pelanggan.
3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, pajak
penjualan barang mewah, pajak pertambahan nilai dan pungutan ekspor, yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan.
4. Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap kewajiban pelaksanaan dengan
menggunakan dasar harga jual dari setiap barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu
atau pada suatu waktu tertentu).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
- Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
- Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan
memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan
yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
Suatu kewajiban kinerja dipenuhi pada suatu titik waktu kecuali jika memenuhi salah satu
kriteria berikut, dalam hal ini dipenuhi dari waktu ke waktu:
- Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan
oleh kinerja Perusahaan sebagaimana yang dilakukan Perusahaan ;
- Kinerja Perusahaan menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan
pelanggan saat aset itu dibuat atau ditingkatkan; dan
- Kinerja Perusahaan tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk
25
Page 28
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Perusahaan dan Perusahaan memiliki hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran
untuk kinerja yang diselesaikan hingga saat ini.
Penjualan lokal diakui pada saat penyerahan barang kepada pelanggan, sedangkan
penjualan ekspor diakui pada saat barang dikapalkan (F.O.B. Shipping Point) dan hak
kepemilikan berpindah ke pelanggan.
Beban diakui sesuai manfaatnya pada tahun yang bersangkutan (accrual basis).
t. Biaya Pinjaman
Bunga yang timbul dari pinjaman bank yang di gunakan untuk membiayai pembangunan
dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya, penerimaan bunga neto atas penarikan
dibebankan. Perusahaan tidak dikenakan beban bunga lain yang dapat dikapitalisasikan.
u. Laba per saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih residual dengan jumlah rata-
rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
v. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian. Bentuk primer pelaporan
segmen adalah segmen usaha sedangkan segmen sekunder adalah segmen geografis.
Segmen usaha adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan
produk atau jasa (baik produk atau jasa individual maupun kelompok produk atau jasa
terkait) dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan
imbalan segmen lain.
Segmen geografis adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam
menghasilkan produk atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan
komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada
komponen yang beroperasi pada lingkungan (wilayah) ekonomi lain.
Aset dan liabilitas yang digunakan bersama dalam satu segmen atau lebih dialokasikan
kepada setiap segmen jika, dan hanya jika, pendapatan dan beban yang terkait dengan aset
tersebut juga dialokasikan kepada segmen-segmen tersebut.
w. Dividen
Dividen diakui ketika secara hukum menjadi terutang. Dalam hal dividen interim atas
ekuitas pemegang saham, maka dividen diumumkan oleh Direksi. Dalam hal dividen final,
maka dividen disetujui oleh pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham.
26
Page 29
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
x. Modal saham
Instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Perusahaan diklasifikasikan sebagai ekuitas
hanya sebatas ketika instrumen keuangan tersebut tidak memenuhi definisi liabilitas
keuangan atau liabilitas aset.
Saham biasa Perusahaan diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas.
y. Provisi
Provisi diakui ketika Perusahaan dan entitas anaknya memiliki liabilitas legal maupun
konstruktif sebagai hasil peristiwa lalu, yaitu kemungkinan besar arus keluar sumber daya
ekonomi diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban dan suatu estimasi terhadap jumlah
dapat dilakukan.
Provisi diriview pada akhir tiap periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
estimasi terbaik. Apabila tidak ada lagi kemungkinan arus keluar sumber daya ekonomi
diperlukan untuk menyelesaikan liabilitas, maka provisi tersebut dicadangkan.
Apabila dampak nilai waktu uang adalah material, maka provisi didiskontokan dengan
menggunakan tarif sebelum pajak, jika lebih tepat, untuk mencerminkan risiko spesifik
liabilitas. Ketika pendiskontoan digunakan, kenaikan provisi terkait dengan berlalunya
waktu diakui sebagai beban keuangan.
z. Kontinjensi
Liabilitas kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian. Liabilitas
kontinjensi diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian kecuali
kemungkinan arus keluar sumber daya ekonomi adalah kecil.
Aset kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian, namun
diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian jika terdapat
kemungkinan suatu arus masuk manfaat ekonomis mengalir ke dalam entitas.
3. ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN
a. Pengukuran Nilai Wajar
Sejumlah aset dan liabilitas yang termasuk dalam laporan keuangan milik Perusahaan
mensyaratkan pengukuran pada, dan/atau pengungkapan atas nilai wajar.
Pengukuran nilai wajar aset dan liabilitas keuangan dan non keuangan milik Perusahaan
menggunakan input dan data pasar yang dapat diobservasi sejauh mungkin. Input
digunakan dalam menentukan pengukuran nilai wajar dikategorikan ke dalam beberapa
tingkat yang berbeda berdasarkan pada bagaimana input yang dapat diobservasi tersebut
27
Page 30
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
digunakan dalam teknik penilaian (‘hirarki nilai wajar’):
- Tingkat 1: Harga kuotasian dalam pasar aktif untuk item yang identik (tidak disesuaikan)
- Tingkat 2: Input yang dapat diobservasi langsung atau tidak langsung selain dari pada
input Tingkat 1
- Tingkat 3: Input yang tidak dapat diobservasi (yaitu tidak berasal data pasar).
Pengklasifikasian item pada tingkat di atas didasarkan pada tingkat terendah dari input
yang digunakan yang memiliki efek signifikan dalam pengukuran nilai wajar atas item.
Pengalihan item antara tingkatan diakui pada periode terjadinya.
Perusahaan mengukur sejumlah item pada nilai wajarnya.
- Tanah, gedung dan mesin revaluasian –Aset tetap (Catatan 11)
b. Asumsi Skema Imbalan Pasti
Biaya, aset dan liabilitas skema imbalan pasti yang dilakukan oleh Perusahaan ditentukan
dengan menggunakan metode yang bergantung pada estimasi dan asumsi aktuarial.
Rincian dari asumsi utama terdapat dalam Catatan 29. Perusahaan menjalankan masukan
dari aktuaris independen terkait dengan kesesuaian asumsi. Perubahan pada asumsi yang
digunakan mungkin memiliki efek yang signifikan pada laporan penghasilan komprehensif
konsolidasian dan laporan posisi keuangan konsolidasian.
c. Proses Hukum
Perusahaan meninjau perkembangan kasus hukum yang masih berjalan dalam proses
hukum dan pada setiap tanggal pelaporan, guna untuk menilai kebutuhan provisi dan
pengungkapan dalam laporan keuangannya. Di antara faktor-faktor yang dipertimbangkan
dalam membuat keputusan provisi litigasi adalah sifat litigasi, klaim atau penilaian, proses
hukum dan tingkat potensi kerusakan dijurisdiksi di mana litigasi, klaim atau penilaian
tersebut berada, perkembangan dari kasus (termasuk perkembangan setelah tanggal
pelaporan keuangan namun sebelum laporan tersebut dikeluarkan), pendapat atau
pandangan penasihat hukum, pengalaman dalam kasus serupa dan keputusan dari
manajemen Perusahaan tentang bagaimana Perusahaan akan merespon terhadap litigasi,
klaim atau penilaian.
d. Pajak Penghasilan
Perusahaan dikenakan pajak penghasilan dan pertimbangan yang signifikan dipersyaratkan
dalam menentukan provisi pajak penghasilan. Dalam kegiatan bisnis normal, ada transaksi
dan perhitungan yang mana penentuan pajaknya tidak pasti. Sebagai akibatnya,
perusahaan mengakui adanya liabilitas pajak berdasarkan estimasi apakah akan ada
tambahan pajak dan bunga yang akan jatuh tempo.
28
Page 31
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Liabilitas pajak ini diakui ketika, meskipun perusahaan berkeyakinan bahwa posisi
pengembalian pajak terdukung, perusahaan yakin bahwa posisi tertentu sangat mungkin
tertantang dan mungkin tidak dapat dipertahankan setelah ditinjau oleh otoritas pajak.
Perusahaan berkeyakinan bahwa akrual untuk liabilitas pajak telah cukup untuk seluruh
tahun audit berdasarkan pada penilaian atas banyak faktor termasuk pengalaman masa lalu
dan interpretasi atas hukum pajak. Penilaian ini tergantung pada estimasi dan asumsi dan
mungkin melibatkan beberapa pertimbangan yang kompleks mengenai kejadian masa
depan. Bila hasil pajak berbeda dengan jumlah yang dicatat, maka perbedaan ini akan
berdampak pada beban pajak penghasilan pada periode saat keputusan tersebut dibuat.
4. KAS DAN SETARA KAS
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Kas 286,953 226,511
Bank
Pihak ketiga
Rupiah
Bank Central Asia 4,674,411 6,728,901
Bank Mandiri 2,999,185 6,229,737
Bank Rakyat Indonesia 259,307 4,725
Bank Negara Indonesia 116,977 2,014,306
Bank Pan Indonesia Tbk. 21,661 25,537
Bank OCBC NISP 17,537 17,864
Bank Syariah Indonesia 1,843 -
8,090,921 15,021,070
Dolar Amerika Serikat
Bank Mandiri 230,322 269,282
Dolar Singapura
Bank Mandiri 192,908 180,822
Euro
Bank Mandiri 279,452 249,605
Poundsterling Inggris
Bank Mandiri - -
Chinese Yuan
PT Bank Central Asia Tbk. 146,080 2,374,053
Dolar Australia
Bank Mandiri - -
Jumlah bank 8,939,683 18,094,832
29
Page 32
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Deposit– pihak ketiga
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 85,742,880 134,137,729
Jumlah 94,969,516 152,459,072
Setara kas termasuk deposito dengan jatuh tempo kurang dari tiga bulan. Tingkat bunga
setara kas sebesar 2,25% (2024 : 2.25% - 2,45%) per tahun.
Pada tanggal 30 Juni 2024 rekening di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. digunakan sebagai
jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh dari bank yang sama namun tidak dibatasi
penggunaannya (Catatan 13). Oleh karenanya, saldo rekening bank tersebut disajikan
sebagai bagian dari kas dan setara kas.
5. BANK GARANSI
Bank garansi atas jaminan atas proyek yang dibatasi penggunaanya 31 Desember 2024 Rp
3.258.643. Pada tanggal 30 Juni 2025 bank garansi tersebut sudah diselesaikan.
6. PIUTANG USAHA
Jumlah piutang usaha berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut :
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga
Pelanggan dalam negeri 626,111,942 713,418,363
Pelanggan luar negeri 4,560,434 3,191,647
Jumlah 630,672,376 716,610,010
Cadangan kerugian (62,380,068) (62,380,068)
Jumlah 568,292,308 654,229,942
Tagihan yang belum difakturkan 268,693,301 112,137,199
836,985,609 766,367,141
Pihak –pihak berelasi (Catatan 30) 377,086,646 352,105,802
Jumlah 1,214,072,255 1,118,472,943
Jumlah piutang usaha berdasarkan umur (hari) adalah sebagai berikut :
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Lancar 269,432,247 599,264,597
Jatuh tempo :
Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari 182,718,650 184,552,256
Lewat jatuh tempo 31 - 60 hari 141,792,166 122,659,335
30
Page 33
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Lewat jatuh tempo 61 - 90 hari 227,659,557 6,917,076
Lewat jatuh tempo 91 - 120 hari 3,459,199 24,994,594
Lewat jatuh tempo lebih dari 120 hari 182,697,203 130,327,954
Sub jumlah 1,007,759,022 1,068,715,812
Cadangan kerugian penurunan nilai (62,380,068) (62,380,068)
Tagihan yang belum difakturkan 268,693,301 112,137,199
Jumlah 1,214,072,255 1,118,472,943
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan yang dibentuk cukup untuk menutupi
penurunan nilai dari piutang usaha.
Jumlah piutang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut :
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Rupiah 1,002,899,117 1,065,524,165
Dolar Amerika Serikat 4,859,905 3,191,647
Jumlah 1,007,759,022 1,068,715,812
Cadangan kerugian penurunan nilai (62,380,068) (62,380,068)
Tagihan yang belum difakturkan 268,693,301 112,137,199
Bersih 1,214,072,255 1,118,472,943
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Saldo awal tahun 62,380,068 62,380,068
Penghapusan piutang - -
Penambahan provisi tahun berjalan - -
Saldo akhir 62,380,068 62,380,068
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang pada
pihak ketiga adalah cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari tidak
tertagihnya piutang tersebut, sedangkan terhadap piutang pada pihak berelasi tidak
diadakan penurunan nilai piutang usaha karena manajemen berpendapat seluruh piutang
tersebut dapat ditagih.
Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara
signifikan atas piutang kepada pihak ketiga.
Piutang usaha digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 14).
31
Page 34
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
7. PIUTANG LAIN-LAIN
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga
Karyawan 1,424,938 1,844,993
Lain-lain 7,199,395 2,989,778
8,624,333 4,834,771
Pihak berelasi - -
Jumlah 8,624,333 4,834,771
8. PERSEDIAAN
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Barang jadi 183,216,406 190,729,905
Bahan baku 134,953,576 144,653,485
Barang dalam proses 299,214,862 272,597,454
Sub jumlah 617,384,844 607,980,844
Dikurangi :
Penyisihan penurunan nilai persediaan (4,851,293) (4,839,252)
Jumlah 612,533,551 603,141,592
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, seluruh persediaan telah diasuransikan
terhadap segala risiko kepada konsorium asuransi yang dikoordinasi oleh PT Estika Jasatama
dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 500.000.000 dan Rp 450.000.000.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian yang dialami Perusahaan dan entitas anaknya.
Perusahaan dan entitas anaknya telah membentuk penyisihan penurunan nilai persediaan dan
berpendapat bahwa seluruh persediaan mencerminkan nilai realisasi netonya.
Persediaan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (Catatan 13).
9. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga
Asuransi 731,828 910,335
Sewa kantor 479,360 -
Pengepakan dan lain-lain 2,982,177 4,306,939
32
Page 35
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Jumlah 4,193,365 5,217,274
10. UANG MUKA
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga
Pembelian bahan baku dan bahan pembantu 22,958,524 10,268,896
Uang muka impor 4,910,814 4,530,026
Pembelian aset tetap 357,557 955,448
Uang muka lain-lain 887,410 410,222
Jumlah 29,114,305 16,164,592
11. INVESTASI
Akun ini terdiri dari investasi sebesar 1,6% di PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. atau 12
(duabelas) juta lembar sahan dengan nilai pasar 30 Juni 2025 ( 2024 : 6 (enam) juta lembar
saham.
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Investasi 9,720,000 9,720,000
12. ASET TETAP
1-Jan-25 30-Jun-25
(Rp'000) Penambahan Pengurangan Reklasifikasi (Rp'000)
Biaya perolehan:
Pemilikan langsung
Tanah
276,064,000 - - - 276,064,000
Bangunan
78,058,819 2,100,000 - - 80,158,819
Instalasi listrik
8,415,145 1,174,812 50,629 - 9,539,328
Mesin
267,498,032 1,080,000 7,478,620 48,695,381 309,794,793
Peralatan pabrik
88,718,577 1,076,495 515,170 344,879 89,624,781
Peralatan laboratorium
14,746,837 - 275,208 - 14,471,629
Peralatan kantor
21,916,683 451,623 6,000 4,196,658 26,558,964
Kendaraan bermotor
16,326,408 45,723 - - 16,372,131
Sewa pembiayaan
Mesin
752,542 - - (752,542) -
Kendaraan bermotor
12,746,890 392,500 - 752,542 13,891,932
Jumlah 785,243,933 6,321,153 8,325,627 53,236,918 836,476,377
33
Page 36
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Aktiva dalam penyelesaian
Peralatan laboratorium 70,000 - - 70,000
Instalasi listrik 4,144,173 (4,144,173) - - -
Mesin 34,595,775 31,074,108 - (48,695,381) 16,974,502
Peralatan pabrik - 669,879 - (344,879) 325,000
Peralatan kantor - 4,196,658 - (4,196,658) -
Jumlah 38,739,948 31,866,472 - (53,236,918) 17,369,502
Jumlah biaya perolehan 823,983,881 38,187,625 - 853,845,879
Akumulasi penyusutan:
Pemilikan langsung
Bangunan
36,464,114 3,519,062 - - 39,983,176
Instalasi listrik
6,696,340 323,339 50,629 - 6,969,050
Mesin
135,886,714 11,207,787 5,227,035 - 141,867,466
Peralatan pabrik
71,123,779 3,194,571 515,170 - 73,803,180
Peralatan laboratorium
12,169,472 360,826 275,209 - 12,255,089
Peralatan kantor
16,965,238 904,592 6,000 - 17,863,830
Kendaraan bermotor
14,113,507 413,491 - 113,278 14,640,276
Sewa pembiayaan
Kendaraan bermotor
3,813,566 1,695,166 - (113,278) 5,395,454
Jumlah 297,232,730 21,618,834 6,074,043 - 312,777,521
Nilai tercatat 526,751,151 541,068,358
1-Jan-24 31-Des-24
(Rp'000) Penambahan Pengurangan Reklasifikasi (Rp'000)
Biaya perolehan: 27,214,
Pemilikan langsung
Tanah
278,720,000 - 2,656,000 - 276,064,000
Bangunan
68,029,736 10,029,083 - - 78,058,819
Instalasi listrik
8,289,362 - 830,217 956,000 8,415,145
Mesin
237,899,965 1,358,942 5,756,767 33,995,892 267,498,032
Peralatan pabrik
84,656,960 4,061,617 - - 88,718,577
Peralatan laboratorium
12,813,113 1,163,724 - 770,000 14,746,837
Peralatan kantor
18,984,057 2,730,749 - 201,877 21,916,683
Kendaraan bermotor
14,697,327 602,310 232,128 1,258,899 16,326,408
Sewa pembiayaan
Mesin
21,522,965 407,025 - (21,177,448) 752,542
Kendaraan bermotor
8,300,849 5,704,940 - (1,258,899) 12,746,890
Jumlah 753,914,334 26,058,390 9,475,112 14,746,321 785,243,933
Aset dalam penyelesaian
34
Page 37
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Instalasi listrik - 5,100,173 (956,000) 4,144,173
Mesin 16,778,493 30,635,726 - (12,818,444) 34,595,775
Peralatan kantor - 201,877 (201,877) -
Peralatan laboratorium 231,000 539,000 - (770,000) -
Jumlah 17,009,493 36,476,776 - (14,746,321) 38,739,948
770,923,827 62,535,166 9,475,112 - 823,983,881
Akumulasi penyusutan:
Pemilikan langsung
Bangunan
29,988,260 6,475,854 - - 36,464,114
Instalasi listrik
7,220,016 306,541 830,217 - 6,696,340
Mesin
108,193,331 20,076,062 2,541,932 10,159,253 135,886,714
Peralatan pabrik
64,664,583 6,459,196 - - 71,123,779
Peralatan laboratorium
11,702,479 466,993 - - 12,169,472
Peralatan kantor
15,479,122 1,486,116 - - 16,965,238
Kendaraan bermotor
12,608,573 788,228 232,128 948,834 14,113,507
Sewa pembiayaan
Mesin
10,159,253 - - (10,159,253) -
Kendaraan bermotor
2,438,756 2,323,644 - (948,834) 3,813,566
Jumlah 262,454,373 38,382,634 3,604,277 - 297,232,730
Nilai tercatat 508,469,454 526,751,151
Perusahaan dan entitas anaknya memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di Jakarta,
Tangerang dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan yang berjangka waktu 20-30 tahun
yang akan jatuh tempo antara tahun 2020 – 2028. Manajemen berpendapat tidak terdapat
masalah dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan
didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.
Pada tahun 2020, Perusahaan dan entitas anaknya melakukan assessment terhadap nilai
tercatat aset tetap tanah, bangunan dan mesin, atas assessment tersebut manajemen
berkeyakinan tidak ada perubahan nilai wajar yang signifikan.
Dalam melakukan penilaian wajar, Penilai Independen menggunakan metode penilaian
dengan mengkombinasikan 3 (tiga) pendekatan yang terdiri dari pendekatan data pasar,
pendekatan biaya dan pendekatan pendapatan. Sehubungan dengan penerapan metode
revaluasi pada aset tetap tanah dan bangunan, pendekatan yang digunakan adalah sebagai
berikut:
- Pendekatan Pasar (Market Approach) adalah pendekatan penilaian yang menggunakan
data transaksi atau penawaran atas properti yang sebanding dan sejenis dengan obyek
penilaian yang didasarkan pada suatu proses perbandingan dan penyesuaian. Pendekatan
pasar digunakan untuk mendapatkan Nilai Wajar tanah, kendaraan dan alat berat, yaitu
dengan membandingkan beberapa data jual beli dari obyek penilaian yang sejenis dan
sebanding, yang akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan.
35
Page 38
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
- Pendekatan pendapatan (Income Approach) adalah pendekatan penilaian yang didasarkan
pada pendapatan dan biaya dari obyek penilaian, yang kemudian dikapitalisasikan.
- Konsep dasar pendekatan biaya adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk
mendapatkan indikasi nilai dengan perkiraan biaya yang diperlukan untuk menggantikan,
memperbaiki atau membangun kembali property kekondisi yang secara substansial sama
dengan, tapi tidak lebih baik atau lebih ekstensif dari kondisi baru yang meliputi biaya/
harga bahan, upah buruh, biaya supervisi, biaya tetap kontraktor , termasuk keuntungan,
biaya tenaga ahli teknik termasuk semua pengeluaran yang berkaitan seperti biaya
angkutan, asuransi, biaya pemasangan, bea masuk, pajak pertambahan nilai (PPN) bila ada,
tetapi tidak termasuk biaya upah lembur dan premi/ bonus. Pendekatan biaya digunakan
untuk mendapatkan Nilai Wajar bangunan, sarana pelengkap, Peralatan Kantor, Mesin
Produksi, Peralatan Laboratorium, Peralatan Bengkel dan Peralatan Pabrik dengan
melakukan metode biaya penggantian baru disusutkan dikurangi penyusutan-penyusutan
yang terjadi dan juga menghitung meter persegi dari unit terpasang.
Perusahaan mencatat keuntungan atas penjualan aset tetap sebagai berikut:
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Harga jual 1,341,279 331,347
Dikurangi:
Harga perolehan 8,325,627 542,430
Akumulasi penyusutan (6,074,044) (225,859)
Jumlah tercatat 2,251,583 316,571
Keuntungan (kerugian) atas penjualan aset 910,304 14,776
Penyusutan dialokasikan kepada :
2025 2024/Des
(Rp'000) (Rp'000)
Pemilikan langsung:
Beban produksi tidak langsung 16,361,022 26,918,706
Beban umum dan administrasi 4,502,265 6,643,305
Beban penjualan 755,547 559,013
Jumlah 21,618,834 34,121,024
Pada periode enam bulan tahun 2025 dan tahun 2024, seluruh aset tetap kecuali tanah telah
diasuransikan terhadap segala risiko kepada konsorsium asuransi yang dikoordinasi oleh
PT Estika Jasatama, dengan jumlah pertanggungan pada tahun 2025 dan 2024 sebesar Rp 877
miliar. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Aset tetap dijadikan jaminan atas utang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.(Catatan 11).
36
Page 39
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
13. ASET TAK BERWUJUD
30 Juni 2025
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Harga perolehan
Lisensi atas piranti lunak 5,685,918 - - - 5,685,918
Total 5,685,918 - - - 5,685,918
Akumulasi penyusutan
Lisensi atas piranti lunak 1,414,974 708,788 - - 2,123,763
Total 1,414,974 2,123,763
Niai buku netto 4,270,944 3,562,156
31 Desember 2024
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Harga perolehan
Lisensi atas piranti lunak - 5,685,918 - - 5,685,918
Total - 5,685,918 - - 5,685,918
Akumulasi penyusutan
Lisensi atas piranti lunak - 1,414,974 - - 1,414,974
Total - 1,414,974
Niai buku netto - 4,270,944
14. ASET TIDAK LANCAR LAINYA
Aset tidak lancar lainnya atas uang jaminan berlangganan listrik PLN pada tanggal 30 Juni 2025
dan 31 Desember 2024 sebesar Rp 731.251
15. UTANG BANK
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Bank Mandiri
Rupiah 330,609,008 300,000,000
Dolar Amerika Serikat 33,923,451 29,967,827
US$ 2.082.215 (2024: 1.854.215)
37
Page 40
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Letter of credit :
Rupiah 610,768,490 780,814,766
Dolar Amerika Serikat 7,642,771
(2024: 472.885)
Chinese Yuan - 2,211,786
(2024: CNY999.000) - -
Jumlah 975,300,949 1,120,637,150
Kredit investasi jangka panjang
Jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Bank Mandiri 38,171 267,200
Bank Central Asia 4,192,205 4,983,934
4,230,376 5,251,134
Jatuh tempo lebih dari satu tahun
Bank Mandiri - -
Bank Central Asia 28,646,731 17,028,440
28,646,731 17,028,440
38
Page 41
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Saldo pada tanggal/ Saldo pada tanggal/
Tipe Jumlah fasilitas/ Periode Tingkat suku Outstanding Outstanding
fasailitas/ Total facility Periode pembayaran bunga per tahun/ balance at balance at
Type of (dalam ribuan/ pinjaman/ bunga/ Interest Per annual Jaminan/
facility in thousand) Loan term payment period interest rate Collateral 30 Jun 2025 31 December 2024
Kredit jangka pendek
Kredit Modal Kerja- 15 Juni 2024 - 14 Piutang usaha,
1/ Working Capital Rp 93.000.000 Juni 2025 / 15 Bulanan/monthly 8.5%-9% persediaan dan - -
Facility-1 June 2024 - 14 aset tetap/ trade
June 2025 receivables,
Bulanan/monthly 8.5%-9% - -
inventories and
property, plant
and equipment
Kredit Modal Kerja -2 Rp 300.000.000 15 Juni 2024 - 14 Bulanan/monthly 8,5-9% 330,609,008 300,000,000
Juni 2025 / 15
June 2024 - 14
June 2025
Credit and USD 53.000 15 Juni 2024 - 14 Bulanan/monthly - Piutang usaha, 610,768,490 790,669,323
Juni 2025 / 15 persediaan dan
Trust Receipt (2019: USD 53.000)
June 2024 - 14 aset tetap/ trade
June 2025 receivables,
Bank Guarantee USD 14.000 Bulanan/monthly - inventories and - -
(2019: USD 14.000) property, plant
and equipment
Treasury line USD 5.000 Bulanan/monthly - - -
Bill purchasing USD 1.600 Bulanan/monthly - - -
line
Kredit Modal
Kerja-3/Working
Capital facility-3 USD 2.125 Bulanan/monthly 7,25% 33,923,451 29,967,827
Jumlah/ Total 975,300,949 1,120,637,150
Kredit jangka panjang
Obyek investasi
Kredit Investasi/ 15 Januari 2021 -
yang dibiayai
Investment Credit USD 1,315 14 Juli 2025 KI/investment
object funded by
15 Januari 2021 -
investment credit
14 July 2025 - Bulanan/monthly 9%
Jatuh tempo dalam satu tahun
Bank Mandiri 38,171 267,200
Bank Central Asia 4,192,205 4,983,934
4,230,376 5,251,134
Jangka panjang
Bank Mandiri - -
Bank Central Asia 28,646,731 17,028,440
28,646,731 17,028,440
Jumlah 39 32,877,107 22,279,574
Jumlah/ Total 1,008,178,056 1,142,916,724
Page 42
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Rincian jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
1) Persediaan yang telah diikat fidusia sebesar Rp 607.973.000.
2) Piutang dagang yang telah diikat fidusia sebesar Rp 566.104.000
3) Tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Pajajaran, Desa Gandasari, Kecamatan Jatiuwung,
Kota Tangerang terdiri dari:
a. Tanah seluas 54.555 m2 SHGB No. 48 atas nama Perusahaan sebesar Rp 130.564,08 juta.
b. Tanah seluas 45.650 m2 SHGB No. 61, 62, 63, 68 atas nama Perusahaan dengan jumlah
sebesar Rp 111.371,92 juta.
c. Tanah seluas 37.837 m2 SHGB No. 105 atas nama Perusahaan sebesar Rp 90.553,62 juta.
4) Mesin-mesin dan peralatan pabrik yang telah diikat fidusia sebesar Rp 113.942.230.
5) Alat-alat berat (11 unit forklift) yang telah diikat fidusia sebesar Rp 2.523.000.
6) Ruang kantor di Menara Batavia atas nama PT Monaspermata Persada (SHMSRS
No. 1624/XXVI) sebesar Rp 33.208.520.
7) Mesin-mesin dan peralatan pabrik yang telah diikat fidusia sebesar Rp 33.000 juta.
8) Agunan mesin-mesin dan peralatan pabrik yang telah diikat fidusia sebesar Rp 44.507 juta.
Berdasarkan perjanjian pinjaman dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Perusahaan harus
mempertahankan rasio-rasio keuangan tertentu sebagai berikut:
- Current ratio minimal 100%
- Leverage maksimal 500%
- EBITDA to interest minimal 120%
- Debt service coverage minimal 110%
Pada tanggal 30 Juni 2025 Perusahaan telah memenuhi rasio-rasio keuangan seperti yang
dipersyaratkan oleh bank.
Dalam perjanjian dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terdapat pembatasan kepada
Perusahaan yang mewajibkan Perusahaan untuk mendapatkan pemberitahuan tertulis dari PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk apabila semua perkara perdata maupun pidana serta permasalahan
lain yang dapat mempengaruhi usaha Perusahaan maupun harta kekayaan/aset Perusahaan
dan setiap ada kejadian kelalaian yang dapat mempengaruhi pelaksanaan kewajiban
Perusahaan kepada Bank.
Selama kredit belum lunas, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank Mandiri,
Perusahaan tidak diperkenankan:
- Memindahtangankan barang jaminan;
- Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman dari bank atau pihak ketiga kecuali fasilitas kredit
yang ada;
- Mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan ke
pihak lain;
- Melunasi utang Perusahaan kepada pemilik saham
- Mengambil bagian modal untuk kepentingan diluar usaha dan kepentingan Perusahaan;
40
Page 43
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
- Melakukan pembagian dividen kecuali seluruh financial covenant terpenuhi, cukup
melaporkan kepada Bank Mandiri selambat-lambatnya 14 hari keja setelah dilaksanakan.
Kredit Investasi
Berdasarkan perjanjian kredit tanggal 10 Juni 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit
investasi dengan limit kredit maksimal Rp 52.212.150 dengan suku bunga 9% per tahun. Jangka
waktu kredit sampai bulan 14 Juli tahun 2025 atau selama 5 (lima) tahun. Pinjaman ini
digunakan untuk pembelian mesin dan peralatan.
Angsuran pokok dilakukan secara bulanan dan disesuaikan dengan realisasi penarikan kredit.
Jaminan atas pinjaman ini adalah aset tetap yang dibiayai kredit investasi. Jaminan bersifat
cross collateral dan cross default dengan seluruh fasilitas yang diberikan bank.
16. HUTANG USAHA
Akun ini merupakan kewajiban kepada pemasok atas pembelian bahan baku, suku cadang dan
bahan pembantu dengan rincian sebagai berikut:
a. Jumlah hutang usaha berdasarkan pemasok, adalah sebagai berikut :
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga 429,405,436 298,093,474
Pihak berelasi 154,423,050 99,815,251
Jumlah 583,828,486 397,908,725
b. Jumlah hutang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut :
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Rupiah 472,375,929 322,521,943
Yuan China 91,845,920 64,601,805
Dolar Amerika Serikat 19,606,637 10,784,900
Euro - 77
Jumlah 583,828,486 397,908,725
Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian bahan baku utama dan pembantu, baik dari
pemasok dalam maupun luar negeri berkisar 30 sampai dengan 180 hari.
41
Page 44
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
17. HUTANG LAIN-LAIN
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Pembelian aset tetap 24,745,634 14,886,326
Angkutan 4,543,167 -
Lain-lain 16,216,657 10,404,976
Jumlah 45,505,458 25,291,302
18. UANG MUKA PENJUALAN
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga 23,362,357 19,622,243
Pihak berelasi - -
Jumlah 23,362,357 19,622,243
19. BEBAN AKRUAL
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Dividen 8,210,802 -
Komisi 3,384,961 3,384,961
Listrik dan air 2,339,492 2,236,982
Pengangkutan - 575,013
Lain-lain 251,389 4,213,439
Jumlah 14,186,644 10,410,395
20. HUTANG SEWA PEMBIAYAAN
Pembayaran utang sewa pembiayaan minimum di masa yang akan datang berdasarkan
perjanjian sewa pembiayaan ini adalah sebagai berikut:
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Dalam satu tahun 1,628,495 3,537,881
Antara satu sampai lima tahun 2,977,654 2,998,039
Jumlah sewa pembiayaan 4,606,149 6,535,920
Dikurangi bagian bunga 268,582 488,291
Jumlah sewa pembiayaan – bersih 4,337,567 6,047,629
Dikurangi bgn yang jatuh tempo dlm satu tahun 2,268,329 3,537,881
Bagian jangka panjang 2,069,238 2,509,748
42
Page 45
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Manajemen Perusahaan dan entitas anaknya menetapkan kebijakan untuk membeli
kendaraan melalui sewa pembiayaan. Jangka waktu sewa adalah 3-5 tahun dengan tingkat
bunga berkisar 6% - 10% flat per tahun. Semua utang sewa pembiayaan didenominasi dalam
Rupiah yang dibayar setiap bulan dalam suatu jumlah tetap. Utang ini dijamin dengan aset
tetap pembiayaan yang bersangkutan (Catatan 12).
21. MODAL SAHAM
Sesuai dengan surat Persetujuan Prinsip dari Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-02613/BEI.PP3/03-
2024 tanggal 18 Maret 2024 dan surat Persetujuan Pencatatan Pemecahan Nilai Nominal (Stock
Split) No. S-05504/BEI.PP3/06-2024 tanggal 13 Juni 2024, Perseroan telah melakukan Stock Split
dari nominal Rp500,- per lembar saham menjadi Rp100,- per lembar saham atau 1 (satu) lembar
saham lama menjadi 5 (lima) lembar saham baru.
Sehingga susunan pemegang saham dan pemiliknya sampai dengan tanggal 01 Juni 2025 dan
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
2025 dan 2024
Jumlah Saham Persentase Jumlah
Nama Pemegang Saham 2024 2023 Pemilikan Modal Disetor
PT Monaspermata Persada 397.425.000 79.485.000 52,57% 39.742.500
PT Indolife Pensiontama 132.891.500 26.578.300 17,58% 13.289.150
Fujikura Ltd, Japan 102.150.000 20.430.000 13,51% 10.215.000
Fujikura Asia Ltd, Singapore 49.050.000 9.810.000 6,49% 4.905.000
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 74.483.500 14.896.700 9,85% 7.448.350
Jumlah 756.000.000 151.200.000 100,00% 75.600.000
Pada tanggal 02 Juni 2025 telah terjadi jual beli saham melalui Pasar Negosiasi antara PT
Monaspermata Persada dengan Fujikura Ltd, Japan, sehingga susunan pemegang saham dan
pemiliknya pada tanggal 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut:
2025 dan 2024
Jumlah Saham Persentase Jumlah
Nama Pemegang Saham 2025 2024 Pemilikan Modal Disetor
PT Monaspermata Persada 450.525.000 397.425.000 59,59% 45.052.500
PT Indolife Pensiontama 132.891.500 132.891.500 17,58% 13.289.150
Fujikura Ltd, Japan 49.050.000 102.150.000 6,49% 10.215.000
Fujikura Asia Ltd, Singapore 49.050.000 49.050.000 6,49% 4.905.000
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 74.483.500 74.483.500 9,85% 7.448.350
Jumlah 756.000.000 756.000.000 100,00% 75.600.000
43
Page 46
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Sesuai dengan Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Perusahaan
disyaratkan membuat cadangan penyisihan laba bersih paling sedikit 20% dari jumlah modal
yang ditempatkan. Sampai dengan tanggal 30 Juni 2025 Perusahaan telah membentuk dana
cadangan sebesar Rp 35.000.000 (2024: Rp 30.000.000).
22. AGIO SAHAM
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 akun ini merupakan agio saham sehubungan
dengan penjualan saham Perusahaan pada penawaran umum kepada masyarakat tahun 1992.
Rupiah
Tahun 1992 :
Jumlah yang diterima untuk pengeluaran 10.000.000 saham 47.500.000
Jumlah yang dicatat sebagai modal disetor (10.000.000)
Saldo agio saham-bersih sebelum kapitalisasi 37.500.000
Kapitalisasi menjadi saham pada tahun 1994 (33.600.000)
Saldo agio saham 3.900.000
23. PENJUALAN BERSIH
Rincian penjualan bersih menurut kelompok langganan adalah sebagai berikut:
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Kabel listrik 1,776,675,490 1,326,203,467
Kabel telekomunikasi 72,259,427 83,828,124
Lainnya 41,657,688 56,291,440
Jumlah penjualan bersih 1,890,592,605 1,466,323,031
Rincian penjualan bersih menurut kelompok langganan adalah sebagai berikut:
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Penjualan :
Lokal 1,882,919,270 1,459,651,411
Ekspor 7,673,335 6,671,620
Jumlah penjualan 1,890,592,605 1,466,323,031
Persentase penjualan kepada pihak berelasi pada periode enam bulan tahun 2025 dan 2024
adalah sebesar 30% dan 41%.
Berikut ini adalah rincian penjualan yang melebihi 10% dari penjualan bersih masing-masing
pada periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024.
44
Page 47
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
PT Sinarmonas Industries 402,423,224 446,583,165
PT PLN Persero 246,463,385 153,571,737
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 244,622,822 -
PT Monaspermata Persada 169,700,418 161,590,844
RDMP BALIKPAPAN JO - 120,297,142
Jumlah 1,063,209,849 882,042,888
24. BEBAN POKOK PENJUALAN
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
Persediaan bahan baku
Awal tahun 144,653,485 99,565,566
Pembelian 1,569,688,183 1,348,580,359
Tersedia untuk dipakai 1,714,341,668 1,448,145,925
Akhir tahun (134,953,576) (121,328,805)
Bahan baku yang digunakan 1,579,388,092 1,326,817,120
Upah langsung 60,771,858 47,665,097
Beban produksi tak langsung 49,715,382 44,015,529
Jumlah beban produksi 1,689,875,332 1,418,497,746
Persediaan barang dalam proses
Awal tahun 272,597,454 74,609,316
Akhir tahun (299,214,862) (205,634,266)
Beban Pokok Produksi 1,663,257,924 1,287,472,796
Persediaan barang jadi
Awal tahun 190,729,905 258,408,331
Pembelian 75,433,440 67,165,634
Akhir tahun (183,216,406) (274,440,665)
Beban Pokok Penjualan 1,746,204,863 1,338,606,096
Persentase pembelian bahan baku kepada pihak-pihak berelasi pada periode enam bulan
tahun 2025 dan 2024 sebesar 18% dan 20%
Berikut ini adalah rincian pembelian bahan baku yang melebihi 10% dari jumlah pembelian
bersih masing-masing pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan
2024.
2025 2024
(Rp'000) (Rp'000)
PT Tembaga Mulia Semanan 671,673,756 597,972,645
PT Karya Sumiden Indonesia 436,396,735 285,422,492
PT Sinarmonas Industries 125,389,699 148,487,538
Jumlah 1,233,460,190 1,031,882,675
45
Page 48
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
25. BEBAN PRODUKSI TIDAK LANGSUNG
2025 2024
(Rp'000) Rp'000)
Penyusutan aktiva tetap 16,361,022 13,790,989
Perbaikan dan pemeliharaan 16,068,220 13,895,843
Listrik, air dan gas 14,365,850 14,809,206
Bahan bakar dan pelumas 972,060 587,434
Laboratorium/pengujian 273,038 118,754
Perijinan 253,535 -
Pengepakan 229,680 301,378
Sewa gedung 216,850 191,330
Perjalanan dinas 203,195 165,239
Alat tulis kantor 130,386 69,700
Asuransi 47,489 23,384
Contoh material 41,000 -
Komunikasi 35,536 19,264
Pertemuan dan pergaulan 11,577 771
Pendidikan dan latihan 1,750 -
Lain-lain 504,194 42,237
Jumlah beban produksi tidak langsung 49,715,382 44,015,529
26. BEBAN USAHA
2025 2024
(Rp'000) Rp'000)
Beban penjualan
Pengangkutan 11,807,686 9,845,345
Gaji, upah dan tunjangan 9,612,219 8,720,443
Komisi penjualan 3,088,047 12,368,586
Pengepakan 1,709,101 2,692,558
Laboratorium/pengujian 1,220,106 1,132,427
Pertemuan dan pergaulan 791,251 897,295
Penyusutan aktiva tetap 755,547 628,202
Advertensi dan promosi 435,856 136,244
Perjalanan dinas 391,406 189,433
Perbaikan dan pemeliharaan 256,030 248,230
Alat tulis dan cetakan 215,151 129,019
Asuransi 98,733 247,283
Komunikasi 84,519 103,632
Perijinan 64,847 19,000
Denda keterlambatan 44,191 407,247
Representasi dan sumbangan 29,200 -
Contoh kabel 15,833 500,338
Tender 14,048 13,055
46
Page 49
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Administrasi bank - 2,165,933
Pendidikan dan latihan - 264,035
Bahan bakar dan pelumas - 142,823
Lain-lain 57,797 108,175
Jumlah beban penjualan 30,691,568 40,959,303
2025 2024
(Rp'000) Rp'000)
Beban umum dan administrasi
Gaji, upah dan tunjangan 14,013,135 21,539,502
Penyusutan aktiva tetap 4,502,265 4,152,842
Perbaikan dan pemeliharaan 1,318,785 2,638,954
Jasa profesional 788,750 736,613
Amortisasi 708,788 -
Perjalanan dinas 566,390 422,048
Perijinan 493,283 531,635
Pendidikan dan latihan 479,522 482,187
Sewa 396,763 423,310
Asuransi 394,251 382,888
Representasi dan sumbangan 259,414 383,066
Perekrutan karyawan 209,799 -
Komunikasi 163,089 196,262
Listrik, air dan gas 153,279 198,378
Alat tulis dan cetakan 151,925 365,757
Pertemuan dan pergaulan 20,650 1,562,626
Bahan bakar dan pelumas 1,594 186,541
Biaya pajak 1,459 639,344
Administrasi bank - 7,842,507
Laboratorium/pengujian - 1,537,336
Pengepakan - 106,800
Lain-lain 785,316 737,026
Jumlah 25,408,457 45,065,622
Jumlah beban usaha 56,100,025 86,024,925
27. BEBAN BUNGA
Akun ini meliputi bunga atas pinjaman-pinjaman sebagai berikut :
2025 2024/Jun
(Rp’000) (Rp’000)
Pinjaman bank 18,311,386 6,268,346
Sewa pembiayaan 165,987 116,546
Jumlah 18,476,373 6,384,892
47
Page 50
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
28. PERPAJAKAN
a) Pajak dibayar dimuka
2025 2024/Jun
(Rp’000) (Rp’000)
Pajak Pertambahan Nilai – Restitusi 34,747,225 8,901,981
Pajak Pertambahan Nilai 22,794,094 22,344,131
Jumlah 57,541,319 31,246,112
b) Taksiran klaim pajak penghasilan
2025 2024
(Rp’000) (Rp’000)
Taksiran klaim pajak penghasilan
Tahun 2022
259,575 -
c) Hutang pajak
2025 2024/Jun
(Rp’000) (Rp’000)
Pajak Penghasilan :
Taksiran hutang pajak penghasilan 2024 - 1,645,967
PPh Pasal 21 641,756 567,732
PPh Pasal 29 1,108,401 197,630
PPh Pasal 23 77,460 56,307
PPh Pasal 4 (2) 10,120 -
PPh Pasal 26 - 1,386,382
Pajak Pertambahan Nilai - Bersih - 855,422
Jumlah 1,994,278 4,709,440
d) Pajak penghasilan
Beban (penghasilan) pajak Perusahaan terdiri dari:
2025 2024
(Rp’000) (Rp’000)
Pajak kini 14,110,083 9,289,545
Pajak tangguhan (804,464) (1,233,141)
Jumlah 13,305,618 8,056,404
e) Pajak kini
Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak menurut laporan laba rugi dengan laba kena pajak
adalah sebagai berikut:
2025 2024
(Rp’000) (Rp’000)
48
Page 51
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Laba (Rugi) sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba
rugi konsolidasi 61,226,263 36,878,423
Rugi (Laba) Entitas Anak 959,097 (572,944)
Laba perusahaan 62,185,360 36,305,479
Perbedaan temporer :
Penurunan nilai persediaan - -
Penyusutan aktiva tetap 2,697,559 6,178,132
Jumlah 2,697,559 6,178,132
Perbedaan tetap :
Beban pergaulan dan pertemuan 823,478 367,508
Penghasilan bunga (890,144) (410)
Penghasilan sewa gedung pabrik (156,330) (78,165)
Biaya kantin dan tunjangan lainnya 390,980 195,495
Representasi dan sumbangan 278,615 162,580
Biaya asuransi 18,791 11,353
Biaya komunikasi 31,293 26,238
Biaya bensin dan pemeliharaan kendaraan 92,470 7,541
Biaya promosi 635 -
Cicilan sewa pembiayaan (1,335,968) (950,545)
Jumlah (746,180) (258,406)
Taksiran laba (rugi) kena pajak 64,136,739 42,225,205
Akumulasi rugi fiskal - -
Laba (rugi) fiskal belum dikompensasi 64,136,739 42,225,205
Perhitungan beban dan hutang pajak kini adalah sebagai berikut :
2025 2024
(Rp’000) (Rp’000)
Beban pajak kini
22% x 42,225,205 - 9,289,545
22% x 64,136,739 14,110,083 -
Jumlah 14,110,083 9,289,545
Dikurangi pembayaran pajak dimuka :
Pajak penghasilan pasal 22 7,248,894 7,535,146
Pajak penghasilan pasal 23 21,335 108,432
Pajak penghasilan pasal 25 6,683,313 -
Taksiran hutang (klaim) pajak penghasilan 156,541 1,645,967
f) Pajak Tangguhan
Rincian dari aset dan kewajiban pajak tangguhan perusahaan dan entitas anak adalah
sebagai berikut:
49
Page 52
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Dikreditkan
(dibebankan)
01-Jan ke laporan 30-Jun
2025 laba rugi 2025
Aset (Liabilitas) pajak tangguhan:
Imbalan kerja 15,940,896 - 15,940,896
Rugi (laba) fiskal - - -
Sewa pembiayaan (1,556,136) - - 1,556,136
Penyusutan aktiva tetap 14,843,328 593,464 15,436,792
Penyisihan penurunan nilai persediaan 1,061,986 - 1,061,986
Cadangan piutang tak tertagih 13,723,614 - 13,723,614
Aset pajak tangguhan entitas anak 1,322,856 211,001 1,533,857
Aktiva (kewajiban) pajak tangguhan 45,336,544 804,465 46,141,009
Dikreditkan
(dibebankan)
01-Jan ke laporan 30-Jun
2024 laba rugi 2024
Aset (Liabilitas) pajak tangguhan:
Imbalan kerja 16,234,190 - 16,234,190
Rugi fiskal - - -
Sewa pembiayaan (5,618,475) - (5,618,475)
Penyusutan aktiva tetap 12,318,066 1,359,189 13,677,255
Penyisihan penurunan nilai persediaan 596,310 - 596,310
Cadangan piutang tak tertagih 14,062,861 - 14,062,861
Aset pajak tangguhan entitas anak 1,417,923 (126,048) 1,291,875
Aset (Liabilitas) pajak tangguhan- Bersih 39,010,875 1,233,141 40,244,016
Rekonsiliasi antara penghasilan pajak dan hasil perkalian laba akuntansi sebelum pajak,
dengan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut :
2025 2024
Rp’000 Rp’000
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut
laporan laba rugi 62,185,360 36,305,479
Tarif pajak yang berlaku :
22% x Rp 62.185.360 13,680,779 -
22% x Rp 36,305,479 - 7,987,205
Jumlah 13,680,779 7,987,205
Pengaruh pajak atas penghasilan (beban) yang tidak dapat
diperhitungkan menurut fiscal :
50
Page 53
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Beban pergaulan dan pertemuan 181,165 80,852
Penghasilan bunga (195,832) (90)
Penghasilan sewa gedung pbrik (34,393) (17,196)
Biaya kantin dan tunjangan lainnya 86,016 43,009
Representasi dan sumbangan 61,295 35,768
Biaya asuransi 4,134 2,498
Biaya komunikasi 6,885 5,772
Biaya bensin dan pemeliharaan kendaraan 20,343 1,659
Penghasilan lain-lain investasi saham 140 -
Cicilan sewa pembiayaan (293,913) (209,120)
Jumlah (164,160) (56,849)
Beban (Penghasilan) Pajak Perusahaan 13,516,620 7,930,356
Beban (penghasilan) pajak entitas anak (211,001) 126,048
Jumlah beban (penghasilan) pajak 13,305,618 8,056,404
Surat Ketetapan pajak
Pemeriksaan tahun 2023
Pada tanggal 18 Januari 2023, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan dari Direktur Jenderal Pajak
No. KEP-00008/SKPPKP/KPP.071003/2023 tentang pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran
pajak atas Pajak Penambahan Nilai (PPN) November 2022 sebesar Rp13.522.663.380. Perusahaan telah
menerima pembayaran tersebut pada tanggal 6 Februari 2024.
Pada tanggal 03 April 2023, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan dari Direktur Jenderal Pajak No.
00006/406/21/081/23 tentang Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) Pajak Penghasilan tahun 2021
sebesar Rp5.261.457.152.
Pada tanggal 10 April 2023, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan dari Direktur Jenderal Pajak No.
KEP-00016/PPH/KPP.0710/2023 tentang Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak, Perusahaan telah
menerima restitusi Pajak Penghasilan Badan tahun 2021 sebesar Rp4.181.785.196 setelah dikurangi utang
pajak sebesar Rp1.079.671.956.
Dengan rincian utang pajak sebagai berikut:
a.Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) No. 00003/207/21/081/23 sebesar
Rp510.858.777 terkait PPN masa pajak Desember 2021;
b. Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) No. 00006/201/21/081/23 sebesar
Rp476.711.556 terkait PPh 21 masa pajak Desember 2021;
c. Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) No. 00009/203/21/081/23 sebesar
Rp48.150.891 terkait PPh 23 masa pajak Desember 2021;
d. Surat Tagihan Pajak No. 00050/107/21/081/23 sebesar Rp3.134.252 dengan masa pajak
September 2021; dan
e. 'Surat Tagihan Pajak No. 00051/107/21/081/23 sebesar Rp40.816.480 dengan masa
pajak Desember 2021.
Perusahaan telah menerima pembayaran tersebut pada tanggal 26 April 2023.
Pada tanggal 15 Mei 2023, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan dari Direktur Jenderal Pajak No.
KEP-00101/SKPPKP/KPP.0710/2023 tentang pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak
51
Page 54
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
atas Pajak Penambahan Nilai (PPN) Maret 2023 sebesar Rp8.528.504.887. Perusahaan telah menerima
pembayaran tersebut pada tanggal 13 Juni 2023.
Pada tanggal 18 Juli 2023, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan dari Direktur Jenderal Pajak No.
KEP-00136/SKPPKP/KPP.0710/2023 tentang pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak
atas Pajak Penambahan Nilai (PPN) Mei 2023 sebesar Rp10.062.351.136. Perusahaan telah menerima
pembayaran tersebut pada tanggal 11 Agustus 2023.
Pada tanggal 12 Oktober 2023, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan dari Direktur Jenderal Pajak
No. KEP-00192/SKPPKP/KPP.0710/2023 tentang pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran
pajak atas Pajak Penambahan Nilai (PPN) Mei 2023 sebesar Rp10.938.204.321. Perusahaan telah menerima
pembayaran tersebut pada tanggal 3 November 2023.
Pemeriksaan tahun 2024
Pada tanggal 14 Mei 2024, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan dari Direktur Jenderal Pajak No.
KEP-00085/SKPPKP/KPP.0710/2024 tentang Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Pajak atas
Pajak Penambahan Nilai (PPN) Februari 2024 sebesar Rp11.396.074.010.
Pada tanggal 20 Juni 2024, Perusahaan telah menerima Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak dari
Direktorat Jenderal Pajak No. 00471A. Berdasarkan SKPKPP Nomor KEP-00249/PPN/KPP.0710/2024 jenis
SPM-KP-Pajak, Pada akun 411211 Pendapatan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dalam Negeri sebesar Rp
11.396.074.010. Dengan memperhitungkan kompensasi utang pajak melalui potongan SPMKP sejumlah
Rp. 1.582.308.456. Sehingga dikembalikan/dibayarkan kepada Wajib Pajak sejumlah Rp 9.813.765.554.
Pada tanggal 5 Juni 2024, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan dari Direktur Jenderal Pajak No.
KEP-00103/SKPPKP/KPP.0710/2024 tentang Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Pajak atas
Pajak Penambahan Nilai (PPN) April 2024sebesar Rp 9.642.268.762.
Pada tanggal 20 Juni 2024, Perusahaan telah menerima Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak dari
Direktorat Jenderal Pajak No. 00517A. Berdasarkan SKPKPP Nomor KEP-00279/PPN/KPP.0710/2024 jenis
SPM-KP-Pajak, Pada akun 411211 Pendapatan PPN Dalam Negeri sebesar Rp 9.642.268.762. Sehingga
dikembalikan/ dibayarkan kepada Wajib Pajak sejumlah Rp. 9.642.268.762.
Pada tanggal 19 Agustus 2024, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan dari Direktur Jenderal Pajak
No. KEP-00150/SKPPKP/KPP.0710/2024 tentang Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Pajak
atas Pajak Penambahan Nilai (PPN) Juni 2024 sebesar Rp 13.642.898.206
Pada tanggal 5 September 2024, Perusahaan telah menerima Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak
dari Direktorat Jenderal Pajak No. 00820A. Berdasarkan SKPKPP Nomor KEP-00480/PPN/KPP.0710/2024
jenis SPM-KP-Pajak, Pada akun 411211 Pendapatan PPN Dalam Negeri sebesar Rp 13.642.898.206. Sehingga
dikembalikan/dibayarkan kepada Wajib Pajak sejumlah Rp. 13.642.898.206.
Pada tanggal 11 September 2024, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan dari Direktur Jenderal Pajak
No. KEP-00168/SKPPKP/KPP.0710/2024 tentang Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Pajak
atas Pajak Penambahan Nilai (PPN) Juli 2024sebesar Rp 10.028.747.738.
Pada tanggal 8 Oktober 2024, Perusahaan telah menerima Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak dari
Direktorat Jenderal Pajak No. 00923A. Berdasarkan SKPKPP Nomor KEP-00515/PPN/KPP.0710/2024 jenis
SPM-KP-Pajak, Pada akun 411211 Pendapatan PPN Dalam Negeri sebesar Rp 10.028.747.738. Sehingga
dikembalikan/dibayarkan kepada Wajib Pajak sejumlah Rp. 10.028.747.738.
52
Page 55
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Pada tanggal 19 November 2024, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan dari Direktur Jenderal Pajak
No. KEP-00208/SKPPKP/KPP.0710/2024 tentang Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Pajak
atas Pajak Penambahan Nilai (PPN) September 2024 sebesar Rp 9.254.729.982.
Administrasi Perpajakan
Berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku, Perusahaan menghitung, menetapkan dan
membayar sendiri jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jendral Pajak dapat menetapkan dan
mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal terutangnya pajak.
Pada tanggal 23 Januari 2025, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan dari Direktur Jenderal
Pajak No. KEP-00012/SKPPKP/KPP.0710/2025 tentang Pengembalian Pendahuluan Kelebihan
Pembayaran Pajak atas Pajak Penambahan Nilai (PPN) masa November 2024 sebesar Rp
11.446.780.038.
Pada tanggal 4 Februari 2025, Perusahaan telah menerima Surat Tagihan Pajak Penghasilan No.
00003/106/24/081/25 tentang Angsuran PPh tahun berjalan masa Desember 2024 sebesar Rp
751.208.386. yang telah dikompensasi dengan pengembalian kelebihan Pembayaran Pajak Nilai
masa November 2024
29. LABA PER SAHAM
Pada periode enam bulan tahun 2025 dan tahun 2024 laba bersih yang digunakan Perusahaan
untuk perhitungan laba per saham dasar masing-masing adalah laba Rp47.920.260 dan Rp
28.821.790 rata-rata saham yang beredar untuk tahun 2025 adalah 756.000.000 dan tahun 2024
adalah 151.200.000 saham. Laba per saham (angka penuh) 2025 Rp63,39 dan tahun 2024
Rp38,12
30. DIVIDEN
Berdasarkan akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No.56 tanggal 11 Juni 2025
Notaris Satria Amputra A, SH.,MKn, menetapkan pembagian dividen final untuk tahun buku
2024 sebesar Rp 10,00 per lembar saham atau sebesar Rp 7.560.000.000,-
Berdasarkan akta risalah Rapat Umum Pemegang Saham No.16 tanggal 22 Mei 2024,
menetapkan pembagian dividen final untuk tahun buku 2023 sebesar Rp 250,00 per lembar
saham atau sebesar Rp 37.800.000.000
Berdasarkan akta risalah Rapat Umum Pemegang Saham No.34 tanggal 12 Juni 2023,
menetapkan pembagian dividen final untuk tahun buku 2022 sebesar Rp 100,00 per lembar
saham atau sebesar Rp 15.120.000.000
53
Page 56
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
31. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Liabilitas imbalan pasca kerja per 31 Desember 2024 dan 2023 dihitung oleh aktuaris
independen yaitu Arya Bagiastra dan Yusi dan Rekan, dengan nomor laporan
410/PSAK/KKA.AB/WS/II/25 pada tanggal 10 Februari 2025 dan 410/PSAK/KKA.AB/WS/II/2024
pada tanggal 19 Februari 2024, dengan menggunakan metode "Projected Unit Credit” dan
asumsi-asumsi sebagai berikut:
2024 2023
Jumlah karyawan 848 861
Tingkat diskonto 7,13% 7%
Tingkat kenaikan gaji masa
depan 5% 7%
Tingkat pensiun normal 58 tahun 58 tahun
Tabel kematian TMI 2019 TMI 2019
Tingkat cacat 5% dari TMI 2019/5% of TMI 5% dari TMI 2019/5% of TMI 2019
2019
Tingkat pengunduran
diri umur dibawah 30
tahun 4% 4%
Menurun pada usia 2 tahun sebelum usia pensiun normal
Rekonsiliasi liabilitas yang diakui di laporan posisi keuangan:
2024 2023
Liabilitas imbalan kerja-bersih 72,611,216 73,791,775
Dikurangi yang akan dibayar dlm satu
tahun 15,300,755 10,276,045
Liabilitas imbalan kerja-jangka panjang 57,310,461 63,515,730
Beban imbalan pascakerja yang diakui dalam laporan laba rugi:
2024 2023
Biaya jasa kini 5,080,880 4,222,270
Biaya jasa lalu - -
Biaya bunga 5,176,292 4,399,061
Pengukuran kembali atas
imbalan kerja - -
Jumlah 10,257,172 8,621,331
54
Page 57
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
(Keuntungan) Kerugian yang diakui pada pos penghasilan komprehensif tahun berjalan:
2024 2023
Saldo awal 65,913,637 67,897,506
Pembayaran manfaat (6,706,897) (7,037,889)
Jumlah yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain 8,621,331 7,218,731
Beban tahun berjalan 5,963,705 (2,164,711)
Jumlah 73,791,775 65,913,637
(Keuntungan) Kerugian yang diakui pada pos penghasilan komprehensif tahun berjalan:
2024 2023
Saldo awal 7,993,145 2,029,440
(Keuntungan) Kerugian aktuarial (4,315,034) 5,963,705
Jumlah 3,678,111 7,993,145
Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:
2024 2023
Saldo liabilitas awal tahun 73,791,775 67,897,506
Pembayaran imbalan (7,122,697) (7,037,889)
Beban tahun berjalan 10,257,172
Penghasilan komprehensif lain (4,315,034) 7,218,731
Jumlah saldo liabilitas akhir tahun 72,611,216 73,791,775
Analisis sensitivitas liabilitas imbalan kerja untuk perubahan asumsi aktuarial pokok pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Peningkatan 1%
Nilai kini kewajiban
imbalan pasti 63,317,419 64,339,623
Biaya jasa kini 4,353,407 3,466,306
Penurunan 1%
Nilai kini kewajiban
imbalan pasti 83,975,631 85,786,164
Biaya jasa kini 5,773,768 4,621,742
Analisis sensitivitas
kenaikan gaji
Peningkatan 1%
Nilai kini kewajiban
55
Page 58
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
imbalan pasti 86,637,411 87,330,315
Biaya jasa kini 5,956,779 4,704,933
Penurunan 1%
Nilai kini kewajiban
imbalan pasti 57,758,274 63,026,570
Biaya jasa kini 3,971,186 3,395,565
Analisa sensitivitas diatas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuarial dimana semua
asumsi lainnya dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan
beberapa asumsi mungkin saling berkorelasi.
Dalam perhitungan sensitivitas liabilitas imbalan kerja atas asumsi aktuarial utama, metode
yang sama (projected unit credit) telah diterapkan seperti dalam perhitungan liabilitas imbalan
kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan.
Pada periode enam bulan tahun 2025 dan 2024 perusahaan belum menghitung beban
imbalan pasca kerja. Perusahaan akan menghitung beban imbalan pasca kerja tersebut pada
akhir tahun yang akan dihitung oleh aktuaris independen.
32. PIHAK-PIHAK BERELASI
Sifat Berelasi:
a. PT Monas Permata Persada, Fujikura Ltd dan Fujikura Asia Limited adalah pemegang saham
Perusahaan.
b. Pemegang saham mayoritas Perusahaan juga merupakan pemegang saham PT Multi
Tembaga Utama, PT Aluminametal Utama dan PT Sinarmonas Industries.
c. Perusahaan dimana pengurusnya merupakan keluarga dari pengurus Perusahaan adalah
CV Sarihon Elektrik dan PT Ryu Ei Kogyo.
d. Perusahaan menyewa bangunan kantor di Mega Glodok Kemayoran milik PT Monas Permata
Persada. Beban sewa tahun 2025 dan 2024 sebesar Rp 652.529
e. PT Solusi Energi Terbarukan dan Koperasi Karyawan adalah pihak berelasi dengan
manajemen yang sama.
Saldo piutang dan hutang pada pihak pihak berelasi:
2025 2024
(Rp’000) (Rp’000)
Piutang usaha
PT Sinarmonas Industries 309,942,063 294,242,690
PT Monaspermata Persada 65,800,187 56,674,080
PT Trans Indonesia Superkoridor 1,344,396 1,189,032
Jumlah 377,086,646 352,105,802
56
Page 59
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi keuangan pihak-pihak berelasi, manajemen
Perusahaan dan entitas anaknya berpendapat seluruh piutang tersebut dapat ditagih
sehingga atas piutang kepada pihak tersebut tidak diadakan penyisihan penurunan nilai
piutang usaha.
2025 2024
(Rp’000) (Rp’000)
Utang usaha
PT Aluminametal Utama 97,268,113 34,448,890
PT Sinarmonas Industries 45,478,038 53,524,378
PT Ryu Ei Kogyo 6,540,832 8,213,925
PT Monas Permata Persada 5,136,067 3,628,058
Jumlah 154,423,050 99,815,251
2025 2024
(Rp’000) (Rp’000)
Uang muka penjualan
PT Sinarmonas Industries - -
PT JJ-Lapp SMI - -
Jumlah - -
Transaksi-transaksi Pihak berelasi:
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak
berelasi, yang meliputi antara lain :
a. 30% dan 41% dari jumlah penjualan masing-masing pada periode enam bulan tahun
2025 dan 2024, merupakan penjualan kepada pihak yang berelasi dimana menurut
manajemen dilakukan dengan tingkat harga dan syarat-syarat normal sebagaimana
halnya bila dilakukan dengan pihak ketiga. Pada tanggal neraca, piutang atas penjualan
tersebut dicatat sebagai bagian dari piutang usaha, yang meliputi 19% dan 22% dari
jumlah aset lancar masing-masing pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024.
Rincian penjualan kepada pihak berelasi adalah sebagai berikut :
2025 2024
(Rp 000) (Rp 000)
PT Monaspermata Persada 169,700,418 82,668,981
PT Sinarmonas Industries 402,423,224 237,092,002
Jumlah 572,123,642 319,760,983
b. 18% dan 20% dari jumlah pembelian masing-masing pada periode enam bulan tahun
2025 dan 2024, merupakan pembelian dari pihak berelasi, dimana menurut pendapat
57
Page 60
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
manajemen dilakukan dengan tingkat harga dan syarat-syarat normal sebagaimana
halnya bila dilakukan dengan pihak ketiga. Pada tanggal neraca, hutang atas pembelian
tersebut dicatat sebagai bagian dari hutang usaha yang meliputi 9% dan 11% dari jumlah
kewajiban lancar masing-masing pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024.
Rincian pembelian dari pihak berelasi sebagai berikut:
2025 2024
(Rp 000) (Rp 000)
PT Sinarmonas Industries 125,389,699 70,724,179
PT Aluminametal Utama 138,101,280 61,091,558
PT Monaspermata Persada 19,823,650 8,798,575
PT Ryu Ei Kogyo 13,177,717 4,755,498
Jumlah 296,492,346 145,369,810
33. INFORMASI SEGMEN
30 Juni 2025
Lain-
Kabel Listrik Kabel Telepon lain Jumlah
Rp'000 Rp'000 Rp'000 Rp'000
Penjualan 1,776,675 94% 72,259 4% 41,658 2% 1,890,592 100%
Beban pokok penjualan 1,640,543 65,107 40,554 1,746,204
Laba kotor 136,132 7,152 1,104 144,388 7,6%
Beban usaha yang tidak dapat dialokasikan 56,100
Laba dari usaha 88,288 4,7%
Beban lain-lain yang tidak dapat dialokasikan (27,061)
Laba sebelum pajak 61,227 3,2%
Pajak penghasilan (13,306)
Laba bersih tahun berjalan 47,921
Pendapatan komprehensif lain -
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 47,921
Laba yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 47,921
Kepentingan non pengendali -
Jumlah 47,921
Jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan
kepada:
Pemilik entitas induk 47,921
Kepentingan non pengendali -
Jumlah 47,921
58
Page 61
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
30 Juni 2024
Kabel Kabel
Listrik Telepon Lain-lain Jumlah
Rp'000 Rp'000 Rp'000 Rp'000
Penjualan 1,326,204 90% 83,828 6% 56,291 4% 1,466,323 100%
Beban pokok penjualan 1,215,528 67,939 55,139 1,338,606
Laba kotor 110,676 15,889 1,152 127,717 8.7%
Beban usaha yang tidak dapat dialokasikan 86,025
Laba dari usaha 41,692 2.8%
Beban lain-lain yang tidak dapat dialokasikan (4,814)
Laba sebelum pajak 36,878 2.5%
-
Pajak penghasilan 8,056
Laba bersih tahun berjalan 28,822
Laba yang dapat diatribusikan
kepada :
Pemilik entitas induk 28,822
Kepentingan non-pengendali -
Jumlah. 28,822
Jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan
kepada :
Pemilik entitas induk 28,822
Kepentingan non-pengendali -
Jumlah. 28,822
34. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan dan entitas anak mempunyai
aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing sebagai berikut :
30 Juni 2025 31 Des 2024
Mata Uang Ekuivalen Mata Uang Ekuivalen
Asing (Rp'000) Asing (Rp'000)
Aset
Kas dan setara kas US$ 14,137 230,322 16,661 269,282
SG$ 15,150 192,908 15,171 180,822
EUR 14,788 279,452 14,812 249,605
59
Page 62
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
GBP - - - -
INR - - - -
AUD - - - -
CNY 64,303 146,080 1,072,291 2,374,053
Piutang usaha :
- Pihak-pihak berelasi US$ - - - -
- Pihak ketiga US$ 298,300 4,859,905 197,478 3,191,647
EUR - - - -
-Uang jaminan USD - - - -
EUR - - - -
Jumlah aset 5,708,667 6,265,409
Liabilitas
Hutang bank US$ 2,082,215 33,923,451 2,327,100 37,610,598
Hutang usaha :
- Pihak-pihak berelasi SG$ - - - -
US$ - - - -
- Pihak ketiga US$ 1,203,452 19,606,637 667,300 10,784,900
EUR - - - -
CNY 40,429,767 91,845,920 - -
SGD - - - -
Hutang lain-lain US$ - - 98,812 1,597,001
CNY - - 6,002,405 13,289,325
Jumlah Liabilitas 145,376,008 63,281,824
Jumlah Liabilitas - Bersih (139,667,341) (57,016,415)
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, kurs konversi yang digunakan
Perusahaandan entitas anak sebagai berikut :
30 Juni 2025 31 Des 2024
Mata Uang
1 EUR 18,897 16,851
1 USD 16,292 16,162
1 SGD 12,734 11,919
1 GBP 22,180 20,333
1 AUD 10,082
1 CNY 2,272 2,214
Pada masa mendatang, nilai kurs masih mungkin berubah-ubah, dan mata uang Rupiah
mungkin mengalami depresiasi atau apresiasi secara signifikan terhadap mata uang lainnya.
60
Page 63
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
35. KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Bank Garansi
Dalam rangka kontrak penjualannya, Perusahaan telah menyerahkan bank garansi sebagai
jaminan pelaksanaan yang diterbitkan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk kepentingan
langganannya terutama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), tender dan ekspor.
Pada tanggal 30 Juni 2025, jumlah bank garansi sudah diselesaikan (2024 : 3.258.643)
36. MANAJEMEN RISIKO
Grup menghadapi risiko kredit, risiko mata uang asing dan risiko likuiditas yang timbul dalam
kegiatan usaha normal. Manajemen terus menerus memantau proses manajemen risiko
Perusahaan untuk memastikan tercapainya keseimbangan yang memadai antara risiko dan
kontrol. Kebijakan manajemen risiko dan sistem ditinjau secara berkala untuk mencerminkan
perubahan dalam kondisi pasar dan kegiatan Perusahaan.
a. Risiko kredit
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan pada instrumen keuangan yang beredar jika
pihak ketiga gagal dalam memenuhi liabilitasnya.
Untuk piutang usaha dan piutang lain-lain, kebijakan Grup adalah untuk bertransaksi
dengan pihak lain yang layak kredit dan atau mendapatkan uang muka yang memadai, bila
perlu, untuk menekan risiko kredit. Selain itu, piutang dipantau ketat secara berkelanjutan.
Kas dan setara kas ditempatkan pada lembaga keuangan yang resmi dan terpercaya.
b. Risiko mata uang asing
Risiko maksimal dari risiko kredit dicerminkan dalam jumlah tercatat pada masing-masing
golongan aset keuangan dalam laporan posisi keuangan.
Risiko mata uang adalah risiko bahwa nilai instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat
perubahan nilai tukar mata uang asing. Risiko mata uang muncul ketika transaksi dalam
mata uang asing. Perusahaan tidak memiliki kebijakan lindung nilai mata uang asing.
Namun, manajemen memantau risiko mata uang asing dan akan mempertimbangkan
lindung nilai risiko mata uang asing yang signifikan jika diperlukan.
c. Risiko likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Perusahaan mungkin menghadapi kesulitan dalam
memenuhi liabilitas keuangan karena kurangnya dana.
Perusahaan memantau likuiditasnya dengan memantau ketat jadwal pembayaran utang
untuk liabilitas keuangan dan arus kas keluar untuk kegiatan sehari-hari, serta memastikan
ketersediaan pendanaan melalui jumlah fasilitas kredit yang cukup, baik yang mengikat
dan tidak mengikat.
61
Page 64
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2025
Tabel di bawah ini merupakan rangkuman jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan
Perusahaan berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.
2025 Jatuh tempo
2026 dan seterusnya
2025 Nilai wajar
Aset
Kas dan setara kas 94,969,516 - 94,969,516
Piutang usaha 1,214,072,255 - 1,214,072,255
Piutang lain-lain 8,624,333 - 8,624,333
Aset tidak lancar lainya 731,251 - 731,251
Jumlah aset 1,318,397,355 - 1,318,397,355
Liabilitas
Utang bank 1,008,178,056 28,646,731 1,036,824,787
Utang usaha 583,828,486 - 583,828,486
Utang lain-lain 45,505,458 - 45,505,458
Beban akrual 14,186,644 - 14,186,644
Utang sewa pembiayaan 2,268,329 2,069,238 4,337,567
Jumlah liabilitas 1,653,966,973 30,715,969 1,684,682,942
Jumlah liabilitas bersih 335,569,618 30,715,969 366,285,587
2024 Jatuh tempo
2025 dan seterusnya
2024 Nilai wajar
Aset
Kas dan setara kas 152,459,072 - 152,459,072
Piutang usaha 1,118,472,943 - 1,118,472,943
Piutang lain-lain 4,834,771 - 4,834,771
Aset tidak lancar lainya 731,251 - 731,251
Jumlah aset 1,276,498,037 - 1,276,498,037
Liabilitas
Utang bank 1,125,888,284 17,028,440 1,142,916,724
Utang usaha 397,908,725 - 397,908,725
Utang lain-lain 25,291,302 - 25,291,302
Beban akrual 10,410,395 - 10,410,395
Utang sewa pembiayaan 3,537,881 2,509,748 6,047,629
Jumlah liabilitas 1,563,036,587 19,538,188 1,582,574,775
Jumlah liabilitas bersih 286,538,550 19,538,188 306,076,738
-------------------
62
Names mentioned 56 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT JEMBO CABLE COMPANYTbK. Head Office
p.2
unresolved
person
Lody Herlianto
p.8
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.8
unresolved
person
Pratiwi Handayani
p.8
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.8
unresolved
org
PT Monaspermata Persada. Berdasarkan Akta
p.8
unresolved
person
Satria Amiputra A
p.8
unresolved
person
Akt
p.8 ×2
unresolved
person
Ignatius Nugraha Widiyanta
p.8
unresolved
org
PT Jembo Energindo
p.9 ×8
unresolved
org
PT Jembo Energindo. Adapun
p.9
unresolved
org
PT JCC
p.9
unresolved
person
Eira Aurelia Hollanda
p.10
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.10
unresolved
org
Bapepam-LK
p.10 ×2
unresolved
org
PT Estika Jasatama
p.34 ×2
unresolved
—
Fujikura Ltd, Japan
p.45 ×2
unresolved
org
Fujikura Asia Ltd, Singapore
p.45 ×2
unresolved
—
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)
p.45 ×2
unresolved
org
PT Sinarmonas Industries
p.47 ×8
unresolved
org
PT PLN Persero
p.47
unresolved
org
PT Indah Kiat Pulp
p.47
unresolved
org
Paper Tbk
p.47
unresolved
org
PT Karya Sumiden Indonesia
p.47
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.54 ×4
unresolved
person
Satria Amputra A
p.55
unresolved
org
Yusi dan Rekan
p.56
unresolved
org
PT Monas Permata Persada
p.58 ×2
unresolved
org
PT Multi Tembaga Utama
p.58
unresolved
org
PT Aluminametal Utama
p.58 ×3
unresolved
org
PT Ryu Ei Kogyo.
p.58 ×3
unresolved
org
PT Monas Permata Persada. Beban
p.58
unresolved
org
PT Trans Indonesia Superkoridor
p.58
unresolved
org
PT JJ-Lapp SMI
p.59
unresolved
org
Bank Garansi
p.63
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.