Skip to content
Back to announcement

20250730_POLU_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31928539_lamp2.pdf

Other Text extracted POLU

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
                                                                                               PT.GOLDEN FLOWER TBK
                                                                                               Bonded Zone (KawasanBerikat)
                                                                                               Jl. Karimunjawa, Gedanganak
                                                                                               Ungaran, Semarang 50519
                                                                                               Tel: +62 (24) 6921228
                                                                                               info@goldenflower.co.id

                                                                                               www.goldenflower.co.id
Nomor: 56/LGL/GFU/VII/2025

Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190

Perihal                     :    Tanggapan Atas Permintaan Penjelasan PT Golden Flower Tbk (“Perseroan”)


Dengan hormat,

Sehubungan dengan surat Permintaan Penjelasan PT Bursa Efek Indonesia No. S-08559/BEI.PP3/07-
2025 tanggal 24 Juli 2025, dengan ini kami sampaikan tanggapan atas surat tersebut.

1.      Sehubungan dengan tanggapan nomor 3 terkait piutang lain-lain, agar disampaikan:
        a. Latar belakang dan tujuan pemberian pinjaman sebesar Rp19 miliar kepada PT Tirta
           Semesta Songo.
        b. Latar belakang Perseroan memberikan pinjaman tanpa bunga dan tanpa jangka waktu
           pelunasan kepada PT Tirta Semesta Songo.
        c. Bentuk relasi tidak langsung antara Perseroan dengan PT Tirta Semesta Songo.
        d. Latar belakang Perseroan tidak merevisi Laporan Keuangan periode 30 September 2024
           mengingat tanggal perjanjian piutang lain-lain kepada PT Tirta Semesta Songo adalah
           tanggal 2 Juli 2024.
        e. Latar belakang penerimaan kas atas piutang lain-lain dari PT Tirta Semesta Songo yang
           telah dilunasi pada tanggal 26 Maret 2025 tidak tercermin pada Laporan Arus Kas periode 31
           Maret 2025.

        Jawaban:
        a. Perseroan melihat adanya kemungkinan untuk mengonversi pinjaman tersebut menjadi
            kepemilikan saham (convertible bond). Namun pinjaman tersebut telah dilunasi pada 26
            Maret 2025.
        b. Perseroan melihat adanya kemungkinan untuk mengonversi pinjaman tersebut menjadi
            kepemilikan saham (convertible bond). Namun pinjaman tersebut telah dilunasi pada 26
            Maret 2025.
        c. Pemilik PT Tirta Semesta Songo memiliki hubungan keluarga dengan pemilik Perseroan.
        d. Revisi telah dilakukan pada Laporan Keuangan periode 31 Desember 2024.
        e. Penerimaan piutang lain-lain termasuk ke dalam Net Off dengan rician sebagai berikut

                                                                          Mar-25            Dec-24        mutasi Mar 2025
                Piutang lain-lain                                      1,078,909,253     19,273,601,455     18,194,692,202
                Persediaan                                             4,674,407,492      8,744,307,124      4,069,899,632
                Biaya dibayar dimuka dan uang muka                     7,648,685,941      6,681,622,095       (967,063,846)
                Utang usaha                                            6,527,272,955      6,731,808,710       (204,535,755)
                Utang lain-lain                                            1,000,000          2,500,000          (1,500,000)
                Beban akrual                                           5,450,686,554      5,676,901,449       (226,214,895)
                Uang Muka Penjualan                                      344,291,488         16,625,178        327,666,310
                nilai HPP (tanpa penyusutan)                                                               (30,680,228,233)
                nilai beban penjualan                                                                         (955,847,387)
                nilai beban administrasi dan umum (tanpa penyusutan)                                        (3,852,410,753)
                Total                                                                  Total               (14,295,542,725)




     Incorporated in the Republic of Indonesia
     GFCORP-V1
Page 2
                                                                               PT.GOLDEN FLOWER TBK
                                                                               Bonded Zone (KawasanBerikat)
                                                                               Jl. Karimunjawa, Gedanganak
                                                                               Ungaran, Semarang 50519
                                                                               Tel: +62 (24) 6921228
                                                                               info@goldenflower.co.id

                                                                               www.goldenflower.co.id

2.      Sehubungan dengan tanggapan nomor 7 terkait aset hak guna dan liabilitas sewa, agar
        disampaikan:
        a. Latar belakang Perseroan mencatatkan penyusutan aset hak guna hanya pada akhir tahun
            mengingat berdasarkan PSAK 116 perihal sewa paragraf 31 disampaikan bahwa penyewa
            menerapkan persyaratan depresiasi dalam PSAK 216: Aset Tetap dalam mendepresiasi aset
            hak guna dan berdasarkan PSAK 216 perihal aset tetap paragraf 48 disampaikan bahwa
            jumlah terdepresiasi dari suatu aset dialokasikan secara sistematis sepanjang umur
            manfaatnya.
        b. Revisi Laporan Keuangan periode 31 Maret 2025 yang menunjukan perhitungan atas
            penyusutan aset hak guna.

        Jawaban:
        a. Sudah dicatat amortisasi penyusutannya
        b. Revisi Laporan Keuangan periode 31 Maret 2025 akan segera kami submit

3.      Sehubungan dengan tanggapan nomor 8 terkait properti investasi, agar disampaikan:
        a. Latar belakang keterbukaan informasi atas transaksi material pembelian properti investasi
           yang telah diserah terimakan pada Oktober 2023 baru dilakukan pada Juni 2025.
        b. Latar belakang persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas transaksi material
           baru dilakukan pada tanggal 9 Mei 2025.
        c. Informasi terkait latar belakang dan tujuan pembelian properti investasi serta sumber dana
           pembelian properti investasi tersebut.
        d. Latar belakang penyewaan properti investasi atau apartemen belum berjalan

        Jawaban:
        a. Keterbukaan informasi dilakukan setelah adanya persetujuan dari RUPS
        b. Dapat Perseroan sampaikan bahwa persetujuan RUPS dilakukan pada 2 Juni 2025
        c. Perseroan memproyeksikan pembelian properti tersebut sebagai passive income. Hal ini
            dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan revenue di tengah ketatnya persaingan usaha
            di industri apparel.
        d. Dapat kami sampaikan bahwa saat ini Perseroan masih melakukan pembicaraan dengan
            beberapa pihak hotel operator terkait operasional

4.      Sehubungan dengan tanggapan nomor 9 terkait utang bank, agar disampaikan kronologis atas
        tax amnesty tahun 2017 sehingga aset yang dijaminkan diakui menjadi milik PT Siliwangi
        Bimantara Perdana dan PT Besen Citra Permata.

        Jawaban:
        Tanah yang dijaminkan sebelumnya adalah atas nama pemilik Perseroan. Kemudian pada saat
        pemerintah menawarkan tax amnesty, tanah tersebut dialihkan ke kedua perusahaan tersebut,
        yang merupakan anak usaha dari PT Pollux Hotels Group Tbk.

5.      Sehubungan dengan tanggapan nomor 11 terkait penjualan, Perseroan menyampaikan bahwa
        produk seragam seharusnya termasuk ke dalam kategori kemeja pria pada Laporan Keuangan
        periode 31 Maret 2025. Atas hal tersebut agar disampaikan Laporan Keuangan periode 31 Maret
        2025 yang menampilkan rincian penjualan sesuai dengan klasifikasi produk yang sesuai

        Jawaban:
        Terkait hal ini akan diubah informasi segmen pada revisi Laporan Keuangan

6.      Sehubungan dengan tanggapan nomor 12, nilai Gross Profit Margin (GPM) sebesar 31% dan 17%
        untuk periode 31 Maret 2025 dan 31 Maret 2024. Atas hal tersebut agar disampaikan latar
        belakang pada periode 31 Maret 2025, Perseroan dapat mencatatkan penurunan beban pokok




     Incorporated in the Republic of Indonesia
     GFCORP-V1
Page 3
                                                                                            PT.GOLDEN FLOWER TBK
                                                                                            Bonded Zone (KawasanBerikat)
                                                                                            Jl. Karimunjawa, Gedanganak
                                                                                            Ungaran, Semarang 50519
                                                                                            Tel: +62 (24) 6921228
                                                                                            info@goldenflower.co.id

                                                                                            www.goldenflower.co.id

        pendapatan sebesar 4,14%, mengingat pada sisi penjualan Perseroan mencatatkan peningkatan
        penjualan sebesar 14,4%.

        Jawaban:
        Penurunan tersebut terjadi karena adanya sistem nominated terkait pemilihan bahan baku
        (disiapkan oleh customer), sehingga Perseroan tidak melakukan pembelian bahan baku dalam
        jumlah banyak. Hal tersebut mengakibatkan biaya HPP menjadi lebih kecil

7.      Sehubungan dengan tanggapan nomor 13, Perseroan menyampaikan biaya lokal/ekspor adalah
        biaya yang dikeluarkan untuk keperluan ekspor dan impor seperti trucking, forwarder, dan
        sebagainya. Pada tahun 2024 dan 2023 biaya lokal/ekspor dicatat sebagai beban umum dan
        administrasi sebagai beban perizinan. Agar disampaikan latar belakang Perseroan tidak
        mengkategorikan biaya lokal/ekspor pada beban umum dan administrasi sesuai dengan
        periode sebelumnya.

        Jawaban:
        Untuk pencatatan di tahun 2025 sudah disesuaikan dengan pencatatan periode sebelumnya dan
        akan disubmit Laporan Keuangan revisinya

8.      Sehubungan dengan tanggapan nomor 15, Perseroan menyampaikan pada Laporan Keuangan
        periode 31 Maret 2025 belum dilakukan penghitungan pajak penghasilan, yang mana
        perhitungan pajak penghasilan dilakukan saat akhir tahun. Atas informasi tersebut agar
        disampaikan:
        a. Latar belakang Perseroan hanya melakukan perhitungan pajak penghasilan pada periode
            akhir tahun, mengingat berdasarkan PSAK 234 terkait laporan keuangan interima paragraf 30
            disampaikan bahwa beban pajak penghasilan diakui pada setiap periode interim
            berdasarkan pada estimasi terbaik dari rata-rata tertimbang yang diperkirakan tarif pajak
            yang diperkirakan untuk tahun buku penuh.
        b. Revisi Laporan Keuangan periode 31 Maret 2025 yang menunjukkan perhitungan pajak
            penghasilan.

        Jawaban:
        a. Terkait hal tersebut akan dilakukan penghitungan pajaknya
        b. Revisi Laporan Keuangan periode 31 Maret 2025 akan segera kami submit

9.      Sehubungan dengan tanggapan nomor 16 terkait kas dari aktivitas operasi, agar disampaikan
        rincian atas kas kepada pemasok dan karyawan sebesar Rp14,2 miliar untuk periode 31 Maret
        2025 dengan mengisi tabel berikut

        Jawaban:
                                                         Keterangan                      Jumlah
                               Pelunasan PT Tirta Semesta Songo                        19,076,540,602
                               Piutang Karyawan                                          (190,060,853)
                               Piutang Lain-lain                                         (691,787,547)
                               Persediaan                                               4,069,899,632
                               Biaya dibayar dimuka dan uang muka                        (967,063,846)
                               Utang usaha                                               (204,535,755)
                               Utang lain-lain                                             (1,500,000)
                               Beban akrual                                              (226,214,895)
                               Uang Muka Penjualan                                        327,666,310
                               nilai HPP (tanpa penyusutan)                           (30,680,228,233)
                               nilai beban penjualan                                     (955,847,387)
                               nilai beban administrasi dan umum (tanpa penyusutan)    (3,852,410,753)
                               Total                                                  (14,295,542,725)




     Incorporated in the Republic of Indonesia
     GFCORP-V1
Page 4
                                                                          PT.GOLDEN FLOWER TBK
                                                                          Bonded Zone (KawasanBerikat)
                                                                          Jl. Karimunjawa, Gedanganak
                                                                          Ungaran, Semarang 50519
                                                                          Tel: +62 (24) 6921228
                                                                          info@goldenflower.co.id

                                                                          www.goldenflower.co.id


10. Sehubungan dengan tanggapan nomor 19 terkait informasi dalam Satu Grup Perusahaan,
    Perseroan menyampaikan bahwa pemegang saham tidak langsung Perseroan adalah PT Pollux
    Multi Artha. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi periode 28 Februari 2025 PT Pollux
    Properties Indonesia Tbk (POLL), PT Pollux Multi Artha juga muncul sebagai pemegang saham
    POLL. Atas hal tersebut agar disampaikan konfirmasi dalam satu group Perusahaan atas
    Perseroan dengan PT Pollux Properties Indonesia Tbk

    Jawaban:
    PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL) tidak berada dalam satu grup usaha dengan
    Perseroan. Hal ini mengingat tidak ada kepemilikan saham satu sama lain antara Perseroan
    dengan POLL.

11. Sehubungan dengan Surat PT Golden Flower Tbk (Perseroan) nomor 53/LGL/GFU/VII/2025
    tanggal 22 Juli 2025 perihal Tanggapan atas Permintaan Penjelasan, agar menyampaikan kembali
    menggunakan formulir E023 agar dapat diakses oleh publik

    Jawaban:
    Tanggapan tersebut akan kami sampaikan kembali

12. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan
    hidup serta dapat mempengaruhi harga saham Perusahaan

    Jawaban:
    Saat ini belum ada informasi/kejadian penting yang dapat kami sampaikan

Demikian tanggapan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima
kasih.


Semarang, 29 Juli 2025




Harry A. Sutopo
Direktur Utama




 Incorporated in the Republic of Indonesia
 GFCORP-V1

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.06 MB
Published30 Jul 2025
Pages4
Characters15,519
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org GOLDEN FLOWER TBK p.1 ×13
linked org Pollux Hotels Group Tbk. p.2 ×2
linked org PT Pollux Multi Artha. p.4 ×3
linked org Pollux Properties Indonesia Tbk p.4 ×8
linked person Harry A. Sutopo p.4
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved org PT Tirta Semesta Songo. p.1 ×7
unresolved org PT Siliwangi Bimantara Perdana p.2
unresolved org PT Besen Citra Permata. Jawaban p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result