Back to announcement
20250730_POLU_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31928539_lamp1.pdf
Other Text extracted POLUSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
PT.GOLDEN FLOWER TBK
Bonded Zone (KawasanBerikat)
Jl. Karimunjawa, Gedanganak
Ungaran, Semarang 50519
Tel: +62 (24) 6921228
info@goldenflower.co.id
www.goldenflower.co.id
Nomor: 53/LGL/GFU/VII/2025
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Perihal : Tanggapan Atas Permintaan Penjelasan PT Golden Flower Tbk (“Perseroan”)
Dengan hormat,
Sehubungan dengan surat Permintaan Penjelasan PT Bursa Efek Indonesia No. S-08017/BEI.PP3/07-
2025 tanggal 9 Juli 2025, dengan ini kami sampaikan tanggapan atas surat tersebut.
1. Sehubungan dengan Laporan Keuangan periode 31 Desember 2024 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik (KAP) Heliantono dan Rekan, agar dapat disampai kan Management Letter dari
KAP untuk Laporan Keuangan Auditan periode 31 Desember 2024 serta penjelasan tindak lanjut
yang telah dan akan dilakukan Perseroan atas temuan-temuan tersebut dengan mengisi tabel
sebagai berikut:
Jawaban:
No. Temuan Tindak Lanjut Target Waktu Status terkini
1 Perusahaan belum mendapatkan Persetujuan akan Juni 2025 Sudah
persetujuan dari Rapat Umum dimintakan pada RUPS dilakukan
Pemegang Saham dalam Tahunan yang
melakukan transaksi pembelian rencananya akan
properti berupa 118 unit Tower diselenggarakan pada
Juni 2025
2 Terdapat selisih pada kolom Akan dilakukan Secepatnya Akan segera
koreksi fiskal antara laporan pembetulan SPT dilakukan
audit 2023 dan 2022 dengan SPT
Badan. Sehingga pada tahun
2022, Perusahaan mencatat laba
fiskal pada laporan keuangan
2022, sementara mencatat
sebagai kerugian pada SPT
Badan.
3 Berdasarkan Surat Finalisasi Pergantian sekaligus Juni 2025 Sudah
Dokumen yang diterima, pemberitahuannya akan dilakukan
terdapat Dokumen Surat dilakukan pada saat RUPS
Pernyataan Direksi yang Tahunan.
ditandatangani oleh Direktur
(bukan Direktur Utama).
Manajemen menjelaskan bahwa
hal tersebut dikarenakan
Direktur Utama sudah tidak aktif.
2. Sehubungan dengan Catatan atas Laporan Keuangna (CaLK) 5 terkait piutang usaha, Perseroan
mencatatkan piutang usaha gross sebesar Rp66,1 miliar, cadangan kerugian penurunan nilai
(CKPN) sebesar Rp49,2 miliar dan piutang usaha neto sebesar Rp16,9 miliar. Atas informasi
tersebut, agar disampaikan:
a. Rincian piutang usaha yang sudah lewat jatuh tempo lebih dari 90 hari dengan mengisi
tabel berikut:
Page 2
PT.GOLDEN FLOWER TBK
Bonded Zone (KawasanBerikat)
Jl. Karimunjawa, Gedanganak
Ungaran, Semarang 50519
Tel: +62 (24) 6921228
info@goldenflower.co.id
www.goldenflower.co.id
b. Dasar perhitungan dan metode perhitungan atas CKPN sebesar Rp49,2 miliar.
c. Upaya yang telah dilakukan Perseroan atas penagihan piutang usaha yang sudah jatuh
tempo lebih dari 90 hari.
Jawaban:
a. Terlampir (lampiran 2a)
b. Terlampir (lampiran 2b)
c. Perseroan terus berupaya agar piutang tersebut dapat tertagih di masa yang akan datang.
3. Sehubungan dengan CaLK 6 terkait piutang lain-lain, Perseroan membukukan piutang lain-lain
sebesar Rp1 miliar dan Rp19,2 miliar untuk periode 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. Atas
informasi tersebut agar disampaikan:
a. Perjanjian pinjaman antara Perseroan dan PT Tirta Semesta Songo.
b. Latar belakang dan tujuan pemberian pinjaman sebesar Rp19 miliar kepada PT Tirta
Semesta Songo.
c. Latar belakang Perseroan memberikan pinjaman tanpa bunga dan tanpa jangka waktu
pelunasan kepada PT Tirta Semesta Songo.
d. Apakah PT Tirta Semesta Songo merupakan pihak yang berelasi langsung atau tidak
langsung dengan Perseroan atau pemegang saham utama? Mohon dijelaskan.
e. Hubungan bisnis antara Perseroan dan PT Tirta Semesta Songo.
f. Latar belakang piutang lain-lain kepada PT Tirta Semesta Songo dengan perjanjian 2 Juli
2024 tidak dicatat dalam laporan keuangan periode 30 September 2024
g. Latar belakang piutang lain-lain kepada PT Tirta Semesta Songo menjadi Rp 0 pada laporan
31 Maret 2025.
h. Dalam hal terdapat pelunasan piutang lain-lain oleh PT Tirta Semesta Songo, agar
disampaikan latar belakang tidak terdapat penerimaan kas dalam laporan arus kas.
Jawaban:
a. Terlampir (lampiran 3a)
b. Dapat Perseroan sampaikan bahwa pinjaman tersebut telah dilunasi pada 26 Maret 2025
c. Hal tersebut dikarenakan pinjaman hanya bersifat sementara
d. PT Tirta Semesta Songo merupakan pihak yang berelasi tidak langsung
e. Perseroan tidak memiliki hubungan bisnis dengan PT Tirta Semesta Songo
f. Hal tersebut telah diperbaiki pada Laporan Keuangan Kuartal IV 2024
g. Hal ini akan kami perbaiki pada pelaporan berikutnya
h. Dapat kami sampaikan bahwa piutang tersebut telah dilunasi
4. Sehubungan dengan CaLK 7 terkait biaya dibayar di muka dan uang muka, Perseroan
mencatatkan uang muka properti investasi sebesar Rp4,3 miliar untuk per 31 Maret 2025. Atas
informasi tersebut, agar disampaikan:
a. Latar belakang nilai uang muka properti investasi sebesar Rp4,3 miliar tidak mengalami
perubahan sejak per 31 Desember 2023 hingga 31 Maret 2025.
b. Progres pembangunan, serah terima unit, atau perkembangan lain yang sudah terjadi
hingga per 31 Maret 2025.
c. Perkiraan waktu properti tersebut akan diakui sebagai aset properti investasi.
d. Informasi terkait periode pembayaran uang muka, rencana penggunaan properti investasi,
profil penjual atau pengembang atas uang muka properti investasi.
Jawaban:
a. Nilai investasi sebesar Rp4,3 miliar tidak mengalami perubahan disebabkan karena belum
ada realisasi atas hal tersebut
b. Saat ini belum ada progres lebih lanjut
c. Perseroan akan mengonfirmasi kembali terkait hal ini
Page 3
PT.GOLDEN FLOWER TBK
Bonded Zone (KawasanBerikat)
Jl. Karimunjawa, Gedanganak
Ungaran, Semarang 50519
Tel: +62 (24) 6921228
info@goldenflower.co.id
www.goldenflower.co.id
d. Dapat Perseroan informasikan bahwa pihak penjual adalah PT Pollux Aditama Kencana
5. Sehubungan dengan CaLK 8 terkait persediaan, Perseroan mencatatkan persediaan sebesar
Rp4,6 miliar dan Rp8,7 miliar untuk per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. Atas informasi
tersebut, agar disampaikan:
a. Latar belakang nilai persediaan Perseroan menunjukkan tren penurunan sejak periode 31
Desember 2023 sampai dengan 31 Maret 2025.
b. Kebijakan Perseroan dalam penentuan nilai persediaan.
c. Latar belakang tingginya nilai cadangan kerugian penurunan nilai untuk periode 31 Maret
2025, 31 Desember 2024 dan 2023.
d. Kebijakan Perseroan dalam penentuan nilai cadangan kerugian penurunan nilai.
Jawaban:
a. Hal tersebut disebabkan karena adanya penjualan stok kain lama yang sudah tidak
digunakan.
b. Dapat Perseroan sampaikan bahwa nilai persediaan ditentukan dari nilai pasar yang
berlaku.
c. Selain karena faktor nilai pasar, hal ini juga disebabkan karena adanya produksi masker
yang tidak dibayar pada masa pandemi covid-19.
d. Dapat Perseroan sampaikan bahwa penurunan nilai disebabkan oleh berbagai situasi dan
kondisi. Contoh dari hal-hal tersebut antara lain seperti perubahan tren mode, kerusakan,
atau keusangan, dan perubahan permintaan pasar.
6. Sehubungan dengan CaLK 9 terkait aset tetap, Perseroan mencatatkan aset tetap sebesar Rp25,8
miliar dan Rp26,6 miliar untuk per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. Atas informasi tersebut,
agar disampaikan:
a. Rencana penambahan aset tetap untuk tahun 2025.
b. Dalam hal terdapat rencana penambahan aset tetap, agar disampaikan perkiraan dana yang
diperlukan dan sumber dana atas penambahan aset tersebut.
Jawaban:
a. Hingga saat ini Perseroan belum memiliki rencana penambahan aset tetap untuk tahun
2025
b. Belum ada
7. Sehubungan dengan CaLK 11 terkait aset hak guna dan liabilitas sewa, agar disampaikan:
a. Latar belakang nilai aset hak guna periode 31 Maret 2025 yaitu Rp4,3 miliar, tidak mengalami
perubahan dibandingkan periode 31 Desember 2024.
b. Latar belakang nilai liabilitas sewa periode 31 Maret 2025 yaitu Rp4,8 miliar, tidak mengalami
perubahan dibandingkan periode 31 Desember 2024.
c. Tujuan penggunaan sembilan bidang tanah di Gedanganak, Ungaran Timur, Semarang yang
disewa Perseroan.
Jawaban:
a. Hal tersebut disebabkan karena penyusutan dilakukan di akhir tahun seperti tahun-tahun
sebelumnya.
b. Hal tersebut disebabkan karena belum ada pembayaran sewa selama Januari hingga Maret
2024.
c. Area tanah di Gedanganak disewa sebagai lahan pabrik produksi Perseroan.
8. Sehubungan dengan CaLK 10 terkait properti investasi, Perseroan mencatatkan properti
investasi sebesar Rp61,6 untuk per 31 Maret 2025. Atas informasi tersebut agar disampaikan:
Page 4
PT.GOLDEN FLOWER TBK
Bonded Zone (KawasanBerikat)
Jl. Karimunjawa, Gedanganak
Ungaran, Semarang 50519
Tel: +62 (24) 6921228
info@goldenflower.co.id
www.goldenflower.co.id
a. Latar belakang Perseroan tidak melakukan dan memperoleh persetujuan RUPS sebelum
dilakukannya pembelian properti investasi, mengingat transaksi tersebut termasuk dalam
transaksi material.
b. Latar belakang keterbukaan informasi terkait pembelian properti investasi baru dilakukan
pada Juni 2025, mengingat transaksi pembelian properti telah dicatatkan sejak periode 2023.
c. Latar belakang keterbukaan informasi terkait pembelian properti investasi pada 4 Juni 2025
tidak menyampaikan informasi uraian mengenai transaksi material, penjelasan
dilakukannya transaksi material, ringkasan laporan penilai serta informasi lainnya sesuai
dengan Pasal 17 pada POJK Nomor 17 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha.
d. Keterbukaan informasi transaksi material atas pembelian properti investasi sesuai dengan
POJK Nomor 17 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
e. Informasi atas pembelian properti investasi meliputi:
i. Objek transaksi,
ii. Nilai transaksi,
iii. Pihak yang melakukan Transaksi,
iv. Latar belakang dilakukannya pembelian properti investasi,
v. Sumber dana pembelian properti investasi.
f. Pihak yang melakukan pengelolaan atas apartemen berupa 118 unit strata titel Tower D yang
terletak di Cikarang Selatan, Jawa Barat.
g. Status penggunaan atas penyewaan apartemen properti investasi.
h. Nilai manfaat ekonomi yang diperoleh Perseroan atas pembelian apartemen properti sejak
periode 2023 hingga 2025.
Jawaban:
a. Perseroan memandang pembelian tersebut harus cepat dilakukan agar tidak didahului oleh
pembeli lain. Persetujuan RUPS telah diperoleh pada 2 Juni 2025 lalu.
b. Hal tersebut dilakukan setelah Perseroan telah mendapat persetujuan RUPS.
c. Uraian singkat terkait hal tersebut telah disampaikan pada keterbukaan informasi.
d. Terlampir (lampiran 8d)
e. Terlampir (lampiran 8d)
f. Saat ini Perseroan masih mencari pihak ketiga yang memiliki kapabilitas untuk mengelola
properti tersebut.
g. Dapat Perseroan sampaikan bahwa saat ini penyewaan apartemen belum berjalan.
h. Perseroan memproyeksikan adanya nilai manfaat ekonomi yang diterima saat kegiatan
operasional sudah berjalan.
9. Sehubungan dengan CaLK 12 terkait utang bank, Perseroan mencatatkan utang bank sebesar
Rp13,5 miliar pada per 31 Maret 2025. Atas informasi tersebut agar disampaikan:
a. Latar belakang utang bank kepada PT Bank Nationalnobu Tbk dijaminkan oleh PT Siliwangi
Bimantara Perdana dan PT Besen Citra Permata.
b. Hubungan antara Perseroan dan PT Siliwangi Bimantara Perdana, baik secara hukum, dan
bisnis.
c. Hubungan antara Perseroan dan PT Besen Citra Permata, baik secara hukum, dan bisnis.
d. Hubungan antara Perseroan dan PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI), baik secara hukum dan
bisnis, termasuk hubungan afiliasi (jika ada).
Jawaban:
a. Hal tersebut disebabkan karena pada tahun 2017 telah dilakukan tax amnesty dimana aset
yang dijaminkan diakui menjadi milik PT Siliwangi Bimantara Perdana dan PT Besen Citra
Permata
b. Dalam hal hubungan bisnis, Perseroan menyewa lahan pabrik yang dimiliki oleh PT
Siliwangi Bimantara Perdana
Page 5
PT.GOLDEN FLOWER TBK
Bonded Zone (KawasanBerikat)
Jl. Karimunjawa, Gedanganak
Ungaran, Semarang 50519
Tel: +62 (24) 6921228
info@goldenflower.co.id
www.goldenflower.co.id
c. Pemilik PT Besen Citra Permata dan pemilik Perseroan memiliki hubungan keluarga
d. Dewan Komisaris Perseroan dan PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) dijabat oleh pihak yang
sama
10. Sehubungan dengan CaLK 13 terkait utang usaha, Perseroan mencatatkan utang usaha sebesar
Rp6,5 miliar. Atas informasi tersebut agar disampaikan:
a. Latar belakang sebesar Rp3,5 miliar atau 47% dari total utang usaha telah melewati jatuh
tempo lebih dari 90 hari.
b. Rencana pembayaran atas utang usaha yang telah melewati jatuh tempo lebih dari 90 hari.
Jawaban:
a. Dapat Peseroan sampaikan bahwa sebagian besar utang tersebut adalah kepada supplier
bahan baku. Selain itu, jatuh tempo selama 90 hari atau lebih adalah hal yang lumrah
terjadi di berbagai industri
b. Perseroan akan melakukan pembayaran sesuai dengan alur bisnis yang ada
11. Sehubungan dengan CaLK 20 terkait penjualan, Perseroan mencatatkan penjualan sebesar
Rp45,6 miliar untuk periode 31 Maret 2025. Atas informasi tersebut agar disampaikan:
a. Faktor utama yang menyebabkan perubahan tren penjualan dari mayoritas ekspor (lebih
dari 70%) pada tahun 2023 dan 2024 menjadi mayoritas domestik (58%) pada per 31 Maret
2025.
b. Kebijakan atau strategi baru yang secara khusus ditujukan untuk meningkatkan penjualan
domestik.
c. Latar belakang utama perubahan tren produk yang terjual, dari mayoritas blus wanita
(>60%) menjadi mayoritas seragam, aksesoris, dan lain-lain (60%) pada periode 31 Maret
2025.
d. Apakah perubahan tren penjualan ini bersifat sementara atau diproyeksikan akan berlanjut
dalam periode mendatang.
Jawaban:
a. Perubahan tersebut disebabkan adanya situasi pasar yang kurang baik di Amerika Serikat
(AS). Hal ini sedikit banyak juga diakibatkan oleh adanya issue penerapan tarif dagang oleh
pemerintah AS.
b. Perseroan terus melakukan upaya untuk melakukan diversifikasi pasar sehingga tidak
terlalu bergantung pada pasar di AS. Salah satunya adalah dengan meningkatkan penjualan
di Australia, Asia, Eropa, dan domestik.
c. Produk “seragam” seharusnya masuk ke dalam kategori “kemeja pria”. Hal ini akan kami
perbaiki pada pelaporan berikutnya.
d. Dapat Perseroan sampaikan bahwa tren sangat bergantung pada perkembangan dunia
fashion dan pesanan yang diberikan oleh klien.
12. Sehubungan dengan nilai Gross Profit Margin (GPM) sebesar 31% dan 17% untuk periode 31
Maret 2025 dan 31 Maret 2024, agar disampaikan informasi berikut:
a. Latar belakang pada periode 31 Maret 2025, Perseroan dapat mencatatkan penurunan pada
beban pokok pendapatan sebesar 4,14%, walaupun pada sisi penjualan Perseroan
mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 14,4%.
b. Proyeksi Perseroan terkait keberlanjutan GPM pada periode mendatang.
c. Upaya yang akan dilakukan Perseroan untuk mempertahankan nilai GPM lebih dari 30%.
Jawaban:
a. Hal tersebut disebabkan karena adanya pengerjaan luxury fashion product sehingga terjadi
peningkatan biaya produksi.
b. Hal ini bergantung pada pesanan produk yang diterima.
Page 6
PT.GOLDEN FLOWER TBK
Bonded Zone (KawasanBerikat)
Jl. Karimunjawa, Gedanganak
Ungaran, Semarang 50519
Tel: +62 (24) 6921228
info@goldenflower.co.id
www.goldenflower.co.id
c. Hal ini bergantung pada pesanan produk yang diterima.
13. Sehubungan dengan CaLK 22 terkait beban penjualan, agar disampaikan yang dimaksud dengan
beban lokal/ekspor sebesar Rp664 juta untuk periode 31 Maret 2025 mengingat tidak dibukukan
pada periode 31 Desember 2024 dan 2023.
Jawaban:
Biaya Lokal Atau export adalah biaya yang dikeluarkan untuk keperluan export dan import
seperti trucking, forwarder, dan sebagainya. Pada tahun 2024 dan 2023 tergabung dicatat ke
kelompok Beban Umum dan Administrasi sebagai beban perizinan.
14. Sehubungan dengan CaLK 26 terkait beban keuangan lain-lain, agar disampaikan:
a. Latar belakang peningkatan beban keuangan lain-lain sebesar Rp1,28 miliar atau 1.810%
pada periode 31 Maret 2025 dibandingkan 31 Maret 2024.
b. Rincian atas beban keuangan lain-lain sebesar Rp1,35 miliar pada per 31 Maret 2025.
Jawaban:
a. Hal tersebut disebabkan karena adanya peningkatan biaya untuk kegiatan marketing
b. Terlampir (lampiran 14b)
15. Sehubungan dengan CaLK 14.c terkait pajak penghasilan badan, Perseroan tidak menampilkan
perhitungan atas pajak penghasilan badan dan mencatatkan beban penghasilan badan sebesar
Rp0 untuk per 31 Maret 2025. Atas hal tersebut agar disampaikan:
a. Latar belakang Perseroan tidak melakukan perhitungan atas pajak penghasilan badan untuk
periode 31 Maret 2025.
b. Surat konfirmasi atau komunikasi dengan kantor pajak terkait dengan posisi fiskal periode
31 Maret 2025.
Jawaban:
a. Saat Laporan Kuartal I belum dilakukan penghitungan Pajak Penghasilan dimana hal
tersebut dilakukan saat akhir tahun.
b. Dapat Perseroan sampaikan bahwa tidak ada konfirmasi atau komunikasi yang dimaksud.
16. Sehubungan dengan kas dari aktivitas operasi sebesar Rp32,2 miliar untuk periode 31 Maret
2025, agar disampaikan:
a. Latar belakang terdapat penurunan penurunan signifikan atas pembayaran kas kepada
pemasok dan karyawan sebesar Rp13,3 miliar.
b. Rincian atas kas kepada pemasok dan karyawan sebesar Rp14,2 miliar pada periode 1
Januari 2025 hingga 31 Maret 2025.
Jawaban:
a. Hal tersebut disebabkan karena adanya mutasi signifikan di piutang lain-lain pada jan-mar
2025.
b. Hal tersebut terdiri dari mutasi atas piutang lain-lain, persediaan, biaya dibayar dimuka,
utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, uang muka penjualan di neraca periode Januari
sd. Maret 2025, serta dengan nilai HPP dan beban usaha di 2025 (di luar penyusutan).
Page 7
PT.GOLDEN FLOWER TBK
Bonded Zone (KawasanBerikat)
Jl. Karimunjawa, Gedanganak
Ungaran, Semarang 50519
Tel: +62 (24) 6921228
info@goldenflower.co.id
www.goldenflower.co.id
17. Agar Perseroan dapat menyampaikan susunan pemegang saham Perseroan hingga penerima
manfaat akhir dalam bentuk bagan
Jawaban:
Berikut susunan per 30 Juni 2025
Bpk. Nico Purnomo (99%)
PT Pollux Multi Artha (51%)
PT Profashion Apparel (79.9%) PT Golden Flower Global Resources (8.5%)
Perseroan
18. Agar disampaikan susunan Direksi dan Komisaris atas PT Profashion Apparel dan PT Golden
Flower Global selaku pemegang saham Perseroan.
Jawaban:
- PT Profashion Apparel (Komisaris: Ibu Luciana, Direksi: Bpk. Nico Purnomo)
- PT Golden Flower Global Resources (Komisaris: Bpk. Po Wiwiek Purnomo, Direktur: Ibu
Luciana)
19. Agar Perseroan menyampaikan informasi terkait dengan pemenuhan kriteria “Dalam Satu Grup
Perusahaan” sesuai dengan Surat Keputusan Direksi Nomor Kep-00403/BEI/12-2012 tanggal 10
Desember 20212 atas Kriteria dan Tatacara Penyampaian Informasi Pemenuhan Kriteria “Dalam
Satu Group Perusahaan” Oleh Perusahaan Tercatat, dengan mengisi tabel berikut:
Jawaban:
Nama Emiten yang
Jenis efek yang
Kode Emiten termasuk ke dalam Kriteria Keterangan
diterbitkan
kriteria satu grup
POLI PT Pollux Hotels - 5 POLI memiliki
Group Tbk komisaris yang sama
dengan Perseroan
20. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).
Jawaban:
Untuk saat ini belum ada. Namun dapat kami sampaikan bahwa Perseroan senantiasa bersikap
antisipatif terhadap berbagai dinamika dan peluang bisnis yang ada.
21. Apakah terdapat rencana pemegang saham pengendali terkait dengan kepemilikan sahamnya di
Perseroan?
Jawaban:
Sampai saat ini Perseroan belum mendapat informasi apapun terkait hal tersebut.
22. Latar belakang keterlambatan penyampaikan Laporan Keuangan periode 31 Desember 2024 dan
31 Maret 2025 serta upaya Perseroan untuk memastikan penyampaikan Laporan Keuangan
sesuai dengan periode yang ditetapkan.
Page 8
PT.GOLDEN FLOWER TBK
Bonded Zone (KawasanBerikat)
Jl. Karimunjawa, Gedanganak
Ungaran, Semarang 50519
Tel: +62 (24) 6921228
info@goldenflower.co.id
www.goldenflower.co.id
Jawaban:
Keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan Kuartal IV 2024 antara lain disebabkan karena
adanya libur lebaran. Sedangkan keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan Kuartal I 2025
diakibatkan oleh efek domino dari keterlambatan penyampaian laporan periode sebelumnya.
Ke depannya, Perseroan akan berupaya untuk meningkatkan ketepatan waktu penyampaian
Laporan Keuangan.
23. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan
hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
Jawaban:
Sampai saat ini belum ada informasi material yang dapat kami sampaikan terkait hal tersebut
Demikian tanggapan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima
kasih.
Semarang, 21 Juli 2025
Harry A. Sutopo
Direktur Utama
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Heliantono dan Rekan
p.1
unresolved
org
PT Tirta Semesta Songo.
p.2 ×10
unresolved
org
PT Pollux Aditama Kencana
p.3
unresolved
org
PT Siliwangi Bimantara Perdana
p.4 ×4
unresolved
org
PT Besen Citra Permata.
p.4 ×4
unresolved
person
Nico Purnomo
p.7 ×2
unresolved
org
PT Pollux Hotels
p.7
unresolved
org
Group Tbk
p.7
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.