Back to announcement
20250729_BBHI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31928351_lamp3.pdf
Other Text extracted BBHISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1 OCR 0.949
Kantor Pusat : Menara Bank Mega 5" & 6" Floor . Jl. Kapten P. Tendean No.12-14A PT Allo Bank Indonesia Tbk Jaka a70 Telp. : 62-21 5098 1399 (Hunting) 29 Juli 2025 Nomor: 112/DIR-UTA-REG/25 Kepada: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Gedung Sumitro Djojohadikusumo, Kementerian Keuangan RI Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4 Jakarta Pusat 10710 U.p.: Bapak Inarno Djajadi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Perihal: Keterbukaan Informasi atas Rencana Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan Dengan hormat, Dalam Rangka Memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.13 Tahun 2023, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.29 Tahun 2023 dan Surat Otoritas Jasa Keuangan No.S-17/D.04/2025 dan sehubungan dengan Rencana Perseroan untuk melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan (Buy Back) dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Signifikan. PT Allo Bank Indonesia Tbk (“Perseroan”) telah menyelesaikan pembelian kembali saham Perseroan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang dilaksanakan sejak tanggal 30 April 2025 sampai dengan 29 Juli 2025 berdasarkan Keterbukaan Informasi Kepada Pemegang Saham Sehubungan dengan Rencana Pembelian Kembali Saham Perseroan dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan pada tanggal 30 April 2025 (“Keterbukaan Informasi tanggal 30 April 2025”). Mengingat masih terdapat sisa dana untuk pembelian kembali saham sebesar Rp168.810.452.825,- (seratus enam puluh delapan milyar delapan ratus sepuluh juta empat ratus lima puluh dua ribu delapan ratus dua puluh lima Rupiah) dan belum melampaui batasan maksimum dalam pelaksanaan pembelian kembali saham sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) Nomor 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja Pasar Modal Pada Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan (“POJK 13/2023”), Perseroan merencanakan untuk kembali melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (“Bursa Efek”) sesuai POJK 13/2023, Peraturan OJK Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka (“POJK 29/2023”) dan Surat OJK No. S-17/D.04/2025 tanggal 18 Maret 2025 perihal Kebijakan Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan (“Surat OJK No. S-17/D.04/2025”). Jumlah nilai Pembelian Kembali Saham diperkirakan sebesar-besarnya Rp168.810.452.825,- (seratus enam puluh delapan milyar delapan ratus sepuluh juta empat ratus lima puluh dua ribu delapan ratus dua puluh lima Rupiah) yang merupakan sisa dari dana yang telah dialokasikan untuk pembelian kembali saham sebelumnya berdasarkan Keterbukaan Informasi tanggal 30 April 2025 yakni sejumlah Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah). Pembelian Kembali Saham akan dilakukan melalui Bursa Efek secara bertahap dan diselesaikan paling lambat 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal 30 Juli 2025 sampai dengan 29 Oktober 2025.
Page 2 OCR 0.961
allobank PT Allo Bank Indonesia Tbk Sesuai dengan Pasal 7 POJK 13/2023 dan Surat OJK No. S-17/D.04/2025, Perseroan dapat melaksanakan Pembelian Kembali Saham tanpa memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan. Perkiraan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Pemberitahuan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan 29 Juli 2025 Bursa Efek Indonesia (BEI) tentang Rencana Buyback | Perkiraan Jadwal Periode Buyback 30 Juli 2025 - 29 Oktober 2025 Biaya Pembelian Kembali Saham Pembiayaan pembelian kembali saham Perseroan akan menggunakan Saldo Laba Ditahan. Jumlah dana yang akan digunakan untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan sebanyak-banyaknya sebesar Rp168.810.452.825,- (seratus enam puluh delapan milyar delapan ratus sepuluh juta empat ratus lima puluh dua ribu delapan ratus dua puluh lima Rupiah) yang merupakan sisa dari dana yang telah dialokasikan untuk pembelian kembali saham sebelumnya berdasarkan Keterbukaan Informasi tanggal 30 April 2025 sejumlah Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah), termasuk biaya transaksi (biaya pedagang perantara dan biaya lainnya) sehubungan dengan Pembelian Kembali Saham. Jumlah Nilai Seluruh Saham yang akan dibeli Nilai Nominal sebanyak-banyaknya Rp168.810.452.825,- Alasan Dilakukannya Pembelian Kembali Saham Perseroan berupaya untuk memiliki fleksibilitas yang memungkinkan Perseroan menjaga stabilitas harga saham Perseroan agar lebih mencerminkan kinerja Perseroan. Selain itu, langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental Perseroan serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dalam usaha Perseroan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Perseroan berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai saham treasury untuk jangka waktu sebagaimana diatur dalam POJK 29/2023. Perkiraan Menurunnya Pendapatan Perusahaan sebagai Akibat Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Berkenaan dengan transaksi tersebut, maka dampak terhadap biaya operasional Perseroan tidak material, sehingga laba-rugi diperkirakan masih sejalan dengan target Perseroan.
Page 3 OCR 0.950
allobank PT Allo Bank Indonesia Tbk Selain itu potential loss dari pengalihan aset berupa Kas menjadi Treasury Stock tidak akan mempengaruhi pendapatan Perseroan secara signifikan. Perseroan berkeyakinan bahwa alokasi dana sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) atau 1,514 dari total aset Perseroan untuk seluruh pembelian kembali saham, tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha dan likuiditas Perseroan mengingat Perseroan memiliki modal kerja dan cashflow yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha Perseroan. Proforma Laba per Saham Perusahaan per 31 Maret 2025 Setelah Rencana Pembelian Kembali Saham Dilaksanakan Berikut adalah proforma Total Aset, Ekuitas, Laba Bersih, EPS, ROA dan ROE sebagai highlight Laporan Keuangan per tanggal 31 Maret 2025 dengan memperhitungkan pembiayaan seluruh program pembelian kembali saham Perseroan sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dan biaya transaksi (biaya pedagang perantara dan biaya lainnya) sehubungan dengan transaksi pembelian kembali saham Perseroan. (dalam jutaan Rupiah, kecuali EPS, ROA dan ROE) Periode Laporan Keuangan Yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 Sebelum Setelah Pembelian Dampak Pembelian Kembali Kembali Rata-rata Total Aset 13.296.943 (200.000) 13.096.943 Rata-rata Ekuitas 7.222.148 (200.000) 7.022.148 Laba Sebelum Pajak ") 145.918 (2.700) 143.218 Laba Bersih 112.540 (2.106) 110.434 Earning Per Share (EPS) 20,72 (0,07) 20,64 (Rp.) | | Return On Asset (ROA) 4,394 4,374 | Return On Eguity (ROE) 6,234 6,294 Asumsi: ") Penempatan dana pada Deposit Facility Bank Indonesia tingkat suku bunga 5,05 p.a. Analisa di atas menunjukkan bahwa dengan dilakukannya seluruh pembelian kembali saham oleh Perseroan tidak akan terjadi perubahan yang signifikan terhadap indikator keuangan Perseroan.
Page 4 OCR 0.956
allobank PT Allo Bank Indonesia Tbk Pembatasan Harga Saham untuk Pembelian Kembali Saham Perseroan akan melakukan pembelian kembali saham dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh Manajemen Perseroan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Metode yang Digunakan untuk Membeli Kembali Saham Pembelian kembali saham Perseroan akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia dan dilakukan melalui satu Anggota Bursa Efek. Pembahasan dan Analisis Manajemen Mengenai Pengaruh Pembelian Kembali Saham terhadap Kegiatan Usaha dan Pertumbuhan Perseroan Perseroan berencana melakukan pembelian kembali atas saham Perseroan (Treasury Stock) yang mengalami penurunan harga saham sedemikian rupa sehingga menurut pertimbangan Perseroan pembelian kembali saham dapat menstabilkan harga dari kondisi pasar yang fluktuatif serta diharapkan dapat menjaga harga saham pada level yang baik yang pada akhirnya berimbas pada nilai pemegang saham. Jika Perseroan menggunakan seluruh dana pembelian kembali tersebut maka jumlah aset dan ekuitas Perseroan berpotensi mengalami penurunan sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dan menyebabkan turunnya rasio kecukupan modal (CAR) Perseroan sebesar lebih kurang 2,589, atau dengan menggunakan asumsi per 31 Maret 2025, secara proforma CAR Perseroan turun dari 93,384 menjadi sekitar 90,804. Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha, likuiditas maupun pertumbuhan usaha Perseroan karena Perseroan pada saat ini memiliki modal kerja dan dana kas yang cukup untuk melakukan dan membiayai seluruh kegiatan usaha, kegiatan pengembangan usaha, kegiatan operasional serta pembelian kembali saham. Sebagai penutup dapat kami sampaikan pula, laporan dan pengumuman Informasi atau Fakta Material telah kami laksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, (17 PT Allo Bank Indonesia Tbk Ari Yanuanto Asah arja Rusli Plt. Direktur Utama Direktur Tembusan: — 1. Dewan Komisaris PT Allo Bank Indonesia Tbk 2. Departemen Pengawasan Bank Swasta 1 Otoritas Jasa Keuangan
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×8
unresolved
org
Kementerian Keuangan RI
p.1
unresolved
person
Inarno Djajadi Kepala Eksekutif Pengawas
p.1
unresolved
person
Ari Yanuanto Asah arja Rusli
· Plt. Direktur Utama Direktur
p.4 ×2
unresolved
person
Plt.
· Direktur
p.4
unresolved
org
Departemen Pengawasan Bank Swasta
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.