Skip to content
Back to announcement

LAPORAN KEUANGAN BOLA - Q2 2025.pdf

Financial statement Text extracted BOLA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 63

Page 1
              PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAK


                   LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                   UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
                        30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                                         DAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN PER 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN
                                 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)
Page 2
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2025 DAN 2024
(TIDAK DIAUDIT)
DAN LAPORAN POSISI KEUANGAN PER 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN
31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)



DAFTAR ISI



                                                                            Ekshibit

Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim                                     A

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim         B

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim                                   C

Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim                                            D

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim                               E
Page 3

          
Page 4
Ekshibit A/1

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                    Catatan           30 Juni 2025            31 Desember 2024
                                                                            Rp                        Rp

ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                  2e, 2g, 4             20.684.416.595            45.489.572.732
Investasi jangka pendek                               2e, 5              313.929.966.872           327.367.252.790
Piutang usaha
    Pihak berelasi                                  2d, 2e, 6                367.587.243               588.895.417
    Pihak ketiga                                      2e, 6              116.781.263.862           106.898.911.302
Piutang lain-lain
    Pihak berelasi                                  2d, 2e, 7             10.897.518.838             9.460.575.636
    Pihak ketiga                                      2e, 7               16.215.191.934            20.384.710.497
Persediaan                                            2h, 8                8.905.442.274             9.562.027.411
Pajak dibayar dimuka                                 2u, 16                7.941.715.897            11.712.628.125
Biaya dibayar dimuka dan uang muka                    2i, 9               49.327.516.832            37.555.301.183

TOTAL ASET LANCAR                                                     545.050.620.347            569.019.875.093

ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada entitas asosiasi                      2j, 10               16.556.842.027            16.556.842.027
Aset hak guna                                       2k, 2r, 11            18.583.100.767            20.465.088.156
Aset tetap                                           2k, 12               79.506.129.986            85.289.602.948
Aset tidak berwujud                                   2l, 13              24.750.514.551            25.490.334.982
Aset pajak tangguhan                                                      15.797.109.750            15.797.109.750
Aset tidak lancar lainnya                          2e, 2m, 14             61.150.233.352            61.588.575.628

TOTAL ASET TIDAK LANCAR                                               216.343.930.433            225.187.553.491

TOTAL ASET                                                            761.394.550.780            794.207.428.584


  Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian
                                           secara keseluruhan.
Page 5
Ekshibit A/2

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                      Catatan          30 Juni 2025             31 Desember 2024
                                                                            Rp                          Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
    Pihak berelasi                                   2d, 2o, 15             1.942.667.267               1.337.129.347
    Pihak ketiga                                       2o, 15              13.571.934.337              27.330.325.719
Utang lain-lain                                          2o                 4.403.045.374               2.650.157.575
Utang pajak                                            2u, 16               2.841.309.610               9.681.782.487
Beban akrual                                           2o, 2t               8.228.705.196              19.540.667.718
Pendapatan ditangguhkan                                  2t                17.316.498.391              20.303.038.188
Liabilitas sewa jatuh tempo dalam satu tahun         2o, 2r, 17             3.285.012.370               3.285.012.370
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK                                           51.589.172.545              84.128.113.404

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas sewa pembiayaan setelah dikurangi
 bagian jatuh tempo dalam satu tahun                  2o, 2r, 17           14.342.178.392              15.278.949.503
Liabilitas imbalan pascakerja                           2p, 18              3.557.456.977               3.557.456.977
Liabilitas pajak tangguhan                                                  1.672.183.392               1.672.183.392
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG                                          19.571.818.761              20.508.589.872
TOTAL LIABILITAS                                                         71.160.991.306             104.636.703.276
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 10
   Modal dasar - 16.000.000.000 saham
   Modal ditempatkan dan disetor - 6.000.000.000        2s, 19             60.000.000.000              60.000.000.000
Tambahan modal disetor                                  2s, 20            408.047.183.674             408.047.183.674
Akumulasi keuntungan belum direalisasi dari
    perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI                              1.400.015.391               1.400.015.391
Saldo laba                                                                156.543.338.140             155.353.654.309
Ekuitas yang dapat diatribusikan
   kepada pemilik entitas induk                                           625.990.537.205             624.800.853.374
Kepentingan non-pengendali                               2b                64.243.022.269              64.769.871.934
TOTAL EKUITAS                                                          690.233.559.474              689.570.725.308
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                           761.394.550.780              794.207.428.584




  Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian
                                           secara keseluruhan.
Page 6
Ekshibit B
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                          Catatan       30 Juni 2025             30 Juni 2024
                                                                             Rp                       Rp

PENDAPATAN                                                 2t, 21       133.575.769.445           105.427.576.074


BEBAN OPERASI                                              2t, 22       (139.180.090.343)         (149.130.997.890)


LABA (RUGI) OPERASI                                                       (5.604.320.898)          (43.703.421.816)
Pendapatan (beban) lain-lain                               2t, 23          6.267.155.064           (26.116.330.492)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                                   662.834.166            (69.819.752.308)
PENGHASILAN PAJAK                                                                      -                            -
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                                                  662.834.166            (69.819.752.308)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang akan reklasifikasi ke laba rugi
   Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan
     nilai wajar aset keuangan melalui penghasilan komprehensif lain,
      sebelum pajak                                                                    -                  (98.703.500)
Total penghasilan komprehensif lain
   tahun berjalan - setelah pajak                                                      -                  (98.703.500)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  TAHUN BERJALAN                                                            662.834.166            (69.918.455.808)
LABA (RUGI) YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik entitas induk                                                  1.189.683.831            (69.918.455.808)
   Kepentingan non-pengendali                                2b            (526.849.665)                         -
   Total                                                                    662.834.166            (69.918.455.808)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik entitas induk                                                   1.189.683.831            (65.808.592.907)
  Kepentingan non-pengendali                                 2b            (526.849.665)            (4.109.862.901)
   Total                                                                    662.834.166            (69.918.455.808)
LABA (RUGI) PER SAHAM                                                               0,20                       (11,64)



     Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara
                                               keseluruhan.
Page 7
Ekshibit C
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                            Keuntungan
                                                                               belum
                                                                           direalisasi dari                        Ekuitas yang dapat
                                                     Tambahan modal          perubahan                                diatribusikan         Kepentingan non-
                                 Modal disetor                                                  Saldo Laba                                                       Total ekuitas
                                                         disetor              keuangan                               kepada pemilik            pengendali
                                                                           tersedia dijual                            entitas induk
                                                                          investasi jangka
                                                                               pendek

Saldo per 01/01/2024             60.000.000.000      408.047.183.674          30.882.674      196.174.256.064        664.252.322.412         62.944.192.514      727.196.514.926
Laba (Rugi) periode berjalan                     -                    -                   -     (65.803.909.626)       (65.803.909.626)                            (65.803.909.626)
Kerugian komprehensif
  lain tahun berjalan                            -                    -         (4.683.281)                    -            (4.683.281)        (4.109.862.901)      (4.114.546.182)

Saldo per 30/06/2024             60.000.000.000      408.047.183.674           26.199.393     130.370.346.438        598.443.729.505         58.834.329.613      657.278.059.118

Saldo per 01/01/2025             60.000.000.000      408.047.183.674       1.400.015.391      155.353.654.309        624.800.853.374         64.769.871.934      689.570.725.308
Laba (Rugi) periode berjalan                     -                    -                   -       1.189.683.831          1.189.683.831           (526.849.665)         662.834.166
Kerugian komprehensif
  lain tahun berjalan                            -                    -                   -                                             -                    -                    -
Total kerugian komprehensif
  tahun berjalan                              -                    -                   -          1.189.683.831          1.189.683.831          (526.849.665)          662.834.166
Saldo per 30/06/2025             60.000.000.000      408.047.183.674       1.400.015.391      156.543.338.140        625.990.537.205         64.243.022.269      690.233.559.474




                        Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan.
Page 8
Ekshibit D
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                (Periode enam bulan)
                                                                          2025                    2024
                                                                           Rp                          Rp

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                                              125.301.559.978           203.432.586.757
Pembayaran pada pemasok                                               (110.220.640.167)         (133.966.676.580)
Pembayaran pada karyawan                                               (45.923.886.087)          (55.290.856.489)
Kas digunakan untuk operasi                                          (30.842.966.276)          14.175.053.688

Penerimaan Bunga                                                          160.474.038                  608.441.124
Pembayaran Pajak Penghasilan                                            (1.913.431.442)           (3.700.783.095)
Pembayaran Beban Bunga                                                    (936.771.111)           (5.271.558.000)

Kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi                         (33.532.694.791)           5.811.153.717

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pencairan (penempatan) Investasi Jangka Pendek                          13.913.339.512            (7.255.266.700)
Pembayaran untuk perolehan aset takberwujud                               (138.586.734)                (371.249.568)
Pembayaran untuk perolehan aset tetap                                   (5.427.677.883)           (2.836.687.114)

Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi       8.347.074.895           (10.463.203.382)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan (pembayaran) piutang lain-lain                                1.752.887.799                 456.855.524
Penerimaan (pembayaran) piutang pihak berelasi                          (1.372.424.040)           (2.776.105.812)

Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan                           380.463.759             (2.319.250.288)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
  KAS DAN SETARA KAS                                                   (24.805.156.137)           (6.971.299.953)

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                         45.489.573.732            40.530.111.117

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                     20.684.417.595            33.558.811.164


     Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara
                                               keseluruhan.
Page 9
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM
     a. Pendirian dan informasi umum

          PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan akta notaris No. 3 tanggal 3 Desember
          2014 oleh Yurisa Martanti, S.H., M.H., notaris di Jakarta. Akta ini telah mendapat pengesahan dari Menteri
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusannya No. AHU-38135.40.10.2014
          Tahun 2014 tanggal 5 Desember 2014. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali
          perubahan, terakhir dengan akta No. 7 tanggal 27 Mei 2024 dari Dr. Putra Hutomo, S.H., M.Kn. notaris di
          Jakarta mengenai pengangkatan kembali pengurus Perusahaan. Perubahan data ini telah memperoleh
          persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No.AHU-0108466 tanggal
          4 Juni 2024.

          Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha utama Perusahaan meliputi
          manajemen klub sepakbola, perdagangan eceran dan aktivitas konsultasi manajemen dan bisnis, serta
          kegiatan usaha penunjang sebagai perusahaan holding.

          Perusahaan berlokasi di Jl. Mahendradata Utara, No. 75, Ubung, Denpasar Utara, Bali, Indonesia.

          Pada akhir tahun 2014, Perusahaan mengakuisisi bisnis klub sepakbola dari PT Putra Samarinda Indonesia
          (PSI) (Catatan 13). Pada tahun 2015, Perusahaan telah memindahkan home base klub ke Stadion Kapten I
          Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Indonesia dan mendaftarkan klub di liga sepakbola Indonesia dengan nama Bali
          United Pusam. Selanjutnya pada tahun 2016, Perusahaan mengubah pendaftaran nama tersebut dengan
          nama Bali United. Pada tahun 2025, Perusahaan telah selesai mengurus perubahan nama dan perpanjangan
          penggunaan logo Bali United.

          Pada akhir periode pelaporan, pemegang saham utama yang mempunyai kemampuan untuk menentukan,
          baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijakan Perusahaan
          adalah Pieter Tanuri.

     b.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan

          Susunan anggota Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                 30 Jun 2025 dan 31 Des 2024


           Komisaris Utama                             Jemi Wiyono Prihadi
           Komisaris                                     Edy Soehartono
           Komisaris Independen                         Andy Flores Noya
           Direktur Utama                                 Yabes Tanuri
           Direktur                                  Y. Ade Bunian Moniaga
           Direktur                                     Katharine Wianna
           Direktur                                   Putri Paramita Sudali
           Komite Audit
           Ketua                                        Andy Flores Noya
           Anggota                                       J. Anwar Hasan
                                                         Achmad Sofyan
           Sekretaris Perusahaan                     Y. Ade Bunian Moniaga

          Grup memiliki 53 karyawan tetap (31 Desember 2024: 44 karyawan).
Page 10
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)

     c.     Struktur Grup

            Perusahaan mengendalikan entitas anak berikut, yang semuanya berdomisili di Indonesia:

                                                                                                                 Persentase pemilikan           Total aset sebelum
                                                                                               Tahun                    efektif                      eliminasi
                    Entitas anak                          Bidang usaha                    operasi komersial   30 Jun 2025 31 Des 2024    30 Jun 2025        31 Des 2024
                                                                                                                                              Rp                Rp

          PT Kreasi Karya Bangsa              Sport agency dan live video streaming             2019             90%          90%       242.622.419.882   251.628.649.369

          PT Rahasia Gadis Nusantara*                 Perdagangan dan jasa                      2020            23,55%       23,55%      10.055.710.672    10.332.094.818

          PT Ekonomi Baru Investasi                      Aktivitas holding                      2021             90%          90%       136.841.704.992   136.309.008.300
             Teknologi
          PT Pedagang Aset Kripto**         Pengelolaan portal web dan platform digital           -              70%          70%       109.647.587.632   101.653.327.964

          PT IOG Indonesia Sejahtera          Aktivitas olahraga dan rekreasi lainnya           2019             95%          95%         4.055.475.922     4.048.106.810

          PT Bali Boga Sejahtera                        Restoran dan kafe                       2019             90%          90%         1.556.267.999     1.524.722.148

          PT Radio Swara Bukit Bali Indah                Penyiaran radio                        2019             99%          99%          533.978.014       466.687.388

          PT Manusia Masa Depan                       Perdagangan dan jasa                      2022             50%          50%         8.117.056.411     9.559.240.659



            *) Kepemilikan tidak langsung melalui PT Kreasi Karya Bangsa
            **) Kepemilikan tidak langsung melalui PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi

            Berdasarkan perjanjian jual beli saham No. 1 tanggal 5 Agustus 2024, dari Pradita Ayu Yustisia, S.H., M.Kn.,
            dari notaris di Bogor, PT Kreasi Karya Bangsa (KKB) telah mengalihkan kepemilikan saham pada PT Rahasia
            Gadis Nusantara (RGN) sebesar 36,45%, entitas anak yang berdomisili di Jakarta, kepada Andhikaputri
            Himawan, Putri Paramita Sudali dan Adellene Odelia Tanuri masing-masing sebesar 14%, 14%, dan 8,45%.

            PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BBS) secara de jure dan de facto masih mengendalikan operasi dan kebijakan
            keuangan RGN melalui KKB, walaupun kepemilikan KKB hanya 23,55% melalui kepemilikan Putri (24%) dan
            Adelle (24%), sehingga RGN masih tetap dikonsolidasi dalam laporan keuangan konsolidasian KKB dan
            selanjutnya dalam laporan keuangan konsolidasian BBS tahun 2025.

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     a.     Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian

            Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
            Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
            Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan
            Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah - Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan regulator pasar
            modal dan peraturan terkait yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk entitas yang berada
            dibawah pengawasannya, khususnya Peraturan No. VIII.G.7 tanggal 25 Juni 2012 tentang Penyajian dan
            Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
Page 11
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

          Manajemen Grup telah menilai kemampuan kelangsungan usaha secara berkelanjutan dan berkeyakinan
          bahwa Grup memiliki sumber daya untuk melanjutkan usaha di masa datang. Selain itu, manajemen tidak
          mengetahui adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan atas kemampuan
          kelangsungan usaha Grup secara berkelanjutan. Oleh karena itu, laporan keuangan konsolidasian tetap
          disusun berdasarkan kelangsungan usaha.

          Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, telah disusun berdasarkan
          akuntansi basis akrual. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung
          dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

          Laporan keuangan konsolidasian Grup disajikan dalam mata uang Rupiah (Rp), yang merupakan mata uang
          fungsional Grup.

          Laporan keuangan konsolidasian telah disusun berdasarkan biaya historis, kecuali untuk akun tertentu yang
          disusun berdasarkan pengukuran seperti diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
          Biaya historis pada umumnya berdasarkan nilai wajar yang digunakan pada saat pertukaran aset.

          Nilai wajar merupakan harga yang akan diterima untuk menjual aset atau dibayar untuk mentransfer
          liabilitas pada transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran, terlepas dari apakah harga
          yang langsung dapat diobservasi atau diestimasi dengan menggunakan teknik penilaian lain. Dalam
          mengestimasi nilai wajar aset atau liabilitas, Grup memperhitungkan karakteristik dari aset atau liabilitas
          jika pelaku pasar akan menggunakan karakteristik tersebut dalam perhitungan ketika menilai aset atau
          liabilitas pada tanggal pengukuran. Nilai wajar untuk keperluan pengukuran dan/atau pengungkapan dalam
          laporan keuangan konsolidasian ditentukan secara seperti itu, kecuali untuk pengukuran yang memiliki
          beberapa kesamaan dengan nilai wajar tetapi bukan merupakan nilai wajar, seperti nilai realisasi neto
          persediaan dalam PSAK 202 atau nilai pakai dalam PSAK 236.

          Input yang digunakan dalam menentukan pengukuran nilai wajar dikategorikan dalam level berbeda
          berdasarkan bagaimana diobservasi input yang digunakan dalam teknik penilaian yang digunakan (hirarki
          nilai wajar):
                • Level 1: Harga kuotasian di pasar aktif untuk pos yang identik (tanpa penyesuaian);
                • Level 2: Input yang dapat diobservasi baik langsung maupun tidak selain input level 1; dan
                • Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi (seperti tidak berasal dari data pasar).

          Penyusunan laporan keuangan konsolidasian berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
          mengharuskan penggunaan asumsi dan estimasi akuntansi kritikal tertentu. Manajemen juga diharuskan
          membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup.
Page 12
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

          Area yang membutuhkan pertimbangan lebih tinggi atau kompleks, atau area yang asumsi dan estimasinya
          signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian dijelaskan pada Catatan 3.

          Kebijakan akuntansi material yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian diatur di
          bawah. Kebijakan ini diterapkan secara konsisten dengan semua periode penyajian, kecuali disebutkan lain.

          Amendemen PSAK

          Amendemen PSAK, yang telah diterbitkan dan berlaku untuk tahun buku pada atau setelah 1 Januari 2024
          yang tidak berdampak secara substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan tidak berpengaruh
          material terhadap laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:

          Amendemen PSAK 116, ”Sewa” tentang liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa balik

          Amendemen ini mengatur pengukuran selanjutnya atas transaksi jual dan sewa balik, mencakup penjelasan
          bagaimana entitas mencatat penjualan dan penyewaan kembali setelah tanggal transaksi. Sebelum
          Amendemen, PSAK 116 tidak membuat persyaratan pengukuran khusus untuk kewajiban sewa yang mungkin
          memuat pembayaran sewa variabel yang timbul dalam transaksi jual dan sewa balik, seperti transaksi jual
          dan sewa kembali yang sebagian atau seluruh pembayaran sewa merupakan pembayaran sewa variabel yang
          tidak bergantung pada indeks atau suku bunga, kemungkinan besar akan terkena dampaknya. Dalam
          menerapkan persyaratan pengukuran kewajiban sewa berikutnya pada transaksi jual dan sewa balik,
          amendemen mengharuskan penjual-penyewa untuk menentukan ‘pembayaran sewa’ atau ‘pembayaran
          sewa yang direvisi’ sedemikian rupa sehingga penjual-penyewa tidak akan mengakui sejumlah keuntungan
          atau kerugian yang terkait dengan hak pengguna yang dimiliki oleh penjual-penyewa.

          Amendemen PSAK 201, “Penyajian laporan keuangan” tentang liabilitas jangka panjang dengan kovenan

          Amendemen ini mengatur bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas pada atau sebelum tanggal
          pelaporan sehingga kondisi yang harus dipatuhi suatu entitas dalam waktu dua belas bulan setelah periode
          pelaporan mempengaruhi klasifikasi suatu kewajiban yang akan memengaruhi klasifikasi liabilitas jangka
          pendek atau jangka panjang serta pengungkapannya.

          Amendemen PSAK 207, ”Laporan arus kas” tentang pengungkapan terkait pengaturan pembiayaan pemasok

          Amendemen ini memperjelas pengungkapan terkait pengaturan pembiayaan pemasok, sehingga
          memungkinkan pengguna untuk menilai dampak fasilitas pembiayaan tersebut terhadap liabilitas, arus kas,
          dan likuiditas, serta dampaknya jika fasilitas pembiayaan tidak lagi tersedia. Amendemen tersebut
          mengharuskan entitas untuk memberikan pengungkapan tertentu (kualitatif dan kuantitatif) yang terkait
          dengan pengaturan pembiayaan pemasok. Amendemen tersebut juga memberikan panduan tentang
          karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok.

          Standar baru dan amandemen yang belum efektif

          Pada tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen sedang mengevaluasi dampak yang
          mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amendemen berikut yang telah diterbitkan, namun belum
          berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai 1 Januari 2024 sebagai berikut:
Page 13
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

          PSAK 117, “Kontrak asuransi”

          Kontrak asuransi mengatur relaksasi beberapa ketentuan pada perusahaan asuransi seperti pemisahan
          antara pendapatan yang diperoleh dari bisnis asuransi dan bisnis investasi, termasuk penambahan
          pengecualian ruang lingkup, penyesuaian penyajian laporan keuangan, penerapan opsi mitigasi risiko dan
          beberapa modifikasi pada ketentuan transisi.

          Amendemen PSAK 221, ”Pengaruh perubahan kurs valuta asing” tentang kekurangan ketertukaran

          Pengaruh perubahan kurs valuta asing tentang kekurangan ketertukaran. Amendemen ini menjelaskan
          pengaturan pengungkapan terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan.

     b. Dasar Konsolidasian

          Ketika Perusahaan mengendalikan investee, akan diklasifikasikan sebagai entitas anak. Perusahaan
          mengendalikan investee jika ketiga unsur berikut ini dipenuhi: (a) kekuasaan atas investee, (b) eksposur
          atau hak atas imbal hasil variabel dari investee, dan (c) kemampuan untuk menggunakan kekuasannya atas
          investee untuk mempengaruhi imbal hasil. Pengendalian dinilai kembali jika fakta dan keadaan
          mengindikasikan adanya perubahan terhadap setiap unsur pengendalian.

          Pengendalian de facto terdapat pada situasi ketika Perusahaan memiliki kemampuan praktis untuk
          mengarahkan aktivitas yang relevan dari investee tanpa memegang hak suara mayoritas. Dalam penentuan
          terdapatnya pengendalian de facto, Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan
          termasuk; ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif baik ukuran dan penyebaran pihak lain yang
          memegang hak suara, hak suara potensial yang dimiliki oleh Perusahaan dan oleh pihak lain, pengaturan
          kontraktual lain, dan pola kehadiran dalam pemilihan hak suara.

          Laporan keuangan konsolidasian menyajikan kinerja dari Perusahaan dan entitas anaknya seolah-olah
          Perusahaan dan entitas anaknya membentuk satu kesatuan usaha. Transaksi dan saldo antara entitas–entitas
          dalam Grup dieliminasi secara penuh.

          Jika diperlukan, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansi
          yang digunakan sesuai dengan Perusahaan.

          Konsolidasian entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak dan
          dihentikan pada saat Perusahaan kehilangan pengendalian entitas anak. Secara khusus, pendapatan dan
          beban entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi
          dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian sampai dengan
          tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian entitas anak.

          Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan dengan pemilik entitas induk
          dan kepentingan non-pengendali. Total penghasilan komprehensif entitas anak tersebut diatribusikan
          kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali bahkan jika hasilnya mengakibatkan
          kepentingan non-pengendali menjadi saldo defisit.
Page 14
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     b.   Dasar Konsolidasian (lanjutan)

          Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
          pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan kepentingan non-
          pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya atas entitas anak.

          Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang
          diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik entitas induk.

          Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka keuntungan atau kerugian pelepasan diakui
          dalam laba rugi dan dihitung dari perbedaan antara (a) nilai wajar seluruh pembayaran yang diterima dan
          nilai wajar dari kepentingan yang tersisa dan (b) nilai tercatat sebelumnya atas aset (termasuk goodwill)
          dan liabilitas entitas anak serta setiap kepentingan non-pengendali.

          Seluruh jumlah yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas
          anak tersebut dicatat seolah olah Grup telah langsung melepas aset dan liabilitas terkait dari entitas anak
          (misalnya reklasifikasi ke laba rugi atau transfer ke kategori lain ekuitas sesuai dengan standar yang berlaku).

          Nilai wajar sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian dianggap sebagai
          nilai wajar pada saat pengakuan awal aset keuangan sesuai dengan PSAK 109, atau jika sesuai, biaya
          perolehan saat pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.

     c.   Kombinasi Bisnis

          Akuisisi bisnis Grup dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan atau imbalan yang
          dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang meliputi nilai wajar aset yang
          diperoleh, liabilitas yang diambil alih dan instrumen ekuitas yang diterbitkan, ditambah jumlah kepentingan
          non-pengendali yang diakuisisi ditambah, jika kombinasi bisnis secara bertahap, nilai wajar kepentingan
          ekuitas yang ada pada pihak yang diakuisisi.

          Imbalan kontijensi termasuk dalam biaya perolehan sebesar nilai wajar pada saat tanggal akuisisi dan,
          dalam kasus pertimbangan kontingen diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan, diukur kemudian melalui
          laba rugi. Biaya langsung akuisisi diakui segera sebagai beban.

          Pada saat tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada
          nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur berdasarkan standar akuntansi yang
          relevan.

          Goodwill dikapitalisasi sebagai aset tidak berwujud dengan setiap penurunan nilai tercatat dibebankan pada
          laba rugi.

          Jika nilai wajar aset teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontijensi melebihi nilai wajar imbalan yang
          dibayarkan, selisih tersebut dikreditkan secara penuh ke laba atau rugi pada saat tanggal akuisisi.

          Grup memiliki pilihan, atas suatu transaksi berdasarkan basis transaksi, untuk pengakuan awal kepentingan
          non-pengendali pada pihak pengakuisisi yang merupakan kepentingan kepemilikan dan memberikan hak
          kepada pemegangnya bagian secara proporsional aset bersih entitas baik dalam hal likuidasi maupun nilai
          wajar pada saat tanggal akuisisi atau, pada proporsi instrumen kepemilikan dalam jumlah yang diakui dari
          aset bersih teridentifikasi.
Page 15
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     c.   Kombinasi Bisnis (lanjutan)

          Komponen lain kepentingan non-pengendali seperti opsi saham yang beredar umumnya diukur pada nilai
          wajar. Grup tidak memilih untuk mengambil opsi untuk menggunakan nilai wajar dalam akuisisi yang telah
          selesai sampai dengan saat ini.

          Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas yang
          berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan kontinjen
          tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari imbalan yang
          dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis.

          Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode
          pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill.

          Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh
          selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan
          kondisi yang ada pada tanggal akuisisi.

          Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat sebagai
          penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut diklasifikasikan.
          Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada tanggal sesudah tanggal
          pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas.

          Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai
          dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam laba rugi.

          Apabila akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi
          terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai dalam
          laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas
          tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang
          ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal
          tersebut.

     d.   Transaksi dengan pihak-pihak berelasi

          Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor).
          (a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
              (1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
                  tersebut:
              (2) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
              (3) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.

          (b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
              (1) entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
                  entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
              (2) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi
                  atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain
                  tersebut adalah anggotanya).
Page 16
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     d.   Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)

              (3) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
              (4) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
                  dari entitas ketiga.
              (5) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu
                  entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah
                  entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan
                  entitas pelapor.
              (6) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf
                  (a).
              (7) orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (1) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
                  merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
              (8) entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
                  menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk
                  dari entitas pelapor.

          Transaksi dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak.

          Seluruh transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan laporan keuangan
          konsolidasian.

      e. Aset Keuangan

          Tanggal pengakuan

          Aset keuangan awalnya diakui pada tanggal perdagangan di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian,
          jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen keuangan.
          Termasuk perdagangan reguler, pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan pengiriman aset
          dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau konvensi di pasar.

          Pengakuan awal dan pengukuran kemudian

          Semua aset keuangan awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan
          secara langsung, kecuali untuk aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

          Grup mengklasifikasikan aset keuangan dalam salah satu kategori berikut (1) biaya perolehan diamortisasi;
          (2) nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVTOCI) dan; (3) nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).
          Pengklasifikasian ini tergantung pada model bisnis entitas untuk pengelolaan aset keuangan dan
          karakteristik arus kas kontraktual.

          Grup memiliki aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi, FVTOCI dan FVTPL pada akhir periode
          pelaporan. Kebijakan akuntansi Grup untuk setiap kategori adalah sebagai berikut:
Page 17
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Aset Keuangan (lanjutan)

          Biaya perolehan diamortisasi

          Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model
          bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
          persyaratan kontraktual aset keuangan pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari
          pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang.

          Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Grup timbul terutama dari penyediaan barang dan jasa
          kepada pelanggan (misalnya piutang usaha), tetapi juga termasuk jenis aset keuangan non-ekuitas. Aset
          pada awalnya diakui pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang berkaitan langsung dengan akuisisi atau
          penerbitan, dan kemudian dinyatakan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
          bunga efektif, dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai.

          Piutang usaha diukur pada jumlah imbalan yang diharapkan oleh Grup berhak dalam pertukaran transfer
          barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak
          ketiga, dan piutang usaha tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan pada saat pengakuan
          awal aset.

          Pendapatan bunga aset keuangan termasuk dalam pendapatan keuangan. Keuntungan atau kerugian yang
          timbul dari penghentian pengakuan aset diakui di laba rugi dan disajikan pada keuntungan dan kerugian
          lain-lain.

          Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari kas dan setara kas, piutang
          usaha dan piutang lain-lain dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVTOCI)

          Aset keuangan diklasifikasi dan diukur pada FVTOCI, jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang
          tujuannya akan terpenuhi dengan maupun mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan
          dan persyaratan kontraktual aset keuangan memenuhi tes SPPI.

          •   Investasi pada instrumen utang

              Grup memiliki investasi pada instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVTOCI (Catatan 5). Nilai
              wajar ditentukan dengan cara seperti dijelaskan dalam Catatan 5, 14, dan 26. Investasi pada instrumen
              utang ini pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi. Kemudian, perubahan nilai
              tercatat investasi pada instrumen utang akibat dari keuntungan atau kerugian penurunan nilai, dan
              penghasilan bunga yang dihitung dengan menggunakan metode bunga efektif diakui dalam laba rugi.

              Jumlah yang diakui dalam laba rugi adalah sama dengan jumlah yang akan diakui dalam laba rugi jika
              investasi pada instrumen utang ini telah diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Semua perubahan
              lainnya dalam nilai tercatat investasi pada instrumen utang ini diakui dalam penghasilan komprehensif
              lain dan diakumulasikan di dalam keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset
              keuangan FVTOCI.

              Ketika investasi pada instrumen utang ini dihentikan pengakuannya, akumulasi keuntungan atau
              kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi.
Page 18
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   e.   Aset Keuangan (lanjutan)

        Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVTOCI) (lanjutan)

        •      Investasi pada insturmen ekuitas

               Grup memiliki sejumlah investasi strategis dalam entitas yang listed dan tidak-listed yang tidak
               diperhitungkan sebagai entitas anak, asosiasi atau entitas pengendalian bersama.

               Untuk investasi tersebut, Grup telah melakukan pemilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk
               mengklasifikasikan investasi pada FVTOCI daripada FVTPL karena Grup menganggap pengukuran ini
               paling representatif untuk model bisnis aset ini. Penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan
               entitas anak agar kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan Perusahaan.

               Investasi pada instrumen ekuitas pada FVTOCI pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya
               transaksi. Kemudian, aset diukur pada nilai wajar dengan keuntungan dan kerugian yang timbul dari
               perubahan nilai wajar diakui pada penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
               keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI.

               Akumulasi keuntungan atau kerugian tidak direklasifikasi ke laba rugi pada saat penarikan investasi
               pada instrumen ekuitas, sebaliknya, ditransfer ke saldo laba.

               Dividen atas investasi pada instrumen ekuitas ini diakui dalam laba rugi, kecuali dividen jelas
               merupakan pemulihan sebagian dari biaya perolehan investasi.

               Aset keuangan FVTOCI Grup merupakan investasi pada instrumen ekuitas pada PT Vidio Dot Com, PT
               Rans Entertainmen Indonesia, PT Liga Indonesia Baru, PT Mitra Maha Meta dan Stargo Pte. Ltd dan
               investasi pada instrumen utang pada PT Indozone Media Indonesia dan Tjufoo Pte. (31 Desember 2024:
               PT Vidio Dot Com, PT Rans Entertainmen Indonesia, PT Liga Indonesia Baru, PT Mitra Maha Meta dan
               Stargo Pte. Ltd dan investasi pada instrumen utang pada PT Indozone Media Indonesia dan Tjufoo Pte.)
               (Catatan 14) yang biaya perolehannya merupakan estimasi terbaik nilai wajarnya terkait dengan
               informasi terbaik kini yang tersedia tidak cukup untuk mengukur nilai wajar.

            Nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL)

            Aset keuangan yang tidak dimiliki dalam salah satu dari dua model bisnis yang disebutkan di atas atau yang
            tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI diukur pada FVTPL.
            Aset keuangan diklasifikasikan sebagai FVTPL, jika aset keuangan baik dimiliki untuk perdagangan atau
            konsiderasi kontinjen yang timbul dari kombinasi bisnis pada pengakuan awal.

            Aset keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika diperoleh terutama untuk dijual dalam waktu dekat;
            atau pada pengakuan awal merupakan bagian portofolio instrumen keuangan yang diidentifikasi bahwa
            Grup mengelola bersama-sama dan memiliki bukti dari pola aktual ambil untung jangka pendek; atau
            derivatif (kecuali derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau instrumen lindung nilai yang
            ditentukan dan efektif).

            Grup telah menetapkan investasi pada instrumen ekuitas melalui perusahaan sekuritas (Catatan 5) sebagai
            aset keuangan pada FVTPL pada saat pengakuan awal. Grup tidak memiliki aset lainnya untuk
            diperdagangkan dan secara sukarela mengklasifikasikan aset keuangan sebagai FVTPL.
Page 19
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Aset Keuangan (lanjutan)

          Nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL) (lanjutan)

          Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan, dengan
          keuntungan atau kerugian nilai wajar diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian neto yang diakui
          dalam laba rugi mencakup dividen dan termasuk dalam pos pendapatan (beban) lain-lain (Catatan 23).
          Nilai wajar ditentukan seperti dijelaskan pada Catatan 5 dan 26.

          Penghentian pengakuan aset keuangan

          Grup menghentikan pengakuan aset keuangan hanya jika hak kontraktual arus kas aset berakhir, atau
          ketika transfer aset keuangan dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset ke entitas
          lain.

          Jika Grup tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat
          kepemilikan aset dan terus mengendalikan aset yang ditransfer, Grup mengakui kepentingan yang
          dipertahankan dalam aset dan liabilitas terkait untuk jumlah yang harus dibayar. Jika Grup
          mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer,
          Grup terus mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin untuk hasil yang diterima.

          Penurunan nilai aset keuangan

          Grup menilai dasar forward-looking kerugian kredit ekspektasian (ECLs) terkait dengan instrumen utang
          yang dinyatakan pada biaya perolehan diamortisasi. Metodologi penurunan nilai diterapkan tergantung
          pada apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit secara signifikan.

          ECLs didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual sesuai dengan kontrak dan semua arus kas
          yang Grup harapkan untuk menerima, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas
          diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan jaminan atau peningkatan kredit lainnya yang
          merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual.

          ECL diakui untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
          pengakuan awal aset, ECL dibentuk untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa default yang
          mungkin terjadi dalam 12-bulan berikutnya (12-bulan ECL). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi
          peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal aset, cadangan kerugian diakui untuk
          kerugian kredit ekspektasian selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (ECL sepanjang
          umurnya).

          Untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung ECLs. Oleh
          karena itu, Grup tidak melacak perubahan risiko kredit, tetapi memperbarui cadangan kerugian
          berdasarkan ECLs sepanjang umur pada setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko
          kredit sejak pengakuan awal instrumen keuangan seumur hidup. Grup telah menetapkan ketentuan matriks
          berdasarkan pengalaman histori kerugian kredit, yang disesuaikan dengan faktor forward-looking yang
          spesifik bagi debitur dan lingkungan ekonomi yang dapat mempengaruhi kemampuan bayar debitur.
Page 20
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Aset Keuangan (lanjutan)

          Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)

          Grup menganggap aset keuangan dalam default ketika pembayaran kontraktual jatuh tempo 120 hari.
          Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga dapat mempertimbangkan aset keuangan dalam default ketika
          informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak akan menerima jumlah sesuai kontrak
          secara penuh sebelum memperhitungkan peningkatan kredit yang dimiliki oleh Grup.

          Cadangan tersebut dicatat di dalam akun beban operasi dengan kerugian yang diakui pada laporan laba
          rugi konsolidasian. Aset keuangan dihapuskan ketika tidak terdapat ekspektasian yang pasti untuk
          memulihkan arus kas kontraktual, nilai tercatat bruto aset dihapuskan terhadap cadangan terkait.

          Reklasifikasi aset keuangan

          Reklasifikasi aset keuangan diperbolehkan, jika dan hanya jika, ada perubahan model bisnis pengelolaan
          aset keuangan. Setelah pengakuan awal, Grup tidak melakukan reklasifikasi aset keuangan selama periode-
          periode penyajian.

     f.   Offsetting aset keuangan dan liabilitas keuangan

          Aset keuangan dan liabilitas keuangan di offset dan dilaporkan dalam jumlah neto di laporan posisi
          keuangan konsolidasian Grup, jika terdapat hak yang dapat dilakukan secara hukum untuk offset jumlah
          yang diakui dan terdapat niat untuk menyelesaikan secara neto atau merealisasikan aset dan
          menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

     g.   Kas dan setara kas

          Kas dan setara kas meliputi kas, bank, dan deposito berjangka yang tidak dibatasi penggunaannya serta
          tidak dijaminkan sebagai jaminan utang yang mudah dikonversi pada jumlah yang diketahui dalam kas dan
          tunduk pada risiko yang tidak signifikan dari perubahan nilai.

     h.   Persediaan

          Persediaan diakui pada awalnya sebesar biaya perolehan dan kemudian pada nilai yang lebih rendah antara
          biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya perolehan persediaan Grup meliputi biaya pembelian dan
          biaya lainnya yang timbul sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini.

          Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga
          jual dikurangi taksiran biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk menjual.

          Penyisihan untuk persediaan yang usang, jika diperlukan, disajikan berdasarkan hasil penelaahan terhadap
          harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada akhir tahun.

     i.   Biaya dibayar di muka

          Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing beban dengan menggunakan metode
          garis lurus.
Page 21
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     j.   Investasi pada entitas asosiasi

          Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana Grup mempunyai pengaruh yang signifikan. Pengaruh
          signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional
          investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.

          Penghasilan operasi dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi digabungkan dalam laporan keuangan
          konsolidasian dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi diklasifikasikan
          sebagai dimiliki untuk dijual, sesuai dengan PSAK 105, Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual dan
          operasi yang dihentikan.

          Investasi pada entitas asosiasi dicatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan
          dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Grup atas aset bersih entitas
          asosiasi yang terjadi setelah perolehan, dikurangi dengan penurunan nilai yang ditentukan untuk setiap
          investasi secara individu.

          Bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi yang melebihi nilai tercatat dari investasi (yang mencakup semua
          kepentingan jangka panjang, secara substansi, merupakan bagian dari Grup dan nilai investasi bersih dalam
          entitas asosiasi) diakui hanya sebatas bahwa Grup telah mempunyai kewajiban hukum atau kewajiban
          konstruktif atau melakukan pembayaran atas kewajiban entitas asosiasi.

          Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan metode ekuitas dari tanggal pada saat investee menjadi
          entitas asosiasi. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Grup atas nilai wajar neto dari aset
          yang teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontinjen dari entitas asosiasi yang diakui pada tanggal akuisisi,
          diakui sebagai goodwill termasuk dalam jumlah tercatat investasi.

          Setiap kelebihan dari kepemilikan Grup dari nilai wajar neto dari aset yang teridentifikasi, liabilitas dan
          liabilitas kontinjen atas biaya perolehan investasi, sesudah pengujian kembali segera diakui pada laba rugi
          pada periode di mana investasinya diperoleh.

          Persyaratan dalam PSAK 109, instrumen keuangan, diterapkan untuk menentukan apakah perlu untuk
          mengakui setiap penurunan nilai sehubungan dengan investasi pada entitas asosiasi Grup.

          Jika perlu, jumlah tercatat investasi yang tersisa (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai dengan
          PSAK 236, Penurunan Nilai Aset, sebagai suatu aset tunggal dengan membandingkan antara jumlah
          terpulihkan (mana yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual)
          dengan jumlah tercatat.

          Rugi penurunan nilai yang diakui pada keadaan tersebut tidak dialokasikan pada setiap aset yang
          membentuk bagian dari nilai tercatat investasi. Setiap pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai
          dengan PSAK 236 sepanjang jumlah terpulihkan dari investasi tersebut kemudian meningkat.

          Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas dari tanggal ketika investasinya berhenti menjadi
          investasi pada entitas asosiasi atau ketika investasi diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual.

          Ketika Grup mempertahankan kepentingan dalam entitas asosiasi terdahulu dan sisa kepentingan adalah
          aset keuangan, Grup mengukur setiap sisa kepentingan pada nilai wajar pada tanggal tersebut dan nilai
          wajar dianggap sebagai nilai wajarnya pada saat pengakuan awal sesuai dengan PSAK 109.
Page 22
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   j.    Investasi pada entitas asosiasi (lanjutan)

         Selisih antara jumlah tercatat entitas asosiasi pada tanggal metode ekuitas dihentikan, dan nilai wajar
         setiap investasi yang tersisa dan setiap hasil dari pelepasan bagian kepentingan dalam entitas asosiasi
         termasuk dalam penentuan keuntungan atau kerugian pelepasan dari entitas asosiasi.

         Selanjutnya, Grup mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif
         lain yang terkait dengan entitas asosiasi tersebut dengan dasar perlakuan yang sama dengan yang
         disyaratkan jika entitas asosiasi telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas yang terkait.
         Oleh karena itu, jika keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif
         lain oleh entitas asosiasi akan direklasifikasi ke laba rugi pada saat pelepasan dari aset atau liabilitas
         terkait, Grup mereklasifikasi keuntungan atau kerugian dari ekuitas ke laba rugi (sebagai penyesuaian
         reklasifikasi) ketika metode ekuitas dihentikan.

         Ketika Grup mengurangi kepemilikannya di entitas asosiasi tetapi Grup masih menggunakan metode
         ekuitas, Grup mereklasifikasi ke dalam laba rugi proporsi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya telah
         diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang berkaitan dengan penurunan kepemilikan (jika
         keuntungan atau kerugian tersebut akan direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas
         terkait).

         Ketika Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi keuntungan dan kerugian yang timbul dari
         transaksi dengan entitas asosiasi diakui dalam laporan keuangan konsolidasian Grup hanya sepanjang
         kepemilikan dalam entitas asosiasi yang tidak terkait dengan Grup.

   k.    Aset Tetap

         Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
         nilai, jika ada.

         Biaya perolehan awal aset meliputi harga perolehan termasuk bea impor dan pajak dan biaya yang dapat
         diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai tujuan
         penggunaan.

         Grup menerapkan model biaya setelah pengakuan awal untuk aset tetap. Penyusutan diakui sebagai
         penghapusan biaya perolehan aset dikurangi nilai sisa selama masa manfaat aset menggunakan metode
         garis lurus selama masa manfaat aset tetap sebagai berikut:

                                                      Tahun              Tarif
          Pemilikan langsung
           Bangunan                                    20                  5%
           Peralatan                                    5                 20%
           Kendaraan bermotor                           5                 20%
           Instalasi                                    5                 20%
           Mesin dan perlengkapan                       5                 20%
          Aset hak guna
           Tanah                                      6-31           16,67% - 3,23%
           Bangunan                                   6-22           16,67% - 4,55%
           Stadion                                     5                  20%
Page 23
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   k.    Aset Tetap (lanjutan)

         Estimasi masa manfaat, nilai residu dan metode penyusutan direviu minimum setiap akhir tahun buku,
         dengan pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi diterapkan secara prospektif.

         Tanah diklasifikasi aset tetap pemilikan langsung terkait hak atas tanah tersebut mengalihkan
         pengendalian atas aset pendasar kepada Perusahaan karena itu secara substansial menyerupai pembelian
         tanah. Tanah dicatat pada harga perolehan dan tidak disusutkan. Jika hak atas tanah tidak mengalihkan
         pengendalian asset pendasar kepada Grup melainkan mengalihkan hak menggunakan asset pendasar, Grup
         menerapkan sebagai transaksi sewa sesuai PSAK 116, “Sewa”.

         Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada saat terjadinya. Biaya lain yang terjadi setelah
         pengakuan awal untuk menambah, mengganti sebagian atau memperbaiki aset diakui aset tetap jika dan
         hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomi di masa datang berkenaan dengan aset akan mengalir ke
         Perusahaan dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.

         Aset dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan tersebut termasuk biaya
         pinjaman (apabila ada) yang terjadi selama masa pembangunan yang timbul dari utang yang digunakan
         untuk pembangunan aset tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing aset
         tetap yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan.

         Jika aset tetap baik ditarik maupun dilepaskan, keuntungan atau kerugian yang timbul dari pelepasan atau
         penarikan aset tetap ditentukan sebagai perbedaan antara hasil penjualan dan nilai tercatat aset tetap
         dan diakui di dalam laba rugi.

   l.    Aset Tidak Berwujud

         Koin kripto

         Koin kripto Grup merupakan aset kripto berupa mata uang kripto yang terdiri dari Bitcoin (BTC) dan
         Ethereum (ETH) yang tidak masuk dalam kriteria aset keuangan, namun memenuhi definisi aset tidak
         berwujud berdasarkan PSAK 238 yang awalnya diukur berdasarkan harga perolehan dan kemudian dicatat
         menggunakan model revaluasi karena koin kripto memiliki pasar aktif.

         Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup untuk memastikan bahwa nilai tercatat tidak berbeda
         secara material dari jumlah yang ditentukan menggunakan nilai wajar pada tanggal pelaporan. Koin kripto
         tidak disusutkan karena masa manfaatnya yang tidak terbatas.

         Setiap kenaikan yang berasal dari revaluasi koin kripto langsung dikreditkan ke penghasilan komprehensif
         lain dan akumulasinya ke surplus revaluasi pada bagian ekuitas, kecuali sebelumnya penurunan revaluasi
         atas aset tidak berwujud yang sama pernah diakui dalam laba rugi, dalam hal ini, kenaikan revaluasi hingga
         sebesar penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba rugi.

         Penurunan nilai tercatat yang berasal dari revaluasi koin kripto dibebankan dalam laba rugi apabila
         penurunan tersebut melebihi saldo akun surplus revaluasi coin yang berasal dari revaluasi koin sebelumnya.

         Jika koin kripto yang telah direvaluasi dijual, saldo surplus revaluasi tersisa dipindahkan langsung ke saldo
         laba.
Page 24
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   l.   Aset Tidak Berwujud (lanjutan)

        Goodwill

        Aset tidak berwujud merupakan goodwill yang timbul dari akuisisi bisnis diakui sebagai aset pada tanggal
        diperolehnya pengendalian (tanggal akuisisi).

        Biaya perolehan atau imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang
        meliputi nilai wajar aset yang diperoleh, liabilitas yang diambil alih dan instrumen ekuitas yang diterbitkan,
        ditambah jumlah kepentingan non-pengendali yang diakuisisi ditambah, jika kombinasi bisnis secara
        bertahap, nilai wajar kepentingan ekuitas yang ada pada pihak yang diakuisisi.

        Imbalan kontijensi termasuk dalam biaya perolehan sebesar nilai wajar pada saat tanggal akuisisi dan,
        dalam kasus pertimbangan kontingen diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan, diukur kemudian melalui
        laba rugi. Biaya langsung akuisisi diakui segera sebagai beban. Pada saat tanggal akuisisi, aset teridentifikasi
        yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas
        tertentu yang diukur berdasarkan standar akuntansi yang relevan.

        Goodwill akan diuji penurunan nilainya setiap tahun dan ketika terdapat indikasi penurunan nilai, goodwill
        dialokasikan pada setiap unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas untuk tujuan uji penurunan
        nilai. Nilai tercatat goodwill dibandingkan dengan nilai yang dapat dipulihkan yakni nilai tertinggi antara
        nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual.

        Pendaftaran

        Biaya yang terkait dengan akuisisi pendaftaran pemain dan manajemen staf kunci (ofisial) sepakbola
        dikapitalisasi pada nilai wajar konsideran yang dibayarkan. Biaya ini meliputi biaya transfer, biaya agen
        yang dikeluarkan oleh klub dan biaya langsung terkait lainnya, pertimbangan kontingen yang terutama
        terutang untuk klub mantan pemain dan biaya pendaftaran pemain.

        Biaya pendaftaran diamortisasi sepenuhnya dengan menggunakan metode garis lurus selama periode
        kontrak yang dicakup oleh kontrak pemain dan ofisial. Ketika kontrak diperpanjang, biaya yang terkait
        dengan usaha perpanjangan kontrak ditambahkan ke saldo yang belum diamortisasi pada tanggal
        perpanjangan dan nilai tercatat yang direvisi diamortisasi selama masa sisa kontrak yang direvisi.

        Registrasi merupakan pemain terdaftar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual ketika nilai
        tercatat diharapkan akan dipulihkan melalui transaksi penjualan dan penjualan tersebut dianggap sangat
        mungkin akan terjadi.

        Sangat mungkin didefinisikan sebagai dipasarkan secara aktif oleh klub, dengan penawaran tanpa syarat
        telah diterima sebelum akhir periode pelaporan. Aset ini dinyatakan pada jumlah yang terendah antara nilai
        tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.

        Keuntungan dan kerugian pelepasan pemain dan ofisial sepak bola terdaftar ditentukan dengan
        membandingkan antara nilai wajar konsideran piutang, dikurangi dengan biaya transaksi, dan nilai tercatat
        dan diakui dalam laba rugi yang disajikan pada keuntungan dan kerugian lain-lain. Pendapatan dari
        peminjaman pemain yang dipinjamkan sementara pada klub sepakbola lain juga diakui dalam laba rugi yang
        disajikan dalam keuntungan dan kerugian lain-lain.
Page 25
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   l.   Aset Tidak Berwujud (lanjutan)

        Akun media sosial

        Grup memiliki akun media sosial Instagram yang diperoleh dengan membeli dari pihak ketiga, akun media
        sosial pada awalnya dinyatakan sebesar biaya perolehan dan kemudian akan diakui sebesar biaya perolehan
        setelah dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada. Grup menetapkan akun media
        sosial diamortisasi sejak tanggal perolehan dengan menggunakan metode garis lurus selama 8 tahun.

        Virtual human

        Grup memiliki virtual human pada awalnya dinyatakan sebesar biaya perolehan dan kemudian akan diakui
        sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada. Grup
        menetapkan virtual human diamortisasi sejak tanggal perolehan dengan menggunakan metode garis lurus
        selama 8 tahun.

        Lisensi

        Grup memiliki lisensi atas keanggotaan klub basket Bali United pada Indonesian Basketball League (IBL) dan
        wajib menjadi peserta IBL selama minimal 5 tahun. Lisensi pada awalnya dinyatakan sebesar biaya
        perolehan dan kemudian akan diakui sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi amortisasi dan
        rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya sepenuhnya diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus
        selama 5 tahun.

        Perangkat Lunak

        Biaya perolehan perangkat lunak yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun diakui sebagai aset
        tidak berwujud dan diamortisasi selama 8-10 tahun dengan metode garis lurus.

        Aset tidak berwujud lain

        Aset tidak berwujud lain meliputi biaya pengurusan hak hukum pendaftaran merek dagang pada awalnya
        dinyatakan sebesar biaya perolehan dan kemudian akan diakui sebesar biaya perolehan setelah dikurangi
        akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada.

   m.   Biaya perbaikan stadion yang ditangguhkan

        Biaya perbaikan stadion, yang disajikan dalam aset tidak lancar lain, yang manfaat ekonomis di masa datang
        akan mengalir ke Grup dan biaya perolehan dapat diukur secara andal, ditangguhkan dan diamortisasi
        berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset yang diperbaiki antara 4 tahun.

        Namun, apabila terdapat kepastian yang beralasan bahwa kontrak stadion yang disewa tidak akan dapat
        diperpanjang pada akhir masa sewa, biaya perbaikan stadion dan mess yang disewa, diamortisasi selama
        jangka waktu yang lebih pendek antara periode sewa dan masa manfaat ekonomisnya.

        Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup mereviu nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan
        apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai.
Page 26
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   m.   Biaya perbaikan stadion yang ditangguhkan (lanjutan)

        Jika terdapat indikasi tersebut, jumlah yang dapat dipulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat
        kerugian penurunan nilai (apabila ada). Apabila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah yang dapat
        dipulihkan atas suatu aset individu, Grup mengestimasi jumlah yang dapat dipulihkan dari unit penghasil
        kas atas aset.

   n.   Penurunan nilai aset non-keuangan (tidak termasuk persediaan dan aset pajak tangguhan)

        Jika rugi penurunan nilai kemudian dibalik, nilai tercatat aset (atau unit penghasil kas) ditambahkan
        menjadi estimasi jumlah terpulihkan setelah revisi, tetapi kenaikan nilai tercatat tidak melebihi nilai
        tercatat yang telah ditetapkan sebelum rugi penurunan nilai diakui atas aset (atau unit penghasil kas) pada
        tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui langsung dalam laba rugi. Pihak berelasi
        adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor).

   o.   Liabilitas Keuangan

        Liabilitas keuangan diakui di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup menjadi
        salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen keuangan. Grup menetapkan klasifikasi liabilitas
        keuangan pada saat pengakuan awal. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya pada nilai wajar
        ditambah dalam hal liabilitas keuangan tidak dinyatakan pada FTVPL, biaya transaksi langsung yang dapat
        diatribusikan. Grup tidak memiliki liabilitas yang diklasifikasikan pada FVTPL pada akhir periode pelaporan.

        Liabilitas keuangan Grup diukur kemudian pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode bunga
        efektif.

        Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan,
        dibatalkan atau kadaluarsa. Perbedaan antara nilai tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan
        pengakuannya dan pembayaran dan jumlah terutang diakui pada laba rugi.

        Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Grup meliputi, utang usaha, utang lain-lain, beban
        akrual dan liabilitas sewa.

   p.   Imbalan pascakerja

        Grup memberikan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang No. 11
        Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 35 dan 36 Tahun 2021.

        Pada saat ini, Grup sedang dalam proses perubahan Peraturan Perusahaan kepada Dinas Ketenagakerjaan
        untuk disesuaikan dengan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Tidak terdapat pendanaan yang
        disisihkan terkait imbalan pascakerja ini.

        Perhitungan program imbalan pascakerja pasti ditentukan dengan menggunakan Metode Projected Unit
        Credit yang perhitungan aktuarianya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan. Keuntungan dan
        kerugian aktuaria dari kewajiban imbalan kerja pasti diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada
        periode saat terjadi dan dicerminkan secara langsung pada saldo laba dan tidak akan direklasifikasi pada
        laba rugi.
Page 27
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   p.   Imbalan pascakerja (lanjutan)

        Grup memberikan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang No. 11
        Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 35 dan 36 Tahun 2021.

        Biaya jasa diakui dalam laba rugi, dan termasuk juga biaya jasa kini dan biaya jasa lalu maupun keuntungan
        dan kerugian atas kurtailmen dan penyelesaian. Biaya bunga diakui dalam laba rugi, dan dihitung dengan
        menggunakan suku bunga diskonto yang digunakan untuk mengukur kewajiban imbalan pasti pada awal
        periode tahunan atas saldo kewajiban imbalan pasti, dengan mempertimbangkan pengaruh dari pembayaran
        imbalan kerja dalam periode berjalan.

        Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan skema imbalan kerja atau skema kurtailmen diakui
        langsung dalam laba rugi. Grup menyajikan biaya jasa dalam beban operasi (Catatan 22) dan biaya bunga
        dalam pendapatan (beban) lain-lain (Catatan 23).

   q.   Provisi dan kontinjensi

        Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat
        peristiwa masa lalu dan besar kemungkinan Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal
        mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dilakukan.

        Jumlah diakui sebagai provisi merupakan estimasi terbaik dan pertimbangan yang diperlukan untuk
        penyelesaian kewajiban pada akhir periode pelaporan, dengan memperhatikan unsur risiko dan
        ketidakpastian yang melekat pada kewajiban. Provisi diukur menggunakan estimasi arus kas penyelesaian
        kewajiban kini dengan nilai tercatatnya sebesar nilai kini dari arus kas tersebut.

        Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomis untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat
        dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian
        akan dapat diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.

        Liabilitas kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian. Liabilitas kontinjensi
        diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian kecuali kemungkinan arus keluar sumber
        daya ekonomi adalah kecil.

        Aset kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian, namun diungkapkan di dalam catatan
        atas laporan keuangan konsolidasian jika terdapat kemungkinan suatu arus masuk manfaat ekonomis
        mengalir ke dalam entitas.

   r.   Transaksi sewa

        Grup sebagai penyewa

        Grup menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Grup
        mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan semua pengaturan sewa dalam hal
        sebagai penyewa, kecuali untuk sewa jangka pendek dengan durasi 12 bulan atau kurang dan sewa yang
        aset pendasarnya bernilai rendah.
Page 28
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     r.   Transaksi sewa (lanjutan)

          Grup sebagai penyewa (lanjutan)

          Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk penyewaan jangka pendek (yaitu
          sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal permulaan dan tidak mengandung opsi
          pembelian). Pembayaran sewa pada sewa jangka pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah
          diakui sebagai biaya atas dasar garis lurus selama masa sewa.

          Aset hak guna

          Grup mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu pada tanggal aset pendasarnya tersedia
          untuk digunakan atas tanah, bangunan dan stadion (31 Desember 2024: tanah, bangunan dan stadion) yang
          disewa untuk digunakan dalam operasi Grup).

          Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi setiap akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan
          nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa.

          Biaya perolehan aset hak guna termasuk jumlah liabilitas sewa diakui, biaya langsung awal yang
          dikeluarkan, dan pembayaran sewa dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurang insentif sewa
          yang diterima serta jumlah provisi diakui, jika Grup secara kontraktual diwajibkan untuk membongkar,
          memindahkan, merestorasi tempat dimana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang
          disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa.

          Aset hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara masa sewa dan masa manfaat dari
          aset pendasar selama 5-31 tahun (Catatan 2k).

          Jika sewa mentransfer kepemilikan aset pendasar atau biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan bahwa
          Grup mengharapkan untuk melaksanakan opsi pembelian, aset hak guna terkait disusutkan selama masa
          manfaat dari aset pendasar. Penyusutan dimulai sejak tanggal dimulainya sewa.

          Aset hak guna juga dapat mengalami penurunan nilai. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai
          diungkapkan dalam Catatan 2n. Aset hak guna disajikan didalam pos aset tetap dalam laporan posisi
          keuangan konsolidasian (Catatan 11).

          Liabilitas sewa

          Pada awalnya liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
          tersebut, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga tidak dapat
          ditentukan, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental.

          Pembayaran sewa termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran sewa tetap (termasuk
          pembayaran tetap secara substansi), dikurangi dengan piutang insentif sewa; pembayaran sewa variabel
          yang bergantung pada indeks atau suku bunga, yang awalnya diukur menggunakan indeks atau suku bunga
          pada tanggal permulaan; jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai
          residual; harga eksekusi opsi beli, jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
          pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa mengeksekusi opsi
          untuk menghentikan sewa.
Page 29
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     s. Instrumen Ekuitas

          Instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Grup diklasifikasikan sebagai ekuitas hanya jika tidak memenuhi
          definisi liabilitas keuangan atau aset keuangan. Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan
          hak residual atas aset Grup setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.

          Modal saham Grup diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas. Instrumen ekuitas dicatat sebesar hasil
          penerimaan bersih setelah dikurangi biaya emisi saham. Biaya emisi saham disajikan sebagai pengurang
          tambahan modal disetor dalam ekuitas.

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban

          Kebijakan akuntansi pendapatan dan beban dibawah ini diterapkan berdasarkan PSAK 115.

          Pendapatan

          Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
          (1) identifikasi kontrak dengan pelanggan;
          (2) identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak;
          (3) penetapan harga transaksi;
          (4) alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dalam kontrak; dan
          (5) pengakuan pendapatan ketika (pada saat) entitas telah menyelesaikan kewajiban pelaksanaan.

          Kewajiban pelaksanaan kontrak dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
          (a) Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
          (b) Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
              pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai
              untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
              pelaksanaan.

          Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan
          dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.

          Liabilitas kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
          pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak
          disajikan terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Kriteria spesifik berikut ini juga harus
          dipenuhi sebelum pendapatan diakui.

          Pendapatan manajemen klub

          Grup memiliki pendapatan yang diperoleh dari aktivitas yang berkaitan dengan Bali United (klub sepak
          bola dan basket) sebagai berikut:

          •   Pendapatan sponsorship dan komersial

              Pendapatan sponsorship dan komersial (baik yang diterima dalam bentuk tunai atau barang)
              merupakan pendapatan dari eksploitasi logo dan foto pemain Bali United melalui perjanjian sponsor
              dan perjanjian komersial lain, pendapatan dari ritel barang bermerek dan lisensi Bali United dan
              pendapatan tur dari tim utama Bali United.
Page 30
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

          •   Pendapatan sponsorship dan komersial

              Pendapatan diakui selama masa perjanjian sponsor sesuai dengan kewajiban pelaksanaan yang
              termasuk dalam kontrak dan berdasarkan hak sponsor yang dinikmati oleh sponsor individu. Dalam
              kasus di mana hak sponsor tetap sama selama durasi kontrak, pendapatan diakui saat kewajiban
              pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke waktu (persentase penyelesaian).

              Sehubungan dengan kontrak dengan banyak kewajiban pelaksanaan, Grup mengalokasikan total
              piutang untuk setiap elemen yang dapat diidentifikasi secara terpisah berdasarkan nilai wajarnya,
              dan kemudian mengakui pendapatan saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu
              ke waktu (persentase penyelesaian).

              Pendapatan ritel diakui ketika pengendalian atas produk telah dialihkan, pada waktu penjualan
              kepada pelanggan. Pendapatan lisensi sehubungan dengan hak untuk mengakses lisensi diakui
              sejalan dengan kewajiban pelaksanaan yang tercakup dalam kontrak, dalam hal ini tetap sama
              selama durasi kontrak, pendapatan diakui secara merata pada waktu yang telah berlalu (persentase
              penyelesaian).

          •   Pendapatan Kontribusi

              Pendapatan kontribusi merupakan tagihan atas pembagian pendapatan dari aktivitas komersial
              termasuk dalam kompetisi sponsorship dan kontrak penyiaran, hak untuk mendapatkan pendapatan
              komersial dari pertandingan berdasarkan regulasi kompetisi serta aktivitas lain yang terkait dengan
              keikutsertaan yang dinegosiasikan secara terpusat oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), Asian Football
              Confederation (AFC) dan operator kompetisi domestik lain.

              Pendapatan diakui saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke waktu
              (persentase penyelesaian) yaitu pada saat pertandingan dimainkan dan atau saat pendapatan diketahui
              pada akhir setiap musim sepakbola.

              Pendapatan kontribusi yang diterima sebelum akhir periode tetapi berkaitan dengan masa datang
              diperlakukan sebagai liabilitas kontrak. Liabilitas kontrak kemudian diakui pendapatan sesuai dengan
              kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke waktu (persentase penyelesaian).

          •   Pendapatan Pertandingan

              Pendapatan pertandingan diakui berdasarkan pertandingan yang dimainkan sepanjang tahun dengan
              pendapatan dari setiap pertandingan diakui pada saat kewajiban pelaksanaan diselesaikan yaitu pada
              saat pertandingan telah dimainkan.

              Pendapatan pertandingan mencakup semua aktivitas pertandingan dalam dan luar negeri dari
              pertandingan Bali United yang dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, dan bagian kuota
              penerimaan tiket dari pertandingan domestik yang tidak dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta,
              dan biaya untuk mengatur acara lainnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

              Bagian penerimaan tiket yang dibayarkan ke klub peserta lainnya dan biaya lainnya penyelenggaraan
              kompetisi pertandingan domestik yang dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta diperlakukan sebagai
              pengurang pendapatan pertandingan.
Page 31
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

          •   Pendapatan Pertandingan

              Pendapatan pertandingan yang diterima sebelum akhir periode tetapi berkaitan dengan masa datang
              (terutama penjualan fasilitas musiman untuk pertandingan tim utama di Stadion Kapten I Wayan Dipta)
              dicatat sebagai liabilitas kontrak. Liabilitas kontrak akan diakui pendapatan pada saat kewajiban
              pelaksanaan diselesaikan yaitu pada saat pertandingan telah dimainkan.

          Pendapatan agensi

          Grup memiliki pendapatan dari entitas anak yang berkaitan dengan aktivitas kreatif, seni dan hiburan
          sebagai berikut:

          •   Pendapatan live streaming

              Pendapatan live streaming dari live video streaming dan rekaman video merupakan tagihan yang
              diperoleh dari jasa pembuatan video berdasarkan kontrak dengan pelanggan yang diakui pada satu titik
              waktu.

              Pendapatan live streaming diakui saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke
              waktu (persentase penyelesaian).

          •   Pendapatan event dan promosi

              Pendapatan event dan promosi termasuk jasa virtual human diakui berdasarkan event dan promosi
              yang diadakan sepanjang tahun melalui event/festival yang diadakan dan juga melalui sosial media.
              Pendapatan dari setiap event dan promosi diakui pada saat kewajiban pelaksanaan event dan promosi
              telah selesai (pada satu titik waktu).

          •   Pendapatan sport agency

              Pendapatan sport agency dari kontrak sponsor merupakan tagihan kepada sponsor yang bekerja sama
              untuk aktivitas sponsorship kepada klub-klub sepakbola di Indonesia.

              Pendapatan sport agency diakui saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke
              waktu (persentase penyelesaian).

          Pendapatan lainnya

          Pendapatan dari penjualan barang dagang Cafe dan boneka tumochi diakui ketika pengendalian atas produk
          telah dialihkan, yaitu pada saat barang diserahkan kepada pelanggan.

          Beban

          Remunerasi pemain dan ofisial dan beban lainnya

          Remunerasi dibebankan sebagai beban operasi secara metode garis lurus sepanjang masa kontrak
          berdasarkan jumlah yang dibayarkan kepada pemain dan ofisial dalam periode tersebut.
Page 32
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

          Setiap bonus kinerja diakui ketika Grup menganggap bahwa kemungkinan kondisi terkait dengan
          pembayaran akan tercapai.

          Uang muka pada saat persetujuan kontrak biasanya dibayar ke pemain dan ofisial dalam jumlah tertentu
          untuk jangka waktu kontrak yang disepakati.

          Uang muka kontrak disepakati pada atau menjelang awal tahun keuangan dan diakui sebagai uang muka
          kontak yang disajikan pada biaya dibayar dimuka dan uang muka dan aset tidak lancar lain-lain. Uang muka
          kontrak kemudian dibebankan sebagai beban operasi secara metode garis lurus sepanjang masa kontrak.

          Beban lainnya

          Beban lainnya diakui pada periode saat terjadinya (basis akrual).

          Biaya yang langsung berhubungan dengan kontrak, menghasilkan sumber daya untuk memenuhi kontrak
          (biaya untuk memenuhi) atau penambahan untuk mendapatkan kontrak (biaya untuk memperoleh) dan
          diharapkan dapat dipulihkan.

          Beban tersebut dengan demikian memenuhi syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK 115 dan diakui sebagai
          aset tidak lancar lainnya. Beban tersebut diamortisasi dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan
          barang atau jasa yang terkait dengan aset tersebut.

     u.   Perpajakan

          Beban pajak meliputi pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laba rugi, kecuali pajak tersebut
          terkait dengan pos yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung di ekuitas. Dalam hal
          ini, pajak juga diakui masing-masing dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung di ekuitas.

          Pajak kini

          Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku
          pada tanggal pelaporan. Aset dan/atau liabilitas pajak kini meliputi kewajiban, atau klaim dari, otoritas
          pajak terkait dengan periode pelaporan saat ini atau sebelumnya, yang belum dibayar pada akhir setiap
          tanggal periode pelaporan. Pajak dihitung sesuai dengan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku pada
          periode fiskal terkait, berdasarkan laba kena pajak untuk periode tersebut. Semua perubahan aset atau
          liabilitas pajak kini diakui sebagai komponen beban pajak dalam laba rugi.

          Pajak tangguhan

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui pada saat nilai tercatat suatu aset atau liabilitas dalam laporan
          posisi keuangan konsolidasian berbeda dengan dasar pengenaan pajaknya, kecuali untuk perbedaan yang
          timbul dari; pengakuan awal goodwill, pengakuan awal suatu aset atau liabilitas dalam suatu transaksi yang
          bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak,
          dan investasi pada entitas anak, asosiasi dan ventura bersama dimana Grup mampu mengendalikan
          pembalikan perbedaan temporer dan kemungkinan besar perbedaan temporer tidak akan dibalik di masa
          datang yang dapat diperkirakan.
Page 33
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

    u.   Perpajakan (lanjutan)

         Pengakuan aset pajak tangguhan dibatasi untuk hal-hal yang besar kemungkinan bahwa jumlah laba kena
         pajak akan tersedia terhadap perbedaan yang dapat digunakan. Jumlah aset atau liabilitas ditentukan
         dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan
         dan diharapkan berlaku pada saat liabilitas (aset) pajak tangguhan diselesaikan (terpulihkan).

         Aset dan liabilitas pajak tangguhan di-offset apabila Grup memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
         meng-offset aset pajak dan liabilitas pajak kini dan aset dan liabilitas pajak tangguhan yang terkait dengan
         pajak yang dipungut otoritas pajak yang sama maupun; laba kena pajak yang sama entitas grup, atau entitas
         grup yang berbeda yang bermaksud menyelesaikan aset dan libilitas pajak kini secara neto, atau
         merealisasikan aset dan menyelesaikan libilitasnya secara simultan, dalam setiap periode masa datang di
         mana aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan diselesaikan atau dipulihkan.

    v.   Laba (rugi) per saham

         Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) periode berjalan yang dapat diatribusikan
         kepada pemilik Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama periode
         berjalan.

    w. Informasi segmen

         Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang secara
         regular direviu oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan
         menilai kinerja segmen operasi.

         Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
         a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
             (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
             sama);
         b) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat
             keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
         c) dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

         Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan
         penilaian kinerja Grup terfokus pada kategori dari setiap produk, yang menyerupai informasi segmen usaha
         yang dilaporkan di periode sebelumnya.


 3. PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI

    Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Grup, seperti dijelaskan dalam Catatan 2, manajemen diharuskan untuk
    membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi mengenai nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia dari
    sumber lain. Estimasi dan asumsi terkait berdasarkan pengalaman masa lalu dan faktor lain yang
    dipertimbangkan menjadi relevan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi. Estimasi dan asumsi
    yang mendasarinya direviu secara berkelanjutan. Perubahan atas estimasi akuntansi diakui pada periode
    terjadinya perubahan estimasi, bila perubahan mempengaruhi hanya pada periode tersebut, atau pada periode
    perubahan dan periode masa datang bila perubahan mempengaruhi masa kini dan periode masa datang.
Page 34
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


 3. PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

    a.   Pertimbangan yang dibuat dalam penerapan kebijakan akuntansi

         Berikut ini pertimbangan kritis, selain dari yang berkaitan dengan keterlibatan estimasi (lihat 3b dibawah),
         yang dilakukan manajemen pada saat proses penerapan kebijakan akuntansi Grup yang berpengaruh paling
         signifikan pada jumlah yang diakui di laporan keuangan konsolidasian.

         Penilaian model bisnis

         Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan tergantung pada hasil dari SPPI dan tes model bisnis. Penilaian
         ini mencakup pertimbangan yang merefleksikan semua bukti yang relevan, termasuk bagaimana kinerja aset
         dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang mempengaruhi kinerja aset dan bagaimana kinerja dikelola
         dan bagaimana manajer aset dikompensasi.

         Grup memonitor aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan FVTOCI yang telah
         mengalami penghentian sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasan aset dan apakah alasan
         tersebut konsisten dengan tujuan bisnis untuk aset yang dimiliki tersebut.

         Monitoring merupakan bagian dari penilaian Grup yang terus menerus mengenai apakah model bisnis aset
         keuangan tersisa yang masih dipegang tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan
         dalam model bisnis dan sehingga perubahan prosfektif pada klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak
         terdapat perubahan yang diperlukan selama periode penyajian.

         Peningkatan risiko kredit secara signifikan

         Seperti dijelaskan dalam Catatan 2e dan 26, kerugian kredit ekspektasian diukur sebagai cadangan setara
         dengan ECL-12 bulan untuk tahap 1 aset, atau ECL sepanjang umur untuk tahap 2 atau tahap 3 aset. Aset
         berubah ke tahap 2 ketika risiko kredit telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal.

         PSAK 109 tidak menentukan apa yang merupakan peningkatan risiko kredit secara signifikan. Dalam menilai
         apakah risiko kredit aset telah meningkat secara signifikan Grup memperhitungkan kualitatif dan kuantitatif
         yang tepat dan didukung informasi forward-looking.

         Sewa

         Grup mempunyai beberapa perjanjian sewa di mana Grup bertindak sebagai penyewa untuk beberapa aset
         tetap tertentu. Berdasarkan PSAK 116, Grup mengevaluasi apakah terdapat risiko dan manfaat kepemilikan
         yang signifikan dari aset sewa yang di transfer kepada penyewa atau tetap berada pada Grup, jangka waktu
         sewa dan suku bunga pinjaman inkremental antara lain, mensyaratkan Grup untuk membuat pertimbangan
         dan estimasi.

         Grup menyewa tanah, bangunan, stadion dan peralatan berdasarkan perjanjian sewa operasi. Berdasarkan
         PSAK 116, aset hak guna dan liabilitas sewa harus diakui untuk sewa jangka panjang. Dalam menentukan
         jangka waktu sewa, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang menciptakan insentif ekonomi
         untuk melakukan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi penghentian.
Page 35
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3.   PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

          Sewa (lanjutan)

          Ketika Grup tidak dapat dengan mudah menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan suku
          bunga pinjaman inkremental Grup sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang perlu
          dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, diantaranya memerlukan
          pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan sampai pada tingkat
          diskonto akhir.

          Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Grup mempertimbangkan risiko kredit, jangka waktu
          sewa, jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan ekonomi dan waktu di mana sewa dimasukkan.

     b.   Estimasi dan asumsi

          Informasi asumsi utama mengenai masa datang dan sumber utama dari estimasi lain pada akhir periode
          pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai
          tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini.

          Pengukuran nilai wajar
          Beberapa aset dan liabilitas yang termasuk dalam laporan keuangan Grup memerlukan pengukuran,
          dan/atau pengungkapan pada nilai wajar.

          Input yang digunakan dalam menentukan pengukuran nilai wajar dikategorikan dalam level berbeda
          berdasarkan bagaimana diobservasi input yang digunakan dalam Teknik penilaian yang digunakan (hirarki
          nilai wajar).

          • Level 1: Harga kuotasian di pasar aktif untuk pos yang identik (tanpa penyesuaian)
          • Level 2: Input yang dapat diobservasi baik langsung maupun tidak selain input level 1
          • Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi (seperti tidak berasal dari data pasar)

          Pengklasifikasi pos ke level 1, 2 dan 3 didasarkan pada level terendah dari input yang digunakan yang
          memiliki pengaruh signifikan pada pengukuran nilai wajar pos. Transfer pos antara level diakui pada saat
          periode tersebut terjadi. Grup telah menyusun prosedur untuk menentukan teknik penilaian dan input untuk
          pengukuran nilai wajar. Dalam mengestimasi nilai wajar liabilitas, Grup menggunakan data pasar yang dapat
          diobservasi sejauh itu tersedia. Jika input Level 1 tidak tersedia, Grup melibatkan penilai yang memenuhi
          syarat untuk melakukan penilaian. Apabila Grup bekerja sama dengan penilai eksternal untuk menetapkan
          teknik penilaian yang sesuai dan input untuk model, Grup melaporkan temuan penilaian kepada direksi Grup
          untuk menjelaskan penyebab fluktuasi nilai wajar aset dan liabilitas. Informasi tentang teknik penilaian dan
          input yang digunakan dalam penentuan nilai wajar liabilitas diungkapkan dalam Catatan 26.

          Manajemen yakin bahwa teknik penilaian yang dipilih dan asumsi yang digunakan sudah tepat dalam
          penentuan nilai wajar liabilitas tersebut.

          Cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha
Page 36
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3.   PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

     b.   Estimasi dan asumsi (lanjutan)

          Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL
          untuk piutang usaha. Tingkat provisi didasarkan pada hari jatuh tempo untuk akun tertentu. Matriks provisi
          awalnya didasarkan pada sejarah tingkat default Grup yang diobservasi.

          Grup akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman historis kerugian kredit dengan informasi
          forward looking. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat default historis diperbarui dan perubahan pada
          estimasi forward looking dianalisis.

          Penilaian korelasi antara tingkat historis default yang diobservasi, perkiraan kondisi ekonomi dan ECLs
          merupakan estimasi yang signifikan. Jumlah dari ECLs sensitif terhadap perubahan dalam keadaan dan
          perkiraan kondisi ekonomi. Pengalaman historis kerugian kredit Grup dan perkiraan kondisi ekonomi juga
          tidak dapat merepresentasikan aktual default pelanggan di masa datang. Informasi mengenai ECls atas
          piutang usaha Grup diungkapkan pada Catatan 6.

          Nilai tercatat piutang usaha Grup sebesar Rp 102.786.955.789 (31 Desember 2024: Rp 107.487.806.719 97).

          Rugi penurunan nilai persediaan

          Grup melakukan penyisihan bagi penurunan nilai persediaan apabila nilai realisasi neto persediaan lebih
          rendah dibandingkan dengan biaya karena kerusakan, penurunan nilai fisik persediaan, keusangan,
          perubahan tingkat harga dan penyebab-penyebab lain.

          Akun penyisihan dikaji ulang untuk mencerminkan penilaian yang disesuaikan di dalam pencatatan
          keuangan. Nilai tercatat persediaan diungkapkan dalam Catatan 8.

          Estimasi masa manfaat aset tetap dan aset tidak berwujud (tidak termasuk koin kripto, goodwill dan
          pendaftaran)

          Masa manfaat dari masing-masing item aset tetap dan aset tidak berwujud diestimasi berdasarkan jangka
          waktu aset tersebut diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian
          kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis.

          Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari
          perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta
          keterbatasan hak atau pembatasan terhadap penggunaan aset.

          Dengan demikian, kinerja operasi di masa datang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan oleh
          perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh faktor-faktor
          yang disebutkan di atas.

          Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset akan menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan
          penurunan nilai tercatat aset, sementara peningkatan nilai residu dari setiap item aset akan mengurangi
          penyusutan yang tercatat dan meningkatkan nilai tercatat aset ini.

          Tidak terdapat perubahan dalam estimasi masa manfaat aset selama periode berjalan. Nilai tercatat aset
          tetap dan aset tidak berwujud pada akhir periode pelaporan diungkapkan pada Catatan 12 dan 13.
Page 37
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3.   PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

     b. Estimasi dan asumsi (lanjutan)

         Estimasi masa manfaat aset tetap

         Masa manfaat setiap item aset tetap Grup ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari
         penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal. Masa manfaat setiap
         aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila estimasi berbeda dengan estimasi sebelumnya karena
         keausan fisik, keusangan teknis dan kadaluarsa komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian
         aset tersebut.

         Tidak terdapat perubahan dalam estimasi masa manfaat aset tetap selama periode berjalan. Nilai tercatat
         aset tetap Grup pada akhir periode pelaporan diungkapkan pada Catatan 12.

         Goodwill

         Akuntansi akuisisi mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi secara ekstensif dalam mengalokasikan
         biaya perolehan kepada nilai pasar wajar yang dapat diandalkan atas aset dan liabilitas yang diakuisisi,
         termasuk aset takberwujud.

         Sesuai PSAK 103, “Kombinasi Bisnis”, goodwill tidak diamortisasi dan diuji untuk penurunan nilai setiap
         tahun.

         Penentuan apakah goodwill diturunkan nilainya memerlukan estimasi nilai pakai dari unit penghasil kas dari
         goodwill telah dialokasikan. Perhitungan nilai pakai memerlukan Grup mengestimasi arus kas masa datang
         yang diharapkan yang timbul dari unit penghasil kas dan kesesuaian tingkat diskonto didalam menghitung
         nilai kini. Informasi lebih lanjut mengenai goodwill diungkapkan pada Catatan 13.

         Liabilitas imbalan pascakerja

         Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh
         aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat diskonto
         dan tingkat kenaikan gaji. Hasil realisasi yang berbeda dari asumsi akan berpengaruh terhadap jumlah biaya
         serta liabilitas yang diakui di masa datang.

         Walaupun asumsi dianggap telah sesuai dan memadai, namun perubahan signifikan pada hasil aktual atau
         perubahan signifikan terhadap asumsi akan berpengaruh material terhadap liabilitas imbalan pascakerja.
         Informasi selanjutnya termasuk nilai tercatat terdapat dalam Catatan 18.

         Perpajakan

         Grup memiliki eksposur pajak penghasilan dan pajak lainnya terkait dengan pertimbangan signifikan dalam
         menentukan provisi pajak. Grup melaporkan pajak berdasarkan sistem self-assessment dan mengakui
         liabilitas bagi isu perpajakan yang diharapkan berdasarkan estimasi apakah pajak tambahan akan jatuh
         tempo. Fiskus dapat menetapkan atau mengubah pajak-pajak tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai
         dengan peraturan yang berlaku.

         Apabila hasil perpajakan final dari hal-hal tersebut berbeda dari jumlah yang semula diakui, maka jumlah
         tersebut akan berdampak pada pajak kini dan pajak lainnya pada periode dimana penentuan tersebut
         dibuat. Nilai tercatat pajak dibayar dimuka dan utang pajak Grup diungkapkan dalam Catatan 16.
Page 38
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4.   KAS DAN SETARA KAS

                                                                          30 Jun 2025             31 Des 2024
                                                                               Rp                     Rp
     Kas                                                                   1.764.479.091            265.321.041
     Bank
       Pihak berelasi (Catatan 24)
         PT Bank Ina Perdana Tbk                                             6.869.656.774         9.953.627.720
       Pihak ketiga
         PT Bank Central Asia Tbk                                          7.842.822.258          10.708.976.113
         PT Bank Mega Tbk                                                  1.146.323.159           1.144.349.132
         PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                     1.079.585.155           1.077.144.061
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                       945.403.325           2.397.307.576
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                              359.817.351           7.959.911.476
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                              228.260.303           1.534.528.153
         PT Bank Permata Tbk                                                  56.047.207              56.209.059
         PT Bank UOB                                                           9.364.483               9.364.483
         PT Bank QNB Indonesia Tbk                                             5.350.026               5.350.026
         PT Bank Syariah Indonesia Tbk                                         2.307.463               2.483.892
       Sub-total                                                          18.544.937.504          34.849.251.691
     Setara kas - deposito berjangka
       Pihak berelasi (Catatan 24)
         PT Bank Ina Perdana Tbk                                                         -        10.000.000.000
       Pihak ketiga
         PT Bank Mega Tbk                                                    375.000.000             375.000.000
       Sub-total                                                             375.000.000          10.375.000.000
     Total                                                                20.684.416.595          45.489.572.732
     Suku bunga deposito berjangka
       per tahun                                                               2,50%              2,50% - 6,25%


     Seluruh kas dan setara kas didenominasi dalam mata uang Rupiah.

     Nilai wajar kas dan setara kas mendekati nilai tercatat karena instrumen jatuh tempo dalam jangka pendek.

5.   INVESTASI JANGKA PENDEK

                                                                 30 Jun 2025                 31 Des 2024
                                                                        Rp                        Rp
     Aset keuangan pada FVTOCI
       Instrumen utang - Harga kuotasian
        PT Trimegah Asset Management                             13.998.013.747               67.113.630.748
        PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                      61.221.319.161               15.258.121.790
        PT Syailendra Capital                                          124.277.679              124.277.679
        Sub-total                                                75.343.610.587               82.496.030.217
     Aset keuangan pada FVTPL
        Instrumen ekuitas - Harga kuotasian
        PT Buana Capital Sekuritas                              106.670.444.170              112.940.237.769
        PT Juara Capital Indonesia                               87.721.358.025               94.037.675.905
        PT Nusadana Investama Indonesia                          44.194.554.090               37.893.308.899
        Sub-total                                               238.586.356.285              244.871.222.573
     Total                                                      313.929.966.872              327.367.252.790
Page 39
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


5. INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)

    PT Trimegah Asset Management

    Entitas anak melakukan investasi pada Reksadana Dana Kas PT Trimegah Asset Management dengan mutasi
    unit penyertaan sebagai berikut:

                                                                                                               30 Jun 2025
                                                     Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan                                       Trim Kas 2 Kelas A
                                             Unit penyertaan/ Nilai aset neto/       Sub-total/             Unit penyertaan/      Nilai aset neto/     Sub-total/            Total/
                                                                        Rp                   Rp                                         Rp                 Rp                  Rp
    Saldo awal tahun                            52.118.834,91            1.150,94        59.985.766.510            3.759.795              1.895,81      7.127.864.238       67.113.630.748
    Penambahan                                  11.928.388,28            1.159,54        13.831.392.109                  -                     -                    -       13.831.392.109
    Penarikan                                   (52.118.834,91)          1.150,94       (59.985.766.510)          (3.759.795)             1.895,81     (7.127.864.238)     (67.113.630.748)
    Keuntungan belum direalisasi dari
      perubahan nilai wajar                                -                    -           166.621.638                      -                   -                  -         166.621.638
    Kerugian direalisasi dari
      perubahan nilai wajar                                -                    -                     -                      -                   -                  -                    -
    Saldo akhir tahun                           11.928.388,28            1.173,50        13.998.013.747                      -                   -                  -       13.998.013.747


                                                                                                          31 Des 2024
                                           Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan                                             Trim Kas 2 Kelas A
                                    Unit penyertaan/ Nilai aset neto/      Sub-total/                 Unit penyertaan/          Nilai aset neto/       Sub-total/            Total/
                                                                  Rp                   Rp                                               Rp                 Rp                  Rp
    Saldo awal tahun                    43.306.430,02             1.131,62    49.006.556.593                             -                     -                  -      49.006.556.593
    Penambahan                          14.060.375,43             1.137,95    16.000.000.000                  3.759.795,07              1.895,81      7.000.000.000      23.000.000.000
    Penarikan                           (5.247.970,54)            1.143,30    (6.000.000.000)                            -                     -                  -      (6.000.000.000)
    Keuntungan belum direalisasi
      dari perubahan nilai wajar                  -                      -     1.235.172.156                              -                     -      127.864.238        1.363.036.394
    Kerugian direalisasi dari
      perubahan nilai wajar                       -                      -          (255.962.239)                         -                     -                   -      (255.962.239)
    Saldo akhir tahun                   52.118.834,91             1.150,94    59.985.766.510                  3.759.795,07              1.895,81      7.127.864.238      67.113.630.748


    Grup mengakui keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI sebesar Rp
    166.621.638,- (Desember 2024: Rp 1.363.036.394) sehingga Grup mengakui akumulasi keuntungan belum
    direalisasi, setelah dikurangi dengan kerugian direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI
    sebesar Rp 1.280.252.386 (Desember 2024: Rp 1.113.630.748) pada penghasilan komprehensif lain.

    PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

    Pada tanggal 12 Oktober 2023, Perusahaan menempatkan dana pada Obligasi Berkelanjutan I Oki Pulp and Paper
    Mills tahap I tahun 2023 seri B sebesar Rp 50 miliar. Jangka waktu obligasi selama 3 tahun dengan tingkat bunga
    tetap sebesar 10,5%. Pada tanggal 26 Oktober 2023, Perusahaan menarik sebagian dana sebesar Rp 35 miliar
    dan mengakui pendapatan bunga sebesar Rp 128,63 juta dan pada tanggal 28 Desember 2023 menarik sisa dana
    sebesar Rp 15 miliar dan mencatat pendapatan bunga sebesar Rp 306 juta.
Page 40
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


5. INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)

    PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (lanjutan)

    Pada tanggal 31 Oktober 2023, entitas anak menempatkan dana pada Obligasi Berkelanjutan I Oki Pulp and Paper
    Mills tahap I tahun 2023 seri B sebesar Rp 35 miliar. Jangka waktu obligasi selama 3 tahun dengan tingkat bunga
    tetap sebesar 10,5%. Pada 28 Desember 2023 entitas anak telah menarik seluruh dana pada obligasi ini dan
    mengakui pendapatan bunga obligasi sebesar Rp 732,38 juta pada pendapatan keuangan.

    Perusahaan juga melakukan investasi pada Reksadana Dana Kas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dengan
    mutasi unit penyertaan sebagai berikut:

                                                                                  30 Jun 2025
                                                             Unit penyertaan      Nilai aset neto       Total
                                                                                        Rp                Rp
    Saldo awal                                                 13.257.070,4155          1.131,6231    15.002.007.121
    Penambahan                                                      52.169.663          1.169,4019    61.007.303.682
    Penarikan                                                 (13.257.070,4155)         1.131,6231   (15.002.007.121)
    Keuntungan belum direalisasi dari
       perubahan nilai wajar                                                 -                          214.015.479
    Saldo akhir                                                52.169.663,4426          3.432,6481   61.221.319.161


                                                                                  31 Des 2024
                                                             Unit penyertaan      Nilai aset neto       Total
                                                                                        Rp                Rp
    Saldo awal                                                 13.257.070,4155          1.131,6231   15.002.007.121
    Penambahan                                                                             19,3191
    Keuntungan belum direalisasi dari
       perubahan nilai wajar                                                 -                          256.114.669
    Saldo akhir                                                13.257.070,4155          1.150,9422   15.258.121.790


    Grup mengakui keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI sebesar Rp
    214.015.479,- (Desember 2024: Rp 256.114.669) sehingga Grup mengakui akumulasi keuntungan belum
    direalisasi, setelah dikurangi dengan kerugian direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI
    sebesar Rp 472.137.269 (Desember 2024: Rp 258.121.790) pada penghasilan komprehensif lain.
Page 41
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


5.   INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)

     PT Syailendra Capital

     Grup melakukan investasi pada Reksadana Dana Kas PT Syailendra Capital dengan mutasi unit penyertaan sebagai
     berikut:

                                                                              30 Jun 2025
                                                   Unit penyertaan            Nilai aset neto                       Total
                                                                                     Rp                              Rp
     Saldo awal tahun                                       73.824,71                      1.683,42                 124.277.679
     Keuntungan belum direalisasi dari
       perubahan nilai wajar                                         -                            -                               -
     Saldo akhir tahun                                      73.824,71                      1.683,42                 124.277.679

                                                                               31 Des 2024
                                                   Unit penyertaan            Nilai aset neto                       Total
                                                                                     Rp                              Rp
     Saldo awal tahun                                       73.824,71                      1.602,90                 118.333.786
     Keuntungan belum direalisasi dari
       perubahan nilai wajar                                         -                            -                    5.943.893
     Saldo akhir tahun                                      73.824,71                      1.683,42                 124.277.679

     Grup mengakui keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI sebesar Rp 0,-
     (Desember 2024: Rp 5.943.893) sehingga Grup mengakui akumulasi keuntungan belum direalisasi dari perubahan
     nilai wajar aset keuangan FVTOCI sebesar Rp 5.943.893 (Desember 2024: Rp 28.262.853) pada penghasilan
     komprehensif lain.

     Mutasi akumulasi keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan pada FVTOCI adalah
     sebagai berikut:

                                                   30/06/2025            31/12/2024
                                                       Rp                   Rp
     Saldo awal tahun                               1.400.015.391            30.882.674                        At beginning of the year
     Keuntungan belum direalisasi dari perubahan                                                Unrealized gain from changes in fair
       nilai wajar tahun berjalan                               -         1.625.094.956                           value current year
     Kerugian direalisasi dari perubahan nilai                                                        Realized loss from changes in fair
       wajar tahun berjalan                                     -          (255.962.239)                          value current year
     Saldo akhir tahun                              1.400.015.391         1.400.015.391                              At end of the year


     Seluruh investasi jangka pendek pada FVTOCI menggunakan nilai wajar surat berharga kuotasian didasarkan
     pada publikasi harga pasar di Bursa Efek Indonesia yang merupakan hirarki nilai wajar pada level 1.
Page 42
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


5.   INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)

     Aset keuangan pada FVTPL - Harga kuotasian

     Pada tanggal 19 September 2019, Perusahaan menandatangani Kontrak Pengelolaan Portofolio Efek Untuk
     Kepentingan Nasabah Secara Individual dengan PT Nusadana Investama Indonesia (Nusadana). Nusadana ditunjuk
     sebagai manajer investasi dan jangka waktu perjanjian selama 1 tahun dan secara otomatis akan diperpanjang
     kecuali terjadi pengakhiran. Tujuan investasi untuk memperoleh keuntungan (capital gain), dengan batasan
     alokasi aset pada efek bersifat ekuitas, utang, KIK dan instrumen pasar uang yaitu: deposito, deposits on call,
     kas, SBI. Perusahaan telah menyetorkan dana tunai sebesar Rp 10 miliar dan pada April 2020 sebesar Rp 20 miliar
     serta akan membayar imbal jasa sebesar presentase tertentu kepada Nusadana.

     Pada akhir periode pelaporan, seluruh aset pendasar Kontrak Pengelolaan Portofolio Efek merupakan instrumen
     ekuitas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan juga menempatkan dana investasi pada PT Buana
     Capital Sekuritas (Buana), pihak berelasi dan PT Juara Capital Indonesia (Juara) (31 Desember 2024: PT Buana
     Capital Sekuritas (Buana), pihak berelasi dan PT Juara Capital Indonesia (Juara)) dengan tujuan investasi untuk
     memperoleh keuntungan (capital gain) melalui perdagangan instrumen ekuitas di Bursa Efek Indonseia. Pengaruh
     pajak tidak diperhitungkan terkait keuntungan yang timbul dari seluruh investasi jangka pendek Grup dikenakan
     pajak penghasilan final.

     Grup berharap dapat menjual aset keuangan tersebut dalam 12 bulan ke depan, oleh karena itu aset tersebut
     diklasifikasikan sebagai aset lancar. Seluruh investasi jangka pendek pada FVTPL menggunakan nilai wajar surat
     berharga kuotasian didasarkan pada publikasi harga pasar di Bursa Efek Indonesia yang merupakan hirarki nilai
     wajar pada level 1, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                         30 Jun 2025
                                               Nusadana             Buana            Juara                Total
                                                  Rp                 Rp               Rp                   Rp
     Saldo awal tahun                          37.893.308.899   112.940.237.769    94.037.675.905     244.871.222.573
     Penempatan                                             -                 -                 -                   -
     Penarikan                                              -    (5.306.519.597)                -      (5.306.519.597)
     Dividen                                                -                 -                 -                   -
     Keuntungan (Kerugian)
       direalisasi dari
       perubahan nilai wajar                    2.230.340.255     2.343.247.332     (3.437.216.361)     1.136.371.226
     Keuntungan (Kerugian)
       belum direalisasi dari
       perubahan nilai wajar                    4.070.904.936    (3.306.521.334)    (2.879.101.519)    (2.114.717.917)
     Saldo akhir tahun                         44.194.554.090   106.670.444.170    87.721.358.025     238.586.356.285


                                                                         31 Des 2024
                                              Nusadana              Buana            Juara                 Total
                                                 Rp                  Rp               Rp                    Rp
     Saldo awal tahun                         45.528.065.139    141.099.569.900    102.930.283.203    289.557.918.242
     Penempatan                                            -      1.460.406.336                  -      1.460.406.336
     Penarikan                                (5.000.000.000)   (17.812.917.797)                 -    (22.812.917.797)
     Dividen                                               -      2.211.452.800                  -      2.211.452.800
     Keuntungan (Kerugian)
       direalisasi dari
       perubahan nilai wajar                   2.630.343.085        364.630.985      4.545.376.394       7.540.350.464
     Keuntungan (Kerugian)
       belum direalisasi dari
       perubahan nilai wajar                  (5.265.099.325)   (14.382.904.455)   (13.437.983.692)    (33.085.987.472)
     Saldo akhir tahun                        37.893.308.899    112.940.237.769     94.037.675.905    244.871.222.573
Page 43
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


6.   PIUTANG USAHA

                                                                30 Jun 2025                 31 Des 2024
                                                                     Rp                         Rp
     Berdasarkan pelanggan
     Pihak berelasi (Catatan 24)                                     367.587.243                 588.895.417
     Pihak ketiga
        PT Liga Indonesia Baru                                   68.069.882.596               35.882.833.225
        PT Indofood Sukses Makmur Tbk                            11.199.039.672               11.913.886.776
        PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk                         4.245.552.359               14.364.641.195
        PT Indolakto                                              2.105.451.389                4.964.238.571
        PT XL Axiata Tbk                                          1.518.446.660               13.625.289.033
        PT Smartfren Telecom Tbk                                  1.401.822.638                1.401.822.638
        PT Vidio Dot Com                                          1.040.817.138                2.002.006.653
        PT World Innovative Telecommunication                       266.556.642                4.375.317.615
        Lain-lain (masing-masing
          dibawah 5% dari total)                                 29.328.344.176               20.763.525.004
        Sub-total                                               119.175.913.270             109.293.560.710
        Cadangan kerugian penurunan nilai                         (2.394.649.408)             (2.394.649.408)
        Neto                                                    116.781.263.862             106.898.911.302
     Total                                                      117.148.851.105             107.487.806.719


     Seluruh piutang usaha didenominasi dalam mata uang Rupiah.

     Nilai wajar piutang usaha yang diklasifikasi sebagai aset keuangan biaya perolehan diamortisasi mendekati nilai
     tercatat.

     Sebelum menerima suatu pelanggan baru, Grup menilai kualitas kredit pelanggan yang potensial tersebut.
     Manajemen melakukan reviu secara berkala atas piutang tersebut untuk mengurangi risiko konsentransi kredit.
     Jangka waktu rata-rata kredit pendapatan jasa adalah 30 hari.

     Grup menerapkan PSAK 109 dengan pendekatan yang disederhanakan untuk ECLs menggunakan cadangan ECLs
     sepanjang umur untuk piutang usaha. Untuk mengukur ECLs, piutang usaha dikelompokkan berdasarkan risiko
     kredit dan umur yang sama. Untuk menilai karakteristik risiko sesuai jenis kontrak.

     Tingkat kerugian ekspektasian didasarkan pada pengalaman historis kerugian kredit Grup selama periode tiga
     tahun sebelum periode berakhir. Tingkat kerugian historis disesuaikan untuk informasi saat ini dan forward-
     looking tentang faktor makroekonomi yang mempengaruhi pelanggan Grup. Grup telah mengidentifikasi produk
     domestik bruto (PDB), tingkat pengangguran dan inflasi sebagai faktor makroekonomi utama tempat Grup
     beroperasi.
Page 44
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


6.   PIUTANG USAHA (lanjutan)

     Berikut ini analisa umur dan ringkasan dasar penentuan cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha:

                                              30 Jun 2025                                                     31 Des 2024
                            Tingkat           Nilai tercatat                            Tingkat               Nilai tercatat
                           kerugian           bruto piutang     Cadangan kerugian      kerugian               bruto piutang      Cadangan kerugian
                          ekspektasian            usaha         penurunan nilai       ekspektasian                usaha          penurunan nilai
                               %                   Rp                  Rp                  %                       Rp                   Rp
     Belum jatuh tempo/
      not past due                    4,31%     9.289.431.081        400.604.187                  0,52%        77.039.531.054         400.604.187
     Sudah jatuh tempo/
      past due
      1- 60                           0,36%    31.002.837.662        111.179.901                  0,91%        12.268.818.711         111.179.901
      61 - 120                        0,23%    16.091.272.610         36.766.204                  1,80%         2.037.094.565          36.766.204
      > 120                           2,92%    63.159.959.160      1.846.099.116                  9,96%        18.537.011.797       1.846.099.116
     Total/Total                              119.543.500.513      2.394.649.408                              109.882.456.127       2.394.649.408


     Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                                  30 Jun 2025                           31 Des 2024
                                                                                        Rp                                       Rp
     Saldo awal tahun                                                               2.394.649.408                         4.490.680.654
     Pemulihan tahun berjalan                                                                             -             (1.968.814.996)
     Penghapusan piutang                                                                                  -                (127.216.250)
     Saldo akhir tahun                                                              2.394.649.408                         2.394.649.408


     Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah memadai. Grup
     tidak memiliki jaminan atas saldo-saldo piutang usaha ini.


7.   PIUTANG LAIN-LAIN

                                                                                    30 Jun 2025                           31 Des 2024
                                                                                          Rp                                     Rp
         Pihak berelasi (Catatan 24)                                                 10.054.836.837                            9.460.575.636
         Pihak ketiga
              PT Gelora Trisula Semesta                                              16.100.854.106                         19.236.291.953
              Lain-lain                                                                  957.019.829                           1.148.418.544
              Sub-total                                                              17.057.873.935                         20.384.710.497
              Cadangan kerugian penurunan nilai                                                           -                                   -
              Total                                                                  17.057.873.935                         20.384.710.497
         Total                                                                       27.112.710.772                         29.845.286.133
Page 45
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7. PIUTANG LAIN-LAIN (lanjutan)

     Pada tanggal 1 April 2021, Grup memberikan pinjaman kepada PT Teknologi Kreasi Bangsa, pihak berelasi, dengan
     jumlah maksimum sebesar Rp 450.000.000 dengan jangka waktu sampai dengan tanggal 31 Maret 2025. Pinjaman
     ini tidak dikenakan bunga.

     Pada tanggal 27 Agustus 2021, Grup memberikan pinjaman kepada PT Gelora Trisula Semesta dengan jumlah
     maksimum sebesar Rp 25.000.000.000. Jangka waktu pinjaman sampai dengan jangka waktu 1 tahun. Pinjaman
     ini tidak dikenakan bunga. Pinjaman ini telah diperpanjang beberapa kali, sampai dengan 27 Agustus 2025.

     Untuk tujuan penilaian penurunan nilai, jumlah piutang lain-lain, kecuali piutang kepada PSSI dianggap memiliki
     risiko kredit yang rendah karena belum jatuh tempo pada akhir periode pelaporan dan tidak ada peningkatan
     yang signifikan dalam risiko gagal bayar piutang sejak pengakuan awal. Oleh karena itu, untuk tujuan penilaian
     penurunan nilai piutang ini, cadangan kerugian penurunan nilai diukur dengan jumlah yang setara dengan ECL 12
     bulan.

     Dalam menentukan ECL, manajemen telah memperhitungkan pengalaman historis gagal bayar dan posisi
     keuangan counterparty, disesuaikan dengan faktor-faktor yang spesifik bagi debitur dan kondisi ekonomi umum
     industri tempat debitur beroperasi.

     Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang lain-lain adalah memadai.

8. PERSEDIAAN LANCAR

                                                                 30 Jun 2025                  31 Des 2024
                                                                        Rp                           Rp

      Jersey dan merchandise                                        8.280.612.608                6.017.842.638
      Kosmetik                                                         536.954.128               2.786.229.369
      Kebutuhan cafe                                                    77.168.396                   27.637.626
      Lain - lain                                                       10.707.142                 730.317.778

      Total                                                         8.905.442.274                9.562.027.411


     Persediaan tidak diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lain. Berdasarkan hasil penelaahan atas nilai
     realisasi neto dan keadaan fisik persediaan pada akhir tahun, Grup berkeyakinan bahwa semua persediaan dapat
     dijual atau digunakan, sehingga penyisihan untuk persediaan usang dan penurunan nilai persediaan tidak
     diperlukan.

9.   BIAYA DIBAYAR DIMUKA DAN UANG MUKA

                                                                  30 Jun 2025                  31 Des 2024
                                                                       Rp                          Rp
      Uang muka pembelian aset tetap                              40.190.669.389               21.751.402.608
      Uang muka operasional                                        6.681.857.826               10.959.078.972
      Uang muka remunerasi
        pemain dan staf (Catatan 14)                                            -                1.751.662.837
      Biaya sewa dibayar di muka                                      804.475.005                  946.666.667
      Asuransi dibayar di muka                                      1.391.791.642                  839.692.829
      Lain-lain                                                       258.722.970                1.306.797.270
      Total                                                       49.327.516.832               37.555.301.183
Page 46
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


9.    BIAYA DIBAYAR DIMUKA DAN UANG MUKA (lanjutan)

      Uang muka operasional terutama merupakan uang muka operasional pertandingan, perlengkapan pemain dan
      operasional live video streaming. Uang muka pembelian aset tetap terbesar merupakan uang muka pembelian
      peralatan stadion berupa peralatan Video Assistant Referee (VAR) (31 Desember 2024: Video Assistant Referee
      (VAR)).

10. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI

       Grup memiliki investasi pada entitas asosiasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas dengan rincian
       kepemilikan investasi sebagai berikut:


                                                                               Tempat     Persentase kepemilikan             Nilai tercatat
                Nama perusahaan                       Bidang usaha            kedudukan 30 Jun 2025 31 Des 2024      30 Jun 2025       31 Des 2024
                                                                                             %           %                Rp               Rp
     PT Hiperion Kapital Investama                   Jasa konsultasi/          Jakarta      40,00        40,00       5.163.951.907      5.163.951.907
                                                   Consultant services
     PT Karya Digital Madani                           Periklanan/             Jakarta      47,00        47,00       5.339.165.575      5.339.165.575
                                                       Advertising
     PT Kelola Aset Digital                           Pemrogaman/              Jakarta      30,00        30,00                     -                 -
                                                      Progamming
     Digital Technology Mediatama Pte. Ltd        Jasa telekomunikasi/         Jakarta      20,00        20,00       1.629.447.288      1.629.447.288
                                                Telecomunication service
     PT Samville Koda Studio                           Jasa design/            Jakarta      35,06        35,06       3.701.129.821      3.701.129.821
                                                     Design service
     PT Aspirasi Lintas Talenta                Reproduksi media rekaman/      Surabaya      20,00        20,00         723.147.436        723.147.436
                                             Reproduction of recorded media
     Total/ Total                                                                                                   16.556.842.027     16.556.842.027


       Investasi pada entitas asosiasi tersebut dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. Mutasi investasi pada
       entitas asosiasi sebagai berikut:
                                                                              30/06/2025                           31/12/2024
                                                                                  Rp                                   Rp
          Saldo awal tahun                                                    16.556.842.027                       15.502.590.297
          Penambahan biaya perolehan awal                                                   -                       1.200.000.000
          Penjualan investasi asosiasi                                                      -                                  -
          Bagian laba (rugi) tahun berjalan                                                 -                       (145.748.270)
          Saldo akhir tahun                                                   16.556.842.027                       16.556.842.027


       PT Aspirasi Lintas Talenta

       Berdasarkan akta No. 4 tanggal 20 Mei 2024 dari notaris Pradita Ayu Yustisia S.H., M.Kn, notaris di Bogor, Grup
       telah mengambil bagian saham baru PT Aspirasi Lintas Talenta (ALT) sebanyak 12.000.000 saham dengan nilai
       nominal sebesar Rp 1,2 miliar atau setara dengan 20% dari total modal ditempatkan dan disetor ALT.
Page 47
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. ASET HAK GUNA

     Rincian Aset hak guna adalah sebagai berikut:

                                                                          30 Jun 2025
                                 Saldo Awal           Penambahan            Penghapusan        Reklasifikasi           Saldo Akhir

     Biaya Perolehan
      Tanah                       8.606.939.652                     -                      -                   -        8.606.939.652
      Bangunan                   15.546.453.920                     -                      -                   -       15.546.453.920
      Stadion                     2.868.956.034                     -                      -                   -        2.868.956.034
      Peralatan                               -                     -                      -                   -                    -

              Jumlah             27.022.349.606                     -                      -                   -       27.022.349.606
     Akumulasi
      Penyusutan
      Tanah                       2.482.394.314           433.510.740                      -   (269.726.366)            2.646.178.688
      Bangunan                    3.070.732.524         1.161.581.045                      -    269.726.366             4.502.039.935
      Stadion                     1.004.134.612           286.895.604                      -              -             1.291.030.216
      Peralatan                               -                     -                      -                   -                      -

             Jumlah               6.557.261.450         1.881.987.389                      -                   -        8.439.248.839

     Jumlah Tercatat             20.465.088.156                                                                        18.583.100.767


                                                                        31 Des 2024
                             Saldo Awal           Penambahan            Penghapusan            Reklasifikasi            Saldo Akhir

     Biaya Perolehan
      Tanah                   8.606.939.652                    -                      -                            -    8.606.939.652
      Bangunan               26.160.845.963        6.889.311.377        (17.503.703.420)                           -   15.546.453.920
      Stadion                 2.868.956.034                    -                      -                            -    2.868.956.034
      Peralatan                           -                    -                      -                            -                -

            Jumlah           37.636.741.649        6.889.311.377        (17.503.703.420)                           -   27.022.349.606
     Akumulasi
      Penyusutan
      Tanah                   1.619.583.969          862.810.345                      -                            -     2.482.394.314
      Bangunan               12.047.292.954        3.467.423.619        (12.443.984.049)                           -     3.070.732.524
      Stadion                   430.343.405          573.791.207                      -                            -     1.004.134.612
      Peralatan                           -                    -                      -                            -                 -

           Jumlah            14.097.220.328        4.904.025.171        (12.443.984.049)                           -     6.557.261.450

     Jumlah Tercatat         23.539.521.321                                                                            20.465.088.156


     Penyusutan aset hak guna sebesar Rp 1.881.987.389 (Desember 2024: Rp 4.904.025.171) dibebankan pada
     beban operasi (Catatan 22).
Page 48
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12.   ASET TETAP

      Berikut adalah mutasi aktiva tetap untuk periode 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024:

                                                                       30 Jun 2025
                                   1 Jan 2025        Penambahan        Pengurangan        Reklasifikasi       30 Jun 2025
                                       Rp                Rp                 Rp                 Rp                  Rp
      Biaya perolehan
      Pemilikan langsung:
        Bangunan                   37.554.354.157                 -                  -                    -    37.554.354.157
        Peralatan                  94.582.870.516     5.427.677.870                                           100.010.548.386
        Kendaraan bermotor         19.591.740.616                 -                  -                    -    19.591.740.616
        Instalasi                  10.065.386.553                 -                  -                    -    10.065.386.553
        Mesin dan perlengkapan     21.316.689.220                 -                  -                    -    21.316.689.220
        Aset dalam pembangunan        254.000.000                 -                  -                    -       254.000.000
      Total                       183.365.041.062     5.427.677.870                  -                    -   188.792.718.932
      Akumulasi penyusutan
      Pemilikan langsung:
        Bangunan                    8.768.215.688       939.745.100                  -                 -        9.707.960.788
        Peralatan                  54.162.890.550     7.412.939.092                  -     2.589.310.293       64.165.139.935
        Kendaraan bermotor          9.615.754.159     1.393.658.918                  -                 -       11.009.413.077
        Instalasi                   7.877.765.806       525.479.818                  -                 -        8.403.245.624
        Mesin dan perlengkapan     17.650.811.911       939.327.904                  -    (2.589.310.293)      16.000.829.522
      Total                        98.075.438.114    11.211.150.832                  -                    -   109.286.588.946
      Nilai tercatat neto          85.289.602.948                                                              79.506.129.986


                                                                       31 Des 2024
                                    1 Jan 2024       Penambahan        Pengurangan        Reklasifikasi       31 Des 2024
                                        Rp               Rp                Rp                  Rp                 Rp
       Biaya perolehan
       Pemilikan langsung:
         Bangunan                   37.188.704.157       338.800.000                 -         26.850.000      37.554.354.157
         Peralatan                  93.475.030.707     1.107.839.809                 -                  -      94.582.870.516
         Kendaraan bermotor         14.571.665.259     5.378.463.957      (358.388.600)                 -      19.591.740.616
         Instalasi                  10.065.386.553                 -                 -                  -      10.065.386.553
         Mesin dan perlengkapan     20.896.139.596       420.549.624                 -                  -      21.316.689.220
         Aset dalam pembangunan        280.850.000                 -                 -        (26.850.000)        254.000.000
       Total                       176.477.776.272     7.245.653.390      (358.388.600)                   -   183.365.041.062
       Akumulasi penyusutan
       Pemilikan langsung:
         Bangunan                    6.894.740.064     1.873.475.624                 -                    -     8.768.215.688
         Peralatan                  41.377.744.330    12.785.146.220                 -                    -    54.162.890.550
         Kendaraan bermotor          7.420.475.413     2.526.716.483      (331.437.737)                   -     9.615.754.159
         Instalasi                   6.776.303.064     1.101.462.742                 -                    -     7.877.765.806
         Mesin dan perlengkapan     12.750.306.618     4.900.505.293                 -                    -    17.650.811.911
       Total                        75.219.569.489    23.187.306.362      (331.437.737)                   -    98.075.438.114
       Nilai tercatat neto         101.258.206.783                                                             85.289.602.948


  Penyusutan aset tetap sebesar Rp 11.211.150.832 (Desember 2024: Rp 23.187.306.362) dibebankan pada beban
  operasi (Catatan 22).
Page 49
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13. ASET TIDAK BERWUJUD

                                                               30 Jun 2025
                           1 Jan 2025       Penambahan        Pengurangan        Revaluasi       30 Jun 2025
                               Rp               Rp                   Rp             Rp               Rp
    Nilai revaluasi:
      Koin kripto            398.848.758                 -                   -               -     398.848.758
    Harga perolehan
      Goodwill             16.700.000.000                -                   -               -   16.700.000.000
      Pendaftaran           4.488.099.550                -                   -               -    4.488.099.550
      Akun media sosial    11.360.794.500                -                   -               -   11.360.794.500
      Virtual human         1.462.484.674                -                   -               -    1.462.484.674
      Lisensi               2.000.000.000                -                   -               -    2.000.000.000
      Lain-lain              505.849.398       425.000.000                   -               -     930.849.398
    Total                  36.916.076.880      425.000.000                   -               -   37.341.076.880
    Akumulasi amortisasi
      Pendaftaran           3.773.044.194       82.706.874                   -               -    3.855.751.068
      Akun media sosial     5.710.817.008      710.408.402                   -               -    6.421.225.410
      Virtual human          205.547.363        91.405.290                   -               -     296.952.653
      Lisensi               1.733.333.333      266.133.198                   -               -    1.999.466.531
      Lain-lain                 3.000.000       14.166.667                   -               -      17.166.667
    Total                  11.425.741.898    1.164.820.431                   -               -   12.590.562.329
    Nilai tercatat neto    25.490.334.982                                                        24.750.514.551


                                                               31 Des 2024
                           1 Jan 2024       Penambahan        Pengurangan        Revaluasi       31 Des 2024
                               Rp               Rp                   Rp             Rp               Rp
    Nilai revaluasi:
      Koin kripto          13.239.385.603                -    (13.035.421.804)    194.884.959      398.848.758
    Harga perolehan
      Goodwill             16.700.000.000                -                   -               -   16.700.000.000
      Pendaftaran           3.578.733.041      909.366.509                   -               -    4.488.099.550
      Akun media sosial    11.360.794.500                -                   -               -   11.360.794.500
      Virtual human         1.365.981.724       96.502.950                   -               -    1.462.484.674
      Lisensi               2.000.000.000                -                   -               -    2.000.000.000
      Lain-lain              385.849.398       120.000.000                   -               -     505.849.398
    Total                  48.630.744.266    1.125.869.459    (13.035.421.804)    194.884.959    36.916.076.880
    Akumulasi amortisasi
      Pendaftaran           2.397.172.417    1.375.871.777                   -               -    3.773.044.194
      Akun media sosial     4.290.000.195    1.420.816.813                   -               -    5.710.817.008
      Virtual human           22.736.779       182.810.584                   -               -     205.547.363
      Lisensi               1.333.333.333      400.000.000                   -               -    1.733.333.333
      Lain-lain                         -        3.000.000                   -               -       3.000.000
    Total                   8.043.242.724    3.382.499.174                   -               -   11.425.741.898
    Nilai tercatat neto    40.587.501.542                                                        25.490.334.982


  Amortisasi aset takberwujud sebesar Rp 1.164.820.431 (Desember 2024: Rp 3.3382.499.174) dibebankan pada
  beban operasi (Catatan 22).
Page 50
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13. ASET TIDAK BERWUJUD (lanjutan)

    Koin Kripto

    Koin kripto Grup dinyatakan sebesar nilai revaluasi, yang merupakan nilai wajar pada tanggal revaluasi yang
    terdiri dari Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masing-masing sebesar 0,175447 units dan 2,3756 units dengan
    nilai Rp 1.533.095.936 dan Rp 54.669.000 (31 Desember 2024: 0,175447 units dan 2,3756 units dengan nilai Rp
    1.533.095.936 dan Rp 54.669.000).

    Goodwill

    Goodwill timbul dari proses akuisisi bisnis PT Putra Samarinda Indonesia (PSI) yang dialokasikan ke unit
    penghasil kas yang manfaatnya diharapkan dari akuisisi bisnis yang dapat diatribusikan.

    Pada tanggal 3 Desember 2014, Tuan Harbiansyah Hanafiah (“Penjual”) yang merupakan pemegang saham
    pengendali dari PSI dan pemilik sah klub sepakbola Putra Samarinda dan Tuan Yabes Tanuri (“Pembeli”)
    menandatangani nota kesepahaman yang antara lain sebagai berikut:

    a.   Penjual sepakat untuk menjual dan mengalihkan kepada pembeli klub sepakbola Putra Samarinda termasuk
         klub pembinaan pemain mudanya, yang terdaftar dan telah diverifikasi oleh PT Liga Indonesia sebagai
         peserta kompetisi ISL tahun 2014/2015 dengan izin kompetisi termasuk di dalamnya adalah nama dan entitas
         serta keanggotaan PSSI berikut dengan segala legalitasnya dan hak komersial serta hak kekayaan intelektual
         (termasuk namun tidak terbatas pada merk) yang terkait dengan klub setelah persyaratan pendahuluan
         telah dipenuhi.
    b.   Penjual dan pembeli sepakat bahwa pembeli bermaksud menjalankan klub sepakbola Putra Samarinda
         dengan homebase di Bali sehingga pembeli berhak memperpanjang dan mengakhiri kontrak para pemain,
         ofisial, pelatih dan karyawan klub, sponsor atau mitra yang akan disepakati kemudian.
    c.   Penjual dan pembeli sepakat bahwa pembeli membeli klub sepak bola Putra Samarinda dan bukan saham
         PSI, dengan harga pembelian sebesar Rp 16,7 miliar. Oleh karena itu, seluruh kewajiban, kerugian dan
         tanggung jawab, pajak, bea, tunggakan, biaya, ongkos, pengeluran, gaji, bonus, biaya kompetisi dan semua
         kewajiban lainnya yang ada pada saat kesepakatan dan yang akan datang menjadi tanggung jawab PSI.

     Nota kesepahaman akan efektif setelah perjanjian pendahuluan telah dipenuhi pada saat tanggal penyelesaian.
     Pada tanggal 12 Desember 2014, Tuan Yabes Tanuri telah mengalihkan seluruh hak dan kewajibannya
     berdasarkan nota kesepahaman kepada Perusahaan.

     Selanjutnya, pada tanggal 15 Desember 2015, nota kesepahaman ini telah efektif melalui penandatanganan
     Perjanjian Jual Beli dimana ditegaskan bahwa yang dijual adalah klub sepak bola Putra Samarinda yang
     homebasenya di Bali. Apabila biaya lebih lanjut terkait dengan perpindahan operasi di Bali diperlukan, penjual
     akan menanggung biaya tersebut. Pembeli juga memiliki hak eksklusif untuk memilih dan mengontrak ulang
     pemain, pelatih, ofisial dan karyawan yang telah habis masa kontrak kerjanya dan penjual wajib dengan biaya
     sendiri mendaftarkan Perusahaan kepada badan yang berwenang termasuk namun tidak terbatas pada PSSI, PT
     Liga Indonesia, AFC dan FIFA.

     Perusahaan berkeyakinan bahwa akuisisi ini merupakan akuisisi bisnis karena Perusahaan memperoleh klub
     sepakbola yang merupakan input sebagai sumber daya ekonomik dan memperoleh hak eksklusif untuk memilih
     dan mengontrak ulang pemain, pelatih dan ofisial yang diperlukan dalam proses menghasilkan out-put. Oleh
     karena itu, seluruh hak dan kewajiban klub sepakbola Putra Samarinda berada pada PSI, tidak terdapat aset
     dan liabilitas teridentifikasi yang diakui oleh Perusahaan dan Perusahaan mengakui seluruh harga pembelian
     klub sepakbola Putra Samarinda sebagai goodwill.
Page 51
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13. ASET TIDAK BERWUJUD (lanjutan)

     Goodwill (lanjutan)

     Grup melakukan pengukuran atas penurunan goodwill secara tahunan atau lebih sering, jika terdapat indikasi
     penurunan nilai goodwill. Pada saat pengukuran penurunan nilai, goodwill dialokasikan pada unit penghasil kas
     yang terendah yang diharapkan dapat memberikan manfaat atas penggabungan usaha, yang ditentukan oleh
     Grup.

     Jumlah yang dapat diperoleh kembali dari unit penghasil kas ditentukan berdasarkan perhitungan nilai
     pakainya. Asumsi utama terhadap perhitungan nilai pakai adalah tingkat diskonto dan tingkat pertumbuhan
     pendapatan. Manajemen mengestimasi tingkat diskonto menggunakan tarif sebelum pajak yang merefleksikan
     penilaian pasar saat ini atas nilai waktu daripada uang dan risiko-risiko spesifik atas unit penghasil kas. Tingkat
     pertumbuhan berdasarkan pada perkiraan tingkat pertumbuhan industri.

     Suku bunga untuk mendiskontokan perkiraan arus kas dari unit penghasil kas adalah rata-rata tingkat bunga
     pinjaman pada tanggal laporan posisi keuangan yang telah disesuaikan, untuk mengestimasi tingkat bunga dari
     pasar yang diharapkan dari investasi. Suku bunga ini tidak melampui tingkat pertumbuhan rata-rata jangka
     panjang.

     Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai goodwill pada akhir periode pelaporan.

     Lisensi

     Pada tanggal 3 September 2020, PT Kreasi Karya Bangsa, entitas anak telah membayar license fee sebesar Rp
     2 miliar untuk memperoleh lisensi keanggotaan dari Indonesian Basketball League (IBL), agar klub bola basket
     “Bali United” yang dimiliki dan dikelola oleh Grup dapat mengikuti kompetisi IBL selama minimal 5 tahun.

     Pendaftaran

     Saldo yang belum diamortisasi dari pendaftaran pemain dan ofisial tim sebesar Rp 632.348.482 (31 Desember
     2024: Rp 715.055.356). Sisa saldo diharapkan akan diamortisasi selama masa kontrak pemain atau ofisial tim.
     Hal ini tidak memperhitungkan penambahan pemain atau ofisial tim setelah 31 Desember 2024, yang berdampak
     pada peningkatan biaya amortisasi di masa datang, juga tidak mempertimbangkan pelepasan setelah 31
     Desember 2024, yang akan berdampak pada penurunan biaya amortisasi di masa datang. Selain itu, setiap
     negosiasi ulang kontrak juga akan berdampak pada biaya di masa datang.

     Akun media sosial

     Pada tahun 2023 dan 2021, PT Kreasi Karya Bangsa, Entitas Anak telah membeli beberapa akun media sosial
     Instagram dari pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 240.000.000 dan Rp 4.730.000.000, untuk tujuan
     mengelola dan mengembangkan setiap akun tersebut.

     Pada tanggal 15 Oktober 2020, PT Rahasia Gadis Nusantara, Entitas Anak telah membeli dan menerima
     pengalihan hak atas akun media sosial Instagram Rahasia Gadis dari pihak ketiga dengan harga Rp 5.500.000.000
     untuk tujuan mengelola dan mengembangkan akun Rahasia Gadis tersebut.

     Virtual Human

     Pada tahun 2023, PT Manusia Masa Depan, entitas anak, memiliki aset digital dalam bentuk virtual human yang
     digunakan sebagai media promosi.
Page 52
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. ASET TIDAK BERWUJUD (lanjutan)

     Lain- lain

     Merupakan biaya yang dikeluarkan oleh Perusahaan untuk memperoleh hak merek “Bali United” dan
     pendaftaran hak merek tersebut kepada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan
     Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan perangkat lunak.

     Pada tahun 2025, Perusahaan telah selesai mengurus perubahan nama dan perpanjangan penggunaan logo
     Bali United sampai dengan tahun 2026.

 14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA

     Grup memiliki aset tidak lancar lainnya yang terdiri dari:

                                                                  30 Jun 2025             31 Des 2024
                                                                       Rp                     Rp
     Aset keuangan pada FVTOCI-investasi
        pada instrumen ekuitas                                     50.254.608.000           50.254.608.000
     Aset keuangan pada FVTOCI-investasi
        pada instrumen utang                                        8.723.379.125            8.723.379.125
     Uang muka remunerasi
        pemain dan staf (Catatan 9)                                 1.706.920.558            1.912.600.000
     Biaya perbaikan stadion
        yang ditangguhkan                                            465.325.669               697.988.503
     Total                                                         61.150.233.352           61.588.575.628


     Aset keuangan pada FVTOCI - investasi pada instrumen ekuitas

                                                                  30 Jun 2025             31 Des 2024
                                                                       Rp                     Rp
     PT Vidio Dot Com                                             29.138.000.000           29.138.000.000
     PT Rans Entertainmen Indonesia                               16.000.000.000           16.000.000.000
     PT Liga Indonesia Baru                                        3.000.250.000            3.000.250.000
     PT Mitra Maha Meta                                            1.400.000.000            1.400.000.000
     Stargo Pte. Ltd                                                 716.358.000              716.358.000
     Total                                                        50.254.608.000           50.254.608.000

     PT Vidio Dot Com

     Berdasarkan akta No. 23 tanggal 14 Juni 2022 dari notaris Candra Lim, S.H., LL.M notaris di Jakarta Utara,
     Perusahaan melakukan investasi saham pada PT Vidio Dot Com sebanyak 13.406 saham atau 0,21% hak
     kepemilikan dengan harga perolehan sebesar Rp 29.138.000.000.

     PT Rans Entertainment Indonesia

     Berdasarkan akta No. 126 tanggal 29 Desember 2021 dari notaris Sugih Haryati S.H. M.Kn, notaris di
     Tangerang, PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (EBIT), entitas anak, telah mengambil bagian saham baru
     PT Rans Entertainmen Indonesia (RANS) sebanyak 307 saham dengan nilai nominal sebesar Rp 307 juta atau
     setara dengan 0,77% dari total modal ditempatkan dan disetor RANS. EBIT telah menyetorkan modal
     sebesar Rp 16 miliar atas 307 saham tersebut kepada RANS.
Page 53
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (lanjutan)

     Grup memiliki aset tidak lancar lainnya yang terdiri dari:

     PT Liga Indonesia Baru

     Berdasarkan akta No 14 tanggal 20 September 2017 dari notaris Hartojo S.H., notaris di Jakarta, Perusahaan
     telah menerima pengalihan/hibah atas saham kelas B pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dari Persatuan
     Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebesar 2.805 saham dengan nominal Rp 1.000 atau setara dengan 5,5%
     dari total modal ditempatkan dan disetor LIB. Saham kelas B memiliki hak seperti pemengang saham biasa
     dan hanya boleh dimiliki oleh badan hukum yang memiliki klub sepak bola yang hanya berkompetisi di Liga
     1 Indonesia.

     Berdasarkan akta No 31 tanggal 20 Juni 2023 dari notaris Emmy Yatmini S.H, notaris di Jakarta Selatan,
     Perusahaan telah menyetujui peningkatan atas saham pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dari Persatuan
     Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi sebesar 2.002.805 saham dengan nominal Rp 1.000 atau setara
     dengan 5,26% melalui konversi piutang usaha milik Perusahaan.

     Berdasarkan akta No. 43 tanggal 26 Juni 2024 dari notaris Emmy Yatmini S.H, notaris di Jakarta Selatan,
     Perusahaan telah menyetujui peningkatan atas saham pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dari Persatuan
     Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi sebesar 3.000.250 saham dengan nominal Rp 1.000 atau setara
     dengan 5,26% melalui konversi piutang usaha milik Perusahaan.

     PT Mitra Maha Meta

     Berdasarkan perjanjian surat utang tanggal 11 Juni 2022, Perusahaan melakukan investasi sebesar USD
     100.000 atau setara Rp 1.400.000.000 pada surat utang PT Mitra Maha Meta. Jatuh tempo surat utang
     tersebut tanggal 31 Desember 2022.

     Surat utang dapat dikonversi ke modal saham dengan jumlah 583 saham seri C dengan hak kepemilikan
     4,96%.

     Berdasarkan dokumen Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) tanggal 3 November 2023,
     Grup mengkonversi menjadi saham preference. Surat utang dapat dikonversi ke modal saham dengan
     jumlah 583 saham seri C dengan hak kepemilikan 4,96%.

     PT Aspirasi Lintas Talenta

     Berdasarkan akta No 04 tanggal 20 Mei 2024 dari notaris Pradita Ayu Yustisia, SH, M.Kn notaris di Kota
     Bogor, Perusahaan melakukan investasi saham pada PT Aspirasi Lintas Talenta sebanyak 12.000.000 saham
     atau 20% hak kepemilikan dengan harga perolehan sebesar Rp 1.200.000.000 dari total keseluruhan
     sejumlah Rp 6.000.000.000 (atau 60.000.000 lembar saham).

     Stargo Pte. Ltd

     Berdasarkan dokumen Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) tanggal 21 Juli 2022,
     Perusahaan melakukan investasi dalam saham Stargo Pte. Ltd sebanyak 10.417 saham atau 0,62 % hak
     kepemilikan dengan biaya perolehan sebesar Rp 716.358.000.
Page 54
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (lanjutan)

     Aset keuangan pada FVTOCI - investasi pada instrumen utang

                                                                      30 Jun 2025            31 Des 2024
                                                                           Rp                    Rp

     PT Indozone Media Indonesia                                         5.131.770.000         5.131.770.000
     Tjufoo Pte. Ltd                                                     3.591.609.125         3.591.609.125
     Total                                                             8.723.379.125         8.723.379.125

     PT Indozone Media Indonesia

     Pada tanggal 10 September 2021, Grup memberikan pinjaman kepada PT Indozone Media Indonesia sebesar
     USD 120.000 atau setara dengan Rp 1.887.720.000 dengan jangka waktu 3 tahun. Pinjaman ini tidak
     dikenakan bunga dan dapat dikonversi sewaktu-waktu menjadi modal dengan harga konversi sebesar Rp
     1.701.300.000.

     Berdasarkan perjanjian surat sanggup tanggal 5 April 2022, Perusahaan melakukan investasi sebesar USD
     225.000 atau setara Rp 3.244.050.000 pada surat utang PT Indozone Media Indonesia. Surat tersebut tidak
     dikenakan bunga, tanpa jangka waktu pembayaran yang tetap dan dapat dikonversi sewaktu-waktu
     menjadi modal.

     Tjufoo Pte. Ltd

     Berdasarkan perjanjian surat utang tanggal 28 Maret 2022, Perusahaan melakukan investasi sebesar USD
     250.000 atau setara Rp 3.591.609.125 pada surat utang Tjufoo Pte. Ltd. Surat utang ini tidak dikenakan
     bunga dan dapat dikonversi sewaktu – waktu menjadi modal.

     Uang muka remunerasi pemain dan staff

                                                           30 Jun 2025                   31 Des 2024
                                                                Rp                           Rp
        Saldo awal tahun                                      3.664.262.837                7.754.143.747
        Penambahan                                                        -                4.552.511.007
        Amortisasi (Catatan 22)                              (1.957.342.279)              (8.642.391.917)
        Saldo akhir tahun                                     1.706.920.558                3.664.262.837
        Bagian lancar (Catatan 9)                                           -             (1.751.662.837)
        Bagian tidak lancar                                   1.706.920.558                1.912.600.000


     Biaya perbaikan stadion yang ditangguhkan

     Merupakan biaya renovasi stadion Kapten I Wayan Dipta dengan rincian sebagai berikut:

                                                           30 Jun 2025                   31 Des 2024
                                                                Rp                           Rp
         Saldo awal tahun                                       697.988.503                1.235.165.084
         Amortisasi (Catatan 22)                               (232.662.834)                (537.176.581)
         Saldo akhir tahun                                      465.325.669                  697.988.503
Page 55
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. UTANG USAHA


                                                           30 Jun 2025                  31 Des 2024
                                                                 Rp                         Rp
    Berdasarkan pemasok
    Pihak berelasi (Catatan 24)                              1.942.667.267               1.337.129.347
    Pihak ketiga
         PT Galva Technologies, Tbk                          5.447.543.400               1.233.194.700
         PT Telkom Indonesia (Persero), Tbk                  3.168.625.778               3.168.625.778
         PT Daya Genset Sarana                                 999.999.000                145.132.500
         PT Asuransi Central Asia                              960.427.785                              -
         PT City Neonindo Indah Murni                          526.600.361                              -
         PT Citra Surya Logistik Indonesia                     375.615.540                 48.273.520
         CV Budi Gita Utama                                    359.230.500                              -
         PT Garuda Sepakbola Indonesia                                         -         3.062.327.780
         PT Persebaya Indonesia                                                -         2.755.000.000
         PT Celebest                                                           -         1.500.000.001
         Lain-lain (masing-masing
           dibawah 5% dari total)                            1.733.891.973              15.417.771.440
         Sub-total                                         13.571.934.337               27.330.325.719
    Total                                                  15.514.601.604               28.667.455.066


    Utang usaha timbul dari pembelian barang dagangan, streaming, renovasi stadion dan operasional lainnya
    serta penggunaan jasa yang dibutuhkan untuk operasional Grup. Seluruh utang usaha tidak dijamin dan
    didenominasi dalam mata uang Rupiah. Nilai tercatat utang usaha yang diklasifikasi sebagai liabilitas
    keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi mendekati nilai wajarnya karena sifat jangka
    pendek utang tersebut.

16. PERPAJAKAN

    a.   Pajak dibayar dimuka

                                                                     30 Jun 2025          31 Des 2024
                                                                         Rp                   Rp
            Pajak Penghasilan Pasal 28 a
               2024                                                     3.457.143.228         3.457.143.228
              2023*                                                     2.309.495.259         5.871.574.477
            Pajak Penghasilan
              PPh Psl 23                                                1.913.431.442                       -
              PPh Psl 4(2)                                                104.640.856                       -
              PPh Psl 21                                                  157.005.112            63.557.887
              PPN Masukan -nett                                                     -         2.320.352.533

            Total                                                     7.941.715.897        11.712.628.125

         *Pada Juni 2025 telah dilakukan pencatatan pengurang sebesar Rp 3.562.079.218 atas PPh Pasal 28A
          tahun 2023 berdasarkan hasil pemeriksaan pajak PT Kreasi Karya Bangsa.
Page 56
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)

    b.    Utang pajak

                                                             30 Jun 2025                   31 Des 2024
                                                                  Rp                           Rp
          Pajak penghasilan
            Pasal 4 (2)                                            95.679.645                    225.169.615
            Pasal 21                                              957.131.841                    680.914.139
            Pasal 23                                              218.121.502                    428.605.523
            Pasal 25                                                        -                              -
            Pasal 26                                                        -                     41.600.000
            Pasal 29                                                        -                              -
          Pajak penghasilan final                                   7.803.540                     15.076.435
          Pajak Pertambahan Nilai -nett                         1.547.176.556                  8.171.230.793
          Pajak pembangunan I (PB I)                               15.396.526                    119.185.982
          Total                                                 2.841.309.610                  9.681.782.487

17. LIABILITAS SEWA

    Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka panjang. Grup memiliki kontrak sewa
    tanah, bangunan dan stadion. Kewajiban Grup dalam sewa ini dijamin dengan hak pesewa atas aset yang
    disewakan. Grup dilarang mengalihkan dan menyewakan kembali aset yang disewakan. Beberapa kontrak
    sewa terdapat opsi perpanjangan yang akan dibahas lebih lanjut di bawah ini.

    Perusahaan juga memiliki sewa apartemen tertentu dengan jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dan
    sewa peralatan kantor dengan nilai yang rendah. Perusahaan menerapkan pengakuan pengecualian sewa
    jangka pendek dan sewa aset pendasar nilai rendah untuk sewa tersebut.

    Aset hak guna

    Perusahaan menyajikan nilai tercatat aset hak guna yang diklasifikasikan dalam aset tetap seperti
    diungkapkan pada Catatan 11.


    Nilai tercatat liabilitas sewa dan analisis jatuh tempo liabilitas sewa diungkapkan di bawah ini:

                                                     30 Jun 2025                      31 Des 2024
                                                          Rp                              Rp
         Tanah                                          3.395.931.118                    3.395.931.118
         Bangunan                                      13.234.953.967                   13.234.953.967
         Stadion                                          996.305.677                    1.933.076.788
         Total                                         17.627.190.762                   18.563.961.873


                                      Pembayaran sewa
                                           minimum                   Bunga                  Nilai kini
                                              Rp                       Rp                      Rp
      30 Jun 2025
      Tidak lebih dari satu tahun           5.234.060.000           1.949.047.630           3.285.012.370
      Antara satu dan lima tahun           20.316.948.889           5.974.770.497         14.342.178.392
      Total                                25.551.008.889           7.923.818.127          17.627.190.762
Page 57
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. LIABILITAS SEWA (lanjutan)


                                           Pembayaran sewa
                                              minimum                      Bunga                     Nilai kini
                                                 Rp                          Rp                         Rp
      31 Des 2024
      Tidak lebih dari satu tahun              5.234.060.000              1.949.047.630              3.285.012.370
      Antara satu dan lima tahun               21.253.720.000             5.974.770.497             15.278.949.503
      Total                                    26.487.780.000             7.923.818.127             18.563.961.873



18. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

    Grup tidak melakukan pencadangan atas imbalan pascakerja dari bulan Januari s/d Juni 2025 dengan
    pertimbangan fluktuatifnya turnover karyawan selama 6 (enam) bulan terakhir. Maka dari itu Perusahaan
    menyajikan kembali perhitungan dan rincian Liabilitas Imbalan Pascakerja sesuai dengan hasil perhitungan
    terakhir yang telah dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Riana dan Rekan untuk pelaporan keuangan
    yang berakhir pada bulan Desember 2024 dan telah diaudit sebagai berikut:

                                                                 30 Jun 2025                        31 Des 2024
                                                                      Rp                                Rp
    Saldo awal tahun                                                   3.557.456.977                 2.996.765.954
    Biaya jasa kini                                                                 -                   828.209.406
    Biaya jasa lalu                                                                 -                             -
    Biaya bunga                                                                     -                   182.775.381
    Termasuk dalam laba rugi (Catatan 22)                                           -                1.010.984.787
    Keuntungan (kerugian) akturial
      yang timbul dari:
      Perubahan asumsi keuangan                                                     -                  (150.785.769)
      Penyesuaian atas pengalaman                                                   -                  (290.007.995)
    Termasuk dalam penghasilan
      (kerugian) komprehensif lain                                                  -                  (440.793.764)
    Pembayaran imbalan                                                              -                     (9.500.000)
    Saldo akhir tahun                                                  3.557.456.977                 3.557.456.977

19. MODAL SAHAM


                                                                                  30 Jun 2025
                                                                              Persentase                   Total modal
                     Nama pemegang saham              Jumlah saham            kepemilikan            ditempatkan dan disetor
                                                                                   %                           Rp
     Pieter Tanuri                                     2.295.830.720                       38,26%             22.958.307.200
     PT Asuransi Central Asia                            533.000.000                        8,88%              5.330.000.000
     Ayu Patricia Rachmat                                304.627.000                        5,08%              3.046.270.000
     Masyarakat (masing-masing dibawah
       5% dari total)                                  2.866.542.280                       47,78%             28.665.422.800
     Total/Total                                       6.000.000.000                      100,00%             60.000.000.000
Page 58
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MODAL SAHAM (lanjutan)

                                                                         31 Des 2024
                                                                     Persentase                 Total modal
                    Nama pemegang saham         Jumlah saham         kepemilikan          ditempatkan dan disetor
                                                                          %                         Rp
    Pieter Tanuri                                2.295.830.720                  38,26%             22.958.307.200
    PT Asuransi Central Asia                       533.000.000                   8,88%              5.330.000.000
    Ayu Patricia Rachmat                           304.627.000                   5,08%              3.046.270.000
    Masyarakat (masing-masing dibawah
      5% dari total)                             2.866.542.280                  47,78%             28.665.422.800
    Total/Total                                  6.000.000.000                 100,00%             60.000.000.000


    Berdasarkan akta No. 32 tanggal 12 Februari 2019 dari Christina Dwi Utami, SH., M.Hum., M.Kn., notaris di
    Jakarta, Perusahaan telah meningkatkan modal dasar Perusahaan dari Rp 60 miliar menjadi Rp 160 miliar
    dan perubahan nilai nominal saham Perusahaan yang semula Rp 100 per saham menjadi Rp 10 per saham
    dan menerbitkan saham baru melalui Penawaran Umum, dalam jumlah sebanyak-banyaknya 2 miliar saham
    dengan nilai nominal Rp 10 per saham atau setara dengan 33,33 % dari total modal ditempatkan dan disetor
    Perusahaan setelah Penawaran Umum.

    Perubahan anggaran dasar telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
    Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0007609.AH.01.02 Tahun 2019 tanggal 13 Februari 2019 dan telah
    diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Republik Indonesia sesuai dengan surat penerimaan dan pemberitahuan perubahan data No. AHU-AH.01.03-
    0087719 dan No. AHU-AH.01.03-0087720 masing-masing tanggal 13 Februari 2019.

20. TAMBAHAN MODAL DISETOR

                                                                     30 Jun 2025              31 Des 2024
                                                                          Rp                       Rp

    Agio saham dari penawaran umum saham
      perusahaan kepada masyarakat
      sebesar 2 miliar saham dengan nilai
      nominal Rp 10 per saham dan harga
      penawaran Rp 175 per saham                                       330.000.000.000          330.000.000.000
    Agio saham dari peningkatan
      modal disetor sebesar
      84.210.526 saham dengan
      nilai nominal Rp 100 per saham dan
      pelaksanaan Rp 1.000 per saham                                    75.789.473.400           75.789.473.400
    Agio saham                                                          13.421.052.600           13.421.052.600
    Pengampunan pajak                                                    1.070.257.725            1.070.257.725
    Biaya emisi penawaran saham                                        (12.233.600.051)         (12.233.600.051)

    Total                                                              408.047.183.674          408.047.183.674
Page 59
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. PENDAPATAN

                                                                       30 Jun 2025              30 Jun 2024
     Manajemen klub
              Komersial                                                  45,107,662,633           47,876,955,180
              Kontribusi                                                  7,095,280,000            7,788,836,264
     Sport Agency
              Sponsor                                                    36,931,912,253            8.658.596.555
              Live Video Streaming dan rekaman Video                     43,368,486,431           39,374,271,350
     Lainnya                                                              1,072,428,128            1,728,916,725

     Total                                                            133,575,769,445           105,427,576,074

22. BEBAN OPERASI

                                                                30 Jun 2025                  30 Jun 2024
    Gaji dan tunjangan                                                29.554.751.413             26.504.206.382
    Remunerasi pemain dan ofisial                                     16.774.781.336             27.025.429.314
    Jasa profesional                                                  12.039.832.489             15.363.585.693
    Perjalanan dinas                                                  10.837.078.189              6.571.291.735
    Beban pokok merchandise                                            9.392.230.211              6.276.115.428
    Sewa                                                               8.613.945.273             11.593.099.886
    Live video streaming dan rekaman video                             6.897.999.631              6.371.883.883
    Pajak dan perijinan                                                6.024.856.372              2.165.766.597
    Beban sponsorship                                                  4.581.326.459              4.162.142.857
    Beban talent management                                            3.943.337.359              3.294.133.586
    Konsumsi                                                           1.558.021.172              3.563.717.699
    Listrik dan air                                                    1.231.501.803              1.256.945.951
    Sumbangan                                                          1.111.358.409                675.071.073
    Perbaikan dan perawatan                                            1.024.984.090                929.548.936
    Beban kantor                                                         909.049.624              2.777.789.336
    Beban marketing                                                      869.635.538                151.834.556
    Jaringan dan internet                                                224.258.701              1.011.191.006
    Penyusutan aset hak guna (Catatan 11)                              1.881.987.389              1.748.942.539
    Penyusutan aset tetap (Catatan 12)                                11.211.150.832             11.714.668.506
    Amortisasi intangible - akun media sosial (Catatan 13)               710.408.402                710.049.652
    Amortisasi intangible - lisensi (Catatan 13)                         266.133.198                267.293.398
    Amortisasi intangible - virtual human (Catatan 13)                    91.405.290                 85.373.856
    Amortisasi intangible - pendaftaran (Catatan 13)                      82.706.874                962.463.023
    Amortisasi intangible - lain-lain (Catatan 13)                        14.166.667                        -
    Amortisasi remunerasi pemain dan ofisial (Catatan 14)              1.957.342.279              4.132.734.228
    Amortisasi biaya ditangguhkan - stadion (Catatan 14)                 232.662.834                        -
    Amortisasi sewa                                                    1.579.999.996                133.333.331
    Amortisasi platform                                                   49.474.500                        -
    Amortisasi konsultasi                                                        -                   39.375.000
    Lain-lain                                                          5.513.704.013              9.643.010.439
    Jumlah                                                       139.180.090.343              149.130.997.890


23. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN - LAIN

                                                                30 Jun 2025                30 Jun 2024
        Pendapatan bunga                                             282,420,600                608,441,124
        Pendapatan investasi                                       5,470,423,730              1,821,852,171
        Keuntungan dan (kerugian) lain-lain                          514,310,734           (28,546,623,787)

        Jumlah                                                       6.267.155.064        (26,116,330,492)
Page 60
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


24. SIFAT RELASI DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
    Sifat relasi:

     a.    Pieter Tanuri adalah pemegang saham mayoritas Perusahaan.

     b.    PT Terrazone Indonesia, PT Penta Artha Impressi, PT Bank Ina Perdana Tbk, PT Bola Nusantara, PT
           Modal Ventura YACB, dan PT Teknologi Kreasi Bangsa memiliki pemegang saham akhir yang sama
           dengan Perusahaan.

     c.    Dewan Komisaris dan Dewan Direksi merupakan manajemen kunci Perusahaan.


    Transaksi dengan pihak-pihak berelasi:

    Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan mengadakan transaksi tertentu dengan pihak berelasi. Transaksi-
    transaksi tersebut meliputi antara lain:

    a.    Saldo piutang usaha (Catatan 6) yang timbul dari transaksi pendapatan adalah sebagai berikut:

                                                             30 Jun 2025                31 Des 2024
                                                                                              Rp
          PT Karya Digital Madani                                 176.013.563               397.321.737
          PT Penta Artha Impressi                                 191.573.680               191.573.680
          Total                                                   367.587.243               588.895.417
          Persentase dari total aset                                      0,05%                     0,07%


    b.    Saldo piutang lain-lain (Catatan 7) yang timbul dari pemberian pinjaman sementara tanpa bunga
          adalah sebagai berikut:

                                                             30 Jun 2025                31 Des 2024
                                                                   Rp                         Rp
          PT Bola Nusantara                                    3.011.155.927              3.004.053.429
          PT Terrazone Indonesia                               2.187.957.732              1.834.020.031
          PT Kilat Republik Indonesia                          2.105.784.813              1.494.368.901
          PT Kelola Aset Digital                                 910.536.529                910.536.529
          PT Karya Digital Madani                                789.075.836                754.801.444
          PT Teknologi Kreasi Bangsa                             450.000.000                450.000.000
          Lain-lain                                              600.326.000              1.012.795.302
          Total                                               10.054.836.837              9.460.575.636
          Persentase dari total aset                                      1,32%                     1,19%


    c.    Grup memiliki rekening koran dan deposito berjangka (Catatan 4) pada PT Bank Ina Perdana Tbk sebesar
          Rp 6,869,656,774 atau 0,90% dari total aset (31 Desember 2024: Rp 19.953.627.720 atau 2,51% dari
          total aset).
Page 61
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. SIFAT RELASI DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)

    d.    Saldo utang usaha (Catatan 15) yang timbul dari pembelian barang dagangan adalah sebagai berikut:

                                                                        30 Jun 2025             31 Des 2024
                                                                               Rp                   Rp
          PT Bina Raya Perkasa                                               1.000.000.000                    -
          PT Karya Digital Madani                                              685.266.935        1.079.729.015
          PT Teknologi Kreasi Bangsa                                          257.400.332           257.400.332
          Total                                                              1.942.667.267        1.337.129.347
          Persentase dari total liabilitas                                           2,73%                1,28%

25. IKATAN DAN PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN

    a.    Perusahaan memperoleh kontrak sponsor untuk tim sepakbola Bali United dari pihak ketiga sebesar Rp
          35,73 miliar per tahun untuk liga domestik yang berlaku sampai dengan tahun 2025.

    b.    Perusahaan memiliki kontrak signifikan dengan pemain, pelatih dan ofisial tim sepakbola profesional
          dengan jangka waktu 6 bulan sampai dengan 4 tahun dengan rincian total kontrak per tahun sebagai
          berikut:

                                                        30 Jun 2025                       31 Des 2024
                                             Jumlah/           Nilai/          Jumlah/           Nilai/
                                             Number            Value           Number            Value
                                                                Rp                                 Rp
          Pemain tim utama                         34       27.255.475.000           34       27.255.475.000
          Pemain tim usia muda                     92         649.000.000            92          649.000.000
          Pelatih dan ofisial tim                  28        5.441.050.000           28        5.441.050.000
          Total                                             33.345.525.000                    33.345.525.000


26. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

     Grup terekspos terhadap risiko keuangan seperti nilai wajar atau risiko arus kas atas suku bunga, risiko
     likuiditas, dan risiko kredit dalam menghadapi operasinya. Secara umum dengan semua bisnis lainnya, Grup
     menghadapi risiko yang timbul dari penggunaan instrumen keuangan. Catatan ini menggambarkan tujuan
     Grup, kebijakan dan proses untuk mengelola risiko-risiko dan metode yang digunakan untuk mengukurnya.
     Informasi kuantitatif lebih lanjut sehubungan dengan risiko ini disajikan melalui laporan keuangan
     konsolidasian ini.

     Tidak terdapat perubahan secara substansial dalam eksposur risiko instrumen keuangan Grup, tujuan,
     kebijakan dan proses untuk mengelola risiko-risiko atau metode yang digunakan untuk mengukurnya dari
     periode sebelumnya kecuali dinyatakan lain dalam catatan ini.

     a.    Instrumen keuangan utama

           Instrumen keuangan utama yang digunakan Grup, dari instrumen keuangan yang mana risiko timbul,
           meliputi kas dan setara kas, investasi jangka pendek, piutang usaha, piutang lain-lain, setoran
           jaminan, investasi saham, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual dan liabilitas sewa.
Page 62
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

    b.   Kelompok instrumen keuangan

                                                              30 Jun 2025                31 Des 2024
                                                                   Rp                        Rp
         Aset keuangan
         Biaya perolehan diamortisasi
            Kas dan setara kas                                 20.684.416.595             45.489.572.732
            Piutang usaha                                     117.148.851.105            107.487.806.719
            Piutang lain-lain                                  27.112.710.772             29.845.286.133
            Sub-total                                         164.945.978.472            182.822.665.584
         Nilai wajar melalui penghasilan
            komprehensif lain (FVTOCI)
            Investasi jangka pendek                            75.343.610.587             82.496.030.217
            Investasi pada instrumen ekuitas                   50.254.608.000             50.254.608.000
            Investasi pada instrumen utang                      8.723.379.125              8.723.379.125
            Sub-total                                         134.321.597.712            141.474.017.342
         Nilai wajar melalui
            laba rugi (FVTPL)
            Investasi jangka pendek                           238.586.356.285            244.871.222.573
         Total                                                537.853.932.469            569.167.905.499
         Liabilitas keuangan
         Biaya perolehan yang diamortisasi
            Utang usaha                                        15.514.601.604             28.667.455.066
            Utang lain-lain                                     4.403.045.374              2.650.515.575
            Beban akrual                                        8.228.705.196             19.540.667.718
            Liabilitas sewa                                    17.627.190.762             18.563.961.873
         Total                                                 45.773.542.936             69.422.600.232


    c.   Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar secara berulang (tetapi nilai wajar diharuskan
         diungkapkan)

         Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar secara berulang (tetapi nilai wajar diharuskan
         diungkapkan) meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang lain-lain
         dan beban akrual. Pengungkapan nilai wajar liabilitas sewa tidak diharuskan sesuai standar akuntansi.

         Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut diatas yang diukur sebesar biaya perolehan
         diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian, mendekati nilai tercatat karena jatuh tempo dalam
         jangka pendek.

    d.   Instrumen keuangan diukur dengan nilai wajar secara berulang

         Grup memiliki instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar secara berulang pada akhir periode
         pelaporan berupa investasi jangka pendek pada PT Nusadana Investama Indonesia, PT Buana Capital
         Sekuritas, Reksadana Dana Kas PT Syailendra Capital, PT Juara Capital Indonesia dan PT Trimegah
         Sekuritas Indonesia Tbk (Desember 2024: PT Nusadana Investama Indonesia, PT Buana Capital Sekuritas,
         Reksadana Dana Kas PT Syailendra Capital, PT Juara Capital Indonesia dan PT Trimegah Sekuritas
         Indonesia Tbk) (Catatan 5). Nilai wajar instrumen keuangan menggunakan harga kuotasian di pasar
         aktif, pada Bursa Efek Indonesia yang merupakan hirarki nilai wajar pada level 1.

         Grup juga memiliki instrumen keuangan FVTOCI atas investasi pada instrumen ekuitas pada PT Vidio
         Dot Com, PT Rans Entertainmen Indonesia, PT Liga Indonesia Baru, PT Mitra Maha Meta, Stargo Pte.
         Ltd, dan PT Lintas Aspirasi Talenta (Desember 2024: PT Vidio Dot Com, PT Rans Entertainmen Indonesia,
         PT Liga Indonesia Baru, PT Mitra Maha Meta, Stargo Pte. Ltd, dan PT Lintas Aspirasi Talenta) yang
         dinyatakan sebesar biaya perolehan yang merupakan estimasi terbaik nilai wajar terkait dengan
         informasi terbaik kini yang tersedia tidak cukup untuk mengukur nilai wajar.
Page 63
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26.        INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

      e.    Tujuan manajemen risiko keuangan

            Kebijakan manajemen risiko keuangan Grup bertujuan untuk memastikan bahwa terdapat sumber daya
            keuangan yang memadai untuk pengembangan usaha Grup serta dapat mengelola risiko harga, risiko
            suku bunga, risiko likuiditas, dan risiko kredit. Kebijakan manajemen risiko keuangan yang dijalankan
            oleh Grup adalah sebagai berikut:

            Manajemen risiko harga

            Grup terekspos risiko harga yang berasal dari aset keuangan FVTOCI dan aset keuangan FVTPL seperti
            diungkapkan dalam Catatan 5 yang dicatat sebesar nilai wajar. Keuntungan dan kerugian yang timbul
            atas perubahan nilai wajar aset keuangan tersedia untuk dijual diakui sebagai penghasilan komprehensif
            lain.

27. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN OTORISASI LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

      Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian merupakan tanggung jawab manajemen,
      dan telah diotorisasi oleh Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 28 Juli 2025.

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.06 MB
Published28 Jul 2025
Pages63
Characters220,151
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 90 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk p.1 ×191
linked — Pieter Tanuri. p.9 ×5
linked person Jemi Wiyono Prihadi · Komisaris Utama p.9
linked person Yabes Tanuri · Direktur Utama p.9 ×4
linked person Katharine Wianna · Direktur p.9
linked person Putri Paramita Sudali · Direktur p.9 ×2
linked org PT Rans Entertainmen Indonesia p.18 ×11
linked org Bank Ina Perdana Tbk p.38 ×11
linked org Bank Central Asia Tbk p.38 ×2
linked org Bank Mega Tbk p.38 ×5
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.38 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.38 ×2
linked org Bank Permata Tbk p.38 ×2
linked org Bank QNB Indonesia Tbk p.38 ×2
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.38 ×2
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.38 ×17
linked org PT Syailendra Capital p.38 ×8
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.43 ×2
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.43 ×2
linked org XL Axiata Tbk p.43 ×2
linked org Smartfren Telecom Tbk p.43 ×2
linked org PT Galva Technologies p.55
linked org PT Asuransi Central Asia p.55 ×6
linked — Ayu Patricia Rachmat p.57 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.10
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.38 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.38 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.41 ×4
possible org PT Telkom Indonesia (Persero) p.55
unresolved person Yurisa Martanti p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×3
unresolved person Dr. Putra Hutomo p.9 ×2
unresolved org PT Putra Samarinda Indonesia p.9 ×2
unresolved person Edy Soehartono · Komisaris p.9
unresolved person Andy Flores Noya · Komisaris Independen p.9 ×2
unresolved person Y. Ade Bunian Moniaga · Direktur p.9 ×2
unresolved person J. Anwar Hasan · Anggota p.9
unresolved org PT Kreasi Karya Bangsa p.10 ×6
unresolved org PT Rahasia Gadis Nusantara p.10 ×3
unresolved org PT Pedagang Aset Kripto p.10
unresolved org PT IOG Indonesia Sejahtera p.10
unresolved org PT Bali Boga Sejahtera p.10
unresolved org PT Radio Swara Bukit Bali Indah p.10
unresolved person Pradita Ayu Yustisia p.10 ×3
unresolved org PT Vidio Dot Com p.18 ×8
unresolved org PT Liga Indonesia Baru p.18 ×11
unresolved org PT Mitra Maha Meta p.18 ×6
unresolved org Stargo Pte. Ltd p.18 ×7
unresolved org PT Indozone Media Indonesia p.18 ×6
unresolved org PT Bank UOB p.38
unresolved org PT Trimegah Asset Management p.38 ×2
unresolved org PT Buana Capital Sekuritas p.38 ×5
unresolved org PT Juara Capital Indonesia p.38 ×5
unresolved org PT Nusadana Investama Indonesia p.38 ×4
unresolved org PT Trimegah Asset Management Entitas p.39
unresolved org Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan p.39 ×2
unresolved org PT Syailendra Capital Grup p.41
unresolved org PT Indolakto p.43
unresolved org PT World Innovative Telecommunication p.43
unresolved org PT Gelora Trisula Semesta p.44 ×2
unresolved org PT Teknologi Kreasi Bangsa p.45 ×4
unresolved org PT Hiperion Kapital Investama p.46
unresolved org PT Karya Digital Madani p.46 ×4
unresolved org Progamming Digital Technology Mediatama Pte. Ltd p.46
unresolved org PT Samville Koda Studio p.46
unresolved org PT Aspirasi Lintas Talenta p.46 ×5
unresolved person Harbiansyah Hanafiah p.50
unresolved org PT Liga Indonesia p.50 ×2
unresolved org Kementerian p.52
unresolved person Candra Lim p.52
unresolved org PT Rans Entertainment Indonesia p.52
unresolved org PT Mitra Maha Meta. Jatuh p.53
unresolved org Tjufoo Pte. Ltd p.54 ×3
unresolved org PT Daya Genset Sarana p.55
unresolved org PT City Neonindo Indah Murni p.55
unresolved org PT Citra Surya Logistik Indonesia p.55
unresolved org PT Garuda Sepakbola Indonesia p.55
unresolved org PT Persebaya Indonesia p.55
unresolved org PT Celebest p.55
unresolved org Kantor Konsultan Aktuaria Riana dan Rekan p.57
unresolved — Total/Total p.57 ×2
unresolved person Christina Dwi Utami p.58
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.58
unresolved org PT Terrazone Indonesia p.60 ×2
unresolved org PT Penta Artha Impressi p.60 ×2
unresolved org PT Bola Nusantara p.60 ×2
unresolved org PT Modal Ventura YACB p.60
unresolved org PT Kilat Republik Indonesia p.60
unresolved org PT Bina Raya Perkasa p.61
unresolved org PT Lintas Aspirasi Talenta p.62 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2025-II-BOLA.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result