Skip to content
Back to announcement

20260908_RATU_Public Expose_32146266_lamp1.pdf

Other Text extracted RATU

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 24

Page 1
PUBLIC EXPOSE 2026
PT RAHARJA ENERGI CEPU TBK (IDX: RATU)
10 September 2026

Page 2
                                                                         Presenter:
                                                                          Sumantri
                                                                     Direktur Utama




                          AGENDA PUBLIC EXPOSE 2026

  01
LANSKAP BISNIS
                  02PROFIL
                              03
                              RINGKASAN
                                          04
                                          PENCAPAIAN
                                                        05
                                                         KINERJA
                                                                      06
                                                                       KINERJA
  MIGAS 2026     PERUSAHAAN      ASET        RATU      PERUSAHAAN   KEBERLANJUTAN

Page 3
Lanskap Bisnis
                 I     Lanskap Bisnis Migas 2026   IV   Pencapaian RATU

                 II
Migas 2026
                       Profil Perusahaan           V    Kinerja Perusahaan

                 III   Ringkasan Aset              VI   Kinerja Keberlanjutan
                                                                                3

Page 4
                                                                                                                                                                                               Presenter:

Lanskap Bisnis Minyak & Gas                                                                                                                                                                     Sumantri
                                                                                                                                                                                           Direktur Utama


Kondisi Pasar Global Minyak & Gas 2026
Penutupan Selat Hormuz menempatkan pasar minyak global dalam kondisi kekurangan supply sepanjang 2026, dan harga bertahan tinggi hingga akhir tahun.

                                             Harga Minyak & Gas                                                               Perubahan Supply and Demand 2026 dibandingkan 2025
                                                                     Harga minyak mentah Brent naik
                        Harga Minyak Brent 2023 - 2026               tajam setelah Selat Hormuz ditutup                      Supply             Demand                                   Supply             Demand
 100,00
              82,40
                                                         86,81       pada akhir Februari 2026. Brent
                             80,70
                                                                     sempat menyentuh USD 105 per                            Turun 4,3          Turun 1,6                              Turun 54             Turun 20
  80,00                                     69,00
                                                                     barel pada 23 Juli 2026, lalu bergerak                 juta BOPD          juta BOPD                               miliar m³            miliar m³
  60,00                                                              turun dan bertahan di kisaran USD 95
                                                                     per barel pada awal September 2026.                              Global · IEA                                                Global · IEA
  40,00
                                                                     Untuk kuartal IV 2026, EIA               Sebelum konflik, sekitar 21,6 juta barel minyak per hari melewati Selat Hormuz. Setelah
  20,00                                                              memperkirakan harga Brent berada         penutupan pada akhir Februari 2026, arus turun menjadi 4,9 juta barel per hari, menyebabkan
                                                                     di USD 78 per barel. Perkiraan           defisit supply sekitar 1,8 juta barel per hari pada Q3 2026. Persediaan minyak dunia pun turun
   0,00                                                              tersebut lebih rendah daripada harga     69 juta barel pada Juli, sementara kapasitas tambahan OPEC+ hanya sekitar 1,09 juta barel per
             2023           2024            2025         2026*       yang berlaku saat ini, sehingga arah     hari, sehingga pasar tetap rentan terhadap gangguan supply.
                           Harga Minyak Brent                        harga pada sisa 2026 masih sangat
                                                                                                                                       Sumber: IEA OMR Agustus 2026; IEA Gas Market Report Q3 2026; OPEC MOMR Agustus 2026
                                                                     bergantung pada perkembangan
 (dalam USD / barel)             *Proyeksi (EIA STEO Agustus 2026)   konflik.
                                                                                                                         Faktor Penentu Harga dan Supply pada Kuartal III dan IV 2026
                                                                     Harga gas tidak lagi bergerak
                 Harga Gas Henry Hub 2024 - 2026                     seragam di semua kawasan. Di                      Selat Hormuz masih tertutup
  4,00                               3,50                  3,44      Amerika Serikat, harga gas Henry Hub               Penutupan Hormuz masih membatasi arus
  3,50                                                               tetap rendah karena supply domestik                minyak hingga awal September 2026, sehingga                  Transaksi jual beli aset migas melambat
                                                                                                                        supply yang melewati kawasan Selat Hormuz
  3,00                                                               melimpah dan tidak terpengaruh                     tetap terbatas.
                 2,20                                                                                                                                                                Nilai transaksi aset migas AS turun dari USD38
  2,50                                                               gangguan di Timur Tengah, dengan                                                                                miliar pada Q1 menjadi USD9,1 miliar pada
  2,00                                                               rata-rata USD 2,87 per MMBtu pada                 Ruang tambah produksi OPEC+ terbatas                          Q2 2026, seiring volatilitas harga.
  1,50                                                               kuartal III 2026. Sebaliknya, harga               OPEC+ telah mengembalikan 1,65 juta BOPD
  1,00                                                               LNG di pasar spot Asia yang diwakili              produksi yang sebelumnya dipangkas, namun                     Outlook 2027 bergantung pada konflik
  0,50                                                               indeks Japan Korea Market (JKM) naik              realisasinya masih tertinggal sekitar 300–500
  0,00                                                                                                                 ribu BOPD dari kuota.
                                                                     menjadi USD 17,5 per MMBtu pada                                                                                  Supply minyak global diperkirakan naik
                2024                 2025                2026*                                                                                                                        menjadi 110,3 juta BOPD pada 2027 jika
                                                                     kuartal II 2026, atau 45% lebih tinggi            Pemasok LNG dunia berpindah                                    selat Hormuz kembali normal.
                           Harga Gas Henry Hub                       dibandingkan periode yang sama
                                                                                                                       Penutupan Selat Hormuz menurunkan produksi
(dalam USD / MMBTU)                                  *Proyeksi EIA   tahun sebelumnya, karena Asia                     LNG Qatar dan Uni Emirat Arab sekitar 45%
                                                                     kehilangan sebagian supply LNG dari               dibandingkan 2025. Kekurangan tersebut                Sumber: IEA OMR Agustus 2026; OPEC MOMR Agustus
                                                                                                                       tertutup oleh proyek LNG baru di luar kawasan         2026; IEA Gas Market Report Q3 2026; Enverus
Sumber: EIA Short-Term Energy Outlook Agustus 2026                   kawasan selat Hormuz.                             Selat Hormuz, sehingga volume perdagangan
                                                                                                                       dunia tetap, tetapi pembeli di Asia membayar
                                                                                                                       lebih mahal.

Page 5
                                                                                                                                                                                             Presenter:

Lanskap Bisnis Minyak & Gas                                                                                                                                                                   Sumantri
                                                                                                                                                                                         Direktur Utama


Kinerja dan Prospek Minyak & Gas Nasional 2026
Lifting masih di bawah target APBN hingga pertengahan tahun, dengan tambahan produksi dari proyek baru diharapkan menopang pemulihan pada semester II.

        Realisasi Produksi & Lifting (per Juni 2026)                                                                        Target Lifting
           Produksi & Lifting                    Produksi         Lifting

                                                                                                     610.000                      600.000 – 610.000
           578.000                              6.511          5.207                                Target APBN 2026                   Proyeksi akhir 2026
               BOPD                             MMSCFD         MMSCFD
                                                                                        Target lifting APBN 2026 sebesar 610 ribu BOPD, dengan outlook 600–610 ribu BOPD
                                                                                        atau 98–100% dari target.
Realisasi produksi dan              Realisasi produksi gas nasional hingga
lifting minyak nasional             30 Juni 2026 mencapai 6.511 MMSCFD,
sampai 30 Juni 2026                 dengan lifting sebesar 5.207 MMSCFD
mencapai 578.000 BOPD,              atau sekitar 94.5% dari target APBN
                                                                                                       5.508                           5.400
                                                                                                    Target APBN 2026               Proyeksi akhir 2026
atau sekitar 94.8% dari             tahun ini.
target APBN tahun ini.                                                                 Target lifting APBN 2026 sebesar 5.508 MMSCFD, dengan outlook 5.400 MMSCFD
                                                                                       atau 98% dari target.
Asumsi ICP APBN 2026: USD 70 per barel.
Realisasi Juni 2026: USD 83,45 per barel.

                                                      Faktor Penentu Pencapaian 2026

         Gangguan operasional semester I                                         Dua proyek baru dijadwalkan mulai
         menahan lifting nasional                                                berproduksi kuartal IV
   Kebocoran pipa Grissik-Duri, gangguan listrik di Rokan, dan              Tambahan produksi 2026 berasal dari 8 proyek hulu dengan
   penurunan produksi secara alami di lapangan utama                        total 46.413 BOEPD dan investasi USD478 juta. 6 proyek
   menahan lifting semester I 2026, sehingga pemulihannya                   telah berproduksi sejak semester I, sementara 2 proyek
   menentukan hasil kuartal IV.                                             lainnya dijadwalkan mulai berproduksi pada Q4 2026.


         Pengeboran dan perawatan sumur                                          Lelang wilayah kerja menyiapkan
         menahan penurunan lapangan tua                                          cadangan tahun-tahun mendatang
   Sebagian besar lapangan minyak Indonesia sudah berusia                   Sepanjang 2026, pemerintah menawarkan 110 wilayah
   tua, sehingga produksi secara alami turun 15–20% per                     kerja migas, termasuk 13 wilayah pada tahap pertama
   tahun. Untuk menahan penurunan ini, kontraktor                           seperti Natuna D-Alpha. Namun, wilayah yang baru
   mengandalkan pengeboran sumur baru dan workover, yang                    dimenangkan belum menambah produksi 2026 karena
   menjadi penentu utama lifting pada sisa 2026.                            masih memerlukan tahap eksplorasi dan pembangunan
                                                                                                                                                                           Sumber: SKK Migas; Kementerian ESDM; APBN 2026
                                                                            fasilitas.

 Harga minyak yang tinggi menopang pendapatan perusahaan hulu minyak dan gas, sementara tantangan produksi nasional menunjukkan
 pentingnya memiliki portofolio dengan aset yang sudah berproduksi.

Page 6
PROFIL
             I     Lanskap Bisnis Migas 2026   IV   Pencapaian RATU

             II
PERUSAHAAN
                   Profil Perusahaan           V    Kinerja Perusahaan

             III   Ringkasan Aset              VI   Kinerja Keberlanjutan
                                                                            6

Page 7
                                                                                                                                                              Presenter:

Profil Perusahaan RATU                                                                                                                                         Sumantri
                                                                                                                                                          Direktur Utama


RATU adalah perusahaan induk dengan investasi (Non-Operator) di sektor minyak dan gas. Saat ini perusahaan memegang
participating interest di Blok Cepu, Blok Jabung, Blok Madura, dan Blok Kasuri.

             PT Raharja Energi Cepu Tbk (IDX: RATU)

Sebagai bagian dari Grup Rukun Raharja (“RAJA”), visi dan misi RATU berfokus                             Menjadi Perusahaan yang fokus pada eksplorasi dan produksi migas,
pada investasi hulu minyak dan gas, diawali melalui kepemilikan minoritas pada             Visi          memberikan nilai tambah yang berkesinambungan bagi seluruh pemangku
3–5 tahun pertama, dengan tujuan bertransformasi menjadi operator di masa                                kepentingan serta berkontribusi pada ketahanan energi nasional.
depan.
                                                                                                         •   Menemukan dan mengembangkan cadangan minyak dan gas bumi baru
RATU mengelola investasinya melalui Participating Interest di Blok Cepu, Blok                            •   Mengoptimalkan aset dan sumber daya melalui inovasi teknologi
Jabung, Blok Madura, dan yang terbaru Blok Kasuri.
                                                                                                         •   Meningkatkan produksi dan efisiensi operasi
       Blok Cepu                       Blok Jabung
                                                                                                         •   Menerapkan pengelolaan investasi yang berkelanjutan
                                                         Blok Selat Madura                 Misi          •   Membangun kemitraan yang strategis dengan berbagai pihak
                                                                                                         •   Mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdedikasi
    2.2423%                                8%                  20%                                       •   Melaksanakan kegiatan bisnis secara bertanggung jawab dengan
        PI (Indirect)                    PI (Direct)         PI (Indirect)                                   menekankan aspek keselamatan, keamanan, dan lingkungan


                        Blok Cepu                                                  Blok Jabung                                               Blok Selat Madura

                     Jawa Tengah          Jawa Timur                                             Jambi                                                   Selat Madura



                                                                                                                                                         Jawa Timur
        Pulau Jawa                                                   Pulau Sumatra                                                   Pulau Jawa
                                   Operator:                                                Operator:                                                            Operator:
            Kontrak PSC:                                                Kontrak PSC:                                                      Kontrak PSC:
                 30 tahun                                                    20 tahun                                                      20 tahun


 Per Juni 2026

Page 8
                                                                                                                                                                                                            Presenter:

   Profil Perusahaan RATU                                                                                                                                                                                    Sumantri
                                                                                                                                                                                                        Direktur Utama


   RATU dipimpin oleh Dewan Komisaris dan Direksi berpengalaman di bidang energi dan investasi, sehingga eksekusi strategi
   berjalan efektif.
   Struktur Korporasi Terkini (per Juni 2026)                                                                                                         Dewan Komisaris & Direksi

                PT Rukun Raharja Tbk                                                                                       PT Rukun Prima
                      (“RAJA”)
                                                                                   Saham Publik
                                                                                                                           Sarana (“RPS”)
                                                                                                                                                                                  Dewan Komisaris
                  68.677%                                                                       31.319%                                0.004%


                                                                                PT Raharja Energi
                                                                               Cepu Tbk (“RATU”)


                                                                                                        1.00%
    1.00%                    99.00%                                           49.00%                             99.00%        99.99%     0.004%

           PT Raharja Energi                              PT Petrogas Jatim                                                                                 Taufik Ahmad          Orias Petrus Moedak               Merly
                                                                                                       PT Raharja Energi       PT Raharja Energi
            Tanjung Jabung                                Utama Cendana                                                                                  Komisaris Independen       Komisaris Utama               Komisaris
                                                                                                        Negeri (“REN”)         Indonesia (“REI”)
               (“RETJ”)                                       (“PJUC”) *
                                                                                                                                            51.00%
                                                                                                                               PT Raharja Energi
                                                                                                                                                                                       Direksi
                                                                                                                               Madura3 (“REM”)
                                                                                                                                            100.00%
                                                                                                                             SMS Development Ltd
                                                                                                                                 (“SMSD”) 1

                           8.00% PI                                       2.24% PI                                                          20.00%
                                                                                                                               Husky-CNOOC
                                                                                                                             Madura Ltd. (“HCML”)
                                                                                                                                            100.00%
                 8%
              Blok Jabung                                     Blok Cepu                                                         Blok Madura
                                                                                                                                                           Alexandra Sinta
                                                                                                                                                                                       Sumantri               Adrian Hartadi
     Operator:                                    Operator:                                                                Operator:                       Wahjudewanti
                                                                                                                                                                                    Direktur Utama               Direktur
                                                                                                                                                               Direktur

(1)
 * PT Petrogas Jatim Utama memiliki 51% saham di PT Petrogas Utama Cendana.
(1) RATU mengakuisisi SMSD melalui REM, yang memegang 20% kepemilikan di HCML, operator Blok Madura.                                                                                                                           8

Page 9
RINGKASAN
            I     Lanskap Bisnis Migas 2026   IV   Pencapaian RATU

            II
ASET
                  Profil Perusahaan           V    Kinerja Perusahaan

            III   Ringkasan Aset              VI   Kinerja Keberlanjutan
                                                                           9

Page 10
                                                                                                                                                       Presenter:

Ringkasan Blok Cepu                                                                                                                 Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                                                                          Direktur

Sebagai salah satu blok migas terbesar di Indonesia, Blok Cepu menyumbang 30% produksi minyak nasional dan telah
berproduksi sejak 2009.
                                                              Gambaran Umum & Lokasi



                                                                                 Jawa Tengah                • Lokasi: Bojonegoro, Jawa Timur dan Blora, Jawa Tengah

                                                                                                            • Masa kontrak: 30 tahun (17 September 2005 – 16
                                                                                                              September 2035)
                                                                                               Jawa Timur
                                                                                                            • Kontraktor Blok Cepu adalah ExxonMobil Cepu Ltd.
                                                                  Pulau Jawa                                  (Operator), PT Pertamina EP Cepu, serta BUMD di Jawa
                                                                                                              Timur dan Jawa Tengah.

                                                                                                            • Perpanjangan PSC sedang dibahas dengan beberapa
                                                                                                              usulan insentif, terutama penyesuaian split.

                                                              Area Penemuan

                                                               • Cendana – 1998 (gas)                               Rata-rata                           Cadangan
                                                               • Banyu Urip – 2001 (minyak): mulai            Produksi YTD Juni 2026                   Tersisa 2P (2)
                                                                 produksi akhir 2008
 Lapangan Banyu Urip – Blok Cepu

 Banyu Urip merupakan lapangan minyak pertama yang
 dikembangkan di Blok Cepu. Ditemukan pada 2001 dengan
                                                               • Jambaran – 2002 (gas)(1)
                                                               • Alas Tua West – 2010 (gas)
                                                                                                        >
                                                                                                                     127k                                 272
 estimasi 450 juta barel, produksi dimulai pada 2008 dan                                                              BOPD                                MMBO
 mencapai 165 ribu BOPD pada 2015. Saat ini, Banyu Urip
 menjadi salah satu lapangan minyak terbesar di Indonesia.



(1) PJUC tidak lagi berpartisipasi di Lapangan Gas Jambaran
(2) Cadangan tersisa 2P (proven and probable) per Juni 2026                                                                                                             10

Page 11
                                                                                                                                                        Presenter:

Ringkasan Blok Jabung                                                                                                                Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                                                                           Direktur

Produksi Q1 2026 bertahan di 46,5k BOEPD, ditopang bauran hidrokarbon yang beragam serta perpanjangan izin jangka
panjang hingga 2043.
                                                              Gambaran Umum & Lokasi
                                                                                                     • Lokasi: Provinsi Jambi, Sumatra
                                                                                      Jambi
                                                                                                     • Masa kontrak:
                                                                                                     - PSC ke-1: 30 tahun (1993 – 2023)
                                                                                                     - PSC ke-2: perpanjangan 20 tahun (2023 – 2043)

                                                                Pulau                                • Kontraktor Blok Jabung adalah PetroChina International Jabung
                                                                Sumatra                                Ltd. (Operator), PT Pertamina Hulu Energi Jabung, PETRONAS
                                                                                                       Carigali (Jabung) Ltd., PT GPI Jabung Indonesia dan PT Raharja
                                                                                                       Energi Tanjung Jabung
                                                              Area Penemuan

                                                              • Mulai produksi Agustus 1997                         Rata-rata                             Cadangan
                                                              • Formasi reservoir produktif: Air              Produksi YTD Juni 2026                     Tersisa 2P(*)
                                                                Benakat, Gumai, Baturaja, Talang
                                                                Akar
                                                              • Sumur penemuan pertama:
                                                                                                       >
                                                                                                                    47.2k                                  234
                                                                Geragai Utara – 1 (Januari 1995)
                                                                                                                     BOEPD                                MMBOE
                                                              • Produksi Blok Jabung mencakup gas,
 Blok Jabung
                                                                LPG, kondensat, dan minyak
 Blok Jabung berperan penting dalam supply gas nasional.
 PCJL menegaskan komitmennya untuk mendukung target
 produksi nasional 1 juta BOPD dan 12 miliar SCFD gas pada
 2030.
                                                                      GAS                        LPG                         KONDENSAT                             MINYAK
                                                                  18.9K BOEPD                 15K BOEPD                       7.4K BCPD                          5.2K BOPD

(*) Cadangan tersisa 2P (proven and probable) per Juni 2026
                                                                                                                                                                             11

Page 12
                                                                                                                                                   Presenter:

Ringkasan Blok Selat Madura                                                                                                     Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                                                                      Direktur

Pada Juni 2026, RATU menyelesaikan akuisisi SMS Development Limited (“SMSD”) sehingga memperoleh 20% participating
interest secara tidak langsung di PSC Selat Madura.
                                                                Gambaran Umum & Lokasi

                                                                                                        • Lokasi: Selat Madura, Jawa Timur

                                                                                                        • Masa kontrak:
                                                                                                        - PSC ke-1: 30 tahun (1982 – 2012)
                                                                                                        - PSC ke-2: perpanjangan 20 tahun (2012 – 2032)

                                                                                                        • Kontraktor Blok Selat Madura adalah 100% Husky –
                                                                    Pulau Jawa           Jawa             CNOOC Madura Limited (“HCML”)
                                                                                         Timur

                                                                                                        • Saham HCML dimiliki oleh Husky Oil Madura Partnership
                                                                                                          (40%), CNOOC Southeast Asia Ltd (40%), dan SMS
                                                                                                          Development Ltd. (20%) (“SMSD”).
                                                                Area Penemuan

                                                                Lapangan produksi:                               Rata-rata                          Cadangan
                                                                                                           Produksi YTD Juni 2026                  Tersisa 2P(1)
                                                                • BD – mulai produksi 2017 (gas &
                                                                                                                   Gas
                                                                  kondensat)
                                                                • MDA & MBH (“2M”) – 2022 (gas)
                                                                • MAC – 2023 (gas)
                                                                                                                  219                                   Gas
 Blok Selat Madura

 Selat Madura merupakan produsen gas terbesar di Jawa           Lapangan prospektif:
                                                                                                    >             MMSCFD
                                                                                                                                                  584 BCF
 Timur dengan kontribusi sekitar 30% dari total produksi gas                                                    Kondensat
 di wilayah tersebut. Puncak produksi sales gas mencapai        • MAX
 250 MMSCFD dari tiga lapangan utama: BD, 2M (MDA-MBH),
 dan MAC.
                                                                • MBJ
                                                                • MBF – proyek eksklusif CNOOC-
                                                                                                                  2.9k                               Kondensat

                                                                                                                                                   6.7 MMBO
                                                                  Husky                                             BCPD

(1)   Cadangan tersisa 2P (proven and probable) per Juni 2026
                                                                                                                                                                   12

Page 13
PENCAPAIAN
             I     Lanskap Bisnis Migas 2026   IV   Pencapaian RATU

             II
RATU
                   Profil Perusahaan           V    Kinerja Perusahaan

             III   Ringkasan Aset              VI   Kinerja Keberlanjutan
                                                                            13

Page 14
                                                                                                                                                                  Presenter:

Pencapaian RATU: 2025–2026                                                                                                                                    Adrian Hartadi
                                                                                                                                                                     Direktur

Perjalanan pertumbuhan RATU dari IPO hingga masuk indeks, peringkat korporasi, akuisisi, dan pembagian dividen
                                                                                                                                                              2025                2026




   Penawaran Umum Perdana                          RATU masuk Indeks MSCI                                                                     Pefindo Menetapkan Peringkat
                                                                                                    Masuk Indeks IDX80
         (IPO) RATU                                      Small Cap                                                                              Korporasi ‘idA’ untuk RATU
   RATU tercatat di Bursa Efek Indonesia              Mencerminkan kepercayaan                   RATU masuk sebagai anggota baru             RATU memperoleh peringkat ‘idA’ dengan
  pada 8 Januari 2025 pada harga Rp1.150         internasional terhadap pertumbuhan             Indeks IDX80, menandai pengakuan                   outlook stabil dari Pefindo,
   per saham, menghimpun Rp624 miliar           kapitalisasi pasar dan likuiditas RATU.       sebagai salah satu dari 80 saham teratas       mencerminkan profil keuangan yang solid
         dengan porsi publik 20%.                                                                     di Bursa Efek Indonesia.                       & arus kas yang stabil.




                     Q1                                          Q3                                              Q4                                            Q4
                    2025                                        2025                                            2025                                          2025


                     Q2                                          Q2                                              Q2                                            Q1
                    2026                                        2026                                            2026                                          2026




        RUPS Tahun Buku 2025                       Akuisisi SMSD, memperoleh                  Dukungan Fasilitas Kredit USD 109,2                    Penerbitan Obligasi
         & Pembagian Dividen                         20% PI di Selat Madura                         Juta dari Bank Mandiri                              Rp800 Miliar
   RATU menyelenggarakan RUPST pada 7 Mei                                                        RATU, melalui REM, menandatangani
                                                RATU secara resmi mengakuisisi SMSD senilai     perjanjian kredit bilateral USD 109,2 juta    RATU menerbitkan obligasi sebesar Rp800
   2026, dengan pemegang saham menyetujui         USD 121,5 juta, memperoleh 20% PI tidak                                                      miliar bertenor 5 dan 7 tahun, didukung
   dividen tunai sebesar Rp122,18 miliar atau                                                 dengan Bank Mandiri untuk mendanai akuisisi
                                                       langsung di Blok Selat Madura.                    20% PI di Selat Madura.                      peringkat ‘idA’ dari Pefindo
             setara Rp45 per saham.

                                                                                                                                                                                         14

Page 15
KINERJA
             I     Lanskap Bisnis Migas 2026   IV   Pencapaian RATU

             II
PERUSAHAAN
                   Profil Perusahaan           V    Kinerja Perusahaan

             III   Ringkasan Aset              VI   Kinerja Keberlanjutan
                                                                            15

Page 16
                                                                                                                                                                             Presenter:

Ikhtisar Kinerja Keuangan Utama Semester I 2026                                                                                                                          Adrian Hartadi
                                                                                                                                                                                Direktur

Profitabilitas menguat: Adjusted EBITDA naik 38% dan laba bersih naik 102% YoY, sementara pendapatan tetap stabil (+2%).


                                                                     Pada Semester I 2026, RATU
                                                                           mencatatkan:

                                           Pendapatan                                        Adj. EBITDA                                      Laba Bersih


                                               USD                                              USD                                               USD

                                     25,65                 juta                        21,28               juta                         15,54                juta


                                           ↑ 2% YoY                                         ↑ 38% YoY                                       ↑ 102% YoY

                                                                                                                                     Didukung bargain purchase
                                   Pendapatan stabil sejalan                      Adj. EBITDA meningkat seiring
                                                                                                                                      dari akuisisi Blok Madura
                                  dengan kinerja lifting minyak                   kenaikan harga crude oil yang
                                                                                                                                      dan kenaikan laba entitas
                                     dan gas Blok Jabung.                              memperkuat margin.
                                                                                                                                              asosiasi.


                                        Semester I 2025:                                  Semester I 2025:                                 Semester I 2025:
                                         USD 25,15 juta                                    USD 15,37 juta                                   USD 7,71 juta



                                                                                                                                                                                               16
Catatan: Adj.EBITDA dihitung dari Laba Sebelum Pajak ditambah beban depresiasi & deplesi dan beban bunga, dikurangi pendapatan bunga serta keuntungan dari pembelian diskon (non-recurring).

Page 17
                                                                                                                                             Presenter:

Ikhtisar Keuangan                                                                                                                        Adrian Hartadi
                                                                                                                                                Direktur

Profitabilitas menguat pada Semester I 2026.

                                                            Komposisi Laba Rugi (dalam juta USD)

                        Pendapatan                                    Adjusted EBITDA                                         Laba Bersih


                                                                                                                                             +102%


                                                                                      +38%
                                                             30,1                                                 15,2                                      15,5
           49,3



                                        +2%                                                  21.28


                                                  25,6                       15,4                                                  7,7
                              25,2




         FY 2025             1H 2025            1H 2026     FY 2025         1H 2025          1H 2026             FY 2025         1H 2025                   1H 2026




 Meskipun pendapatan relatif stabil (+2% YoY), Adjusted EBITDA dan Laba Bersih masing-masing meningkat sebesar 38% dan 102%, didorong oleh peningkatan bagian
                                     laba dari Blok Cepu (melalui PJUC) serta keuntungan dari pembelian SMSD di bawah nilai wajar.

                                                                                                                                                                     17
Catatan: Data diatas merupakan data RATU konsolidasi

Page 18
                                                                                                                                                      Presenter:

Ikhtisar Keuangan                                                                                                                                 Adrian Hartadi
                                                                                                                                                         Direktur

Neraca RATU mengalami peningkatan yang signifikan pasca akuisisi Blok Madura, dengan tingkat leverage yang aman.

                                                                              Neraca (dalam juta USD)

                                                                     Total Aset, Liabilitas, dan Ekuitas
            Total Aset       Total Liabilitas    Total Ekuitas   Total Aset         Total Liabilitas   Total Ekuitas   Total Aset   Total Liabilitas       Total Ekuitas



                                                                                                                           231,8




                                                                                                                                      166,8




                                                                      76,0
                                                                                                                                                         65,0
                 52,8                                                                                  56,6

                                 25,4           27,4
                                                                                        19,4


                                2024                                                   2025                                         1H 2026


   Total aset meningkat menjadi USD 231,8 juta setelah akuisisi SMS Development Ltd. (20% kepemilikan pada HCML), yang dibiayai melalui penerbitan obligasi dan
  sukuk serta fasilitas perbankan. Total liabilitas meningkat menjadi USD 166,8 juta seiring dengan pembiayaan akuisisi, sementara ekuitas meningkat menjadi USD
               65,0 juta seiring dengan akumulasi laba ditahan. DER meningkat menjadi 2,42x, namun masih berada jauh di bawah covenant sebesar 4,0x.
                                                                                                                                                                           18
Catatan: Data di atas merupakan data RATU konsolidasi

Page 19
                                                                                                                                                                                        Presenter:

Rasio Keuangan                                                                                                                                                                      Adrian Hartadi
                                                                                                                                                                                           Direktur

Profitabilitas menguat pada seluruh rasio, sementara leverage berada pada level yang lebih tinggi pasca penerbitan obligasi.
                            EBITDA Margin                                                         Net Profit Margin                                            Debt Service Coverage Ratio (DSCR)



                                                                                                                                          60,61%
                                                                82,99%                                                                                              5,81x
                      65,71% 61,09% 62,29% 61,13% 63,51%                                     45,08%                              44,00%
                                                                                                                                                                            4,04x   4,11x   4,24x
  49,52% 51,54%                                                                                                                                             3,45x
                                                                                                      30,64% 31,51% 30,83%                          3,25x                                             3,02x
                                                                                    24,16%
                                                                           21,35%
                                                                                                                                                                                                              1,80x




  Q3-2024 Q4-2024 Q1-2025 Q2-2025 Q3-2025 Q4-2025 Q1-2026 Q2-2026          Q3-2024 Q4-2024 Q1-2025 Q2-2025 Q3-2025 Q4-2025 Q1-2026 Q2-2026         Q3-2024 Q4-2024 Q1-2025 Q2-2025 Q3-2025 Q4-2025 Q1-2026 Q2-2026


 RATU mencatatkan profitabilitas tertinggi pada Q2 2026, dengan EBITDA margin meningkat menjadi 82,99% dan net profit margin mencapai 60,61%, didukung oleh peningkatan equity income dari entitas
 asosiasi serta keuntungan pembelian di bawah nilai wajar yang diakui dari akuisisi SMSD. Sementara itu, DSCR menurun menjadi 1,80x setelah penerbitan obligasi dan penarikan utang selanjutnya. Namun
                                     demikian, kemampuan pembayaran utang tetap berada pada tingkat yang memadai, didukung oleh arus kas operasional yang solid.

                        Return on Assets (ROA)                                                  Return on Equity (ROE)                                              Debt to Equity Ratio (DER)


                                                                           54,26%                                                                                                                             2,42x
                                                                                    50,93% 51,40%
                       33,53%                                                                                                             47,81%

             26,42%                                                                                   36,91%   34,44%
    23,74%                      24,06%   23,83%                                                                                  31,15%
                                                  20,00%                                                                26,86%
                                                                                                                                                    1,04x                                             1,05x
                                                           14,69% 13,41%                                                                                    0,80x
                                                                                                                                                                    0,43x   0,44x   0,37x   0,26x



   Q3-2024 Q4-2024 Q1-2025 Q2-2025 Q3-2025 Q4-2025 Q1-2026 Q2-2026         Q3-2024 Q4-2024 Q1-2025 Q2-2025 Q3-2025 Q4-2025 Q1-2026 Q2-2026         Q3-2024 Q4-2024 Q1-2025 Q2-2025 Q3-2025 Q4-2025 Q1-2026 Q2-2026


 ROA menurun menjadi 13,41% seiring dengan ekspansi Perseroan pasca akuisisi HCML, sementara laba diperkirakan akan meningkat sejalan dengan bertambahnya portofolio aset. ROE menguat menjadi
   47,81%, mencerminkan profitabilitas bottom-line yang solid. Sementara itu, DER meningkat menjadi 2,42x seiring dengan pembiayaan akuisisi. Namun, DER tetap berada jauh di bawah 4,0x financial
                                           covenant Perseroan, sehingga memberikan ruang yang memadai untuk mendukung inisiatif pertumbuhan ke depan.
                                                                                                                                                                                                                      19
Catatan: Data diatas merupakan data RATU konsolidasi

Page 20
KINERJA
                I     Lanskap Bisnis Migas 2026   IV   Pencapaian RATU

                II
KEBERLANJUTAN
                      Profil Perusahaan           V    Kinerja Perusahaan

                III   Ringkasan Aset              VI   Kinerja Keberlanjutan
                                                                               20

Page 21
                                                                                                                                                                                        Presenter:

Kinerja Keberlanjutan                                                                                                                                                Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                                                                                                           Direktur

Kerangka ESG RATU telah sejalan dengan POJK 51, performa lingkungan tergolong baik dengan emisi rendah, tidak ada sanksi
maupun litigasi, dan pada 2026 Perseroan tercatat dalam Morningstar Sustainalytics.
               Area Kerja                                                                                 Poin Utama                                                                   Metrik Utama
                                                • 100% armada kendaraan operasional kini berbasis listrik, menekan pembakaran bahan                                                 100% armada EV
 Lingkungan                                       bakar fosil;
 Jejak dan batasan                          >   • Sebagai pemegang non-operating interest, emisi aset dan HSE berada pada operator blok;                                            59,49 GJ energi
                                                • Total konsumsi energi 59,49 GJ dan konsumsi air 70,21 m³. Seluruh air limbah diolah.                                              70,21 m³ air

                                                • Empat pilar CSR: Ratu Lestari (lingkungan), Ratu Berilmu (pendidikan), Ratu Berdaya                                               4 pilar CSR
 Kerangka CSR                                     (pemberdayaan ekonomi), dan Ratu Setara (inklusi);
 Empat pilar                                >   • Disusun dari riset social mapping primer bersama konsultan CSR independen;                                                        4 program 2026
                                                • Dikelola melalui SOP kemitraan end-to-end; pelaksanaannya dirinci selanjutnya.                                                    8 SDGs dipetakan

 Tata Kelola dan                                • Dewan Komisaris terdiri atas tiga orang, satu di antaranya merupakan Komisaris                                                    0 laporan WBS
 Pengendalian                                     Independen, dilengkapi Komite Audit, dan Komite Nominasi dan Remunerasi;
 FY2025 dan 2026 hingga
                                            >   • Code of Conduct, regulasi antikorupsi, dan Whistleblowing System, tanpa kasus terlapor;                                           0 sanksi
 kini                                           • Laporan Tahunan Terintegrasi FY2025 diterbitkan April 2026 sesuai POJK 51/POJK.03/2017.                                           0 kasus litigasi

                                                                                                                                                                                    43 tCO2e Scope 1+2
 Cakupan ESG                                    • Pada 2026, RATU masuk dalam cakupan Morningstar Sustainalytics; 1
                                            >
                                                                                                                                   2
 Eksternal                                      • 43 tCO2e dan intensitas 0,86 (data FY2025) kini terlihat dari sumber independen;                                                  0,86 per USD juta
 Morningstar Sustainalytics                     • Detail risiko iklim dan taksonomi EU masih belum diterbitkan penuh di Sustainalytics.
                                                                                                                                                                                    Tahun data 2025

                                                • Pada 2026, RATU mulai menetapkan isu material ESG menggunakan standar IFRS SASB;                                                  10 topik SASB
 Isu Material ESG
 SASB Materiality Finder
                                            >   • 10 dari 26 kategori isu umum dinilai relevan dan dipetakan ke 10 topik pengungkapan;
                                                                                                                                                                                    Standar EM-EP
                                                • Mencakup emisi, udara, air dan limbah, ekologi, HAM, keselamatan, dan etika bisnis.

                                                1 Informasi didapatkan dari Center for Environmental, Social, and Governance Studies (CESGS) Universitas Airlangga
     Lingkungan      Sosial   Tata Kelola       2 Informasi resmi dari situs Morningstar Sustainalytics                                                                                                  21

Page 22
                                                                                                               Presenter:

Pelaksanaan Program CSR                                                                     Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                                  Direktur

Sepanjang 2026, RATU menjalankan beberapa program CSR di Jawa, Madura, dan Sumba, menjangkau sekitar 250 penerima
manfaat langsung dan selaras dengan empat pilar CSR Perseroan.

             Jaties Ngaruh 2026                                                                           Titian Scholarship
Bojonegoro




                                                                                  Beasiswa bagi lima penerima manfaat dari
             Edukasi pengelolaan sampah dan penanaman




                                                                                                                                          Klaten
                                                                                  keluarga berpenghasilan rendah, dengan
             pohon bagi 65 penerima manfaat, dengan 145
                                                                                  verifikasi rumah,    pendampingan,  dan
             bibit serta pemberian tempat sampah.
                                                                                  pemantauan.




             Rumah Maggot Rancage                                                   Bojonegoro Future Ready Talent




                                                                                                                                          Bojonegoro
             Sampah organik diolah menjadi protein maggot,                        Literasi bahasa Inggris dan AI bagi 33 penerima
Bogor




             pupuk, dan telur. 34 penerima manfaat dilatih,                       manfaat, dengan empat sesi daring serta
             melayani kelompok PKK dan rumah tangga.                              asesmen baseline hingga endline.




             Sumur Bor Sumba                                                                       Apresiasi Seni Difabel




                                                                                                                                          Nasional
                                                                                  Lomba lukis, pameran, dan pertunjukan bagi
Sumba




             Tiga sumur bor di rumah ibadah warga, masing-
                                                                                  seniman disabilitas. 60 penerima manfaat, 20
             masing berkapasitas desain 250 hingga 500
                                                                                  pemenang, enam karya akan ditampilkan di
             orang.
                                                                                  kalender RATU 2027.




             Sumenep Eco School                                                                      Digital Woman Class




                                                                                                                                          Sumenep
Sumenep




             Sepuluh tim siswa, 35 penerima manfaat dari                          Literasi digital, konten, fotografi, dan live selling
             lima sekolah, didampingi menjalankan rencana                         bagi 25 perempuan pelaku usaha mikro, dengan
             aksi termasuk penanaman mangrove.                                    bantuan pendanaan.


                                                                                                                                                       22

Page 23
                                                                                    Presenter:

Roadmap Pengembangan Kami                                        Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                       Direktur

Mendorong pertumbuhan melalui investasi energi yang strategis.

Tahapan Pengembangan RATU

Investasi Non-Operating
Pada tahap awal RATU berfokus
pada investasi non-operating
dengan      mengakuisisi     PSC
berskala       besar       tanpa            1-3
mengoperasikan aset secara                  Tahun
langsung. Pada fase ini RATU
berperan sebagai pemegang
participating   interest   untuk
memperoleh            kepemilikan                                    Transisi ke Investasi
strategis di PSC besar dengan                                        Operasional
tanggung jawab operasional                                           Setelah fase investasi non-
minimal
                                            3-5                      operating,
                                                                     investasi
                                                                                  RATU     beralih
                                                                                 operasional
                                                                                                      ke
                                                                                                 dengan
                                            Tahun                    mengakuisisi participating interest
                                                                     pada PSC produksi berskala lebih
                                                                     kecil serta mulai mengelola dan
Investasi Operasional                                                mengoperasikan      aset     secara
RATU      menargetkan      perluasan                                 langsung.
investasi operasional ke PSC dengan
skala produksi lebih besar. Tahapan
ini mencerminkan komitmen RATU
                                            6-10
memperkuat kapabilitas operasional          Tahun
dan meningkatkan kontribusinya
pada portofolio produksi
                                                                                                           23

Page 24
TERIMA KASIH
PT RAHARJA ENERGI CEPU TBK
10 September 2026


File

File Open PDF
Source IDX
Size6.58 MB
Published8 Sep 2026
Pages24
Characters67,162
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 27 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org RAHARJA ENERGI CEPU TBK p.1 ×11
linked org Rukun Raharja p.7 ×3
linked person Taufik Ahmad p.8
linked person Orias Petrus Moedak p.8
linked person Alexandra Sinta p.8 ×7
linked person Adrian Hartadi p.8 ×6
linked org Pertamina Hulu Energi p.11
linked org Bank Mandiri p.14 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.14 ×2
unresolved org Kementerian ESDM p.5
unresolved org PT Rukun Prima p.8
unresolved org PT Raharja Energi p.8 ×2
unresolved org PT Petrogas Jatim p.8
unresolved person Cendana · Komisaris Independen p.8
unresolved org PT Raharja Energi Direksi Madura p.8
unresolved org SMS Development Ltd p.8 ×4
unresolved org Husky-CNOOC Madura Ltd. p.8
unresolved org PT Petrogas Jatim Utama p.8
unresolved org PT Petrogas Utama Cendana. p.8
unresolved org ExxonMobil Cepu Ltd. p.10
unresolved org PT Pertamina EP Cepu p.10
unresolved org PT Pertamina Hulu Energi Jabung p.11
unresolved org PT GPI Jabung Indonesia p.11
unresolved org PT Raharja Energi Tanjung Jabung Area Penemuan p.11
unresolved org CNOOC Madura Limited p.12
unresolved org CNOOC Southeast Asia Ltd p.12

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result