Back to announcement
20250717_DART_Pengumuman Jatuh Tempo Obligasi dan Sukuk_31915541_lamp2.pdf
Other Text extracted DARTSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 356
Page 1
Tanggal Efektif : 8 Juli 2022
Masa Penawaran Umum : 11 – 13 Juli 2022
Tanggal Penjatahan : 14 Juli 2022
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 18 Juli 2022
Tanggal Distribusi Secara Elektronik : 18 Juli 2022
Tanggal Pencatatan pada PT Bursa Efek Indonesia : 19 Juli 2022
P EN AWA R A N UMUM B ER K E L A NJ UTA N O B LIG A S I B ERKEL ANJ U TAN III D U TA A N GG ADA R E ALT Y TAH AP I TAH UN 2 0 2 2
OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI. TIDAK JUGA
MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-
HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG
AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT DUTA ANGGADA REALTY TBK (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB
SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM
DALAM PROSPEKTUS INI.
Kegiatan Usaha Utama:
Properti (Real Estate)
Berkedudukan di Jakarta Selatan
Kantor Pusat:
Plaza Chase lantai 21
Jalan Jenderal Sudirman Kavling 21
Jakarta Selatan, 12920
Telepon: 021-5208000, Faksimili: 021-5208100
Website: www.dutaanggadarealty.com
Email: info@dutaanggada.com
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN III DUTA ANGGADA REALTY
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp400.000.000.000,- (EMPAT RATUS MILIAR RUPIAH)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN III DUTA ANGGADA REALTY TAHAP I TAHUN 2022
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp300.000.000.000,- (TIGA RATUS MILIAR RUPIAH)
(“OBLIGASI”)
Obligasi diterbitkan dengan bunga tetap sebesar 10,85% (sepuluh koma delapan lima persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) Tahun dan
ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) dengan
MXPODK SRNRN VHEHVDU 5S WLJD UDWXV PLOLDU 5XSLDK 2EOLJDVL GLWHUELWNDQ WDQSD ZDUNDW NHFXDOL 6HUWL¿NDW -XPER 2EOLJDVL \DQJ
diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”). Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 18 Oktober 2022, sedangkan Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2025. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet
payment) pada saat jatuh tempo.
Obligasi Berkelanjutan III Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS BERUPA ASET TETAP BERUPA TANAH YANG TERDIRI DARI 2 BIDANG TANAH
TERMASUK SEGALA SESUATU YANG TELAH DAN/ATAU AKAN DIDIRIKAN DITANAMAN, BERADA, DITEMPATKAN DAN/ATAU
DIPEROLEH DI ATAS TANAH TERSEBUT BERIKUT SARANA PELENGKAP LAINNYA DI ATAS BIDANG-BIDANG TANAH TERSEBUT MILIK
PT PRIMA DELTA SEJAHTERA DAN PT MITRA TERMINAL TRANSPORTASI, YANG MERUPAKAN AFILIASI DARI PERSEROAN, YANG
AKAN DIIKAT DENGAN HAK TANGGUNGAN PERINGKAT PERTAMA UNTUK SERTIFIKAT HAK GUNA BANGUNAN (“SHGB”) NO. 439/
BANGKA DAN SHGB NO.3/TELUK PAYO, YANG KESELURUHAN NILAINYA MINIMAL SEBESAR 120% (SERATUS DUA PULUH PERSEN)
DARI POKOK OBLIGASI.
AKTA PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN ATAS JAMINAN TERSEBUT AKAN DITANDATANGANI SELAMBATNYA 30 (TIGA PULUH) HARI
KALENDER TERHITUNG SEJAK TANGGAL EMISI SESUAI DENGAN KETENTUAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN. SEBELUM
PEMBEBANAN JAMINAN MENJADI SERTIFIKAT HAK TANGGUNGAN, MAKA SESUAI DENGAN KETENTUAN PASAL 1131 DAN 1132
KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA INDONESIA, SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK
MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HARTA
KEKAYAAN PERSEROAN YANG TELAH DIJAMINKAN SECARA KHUSUS KEPADA PARA KREDITURNYA MENJADI JAMINAN ATAS
SEMUA PINJAMAN PERSEROAN KEPADA SEMUA KREDITURNYA TERMASUK PEMEGANG OBLIGASI SECARA PARI PASSU SESUAI
DENGAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN.
KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS INI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN BERASAL DARI RISIKO PERSAINGAN. RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA
DICANTUMKAN PADA BAB VI DI DALAM PROSPEKTUS INI.
RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN
PADA PENAWARAN UMUM INI ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA
PANJANG.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN
DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI DARI
PT KREDIT RATING INDONESIA (KRI):
ir
BBB+ (Triple B Plus)
PENCATATAN ATAS OBLIGASI YANG DITAWARKAN INI AKAN DILAKUKAN PADA BURSA EFEK INDONESIA
Kantor Pusat: PENAWARAN OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
Plaza Chase lantai 21
PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK DAN PENJAMIN EMISI EFEK
Jalan Jenderal Sudirman Kavling 21
Jakarta Selatan, 12920
Telepon: 021-5208000, Faksimili: 021-5208100 PT MNC Sekuritas PT Shinhan Sekuritas Indonesia
Website: www.dutaanggadarealty.com WALI AMANAT OBLIGASI
Email: info@dutaanggada.com PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
Prospektus ini diterbitkan pada tanggal 11 Juli 2022
Page 2
Perseroan telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Obligasi sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty kepada OJK dengan surat No. 0073/DAR/IV/22 tanggal 22 April 2022, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No.8 Tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No.64 Tahun 1995, Tambahan No.3608 beserta peraturan- peraturan pelaksanaannya (“UUPM”). Bahwa dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty. Untuk Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty dengan total target dana yang akan dihimpun sebesar Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah), pada Tahap I Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan sebesar Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah) dan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (“BEI”) sesuai dengan Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utang No. S-04113/BEI.PP2/05-2022 tanggal 23 Mei 2022. Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum Berkelanjutan akan batal demi hukum dan uang pemesanan yang telah diterima akan dikembalikan kepada para pemesan sesuai ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No.IX.A.2, Lampiran Keputusan No.Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum. Untuk tahap selanjutnya Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal. Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan ini bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran semua data, pendapat dan laporan yang disajikan dalam Prospektus ini sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing berdasarkan peraturan perundang- undangan di sektor Pasar Modal yang berlaku di wilayah Negara Republik Indonesia, kode etik, norma dan standar profesinya masing-masing. 6HKXEXQJDQGHQJDQ3HQDZDUDQ8PXP%HUNHODQMXWDQLQLVHPXDSLKDNWHUPDVXNVHWLDSSLKDNWHUD¿OLDVL tidak diperkenankan memberikan keterangan atau membuat pernyataan apapun mengenai data atau hal-hal yang tidak diungkapkan dalam Prospektus ini tanpa sebelumnya memperoleh persetujuan tertulis dari Perseroan dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. PT MNC Sekuritas dan PT Shinhan Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, Penjamin Emisi Obligasi serta Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran 8PXP LQL EXNDQ PHUXSDNDQ SLKDN WHUD¿OLDVL GHQJDQ 3HUVHURDQ EDLN VHFDUD ODQJVXQJ PDXSXQ WLGDN ODQJVXQJVHVXDLGHQJDQGH¿QLVL$¿OLDVLGDODP8830 6HODQMXWQ\DSHQMHODVDQPHQJHQDLKXEXQJDQ$¿OLDVLGDSDWGLOLKDWSDGD%DE;WHQWDQJ3HQMDPLQDQ(PLVL Obligasi dan Bab XI tentang Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN ATAU PERATURAN LAIN SELAIN YANG BERLAKU DI INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA DOKUMEN INI TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI INI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI INI TIDAK BERTENTANGAN ATAU BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN SERTA KETENTUAN-KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURIDIKSI DI LUAR INDONESIA TERSEBUT. PERSEROAN TELAH MENGUNGKAPKAN SEMUA INFORMASI YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH PUBLIK DAN TIDAK ADALAGI INFORMASI YANG BELUM DIUNGKAPKAN SEHINGGA TIDAK MENYESATKAN PUBLIK. PERSEROAN AKAN MENYAMPAIKAN HASIL PEMERINGKATAN TAHUNAN ATAS SETIAP KLASIFIKASI OBLIGASI KEPADA OJK PALING LAMBAT 10 (SEPULUH) HARI KERJA SETELAH BERAKHIRNYA MASA BERLAKU PERINGKAT TERAKHIR SAMPAI DENGAN PERSEROAN TELAH MENYELESAIKAN SELURUH KEWAJIBAN YANG TERKAIT DENGAN OBLIGASI YANG DITERBITKAN, SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 49/POJK.04/2020 TANGGAL 11 DESEMBER 2020 TENTANG PEMERINGKATAN EFEK BERSIFAT UTANG DAN/ATAU SUKUK.
Page 3
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI...............................................................................................................................................i
DEFINISI DAN SINGKATAN.................................................................................................................... ii
SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN........................................................................................................x
RINGKASAN........................................................................................................................................... xi
I. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN. ...................................................................................1
II. PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM.......................17
III. PERNYATAAN UTANG................................................................................................................20
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING. ...................................................................................32
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN................................................................37
VI. FAKTOR RISIKO. ........................................................................................................................50
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN. ..................55
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN
DAN PROSPEK USAHA..............................................................................................................56
1. RIWAYAT PERSEROAN.......................................................................................................56
2. KETERANGAN SINGKAT TENTANG PENGENDALI PERSEROAN BERBENTUK
BADAN HUKUM. ..................................................................................................................87
3. PENGURUS DAN PENGAWASAN. .....................................................................................89
4. TATA KELOLA PERUSAHAAN.............................................................................................94
5. SUMBER DAYA MANUSIA.................................................................................................107
6. PERKARA YANG DIHADAPI PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK. ..................................110
7. INFORMASI TENTANG ENTITAS ANAK. .......................................................................... 111
8. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK
USAHA................................................................................................................................112
IX. PERPAJAKAN. ..........................................................................................................................132
X. PENJAMINAN EMISI EFEK.......................................................................................................134
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL.......................................................135
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT...............................................................................138
XIII. PERSYARATAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI..........................................................150
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
OBLIGASI..................................................................................................................................155
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM...............................................................................................157
XVI. LAPORAN KEUANGAN.............................................................................................................187
i
Page 4
DEFINISI DAN SINGKATAN
Afiliasi : Berarti pihak-pihak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) UUPM dan
peraturan pelaksanaannya, yang berarti:
a) hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat
kedua, baik secara horizontal maupun vertikal;
b) hubungan antara pihak dengan pegawai, direktur atau komisaris dari pihak
tersebut;
c) hubungan antara 2 (dua) perusahaan dimana terdapat satu atau lebih
anggota direksi atau dewan komisaris yang sama;
d) hubungan antara perusahaan dengan pihak, baik langsung maupun tidak
langsung, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut;
e) hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan baik langsung
maupun tidak langsung, oleh pihak yang sama; atau
f) hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama.
Agen Jaminan : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau setiap
penggantinya selaku agen jaminan dan Wali Amanat untuk kepentingan
pemegang Obligasi berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.
Agen Pembayaran : PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan,
yang telah ditunjuk Perseroan dengan perjanjian tertulis yang berkewajiban
membantu melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan
jumlah Pokok Obligasi beserta denda (jika ada) kepada Pemegang Obligasi
untuk dan atas nama Perseroan setelah Agen Pembayaran menerima
dana tersebut dari Perseroan dengan hak-hak dan kewajiban-kewajiban
sebagaimana diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran masing-masing
tahap Obligasi.
Anggaran Dasar : Anggaran dasar Perseroan yang telah diubah dari waktu ke waktu.
Bank Kustodian : Bank umum yang telah memperoleh persetujuan OJK untuk melakukan
kegiatan usaha sebagai kustodian sebagaimana dimaksud dalam UUPM.
BEI : PT Bursa Efek Indonesia berkedudukan di Jakarta Selatan, tempat Obligasi
dicatatkan.
Bunga Obligasi : Tingkat bunga Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty Tahap I
Tahun 2022 yang harus dibayar oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen
Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, berdasarkan Daftar Pemegang
Rekening kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan, sebagaimana ditentukan
dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Bursa Efek : Bursa efek sebagaimana didefinisikan dalam Pasal 1 Angka 4 UUPM, yaitu
pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau sarana
untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan
tujuan memperdagangkan efek di antara mereka, yang dalam hal ini adalah
BEI.
Daftar Pemegang : Daftar yang dikeluarkan oleh KSEI berkenaan dengan kepemilikan Efek oleh
Rekening seluruh Pemegang Rekening dan atau nasabah Pemegang Rekening, yang
memuat keterangan antara lain nama, alamat, jumlah kepemilikan Efek, status
pajak dan kewarganegaraan Pemegang Rekening dan atau nasabahnya.
ii
Page 5
Dokumen Emisi : Prospektus Awal, Prospektus, Prospektus Ringkas, Pengakuan Utang,
Perjanjian Perwaliamanatan, Perjanjian Agen Penjaminan, Perjanjian
Penjaminan Emisi Efek, Perjanjian Agen Pembayaran, Perjanjian Pendaftaran
Obligasi di KSEI, Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utang,
Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan, beserta semua pengubahan,
penambahan dan pembaharuannya dan dokumen lain yang dibuat dalam
rangka Penawaran Umum Obligasi dan/atau yang disyaratkan oleh instansi
yang berwenang.
Denda : Sejumlah dana yang wajib dibayar akibat adanya keterlambatan kewajiban
pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi.
Efek : Surat berharga, antara lain surat pengakuan utang, surat berharga komersial,
saham, obligasi, tanda bukti utang, Unit Penyertaan Kontrak Investasi Kolektif,
Kontrak Berjangka atas Efek dan setiap derivasi Efek.
Efektif : Terpenuhinya seluruh persyaratan Pernyataan Pendaftaran sesuai dengan
ketentuan angka 4 Peraturan No.IX.A.2, yaitu:
a. atas dasar lewatnya waktu yaitu:
(i) 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran
diterima OJK secara lengkap, yaitu telah mencakup seluruh kriteria
yang ditetapkan dalam peraturan yang terkait dengan Pernyataan
Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum dan peraturan yang
terkait dengan Penawaran Umum; atau
(ii) 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal perubahan terakhir yang
disampaikan Perseroan atau yang diminta OJK dipenuhi; atau
b. atas dasar penyataan efektif dari OJK bahwa tidak ada lagi perubahan
dan/atau tambahan informasi lebih lanjut yang diperlukan.
Emisi : Penawaran umum Obligasi oleh Perseroan untuk ditawarkan dan dijual
kepada Masyarakat melalui Penawaran Umum.
Entitas Anak : Perusahaan dimana Perseroan memiliki secara langsung maupun tidak
langsung kepemilikan saham diatas 50% dan/atau dikendalikan oleh
Perseroan.
Force Majeure : Berarti kejadian-kejadian yang berkaitan dengan keadaan di luar kemampuan
dan kekuasaan Para Pihak seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus,
kebakaran, perang atau huru hara, menyebarnya wabah penyakit yang
mematikan secara nasional, atau ditetapkan oleh Pemerintah Republik
Indonesia sebagai bencana nasional , yang mempunyai akibat negatif secara
material terhadap kemampuan masing-masing Pihak untuk memenuhi
kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.
Hari Bank : Hari pada setiap saat kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta menyelenggarakan
kegiatan kliring antar bank.
Hari Bursa : Hari-hari dimana Bursa Efek melakukan aktivitas transaksi perdagangan Efek
menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik
Indonesia dan ketentuan-ketentuan Bursa Efek tersebut.
Hari Kalender : Setiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan kalender Gregorius tanpa
kecuali, termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu-
waktu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dan Hari Kerja biasa
yang karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik
Indonesia sebagai bukan Hari Kerja biasa.
iii
Page 6
Hari Kerja : Hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang
ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa yang
karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia
sebagai bukan Hari Kerja biasa.
HGB : Hak Guna Bangunan.
Jaminan : Jaminan untuk menjamin pelunasan jumlah terutang sesuai dengan ketentuan
pada Perjanjian Perwaliamanatan.
Jumlah Terutang : Sejumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang
Obligasi berupa jumlah Pokok Obligasi dan Bunga Obligasi serta denda (jika
ada) yang terutang dari waktu ke waktu.
Konfirmasi Tertulis : Konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek
yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian
pembukaan Rekening Efek dengan Pemegang Obligasi, dan konfirmasi
tersebut menjadi dasar bagi Pemegang Obligasi untuk mendapatkan
pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi serta hak-hak lain
yang berkaitan dengan Obligasi.
Konfirmasi Tertulis : Surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI kepada
Untuk RUPO Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus untuk menghadiri
atau KTUR RUPO atau meminta diselenggarakan RUPO, dengan memperhatikan
ketentuan-ketentuan KSEI.
Kustodian : Pihak yang memberi jasa penitipan efek dan harta yang berkaitan dengan
efek serta jasa lainnya termasuk menerima dividen, bunga dan hak-hak
lain, menyelesaikan transaksi efek dan mewakili Pemegang Rekening yang
menjadi nasabahnya.
Masyarakat : Perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia/Badan Indonesia
maupun Warga Negara Asing/Badan Asing, baik yang bertempat tinggal/
berkedudukan di Indonesia maupun yang bertempat tinggal/berkedudukan di
luar wilayah Indonesia.
Manajer Penjatahan : Berarti PT Shinhan Sekuritas Indonesia yang bertanggung jawab atas
penjatahan Obligasi yang ditawarkan sesuai dengan syarat-syarat yang
ditetapkan dalam Peraturan No. IX.A.7.
Obligasi : Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty yang akan ditawarkan kepada
Berkelanjutan Masyarakat melalui Penawaran Umum Berkelanjutan dengan target dana yang
akan dihimpun sebesar Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah).
Obligasi : Surat berharga bersifat utang dengan nama Obligasi Berkelanjutan III Duta
Anggada Realty Tahap I Tahun 2022, yang dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo
Obligasi, yang dikeluarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui
Penawaran Umum, dengan jangka waktu 3 (tiga) Tahun.
OJK : Singkatan dari Otoritas Jasa Keuangan, yaitu lembaga yang independen,
yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan,
pemeriksaan, dan penyidikan kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal,
perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa
keuangan lainnya sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No.21
Tahun 2011 tanggal 22 November 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan.
Pemegang Rekening : Pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI yang
meliputi Bank Kustodian dan/atau Perusahaan Efek dan/atau pihak lain yang
disetujui oleh KSEI dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan
di bidang Pasar Modal.
iv
Page 7
Pemerintah : Pemerintah Republik Indonesia.
Pemeringkat : Yaitu PT Kredit Rating Indonesia.
Penawaran Umum : Berarti kegiatan Penawaran Umum yang dilakukan secara bertahap oleh
Berkelanjutan Perseroan, sesuai dengan POJK No. 36/2014, merupakan Penawaran Umum
Berkelanjutan III, yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp400.000.000.000,-
(empat ratus miliar Rupiah).
Penitipan Kolektif : Jasa penitipan atas efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak
yang kepentingannya diwakili oleh Kustodian, sebagaimana dimaksud dalam
UUPM.
Penjamin Emisi : Berarti Pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk
Obligasi melakukan Penawaran Umum atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi yang akan memberikan jaminan kesanggupan
penuh (full commitment) terhadap penerbitan Obligasi sesuai dengan bagian
penjaminan.
Penjamin Pelaksana : Berati Pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran
Emisi Obligasi Umum Obligasi ini atas nama Perseroan dan melakukan pembayaran kepada
Perseroan, yang ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian Penjaminan
Emisi Obligasi, yang dalam hal ini adalah PT MNC Sekuritas dan PT Shinhan
Sekuritas Indonesia, sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan
dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Peraturan No.IX.A.2 : Peraturan No.IX.A.2, Lampiran Keputusan No.Kep-122/BL/2009 tanggal
29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran
Umum.
Peraturan No.IX.A.7 : Peraturan No.IX.A.7, Lampiran Keputusan No.Kep-691/BL/2011 tanggal
30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam
Penawaran Umum.
Peraturan No.IX.J.1 : Peraturan No.IX.J.1, Lampiran Keputusan No.Kep-179/BL/2008 tanggal
14 Mei 2008 tentang Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan
Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik.
Peraturan : Peraturan No.VIII.G.12, Lampiran Surat Keputusan No.Kep-17/PM/2004
No.VIII.G.12 tanggal 13 April 2003 tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas
Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus.
Perjanjian Agen : Akta Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun
Pembayaran 2022 No. 186 tanggal 20 April 2022 yang dibuat antara Perseroan dan KSEI
di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., Notaris di Jakarta.
Perjanjian : Perjanjian antara Perseroan dengan Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana
Penjaminan Emisi tercantum dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan
Obligasi III Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2022 No. 185 tanggal 20 April 2022
sebagaimana diubah dengan Akta Addendum I Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2022 No. 156
tanggal 27 Mei 2022; dan Akta Addendum II Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2022 No. 291
tanggal 30 Juni 2022 dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., Notaris di
Jakarta.
v
Page 8
Perjanjian : Perjanjian antara Perseroan dan Wali Amanat yang tercantum dalam Akta
Perwaliamanatan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty
Tahap I Tahun 2022 No. 183 tanggal 20 April 2022 sebagaimana diubah
dengan Akta Addendum I Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan
III Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2022 No. 154 tanggal 27 Mei 2022 dan
Akta Addendum II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III Duta
Anggada Realty Tahap I Tahun 2022 No. 289 tanggal 30 Juni 2022 dibuat di
hadapan Christina Dwi Utami, S.H., Notaris di Jakarta.
Pernyataan : Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III
Penawaran Umum Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2022 No. 182 tanggal 20 April 2022
Berkelanjutan sebagaimana diubah dengan Akta Adendum I Pernyataan Penawaran
Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty Tahap I
Tahun 2022 No. 153 tanggal 27 Mei 2022 dan Akta Adendum II Pernyataan
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada
Realty Tahap I Tahun 2022 No. 288 tanggal 30 Juni 2022, dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., Notaris di Jakarta.
Pendaftaran Menjadi : berarti terpenuhinya seluruh persyaratan Pernyataan Pendaftaran sesuai
Efektif dengan ketentuan angka 4 Peraturan No. IX.A.2 yaitu: Pernyataan Pendaftaran
dapat menjadi efektif dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut:
1. atas dasar lewatnya waktu, yakni:
a. 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran
diterima OJK secara lengkap, yaitu telah mencakup seluruh kriteria
yang ditetapkan dalam peraturan yang terkait dengan Pernyataan
Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum dan peraturan yang
terkait dengan Penawaran Umum; atau
b. 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal perubahan terakhir yang
disampaikan Perseroan atau yang diminta OJK dipenuhi; atau
2. atas dasar pernyataan efektif dari OJK bahwa tidak ada lagi perubahan
dan/atau tambahan informasi lebih lanjut yang diperlukan.
Pernyataan : Pernyataan pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Angka 19
Pendaftaran UUPM juncto POJK No.7/2017, berikut dokumen–dokumen yang diajukan
oleh Perseroan kepada Dewan Komisaris OJK untuk perhatian Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal, sebelum melakukan Penawaran Umum
kepada Masyarakat termasuk perubahan-perubahan, tambahan-tambahan
serta pembetulan-pembetulan untuk memenuhi persyaratan OJK.
Pernyataan : Pengakuan hutang yang dibuat oleh Perseroan sehubungan dengan
Pengakuan Hutang Obligasi, sebagaimana tercantum dalam Akta Pengakuan Hutang Obligasi
Berkelanjutan III Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2022 No. 184 tanggal
20 April 2022, dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., Notaris di Jakarta.
Perseroan : Badan hukum yang akan melakukan Emisi yaitu PT Duta Anggada Realty Tbk,
berkedudukan di Jakarta Selatan, suatu perseroan terbatas yang didirikan
menurut dan berdasarkan hukum dan undang-undang Negara Republik
Indonesia.
Persetujuan Prinsip : Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utang dari BEI atas Permohonan
Pencatatan Efek Pencatatan Efek Bersifat Utang dengan No. S-04113/BEI.PP2/05-2022
Bersifat Utang tanggal 23 Mei 2022.
Perusahaan Efek : Pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek dan/atau
Perantara Pedagang Efek dan/atau Manajer Investasi sebagaimana dimaksud
dalam UUPM.
vi
Page 9
POJK No. 7/2017 : Berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang
Dokumen Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek
Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang, dan/atau Sukuk.
POJK No. 4/2022 : Berarti Peraturan OJK No. 4/POJK.04/2022 tanggal 18 Maret 2022 tentang
Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 7/POJK.04/2021
Tentang Kebijakan Dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Akibat
Penyebaran Corona Virus Disease 2019.
POJK No. 9/2017 : Berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang
Bentuk dan Isi Prospektus dan Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran
Umum Efek Bersifat Utang.
POJK No. 19/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 Tahun 2020 tanggal 22 April
2020 tentang Bank Umum Yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.
POJK No. 20/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020 tentang
Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
POJK No. 30/2015 : Berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015
tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.
POJK No. 33/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
POJK No. 34/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.
POJK No. 35/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.
POJK No. 36/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
POJK No. 42/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang
Transaksi Afiliasi Dan Transaksi Benturan Kepentingan.
POJK No. 49/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tanggal 11 Desember 2020
tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk.
POJK No. 55/2015 : Berarti Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015
tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
POJK No. 56/2015 : Berarti Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015
tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal
Pokok Obligasi : Jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi berdasarkan
Obligasi bernilai nominal sebesar Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar
Rupiah) yang dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment).
Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan pelunasan
Pokok Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian kembali sebagai pelunasan
Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi
sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Prospektus : Berarti setiap informasi tertulis sehubungan dengan Emisi yang disusun oleh
Perseroan bersama-sama dengan Penjamin Pelaksana Emisi Efek dengan
tujuan agar Masyarakat membeli Obligasi, yang wajib disusun sesuai dengan
peraturan di sektor Pasar Modal termasuk ketentuan sebagaimana diatur
dalam POJK Nomor: 36 Tahun 2014 dan Peraturan OJK Nomor: 9 Tahun
2017.
vii
Page 10
Prospektus Awal : Berarti dokumen tertulis yang memuat seluruh informasi dalam Prospektus
yang disampaikan kepada OJK, sebagai bagian dari Pernyataan Pendaftaran,
kecuali informasi mengenai Harga Penawaran, Penjaminan Emisi Efek, tingkat
bunga obligasi, atau hal-hal lain yang berhubungan dengan persyaratan
penawaran yang belum dapat ditentukan.
Prospektus Ringkas : Berarti ringkasan Prospektus mengenai fakta-fakta dan pertimbangan-
pertimbangan yang paling penting yang disusun dan diterbitkan oleh Perseroan
bersama-sama dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi sesuai dengan
POJK No. 9/2017.
Rekening Efek : Berarti Rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana milik
Pemegang Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI, Bank Kustodian atau
Perusahaan Efek berdasarkan kontrak pembukaan Rekening Efek yang
ditandatangani oleh Pemegang Obligasi.
Rp atau Rupiah : Berarti Rupiah Indonesia yang merupakan mata uang yang sah dari negara
Republik Indonesia.
RUPO : Berarti Rapat Umum Pemegang Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty
Tahap I Tahun 2022 sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
RUPS : Berarti Rapat Umum Pemegang Saham.
Satuan : Berarti Satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu
Pemindahbukuan Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya sebagaimana ditentukan dalam
Perjanjian Perwaliamanatan.
SEOJK No. 4/2022 : berarti Surat Edaran OJK No. 4/SEOJK.04/2022 Tentang Perubahan Atas
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 20/SEOJK.04/2021 Tentang
Kebijakan Stimulus dan Relaksasi Ketentuan Terkait Emiten Atau Perusahaan
Publik Dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Akibat Penyebaran
Corona Virus Disease 2019.
Sertifikat Jumbo : Berarti Bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam penitipan kolektif di
Obligasi KSEI yang diterbitkan oleh Perseroan atas nama atau tercatat atas nama
KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening.
Tanggal Distribusi : Tanggal penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi hasil Penawaran Umum beserta
bukti kepemilikan Obligasi yang wajib dilakukan kepada pembeli Obligasi
dalam Penawaran Umum, yang akan didistribusikan secara elektronik paling
lambat 2 (dua) Hari Kerja terhitung setelah Tanggal Penjatahan.
Tanggal Emisi : Tanggal Distribusi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi berdasarkan penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterima
KSEI dari Perseroan, yang juga merupakan tanggal pembayaran hasil Emisi
Obligasi dari Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada Perseroan.
Tanggal Pelunasan : Tanggal dimana Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar kepada
Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang
Rekening, melalui Agen Pembayaran, dengan memperhatikan ketentuan
dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Tanggal Pembayaran : Tanggal-tanggal saat mana Bunga Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib
Bunga Obligasi dibayar kepada Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam Daftar
Pemegang Rekening melalui Agen Pembayaran dan dengan memperhatikan
ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Tanggal Penjatahan : Tanggal dilakukannya penjatahan atas Obligasi yaitu tanggal
14 Juli 2022
USD : Berarti Dolar Amerika Serikat.
viii
Page 11
UUPM : Undang-Undang Republik Indonesia No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal,
yang tercantum dalam Berita Negara Republik Indonesia No.64 tahun 1995,
Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No.3608 Tahun 1995, berikut
segala perubahan dan/atau penambahannya di kemudian hari.
UUPT : Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang
Perseroan Terbatas yang dimuat dalam Lembaran Negara Republik Indonesia
No.106 Tahun 2007 Tambahan No.4756, dan peraturan pelaksanaannya.
Wali Amanat : Berarti pihak yang mewakili kepentingan Pemegang Obligasi sebagaimana
dimaksud dalam Undang-Undang Pasar Modal yang dalam hal ini adalah
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk berkedudukan di
Kota Bandung, berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.
ix
Page 12
SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN
BEI : PT Banten Energy International
DA : PT Duta Anggada
DBPD : PT Duta Buana Permai Development
DHM : PT Duta Hotel Manajemen
GBA : PT Grahabakti Abadi
PA : PT Premiera Anggada
x
Page 13
RINGKASAN
Ringkasan di bawah ini merupakan hal-hal/fakta material dan pertimbangan-pertimbangan yang paling
penting terkait dengan Penawaran Umum Obligasi ini, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dan harus dibaca dalam kaitannya dengan keterangan yang lebih terinci dan laporan keuangan serta
catatan-catatan yang tercantum di dalam Prospektus ini. Semua informasi keuangan Perseroan disusun
dalam mata uang Rupiah yang disesuaikan dengan Standar Akuntansi di Indonesia.
1. KEGIATAN USAHA DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN
Perseroan memulai aktivitasnya kurang lebih 38 tahun lalu dengan membangun sebuah kompleks
hunian di Jakarta Selatan. Properti ini ditujukan untuk segmen pasar para ekspatriat yang lebih memilih
Jakarta Selatan sebagai lokasi hunian mereka. Kompleks hunian prestisius bagi para ekspatriat ini
merupakan inovasi baru di kota Jakarta saat itu sehingga membawa keberhasilan bagi Perseroan.
Langkah awal ini kemudian diikuti dengan langkah-langkah selanjutnya dengan membangun beberapa
gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan untuk memenuhi kebutuhan akan gedung perkantoran
dan pusat perbelanjaan yang terus meningkat. Sehingga pada awal dekade 1990-an, Perseroan
memperoleh reputasi sebagai salah satu perusahaan properti yang terkemuka di Indonesia.
Dalam rangka mempertahankan reputasinya sebagai perusahaan terkemuka, Perseroan kemudian
memperluas kegiatan usahanya dari semula hanya di bidang properti untuk investasi, yaitu properti
untuk disewakan, hingga juga mencakup bidang properti untuk pengembangan, yaitu properti untuk
dijual. Saat ini, portofolio Perseroan mencakup berbagai properti prestisius, baik yang telah selesai
dibangun maupun yang sedang dalam pembangunan, yakni di sektor perkantoran, pemukiman, pusat
perbelanjaan, danperhotelan. Selain itu, Perseroan juga memiliki tanah dalam pengembangan yang
berlokasi strategis yang saat ini dipersiapkan sebagai sektor kawasan industri.
Lokasi strategis, bangunan yang prima serta desain arsitektur yang inovatif merupakan karakteristik
dari properti milik Perseroan. Karakteristik ini telah membuat Perseroan menjadi salah satu perusahaan
properti terkemuka. Semua properti untuk investasi yang telah selesai dibangun memiliki tingkat hunian
yang tinggi sedangkan semua properti untuk dijual yang telah selesai dibangun telah habis terjual.
Saat ini Perseroan masih melanjutkan beberapa proyek yang dalam pembangunan meliputi gedung
perkantoran, apartemen, dan hotel.
Dengan rekam jejak yang sudah terbukti selama ini, Perseroan selalu melaksanakan riset pasar secara
hati-hati terhadap setiap proyek pilihan yang akan dikembangkan agar dapat memenuhi harapan
dan permintaan pasar. Dengan memperhatikan prinsip-prinsip ini, Perseroan berkeyakinan akan
dapat mempertahankan reputasinya sebagai salah satu pemimpin di industri properti investasi dan
propertipengembangan untuk tahun-tahun mendatang
Perseroan memiliki 1 kantor pusat yang berlokasi di Plaza Chase lantai 21, Jalan Jenderal Sudirman
Kavling 21, Jakarta Selatan, 12920.
Kegiatan usaha Perseroan secara umum terdiri dari properti untuk disewakan (properti investasi) dan
properti untuk dijual (properti untuk pengembangan). Properti tersebut terbagi ke dalam beberapa
segmen usaha yaitu perkantoran, retail, apartemen, dan hotel.
Properti perkantoran dan retail untuk disewakan yang sudah beroperasi yaitu:
- Plaza Chase,
- Plaza Agro,
- Citywalk Sudirman,
- La Maison Barito - Retail dan
- Citywalk Gajah Mada
xi
Page 14
Selain itu, Perseroan juga memiliki tiga buah hotel berbintang yaitu:
- Hilton Garden Inn yang berada di Bali,
- Holiday Inn Express di Matraman dan
- Holiday Inn & Suites di Gajah Mada.
Selain hotel, Perseroan juga memiliki satu proyek apartemen untuk disewakan yaitu Oakwood Suites
La Maison di Barito, Jakarta.
Adapun, untuk masa mendatang apabila kondisi pandemi dan perekonomian Indonesia sudah mulai
pulih dan membaik, Perseroan berencana akan melanjutkan kembali pembangunan proyek Icon
Complex (mixed-use) yang terdiri dua menara untuk perkantoran, hotel, apartemen dan retail.
Prospek Usaha
Secara umum, perekonomian dunia untuk tahun 2022 diproyeksikan akan mampu tumbuh seiring
dengan berlanjutnya pemulihan aktivitas masyarakat serta perkembangan penanganan pandemi
Covid-19 di sejumlah negara, meski tetap terdapat sejumlah faktor yang diperkirakan dapat memberi
hambatan. Optimisme terhadap pemerataan vaksinasi menjadi faktor penting dalam melihat prospek
perekonomian dunia dan domestik di tahun 2022. Sesuai data dari International Monetary Fund (IMF)
pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan mencapai 4,4% atau berada di bawah estimasi realisasi pada
tahun 2021 yang mencapai 5,9%.
Faktor-faktor yang diprediksi dapat memberi hambatan terhadap realisasi pertumbuhan tahun 2022
di antaranya adalah tensi geopolitik antara Rusia- Ukraina dan kebijakan suku bunga acuan The Fed
yang akan memengaruhi proses pertumbuhan ekonomi dan stabilitas moneter sistem keuangan. Faktor
lain yang diprediksi menghadirkan hambatan adalah tertinggalnya realisasi vaksinasi kelompok negara
ekonomi berkembang dibanding negara-negara maju, yang memengaruhi kesiapan dalam menghadapi
kemungkinan gelombang baru pandemi Covid-19.
Di tengah tren pemulihan ekonomi global, Indonesia optimistis akan mampu ikut merealisasikan angka
pertumbuhan positif. Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 akan
berada pada kisaran 4,7%-5,5%. Penanganan pandemi yang semakin membaik seiring akselerasi
pelaksanaan vaksinasi yang akan mendorong perbaikan mobilitas yang diharapkan akan menggerakan
kembali roda perekonomian nasional.
Dengan mempertimbangkan proyeksi dan asumsi yang telah diuraikan, Perseroan optimis memiliki
prospek usaha yang baik di tahun 2022. Proyeksi ekonomi dan industri secara mendasar berpeluang
menyediakan sejumlah kesempatan bagi Perseroan untuk meraih peningkatan kinerja, baik pada aspek
operasional maupun keuangan. Perseroan akan berusaha untuk memanfaatkan peluang prospek
usaha di tahun 2022 secara optimal untuk mencapai kinerja positif sesuai target dan rencana yang
telah disusun.
Tinjauan Perekonomian Global
Pandemi dan varian baru Covid-19 masih menjadi tantangan di tahun 2021. Setelah dihantam badai
krisis akibat pandemi Covid-19 di tahun 2020, ekonomi global mulai menunjukkan kinerja positif di tahun
2021, meski masih terbatas. Sebagian besar negara telah bisa lepas dari jerat resesi ekonomi yang
terjadi di tahun 2020 lalu. Perkembangan tersebut didorong oleh akselerasi tingkat vaksinasi, stimulus
kebijakan, dan pemulihan kegiatan usaha secara bertahap. Berbagai stimulus fiskal dan moneter
diberikan kepada pelaku usaha agar roda ekonomi dapat kembali berputar. Berbagai kebijakan tersebut
berdampak positif terhadap perekonomian dunia.
Menurut Laporan Perekonomian Indonesia 2021 dari Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi dunia
diperkirakan tumbuh sekitar 5,7% pada 2021 dan 4,4% pada 2022, setelah mengalami kontraksi sebesar
3,1% di tahun 2020. Sementara itu, ketidakpastian pasar keuangan global masih terus berlanjut sejalan
dengan risiko yang masih mengemuka, antara lain terkait peningkatan penyebaran Covid-19 varian
baru, antisipasi pasar terhadap kebijakan tapering the Fed, serta kekhawatiran tekanan inflasi yang
berlangsung lebih lama akibat ganguan rantai pasokan dan keterbatasan energi.
xii
Page 15
Proses pemulihan perekonomian global dari dampak pandemi Covid-19 terus berlangsung, dengan
stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan yang telah membaik dan tetap terjaga. Meski demikian,
pandemi menimbulkan setidaknya 7 (tujuh) hal penting yang perlu diwaspadai dan diantisipasi secara
baik yaitu:
1. Belum meratanya vaksinasi untuk mencapai imunitas massal.
2. Ketidakseimbangan dalam proses pemulihan ekonomi global antara negara maju dan negara
berkembang.
3. Terjadinya gangguan dalam mata rantai pasokan barang dan jasa global serta munculnya ancaman
kelangkaan energi.
4. Ketidaksinkronan rencana kebijakan moneter dan fiskal untuk kembali ke kenormalan baru (exit
policy), antara antara negara maju dan negara berkembang serta dampak ketidakpastian pasar
keuangan global yang ditimbulkannya.
5. Dampak luka memar (scarring effect) dari pandemic terhadap kondisi dunia usaha dan risiko yang
dapat terjadi terhadap keberlanjutan pemulihan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan.
6. Demikian cepatnya digitalisasi ekonomi-keuangan dengan dominasi sejumlah pemain teknologi
besar (BigTech) dunia dan akan semakin meluasnya sistem pembayaran antarnegara.
7. Semakin kuatnya tuntutan atas ekonomi hijau (green economy) dan keuangan berkelanjutan
(sustainable finance) dari negara maju yang perlu dipersiapkan secara baik transisinya oleh negara
berkembang.
Tinjauan Perekonomian Nasional
Menurut Laporan dari Bank Indonesia, proses pemulihan perekonomian Indonesia pada tahun 2021
dipengaruhi oleh perkembangan pandemi Covid-19. Perbaikan ekonomi yang berlangsung sejak
triwulan I 2021 terus berlanjut meski sempat tertahan oleh merebaknya Covid-19 varian Delta pada
triwulan III 2021. Secara keseluruhan tahun 2021, ekonomi Indonesia diperkirakan membaik dan akan
tumbuh lebih tinggi lagi pada 2022, disertai dengan nilai tukar yang stabil dan inflasi yang terkendali.
Perbaikan kondisi ekonomi tersebut didukung oleh mobilitas yang terus meningkat sehubungan dengan
semakin terkendalinya penyebaran Covid-19 dan adanya akselerasi vaksinasi. Pembukaan sektor-
sektor ekonomi yang lebih luas, stimulus kebijakan yang berlanjut, dan tetap kuatnya kinerja ekspor
juga menunjang prakiraan tersebut. Untuk itu, sinergi dan inovasi kebijakan ekonomi nasional perlu
terus diperkuat untuk mendukung berlanjutnya proses pemulihan ekonomi ke depan.
Berkaca pada pertumbuhan yang positif di tahun 2021, Bank Indonesia optimis pertumbuhan ekonomi
yang positif akan terus berlanjut di tahun 2022. Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi
Indonesia tahun 2022 akan berada pada kisaran 4,7%-5,5%. Namun demikian, prediksi pertumbuhan
ekonomi tersebut juga akan sangat bergantung dengan perkembangan pandemi Covid-19, khususnya
antisipasi terhadap munculnya gelombang ke-3 dari pandemi Covid-19.
Tinjauan Industri Properti
Membaiknya perekonomian Indonesia turut memberikan dampak positif pada hampir seluruh sektor
usaha, kendati masih terbatas. Di tahun 2021, sektor properti tercatat tumbuh sekitar 2,78% dibandingkan
tahun lalu. Adanya berbagai kebijakan stimulus dan pelonggaran pembatasan mobilitas seiring semakin
terkendalinya penanganan pandemi membuat industri properti mulai berangsur pulih.
Berikut ini adalah gambaran umum singkat dari perkembangan industri properti di Jakarta dan sekitarnya
yang diambil dari Jakarta Property Market Report Q4-2021, sebuah laporan penelitian dari Colliers
International.
xiii
Page 16
Sektor Perkantoran
Banyak perusahaan melihat lebih optimis dalam menghadapi dampak pandemi pada saat ini, meskipun
ketidakpastian masih tetap ada. Permintaan akan ruang kantor telah mulai meningkat pada akhir
tahun 2021. Hal ini merupakan sinyal positif bahwa sektor usaha yang membutuhkan ruang kantor
secara bertahap mulai pulih. Namun demikian, sektor perkantoran ini diperkirakan belum akan pulih
sepenuhnya dalam waktu dekat, dikarenakan masih banyak persediaan ruang kantor yang belum
terserap dan ditambah dari pasokan persediaan yang besar dari kantor baru yang akan selesai di tahun
mendatang.
Di akhir tahun 2021, dengan tidak adanya tambahan persediaan baru selama enam bulan terkahir,
total akumulasi ruang perkantoran di area CBD Jakarta tercatat hanya sedikit meningkat yaitu menjadi
sebesar 6,96 juta M2. Beberapa proyek baru mengalami perubahan jadwal penyelesaiannya hingga
tahun berikutnya. Berdasarkan progres konstruksi, tujuh proyek baru kemungkinan akan selesai untuk
menambah sekitar 350.000 M2 pasokan baru pada tahun 2022.
Karena masih pandemi, para pengembang masih dalam posisi “wait and see” dan kemungkinan tidak
ada proyek baru lagi yang diperkenalkan sampai tahun 2022. Hal ini menyebabkan penambahan
pasokan ruang kantor di tahun 2024–2025 akan terbatas.
Situasi serupa juga terlihat di luar area CBD Jakarta. Tanpa adanya gedung perkantoran baru yang
selesai, pasokan kumulatif stagnan sebesar 3,62 juta M2 di Q4 2021, hanya tumbuh sebesar 1,4%
dibandingkan tahun 2020. Para pengembang juga melakukan perubahan jadwal penyelesaian proyek
baru di luar CBD tersebut ke tahun berikutnya. Diperkirakan akan ada penambahan pasokan ruang
kantor baru sekitar 200.000 M2 pada tahun 2022. Selanjutnya, penambahan pasokan ruang kantor
di luar area CBD ini akan terbatas setelah tahun 2022 dikarenakan hingga saat ini belum adanya
pengumuman akan proyek baru lagi yang dilakukan oleh para pengembang.
Untuk tingkat hunian perkantoran di tahun 2021 mengalami penurunan. Tingkat hunian rata-rata di
CBD Jakarta tercatat sebesar 78,4% di Q4-2021 atau turun sebesar 5,2% dibandingkan tahun 2019.
Penurunan tersebut dikarenakan banyak perusahaan yang mulai mengurangi luasan area sewanya
sebesar 10%-30% atau bahkan memutuskan tidak memperpanjang masa sewanya akibat dampak dari
pandemi.
Namun demikian, permintaan akan ruang kantor dalam enam bulan terakhir di tahun 2021 mulai
meningkat. Sejumlah perusahaan dari sektor esensial seperti pertambangan, manufaktur, properti dan
minyak dan gas sudah mulai aktif mencari ruang kantor baru di tahun 2022 ini. Namun sayangnya,
untuk CBD area akan menghadapi penambahan pasokan baru yang cukup besar sehingga tingkat
hunian di tahun 2022 masih akan cenderung menurun. Adapun, tingkat hunian rata-rata di luar CBD
Jakarta tercatat sebesar 79,2% atau turun sebesar 3% dibandingkan tahun 2019 sebelum pandemi.
Dibandingkan sebelum pandemi tahun 2019, rata-rata penawaran harga sewa di area CBD telah turun
sekitar 12% menjadi Rp243.300 di Q4-2021. Adapun, rata-rata penawaran harga sewa di luar area CBD
sekitar Rp178.120, turun sebesar 10% dibandingkan tahun 2019.
Sektor Apartemen
Apartemen untuk Dijual
Di akhir tahun 2021, ada enam proyek baru yang selesai dengan membawa tambahan persediaan
sebesar 2.218 unit. Sehingga sepanjang tahun 2021 total tambahan unit baru yaitu sebesar 4.325 unit
atau 60% lebih tinggi dibanding total persediaan tahunan di tahun 2020. Total akumulasi persediaan unit
apartemen untuk dijual di Jakarta meningkat sebesar 2% menjadi 219.616 unit.
Dampak dari pandemi masih menyebabkan banyak pengembang yang menunda atau menjadwal ulang
setiap peluncuran proyek barunya. Diperkirakan untuk tahun 2022-2025 akan ada tambahan unit baru
yang selesai yaitu sebesar 24.775 unit dan sebagian besar masih terkonsentrasi di daerah Jakarta
Selatan.
xiv
Page 17
Tingkat penyerapan apartemen mengalami sedikit pertumbuhan sebesar 0,28% dibanding tahun lalu
menjadi 87,5%. Namun demikian, sudah terlihat ada peningkatan dalam penjualan unit apartemen
di akhir tahun 2021. Total penjualan unit apartemen di tahun 2021 sebesar 1,289 unit. Pemulihan
penjualan tersebut disebabkan semakin banyaknya pembeli potensial yang semakin optimis bahwa
kondisi pandemi sudah semakin membaik.
Untuk penawaran harga jual rata-rata mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,53% dibanding tahun lalu
menjadi Rp35,14 juta. Setelah mempertahankan harga jual yang rendah selama pandemi ini, beberapa
pengembang akan mulai menaikan harga jualnya sebesar 5% - 10% didorong adanya peningkatan
kinerja penjualan di akhir tahun ini.
Apartemen untuk Disewakan
Di akhir tahun 2021, tidak ada tambahan proyek apartemen baru untuk disewakan di Jakarta sehingga
total akumuliasi persediaan masih sebesar 6.221 unit. Ada beberapa proyek baru yang rencana selesai
di tahun ini namun mengalami penundaan di tengah kondisi ketidakpastian akibat pandemi. Diperkirakan
sampai tahun 2024 akan ada penambahan pasokan sebesar 8,5% dengan total akumulasi persediaan
sebesar 7.938 unit.
Secara umum, tingkat hunian dari apartemen untuk disewakan di Jakarta pada Q4-2021 meningkat
signifikan sebesar 9,4% menjadi 61,1%, dibandingkan dengan kuartal tahun lalu. Namun secara
keseluruhan tingkat hunian tersebut masih di bawah tingkat hunian sebelum pandemi karena masih
sedikitnya tamu korporat asing yang datang ke Indonesia.
Prospek di sektor ini diyakini akan semakin positif di tahun 2022, program vaksinasi dan pembukaan
pintu masuk bagi orang asing akan semakin meningkatkan sektor ini ke depannya. Selain itu, dengan
adanya pemulihan ekonomi dan permintaan domestik yang kuat akan semakin membawa optimisme
bagi sektor ini.
Sektor Ritel
Di tahun 2021, terdapat dua pusat perbelanjaan baru di Jakarta Selatan yang telah selesai dibangun
sehingga menambah total akumulasi persediaan retail sebesar 4,90 juta M2. Adapun untuk area di
sekitar Jakarta lebih banyak pusat perbelanjaan yang masih dalam pembangunan, namun dikarenakan
pandemi proses pembangunan tersebut melambat sehingga penyelesaiannya akan mengalami
kemunduran. Hanya ada satu pusat perbelanjaan yang telah selesai dibangun di sekitar Jakarta
sehingga menambah total akumulasi persediaan retail sebesar 2,87 M2 di tahun 2021.
Tingkat hunian retail rata-rata di Jakarta tahun 2021 tercatat sebesar 70,9%, menurun sebesar 5%
dibandingkan tahun 2020 atau menurun hampir 9% jika dibandingkan sebelum pandemi. Adapun, tingkat
hunian retail di sekitar Jakarta tercatat sebesar 70%, turun 5% dibandingkan tahun 2020. Penurunan
tersebut akibat dampak pandemi yang masih berlangsung.
Adapun, untuk harga sewa rata-rata retail masih relative stabil selama periode tahun 2020-2021.
Di Jakarta, harga sewa rata-rata retail tercatat sebesar Rp566.095 di Q4-2021 atau sama dengan
tahun lalu. Sedangkan, harga sewa rata-rata di sekitar Jakarta tercatat relatif stabil sebesar Rp384.121
di Q4-2021.
Sektor Perhotelan
Tahun 2021 merupakan tahun yang naik turun bagi industri perhotelan di Jakarta. Di awal tahun kelihatan
sangat menjanjikan dengan penurunan kasus Covid-19, namun dipertengahan tahun terjadi kenaikan
kasus yang signifikan yang menyebabkan pemerintah harus menerapkan kebijakan pembatasan sosial
dan moblilitas atau PPKM ketat. Hasilnya, kinerja di sektor perhotelan mengalami penurunan yang
drastis. Namun demikian, seiring membaiknya kondisi pandemi di akhir tahun membuat pemerintah
kembali melonggarkan pembatasan yang membuat kinerja perhotelan mulai kembali membaik. Adanya
jenis varian virus yang baru membuat sektor perhotelan lebih waspada supaya pertumbuhan di sektor
ini yang ada saat ini dapat terus terjaga.
xv
Page 18
Diharapkan dengan semakin terkendalinya kondisi pandemi dan pertumbuhan ekonomi yang kuat,
disertai dengan berbagai kebijakan pelonggaran pembatasan akan membawa angin segar bagi industri
perhotelan untuk ke depannya.
Di tahun 2021, ada empat hotel baru yang beroperasi di Jakarta, dua hotel bintang 4 dan dua hotel
bintang 5. Total persediaan kamar hotel baru yang berasal dari keempat hotel tersebut membawa
tambahan sebesar 665 kamar. Saat ini, kondisi disektor perhotelan ini masih belum kembali ke normal,
tapi telah mulai membaik.
Tingkat hunian rata-rata hotel di Jakarta tercatat sebesar 52,2% di tahun 2021 atau mengalami
peningkatan sebesar 11,1% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
2. KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG DITAWARKAN
Nama Obligasi Berkelanjutan : Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty
Target PUB : sebesar Rp400.000.000.000 (empat ratus miliar Rupiah).
Jumlah Pokok Obligasi Tahap I : Sebesar Rp300.000.000.000 (tiga ratus miliar Rupiah).
Nama Obligasi : Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2022
(“Obligasi”).
Jenis Obligasi : Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi
yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti
utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang
Rekening.
Jangka Waktu : 3 (tiga) Tahun
Tingkat Bunga Obligasi : 10,85% (sepuluh koma delapan lima persen) per tahun dengan
tingkat bunga tetap
Harga Penawaran : 100% dari nilai Pokok Obligasi.
Satuan Pemesanan : Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
Satuan Pemindahbukuan : Rp1 (satu Rupiah).
Pembayaran Kupon Bunga : Triwulanan.
Jaminan : Obligasi ini dijamin dengan jaminan khusus berupa aset tetap berupa
tanah yang terdiri dari 2 bidang tanah termasuk segala sesuatu yang
telah dan/atau akan didirikan ditanaman, berada, ditempatkan dan/
atau diperoleh di atas tanah tersebut berikut sarana pelengkap
lainnya di atas bidang-bidang tanah tersebut milik PT Prima Delta
Sejahtera dan PT Mitra Terminal Transportasi, yang merupakan
afiliasi dari Perseroan, yang akan diikat dengan hak tanggungan
peringkat pertama untuk sertifikat hak guna bangunan (“SHGB”)
no. 439/Bangka dan no.3/Teluk Payo, yang keseluruhan nilainya
minimal sebesar 120% (seratus dua puluh persen) dari pokok
obligasi. Keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab I dalam
prospektus ini.
Penyisihan Dana (Sinking : Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan
Fund) Obligasi ini dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan
penggunaan dana hasil Emisi Obligasi sesuai dengan tujuan rencana
penggunaan dana hasil Emisi Obligasi.
Hasil Pemeringkatan : ir
BBB+ (Triple B Plus) oleh PT Kredit Rating Indonesia (KRI)
Wali Amanat : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
xvi
Page 19
3. KETERANGAN TENTANG EFEK BERSIFAT UTANG YANG BELUM DILUNASI
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Efek bersifat utang yang belum dilunasi oleh
Perseroan adalah sebagai berikut:
Jumlah
Tingkat
Keterangan Pokok Jangka Waktu Jatuh Tempo Peringkat
Bunga (%)
(Rp juta)
Obligasi Berkelanjutan II
92.000 11,5 370 Hari Kalender 1 Oktober 2022 BBB+
Duta Anggada Realty Tahap II Tahun 2021 ir
Perjanjian-perjanjian sehubungan dengan efek bersifat utang di atas tidak memiliki ketentuan yang
membatasi Perseroan untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi.
4. PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya
emisi seluruhnya akan digunakan untuk :
a. Membayar hutang kepada PT Bank MNC Internasional sebesar Rp 250.000.000.000,- (dua ratus
lima puluh miliar Rupiah); dan
b. Sisanya digunakan untuk modal kerja Perseroan untuk mendukung kegiatan usaha sehari-hari
Perseroan seperti namun tidak terbatas untuk perawatan dan pengelolaan gedung, utilitas, dan
lainnya.
Keterangan selengkapnya mengenai penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini dapat dilihat pada
Bab II Prospektus ini.
5. STRUKTUR PERMODALAN
Berdasarkan Akta No. 69 Tanggal 28 Agustus 2020 dan Daftar Pemegang Saham Perseroan yang
dikeluarkan oleh Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek (“BAE”) Perseroan pada bulan
April 2022, struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal
Rp500,- per saham Persentase
Keterangan
Jumlah Saham (Lem- Jumlah Nilai Nominal (%)
bar) (Rp)
Modal Dasar 10.000.000.000 5.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
- Hartadi Angkosubroto 1.492.409.134 746.204.567.000 47,51
- PT Duta Anggada 1.411.887.848 705.943.924.000 44,94
- Masyarakat* 237.093.980 118.546.990.000 7,55
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 3.141.390.962 1.570.695.481.000 100,00
Saham dalam Portepel 6.858.609.038 3.429.304.519.000
Keterangan:
*Masyarakat dengan kepemilikan masing-masing di bawah 5%
6. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan yang disajikan di bawah ini dikutip dan dihitung
berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak (secara bersama-sama
disebut sebagai “Kelompok Usaha”), sebagai berikut:
- tanggal 31 Maret 2022 dan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal tersebut;
- tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
tersebut.
xvii
Page 20
Informasi keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, serta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut yang disajikan dalam tabel dibawah ini diambil dari
laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, serta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang telah disusun oleh Manajemen Perseroan
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah,
yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro
& Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited) berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh
Ikatan Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) sebagaimana tercantum dalam laporan auditor indpenden
No. 01273/2.1032/AU.1/03/0701-2/1/V/2022 tertanggal 25 Mei 2022 yang ditandatangani oleh Sinarta
(Registrasi Akuntan Publik No. AP.0701). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum
dalam Prospektus ini, menyatakan opini wajar tanpa modifikasian dengan paragraf penekanan suatu hal
mengenai kemampuan Kelompok Usaha untuk mempertahankan kelangsungan usaha serta paragraf
hal-hal lain mengenai tujuan penerbitan laporan auditor independen dan penerbitan kembali laporan
auditor independen.
Informasi keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal 31 Maret 2022 dan untuk periode tiga bulan
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2022 dan 2021 disajikan untuk memenuhi persyaratan
POJK No. 4/POJK.04/2022 tentang Perubahan atas POJK No. 7/POJK.04/2021 tentang Kebijakan Dalam
Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Akibat Penyebaran Corona Virus Disease 2019, serta Surat
Edaran OJK No. 4/SEOJK.04/2022 tentang Perubahan atas SEOJK No. 20/SEOJK.04/2021 tentang
Kebijakan Stimulus dan Relaksasi Ketentuan Terkait Emiten atau Perusahaan Publik dalam Menjaga
Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Akibat Penyebaran Corona Virus Disease 2019, sehubungan dengan
rencana Perseroan untuk memanfaatkan perpanjangan jangka waktu penggunaan laporan keuangan
sebagaimana diatur dalam surat tersebut. Informasi keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal
31 Maret 2022 dan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2022 dan
2021, diambil dari laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal 31 Maret 2022 serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, yang tidak diaudit dan tidak direviu, serta
disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan
disajikan dalam mata uang Rupiah, dan telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi
Perseroan pada tanggal 24 Mei 2022, dan tidak dilampirkan dalam Prospektus ini namun dapat diakses
di https://www.dutaanggadarealty.com/ investor/9307a-dart_laporankeuangan_31_maret_2022.pdf.
KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited) tidak melakukan audit
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI atau reviu berdasarkan Standar Perikatan Reviu
2410 “Reviu atas Informasi Keuangan Interim yang Dilaksanakan oleh Auditor Independen Entitas” atas
laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal 31 Maret 2022 dan untuk periode tiga bulan
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2022 dan 2021, dan oleh karena itu KAP Purwantono,
Sungkoro & Surja tidak menyatakan pendapat, kesimpulan atau bentuk keyakinan lainnya atas laporan
keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal 31 Maret 2022 dan untuk periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2022 dan 2021.
Ringkasan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam ribuan Rupiah)
31 Maret 31 Desember 31 Desember
Keterangan 2022 2021 2020
(tidak diaudit dan (diaudit) (diaudit)
tidak direviu)
Total Aset Lancar 167.884.703 188.892.861 182.368.717
Total Aset Tidak Lancar 6.416.628.691 6.415.141.729 6.473.752.265
Total Aset 6.584.513.394 6.604.034.590 6.656.120.982
Total Liabilitas Jangka Pendek 1.051.837.925 1.287.069.124 609.340.883
Total Liabilitas Jangka Panjang 3.137.643.913 2.813.678.004 3.132.671.318
Total Liabilitas 4.189.481.838 4.100.747.128 3.742.012.201
Total Ekuitas 2.395.031.556 2.503.287.462 2.914.108.781
Total Liabilitas Dan Ekuitas 6.584.513.394 6.604.034.590 6.656.120.982
xviii
Page 21
Ringkasan Laporan Laba Rugi Dan Rugi Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam ribuan Rupiah)
31 Maret 31 Maret 31 Desember 31 Desember
2022 2021 2021 2020
Keterangan (tidak diaudit dan (tidak diaudit dan (diaudit) (diaudit)
tidak direviu) tidak direviu)
(3 bulan) (3 bulan) (12 bulan) (12 bulan)
Penjualan dan Pendapatan Usaha 78.078.353 72.407.697 290.570.233 324.131.001
Laba Bruto 24.248.258 15.198.455 76.324.097 88.323.693
Rugi Usaha (10.180.294) (14.308.237) (67.145.770) (62.711.200)
Rugi Periode Berjalan sebelum Beban Pajak
Final dan Pajak Penghasilan (102.900.898) (96.751.582) (408.739.891) (394.021.709)
Rugi Periode Berjalan Sebelum Pajak
Penghasilan (108.149.160) (102.217.589) (429.547.204) (420.123.986)
Rugi periode Berjalan (108.255.906) (96.783.318) (411.222.141) (400.173.079)
Total Rugi Komprehensif Periode Berjalan (108.255.906) (96.783.318) (410.821.319) (401.019.530)
Pertumbuhan dan Rasio Keuangan
31 Maret 31 Maret 31 Desember 31 Desember
2022 2021 2021 2020
(tidak diaudit (tidak diaudit (diaudit) (diaudit)
Keterangan
dan tidak dan tidak
direviu) direviu)
(3 bulan) (3 bulan) (12 bulan) (12 bulan)
PERTUMBUHAN (%)
Penjualan dan Pendapatan Usaha 7,83% -30,74% -10,35% -29,76%
Laba Bruto 59,54% -52,90% -13,59% -56,19%
Rugi Usaha -28,85% -232,44% -7,07% -564,20%
Total Rugi Komprehensif Periode Berjalan 11,85% 17,08% -2,44% 53,77%
Aset -0,30% 1,44% -0,78% -3,27%
Liabilitas 2,16% 5,15% 9,59% 4,94%
Ekuitas -4,32% -3,32% -14,10% -12,10%
PROFITABILITAS (%)
Laba Bruto/Penjualan dan Pendapatan Usaha 31,06% 20,99% 26,27% 27,25%
Rugi Usaha/Penjualan dan Pendapatan Usaha -13,04% -19,76% -23,11% -19,35%
Rugi Periode Berjalan/ Penjualan dan Pendapatan Usaha -138,65%
-141,52% -123,46%
-133,66%
Rugi Periode Berjalan/Aset**** -1,64% -1,43% -6,23% -6,01%
Rugi Periode Berjalan/Ekuitas**** -4,52% -3,44% -16,43% -13,73%
RASIO KEUANGAN
Liabilitas/Ekuitas (x) 1,75 1,40 1,64 1,28
Liabilitas/Aset (x) 0,64 0,58 0,62 0,56
Aset lancar/Liabilitas jangka pendek (x) 0,16 0,38 0,15 0,30
Total Pinjaman/Total Ekuitas (x)* 1,45 1,19 1,37 1,08
Interest Coverage Ratio (ICR)** 20,23% 19,21% 14,27% 17,70%
Debt Service Coverage Ratio (DSCR)*** 6,82% 4,09% 10,40% 33,39%
* Total Pinjaman/Total Ekuitas dihitung dengan cara membandingkan total pinjaman Perseroan dan Entitas Anak (yaitu
total utang bank jangka pendek, utang obligasi (tidak termasuk beban emisi ditangguhkan), pinjaman jangka panjang dan
utang bank jangka panjang (tidak termasuk biaya transaksi ditangguhkan) dengan total ekuitas konsolidasian pada tahun
bersangkutan.
** Interest Coverage Ratio dihitung dengan cara membandingkan EBITDA dengan total beban keuangan pada periode yang
bersangkutan. EBITDA pada perhitungan rasio untuk periode 31 Maret 2022 dan 2021 tidak disetahunkan.
*** Debt Service Coverage Ratio dihitung dengan cara membandingkan EBITDA dengan total pembayaran pokok dan bunga
pinjaman yang jatuh tempo dalam satu tahun pada periode bersangkutan. EBITDA pada perhitungan rasio untuk periode
31 Maret 2022 dan 2021 tidak disetahunkan.
**** Rugi periode perjalan pada perhitungan untuk periode 31 Maret 2022 dan 2021 tidak disetahunkan.
xix
Page 22
7. KETERANGAN TENTANG ENTITAS ANAK
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki 5 Entitas Anak sebagai berikut :
Kontribusi
Entitas Tahun Tahun Pendapatanf)
Lokasi Kegiatan Usaha Kepemilikan Status
Anak Pendirian Penyertaan
Rp %
DBPD a) Jakarta Pengembang properti 99,95% 1983 1991 Tidak Aktif - -
GBAb) Jakarta Pengembang properti 99,95% 1988 1994 Tidak Aktif - -
BEI c) Jakarta Pengembang properti 99,99% 2011 2013 Belum Aktif - -
DHM d) Jakarta Pariwisata Perhotelan 99,98% 2014 2014 Belum Aktif - -
PA e) Jakarta Pariwisata Perhotelan 99,96% 2013 2015 Aktif 17.072.854 5,88%
a) Memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1993 dan saat ini tidak aktif dikarenakan proyek yang dikerjakan oleh DBPD
telah selesai dan sudah tidak ada lagi kegiatan apapun juga.
b) Tidak aktif sejak tahun 1994.
c) Diakuisisi pada tanggal 8 November 2013 dan belum memulai kegiatan komersialnya. BEI rencana pengembangannya
akan dijadikan sebagai kawasan industri, di mana saat ini prosesnya masih dalam tahap pembebasan lahan yang belum
selesai dan sejak terjadinya pandemi Covid-19 proses tersebut mengalami hambatan sehingga menyebabkan BEI belum
dapat memulai kegiatan komersialnya.
d) Didirikan pada tanggal 11 Maret 2014 dan belum memulai kegiatan komersialnya. DHM rencana pengembangannya masih
dalam kajian manajemen, namun dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 menyebabkan rencana pengembangannya
menjadi terhambat. Perseroan berharap apabila kondisi pandemi sudah semakin terkendali dan pertumbuhan ekonomi
sudah berjalan dengan baik maka rencana tersebut dapat segara dijalankan sehingga ke depannya DHM dapat segera
memulai kegiatan komersialnya.
e) Diakuisisi pada tanggal 4 Februari 2016 dan sudah memulai kegiatan komersialnya pada bulan Oktober 2018.
f) Kontribusi pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang disajikan dalam ribuan Rupiah.
8. FAKTOR RISIKO
Risiko Utama Yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan
Risiko persaingan
Risiko Terkait Dengan Kegiatan Usaha Perseroan Dan/Atau Entitas Anak
1. Risiko kenaikan suku bunga
2. Risiko kenaikan biaya konstruksi
3. Risiko terkait dengan perubahan kebijakan pemerintah
4. Risiko kepemilikan hak atas tanah
5. Risiko Ketergantungan Terhadap Iklim Industri Real Estate Indonesia
6. Risiko Fluktuasi nilai tukar mata uang Dolar Amerika Serikat
7. Risiko Keterlambatan Serah Terima
8. Risiko Ketersediaan Lahan
9. Risiko Pendanaan dan Permodalan
10. Risiko Kredit Konsumen
11. Risiko Perubahan Standar Akuntansi
12. Risiko Pemeliharan Sebagai Pengelola Properti
13. Risiko Investasi atau Aksi Korporasi
14. Risiko Perubahan Teknologi
15. Risiko Keterbatasan Sumber Daya Manusia
16. Risiko Pasokan Bahan Bangunan
Risiko Umum
1. Risiko Pertumbuhan Ekonomi
2. Risiko Terjadinya Bencana Alam
3. Risiko Likuiditas
4. Risiko Terhadap Kewajiban Dari Tuntutan Hukum Pihak Ketiga
5. Risiko Perubahan Peraturan
6. Risiko Ketentuan Negara Lain atau Perseteruan Internasional
xx
Page 23
Risiko Investasi Yang Berkaitan Dengan Obligasi
1. Risiko Perdagangan Obligasi
2. Risiko Gagal Bayar
Seluruh Faktor Risiko yang dihadapi perseroan telah diungkapkan dan penjelasan lebih lanjut mengenai
masing-masing risiko usaha yang dihadapi oleh Perseroan dapat dilihat dalam Bab VI mengenai Faktor
Risiko.
xxi
Page 24
Halaman ini sengaja dikosongkan
Page 25
I. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Kegiatan Usaha Utama:
Properti (Real Estate)
Berkedudukan di Jakarta Selatan
Kantor Pusat:
Plaza Chase lantai 21
Jalan Jenderal Sudirman Kavling 21
Jakarta Selatan, 12920
Telepon: 021-5208000, Faksimili: 021-5208100
Website: www.dutaanggadarealty.com
Email: info@dutaanggada.com
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN III DUTA ANGGADA REALTY
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp400.000.000.000,-
(EMPAT RATUS MILIAR RUPIAH)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN
MENERBITKAN DAN MENAWARKAN OBLIGASI BERKELANJUTAN III DUTA ANGGADA REALTY
TAHAP I TAHUN 2022
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR
Rp300.000.000.000,- (TIGA RATUS MILIAR RUPIAH) (“OBLIGASI”)
Obligasi diterbitkan dengan bunga tetap sebesar 10,85% (sepuluh koma delapan lima persen) per
tahun, berjangka waktu 3 (tiga) Tahun dan ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok
Obligasi. Obligasi ini dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) dengan jumlah pokok sebesar
Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah). Obligasi diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo
Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”). Bunga Obligasi
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga
Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 18 Oktober 2022, sedangkan Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2025. Pelunasan Obligasi
dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Obligasi Berkelanjutan III Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian.
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL
PEMERINGKATAN OBLIGASI DARI PT KREDIT RATING INDONESIA (KRI):
ir
BBB+ (Triple B Plus)
1
Page 26
1. PEMENUHAN PERATURAN PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Perseroan dapat melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan dengan memenuhi ketentuan
sebagaimana diatur dalam POJK No. 36/2014 sebagai berikut:
a. Penawaran Umum Berkelanjutan dilaksanakan dalam periode paling lama 2 (dua) tahun dengan
ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan terakhir disampaikan
kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat pada ulang tahun kedua sejak efektifnya Pernyataan
Pendaftaran.
b. telah menjadi Emiten atau Perusahaan Publik dalam kurun waktu paling singkat 2 (dua) tahun.
c. tidak pernah mengalami gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian
Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan sesuai dengan Surat
Pernyataan yang dibuat oleh Perseroan tertanggal 4 April 2022 dan Surat Pernyataan dari Akuntan
tertanggal 22 April 2022.
d. Efek yang dapat diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat utang
yang memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan
urutan 4 (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan
standar yang dimiliki oleh Perusahaan Pemeringkat Efek.
2. KETERANGAN MENGENAI OBLIGASI YANG DITERBITKAN
Nama Obligasi
Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2022.
Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi dan Jatuh Tempo Obligasi
Seluruh nilai Pokok Obligasi yang diterbitkan dan ditawarkan pada tahap I kepada masyarakat sebesar
Rp300.000.000.000 (tiga ratus miliar Rupiah).
Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Kerja, maka Bunga
Obligasi dibayar pada Hari Kerja sesudahnya tanpa dikenakan denda. Tingkat Bunga Obligasi tersebut
merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari Kalender
yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan
1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan melalui Agen Pembayaran, terhitung sejak Tanggal Emisi
sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Jadwal pembayaran Bunga Obligasi adalah
sebagai berikut:
Bunga Ke- Tanggal
1 18 Oktober 2022
2 18 Januari 2023
3 18 April 2023
4 18 Juli 2023
5 18 Oktober 2023
6 18 Januari 2024
7 18 April 2024
8 18 Juli 2024
9 18 Oktober 2024
10 18 Januari 2025
11 18 April 2025
12 18 Juli 2025
2
Page 27
Jenis Obligasi
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan
atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini didaftarkan
atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan
Pemegang Obligasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh
Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis
yang diterbitkan oleh KSEI, Perusahaan Efek atau Bank Kustodian.
Harga Penawaran
Obligasi ditawarkan dengan harga 100% (seratus persen) dari Pokok Obligasi.
Satuan Pemindahbukuan
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.
Satuan Perdagangan Obligasi
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana
ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan Perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan
nilai sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya atau dengan nilai sebagaimana
ditentukan dalam peraturan Bursa Efek dan/atau perjanjian tersendiri yang ditandatangani oleh
Perseroan dan Bursa Efek.
Jumlah Minimum Pemesanan
Pemesanan Pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya senilai
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
Jaminan Obligasi
Guna menjamin pembayaran dari seluruh jumlah uang yang oleh sebab apapun juga terhutang dan wajib
dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
dan Pengakuan Hutang, PT Prima Delta Sejahtera dan PT Mitra Terminal Transportasi, yang merupakan
afiliasi dari Perseroan, berjanji akan memberikan jaminan kepada Pemegang Obligasi berupa aset
tetap untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Wali Amanat, dimana untuk pemberian jaminan
tersebut, masing-masing Perseroan, PT Prima Delta Sejahtera dan PT Mitra Terminal Transportasi
telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris sebagaimana ternyata dari Keputusan Sirkuler
sebagai pengganti Rapat Dewan Komisaris yang ditandatangani oleh seluruh Komisaris Perseroan
PT Prima Delta Sejahtera dan PT Mitra Terminal Transportasi, masing-masing tertanggal 4 April 2022
dan tanggal 4 April 2022 yang dibuat dibawah tangan bermaterai cukup menyatakan telah memenuhi
seluruh persyaratan dan ketentuan dalam anggaran dasarnya dan peraturan perundangan yang berlaku.
Sifat hubungan Perseroan dengan pemilik tanah tersebut merupakan afiliasi, karena Hartadi
Angkosubroto selaku Pemegang Saham Perseroan merupakan Pemegang Saham Pengendali/
ultimate shareholder dari PT Mitra Terminal Transportasi dan PT Prima Delta Sejahtera. Selain itu
terdapat kesamaan pengurus antara Perseroan dengan PT Mitra Terminal Transportasi yaitu Randy
Angkosubroto dan Johanna Zakaria dan PT Prima Delta Sejahtera yaitu Hartadi Angkosubroto, Ventje
Chandra Suardana, Widyanto Taufiq dan Johanna Zakaria.
Sesuai dengan Surat Pernyataan PT Mitra Terminal Transportasi dan PT Prima Delta Sejahtera
keduanya tertanggal 7 Juli 2022, untuk pemberian jaminan tersebut, Perseroan tidak dikenakan
kewajiban pembayaran kepada PT Mitra Terminal Transportasi dan PT Prima Delta Sejahtera dan tidak
terdapat kesepakatan khusus tertulis antara Perseroan dengan PT Mitra Terminal Transportasi atau
antara Perseroan dengan PT Prima Delta Sejahtera.
3
Page 28
Jenis Benda Jaminan adalah:
Jaminan khusus berupa tanah yang terdiri dari 2 bidang tanah termasuk segala sesuatu yang telah dan/
atau akan didirikan ditanaman, berada, ditempatkan dan/atau diperoleh di atas tanah tersebut berikut
sarana pelengkap lainnya di atas bidang-bidang tanah tersebut milik PT Prima Delta Sejahtera dan PT
Mitra Terminal Transportasi yang dapat dianggap sebagai benda jaminan dengan Hak Tanggungan
Peringkat Pertama untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Wali Amanat, yaitu sebagai berikut:
- SHGB No. 439 seluas 10.084 m2 (sepuluh ribu delapan puluh empat meter persegi) sebagaimana
diuraikan dalam Surat Ukur Nomor: 03468/2003, tanggal 15-12-2003, Sertifikat diterbitkan oleh
Kepala Kantor Pertanahan Kotamadya Jakarta Selatan pada tanggal 29-12-2003 dan berakhir
pada tanggal 28-12-2023.
Sebidang tanah tersebut di atas terletak di:
Propinsi : Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Kotamadya : Jakarta Selatan
Kecamatan : Mampang Prapatan
Kelurahan : Bangka
yang tercatat atas nama PT Prima Delta Sejahtera.
- SHGB No.3 seluas 851.600 m2 (delapan ratus lima puluh satu ribu enam ratus meter persegi)
sebagaimana diuraikan dalam Surat Ukur Nomor: 80/Banyuasin/2019 tanggal 28-08-2019, Sertifikat
diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin pada tanggal 02-09-2019 dan
berakhir pada tanggal 02-09-2049.
Sebidang tanah tersebut di atas terletak di:
Propinsi : Sumatera Selatan
Kabupaten : Banyuasin
Kecamatan : Banyuasin II
Desa : Teluk Payo
yang tercatat atas nama PT Mitra Terminal Transportasi.
termasuk segala sesuatu yang telah dan/atau akan didirikan ditanaman, berada, ditempatkan
dan/atau diperoleh di atas tanah tersebut berikut sarana pelengkap lainnya di atas bidang-bidang
tanah tersebut, yang menurut sifat, peruntukannya atau yang berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia dapat dianggap sebagai barang tidak bergerak
termasuk segala sesuatu yang sekarang ada maupun yang kelak dikemudian hari akan berada
dan/atau diperoleh atas bidang-bidang tanah tersebut diatas yang menurut sifat peruntukannya
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia dianggap sebagai
barang tidak bergerak yang ada diatasnya (yang dalam Perjanjian Perwaliamanatan disebut Tanah
dan Prasarana Lainnya). Penjaminan atas Tanah dan Prasarana Lainnya, akan dijamin dengan
Hak Tanggungan peringkat pertama, yang pengikatannya dilakukan berdasarkan ketentuan hukum
yang berlaku (selanjutnya disebut Jaminan Hak Tanggungan).
Nilai Benda Jaminan:
Nilai Jaminan sekurang-kurangnya 120% (seratus dua puluh persen) dari nilai Pokok Obligasi yang
wajib dibayarkan kepada Pemegang Obligasi dengan rincian:
- Penilaian Obyek Penilaian adalah Tanah saja dimana pada saat tanggal penilaian terdapat
bangunan villa yang dikenal sebagai kompleks Kemang Club Villas dengan luas gross tanah
seluas ± 10.084 m2 terletak di Jalan Kemang Timur VIII, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang
Prapatan, Jakarta Selatan. Terdapat bangunan-bangunan perumahan Kemang Club Villa,
berdasarkan analisa Penilai atas bangunan terhadap ketentuan tata kota DKI Jakarta saat ini
bahwa bangunan yang terbangun saat ini tidak memenuhi Konsep Penggunaan Yang Tertinggi
dan Terbaik, mengingat tujuan penilaian adalah untuk tujuan penjaminan maka penilai hanya
menilai tanahnya. Atas benda jaminan ini telah dilakukan oleh Penilai Independen yang terdaftar
di OJK yaitu KJPP Willson dan Rekan berasosiasi dengan Knight Frank, berdasarkan Laporan
Penilaian dengan Nomor: 00088/2.0049-00/PI/03/0321/1/IV/2022, tertanggal penilaian 23 Maret
dan tanggal Inspeksi 28 Maret 2022 dengan hasil penilaian Jaminan atas dasar nilai pasar sebesar
Rp260.892.000.000,- (Dua Ratus Enam Puluh Milliar Delapan Ratus Sembilan Puluh Dua Juta
Rupiah Saja).
4
Page 29
- Penilaian Obyek Penilaian adalah cadangan tanah seluas 851.600 meter persegi yang terletak di
Jalan Tanjung Api-Api KM 53, Desa Teluk Payo, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin,
Provinsi Sumatera Selatan - Indonesia. Atas benda jaminan ini telah dilakukan oleh Penilai
Independen yang terdaftar di OJK yaitu KJPP Willson dan Rekan berasosiasi dengan Knight Frank,
berdasarkan Laporan Penilaian Penilaian dengan Nomor: 00087/2.0049-00/PI/03/0321/1/IV/2022,
tertanggal penilaian 23 Maret 2022 dan tanggal Inspeksi 29 Maret 2022 dengan hasil penilaian
Jaminan atas dasar nilai pasar sebesar Rp 105.367.000.000,- (Seratus lima milliar tiga ratus enam
puluh tujuh juta Rupiah).
Pembebanan Hak Tanggungan
Jaminan Hak Tanggungan Peringkat Pertama:
Dalam rangka pembebanan Hak Tanggungan peringkat pertama atas Jaminan, maka Pemberi Jaminan
wajib menandatangani Akta Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (untuk selanjutnya disebut
SKMHT) selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi.
Selanjutnya selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi, Pemberi
Jaminan wajib melakukan penandatanganan APHT, untuk itu Perseroan berjanji bahwa Pemberi
Jaminan (yang juga berjanji) mengikatkan diri untuk:
a. Menyerahkan dokumen Tanah dan Prasarana Lainnya yang akan menjadi Jaminan sebagaimana
tersebut dalam Pasal 11.1 Perjanjian Perwaliamanatan termasuk sertifikat, dan bukti-bukti yang
dibutuhkan untuk pengikatan Jaminan Hak Tanggungan, kepada Wali Amanat atau kuasa Wali
Amanat dalam waktu sesuai ayat 11.4 Perjanjian Perwaliamantan (selambatnya 14 Hari Kerja
setelah Tanggal Emisi), untuk dilakukan pengecekan sehingga Tanah dan Prasarana Lainnya, agar
dapat dibuatkan APHT dan dapat dijadikan Jaminan Hak Tanggungan Peringkat pertama.
b. menandatangani APHT atas Tanah dan Prasarana Lainnya yang akan diikat dengan hak tanggungan
peringkat pertama sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 4 tahun 1996 (seribu
sembilan ratus sembilan puluh enam) tentang Hak Tanggungan atas Tanah Beserta Benda-Benda
Yang Berkaitan Dengan Tanah, dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender
terhitung sejak Tanggal Emisi tersebut;
c. Emiten dan/atau Pemberi Jaminan melalui Wali Amanat dengan bantuan Pejabat Pembuat Akta
Tanah yang ditunjuk Emiten dan/atau Pemberi Jaminan dan/atau Wali Amanat, wajib melakukan
pendaftaran pada Kantor Badan Pertanahan Nasional setempat selambat-lambatnya 7 (tujuh) Hari
Kerja sejak ditandatanganinya APHT atas Jaminan, sesuai dengan peraturan yang berlaku.
d. Jika ternyata ada di antara Tanah dan Prasarana lainnya sebagaimana tersebut dalam Pasal
11.1 Perjanjian Perwaliamanatan karena satu dan lain hal antara lain penyelesaian administrasi
dokumen Jaminan, Para Pihak mempertimbangkan bahwa penandatanganan APHT dengan hak
tanggungan peringkat pertama tidak dapat dilakukan dalam waktu 30 (tiga puluh) Hari Kalender
sejak Tanggal Emisi tersebut, maka Pemberi Jaminan wajib menandatangani kembali Akta SKMHT
Kedua selambat-lambatnya 28 (dua puluh delapan) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi, dan
penandatanganan APHT wajib dilakukan dalam waktu 30 (tiga puluh) Hari Kalender terhitung sejak
penandatanganan SKMHT Kedua.
Saat ini aset Pemberi Jaminan masih menjadi jaminan atas hutang Perseroan kepada PT Bank
MNC Internasional Tbk. Dan PT Bank MNC Internasional Tbk telah memberikan persetujuan untuk
pembebanan jaminan tersebut sebagaimana Surat No. 126/WB-MNC/VI/2022 tanggal 15 Juni 2022
perihal Persetujuan Bank.
Penyisihan Dana (Sinking Fund)
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana
penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi.
Perpajakan
Diuraikan dalam Bab IX Prospektus ini mengenai Perpajakan.
5
Page 30
Cara dan Tempat Pelunasan Pokok Obligasi dan Pembayaran Bunga Obligasi
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen
Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang menyerahkan konfirmasi
kepemilikan Obligasi sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam
Perjanjian Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai
dengan jadwal waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana
tanggal pembayaran jatuh pada bukan Hari Bursa, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa
berikutnya.
Wali Amanat
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam
penerbitan Obligasi ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan
yang dibuat antara Perseroan dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
Wali Amanat
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Divisi Treasury
Grup Kustodian dan Wali Amanat
Sinarmas MSIG Tower Lt. 9
Jl. Jend. Sudirman Kav.21
Jakarta Selatan 12920
Tel. (021) 5228737
Faksimili: (021) 5228738
Email : trustee_custody@bankbjb.co.id
Prosedur Pemesanan
Prosedur Pemesanan Obligasi dapat dilihat pada Bab XIII mengenai Tata Cara Pemesanan Obligasi.
3. PEMERINGKATAN OBLIGASI
Untuk memenuhi ketentuan POJK No.7/2017 serta POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan
pemeringkatan yang dilaksanakan oleh PT Kredit Rating Indonesia.
Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang sesuai dengan surat PT Kredit
Rating Indonesia No. RC-004/KRI-DIR/IV/2022 tanggal 13 April 2022, Obligasi Berkelanjutan III Duta
Anggada Realty Tahap I Tahun 2022 telah mendapat peringkat:
ir
BBB+ (Triple B Plus)
Peringkat tersebut berlaku untuk periode 13 April 2022 sampai dengan 1 April 2023.
Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali
selama kewajiban atas efek tersebut belum lunas dan menyampaikan hasil pemeringkatan baru,
pernyataan, atau pendapat atas efek tersebut yang diterbitkan oleh perusahaan pemeringkat Efek
kepada OJK, Wali Amanat dan BEI serta mengumumkan hasil pemeringkatan baru, pernyataan, atau
pendapat tersebut dalam paling sedikit 1 (satu) surat kabar berbahasa Indonesia yang berperedaran
nasional atau laman (website) Bursa Efek paling lama 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah berakhirnya
masa berlaku peringkat terakhir, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020.
Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan PT Kredit Rating Indonesia yang bertindak sebagai
lembaga pemeringkat.
6
Page 31
Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali
selama kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK
No. 49/2020.
Hak-Hak Pemegang Obligasi
1. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran pelunasan Pokok Obligasi dan/atau
pembayaran pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan
pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok
Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi.
2. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya
tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
3. Apabila Perseroan lalai menyerahkan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/
atau pelunasan Pokok Obligasi setelah lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi, maka Perseroan harus membayar Denda sebesar
1% per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar, yang dihitung
secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas. suatu kewajiban yang harus
dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360
(tiga ratus enam puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari Denda yang dibayar oleh
Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi akan dibayar kepada Pemegang Obligasi
secara proporsional sesuai dengan besarnya Obligasi yang dimilikinya.
4. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit
lebih dari 20% dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh
Perseroan dan/atau Afiliasinya dapat mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat agar
diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus
memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi
yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat
akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan
pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara
tertulis dari Wali Amanat.
5. Setiap Obligasi sebesar Rp1,- (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO,
dengan demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan
suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya.
Hak Senioritas
Sebelum pembebanan Jaminan menjadi sertifikat hak tanggungan, maka sesuai dengan ketentuan
Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia, seluruh harta kekayaan
Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang
akan ada di kemudian hari, kecuali harta kekayaan Perseroan yang telah dijaminkan secara khusus
kepada para krediturnya menjadi jaminan atas semua pinjaman Perseroan kepada semua krediturnya
termasuk Pemegang Obligasi secara pari passu sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan.
Perseroan mempunyai utang senioritas sebesar Rp3.426.595.000.000 (tiga triliun empat ratus dua puluh
enam miliar lima ratus sembilan puluh lima juta Rupiah) sesuai laporan keuangan Perseroan per tanggal
31 Desember 2021.
7
Page 32
4. IKHTISAR PERSYARATAN POKOK DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN
PEMBATASAN-PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PERSEROAN
Pembatasan Dan Kewajiban
Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terutang atau pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab
Perseroan sehubungan dengan penerbitan Obligasi, Perseroan berjanji dan mengikat diri bahwa:
1) Pembatasan keuangan dan pembatasan-pembatasan lain terhadap Perseroan (debt covenants)
sebagai berikut:
Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai
berikut:
a) membayar atau membuat atau distribusi pembayaran lain pada tahun buku Perseroan
selama Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran kewajibannya kepada Pemegang
Obligasi berdasarkan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan Pengakuan Utang, kecuali
pembayaran yang dilakukan dalam rangka kegiatan operasional sehari-hari Perseroan.
b) memberikan pinjaman atau kredit kepada pihak yang memiliki hubungan Afiliasi (kecuali
pinjaman kepada karyawan Perseroan dan/atau pinjaman kepada Entitas Anak) ataupun
pihak ketiga lainnya dimana keseluruhan jumlah dari semua pinjaman tersebut melebihi
20% (dua puluh persen) dari ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasi
Perseroan yang terakhir, kecuali pinjaman kepada karyawan Perseroan dan/atau pinjaman
kepada Entitas Anak.
c) memperoleh pinjaman dari bank atau lembaga keuangan atau pihak ketiga lainnya,
menerbitkan surat utang dalam bentuk apapun, kecuali:
(i) Dana hasil pinjaman atau penerbitan surat utang tersebut digunakan untuk modal kerja
dalam rangka menjalankan kegiatan usaha Perseroan, atau
(ii) Memenuhi ketentuan rasio keuangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6.3 (iii)
Perjanjian Perwaliamanatan
d) melakukan penggabungan, akuisisi atau peleburan dengan Perseroan atau pihak lain atau
mengijinkan Entitas Anak untuk melakukan penggabungan, akuisisi atau peleburan dengan
Perseroan atau pihak lain, kecuali sepanjang dilakukan pada bidang usaha yang sama dan
tidak mempunyai dampak negatif terhadap kelangsungan usaha Perseroan dan/atau Entitas
Anak serta tidak mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam melakukan pembayaran
Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi
e) mengubah bidang usaha utama sebagaimana ditentukan dalam anggaran dasar
f) mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan disetor Perseroan
g) membebankan Jaminan dengan Hak Tanggungan peringkat kedua dan seterusnya
h) memberikan jaminan Perseroan (borgtocht) melebihi 20% (dua puluh persen) dari total ekuitas
Perseroan kepada pihak lain atas kewajiban pihak lain tersebut, kecuali penanggungan yang
telah ada sebelum ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan atau penanggungan dari
Perseroanyang bergabung dan telah diberikan sebelum dilaksanakannya penggabungan
atau peleburan sebagaimana dimaksud dalam ketentuan dalam huruf d) diatas.
2) Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam point 1) diatas akan diberikan oleh
Wali Amanat dengan ketentuan sebagai berikut:
a. permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
b. Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta tambahan data/
dokumen pendukung lainnya dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja setelah permohonan
persetujuan tersebut dan dokumen pendukungnya diterima secara lengkap oleh Wali Amanat,
dan jika dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima
persetujuan, penolakan atau permintaan tambahan data/dokumen pendukung lainnya dari
Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuannya; dan
c Jika Wali Amanat meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya, maka persetujuan
atau penolakan wajib diberikan oleh Wali Amanat dalam waktu 14 (empat belas) Hari
Kerja setelah data/dokumen pendukung lainnya tersebut diterima secara lengkap oleh
Wali Amanat dan jika dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak
menerima persetujuan atau penolakan dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah
memberikan persetujuan
8
Page 33
3) Perseroan berkewajiban untuk:
(i) Menyetorkan dana (in good funds) yang diperlukan untuk pelunasan Pokok Obligasi dan/
atau pembayaran Bunga Obligasi yang jatuh tempo kepada Agen Pembayaran paling
lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi ke rekening yang ditunjuk oleh KSEI untuk keperluan tersebut
dan menyerahkan kepada Wali Amanat foto kopi bukti penyetoran dana tersebut pada hari
yang sama.
Apabila lewat jatuh tempo Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi, Perseroan Perseroan harus membayar Denda. Denda yang dibayarkan oleh
Perseroan merupakan hak Pemegang Obligasi dan akan dibayarkan kepada Pemegang
Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya sesuai dengan
ketentuan Perjanjian Agen Pembayaran.
(ii) memperoleh, mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk
menjaga tetap berlakunya segala kuasa, ijin, dan persetujuan (baik dari pemerintah maupun
lainnya) dan dengan segera memberikan laporan dan masukan dan melakukan hal-hal yang
diwajibkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia,
sehingga Perseroan dapat secara sah menjalankan kewajibannya berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan.
(iii) memenuhi kewajiban keuangan berdasarkan laporan keuangan konsolidasi Perseroan
akhir tahun buku yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik yang terdaftar di OJK, yang
diserahkan kepada Wali Amanat, dengan ketentuan kondisi keuangan yaitu rasio jumlah
pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi 3:1 (tiga berbanding satu);
(iv) mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
(v) memelihara asuransi-asuransi yang sudah berjalan dan berhubungan dengan kegiatan
usaha dan harta kekayaan Perseroan dan/atau Entitas Anak pada perusahaan asuransi yang
bereputasi baik, terhadap segala risiko yang biasa dihadapi oleh perusahan-perusahaan
yang bergerak dalam bidang usaha yang sama dengan Perseroan;
(vi) mengijinkan Wali Amanat dan/atau orang yang diberikan kuasa oleh Wali Amanat (termasuk
tetapi tidak terbatas, auditor atau akuntan yang ditunjuk untuk maksud tersebut) dengan
pemberitahuan secara tertulis 2 (dua) Hari Kerja sebelumnya dari waktu ke waktu memiliki
akses dan memeriksa buku-buku, memberikan tanggapan atas segala pertanyaan atau
informasi yang diminta oleh wakilnya tersebut dan mendiskusikan dengan orang tersebut
dengan itikad baik atas segala aspek dari pembukuan dan operasi Perseroan;
(vii) menyerahkan salinan laporan-laporan yang diminta oleh OJK kepada Wali Amanat, dan
persetujuan-persetujuan atas penerbitan dan penawaran Obligasi sesuai dengan Anggaran
Dasar Perseroan dan untuk membuat dan mengimplementasikan setiap perjanjian yang
berhubungan dengan hal tersebut, termasuk tetapi tidak terbatas penyerahan atas:
a. laporan keuangan tahunan Perseroan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik yang telah
terdaftar di OJK, dalam waktu bersamaan pada saat dilaporkannya laporan keuangan
tahunan Perseroan tersebut kepada OJK, dengan memperhatikan peraturan Pasar
Modal;
b. laporan-laporan keuangan tengah tahunan Perseroan yang telah disahkan oleh Direksi
Perseroan, dalam waktu bersamaan pada saat dilaporkannya laporan keuangan
tengah tahunan Perseroan tersebut kepada OJK, dengan memperhatikan peraturan
Pasar Modal;
c. laporan keuangan triwulan Perseroan yang telah diserahkan Direksi Perseroan
selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah periode laporan berakhir.
(viii) menjalankan dan memelihara sistem akuntansi, pembukuan dan pengawasan biaya sesuai
dengan Prinsip Akuntansi Indonesia yang berlaku dari waktu ke waktu;
(ix) melakukan pemeringkatan atas obligasi sesuai dengan POJK No. 49/2020, berikut
pengubahannya dan atau pengaturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan sehubungan
dengan pemeringkatan dan menyampaikan fotokopi hasil pemeringkatan Obligasi tersebut
kepada Wali Amanat selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah hasil pemeringkatan
tersebut diperoleh Perseroan.
(x) mengusahakan agar harta kekayaan yang digunakan dalam menjalankan kegiatan usahanya
berada dalam keadaan baik, memperbaikinya dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk
menjalankan kegiatan usaha Perseroan.
9
Page 34
(xi) memberitahu secara tertulis kepada Wali Amanat dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja sejak
terjadinya hal-hal sebagai berikut:
a. setiap perubahan anggaran dasar, susunan Direksi dan Dewan Komisaris, dan diikuti
dengan penyerahan akta-akta keputusan RUPS Perseroan.
b. perkara pidana, perdata, tata usaha negara dan arbitrase yang dihadapi Perseroan
yang secara material mempengaruhi kelangsungan usaha dan kemampuan Perseroan
dalam menjalankan dan mematuhi segala kewajibannya berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian
Perwaliamanatan kecuali perkara yang telah diungkapkan dalam Prospektus;
c. terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian dengan segera, dan melalui permintaan
tertulis dari Wali Amanat, menyerahkan pada Wali Amanat suatu pernyataan yang
ditandatangani oleh seseorang yang dapat diterima oleh Wali Amanat untuk maksud
tersebut, yang mengkonfirmasikan bahwa kecuali sebelumnya telah diberitahukan
kepada Wali Amanat, atau diberitahukan pada saat konfirmasi bahwa peristiwa kelalaian
tersebut tidak terjadi, atau apabila terjadi peristiwa kelalaian, memberikan gambaran
lengkap atas kejadian tersebut dan tindakan atau langkah-langkah yang diambil (atau
diusulkan untuk diambil) oleh Perseroan untuk memperbaiki kejadian tersebut.
d. setiap kejadian lainnya yang menurut pendapat atau pertimbangan Perseroan dapat
mempunyai pengaruh negatif yang material atas jalannya usaha atau operasi atau
keadaan keuangan Perseroan dan Entitas Anak.
e. setiap terjadi kejadian atau keadaan penting pada Perseroan dan/atau Entitas Anak
yang dapat mempunyai pengaruh penting atas jalannya usaha dan operasi atau
keadaan keuangan Perseroan serta pemenuhan kewajiban Perseroan dalam rangka
penerbitan dan pelunasan Obligasi, sesuai dengan ketentuan tentang keterbukaan
informasi sebagaimana diatur dalam UUPM dan peraturan pelaksanaannya, serta
menyampaikan dokumen-dokumen sehubungan dengan hal tersebut, baik diminta
ataupun tidak diminta oleh Wali Amanat.
(xii) menerapkan prinsip pengelolaan Perseroan yang baik (good corporate governance)
dan melakukan tindakan dari waktu ke waktu atas permintaan yang wajar dari Wali
Amanat, melaksanakan atau memelihara pelaksanaan kewajiban berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian
Perwaliamanatan, yang berdasarkan pendapat yang wajar dari Wali Amanat diperlukan
atau, untuk menjalankan Perjanjian Perwaliamanatan ini atau memberikan jaminan yang
penuh atas hak, kekuasaan dan perbaikan yang diberikan kepada Wali Amanat berdasarkan
Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan
Perjanjian Perwaliamanatan.
(xiii). Perseroan dan/atau Pemberi Jaminan wajib memberikan Jaminan kepada Pemegang
Obligasi sekurang-kurangnya sebesar 120% (seratus dua puluh persen) dari nilai Pokok
Obligasi yang terutang sebagaimana tersebut dalam Pasal 11 Perjanjian Perwaliamanatan;
(xiv). segera memberikan pemberitahuan tertulis kepada Wali Amanat tentang terjadinya
kelalaian sebagaimana tersebut dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan atau adanya
pemberitahuan mengenai kelalaian yang diberikan oleh kreditur Perseroan. Pemberitahuan
tertulis tersebut wajib disampaikan kepada Wali Amanat selambat-lambatnya 2 (dua) Hari
Kerja sejak diketahuinya oleh Perseroan perihal timbulnya kelalaian tersebut atau diterimanya
oleh Perseroan pemberitahuan tertulis dari kreditur tersebut.
(xv) membayar kewajiban pajak atau bea lainnya yang menjadi beban Perseroan dalam
menjalankan usahanya sebagaimana mestinya.
(xvi) jika terjadi kekurangan atas nilai Jaminan yang wajib dipenuhi Perseroan sebagaimana
dimaksud dalam point 3) butir xiii) dan Pasal 11.1. Perjanjian Perwaliamanatan, maka
Perseroan wajib menambah kekurangan jaminan tersebut berupa:
(i) aset tetap berupa tanah dan/atau aset lain yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Entitas
Anak Perseroan, yang dapat diikat dengan akta jaminan, Perseroan dan/atau Entitas
Anak wajib menandatangani akta pengikatan Jaminan tersebut dengan memperhatikan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga Jaminan tersebut
merupakan Jaminan preferen dan dengan memperhatikan ketentuan dalam pasal 11
Perjanjian Perwaliamanatan, atau
(ii) penyetoran uang tunai;
10
Page 35
sehingga memenuhi nilai jaminan sebagaimana ditentukan dalam point 3) butir xiii) diatas.
Penambahan jaminan baik berupa tanah dan/atau aset lain wajib ditandatangani dan/
atau penyetoran uang tunai tersebut wajib diserahkan paling lambat 30 (tiga puluh) Hari
Kalender sejak tanggal diterimanya surat pemberitahuan dari Wali Amanat mengenai adanya
kekurangan atas nilai Jaminan yang wajib dipenuhi oleh Perseroan tersebut.
Penyetoran uang tunai tersebut ditempatkan pada rekening penampungan atas nama
Perseroan pada bank yang ditentukan oleh Wali Amanat dan Perseroan.
Uang tunai dalam Rekening Penampungan tersebut dapat ditempatkan dalam bentuk
deposito atau instrumen bank lainnya yang disetujui oleh Wali Amanat. Pendapatan atas
penempatan uang tunai tersebut menjadi milik Perseroan sepenuhnya. Perseroan dengan
ini memberi kuasa kepada Wali Amanat untuk menguasai uang tunai senilai kekurangan
Jaminan tersebut di atas dan menandatangani dokumen-dokumen yang diperlukan
sehubungan dengan penguasaan uang tunai tersebut.
Apabila Perseroan melakukan kelalaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Perjanjian
Perwaliamanatan, maka Wali Amanat dengan ini diberi kuasa oleh Perseroan untuk
mengambil, menerima dan melakukan tindakan-tindakan lain sehubungan dengan uang
tunai yang ada dalam rekening penampungan tersebut di atas termasuk menandatangani
dokumen-dokumen yang diperlukan, yang akan dipergunakan untuk pembayaran Jumlah
Terutang.
Dalam hal nilai Jaminan tersebut telah mencapai 120% (seratus dua puluh persen) dari
jumlah Pokok Obligasi sebagaimana ditentukan dalam point 3) butir xiii) dan Pasal 11.1
Perjanjian Perwaliamanatan, maka kelebihan uang tunai atas jaminan tersebut dikembalikan
kepada Perseroan, sehingga nilai Jaminan tersebut mencapai 120% (seratus dua puluh
persen) dari jumlah Pokok Obligasi.
Kelalaian Perseroan
1. Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai apabila terjadi salah satu
atau lebih dari kejadian-kejadian atau hal-hal tersebut di bawah ini:
a. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak menaati ketentuan dalam kewajiban pembayaran
Pokok Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi; atau
b. Apabila Perseroan dinyatakan lalai sehubungan dengansuatu perjanjian utang oleh salah satu
atau lebih krediturnya (cross default) dalam jumlah utang keseluruhannya melebihi 20% (dua
puluh persen) dari jumlah Pokok Obligasi, baik yang telah ada sekarang maupun yang akan ada
di kemudian hari yang berakibat jumlah yang terutang oleh Perseroan berdasarkan perjanjian
utang tersebut seluruhnya menjadi dapat segera ditagih oleh pihak yang mempunyai tagihan
dan/atau kreditur yang bersangkutan sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi
pembayaran kembali); atau
c. Fakta mengenai jaminan, keadaan, atau status Perseroan serta pengelolaannya tidak sesuai
dengan informasi dan keterangan yang diberikan oleh Perseroan; atau
d. Apabila Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati Ketentuan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan (selain huruf a dan huruf c di atas) atau kewajiban lain yang tercantum dalam
Perjanjian Perwaliamanatan; atau
e. Perseroan dan/atau Pemberi Jaminan diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang
(moratorium) oleh badan peradilan yang berwenang.
2. Ketentuan mengenai pernyataan default, yaitu:
Dalam hal terjadi kondisi-kondisi kelalaian sebagaimana dimaksud dalam:
a. Point 1 huruf a dan b di atas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus
paling lama 14 (empat belas) Hari Kerja, setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat
sesuai dengan kondisi kelalaian yang dilakukan, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan
tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang
dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat; atau
11
Page 36
b. Point 1 huruf c dan d dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus
dalam waktu yang ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang
berlaku umum, sebagaimana tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat, paling lama
90 (sembilanpuluh) Hari Kalender setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat
tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk
menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat.
c. Point 1 huruf e, maka Wali Amanat berhak melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam
point 3.
maka Wali Amanat berkewajiban untuk memberitahukan kejadian atau peristiwa itu kepada
Pemegang Obligasi dengan cara memuat pengumuman melalui 1 (satu) surat kabar harian
berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
Wali Amanat atas pertimbangannya sendiri berhak memanggil RUPO menurut tata cara yang
ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Dalam RUPO tersebut, Wali Amanat akan meminta
Perseroan untuk memberikan penjelasan sehubungan dengan kelalaiannya tersebut. Apabila
RUPO tidak dapat menerima penjelasan dan alasan Perseroan maka akan dilaksanakan RUPO
berikutnya untuk membahas langkah langkah yang harus diambil terhadap Perseroan sehubungan
dengan Obligasi.
Jika RUPO berikutnya memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan,
maka Obligasi sesuai dengan keputusan RUPO menjadi jatuh tempo dan dapat dituntut
pembayarannya dengan segera dan sekaligus.
Wali Amanat dalam waktu yang ditentukan dalam keputusan RUPO itu harus melakukan penagihan
kepada Perseroan. Perseroan berkewajiban melakukan pembayaran dalam Waktu yang ditentukan
dalam tagihan yang bersangkutan.
3. Apabila:
a. Perseroan dicabut izin usahanya oleh pihak yang berwenang sesuai dengan perundang-
undangan yang berlaku di Republik Indonesia; atau
b. Perseroan dan/atau Pemberi Jaminan membubarkan diri melalui keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham atau dibubarkan karena sebab apapun atau terdapat keputusan pailit yang
telah memiliki kekuatan hukum tetap; atau
c. Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (in kracht) atau instansi Pemerintah
yang berwenang telah menyita atau mengambil alih dengan cara apapun juga semua atau
sebagian besar harta kekayaan Perseroan atau telah mengambil tindakan yang menghalangi
Perseroan untuk menjalankan sebagian besar atau seluruh usahanya sehingga mempengaruhi
secara material kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam
Perjanjian Perwaliamanatan; atau
d. Perseroan berdasarkan perintah pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap
(in kracht) diharuskan membayar sejumlah dana kepada pihak ketiga yang apabila dibayarkan
akan mempangaruhi secara material terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi
kewajiban-kewajiban yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
maka Wali Amanat berhak tanpa memanggil RUPO bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi
dan mengambil keputusan yang dianggap menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali
Amanat dibebaskan dari segala tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi. Dalam hal ini Obligasi
menjadi jatuh tempo dengan sendirinya.
Rapat Umum Pemegang Obligasi
Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan
berlaku ketentuan-ketentuan di bawah ini, tanpa mengurangi peraturan Pasar Modal dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek.
12
Page 37
1) RUPO diadakan untuk tujuan antara lain:
a) mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi
mengenai perubahan jangka waktu Obligasi, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan
tata cara atau periode pembayaran Bunga Obligasi Jaminan atau penyisihan dana pelunasan
(sinking fund) (jika ada), dan ketentuan lain Perjanjian Perwaliamanatan dan dengan
memperhatikan POJK No. 20/2020.
b) menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan
pengarahan kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas
suatu kelalaian berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk
mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian;
c) memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan
Perjanjian Perwaliamanatan;
d) mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam
penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan dan dalam POJK No. 20/2020; dan
e) mengambil tindakan lain yang diusulkan Wali Amanat yang tidak dikuasakan atau tidak termuat
dalam Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
berlaku di NegaraRepublik Indonesia.
2) RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan:
a) Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit
lebih dari 20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk
Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya, kecuali Afiliasi tersebut terjadi
karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah.
b) Perseroan;
c) Wali Amanat; atau
d) OJK.
3) Permintaan sebagaimana dimaksud dalam butir 2) poin a), poin b), dan poin d) wajib disampaikan
secara tertulis kepada Wali Amanat dan paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal
diterimanya surat permintaan tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.
4) Dalam hal Wali Amanat menolak permohonanPemegang Obligasi atau Perseroan untuk
mengadakan RUPO, maka Wali Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan
tersebut kepada pemohon dengan tembusan kepada OJK paling lambat 14 (empat belas) Hari
Kalender setelah diterimanya surat permohonan.
5) Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO.
a) Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1(satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia
yang berperedaran nasional, dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender
sebelum pemanggilan.
b) Pemanggilan RUPO dilakukan paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO,
melalui paling sedikit 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
nasional.
c) Pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketigadilakukan paling lambat 7 (tujuh) Hari Kalender
sebelum RUPO kedua atau ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya
telah diselenggarakan tetapi tidak mencapai kuorum.
d) Panggilan harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara
lain:
(1) tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
(2) agenda RUPO;
(3) pihak yang mengajukan usulan RUPO;
(4) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
(5) kuorum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilankeputusan RUPO.
e) RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling cepat 14 (empat belas) Hari Kalender dan
paling lambat 21 (dua puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya.
6) Tata cara RUPO:
a) Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri
RUPO dan menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya.
b) Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya tidak memiliki hak suara dan tidak
diperhitungkan dalam kuorum kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan
atau penyertaan modal pemerintah.
13
Page 38
c) sebelum pelaksanaan RUPO, Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan daftar Pemegang
Obligasi yang merupakan Afiliasi-nya kepada Wali Amanat.
d) RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara
Perseroan dan Wali Amanat.
e) RUPO dipimpin oleh Wali Amanat;
f) Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris
untuk membuat berita acara RUPO;
g) dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, RUPO
dipimpin oleh Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO
tersebut;
h) Perseroan atau Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut sebagaimana
dimaksud pada huruf g) diwajibkan untuk mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO;
i) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya
tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening yang diterbitkan oleh KSEI pada 4 (empat) Hari
Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO kecuali ditentukan lain oleh KSEI.
j) Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO wajib menyerahkan asli KTUR kepada Wali
Amanat.
k) Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
dialihkan/dipindahbukukan sejak 4 (empat) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO
sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan
dari Wali Amanat atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat, transaksi Obligasi
yang penyelesaiannya jatuh pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai
1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pelaksanaan RUPO.
l) Setiap Obligasi sebesar Rp1,- (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam
RUPO, dengan demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk
mengeluarkan suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya.
m) Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan Nomor KTUR,
kecuali Wali Amanat memutuskan lain.
n) Sebelum pelaksanaan RUPO:
- Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah
Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasinya;
- Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO berkewajiban
untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan mengenai apakah Pemegang Obligasi
memiliki atau tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan.
7) Kuorum dan Pengambilan Keputusan:
a) Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian
Perwaliamanatan sebagaimana dimaksud dalam butir 1) diatur sebagai berikut:
(1) Apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan
sebagai berikut:
(a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian
dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan
yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang kedua.
(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
dalam RUPO.
(d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
(e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
diwakili paling sedikit 3/4 (tiga perempat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
dalam RUPO.
14
Page 39
(2) Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat maka wajib
diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
(a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian
dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan
yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari
jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang kedua.
(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
diwakili palingsedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum
dilunasi dan berhakmengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui
paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
(e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum
dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui
paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(3) Apabila RUPO dimintakan oleh OJK maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan
sebagai berikut:
(a) dihadiri oleh Pemegang Obligasiatau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian
dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan
yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari
jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang kedua.
(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
diwakili palingsedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum
dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui
paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
(e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
diwakili palingsedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum
dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui
paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
b) RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dapat
diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
(1) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian
dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang
sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah
Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(2) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 1 tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO kedua.
(3) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi
dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit
3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(4) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (3) tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
(5) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi
dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan suara
terbanyak.
(6) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (5) tidak tercapai,
maka dapat diadakan RUPO yang keempat;
15
Page 40
(7) RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
diwakili yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas
permohonan Wali Amanat; dan
(8) Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib
memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam angka 5)
8) Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali
Amanat paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan
dari Wali Amanat.
9) Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil.
10) Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi, Perseroan dan Wali Amanat,
karenanya Perseroan, Wali Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan-keputusan
yang diambil dalam RUPO. Keputusan RUPO mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
dan/atau perjanjian perjanjian lain sehubungan dengan Obligasi, baru berlaku efektif sejak tanggal
ditandatanganinya perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lainnya
sehubungan dengan Obligasi.
11) Wali Amanat wajib mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa
Indonesia yang berperedaran nasional, biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengumuman hasil
RUPO tersebut wajib ditanggung oleh Perseroan.
12) Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas Perjanjian
Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan perubahan jumlah
Pokok Obligasi, perubahan tingkat Bunga Obligasi, perubahan tata cara pembayaran Bunga
Obligasi, dan perubahan jangka waktu Obligasidan Perseroan menolak untuk menandatangani
perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya sehubungan dengan hal
tersebut, maka dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak keputusan
RUPO atau tanggal lain yang diputuskan RUPO (jika RUPO memutuskan suatu tanggal tertentu
untuk penandatanganan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya
tersebut) maka Wali Amanat berhak langsung untuk melakukan penagihan Jumlah Terutang
kepada Perseroan tanpa terlebih dahulu menyelenggarakan RUPO.
Jika dilakukan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan maka Para Pihak berkewajiban menyesuaikan
definisi Perjanjian Perwaliamanat dengan menambahkan perjanjian perwaliamanatan yang baru,
dan jika dilakukan perubahan Pengakuan Utang maka Para Pihak berkewajiban menyesuaikan
definisi Pengakuan Utang dengan menambahkan pengakuan utang yang baru.
13) Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat
dibuat dan bila perlu kemudian disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Wali Amanat
dengan mengindahkan Peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek.
14) Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan
di bidang Pasar Modal, maka peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal tersebut yang
berlaku.
15) Penyedia e-RUPS sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK Nomor: 16/POJK.04/2020 tentang
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik (“Peraturan
OJK Nomor: 16”), dapat menyediakan dan mengelola penyelenggaraan rapat lain selain Rapat
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. Selain RUPO sebagaimana dimaksud dalam POJK
No. 20/2020, Perseroan dapat melaksanakan RUPO secara elektonik menggunakan e-RUPO yang
disediakan oleh penyedia e-RUPO sebagaimana dimaksud dalam penjelasan Pasal 5 Peraturan
OJK Nomor: 16
16
Page 41
II. PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL
PENAWARAN UMUM
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya
emisi seluruhnya akan digunakan untuk :
1. Membayar hutang kepada PT Bank MNC Internasional Tbk sebesar Rp 250.000.000.000,- (dua
ratus lima puluh miliar Rupiah) dengan rincian sebagai berikut:
Keterangan Mengenai Kreditur PT Bank MNC Internasional Tbk
Sifat Hubungan Afiliasi Dengan Tidak ada
Kreditur (Jika Ada)
Nilai Pinjaman Atau Jumlah Utang Fasilitas Kredit dalam bentuk Pinjaman Transaksi
Saat Ini Khusus dengan jumlah pokok maksimum hingga sebesar
Rp 250.000.000.000,00 (dua ratus lima puluh miliar Rupiah).
Tingkat Bunga 12,5% per tahun
Jatuh Tempo Jangka waktu Fasilitas Kredit berdasarkan Perjanjian Kredit
ini 7 (tujuh) bulan terhitung sejak tanggal Perjanjian Kredit
ditandatangani sampai dengan tanggal 15 September 2022
atau tanggal lain dimana Fasilitas Kredit diakhiri lebih awal
sesuai ketentuan dalam Perjanjian Kredit ini.
Penggunaan Pinjaman Dari Utang Tujuan penggunaan Fasilitas Kredit untuk:
Yang Akan Dilunasi a. Modal kerja operasional, pelunasan Obligasi
Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap I (Pertama)
Tahun 2021 sesuai dengan Sertifikat Nomor 001/DAR/
SJ-II/2021 tanggal jatuh tempo 18 Februari 2022; dan
b. Pengambilalihan (take over) Jaminan dari PT Bank
Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk
(BPD Jabar dan Banten) selaku Wali Amanat.
Riwayat Utang Tidak ada
Prosedur Dan Persyaratan Dengan memperhatikan Batas Akhir Fasilitas Kredit,
Pelunasan Atau Pembayaran Perseroan wajib melakukan pembayaran bunga yang timbul
berdasarkan Fasilitas Kredit setiap bulan dimulai bulan
berikutnya sejak tanggal pencairan serta pembayaran pokok
selambat-lambatnya pada Batas Akhir Fasilitas Kredit.
Setiap pembayaran dari Perseroan, akan dipergunakan
untuk pembayaran dengan urutan:
a. Biaya-biaya, beban atau ongkos-ongkos lainnya,
termasuk biaya notaris, biaya premi asuransi (jika ada);
b. Denda;
c. Bunga;
d. Pokok pinjaman yang terhutang; atau
dengan urutan pembayaran lain yang ditetapkan oleh Bank
dan/atau ditentukan oleh peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Jenis Pelunasan Pelunasan pokok, adapun pembayaran bunga akan
dibayarkan menggunakan kas Perseroan.
17
Page 42
Saldo Utang (Setelah Dibayar Rp0- (nol Rupiah)
Seluruhnya),
Pelunasan Lebih Awal (Jika Ada) Perseroan dapat melakukan pelunasan lebih awal atas
seluruh dari hutang dan kewajiban Perseroan yang timbul
berdasarkan Perjanjian Kredit ini dengan syarat:
a. Perseroan harus memberitahukan maksudnya tersebut
secara tertulis kepada Bank sekurang-kurangnya 30
(tiga puluh) Hari Kerja sebelumnya, lengkap dengan
keterangan mengenai jumlah yang akan dilunasi dan
tanggal pelunasannya;
b. untuk pelunasan lebih awal atas seluruh Hutang dan
kewajiban Perseroan yang timbul berdasarkan Perjanjian
Kredit ini, seluruh jumlah lain yang jatuh tempo dan harus
dibayar berdasarkan Perjanjian Kredit ini harus telah
lunas.
Perseroan telah memperoleh persetujuan dari PT Bank MNC
Internasional Tbk sehubungan dengan rencana pelunasan
lebih awal atas hutang dan kewajiban sebagaimana Surat
No. 126/WB-MNC/VI/2022 tanggal 15 Juni 2022 perihal
Persetujuan Bank.
2. Sisanya digunakan untuk modal kerja Perseroan untuk mendukung kegiatan usaha sehari-hari
Perseroan seperti namun tidak terbatas untuk perawatan dan pengelolaan gedung, utilitas, dan
lainnya.
Apabila dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini belum dipergunakan seluruhnya, maka penempatan
sementara dana hasil Penawaran Umum Obligasi tersebut harus dilakukan Perseroan dengan
memperhatikan keamanan dan likuiditas serta dapat memberikan keuntungan finansial yang wajar bagi
Perseroan.
Apabila dana hasil Penawaran Umum Obligasi tidak mencukupi maka Perseroan akan menggunakan
internal cash flow yang berasal dari Perseroan dan/atau pembiayaan dari pihak ketiga.
Penggunaan dana tidak termasuk Transaksi Material sebagaimana dimaksud Peraturan OJK No.17/2020
karena nilainya di bawah 20% (dua puluh persen) dari nilai ekuitas Perseroan per 31 Desember 2021
yang tercatat sebesar Rp.2.503.287.462.000,- dan transaksi penggunaan dana tidak termasuk sebagai
Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan atau dikecualikan sebagai Transaksi Afiliasi dan Benturan
Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK Nomor 42/2020.
Perseroan wajib melaporkan realisasi penggunaan dana kepada OJK dan Wali Amanat dengan
tembusan kepada OJK secara berkala setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal laporan 30 (tiga puluh)
Juni dan 31 (tiga puluh satu) Desember sampai seluruh dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi direalisasikan serta laporan tersebut disampaikan paling lambat pada tanggal 15 (lima belas)
bulan berikutnya setelah tanggal laporan, dimana untuk pertama kali laporan realisasi penggunaan
dana tersebut wajib dibuat pada tanggal laporan terdekat sebagaimana dimaksud di atas setelah
Tanggal Distribusi sesuai dengan POJK No. 30/2015. Dalam hal Perseroan telah menggunakan
dana hasil Penawaran Umum sebelum tanggal laporan, Perseroan dapat menyampaikan realisasi
penggunaan dana terakhir lebih awal dari batas waktu penyampaian laporan. Perseroan wajib
mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum dalam setiap RUPS
tahunan sampai dengan seluruh dana hasil Penawaran Umum telah direalisasikan.
18
Page 43
Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran
Umum ini sebagaimana dimaksud di atas, maka Perseroan wajib menyampaikan rencana dan alasan
perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini kepada OJK paling lambat 14 (empat
belas) hari sebelum penyelenggaraan RUPO, dan memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari RUPO
sesuai dengan POJK No. 30/2015 dan POJK 20/2020. Hasil RUPO wajib disampaikan oleh Perseroan
kepada OJK paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah penyelenggaraan RUPO.
Sesuai dengan POJK No. 9/2017, total biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan, adalah kurang lebih
setara dengan 1,26% dari nilai Pokok Obligasi yang meliputi:
- Biaya jasa penyelenggaraan (management fee) sebesar 0,45%
- Biaya jasa penjaminan (underwriting fee) sebesar 0,15%
- Biaya jasa penjualan (selling fee) sebesar 0,15%
- Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal 0,29%, yang terdiri dari:
o Biaya jasa Akuntan Publik sebesar 0,17%
o Biaya jasa Konsultan Hukum sebesar 0,08%
o Biaya jasa Notaris sebesar 0,02%
o Biaya jasa Penilai sebesar 0,02%
- Biaya jasa untuk Lembaga Penunjang Pasar Modal 0,10% dari total biaya, yang terdiri dari:
o Biaya jasa Wali Amanat sebesar 0,03%
o Biaya jasa perusahaan pemeringkat sebesar 0,07%
- Biaya Lain-lain (termasuk biaya pendaftaran OJK, pencatatan di BEI, biaya pencatatan di KSEI,
serta biaya percetakan, iklan, audit penjatahan) 0,12%.
Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty telah
direalisasikan sebagian dengan rincian sebagai berikut:
1. Surat Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Berkelanjutan II Duta Anggada
Realty Tahap I Tahun 2021 dan surat No. 0015/DAR/I/22 Tanggal 7 Januari 2022 dimana dana hasil
penawaran umum telah terealisasi seluruhnya; dan
2. Surat Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Berkelanjutan II Duta Anggada
Realty Tahap II Tahun 2021 No. 0016/DAR/I/22 Tanggal 7 Januari 2022 dimana masih terdapat sisa
dana hasil penawaran umum yang belum direalisasikan sebanyak Rp1.983.686.995.
19
Page 44
III. PERNYATAAN UTANG
Pada tanggal 31 Desember 2021, Perseroan mempunyai liabilitas yang keseluruhannya berjumlah
Rp4.100.747.128 ribu dengan perincian sebagai berikut:
(dalam ribuan Rupiah)
Uraian Jumlah
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 210.000.000
Utang obligasi, neto 294.840.589
Utang usaha - pihak ketiga 78.792.947
Utang lain-lain - pihak ketiga 19.618.615
Utang dividen 1.208.440
Beban akrual
Pihak ketiga 83.045.783
Pihak berelasi 2.645.651
Utang pajak 60.434.447
Bagian jangka pendek atas:
Liabilitas sewa 578.050
Pinjaman jangka panjang 4.000.000
Utang bank jangka panjang, neto 380.775.000
Pendapatan diterima di muka 44.950.744
Uang jaminan penyewa 19.339.042
Beban bunga pinjaman yang ditangguhkan 86.839.816
Total Liabilitas Jangka Pendek 1.287.069.124
Liabilitas Jangka Panjang
Bagian jangka panjang atas:
Liabilitas sewa 398.815
Utang bank jangka panjang, neto 2.519.755.245
Pendapatan diterima di muka 1.223.897
Uang jaminan penyewa 34.189.147
Beban bunga pinjaman yang ditangguhkan 247.077.029
Liabilitas imbalan kerja karyawan 11.033.871
Total Liabilitas Jangka Panjang 2.813.678.004
Total Liabilitas 4.100.747.128
Penjelasan masing-masing liabilitas adalah sebagai berikut:
1. Utang bank
(dalam ribuan Rupiah)
Jumlah
Utang bank jangka pendek
PT Bank Victoria International Tbk. 200.000.000
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 10.000.000
Total utang bank jangka pendek 210.000.000
Utang bank jangka panjang
PT Bank Pan Indonesia Tbk. 1.164.000.000
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 958.800.000
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 637.500.000
PT Bank Victoria International Tbk. 155.970.000
Sub total 2.916.270.000
Dikurangi biaya transaksi yang ditangguhkan 15.739.755
Utang bank jangka panjang, neto 2.900.530.245
Dikurangi bagian jangka pendek 380.775.000
Bagian jangka panjang 2.519.755.245
20
Page 45
a. PT Bank Pan Indonesia Tbk.
Pada tanggal 24 Mei 2017, Perseroan mendapatkan fasilitas kredit dari Bank Panin berupa Pinjaman
Jangka Panjang 1 (PJP1) dan Pinjaman Jangka Panjang 2 (PJP2), dengan jumlah maksimum masing-
masing sebesar Rp480.000.000 ribu dan Rp620.000.000 ribu. PJP1 dan PJP2 tersebut dikenakan bunga
tahunan sebesar 10,50% per tahun dengan jangka waktu 8 (delapan) tahun sejak tanggal perjanjian.
PJP1 digunakan untuk melunasi utang tertentu yang dimiliki Perseroan dan PJP2 digunakan untuk
pembiayaan proyek yang sedang berjalan, proyek baru, maupun memperkuat modal kerja Perseroan
dan Entitas Anak.
Pada tanggal 4 November 2020, Perseroan menerima surat No.141/CRR/EXT/20 mengenai persetujuan
restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank Panin masing-masing atas Pinjaman Jangka Panjang 1
(PJP1) dengan jumlah maksimum sebesar Rp444.000.000 ribu, Pinjaman Jangka Panjang 2 (PJP2)
dengan jumlah maksimum sebesar Rp575.000.000 ribu, Pinjaman Jangka Panjang 3 (PJP3) dengan
jumlah maksimum sebesar Rp145.000.000 ribu dan Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan jumlah
maksimum sebesar Rp50.000.000 ribu.
PJP1, PJP2 dan PJP3 akan jatuh tempo pada tanggal 9 Juni 2025 dan PRK akan jatuh tempo pada
tanggal 2 Januari 2022 dan pinjaman ini dikenakan bunga dengan kisaran 9,50% - 10,50% per tahun
untuk PJP dan 24,00% per tahun untuk PRK. Suku bunga untuk semua PJP dibagi menjadi:
• 10,50% per tahun sejak bulan Maret 2020 sampai dengan Juni 2020 dengan ketentuan 3,50% per
tahun efektif dan 7,00% per tahun ditangguhkan.
• 10,00% per tahun sejak bulan Juli 2020 sampai dengan Agustus 2020 dengan ketentuan 3,50% per
tahun efektif dan 6,50% per tahun ditangguhkan.
• 9,50% per tahun sejak bulan September 2020 sampai dengan Agustus 2023 dengan ketentuan
sebagai berikut:
1) 3,50% per tahun efektif dan 6,00% per tahun ditangguhkan sejak bulan September 2020
sampai dengan Februari 2021.
2) 4,00% per tahun efektif dan 5,50% per tahun ditangguhkan sejak bulan Maret 2021 sampai
dengan Agustus 2021.
3) 6,00% per tahun efektif dan 3,50% per tahun ditangguhkan sejak bulan September 2021
sampai dengan Agustus 2022.
4) 8,00% per tahun efektif dan 1,50% per tahun ditangguhkan sejak bulan September 2022
sampai dengan Agustus 2023.
5) Suku bunga sejak September 2023 sampai dengan jatuh tempo adalah sebesar 9,50% per
tahun.
Suku bunga aktual sejak bulan September 2021 sampai Desember 2021 adalah sebesar 4,00% per
tahun efektif dan 5,50% per tahun ditangguhkan.
Semua bunga yang ditangguhkan akan diangsur selama 48 (empat puluh delapan) bulan sejak bulan
Maret 2022 sampai dengan Juni 2025. Angsuran pokok akan mulai dibayar pada bulan April 2022
sesuai dengan jadwal angsuran.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, saldo terutang atas fasilitas PJP1, PJP2 dan PJP3 adalah
masing-masing sebesar Rp444.000.000 ribu, Rp575.000.000 ribu dan Rp145.000.000 ribu. Pada
tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, Perseroan tidak menggunakan fasilitas PRK.
Pada tanggal 28 September 2018, Perseroan mendapatkan fasilitas kredit berupa Pinjaman Berulang
(PB) dari Bank Panin, dengan jumlah maksimum sebesar Rp100.000.000 ribu. Pinjaman ini dikenakan
bunga tahunan sebesar 10,50% per tahun dengan jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal
perjanjian. Fasilitas ini digunakan untuk pembiayaan proyek-proyek Perseroan yang sedang berjalan.
Pada tanggal 4 November 2020, fasilitas ini telah dibatalkan.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, suku bunga yang berlaku untuk PJP 1, PJP 2, dan PJP 3
adalah 9,50% per tahun.
21
Page 46
Pada tanggal 31 Desember 2021, pinjaman-pinjaman ini dijamin dengan sejumlah uang dalam rekening
penampungan (escrow account) pada Bank Panin sebesar Rp4.293.793 ribu (31 Desember 2020:
Rp3.647.671 ribu), tanah dan bangunan Apartemen La Maison Barito, Oakwood Suites La Maison dan
Citywalk Sudirman, Apartemen Pavillion, tanah dan bangunan yang terletak di Kemang atas nama
PT Prima Delta Sejahtera, penguasaan hak bangun, kelola dan alih tanah dan bangunan hotel di Bali,
piutang usaha secara fidusia dari Citywalk Sudirman dan jaminan perseorangan dari Bapak Hartadi
Angkosubroto.
Selain itu, selama pinjaman belum dilunasi, Perseroan harus memelihara Debt to Equity Ratio tidak
lebih dari 3 (tiga) kali. Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, Perseroan telah memenuhi rasio
keuangan yang disyaratkan.
b. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (Bank BNI)
Pada tanggal 25 Agustus 2016, Perseroan mendapatkan fasilitas kredit dari Bank BNI berupa Kredit
Investasi (KI) dan Kredit Modal Kerja (KMK), dengan jumlah maksimum masing-masing sebesar
Rp385.000.000 ribu dan Rp10.000.000 ribu. Pinjaman-pinjaman tersebut dikenakan bunga tahunan
masing-masing sebesar 11,00% per tahun. KI digunakan untuk pembiayaan pembangunan untuk
Hotel Holiday Inn & Suites Gajah Mada dan KMK digunakan untuk memperkuat modal kerja Hotel
Holiday Inn & Suites Gajah Mada. Jangka waktu fasilitas KI adalah 108 (seratus delapan) bulan sejak
tanggal perjanjian kredit dan jangka waktu fasilitas KMK adalah 12 (dua belas) bulan sejak tanggal
perjanjian kredit. Bank BNI melalui surat No. LMC2/2.6/282/R tanggal 9 September 2020 setuju untuk
memperpanjang jangka waktu fasilitas KMK menjadi tanggal 6 September 2021 dan perubahan suku
bunga tahunan menjadi 9,70% sejak April 2020. Pada tanggal 27 April 2022, Bank BNI melalui surat
No. KOM1/4.2/319/R setuju untuk memperpanjang waktu fasilitas KMK menjadi tanggal 6 September
2022.
Pada tanggal 17 Desember 2018, Perseroan mendapatkan fasilitas kredit dari Bank BNI berupa Kredit
Investasi Refinancing (KI2), dengan jumlah maksimum sebesar Rp320.000.000 ribu. Pinjaman tersebut
dikenakan bunga tahunan sebesar 11,00% per tahun. KI2 digunakan untuk pembiayaan kembali
pembangunan untuk Citywalk Gajah Mada. Jangka waktu fasilitas ini adalah 82 (delapan puluh dua)
bulan sejak tanggal perjanjian kredit.
Pada tanggal 30 Juni 2020, Perseroan menerima surat No. LMC2/2.6/186 mengenai persetujuan
restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank BNI atas:
• Kredit Investasi (KI1) dengan jumlah maksimum sebesar Rp385.000.000 ribu dengan jangka waktu
fasilitas ini adalah 78 (tujuh puluh delapan) bulan sejak April 2020 dan akan jatuh tempo pada tanggal
6 September 2026 dengan suku bunga 9,70% per tahun dengan ketentuan 5,25% per tahun efektif
sejak tanggal penandatanganan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit (PPPK) Restrukturisasi
hingga maksimal di bulan Maret 2022 dan 4,45% per tahun ditangguhkan pembayarannya dan
akan diangsur selama 24 (dua puluh empat) bulan sejak bulan April 2022 sampai dengan Maret
2024. Tarif bunga sejak April 2022 adalah sebesar 9,70% per tahun. Angsuran pokok akan mulai
dibayar pada bulan April 2022 sesuai dengan jadwal angsuran.
• Kredit Investasi (KI2) dengan jumlah maksimum sebesar Rp320.000.000 ribu dengan jangka waktu
fasilitas ini adalah 79 (tujuh puluh sembilan) bulan sejak April 2020 dan akan jatuh tempo pada
tanggal 17 Oktober 2026 dengan suku bunga 9,70% per tahun dengan ketentuan 5,25% per tahun
efektif sejak tanggal penandatanganan PPPK Restrukturisasi hingga maksimal di bulan Maret 2022
dan 4,45% per tahun ditangguhkan pembayarannya dan akan diangsur selama 24 (dua puluh
empat) bulan sejak bulan April 2022 sampai dengan Maret 2024. Tarif bunga sejak April 2022
adalah sebesar 9,70% per tahun. Angsuran pokok akan mulai dibayar pada bulan April 2022 sesuai
dengan jadwal angsuran.
Pada tanggal 24 Juli 2020, Perseroan menerima surat No. LMC2/2.6/226 perubahan syarat restrukturisasi
fasilitas kredit dari Bank BNI atas suku bunga Kredit Investasi (KI1 & KI2) yaitu 9,70% per tahun dengan
ketentuan 2,50% per tahun efektif sejak tanggal 26 April 2020 hingga maksimal di bulan Maret 2022 dan
7,20% per tahun ditangguhkan dan akan diangsur selama 24 (dua puluh empat) bulan sejak bulan April
2022 sampai dengan Maret 2024. Tarif bunga sejak April 2022 adalah sebesar 9,70% per tahun. Untuk
KI1 penerapan bunga efektif bersifat reviewable oleh Bank setiap 3 (tiga) bulan sekali selama 2 (dua)
tahun berdasarkan tingkat hunian hotel.
22
Page 47
Pada tanggal 27 April 2022, Perusahaan menerima surat No. KOM1/4.2/319/R mengenai persetujuan
perpanjangan restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank BNI atas:
• Kredit Investasi (KI1) dengan jumlah maksimum sebesar Rp333.000.000 dengan jangka waktu
fasilitas sampai dengan tanggal 25 September 2026 dengan suku bunga 9,70% per tahun dengan
ketentuan 4.00% per tahun efektif sejak tanggal penandatanganan perjanjian kredit re-restrukturisasi
hingga maksimal di bulan Maret 2023 dan 5,70% per tahun ditangguhkan pembayarannya dan
bersifat reviewable, akan diangsur selama 36 (tiga puluh enam) bulan sejak bulan April 2023
sampai dengan Maret 2026. Tarif bunga sejak tanggal 26 Maret 2023 adalah sebesar 9,70% per
tahun. Angsuran pokok akan mulai dibayar pada bulan April 2023 sesuai dengan jadwal angsuran.
• Kredit Investasi (KI2) dengan jumlah maksimum sebesar Rp304.500.000 dengan jangka waktu
fasilitas sampai dengan tanggal 18 Oktober 2026 dengan suku bunga 9,70% per tahun dengan
ketentuan 4.00% per tahun efektif sejak tanggal penandatanganan perjanjian kredit re-restrukturisasi
hingga maksimal di bulan Maret 2023 dan 5,70% per tahun ditangguhkan pembayarannya dan
bersifat reviewable, akan diangsur selama 36 (tiga puluh enam) bulan sejak bulan April 2023
sampai dengan Maret 2026. Tarif bunga sejak tanggal 26 Maret 2023 adalah sebesar 9,70% per
tahun. Angsuran pokok akan mulai dibayar pada bulan April 2023 sesuai dengan jadwal angsuran.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, saldo terutang atas fasilitas KI1, KI2, dan KMK adalah
masing-masing sebesar Rp333.000.000 ribu, Rp304.500.000 ribu dan Rp10.000.000 ribu.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, suku bunga yang berlaku untuk KI1 dan KI2 adalah 9,70%
per tahun.
Pada tanggal 31 Desember 2021, pinjaman-pinjaman ini dijamin dengan sejumlah uang dalam rekening
penampungan (escrow account) pada Bank BNI sebesar Rp2.079.714 ribu (31 Desember 2020:
Rp1.936.120 ribu), tanah dan bangunan Hotel Holiday Inn & Suites Gajah Mada, pendapatan yang
akan datang pada proyek Holiday Inn dan Citywalk Gajah Mada dan jaminan perseorangan dari Bapak
Hartadi Angkosubroto.
Selama fasilitas pinjaman ini belum dilunasi, Perseroan harus memelihara beberapa rasio keuangan
seperti:
• Current Ratio excluding current portion of long-term debt tidak kurang dari 1 (satu) kali dengan
pemenuhan rasio paling lambat tahun 2021.
• Rasio antara jumlah utang terhadap jumlah ekuitas (Debt to Equity Ratio) tidak lebih dari 2,7 kali.
• Debt Service Coverage tidak kurang dari 100%, jika rasio kurang dari 100% maka Perseroan
harus memiliki kemampuan untuk membayar kewajiban pokok dan pelunasan bunga ditangguhkan
sesuai dengan jadwal angsuran yang ditetapkan.
• Loan to value tidak lebih dari 70% dengan perbandingan total pinjaman di BNI dengan total nilai
taksasi KJPP atas agunan.
Pada tanggal 27 April 2022, Bank BNI, sebagaimana dalam Surat No. KOM1/4.2/318/R telah memberikan
persetujuan kepada Perseroan untuk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III sebesar Rp400.000.000.000
(empat ratus miliar Rupiah) dengan catatan bahwa Perseroan harus menjaga kas tetap positif dan
dana dikas harus tersedia sebesar kewajiban bunga dan pokok per triwulan dan dilakukan pengawasan
terhadap laporan keuangan triwulanan. Sesuai dengan surat persetujuan tersebut, Perseroan masih
memenuhi persyaratan yang disyaratkan oleh Kreditur.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, Perseroan telah memenuhi rasio keuangan yang disyaratkan.
c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank Victoria)
Perseroan
Pada tanggal 29 November 2018, Perseroan mendapatkan fasilitas kredit berupa Demand Loan
Kredit Korporasi (DLKK) 1 dari Bank Victoria, dengan jumlah maksimum sebesar Rp100.000.000 ribu.
Pinjaman ini dikenakan bunga tahunan sebesar 11,00% per tahun dengan jangka waktu 12 (dua belas)
bulan sejak tanggal perjanjian. Fasilitas ini digunakan untuk pembiayan modal kerja Perseroan. Fasilitas
ini telah diperpanjang sampai dengan 3 Maret 2023. Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, saldo
terutang atas fasilitas ini adalah sebesar Rp100.000.000 ribu.
23
Page 48
Pada tanggal 29 November 2018, Perseroan mendapatkan fasilitas kredit baru berupa DLKK 2 dari
Bank Victoria, dengan jumlah maksimum sebesar Rp100.000.000 ribu. Pinjaman ini dikenakan bunga
tahunan sebesar 11,00% per tahun dengan jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal perjanjian.
Fasilitas ini digunakan untuk penyelesaian proyek Holiday Inn & Suites Gajah Mada. Fasilitas ini telah
diperpanjang sampai dengan 3 Maret 2023. Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, saldo terutang
atas fasilitas ini adalah sebesar Rp100.000.000 ribu.
Pada tanggal 20 Juni 2019, Perseroan mendapatkan fasilitas kredit baru berupa Fixed Loan Kredit
Korporasi (FLKK) dari Bank Victoria, dengan jumlah maksimum sebesar Rp100.000.000 ribu. Pinjaman
ini dikenakan bunga tahunan sebesar 11,00% per tahun dengan jangka waktu 60 (enam puluh) bulan
sejak tanggal perjanjian. Fasilitas ini digunakan untuk pembiayaan sewa jangka panjang Gedung Plaza
Agro. Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, saldo terutang atas fasilitas ini adalah sebesar
Rp96.970.000 ribu.
Pada tanggal 29 Mei 2020, Perseroan menerima surat No. 311/SPK/CBG-VIC/V/20 persetujuan
restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank Victoria atas:
• Fasilitas DLKK 1 dan DLKK 2 dengan jumlah maksimum masing-masing Rp100.000.000 ribu dengan
jangka waktu fasilitas ini adalah 12 (dua belas) bulan sejak 3 Maret 2020 dan akan jatuh tempo
pada tanggal 3 Maret 2021 dengan suku bunga 11,00% per tahun. Pembayaran bunga terhitung
sejak Mei 2020 dengan ketentuan 5,00% per tahun efektif dan 6,00% per tahun ditangguhkan
sejak bulan Mei 2020 sampai dengan Juni 2020, 6,00% per tahun efektif dan 5,00% per tahun
ditangguhkan sejak bulan Juli 2020 sampai dengan Agustus 2020, 8,00% per tahun efektif dan
3,00% per tahun ditangguhkan sejak bulan September 2020 sampai dengan Desember 2020 dan
suku bunga sejak Januari 2021 sampai dengan jatuh tempo adalah sebesar 11,00% per tahun dan
bunga ditangguhkan dibayarkan pada saat fasilitas kredit jatuh tempo.
• Fasilitas FLKK dengan jumlah maksimum sebesar Rp96.970.000 ribu dengan jangka waktu fasilitas
ini adalah 60 (enam puluh) bulan sejak 28 Juni 2019 dan akan jatuh tempo pada tanggal 28 Juni
2024 dengan suku bunga 11,00% per tahun dengan ketentuan 5,00% per tahun efektif dan 6,00%
per tahun ditangguhkan sejak bulan Mei 2020 sampai dengan Juni 2020, 6,00% per tahun efektif
dan 5,00% per tahun ditangguhkan sejak bulan Juli 2020 sampai dengan Agustus 2020, 8,00%
per tahun efektif dan 3,00% per tahun ditangguhkan sejak bulan September 2020 sampai dengan
Desember 2020 dan suku bunga sejak Januari 2021 sampai dengan jatuh tempo adalah sebesar
11,00% per tahun. Bunga yang ditangguhkan akan diangsur selama 12 (dua belas) bulan sejak
bulan Mei 2021 sampai dengan April 2022. Angsuran pokok akan dibayarkan mulai dari November
2020 sampai dengan Juni 2024.
Pada tanggal 20 Oktober 2020, Perseroan menerima surat No. 440/SPK/CBG-VIC/X/20 perubahan
syarat restrukturisasi perubahan syarat restrukturisasi fasilitas kredit DLKK 1, DLKK 2 dan FLKK dari
Bank Victoria atas suku bunga 11,00% per tahun dengan ketentuan 6,00% per tahun efektif dan 5,00%
per tahun ditangguhkan sejak bulan September 2020 sampai dengan Desember 2020, 8,00% per tahun
efektif dan 3,00% per tahun ditangguhkan sejak bulan Januari 2021 sampai dengan Februari 2021. Tarif
bunga sejak Maret 2021 sampai dengan jatuh tempo adalah sebesar 11,00% per tahun. Untuk fasilitas
kredit DLKK 1 dan DLKK 2 atas bunga ditangguhkan dibayarkan pada saat fasilitas kredit jatuh tempo.
Untuk fasilitas kredit FLKK atas bunga ditangguhkan akan diangsur selama 12 (dua belas) bulan sejak
bulan Mei 2021 sampai dengan April 2022 dan angsuran pokok akan mulai dibayar pada bulan Mei
2021 sampai dengan Juni 2024.
Pada tanggal 1 Maret 2021, Perseroan menerima surat No.046/SPK/CBG-VIC/III/21 mengenai
persetujuan restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank Victoria atas:
• DLKK 1 dan DLKK 2 dengan jumlah maksimum masing-masing sebesar Rp100.000.000 ribu
dengan jangka waktu fasilitas ini adalah 12 (dua belas) bulan sejak 3 Maret 2021 dan akan jatuh
tempo pada tanggal 3 Maret 2022 dengan suku bunga 11,00% per tahun dengan ketentuan 6,00%
per tahun efektif sejak Januari 2021 hingga maksimal di bulan Desember 2021 dan 5,00% per
tahun ditangguhkan pembayarannya dan akan dibayarkan pada saat jatuh tempo fasilitas. Tarif
bunga sejak Januari 2022 adalah sebesar 11,00% per tahun.
24
Page 49
• FLKK dengan jumlah maksimum sebesar Rp96.970.000 ribu dengan jangka waktu fasilitas ini adalah
60 (enam puluh) bulan sejak 28 Juni 2019 dan akan jatuh tempo pada tanggal 28 Juni 2024 dengan
suku bunga 11,00% per tahun dengan ketentuan 6,00% per tahun efektif sejak Januari 2021 hingga
maksimal di bulan Desember 2021 dan 5,00% per tahun ditangguhkan pembayarannya dan akan
diangsur selama 24 (dua puluh empat) bulan sejak bulan Januari 2022 sampai dengan Desember
2023. Tarif bunga sejak Januari 2022 adalah sebesar 11,00% per tahun. Angsuran pokok akan
mulai dibayar pada bulan Januari 2022 sesuai dengan jadwal angsuran.
Pada tanggal 15 Maret 2022, Perseroan menerima surat No.018/SPK/CBG-VIC/III/22 mengenai
persetujuan restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank Victoria atas DLKK 1 dan DLKK 2 dengan jumlah
maksimum masing-masing Rp100.000.000 ribu dan FLKK dengan jumlah maksimum sebesar
Rp96.970.000 ribu.
Fasilitas DLKK 1 dan DLKK 2 akan jatuh tempo pada tanggal 3 Maret 2023 sedangkan fasilitas FLKK
akan jatuh tempo pada tanggal 28 Februari 2029 dan pinjaman ini dikenakan bunga 11,00% per tahun.
Suku bunga untuk fasilitas DLKK 1, DLKK 2, dan FLKK dibagi menjadi:
• DLKK 1 dan DLKK 2: 11,00% per tahun sejak bulan Januari 2022 sampai dengan Desember 2022
dengan ketentuan 6,50% per tahun efektif dan 4,50% per tahun ditangguhkan.
• FLKK:
1) 6,50% per tahun efektif dan 4,5% ditangguhkan sejak bulan Januari 2022 sampai dengan
Desember 2022.
2) 9,00% per tahun efektif dan 2,00% ditangguhkan sejak bulan Januari 2023 sampai dengan
Desember 2023.
3) Suku bunga sejak Januari 2024 sampai dengan jatuh tempo adalah sebesar 11,00% per tahun.
Semua bunga DLKK 1 dan DLKK 2 yang ditangguhkan akan diangsur selama 3 (tiga) bulan sejak
bulan Januari 2023 sampai dengan Maret 2023 dan sisanya akan diangsur dan dibayarkan penuh dan
seketika di akhir periode fasilitas. Sedangkan untuk bunga FLKK yang ditangguhkan akan diangsur
selama 12 (dua belas) bulan sejak bulan Januari 2023 sampai dengan Desember 2023 dan sisanya
akan diangsur prorata sejak bulan Januari 2024 sampai dengan Februari 2029. Angsuran pokok akan
mulai dibayar pada bulan Januari 2022 sesuai dengan jadwal angsuran.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, pinjaman ini dijamin dengan tanah yang terletak di
Kampung Bandan, tanah dan bangunan Kemang Club Villas, jaminan perseorangan dari Bapak Hartadi
Angkosubroto, fidusia atas seluruh tagihan pada Gedung Plaza Agro sebesar Rp60.000.000 ribu dan
pengalihan atas hak Perseroan dalam Akta Perjanjian Sewa Menyewa dengan DAPENBUN.
Entitas Anak
Pada tanggal 20 September 2017, PA, entitas anak, mendapatkan fasilitas kredit berupa Pinjaman
Berjangka dari Bank Victoria, dengan jumlah maksimum sebesar Rp60.000.000 ribu. Pinjaman ini
dikenakan bunga tahunan sebesar 12,00% per tahun dengan jangka waktu 96 (sembilan puluh enam)
bulan sejak tanggal perjanjian. Fasilitas ini digunakan untuk pembangunan proyek hotel Holiday Inn
Express di Matraman. Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, saldo terutang atas fasilitas ini
adalah sebesar Rp59.000.000 ribu.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, bunga yang berlaku untuk faslilitas pinjaman berjangka ini
adalah 11,50% per tahun.
Pada tanggal 29 Mei 2020, PA menerima surat No. 312/SPK/CBG-VIC/V/20 perihal restrukturisasi
fasilitas kredit dari Bank Victoria dengan jumlah maksimum Rp59.000.000 ribu dengan jangka waktu
fasilitas ini selama 60 (enam puluh) bulan sejak 20 Maret 2020 dan akan jatuh tempo pada tanggal
20 September 2025 dengan suku bunga 11,50% per tahun, dengan ketentuan 5,00% per tahun efektif
dan 6,50% per tahun ditangguhkan untuk bulan Mei 2020 sampai dengan Juni 2020, 6,00% per tahun
efektif dan 5,50% per tahun ditangguhkan untuk bulan Juli 2020 sampai dengan Agustus 2020, dan
8,00% per tahun efektif dan 3,50% per tahun ditangguhkan untuk September 2020 sampai dengan
25
Page 50
Desember 2020. Tarif bunga sejak Januari 2021 sampai dengan jatuh tempo adalah sebesar 11,50%
per tahun. Untuk fasilitas kredit terkait bunga ditangguhkan akan diangsur selama 12 (dua belas) bulan
sejak bulan April 2021 dan angsuran pokok akan mulai dibayar pada bulan Oktober 2020 sesuai dengan
jadwal angsuran.
Pada tanggal 20 Oktober 2020, PA menerima surat No. 439/SPK/CBG-VIC/X/20 perihal perubahan
syarat restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank Victoria terkait dengan skema pembayaran bunga menjadi
5,00% per tahun efektif dan 6,50% per tahun ditangguhkan untuk bulan Mei 2020 sampai dengan Juni
2020, 6,00% per tahun efektif dan 5,50% per tahun ditangguhkan untuk bulan Juli 2020 sampai dengan
Desember 2020 dan 8,00% per tahun efektif dan 3,50% per tahun ditangguhkan untuk bulan Januari
2021 sampai dengan Maret 2021. Tarif bunga sejak April 2021 sampai dengan jatuh tempo adalah
sebesar 11,50% per tahun. Untuk fasilitas kredit terkait bunga ditangguhkan akan diangsur selama
12 (dua belas) bulan sejak bulan Mei 2021 dan angsuran pokok akan mulai dibayar pada bulan April
2021 sesuai dengan jadwal angsuran.
Pada tanggal 1 Maret 2021, PA menerima surat No. 047/SPK/CBG-VIC/III/21 perihal perubahan syarat
restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank Victoria terkait dengan skema pembayaran bunga menjadi
6,00% per tahun efektif sejak Januari 2021 hingga maksimal di bulan Desember 2021 dan 5,50% per
tahun ditangguhkan pembayarannya dan akan diangsur selama 24 (dua puluh empat) bulan sejak
bulan Januari 2022 sampai dengan Desember 2023. Tarif bunga sejak Januari 2022 adalah sebesar
11,50% per tahun. Angsuran pokok akan mulai dibayar pada bulan Januari 2022 sesuai dengan jadwal
angsuran. Pada tanggal 15 Maret 2022, Perseroan menerima surat No.019/SPK/CBG-VIC/III/2022
mengenai persetujuan restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank Victoria sebesar Rp59.000.000 ribu.
Fasilitas kredit akan jatuh tempo pada tanggal 20 Mei 2029 dan pinjaman ini dikenakan bunga 11,00%
per tahun. Suku bunga untuk fasilitas kredit dibagi menjadi:
• 6,50% per tahun efektif dan 4,50% ditangguhkan sejak bulan Januari 2022 sampai dengan
Desember 2022.
• 9,00% per tahun efektif dan 2,00% ditangguhkan sejak bulan Januari 2023 sampai dengan
Desember 2023.
• Suku bunga sejak Januari 2024 sampai dengan jatuh tempo adalah sebesar 11,00% per tahun.
Semua bunga yang ditangguhkan akan diangsur selama 12 (dua belas) bulan sejak bulan Januari 2023
sampai dengan Desember 2023 dan sisanya akan diangsur prorata sejak bulan Januari 2024 sampai
dengan Mei 2029. Angsuran pokok akan mulai dibayar pada bulan Januari 2022 sesuai dengan jadwal
angsuran.
Pada tanggal 31 Desember 2021 and 2020 pinjaman ini dijamin dengan hak bangun, kelola dan alih
atas proyek Holiday Inn Express, jaminan perseorangan dari Bapak Hartadi Angkosubroto dan jaminan
Perseroan dari Perseroan.
d. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Bank Mandiri)
Pada tanggal 23 Juli 2019, Perseroan mendapatkan fasilitas kredit dari Bank Mandiri berupa Fasilitas Term
Loan, dengan jumlah maksimum sebesar Rp1.000.000.000 ribu. Pinjaman tersebut dikenakan bunga
tahunan sebesar 10,25% per tahun untuk tiga bulan pertama dan selanjutnya akan menjadi 10,50% per
tahun. Fasilitas Term Loan digunakan untuk tambahan arus kas dalam rangka pengembangan usaha
Perseroan. Fasilitas ini akan dibayar dengan cicilan bulanan selama 120 (seratus dua puluh) bulan.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, saldo terutang atas Fasilitas Term Loan masing-masing
sebesar Rp958.800.000 ribu dan Rp967.200.000 ribu.
Pada tanggal 31 Desember 2021, pinjaman ini dijamin dengan sejumlah uang dalam rekening
penampungan (escrow account) pada Bank Mandiri sebesar Rp8.257.407 ribu (31 Desember 2020:
Rp7.322.582 ribu), tanah dan bangunan Chase Plaza, proyek Icon Tower dan jaminan perseorangan
dari Bapak Hartadi Angkosubroto.
26
Page 51
Pada tanggal 24 Agustus 2020, Perseroan menerima surat No.CMB.CM6/CPH.3426 /SPPK/2020
mengenai persetujuan restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank Mandiri atas fasilitas Term Loan dengan
jumlah maksimum sebesar Rp968.000.000 ribu dengan jangka waktu fasilitas ini adalah 112 (seratus
dua belas) bulan sejak 28 Mei 2020 dan akan jatuh tempo pada tanggal 29 Juli 2029 dengan suku
bunga 9,25% per tahun dengan ketentuan 3,50% per tahun efektif sejak tanggal 23 Agustus 2020
hingga 23 Mei 2022 dan 5,75% per tahun ditangguhkan dan pembayarannya akan diangsur selama 48
(empat puluh delapan) bulan sejak tanggal 23 Juni 2022 sampai dengan 23 Mei 2026. Tarif bunga sejak
tanggal 23 Juni 2022 adalah sebesar 9,25% per tahun.
Selama fasilitas pinjaman ini belum dilunasi, Perseroan harus memelihara beberapa rasio keuangan,
seperti:
• Leverage ratio tidak lebih dari 300%.
• Debt Service Coverage tidak kurang dari 110%, jika rasio kurang dari 110% maka kas Perseroan
harus terjaga positif.
• Kas Perseroan minimum harus dapat memenuhi 1 kali angsuran pokok dan 1 kali kewajiban bunga.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, Perseroan telah memenuhi seluruh rasio keuangan yang
disyaratkan.
2. Utang Obligasi, Neto
Utang obligasi, neto terdiri dari:
(dalam ribuan Rupiah)
Jumlah
Nilai Nominal
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2021 204.325.000
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap II Tahun 2021 92.000.000
Total Nilai Nominal 296.325.000
Dikurangi beban emisi obligasi ditangguhkan (1.484.411)
Utang Obligasi, neto 294.840.589
Rincian beban emisi ditangguhkan dan akumulasi amortisasi terkait tersebut di atas adalah sebagai
berikut:
(dalam ribuan Rupiah)
Jumlah
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2021 5.026.272
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap II Tahun 2021 1.610.717
Total 6.636.989
Dikurangi akumulasi amortisasi beban emisi ditangguhkan 5.152.578
Neto 1.484.411
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2021 (“Obligasi Berkelanjutan II
Tahap I”)
Pada tanggal 9 Februari 2021, Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty
Tahap I Tahun 2021 dengan Tingkat Bunga Tetap (“Obligasi Berkelanjutan II Tahap I”) dengan nilai
nominal sebesar Rp204.325.000 ribu dan tingkat suku bunga sebesar 11,50% selama 370 hari,
yang ditawarkan pada nilai nominal. Obligasi ini dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal
10 Februari 2021. Perseroan dapat membeli kembali Obligasi Berkelanjutan II Tahap I setiap saat
setelah satu tahun dari tanggal penjatahan.
Bunga Obligasi Berkelanjutan II Tahap I dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai tanggal pembayaran
bunga. Bunga pertama dibayarkan tanggal 9 Mei 2021 dan tanggal terakhir pembayaran bunga,
sekaligus tanggal jatuh tempo, adalah pada tanggal 19 Februari 2022.
27
Page 52
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I ini dijaminkan dengan aset tetap berupa tanah dan bangunan berikut
sarana pelengkap lainnya yang melekat daripadanya yang dimiliki oleh PT Prima Delta Sejahtera dan
PT Mitra Terminal Transportasi, yang merupakan afiliasi dari Perseroan, yang keseluruhan nilainya
minimal sebesar 140%(seratus empat puluh persen) dari pokok Obligasi.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I dilakukan sesuai dengan Akta Perjanjian Perwaliamanatan,
Perubahan I, Perubahan II dan Perubahan III Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II
Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2021 No. 12, No. 2, No. 12 dan No. 3 masing-masing pada tanggal
20 November 2020, 6 Januari 2021, 26 Januari 2021 dan 5 Februari 2021, yang dibuat di hadapan
Notaris Fathiah Helmi, S.H. Waliamanat obligasi adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
dan Banten Tbk.
Sebagaimana dijelaskan dalam prospektus penawaran obligasi, seluruh dana perolehan neto dari
penawaran Obligasi Berkelanjutan II Tahap I akan digunakan untuk modal kerja Perseroan.
Sebelum dilunasinya semua pokok dan bunga Obligasi Berkelanjutan II Tahap I serta pengeluaran lain
yang menjadi tanggung jawab Perseroan sehubungan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan II
Tahap I, maka Perseroan tanpa persetujuan tertulis dari waliamanat tidak diperkenankan melakukan
tindakan-tindakan sebagaimana yang dijelaskan pada perjanjian perwaliamanatan. Pada tanggal
31 Desember 2021, Perseroan telah memenuhi seluruh pembatasan yang diwajibkan dalam perjanjian
perwaliamanatan tersebut.
Perseroan telah melunasi Obligasi Berkelanjutan II Tahap I pada tanggal 21 Februari 2022.
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap II Tahun 2021 (“Obligasi Berkelanjutan II
Tahap II”)
Pada tanggal 22 September 2021, Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada
Realty Tahap II Tahun 2021 dengan Tingkat Bunga Tetap (“Obligasi Berkelanjutan II Tahap II”) dengan
nilai nominal sebesar Rp92.000.000 ribu dan tingkat suku bunga sebesar 11,50% selama 370 hari,
yang ditawarkan pada nilai nominal. Obligasi ini dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal
22 September 2021. Bunga Obligasi Berkelanjutan II Tahap II dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai
tanggal pembayaran bunga. Bunga pertama dibayarkan tanggal 22 Desember 2021 dan tanggal terakhir
pembayaran bunga, sekaligus tanggal jatuh tempo, adalah pada tanggal 1 Oktober 2022.
Obligasi Berkelanjutan II Tahap II ini dijaminkan dengan aset tetap berupa tanah berikut sarana
pelengkap lainnya yang melekat daripadanya yang dimiliki oleh PT Pyramid Realty Indonesia, yang
merupakan afiliasi dari Perseroan, yang keseluruhan nilainya minimal sebesar 120% (seratus dua puluh
persen) dari pokok Obligasi. Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II dilakukan sesuai dengan
Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap II Tahun 2021
No. 100 tanggal 16 Juli 2021, sebagaimana diubah dengan Akta Adendum I Perjanjian Perwaliamanatan
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap II Tahun 2021 No. 20 tanggal 2 September 2021
dan Akta Adendum II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap
II Tahun 2021 No. 118 tanggal 14 September 2021, yang dibuat di hadapan Notaris Christina Dwi Utami,
S.H., M. Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta. Wali amanat obligasi adalah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk.
Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang sesuai dengan Surat No. RC-123/
KRI-DIR/XI/2020 tanggal 16 November 2020 dari PT Kredit Rating Indonesia (“KRI”), biro pemeringkat
efek independen, Obligasi Berkelanjutan II tahap I tersebut mendapat peringkat “irBBB+” (Triple B Plus)
yang berlaku sampai dengan tanggal 1 Desember 2021. Sesuai dengan Surat No. RC-007/KRI-DIR/
XI/2021, Perseroan mendapat peringkat yang sama yang berlaku sampai dengan tanggal 1 November
2022.
28
Page 53
Pada tanggal 31 Desember 2021, beban bunga obligasi yang terutang adalah masing sebesar
Rp3.978.425 ribu disajikan sebagai bagian dari akun “Beban Akrual” pada laporan posisi keuangan
konsolidasian. Beban keuangan termasuk amortisasi beban emisi obligasi untuk periode yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp29.401.634 ribu disajikan sebagai bagian dari akun
“Beban Keuangan” pada laporan laba rugi dan Rugi Komprehensif Lain Konsolidasian.
3. Pendapatan Diterima Di Muka
Perseroan menerima pendapatan sewa dan jasa pemeliharaan diterima di muka, uang muka penjualan
unit strata dan lain-lain yang disajikan sebagai “Pendapatan Diterima di Muka”, dengan rincian sebagai
berikut:
(dalam ribuan Rupiah)
Jumlah
Pendapatan diterima di muka atas:
Sewa dan jasa pemeliharaan 38.174.641
Penjualan unit strata 8.000.000
Total pendapatan diterima di muka 46.174.641
Dikurangi bagian jangka pendek 44.950.744
Bagian jangka panjang 1.223.897
Estimasi realisasi pendapatan sewa dan jasa pemeliharaan diterima di muka adalah sebagai berikut:
(dalam ribuan Rupiah)
Jumlah
Dalam 1 tahun 36.950.744
2-5 tahun 1.223.897
Total pendapatan sewa dan jasa pemeliharaan diterima di muka 38.174.641
4. Beban Akrual
Akun ini terdiri dari akrual untuk:
(dalam ribuan Rupiah)
Jumlah
Pihak ketiga
Pajak dan perijinan 28.387.239
Bunga pinjaman 9.540.147
Cadangan properti hotel 8.311.662
Bunga obligasi 3.978.425
Listrik, air dan telepon 3.256.030
Jasa tenaga ahli 1.992.567
Lain-lain 27.579.713
Sub Total 83.045.783
Pihak berelasi
Jasa pelayanan gedung 2.645.651
Total beban akrual 85.691.434
Beban akrual lain-lain terutama terdiri dari beban akrual atas service charge hotel, komisi agen perjalanan
sehubungan dengan transaksi hotel, asuransi, jasa keamanan, jasa kebersihan dan lain-lain.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, selain akrual atas bunga pinjaman pada tabel di atas,
Perseroan dan Entitas Anak juga memiliki beban bunga pinjaman yang ditangguhkan atas utang bank
masing-masing sebesar Rp333.916.845 ribu dan Rp149.947.634 ribu yang akan jatuh tempo dalam
satu sampai dengan lima tahun.
29
Page 54
5. Utang Pajak
Pada tanggal 31 Desember 2021, utang pajak Perseroan dan Entitas Anak adalah sebesar Rp60.434.447
ribu yang terdiri dari:
(dalam ribuan Rupiah)
Jumlah
Pajak penghasilan:
Pasal 21 2.424.322
Pasal 23/26 dan 4(2) 11.458.874
Pajak final 14.799.828
Pajak pertambahan nilai 30.876.690
Pajak pembangunan 874.733
Total utang pajak 60.434.447
6. Utang Usaha
Utang usaha merupakan utang kepada berbagai pemasok dan kontraktor pihak ketiga. Semua utang
usaha Perseroan dan Entitas Anak dalam mata uang Rupiah, dengan rincian sebagai berikut:
(dalam ribuan Rupiah)
Jumlah
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. 20.535.559
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 10.736.040
PT Sumber Jayatama Nusantara 4.727.345
PT Berca Schindler Lifts 4.354.328
PT Wisma Sarana Teknik 4.103.189
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp2.500.000) 34.336.486
Total utang usaha 78.792.947
7. Liabilitas Sewa
Perseroan mengadakan beberapa perjanjian sewa pembiayaan untuk kendaraan dengan PT Maybank
Indonesia Finance dan PT BCA Finance dengan jangka waktu selama 1 (satu) sampai 3 (tiga) tahun.
Detail dari liabilitas sewa adalah sebagai berikut:
(dalam ribuan Rupiah)
Jumlah
Total liabilitas sewa 976.865
Dikurangi bagian jangka pendek 578.050
Bagian jangka panjang 398.815
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, pembayaran sewa minimum pada masa yang akan datang
berdasarkan perjanjian-perjanjian sewa pembiayaan tersebut adalah sebagai berikut:
(dalam ribuan Rupiah)
Jumlah
Sampai dengan satu tahun 622.350
Lebih dari satu tahun sampai dengan lima tahun 413.106
Total 1.035.456
Dikurangi beban bunga yang belum jatuh tempo 58.591
Nilai sekarang atas pembayaran sewa minimum 976.865
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 578.050
Bagian jangka panjang 398.815
30
Page 55
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2021, TIDAK TERDAPAT PELANGGARAN YANG DILAKUKAN
PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK ATAS PERSYARATAN YANG TERDAPAT DALAM
PERJANJIAN UTANG PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK YANG BERDAMPAK MATERIAL
TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN.
SETELAH TANGGAL 31 DESEMBER 2021 SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR
INDEPENDEN DAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN SAMPAI DENGAN
TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN, PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK
TIDAK MEMILIKI LIABILITAS LAIN DAN/ATAU PERIKATAN KECUALI LIABILITAS DAN/ATAU
PERIKATAN YANG TIMBUL DARI KEGIATAN USAHA NORMAL PERSEROAN DAN ENTITAS
ANAK SERTA LIABILITAS-LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN YANG TELAH DINYATAKAN
DI DALAM PROSPEKTUS INI DAN YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN
KEUANGAN KONSOLIDASIAN YANG MERUPAKAN BAGIAN YANG TIDAK TERPISAHKAN
DARI PROSPEKTUS INI.
SELURUH LIABILITAS PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK PADA TANGGAL 31 DESEMBER
2021 TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI. SAMPAI DENGAN TANGGAL
DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI, PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK TELAH MELUNASI
SELURUH LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO. PADA SAAT PROSPEKTUS INI
DITERBITKAN, TIDAK TERDAPAT LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO NAMUN BELUM
DAPAT DILUNASI OLEH PERSEROAN.
HINGGA PROSPEKTUS INI DITERBITKAN, PERSEROAN TELAH MEMENUHI RASIO
KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN PINJAMAN PERSEROAN DAN
TIDAK TERDAPAT PELANGGARAN ATAS PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN PINJAMAN
YANG DILAKUKAN OLEH PERSEROAN YANG DAPAT BERDAMPAK MATERIAL TERHADAP
KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN. TIDAK TERDAPAT PEMBATASAN (NEGATIVE
COVENANTS) YANG MERUGIKAN HAK-HAK PEMEGANG SAHAM PUBLIK ATAU HAK
PEMEGANG OBLIGASI.
TIDAK TERDAPAT KEADAAN LALAI ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA
PINJAMAN SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN
TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN.
MANAJEMEN DALAM HAL INI BERTINDAK UNTUK DAN ATAS NAMA PERSEROAN SERTA
SEHUBUNGAN DENGAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWABNYA DALAM PERSEROAN DENGAN
INI MENYATAKAN KESANGGUPANNYA UNTUK MEMENUHI KEWAJIBAN-KEWAJIBANNYA
YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN SERTA
DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS INI.
PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK TIDAK MEMILIKI KOMITMEN DAN KONTINJENSI YANG
MATERIAL SELAIN DARI YANG TELAH DINYATAKAN DAN DIUNGKAPAN DALAM LAPORAN
KEUANGAN KONSOLIDASIAN SERTA DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS INI.
31
Page 56
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan yang disajikan di bawah ini dikutip dan dihitung
berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak (secara bersama-sama
disebut sebagai “Kelompok Usaha”), sebagai berikut:
- tanggal 31 Maret 2022 dan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal tersebut;
- tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
tersebut.
Informasi keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, serta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut yang disajikan dalam tabel dibawah ini diambil dari
laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, serta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang telah disusun oleh Manajemen Perseroan
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah,
yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro
& Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited) berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh
Ikatan Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) sebagaimana tercantum dalam laporan auditor indpenden
No. 01273/2.1032/AU.1/03/0701-2/1/V/2022 tertanggal 25 Mei 2022 yang ditandatangani oleh Sinarta
(Registrasi Akuntan Publik No. AP.0701). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum
dalam Prospektus ini, menyatakan opini wajar tanpa modifikasian dengan paragraf penekanan suatu hal
mengenai kemampuan Kelompok Usaha untuk mempertahankan kelangsungan usaha serta paragraf
hal-hal lain mengenai tujuan penerbitan laporan auditor independen dan penerbitan kembali laporan
auditor independen.
Informasi keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal 31 Maret 2022 dan untuk periode
tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2022 dan 2021 disajikan untuk memenuhi
persyaratan POJK No. 4/POJK.04/2022 tentang Perubahan atas POJK No. 7/POJK.04/2021 tentang
Kebijakan Dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Akibat Penyebaran Corona Virus
Disease 2019, serta Surat Edaran OJK No. 4/SEOJK.04/2022 tentang Perubahan atas SEOJK
No. 20/SEOJK.04/2021 tentang Kebijakan Stimulus dan Relaksasi Ketentuan Terkait Emiten atau
Perusahaan Publik dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Akibat Penyebaran Corona
Virus Disease 2019, sehubungan dengan rencana Perseroan untuk memanfaatkan perpanjangan
jangka waktu penggunaan laporan keuangan sebagaimana diatur dalam surat tersebut. Informasi
keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal 31 Maret 2022 dan untuk periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2022 dan 2021, diambil dari laporan keuangan konsolidasian
Kelompok Usaha tanggal 31 Maret 2022 serta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal
tersebut, yang tidak diaudit dan tidak direviu, serta disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, dan telah
diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perseroan pada tanggal 24 Mei 2022, dan
tidak dilampirkan dalam Prospektus ini namun dapat diakses di https://www.dutaanggadarealty.com/
investor/9307a-dart_laporankeuangan_31_maret_2022.pdf. KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma
anggota Ernst & Young Global Limited) tidak melakukan audit berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan
oleh IAPI atau reviu berdasarkan Standar Perikatan Reviu 2410 “Reviu atas Informasi Keuangan Interim
yang Dilaksanakan oleh Auditor Independen Entitas” atas laporan keuangan konsolidasian Kelompok
Usaha tanggal 31 Maret 2022 dan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Maret 2022 dan 2021, dan oleh karena itu KAP Purwantono, Sungkoro & Surja tidak menyatakan
pendapat, kesimpulan atau bentuk keyakinan lainnya atas laporan keuangan konsolidasian Kelompok
Usaha tanggal 31 Maret 2022 dan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Maret 2022 dan 2021.
32
Page 57
1. LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(dalam ribuan Rupiah)
31 Maret 31 Desember 31 Desember
Keterangan 2022 2021 2020
(tidak diaudit dan (diaudit) (diaudit)
tidak direviu)
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 68.610.236 95.141.814 30.173.064
Piutang usaha
Pihak ketiga 63.458.369 63.458.388 121.313.693
Pihak berelasi 1.482.268 1.363.933 370.882
Piutang lain-lain - pihak ketiga 6.410.374 4.480.543 3.904.000
Persediaan 5.819.608 5.823.290 6.826.496
Uang muka 19.383.482 16.209.103 16.436.930
Pajak dibayar di muka 1.046.128 914.755 990.536
Biaya dibayar di muka, neto 1.517.528 1.466.604 1.659.035
Aset lancar lain-lain, neto 156.710 34.431 694.081
Total Aset Lancar 167.884.703 188.892.861 182.368.717
Aset Tidak Lancar
Properti investasi, neto 2.130.837.520 2.143.094.167 2.191.068.518
Aset tetap, neto 745.248.134 759.682.221 809.951.582
Proyek dalam penyelesaian 3.080.829.504 3.077.081.120 3.056.766.693
Tanah untuk pengembangan 336.961.165 336.961.165 336.961.165
Aset pajak tangguhan, neto 76.090.455 76.197.201 57.872.138
Aset keuangan tidak lancar lainnya 45.736.177 21.876.870 20.857.203
Aset tidak lancar lain-lain, neto 925.736 248.985 274.966
Total Aset Tidak Lancar 6.416.628.691 6.415.141.729 6.473.752.265
Total Aset 6.584.513.394 6.604.034.590 6.656.120.982
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 460.000.000 210.000.000 210.000.000
Utang obligasi, neto 91.337.874 294.840.589 -
Utang usaha - pihak ketiga 73.347.848 78.792.947 106.716.153
Utang lain-lain - pihak ketiga 18.399.916 19.618.615 43.410.943
Utang dividen 1.208.440 1.208.440 1.208.440
Beban akrual
Pihak ketiga 89.812.090 83.045.783 80.138.413
Pihak berelasi 2.121.633 2.645.651 3.388.745
Utang pajak 60.989.543 60.434.447 67.003.178
Bagian jangka pendek atas:
Liabilitas sewa 489.387 578.050 571.423
Pinjaman jangka panjang 359.813 4.000.000 12.000.000
Utang bank jangka panjang, neto 93.685.000 380.775.000 8.400.000
Pendapatan diterima di muka 52.269.847 44.950.744 58.523.603
Uang jaminan penyewa 20.803.458 19.339.042 17.979.985
Beban bunga pinjaman yang ditangguhkan 87.013.076 86.839.816 -
Total Liabilitas Jangka Pendek 1.051.837.925 1.287.069.124 609.340.883
Liabilitas Jangka Panjang
Bagian jangka panjang atas:
Liabilitas sewa 301.298 398.815 589.990
Pinjaman jangka panjang - - 11.000.000
Utang bank jangka panjang, neto 2.804.623.946 2.519.755.245 2.896.591.526
Pendapatan diterima di muka 1.347.177 1.223.897 5.336.906
Uang jaminan penyewa 29.172.593 34.189.147 56.382.191
Beban bunga pinjaman yang ditangguhkan 290.800.426 247.077.029 149.947.634
Liabilitas imbalan kerja karyawan 11.398.473 11.033.871 12.823.071
Total Liabilitas Jangka Panjang 3.137.643.913 2.813.678.004 3.132.671.318
Total Liabilitas 4.189.481.838 4.100.747.128 3.742.012.201
33
Page 58
(dalam ribuan Rupiah)
31 Maret 31 Desember 31 Desember
Keterangan 2022 2021 2020
(tidak diaudit dan (diaudit) (diaudit)
tidak direviu)
Ekuitas
Modal Saham 1.570.695.481 1.570.695.481 1.570.695.481
Tambahan modal disetor 454.133.542 454.133.542 454.133.542
Selisih transaksi dengan kepentingan nonpengendali (199.483) (199.483) (199.483)
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 7.500.000 7.500.000 7.500.000
Belum ditentukan penggunaannya 354.655.590 462.910.355 874.127.479
Penghasilan komprehensif lainnya 8.259.625 8.259.625 7.858.803
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 2.395.044.755 2.503.299.520 2.914.115.822
Kepentingan nonpengendali (13.199) (12.058) (7.041)
Total Ekuitas 2.395.031.556 2.503.287.462 2.914.108.781
Total Liabilitas Dan Ekuitas 6.584.513.394 6.604.034.590 6.656.120.982
2. LAPORAN LABA RUGI DAN RUGI KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
(dalam ribuan Rupiah)
31 Maret 31 Maret 31 Desember 31 Desember
2022 2021 2021 2020
(tidak diaudit (tidak diaudit (diaudit) (diaudit)
Keterangan
dan tidak dan tidak
direviu) direviu)
(3 bulan) (3 bulan) (12 bulan) (12 bulan)
Penjualan dan Pendapatan Usaha 78.078.353 72.407.697 290.570.233 324.131.001
Beban Pokok Penjualan dan Beban Langsung (53.830.095) (57.209.242) (214.246.136) (235.807.308)
Laba Bruto 24.248.258 15.198.455 76.324.097 88.323.693
Beban penjualan (2.000.593) (1.772.113) (7.607.818) (10.074.155)
Beban umum dan administrasi (31.006.132) (30.161.658) (134.258.589) (139.724.356)
Pendapatan lainnya 551.850 4.567.786 3.706.594 3.633.852
Beban lainnya (1.973.677) (2.140.707) (5.310.054) (4.870.234)
Rugi Usaha (10.180.294) (14.308.237) (67.145.770) (62.711.200)
Beban keuangan (92.878.795) (82.916.434) (343.635.254) (332.468.608)
Pendapatan keuangan 158.191 473.089 2.041.133 1.158.099
Rugi Periode Berjalan sebelum Beban Pajak Final
dan Pajak Penghasilan (102.900.898) (96.751.582) (408.739.891) (394.021.709)
Beban Pajak Final (5.248.262) (5.446.007) (20.807.313) (26.102.277)
Rugi Periode Berjalan Sebelum Pajak Penghasilan (108.149.160) (102.217.589) (429.547.204) (420.123.986)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan (106.746) 5.434.271 18.325.063 19.950.907
Rugi periode Berjalan (108.255.906) (96.783.318) (411.222.141) (400.173.079)
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain:
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Keuntungan (kerugian) aktuarial atas liabilitas imbalan
kerja karyawan - - 400.822 (846.451)
Total Rugi Komprehensif Periode Berjalan (108.255.906) (96.783.318) (410.821.319) (401.019.530)
Rugi Periode Berjalan Yang Dapat Diatribusikan
kepada:
Pemilik entitas induk (108.254.765) (96.782.322) (411.217.124) (400.166.122)
Kepentingan nonpengendali (1.141) (996) (5.017) (6.957)
Total (108.255.906) (96.783.318) (411.222.141) (400.173.079)
Total Rugi Komprehensif Periode Berjalan Yang
Dapat Diatribusikan Kepada:
Pemilik entitas induk (108.254.765) (96.782.322) (410.816.302) (401.012.573)
Kepentingan nonpengendali (1.141) (966) (5.017) (6.957)
Total (108.255.906) (96.783.318) (410.821.319) (401.019.530)
Rugi per Saham Dasar Yang Dapat
Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas
Induk (angka penuh) (34) (31) (131) (127)
34
Page 59
3. PERTUMBUHAN DAN RASIO KEUANGAN
31 Maret 31 Maret 31 Desember 31 Desember
2022 2021 2021 2020
(tidak diaudit (tidak diaudit (diaudit) (diaudit)
Keterangan
dan tidak dan tidak
direviu) direviu)
(3 bulan) (3 bulan) (12 bulan) (12 bulan)
PERTUMBUHAN (%)
Penjualan dan Pendapatan Usaha 7,83% -30,74% -10,35% -29,76%
Laba Bruto 59,54% -52,90% -13,59% -56,19%
Rugi Usaha -28,85% -232,44% -7,07% -564,20%
Total Rugi Komprehensif Periode Berjalan 11,85% 17,08% -2,44% 53,77%
Aset -0,30% 1,44% -0,78% -3,27%
Liabilitas 2,16% 5,15% 9,59% 4,94%
Ekuitas -4,32% -3,32% -14,10% -12,10%
PROFITABILITAS (%)
Laba Bruto/Penjualan dan Pendapatan Usaha 31,06% 20,99% 26,27% 27,25%
Rugi Usaha/Penjualan dan Pendapatan Usaha -13,04% -19,76% -23,11% -19,35%
Rugi Periode Berjalan/ Penjualan dan Pendapatan Usaha
-141,52% -123,46%
-138,65% -133,66%
Rugi Periode Berjalan/Aset**** -1,64% -1,43% -6,23% -6,01%
Rugi Periode Berjalan/Ekuitas**** -4,52% -3,44% -16,43% -13,73%
RASIO KEUANGAN
Liabilitas/Ekuitas (x) 1,75 1,40 1,64 1,28
Liabilitas/Aset (x) 0,64 0,58 0,62 0,56
Aset lancar/Liabilitas jangka pendek (x) 0,16 0,38 0,15 0,30
Total Pinjaman/Total Ekuitas (x)* 1,45 1,19 1,37 1,08
Interest Coverage Ratio (ICR)** 20,23% 19,21% 14,27% 17,70%
Debt Service Coverage Ratio (DSCR)*** 6,82% 4,09% 10,40% 33,39%
* Total Pinjaman/Total Ekuitas dihitung dengan cara membandingkan total pinjaman Perseroan dan Entitas Anak (yaitu
total utang bank jangka pendek, utang obligasi (tidak termasuk beban emisi ditangguhkan), pinjaman jangka panjang dan
utang bank jangka panjang (tidak termasuk biaya transaksi ditangguhkan) dengan total ekuitas konsolidasian pada tahun
bersangkutan.
** Interest Coverage Ratio dihitung dengan cara membandingkan EBITDA dengan total beban keuangan pada periode yang
bersangkutan. EBITDA pada perhitungan rasio untuk periode 31 Maret 2022 dan 2021 tidak disetahunkan.
*** Debt Service Coverage Ratio dihitung dengan cara membandingkan EBITDA dengan total pembayaran pokok dan bunga
pinjaman yang jatuh tempo dalam satu tahun pada periode bersangkutan. EBITDA pada perhitungan rasio untuk periode
31 Maret 2022 dan 2021 tidak disetahunkan.
**** Rugi periode perjalan pada perhitungan untuk periode 31 Maret 2022 dan 2021 tidak disetahunkan.
4. IKHTISAR DATA KEUANGAN NON-PSAK
EBITDA mengacu kepada laba sebelum beban bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi. EBITDA
beserta rasio-rasio yang disajikan pada Prospektus ini merupakan informasi pendukung mengenai
kinerja Perseroan yang tidak diwajibkan oleh, dan tidak mengikuti ketentuan PSAK. EBITDA bukan
merupakan sebuah indikator kinerja keuangan atau likuiditas yang dianggap oleh PSAK dan tidak
seharusnya dianggap sebagai alternatif untuk laba bersih, laba operasional, ataupun indikator kinerja
keuangan lainnya yang mengikuti ketentuan PSAK. EBITDA juga tidak seharusnya dianggap sebagai
alternatif untuk arus kas dari aktivitas operasi atau sebagai indikator dari tingkat likuiditas. EBITDA
disajikan untuk mengilustrasikan tingkat profitabilitas dari kegiatan usaha yang mendasari Perseroan.
Adapun, EBITDA bukanlah sebuah istilah yang terstandarisasi, dan oleh sebab itu, perbandingan
langsung antar perusahaan yang didasari EBITDA mungkin tidak memungkinkan. Berikut adalah
rekonsiliasi atas laba operasional Perseroan sesuai ketentuan PSAK dengan definisi Perseroan atas
EBITDA untuk periode yang disajikan.
35
Page 60
31 Maret 31 Maret 31 Desember 31 Desember
Keterangan 2022 2021 2021 2020
(3 bulan) (3 bulan) (12 bulan) (12 bulan)
Rugi Usaha Konsolidasian (10.180.294) (14.308.237) (67.145.770) (62.711.200)
Total Depresiasi dan Amortisasi Konsolidasian 27.322.786 28.198.642 115.526.944 118.209.048
Beban Pajak Konsolidasian 1.647.491 2.035.204 648.375 3.357.868
EBITDA 18.789.983 15.925.609 49.029.549 58.855.716
5. RASIO KEUANGAN DI PERJANJIAN KREDIT DAN/ATAU KEWAJIBAN LAIN SERTA
PEMENUHANNYA
Keterangan Kewajiban Pemenuhan
PT Bank Pan Indonesia Tbk.
Total utang terhadap ekuitas Max 3x
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Total utang terhadap ekuitas Max 2,7x
Current ratio exclude current portion of long-term debt Min 1x
Debt Service Coverage Ratio (DSCR) minimal 100%. Jika DSCR rasio kurang dari 100%, Min 100%
maka Perseroan harus memiliki kemampuan untuk membayar kewajiban pokok dan bunga
ditangguhkan sesuai dengan jadwal angsuran yang telah ditetapkan.
Loan to Value Max 70%
Pada tanggal 27 April 2022, Bank BNI, sebagaimana dalam Surat No. KOM1/4.2/318/R telah
memberikan persetujuan kepada Perseroan untuk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III
sebesar Rp400.000.000.000 (empat ratus miliar Rupiah) dengan catatan bahwa Perseroan
harus menjaga kas tetap positif dan dana dikas harus tersedia sebesar kewajiban bunga dan
pokok per triwulan dan dilakukan pengawasan terhadap laporan keuangan triwulanan. Sesuai
dengan surat persetujuan tersebut, Perseroan masih memenuhi persyaratan yang disyaratkan
oleh Kreditur.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Total utang terhadap ekuitas (modal ditambah dengan laba ditahan) Max 300%
Debt Service Coverage Ratio (DSCR) minimal 110%. DSCR diperkenankan di bawah 110% Min 110%
apabila kas Perseroan terjaga positif.
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap I dan Tahap II Tahun 2021
Total pinjaman terhadap ekuitas Max 3x
Perseroan dan Entitas Anak telah memenuhi rasio keuangan tertentu yang disyaratkan dalam perjanjian
kredit dan/atau kewajibannya.
36
Page 61
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan oleh manajemen di bawah ini diambil dari laporan keuangan konsolidasian
Perseroan dan Entitas Anak (secara bersama-sama disebut sebagai “Kelompok Usaha”) untuk tanggal
31 Desember 2021 dan 31 Desember 2020, serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
tersebut yang disajikan dalam table di bawah ini diambil dari laporan keuangan konsolidasian Kelompok
Usaha tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
tersebut yang telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini
dan telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited)
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) sebagaimana
tercantum dalam laporan auditor independen No. 01273/2.1032/AU.1/03/0701-2/1/V/2022 tertanggal
25 Mei 2022 yang ditandatangani oleh Sinarta (Registrasi Akuntan Publik No.AP.0701). Laporan
auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini wajar tanpa
modifikasian dengan paragraf penekanan suatu hal-hal mengenai kemampuan Kelompok Usaha untuk
mempertahankan kelangsungan usaha serta paragraf hal lain mengenai tujuan penerbitan laporan
auditor independen dan penerbitan kembali laporan auditor independen.
1. UMUM
Perseroan didirikan dengan nama PT Duta Anggada Inti Pratama berdasarkan Akta Pendirian No.196
tanggal 30 Desember 1983, yang dibuat di hadapan Buniarti Tjandra, S.H., Notaris di Jakarta telah
mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman melalui surat keputusan No.C2-3339.HT.01.01.TH’84
Tahun 1984 tanggal 12 Juni 1984, di daftarkan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat di bawah
No.584/1984 tanggal 20 Juni 1984 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No.60 tanggal 12 Juli 1984, Tambahan No.764.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dan terakhir diubah dengan
Akta No. 69 Tanggal 28 Agustus 2020. Perubahan tersebut merupakan perubahan Anggaran Dasar
Perseroan yang terakhir sebelum Prospektus ini diterbitkan.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan ialah
melakukan usaha dibidang:
1. Bidang Real Estate (developer);
2. Bidang Kawasan Industri; dan
3. Bidang Perhotelan.
2. FAKTOR-FAKTOR PENTING YANG MEMPENGARUHI KONDISI KEUANGAN DAN KEGIATAN
USAHA PERSEROAN
Bisnis dan hasil kegiatan usaha Perseroan selama ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor penting yang
diyakini akan terus mempengaruhi bisnis dan hasil operasi Perseroan. Faktor-faktor tersebut meliputi:
Kondisi Umum Perekonomian Dan Kesejahteraan Konsumen
Dalam menjalankan bisnisnya, kinerja Perseroan sangat bergantung pada kondisi umum perekonomian
Indonesia dan tentunya kondisi industri properti dalam negeri yang akan mempengaruhi daya beli
masyarakat dan berpengaruh terhadap permintaan sehubungan dengan proyek-proyek yang dimiliki
Perseroan. Penawaran properti yang dijual Perseroan bergantung pada kondisi pasar properti. Harga
penawaran properti Perseroan direferensikan terhadap harga pasar properti sejenis di lokasi yang bisa
dibandingkan.
37
Page 62
Perekonomian Indonesia tidak dapat lepas dari bayang-bayang kondisi ekonomi global. Hal ini dapat
dilihat jika terjadi perlambatan pemulihan ekonomi di beberapa negara yang memiliki ekonomi besar
seperti Amerika Serikat, Jepang maupun kawasan Eropa, hal ini membawa dampak yang cukup
signifikan kepada perekonomian nasional Indonesia. Perseroan yang yang merupakan bagian dari
unit pelaku ekonomi nasional merupakan menjadi suatu pertimbangan dalam menyusun perencanaan
dalam melakukan kegiatan usaha yang dilakukan oleh Perseroan
Perubahan Perilaku Konsumen dan Kondisi Pasar Properti
Faktor iklim ekonomi, tingginya permintaan akan hunian dari para konsumen, tingkat kepadatan
penduduk yang tidak merata di Indonesia dan tingginya harga tanah dan keterbatasan tersedianya
hunian di wilayah yang memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi, khususnya di Jakarta, telah
menciptakan suatu perubahan perilaku konsumen.
Melihat hal tersebut, Perseroan memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap keadaan perekonomian
Indonesia secara umum dan pasar properti Indonesia yang mempengaruhi bisnis Perseroan adalah tren
penentuan harga pasar yang mempengaruhi penjualan properti, tingkat suku bunga dan ketersediaan
pembiayaan konsumen. Perseroan memperkirakan hasil operasional Perseroan akan tetap bervariasi
dari waktu ke waktu sesuai dengan fluktuasi kondisi perekonomian Indonesia dan pasar properti
Indonesia
Kondisi Persaingan dan Perubahan yang Terjadi Pada Kompetitor
Perseroan menghadapi persaingan dengan berbagai pengembang properti dalam negeri lainnya.
Pesaing meliputi Perseroan pengembang yang besar dan kecil di Indonesia. Persaingan dalam industri
Properti didasarkan pada berbagai faktor, termasuk konsep pengembangan, produk, harga, kualitas
dan sumber daya keuangan, pasar, lokasi para pesaing serta aksesibilitas. Perseroan senantiasa
melakukan inovasi-inovasi yang diperlukan demi mengembangkan produk properti di lokasi strategis
yang dapat menandingi produk yang dikembangkan oleh para pesaingnya dan menawarkan produk-
produk tersebut dengan harga yang kompetitif serta kemampuan untuk memperoleh sumber daya
keuangan dengan biaya yang kompetitif, sehingga dengan sendirinya dapat memberikan dampak yang
positif terhadap kinerja usaha maupun keuangan Perseroan.
Sumber Daya Manusia dan Tenaga Ahli Profesional Yang Mendukung
Kreatifitas yang sangat tinggi serta keberanian untuk melakukan inovasi sangat diperlukan dalam
pembangunan sebuah proyek properti dimana produk properti yang diluncurkan oleh Perseroan
memiliki konsep yang memiliki nilai tambah dan selalu memperhatikan permintaan pasar. Hal ini akan
berdampak langsung ke Perseroan, jika properti yang dikembangkan oleh Perseroan mendapatkan
respon yang positif dari pasar, maka akan berdampak ke kinerja Perseroan. Ini semua akan berjalan
jika didukung pula oleh sumber daya manusia dan tenaga ahli profesional di bidang properti.
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”)
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan No. VIII.G.7 Lampiran Ketua OJK No. KEP
347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian dan
Pengungkapan laporan keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). Kebijakan
ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh periode yang disajikan, kecuali dinyatakan lain.
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(“PSAK”) 1, “Penyajian Laporan Keuangan”.
38
Page 63
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun berdasarkan konsep akrual dan menggunakan konsep
biaya historis kecuali diungkapkan lain.
Laporan arus kas konsolidasian menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang
diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan, dengan aktivitas operasi disajikan
dengan menggunakan metode langsung.
Tahun buku Perseroan dan Entitas Anak adalah 1 Januari - 31 Desember.
Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak diukur
menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang
fungsional). Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang
fungsional Perseroan dan Entitas Anak.
Perubahan kebijakan akuntansi
Perseroan dan Entitas Anak telah menerapkan sejumlah amendemen dan penyesuaian standar
akuntansi yang relevan dengan pelaporan keuangan dan efektif untuk tahun periode yang dimulai pada
atau setelah tanggal 1 Januari 2021 sebagai berikut:
• Amendemen Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) 22: Definisi Bisnis, berlaku efektif
1 Januari 2021
Amendemen PSAK 22 Kombinasi Bisnis mengklarifikasi bahwa untuk dianggap sebagai suatu
bisnis, suatu rangkaian terintegrasi dari aktivitas dan aset harus mencakup minimal, input dan
proses substantif yang bersama-sama, berkontribusi secara signifikan terhadap kemampuan
menghasilkan output. Selain itu, amendemen ini mengklarifikasi bahwa suatu bisnis tetap ada
walaupun tidak mencakup seluruh input dan proses yang diperlukan untuk menghasilkan output.
Amendemen ini tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas
anak, tetapi dapat berdampak pada periode-periode mendatang jika Perseroan dan Entitas Anak
melakukan kombinasi bisnis.
• Amendemen PSAK 55, PSAK 60, PSAK 62, PSAK 71 dan PSAK 73 - Reformasi Acuan Suku
Bunga (Tahap 2), berlaku efektif 1 Januari 2021
Amendemen-amendemen ini memberikan kelonggaran sementara terkait dengan dampak
pelaporan keuangan ketika suku bunga penawaran antarbank (Interbank Offered Rate) diganti
dengan acuan suku bunga alternatif yang hampir bebas risiko (SBB). Amendemen tersebut
mencakup cara praktis sebagai berikut ini:
- Cara praktis yang mensyaratkan perubahan kontraktual, atau perubahan arus kas yang secara
langsung sebagaimana disyaratkan oleh reformasi (suku bunga acuan), untuk diperlakukan
sebagai perubahan suku bunga mengambang, yang setara dengan pergerakan suku bunga
pasar.
- Mengizinkan perubahan yang disyaratkan oleh reformasi suku bunga acuan terhadap
penetapan dan dokumentasi lindung nilai tanpa penghentian hubungan lindung nilai.
- Memberikan kelonggaran sementara kepada entitas untuk memenuhi ketentuan dapat
diidentifikasi secara terpisah, pada saat instrumen SBB ditetapkan sebagai lindung nilai dari
suatu komponen risiko.
Amendemen ini tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas
Anak. Perseroan dan Entitas Anak bermaksud untuk menggunakan cara praktis di periode-periode
mendatang jika dapat diterapkan.
• Amendemen PSAK 73: Sewa - Konsesi Sewa Terkait Covid-19 Setelah 30 Juni 2021
Sehubungan dengan pandemi yang terus berlangsung, amendemen tambahan diterbitkan pada
bulan Maret 2021 dimana memperpanjang cakupan periode konsesi sewa, yang merupakan salah
satu syarat penerapan cara praktis, dari tanggal 30 Juni 2021 dalam amendemen PSAK 73 Sewa
tentang Konsesi Sewa terkait Covid-19 yang diterbitkan di bulan Mei 2020, menjadi 30 Juni 2022.
39
Page 64
Jika penyewa telah menerapkan cara praktis dalam amendemen di bulan Mei 2020, maka
diharuskan untuk terus menerapkannya secara konsisten, untuk semua kontrak sewa dengan
karakteristik serupa dan dalam keadaan serupa, menggunakan amendemen tersebut. Jika
penyewa tidak menerapkan cara praktis dalam amendemen di bulan Mei 2020 untuk konsesi sewa
yang memenuhi syarat, maka penyewa tidak dapat menerapkan cara praktis dalam amendemen
di bulan Maret 2021.
Amendemen Maret 2021 diterapkan secara retrospektif, dengan mengakui dampak kumulatif dari
penerapan awal amendemen tersebut sebagai penyesuaian terhadap saldo awal laba pada awal
periode pelaporan tahunan di mana penyewa pertama kali menerapkan amendemen tersebut.
Namun, Perseroan dan Entitas Anak belum menerima konsesi sewa terkait Covid-19, tetapi
berencana untuk menerapkan cara praktis jika berlaku dalam periode penerapan yang diizinkan.
• Penyesuaian Tahunan 2021
Berikut adalah ringkasan informasi tentang penyesuaian PSAK tahunan 2021 yang berlaku efektif
untuk pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2021. Penyempurnaan PSAK
tahunan pada dasarnya merupakan rangkaian amendemen dalam lingkup sempit yang memberikan
klarifikasi agar tidak terjadi perubahan yang signifikan terhadap prinsip-prinsip yang ada atau
prinsip-prinsip baru.
- PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan, beberapa perubahan tentang pertimbangan yang
dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang secara signifikan
mempengaruhi jumlah yang diakui dalam laporan keuangan.
- PSAK 13: Properti Investasi, tentang pengungkapan penerapan model nilai wajar telah
dihapus.
- PSAK 48: Penurunan Nilai Aset, tentang ruang lingkup penurunan nilai aset dan menghapus
perbedaan dengan IFRS pada IAS 36 paragraf 04(a).
4. ANALISIS KEUANGAN
A. Laporan Laba Rugi dan Rugi Komprehensif Lain Konsolidasian
Penjualan dan Pendapatan Usaha Konsolidasian
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2021 2020
Pendapatan Sewa 148.835.798 179.436.774
Pendapatan Hotel 76.237.868 52.017.487
Jasa Pemeliharaan 57.108.119 69.151.244
Penjualan Unit Strata 2.149.777 14.545.455
Lain-lain 6.238.671 8.980.041
Total 290.570.233 324.131.001
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021 Dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2020.
Penjualan dan pendapatan usaha konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021 adalah sebesar Rp290.570.233 ribu dimana menurun sebesar Rp33.560.768 ribu atau setara
dengan 10,35% dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar Rp324.131.001 ribu. Hal tersebut terutama
disebabkan efek neto dari penurunan pendapatan sewa, pendapatan jasa pemeliharaan, penjualan unit
strata, dan lain-lain masing - masing sebesar 17,05%, 17,42%, 85,22%, dan 30,53%, serta peningkatan
pada pendapatan hotel sebesar 46,56%.
40
Page 65
Beban Pokok Penjualan dan Beban Langsung Konsolidasian
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021 Dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2020.
Beban pokok penjualan dan beban langsung konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp214.246.136 ribu dimana menurun
sebesar 9,14% dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar Rp235.807.308 ribu. Penurunan ini terutama
disebabkan karena efek neto dari penurunan pada beban pokok penjualan sebesar 12,15%, penurunan
pada beban langsung, antara lain, penurunan pada beban gaji dan kesejahteraaan karyawan, beban
listrik, air dan telepon, beban jasa keamanan dan beban jasa kebersihan masing-masing sebesar
20,51%, 5,75%, 44,07%, dan 58,01%, serta kenaikan pada beban perbaikan dan pemeliharaan, beban
cadangan properti hotel dan beban langsung lainnya masing-masing sebesar 35,25%, 65,53% dan
52,29%.
Laba Bruto Konsolidasian
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021 Dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2020.
Laba bruto konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah
sebesar Rp76.324.097 ribu dimana mengalami penurunan sebesar Rp11.999.596 ribu atau setara
dengan 13,59% dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar Rp88.323.693 ribu. Hal tersebut terutama
disebabkan karena penurunan pada penjualan dan pendapatan usaha sebesar 10,35% yang diikut
dengan penurunan beban pokok penjualan dan beban langsung konsolidasian yang mengalami
penurunan sebesar 9,14%.
Rugi Usaha Konsolidasian
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021 Dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2020.
Rugi usaha konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar
Rp67.145.770 ribu dimana mengalami kenaikan sebesar Rp4.434.570 ribu atau setara dengan 7,07%
dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar Rp62.711.200 ribu. Hal tersebut terutama disebabkan kerena
efek neto dari penurunan laba bruto konsolidasian sebesar 13,59%, penurunan pada beban penjualan
konsolidasian dan beban umum dan administrasi konsolidasian masing-masing sebesar 24,48% dan
3,91%, serta kenaikan pendapatan lainnya konsolidasian dan beban lainnya konsolidasian sebesar
2,00% dan 9,03%.
Rugi Konsolidasian Tahun Berjalan sebelum Beban Pajak Final dan Pajak Penghasilan
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021 Dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2020.
Rugi tahun berjalan sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan konsolidasian untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp408.739.891 ribu dimana mengalami
peningkatan sebesar sebesar Rp14.718.182 ribu atau setara dengan 3,74% dibandingkan dengan
tahun 2020 sebesar Rp394.021.709 ribu. Peningkatan tersebut terutama disebabkan karena kenaikan
pada rugi usaha konsolidasian, beban keuangan konsolidasian dan pendapatan keuangan konsolidasian
masing-masing sebesar Rp4.434.570 ribu, Rp11.166.646 ribu dan Rp883.034 ribu.
41
Page 66
Rugi Konsolidasian Tahun Berjalan
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021 Dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2020.
Rugi tahun berjalan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah
sebesar Rp411.222.141 ribu dimana meningkat sebesar Rp11.049.062 ribu atau setara dengan 2,76%
dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar Rp400.173.079 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan
karena efek neto dari peningkatan pada rugi konsolidasian tahun berjalan sebelum beban pajak final
dan pajak penghasilan sebesar Rp14.718.182 ribu dan penurunan pada beban pajak final konsolidasian
sebesar Rp5.294.964 ribu dan penurunan pada manfaat pajak penghasilan konsolidasian sebesar
Rp1.625.844 ribu.
Rugi Komprehensif Tahun Berjalan Konsolidasian
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021 Dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2020.
Rugi komprehensif tahun berjalan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021 adalah sebesar Rp410.821.319 ribu dimana meningkat sebesar Rp9.801.789 ribu atau setara
dengan 2,44% dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar Rp401.019.530 ribu. Peningkatan ini seiring
dengan peningkatan pada rugi tahun berjalan konsolidasian sebesar 2,76%.
B. Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Aset Konsolidasian
Posisi Per Tanggal 31 Desember 2021 Dibandingkan Dengan Posisi Per 31 Desember 2020.
Total aset konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp6.604.034.590 ribu
atau menurun sebesar Rp52.086.392 ribu atau sebesar 0,78% dibandingkan dengan total aset
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp6.656.120.982 ribu. Penurunan ini terutama
disebabkan karena efek neto dari penurunan pada piutang usaha konsolidasian sebesar Rp56.862.254
ribu, penurunan pada persediaan konsolidasian sebesar Rp1.003.206 ribu, penurunan pada properti
investasi neto konsolidasian sebesar Rp47.974.351 ribu, penurunan pada aset tetap neto konsolidasian
Rp50.269.361 ribu, serta peningkatan pada kas dan setara kas konsolidasian, piutang lain-lain pihak
ketiga konsolidasian, proyek dalam pelaksanaan konsolidasian dan aset pajak tangguhan konsolidasian
masing-masing sebesar Rp64.968.750 ribu, Rp576.543 ribu, Rp20.314.427 ribu dan Rp18.325.063 ribu.
Liabilitas Konsolidasian
Posisi Per Tanggal 31 Desember 2021 Dibandingkan Dengan Posisi Per 31 Desember 2020.
Total liabilitas konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp4.100.747.128 ribu
atau meningkat sebesar Rp358.734.927 ribu atau sebesar 9,59% dibandingkan dengan total liabilitas
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp3.742.012.201 ribu. Kenaikan ini terutama
disebabkan karena efek neto dari peningkatan pada utang obligasi neto sebesar Rp294.840.589 ribu
dan peningkatan pada beban bunga pinjaman ditangguhkan konsolidasian sebesar Rp183.969.211
ribu, serta penurunan pada utang usaha konsolidasian sebesar Rp27.923.206 ribu, penurunan pada
utang lain-lain konsolidasian sebesar Rp23.792.328 ribu, penurunan pada pinjaman jangka panjang
konsolidasian sebesar Rp19.000.000 ribu, penurunan pada pendapatan diterima di muka konsolidasian
sebesar Rp17.658.868 ribu dan penurunan pada uang jaminan penyewa konsolidasian sebesar
Rp20.833.987 ribu.
42
Page 67
Ekuitas Konsolidasian
Posisi Per Tanggal 31 Desember 2021 Dibandingkan Dengan Posisi Per 31 Desember 2020.
Total ekuitas konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp2.503.287.462 ribu turun
sebesar Rp410.821.319 ribu atau sebesar 14,10% dibandingkan dengan total ekuitas konsolidasian
pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp2.914.108.781 ribu. Penurunan ini disebabkan karena rugi
komprehensif tahun berjalan sebesar Rp410.821.319 ribu.
C. Laporan Arus Kas Konsolidasian
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember 31 Desember
Keterangan
2021 2020
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi (149.787.211) (84.703.732)
Kas neto yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi (46.448.671) 88.412.423
Kas neto yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan 261.646.510 (44.928.210)
Pengaruh neto atas perubahan kurs pada kas dan setara kas yang didenominasi dalam
(441.878) (33.993)
mata uang asing
Kenaikan (penurunan) neto kas dan setara kas 64.968.750 (41.253.512)
Kas dan setara kas awal tahun 30.173.064 71.426.576
Kas dan setara kas akhir tahun 95.141.814 30.173.064
Arus Kas Konsolidasian dari Aktivitas Operasi
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 adalah sebesar Rp149.787.211 ribu, naik sebesar Rp65.083.479 ribu dibandingkan
dengan tahun 2020 sebesar Rp84.703.732 ribu. Kenaikan ini terutama disebabkan karena efek neto
dari penurunan penerimaan kas dari pelanggan konsolidasian sebesar Rp46.049.776 ribu, peningkatan
pada pembayaran kas ke kontraktor, pemasok dan beban lainnya konsolidasian sebesar Rp26.364.943
ribu, penurunan pada pembayaran kas untuk bunga dan beban pembiayaan lainnya konsolidasian
sebesar Rp46.190.764 ribu, peningkatan pada pembayaran kas untuk pajak konsolidasian sebesar
Rp33.630.103 ribu, penurunan kas ke karyawan konsolidasian sebesar Rp4.240.135 ribu, peningkatan
pada pembayaran kas untuk asuransi konsolidasian sebesar Rp9.640.099 ribu, dan peningkatan pada
penerimaan kas dari bunga konsolidasian sebesar Rp170.543 ribu.
Arus Kas Konsolidasian dari Aktivitas Investasi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, kas neto yang digunakan untuk aktivitas
investasi adalah sebesar Rp46.448.671 ribu, dimana turun sebesar Rp134.861.094 ribu, dibandingkan
dengan kas neto yang diperoleh dari aktivitas investasi sebesar Rp88.412.423 ribu pada tahun 2020.
Penurunan ini terutama disebabkan karena efek neto dari kenaikan pada hasil penjualan aset tetap
konsolidasian sebesar Rp1.331.500 ribu, penurunan pada pencairan (penempatan) dana yang dibatasi
penggunaannya neto konsolidasian sebesar Rp33.137.808 ribu, kenaikan pada perolehan aset tetap
konsolidasian sebesar Rp2.584.975 ribu, kenaikan pada perolehan properti investasi konsolidasian
sebesar Rp1.072.722 ribu, kenaikan pada pembayaran kas ke kontraktor dan pemasok konsolidasian
sebesar Rp35.047.089 ribu dan penurunan pada penerimaan dari pengembalian uang muka pembelian
tanah konsolidasian sebesar Rp64.350.000 ribu.;
Arus Kas Konsolidasian dari Aktivitas Pendanaan
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, kas neto yang diperoleh dari aktivitas
pendanaan adalah sebesar Rp261.646.510 ribu, dimana naik sebesar Rp306.574.720 ribu, dibandingkan
dengan kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan konsolidasian untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp44.928.210 ribu. Kenaikan ini terutama disebabkan karena
efek neto dari kenaikan pada penerimaan dari penerbitan utang obligasi sebesar Rp289.688.011 ribu,
penurunan pada pembayaran utang bank konsolidasian sebesar Rp29.205.000 ribu dan kenaikan pada
pembayaran pinjaman jangka panjang konsolidasian sebesar Rp12.000.000 ribu.
43
Page 68
D. Kinerja Keuangan Berdasarkan Segmen Operasi Perseroan
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2021 2020
Pendapatan Sewa 148.835.798 179.436.774
Pendapatan Hotel 76.237.868 52.017.487
Jasa Pemeliharaan 57.108.119 69.151.244
Penjualan Unit Strata 2.149.777 14.545.455
Lain-lain 6.238.671 8.980.041
Total 290.570.233 324.131.001
Kontribusi Segmen Operasi Perseroan Terhadap Pendapatan Usaha
(dalam persentase)
31 Desember
Keterangan
2021 2020
Pendapatan Sewa 51,22% 55,36%
Pendapatan Hotel 26,24% 16,05%
Jasa Pemeliharaan 19,65% 21,33%
Penjualan Unit Strata 0,74% 4,49%
Lain-lain 2,15% 2,77%
Total 100,00% 100,00%
E. Rasio Keuangan
Berikut tabel yang menunjukan rasio keuangan Perseroan dan Entitas Anak:
31 Desember
Keterangan
2021 2020
Likuiditas 0,15x 0,30x
Jumlah Liabilitas/ Jumlah Ekuitas 1,64x 1,28x
Jumlah Liabilitas/ Jumlah Aset 0,62x 0,56x
Likuiditas
Likuiditas menunjukan kemampuan Perseroan dan Entitas Anak dalam memenuhi liabilitas jangka
pendek, yaitu rasio lancar, yang dihitung dengan cara membandingkan jumlah aset lancar dengan
jumlah liabilitas jangka pendek.
Perseroan membagi sumber likuiditas menjadi likuiditas internal dan eksternal. Dalam memenuhi
kewajiban yang jatuh tempo, Perseroan terutama mengandalkan likuiditas internal yang berasal dari
arus kas operasional dan laba usaha laba usaha tahun berjalan, sedangkan sumber likuiditas eksternal
Perseroan yang paling utama adalah utang jangka pendek dan jangka panjang.
Perseroan memiliki sumber likuiditas eksternal yang material yang belum digunakan, antara lain fasilitas
kredit investasi dari bank yang belum seluruhnya ditarik oleh Perseroan, serta fasilitas kredit modal
kerja yang tersedia.
Perseroan tidak memiliki perikatan, permintaan atau komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian yang
mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan material terhadap likuiditas Perseroan.
Hingga saat ini, kebutuhan modal kerja Perseroan masih mencukupi. Dalam hal kebutuhan modal kerja
nantinya tidak mencukupi, maka Perseroan dapat menggunakan fasilitas kredit modal kerja yang telah
tersedia.
44
Page 69
Solvabilitas
Solvabilitas adalah kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh liabilitasnya, yang dihitung dari
rasio jumlah seluruh liabilitas Perseroan masing-masing terhadap jumlah aset dan terhadap ekuitas.
Rasio seluruh liabilitas terhadap jumlah ekuitas Perseroan untuk tanggal 31 Desember 2021 dan
31 Desember 2020 masing-masing adalah sebesar 1,64x, dan 1,28x. Sedangkan rasio seluruh liabilitas
terhadap aset Perseroan untuk tanggal 31 Desember 2021 dan 31 Desember 2020 masing-masing
adalah sebesar 0,62x, dan 0,56x.
5. PEMBATASAN TERHADAP ENTITAS ANAK UNTUK PENGALIHAN DANA KEPADA
PERSEROAN
Perseroan tidak memiliki pembatasan terhadap Entitas Anak untuk mengalihkan dana kepada Perseroan.
6. INVESTASI BELANJA MODAL
Tabel berikut menyajikan informasi mengenai belanja modal untuk tahun yang berakhir pada tanggal-
tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 sebagai berikut:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2021 2020
Pengeluaran modal 47.635.505 8.930.719
Pengeluaran modal Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2021 dan 2020 terutama digunakan untuk perolehan aset tetap dan properti investasi
dan pembayaran kepada berbagai kontraktor dan pemasok terkait penyelesaian hotel Holiday Inn &
Suites Jakarta Matraman, Citywalk Gajah Mada dan Hotel Holiday Inn Express milik Perseroan dan
Entitas Anak yang saat ini telah beroperasi. Penyelesaian ketiga proyek tersebut di atas diharapkan
dapat meningkatkan pendapatan berulang Perseroan dan Entitas Anak di masa yang akan datang.
Sebagian besar pengeluaran modal Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 adalah berlokasi di Jakarta dan dalam mata uang Rupiah, dan
telah terealisasi seiring dengan telah beroperasinya ketiga proyek tersebut di atas.
Sumber pendanaan yang digunakan untuk pengeluaran modal selama periode-periode yang disebutkan
di atas adalah berasal dari arus kas internal Perseroan dan Entitas Anak dan pendanaan dari pinjaman
bank. Pinjaman bank yang diperoleh Perseroan dan Entitas Anak yang seluruhnya adalah dalam mata
uang Rupiah, oleh karena itu tidak terdapat risiko fluktuasi kurs mata uang asing.
Hingga Prospektus ini diterbitkan tidak terdapat masalah dimana pembelian belanja modal tidak
sesuai dengan tujuannya mengingat Perseroan senantiasa mempertimbangkan belanja modal yang
akan dilakukan dengan matang. Pembelian barang modal tersebut berdampak positif terhadap kinerja
Perseroan karena sebagian besar belanja modal Perseroan adalah untuk mendukung kegiatan usaha
Perseroan di bidang properti.
Perseroan akan menggunakan hasil dana dari aktivitas operasi dan pinjaman bank untuk memenuhi
ikatan-ikatan tersebut. Untuk membiayai pembelanjaan modal di atas, Perseroan tidak memiliki
transaksilindung nilai, karena meskipun sebagian belanja modal dilakukan dalam mata uang asing,
Perseroan memiliki tagihan dalam bentuk mata uang asing, sehingga terjadi transaksi lindung nilai
secara alami.
Apabila belanja modal tersebut tidak terealisasi, maka akan mengganggu aktivitas operasional
Perseroan karena seluruh ikatan/perjanjian di atas dilaksanakan oleh Perseroan untuk ekspansi usaha.
Namun demikian, apabila hal tersebut terjadi, Perseroan akan melakukan pembelanjaan modal dari
pihak lain sehingga rencana ekspansi usaha Perseroan tetap terlaksana sehingga tidak ada dampak
negatif yang signifikan terhadap kinerja Perseroan.
45
Page 70
Perseroan memiliki kemampuan untuk menghasilkan kas berdasarkan kegiatan operasionalnya.
Perseroan memiliki dua sumber pendapatan, yaitu:
1) pendapatan berulang seperti pendapatan sewa dan pemeliharaan gedung, serta
2) penjualan unit properti yang digunakan untuk membiayai kegiatan operasional Perseroan.
Perilaku konsumen Perseroan dapat berubah seiring dengan adanya perubahan teknologi baru, kondisi
demografi pasar dan faktor lainnya.Dalam hal ini, Perseroan senantiasa mengikuti perubahan tren serta
perkembangan dalam industri properti agar dapat menindaklanjuti perubahan selera pasar.
Tim pemasaran dan penjualan Perseroan menerapkan metode penjualan dengan menawarkan syarat
pembayaran yang beragam sesuai dengan kemampuan finansial para pelanggan, mengingat sifat atas
produk Perseroan yang bersifat permanen/durable goods.
Selama beberapa tahun terakhir, tidak terdapat perubahan yang signifikan atas barang modal yang
disediakan oleh para pemasok Perseroan. Peningkatan harga cenderung mengikuti harga pasar secara
wajar.
Dalam melakukan kegiatan usahanya di industri properti, Perseroan mengeluarkan produk baru dengan
pertimbangan yang matang dan perencanaan yang detail. Selain bahwa produk baru dapat memberikan
pendapatan bagi Perseroan, produk baru juga dapat memberikan image mengenai kualitas jasa yang
diberikan oleh Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan senantiasa mempersiapkan dengan baik setiap
proyek sehingga dapat menghasilkan produk-produk yang memberikan nilai tambah, yang selanjutnya
berdampak positif bagi pendapatan dan profitabilitas Perseroan. Penarikan produk tidak pernah terjadi
dan dihindari sedini mungkin, sejak perencanaan pembangunan dilakukan.
Kebijakan Pemerintah dalam hal fiskal, moneter dan pajak tidak hanya berpengaruh pada kondisi usaha
yang kondusif, tetapi juga pada keadaan makro ekonomi secara umum yang meningkatkan daya beli
masyarakat akan produk-produk properti.
7. DAMPAK PERUBAHAN NILAI TUKAR MATA UANG ASING
Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi
dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan
untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut dan laba atau rugi sebagai akibat dari
perubahan kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan.
Perseroan tidak secara signifikan menggunakan mata uang asing karena hampir seluruh transaksi, aset
dan liabilitas yang dimiliki Perseroan adalah dalam mata uang Rupiah, kecuali untuk beberapa akun
aset keuangan Perseroan yang merupakan aset dalam mata uang Dollar Amerika Serikat seperti yang
telah diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak.
Mata uang pelaporan Perseroan adalah Rupiah. Perseroan menghadapi risiko nilai tukar mata uang
asing karena memiliki piutang usaha dan kas dan setara kas dalam mata uang Dollar Amerika Serikat,
tetapi jumlah aset keuangan dalam mata uang asing tersebut tidak signifikan, sehingga risiko terhadap
mata uang asing juga tidak signifikan.
Perseroan tidak mempunyai kebijakan lindung nilai yang formal untuk laju pertukaran mata uang asing
karena Perseroan tidak memiliki pembelian dan/atau utang dalam mata uang asing. Meskipun nantinya
Perseroan melakukan pembelanjaan modal dalam mata uang asing, Perseroan dapat melakukan
lindung nilai secara alami karena memiliki tagihan piutang usaha dalam mata uang asing.
46
Page 71
8. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL DAN JARANG TERJADI
Sektor usaha properti mengalami penurunan kegiatan usaha selama beberapa tahun terakhir ini
terutama akibat dampak pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia, yang telah
membawa dampak pada kondisi keuangan Perseroan dan Entitas Anak.
Pandemi COVID-19 sejak tahun 2020 telah menyebabkan terjadinya perlambatan ekonomi global dan
domestik. Manajemen terus memantau secara seksama operasi, likuiditas dan sumber daya yang
dimiliki Perseroan dan Entitas Anak, serta bekerja secara aktif untuk mengurangi dampak saat ini dan
dampak masa depan dari situasi ini yang belum pernah dialami sebelumnya.
Upaya-upaya Perseroan untuk bertahan dalam masa pandemi adalah memberikan harga kompetitif
kepada pelanggan, menerapkan pengetatan pengeluaran biaya, mengkaji ulang keseluruhan strategi
bisnis dalam bidang properti dan upaya lainnya, yang dapat membantu Perseroan untuk memperbaiki
kondisi keuangannya.
9. KEBIJAKAN PEMERINTAH DAN INSTITUSI LAINNYA YANG BERDAMPAK PADA KEGIATAN
USAHA PERSEROAN
Kebijakan Pemerintah dalam hal fiskal, moneter dan pajak tidak hanya berpengaruh pada kondisi usaha
yang kondusif, tetapi juga pada keadaan makro ekonomi secara umum yang meningkatkan daya beli
masyarakat akan produk-produk properti.
Kebijakan atau peraturan baru yang telah diumumkan oleh Pemerintah Indonesia yang memberikan
dampak terhadap Perseroan diantaranya adalah:
• Undang-Undang Cipta Kerja no 11 tahun 2020 dimana yang terkait dengan Perseroan adalah
Peraturan Pemerintah (PP) no. 35 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), alih daya,
waktu kerja dan istirahat kerja serta pemutusan hubungan kerja, yang berlaku sejak diundangkan
tanggal 2 Februari 2021. Hal-hal terkait PP no. 35 diantaranya adalah wajib kompensasi untuk
karyawan yang telah berakhir masa kontrak, perubahan pada perhitungan uang pesangon, uang
penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak.
• Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang No. 1 tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan
Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019
(Covid-19) dan/atau Dalam rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian
Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan” yang mengatur perubahan tarif pajak badan, dan
perubahan tarif pajak terkini sesuai dengan Undang-undang No. 7/2021 tentang Harmonisasi
Peraturan Pajak.
10. JUMLAH PINJAMAN YANG MASIH TERUTANG
Pada tanggal 31 Desember 2021, Perseroan dan Entitas Anak memiliki pinjaman sebesar
Rp3.426.595.000 ribu, yang terdiri dari:
- Utang bank jangka pendek sebesar Rp210.000.000 ribu;
- Pinjaman jangka panjang sebesar Rp4.000.000 ribu;
- Utang bank jangka panjang sebesar Rp2.916.270.000 ribu; dan
- Utang obligasi sebesar Rp296.325.000 ribu.
Seluruh pinjaman bank adalah pinjaman dengan suku bunga yang dapat ditinjau kembali, sedangkan
pinjaman jangka panjang dan utang obligasi adalah pinjaman dengan suku bunga tetap. Berdasarkan
jenis mata uangnya, seluruh pinjaman tersebut di atas adalah dalam mata uang Rupiah.
Perseroan terus berupaya untuk menjaga keseimbangan profil pinjaman perseroan berdasarkan waktu
jatuh tempo, jenis bunga pinjaman dan mata uang untuk mengoptimalkan kinerja keuangan perseroan.
47
Page 72
11. INVESTASI BARANG MODAL YANG DIKELUARKAN DALAM RANGKA PEMENUHAN
PERSYARATAN REGULASI DAN ISU LINGKUNGAN HIDUP
Hingga tanggal 31 Desember 2021, tidak terdapat pengeluaran investasi barang modal baru dalam
rangka pemenuhan persyaratan regulasi dan isu lingkungan hidup.
12. MANAJEMEN RISIKO
Perseroan memiliki tanggung jawab untuk menerapkan prinsip-prinsip GCG dimana salah satu pilarnya
adalah penerapan manajemen risiko. Tujuan manajemen risiko adalah mengidentifikasi dan menganalisis
risiko-risiko yang dihadapi Perseroan. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan menyadari
akan potensi munculnya risiko yang dapat mempengaruhi kinerja Perseroan jika tidak ditangani dengan
baik. Perseroan melakukan berbagai kajian untuk menetapkan kebijakan dalam mengelola potensi
risiko yang ada.
Sistem manajemen risiko membantu Direksi dalam memetakan dan menelaah potensi risiko usaha yang
mungkin dihadapi Perseroan serta menganalisa dampak yang mungkin terjadi. Hasil telaahan tersebut
kemudian menjadi dasar bagi Direksi dalam menyusun strategi guna mengantisipasi, meminimalisir dan
memitigasi potensi risiko yang akan terjadi.
Terkait bidang bisnis yang dijalani, bisnis Perseroan terekspos terhadap beberapa potensi risiko yang
dapat memengaruhi kinerja dan nilai bisnis Perseroan. Perseroan telah mengelompokkan risiko-risiko
tersebut berdasarkan tingkat pengaruhnya bagi Perseroan sebagaimana berikut:
1. Risiko Kondisi Ekonomi
Kondisi perekonomian global dan lokal serta indikator-indikator perekonomian seperti inflasi,
tingkat suku bunga, nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, dan lain-lain. Perseroan
mengantisipasinya dengan secara rutin melakukan pemantauan, meminta masukan dari pihak-
pihak yang berkompeten serta melakukan langkah-langkah yang diperlukan.
2. Risiko Tingkat Suku Bunga
Kenaikan tingkat suku bunga di Indonesia berpotensi mempengaruhi atau menahan laju
pengembangan usaha Perseroan. Perseroan menawarkan metode pembayaran yang menarik
kepada calon pembeli, termasuk cara pembayaran cicilan dengan suku bunga yang menarik dan
disubsidi oleh Perseroan.
3. Risiko Fluktuasi Mata Uang Rupiah
Kinerja keuangan Perseroan juga dipengaruhi oleh perubahan nilai tukar rupiah terhadap mata
uang asing. Menghadapi fluktuasi mata uang Rupiah, Perseroan selalu memonitor fluktuasi
nilai mata uang dan memaksimalkan penggunaan “lindung nilai alamiah” yang menguntungkan
sebanyak mungkin off-setting alami antara penjualan dan biaya dan utang dan piutang dalam mata
uang yang sama.
4. Risiko Kredit
Risiko kredit yang dihadapi oleh Perseroan berasal dari kredit yang diberikan kepada pelanggan
dan penempatanrekening koran dan deposito pada Bank. Risiko tersebut dikelola oleh
manajemen dengan melakukan pengawasan terhadap portofolio kredit dan piutangnya secara
berkesinambungan.
5. Risiko likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Perseroan akan mengalami kesulitan dalam membayar
liabilitas keuangannya. Perseroan mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan
setara kas yang cukup dalam memenuhi kebutuhan kas jangka pendeknya. Perseroan juga secara
rutin mengevaluasi proyeksi arus kas danarus kas aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset
dan liabilitas keuangan.
48
Page 73
6. Risiko Persaingan Usaha
Properti yang dikembangkan Perseroan di masa akan datang akan menghadapi kompetisi dari
pengembang lainnya dalam hal lokasi, fasilitas, infrastruktur pendukung, pelayanan dan harga.
Untuk mengurangi risiko tersebut, Perseroan mengadakan pemasaran yang agresif dan memilih
agen properti yang handal dan kompeten. Selain itu, properti-properti yang dikembangkan
Perseroan berada di lokasi yang strategis.
Dalam hal fasilitas, infrastruktur, pelayanan dan harga, Perseroan akan menyediakan properti-
properti yang kompetitif sehingga memastikan daya saing yang unggul dengan pesaing lainnya di
pasar. Hal ini dapat terlaksana dengan mengadakan studi kelayakan yang menyeluruh.
7. Risiko Kebijakan Pemerintah
Terkait dengan perubahan kebijakan pemerintah, antara lain perolehan ijin untuk melaksanakan
kegiatan pembangunan proyek-proyek yang siap untuk dibangun.Sebelum membangun, Perseroan
memastikan bahwa semua syarat dan ketentuan yang berlaku dapat dipenuhi dan apabila perlu,
akan disesuaikan oleh Perseroan.
49
Page 74
VI. FAKTOR RISIKO
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan dan Entitas Anak tidak terlepas dari berbagai
faktor risiko yang dipengaruhi oleh faktor-faktor internal maupun eksternal, yang dapat mempengaruhi
kinerja dan pendapatan Perseroan dan Entitas Anak. Risiko-risiko yang diungkapkan dalam uraian
berikut merupakan risiko-risiko yang material bagi Perseroan dan Entitas Anak yang telah disusun
sesuai dengan bobot risiko berdasarkan dampak dari masing-masing risiko terhadap kinerja keuangan
Perseroan dan Entitas Anak, dimulai dari risiko utama Perseroan.
Risiko yang dimaksud adalah sebagai berikut:
1. RISIKO UTAMA YANG MEMPUNYAI PENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN
USAHA PERSEROAN
Risiko Persaingan
Merupakan jenis risiko yang muncul terkait dari dinamika kompetisi pada dunia industri yang dijalankan.
Industri properti khususnya di sektor persewaan ruang perkantoran, pusat niaga, apartemen dan
perhotelan saat ini memiliki tingkat kompetisi yang sangat ketat. Area persaingan utama yang dihadapi
Perseroan meliputi keberadaan para pesaing pada lokasi yang berdekatan dengan wilayah usaha
Perseroan, program pemasaran yang memiliki target pasar yang sama, serta tingkat persaingan harga
yang semakin kompetitif. Selain itu, risiko persaingan juga dapat muncul dengan kehadiran gedung-
gedung baru yang memiliki fasilitas dan infrastruktur yang lebih baik di sekitar wilayah Perseroan yang
segmen pasarnya beririsan dengan lini usaha Perseroan. Apabila Perseroan tidak melakukan antisipasi
dan mitigasi secara cepat dan tepat, maka risiko persaingan ini akan berdampak terhadap penurunan
kinerja Perseroan secara keseluruhan.
2. RISIKO TERKAIT DENGAN KEGIATAN USAHA PERSEROAN DAN/ATAU ENTITAS ANAK
1) Risiko kenaikan suku bunga
Kenaikan suku bunga di Indonesia berpotensi mempengaruhi atau menahan laju pengembangan
usaha Perseroan. Beberapa konsumen Perseroan membeli produk yang ditawarkan oleh
Perseroan dengan metode pembayaran KPR atau KPA dari bank. Jika terjadi kenaikan suku bunga
yang signifikan di Indonesia maka akan berdampak pada daya beli konsumen sehingga penjualan
produk dan jasa Perseroan akan menurun.
2) Risiko kenaikan biaya konstruksi
Kenaikan biaya konstruksi akan mengakibatkan pembebanan terhadap proyek dalam pembangunan.
Bila biaya konstruksi meningkat cukup signifikan maka akan berdampak pada peningkatan beban
pokok penjualan sehingga akan menurunkan laba Perseroan.
3) Risiko terkait dengan perubahan kebijakan pemerintah
Perubahan kebijakan pemerintah seperti perolehan ijin untuk melaksanakan kegiatan pembangunan
proyek-proyek yang siap untuk dibangun, perubahan master plan akan berdampak pada kinerja
Perseroan. Jika perubahan kebijakan pemerintah kurang atau tidak mendukung kegiatan
pembangunan proyek Perseroan maka akan berdampak menurunnya kinerja Perseroan.
4) Risiko kepemilikan hak atas tanah
Salah satu risiko usaha yang dihadapi oleh Perseroan yang bergerak dalam bidang properti ialah
risiko hak kepemilikan atas tanah. Apabila hak atas kepemilikan tanah tidak dapat diperpanjang
lagi, maka hal tersebut akan mengakibatkan menurunnya pendapatan Perseroan karena Perseroan
harus mengakhiri usahanya di atas bidang tanah yang tidak dapat diperpanjang tersebut.
50
Page 75
5) Risiko Ketergantungan Terhadap Iklim Industri Real Estate Indonesia
Sektor industri properti di Indonesia sangat berfluktuatif dari fluktuasi harga properti dan permintaan
konsumen yang bersifat dinamis. Perubahan selera akibat perubahan standar hidup menjadi salah
satu faktor penentu, selain daripada kondisi perekonomian, demografi. Bertambahnya generasi
milenial, hunian jenis landed dengan skala tanah dan bangunan yang lebih kecil kini lebih diminati,
selain itu hunian vertikal (high rise) seperti apartemen menjadi favorit di kota kota besar, seiring
semakin sempitnya lahan hunian yang tersedia. Berbagai faktor bersifat dinamis mengenai
selera perilaku konsumen yang terus berubah mengikuti perkembangan zaman membuat para
Pengembang harus mampu membaca tren dan perubahan pasar ini sehingga properti yang
dibangun dan ditawarkan sesuai dengan permintaan pasar. Hal ini akan mempengaruhi bisnis
Perseroan, kondisi keuangan dan hasil operasi.
6) Risiko Fluktuasi nilai tukar mata uang Dolar Amerika Serikat
Perseroan memiliki pinjaman dalam mata uang USD. Jika terjadi kenaikan nilai tukar mata uang
USD dapat mengakibatkan meningkatnya beban biaya keuangan Perseroan sehingga akan
berdampak pada menurunnya laba Perseroan.
7) Risiko Keterlambatan Serah Terima
Didalam suatu kegiatan proyek yang akan dikembangkan, Perseroan telah merencanakan sebaik
mungkin agar penyelesaian proyek tepat waktu. Namun tetap ada risiko keterlambatan dari
pengerjaan sebagian atau seluruh proyek pada proses konstruksi dikarenakan dalam membangun
suatu properti banyak melibatkan beberapa pihak diantaranya: konsultan, kontraktor maupun para
pekerja. Risiko keterlambatan penyelesaian proyek dapat sangat mempengaruhi kinerja Perseroan,
dimana akan berpengaruh pada biaya-biaya konstruksi yang meningkat dan pada akhirnya
dapat menambah jumlah pendanaan yang diperlukan sampai masa penyelesaian proyek. Selain
itu, dengan adanya keterlambatan penyelesaian proyek, akan berdampak pada memburuknya
reputasi dan citra dari Perseroan dan akan berdampak pada hilangnya kepercayaan pembeli
kepada Perseroan. Perseroan memiliki risiko terhadap tuntutan dari konsumen atas keterlambatan
serah terima unit. Keterlambatan serah terima unit akan mempengaruhi tingkat kepercayaan dari
konsumen terhadap kinerja dan nama baik Perseroan sehingga dapat performa Perseran dan
Entitas Anak di masa yang akan datang.
8) Risiko Ketersediaan Lahan
Kunci dari suksesnya properti selain daripada konsep hunian, terletak pula pada lokasi properti
tersebut. Ketersediaan lahan merupakan hal yang sangat penting dalam industri properti. Dalam
menentukan lahan untuk dikembangkan, terdapat beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan
seperti lokasi yang strategis, akses yang mudah ke fasilitas umum, kelengkapan sarana dan
prasarana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Semakin menipisnya ketersediaan lahan untuk pembangunan terutama yang berdekatan dengan
lokasi-lokasi strategis seperti pusat perekonomian, pusat pemerintahan, bandara, terminal
dan sebagainya membuat harga lahan yang tersisa melambung tinggi. Ketersediaan lahan dan
pemilihan lokasi menjadi tantangan bagi Perseroan untuk mengembangkan proyek baru. Hal ini
akan berdampak pada pendapatan yang akan didapat oleh Perseroan.
9) Risiko Pendanaan dan Permodalan
Bisnis developer tidak berbeda jauh dengan bisnis-bisnis pada umumnya, yaitu sama-sama
membutuhkan pendanaan, serta dengan jumlah pendanaan yang relatif besar. Pendanaan yang
dibutuhkan Perseroan meliputi pendanaan untuk: pembebasan tanah, akuisisi tanah baru dan
pembangunan.
Terdapat kemungkinan pendanaan tersebut tidak mencukupi, apabila hanya mengandalkan
pendanaan dari internal Perseroan. Dalam hal ini Perseroan membutuhkan perencanaan pendanaan
yang matang baik itu bersumber dari perbankan maupun dari pasar modal. Kemampuan Perseroan
untuk mendapatkan pendanaan tergantung dari persyaratan pinjaman yang akan diajukan serta
kondisi keuangan, stabilitas arus kas dan kapasitas Perseroan untuk membayar pendanaan
tersebut. Terdapat kemungkinan bahwa Perseroan tidak akan berhasil dalam mendapatkan
pendanaan pada waktu yang tepat baik pendanaan melalui permodalan utang dan ekuitas. Hal ini
dapat menganggu kondisi keuangan dan kinerja dari perseroan.
51
Page 76
10) Risiko Kredit Konsumen
Perlambatan kredit konsumen seiring dengan melambatnya aktivitas perekonomian serta kondisi
makro ekonomi yang belum kondusif berpengaruh terhadap permintaan properti, selain daripada
itu kenaikan dan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia juga berpengaruh terhadap
permintaan properti.
Selain itu Perseroan telah mengadakan perjanjian dengan kreditur-kreditur yang memberikan
pinjaman kepada pembeli properti hunian di Perseroan. Berdasarkan perjanjian tersebut, sebelum
sertipikat kepemilikan dipindahkan ke pembeli, dalam hal gagal bayar oleh peminjam, pemberi
pinjaman dapat memaksa Perseroan untuk membeli kredit tersebut. Para kreditur dapat memaksa
pembelian tersebut dalam setiap dan semua kasus gagal bayar. Jika kasus gagal bayar tersebut
terjadi dalam jumlah yang signifikan dan para kreditur memaksa Perseroan untuk membeli
pokok pinjaman yang macet dalam jumlah yang substansial, Perseroan dapat diharuskan untuk
mengambil kewajiban pembayaran pembeli dengan biaya besar dan terpaksa harus melakukan
pencadangan atau penyisihan yang mana memberikan efek negatif terhadap laporan laba rugi
Perseroan. Kejadian-kejadian tersebut bisa memiliki efek negatif pada kondisi keuangan dan hasil
usaha operasional dari Perseroan.
11) Risiko Perubahan Standar Akuntansi
Perseroan dan Entitas Anak dalam melakukan penyusunan laporan keuangannya berpedoman
dengan menggunakan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia. Salah satu komponen utama
diatur dalam standar akuntansi adalah pengakuan pendapatan yang erat kaitannya terhadap serah
terima unit kepada konsumen. Perubahan standar akuntansi akan memiliki dampak yang signfikan
terhadap profitabilitas dari Perseroan dan Entitas Anak.
12) Risiko Pemeliharan Sebagai Pengelola Properti
Perseroan dan/atau Entitas Anak hingga saat Prospektus ini diterbitkan bertindak sebagai pengelola
properti yang telah dibangun sebelum properti yang dimaksud diserah terima kan ke konsumen
secara berkala. Perseroan dan/atau Entitas Anak tidak dapat menjamin bahwa konsumen
Perseroan dan/atau Entitas Anak cukup merasa puas atas properti yang dikelola. Oleh karenanya
terdapat potensi keluhan dari konsumen dan terdapat potensi penggantian Perseroan dan/atau
Entitas Anak sebagai pengelola dari properti tersebut sehingga mempengaruhi kinerja perseroan
dan/atau Entitas Anak.
13) Risiko Investasi atau Aksi Korporasi
Dalam industri properti seperti yang Perseroan dan Entitas anak lakukan, ketersediaan land
bank merupakan suatu hal yang wajib dimiliki. Karena ketersediaan land bank akan memberikan
pendapatan yang kontinu untuk kelangsungan kegiatan usaha. Oleh sebab itu dalam melakukan
pengembangan usaha, Perseroan dan Entitas anak dapat melakukan investasi berupa pembelian
aset, selain itu Perseroan juga dapat melakukan aksi korporasi seperti akuisisi lahan dan/atau
ekspansi bisnis secara anorganik. Kegagalan dalam menentukan arah bisnis dan investasi ini
dapat saja terjadi, seperti kegagalan dalam memprediksi tren pasar, arah kebijakan Pemerintah,
maupun faktor lainnya. Apabila Perseroan dan Entitas anak mengalami kerugian atas investasi
atau aksi korporasi yang dilakukannya, hal ini dapat memberikan dampak negatif terhadap posisi
keuangan maupun kinerja keuangan.
14) Risiko Perubahan Teknologi
Perkembangan teknologi yang semakin pesat dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan
dan mengharuskan Perseroan menyesuaikan teknologi yang sedang berkembang agar dapat
menciptakan produk properti dapat bersaing. Kegagalan Perseroan dalam mengikuti perkembangan
teknologi dapat memberikan dampak negatif terhadap posisi keuangan maupun kinerja keuangan
52
Page 77
15) Risiko Keterbatasan Sumber Daya Manusia
Di tengah iklim persaingan yang semakin meningkat dalam industri properti, kemampuan untuk
menarik dan mempertahankan karyawan dengan latar belakang pengetahuan atas industri
yang relevan sangatlah penting. Tidak ada kepastian bahwa Perseroan akan terus dapat
mempekerjakan atau mempertahankan karyawan di masa mendatang. Kehilangan personil
utama, atau ketidakmampuan Perseroan untuk menarik karyawan baru yang berkualitas, atau
untuk mempertahankan karyawan-karyawan yang ada, dapat berdampak negatif secara material
terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasi dan prospek Perseroan.
16) Risiko Pasokan Bahan Bangunan
Kontraktor yang telah di tunjuk oleh Perseroan dalam memperoleh bahan bangunan seperti baja,
semen, produk lantai, perangkat keras, aspal, pasir dan agregat, pintu dan jendela, perlengkapan
kamar mandi dan perlengkapan interior lainnya dari pemasok pihak ketiga untuk kegiatan
pengembangan properti Perseroan. Dalam periode kurangnya bahan bangunan, khususnya
semen dan baja, terbuka kemungkinan bahwa kontraktor Perseroan dan Entitas Anak tidak dapat
menyelesaikan properti sesuai dengan jadwal konstruksi, sesuai dengan biaya pembangunan
properti yang telah diperkirakan, sehingga dapat berdampak negatif terhadap hasil usaha dan
kondisi keuangan Perseroan dan Entitas Anak. Selain itu, pasokan bahan bangunan untuk
Perseroan dan Entitas Anak tersebut dapat secara berkala terganggu oleh situasi di luar kontrol
yang dapat mempengaruhi pemasok, distributor, atau jasa pengangkutan pasokan. Gangguan
ini dapat menimbulkan dampak yang material dan negatif terhadap hasil operasional dan kondisi
keuangan.
3. RISIKO UMUM
1) Risiko Pertumbuhan Ekonomi
Krisis ekonomi yang melanda berbagai negara, menimbulkan kekhawatiran atas kestabilan
perekonomian dunia. Akibat krisis tersebut, investor cenderung berhati-hati dalam berinvestasi dan
lebih memilih aset yang berisiko rendah dan likuid seperti emas dan deposito. Walaupun Pemerintah
Indoenesia dapat menjaga stabilitas ekonomi dengan baik, tidak menutup kemungkinan terdapat
sedikit atau banyak pengaruh atas perlambatan pertumbuhan ekonomi terhadap kinerja Perseroan
dan/atau Entitas Anak. Perseroan dan Entitas Anak tidak dapat menjamin tidak terdapat perlambatan
pertumbuhan ekonomi di masa yang akan datang dan tidak dapat menjamin bahwa Perseroan dan
Entitas Anak tidak terkena dampak dari perlambatan pertumbuhan ekonomi tersebut.
2) Risiko Terjadinya Bencana Alam
Kondisi bencana alam ini dapat berskala lokal maupun nasional. Akibat dari bencana alam ini
selain memakan korban jiwa, juga menyebabkan kehancuran infrastruktur dan mengakibatkan
kerugian ekonomi. Walaupun risiko Bencana Alam merupakan risiko diluar kendali Perseroan dan
Entitas Anak namun hal ini akan mempengaruhi kegiatan operasional dan kinerja keuangan dari
Perseroan dan Entitas Anak.
3) Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat posisi arus kas Perseroan menunjukkan bahwa
penerimaan jangka pendek tidak cukup menutupi pengeluaran jangka pendek. Terdapat risiko
bahwa Perseroan memiliki risiko untuk membiayai investasi dan pengeluaran barang modal terkait
dengan perluasan usaha.
4) Risiko Terhadap Kewajiban Dari Tuntutan Hukum Pihak Ketiga
Perseroan dan Entitas Anak pada saat ini dan dari waktu ke waktu dapat menghadapi tuntutan
dari pihak ketiga, termasuk terkait properti yang dimiliki Perseroan. Apabila keputusan hukum atas
suatu tuntutan memberatkan Perseroan dan Entitas Anak, hal tersebut dapat memberikan dampak
negatif yang material terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, laba bersih, hasil usaha dan
prospek usaha Perseroan.
53
Page 78
5) Risiko Perubahan Peraturan
Risiko perubahan peraturan yang ditetapkan Pemerintah, bagi Perseroan dan Entitas Anak yang
bergerak di bidang pengembangan properti merupakan hal yang signifikan karena aspek legalitas
dan perizinan merupakan faktor penting dalam keberhasilan proyek pengembangan properti.
Kegiatan pembangunan properti dapat terhenti atau tidak dapat dikerjakan sama sekali apabila
terkendala dalam perizinan dan legalitas maupun adanya perubahan peraturan pemerintah. Apabila
Perseroan dan Entitas Anak tidak dapat memenuhi aspek legalitas yang ada dapat mengakibatkan
terhentinya pembangunan, maka hal tersebut dapat berdampak material kepada pendapatan dan
prospek Perseroan dan Entitas Anak ke depannya.
6) Risiko Ketentuan Negara Lain atau Perseteruan Internasional
Perseroan melalui Entitas Anak melakukan kegiatan usaha pengelolaan dan pembangunan
properti. Dalam proses pembangunan tersebut beberapa bahan baku pembangunan properti masih
ada yang diimpor dari luar negeri, Jika negara – negara dimana bahan baku impor memperketat
kebijakan impor atas barang yang dipesan oleh Perseroan dan Entitas Anak, maka hal tersebut
dapat memberikan dampak negatif terhadap kinerja keuangan dan prospek Perseroan.
4. RISIKO INVESTASI YANG BERKAITAN DENGAN OBLIGASI
1) Risiko Perdagangan Obligasi
Risiko yang dihadapi investor pembeli obligasi adalah tidak likuidnya obligasi yang ditawarkan
pada penawaran umum ini yang antara lain disebabkan karena tujuan pembelian obligasi sebagai
investasi jangka panjang.
2) Risiko Gagal Bayar
Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan Perseroan untuk melakukan pembayaran bunga serta
utang pokok pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi
ketentuan lain yang ditetapkan dalam kontrak Obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya
kinerja dan perkembangan usaha Perseroan dan Entitas Anak.
MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SEMUA RISIKO YANG DIHADAPI OLEH
PERSEROAN DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA TELAH DIUNGKAPKAN DAN
DISUSUN BERDASARKAN BOBOT DARI DAMPAK MASING-MASING RISIKO TERHADAP
KINERJA KEUANGAN PERSEROAN DALAM PROSPEKTUS.
54
Page 79
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN
AUDITOR INDEPENDEN
Perseroan telah menerbitkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan entitas anaknya (secara
bersama-sama disebut “Kelompok Usaha”) tanggal 31 Maret 2022 dan untuk periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal tersebut, yang tidak diaudit dan tidak direviu, serta disusun oleh manajemen
Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata
uang Rupiah, dan telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perseroan pada
tanggal 24 Mei 2022, dan tidak dilampirkan dalam Prospektus ini namun dapat diakses di https://www.
dutaanggadarealty.com/investor/9307a-dart_laporankeuangan_31_maret_2022.pdf. KAP Purwantono,
Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited) tidak melakukan audit berdasarkan
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI atau reviu berdasarkan Standar Perikatan Reviu 2410 “Reviu
atas Informasi Keuangan Interim yang Dilaksanakan oleh Auditor Independen Entitas” atas laporan
keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal 31 Maret 2022, serta untuk periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal tersebut, dan oleh karena itu KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota
Ernst & Young Global Limited) tidak menyatakan pendapat, kesimpulan atau bentuk keyakinan lainnya
atas laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha tanggal 31 Maret 2022, serta untuk periode tiga
bulan yang berakhir pada tanggal tersebut.
Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan
dan hasil usaha Kelompok Usaha yang terjadi setelah tanggal laporan auditor independen tertanggal
25 Mei 2022 atas laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha untuk tanggal 31 Desember 2021
dan 2020, serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen
Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang
Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP Purwantono,
Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor independent, berdasarkan
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independent
No. 01273/2.1032/AU.1/03/0701-2/1/V/2022 tertanggal 25 Mei 2022 yang ditandatangani oleh Sinarta
(Registrasi Akuntan Publik No.AP.0701) sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran.
Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini
wajar tanpa modifikasian dengan paragraf penekanan suatu hal mengenai kemampuan Kelompok
Usaha untuk mempertahankan kelangsungan usaha serta paragraf hal-hal lain mengenai tujuan
penerbitan laporan auditor independen dan penerbitan kembali laporan auditor independent.
55
Page 80
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN
USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK
USAHA
1. RIWAYAT PERSEROAN
A. Pendirian
Perseroan didirikan berdasarkan Akta Pendirian No.196 tanggal 30 Desember 1983, dengan nama
PT Duta Anggada Inti Pratama yang dibuat di hadapan Buniarti Tjandra, S.H., Notaris di Jakarta
telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui surat keputusan
No.C2-3339.HT.01.01.TH’84 tanggal 12 Juni 1984, di daftarkan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta
Barat di bawah No.584/1984 tanggal 20 Juni 1984 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No.60 tanggal 27 Juli 1984, Tambahan No.764 (“Akta Pendirian”).
Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham saat Pendirian
Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan pada saat pendirian
adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal
Rp2.500.000,- per saham Persentase
Keterangan
Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (%)
(Lembar) (Rp)
Modal Dasar 1.000 2.500.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Dasuki Angkosubrata 50 125.000.000 25,00
Tatiek Sunarni 50 125.000.000 25,00
Hartadi Angkosubroto 20 50.000.000 10,00
Husodo Angkosubroto 20 50.000.000 10,00
Achmad Abdurachman Djawas 40 100.000.000 20,00
Hamida Abdurachman 20 50.000.000 10,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 200 500.000.000 100,00
Saham dalam Portepel 800 2.000.000.000
Dalam rangka penawaran umum pada tahun 1990, Anggaran Dasar Perseroan diubah seluruhnya
dengan Akta Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT Duta
Anggada Realty No.112 tanggal 27 Februari 1990 dan Akta Pembetulan No.28 tanggal 7 Maret 1990,
kedua akta tersebut dibuat oleh dan dihadapan Amrul Partomuan Pohan S.H., LLM, Notaris di Jakarta
dan telah memperoleh persetujuan No.C2-1285.HT.01.04.TH.90 tanggal 8 Maret 1990, didaftarkan
di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah No.128/Not/1990/PN.JKT.SEL. dan No.225/
Not/1990/ PN.JKT.SEL. tanggal 19 Maret 1990 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No.34 tanggal 28 April 1990, Tambahan No.1527.
Perseroan untuk pertama kalinya melakukan emisi saham atau penawaran umum saham sebanyak
10.000.000 saham biasa atas nama dengan nilai nominal seluruhnya Rp10.000.000.000,- dengan
harga penawaran Rp7.500,- setiap saham. Emisi mana telah disetujui dengan surat izin dari Menteri
Keuangan Republik Indonesia No.SI-089/SHM/MK.10/1990 tanggal 21 Maret 1990. Bersamaan dengan
pencatatan atas emisi saham tersebut, pemegang saham lama mencatatkan sebanyak 16.250.000
saham (partial listing) pada Bursa Efek Jakarta pada tanggal 8 Mei 1990 sebagaimana ternyata dalam
surat Kepala Biro Pembinaan Bursa dan Perantara, atas nama Ketua Bapepam, No.S-450/PM/1990
tanggal 5 Mei 1990, perihal persetujuan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Jakarta. Kemudian
Perseroan juga telah melakukan company listing dengan mencatatkan seluruh saham para pemegang
56
Page 81
saham lama yaitu sebanyak 49.750.000 pada Bursa Efek Jakarta pada tanggal 8 November 1991
sebagaimana ternyata dalam Pengumuman No.Peng-717/PM.4/1991 tanggal 8 November 1991 yang
dikeluarkan oleh Kepala Bagian Bina Bursa Efek atas nama Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek
Bapepam dan saham tersebut diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta mulai tanggal 15 November 1991.
Anggaran dasar Perseroan mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir diubah denganAkta Pernyataan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Terbatas PT Duta Anggada Realty Tbk
No. 69 tanggal 28 Agustus 2020 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah
mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan HakAsasi Manusia Republik Indonesia melalui Keputusan
No. AHU-0066001.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 24 September 2020 dan pemberitahuan perubahan
anggaran dasar telah disimpan di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia sebagaimana ternyata dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0390511 tanggal 24 September
2020 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar serta telah didaftarkan dalam
Daftar Perseroan No. AHU-0160518.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 24 September 2020. Dalam akta ini,
pemegang saham menyetujui perubahan anggaran dasar Perseroan Pasal 3, Pasal 4 ayat (4) dan ayat
(6), Pasal 10, Pasal 11, Pasal 12, Pasal 13, Pasal 14, Pasal 16 dan Pasal 18 (selanjutnya disebut “Akta
No. 69 Tanggal 28 Agustus 2020”).
Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Perseroan
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana tersebut dalam Akta No. 69
Tanggal 28 Agustus 2020, maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan usaha yaitu:
1. Bidang real estate (developer);
2. Bidang Kawasan Industri;
3. Bidang Perhotelan.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha
utama sebagai berikut:
1. Bidang real estate yang dimiliki sendiri atau disewa, yaitu usaha pembelian, penjualan, persewaan
dan pengoperasian real estate baik yang dimiliki sendiri maupun disewa, seperti bangunan
apartemen, bangunan tempat tinggal dan bangunan bukan tempat tinggal (seperti tempat
pameran, fasilitas penyimpanan pribadi, mall, pusat perbelanjaan dan lainnya) serta penyediaan
rumah dan atau apartemen dengan atau tanpa perabotan untuk digunakan secara permanen, baik
dalam bulanan atau tahunan. Termasuk kegiatan penjualan tanah, pengembangan gedung untuk
dioperasikan sendiri (untuk penyewaan ruang-ruang di gedung tersebut) pembagian real estate
menjadi tanah kapling tanpa pengembangan lahan dan pengoperasian kawasan tempat tinggal
untuk rumah yang bisa dipindah-pindah.
2. Bidang Konstruksi Gedung, yaitu:
a. Konstruksi Gedung Tempat Tinggal
Mencakup usaha pembangunan gedung yang dipakai untuk tempat tinggal seperti rumah
tempat tinggal, apartemen dan kondominium. Termasuk pembangunan gedung untuk tempat
tinggal yang dikerjakan oleh perusahaan real estate dengan tujuan untuk dijual dan kegiatan
perubahan dan renovasi gedung tempat tinggal.
b. Konstruksi Gedung Perkantoran
Mencakup usaha pembangunan gedung yang dipakai untuk perkantoran seperti kantor dan
rumah kantor (rukan). Termasuk pembangunan gedung untuk perkantoran yang dikerjakan
oleh perusahan real estate dengan tujuan untuk dijual dan kegiatan perubahan dan renovasi
gedung perkantoran.
c. Konstruksi Gedung Industri
Mencakup usaha pembangunan gedung yang dipakai untuk industri, seperti pabrik dan bengkel
kerja. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung industri.
d. Konstruksi Gedung Perbelanjaan
Mencakup usaha pembangunan gedung yang dipakai untuk perbelanjaan, seperti mall,
toserba, toko, rumah toko (ruko) dan warung. Termasuk pembangunan ruko yang dikerjakan
oleh perusahaan real estate dengan tujuan untuk dijual dan kegiatan perubahan dan renovasi
gedung perbelanjaan.
57
Page 82
e. Konstruksi Gedung Kesehatan
Mencakup usaha pembangunan gedung yang dipakai untuk sarana kesehatan, seperti rumah
sakit, poliklinik, puskesmas dan balai pengobatan. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi
gedung kesehatan.
f. Konstruksi Gedung Pendidikan
Mencakup usaha pembangunan gedung yang dipakai untuk sarana pendidikan seperti sekolah,
tempat kursus, labolatorium dan bangunan penunjang pendidikan lainnya. Termasuk kegiatan
perubahan dan renovasi gedung pendidikan.
g. Konstruksi Gedung Penginapan
Mencakup usaha pembangunan gedung yang dipakai untuk penginapan seperti hotel, hostel
dan losmen. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung penginapan.
h. Konstruksi Gedung Tempat Hiburan dan Olahraga
Mencakup usaha pembangunan gedung yang dipakai untuk tempat hiburan, seperti bioskop,
gedung kesenian dan gelanggang olahraga. Termasuk pembangungan gedung untuk tempat
hiburan yang dikerjakan oleh perusahaan real estate dengan tujuan untuk dijual dan kegiatan
perubahan dan merenovasi gedung tempat hiburan dan olahraga.
i. Konstruksi Gedung lainnya
Mencakup usaha pembangunan gedung yang dipakai untuk penggunaan selain Kelompok
41011 (konstruksi gedung tempat tinggal), 41012 (konstruksi gedung perkantoran), 41013
(konstruksi gedung industri), 41014 (konstruksi gedung perbelanjaan), 41015 (konstruksi
gedung kesehatan), 41016 (konstruksi gedung pendidikan), 41017 (konstruksi gedung
penginapan), 41018 (konstruksi gedung tempat hiburan dan olahraga), seperti tempat ibadah,
terminal/stasiun, bangunan monumental, bangunan bandara, gedung dan lainnya. Termasuk
kegiatan perubahan dan renovasi gedung lainnya.
3. Bidang Kawasan Industri, yaitu:
Pengusahaan lahan dengan luas sekurang-kurangnya 50 (lima puluh) hektar dalam satu hamparan
yang dijadikan kawasan tempat pemusatan kegiatan industri yang dilengkapi dengan sarana dan
prasarana penunjang yang dikembangkan dan dikelola oleh Perusahaan Kawasan Industri yang
telah memiliki Izin Usaha Kawasan Industri. Termasuk pengusahaan lahan Kawasan Industri
Tertentu untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah paling rendah 5 (lima) hektar dalam satu
hamparan.
4. Bidang Hotel Bintang, yaitu:
a. Hotel Bintang Lima
Mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan, makan, minum serta jasa lainnya
bagi umum dengan menggunakan sebagian atau seluruh bangunan. Usaha ini dikelola secara
komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sebagai hotel bintang limayang ditetapkan
dalam surat keputusan instansi yang membinanya.
b. Hotel Bintang Empat
Mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan, makan, minum serta jasa lainnya
bagi umum dengan menggunakan sebagian atau seluruh bangunan. Usaha ini dikelola secara
komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sebagai hotel bintang empatyang ditetapkan
dalam surat keputusan instansi yang membinanya.
c. Hotel Bintang Tiga
Mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan, makan, minum serta jasa lainnya
bagi umum dengan menggunakan sebagian atau seluruh bangunan. Usaha ini dikelola secara
komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sebagai hotel bintang tigayang ditetapkan
dalam surat keputusan instansi yang membinanya.
d. Hotel Bintang Dua
Mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan, makan, minum serta jasa lainnya
bagi umum dengan menggunakan sebagian atau seluruh bangunan. Usaha ini dikelola secara
komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sebagai hotel bintang duayang ditetapkan
dalam surat keputusan instansi yang membinanya.
e. Hotel Bintang Satu
Mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan, makan, minum serta jasa lainnya
bagi umum dengan menggunakan sebagian atau seluruh bangunan. Usaha ini dikelola secara
komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sebagai hotel bintang satu yang ditetapkan
dalam surat keputusan instansi yang membinanya.
58
Page 83
Selain kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud pada angka 1 sampai dengan angka 4 diatas,
Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha pendukung untuk melakukan segala kegiatan-kegiatan
yang diperlukan usahanya sebagaimana dimaksud pada angka 1 sampai dengan angka 4 diatas.
Catatan:
Untuk penyesuaian pengungkapan rincian kegiatan usaha pendukung diperlukan persetujuan Rapat
Umum Pemegang Saham (“RUPS”) terhadap perubahan ketentuan pasal 3 ayat 2 anggaran dasar.
Perseroan akan menyelenggarakan RUPS Luar Biasa pada tanggal 29 Juli 2022, yang salah satu
agendanya adalah berkenaan dengan perubahan ketentuan Anggaran Dasar, khususnya ketentuan
perubahan pasal 3 anggaran dasar Perseroan guna penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia (“KBLI”) tahun 2020 termasuk pemenuhan ketentuan angka 4 huruf d Peraturan No. IX.J.1.
Rencana RUPS telah disampaikan kepada OJK sebagaimana surat Perseroan No. 0105/DAR/V/22
tanggal 19 Mei 2022 perihal Pemberitahuan RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa.”
B. Kejadian Penting Yang Mempengaruhi Perkembangan Usaha Perseroan
Berikut adalah kejadian penting yang mempengaruhi perkembangan usaha Perseroan:
Tahun Peristiwa
1983 Perseroan didirikan dengan nama PT Duta Anggada Inti Pratama,
1984 Proyek Apartemen Kemang Club Villas (tahap 1) dan Argo Pantes telah selesai
1986 Pembangunan Plaza Chase (kantor) selesai
1989 Pembangunan Kemang Club Villas (tahap 2sampai 5)– (hunian) selesai
1990 Perseroan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta
Proyek Mampang Park Office selesai
1991 Proyek Hayam Wuruk Office Tower (kantor), Graha BIP (kantor), Graha Darya Varia (kantor), Ampera Townhouse
(hunian), Plaza Duta (retail), dan Plaza Mebel (retail) selesai
1992 Proyek Tendean Office 39 (kantor) selesai
1993 Apartemen Pavilion Park Menara I (hunian) dan
Proyek Plaza Semut Indah (retail) selesai
1994 Proyek Komp. Panjaitan (kantor) dan Apartemen Hayam Wuruk (hunian) selesai
Penawaran Umum dan Pencatatan Obligasi IDuta Anggada Realty
1995 Proyek Plaza Jatinegara (retail) selesai
Penawaran Umum dan Pencatatan Obligasi IIDuta Anggada Realty
1996 Proyek Plaza Bapindo (kantor) dan Plaza Great River (kantor) selesai
1997 Proyek Apartemen Menteng Regency (hunian) selesai
2002 Penyelesaian Pavilion Park Tower 2 (hunian) selesai
2003 Penyelesaian Pavilion Park Tower 3 (hunian) selesai
2004 Penyelesaian Pavilion Park Tower 4 (hunian) selesai
2008 Proyek Citywalk (selesai) dan Cityloft Sudirman (hunian) selesai
2011 Proyek Sinarmas MSIG Tower (kantor) mulai
Perseroan melaksanakan kuasi-reorganisasi
2012 Proyek La Maison Barito (hunian) Hilton Garden Inn (hotel) dan Holiday Inn & Suites (hotel & retail) dimulai.
2013 Pembangunan Icon Tower (kantor, hotel dan retail) dimulai.
2014 Pembangunan Hilton Garden Inn (hotel) telah selesai.
2015 Pembangunan proyek Sinarmas MSIG Tower (kantor) dan La Maison Barito (hunian) telah selesai.
2016 Mulai beroperasinya Hotel Hilton Garden Inn di Bali dan Oakwood Serviced Apartment
di La Maison Barito.
2017 Pembangunan Holiday Inn Express Jakarta Matraman (hotel) dimulai.
2018 Mulai beroperasinya Hotel Holiday Inn Express Jakarta Matraman, Holiday Inn & Suites Jakarta Gajah Mada dan
Citywalk Gajah Mada.
59
Page 84
C. Struktur Permodalan
Berdasarkan Akta No. 69 Tanggal 28 Agustus 2020 dan Daftar Pemegang Saham Perseroan yang
dikeluarkan oleh PT Raya Saham Registra selaku BAE Perseroan pada bulan April 2022, struktur
permodalan dan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal
Rp500,- per saham Persentase
Keterangan
Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (%)
(Lembar) (Rp)
Modal Dasar 10.000.000.000 5.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
- Hartadi Angkosubroto 1.492.409.134 746.204.567.000 47,51
- PT Duta Anggada 1.411.887.848 705.943.924.000 44,94
- Masyarakat* 237.093.980 118.546.990.000 7,55
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 3.141.390.962 1.570.695.481.000 100,00
Saham dalam Portepel 6.858.609.038 3.429.304.519.000
Keterangan:
*Masyarakat dengan kepemilikan masing-masing di bawah 5%
Tidak terdapat perubahan struktur permodalan Perseroan dalam 2 (dua) tahun terakhir sebelum tanggal
Prospektus ini diterbitkan.
D. Perizinan Perseroan Dan Entitas Anak
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan dan Entitas Anak telah memiliki izin-izin yang wajib
dipenuhi terkait dengan kegiatan usaha yang dilakukan Perseroan dan Entitas Anak, sebagai berikut :
Perizinan Perseroan
Tanggal
No. Dokumen Nomor Surat Ijin Tanggal Berakhir Instansi Keterangan
Berlaku
1. Perizinan 9120007691332 13 Juni 2019 Izin berlaku selama Pemerintah
Berusaha Perseroan masih Republik
Berbasis menjalankan Indonesia melalui
Risiko berupa kegiatan usaha Menteri Investasi/
Nomor Induk Kepala Badan
Berusaha Koordinasi
(NIB) Penanaman
Modal
2. Izin Usaha Dengan NIB: tanggal terbit Izin berlaku selama Pemerintah
berupa Surat 9120007691332 Izin Usaha Perseroan masih Republik
Izin Usaha Proyek menjalankan Indonesia
Perdagangan Pertama kegiatan usaha c.q Lembaga
adalah 29 Pengelola dan
Desember Penyelenggara
2019 dan OSS
tanggal
Perubahan
Ke-2 adalah
21 Januari
2020
3. Izin Lokasi Dengan NIB: 21 Januari 21 Januari 2023 Walikota Kota Untuk lokasi di Jl. Jenderal
9120007691332 2020 Adm. Jakarta Sudirman Kav. 21, Kel.
Selatan Karet, Kec. Setiabudi,
Kota Administrasi Jakarta
Selatan, dengan luas
lahan 41.395 m2 untuk
rencana kegiatan Real
Estat Yang Dimiliki Sendiri
Atau Disewa.
60
Page 85
Tanggal
No. Dokumen Nomor Surat Ijin Tanggal Berakhir Instansi Keterangan
Berlaku
4. Izin Dengan NIB: 31 Maret Izin berlaku selama Gubernur DKI Untuk lokasi di Jl. Jenderal
Lingkungan 9120007691332 2008 Perseroan masih Jakarta Sudirman Kav. 21, Kel.
menjalankan Karet, Kec. Setiabudi,
kegiatan usaha Kota Administrasi Jakarta
Selatan, dengan luas
lahan 41.395 m2.
5. Izin No. 01966/IMB/1986 10 Maret Berlaku untuk Gubernur Kepala
Mendirikan untuk bangunan Chase 1986 masa mendirikan Daerah Khusus
Bangunan Plaza bangunan Ibukota Jakarta
Kepala Dinas
Pengawasan
Pembangunan
Kota DKI -Jakarta
No. 1066/IMB/2008 31 Januari Berlaku untuk Kepala Dinas
untuk bangunan 2008 masa mendirikan Penataan dan
Citywalk Sudirman bangunan Pengawasan
Bangunan
Propinsi Daerah
Khusus Ibukota
Jakarta.
No. 6802/IMB/1993 2 Juli 1993 Berlaku untuk Kepala Dinas
untuk bangunan Plaza masa mendirikan Pengawasan
Agro bangunan Pembangunan
Kota atas nama
Gubernur Kepala
Daerah Khusus
Ibukota Jakarta.
No. 26 Pebruari Berlaku untuk Kepala Badan
8/8.1/31/1.785.51/2015 2015 masa mendirikan Pelayanan
untuk bangunan bangunan Terpadu Satu
Apartemen La Maison Pintu Provinsi
Daerah Khusus
Ibukota Jakarta.
No. 2288/BPPT/ 29 Desember Berlaku untuk Kepala Badan
IMB/2015 untuk 2015 masa mendirikan Pelayanan
bangunan Hotel Hilton bangunan Perizinan Terpadu
Garden Inn Bali Kabupaten
Badung.
No. 4441/IMB/2008 10 Januari Berlaku untuk Kepala Dinas
jo. No. 001/8.31/- 2017 masa mendirikan Penanaman
1.785.51/2017 untuk bangunan Modal dan
bangunan Hotel Holiday Pelayanan
Inn & Suites Gajah Terpadu Satu
Mada Dan Citywalk Pintu Provinsi
Gajah Mada Daerah Khusus
Ibukota Jakarta.
No. 4056/IMB/2008 15 Januari Berlaku untuk Kepala Dinas
untuk untuk bangunan 2008 masa mendirikan Penataan dan
Icon Complex bangunan Pengawasan
Bangunan
Provinsi Daerah
Khusus Ibukota
Jakarta
6. Sertifikat Laik No. 104/C.39a/31.74 29 Juli 2021 29 Juli 2026 Kepala Dinas
Fungsi .02.1008.03.009.K.1. Penanaman
a.b/1/-1.785.51/2021 Modal dan
untuk bangunan Plaza Pelayanan
Agro Terpadu Satu
Pintu Provinsi
Daerah Khusus
Ibukota Jakarta
61
Page 86
Tanggal
No. Dokumen Nomor Surat Ijin Tanggal Berakhir Instansi Keterangan
Berlaku
No. 160/C.39a/31.74.0 26 November 26 November 2025 Kepala Dinas
7.1003.04.039.R.7.g/1 2020 Penanaman
/-1.785.51/2020 untuk Modal dan
bangunan Apartemen Pelayanan
La Maison Terpadu Satu
Pintu Provinsi
Daerah Khusus
Ibukota Jakarta
No.114/C.39a/31.73. 2 September 2 September 2025 Kepala Dinas
03.1007.02.009.K.2. 2020 Penanaman
b.g/1/-1.785.51/2020 Modal dan
untuk bangunan Hotel Pelayanan
Holiday Inn & Suites Terpadu Satu
Gajah Mada Dan Pintu Provinsi
Citywalk Gajah Mada Daerah Khusus
Ibukota Jakarta
No. 4/C.39A.1/31.71.07. 7 Januari 8 Januari 2027 Kepala Dinas
1003.07.007.C.1.a.b/1/- 2022 Penanaman
1.785.51/e/2022 untuk Modal dan
bangunan Citywalk Pelayanan
Sudirman Terpadu Satu
Pintu Provinsi
Daerah Khusus
Ibukota Jakarta
7. Rekomendasi No. 35/KA-ANDAL/- 5 Oktober Catatan: Kepala Badan Catatan:
Analisis 1.774.151untuk 2012 Tidak terdapat Pengelola Perseroan sedang
Dampak bangunan Apartemen tanggal berakhirnya Lingkungan Hidup melakukan permohonan
Lingkungan La Maison Rekomendasi Daerah Provinsi penerbitan Izin
Analisis Dampak Khusus Ibukota Lingkungan untuk Gedung
Lingkungan ini. Jakarta Apartemen La Maison.
No. 37/ANDAL/- 25 Catatan: Kepala Badan Perseroan juga tidak
1.774.151untuk September Tidak terdapat Pengelola menerima teguran tertulis
bangunan Apartemen 2013 tanggal berakhirnya Lingkungan Hidup dari instansi pemerintah
La Maison Rekomendasi Daerah Provinsi daerah sehubungan
Analisis Dampak Khusus Ibukota dengan belum
Lingkungan ini. Jakarta diperolehnya persetujuan
(Izin) Lingkungan.
Proses pengurusan Izin
Lingkungan dilakukan
secara online. Kelanjutan
proses pengurusan Izin
Lingkungan tersebut
menunggu penyesuaian
kegiatan usaha Perseroan
dengan KBLI tahun 2020.
8. Izin No. 106/7.1/31/- 29 Agustus berakhir bersamaan PLH. Kepala
Lingkungan 1.774.1/2016 untuk 2016 dengan berakhirnya Badan Pelayanan
bangunan Hotel Holiday izin usaha dan/atau Terpadu Satu
Inn & Suites Gajah kegiatan Pintu Provinsi
Mada Dan Citywalk Daerah Khusus
Gajah Mada Ibukota Jakarta
No. 938/03/ 21 Pebruari berakhir bersamaan Bupati Badung
HK/2014untuk 2014 dengan berakhirnya
bangunan Hotel Hilton izin usaha dan/atau
Garden Inn Bali kegiatan
62
Page 87
Tanggal
No. Dokumen Nomor Surat Ijin Tanggal Berakhir Instansi Keterangan
Berlaku
9. Tanda Daftar No. 759/BPPT/TDUP/ 3 Pebruari 3 Pebruari 2021* Kepala Badan Catatan:
Usaha II/2016 untuk Hotel 2016 Pelayanan Perseroan sedang
Pariwisata Hilton Garden Inn Bali Perizinan Terpadu melakukan permohonan
Hotel Kabupaten perpanjangan Tanda
Badung atas Daftar Usaha Pariwisata
nama Bupati Hotel untuk Hotel Garden
Badung. Inn Bali pada Dinas
Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu
Satu Pintu Kabupaten
Badung. Perseroan juga
tidak menerima teguran
tertulis dari instansi
pemerintah daerah
sehubungan dengan
belum diperolehnya
perpanjangan Tanda
Daftar Usaha tersebut.
Proses pengurusan Tanda
Daftar Usaha Pariwisata
Hotel dilakukan secara
online. Kelanjutan proses
pengurusan Tanda Daftar
Usaha Pariwisata Hotel
tersebut menunggu
penyesuaian kegiatan
usaha Perseroan dengan
KBLI tahun 2020.
No. 35/Y.1/31/- 25 Juni 2018 Berlaku selama Kepala Dinas
1.858.8/2018 untuk PERSEROAN Penanaman
Hotel Holiday Inn & menyelenggarakan Modal dan
Suites Gajah Mada usaha pariwisata Pelayanan
dan tidak diperlukan Terpadu Satu
pendaftaran ulang Pintu Provinsi DKI
(registrasi) Jakarta.
10. Tanda Daftar No. 1227/BPPT/TDUP/ 2 Maret 2016 2 Maret 2021* Kepala Badan Catatan:
Usaha III/2016 untuk Hotel Pelayanan Perseroan sedang
Pariwisata Hilton Gaden Inn Bali Perizinan Terpadu melakukan permohonan
Restoran Kabupaten perpanjangan Tanda
Badung atas Daftar Pariwisata
nama Bupati Restoran untuk Hotel
Badung. Garden Inn Bali pada
Dinas Penanaman Modal
dan Pelayanan Terpadu
Satu Pintu Kabupaten
Badung. Perseroan
tidak menerima teguran
tertulis dari instansi
pemerintah daerah
sehubungan dengan
belum diperolehnya
perpanjangan Tanda
Daftar Usaha tersebut.
Proses pengurusan
Tanda Daftar Pariwisata
Restoran dilakukan secara
online. Kelanjutan proses
pengurusan Tanda Daftar
Pariwisata Restoran
tersebut menunggu
penyesuaian kegiatan
usaha Perseroan dengan
KBLI tahun 2020.
63
Page 88
Tanggal
No. Dokumen Nomor Surat Ijin Tanggal Berakhir Instansi Keterangan
Berlaku
11. Izin No. 1039/IPPB/1998 1 Desember 1 Desember 2003* Gubernur Daerah Catatan:
Menggunakan Untuk Chase Plaza 1998 Khusus Ibukota Perseroan sedang
Bangunan Jakarta melakukan permohonan
penerbitan SLF
untuk Chase Plaza
sebagaimana
Permohonan Izin Nomor :
C391/22011425B6793BA,
tanggal: 8 Februari
2022, Nama Izin yang
dimohonkan : C 39 1
Sertifikat Laik Fungsi
Gedung Chase Plaza.
*Saat ini telah dilakukan pengurusan perpanjangan Tanda Daftar Usaha Pariwisata Hotel dan Tanda Daftar Usaha Pariwisata
Restoran untuk Hotel Hilton Garden Inn Bali yang telah habis masa berlakunya. Demikian juga dengan Izin Menggunakan
Bangunan untuk Chase Plaza, saat ini sedang dalam proses permohonan Sertifikat Laik Fungsi sebagaimana Permohonan Izin
Nomor : C391/22011425B6793BA, tanggal: 8 Februari 2022, Nama Izin yang dimohonkan : C 39 1 Sertifikat Laik Fungsi Gedung
Chase Plaza.
Perizinan Entitas Anak
Nama Tanggal Tanggal
No. Dokumen Nomor Surat Ijin Instansi Keterangan
Perusahaan Berlaku Berakhir
1. PT Duta NIB 1240000671773 17 Juni 2021Izin berlaku Pemerintah
Buana Permai selama Republik Indonesia
Development Perseroan c.q Lembaga
(“DBPD”) masih Pengelola dan
menjalankan Penyelenggara OSS
kegiatan usaha
Surat Izin 94/24.1PB.7/31.74/- 31 Januari Izin berlaku Unit Pelaksana
Usaha 1.824.27/e/2018 2018 selama Pelayanan Terpadu
Perdagangan Perseroan Satu Pintu Kota
(SIUP) Besar masih Administrasi Jakarta
menjalankan Selatan
kegiatan usaha
2. PT GrahaBakti NIB 1291000681773 17 Juni 2021 Izin berlaku Pemerintah
Abadi (“GBA”) selama Republik Indonesia
Perseroan c.q Lembaga
masih Pengelola dan
menjalankan Penyelenggara OSS
kegiatan usaha
3. PT Banten NIB 1247001631845 14 Juni 2021 Izin berlaku Pemerintah
Energy selama Republik Indonesia
International Perseroan c.q Lembaga
(“BEI”) masih Pengelola dan
menjalankan Penyelenggara OSS
kegiatan usaha
4. PT Premiera NIB 0232010152156 25 Izin berlaku Pemerintah
Anggada (“PA”) November selama Republik Indonesia
2020 Perseroan c.q Lembaga
masih Pengelola dan
menjalankan Penyelenggara OSS
kegiatan usaha
64
Page 89
E. Aset Tetap
Berikut adalah Aset Tetap yang dimiliki dan dikuasai oleh Perseroan:
1. Aset tetap yang dimiliki Perseroan:
a. Plaza Chase
Sebidang tanah seluas 10.299 m2 (sepuluh ribu dua ratus sembilan puluh sembilan meter persegi)
yang terletak di Jalan Jend. Sudirman Kav. 21, RT 016/001, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi,
Kota Administrasi Jakarta Selatan, Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta berdasarkan SHGB
No. 01109/Kel. Karet yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta
Selatan pada tanggal 4 Oktober 2019. Dengan nama pemegang hak adalah PERSEROAN. Hak
berlaku hingga tanggal 7 Agustus 2032.
b. Citywalk Sudirman
Sebidang tanah seluas 13.041 m2 (tiga belas ribu empat puluh satu meter persegi), yang terletak
tanah Jl. KH Mas Mansyur RT 013/011, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang,
Kotamadya Jakarta Pusat, Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta,Sertipikat berdasarkan SHGB
No. 447/Karet Tengsin yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kotamadya Jakarta Pusat
pada tanggal 15 September 2005. Dengan nama pemegang hak adalah PERSEROAN. Hak belaku
hingga tanggal 19 Mei 2035. Berikut dengan 330 (tiga ratus tiga puluh) Sertifikat Hak Milik atas
Satuan Rumah Susun diatasnya.
c. La Maison
Sebidang tanah seluas 5503 m2 (lima ribu lima ratus tiga meter persegi) terletak di Jalan Barito II,
Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Propinsi DKI Jakarta,
berdasarkan Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 01349, diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan
Kota Administrasi Jakarta Selatan tanggal 21 April 2021, Surat Ukur No. 00878/Kramat Pela/2021
tanggal 2 Maret 2021. Dengan nama pemegang hak adalah PERSEROAN. Hak berlaku hingga
tanggal 06 Februari 2042.
d. Hotel Holiday Inn & Suites Gajah Mada dan Citywalk Gajah Mada
- Sebidang tanah seluas 10.480 m2 (sepuluh ribu empat ratus delapan puluh meter persegi)
terletak di Jalan Gajah Mada No. 211 dan No. 212, Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari,
Kotamadya Jakarta Barat, Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta berdasarkan Sertipikat Hak
Guna Bangunan (“SHGB”) No. 1251 diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kotamadya
Jakarta Barat pada tanggal 16 September 1997, Gambar Situasi No. 1237/1997 tanggal
5 Pebruari 1997. Dengan nama pemegang hak adalah PERSEROAN. Hak berlaku hingga
tanggal 15 September 2027. Hak Guna Bangunan tersebut berada diatas Hak Pengelolaan
sebagaimana disebutkan dalam Sertipikat Hak Pengelolaan No.1 tanggal 4 Pebruari 1997
yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kotamadya Jakarta Barat; Hak Pengelolaan
terdaftar atas nama Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta;
- Sebidang tanah seluas 430 m2 (empat ratus tiga puluh meter persegi) terletak di Jalan
Kemurnian II No. 1, RT.0010, RW. 01, Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari, Kotamadya
Jakarta Barat, Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta berdasarkan SHGB No. 671 diterbitkan
oleh Kepala Kantor Agraria Kotamadya pada tanggal 28 Nopember 1984Jakarta Barat,
Gambar Situasi No. 13/923/1984 tanggal 21 Pebruari 1984. Dengan nama pemegang hak
adalah PERSEROAN. Hak berlaku hingga tanggal 5 Oktober 2024;
- Sebidang tanah seluas 517 m2 (lima ratus tujuh belas meter persegi) terletak di Jalan Kemurnian
II No. 3, RT.001, RW. 010, Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari, Kotamadya Jakarta
Barat, Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta berdasarkan SHGB No. 698 diterbitkan oleh
Kepala Kantor Agraria Kotamadya Jakarta Barat pada tanggal 15 Mei 1985, Gambar Situasi
No. 27/3164/1984 tanggal 23 Juni 1984. Dengan nama pemegang hak adalah PERSEROAN.
Hak berlaku hingga tanggal 9 Mei 2025;
- Sebidang tanah seluas 1.633 m2 (seribu enam ratus tiga puluh tiga meter persegi) terletak di
Jalan Kemurnian IV No. 27, Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari, Kotamadya Jakarta
Barat, Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta berdasarkan SHGB No. 842 diterbitkan oleh
Kepala Kantor Agraria Kotamadya Jakarta Barat pada tanggal 29 Juli 1987, Gambar Situasi
No. 48/4951/1986 tanggal 21 Oktober 1986. Dengan nama pemegang hak adalah PERSEROAN.
Hak berlaku hingga tanggal 10 Juli 2027.
65
Page 90
e. Icon Complex
- Sebidang tanah seluas 3.075 m2 (tiga ribu tujuh puluh lima meter persegi) terletak di Jalan
Setiabudi Raya RT. 016, RW. 01, Kecamatan Setiabudi, Kotamadya Jakarta Selatan, Propinsi
Daerah Khusus Ibukota Jakarta berdasarkan Sertipikat Hak Guna Bangunan (“SHGB”) No. 728
tertanggal 31 Oktober 2005, diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kotamadya Jakarta
Selatan, Surat Ukur No. 00779/2005 tanggal 26 Oktober 2005. Dengan nama pemegang hak
adalah PERSEROAN. Hak berlaku hingga tanggal 14 Juni 2024;
- Sebidang tanah seluas 22.557 m2 (dua puluh dua ribu lima ratus lima puluh tujuh meter persegi)
terletak di Jalan Setiabudi Raya RT. 016, RW. 01, Kecamatan Setiabudi, Kotamadya Jakarta
Selatan, Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta berdasarkan SHGB No. 729 tertanggal
31 Oktober 2005, diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kotamadya Jakarta Selatan,
Surat Ukur No. 00780/2005 tanggal 26 Oktober 2005. Dengan nama pemegang hak adalah
PERSEROAN. Hak berlaku hingga tanggal 14 Juni 2024.
f. Tanah Kampung Bandan
Sebidang tanah seluas 64.277 m2 (enam puluh empat ribu dua ratus tujuh puluh tujuh meter
persegi) terletak di Kampoung Bandan, Kelurahan Ancol. Kecamatan Pademangan, Kotamadya
Jakarta Utara, Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta berdasarkan SHGB No. 1742/Ancol diatas
tanah Hak Pengelolaan, Surat Ukur No. 00219/2000 tgl 28 Pebruari 2000, dikeluarkan oleh Kepala
Kantor Pendaftaran Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan tgl 5 April 2000. Dengan nama
pemegang hak adalah PERSEROAN. Hak berlaku hingga tanggal 4 April 2020.
g. Tanah Tanjung Api-Api
PERSEROAN memiliki dan/atau menguasai tanah di Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan seluas
58.654 m² (lima puluh delapan ribu enam ratus lima puluh empat meter persegi) berdasarkan :
- Akta Pengoperan dan Penyerahan Hak No. 02 tanggal 8 Maret 2019 yang dibuat dihadapan
Emiatun Shaleha SH., Notaris di Kabupaten Banyuasin
- Akta Pengoperan dan Penyerahan Hak No. 03 tanggal 8 Maret 2019 yang dibuat dihadapan
Emiatun Shaleha SH., Notaris di Kabupaten Banyuasin;
- Akta Pengoperan dan Penyerahan Hak No. 08 tanggal 21 Oktober 2019 yang dibuat dihadapan
Emiatun Shaleha SH., Notaris di Kabupaten Banyuasin.
2. Aset tetap yang dikuasai Perseroan
a. Plaza Agro
Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 1745/Kuningan Timur, Surat Ukur No. 00743/ 2004 tgl 9 Januari
2004, dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pendaftaran Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan
tgl 9 Januari 2004, dengan luas 6.025 m2, Letak tanah Jl. HR Rasuna Said Kav. X-2 No. 1, terdaftar
atas nama Dana Pensiun Perkebunan (DAPENBUN), Sertipikat tersebut akan berakhir pada
tanggal 18 Januari 2024.
b. Hilton Garden Inn
Sebidang tanah dan bangunan seluas 50.000 m2 (lima puluh ribu meter persegi) terletak di Desa
Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Daerah Tingkat II Badung, Propinsi Daerah Tingkat I Bali,
berdasarkan Sertipikat Hak Pakai No. 8/Tuban tertanggal 23 April 1984, dikeluarkan oleh Kepala
Kantor AgrariaTingkat II Badung, Surat Ukur No. 3264/1982 tanggal 23 Oktober 1982. Dengan
nama pemegang hak adalah Departemen Pertahanan Dan Keamanan Cq. Komando Daerah
Udara IV Pangkalan Udara Ngurah Rai Di Denpasar.
66
Page 91
F. Perjanjian-Perjanjian Penting
Berikut ini adalah perjanjian dan perikatan material yang dimiliki oleh Perseroan dan Entitas Anak
dengan pihak ketiga:
Perjanjian Kredit
No. Rincian Keterangan
1 Perjanjian Akta Perjanjian Kredit Dengan Memakai Jaminan No. 14 tanggal 3 Maret 2017
yang dibuat di hadapan Suwarni Sukiman, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah
mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir diubah dengan Pengubahan
VIII Terhadap Perjanjian Kredit Dengan Memakai Jaminan No. 14 tanggal
24 Maret 2022 (untuk selanjutnya disebut “Perjanjian Kredit”.)
Pihak Perseroan (Debitur), PT Bank Victoria International Tbk (Kreditur/ Bank) dan
Hartadi Angkosubroto sebagai Pemilik Jaminan dan Penjamin.
Fasilitas pinjaman, Tujuan Bank memberikan Fasilitas Kredit kepada Debitur dalam bentuk:
Penggunaan dan Sisa fasilitas a) Demand Loan I (DL-I atau DLKK 1) sampai jumlah setinggi-tingginya
Rp100.000.000 ribu
b) Demand Loan II (DL-II atau DLKK 2) sampai jumlah setinggi-tingginya
Rp100.000.000 ribu
Fasilitas Kredit DLKK 1 dan DLKK 2 digunakan untuk pembiayaan modal kerja
dalam bidang usaha properti.
Saldo terutang PERSEROAN kepada PT Bank Victoria International Tbk per
31 Desember 2021 adalah sebesar Rp100.000.000 ribu untuk Fasilitas Kredit
DLKK 1 dan sebesar Rp100.000.000 ribu untuk Fasilitas Kredit DLKK 2.
Tingkat Suku Bunga 11% (sebelas persen) per tahun.
Jaminan a) Kuasa Membebankan Hak Tanggungan peringkat ke-1 (pertama) atas:
i) Sebidang tanah Hak Guna Bangunan yang terletak di dalam Propinsi
DKI Jakarta, Kotamadya Jakarta Utara, Kelurahan Ancol, setempat
dikenal sebagai Jln. Kampung Bandan, sebagaimana ternyata dari
Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 1742/Ancol, seluas 64.277 m2
terdaftar atas nama Perseroan;
ii) sebidang tanah Hak Guna Bangunan yang terletak di dalam Propinsi
DKI Jakarta, Kotamadya Jakarta Selatan, Kecamatan Mampang
Prapatan, Kelurahan Bangka, setempat dikenal sebagai Jln. Villa
Kemang Selatan I, RT. 011, RW. 04, sebagaimana ternyata dari
Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 554/Bangka, seluas 14.610 m2
terdaftar atas nama PT Prima Delta Sejahtera;
sebagaimana pengikatan jaminannya termaktub dalam Akta Surat Kuasa
Membebankan Hak Tanggungan peringkat ke-1 (pertama) No. 31 dan
No. 32 tanggal 26 Juni 2019 yang keduanya dibuat di hadapan Suwarni
Sukiman, S.H., Notaris di Jakarta;
b) Pemberian jaminan fidusia atas seluruh tagihan milik Debitur pada Gedung
Plaza Agro, sebagaimana pengikatan jaminannya termaktub dalam Akta
Jaminan Fidusia No. 33 tanggal 26 Juni 2019 yang dibuat di hadapan
Suwarni Sukiman, S.H., Notaris di Jakarta;
c) Pengikatan Jaminan Secara Cessie serta pemberian jaminan dan kuasa
atas seluruh Hak dan Kewajiban yang tercantum dalam Akta Perjanjian
Sewa Menyewa Untuk Jangka Waktu Panjang (Long Term Lease
Agreement) No. 03 tanggal 5 Mei 2014 yang dibuat dihadapan Hadijah,
S.H., Notaris di Jakarta, sebagaimana pengikatannya termaktub dalam:
i) Akta Perjanjian Pemindahan dan Penyerahan (Cessie) Hak dan
Kewajiban No. 34 tanggal 26 Juni 2019;
ii) Akta Kuasa No. 35 tanggal 26 Juni 2019,
yang keduanya dibuat di hadapan Suwarni Sukiman, S.H., Notaris di
Jakarta; dan
d) Pemberian Jaminan Pribadi (Borgtocht) dari Penjamin, sebagaimana
dalamAkta Pemberian Jaminan Pribadi (Borgtocht) No. 16 tanggal 3 Maret
2017 dan No. 127 tanggal 30 Nopember 2018, yang keduanya dibuat di
hadapan Suwarni Sukiman, S.H., Notaris di Jakarta.
67
Page 92
No. Rincian Keterangan
Jangka Waktu Fasilitas Kredit DLKK 1 dan DLKK 2 diberikan untuk jangka waktu terhitung sejak
tanggal 3 Maret 2022 sampai dengan 3 Maret 2023.
Pelunasan dipercepat tidak dikenakan penalti.
Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Debitur berjanji dan mengikat diri untuk tidak melakukan hal-hal yang tercantum
(Negative Covenant) di bawah ini tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank, antara lain:
1) mengikat diri sebagai penjamin/penanggung (Corporate Guarantor)
terhadap pihak lain dan/atau menjaminkan harta kekayaan Debitur untuk
kepentingan pihak lain, kecuali yang telah ada pada saat Fasilitas Kredit ini
diberikan;
2) memperoleh kredit dalam bentuk apapun dari pihak lain apabila Debt-to-
Equity ratio diatas 3:1 baik untuk modal kerja maupun investasi, termasuk
Cross Currency Swap atau sejenisnya, kecuali yang telah ada pada saat
Fasilitas Kredit ini diberikan atau dalam rangka transaksi dagang yang
lazim dan pinjaman subordinasi dari pemegang saham.
Memberitahukan secara tertulis kepada Bank selambat-lambatnya 30 (tiga
puluh) hari setelah Debitur melakukan hal-hal antara lain menerbitkan Surat
Berharga.
Tidak terdapat ketentuan yang membatasi Obligasi.
Hal-Hal Yang Wajib Dilakukan (Positive Sebelum semua pokok pinjaman serta bunga dan biaya-biaya lainnya yang
Covenant) terhubung dilunasi, maka Debitur berjanji dan mengikatkan diri untuk antara lain
mendahulukan pembayaran hutang kepada Bank dari pembayaran-pembayaran
lainnya.
2. Perjanjian Akta Perjanjian Kredit Dengan Memakai Jaminan No. 30 tanggal 26 Juni 2019
yang dibuat di hadapan Suwarni Sukiman, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah
mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir diubah dengan Pengubahan
IV Terhadap Perjanjian Kredit Dengan Memakai Jaminan No. 30 tanggal
24 Maret 2022 yang dibuat dibawah tangan.
Pihak Perseroan (Debitur), PT Bank Victoria International Tbk (Kreditur/ Bank) dan
Hartadi Angkosubroto sebagai Pemilik Jaminan dan Penjamin.
Fasilitas pinjaman Fasilitas Kredit kepada Debitur yang bersifat tetap atau berjadwal dalam bentuk
Fixed Loan (FL atau FLKK) sebesar Rp96.970.000.000,-
Fasilitas FLKK digunakan untuk keperluan take over fasilitas pada Bank CIMB
Niaga serta pembiayaan Long Term Lease Gedung Plaza Agro (angsuran
terakhir).
Saldo terutang PERSEROAN kepada PT Bank Victoria International Tbk per
tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp96.970.000 ribu
Tingkat Suku Bunga 11% (sebelas persen) per tahun.
Jaminan a) Kuasa Membebankan Hak Tanggungan peringkat ke-1 (pertama) atas:
i) sebidang tanah Hak Guna Bangunan yang terletak di dalam Propinsi
DKI Jakarta, Kotamadya Jakarta Utara, Kelurahan Ancol, setempat
dikenal sebagai Jln. Kampung Bandan, sebagaimana ternyata dari
Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 1742/Ancol, seluas 64.277 m2
terdaftar atas nama Perseroan;
ii) sebidang tanah Hak Guna Bangunan yang terletak di dalam Propinsi
DKI Jakarta, Kotamadya Jakarta Selatan, Kecamatan Mampang
Prapatan, Kelurahan Bangka, setempat dikenal sebagai Jln. Villa
Kemang Selatan I, RT. 011, RW. 04, sebagaimana ternyata dari
Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 554/Bangka, seluas 14.610 m2
terdaftar atas nama PT Prima Delta Sejahtera;
sebagaimana pengikatan jaminannya termaktub dalam Akta Surat Kuasa
Membebankan Hak Tanggungan peringkat ke-1 (pertama) No. 31 dan
No. 32 tanggal 26 Juni 2019 yang keduanya dibuat di hadapan Suwarni
Sukiman, S.H., Notaris di Jakarta;
b) Pemberian jaminan fidusia atas seluruh tagihan milik Debitur pada Gedung
Plaza Agro sebagaimana pengikatan jaminannya termaktub dalam Akta
Jaminan Fidusia No. 33 tanggal 26 Juni 2019 yang dibuat di hadapan
Suwarni Sukiman, S.H., Notaris di Jakarta;
68
Page 93
No. Rincian Keterangan
c) Pengikatan Jaminan Secara Cessie serta pemberian jaminan dan kuasa
atas seluruh Hak dan Kewajiban yang tercantum dalam Akta Perjanjian
Sewa Menyewa Untuk Jangka Waktu Panjang (Long Term Lease
Agreement) No. 03 tanggal 5 Mei 2014 yang dibuat di hadapan Hadijah,
S.H., Notaris di Jakarta, sebagaimana pengikatannya termaktub dalam:
i) Akta Perjanjian Pemindahan dan Penyerahan (Cessie) Hak dan
Kewajiban No. 34 tanggal 26 Juni 2019;
ii) Akta Kuasa No. 35 tanggal 26 Juni 2019,
yang keduanya dibuat di hadapan Suwarni Sukiman, S.H., Notaris di
Jakarta;
d) Pemberian Jaminan Pribadi (Borgtocht) dari Penjamin, sebagaimana
termaktub dalam Akta Pemberian Jaminan Pribadi (Borgtocht) No. 36
tanggal 26 Juni 2019, yang dibuat di hadapan Suwarni Sukiman, S.H.,
Notaris di Jakarta.
Jangka Waktu Fasilitas FLKK diberikan untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal 3 Januari
2022 sampai dengan 28 Februari 2029.
Pelunasan dipercepat tidak dikenakan penalti.
Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Debitur berjanji dan mengikat diri untuk tidak melakukan hal-hal yang tercantum
(Negative Covenant) di bawah ini tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank, antara lain:
1) mengikat diri sebagai penjamin/penanggung (Corporate Guarantor)
terhadap pihak lain dan/atau menjaminkan harta kekayaan Debitur untuk
kepentingan pihak lain, kecuali yang telah ada pada saat Fasilitas Kredit ini
diberikan;
2) memperoleh kredit dalam bentuk apapun dari pihak lain apabila Debt-to-
Equity ratio diatas 3:1 baik untuk modal kerja maupun investasi, termasuk
Cross Currency Swap atau sejenisnya, kecuali yang telah ada pada saat
Fasilitas Kredit ini diberikan atau dalam rangka transaksi dagang yang
lazim dan pinjaman subordinasi dari pemegang saham.
Memberitahukan secara tertulis kepada Bank selambat-lambatnya 30 (tiga
puluh) hari setelah Debitur melakukan hal-hal antara lain menerbitkan Surat
Berharga.
Tidak terdapat ketentuan yang membatasi Obligasi.
Hal-Hal Yang Wajib Dilakukan (Positive Sebelum semua pokok pinjaman serta bunga dan biaya-biaya lainnya yang
Covenant) terhubung dilunasi, maka Debitur berjanji dan mengikatkan diri untuk antara lain
mendahulukan pembayaran hutang kepada Bank dari pembayaran-pembayaran
lainnya.
3. Perjanjian Akta Perjanjian Fasilitas Term Loan No. CRO.KP/272/TLN/2019 No. 92 tanggal
29 Juli 2019 yang dibuat dihadapan Haris Munandar, S.H., pengganti dari
Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan
sebagaimana diubah dengan Akta Addendum I (Pertama) Perjanjian Fasilitas
Term Loan No. CRO.KP/272/TLN/2019 No. 56 tanggal 26 Agustus 2020 yang
dibuat dihadapan Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Selatan.
Pihak a. PERSEROAN sebagai Debitur;
b. PT Bank Mandiri Tbk sebagai Bank;
Fasilitas Pinjaman, Tujuan dan Saldo Fasilitas Kredit:
Terutang Limit maksimal sebesar Rp 968.000.000 ribu
Tujuan :
Tambahan cashflow dalam rangka pengembangan usaha Debitur.
Saldo Terutang :
Pada tanggal 31 Desember 2021, saldo terutang atas Fasilitas Term Loan adalah
sebesar Rp958.800.000 ribu
69
Page 94
No. Rincian Keterangan
Tingkat Suku Bunga 1.9,25% per tahun dibayar efektif setiap bulan paling lambat tanggal 23 (dua
puluh tiga) bulan yang bersangkutan dengan ketentuan sebagai berikut :
a. Suku bunga 3,50% per tahun dibayar efektif pada tanggal 23 setiap
bulannya dimulai sejak tagihan bunga bulan Agustus 2020 sampai
dengan tagihan bunga bulan Mei 2022 dan dapat beribah sewaktu-
waktu sesuai ketentuan yang berlaku di Bank Mandiri. Perubahan
tersebut mengikat Debitur maupun penjamin cukup dengan cara
pemberitahuan secara tertulis kepada Debitur.
b. Suku bunga 5,75% per tahun ditangguhkan terhitung mulai tanggal
23 Agustus 2020 sampai dengan 22 Mei 2022 dan kemudian diangsur
selama 48 bulan terhitung mulai tanggal 23 Juni 2022.
Keterangan :
Bunga yang ditangguhkan (BYDT) dapat dilakukan pembayaran
dipercepat oleh PERSEROAN apabila usaha PERSEROAN membaik.
c. Suku bunga 9,25% per tahun dibayar efektif pada tanggal 23 setiap
bulannya terhitung mulai tanggal 23 Juni 2022 dan dapat berubah
sewaktu-waktu sesuai ketentuan yang berlaku di Bank Mandiri,
perubahan tersebut mengikat Debitur maupun penjamin cukup
dengan cara pemberitahuan secara tertulis kepada Debitur.
2. Tunggakan bunga periode 2020 sampai dengan efektif restrukturisasi
dijadikan Tunggakan Bunga Yang Dijadwalkan (TBYD) dengan perincian
sebagai berikut :
Periode Bunga Dibayar TBYD
Juni – Juli 2020 - 9,00 per tahun
Pembayaran TBYD diangsur selama 48 bulan terhitung mulan tanggal 23
Juni 2022.
Jaminan 1. Tanah dan bangunan Chase Plaza yang berdiri diatas lahan seluas 10.299
m2 terletak di Jalan Jenderal Sudirman Kavling 21, Kelurahan Karet,
Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi Daerah
Khusus Ibukota Jakarta, dengan bukti kepemilikan SHGB No. 01109/
Karet tanggal 4 Oktober 2019 terdaftar atas nama PERSEROAN. Atas
tanah tersebut akan dibebankan Hak Tanggungan Peringkat I (Pertama)
dengan Nilai Hak Tanggungan sebesar Rp 1.000.000.000.000,- (satu triliun
Rupiah) sebagaimana Sertifikat Hak Tanggungan No. 7043/2019 tanggal
29 November 2019.
2. Tanah lokasi Icon Tower Project yang berdiri diatas lahan seluas 25.732 m2
terletak di Jalan Setiabudi Raya, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi,
Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta,
dengan bukti kepemilikan : SHGB No. 728/Karet tanggal 31 Oktober 2005
seluas 3.075 m2, SHGB No. 729/Karettanggal 31 Oktober 2005 seluas
22.657 m2, yang terdaftar atas nama PERSEROAN. Atas tanah tersebut
akan dibebankan Hak Tanggungan Peringkat I (pertama) dengan Nilai Hak
Tanggungan sebesar Rp 250.000.000.000,00 (dua ratus lima puluh miliar
Rupiah) sebagaimana Sertifikat Hak Tanggungan No. 4678/2019 tanggal
29 Agustus 2019.
3. Personal Guarantee atas nama Hartadi Angkosubroto sebagaimana Akta
Penjamian Pribadi (Personal Guarantee) No. 95 tanggal 29 Juli 2019.
4. Deficit Cash Flow Guarantee atas nama Hartadi Angkosubroto
sebagaimana Akta Jaminan Pemenuhan Kekurangan Dana (Deficit Cash
Flow Guarantee) No. 96 tanggal 29 Juli 2019.
Jangka Waktu Tanggal 26 Agustus 2020 sampai dengan tanggal 28 Juli 2029
Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank, Debitur tidak boleh
(Negative Covenant) melakukan hal-hal antara lain :
Memperoleh kredit/fasilitas pinjaman baru dari lembaga keuangan/pihak ketiga
lainnya, kecuali kredit/fasilitas pinjaman dalam rangka menjalankan kegiatan
usaha sehari-hari Debitur yang wajar atau kredit/fasilitas pinjaman tersebut tidak
melanggar janji-janji finansial (financial covenant).
Debitur berkewajiban untuk memenuhi Covenant Kredit antara lain :
Debitur memberi kesempatan kepada Bank dan group usaha Bank untuk
menjadi arranger, underwritter dan fungsi-fungsi lainnya dalam hal Debitur akan
melakukan Corporate Action seperti penerbitan obligasi, melakukan investasi
pada Debitur lain, melakukan divestasi, dan bentuk-bentuk sekuritisasi lainnya.
Tidak terdapat ketentuan yang membatasi Obligasi
70
Page 95
No. Rincian Keterangan
Hal-Hal Yang Wajib Dilakukan Debitur berkewajiban untuk melaksanakan hal-hal antara lain:
(Positive Covenant) Menjaga financial covenant sebagai berikut :
a. Leverage dengan perhitungan Total Hutang/Ekuitas (modal Debitur + laba
ditahan), terjaga maksimal 300% (tiga ratus persen).
b. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) minimal 110% (seratus sepuluh
persen) dengan perhitungan sebagai berikut: (EBITDA tahun berjalan)
(kewajiban bunga tahun berjalan + kewajiban pokok tahun berjalan). Dalam
hal DSCR < 110% maka pemenuhan kewajiban harus di top up pemegang
saham, sehingga kas akhir Debitur terjaga positif.
c. Kas minimum Debitur dapat mengcover 1 (satu) kali angsuran pokok dan 1
(satu) kali kewajiban bunga.
4. Perjanjian Akta Perjanjian Kredit dan Perjanjian Jaminan No. 31 tanggal 9 Juni 2017 yang
telah diubah dengan Akta Perubahan I Terhadap Perjanjian Kredit dan Perjanjian
Jaminan No. 01 tanggal 2 Oktober 2018 yang keduanya dibuat dihadapan
Sri Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Pusatjo. surat
PT Bank Panin Tbk No. 141/CRR/EXT/20 tanggal 4 Nopember 2020 Perihal :
Restrukturisasi Kredit Terkait Dampak COVID-19.
Pihak a. PERSEROAN sebagai Debitur;
b. PT Bank Pan Indonesia Tbk disingkat PT Bank Panin Tbk sebagai Kreditur;
Fasilitas Pinjaman, Tujuan dan Saldo Fasilitas Pinjaman :
Terutang a) Fasilitas Pinjaman Jangka Panjang (PJP) 1 sebesar Rp444.000.000 ribu
(“Fasilitas PJP 1”);
b) Fasilitas Pinjaman Jangka Panjang (PJP) 2 sebesar Rp575.000.000.000,-
(“Fasilitas PJP 2”);
c) Fasilitas Pinjaman Jangka Panjang (PJP) 3 sebesar Rp145.000.000 ribu
(“Fasilitas PJP 3”)
Tujuan:
a) Fasilitas PJP 1:
Untuk melunasi hutang Debitur di Bank QNB Indonesia, Maybank Indonesia
dan untuk melunasi hutang obligasi Debitur.
b) Fasilitas PJP 2:
Untuk pembiayaan proyek yang sedang berjalan (under construction,
finishing), proyek baru maupun kebutuhan modal kerja lainnya seperti
pengurusan ijin-ijin atas proyek-proyek Debitur maupun anak perusahaan
yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Debitur.
c) Fasilitas PJP 3:
Merupakan perubahan dari fasilitas PB sebesar Rp100.000.000 ribu dan
PJP-2 sebesar Rp45.000.000 ribu.
Saldo Terutang :
Pada tanggal 31 Desember 2021, saldo terutang atasfasilitas PJP1 sebesar
Rp444.000.000 ribu, PJP2 sebesar Rp575.000.000 ribu, dan PJP3 sebesar
Rp145.000.000 ribu
Tingkat Suku Bunga PJP-1, PJP-2 dan PJP-3 : 9,5 % per tahun (floating)
Suku bunga fasilitas PJP efektif sejak 1 Juli 2020 menjadi 10 % (floating) (d.h
10,5 % per tahun) dan sejak 1 September 2020 menjadi 9,5 % per tahun (floating)
Jaminan Fasilitas PJP-1:
- HT atas tanah dan bangunan Apartemen La Maison Barito yang terletak di
Jl. Barito Raya, Kel. Kramat Pela. Kec. Kebayoran Baru. Jakarta Selatan
sesuai dengan HGB No. 01167/Kramat.
- Personal Guarantee Bpk. Hartadi Angkosubroto.
Fasilitas PJP-2 :
- HT atas tanah dan bangunan Citywalk Sudirman yang terietak Jl. K.H. Mas
MansyurNo. 121, Kel. KaretTengsin. Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat
dengan luas tanah sebesar 13.041 m2 dan luas bangunan ± 28.000 m2
dan 330 SHMSRS.
- Fidusia atas tagihan sewa Citywalk Sudirman. Jakarta.
- Personal Guarantee Bpk. Hartadi Angkosubroto.
71
Page 96
No. Rincian Keterangan
Fasilitas PJP-3
- HT atas 1 unit apartemen yang terletak di Pavilion Apartment JL. K.H. Mas
Mansyur, Lantai 7 blok 1 No. 703, Kel. KaretTengsin, Kec. Tanah Abang.
Jakarta Pusat sesuai dengan SHMSRS No. 1148/VII/1 seluas 115 m2 atas
nama DBPD.
- HT atas tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Kemang Selatan 1 RT. 005
RW. 003 Kel. Bangka Kec. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan dengan
total luas tanah sebesar 7.907 m2 atas nama PT. Prima Delta Sejahtera
sesuai dengan sertifikat sebagai berikut:
• HGB No. 00777 seluas 3.143 m2
• HGB No. 00778 seluas 3.486 m2
• HGB No. 144 seluas 1.278 m2
- Kuasa Mengelola Bangunan dan Menyewakan Ruangan atas tanah
dan bangunan Hotel Hilton Garden Inn Bali di Jl. Raya Airport Ngurah
Rai, Kel. Tuban Kec. Kuta. Bali seluas ± 19.000 m2 sesuai dengan Akta
Perjanjian Substitusi dan Amandemen dari Akta Perjanjian No. 34 tanggal
3 September 1990, tertanggal 23 Desember 2005 antara PT. Angkasa Puri
dan Induk Koperasi TNI AU dengan Perseroan.
- Personal Guarantee Bpk. Hartadi Angkosubroto
Jangka Waktu a) Fasilitas PJP 1: 9 Juni 2025
b) Fasilitas PJP 2: 9 Juni 2025
Fasilitas PJP 3: 9 Juni 2025
Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Kreditur, Debitur tidak boleh
(Negative Covenant) melakukan hal-hal antara lain:
Memperoleh kredit dalam bentuk apapun dari pihak lain baik untuk modal kerja
maupun investasi sepanjang dengan penambahan kredit ini, apabila rasio total
hutang berbunga (interest bearing debt) terhadap total ekuitas Debitur (DER)
lebih besar dari 3, kecuali dalam rangka transaksi dagang yang lazim dan
pinjaman subordinasi dari pemegang saham Debitur.
Tidak terdapat ketentuan yang membatasi Obligasi
Hal-Hal Yang Wajib Dilakukan (Positive Debitur berjanji dan mengikat diri untuk selama berlakunya Perjanjian dan
Covenant) Hutang belum dilunasi, melaksanakan hal-hal antara lain:
Memberitahukan kepada Kreditur apabila Debitur memperoleh kredit dalam
bentuk apapun dari pihak lain, baik untuk modal kerja maupun investasi
sepanjang dengan penambahan kredit ini, rasio total hutang berbunga (interest
bearing debt) terhadap total ekuitas Debitur (DER) lebih kecil dari 3 (tiga),
kecuali dalam rangka transaksi dagang yang lazim dan pinjaman subordinasi
dari pemegang saham Debitur.
5. Perjanjian Akta Perjanjian Kredit No. 32 tanggal 7 September 2016 yang dibuat dihadapan
Nyonya Djumini Setyoadi, SH, M.Kn., Notaris di Daerah Khusus Ibukota Jakarta,
berkedudukan di Kota Jakarta Pusat, yangtelah diubah beberapa kali dan terakhir
diubah dengan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit Restrukturisasi No. (7)
32 Kredit Investasi – Maksimum Rp385.000.000.000,- tertanggal 2 Oktober 2020
yang dibuat dibawah tangan bermeterai cukup.
Pihak a. PERSEROAN sebagai Penerima Kredit; dan
b. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai Bank
Fasilitas Pinjaman, Tujuan dan Saldo Fasilitas Kredit Investasi sebesar maksimum Rp385.000.000.000,-;
Terutang
Tujuan untuk pembiayaan pembangunan Hotel Holiday Inn and Suites di Jalan
Gajah Mada No. 211, Jakarta;
Saldo Terutang pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp333.000.000
ribu
Tingkat Suku Bunga 9,7% per tahun.
72
Page 97
No. Rincian Keterangan
Jaminan a. 4 bidang Tanah Hak Guna Bangunan dan Bangunan Hotel Holiday Inn
and Suites Gajah Mada seluas +/- 13.060 m² atas nama PERSEROAN
yang terletak di Jl. Gajah Mada No. 211, Kelurahan Glodok, Kecamatan
Taman Sari 11150, Kota Jakarta Barat, Propinsi DKI Jakarta dengan rincian
sebagai terdiri dari:
1). Sebidang tanah Hak Guna Bangunan dengan bukti kepemilikan
Sertipikat Hak Guna Bangunan (“SHGB”) No. 1251 atas nama
PERSEROAN, seluas 10.480 m². Tanah dengan SHGB tersebut
telah dibebankan Hak Tanggungan Peringkat I dan Peringkat II
sebagaimana :
a). Sertipikat Hak Tanggungan (“SHT”) Peringkat I (Pertama)
No. 07853/2016 tanggal 18 Oktober 2016 senilai
Rp421.350.000.000,-;
b). SHT Peringkat II (Kedua) No. 00269/2019 tanggal 28 Januari
2019 senilai Rp696.245.000.000,-;
2). Sebidang tanah Hak Guna Bangunan dengan bukti kepemilikan
berupa SHGB No. 671 atas nama PERSEROAN, seluas 430 m².
Tanah dengan SHGB tersebut telah dibebankan Hak Tanggungan
Peringkat I dan Peringkat II sebagaimana:
a). SHT Peringkat I (Pertama) No. 07855/2016 tanggal 18 Oktober
2016 senilai Rp13.108.000.000,-;
b). SHT Peringkat II (Kedua) No. 00271/2019 tanggal 28 Oktober
2019 senilai Rp32.747.000.000,-;
3). Sebidang tanah Hak Guna Bangunan dengan bukti kepemilikan
SHGB No. 698 atas nama PERSEROAN, seluas 517 m². Tanah
dengan SHGB tersebut telah dibebankan Hak Tanggungan Peringkat
I dan Peringkat II sebagaimana:
a). SHT Peringkat I (Pertama) No. 07852/2016 tanggal 18 Oktober
2016 senilai Rp15.761.000.000,-;
b). SHT Peringkat II (Kedua) No. 00268/2019 tanggal 28 Januari
2019 senilai Rp39.373.000.000,-;
4). Sebidang tanah Hak Guna Bangunan dengan bukti kepemilikan
SHGB No. 842 atas nama PERSEROAN, seluas 1.633 m². Tanah
dengan SHGB tersebut telah dibebankan Hak Tanggungan Peringkat
I dan Peringkat II sebagaimana:
a). SHT Peringkat I (Pertama) No. 07854/2016 tanggal 18 Oktober
2016 senilai Rp49.781.000.000,-;
b). SHT Peringkat II (Kedua) No. 00270/2019 tanggal 28 Januari
2019 senilai Rp124.363.000.000,-;
b. Pendapatan yang akan datang pada proyek Holiday Inn dan Citywalk
Gajah Mada yang telah dibebankan Fidusia sebagaimana Sertipikat
Jaminan Fidusia No. W10.00740574.AH.05.02 TAHUN 2019 tanggal 12
Nopember 2019 senilai Rp350.000.000.000,-;
c. Jaminan Perseorangan atas nama Hartadi Angkosubroto sebagaimana
Akta Jaminan Perseorangan No. 40 tanggal 7 September 2016.
Jangka Waktu Berlaku sampai dengan 6 September 2026
Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Selama Fasilitas Kredit Investasi belum lunas, maka tanpa persetujuan tertulis
(Negative Covenant) terlebih dahulu dari Bank, Penerima Kredit tidak diperkenankan antara lain untuk:
a. Menjaminkan agunan kepada pihak lain;
b. Menjaminkan aset Hotel Holiday Inn & Suites Gajah Mada dan/atau
pendapatan dari operasional hotel tersebut kepada pihak lain selain
kepada Bank.
Tidak terdapat ketentuan yang membatasi penerbitan Obligasi
Hal-Hal Yang Wajib Dilakukan (Positive Selama Fasilitas Kredit Investasi belum lunas, maka Penerima Kredit diwajibkan
Covenant) antara lain untuk:
Memprioritaskan penggunaan produk-produk jasa perbankan Bank antara lain
seperti produk simpanan, payroll gaji karyawan, DPLK, Corporate Card, Cash
Management, BNI Life, RTGS, Kliring, pembayaran listrik / telephone, kartu
kredit, internet banking, PT BNI Sekuritas (apabila melakukan Corporate Action)
dan lain-lain.
73
Page 98
No. Rincian Keterangan
6. Perjanjian Akta Perjanjian Kredit No. 33 tanggal 7 September 2016, yang dibuat dihadapan
Nyonya Djumini Setyoadi, SH, M.Kn., Notaris di Daerah Khusus Ibukota Jakarta,
berkedudukan di Kota Jakarta Pusat yang telah diubah beberapa kali dan
terakhir diubah dengan Surat dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
No. KOM1/4.2/319/R tanggal 27 April 2022 perihal Persetujuan Perpanjangan
Restrukturisasi Fasilitas Kredit.
Pihak a. PERSEROAN sebagai Penerima Kredit; dan
b. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai Bank
Fasilitas pinjaman, Tujuan dan Saldo Fasilitas Kredit Modal Kerja sebesar maksimum Rp10.000.000 ribu;
Terutang
Tujuan untuk keperluan tambahan modal kerja Hotel Holiday Inn & Suites yang
terletak di Jalan Gajah Mada No. 211, Jakarta;
Saldo Terutang pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp10.000.000
ribu.
Tingkat Suku Bunga 9,7% per tahun.
Jaminan a. 4 (empat) bidang Tanah Hak Guna Bangunan dan Bangunan Hotel Holiday
Inn and Suites Gajah Mada seluas +/- 13.060 m² atas nama PERSEROAN
yang terletak di Jl. Gajah Mada No. 211, Kelurahan Glodok, Kecamatan
Taman Sari 11150, Kota Jakarta Barat, Propinsi DKI Jakarta dengan rincian
sebagai terdiri dari:
1). Sebidang tanah Hak Guna Bangunan dengan bukti kepemilikan
Sertipikat Hak Guna Bangunan (“SHGB”) No. 1251, atas nama
PERSEROAN, seluas 10.480 m². Tanah dengan SHGB tersebut
telah dibebankan Hak Tanggungan Peringkat I dan Peringkat II
sebagaimana :
a). Sertipikat Hak Tanggungan (“SHT”) Peringkat I (Pertama)
No. 07853/2016 tanggal 18 Oktober 2016 senilai Rp
421.350.000.000,-;
b). SHT Peringkat II (Kedua) No. 00269/2019 tanggal 28 Januari
2019 senilai Rp696.245.000.000,-;
2). Sebidang tanah Hak Guna Bangunan dengan bukti kepemilikan
berupa SHGB No. 671, atas nama PERSEROAN, seluas 430 m².
Tanah dengan SHGB tersebut telah dibebankan Hak Tanggungan
Peringkat I dan Peringkat II sebagaimana:
a). SHT Peringkat I (Pertama) No. 07855/2016 tanggal 18 Oktober
2016 senilai Rp 13.108.000.000,-;
b). SHT Peringkat II (Kedua) No. 00271/2019 tanggal 28 Oktober
2019 senilai Rp32.747.000.000,-;
3). Sebidang tanah Hak Guna Bangunan dengan bukti kepemilikan
SHGB No. 698, atas nama PERSEROAN, seluas 517 m² (lima
ratus tujuh belas meter persegi). Tanah dengan SHGB tersebut
telah dibebankan Hak Tanggungan Peringkat I dan Peringkat II
sebagaimana:
a). SHT Peringkat I (Pertama) No. 07852/2016 tanggal 18 Oktober
2016 senilai Rp15.761.000.000,-;
b). SHT Peringkat II (Kedua) No. 00268/2019 tanggal 28 Januari
2019 senilai Rp39.373.000.000,-;
4). Sebidang tanah Hak Guna Bangunan dengan bukti kepemilikan
SHGB No. 842, atas nama PERSEROAN, seluas 1.633 m². Tanah
dengan SHGB tersebut telah dibebankan Hak Tanggungan Peringkat
I dan Peringkat II sebagaimana:
a). SHT Peringkat I (Pertama) No. 07854/2016 tanggal 18 Oktober
2016 senilai Rp49.781.000.000,-;
b). SHT Peringkat II (Kedua) No. 00270/2019 tanggal 28 Januari
2019 senilai Rp124.363.000.000,-;
b. Pendapatan yang akan datang pada proyek Holiday Inn dan Citywalk
Gajah Mada yang telah dibebankan Fidusia sebagaimana Sertipikat
Jaminan Fidusia No. W10.00740574.AH.05.02 TAHUN 2019 tanggal 12
Nopember 2019 senilai Rp350.000.000.000,-.
c. Jaminan Perseorangan atas nama Hartadi Angkosubroto sebagimana Akta
Jaminan Perseorangan No. 40 tanggal 7 September 2016.
Jangka Waktu Berlaku sampai dengan tanggal 6 September 2022.
74
Page 99
No. Rincian Keterangan
Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Selama Fasilitas Kredit Modal Kerja belum lunas, maka tanpa persetujuan
(Negative Covenant) tertulis terlebih dahulu dari Bank, Penerima Kredit tidak diperkenankan antara
lain untuk:
a. Menjaminkan agunan kepada pihak lain;
b. Menjaminkan aset Hotel Holiday Inn & Suites Gajah Mada dan/atau
pendapatan dari operasional hotel tersebut kepada pihak lain selain Bank.
Tidak terdapat ketentuan yang membatasi penerbitan Obligasi
Hal-Hal Yang Wajib Dilakukan (Positive Selama Fasilitas Kredit Modal Kerja belum lunas, maka Penerima Kredit
Covenant) diwajibkan antara lain untuk:
Menggunakan produk-produk jasa perbankan Bank antara lain seperti produk
simpanan, payroll gaji karyawan, DPLK, Corporate Card, Cash Management,
BNI Life, RTGS, Kliring, pembayaran listrik / telephone, kartu kredit, internet
banking, PT BNI Sekuritas (apabila melakukan Corporate Action) dan lain-lain.
7. Perjanjian Akta Perjanjian Kredit No. 37 tanggal 18 Desember 2018 yang dibuat dihadapan
Nyonya Djumini Setyoadi, SH, M.Kn., Notaris di Daerah Khusus Ibukota Jakarta,
berkedudukan di Kota Jakarta Pusat yang telah diubah beberapa kali dan terakhir
diubah dengan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit Restrukturisasi No. (2)
37 Kredit Investasi – Maksimum Rp320.000.000.000,- tertanggal 2 Oktober 2020
dibuat dibawah tangan bermeterai cukup;
Pihak a. PERSEROAN sebagai Penerima Kredit; dan
b. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai Bank
Fasilitas pinjaman, Tujuan dan Saldo Fasilitas Kredit Investasi Refinacing sebesar maksimum Rp320.000.000.000,-
Terutang
Tujuan untuk Refinancingbangunan Citywalk Gajah Mada yang terletak di Jalan
Gajah Mada No. 211, Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Saldo Terutang pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp304.500.000
ribu.
Tingkat Suku Bunga 9,7% per tahun.
Jaminan a. 4 (empat) bidang Tanah Hak Guna Bangunan dan Bangunan Hotel Holiday
Inn and Suites Gajah Mada seluas +/- 13.060 m² (tiga belas ribu enam
puluh meter persegi) terdaftar atas nama PERSEROAN yang terletak di Jl.
Gajah Mada No. 211, Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari 11150,
Kota Jakarta Barat, Propinsi DKI Jakarta dengan rincian sebagai terdiri
dari:
1). Sebidang tanah Hak Guna Bangunan dengan bukti kepemilikan
Sertipikat Hak Guna Bangunan (“SHGB”) No. 1251, atas nama
PERSEROAN, seluas 10.480 m². Tanah dengan SHGB tersebut
telah dibebankan Hak Tanggungan Peringkat I dan Peringkat II
sebagaimana :
a). Sertipikat Hak Tanggungan (“SHT”) Peringkat I (Pertama)
No. 07853/2016 tanggal 18 Oktober 2016 senilai
Rp 421.350.000.000,-;
b). SHT Peringkat II (Kedua) No. 00269/2019 tanggal 28 Januari
2019 senilai Rp696.245.000.000,-;
2). Sebidang tanah Hak Guna Bangunan dengan bukti kepemilikan
berupa SHGB No. 671, atas nama PERSEROAN, seluas 430 m².
Tanah dengan SHGB tersebut telah dibebankan Hak Tanggungan
Peringkat I dan Peringkat II sebagaimana:
a). SHT Peringkat I (Pertama) No. 07855/2016 tanggal 18 Oktober
2016 senilai Rp 13.108.000.000,-;
b). SHT Peringkat II (Kedua) No. 00271/2019 tanggal 28 Oktober
2019 senilai Rp32.747.000.000,-;
3). Sebidang tanah Hak Guna Bangunan dengan bukti kepemilikan
SHGB No. 698, atas nama PERSEROAN, seluas 517 m² (lima
ratus tujuh belas meter persegi). Tanah dengan SHGB tersebut
telah dibebankan Hak Tanggungan Peringkat I dan Peringkat II
sebagaimana:
a). SHT Peringkat I (Pertama) No. 07852/2016 tanggal 18 Oktober
2016 senilai Rp15.761.000.000,-;
b). SHT Peringkat II (Kedua) No. 00268/2019 tanggal 28 Januari
2019 senilai Rp39.373.000.000,-;
75
Page 100
No. Rincian Keterangan
4). Sebidang tanah Hak Guna Bangunan dengan bukti kepemilikan
SHGB No. 842, atas nama PERSEROAN, seluas 1.633 m². Tanah
dengan SHGB tersebut telah dibebankan Hak Tanggungan Peringkat
I dan Peringkat II sebagaimana:
a). SHT Peringkat I (Pertama) No. 07854/2016 tanggal 18 Oktober
2016 senilai Rp49.781.000.000,-;
b). SHT Peringkat II (Kedua) No. 00270/2019 tanggal 28 Januari
2019 senilai Rp124.363.000.000,-;
b. Pendapatan yang akan datang pada proyek Holiday Inn dan Citywalk
Gajah Mada yang telah dibebankan Fidusia sebagaimana Sertipikat
Jaminan Fidusia No. W10.00740574.AH.05.02 TAHUN 2019 tanggal 12
Nopember 2019 senilai Rp350.000.000.000,-.
c. Jaminan Perseorangan atas nama Hartadi Angkosubroto sebagimana Akta
Jaminan Perseorangan No. 40 tanggal 7 September 2016.
Jangka Waktu Berlaku sampai dengan tanggal 17 Oktober 2026
Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Selama Fasilitas Kredit Investasi Refinancing belum lunas, tanpa persetujuan
(Negative Covenant) tertulis terlebih dahulu dari Bank, Penerima Kredit tidak diperkenankan antara
lain untuk:
a. Menjual dan/atau menyewakan dan/atau menjaminkan harta kekayaan
Penerima Kredit kepada pihak lain apabila dari transaksi tersebut
menyebabkan pelanggaran covenant yang dipersyaratkan oleh Bank;
b. Menerima fasilitas kredit baru baik dari bank lain maupun lembaga
keuangan lainnya (termasuk menerbitkan obligasi) apabila dari transaksi
tersebut menyebabkan pelanggaran covenant yang dipersyaratkan oleh
Bank;
c. Mengikatkan diri sebagai penjamin (borg), menjaminkan harta kekayaan
yang telah dijaminkan oleh Penerima Kredit kepada Bank, kepada pihak
lain;
Tidak terdapat ketentuan yang membatasi penerbitan Obligasi.
Hal-Hal Yang Wajib Dilakukan (Positive Selama Fasilitas Kredit Investasi Refinancing belum lunas maka Penerima
Covenant) Kredit diwajibkan antara lain untuk:
Memprioritaskan penggunaan produk-produk jasa perbankan Bank antara lain
seperti produk simpanan, Payroll gaji karyawan, DPLK, Corporate Card, Cash
Management, BNI Life, RTGS, Kliring, pembayaran listrik / telephone, kartu
kredit, internet banking, PT BNI Sekuritas (apabila melakukan Corporate Action)
dan lain-lain.
8. Perjanjian Akta Perjanjian Kredit dan Perjanjian Jaminan No. 60 tanggal 15 Februari 2022
dibuat dihadapan Sulistyaningsih, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta
Barat.
Pihak a. PERSEROAN sebagai Debitur; dan
b. PT Bank MNC Internasional Tbk sebagai Bank
Fasilitas pinjaman, Tujuan dan Saldo Fasilitas Kredit dalam bentuk Pinjaman Transaksi Khusus dengan jumlah pokok
Terutang maksimum hingga sebesar Rp 250.000.000.000,00 (dua ratus lima puluh miliar
Rupiah). Fasilitas Kredit ini bersifat On Liquidation Basis dan Committed.
Tujuan penggunaan Fasilitas Kredit untuk:
a. Modal kerja operasional, pelunasan Obligasi Berkelanjutan II Duta
Anggada Realty Tahap I (Pertama) Tahun 2021 sesuai dengan Sertifikat
Nomor 001/DAR/SJ-II/2021 tanggal jatuh tempo 18 Februari 2022
(selanjutnya disebut “Obligasi”); dan
b. Pengambilalihan (take over) Jaminan dari PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat Dan Banten Tbk (BPD Jabar dan Banten) selaku Wali Amanat.
Tingkat Suku Bunga 12,5% per tahun
76
Page 101
No. Rincian Keterangan
Jaminan a. Hak atas 1 (satu) bidang tanah dengan Sertipikat Hak Guna Bangunan
Nomor 3/Teluk Payo, sebagaimana dalam Surat Ukur tanggal 28 Agustus
2019 Nomor 80/Banyuasin/2017, seluas 85,16 Ha (delapanpuluh lima koma
satu enam Hektar), setempat dikenal dengan Teluk Payo, terletak di:
Desa : Teluk Payo.
Kecamatan : Banyuasin II.
Kabupaten : Banlyuasin.
Provinsi : Sumatera Selatan.
Terdaftar atas nama PT Mitra Terminal Transportasi, demikian berikut
dengan bangunan yang berdiri di atas tanah tersebut termasuk juga tanaman
serta hasil karya yang telah ada dan/atau akan ada yang merupakan satu
kesatuan dengan tanah tersebut.
Bahwa atas Barang Jaminan tersebut akan dibebani Hak Tanggungan
Peringkat I (Pertama) sebesar Rp 112.500.000.000,00 (seratus dua belas
miliar lima ratus juta Rupiah).
Adapun jaminan tersebut di atas akan diberikan kuasa untuk membebankan
Hak Tanggungan Peringkat Pertama yang akan diuraikan lebih lanjut
dalam Akta Kuasa Membebankan Hak Tanggungan tanggal hari ini, dibuat
dihadapan saya, Notaris dan selanjutnya pemberian Hak Tanggungan
Peringkat Pertama akan dilakukan dengan pembuatan Akta Pemberian Hak
Tanggungan yang dibuat dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)
dengan memakai janji-janji dan ketentuan-ketentuan yang sesuai serta
diperkenankan (tidak dilarang) menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun
1996 tentang Hak Tanggungan;
b. Hak atas 1 (satu) bidang tanah dengan Sertipikat Hak Guna Bangunan
Nomor 439/Bangka, sebagaimana dalam Surat Ukur tanggal 15 Desember
2003 Nomor 03468/2003, seluas 10.084 M2 (sepuluh ribu delapan puluh
empat Meter Persegi), setempat dikenal dengan Jalan Kemang Timur VIII
Rt 001 Rw 03, terletak di:
Kelurahan : Bangka.
Kecamatan : Mampang Prapatan.
Kotamadya : Jakarta Selatan.
Propinsi : Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Terdaftar atas nama PT Prima Delta Sejahtera, berkedudukan di Jakarta,
demikian berikut dengan bangunan yang berdiri di atas tanah tersebut
termasuk juga tanaman serta hasil karya yang telah ada dan/atau akan ada
yang merupakan satu kesatuan dengan tanah tersebut.
Bahwa atas Barang Jaminan tersebut akan dibebani Hak Tanggungan
Peringkat I (Pertama) sebesar Rp 262.500.000.000,00 (dua ratus enam
puluh dua miliar lima ratus juta Rupiah).
Adapun jaminan tersebut di atas akan diberikan kuasa untuk membebankan
Hak Tanggungan Peringkat Pertama yang akan diuraikan lebih lanjut
dalam Akta Kuasa Membebankan Hak Tanggungan tanggal hari ini, dibuat
dihadapan saya, Notaris dan selanjutnya pemberian Hak Tanggungan
Peringkat Pertama akan dilakukan dengan pembuatan Akta Pemberian Hak
Tanggungan yang dibuat dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)
dengan memakai janji-janji dan ketentuan-ketentuan yang sesuai serta
diperkenankan (tidak dilarang) menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun
1996 tentang Hak Tanggungan;
c. Pemberian Jaminan Pribadi atas nama Hartadi Angkosubroto;
serta jaminan-jaminan lain yang mungkin disyaratkan oleh Bank dikemudian
hari.
Jangka Waktu Jangka waktu Fasilitas Kredit berdasarkan Perjanjian Kredit ini 7 (tujuh) bulan
terhitung sejak tanggal Perjanjian Kredit ditandatangani sampai dengan tanggal
15 September 2022 atau tanggal lain dimana Fasilitas Kredit diakhiri lebih awal
sesuai ketentuan dalam Perjanjian Kredit ini.
77
Page 102
No. Rincian Keterangan
Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Tanpa persetujuan tertulis dari Bank, Debitur tidak diperkenankan melakukan
(Negative Covenant) hal-hal antara lain sebagai berikut:
a. memperoleh pinjaman baru atau tambahan pinjaman dari pihak lain kecuali
untuk penerbitan obligasi atau instrument lainnya yang diperuntukan untuk
pembayaran hutang ke Bank;
b. menjual, membebankan, mengalihkan atau melepaskan usaha, pendapatan
usaha, sebagian besar asset kepada pihak lain dan/atau menjadi penjamin
(borg) bagi pihak lain;
c. menjual, mengalihkan, membebankan dengan jaminan lain, atau
melepaskan dengan cara apapun atas barang jaminan/agunan kepada
pihak lain;
d. melakukan pembayaran hutang pokok dan/atau bunga kepada pemegang
saham dan para kreditur subordinasi sebelum hutang kepada Bank dilunasi
(jika ada).
Tidak terdapat ketentuan yang membatasi penerbitan Obligasi.
Hal-Hal Yang Wajib Dilakukan (Positive Debitur berjanji kepada Bank bahwa sepanjang Debitur masih berhutang kepada
Covenant) Bank berdasarkan Perjanjian kredit ini, wajib antara lain:
Apabila terdapat fund raising/penghimpunan dana selama jangka waktu Fasilitas
Kredit dalam bentuk apapun, dana tersebut wajib digunakan untuk pelunasan
seluruh Fasilitas Kredit di Bank.
Pembayaran Kembali dan Pelunasan a. Pembayaran Kembali:
Lebih Cepat Dengan memperhatikan Batas Akhir Fasilitas Kredit, Debitur wajib
melakukan pembayaran bunga yang timbul berdasarkan Fasilitas Kredit
setiap bulan dimulai bulan berikutnya sejak tanggal pencairan serta
pembayaran pokok selambat-lambatnya pada Batas Akhir Fasilitas Kredit.
b. Setiap pembayaran dari Debitur, akan dipergunakan untuk pembayaran
dengan urutan:
i) Biaya-biaya, beban atau ongkos-ongkos lainnya, termasuk biaya
notaris, biaya premi asuransi (jika ada);
ii) Denda;
iii) Bunga;
iv) Pokok pinjaman yang terhutang; atau
dengan urutan pembayaran lain yang ditetapkan oleh Bank dan/atau
ditentukan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
c. Pelunasan Lebih Awal:
Debitur dapat melakukan pelunasan lebih awal atas seluruh dari hutang
dan kewajiban Debitur yang timbul berdasarkan Perjanjian Kredit ini
dengan syarat:
i) Debitur harus memberitahukan maksudnya tersebut secara tertulis
kepada Bank sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) Hari Kerja
sebelumnya, lengkap dengan keterangan mengenai jumlah yang
akan dilunasi dan tanggal pelunasannya;
ii) untuk pelunasan lebih awal atas seluruh Hutang dan kewajiban
Debitur yang timbul berdasarkan Perjanjian Kredit ini, seluruh
jumlah lain yang jatuh tempo dan harus dibayar berdasarkan
Perjanjian Kredit ini harus telah lunas.
Catatan:
Perseroan telah memperoleh persetujuan dari PT Bank MNC Internasional
Tbk sehubungan dengan rencana pelunasan lebih awal atas hutang dan
kewajiban sebagaimana Surat No. 126/WB-MNC/VI/2022 tanggal 15 Juni
2022 perihal Persetujuan Bank.
d. Apabila pembayaran kembali atau tanggal pelunasan lebih awal jatuh pada
hari dimana Bank Indonesia tidak melakukan kliring dan bank di Indonesia
tidak beroperasi, maka pembayaran kembali dilakukan pada Hari Kerja
sebelumnya.
78
Page 103
Perjanjian dengan PT Batavia Prosperindo Finance Tbk
No. Rincian Keterangan
1 Perjanjian Akta No. 8 tanggal 08 Mei 2020 dibuat dihadapan Vincent Sugeng Fajar, S.H., M.K.n., Notaris
berkedudukan di Kota Jakarta Pusat jo. Addendum Perjanjian tanggal 11 Mei 2022.
Pihak Perseroan (Debitur), PT Batavia Prosperindo Tbk (Kreditur), Hartadi Angkosubroto dan
PT Pyramid Realty Indonesia (Penjamin)
Nilai Rp376.669.834,00
Tingkat Suku Bunga 18% per tahun
Jaminan a. Cessie tagihan Debitur kepada Pelanggan, dengan total keseluruhan jumlah tertagih
sebesar USD 6,845,716.00 yang setara dengan Rp96.524.595.600,00;
b. Jaminan pribadi atas nama Tuan Hartadi Angkosubroto;
c. Hak tanggungan atas 3 bidang tanah HGB milik PT Pyramid Realty Indonesia yang terletak
di Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Kota Administrasi Jakarta Timur,
Provinsi DKI Jakarta, yaitu; SHGB No. 2824/Pondok Bambu seluas 1.603 m2, SHGB No.
6580/Pondok Bambu seluas 236 m2 dan SHGB No. 3651/Pondok Bambu seluas 1.884 m2.
Jangka Waktu tanggal 12 Mei 2020 sampai dengan 12 Juli 2022.
Perjanjian Kerjasama Pembangunan dan Pengelolaan Aset Perseroan
Ketentuan
Yang
No. Perjanjian Pihak Isi Pokok Perjanjian Jangka Waktu
Mempengaruhi
PUB Obligasi
1. Akta Perjanjian Dana Pensiun Pihak Pertama menyewakan 20 tahun berturut-turut Tidak terdapat
Sewa Menyewa Perkebunan kepada Pihak Kedua Gedung terhitung sejak tanggal ketentuan yang
Untuk Jangka (DAPENBUN) Plaza GRI milik Pihak Pertama, 01 Juli 2015 sampai dengan membatasi PUB
Waktu Panjang sebagai Pihak yang beralamat di Jalan HR. 30 Juni 2035. Obligasi
(Long Term Lease Pertama dan Rasuna Said X-2 Kaveling
Agreement) No. PERSEROAN No. 1, Kuningan, Jakata 12950,
03 tanggal 5 sebagai Pihak berdasarkan Sertipikat Hak
Pebruari 2014 Kedua Guna Bangunan No. 1745/
yang dibuat Kuningan Timur, seluas 6.025 m2
dihadapan (enam ribu dua puluh lima meter
Hadijah, S.H., persegi),.termasuk akses jalan
Notaris di Jakarta. menuju gedung dan/atau jalan
keluar dari Gedung Plaza GRI
serta mengelola dan merawat
Gedung Plaza GRI.
2. Akta Perjanjian PT Angkasa Puri, Pihak Pertama bekerja sama 25 (dua puluh lima) tahun Tidak terdapat
No. 34 tanggal Induk Koperasi dengan Pihak Kedua untuk terhitung mulai tanggal ketentuan yang
3 September Angkatan Udara memanfaatkan tanah TNI ditandatanganinya Perjanjian membatasi PUB
1990 jo. Akta Pukadara Angkatan Udara seluas 19.000 ini dan oleh karenanya akan Obligasi
Pemindahan Hak (INKOPAU) m2 terletak di Lanud Ngurah Rai, berakhir pada tanggal
No. 100 tanggal sebagai Pihak Desa Tuban, Kecamatan Kuta, 23 Desember 2030.
11 April 1991 yang Pertama dan Kabupaten Badung, Propinsi Pihak Pertama akan memberi
keduanya dibuat PERSEROAN Bali sebagaimana Sertipikat Hak prioritas kepada Pihak Kedua
dihadapan Siti sebagai Pihak Pakai No. 8/Tuban (“Tanah”). untuk memperpanjang jangka
Pertiwi Henny Kedua. waktu perjanjian, sesuai
Shidki SH, Di atas Tanah, Pihak Kedua dengan syarat dan ketentuan
Notaris di Jakarta membangun bangunan hotel dan perjanjian
jo. Perjanjian atau apartemen beserta fasilitas
Substitusi dan pendukungnya.
Amandemen dari
Akta Perjanjian
Nomor 34 tanggal
3 September
1990 yang dibuat
dihadapan Notaris
Siti Pertiwi Henny
Shidki, SH antara
PT Angkasa
Puri dan Induk
Koperasi TNI
AU dengan
PERSEROAN
tanggal 23
Desember 2005.
79
Page 104
Ketentuan
Yang
No. Perjanjian Pihak Isi Pokok Perjanjian Jangka Waktu
Mempengaruhi
PUB Obligasi
4. Perjanjian Pemerintah Pihak Pertama dan Pihak Kedua Perjanjian akan berakhir Tidak terdapat
Kerjasama Daerah Khusus sepakat untuk mengadakan sesuai dengan masa berlaku ketentuan yang
Pembangunan Ibukota Jakarta kerjasama pembangunan di SHGB No. 1251 tanggal membatasi PUB
di Jalan Gajah sebagai “Pihak atas tanah Jalan Gajah Mada 16 September 1997 yang Obligasi
Mada No. 211 Pertama” No. 211. seluas kurang lebih berlaku sampai dengan
Jakarta tanggal 30 danPERSEROAN 10.626 m² (sepuluh ribu enam tanggal 15 September 2027.
September 1992 sebagai “Pihak ratus dua puluh enam meter
Kedua”. persegi) Gedung Eks. Kedutaan
Besar RRC) (“Tanah”) kepada
Pihak Kedua untuk digunakan
dan dibangun bangunan sarana
kepentingan umum milik Pihak
Pertama dan bangunan komersil
milik Pihak Kedua.
5. Perjanjian Pihak Pertama Para Pihak dalam Perjanjian ini Perjanjian ini mulai berlaku Tidak terdapat
Kerjasama : Perusahaan sepakat untuk bekerjasama: sejak ditandatangani ketentuan yang
Pengelolaan Umum Kereta a) dalam penyelesaian hak dan berakhir bersamaan membatasi PUB
Tanah Perumka Api (PERUMKA) atas tanah dan pemanfaatan dengan berakhirnya jangka Obligasi
No. PERUMKA (saat ini PT tanah yang terletak di waktu perpanjangan Hak
227/HK/TEK/1994 Kereta Api Kampung Bandan, Jakarta Guna Bangunan yang
tanggal 2 Indonesia Utara yakni seluas 41.580 kedua kalinya diatas Hak
September 1994 (Persero) dan M2 sebagaimana tertera Pengelolaan atas nama Pihak
yang telah disusun Pihak Kedua : dalam bekas (ex) Sertipikat Pertama dan Perjanjian ini
kembali untuk PERSEROAN HGB No. 161/Mangga Dua dapat diperpanjang atas
seluruhnya melalui Utara. kesepakatan kedua belah
Perjanjian Antara b) dalam pemanfaatan tanah pihak.
Perusahaan diluar bekas (ex) Sertipikat
Umum Kereta HGB No. 161/Mangga Catatan:
Api Dengan PT Dua Utara yakni empang Perjanjian ini menjadi obyek
Duta Anggada dan tanah disebelah perkara sebagaimana
Inti Properti (d/h. emplasemen stasiun kereta diungkapkan pada
PT Sumber Mas api Kampung Baru seluas Prospektus bagian 6.
Ari) Tentang 27.310 M2. PERKARA YANG DIHADAPI
Kerjasama Dalam c) untuk mengusahakan agar PERSEROAN DAN ENTITAS
Pengelolaan diatas tanah termaksud ANAK . Berdasarkan amar
Tanah Perumka seluruhnya seluas 68.890 Putusan Pengadilan Tinggi
Nomor : M2 mempunyai hak atas DKI No. 720/PDT/2019/
PERUMKA 347/ tanah sesuai dengan PT DKI tanggal 20 Januari
HK/TEK/1997 ketentuan hukum Agraria 2020 jo Putusan Mahkamah
tanggal 29 yaitu Hak Pengelolaan Agung RI No. 596 K/
Desember 1997 (HPL) terdaftar atas nama Pdt/2021 tanggal 5 April 2021
Pihak Pertama dan Hak antara lain telah diputuskan
Guna Bangunan diatas Hak bahwa dinyatakan sah dan
Pengelolaan terdaftar atas berkekuatan surat PT Kereta
nama Pihak Kedua. Api Indonesia (Persero)
d) bekerjasama untuk No. KA.302/XI/9/KA.2017
mengusahakan agar tanah tanggal 16 November
termasuk dipergunakan 2017 perihal Pemutusan
secara sesuai dengan Perjanjian atas Pemanfaatan
ketentuan hukum dan Lahan di Emplasemen
rencana tatakota yang Kampung Bandan Jakarta
berlaku. Utara Propinsi DKI Jakarta.
Pihak Pertama berjanji dan Putusan tersebut belum
mengikatkan diri kepada dilaksanakan eksekusinya
Pihak Kedua untuk membantu oleh Pengadilan berwenang,
mengurus perijinan pada sehingga perjanjian tersebut
Departemen Perhubungan belum berakhir Selain itu,
guna keperluan pembuatan terhadap Putusan Kasasi
terowongan. Terowongan Perseroan telah mengajukan
tersebut untuk menghubungkan upaya hukum peninjauan
jalan tembus dari Jalan Mangga kembali kepada Mahkamah
Dua kelokasi yang dimohon Agung RI berdasarkan akta
oleh Pihak Kedua. Jalan tembus Pernyataan Permohonan
seluas 4.800 m2 dan untuk Peninjauan Kembali No.
digunakan bersama. 292/Pdt.G/2018/PN.Jkt. Utr.
tertanggal 9 Desember 2021.
80
Page 105
Ketentuan
Yang
No. Perjanjian Pihak Isi Pokok Perjanjian Jangka Waktu
Mempengaruhi
PUB Obligasi
6. Akta Perjanjian PA sebagai PA PT KF dan PA melakukan 25 (dua puluh lima) tahun, Tidak terdapat
Kerjasama dan PT Kimia kerjasama melalui pola Bangun yang terhitung sejak tanggal ketentuan yang
Antara PT Kimia Farma (Persero) Guna Serah/Build Operate diterbitkannya Sertifikat Laik membatasi PUB
Farma (Persero) Tbk sebagai PT Transfer (BOT) atas sebidang Fungsi oleh Pemerintah Obligasi
Tbk Dengan KF Tanah dengan Sertipikat Hak Provinsi Daerah Ibukota
PT Primiera Guna Bangunan No. 138/ Jakarta.
Anggada Tentang Palmeriam tanggal 16 Oktober PA mendapatkan prioritas
Pendayagunaan 1984 seluas 3.000 m2 (tiga ribu perpanjangan Jangka Waktu
Aset Tetap meter persegi), yang terletak Kerjasama selama Objek
Dengan Pola di Kelurahan Palmeriam, kerjasama tidak dibutuhkan
Bangun Guna Kecamatan Matraman, oleh PT KF dan syarat-syarat
Serah Tanah Yang Kotamadya Jakarta Timur, dan ketentuan-ketentuan
Terletak Di Jalan Propinsi Daerah Khusus Ibukota perpanjangan waktu
Matraman Raya Jakarta, dikenal dengan Jalan kerjasama tersebut harus
Nomor 57, 59 Dan Matraman Raya No. 57, 59 dan disepakati Para Pihak.
61 Jakarta Timur 61, yang tercatat atas nama PT
No. 03 tanggal KF, dimana PA melaksanakan
16 Nopember pembangunan dan diberi hak
2015, yang untuk mengelola selama Jangka
dibuat dihadapan Waktu Kerjasama Bangun Guna
Windalina, Serah. Pada saat berakhirnya
S.H., Notaris di Jangka Waktu Kerjasama ini,
Daerah Khusus PA menyerahkan kembali Objek
Ibukota Jakarta Kerjasama kepada PT KF.
berkedudukan di
Jakarta Selatan
Kontrak Kerja dengan Kontraktor
Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Hotel dan/atau Apartemen
Ketentuan Yang
No. Perjanjian Pihak Isi Pokok Perjanjian Jangka Waktu Mempengaruhi
PUB Obligasi
1. Management PERSEROAN Pemilik menunjuk Operator Jangka waktu Tidak terdapat
Agreement tanggal sebagai Pemilik sebagai agen, mengelola Perjanjian ini akan ketentuan yang
12 September 2016 dan PT Oakwood promosi, penyewaan dan dimulai dari tanggal membatasi PUB
Jo. Renewal Management pengoperasianProyek Apartemen penandatanganan Obligasi
and Amendment Services Berlayanan. dikenal dan ditetapkan Perjanjian (12
Agreement tanggal 7 Indonesia sebagai “Oakwood Suites La September 2016)
Oktober 2021 sebagai Operator Maison Jakarta” hingga tengah
malam pada tanggal
16 Desember 2023
Operator
berhak untuk
memperpanjang
Jangka Waktu
Operasi untuk
jangka waktu
5 (lima) tahun
berikutnya.
81
Page 106
Ketentuan Yang
No. Perjanjian Pihak Isi Pokok Perjanjian Jangka Waktu Mempengaruhi
PUB Obligasi
2. Management PERSEROAN Pemilik menunjuk Pengelola Jangka Waktu Tidak terdapat
Agreement tanggal 7 sebagai Pemilik untuk mengelola operasi Hotel di Operasi berdasarkan ketentuan yang
Nopember 2013 danPT Hilton bawah Merek Hilton Garden Inn Perjanjian ini membatasi PUB
International dan Pengelola bersedia untuk akan dimulai pada Obligasi
Manage mengelola pengoperasian Hotel di Tanggal Pembukaan
Indonesia sebagai bawah Merek Hilton Garden Inn. dan berakhir pada
Pengelola tengah malam
pada tanggal 31
Desember tahun ke
15 (lima belas).
Jangka Waktu
Operasi dapat
diperpanjang 2 (dua)
kali masing-masing
untuk jangka waktu
selama 10 (sepuluh)
tahun berdasarkan
kesepakatan
bersama antara
Pemilik dan
Pengelola.
3. Perjanjian PERSEROAN Pemillik menujuk Pengelola untuk 1 Oktober 2014 dan Tidak terdapat
Manajemen Holiday sebagai Pemilik mengelola Hotel Holiday Inn & akan berlaku selama ketentuan yang
Inn & Suites Jakarta danPT SC Suites Jakarta Gajah Mada. jangka waktu 15 membatasi PUB
Gajah Mada tanggal Hotels & Resorts (lima belas tahun) Obligasi
7 Januari 2013 Indonesia sebagai tahun.
Pengelola Perjanjian ini dapat
diperpanjang jangka
waktunya sebanyak
2 (dua) kali periode
perpanjangan
dengan jangka
waktu masing-
masing periode
adalah selama 10
(sepuluh) tahun.
4. Perjanjian PA sebagai Pemillik menujuk Pengelola 28 Desember 2017 Tidak terdapat
Manajemen Holiday Pemilik, PT SC untukmengelola Hotel Holiday Inn dan akan tetap ketentuan yang
Inn Express Jakarta Hotels & Resorts Express Jakarta Matraman berlangsung selama membatasi PUB
Matraman tanggal Indonesia sebagai 15 (lima belas) Obligasi
28 Desember 2017 Pengelola dan tahun.
sebagaimana InterContinental Perjanjian ini akan
telah diubah Hotels Group diperbarui untuk
dengan Perjanjian (Asia Pacific) setiap jangka waktu
Tambahan Holiday Pte. Ltd. sebagai tambahan yang telah
Inn Express Jakarta Pemberi Lisensi ditetapkan yaitu 2
Matraman tanggal (dua) x 10 (sepuluh)
28 Desember 2017 tahun.
G. Asuransi atas Aset Tetap
Properti Perseroan diproteksi dengan asuransi properti yang meliputi antara lain Asuransi Properti
Segala Resiko (Property All Risks Insurance), Asuransi Gempa Bumi (Earthquake Insurance), Asuransi
Terorisme dan Sabotase (Terrorism & Sabotage Insurance), Asuransi Kerusakan Mesin (Machinery
Breakdown Insurance), Asuransi Kewajiban Publik (Public Liability Insurance), Asuransi Jaminan
Loyalitas (Fidelity Guarantee Insurance) dan Asuransi Uang (Policy Schedule Money) untuk properti-
properti yang telah selesai dibangun. Asuransi-asuransi ini diberikan oleh perusahaan asuransi ternama
dan dengan harga yang bersaing.
82
Page 107
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, berikut ini adalah asuransi atas beberapa aset tetap Perseroan:
Plaza Chase
Nama
Obyek Nilai
Perusahaan Jenis Pertanggungan Periode Masa Berlaku
Pertanggungan Pertanggungan
Asuransi
PT Asuransi FPG Gedung Asuransi Properti Segala 31 Desember 2021 -
Indonesia perkantoran Resiko (Property All Risks USD 59.285.500,- 31 Desember 2022
Insurance)
Asuransi Gempa Bumi 31 Desember 2021 -
(Earthquake Insurance) USD 59.285.500,- 31 Desember 2022
Asuransi Terorisme dan 31 Desember 2021 -
Sabotase (Terrorism & USD 59.285.500,- 31 Desember 2022
Sabotage Insurance)
Asuransi Kerusakan Mesin 31 Desember 2021 -
(Machinery Breakdown USD 19.285.500,- 31 Desember 2022
Insurance)
Asuransi Kewajiban Publik 31 Desember 2021 -
Rp 28.000.000.000,-
(Public Liability Insurance) 31 Desember 2022
Plaza Agro
Nama
Obyek
Perusahaan Jenis Pertanggungan Nilai Pertanggungan Periode Masa Berlaku
Pertanggungan
Asuransi
PT Asuransi FPG Gedung Asuransi Properti Segala 31 Desember 2021 -
Indonesia perkantoran Resiko (Property All Risks 31 Desember 2022
USD 17.851.560,-
Insurance)
Asuransi Kewajiban Publik
(Public Liability Insurance) Rp 28.000.000.000,- 31 Desember 2021 -
31 Desember 2022
Asuransi Kerusakan Mesin 31 Desember 2021 -
(Machinery Breakdown USD 6.651.560,- 31 Desember 2022
Insurance)
Citywalk Sudirman
Nama
Obyek
Perusahaan Jenis Pertanggungan Nilai Pertanggungan Periode Masa Berlaku
Pertanggungan
Asuransi
PT Asuransi FPG Mall Perbelanjaan Asuransi Properti Segala 31 Desember 2021 -
Indonesia Resiko (Property All Risks Rp 258.286.207.000,- 31 Desember 2022
Insurance)
Asuransi Terorisme dan 31 Desember 2021 -
Sabotase (Terrorism & Rp 258.286.207.000,- 31 Desember 2022
Sabotage Insurance)
Asuransi Kerusakan Mesin 31 Desember 2021 -
(Machinery Breakdown Rp. 108.286.207.000,- 31 Desember 2022
Insurance)
Asuransi Komprehensif 31 Desember 2021 -
Tanggung Jawab Publik Rp 28.000.000.000,- 31 Desember 2022
(Public Liability Insurance)
83
Page 108
Hotel Holiday Inn & Suites Jakarta Gajah Mada dan Citywalk Gajah Mada
Nama
Obyek
Perusahaan Jenis Pertanggungan Nilai Pertanggungan Periode Masa Berlaku
Pertanggungan
Asuransi
PT Asuransi FPG Hotel dan/ Asuransi Properti Segala
31 Desember 2021 -
Indonesia atau Gedung Resiko (Property All Risks Rp 1.097.730.064.000,-
31 Desember 2022
Perkantoran dan/ Insurance)
atau Apartemen Asuransi Gempa Bumi 31 Desember 2021 -
dan/atau Pusat Rp 1.097.730.064.000,-
(Earthquake Insurance) 31 Desember 2022
Perbelanjaan, Asuransi Terorisme dan
Departement Store Sabotase (Terrorism & Rp 1.097.730.064.000,- 31 Desember 2021 -
dan/atau fasilitas Sabotage Insurance) 31 Desember 2022
showroom dan/
atau pekerjaan Asuransi Kerusakan Mesin
31 Desember 2021 -
lain di mana (Machinery Breakdown Rp 297.730.064.000,-
31 Desember 2022
Tertanggung Insurance)
terlibat. Asuransi Kewajiban Publik 31 Desember 2021 -
Rp 28.000.000.000,-
(Public Liability Insurance) 31 Desember 2022
Asuransi Jaminan Loyalitas 31 Desember 2021 -
(Fidelity Guarantee Rp 14.000.000.000,- 31 Desember 2022
Insurance)
Asuransi Uang (Policy 31 Desember 2021 -
Rp 1.300.000.000,-
Schedule Modey) 31 Desember 2022
La Maison
Nama
Obyek
Perusahaan Jenis Pertanggungan Nilai Pertanggungan Periode Masa Berlaku
Pertanggungan
Asuransi
PT Asuransi FPG Apartemen dan/ Asuransi Terorisme dan Rp 24.000.000.000,- 31 Desember 2021 -
Indonesia atau Pusat Sabotase (Terrorism & USD 35.000.000,- 31 Desember 2022
Perbelanjaan Sabotage Insurance) USD 1.124.250.-
Asuransi Properti Segala Rp 24.000.000.000,- 31 Juli 2021 -
Resiko (Property All Risks USD 38.400.000,- 31 Juli 2022
Insurance)
Asuransi Gempa Bumi Rp 24.000.000.000,- 31 Juli 2021 -
(Earthquake Insurance) USD 38.400.000,- 31 Juli 2022
Asuransi Kerusakan Mesin 31 Juli 2021 -
(Machinery Breakdown USD 10.400.000,- 31 Juli 2022
Insurance)
Asuransi Jaminan Loyalitas 31 Juli 2021 -
(Fidelity Guarantee USD 100.000,- 31 Juli 2022
Insurance)
Asuransi Kewajiban Publik 31 Desember 2021 -
Rp 28.000.000.000,-
(Public Liability Insurance) 31 Desember 2022
Asuransi Asuransi 31 Juli 2021 -
K o m p r e h e n s i f 31 Juli 2022
Tanggung Jawab Umum USD 10.000.000,-
(Comprehensive General
Liability Insurance)
84
Page 109
Hilton Garden Inn - Bali
Nama
Obyek
Perusahaan Jenis Pertanggungan Nilai Pertanggungan Periode Masa Berlaku
Pertanggungan
Asuransi
PT Asuransi FPG Hotel Asuransi Properti Segala 31 Desember 2021 -
Indonesia Resiko (Property All Risks Rp 285.255.788.000,- 31 Desember 2022
Insurance)
Asuransi Terorisme dan
Sabotase (Terrorism & Rp 258.255.788.000,- 31 Desember 2021 -
Sabotage Insurance) 31 Desember 2022
Asuransi Kerusakan Mesin 31 Desember 2021 -
(Machinery Breakdown Rp. 78.255.788.000,- 31 Desember 2022
Insurance)
Asuransi Komprehensif 31 Desember 2021 -
Tanggung Jawab Umum 31 Desember 2022
Rp 28.000.000.000,-
(Comprehensive General
Liability Insurance)
Hotel Holiday Inn Express Matraman
Nama
Obyek
Perusahaan Jenis Pertanggungan Nilai Pertanggungan Periode Masa Berlaku
Pertanggungan
Asuransi
PT Asuransi FPG Hotel dan/ Asuransi Properti Segala
31 Desember 2021 -
Indonesia atau Gedung Resiko (Property All Risks Rp 124.646.182.000,-
31 Desember 2022
Perkantoran dan/ Insurance)
atau Apartemen Asuransi Terorisme dan
dan/atau Pusat Sabotase (Terrorism & Rp 124.646.182.000,- 31 Desember 2021 -
Perbelanjaan, Sabotage Insurance) 31 Desember 2022
Departement Store Asuransi Kerusakan Mesin
dan/atau fasilitas 31 Desember 2021 -
(Machinery Breakdown Rp 32.646.182.000,-
showroom dan/ 31 Desember 2022
Insurance)
atau pekerjaan
lain di mana Asuransi Kewajiban Publik
Tertanggung (Public Liability Insurance) Rp 28.000.000.000,- 31 Desember 2021 -
terlibat. 31 Desember 2022
Asuransi Jaminan Loyalitas 31 Desember 2021 -
(Fidelity Guarantee Rp 500.000.000,- 31 Desember 2022
Insurance)
Asuransi Uang (Policy
Schedule Money) Rp 1.300.000.000,- 31 Desember 2021 -
31 Desember 2022
Jumlah nilai pertanggungan asuransi telah cukup memadai untuk menutup atau menanggung risiko
kerugian atas aset material Perseroan yang dipertanggungkan
85
Page 110
H. Struktur Kelompok Usaha Perseroan
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, berikut ini merupakan Struktur Hubungan Kepemilikan, Pengawasan
dan Pengurusan Perseroan:
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, Pemilik manfaat Perseroan yaitu Hartadi Angkosubroto telah
terdaftar di Kemenkumham pada tanggal 22 September 2020 dan telah memenuhi kriteria pemilik
manfaat sesuai Perpres No. 13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari
Korporasi dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak
Pidana Pendanaan Terorisme. Demikian pula pengendali Perseroan adalah Hartadi Angkosubroto.
86
Page 111
Tabel Hubungan Kepengurusan dan Pengawasan antara Perseroan dan Entitas Anak:
Nama Perseroan DA DBPD GBA BEI DHM PA
Hartadi Angkosubroto KU DU KU KU - KU -
Johanna Zakaria K K K K K D K
Winarso Greg Toreh KI - - - - - -
Ventje Chandraputra Suardana DU D DU DU - K -
Randy Angkosubroto D D D D KU D D
Widyanto Taufiq D - D D - DU DU
Pringadi Karlim - - - - DU - -
Hendri Guntara - - - - D - -
Ranita Angkosubroto - - - - - - KU
Keterangan:
KU : Komisaris Utama DU : Direktur Utama
K : Komisaris D : Direktur
KI : Komisaris Independen
2. KETERANGAN SINGKAT TENTANG PENGENDALI PERSEROAN BERBENTUK BADAN
HUKUM
PT DUTA ANGGADA (DA)
Pendirian
DA adalah suatu perseroan yang didirikan menurut dan berdasarkan Hukum Indonesia didirikan dengan
akta No.145 tanggal 15 September 1973 bertalian dengan akta No.224 tanggal 21 Nopember 1973,
kedua akta tersebut dibuat oleh Mohamad Said Tadjoedin, Notaris di Jakarta, dan telah memperoleh
pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Penetapan No.Y.A.5/44/7 tanggal
9 Pebruari 1974 dan didaftarkan pada Kantor Pengadilan Negeri Jakarta dibawah No.462 dan 463
tanggal 14 Pebruari 1974, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.19 tanggal
15 Maret 1974 Tambahan No.98. Anggaran dasar DA telah mengalami beberapa kali perubahan dan
terakhir diubah berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Duta
Anggada No. 147 tanggal 29 Desember 2021 yang dibuat oleh Vincent Sugeng Fajar, S.H., M.Kn,
Notaris di Kota Jakarta Pusat, pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 4 ayat 2 anggaran dasar
DA mengenai peningkatan Modal Ditempatkan dan Modal Disetor DA. Akta tersebut pemberitahuan
perubahan anggaran dasarnya telah disimpan dalam sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat No. AHU-
AH.01.03-0067129 tanggal 28 Januari 2022 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0020665.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal 28 Januari 2022 (selanjutnya disebut “Akta No. 147 Tanggal
29 Desember 2021”).
Kegiatan Usaha DA
Maksud dan tujuan dari DA sebagaimana tercantum dalam Pasal 3 Akta Berita Acara Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa PT Duta Anggada No. 12 tanggal 12 Januari 2021 yang dibuat oleh
Vincent Sugeng Fajar, S.H., M.Kn, Notaris di Kota Jakarta Pusat, pemegang saham menyetujui
perubahan Pasal 3 anggaran dasar DA untuk menyesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia Tahun 2017. Akta tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Keputusan No. AHU-0002888.AH.01.02.Tahun 2021 tanggal
18 Januari 2021 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0008603.AH.01.11.Tahun 2021
tanggal 18 Januari 2021 ialah:
a. Menjalankan kegiatan usaha di bidang Real Estat;
b. Menjalankan kegiatan usaha di bidang Penyediaan Akomodasi;
c. Menjalankan kegiatan usaha di bidang Jasa.
87
Page 112
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, DA dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai
berikut:
a. Menjalankan kegiatan usaha dalam bidang Real Estat, yang meliputi:
- Real estat yang dimiliki sendiri atau disewa (KBLI 68110).
Kelompok ini mencakup usaha pembelian, penjualan, persewaan dan pengoperasian real estat
baik yang dimiliki sendiri maupun disewa, seperti bangunan apartemen, bangunan tempat
tinggal dan bangunan bukan tempat tinggal (seperti tempat pameran, fasilitas penyimpanan
pribadi, mall, pusat perbelanjaan dan lainnya) serta penyediaan rumah dan flat atau apartemen
dengan atau tanpa perabotan untuk digunakan secara permanen, baik dalam bulanan atau
tahunan. Termasuk kegiatan penjualan tanah, pengembangan gedung untuk dioperasikan
sendiri (untuk penyewaan ruang-ruang di gedung tersebut,) pembagian real estat menjadi
tanah kapling tanpa pengembangan lahan dan pengoperasian kawasan tempat tinggal untuk
rumah yang bisa dipindah-pindah.
- Kawasan Industri (KBLI 68130).
b. Menjalankan kegiatan usaha dalam bidang Penyediaan Akomodasi, yang meliputi:
- Hotel Bintang Lima (KBLI 55111);
- Hotel Bintang Empat (KBLI 55112);
- Hotel Bintang Tiga (KBLI 55113);
- Hotel Bintang Dua (KBLI 55114);
- Hotel Bintang Satu (KBLI 55115);
- Apartemen Hotel (KBLI 55195).
c. Menjalankan kegiatan usaha dalam bidang Jasa, yang meliputi:
- Aktivitas Perusahaan Holding (KBLI 64200);
- Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (KBLI 70209).
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham DA
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham DA yang terakhir pada saat Prospektus ini
diterbitkan adalah berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Duta
Anggada No. 125 tanggal 30 Desember 2016 yang dibuat oleh Vincent Sugeng Fajar, S.H., M.Kn.,
Notaris di Kota Jakarta Pusat, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia melalui Keputusan No. AHU-0002422.AH.01.02.Tahun 2017 tanggal
30 Januari 2017 dan telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar Nomor: AHU-AH.01.03-0038760 tanggal 30 Januari 2017 dan telah didaftar
dalam Daftar Perseroan dibawah No. AHU-0002422.AH.01.02.Tahun 2017 tanggal 30 Januari 2017 jo.
Akta No. 147 Tanggal 29 Desember 2021, sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp25.000.000,- per saham
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rupiah) %
Modal dasar 156.000 3.900.000.000.000
Modal ditempatkan dan disetor penuh:
Hartadi Angkosubroto 39.331 983.275.000.000 99,82
PT Broadcast Studio Center Indonesia 71 1.775.000.000 0,18
Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh 39.402 985.050.000.000 100,00
Saham dalam Portepel 116.598 2.914.950.000.000 -
Pengurusan dan Pengawasan DA
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Duta Anggada No. 50
tanggal 19 Desember 2018 yang dibuat oleh Vincent Sugeng Fajar, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Jakarta
Pusat, yang telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum pada Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia sesuai dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-0278313 tanggal 20 Desember 2018 dan telah didaftar dalam Daftar
Perseroan No.AHU-0174545.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 20 Desember 2018, susunan pengurus dan
pengawas DA yang terakhir pada saat Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:
88
Page 113
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Yolanda Wijaya
Komisaris : Johanna Zakaria
Direksi
Direktur Utama : Hartadi Angkosubroto
Direktur : Ventje Chandraputra Suardana
Direktur : Randy Angkosubroto
3. PENGURUS DAN PENGAWASAN PERSEROAN
Dewan Komisaris
Susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan:
1. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Terbatas
PT Duta Anggada Realty Tbk No. 77 tanggal 28 Juni 2019 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi,
S.H., Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan data perseroan telah disimpan di dalam
Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana
ternyata dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0297947 tanggal 15 Juli 2019 perihal Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0110451. AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 15 Juli 2019 (untuk selanjutanya disebut “Akta
No. 77 Tanggal 28 Juni 2019”). Akta mana terkait pengangkatan kembali HARTADI ANGKSUBROTO
sebagai Komisaris Utama, JOHANNA ZAKARIA sebagai Komisaris dan FRED PERRY MARTONO
sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk masa jabatan 5 (lima) tahun sesuai Anggaran
Dasar Perseroan;
2. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Terbatas
PT Duta Anggada Realty Tbk No. 68 tanggal 28 Agustus 2020 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi,
S.H., Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan data perseroan telah disimpan di dalam
Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana
ternyata dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0389262 tanggal 22 September 2020 perihal Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0158356.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 22 September 2020. Akta mana terkait pengunduran diri
FRED PERRY MARTONO sebagai Komisaris Independen dan pengangkatan HADI SISWANTO
sebagai Komisaris Independen Perseroan menggantikan FRED PERRY MARTONO untuk sisa
masa jabatan dari Komisaris Independen yang digantikan tersebut;
3. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Terbatas
PT Duta Anggada Realty Tbk No. 16 tanggal 30 Maret 2021 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi,
S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sesuai dengan Surat Penerimaan Perubahan Data Perseroan No. AHUAH.
01.03-0229992 tanggal 13 April 2021 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0067179.AH.01.11.Tahun 2021 tanggal 13 April 2021. Akta mana terkait penerimaan pengunduran
diri HADI SISWANTO sebagai Komisaris Independen Perseroan; dan
4. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan Terbatas PT Duta Anggada Realty Tbk No. 264
tanggal 31 Agustus 2021 yang dibuat dihadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn,
Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, yang pemberitahuan perubahan data perseroan telah
disimpan di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
sebagaimana ternyata dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0443286 tanggal 1 September 2021 perihal
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0148993.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal 1 September 2021. Akta mana terkait
pengangkatan WINARSO GREG TOREH sebagai Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak
ditutupnya Rapat dengan masa jabatan untuk sisa masa jabatan dari anggota Dewan Komisaris
yang masih menjabat.
Sehingga susunan Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Hartadi Angkosubroto
Komisaris : Johanna Zakaria
Komisaris Independen : Winarso Greg Toreh
89
Page 114
Uraian pelaksanaan tugas dewan komisaris
• Memberikan pendapat dan saran serta mengawasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas Direksi;
• Memantau perkembangan kegiatan Perseroan;
• Memastikan bahwa Perseroan mematuhi semua peraturan dan perundang-undangan dan
mengawasipengimplementasian pelaksanaan Tata Kelola Perusahaanyang baik;
• Memberi tanggapan dan rekomendasi atas usulan dan rencana pengembangan strategis Perseroan
yang diajukan Direksi;
• Menindak-lanjuti, jika ada, penemuan-penemuan dan rekomendasi terhadap adanya penyimpangan
dalam pelaksanaan peraturan dan Anggaran Dasar Perseroan.
• Dewan Komisaris telah membentuk Komite Audit, Komite Pemantau Risiko serta Komite Remunerasi
dan Nominasi untuk membantu mereka dalam melaksanakan tanggung jawab pengawasan dan
pemantauan terhadap kegiatan Perseroan.
Sepanjang tahun 2021, Dewan Komisaris telah mengadakan rapat Dewan Komisaris sebanyak 6 kali
dan 4 kali rapat gabungan dengan Direksi dengan tingkat kehadiran masing-masing komisaris sebesar
100%
Tidak ada kontrak terkait imbalan kerja setelah masa kerja berakhir.
Direksi
susunan anggota Direksi Perseroan berdasarkan Akta No.77 Tanggal 28 Juni 2019, mengenai
pengangkatan kembali VENTJE CHANDRAPUTRA SUARDANA sebagai Direktur Utama, RANDY
ANGKOSUBROTO sebagai Direktur dan WIDYANTO TAUFIQ sebagai Direktur Perseroan untuk masa
jabatan 5 (lima) tahun sesuai Anggaran Dasar Perseroan,
adalah sebagai berikut:
Direksi
Direktur Utama : Ventje Chandraputra Suardana
Direktur : Randy Angkosubroto
Direktur : Widyanto Taufiq
Pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No.33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
Di tahun 2021, Direksi telah mengadakan rapat sebanyak 12 kali dengan tingkat kehadiran sebesar
100%.
Sepanjang tahun 2021, tidak ada program pelatihan yang diikuti dalam rangka meningkatkan kompetensi.
Anggota Direksi hanya mengikuti berbagai seminar yang diadakan oleh berbagai institusi terkait secara
virtual (online).
Tidak ada kontrak terkait imbalan kerja setelah masa kerja berakhir.
Penunjukan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan POJK No.
33/2014.
90
Page 115
Berikut adalah keterangan singkat perihal masing-masing anggota Komisaris dan Direksi Perseroan:
DEWAN KOMISARIS
Hartadi Angkosubroto, Komisaris Utama
Warga negara Indonesia, 66 tahun. Pada tahun 1978 meraih gelar S1 dari
University of Southern California. Los Angeles, Amerika Serikat, jurusan Bisnis
Administrasi.
Menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan sejak tahun 1998.
Pengalaman kerja:
● 1981 – sekarang : PT Duta Anggada - Direktur Utama
● 1983 – 1998 : Perseroan - Direktur Utama
● 1979 – 2006 : PT Gunung Sewu Kencana - Direktur Utama
● 1985 – 2008 : Yayasan Dasuki Angkosubroto - Ketua Umum
● 1985 – sekarang : PT Duta Investama Nusantara - Direktur Utama
● 1990 – sekarang : - PT Indo Galery Square - Komisaris Utama
- PT Graha Sarana Inti Management - Komisaris Utama
● 1994 –sekarang : PT Wahana Mandiri Karsa - Direktur Utama
● 1998 – sekarang : Perseroan - Komisaris Utama
● 2004 – sekarang : PT Duta Energy Indonesia - Direktur Utama
● 2008 – sekarang : PT Duta Resources Energy - Direktur Utama
● 2009 – sekarang : PT Wahana Mulya Karya Mandiri - Komisaris Utama
● 2009 – sekarang : Yayasan Dasuki Angkosubroto -Pembina
● 2014 - sekarang : PT Indomarina Square - Komisaris Utama
● 2018 – sekarang : PT Prima Delta Sejahtera - Direktur Utama
● 2018 – sekarang : PT Pyramid Realty Indonesia - Direktur Utama
Johanna Zakaria, Komisaris
Warga negara Indonesia, 58 tahun. Meraih gelar S1 pada tahun 1985 dari
Universitas Tarumanagara jurusan Akuntansi.
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 2007.
Pengalaman kerja:
● 1983 – 1984 : PT Ken Garment Industri - Staff Accounting
● 1984 – 1988 : PT Semut Indah - Accounting Supervisor
● 1988 – 2001 : PT Broadcast Studio Center Indonesia - Manager
Audit
● 2001 – 2004 : PT Prayudha Bintang Sejati - Senior Audit Manager
● 2004 – 2007 : PT Titian Karya Unggul - ATD Finance & Accounting
● 2007 – sekarang : Perseroan - Komisaris
● 2014 – sekarang : PT Graha Sarana Inti Management - Komisaris
● 2017 – sekarang : PT Duta Bara Utama - Direktur Utama
● 2014 – sekarang : PT Broadcast Studio Center Indonesia - Komisaris
Utama
● 2018 – sekarang : PT Duta Anggada - Komisaris
91
Page 116
Winarso Greg Toreh, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, 54 tahun. Meraih gelar Master of Business Administration
pada tahun 1990.
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 2021.
Pengalaman kerja:
● 1990 – 1993 : Assistant Manager Perseroan
● 1994 – 1997 : Manager Perseroan
● 1997 – 2000 : Senior Manager Perseroan
● 2000 – 2001 : Senior Manager, PT Eterindo
● 2001 – 2005 : Assistant Vice President, Corporate Secretary Perseroan
● 2006 – 2013 : Vice President, Corporate Secretary Perseroan
● 2013 : Direktur Independen, PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk
● 2013 – 2017 : Direktur, PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk
● 2017 – 2018 : Komisaris Independen, PT Akbar Indo Makmur Stimec
Tbk
● 2018 – sekarang : Direktur PT. Samekarindo Indah
● 2021 – sekarang : Komisaris Independen Perseroan
DIREKSI
Ventje Chandraputra Suardana, Direktur Utama
Warga negara Indonesia, 60 tahun. Pada tahun 1985 meraih gelar MBA dari
Washington State University, Amerika Serikat, jurusan Akuntansi dan Keuangan.
Menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan sejak tahun 2007.
Pengalaman kerja:
● 1986 : Kantor Akuntan Touche Ross Darmawan & Co - Staff
Auditor
● 1986 –1988 : PT Duta Anggada - Asisten Manager Keuangan
● 1989 –1990 : PT Duta Anggada - Manager Keuangan
● 1990 –2008 : Perseroan - Direktur Keuangan
● 2003–2008 : PT AJ Sequislife - Komisaris
● 2006 - sekarang : PT Duta Anggada - Direktur
● 2008 – sekarang : Perseroan - Direktur Utama
● 2020 – sekarang : PT Prima Delta Sejahtera - Direktur
● 2020 – sekarang : PT Pyramid Realty Indonesia - Direktur
92
Page 117
Randy Angkosubroto, Direktur
Warga negara Indonesia, 39 tahun. Pada tahun 2003 meraih gelar sarjana dari
University of Southern California, Los Angeles, Amerika Serikat, jurusan Bisnis
Administrasi.
Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2004. Membawahi bidang
keuangan akuntansi dan pemasaran.
Pengalaman kerja:
● 2004 –2006 : Perseroan - Asisten Direktur
● 2005 – sekarang : PT Indo Galery Square - Direktur
● 2006 – sekarang : PT Duta Anggada - Direktur
● 2007 – sekarang : Perseroan - Direktur
● 2009 – sekarang : PT Graha Sarana Inti Management - Direktur
● 2010 – sekarang : PT Indo Marina Square - Direktur
● 2014 – sekarang : PT Broadcast Studio Center Indonesia - Direktur
● 2014 – sekarang : PT Duta Bara Utama - Komisaris
Widyanto Taufiq, Direktur
Warga negara Indonesia, 59 tahun. Beliau meraih gelar dari Universitas Trisakti,
jurusan Electronics & Telecommunication Engineerings di tahun 1985 dan juga
meraih gelar dari Universitas Indonesia di tahun 1989, jurusan Ekonomi.
Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2019. Membawahi proyek
Perseroan.
Pengalaman kerja:
● 1985 - 1986 : The British Council - Technical Advisor
● 1986 – 1988 : PT Aneka Spring - Project Manager
● 1988 - sekarang : PT Graha Sarana Inti Management - Direktur Utama
● 2014 – sekarang : PT Broadcast Studio Center Indonesia - Direktur Utama
● 2017 – sekarang : PT Citywork Solusi Integrasi - Direktur Utama
● 2016 – sekarang : Perseroan - Direktur
● 2020 – sekarang : PT Pyramid Realty Indonesia - Komisaris
Hubungan Affiliasi Antara Anggota Dewan Komisaris Dan Direksi Perseroan
Salah satu anggota Direksi Perseroan yaitu Randy Angkosubroto memiliki hubungan keluarga (anak)
dengan Komisaris Utama Perseroan yaitu Hartadi Angkosubroto.
Selain itu, tidak ada anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi yang memiliki hubungan affiliasi
dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang lain.
Jumlah remunerasi yang diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 masing-masing adalah sebesar
Rp16.813.349 ribu dan Rp17.046.198 ribu.
93
Page 118
Remunerasi bagi Dewan Komisaris ditetapkan oleh RUPS. Sedangkan remunerasi bagi Direksi
ditetapkan dan ditelaah oleh Dewan Komisaris serta mengacu pada keputusan RUPS Perseroan. Secara
umum prosedur penetapan remunerasi mengacu pada pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi
dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
• Remunerasi yang berlaku pada industri dan skala usaha yang sejenis;
• Tugas, tanggung jawab dan wewenang anggota Direksi dan Dewan Komisaris dikaitkan dengan
pencapaian tujuan dan kinerja Perseroan;
• Target kinerja atau kinerja masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris;
• Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap dan variabel.
Struktur remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terdiri dari honorarium dan tunjangan
lainnya.
4. TATA KELOLA PERUSAHAAN
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan memiliki komitmen untuk melaksanakan Tata Kelola Perusahaan
yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) sebagai bentuk tanggung jawab Perseroan kepada
para pemegang saham dan pemangku kepentingan serta untuk melindungi dan meningkatkan nilai
pemegang saham.
Penerapan prinsip-prinsip GCG dalam kelangsungan bisnis di industri properti merupakan hal yang
sangat diperlukan. Bagi Perseroan, penerapan GCG secara konsisten merupakan faktor yang sangat
penting dalam pengelolaan usaha Perseroan. Perseroan menyadari bahwa penerapan GCG merupakan
suatu keharusan untuk mempertahankan dan menjaga keberlangsungan usaha Perseroan serta
memelihara kepercayaan para pemegang saham dan pemangku kepentingan terhadap Perseroan.
Dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik sebagai salah satu indikator kerja, Perseroan
berpedoman pada Undang-Undang Negara Republik Indonesia No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, Peraturan Bursa Efek Indonesia, serta peraturan terkait
lainnya.
Dalam melaksanakan Tata Kelola Perusahaan yang baik, Perseroan menerapkan prinsip-prinsip GCG
sebagai berikut:
1. Akuntabilitas
Prinsip akuntabilitas Perseroan diatur secara jelas oleh badan pengatur/pengawas dan dilakukan
untuk memastikan bahwa tidak ada benturan kepentingan. Bila ada, transaksi benturan kepentingan
dilaporkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham dan memerlukan persetujuan para pemegang
saham untuk dapat dilaksanakan.
2. Tanggung Jawab
Prinsip tanggung-jawab atas aspek keuangan, lingkungan dan sosial dilakukan sesuai dengan
ketentuan peraturan yang berlaku. Ijin-ijin diperoleh sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan
pelaporan kepada badan pengatur/pengawas dilakukan secara berkala, akurat dan tepat waktu.
Tanggung jawab sosial Perseroan dilaksanakan secara berkala.
3. Kemandirian
Perseroan selalu menjunjung tinggi prinsip kemandirian, dimana hal tersebut dilakukan dengan
berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4. Keadilan
Prinsip keadilan diterapkan di semua divisi Perseroan Para karyawan diberikan kesempatan
yang sama, baik dalam hal karir maupun remunerasi. Selain itu, kepada semua pelanggan, kami
menetapkan harga yang adil. Kami juga memberikan penghargaan yang tinggi kepada pemegang
saham dan pemangku kepentingan lainnya dengan memberikan hasil yang baik.
94
Page 119
5. Transparansi
Seluruh informasi material dan relevan termasuk tindakan korporasi diumumkan kepada publik
melalui bursa efek. Selain itu, informasi material dan relevan dipublikasikan melalui media apabila
diharuskan oleh ketentuan yang berlaku. Laporan keuangan Perseroan, baik yang diaudit maupun
yang tidak diaudit diumumkan melalui bursa efek dan media sesuai dengan ketentuan yang berlaku
secara berkala dan tepat waktu. Perseroan juga memberikan informasi kepada investor melalui
berbagai cara termasuk paparan publik, wawancara serta serta penyediaan informasi di website
Perseroan.
Kelima prinsip tersebut menjadi landasan bagi Perseroan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan
yang baik. Jajaran Direksi dan para pemangku kepentingan Perseroan berkeyakinan bahwa penerapan
prinsip-prinsip GCG adalah kunci untuk memenangkan persaingan global. Penerapan GCG otomatis
akan menciptakan sistem dan struktur perusahaan yang kuat.
Evaluasi Dan Penilaian Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Perseroan meyakini tata kelola akan berjalan dengan baik apabila seluruh pihak di perusahaan memiliki
nilai-nilai yang melekat pada diri masing-masing. Untuk memastikan bahwa penerapan prinsip-prinsip
GCG dilakukan secara konsisten, Perseroan menetapkan GCG sebagai pedoman dalam membuat
kebijakan dan sasaran. Pedoman GCG tidak hanya berfungsi mengendalikan Perseroan untuk mematuhi
hukum dan peraturan yang ada, tetapi juga berkontribusi untuk meningkatkan kinerja Perseroan.
Perseroan terus berupaya meningkatkan kualitas dalam melaksanakan penerapan GCG melalui
pemenuhan dan penyampaian keterbukaan informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, serta keterbukaan aspek-aspek terkait GCG lainnya yang sesuai dengan peraturan yang
berlaku di pasar modal.
Di tahun-tahun berikutnya, Perseroan akan melakukan self-assesment secara komprehensif dan
melakukan pengukuran secara berkala atas implementasi tata kelola perusahaan, serta memastikan
bahwa prinsip-prinsip GCG selalu diterapkan di semua kegiatan bisnisnya.
Dalam proses penerapan GCG, Perseroan memiliki beberapa pedoman internal yang digunakan yaitu
sebagai berikut:
• Pedoman Kerja Direksi dan Dewan Komisaris
• Piagam Komite Audit
• Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi
• Piagam Audit Internal
Struktur Tata Kelola Perusahaan
Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
(Undang-undang Perseroan Terbatas), organ perusahaan terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham,
Dewan Komisaris, dan Direksi. RUPS adalah forum pengambilan keputusan tertinggi bagi pemegang
saham. Sedangkan Dewan Komisaris dan Direksi memiliki wewenang dan tanggung jawab yang jelas
sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan
anggaran dasar. Namun demikian, Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memelihara
kesinambungan usaha Perseroan. Oleh karena itu, Dewan Komisaris dan Direksi harus memiliki
kesamaan persepsi untuk pencapaian visi, misi, dan tujuan perusahaan.
Untuk membantu pelaksanaan tugasnya, Dewan Komisaris dibantu oleh komite-komite yang dibentuk
oleh Dewan Komisaris sendiri dalam hal pengawasan terhadap Direksi dan telah dibentuk struktur
organisasi yang efektif dan efisien.
95
Page 120
RUPS
RUPS merupakan bentuk pertanggungjawaban Dewan Komisaris dan Direksi kepada pemegang saham
sehubungan dengan pelaksanaan tugas serta kinerjanya dalam pengelolaan Perseroan. Kewenangan
Rapat Umum Pemegang Saham antara lain mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan
Komisaris dan Direksi, mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, menyetujui perubahan
Anggaran Dasar, laporan tahunan dan menetapkan bentuk dan jumlah remunerasi anggota Dewan
Komisaris dan Direksi.
Penyelenggaraan RUPS telah melalui proses persiapan dan penyelenggaraan sesuai dengan Undang-
undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta Peraturan Ototitas Jasa Keuangan
(OJK) No. 32/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan RUPS
Perusahaan Terbuka.
Proses rencana dan pelaksanaan RUPS tersebut telah tertuang dalam surat Perseroan yang telah
disampaikan kepada OJK dan PT Bursa Efek Indonesia serta telah diumumkan melalui iklan pada surat
kabar berbahasa Indonesia dan berperedaran nasional dan juga melalui situs web Perseroan.
A. Dewan Komisaris
Berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, Dewan Komisaris bertanggung-jawab
mengawasi dan memberikan arahan serta nasehat kepada Direktur Perseroan dalam menerapkan
strategi dan kebijakan Perseroan dan menjalankannya sesuai dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan
yang baik.
Untuk mempertegas tugas dan wewenang Dewan Komisaris ini telah dituangkan dalam pasal 15
Anggaran Dasar Perseroan. Dewan Komisaris secara terus menerus memantau efektifitas kebijakan
Perseroan dan proses pengambilan keputusan oleh Direksi, termasuk pelaksanaan strategi yang
memenuhi harapan pemegang saham dan pemangku kepentingan. Dalam menjalankan tugasnya,
Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit, Komite Pemantau Risiko serta Komite Remunerasi dan
Nominasi. Selain itu, Dewan Komisaris juga dapat meminta saran dan bantuan dari konsultan atau
penasihat profesional.
Anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. Usulan pengangkatan, pemberhentian
dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris yang diberikan kepada RUPS dengan memperhatikan
rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi.
Seluruh anggota Dewan Komisaris telah memilikipersyaratan dan pengalaman serta keahlian yang
dibutuhkandalam menjalankan fungsi dan tugasnya masing-masing sesuai dengan persyaratan yang
terdapat dalamP eraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksidan Dewan Komisaris Emiten
atau Perusahaan Publik yang juga telah dituangkan dalam Anggaran Dasar serta Piagam Dewan
Komisaris Perseroan.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Lingkup tugas, wewenang dan tanggung jawab DewanKomisaris ditentukan berdasarkan Anggaran
DasarPerusahaan dan Piagam Dewan Komisaris dengan merujukpada ketentuan yang berlaku, yaitu
salah satunya adalah POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik, mencakup hal-hal sebagai berikut:
• Memberikan pendapat dan saran serta mengawasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas Direksi;
• Memantau perkembangan kegiatan Perseroan;Memastikan bahwa Perseroan mematuhi semua
peraturan dan perundang-undangan dan mengawasi pengimplementasian pelaksanaan Tata
Kelola Perusahaan yang baik;
• Memberi tanggapan dan rekomendasi atas usulan dan rencana pengembangan strategis Perseroan
yang diajukan Direksi;
• Menindak-lanjuti, jika ada, penemuan-penemuan dan rekomendasi terhadap adanya penyimpangan
dalam pelaksanaan peraturan dan Anggaran Dasar Perseroan.
96
Page 121
Dewan Komisaris telah membentuk Komite Audit, Komite Pemantau Risiko serta Komite Remunerasi
dan Nominasi untuk membantu mereka dalam melaksanakan tanggung jawab pengawasan dan
pemantauan terhadap kegiatan Perseroan.
Piagam Dewan Komisaris
Dalam rangka menjalankan tugas pengawasan dan pemberian nasehat kepada Direksi, Dewan
Komisaris mengacu kepada Piagam Dewan Komisaris. Perseroan telah memiliki Piagam Dewan
Komisaris sejak 22 Februari 2016. Piagam tersebut berisi tentang petunjuk tata laksana kerja Dewan
Komisaris serta menjelaskan tahapan aktivitas secara terstruktur, sistematis, mudah dipahami dan dapat
dijalankan dengan konsisten yang dapat menjadi acuan bagi Dewan Komisaris dalam melaksanakan
tugas masing-masing untuk mencapai Visi dan Misi Perseroan.
Piagam tersebut dibuat mengacu pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor 33/POJK.04/2014
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten dan Perusahaan Publik.
Piagam Dewan Komisaris ini disusun sebagai pedoman kerja bagi Dewan Komisaris dalam
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada
Direksi Perseroan secara optimal, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
yang berlaku. Piagam tersebut senantiasa diperbaharui dan ditinjau ulang secara berkala dengan
menyesuaikan dengan kebutuhan Perseroan dan peraturan yang berlaku.
Komisaris Independen
Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang berasal dari luar Emiten atau Perusahaan
Publik dan memenuhi persyaratan sebagai Komisaris Independen sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 33/ POJK.04/2014.
Komposisi Komisaris Independen sebagaimana disebutkan dalam Peraturan OJK adalah sebanyak 1/3
atau sekurang-kurangnya 30% dari jumlah anggota Dewan Komisaris.
Rapat Dewan Komisaris
Dewan Komisaris mengadakan rapat paling kurang 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan. Rapat Dewan
Komisaris bertujuan untuk membahas kinerja dan rencana kerja Perseroan, serta permasalahan
strategis yang memerlukan persetujuan Dewan Komisaris.
Selain rapat internal, Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat bersama Direksi (rapat gabungan)
secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Rapat gabungan dimaksudkan untuk
mendapat keterangan dan penjelasan langsung mengenai hal-hal yang perlu didalami lebih lanjut dan
Dewan Komisaris dapat segera memberikan arahan dan masukan kepada Direksi sebagai pelaksanaan
fungsi pengawasannya.
Sepanjang tahun 2021, Dewan Komisaris telah mengadakan rapat Dewan Komisaris sebanyak 6 kali
dan 4 kali rapat gabungan dengan Direksi dengan tingkat kehadiran masing-masing sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran (%)
1 Hartadi Angkosubroto Komisaris Utama 6 100%
2 Johanna Zakaria Komisaris 6 100%
3 Winarso Greg Toreh *) Komisaris Independen 2 100%
*) Bapak Winarso Greg Toreh menjabat sebagai Komisaris Independen sejak tanggal 31 Agustus 2021 (RUPS Tahunan).
B. Direksi
Direksi Perseroan bersama-sama bertanggung jawab untuk menentukan arah kebijakan bisnis,
penyusunan strategi Perseroan sebagai upaya untuk mencapai tujuan dan target Perseroan. Direksi
juga bertanggung jawab terhadap implementasi strategi Perseroan yang sudah disetujui Dewan
Komisaris, disamping melaksanakan kegiatan operasional sehari-hari Perseroan.
97
Page 122
Dengan dipimpin oleh Direktur Utama, Direksi bertanggungjawab atas pengoperasian Perseroan secara
efisien dan efektif, serta memberikan informasi – informasi penting kepada Dewan Komisaris dan para
pemegang saham secara tepat waktu.
Direksi menjalankan usaha Perseroan melalui beberapa divisi utama seperti Divisi Pengembangan
Bisnis & Proyek, Divisi Operasional, dan Divisi Umum.
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Direksi Perseroan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan
Piagam Direksi, berdasarkan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti
POJK No. 33/POJK.04/2014 mengenai Direksi dan Dewan Komisaris dari Emiten atau Perusahaan
Terbuka, mencakup hal-hal sebagai berikut:
1. Menjalankan usaha Perseroan dengan efektif dan efisien
2. Mematuhi prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan
3. Menyampaikan laporan dan informasi faktual secara tepat waktu dan akurat kepada Dewan
Komisaris
4. Menetapkan pedoman untuk menentukan dan mengimplementasikan peraturan peraturan bagi
masing-masing anggota Direksi
5. Menetapkan strategi usaha, rencana usaha dan objektif Perseroan
6. Mengimplementasikan manajemen risiko dan system pengendalian internal yang efektif
7. Memberikan hasil usaha Perseroan yang terbaik bagi para pemegang saham
Agar dapat melaksanakan tugasnya dalam mengelola Perseroan secara lebih efektif dan efisien, Direksi
melakukan pembagian tugas sesuai bidang dan kompetensinya. Namun demikian, untuk memberikan
hasil yang seimbang dalam setiap pengambilan keputusan, pembagian fungsi dan tugas tersebut tidak
membatasi kewenangan mereka sebagai direktur yang harus lintas divisi.
Piagam Direksi
Perseroan telah memiliki Piagam Direksi tanggal 22 Februari 2016 yang disusun sebagai pedoman
dan referensi bagi Direksi dalam menjalankan tugas secara efektif dan efisien serta menjalankan
tanggung jawab, dan kebijakan internal Perseroan yang relevan. Piagam Direksi ini disusun mengacu
pada peraturan otoritas jasa keuangan No. 33/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
perusahaan publik.
Mengingat perannya yang sangat penting dalam mengelola jalannya usaha Perseroan, Direksi
memerlukan suatu Pedoman Kerja (Piagam Direksi) sebagai pedoman bagi Direksi dalam melaksanakan
tugas tanggung jawab dan wewenangnya. Piagam Direksi berisi tentang petunjuk tata laksana kerja
Direksi serta menjelaskan tahapan aktivitas secara terstruktur, sistematis, mudah dipahami dan dapat
dijalankan dengan konsisten, dapat menjadi acuan bagi Direksi dalam melaksanakan tugas masing-
masing untuk mencapai Visi dan Misi Perseroan.
Piagam tersebut senantiasa diperbaharui dan ditinjau ulang secara berkala dengan menyesuaikan
dengan kebutuhan Perseroan dan peraturan yang berlaku.
Rapat Direksi
Untuk mengevaluasi kinerja Perseroan, Direksi secara berkala melakukan Rapat Direksi sekurang-
kurangnya satu kali setiap bulan, yang dihadiri mayoritas anggota Direksi. Rapat Direksi juga dilakukan
untuk membahas permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi. Direksi Perseroan secara
berkala mengadakan rapat untuk membahas kondisi operasional dan keuangan Perseroan, kebijakan
Perseroan, pemasaran, perkembangan proyek yang berjalan dan topik lainnya yang terkait dengan
usaha Perseroan.
98
Page 123
Di tahun 2021, Direksi telah mengadakan rapat sebanyak 12 kali dengan tingkat kehadiran sebagai
berikut:
No. Nama Jabatan Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran (%)
1 Ventje Chandraputra Suardana Direktur Utama 12 100%
2 Randy Angkosubroto Direktur 12 100%
3 Widyanto Taufiq Direktur 12 100%
C. Sekretaris perusahaan
Sebagai perusahan publik, Perseroan berkewajiban untuk membangun dan memelihara komunikasi
yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan. Kemudahan akses komunikasi dan informasi sangat
penting untuk menyampaikan setiap informasi yang diperlukan pemangku kepentingan secara akurat
dan tepat waktu. Keterbukaan informasi merupakan salah satu prinsip GCG yang ingin terus dijaga oleh
Perseroan.
Sekretaris Perusahaan menjalankan peran yang sangat strategis, terutama dalam memastikan
kepatuhan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan dan penerapan prinsip-prinsip GCG
secara efektif. Sebagai persyaratan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Perseroan
telah mengangkat seorang sekretaris perusahan untuk melaksanakan fungsi-fungsi sebagai berikut:
• Memfasilitasi komunikasi dua arah yang efektif antara Perseroan dan investor, peserta pasar
modal, masyarakat, Bursa Efek Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan serta pengamat.
• Mengelola penyebaran serta menyampaikan informasi yang efektif serta memastikan ketersediaan
informasi secara berkala kepada kalangan pemangku kepentingan.
• Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya undang-undang dan peraturan yang berlaku di
pasar modal.
• Memastikan kepatuhan Perseroan atas undang-undang dan peraturan di pasar modal.
Saat ini Sekretaris Perusahaan dijabat oleh Aka Permata, beliau bergabung dengan Perseroan sejak tahun
2011 dan telah memegang jabatan tersebut sejak tahun 2013 berdasarkan Surat keputusan Direksi Perseroan
No. 0303/DAR/X/13 tanggal 30 Oktober 2013.
Profil Sekretaris Perusahaan yaitu Aka Permata, Warga Negara Indonesia yang lahir tahun 1981. Beliau
meraih gelar Sarjana dari Universitas Bina Nusantara, jurusan Sistem Informasi. Sebelumnya, ia pernah
bekerja di PT Mayora Indah Tbk. (2005-2010) di bagian Accounting dan Internal Audit.
Program pelatihan Sekretaris perusahaan berupa Mengikuti berbagai sosialisasi peraturan, pelatihan,
seminar, workshop dan diskusi yang diadakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia
(BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), dan lembaga lainnya,
dalam rangka mengikuti perkembangan pasar modal, khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di
bidang pasar modal
Segala pertanyaan yang terkait dengan informasi sehubungan dengan Perseroan ini dapat ditujukan
kepada:
Sekretaris Perusahaan
PT Duta Anggada Realty Tbk.
Plaza Chase, Lantai 21
Jl. Jend. Sudirman Kav. 21, Jakarta 12920
Telp : +62 21 520 8000
Faks : +62 21 520 8100
Email : corsec@dutaanggada.com
99
Page 124
D. KOMITE AUDIT
Komite Audit merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan penerapan prinsip GCG. Komite
Audit Perseroan yang dibentuk pada tahun 2004 bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Fungsi
utama Komite Audit adalah memfasilitasi kegiatan Dewan Komisaris serta membantu Dewan Komisaris
dalam mengawasi dan mengevaluasi proses pelaporan keuangan, sistem pengendalian internal, proses
audit dan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik.
Pembentukan Komite Audit Perseroan dan kriteria keanggotaannya mengacu pada Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (POJK) No. 55/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite
Audit. Komite Audit beranggotakan 3 (tiga) orang, yang terdiri dari 1 (satu) orang Ketua yang merangkap
Komisaris Independen dan 2 (dua) orang anggota independen. Jumlah ini telah memenuhiketentuan dan
memenuhi kriteria independensi untuk menjaga dan meningkatkan pelaksanaan tugas dan tanggung
jawabnya.
Tugas pokok dari Komite Audit pada prinsipnya adalahmembantu Dewan Komisaris dalam melakukan
fungsi pengawasan atas kinerja perusahaan. Hal tersebut terutama berkaitan dengan review sistem
pengendalian internal perusahaan, memastikan kualitas laporan keuangan, dan meningkatkan
efektivitas fungsi audit. Tugas Komite Audit juga erat kaitannya dengan penelaahan terhadap risiko
yang dihadapi perusahaan, dan juga ketaatan terhadap peraturan. Dalam melaksanakan fungsinya,
Komite Audit mengacu kepada Piagam Komite Audit.
Tanggung jawab Komite Audit adalah sebagai berikut:
• Memeriksa semua informasi keuangan yang disiapkan oleh manajemen, termasuk laporan
keuangan yang disiapkan oleh manajemen, termasuk laporan keuangan, proyeksi anggaran proyek
dan informasi keuangan lainnya
• Memeriksa program sistem pengendalian internal serta memastikan fungsi sistem pengendalian
internal berjalan dengan efektif
• Mempelajari penemuan-penemuan utama hasil investigasi dari pengendalian internal
• Memeriksa peraturan dan praktek keuangan dan akuntansi Perseroan
• Memeriksa kepatuhan Perseroan terhadap berbagai peraturan dan undang-undang termasuk
UUPM
• Menelaah laporan auditor independen
• Memeriksa semua kemungkinan risiko serta melaporkannya kepada Dewan Komisaris.
Wewenang yang dapat dilakukan oleh Komite Audit adalah sebagai berikut:
• Mengakses dokumen, data, dan informasi Perseroan tentang karyawan, dana, aset, dan sumber
daya perusahaan yang diperlukan. Komite Audit Perseroan memiliki wewenang untuk meminta
semua data atau informasi yang dibutuhkan. Berdasarkan permintaan dari Komite Audit, Perseroan
wajib menyediakan semua data tersebut secara rutin dan selanjutnya Komite Audit akan melaporkan
semua temuan kepada Dewan Komisaris;
• Berkomunikasi langsung dengan karyawan, termasuk Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi
audit internal, manajemen risiko, dan Akuntan terkait tugas dan tanggung jawab Komite Audit;
• Melakukan komunikasi dengan Audit Internal di Perseroan untuk menilai apakah fungsi pengawasan
internal telah dijalankan sesuai dengan program yang telah ditetapkan serta melakukan pembahasan
lebih lanjut atas hasil-hasil pemeriksaan yang telah dilakukannya. Rencana kerja tahunan Audit
Internal juga merupakan bagian dari faktor penilaian Komite Audit atas efektifitas pemeriksaan
internal di lingkungan Perseroan;
• Melibatkan pihak independen di luar anggota Komite Audit yang diperlukan untuk membantu
pelaksanaan tugasnya (jika diperlukan); dan
• Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris.
Komite Audit telah memiliki Piagam Komite Audit yang disesuaikan dengan ketentuan peraturan yang
berlaku. Piagam Komite Audit ini berfungsi sebagai pedoman bagi Komite Audit Perseroan untuk
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara independen dan obyektif. Piagam Komite Audit dapat
ditinjau atau diperbaharui secara berkala bila dianggap perlu dengan mempertimbangkan ketentuandan
peraturan yang berlaku.
100
Page 125
Berdasarkan Surat Keputusan Di Luar Rapat Dewan Komisaris Perseroan No. 001/DAR/CS/VIII/21
tanggal 31 Agustus 2021, susunan keanggotaan Komite Audit adalah sebagai berikut:
Ketua : Winarso Greg Toreh
Riwayat hidup Winarso Greg Toreh dapat dilihat pada sub bab Pengurusan dan
Pengawasan.
Anggota : Franky Tanril
Warga Negara Indonesia, lahir tahun 1987. Menjadi anggota Komite Audit Perseroan
sejak 2021. Meraih gelar S1 Akuntansi dari Universitas Tarumanagara. Menjabat sebagai
Assurance Manager di KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (EY Indonesia) pada tahun
2008 - 2015 dan terakhir menjabat sebagai General Manager Accounting di PT Buana
Swarna Nusantara sejak tahun 2015 hingga sekarang.
Anggota : Ananda Surja
Warga Negara Indonesia, lahir tahun 1970. Menjadi anggota Komite Audit Perseroan sejak
2004. Meraih gelar dari STIE Nusantara. Pernah menduduki berbagai posisi di berbagai
perusahaan, terakhir di PT Montera Panca Tunggal sebagai Senior Manager sejak tahun
2002.
Masa tugas anggota Komite Audit Perseroan terhitung mulai tanggal 31 Agustus 2021 sampai dengan
penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di tahun 2024.
Pembentukan anggota Komite Audit tersebut telah memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
Sepanjang tahun 2021, Komite Audit telah melakukan sebanyak 6 (enam) kali rapat dengan tingkat
kehadiran anggota komite sebesar 100% dan Komite Remunerasi dan Nominasi telah melakukan
sebanyak 2 (dua) kali rapat dengan tingkat kehadiran anggota komite sebesar 100%.
E. KOMITE PEMANTAU RISIKO
Berdasarkan Surat Keputusan Di Luar Rapat Dewan Komisaris Perseroan No. 003/DAR/CS/VIII/21
tanggal 31 Agustus 2021, susunan keanggotan Komite Pemantau Risiko sebagai berikut:
Ketua : Winarso Greg Toreh
Riwayat hidup Winarso Greg Toreh dapat dilihat pada sub bab Pengurusan dan
Pengawasan.
Anggota : Franky Tanril
Warga Negara Indonesia, lahir tahun 1987. Menjadi anggota Komite Audit Perseroan
sejak 2021. Meraih gelar S1 Akuntansi dari Universitas Tarumanagara. Menjabat sebagai
Assurance Manager di KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (EY Indonesia) pada tahun
2008 - 2015 dan terakhir menjabat sebagai General Manager Accounting di PT Buana
Swarna Nusantara sejak tahun 2015 hingga sekarang.
Anggota : Ananda Surja
Warga Negara Indonesia, lahir tahun 1970. Menjadi anggota Komite Audit Perseroan
sejak 2004. Meraih gelar dari STIE Nusantara. Pernah menduduki berbagai posisi di
berbagai perusahaan, terakhir di PT Montera Panca Tunggal sebagai Senior Manager
sejak tahun 2002.
Masa tugas anggota Komite Pemantau Risiko, terhitung mulai tanggal 31 Agustus 2021 sampai dengan
penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di tahun 2024.
101
Page 126
Tanggung jawab Komite Pemantau Risiko adalah sebagai berikut:
• Membantu Dewan Komisaris dalam mengkaji sitem manajemen yang disusun oleh Direksi atas
berbagai risiko termasuk risiko kredit, risiko nilai tukar mata uang, risiko suku bunga, risiko likuiditas
dan risiko harga.
• Mengevaluasi serta memastikan keselarasan antara kebijakan manajemen risiko dan penerapannya.
• Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai risiko yang dihadapi Perseroan.
• Melakukan penelaahan dalam mengimplementasikan penyelesaian masalah yang diambil oleh
Perseroan dalam melaksanakan solusi penanggulangan risiko.
Sepanjang tahun 2021, Komite Pemantau Risiko telah melakukan sebanyak 4 (empat) kali pertemuan.
dengan tingkat kehadiran anggota komite 100%
F. KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk untuk membantu pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan
Komisaris sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 34/2014 tentang Komite Nominasi dan
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.
Berdasarkan Surat Keputusan Di Luar Rapat Dewan Komisaris Perseroan No. 002/DAR/CS/VIII/21
tanggal 31 Agustus 2021, susunan keanggotaan Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai
berikut:
Ketua : Winarso Greg Toreh
Riwayat hidup Winarso Greg Toreh dapat dilihat pada sub bab Pengurusan dan
Pengawasan.
Anggota : Johanna Zakaria
Riwayat hidup Johanna Zakaria dapat dilihat pada sub bab Pengurusan dan Pengawasan.
Anggota : Lucia Soegiri
Warga Negara Indonesia, lahir tahun 1959. Ditetapkan kembali menjadi anggota Komite
Nominasi dan Remunerasi Perseroan sejak tanggal 28 Agustus 2020. Meraih gelar
sarjana dari Universitas Katolik Parahyangan jurusan Business Administration. Pekerjaan
terakhir menjabat sebagai GA Manager di PT Eterindo Wahanatama dari tahun 2000 –
2003 dan saat ini menjabat sebagai General Manager Personal & GS di Perseroan sejak
tahun 2003 hingga sekarang.
Masa tugas anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan terhitung mulai tanggal 31 Agustus
2021 sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di tahun 2024.
Komite ini bertanggung jawab membuat formulasi kriteria pemilihan dan prosedur nominasi untuk
Dewan Komisaris dan Direksi, dengan tanggung jawab sebagai berikut:
• Mengkaji kebijakan remunerasi dan nominasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan remunerasi Perseroan.
• Melakukan evaluasi kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
• Melakukan identifikasi dan telaah atas calon yang masuk nominasi Komisaris dan Direksi guna
direkomendasikan kepada Dewan Komisaris dalam hal pengangkatan, pengangkatan kembali dan
penggantian Komisaris dan Direksi.
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan
kemampuan anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi
Komite Nominasi dan Remunerasi telah memiliki Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi yang
telah disetujui dan ditetapkan oleh Dewan Komisaris pada tanggal 22 Februari 2016 serta telah sesuai
dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi ini berfungsi
sebagai pedoman bagi Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan untuk menjalankan tugas dan
tanggung jawabnya secara independen dan obyektif.
102
Page 127
Komite Nominasi dan Remunerasi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya yaitu sebagai
berikut:
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai struktur, kebijakan, dan besaran
remunerasi Direksi dan Komisaris tahun 2019.
• Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris
• Melakukan review remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris.
Independensi Komite
Seluruh anggota Komite merupakan pribadi yang professional dan tidak memiliki hubungan usaha baik
langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan, untuk menjaga
independensi dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
Perseroan menyadari bahwa indepedensi sangat penting bagi Komite dalam menjalankan tugas
dan tanggung jawabnya, serta berpengaruh terhadap hasil kerja Komite itu sendiri. Untuk menjamin
berlangsungnya independensi dalam maka setiap Komite yang ada di Perseroan diketuai oleh seorang
Komisaris Independen.
Pembentukan Nominasi dan Remunerasi Perseroan tersebut telah sesuai dengan ketentuan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.04/2014 tentang Pembentukan Komite Nominasi dan
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.
G. UNIT AUDIT INTERNAL
Unit Audit Internal dibentuk dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.56/2015
tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Audit Internal.
Dalam rangka memenuhi bentuk audit internal yang kuat, Perseroan memiliki sebuah Unit Audit Internal.
Sistem Audit Internal merupakan suatu proses untuk menjamin adanya pencapaian sasaran manajemen
dalam kategori kepatuhan, efektivitas, dan efisiensi dari operasional terhadap sistim prosedur, peraturan
dan arahan yang ditetapkan oleh manajemen.
Kedudukan Unit Audit Internal
Adapun auditor yang duduk dalam Unit Audit Internal bertanggung jawab kepada Kepala Unit Audit
Internal. Kepala Unit Audit Internal bertanggung jawab kepada Direktur Utama. Secara rutin Unit Internal
Audit berkomunikasi dengan Komite Audit.
Tugas dan Tanggung Jawab Audit Internal
Piagam Audit Internal Perseroan yang telah disahkan oleh Presiden Direktur dan disetujui oleh Dewan
Komisaris menjadi pedoman dalam melaksanakan kegiatan Audit Internal. Piagam Audit Internal turut
disosialisasikan kepada karyawan untuk meningkatkan pemahaman terhadap visi dan misi Audit Internal
dalam mengedepankan manajemen risiko, pengendalian, dan proses tata kelola perusahaan.
Dalam hal menerapkan suatu sistem audit internal yang handal, Perseroan memperhatikan adanya
pencapaian tujuan-tujuan yang telah ditetapkan oleh Perseroan sebagai berikut:
• Menyusun dan melaksanakan rencana Audit Internal tahunan;
• Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian interen serta sistem manajemen risiko
sesuai dengan kebijakan Perseroan;
• Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi,
operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya;
• Memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada
semua tingkat manajemen;
• Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama dan
Dewan Komisaris;
• Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah
disarankan;
• Bekerjasama dengan Komite Audit;
• Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan Audit Internal yang dilakukan; dan
• Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.
103
Page 128
Wewenang Audit Internal
Unit Audit Internal memiliki wewenang, antara lain:
• Mengakses seluruh informasi yang relevan tentang Perseroan terkait tugas dan fungsinya;
• Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit;
• Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau
Komite Audit;
• Melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan Auditor Eksternal.
Dalam hal menerapkan suatu sistim audit internal yang handal, Perseroan memperhatikan adanya
pencapaian tujuan-tujuan yang telah ditetapkan oleh Perseroan sebagai berikut:
• Meningkatkan kepatuhan pada sistem prosedur, peraturan dan arahan yang ditetapkan oleh
Manajemen.
• Memastikan laporan, data dan informasi keuangan yang ada telah akurat, tepat waktu dan dapat
diandalkan.
• Meningkatkan efesiensi dan efektivitas operasi Perseroan.
• Mengamankan sumber daya yang tersedia terhadap kemungkinan penyalah-gunaan, kekeliruan
maupun kecurangan.
• Bekerja sama dengan Komite Audit dengan melakukan pertemuan secara periodik tentang temuan-
temuan audit yang ada dan langkah-langkah perbaikannya untuk kemudian dilaporkan kepada
Manajemen Perseroan.
Piagam Audit Internal
Dalam melaksanakan tugasnya, Unit Audit Internal telah dilengkapi dengan Piagam Audit Internal
sebagai pedoman kerja. Piagam Audit Internal juga menjelaskan peran dan tanggung jawab serta
tugas-tugas Unit Audit Internal, memuat antara lain: Visi dan Misi, Struktur dan Kedudukan Audit
Internal, Tugas dan Tanggung Jawab Audit Internal, Wewenang Audit Internal, Kode Etik Audit Internal,
Persyaratan Auditor Internal, Pertanggungjawaban Audit Internal, dan Larangan Perangkapan Tugas
dan Jabatan Auditor Internal.
Unit Audit Internal dalam melakukan tugasnya berpedoman pada peraturan perundangan, di antaranya
Keputusan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 56/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
Penyusunan Piagam Audit Internal.
Selain itu, pelaksanaan tugas Unit Audit Internal juga diatur dalam Piagam Unit Audit Internal yang
ditetapkan oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan Komisaris pada tanggal 22 Februari 2016.
Audit internal Perseroan menggunakan pendekatan audit kepatuhan dan kajian pengendalian internal.
Temuan-temuan audit difokuskan kepada hal yang bersifat penyimpangan administratif dan operasional
yang segera dilakukan koreksi.
Ruang lingkup Unit Internal Audit adalah untuk menilai dan mengevaluasi rancangan dan pelaksanaan
pengendalian internal utama yang dilaksanakan oleh Perseroan.
Hasil audit dan rekomendasi yang perlu dilakukan telah dilaporkan kepada Direktur Utama dan Komite
Audit secara berkala.
Struktur Audit Internal
Adapun Unit ini dipimpin oleh Kepala Unit Audit Internal dan dibantu oleh beberapa anggota. Sesuai
Surat Keputusan Direksi Perseroan No. 0215/DAR/IX/2014 tanggal 30 September 2014, Perseroan
telah mengangkat Jerry Siswanto sebagai Kepala Unit Audit Internal Perseroan.
Jerry Siswanto adalah Warga Negara Indonesia yang lahir tahun 1973. Ia mendapatkan gelar Sarjana
dari Universitas Trisakti pada tahun 1998. Beliau bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2001. Kepala
Audit Internal dibantu oleh anggotanya yaitu Sung Agustina dan Finy dalam menjalankan tugasnya.
104
Page 129
Struktur Audit Internal Perseroan
Keterangan:
- Garis terputus menunjukkan bahwa Audit Internal tidak bertanggung jawab langsung kepada Komite Audit, melainkan hanya
berkomunikasi dan memberikan laporan/data/informasi.
- Garis tegas menunjukkan bahwa Audit Internal bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama dan membawahi
langsung Audit Operasional, Audit Keuangan, Audit Proyek dan Audit Umum.
H. Sistem Pengendalian Internal
Sebuah sistem pengendalian internal terdiri dari kebijakan dan prosedur yang dirancang agar manajemen
mendapat keyakinan bahwa Perseroan mencapai tujuan dan sasarannya. Sistem pengendalian internal
mencakup tiga tujuan utama meliputi keandalan laporan keuangan, efisiensi dan efektivitas kegiatan
operasi dan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan. Sistem pengendalian internal senantiasa
ditinjau secara reguler dan diperbarui oleh Audit Internal yang bertanggung jawab untuk mengevaluasi
kelayakan dan efisiensi dari proses bisnis serta kepatutan dan keefektifan dari sistem pengendalian
internal. Internal Audit ini membantu manajemen untuk mengimplementasikan tugas pengendalian dan
pengawasan dengan menyediakan hasil analisis, evaluasi dan rekomendasi kepada manajemen.
Perseroan merancang sistem pengendalian internal sebagai suatu proses yang mampu memberikan
keyakinan atau jaminan yang memadai atas tercapainya efektivitas dan efisiensi operasional Perseroan,
pelaporan keuangan yang andal, keamanan aset perusahaan dan kepatuhan terhadap prosedur,
kebijakan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Evaluasi penerapan pengendalian internal dilakukan untuk menilai efektivitas pelaksanaan pengawasan
dan tindakan penanggulangannya guna memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan bahwa
penerapan pengendalian internal telah cukup memadai dalam mendukung pencapaian tujuan dan
sasaran Perseroan. Hasil evaluasi menjadi rujukan dalam menetapkan penyempurnaan sistem atau
kebijakan yang lebih efektif dalam menjalankan kegiatan operasional Perseroan. Satuan Audit Internal
bertanggungjawab untuk mengevaluasi penerapan Sistem Pengendalian Internal.
Audit Internal memusatkan kerjanya pada peningkatan pengendalian untuk masing-masing unit usaha
operational. Temuan mengenai hal-hal tersebut akan dikomunikasikan kepada manajemen terkait
dijenjang yang lebih tinggi. Audit Internal melaporkan temuannya langsung kepada Direktur Utama dan
juga Komite Audit.
I. Tanggung Jawab Sosial Perseroan (Corporate Social Responsibility)
Sebagai perusahaan publik, Perseroan menjadi bagian langsung dari masyarakat, dimana Perseroan
memiliki tanggung jawab sosial untuk mengembangkan dan membina hubungan dengan masyarakat.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan merupakan salah satu bentuk komitmen Perseroan dalam
pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan mewujudkan kepedulian Perseroan kepada
masyarakat di sekitar wilayah kerja Perseroan. Untuk itu, Perseroan merasa terpanggil untuk
melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan secara konsisten, terencana, dan
berkelanjutan.
105
Page 130
Wujud kepedulian ini terintegrasi di dalam keseluruhan strategi bisnis Perseroan, dimana berfokus
pada pertumbuhan bisnis yang berbanding lurus dengan peningkatan kualitas hidup dalam aspek sosial
ekonomi masyarakat dan lingkungan. Sebagai mitra yang terpercaya dan dapat diandalkan, Perseroan
terus meningkatkan kapasitasnya dalam berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Berbagai kegiatan yang dikenal sebagai Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) semakin menjadi
perhatian bagi banyak perusahaan dan di dunia usaha. Dalam rangka menyikapi perkembangan ini,
Perseroan juga semakin meningkatkan perhatiannya pada pelaksanaan berbagai program CSR.
Tujuan umum dari kegiatan CSR Perseroan adalah untuk memanfaatkan kompetensi yang dimiliki
Perseroan dalam rangka memberikan manfaat yang optimal kepada masyarakat, sebagai salah
satu perwujudan dari tanggung jawab sosialnya. Perseroan menyadari sepenuhnya, penerimaan
dan dukungan masyarakat atas keberadaan Perseroan di lingkungannya menjadi salah satu kunci
keberhasilan Perseroan dalam mencapai tujuan usaha jangka panjang.
Perseroan berkomitmen untuk memberikan kontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan melalui
program CSR yang konsisten dan berkelanjutan. Pelaksanaan program CSR Perseroan merupakan
bagian yang terintegrasi dalam strategi dan kegiatan operasional Perseroan sehingga dapat
meningkatkan kualitas hidup serta mendorong terwujudnya pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Sehubungan dengan pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020, sebagian rencana program
mengalami penyesuaian dalam pelaksanaannya. Perseroan tetap konsisten melaksanakan program
CSR yang lebih difokuskan pada upaya mengatasi dampak-dampak pandemi yang tidak hanya
mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat, tetapi juga kondisi sosial dan ekonomi.
J. Struktur Organisasi
Struktur organisasi Perseroan pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut :
106
Page 131
5. SUMBER DAYA MANUSIA
Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) senantiasa melaksanakan perannya dalam mendukung Perseroan
terkait dengan pencapaian visi dan misi yang sudah ditetapkan. Sebagai perusahaan yang berkomitmen
terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan, Perseroan menyadari pentingnya dukungan sumber daya
manusia yang berkualitas untuk mewujudkan komitmen tersebut. Untuk itu, Perseroan senantiasa
memprioritaskan upaya-upaya peningkatan kompetensi dan keahlian bagi seluruh karyawannya agar
mereka dapat berperan aktif dalam pertumbuhan usaha Perseroan serta mampu beradaptasi dengan
dinamika bisnis yang berkembang pesat.
Dalam rangka pencapaian untuk menjadi yang terbaik di bidang usaha properti, Perseroan sangat
memperhatikan pengembangan pengetahuan, kemampuan serta kesejahteraan sumber daya manusia
yang dimiliki oleh Perseroan. Divisi SDM menerapkan sistem rekrutmen yang ketat agar dapat
memperoleh kandidat yang berkualitas dan memiliki talenta yang sesuai dengan kebutuhan Perseroan.
Rekruitmen ini dilakukan dengan berpartisipasi dalam berbagai media seperti iklan di media cetak,
internet, job fair dan lainnya.
Untuk selalu menjaga kualitas SDM, Perseroan secara rutin menyelenggarakan pelatihan dan
pengembangan strategis yang dilakukan secara berkesinambungan dengan kegiatan-kegiatan yang
telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Perseroan pun menyadari bahwa perkembangan kualitas
SDM tidak dapat dicapai secara instan, melainkan harus melalui tahap-tahap tertentu. Untuk itu, fokus
pengembangan SDM diharapkan dapat menjadi langkah penting menuju peningkatan kompetensi SDM
ke arah yang diharapkan Perseroan. Setiap karyawan pun memiliki kesempatan untuk mengembangkan
diri seluas-luasnya sehingga memiliki peluang untuk mengisi formasi jabatan yang tersedia dengan
mempertimbangkan kompetensi dan bakat karyawan sebagai dasar pengelolaan pengembangan karir.
Perseroan telah menyelenggarakan program pelatihan dan pengembangan Sumber Daya Manusia
secara berkelanjutan, antara lain dengan:
1. Peningkatan disiplin karyawan untuk meningkatkan produktivitas kerja.
2. Penguatan rasa kebersamaan dari semua anggota organisasi untuk bahu-membahu mencapai
target Perseroan.
3. Memperhatikan kesejahteraan karyawan seperti pemberian tunjangan hari raya, bonus, biaya
kesehatan, dll.
4. Penyusunan daftar gaji karyawan yang sesuai dengan kemampuan, latar belakang pendidikan,
masa kerja, dan jumlah minimal telah disesuaikan dengan ketentuan Upah Minimum Propinsi
(UMP) setempat.
Dengan program-program tersebut diatas, diharapkan karyawan dapat mengembangkan kompetensinya
sehingga mampu berprestasi pada pekerjaan dan mempunyai kesempatan untuk meningkatkan karirnya
di masa depan.
Selain memberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai pelatihan dan pendidikan, Perseroan juga
secara berkala melakukan evaluasi terhadap kinerja setiap individu untuk mengukur produktivitas
individual karyawan. Perseroan memberikan paket remunerasi yang kompetitif, yang senantiasa ditinjau
secara berkala untuk memastikan daya saing Perseroan di industri. Besaran paket remunerasi dihitung
dengan memperhatikan hasil kinerja individual karyawan dan kemampuan keuangan Perseroan.
Perseroan memberikan sistem kompensasi kepada karyawan yang berbasis kinerja. Selain itu,
Perseroan juga memberikan beberapa manfaat karyawan antara lain:
- Biaya pengobatan rawat jalan
- Biaya pengobatan rawat inap
- Bantuan untuk biaya melahirkan, pembelian kacamata, perawatan gigi
- Sumbangan dukacita bagi keluarga inti
- Sumbangan sukacita atas pernikahan karyawan.
- Tunjangan Hari Raya.
Hingga tanggal 31 Desember 2021, Perseroan dan Entitas Anak memiliki karyawan sebanyak 365
orang. Adapun komposisi karyawan Perseroan adalah sebagai berikut:
107
Page 132
Komposisi Karyawan Menurut Entitas
No. Keterangan 31 Desember 2021 31 Desember 2020
1 Perseroan 336 364
2 Entitas Anak 29 31
Total 365 395
Komposisi Karyawan Menurut Aktivitas Utama
No. Keterangan 31 Desember 2021 31 Desember 2020
Perseroan
1 Head Office 89 103
2 Project Site 210 252
3 Hotel/Servis Apartemen 37 9
Sub Total 336 364
Entitas Anak
1 Head Office - -
2 Project Site - -
3 Hotel/Servis Apartemen 29 31
Sub Total 29 31
Total 365 395
Komposisi Karyawan Menurut Lokasi Kerja
No. Keterangan 31 Desember 2021 31 Desember 2020
Perseroan
1 Jakarta 336 364
2 - - -
Sub Total 336 364
Entitas Anak
1 Jakarta 29 31
2 - - -
Sub Total 29 31
Total 365 395
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
No. Keterangan 31 Desember 2021 31 Desember 2020
Perseroan
1 Manager 30 53
2 Staff 109 84
3 NonStaff 197 227
Sub Total 336 364
Entitas Anak
1 Manager 6 7
2 Staff 23 24
3 NonStaff - -
Sub Total 29 31
Total 365 395
Komposisi Karyawan Menurut Tingkat Pendidikan
No. Keterangan 31 Desember 2021 31 Desember 2020
Perseroan
1 >S1 3 3
2 S1 73 75
3 Diploma 20 13
4 SMA atau sederajat 240 273
108
Page 133
Sub Total 336 364
Entitas Anak
1 >S1 - -
2 S1 13 13
3 Diploma 5 4
4 SMA atau sederajat 11 14
Sub Total 29 31
Total 365 395
Komposisi Karyawan Menurut Usia
No. Keterangan 31 Desember 2021 31 Desember 2020
Perseroan
1 >50 105 105
2 41-50 130 163
3 31-40 59 52
4 21-30 42 44
Sub Total 336 364
Entitas Anak
1 >50 - -
2 41-50 - -
3 31-40 11 10
4 21-30 18 21
Sub Total 29 31
Total 365 395
Komposisi Karyawan Menurut Status
No. Keterangan 31 Desember 2021 31 Desember 2020
Perseroan
1 Tetap 318 293
2 Kontrak 18 71
Sub Total 336 364
Entitas Anak
1 Tetap 2 2
2 Kontrak 27 29
Sub Total 29 31
Total 365 395
Komposisi Karyawan Menurut Jenis Kelamin
No. Keterangan 31 Desember 2021 31 Desember 2020
Perseroan
1 Laki-laki 251 297
2 Perempuan 85 67
Sub Total 336 364
Entitas Anak
1 Laki-laki 18 22
2 Perempuan 11 9
Sub Total 29 31
Total 365 395
109
Page 134
Ketersediaan sumber daya manusia berkualitas diawali dari sistem rekrutmen dan seleksi calon karyawan
yang baik. Proses seleksi calon karyawan dilakukan dengan tes tertulis dan wawancara. Perseroan juga
melakukan evaluasi atas kinerja karyawan tersebut secara periodik. Perseroan selalumemperhatikan
standar kualitas sumber daya manusia agar Perseroan dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
Dalam proses penerimaan karyawan dan penilaian kinerja, Perseroan menerapkan prinsip kesetaraan
kesempatan dan bebas dari diskriminasi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap karyawan
mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh kompensasi yang wajar dan promosi sesuai
dengan deskripsi dan spesifikasi jabatan, kompetensi, dan kontribusi masing-masing karyawan.
Perseroan senantiasa memperhatikan kesejahteraan karyawan. Selain pemberian gaji dan tunjangan,
Perseroan juga memberikan benefit kepada karyawan seperti kepesertaan BPJS, bantuan kesehatan,
asuransi kecelakaan, tunjangan pulsa telepon, cuti tahunan dan insidental, serta fasilitas perjalanan
dinas. Penentuan gaji karyawan dilakukan dengan pertimbangan tanggung jawab dan jabatan,
kondisipasar tenaga kerja, dan kualifikasi individu.
Hingga Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak mempunyai karyawan yang memiliki keahlian khusus
di bidangnya, yang apabila karyawan tersebut tidak ada, akan mengganggu kelangsungan kegiatan
operasional/usaha Perseroan. Selain itu, Perseroan juga menyatakan bahwa tidak terdapat karyawan
yang merupakan tenaga kerja asing dan juga tidak terdapat serikat pekerja.
Tidak terdapat kebijakan riset dan pengembangan Perseroan termasuk biaya yang telah dikeluarkan
dalam 2 (dua) tahun terakhir atau sejak berdirinya jika kurang dari 2 (dua) tahun dan persentasenya
terhadap penjualan atau pendapatan bersih.
Hingga prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat kegiatan usaha Perseroan sehubungan dengan modal
kerja yang menimbulkan risiko khusus.
6. PERKARA YANG DIHADAPI PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK
Pada saat Prospektus ini diterbitkan Perseroan sedang menghadapi:
Perkara No. 292/Pdt. G/ 2018/PN.Jkt.Utr. antara PT Kereta Api (Persero) sebagai Penggugat melawan
Perseroan sebagai Tergugat.
Pada tanggal 30 Mei 2018, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (“KAI”) mengajukan gugatan wanprestasi
terhadap Perseroanatas pelaksanaan Perjanjian Kerjasama Dalam Pengelolaan Tanah PERUMKA
Nomor: PERUMKA 347/HK/TEK/1997 tanggal 29 Desember 1997 (”Perjanjian Kerjasama”) yang
berkaitan dengan kerjasama pengelolaan tanah yang terletak di Kampung Bandan, Jakarta Utara. Pada
tanggal 16 Januari 2019 Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang memeriksa dan memutus
perkara tersebut telah menjatuhkan keputusannya sebagaimana Putusan No. 292/Pdt.G/2018/PN. Jkt.
Utr., yang amar putusannya pada pokoknya menyatakan gugatan KAI terhadap Perseroan tidak dapat
diterima. Atas Putusan No. 292/Pdt.G/2018/PN. Jkt. Utr. Tanggal 16 Januari 2019 tersebut pada tanggal
29 dan 30 Januari 2019, masing-masing KAIdan Perseroan mengajukan upaya hukum Banding.
Pada tanggal 6 Januari 2020 Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang memeriksa dan
memutus perkara tersebut telah menjatuhkan keputusannya sebagaimana Putusan No. 720/
PDT/2019/PT DKI yang amar putusannya pada pokoknya Pengadilan Tinggi DKI Jakarta membatalkan
putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara No. 292/Pdt.G/2018/PN. Jkt. Utr. tanggal 16 Januari 2019
dan mengabulkan Gugatan PT KAI untuk sebagian serta menyatakan Perseroan telah melakukan
wanprestasi. Pada tanggal 31 Maret 2020, Perseroan telah mengajukan upaya hukum Kasasi kepada
Mahkamah Agung Republik Indonesia dan pada tanggal 13 April 2020.
Pada tanggal 5 April 2021, Majelis Hakim Mahkamah Agung Republik Indonesia yang memeriksa
dan memutus perkara tersebut telah menjatuhkan keputusannya sebagaimana Putusan Mahkamah
Agung Republik Indonesia No. 596 K/Pdt/2021 tanggal 5 April 2021 yang amar putusannya antara lain
adalah menolak Permohonan Kasasi dari Pemohon Kasasi . Dengan demikian putusan tersebut telah
mempunyai kekuatan hukum tetap.
110
Page 135
Terhadap Putusan Kasasi tersebut, Perseroan telah mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali ke
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Sesuai dengan ketentuan Pasal 66 ayat (2) Undang-Undang
Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung mengatur upaya hukum peninjauan kembali tidak
menunda pelaksanaan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap.
Dengan adanya putusan tersebut, tidak mempunyai pengaruh negatif secara material kepada
kelangsungan kegiatan usaha PERSEROAN dan rencana Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan III Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2022.
Selain perkara tersebut diatas, Perseroan, Entitas Anak, Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
maupun Entitas Anak tidak tersangkut perkara pidana dan perkara perdata dan atau kepailitan dan
atau perselisihan lain di lembaga peradilan dan atau di lembaga perwasitan di Indonesia dan atau
perkara pajak dan atau perselisihan administratif dengan pihak instansi pemerintah yang berwenang
baik secara langsung maupun tidak langsung dan atau terlibat sengketa hukum dan atau perselisihan
lain diluar pengadilan atau tidak sedang menerima somasi yang diajukan oleh pihak ketiga terhadap
PERSEROAN.
Demikian pula Perseroan tidak pernah dinyatakan pailit baik atas permohonan sendiri maupun atas
permohonan pihak lain dan bahwa Perseroan serta pengurusnya tidak pernah dihukum karena
melakukan tindak pidana yang merugikan negara. Serta tidak ada somasi yang diterima oleh Perseroan.
7. INFORMASI TENTANG ENTITAS ANAK
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki 5 Entitas Anak sebagai berikut :
Kontribusi
Entitas Tahun Tahun Pendapatanf)
Lokasi Kegiatan Usaha Kepemilikan Status
Anak Pendirian Penyertaan
Rp %
DBPD a) Jakarta Pengembang properti 99,95% 1983 1991 Tidak Aktif - -
GBAb) Jakarta Pengembang properti 99,95% 1988 1994 Tidak Aktif - -
BEI c) Jakarta Pengembang properti 99,99% 2011 2013 Belum Aktif - -
DHM d) Jakarta Pariwisata Perhotelan 99,98% 2014 2014 Belum Aktif - -
PA e) Jakarta Pariwisata Perhotelan 99,96% 2013 2015 Aktif 17.072.854 5,88%
a) Memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1993 dan saat ini tidak aktif dikarenakan proyek yang
dikerjakan oleh DBPD telah selesai dan sudah tidak ada lagi kegiatan apapun juga.
b) Tidak aktif sejak tahun 1994.
c) Diakuisisi pada tanggal 8 November 2013 dan belum memulai kegiatan komersialnya. BEI rencana
pengembangannya akan dijadikan sebagai kawasan industri, di mana saat ini prosesnya masih
dalam tahap pembebasan lahan yang belum selesai dan sejak terjadinya pandemi Covid-19
proses tersebut mengalami hambatan sehingga menyebabkan BEI belum dapat memulai kegiatan
komersialnya.
d) Didirikan pada tanggal 11 Maret 2014 dan belum memulai kegiatan komersialnya. DHM rencana
pengembangannya masih dalam kajian manajemen, namun dikarenakan kondisi pandemi Covid-19
menyebabkan rencana pengembangannya menjadi terhambat. Perseroan berharap apabila kondisi
pandemi sudah semakin terkendali dan pertumbuhan ekonomi sudah berjalan dengan baik maka
rencana tersebut dapat segara dijalankan sehingga ke depannya DHM dapat segera memulai
kegiatan komersialnya.
e) Diakuisisi pada tanggal 4 Februari 2016 dan sudah memulai kegiatan komersialnya pada bulan
Oktober 2018.
f) Kontribusi pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang disajikan
dalam ribuan Rupiah.
111
Page 136
8. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
A. Umum
Perseroan memulai aktivitasnya kurang lebih 35 tahun lalu dengan membangun sebuah kompleks
hunian di Jakarta Selatan. Properti ini ditujukan untuk segmen pasar para ekspatriat yang lebih memilih
Jakarta Selatan sebagai lokasi hunian mereka. Kompleks hunian prestisius bagi para ekspatriat ini
merupakan inovasi baru di kota Jakarta saat itu sehingga membawa keberhasilan bagi Perseroan.
Langkah awal ini kemudian diikuti dengan langkah-langkah selanjutnya dengan membangun beberapa
gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan untuk memenuhi kebutuhan akan gedung perkantoran
dan pusat perbelanjaan yang terus meningkat. Sehingga pada awal dekade 1990-an, Perseroan
memperoleh reputasi sebagai salah satu perusahaan properti yang terkemuka di Indonesia.
Dalam rangka mempertahankan reputasinya sebagai perusahaan terkemuka, Perseroan kemudian
memperluas kegiatan usahanya dari semula hanya di bidang properti untuk investasi, yaitu properti
untuk disewakan, hingga juga mencakup bidang properti untuk pengembangan, yaitu properti untuk
dijual. Saat ini, portofolio Perseroan mencakup berbagai properti prestisius, baik yang telah selesai
dibangun maupun yang sedang dalam pembangunan, yakni di sektor perkantoran, pemukiman, pusat
perbelanjaan, danperhotelan. Selain itu, Perseroan juga memiliki tanah dalam pengembangan yang
berlokasi strategis yang saat ini dipersiapkan sebagai sektor kawasan industri.
Lokasi strategis, bangunan yang prima serta desain arsitektur yang inovatif merupakan karakteristik
dari properti milik Perseroan. Karakteristik ini telah membuat Perseroan menjadi salah satu perusahaan
properti terkemuka. Semua properti untuk investasi yang telah selesai dibangun memiliki tingkat hunian
yang tinggi sedangkan semua properti untuk dijual yang telah selesai dibangun telah habis terjual.
Saat ini Perseroan masih melanjutkan beberapa proyek yang dalam pembangunan meliputi gedung
perkantoran, apartemen, dan hotel.
Dengan rekam jejak yang sudah terbukti selama ini, Perseroan selalu melaksanakan riset pasar secara
hati-hati terhadap setiap proyek pilihan yang akan dikembangkan agar dapat memenuhi harapan
dan permintaan pasar. Dengan memperhatikan prinsip-prinsip ini, Perseroan berkeyakinan akan
dapat mempertahankan reputasinya sebagai salah satu pemimpin di industri properti investasi dan
propertipengembangan untuk tahun-tahun mendatang
Perseroan memiliki 1 kantor pusat yang berlokasi di Plaza Chase lantai 21, Jalan Jenderal Sudirman
Kavling 21, Jakarta Selatan, 12920.
Kegiatan usaha Perseroan secara umum terdiri dari properti untuk disewakan (properti investasi) dan
properti untuk dijual (properti untuk pengembangan). Properti tersebut terbagi ke dalam beberapa
segmen usaha yaitu perkantoran, retail, apartemen, dan hotel.
Properti perkantoran dan retail untuk disewakan yang sudah beroperasi yaitu:
- Plaza Chase,
- Plaza Agro,
- Citywalk Sudirman,
- La Maison Barito - Retail dan
- Citywalk Gajah Mada
Selain itu, Perseroan juga memiliki tiga buah hotel berbintang yaitu:
- Hilton Garden Inn yang berada di Bali,
- Holiday Inn Express di Matraman dan
- Holiday Inn & Suites di Gajah Mada.
Selain hotel, Perseroan juga memiliki satu proyek apartemen untuk disewakan yaitu Oakwood Suites
La Maison di Barito, Jakarta.
112
Page 137
Adapun, untuk masa mendatang apabila kondisi pandemi dan perekonomian Indonesia sudah mulai
pulih dan membaik, Perseroan berencana akan melanjutkan kembali pembangunan proyek Icon
Complex (mixed-use) yang terdiri dua menara untuk perkantoran, hotel, apartemen dan retail.
B. Kegiatan Usaha
Perseroan dianggap merupakan salah satu pengembang terkemuka dalam hal pangsa pasar
berdasarkan total luas yang disewakan untuk gedung perkantoran Grade A yang berlokasi di pusat bisnis
Jakarta (CBD). Perseroan terutama bergerak dalam bidang pengembangan, penjualan, penyewaan
dan pengelolaan properti berkualitas di lokasi strategis di Indonesia. Portofolio Perseroan termasuk
residensial apartemen, perkantoran, retail dan perhotelan, yang berlokasi strategis di pusat bisnis
Jakarta dan sekitarnya. Sejak Perseroan berdiri di tahun 1983, Perseroan telah berhasil menyelesaikan
berbagai proyek komerisal dan campuran (mixed use), termasuk sembilan proyek yang saat ini dikelola
oleh Perseroan sebagai properti investasi atau properti untuk dijual.
Perseroan melanjutkan pengembangan portofolionya ke dalam properti perhotelan dengan tujuan untuk
semakin meningkatkan pendapatan berulang (recurring revenues) dan juga untuk mendiversifikasi
sumber pendapatan Perseroan. Di tahun 2018, ada dua proyek hotel dan satu proyek retail yang sudah
selesai pembangunannya dan sudah mulai beroperasi seperti Hotel Holiday Inn Express yang berlokasi
di Jl. Matraman Raya, Jakarta dengan kapasitas kamar sebanyak 189 kamar, mulai beroperasi sejak
Oktober 2018 dan Hotel Holiday Inn & Suites dengan kapasitas kamar sebanyak 442 kamar serta retail
Citywalk Gajah Mada yang keduanya berlokasi di pusat bisnis Gajah Mada, Jakarta, sudah melakukan
pre-opening pada akhir Desember 2018.
Adapun, untuk tahun 2022, apabila kondisi pandemi sudah terkendali dan pertumbuhan ekonomi
sudah berjalan dengan baik maka Perseroan akan kembali fokus untuk melanjutkan pengembangan
pada salah satu proyek mixed use terbesarnya yaitu Icon Towers yang terdiri dari dua menara dengan
ketinggian masing-masing yaitu 77 lantai dan 55 lantai, berlokasi sangat strategis di Jl. Jend. Sudirman,
Jakarta. Proyek tersebut rencananya akan meliputi perkantoran, residensial, hotel dan retail.
Selain itu, Perseroan juga masih mempunyai tanah untuk pengembangan yang berlokasi di Serang,
Banten, yang rencananya akan dikembangkan sebagai kawasan industri, karena lokasi sangat strategis
dekat dengan akses ke pelabuhan dan jalan tol dan juga tanah di Kampung Bandan, Jakarta, yang
pengembangannya masih dalam kajian manajemen.
C. Portofolio Properti Perseroan
Portofolio properti Perseroan terdiri dari properti yang dimiliki sendiri atau properti yang dikelola dengan
sistem Bangun, Kelola, Alih dan terbagi ke dalam beberapa sektor seperti perkantoran, residensial,
retail dan perhotelan.
Dikarenakan adanya kondisi pandemi Covid-19 sejak awal tahun 2020, maka Perseroan telah
menerapkan program protokol kesehatan kepada setiap proyek yang berjalan sesuai kebijakan
Pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19. Setiap proyek Perseroan tersebut
sudah dilengkapi dengan pengukur suhu tubuh, penyediaan tempat cuci tangan, penyediaan hand
sanitizer, pembuatan tanda untuk menjaga jarak dan mewajibkan pemakaian masker. Hal tersebut
untuk menjamin terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi semua orang yang ada di
dalamnya.
Selain itu, adanya pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap kinerja operasional di setiap proyek
Perseroan, khususnya di sektor perhotelan dan retail yang paling terdampak dikarenakan adanya
kebijakan Pemerintah dalam pembatasan sosial dan mobilitas masyarakat guna mencegah penyebaran
virus Covid-19 seperti kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan
penutupan pintu masuk bagi orang asing menyebabkan tingkat kunjungan tamu yang menurun drastis.
Namun demikian, dipertengahan tahun 2021 sudah mulai ada kebijakan pelonggaran pembatasan
sehubungan dengan berkurangnya jumlah kasus Covid-19 yang membuat kinerja beberapa sektor
mulai membaik, akan tetapi apabila dibandingkan dengan sebelum pandemi kinerja tersebut masih
belum pulih sepenuhnya.
113
Page 138
Proyek Yang Telah Selesai
- Plaza Chase
Plaza Chase merupakan bangunan bersejarah bagi Perseroan yang pendiriannya menandakan
kehadiran Perseroan di dalam pasar properti di Jakarta. Plaza Chase adalah sebuah gedung
perkantoran komersial yang terdiri dari bangunan 25 lantai dilengkapi dengan podium dan juga
gedung parkir berlantai delapan. Plaza Chase berdiri di atas lahan seluas 11.800 meter persegi di
lokasi yang sangat strategis di Jalan Jend. Sudirman Kav. 21, Jakarta Selatan.
Gedung perkantoran Plaza Chase (termasuk podium) memiliki total luas untuk disewakan ± 43.325
meter persegi. Perseroan menjadikan Plaza Chase sebagai kantor pusat yang terletak di lantai 21.
Pada akhir tahun 2021, tingkat hunian rata-rata mencapai sekitar 49% atau menurun jika
dibandingkan tahun sebelumnya akibat dari pandemi
- Citywalk Sudirman
Citywalk Sudirman merupakan proyek gabungan dari retail dan perkantoran modern yang terdiri
dari 6 lantai untuk disewakan. Tiga lantai pertama dari Citywalk meliputi pusat perbelanjaan dan tiga
lantai atasnya meliputi ruang perkantoran Grade A untuk disewakan, semuanya ini dioperasikan oleh
Perseroan. Citywalk berdampingan dengan Citylofts, sebuah gedung apartemen yang memiliki 18
lantai terdiri dari 512 unit apartemen berkonsep loft yang sudah habis terjual oleh Perseroan sejak
tahun 2012 dan memiliki tempat parkir basemen tiga lantai. Proyek tersebut berlokasi strategis di
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 121, Jakarta Pusat, dalam area segitiga emas Jakarta. Perseroaan
telah menyelesaikan proyek ini pada tahun 2008.
Citywalk memiliki luas area yang disewakan ± 18.280 meter persegi, meliputi luas area retail 8.966
meter persegi dan luas area perkantoran Grade A sebesar 9.313 meter persegi, tidak termasuk
sebuah assembly hall seluas 1.056 meter persegi.
Tingkat hunian retail dan perkantoran di Citywalk Sudirman pada akhir tahun 2021 masing-masing
mencapai 87% dan 50%, sedikit naik apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
- Plaza Agro
Plaza Agro merupakan gedung perkantoran komersial dengan 16 lantai, meliputi 11 lantai adalah
ruang perkantoran Grade A dan 5 lantai adalah fasilitas gedung parkir, berlokasi strategis di Jalan
H.R. Rasuna Said Blok X2 No.1, South Jakarta. Proyek tersebut menempati lahan seluas 6.025
meter persegi di Jl. Rasuna Said yang merupakan salah satu dari tiga jalan utama yang membentuk
daerah segitiga emas. Gedung ini telah selesai dibangun pada tahun 1996 dan memiliki luas area
disewakan sebesar ± 21.200 meter persegi.
Perseroan membangun Plaza Great River berdasarkan perjanjian BKA dengan Yayasan Dana
Pensiun Perkebunan (Dapenbun), berdasarkan perjanjian tersebut Perseroan berhak mengelola
gedung untuk jangka waktu 20 tahun sampai dengan Desember 2013. Setelah berakhirnya
jangka waktu perjanjian BKA tersebut, Perseroan melakukan renovasi pada gedung tersebut dan
menandatangani perjanjian sewa jangka panjang yang baru dengan Dapenbun sampai dengan
Juni 2035 dengan perubahan nama dari Plaza Great River menjadi Plaza Agro.
Tingkat hunian di Plaza Agro pada akhir tahun 2021 mencapai 66% atau masih stabil seperti tahun
sebelumnya.
114
Page 139
- La Maison Barito
La Maison Barito merupakan apartemen mewah bertingkat dengan tinggi 29 lantai dan memilki
retail yang sudah selesai tahap pembangunannya, berdiri di atas lahan seluas 6.615 meter persegi
berlokasi strategis di Jalan Barito Raya, Jakarta Selatan, terdiri dari 80 unit apartemen untuk dijual
dan 80 unit servis apartemen, serta memiliki retail area untuk disewakan.
Total luas area apartemen untuk dijual dan untuk disewakan yaitu sebesar 26.100 meter persegi
dan total luas area retail untuk disewakan sebesar 2.219 meter persegi. Proyek ini berlokasi
strategis di pusat Jakarta Selatan dengan akses yang mudah menuju CBD Jakarta dan akses ke
lokasi strategis lainnya. Apartemen tersebut memiliki fasilitas yang mewah, langit-langit yang tinggi
dan dua lift pribadi untuk masing-masing unitnya serta dilengkapi dengan fasilitas terbaru lainnya.
Pada akhir 2019, total keseluruhan unit apartemen sudah habis terjual dan juga sudah dilakukan
serah terima unit kepada para pembeli. Adapun, total 80 unit apartemen untuk disewakan sudah
dioperasikan sejak tahun 2016. Servis apartemen dikelola oleh operator internasional yang
berpengalaman dan bereputasi baik. Pada tanggal 12 September 2016, Perseroan mengadakan
perjanjian pengelolaan untuk proyek tersebut yang terletak di Jakarta dengan PT Oakwood
Management Service Indonesia, Perseroan akan menggunakan nama Oakwood Suites La Maison
Jakarta. Perjanjian ini berlaku selama 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang sesuai dengan
persyaratan yang tertera pada perjanjian tersebut.
Pada akhir tahun 2021, tingkat hunian rata-rata servis apartemen Oakwood La Maison mencapai
77% atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun, tingkat hunian retail tercatat sekitar
60% atau menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
- Hilton Garden Inn – Bali
Hilton Garden Inn merupakan sebuah hotel kelas menengah yang dikembangkan Perseroan di atas
lahan seluas 19.441 meter persegi yang berlokasi di Jalan Airport Ngurah Rai, Bali, lokasi tersebut
kurang dari satu kilometer dari bandara Ngurah Rai, Bali, dioperasikan oleh PT Hilton International
Manage Indonesia (“Hilton”). Hotel tersebut memiliki total 291 kamar meliputi 3 lantai dengan total
luas bangunan ± 19.400 meter persegi dan parkiran terbuka menampung 144 kendaraan yang
berdekatan dengan hotel. Hotel tersebut dilengkapi dengan fasilitas kebugaran dan kolam renang.
Hotel tersebut telah beroperasi sejak April 2016.
Pada November 2013, Perseroan menandatangani perjanjian manajemen dengan Hilton,
berdasarkan perjanjian tersebut Perseroan menunjuk Hilton untuk mengelola operasional Hilton
Garden Inn di bawah merek Hilton untuk jangka waktu 15 tahun dari tanggal pembukaan hotel.
Jangka waktu tersebut dapat diperpanjang untuk 10 tahun berturut-turut sesuai kesepakatan
dengan Hilton.
Perseroan membangun Hilton Garden Inn berdasarkan perjanjian BKA dengan Induk Koperasi TNI
Angkatan Udara Pakudara (“INKOPAU”), berdasarkan perjanjian tersebut Perseroan dan INKOPAU
akan berkolaborasi untuk membangun hotel dan/atau apartemen dan semua fasilitasnya di atas
lahan 1,9 hektar di Ngurah Rai. Perjanjian tersebut akan berlaku untuk jangka waktu 25 tahun dan
akan berakhir pada Desember 2030.
Sektor perhotelan merupakan salah satu sektor yang paling terdampak akibat adanya pandemi
Covid-19. Hal ini dikarenakan adanya kebijakan Pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran
virus yaitu berupa pembatasan mobilitas (PPKM) dan juga penutupan pintu masuk bagi orang
asing. Kedua hal tersebut sangat berdampak terhadap sektor perhotelan yang menyebabkan
tingkat kunjungan tamu hotel menurun sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,
khususnya daerah Bali yang merupakan daerah tujuan utama wisata di Indonesia yang dampaknya
masih sangat terasa karena mengandalkan wisatawan asing sebagai pendorong utama disektor
pariwisata. Tingkat hunian rata-rata sepanjang tahun 2021 tercatat di bawah 20% atau menurun
signifikan dibandingkan tingkat hunian sebelum masa pandemi.
115
Page 140
- Holiday Inn Express Jakarta – Matraman
Holiday Inn Express merupakan sebuah hotel kelas bintang 3 yang dikembangkan Perseroan di
atas lahan seluas 3.000 meter persegi yang berlokasi di Jalan Matraman Raya, Jakarta, yang
dioperasikan oleh hotel operator yaitu PT SC Hotels & Resorts Indonesia dengan merek Holiday
Inn Express. Hotel tersebut memiliki 189 kamar dengan delapan lantai, memfokuskan target
pasar para pebisnis dari luar kota dan wisatawan yang membutuhkan akomodasi dengan harga
terjangkau. Hotel tersebut baru mulai beroperasi pada akhir Oktober 2018.
Perseroan membangun hotel tersebut melalui anak perusahaannya yaitu PT Premiera Anggada
berdasarkan perjanjian BKA dengan Kimia Farma selaku pemilik lahan yang berlaku untuk jangka
waktu 25 tahun.
Tingkat hunian rata-rata sepanjang tahun 2021 sekitar 64% atau meningkat jika dibandingkan
tahun sebelumnya.
- Holiday Inn & Suites Jakarta - Gajah Mada
Holiday Inn & Suites Gajah Mada merupakan sebuah hotel kelas menengah yang dibangun di atas
lahan seluas 13.060 meter persegi yang berlokasi di Jalan Gajah Mada No. 211, Jakarta Barat,
yang akan dioperasikan oleh hotel operator internasional yaitu InterContinental Hotels Group (Asia
Pacific) Pte. Ltd. (“InterContinental”). Hotel tersebut memiliki total 442 kamar dan tinggi 25 lantai.
Selain itu, Hotel ini juga dilengkapi dengan delapan meeting rooms dan sebuah ballroom dengan
kapasitas ±1.200 orang. Pada akhir Desember 2018, Perseroan telah melakukan pre-opening atas
hotel tersebut dan sudah beroperasi penuh mulai tahun 2019.
Pada Januari 2013, Perseroan menandatangani perjanjian manajemen dengan InterContinental
untuk mengoperasikan Holiday Inn & Suites di bawah merek Holiday Inn untuk jangka waktu
15 tahun terhitung sejak pembukaan hotel, yang dapat diperpanjang sampai dua kali perpanjangan
selama 10 tahun berturut-turut atas kesepakatan bersama dengan InterContinental.
Tingkat hunian rata-rata sepanjang tahun 2021 sekitar 53% atau meningkat jika dibandingkan
tahun sebelumnya.
Kinerja hotel tersebut sangat menurun di sepanjang tahun 2020 disebabkan dampak dari adanya
kebijakan pembatasan mobilitas dan sosial akibat kondisi pandemi Covid-19.
- Citywalk Gajah Mada
Sebuah proyek retail modern terbaru yang lokasinya berdampingan dengan hotel Holiday Inn &
Suites di Jalan Gajah Mada No. 211, Jakarta Barat. Retail ini terdiri dari 5 lantai dengan total gross
area ± 15.000 meter persegi. Citywalk ini dilengkapi dengan sebuah ballroom dengan kapasitas
± 1.200 orang dan juga sebuah gedung parkir. Citywalk Gajah Mada resmi dibuka pada akhir
Desember 2018.
Tingkat hunian di Citywalk Gajah Mada pada akhir tahun 2021 mencapai 34% atau mengalami
penurunan akibat dampak dari kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.
Berikut adalah detail mengenai portofolio properti Perseroan – Proyek Yang Telah Selesai:
Disewakan: Periode 31 Desember 2021
Properti Luas yang Disewakan (m2) Area Tersewa (m2) %
Plaza Chaze 43,325 21,163 49%
Plaza Agro 21,211 14,044 66%
Citywalk Sudirman * 18,280 12,451 68%
Citywalk Gajah Mada * 7,439 2,529 34%
La Maison Barito - Retail 2,141 1,280 60%
Total 92,396 51,467
Keterangan:
* Luas yang disewakan dan tersewa tidak termasuk Assembly Hall
116
Page 141
Hotel Tingkat Hunian Rata – rata (%)
Properti Total Kamar Des 2021 Des 2020
Hilton Garden Inn - Bali** 288 13% 90%
Holiday Inn & Suites Jakarta Gajahmada** 442 53% 16%
Holiday Inn Express Jakarta Matraman** 179 64% 34%
Oakwood La Maison Jakarta** 80 77% 67%
Total 989
Keterangan:
**) Penurunan tingkat hunian rata-rata di tahun 2021 akibat dampak pandemi virus covid-19
Salah satu aset tetap yang penting yang dimiliki Perseroan adalah Chase Plaza yang bukti kepemilikannya
adalah berdasarkan Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 01109/Kel. Karet yang diterbitkan oleh
Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan pada tanggal 4 Oktober 2019, dimana
pemanfaatan atas Aset ini digunakan sebagai kantor pusat Perseroan dan sisanya disewakan kepada
pihak lain.
Manajemen Perseroan menyatakan bahwa tidak terdapat kecenderungan, ketidakpastian, permintaan,
komitmen, atau peristiwa yang dapat diketahui yang dapat mempengaruhi secara signifikan penjualan
bersih atau pendapatan usaha, pendapatan dari operasi berjalan, profitabilitas, lukiditas atau sumber
modal, atau peristiwa yang akan menyebabkan informasi keuangan yang dilaporkan tidak dapat
dijadikan indikasi atas hasil operasi atau kondisi keuangan masa datang.
Manajemen Perseroan menyatakan bahwa tidak ada kecenderungan dalam beban dan harga sewa
yang mempengaruhi kegiatan usaha dan prospek keuangan Perseroan.
Portofolio Dalam Pembangunan
- Icon Complex
Icon Complex merupakan proyek prestisius berskala besar yang letaknya sangat strategis di Jalan
Jendral Sudirman dengan total luas area 4,25 ha, yang merupakan daerah pusat segitiga emas
Jakarta, dikelilingi oleh berbagai macam gedung penting, pusat bisnis dan pusat perbelanjaan.
Icon Complex akan terdiri dari 2 Menara, Menara 1 merupakan sebuah gedung mixed-use Grade
A yang memiliki 77 lantai terdiri dari perkantoran, hotel bintang lima dan residensial. Total luas area
Menara 1 yaitu ± 245.000 M2.
Menara 2 memiliki 55 lantai yang terdiri dari gedung perkantoran Grade A dengan total luas area
± 90.000 M2. Kedua menara tersebut akan dihubungakan dengan sebuah podium yang terdiri dari
15 lantai gedung parkir, termasuk Ballroom dengan kapasitas 1.200 orang dan juga area retail
untuk para penyewa F&B yang terletak di ground floor dengan total luas area ± 116.000 M2. Icon
complex juga memiliki basement 4 lantai untuk parkir dan fasilitas lainnya dengan total luas area
± 102.000 M2.
Saat ini, Perseroan telah menyelesaikan pembangunan basement 4 lantai dan diharapkan proyek
tersebut akan dilanjutkan setelah kondisi pandemi dan ekonomi domestik mulai membaik dan pulih
kembali.
Icon Complex dapat diakses dengan mudah dari kedua jalan yaitu Jl. Jend. Sudirman dan
Jl. Rasuna Said, dimana jalan tersebut merupakan dua dari tiga jalan yang membentuk segitiga
emas Jakarta dan juga akan mudah diakses dengan transportasi umum, termasuk stasiun MRT
yang terletak tepat di depan Icon Complex.
117
Page 142
Tanah Untuk Pengembangan
Perseroan masih memiliki tanah untuk pengembangan yaitu sekitar 7 hektar yang terletak di Kampung
Bandan, Jakarta, berlokasi sangat strategis karena berdekatan dengan pusat grosir Mangga Dua.
Tanah tersebut masih sedang dipelajari pengembangannya oleh Perseroan.
Selain itu, Perseroan juga melalui anak perusahaannya yaitu PT Banten Energy International telah
memiliki ijin lokasi untuk memperoleh lahan seluas 1.568 hektar di Serang, Banten yang rencananya
akan dikembangkan oleh Perseroan sebagai kawasan industri dan sampai dengan 31 Desember 2020
Perseroan sudah mengakusisi lahan seluas 131 hektar. Tanah tersebut berlokasi sangat strategis dekat
dengan Pelabuhan Bojonegara dan akses jalan tol.
Berikut ini beberapa visual portofolio properti Perseroan (sumber: Perseroan):
Plaza Chase Plaza Agro Citywalk Sudirman
Holiday Inn & Suites Jakarta
Icon Towers Holiday Inn Express Jakarta Matraman
Gajah Mada
118
Page 143
Hotel Hilton Garden Inn-Bali La Maison Barito
D. Siklus Pengembangan Proyek
Proses pengembangan proyek yang dilaksanakan oleh Perseroan dan Entitas Anak mencakup beberapa
tahapan utama sebagai berikut:
Riset Lokasi Pembebasan Tanah Perencanaan Pemasaran dan Permohonan Hak Serah Terima dan
Pembangunan Purna Jual
• Survei kebutuhan • Pengurusan • Perencanaan • Pemasaran • Pembuatan • Serah terima dan
akan lokasi perijinan pengembangan • Pembangunan serfikat induk purna jual
• program dan • Negosiasi dengan kawasan proyek-proyek • Pemecahan • Pemeliharaan
kebijaksanaan pemilik lahan • pengurusan • Pembangunan serfikat induk proyek
Pemerintah • Pelepasan hak perijinan fasilitas sosial dan • Penandatanganan
• Pengamatan atas tanah • Desain proyek dan umum akta jual beli dan
lokasi fasilitas sosial balik nama hak
• Pemantauan serta fasilitas atas tanah kepada
lokasi umum pembeli
Sumber: Perseroan
Penjelasan masing-masing tahap adalah sebagai berikut:
Proses Pengembangan
Dalam proses pengembangan terdiri dari dua tahap, pertama berkaitan dengan persiapan pembangunan
yang meliputi riset lokasi, pembebasan tanah dan perencanaan yang disesuaikan dengan rencana
perkotaan, kemudian pada tahap kedua adalah pembangunan atas proyek yang meliputi pembangunan
dan pemasaran, permohonan hak atas tanah dan penjualan dan serah terima.
Perseroan telah melakukan kajian terhadap aspek bisnis dan lingkungan sebagai suatu kebijakan
strategis yang akan diambil oleh Perseroan dalam pengembangan proyek yang direncanakan. Program
pembebasan tanah merupakan faktor yang terpenting dari keseluruhan proses pengembangan.
Riset Lokasi
Melakukan riset lokasi dengan tujuan untuk mendapatkan lokasi yang baik dan strategis guna
pengembangannya. Riset lokasi yang dilakukan mencakup studi kelayakan atas kondisi ekonomi,
geografi, demografi, infrastruktur, akses dan faktor perencanaan Pemerintah serta kebutuhan pasar.
Pembebasan Tanah
Program pembebasan tanah dilakukan berdasarkan studi kelayakan baik dari sudut prospek bisnis
maupun sudut legalitasnya. Dengan bantuan tim negosiasi yang dibentuk untuk mengkoordinasikan
dan bekerja sama dengan beragam pemilik tanah di daerah yang akan dibebaskan sehingga tercipta
negosiasi dengan pemilik tanah dan pimpinan masyarakat setempat.
119
Page 144
Dalam wilayah pembebasan tanah terdapat banyak kepemilikan tanah dengan status telah bersertifikat
atau girik yang selanjutnya akan dimohonkan hak secara keseluruhan pada Badan Pertanahan Nasional.
Perencanaan
Perencanaan infrastruktur fisik yang akan dibuat dan alokasi area dari fasilitas publik harus sesuai
dengan perencanaan pemerintah setempat. Berdasarkan Peraturan Pemerintah, bagian bidang tanah
yang boleh digunakan untuk bangunan termasuk sarana dan prasarana penunjang atau yang menutupi
permukaan tanah hingga menghalangi meresapnya air ke dalam tanah adalah sebesar 70% sedangkan
sisanya sebesar 30% dipergunakan untuk ruang terbuka hijau dan fasilitas penunjang lainnya.
Dalam melakukan pembangunan properti untuk dijual, Perseroan terlebih dahulu melakukan survei
untuk melihat kebutuhan pasar dengan melibatkan pula konsultan untuk perencanaan areal yang
dibangun, sesuai dengan rencana umum tata ruang (RUTR).
Sebelum proses permohonan hak pada Badan Pertanahan Nasional, Perseroan juga mengajukan
permohonan perencanaan lokasi(site plan) atas rencana pembangunan untuk area yang akan dijual.
Pemasaran dan Pembangunan
Perseroan menunjuk konsultan-konsultan bereputasi dalam melaksanakan pekerjaan-pekerjaan awal
sebelum melaksanakan sebuah pembangunan fisik gedung. Adapun konsultan ini termasuk konsultan
arsitektur, teknis struktur, mesin/listrik/plumbing dan sistem pendingin.
Konsultan-konsultan arsitek yang pernah ditunjuk oleh Perseroan antara lain Gruen Associates,
Smallwood, Reynolds, Stewards Stewards (Atlanta), Hok (St Louis), DDG (Baltimore), Walkers Group,
Dimarzio kato (LA Office) serta beberapa kantor arsitektur lokal termasuk Air Mas Asri, Kiat, Sekawan
Design Inc. Konsultan struktur antara lain Wong Hobach Lau (Los Angeles) dan Hermawan Wardhana.
Setelah pekerjaan-pekerjaan awal dilaksanakan, Quantity Surveyor akan melakukan perhitungan
estimasi anggaran untuk pembangunan proyek tersebut. Quantity Surveyor yang pernah ditunjuk
termasuk AJ Reynolds dan Davis Langdon & Seah. Quantity Surveyor juga memonitor pelaksanaan
pembangunan.
Selanjutnya adalah penunjukan kontraktor utama. Perseroan mengundang para kontraktor yang
telah diseleksi untuk melaksanakan tender. Kebijaksanaan Perseroan adalah memilih kontraktor
berpengalaman dan bereputasi yang memiliki rekam jejak yang baik dan menawarkan penawaran
dengan harga bersaing dan dapat diterima.
Kontraktor utama yang pernah ditunjuk oleh Perseroan termasuk PP (Pembangunan Perumahan),
Duta Graha dan Murinda Iron Steel. Bauer Indonesia, Caisson Dimensi dan Indopora ditunjuk untuk
mengerjakan pekerjaan piling. Kontraktor lainnya yang pernah ditunjuk termasuk Superbangunan, VSL
dan Citas Otis Elevator.
Pembangunan dimonitor oleh perusahan manajemen konstruksiseperti Jaya CM dan Arkonin.
Perseroan dan Entitas Anak menggunakan kombinasi cara penjualan melalui agen penjualan eksternal
maupun staf pemasaran internal. Sebelum peluncuran produk baru, manajemen melakukan riset pasar,
sehingga manajemen mengetahui kebutuhan konsumen mengenai tipe dan harga yang bisa diterima.
Permohonan Hak
Untuk memberikan kepastian hukum kepada Perseroan maupun para konsumen atas legalitas hak
atas tanah yang telah dibebaskan, setelah site plan disahkan oleh instansi yang berwenang, Perseroan
segera mengajukan permohonan hak atas tanah kepada Badan Pertanahan Nasional. Dalam masa
pembangunan Perseroan memproses pemecahan sertifikat untuk masing masing strata title.
120
Page 145
Serah Terima dan Purna Jual
Setelah pembangunan perkantorandan unit apartemen selesai, Perseroan akan melakukan serah
terima kepada konsumen dan memberikan layanan untuk pemeliharaan selama 3 bulan.
E. Hak Kekayaan Intelektual
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki semua hak kekayaan intelektual berupa merek
dagang dan hak cipta sebagai berikut:
Tanggal Jangka Waktu
No. Merek Kelas No. Sertipikat Pemilik Keterangan
Pendaftaran Berakhir
1. CITY LOFTS NCL9 36 30 Oktober 2014 IDM000569533 30 Oktober 2024 PERSEROAN
2. CITYLOFTS NCL9 36 20 Nopember IDM000569566 20 Nopember 2024 PERSEROAN
2014
3. CITYWALK 36 16 Maret 2017 IDM000570043 30 Oktober 2024 PERSEROAN
4. L’MAISON NCL9 36 6 Juni 2011 IDM000383256 6 Juni 2021 PERSEROAN Sertipikat Merek
ini sedang
dalam proses
perpanjangan
sebagaimana
Formulir
Permohonan
Pendaftaran
Merek Indonesia
dengan Nomor
Permohonan
JID2022022523
tanggal 25 Maret
2022, untuk merek
L’MAISON, warna
hitam & putih,
kelas 36.
5. LE MAISON NCL9 36 6 Juni 2011 IDM000383255 6 Juni 2021 PERSEROAN Sertipikat Merek
ini sedang
dalam proses
perpanjangan
sebagaimana
Formulir
Permohonan
Pendaftaran
Merek Indonesia
dengan Nomor
Permohonan
JID2022022497
tanggal 25 Maret
2022, untuk merek
LE MAISON,
warna hitam &
putih, kelas 36.
6. LA MAISON NCL9 36 6 Juni 2011 IDM000383260 6 Juni 2021 PERSEROAN Sertipikat Merek
ini sedang
dalam proses
perpanjangan
sebagaimana
Formulir
Permohonan
Pendaftaran
Merek Indonesia
dengan Nomor
Permohonan
JID2022022417
tanggal 25 Maret
2022, untuk merek
LA MAISON,
warna hitam &
putih, kelas 36.
121
Page 146
HAKI sangat penting bagi Perseroan karena nama merek yang digunakan Perseroan merupakan merek
dagang yang berbeda dengan para pesaingnya dan tidak bisa ditiru HAKI memberikan landasan hokum
bagi Perseroan dan Entitas Anak bila nama atau konsep yang telah didaftarkan ditiru oleh pesaing
Perseroan.
F. Persaingan Dalam Industri
Perkantoran
Banyak perusahaan melihat lebih optimis dalam menghadapi dampak pandemi pada saat ini, meskipun
ketidakpastian masih tetap ada. Permintaan akan ruang kantor telah mulai meningkat pada akhir
tahun 2021. Hal ini merupakan sinyal positif bahwa sektor usaha yang membutuhkan ruang kantor
secara bertahap mulai pulih. Namun demikian, sektor perkantoran ini diperkirakan belum akan pulih
sepenuhnya dalam waktu dekat, dikarenakan masih banyak persediaan ruang kantor yang belum
terserap dan ditambah dari pasokan persediaan yang besar dari kantor baru yang akan selesai di tahun
mendatang.
Di akhir tahun 2021, dengan tidak adanya tambahan persediaan baru selama enam bulan terkahir,
total akumulasi ruang perkantoran di area CBD Jakarta tercatat hanya sedikit meningkat yaitu menjadi
sebesar 6,96 juta M2. Beberapa proyek baru mengalami perubahan jadwal penyelesaiannya hingga
tahun berikutnya. Berdasarkan progres konstruksi, tujuh proyek baru kemungkinan akan selesai untuk
menambah sekitar 350.000 M2 pasokan baru pada tahun 2022.
Karena masih pandemi, para pengembang masih dalam posisi “wait and see” dan kemungkinan tidak
ada proyek baru lagi yang diperkenalkan sampai tahun 2022. Hal ini menyebabkan penambahan
pasokan ruang kantor di tahun 2024–2025 akan terbatas.
Situasi serupa juga terlihat di luar area CBD Jakarta. Tanpa adanya gedung perkantoran baru yang
selesai, pasokan kumulatif stagnan sebesar 3,62 juta M2 di Q4 2021, hanya tumbuh sebesar 1,4%
dibandingkan tahun 2020. Para pengembang juga melakukan perubahan jadwal penyelesaian proyek
baru di luar CBD tersebut ke tahun berikutnya. Diperkirakan akan ada penambahan pasokan ruang
kantor baru sekitar 200.000 M2 pada tahun 2022. Selanjutnya, penambahan pasokan ruang kantor
di luar area CBD ini akan terbatas setelah tahun 2022 dikarenakan hingga saat ini belum adanya
pengumuman akan proyek baru lagi yang dilakukan oleh para pengembang.
Untuk tingkat hunian perkantoran di tahun 2021 mengalami penurunan. Tingkat hunian rata-rata di
CBD Jakarta tercatat sebesar 78,4% di Q4-2021 atau turun sebesar 5,2% dibandingkan tahun 2019.
Penurunan tersebut dikarenakan banyak perusahaan yang mulai mengurangi luasan area sewanya
sebesar 10%-30% atau bahkan memutuskan tidak memperpanjang masa sewanya akibat dampak dari
pandemi.
Namun demikian, permintaan akan ruang kantor dalam enam bulan terakhir di tahun 2021 mulai
meningkat. Sejumlah perusahaan dari sektor esensial seperti pertambangan, manufaktur, properti dan
minyak dan gas sudah mulai aktif mencari ruang kantor baru di tahun 2022 ini. Namun sayangnya,
untuk CBD area akan menghadapi penambahan pasokan baru yang cukup besar sehingga tingkat
hunian di tahun 2022 masih akan cenderung menurun. Adapun, tingkat hunian rata-rata di luar CBD
Jakarta tercatat sebesar 79,2% atau turun sebesar 3% dibandingkan tahun 2019 sebelum pandemi.
Dibandingkan sebelum pandemi tahun 2019, rata-rata penawaran harga sewa di area CBD telah turun
sekitar 12% menjadi Rp243.300 di Q4-2021. Adapun, rata-rata penawaran harga sewa di luar area CBD
sekitar Rp178.120, turun sebesar 10% dibandingkan tahun 2019.
122
Page 147
Apartemen untuk Disewakan
Di akhir tahun 2021, tidak ada tambahan proyek apartemen baru untuk disewakan di Jakarta sehingga
total akumuliasi persediaan masih sebesar 6.221 unit. Ada beberapa proyek baru yang rencana selesai
di tahun ini namun mengalami penundaan di tengah kondisi ketidakpastian akibat pandemi. Diperkirakan
sampai tahun 2024 akan ada penambahan pasokan sebesar 8,5% dengan total akumulasi persediaan
sebesar 7.938 unit.
Secara umum, tingkat hunian dari apartemen untuk disewakan di Jakarta pada Q4-2021 meningkat
signifikan sebesar 9,4% menjadi 61,1%, dibandingkan dengan kuartal tahun lalu. Namun secara
keseluruhan tingkat hunian tersebut masih di bawah tingkat hunian sebelum pandemi karena masih
sedikitnya tamu korporat asing yang datang ke Indonesia.
Prospek di sektor ini diyakini akan semakin positif di tahun 2022, program vaksinasi dan pembukaan
pintu masuk bagi orang asing akan semakin meningkatkan sektor ini ke depannya. Selain itu, dengan
adanya pemulihan ekonomi dan permintaan domestik yang kuat akan semakin membawa optimisme
bagi sektor ini.
Pesaing Perseroan di sektor ini adalah apartemen untuk segmen atas di Jakarta Selatan.
G. Strategi Perseroan
Perseroan berusaha untuk mempertahankan dan memperkuat posisi sebagai pengembang real estat
terkemuka di Indonesia dengan melakukan strategi sebagai berikut:
1. Membangun portofolio yang seimbang antara properti investasi dan properti untuk dijual
Perseroan berusaha untuk memperkuat arus kas yang bersumber dari pendapatan berulang
ditambah dengan properti untuk dijual. Perseroan menargetkan untuk mempertahankan porsi
yang signifikan dari pendapatan berulang terhadap total pendapatan dan penjualan dengan cara
mengembangkan dan membangun properti mixed-use yang berkualitas dan seimbang antara
properti untuk dijual dan disewakan.
Perseroan juga berusaha untuk mencari peluang kerjasama dengan pemilik lahan untuk
mengembangkan properti perkantoran dan hotel yang berkualitas untuk tujuan investasi berdasarkan
perjanjian Bangun, Kelola, Alih (BKA).
Properti Perseroan saat ini menghasilkan pendapatan berulang dari berbagai segmen, sama
dengan halnya pendapatan yang berasal penjualan strata. Perseroan berusaha mempertahankan
sumber pendapatan yang seimbang dan optimal antara properti untuk investasi dan properti untuk
dijual.
2. Mengejar peluang pertumbuhan secara aktif dan tepat sasaran
Perseroan berencana untuk terus melanjutkan pengembangan properti di lokasi strategis di sekitar
Jakarta dan di seluruh Indonesia. Perseroan terus mencari aset dan tanah yang berkualitas dan
juga kesempatan kerjasama dalam rangka meningkatkan strategi pertumbuhan bisnis Perseroan
ke depannya.
123
Page 148
3. Pengelolaan modal dan risiko secara bijaksana
Perseroan berfokus pada lokasi strategis dalam pengembangan tanah untuk pembangunan dan
melakukan studi kelayakan menyeluruh sehubungan dengan ketersediaan proyek-proyek baru yang
potensial dan juga pada pembiayaan proyek tersebut. Perseroan juga berusaha untuk mengurangi
pengeluaran modal dengan melakukan perjanjian BKA, yang dapat memberikan akses terhadap
lahan strategis dengan komitmen modal yang minimal. Perseroan juga berusaha mencari sumber-
sumber pembiayaan yang paling efektif dan efisien dalam mendanai proyek-proyek Perseroan.
4. Kemitraan jangka panjang dengan penyedia layanan professional yang terkemuka
Perseroan menunjuk konsultan-konsultan bereputasi dalam melaksanakan pekerjaan-pekerjaan
awal sebelum melaksanakan sebuah pembangunan fisik gedung. Adapun konsultan ini termasuk
konsultan arsitektur, teknis struktur, mesin / listrik / plumbing, sistem pendingin dan lainnya.
H. Penjualan dan Pemasaran
Strategi pemasaran yang diterapkan Perseroan adalah:
- Menawarkan produk dengan harga yang kompetitif
- Meningkatkan kualitas dan fasilitas (menyediakan area parkir yang luas) portofolio produk Perseroan
supaya lebih kompetitif
- Meningkatkan kualitas jasa pemeliharaan
- Meningkatkan pemasaran produk sebelum dan selama proses pembangunan portofolio baru
- Bekerjasama dengan operator hotel bertaraf internasional, luas unit kamar hotel yang lebih besar
dan menyediakan fasilitas hotel yang lebih baik.
Kegiatan pemasaran menjadi tanggungjawab Departemen Pemasaran. Departemen pemasaran
melaksanakan upayanya dengan strategi terkendali dan menyeluruh yang mengarah kepada target
market yang tepat sasaran. Strategi ini didukung oleh tim internal yang kuat, berpengalaman dan fokus
kepada pasar. Dipimpin oleh masing-masing koordinator untuk proyek-proyek yang dipasarkan, tim ini
bekerjasama dengan agen penjualan eksternal untuk menjangkau pangsa pasarnya.
Langkah-langkah yang diambil oleh Departemen Pemasaran dalam rangka memaksimalkan produk-
produknya kepasar adalah sebagai berikut:
- Mengadakan pembahasan dengan agen dan pertemuan-pertemuan lainnya
- Mengadakan acara-acara khusus dan entertainmen untuk memperkenalkan produknya
- Memasarkan berdasarkan database yang telah diseleksikarena masing-masing produk memiliki
target marketnya
- Mengadakan promosi-promosi melalui media yang telah diseleksi
- Mengadakan pameran-pameran di seluruh Indonesia
Perseroan menyadari pentingnya ketersediaan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) untuk menunjang
proses pemasaran, karenanya Perseroan juga telah memiliki kontrak kerjasama dengan beberapa bank
untuk pemberian fasilitas KPA bagi calon pembeli apartemen.
Hambatan dari kegiatan pemasaran dan penjualan adalah persaingan dengan para pengembang
properti, dimana persaingan ini terutama terkait dengan lokasi pengembangan, sarana dan prasarana
pendukung serta penentuan harga jual. Namun demikian, dengan pengalaman dari Perseroan,
hambatan-hambatan ini dapat diatasi dan Perseroan tetap dapat menjual dan memasarkan dengan
baik.
Perseroan dan/atau Entitas Anak tidak mempunyai ketergantungan terhadap pelanggan tertentu serta
kontrak-kontrak dengan pemerintah dalam menjalankan kegiatan usahanya.
124
Page 149
Dalam kegiatan usahanya, Perseroan membutuhkan para pemasok yang akan membantu Perseroan
dalam mencapai tujuannya. Untuk mengelola risiko pasokan bahan baku dan bahan penolong,
Perseroan mempunyai kebijakan yang bertujuan untuk mengamankan ketersediaan pasokan tersebut
dan menghindarkan ketergantungan pada satu pemasok tunggal saja. Beberapa kebijakan tersebut
antara lain seperti diversifikasi pemasok yang artinya Perseroan melakukan pemilihan beberapa
pemasok untuk mensuplai suatu produk sehingga tidak tergantung kepada satu pemasok tunggal,
menjalin hubungan yang baik dengan para pemasok sehingga tercipta hubungan timbal-balik yang
saling menguntungkan, dan melakukan perjanjian kontrak kerja sama dengan periode waktu dan harga
yang disepakati dengan tujuan untuk mendapatkan kepastian pasokan secara konsisten. Dengan
adanya berbagai kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Perseroan pada
pemasok sehingga dapat melindungi Perseroan dari gangguan pasokan.
Proyek Perseroan dan Entitas Anak berlokasi di Jawa, Bali dan Sumatera. Sedangkan pemasaran
produk Perseroan dan Entitas Anak sebagian besar di Jawa.
I. Prospek Usaha
Prospek Usaha
Secara umum, perekonomian dunia untuk tahun 2022 diproyeksikan akan mampu tumbuh seiring
dengan berlanjutnya pemulihan aktivitas masyarakat serta perkembangan penanganan pandemi
Covid-19 di sejumlah negara, meski tetap terdapat sejumlah faktor yang diperkirakan dapat memberi
hambatan. Optimisme terhadap pemerataan vaksinasi menjadi faktor penting dalam melihat prospek
perekonomian dunia dan domestik di tahun 2022. Sesuai data dari International Monetary Fund (IMF)
pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan mencapai 4,4% atau berada di bawah estimasi realisasi pada
tahun 2021 yang mencapai 5,9%.
Faktor-faktor yang diprediksi dapat memberi hambatan terhadap realisasi pertumbuhan tahun 2022
di antaranya adalah tensi geopolitik antara Rusia- Ukraina dan kebijakan suku bunga acuan The Fed
yang akan memengaruhi proses pertumbuhan ekonomi dan stabilitas moneter sistem keuangan. Faktor
lain yang diprediksi menghadirkan hambatan adalah tertinggalnya realisasi vaksinasi kelompok negara
ekonomi berkembang dibanding negara-negara maju, yang memengaruhi kesiapan dalam menghadapi
kemungkinan gelombang baru pandemi Covid-19.
Di tengah tren pemulihan ekonomi global, Indonesia optimistis akan mampu ikut merealisasikan angka
pertumbuhan positif. Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 akan
berada pada kisaran 4,7%-5,5%. Penanganan pandemi yang semakin membaik seiring akselerasi
pelaksanaan vaksinasi yang akan mendorong perbaikan mobilitas yang diharapkan akan menggerakan
kembali roda perekonomian nasional.
Dengan mempertimbangkan proyeksi dan asumsi yang telah diuraikan, Perseroan optimis memiliki
prospek usaha yang baik di tahun 2022. Proyeksi ekonomi dan industri secara mendasar berpeluang
menyediakan sejumlah kesempatan bagi Perseroan untuk meraih peningkatan kinerja, baik pada aspek
operasional maupun keuangan. Perseroan akan berusaha untuk memanfaatkan peluang prospek
usaha di tahun 2022 secara optimal untuk mencapai kinerja positif sesuai target dan rencana yang
telah disusun.
Tinjauan Perekonomian Global
Pandemi dan varian baru Covid-19 masih menjadi tantangan di tahun 2021. Setelah dihantam badai
krisis akibat pandemi Covid-19 di tahun 2020, ekonomi global mulai menunjukkan kinerja positif di tahun
2021, meski masih terbatas. Sebagian besar negara telah bisa lepas dari jerat resesi ekonomi yang
terjadi di tahun 2020 lalu. Perkembangan tersebut didorong oleh akselerasi tingkat vaksinasi, stimulus
kebijakan, dan pemulihan kegiatan usaha secara bertahap. Berbagai stimulus fiskal dan moneter
diberikan kepada pelaku usaha agar roda ekonomi dapat kembali berputar. Berbagai kebijakan tersebut
berdampak positif terhadap perekonomian dunia.
125
Page 150
Menurut Laporan Perekonomian Indonesia 2021 dari Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi dunia
diperkirakan tumbuh sekitar 5,7% pada 2021 dan 4,4% pada 2022, setelah mengalami kontraksi sebesar
3,1% di tahun 2020. Sementara itu, ketidakpastian pasar keuangan global masih terus berlanjut sejalan
dengan risiko yang masih mengemuka, antara lain terkait peningkatan penyebaran Covid-19 varian
baru, antisipasi pasar terhadap kebijakan tapering the Fed, serta kekhawatiran tekanan inflasi yang
berlangsung lebih lama akibat ganguan rantai pasokan dan keterbatasan energi.
Proses pemulihan perekonomian global dari dampak pandemi Covid-19 terus berlangsung, dengan
stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan yang telah membaik dan tetap terjaga. Meski demikian,
pandemi menimbulkan setidaknya 7 (tujuh) hal penting yang perlu diwaspadai dan diantisipasi secara
baik yaitu:
1. Belum meratanya vaksinasi untuk mencapai imunitas massal.
2. Ketidakseimbangan dalam proses pemulihan ekonomi global antara negara maju dan negara
berkembang.
3. Terjadinya gangguan dalam mata rantai pasokan barang dan jasa global serta munculnya ancaman
kelangkaan energi.
4. Ketidaksinkronan rencana kebijakan moneter dan fiskal untuk kembali ke kenormalan baru (exit
policy), antara antara negara maju dan negara berkembang serta dampak ketidakpastian pasar
keuangan global yang ditimbulkannya.
5. Dampak luka memar (scarring effect) dari pandemic terhadap kondisi dunia usaha dan risiko yang
dapat terjadi terhadap keberlanjutan pemulihan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan.
6. Demikian cepatnya digitalisasi ekonomi-keuangan dengan dominasi sejumlah pemain teknologi
besar (BigTech) dunia dan akan semakin meluasnya sistem pembayaran antarnegara.
7. Semakin kuatnya tuntutan atas ekonomi hijau (green economy) dan keuangan berkelanjutan
(sustainable finance) dari negara maju yang perlu dipersiapkan secara baik transisinya oleh negara
berkembang.
Tinjauan Perekonomian Nasional
Menurut Laporan dari Bank Indonesia, proses pemulihan perekonomian Indonesia pada tahun 2021
dipengaruhi oleh perkembangan pandemi Covid-19. Perbaikan ekonomi yang berlangsung sejak
triwulan I 2021 terus berlanjut meski sempat tertahan oleh merebaknya Covid-19 varian Delta pada
triwulan III 2021. Secara keseluruhan tahun 2021, ekonomi Indonesia diperkirakan membaik dan akan
tumbuh lebih tinggi lagi pada 2022, disertai dengan nilai tukar yang stabil dan inflasi yang terkendali.
Perbaikan kondisi ekonomi tersebut didukung oleh mobilitas yang terus meningkat sehubungan dengan
semakin terkendalinya penyebaran Covid-19 dan adanya akselerasi vaksinasi. Pembukaan sektor-
sektor ekonomi yang lebih luas, stimulus kebijakan yang berlanjut, dan tetap kuatnya kinerja ekspor
juga menunjang prakiraan tersebut. Untuk itu, sinergi dan inovasi kebijakan ekonomi nasional perlu
terus diperkuat untuk mendukung berlanjutnya proses pemulihan ekonomi ke depan.
Berkaca pada pertumbuhan yang positif di tahun 2021, Bank Indonesia optimis pertumbuhan ekonomi
yang positif akan terus berlanjut di tahun 2022. Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi
Indonesia tahun 2022 akan berada pada kisaran 4,7%-5,5%. Namun demikian, prediksi pertumbuhan
ekonomi tersebut juga akan sangat bergantung dengan perkembangan pandemi Covid-19, khususnya
antisipasi terhadap munculnya gelombang ke-3 dari pandemi Covid-19.
Tinjauan Industri Properti
Membaiknya perekonomian Indonesia turut memberikan dampak positif pada hampir seluruh sektor
usaha, kendati masih terbatas. Di tahun 2021, sektor properti tercatat tumbuh sekitar 2,78% dibandingkan
tahun lalu. Adanya berbagai kebijakan stimulus dan pelonggaran pembatasan mobilitas seiring semakin
terkendalinya penanganan pandemi membuat industri properti mulai berangsur pulih.
Berikut ini adalah gambaran umum singkat dari perkembangan industri properti di Jakarta dan sekitarnya
yang diambil dari Jakarta Property Market Report Q4-2021, sebuah laporan penelitian dari Colliers
International.
126
Page 151
Sektor Perkantoran
Banyak perusahaan melihat lebih optimis dalam menghadapi dampak pandemi pada saat ini, meskipun
ketidakpastian masih tetap ada. Permintaan akan ruang kantor telah mulai meningkat pada akhir
tahun 2021. Hal ini merupakan sinyal positif bahwa sektor usaha yang membutuhkan ruang kantor
secara bertahap mulai pulih. Namun demikian, sektor perkantoran ini diperkirakan belum akan pulih
sepenuhnya dalam waktu dekat, dikarenakan masih banyak persediaan ruang kantor yang belum
terserap dan ditambah dari pasokan persediaan yang besar dari kantor baru yang akan selesai di tahun
mendatang.
Di akhir tahun 2021, dengan tidak adanya tambahan persediaan baru selama enam bulan terkahir,
total akumulasi ruang perkantoran di area CBD Jakarta tercatat hanya sedikit meningkat yaitu menjadi
sebesar 6,96 juta M2. Beberapa proyek baru mengalami perubahan jadwal penyelesaiannya hingga
tahun berikutnya. Berdasarkan progres konstruksi, tujuh proyek baru kemungkinan akan selesai untuk
menambah sekitar 350.000 M2 pasokan baru pada tahun 2022.
Karena masih pandemi, para pengembang masih dalam posisi “wait and see” dan kemungkinan tidak
ada proyek baru lagi yang diperkenalkan sampai tahun 2022. Hal ini menyebabkan penambahan
pasokan ruang kantor di tahun 2024–2025 akan terbatas.
Situasi serupa juga terlihat di luar area CBD Jakarta. Tanpa adanya gedung perkantoran baru yang
selesai, pasokan kumulatif stagnan sebesar 3,62 juta M2 di Q4 2021, hanya tumbuh sebesar 1,4%
dibandingkan tahun 2020. Para pengembang juga melakukan perubahan jadwal penyelesaian proyek
baru di luar CBD tersebut ke tahun berikutnya. Diperkirakan akan ada penambahan pasokan ruang
kantor baru sekitar 200.000 M2 pada tahun 2022. Selanjutnya, penambahan pasokan ruang kantor
di luar area CBD ini akan terbatas setelah tahun 2022 dikarenakan hingga saat ini belum adanya
pengumuman akan proyek baru lagi yang dilakukan oleh para pengembang.
Untuk tingkat hunian perkantoran di tahun 2021 mengalami penurunan. Tingkat hunian rata-rata di
CBD Jakarta tercatat sebesar 78,4% di Q4-2021 atau turun sebesar 5,2% dibandingkan tahun 2019.
Penurunan tersebut dikarenakan banyak perusahaan yang mulai mengurangi luasan area sewanya
sebesar 10%-30% atau bahkan memutuskan tidak memperpanjang masa sewanya akibat dampak dari
pandemi.
Namun demikian, permintaan akan ruang kantor dalam enam bulan terakhir di tahun 2021 mulai
meningkat. Sejumlah perusahaan dari sektor esensial seperti pertambangan, manufaktur, properti dan
minyak dan gas sudah mulai aktif mencari ruang kantor baru di tahun 2022 ini. Namun sayangnya,
untuk CBD area akan menghadapi penambahan pasokan baru yang cukup besar sehingga tingkat
hunian di tahun 2022 masih akan cenderung menurun. Adapun, tingkat hunian rata-rata di luar CBD
Jakarta tercatat sebesar 79,2% atau turun sebesar 3% dibandingkan tahun 2019 sebelum pandemi.
Dibandingkan sebelum pandemi tahun 2019, rata-rata penawaran harga sewa di area CBD telah turun
sekitar 12% menjadi Rp243.300 di Q4-2021. Adapun, rata-rata penawaran harga sewa di luar area CBD
sekitar Rp178.120, turun sebesar 10% dibandingkan tahun 2019.
Sektor Apartemen
Apartemen untuk Dijual
Di akhir tahun 2021, ada enam proyek baru yang selesai dengan membawa tambahan persediaan
sebesar 2.218 unit. Sehingga sepanjang tahun 2021 total tambahan unit baru yaitu sebesar 4.325 unit
atau 60% lebih tinggi dibanding total persediaan tahunan di tahun 2020. Total akumulasi persediaan unit
apartemen untuk dijual di Jakarta meningkat sebesar 2% menjadi 219.616 unit.
Dampak dari pandemi masih menyebabkan banyak pengembang yang menunda atau menjadwal ulang
setiap peluncuran proyek barunya. Diperkirakan untuk tahun 2022-2025 akan ada tambahan unit baru
yang selesai yaitu sebesar 24.775 unit dan sebagian besar masih terkonsentrasi di daerah Jakarta
Selatan.
127
Page 152
Tingkat penyerapan apartemen mengalami sedikit pertumbuhan sebesar 0,28% dibanding tahun lalu
menjadi 87,5%. Namun demikian, sudah terlihat ada peningkatan dalam penjualan unit apartemen
di akhir tahun 2021. Total penjualan unit apartemen di tahun 2021 sebesar 1,289 unit. Pemulihan
penjualan tersebut disebabkan semakin banyaknya pembeli potensial yang semakin optimis bahwa
kondisi pandemi sudah semakin membaik.
Untuk penawaran harga jual rata-rata mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,53% dibanding tahun lalu
menjadi Rp35,14 juta. Setelah mempertahankan harga jual yang rendah selama pandemi ini, beberapa
pengembang akan mulai menaikan harga jualnya sebesar 5% - 10% didorong adanya peningkatan
kinerja penjualan di akhir tahun ini.
Apartemen untuk Disewakan
Di akhir tahun 2021, tidak ada tambahan proyek apartemen baru untuk disewakan di Jakarta sehingga
total akumuliasi persediaan masih sebesar 6.221 unit. Ada beberapa proyek baru yang rencana selesai
di tahun ini namun mengalami penundaan di tengah kondisi ketidakpastian akibat pandemi. Diperkirakan
sampai tahun 2024 akan ada penambahan pasokan sebesar 8,5% dengan total akumulasi persediaan
sebesar 7.938 unit.
Secara umum, tingkat hunian dari apartemen untuk disewakan di Jakarta pada Q4-2021 meningkat
signifikan sebesar 9,4% menjadi 61,1%, dibandingkan dengan kuartal tahun lalu. Namun secara
keseluruhan tingkat hunian tersebut masih di bawah tingkat hunian sebelum pandemi karena masih
sedikitnya tamu korporat asing yang datang ke Indonesia.
Prospek di sektor ini diyakini akan semakin positif di tahun 2022, program vaksinasi dan pembukaan
pintu masuk bagi orang asing akan semakin meningkatkan sektor ini ke depannya. Selain itu, dengan
adanya pemulihan ekonomi dan permintaan domestik yang kuat akan semakin membawa optimisme
bagi sektor ini.
Sektor Ritel
Di tahun 2021, terdapat dua pusat perbelanjaan baru di Jakarta Selatan yang telah selesai dibangun
sehingga menambah total akumulasi persediaan retail sebesar 4,90 juta M2. Adapun untuk area di
sekitar Jakarta lebih banyak pusat perbelanjaan yang masih dalam pembangunan, namun dikarenakan
pandemi proses pembangunan tersebut melambat sehingga penyelesaiannya akan mengalami
kemunduran. Hanya ada satu pusat perbelanjaan yang telah selesai dibangun di sekitar Jakarta
sehingga menambah total akumulasi persediaan retail sebesar 2,87 M2 di tahun 2021.
Tingkat hunian retail rata-rata di Jakarta tahun 2021 tercatat sebesar 70,9%, menurun sebesar 5%
dibandingkan tahun 2020 atau menurun hampir 9% jika dibandingkan sebelum pandemi. Adapun, tingkat
hunian retail di sekitar Jakarta tercatat sebesar 70%, turun 5% dibandingkan tahun 2020. Penurunan
tersebut akibat dampak pandemi yang masih berlangsung.
Adapun, untuk harga sewa rata-rata retail masih relative stabil selama periode tahun 2020-2021.
Di Jakarta, harga sewa rata-rata retail tercatat sebesar Rp566.095 di Q4-2021 atau sama dengan
tahun lalu. Sedangkan, harga sewa rata-rata di sekitar Jakarta tercatat relatif stabil sebesar Rp384.121
di Q4-2021.
Sektor Perhotelan
Tahun 2021 merupakan tahun yang naik turun bagi industri perhotelan di Jakarta. Di awal tahun kelihatan
sangat menjanjikan dengan penurunan kasus Covid-19, namun dipertengahan tahun terjadi kenaikan
kasus yang signifikan yang menyebabkan pemerintah harus menerapkan kebijakan pembatasan sosial
dan moblilitas atau PPKM ketat. Hasilnya, kinerja di sektor perhotelan mengalami penurunan yang
drastis. Namun demikian, seiring membaiknya kondisi pandemi di akhir tahun membuat pemerintah
kembali melonggarkan pembatasan yang membuat kinerja perhotelan mulai kembali membaik. Adanya
jenis varian virus yang baru membuat sektor perhotelan lebih waspada supaya pertumbuhan di sektor
ini yang ada saat ini dapat terus terjaga.
128
Page 153
Diharapkan dengan semakin terkendalinya kondisi pandemi dan pertumbuhan ekonomi yang kuat,
disertai dengan berbagai kebijakan pelonggaran pembatasan akan membawa angin segar bagi industri
perhotelan untuk ke depannya.
Di tahun 2021, ada empat hotel baru yang beroperasi di Jakarta, dua hotel bintang 4 dan dua hotel
bintang 5. Total persediaan kamar hotel baru yang berasal dari keempat hotel tersebut membawa
tambahan sebesar 665 kamar. Saat ini, kondisi disektor perhotelan ini masih belum kembali ke normal,
tapi telah mulai membaik.
Tingkat hunian rata-rata hotel di Jakarta tercatat sebesar 52,2% di tahun 2021 atau mengalami
peningkatan sebesar 11,1% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
J. Transaksi Afiliasi Dan/Atau Transaksi Yang Mengandung Benturan Kepentingan
Perjanjian dengan PT Graha Sarana Inti Management (GSIM)
Perjanjian Pihak Isi Pokok Perjanjian Jangka Waktu Nilai Hubungan
Afiliasi dengan
PERSEROAN
Perjanjian Pemberian PERSEROAN Pemilik menunjuk Kesamaan
Jasa Pengelolaan sebagai Pemilik Kontraktor dan Kontraktor Manajemen
Gedung No. dan PT Graha menerima penunjukan Kunci/direksi
001/01.18/PPJPG Sarana Inti untuk memberikan jasa
tanggal 2 Januari Management sehubungan dengan
2018. sebagai pengelolaan seluruh
Perjanjian Pemberian Kontraktor. gedung perkantoran
Jasa Pengelolaan dengan perincian
tersebut diatas sebagai berikut :
merupakan perjanjian
induk atas perjanjian-
perjanjian sebagai
berikut:
a. Addendum No. Nama Gedung : Chase 10 (sepuluh) Rp. 6.500/m2 /
01/01.18/CP- Plaza; tahun, dimulai bulan
GSIM tanggal 2 Alamat Gedung sejak tanggal
Januari 2018 : Jl. Jenderal Sudirman 1 Januari 2018
Kavling 21, Jakarta sampai dengan 31
Selatan; Desember 2027
b. Addendum No. Nama Gedung : 10 (sepuluh) Rp. 6.500/m2 /
02/01.18/AGRO- Agro Plaza; tahun, dimulai bulan
GSIM tanggal 2 Alamat Gedung : Jl. sejak tanggal
Januari 2018 H. Rasuna Said, Kavling 1 Januari 2018
X.2, No. 1, Jakarta sampai dengan 31
Selatan; Desember 2027
c. Addendum No. Nama Gedung : 10 (sepuluh) Rp. 6.500/m2 /
03/01.18/STIE- STIE Nusantara; tahun, dimulai bulan
GSIM tanggal 2 Alamat Gedung : Jl. sejak tanggal
Januari 2018 D.I. Panjaitan No. 24, 1 Januari 2018
Jakarta Timur; sampai dengan 31
Desember 2027
d. Addendum No. Nama Gedung 10 (sepuluh) Rp. 6.500/m2 /
04/01.18/CWS- : Gedung Pertokoan tahun, dimulai bulan
GSIM tanggal 2 Citywalk Sudirman; sejak tanggal
Januari 2018 Alamat Gedung 1 Januari 2018
:Jl. K.H. Mas Mansyur sampai dengan 31
Kavling 24, Jakarta Desember 2027
Pusat;
e. Addendum No. Nama Gedung : La 10 (sepuluh) Rp. 2.800/m2 /
04/01.18/CWS- Maison Barito; tahun, dimulai bulan
GSIM tanggal 2 Alamat Gedung : Jl. sejak tanggal
Januari 2018 Barito II No. 56A-56B, 1 Januari 2018
Jakarta Selatan; sampai dengan 31
Desember 2027
129
Page 154
K. Keselamatan, Keamanan Dan Lingkungan
Tanggung Jawab Sosial Bidang Lingkungan Hidup
Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan operasional dengan mematuhi seluruh peraturan
perundangan di bidang lingkungan hidup guna meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan.
Perseroan senantiasa menjaga keseimbangan antara praktik bisnis dan lingkungan sekitar melalui
kebijakan dan program yang disusun Perseroan. Cara yang paling efektif di dalam penerapan program
tanggung jawab sosial perusahaan di bidang lingkungan hidup terkait aktivitas pengembangan properti
yang dilakukan Perseroan adalah dengan menanamkan inisiatif ramah lingkungan ke dalam proses
bisnis Perseroan.
Sehubungan dengan dampak lingkungan dan kegiatan di lokasi pembangunan, Perseroan memberikan
perhatian khusus akan kepatuhan pada seluruh aspek dalam undang-undang lingkungan hidup yang
berlaku di Indonesia. Perseroan juga telah memperoleh semua perijinan pembangunan dan penggunaan
propertinya, serta memiliki analisa mengenai dampak lingkungan hidup (AMDAL).
Proyek-proyek Perseroan menghasilkan jenis limbah padat dan cair. Proses penanganan limbah
tersebut dilakukan dengan prinsip ramah lingkungan, sehingga hasil akhir dari pengolahan limbah
tersebut dapat berupa material ataupun senyawa yang tidak membahayakan lingkungan. Berdasarkan
laporan hasil pemeriksaan laboratorium lingkungan hidup daerah untuk properti Perseroan berada
dibawah ambangbatas yang ditetapkan. Sistem pengelolaan limbah di beberapa properti Perseroan
selama ini sudah bekerjasama dengan PD PAL (Perusahaan Air Limbah). Sedangkan untuk limbah
dari proyek yanglainnya, diolah sendiri oleh Perseroan dengan menggunakan sistem STP (sewage
treatment plant) yaitu sistem pengolahan limbah cair domestik dimana limbah yang dihasilkan diproses
menjadi cairan yang layak untuk dibuang ke saluran pembuangan.
Perseroan juga menerapkan konsep 3R yaitu reuse (menggunakan kembali), reduce (mengurangi
konsumsi material dan buangan sampah), dan recycle (daur-ulang buangan). Pada aktivitas kerja
sehari-hari, Perseroan juga menanamkan budaya hidup ramah lingkungan kepada seluruh individu
karyawan.
Selain itu, Perseroan berupaya untuk mengurangi penggunaan energi listrik yang menjadi sumber energi
utama bagi operasional Perseroan. Salah satu perwujudan dari komitmen tersebut tercermin dalam
kegiatan operasional di kantor-kantor dan kantor pusat. Lampu, komputer dan peralatan elektronik yang
tidak digunakan dimatikan, sedangkan temperatur ruangan diatur dengan temperatur standar untuk
membatasi penggunaan pengatur suhu ruangan pada jam-jam tertentu
Berkaitan dengan pembangungan propertinya Perseroan juga telah memperoleh semua periijinan
untuk pembangunan dan penggunaan propertinya. Perijinan tersebut antara lain SK Pembebasan, Ijin
Prinsip, Block Plan, Ijin Pendahuluan, Ijin Mendirikan Bangunan dan Ijin Penggunaan Bangunan
Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 05 Tahun 2012 tentang jenis rencana
usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan analisis mengenai dampak lingkungan hidup,
setiap usaha dan/atau kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan hidup wajib memiliki
Amdal. Peraturan ini mencabut Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 11 Tahun 2006. Jenis
rencana usaha dan/atau kegiatan usaha Perseroan termasuk ke dalam perusahaan yang memiliki jenis
rencana usaha dan/atau kegiatan usaha yang wajib dilengkapi dengan analisis mengenai dampak
lingkungan hidup (AMDAL).
Proyek-proyek Perseroan menghasilkan jenis limbah padat dan cair. Proses penanganan limbah
tersebut dilakukan dengan prinsip ramah lingkungan, sehingga hasil akhir dari pengolahan limbah
tersebut dapat berupa material ataupun senyawa yang tidak membahayakan lingkungan. Semua limbah
akhir yang tersisa masih dalam ambang batas yang ditoleransi oleh lembaga yang berwenang / Badan
Pengawas Pengendalian Dampak Lingkungan. Ketentuan ambang batas tingkat tingkat pencemaran
yang ditetapkan oleh BAPEDAL adalah COD (chemical oxygen Demand) 80mg/liter dan BOD (Biological
Oxygen demand) 50mg/liter. Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan laboratorium lingkungan hidup
daerah untuk properti Perseroan berada dibawah ambang batas tersebut.
130
Page 155
Pengolahan limbah Plaza Chase, Citywalk dan Plaza Agro, Perseroan bekerjasama dengan PD PAL
(Perusahaan Air Limbah). Limbah dari proyek-proyek diatas disalurkan ketempat tertentu kemudian
diolah oleh PD PAL. Limbah dari proyek yang lain, diolah sendiri oleh Perseroan dengan menggunakan
sistem STP (Sewage Treatment Plant) yaitu sistem pengolahan limbah cair domestik dimana limbah
yang dihasilkan diproses menjadi cairan yang layak untuk dibuang ke saluran pembuangan.
Hingga tanggal 31 Desember 2021, tidak ada pengeluaran investasi barang modal baru dalam rangka
pemenuhan persyaratan regulasi dan isu lingkungan hidup.
Didalam proyek pembangunan yang sudah didirikan, Perseroan dan entitas usaha telah memenuhi
persyaratan regulasi yang ditetapkan pemerintah yang berkaitan dengan lingkungan hidup berupa
AMDAL dan/atau UKL/UPL
Tidak ada ketentuan hukum, kebijakan pemerintah atau permasalahan yang mungkin berdampak
material terhadap aset Perseroan
Biaya yang telah di keluarkan atas tanggung jawab pengelolaan lingkungan hidup umumnya telah
terealisasi dan tidak ada kewajiban lingkungan hidup di masa mendatang.
Berikut ini adalah uraian kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perseroan untuk tahun 2021 dan 2020 yaitu:
Tahun Kegiatan Uraian
2021 & 2020 - Donor Darah - Berkerja sama secara rutin dengan Palang Merah Indonesia (PMI) sebanyak
4 kali dalam 1 tahun, di mana kegiatan ini terbuka bagi seluruh karyawan
maupun tamu yang ada. Namun dikarenakan kondisi pandemi, kegiatan ini
mengalami penundaan dahulu.
2021 & 2020 - Bantuan Sosial - Memberikan sumbangan bagi masyarakat di sekitar Perseroan berupa
kegiatan rutin pemberian donasi dalam bentuk uang dan barang sesuai
kebutuhan. Kegiatan tersebut utamanya diberikan pada saat perayaan hari
besar keagamaan seperti Idul Fitri, Idul Adha dan Natal.
131
Page 156
IX. PERPAJAKAN
Pajak penghasilan atas bunga obligasi yang diterima atau diperoleh pemegang obligasi diperhitungkan
dan diperlakukan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 91 Tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang Pajak
Penghasilan atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi, penghasilan yang diterima atau diperoleh bagi
Wajib Pajak berupa bunga obligasi dan diskonto obligasi dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan
yang bersifat final:
i) atas bunga dari obligasi dengan kupon (interest bearing debt securities) sebesar: 10% (sepuluh
persen) bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap atau sesuai dengan tarif berdasarkan
persetujuan penghindaran pajak berganda bagi Wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap
dari jumlah bruto bunga sesuai dengan masa kepemilikan obligasi;
ii) atas diskonto dari obligasi dengan kupon sebesar: 10% (sepuluh persen) bagi Wajib Pajak dalam
negeri dan bentuk usaha tetap atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran
pajak berganda bagi Wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap, dari selisih lebih harga jual
atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi, tidak termasuk bunga berjalan;
iii) atas diskonto dari obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) atau non-interest bearing debt securities
sebesar 15% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap (BUT) dan 20% atau tarif
sesuai ketentuan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) yang berlaku bagi Wajib Pajak
luar negeri, selain bentuk usaha tetap. Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih harga
jual atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi.
iv) atas diskonto dari obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) sebesar: 10% (sepuluh persen) bagi
Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan
penghindaran pajak berganda bagi Wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap, dari selisih
lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi;
v) atas bunga dan/atau diskonto dari obligasi yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak reksadana
dan Wajib Pajak dana investasi infrastruktur berbentuk kontrak investasi kolektif, dana investasi
real estat berbentuk kontrak investasi kolektif, dan efek beragun aset berbentuk kontrak investasi
kolektif yang terdaftar atau tercatat pada OJK sebesar 10% untuk tahun 2021 dan seterusnya.
Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga atau diskonto obligasi yang
diterima atau diperoleh Wajib Pajak:
- Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia;
- Dana Pensiun yang pendirian/pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan dan
memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-Undang Nomor
7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor
7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan.
Pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final ini dilakukan oleh:
- Penerbit obligasi atau kustodian selaku agen pembayaran yang ditunjuk, atas bunga, dan/atau
diskontoyang diterima pemegang obligasi dengan kupon pada saat jatuh tempo bunga obligasi,
dan diskonto yang diterima pemegang obligasi tanpa bunga pada saat jatuh tempo obligasi;
- Perusahaan efek, dealer, atau bank, selaku pedagang perantara, atas bunga dan/atau diskonto
yang diterima atau diperoleh penjual obligasi pada saat transaksi; dan/atau
- Perusahaan efek, dealer, bank, dana pensiun, dan reksadana, selaku pembeli obligasi langsung
tanpa melalui perantara, atas bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh penjual
obligasi pada saat transaksi
132
Page 157
Pemenuhan Kewajiban Perpajakan oleh Perseroan
Perseroan telah memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
dan peraturan perpajakan yang berlaku.
CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK
BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT
PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU
PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN ATAS OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN
UMUM OBLIGASI INI.
133
Page 158
X. PENJAMINAN EMISI EFEK
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi,
Penjamin Emisi Obligasi Berkelanjutan III Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2022 yang namanya
tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan kepada masyarakat secara kesanggupan
penuh (full commitment) dengan jumlah pokok sebesar Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah).
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi ini menghapuskan perikatan sejenis baik tertulis maupun tidak
tertulis yang telah ada sebelumnya dan yang akan ada di kemudian hari antara Perseroan dan Penjamin
Emisi Obligasi.
Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota Penjamin Emisi Obligasi adalah sebagai
berikut:
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Persentase
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Total
(%)
PT MNC Sekuritas 150.000.000.000 50,00
PT Shinhan Sekuritas Indonesia 150.000.000.000 50,00
Total 300.000.000.000 100,00
Selanjutnya, Penjamin Emisi Efek dalam Emisi Obligasi ini akan melaksanakan tugasnya sesuai dengan
Peraturan No.IX.A.7.
Berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan
atas Obligasi ini adalah PT Shinhan Sekuritas Indonesia.
PT MNC Sekuritas Indonesia dan PT Shinhan Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dengan tegas menyatakan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan sesuai
definisi Afiliasi dalam UUPM. Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam Penawaran Umum
ini bukan merupakan Afiliasi Perseroan, sebagaimana didefinisikan dalam UUPM
Metode Penentuan Tingkat Suku Bunga Obligasi
Tingkat Bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan parameter, yaitu
hasil penawaran awal (bookbuilding), kondisi pasar obligasi, benchmark kepada Obligasi Pemerintah
(sesuai jatuh tempo Obligasi), dan risk premium (sesuai dengan rating dari Obligasi).
134
Page 159
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan
ini adalah sebagai berikut :
Konsultan Hukum : Soemarjono, Herman & Rekan
Jl Sultan Agung 62, Jakarta 12970
Telepon: 021-8294960, 021 - 8303400
Faksimili: 021- 8280530
- STTD.KH-208/PM.2/2018, dengan tanggal 14 September 2018 atas nama
Soemarjono Soemarsono, S.H.
- Keanggotaan Asosiasi: Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM)
No.92003
- Pedoman Kerja: Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal
- Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukkan No. 0048/DAR/
III/22 tanggal 16 Maret 2022.
Tugas Pokok:
Memberikan Pendapat Hukum mengenai Perseroan dalam rangka Penawaran
Umum ini. Konsultan Hukum melakukan uji tuntas dari segi hukum atas fakta
yang ada mengenai Perseroan dan keterangan lain yang berhubungan
dengan itu sebagaimana disampaikan oleh Perseroan. Hasil pemeriksaan
dan penelitian mana telah dimuat dalam Laporan Uji Tuntas Dari Segi Hukum
yang menjadi dasar dari Pendapat Hukum yang dimuat dalam Prospektus
sepanjang menyangkut segi hukum. Tugas lainnya adalah meneliti informasi
yang dimuat dalam Prospektus sepanjang menyangkut segi hukum. Tugas dan
Fungsi Konsultan Hukum yang diuraikan disini adalah sesuai dengan Standar
Profesi dan Peraturan Pasar Modal yang berlaku guna melaksanakan prinsip
keterbukaan.
Akuntan Publik : KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
(Firma Anggota Ernst & Young Global Limited)
Gedung BEI Menara II Lantai 7
Jl. Jenderal Sudirman Kavling 52-53, Jakarta 12190
Telepon: 021-52895000
Faksimili: 021-52894545
- STTD.AP-117/PM.22/2018 tanggal 5 Februari 2018 atas nama Sinarta
- Surat Ijin Praktek Akuntan Publik: AP.0701
- Keanggotaan Asosiasi: Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) No.1674
- Pedoman Kerja: Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia
- Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukkan No. 0047/DAR/
III/22 tanggal 16 Maret 2022
Tugas Pokok:
Melakukan audit berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh Institut
Akuntan Publik Indonesia. Standar tersebut mengharuskan Akuntan Publik
mematuhi ketentuan etika serta merencanakan dan melaksanakan audit
untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
konsolidasian bebas dari kesalahan penyajian yang material. Akuntan Publik
bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan terhadap laporan keuangan
konsolidasian yang diaudit. Tugas Akuntan Publik meliputi pemeriksaan
atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan
pengungkapan dalam laporan keuangan.
135
Page 160
Notaris : Christina Dwi Utami, S.H.
Jalan KH Zainul Arian No. 2
Kompleks Ketapang Indah Blok B-2 No. 4-5 Jakarta 11140
Telepon: 021- 6301511
Faksimili: 021- 6337851
- No. Keanggotaan Asosiasi Ikatan Notaris Indonesia (INI): 0639319800705
- No. STTD: No. STTD: No. N-29/PM.22/2018 tanggal 19 Maret 2018
- atas nama Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn.
- Pedoman Kerja: Pernyataan Undang-Undang No.30 tahun 2004 tentang
Jabatan Notaris dan Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia.
- Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukkan No. 0046/DAR/
III/22 tanggal 16 Maret 2022
Tugas Pokok:
Membuat akta-akta dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan dan
Penawaran Umum Obligasi, antara lain Pernyataan Penawaran Umum
Berkelanjutan, Perjanjian Perwaliamanatan, Pengakuan Utang, Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi, dan Perjanjian Agen Pembayaran.
Wali Amanat : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
Divisi Treasury
Grup Kustodian dan Wali Amanat
Sinarmas MSIG Tower Lt. 9
Jl. Jend. Sudirman Kav.21
Jakarta Selatan 12920
Tel. (021) 5228737
Faksimili: (021) 5228738
Email : trustee_custody@bankbjb.co.id
- No.STTD : 1/PM.2/STTD-WA/2016 Tanggal 4 Januari 2016
Atas nama : PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
- Pedoman Kerja : Ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan
dan Undang-Undang Pasar Modal, serta peraturan yang berkaitan dengan
tugas Wali Amanat.
- Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukan No. 0322/DAR/
XI/21 tanggal 24 November 2021
Tugas Pokok:
- Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi di dalam maupun di luar
pengadilan mengenai pelaksanaan hak-hak Pemegang Obligasi sesuai
dengan Perjanjian Perwaliamanatan, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
mengenai Perjanjian Perwaliamanatan dan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
- Mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab
sebagaimana dimaksud di atas sejak menandatangani Perjanjian
Perwaliamanatan dengan Perseroan.
- Melaksanakan ketentuan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan
dokumen lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan; dan
- Memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan
pelaksanaan tugas perwaliamanatan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
- Tugas pokok dan tanggung jawab mewakili kepentingan Pemegang
Obligasi mulai berlaku efektif pada saat Obligasi telah dialokasikan kepada
Pemegang Obligasi.
136
Page 161
Lembaga : PT Kredit Rating Indonesia
Pemeringkat Sinarmas Land Plaza Tower 3 Lantai 11
Jl. M.H. Thamrin No. 51 Kav. 22
Jakarta Pusat 10350, Indonesia
Telepon : 021-39834411
Tugas Pokok PT Kredit Rating Indonesia sebagai Perusahaan Pemeringkat
Efek adalah melakukan pemeringkatan atas Obligasi dalam rangka Penawaran
Umum yang objektif dan independen berdasarkan informasi yang kebenaran
dan kelengkapannya menjadi tanggung jawab sepenuhnya Perseroan sebagai
pihak yang meminta pemeringkatan.
Seluruh Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal bukan merupakan pihak terafiliasi dengan
Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995
tanggal 10 Nopember 1995 tentang Pasar Modal.
137
Page 162
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
(selanjutnya disebut sebagai “bank bjb”) bertindak sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi
kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam
UUPM.
Bank bjb dalam penerbitan Obligasi ini bertindak sebagai Wali Amanat dan telah terdaftar di Otoritas
Jasa Keuangan dengan No. 1/PM.2/STTD-WA/2016 tanggal 4 Januari 2016. Sehubungan dengan
penerbitan Obligasi ini telah dibuat Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi antara Perseroan dengan
bank bjb.
Bank bjb sebagai Wali Amanat menyatakan menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan
Perseroan yang dituangkan dalam surat pernyataan tidak terafiliasi No. 1271/TRE-KWA/2022 tanggal
18 April 2022, dan Wali Amanat saat ini tidak mempunyai hubungan kredit dengan Perseroan melebihi
25% dari jumlah Obligasi yang diwaliamanati dan/atau tidak merangkap sebagai penanggung dan/atau
pemberi agunan dalam penerbitan Obligasi, dan/atau kewajiban Perseroan dan menjadi Wali Amanat
dari Pemegang Obligasi, sesuai dengan Peraturan POJK No. 19/2020 yang dituangkan dalam surat
pernyataan tidak mempunyai hubungan kredit No. 1272/TRE-KWA/2022 tanggal 18 April 2022.
Bank bjb sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan/uji tuntas (due diligence) terhadap
Perseroan, dengan Surat Pernyataan No. 1273/TRE-KWA/2022 tanggal 18 April 2022, sebagaimana
diatur dalam POJK No. 20/2020.
Surat]
1) Riwayat Singkat
Pendirian Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. didirikan berdasarkan Peraturan
Pemerintah No. 33 tahun 1960 tentang penentuan perusahaan milik Belanda di Indonesia yang dikenakan
nasionalisasi. Salah satu perusahaan milik Belanda yang berkedudukan di Bandung yaitu N.V. Denis
(De Eerste Nederlandsche Indische Shareholding) terkena ketentuan tersebut dan diserahkan kepada
Pemerintah Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Barat. Bank telah mulai beroperasi secara komersial
pada tanggal 20 Mei 1961.
Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah No. 33 tahun 1960, Pemerintah Daerah Provinsi
Daerah Tingkat I Jawa Barat mendirikan Bank Karya Pembangunan, dengan Akta Notaris Noezar
No. 152 tanggal 21 Maret 1961 dan No. 184 tanggal 13 Mei 1961 yang kemudian dikukuhkan dengan
Surat Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Barat No. 7/GKDN/BPD/61 tanggal 20 Mei 1961 dengan
nama PD Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat. Berdasarkan PeraturanDaerah Provinsi Jawa
Barat No. 11/PD-DPRD/72 tanggal 27 Juni 1972, kedudukan hukum PD Bank Karya Pembangunan
Daerah Jawa Barat dikukuhkan sebagai Perusahaan Daerah yang berusaha di bidang perbankan.
Selanjutnya, melalui Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No. 1/DP-40/PD/1978 tanggal 27 Juni
1978, nama PD Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat diubah menjadi Bank Pembangunan
Daerah Jawa Barat. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat mendapat sebutan “Bank Jabar” dan logo
baru berdasarkan Peraturan Daerah No. 11 tahun 1995.
Berdasarkan surat keputusan Direksi Bank Indonesia No. 25/84/KEP/DIR tanggal 2 November 1992,
Bank memperoleh status sebagai bank devisa. Penyesuaian bentuk badan hukum Bank menjadi
Perseroan Terbatas dinyatakan dalam Akta Notaris No. 4 tanggal 8 April 1999 yang dibuat dihadapan
Notaris Popy Kuntari Sutresna, S.H., M. Hum., yang telah mendapatkan pengesahan dari Menteri
Kehakiman dengan Surat Keputusan No. C27103.HT.01.01.TH.99 tanggal 16 April 1999 dan diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 39 tanggal 14 Mei 1999. Pada tanggal 12 September
2007, nama Bank diubah menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten berdasarkan
pengesahan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia melalui surat No. W8-02673 HT.01.04-
TH.2007. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 1065/SK/DIR - PPN/2007 tanggal 29 November
2007, Bank mengubah penyebutan nama menjadi “Bank Jabar Banten”.
138
Page 163
Berdasarkan Surat Bank Indonesia No.12/78/APBU/Bd tanggal 30 Juni 2010 perihal Rencana
Perubahan Logo Bank, serta Surat Keputusan Direksi No. 1337/SK/DIR-PPN/2010 tanggal 5 Juli 2010
tentang Perubahan Logo dan Penyebutan Nama serta pemberlakuan Brand Identity Guidelines, maka
pada tanggal 2 Agustus 2010 perubahan penyebutan nama “Bank Jabar Banten” secara resmi diubah
menjadi “bank bjb”.
Anggaran Dasar PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk sebagaimana tertuang
di Akta Pendirian No. 4 tanggal 8 April 1999 dan Perbaikan Akta Pendirian Perseroan No. 8 tanggal
15 April 1999 yang telah beberapa kali diubah dan terakhir diubah dengan Akta Pernyataan Keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
No. 153 tanggal 30 Maret 2022 yang telah diberitahukan dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam surat penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-0229651 tanggal 21 April 2022, serta Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Terbatas PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk No. 154 tanggal 30 Maret 2022 yang telah diberitahukan dengan
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam
surat penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0007373 tanggal
21 April 2022.
2) Struktur Permodalan
Komposisi permodalan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk per 31 Desember
2021 adalah sebagai berikut:
Kepemilikan
No. Pemegang Saham Jumlah Lembar Jumlah Nilai Nominal
% Kepemilikan
Saham (jutaan Rupiah)
MODAL DASAR*
Nilai nominal Rp 250 per saham
Saham Seri A 9.600.000.000 2.400.000
Saham Seri B 6.400.000.000 1.600.000
TOTAL MODAL DASAR 16.000.000.000
MODAL DITEMPATKAN DAN DISETOR PENUH
SAHAM SERI A
A. Pemerintah Provinsi Jawa Barat 3.756.415.785 939.104 38,18%
Provinsi Jawa Barat 3.756.415.785 939.104 38,18%
B. Pemerintah Kota & Kab. se-Jawa Barat 2.363.812.461 590.953 24,03%
Pemerintah Kota se-Jawa Barat 583.201.465 145.800 5,93%
1 Kota Bandung 116.000.006 29.000 1,18%
2 Kota Cirebon 17.837.704 4.460 0,18%
3 Kota Sukabumi 38.545.063 9.635 0,39%
4 Kota Bekasi 62.493.022 15.624 0,64%
5 Kota Bogor 46.737.809 11.684 0,48%
6 Kota Cimahi 104.000.000 26.000 1,06%
7 Kota Depok 93.777.672 23.444 0,95%
8 Kota Tasikmalaya 62.810.189 15.703 0,64%
9 Kota Banjar 41.000.000 10.250 0,42%
139
Page 164
Kepemilikan
No. Pemegang Saham Jumlah Lembar Jumlah Nilai Nominal
% Kepemilikan
Saham (jutaan Rupiah)
Pemerintah Kabupaten se-Jawa Barat 1.780.610.996 445.153 18,10%
1 Kabupaten Bandung 712.485.914 178.122 7,24%
2 Kabupaten Cirebon 56.121.123 14.030 0,57%
3 Kabupaten Karawang 56.863.937 14.216 0,58%
4 Kabupaten Ciamis 32.721.097 8.180 0,33%
5 Kabupaten Tasikmalaya 130.953.800 32.738 1,33%
6 Kabupaten Sukabumi 86.889.260 21.722 0,88%
7 Kabupaten Subang 44.937.610 11.235 0,46%
8 Kabupaten Indramayu 87.986.270 21.997 0,89%
9 Kabupaten Bekasi 73.550.504 18.387 0,75%
10 Kabupaten Sumedang 46.052.684 11.513 0,47%
11 Kabupaten Bogor 202.523.232 50.631 2,06%
12 Kabupaten Cianjur 102.416.760 25.604 1,04%
13 Kabupaten Kuningan 28.797.110 7.199 0,29%
14 Kabupaten Majalengka 35.462.669 8.866 0,36%
15 Kabupaten Garut 26.366.698 6.592 0,27%
16 Kabupaten Purwakarta 51.219.171 12.805 0,52%
17 Kabupaten Bandung Barat 5.263.157 1.316 0,05%
C. Pemerintah Provinsi Banten 520.589.856 130.147 5,29%
Provinsi Banten 520.589.856 130.147 5,29%
D. Pemerintah Kota & Kab. se-Banten 773.896.559 193.474 7,87%
Pemerintah Kota se-Banten 185.749.520 46.437 1,89%
1 Kota Tangerang 125.117.942 31.279 1,27%
2 Kota Cilegon 60.631.578 15.158 0,62%
Pemerintah Kabupaten se-Banten 588.147.039 147.037 5,98%
1 Kabupaten Serang 151.092.304 37.326 1,54%
2 Kabupaten Tangerang 289.306.189 72.326 2,94%
3 Kabupaten Lebak 37.586.022 9.397 0,38%
4 Kabupaten Pandeglang 110.162.524 27.541 1,12%
TOTAL SAHAM SERI A 7.414.714.661 1.853.679 75,36%
SAHAM SERI B
MASYARAKAT 2.424.072.500 606.018 24,64%
TOTAL SAHAM SERI B 2.424.072.500 606.018 24,64%
JUMLAH MODAL DITEMPATKAN DAN DISETOR
PENUH 9.838.787.161 2.459.697 100,00%
JUMLAH SAHAM DALAM PORTEPEL
Saham Seri A 2.185.285.339 546.321
Saham Seri B 3.975.927.500 993.982
*Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, Saham Seri A khusu dimiliki oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kota dan
kabupaten. Sedangkan, Saham Seri B dimiliki oleh Masyarakat. Saham Seri A adalah saham yang memberikan hak khusus
kepada pemegangnya dalam kuorum kehadiran dan kuorum persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham.
140
Page 165
3) Pengurus Dan Pengawasan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
Terbatas PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk No. 154 tanggal 30 Maret 2022
yang telah diberitahukan dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana dimaksud dalam surat penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
AH.01.09-0007373 tanggal 21 April 2022, susunan Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama Independen : Farid Rahman
Komisaris : Setiawan Wangsaatmaja
Komisaris : Ir. H. Muhadi
Komisaris Independen : Fahlino Fauzi Sjuib
Komisaris Independen : Diding Sakri
Komisaris Independen : Tubagus Raditya Indrajaya
Direksi
Direktur Utama : Yuddy Renaldi
Direktur Kepatuhan : Cecep Trisna
Direktur Operasional : Tedi Setiawan
Direktur Information, Technology,
Treasury, dan International Banking : Rio Lanasier
Direktur Keuangan : Nia Kania
Direktur Konsumer dan Ritel : Suartini
Direktur Komersial dan UMKM : Nancy Adistyasari
4) Kegiatan Usaha
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar, bank bjb didirikan dengan maksud dan tujuan untuk berusaha
di bidang Aktivitas Keuangan (Perbankan). Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, ruang lingkup
kegiatan bank bjb antara lain adalah:
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka,
sertifikasi deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
2. Memberikan kredit.
3. Menerbitkan Surat Pengakuan Utang.
4. Membeli, menjual, atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan perintah
nasabahnya :
a. Surat – surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh Bank yang masa berlakuknya tidak
lebih lama dari kebiasaan dalam perdagangan surat – surat dimaksud;
b. Surat pengakuan Utang dan kertas dagang lainnnya; yang masa berlakunya tidak lebih lama
dari kebiasaan dalam perdagangan surat – surat dimaksud;
c. Kertas Perbendaharaan Negara dan Surat Jaminan Pemerintah;
d. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
e. Obligasi;
f. Surat dagang berjangka waktu sampai dengan 1 (satu ) tahun;
g. Instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) tahun;
5. Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun kepentingan nasabah;
6. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana kepada Bank lain, baik
dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana
lainnya.
7. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau
antar pihak ketiga.
8. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga.
9. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak.
141
Page 166
10. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga
yang tidak tercatat oleh Bursa Efek.
11. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan Wali Amanat.
12. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dan/atau sebagai Bank Devisa dengan memenuhi
ketentuan yang di tetapkan oleh yang berwenang.
13. Melakukan kegiatan pernyertaan modal pada Bank atau perusahaan di bidang jasa keuangan
lainnya atau mendirikan perusahaan baru sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
14. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit,
dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.
15. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam peraturan dana pensiun
yang berlaku.
16. Menyelenggarakan usaha – usaha perbankan lainnya sesuai dengan ketentuan hukum yang
berlaku, baik di dalam maupun di luar negeri.
Selain itu, sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb juga membantu Pemerintah Provinsi, Kota/
Kabupaten se-Jawa Barat dan Banten dalam membina Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan institusi
jasa keuangan lainnya milik pemerintah Provinsi, Kota/ Kabupaten se-Jawa Barat dan Banten yang
sebagian sahamnya dimiliki oleh bank bjb, atau bank bjb sama sekali tidak memiliki saham namun
diminta untuk membantu pembinaan BPR dimaksud.
Selain Penghimpunan dan Penyaluran dana, bank bjb melayani jasa-jasa perbankan lainnya seperti
Reksa dana, Bancasurannce, Trade Finance & Services, Produk Treasury, Kiriman Uang dan Western
Union, Inkaso, BPDnet Online, bjb DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) Transfer Kliring Antar
Wilayah (Intercity Clearing), Jaminan Bank (Bank Garansi), Fasilitas Safe Deposit Box (SDB), Mobile
Banking (M-ATM Bersama), Layanan Nasabah bjb Precious, Jasa layanan Pembayaran Biaya
Penyelenggaraan, Ibadah Haji (BPIH), Layanan Weekend Banking, Layanan Mobil Edukasi dan juga
Jasa Pasar Modal (Jasa Kustodian dan Jasa Wali Amanat).
Bank bjb terdaftar sebagai Wali Amanat berdasarkan Surat Tanda Terdaftar dari OJK sebagai Wali
Amanat No. 1/PM.2/STTD-WA/2016 tanggal 4 Januari 2016. Selain itu, juga melayani Jasa Agen
Jaminan, Agen Pembayar dan Jasa Agen Rekening Penampungan.
Sebagai Bank Umum yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah yang telah go public, bank bjb telah memiliki
imej yang kuat sebagai bank umum yang sedang berkembang dengan pesat dan menjadi bank nasional.
Saat ini bank bjb telah memiliki jaringan kantor yang menyebar di 14 provinsi, terutama Jawa Barat
serta Jakarta yang merupakan pusat perekonomian Indonesia. Dari sisi produk, layanan electronic
banking (bjb DIGI) telah medorong berkembangnya berbagai produk bank bjb. Untuk mengoptimalkan
layanannya bagi seluruh nasabah, bank bjb telah memperluas jaringan layanan perbankan di Indonesia.
Saat ini kantor-kantor cabang bank bjb juga dapat dijumpai di berbagai kota besar seperti Medan,
Pekanbaru, Batam, Palembang, Lampung, Jakarta, Bandung, Tegal, Semarang, Surakarta, Surabaya,
Denpasar, Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar. Selain itu, bank bjb juga mengembangkan jaringan
di bawahnya untuk membawa dirinya semakin dekat dengan nasabah. bank bjb memiliki 65 kantor
cabang, 315 kantor cabang pembantu, 346 kantor kas dan 213 payment point.
Pada 4 Januari 2016 bank bjb telah mendapatkan izin Wali Amanat sebagai pelaku penunjang Pasar
Modal. bank bjb adalah bank pembangunan daerah pertama yang telah mendapat izin tanda terdaftar
sebagai Wali Amanat yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
142
Page 167
5) Tugas Utama Wali Amanat
Sesuai Peraturan No. 19/POJK.04/2020 pasal 10 tentang Kewajiban Wali Amanat, maka tugas pokok
Wali Amanat adalah:
Bank umum yang melakukan kegiatan Wali Amanat wajib melakukan tugas pokok dan tanggung
jawabnya meliputi:
a. mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi, baik didalam maupun diluar pengadilan sesuai
dengan Perjanjian Perwaliamanatan, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Kontrak
Perwaliamanatan Efek bersifat utang dan/atau Sukuk, dan ketentuan peraturan perundang-
undangan;
b. mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab sebagaimanan dimaksud
dalam huruf a sejak menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan dengan Emiten;
c. melaksanakan ketentuan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lainnya yang
berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan ; dan
d. memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas
perwaliamanatan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
Tugas pokok dan tanggung jawab mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi mulai berlaku efektif
pada saat obligasi telah dialokasikan kepada Pemegang Obligasi.
6) Penunjukkan, Penggantian dan Berakhirnya Tugas Wali Amanat
Berdasarkan POJK No. 20/2020, penunjukan, penggantian, dan berakhirnya tugas Wali Amanat,
ketentuan mengenai penunjukan, penggantian, dan berakhirnya tugas Wali Amanat, paling sedikit
memuat hal-hal sebagai berikut:
i. penunjukkan Wali Amanat untuk pertama kalinya dilakukan oleh Perseroan
ii. penggantian Wali Amanat dilakukan dengan alasan:
- Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat
sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan;
- izin usaha Bank Umum yang melakukan kegiatan sebagai Wali Amanat dicabut;
- pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat;
- Wali Amanat dibubarkan oleh badan peradilan atau oleh badan resmi lainnya atau dianggap
telah bubar berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;
- Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang atau dibekukan operasinya
dan/atau kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang;
- Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya;
- Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-
undangan di sektor jasa keuangan;
- timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali
Amanat;
- timbulnya hubungan kredit pembiayaan yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Bank Umum yang melakukan kegiatan sebagai
Wali Amanat; atau
- atas permintaan para Pemegang Obligasi
iii. Tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat berakhir pada saat:
- Obligasi telah dilunasi baik jumlah pokok atau nilai pokok, bunga, bagi hasil, marjin, atau
imbal jasa termasuk denda, jika terdapat denda, dan Wali Amanat telah menerima laporan
pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen Pembayaran atau Emiten, jika Emiten tidak
menggunakan Agen Pembayaran;
- Obligasi telah dikonversi seluruhnya menjadi saham;
- tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan setelah tanggal jatuh
tempo jumlah pokok Obligasi; atau
- setelah diangkatnya Wali Amanat baru
143
Page 168
7) Ikhtisar Data Keuangan Penting
Berikut ini adalah kutipan dari Ikhtisar Laporan Keuangan bank bjb per 31 Desember 2021, dan
31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi
Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan, dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 31 Desember 31 Desember
KETERANGAN
2021 2020 2019
ASET
Kas 3.747.644 3.689.045 3.160.771
Giro pada Bank Indonesia 11.900.072 8.046.403 6.512.341
Giro pada bank lain - pihak ketiga 2.691.297 881.541 535.268
Cadangan kerugian penurunan nilai (66) (71) (66)
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - pihak ketiga 11.428.774 5.818.892 7.919.924
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.268) (2.662) ( 2.193)
Tagihan derivatif 3.967
Surat berharga - pihak ketiga 16,.972.982 11.479.763 8.855.293
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 3,129,03 10.121.400 3.162.245
Wesel ekspor dan tagihan lainnya - pihak ketiga 642.937 740.396 908.060
Kredit yang diberikan
- Pihak berelasi 278.132 217.937 261.564
- Pihak ketiga 95.534.914 89.232.997 81.625.682
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.809.372) (1.755.670) ( 705.300)
Pembiayaan dan piutang syariah - setelah dikurangi margin ditangguhkan
6.418.869 5.761.509 5.402.059
- pihak ketiga
Cadangan kerugian penurunan nilai (129,.348) (157.093) ( 131.102)
Tagihan akseptasi 162.367 52.772 156,084
Penyertaan saham 42.124 42.124 42,124
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.303) (1.303) (1.303)
Aset tetap
- Harga perolehan 6,.375.513 5.970.602 4.609.769
- Akumulasi penyusutan (1.819.155) (1.555.254) (1,.65.544)
Aset pajak tangguhan - neto 118.601 100.932 128.13
Bunga yang masih akan diterima 1.029.390 793.066 650.516
Aset lain-lain - neto 1.640.994 1.456.676 1.712.169
TOTAL ASET 158.356.097 140.934.002 12.536.474
LIABILITAS, DANA SYIRKAH
TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas segera 1.804.558 1.830.150 1.816.918
Simpanan nasabah
- Pihak berelasi 11.003.476 9.272.176 12.981.014
- Pihak ketiga 102.761.034 90.526.300 70.583.379
Simpanan nasabah - Syariah
- Pihak berelasi 183 1 1
- Pihak ketiga 614.933 480.093 425.410
Simpanan dari bank lain
- Pihak berelasi 98.556 94.279 423.938
- Pihak ketiga 1.782.921 2.024.805 1.132.690
Liabilitas derivative - 10 -
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali - - 3.792.336
Liabilitas akseptasi 163.983 52.802 156.084
Efek utang yang diterbitkan - neto 2.403.547 3.236.456 3.487.485
Pinjaman yang diterima - pihak ketiga 12.161.667 11.300.357 8.791.601
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi 23.756 29.765 369
144
Page 169
31 Desember 31 Desember 31 Desember
KETERANGAN
2021 2020 2019
Utang pajak 129.213 77.354 44.323
Bunga yang masih harus dibayar 168.674 221.713 178.516
Liabilitas pajak tangguhan – neto - - 169.389
Liabilitas imbalan kerja 203.356 206.046 209.983
Liabilitas lain-lain 1.647.025 1.331.870 731.131
Obligasi subordinasi 2.988.492 1.992.707 996.424
TOTAL LIABILITAS 137.955.374 122.676.884 105.920.991
Dana syirkah temporer
Bukan bank
- Pihak berelasi 58.009 7.059 2.639
- Pihak ketiga 7.205.229 6.174.398 5.360.099
Bank
- Pihak ketiga 53.452 69.861 210.116
Total dana syirkah temporer 7.316.690 6.251318 5.572.854
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada entitas induk
Modal saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh 2.459.697 2.459.697 2.459.697
Tambahan modal disetor 1.058.541 1.058.541 1.058.541
Surplus dari revaluasi aset tetap 2.201.402 2.080.964 2.020.781
Keuntungan (Kerugian) dan perubahan nilai aset keuangan dalam
kelompok tersedia untuk dijual
Pengukuran kembali program imbalan pasti (8.577) 116.935 (1.514)
- Setelah pajak tangguhan (146.439) (138.470) (179.115)
Saldo laba
-Telah ditentukan penggunaannya 3.813.887 3.073.730 3.725.378
- Belum ditentukan penggunaannya 3.657.863 3.308.127 2.909.072
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada entitas induk 13.036.374 11.959.524 11.992.840
Kepentingan non-pengendali 47.659 46.276 49.789
TOTAL EKUITAS 13.084.033 12.005.800 12.042.629
TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS 158.356.097 140.934.002 123.536.474
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember pada
KETERANGAN
2021 31 Desember 31 Desember
2020 2019
PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH
Pendapatan bunga dan syariah 13.146.261 12.548.614 12.011.703
Pendapatan provisi dan komisi pembiayaan syariah 68.182 72.064 79.727
BEBAN BUNGA DAN BAGI HASIL SYARIAH (5.313.916) (6.123.414) (6.008.924)
PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH NETO 7.900.527 6.497.264 6.082.506
PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
Provisi dan komisi selain dari kredit yang diberikan 802.774 641.022 599.296
Penerimaan kembali kredit yang telah dihapus buku 391.947 247.051 267.980
Keuntungan transaksi valuta asing - neto 58.686 54.658 13.143
Keuntungan dari penjualan surat berharga yang diperdagangkan - neto 325.132 424.289 58.092
Keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar surat
berharga yang diperdagangkan - neto - 92.475 25.851
Lain-lain 139.708 (1.346) 50.341
145
Page 170
Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember pada
KETERANGAN
2021 31 Desember 31 Desember
2020 2019
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
Beban umum dan administrasi (2.701.546) (2.499.005) (2.281.455)
Beban tenaga kerja dan tunjangan (2.922.119) (2.639.268) (2.024.828)
Penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan dan non
keuangan - neto Kerugian (626.103) (142.226) (321.837)
Kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar surat
berharga yang diperdagangkan - neto (58.176) - -
Pemulihan/(penyisihan) kerugian komitmen dan kontinjensi 6.010 2.853 (149)
Lain-lain (718.225) (465.641) (409.447)
LABA OPERASIONAL 2.598.615 2.212.126 2.059.493
BEBAN NON-OPERASIONAL - NETO (11.033) (44.098) (81.531)
LABA SEBELUM PAJAK 2.587.582 2.168.028 1.977.962
BEBAN PAJAK (568.928) (478.032) (413.470)
LABA TAHUN BERJALAN 2.018.654 1.689.996 1.564.492
PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
Akun yang tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi
Pengukuran kembali atas program imbalan pasti (14.041) 56.551 (10.160)
Revaluasi aset tetap 120.438 60.183 86.990
Pajak penghasilan 6.262 (15.958) 1.935
Akun yang akan direklasifikasikan ke laba rugi
Keuntungan (Kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan dalam
kelompok tersedia untuk dijual (125.512) 118.449 (1.514)
Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan –setelah pajak (12.853) 219.225 77.251
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 2.005.801 1.909.221 1.641.743
LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 2.031.858 1.687.218 1.558.651
Kepentingan non-pengendali (13.204) 2.778 5.841
TOTAL LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
Pemilik entitas induk 2.018.815 1.906.495 1.635.851
Kepentingan non pengendali (13.014) 2.726 5.892
LABA PER SAHAM DASAR YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMILIK ENTITAS INDUK (NILAI PENUH) 206.52 171.49 156.83
8) PENGALAMAN SEBAGAI PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Pada 4 Januari 2016, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk telah mendapatkan
izin Wali Amanat sebagai pelaku penunjang Pasar Modal. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
Dan Banten Tbk adalah bank pembangunan daerah pertama yang telah mendapat izin tanda terdaftar
sebagai Wali Amanat yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk berperan aktif sebagai Wali Amanat dan Agen Pemantau sejak
tahun 2016 antara lain sebagai berikut:
I. Obligasi / Sukuk
- Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap I Tahun 2020
- Obligasi I Adhi Commuter Properti Tahun 2021 Seri A
- Obligasi I Adhi Commuter Properti Tahun 2021 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri C
- Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri D
- Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 Seri C
- Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2021
- Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap II Tahun 2021
146
Page 171
- Obligasi Energi Mitra Investama I Tahun 2022 Seri A
- Obligasi Energi Mitra Investama I Tahun 2022 Seri B
- Obligasi I Hutama Karya Tahun 2013 Seri C
- Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Tahun 2016
- Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap II Tahun 2017
- Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap III Tahun 2017 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap III Tahun 2017 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 Seri C
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 Seri A
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya Tahap II Tahun 2022 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya Tahap II Tahun 2022 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya Tahap II Tahun 2022 Seri C
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap II Tahun 2022 Seri A
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap II Tahun 2022 Seri B
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap II Tahun 2022 Seri C
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 Seri C
- Obligasi Berkelanjutan I Integra Indocabinet Tahap I Tahun 2021 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan I Integra Indocabinet Tahap I Tahun 2021 Seri B
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Integra Indocabinet Tahap I Tahun 2021 Seri A
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Integra Indocabinet Tahap I Tahun 2021 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan I Integra Indocabinet Tahap II Tahun 2022 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan I Integra Indocabinet Tahap II Tahun 2022 Seri B
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Integra Indocabinet Tahap II Tahun 2022 Seri A
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Integra Indocabinet Tahap II Tahun 2022 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan I Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap II
- Tahun 2022 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan I Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap II
- Tahun 2022 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan I Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap II
- Tahun 2022 Seri C
- Obligasi Berkelanjutan II PTPP Tahap I Tahun 2018 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan II PTPP Tahap I Tahun 2018 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan II PTPP Tahap II Tahun 2019 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan II PTPP Tahap II Tahun 2019 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri B
- Sukuk Mudharabah I PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri A
- Sukuk Mudharabah I PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap II Tahun 2022 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap II Tahun 2022 Seri B
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PTPP Tahap II Tahun 2022 Seri A
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PTPP Tahap II Tahun 2022 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan I PP Properti Tahap II Tahun 2019
- Obligasi Berkelanjutan I PP Properti Tahap III Tahun 2019
- Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap I Tahun 2020 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap I Tahun 2020 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap II Tahun 2021
- Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap III Tahun 2021 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap III Tahun 2021 Seri B
- Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap IV Tahun 2022 Seri A
- Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap IV Tahun 2022 Seri B
- Obligasi I REFI Tahun 2022 Seri A
- Obligasi I REFI Tahun 2022 Seri B
- Obligasi I REFI Tahun 2022 Seri C
- Obligasi Dengan Opsi Konvesi Wika Realty Tahun 2019
147
Page 172
II. MTN
- Perum PNRI MTN I Tahun 2018
- MTN I Perum Perumnas Tahun 2017 Seri A
- MTN I Perum Perumnas Tahun 2017 Seri B
- MTN III Perum Perumnas Tahun 2018 Seri A
- MTN III Perum Perumnas Tahun 2018 Seri B
- MTN IV Perum Perumnas Tahun 2019
- MTN V Perum Perumnas Tahun 2019 Seri A
- MTN V Perum Perumnas Tahun 2019 Seri B
- MTN VII Perum Perumnas Tahun 2019 Seri A
- MTN VII Perum Perumnas Tahun 2019 Seri B
- MTN VIII Perum Perumnas Tahun 2019
- MTN XI Perum Perumnas Tahun 2019 Seri A
- MTN XI Perum Perumnas Tahun 2019 Seri B
- MTN IX Perum Perumnas Tahun 2019
- Surat utang Jangka Panjang Yang Ditawarkan Melalui Penawaran Terbatas Perum Perumnas
Tahun 2020 Seri A
- Surat utang Jangka Panjang Yang Ditawarkan Melalui Penawaran Terbatas Perum Perumnas
Tahun 2020 Seri B
- LTN Subordinasi I Bank Artha Graha Internasional Tahap I Tahun 2020
- MTN Bhakti Multi Artha I Tahun 2022
- MTN Bintang Oto Global I Tahun 2021
- MTN Capital Financial Indonesia I Tahun 2021
- MTN Capital Strategic Invesco I Tahun 2022
- MTN City Retail Developments I Tahun 2021
- MTN I HK Realtindo Tahun 2017 Tahap I Seri A
- MTN I HK Realtindo Tahun 2017 Tahap I Seri B
- MTN I HK Realtindo Tahun 2017 Tahap I Seri C
- MTN I HK Realtindo Tahun 2017 Tahap II Seri A
- MTN I HK Realtindo Tahun 2017 Tahap II Seri B
- MTN V Hotel Indonesia Natour Tahun 2019
- MTN II LEN Industri Tahun 2016 Tahap I Seri A
- MTN II LEN Industri Tahun 2016 Tahap I Seri B
- MTN II LEN Industri Tahun 2016 Tahap II Seri A
- MTN II LEN Industri Tahun 2016 Tahap II Seri B
- MTN III LEN Industri Tahun 2016
- MTN I Len Industri Tahun 2018 Seri A
- MTN I Len Industri Tahun 2018 Seri B
- MTN II Len Industri Tahun 2019 Seri A
- MTN Metro Healthcare Indonesia I Tahun 2021
- MTN I MNC Leasing Tahun 2017 Seri A
- MTN I MNC Leasing Tahun 2017 Seri B
- MTN II MNC Leasing Tahun 2018
- MTN Syariah Ijarah I MNC Pictures Tahun 2018
- MTN Pacific Strategic Financial I Tahun 2021
- MTN Pan Pacific Investama I Tahun 2022
- MTN II PTPN V Tahun 2021
- MTN IV PTPN XIII Tahun 2016
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIII Tahun 2017 Seri A
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIII Tahun 2017 Seri B
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIII Tahun 2017 Seri C
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIII Tahun 2017 Seri D
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIV Tahun 2017 Seri A
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIV Tahun 2017 Seri B
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIV Tahun 2017 Seri D
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIV Tahun 2017 Seri E
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XVI Tahun 2017 Seri A
148
Page 173
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XVI Tahun 2017 Seri B
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XVII Tahun 2018
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XVIII Tahun 2018 Seri A
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIX Tahun 2018 Seri A
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIX Tahun 2018 Seri B
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIX Tahun 2018 Seri C
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIX Tahun 2018 Seri D
- MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIX Tahun 2018 Seri E
- Sukuk Mudharabah II PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2018 Seri A
- Sukuk Mudharabah II PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2018 Seri B
- Sukuk Mudharabah IV PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2020 Tahap I Seri A
- Sukuk Mudharabah IV PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2020 Seri A
- Sukuk Mudharabah IV PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2020 Seri D
- Sukuk Mudharabah IV PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2020 Seri B
- Sukuk Mudharabah IV PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2020 Seri C
- MTN II PT PNM Venture Capital tahun 2020
- Sukuk Mudharabah I PT PNM Ventura Syariah Tahun 2021
- MTN XIV PP Properti Tbk
- MTN II Radana Bhaskara Finance Tahun 2016 Seri A
- MTN II Radana Bhaskara Finance Tahun 2016 Seri B
- MTN II Radana Bhaskara Finance Tahun 2016 Seri C
- MTN I Radana Finance Tahun 2017 Seri A
- MTN I Radana Finance Tahun 2017 Seri B
- MTN I Radana Finance Tahun 2017 Seri C
- MTN I SKL Tahun 2017 Terkait KIK DRPT Seri A
- MTN II Tunas Baru Lampung Tahun 2017
- MTN III Tunas Baru Lampung Tahun 2018
- MTN Waskita Toll Road Tahun 2019
- MTN II Waskita Toll Road Tahun 2019
- MTN PT Waskita Karya Realty Tahun 2021
- MTN PT Waskita Fim Perkasa Realti Tahun 2021
- MTN IX Wika Realty Tahun 2019
- MTN Pintar Nusantara Sejahtera I Tahun 2017
9) INFORMASI
Alamat Wali Amanat:
Wali Amanat
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Divisi Treasury
Grup Kustodian dan Wali Amanat
Sinarmas MSIG Tower Lt. 9
Jl. Jend. Sudirman Kav.21
Jakarta Selatan 12920
Tel. (021) 5228737
Faksimili: (021) 5228738
Email : trustee_custody@bankbjb.co.id
149
Page 174
XIII. PERSYARATAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Prosedur Pemesanan Pembelian Obligasi Khusus Antisipasi Penyebaran Virus Corona
(Covid-19)
Sehubungan dengan anjuran Pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Propinsi DKI
Jakarta, untuk mengurangi interaksi sosial, menjaga jarak aman (physical distancing) dan menghindari
keramaian guna meminimalisir penyebaran penularan COVID-19, maka Perseroan dan Penjamin
Emisi Obligasi membuat langkah-langkah antisipasi sehubungan dengan proses atau mekanisme
pemesanan dan pembelian Obligasi Perseroan selama Masa Penawaran Umum.
1. Pemesan Yang Berhak
Pemesan yang berhak adalah perorangan warga negara Indonesia dan perorangan warga negara
asing dimanapun mereka bertempat tinggal, serta lembaga/badan hukum Indonesia ataupun asing
dimanapun mereka berkedudukan.
2. Pemesanan Pembelian Obligasi
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian
Obligasi (“FPPO”) yang disiapkan untuk keperluan ini yang dapat diperoleh dari Penjamin Emisi
Obligasisebagaimana tercantum pada Bab X dalam Prospektus ini, baik dalam bentuk fisik (hardcopy)
maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui email. Setelah FPPO diisi dengan lengkap dan
ditandatangani oleh pemesan, scan FPPO tersebut wajib disampaikan kembali, baik dalam bentuk fisik
(hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail, kepada Penjamin Emisi Obligasi dimana
pemesan memperoleh Prospektus dan FPPO. Pemesanan wajib dilengkapi dengan tanda jati diri (KTP/
paspor bagi perorangan dan anggaran dasar dan perubahannya yang memuat susunan pengurus
terakhir bagi badan hukum). Pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan.
Pemesanan pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas
tidak dilayani.
3. Jumlah Minimum Pemesanan
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah minimum sebesar Rp5.000.000,- (lima
juta Rupiah) atau kelipatannya.
4. Masa Penawaran Obligasi
Masa Penawaran Obligasi adalah tanggal 11 Juli 2022 pukul 09.00 WIB hingga tanggal 13 Juli 2022 pukul
16.00 WIB.
5. Pendaftaran
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan kepada
KSEI berdasarkan Perjanjian Tentang Pendaftaran Obligasi di KSEI antara Perseroan dengan KSEI
(“Perjanjian Tentang Pendaftaran Obligasi di KSEI”). Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI,
maka atas Obligasi ini berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang
diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan
diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil
Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal
Emisi;
b. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai
tanda bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut
merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
150
Page 175
c. Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI,
yang selanjutnya akan dikonfirmasikan oleh KSEI kepada Pemegang Rekening;
d. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang
berhak atas pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam
RUPO (kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Anak Perusahaan dan/atau Perusahaan
Afiliasi), serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi;
e. Pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan jumlah pokok Obligasi dan/atau pembayaran hak-hak lain
atas Obligasi (jika ada) akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran atas nama Perseroan
kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal pembayaran
Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga
Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang disampaikan
oleh KSEI kepada Perseroan. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah
Pemegang Obligasi yang memiliki Obligasi pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi;
f. Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan
RUPO yang diterbitkan oleh KSEI, dan wajib menyerahkan asli KTUR yang diterbitkan KSEI kepada
Wali Amanat;
g. Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/
dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai
dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Amanat
atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat, transaksi Obligasi yang penyelesaiannya
jatuh pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah
tanggal pelaksanaan RUPO;
h. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan pembelian Obligasi wajib membuka Rekening
Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi Pemegang Rekening Efek di
KSEI.
6. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi
Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian
Obligasi selama jam kerja dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau
Agen Penjualan yang ditunjuk, pada tempat dimana FPPO diperoleh, baik dalam bentuk hardcopy
maupun dalam bentuk softcopy yang disampaikan melalui email.
7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi
Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Agen Penjualan yang menerima pengajuan pemesanan
pembelian Obligasi akan menyerahkan kembali satu tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya,
baik secara hardcopy maupun softcopy melalui email, sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian
Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan merupakan jaminan
dipenuhinya pesanan.
8. Penjatahan Obligasi
Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka
penjatahan akan ditentukan oleh Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan porsi penjaminan masing-
masing dengan persetujuan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek dan Peraturan No.IX.A.7.
Tanggal Penjatahan adalah tanggal 14 Juli 2022.
Setiap Pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu
pemesanan efek untuk setiap Penawaran Umum. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Efek dan
terbukti bahwa pihak tertentu mengajukan pemesanan Efek melalui lebih dari Penjatahan hanya dapat
mengikutsertakan satu FPPO yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.
151
Page 176
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada
OJK paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No.IX.A.2.
Manajer Penjatahan yaitu PT Shinhan Sekuritas Indonesia akan menyampaikan Laporan Hasil
Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan
berpedoman pada Peraturan No.VIII.G.12 dan Peraturan No.IX.A.7, paling lambat 30 (tiga puluh) hari
setelah berakhirnya Masa Penawaran Obligasi.
9. Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi
Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, pemesan harus segera melaksanakan
pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau dengan bilyet giro atau cek yang ditujukan kepada
Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan atau kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di:
PT MNC Sekuritas PT Shinhan Sekuritas Indonesia
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk
Cabang: Wahid Hasyim Cabang: Bursa Efek Indonesia
No Rekening: 4783011916 No Rekening: 800158800400
Atas Nama: PT MNC Sekuritas Atas Nama: PT Shinhan Sekuritas Indonesia
Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek atau bilyet giro yang bersangkutan
harus dapat diuangkan atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 15 Juli 2022
(in good funds) pada rekening tersebut di atas. Semua biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran
merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
10. Distribusi Obligasi Secara Elektronik
Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 18 Juli 2022, Perseroan wajib
menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada
KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI.
Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi
tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI.
Segera setelah Obligasi diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, selanjutnya Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi ke dalam
Rekening Efek dari Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan
telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka tanggung
jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang
bersangkutan.
11. Penundaan Masa Penawaran Obligasi atau Pembatalan Penawaran Umum Serta
Pengembalian Uang Pemesanan
Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya Masa
Penawaran Obligasi, Perseroan dapat menunda Masa Penawaran Obligasi untuk masa paling lama
3 (tiga) bulan sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran atau membatalkan Penawaran Umum, dengan
ketentuan:
1. terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yang meliputi:
a. Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh perseratus) selama
3 (tiga) Hari Bursa berturut-turut;
b. Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan
terhadap kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
c. Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan
yang ditetapkan oleh OJK berdasarkan Formulir IX.A.2-11 sebagaimana ditentukan dalam
Peraturan No.IX.A.2;
152
Page 177
2. Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. mengumumkan penundaan Masa Penawaran Obligasi atau pembatalan Penawaran Umum
dalam paling kurang 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai
peredaran nasional paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah penundaan atau pembatalan
tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga
mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya;
b. menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Obligasi atau pembatalan Penawaran
Umum tersebut kepada OJK pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana
dimaksud dalam poin a di atas;
c. menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin a di atas kepada OJK
paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
d. Perseroan yang menunda Masa Penawaran Obligasi atau membatalkan Penawaran Umum
yang sedang dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib
mengembalikan uang pemesanan efek kepada pemesan paling lambat 2 (dua) hari kerja sejak
keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.
Jika terjadi penundaan atau pembatalan Penawaran Umum atau dalam hal suatu pemesanan Obligasi
ditolak sebagian atau seluruhnya sesuai ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Efek, maka:
1. Apabila uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi
atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan, maka Penjamin Emisi Obligasi atau
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan yang telah menerima uang pemesanan wajib
mengembalikan uang pemesanan kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja terhitung
sejak pengumuman keputusan penundaan atau pembatalan Penawaran Umum tersebut;
2. Apabila uang pemesanan telah diterima oleh Perseroan maka tanggung jawab pengembalian
tersebut menjadi tanggungan Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI,
dengan ketentuan Perseroan telah menerima dana hasil Emisi dengan demikian Perseroan
membebaskan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dari segala
tanggung jawabnya;
3. Jika terjadi keterlambatan maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi atau Perseroan wajib membayar kepada para
pemesan denda untuk tiap hari keterlambatan sebesar 1% (satu persen) di atas tingkat Bunga
Obligasi per tahun dari jumlah dana yang terlambat dibayar. Denda tersebut di atas dihitung dengan
ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan
adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. Denda dikenakan sejak hari ke-3 (ke-tiga) setelah berakhirnya
Perjanjian Penjaminan Emisi Efek yang dihitung secara harian.
4. Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak
datang untuk mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan penundaan
atau pembatalan Penawaran Umum tersebut atau berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Efek,
Perseroan dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi tidak
diwajibkan membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.
Perseroan yang melakukan penundaan sebagaimana dimaksud dalam Nomor 11 angka 1, dan akan
memulai kembali masa Penawaran Umum berlaku ketentuan sebagai berikut:
1. dalam hal penundaan masa Penawaran Umum disebabkan oleh kondisi Indeks harga saham
gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh perseratus) selama 3 (tiga) Hari Bursa
berturut-turut, maka Perseroan wajib memulai kembali masa Penawaran Umum paling lambat 8
(delapan) hari kerja setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan
paling sedikit 50% (lima puluh perseratus) dari total penurunan indeks harga saham gabungan
yang menjadi dasar penundaan;
2. dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali disebabkan
oleh kondisi Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh perseratus)
selama 3 (tiga) Hari Bursa berturut-turut, maka Perseroan dapat melakukan kembali penundaan
masa Penawaran Umum;
153
Page 178
3. wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum dan informasi
tambahan lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan masa
Penawaran Umum (jika ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang satu surat kabar harian
berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat satu hari kerja sebelum
dimulainya lagi masa Penawaran Umum. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar,
Perseroan dapat juga mengumumkan dalam media massa lainnya; dan
4. wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 3 kepada OJK paling
lambat satu hari kerja setelah pengumuman dimaksud.
12. Lain-lain
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak Pemesanan Pembelian
Obligasi secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
154
Page 179
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR
PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Prospektus dan FPPO dapat diperoleh pada Masa Penawaran Umum Obligasi pada tanggal 11 – 13 Juli
2022 melalui email kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berikut ini:
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI
PT MNC Sekuritas PT Shinhan Sekuritas Indonesia
MNC Financial Center Lt. 15-16 Equity Tower, SCBD Lantai 50
Jl. Kebon Sirih No. 21-27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 10340 Jakarta 12190
Tel. (021) 2980 3111 Tel. (021) 8086 9900
Fax. (021) 3983 6868 Fax. (021) 5140 2372
Email: ib.mncs@mncgroup.com Email: dcm.shinhan@gmail.com
155
Page 180
Halaman ini sengaja dikosongkan
Page 181
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
157
Page 182
Halaman ini sengaja dikosongkan
Page 183
159
Page 184
160
Page 185
161
Page 186
162
Page 187
163
Page 188
164
Page 189
165
Page 190
166
Page 191
167
Page 192
168
Page 193
169
Page 194
170
Page 195
171
Page 196
172
Page 197
173
Page 198
174
Page 199
175
Page 200
176
Page 201
177
Page 202
178
Page 203
179
Page 204
180
Page 205
181
Page 206
182
Page 207
183
Page 208
184
Page 209
185
Page 210
186
Page 211
XVI. LAPORAN KEUANGAN
187
Page 212
Halaman ini sengaja dikosongkan
Page 213
Page 214
Halaman ini sengaja dikosongkan
Page 215
191
Page 216
192
Page 217
193
Page 218
194
Page 219
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember 2021/ Catatan/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 Notes December 31, 2020
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas 95.141.814 2,4 30.173.064 Cash and cash equivalents
Piutang usaha 2,5 Trade receivables
Pihak ketiga 63.458.388 15 121.313.693 Third parties
Pihak berelasi 1.363.933 31 370.882 Related parties
Piutang lain-lain - pihak ketiga 4.480.543 2,5 3.904.000 Other receivables - third parties
Persediaan 5.823.290 2,7,15 6.826.496 Inventories
Uang muka 16.209.103 6 16.436.930 Advances
Pajak dibayar di muka 914.755 2,8 990.536 Prepaid taxes
Biaya dibayar di muka, neto 1.466.604 2,9 1.659.035 Prepaid expenses, net
Aset lancar lain-lain, neto 34.431 2,14 694.081 Other current assets, net
Total Aset Lancar 188.892.861 182.368.717 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Properti investasi, neto 2.143.094.167 2,10,15 2.191.068.518 Investment properties, net
Aset tetap, neto 759.682.221 2,11,15 809.951.582 Fixed assets, net
Proyek dalam penyelesaian 3.077.081.120 2,12,15 3.056.766.693 Constructions in progress
Tanah untuk pengembangan 336.961.165 2,13 336.961.165 Land for development
Aset pajak tangguhan, neto 76.197.201 2,19 57.872.138 Deferred tax asset, net
Aset keuangan tidak lancar lainnya 21.876.870 2,4,15 20.857.203 Other non-current financial assets
Aset tidak lancar lain-lain, neto 248.985 2,14,31 274.966 Other non-current assets, net
Total Aset Tidak Lancar 6.415.141.729 6.473.752.265 Total Non-Current Assets
TOTAL ASET 6.604.034.590 6.656.120.982 TOTAL ASSETS
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang bank jangka pendek 210.000.000 2,15,18 210.000.000 Short-term bank loans
Utang obligasi, neto 294.840.589 2,16 - Bonds payable, net
Utang usaha - pihak ketiga 78.792.947 2,20 106.716.153 Trade payables - third parties
Utang lain-lain - pihak ketiga 19.618.615 2 43.410.943 Other payables - third parties
Utang dividen 1.208.440 2,22 1.208.440 Dividends payable
Beban akrual 2,15,16,18 Accrued expenses
Pihak ketiga 83.045.783 80.138.413 Third parties
Pihak berelasi 2.645.651 31 3.388.745 Related party
Utang pajak 60.434.447 2,19 67.003.178 Taxes payable
Bagian jangka pendek atas: Current maturities of:
Liabilitas sewa 578.050 2,21 571.423 Lease liabilities
Pinjaman jangka panjang 4.000.000 2,33f 12.000.000 Long-term borrowing
Utang bank jangka panjang, neto 380.775.000 2,15,18 8.400.000 Long-term bank loans, net
Pendapatan diterima di muka 44.950.744 2,17 58.523.603 Unearned income
Uang jaminan penyewa 19.339.042 2 17.979.985 Tenant deposits
Beban bunga pinjaman yang
ditangguhkan 86.839.816 2,18 - Deferred loan interest
Total Liabilitas Jangka Pendek 1.287.069.124 609.340.883 Total Current Liabilities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes form an integral part of these
merupakan bagian integral dari laporan keuangan consolidated financial statements.
konsolidasian ini.
195
Page 220
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember 2021/ Catatan/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 Notes December 31, 2020
LIABILITAS DAN LIABILITIES
EKUITAS (LANJUTAN) AND EQUITY (CONTINUED)
LIABILITAS JANGKA PANJANG LONG-TERM LIABILITIES
Bagian jangka panjang atas: Long-term portion of:
Liabilitas sewa 398.815 2,21 589.990 Lease liabilities
Pinjaman jangka panjang - 2,33f 11.000.000 Long-term borrowing
Utang bank jangka panjang, neto 2.519.755.245 2,15,18 2.896.591.526 Long-term bank loans, net
Pendapatan diterima di muka 1.223.897 2,17 5.336.906 Unearned income
Uang jaminan penyewa 34.189.147 2 56.382.191 Tenant deposits
Beban bunga pinjaman yang
ditangguhkan 247.077.029 2,18 149.947.634 Deferred loan interest
Liabilitas imbalan kerja karyawan 11.033.871 2,30 12.823.071 Employee benefits liability
Total Liabilitas Jangka Panjang 2.813.678.004 3.132.671.318 Total Long-term Liabilities
TOTAL LIABILITAS 4.100.747.128 3.742.012.201 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal
Rp500 (angka penuh)
per saham Share capital - at par value
Modal dasar - of Rp500 (full amount) each
10.000.000.000 saham Authorized -
Modal ditempatkan 10,000,000,000 shares
dan disetor penuh - Issued and fully paid -
3.141.390.962 saham 1.570.695.481 22 1.570.695.481 3,141,390,962 shares
Tambahan modal disetor 454.133.542 2,22 454.133.542 Additional paid-in capital
Selisih transaksi dengan Difference in value of transaction
kepentingan nonpengendali (199.483) (199.483) with non-controlling interest
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 7.500.000 7.500.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 462.910.355 874.127.479 Unappropriated
Penghasilan komprehensif lainnya 8.259.625 2,30 7.858.803 Other comprehensive income
Ekuitas yang dapat diatribusikan Equity attributable to owners
kepada pemilik entitas induk 2.503.299.520 2.914.115.822 of the parent entity
Kepentingan nonpengendali (12.058) 22 (7.041) Non-controlling interests
TOTAL EKUITAS 2.503.287.462 2.914.108.781 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 6.604.034.590 6.656.120.982 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes form an integral part of these
merupakan bagian integral dari laporan keuangan consolidated financial statements.
konsolidasian ini.
196
Page 221
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN CONSOLIDATED STATEMENTS
RUGI KOMPREHENSIF OF PROFIT OR LOSS AND
LAIN KONSOLIDASIAN OTHER COMPREHENSIVE LOSS
Untuk Tahun yang Berakhir pada For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 December 31, 2021 and 2020
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2021 Notes 2020
PENJUALAN DAN SALES AND
PENDAPATAN USAHA 290.570.233 2,23,31 324.131.001 OPERATING REVENUES
BEBAN POKOK PENJUALAN 2,10 COST OF SALES AND
DAN BEBAN LANGSUNG (214.246.136) 11,24,31 (235.807.308) DIRECT COSTS
LABA BRUTO 76.324.097 88.323.693 GROSS PROFIT
Beban penjualan (7.607.818) 2,25 (10.074.155) Selling expenses
Beban umum dan administrasi (134.258.589) 2,11,26 (139.724.356) General and administrative expenses
Pendapatan lainnya 3.706.594 2,11,27 3.633.852 Other income
Beban lainnya (5.310.054) 2,5,28 (4.870.234) Other expenses
RUGI USAHA (67.145.770) (62.711.200) OPERATING LOSS
Beban keuangan (343.635.254) 2,15,16,29 (332.468.608) Finance expenses
Pendapatan keuangan 2.041.133 2,29 1.158.099 Finance income
RUGI TAHUN BERJALAN LOSS FOR THE YEAR
SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL BEFORE FINAL TAX EXPENSE
DAN PAJAK PENGHASILAN (408.739.891) (394.021.709) AND INCOME TAX
BEBAN PAJAK FINAL (20.807.313) 2,19 (26.102.277) FINAL TAX EXPENSE
RUGI TAHUN BERJALAN LOSS FOR THE YEAR
SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (429.547.204) (420.123.986) BEFORE INCOME TAX
MANFAAT PAJAK PENGHASILAN 18.325.063 2,19 19.950.907 INCOME TAX BENEFIT
RUGI TAHUN BERJALAN (411.222.141) (400.173.079) LOSS FOR THE YEAR
PENGHASILAN (RUGI) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN: INCOME (LOSS):
Pos yang tidak akan Item that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Keuntungan (kerugian) aktuarial atas Actuarial gain (loss) on
liabilitas imbalan kerja karyawan 400.822 2,30 (846.451) employee benefits liability
TOTAL RUGI KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE LOSS
TAHUN BERJALAN (410.821.319) (401.019.530) FOR THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes form an integral part of these
merupakan bagian integral dari laporan keuangan consolidated financial statements.
konsolidasian ini.
197
Page 222
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI CONSOLIDATED STATEMENTS
DAN RUGI KOMPREHENSIF OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
LAIN KONSOLIDASIAN (lanjutan) COMPREHENSIVE LOSS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 December 31, 2021 and 2020
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2021 Notes 2020
RUGI TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT LOSS FOR THE YEAR
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk (411.217.124) (400.166.122) Owners of the parent entity
Kepentingan nonpengendali (5.017) 22 (6.957) Non-controlling interests
TOTAL (411.222.141) (400.173.079) TOTAL
TOTAL RUGI KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN YANG LOSS FOR THE
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: YEAR ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk (410.816.302) (401.012.573) Owners of the parent entity
Kepentingan nonpengendali (5.017) 22 (6.957) Non-controlling interests
TOTAL (410.821.319) (401.019.530) TOTAL
RUGI PER SAHAM DASAR BASIC LOSS PER
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN SHARE ATTRIBUTABLE TO
KEPADA PEMILIK ENTITAS OWNERS OF THE PARENT
INDUK (angka penuh) (131) 2 (127) ENTITY (full amount)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes form an integral part of these
merupakan bagian integral dari laporan keuangan consolidated financial statements.
konsolidasian ini.
198
Page 223
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk/Equity Attributable to Owners of the Parent Entity
The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.
Selisih
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. DAN ENTITAS TransaksiANAKNYA
Dengan PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES
Kepentingan
LAPORAN ModalPERUBAHAN
Saham EKUITAS KONSOLIDASIAN
Nonpengendali/ CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir
Ditempatkan pada
dan Tanggal-Tanggal 31 Desember
Differences in2021 danSaldo
2020Laba/Retained Earnings Penghasilan For the Years Ended December 31, 2021 and 2020
(DisajikanDisetor
dalamPenuh/
ribuan Rupiah, Kecuali Dinyatakan
Tambahan Value of Lain) Komprehensif (Expressed in thousands Kepentingan
of Indonesian Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Issued and Modal Disetor/ Transaction with Telah Ditentukan Belum Ditentukan Lainnya/ Nonpengendali/
Fully Paid Additional Non-controlling Penggunaannya/ Penggunaannya/ Other Comprehensive Sub-total/ Non-controlling Total Ekuitas/
Share Capital Paid-in Capital Interests Appropriated Unappropriated Income Sub-total Interests Total Equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2019 1.570.695.481 454.133.542 (199.483 ) 7.500.000 1.274.293.601 8.705.254 3.315.128.395 (84 ) 3.315.128.311 Balance as of December 31, 2019
Total rugi komprehensif tahun berjalan - Ekuitas yang Dapat- Diatribusikan kepada- Pemilik Entitas Induk/Equity
- Attributable
(400.166.122to)Owners of the Parent) Entity
(846.451 (401.012.573 ) (6.957 ) (401.019.530 ) Total comprehensive loss for the year
Saldo pada tanggal 31 Desember 2020 1.570.695.481 454.133.542 Selisih
(199.483 ) 7.500.000 874.127.479 7.858.803 2.914.115.822 (7.041 ) 2.914.108.781 Balance as of December 31, 2020
Transaksi Dengan
Total rugi komprehensif tahun berjalan - - Kepentingan - - (411.217.124) 400.822 (410.816.302) (5.017) (410.821.319) Total comprehensive loss for the year
Modal Saham Nonpengendali/
Saldo pada tanggal 31 Desember 2021 Ditempatkan dan
1.570.695.481 454.133.542 Differences in )
(199.483 Saldo Laba/Retained Earnings
7.500.000 462.910.355 Penghasilan
8.259.625 2.503.299.520 (12.058) 2.503.287.462 Balance as of December 31, 2021
Disetor Penuh/ Tambahan Value of Komprehensif Kepentingan
Issued and Modal Disetor/ Transaction with Telah Ditentukan Belum Ditentukan Lainnya/ Nonpengendali/
Fully Paid Additional Non-controlling Penggunaannya/ Penggunaannya/ Other Comprehensive Sub-total/ Non-controlling Total Ekuitas/
Share Capital Paid-in Capital Interests Appropriated Unappropriated Income Sub-total Interests Total Equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2019 1.570.695.481 454.133.542 (199.483 ) 7.500.000 1.274.293.601 8.705.254 3.315.128.395 (84 ) 3.315.128.311 Balance as of December 31, 2019
Total rugi komprehensif tahun berjalan - - - - (400.166.122 ) (846.451 ) (401.012.573 ) (6.957 ) (401.019.530 ) Total comprehensive loss for the year
Saldo pada tanggal 31 Desember 2020 1.570.695.481 454.133.542 (199.483 ) 7.500.000 874.127.479 7.858.803 2.914.115.822 (7.041 ) 2.914.108.781 Balance as of December 31, 2020
Total rugi komprehensif tahun berjalan - - - - (411.217.124) 400.822 (410.816.302) (5.017) (410.821.319) Total comprehensive loss for the year
Saldo pada tanggal 31 Desember 2021 1.570.695.481 454.133.542 (199.483 ) 7.500.000 462.910.355 8.259.625 2.503.299.520 (12.058) 2.503.287.462 Balance as of December 31, 2021
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini. The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements.
199
Page 224
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir pada For the Years Ended
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 December 31, 2021 and 2020
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2021 Notes 2020
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 321.660.383 367.710.159 Cash receipts from customers
Pembayaran kas ke kontraktor, Cash paid to contractors,
pemasok dan beban lainnya (162.977.999) (136.613.056) suppliers and other expenses
Pembayaran kas untuk bunga dan Cash paid for interest and
beban pembiayaan lainnya (145.579.112) (191.769.876) other financing cost
Pembayaran kas untuk pajak (44.743.991) (11.113.888) Cash paid for taxes
Pembayaran kas ke karyawan (105.432.841) (109.672.976) Cash paid to employees
Pembayaran kas untuk asuransi (14.754.784) (5.114.685) Cash paid for insurance
Penerimaan kas dari bunga 2.041.133 1.870.590 Cash receipts from interests
Kas neto yang digunakan Net cash used in
untuk aktivitas operasi (149.787.211) (84.703.732) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan aset tetap 2.206.500 11 875.000 Proceeds from sale of fixed assets
Pencairan (penempatan) dana yang Withdrawal (placement) of
dibatasi penggunaannya, neto (1.019.666) 32.118.142 restricted funds, net
Perolehan aset tetap (5.915.242) 11 (3.330.267) Acquisition of fixed assets
Perolehan properti investasi (1.636.087) 10 (563.365) Acquisition of investment properties
Pembayaran kas ke kontraktor Cash payments to contractors
dan pemasok (40.084.176) (5.037.087) and suppliers
Penerimaan dari pengembalian Proceed from refund of
uang muka pembelian tanah - 64.350.000 advance of land purchase
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by
(digunakan untuk) (used in)
aktivitas investasi (46.448.671) 88.412.423 investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari penerbitan Obligasi Proceeds from issuance of Continuance
Berkelanjutan II tahun 2021 Tahap I Bonds II Year 2021 Phase I
dan II (setelah dikurangi biaya emisi and II (net of bonds issuance costs
obligasi Rp6.636.989) 289.688.011 16 - amounting to Rp6,636,989)
Pembayaran liabilitas sewa (641.501) 21 (323.210) Payments of lease liabilities
Pembayaran utang bank (8.400.000) 15 (37.605.000) Payments of bank loans
Pembayaran pinjaman jangka panjang (19.000.000) (7.000.000) Payments of long-term borrowing
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by
(digunakan untuk) (used in)
aktivitas pendanaan 261.646.510 (44.928.210) financing activities
Pengaruh neto atas perubahan kurs Net effect of exchange rates on
pada kas dan setara kas cash and cash equivalents
yang didenominasi dalam denominated in
mata uang asing (441.878) (33.993) foreign currencies
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes form an integral part of these
merupakan bagian integral dari laporan keuangan consolidated financial statements.
konsolidasian ini.
200
Page 225
The original consolidated financial statements included
herein are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (lanjutan) CONSOLIDATED STATEMENTS
Untuk Tahun yang Berakhir pada OF CASH FLOWS (continued)
Tanggal-Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 For the Years Ended December 31, 2021 and 2020
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2021 Notes 2020
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO NET INCREASE (DECREASE) IN
KAS DAN SETARA KAS 64.968.750 (41.253.512) CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 30.173.064 71.426.576 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 95.141.814 4 30.173.064 AT END OF YEAR
Informasi tambahan atas transaksi nonkas disajikan pada Catatan 36. Supplementary information on non-cash transactions are disclosed in
8
Note 36.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes form an integral part of these
merupakan bagian integral dari laporan keuangan consolidated financial statements.
konsolidasian ini.
201
Page 226
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Perusahaan dan informasi umum a. The Company’s establishment and other
lainnya general information
PT Duta Anggada Realty Tbk. (“Perusahaan”) PT Duta Anggada Realty Tbk. (the “Company”)
didirikan di Republik Indonesia dengan nama was established in the Republic of Indonesia as
PT Duta Anggada Inti Pratama pada tanggal 30 PT Duta Anggada Inti Pratama on
Desember 1983 berdasarkan Akta Notaris December 30, 1983 based on Notarial Deed
Buniarti Tjandra, S.H., No. 196 dan kemudian No. 196 of Buniarti Tjandra, S.H., and
diubah menjadi PT Duta Anggada Realty Tbk., subsequently changed its name to PT Duta
sejak bulan April 1997. Akta Pendirian ini Anggada Realty Tbk., effective since April
disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat 1997. The Deed of Establishment was
Keputusan No. C2-3339.HT.01.01.TH.84 approved by the Ministry of Justice in its
tanggal 12 Juni 1984 dan diumumkan dalam Decision Letter No. C2-3339.HT.01.01.TH.84
Lembaran Berita Negara No. 60, Tambahan No. dated June 12, 1984 and was published in State
764 tanggal 27 Juli 1984. Anggaran Dasar Gazette No. 60, Supplement No. 764 dated July
Perusahaan telah mengalami beberapa kali 27, 1984. The Company’s Articles of
perubahan, perubahan terakhir berdasarkan Association has been amended several times,
Akta Notaris Fathiah Helmi, S.H., No. 69 the last amendment was based on Notarial
tanggal 28 Agustus 2020 mengenai perubahan Deed No. 69 of Fathiah Helmi, S.H., dated
Anggaran Dasar sesuai dengan Peraturan August 28, 2020 regarding the amendment of
Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020. Article of Association in compliance with the
Perubahan ini telah diterima oleh Menteri Financial Service Authority Regulation No.
Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat 15/POJK.04/2020. The amendment had been
No. AHU-0066001.AH.01.02 Tahun 2020 accepted by the Ministry of Law and Human
tanggal 24 September 2020. Rights in its Letter No. AHU-0066001.AH.01.02
Tahun 2020 dated September 24, 2020.
Sesuai dengan Pasal 3 dari Anggaran Dasar In accordance with Article 3 of the Company’s
Perusahaan, Perusahaan terutama bergerak Articles of Association, the Company is mainly
dalam bidang pembangunan real estat. engaged in real estate development. Currently,
Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan the Company’s scope of activities comprises of
Perusahaan adalah pembangunan, penjualan, development, sales, rental and managing of
penyewaan dan pengelolaan bangunan apartment, office buildings, shopping centers,
apartemen, perkantoran, pusat perbelanjaan, tourism hospitality and other related activities.
pariwisata perhotelan dan kegiatan usaha lain
yang berhubungan.
Kantor pusat Perusahaan berlokasi di Gedung The Company’s head office is located at Chase
Chase Plaza, Jalan Jenderal Sudirman Plaza Building, Jalan Jenderal Sudirman
Kav. 21, Jakarta. Proyek Perusahaan terdiri Kav. 21, Jakarta. The Company’s projects
atas apartemen, perkantoran, hotel dan pusat consist of apartments, office buildings, hotels
perbelanjaan yang berlokasi di Jakarta dan Bali. and shopping centers located in Jakarta and
Bali.
Perusahaan memulai kegiatan usaha The Company commenced its commercial
komersialnya pada tahun 1984. operations in 1984.
Perusahaan dan entitas anak tidak memiliki The Company and its subsidiaries do not have
entitas induk dan entitas induk terakhir yang parent entity and ultimate parent entity which
memiliki pengendalian atas Perusahaan dan has control over the Company and its
entitas anak. Bapak Hartadi Angkosubroto subsidiaries. Mr. Hartadi Angkosubroto is the
adalah pengendali Perusahaan dan entitas controller of the Company and its subsidiaries
anak karena sebagai pemegang saham utama considering that he is the main shareholder of
PT Duta Anggada yang merupakan pemegang PT Duta Anggada which is the Company’s
saham Perusahaan. shareholder.
202
Page 227
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Penawaran umum saham Perusahaan dan b. Public offering of the Company’s shares of
kegiatan perusahaan lainnya stock and other corporate actions
Perusahaan melakukan penawaran umum The Company initially offered 10,000,000
sejumlah 10.000.000 saham melalui bursa efek shares through the stock exchange in Indonesia
di Indonesia pada tahun 1990 sesuai dengan in 1990 based on the Decision Letter of
Surat Ijin Menteri Keuangan the Ministry of Finance No. SI-
No. SI-089/SHM/MK.10/1990 tanggal 21 Maret 089/SHM/MK.10/1990 dated March 21, 1990.
1990. Pada tanggal 8 November 1991, On November 8, 1991, all of the Company’s
Perusahaan telah mencatatkan seluruh modal issued and fully paid shares are listed on the
saham yang ditempatkan dan disetor pada Jakarta Stock Exchange which now has
Bursa Efek Jakarta yang sekarang telah become the Indonesia Stock Exchange.
menjadi Bursa Efek Indonesia.
Ringkasan kegiatan Perusahaan (corporate The summary of the Company’s corporate
actions) sejak tanggal penawaran umum actions from the date of initial public offering up
perdana saham sampai dengan tanggal to December 31, 2021 is as follow:
31 Desember 2021 adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham/ Tanggal/
Kegiatan Perusahaan Number of Shares Date Company’s Corporate Actions
Penawaran umum perdana dan pencatatan Initial public offering and partial listing of
sebagian saham Perusahaan pada 8 Mei 1990/ the Company’s shares of stock on
Bursa Efek Indonesia 10.000.000 May 8, 1990 the Indonesia Stock Exchange
8 Mei 1990/ Listing of the Company’s additional
Pencatatan tambahan saham Perusahaan 6.250.000 May 8, 1990 shares of stock
8 November 1991/ Listing of the Company’s additional
Pencatatan tambahan saham Perusahaan 49.750.000 November 8, 1991 shares of stock
30 Juni 1992/
Pembagian saham bonus 65.000.000 June 30, 1992 Distribution of bonus shares
30 Juni 1992/
Pembagian dividen saham 1.000.000 June 30, 1992 Distribution of stock dividends
17 November 1993/
Penawaran saham terbatas 33.000.000 November 17, 1993 Rights issue
21 November 1994/
Pembagian saham bonus 110.000.000 November 21, 1994 Distribution of bonus shares
Perubahan nilai nominal saham dari Change in the par value of
Rp1.000 (angka penuh) menjadi shares from Rp1,000 (full amount)
Rp500 (angka penuh) 28 Juli 1997/ into Rp500 (full amount)
per saham (stock split) 275.000.000 July 28, 1997 per share (stock split)
Penambahan saham Perusahaan Issuance of the Company’s
sehubungan dengan restrukturisasi 26 Desember 2005/ shares in connection with the
pinjaman Perusahaan 880.695.481 December 26, 2005 Company’s debt restructuring
29 Juni 2007/
Pembagian saham bonus 1.430.695.481 June 29, 2007 Distribution of bonus shares
Penambahan saham Perusahaan
dalam rangka penyelesaian 19 Juli 2012/ Issuance of the Company’s share capital
pinjaman Perusahaan 280.000.000 July 19, 2012 in settlement of the Company’s loan
Total 3.141.390.962 Total
203
Page 228
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Penawaran umum saham Perusahaan dan b. Public offering of the Company’s shares of
kegiatan perusahaan lainnya (lanjutan) stock and other corporate actions
(continued)
Penawaran Umum Obligasi Perusahaan Public Offering of Company Bonds
Pada tahun 1994, Perusahaan menerbitkan In 1994, the Company issued Bonds I Duta
Obligasi I Duta Anggada Realty dengan jumlah Anggada Realty with a principal amount of
pokok sebesar Rp25.000.000 dengan suku Rp25,000,000 with an interest rate of 14.50%
bunga 14,50% per tahun. Jatuh tempo obligasi per annum. The maturity date of this bond is
ini adalah pada tanggal 8 Juni 1999. June 8, 1999.
Pada tahun 1995, Perusahaan menerbitkan In 1995, the Company issued Bonds II Duta
Obligasi II Duta Anggada Realty dengan jumlah Anggada Realty with a principal amount of
pokok sebesar Rp100.000.000 dengan suku Rp100,000,000 with an interest rate of 18.00%
bunga 18,00% per tahun. Jatuh tempo obligasi per annum. The maturity date of this bond is
ini adalah pada tanggal 1 Maret 2001. March 1, 2001.
Pada tahun 2013, Perusahaan menerbitkan In 2013, the Company issued Continuous
Obligasi Berkelanjutan I Duta Anggada Realty Bonds I Duta Anggada Realty Phase I with a
Tahap I dengan jumlah pokok sebesar principal amount of Rp250,000,000 with an
Rp250.000.000 dengan suku bunga 12,25% per interest rate of 12.25% per annum. The maturity
tahun. Jatuh tempo obligasi ini adalah pada date of this bond is October 8, 2018. On August
tanggal 8 Oktober 2018. Pada tanggal 23 23, 2017, based on the results of the general
Agustus 2017, berdasarkan hasil rapat umum meeting of bondholders on July 27, 2017, the
pemegang obligasi pada tanggal 27 Juli 2017, Company made early settlement of the bonds
Perusahaan telah melakukan pelunasan payable.
dipercepat atas utang obligasi ini.
c. Struktur Perusahaan dan entitas anak c. The Company and subsidiaries’ structure
Perusahaan mempunyai kepemilikan saham The Company has direct share ownerships in
secara langsung pada entitas anak berikut the following subsidiaries (together with the
(bersama dengan Perusahaan selanjutnya Company hereinafter referred to as the
disebut “Kelompok Usaha”): “Group”):
Persentase Kepemilikan/
Percentage of Ownership Total Aset/Total Asset
Entitas Anak/ Lokasi/ Kegiatan Usaha/ 31 Des. 2021/ 31 Des. 2020/ 31 Des. 2021/ 31 Des. 2020/
Subsidiaries Location Operations Dec. 31, 2021 Dec. 31, 2020 Dec. 31, 2021 Dec. 31, 2020
PT Duta Buana Permai Pengembang properti/
a)
Development (DBPD) Jakarta Property developer 99,95% 99,95% 12.601.922 17.210.056
PT Grahabakti Pengembang properti/
b)
Abadi (GBA) Jakarta Property developer 99,95% 99,95% 11.264.382 11.264.382
PT Banten Energy Pengembang properti/
c)
International (BEI) Jakarta Property developer 99,99% 99,99% 49.074.508 49.074.628
PT Duta Hotel Pariwisata perhotelan/
d)
Manajemen (DHM) Jakarta Tourism hospitality 99,98% 99,98% 754.280 762.040
PT Premiera Pariwisata perhotelan/
e)
Anggada (PA) Jakarta Tourism hospitality 99,96% 99,96% 112.752.853 111.260.566
a) Memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1993 a) Commenced its commercial operations in 1993
dan saat ini tidak aktif. and currently inactive.
b) Tidak aktif sejak tahun 1994. b) Has been inactive since 1994.
c) Diakuisisi pada tanggal 8 November 2013 dan c) Acquired on November 8, 2013 and has not yet
belum memulai kegiatan komersialnya. commenced its commercial operations.
d) Didirikan pada tanggal 11 Maret 2014 dan belum d) Established on March 11, 2014 and has not yet
memulai kegiatan komersialnya. commenced its commercial operations.
e) Diakuisisi pada tanggal 4 Februari 2016 dan sudah e) Acquired on February 4, 2016 and has
memulai kegiatan komersialnya pada bulan commenced its commercial operations in
Oktober 2018. October 2018.
204
Page 229
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Struktur Perusahaan dan entitas anak c. The Company and subsidiaries’ structure
(lanjutan) (continued)
DBPD DBPD
DBPD didirikan pada tanggal 24 Januari 1983 DBPD was established on January 24, 1983
berdasarkan Akta Notaris Buniarti Tjandra, based on the Notarial Deed of Buniarti
S.H., No. 55. Akta pendirian ini disahkan oleh Tjandra, S.H., No. 55. The Deed of
Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. Establishment was approved by the Ministry
C2-4941.HT.01.01.TH.83 tanggal 4 Juli 1983 of Justice in its Decision Letter No. C2-
dan diumumkan dalam Lembaran Berita 4941.HT.01.01.TH.83 dated July 4, 1983 and
Negara No. 74 tanggal 16 September 1983, was published in State Gazette No. 74 dated
Tambahan No. 848. Perusahaan memperoleh September 16, 1983, Supplement No. 848.
pengendalian atas DBPD pada tahun 1991. The Company has control over DBPD in
1991.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Extraordinary Shareholders’
Luar Biasa DBPD yang diaktakan dengan Akta General Meeting of DBPD which was
Notaris Vincent Sugeng Fajar, S.H., M.Kn., notarized by Notarial Deed No. 27 of Vincent
No. 27 tanggal 13 September 2013, pemegang Sugeng Fajar, S.H., Mkn., dated September
saham DBPD menyetujui penjualan saham 13, 2013, the shareholders of DBPD
DBPD yang dimiliki oleh GBA sebanyak 1 (satu) approved the sale of DPBD share capital
saham kepada Bapak Hartadi Angkosubroto. owned by GBA of 1 (one) share to Mr. Hartadi
Keputusan ini telah diterima dan dicatat oleh Angkosubroto. This decision has been
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam received and recorded by the Ministry of Law
Surat No. AHU-AH.01.10-44305 tanggal and Human Rights in its Letter No. AHU-
25 Oktober 2013, oleh karena itu, kepemilikan AH.01.10-44305 dated October 25, 2013,
efektif Perusahaan berubah menjadi 99,95%. therefore, the Company’s effective ownership
was changed to 99.95%.
GBA GBA
GBA didirikan pada tanggal 15 Juni 1988 GBA was established on June 15, 1988 based
berdasarkan Akta Notaris Esther Daniar on the Notarial Deed of Esther Daniar
Iskandar S.H., No. 101. Akta pendirian ini Iskandar S.H., No. 101. The Deed of
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Establishment was approved by the Ministry
Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2- of Justice in its Decision Letter No. C2-
10984.HT.01.01-TH.88 tanggal 30 November 10984.HT.01.01-TH.88 dated November 30,
1988 dan diumumkan dalam Lembaran Berita 1988 and was published in State Gazette No.
Negara No. 3555 tanggal 24 April 1995, 3555 dated April 24, 1995, Supplement No.
Tambahan No. 33. Perusahaan memperoleh 33. The Company has control over GBA in
pengendalian atas GBA pada tahun 1994. 1994.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Extraordinary Shareholders’
Luar Biasa GBA yang diaktakan dengan Akta General Meeting of GBA which was notarized
Notaris Vincent Sugeng Fajar, S.H., M.Kn., by Notarial Deed No. 25 of Vincent Sugeng
No. 25 tanggal 13 September 2013, pemegang Fajar, S.H., Mkn., dated September 13, 2013,
saham GBA menyetujui penjualan saham GBA the shareholders of GBA approved the sale of
yang dimiliki oleh DBPD sebanyak 1 (satu) GBA share capital owned by DBPD of 1 (one)
saham kepada Bapak Hartadi Angkosubroto. share to Mr. Hartadi Angkosubroto. This
Keputusan ini telah diterima dan dicatat oleh decision has been received and recorded by
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam the Ministry of Law and Human Rights in its
Surat No. AHU-AH.01.10-46166 tanggal Letter No. AHU-AH.01.10-46166 dated
4 November 2013, oleh karena itu, kepemilikan November 4, 2013, therefore, the Company’s
efektif Perusahaan berubah menjadi 99,95%. effective ownership was changed to 99.95%.
205
Page 230
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Struktur Perusahaan dan entitas anak c. The Company and subsidiaries’ structure
(lanjutan) (continued)
BEI BEI
BEI didirikan pada tanggal 21 Februari 2011 BEI was established on February 21, 2011
berdasarkan Akta Notaris Buniarti Tjandra S.H., based on the Notarial Deed of Buniarti
No. 69. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Tjandra S.H., No. 69. The Deed of
Kehakiman dalam Surat Keputusan Establishment was approved by the Ministry
No. AHU-47716.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal of Justice in its Decision Letter
30 September 2011 dan diumumkan dalam No. AHU-47716.AH.01.01.Tahun 2011 dated
Lembaran Berita Negara No. 68671 tanggal September 30, 2011 and was published in
13 November 2012, Tambahan No. 91. State Gazette No. 68671 dated November
13, 2012, Supplement No. 91.
Berdasarkan Akta Notaris Vincent Sugeng Based on the Notarial Deed of Vincent
Fajar, S.H., M.Kn., No. 9 dan 10 tanggal Sugeng Fajar, S.H., M.Kn., No. 9 and 10
8 November 2013, Perusahaan membeli dated November 8, 2013, the Company
99,97% kepemilikan saham atau sebanyak purchased 99.97% share ownership or as
3.669 saham BEI dengan harga perolehan much as 3,669 shares of the BEI at an
sebesar Rp3.669.000. Perubahan pemegang acquisition cost of Rp3,669,000. Changes in
saham BEI telah disetujui oleh pemegang BEI shareholders have been approved by
saham pada Rapat Umum Pemegang Saham shareholders at the BEI Extraordinary
Luar Biasa BEI yang diaktakan dengan Akta General Meeting of Shareholders which is
Notaris Vincent Sugeng Fajar, S.H., M.Kn., notarized by the Notarial Deed Vincent
No. 8 tanggal 8 November 2013. Sugeng Fajar, S.H., M.Kn., No. 8 dated
November 8, 2013.
Berdasarkan Akta Notaris Vincent Sugeng Fajar Based on the Notarial Deed of Vincent
S.H., M.Kn., No. 16 tanggal 28 Januari 2014, Sugeng Fajar, S.H., M.Kn., No. 16 dated
yang telah mendapat persetujuan dari Menteri January 28, 2014, which was approved by the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Ministry of Law and Human Rights of the
Indonesia dalam Surat Keputusan Republic of Indonesia in its Decision Letter
No. AHU-14454.AH.01.02.Tahun 2014 tanggal No. AHU-14454.AH.01.02.Tahun 2014 dated
30 April 2014, BEI telah meningkatkan modal April 30, 2014, BEI has increased its share
disetor menjadi sebesar Rp23.500.000, capital to Rp23,500,000, so the Company’s
sehingga kepemilikan Perusahaan di BEI ownership in BEI became Rp23,499,000 or
menjadi sebesar Rp23.499.000 atau 99,99%. 99.99%.
Berdasarkan Akta Notaris Vincent Sugeng Fajar In accordance with Notarial Deed No. 59
S.H., M.Kn., No. 59 tanggal 29 Desember 2015 dated December 29, 2015 of Vincent Sugeng
yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Fajar S.H., M.Kn., which was approved by the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Ministry of Law and Human Rights of the
Indonesia dalam Surat Keputusan Republic of Indonesia in its Decision Letter
No. AHU-AH.01.03-0006444 tanggal No. AHU-AH.01.03-0006444 dated January
26 Januari 2016, BEI telah meningkatkan modal 26, 2016, BEI has increased the share capital
disetor dari Rp23.500.000 menjadi sebesar from Rp23,500,000 to become
Rp48.000.000, yang seluruhnya diambil bagian Rp48,000,000, which fully taken by the
oleh Perusahaan sehingga kepemilikan Company resulting in share ownership of the
Perusahaan di BEI menjadi sebesar Company in BEI to become Rp47,999,000
Rp47.999.000 yang mewakili 99,99% which represents 99.99% ownership in BEI.
kepemilikan di BEI.
206
Page 231
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Struktur Perusahaan dan entitas anak c. The Company and subsidiaries’ structure
(lanjutan) (continued)
DHM DHM
Berdasarkan Akta Vincent Sugeng Fajar S.H., Based on the Notarial Deed of Vincent
M.Kn., No. 31 tanggal 11 Maret 2014, Sugeng Fajar, S.H., M.Kn., No. 31 dated
Perusahaan mendirikan DHM, yang bergerak March 11, 2014, the Company established
dalam bidang pariwisata perhotelan. Pendirian DHM, which engaged in hospitality tourism.
DHM tersebut telah mendapat persetujuan dari The establishment of DHM was approved by
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia the Ministry of Law and Human Rights of the
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Republic of Indonesia in its Decision Letter
No. AHU-10.06671.PENDIRIAN-PT.2014 No. AHU-10.06671.PENDIRIAN-PT.2014
tanggal 18 Maret 2014. Kepemilikan dated March 18, 2014. The Company’s
Perusahaan di DHM adalah sejumlah 4.000 ownership in DHM is 4,000 shares or
saham atau sebesar Rp4.000.000 yang equivalent to Rp4,000,000 representing
mewakili 99,98% kepemilikan di DHM. 99.98% of ownership in DHM.
PA PA
PA didirikan pada tanggal 21 Mei 2013 PA was established on May 21, 2013 based
berdasarkan Akta Notaris Dwie Ponny on the Notarial Deed of Dwie Ponny
Sulistiyan, S.H., M.Kn., No. 17. Akta pendirian Sulistiyan, S.H., M.Kn., No. 17. This Deed of
ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Establishment was approved by the Minister
Manusia Republik Indonesia dalam Surat of Law and Human Rights of the Republic
Keputusan No. AHU-32645.AH.01.01.Tahun of Indonesia in Decision Letter
2013 tanggal 17 Juni 2013. No. AHU-32645.AH.01.01.Tahun 2013 dated
June 17, 2013.
Berdasarkan Akta Notaris Vincent Sugeng Based on the Notarial Deed No. 13 of Vincent
Fajar, S.H., M.Kn., No. 13 tanggal 4 Februari Sugeng Fajar, S.H., MKn., dated February 4,
2016, Perusahaan membeli 80,00% 2016, the Company acquired 80.00%
kepemilikan saham atau sebanyak 2.000 ownership share or representing 2,000
saham PA yang dimiliki pihak ketiga dengan shares of PA which were owned by third
dengan harga perolehan sebesar Rp2.800.000. parties with a transfer price of Rp2,800,000.
Perubahan pemegang saham PA telah disetujui The changes of PA’s shareholders have been
oleh pemegang saham pada Rapat Umum approved by the shareholders in the
Pemegang Saham Luar Biasa PA yang Extraordinary Shareholders’ General Meeting
diaktakan dengan Akta Notaris Vincent Sugeng of PA which was notarized by Notarial Deed
Fajar, S.H., M.Kn., No. 13 tanggal 4 Februari No. 13 of Vincent Sugeng Fajar, S.H., M.Kn.,
2016. Akta Notaris ini telah diterima dan dicatat dated February 4, 2016. This Notarial Deed
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia has been received and recorded by the
dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0028357 Ministry of Law and Human Rights in its Letter
tanggal 3 Maret 2016. No. AHU-AH.01.03-0028357 dated March 3,
2016.
Berdasarkan Akta Notaris No. 31 oleh Vincent Based on the Notarial Deed No. 31 by Vincent
Sugeng Fajar S.H. M.Kn., tanggal 14 Maret Sugeng Fajar, S.H., M.Kn., dated March 14,
2017, Perusahaan telah melakukan pembelian 2017, the Company acquired additional 499
tambahan 499 saham PA yang dimiliki oleh shares of PA, which were owned by third
pihak ketiga dengan harga transaksi sebesar party, with a transaction price of Rp699,000.
Rp699.000. Setelah transaksi ini, kepemilikan After this transaction, the Company’s
Perusahaan di PA menjadi 99,96%. ownership in PA become 99.96%.
207
Page 232
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Dewan Komisaris, Direksi dan informasi d. Boards of Commissioners, Directors and
lainnya other information
Personel manajemen kunci Kelompok Usaha The Group’s key management personnel
meliputi seluruh anggota Direksi. Manajemen include Board of Directors. Key management
kunci tersebut memiliki wewenang dan personnel has the authority and responsibility
tanggung jawab untuk merencanakan, to plan, lead and control the Company’s
memimpin dan mengendalikan aktivitas activities.
Perusahaan.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi The composition of the Company’s Boards
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2021 of Commissioners and Directors as of
dan 2020 adalah sebagai berikut: December 31, 2021 and 2020 are as follow:
31 Desember 2021/December 31, 2021
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Hartadi Angkosubroto : President Commissioner
Komisaris : Johanna Zakaria : Commissioner
Komisaris Independen : Winarso Greg Toreh : Independent Commissioner
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Ventje Chandraputra Suardana : President Director
Direktur : Randy Angkosubroto : Director
Direktur : Widyanto Taufiq : Director
31 Desember 2020/December 31, 2020
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Hartadi Angkosubroto : President Commissioner
Komisaris : Johanna Zakaria : Commissioner
Komisaris Independen : Hadi Siswanto* : Independent Commissioner
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Ventje Chandraputra Suardana : President Director
Direktur : Randy Angkosubroto : Director
Direktur : Widyanto Taufiq : Director
*) Bapak Hadi Siswanto telah mengundurkan diri dari jabatannya *) Mr. Hadi Siswanto has resigned from his position as Independent
sebagai Komisaris Independen pada tanggal 17 November 2020. Commissioner on November 17, 2020. Based on the Extraordinary
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 30 General Meeting of Shareholders on March 30, 2021, which were
Maret 2021 yang telah diaktakan dalam Akta Notaris oleh Fathiah covered by Notarial Deed No. 16 of Fathiah Helmi, S.H., the
Helmi, S.H., No. 16, para pemegang saham menyetujui perubahan shareholders approved the change in the composition of the Board
susunan Dewan Komisaris dengan adanya pengunduran diri Bapak of Commissioners with the resignation of Mr. Hadi Siswanto. The
Hadi Siswanto tersebut. Perubahan ini telah diterima oleh Menteri change has been accepted by the Ministry of Law and Human Rights
Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat No. AHU-AH.01.03- in its Letter No. AHU-AH.01.03-0229992 Tahun 2021 dated April 12,
0229992 Tahun 2021 tanggal 12 April 2021. 2021.
208
Page 233
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Dewan Komisaris, Direksi dan informasi d. Boards of Commissioners, Directors and
lainnya (lanjutan) other information (continued)
Susunan Komite Audit dan Sekretaris The composition of the Company’s Audit
Perusahaan adalah sebagai berikut: Committee and Corporate Secretary are as
follows:
31 Desember 2021/December 31, 2021
Ketua : Winarso Greg Toreh : Chairman
Anggota : Franky Tanril : Member
Anggota : Ananda Surja : Member
Sekretaris Perusahaan : Aka Permata : Corporate Secretary
31 Desember 2020/December 31, 2020
Ketua : Hadi Siswanto : Chairman
Anggota : Halim : Member
Anggota : Ananda Surja : Member
Sekretaris Perusahaan : Aka Permata : Corporate Secretary
Pada tanggal 31 Desember 2021, Kelompok As of December 31, 2021, the Group has a
Usaha mempunyai 320 orang karyawan tetap total of 320 permanent employees
(31 Desember 2020: 399) (tidak diaudit). (December 31, 2020: 399) (unaudited).
e. Tanggal penyelesaian laporan keuangan e. Completion of the consolidated financial
keuangan konsolidasian statements
Manajemen Kelompok Usaha bertanggung jawab The management of the Group is responsible
atas penyusunan dan penyajian wajar atas for the preparation and fair presentation of
laporan keuangan konsolidasian ini yang telah these consolidated financial statements,
diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh which were completed and authorized for
Direksi Perusahaan pada tanggal 25 Mei 2022. issuance by the Board of Directors of the
Company on May 25, 2022.
209
Page 234
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN POLICIES
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of consolidated
konsolidasian financial statements
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun The consolidated financial statements have
dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi been prepared and presented in accordance
Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang with Indonesian Financial Accounting
mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Standards (“SAK”), which comprise the
Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Statements of Financial Accounting Standards
Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan (“PSAK”) and Interpretations of Financial
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Accounting Standards (“ISAK”) issued by the
Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan No. Financial Accounting Board of Indonesian
VIII.G.7 Lampiran Ketua OJK No. KEP Institute of Accountants and Rule No. VIII.G.7
347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang Attachment of Chairman of OJK’s decision No.
terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman KEP 347/BL/2012 dated June 25, 2012 on the
Penyajian dan Pengungkapan laporan Regulations and Guidelines on Financial
keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Statement Presentation and Disclosures issued
Keuangan (“OJK”). Kebijakan ini telah by Indonesia Financial Services Authority
diterapkan secara konsisten terhadap seluruh (“OJK”). These policies have been consistently
periode yang disajikan, kecuali dinyatakan lain. applied to all periods presented, unless
otherwise stated.
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun The consolidated financial statements have
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi been prepared in accordance with Statement of
Keuangan (“PSAK”) 1, "Penyajian Laporan Financial Accounting Standards (“PSAK”) 1,
Keuangan". “Presentation of Financial Statements”.
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun The consolidated financial statements have
berdasarkan konsep akrual dan menggunakan been prepared on accrual basis and using the
konsep biaya historis kecuali diungkapkan lain historical cost basis except as otherwise
dalam catatan terkait di sini. disclosed in the related notes herein.
Laporan arus kas konsolidasian menyajikan The consolidated statement of cash flows
penerimaan dan pengeluaran kas dan setara present receipts and disbursements of cash
kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas and cash equivalents classified into operating,
operasi, investasi dan pendanaan, dengan investing and financing activities, where the
aktivitas operasi disajikan dengan cash flows from operating activities are
menggunakan metode langsung. presented using the direct method.
Tahun buku Kelompok Usaha adalah 1 Januari The financial reporting period of the Group is
- 31 Desember. January 1 - December 31.
Akun-akun yang tercakup dalam laporan The accounts included in the Group’s
keuangan konsolidasian Kelompok Usaha consolidated financial statements are
diukur menggunakan mata uang dari measured using the currency of the primary
lingkungan ekonomi utama dimana entitas economic environment in which the entity
beroperasi (mata uang fungsional). Laporan operates (the functional currency). The
keuangan konsolidasian disajikan dalam consolidated financial statements are
Rupiah yang merupakan mata uang fungsional presented in Rupiah which is the functional
Kelompok Usaha. currency of the Group.
210
Page 235
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
b. Perubahan kebijakan akuntansi b. Changes in accounting principles
Kelompok Usaha telah menerapkan sejumlah The Group has applied a number of
amendemen dan penyesuaian standar amendments and improvements to accounting
akuntansi yang relevan dengan pelaporan standards that are relevant to its financial
keuangan dan efektif untuk tahun periode yang reporting and effective for annual periods
dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari beginning on or after January 1, 2021 as follow:
2021 sebagai berikut:
Amendemen Pernyataan Standar Akuntansi Amendments to Statement of Financial
Keuangan (“PSAK”) 22: Definisi Bisnis, Accounting Standards (“PSAK”) 22:
berlaku efektif 1 Januari 2021 Definition of a Business, effective from
January 1, 2021
Amendemen PSAK 22 Kombinasi Bisnis The amendment to PSAK 22 Business
mengklarifikasi bahwa untuk dianggap sebagai Combinations clarifies that to be considered a
suatu bisnis, suatu rangkaian terintegrasi dari business, an integrated set of activities and
aktivitas dan aset harus mencakup minimal, assets must include, at a minimum, an input and
input dan proses substantif yang bersama- a substantive process that, together,
sama, berkontribusi secara signifikan terhadap significantly contribute to the ability to create
kemampuan menghasilkan output. Selain itu, output. Furthermore, it clarifies that a business
amendemen ini mengklarifikasi bahwa suatu can exist without including all of the inputs and
bisnis tetap ada walaupun tidak mencakup processes needed to create outputs. These
seluruh input dan proses yang diperlukan untuk amendments had no impact on the
menghasilkan output. Amendemen ini tidak consolidated financial statements of the Group,
berdampak pada laporan keuangan but may impact future periods should the Group
konsolidasian Kelompok Usaha, tetapi dapat enter into any business combinations.
berdampak pada periode-periode mendatang
jika Kelompok Usaha melakukan kombinasi
bisnis.
Amendemen PSAK 55, PSAK 60, PSAK 62, Amendments to PSAK 55, PSAK 60,
PSAK 71 dan PSAK 73 - Reformasi Acuan PSAK 62, PSAK 71 and PSAK 73 - Interest
Suku Bunga (Tahap 2), berlaku efektif 1 Rate Benchmark Reform (Phase 2), effective
Januari 2021 from January 1, 2021
Amendemen-amendemen ini memberikan The amendments provide temporary reliefs
kelonggaran sementara terkait dengan dampak which address the financial reporting effects
pelaporan keuangan ketika suku bunga when an interbank offered rate (IBOR) is
penawaran antarbank (Interbank Offered Rate) replaced with an alternative nearly risk-free
diganti dengan acuan suku bunga alternatif interest rate (RFR). The amendments include
yang hampir bebas risiko (SBB). Amendemen the following practical expedients:
tersebut mencakup cara praktis sebagai berikut
ini:
Cara praktis yang mensyaratkan A practical expedient to require contractual
perubahan kontraktual, atau perubahan changes, or changes to cash flows that are
arus kas yang secara langsung directly required by the (interest rate
sebagaimana disyaratkan oleh reformasi benchmark) reform, to be treated as
(suku bunga acuan), untuk diperlakukan changes to a floating interest rate,
sebagai perubahan suku bunga equivalent to a movement in a market rate
mengambang, yang setara dengan of interest.
pergerakan suku bunga pasar.
211
Page 236
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
b. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan) b. Changes in accounting principles
(continued)
Amendemen PSAK 55, PSAK 60, PSAK 62, Amendments to PSAK 55, PSAK 60,
PSAK 71 dan PSAK 73 - Reformasi Acuan PSAK 62, PSAK 71 and PSAK 73 - Interest
Suku Bunga (Tahap 2), berlaku efektif 1 Rate Benchmark Reform (Phase 2),
Januari 2021 (lanjutan) effective from January 1, 2021 (continued)
Mengizinkan perubahan yang disyaratkan Permit changes required by interest rate
oleh reformasi suku bunga acuan terhadap benchmark reform to be made to hedge
penetapan dan dokumentasi lindung nilai designations and hedge documentation
tanpa penghentian hubungan lindung nilai. without the hedging relationship being
discontinued.
Memberikan kelonggaran sementara Provide temporary relief to entities from
kepada entitas untuk memenuhi ketentuan having to meet the separately
dapat diidentifikasi secara terpisah, pada identifiable requirement when an RFR
saat instrumen SBB ditetapkan sebagai instrument is designated as a hedge of a
lindung nilai dari suatu komponen risiko. risk component.
Amendemen ini tidak berdampak pada laporan These amendments had no impact on the
keuangan konsolidasian Kelompok Usaha. consolidated financial statements of the
Kelompok Usaha bermaksud untuk Group. The Group intends to use the practical
menggunakan cara praktis di periode-periode expedients in future periods if they become
mendatang jika dapat diterapkan. applicable.
Amendemen PSAK 73: Sewa - Konsesi Sewa Amendments to PSAK 73: Leases - Covid-
Terkait Covid-19 Setelah 30 Juni 2021 19 Related Rent Concessions After June
30, 2021
Sehubungan dengan pandemi yang terus In light of the ongoing pandemic additional
berlangsung, amendemen tambahan diterbitkan amendment was subsequently issued in
pada bulan Maret 2021 dimana memperpanjang March 2021 to extend the scope of the lease
cakupan periode konsesi sewa, yang concession period, which is one of the
merupakan salah satu syarat penerapan cara conditions for applying the practical expedient,
praktis, dari tanggal 30 Juni 2021 dalam from June 30, 2021 in Covid-19 Related Rent
amendemen PSAK 73 Sewa tentang Konsesi Concessions - Amendments to PSAK 73:
Sewa terkait Covid-19 yang diterbitkan di bulan Leases issued in May 2020, to June 30, 2022.
Mei 2020, menjadi 30 Juni 2022.
Jika penyewa telah menerapkan cara praktis If a lessee already applied the practical
dalam amendemen di bulan Mei 2020, maka expedient in the May 2020 amendment, it is
diharuskan untuk terus menerapkannya secara required to continue to apply the practical
konsisten, untuk semua kontrak sewa dengan expedient consistently, to all lease contracts
karakteristik serupa dan dalam keadaan serupa, with similar characteristics and in similar
menggunakan amendemen tersebut. Jika circumstances, using the March 2021
penyewa tidak menerapkan cara praktis dalam amendment. If a lessee did not apply the
amendemen di bulan Mei 2020 untuk konsesi practical expedient in the May 2020
sewa yang memenuhi syarat, maka penyewa amendment to eligible lease concessions, it is
tidak dapat menerapkan cara praktis dalam prohibited from applying the practical
amendemen di bulan Maret 2021. expedient in the March 2021 amendment.
212
Page 237
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
b. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan) b. Changes in accounting principles
(continued)
Amendemen PSAK 73: Sewa - Konsesi Sewa Amendments to PSAK 73: Leases - Covid-
Terkait Covid-19 Setelah 30 Juni 2021, 19 Related Rent Concessions After June
berlaku efektif 1 Januari 2021 (lanjutan) 30, 2021 (continued)
Amendemen Maret 2021 diterapkan secara The March 2021 amendment is to be applied
retrospektif, dengan mengakui dampak retrospectively, recognizing the cumulative
kumulatif dari penerapan awal amendemen effect of initially applying that amendment as
tersebut sebagai penyesuaian terhadap saldo an adjustment to the opening balance of
awal laba pada awal periode pelaporan tahunan retained earnings at the beginning of the
di mana penyewa pertama kali menerapkan annual reporting period in which the lessee first
amendemen tersebut. applies the amendment.
Namun, Kelompok Usaha belum menerima However, the Group has not received Covid-19
konsesi sewa terkait Covid-19, tetapi related rent concessions but plans to apply the
berencana untuk menerapkan cara praktis jika practical expedient if it becomes applicable
berlaku dalam periode penerapan yang within allowed period of application.
diizinkan.
Penyesuaian Tahunan 2021 2021 Annual Improvements
Berikut adalah ringkasan informasi tentang The following summary provides information
penyesuaian PSAK tahunan 2021 yang berlaku on the annual improvements of PSAKs that
efektif untuk pelaporan tahunan yang dimulai are effective for annual periods beginning on
pada atau setelah 1 Januari 2021. or after January 1, 2021. The annual
Penyempurnaan PSAK tahunan pada dasarnya improvements of PSAK are basically a set of
merupakan rangkaian amendemen dalam narrow scope amendments that provide
lingkup sempit yang memberikan klarifikasi clarification so that there are no significant
agar tidak terjadi perubahan yang signifikan changes to existing principles or new
terhadap prinsip-prinsip yang ada atau prinsip- principles.
prinsip baru.
PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan, PSAK 1: Presentation of Financial
beberapa perubahan tentang Statements, some changes regarding
pertimbangan yang dibuat oleh consideration made by management in
manajemen dalam proses penerapan the process of applying accounting
kebijakan akuntansi yang secara signifikan policies that significantly affect the
mempengaruhi jumlah yang diakui dalam amounts they recognize in the financial
laporan keuangan. statements.
PSAK 13: Properti Investasi, tentang PSAK 13: Investment Property,
pengungkapan penerapan model nilai regarding disclosure of applying fair
wajar telah dihapus. value model has been deleted.
PSAK 48: Penurunan Nilai Aset, tentang PSAK 48: Impairment of Assets,
ruang lingkup penurunan nilai aset dan regarding the scope of impairment of
menghapus perbedaan dengan IFRS pada assets and deletion of the difference with
IAS 36 paragraf 04(a). IFRS in IAS 36 paragraph 04(a).
213
Page 238
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Prinsip-prinsip konsolidasian c. Principles of consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements comprise
laporan keuangan Perusahaan dan Entitas the financial statements of the Company and its
Anak. Subsidiaries.
Pengendalian diperoleh ketika Kelompok Control is achieved when the Group is exposed,
Usaha terekspos, atau memiliki hak atas imbal or has rights, to variable returns from its
hasil variabel dari keterlibatannya dengan involvement with the investee and has the
investee dan memiliki kemampuan untuk ability to affect those returns through its power
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui over the investee.
kekuasaannya atas investee.
Secara khusus, Kelompok Usaha Specifically, the Group controls an investee if,
mengendalikan investee jika, dan hanya jika, and only if, the Group has all of the following:
Kelompok Usaha memiliki seluruh hal berikut
ini:
kekuasaan atas investee (misalnya adanya power over the investee (i.e., existing rights
hak yang memberikan Kelompok Usaha that give it the current ability to direct the
kemampuan saat ini untuk mengarahkan relevant activities of the investee);
aktivitas investee yang relevan);
eksposur atau hak atas imbal hasil variabel exposure, or rights, to variable returns from
dari keterlibatan Kelompok Usaha dengan its involvement with the investee; and
investee; dan
kemampuan untuk menggunakan the ability to use its power over the investee
kekuasaannya atas investee untuk to affect the Group’s returns.
mempengaruhi imbal hasil Kelompok
Usaha.
Umumnya, kepemilikan hak suara mayoritas Generally, there is a presumption that a majority
menghasilkan pengendalian. Untuk of voting rights results in control. To support this
mendukung hal ini, dan jika Kelompok Usaha presumption and when the Group has less than
memiliki hak suara kurang dari hak suara a majority of the voting, or similar, rights of an
mayoritas, atau hak sejenis atas suatu investee, investee, it considers all relevant facts and
Kelompok Usaha mempertimbangkan seluruh circumstances in assessing whether it has
fakta dan keadaan ketika menilai apakah power over an investee, including:
Kelompok Usaha memiliki kekuasaan atas
investee, termasuk:
pengaturan kontraktual dengan pemegang the contractual arrangement(s) with the
hak suara lainnya pada investee; other vote holders of the investee;
hak-hak yang timbul dari pengaturan rights arising from other contractual
kontraktual lain; dan arrangements; and
hak suara yang dimiliki Kelompok Usaha the Group’s voting rights and potential
dan hak suara potensial. voting rights.
214
Page 239
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan) c. Principles of consolidation (continued)
Kelompok Usaha menilai kembali apakah The Group reassesses whether or not it controls
investor mengendalikan investee jika fakta dan an investee if facts and circumstances indicate
keadaan mengindikasikan adanya perubahan that there are changes to one or more of the
terhadap satu atau lebih dari tiga elemen three elements of control. Consolidation of
pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak subsidiary begins when the Group obtains
dimulai ketika Kelompok Usaha memiliki control over the subsidiary and ceases when
pengendalian atas entitas anak dan berhenti the Group loses control of the subsidiary.
ketika Kelompok Usaha kehilangan Assets, liabilities, income and expenses of a
pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, subsidiary acquired or disposed of during the
penghasilan dan beban atas entitas anak yang period are included in the consolidated
diakuisisi atau dilepas selama periode statement of profit or loss and other
termasuk dalam laporan laba rugi dan comprehensive income from the date the Group
penghasilan komprehensif lain konsolidasian gains control until the date the Group ceases to
dari tanggal Kelompok Usaha memperoleh control the subsidiary.
pengendalian sampai dengan tanggal
Kelompok Usaha menghentikan pengendalian
atas entitas anak.
Laba rugi dan setiap komponen dari Profit or loss and each component of other
penghasilan komprehensif lain (“PKL”) comprehensive income (“OCI”) are attributed to
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari the equity holders of the parent of the Group
Kelompok Usaha dan kepentingan and to the non-controlling interests (“NCI”),
nonpengendali (“KNP”), meskipun hal tersebut even if this results in the NCI having a deficit
mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit. Bila balance. When necessary, adjustments are
diperlukan, penyesuaian dilakukan pada made to the financial statements of subsidiaries
laporan keuangan entitas anak agar kebijakan to bring their accounting policies into line with
akuntansinya sesuai dengan kebijakan the Group’s accounting policies. All intra-group
akuntansi Kelompok Usaha. Semua aset dan assets and liabilities, equity, income, expenses
liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus and cash flows relating to transactions between
kas berkaitan dengan transaksi antar anggota members of the Group are eliminated in full on
Kelompok Usaha akan dieliminasi secara consolidation.
penuh dalam proses konsolidasi.
215
Page 240
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan) c. Principles of consolidation (continued)
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements are
dengan menggunakan kebijakan akuntansi prepared using uniform accounting policies for
yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain transactions and other events in similar
dalam keadaan yang serupa. Jika anggota circumstances. If a member of the Group uses
Kelompok Usaha menggunakan kebijakan different accounting policies for transactions
akuntansi yang berbeda untuk transaksi dan and events in similar circumstances,
peristiwa dalam keadaan yang serupa, maka appropriate adjustments are made to its
penyesuaian dilakukan atas laporan financial statements in preparing the
keuangannya dalam penyusunan laporan consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian.
Perubahan dalam bagian kepemilikan A change in the ownership interest of a
Kelompok Usaha pada entitas anak yang tidak subsidiary, without a loss of control, is
mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat accounted for as an equity transaction.
sebagai transaksi ekuitas.
Ketika Kelompok Usaha kehilangan If the Group loses control of a subsidiary, it
pengendalian pada entitas anak, maka derecognizes the related assets (including any
Kelompok Usaha menghentikan pengakuan goodwill), liabilities, NCI and other components
aset (termasuk goodwill), liabilitas, KNP dan of equity and any resulting gain or loss
komponen ekuitas lainnya serta mengakui associated with the loss of control. Any retained
keuntungan atau kerugian terkait dengan investment is recognized at its fair value.
hilangnya pengendalian. Saldo investasi yang
masih dimiliki diakui pada nilai wajarnya.
KNP mencerminkan bagian atas laba rugi dan NCI represents the portion of profit or loss and
aset neto dari Entitas Anak yang tidak dapat net assets of Subsidiaries not attributable,
diatribusikan secara langsung maupun tidak directly or indirectly, to the Company, which are
langsung kepada Perusahaan, yang masing- presented in profit or loss and under the equity
masing disajikan dalam laba rugi dan dalam section in the consolidated statements of
ekuitas pada laporan posisi keuangan financial position, respectively, separately from
konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat the corresponding portion attributable to the
diatribusikan kepada pemilik entitas induk. equity holders of the parent entity.
Transaksi restrukturisasi antara entitas Restructuring transaction of entities under
sepengendali common control
Dalam PSAK 38, pengalihan bisnis antara Under PSAK 38, transfer of business within
entitas sepengendali tidak mengakibatkan entities under common control does not result
perubahan substansi ekonomi kepemilikan atas in a change of the economic substance of
bisnis yang dialihkan dan tidak dapat ownership of the business being transferred
menimbulkan laba atau rugi bagi kelompok and would not result in a gain or loss to the
usaha secara keseluruhan ataupun bagi entitas group or to the individual entity within the group.
individual dalam kelompok usaha tersebut. Since the transfer of business of entities under
Karena pengalihan bisnis antara entitas common control does not result in a change of
sepengendali tidak mengakibatkan perubahan the economic substance, the business being
substansi ekonomi, bisnis yang dipertukarkan exchanged is recorded at book values as a
dicatat pada nilai buku sebagai kombinasi business combination using the pooling-of-
bisnis dengan menggunakan metode interests method.
penyatuan kepemilikan.
216
Page 241
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan) c. Principles of consolidation (continued)
Dalam menerapkan metode penyatuan In applying the pooling-of-interests method, the
kepemilikan, komponen laporan keuangan components of the financial statements for the
dimana terjadi kombinasi bisnis dan untuk period during which the restructuring occurred
periode lain yang disajikan untuk tujuan and for other periods presented, for comparison
perbandingan, disajikan sedemikian rupa purposes, are presented in such a manner as if
seolah-olah kombinasi bisnis telah terjadi sejak the restructuring has already happened since
awal periode terjadi sepengendalian. Selisih the beginning of the period during which the
antara nilai tercatat transaksi kombinasi bisnis entities were under common control. The
dan jumlah imbalan yang dialihkan diakui dalam difference between the carrying amounts of the
akun “Tambahan Modal Disetor”. business combination transaction and the
consideration transferred is recognized under
the account “Additional Paid-in Capital”.
d. Klasifikasi lancar dan tak lancar d. Current and non-current classification
Kelompok Usaha menyajikan aset dan liabilitas The Group presents assets and liabilities in the
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian consolidated statement of financial position
berdasarkan klasifikasi lancar/tak lancar. Suatu based on current/non-current classification.
aset disajikan lancar bila: An asset is current when it is:
i) akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi i) expected to be realized or intended to be
dalam siklus operasi normal, sold or consumed in the normal operating
cycle,
ii) untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
iii)akan direalisasi dalam 12 bulan setelah iii) expected to be realized within 12 months
tanggal pelaporan, atau after the reporting period, or
iv) kas atau setara kas kecuali yang dibatasi iv) cash or cash equivalent unless restricted
penggunaannya atau akan digunakan from being exchanged or used to settle a
untuk melunasi suatu liabilitas dalam kurun liability for at least 12 months after the
waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan. reporting period.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak All other assets are classified as non-current.
lancar.
Suatu liabilitas disajikan lancar bila: A liability is current when it is:
i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal, i) expected to be settled in the normal
operating cycle,
ii) untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
iii)akan dilunasi dalam 12 bulan setelah iii) due to be settled within 12 months after
tanggal pelaporan, atau the reporting period, or
iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk iv) there is no unconditional right to defer the
menangguhkan pelunasannya dalam settlement of the liability for at least 12
kurun waktu 12 bulan setelah tanggal months after the reporting period.
pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai All other liabilities are classified as non-
tidak lancar. current.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan Deferred tax assets and liabilities are classified
diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan as non-current assets and liabilities.
kewajiban jangka panjang.
217
Page 242
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Kombinasi bisnis e. Business combination
Kombinasi bisnis dicatat dengan metode Business combinations are recorded for using
akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi the acquisition method. The cost of an
diukur pada nilai agregat imbalan yang acquisition is measured as the aggregate of the
dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal consideration transferred, measured at
akuisisi dan jumlah setiap kepentingan acquisition date fair value, and the amount of
nonpengendali pada pihak yang diakuisisi. any non-controlling interest in the acquiree. For
Untuk setiap kombinasi bisnis, Kelompok each business combination, the Group elects
Usaha memilih apakah mengukur kepentingan whether to measure the non-controlling interest
nonpengendali pada entitas yang diakuisisi baik in the acquiree either at fair value or at the
pada nilai wajar ataupun pada proporsi proportionate share of the acquiree’s identifiable
kepemilikan nonpengendali atas aset neto yang net assets. Acquisition-related costs are
teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya- expensed as incurred and included in
biaya terkait akuisisi dibebankan pada saat administrative expenses.
terjadinya dan disertakan dalam beban-beban
administrasi.
Ketika mengakuisisi sebuah bisnis, Kelompok When the Group acquires a business, it
Usaha mengklasifikasikan dan menentukan assesses the financial assets and liabilities
aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas assumed for appropriate classification and
keuangan yang diambil alih berdasarkan pada designation in accordance with contractual
persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan terms, economics circumstances and pertinent
kondisi terkait lain yang ada pada tanggal conditions as at the acquisition date.
akuisisi.
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur At acquisition date, goodwill is initially measured
pada harga perolehan yang merupakan selisih at cost being the excess of the aggregate of the
lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan consideration transferred and the amount
dan total setiap kepentingan nonpengendali recognized for non-controlling interest over the
atas selisih total dari aset teridentifikasi yang net identifiable assets acquired and liabilities
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika assumed. If this consideration is lower than the
imbalan tersebut lebih rendah dari nilai wajar fair value of the net assets of the subsidiary
aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih acquired, the difference is recognized in profit or
tersebut diakui sebagai laba rugi. loss.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada After initial recognition, goodwill is measured at
jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian cost less any accumulated impairment losses.
penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan For the purpose of impairment testing, goodwill
nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu acquired in a business combination is allocated
kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi from the acquisition date, to each of the Group’s
dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas Cash-Generating Units (“CGU”) that are
(“UPK”) dari Kelompok Usaha yang diharapkan expected to benefit from the synergies of the
akan menerima manfaat dari sinergi kombinasi combination, irrespective of whether other
tersebut, terlepas apakah aset atau liabilitas assets or liabilities of the acquired entity are
lain dari entitas yang diakuisisi ditempatkan assigned to those CGUs.
dalam UPK tersebut.
218
Page 243
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Kombinasi bisnis (lanjutan) e. Business combination (continued)
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu If goodwill has been allocated to a CGU and part
UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut of the operation within that unit is disposed of,
dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan the goodwill associated with the operation
dengan operasi yang dihentikan tersebut disposed of is included in the carrying amount of
termasuk dalam jumlah tercatat operasi the operation when determining the gain or loss
tersebut ketika menentukan keuntungan atau on disposal of the operation. Goodwill disposed
kerugian dari pelepasan. Goodwill yang of in this circumstance is measured based on
dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai the relative values of the disposed operation and
relatif operasi yang dihentikan dan bagian UPK the portion of the CGU retained.
yang ditahan.
f. Kas dan setara kas f. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri atas kas dan bank Cash and cash equivalents comprise cash on
dan deposito berjangka dengan jangka waktu hand and in banks and short-term deposits with
tiga bulan atau kurang sejak saat penempatan, original maturity period of three months or less
yang tidak dibatasi penggunaannya dan dapat at the time of placements, not restricted for use
segera dijadikan kas tanpa terjadi perubahan and readily convertible to cash, and are subject
nilai yang signifikan dan tidak digunakan to insignificant risk of changes in value and not
sebagai jaminan atas pinjaman dan perjanjian used as collateral for loans and other credit
fasilitas kredit lainnya. Rekening bank dan facility. Cash in banks and time deposits
deposito berjangka yang digunakan sebagai pledged as collateral for loans and other credit
jaminan atas pinjaman dan perjanjian fasilitas facilities are presented as “Other Non-current
kredit lainnya disajikan sebagai “Aset Financial Assets”.
Keuangan Tidak Lancar Lainnya”.
g. Biaya dibayar di muka g. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan Prepaid expenses are amortized and charged to
dibebankan pada laba rugi selama masa profit or loss over the periods benefited. The
manfaatnya. Bagian jangka panjang dari biaya long-term portion of prepaid expenses are
dibayar di muka disajikan sebagai bagian dari presented as part of “Other Non-current Assets”
akun “Aset Tidak Lancar Lain-Lain” pada account in the consolidated statement of
laporan posisi keuangan konsolidasian. financial position.
219
Page 244
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Instrumen keuangan h. Financial instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak A financial instrument is any contract that gives
yang menambah nilai aset keuangan bagi satu rise to a financial asset of one entity and a
entitas dan liabilitas keuangan atau ekuitas bagi financial liability or equity instrument of another
entitas lain. entity.
Aset keuangan Financial assets
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Pada pengakuan awal, Kelompok Usaha At initial recognition, the Group measures a
mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya financial asset at its fair value plus transaction
ditambah biaya transaksi, dalam hal aset costs, in the case of a financial asset not at fair
keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui value through profit or loss (“FVTPL”). Trade
laba rugi (“NWLR”). Piutang usaha yang tidak receivables that do not contain a significant
mengandung komponen pembiayaan yang financing component, for which the Group has
signifikan, dimana Kelompok Usaha telah applied the practical expedient are measured at
menerapkan cara praktis, yaitu diukur pada the transaction price determined under PSAK
harga transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 72, as disclosed in Note 2r.
72, seperti diungkapkan pada Catatan 2r.
Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur In order for a financial asset to be classified and
pada biaya perolehan diamortisasi atau measured at amortized cost or FVOCI, it needs
NWPKL, aset keuangan harus menghasilkan to give rise to cash flows that are ‘solely
arus kas yang semata dari pembayaran pokok payments of principal and interest (“SPPI”)’ on
dan bunga (“SPPB”) dari jumlah pokok the principal amount outstanding. This
terutang. Penilaian ini disebut sebagai uji SPPB assessment is referred to as the SPPI test and
dan dilakukan pada tingkat instrumen. is performed at an instrument level.
Model bisnis Kelompok Usaha untuk The Group’s business model for managing
mengelola aset keuangan mengacu pada financial assets refers to how it manages its
bagaimana mereka mengelola aset financial assets in order to generate cash flows.
keuangannya untuk menghasilkan arus kas. The business model determines whether cash
Model bisnis menentukan apakah arus kas flows will result from collecting contractual cash
akan dihasilkan dari penerimaan arus kas flows, selling the financial assets, or both.
kontraktual, penjualan aset keuangan, atau
keduanya.
220
Page 245
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Pengukuran selanjutnya Subsequent measurement
Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset For purposes of subsequent measurement,
keuangan diklasifikasikan dalam empat financial assets are classified in four
kategori: categories:
● Aset keuangan pada biaya perolehan Financial assets at amortized cost (debt
diamortisasi (instrumen utang), instruments),
● Aset keuangan pada NWPKL dengan Financial assets at FVOCI with recycling of
reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian cumulative gains and losses (debt
kumulatif (instrumen utang), instruments),
● Aset keuangan pada NWPKL tanpa Financial assets designated at FVOCI with
reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian no recycling of cumulative gains and
kumulatif atas pelepasan (instrumen losses upon derecognition (equity
ekuitas), dan instruments), and
NWLR. FVTPL.
Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan The subsequent measurement of financial
tergantung kepada klasifikasi masing-masing assets depends on their classification as
aset keuangan seperti berikut ini: described below:
Aset keuangan pada biaya perolehan Financial assets at amortized cost (debt
diamortisasi (instrumen utang) instruments)
Kelompok Usaha mengukur aset keuangan The Group measures financial assets at
pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua amortized cost if both of the following
kondisi berikut terpenuhi: conditions are met:
Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis The financial asset is held within a
dengan tujuan untuk memiliki aset business model with the objective to hold
keuangan dalam rangka mendapatkan financial assets in order to collect
arus kas kontraktual, dan contractual cash flows, and
Persyaratan kontraktual dari aset The contractual terms of the financial asset
keuangan menghasilkan arus kas pada give rise on specified dates to cash flows
tanggal tertentu yang merupakan SPPB that are SPPI on the principal amount
dari jumlah pokok terutang. outstanding.
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets at amortized cost are
perolehan diamortisasi selanjutnya diukur subsequently measured using the effective
dengan menggunakan metode suku bunga interest (“EIR”) method and are subject to
efektif (“SBE”) dan menjadi subjek penurunan impairment. Gains and losses are recognized in
nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam profit or loss when the asset is derecognized,
laba rugi pada saat aset dihentikan modified or impaired.
pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan
nilainya.
Aset keuangan Kelompok Usaha yang diukur The Group’s financial assets at amortized cost
pada biaya perolehan diamortisasi termasuk includes cash and cash equivalents, trade
kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain- receivables, other receivables - third parties
lain - pihak ketiga dan aset keuangan tidak and other non-current financial assets.
lancar lainnya.
221
Page 246
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Pengukuran selanjutnya (lanjutan) Subsequent measurement (continued)
Aset keuangan pada NWPKL (instrumen Financial assets at FVOCI (debt instruments)
utang)
Untuk instrumen utang yang diukur pada For debt instruments at FVOCI, interest
NWPKL, pendapatan bunga, revaluasi mata income, foreign exchange revaluation and
uang asing dan kerugian penurunan nilai atau impairment losses or reversals are recognized
pembalikan diakui dalam laporan laba rugi dan in the statement of profit or loss and computed
dihitung dengan cara yang sama seperti untuk in the same manner as for financial assets
aset keuangan yang diukur pada biaya measured at amortized cost. The remaining fair
perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar value changes are recognized in OCI. Upon
yang tersisa diakui di PKL. Pada saat derecognition, the cumulative fair value change
penghentian pengakuan, perubahan nilai wajar recognized in OCI is recycled to profit or loss.
kumulatif yang diakui di PKL direklasifikasi ke
laba rugi.
Instrumen utang Kelompok Usaha yang diukur The Group’s debt instruments at FVOCI
pada NWPKL termasuk investasi pada includes investments in quoted debt
instrumen utang dengan kuotasi yang termasuk instruments included under other non-current
dalam aset keuangan tidak lancar lainnya. financial assets.
Aset keuangan pada NWPKL tanpa Financial assets designated at FVOCI with no
reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif recycling of cumulative gains and losses upon
setelah pelepasan (instrumen ekuitas) derecognition (equity instruments)
Pada pengakuan awal, Kelompok Usaha dapat Upon initial recognition, the Group can elect to
memilih untuk menetapkan klasifikasi yang classify irrevocably its investments in equity
takterbatalkan atas investasi pada instrumen instruments at FVOCI when they meet the
ekuitas sebagai NWPKL jika memenuhi definisi definition of equity under PSAK 50 and are not
ekuitas sesuai PSAK 50 dan tidak dimiliki untuk held for trading. The classification is
diperdagangkan. Klasifikasi ditentukan atas determined on an instrument-by-instrument
basis instrumen per instrumen. basis.
Keuntungan dan kerugian atas aset keuangan Gains and losses on these financial assets are
ini tidak pernah direklasifikasi ke laba rugi, dan never recycled to profit or loss, and these
aset keuangan ini tidak menjadi subjek financial assets are not subject to impairment
penurunan nilai. Dividen diakui sebagai assessment. Dividends are recognized as other
penghasilan lain-lain dalam laba rugi pada saat income in the profit or loss when the right of
hak atas pembayaran telah ditetapkan. payment has been established.
222
Page 247
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Pengukuran selanjutnya (lanjutan) Subsequent measurement (continued)
Aset keuangan pada NWPKL tanpa Financial assets designated at FVOCI with no
reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif recycling of cumulative gains and losses upon
setelah pelepasan (instrumen ekuitas) derecognition (equity instruments) (continued)
(lanjutan)
Kelompok Usaha memilih untuk The Group elected to classify irrevocably its
mengklasifikasi secara takterbatalkan investasi non-listed equity investments under this
ekuitas yang tidak terdaftar di bursa masuk category.
dalam kategori ini.
Aset Keuangan pada nilai wajar melalui laba Financial assets at fair value through profit or
rugi (“NWLR”) loss (“FVTPL”)
Aset keuangan pada NWLR tercatat dalam Financial assets at FVTPL are carried in the
laporan posisi keuangan pada nilai wajar statement of financial position at fair value with
dengan perubahan neto nilai wajar yang diakui net changes in fair value recognized in the
dalam laporan laba rugi. statement of profit or loss.
Kategori ini termasuk instrumen derivatif dan This category includes derivative instruments
investasi ekuitas yang diperdagangkan di bursa and listed equity investments which the Group
efek yang mana oleh Kelompok Usaha had not irrevocably elected to classify at
diklasifikasikan secara takterbatalkan pada FVOCI. Dividends on listed equity investments
NWPKL. Dividen atas investasi ekuitas yang are recognized as other income in the
tercatat di bursa diakui sebagai pendapatan statement of profit or loss when the right of
lain-lain dalam laporan laba rugi pada saat hak payment has been established.
atas pembayaran telah ditetapkan.
Derivatif melekat dalam kontrak hibrida, A derivative embedded in a hybrid contract, with
dengan liabilitas keuangan atau kontrak utama a financial liability or non-financial host, is
non-keuangan, dipisahkan dari kontrak separated from the host and accounted for as a
utamanya dan dicatat sebagai derivatif terpisah separate derivative if: the economic
jika: karakteristik ekonomi dan risiko tidak characteristics and risks are not closely related
berkaitan erat dengan kontrak utamanya; to the host; a separate instrument with the same
instrumen terpisah dengan persyaratan yang terms as the embedded derivative would meet
sama dengan derivatif melekat akan memenuhi the definition of a derivative; and the hybrid
definisi derivatif; dan kontrak hibrida ini tidak contract is not measured at FVTPL. Embedded
diukur pada NWLR. Derivatif melekat diukur derivatives are measured at fair value with
pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar changes in fair value recognized in profit or
diakui dalam laba rugi. Penilaian ulang hanya loss. Reassessment only occurs if there is
terjadi jika terdapat perubahan baik dalam either a change in the terms of the contract that
persyaratan kontrak yang secara signifikan significantly modifies the cash flows that would
mengubah arus kas yang sebaliknya akan otherwise be required or a reclassification of a
diperlukan, atau reklasifikasi aset keuangan financial asset out of the FVTPL category.
diluar dari kategori NWLR.
223
Page 248
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penghentian Pengakuan Derecognition
Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari A financial asset (or, where applicable, a part of
aset keuangan atau bagian dari kelompok aset a financial asset or part of a group of similar
keuangan serupa) terutama dihentikan financial assets) is primarily derecognized (i.e.,
pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan removed from the Group’s consolidated
posisi keuangan konsolidasian Kelompok statement of financial position) when:
Usaha) ketika:
Hak untuk menerima arus kas dari aset The rights to receive cash flows from the
telah kedaluwarsa; atau asset have expired; or
Kelompok Usaha telah mengalihkan The Group has transferred its rights to
haknya untuk menerima arus kas dari aset receive cash flows from the asset or has
atau telah mengasumsikan kewajiban assumed an obligation to pay the received
untuk membayar arus kas yang diterima cash flows in full without material delay to a
secara penuh tanpa penundaan material third party under a ‘pass-through’
kepada pihak ketiga berdasarkan arrangement; and either (a) the Group has
pengaturan 'pass-through'; dan salah satu transferred substantially all the risks and
(a) Kelompok Usaha telah mengalihkan rewards of the asset, or (b) the Group has
secara substansial semua risiko dan neither transferred nor retained
manfaat aset, atau (b) Kelompok Usaha substantially all the risks and rewards of the
tidak mengalihkan atau memiliki secara asset, but has transferred control of the
substansial seluruh risiko dan manfaat asset.
aset, tetapi telah mengalihkan
pengendalian aset.
Ketika Kelompok Usaha telah mengalihkan When the Group has transferred its rights to
haknya untuk menerima arus kas dari suatu receive cash flows from an asset or has entered
aset atau telah menandatangani kesepakatan into a pass-through arrangement, it evaluates if,
‘pass-through’, Kelompok Usaha mengevaluasi and to what extent, it has retained the risks and
jika, dan sejauh mana, Kelompok Usaha masih rewards of ownership. When it has neither
mempertahankan risiko dan manfaat atas transferred nor retained substantially all of the
kepemilikan aset. Ketika Kelompok Usaha tidak risks and rewards of the asset, nor transferred
mengalihkan maupun seluruh risiko dan control of the asset, the Group continues to
manfaat atas aset dipertahankan secara recognize the transferred asset to the extent of
substansial, maupun tidak mengalihkan kendali its continuing involvement. In that case, the
atas aset, Kelompok Usaha tetap mengakui Group also recognizes an associated liability.
aset yang dialihkan sebesar keterlibatan The transferred asset and the associated
berkelanjutannya. Dalam kasus tersebut, liability are measured on a basis that reflects
Kelompok Usaha juga mengakui liabilitas the rights and obligations that the Group has
terkait. Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait retained.
diukur dengan basis yang mencerminkan hak
dan kewajiban yang masih dipertahankan oleh
Kelompok Usaha.
Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk Continuing involvement that takes the form of a
jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada guarantee over the transferred asset is
nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat measured at the lower of the original carrying
awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang amount of the asset and the maximum amount
dibutuhkan oleh Kelompok Usaha untuk of consideration that the Group could be
membayar kembali. required to repay.
224
Page 249
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan Nilai Impairment
Kelompok Usaha mengakui penyisihan KKE The Group recognizes an allowance for ECL for
untuk semua instrumen utang yang bukan all debt instruments not held at FVTPL and
diukur pada NWLR dan kontrak jaminan financial guarantee contracts. ECLs are based
keuangan. KKE ditentukan atas perbedaan on the difference between the contractual cash
antara arus kas kontraktual menurut kontrak flows due in accordance with the contract and
dan semua arus kas yang diharapkan akan all the cash flows that the Group expects to
diterima oleh Kelompok Usaha, yang receive, discounted at an approximation of the
didiskontokan dengan perkiraan SBE orisinal. original EIR. The expected cash flows include
Arus kas yang diharapkan mencakup setiap any cash flows from the sale of collateral held
arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki or other credit enhancements that are integral
atau perbaikan kredit lainnya yang merupakan to the contractual terms.
bagian yang tidak terpisahkan dalam ketentuan
kontrak.
KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum ECLs are recognized in two stages. When there
terdapat peningkatan risiko kredit signifikan have been significant increases in credit risks
sejak pengakuan awal, KKE diakui untuk since initial recognition, ECLs are provided for
kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa credit losses that result from default events that
gagal bayar yang mungkin terjadi dalam jangka are possible within the next 12-months (a 12-
waktu 12 bulan ke depan (KKE 12 bulan). month ECL). But, when there have been
Namun, bila telah terdapat peningkatan significant increases in credit risks since initial
signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, recognition, a loss allowance is recognized for
penyisihan kerugian diakui untuk kerugian credit losses expected over the remaining life of
kredit yang diperkirakan selama sisa umur the asset, irrespective of timing of the default (a
aset, tanpa mempertimbangkan waktu gagal lifetime ECL).
bayar (KKE sepanjang umurnya).
Karena piutang usaha dan piutang lain-lainnya Because its trade and other receivables do not
tidak memiliki komponen pembiayaan contain significant financing component, the
signifikan, Kelompok Usaha menerapkan Group applies a simplified approach in
pendekatan yang disederhanakan dalam calculating ECL. Therefore, the Group does not
perhitungan KKE. Oleh karena itu, Kelompok track changes in credit risk, but instead
Usaha tidak menelusuri perubahan dalam recognizes a loss allowance based on lifetime
risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan ECL at each reporting date. The Group
kerugian berdasarkan KKE sepanjang umurnya established a provision matrix that is based on
pada setiap tanggal pelaporan. Kelompok its historical credit loss experience, adjusted for
Usaha membentuk matriks provisi berdasarkan forward-looking factors specific to the debtors
pengalaman kerugian kredit masa lampau, and the economic environment.
disesuaikan dengan perkiraan masa depan
(forward-looking) atas faktor yang spesifik
untuk debitur dan lingkungan ekonomi.
225
Page 250
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan Nilai (lanjutan) Impairment (continued)
Untuk instrumen utang pada NWPKL, For debt instruments at FVOCI, the Group
Kelompok Usaha menerapkan risiko kredit applies the low credit risk simplification. At
rendah yang disederhanakan. Setiap tanggal every reporting date, the Group evaluates
pelaporan, Kelompok Usaha mengevaluasi whether the debt instrument is considered to
apakah instrumen utang tersebut dianggap have low credit risk using all reasonable and
memiliki risiko kredit rendah dengan supportable information that is available without
menggunakan semua informasi yang wajar dan undue cost or effort. In making that evaluation,
terdukung yang tersedia tanpa biaya atau the Group reassesses the internal credit rating
usaha yang berlebihan. Dalam melakukan of the debt instrument. In addition, the Group
evaluasi tersebut, Kelompok Usaha menilai considers that there has been a significant
kembali peringkat kredit internal dari instrumen increase in credit risk when contractual
utang tersebut. Selain itu, Kelompok Usaha payments are more than pas due days.
mempertimbangkan bahwa telah terjadi
peningkatan risiko kredit secara signifikan
ketika pembayaran kontraktual lebih dari
tanggal jatuh tempo.
Kelompok Usaha menganggap aset keuangan The Group considers a financial asset in default
gagal bayar ketika pelanggan yang mengalami when the customer is experiencing in financial
kesulitan keuangan, wanprestasi dan pailit. difficulty, default and bankruptcy. However, in
Namun, dalam kasus tertentu, Kelompok certain cases, the Group may also consider a
Usaha juga dapat mempertimbangkan aset financial asset to be in default when internal or
keuangan mengalami gagal bayar ketika external information indicates that the Group is
informasi internal atau eksternal menunjukkan unlikely to receive the outstanding contractual
bahwa Kelompok Usaha tidak mungkin amounts in full before taking into account any
menerima jumlah kontraktual yang terutang credit enhancements held by the Group. A
secara penuh sebelum memperhitungkan financial asset is written off when there is no
setiap peningkatan kredit yang dimiliki oleh reasonable expectation of recovering the
Kelompok Usaha. Aset keuangan dihapuskan contractual cash flows.
jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk
memulihkan arus kas kontraktual.
226
Page 251
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada Financial liabilities are classified, at initial
pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan recognition, as financial liabilities at FVTPL,
yang diukur pada NWLR, utang dan pinjaman loans and borrowings, or as derivatives
atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen designated as hedging instruments in an
lindung nilai pada lindung nilai yang efektif, effective hedge, as appropriate.
sesuai dengan kondisinya.
Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai All financial liabilities are recognized initially at
wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal fair value and, in the case of loans and
liabilitas keuangan dilklasifikasi sebagai utang borrowings and payables, net of directly
dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah attributable transaction costs.
dikurangi biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung.
Liabilitas keuangan Kelompok Usaha meliputi The Group’s financial liabilities include short-
utang bank jangka pendek, utang obligasi, term bank loans, bonds payable, net, trade
neto, utang usaha - pihak ketiga, utang lain-lain payables - third parties, other payables - third
- pihak ketiga, utang dividen, beban akrual, parties, dividends payable, accrued expenses,
liabilitas sewa, pinjaman jangka panjang, utang lease liabilities, long-term borrowing, long-term
bank jangka panjang, neto, uang jaminan bank loans, net, tenant deposits and deferred
penyewa dan beban bunga pinjaman yang loan interest.
ditangguhkan.
Pengukuran selanjutnya Subsequent measurement
Pengukuran selanjutnya dari liabilitas The subsequent measurement of financial
keuangan ditentukan oleh klasifikasinya liabilities depends on their classification as
sebagai berikut: described below:
Liabilitas keuangan pada NWLR Financial liabilities at FVTPL
Liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR Financial liabilities at FVTPL include financial
mencakup liabilitas keuangan yang dimiliki liabilities held for trading and financial liabilities
untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan designated upon initial recognition as at
yang diukur pada NWLR yang ditetapkan saat FVTPL. Financial liabilities are classified as
pengakuan awal. Liabilitas keuangan held for trading if they are incurred for the
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk purpose of repurchasing in the near term. This
diperdagangkan, jika liabilitas keuangan category also includes derivative financial
tersebut diperoleh untuk tujuan dibeli kembali instruments enter into by the Group that are not
dalam waktu dekat. Kategori ini juga mencakup
designated as hedging instruments in hedge
instrumen keuangan derivatif yang dilakukan
relationships as defined by PSAK 71.
oleh Kelompok Usaha dimana instrumen
derivatif tersebut tidak ditetapkan sebagai Separated embedded derivatives are also
instrumen lindung nilai dalam hubungan classified as held for trading unless they are
lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam designated as effective hedging instruments.
PSAK 71. Derivatif melekat yang dipisahkan
juga diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
diperdagangkan kecuali ditetapkan sebagai
instrumen lindung nilai yang efektif.
227
Page 252
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued)
Pengukuran selanjutnya (lanjutan) Subsequent measurement (continued)
Pengukuran selanjutnya dari liabilitas The subsequent measurement of financial
keuangan ditentukan oleh klasifikasinya liabilities depends on their classification as
sebagai berikut: (lanjutan) described below: (continued)
Liabilitas keuangan pada NWLR (lanjutan) Financial liabilities at FVTPL (continued)
Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang Gains or losses on liabilities held for trading
dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam are recognized in the statement of profit or
laporan laba rugi. loss.
Liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR Financial liabilities designated upon initial
yang ditetapkan saat pengakuan awal harus recognition at FVTPL are designated at the
memenuhi kriteria dalam PSAK 71 dan initial date of recognition, and only if the criteria
ditetapkan pada tanggal pengakuan awal. in PSAK 71 are satisfied. The Group has not
Kelompok Usaha tidak menetapkan liabilitas designated any financial liability as at FVTPL.
keuangan apapun sebagai liabilitas yang diukur
pada NWLR.
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan Financial liabilities at amortized cost (Loans
diamortisasi (Utang dan pinjaman) and borrowings)
i. Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang i. Long-term Interest-bearing Loans and
Dikenakan Bunga Borrowings
Setelah pengakuan awal, utang dan Subsequent to initial recognition, long-term
pinjaman jangka panjang yang berbunga interest-bearing loans and borrowings are
diukur pada biaya perolehan yang measured at amortized acquisition costs
diamortisasi dengan menggunakan metode using EIR method. At the reporting dates,
SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya bunga accrued interest is recorded separately from
yang masih harus dibayar dicatat secara the associated borrowings within the current
terpisah, dari pokok pinjaman terkait, dalam liabilities section. Gains and losses are
bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan recognized in the profit or loss when the
dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilities are derecognized as well as
liabilitas dihentikan pengakuannya maupun through the EIR amortization process.
melalui proses amortisasi menggunakan
metode SBE.
Biaya amortisasi dihitung dengan Amortized cost is calculated by taking into
mempertimbangkan setiap diskonto atau account any discount or premium on
premium atas akusisi dan komisi atau biaya acquisition and fee or costs that are an
yang merupakan bagian tidak terpisahkan integral part of the EIR. The EIR
dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai amortization is included in finance costs in
beban keuangan pada laba rugi. the profit or loss.
228
Page 253
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Instrumen keuangan (lanjutan) h. Financial instruments (continued)
Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued)
Pengukuran selanjutnya (lanjutan) Subsequent measurement (continued)
Pengukuran selanjutnya dari liabilitas The subsequent measurement of financial
keuangan ditentukan oleh klasifikasinya liabilities depends on their classification as
sebagai berikut: (lanjutan) described below: (continued)
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan Financial liabilities at amortized cost (Loans
diamortisasi (Utang dan pinjaman) (lanjutan) and borrowings) (continued)
ii. Utang dan akrual ii. Payables and accruals
Utang usaha - pihak ketiga, utang lain-lain - Trade payables - third parties, other
pihak ketiga, utang dividen, beban akrual payables - third parties, dividends payable,
dan beban bunga pinjaman yang accrued expenses and deferred loan
ditangguhkan sebesar jumlah tercatat interest are stated at carrying amounts
(jumlah nosional), yang kurang lebih (notional amounts), which approximate their
sebesar nilai wajarnya. fair values.
Penghentian Pengakuan Derecognition
Suatu liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when the
pengakuannya pada saat kewajiban yang obligation under the contract is discharged or
ditetapkan dalam kontrak berakhir atau cancelled or expired.
dibatalkan atau kedaluwarsa.
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar When an existing financial liability is replaced
dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi by another from the same lender on
pinjaman yang sama atas persyaratan yang substantially different terms, or the terms of an
secara substansial berbeda, atau bila existing liability are substantially modified, such
persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut an exchange or modification is treated as
secara substansial dimodifikasi, pertukaran derecognition of the original liability and
atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat recognition of a new liability, and the difference
sebagai penghentian pengakuan liabilitas in the respective carrying amounts is
keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas recognized in the profit or loss.
keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat
masing-masing liabilitas keuangan tersebut
diakui pada laba rugi.
Saling hapus instrumen keuangan Offsetting of financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling Financial assets and financial liabilities are
hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam offset, and the net amount reported in the
laporan posisi keuangan konsolidasian jika, consolidated statement of financial position if,
dan hanya jika, terdapat hak secara hukum and only if, there is a currently enforceable legal
untuk melakukan saling hapus atas jumlah right to offset the recognized amounts and there
tercatat dari aset keuangan dan liabilitas is an intention to settle on a net basis, or to
keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk realize the assets and settle the liabilities
menyelesaikan secara neto, atau untuk simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan.
229
Page 254
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi i. Transactions with related parties
Kelompok Usaha mempunyai transaksi dengan The Group has transactions with related parties
pihak berelasi sebagaimana didefinisikan pada as defined in PSAK 7.
PSAK 7.
Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan Transactions with related parties are made
berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh based on terms agreed by the parties, which
kedua belah pihak, yang mungkin tidak sama may not be the same as those of the transaction
dengan transaksi lain yang dilakukan dengan between unrelated parties. The details of the
pihak-pihak yang tidak berelasi. Rincian saldo accounts and the significant transactions
dan transaksi yang signifikan dengan pihak- entered into with related parties are presented
pihak berelasi disajikan dalam Catatan 31. in Note 31.
j. Persediaan j. Inventories
Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah Inventories are stated at the lower of cost or net
antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto realizable value. Net realizable value is the
(the lower of cost or net realizable value). Nilai estimated selling price in the ordinary course of
realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam business, less estimated costs of completion
kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya and the estimated costs necessary to make the
penyelesaian untuk membuat penjualan. Biaya sale. Cost is determined using the
perolehan ditentukan dengan metode rata-rata. weighted - average method. The cost of
Nilai persediaan meliputi seluruh akumulasi inventories comprises the accumulated costs
biaya yang terjadi dalam rangka penyelesaian incurred in relation to the construction of
bangunan apartemen dan gedung perkantoran, apartments and office building projects,
termasuk harga tanah dan biaya pinjaman yang including the cost of land and borrowing costs
dapat diatribusikan langsung dengan that are directly attributable to the construction.
pembangunan. Biaya pengembangan tanah, The cost of land development, including land
termasuk tanah yang digunakan untuk jalan which is used for roads and infrastructure, is
dan infrastruktur, dialokasikan dengan allocated using saleable area.
menggunakan luas area yang dapat dijual.
k. Properti investasi k. Investment properties
Properti investasi dinyatakan sebesar biaya Investment properties are stated at cost
perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi including transaction cost less accumulated
akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, jika depreciation and impairment loss, if any, except
ada, kecuali tanah yang tidak disusutkan. for land which is not depreciated. Such cost
Jumlah tercatat termasuk bagian biaya includes the cost of replacing part of the
penggantian dari properti investasi yang ada investment properties, if the recognition criteria
pada saat terjadinya biaya, jika kriteria are met, and excludes the daily expenses on
pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya their usage.
harian penggunaan properti investasi.
230
Page 255
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
k. Properti investasi (lanjutan) k. Investment properties (continued)
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam The legal cost of land rights in the form of
bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak Guna Business Usage Rights (Hak Guna Usaha or
Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) ketika “HGU”), Building Usage Right (Hak Guna
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai Bangunan or “HGB”) and Usage Rights (Hak
bagian dari biaya perolehan tanah dan tidak Pakai or “HP”) when the land is initially acquired
diamortisasi. Sementara biaya pengurusan are recognized as part of the cost of the land
atas perpanjangan atau pembaruan legal hak and not amortized. Meanwhile, the extension or
atas tanah diakui sebagai bagian dari beban the legal renewal costs of land rights are
tangguhan dalam “Aset lancar dan tidak lancar recognized as part of deferred charges account
lain-lain, neto” pada laporan posisi keuangan in “Other current and non-current assets, net” in
konsolidasian dan diamortisasi sepanjang the consolidated statement of financial position
mana yang lebih pendek antara umur hukum and are amortized over the shorter of the rights'
hak dan umur ekonomi tanah. legal life and land's economic life.
Biaya-biaya yang dikeluarkan untuk Costs associated with the construction of
membangun gedung di atas tanah milik pihak buildings on plots of land owned by third parties,
ketiga, dimana Kelompok Usaha memiliki hak whereby the Group has the right to operate
atas pengelolaan bangunan-bangunan tersebut such buildings over a period of 20 (twenty) to 30
selama jangka waktu 20 (dua puluh) sampai 30 (thirty) years, are capitalized to the cost.
(tiga puluh) tahun, dikapitalisasi ke dalam biaya
perolehan bangunan.
Properti investasi Kelompok Usaha terdiri dari Investment properties of the Group consist of
tanah, bangunan dan prasarana yang dikuasai land, building and infrastructures held by
Kelompok Usaha untuk menghasilkan sewa the Group to earn rentals or for capital
atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, appreciation or both, rather than for use in
dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau the production or supply of goods or services or
penyediaan barang atau jasa untuk tujuan for administrative purposes or sale in the
administratif atau dijual dalam kegiatan usaha ordinary course of business.
sehari-hari.
Penyusutan bangunan dihitung dengan Depreciation of buildings are computed using
menggunakan metode garis lurus (straight-line the straight-line method over the estimated
method) selama masa manfaat ekonomisnya useful lives ranging from 20 (twenty) to 30
berkisar antara 20 (dua puluh) sampai dengan (thirty) years.
30 (tiga puluh) tahun.
Bangunan yang merupakan bangunan dalam Building which represent building under build,
rangka bangun, kelola dan alih disusutkan operate and transfer arrangements are
dengan menggunakan metode garis lurus depreciated using the straight-line method over
selama jangka waktu perjanjian bangun, kelola the term of the build, operate and transfer
dan alih. agreements.
Properti investasi dihentikan pengakuannya Investment properties should be derecognized
pada saat pelepasan atau ketika properti on disposal or when the investment properties
investasi tersebut tidak digunakan lagi secara are permanently withdrawn from use and no
permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis future economic benefits are expected from its
di masa depan yang dapat diharapkan pada use or disposal. Gains or losses arising from the
saat penggunaan dan pelepasannya. Laba atau retirement or disposal of investment properties
rugi yang timbul dari penghentian atau are credited or charged to profit or loss in the
pelepasan properti investasi diakui dalam laba year the asset is derecognized.
rugi dalam tahun terjadinya penghentian atau
pelepasan tersebut.
231
Page 256
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
k. Properti investasi (lanjutan) k. Investment properties (continued)
Pemindahan ke properti investasi dilakukan Transfers to investment properties should be
jika, dan hanya jika, terdapat perubahan made when, and only when, there is a change
penggunaan yang ditunjukkan dengan in use, evidenced by the end of owner-
berakhirnya pemakaian oleh pemilik, occupation, commencement of an operating
dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau lease to another party or end of construction or
selesainya pembangunan atau development.
pengembangan.
Pemindahan dari properti investasi dilakukan Transfers from investment properties should be
jika, dan hanya jika, terdapat perubahan made when, and only when, there is a change
penggunaan yang ditunjukkan dengan in use, evidenced by the commencement of
dimulainya penggunaan oleh pemilik atau owner-occupation or commencement of
dimulainya pengembangan untuk dijual. development with a view to sell.
Untuk pemindahan dari properti investasi For transfer from investment properties
ke properti yang digunakan sendiri, Kelompok to owner-occupied property, the Group uses
Usaha menggunakan metode biaya pada the cost method at the date of change in use. If
tanggal perubahan penggunaan. Jika properti an owner-occupied property becomes an
yang digunakan menjadi properti investasi, investment property, the Group shall record the
Kelompok Usaha mencatat properti investasi investment property in accordance with the
tersebut sesuai dengan kebijakan aset tetap fixed assets policies up to the date of change in
sampai dengan saat tanggal terakhir use.
perubahan penggunaannya.
l. Aset tetap l. Fixed assets
Seluruh aset tetap awalnya diakui sebesar All fixed assets are initially recognized at cost,
biaya perolehan, yang terdiri atas harga which comprises its purchase price and any
perolehan dan biaya-biaya tambahan yang costs directly attributable in bringing the asset
dapat diatribusikan langsung untuk membawa to the location and condition necessary for it to
aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan be capable of operating in the manner intended
supaya aset tersebut siap digunakan sesuai by management. Capitalization of costs in
dengan maksud manajemen. Kapitalisasi biaya relation to construction in progress are
terkait dengan proyek dalam penyelesaian disclosed in Note 2m.
diungkapkan pada Catatan 2m.
Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan Subsequent to initial recognition, fixed assets
pada biaya perolehan dikurangi akumulasi are carried at cost less any subsequent
penyusutan dan akumulasi rugi penurunan accumulated depreciation and impairment
nilai. losses.
232
Page 257
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Aset tetap (lanjutan) l. Fixed assets (continued)
Penyusutan bangunan dihitung dengan Depreciation of buildings are computed using
menggunakan metode garis lurus (straight-line the straight-line method over the estimated
method) selama masa manfaat ekonomisnya useful lives ranging from 20 (twenty) to 30
berkisar antara 20 (dua puluh) sampai dengan (thirty) years.
30 (tiga puluh) tahun.
Penyusutan aset dimulai pada saat aset Depreciation of an asset starts when it is
tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud available for its intended use. Fixed assets are
penggunaannya. Aset tetap disusutkan dengan depreciated using the double declining method
menggunakan metode saldo menurun ganda at the following rates:
(double declining method), dengan tarif sebagai
berikut:
Tarif/Rates
Peralatan proyek 25% - 50% Utility equipment
Peralatan dan perlengkapan kantor dan hotel 25% - 50% Office and hotel furniture and fixtures
Kendaraan 25% - 50% Transportation equipment
Beban pemeliharaan dan perbaikan Repairs and maintenance expenses are taken
dibebankan pada laba rugi pada saat to profit or loss when these are incurred. The
terjadinya. Beban pemugaran dan cost of major renovation and restoration is
penambahan dalam jumlah besar dikapitalisasi included in the carrying amount of the related
kepada nilai tercatat aset tetap terkait bila besar fixed asset when it is probable that future
kemungkinan manfaat ekonomi masa depan economic benefits in excess of the originally
menjadi lebih besar dari standar kinerja awal assessed standard of performance of the
yang ditetapkan sebelumnya bagi Kelompok existing asset will flow to the Group, and is
Usaha dan disusutkan sepanjang sisa masa depreciated over the remaining useful life of the
manfaat aset tetap terkait, jika ada. related asset, if any.
Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan Land is stated at cost and not depreciated.
dan tidak disusutkan.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of fixed asset is derecognized upon
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat disposal or when no future economic benefits
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang are expected from its use or disposal. Any gain
diharapkan dari penggunaan atau or loss arising on derecognition of the asset
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari (calculated as the difference between the net
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai disposal proceeds and the carrying amount of
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan the asset) is included in consolidated statement
dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan of profit or loss and other comprehensive
dalam laporan laba rugi dan penghasilan income in the year the asset is derecognized.
komprehensif lain konsolidasian pada tahun
aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Pada setiap akhir periode pelaporan, nilai The residual values, useful lives and methods
residu, umur manfaat dan metode penyusutan of depreciation of fixed assets are reviewed by
di-reviu oleh manajemen Kelompok Usaha, dan the Group’s management, and adjusted
jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan prospectively if appropriate, at each reporting
secara prospektif. period.
233
Page 258
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Aset tetap (lanjutan) l. Fixed assets (continued)
Penilaian atas nilai tercatat aset dilakukan atas The carrying amounts of assets are reviewed
penurunan dan kemungkinan penurunan nilai for impairment and possible impairment on
tercatat aset jika terjadi peristiwa atau its carrying value when events or changes in
perubahan keadaan yang mengindikasikan circumstances indicate that their carrying
bahwa nilai tercatat mungkin tidak dapat values may not be fully recoverable.
seluruhnya terealisasi.
m. Proyek dalam penyelesaian m. Construction in progress
Proyek dalam penyelesaian dinyatakan Construction in progress is stated at cost. Costs
berdasarkan biaya perolehan. Biaya perolehan include acquisition cost of land and
termasuk biaya perolehan tanah dan accumulated construction costs including
akumulasi biaya pembangunan termasuk borrowing costs (Note 2o). Construction in
biaya pinjaman (Catatan 2o). Proyek dalam progress comprises construction intended to be
penyelesaian meliputi pembangunan yang fixed assets or investment properties when the
diperuntukkan untuk menjadi aset tetap atau allotment for completion and construction can
properti investasi pada saat penyelesaiannya not be reliably determined at the reporting date.
dan pembangunan yang belum dapat When the construction is completed and ready
ditentukan secara andal pembagian for use, the total cost incurred will be
peruntukkannya pada saat tanggal pelaporan. reclassified to appropriate “Fixed Asset” or
Pada saat pembangunan tersebut selesai dan “Investment Properties” account.
siap untuk digunakan, jumlah biaya yang
terjadi direklasifikasi ke akun “Aset Tetap” atau
“Properti Investasi” yang bersangkutan.
n. Tanah untuk pengembangan n. Land for development
Tanah untuk pengembangan dinyatakan Land for development is stated at cost or net
sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya realizable value, whichever is lower.
perolehan dan nilai realisasi bersih.
Biaya perolehan tanah untuk pengembangan, The cost of land for development consists of
yang terdiri dari biaya pra-perolehan dan pre-acquisition and acquisition cost of land. The
perolehan tanah. Biaya perolehan tanah akan cost of land will be transferred to land and
dipindahkan ke tanah dan bangunan yang building under construction when the land is
sedang dalam pembangunan pada saat tanah ready for development.
tersebut siap dibangun.
234
Page 259
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Biaya pinjaman o. Borrowing cost
Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan Borrowing costs that are directly attributable to
langsung dengan perolehan, pembangunan the acquisition, construction or production of a
atau pembuatan aset kualifikasian dikapitalisasi qualifying asset are capitalized as part of the
sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. cost of the related asset. Otherwise, borrowing
Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban costs are recognized as expenses when
pada saat terjadi. Biaya pinjaman neto yang incurred. Net financing cost capitalized as part
dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya of the acquisition, development and
perolehan, pengembangan dan pembangunan construction cost of land and buildings consists
tanah dan bangunan terdiri dari beban bunga, of interest expense, bank charges, including
beban bank, termasuk biaya/pendapatan swap swap costs/income (if any), which are
valuta asing (jika ada), yang terkait dengan attributable to principal loan for the asset
pinjaman pokok untuk pembangunan aset, dan construction and amortized transaction cost of
amortisasi biaya transaksi atas pinjaman yang loans which are measured based on PSAK 71,
diukur berdasarkan PSAK 71 dan selisih kurs and foreign exchange differences arising from
yang berasal dari pinjaman dalam mata uang foreign currency borrowings to the extent that
asing sepanjang selisih kurs tersebut they are regarded as adjustment to interest
diperlakukan sebagai penyesuaian atas biaya costs.
bunga.
Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat Capitalization of borrowing costs commences
aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan when the activities to prepare the qualifying
aset agar dapat digunakan sesuai dengan asset for its intended use are in progress, and
maksudnya, dan pengeluaran untuk aset the expenditures for the qualifying asset and
kualifikasian dan biaya pinjamannya telah the borrowing costs have been incurred.
terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan Capitalization of borrowing costs ceases when
pada saat selesainya secara substansi seluruh substantially all the activities necessary to
aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan prepare the qualifying assets are completed for
aset kualifikasian agar dapat digunakan sesuai their intended use.
dengan maksudnya.
p. Penurunan nilai aset non-keuangan p. Impairment of non-financial assets
Kelompok Usaha mengevaluasi pada setiap The Group assesses at each reporting date
tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi whether there is an indication that an asset may
bahwa suatu aset mungkin mengalami be impaired. If any indication exists, the Group
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi, estimates the asset’s recoverable amount.
Kelompok Usaha mengestimasi nilai Where the carrying amount of an asset exceeds
terpulihkan dari aset tersebut. Jika nilai tercatat its recoverable amount, the asset is considered
aset melebihi nilai terpulihkannya, maka aset impaired and is written down to its recoverable
tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai amount.
tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai
terpulihkannya.
235
Page 260
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
p. Penurunan nilai aset non-keuangan p. Impairment of non-financial assets
(lanjutan) (continued)
Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode An assessment is made at each reporting date
pelaporan untuk melihat apakah terdapat as to whether there is any indication that
indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah previously recognized impairment losses may
diakui dalam periode sebelumnya mungkin no longer exist or may have decreased. A
tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. previously recognized impairment is reversed
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui only if there has been a change in the
dalam periode sebelumnya dibalik hanya jika assumptions used to determine the asset’s
terdapat perubahan asumsi-asumsi yang recoverable amount since the last impairment
digunakan untuk menentukan nilai terpulihkan loss is recognized. Where an impairment loss
aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir is subsequently reversed, the carrying amount
diakui. Jika rugi penurunan nilai kemudian of the asset is increased to its recoverable
dibalik, nilai tercatat aset bertambah menjadi amount. That increased amount cannot exceed
sebesar nilai terpulihkannya. Jumlah the carrying amount that would have been
pertambahannya tidak dapat melebihi nilai determined, net of depreciation, had no
tercatat setelah dikurangi penyusutan, impairment loss been recognized for the asset
seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang in prior years. Such reversal is recognized in the
telah diakui untuk aset tersebut pada tahun consolidated statement of profit or loss and
sebelumnya. Pembalikan tersebut diakui dalam other comprehensive income.
laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
q. Sewa q. Lease
Kelompok Usaha menilai pada awal kontrak The Group assesses at contract inception
apakah suatu kontrak adalah, atau berisi, sewa. whether a contract is, or contains, a lease. That
Artinya, jika kontrak memberikan hak untuk is, if the contract conveys the right to control the
mengendalikan penggunaan aset teridentifikasi use of an identified asset for a period of time in
untuk suatu periode waktu sebagai imbalan exchange for consideration.
untuk imbalan.
Kelompok Usaha sebagai lessee Group as a lessee
Kelompok Usaha menerapkan satu pendekatan The Group applies a single recognition and
pengakuan dan pengukuran bagi seluruh sewa, measurement approach for all leases, except
kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa for short-term leases and leases of low-value
aset bernilai rendah. Kelompok Usaha assets. The Group recognizes lease liabilities to
mengakui liabilitas sewa untuk melakukan make lease payments and right of use assets
pembayaran sewa dan aset hak-guna yang representing the right to use the underlying
merupakan hak untuk menggunakan aset assets.
pendasar.
236
Page 261
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Sewa (lanjutan) q. Lease (continued)
Kelompok Usaha sebagai lessee (lanjutan) Group as a lessee (continued)
i. Aset Hak-guna i. Right of use assets
Kelompok Usaha mengakui aset hak- The Group recognizes right of use assets
guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu at the commencement date of the lease
tanggal aset tersedia untuk digunakan). (i.e., the date the underlying asset is
Aset hak-guna diukur pada harga available for use). Right of use assets are
perolehan, dikurangi akumulasi measured at cost, less any accumulated
penyusutan dan penurunan nilai, dan depreciation and impairment losses, and
disesuaikan untuk setiap pengukuran adjusted for any remeasurement of lease
kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan liabilities. The cost of right of use assets
aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas includes the amount of lease liabilities
sewa yang diakui, biaya langsung yang recognized, initial direct costs incurred,
timbul diawal, dan pembayaran sewa and lease payments made at or before
yang dilakukan pada atau sebelum the commencement date less any lease
tanggal mulai dikurangi setiap insentif incentives received. Right of use assets
sewa yang diterima. Aset hak-guna are depreciated on a straight-line basis
disusutkan dengan metode garis lurus over the shorter of the lease term and the
selama periode yang lebih pendek antara estimated useful lives of the assets.
sewa dan estimasi masa manfaat aset.
Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke If ownership of the leased asset transfers
Kelompok Usaha pada akhir masa sewa to the Group at the end of the lease term
atau biaya perolehan mencerminkan or the cost reflects the exercise of a
pelaksanaan opsi beli, penyusutan purchase option, depreciation is
dihitung dengan menggunakan estimasi calculated using the estimated useful life
masa manfaat aset. of the asset.
Aset hak guna juga mengalami penurunan The right of use assets are also subject to
nilai. impairment.
ii. Liabilitas sewa ii. Lease liabilities
Pada tanggal dimulainya sewa, Kelompok At the commencement date of the lease,
Usaha mengakui liabilitas sewa yang the Group recognizes lease liabilities
diukur pada nilai kini pembayaran sewa measured at the present value of lease
yang harus dilakukan selama masa sewa. payments to be made over the lease
Pembayaran sewa mencakup term. The lease payments include fixed
pembayaran tetap (termasuk pembayaran payments (including in-substance fixed
tetap secara substansi) dikurangi piutang payments) less any lease incentives
insentif sewa, pembayaran sewa variabel receivable, variable lease payments that
yang bergantung pada indeks atau tarif, depend on an index or a rate, and
dan jumlah yang diharapkan akan dibayar amounts expected to be paid under
dibawah jaminan nilai residu. residual value guarantees. The lease
Pembayaran sewa juga mencakup harga payments also include the exercise price
pelaksanaan dari opsi beli yang cukup of a purchase option reasonably certain to
pasti akan dilaksanakan oleh Kelompok be exercised by the Group and payments
Usaha, dan pembayaran denda untuk of penalties for terminating the lease, if
penghentian sewa, jika masa sewa the lease term reflects the Group
merefleksikan Kelompok Usaha exercising the option to terminate.
melaksanakan opsi untuk menghentikan
sewa.
237
Page 262
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Sewa (lanjutan) q. Lease (continued)
Kelompok Usaha sebagai lessee (lanjutan) Group as a lessee (continued)
ii. Liabilitas sewa (lanjutan) ii. Lease liabilities (continued)
Pembayaran sewa variabel yang tidak Variable lease payments that do not
bergantung pada indeks atau tarif diakui depend on an index or a rate are
sebagai beban (kecuali terjadi untuk recognized as expenses (unless they are
menghasilkan persediaan) pada periode incurred to produce inventories) in the
di mana peristiwa atau kondisi yang period in which the event or condition that
memicu terjadinya pembayaran. triggers the payment occurs.
Dalam menghitung nilai kini pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Kelompok Usaha menggunakan payments, the Group uses its incremental
suku bunga pinjaman tambahan pada borrowing rate at the lease
tanggal dimulainya sewa karena tingkat commencement date because the
bunga implisit dalam sewa tidak dapat interest rate implicit in the lease is not
segera ditentukan. Setelah tanggal readily determinable. After the
permulaan, jumlah liabilitas sewa commencement date, the amount of
ditingkatkan untuk merefleksikan lease liabilities is increased to reflect the
penambahan bunga dan mengurangi accretion of interest and reduced for the
pembayaran sewa yang dilakukan. Selain lease payments made. In addition, the
itu, nilai tercatat liabilitas sewa diukur carrying amount of lease liabilities is
kembali jika ada modifikasi, perubahan remeasured if there is a modification, a
masa sewa, perubahan pembayaran change in the lease term, a change in the
sewa (misalnya, perubahan pembayaran lease payments (e.g., changes to future
masa depan akibat perubahan indeks payments resulting from a change in an
atau kurs yang digunakan untuk index or rate used to determine such
pembayaran sewa) atau perubahan lease payments) or a change in the
penilaian opsi untuk membeli aset assessment of an option to purchase the
pendasar. underlying asset.
iii. Sewa jangka pendek dan sewa aset iii. Short-term leases and leases of low-
bernilai rendah value assets
Kelompok Usaha menerapkan The Group applies the short-term lease
pengecualian pengakuan sewa jangka recognition exemption to its short-term
pendek untuk sewa bangunan (yaitu, leases of buildings and infrastructures
sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 (i.e., those leases that have a lease term
bulan atau kurang, dari tanggal permulaan of 12 months or less from the
dan tidak mengandung opsi beli). Hal ini commencement date and do not contain
juga berlaku untuk pengecualian a purchase option). It also applies the
pengakuan sewa aset bernilai rendah lease of low-value assets recognition
untuk sewa bangunan yang dianggap exemption to leases of buildings and
bernilai rendah. Pembayaran sewa untuk infrastructures that are considered to be
sewa jangka pendek dan sewa dari aset low value. Lease payments on short-term
bernilai rendah diakui sebagai beban leases and leases of low-value assets are
dengan metode garis lurus selama masa recognized as expense on a straight-line
sewa. basis over the lease term.
238
Page 263
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Sewa (lanjutan) q. Lease (continued)
Kelompok Usaha sebagai lessor Group as a lessor
Sewa di mana Kelompok Usaha tidak Leases in which the Group does not transfer
mengalihkan secara substansial seluruh risiko substantially all the risks and rewards incidental
dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan to ownership of an asset are classified as
suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operating leases. Rental income arising is
operasi. Pendapatan sewa yang timbul dicatat accounted for on a straight-line basis over the
dengan metode garis lurus selama masa sewa lease terms and is included in revenue in the
dan dimasukkan dalam pendapatan dalam consolidated statement of profit or loss and
laporan laba rugi dan penghasilan other comprehensive income due to its
komprehensif lain konsolidasian karena sifat operating nature. Initial direct costs incurred in
operasinya. Biaya perolehan langsung awal negotiating and arranging an operating lease
yang timbul dalam negosiasi dan pengaturan are added to the carrying amount of the leased
sewa operasi ditambahkan ke nilai tercatat aset asset and recognized over the lease term on
sewaan dan diakui selama masa sewa atas the same basis as rental income. Contingent
dasar yang sama dengan pendapatan sewa. rents are recognized as revenue in the period in
Sewa kontinjensi diakui sebagai pendapatan which they are earned.
pada periode perolehannya.
r. Pengakuan pendapatan dan beban r. Revenue and expense recognition
Kelompok Usaha mensyaratkan pengakuan The Group requires revenue recognition to fulfill
pendapatan harus memenuhi lima langkah five steps of assessment:
analisa sebagai berikut:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan; 1. Identify contract(s) with customers;
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam 2. Identify performance obligations in the
kontrak. Kewajiban pelaksanaan contract. Performance obligations are
merupakan janji-janji dalam kontrak untuk promise in a contract to transfer to a
menyerahkan barang atau jasa yang customer goods or services that are
memiliki karakteristik berbeda ke distinct;
pelanggan;
3. Penetapan harga transaksi. Harga 3. Determine the transaction price.
transaksi merupakan jumlah imbalan yang Transaction price is the amount of
berhak diperoleh suatu entitas sebagai consideration to which an entity expects to
kompensasi atas diserahkannya barang be entitled in exchange for transferring
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. promised goods or services to customer.
Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak If the consideration promised in a contract
mengandung suatu jumlah yang bersifat includes variable amount, the Group
variabel, maka Kelompok Usaha estimates the amount of consideration to
membuat estimasi jumlah imbalan which it expects to be entitled n exchange
tersebut sebesar jumlah yang diharapkan for transferring goods or services to a
berhak diterima atas diserahkannya customer less the estimated amount of
barang atau jasa yang dijanjikan ke service level guarantee which will be paid
pelanggan dikurangi dengan estimasi during the contract period;
jumlah jaminan kinerja jasa yang akan
dibayarkan selama periode kontrak;
239
Page 264
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Pengakuan pendapatan dan beban r. Revenue and expense recognition
(lanjutan) (continued)
Kelompok Usaha mensyaratkan pengakuan The Group requires revenue recognition to fulfill
pendapatan harus memenuhi lima langkah five steps of assessment: (continued)
analisa sebagai berikut: (lanjutan)
4. Alokasi harga transaksi ke setiap 4. Allocate the transaction price to each
kewajiban pelaksanaan dengan performance obligation on the basis of the
menggunakan dasar harga jual berdiri relative stand-alone selling prices of each
sendiri relatif pada setiap barang atau jasa distinct goods or service promised in the
yang berbeda yang dijanjikan di dalam contract. Where these are not directly
kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati observable, the relative stand-alone
secara langsung, harga jual berdiri sendiri selling prices are estimated based on
relatif diestimasi berdasarkan biaya yang expected cost plus margin; and
diharapkan ditambah margin; dan
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban 5. Recognition of revenue when the
pelaksanaan telah dipenuhi dengan performace obligation is satisfied by
menyerahkan barang atau jasa (ketika transferring the goods or service to a
pelanggan telah memiliki kendali atas customer (which is when the customer
barang atau jasa tersebut). obtains control of that goods or servise).
Kelompok Usaha bergerak dalam bisnis The Group is in the business of selling strata
penjualan unit strata, pendapatan dari sewa, title units, rental income, service fees and hotel.
jasa pemeliharaan dan hotel. Pendapatan dari Revenue from contracts with customers is
kontrak dengan pelanggan diakui pada saat recognized when control of the goods or
pengendalian barang atau jasa dialihkan services are transferred to the customer at an
kepada pelanggan dalam jumlah yang amount that reflects the consideration to which
mencerminkan imbalan yang diharapkan akan the Group expects to be entitled in exchange
menjadi hak Kelompok Usaha dalam for those goods or services. The Group has
pertukaran barang atau jasa tersebut. generally concluded that it is the principal in its
Kelompok Usaha secara umum menyimpulkan revenue arrangements, except for the agency
bahwa hal tersebut adalah yang utama dalam services below, because it typically controls the
pengaturan pendapatannya. goods or services before transferring them to
the customer.
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contracts from customers is
diakui pada saat kepemilikan aset dialihkan recognized at the point in time when control of
kepada pelanggan, umumnya pada saat the asset is transferred to the customer,
penyerahan aset kepada pelanggan. Uang generally on delivery of the assets.
muka yang diperoleh dari pelangan diakui Downpayment from customers recognized as
sebagai liabilitas kontrak. contract liabilities.
Beban diakui pada saat terjadinya. Expenses are recognized as incurred.
240
Page 265
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
s. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing s. Foreign currency transactions and balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Transactions involving foreign currencies are
Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada recorded in Indonesian Rupiah at the rates of
saat transaksi dilakukan. exchange prevailing at the time the transactions
are made.
Pada akhir periode pelaporan, aset dan At the end of reporting period, monetary assets
liabilitas moneter dalam mata uang asing and liabilities denominated in foreign currencies
dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual are adjusted to reflect the average of the selling
dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia and buying rates of exchange prevailing at the
pada tanggal transaksi perbankan terakhir last banking transaction date of the year/period,
untuk tahun/periode yang bersangkutan, dan as published by Bank Indonesia, and any
laba atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau resulting gains or losses are credited or
dibebankan pada operasi tahun berjalan. charged to operations of the current year.
Nilai tukar yang digunakan untuk Dolar Amerika The rate of exchange used for United States
Serikat (AS$) adalah sebagai berikut (disajikan Dollar (US$) is as follows (presented in full
dalam angka penuh): amount):
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
AS$1 14.269 14.105 US$1
t. Perpajakan t. Taxation
Pajak final Final tax
Kelompok Usaha menghitung pajak The Group computed its income tax based on
penghasilan berdasarkan Peraturan the Ministry of Finance of Republic of Indonesia
Menteri Keuangan Republik Indonesia Regulation No. 243/PMK.03/2008 dated
No. 243/PMK.03/2008 tanggal 31 Desember December 31, 2008 concerning Income Tax of
2008 tentang Pajak Penghasilan atas Income from Transfer of Land and/or Building
Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah Titles. Based on this regulation, income from
dan/atau Bangunan. Berdasarkan peraturan sales transaction or transfer of land and/or
ini, penghasilan atas transaksi penjualan atau building titles earned or obtained by taxpayers
pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan since January 1, 2009 shall be subjected to final
yang diterima atau diperoleh wajib pajak mulai tax based on the applicable Income Tax Law.
tanggal 1 Januari 2009 akan dikenakan pajak Income tax for the Group’s rental income is
final berdasarkan Undang-undang Pajak computed based on final tax rate based on the
Penghasilan yang berlaku. Pajak penghasilan applicable tax regulation.
atas pendapatan sewa Kelompok Usaha
dihitung berdasarkan tarif pajak final sesuai
dengan peraturan perpajakan yang berlaku.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 5 Based on Government Regulation No. 5 dated
tanggal 23 Maret 2002, penghasilan dari sewa March 23, 2002, income from shopping center
pusat niaga dikenakan pajak final sebesar 10%. rental is subject to a final tax of 10%.
Selisih nilai tercatat aset dan liabilitas yang The differences between the carrying amounts
berhubungan dengan pajak penghasilan final of assets and liabilities related to final income
dengan dasar pengenaan pajaknya, tidak tax and their respective tax bases, are not
diakui sebagai aset atau liabilitas pajak recognized as deferred tax assets or liabilities.
tangguhan.
241
Page 266
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
t. Perpajakan (lanjutan) t. Taxation (continued)
Pajak final (lanjutan) Final tax (continued)
Selisih antara jumlah pajak penghasilan final The difference between the final income tax
yang telah dibayar dengan jumlah yang paid and the amount charged as tax expense in
dibebankan sebagai beban pajak pada profit or loss is recognized as prepaid tax or tax
perhitungan pada laba rugi diakui sebagai pajak payable.
dibayar di muka atau utang pajak.
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur Tax regulation in Indonesia determined that
beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak certain taxable income is subject to final tax.
yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan Final tax applied to the gross value of
atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan transactions is applied even when the parties
walaupun atas transaksi tersebut pelaku carrying the transaction are recognizing losses.
transaksi mengalami kerugian.
Pajak kini Current tax
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun Current income tax assets and liabilities for the
berjalan diukur sebesar jumlah yang current period are measured at the amount
diharapkan dapat direstitusi dari atau expected to be recovered from or paid to the
dibayarkan kepada otoritas perpajakan. taxation authority.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba Current tax expense is determined based on
kena pajak tahun berjalan yang dihitung the taxable profit for the year computed using
berdasarkan tarif pajak yang berlaku. the prevailing tax rates.
Kekurangan/kelebihan pembayaran pajak Underpayment/overpayment of income tax are
penghasilan dicatat sebagai bagian dari Beban presented as part of Income Tax Expense -
Pajak Penghasilan Badan - Kini dalam laporan Current in the consolidated statements of profit
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain or loss and other comprehensive income. The
konsolidasian. Kelompok Usaha juga Group also presents interest/penalty, if any, as
menyajikan bunga/denda, jika ada, sebagai part of Income Tax Expense - Current.
bagian dari Beban Pajak Penghasilan Badan -
Kini.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui Amendments to tax obligations are recorded
pada saat surat ketetapan pajak diterima atau, when a tax assessment letter is received or, if
jika diajukan keberatan, pada saat keputusan appealed against, when the result of the appeal
atas keberatan ditetapkan. is determined.
242
Page 267
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
t. Perpajakan (lanjutan) t. Taxation (continued)
Pajak tangguhan Deferred tax
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui Deferred tax assets and liabilities are
menggunakan metode liabilitas atas recognized using the liability method for the
konsekuensi pajak pada masa mendatang yang future tax consequences attributable to
timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan differences between the carrying amounts of
liabilitas menurut laporan keuangan dengan existing assets and liabilities in the financial
dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas pada statements and their respective tax bases at
setiap tanggal pelaporan. Liabilitas pajak each reporting date. Deferred tax liabilities are
tangguhan diakui untuk semua perbedaan recognized for all taxable temporary differences
temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan and deferred tax assets are recognized for
diakui untuk perbedaan temporer yang boleh deductible temporary differences and
dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal, accumulated fiscal losses to the extent that it is
sepanjang besar kemungkinan perbedaan probable that taxable profit will be available in
temporer yang boleh dikurangkan dan future years against which the deductible
akumulasi rugi fiskal tersebut dapat temporary differences and accumulated fiscal
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena losses can be utilized.
pajak pada masa depan.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of a deferred tax asset is
ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan reviewed at the end of each reporting period
diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak and reduced to the extent that it is no longer
memadai untuk mengkompensasi sebagian probable that sufficient taxable profit will be
atau semua manfaat aset pajak tangguhan available to allow part or all of the benefit of that
tersebut. Pada akhir setiap periode pelaporan, deferred tax asset to be utilized. At the end of
Kelompok Usaha menilai kembali aset pajak each reporting period, the Group reassesses
tangguhan yang tidak diakui. Kelompok Usaha unrecognized deferred tax assets. The Group
mengakui aset pajak tangguhan yang recognizes a previously unrecognized deferred
sebelumnya tidak diakui apabila besar tax assets to the extent that it has become
kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa probable that future taxable profit will allow the
depan akan tersedia untuk pemulihannya. deferred tax assets to be recovered.
Pajak Pertambahan Nilai Value Added Tax
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui Revenue, expenses and assets are recognized
neto atas jumlah PPN kecuali: net of the amount of VAT except:
PPN yang muncul dari pembelian aset atau Where the VAT incurred on a purchase of
jasa yang tidak dapat dikreditkan, yang assets or services is not recoverable, in
dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari which case the VAT is recognized as part of
biaya perolehan aset atau sebagai bagian the cost of acquisition of the asset or as part
dari item beban-beban yang terkait; dan of the expense item as applicable; and
Piutang dan utang yang disajikan termasuk Receivables and payables that are stated
dengan jumlah PPN. with the amount of VAT included.
Jumlah PPN neto yang diajukan untuk The net amount of VAT which is claimed for
direstitusi, atau terutang kepada, kantor pajak restitution from, or payable to, the taxation
termasuk sebagai bagian dari aset atau liabilitas authorities is included as part of assets or
pada laporan posisi keuangan konsolidasian. liabilities in the consolidated statement of
financial position.
243
Page 268
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
u. Liabilitas imbalan kerja karyawan u. Employee benefits liability
Kelompok Usaha mempunyai program dana The Group have defined contribution retirement
pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan plans covering all their qualified permanent
tetap yang memenuhi syarat. employees.
Kelompok Usaha juga mencatat penyisihan The Group also provides additional provisions
manfaat tambahan selain program dana on top of the benefits provided under the above-
pensiun tersebut di atas untuk memenuhi dan mentioned defined contribution pension
menutup imbalan minimum yang harus dibayar programs in order to meet and cover the
kepada karyawan-karyawan sesuai dengan minimum benefits required to be paid to the
Perjanjian Kerja Bersama dan Undang-undang qualified employees under Collective Labor
Penciptaan Lapangan Kerja No. 11/2020 (“UU Agreement and Job Creation Law No. 11/2020
Cipta Kerja”, (UUCK)). Penyisihan tambahan (the “Cipta Kerja Law”, (UUCK)). The said
tersebut diestimasi dengan menggunakan additional provisions are estimated using
perhitungan aktuarial metode “Projected Unit actuarial calculations using the “Projected Unit
Credit”. Credit” method.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurements of the net defined benefit
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai liability (asset), which are recognized as other
penghasilan komprehensif lain, terdiri dari: comprehensive income, consists of:
1. Keuntungan dan kerugian aktuarial; 1. Acturial gains and losses;
2. Imbal hasil atas aset program, tidak 2. The return on plan assets, excluding the
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam amounts included in net interest on the net
bunga neto atas liablitas (aset) imbalan defined benefit liablity (asset); and
pasti neto; dan
3. Setiap perubahan dampak batas aset, tidak 3. Any change in the effect of the asset ceiling,
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam excluding the amounts included in net
bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan interest on the net defined benefit liability
pasti neto. (asset).
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurements of the net defined benefit
imbalan pasti neto yang diakui sebagai liability (asset) recognized in other
penghasilan komprehensif lain tidak comprehensive income will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi pada periode to profit or loss in the next periods.
berikutnya.
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi pada Past service costs are recognized in profit or
tanggal yang lebih awal antara: loss at the earlier of:
1. Tanggal amendemen atau kurtailmen 1. The date of the plan amendment or
program; dan curtailment; and
2. Tanggal pada saat Kelompok Usaha 2. The date that the Group recognizes related
mengakui biaya restrukturisasi terkait. restructuring costs.
244
Page 269
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
u. Liabilitas imbalan kerja karyawan (lanjutan) u. Employee benefits liability (continued)
Bunga neto ditentukan dengan mengalikan Net interest is calculated by applying discount
liabilitas (aset) imbalan pasti neto dengan rate to the net defined benefit liability (asset).
tingkat diskonto. Kelompok Usaha mengakui The Group recognizes the following changes in
perubahan atas liabilitas imbalan pasti neto the net defined benefit obligation under
berikut pada “Beban Umum dan Administrasi” “General and Administrative Expenses” in the
pada laporan laba rugi dan penghasilan consolidated statement of profit or loss and
komprehensif lain konsolidasian: other comprehensive income:
1. Biaya jasa yang terdiri dari biaya jasa kini, 1. Service costs comprising current service
biaya jasa lalu dan keuntungan dan costs, past service costs and gain and
kerugian atas kurtailmen; dan losses on curtailments; and
2. Beban atau pendapatan bunga neto. 2. Net interest expense or income.
Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau Gains or losses on the curtailment or settlement
penyelesaian suatu program imbalan pasti of a defined benefit plan are recognized when
diakui ketika kurtailmen atau penyelesaian the curtailment or settlement occurs.
terjadi.
Kurtailmen terjadi apabila salah satu dari A curtailment occurs when an entity either:
kondisi berikut terpenuhi:
1. Menunjukkan komitmennya untuk 1. Is demonstrably committed to make a
mengurangi secara signifikan jumlah significant reduction in the number of
pekerja yang ditanggung oleh program; employees covered by a plan; or
atau
2. Mengubah ketentuan dalam program 2. Amends the terms of a defined benefit plan
imbalan pasti yang menyebabkan bagian so that a significant element of future
yang signifikan dari jasa masa depan service by current employees will no longer
pekerja tidak lagi memberikan imbalan qualify for benefits, or will qualify only for
atau memberikan imbalan yang lebih reduced benefits.
rendah.
Penyelesaian program terjadi ketika Kelompok A settlement occurs when the Group enters into
Usaha melakukan transaksi yang a transaction that eliminates all further legal or
menghapuskan semua kewajiban hukum atau constructive obligation for part or all of the
konstruktif atas sebagian atau seluruh imbalan benefits provided under a defined benefit plan.
dalam program imbalan pasti.
245
Page 270
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
v. Segmen operasi v. Operating segments
Segmen adalah bagian yang dapat dibedakan A segment is a distinguishable component of
dari Kelompok Usaha yang terlibat baik dalam the Group that is engaged either in providing
menyediakan produk atau jasa tertentu certain products or services (business
(segmen usaha), maupun dalam menyediakan segment), or in providing products or services
produk atau jasa dalam lingkungan ekonomi within a particular economic environment
tertentu (segmen geografis), yang memiliki (geographical segment), which is subject to
risiko dan imbalan yang berbeda dengan risks and rewards that are different from those
segmen lainnya. of other segments.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas Segment revenue, expenses, results, assets
segmen termasuk item-item yang dapat and liabilities include items directly attributable
diatribusikan langsung kepada suatu segmen to a segment as well as those that can be
serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan allocated on a reasonable basis to that
dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. segment. They are determined before intra-
Segmen ditentukan sebelum saldo dan group balances and intra-group transactions
transaksi antar Kelompok Usaha dieliminasi are eliminated as part of the consolidation
sebagai bagian dari proses konsolidasi. process.
w. Provisi w. Provision
Provisi diakui jika Kelompok Usaha memiliki Provisions are recognized when the Group has
liabilitas kini (baik bersifat hukum a present obligation (legally or constructively)
maupun bersifat konstruktif) sebagai akibat where, as a result of a past event, it is probable
peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya that the settlement of the obligation will result in
penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan an outflow of resources embodying economic
arus keluar sumber daya yang mengandung benefits and a reliable estimate of the amount
manfaat ekonomi dan estimasi yang andal of the obligation can be made.
mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat
dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting date
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi and adjusted to reflect the current best
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber estimate. If it is no longer probable that an
daya untuk menyelesaikan kewajiban outflow of resources will be required to settle
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi the obligation, the provision is reversed.
dibalik.
246
Page 271
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
x. Laba per saham x. Earnings per share
Laba per saham dihitung dengan membagi laba Earnings per share is computed by dividing
tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada income for the year attributable to owners of the
pemilik entitas induk dengan rata-rata parent entity by the weighted average number
tertimbang jumlah saham biasa yang beredar of issued ordinary shares during the year
selama tahun yang bersangkutan (3,141,390,962 shares each for the years
(3.141.390.962 saham masing-masing untuk ended December 31, 2021 and 2020).
tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 dan 2020).
Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi The Company has no outstanding dilutive
saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal potential ordinary shares as of December 31,
31 Desember 2021 dan 2020, dan oleh 2021 and 2020, and accordingly, no diluted
karenanya, laba per saham dilusian tidak earnings per share is calculated and presented
dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi in the consolidated statement of profit or loss
dan penghasilan komprehensif lain and other comprehensive income.
konsolidasian.
y. Tambahan modal disetor y. Additional paid-in capital
Tambahan modal disetor merupakan selisih Additional paid-in capital represents the
antara harga penawaran dengan nilai nominal difference between the offering price and the
saham, setelah dikurangi dengan biaya-biaya par value of share capital, net of share issuance
yang terjadi sehubungan dengan penawaran costs and additional paid-in capital in relation
umum saham tersebut dan penambahan modal with tax amnesty program.
disetor lain sehubungan dengan program
pengampunan pajak.
z. Biaya emisi obligasi z. Bonds issuance costs
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan Costs incurred in connection with the issuance
penerbitan obligasi ditangguhkan dan of bonds are deferred and amortized using the
diamortisasi dengan menggunakan metode effective interest rate method over the term of
suku bunga efektif selama jangka waktu the bonds.
obligasi.
Saldo biaya emisi obligasi ditangguhkan dicatat The balance of deferred bonds issuance costs
sebagai pengurang terhadap saldo utang is presented as a deduction from the
obligasi. outstanding bond.
aa. Peristiwa setelah tanggal pelaporan aa. Events after the reporting date
Peristiwa setelah akhir tahun yang memberikan Post year-end events that provide additional
tambahan informasi mengenai posisi keuangan information about the Group’s financial position
Kelompok Usaha pada tanggal pelaporan at the reporting date (adjusting events), if any,
(peristiwa penyesuai), jika ada, dicerminkan are reflected in the consolidated financial
dalam laporan keuangan konsolidasian. statements. Post year-end events that are not
Peristiwa setelah akhir tahun yang bukan adjusting events are disclosed in the notes to
peristiwa penyesuai diungkapkan dalam the consolidated financial statements when
catatan atas laporan keuangan konsolidasian material.
jika material.
247
Page 272
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ab. Standar akuntansi yang telah disahkan ab. Accounting standards issued but not yet
namun belum berlaku efektif effective
Berikut ini adalah beberapa standar akuntansi The following are several issued accounting
yang telah disahkan oleh Dewan Standar standards by the Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan (“DSAK”) yang dipandang Accounting Standards Board (“DSAK”) that are
relevan terhadap pelaporan keuangan considered relevant to the financial reporting of
Kelompok Usaha namun belum berlaku efektif the Group but not yet effective for 2021
untuk laporan keuangan konsolidasian tahun consolidated financial statements:
2021:
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2022 Effective beginning on or after January 1, 2022
1) Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis - 1) Amendments to PSAK 22: Business
Rujukan ke Kerangka Konseptual Combinations - Reference to Conceptual
Frameworks
Amendemen ini mengklarifikasi interaksi These amendments clarify the interactions
antara PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 dan between PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 and
Kerangka Konseptual Pelaporan the Conceptual Framework of Financial
Keuangan. Reporting.
Secara umum, amendemen PSAK 22: In general, the amendments to PSAK 22:
Menambahkan deskripsi terkait Add a description regarding “liabilities
“liabilitas dan liabilitas kontinjensi and contingent liabilities within the
dalam ruang lingkup PSAK 57 atau scope of PSAK 57 or ISAK 30”.
ISAK 30”.
Mengklarifikasi liabilitas kontinjensi Clarifying the contingent liabilities
yang telah diakui pada tanggal recognized at the acquisition date.
akuisisi.
Menambahkan definisi aset Adds definition of a contingent asset
kontinjensi dan perlakuan and its accounting treatment.
akuntansinya.
Amendemen PSAK 22 ini berlaku efektif These amendments will become effective
pada tanggal 1 Januari 2022 dengan on January 1, 2022 with earlier application
penerapan dini diperkenankan dan permitted and are not expected to have any
amendemen ini tidak diekspektasi memiliki impact to the financial reporting of the
dampak pada pelaporan keuangan Group upon first-time adoption.
Kelompok Usaha pada saat diadopsi untuk
pertama kali.
248
Page 273
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ab. Standar akuntansi yang telah disahkan ab. Accounting standards issued but not yet
namun belum berlaku efektif (lanjutan) effective (continued)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2022 Effective beginning on or after January 1, 2022
(lanjutan) (continued)
2) Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas 2) Amendments to PSAK 57: Provisions,
Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Contingent Liabilities, and Contingent
Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Assets regarding Aggravating Contracts -
Kontrak Contract Fulfillment Costs
Amendemen PSAK 57 mengatur bahwa The amendments to PSAK 57 provide that
biaya untuk memenuhi kontrak terdiri dari costs to fulfill a contract consist of costs that
biaya yang berhubungan langsung dengan are directly related to the contract. Costs
kontrak. Biaya yang berhubungan langsung that are directly related to the contract
dengan kontrak terdiri dari: consist of:
1. Biaya inkremental untuk memenuhi 1. Incremental costs to fulfill the contract,
kontrak tersebut, dan and
2. Alokasi biaya lain yang berhubungan 2. Allocation of other costs that are directly
langsung untuk memenuhi kontrak. related to fulfilling the contract.
Amendemen ini berlaku efektif pada Amendments to PSAK 57 are effective on
tanggal 1 Januari 2022 dengan penerapan January 1, 2022 with earlier application
dini diperkenankan dan amendemen ini permitted and are not expected to have any
tidak diekspektasikan memiliki dampak impact to the financial reporting of the
pada pelaporan keuangan Kelompok Group upon first-time adoption.
Usaha pada saat diadopsi untuk pertama
kali.
3) Penyesuaian Tahunan 2020 - PSAK 71: 3) 2020 Annual Improvements - PSAK 71:
Instrumen Keuangan Financial Instruments
Amendemen ini mengklarifikasi biaya yang The amendment clarifies the fees that an
diperhitungkan entitas dalam mengevaluasi entity includes when assessing whether the
apakah persyaratan yang dimodifikasi dari modified terms of a financial liability
suatu liabilitas keuangan menyebabkan required derecognition of the original
penghentian pengakuan liabilitas keuangan financial liability and recognition of a new
orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan financial liability. These fees include only
baru. Biaya tersebut hanya mencakup yang those paid or received between the
dibayarkan atau diterima antara peminjam borrower and the lender, including fees paid
dan pemberi pinjaman, termasuk fee yang or received by either the borrower or lender
dibayarkan atau diterima baik oleh on the other’s behalf.
peminjam atau pemberi pinjaman atas
nama pihak lain.
Amendemen ini berlaku efektif untuk The amendment is effective for annual
periode pelaporan tahunan yang dimulai reporting periods beginning on or after
pada atau setelah 1 Januari 2022 dengan January 1, 2022 with earlier adoption
penerapan dini diperkenankan namun tidak permitted but not expected to have any
diekspektasikan memiliki dampak pada impact to the financial reporting of the
pelaporan keuangan Kelompok Usaha Group upon first-time adoption.
pada saat diadopsi untuk pertama kali.
249
Page 274
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ab. Standar akuntansi yang telah disahkan ab. Accounting standards issued but not yet
namun belum berlaku efektif (lanjutan) effective (continued)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2022 Effective beginning on or after January 1, 2022
(lanjutan) (continued)
4) Penyesuaian Tahunan 2020 - PSAK 73: 4) 2020 Annual Improvements - PSAK 73:
Sewa Leases
Amendemen terhadap Contoh Ilustrasi 13 The amendment to Illustrative Example 13
yang merupakan bagian dari PSAK 73 accompanying PSAK 73 removes from the
dengan menghilangkan dari contoh ilustrasi example the illustration of the
penggantian perbaikan properti sewaan reimbursement of leasehold improvements
oleh pesewa untuk mengatasi potensi by the lessor in order to resolve any
kebingungan mengenai perlakuan insentif potential confusion regarding the treatment
sewa yang mungkin timbul karena cara of lease incentives that might arise because
insentif sewa diilustrasikan dalam contoh of how lease incentives are illustrated in
tersebut. that example.
Amendemen ini diterapkan secara The amendment prospectively to fair value
prospektif terhadap pengukuran nilai wajar measurements on or after the beginning of
pada atau setelah awal periode pelaporan the first annual reporting period beginning
tahunan pertama yang dimulai pada atau on or after January 1, 2022 with earlier
setelah 1 Januari 2022 dengan penerapan adoption permitted but not expected to have
diperkenankan namun amendemen ini any impact to the financial reporting of the
tidak diekspektasikan memiliki dampak Group upon first-time adoption
pada pelaporan keuangan Kelompok
Usaha pada saat diadopsi untuk pertama
kali.
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2023 Effective beginning on or after January 1, 2023
1) Amendemen PSAK 16: Aset Tetap - Hasil 1) Amendments to PSAK 16: Fixed Assets -
sebelum Penggunaan yang Diintensikan Proceeds before Intended Use
Amendemen ini tidak memperbolehkan The amendments prohibit entities to deduct
entitas untuk mengurangi suatu hasil from the cost of an item of fixed assets, any
penjualan item yang diproduksi saat proceeds from selling items produced while
membawa aset tersebut ke lokasi dan bringing that asset to the location and
kondisi yang diperlukan supaya aset dapat condition necessary for it to be capable of
beroperasi sesuai dengan intensi operating in the manner intended by
manajemen dari biaya perolehan suatu aset management. Instead, an entity recognizes
tetap. Sebaliknya, entitas mengakui hasil the proceeds from selling such items, and
dari penjualan item-item tersebut, dan biaya the costs of producing those items, in the
untuk memproduksi item-item tersebut, profit or loss.
dalam laba rugi.
Amendemen tersebut berlaku efektif untuk The amendment is effective for annual
periode pelaporan tahunan yang dimulai reporting periods beginning on or after
pada atau setelah 1 Januari 2023 dan January 1, 2023 and shall be applied
diterapkan secara retrospektif untuk aset retrospectively to items of property, plant
tetap yang tersedia untuk digunakan pada and equipment made available for use on or
atau setelah awal dari periode sajian paling after the beginning of the earliest period
awal dimana entitas pertama kali presented when the entity first applies the
menerapkan amendemen tersebut. amendment.
250
Page 275
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ab. Standar akuntansi yang telah disahkan ab. Accounting standards issued but not yet
namun belum berlaku efektif (lanjutan) effective (continued)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2023 Effective beginning on or after January 1, 2023
(lanjutan) (continued)
1) Amendemen PSAK 16: Aset Tetap - Hasil 1) Amendments to PSAK 16: Fixed Assets -
sebelum Penggunaan yang Diintensikan Proceeds before Intended Use (continued)
(lanjutan)
Amendemen tersebut diperkirakan tidak The amendments are not expected to have
akan berdampak material terhadap a material impact on the financial reporting
pelaporan keuangan Kelompok Usaha. of the Group.
2) Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan 2) Amendments to PSAK 1: Presentation of
Keuangan Tentang Klasifikasi Liabilitas Financial Statements - Classification of a
sebagai Jangka Pendek atau Jangka Liability as current or non-current
Panjang
Amendemen ini menentukan persyaratan The amendments specify the requirements
untuk mengklasifikasikan suatu liabilitas for classifying liabilities as current or non-
sebagai jangka pendek atau jangka current and clarify:
panjang dan menjelaskan:
hal yang dimaksud sebagai hak untuk what is meant by a right to defer
menangguhkan pelunasan, settlement,
hak untuk menangguhkan pelunasan the right to defer must exist at the end
harus ada pada akhir periode of the reporting period,
pelaporan,
klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi classification is not affected by the
oleh kemungkinan entitas akan likelihood that an entity will exercise its
menggunakan haknya untuk deferral right, and
menangguhkan liabilitas, dan
hanya jika derivatif melekat pada only if an embedded derivative in a
liabilitas konversi tersebut adalah suatu convertible liability is an equity
instrumen ekuitas, maka syarat dan instrument would the terms and
ketentuan dari suatu liabilitas konversi conditions of a liability will not impact
tidak akan berdampak pada its classification.
klasifikasinya.
Amendemen tersebut berlaku efektif untuk The amendments are effective for annual
periode pelaporan tahunan yang dimulai reporting periods beginning on or after
pada atau setelah 1 Januari 2023 dan January 1, 2023 and shall be applied
diterapkan secara retrospektif. retrospectively.
Amendemen tersebut diekspektasikan The amendments are not expected to have
tidak akan berdampak material terhadap a material impact on the financial reporting
pelaporan keuangan Kelompok Usaha. of the Group.
251
Page 276
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ab. Standar akuntansi yang telah disahkan ab. Accounting standards issued but not yet
namun belum berlaku efektif (lanjutan) effective (continued)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2023 Effective beginning on or after January 1, 2023
(lanjutan) (continued)
3) Amendemen PSAK 1: Penyajian laporan 3) Amendment of PSAK 1: Presentation of
keuangan tentang Pengungkapan financial statement - Disclosure of
Kebijakan Akuntansi accounting policies
Amendemen ini memberikan panduan dan This amendments provides guidance and
contoh untuk membantu entitas menerapkan examples to help entities apply materiality
pertimbangan materialitas dalam judgements to accounting policy disclosures.
pengungkapan kebijakan akuntansi. The amendment aim to help entities provide
Amendemen tersebut bertujuan untuk accounting policy disclosures that are more
membantu entitas menyediakan useful by replacing the requirement for
pengungkapan kebijakan akuntansi yang entities to disclose their ‘significant’
lebih berguna dengan mengganti accounting policies with a requirement to
persyaratan untuk mengungkapkan disclose their ‘material’ accounting policies
kebijakan akuntansi 'signifikan' entitas and adding guidance on how entities apply
dengan persyaratan untuk mengungkapkan the concept of materiality in making
kebijakan akuntansi 'material' entitas dan decisions about accounting policy
menambahkan panduan tentang bagaimana disclosures.
entitas menerapkan konsep materialitas
dalam membuat keputusan tentang
pengungkapan kebijakan akuntansi.
Amendemen ini berlaku efektif pada atau The amendments are effective on or after
setelah tanggal 1 Januari 2023 dengan January 1, 2023 with earlier application
penerapan dini diperkenankan. Kelompok permitted. The Group is currently assessing
Usaha saat ini sedang menilai dampak dari the impact of the amendment to determine
amendemen tersebut untuk menentukan the impact they will have on the Group’s
dampaknya terhadap pengungkapan accounting policy disclosures.
kebijakan akuntansi Kelompok Usaha.
4) Amendemen PSAK 25: Kebijakan 4) Amendment of PSAK 25: Accounting
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, Policies, Changes in Accounting Estimates
dan Kesalahan terkait Definisi Estimasi and Errors - Definition of Accounting
Akuntansi Estimates
Amendemen tersebut memperkenalkan The amendments introduces a definition of
definisi 'estimasi akuntansi' dan ‘accounting estimates’ and clarify the
mengklarifikasi perbedaan antara perubahan distinction between changes in accounting
estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan estimates and changes in accounting
akuntansi dan koreksi kesalahan. policies and the correction of errors. Also,
Amendemen tersebut juga mengklarifikasi they clarify how entities use measurement
bagaimana entitas menggunakan teknik techniques and inputs to develop accounting
pengukuran dan input untuk estimates.
mengembangkan estimasi akuntansi.
252
Page 277
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ab. Standar akuntansi yang telah disahkan ab. Accounting standards issued but not yet
namun belum berlaku efektif (lanjutan) effective (continued)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2023 Effective beginning on or after January 1, 2023
(lanjutan) (continued)
4) Amendemen PSAK 25: Kebijakan 4) Amendment of PSAK 25: Accounting
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, Policies, Changes in Accounting Estimates
dan Kesalahan terkait Definisi Estimasi and Errors - Definition of Accounting
Akuntansi (lanjutan) Estimates (continued)
Amendemen tersebut berlaku efektif pada The amendments are effective on or after
tanggal 1 Januari 2023 dan berlaku untuk January 1, 2023 and apply to changes in
perubahan kebijakan akuntansi dan accounting policies and changes in
perubahan estimasi akuntansi yang terjadi accounting estimates that occur on or after
pada atau setelah awal periode tersebut. the start of that period. Earlier application is
Penerapan dini diperkenankan. Kelompok permitted. The Group is currently assessing
Usaha saat ini sedang menilai dampak dari the impact of the amendment to determine
amendemen tersebut untuk menentukan the impact they will have on the Group’s
dampaknya terhadap pelaporan keuangan financial reporting.
Kelompok Usaha.
5) Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan 5) Amendment of PSAK 46: Income Taxes -
tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Deferred Tax related to Assets and Liabilities
Liabilitas Yang Timbul Dari Transaksi arising from a Single Transaction
Tunggal
Amendemen ini mengusulkan agar entitas This amendment proposes that entities
mengakui aset maupun liabilitas pajak recognize deferred tax assets and liabilities
tangguhan pada saat pengakuan awalnya at the time of initial recognition, for example
sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk from a lease transaction, to eliminate
mengeliminasi perbedaan praktik saat ini differences in current practice for such
atas transaksi tersebut dan transaksi lain transactions and similar transactions.
yang serupa.
Amendemen tersebut berlaku efektif untuk The amendments are effective for annual
periode pelaporan tahunan yang dimulai reporting periods beginning on or after
pada atau setelah 1 Januari 2023 dengan January 1, 2023 with early adoption
penerapan dini diperkenankan. Kelompok permitted. The Group is currently assessing
Usaha saat ini sedang menilai dampak dari the impact of the amendment to determine
amendemen tersebut untuk menentukan the impact they will have on the Group’s
dampaknya terhadap pelaporan keuangan financial reporting.
Kelompok Usaha.
Kelompok Usaha sedang mengevaluasi The Group is presently evaluating and has not
dampak dari standar akuntansi tersebut dan yet determined the effects of these accounting
belum menentukan dampaknya terhadap standards on its consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian Kelompok statements.
Usaha.
253
Page 278
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN 3. SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian The preparation of the Group’s consolidated
Kelompok Usaha mengharuskan manajemen untuk financial statements requires management to make
membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang judgments, estimates and assumptions that affect
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas the reported amounts of revenues, expenses,
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan assets and liabilities, and the disclosure of
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada contingent liabilities, at the end of the reporting
akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai period. Uncertainty over these assumptions and
asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan estimates could result in outcomes that require
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset material adjustments to the carrying amounts of the
dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. assets and liabilities affected in future reporting
periods.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgments are made by management
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi in the process of applying the Group’s accounting
Kelompok Usaha yang memiliki pengaruh paling policies that have the most significant effect on the
signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan amounts recognized in the consolidated financial
keuangan konsolidasian: statements:
Penentuan mata uang fungsional Determination of functional currency
Mata uang fungsional dari masing-masing entitas The functional currency of each entity under the
dalam Kelompok Usaha adalah mata uang dari Group is the currency of the primary economic
lingkungan ekonomi primer dimana entitas environment in which each entity operates.
beroperasi. Kelompok Usaha menetapkan mata The Group determined that its functional currency
uang fungsionalnya adalah Rupiah. Mata uang is Indonesian Rupiah. It is the currency that mainly
tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi influences the revenue and the cost of rendering
pendapatan dan beban dari jasa yang diberikan. services.
Klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and financial
liabilities
Kelompok Usaha menetapkan klasifikasi atas aset The Group determines the classification of certain
dan liabilitas tertentu sebeagai aset keuangan dan assets and liabilities as financial assets and
liabilitas keuangan dengan pertimbangan bila financial liabilities by assessing if they meet the
definisi yang ditetapkan PSAK 71 terpenuhi. definitions set out in PSAK 71. Accordingly, the
Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas financial assets and financial liabilities are
keuangan diakui sesuai dengan kebijakan accounted for in accordance with the Group’s
akuntansi Kelompok Usaha seperti diungkapkan accounting policies as disclosed in Note 2h.
pada Catatan 2h.
Properti investasi dan properti digunakan sendiri Investment property and owner occupied property
Kelompok Usaha menentukan apakah sebuah The Group determines whether a property qualifies
properti memenuhi syarat sebagai properti as an investment properties. In making its
investasi. Dalam menentukan penilaiannya, judgment, the Group considers whether the
Kelompok Usaha mempertimbangkan apakah property generates cash flows largely independent
properti menghasilkan arus kas yang sebagian of the other assets held by an entity. Owner
besar tidak bergantung pada aset lain yang dimiliki occupied properties generate cash flows that are
oleh entitas. Properti yang digunakan sendiri attributable not only to the property but also to the
menghasilkan arus kas yang dapat diatribusikan other assets used in the production or supply
tidak hanya ke properti, tetapi juga ke aset lain yang process.
digunakan dalam proses produksi atau persediaan.
254
Page 279
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN 3. SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Pengklasifikasian properti Classification of properties
Kelompok Usaha menentukan apakah sebuah The Group determines whether a properties are
properti yang diperoleh diklasifikasikan sebagai classified as investment property or inventory
properti investasi atau properti persediaan atau property or fixed assets property:
properti aset tetap:
- Properti investasi terdiri atas bangunan yang - Investment properties comprise buildings which
tidak bertujuan untuk digunakan dalam are not occupied substantially for use in the
kegiatan operasi Kelompok Usaha, tidak juga operations of the Group, nor for sale in the
untuk dijual dalam kegiatan bisnis Kelompok ordinary course of the Group’s business, but
Usaha, tetapi digunakan untuk memperoleh are held primarily to earn rental income and
pendapatan sewa dan peningkatan modal. capital appreciation.
- Properti persediaan terdiri dari properti yang - Inventory properties comprise properties which
bertujuan untuk dijual dalam kegiatan bisnis is intended for be sold in the Group’s ordinary
Kelompok Usaha. business.
- Properti aset tetap terdiri dari properti yang - Fixed assets properties comprise properties
bertujuan untuk digunakan dalam kegiatan which is intended to be used in the Group’s
bisnis Kelompok Usaha. ordinary business.
Provisi kerugian kredit ekspektasian atas piutang Provision for expected credit losses of trade
usaha receivables
Kelompok Usaha menerapkan pendekatan umum The Group applies the general approach to provide
untuk menyediakan KKE pada semua instrumen for ECLs on all other financial instruments. Under
keuangan lainnya. Di bawah pendekatan umum, the general approach, the loss allowance is
penyisihan kerugian diukur pada jumlah yang sama measured at an amount equal to 12-month ECLs at
dengan KKE 12 bulan pada pengakuan awal. initial recognition. The Company’s assessment of
Penilaian Perusahaan atas penyisihan piutang tak allowance for bad debt shall be based on an
tertagih harus didasarkan pada penilaian individual individual assessment of the trade receivables, the
atas piutang usaha, seluruh saldo pelanggan dan entire customer balance and not only defaulted
tidak hanya piutang gagal bayar, tingkat kerugian receivables, historical loss rates per segment and
historis per segmen dan informasi berwawasan ke reasonable and supportive forward-looking
depan yang wajar dan mendukung, termasuk information, including macroeconomic forecasts.
prakiraan makroekonomi.
Pada setiap tanggal pelaporan, Kelompok Usaha At each reporting date, the Group assesses
menilai apakah risiko kredit dari instrumen whether the credit risk of a financial instrument has
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak increased significantly since initial recognition.
pengakuan awal. Ketika risiko kredit telah When credit risk has increased significantly since
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, initial recognition, loss allowance is measured at an
penyisihan kerugian diukur pada jumlah yang sama amount equal to lifetime ECLs.
dengan KKE seumur hidup.
255
Page 280
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN 3. SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Provisi kerugian kredit ekspektasian atas piutang Provision for expected credit losses of trade
usaha (lanjutan) receivables (continued)
Saat menentukan apakah risiko kredit aset When determining whether the credit risk of a
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak financial asset has increased significantly since
pengakuan awal dan saat memperkirakan KKE, initial recognition and when estimating ECLs, the
Kelompok Usaha mempertimbangkan informasi Group considers reasonable and supportable
yang wajar dan dapat didukung yang relevan dan information that is relevant and available without
tersedia tanpa biaya atau upaya yang tidak undue cost or effort. This includes both quantitative
semestinya. Ini termasuk informasi dan analisis and qualitative information and analysis, based on
kuantitatif dan kualitatif, berdasarkan pengalaman the Group’s historical experience and informed
historis Kelompok Usaha dan penilaian kredit yang credit assessment and includes forward-looking
diinformasikan dan termasuk informasi information.
berwawasan ke depan.
Jika risiko kredit tidak meningkat secara signifikan If credit risk has not increased significantly since
sejak pengakuan awal atau jika kualitas kredit initial recognition or if the credit quality of the
instrumen keuangan membaik sehingga tidak ada financial instruments improves such that there is no
lagi peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak longer a significant increase in credit risk since
pengakuan awal, penyisihan kerugian diukur initial recognition, loss allowance is measured at an
dengan jumlah yang setara dengan KKE 12 bulan. amount equal to 12-month ECLs. Further details
Rincian lebih lanjut terdapat dalam Catatan 5. are contained in Note 5.
Opsi pembaruan dan penghentian dalam kontrak - Lease term of contracts with renewal and
Kelompok Usaha sebagai penyewa termination options - the Group as lessee
Kelompok Usaha menentukan masa sewa sesuai The Group determines the lease term as the non-
masa sewa yang tidak dapat terbatalkan, ditambah cancellable term of the lease, together with any
dengan setiap periode yang dicakup oleh opsi periods covered by an option to extend the lease if
untuk memperpanjang sewa jika cukup pasti untuk it is reasonably certain to be exercised, or any
mengeksekusi, atau setiap periode yang dicakup periods covered by an option to terminate the
oleh opsi untuk menghentikan sewa, jika cukup lease, if it is reasonably certain not to be exercised.
pasti untuk tidak mengeksekusi opsi tersebut.
Kelompok usaha memiliki beberapa kontrak sewa The Group has several lease contracts that include
yang mencakup opsi perpanjangan dan terminasi. extension and termination options. The Group
Kelompok Usaha menerapkan pertimbangan applies judgement in evaluating whether it is
dalam mengevaluasi apakah secara wajar akan reasonably certain to exercise the option to renew
menggunakan opsi untuk memperbarui atau or terminate the lease or not. The Group considers
mengakhiri sewa. Kelompok Usaha all relevant factors that create an economic
mempertimbangkan semua faktor relevan yang incentive for them to exercise either the renewal or
membentuk insentif ekonomi untuk melakukan termination. After the commencement date, the
pembaruan atau penghentian. Setelah tanggal Group reassesses the lease term if there is a
permulaan, Kelompok Usaha menilai kembali masa significant event or change in circumstances that is
sewa jika terdapat peristiwa atau perubahan within its control and affects its ability to exercise or
signifikan yang berada dalam kendalinya dan not to exercise the option to renew or to terminate.
mempengaruhi kemampuannya untuk
menjalankan atau tidak menggunakan opsi untuk
memperbarui atau untuk mengakhiri.
Pengungkapan lebih lanjut mengenai sewa Further disclosures of leases are made in Note 21.
terdapat pada Catatan 21.
256
Page 281
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN 3. SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Perpajakan Taxes
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan Uncertainties exist with respect to the interpretation
pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak of complex tax regulations, changes in tax laws, and
dan jumlah dan timbulnya penghasilan kena pajak the amount and timing of future taxable income,
di masa depan, dapat menyebabkan penyesuaian could necessitate future adjustments to tax income
di masa depan atas penghasilan dan beban pajak and expense already recorded.
yang telah dicatat.
Pertimbangan juga dilakukan dalam menentukan Judgment is also involved in determining the
penyisihan atas pajak penghasilan badan. provision for corporate income tax. There are
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang certain transactions and computation for which the
penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti ultimate tax determination is uncertain during the
sepanjang kegiatan usaha normal. ordinary course of business.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber utama The key assumptions concerning the future and
estimasi ketidakpastian lain pada tanggal other key sources of estimation uncertainty at the
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi reporting date that have a significant risk of causing
penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat material adjustments to the carrying amounts of
aset dan liabilitas untuk tahun/periode berikutnya assets and liabilities within the next financial
diungkapkan di bawah ini. Kelompok Usaha year/period are disclosed below. The Group based
mendasarkan asumsi dan estimasinya pada its assumptions and estimates on parameters
parameter yang tersedia pada saat laporan available when the consolidated financial
keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan statements are prepared. Existing assumptions
situasi mengenai perkembangan masa depan and circumstances relating to future developments
mungkin berubah akibat perubahan pasar atau may change as a result of market changes or
situasi di luar kendali Kelompok Usaha. Perubahan circumstances beyond the control of the Group.
tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada Such changes are reflected in the assumptions
saat terjadinya. when they occur.
Imbalan kerja karyawan Employee benefits
Penentuan liabilitas imbalan kerja Kelompok Usaha The determination of the Group’s employee
bergantung pada pemilihan asumsi yang benefits liabilities is dependent on its selection of
digunakan oleh aktuaris independen dan certain assumptions used by the independent
manajemen Kelompok Usaha dalam menghitung actuary and the Group’s management in
jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk calculating such amounts. Those assumptions
antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji include among others, discount rates, future annual
tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan salary increase, annual employee turn-over rate,
tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan disability rate, retirement age and mortality rate.
tingkat kematian.
257
Page 282
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN 3. SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Imbalan kerja karyawan (lanjutan) Employee benefits (continued)
Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi yang Actual results that differ from the Group’s
ditetapkan Kelompok Usaha diakui dalam laporan assumptions are recognized in the consolidated
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other comprehensive
konsolidasian. Walaupun Kelompok Usaha income when they occur. While the Group believes
berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar that its assumptions are reasonable and
dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual appropriate, significant differences in the Group’s
atau perubahan signifikan dalam asumsi yang actual results or significant changes in the Group’s
ditetapkan Kelompok Usaha dapat mempengaruhi assumptions may materially affect its liabilities for
secara material liabilitas atas imbalan kerja employee benefits and net employee benefits
karyawan dan beban imbalan kerja karyawan neto. expenses. Further details are disclosed in Note 30.
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam
Catatan 30.
Penyusutan properti investasi dan aset tetap Depreciation of investment properties and fixed
assets
Biaya perolehan atas bangunan dalam rangka The costs of buildings under build, operate and
bangun, kelola dan alih disusutkan dengan transfer arrangements are depreciated using
menggunakan metode garis lurus (straight-line the straight-line method over the term of the build,
method) selama jangka waktu perjanjian bangun, operate and transfer arrangement agreements,
kelola dan alih selama 20 (dua puluh) sampai over 20 (twenty) to 30 (thirty) years, while buildings
30 (tiga puluh) tahun sedangkan bangunan lain other than buildings under build, operate and
selain bangunan dalam rangka bangun, kelola dan transfer arrangements in investment properties are
alih pada properti investasi disusutkan dengan depreciated on a straight-line method over their
menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimated useful lives of 20 (twenty) to 30 (thirty)
taksiran masa manfaat ekonomisnya selama years. Depreciation on other fixed assets is
20 (dua puluh) sampai dengan 30 (tiga puluh) computed using the double declining balance
tahun. Penyusutan aset tetap lainnya dihitung method at the rates ranging from 25% to 50%.
dengan menggunakan metode saldo menurun
berganda (double declining balance) dengan tarif
antara 25% sampai 50%.
Umur ekonomis tersebut adalah umur yang secara The useful lives are common life expectancies
umum diharapkan dalam industri di mana applied in the industries where the Group conducts
Kelompok Usaha menjalankan bisnisnya. its businesses. Changes in the expected level of
Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan usage and technological development could impact
teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat the economic useful lives and the residual values
ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya of these assets, and therefore future depreciation
penyusutan masa depan mungkin direvisi. charges could be revised. Further details are
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam disclosed in Notes 10 and 11.
Catatan 10 dan 11.
258
Page 283
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN 3. SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
Penurunan nilai timbul saat nilai tercatat aset atau An impairment exists when the carrying value of an
UPK melebihi jumlah terpulihkannya, yaitu yang asset or CGU exceeds its recoverable amount,
lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk which is the higher of its fair value less costs to sell
menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi and its value in use. The fair value less costs to sell
biaya untuk menjual didasarkan pada data yang is based on available data from binding sales
tersedia dari transaksi penjualan yang mengikat transactions in an arm’s length transaction of
yang dibuat dalam transaksi normal atas aset similar assets or observable market prices less
serupa atau harga pasar yang dapat diamati incremental costs for disposing the asset. In
dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat assessing the value in use, the estimated net future
diatribusikan dengan pelepasan aset. Dalam cash flows are discounted to their present value
menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa using a pre-tax discount rate that reflects current
depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan market assessments of the time value of money
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang and the specific risks to the asset.
menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai
waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya In determining fair value less costs to sell, recent
untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar market transactions are taken into account, if
terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi available. If no such transactions can be identified,
tersebut, Kelompok Usaha menggunakan model the Group uses an appropriate valuation model to
penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar determine the fair value of the assets. These
aset. Perhitungan-perhitungan ini dipadukan calculations are corroborated by valuation
dengan penilaian berganda atau indikator nilai multiples or other available fair value indicators.
wajar yang tersedia. Perhitungan nilai pakai The value in use calculation is based on a
didasarkan pada model arus kas yang discounted cash flow model.
didiskontokan.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat Management believes that there is no indication of
indikasi atas kemungkinan penurunan nilai potential impairment in values of non-financial
potensial atas aset non-keuangan pada tanggal assets as of December 31, 2021 and 2020.
31 Desember 2021 dan 2020.
259
Page 284
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN 3. SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Pajak Penghasilan Income Tax
Kelompok Usaha mengakui liabilitas atas pajak The Group recognizes liabilities for corporate
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah income tax based on estimation of whether
akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. additional corporate income tax will be due. Further
Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam details are disclosed in Note 19.
Catatan 19.
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal Deferred tax assets are recognized for all unused
yang belum digunakan sepanjang besar tax losses to the extent that it is probable that
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak taxable profit will be available against which the
akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat losses can be utilized. Significant management
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen estimates are required to determine the amount of
disyaratkan dalam menentukan jumlah aset pajak deferred tax assets that can be recognized, based
tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat upon the likely timing and the level of future taxable
penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak profits together with future tax planning strategies.
dan strategi perencanaan pajak masa depan.
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan Uncertainties exist with respect to the interpretation
pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak, of complex tax regulations, changes in tax laws,
dan jumlah dan saat timbulnya pendapatan kena and the amount and timing of future taxable
pajak di masa depan, dapat menyebabkan income, could necessitate future adjustments to tax
penyesuaian di masa depan atas pendapatan dan income and expense that already recorded. Further
beban pajak yang telah dicatat. Penjelasan lebih details regarding deferred tax assets are disclosed
rinci mengenai aset pajak tangguhan diungkapkan in Note 19d.
dalam Catatan 19d.
Ketidakpastian liabilitas perpajakan Uncertain tax exposure
Dalam situasi tertentu, Kelompok Usaha tidak In certain circumstances, the Group may not be
dapat menentukan secara pasti total liabilitas pajak able to determine the exact amount of its current or
mereka pada saat ini atau masa depan karena future tax liabilities due to ongoing investigations
proses pemeriksaan oleh, atau ketidakpastian by, or uncertainties with, the taxation authority.
dengan otoritas perpajakan. Ketidakpastian timbul Uncertainties exist with respect to the interpretation
terkait dengan interpretasi dari peraturan of complex tax regulations and the amount and
perpajakan yang kompleks dan total dan waktu dari timing of future taxable income.
penghasilan kena pajak di masa depan.
Dalam menentukan total yang harus diakui terkait In determining the amount to be recognized in
dengan liabilitas pajak yang tidak pasti, Kelompok respect of an uncertain tax liability, the Group
Usaha menerapkan pertimbangan yang sama yang applies similar considerations as it would use in
akan mereka gunakan dalam menentukan total determining the amount of a provision to be
cadangan yang harus diakui sesuai dengan PSAK recognized in accordance with PSAK 57,
57, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset “Provisions, Contingent Liabilities and Contingent
Kontinjensi”. Kelompok Usaha membuat analisa Assets”. The Group makes an analysis of all tax
untuk semua posisi pajak terkait dengan pajak positions related to income taxes to determine if a
penghasilan untuk menentukan jika liabilitas pajak tax liability for unrecognized tax benefit should be
untuk manfaat pajak yang belum diakui harus recognized.
diakui.
260
Page 285
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN 3. SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Pertimbangan komponen pembiayaan yang Consideration of significant financing component in
signifikan dalam kontrak a contract
Kelompok Usaha menjual kantor, apartemen, dll The Group sells offices, apartments, etc after
setelah penandatanganan kontrak jual beli dengan signing the sales and purchase contract with
metode pembayaran tunai keras dan cicilan payment method which is hard cash and cash
bertahap. Jenis kontrak ini mencakup dua opsi installment. This type of contract includes two
pembayaran alternatif bagi pelanggan, yaitu alternative payment options for the customer, i.e.,
pembayaran harga transaksi yang sama dengan payment of the transaction price equal to the cash
harga jual kas pada saat penyerahan kantor, selling price upon delivery of the offices,
apartemen, dll atau pembayaran harga transaksi apartments, etc or payment of a lower transaction
yang lebih rendah pada saat kontrak price when the contract is signed. The Group
ditandatangani. Kelompok Usaha menyimpulkan concluded that there is a significant financing
bahwa terdapat komponen pembiayaan yang component for those contracts where the customer
signifikan untuk kontrak tersebut di mana elects to pay in advance considering the length of
pelanggan memilih untuk membayar di muka time between the customer’s payment and the
dengan mempertimbangkan lamanya waktu antara transfer of offices, apartments, etc to the customer,
pembayaran pelanggan dan pengalihan kantor, as well as the prevailing interest rates in the
apartemen, dll ke pelanggan, serta suku bunga market.
yang berlaku di pasar.
Dalam menentukan tingkat bunga yang akan In determining the interest to be applied to the
diterapkan pada jumlah imbalan, Kelompok Usaha amount of consideration, the Group concluded that
menyimpulkan bahwa tingkat bunga implisit dalam the interest rate implicit in the contract (i.e., the
kontrak (yaitu, tingkat bunga yang mendiskontokan interest rate that discounts the cash selling price of
harga jual kas rumah, rukan, kantor, apartemen, dll the houses, shops, offices, apartments, etc to the
ke dalam jumlah yang dibayar di muka) adalah amount paid in advance) is appropriate because
tepat karena hal ini sepadan dengan tarif yang this is commensurate with the rate that would be
akan tercermin dalam transaksi pembiayaan reflected in a separate financing transaction
terpisah antara entitas dan pelanggannya pada between the entity and its customer at contract
awal kontrak. inception.
261
Page 286
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN 3. SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Sewa - Memperkirakan suku bunga pinjaman Leases - Estimating the incremental borrowing rate
tambahan
Kelompok Usaha tidak dapat langsung The Group cannot readily determine the interest
menentukan tingkat bunga implisit dalam sewa, rate implicit in the lease, therefore, it uses its
oleh karena itu, Kelompok Usaha menggunakan incremental borrowing rate (IBR) to measure lease
suku bunga pinjaman tambahan (IBR) untuk liabilities. The IBR is the rate of interest that the
mengukur liabilitas sewa. IBR adalah tingkat bunga Group would have to pay to borrow over a similar
yang harus dibayar oleh Kelompok Usaha untuk term, and with a similar security, the funds
meminjam dengan syarat yang sama, dan dengan necessary to obtain an asset of a similar value to
jaminan serupa, dana yang diperlukan untuk the right of use asset in a similar economic
memperoleh aset dengan nilai yang sama dengan environment. The IBR therefore reflects what the
aset hak-guna dalam lingkup ekonomi yang Group ‘would have to pay’, which requires
serupa. Oleh karena itu, IBR mencerminkan apa estimation when no observable rates are available
yang ’harus dibayar’ oleh Kelompok Usaha, yang (such as for subsidiaries that do not enter into
memerlukan estimasi ketika tidak tersedianya financing transactions) or when they need to be
tingkat suku bunga yang dapat diobservasi (seperti adjusted to reflect the terms and conditions of the
untuk entitas-entitas anak yang tidak mengadakan lease (for example, when leases are not in the
transaksi pembiayaan) atau ketika perlu subsidiary’s functional currency). The Group
disesuaikan untuk mencerminkan syarat dan estimates the IBR using observable inputs (such as
ketentuan dari sewa (misalnya, ketika sewa tidak market interest rates) when available and is
dalam mata uang fungsional anak perusahaan). required to make certain entity-specific estimates
Kelompok Usaha mengestimasi IBR menggunakan (such as the subsidiary’s stand-alone credit rating).
input yang dapat diamati (seperti tingkat suku
bunga pasar) jika tersedia dan diperlukan untuk
membuat estimasi spesifik entitas tertentu (seperti
peringkat kredit anak perusahaan yang berdiri
sendiri).
262
Page 287
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Kas 801.520 1.016.333 Cash on Hand
Bank Cash in Banks
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk. 16.013.666 15.144.426 PT Bank Central Asia Tbk.
PT Bank Victoria International Tbk. 2.789.017 2.435.747 PT Bank Victoria International Tbk.
PT Bank Mega Tbk. 2.093.238 1.563.592 PT Bank Mega Tbk.
PT Bank Pan Indonesia Tbk. 1.916.158 1.788.398 PT Bank Pan Indonesia Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 1.409.354 1.636.467 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
PT Bank CIMB Niaga Tbk. 1.250.862 1.248.826 PT Bank CIMB Niaga Tbk.
Lain-lain (masing-masing Others (each below
di bawah Rp1.000.000) 1.887.408 2.117.497 Rp1,000,000)
Sub total 27.359.703 25.934.953 Sub total
Dolar AS US Dollar
PT Bank Sinar Mas PT Bank Sinar Mas
(AS$4.680.937 dan AS$205.222 (US$4,680,937 and US$205,222
pada tanggal 31 Desember 2021 as of December 31, 2021
dan 2020) 66.792.293 2.894.662 and 2020)
Lain-lain (masing-masing
di bawah AS$25.000) - 138.818 Others (each below US$25,000)
Sub total 66.792.293 3.033.480 Sub total
Setara Kas Cash Equivalents
Deposito Berjangka Time Deposits
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk. 188.298 188.298 (Persero) Tbk.
Sub total 188.298 188.298 Sub total
Total kas dan setara kas 95.141.814 30.173.064 Total cash and cash equivalents
263
Page 288
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)
Kas dan setara kas pada bank-bank di bawah ini Cash and cash equivalents placed in banks as
merupakan akun-akun yang dibatasi stated below are restricted accounts in connection
penggunaannya sehubungan dengan perjanjian with bank loans agreements and apartment
utang bank dan perjanjian fasilitas kredit pemilikan ownership loan facility agreements as disclosed in
apartemen seperti yang diungkapkan pada Notes 15 and 33c. The details of restricted cash
Catatan 15 dan 33c. Rincian kas dan setara kas and cash equivalents are as follows:
yang dibatasi penggunaannya adalah sebagai
berikut:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Bank Cash in Banks
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 8.257.407 7.322.582 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
PT Bank Pan Indonesia Tbk. 4.293.793 3.647.671 PT Bank Pan Indonesia Tbk.
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk. 982.906 839.312 (Persero) Tbk.
Sub total 13.534.106 11.809.565 Sub total
Setara Kas Cash Equivalents
Deposito Berjangka Time Deposits
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Maybank Indonesia Tbk. 5.357.005 6.065.344 PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk. 1.096.808 1.096.808 (Persero) Tbk.
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk. 131.135 127.671 (Persero) Tbk.
Sub total 6.584.948 7.289.823 Sub total
Total kas dan setara kas Total restricted cash and
yang dibatasi penggunaannya 20.119.054 19.099.388 cash equivalents
Saldo kas dan setara kas yang dibatasi Balance of restricted cash and cash equivalents
penggunaannya disajikan sebagai bagian dari are presented as part of “Other Non-Current
“Aset Keuangan Tidak Lancar Lain-Lain”. Financial Assets”.
Suku bunga atas deposito berjangka termasuk The interest rates on time deposits including
deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya restricted time deposits are as follows:
adalah sebagai berikut:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Rupiah (per tahun) 2,50% - 5,50% 3,50% - 5,50% Rupiah (per annum)
Jangka waktu deposito berjangka di atas adalah The maturity period of the time deposits are three
tiga bulan atau kurang sejak saat penempatannya. months or less at the time of placements.
264
Page 289
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
5. PIUTANG USAHA DAN PIUTANG LAIN-LAIN - 5. TRADE RECEIVABLES AND OTHER
PIHAK KETIGA RECEIVABLES - THIRD PARTIES
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha atas penjualan dan pendapatan Trade receivables based on sales and operating
usaha diklasifikasikan sebagai berikut: revenues are classified as follows:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Unit strata 32.568.998 107.730.500 Strata title units
Hotel 15.537.969 4.824.787 Hotel
Sewa 9.905.128 4.795.068 Rental
Jasa pemeliharaan 6.203.746 4.161.842 Service fees
Jasa lainnya 606.480 172.378 Other services
Total piutang usaha 64.822.321 121.684.575 Total trade receivables
Analisa umur piutang usaha tersebut di atas pada The aging schedule of the above trade receivables
tanggal pelaporan adalah sebagai berikut: as at reporting dates are as follows:
Mata Uang Asing/
Foreign Currency Total
Piutang Usaha/
Dalam Rupiah/ Dalam AS$/ Setara Rupiah/ Total
31 Desember 2021 In Rupiah In US$ Rupiah Equivalent Trade Receivables December 31, 2021
Lancar dan tidak
mengalami penurunan Neither past due
nilai 9.673.563 2.282.500 32.568.998 42.242.561 nor impaired
Telah jatuh tempo namun
tidak mengalami
penurunan nilai: Past due but not impaired:
1-30 hari 8.732.070 - - 8.732.070 1-30 days
31-60 hari 1.558.585 - - 1.558.585 31-60 days
Lebih dari 60 hari 12.289.105 - - 12.289.105 Over 60 days
Total 32.253.323 2.282.500 32.568.998 64.822.321 Total
Mata Uang Asing/
Foreign Currency Total
Piutang Usaha/
Dalam Rupiah/ Dalam AS$/ Setara Rupiah/ Total
31 Desember 2020 In Rupiah In US$ Rupiah Equivalent Trade Receivables December 31, 2020
Lancar dan tidak
mengalami penurunan Neither past due
nilai 5.579.457 7.598.660 107.179.093 112.758.550 nor impaired
Telah jatuh tempo namun
tidak mengalami
penurunan nilai: Past due but not impaired:
1-30 hari 5.853.063 - - 5.853.063 1-30 days
31-60 hari 1.254.250 - - 1.254.250 31-60 days
Lebih dari 60 hari 1.818.712 - - 1.818.712 Over 60 days
Total 14.505.482 7.598.660 107.179.093 121.684.575 Total
265
Page 290
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
5. PIUTANG USAHA DAN PIUTANG LAIN-LAIN - 5. TRADE RECEIVABLES AND OTHER
PIHAK KETIGA (lanjutan) RECEIVABLES - THIRD PARTIES (continued)
Piutang usaha (lanjutan) Trade receivables (continued)
Rincian dari piutang usaha adalah sebagai berikut: The details of trade receivables are as follows:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Pihak ketiga 63.458.388 121.313.693 Third parties
Pihak-pihak berelasi (Catatan 31) 1.363.933 370.882 Related parties (Note 31)
Total piutang usaha, neto 64.822.321 121.684.575 Total trade receivables, net
Piutang usaha dalam mata uang Dolar AS adalah Trade receivables denominated in US Dollars are
merupakan piutang dari penjualan unit strata receivables from strata title units sales as disclosed
seperti yang diungkapkan pada Catatan 33h. in Note 33h.
Berdasarkan penelaahan terhadap status masing- Based on the review of the status of the individual
masing akun piutang usaha, serta perhitungan trade receivable accounts, as well as the provision
matriks provisi, tidak ada penyisihan untuk matrix computation, no provision for expected
kerugian kredit ekspektasian atas piutang usaha credit losses on trade receivables should be
yang harus diakui pada tanggal-tanggal 31 recognized as of December 31, 2021 and 2020.
Desember 2021 dan 2020.
Pada tanggal 31 Desember 2021, piutang usaha As of December 31, 2021, trade receivables
sebesar Rp10.038.791 (31 Desember 2020: amounting to Rp10,038,791 (December 31, 2020:
Rp98.011.733) dijadikan jaminan atas utang bank Rp98,011,733) are pledged as collateral on a
dan pinjaman, sebagaimana dijelaskan dalam fiduciary basis for bank loans, as disclosed in
Catatan 15 dan 33f. Notes 15 and 33f.
Piutang lain-lain - pihak ketiga Other receivables - third parties
Piutang lain-lain - pihak ketiga terutama terdiri dari Other receivables - third parties mainly consist of
piutang air dan listrik, piutang terkait pajak water and electricity receivables, receivables
pertambahan nilai dan lain-lain. related to value added tax and others.
6. UANG MUKA 6. ADVANCES
Akun ini terutama terdiri atas uang muka untuk This account mainly represents advances for
operasional dan uang muka yang dibayar kepada operation and advances paid to consultants,
konsultan, kontraktor, pemasok dan pihak-pihak contractors, suppliers and other parties for the
lain untuk berbagai proyek milik Kelompok Usaha Group’s various property projects with detail as
dengan rincian sebagai berikut: follow:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Uang muka pemasok 5.378.197 7.151.950 Advances to suppliers
Uang muka kontraktor 4.775.965 4.278.281 Advances to contractors
Lain-lain 6.054.941 5.006.699 Others
Total uang muka 16.209.103 16.436.930 Total advances
266
Page 291
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
7. PERSEDIAAN 7. INVENTORIES
Persediaan terdiri dari: Inventories consist of:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Bangunan tersedia untuk dijual Buildings available for sale
Menara Hayam Wuruk 3.955.802 3.955.802 Hayam Wuruk Tower
Apartemen Pavilion 1.487.000 1.487.000 Pavilion Apartment
Apartemen Citylofts Sudirman - 857.877 Citylofts Sudirman Apartment
Lain-lain 380.488 525.817 Others
Total persediaan 5.823.290 6.826.496 Total inventories
Tidak terdapat persediaan yang pengikatan jual- There were no inventories on which the sale and
belinya telah berlaku, tetapi penjualannya belum purchase agreements have been applied but the
diakui. sales have not been recognized.
Pada tanggal 31 Desember 2021, persediaan As of December 31, 2021, inventories amounting to
sebesar Rp1.487.000 (31 Desember 2020: Rp1,487,000 (December 31, 2020: Rp1,487,000)
Rp1.487.000) dijadikan sebagai jaminan untuk are pledged as collateral for the bank loans
utang bank (Catatan 15). (Note 15).
Hak Guna Bangunan (HGB) atas persediaan akan Building usage rights (HGB) of inventories will
berakhir pada tahun 2035 dan 2037. expire in 2035 and 2037.
Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko Inventories are insured against loss by fire and
kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu other risks under blanket policies as discussed in
paket polis tertentu seperti dijelaskan pada Note 11.
Catatan 11.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the Group’s
manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa management believes that there is no indication of
tidak terdapat indikasi penurunan nilai persediaan. impairment in the value of inventories.
8. PAJAK DIBAYAR DI MUKA 8. PREPAID TAXES
Pajak dibayar di muka terdiri dari pajak final atas Prepaid taxes consist of final tax of unit strata title
penjualan unit strata, pajak pertambahan nilai dan sold, value added tax and other taxes.
pajak lainnya.
9. BIAYA DIBAYAR DI MUKA, NETO 9. PREPAID EXPENSES, NET
Biaya dibayar di muka terutama terdiri dari biaya Prepaid expenses mainly consist of prepaid
asuransi dibayar di muka dan biaya dibayar di insurance and other prepaid expenses.
muka lainnya.
267
Page 292
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
10. PROPERTI INVESTASI 10. INVESTMENT PROPERTIES
Rincian properti investasi adalah sebagai berikut: The details of investment properties are as follows:
Untuk tahun yang berakhir Saldo Awal/
pada tanggal Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/ For the year ended
31 Desember 2021 Balance Additions Deductions Reclassifications Ending Balance December 31, 2021
Biaya Perolehan Cost
Hak atas tanah 1.196.241.756 - - - 1.196.241.756 Landright
Bangunan 1.045.942.107 1.636.087 - - 1.047.578.194 Buildings
Bangunan dalam rangka Buildings under build, operate
bangun, kelola dan alih 21.218.099 - 21.218.099 - - and transfer arrangements
Sub total 2.263.401.962 1.636.087 21.218.099 - 2.243.819.950 Sub total
Aset Hak Guna Right of use Assets
Bangunan 234.583.781 - - - 234.583.781 Building
Total Biaya Perolehan 2.497.985.743 1.636.087 21.218.099 - 2.478.403.731 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 221.976.065 37.237.656 - - 259.213.721 Buildings
Bangunan dalam rangka Buildings under build, operate
bangun, kelola dan alih 20.585.164 632.935 21.218.099 - - and transfer arrangements
Sub total 242.561.229 37.870.591 21.218.099 - 259.213.721 Sub total
Aset Hak Guna Right of use Assets
Bangunan 64.355.996 11.739.847 - - 76.095.843 Building
Total Akumulasi Penyusutan 306.917.225 49.610.438 21.218.099 - 335.309.564 Total Accumulated Depreciation
Nilai buku neto 2.191.068.518 2.143.094.167 Net book value
Untuk tahun yang berakhir Saldo Awal/
pada tanggal Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/ For the year ended
31 Desember 2020 Balance Additions Deductions Reclassifications Ending Balance December 31, 2020
Biaya Perolehan Cost
Hak atas tanah 1.196.241.756 - - - 1.196.241.756 Landright
Bangunan 1.044.480.249 1.461.858 - - 1.045.942.107 Buildings
Bangunan dalam rangka Buildings under build, operate
bangun, kelola dan alih 21.218.099 - - - 21.218.099 and transfer arrangements
Sub total 2.261.940.104 1.461.858 - - 2.263.401.962 Sub total
Aset Hak Guna Right of use Assets
Bangunan 234.583.781 - - - 234.583.781 Building
Total Biaya Perolehan 2.496.523.885 1.461.858 - - 2.497.985.743 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 184.827.863 37.148.202 - - 221.976.065 Buildings
Bangunan dalam rangka Buildings under build, operate
bangun, kelola dan alih 19.493.894 1.091.270 - - 20.585.164 and transfer arrangements
Sub total 204.321.757 38.239.472 - - 242.561.229 Sub total
Aset Hak Guna Right of use Assets
Bangunan 52.616.149 11.739.847 - - 64.355.996 Building
Total Akumulasi Penyusutan 256.937.906 49.979.319 - - 306.917.225 Total Accumulated Depreciation
Nilai buku neto 2.239.585.979 2.191.068.518 Net book value
268
Page 293
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
10. PROPERTI INVESTASI (lanjutan) 10. INVESTMENT PROPERTIES (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, investment
properti investasi terdiri dari gedung Chase Plaza, properties consist of Chase Plaza building,
Pusat Perbelanjaan Citywalk Sudirman, pertokoan Citywalk Sudirman Shopping Center, shop houses
dan prasarana di Apartemen Pavillion, Oakwood and infrastructures in Pavillion Apartment,
Suites La Maison Barito, Pusat Perbelanjaan Oakwood Suites La Maison Barito, Citywalk Gajah
Citywalk Gajah Mada dan bangunan dalam rangka Mada Shopping Center and building under build,
bangun, kelola dan alih yang terletak pada operate and transfer arrangements which are
beberapa lokasi di Jakarta, antara lain, Institut located in Jakarta, among others, Nusantara
Bisnis Nusantara dan Agro Plaza, yang diperoleh Business Institute and Agro Plaza that was
melalui sewa pembiayaan. Hak pengelolaan acquired through finance lease. The rights of the
bangunan-bangunan Institut Bisnis Nusantara dan Group to operate the buildings of Nusantara
Agro Plaza masing-masing akan berakhir pada Business Institute and Agro Plaza will expire in
tahun 2021 dan 2035. Hak pengelolaan bangunan 2021 and 2035, respectively. The rights of the
bangunan Institut Bisnis Nusantara telah berakhir Company to operate Nusantara Business Institute
pada tanggal 31 Juli 2021. Sesuai dengan has ended on July 31, 2021. Based on the build,
perjanjian bangun, kelola dan alih, hak pengelolaan operate and transfer arrangement agreements,
di atas, pada saat jatuh tempo, dapat diperpanjang such rights can be extended upon expiration with
dengan persetujuan kedua belah pihak. the approval from both parties.
Pada tanggal 31 Desember 2021, properti investasi As of December 31, 2021, investment properties
sebesar Rp1.972.652.173 (31 Desember 2020: amounting to Rp1,972,652,173 (December 31,
Rp2.005.280.432) dijadikan sebagai jaminan untuk 2020: Rp2,005,280,432) are pledged as collateral
utang bank (Catatan 15). for bank loans (Note 15).
Properti investasi Kelompok Usaha, kecuali hak The Group’s investment properties, except for
atas tanah, telah diasuransikan terhadap risiko landrights, are insured against loss by fire and other
kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu risks under blanket policies as discussed in
paket polis tertentu seperti dijelaskan pada Note 11.
Catatan 11.
Hak atas tanah tersebut di atas merupakan HGB The titles of ownership of landright are in the form
yang akan berakhir pada berbagai tanggal antara of HGB which will expire in various dates from year
tahun 2032 sampai dengan tahun 2035. 2032 to 2035. Management believes that the terms
Manajemen berkeyakinan bahwa HGB tersebut of these HGB can be extended upon their
dapat diperpanjang pada saat berakhirnya hak expiration.
tersebut.
Hasil sewa dari properti investasi disajikan sebagai Rental income from investment properties is
bagian dari “Pendapatan Sewa” pada laporan laba presented as part of “Rental Income” in the
rugi dan rugi komprehensif lain konsolidasian. consolidated statement of profit or loss and other
comprehensive loss.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the Group’s
manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa management believes that there is no indication of
tidak terdapat indikasi penurunan nilai properti impairment in the value of investment properties.
investasi.
Beban depresiasi dari properti investasi Depreciation expense from investment properties
dialokasikan sebagai beban langsung pada laporan is allocated as direct costs in the consolidated
laba rugi dan rugi komprehensif lain konsolidasian statement of profit or loss and other comprehensive
(Catatan 24). loss (Note 24).
269
Page 294
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
10. PROPERTI INVESTASI (lanjutan) 10. INVESTMENT PROPERTIES (continued)
Kelompok Usaha melakukan penilaian atas nilai The Group performs market value assessment of
pasar properti investasi secara berkala. investment properties periodically. Based on the
Berdasarkan laporan hasil penilaian terakhir yang latest appraisal report performed by KJPP Willson
dilakukan oleh KJPP Willson dan Rekan, penilai and Partner, independent appraiser, dated March
independen, tertanggal 29 Maret 2022 dan 5 Mei 29, 2022 and May 5, 2021 with market approach,
2021 dengan pendekatan data pasar dengan plus/minus method, cost approach with
metode plus/minus, pendekatan biaya dengan depreciated replacement cost method and income
metode biaya pengganti terdepresiasi dan approach with discounted cashflow method, the
pendekatan pendapatan dengan metode arus kas market value of the Group’s investment properties
terdiskonto, nilai pasar properti investasi Kelompok as of December 31, 2021 amounted to
Usaha pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 Rp3,618,827,000 and Rp3,791,881,000,
adalah sebesar Rp3.618.827.000 dan respectively.
Rp3.791.881.000.
11. ASET TETAP 11. FIXED ASSETS
Rincian aset tetap adalah sebagai berikut: The details of fixed assets are as follows:
Untuk tahun yang berakhir Saldo Awal/
pada tanggal Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/ For the year ended
31 Desember 2021 Balance Additions Deductions Reclassifications Ending Balance December 31, 2021
Biaya Perolehan Cost
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Bangunan 475.129.778 3.096.414 - - 478.226.192 Buildings
Bangunan dalam rangka Buildings under build, operate
bangun, kelola dan alih 345.997.742 1.146.400 - - 347.144.142 and transfer arrangements
Peralatan proyek 212.843.881 8.817.483 4.283.634 - 217.377.730 Utility equipment
Peralatan dan perlengkapan Office and hotel furniture
kantor dan hotel 19.270.242 - 469.819 - 18.800.423 and fixtures
Kendaraan 34.000.813 - 5.671.050 - 28.329.763 Transportation equipment
Sub total 1.087.242.456 13.060.297 10.424.503 - 1.089.878.250 Sub total
Aset Hak Guna Right of use Assets
Kendaraan 2.313.657 596.600 - - 2.910.257 Transportation equipment
Total Biaya Perolehan 1.089.556.113 13.656.897 10.424.503 - 1.092.788.507 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Bangunan 28.354.123 15.896.343 - - 44.250.466 Buildings
Bangunan dalam rangka Buildings under build, operate
bangun, kelola dan alih 83.654.924 21.214.093 - - 104.869.017 and transfer arrangements
Peralatan proyek 124.768.739 22.976.669 4.283.634 - 143.461.774 Utility equipment
Peralatan dan perlengkapan Office and hotel
kantor dan hotel 12.051.655 1.804.322 469.819 - 13.386.158 furniture and fixtures
Kendaraan 30.296.525 956.437 5.051.429 - 26.201.533 Transportation equipment
Sub total 279.125.966 62.847.864 9.804.882 - 332.168.948 Sub total
Aset Hak Guna Right of use Assets
Kendaraan 478.565 458.773 - - 937.338 Transportation equipment
Total Akumulasi Penyusutan 279.604.531 63.306.637 9.804.882 - 333.106.286 Total Accumulated Depreciation
Nilai buku neto 809.951.582 759.682.221 Net book value
270
Page 295
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
11. ASET TETAP (lanjutan) 11. FIXED ASSETS (continued)
Rincian aset tetap adalah sebagai berikut: The details of fixed assets are as follows:
(lanjutan) (continued)
Untuk tahun yang berakhir Saldo Awal/
pada tanggal Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/ For the year ended
31 Desember 2020 Balance Additions Deductions Reclassifications Ending Balance December 31, 2020
Biaya Perolehan Cost
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Bangunan 475.129.778 - - - 475.129.778 Buildings
Bangunan dalam rangka Buildings under build, operate
bangun, kelola dan alih 345.809.295 188.447 - - 345.997.742 and transfer arrangements
Peralatan proyek 206.929.410 5.914.471 - - 212.843.881 Utility equipment
Peralatan dan perlengkapan Office and hotel furniture
kantor dan hotel 19.267.042 3.200 - - 19.270.242 and fixtures
Kendaraan 36.418.632 - 2.417.819 - 34.000.813 Transportation equipment
Sub total 1.083.554.157 6.106.118 2.417.819 - 1.087.242.456 Sub total
Aset Hak Guna Right of use Assets
Kendaraan 1.178.007 1.135.650 - - 2.313.657 Transportation equipment
Total Biaya Perolehan 1.084.732.164 7.241.768 2.417.819 - 1.089.556.113 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Bangunan 12.484.409 15.869.714 - - 28.354.123 Buildings
Bangunan dalam rangka Buildings under build, operate
bangun, kelola dan alih 62.447.816 21.207.108 - - 83.654.924 and transfer arrangements
Peralatan proyek 96.698.909 28.069.830 - - 124.768.739 Utility equipment
Peralatan dan perlengkapan Office and hotel
kantor dan hotel 9.643.913 2.407.742 - - 12.051.655 furniture and fixtures
Kendaraan 30.593.515 1.678.556 1.975.546 - 30.296.525 Transportation equipment
Sub total 211.868.562 69.232.950 1.975.546 - 279.125.966 Sub total
Aset Hak Guna Right of use Assets
Kendaraan 245.418 233.147 - - 478.565 Transportation equipment
Total Akumulasi Penyusutan 212.113.980 69.466.097 1.975.546 - 279.604.531 Total Accumulated Depreciation
Nilai buku neto 872.618.184 809.951.582 Net book value
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: Depreciation expense was allocated to
the following:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Beban langsung (Catatan 24) 37.470.414 37.427.624 Direct costs (Note 24)
Beban umum dan General and administrative
administrasi (Catatan 26) 25.836.223 32.038.473 expenses (Note 26)
Total 63.306.637 69.466.097 Total
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, nilai As of December 31, 2021 and 2020, the cost of the
perolehan aset tetap Kelompok Usaha yang telah Group’s fixed assets that have been fully
disusutkan penuh namun masih digunakan adalah depreciated but still being used amounted to
masing-masing sebesar Rp43.459.291 dan Rp43,459,291 and Rp47,091,986, respectively.
Rp47.091.986.
271
Page 296
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
11. ASET TETAP (lanjutan) 11. FIXED ASSETS (continued)
Pada tahun 2021, Kelompok Usaha In 2021, the Group carries insurance against loss
mengasuransikan persediaan (kecuali hak atas by fire and other risks on insurable inventories
tanah), properti investasi (kecuali hak atas tanah), (except for landrights), investment properties
aset tetap dan proyek dalam penyelesaian (kecuali (except for landrights), fixed assets and
hak atas tanah) (Catatan 7, 10 dan 12) terhadap construction in progress (except for landrights)
risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan (Notes 7, 10 and 12) under blanket policies by
suatu paket polis tertentu oleh PT Asuransi FPG PT Asuransi FPG Indonesia, third party, with total
Indonesia, pihak ketiga, dengan nilai coverage of approximately US$102,000,000 and
pertanggungan sekitar AS$102.000.000 dan Rp1,614,000,000 (December 31, 2020:
Rp1.614.000.000 (31 Desember 2020: US$112,000,000 and Rp1,514,000,000), which
AS$112.000.000 dan Rp1.514.000.000) yang management believes that the insured value is
menurut pendapat manajemen, nilai reasonable to cover possible losses from fire and
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi other risks.
kemungkinan kerugian terhadap risiko kebakaran
dan risiko lainnya.
Rincian penjualan aset tetap adalah sebagai The details of sale of fixed assets are as follows:
berikut:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Hasil penjualan aset tetap 2.206.500 875.000 Proceeds from sale of fixed assets
Nilai buku aset tetap (619.621) (442.273) Net book value of fixed assets
Laba penjualan aset tetap 1.586.879 432.727 Gain on sale of fixed assets
Laba penjualan aset tetap disajikan sebagai bagian Gain on sale of fixed assets is presented as part of
dari “Pendapatan lainnya” pada laporan laba rugi “Other income” in the consolidated statement of
dan rugi komprehensif lain konsolidasian (Catatan profit or loss and other comprehensive loss (Note
27). 27).
Kelompok Usaha melakukan penilaian atas nilai The Group performs market value assessment of
pasar aset tetap secara berkala. Berdasarkan fixed assets periodically. Based on the latest
laporan hasil penilaian terakhir yang dilakukan oleh appraisal report performed by KJPP Willson and
KJPP Willson dan Rekan, penilai independen, Partner, independent appraiser, dated March 29,
tertanggal 29 Maret 2022 dan 5 Mei 2021 dengan 2022 and May 5, 2021 with market approach with
pendekatan data pasar dengan metode plus/minus method, cost approach with depreciated
plus/minus, pendekatan biaya dengan metode replacement cost method and income approach
biaya pengganti terdepresiasi dan pendekatan with discounted cashflow method, the market value
pendapatan dengan metode arus kas terdiskonto, of the Group’s fixed assets as of December 31,
nilai pasar aset tetap Kelompok Usaha pada 2021 and 2020 amounted to Rp882,937,000 and
tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 adalah Rp905,712,000, respectively.
sebesar Rp882.937.000 dan Rp905.712.000.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the Group’s
manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa management believes that there is no indication of
tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap. impairment in the value of fixed assets.
272
Page 297
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
12. PROYEK DALAM PENYELESAIAN 12. CONSTRUCTIONS IN PROGRESS
Proyek dalam penyelesaian terdiri dari: Constructions in progress consists of:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Icon Tower, Sudirman, Jakarta 3.066.815.972 3.047.380.217 Icon Tower, Sudirman, Jakarta
Lain-lain 10.265.148 9.386.476 Others
Total 3.077.081.120 3.056.766.693 Total
Proyek Icon Tower termasuk harga perolehan Icon Tower project includes cost of land which has
tanah yang telah disesuaikan menjadi harga pasar been adjusted to fair value when the Company
pada saat Perusahaan melakukan kuasi- conducted the quasi-reorganization in 2011.
reorganisasi pada tahun 2011.
Mutasi proyek dalam penyelesaian adalah sebagai The movements of construction in progress are as
berikut: follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Saldo awal 3.056.766.693 3.020.389.677 Beginning balance
Penambahan tahun berjalan 20.314.427 36.377.016 Addition in the current year
Saldo akhir 3.077.081.120 3.056.766.693 Ending balance
Pada tanggal 31 Desember 2021, proyek dalam As of December 31, 2021, construction in progress
penyelesaian sebesar Rp3.066.815.972 amounting to Rp3,066,380,217 (December 31,
(31 Desember 2020: Rp3.047.380.217) dijadikan 2020: Rp3,047,380,217) are pledged as collateral
sebagai jaminan untuk utang bank (Catatan 15). for bank loans (Note 15).
Pada tanggal 31 Desember 2021, persentase As of December 31, 2021, the percentage of
penyelesaian atas proyek Icon Tower adalah completion of Icon Tower is 16.19%
16,19% (31 Desember 2020: 16,19%). Saat ini (December 31, 2020: 16.19%). Currently, the
Perusahaan telah menyelesaikan pembangunan Company has completed the construction of four
basement 4 lantai dan diharapkan proyek tersebut level basement and it is expected that the project
akan dilanjutkan setelah kondisi pandemi dan will continue after the pandemic conditions and the
ekonomi domestik mulai membaik dan pulih domestic economy begin to improve and recover.
kembali.
Hak atas tanah dari proyek dalam penyelesaian The landrights associated with construction in
merupakan HGB yang akan berakhir pada tahun progress represent rights for building construction
2024. Manajemen berkeyakinan bahwa HGB or HGB that will expire in 2024. Management
tersebut dapat diperpanjang pada saat berakhirnya believes that the terms of these HGB can be
hak tersebut. extended upon their expiration.
Proyek dalam penyelesaian Kelompok Usaha telah The Group’s construction in progress is insured
diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko against loss by fire and other risks under blanket
lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu policies as discussed in Note 11.
seperti dijelaskan pada Catatan 11.
273
Page 298
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
12. PROYEK DALAM PENYELESAIAN (lanjutan) 12. CONSTRUCTIONS IN PROGRESS (continued)
Kelompok Usaha melakukan penilaian atas nilai The Group performs market value assessment of
pasar proyek dalam penyelesaian secara berkala. construction in progress periodically. Based on the
Berdasarkan laporan hasil penilaian terakhir yang latest appraisal report performed by KJPP Willson
dilakukan oleh KJPP Willson dan Rekan, penilai and Partner, independent appraiser, dated March
independen, tertanggal 29 Maret 2022 dan 5 Mei 29, 2022 and May 5, 2021 with market approach,
2021 dengan pendekatan data pasar dengan plus/minus method, cost approach with depreciated
metode plus/minus, pendekatan biaya dengan replacement cost method and income approach
metode biaya pengganti terdepresiasi dan with discounted cashflow method, the market value
pendekatan pendapatan dengan metode arus kas of the Group’s construction in progress as of
terdiskonto, nilai pasar proyek dalam penyelesaian December 31, 2021 are amounted to
Kelompok Usaha pada tanggal 31 Desember 2021 Rp6,256,566,000 and Rp6,570,573,000,
dan 2020 adalah sebesar Rp6.256.566.000 dan respectively.
Rp6.570.573.000.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the Group’s
manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa management believes that there is no indication of
tidak ada indikasi penurunan nilai proyek dalam impairment in the value of construction in progress.
penyelesaian.
13. TANAH UNTUK PENGEMBANGAN 13. LAND FOR DEVELOPMENT
Rincian tanah untuk pengembangan adalah The details of land for development are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Kampung Bandan, Jakarta 282.753.429 282.753.429 Kampung Bandan, Jakarta
Serang, Banten 52.326.964 52.326.964 Serang, Banten
Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan 1.155.772 1.155.772 Tanjung Api-Api, South Sumatera
Muara Enim, Sumatera Selatan 725.000 725.000 Muara Enim, South Sumatera
Total 336.961.165 336.961.165 Total
Tanah yang terletak di Kampung Bandan, Jakarta Land located at Kampung Bandan, Jakarta is
adalah tanah milik Perusahaan. Pada tanggal owned by the Company. As of December 31, 2021
31 Desember 2021 dan 2020, tanah untuk and 2020, land for development located at
pengembangan di Kampung Bandan adalah seluas Kampung Bandan has an area of 70,052m2. The
70.052m2. Hak atas tanah tersebut diatas landrights represent HGB that expired in April 2020
merupakan HGB yang telah berakhir pada April (Note 38). As of the date of the financial statements,
2020 (Catatan 38). Sampai tanggal laporan the extension of the HGB over land in Kampung
keuangan, perpanjangan HGB atas tanah di Bandan is still in process.
Kampung Bandan masih dalam proses.
Kelompok Usaha sedang berupaya untuk The Group is in the process of extending the HGB
memperpanjang HGB tersebut untuk periode 20 for the next 20 years, which is still constrained by
tahun berikutnya, yang masih mendapat hambatan the litigation (Note 38). The Group’s management
tuntutan hukum (Catatan 38). Manajemen believes that this HGB can be extended.
Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa HGB
tersebut dapat diperpanjang.
Tanah yang terletak di Serang, Banten adalah Land located at Serang, Banten is land owned by
tanah milik BEI, entitas anak. Pada tanggal BEI, a subsidiary. As of December 31, 2021 and
31 Desember 2021 dan 2020, tanah untuk 2020, land for development located at Serang,
pengembangan di Serang, Banten adalah seluas Banten has an area of 1,259,566m2.
1.259.566m2.
274
Page 299
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
13. TANAH UNTUK PENGEMBANGAN (lanjutan) 13. LAND FOR DEVELOPMENT (continued)
Tanah yang terletak di Tanjung Api-Api, Sumatera Land located at Tanjung Api-Api, South Sumatera
Selatan adalah tanah milik Perusahaan. Pada is owned by the Company. As of December 31,
tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 tanah untuk 2021 and 2020, land for development located at
pengembangan di Tanjung Api-Api adalah seluas Tanjung Api-Api has an area of 58,654m2.
58.654m2.
Tanah yang terletak di Muara Enim, Sumatera Land located at Muara Enim, South Sumatera is
Selatan adalah tanah milik DHM, entitas anak. owned by DHM, a subsidiary. As of December 31,
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, tanah 2021 and 2020, land for development located at
untuk pengembangan di Muara Enim adalah seluas Muara Enim has an area of 2,157m2.
2.157m2.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, luas As of December 31, 2021 and 2020, land area
tanah yang terletak di Serang, Banten, Muara located at Serang, Banten, Muara Enim, South
Enim, Sumatera Selatan dan Tanjung Api-Api, Sumatera and Tanjung Api-Api, South Sumatera
Sumatera Selatan yang telah bersertifikat adalah that has been certified of 317,701m2 and land area
317.701m2 dan luas tanah yang masih dalam of 1,002,676m2 are in the process of releasing the
proses pelepasan hak adalah 1.002.676m2. right.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the Group’s
manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa management believes that there is no indication of
tidak ada indikasi penurunan nilai tanah untuk impairment in the value of land for development.
pengembangan.
14. ASET LAIN-LAIN, NETO 14. OTHER ASSETS, NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of the following:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Beban ditangguhkan atas tanah, neto 274.966 300.947 Deferred charges on land, net
Lain-lain, neto 8.450 668.100 Others, net
Aset lain-lain, neto 283.416 969.047 Other assets, net
Dikurangi bagian lancar 34.431 694.081 Less current portion
Aset tidak lancar lain-lain, neto 248.985 274.966 Other non-current assets, net
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the Group’s
manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa management believes that there is no indication of
tidak ada indikasi penurunan nilai aset lain-lain. impairment in the value of other assets.
275
Page 300
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO 15. BANK LOANS, NET
Utang bank terdiri dari: Bank loans consist of:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Utang bank jangka pendek Short-term bank loans
PT Bank Victoria International Tbk. (c) 200.000.000 200.000.000 PT Bank Victoria International Tbk. (c)
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk. (b) 10.000.000 10.000.000 (Persero) Tbk. (b)
Total utang bank jangka pendek 210.000.000 210.000.000 Total short-term bank loan
Utang bank jangka panjang Long-term bank loans
PT Bank Pan Indonesia Tbk. (a) 1.164.000.000 1.164.000.000 PT Bank Pan Indonesia Tbk.(a)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (d) 958.800.000 967.200.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (d)
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk. (b) 637.500.000 637.500.000 (Persero) Tbk. (b)
PT Bank Victoria International Tbk. (c) 155.970.000 155.970.000 PT Bank Victoria International Tbk. (c)
Sub total 2.916.270.000 2.924.670.000 Sub total
Dikurangi biaya transaksi
yang ditangguhkan 15.739.755 19.678.474 Less deferred transaction cost
Utang bank jangka panjang, neto 2.900.530.245 2.904.991.526 Long-term bank loans, net
Dikurangi bagian jangka pendek 380.775.000 8.400.000 Less current maturities
Bagian jangka panjang 2.519.755.245 2.896.591.526 Long-term portion
a. PT Bank Pan Indonesia Tbk. (Bank Panin) a. PT Bank Pan Indonesia Tbk. (Bank Panin)
Pada tanggal 24 Mei 2017, Perusahaan On May 24, 2017, the Company obtained credit
mendapatkan fasilitas kredit dari Bank Panin facility from Bank Panin consisting of Long-term
berupa Pinjaman Jangka Panjang 1 (PJP1) dan Loan 1 (PJP1) and Long-term Loan 2 (PJP2),
Pinjaman Jangka Panjang 2 (PJP2), dengan with maximum principal amount of
jumlah maksimum masing-masing sebesar Rp480,000,000 and Rp620,000,000,
Rp480.000.000 dan Rp620.000.000. PJP1 dan respectively. These credit facilities bear interest
PJP2 tersebut dikenakan bunga tahunan of 10.50% per annum with a term of 8 (eight)
sebesar 10,50% per tahun dengan jangka years from the agreement date. PJP1 was used
waktu 8 (delapan) tahun sejak tanggal to settle certain loans of the Company and PJP2
perjanjian. PJP1 digunakan untuk melunasi was used to fund the Company’s ongoing
utang tertentu yang dimiliki Perusahaan dan projects, new project, as well as strengthen the
PJP2 digunakan untuk pembiayaan proyek Group’s working capital.
yang sedang berjalan, proyek baru, maupun
memperkuat modal kerja Kelompok Usaha.
276
Page 301
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
a. PT Bank Pan Indonesia Tbk. (Bank Panin) a. PT Bank Pan Indonesia Tbk. (Bank Panin)
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 4 November 2020, Perusahaan On November 4, 2020, the Company received
menerima surat No.141/CRR/EXT/20 letter No.141/CRR/EXT/20 regarding approval
mengenai persetujuan restrukturisasi fasilitas for restructuring of credit facilities from Bank
kredit dari Bank Panin masing-masing atas Panin for of Long-term Loan 1 (PJP1) with
Pinjaman Jangka Panjang 1 (PJP1) dengan maximum principal amount of Rp444,000,000,
jumlah maksimum sebesar Rp444.000.000, Long-term Loan 2 (PJP2) with maximum
Pinjaman Jangka Panjang 2 (PJP2) dengan principal amount of Rp575,000,000, Long-term
jumlah maksimum sebesar Rp575.000.000, Loan 3 (PJP3) with maximum principal amount
Pinjaman Jangka Panjang 3 (PJP3) dengan of Rp145,000,000 and overdraft facility (PRK)
jumlah maksimum sebesar Rp145.000.000 dan with maximum principal amount of
Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan Rp50,000,000.
jumlah maksimum sebesar Rp50.000.000.
PJP1, PJP2 dan PJP3 akan jatuh tempo pada PJP1, PJP2 and PJP3 will be due on June 9,
tanggal 9 Juni 2025 dan PRK akan jatuh tempo 2025 and PRK will be due on January 2, 2022
pada tanggal 2 Januari 2022 dan pinjaman ini and these loans bear interest in the range of
dikenakan bunga dengan kisaran 9,50% - 9.50% - 10.50% per annum for PJP and 24.00%
10,50% per tahun untuk PJP dan 24,00% per per annum for PRK. Interest rates for all PJPs
tahun untuk PRK. Suku bunga untuk semua are divided into:
PJP dibagi menjadi:
10,50% per tahun sejak bulan Maret 2020 10.50% per annum starting from March
sampai dengan Juni 2020 dengan 2020 to June 2020 with conditions of
ketentuan 3,50% per tahun efektif dan 3.50% per annum is effective and 7.00%
7,00% per tahun ditangguhkan. per annum is deferred.
10,00% per tahun sejak bulan Juli 2020 10.00% per annum starting from July 2020
sampai dengan Agustus 2020 dengan to August 2020 with conditions of 3.50%
ketentuan 3,50% per tahun efektif dan per annum is effective and 6.50% per
6,50% per tahun ditangguhkan. annum is deferred.
9,50% per tahun sejak bulan September 9.50% per annum starting from September
2020 sampai dengan Agustus 2023 dengan 2020 to August 2023 with the following
ketentuan sebagai berikut: conditions:
1. 3,50% per tahun efektif dan 6,00% per 1. 3.50% per annum is effective and
tahun ditangguhkan sejak bulan 6.00% per annum is deferred starting
September 2020 sampai dengan from September 2020 to February
Februari 2021. 2021.
2. 4,00% per tahun efektif dan 5,50% per 2. 4.00% per annum is effective and
tahun ditangguhkan sejak bulan Maret 5.50% per annum is deferred starting
2021 sampai dengan Agustus 2021. from March 2021 to August 2021.
3. 6,00% per tahun efektif dan 3,50% per 3. 6.00% per annum is effective and
tahun ditangguhkan sejak bulan 3.50% per annum is deferred starting
September 2021 sampai dengan from September 2021 to August 2022.
Agustus 2022.
4. 8,00% per tahun efektif dan 1,50% per 4. 8.00% per annum is effective and
tahun ditangguhkan sejak bulan 1.50% per annum is deferred starting
September 2022 sampai dengan from September 2022 to August 2023.
Agustus 2023.
5. Suku bunga sejak September 2023 5. The interest rate starting from
sampai dengan jatuh tempo adalah September 2023 until maturity is
sebesar 9,50% per tahun. 9.50% per annum.
Suku bunga aktual sejak bulan September 2021 The actual interest rate since September 2021
sampai Desember 2021 adalah sebesar 4,00% until December 2021 is 4.00% per annum
per tahun efektif dan 5,50% per tahun effective and 5.50% per annum deferred.
ditangguhkan.
277
Page 302
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
a. PT Bank Pan Indonesia Tbk. (Bank Panin) a. PT Bank Pan Indonesia Tbk. (Bank Panin)
(lanjutan) (continued)
Semua bunga yang ditangguhkan akan All deferred interest will be paid in installments
diangsur selama 48 (empat puluh delapan) for 48 (forty eight) months from March 2022 to
bulan sejak bulan Maret 2022 sampai dengan June 2025. The principal installment payment
Juni 2025. Angsuran pokok akan mulai dibayar starts in April 2022 based on the installment
pada bulan April 2022 sesuai dengan jadwal schedule.
angsuran.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the
saldo terutang atas fasilitas PJP1, PJP2 dan outstanding balance of this PJP1, PJP2 and
PJP3 adalah masing-masing sebesar PJP3 facilities amounted to Rp444,000,000,
Rp444.000.000, Rp575.000.000 dan Rp575,000,000 and Rp145,000,000,
Rp145.000.000. Pada tanggal 31 Desember respectively. As of December 31, 2021 and
2021 dan 2020, Perusahaan tidak 2020, the Company has not used the PRK
menggunakan fasilitas PRK. facility.
Pada tanggal 28 September 2018, Perusahaan On September 28, 2018, the Company
mendapatkan fasilitas kredit berupa Pinjaman obtained Revolving Loan (PB) credit facility
Berulang (PB) dari Bank Panin, dengan jumlah from Bank Panin, with maximum principal
maksimum sebesar Rp100.000.000. Pinjaman amount of Rp100,000,000. This credit facility
ini dikenakan bunga tahunan sebesar 10,50% bears interest of 10.50% per annum with a term
per tahun dengan jangka waktu 12 (dua belas) of 12 (twelve) months from the agreement date.
bulan sejak tanggal perjanjian. Fasilitas ini This facility is used to finance the Company’s
digunakan untuk pembiayaan proyek-proyek current projects. As of November 4, 2020, this
Perusahaan yang sedang berjalan. Pada facility has been cancelled.
tanggal 4 November 2020, fasilitas ini telah
dibatalkan.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the interest
suku bunga yang berlaku untuk PJP 1, PJP 2, rate for PJP 1, PJP 2, and PJP 3 is 9.50% per
dan PJP 3 adalah 9,50% per tahun. annum.
Pada tanggal 31 Desember 2021, pinjaman- As of December 31, 2021, these loans are
pinjaman ini dijamin dengan sejumlah uang secured by escrow account placed in Bank
dalam rekening penampungan (escrow Panin amounting to Rp4,293,793 (December
account) pada Bank Panin sebesar 31, 2020: Rp3,647,671) (Note 4), land and
Rp4.293.793 (31 Desember 2020: building of La Maison Barito Apartment,
Rp3.647.671) (Catatan 4), tanah dan bangunan Oakwood Suites La Maison and Citywalk
Apartemen La Maison Barito, Oakwood Suites Sudirman, Pavillion Apartment, land and
La Maison dan Citywalk Sudirman, Apartemen building located in Kemang under the name of
Pavillion, tanah dan bangunan yang terletak di PT Prima Delta Sejahtera, assignment right of
Kemang atas nama PT Prima Delta Sejahtera, build, operate and transfer arrangement of land
penguasaan hak bangun, kelola dan alih tanah and building of hotel located in Bali, receivable
dan bangunan hotel di Bali, piutang usaha of Citywalk Sudirman on fiduciary basis and
secara fidusia dari Citywalk Sudirman dan personal guarantee from Mr. Hartadi
jaminan perseorangan dari Bapak Hartadi Angkosubroto.
Angkosubroto.
278
Page 303
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
a. PT Bank Pan Indonesia Tbk. (Bank Panin) a. PT Bank Pan Indonesia Tbk. (Bank Panin)
(lanjutan) (continued)
Selain itu, selama pinjaman belum dilunasi, In addition, while the loan facilities are
Perusahaan harus memelihara Debt to Equity outstanding, the Company is required to
Ratio tidak lebih dari 3 (tiga) kali. Pada tanggal maintain Debt to Equity Ratio not to exceed
31 Desember 2021 dan 2020, Perusahaan telah more than 3 (three) times. As of December 31,
memenuhi rasio keuangan yang disyaratkan. 2021 and 2020, the Company has complied
with the required financial ratios.
b. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. b. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
(Bank BNI) (Bank BNI)
Pada tanggal 25 Agustus 2016, Perusahaan On August 25, 2016, the Company obtained
mendapatkan fasilitas kredit dari Bank BNI credit facilities from Bank BNI in the form of
berupa Kredit Investasi (KI) dan Kredit Modal Investment Credit (KI) and Working Capital
Kerja (KMK), dengan jumlah maksimum Credit (KMK), with maximum principal
masing-masing sebesar Rp385.000.000 dan amounting to Rp385,000,000 and
Rp10.000.000. Pinjaman-pinjaman tersebut Rp10,000,000, respectively. Each of these
dikenakan bunga tahunan masing-masing credit facilities bear interest each of 11.00% per
sebesar 11,00% per tahun. KI digunakan untuk annum. KI is used to finance the development
pembiayaan pembangunan untuk Hotel Holiday of Hotel Holiday Inn & Suites Gajah Mada and
Inn & Suites Gajah Mada dan KMK digunakan KMK is used to strengthen the working capital
untuk memperkuat modal kerja Hotel Holiday of Hotel Hoilday Inn & Suites Gajah Mada. The
Inn & Suites Gajah Mada. Jangka waktu fasilitas facility term of KI is 108 (one hundred and eight)
KI adalah 108 (seratus delapan) bulan sejak months starting from the date of the credit and
tanggal perjanjian kredit dan jangka waktu the facility term of KMK is 12 (twelve) months
fasilitas KMK adalah 12 (dua belas) bulan sejak starting from the date of the credit agreement.
tanggal perjanjian kredit. Bank BNI melalui surat Bank BNI through letter No. LMC2/2.6/282/R
No. LMC2/2.6/282/R tanggal 9 September 2020 dated September 9, 2020 agreed to extend the
setuju untuk memperpanjang jangka waktu facility term of KMK to September 6, 2021 and
fasilitas KMK menjadi tanggal 6 September revised annual interest rate of 9.70% starting
2021 dan perubahan suku bunga tahunan April 2020. On March 22, 2022, Bank BNI
menjadi 9,70% sejak April 2020. Pada tanggal through letter No. KOM1/4.2/118/R agreed to
22 Maret 2022, Bank BNI melalui further extend the facility term of KMK to April 6,
surat No. KOM1/4.2/118/R setuju untuk 2022. As of the completion date of the
memperpanjang waktu fasilitas KMK menjadi consolidated financial statements, the
tanggal 6 April 2022. Sampai dengan tanggal extension of the facility term of KMK which
penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, expired on April 6, 2022 is still in process.
perpanjangan fasilitas KMK yang berakhir pada
tanggal 6 April 2022 sedang dalam proses.
Pada tanggal 17 Desember 2018, Perusahaan On December 17, 2018, the Company obtained
mendapatkan fasilitas kredit dari Bank BNI credit facility from Bank BNI in the form of
berupa Kredit Investasi Refinancing (KI2), Refinancing Investment Credit (KI2), with
dengan jumlah maksimum sebesar maximum principal amounting to
Rp320.000.000. Pinjaman tersebut dikenakan Rp320,000,000. This credit facility bears
bunga tahunan sebesar 11,00% per tahun. KI2 interest each of 11.00% per annum. KI2 is used
digunakan untuk pembiayaan kembali to refinance the development of Citywalk Gajah
pembangunan untuk Citywalk Gajah Mada. Mada. This facility term is 82 (eighty two)
Jangka waktu fasilitas ini adalah 82 (delapan months starting from the date of the credit
puluh dua) bulan sejak tanggal perjanjian kredit. agreement.
279
Page 304
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
b. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. b. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
(Bank BNI) (lanjutan) (Bank BNI) (continued)
Pada tanggal 30 Juni 2020, Perusahaan On June 30, 2020, the Company received
menerima surat No. LMC2/2.6/186 mengenai letter No. LMC2/2.6/186 regarding approval for
persetujuan restrukturisasi fasilitas kredit dari restructuring of credit facilities from Bank BNI
Bank BNI atas: for:
Kredit Investasi (KI1) dengan jumlah Kredit Investasi (KI1) with maximum
maksimum sebesar Rp385.000.000 principal amounting to Rp385,000,000
dengan jangka waktu fasilitas ini adalah with the facility term of 78 (seventy eight)
78 (tujuh puluh delapan) bulan sejak April months starting from April 2020 and will be
2020 dan akan jatuh tempo pada tanggal due on September 6, 2026 with interest
6 September 2026 dengan suku bunga rate of 9.70% per annum with conditions of
9,70% per tahun dengan ketentuan 5,25% 5.25% per annum is effective from the
per tahun efektif sejak tanggal date of signing the Approval for
penandatanganan Persetujuan Perubahan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit
Perjanjian Kredit (PPPK) Restrukturisasi (PPPK) to a maximum in March 2022 and
hingga maksimal di bulan Maret 2022 dan 4.45% per annum with deferred payment
4,45% per tahun ditangguhkan and will be paid in installments for 24
pembayarannya dan akan diangsur selama (twenty four) months from April 2022 to
24 (dua puluh empat) bulan sejak bulan March 2024. The interest rate starting April
April 2022 sampai dengan Maret 2024. 2022 is 9.70% per annum. The principal
Tarif bunga sejak April 2022 adalah installment payment starts in April 2022
sebesar 9,70% per tahun. Angsuran pokok based on the installment schedule.
akan mulai dibayar pada bulan April 2022
sesuai dengan jadwal angsuran.
Kredit Investasi (KI2) dengan jumlah Kredit Investasi (KI2) with maximum
maksimum sebesar Rp320.000.000 principal amounting to Rp320,000,000
dengan jangka waktu fasilitas ini adalah with the facility term of 79 (seventy nine)
79 (tujuh puluh sembilan) bulan sejak April months starting from April 2020 and will be
2020 dan akan jatuh tempo pada tanggal due on October 17, 2026 with interest rate
17 Oktober 2026 dengan suku bunga 9.70% per annum with conditions of 5.25%
9,70% per tahun dengan ketentuan 5,25% per annum is effective from the date of
per tahun efektif sejak tanggal signing the Approval for PPPK to
penandatanganan PPPK Restrukturisasi a maximum in March 2022 and 4.45% per
hingga maksimal di bulan Maret 2022 dan annum with deferred payment and will be
4,45% per tahun ditangguhkan paid in installments for 24 (twenty four)
pembayarannya dan akan diangsur selama months from April 2022 to March 2024.
24 (dua puluh empat) bulan sejak bulan The interest rate starting April 2022 is
April 2022 sampai dengan Maret 2024. 9.70% per annum. The principal
Tarif bunga sejak April 2022 adalah installment starts in April 2022 based on
sebesar 9,70% per tahun. Angsuran pokok the installment schedule.
akan mulai dibayar pada bulan April 2022
sesuai dengan jadwal angsuran.
280
Page 305
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
b. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. b. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
(Bank BNI) (lanjutan) (Bank BNI) (continued)
Pada tanggal 24 Juli 2020, Perusahaan On July 24, 2020, the Company received letter
menerima surat No. LMC2/2.6/226 perubahan No. LMC2/2.6/226 regarding amendment of
syarat restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank restructuring terms of credit facilities from Bank
BNI atas suku bunga Kredit Investasi (KI1 & BNI on the interest rate of Kredit Investasi (KI1
KI2) yaitu 9,70% per tahun dengan ketentuan & KI2) of 9.70% per annum. The interest portion
2,50% per tahun efektif sejak tanggal 26 April of 2.50% per annum is effective from April 26,
2020 hingga maksimal di bulan Maret 2022 dan 2020 to a maximum in March 2022 and the
7,20% per tahun ditangguhkan dan akan interest portion of 7.20% per annum is deferred
diangsur selama 24 (dua puluh empat) bulan and will installed for 24 (twenty four) months
sejak bulan April 2022 sampai dengan Maret from April 2022 to March 2024. The interest rate
2024. Tarif bunga sejak April 2022 adalah from April 2022 is 9.70% per annum. For KI1 the
sebesar 9,70% per tahun. Untuk KI1 penerapan implementation of effective rate is reviewable
bunga efektif bersifat reviewable oleh Bank by Bank every 3 (three) months for 2 (two) years
setiap 3 (tiga) bulan sekali selama 2 (dua) tahun based on the hotel’s occupancy rate.
berdasarkan tingkat hunian hotel.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the
saldo terutang atas fasilitas KI1, outstanding payable of KI1, KI2, and KMK
KI2, dan KMK adalah masing-masing sebesar facility amounted to Rp333,000,000,
Rp333.000.000, Rp304.500.000 dan Rp304,500,000 and Rp10,000,000 each,
Rp10.000.000. respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the interest
suku bunga yang berlaku untuk KI1 dan KI2 rates for KI1 and KI2 is 9.70% per annum.
adalah 9,70% per tahun.
Pada tanggal 31 Desember 2021, pinjaman- As of December 31, 2021, these loan facilities
pinjaman ini dijamin dengan sejumlah uang are secured by escrow accounts placed in Bank
dalam rekening penampungan (escrow BNI amounting to Rp2,079,714 (December 31,
account) pada Bank BNI sebesar Rp2.079.714 2020: Rp1,936,120) (Note 4), land and building
(31 Desember 2020: Rp1.936.120) of Hotel Holiday Inn & Suites Gajah Mada,
(Catatan 4), tanah dan bangunan Hotel Holiday future revenue from the Holiday Inn and
Inn & Suites Gajah Mada, pendapatan yang Citywalk Gajah Mada projects and personal
akan datang pada proyek Holiday Inn dan guarantee from Mr. Hartadi Angkosubroto.
Citywalk Gajah Mada dan jaminan
perseorangan dari Bapak Hartadi
Angkosubroto.
281
Page 306
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
b. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. b. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
(Bank BNI) (lanjutan) (Bank BNI) (continued)
Selama fasilitas pinjaman ini belum dilunasi, While the loan facilities are outstanding,
Perusahaan harus memelihara beberapa rasio the Company is required to maintain certain
keuangan seperti: financial ratios, such as:
Current Ratio excluding current portion of Current Ratio excluding current portion of
long-term debt tidak kurang dari 1 (satu) long-term debt not less than 1 (one) time
kali dengan pemenuhan rasio paling lambat with the fulfillment of the ratio no later than
tahun 2021. 2021.
Rasio antara jumlah utang terhadap jumlah Debt to Equity Ratio not to exceed more
ekuitas (Debt to Equity Ratio) tidak lebih than 2.7 times.
dari 2,7 kali.
Debt Service Coverage tidak kurang dari Debt Service Coverage not less than
100%, jika rasio kurang dari 100% maka 100%, if the ratio less than 100% then the
Perusahaan harus memiliki kemampuan Company must have the ability to pay the
untuk membayar kewajiban pokok dan principal and deferred interest payments in
pelunasan bunga ditangguhkan sesuai accordance with the stipulated installment
dengan jadwal angsuran yang ditetapkan. schedule.
Loan to value tidak lebih dari 70% dengan Loan to value to be not more than 70%
perbandingan total pinjaman di BNI dengan with a comparison of the total loan at BNI
total nilai taksasi KJPP atas agunan. with the total KJPP estimated value of
collateral.
Pada tanggal 14 Desember 2020, Bank BNI, On December 14, 2020, Bank BNI, as stated in
sebagaimana dalam Surat No. LMC1/3.2/332/R Letter No. LMC1/3.2/332/R has given an
telah memberikan persetujuan kepada approval to the Company to issue Continuous
Perusahaan untuk menerbitkan Obligasi Bonds II amounting to Rp300,000,000 with
Berkelanjutan II sebanyak Rp300.000.000 condition that the Company have to maintain
dengan catatan bahwa Perusahaan harus positive cash and funds in cash have to be
menjaga kas tetap positif dan dana dikas harus sufficient for interest and principal obligation per
tersedia sebesar kewajiban bunga dan pokok quarter and performs monitoring sufficiency of
per triwulan dan dilakukan pengawasan funds per quarter based on quarterly financial
terhadap laporan keuangan triwulanan. Sesuai statements. In accordance with the approval
dengan surat persetujuan tersebut, Perusahaan letter, the Company still meets the requirements
masih memenuhi persyaratan yang disyaratkan as required by the Creditors.
oleh Kreditur.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31 2021 and 2020, the
Perusahaan telah memenuhi rasio keuangan Company has complied with the required
yang disyaratkan. financial ratios.
282
Page 307
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank
Victoria) Victoria)
Perusahaan The Company
Pada tanggal 29 November 2018, Perusahaan On November 29, 2018, the Company obtained
mendapatkan fasilitas kredit berupa Demand Demand Loan Kredit Korporasi (DLKK) 1 credit
Loan Kredit Korporasi (DLKK) 1 dari Bank facility from Bank Victoria, with maximum
Victoria, dengan jumlah maksimum sebesar principal amount of Rp100,000,000. This credit
Rp100.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga facility bears interest of 11.00% per annum with
tahunan sebesar 11,00% per tahun dengan a term of 12 (twelve) months from the
jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal agreement date. This facility is used to finance
perjanjian. Fasilitas ini digunakan untuk the Company’s working capital. This facility has
pembiayan modal kerja Perusahaan. Fasilitas been extended until March 3, 2023. As of
ini telah diperpanjang sampai dengan 3 Maret December 31, 2021 and 2020, the outstanding
2023. Pada tanggal 31 Desember 2021 dan payable of this facility amounted to
2020, saldo terutang atas fasilitas ini adalah Rp100,000,000.
sebesar Rp100.000.000.
Pada tanggal 29 November 2018, Perusahaan On November 29, 2018, the Company obtained
mendapatkan fasilitas kredit baru berupa a new DLKK 2 credit facility from Bank Victoria,
DLKK 2 dari Bank Victoria, dengan jumlah with maximum principal amount of
maksimum sebesar Rp100.000.000. Pinjaman Rp100,000,000. This credit facility bears
ini dikenakan bunga tahunan sebesar 11,00% interest of 11.00% per annum with a term of 12
per tahun dengan jangka waktu 12 (dua belas) (twelve) months from the agreement date. This
bulan sejak tanggal perjanjian. Fasilitas ini facility is used to finance the Holiday Inn &
digunakan untuk penyelesaian proyek Holiday Suites Gajah Mada project. This facility has
Inn & Suites Gajah Mada. Fasilitas ini telah been extended until March 3, 2023. As of
diperpanjang sampai dengan 3 Maret 2023. December 31, 2021 and 2020, the outstanding
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, payable of this facility amounted to
saldo terutang atas fasilitas ini adalah sebesar Rp100,000,000.
Rp100.000.000.
Pada tanggal 20 Juni 2019, Perusahaan On June 20, 2019, the Company obtained a
mendapatkan fasilitas kredit baru berupa Fixed new Fixed Loan Kredit Korporasi (FLKK) credit
Loan Kredit Korporasi (FLKK) dari Bank facility from Bank Victoria, with maximum
Victoria, dengan jumlah maksimum sebesar principal amount of Rp100,000,000. This credit
Rp100.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga facility bears interest of 11.00% per annum with
tahunan sebesar 11,00% per tahun dengan a term of 60 (sixty) months from the agreement
jangka waktu 60 (enam puluh) bulan sejak date. This facility is used to finance the long-
tanggal perjanjian. Fasilitas ini digunakan untuk term lease of Plaza Agro building. As of
pembiayaan sewa jangka panjang Gedung December 31, 2021 and 2020, the outstanding
Plaza Agro. Pada tanggal payable of this facility amounted to
31 Desember 2021 dan 2020, saldo terutang Rp96,970,000.
atas fasilitas ini adalah sebesar Rp96.970.000.
283
Page 308
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank
Victoria) (lanjutan) Victoria) (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
Pada tanggal 29 Mei 2020, Perusahaan On May 29, 2020, the Company received
menerima surat No. 311/SPK/CBG-VIC/V/20 letter No. 311/SPK/CBG-VIC/V/20 regarding
persetujuan restrukturisasi fasilitas kredit dari approval for restructuring of credit facilities
Bank Victoria atas: from Bank Victoria for:
Fasilitas DLKK 1 dan DLKK 2 dengan Facilities of DLKK 1 dan DLKK 2 with
jumlah maksimum masing-masing maximum principal amounting
Rp100.000.000 dengan jangka waktu Rp100,000,000, each, with the facilities
fasilitas ini adalah 12 (dua belas) bulan term of 12 (twelve) months starting from
sejak 3 Maret 2020 dan akan jatuh tempo March 3, 2020 and will be due on March 3,
pada tanggal 3 Maret 2021 dengan suku 2021 and with interest rate of 11.00% per
bunga 11,00% per tahun. Pembayaran annum. Payment of interest starting from
bunga terhitung sejak Mei 2020 dengan May 2020 with the provisions of 5.00% per
ketentuan 5,00% per tahun efektif dan annum is effective and 6.00% per annum
6,00% per tahun ditangguhkan sejak bulan is deferred starting from May 2020 to June
Mei 2020 sampai dengan Juni 2020, 6,00% 2020, 6.00% per annum is effective and
per tahun efektif dan 5,00% per tahun 5.00% per annum is deferred starting from
ditangguhkan sejak bulan Juli 2020 sampai July 2020 to August 2020, 8.00% per
dengan Agustus 2020, 8,00% per tahun annum is effective and 3.00% per annum
efektif dan 3,00% per tahun ditangguhkan is deferred starting from September 2020
sejak bulan September 2020 sampai to December 2020 and the interest rate
dengan Desember 2020 dan suku bunga starting from January 2021 until maturity is
sejak Januari 2021 sampai dengan jatuh 11.00% per annum and the deferred
tempo adalah sebesar 11,00% per tahun interest will be paid on maturity date.
dan bunga ditangguhkan dibayarkan pada
saat fasilitas kredit jatuh tempo.
Fasilitas FLKK dengan jumlah maksimum FLKK facility with maximum principal
sebesar Rp96.970.000 dengan jangka amounting to Rp96,970,000 with the
waktu fasilitas ini adalah 60 (enam puluh) facility term of 60 (sixty) months starting
bulan sejak 28 Juni 2019 dan akan jatuh from June 28, 2019 and will be due on
tempo pada tanggal 28 Juni 2024 dengan June 28, 2024 with interest rate of 11.00%
suku bunga 11,00% per tahun dengan per annum with conditions of 5.00% per
ketentuan 5,00% per tahun efektif dan annum is effective and 6.00% per annum
6,00% per tahun ditangguhkan sejak bulan is deferred starting from May 2020 to June
Mei 2020 sampai dengan Juni 2020, 6,00% 2020, 6.00% per annum is effective and
per tahun efektif dan 5,00% per tahun 5.00% per annum is deferred starting from
ditangguhkan sejak bulan Juli 2020 sampai July 2020 to August 2020, 8.00% per
dengan Agustus 2020, 8,00% per tahun annum is effective and 3.00% per annum
efektif dan 3,00% per tahun ditangguhkan is deferred starting from September 2020
sejak bulan September 2020 sampai to December 2020 and the interest rate
dengan Desember 2020 dan suku bunga starting from January 2021 until maturity is
sejak Januari 2021 sampai dengan jatuh 11.00% per annum. The deferred interest
tempo adalah sebesar 11,00% per tahun. will be paid in installments for 12 (twelve)
Bunga yang ditangguhkan akan diangsur months starting from May 2021 to April
selama 12 (dua belas) bulan sejak bulan 2022. The principal installment payment
Mei 2021 sampai dengan April 2022. starts in November 2020 until June 2024.
Angsuran pokok akan dibayarkan mulai
dari November 2020 sampai dengan Juni
2024.
284
Page 309
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank
Victoria) (lanjutan) Victoria) (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
Pada tanggal 20 Oktober 2020, Perusahaan On October 20, 2020, the Company received
menerima surat No. 440/SPK/CBG-VIC/X/20 letter No. 440/SPK/CBG-VIC/X/20 regarding
perubahan syarat restrukturisasi fasilitas kredit amendment of restructuring terms of credit
DLKK 1, DLKK 2 dan FLKK dari Bank Victoria facilities of DLKK 1, DLKK 2 and FLKK from
atas suku bunga 11,00% per tahun dengan Bank Victoria on the interest rate of 11.00% per
ketentuan 6,00% per tahun efektif dan 5,00% annum with conditions of 6.00% per annum is
per tahun ditangguhkan sejak bulan September effective and 5.00% per annum is deferred
2020 sampai dengan Desember 2020, 8,00% starting from September 2020 to December
per tahun efektif dan 3,00% per tahun 2020, 8.00% per annum is effective and 3.00%
ditangguhkan sejak bulan Januari 2021 sampai per annum is deferred starting from January
dengan Februari 2021. Tarif bunga sejak Maret 2021 to February 2021. The interest rate from
2021 sampai dengan jatuh tempo adalah March 2021 until maturity is 11.00% per
sebesar 11,00% per tahun. Untuk fasilitas kredit annum. For DLKK 1 and DLKK 2 credit
DLKK 1 dan DLKK 2 atas bunga ditangguhkan facilities, the deferred interest will be paid when
dibayarkan pada saat fasilitas kredit jatuh the credit facility matures. For the FLKK credit
tempo. Untuk fasilitas kredit FLKK atas bunga facility, the deferred interest will be paid in
ditangguhkan akan diangsur selama 12 (dua installments for 12 (twelve) months from May
belas) bulan sejak bulan Mei 2021 sampai 2021 to April 2022 and the principal payments
dengan April 2022 dan angsuran pokok akan will begin in May 2021 until June 2024.
mulai dibayar pada bulan Mei 2021 sampai
dengan Juni 2024.
Pada tanggal 1 Maret 2021, Perusahaan On March 1, 2021, the Company received
menerima surat No.046/SPK/CBG-VIC/III/21 letter No.046/SPK/CBG-VIC/III/21 regarding
mengenai persetujuan restrukturisasi fasilitas approval for restructuring of credit facilities
kredit dari Bank Victoria atas: from Bank Victoria for:
DLKK 1 dan DLKK 2 dengan jumlah DLKK 1 and DLKK 2 with maximum
maksimum masing-masing sebesar principal amounting to Rp100,000,000,
Rp100.000.000 dengan jangka waktu respectively with the facility term of 12
fasilitas ini adalah 12 (dua belas) bulan (twelve) months starting from March 3,
sejak 3 Maret 2021 dan akan jatuh tempo 2021 and will be due on March 3, 2022 with
pada tanggal 3 Maret 2022 dengan suku interest rate 11.00% per annum with
bunga 11,00% per tahun dengan ketentuan conditions of 6.00% per annum is effective
6,00% per tahun efektif sejak Januari 2021 from January 2021 to a maximum in
hingga maksimal di bulan Desember 2021 December 2021 and 5.00% per annum
dan 5,00% per tahun ditangguhkan with deferred payment and will be paid in
pembayarannya dan akan dibayarkan pada maturity of the facility. The interest rate
saat jatuh tempo fasilitas. Tarif bunga sejak starting January 2022 is 11.00% per
Januari 2022 adalah sebesar 11,00% per annum.
tahun.
285
Page 310
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank
Victoria) (lanjutan) Victoria) (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
FLKK dengan jumlah maksimum sebesar FLKK with maximum principal amounting
Rp96.970.000 dengan jangka waktu to Rp96,970,000 with the facility term of 60
fasilitas ini adalah 60 (enam puluh) bulan (sixty) months starting from June 28, 2019
sejak 28 Juni 2019 dan akan jatuh tempo and will be due on June 28, 2024 with
pada tanggal 28 Juni 2024 dengan suku interest rate 11.00% per annum with
bunga 11,00% per tahun dengan ketentuan conditions of 6.00% per annum is effective
6,00% per tahun efektif sejak Januari 2021 from January 2021 to a maximum in
hingga maksimal di bulan Desember 2021 December 2021 and 5.00% per annum
dan 5,00% per tahun ditangguhkan with deferred payment and will be paid in
pembayarannya dan akan diangsur selama installments for 24 (twenty four) months
24 (dua puluh empat) bulan sejak bulan from January 2022 to December 2023.
Januari 2022 sampai dengan Desember The interest rate starting January 2022 is
2023. Tarif bunga sejak Januari 2022 11.00% per annum. The principal
adalah sebesar 11,00% per tahun. installment payments will begin in January
Angsuran pokok akan mulai dibayar pada 2022 based on the installment schedule.
bulan Januari 2022 sesuai dengan jadwal
angsuran.
Pada tanggal 15 Maret 2022, Perusahaan On March 15, 2022, the Company received
menerima surat No.018/SPK/CBG-VIC/III/22 letter No.018/SPK/CBG-VIC/III/22 regarding
mengenai persetujuan restrukturisasi fasilitas approval for restructuring of credit facilities
kredit dari Bank Victoria atas DLKK 1 dan DLKK from Bank Victoria for DLKK 1 and DLKK 2
2 dengan jumlah maksimum masing-masing each with maximum principal amount of
Rp100.000.000 dan FLKK dengan jumlah Rp100,000,000, respectively and FLKK with
maksimum sebesar Rp96.970.000. maximum amount of Rp96,970,000.
Fasilitas DLKK 1 dan DLKK 2 akan jatuh tempo DLKK 1 and DLKK 2 facility will be due on
pada tanggal 3 Maret 2023 sedangkan fasilitas March 3, 2023 whereas FLKK facility will be
FLKK akan jatuh tempo pada tanggal 28 due on February 28, 2029 and these loans
Februari 2029 dan pinjaman ini dikenakan bear interest of 11.00% per annum. Interest
bunga 11,00% per tahun. Suku bunga untuk rates for DLKK 1, DLKK 2, and FLKK facility
fasilitas DLKK 1, DLKK 2, dan FLKK dibagi are divided into:
menjadi:
DLKK 1 dan DLKK 2: 11,00% per tahun DLKK 1 and DLKK 2: 11.00% per annum
sejak bulan Januari 2022 sampai dengan starting from January 2022 to December
Desember 2022 dengan ketentuan 6,50% 2022 with conditions of 6.50% per annum
per tahun efektif dan 4,50% per tahun is effective and 4.50% per annum is
ditangguhkan. deferred.
FLKK: FLKK:
1. 6,50% per tahun efektif dan 4,5% 1. 6.50% per annum is effective and
ditangguhkan sejak bulan Januari 4.50% deferred starting from January
2022 sampai dengan Desember 2022. 2022 to December 2022.
2. 9,00% per tahun efektif dan 2,00% 2. 9.00% per annum is effective and
ditangguhkan sejak bulan Januari 2.00% deferred starting from January
2023 sampai dengan Desember 2023. 2023 to December 2023.
3. Suku bunga sejak Januari 2024 3. The interest rate starting from January
sampai dengan jatuh tempo adalah 2024 until maturity is 11.00% per
sebesar 11,00% per tahun. annum.
286
Page 311
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank
Victoria) (lanjutan) Victoria) (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
Semua bunga DLKK 1 dan DLKK 2 yang All deferred interest of DLKK 1 and DLKK 2 will
ditangguhkan akan diangsur selama 3 (tiga) be paid in installments for 3 (three) months
bulan sejak bulan Januari 2023 sampai dengan from January 2023 to March 2023 and the
Maret 2023 dan sisanya akan diangsur dan remaining will be installed and fully paid at one
dibayarkan penuh dan seketika di akhir periode time at the end of facility period. Whereras, for
fasilitas. Sedangkan untuk bunga FLKK yang FLKK the deferred interest will be paid in
ditangguhkan akan diangsur selama 12 (dua installments for 12 (twelve) months from
belas) bulan sejak bulan Januari 2023 sampai January 2023 to December 2023 and the
dengan Desember 2023 dan sisanya akan remaining will be paid in prorate installments
diangsur prorata sejak bulan Januari 2024 from January 2024 to February 2029. The
sampai dengan Februari 2029. Angsuran principal installments will begin to be paid in
pokok akan mulai dibayar pada bulan Januari January 2022 according to the installment
2022 sesuai dengan jadwal angsuran. schedule.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, this loan is
pinjaman ini dijamin dengan tanah yang terletak secured by land located at Kampung Bandan
di Kampung Bandan (Catatan 13), tanah dan (Note 13), land and building of Kemang Club
bangunan Kemang Club Villas, jaminan Villas, personal guarantee from Mr. Hartadi
perseorangan dari Bapak Hartadi Angkosubroto, fiduciary for all bills at the Plaza
Angkosubroto, fidusia atas seluruh tagihan Agro Building amounting to Rp60,000,000 and
pada Gedung Plaza Agro sebesar transfer of the Company's rights in the Deed of
Rp60.000.000 dan pengalihan atas hak Leasing Agreement with DAPENBUN.
Perusahaan dalam Akta Perjanjian Sewa
Menyewa dengan DAPENBUN.
Entitas Anak Subsidiary
Pada tanggal 20 September 2017, PA, entitas On September 20, 2017, PA, a subsidiary,
anak, mendapatkan fasilitas kredit berupa obtained Term-loan credit facility from Bank
Pinjaman Berjangka dari Bank Victoria, dengan Victoria, with maximum principal amount of
jumlah maksimum sebesar Rp60.000.000. Rp60,000,000. This credit facility bears interest
Pinjaman ini dikenakan bunga tahunan sebesar of 12.00% per annum with a term of 96 (ninety
12,00% per tahun dengan jangka waktu six) months from the agreement date. This
96 (sembilan puluh enam) bulan sejak tanggal facility is used for the development of Holiday
perjanjian. Fasilitas ini digunakan untuk Inn Express hotel project located at Matraman.
pembangunan proyek hotel Holiday Inn Express As of December 31, 2021 and 2020, the
di Matraman. Pada tanggal 31 Desember 2021 outstanding payable of this facility amounted to
dan 2020, saldo terutang atas fasilitas ini adalah Rp59,000,000.
sebesar Rp59.000.000.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the interest
bunga yang berlaku untuk fasilitas pinjaman rate for this term-loan facility is 11.50% per
berjangka ini adalah 11,50% per tahun. annum.
287
Page 312
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank
Victoria) (lanjutan) Victoria) (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
Pada tanggal 29 Mei 2020, PA menerima surat On May 29, 2020, PA received letter
No. 312/SPK/CBG-VIC/V/20 perihal No. 312/SPK/CBG-VIC/V/20 regarding
restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank Victoria restructuring terms of credit facilities from Bank
dengan jumlah maksimum Rp59.000.000 Victoria on maximum principal amounting
dengan jangka waktu fasilitas ini selama 60 Rp59,000,000 with the facility term of 60 (sixty)
(enam puluh) bulan sejak 20 Maret 2020 dan months starting from March 20, 2020 and will be
akan jatuh tempo pada tanggal 20 September due on September 20, 2025 with interest rate
2025 dengan suku bunga 11,50% per tahun, 11.50% per annum, with conditions of 5.00%
dengan ketentuan 5,00% per tahun efektif dan per annum is effective and 6.50% per annum is
6,50% per tahun ditangguhkan untuk bulan Mei deferred for May 2020 until June 2020, 6.00%
2020 sampai dengan Juni 2020, 6,00% per per annum is effective and 5.50% per annum is
tahun efektif dan 5,50% per tahun ditangguhkan deferred for July 2020 until August 2020, and
untuk bulan Juli 2020 sampai dengan Agustus 8.00% per annum is effective and 3.50% per
2020, dan 8,00% per tahun efektif dan 3,50% annum is deferred from September 2020 until
per tahun ditangguhkan untuk September 2020 December 2020. Interest rates starting January
sampai dengan Desember 2020. Tarif bunga 2021 up until its maturity date is 11.50% per
sejak Januari 2021 sampai dengan jatuh tempo annum. For this credit facility, the deferred
adalah sebesar 11,50% per tahun. Untuk interest will be paid in installments for 12
fasilitas kredit terkait bunga ditangguhkan akan (twelve) months starting April 2021 and the
diangsur selama 12 (dua belas) bulan sejak principal installment payments will begin in
bulan April 2021 dan angsuran pokok akan October 2020 based on the installment
mulai dibayar pada bulan Oktober 2020 sesuai schedule.
dengan jadwal angsuran.
Pada tanggal 20 Oktober 2020, PA menerima On October 20, 2020, PA received letter
surat No. 439/SPK/CBG-VIC/X/20 perihal No. 439/SPK/CBG-VIC/X/20 regarding
perubahan syarat restrukturisasi fasilitas kredit amendments of restructuring terms of credit
dari Bank Victoria terkait dengan skema facilities from Bank Victoria related to the
pembayaran bunga menjadi 5,00% per tahun interest payment scheme to be 5.00% per
efektif dan 6,50% per tahun ditangguhkan untuk annum is effective and 6.50% per annum is
bulan Mei 2020 sampai dengan Juni 2020, deferred for May 2020 until June 2020, 6.00%
6,00% per tahun efektif dan 5,50% per tahun per annum is effective and 5.50% per annum is
ditangguhkan untuk bulan Juli 2020 sampai deferred for July 2020 until December 2020,
dengan Desember 2020 dan 8,00% per tahun and 8.00% per annum is effective and 3,50%
efektif dan 3,50% per tahun ditangguhkan untuk per annum is deferred for January 2021 until
bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2021. March 2021. Interest rates starting April 2021
Tarif bunga sejak April 2021 sampai dengan up until its maturity date is 11.50% per annum.
jatuh tempo adalah sebesar 11,50% per tahun. For this credit facility, the deferred interest will
Untuk fasilitas kredit terkait bunga ditangguhkan be paid in installments for 12 (twelve) months
akan diangsur selama 12 (dua belas) bulan starting May 2021 and the principal payments
sejak bulan Mei 2021 dan angsuran pokok will begin in April 2021 based on the installment
akan mulai dibayar pada bulan April 2021 schedule.
sesuai dengan jadwal angsuran.
288
Page 313
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank
Victoria) (lanjutan) Victoria) (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
Pada tanggal 1 Maret 2021, PA menerima surat On March 1, 2021, PA received letter
No. 047/SPK/CBG-VIC/III/21 perihal perubahan No. 047/SPK/CBG-VIC/III/21 regarding
syarat restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank amendments of restructuring terms of credit
Victoria terkait dengan skema pembayaran facilities from Bank Victoria related to the
bunga menjadi 6,00% per tahun efektif sejak interest payment scheme to be 6.00% per
Januari 2021 hingga maksimal di bulan annum is effective from January 2021 to
Desember 2021 dan 5,50% per tahun a maximum in December 2021 and 5.50% per
ditangguhkan pembayarannya dan akan annum with deferred payment and will be paid
diangsur selama 24 (dua puluh empat) bulan in installments for 24 (twenty four) months from
sejak bulan Januari 2022 sampai dengan January 2022 to December 2023. The interest
Desember 2023. Tarif bunga sejak Januari rate starting January 2022 is 11.50% per
2022 adalah sebesar 11,50% per tahun. annum. The principal payments will begin in
Angsuran pokok akan mulai dibayar pada bulan January 2022 based on the installment
Januari 2022 sesuai dengan jadwal angsuran. schedule.
Pada tanggal 15 Maret 2022, Perusahaan On March 15, 2022, the Company received
menerima surat No.019/SPK/CBG-VIC/III/2022 letter No.019/SPK/CBG-VIC/III/2022 regarding
mengenai persetujuan restrukturisasi fasilitas approval for restructuring of credit facilities from
kredit dari Bank Victoria sebesar Rp59.000.000. Bank Victoria amounting to Rp59,000,000.
Fasilitas kredit akan jatuh tempo pada tanggal Credit facility will be due on May 20, 2029 and
20 Mei 2029 dan pinjaman ini dikenakan bunga this loan bear interest of 11.00% per annum.
11,00% per tahun. Suku bunga untuk fasilitas Interest rates for this facility are divided into:
kredit dibagi menjadi:
1. 6,50% per tahun efektif dan 4,5% 1. 6.50% per annum is effective and 4.50%
ditangguhkan sejak bulan Januari 2022 deferred starting from January 2022 to
sampai dengan Desember 2022. December 2022.
2. 9,00% per tahun efektif dan 2,00% 2. 9.00% per annum is effective and 2.00%
ditangguhkan sejak bulan Januari 2023 deferred starting from January 2023 to
sampai dengan Desember 2023. December 2023.
3. Suku bunga sejak Januari 2024 sampai 3. The interest rate starting from January
dengan jatuh tempo adalah sebesar 2024 until maturity is 11.00% per annum.
11,00% per tahun.
Semua bunga yang ditangguhkan akan All deferred interest will be paid in installments
diangsur selama 12 (dua belas) bulan sejak for 12 (twelve) months from January 2023 to
bulan Januari 2023 sampai dengan Desember December 2023 and the remaining will be paid
2023 dan sisanya akan diangsur prorata sejak in prorate installments from January 2024 to
bulan Januari 2024 sampai dengan Mei 2029. May 2029. The principal payments will begin in
Angsuran pokok akan mulai dibayar pada bulan January 2022 based on the installment
Januari 2022 sesuai dengan jadwal angsuran. schedule.
289
Page 314
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank c. PT Bank Victoria International Tbk. (Bank
Victoria) (lanjutan) Victoria) (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2021 and 2020, As of December 31, 2021 and 2020, this loan is
pinjaman ini dijamin dengan hak bangun, kelola secured by build, operate and transfer right of
dan alih atas proyek Holiday Inn Express, Holiday Inn Express project, personal
jaminan perseorangan dari Bapak Hartadi guarantee from Mr. Hartadi Angkosubroto and
Angkosubroto dan jaminan perusahaan dari corporate guarantee from the Company.
Perusahaan.
d. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Bank Mandiri) d. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Bank Mandiri)
Pada tanggal 23 Juli 2019, Perusahaan On July 23, 2019, the Company obtained credit
mendapatkan fasilitas kredit dari Bank Mandiri facility from Bank BNI in the form of Term Loan
berupa Fasilitas Term Loan, dengan jumlah Facility, with maximum principal amounting to
maksimum sebesar Rp1.000.000.000. Rp1,000,000,000. These credit facilities bear
Pinjaman tersebut dikenakan bunga tahunan interest at 10.25% per annum for the first three
sebesar 10,25% per tahun untuk tiga bulan months and subsequently will be 10.50% per
pertama dan selanjutnya akan menjadi 10,50% annum. Term Loan Facility will be used as
per tahun. Fasilitas Term Loan digunakan untuk additional cash flow in the context of the
tambahan arus kas dalam rangka business development of the Company. This
pengembangan usaha Perusahaan. Fasilitas ini facility will be paid in monthly installments for
akan dibayar dengan cicilan bulanan selama 120 (one hundred and twenty) months. As of
120 (seratus dua puluh) bulan. Pada tanggal December 31, 2021 and 2020, the outstanding
31 Desember 2021 dan 2020, saldo terutang loan of Term Loan Facility amounted to
atas Fasilitas Term Loan masing-masing Rp958,800,000 and Rp967,200,000 each,
sebesar Rp958.800.000 dan Rp967.200.000. respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2021, pinjaman ini As of December 31, 2021, this loan facility is
dijamin dengan sejumlah uang dalam rekening secured by escrow accounts placed in Bank
penampungan (escrow account) pada Bank Mandiri amounting to Rp8,257,407 (December
Mandiri sebesar Rp8.257.407 (31 Desember 31, 2020: Rp7,322,582) (Note 4), land and
2020: Rp7.322.582) (Catatan 4), tanah dan building of Chase Plaza, Icon Tower project
bangunan Chase Plaza, proyek Icon Tower dan and personal guarantee from Mr. Hartadi
jaminan perseorangan dari Bapak Hartadi Angkosubroto.
Angkosubroto.
290
Page 315
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
15. UTANG BANK, NETO (lanjutan) 15. BANK LOANS, NET (continued)
d. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Bank Mandiri) d. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Bank Mandiri)
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 24 Agustus 2020, Perusahaan On August 24, 2020, the Company received
menerima surat No.CMB.CM6/CPH.3426 letter No. CMB.CM6/CPH.3426/SPPK/2020
/SPPK/2020 mengenai persetujuan regarding approval for restructuring of credit
restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank Mandiri facilities from Bank Mandiri for Term Loan
atas fasilitas Term Loan dengan jumlah facility with maximum principal amounting
maksimum sebesar Rp968.000.000 dengan Rp968,000,000 with the facility term of 112
jangka waktu fasilitas ini adalah 112 (seratus (one hundred and twelve) months starting from
dua belas) bulan sejak 28 Mei 2020 dan akan May 28, 2020 and will be due on July 29, 2029
jatuh tempo pada tanggal 29 Juli 2029 dengan with interest rate 9.25% per annum with
suku bunga 9,25% per tahun dengan ketentuan conditions of 3.50% per annum is effective from
3,50% per tahun efektif sejak tanggal 23 August 23, 2020 to May 23, 2022 and 5.75%
Agustus 2020 hingga 23 Mei 2022 dan 5,75% per annum is deferred and will be paid in
per tahun ditangguhkan dan pembayarannya installments for 48 (forty eight) months starting
akan diangsur selama 48 (empat puluh from June 23, 2022 to May 23, 2026. The
delapan) bulan sejak tanggal 23 Juni 2022 interest rate from June 23, 2022 is 9.25% per
sampai dengan 23 Mei 2026. Tarif bunga sejak annum.
tanggal 23 Juni 2022 adalah sebesar 9,25% per
tahun.
Selama fasilitas pinjaman ini belum dilunasi, While the loan facilities are outstanding,
Perusahaan harus memelihara beberapa rasio the Company is required to maintain certain
keuangan, seperti: financial ratios, such as:
Leverage ratio tidak lebih dari 300%. Leverage Ratio not to exceed more than
300%.
Debt Service Coverage tidak kurang dari Debt Service Coverage not less than 110%,
110%, jika rasio kurang dari 110% maka if the ratio less than 110% then the
kas Perusahaan harus terjaga positif. Company’s cash must be kept positive.
Kas Perusahaan minimum harus dapat The Company’s cash minimum must be
memenuhi 1 kali angsuran pokok dan 1 kali cover 1 principal installment and 1 interest
kewajiban bunga. obligation.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the
Perusahaan telah memenuhi seluruh rasio Company has complied with all required
keuangan yang disyaratkan. financial ratios.
291
Page 316
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
16. UTANG OBLIGASI, NETO 16. BONDS PAYABLE, NET
Utang obligasi, neto terdiri dari: Bonds payable, net consist of:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Nilai Nominal Nominal value
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty
Duta Anggada Realty Continuous Bonds II
Tahap I Tahun 2021 204.325.000 - Phase I Year 2021
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty
Duta Anggada Realty Continuous Bonds II
Tahap II Tahun 2021 92.000.000 - Phase II Year 2021
Total nilai nominal 296.325.000 - Total nominal value
Dikurangi beban emisi
obligasi ditangguhkan (1.484.411) - Less deferred issuance cost
Utang obligasi, neto 294.840.589 - Bonds payable, net
Rincian beban emisi ditangguhkan dan akumulasi The details of the above deferred issuance costs
amortisasi terkait tersebut di atas adalah sebagai and the related accumulated amortization are as
berikut: follows:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty
Duta Anggada Realty Continuous Bonds II
Tahap I Tahun 2021 5.026.272 - Phase I Year 2021
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty
Duta Anggada Realty Continuous Bonds II
Tahap II Tahun 2021 1.610.717 - Phase II Year 2021
Total 6.636.989 - Total
Dikurangi akumulasi amortisasi Less accumulated amortization
beban emisi ditangguhkan 5.152.578 - deferred issuance cost
Neto 1.484.411 - Net
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Duta Anggada Realty Continuous Bonds II Phase I
Tahap I Tahun 2021 (“Obligasi Berkelanjutan II Year 2021 (“Continuous Bonds II Phase I”)
Tahap I”)
Pada tanggal 9 Februari 2021, Perusahaan On February 9, 2021, the Company issued Duta
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Continuous Bonds II Phase I Year
Anggada Realty Tahap I Tahun 2021 dengan 2021 with Fixed Interest Rate (“Continuous Bonds
Tingkat Bunga Tetap (“Obligasi Berkelanjutan II II Phase I”) with nominal value of Rp204,325,000
Tahap I”) dengan nilai nominal sebesar and interest rate of 11.50% for 370 days, which
Rp204.325.000 dan tingkat suku bunga sebesar were offered at nominal value. This bonds were
11,50% selama 370 hari, yang ditawarkan pada listed on the Indonesia Stock Exchange on
nilai nominal. Obligasi ini dicatatkan pada Bursa February 10, 2021. The Company can buy back the
Efek Indonesia pada tanggal 10 Februari 2021. Continuous Bonds II Phase I at anytime after one
Perusahaan dapat membeli kembali Obligasi year from the date of allotment.
Berkelanjutan II Tahap I setiap saat setelah satu
tahun dari tanggal penjatahan.
292
Page 317
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
16. UTANG OBLIGASI, NETO (lanjutan) 16. BONDS PAYABLE, NET (continued)
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Duta Anggada Realty Continuous Bonds II Phase I
Tahap I Tahun 2021 (“Obligasi Berkelanjutan II Year 2021 (“Continuous Bonds II Phase I”)
Tahap I”) (lanjutan) (continued)
Bunga Obligasi Berkelanjutan II Tahap I dibayarkan The interests for Continuous Bonds II Phase I are
setiap 3 (tiga) bulan sesuai tanggal pembayaran paid on quarterly basis based on the interest
bunga. Bunga pertama dibayarkan tanggal 9 Mei payment date. The first payment of interest is on
2021 dan tanggal terakhir pembayaran bunga, May 9, 2021 and the last date of interest payment
sekaligus tanggal jatuh tempo, adalah pada tanggal date, which is also the maturity date, is on February
19 Februari 2022. 19, 2022.
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I ini dijaminkan Continuous Bonds II Phase I were secured by fixed
dengan aset tetap berupa tanah dan bangunan assets in the form of land and buildings along with
berikut sarana pelengkap lainnya yang melekat other complementary facilities attached thereof
daripadanya yang dimiliki oleh PT Prima Delta owned by PT Prima Delta Sejahtera and PT Mitra
Sejahtera dan PT Mitra Terminal Transportasi, Terminal Transportasi, which are affiliates of the
yang merupakan afiliasi dari Perusahaan, yang Company, whose overall value is at least 140%
keseluruhan nilainya minimal sebesar 140% (one hundred and forty percent) of the principal of
(seratus empat puluh persen) dari pokok Obligasi. the Bonds.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I The issuance of Continuous Bonds II Phase I was
dilakukan sesuai dengan Akta Perjanjian covered in the Deed of the Trusteeship Agreement,
Perwaliamanatan, Perubahan I, Perubahan II dan First Amendment, Second Amendment and Third
Perubahan III Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Amendment of Trusteeship Agreement of Duta
Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap I Anggada Realty Continuous Bond II Phase I Year
Tahun 2021 No. 12, No. 2, No. 12 dan No. 3 2021 No. 12, No. 2, No. 12 and No. 3 dated
masing-masing pada tanggal 20 November 2020, November 20, 2020, January 6, 2021, January 26,
6 Januari 2021, 26 Januari 2021 dan 5 Februari 2021 and February 5, 2021 each, respectively, of
2021, yang dibuat di hadapan Notaris Fathiah Notary Fathiah Helmi, S.H. The bond trustee is PT
Helmi, S.H. Waliamanat obligasi adalah PT Bank Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Banten Tbk.
Tbk.
Sebagaimana dijelaskan dalam prospektus As stated in the prospectus of the bonds offering,
penawaran obligasi, seluruh dana perolehan neto all of the net proceeds of the offering Continuous
dari penawaran Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Bonds II Phase I shall be used for working capital
akan digunakan untuk modal kerja Perusahaan. of the Company.
Sebelum dilunasinya semua pokok dan bunga Prior to the repayment of the principal and interest
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I serta pengeluaran of Continuous Bonds II Phase I and other charges
lain yang menjadi tanggung jawab Perusahaan which are the responsibility of the Company in
sehubungan dengan penerbitan Obligasi connection with the issuance of the Continuous
Berkelanjutan II Tahap I, maka Perusahaan tanpa Bonds II Phase I, the Company without the written
persetujuan tertulis dari waliamanat tidak consent of the trustee is not allowed to take actions
diperkenankan melakukan tindakan-tindakan as stated in the trusteeship agreement. As of
sebagaimana yang dijelaskan pada perjanjian December 31, 2021, the Company has complied
perwaliamanatan. Pada tanggal 31 Desember with the restrictions set out in the trusteeship
2021, Perusahaan telah memenuhi seluruh agreements.
pembatasan yang diwajibkan dalam perjanjian
perwaliamanatan tersebut.
Perusahaan telah melunasi Obligasi Berkelanjutan The Company has settled the Continuous Bonds II
II Tahap I pada tanggal 21 Februari 2022. Phase I on February 21, 2022.
293
Page 318
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
16. UTANG OBLIGASI, NETO (lanjutan) 16. BONDS PAYABLE, NET (continued)
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Duta Anggada Realty Continuous Bonds II Phase II
Tahap II Tahun 2021 (“Obligasi Berkelanjutan II Year 2021 (“Continuous Bonds II Phase II”)
Tahap II”)
Pada tanggal 22 September 2021, Perusahaan On September 22, 2021, the Company issued Duta
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Continuous Bonds II Phase II Year
Anggada Realty Tahap II Tahun 2021 dengan 2021 with Fixed Interest Rate (“Continuous Bonds
Tingkat Bunga Tetap (“Obligasi Berkelanjutan II II Phase II”) with nominal value of Rp92,000,000
Tahap II”) dengan nilai nominal sebesar and interest rate of 11.50% for 370 days, which
Rp92.000.000 dan tingkat suku bunga sebesar were offered at nominal value. These bonds were
11,50% selama 370 hari, yang ditawarkan pada listed on the Indonesia Stock Exchange on
nilai nominal. Obligasi ini dicatatkan pada Bursa September 22, 2021.
Efek Indonesia pada tanggal 22 September 2021.
Bunga Obligasi Berkelanjutan II Tahap II The interests for Continuous Bonds II Phase II are
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai tanggal paid on a quarterly basis based on the interest
pembayaran bunga. Bunga pertama dibayarkan payment date. The first payment of interest is on
tanggal 22 Desember 2021 dan tanggal terakhir December 22, 2021 and the last date of interest
pembayaran bunga, sekaligus tanggal jatuh tempo, payment date, which is also the maturity date,
adalah pada tanggal 1 Oktober 2022. is on October 1, 2022.
Obligasi Berkelanjutan II Tahap II ini dijaminkan Continuous Bonds II Phase II were secured by fixed
dengan aset tetap berupa tanah berikut sarana assets in the form of land along with other
pelengkap lainnya yang melekat daripadanya yang complementary facilities attached thereof owned by
dimiliki oleh PT Pyramid Realty Indonesia, yang PT Pyramid Realty Indonesia, which are affiliates of
merupakan afiliasi dari Perusahaan, yang the Company, whose overall value is at least 120%
keseluruhan nilainya minimal sebesar 120% (one hundred and twenty percent) of the principal
(seratus dua puluh persen) dari pokok Obligasi. of the Bonds.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II The issuance of Continuous Bonds II Phase II was
dilakukan sesuai dengan Akta Perjanjian covered by Duta Anggada Realty Continuous
Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Duta Bonds II Phase II Year 2021 Deed of Trusteeship
Anggada Realty Tahap II Tahun 2021 No. 100 Agreement No. 100 dated July 16, 2021 as
tanggal 16 Juli 2021, sebagaimana diubah dengan amended by Duta Anggada Realty Continuous
Akta Adendum I Perjanjian Perwaliamanatan Bonds II Phase II Year 2021 First Amendment
Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Deed of Trusteeship Agreement No. 20 dated
Tahap II Tahun 2021 No. 20 tanggal 2 September September 2, 2021 and Duta Anggada Realty
2021 dan Akta Adendum II Perjanjian Continuous Bonds II Phase II Year 2021 Second
Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Duta Amendment Deed of Trusteeship Agreement No.
Anggada Realty Tahap II Tahun 2021 No. 118 118 dated September 14, 2021, which all are
tanggal 14 September 2021, yang dibuat di covered by Christina Dwi Utami, S.H., M. Hum.,
hadapan Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. The bonds trustee is
M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta. Wali amanat PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
obligasi adalah PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk.
Jawa Barat dan Banten Tbk.
294
Page 319
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
16. UTANG OBLIGASI, NETO (lanjutan) 16. BONDS PAYABLE, NET (continued)
Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang Based on the credit rating result on long-term
jangka panjang sesuai dengan Surat debentures in accordance with Letter
No. RC-123/KRI-DIR/XI/2020 tanggal 16 No. RC-123/KRI-DIR/XI/2020 dated November 16,
November 2020 dari PT Kredit Rating Indonesia 2020 issued by PT Kredit Rating Indonesia (“KRI”),
(“KRI”), biro pemeringkat efek independen, Obligasi an independent credit rating agency, these
Berkelanjutan II tahap I tersebut mendapat Continuous Bonds II Phase I were rated “irBBB+”
peringkat “irBBB+” (Triple B Plus) yang berlaku (Triple B Plus) which is valid up to December 1,
sampai dengan tanggal 1 Desember 2021. Sesuai 2021. Based on the letter No. RC-007/KRI-
dengan Surat No. RC-007/KRI-DIR/XI/2021, DIR/XI/2021, the Company has received the same
Perusahaan mendapat peringkat yang sama yang rating which is valid up to November 1, 2022.
berlaku sampai dengan tanggal 1 November 2022.
Pada tanggal 31 Desember 2021, beban bunga As of December 31, 2021, the accrued bonds
obligasi yang terutang adalah sebesar interest amounted to Rp3,978,425, is presented as
Rp3.978.425 disajikan sebagai bagian dari akun part of “Accrued Expenses” in the consolidated
“Beban Akrual” pada laporan posisi keuangan statement of financial position (Note 18). The
konsolidasian (Catatan 18). Beban keuangan related financing cost including the amortization of
termasuk amortisasi beban emisi obligasi untuk bonds issuance cost for the period ended
periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember December 31, 2021 amounted to Rp29,401,634
2021 adalah sebesar Rp29.401.634 disajikan which is presented as part of “Finance Expenses”
sebagai bagian dari akun “Beban Keuangan” pada in the consolidated statement of profit or loss and
laporan laba rugi dan rugi komprehensif lain other comprehensive loss (Note 29).
konsolidasian (Catatan 29).
17. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA 17. UNEARNED INCOME
Kelompok Usaha menerima pendapatan sewa dan The Group received unearned rent and service
jasa pemeliharaan diterima di muka, uang muka income, advances from strata title units sold and
penjualan unit strata dan lain-lain yang disajikan others which are presented as “Unearned Income”,
sebagai “Pendapatan Diterima di Muka”, dengan with details as follows:
rincian sebagai berikut:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Pendapatan diterima di muka atas: Unearned income of:
Sewa dan jasa pemeliharaan 38.174.641 54.360.509 Rent and service income
Penjualan unit strata 8.000.000 9.500.000 Strata title units sold
Total pendapatan diterima di muka 46.174.641 63.860.509 Total unearned income
Dikurangi bagian jangka pendek 44.950.744 58.523.603 Less current portion
Bagian jangka panjang 1.223.897 5.336.906 Long-term portion
Estimasi realisasi pendapatan sewa dan jasa The estimation of unearned rent and service
pemeliharaan diterima di muka adalah sebagai income realization is as follows:
berikut:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Dalam 1 tahun 36.950.744 49.023.603 In 1 year
2-5 tahun 1.223.897 5.336.906 2-5 years
Total pendapatan sewa dan jasa Total unearned rent and
pemeliharaan diterima di muka 38.174.641 54.360.509 service income
295
Page 320
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
18. BEBAN AKRUAL 18. ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari akrual untuk: This account consists of accruals for:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Pihak ketiga Third parties
Pajak dan perijinan 28.387.239 24.896.938 Taxes and licenses
Bunga pinjaman 9.540.147 9.274.008 Loan interest
Cadangan properti hotel 8.311.662 5.527.493 Hotel property reserve
Bunga obligasi (Catatan 16) 3.978.425 - Bonds interest (Note 16)
Listrik, air dan telepon 3.256.030 3.814.432 Electricity, water and telephone
Jasa tenaga ahli 1.992.567 2.244.867 Professional fees
Lain-lain 27.579.713 34.380.675 Others
Sub total 83.045.783 80.138.413 Sub total
Pihak berelasi (Catatan 31) Related party (Note 31)
Jasa pelayanan gedung 2.645.651 3.388.745 Building service fee
Total beban akrual 85.691.434 83.527.158 Total accrued expenses
Beban akrual lain-lain terutama terdiri dari beban Others accrued expense, mainly consist of accrual
akrual atas service charge hotel, komisi agen expenses for hotel service charge, travel agent
perjalanan sehubungan dengan transaksi hotel, commissions in connection with hotel transactions,
asuransi, jasa keamanan, jasa kebersihan dan lain- insurance, security service, cleaning service and
lain. others.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, selain As of December 31, 2021 and 2020, in addition to
akrual atas bunga pinjaman pada tabel di atas, the accrual of loan interest on the table above, the
Kelompok Usaha juga memiliki beban bunga Group also has deferred loan interest expense on
pinjaman yang ditangguhkan atas utang bank bank loans amounting to Rp333,916,845 and
masing-masing sebesar Rp333.916.845 dan Rp149,947,634, respectively which matures in one
Rp149.947.634 yang akan jatuh tempo dalam satu to five years (Note 15).
sampai dengan lima tahun (Catatan 15).
19. PERPAJAKAN 19. TAXATION
a. Utang pajak: a. Taxes payable:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Pajak penghasilan: Income tax:
Pasal 21 2.424.322 6.045.010 Article 21
Pasal 23/26 dan 4(2) 11.458.874 12.532.807 Articles 23/26 and 4(2)
Pajak final 14.799.828 30.323.827 Final tax
Pajak pertambahan nilai 30.876.690 17.327.441 Value added tax
Pajak pembangunan 874.733 774.093 Development tax
Total utang pajak 60.434.447 67.003.178 Total taxes payable
296
Page 321
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
19. PERPAJAKAN (lanjutan) 19. TAXATION (continued)
b. Beban pajak final: b. Final tax expense:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Beban pajak final Final tax expense
Perusahaan 20.807.313 26.102.277 Company
Entitas anak - - Subsidiaries
Total beban pajak final 20.807.313 26.102.277 Total final tax expense
Rincian beban pajak final adalah sebagai The details of final tax expense are as follows:
berikut:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Persewaan dan jasa 20.753.569 25.738.641 Rental and services
Penjualan unit strata 53.744 363.636 Strata title units sold
Total beban pajak final 20.807.313 26.102.277 Total final tax expense
c. Manfaat pajak penghasilan: c. Income tax benefit:
Pada tanggal 31 Maret 2020, Presiden On March 31, 2020, the President of the
Republik Indonesia menandatangani Peraturan Republic of Indonesia signed Government
Pemerintah Pengganti Undang-Undang Regulation as a Substitute of Laws (Perppu)
(Perppu) No. 1 Tahun 2020 tentang “Kebijakan No. 1 Year 2020 regarding “State Financial
Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Policy and Financial System Stability for
Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Handling Corona Virus Disease (Covid-19)
Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Dalam and/or in Order to Face Threats to Harm the
Rangka Menghadapi Ancaman yang National Economy and/or Financial System
Membahayakan Perekonomian Nasional Stability”, which regulates the adjustment of
dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan”, yang corporate income tax rate as follows:
mengatur penyesuaian tarif PPh badan
sebagai berikut:
a. 22% untuk tahun pajak 2020 dan 2021, a. 22% effective starting Fiscal Year 2020 and
2021,
b. 20% untuk tahun pajak 2022, dan b. 20% effective starting Fiscal Year 2022, and
c. Perusahaan Terbuka dalam negeri dengan c. Resident publicly-listed companies in
jumlah keseluruhan saham yang disetor Indonesia whose at least 40% or more of
diperdagangkan pada bursa efek di the total paid-up shares or other equity
Indonesia paling sedikit 40% dan instruments are listed for trading in the
memenuhi persyaratan tertentu sesuai Indonesia stock exchange and meet certain
dengan peraturan pemerintah, dapat requirements in accordance with the
memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah government regulations, are entitled for 3%
dari tarif pada butir a dan b di atas. reduction of the rates stated in points a and
b above.
297
Page 322
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
19. PERPAJAKAN (lanjutan) 19. TAXATION (continued)
c. Manfaat pajak penghasilan: (lanjutan) c. Income tax benefit:(continued)
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Presiden On October 29, 2021, the President of the
Republik Indonesia menandatangani UU Republic of Indonesia signed UU No. 7/2021
No. 7/2021 tentang “Harmonisasi Peraturan regarding “Harmonization of Tax Regulation”,
Perpajakan”, yang menerapkan, antara lain, which applies, among others, the corporate
tarif pajak penghasilan badan sebagai berikut: income tax rate as follows:
a. sebesar 22% yang mulai berlaku pada a. 22% effective starting fiscal year 2022
tahun pajak 2022 (sebelumnya 20% yang (previously 20% as stipulated in Perppu
diatur dalam Perppu No. 1 Tahun 2020 No. 1 Year 2020 dated March 31, 2020).
tertanggal 31 Maret 2020).
b. Perusahaan Terbuka dalam negeri dengan b. Resident publicly-listed companies in
jumlah keseluruhan saham yang disetor Indonesia whose at least 40% or more of
diperdagangkan pada bursa efek di the total paid-up shares or other equity
Indonesia paling sedikit 40% dan instruments are listed for trading in the
memenuhi persyaratan tertentu sesuai Indonesia stock exchanges and meet
dengan peraturan pemerintah, dapat certain requirements in accordance with
memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah the government regulations, can apply
dari tarif pada butir a di atas. tariff of 3% lower than tariff as stated in
point a above
Manfaat pajak penghasilan adalah sebagai Income tax benefit consists of:
berikut:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Pajak Kini Current Tax
Perusahaan - - Company
Entitas Anak - - Subsidiaries
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Perusahaan 16.016.332 17.085.132 Company
Entitas Anak 2.308.731 2.865.775 Subsidiaries
Manfaat pajak penghasilan 18.325.063 19.950.907 Income tax benefit
298
Page 323
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
19. PERPAJAKAN (lanjutan) 19. TAXATION (continued)
c. Manfaat pajak penghasilan: (lanjutan) c. Income tax benefit:(continued)
Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak A reconciliation between rugi before income
penghasilan sebagaimana yang disajikan tax as shown in the consolidated statement of
dalam laporan laba rugi dan rugi komprehensif profit or loss and other comprehensive loss of
lain konsolidasian Kelompok Usaha dan the Group and estimated fiscal loss are as
taksiran rugi fiskal adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Rugi tahun berjalan sebelum Loss for the year before
Pajak penghasilan menurut income tax as shown in
laporan laba rugi dan the consolidated statement of
rugi komprehensif lain profit or loss and other
konsolidasian (429.547.204) (420.123.986) comprehensive loss
Dikurangi: Deducted:
Rugi entitas anak sebelum Subsidiaries’ loss
pajak penghasilan, neto 15.190.035 20.600.263 before income tax, net
Rugi tahun berjalan sebelum Loss for the year before
pajak penghasilan perusahaan (414.357.169) (399.523.723) income tax of the Company
Dikurangi: Deducted:
Rugi bersih dari pendapatan
yang telah dikenakan pajak Loss from revenue already
penghasilan final, neto (324.546.831) (283.486.700) subjected to final tax, net
Rugi Perusahaan sebelum Loss of the Company
tarif pajak yang berlaku (89.810.338) (116.037.023) before applicable tax rate
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Beban akrual 509.107 (2.347.983) Accrued expenses
Cadangan properti hotel 1.565.588 (586.554) Hotel property reserve
Penyusutan 415.121 415.121 Depreciation
Perbedaan tetap: Permanent difference:
Pendapatan bunga (755.514) (155.651) Interest income
Hibah pemerintah (499.792) (1.476.156) Government grant
Taksiran rugi fiskal (88.575.828) (120.188.246) Estimated fiscal loss
Perhitungan pajak di atas akan digunakan The above tax calculation are used as basis
sebagai dasar penyusunan pada Surat of the Company’s income tax annual return
Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan preparation for the year ended 2021,
untuk tahun 2021 milik Perusahaan yang submitted to Tax Office.
disampaikan ke Kantor Pajak.
Perhitungan pajak di atas telah digunakan The above tax calculation was used as basis
sebagai dasar penyusunan pada Surat of the Company’s income tax annual return
Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan preparation for the year ended 2020,
untuk tahun 2020 milik Perusahaan yang submitted to Tax Office.
disampaikan ke Kantor Pajak.
299
Page 324
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
19. PERPAJAKAN (lanjutan) 19. TAXATION (continued)
d. Aset pajak tangguhan: d. Deferred tax assets:
Rincian aset/liabilitas pajak tangguhan seperti The details of deferred tax asset/liability as
yang disajikan dalam laporan posisi keuangan presented in the consolidated statement of
konsolidasian adalah sebagai berikut: financial position are as follow:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Perusahaan Company
Rugi fiskal 65.127.087 49.658.514 Fiscal loss
Cadangan properti hotel 1.127.773 783.343 Hotel property reserve
Beban akrual 387.363 275.360 Accrued expenses
Penyusutan (821.939) (913.265) Depreciation
Sub total 65.820.284 49.803.952 Sub total
Entitas Anak 10.376.917 8.068.186 Subsidiaries
Aset pajak tangguhan, neto 76.197.201 57.872.138 Deferred tax assets, net
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020,
aset pajak tangguhan yang tidak diakui dari rugi Unrecognized deferred tax assets on unused
fiskal sebesar masing-masing Rp4.018.110 dan fiscal losses amounting to Rp4,018,110 and
Rp4.875.752. Rp4,875,752 each, respectively.
Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak The management believes that the deferred tax
tangguhan dapat dipulihkan kembali melalui assets can be fully recovered through future
penghasilan kena pajak di masa yang akan taxable income.
datang.
e. Rekonsiliasi antara pajak yang dihitung dengan e. Reconciliation between tax calculated by
menggunakan tarif pajak yang berlaku atas laba applying the applicable tax rates to the income
sebelum pajak penghasilan dan manfaat pajak before income tax and income tax benefit as
penghasilan seperti disajikan dalam laporan presented in the consolidated statement of
laba rugi dan rugi komprehensif lain profit or loss and other comprehensive loss are
konsolidasian adalah sebagai berikut: as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2021 2020
Rugi tahun berjalan sebelum Loss for the year before income
pajak penghasilan tax as shown in the
menurut laporan laba rugi consolidated statement of
dan rugi komprehensif profit or loss and other
lain konsolidasian (429.547.204) (420.123.986) comprehensive loss
Manfaat pajak penghasilan Income tax benefit based on
dengan tarif pajak yang berlaku (94.500.385) (92.427.277) applicable tax rates
Pengaruh pajak atas rugi bersih
dari pendapatan yang telah dikenakan Tax effects on net loss income from revenue
pajak penghasilan final, neto 72.457.162 63.416.966 already subjected to final tax, net
Pengaruh pajak atas beda tetap (299.950) (366.896) Tax effects on permanent differences
Perubahan tarif pajak - 4.550.548 Changes in tax rate
Aset pajak tangguhan
yang tidak diakui 4.018.110 4.875.752 Unrecognized deferred tax asset
Manfaat pajak penghasilan (18.325.063) (19.950.907) Income tax benefit
300
Page 325
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
19. PERPAJAKAN (lanjutan) 19. TAXATION (continued)
Perusahaan The Company
Pada tahun 2021, Perusahaan menerima beberapa In 2021, the Company received various Tax
Surat Tagihan Pajak untuk pajak penghasilan pasal Collection Letter for tax income article 21 for fiscal
21 untuk tahun fiskal 2020 dan 2019 dengan total year 2020 and 2019 for a total of Rp471,665.
sebesar Rp471.665.
Pada tahun 2020, Perusahaan menerima beberapa In 2020, the Company received various Tax
Surat Tagihan Pajak untuk pajak penghasilan pasal Collection Letter for tax income article 21 for fiscal
21 untuk tahun fiskal 2019 dan pajak pertambahan year 2019 and value added tax for fiscal year 2018
nilai untuk tahun fiskal 2018 dengan total sebesar for a total of Rp219,363.
Rp219.363.
Entitas Anak The Subsidiaries
Pada tahun 2021, PA menerima beberapa Surat In 2021, PA received various Tax Collection Letter
Tagihan Pajak untuk pajak penghasilan pasal 23 for tax article 23 for fiscal year 2020 and 2019 for a
untuk tahun fiskal 2020 dan 2019 dengan total total of Rp10,159.
sebesar Rp10.159.
20. UTANG USAHA 20. TRADE PAYABLES
Utang usaha merupakan utang kepada berbagai Trade payables represent payables to various third
pemasok dan kontraktor pihak ketiga. Semua utang party suppliers and contractors. All of the Group’s
usaha Kelompok Usaha dalam mata uang Rupiah, trade payables are denominated in Rupiah, with
dengan rincian sebagai berikut: details as follows:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
PT Pembangunan Perumahan PT Pembangunan Perumahan
(Persero) Tbk. 20.535.559 20.535.559 (Persero) Tbk.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 10.736.040 10.936.040 PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
PT Sumber Jayatama Nusantara 4.727.345 4.727.345 PT Sumber Jayatama Nusantara
PT Berca Schindler Lifts 4.354.328 9.883.825 PT Berca Schindler Lifts
PT Wisma Sarana Teknik 4.103.189 4.103.189 PT Wisma Sarana Teknik
PT Indonesia Pondasi Raya Tbk. - 8.111.303 PT Indonesia Pondasi Raya Tbk.
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp2.500.000) 34.336.486 48.418.892 Others (each below Rp2,500,000)
Total utang usaha 78.792.947 106.716.153 Total trade payables
301
Page 326
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
21. LIABILITAS SEWA 21. LEASE LIABILITIES
Perusahaan mengadakan beberapa perjanjian The Company entered into several finance lease
sewa pembiayaan untuk kendaraan dengan agreements with PT Maybank Indonesia Finance
PT Maybank Indonesia Finance dan PT BCA and PT BCA Finance to purchase vehicles with
Finance dengan jangka waktu selama 1 (satu) lease terms of 1 (one) to 3 (three) years.
sampai 3 (tiga) tahun.
Detail dari liabilitas sewa adalah sebagai berikut: The details of lease liabilities are as follows:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Total liabilitas sewa 976.865 1.161.413 Total lease liabilities
Dikurangi bagian jangka pendek 578.050 571.423 Less current maturities
Bagian jangka panjang 398.815 589.990 Long-term portion
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the future
pembayaran sewa minimum pada masa yang akan minimum rental payments required under these
datang berdasarkan perjanjian-perjanjian sewa finance lease agreements are as follows:
pembiayaan tersebut adalah sebagai berikut:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Sampai dengan satu tahun 622.350 632.064 Within one year
Lebih dari satu tahun sampai After one year but no more
dengan lima tahun 413.106 627.341 than five years
Total 1.035.456 1.259.405 Total
Dikurangi beban bunga yang Less amount
belum jatuh tempo 58.591 97.992 applicable to interest
Nilai sekarang atas pembayaran Present value of minimum
sewa minimum 976.865 1.161.413 lease payments
Dikurangi bagian yang jatuh
tempo dalam satu tahun 578.050 571.423 Less current portion
Bagian jangka panjang 398.815 589.990 Long-term portion
22. EKUITAS 22. EQUITY
Modal Saham Share Capital
Susunan pemegang saham dan kepemilikan The Company’s shareholders and their
saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember corresponding share ownership as of December
2021 dan 2020 adalah sebagai berikut: 31, 2021 and 2020 are as follows:
Jumlah Saham
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/ Persentase
Number of Kepemilikan/
Shares Issued Percentage of Jumlah/
Pemegang Saham and Fully Paid Ownership Amount Shareholders
Bapak Hartadi Angkosubroto*) 1.492.409.134 47,51% 746.204.567 Mr. Hartadi Angkosubroto*)
PT Duta Anggada 1.411.887.848 44,94% 705.943.924 PT Duta Anggada
Lain-lain (masing-masing dengan
kepemilikan di bawah 5%) 237.093.980 7,55% 118.546.990 Others (less than 5% ownership)
Total 3.141.390.962 100,00% 1.570.695.481 Total
*) Komisaris Utama Perusahaan *) President Commissioner of the Company
302
Page 327
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
22. EKUITAS (lanjutan) 22. EQUITY (continued)
Dewan Direksi dan anggota lain dalam Dewan The Company’s Board of Directors and other member
Komisaris kecuali Komisaris Utama Perusahaan of Board of Commissioners except President
tidak memiliki saham di Perusahaan. Commissioner do not own shares of the Company.
Informasi mengenai susunan pemegang saham The above information on the Company’s shareholders
dan kepemilikan saham Perusahaan tersebut di and their share ownerships are based on the report
atas adalah berdasarkan laporan dari PT Raya from PT Raya Saham Registra, the Company’s Share
Saham Registra, Biro Administrasi Efek Register as of December 31, 2021 and 2020,
Perusahaan masing-masing pada tanggal 31 respectively.
Desember 2021 dan 2020.
Tambahan Modal Disetor Additional Paid-in Capital
Jumlah/ Tahun/
Kegiatan Perusahaan Amount Year Company’s Corporate Actions
Penawaran umum perdana dan pencatatan Initial public offering and partial listing of
sebagian saham Perusahaan pada the Company’s shares of stock on the
Bursa Efek Indonesia 65.000.000 1990/1990 Indonesia Stock Exchange
Pembagian saham bonus (65.000.000) 1992/1992 Distribution of bonus shares
Penawaran saham terbatas 127.050.000 1993/1993 Rights issue
Pembagian saham bonus (110.000.000) 1994/1994 Distribution of bonus shares
Penambahan saham Perusahaan
sehubungan dengan restrukturisasi Issuance of the Company’s shares in
pinjaman Perusahaan 876.292.004 2005/2005 connection with the debt restructuring
Pembagian saham bonus (715.347.741) 2007/2007 Distribution of bonus shares
Penambahan saham Perusahaan
dalam penyelesaian Issuance of the Company’s share capital
pinjaman Perusahaan 273.907.200 2012/2012 in settlement of the Company’s loan
Pengampunan pajak 2.232.079 2016/2016 Tax amnesty
Total 454.133.542 Total
Pembagian Dividen Kas Distribution of Cash Dividends
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Based on the Annual General Meeting of
yang diselenggarakan pada tanggal 31 Agustus Shareholders held on August 31, 2021, which were
2021 yang diaktakan dalam Akta Notaris oleh covered by Notarial Deeds No. 264 by Christina Dwi
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn. No. 264, Utami, S.H., M.Hum., M.Kn. the shareholders
para pemegang saham memutuskan tidak ada approved that no cash dividends’ are to be
pembagian dividen kas dari saldo laba untuk tahun distributed from retained earnings for December 31,
buku 31 Desember 2020. 2020 financial book.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Based on the Annual General Meeting of
yang diselenggarakan pada tanggal Shareholders held on August 28, 2020, which were
28 Agustus 2020 yang diaktakan dalam Akta covered by Notarial Deeds No. 66 by
Notaris oleh Fathiah Helmi, S.H., No. 66, para Fathiah Helmi S.H., the shareholders approved that
pemegang saham memutuskan tidak ada no cash dividends’ are to be distributed from
pembagian dividen kas dari saldo laba untuk tahun retained earnings for December 31, 2019 financial
buku 31 Desember 2019. book.
Utang dividen pada tanggal 31 Desember 2021 dan Dividends payable as of December 31, 2021 and
2020 masing-masing sebesar Rp1.208.440. 2020 are amounting to Rp1,208,440, each.
303
Page 328
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
22. EKUITAS (lanjutan) 22. EQUITY (continued)
Kepentingan Nonpengendali Non-controlling Interests
Kepentingan nonpengendali atas liabilitas neto Non-controlling interests in net liabilities of
entitas anak yang dikonsolidasi adalah sebagai consolidated subsidiaries are as follows:
berikut:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
GBA 5.627 5.627 GBA
BEI 977 980 BEI
DHM (2.411) (2.409) DHM
DBPD (2.681) (901) DBPD
PA (13.570) (10.338) PA
Total (12.058) (7.041) Total
Kepentingan nonpengendali atas rugi neto entitas Non-controlling interests in net loss of consolidated
anak yang dikonsolidasi adalah sebagai berikut: subsidiaries are as follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
DHM (2) (3) DHM
BEI (3) (3) BEI
DBPD (1.781) (1.766) DBPD
PA (3.231) (5.185) PA
Total (5.017) (6.957) Total
Ikhtisar laporan keuangan entitas anak tidak The summary of subsidiaries’ financial statements
disajikan karena tidak ada entitas anak yang are not presented since there are no material
material. subsidiaries.
Pengelolaan Modal Capital Management
Tujuan utama Kelompok Usaha adalah untuk The primary purpose of the Group is to achieve an
mencapai struktur modal yang optimal dalam optimal capital structure in achieving its business
mencapai tujuan usahanya, termasuk objectives, which includes maintaining healthy
mempertahankan rasio modal yang sehat dan capital ratios and maximizing shareholders’ value.
memaksimalkan nilai pemegang saham.
304
Page 329
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
22. EKUITAS (lanjutan) 22. EQUITY (continued)
Pengelolaan Modal (lanjutan) Capital Management (continued)
Beberapa utang bank Kelompok Usaha mencakup Certain bank loans of the Group includes
persyaratan untuk memelihara tingkat permodalan requirement to maintain the level of existing share
tertentu. Kelompok Usaha telah memenuhi semua capital. The Group has complied with all capital
persyaratan modal yang ditetapkan oleh pihak requirements set by the banks. In addition,
bank. Selain itu, Kelompok Usaha juga the Group is also required by the Law No. 40 Year
dipersyaratkan oleh Undang-undang No. 40 Tahun 2007 regarding Limited Liability Entities, effective
2007 tentang Perseroan Terbatas, efektif sejak August 16, 2007, to allocate and maintain a non-
tanggal 16 Agustus 2007, untuk mengalokasikan distributable reserve fund until the said reserve
sampai dengan 20% dari modal saham reaches 20% of the issued and fully paid share
ditempatkan dan disetor penuh ke dalam dana capital. This externally imposed capital requirement
cadangan yang tidak boleh didistribusikan. is considered by the Company at the Annual
Permodalan eksternal tersebut dipertimbangkan General Meeting of Shareholders. The Company
oleh Perusahaan pada Rapat Umum Pemegang complied with this requirement.
Saham Tahunan. Perusahaan telah mematuhi
persyaratan ini.
Kelompok Usaha mengelola struktur permodalan The Group manages its capital structure and
dan melakukan penyesuaian, bila diperlukan, makes adjustments to it, if necessary, in light of
berdasarkan perubahan kondisi ekonomi. Untuk changes in economic conditions. To maintain or
memelihara dan menyesuaikan struktur adjust the capital structure, the Group may issue
permodalan, Kelompok Usaha dapat menerbitkan new shares or raise debt financing. No changes
saham baru atau mengusahakan pendanaan were made in the objectives, policies or processes
melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas as of December 31, 2021 and 2020.
tujuan, kebijakan maupun proses pada tanggal
31 Desember 2021 dan 2020.
Kelompok Usaha mengawasi modal dengan The Group monitors its capital using gearing ratio,
menggunakan rasio pengungkit (gearing ratio), by dividing net debts by the net equity.
dengan membagi utang neto dengan ekuitas neto. The Group’s policy is to maintain its gearing ratio
Kebijakan Kelompok Usaha adalah menjaga rasio within the range of gearing ratios of the leading
pengungkit dalam kisaran dari perusahaan companies with similar industry in Indonesia in
terkemuka dalam industri sejenis di Indonesia order to secure access to finance at a reasonable
untuk mengamankan akses terhadap pendanaan cost.
pada biaya yang rasional.
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Total pinjaman, neto 3.409.370.834 3.137.991.526 Total debts, net
Ekuitas yang dapat diatribusikan Equity attributable to owners of
kepada pemilik entitas induk 2.503.299.520 2.914.115.822 the parent entity
Rasio pengungkit neto (kali) 1,36 1,08 Net gearing ratio (times)
305
Page 330
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
23. PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA 23. SALES AND OPERATING REVENUES
Rincian penjualan dan pendapatan usaha adalah The details of sales and operating revenues are as
sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Penjualan unit strata 2.149.777 14.545.455 Strata title units sold
Pendapatan sewa Rental income
Kantor 60.355.307 78.221.875 Office space
Pusat niaga 43.640.453 56.113.489 Retail area
Apartemen 30.694.433 27.418.936 Apartment
Lain-lain 14.145.605 17.682.474 Others
Sub total 148.835.798 179.436.774 Sub total
Jasa pemeliharaan Service fees
Kantor 36.315.366 43.418.940 Office space
Pusat niaga 16.075.506 21.003.197 Retail area
Apartemen 4.717.247 4.729.107 Apartment
Sub total 57.108.119 69.151.244 Sub total
Hotel 76.237.868 52.017.487 Hotel
Lain-lain 6.238.671 8.980.041 Others
Total penjualan dan pendapatan usaha 290.570.233 324.131.001 Total sales and operating revenues
Tidak terdapat transaksi dengan satu pelanggan There were no transactions with single customer
dengan jumlah akumulasi di atas 10% dari jumlah with cumulative amount exceeding 10% of
penjualan dan pendapatan usaha konsolidasian consolidated sales and operating revenues for the
untuk tahun yang berakhir pada tanggal years ended December 31, 2021 and 2020.
31 Desember 2021 dan 2020.
24. BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN 24. COST OF SALES AND DIRECT COSTS
LANGSUNG
Rincian beban pokok penjualan dan beban The details of cost of sales and direct costs are as
langsung adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Beban pokok penjualan Cost of sales
Makanan dan minuman 9.565.751 5.403.664 Food and beverage
Penjualan unit strata 857.877 6.572.855 Strata title units sold
Lain-lain 305.480 236.758 Others
Sub total 10.729.108 12.213.277 Sub total
306
Page 331
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
24. BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN 24. COST OF SALES AND DIRECT COSTS
LANGSUNG (lanjutan) (continued)
Rincian beban pokok penjualan dan beban The details of cost of sales and direct costs are as
langsung adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Beban langsung Direct costs
Penyusutan (Catatan 10 dan 11) 87.080.852 87.406.943 Depreciation (Notes 10 and 11)
Listrik, air dan telepon 28.180.460 29.901.259 Electricity, water and telephone
Perbaikan dan pemeliharaan 15.204.625 11.242.257 Repairs and maintenance
Gaji dan kesejahteraan karyawan 12.899.579 16.227.976 Salaries and employee benefits
Jasa keamanan 12.628.025 22.578.524 Security services
Asuransi 11.068.826 13.157.162 Insurance
Jasa kebersihan 9.466.255 22.544.997 Cleaning services
Jasa pelayanan gedung (Catatan 31) 8.671.307 8.671.307 Building service fees (Note 31)
Cadangan properti hotel 3.123.021 1.886.688 Hotel property reserve
Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp3.000.000) 15.194.078 9.976.918 Others (each below Rp3,000,000)
Sub total 203.517.028 223.594.031 Sub total
Total beban pokok penjualan
dan beban langsung 214.246.136 235.807.308 Total cost of sales and direct costs
Kelompok Usaha tidak memiliki transaksi dengan The Group has no transaction with any single
satu pemasok dengan jumlah akumulasi di atas supplier with cumulative amount exceeding 10% of
10% dari jumlah penjualan dan pendapatan usaha consolidated sales and operating revenues for the
konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada years ended December 31, 2021 and 2020.
tanggal-tanggal 31 Desember 2021 dan 2020.
25. BEBAN PENJUALAN 25. SELLING EXPENSES
Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut: The details of selling expenses are as follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Gaji dan imbalan karyawan 4.341.563 4.808.366 Salaries and employee benefits
Komisi 1.280.597 1.897.601 Commissions
Iklan dan promosi 168.910 1.094.802 Advertising and promotions
Lain-lain 1.816.748 2.273.386 Others
Total beban penjualan 7.607.818 10.074.155 Total selling expenses
307
Page 332
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 26. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Rincian beban umum dan administrasi adalah The details of general and administrative expenses
sebagai berikut: are as follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Gaji dan imbalan karyawan 66.620.545 68.052.019 Salaries and employee benefits
Penyusutan (Catatan 11) 25.836.223 32.038.473 Depreciation (Note 11)
Perizinan dan pajak 24.562.023 19.481.732 Licenses and taxes
Tenaga ahli 6.827.551 8.578.284 Professional fees
Teknologi informasi 3.305.604 3.700.917 Technology information
Kantor 2.957.284 3.439.427 Office
Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp2.000.000) 4.149.359 4.433.504 Others (each below Rp2,000,000)
Total general and
Total beban umum dan administrasi 134.258.589 139.724.356 administrative expense
27. PENDAPATAN LAINNYA 27. OTHER INCOME
Pendapatan lainnya terdiri dari laba neto selisih Other income consists of net gains foreign
kurs atas aktivitas operasi, laba atas penjualan aset exchange attributable to operating activities, gain
tetap dan lainnya. on sale of fixed assets and others.
28. BEBAN LAINNYA 28. OTHER EXPENSES
Beban lainnya terdiri dari beban administrasi bank, Other expenses consists of bank administration
cadangan atas kerugian penurunan nilai piutang, expense, allowance on impairment losses of trade
rugi neto selisih kurs atas aktivitas operasi dan receivable, net loss on foreign exchange
lainnya. attributable to operating activities and others.
29. BEBAN DAN PENDAPATAN KEUANGAN 29. FINANCE EXPENSES AND INCOME
Rincian beban dan pendapatan keuangan adalah The details of finance expenses and income are as
sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Beban keuangan Finance expense
Beban pembiayaan dari utang bank 311.362.835 327.749.404 Financing cost from bank loans
Bunga obligasi (Catatan 16) 29.401.634 - Interest bonds (Note 16)
Lain-lain 2.870.785 4.719.204 Others
Total beban keuangan 343.635.254 332.468.608 Total finance expenses
Pendapatan keuangan terdiri dari penghasilan Finance income consists of interest income
bunga sebesar Rp2.041.133 dan Rp1.158.099 amounting to Rp2,041,133 and Rp1,158,099 for
untuk tahun yang berakhir pada tanggal the year ended December 31, 2021 and 2020,
31 Desember 2021 dan 2020. respectively.
308
Page 333
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
30. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 30. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY
Liabilitas imbalan kerja karyawan berdasarkan hasil Employee benefits liability is based on actuarial
perhitungan aktuarial dalam laporannya masing- calculations dated February 25, 2022 and March
masing tertanggal 25 Februari 2022 dan 24 Maret 24, 2021, respectively, performed by Actuarial
2021 oleh Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Consulting Office Steven & Mourits (formerly PT
Mourits (dahulu PT Dayamandiri Dayamandiri Dharmakonsilindo), an Independent
Dharmakonsilindo), Aktuaris Independen, dengan Actuary, using the “Projected-Unit-Credit” method.
menggunakan metode “Projected-Unit-Credit”. The key assumptions used for the aforesaid
Asumsi utama yang digunakan untuk perhitungan actuarial calculations are as follows:
aktuarial tersebut adalah sebagai berikut:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Tingkat diskonto 6,90% 6,55% Discount rate
Kenaikan gaji 4,00% 4,00% Salary increase
Usia pensiun 62 tahun/years 62 tahun/years Retirement age
Tabel mortalita TMI IV ‘19 TMI IV ’19 Mortality table
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja karyawan The movements of present value of employee
adalah sebagai berikut: benefits liability are as follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Awal tahun 12.823.071 16.691.824 Beginning of year
Beban jasa kini 812.677 935.534 Current service cost
Beban bunga 640.277 698.219 Interest cost
Manfaat yang dibayarkan (95.625) (702.764) Benefit paid
Biaya jasa lalu atas perubahan imbalan (2.745.707) (5.646.193) Past service cost due to curtailment
Provisi untuk biaya terminasi - (1.266.894) Provision for termination cost
Pembayaran imbalan untuk
biaya terminasi - 1.266.894 Benefit paid for termination cost
Keuntungan aktuarial atas perubahan Actuarial gain from changes in
asumsi demografi - (265.284) demographic assumption
Keuntungan aktuarial atas Actuarial gain from
penyesuaian pengalaman (55.527) (58.876) experience adjustment
(Keuntungan) kerugian aktuarial atas Actuarial (gain) loss from
perubahan asumsi keuangan (345.295) 1.170.611 changes in financial assumption
Akhir tahun 11.033.871 12.823.071 End of year
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan adalah The movements of employee benefits liability are
sebagai berikut: as follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Awal tahun 12.823.071 16.691.824 Beginning of year
Penghasilan tahun berjalan (1.292.753) (2.745.546) Income during the year
Penghasilan (rugi) komprehensif lain (400.822) 846.451 Other comprehensive income (loss)
Pembayaran tahun berjalan (95.625) (702.764) Payments made during the year
Pembayaran imbalan untuk
biaya terminasi - (1.266.894) Benefit paid for termination cost
Akhir tahun 11.033.871 12.823.071 End of year
309
Page 334
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
30. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 30. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (continued)
(lanjutan)
Rincian beban imbalan kerja karyawan adalah The details of employee benefits expense are as
sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Beban jasa kini 812.677 935.534 Current service cost
Beban bunga 640.277 698.219 Interest cost
Biaya jasa lalu atas perubahan imbalan (2.745.707) (5.646.193) Past service cost due to curtailment
Biaya terminasi - 1.266.894 Termination cost
Total penghasilan Total employee benefits
imbalan kerja karyawan (1.292.753) (2.745.546) income
Pembayaran kontribusi yang diharapkan dari The following payments are expected contributions
kewajiban imbalan kerja pada periode mendatang to the benefit obligation in future years:
adalah sebagai berikut:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Dalam 12 bulan mendatang 790.810 779.637 Within the next 12 months
Antara 1 sampai 2 tahun 296.703 361.159 Between 1 and 2 years
Antara 2 sampai 5 tahun 1.568.381 1.211.875 Between 2 and 5 years
Diatas 5 tahun 15.502.470 20.169.508 Beyond 5 years
Total 18.158.364 22.522.179 Total
Nilai kini liabilitas imbalan kerja dan penyesuaian The present value of employee benefits obligation
berdasarkan pengalaman atas liabilitas adalah and experience adjustments on liability are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/ 31 Desember 2019/ 31 Desember 2018/ 31 Desember 2017/
December 31, 2021 December 31, 2020 December 31, 2019 December 31, 2018 December 31, 2017
Present value of employee
Nilai kini liabilitas imbalan kerja 11.033.871 12.823.071 16.691.824 14.318.830 15.394.403 benefits obligation
Penyesuaian berdasarkan pengalaman Experience adjustments on
atas liabilitas (55.527) (58.876) (146.901) 1.068.586 394.220 liability
Mutasi penghasilan komprehensif lain adalah The movements of other comprehensive income
sebagai berikut: are as follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Awal tahun 7.858.803 8.705.254 Beginning of year
Pengakuan di tahun berjalan 400.822 (846.451) Recognized during the year
Akhir tahun 8.259.625 7.858.803 End of year
310
Page 335
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
30. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 30. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (continued)
(lanjutan)
Perubahan satu poin persentase dalam tingkat A one percentage point change in the assumed
diskonto yang diasumsikan akan memiliki dampak discount rate would have the following effects:
sebagai berikut:
Kenaikan/Increase Penurunan/Decrease
Dampak pada nilai kini liabilitas Effect on the present value of
imbalan kerja (896.991) 1.011.342 employee benefits obligation
Perubahan satu poin persentase dalam A one percentage point change in the assumed
kenaikan/penurunan gaji yang diasumsikan akan salary increase/decrease would have the following
memiliki dampak sebagai berikut: effects:
Kenaikan/Increase Penurunan/Decrease
Dampak pada nilai kini liabilitas Effect on the present value of
imbalan kerja 1.149.179 (1.033.330) employee benefits obligation
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK- 31. BALANCE AND TRANSACTIONS WITH
PIHAK BERELASI RELATED PARTIES
Dalam kegiatan usahanya, Kelompok Usaha In the ordinary course of business, the Group has
melakukan transaksi berdasarkan harga dan engaged in transactions under agreed terms and
persyaratan yang disepakati bersama dengan conditions with its related parties.
pihak-pihak berelasi.
Rincian saldo dan transaksi dengan pihak-pihak The details of the balance and transactions with
berelasi adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Piutang Usaha (Catatan 5) Trade Receivables (Note 5)
Yayasan Pendidikan Yayasan Pendidikan
Gunung Sewu Fame 860.003 300.847 Gunung Sewu Fame
PT Graha Sarana Inti Management 503.930 70.035 PT Graha Sarana Inti Management
Total 1.363.933 370.882 Total
Persentase dari total aset Percentage of total
konsolidasian 0,02% 0,01% consolidated assets
Piutang usaha dari pihak-pihak berelasi tidak Trade receivables from related parties are
dibebani bunga dan tidak memiliki jadwal non-interest bearing and do not fixed repayment
pelunasan kembali yang tetap. period.
311
Page 336
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK- 31. BALANCE AND TRANSACTIONS WITH
PIHAK BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Rincian saldo dan transaksi dengan pihak-pihak The details of the balance and transactions with
berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) related parties are as follows: (continued)
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Beban akrual (Catatan 18) Accrued expenses (Note 18)
PT Graha Sarana Inti Management 2.645.651 3.388.745 PT Graha Sarana Inti Management
Persentase dari total Percentage of total
liabilitas konsolidasian 0,06% 0,09% consolidated liabilities
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Penjualan dan pendapatan usaha Sales and operating revenue
(Catatan 23) (Note 23)
Pendapatan sewa dan jasa pemeliharaan 2.142.788 3.331.388 Rental and service income
Persentase dari total penjualan dan Percentage of total consolidated
pendapatan usaha konsolidasian 0,74% 1,03% sales and operating revenues
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and direct costs
beban langsung (Catatan 24) (Note 24)
Jasa pelayanan gedung 8.671.307 8.671.307 Building service fees
Persentase dari total beban Percentage of total consolidated
langsung konsolidasian 4,26% 3,88% direct costs
Perusahaan mempunyai perjanjian jasa pelayanan The Company has a service agreement with
dengan PT Graha Sarana Inti Management PT Graha Sarana Inti Management (GSIM),
(GSIM), dimana GSIM setuju untuk memberikan whereby GSIM agreed to provide assistance in the
bantuan perencanaan, pengarahan dan planning, control and supervision of the daily and
pengawasan terhadap perawatan harian dan periodic maintenance of the Company’s
periodik atas bangunan komersial dan tempat commercial and residential buildings in Jakarta and
tinggal di Jakarta yang dimiliki oleh Perusahaan, render related services. As compensation, the
serta jasa-jasa yang terkait. Sebagai imbalan, Company shall pay GSIM for such services based
Perusahaan membayar kepada GSIM dengan tarif on per square meter of building space per month.
per meter persegi dari luas gedung setiap bulan.
312
Page 337
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK- 31. BALANCE AND TRANSACTIONS WITH
PIHAK BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Hubungan dan sifat transaksi dengan pihak-pihak Nature of relationships and transactions with
berelasi adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
Pihak-pihak Berelasi/ Sifat Hubungan/ Sifat Transaksi/
Related Parties Nature of Relationship Nature of Transaction
Yayasan Pendidikan Gunung Sewu Fame Kesamaan manajemen kunci/ Penyewaan gedung/
Common key management Building rental
PT Graha Sarana Inti Management Kesamaan manajemen kunci/ Perawatan gedung/
Common key management Building maintenance
Total kompensasi yang berupa imbalan jangka Total compensation in the form of short-term
pendek yang dibayarkan kepada Dewan Komisaris employee benefits paid to the Company’s Boards
dan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut: of Commissioners and Directors are as follows:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Komisaris 8.931.202 7.692.568 Commissioners
Direksi 7.882.147 9.353.630 Directors
Total 16.813.349 17.046.198 Total
32. ASET DALAM MATA UANG ASING 32. ASSETS IN FOREIGN CURRENCY
Pada tanggal 31 Desember 2021, Kelompok Usaha As of December 31, 2021, the Group has monetary
memiliki aset moneter neto dalam mata uang asing. net assets denominated in foreign currency. The
Nilai aset moneter dalam mata uang asing pada values of these monetary assets denominated in
tanggal 31 Desember 2021 dan jika menggunakan foreign currency as of December 31, 2021 and if
nilai tukar mata uang asing pada tanggal 6 April using foreign exchange rate as of April 6, 2022 are
2022 disajikan sebagai berikut: presented as follows:
Setara dengan Rupiah/Equivalent in Rupiah
31 Desember 2021 6 April 2022
(Tanggal laporan (Tanggal penyelesaian
posisi keuangan laporan keuangan
konsolidasian)/ konsolidasian)/
December 31, 2021 April 6, 2022
(Consolidated (Consolidated
Mata uang asing/ statements of financial statements
Foreign currency financial position date) completion date)
Aset Assets
Kas dan setara kas AS$/US$4.680.937 66.792.293 67.162.084 Cash and cash equivalents
Piutang usaha AS$/US$2.282.500 32.568.998 32.749.310 Trade receivables
Aset neto dalam mata uang asing 99.361.291 99.911.394 Net assets in foreign currency
313
Page 338
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
32. ASET DALAM MATA UANG ASING (lanjutan) 32. ASSETS IN FOREIGN CURRENCY (continued)
Pada tanggal penyelesaian laporan keuangan As of the date of the consolidated financial
konsolidasian, kurs penutupan yang dikeluarkan statements completion date, the closing rate of
oleh Bank Indonesia adalah Rp14.348 (angka exchange as published by Bank Indonesia was
penuh) per AS$1. Sebagaimana disajikan di atas, Rp14,348 (full amount) to US$1. As shown above,
jika nilai tukar mata uang asing pada tanggal if the foreign exchange rates prevailing at the date
penyelesaian laporan keuangan konsolidasian of completion of the consolidated financial
tersebut di atas digunakan untuk menyajikan statements had been used to restate the Group’s
kembali aset moneter dalam mata uang asing monetary assets denominated in foreign currency
Kelompok Usaha pada tanggal 31 Desember 2021, as of December 31, 2021, the net assets in foreign
aset neto dalam mata uang asing akan naik sekitar currency would increase by Rp550,103.
Rp550.103.
33. PERJANJIAN DAN IKATAN SIGNIFIKAN 33. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS
Di samping perjanjian dan ikatan yang telah In addition to the agreements and commitments
disebutkan sebelumnya dalam catatan atas laporan already discussed in the appropriate notes to
keuangan konsolidasian, Kelompok Usaha juga the consolidated financial statements, the Group
mempunyai beberapa perjanjian penting dan ikatan also has the following significant agreements and
sebagai berikut: commitments:
a. Perusahaan menandatangani perjanjian a. The Company entered into Build, Operate and
Bangun, Kelola dan Alih (“BOT”) dengan pihak Transfer (“BOT”) agreements with third parties
ketiga atas sejumlah bangunan komersial yang covering certain commercial buildings, which
akan berakhir antara 20 (dua puluh) sampai will be terminated between 20 (twenty) to
30 (tiga puluh) tahun setelah tanggal perjanjian 30 (thirty) years after the effective date of the
BOT berlaku efektif (Catatan 10). Sesuai BOT arrangements (Note 10). Based on the
dengan perjanjian BOT, hak pengelolaan atas BOT agreements, the right to operate these
bangunan-bangunan di atas pada saat jatuh buildings can be extended upon expiration with
tempo dapat diperpanjang dengan persetujuan the approval from both parties. On the
kedua belah pihak. Pada saat berakhirnya termination date of BOT agreements, the
perjanjian BOT, Perusahaan akan Company shall transfer the ownership of the
menyerahkan kepemilikan BOT beserta seluruh building, including all of the improvements, to
prasarana gedung kepada pemilik tanah, the land owner, except in cases where certain
kecuali untuk kasus dimana peralatan tertentu equipment will be retaken by the Company as
diambil kembali oleh Perusahaan seperti yang specified in the agreement.
tertera dalam perjanjian.
Agro Plaza Agro Plaza
Pada tanggal 5 Februari 2014, Perusahaan dan On February 5, 2014, the Company and Dana
Dana Pensiun Perkebunan (“DAPENBUN”) Pensiun Perkebunan (“DAPENBUN”) agreed
setuju untuk membuat perjanjian baru terkait to create a new agreement regarding
dengan berakhirnya Hak Pengelolaan Gedung the expiration of the operation right of Agro
Agro Plaza yang tertuang dalam Perjanjian Plaza Building which is stated in the Long-term
Sewa Menyewa untuk Jangka Waktu Panjang Rental Agreement No. D.06/PERJ/01/5.II/2014
No. D.06/PERJ/01/5.II/2014 yang telah which was covered by Notarial Deed of Hadijah,
diaktakan dalam Akta Notaris Hadijah, S.H., No. S.H., No. 03 dated February 5, 2014. The
03 tanggal 5 Februari 2014. Perusahaan setuju Company agreed to rent and operate Agro
untuk menyewa dan mengelola Gedung Agro Plaza Building with the following conditions:
Plaza dengan ketentuan sebagai berikut:
- Perusahaan melakukan perbaikan/ - The Company performs restoration/
renovasi, pemasaran dan fitting out yang renovation, marketing and fitting out
dimulai sejak tanggal perjanjian sampai starting from the agreement date until June
dengan tanggal 30 Juni 2015 dengan biaya 30, 2015 at maximum cost amounting to
maksimal sebesar Rp25.000.000. Rp25,000,000.
314
Page 339
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
33. PERJANJIAN DAN IKATAN SIGNIFIKAN 33. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) COMMITMENTS (continued)
Agro Plaza (lanjutan) Agro Plaza (continued)
- Melakukan perubahan nama gedung - Change the building name to Agro Plaza
menjadi Gedung Agro Plaza. Building.
- Jangka waktu sewa dan pengelolaan - Rental and operating period is
adalah selama 20 (dua puluh) tahun 20 (twenty) years starting from July 1,
terhitung 1 Juli 2015 sampai dengan 2015 until June 30, 2035.
30 Juni 2035.
- Harga sewa gedung untuk jangka waktu - Rental price of building for 20 (twenty)
20 (dua puluh) tahun adalah sebesar years is Rp220,225,000, excluding value
Rp220.225.000, belum termasuk pajak added tax, which will be paid within 5
pertambahan nilai, yang dilakukan dalam (five) years.
kurun waktu 5 (lima) tahun.
Biaya perbaikan/renovasi dan fitting out yang The restoration/renovation and fitting out cost
dikeluarkan oleh Perusahaan adalah sebesar incurred by the Company amounted to
Rp24.986.284. Rp24,986,284.
b. Pada tanggal 7 Januari 2013, Perusahaan b. On January 7, 2013, the Company entered into
mengadakan perjanjian pengelolaan hotel hotel management agreement for hotel project
untuk proyek hotel yang terletak di Gajah Mada, located at Gajah Mada, Jakarta with
Jakarta dengan PT SC Hotels & Resorts PT SC Hotels & Resorts Indonesia, on which
Indonesia, dimana Perusahaan akan the Company will use the Holiday Inn & Suites
menggunakan merek Holiday Inn & Suites. brand. This agreement is valid for 15 (fifteen)
Perjanjian ini berlaku selama 15 (lima belas) years and can be extended up to 2 (two) times
tahun dan dapat diperpanjang sebanyak 2 (dua) (10 (ten) years each) in accordance with the
kali (masing-masing 10 (sepuluh) tahun) sesuai requirement stated in the agreement.
dengan persyaratan yang tertera pada
perjanjian tersebut.
c. Perusahaan melakukan perjanjian kerjasama c. The Company entered into Apartment
pemberian Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) Ownership Loan (KPA) agreements with
dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk. PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
Oleh karena itu, beberapa saldo deposito Consequently, certain time deposits are
berjangka dijadikan sebagai jaminan. Pada pledged as collateral. As of December 31,
tanggal 31 Desember 2021, saldo deposito 2021, the outstanding time deposits pledged
berjangka yang dijadikan sebagai jaminan as collateral in connection with KPA amounted
sehubungan dengan KPA adalah sebesar to Rp5,357,005 (December 31, 2020:
Rp5.357.005 (31 Desember 2020: Rp6,065,344) which is presented as part of
Rp6.065.344) yang disajikan sebagai bagian “Other Non-current Financial Assets” in the
dari “Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya” consolidated statement of financial position.
pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
d. Pada tanggal 7 November 2013, Perusahaan d. On November 7, 2013, the Company entered
mengadakan perjanjian pengelolaan hotel into hotel management agreement for a hotel
untuk proyek hotel yang terletak di Bali dengan project in Bali with PT Hilton International
PT Hilton International Manage Indonesia, Manage Indonesia, on which the Company will
dimana Perusahaan akan menggunakan merek use the Hilton Garden Inn Bali brand. This
Hilton Garden Inn Bali. Perjanjian ini berlaku agreement is valid for 10 (ten) years and can
selama 10 (sepuluh) tahun dan dapat be extended in accordance with the
diperpanjang sesuai dengan persyaratan yang requirement stated in the agreement.
tertera pada perjanjian tersebut.
315
Page 340
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
33. PERJANJIAN DAN IKATAN SIGNIFIKAN 33. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) COMMITMENTS (continued)
e. Pada tanggal 12 September 2016, Perusahaan e. On September 12, 2016, the Company
mengadakan perjanjian pengelolaan hotel entered into hotel management agreement for
untuk proyek jasa apartemen yang terletak di a service apartement project in Jakarta with
Jakarta dengan PT Oakwood Management PT Oakwood Management Service Indonesia,
Service Indonesia, dimana Perusahaan akan on which the Company will use the Oakwood
menggunakan merek Oakwood Suites La Suites La Maison Jakarta brand. This
Maison Jakarta. Perjanjian ini berlaku selama agreement is valid for 5 (five) years and has
5 (lima) tahun dan telah di perpanjang sampai been extended until December 16, 2023.
dengan 16 Desember 2023.
f. Pada tanggal 6 November 2019, Perusahaan f. On November 6, 2019, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Batavia loan facility from PT Batavia Prosperindo
Prosperindo Finance Tbk., dengan jumlah Finance Tbk., amounting to Rp30,000,000.
sebesar Rp30.000.000. Jangka waktu fasilitas The loan period is 6 (six) months from
kredit 6 (enam) bulan yaitu sejak tanggal November 6, 2019 to May 1, 2020. The annual
6 November 2019 sampai dengan tanggal 1 Mei interest rate on this loan is 14.00% per year in
2020. Suku bunga tahunan dari pinjaman ini 2019. This facility has been extended until May
sebesar 14,00% per tahun pada tahun 2019. 12, 2022 with an effective interest rate of
Fasilitas ini telah diperpanjang sampai dengan 18.00% per annum. The installments of this
12 Mei 2022 dengan suku bunga efektif sebesar loan facility will be paid starting from June 2020
18,00% per tahun. Angsuran fasilitas pinjaman to May 2022. The outstanding balance as of
ini mulai dibayar sejak bulan Juni 2020 sampai December 31, 2021 and 2020 is amounting to
dengan Mei 2022. Saldo terutang pada tanggal Rp4,000,000 and Rp23,000,000 which
31 Desember 2021 dan 2020 adalah sebesar presented as long-term borrowing.
Rp4.000.000 dan Rp23.000.000 yang disajikan
sebagai pinjaman jangka panjang.
Pada tanggal 31 Desember 2021, pinjaman ini As of December 31, 2021, the loan is secured
dijaminkan dengan tagihan pelanggan sebesar by receivable from customer amounting to
Rp4.800.000 (anjak piutang) dan jaminan Rp4,800,000 (factoring) and personal
perseorangan dari Bapak Hartadi guarantee from Mr. Hartadi Angkosubroto.
Angkosubroto.
j.
Pada tanggal 31 Desember 2020 pinjaman ini As of December 31, 2020 the loan is secured
dijaminkan dengan tagihan pelanggan sebesar by receivable from customer amounting to
Rp96.096.021 (anjak piutang), tanah yang Rp96,096,021 (factoring), land located in
terletak di Pondok Bambu atas nama PT Pondok Bambu under the name of PT Pyramid
Pyramid Realty Indonesia dan jaminan Realty Indonesia and personal guarantee from
perseorangan dari Bapak Hartadi Mr. Hartadi Angkosubroto.
Angkosubroto.
g. Pada tanggal 28 Desember 2017, PA, entitas g. On December 28, 2017, PA, a subsidiary,
anak, mengadakan perjanjian pengelolaan entered into hotel management agreement for
hotel untuk proyek hotel yang terletak di hotel project located at Matraman, Jakarta with
Matraman, Jakarta dengan PT SC Hotels & PT SC Hotels & Resorts Indonesia, on which
Resorts Indonesia, dimana PA akan PA will use the Holiday Inn Express brand.
menggunakan merek Holiday Inn Express. This agreement is valid for 15 (fifteen) years
Perjanjian ini berlaku selama 15 (lima belas) and can be extended up to 2 (two) times (10
tahun dan dapat diperpanjang sebanyak 2 (dua) (ten) years each) in accordance with the
kali (masing-masing 10 (sepuluh) tahun) sesuai requirement stated in the agreement.
dengan persyaratan yang tertera pada
perjanjian tersebut.
j.
316
Page 341
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
33. PERJANJIAN DAN IKATAN SIGNIFIKAN 33. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) COMMITMENTS (continued)
h. Pada tanggal 19 Desember 2011, Perusahaan h. On December 19, 2011, the Company entered
mengadakan perjanjian dengan PT Purimas into an agreement with PT Purimas Sasmita
Sasmita (PS) dan PT Asuransi Jiwa Sinarmas (PS) and PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG
MSIG (AJSM), pihak ketiga. PS dan AJSM (AJSM), third parties. PS and AJSM agreed to
setuju untuk membeli seluruh unit-unit buy all of the MSIG Tower office units build by
perkantoran MSIG Tower yang sedang the Company which located in Setiabudi,
dibangun oleh Perusahaan yang terletak di Jakarta. The sale and purchase agreement
Setiabudi, Jakarta. Perjanjian jual beli ini has been noratized in Notarial Deed No. 27
diaktakan dalam Akta Notaris No. 27 dan 28 and 28 by Buniarti Tjandra, S.H., dated
oleh Buniarti Tjandra, S.H., tanggal December 19, 2011. The selling price agreed
19 Desember 2011. Harga jual yang disetujui by the Company with PS and AJSM were
oleh Perusahaan dengan PS dan AJSM adalah US$94,047,679 and US$83,884,639,
masing-masing sebesar AS$94.047.679 dan respectively. Based on Notarial Deed No. 23
AS$83.884.639. Berdasarkan Akta Notaris and 41 by Sri Hidianingshih Adi Sugijanto,
No. 23 dan 41 oleh Sri Hidianingshih Adi S.H., PS and AJSM have transferred their
Sugijanto, S.H., PS dan AJSM telah rights and obligations related to this purchase
mengalihkan hak dan kewajiban terkait agreement to PT Duta Cakra Pesona.
perjanjian pembelian ini kepada PT Duta Cakra
Pesona.
34. SEGMEN OPERASI 34. OPERATING SEGMENT
Tabel berikut ini menyajikan informasi pendapatan The following table presents revenue and profit,
dan laba, serta aset dan liabilitas tertentu and certain assets and liabilities information
sehubungan dengan segmen usaha Kelompok regarding the Group’s business segments:
Usaha:
2021
Penjualan unit
Pendapatan Jasa strata/
Pendapatan sewa/ hotel/ pemeliharaan/ Strata title Lain-lain/ Total/
Rental income Hotel income Service fees units sold Others Total
Penjualan dan Sales and Operating
Pendapatan Usaha 148.835.798 76.237.868 57.108.119 2.149.777 6.238.671 290.570.233 Revenues
Hasil Segmen (12.645.393) (53.232.740) 388.946 1.291.900 (1.345.023) (65.542.310) Segment Margin
Pendapatan Lainnya 3.706.594 Other Income
Beban Lainnya (5.310.054) Other Expenses
Beban dan Pendapatan Finance Expense and
Keuangan (341.594.121) Income
Beban Pajak Final (20.807.313) Final Tax Expense
Manfaat Pajak Penghasilan 18.325.063 Income Tax Benefit
Rugi Tahun Berjalan (411.222.141) Loss for the Year
Aset dan Liabilitas Assets and Liabilities
Aset Segmen 6.604.034.590 Segment Assets
Liabilitas Segmen 4.100.747.128 Segment Liabilities
Informasi Segmen Lainnya Other Segment Information
Pengeluaran Modal 47.635.505 Capital Expenditures
Penyusutan 112.917.075 Depreciation
317
Page 342
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
34. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 34. OPERATING SEGMENT (continued)
2020
Penjualan unit
Pendapatan Jasa strata/
Pendapatan sewa/ hotel/ pemeliharaan/ Strata title Lain-lain/ Total/
Rental income Hotel income Service fees units sold Others Total
Penjualan dan Sales and Operating
Pendapatan Usaha 179.436.774 52.017.487 69.151.244 14.545.455 8.980.041 324.131.001 Revenues
Hasil Segmen 11.004.571 (82.467.472) 1.088.073 7.972.600 927.410 (61.474.818) Segment Margin
Pendapatan Lainnya 3.633.852 Other Income
Beban Lainnya (4.870.234) Other Expenses
Beban dan Pendapatan Finance Expense and
Keuangan (331.310.509) Income
Beban Pajak Final (26.102.277) Final Tax Expense
Manfaat Pajak Penghasilan 19.950.907 Income Tax Benefit
Rugi Tahun Berjalan (400.173.079) Loss for the Year
Aset dan Liabilitas Assets and Liabilities
Aset Segmen 6.656.120.982 Segment Assets
Liabilitas Segmen 3.742.012.201 Segment Liabilities
Informasi Segmen Lainnya Other Segment Information
Pengeluaran Modal 8.930.719 Capital Expenditures
Penyusutan 119.445.416 Depreciation
Proyek Kelompok Usaha berlokasi di Jawa, Bali The Group’s projects are located in Jawa, Bali and
dan Sumatera. Aset dan liabilitas berdasarkan Sumatera. The assets and liabilities based on
wilayah domisili/geografis sebagai berikut: domicile/geographical location are as follows:
31 Desember 2021/ 31 Desember 2020/
December 31, 2021 December 31, 2020
Aset Assets
Jawa 6.421.512.797 6.454.794.063 Jawa
Bali 180.641.021 199.446.147 Bali
Sumatera 1.880.772 1.880.772 Sumatera
Total 6.604.034.590 6.656.120.982 Total
Liabilitas Liabilities
Jawa 4.080.127.195 3.724.136.648 Jawa
Bali 20.619.933 17.875.553 Bali
Total 4.100.747.128 3.742.012.201 Total
35. INSTRUMEN KEUANGAN 35. FINANCIAL INSTRUMENTS
Nilai wajar didefinisikan sebagai jumlah dimana Fair value is defined as the amount at which
instrumen tersebut dapat dipertukarkan di dalam an instrument could be exchanged in a current
transaksi jangka pendek antara pihak yang transaction between knowledgeable willing parties
berkeinginan dan memiliki pengetahuan yang in an arm's-length transaction, other than in a
memadai melalui suatu transaksi yang wajar, selain forced or liquidation sale. Fair values are obtained
di dalam penjualan terpaksa atau penjualan from quoted market prices, discounted cash flow
likuidasi. Nilai wajar didapatkan dari kuotasi harga models and option pricing models as appropriate.
pasar, model arus kas diskonto dan model
penentuan harga opsi yang sewajarnya.
318
Page 343
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
35. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 35. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, nilai As of December 31, 2021 and 2020, the carrying
tercatat aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai amounts of financial assets and liabilities
wajarnya sebagai berikut: approximate their fair value as follows:
1. Kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang 1. Cash and cash equivalents, trade receivables
lain-lain - pihak ketiga. and other receivables - third parties.
Seluruh aset keuangan di atas merupakan aset All of the above financial assets are due within
keuangan jangka pendek yang akan jatuh 12 months, thus the carrying values of the
tempo dalam waktu 12 bulan, sehingga nilai financial assets approximate their fair values.
tercatat aset keuangan tersebut kurang lebih
telah mencerminkan nilai wajarnya.
2. Aset keuangan tidak lancar lainnya. 2. Other non-current financial assets.
Aset keuangan di atas merupakan kas dan The above financial asset represents restricted
setara kas yang dibatasi penggunaannya dan cash and cash equivalents and security
uang jaminan mendekati atau setara dengan deposits which carrying values approximate
nilai tercatatnya. their fair values.
3. Utang usaha - pihak ketiga, utang lain-lain - 3. Trade payables - third parties, other payables -
pihak ketiga, utang obligasi, neto, utang third parties, bonds payable, net, dividends
dividen dan beban akrual. payable and accrued expenses.
Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan All of the above financial liabilities are due
liabilitas jangka pendek yang akan jatuh tempo within 12 months, thus the carrying values of
dalam waktu 12 bulan sehingga nilai tercatat the financial liabilities approximate their fair
liabilitas keuangan tersebut kurang lebih telah values.
mencerminkan nilai wajarnya.
4. Utang bank jangka pendek, pinjaman jangka 4. Short-term bank loans, long-term borrowing,
panjang, utang bank jangka panjang termasuk long-term bank loans including the current
bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun maturities and tenant deposits.
dan uang jaminan penyewa.
Liabilitas keuangan di atas merupakan The above financial liabilities are liabilities with
pinjaman yang memiliki suku bunga variabel floating and fixed interest rates which are
dan tetap yang disesuaikan dengan adjusted with the movements of market interest
pergerakan suku bunga pasar sehingga nilai rates, thus the carrying values of the financial
tercatat liabilitas keuangan tersebut telah liabilities approximate their fair values.
mendekati nilai wajar.
5. Liabilitas sewa termasuk bagian jatuh tempo 5. Lease liabilities, including the current
dalam waktu satu tahun. maturities.
Liabilitas keuangan di atas dinilai The above financial liability payable is
menggunakan diskonto arus kas berdasarkan calculated using discounted cash flows using
tingkat suku bunga efektif. effective interest rates.
6. Beban bunga pinjaman yang di tangguhkan 6. Deferred loan interest
Liabilitas keuangan di atas merupakan beban The above financial liability represents accrual
akrual bunga atas pinjaman bank mendekati interest expense on bank loans approximate or
atau setara dengan nilai tercatatnya. equal to their carrying value.
319
Page 344
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
35. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 35. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Hierarki Nilai Wajar Fair Value Hierarchy
Aset dan liabilitas keuangan diklasifikasikan secara Financial assets and liabilities are classified in their
keseluruhan berdasarkan tingkat terendah dari entirety based on the lowest level of input that is
masukan (input) yang signifikan terhadap significant to the fair value measurements. The
pengukuran nilai wajar. Penilaian dampak assessment of the significance of a particular input
signifikan dari suatu input tertentu terhadap to the fair value measurements requires
pengukuran nilai wajar membutuhkan judgement, and may affect the valuation of the
pertimbangan dan dapat mempengaruhi penilaian assets and liabilities being measured and their
dari aset dan liabilitas yang diukur dan placement within the fair value hierarchy.
penempatannya dalam hirarki nilai wajar.
Bukti terbaik dari nilai wajar adalah harga yang The best evidence of fair value is quoted prices in
dikuotasikan (quoted prices) dalam sebuah pasar an active market. If the market for a financial
yang aktif. Jika pasar untuk sebuah instrumen instrument is not active, an entity establishes fair
keuangan tidak aktif, entitas menetapkan nilai wajar value by using a valuation technique. The objective
dengan menggunakan metode penilaian. Tujuan of using a valuation technique is to establish what
dari penggunaan metode penilaian adalah untuk the transaction price would have been on the
menetapkan harga transaksi yang terbentuk pada measurement date in an arm's length exchange
tanggal pengukuran dalam sebuah transaksi motivated by normal business considerations.
pertukaran yang wajar dengan pertimbangan bisnis
normal.
Metode penilaian termasuk penggunaan harga Valuation techniques include using recent arm's
dalam transaksi pasar yang wajar (arm’s length) length market transactions between
terakhir antara pihak-pihak yang memahami dan knowledgeable, willing parties, if available,
berkeinginan, jika tersedia, referensi kepada nilai reference to the current fair value of another
wajar terkini dari instrumen lain yang secara instrument that is substantially the same,
substansial sama, analisa arus kas yang discounted cash flow analysis.
didiskontokan.
Jika terdapat metode penilaian yang biasa If there is a valuation technique commonly used by
digunakan oleh para peserta pasar untuk market participants to price the instrument and that
menentukan harga dari instrumen dan metode technique has been demonstrated to provide
tersebut telah didemonstrasikan untuk reliable estimates of prices obtained in actual
menyediakan estimasi yang andal atas harga yang market transactions, the entity uses that technique.
diperoleh dari transaksi pasar yang aktual, entitas The chosen valuation technique makes maximum
harus menggunakan metode tersebut. Metode use of market inputs and relies as little as possible
penilaian yang dipilih membuat penggunaan on entity-specific inputs. It incorporates all factors
maksimum dari input pasar dan bergantung sedikit that market participants would consider in setting a
mungkin atas input yang spesifik untuk entitas price and is consistent with accepted economic
(entity-specific input). Metode tersebut methodologies for pricing financial instruments.
memperhitungkan semua faktor yang akan Periodically, the Company calibrates the valuation
dipertimbangkan oleh peserta pasar dalam technique and tests it for validity using prices from
menentukan sebuah harga dan selaras dengan any observable current market transactions in the
metode ekonomis untuk penilaian sebuah same instrument (i.e., without modification or
instrumen keuangan. Secara berkala, Perusahaan repackaging) or based on any available observable
menelaah metode penilaian dan mengujinya untuk market data.
validitas dengan menggunakan harga dari
transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi
untuk instrumen yang sama (yaitu tanpa modifikasi
dan pengemasan kembali) atau berdasarkan data
pasar yang tersedia dan dapat diobservasi.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, As of December 31, 2021 and 2020, the Group has
Kelompok Usaha tidak memiliki aset keuangan dan no financial assets and financial liabilities that
liabilitas keuangan yang diukur mengunakan nilai measured at fair value.
wajarnya.
320
Page 345
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
35. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 35. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas The tables below are a comparison of the carrying
nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen amounts and fair value of the Group’s financial
keuangan Kelompok Usaha yang tercatat dalam instruments that are carried in the consolidated
laporan posisi keuangan konsolidasian. statement of financial position.
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
31 Desember 2021 Carrying value Fair value December 31, 2021
Aset keuangan Financial assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas 95.141.814 95.141.814 Cash and cash equivalents
Piutang usaha 64.822.321 64.822.321 Trade receivables
Piutang lain-lain - pihak ketiga 4.480.543 4.480.543 Other receivables - third parties
Aset tidak lancar Non-current asset
Aset keuangan tidak lancar lainnya 21.876.870 21.876.870 Other non-current financial assets
Total aset keuangan 186.321.548 186.321.548 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka pendek 210.000.000 210.000.000 Short-term bank loans
Utang obligasi, neto 294.840.589 294.840.589 Bonds payable, net
Utang usaha - pihak ketiga 78.792.947 78.792.947 Trade payables - third parties
Utang lain-lain - pihak ketiga 19.618.615 19.618.615 Other payables - third parties
Utang dividen 1.208.440 1.208.440 Dividends payable
Beban akrual 85.691.434 85.691.434 Accrued expenses
Bagian jangka pendek atas: Current maturities of:
Liabilitas sewa 578.050 578.050 Lease liabilities
Pinjaman jangka panjang 4.000.000 4.000.000 Long-term borrowing
Utang bank jangka panjang, neto 380.775.000 380.775.000 Long-term bank loans, net
Uang jaminan penyewa 19.339.042 19.339.042 Tenant deposits
Beban bunga pinjaman
yang ditangguhkan 86.839.816 86.839.816 Deferred loan interest
Liabilitas jangka panjang Long-term liabilities
Bagian jangka panjang atas: Long-term portion of:
Liabilitas sewa 398.815 398.815 Lease liabilities
Utang bank jangka panjang, neto 2.519.755.245 2.519.755.245 Long-term bank loans, net
Uang jaminan penyewa 34.189.147 34.189.147 Tenant deposits
Beban bunga pinjaman
yang ditangguhkan 247.077.029 247.077.029 Deferred loan interest
Total liabilitas keuangan 3.983.104.169 3.983.104.169 Total financial liabilities
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
31 Desember 2020 Carrying value Fair value December 31, 2020
Aset keuangan Financial assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas 30.173.064 30.173.064 Cash and cash equivalents
Piutang usaha 121.684.575 121.684.575 Trade receivables
Piutang lain-lain - pihak ketiga 3.904.000 3.904.000 Other receivables - third parties
Aset tidak lancar Non-current asset
Aset keuangan tidak lancar lainnya 20.857.203 20.857.203 Other non-current financial assets
Total aset keuangan 176.618.842 176.618.842 Total financial assets
321
Page 346
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
35. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 35. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
31 Desember 2020 (lanjutan) Carrying value Fair value December 31, 2020 (continued)
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka pendek 210.000.000 210.000.000 Short-term bank loans
Utang usaha - pihak ketiga 106.716.153 106.716.153 Trade payables - third parties
Utang lain-lain - pihak ketiga 43.410.943 43.410.943 Other payables - third parties
Utang dividen 1.208.440 1.208.440 Dividends payable
Beban akrual 83.527.158 83.527.158 Accrued expenses
Bagian jangka pendek atas: Current maturities of:
Liabilitas sewa 571.423 571.423 Lease liabilities
Pinjaman jangka panjang 12.000.000 12.000.000 Long-term borrowing
Utang bank jangka panjang, neto 8.400.000 8.400.000 Long-term bank loans, net
Uang jaminan penyewa 17.979.985 17.979.985 Tenant deposits
Liabilitas jangka panjang Long-term liabilities
Bagian jangka panjang atas: Long-term portion of:
Liabilitas sewa 589.990 589.990 Lease liabilities
Pinjaman jangka panjang 11.000.000 11.000.000 Long-term borrowing
Utang bank jangka panjang, neto 2.896.591.526 2.896.591.526 Long-term bank loans, net
Uang jaminan penyewa 56.382.191 56.382.191 Tenant deposits
Beban bunga pinjaman
yang ditangguhkan 149.947.634 149.947.634 Deferred loan interest
Total liabilitas keuangan 3.598.325.443 3.598.325.443 Total financial liabilities
36. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 36. SUPLEMENTARY CASH FLOWS INFORMATION
Aktivitas investasi yang tidak mempengaruhi arus Investing activities which did not affect
kas konsolidasian Kelompok Usaha adalah sebagai the Group’s consolidated cash flows are as follows:
berikut:
Tahun yang Berakhir
Pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
2021 2020
Reclassification of advances
Reklasifikasi uang muka ke aset tetap 7.284.703 3.099.046 to fixed assets
Perolehan aset tetap melalui Acquisition of fixed assets through
liabilitas sewa 456.952 812.455 lease liabilities
Reklasifikasi uang muka ke Reclassification of advances
properti investasi - 898.493 investment properties
Penambahan proyek dalam Addition of construction in progress
penyelesaian melalui utang - 20.535.559 through payables
37. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
RISIKO KEUANGAN AND POLICIES
Kelompok Usaha dihadapkan pada risiko pasar The Group is exposed to market risk (i.e. interest
(yaitu risiko tingkat bunga dan risiko mata uang rate risk and foreign currency risk), credit risk and
asing), risiko kredit dan risiko likuiditas. Secara liquidity risk. The Group’s overall risk management
keseluruhan, program manajemen risiko keuangan program focuses on the uncertainty of financial
Kelompok Usaha terfokus pada ketidakpastian markets and seeks to minimize potential adverse
pasar keuangan dan meminimumkan potensi effects on the Group’s financial performance.
kerugian yang berdampak pada kinerja Kelompok
Usaha.
322
Page 347
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
37. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
RISIKO KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Risiko pasar Market risk
Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari Market risk is the risk that the fair value of future
arus kas masa depan dari suatu instrumen cash flows of a financial instrument will fluctuate
keuangan akan berfluktuasi karena perubahan because of changes in market prices. The Group is
harga pasar. Kelompok usaha dipengaruhi oleh exposed to market risk, in particular, interest rate
risiko pasar, terutama risiko tingkat suku bunga risk on fair values of cash flows and foreign
atas nilai wajar dan arus kas dan risiko nilai tukar currency rate risk.
mata uang asing.
a. Risiko tingkat bunga a. Interest rate risk
Risiko tingkat bunga adalah risiko bahwa nilai Interest rate risk is the risk that the fair value or
wajar atau arus kas masa datang atas future cash flows of a financial instrument will
instrumen keuangan akan berfluktuasi karena fluctuate because of changes in market interest
perubahan dalam suku bunga pasar. Risiko rates. The Group’s exposure to the risk of
yang dihadapi Kelompok Usaha terutama changes in market interest rates primarily arises
sehubungan dengan perubahan tingkat bunga from bank loans. The Group conducts risk
pasar timbul dari utang bank. Kelompok Usaha management by monitoring the movement of
menjalankan manajemen risiko dengan market rate and negotiates accordingly with the
melakukan pengawasan terhadap dampak bank to minimize the negative impact on the
pergerakan suku bunga pasar serta Group. Currently, the Group does not have a
bernegosiasi dengan bank untuk formal hedging policy for interest rate
meminimalisasi dampak negatif terhadap exposures.
Kelompok Usaha. Saat ini, Kelompok Usaha
tidak mempunyai kebijakan formal lindung nilai
atas risiko tingkat bunga.
Pada tahun 2021, jika tingkat bunga pinjaman In 2021, if the market interest rate
meningkat/menurun sebesar 1% dengan increases/decreases by 1% with all variables
semua variabel konstan, laba sebelum pajak held constant, the income before tax for the
untuk periode yang berakhir pada tanggal period will be lower/higher by Rp32,074,554
tersebut lebih rendah/tinggi Rp32.074.554 (2020: Rp32,301,395).
(2020: Rp32.301.395).
b. Risiko nilai tukar mata uang b. Foreign exchange rate risk
Risiko nilai tukar mata uang adalah risiko Foreign exchange rate risk is the risk that the
dimana nilai wajar arus kas masa datang dari fair value of the future cash flows from financial
suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi instruments will fluctuate due to changes in
akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. foreign exchange rate. The Group’s financial
Instrumen keuangan Kelompok Usaha yang instruments which has potential risk from
mempunyai potensi risiko dari nilai tukar mata foreign exchange rate are cash and cash
uang adalah kas dan setara kas dan piutang equivalents and trade receivables in foreign
usaha dalam mata uang asing. Saat ini, currency. Currently, the Group does not have a
Kelompok Usaha tidak mempunyai kebijakan formal hedging policy for foreign exchange rate
formal lindung nilai atas risiko nilai tukar mata exposures.
uang.
323
Page 348
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
37. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
RISIKO KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
b. Risiko nilai tukar mata uang (lanjutan) b. Foreign exchange rate risk (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2021, jika nilai As of December 31, 2021, if the exchange rate
tukar rupiah terhadap mata uang asing of the Indonesian Rupiah against foreign
meningkat/menurun sebanyak 50 poin dengan currency increase/decrease by 50 points with
semua variabel konstan, laba sebelum pajak all variables held constant, the income before
untuk periode yang berakhir pada tahun tax for the period will be higher/lower by
tersebut lebih tinggi/rendah Rp348.172 Rp348,172 (December 31, 2020: Rp390,686).
(31 Desember 2020: Rp390.686).
Risiko kredit Credit risk
Risiko kredit yang dihadapi oleh Kelompok Usaha The Group has credit risk arising from credits
berasal dari kredit yang diberikan kepada granted to customers and placement of current
pelanggan dan penempatan rekening koran dan accounts and deposits in banks.
deposito pada bank.
Selain dari pengungkapan di bawah ini, Kelompok Other than as disclosed below, the Group has no
Usaha tidak memiliki konsentrasi risiko kredit. concentration of credit risk.
i. Kas dan setara kas i. Cash and cash equivalents
Risiko kredit atas penempatan rekening koran Credit risk arising from placements of current
dan deposito dikelola oleh manajemen sesuai accounts and deposits is managed in
dengan kebijakan Kelompok Usaha. accordance with the Group’s policy.
Investasi atas kelebihan dana dibatasi untuk Investment of surplus funds are limited for each
tiap-tiap bank dan kebijakan ini dievaluasi bank and reviewed annually by the Board of
setiap tahun oleh Direksi. Batas tersebut Directors. Such limits are set to minimize the
ditetapkan untuk meminimalkan risiko concentration of credit risk and therefore
konsentrasi kredit sehingga mengurangi mitigate financial loss through potential failure
kemungkinan kerugian akibat kebangkrutan of the banks.
bank-bank tersebut.
ii. Piutang usaha ii. Trade receivables
Kebijakan Kelompok Usaha mengelola risiko The Group’s policy to manage credit risk of
kredit atas piutang usaha adalah dengan trade receivables is by applying prudent
menerapkan kebijakan persetujuan penyewa acceptance policies on its potential tenants and
dan pembeli berdasarkan prinsip kehati- buyers, performing ongoing monitoring of credit
hatian, melakukan pengawasan terhadap portfolio as well as managing the collection of
portofolio kredit secara berkesinambungan its receivables. As collateral to the building
serta melakukan pengelolaan atas rental, the Group receives collateral in the form
piutangnya. Sebagai jaminan sewa gedung, of tenant deposits.
Kelompok Usaha menerima jaminan dari
penyewa berupa uang jaminan penyewa.
Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum At the reporting date, the Group’s maximum
Kelompok Usaha terhadap risiko kredit adalah exposure to credit risk is represented by
sebesar nilai tercatat masing-masing kategori dari the carrying amount of each class of financial
aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi assets presented in the consolidated statement of
keuangan konsolidasian. financial position.
324
Page 349
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
37. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
RISIKO KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Kelompok Usaha menilai piutang usaha setiap The Group assesses trade receivables of each
pelanggan secara individual pada setiap tanggal customer individually on each reporting date,
pelaporan, dimana piutang usaha yang where the trade receivables are classified as
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang impaired financial assets when the customer is
mengalami penurunan nilai adalah pelanggan yang experiencing in financial difficulty, default and
mengalami kesulitan keuangan, wanprestasi dan bankruptcy. Based on the review of the status of the
pailit. Berdasarkan penelaahan terhadap status individual trade receivable accounts, as well as the
masing-masing akun piutang usaha, serta provision matrix computation, no provision for
perhitungan matriks provisi, tidak ada penyisihan expected credit losses on trade receivables should
untuk kerugian kredit ekspektasian atas piutang be recognized as of December 31, 2021 and 2020.
usaha yang harus diakui pada tanggal-tanggal 31
Desember 2021 dan 2020.
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Kelompok Liquidity risk is the risk that the Group will have
Usaha akan mengalami kesulitan dalam membayar difficulties in paying its financial liabilities.
liabilitas keuangannya. Kelompok Usaha The Group manages its liquidity risk by maintaining
mengelola risiko likuiditas dengan an adequate level of cash and cash equivalents to
mempertahankan kas dan setara kas yang cukup cover its short-term cash requirement. The Group
dalam memenuhi kebutuhan kas jangka also evaluates the projected and actual cash flows
pendeknya. Kelompok Usaha juga secara rutin routinely, as well as maturity date schedule of its
mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas financial assets and liabilities.
aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan
liabilitas keuangan.
Tabel di bawah ini menggambarkan profil jatuh The tables below summarize the maturity profile of
tempo atas liabilitas keuangan Kelompok Usaha the Group’s financial liabilities based on contractual
berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak undiscounted payments:
didiskontokan:
31 Desember 2021/December 31, 2021
Dalam waktu Lebih dari
Dalam 1 tahun/ 2-5 tahun/ 5 tahun/
Within 1 year Within 2-5 years More than 5 years
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang bank jangka pendek 210.000.000 - - Short-term bank loans
Utang obligasi, neto 294.840.589 - - Bonds payable, net
Utang usaha - pihak ketiga 78.792.947 - - Trade payables - third parties
Utang lain-lain - pihak ketiga 19.618.615 - - Other payables - third parties
Utang dividen 1.208.440 - - Dividends payable
Beban akrual 85.691.434 - - Accrued expenses
Liabilitas sewa 578.050 398.815 - Lease liabilities
Pinjaman jangka panjang 4.000.000 - - Long-term borrowing
Utang bank jangka panjang 380.775.000 2.164.565.000 370.930.000 Long-term bank loans
Uang jaminan penyewa 19.339.042 34.189.147 - Tenant deposits
Beban bunga pinjaman
yang ditangguhkan 86.839.816 247.077.029 - Deferred loan interest
Total 1.181.683.933 2.446.229.991 370.930.000 Total
325
Page 350
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
te
37. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
RISIKO KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
31 Desember 2020/December 31, 2020
Dalam waktu Lebih dari
Dalam 1 tahun/ 2-5 tahun/ 5 tahun/
Within 1 year Within 2-5 years More than 5 years
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang bank jangka pendek 210.000.000 - - Short-term bank loans
Utang usaha - pihak ketiga 106.716.153 - - Trade payables - third parties
Utang lain-lain - pihak ketiga 43.410.943 - - Other payables - third parties
Utang dividen 1.208.440 - - Dividends payable
Beban akrual 83.527.158 - - Accrued expenses
Liabilitas sewa 571.423 589.990 - Lease liabilities
Pinjaman jangka panjang 12.000.000 11.000.000 - Long-term borrowing
Utang bank jangka panjang 8.400.000 2.463.470.000 452.800.000 Long-term bank loans
Uang jaminan penyewa 17.979.985 56.382.191 - Tenant deposits
Beban bunga pinjaman
yang ditangguhkan - 149.947.634 - Deferred loan interest
Total 483.814.102 2.681.389.815 452.800.000 Total
Tabel berikut ini menunjukan perubahan pada The table below summarizes the changes in
liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan: liabilities arising from financing activities:
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021/
Year ended December 31, 2021
Beban
Saldo Awal/ Ditangguhkan/ Saldo Akhir/
Beginning Arus Kas Neto/ Deferred Lain-lain/ Ending
Balance Net Cash Flows Charges Others Balance
Utang bank 3.114.991.526 (8.400.000) 3.938.719 - 3.110.530.245 Bank loans
Utang obligasi, neto - 289.688.011 5.152.578 - 294.840.589 Bonds payable, net
Pinjaman jangka panjang 23.000.000 (19.000.000) - - 4.000.000 Long-term borrowing
Liabilitas sewa 1.161.413 (641.501) - 456.953 976.865 Lease liabilities
Dividen kas 1.208.440 - - - 1.208.440 Cash dividends
Total liabilitas dari Total liabilities from
aktivitas pendanaan 3.140.361.379 261.646.510 9.091.297 456.953 3.411.556.139 financing activities
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020/
Year ended December 31, 2020
Beban
Saldo Awal/ Ditangguhkan/ Saldo Akhir/
Beginning Arus Kas Neto/ Deferred Lain-lain/ Ending
Balance Net Cash Flows Charges Others Balance
Utang bank 3.153.526.892 (37.605.000) (930.366) - 3.114.991.526 Bank loans
Pinjaman jangka panjang 30.000.000 (7.000.000) - - 23.000.000 Long-term borrowing
Liabilitas sewa 672.168 (323.210) - 812.455 1.161.413 Lease liabilities
Dividen kas 1.208.440 - - - 1.208.440 Cash dividends
Total liabilitas dari Total liabilities from
aktivitas pendanaan 3.185.407.500 (44.928.210) (930.366) 812.455 3.140.361.379 financing activities
326
Page 351
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
38. TUNTUTAN HUKUM 38. LITIGATION
a. Pada tanggal 30 Mei 2018, PT Kereta Api a. On May 30, 2018, PT Kereta Api Indonesia
Indonesia (Persero) (“KAI”) mengajukan (Persero) (“KAI”) have filed a lawsuit against
gugatan terhadap Perusahaan mengenai tanah the Company for plots of lands located in
yang terletak di Kampung Bandan, Jakarta Kampung Bandan, North Jakarta. On January
Utara. Pada tanggal 16 Januari 2019 dalam 16, 2019 on decision letter no.
surat putusan no. 292/Pdt.G/2018/PN. Jkt. Utr., 292/Pdt.G/2018/PN. Jkt. Utr., North Jakarta
Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah menolak District Court have rejected KAI’s lawsuit
gugatan KAI terhadap Perusahaan. Pada against the Company. On January 29 and 30,
tanggal 29 dan 30 Januari 2019, masing- 2019, KAI and the Company, respectively, filed
masing KAI dan Perusahaan mengajukan an objection.
upaya banding.
Pada tanggal 20 Maret 2020, Perusahaan On March 20, 2020 the Company received
menerima keputusan dalam surat putusan no. decision letter no. 720/PDT/2019/PT DKI
720/PDT/2019/PT DKI tertanggal 6 Januari dated January 6, 2020 stated DKI Jakarta High
2020 bahwa Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Court overruled North Jakarta High Court’s
membatalkan putusan Pengadilan Negeri verdict dated January 16, 2019. On April 13,
Jakarta Utara tanggal 16 Januari 2019. Pada 2020 the Company has submitted a cassation
tanggal 13 April 2020, Perusahaan telah to the Supreme Court. Based on the cassation
mengajukan memori kasasi kepada Mahkamah memory filed by the Company, KAI has also
Agung. Berdasarkan memori kasasi yang submitted a counter memory cassation to the
diajukan oleh Perusahaan, KAI juga sudah Supreme Court on May 4, 2020.
mengajukan kontra memori kasasi kepada
Mahkamah agung pada tanggal 4 Mei 2020.
Pada tanggal 18 Agustus 2021, Perusahaan On August 18, 2021, the Supreme Court, in its
menerima keputusan dalam surat putusan No. decision letter No. 596 K/Pdt/2021, rejected
596 K/Pdt/2021 bahwa Mahkamah Agung the cassation request of the Company dated
menolak permohonan kasasi tertanggal 13 April 13, 2020. On December 9, 2021, the
April 2020. Pada tanggal 9 Desember 2021, Company submitted a request for judicial
Perusahaan telah mengajukan permohonan review to the Supreme Court, supported by
peninjauan kembali ke Mahkamah Agung, new evidences (novum). Management
didukung dengan alat bukti baru (novum). believes that the Supreme Court will accept
Manajemen berkeyakinan bahwa Mahkamah the submitted request for judicial review.
Agung akan menerima permohonan
peninjauan kembali yang diajukan.
Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan As of the completion date of the consolidated
keuangan konsolidasian, Mahkamah Agung report, the Supreme Court has not yet issued
belum mengeluarkan keputusan terkait a decision regarding the judicial review.
pengajuan peninjauan kembali.
327
Page 352
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
38. TUNTUTAN HUKUM (lanjutan) 38. LITIGATION (continued)
b. Perusahaan telah mengajukan klaim kepada b. The Company has filed a claim to Badan
Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) against
terhadap PT Pembangunan Perumahan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk. (PP) atas pembangunan Icon (PP) regarding the construction of Icon
Complex Basement yang belum diselesaikan Complex Basement whereas PP had not
seperti yang tertera dalam perjanjian. Gugatan finished the basement construction as
ini bertujuan untuk meminta ganti rugi atas stipulated under the agreement. This claim’s
tertundanya penyelesaian proyek tersebut. PT purpose is to seek compensation for the delay
PP juga mengajukan tuntutan balasan kepada in completion of this project. PT PP had also
Perusahaan. Berdasarkan hasil keputusan submitted a counter-claim against the
BANI pada tanggal 29 Maret 2021, BANI Company. Based on BANI’s decision on March
mengabulkan sebagian permohonan 29, 2021, BANI partially grant the Company’s
Perusahaan dan memutuskan Perusahaan request and decide that the Company has to
wajib membayar bagian retensi dari total nilai pay the retention portion from total contract
kontrak kepada PP. Perusahaan telah mencatat value to PP. The Company has recorded the
porsi retensi yang harus dibayarkan pada akun retention portion that should be paid as part of
utang usaha. trade payable account.
39. KELANGSUNGAN USAHA 39. GOING CONCERN
Sektor usaha properti mengalami penurunan The property sector business has experienced a
kegiatan usaha selama beberapa tahun terakhir ini decline in business activities over the past few
terutama akibat dampak pandemi Covid-19 yang years, especially due to Covid-19 pandemic which
melanda dunia termasuk Indonesia, yang telah impact all over the world including Indonesia, which
membawa dampak pada kondisi keuangan have brought effect to the Group’s financial
Kelompok Usaha. Untuk tahun yang berakhir pada condition. For the year ended December 31, 2021
tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, Kelompok and 2020, the Group reported a consolidated total
Usaha telah melaporkan total rugi komprehensif comprehensive loss of Rp411 billion and Rp401
konsolidasian masing-masing sebesar Rp411 billion, respectively and its consolidated total
miliar dan Rp401 miliar dan total liabilitas jangka current liabilities exceeded its consolidated total
pendek konsolidasiannya melebihi total aset lancar current assets by Rp1,098 billion and Rp427 billion,
konsolidasiannya masing-masing sebesar Rp1.098 respectively as of December 31, 2021 and 2020.
miliar dan Rp427 miliar pada tanggal 31 Desember
2021 dan 2020.
Sehubungan dengan hal-hal di atas, Kelompok In connection with above matters, the Group plans
Usaha berencana untuk terus melakukan hal-hal to continuously do the following to improve the
berikut untuk memperbaiki kondisi keuangan: financial condition:
Memberikan harga kompetitif kepada Offer at competitive prices to customers.
pelanggan.
Menerapkan pengetatan pengeluaran biaya. Implementation of cost saving program.
Mengkaji ulang keseluruhan strategi bisnis Review overall property business strategy.
properti.
Melakukan negosiasi kembali kontrak-kontrak Renegotiate terms of contracts with suppliers
dengan para pemasok dan kontraktor. and contractors.
Menjual aset-aset tertentu milik Perusahaan. Sell certain of the Company’s assets.
328
Page 353
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
39. KELANGSUNGAN USAHA (lanjutan) 39. GOING CONCERN (continued)
Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan As of the completion date of these consolidated
keuangan konsolidasian ini, Kelompok Usaha financial statements, the Group is still in process to
sedang berupaya untuk melaksanakan seluruh execute all of the above plans, therefore there is
rencana di atas, oleh karena itu terdapat material uncertainty as of December 31, 2021 that
ketidakpastian material pada tanggal 31 Desember may cast significant doubt on the Group’ ability to
2021, yang dapat menyebabkan keraguan continue as a going concern entity.
signifikan pada kemampuan Kelompok Usaha
untuk melanjutkan sebagai entitas yang
berkelanjutan.
Selain rencana di atas, pada tahun 2021, In addition to above plans, in 2021, the Company
Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II has issued Duta Anggada Realty Continuous
Duta Anggada Realty Tahap I dan II Tahun 2021 Bonds II Phase I and II Year 2021 with nominal
dengan nilai nominal sebesar Rp204.325.000 dan value of Rp204,325,000 and Rp92,000,000,
Rp92.000.000, masing-masing digunakan untuk respectively, which was used for working capital
kebutuhan modal kerja Kelompok Usaha (Catatan requirements of the Group (Note 16).
16).
Pada tahun 2021 dan 2020, Kelompok Usaha telah In 2021 and 2020, the Group has successfully
berhasil memperoleh persetujuan bank dalam obtained banks approval in restructuring its bank
merestrukturisasi pinjaman bank dan dapat loans and was able to defer the scheduled principal
menunda pembayaran pokok dan bunga and interest settlements (Note 15).
(Catatan 15).
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun The consolidated financial statements have been
berdasarkan akuntansi kelangsungan usaha yang prepared a going concern basis of accounting
mengasumsikan bahwa aset Kelompok Usaha which assumes that Group’s assets will be realized
akan direalisasi dan liabilitas akan diselesaikan and liabilities will be settled within the normal
dalam kegiatan usaha normal. Laporan keuangan course of business. The consolidated financial
konsolidasi tidak termasuk penyesuaian yang statements do not include any adjustment that
mungkin timbul dari ketidakpastian tersebut di atas. might result from the abovementioned
uncertainties.
40. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PERIODE 40. SUBSEQUENT EVENTS AFTER THE
PELAPORAN REPORTING PERIOD
a. Sejak tanggal 1 Januari 2022 sampai dengan a. Since January 1, 2022 until the completion of
tanggal penyelesaian laporan keuangan the consolidated financial statements, the
konsolidasian, Perusahaan telah melakukan Company has settled principal of loan facillity
pembayaran angsuran pokok atas fasilitas from PT Batavia Prosperindo Finance Tbk.
pinjaman kepada PT Batavia Prosperindo amounting to Rp3,640,187 (Note 33f).
Finance Tbk. sebesar Rp3.640.187 (Catatan
33f).
b. Sejak tanggal 1 Januari 2022 sampai dengan b. Since January 1, 2022 until the completion of
tanggal penyelesaian laporan keuangan this consolidated financial statements, the
konsolidasian, Perusahaan telah melakukan Company has partially settled bank loans from
pembayaran atas utang bank kepada Bank Bank Mandiri amounting to Rp5,000,000
Mandiri sebesar Rp5.000.000 (Catatan 15). (Note 15).
329
Page 354
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
40. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PERIODE 40. SUBSEQUENT EVENTS AFTER THE
PELAPORAN (lanjutan) REPORTING PERIOD (continued)
c. Sejak tanggal 1 Januari 2022 sampai dengan c. Since January 1, 2022 until the completion of
tanggal penyelesaian laporan keuangan this consolidated financial statements, the
konsolidasian, Perusahaan telah melakukan Company has partially settled bank loans of
pembayaran utang bank atas fasilitas FLKK FLKK credit facility from Bank Victoria
kepada Bank Victoria sebesar Rp250.000 amounting to Rp250,000 (Note 15).
(Catatan 15).
d. Sejak tanggal 1 Januari 2022 sampai dengan d. Since January 1, 2022 until the completion of
tanggal penyelesaian laporan keuangan this consolidated financial statements, PA has
konsolidasian, PA telah melakukan partially settled bank loans from Bank Victoria
pembayaran utang bank kepada Bank Victoria amounting to Rp125,000 (Note 15).
sebesar Rp125.000 (Catatan 15).
e. Pada tanggal 9 Februari 2022, Perusahaan e. On February 9, 2022, the Company obtained a
mendapatkan persetujuan fasilitas kredit baru new approval of credit facility from PT Bank
berupa Pinjaman Transaksi Khusus dari PT MNC Internasional Tbk. with maximum
Bank MNC Internasional Tbk. dengan jumlah principal amount of Rp250,000,000. This credit
maksimum sebesar Rp250.000.000. Pinjaman facility bears interest of 12.50% per annum with
ini dikenakan bunga tahunan sebesar 12,50% a term of 7 (seven) months after signing the
per tahun dengan jangka waktu 7 (tujuh) bulan credit agreement and could be extended until
setelah tanda tangan akad kredit dan dapat 12 (twelve) months. This facility is used for
diperpanjang sampai 12 (dua belas) bulan. working capital and repayment of Duta
Fasilitas ini digunakan untuk modal kerja dan Anggada Realty Continuous Bonds II Phase I
pelunasan Obligasi Berkelanjutan II Duta Year 2021 and take over of collateral from the
Anggada Realty Tahap I Tahun 2021 dan trustee. This loan is secured by mortgage deed
pengambilalihan jaminan dari Wali Amanat. of land located in Kemang under the name of
Pinjaman ini dijaminkan dengan akta PT Prima Delta Sejahtera and mortgage deed
pemberian hak tanggungan atas tanah di of land located in Tanjung Api-Api under the
Kemang atas nama PT Prima Delta Sejahtera name of PT Mitra Terminal Transportasi and
dan akta pemberian hak tanggungan atas personal guarantee from Mr. Hartadi
tanah di Tanjung Api-Api atas nama PT Mitra Angkosubroto.
Terminal Transportasi dan jaminan
perseorangan dari Bapak Hartadi
Angkosubroto.
f. Pada tanggal 27 April 2022, Perusahaan f. On April 27, 2022, the Company received
menerima surat No. KOM1/4.2/319/R letter No. KOM1/4.2/319/R regarding
mengenai persetujuan perpanjangan approval for the extension of restructuring of
restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank BNI credit facilities from Bank BNI for:
atas:
Memperpanjang fasilitas KMK menjadi Extend the facility term of KMK to
tanggal 6 September 2022. September 6, 2022.
330
Page 355
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
40. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PERIODE 40. SUBSEQUENT EVENTS AFTER THE
PELAPORAN (lanjutan) REPORTING PERIOD (continued)
f. Pada tanggal 27 April 2022, Perusahaan f. On April 27, 2022, the Company received
menerima surat No. KOM1/4.2/319/R letter No. KOM1/4.2/319/R regarding
mengenai persetujuan perpanjangan approval for the extension of restructuring of
restrukturisasi fasilitas kredit dari Bank BNI credit facilities from Bank BNI for: (continued)
atas: (lanjutan)
Kredit Investasi (KI1) dengan jumlah Kredit Investasi (KI1) with maximum
maksimum sebesar Rp333.000.000 dengan principal amounting to Rp333,000,000 with
jangka waktu fasilitas sampai dengan the facility term until September 25, 2026
tanggal 25 September 2026 dengan suku with interest rate of 9.70% per annum with
bunga 9,70% per tahun dengan ketentuan conditions of 4.00% per annum is effective
4,00% per tahun efektif sejak tanggal from the date of signing the re-restructuring
penandatanganan perjanjian kredit re- loan agreement to a maximum in March
restrukturisasi hingga maksimal di bulan 2023 and 5.70% per annum with deferred
Maret 2023 dan 5,70% per tahun payment and is reviewable, will be paid in
ditangguhkan pembayarannya dan bersifat installments for 36 (thirty six) months from
reviewable, akan diangsur selama 36 (tiga April 2023 to March 2026. The interest rate
puluh enam) bulan sejak bulan April 2023 starting March 26, 2023 is 9.70% per
sampai dengan Maret 2026. Tarif bunga annum. The principal installment payment
sejak tanggal 26 Maret 2023 adalah starts in April 2023 based on the
sebesar 9,70% per tahun. Angsuran pokok installment schedule.
akan mulai dibayar pada bulan April 2023
sesuai dengan jadwal angsuran.
Kredit Investasi (KI2) dengan jumlah Kredit Investasi (KI2) with maximum
maksimum sebesar Rp304.500.000 dengan principal amounting to Rp304,500,000 with
jangka waktu fasilitas sampai dengan the facility term until October 18, 2026 with
tanggal 18 Oktober 2026 dengan suku interest rate of 9.70% per annum with
bunga 9,70% per tahun dengan ketentuan conditions of 4.00% per annum is effective
4,00% per tahun efektif sejak tanggal from the date of signing the re-restructuring
penandatanganan perjanjian kredit re- loan agreement to a maximum in March
restrukturisasi hingga maksimal di bulan 2023 and 5.70% per annum with deferred
Maret 2023 dan 5,70% per tahun payment and is reviewable, will be paid in
ditangguhkan pembayarannya dan bersifat installments for 36 (thirty six) months from
reviewable, akan diangsur selama 36 (tiga April 2023 to March 2026. The interest rate
puluh enam) bulan sejak bulan April 2023 starting March 26, 2023 is 9.70% per
sampai dengan Maret 2026. Tarif bunga annum. The principal installment payment
sejak tanggal 26 Maret 2023 adalah starts in April 2023 based on the
sebesar 9,70% per tahun. Angsuran pokok installment schedule.
akan mulai dibayar pada bulan April 2023
sesuai dengan jadwal angsuran.
41. TUJUAN PENYUSUNAN DAN PENERBITAN 41. PURPOSE OF THE PREPARATION AND
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN ISSUANCE OF THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dan These consolidated financial statements have been
diterbitkan dengan tujuan untuk dicantumkan prepared and issued solely for inclusion in the
dalam dokumen penawaran sehubungan dengan offering document in connection with the proposed
rencana penawaran umum efek utang Perusahaan public offering of debt securities of the Company in
di Indonesia berdasarkan peraturan dan ketentuan Indonesia in reliance on rules and regulations of the
Otoritas Jasa Keuangan (“Penawaran Umum”). Indonesia Financial Services Authority (the “Public
Offering”).
331
Page 356
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk. PT DUTA ANGGADA REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 As of December 31, 2021 and 2020 and
dan untuk Tahun yang Berakhir For the Years then Ended
pada Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kecuali Dinyatakan Lain)
42. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN 42. REISSUANCE OF THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Perusahaan telah menerbitkan kembali laporan The Company has reissued these consolidated
keuangan konsolidasian tersebut dengan beberapa financial statements with certain changes and
perubahan dan penambahan pengungkapan pada additional disclosures in the consolidated
laporan arus kas, Catatan 7, 36 dan 40 atas laporan statements of cash flows and Notes 7, 36 and 40
keuangan konsolidasian, sehubungan dengan to the consolidated financial statements, in
rencana Penawaran Umum Perusahaan. connection with the Public Offering of the
Company.
332
Names mentioned 153 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×5
unresolved
org
PT PRIMA DELTA SEJAHTERA
p.1 ×16
unresolved
org
PT MITRA TERMINAL TRANSPORTASI
p.1 ×13
unresolved
org
PT MNC Sekuritas
p.1 ×3
unresolved
org
PT Shinhan Sekuritas Indonesia
p.1 ×4
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.1 ×16
unresolved
org
Banten Tbk.
p.1 ×14
unresolved
org
Bank Indonesia
p.5 ×10
unresolved
org
Indonesia
p.6
unresolved
org
PT Banten Energy International DA
p.12
unresolved
org
PT Duta Anggada DBPD
p.12
unresolved
org
PT Duta Buana Permai Development DHM
p.12
unresolved
org
PT Duta Hotel Manajemen GBA
p.12
unresolved
org
PT Grahabakti Abadi PA
p.12
unresolved
org
PT Premiera Anggada
p.12
unresolved
org
Purwantono
p.20 ×12
unresolved
org
Young Global Limited
p.20 ×8
unresolved
org
Bank Kustodian. Harga Penawaran Obligasi
p.27
unresolved
org
PT Prima Delta Sejahtera. Selain
p.27
unresolved
org
KJPP Willson dan Rekan
p.28 ×2
unresolved
org
Pertanahan Nasional
p.29
unresolved
org
PT Kredit Rating Indonesia No. RC-
p.30
unresolved
person
Hartadi Angkosubroto. Selain
p.46
unresolved
person
Hartadi Angkosubroto. Selama
p.47
unresolved
org
Bank Victoria
p.47 ×13
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.52 ×10
unresolved
person
H. Waliamanat
p.52
unresolved
org
PT Pyramid Realty Indonesia
p.52 ×3
unresolved
person
M. Hum.
p.52
unresolved
org
PT Sumber Jayatama Nusantara
p.54
unresolved
org
PT Berca Schindler Lifts
p.54
unresolved
org
PT Wisma Sarana Teknik
p.54
unresolved
org
PT BCA Finance
p.54
unresolved
org
PT Duta Anggada Inti Pratama
p.61 ×3
unresolved
person
Buniarti Tjandra
· Notaris
p.61 ×3
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.61 ×2
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Barat
p.61 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.80
unresolved
person
Amrul Partomuan Pohan S.H.
· Notaris
p.80
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
p.80
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.80
unresolved
org
Bapepam
p.80 ×4
unresolved
org
Menteri Hukum dan HakAsasi Manusia Republik Indonesia
p.81
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.81 ×4
unresolved
org
PT Raya Saham Registra
p.84 ×2
unresolved
org
Menteri Investasi
p.84
unresolved
org
Berusaha
p.84
unresolved
org
IMB
p.85
unresolved
org
Pelayanan
p.86
unresolved
org
PT Duta
p.88
unresolved
—
Buana Permai
p.88
unresolved
org
PT GrahaBakti NIB
p.88
unresolved
—
Abadi (“GBA”)
p.88
unresolved
org
PT Premiera
p.88
unresolved
person
KH Mas Mansyur
p.89
unresolved
person
Emiatun Shaleha SH.
· Notaris
p.90 ×3
unresolved
org
Departemen Pertahanan Dan Keamanan Cq. Komando Daerah Udara IV Pangkalan Udara
p.90
unresolved
person
Suwarni Sukiman
· Notaris
p.91 ×19
unresolved
person
Hadijah
· Notaris
p.91 ×3
unresolved
person
Haris Munandar
p.93
unresolved
person
Muhammad Kholid Artha
· Notaris
p.93 ×2
unresolved
person
Sri Rahayu Ningsih
· Notaris
p.95 ×2
unresolved
person
Hartadi Angkosubroto. Fasilitas PJP-
· Pemegang Saham
p.95 ×6
unresolved
person
K.H. Mas MansyurNo.
p.95
unresolved
org
PT Asuransi FPG
p.107 ×2
unresolved
org
PT Asuransi FPG Mall Perbelanjaan
p.107
unresolved
—
HARTADI ANGKSUBROTO
· Komisaris Utama
p.113
unresolved
person
JOHANNA ZAKARIA
· Komisaris
p.113 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.113 ×4
unresolved
person
WINARSO GREG TOREH
· Komisaris Independen
p.113 ×2
unresolved
person
VENTJE CHANDRAPUTRA SUARDANA
· Direktur Utama
p.114 ×2
unresolved
person
RANDY ANGKOSUBROTO
· Direktur
p.114 ×2
unresolved
person
WIDYANTO TAUFIQ
· Direktur
p.114 ×2
unresolved
org
PT Gunung Sewu Kencana
p.115
unresolved
org
Yayasan Dasuki Angkosubroto
p.115 ×2
unresolved
org
PT Duta Investama Nusantara
p.115
unresolved
org
PT Indo Galery Square
p.115 ×2
unresolved
org
PT Graha Sarana Inti Management
p.115 ×5
unresolved
org
PT Wahana Mandiri Karsa
p.115
unresolved
org
PT Duta Energy Indonesia
p.115
unresolved
org
PT Duta Resources Energy
p.115
unresolved
org
PT Wahana Mulya Karya Mandiri
p.115
unresolved
org
PT Indomarina Square
p.115
unresolved
org
PT Ken Garment Industri
p.115
unresolved
org
PT Semut Indah
p.115
unresolved
org
PT Broadcast Studio Center Indonesia
p.115 ×4
unresolved
org
PT Prayudha Bintang Sejati
p.115
unresolved
org
PT Titian Karya Unggul
p.115
unresolved
org
PT Duta Bara Utama
p.115 ×2
unresolved
org
PT Indo Marina Square
p.117
unresolved
org
PT Aneka Spring
p.117
unresolved
org
PT Citywork Solusi Integrasi
p.117
unresolved
person
Affiliasi Antara
· Komisaris
p.117
unresolved
person
Piagam
· Komisaris
p.121 ×2
unresolved
org
Sentral Efek Indonesia
p.123
unresolved
person
Franky Tanril
· Anggota
p.125
unresolved
org
PT Buana Swarna Nusantara
p.125 ×2
unresolved
person
Ananda Surja
· Anggota
p.125
unresolved
org
PT Montera Panca Tunggal
p.125 ×2
unresolved
—
Jerry Siswanto
· Kepala Unit Audit Internal
p.128
unresolved
org
Mahkamah Agung Republik Indonesia
p.135
unresolved
org
Mahkamah Agung
p.135
unresolved
org
Bank Karya Pembangunan
p.162
unresolved
org
Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat. Berdasarkan PeraturanDaerah
p.162
unresolved
org
Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.162 ×2
unresolved
org
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat. Bank Pembangunan Daerah
p.162
unresolved
org
Bank Jabar
p.162
unresolved
person
Popy Kuntari Sutresna
p.162
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia
p.162
unresolved
org
Bank Jabar Banten
p.162 ×2
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Jawa Barat
p.163
unresolved
person
Hadi Siswanto. The Hadi Siswanto
· Komisaris Independen
p.232 ×4
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.327
unresolved
person
Christina Dwi Christina Dwi Utami
· Notaris
p.327 ×13
unresolved
person
Utami
p.327
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Gunung Sewu Fame
p.337
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.