Skip to content
Back to announcement

20250708_TAFS_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_31912763_lamp1.pdf

Listing Text extracted TAFS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 298

Page 1
                                                                                                            JADWAL
             Tanggal Efektif                                             :                    30 Juni 2025 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi                        :                   8 Juli 2025
             Masa Penawaran Umum                                         :                  2 – 3 Juli 2025 Tanggal Distribusi Obligasi secara Elektronik                      :                   8 Juli 2025
             Tanggal Penjatahan                                          :                      4 Juli 2025 Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia                         :                   9 Juli 2025

              OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
              KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.

              PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI
PROSPEKTUS
              DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.

              PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
              SEMUA INFORMASI, FAKTA DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.




                                                                        PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
                                                                                               Kegiatan Usaha Utama:
                                                                                                  Jasa Pembiayaan
                                                                                       Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
                                                                             Kantor Pusat                                           Kantor Cabang
                                                                The Tower Building Lantai 8 dan 9                Memiliki 40 Kantor Cabang, 40 Kantor Cabang Syariah
                                                               Jalan Jendral Gatot Subroto Kav. 12                dan 5 Kantor selain Kantor Cabang, yang tersebar di
                                                                    Jakarta 12930 - Indonesia                                berbagai wilayah di Indonesia.
                                                                    Telepon: (021) 5082 1500
                                                                    Faksimili: (021) 5082 1502
                                                                    Email: treasury@taf.co.id
                                                                      Website: www.taf.co.id
                                                         PENAWARAN UMUM OBLIGASI BERKELANJUTAN V TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
                                                  DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP5.000.000.000.000,- (LIMA TRILIUN RUPIAH) DAN
                                     BAHWA DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN
                                        OBLIGASI BERKELANJUTAN V TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES DENGAN TINGKAT BUNGA TETAP TAHAP I TAHUN 2025
                                    DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR RP365.210.000.000,- (TIGA RATUS ENAM PULUH LIMA MILIAR DUA RATUS SEPULUH JUTA RUPIAH)
                                                                                        (“OBLIGASI”)
             Obligasi ini dijamin secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment) oleh para Penjamin Pelaksana Emisi Efek yang terdiri dari 2 (dua) Seri, yaitu Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B yang diterbitkan
             tanpa warkat. Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri Obligasi yang dikehendaki sebagai berikut:

             Seri A    :    Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen)
                            per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
             Seri B    :    Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp165.210.000.000,- (seratus enam puluh lima miliar dua ratus sepuluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar
                            6,50% (enam koma lima nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 36 (tiga puluh enam) bulan. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat
                            tanggal jatuh tempo.
             Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran
             Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2026 untuk Seri
             A dan 8 Juli 2028 untuk Seri B yang juga merupakan Tanggal Pelunasan Pokok dari masing-masing seri Pokok Obligasi.
               OBLIGASI BERKELANJUTAN IV TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES DENGAN TINGKAT BUNGA TETAP TAHAP II DAN TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN
                                                                                                       KEMUDIAN.
                                                                                              PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
              OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN AGUNAN KHUSUS BERUPA BENDA ATAU PENDAPATAN ATAU AKTIVA LAIN MILIK PERSEROAN DALAM BENTUK APAPUN SERTA TIDAK
              DIJAMIN OLEH PIHAK LAIN MANAPUN. SELURUH KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BERUPA BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA
              MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, KECUALI AKTIVA PERSEROAN YANG DIJAMINKAN SECARA KHUSUS KEPADA PARA KREDITURNYA, MENJADI JAMINAN ATAS
              SEMUA UTANG PERSEROAN KEPADA SEMUA KREDITURNYA YANG TIDAK DIJAMIN SECARA KHUSUS ATAU TANPA HAK ISTIMEWA TERMASUK OBLIGASI INI SECARA PARI PAS-
              SU BERDASARKAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN, SESUAI DENGAN PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. KETERANGAN MENGENAI JAMINAN
              DAPAT DILIHAT PADA BAB I MENGENAI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.

              PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI
              UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN
              KEMBALI TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN
              PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) DAPAT DILIHAT PADA BAB I MENGENAI
              PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.

              PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG
              DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.

              RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO DUKUNGAN DANA, YAITU KETIDAKCUKUPAN DANA ATAU MODAL YANG ADA SERTA TIDAK ADANYA
              DUKUNGAN PENDANAAN DAPAT MENGHAMBAT KELANGSUNGAN PENYELENGGARAAN KEGIATAN USAHA PEMBIAYAAN.

              RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
              INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.

                 DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI DARI PT FITCH RATINGS INDONESIA
                                                                     (“FITCH”) DENGAN PERINGKAT :
                                                                                                      AAA(IDN) (Triple A)
                                      KETERANGAN MENGENAI HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I MENGENAI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.
                                                                                Obligasi akan dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”)
                                               Penawaran Obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) terhadap Penawaran Umum Obligasi Perseroan.
                                                                             PENJAMIN PELAKSANA EMISI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI




                   PT BRI DANAREKSA SEKURITAS                        PT INDO PREMIER SEKURITAS                         PT MEGA CAPITAL SEKURITAS               PT TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK
                                                                                                     WALI AMANAT
                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
                                                                                 Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 2 Juli 2025
Page 2
PT Toyota Astra Financial Services (selanjutnya dalam Prospektus ini disebut “Perseroan”) telah menyampaikan Pernyataan
Pendaftaran Emisi Obligasi sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra
Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp5.000.000.000.000,-
(lima triliun Rupiah) kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta dengan
surat No. 060/TAF/TRS/IV/25 tanggal 8 April 2025 perihal Surat Pengantar untuk Pernyataan Pendaftaran dalam rangka
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap
Tahap I Tahun 2025, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No.8 Tahun
1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No.64 Tahun 1995, Tambahan
No. 3608 beserta peraturan-peraturan pelaksanaannya (“UUPM”) dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam
Undang-Undang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan berarti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4
Tahun 2023 tentang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan (“UUP2SK”).
Bahwa dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi
Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap. Untuk Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra
Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp5.000.000.000.000,-
(lima triliun Rupiah), pada tahap I Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra
Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 dengan nilai pokok sebesar Rp365.210.000.000,- (tiga
ratus enam puluh lima miliar dua ratus sepuluh juta Rupiah) pada PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) sesuai dengan Persetujuan
Prinsip Pencatatan Efek No. S-04320/BEI.PP1/05-2025 tanggal 7 Mei 2025, perihal Persetujuan Prinsip Pencatatan Obligasi
Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Tahun 2025 PT Toyota Astra Financial Services (TAFS), yang dibuat oleh
BEI. Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum Berkelanjutan akan batal
demi hukum dan uang pemesanan pembelian Obligasi yang telah diterima akan dikembalikan kepada para pemesan Obligasi
sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha
Perusahaan Pembiayaan, Perseroan telah menyampaikan Pelaporan Rencana Penerbitan Efek Melalui Penawaran Umum
sehubungan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap
Tahap I Tahun 2025, dan rencana penerbitan tersebut telah dicatat dalam administrasi Pengawasan Lembaga Pembiayaan
Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana surat OJK No. S-184/PL.11/2025 tanggal 05 Mei 2025, perihal Pencatatan Penawaran
Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V PT Toyota Astra Financial Services.
Untuk tahap selanjutnya Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial
Services Dengan Tingkat Bunga Tetap dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar
Modal.
Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan ini bertanggung jawab
sepenuhnya atas kebenaran semua data, pendapat, dan laporan yang disajikan dalam Prospektus ini sesuai dengan bidang
tugasnya masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang berlaku di wilayah Negara
Republik Indonesia, kode etik, norma dan standar profesinya masing-masing.
Sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan ini, semua pihak, termasuk setiap pihak terafiliasi tidak diperkenankan
memberikan keterangan atau membuat pernyataan apapun mengenai data atau hal-hal yang tidak diungkapkan dalam
Prospektus ini tanpa sebelumnya memperoleh persetujuan tertulis dari Perseroan dan para Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi.
Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi serta para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran
Umum Berkelanjutan ini bukan merupakan pihak Afiliasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung
sesuai dengan definisi Afiliasi dalam UUP2SK. Selanjutnya penjelasan mengenai hubungan Afiliasi antara Perseroan dengan
para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan para Penjamin Emisi Obligasi dapat dilihat pada Bab X tentang Penjaminan
Emisi Obligasi. Sedangkan penjelasan mengenai hubungan Afiliasi antara Perseroan dengan para Lembaga dan Profesi
Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan ini dapat dilihat pada Bab XI tentang Lembaga dan
Profesi Penunjang Pasar Modal.
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN
UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN SELAIN YANG BERLAKU DI NEGARA REPUBLIK INDONESIA. BARANG
SIAPA DI LUAR WILAYAH NEGARA REPUBLIK INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA DOKUMEN
TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI BERKELANJUTAN INI,
KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI BERKELANJUTAN TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN
ATAU BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN SERTA
KETENTUAN-KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR INDONESIA
TERSEBUT.
PERSEROAN TELAH MENGUNGKAPKAN SEMUA INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL YANG WAJIB DIKETAHUI
OLEH PUBLIK DAN TIDAK TERDAPAT LAGI INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL YANG BELUM DIUNGKAPKAN
SEHINGGA TIDAK MENYESATKAN PUBLIK.
PERSEROAN WAJIB MENYAMPAIKAN PERINGKAT TAHUNAN ATAS SETIAP KLASIFIKASI OBLIGASI KEPADA OJK
PALING LAMBAT 10 (SEPULUH) HARI KERJA SETELAH BERAKHIRNYA MASA BERLAKU PERINGKAT TERAKHIR
SAMPAI DENGAN PERSEROAN TELAH MENYELESAIKAN SELURUH KEWAJIBAN YANG TERKAIT DENGAN
OBLIGASI YANG DITERBITKAN, SEBAGAIMANA DIATUR DALAM POJK NO. 49/2020.
Page 3
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI . ..................................................................................................................................................................................................i
DEFINISI DAN SINGKATAN. ........................................................................................................................................................................iii
RINGKASAN . ..............................................................................................................................................................................................xiv
I.          PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.......................................................................................................................................1
II.         PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN UMUM OBLIGASI..................................................................17
III.        PERNYATAAN UTANG. ..................................................................................................................................................................18
IV.         IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING.......................................................................................................................................29
V.          ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN..................................................................................................................33
            1.      UMUM.....................................................................................................................................................................................33
            2.      FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONDISI KEUANGAN DAN KINERJA PERSEROAN.................................34
            3.      KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING. .....................................................................................................................................36
            4.      KEUANGAN............................................................................................................................................................................39
            5.      LIKUIDITAS DAN SUMBER PENDANAAN. ...........................................................................................................................47
            6.      PEMBELIAN ASET TETAP (BELANJA MODAL). ...................................................................................................................47
            7.      SEGMEN OPERASI................................................................................................................................................................48
            8.      RISIKO FLUKTUASI KURS MATA UANG ASING...................................................................................................................51
            9.      MANAJEMEN RISIKO. ...........................................................................................................................................................52
VI.         FAKTOR RISIKO.............................................................................................................................................................................56
VII.        KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN.....................................................................60
VIII.       KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA. .........61
            1.      RIWAYAT SINGKAT................................................................................................................................................................61
            2.      PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN..............................................................................................62
            3.      MANAJEMEN DAN PENGAWASAN. ....................................................................................................................................62
            4.      SUMBER DAYA MANUSIA. ...................................................................................................................................................77
            5.      STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN.............................................................................................................................83
            6.      KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PEMEGANG SAHAM BERBENTUK BADAN HUKUM. ........................................84
            7.      STRUKTUR DAN KETERANGAN TENTANG GRUP............................................................................................................88
            8.      PERKARA PENGADILAN YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN, DEWAN KOMISARIS DAN
                    DIREKSI PERSEROAN..........................................................................................................................................................90
            9.      PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA.....................................................................................90
            10. KETERANGAN TENTANG ASET TETAP............................................................................................................................103
            11. PERLINDUNGAN ASURANSI ATAS HARTA KEKAYAAN.................................................................................................. 110
            12. HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI).................................................................................................................. 110
            13. KEGIATAN USAHA PERSEROAN. ..................................................................................................................................... 111
            14. TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN................................................................................................................... 118
IX.         PERPAJAKAN. .............................................................................................................................................................................121
X.          PENJAMINAN EMISI OBLIGASI..................................................................................................................................................123
XI.         LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL. .......................................................................................................124




                                                                                                        i
Page 4
XII.    KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT. ................................................................................................................................128
        1)     UMUM...................................................................................................................................................................................128
        2)     PERMODALAN WALI AMANAT............................................................................................................................................128
        3)     PENGURUS DAN PENGAWASAN.......................................................................................................................................129
        4)     KEGIATAN USAHA. ..............................................................................................................................................................130
        5)     PERIZINAN BRI....................................................................................................................................................................131
        6)     TUGAS POKOK WALI AMANAT...........................................................................................................................................131
        7)     PENUNJUKAN, PENGGANTIAN DAN BERAKHIRNYA TUGAS WALI AMANAT. ...............................................................132
        8)     LAPORAN KEUANGAN PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK. ......................................................................132
XIII.   TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI.........................................................................................................................................134
XIV.    PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI............................................139
XV.     PENDAPAT DARI SEGI HUKUM..................................................................................................................................................140
XVI.    LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN PERSEROAN. ................................................................157




                                                                                                  ii
Page 5
DEFINISI DAN SINGKATAN
“Afiliasi”          : Berarti Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Pasar Modal sebagaimana diubah dengan
                      UUP2SK, yaitu:
                      (a) hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik
                          secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
                          1. suami atau istri;
                          2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
                          3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
                          4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara yang
                               bersangkutan; atau
                          5. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan.
                      (b) hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik
                          secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
                          1. orang tua dan anak;
                          2. kakek dan nenek serta cucu; atau
                          3. saudara dari orang yang bersangkutan.
                      (c) hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur, atau komisaris dari pihak
                          tersebut;
                      (d) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan dimana terdapat satu atau lebih
                          anggota direksi, pengurus, dewan komisaris, atau pengawas yang sama;
                      (e) hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak langsung,
                          dengan cara apa pun, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan atau
                          pihak tersebut dalam menentukan pengelolaan dan/ atau kebijakan perusahaan
                          atau pihak dimaksud;
                      (f) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan, baik
                          langsung maupun tidak langsung, dengan cara apa pun, dalam menentukan
                          pengelolaan dan/ atau kebijakan perusahaan oleh pihak yang sama; atau
                      (g) hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak yang
                          secara langsung maupun tidak langsung memiliki paling kurang 20% (dua puluh
                          persen) saham yang mempunyai hak suara dari perusahaan tersebut

“Agen Pembayaran”   : Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia atau KSEI, berkedudukan di Jakarta
                      Selatan, yang ditunjuk oleh Perseroan, dan berkewajiban membantu melaksanakan
                      pembayaran jumlah yang terutang oleh Perseroan atas Obligasi dalam bentuk
                      Pokok Obligasi, Bunga Obligasi ataupun bentuk lainnya termasuk namun tidak
                      terbatas pada Denda (jika ada) kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang
                      Rekening sesuai dengan ketentuan-ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan
                      Perjanjian Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan segera setelah Agen
                      Pembayaran menerima dana tersebut dari Perseroan.

“Bank Kustodian”    : Berarti bank umum yang telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa
                      Keuangan (OJK) untuk menjalankan kegiatan usaha sebagai Kustodian.

“Bapepam dan LK”    : Berarti Badan Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan sebagaimana
                      dimaksud dalam Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia tertanggal 30-
                      12-2005 (tiga puluh Desember tahun dua ribu lima) nomor: 606/KMK.01/2005
                      tentang Organisasi Dan Tata Kerja Badan Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga
                      Keuangan dan Peraturan Menteri Keuangan No. 184/PMK.01/2010 tanggal 11
                      Oktober 2010 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan, atau para
                      pengganti dan penerima hak dan kewajibannya.




                                            iii
Page 6
“Bunga Obligasi”   : Berarti bunga Obligasi yang merupakan bunga pada Obligasi yang harus dibayar
                     oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi, kecuali Obligasi yang dimiliki
                     Perseroan, sebagaimana ditentukan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.

“Bursa Efek atau   : Berarti pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau sarana
BEI”                 untuk mempertemukan penawaran jual beli Efek pihak-pihak lain dengan tujuan
                     memperdagangkan Efek diantara mereka, yang dalam hal ini adalah PT Bursa Efek
                     Indonesia, berkedudukan di Jakarta.

“Daftar Pemegang   : Berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang
Obligasi ”           kepemilikan Obligasi oleh seluruh Pemegang Rekening dan/atau Pemegang
                     Obligasi di KSEI yang memuat keterangan antara lain: nama, jumlah kepemilikan
                     Obligasi, status pajak dan kewarganegaraan Pemegang Rekening dan/atau
                     Pemegang Obligasi berdasarkan data-data yang diberikan oleh Pemegang
                     Rekening kepada KSEI.

“Denda”            : Berarti sejumlah dana yang wajib dibayar akibat adanya keterlambatan kewajiban
                     pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi yaitu sebesar 1% (satu
                     persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari masing-masing seri Obligasi
                     dari jumlah dana yang terlambat dibayar, yang dihitung secara harian sejak
                     keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu kewajiban yang harus dibayar
                     berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah
                     360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh)
                     Hari Kalender.

“Dokumen Emisi”    : Berarti Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi, Perjanjian
                     Perwaliamanatan, Pengakuan Utang, Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi,
                     Perjanjian Agen Pembayaran, Perjanjian Tentang Pendaftaran Obligasi di KSEI,
                     Persetujuan Prinsip, Prospektus, Prospektus Awal, Prospektus Ringkas dan
                     dokumen-dokumen lainnya yang dibuat dalam rangka Penawaran Umum Obligasi.

“Efek”             : Berarti surat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk konvensional dan
                     digital atau bentuk lain sesuai dengan perkembangan teknologi yang memberikan
                     hak kepada pemiliknya untuk secara langsung maupun tidak langsung memperoleh
                     manfaat ekonomis dari penerbit atau dari pihak tertentu berdasarkan perjanjian dan
                     setiap derivatif atas Efek, yang dapat dialihkan dan/atau diperdagangkan di pasar
                     modal.

“Efektif”          : Berarti telah terpenuhinya seluruh persyaratan Pernyataan Pendaftaran sesuai
                     ketentuan Pasal 74 UUPM, sebagaimana diubah dengan Peraturan Otoritas Jasa
                     Keuangan Nomor 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten
                     dan Perusahaan Publik, yaitu:
                     a. atas dasar lewatnya waktu yaitu:
                        i. 20 (dua puluh) hari sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran diterima OJK
                            secara lengkap yaitu telah mencakup seluruh kriteria yang ditetapkan dalam
                            peraturan yang terkait dengan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka
                            Penawaran Umum; atau
                        ii. 20 (dua puluh) hari sejak tanggal perubahan terakhir yang disampaikan
                            Emiten atau yang diminta OJK dipenuhi; atau
                     atas dasar pernyataan efektif dari OJK bahwa tidak ada lagi perubahan dan/atau
                     tambahan informasi lebih lanjut yang diperlukan.




                                            iv
Page 7
“Ekuitas”              : Berarti keseluruhan dari:
                         (a) nilai modal saham Perseroan pada saat ini, yang telah ditempatkan dan disetor
                             penuh atau dinyatakan telah disetor;
                         (b) nilai pada posisi kredit atas modal yang dikonsolidasikan dan rekening
                             cadangan pendapatan dari Perseroan (termasuk rekening-rekening premi
                             saham, agio saham, cadangan penebusan modal, kredit/debet pada neraca rugi
                             laba); dan
                         (c) pinjaman yang diberikan kepada Perseroan yang disubordinasikan secara
                             penuh dan efektif terhadap tuntutan-tuntutan dari Wali Amanat atau Perseroan
                             atau sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
                         tetapi tidak termasuk setiap jumlah yang tercantum dalam laporan keuangan
                         Perseroan atas dasar goodwill dan aset tidak berwujud lainnya. Pengertian yang
                         digunakan dalam definisi ini dibuat berdasarkan Prinsip-prinsip Akuntansi.

“Emisi”                : Berarti suatu penawaran umum Obligasi oleh Perseroan untuk ditawarkan dan dijual
                         kepada Masyarakat melalui Penawaran Umum.

“Force Majeure”        : Berarti kejadian-kejadian yang berkaitan dengan keadaan diluar kemampuan dan
                         kekuasaan para pihak seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran,
                         perang atau huru hara di Indonesia, yang mempunyai akibat negatif secara material
                         terhadap kemampuan masing-masing pihak untuk memenuhi kewajibannya
                         berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.

“Formulir Konfirmasi   : Berarti formulir hasil penjatahan atas nama pemesan yang diterbitkan oleh Penjamin
Penjatahan”              Pelaksana Emisi Obligasi kepada pemesan melalui Penjamin Emisi Obligasi.


“Formulir              : Berarti formulir yang harus diisi, ditandatangani dan diajukan oleh calon pembeli
Pemesanan                kepada Penjamin Emisi Obligasi.
Pembelian Obligasi”

“Hari Bank”            : Berarti hari pada setiap saat Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta
                         menyelenggarakan kegiatan kliring antar bank.

“Hari Bursa”           : Berarti hari-hari dimana Bursa Efek melakukan aktivitas transaksi perdagangan Efek
                         menurut peraturan perundang-undangan di Negara Republik Indonesia yang
                         berlaku dan ketentuan-ketentuan Bursa Efek tersebut.

“Hari Kalender”        : Berarti setiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan kalender Gregorius tanpa
                         kecuali, termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu-waktu
                         ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

“Hari Kerja”           : Berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang
                         ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa yang karena
                         suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai Hari
                         Kerja biasa.

“Jaminan”              : Berarti hak jaminan berupa seluruh harta Perseroan baik bergerak maupun tidak
                         bergerak yang telah ada maupun yang akan ada sebagaimana diatur dalam Pasal
                         1131 dan Pasal 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

“Jumlah Pokok yang     : Berarti Jumlah Pokok Obligasi yang pada sewaktu-waktu tertentu belum dilunasi dan




                                                v
Page 8
Terutang”                 karenanya wajib dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi pada Tanggal
                          Pembayaran Pokok Obligasi.

“Jumlah Terutang”       : Berarti semua jumlah uang yang pada suatu waktu tertentu harus dibayar oleh
                          Perseroan kepada Pemegang Obligasi berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan,
                          dokumen dan perjanjian lain sehubungan dengan Emisi pada waktu tersebut, yakni
                          Pokok Obligasi dan Bunga Obligasi yang belum dilunasi dan denda (jika ada).

“Konfirmasi Tertulis”   : Berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang
                          diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan
                          rekening efek yang ditandatangani Pemegang Obligasi, dan konfirmasi tersebut
                          menjadi dasar untuk pembayaran bunga, pelunasan pokok, dan hak-hak lain yang
                          berkaitan dengan Obligasi.

“Konfirmasi Tertulis    : Berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI kepada
Untuk RUPO                Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening untuk keperluan menghadiri
(KTUR)”                   RUPO atau mengajukan permintaan agar diselenggarakannya RUPO, dengan
                          mana terhitung sejak dikeluarkannya KTUR, maka Obligasi akan dibekukan oleh
                          KSEI sejumlah yang tercantum dalam KTUR dan pencabutan pembekuan Obligasi
                          dilakukan setelah berakhirnya RUPO dan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat.

“KSEI”                  : Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan, yang
                          menjalankan kegiatan usaha sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian
                          sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No.8 tahun 1995 tentang Pasar
                          Modal yang dalam Emisi Obligasi bertugas sebagai Agen Pembayaran berdasarkan
                          Perjanjian Agen Pembayaran dan mengadministrasikan Obligasi berdasarkan
                          Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI.

“Kustodian”             : Berarti pihak yang memberi jasa penitipan Obligasi dan harta yang berkaitan
                          dengan Obligasi serta jasa lainnya termasuk menerima bunga dan hak-hak lain,
                          menyelesaikan transaksi efek dan mewakili Pemegang Rekening yang menjadi
                          nasabahnya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pasar Modal, yang meliputi
                          KSEI, Perusahaan Efek dan Bank Kustodian.

“Masyarakat”            : Berarti perorangan, baik warga negara Indonesia maupun warga negara asing
                          dan/atau badan hukum, baik badan hukum Indonesia maupun badan hukum asing,
                          baik yang bertempat tinggal/berkedudukan di Indonesia maupun bertempat
                          tinggal/berkedudukan di luar negeri.

“Obligasi”              : Berarti surat berharga bersifat utang sesuai dengan Seri Obligasi, dengan nama
                          Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga
                          Tetap Tahap I Tahun 2025, yang dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi, yang
                          dikeluarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Penawaran Umum
                          dengan jangka waktu terlama 36 (tiga puluh enam) bulan, dan akan dicatatkan di
                          Bursa Efek dan didaftarkan di KSEI, dalam jumlah sebesar Rp365.210.000.000,-
                          (tiga ratus enam puluh lima miliar dua ratus sepuluh juta Rupiah), yaitu :
                          a. Obligasi Seri A, dengan jumlah pokok sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus
                               miliar Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,15% (enam koma satu
                               lima persen), dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender
                               sejak Tanggal Emisi, yang pembayaran Obligasi Seri A tersebut akan dilakukan
                               pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk Obligasi Seri A; dan




                                                 vi
Page 9
                         b. Obligasi Seri B, dengan jumlah pokok sebesar Rp165.210.000.000,- (seratus
                            enam puluh lima miliar dua ratus sepuluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga
                            Obligasi sebesar 6,50% (enam koma lima nol persen), dengan jangka waktu 36
                            (tiga puluh enam) bulan sejak Tanggal Emisi, yang pembayaran Obligasi Seri B
                            tersebut akan dilakukan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk Obligasi
                            Seri B.

                         Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan
                         Pokok Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi dan/atau pembelian kembali
                         sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo
                         Obligasi sesuai dengan ketentuan Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.

“Otoritas                Berarti lembaga yang independen sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang
Jasa Keuangan            Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (Undang-undang OJK) yang
atau OJK”                tugas dan wewenangnya meliputi pengaturan dan pengawasan kegiatan jasa
                         keuangan di sektor perbankan, pasar modal, perasuransian, dana pensiun, lembaga
                         pembiayaan dan lembaga keuangan lainnya, dimana OJK merupakan lembaga
                         yang menggantikan dan menerima hak dan kewajiban untuk melakukan fungsi
                         pengaturan dan pengawasan dari Bapepam dan/atau Bapepam dan LK dan/atau
                         Bank Indonesia sesuai ketentuan pasal 55 Undang-Undang OJK.

“Pemegang              : Berarti Masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh Obligasi yang
Obligasi”                disimpan dan diadministrasikan dalam:
                         (a) Rekening Efek pada KSEI; atau
                         (b) Rekening Efek pada KSEI melalui Pemegang Rekening.

“Pemegang              : Berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI yang
Rekening”                meliputi Bank Kustodian atau Perusahaan Efek atau pihak lain yang disetujui oleh
                         KSEI dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
                         Modal.

“Pemerintah”           : Berarti Pemerintah Negara Republik Indonesia.

“Penawaran Awal        : Berarti ajakan baik secara langsung maupun tidak langsung menggunakan
(bookbuilding)”          Prospektus Awal yang antara lain bertujuan untuk mengetahui minat calon pembeli
                         atas Obligasi yang akan ditawarkan dan/atau perkiraan tingkat bunga Obligasi.

“Penawaran Umum”       : Berarti kegiatan penawaran Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan untuk menjual
                         Obligasi kepada Masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam Undang-
                         Undang Pasar Modal, dan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

“Penawaran Umum        : Berarti kegiatan penawaran umum Obligasi yang diterbitkan dan ditawarkan secara
Berkelanjutan”           bertahap dengan tingkat bunga tetap, yang mengacu pada POJK No. 36/ 2014.

“Pengakuan Utang”      : Berarti akta yang memuat pengakuan utang Perseroan sehubungan dengan
                         Obligasi, sebagaimana dibuat dalam Akta Pengakuan Utang No. 47 tanggal 26 Juni
                         2025, yang dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.KN, Notaris di
                         Jakarta.

“Penitipan Kolektif”   : Berarti jasa penitipan atas efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak yang
                         kepentingannya diwakili oleh Kustodian, sebagaimana dimaksud dalam Undang-
                         Undang Pasar Modal.




                                                vii
Page 10
“Penjamin Emisi      : Berarti pihak-pihak yang melaksanakan Penawaran Umum atas nama Perseroan
Obligasi”              dan melakukan pembayaran hasil Obligasi kepada Perseroan melalui Penjamin
                       Pelaksana Emisi Obligasi berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, yang
                       dalam hal ini adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT
                       Mega Capital Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

“Penjamin            : Berarti pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan serta penyelenggaraan
Pelaksana Emisi        Penawaran Umum, yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas,
Obligasi”              PT Mega Capital Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sesuai
                       dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
                       Obligasi.

“Peraturan No.       : Berarti Peraturan Nomor IX.A.2 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka
IX.A.2”                Penawaran Umum.


“Peraturan No.       : Berarti Peraturan Nomor IX.A.7 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam
IX.A.7”                Penawaran Umum.

“Perusahaan          : Berarti penasihat investasi berbentuk Perseroan Terbatas yang melakukan kegiatan
Pemeringkat Efek”      pemeringkatan dan memberikan peringkat, dalam hal ini PT Fitch Ratings Indonesia,
                       yang melakukan pemeringkatan atas Obligasi.

“POJK No. 7/2017”    : Berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang
                       Dokumen Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat
                       Ekuitas, Efek Bersifat Utang, dan/atau Sukuk.

“POJK No. 9/2017”    : Berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Bentuk
                       dan Isi Prospektus dan Prospektus Ringkas Dalam rangka Penawaran Umum
                       Bersifat Utang.

“POJK No.19/2020”    : Berarti Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Bank
                       yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.

“POJK No.20/2020”    : Berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Kontrak
                       Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

“POJK No. 29/2020”   : Berarti Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2020 tanggal 22 April 2020 tentang
                       Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30/POJK.05/2014 Tentang
                       Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan.

“POJK No. 30/2014”   : Berarti Peraturan OJK Nomor 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan
                       Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan.

“POJK No. 30/2015”   : Berarti Peraturan OJK Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi
                       Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

“POJK No. 33/2014”   : Berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
                       Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

“POJK No. 34/2014”   : Berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
                       Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.




                                             viii
Page 11
“POJK No. 35/2014”     : Berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
                         Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.

“POJK No. 35/2018”     : Berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 tentang
                         Penyelenggaraan Perusahaan Pembiayaan.

“POJK No. 36/2014”     : Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 36/POJK.04/2014 tanggal 8
                         Desember 2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang
                         dan/atau Sukuk.

“POJK No. 44/2020”     : Berarti Peraturan OJK Nomor 44/POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen
                         Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan Non Bank.

“POJK No.49/2020”      : Berarti Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tanggal 3 Desember 2020 tentang
                         Pemeringkatan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk.

“POJK No. 55/2015”     : Berarti Peraturan OJK No.55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang
                         Pembentukan Dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

“POJK No. 56/2015”     : Berarti Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang
                         Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

“Perjanjian Agen       : Berarti Akta Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra
Pembayaran”              Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 No. 09 tanggal
                         8 April 2025, yang dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.KN, Notaris
                         di Jakarta antara Perseroan dengan KSEI.

“Perjanjian            : Berarti suatu perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan KSEI No. SP-
Pendaftaran Obligasi     045/OBL/KSEI/0325 tanggal 8 April 2025 yang dibuat di bawah tangan dan
Di KSEI”                 bermeterai cukup.

“Persetujuan Prinsip   : Berarti Surat No. S-04320/BEI.PP1/05-2025 tanggal 7 Mei 2025, Perihal:
Pencatatan Efek          Persetujuan Prinsip Pencatatan Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial
Bersifat Utang”          Services Tahap I Tahun 2025 PT Toyota Astra Financial Service (TAFS) yang
                         dikeluarkan oleh BEI atas permohonan pencatatan Obligasi yang diajukan oleh
                         Perseroan berdasarkan evaluasi dan penilaian BEI.

“Perjanjian            : Berarti Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra
Penjaminan Emisi         Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 No. 08 tanggal
Obligasi”                8 April 2025 sebagaimana diubah dengan Addendum I Perjanjian Penjaminan Emisi
                         Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga
                         Tetap Tahap I Tahun 2025 No. 09 tanggal 8 Mei 2025, sebagaimana diubah dengan
                         Addendum II Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra
                         Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 No. 07 tanggal
                         5 Juni 2025, sebagaimana diubah dengan Addendum III Perjanjian Penjaminan
                         Emisi Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat
                         Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 No. 48 tanggal 26 Juni 2025, yang dibuat di
                         hadapan Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.KN, Notaris di Jakarta.

“Perjanjian            : Berarti Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra
Perwaliamanatan”         Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 No. 07 tanggal
                         8 April 2025, sebagaimana diubah dengan Addendum I Perjanjian Perwaliamanatan




                                                ix
Page 12
                      Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga
                      Tetap Tahap I Tahun 2025 No. 06 tanggal 5 Juni 2025, sebagaimana diubah dengan
                      Addendum II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra
                      Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 No. 46 tanggal
                      26 Juni 2025, yang dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.KN,
                      Notaris di Jakarta.

“Pernyataan         : Berarti Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V
Penawaran Umum        Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025
Berkelanjutan”        No. 06 tanggal 8 April 2025, sebagaimana diubah dengan Addendum I Pernyataan
                      Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial
                      Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 No. 05 tanggal 5 Juni
                      2025, sebagaimana diubah dengan Addendum II Pernyataan Penawaran Umum
                      Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan
                      Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 No. 45 tanggal 26 Juni 2025, yang dibuat
                      di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.KN, Notaris di Jakarta.

“Pernyataan         : Berarti pernyataan pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Angka 19
Pendaftaran”          UUPM juncto POJK No. 7/2017, berikut dokumen-dokumen yang telah diajukan oleh
                      Perseroan kepada OJK sebelum melakukan Penawaran Umum kepada Masyarakat
                      termasuk perubahan-perubahan, tambahan-tambahan serta pembetulan-
                      pembetulan untuk memenuhi persyaratan OJK.

“Perseroan”         : Berarti PT Toyota Astra Financial Services, berkedudukan di Jakarta Selatan yang
                      melakukan Emisi Obligasi.

“Persyaratan        : Berarti ketentuan dan persyaratan yang berlaku untuk Obligasi sebagaimana
Obligasi”             tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

“Perusahaan         : Berarti perusahaan-perusahaan dimana Perseroan memiliki secara langsung
Asosiasi”             saham-saham yang ditempatkan dan disetor.

“Perusahaan Efek”   : Berarti pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai penjamin emisi Obligasi,
                      perantara pedagang efek, dan/atau manajer investasi sebagaimana dimaksud
                      dalam UUPM.

“Pinjaman”          : Berarti total kewajiban Perseroan pada setiap saat (sebagaimana tercantum dalam
                      laporan tahunan atau laporan 6 (enam) bulanan Perseroan yang terakhir), tetapi
                      tidak termasuk:
                      a. pinjaman dari para pemegang saham Perseroan yang disubordinasikan
                           terhadap tagihan Bank kepada Perseroan (berdasarkan Perjanjian
                           Perwaliamanatan);
                      b. biaya swap yang timbul (istilah mana dipergunakan dalam laporan keuangan
                           terakhir Perseroan) atau setiap kewajiban Perseroan sehubungan dengan
                           transaksi derivatif yang tidak dicantumkan sebagai kewajiban Perseroan dalam
                           laporan keuangan tahunan atau 6 (enam) bulanan Perseroan yang terakhir; dan
                           oleh karena itu:
                           1. jumlah tidak boleh dihitung lebih dari 1 (satu) kali dalam perhitungan yang
                               sama;
                           2. pada saat total jumlah Pinjaman pada hari tertentu sedang ditetapkan:
                               i. jumlah Pinjaman tersebut dalam mata uang lain selain Rupiah adalah
                                    jumlah netto Pinjaman setelah dikurangi dana tunai Perseroan dalam




                                             x
Page 13
                                    mata uang Pinjaman tersebut; dan
                              ii.   jumlah netto Pinjaman yang didenominasikan atau dibayar kembali
                                    dalam mata uang lain selain Rupiah wajib dikonversi untuk menghitung
                                    jumlah yang setara dalam Rupiah dengan menggunakan nilai tukar rata-
                                    rata tertimbang dari forward, nilai strike call option atau nilai beli cross
                                    currency dengan mana Perseroan dapat menukar Rupiah dengan mata
                                    uang tersebut berdasarkan kontrak derivatif yang sah dan berlaku.

“Pokok Obligasi”    : Berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi berdasarkan
                      Obligasi yang terutang dari waktu ke waktu yang pada Tanggal Emisi bernilai
                      seluruhnya sebesar Rp365.210.000.000,- (tiga ratus enam puluh lima miliar dua
                      ratus sepuluh juta Rupiah) dengan memperhatikan ketentuan di Perjanjian
                      Perwaliamanatan.

“Prinsip-prinsip    : Berarti prinsip-prinsip akuntansi, standar, konvensi dan praktik yang secara umum
Akuntansi”            telah efektif diberlakukan, diterima dan dapat diimplementasikan di Republik
                      Indonesia yang digunakan oleh Perseroan dalam persiapan laporan keuangannya
                      sebagaimana prinsip-prinsip akuntansi, standar, konvensi dan praktik diubah untuk
                      memenuhi perubahan-perubahan prinsip-prinsip akuntansi di Republik Indonesia.

“Prospektus”        : Berarti setiap informasi tertulis sehubungan dengan Penawaran Umum dengan
                      tujuan agar pihak lain membeli efek sebagaimana didefinisikan dalam pasal 1 angka
                      26 UUPM.

“Prospektus Awal”   : Berarti dokumen tertulis yang memuat seluruh informasi dalam Prospektus yang
                      disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari Pernyataan
                      Pendaftaran, kecuali informasi mengenai nilai nominal, jumlah seri dan harga
                      penawaran Obligasi, Penjamin Emisi Obligasi, tingkat suku bunga Obligasi, atau hal-
                      hal lain yang berhubungan dengan persyaratan penawaran yang belum dapat
                      ditentukan.

“Prospektus         : Berarti ringkasan dari isi Prospektus Awal.
Ringkas”

“Rekening Efek”     : Berarti rekening yang memuat catatan mengenai posisi Obligasi dan/atau dana milik
                      Pemegang Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI atau Pemegang Rekening
                      berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek yang ditandatangani Pemegang
                      Obligasi.

“RUPO”              : Berarti Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam Perjanjian
                      Perwaliamanatan.

“RUPS”              : Berarti Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang diselenggarakan sesuai
                      dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.

“RUPSLB”            : Berarti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan                              yang
                      diselenggarakan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.

“Satuan             : Berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening Efek
Pemindahbukuan”       ke Rekening Efek lainnya adalah sebesar Rp1,- (satu Rupiah) dan kelipatannya,




                                               xi
Page 14
“Satuan             : Berarti satuan pemesanan Obligasi senilai Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau
Pemesanan”            kelipatannya.

“Seri Obligasi”     : Berarti:
                      a. Obligasi Seri A sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dengan
                         jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi,
                         dan pembayaran Obligasi Seri A tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet
                         payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi seri A pada
                         tanggal jatuh tempo.
                      b. Obligasi Seri B sebesar Rp165.210.000.000,- (seratus enam puluh lima miliar
                         dua ratus sepuluh juta Rupiah) dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan
                         sejak Tanggal Emisi, dan pembayaran Obligasi Seri B tersebut akan dilakukan
                         secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah
                         pokok Obligasi seri B pada tanggal jatuh tempo.

                      Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan
                      Seri Obligasi yang telah jatuh tempo dan/atau dengan pelaksanaan pembelian
                      kembali (buy back) sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan
                      Sertifikat Jumbo Obligasi.

“Sertifikat Jumbo   : Berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan di KSEI yang diterbitkan atas nama
Obligasi”             KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, sertifikat
                      tersebut wajib diperbaharui dengan jumlah Pokok Obligasi yang terutang setelah
                      Perseroan melakukan pelunasan sebagian sebagaimana diatur dalam Perjanjian
                      Perwaliamanatan.

“Suara”             : Berarti hak yang dimiliki setiap Pemegang Obligasi senilai Rp1,- (satu Rupiah) untuk
                      mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, kecuali Pemegang Obligasi yang
                      dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

“Tanggal Efektif”   : Berarti tanggal dimana Pernyataan Pendaftaran yang diserahkan Perseroan kepada
                      Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menjadi Efektif, yakni pada hari ke-20 (dua
                      puluh) Hari Kerja sejak diterimanya Pernyataan Pendaftaran tersebut secara
                      lengkap, atau pada tanggal lain yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Tanggal Emisi”     : Berarti tanggal distribusi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Pelaksana
                      Emisi Obligasi berdasarkan penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterima
                      KSEI dari Perseroan, yang juga merupakan Tanggal Pembayaran.

“Tanggal            : Berarti tanggal pembayaran seluruh nilai Pokok Obligasi yang harus disetor oleh
Pembayaran”           Penjamin Emisi Obligasi melalui Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada
                      Perseroan dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
                      Obligasi.

“Tanggal            : Berarti tanggal-tanggal pada saat mana Bunga Obligasi menjadi jatuh tempo dan
Pembayaran Bunga”     wajib dibayarkan berdasarkan Daftar Pemegang Rekening dan dengan
                      memperhatikan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan.

“Tanggal            : Berarti tanggal-tanggal dimana Pokok Obligasi yang terutang menjadi jatuh tempo
Pembayaran Pokok      dan wajib dibayarkan kepada Pemegang Obligasi berdasarkan Daftar Pemegang
Obligasi”             Rekening, yakni pada hari yang sama dengan Tanggal Pembayaran Bunga dengan
                      memperhatikan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan.




                                             xii
Page 15
“Tanggal            : Berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi, yang kepastian tanggalnya akan
Penjatahan”           ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

“Undang-undang      : Berarti Undang-Undang nomor 21 Tahun 2011 tanggal 22 (dua puluh dua)
OJK”                  November 2011 (dua ribu sebelas) tentang Otoritas Jasa Keuangan.

“Undang-Undang      : Berarti Undang-Undang nomor 8 tahun 1995 tanggal 10 (sepuluh) November 1995
Pasar Modal” atau     (seribu sembilan ratus sembilan puluh lima) tentang Pasar Modal, yang dimuat
“UUPM”                dalam Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995, Tambahan No.
                      3608 dan peraturan-peraturan pelaksanaannya sebagaimana telah diubah dengan
                      Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 (dua ribu dua puluh tiga) tanggal 12 (dua
                      belas) Januari 2023 (dua ribu dua puluh tiga) tentang Pengembangan dan
                      Penguatan Sektor Keuangan.

Undang-Undang       : Berarti Undang-Undang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan berarti
Pengembangan dan      Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan
Penguatan Sektor      Dan Penguatan Sektor Keuangan tanggal 12 Januari 2023.
Keuangan atau
UUP2SK

“Wali Amanat”       : Berarti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, berkedudukan dan berkantor pusat
                      di Jakarta Pusat, bertindak untuk diri sendiri dan berdasarkan Perjanjian
                      Perwaliamanatan mewakili kepentingan seluruh Pemegang Obligasi.




                                           xiii
Page 16
RINGKASAN
Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya
dengan keterangan yang lebih rinci dan laporan keuangan serta catatan-catatan yang tercantum dalam
Prospektus ini. Ringkasan dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling
penting bagi Perseroan. Semua informasi keuangan Perseroan disusun dalam mata uang Rupiah dan
telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Riwayat Singkat Perseroan

Perseroan berkedudukan di Jakarta Selatan, Perseroan didirikan dengan nama “PT KDLC Bancbali
Finance” berdasarkan Akta Perseroan Terbatas “P.T. KDLC Bancbali Finance” No. 30 tanggal 15 April
1994, dibuat di hadapan Ny. Enimarya Agoes Suwarko, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i)
mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. C2-7949.HT.01.01.Th.94 tanggal 19 Mei 1994; (ii) didaftarkan pada tanggal 28 Mei 1994 dalam
buku register untuk maksud itu yang berada di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di bawah No.
850/A.PT/HKM/1994/PN.JAK.SEL; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 5656 dari Berita Negara
Republik Indonesia (“BNRI”) No. 66 tanggal 19 Agustus 1994 (“Akta Pendirian”).

Pada tahun 2006 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Luar Biasa
Perseroan telah menyetujui perubahan nama Perseroan dari semula “PT KDLC Bancbali Finance”
menjadi “PT Toyota Astra Financial Services” sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan
Keputusan Para Pemegang Saham No. 13 tanggal 3 Februari 2006, dibuat di hadapan Linda Herawati,
S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-06037.HT.01.04.TH.2006 tanggal 2
Maret 2006; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan
Kotamadya Jakarta Selatan dibawah No. 357/RUB.09-03/III/2006 tanggal 24 Maret 2006; (iii)
dilaporkan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Penerimaan Perubahan Anggaran Dasar No. C-06550 HT.01.04.TH.2006 tanggal 7 Maret 2006; (iv)
didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Kotamadya Jakarta
Selatan dibawah No. 358/RUB.09.03/III/2006 tanggal 24 Maret 2006; dan (iv) diumumkan dalam
Tambahan No. 3909 dari BNRI No. 30 tanggal 13 April 2006 (“Akta No. 13/2006”).

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan Anggaran Dasar Perseroan yang dimuat dalam Akta Pendirian
dan Akta Np.13/2006 telah beberapa kali diubah dimana perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang
terakhir adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham di
Luar Rapat No. 19 tanggal 24 Februari 2022, dibuat di hadapan Gibson Thomasyadi, S.H., Mkn.,
Notaris di Kota Tangerang, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0014027.AH.01.02.TAHUN 2022
tanggal 24 Februari 2022; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0038983.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 24 Februari 2022 (“Akta No. 19/2022”), berdasarkan mana,
Keputusan Pemegang Saham telah memutuskan mengubah Pasal 3 Anggaran Dasar mengenai
Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha.

Akta Pendirian berikut perubahan-perubahannya selanjutnya secara bersama-sama disebut “Anggaran
Dasar”.

Perubahan-perubahan terhadap Anggaran Dasar Perseroan telah dilaksanakan oleh Perseroan sesuai
dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir telah sesuai dengan POJK No. 33/2014.




                                                xiv
Page 17
Kegiatan Usaha Perseroan

Perseroan didirikan pada tahun 1994 dengan nama PT KDLC Bancbali Finance. Kemudian Perseroan
mengubah namanya menjadi PT Toyota Astra Financial Services pada tahun 2006. Perseroan
memperoleh izin usaha sebagai lembaga pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan RI No. 420/KMK.017/1994 tanggal 18 Agustus 1994
jo. KEP-004/KM.12/2006 tanggal 19 Juni 2006. Dengan diperolehnya izin tersebut maka Perseroan,
sebagai perusahaan pembiayaan, dapat melakukan kegiatan dalam bidang pembiayaan investasi
pembiayaan modal kerja, Pembiayaan multiguna, dan kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. Pada saat ini, Perseroan terutama bergerak dalam bidang
pembiayaan konsumen. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2006.

Perseroan memperoleh ijin untuk melaksanakan kegiatan pembiayaan dengan prinsip syariah yang
telah diterima dan dicatat dalam administrasi Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) melalui Keputusan
Dewan Komisioner OJK No. KEP-366/NB.223/2015. Perseroan juga telah memperoleh surat
rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia pada tanggal 1 November 2012.

Strategi Usaha Perseroan

Sebagai anak perusahaan dari PT Astra International Tbk dan Toyota Financial Services Corporation,
Perseroan memiliki beberapa strategi dalam menjalankan kegiatan usaha yang sejalan dengan kedua
pemegang sahamnya tersebut:
• Memperkuat mata rantai bisnis Toyota (Toyota Value Chain), dan mengembangkan hubungan
   yang saling menguntungkan dengan Toyota-Astra Motor, Toyota Dealers, perusahaan asuransi
   dan pihak – pihak terkait lainnya.
• Memperkuat bisnis inti (core business) dengan memberikan solusi pembiayaan unit kendaraan
   yang captive untuk Toyota, Daihatsu, dan Lexus, yang antara lain dengan:
   o Meningkatkan penetrasi Toyota, Daihatsu, dan Lexus Financing dengan menciptakan produk
       dan paket pembiayaan yang menarik dan kompetitif, untuk pembiayaan kendaraan Toyota,
       Daihatsu, dan Lexus.
   o Menambah dan memperluas cakupan jaringan selaras dengan perkembangan coverage area
       dealer Toyota secara nasional.
   o Menjalankan program retensi bagi customer dengan good track record, dengan menawarkan
       program pembiayaan kendaraan maupun pembiayaan multiguna lainnya.
   o Menawarkan solusi pembiayaan Syariah dengan Toyota Sharia Financing.
   o Melakukan digitalisasi proses untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen dengan
       berfokus kepada:
       ▪ Melakukan enhancement terhadap aplikasi digiTAF sebagai mobile apps yang dapat
           digunakan dealer salesman untuk menginput aplikasi kredit dari customer.
       ▪ Melakukan continuous improvement terhadap aplikasi Flex sebagai mobile apps yang
           dapat digunakan oleh end customer untuk mendapatkan layanan secara online.
       ▪ Perbaikan business process dengan mengandalkan teknologi yang menitikberatkan
           kepada percepatan standar waktu approval (SLA approval) dan juga KYC improvement
           agar dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memberikan proses yang mudah
           dan sederhana.
• Menjalankan bisnis non-inti (non-core business) untuk mendukung bisnis TAF secara keseluruhan,
   antara lain dengan:
   o Menawarkan solusi pembiayaan multiguna kepada konsumen dengan bisnis “Siap Dana”.
   o Menawarkan solusi pembiayaan modal kerja dengan Dealer-dealer Toyota dan menjalin
       kerjasama strategis dengan Dealer-dealer Toyota, melalui bisnis Dealer Financing.
   o Melakukan feasibility study dan rencana piloting untuk layanan baru Full Service Lease untuk
       konsumen pribadi ataupun Perseroan, dengan harapan dapat memberikan alternative bagi




                                                xv
Page 18
        pelanggan yang menginginkan opsi memakai kendaraan tanpa membeli.
•   Meningkatkan produktivitas dan melakukan efisiensi terhadap proses kerja di dalam Perseroan
    untuk membangun bisnis yang berkelanjutan (sustainable), antara lain dengan:
    o Meningkatkan keunggulan operasional Perseroan dengan cara terus menerus memperbaiki
        proses kerja selaras dengan semangat Kaizen (continuous improvement).
    o Menanamkan budaya pelayanan/servis di dalam Perseroan serta fokus pada pelanggan.
    o Memanfaatkan secara optimal sumber-sumber pendanaan kompetitif yang diperoleh
        Perseroan baik dari on-shore maupun off-shore, dan senantiasa berusaha mengelola risiko
        pendanaan sesuai dengan kebijakan Perseroan.
    o Menambah payment channel baru untuk mempermudah customer dalam melakukan
        pembayaran angsuran.
    o Menerapkan manajemen risiko yang terpadu untuk meminimalisasi risiko keuangan, risiko
        pasar, dan risiko operasional.
    o Memiliki Business Continuity Plan (BCP) untuk memastikan Perseroan dapat memulihkan
        seluruh fungsi pentingnya dalam waktu yang telah ditetapkan setelah bencana atau gangguan
        jangka panjang.
    o Senantiasa memonitor dan melakukan pengembangan sistem aplikasi yang sejalan dengan
        perkembangan bisnis Perseroan dan didukung oleh Disaster Recovery Center (DRC) yang
        baik.
    o Menerapkan sistem sumber daya manusia yang sejalan dengan kebijakan SDM Astra
        International mulai dari perekrutan, pengembangan, manajemen bakat dan imbalan terpadu
        hingga purna bakti.
    o Menerapkan Good Corporate Governance dengan melakukan regular monitoring dan patuh
        pada regulasi OJK.

Prospek Usaha

Berdasarkan World Economic Outlook (WEO), perekonomian global diperkirakan tumbuh sebesar
3,3% pada 2025 dan 2026. Di tengah perlambatan global, perekonomian Indonesia masih
menunjukkan daya tahan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,03% pada tahun 2024,
didukung oleh konsumsi domestik yang kuat, peningkatan investasi, serta kinerja ekspor yang
membaik. Optimisme ini didukung oleh langkah strategis Pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi
domestik dan meningkatkan daya saing Indonesia. Dengan proyeksi pertumbuhan global yang stagnan
di 2025-2026, perekonomian Indonesia diharapkan tetap tumbuh solid di atas 5%. Sinergi kebijakan
fiskal, moneter, dan sektor keuangan akan terus diperkuat untuk menghadapi risiko global sekaligus
menciptakan peluang bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih stabil, Perseroan akan terus berupaya
menyiapkan berbagai strategi guna meningkatkan daya saing di industri dan memberikan layanan yang
semakin menyesuaikan kebutuhan konsumen. Perseroan memastikan setiap peraturan dari
Pemerintah dan peraturan internal Perseroan telah tersosialisasi ke semua lini fungsi yang terlibat.
Melalui proses kontrol dan pemantauan yang efektif dan efisien di tiap fungsi bisnis, dapat dipastikan
pengendalian internal yang dilakukan mampu berjalan dengan baik.

Melansir data Gaikindo penjualan wholesales mobil pada tahun 2024 mencapai 865.723 unit, turun
sebesar 13,9% di mana penjualan wholesales pada tahun 2023 mencapai 1.005.802 unit. Terlepas dari
menurunnya penjualan mobil nasional dari tahun sebelumnya, Gaikindo berharap penjualan mobil di
Indonesia pada tahun 2025 dapat kembali menembus angka 1 juta unit. Selain itu, Perseroan akan
terus mendukung pertumbuhan industri otomotif dan mengembangkan bisnis dengan manajemen risiko
yang terukur dan sesuai dengan ijin dari OJK.




                                                 xvi
Page 19
Potensi risiko yang timbul dari proses bisnis Perseroan dapat diketahui melalui evaluasi kinerja yang
rutin dilakukan setiap tahun untuk semua fungsi operasional. Berdasarkan proses tersebut, juga
ditetapkan mitigasi-mitigasi yang perlu dilakukan untuk meminimalisir dampak risiko yang akan terjadi.
Guna memastikan konsistensi dan kualitas kinerja yang sejalan dengan target Perseroan, semua fungsi
yang terlibat telah memiliki standar prosedur kerja. Hal ini sebagai landasan dalam menjalankan tugas
dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Terakhir Perseroan

Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan sampai dengan tanggal Prospektus
ini diterbitkan adalah sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham
No. 277 tanggal 16 Agustus 2008, dibuat di hadapan Linda Herawati, S.H., Notaris di Jakarta, yang
telah: (i) mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-68514.AH.01.02. Tahun 2008 tanggal 23 September 2008; (ii)
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0090566.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 23 September
2008; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 23728 dari BNRI No. 92 tanggal 14 November 2008
juncto Ralat Tambahan No. 23728a dari BNRI No. 74 tanggal 15 September 2009 yaitu sebagai berikut:

                                                 Nilai Nominal Rp 1.000,- Per Saham
                                                                                              Persentase
                 Keterangan                                           Jumlah Nilai Nominal
                                               Jumlah Saham                                      (%)
                                                                             (Rp)
 Modal Dasar                                       2.000.000.000          2.000.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
  -   PT Astra International Tbk                        400.000.000        400.000.000.000          50,00
  -   Toyota Financial Services Corporation             400.000.000        400.000.000.000          50,00
 Jumlah Modal Ditempatkan                               800.000.000        800.000.000.000         100,00
 Jumlah Saham Dalam Portepel                       1.200.000.000          1.200.000.000.000


Ikhtisar Data Keuangan Penting

Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama
dengan laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan tersebut yang tercantum
dalam Prospektus ini. Investor juga harus membaca Bab V Prospektus ini yang berjudul Analisis dan
Pembahasan oleh Manajemen.

Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan
Perseroan yang telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain dan laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 beserta catatan atas laporan keuangan tersebut.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen
Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) Indonesia dan Peraturan Nomor
VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Rintis, Jumadi, Rianto &
Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan
kembali tertanggal 8 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec., CPA
(Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0222).




                                                 xvii
Page 20
Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                  31 Desember
                                   Uraian
                                                                                          2024                       2023
 Jumlah Aset                                                                                37.312.461                 34.679.613
 Jumlah Liabilitas                                                                          32.018.321                 30.068.139
 Jumlah Ekuitas                                                                              5.294.140                  4.611.474


Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                   31 Desember
                                    Uraian
                                                                                            2024                      2023
 Pendapatan                                                                                   4.342.494                 3.848.537
 Beban                                                                                      (3.347.310)               (2.969.486)
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                                                 995.184                   879.051
 Beban Pajak Penghasilan                                                                      (214.287)                 (188.718)
 Laba Bersih                                                                                    780.897                   690.333
 Pendapatan Komprehensif Lain – Setelah Pajak                                                   (98.231)                  138.753
 Jumlah Pendapatan Komprehensif                                                                 682.666                   829.086

Rasio Keuangan Penting
                                                                                    (dalam persentase, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                          31 Desember
                                           Uraian
                                                                                                      2024                2023
 Laba sebelum pajak penghasilan / pendapatan                                                               22,92              22,84
 Pendapatan / jumlah aset                                                                                  11,64              11,10
 Laba bersih / pendapatan                                                                                  17,98              17,94
 Laba bersih / jumlah aset (ROA) (1)                                                                         2,73              2,73
 Laba bersih / jumlah ekuitas (ROE) (2)                                                                    15,72              16,12
 Gearing ratio* (x) (3)                                                                                      5,69              6,13
 Debt to equity ratio (x)                                                                                    6,05              6,52
 Debt to asset ratio (x)                                                                                     0,86              0,87
 Jumlah liabilitas dalam mata uang asing / modal sendiri (x)                                                 2,80              3,17
 Financing to Asset (1)                                                                                    89,09              91,51
 Networth terhadap modal disetor                                                                          661,77            576,43
 Non-performing financing (NPF) (4)                                                                          0,48              0,48
 Current ratio                                                                                            111,68            127,87
 Interest coverage ratio                                                                                   1,54x              1,57x
 Debt service coverage ratio (x)                                                                             0,16              0,18
Keterangan:
1) Dihitung dengan menggunakan laba sebelum beban pajak yang berakhir periode tanggal 31 Desember 2023 dan 2024, dibagi dengan rata-
    rata total aset untuk periode 12 (dua belas) bulan berdasarkan SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang penilaian tingkat kesehatan
    perusahaan pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah.
2) Dihitung dengan menggunakan laba bersih setelah pajak yang berakhir periode tanggal 31 Desember 2023 dan 2024, dibagi dengan rata-
    rata total ekuitas untuk periode 12 (dua belas) bulan berdasarkan SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang penilaian tingkat kesehatan
    perusahaan pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah.
3) Gearing Ratio: Jumlah kewajiban yang mengandung beban bunga (pinjaman dan surat berharga yang diterbitkan) dibandingkan dengan
    ekuitas Perseroan.
4) Non-performing financing (NPF) adalah saldo piutang pembiayaan konsumen yang menunggak lebih dari 90 hari. Saldo ini diambil dari
    laporan internal Perseroan yang tidak diaudit dan tidak direviu.


Ringkasan data keuangan penting Perseroan yang lebih lengkap dapat dilihat pada Bab IV perihal
Ikhtisar Data Keuangan Penting dalam Prospektus ini.




                                                                 xviii
Page 21
Pada perjanjian pinjaman dan perjanjian perwaliamanatan, Perseroan diwajibkan untuk menjaga
gearing ratio maksimal 10:1. Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan.

Dalam memenuhi kewajiban keuangan Perseroan yang akan jatuh di atas, Perseroan akan
menggunakan dana yang berasal dari kas internal yang dimiliki Perseroan.

Faktor Risiko

Risiko utama yang dihadapi oleh Perseroan adalah Risiko dukungan dana, menggambarkan
kemampuan perusahaan pembiayaan dalam memenuhi kewajibannya dan mendanai pembiayaannya.
Perseroan memiliki arus kas perusahaan dan komposisi laba yang sehat. Kondisi tingkat kesehatan
keuangan Perseroan dimonitor setiap bulannya dalam komite Risiko yang dihadiri oleh Direksi dan
semua Kepala Divisi. Perseroan juga melakukan penilaian kecukupan cadangan secara berkala.

Risiko yang dihadapi oleh Perseroan adalah sebagai berikut:

A. Risiko yang Berkaitan dengan Usaha Perseroan
   1. Risiko Pembiayaan
   2. Risiko Operasional
   3. Risiko Aset dan Liabilitas
   4. Risiko Tata Kelola
   5. Risiko Strategi
   6. Risiko Kepengurusan
   7. Risiko Persaingan
   8. Risiko Investasi atau Aksi Korporasi
   9. Risiko Kegagalan Perseroan Memenuhi Peraturan Perundang-Undangan yang Berlaku
   10. Risiko Perubahan Teknologi
   11. Risiko Kelangkaan Sumber Daya

B. Risiko-Risiko Umum Perseroan
   1. Risiko Perekonomian
   2. Risiko Tuntutan atau Gugatan Hukum
   3. Risiko Kebijakan Pemerintah
   4. Risiko Perubahan Kurs Mata Uang Asing dan Tingkat Suku Bunga

C. Risiko Investasi yang Berkaitan dengan Obligasi
   Di samping risiko-risiko yang dihadapi oleh Perseroan diatas, terdapat juga risiko investasi bagi
   investor pembeli Obligasi. Beberapa risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
    1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain
        disebabkan karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
    2. Risiko gagal bayar yang disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran
        bunga serta utang pokok pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk
        memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam perjanjian terkait Obligasi yang merupakan
        dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.

Penjelasan lebih lanjut mengenai risiko-risiko usaha Perseroan tersebut dapat dilihat pada Bab VI
perihal Faktor Risiko dalam Prospektus ini.

Keterangan Tentang Obligasi

 Nama Obligasi                   :   Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services
                                     Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025




                                                xix
Page 22
Total Target Dana PUB V Yang   :   Rp5.000.000.000.000,- (lima triliun Rupiah)
Akan Dihimpun

Jumlah Pokok Obligasi          :   Sebesar Rp365.210.000.000,- (tiga ratus enam puluh lima
                                   miliar dua ratus sepuluh juta Rupiah) yang dijamin secara
                                   kesanggupan penuh (full commitment).

Jangka Waktu                   :   Seri A   :   370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak
                                                Tanggal Emisi
                                   Seri B   :   36 (tiga puluh enam) bulan sejak Tanggal Emisi

Bunga                          :   Seri A   :   6,15% (enam koma satu lima persen)
                                   Seri B   :   6,50% (enam koma lima nol persen)

Harga Penawaran                :   100% dari nilai Pokok Obligasi

Satuan Pemesanan               :   Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya

Satuan Pemindahbukuan          :   Rp1,- (satu Rupiah)

Pembayaran Kupon Bunga         :   Triwulanan

Jaminan                        :   Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin
                                   dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang
                                   bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada
                                   maupun yang akan ada dikemudian hari sesuai dengan
                                   ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang
                                   Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu
                                   tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya
                                   baik yang ada sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak-
                                   hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan
                                   kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan
                                   ada dikemudian hari. Keterangan selengkapnya mengenai
                                   jaminan dapat dilihat pada Bab I Prospektus ini.

Penyisihan Dana Pelunasan      :   Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk
Obligasi (Sinking Fund)            Obligasi ini dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan
                                   penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai
                                   dengan tujuan rencana penggunaan dana hasil Penawaran
                                   Umum Obligasi.

Pembelian Kembali Obligasi     :   Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu)
(Buy Back)                         tahun setelah tanggal penjatahan, Perseroan dapat melakukan
                                   pembelian kembali untuk sebagian atau seluruh obligasi
                                   sebelum tanggal pelunasan pokok Obligasi. Perseroan
                                   mempunyai hak untuk memberlakukan pembelian kembali
                                   tersebut untuk dipergunakan sebagai pelunasan obligasi atau
                                   untuk disimpan dengan memperhatikan ketentuan dalam
                                   perjanjian perwaliamanatan dan peraturan perundang-
                                   undangan yang berlaku. Keterangan selengkapnya mengenai
                                   pembelian kembali (buy back) dapat dilihat pada Bab I
                                   Prospektus ini.




                                                xx
Page 23
 Penggunaan    Dana  Yang           :   Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi ini setelah dikurangi
 Diperoleh Dari Penawaran               biaya Emisi seluruhnya akan dipergunakan untuk modal kerja
 Umum Obligasi                          pembiayaan kendaraan bermotor sebagaimana kegiatan usaha
                                        Perseroan.

 Wali Amanat                        :   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Keterangan
                                        selengkapnya mengenai wali amanat dapat dilihat pada Bab XII
                                        Prospektus ini.

Hasil Pemeringkatan

Sesuai dengan POJK No. 36/2014 dan POJK 49/2020, dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan
telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh Fitch sesuai dengan surat No.
39/DIR/RATLTR/III/2025 tanggal 18 Maret 2025 dari Fitch, tanpa adanya periode jatuh tempo akan
tetapi dilakukan review peringkat dalam periode 1 (satu) tahun sekali, Obligasi Berkelanjutan V Toyota
Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 telah mendapat peringkat:

                                             AAA(idn) (Triple A)

Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada bab I Prospektus ini mengenai Penawaran Umum
Berkelanjutan.

Keterangan Efek Bersifat Utang Yang Belum Dilunasi.

                                                                                                        Jumlah
                                   Jumlah
                                                                                                         yang
                                   Nominal
                                                Tingkat    Jangka               Tanggal     Jatuh      Terutang
 No.     Nama Obligasi      Seri   (dalam                           Peringkat
                                                Bunga      Waktu                 Efektif    Tempo       (dalam
                                    jutaan
                                                                                                        jutaan
                                   Rupiah)
                                                                                                       Rupiah)
       Obligasi
       Berkelanjutan IV
       Toyota Astra
                                                            36                  27 Juni     11 juli
  1    Financial Services    B      619.160     6,00%                AAA(idn)                            619.160
                                                           bulan                 2023       2026
       Dengan Tingkat
       Bunga Tetap Tahap
       I Tahun 2023
       Obligasi
       Berkelanjutan IV
       Toyota Astra
                                                            60                  27 Juni     11 Juli
  2    Financial Services    C      500.000     6,25%                AAA(idn)                            500.000
                                                           bulan                 2023        2028
       Dengan Tingkat
       Bunga Tetap Tahap
       I Tahun 2023
       Obligasi
       Berkelanjutan IV
       Toyota Astra
                                                            36                  27 Juni    3 Oktober
  3    Financial Services    B      223.565     6,35%                AAA(idn)                            223.565
                                                           bulan                 2023        2026
       Dengan Tingkat
       Bunga Tetap Tahap
       II Tahun 2023
       Obligasi
       Berkelanjutan IV
       Toyota Astra
                                                            370                 27 Juni     10 Juli
  4    Financial Services    A      237.775     6,50%                AAA(idn)                            237.775
                                                            Hari                 2023        2025
       Dengan Tingkat
       Bunga Tetap Tahap
       III Tahun 2024




                                                     xxi
Page 24
                                                                                                         Jumlah
                                    Jumlah
                                                                                                          yang
                                    Nominal
                                                Tingkat     Jangka                Tanggal     Jatuh     Terutang
 No.     Nama Obligasi       Seri   (dalam                           Peringkat
                                                Bunga       Waktu                  Efektif    Tempo      (dalam
                                     jutaan
                                                                                                         jutaan
                                    Rupiah)
                                                                                                        Rupiah)
       Obligasi
       Berkelanjutan IV
       Toyota Astra
                                                             36                   27 Juni     10 Juli
  5    Financial Services     B         8.675    6,80%                AAA(idn)                              8.675
                                                            bulan                  2023        2027
       Dengan Tingkat
       Bunga Tetap Tahap
       III Tahun 2024
       Obligasi
       Berkelanjutan IV
       Toyota Astra
                                                             60                   27 Juni     10 Juli
  6    Financial Services     C       757.030    7,10%                AAA(idn)                            757.030
                                                            bulan                  2023        2029
       Dengan Tingkat
       Bunga Tetap Tahap
       III Tahun 2024
       Obligasi
       Berkelanjutan IV
       Toyota Astra                                                                             22
                                                             370                  27 Juni
  7    Financial Services     A       600.000    6,35%                AAA(idn)               November     600.000
                                                             Hari                  2023
       Dengan Tingkat                                                                          2025
       Bunga Tetap Tahap
       IV Tahun 2024
       Obligasi
       Berkelanjutan IV
       Toyota Astra                                                                             22
                                                             36                   27 Juni
  8    Financial Services     B       400.000    6,60%                AAA(idn)               November     400.000
                                                            bulan                  2023
       Dengan Tingkat                                                                          2027
       Bunga Tetap Tahap
       IV Tahun 2024
       Obligasi
       Berkelanjutan IV
       Toyota Astra
                                                             370                  27 Juni    08 Maret
  9    Financial Services     A       371.520    6,50%                AAA(idn)                            371.520
                                                             Hari                  2023        2026
       Dengan Tingkat
       Bunga Tetap Tahap
       V Tahun 2025
       Obligasi
       Berkelanjutan IV
       Toyota Astra                                                                            28
                                                             36                   27 Juni
 10    Financial Services     B       500.000    6,85%                AAA(idn)               Februari     500.000
                                                            bulan                  2023
       Dengan Tingkat                                                                         2028
       Bunga Tetap Tahap
       V Tahun 2025
 Total jumlah obligasi yang terutang hingga saat Informasi Tambahan ini diterbitkan                     4.217.725


Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki jumlah yang masih terutang atas Efek
Bersifat Utang sebesar Rp4.217.725 juta.

Dalam perjanjian perwaliamanatan untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap II 2022 dan Obligasi
Berkelanjutan IV Tahap I dan II 2023 diatur beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh Perseroan,
antara lain, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi 10:1. Perseroan telah memenuhi
seluruh persyaratan surat berharga yang diterbitkan.




                                                     xxii
Page 25
I.        PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                      PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN V TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES DENGAN TINGKAT BUNGA
 TETAP DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP5.000.000.000.000,- (LIMA
                               TRILIUN RUPIAH)
 Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
OBLIGASI BERKELANJUTAN V TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICESDENGAN TINGKAT BUNGA
                           TETAP TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR RP365.210.000.000,- (TIGA RATUS ENAM PULUH LIMA MILIAR
                       DUA RATUS SEPULUH JUTA RUPIAH)
Obligasi ini dijamin secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment) oleh para Penjamin Pelaksana Emisi Efek
yang terdiri dari 2 (dua) Seri, yaitu Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B, yang diterbitkan tanpa warkat. Obligasi
ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri Obligasi yang dikehendaki sebagai berikut:
 Seri A     :   Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar
                Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per
                tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender. Pembayaran
                Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
 Seri B     :   Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp165.210.000.000,- (seratus enam
                puluh lima miliar dua ratus sepuluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,50%
                (enam koma lima nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 36 (tiga puluh enam)
                bulan. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh
                tempo.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi
dibayarkan setiap triwulan, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi
pertama akan dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir
sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2026 untuk Seri A dan 8 Juli 2028 untuk Seri B,
yang juga merupakan Tanggal Pelunasan Pokok dari masing-masing seri Pokok Obligasi.
OBLIGASI BERKELANJUTAN V TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES DENGAN TINGKAT BUNGA
   TETAP TAHAP II DAN TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.
     Dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan Obligasi dari
                                    PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch):
                                               AAA(idn) (Triple A)




                                PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
                                Kegiatan Usaha Utama: Jasa Pembiayaan
                                 Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
                Kantor Pusat                                        Kantor Cabang
      The Tower Building Lantai 8 dan 9       Memiliki 40 Kantor Cabang, 40 Kantor Cabang Syariah dan 5
     Jalan Jendral Gatot Subroto Kav. 12     Kantor selain Kantor Cabang, yang tersebar di berbagai wilayah
          Jakarta 12930 - Indonesia                                  di Indonesia.
          Telepon: (021) 5082 1500
          Faksimili: (021) 5082 1502
          Email: treasury@taf.co.id
            Website: www.taf.co.id




                                                        1
Page 26
 RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO DUKUNGAN DANA,
 YAITU KETIDAKCUKUPAN DANA ATAU MODAL YANG ADA SERTA TIDAK ADANYA
 DUKUNGAN PENDANAAN DAPAT MENGHAMBAT KELANGSUNGAN PENYELENGGARAAN
 KEGIATAN USAHA PEMBIAYAAN.

 RISIKO YANG MUGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA
 OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI YANG
 ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI
 JANGKA PANJANG

 KETERANGAN MENGENAI FAKTOR RISIKO DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PERIHAL FAKTOR
 RISIKO DI DALAM PROSPEKTUS INI

PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Penawaran Umum Berkelanjutan ini dapat dilaksanakan oleh Perseroan dengan memenuhi ketentuan
dalam POJK No. 36/2014, sebagai berikut:
1. Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk dilaksanakan dalam periode
    paling lama 2 (dua) tahun dengan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum
    Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat
    pada ulang tahun kedua sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran.
2. Telah menjadi Emiten atau Perusahaan Publik dalam kurun waktu paling singkat 2 (dua) tahun
    terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum
    Berkelanjutan.
3. Tidak pernah mengalami Gagal Bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian
    Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang
    sesuai dengan Surat Pernyataan yang dibuat oleh Perseroan tanggal 8 April 2025 dan Surat
    Pernyataan Tidak Pernah Gagal Bayar dari Kantor Akuntan tanggal 8 April 2025.
4. Efek yang dapat diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat utang
    dan/atau Sukuk yang memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas
    yang merupakan urutan 4 (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak
    investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh Perusahaan Pemeringkat Efek.

Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan Tahap II dan tahap-tahap selanjutnya (jika ada) akan
mengikuti ketentuan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 36/2014.

NAMA OBLIGASI

Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun
2025.

JENIS OBLIGASI

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk
didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini
didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk
kepentingan Pemegang Obligasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi
oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi
Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening.

HARGA PENAWARAN

100% (seratus persen) dari Nilai Nominal Obligasi.




                                                 2
Page 27
JUMLAH POKOK OBLIGASI, BUNGA OBLIGASI DAN JATUH TEMPO OBLIGASI

Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi                      sebesar
Rp365.210.000.000,- (tiga ratus enam puluh lima miliar dua ratus sepuluh juta Rupiah).

Obligasi ini diterbitkan dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan satuan
jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya adalah
senilai Rp1,- (satu Rupiah) sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Setiap Pemegang
Obligasi senilai Rp1,- (satu Rupiah) mempunyai hak untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO
dengan ketentuan pembulatan ke bawah.

Jumlah minimum pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat berjangka waktu paling lama 36 (tiga puluh enam) bulan dengan
syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Obligasi sebagai berikut:

  Seri A          :      Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp200.000.000.000,- (dua
                         ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,15% (enam koma satu
                         lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh)
                         Hari Kalender. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada
                         saat tanggal jatuh tempo.
  Seri B          :      Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp165.210.000.000,-
                         (seratus enam puluh lima miliar dua ratus sepuluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga
                         Obligasi sebesar 6,50% (enam koma lima nol persen) per tahun. Jangka waktu
                         Obligasi adalah 36 (tiga puluh enam) bulan. Pembayaran Obligasi dilakukan secara
                         penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.

Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi
dibayarkan setiap triwulan, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga
Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi
terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2026 untuk Seri A dan 8 Juli 2028
untuk Seri B, yang juga merupakan Tanggal Pelunasan Pokok dari masing-masing seri Pokok Obligasi.

Tingkat Bunga Obligasi merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan
jumlah hari yang lewat, dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga puluh) hari dan 1 (satu) tahun dihitung
360 (tiga ratus enam puluh) hari.

Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada
Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan Sertifikat Jumbo
Obligasi dan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan.

Jadwal pembayaran pokok dan bunga untuk masing-masing Obligasi adalah sebagaimana tercantum
dalam tabel di bawah ini:

             Bunga ke:                       Seri A                          Seri B
                1                       8 Oktober 2025                  8 Oktober 2025
                2                       8 Januari 2026                  8 Januari 2026
                3                         8 April 2026                    8 April 2026
                4                         18 Juli 2026                    8 Juli 2026
                5                                                       8 Oktober 2026
                6                                                       8 Januari 2027



                                                   3
Page 28
             Bunga ke:                     Seri A                         Seri B
                 7                                                     8 April 2027
                 8                                                     8 Juli 2027
                 9                                                   8 Oktober 2027
                10                                                   8 Januari 2028
                11                                                     8 April 2028
                12                                                     8 Juli 2028

TATA CARA PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI

a.   Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya
     tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal
     Pembayaran Bunga Obligasi kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI
     yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja
     sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan
     Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang
     bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
b.   Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada
     Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang
     bersangkutan berdasarkan Daftar Pemegang Rekening.
c.   Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan
     oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen
     Pembayaran.
d.   Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang
     Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana
     tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan
     memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari
     kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan.

TATA CARA PEMBAYARAN POKOK OBLIGASI

a.   Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
b.   Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan
     oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen
     Pembayaran.
c.   Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang
     Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana
     tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan
     memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari
     kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok Obligasi yang bersangkutan.

JAMINAN

Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan
Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang
akan ada dikemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang
Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak
kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur
Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang
akan ada dikemudian hari.




                                                 4
Page 29
HAK SENIORITAS ATAS HUTANG

Obligasi ini memiliki peringkat (rank) yang sama dengan utang-utang lainnya yang saat ini dimiliki oleh
Perseroan (tidak ada senioritas atau tidak memiliki hak preferen).

TAMBAHAN UTANG YANG DAPAT DIBUAT PERSEROAN PADA MASA YANG AKAN DATANG

Perseroan diperkenankan menambah utang baru di masa yang akan datang dengan memastikan pada
setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang tercantum dalam laporan keuangan tahunan Perseroan
terakhir yang telah diaudit atau laporan keuangan semesteran yang terakhir, diserahkan kepada Wali
Amanat berdasarkan ketentuan-ketentuan Pasal 6.b (vii) Perjanjian Perwaliamanatan, harus berada
dalam rasio jumlah Pinjaman terhadap Ekuitas tidak melebihi 10:1 (sepuluh berbanding satu) atau
jumlah rasio lainnya dengan tetap memperhatikan pembatasan sebagaimana diatur dalam Keputusan
Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 84/PMK.012/2006 tanggal 29 September 2006 tentang
Perusahaan Pembiayaan.

PENYISIHAN DANA PELUNASAN OBLIGASI (SINKING FUND)

Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana
penggunaan dana penawaran umum Obligasi ini.

PEMBATASAN-PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PERSEROAN

Pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban Perseroan dapat dilihat secara lengkap dalam
Pasal 6 Perjanjian Perwaliamanatan.

Sebelum dilunasinya semua Pokok Obligasi dan Bunga Obligasi serta pengeluaran lain yang menjadi
tanggung jawab Perseroan sehubungan dengan pengeluaran Obligasi, Perseroan berjanji dan
mengikat diri:

a.   bahwa Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat (yang tidak akan ditolak tanpa
     alasan yang jelas oleh Wali Amanat dan jika jawaban tersebut tidak diperoleh dalam waktu 15
     (lima belas) Hari Kerja setelah pengajuan persetujuan tersebut diterima oleh Wali Amanat, maka
     persetujuan dianggap telah diberikan), tidak melakukan hal-hal atau tindakan-tindakan sebagai
     berikut:
     (i)    membayar, membuat atau menyatakan pembayaran dividen atau distribusi pembayaran
            lain pada tahun buku Perseroan bila terjadi peristiwa kelalaian yang terus berlangsung dan
            tidak dapat dikesampingkan;
     (ii)   memberikan Pinjaman atau kredit kepada perusahaan asosiasi (apabila ada) dimana
            keseluruhan jumlah dari semua Pinjaman tersebut lebih dari 25% (dua puluh lima persen)
            dari Ekuitas Perseroan, berdasarkan laporan keuangan terkini yang telah diaudit, kecuali
            dilaksanakan sehubungan dengan transaksi anjak piutang (factoring) dan/atau sekuritisasi
            atas piutang [termasuk piutang dari usaha kecil dalam rangka program Kredit Usaha Kecil
            (KUK), joint financing agreement (transaksi pembiayaan bersama)] serta untuk kegiatan
            usaha yang wajar bagi Perseroan, sehubungan dengan hal ini Perseroan akan
            memberitahukan secara tertulis kepada Wali Amanat;
     (iii)  membuat atau mengizinkan pemberian hak jaminan atas seluruh atau sebagian dari
            pendapatan atau harta kekayaan (asset) Perseroan yang ada pada saat ini maupun di masa
            yang akan datang;
     (iv) terhitung sejak tanggal penandatanganan Perjanjian Perwaliamanatan, Perseroan
            menyediakan atau memberikan pinjaman serta memberikan penanggungan, selain:




                                                  5
Page 30
           a.     dalam pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan sesuai dengan peraturan perundang-
                  undangan yang berlaku; atau
           b. dalam hubungannya dengan transaksi anjak piutang (factoring), sekuritisasi atas
                  piutang-piutang [termasuk piutang-piutang dari usaha kecil di bawah program KUK dan
                  Join financing agreement (transaksi pembiayaan bersama)];
     (v)   menjual, menyewakan, mentransfer atau mengalihkan baik melalui jual beli maupun jual
           sewa atau cara lainnya, yang nilai transaksinya lebih dari 40% (empat puluh persen) dari
           harta kekayaan (asset) Perseroan berdasarkan laporan keuangan terkini yang telah diaudit,
           kecuali:
           a. pengalihan yang disetujui oleh Wali Amanat;
           b. pengalihan dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari;
     (vi) melakukan kegiatan usaha selain yang disebutkan dalam anggaran dasar Perseroan pada
           saat ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan.
b.   Perseroan akan:
     (i)   memperoleh, mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk
           menjaga tetap berlakunya segala kuasa, izin, dan persetujuan (baik dari pemerintah
           ataupun lainnya) dan dengan segera memberikan laporan dan masukan dan melakukan
           hal-hal yang diwajibkan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia sehingga
           Perseroan dapat secara sah menjalankan kewajibannya berdasarkan setiap Dokumen
           Emisi dalam mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya atau memastikan keabsahan,
           keberlakuan, serta dapat dilaksanakannya setiap Dokumen Emisi di Republik Indonesia;
     (ii)  memastikan pada setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang tercantum dalam laporan
           keuangan tahunan Perseroan terakhir yang telah diaudit atau laporan keuangan
           semesteran yang terakhir, diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan ketentuan butir 6.b
           (vii), harus berada dalam rasio jumlah Pinjaman terhadap Ekuitas tidak melebihi rasio 10:1
           (sepuluh berbanding satu) atau jumlah rasio lainnya dengan tetap memperhatikan
           pembatasan sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 35/POJK.05/2018 tentang
           Penyelenggaraan Usaha Perubahan Pembiayaan, atau peraturan perubahannya atau
           peraturan penggantinya (jika ada);
     (iii) mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
     (iv) menyetorkan dana (in good funds) yang diperlukan untuk pelunasan Pokok Obligasi
           dan/atau pelunasan Bunga Obligasi yang jatuh tempo ke rekening yang ditunjuk oleh Agen
           Pembayaran sesuai dengan surat keterangan Wali Amanat yang didasarkan pada
           keterangan Agen Pembayaran mengenai jumlah yang harus dilunasi oleh Perseroan, paling
           lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal
           Pembayaran Pokok Obligasi, serta menyerahkan kepada Wali Amanat pelaporan Jumlah
           Terutang disertai dengan fotokopi bukti penyetoran tersebut pada hari yang sama;
     (v)   memelihara asuransi-asuransi yang sudah berjalan dan berhubungan dengan kegiatan
           usaha dan harta kekayaan Perseroan pada perusahaan asuransi yang bereputasi baik
           (termasuk tetapi tidak terbatas kepada PT. Asuransi Astra Buana) terhadap segala risiko
           yang biasa dihadapi oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha yang
           sama dengan Perseroan;
     (vi) mengizinkan Wali Amanat (atas biayanya sendiri) dan/atau orang yang diberikan kuasa oleh
           Wali Amanat dari waktu ke waktu untuk melaksanakan kewajibannya sesuai dengan
           ketentuan Pasal 3.5.c Perjanjian Perwaliamanatan, untuk memiliki akses dan memeriksa
           buku-buku, memberikan tanggapan atas segala pertanyaan atau informasi yang diminta
           oleh wakilnya tersebut dan mendiskusikan dengan orang tersebut dengan itikad baik atas
           segala aspek dari pembukuan Perseroan, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
           perundang-undangan yang berlaku, dengan pemberitahuan dari Wali Amanat minimal 3
           (tiga) Hari Kerja sebelumnya kepada Perseroan;
     (vii) menyerahkan laporan-laporan yang diminta oleh OJK kepada Wali Amanat dan
           persetujuan-persetujuan atas penerbitan dan penawaran Obligasi sesuai dengan anggaran




                                                  6
Page 31
       dasar Perseroan, dan untuk membuat dan mengimplementasikan setiap perjanjian yang
       berhubungan dengan hal tersebut, termasuk tetapi tidak terbatas penyerahan atas:
       a. laporan keuangan tahunan Perseroan selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari
            Kalender setelah tanggal tiap tahun buku berakhir atau pada saat penyerahan laporan
            konsolidasi kepada OJK yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Perseroan yang telah
            terdaftar di OJK;
       b. laporan keuangan tengah tahunan Perseroan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari
            Kalender setelah tanggal tengah tahun buku, jika tidak disertai laporan Akuntan, atau
            selambat-lambatnya dalam waktu 60 (enam puluh) Hari Kalender setelah tanggal
            tengah tahun buku, jika disertai laporan Akuntan Publik Perseroan yang telah terdaftar
            di OJK dalam rangka penelaahan terbatas, atau selambat-lambatnya dalam waktu 90
            (sembilan puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku, jika disertai laporan
            Akuntan Publik Perseroan yang telah terdaftar di OJK yang memberikan pendapat
            tentang kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan. Satu dan lain dengan tidak
            mengesampingkan apa yang akan ditentukan oleh OJK.
(viii) memelihara sistem akuntansi, pembukuan dan pengawasan biaya sesuai dengan Prinsip-
       prinsip Akuntansi dan mengesampingkan hal-hal dalam pembukuannya yang menurut
       prinsip-prinsip akuntansi perlu untuk dikesampingkan;
(ix) mengusahakan agar harta kekayaan yang digunakan dalam menjalankan kegiatan
       usahanya berada dalam keadaan baik, memperbaikinya dan melakukan hal-hal yang
       diperlukan untuk menjalankan kegiatan usaha Perseroan;
(x)    memberitahu Wali Amanat atas:
       a. setiap perubahan anggaran dasar, susunan Direksi dan Dewan Komisaris, susunan
            pemegang saham Perseroan dan pembagian dividen lebih dari 50% (lima puluh
            persen) dari laba bersih Perseroan pada tahun buku yang berjalan;
       b. perkara pidana, perdata, tata usaha negara dan arbitrase yang dihadapi Perseroan
            yang secara material mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam menjalankan dan
            mematuhi segala kewajibannya berdasarkan Dokumen Emisi;
       c. terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian dengan segera dan melalui permintaan
            tertulis dari Wali Amanat, menyerahkan pada Wali Amanat suatu pernyataan yang
            ditandatangani oleh seseorang yang dapat diterima oleh Wali Amanat untuk maksud
            tersebut, kecuali Perseroan sebelumnya telah diberitahukan kepada Wali Amanat
            bahwa peristiwa kelalaian tersebut tidak terjadi, atau apabila terjadi peristiwa kelalaian,
            Perseroan telah memberikan gambaran lengkap atas kejadian tersebut dan tindakan
            atau langkah-langkah yang diambil (atau diusulkan akan diambil) oleh Perseroan untuk
            memperbaiki kejadian tersebut;
(xi) mengupayakan pemilikan saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam Perseroan, baik
       langsung maupun tidak langsung oleh PT Astra International Tbk dan/atau Toyota Financial
       Services Corporation tidak boleh kurang dari 50% (lima puluh persen) dari modal saham
       yang telah ditempatkan dan disetor;
(xii) melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan POJK No. 49/2020 berikut
       perubahannya dan atau pengaturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan. Kewajiban
       pemeringkatan atas Obligasi ini akan tetap berlaku selama jangka waktu Obligasi.
(xiii) melakukan atau memelihara seluruh tindakan-tindakannya dari waktu ke waktu atas
       permintaan dari Wali Amanat dan melaksanakan atau memelihara pelaksanaan dari seluruh
       dokumen-dokumen yang berdasarkan pendapat yang wajar dari Wali Amanat diperlukan
       atau, untuk menjalankan Perjanjian Perwaliamanatan atau memberikan jaminan yang
       penuh atas hak, kekuasaan dan perbaikan yang diberikan kepada Wali Amanat
       berdasarkan Dokumen Emisi.
(xiv) menjamin bahwa kewajiban pembayaran oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
       menurut Perjanjian Perwaliamanatan pada setiap waktu mempunyai kedudukan yang sama
       dengan kewajiban kepada seluruh kreditur lainnya.




                                                7
Page 32
HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI

a.   menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang
     dibayarkan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi
     dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pokok Obligasi harus dilunasi
     dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis
     yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi.
b.   yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang pada 4 (empat) Hari Bursa
     sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
     Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.
c.   bila terjadi kelalaian dalam pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi,
     Pemegang Obligasi berhak untuk menerima pembayaran denda atas setiap kelalaian pembayaran
     tersebut sebesar persentase bunga Obligasi yang berlaku pada saat tersebut ditambah 1% per
     tahun atas jumlah yang tidak dibayar sesuai ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan, yang
     diperhitungkan berdasarkan jumlah hari terhitung sejak Tanggal Pembayaran. Pokok Obligasi
     dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga yang bersangkutan sampai seluruh jumlah yang tidak
     dibayar telah dibayar kembali secara penuh. Untuk tujuan perhitungan denda tersebut, 1 (satu)
     tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari.
     Pemegang Obligasi berhak atas pembayaran denda secara proporsional sesuai jumlah Obligasi
     yang dimilikinya.
d.   Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama mewakili paling sedikit lebih dari
     20% (dua puluh perseratus) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi, tidak termasuk Obligasi
     yang dimiliki oleh Perseroan dan/ atau Afiliasinya, dapat mengajukan permintaan diselenggarakan
     RUPO. Permintaan tersebut wajib disampaikan secara tertulis kepada Wali Amanat dan paling
     lambat 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal diterimanya surat permintaan tersebut Wali Amanat
     wajib melakukan panggilan untuk RUPO.
e.   setiap Pemegang Obligasi senilai Rp 1,- (satu Rupiah) mempunyai hak untuk mengeluarkan 1
     (satu) suara dalam RUPO dengan ketentuan pembulatan ke bawah (jika terdapat angka pecahan).

KELALAIAN PERSEROAN

Kelalaian Perseroan dapat dilihat secara lengkap dalam Pasal 8 Perjanjian Perwaliamatan.

Apabila salah satu atau lebih dari kejadian-kejadian atau hal-hal tersebut di bawah ini terjadi Wali
Amanat dapat mengambil tindakan-tindakan yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan:
a. Perseroan lalai membayar Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dan/atau jumlah
    lain yang wajib dibayarnya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dalam mata uang dan dalam
    hal yang disebutkan secara khusus dalam Perjanjian Perwaliamanatan tersebut, kecuali apabila
    kelalaian tersebut terjadi sebagai akibat kesulitan dalam penyelesaian yang berada diluar kendali
    Perseroan dan kegagalan pembayaran tersebut tidak dapat diperbaiki dalam waktu 3 (tiga) Hari
    Bursa dan dalam kejadian demikian, baik Perseroan maupun Agen Pembayaran tidak dikenakan
    denda; atau
b. terdapat pernyataan dari Perseroan dalam Dokumen Emisi dimana Perseroan berkedudukan
    sebagai salah satu pihak atau dalam suatu pemberitahuan atau dokumen lainnya, pernyataan
    mana terbukti tidak benar dan menyesatkan secara material pada saat dibuat, dan dalam hal
    tertentu, mempengaruhi kemampuan Perseroan secara material dalam menjalankan
    kewajibannya berdasarkan Dokumen Emisi; atau
c. Perseroan lalai dalam mematuhi dan menjalankan kewajibannya yang tercantum dalam dokumen
    Emisi dimana Perseroan menjadi salah satu pihaknya, dimana menurut pendapat Wali Amanat,
    kelalaian tersebut tidak dapat diperbaiki; atau
d. setiap pinjaman Perseroan lainnya dalam jumlah keseluruhan melebihi 20% (dua puluh persen)
    dari Ekuitas Perseroan yang:




                                                 8
Page 33
    (i)    tidak dibayar pada saat jatuh tempo atau dalam masa tenggang pada suatu perjanjian yang
           berhubungan dengan pinjaman tersebut, atau
     (ii) menjadi jatuh tempo dan dapat ditagih sebelum masa jatuh tempo atas dasar kelalaian; atau
e. adanya pernyataan moratorium dari pengadilan atau kekuasaan yang berwenang atas
     pembayaran pinjaman-pinjaman Perseroan; atau
f.   kurator atau pejabat serupa diangkat sehubungan dengan pengurusan atas sebagian besar usaha
     atau harta kekayaan atau pendapatan Perseroan, atau setiap bentuk eksekusi diadakan atau
     dilaksanakan atau tuntutan atas seluruh atau sebagian besar usaha atau harta kekayaan atau
     pendapatan dan hal tersebut tidak dapat dibebaskan dalam waktu 30 (tiga puluh) Hari Kalender
     yang dari waktu ke waktu dapat mempengaruhi seluruh atau sebagian besar usaha, harta
     kekayaan atau pendapatan menjadi dapat dilaksanakan penetapan, keputusan yang dibuat
     sehubungan dengan kepailitan, pembubaran atau likuidasi dari Perseroan oleh pengadilan atau
     otoritas yang berwenang; atau
g. Perseroan menghentikan atau akan menghentikan seluruh atau sebagian besar dari operasinya
     dan/atau kegiatannya pada saat ini kecuali kejadian tersebut terjadi untuk maksud penggabungan,
     peleburan, konsolidasi dengan PT Astra Internasional Tbk atau setiap anak perusahaan atau
     afiliasinya (dimana yang dimaksud sub g ini adalah perusahaan-perusahaan yang dikendalikan
     baik secara langsung maupun tidak langsung oleh PT Astra Internasional Tbk), persyaratan mana
     telah disetujui sebelumnya secara tertulis oleh Wali Amanat atau melalui keputusan RUPO; atau
h. Perseroan tidak melaksanakan segala tindakan, keadaan dan hal yang harus dilakukan, dipenuhi
     dan dijalankan dalam rangka agar Perseroan:
     (i) dapat secara sah membuat dan menjalankan hak-haknya serta menjalankan dan mematuhi
           kewajiban-kewajiban yang diperkirakan olehnya pada masing-masing Dokumen Emisi
           dimana Perseroan menjadi salah satu pihak;
     (ii) untuk memastikan bahwa kewajiban-kewajiban itu dinyatakan olehnya pada masing-masing
           Dokumen Emisi sah, berlaku dan mengikat;
     (iii) membuat Dokumen Emisi dapat digunakan sebagai bukti di Republik Indonesia yang telah
           dilakukan, dipenuhi dan dilaksanakan; atau
i.   untuk setiap saat Perseroan menjadi tidak sah untuk melaksanakan atau mematuhi setiap atau
     semua kewajibannya berdasarkan Dokumen Emisi dalam mana Perseroan merupakan pihak
     menjadi tidak sah, berlaku dan mengikat atau berhenti menjadi sah, berlaku dan mengikat.
Bilamana Wali Amanat menyatakan Perseroan lalai, karena satu atau lebih alasan sebagaimana
tercantum dalam sub a sampai dengan sub i diatas, maka Wali Amanat berkewajiban memberitahukan
peristiwa tersebut kepada Perseroan secara tertulis dan apabila hal tersebut berlangsung selama 14
(empat belas) Hari Kerja setelah pemberitahuan tersebut diterima oleh Perseroan, akan tetapi kelalaian
tersebut tetap tidak diperbaiki, Wali Amanat berhak membuat pengumuman dalam paling sedikit 1
(satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional dan memanggil RUPO
menurut tata cara yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Jika RUPO memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan, maka Wali
Amanat dalam waktu yang ditentukan dalam keputusan RUPO itu harus melakukan penagihan Jumlah
Terutang kepada Perseroan.

Perseroan berkewajiban melakukan pembayaran dalam waktu yang ditentukan dalam tagihan yang
bersangkutan.

PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI (BUY BACK) OLEH PERSEROAN

Pembelian kembali (buy back) Obligasi dapat dilihat secara lengkap dalam Pasal 13 Perjanjian
Perwaliamanatan

Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali (buy back) Obligasi, maka berlaku ketentuan-




                                                  9
Page 34
ketentuan sebagai berikut:
1.     pembelian kembali (buy back) Obligasi dapat ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk
       kemudian dijual kembali dengan harga pasar;
2.     pelaksanaan pembelian kembali (buy back) Obligasi dapat dilakukan melalui Bursa Efek atau
       diluar Bursa Efek;
3.     pembelian kembali (buy back) Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah tanggal
       penjatahan;
4.     pembelian kembali (buy back) Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut
       mengakibatkan Perseroan tidak dapat memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian
       Perwaliamanatan;
5.     pembelian kembali (buy back) Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan
       kelalaian (wanprestasi) sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan, kecuali
       telah memperoleh persetujuan RUPO;
6.     Pembelian kembali (buy back) hanya dapat dilakukan oleh Perseroan kepada pihak yang tidak
       terafiliasi.
7.     rencana pembelian kembali (buy back) Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan
       paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali (buy back)
       Obligasi tersebut di surat kabar;
8.     pembelian kembali (buy back) Obligasi, baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana
       pembelian kembali (buy back) Obligasi. Pengumuman tersebut wajib dilakukan paling sedikit
       melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional paling
       lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali (buy back)
       Obligasi dimulai;
9.     rencana pembelian kembali (buy back) Obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir 7 dan
       pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 8, paling sedikit memuat informasi tentang:
       a. periode penawaran pembelian kembali (buy back) Obligasi;
       b. jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk pembelian kembali (buy back);
       c. kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
       d. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali (buy back) Obligasi;
       e. tata cara penyelesaian transaksi;
       f. persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
       g. tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
       h. tata cara pembelian kembali (buy back) Obligasi; dan
       i. hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi.
10.    Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi
       setiap Pemegang Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh Pemegang
       Obligasi melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali;
11.    Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang
       telah disampaikan oleh Pemegang Obligasi;
12.    Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali (buy back) Obligasi tanpa melakukan
       pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 8 dengan ketentuan:
       a. jumlah pembelian kembali (buy back) Obligasi tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah
           Obligasi untuk masing-masing Seri Obligasi yang beredar dalam periode 1 (satu) tahun
           setelah tanggal penjatahan;
       b. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki Afiliasi Perseroan;
       c. Obligasi yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali;
       dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (dua) setelah terjadinya
       pembelian kembali (buy back) Obligasi;
13.    Perseroan wajib melaporkan kepada OJK dan Wali Amanat serta mengumumkan kepada publik
       dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali (buy
       back) Obligasi, informasi yang meliputi antara lain:
       a. Jumlah Obligasi yang telah dibeli;




                                                10
Page 35
        b. rincian Jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk
            dijual kembali;
        c. harga pembelian kembali (buy back) Obligasi yang telah terjadi;
        d. jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali (buy back) Obligasi;
14.     dalam hal terdapat lebih dari satu Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan, maka pembelian
        kembali (buy back) Obligasi dilakukan dengan mendahulukan Obligasi yang tidak dijamin;
15.     dalam dal terdapat lebih dari satu Obligasi yang tidak dijamin, maka pembelian kembali (buy
        back) Obligasi wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas
        pembelian kembali (buy back) Obligasi tersebut;
16.     dalam hal terdapat jaminan atas seluruh Obligasi, maka pembelian kembali (buy back) Obligasi
        wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali (buy
        back) Obligasi tersebut;
17.     pembelian kembali (buy back) Obligasi oleh Perseroan mengakibatkan:
        a. hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri
            RUPO, hak suara, dan hak memperoleh bunga serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli
            kembali, jika dimaksudkan untuk pelunasan; atau
        b. pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak
            menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh bunga serta manfaat lain dari Obligasi
            yang dibeli kembali, jika dimaksudkan untuk disimpan untuk dijual kembali.
18.     dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali (buy back) tersebut untuk pelunasan, maka
        jumlah Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pembelian kembali (buy back)
        Obligasi yang dilakukan.
19.     Pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud pada Pasal 13
        angka 7 dan 8 wajib dilakukan paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawaran untuk
        pembelian kembali dimulai, dengan ketentuan paling sedikit melalui:
        a. situs web Emiten dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa
            asing yang digunakan paling sedikit bahasa inggris; dan
        b. 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.

RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI

Rapat Umum Pemegang Obligasi dapat dilihat secara lengkap dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamatan

1.    Rapat umum Pemegang Obligasi diadakan untuk tujuan antara lain:
      a. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi
          mengenai perubahan jangka waktu, pokok pinjaman Obligasi, suku bunga, perubahan tata
          cara atau periode pembayaran bunga, yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan dengan
          tetap memperhatikan POJK No.20/2020;
      b. menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan
          pengarahan kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu
          kelalaian berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk
          mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian;
      c. memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan
          Perjanjian Perwaliamanatan dan POJK No.20/2020;
      d. mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk
          dalam penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian
          sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan POJK No.20/2020; dan
      e. Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat
          dalam Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-undangan.
2.    RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan:
      a. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit
          lebih dari 20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi, tidak termasuk




                                                 11
Page 36
          Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya. Pemegang Obligasi mengajukan
          permintaan tertulis kepada Wali Amanat dengan melampirkan Konfirmasi Tertulis dan wajib
          memuat agenda RUPO yang diminta;
     b. Perseroan;
     c. Wali Amanat; atau
     b. OJK.
3.   permintaan sebagaimana dimaksud dalam butir 2 poin a, poin b, dan poin d wajib disampaikan
     secara tertulis kepada Wali Amanat dan paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah
     tanggal diterimanya surat permintaan tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk
     RUPO.
4.   dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi, maka Wali Amanat wajib
     memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada pemohon dengan tembusan
     kepada OJK, paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya surat permohonan.
5.   pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO.
     a. pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui satu surat kabar harian berbahasa Indonesia
          yang berperedaran nasional, dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) Hari
          Kalender sebelum pemanggilan.
     b. pemanggilan RUPO dilakukan paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO,
          melalui paling sedikit satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
          nasional.
     c. pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lambat 7 (tujuh) Hari Kalender
          sebelum RUPO kedua atau ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya
          telah diselenggarakan tetapi tidak mencapai korum.
     d. panggilan harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara
          lain:
           1) tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
           2) agenda RUPO;
           3) pihak yang mengajukan usulan RUPO;
           4) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
           5) korum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO.
     e. RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling cepat 14 (empat belas) Hari Kalender dan
          paling lambat 21 (dua puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya.
6.   tata cara RUPO.
     a. Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak
          menghadiri RUPO dan menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang
          dimilikinya dengan ketentuan setiap Pemegang Obligasi senilai Rp.1,00 (satu Rupiah) berhak
          untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, kecuali Pemegang Obligasi yang dimaksud
          dalam butir 6.b. Pemegang Obligasi yang berhak hadir adalah pemegang Obligasi yang
          memiliki KTUR yang diterbitkan oleh KSEI.
     b. Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya tidak memiliki hak suara dan tidak
          diperhitungkan dalam korum kehadiran.
     c. sebelum pelaksanaan RUPO, Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan daftar Pemegang
          Obligasi dari Afiliasinya kepada Wali Amanat.
     d. RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara
          Perseroan dan Wali Amanat.
     e. RUPO dipimpin oleh Wali Amanat.
     f.   Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk
          Notaris untuk membuat berita acara RUPO.
     g. dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, maka
          RUPO dipimpin oleh Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya
          RUPO tersebut.
     h. Perseroan atau Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut diwajibkan




                                                 12
Page 37
         untuk mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO.
     i.  Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi yang
         memiliki KTUR dan namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening yang diterbitkan
         oleh KSEI 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO, kecuali ditentukan
         lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Ketentuan tersebut telah sesuai
         dengan peraturan KSEI tentang Jasa Kustodian Sentral lampiran Keputusan Direksi KSEI
         Nomor KEP-0013/DIR/KSEI/0612.
7.   Kuorum dan Pengambilan Keputusan.
     a. Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian
         Perwaliamanatan sebagaimana dimaksud dalam butir 1, diatur sebagai berikut:
         1) apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan, maka wajib diselenggarakan dengan
               ketentuan sebagai berikut:
               a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat)
                    bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil
                    keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per
                    empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
               b) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai,
                    maka wajib diadakan RUPO yang kedua.
               c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                    diwakili paling sedikit 3/4 (tiga perempat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
                    belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                    disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
                    dalam RUPO.
               d) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai,
                    maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
               e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                    diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
                    belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                    disetujui lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
                    RUPO.
         2) apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat, maka wajib
               diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
               a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian
                    dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan
                    yang sah dan mengikat apabila disetujui lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari
                    jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
               b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai,
                    maka wajib diadakan RUPO yang kedua.
               c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                    diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
                    belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                    disetujui lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
                    RUPO.
               d) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai,
                    maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
               e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                    diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
                    belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                    disetujui lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
                    RUPO.
         3) apabila RUPO dimintakan oleh OJK, maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan
               sebagai berikut:




                                                   13
Page 38
              a)    dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua)
                    bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil
                    keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui lebih dari 1/2 (satu per dua)
                    bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
              b) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai,
                    maka wajib diadakan RUPO yang kedua.
              c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                    diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
                    belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                    disetujui lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
                    RUPO.
              d) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai,
                    maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
              e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
                    diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
                    belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                    disetujui lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
                    RUPO.
    b. RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dapat
         diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
         1) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian
              dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang
              sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah
              Obligasi yang hadir dalam RUPO.
         2) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (1) tidak tercapai,
              maka wajib diadakan RUPO kedua.
         3) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
              paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi
              dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit
              3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
         4) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (3) tidak tercapai,
              maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
         5) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
              paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi
              dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan suara
              terbanyak.
         6) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 5 (lima) tidak
              tercapai, maka dapat diadakan RUPO yang keempat.
         7) RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau
              diwakili yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
              mengikat dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK
              atas permohonan Wali Amanat; dan
         8) Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib
              memenuhi ketentuan sebagaimana dalam angka 5 (lima).
8. Biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali
    Amanat paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan
    dari Wali Amanat, yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
9. Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil.
10. Perseroan, Wali Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan-keputusan yang
    diambil dalam RUPO.




                                                  14
Page 39
FORCE MAJEURE

Perseroan dan Wali Amanat tidak bertanggung jawab atas biaya, kerugian, kegagalan atau
keterlambatan dalam memenuhi kewajiban masing-masing pihak berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan yang disebabkan secara langsung oleh kejadian-kejadian yang berkaitan dengan
keadaan diluar kemampuan dan kekuasaan Perseroan dan Wali Amanat (force majeure), yaitu :

1. Setiap penyebab alam, seperti gempa bumi, topan, badai, banjir atau penyebab lainnya yang
   serupa atau disebabkan oleh tindakan manusia seperti perang, invasi bersenjata, revolusi,
   pemberontakan, blokade, pembangkangan sipil, pemogokan atau kejadian-kejadian yang serupa
   yang dapat mempunyai akibat negatif secara material terhadap pelaksanaan kewajiban-kewajiban
   Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan maupun Dokumen Emisi lainnya.
2. Terjadinya kegagalan dalam sistem administrasi dan transaksi Obligasi di KSEI yang mempunyai
   akibat negatif secara material terhadap pelaksanaan kewajiban-kewajiban Perseroan berdasarkan
   Perjanjian Perwaliamanatan maupun dokumen Emisi lainnya.
3. Terjadi suatu perubahan penting yang merugikan, termasuk sebagai akibat dari perubahan
   peraturan berkenaan dengan keadaan usaha dan keuangan Perseroan, atau keadaan
   perekonomian, politik atau keuangan di Indonesia, yang menimbulkan akibat negatif secara
   material terhadap pelaksanaan kewajiban-kewajiban Perseroan berdasarkan Perjanjian
   Perwaliamanatan maupun Dokumen Emisi lainnya.

Dalam hal terjadi force majeure, maka Perseroan wajib untuk memberitahukan kepada Wali Amanat
secara tertulis selambat-lambatnya 3 (tiga) Hari Kerja setelah terjadinya force majeure tersebut, dan
Perseroan dan Wali Amanat untuk mengadakan musyawarah sehubungan dengan terjadinya peristiwa
tersebut dengan tujuan untuk memperkecil kerugian yang diakibatkan oleh force majeure.

Dalam hal terjadi keadaan force majeure, maka Perseroan dan Wali Amanat dibebaskan dari
pemenuhan kewajibannya, sedang kewajiban-kewajiban yang tidak disebabkan oleh force majeure
tetap harus dipenuhi oleh Perseroan dan Wali Amanat.

HASIL PEMERINGKATAN

Sesuai dengan POJK No. 36/2014 dan POJK 49/2020, dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan
telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh Fitch sesuai dengan surat No.
39/DIR/RATLTR/III/2025 tanggal 18 Maret 2025 dari Fitch, tanpa adanya periode jatuh tempo akan
tetapi dilakukan review peringkat dalam periode 1 (satu) tahun sekali, Obligasi Berkelanjutan V Toyota
Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 telah mendapat peringkat:

                                         AAA(idn) (Triple A)

Perseroan dengan tegas menyatakan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Fitch, baik langsung
maupun tidak langsung sesuai dengan yang didefinisikan dalam UUP2SK.

Perseroan akan menyampaikan peringkat tahunan atas Obligasi kepada OJK paling lambat 10
(sepuluh) Hari Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan Perseroan
telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait, sebagaimana diatur dalam POJK No. 49/2020.

Faktor-Faktor Penggerak Peringkat dari Fitch

Obligasi yang akan diterbitkan diberikan peringkat yang sama dengan Peringkat Nasional Jangka
Panjang Perseroan sesuai dengan kriteria Fitch karena obligasi tersebut merupakan kewajiban yang
bersifat langsung dari perusahaan serta memiliki peringkat yang sama dengan kewajiban lainnya dari
Perseroan.



                                                 15
Page 40
Peringkat Perseroan mencerminkan dukungan yang kuat dari Toyota Financial Services Corporation
yang merupakan satu dari dua pemegang saham perusahaan. Toyota Financial Services Corporation
adalah anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Toyota Motor Corporation (TMC; 'A'/Stabil),
salah satu perusahaan manufaktur otomotif terbesar di dunia. Perseroan juga memperoleh dukungan
dari pemegang saham mayoritas lainnya, PT Astra International Tbk.

Sensitivitas Peringkat

Perubahan Peringkat Nasional Perseroan dapat mempengaruhi peringkat Obligasi.
Tekanan terhadap peringkat Perseroan dapat timbul bilamana porsi kepemilikan Toyota Motor
Corporation atas Toyota Financial Services Corporation dan dukungan dari kedua pemegang saham
berkurang. Namun, Fitch memandang hal ini tidak akan segera terjadi mengingat peranan strategis
Perseroan dalam menyediakan jasa pembiayaan untuk mobil Toyota yang dijual di Indonesia. Tidak
ada potensi kenaikan bagi peringkat nasional Perseroan karena telah berada di skala peringkat
nasional tertinggi.

PERPAJAKAN
Perpajakan atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi diperhitungkan dan
diperlakukan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Keterangan lebih lengkap
mengenai perpajakan dapat dilihat pada Bab IX perihal Perpajakan dalam Prospektus ini.
CARA DAN TEMPAT PELUNASAN POKOK OBLIGASI DAN PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen
Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang menyerahkan konfirmasi
kepemilikan Obligasi sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam
Perjanjian Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai
dengan jadwal waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana
tanggal pembayaran jatuh pada bukan Hari Bursa, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa
berikutnya.

WALI AMANAT

Penerbitan Obligasi ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian
Perwaliamanatan, antara Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang bertindak
selaku Wali Amanat.
Alamat dari Wali Amanat adalah sebagai berikut:

                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
                                   Divisi Investment Services
                             Department Trust & Corporate Services
                                 Account Executive TCS Team
                                       Gedung BRI II Lt.30
                                  Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
                                    Jakarta 10210 - Indonesia
                                 Tel. (021) 5758144 / 5752362
                               Faksimili: (021) 2510316 / 5752444
                                    Email: tcs@corp.bri.co.id

HUKUM YANG BERLAKU

Seluruh perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi ini berada dan tunduk di bawah hukum yang
berlaku di Indonesia.




                                                  16
Page 41
II. PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN
    UMUM OBLIGASI

Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi ini setelah dikurangi biaya-biaya Emisi seluruhnya akan
dipergunakan untuk modal kerja pembiayaan kendaraan bermotor sebagaimana kegiatan usaha
Perseroan.

Perseroan akan melaporkan realisasi penggunaan dana secara berkala setiap 6 bulan kepada OJK
dan Wali Amanat sesuai dengan POJK No. 30/2015.

Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum
ini sebagaimana dimaksud di atas, maka Perseroan wajib melaporkan terlebih dahulu rencana
perubahan penggunaan dana dimaksud kepada OJK dengan mengemukakan alasan dan
pertimbangannya paling lambat 14 hari sebelum penyelenggaraan RUPO dan mendapatkan
persetujuan terlebih dahulu dari RUPO sesuai dengan POJK No. 30/2015.

Dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga
Tetap Tahap I Tahun 2025 yang belum dipergunakan seluruhnya, maka Perseroan akan menempatkan
dana tersebut dengan memperhatikan keamanan dan likuiditas serta dapat memberikan keuntungan
finansial yang wajar bagi Perseroan sesuai dengan POJK No. 20/2020.

Dalam hal Perseroan akan melaksanakan transaksi dengan menggunakan dana hasil Penawaran
Umum yang merupakan transaksi afiliasi dan benturan kepentingan transaksi tertentu dan/atau
transaksi material, Perseroan akan memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK No.17/2020
dan POJK No. 42/2020.

Sesuai dengan POJK No. 9/2017, total biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan sebelum pajak adalah
kurang lebih setara dengan 0,889% dari nilai emisi Obligasi yang meliputi:
• Biaya jasa penjaminan emisi obligasi: 0,170%, yang terdiri dari:
   o imbalan jasa penyelenggaraan (Management Fee) : 0,120%;
   o imbalan jasa penjaminan (Underwriting Fee) : 0,025%; dan
   o imbalan jasa penjualan (Selling Fee) : 0,025%.
• Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal: 0,387%, yang terdiri dari:
   o biaya jasa Akuntan Publik: 0,300%;
   o biaya jasa Konsultan Hukum: 0,057%; dan
   o biaya jasa Notaris: 0,030%.
• Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal: 0,070%, yang terdiri dari:
   o biaya jasa Wali Amanat: 0,020%; dan
   o biaya jasa Perusahaan Pemeringkat Efek: 0,050%.
• Biaya Lain-lain sekitar 0,2615%, termasuk biaya Pernyataan Pendaftaran OJK, biaya pencatatan di
   BEI, biaya pencatatan di KSEI, serta biaya percetakan, iklan, audit penjatahan dan lain-lain.

Dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services
dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap V Tahun 2025 seluruhnya telah digunakan sesuai dengan tujuan
penggunaan dana masing-masing obligasi tersebut serta telah dilaporkan kepada OJK melalui surat
No. 097/TAF/TRS/V/25 tertanggal 5 Mei 2025 perihal Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum Berkelanjutan IV Tahap V Tahun 2025 sesuai dengan POJK No. 30/2015.




                                               17
Page 42
III.      PERNYATAAN UTANG
Tabel di bawah ini memperlihatkan jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024, yang
diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang telah
diaudit.
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen
Perseroan sesuai dengan SAK Indonesia dan Peraturan Nomor VIII.G.7 tentang Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Laporan keuangan Perseroan
pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah
diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan
standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang
diterbitkan kembali tertanggal 8 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec.,
CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0222).
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki total liabilitas sebesar 32.018.321 (dalam jutaan
Rupiah) dengan rincian sebagai berikut:
                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                     31 Desember 2024
 Liabilitas
 Utang penyalur kendaraan
     - Pihak ketiga                                                                          2.111
     - Pihak berelasi                                                                              -
 Liabilitas sewa pembiayaan                                                                  1.677
 Utang lain-lain
     - Pihak ketiga                                                                       512.994
     - Pihak berelasi                                                                     429.133
 Akrual
     - Pihak ketiga                                                                       601.441
 Surat berharga yang diterbitkan
     - Obligasi                                                                          4.356.420
 Pinjaman
     - Pihak ketiga                                                                     25.770.883
 Liabilitas derivatif                                                                       96.370
 Utang pajak
     - Pajak penghasilan                                                                  106.820
     - Pajak lain-lain                                                                      24.687
 Imbalan kerja                                                                            115.785
 Jumlah Liabilitas                                                                      32.018.321

1.     Utang Penyalur Kendaraan

Perseroan mengadakan perjanjian kerjasama dengan beberapa penyalur kendaraan. Pembiayaan
yang telah disetujui namun belum dibayarkan kepada penyalur kendaraan dicatat sebagai utang
penyalur kendaraan.

                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                     31 Desember 2024
 Pihak ketiga
 Jumlah utang penyalur kendaraan pihak ketiga                                                2.111
 Jumlah utang penyalur kendaraan                                                             2.111




                                                18
Page 43
2.   Utang Lain-lain

                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                  31 Desember 2024
 Pihak ketiga
 Titipan konsumen                                                                       191.345
 Komisi                                                                                 158.955
 Pemasok                                                                                  62.712
 Utang kepada perusahaan asuransi                                                         34.642
 Agen penagihan                                                                            5.505
 Biaya terkait karyawan                                                                    3.558
 Lain-lain                                                                                56.277
     Jumlah utang lain-lain – pihak ketiga                                              512.994


 Pihak berelasi
 Utang kepada perusahaan asuransi                                                         42.445
 Lain-lain                                                                              386.688
     Jumlah utang lain-lain – pihak berelasi                                            429.133


Titipan konsumen adalah setoran dari konsumen terkait dengan deposit angsuran atau transaksi
pembiayaan lainnya yang masih dalam proses identifikasi atau alokasi.

Komisi adalah insentif yang akan di bayarkan kepada dealer.

Utang kepada perusahaan asuransi adalah utang Perseroan sehubungan dengan premi asuransi atas
kendaraan yang dibiayai dan dibayar oleh pelanggan.

Pemasok adalah pembayaran yang harus dilakukan untuk transaksi yang terkait dengan kegiatan
operasional Perseroan kepada pihak eksternal.

Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh nilai tercatat utang usaha berdenominasi Rupiah.

3.   Akrual

                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                  31 Desember 2024
 Pihak ketiga
 Beban bunga dan keuangan                                                               324.873
 Insentif dan komisi                                                                    183.960
 Promosi                                                                                  81.569
 Biaya profesional                                                                         2.546
 Lain-lain                                                                                 8.493
 Jumlah akrual                                                                          601.441




                                                19
Page 44
4.    Surat Berharga yang Diterbitkan

                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                         31 Desember 2024
 Nilai Nominal
 Obligasi Berkelanjutan III Tahap II
     - Seri B                                                                                 1.019.900
 Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I
   - Seri A                                                                                             -
     - Seri B                                                                                  619.160
     - Seri C                                                                                  500.000
 Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II
  - Seri A                                                                                              -
     - Seri B                                                                                  223.565
 Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III
  - Seri A                                                                                     237.775
     - Seri B                                                                                     8.675
     - Seri C                                                                                  757.030
 Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV
  - Seri A                                                                                     600.000
     - Seri B                                                                                  400.000
 Jumlah Obligasi                                                                              4.366.105
 Dikurangi:
 Biaya emisi obligasi yang belum diamortisasi                                                   (9.685)
 Bersih                                                                                       4.356.420
 Amortisasi biaya emisi obligasi                                                                  4.625


Berikut ini adalah rincian utang obligasi:

                                                   Tingkat
                                        Nilai                   Jatuh
         Surat Berharga                           Bunga per                   Status        Peringkat
                                       Nominal                 Tempo
                                                   Tahun
 Obligasi Berkelanjutan IV
 Tahap I
 Obligasi Seri B                   Rp619.160        6,00%                    Belum jatuh     AAAidn
                                                              11 Juli 2026
                                      juta                                     tempo
 Obligasi Seri C                   Rp500.000        6,25%                    Belum jatuh     AAAidn
                                                              11 Juli 2028
                                      juta                                     tempo
 Obligasi Berkelanjutan IV
 Tahap II
                                   Rp223.565                   3 Oktober     Belum jatuh
 Obligasi Seri B                                    6,35%                                    AAAidn
                                      juta                        2026         tempo
 Obligasi Berkelanjutan IV
 Tahap III
                                    Rp237.775       6,50%       19 Juli      Belum jatuh     AAAidn
 Obligasi Seri A
                                       juta                      2025          tempo
 Obligasi Seri B                   Rp8.675 juta     6,80%       9 Juli       Belum jatuh     AAAidn
                                                                 2027          tempo
 Obligasi Seri C                   Rp757.030        7,10%       9 Juli       Belum jatuh     AAAidn
                                      juta                       2029          tempo




                                                     20
Page 45
                                                Tingkat
                                      Nilai                    Jatuh
         Surat Berharga                        Bunga per                     Status       Peringkat
                                     Nominal                  Tempo
                                                Tahun
 Obligasi Berkelanjutan IV
 Tahap IV
                                   Rp600.000     6,35%          22         Belum jatuh      AAAidn
 Obligasi Seri A                      juta                   November        tempo
                                                               2025
 Obligasi Seri B                   Rp400.000     6,80%          22         Belum jatuh      AAAidn
                                      juta                   November        tempo
                                                               2027

Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki surat berharga yang diterbitkan yang akan jatuh
tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sebesar Rp1.857.675.

Beban bunga atas obligasi untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp199.226.

Selama tahun 2024, Perseroan telah melakukan pembayaran surat berharga kepada bank sebesar
Rp782.275.

Tidak ada pembayaran pokok dan bunga obligasi yang telah jatuh tempo namun belum dibayarkan.
Tidak ada aset Perseroan yang dijaminkan untuk obligasi ini.

Dalam perjanjian perwaliamanatan untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap II 2022 dan Obligasi
Berkelanjutan IV Tahap I dan II 2023 diatur beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh Perseroan,
antara lain, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi 10:1. Perseroan telah memenuhi
seluruh persyaratan surat berharga yang diterbitkan.

Selain itu, untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap II 2022 dan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I dan II
2023 selama pokok obligasi belum dilunasi, Perseroan tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat
(yang tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas oleh Wali Amanat), tidak diperkenankan antara lain,
membagi dividen selama Perseroan lalai dalam membayar jumlah terutang obligasi dan menjual atau
mengalihkan lebih dari 40% aset Perseroan, kecuali dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian tersebut.

5.    Pinjaman dan Cerukan

                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                        31 Desember 2024


 Pinjaman
 Rupiah
     MUFG Bank, Ltd.                                                                        5.050.000
     PT Bank Mizuho Indonesia                                                               1.945.000
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk                                                          1.423.958
     Deutsche Bank A.G., Jakarta                                                            1.400.000
     Citibank, N.A., Jakarta                                                                  700.000
     PT Bank ANZ Indonesia                                                                    450.000
     Jumlah Pinjaman Rupiah                                                                10.968.958




                                                  21
Page 46
                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                         31 Desember 2024
 Dolar AS
   PT Bank Mizuho Indonesia                                                                  7.515.330
   PT Bank SMBC Indonesia Tbk                                                                4.961.734
   Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd.                                                          1.616.200
   PT Bank ANZ Indonesia                                                                      210.106
   PT Bank of America N.A, Jakarta                                                            113.134
   The Chiba Bank, Ltd.                                                                         80.810
   Jumlah Pinjaman Dolar AS                                                                14.497.314


 Yen Jepang
   The Norichukin Bank                                                                        307.088


 Jumlah Pinjaman                                                                           25.773.360
 Cerukan Bank
 Rupiah
    Deutsche Bank A.G., Jakarta                                                                  8.206


 Biaya provisi yang belum diamortisasi                                                        (10.683)


 Jumlah Pinjaman Setelah Biaya Provisi                                                     25.770.883


Pada tahun 2024, pinjaman-pinjaman tersebut diatas dikenakan tingkat suku bunga per tahun antara
5,50% - 7,73% untuk mata uang Rupiah, 2,28% - 5,59% untuk mata uang Dolar AS dan 0,55% - 0,56%
untuk mata uang Yen Jepang. Tidak ada aset Perseroan yang dijaminkan untuk pinjaman ini.

Fasilitas pinjaman dari beberapa bank ini mensyaratkan Perseroan, antara lain, untuk memberikan
pemberitahuan tertulis dalam hal perubahan pemegang saham mayoritas, perubahan susunan direksi
serta komisaris dan perubahan kegiatan usaha. Dalam perjanjian pinjaman tersebut, Perseroan
diwajibkan untuk menjaga gearing ratio maksimal 10:1 dan menyampaikan laporan lainnya. Perseroan
telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman.

Pada tanggal 31 Desember 2024, tidak ada pembayaran pokok dan bunga pinjaman yang telah jatuh
tempo namun belum dibayarkan.

Rincian dari pinjaman yang diterima dan cerukan adalah sebagai berikut:

                          Tanggal Efektif                                             Saldo Pinjaman
    Nama Bank                                Jatuh Tempo       Fasilitas Terakhir
                            Perjanjian                                                      ***)
 MUFG Bank, Ltd
 (sebelumnya The            17 Mei 2024       17 Mei 2025       Rp6.400.000 juta
 Bank of Tokyo -
 Mitsubishi, UFJ,
                                                                                       Rp5.050.000 juta
 Ltd dan Mitsubishi        30 September       30 September
 UFJ Trust &                                                    Rp2.000.000 juta
                               2024               2025
 Banking
 Corporation)
                            31 Juli 2024      31 Juli 2025     USD 315.000.000*
 PT Bank SMBC
                            31 Juli 2024      31 Juli 2025       Rp2.000.000 juta      Rp4.961.734juta
 Indonesia Tbk
                       30 November 2022     30 November 2025    Rp1.750.000 juta




                                                  22
Page 47
                                         Tanggal Efektif                                            Saldo Pinjaman
      Nama Bank                                              Jatuh Tempo       Fasilitas Terakhir
                                           Perjanjian                                                     ***)
  Citibank, N.A.,
                                          16 April 2021           **)          USD 366.000.000*        Rp700.000 juta
  Jakarta
                                          30 Juni 2021       30 Juni 2027      USD 10.000.000*
  Sumitomo Mitsui                      6 Maret 2020          31 Maret 2026     USD 50.000.000*
  Trust Bank,                        25 Februari 2022       29 Februari 2028   USD 10.000.000*       Rp1.616.200 juta
  Ltd.                                31 Oktober 2022      29 September 2028   USD 50.000.000*
                                     16 Juni/June 2023      31 Mei/May 2029    USD50.000.000*
  PT Bank Mizuho
                                          28 Juni 2024       28 Juni 2025      USD 650.000.000*      Rp9.460.330 juta
  Indonesia
  PT Bank of
                                           13 Juli 2017           **)           USD 32.000.000         Rp113.134 juta
  America
                                                             19 November
  The Chiba Bank                           19 Mei 2023                          USD5.000.000*           Rp80.810 juta
                                                                 2028
  Deutsche Bank                              4 Maret          28 Februari
                                                                                Rp3.000.000 juta     Rp1.400.000 juta
  AG, Jakarta                                  2024              2025
  Deutsche Bank
  AG, Jakarta –                                 -                  -                   -                 Rp8.206 juta
  Bank overdraft


  The Norinchukin
                                          24 Maret 2021      24 Juni 2026      JPY5.000.000.000*       Rp307.088 juta
  Bank

  PT Bank ANZ                                                30 Desember
                                         31 Januari 2025                       USD 56.000.000*         Rp660.106 juta
  Indonesia                                                      2025
  PT Bank Permata                         31 Desember        31 Desember
                                                                                Rp300.000 juta                       -
  Tbk                                         2023               2025
  PT Bank Jago Tbk                         7 Juni 2024        7 Juni 2025       Rp400.000 juta                       -
                                           26 Agustus         26 Agustus
                                                                                Rp750.000 juta
                                              2022               2027
  PT Bank Syariah                          26 Agustus         26 Agustus
                                                                                Rp750.000 juta       Rp1.423.958 juta
  Indonesia Tbk                               2022               2028
                                           30 Agustus         30 Agustus
                                                                                Rp1.000.000 juta
                                              2024               2029
  Standard                                                   25 November
                                    25 November 2024                            Rp300.000 juta                       -
  Chartered Bank                                                 2025
  Jumlah Pinjaman                                                                                   Rp25.781.566 juta
*) Nilai penuh
**) Tidak terdapat tanggal jatuh tempo
***) Saldo dan total fasilitas



Selama tahun 2024, Perseroan telah melakukan pembayaran pinjaman kepada bank sebesar
Rp38.067.830

Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki pinjaman mata uang asing yang akan jatuh
tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sebesar Rp 5.745.600

Beban bunga atas pinjaman untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp1.599.853

Tidak terdapat aset yang dijaminkan sebagai jaminan sehubungan dengan fasilitas pinjaman yang
diperoleh Perseroan.




                                                                  23
Page 48
6.    Liabilitas Derivatif

Perseroan telah melakukan beberapa kontrak cross currency swap (“CCS”) dan foreign exchange swap
(“FX”) dengan PT Bank SMBC Indonesia Tbk, Standard Chartered Bank, Jakarta, JP Morgan Chase
Bank, N.A. dan PT Bank Mizuho Indonesia.

Perincian dari kontrak-kontrak tersebut pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                               Nilai Wajar
                                          Jumlah Nosional       Tanggal      Tanggal Jatuh
     Instumen dan Counterparties                                                                Liabilitas
                                            (nilai penuh)      Perjanjian       Tempo
                                                                                                Derivatif
 Pihak ketiga
 Cross currency swaps
     - Standard Chartered Bank, Jakarta   JPY 500.000.000     29 Juli 2024   28 Januari 2025   Rp15.747 juta
                                                               26 Agustus      25 Februari
     - Standard Chartered Bank, Jakarta   JPY 2.000.000.000                                    Rp61.062 juta
                                                                  2024            2025
                                                              09 September
     - Standard Chartered Bank, Jakarta   JPY 500.000.000                    07 Maret 2025     Rp14.241 juta
                                                                  2024
                                                              30 Desember
     - PT Bank ANZ Indonesia               USD 13.000.000                    27 Maret 2025      Rp5.320 juta
                                                                  2024
 Jumlah Liabilitas Derivatif                                                                   Rp96.370 juta


Perseroan melakukan kontrak cross currency swap dan foreign exchange swap dalam rangka
mengantisipasi risiko fluktuasi tingkat bunga dan nilai tukar atas pinjaman bank dalam mata uang asing.
Semua kontrak derivatif di atas ditujukan untuk lindung nilai. Seluruh instrumen derivatif ini memenuhi
kriteria akuntansi lindung nilai arus kas.

Perubahan atas nilai wajar dari kontrak cross currency swap dan foreign exchange swap yang
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai, yang secara efektif menghapus variabilitas arus kas dari
pinjaman terkait, dicatat di pendapatan komprehensif lainnya. Nilai ini kemudian diakui dalam laporan
laba rugi sebagai penyesuaian atas laba atau rugi selisih kurs dan beban bunga pinjaman terkait yang
dilindung nilai pada periode yang sama dimana selisih kurs dan beban bunga tersebut diakui pada
laporan laba rugi.

Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah sebesar Rp310.747 (kredit) telah
direklasifikasikan dari ekuitas ke laporan laba rugi tahun berjalan. Jumlah tersebut terdiri dari
Rp459.930 yang didebitkan pada laba rugi selisih kurs-bersih dan Rp149.183 yang dikreditkan pada
beban bunga dan keuangan di laba rugi ).

Jumlah laba rugi selisih kurs yang direklasifikasi dari ekuitas disalinghapuskan dalam laporan laba rugi
terhadap laba rugi selisih kurs dari pinjaman dan surat berharga yang diterbitkan, yang terkait dengan
lindung nilai. Dampak dari beban bunga dan keuangan yang direklasifikasi dari ekuitas adalah untuk
mengubah bunga mengambang menjadi bunga tetap.

Nilai wajar bersih dari aset dan liabilitas derivative setelah pajak, pada tanggal 31 Desember 2024
sejumlah Rp74.913 (kredit) dicatat sebagai “Cadangan lindung nilai arus kas” pada Ekuitas.

Keuntungan dan kerugian di ekuitas atas cross currency swap dan foreign exchange swap akan diakui
pada laporan laba rugi sepanjang periode sesuai dengan jatuh tempo dari pinjaman yang
bersangkutan.

Perseroan telah melakukan lindung nilai dan tidak ada ketidakefektifan sehubungan dengan swap suku
bunga dalam keuntungan atau kerugian lain dalam laba rugi tahun 2024.




                                                        24
Page 49
7.    Utang Pajak

                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                               31 Desember 2024

 Utang pajak penghasilan
     - Pasal 29                                                                                      90.923
     - Pasal 25                                                                                      15.897
     Jumlah utang pajak penghasilan                                                                106.820


 Utang pajak lain-lain
   - Pajak pertambahan nilai                                                                         14.147
     - Pasal 21                                                                                       9.000
     - Pasal 23                                                                                        813
     - Pasal 26                                                                                        586
     - Pasal 4 (2)                                                                                     141
     Jumlah utang pajak lain-lain                                                                    24.687
 Jumlah Utang Pajak                                                                                131.507


8.    Imbalan Kerja

                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                               31 Desember 2024
 Imbalan kerja jangka pendek                                                                         14.836
 Imbalan pensiun                                                                                     40.969
 Imbalan pasca kerja lainnya                                                                         59.980
 Jumlah imbalan kerja                                                                              115.785


Imbalan kerja untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dihitung oleh
Halim Gunawan, FSAI, aktuaris independen dari Kantor Konsultan Aktuaria Halim & Rekan dengan
menggunakan metode projected unit credit. Berikut ini adalah hal-hal penting yang diungkapkan dalam
laporan aktuarial No. 0106/KKA-PA-REP/HG/I/2025 dan No. 0103/KKA-PA-REP/HG/I/2024 tertanggal
20 Januari 2025 dan 22 Januari 2024.

Asumsi aktuarial utama yang digunakan adalah sebagai berikut:

 Keterangan                                              31 Desember 2024
 Asumsi ekonomi:
 Tingkat diskonto                                               6,5%
 Kenaikan gaji di masa
                                                                6,5%
 datang


 Asumsi lainnya:
 - Tingkat kematian                            TMI (Tabel Mortalitas Indonesia) IV 2019
 - Tingkat cacat                                       5% dari tingkat mortalitas
                               15% per tahun pada usia sampai dengan 25 tahun dan berkurang hingga 1%
 - Tingkat pengunduran
                                                         pada usia 45 tahun
 peserta
                                                         Kemudian 55 tahun
 - Usia pensiun normal                                         55 tahun




                                                   25
Page 50
Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya

Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya yang diakui di laporan posisi keuangan adalah sebagai
berikut:

                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                         31 Desember 2024
 Imbalan pensiun                                                                                 40.969
 Imbalan pasca kerja lainnya                                                                     59.980
 Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya                                                       100.949


Mutasi liabilitas yang diakui pada laporan posisi keuangan sebagai berikut:

                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                         31 Desember 2024
 Pada awal tahun                                                                                 71.353
 Jumlah yang dibebankan pada laba rugi                                                           26.441
 Jumlah yang dibebankan pada pendapatan komprehensif lainnya                                      5.731
 Imbalan yang dibayarkan                                                                        (2.576)
 Pada akhir tahun                                                                              100.949

Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi adalah sebagai berikut:

                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                         31 Desember 2024
 Biaya jasa kini                                                                                 10.104
 Biaya bunga                                                                                      4.873
 Pengakuan Aktuaria Kerugian – untuk imbalan pasca kerja lainnya                                 11.942
 Pindahan dari entitas lain                                                                       (478)
 Jumlah                                                                                          26.441


Mutasi imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya neto adalah sebagai berikut:

                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                                   Imbalan pasca kerja
 Keterangan                                Imbalan pensiun                                  Jumlah
                                                                         lainnya
 Pada awal tahun                                          31.446                39.907           71.353
 Biaya jasa kini                                           2.967                 7.138           10.105
 Beban bunga                                               2.169                 2.704            4.873
 Biaya jasa lalu
 Pengukuran kembali
   - Perubahan dalam asumsi
                                                           1.606                 4.104            5.710
   demografis
   - Perubahan dalam asumsi
                                                           2.845                 1.974            4.819
   keuangan
   - Penyesuaian pengalaman
                                                           1.279                 5.864            7.143
   kewajiban
 Imbalan yang dibayar                                      (891)                (1.685)         (2.576)
 Pindahan ke entitas afiliasi                              (452)                   (26)           (478)
 Pada akhir tahun                                         40.969                59.980         100.949




                                                    26
Page 51
                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                                 Imbalan pasca kerja
 Keterangan                              Imbalan pensiun                                     Jumlah
                                                                       lainnya


 Bagian jangka pendek                                                                             10.659
 Bagian jangka panjang                                                                            90.290
 Jumlah                                                                                         100.949

Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas imbalan pasti pada tanggal 31 Desember 2024 adalah 17
tahun.

Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat pensiun tidak didiskontokan adalah sebagai berikut:

                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                          31 Desember 2024
 Kurang dari satu tahun                                                                           10.659
 Antara satu dan dua tahun                                                                        11.883
 Antara dua dan lima tahun                                                                        28.870
 Lebih dari lima tahun                                                                          939.956

Sensitivitas liabilitas imbalan pasti untuk perubahan asumsi aktuarial pokok adalah sebagai berikut:

                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                              Dampak pada kewajiban imbalan pasti
              Keterangan                Perubahan asumsi
                                                             Kenaikan asumsi        Penurunan asumsi
 Tingkat diskonto                                       1%               (5.415)                   6.702
 Tingkat kenaikan gaji di masa datang                   1%                7.347                  (5.992)

Analisis sensitivitas di atas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuarial di mana semua
asumsi lainnya dianggap konstan. Dalam praktiknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan beberapa
asumsi mungkin saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas liabilitas imbalan pasti atas asumsi
aktuarial utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini liabilitas imbalan pasti dengan menggunakan
metode projected unit credit pada akhir periode pelaporan) telah diterapkan seperti dalam perhitungan
liabilitas pensiun yang diakui dalam laporan posisi keuangan.

9.   Komitmen dan Kontinjensi

Komitmen

Perseroan mengadakan perjanjian dengan PT Megaplaza untuk menyewa gedung kantor di Jl. HR.
Rasuna Said, Jakarta sampai Juni 2025. Perseroan mengakui komitmen perjanjian sewa tersebut
sebagai liabilitas sewa.

Kontinjensi
Perseroan tidak memiliki liabilitas kontinjen yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2024.

 MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA TIDAK ADA LIABILITAS YANG AKAN
 DILUNASI/DIBAYAR MENGGUNAKAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM DAN TIDAK
 TERDAPAT LIABILITAS PERSEROAN YANG TELAH JATUH TEMPO TETAPI BELUM
 DILUNASI

 PERSEROAN TIDAK MEMILIKI PEMBATASAN-PEMBATASAN (NEGATIVE COVENANTS)
 YANG MERUGIKAN PEMEGANG OBLIGASI



                                                  27
Page 52
DENGAN MELIHAT KONDISI KEUANGAN PERSEROAN, MANAJEMEN PERSEROAN
SANGGUP UNTUK MENYELESAIKAN SELURUH LIABILITASNYA SESUAI DENGAN
PERSYARATAN SEBAGAIMANA MESTINYA
SELURUH LIABILITAS PERSEROAN PADA TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR
TELAH DIUNGKAPKAN DI DALAM PROSPEKTUS INI
TIDAK TERDAPAT FAKTA MATERIAL YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN
PADA LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN
TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK DAN LIABILITAS
DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK SAMPAI
DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN




                                 28
Page 53
IV.     IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama
dengan laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan tersebut yang tercantum
dalam Prospektus ini. Untuk informasi lebih lanjut, Investor juga harus membaca Bab V Prospektus ini
yang berjudul Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.

Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan
Perseroan yang telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain dan laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 beserta catatan atas laporan keuangan tersebut.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen
Perseroan sesuai dengan SAK Indonesia dan Peraturan Nomor VIII.G.7 tentang Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Laporan keuangan Perseroan
pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah
diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan
standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang
diterbitkan kembali tertanggal 8 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec.,
CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0222).

Laporan Posisi Keuangan

                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
                                                                       31 Desember
                          Uraian
                                                                  2024               2023
 ASET
 Kas dan setara kas
- Pihak ketiga                                                       368.890              510.989
- Pihak berelasi                                                         461                5.262
Piutang pembiayaan konsumen bersih setelah dikurangi
  cadangan kerugian penurunan nilai sebesar
  Rp1.512.901
  (2023: 1.440.449)
- Pihak ketiga                                                    30.291.735           28.921.719
- Pihak berelasi                                                      91.273               58.186
Piutang pembiayaan Murabahah bersih setelah dikurangi
  cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp55.667
  (2023: 46.128)
- Pihak ketiga                                                     1.680.199             1.339.613
Investasi bersih dalam sewa pembiayaan
- Pihak ketiga                                                       254.076              274.650
Piutang pembiayaan penyalur kendaraan setelah
  dikurangi nilai sebesar Rp3.686 (2023: 4.775)
- Pihak ketiga                                                       870.469             1.097.509
- Pihak berelasi                                                      55.654                43.427
Biaya dibayar dimuka
- Pihak ketiga                                                        11.690                10.493
- Pihak berelasi                                                      31.205                28.585
Uang muka                                                              5.185                 7.116
Piutang lain-lain
- Pihak ketiga                                                       827.331              327.482
- Pihak berelasi                                                     679.851              290.184




                                                29
Page 54
                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                            31 Desember
                        Uraian
                                                      2024                2023
Aset derivatif                                         1.072.322              637.926
Aset pajak tangguhan - bersih                            137.982               73.829
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan      928.812            1.047.204
  sebesar Rp448.273 (2023: 395.047)
Aset lain-lain
- Pihak ketiga                                             5.326               5.439
JUMLAH ASET                                           37.312.461          34.679.613
LIABILITAS
Utang penyalur kendaraan
- Pihak ketiga                                             2.111               3.713
- Pihak berelasi                                               -               1.884
Liabilitas sewa pembiayaan                                 1.677               2.097
Utang lain-lain
- Pihak ketiga                                          512.994              534.384
- Pihak berelasi                                        429.133              240.495
Akrual
- Pihak ketiga                                          601.441              782.490
Surat berharga yang diterbitkan
- Obligasi                                             4.356.420           3.136.572
Pinjaman
- Pihak ketiga                                        25.770.883          25.144.938
Liabilitas derivatif                                      96.370              44.111
Utang pajak
- Pajak penghasilan                                      106.820              72.982
- Pajak lain-lain                                         24.687              13.624
Imbalan kerja                                            115.785              90.849
JUMLAH LIABILITAS                                     32.018.321          30.068.139
EKUITAS
Modal saham biasa – nilai nominal Rp1.000 per saham
(nilai penuh)
- Modal dasar – 2.000.000.000 saham
- Modal ditempatkan dan disetor penuh - 800.000.000
                                                        800.000              800.000
  saham
Saldo laba
- Cadangan wajib                                          88.000              80.000
- Belum dicadangkan                                    4.331.227           3.562.800
Cadangan lindung nilai arus kas                           74.913             168.674
JUMLAH EKUITAS                                         5.294.140           4.611.474
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                         37.312.461          34.679.613




                                               30
Page 55
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                                     31 Desember
 Uraian
                                                                2024               2023
 Pendapatan
 Pembiayaan konsumen                                              3.543.129             3.195.256
 Marjin Murabahah                                                   167.263               131.705
 Sewa pembiayaan                                                     24.721                22.085
 Sewa operasi                                                       202.411               172.585
 Pembiayaan penyalur kendaraan                                       66.939                59.647
 Bunga bank                                                          14.555                12.811
 Lain-lain                                                          323.476               254.448
 Jumlah Pendapatan                                                4.342.494             3.848.537
 Beban
 Bunga dan keuangan                                             (1.830.153)            (1.547.877)
 Cadangan kerugian penurunan nilai
 - Piutang pembiayaan konsumen, piutang pembiayaan
   Murabahah dan piutang pembiayaan penyalur                      (505.177)              (584.150)
   kendaraan
 - Lainnya                                                        (230.159)              (122.842)
 Beban umum                                                       (782.813)              (714.690)
 Laba selisih kurs - bersih                                             992                     73
 Jumlah Beban                                                   (3.347.310)            (2.969.486)
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                     995.184                879.051
 Beban Pajak Penghasilan                                          (214.287)              (188.718)
 Laba Bersih                                                        780.897                690.333
 Penghasilan komprehensif lain
 Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
     - Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasca              (5.731)                  (391)
          kerja
     - Pajak penghasilan terkait                                       1.261                     86
                                                                     (4.470)                  (305)
 Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
    - Lindung nilai arus kas                                      (120.207)               178.279
    - Pajak penghasilan terkait                                      26.446               (39.221)
                                                                   (93.761)               139.058
 Pendapatan Komprehensif Lain - setelah pajak                      (98.231)               138.753
                                                                    682.666               829.086
 Jumlah Penghasilan Komprehensif
 Laba per Saham (nilai penuh)                                           976                    863

Rasio Keuangan Penting

                                                      (dalam persentase, kecuali dinyatakan lainnya)
                                                                        31 Desember
                            Uraian
                                                                2024                   2023
 Laba sebelum pajak penghasilan / pendapatan                           22,92                  22,84
 Pendapatan / jumlah aset                                              11,64                  11,10




                                                31
Page 56
                                                                             (dalam persentase, kecuali dinyatakan lainnya)
                                                                                                    31 Desember
                                    Uraian
                                                                                           2024                        2023
 Laba bersih / pendapatan                                                                          17,98                       17,94
 Laba bersih / jumlah aset (ROA)                                                                    2,73                         2,73
 Laba bersih / jumlah ekuitas (ROE)                                                                15,72                       16,12
 Gearing ratio* (x)                                                                                 5,69                         6,13
 Debt to equity ratio (x)                                                                           6,05                         6,52
 Jumlah liabilitas / jumlah aset (x)                                                                0,86                         0,87
 Jumlah liabilitas dalam mata uang asing / modal sendiri (x)                                        2,80                         3,17
 Financing to Asset                                                                                89,09                       91,51
 Networth terhadap modal disetor                                                                  661,77                      576,43
 Non-performing financing (NPF)                                                                     0,48                         0,48
 Interest coverage ratio                                                                           1,54x                       1,57x
 Debt service coverage ratio                                                                        0,16                         0,18
Keterangan:
* Gearing Ratio: Jumlah kewajiban yang mengandung beban bunga (pinjaman dan surat berharga yang diterbitkan) dibandingkan dengan ekuitas
  Perseroan.


Sehubungan dengan pemenuhan rasio pada tabel di atas, Perseroan berkeyakinan dapat
memenuhi dan membayar kewajiban Perseroan yang masih outstanding.

Rasio Keuangan Yang Dipersyaratkan Dalam Perjanjian Utang

                                                            Rasio yang                              31 Desember
                Rasio Keuangan
                                                          dipersyaratkan                    2024                       2023
 Gearing Ratio (x)                                         Maksimum 10x                               5,69                       6,13


Pada perjanjian pinjaman dan perjanjian perwaliamanatan, Perseroan diwajibkan untuk menjaga
gearing ratio maksimal 10:1. Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan.




                                                                  32
Page 57
V.     ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasional Perseroan
dalam bab ini harus dibaca bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan laporan
keuangan Perseroan yang telah diaudit, beserta catatan atas laporan keuangan tersebut.

Informasi keuangan yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan yang
telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dan laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan
2023 beserta catatan atas laporan keuangan tersebut.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen
Perseroan sesuai dengan SAK Indonesia dan Peraturan Nomor VIII.G.7 tentang Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Laporan keuangan Perseroan
pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah
diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan
standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang
diterbitkan kembali tertanggal 8 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec.,
CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0222).

1. UMUM

Perseroan didirikan di Jakarta pada tanggal 19 Mei 1994 dengan nama PT KDLC Bancbali Finance.
Perseroan memperoleh lisensi untuk beroperasi sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang
Lembaga Pembiayaan dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusan No.420/KMK.017/1994
tertanggal 18 Agustus 1994.

Dalam melakukan kegiatan usahanya Perseroan senantiasa berusaha memperluas jaringannya di
kota-kota besar seluruh Indonesia, sehingga sampai saat ini Perseroan telah memiliki 40 Kantor
Cabang, 40 Kantor Cabang Syariah dan 5 Kantor Selain Kantor Cabang yang tersebar di berbagai
wilayah di Indonesia.

Kegiatan usaha Perseroan dimaksudkan untuk menunjang kelompok usaha Astra sebagai produsen
dan distributor otomotif, khususnya kendaraan bermotor merek Toyota di Indonesia, melalui pemberian
fasilitas pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor yang diproduksi dan dipasarkan oleh Toyota
kepada para konsumen.

Dalam rangka memberikan kemudahan bagi pelanggannya dalam melakukan pembayaran, Perseroan
memberikan beberapa alternatif pembayaran kepada konsumen, diantaranya melalui auto debet, virtual
account, Post Dated Cheque (PDC), kantor pos dan pembayaran secara tunai. Kerjasama tersebut
dilakukan dengan beberapa bank besar di Indonesia, antara lain: PT Bank Permata Tbk., PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Central Asia Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Perseroan memiliki jaringan pembayaran di seluruh Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berlogo Alto,
Prima dan ATM Bersama; serta seluruh Kantor Pos di Indonesia.

Perseroan selalu melakukan manajemen sumber daya manusia yang berkesinambungan sesuai
dengan arahan Astra Group yang selalu menempatkan karyawan sebagai aset utama sebuah
perusahaan. Semangat Kaizen yang menekankan Continuous Improvement juga sudah menjadi
budaya Perseroan yang terbukti membuat Toyota menjadi perusahaan otomotif paling sukses di dunia.

Perseroan juga mempunyai strategi-strategi usaha untuk meningkatkan kinerja, Perseroan mempunyai
strategi-strategi sebagai berikut:




                                                33
Page 58
-    Pengembangan produk-produk agar semakin sesuai dengan kebutuhan pelanggan, baik produk
     pembiayaan kendaraan baru, kendaraan bekas ataupun produk multiguna;
-    Penawaran yang lebih kompetitif dan menarik untuk pembiayaan model-model baru dan unggulan
     dari kendaraan Toyota, Daihatsu, Lexus;
-    Pembiayaan Syariah bagi konsumen-konsumen yang hendak membeli mobil dengan konsep
     syariah;
-    Transformasi digital sehingga mampu menghadirkan pengalaman terbaik kepada konsumen; dan
-    Pengembangan aplikasi-aplikasi digital Perseroan agar kebutuhan proses bisnis stakeholder
     semakin mudah dijangkau.

2. FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONDISI KEUANGAN DAN KINERJA
   PERSEROAN

1)   Kondisi perekonomian
     Perseroan dihadapi dengan kondisi perekonomian dengan ketidakpastian karena situasi pandemi
     pada tahun 2020 – 2021 dan kemudian pengaruh perang politik dunia pada tahun 2022, dimana
     hal ini mempengaruhi daya beli masyarakat dan ekonomi makro dengan meningkatnya tingkat
     suku bunga dan juga harga BBM.

     Ditengah kondisi ekonomi yang kurang kondusif Perseroan tetap mampu meningkatkan nilai
     penjualan dari tahun ke tahun dan dapat mempertahankan tingkat pertumbuhan profit Perseroan.
     Hal ini didukung dari strategi Perseroan yang telah mengantisipasi kecukupan dan kestabilan
     likuiditas Perseroan dengan dilakukannya stress test secara berkala untuk melihat pengaruh
     Perseroan dalam menghadapi kondisi ekonomi yang ekstrem.

2)   Perubahan nilai tukar mata uang asing dan tingkat suku bunga
     Perubahan nilai tukar mata uang asing tidak memberikan pengaruh signifikan karena Perseroan
     melakukan lindung nilai (hedging) semua hutang dalam mata uang asing menggunakan Cross
     Currency Swap. Perseroan juga menjaga risiko fluktuasi suku bunga dengan menetapkan suku
     bunga fixed rate di awal dengan Pihak Bank. Perseroan selalu memonitor pergerakan kondisi
     pasar dan Cost of Fund yang akan mempengaruhi tingkat suku bunga penjualan kredit.

3)   Pendanaan
     Pendanaan merupakan faktor yang penting untuk perusahaan pembiayaan baik dari segi
     ketersediaan dana dan rendahnya sumber dana relatif dengan kompetitor. Competitive advantage
     dari Perseroan adalah dukungan perbankan terutama dari bank-bank Jepang yang bisa
     menyediakan dana dengan bunga yang relatif rendah. Hal ini dimungkinkan dengan adanya
     dukungan dari Toyota yang mempunyai hubungan istimewa dengan bank-bank internasional
     secara umum dan bank-bank Jepang secara khususnya. Perseroan juga mendapatkan dukungan
     dana dari sebuah institusi pembiayaan yang dipunyai oleh pemerintah Jepang. Melihat rasio Debt
     Service Coverage Ratio, Perseroan menunjukkan kemampuan yang memadai dalam memenuhi
     kewajiban keuangan, baik untuk pembayaran bunga maupun pokok utang. Perseroan saat ini
     sudah mempunyai manajemen risiko kredit yang baik, terbukti dari lebih rendahnya kredit
     bermasalah Perseroan dibandingkan dengan industri rata-rata. Sehingga pembayaran atas
     pembiayaan dari konsumen tetap terkendali, dan Perseroan dapat memastikan kemampuannya
     dalam memenuhi kewajibannya.

     Likuiditas perbankan masih terjaga dengan baik sehingga perusahaan pembiayaan tidak
     mengalami masalah untuk menopang penjualan mobil secara kredit. Dalam hal penjualan kredit,
     Perseroan didukung oleh Astra International Tbk. yang merupakan distributor dari Toyota,
     Daihatsu dan Lexus, ATPM sekaligus pemegang dealership Toyota di Indonesia yang merupakan
     pemegang saham Perseroan.




                                                34
Page 59
4)   Manajemen risiko kredit
     Seleksi yang benar dan penanganan kredit bermasalah merupakan faktor yang penting untuk
     perusahaan pembiayaan. Perseroan saat ini sudah mempunyai manajemen risiko kredit yang baik,
     terbukti dari lebih rendahnya kredit bermasalah Perseroan dibandingkan dengan industri rata-rata.
     Pelatihan dan perbaikan juga terus dilakukan di setiap aspek manajemen risiko sehingga
     Perseroan bisa melakukan ekspansi secara organik. Risiko pasar juga merupakan hal yang
     penting untuk Perseroan dimana penerapan Asset and Liability Management sudah diterapkan
     dari pertama kali Perseroan berdiri, didukung oleh pengalaman Toyota Financial Services
     Corporation yang merupakan captive finance terbesar di dunia yang merupakan salah satu
     pemegang saham Perseroan.

5)   Penjualan kendaraan roda empat
     Kenaikan atau penurunan penjualan kendaraan roda empat dalam jangka pendek tidak
     mempunyai dampak langsung terhadap hasil usaha dan/atau hasil operasi Perseroan, karena
     kenaikan/penurunan penjualan kendaraan bermotor tidak selalu diiringi dengan
     peningkatan/penurunan kegiatan usaha Perseroan. Akan tetapi dalam jangka panjang, kenaikan
     atau penurunan penjualan kendaraan roda empat tersebut memang mempunyai dampak yang
     cukup erat dengan kegiatan usaha Perseroan.

6)   Perubahan perilaku pelanggan
     Perubahan perilaku pelanggan mempunyai dampak langsung yang tidak terlalu signifikan
     terhadap hasil usaha dan/atau hasil operasi Perseroan. Biasanya pada saat menjelang hari raya
     Idul Fitri atau pun di akhir tahun, terjadi pelonjakan pembiayaan kendaraan bermotor dikarenakan
     kebutuhan pelanggan yang meningkat di bidang transportasi dan adanya kegiatan pemasaran
     khusus dan/atau harga spesial akhir tahun.

7)   Perkembangan aktivitas pemasaran
     Perkembangan aktivitas pemasaran berdampak langsung terhadap hasil usaha dan/atau hasil
     operasi Perseroan. Hal ini terlihat dari usaha Perseroan untuk memperluas area pemasaran yang
     diiringi dengan peningkatan usaha pembiayaan yang dilakukan Perseroan.

8)   Kondisi persaingan dan perubahan yang terjadi pada pesaing
     Kondisi persaingan dan perubahan yang terjadi pada pesaing/competitor berdampak tidak
     langsung terhadap hasil usaha dan/atau hasil operasi Perseroan. Adanya kompetitor merupakan
     alat untuk memacu Perseroan untuk menjadi perusahaan yang lebih baik lagi sehingga Perseroan
     membuka diri untuk senantiasa melakukan perubahan demi kebaikan Perseroan dan stakeholder-
     nya.

     Pesaing utama Perseroan adalah bank-bank dengan bidang usaha di produk kredit kepemilikan
     mobil yang menawarkan bunga rendah kepada konsumen. Hal ini dimungkinkan karena bank bisa
     mendapatkan dana murah dari masyarakat. Agar mampu bersaing secara sehat, Perseroan selalu
     melakukan inovasi dan menawarkan layanan yang lebih baik sehingga memberikan nilai tambah
     untuk konsumen. Continuous improvement selalu dilakukan di semua lini bisnis sehingga
     Perseroan bisa menjaga biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan dengan bank-bank.
     Selain itu, Perseroan juga lebih aktif dalam hal menjaga hubungan baik dan komunikasi yang
     lancar dengan dealer-dealer.

9)   Pengembangan produk-produk baru
     Pengembangan produk-produk baru Perseroan berdampak langsung terhadap hasil usaha
     dan/atau hasil operasi Perseroan. Pengembangan produk-produk tersebut antara lain paket-paket
     pembiayaan yang menarik bagi pelanggan diciptakan dengan mempertimbangkan ketersediaan
     kendaraan dari Toyota dan minat konsumen.




                                                 35
Page 60
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

A.   PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI

     Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menetapkan
     PSAK dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang berlaku efektif pada tanggal
     1 Januari 2024 sebagai berikut:
     - Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia ("KSPKI") dan perubahan nomor PSAK dan
         ISAK dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar Akuntansi
         Keuangan), berlaku efektif tanggal 1 Januari 2024. KSPKI mengatur pilar SAK yang berlaku di
         Indonesia, kriteria, dan perpindahan antar pilar SAK, sedangkan perubahan nomor mengatur
         ketentuan penomoran PSAK dan ISAK yang mengacu pada IFRS Accounting Standards,
         standar akuntansi lokal, dan standar akuntansi syariah;
     - Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik;
     - Amendemen PSAK 201: “Penyajian Laporan Keuangan” terkait liabilitas jangka panjang
         dengan kovenan;
     - Amendemen PSAK 207 dan PSAK 107 terkait “Pengaturan Pembiayaan Pemasok”; dan
     - Amendemen PSAK 409: “Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah” dan PSAK 401: “Penyajian
         Laporan Keuangan Syariah”.

     Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap
     kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan
     keuangan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

B.   ASET KEUANGAN

     Perseroan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori pengukuran aset keuangan yang
     diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan yang diukur pada nilai wajar (melalui penghasilan
     komprehensif lain). Perseroan memiliki instrumen lindung nilai atas arus kas. Klasifikasi ini
     tergantung dari tujuan perolehan aset keuangan tersebut. Manajemen menentukan klasifikasi aset
     keuangan tersebut pada saat awal pengakuannya.

     Sesuai dengan PSAK 109, terdapat tiga klasifikasi pengukuran aset keuangan:
     i. Biaya perolehan diamortisasi;
     ii. Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”);
     iii. Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVOCI”).

     Aset keuangan diklasifikasikan menjadi kategori tersebut di atas berdasarkan model bisnis di mana
     aset keuangan tersebut dimiliki dan karakteristik arus kas kontraktualnya. Model bisnis
     merefleksikan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola untuk mencapai tujuan bisnis tertentu.

     Aset keuangan dengan biaya perolehan diamortisasi

     Aset keuangan dapat diukur dengan biaya perolehan diamortisasi hanya jika memenuhi kedua
     kondisi berikut dan tidak ditetapkan sebagai FVTPL:
     - Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan untuk
        tujuan mendapatkan arus kas kontraktual (held to collect); dan
     - Kriteria kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu menghasilkan arus kas yang
        merupakan pembayaran pokok dan bunga semata (“SPPI”) dari jumlah pokok terutang.

     Aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

     Suatu instrumen utang diukur pada FVOCI, hanya jika memenuhi kedua kondisi berikut dan tidak
     ditetapkan sebagai FVTPL:



                                                  36
Page 61
-   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuan tercapai dengan mendapatkan arus
    kas kontraktual dan menjual aset keuangan (held to collect and sell); dan
-   Kriteria kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu menghasilkan arus kas yang
    merupakan pembayaran pokok dan bunga semata dari jumlah pokok terutang.

Seluruh aset keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi atau FVOCI sebagaimana ketentuan di atas diukur dengan FVTPL.

Aset dapat dijual dari portofolio hold to collect ketika terdapat peningkatan risiko kredit. Penghentian
untuk alasan lain diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak signifikan jumlahnya
atau tidak sering.

Laba rugi yang belum direalisasi atas aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai FVOCI
ditangguhkan di pendapatan komprehensif lain sampai aset tersebut dihentikan. Aset keuangan
dapat ditetapkan sebagai FVTPL hanya jika ini dapat mengeliminasi atau mengurangi accounting
mismatch.

Penilaian apakah arus kas kontraktual hanya merupakan SPPI semata

Untuk tujuan penilaian ini, ‘pokok’ didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada
pengakuan awal. ‘Bunga’ didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai waktu atas uang dan untuk risiko
kredit yang terkait dengan jumlah pokok yang terutang selama periode waktu tertentu dan untuk
risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya (misalnya risiko likuiditas dan biaya administrasi), serta
marjin keuntungan.

Dalam menilai apakah arus kas kontraktual adalah SPPI, Perseroan mempertimbangkan ketentuan
kontraktual instrument tersebut. Hal ini termasuk menilai apakah aset keuangan mengandung
ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual sehingga tidak
memenuhi kondisi ini. Dalam melakukan penilaian, Perseroan mempertimbangkan:

-      Kejadian kontinjensi yang akan mengubah jumlah dan waktu arus kas;
-      Fitur leverage;
-      Persyaratan pelunasan dipercepat dan perpanjangan fasilitas;
-      Ketentuan yang membatasi klaim Perseroan atas arus kas dari aset tertentu (seperti
       pinjaman non-recourse); dan
-      Fitur yang memodifikasi imbalan dari nilai waktu atas uang (seperti penetapan ulang suku
       bunga berkala).

Penilaian model bisnis

Model bisnis mengacu pada bagaimana aset keuangan dikelola bersama untuk menghasilkan arus
kas untuk Perseroan. Arus kas mungkin dihasilkan dengan menerima arus kas kontraktual, menjual
aset keuangan atau keduanya. Model bisnis ditentukan pada tingkat agregasi dimana kelompok
aset dikelola bersama untuk mencapai tujuan tertentu dan tidak bergantung pada niat Manajemen
pada instrumen individual.

Perseroan menilai model bisnis pada aset keuangan setidaknya pada tingkat lini bisnis atau pada
di mana terdapat variasi mandat/tujuan dalam lini bisnis, pada lini bisnis produk atau pada tingkat
desk yang lebih granular (misalnya sub-portofolio atau sub-lini bisnis).

Penentuan model bisnis dilakukan dengan mempertimbangkan semua bukti relevan yang tersedia
pada tanggal penilaian. Ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada:




                                                37
Page 62
-   Bagaimana kinerja bisnis dan aset keuangan yang ada di dalam unit bisnis itu dievaluasi dan
    dilaporkan kepada manajemen. Tingkat pemisahan yang diidentifikasi untuk klasifikasi PSAK
    109 harus konsisten dengan bagaimana portofolio aset dipisahkan dan dilaporkan kepada
    manajemen.
-   Risiko yang mempengaruhi kinerja unit bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam unit bisnis
    itu dan khususnya bagaimana risiko itu dikelola; dan
-   Bagaimana manajer unit bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada
    nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang dikumpulkan).

Penentuan model bisnis dilakukan berdasarkan skenario yang diperkirakan akan terjadi oleh
Perseroan dan tidak dalam kondisi sangat tertekan atau ’kondisi terburuk’. Jika aset dijual dalam
kondisi yang tidak diharapkan oleh Perseroan untuk berlaku ketika aset diakui, klasifikasi aset
keuangan yang ada dalam portofolio tidak disajikan secara tidak akurat, tetapi kondisi tersebut
harus dipertimbangkan untuk aset yang diperoleh di masa mendatang.

Pemilihan model operasi dalam PSAK 109 dirancang sedemikian rupa sehingga akuntansi untuk
instrumen di FVTPL adalah pilihan yang cepat/conscious.

Perubahan pada model bisnis atau pengenalan model bisnis baru ditentukan melalui proses
persetujuan unit bisnis baru.

Perseroan dapat mereklasifikasi seluruh aset keuangan yang terpengaruh jika dan hanya jika,
model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan berubah.

Pengakuan

Perseroan menggunakan tanggal transaksi untuk kontrak regular ketika mencatat transaksi aset
keuangan. Pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan setelah pengakuan awal tergantung
pada klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut.

Untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari jumlah utang yang diakui pada
pengakuan awal liabilitas. Biaya transaksi tersebut diamortisasi selama umur instrumen
berdasarkan metode suku bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari beban bunga.

Penurunan nilai aset keuangan

PSAK 109 mengharuskan cadangan kerugian diakui sebesar kerugian kredit ekspektasian 12 bulan
(“ECL”) atau kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur aset keuangan (lifetime ECL). Lifetime
ECL adalah kerugian kredit ekspektasian yang berasal dari semua kemungkinan kejadian gagal
bayar sepanjang umur ekspektasian suatu instrumen keuangan, sedangkan ECL 12 bulan adalah
porsi dari kerugian kredit ekspektasian yang berasal dari kemungkinan kejadian gagal bayar dalam
12 bulan setelah tanggal pelaporan.

ECL diakui untuk seluruh instrumen utang keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan keuangan
yang diklasifikasikan sebagai bagian untuk ditahan/bagian untuk ditahan dan dijual (hold to
collect/hold to collect and sell) dan memiliki arus kas SPPI. Kerugian kredit ekspektasian tidak
diakui untuk instrumen ekuitas yang ditetapkan sebagai FVOCI.

Perseroan menggunakan model yang kompleks yang menggunakan matriks kemungkinan gagal
bayar atau probability of default (“PD”), estimasi kerugian jika terjadi gagal bayar dan eksposur saat
gagal bayar atau exposure at default (“EAD”), yang didiskontokan menggunakan suku bunga
efektif.




                                               38
Page 63
C.   LIABILITAS KEUANGAN

     Perseroan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya hanya dalam satu kategori yaitu liabilitas
     keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, dikarenakan Perseroan tidak memiliki
     liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Perseroan memiliki instrumen
     lindung nilai atas arus kas

     Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi

     Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi
     diukur pada nilai wajar dikurangi biaya transaksi (jika ada) yang dapat diatribusikan secara
     langsung atas penerbitan liabilitas keuangan. Setelah pengakuan awal, Perseroan mengukur
     seluruh liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dengan
     menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif diakui sebagai “Beban
     bunga dan keuangan”.

     Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi antara lain utang penyalur
     kendaraan, utang lain-lain, akrual, pinjaman, dan surat berharga yang diterbitkan.


4. KEUANGAN

A.   LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023

Berikut ini gambaran mengenai perkembangan pendapatan, beban dan laba bersih Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:

                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                                           31 Desember
                        Keterangan
                                                                    2024                  2023
 Jumlah Pendapatan                                                    4.342.494              3.848.537
 Jumlah Beban                                                        (3.347.310)           (2.969.486)
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                         995.184                879.051
 Laba Bersih                                                            780.897                690.333
 Jumlah Pendapatan Komprehensif                                         682.666                829.086




                                                 39
Page 64
                  GRAFIK PERTUMBUHAN PENDAPATAN DAN LABA BERSIH
                                (dalam jutaan Rupiah)


                 4.342.494
                                                                      3.848.537




                                    780.897                                              690.333



                             2024                                                 2023

                                              Pendapatan    Laba Bersih


1)   PENDAPATAN

                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                                               31 Desember
 Uraian
                                                                          2024               2023
 Pembiayaan konsumen                                                       3.543.129           3.195.256
 Marjin Murabahah                                                            167.263             131.705
 Sewa pembiayaan                                                              24.721              22.085
 Sewa operasi                                                                202.411             172.585
 Pembiayaan penyalur kendaraan                                                66.939              59.647
 Bunga bank                                                                   14.555              12.811
 Lain-lain                                                                   323.476             254.448
 Jumlah Pendapatan                                                         4.342.494           3.848.537

Sebagian besar pendapatan Perseroan berasal dari pendapatan pembiayaan konsumen yang
memberikan kontribusi sebesar 81,59% dan 83,03% dari total pendapatan bersih untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, merupakan pendapatan utama dari kegiatan
usaha yang telah diperoleh Perseroan.

Dalam rangka menjaga kualitas piutang pembiayaan, Perseroan menerapkan kebijakan penyaluran
kredit yang hati-hati (prudent), yaitu melalui perbaikan terus-menerus terhadap kualitas analisa kredit
serta kualitas survei sebelum perjanjian kredit dengan pelanggan ditandatangani.

Peningkatan atau penurunan pendapatan Perseroan banyak dipengaruhi oleh faktor dari luar,
diantaranya kenaikan ataupun penurunan penjualan kendaraan roda empat, tingkat suku bunga yang
berfluktuasi dan kondisi ekonomi.

Bila terjadi perubahan harga, Perseroan akan melakukan penyesuaian pembiayaan konsumen
mengikuti kondisi pasar. Terhadap perubahan yang terjadi, Perseroan berusaha untuk tetap menjaga
pendapatan bersih Perseroan yang akan diterima pada periode berjalan.




                                                       40
Page 65
PENDAPATAN PEMBIAYAAN KONSUMEN

Pendapatan pembiayaan konsumen untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
sebesar Rp3.543.129 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp347.873 juta atau sebesar 10,89%
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp3.195.256
juta. Hal ini terutama disebabkan karena kenaikan rata-rata dari saldo piutang pembiayaan konsumen
dari selama tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 seiring dengan adanya pembiayaan baru di tahun
2024.

PENDAPATAN SEWA PEMBIAYAAN

Pendapatan sewa pembiayaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
sebesar Rp24.721 juta, yang mengalami kenaikan sebesar Rp2.636 juta atau sebesar 11,93%
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp22.085
juta. Hal ini terutama disebabkan kenaikan rata-rata Investasi bersih dalam sewa pembiayaan selama
tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 seiring dengan adanya pembiayaan baru di tahun 2024.

PENDAPATAN PEMBIAYAAN PENYALUR KENDARAAN

Pendapatan pembiayaan penyalur kendaraan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 adalah sebesar Rp66.939 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp7.292 juta atau sebesar
12,22% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar
Rp59.647 juta. Hal ini terutama disebabkan karena kenaikan rata-rata piutang pembiayaan penyalur
kendaraan selama tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023

PENDAPATAN BUNGA BANK

Pendapatan bunga bank untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp14.555 juta, yang mengalami kenaikan sebesar Rp1.744 juta atau sebesar 13,61% dibandingkan
dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp12.811 juta. Hal ini
terutama disebabkan karena kenaikan tingkat suku bunga simpanan di tahun 2024

PENDAPATAN LAIN-LAIN

Pendapatan lain-lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp323.476 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp69.028 juta atau sebesar 27,13%
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp254.448
juta. Hal ini terutama disebabkan karena kenaikan pendapatan denda dan penalti di tahun 2024.

2)   BEBAN

                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
                                                                       31 Desember
 Uraian
                                                                 2024                2023
 Bunga dan keuangan                                              (1.830.153)          (1.547.877)
 Cadangan kerugian penurunan nilai
 - Piutang pembiayaan konsumen, Piutang pembiayaan
   Murabahah dan piutang pembiayaan penyalur                       (505.177)           (584.150)
   kendaraan
 - Lainnya                                                         (230.159)           (122.842)
 Umum dan administrasi                                             (782.813)           (714.690)
 Laba selisih kurs – bersih                                              992                  73
 Jumlah Beban                                                    (3.347.310)         (2.969.486)




                                               41
Page 66
BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN

Beban bunga dan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
sebesar Rp1.830.153 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp282.276 juta atau sebesar 18,24%
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp1.547.877
juta. Hal ini terutama disebabkan karena kenaikan jumlah rata-rata pinjaman dan surat berharga
Perseroan, serta suku bunga pinjaman di tahun 2024. Perseroan juga terus menjaga dan mengelola
tingkat suku bunga dari penarikan pinjaman baru dan penerbitan surat berharga tersebut agar tetap
kompetitif sehingga beban bunga tetap efisien dan minimum dan mendorong pertumbuhan laba bersih
Perseroan kedepannya.

CADANGAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI

Perseroan menetapkan penyisihan kerugian penurunan nilai berdasarkan evaluasi penurunan nilai
secara kolektif dan individual. Untuk tujuan evaluasi penurunan nilai secara kolektif, piutang
dikelompokkan berdasarkan kesamaan karakteristik risiko kredit dan kerugiannya ditentukan
berdasarkan data kerugian historis. Piutang ragu-ragu akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih
dari 150 hari atau pada saat piutang tersebut diputuskan tidak dapat tertagih.

Penerimaan kemudian dari piutang yang telah dihapusbukukan pada periode sebelumnya ataupun
periode berjalan, dikreditkan dalam laporan laba rugi tahun berjalan.

Cadangan kerugian penurunan nilai untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
sebesar Rp735.336 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp28.344 juta atau sebesar 4,01%
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp706.992
juta. Hal ini terutama disebabkan karena kenaikan portofolio piutang di tahun 2024. Penambahan
cadangan kerugian penurunan nilai ini dirasa telah cukup dan sesuai dengan strategi Perseroan untuk
mendorong keberlanjutan pertumbuhan aset kedepannya.

BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

Beban umum dan administrasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
sebesar Rp782.813 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp68.123 juta atau sebesar 9,53%
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp714,690
juta. Hal ini terutama disebabkan karena peningkatan biaya depresiasi untuk produk Kinto.

LABA / (RUGI) SELISIH KURS - BERSIH

Rugi selisih kurs - bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp992 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp919 juta atau sebesar 1258,90% dibandingkan
dengan laba selisih kurs – bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang
sebesar Rp73 juta. Hal ini terutama disebabkan karena pergerakan kurs di tahun 2024.

3)   LABA BERSIH

Laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp780.897
juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp90.564 juta atau sebesar 13,12% dibandingkan dengan
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp690.333 juta. Hal ini terutama
disebabkan karena peningkatan pendapatan di tahun 2022.




                                                42
Page 67
B.   POSISI KEUANGAN

Tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                              31 Desember
 Keterangan
                                                                                       2024                 2023
 Jumlah Aset                                                                           37.312.461           34.679.613
 Jumlah Liabilitas                                                                     32.018.321           30.068.139
 Jumlah Ekuitas                                                                         5.294.140            4.611.474


                     GRAFIK PERTUMBUHAN ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS
                                   (dalam jutaan Rupiah)


                     37.312.461
                                                                          34.679.613
                                  32.018.321
                                                                                        30.068.139




                                               5.294.140                                        4.611.474




                             Tahun 2024                                           Tahun 2023

                                                   aset    liabilitas   ekuitas


LIABILITAS

Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp32.018.321 juta, yang
mengalami peningkatan sebesar Rp1.950.182 juta atau sebesar 6,49% dibandingkan dengan posisi
pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp30.068.139 juta. Hal tersebut terutama disebabkan
karena kenaikan atas surat berharga yang diterbitkan dan pinjaman dan di tahun 2024.

Surat berharga yang diterbitkan

Surat berharga yang diterbitkan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp4.356.420 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp1.219.848 juta atau sebesar 38,89%
dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp3.136.572 juta. Hal
tersebut terutama disebabkan karena penerbitan surat berharga Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III
Seri A, Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Seri B, Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Seri C, Obligasi
Berkelanjutan IV Tahap IV Seri A, dan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV Seri B. Perseroan terus
menjaga dan mengelola tingkat suku bunga dari penerbitan surat berharga tersebut agar tetap
kompetitif sehingga pertumbuhan Perseroan dapat optimal dan berkelanjutan.




                                                              43
Page 68
Pinjaman

Pinjaman Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp25.770.883 juta, yang
mengalami peningkatan sebesar Rp625.945 juta atau sebesar 2,49% dibandingkan dengan posisi pada
tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp25.144.938 juta. Hal tersebut terutama disebabkan karena
peningkatan kebutuhan pendanaan untuk pembiayaan baru di tahun 2024. Perseroan terus menjaga
dan mengelola tingkat suku bunga dari penarikan pinjaman baru agar tetap kompetitif sehingga
pertumbuhan Perseroan dapat optimal dan berkelanjutan.

ASET

Jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp37.312.461 juta, yang
mengalami peningkatan sebesar Rp2.632.848 juta atau sebesar 7,59% dibandingkan dengan posisi
pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp34.679.613 juta. Hal tersebut terutama disebabkan
karena kenaikan jumlah piutang pembiayaan konsumen seiring dengan peningkatan pembiayaan baru
kendaraan Toyota dan Daihatsu di tahun 2024.

Piutang pembiayaan konsumen – bersih

Piutang pembiayaan konsumen – bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp30.383.008 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp1.403.103 juta atau sebesar 4,84%
dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp28.979.905 juta. Hal
tersebut terutama disebabkan karena kenaikan jumlah unit pembiayaan baru kendaraan Toyota dan
Daihatsu yang didanai Perseroan di tahun 2024, sesuai dengan strategi untuk meningkatkan kinerja
Perseroan.

Aset tetap – bersih

Aset tetap – bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp928.812 juta, yang
mengalami penurunan sebesar Rp118.392 juta atau sebesar 11,31% dibandingkan dengan posisi pada
tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp1.047.204 juta. Hal tersebut terutama disebabkan karena
penjualan atas aset kinto di tahun 2024.

EKUITAS

Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp5.294.140 juta, yang
mengalami peningkatan sebesar Rp682.666 juta atau sebesar 14,80% dibandingkan dengan posisi
pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp4.611.474 juta. Hal tersebut terutama disebabkan
karena peningkatan laba perseroan selama tahun 2024, sesuai dengan strategi untuk meningkatkan
kinerja Perseroan.

C.   ARUS KAS

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023

Arus kas masuk Perseroan yang utama diperoleh dari penerimaan angsuran dan bunga pelanggan,
dan pinjaman bank dan penerbitan surat berharga. Arus kas keluar Perseroan yang utama adalah untuk
membayar utang kepada penyalur kendaraan (dealer), pelunasan pinjaman bank dan surat berharga.




                                                44
Page 69
Rincian arus kas Perseroan berdasarkan aktivitasnya adalah sebagai berikut:

                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                                                         31 Desember
                          Uraian
                                                                  2024                 2023
 Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi           (3.176.830)           (5.317.513)
 Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi             (40.435)            (497.518)
 Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan            3.069.373             5.726.301
 Penurunan bersih kas dan setara kas                                (147.892)               (88.730)
 Kas dan setara kas pada awal tahun                                   516.251               604.908
 Kas dan setara kas pada akhir tahun                                  369.351               516.251

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp3.176.830 juta, yang mengalami penurunan sebesar
Rp2.140.683 juta atau sebesar 40,26% dibandingkan dengan arus kas bersih yang diperoleh dari
aktivitas operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar
Rp5.317.513 juta. Hal tersebut terutama disebabkan karena oleh meningkatnya penerimaan kas dari
pelanggan.

Arus kas dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
terdiri atas penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp35.603.182 juta, bunga bank sebesar Rp14.555
juta, pendapatan denda dan penalti sebesar Rp150.522 juta, penerimaan dari piutang yang telah
dihapusbukukan sebesar Rp90.989 juta dan lain-lain sebesar Rp739.519 juta, yang diimbangi dengan
pengeluaran kas untuk pembayaran kepada penyalur kendaraan dan premi asuransi sebesar
Rp37.057.426 juta, beban usaha sebesar Rp642.883 juta, beban sewa sebesar Rp1.855 juta, beban
bunga dan keuangan sebesar Rp1.939.322 juta dan lain-lain sebesar Rp1.229 juta.

Arus kas dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
terdiri atas penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp32.017.179 juta, bunga bank sebesar Rp12.811
juta, pendapatan denda dan penalti sebesar Rp124.127 juta, penerimaan dari piutang yang telah
dihapusbukukan sebesar Rp58.913 juta dan lain-lain sebesar Rp198.550 juta, yang diimbangi dengan
pengeluaran kas untuk pembayaran kepada penyalur kendaraan dan premi asuransi sebesar
Rp35.466.959 juta, beban usaha sebesar Rp579.295 juta, beban sewa sebesar Rp3.635 juta, beban
bunga dan keuangan sebesar Rp1.475.168 juta dan lain-lain sebesar Rp652 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp40.435 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp457.083
juta atau sebesar 91,87% dibandingkan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
yang sebesar Rp497.518 juta. Hal tersebut terutama disebabkan karena penerimaan kas dari hasil
penjualan aset tetap selama tahun 2024.

Arus kas dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
terdiri atas hasil penjualan aset tetap sebesar Rp223.800 juta dan pembelian aset tetap sebesar Rp
264.235 juta.

Arus kas dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
terdiri atas hasil penjualan aset tetap sebesar Rp99.709 juta dan pembelian aset tetap sebesar
Rp597.227 juta.




                                                 45
Page 70
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 3.069.373 juta, yang mengalami penurunan sebesar
Rp2.656.928 juta atau sebesar 46,40% dibandingkan dengan arus kas bersih yang digunakan untuk
aktivitas pendanaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar
Rp5.726.301 juta. Hal tersebut terutama disebabkan karena peningkatan pengeluaran kas untuk
pembayaran pinjaman selama tahun 2024.

Arus kas dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 terdiri atas penerimaan kas dari pinjaman sebesar Rp39.921.980 juta dan penerimaan dari surat
berharga yang diterbitkan sebesar Rp2.003.480 juta yang diimbangi dengan pengeluaran kas untuk
pembayaran pinjaman sebesar Rp38.067.830 juta dan biaya emisi surat berharga yang diterbitkan
sebesar Rp5.982 juta.

Arus kas dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 terdiri atas penerimaan kas dari penerimaan pinjaman sebesar Rp36.934.115 juta, yang
diimbangi dengan pengeluaran kas untuk pembayaran pinjaman sebesar Rp32.305.392 juta dan
pembayaran surat berharga yang diterbitkan sebesar Rp1.019.150 juta.

D.   SOLVABILITAS

Solvabilitas adalah kemampuan Perseroan untuk membayar kembali liabilitas pinjaman jangka pendek
maupun jangka panjang yang sudah jatuh tempo. Dalam perhitungan solvabilitas ini dikenal rasio-rasio
keuangan seperti: Gearing ratio dan rasio liabilitas terhadap jumlah aset (debt to total asset ratio).

Gearing ratio adalah tingkat perbandingan liabilitas yang memiliki beban bunga (interest bearing debt)
dengan ekuitas Perseroan. Rasio tersebut pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berturut-turut
adalah sebesar 5,69 kali dan 6,13 kali. Posisi Gearing Ratio Perseroan masih jauh dibawah ketentuan
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.84/PMK.012/2006 tanggal 29 September 2006
tentang Perusahaan Pembiayaan yang menetapkan jumlah maksimum gearing ratio adalah sebesar
10 kali dari total modal. Perseroan sudah memenuhi tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan
sebagaimana diprasyaratkan oleh Menteri Keuangan.

E.   RATA-RATA IMBAL HASIL EKUITAS (ROE) DAN RATA-RATA IMBAL HASIL INVESTASI
     (ROA)

Rata-rata imbal hasil ekuitas (ROE) menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba
bersih dari rata-rata ekuitas yang ditanamkan, yang diukur dari perbandingan antara laba bersih dengan
rata-rata ekuitas. Rata-rata imbal hasil ekuitas Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar 15,72% dan 16,12%. Peningkatan rata-rata
imbal hasil ekuitas Perseroan tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan laba bersih
Perseroan.

Rata-rata imbal hasil investasi (ROA) menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba
bersih dari rata-rata aset yang dimiliki Perseroan, yang diukur dari perbandingan antara laba bersih
dengan jumlah aset rata-rata. Rata-rata imbal hasil investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar 2,73% dan 2,73%. Peningkatan
rata-rata imbal hasil aset Perseroan tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan laba bersih
Perseroan terhadap aset-aset yang dimiliki.




                                                 46
Page 71
5.   LIKUIDITAS DAN SUMBER PENDANAAN

Likuiditas dalam perusahaan pembiayaan merupakan gambaran dan kemampuan Perseroan dalam hal
mengelola perputaran arus kas dalam jangka pendek, terdiri dari arus kas masuk (cash inflow) ataupun
arus kas keluar (cash outflow).

Dalam mencukupi kebutuhan dana yang digunakan untuk aktivitas operasional Perseroan
membutuhkan dana dari luar, diantaranya melalui pinjaman bank dan surat berharga yang diterbitkan.
Perseroan memiliki beberapa fasilitas pinjaman bank, telah menerbitkan 2 seri Medium Term Notes
pada tahun 2010 dan 2 seri Obligasi Yen Jepang dalam kurun waktu tahun 2007 – 2010, 3 seri Obligasi
Toyota Astra Financial Services (“TAFS I”) Tahun 2011, 2 seri Obligasi Toyota Astra Financial Services
(“TAFS II”) Tahun 2012, 3 seri Obligasi Toyota Astra Financial Services (“TAFS III”) Tahun 2013, 2 seri
Obligasi Berkelanjutan I Toyota Astra Financial Services Tahap I Tahun 2014, 2 seri Obligasi
Berkelanjutan I Toyota Astra Financial Services Tahap II Tahun 2015, 2 seri Obligasi Berkelanjutan I
Toyota Astra Financial Services Tahap III Tahun 2015, 2 seri Obligasi Berkelanjutan II Toyota Astra
Financial Services Tahap I Tahun 2016, 2 seri Obligasi Berkelanjutan II Toyota Astra Financial Services
Tahap II Tahun 2017, 2 seri Obligasi Berkelanjutan III Toyota Astra Financial Services Tahap I Tahun
2020, 2 seri Obligasi Berkelanjutan III Toyota Astra Financial Services Tahap II Tahun 2022, 3 seri
Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap I Tahun 2023, 2 seri Obligasi
Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap II Tahun 2023, 3 seri Obligasi Berkelanjutan
IV Toyota Astra Financial Services Tahap III Tahun 2024, 2 seri Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra
Financial Services Tahap IV Tahun 2024, dan 2 seri Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial
Services Tahap V Tahun 2025.

Perseroan selalu menjaga tingkat likuiditas Perseroan, termasuk antisipasi untuk perkembangan
penyaluran kredit, risiko kredit dari pelanggan dan ketersediaan dana sendiri maupun berupa pinjaman
untuk menjamin kelancaran operasional Perseroan.

Selain ekuitas, Perseroan menggunakan sumber pendanaan berupa pinjaman bank dan surat berharga
yang diterbitkan untuk disalurkan sebagai pembiayaan. Sebagian besar sumber pendanaan Perseroan
berasal dari pinjaman bank.

6. PEMBELIAN ASET TETAP (BELANJA MODAL)

Belanja modal merupakan pengeluaran biaya yang digunakan untuk membeli aset-aset Perseroan
berupa hak atas tanah, bangunan dan prasarana, peralatan kantor, perabotan dan kendaraan. Belanja
modal untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebesar Rp
264.235 juta dan Rp597.227 juta.

Tabel berikut ini menggambarkan pembelanjaan modal Perseroan yang terjadi untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:

                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)
                                                         Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
                      Keterangan
                                                                2024                     2023
 Tanah                                                                 141.800                  141.800
 Bangunan dan prasarana                                                251.882                  251.071
 Kendaraan                                                             769.748                  839.940
 Perlengkapan dan perabot                                               24.651                   23.996
 Peralatan kantor                                                      126.253                  126.718
 Aset dalam penyelesaian                                                43.114                   41.242
 Total                                                             1.357.448                1.424.767




                                                  47
Page 72
Perseroan menggunakan tanah yang dibeli untuk membangun kantor operasional cabang.

Sumber dana pembelian aset tetap Perseroan diperoleh dari Laba Ditahan Perseroan. Belanja modal
yang dilakukan oleh Perseroan untuk kepentingan ekspansi usaha hanya terbatas untuk teknologi
informasi dan perolehan tanah dan bangunan sehubungan dengan ekspansi Perseroan dalam
pembukaan cabang baru dan aset kendaraan untuk ekspansi bisnis Perseroan sehingga tidak terdapat
pembelian barang modal yang berdampak signifikan terhadap kinerja Perseroan.

Beberapa pihak terkait dalam pengadaan/pembelian barang modal Perseroan selama tahun 2024
antara lain pemilik properti atas pembelian tanah dan bangunan, pemberi jasa teknologi informasi dan
dealer kendaraan.

Perseroan tidak memiliki risiko terkait lingkungan hidup yang berdampak negatif terhadap Perseroan.
Oleh karena itu, investasi barang modal untuk pemenuhan persyaratan regulasi dari isu lingkungan
hidup tidak dianggap relevan oleh Perseroan.

7. SEGMEN OPERASI

Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan produk usaha (pembiayaan konsumen dan sewa
pembiayaan).

Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing-masing segmen dalam pelaporan segmen Perseroan:
-   Pembiayaan konsumen
    Termasuk dalam pelaporan segmen pembiayaan konsumen adalah seluruh indikator penilaian
    segmen operasi yang secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian dari pembiayaan
    konsumen.
-   Sewa pembiayaan
    Termasuk dalam pelaporan segmen sewa pembiayaan adalah seluruh indikator penilaian segmen
    operasi yang secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian dari sewa pembiayaan.
-   Pembiayaan penyalur kendaraan
    Termasuk dalam pelaporan segmen pembiayaan penyalur kendaraan adalah seluruh indikator
    penilaian segmen operasi yang secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian dari pembiayaan
    penyalur kendaraan.

Manajemen menilai performa segmen operasi berdasarkan beberapa indikator, seperti piutang,
pendapatan dan beban usaha yang dihasilkan oleh segmen-segmen tersebut.




                                                48
Page 73
                                                           31 Desember 2024
                                                                                    Pembiayaa
                        Pembiayaan       Marjin        Sewa            Sewa                      Tidak dapat
                                                                                    n penyalur                       Jumlah
                         konsumen      Murabahah     pembiayaan       operasi                    dialokasikan
                                                                                    kendaraan
Pendapatan
Pembiayaan konsumen       3.543.129              -                -             -            -                  -    3.543.129
Marjin Murabahah                   -      167.263                 -             -            -                  -      167.263
Sewa pembiayaan                    -             -        24.721                -            -                  -       24.721
Sewa operasi                       -             -                -    202.411               -                  -      202.411
Pembiayaan dealer                  -             -                -             -       66.939                  -       66.939
Bunga bank dan lain-
lain                        300.034         6.074             79        13.153           1.471          17.220         338.031
Jumlah Pendapatan         3.843.163       173.337         24.800       215.564          68.410          17.220       4.342.494
Beban
Beban umum dan
administrasi (tidak
termasuk Penyusutan)               -             -                -             -            -       (618.479)       (618.479)
Penyusutan                         -             -                -             -            -       (164.334)       (164.334)
Beban bunga dan
keuangan                           -             -                -             -            -      (1.830.153)     (1.830.153)
Cadangan kerugian
penurunan nilai
- Piutang pembiayaan
  konsumen, Piutang
  pembiayaan
  Murabahah       dan
  piutang pembiayaan
  penyalur kendaraan       (487.286)      (12.951)                -     (6.030)          1.090                  -    (505.177)
- Lainnya                  (230.159)             -                -             -            -                  -    (230.159)
Rugi selisih kurs -
bersih                             -             -                -             -            -             992             992
Jumlah beban               (717.445)      (12.951)                -     (6.030)          1.090      (2.611.974)     (3.347.310)
Laba sebelum pajak
penghasilan               3.125.718       160.386         24.800       209.534          69.500      (2.594.754)        995.184
Beban pajak
penghasilan                        -             -                -             -            -       (214.287)       (214.287)
Laba bersih               3.125.718       160.386         24.800       209.534          69.500      (2.809.041)        780.897
Jumlah aset              30.478.019     1.680.199        254.076        23.538         926.123       3.950.506      37.312.461
Jumlah liabilitas        26.951.551     1.245.630        188.361                -      686.590       2.946.189      32.018.321




                                                         49
Page 74
                                                           31 Desember 2023
                                                                                Pembiayaan
                         Pembiayaan       Marjin         Sewa          Sewa                     Tidak dapat
                                                                                  penyalur                           Jumlah
                          konsumen      Murabahah      pembiayaan     operasi                   dialokasikan
                                                                                 kendaraan
Pendapatan
Pembiayaan
konsumen                   3.195.256               -              -         -               -                -       3.195.256
Marjin Murabahah                    -       131.705               -         -               -                -         131.705
Sewa pembiayaan                     -              -       22.085           -               -                -          22.085
Sewa operasi                        -              -              -   172.585               -                -         172.585
Pembiayaan dealer                   -              -              -         -          59.647                -          59.647
Bunga bank dan lain-
lain                         231.127          4.288             119    10.252           1.184          20.289          267.259
Jumlah Pendapatan          3.426.383        135.993        22.204     182.837          60.831          20.289        3.848.537
Beban
Beban umum dan
administrasi (tidak
termasuk Penyusutan)                -              -              -         -               -       (577.080)        (577.080)
Penyusutan                          -              -              -         -               -       (137.610)        (137.610)
Beban bunga dan
keuangan                            -              -              -         -               -      (1.547.877)      (1.547.877)
Cadangan kerugian
penurunan nilai                     -              -              -         -               -                -                 -
- Piutang pembiayaan
  konsumen, Piutang
  pembiayaan
  Murabahah       dan
  piutang pembiayaan
  penyalur kendaraan        (579.374)        (7.446)              -         -           2.670                -       (584.150)
- Lainnya                   (122.842)              -              -         -               -                -       (122.842)
Rugi selisih kurs -
bersih                              -              -              -         -               -              73                 73
Jumlah beban                (702.216)        (7.446)              -         -           2.670      (2.262.494)      (2.969.486)
Laba sebelum pajak
penghasilan                2.724.167        128.547        22.204     182.837          63.501      (2.242.205)         879.051
Beban pajak
penghasilan                         -              -              -         -               -       (188.718)        (188.718)
Laba bersih                2.724.167        128.547        22.204     182.837          63.501      (2.430.923)         690.333
Jumlah aset               29.057.661       1.339.613      274.650      12.371     1.140.936         2.854.382       34.679.613
Jumlah liabilitas         25.702.233       1.040.319      213.289           -      886.030          2.226.268       30.068.139


     Segmen berdasarkan geografis terdiri dari 40 cabang (tidak diaudit) yang terbagi menjadi 6 area yaitu
     DKI Jakarta, Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali dan Sulawesi:
                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                        31 Desember
                                  Uraian
                                                                                2024                    2023
      Area Jawa                                                                  1.487.459                  1.343.242
      Area DKI Jakarta                                                             991.100                       871.343
      Area Sumatera                                                                927.438                       835.895
      Area Sulawesi                                                                457.817                       414.752
      Area Kalimantan                                                              366.087                       304.501
      Area Bali                                                                    112.593                        78.804
      Jumlah Pendapatan                                                          4.342.494                  3.848.537




                                                           50
Page 75
8. RISIKO FLUKTUASI KURS MATA UANG ASING

Perseroan menyadari adanya risiko nilai tukar mata uang asing yang terjadi akibat fluktuasi mata uang
Rupiah terhadap Dolar AS dan Yen JP, sehingga Perseroan melakukan transaksi cross currency swap
dan foreign exchange swap dengan tujuan melakukan aktivitas lindung nilai atas ketidakpastian nilai
tukar mata uang asing yang timbul dari arus kas pokok dan bunga pinjaman dan obligasi.

Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur Perseroan atas risiko nilai tukar mata uang asing pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Termasuk di dalamnya adalah instrument keuangan Perseroan
pada nilai tercatat, dikategorikan berdasarkan jenis mata uang.

1) Dalam mata uang asal
                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                                          31 Desember
                             Uraian
                                                                   2024                   2023
  Dolar AS (nilai penuh)
  Aset
  Kas dan setara kas                                                   328.610                529.606


  Liabilitas
  Pinjaman                                                         897.000.000            914.000.000
  Dikurangi:
      Lindung nilai                                              (897.000.000)          (914.000.000)
  Aset bersih                                                          328.610                529.606


  Yen Jepang (nilai penuh)
  Aset
  Kas dan setara kas                                                 2.146.031              2.321.105


  Liabilitas
  Pinjaman                                                       3.000.000.000          5.000.000.000
  Dikurangi :
         Lindung nilai                                          (3.000.000.000)       (5.000.000.000)


  Aset bersih                                                        2.146.031              2.321.105

2) Dalam ekuivalen Rupiah

                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                                          31 Desember
                             Uraian
                                                                   2024                  2023
  Dolar AS
  Aset
  Kas dan setara kas                                                      5.310                  8.163

  Liabilitas
  Pinjaman                                                          14.497.314             14.090.224
  Dikurangi:
      Lindung nilai                                               (14.497.314)           (14.090.224)
  Aset bersih                                                             5.310                  8.163




                                                 51
Page 76
                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                                          31 Desember
                               Uraian
                                                                  2024                   2023

  Yen Jepang (nilai penuh)
  Aset
  Kas dan setara kas                                                       220                    254


  Liabilitas
  Pinjaman                                                              307.088               547.736
  Dikurangi:
      Lindung nilai                                                   (307.088)             (547.736)
                                                                              -                      -
  Aset bersih                                                              220                    254


Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas laba bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 atas perubahan nilai tukar mata uang asing, yaitu:

                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                              31 Desember 2024               31 Desember 2023
                      Uraian             Peningkatan      Penurunan      Peningkatan      Penurunan
                                           100 bps         100 bps         100 bps         100 bps
  Pengaruh terhadap laba bersih                      55          (55)               84            (84)

9. MANAJEMEN RISIKO

Perseroan menghadapi sejumlah risiko yang harus dikelola dengan baik, yang diuraikan dalam Bab VI
Prospektus mengenai Faktor Risiko. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan menerapkan
manajemen risiko yang terintegrasi Enterprise Risk Management (ERM) yang disesuaikan dengan
kondisi Perseroan dan kondisi bisnis jasa keuangan saat ini dengan tetap mempertimbangkan
kemampuan Perseroan dalam mengelola risiko. Berikut digambarkan Risk Management Framework
Perseroan yang mengikuti standar ISO31000:




                                                52
Page 77
Perseroan memastikan penerapan Manajemen Risiko dengan menerapkan 4 (empat) pilar sesuai
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 44/POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen
Risiko Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank:
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi salah satunya melalui Rapat Direksi, Rapat
     Dewan Komisaris, Rapat Bersama (joint meeting) Direksi dan Dewan Komisaris, dan komite-
     komite yang dibentuk oleh Perseroan;
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta penerapan limit risiko;
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pengendalian dan pemantauan risiko, serta sistem
     informasi manajemen risiko, salah satunya melalui program self assessment;
4. Sistem pengendalian internal yang menyeluruh.

Perseroan menyadari bahwa bisnis Perseroan sangat erat hubungannya dengan 8 tipe risiko yang
dimuat dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 44/POJK.05/2020 tentang Penerapan
Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan Non Bank.

Oleh sebab itu, Perseroan melakukan pengendalian dan pengelolaan terhadap risiko-risiko tersebut
yang diuraikan sebagai berikut:

A.   RISIKO YANG BERKAITAN DENGAN USAHA PERSEROAN

1) Risiko Dukungan Dana, dikelola dengan cara:

Risiko dukungan dana menggambarkan kemampuan perusahaan pembiayaan dalam memenuhi
kewajibannya dan mendanai pembiayaannya. Perseroan memiliki arus kas perusahaan dan komposisi
laba yang sehat. Kondisi tingkat kesehatan keuangan Perseroan dimonitor setiap bulannya dalam
komite Risiko yang dihadiri oleh Direksi dan semua Kepala Divisi. Perseroan juga melakukan penilaian
kecukupan cadangan secara berkala.

2) Risiko Pembiayaan, dikelola dengan cara:

Perseroan terus berusaha memperbaiki proses pengelolaan kredit dan meyakini bahwa dengan strategi
pengelolaan risiko yang tepat, seluruh potensi risiko dapat dikurangi. Langkah yang ditempuh oleh
Perseroan dalam rangka mengelola risiko pembiayaan adalah dengan memperbaiki kualitas portofolio.
Selain itu Perseroan juga terus melakukan pengembangan credit scoring yang dapat memprediksi
kualitas kredit pelanggan di masa depan berdasarkan data empiris.

Perseroan juga terus melakukan perbaikan pada proses penagihan dengan membangun proses dan
strategi yang lebih efektif dan efisien untuk mengurangi potensi kerugian akibat gagal bayar pelanggan,
termasuk di dalamnya dengan melengkapi Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya pada bagian
penagihan dan mengembangkan kualitas SDM di dalamnya.

3) Risiko Operasional, dikelola dengan cara:

Risiko operasional mencakup seluruh potensi risiko dari seluruh kegiatan operasional yang diakibatkan
oleh:
a. Ketidakcukupan kebijakan proses, prosedur dan human error;
b. Ketidakcukupan SDM, sistem dan infrastruktur; dan
c. Faktor eksternal yang berpotensi mengganggu kelangsungan bisnis Perseroan.

Perseroan memastikan ketersediaan dan pemenuhan kualitas SDM sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Sejak tahun 2017, Perseroan telah menetapkan Risk Champion Officer (RCO) sebagai strategic partner
yang diamanatkan oleh Perseroan untuk menganalisa dan mengelola seluruh aktivitas utama di dalam
kegiatan operasional cabang sehari-hari. RCO bertanggung jawab untuk melakukan pelaporan sedini
mungkin untuk seluruh hal yang diperkirakan dapat menimbulkan risiko operasional yang lebih besar



                                                  53
Page 78
di kemudian hari.

Untuk mengantisipasi risiko yang diakibatkan oleh bencana alam dan kesalahan dan/atau kelalaian
manusia, serta risiko lainnya, Perseroan membangun sistem manajemen untuk memitigasi risiko
operasional, berupa Business Continuity Plan (BCP) dan Data Recovery Center (DRC) serta
melakukan testing secara berkala. Perseroan juga menyiapkan backup system di lokasi yang aman,
untuk memastikan kesiapan infrastruktur baik software maupun hardware pada kondisi darurat.

Di era teknologi informasi dan komunikasi yang maju pesat ini, risiko cyber juga menjadi hal yang
diperhatikan oleh Perseroan termasuk keamanan data dan aplikasi serta kesiapan infrastruktur yang
selalu diperbaharui. Kecurangan sistem, pencurian identitas, hacking, dan pelanggaran terhadap
keamanan jaringan merupakan bentuk-bentuk risiko cyber yang harus diantisipasi oleh Perseroan.
Untuk itu, Perseroan membangun tim khusus (Security Response Incident Team) yang berfungsi
sebagai tim cepat tanggap terhadap risiko cyber.

Perseroan juga membangun kepedulian (awareness) kepada seluruh karyawan atas pengelolaan risiko
operasional di dalam Perseroan. Sehingga seluruh karyawan dapat melakukan pemeriksaan mandiri
(self assessment) secara berkala untuk mengevaluasi perubahan risiko yang terjadi dan melakukan
mitigasi risiko di areanya masing-masing.

4) Risiko Aset dan Liabilitas, dikelola dengan cara:

Perseroan memiliki kewajiban dalam mata uang asing dan suku bunga yang fluktuatif. Perseroan telah
menetapkan bahwa seluruh pinjaman dalam mata uang asing harus dilindungi nilainya dengan hedging
untuk menghilangkan risiko fluktuasi mata uang. Selain itu Perseroan menetapkan regulasi untuk
melindungi seluruh pinjaman dari risiko fluktuasi suku bunga dan peraturan terhadap komposisi
pinjaman jangka pendek dan jangka panjang untuk meminimalisir gap antara aset dan liabilitas.

5) Risiko Tata Kelola, dikelola dengan cara:

Perseroan memiliki pedoman tata kelola sebagai panduan dalam penerapan dan evaluasi tata kelola.
Keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam pengungkapan,
penyediaan informasi yang relevan mengenai Perseroan merupakan salah satu cara pengelolaan risiko
tata kelola. Adanya kejelasan fungsi dan pertanggungjawaban Perseroan mendorong kinerja
Perseroan berjalan secara transparan, wajar, efektif, dan efisien.

Perseroan telah memiliki kerangka kerja manajemen risiko secara tertulis dengan tujuan untuk
mengidentifikasikan, mengukur dan mengatasi risiko pada tingkat toleransi tertentu. Kerangka kerja
disusun dengan memperhatikan kegiatan usaha. Fungsi manajemen risiko yang ada bertugas
melakukan identifikasi, analisis, mengukur dan mengendalikan risiko yang mungkin/akan terjadi.

6) Risiko Strategi, dikelola dengan cara:

Pengelolaan risiko strategis dilakukan Perseroan dalam proses perencanaan strategi dalam bentuk
planning and budgeting, yang mempertimbangkan keselarasan antara strategi Perseroan dan strategi
unit bisnis. Pada saat proses perencanaan strategi, Perseroan mempertimbangkan faktor dari internal
dan eksternal Perseroan. Perseroan mempertimbangkan faktor internal dengan menganalisis kekuatan
Perseroan dan faktor eksternal Perseroan dengan menganalisis tantangan dan kondisi ekonomi yang
dihadapi Perseroan.

7) Risiko Kepengurusan, dikelola dengan cara:

Perseroan memiliki prosedur formal terstandar dalam proses penunjukan, penggantian dan
pemberhentian Direksi dan Dewan Komisaris. Prosedur tersebut dilakukan secara formal dan



                                                54
Page 79
transparan. Jumlah dan komposisi Direksi atau Dewan Komisaris telah sesuai dengan ketentuan yang
berlaku. Dilakukannya Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) oleh OJK untuk menguji
kompetensi dan kapabilitas Direksi dan Dewan Komisaris merupakan salah satu cara mengelola risiko
Kepengurusan. Selain itu, Perseroan memiliki visi misi yang menjadi pedoman dalam melakukan bisnis.

8) Risiko Persaingan, dikelola dengan cara:

Perseroan selalu melakukan inovasi dan menawarkan layanan yang lebih baik untuk memberikan nilai
tambah kepada konsumen. Pesaing yang ada tidak hanya menawarkan bunga rendah kepada
konsumen tetapi kemudahan dalam pengajuan serta layanan yang cepat. Hal ini mendorong Perseroan
untuk selalu melakukan Continuous improvement di semua lini bisnis sehingga Perseroan dapat
bersaing. Selain itu, Perseroan juga lebih aktif dalam hal menjaga hubungan baik dan komunikasi yang
lancar dengan dealer-dealer.

9) Risiko Investasi atau Aksi Korporasi, dikelola dengan cara:

Perseroan berupaya untuk memanfaatkan secara optimal sumber-sumber pendanaan kompetitif yang
diperoleh Perseroan baik dari on-shore maupun off-shore. Salah satu alternatif sumber pendanaan
yang dimiliki oleh Perseroan adalah melalui surat berharga yang diterbitkan melalui aksi korporasi
seperti penerbitan obligasi. Perseroan berusaha melakukan penerbitan obligasi disaat yang tepat
dimana kondisi perusahaan dan pasar sedang baik.

10) Risiko Kegagalan Perseroan Memenuhi Peraturan Perundang-Undangan yang Berlaku,
dikelola dengan cara:

Perseroan memiliki kewajiban untuk mengikuti ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang
berlaku di Indonesia, termasuk POJK No. 35/2018. Perseroan membuat beberapa indikator yang
tercantum dalam POJK seperti tingkat kesehatan keuangan, NPF dan lain-lain. Indikator tersebut akan
di monitor setiap bulannya dalam komite Risiko yang dihadiri oleh Direksi dan semua Kepala Divisi.

11) Risiko Perekonomian, dikelola dengan cara:

Risiko Perekonomian adalah risiko eksternal yang dapat terjadi dan mempengaruhi aktivitas bisnis
Perseroan. Perseroan selalu berusaha untuk mengikuti perkembangan kondisi perekonomian sehingga
dapat selalu berusaha untuk menyesuaikan aktivitas bisnis dengan kondisi yang terjadi. Pertumbuhan
perekonomian nasional menjadi salah satu pertimbangan Perseroan dalam menyusun strategi.

12) Risiko Tuntutan atau Gugatan Hukum, dikelola dengan cara:

Risiko Tuntutan dapat terjadi jika terjadi pelanggaran atas dokumen perjanjian yang telah disetujui oleh
kedua belah pihak yaitu Perseroan dengan konsumen atau pihak ketiga lainnya. Perseroan menyusun
perjanjian sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang belaku. Perseroan
berusaha memastikan bahwa kedua belah pihak yaitu Perseroan dan konsumen atau pihak ketiga
lainnya memahami isi perjanjian yang telah disusun untuk meminimalisir adanya ketidakpahaman isi
perjanjian yang dapat mengakibatkan timbulnya tuntutan hukum.

13) Risiko Kebijakan Pemerintah, dikelola dengan cara:

Perseroan menyadari bahwa kebijakan pemerintah dapat mempengaruhi kondisi keuangan Perseroan.
Perseroan berusaha untuk melakukan upaya-upaya dalam mengantisipasi terjadinya perubahan
kebijakan pemerintah. Salah satunya dengan mengikuti perkembangan kondisi perekonomian yang
terjadi sehingga Perseroan dapat menyusun berbagai strategi untuk mengantisipasi terjadinya
perubahan kebijakan pemerintah.




                                                  55
Page 80
VI.     FAKTOR RISIKO
Investasi pada Obligasi Perseroan memiliki sejumlah risiko. Para calon investor harus memperhatikan
informasi yang ada di dalam penjelasan mengenai faktor risiko ini dengan seksama, khususnya
informasi mengenai risiko-risiko usaha berikut, sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada Obligasi
Perseroan. Risiko-risiko yang belum diketahui Perseroan atau yang dianggap tidak material juga dapat
mempengaruhi kegiatan usaha, arus kas, hasil operasi, kondisi keuangan atau prospek usaha
Perseroan. Harga pasar atas Obligasi Perseroan dapat turun dikarenakan salah satu risiko ini, dan
calon investor dapat kehilangan sebagian atau seluruh investasinya. Berikut adalah faktor risiko usaha
dan risiko umum yang disusun berdasarkan bobot risiko yang dihadapi Perseroan.

A.    Risiko Utama yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha
      Perseroan

Risiko Dukungan Dana

Perseroan memahami bahwa risiko dukungan dana merupakan risiko utama yang berpengaruh pada
kelangsungan perusahaan pembiayaan, yaitu kesulitan dalam memperoleh sumber dana yang
dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan usaha, seperti menyalurkan pembiayaan kepada konsumen.
Risiko ini bisa berdampak langsung pada likuiditas perusahaan, kemampuan ekspansi, dan
keberlangsungan operasional. Perseroan dapat memperoleh dukungan dana dari distribusi/alokasi
laba yang diperoleh perusahaan pembiayaan atas kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba.
Di samping itu, sumber penambahan modal dapat berasal dari kondisi keuangan dari entitas pengendali
utama, grup perusahaan, dan pemegang saham lainnya serta pencadangan umum dari laba bersih.
Ketidakcukupan dana/modal yang ada serta tidak adanya dukungan pendanaan dapat menghambat
kelangsungan penyelenggaraan kegiatan usaha pembiayaan.

B.    Risiko yang Berkaitan Dengan Usaha Perseroan

Dalam menjalankan usahanya, Perseroan menghadapi risiko yang mungkin mempengaruhi hasil usaha
Perseroan. Beberapa risiko yang mempengaruhi usaha Perseroan secara umum dapat dikelompokkan
sebagai berikut:

1. Risiko Pembiayaan

Perseroan menghadapi risiko pembiayaan, yaitu ketidakmampuan konsumen untuk membayar
Kembali fasilitas pembiayaan yang diberikan, baik pokok pinjaman maupun bunganya. Adapun
kendala-kendala yang dihadapi oleh Perseroan dalam mengelola fasilitas pembiayaan kepada
konsumen antara lain hilangnya unit kendaraan dan konsumen menunggak atau tidak membayar
angsuran. Risiko ini timbul jika pembiayaan kepada konsumen tidak dikelola secara hati-hati sehingga
menyebabkan tidak tertagihnya piutang pembiayaan kepada konsumen yang menurunkan
pendapatan/kinerja Perseroan.

2. Risiko Operasional

Risiko operasional merupakan risiko yang dihadapi Perseroan sehubungan dengan sistem operasional
dan prosedur maupun kontrol yang tidak menunjang perkembangan kebutuhan Perusahaan
pembiayaan. Risiko ini mempengaruhi operasi dalam memproses transaksi usaha yang mengakibatkan
terganggunya kelancaran operasi dan kualitas pelayanan kepada konsumen dan dealer kendaraan
bermotor yang pada akhirnya mempengaruhi kinerja dan daya saing Perseroan. Di samping itu, faktor
eksternal seperti bencana alam dapat mengganggu aktivitas operasional Perseroan sehingga dapat
menimbulkan kerugian bagi Perseroan.

3. Risiko Aset dan Liabilitas

Perseroan menerapkan kebijakan risiko pasar, membangun sistem manajemen, mengawasi dan
memitigasi risiko akibat perubahan terhadap suku bunga pinjaman dan nilai tukar. Perseroan juga




                                                 56
Page 81
menerapkan kebijakan Asset Liabilities Management (ALM), serta melakukan evaluasi secara periodik
agar optimal dan risiko dapat dikelola dengan baik. ALM ini menjadi panduan penting bagi Perseroan
dalam menghadapi gejolak pasar keuangan. Perseroan menjaga likuiditas dengan cara mengelola aset
dan hutang dengan sebaik-baiknya. Perseroan menjalin hubungan dengan berbagai bank dan pihak
penyedia pinjaman, serta membangun alternatif pendanaan yang efektif, dengan cara memanfaatkan
sumber-sumber dana dan instrument keuangan yang sesuai dengan tujuan Perseroan.

4. Risiko Tata Kelola

Tata kelola adalah pelaksanaan pengelolaan Perseroan dengan pendekatan gaya manajemen yang
tepat, lingkungan pengendalian internal yang memadai, dan perilaku yang baik dari Dewan Komisaris,
Direksi dan manajemen. Aktivitas yang tidak dijalankan secara transparansi, akuntabilitas, bertanggung
jawab, independen, dan wajar dapat mengakibatkan risiko lingkungan kerja yang tidak kondusif
sehingga mendorong karyawan untuk bekerja secara tidak produktif. Penerapan manajemen risiko
yang tidak tepat dapat mengakibatkan terhambatnya aktivitas operasional Perseroan.

5. Risiko Strategi

Perseroan menghadapi risiko strategi, yaitu risiko yang timbul dari keputusan mendasar yang diambil
Direksi guna mencapai tujuan Perseroan. Pada dasarnya risiko strategis adalah potensi kegagalan
Perseroan dalam mencapai tujuan Perseroan. Adapun risiko bawaan yang dihadapi oleh Perseroan
dalam mengelola strategi adalah kesesuaian strategi dengan kondisi lingkungan bisnis dan
perencanaan strategik. Perkembangan bisnis di era digital membuat Perseroan harus Menyusun
strategi untuk mengikuti perkembangan yang terjadi. Penilaian terhadap risiko strategi harus dilakukan
untuk memastikan bahwa strategi yang telah disusun berjalan sesuai visi misi Perseroan dan kondisi
lingkungan bisnis. Kesalahan strategi perusahaan dapat menimbulkan kerugian bagi Perseroan.

6. Risiko Kepengurusan

Risiko kepengurusan terjadi karena kegagalan dalam kepengurusan yang meliputi Direksi dan Dewan
Komisaris. Sebagai eksekutif pimpinan Perseroan, Direksi dan Dewan Komisaris harus bertindak
secara profesional dan kepercayaan yang diperoleh dari para pemangku kepentingan harus disikapi
dengan rasa penuh tanggung jawab. Struktur organisasi serta uraian tugas dan wewenang yang tidak
jelas dapat mengakibatkan aktivitas bisnis tidak berjalan dengan baik.

7. Risiko Persaingan

Sektor usaha pembiayaan konsumen, terutama untuk pembiayaan kendaraan bermotor makin diminati
oleh para investor, mengingat masih besarnya pangsa pasar pada sektor usaha pembiayaan ini.
Beralihnya fokus bisnis beberapa perusahaan pembiayaan dengan menitikberatkan pada sektor usaha
pembiayaan konsumen atas kendaraan bermotor serta diizinkannya bank-bank untuk langsung
memberikan fasilitas pembiayaan kendaraan akan menimbulkan tingkat persaingan yang semakin
ketat di sektor usaha pembiayaan ini. Semakin ketatnya persaingan akan menurunkan pendapatan
Perseroan.

8. Risiko Investasi atau Aksi Korporasi

Untuk mencukupi kebutuhan dana yang digunakan untuk aktivitas operasional, Perseroan berupaya
untuk memanfaatkan secara optimal sumber-sumber pendanaan kompetitif yang diperoleh Perseroan
baik dari on-shore maupun off-shore. Salah satu alternatif sumber pendanaan yang dimiliki oleh
Perseroan adalah melalui surat berharga yang diterbitkan melalui aksi korporasi seperti penerbitan
obligasi. Keberhasilan penawaran obligasi sangat ditentukan oleh kondisi pasar pada saat
dilakukannya penawaran oleh Perseroan, yang di antaranya dipengaruhi oleh kondisi perekonomian
global maupun domestik, penawaran serupa yang terdapat di pasar dan lain sebagainya. Apabila
penawaran surat berharga Perseroan tidak dapat diterima dengan baik oleh pasar yang mungkin




                                                 57
Page 82
disebabkan oleh kondisi pasar yang kurang baik pada saat dilakukannya penawaran, maka hal tersebut
dapat mengakibatkan Perseroan tidak dapat memperoleh jumlah dana yang optimal dan pada akhirnya
dapat berdampak negatif terhadap kegiatan dan prospek usaha Perseroan.

9. Risiko Kegagalan Perseroan Memenuhi Peraturan Perundang-Undangan yang Berlaku

Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perseroan tunduk pada ketentuan peraturan dan
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, termasuk POJK No. 35/2018. Perusahaan
pembiayaan yang beroperasi di Indonesia harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang terdapat di
dalam POJK No. 35/2018 tersebut. Apabila Perseroan gagal memenuhi salah satu ketentuan tersebut,
hal tersebut dapat menyebabkan Perseroan dikenakan sanksi administratif secara bertahap berupa
peringatan, pembekuan kegiatan usaha dan pencabutan izin usaha. Selain itu, OJK juga dapat
melakukan pembatasan kegiatan tertentu, menurunkan hasil penilaian tingkat risiko, melakukan
pembatalan persetujuan dan/atau melakukan penilaian kembali kemampuan dan kepatutan kepada
pihak utama Perseroan. Pengenaan sanksi administratif kepada Perseroan dapat berdampak negatif
bagi kegiatan dan prospek usaha Perseroan.

10. Risiko Perubahan Teknologi

Risiko Perubahan Teknologi seperti risiko cyber merupakan risiko yang termasuk dalam ruang lingkup
Risiko Operasional. Di era teknologi informasi dan komunikasi yang maju pesat ini, risiko cyber juga
menjadi hal yang diperhatikan oleh Perseroan termasuk keamanan data dan aplikasi serta kesiapan
infrastruktur yang selalu diperbaharui. Kecurangan sistem, pencurian identitas, hacking, dan
pelanggaran terhadap keamanan jaringan merupakan bentuk-bentuk risiko cyber yang harus
diantisipasi oleh Perseroan. Apabila Perseroan tidak memiliki infrastruktur teknologi yang terbaru untuk
mengantisipasi berbagai bentuk risiko cyber tersebut, maka hal tersebut dapat berdampak negatif
terhadap kegiatan usaha Perseroan.

C.   Risiko-Risiko Umum Perseroan

1. Risiko Perekonomian

Risiko perekonomian timbul apabila terjadi perubahan kondisi perekonomian yang kurang
menguntungkan sehingga mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan, terutama tingkat pertumbuhan
ekonomi nasional, dan tingkat inflasi. Tingkat inflasi yang tinggi, dan penurunan laju pertumbuhan
ekonomi nasional akan mengakibatkan penurunan daya beli masyarakat terhadap kendaraan bermotor
yang akan mempengaruhi pendapatan Perseroan.

2. Risiko Tuntutan atau Gugatan Hukum

Perseroan menyadari adanya risiko tuntutan hukum atau gugatan hukum yang dapat terjadi pada
aktivitas operasional terutama mengenai perjanjian, baik antara Perseroan dengan konsumen atau
Perseroan dengan pihak ketiga lainnya. Perjanjian harus disusun berdasarkan ketentuan peraturan dan
perundang-undangan yang berlaku dengan persetujuan kedua belah pihak. Adanya risiko tuntutan atau
gugatan hukum dapat menimbulkan risiko reputasi yang negatif terhadap Perseroan selain itu adanya
pengenaan sanksi administratif kepada Perseroan dapat berdampak negatif bagi kegiatan dan prospek
usaha Perseroan.

3. Risiko Kebijakan Pemerintah

Kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Pemerintah mempengaruhi kondisi sumber dana maupun
penggunaan dana. Kebijakan uang ketat mengakibatkan sumber dana yang mengecil yang kemudian
mengakibatkan naiknya tingkat suku bunga. Sedangkan deregulasi akan melonggarkan sumber dana
yang selanjutnya mengakibatkan turunnya tingkat bunga. Apabila Perseroan tidak melakukan upaya-
upaya untuk mengantisipasi perubahan kebijakan moneter, Perseroan mengalami hambatan dalam




                                                  58
Page 83
memperoleh sumber dana pada tingkat bunga yang menguntungkan. Situasi tersebut menurunkan
aktivitas Perseroan maupun hasil usaha yang diperoleh.

4. Risiko Perubahan Kurs Mata Uang Asing dan Tingkat Suku Bunga

Risiko perubahan nilai tukar mata uang asing dapat terjadi akibat adanya pergerakan nilai tukar mata
uang Rupiah terhadap nilai tukar mata uang asing atas aset dan kewajiban yang dimiliki oleh Perseroan
seperti Dolar AS. Selain itu, risiko fluktuasi tingkat suku bunga dapat terjadi pada pinjaman yang dimiliki
oleh Perseroan yang memiliki tingkat suku bunga mengambang yang besarannya akan bergantung
pada tingkat suku bunga acuan.

Apabila Perseroan tidak melakukan lindung nilai atau tidak memiliki instrumen lindung nilai yang
mencukupi seperti cross currency swap, maka hal tersebut dapat berdampak negatif bagi kondisi
keuangan dan prospek usaha Perseroan

D.   Risiko Investasi yang Berkaitan Dengan Obligasi

Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:

a. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain
   disebabkan karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.

b. Risiko gagal bayar yang disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran
   bunga serta utang pokok pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk
   memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam perjanjian terkait Obligasi yang merupakan
   dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.

MANAJEMEN PERSEROAN TELAH MENGUNGKAPKAN SEMUA RISIKO USAHA DAN TELAH
DISUSUN BERDASARKAN BOBOT DARI DAMPAK MASING-MASING RISIKO TERHADAP
KINERJA KEUANGAN PERSEROAN YANG TERTINGGI HINGGA YANG TERENDAH.




                                                    59
Page 84
VII.   KEJADIAN PENTING SETELAH                                TANGGAL            LAPORAN
       AUDITOR INDEPENDEN
Sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran, tidak terdapat kejadian penting yang
mempunyai dampak material terhadap posisi keuangan dan hasil usaha Perseroan yang terjadi setelah
tanggal laporan auditor independen tertanggal 8 Mei 2025.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen
Perseroan sesuai dengan SAK Indonesia dan Peraturan Nomor VIII.G.7 tentang Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Laporan keuangan Perseroan
pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah
diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan
standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang
diterbitkan kembali tertanggal 8 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec.,
CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0222).




                                               60
Page 85
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA,
      SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA

1.   RIWAYAT SINGKAT

Perseroan berkedudukan di Jakarta Selatan, Perseroan didirikan dengan nama “PT KDLC Bancbali
Finance” berdasarkan Akta Perseroan Terbatas “P.T. KDLC Bancbali Finance” No. 30 tanggal 15 April
1994, dibuat di hadapan Ny. Enimarya Agoes Suwarko, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah:(i)
mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. C2-7949.HT.01.01.Th.94 tanggal 19 Mei 1994; (ii) didaftarkan pada tanggal 28 Mei 1994 dalam
buku register untuk maksud itu yang berada di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di bawah
No. 850/A.PT/HKM/1994/PN.JAK.SEL; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 5656 dari Berita
Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 66 tanggal 19 Agustus 1994 (“Akta Pendirian”)

Pada tahun 2006 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Luar Biasa
Perseroan telah menyetujui perubahan nama Perseroan dari semula “PT KDLC Bancbali Finance”
menjadi “PT Toyota Astra Financial Services” sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan
Keputusan Para Pemegang Saham No. 13 tanggal 3 Februari 2006, dibuat di hadapan Linda Herawati,
S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-06037.HT.01.04.TH.2006 tanggal 2
Maret 2006; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan
Kotamadya Jakarta Selatan dibawah No. 357/RUB.09-03/III/2006 tanggal 24 Maret 2006; (iii)
dilaporkan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Penerimaan Perubahan Anggaran Dasar No. C-06550 HT.01.04.TH.2006 tanggal 7 Maret 2006; (iv)
didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Kotamadya Jakarta
Selatan dibawah No. 358/RUB.09.03/III/2006 tanggal 24 Maret 2006; dan (iv) diumumkan dalam
Tambahan No. 3909 dari BNRI No. 30 tanggal 13 April 2006 (“Akta No. 13/2006”).

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan Anggaran Dasar Perseroan yang dimuat dalam Akta Pendirian
dan Akta No. 13/2006 telah beberapa kali diubah dimana perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang
terakhir adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham di
Luar Rapat No. 19 tanggal 24 Februari 2022, dibuat di hadapan Gibson Thomasyadi, S.H., Mkn.,
Notaris di Kota Tangerang, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0014027.AH.01.02.TAHUN 2022
tanggal 24 Februari 2022; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0038983.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 24 Februari 2022 (“Akta No. 19/2022”), berdasarkan mana,
Keputusan Pemegang Saham telah memutuskan mengubah Pasal 3 Anggaran Dasar mengenai
Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha.

Akta Pendirian berikut perubahan-perubahannya selanjutnya secara bersama-sama disebut “Anggaran
Dasar”.

Perubahan-perubahan terhadap Anggaran Dasar Perseroan telah dilaksanakan oleh Perseroan sesuai
dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir telah sesuai dengan POJK No. 33/2014.

Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 420/KMK.017/1994 tanggal
18 Agustus 1994 tentang Pemberian Izin Usaha Lembaga Pembiayaan kepada PT KDLC Bancbali
Finance. Perseroan telah mendapatkan izin usaha dalam melakukan kegiatan usahanya, yang
kemudian berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan No.13/2006 tanggal 3 Februari 2006 yang dibuat
di hadapan Linda Herawati, S.H., Notaris di Jakarta, dilakukan perubahan nama Perseroan dari
PT KDLC Bancbali Finance menjadi PT Toyota Astra Financial Services. Izin usaha tersebut dinyatakan




                                                61
Page 86
masih tetap berlaku bagi Perseroan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik
Indonesia No.Kep-004/KM.12/ 2006 tanggal 19 Juni 2006 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri
Keuangan Republik Indonesia No.420/KMK.017/1994 tanggal 18 Agustus 1994 tentang Pemberian Izin
Usaha Lembaga Pembiayaan kepada PT KDLC Bancbali Finance.

Maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan kegiatan dalam bidang pembiayaan untuk pengadaan
barang dan/atau jasa dan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. Untuk mencapai maksud dan
tujuan tersebut di atas, Perseroan mengutamakan pembiayaan konsumen kendaraan bermotor merek
Toyota yang diproduksi oleh Toyota Motor Corporation dan/atau afiliasinya. Kegiatan ini dilaksanakan
dalam bentuk penyediaan dana bagi konsumen untuk pembelian kendaraan bermotor dengan
pembayaran kembali secara angsuran oleh konsumen.

2.       PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan. struktur permodalan dan kepemilikan saham dalam Perseroan
yang terakhir adalah sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham
No. 277 tanggal 16 Agustus 2008, dibuat di hadapan Linda Herawati, S.H., Notaris di Jakarta, yang
telah: (i) mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-68514.AH.01.02.Tahun2008 tanggal 23 September 2008; (ii)
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0090566.AH.01.09. Tahun 2008 tanggal 23 September
2008; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 23728 dari BNRI No. 92 tanggal 14 November 2008
juncto Ralat Tambahan No. 23728a dari BNRI No. 74 tanggal 15 September 2009 , juncto Akta
Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 72 tanggal 26 Maret 2012, dibuat di hadapan Linda
Herawati, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.10-11932 tanggal 9 April 2012; (ii)
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0029750.AH.01.09.Tahun 2012 tanggal 9 April 2012; dan
(iii) didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada Kantor Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Dan
Menengah Dan Perdagangan Kota Administrasi Jakarta Selatan Selaku Kepala Kantor Pendaftaran
Perusahaan pada tanggal 1 Mei 2012 sebagai berikut :

                                                  Nilai Nominal Rp 1.000 Per Saham
                                                                                              Persentase
                     Keterangan                                       Jumlah Nilai Nominal
                                                 Jumlah Saham                                    (%)
                                                                             (Rp)
 Modal Dasar                                        2.000.000.000         2.000.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
     -   PT Astra International Tbk                     400.000.000        400.000.000.000          50,00
     -   Toyota Financial Services Corporation          400.000.000        400.000.000.000          50,00
 Jumlah Modal Ditempatkan                               800.000.000        800.000.000.000         100,00
 Jumlah Saham Dalam Portepel                        1.200.000.000         1.200.000.000.000

3.       MANAJEMEN DAN PENGAWASAN

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Manajemen dan Pengawasan, berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan Para Pemegang Saham PT Toyota Astra Financial Services No. 41 tanggal 29 April 2024,
dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Jakarta Pusat, yang telah:
(i) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0172111 tanggal 30 April
2024; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0083579.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal
30 April 2024, juncto Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Toyota Astra Financial
Services No. 14 tanggal 8 Oktober 2024, dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.Kn.,



                                                   62
Page 87
Notaris di Kota Jakarta Pusat, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam
Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat
Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
AH.01.09-0261267 tanggal 9 Oktober 2024; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0216001.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 9 Oktober 2024 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT
Toyota Astra Financial Services No. 28 tanggal 25 April 2025, dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery
Jovina, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Jakarta Pusat, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima
serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Perseroan No. AHU-AH.01.09-0211312 tanggal 29 April 2025; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0092156.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 29 April 2025.
Dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang sedang menjabat
pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris                      : Hao Quoc Tien
Wakil Presiden Komisaris                : Rudy
Komisaris Independen                    : Regina Okthory Sucianto

Direksi

Presiden Direktur                        : Agus Prayitno Wirawan
Wakil Presiden Direktur                  : Tomohei Matsushita
Direktur Pemasaran                       : Tan Justin Darsono
Direktur Operasional                     : Ezar Kumendong(*)
Direktur Keuangan                        : Yoshiyuki Hiramine
(*) segala tugas dan sebagai Direktur Perseroan akan berlaku efektif terhitung sejak diperolehnya
keputusan hasil lulus uji penilaian dan kepatutan (Fit and Proper Test) dari OJK, yang mana sampai
dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini belum diperoleh.

Para Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas telah diangkat secara sah
sesuai dengan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas diangkat untuk masa jabatan
terhitung sejak penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2024 sampai dengan penutupan RUPS
Tahunan Perseroan di tahun 2026, kecuali Ibu Regina Okthory Sucianto (Komisaris Independen) efektif
terhitung sejak tanggal 26 September 2024 yaitu tanggal diperolehnya surat keputusan lulus uji
penilaian kemampuan dan kepatutan dari OJK sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan
di tahun 2026.

Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas telah memenuhi: (i) persyaratan
sebagaimana diatur dalam POJK No. 33/2014; dan (ii) ketentuan mengenai rangkap jabatan
sebagaimana diatur dalam Pasal 20 dan Pasal 40 Peraturan OJK No. 48 Tahun 2024 tanggal 30
Desember 2024 tentang Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura,
Lembaga Keuangan Mikro, Dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya ("POJK No. 48/2024").


Sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan V Tahap I, tidak terdapat benturan kepentingan
antara Perseroan dengan Anggota Direksi Perseroan, Anggota Dewan Komisaris Perseroan maupun
Pemegang Saham Perseroan.




                                                 63
Page 88
Berikut adalah informasi terkait dengan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yakni
sebagai berikut:

Dewan Komisaris
                           Hao Quoc Tien
                           Presiden Komisaris, 60 tahun. Warga Negara Kanada.

                           Menjabat sebagai Presiden Komisaris Perseroan sejak tahun 2019.

                           Saat ini menjabat sebagai President, Toyota Motor Asia (Singapore),
                           Deputy Chief Executive Officer, Asia Region, dan Deputy Chief Officer,
                           Sales Financial Business Group, Toyota Motor Corporation (TMC),
                           Chief Executive Officer, Asia Pacific Region, Toyota Financial Services
                           (TFS).

                           Mengawali kariernya di Canadian Pacific Railway sebagai Manager,
                           Intermodal Business (1990-1999), kemudian bergabung dengan
                           Toyota Canada Inc. sebagai Director & Chief Information Officer (1999-
                           2009), Toyota Motor Corporation sebagai Project General Manager,
                           Sales & Marketing North American Operation (2010-2011), Toyota
                           Motor China Investment sebagai Vice President, Sales & Marketing
                           Lexus China (2012-2013), dan Toyota Motor Asia Pacific Pte. Ltd.
                           sebagai Executive Vice President (2014-2022).

                           Memperoleh gelar Master of Business Administration dari The
                           University of Western Ontario pada tahun 1997 dan Bachelor of
                           Electrical Engineering dari University of Waterloo pada tahun 1990.

                           Rudy
                           Wakil Presiden Komisaris, 54 tahun. Warga Negara Indonesia

                           Menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris Perseroan sejak April
                           2023.

                           Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Astra
                           International Tbk, Wakil Presiden Direktur PT Sedaya Multi Investama,
                           Presiden Komisaris PT Astra Sedaya Finance, dan Komisaris PT
                           Asuransi Astra Buana.

                           Sebelumnya, beliau menjabat sebagai, antara lain, Direktur PT Astra
                           International Tbk (2024-2025), Presiden Direktur PT Asuransi Astra
                           Buana (2017-2023), Direktur Independen dan Direktur Keuangan PT
                           Astra Agro Lestari Tbk (2013-2017), Direktur Keuangan PT Asuransi
                           Astra Buana (2009-2013), dan Chief Corporate Planning PT Astra
                           International Tbk (2000-2009). Sebelum bergabung dengan Grup
                           Astra, beliau pernah menjabat sebagai Investment Banking Manager di
                           PT Trimegah Sekuritas Indonesia (2000-2002).

                           Beliau menyandang gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Trisakti
                           dan Master of Applied Finance dari Melbourne University, Australia
                           serta telah menyelesaikan Advanced Management Program, INSEAD,
                           Perancis.




                                              64
Page 89
          Regina Okhtory Sucianto
          Komisaris Independen, 65 tahun. Warga Negara Indonesia.

          Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak 8 Oktober
          2024.

          Memulai karirnya di Grup Astra di PT Astra Otoparts Tbk dengan
          jabatan terakhir sebagai Finance and Accounting Operation Division
          Head (1998-2003); Accounting Division Head PT Astra International
          Tbk (2003-2011), Anggota Dewan Pengawas Dana Pensiun Astra Dua
          (2011-2013), Direktur PT Menara Astra (2013-2017), Chief Corp.
          Finance and Accounting PT Astra International Tbk (2011-2017),
          Anggota Komite Audit PT Astra Honda Motor (2015-2018), Bendahara
          Yayasan Astra Bina Ilmu (2013-2018), Bendahara Yayasan Pendidikan
          Astra – Michael D. Ruslim (2017-2019), Bendahara Yayasan Dharma
          Bhakti Astra (2017-2019), Komisaris PT Asuransi Astra Buana (2018-
          2023), Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau PT Astra Auto
          Finance (2020-2024), PT Astra Sedaya Finance (2020-2024), PT
          Federal International Finance (2020-2024), dan PT Astra Multi Finance
          (2019-sekarang).

          Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas
          Indonesia 1984.


Direksi

          Agus Prayitno Wirawan
          Presiden Direktur, 54 tahun. Warga Negara Indonesia.

          Menjabat sebagai Presiden Direktur Perseroan sejak tahun 2018.

          Memulai karirnya sebagai Sales Dealer di PT Parema Rekayasa (1992-
          1994); serta pernah menjabat berbagai jabatan di PT Astra
          International, Tbk. – Toyota Sales Operation, antara lain: Sales
          Supervisor (1994-1996), Branch Manager (1996-2001), Head of DKI
          and Indirect HO (2002-2005), Operation Manager Jakarta Indirect
          (2002-2005), Marketing Division Head (2006-2015), dan Chief
          Executive Officer (2016-2017).

          Memperoleh gelar Sarjana Administrasi Niaga dari Universitas Katolik
          Atmajaya pada tahun 1994.

          Tomohei Matsushita
          Wakil Presiden Direktur, 59 tahun. Warga Negara Jepang.

          Menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur Perseroan sejak tahun 2023.
          Bergabung dengan Grup Toyota di Toyota Motor Corporations sejak
          1988 dan Toyota Financial Services Corporation sejak 2002. Sebelum
          menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur Perseroan, beliau menjabat
          sebagai Executive Vice President di Toyota Financial Services (UK)
          PLC.
          Memperoleh gelar Bachelor of Business Administration dari Komazawa
          University tahun 1988.




                             65
Page 90
Tan Justin Darsono
Direktur Pemasaran, 51 tahun. Warga Negara Indonesia.

Menjabat sebagai Direktur Operasional Perseroan sejak tahun 2023.

Memulai karirnya di PT Arthacakra Multifinance sebagai Credit
Marketing Officer (1996-2000) dan Sales Manager Head Office (2000-
2004), Deputy General Manager Pemasaran dan Sales di PT Ufinance
Indonesia (2004-2005), General Manager Pemasaran dan Sales di
PT First Indo American Leasing (2005-2006), kemudian bergabung ke
PT Toyota Astra Financial Services sebagai Branch Head Jakarta
Mega Plaza (2006-2008), Operation Manager Area 2 (2008-2012),
Operation Manager Area 1 (2013-2018), Branch Management Division
Head (2018-2021), Marketing Division Head (2022-2023) dan Direktur
Operasional Perseroan (2023-sekarang).

Memperoleh gelar di bidang Manajemen Pemasaran dari Universitas
Tarumanagara pada tahun 1999.

Ezar Kumendong
Direktur Operasional, 52 tahun. Warga Negara Indonesia.

Menjabat sebagai Direktur Operasional Perseroan sejak tahun 2025.

Bergabung dengan Grup Astra di PT Astra Sedaya Finance sebagai
Management Trainee (1996-1997), Fleet Account Officer (1997-1998),
Area Account Officer (1998-2000), Area Fleet Head (2000-2003), Sales
Section Head (2003), National Marketing Head (2003-2005), Fleet
Commercial Head (2005-2007), Area Manager (2007), Regional Retail
Sales Head (2008-2009), Deputy Retail Sales New Astra Division Head
(2009-2011), Retail Sales New Astra Division Head (2011-2015),
Presiden Direktur di PT Staco Estika Sedaya Finance (2012-2015),
Presiden Direktur di PT Astra Auto Finance (2014-2018), Deputy Chief
Sales Officer di PT Astra Sedaya Finance (2016-2018), Presiden
Komisaris di PT Cipta Sedaya Digital Indonesia (2019-2022), Direktur
di PT Astra Sedaya Finance (2018-2023), Wakil Presiden Direktur
(2023-2025), kemudian bergabung ke PT Toyota Astra Financial
Services sebagai Direktur (2025-sekarang)*.

*tugas dan wewenangnya sebagai anggota Direksi efektif setelah
terpenuhinya syarat Fit and Proper Test dari Otoritas Jasa Keuangan

Memperoleh gelar di bidang Manajemen Strategi Inovasi dari
Universitas Prasetya Mulya pada tahun 2017.




                  66
Page 91
                             Yoshiyuki Hiramine
                             Direktur Keuangan, 51 tahun. Warga Negara Jepang.

                             Menjabat sebagai Direktur Keuangan Perseroan sejak tahun 2022.

                             Memulai karirnya sebagai Sales Representative di NEC Corporation
                             (1997-2000) dan bergabung dengan Toyota Financial Services
                             Corporation sebagai Senior Manager, Sales Finance Group (2010-2014),
                             Executive Director Toyota Financial Services Corporation (UK) (2015-
                             2019), dan Group Vice President, Corporate Administration Group
                             Corporate Planning Department (2020-2022).
                             Memperoleh gelar Bachelor of Arts in Economy dari Keio University
                             pada tahun 1997.

Sebagai upaya implementasi Good Corporate Governance (GCG) berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di Indonesia, termasuk POJK No. 30/2014 dan POJK No. 33/2014, pada tahun
2024 Direksi telah melaksanakan 12 kali Rapat Direksi dan 6 kali rapat bersama Direksi dan Dewan
Komisaris.

Dewan Komisaris

Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan dan atas jalannya
pengurusan Perseroan oleh Direksi, termasuk memberikan nasihat, rekomendasi dan/atau juga
persetujuan, jika diperlukan, kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan strategi dan rencana
pengembangan Perseroan.

Dewan Komisaris merupakan suatu majelis dan setiap anggota Dewan Komisaris tidak dapat bertindak
sendiri-sendiri; oleh karena itu, semua tindakan Dewan Komisaris berdasarkan keputusan yang
disepakati bersama-sama sebagai suatu majelis. Dalam pelaksanaan tugasnya, Dewan Komisaris
melakukannya dengan itikad baik untuk kepentingan Perseroan, kehati-hatian dan tanggung jawab
sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Anggota Dewan Komisaris diangkat oleh Pemegang Saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS).
Seluruh anggota Dewan Komisaris Perseroan telah memperoleh sertifikat tingkat dasar di bidang
pembiayaan untuk memenuhi ketentuan POJK No. 35/2018.

Sebagai upaya dalam implementasi GCG yang lebih baik, Dewan Komisaris telah mengeluarkan
Piagam Dewan Komisaris sebagai pedoman Dewan Komisaris dan anggotanya dalam menjalankan
fungsi dan kepatuhan terhadap POJK No. 33/2014.

Frekuensi Kehadiran Rapat Dewan Komisaris

Tabel berikut menjelaskan frekuensi kehadiran rapat Dewan Komisaris pada tahun 2024:

Selama tahun 2024, Dewan Komisaris menyelenggarakan 6 rapat Dewan Komisaris, dimana 6 rapat
tersebut juga merupakan rapat bersama dengan Direksi dengan rincian kehadiran sebagai berikut:

                                                             Jumlah               Tingkat
        Jabatan                  Nama Pejabat
                                                         Kehadiran Rapat      Kehadiran Rapat
 Jumlah seluruh rapat yang diselenggarakan
 Presiden Komisaris     Hao Quoc Tien                           6/6                 100%
 Wakil Presiden                                                                     100%
                        Rudy                                    6/6
 Komisaris



                                               67
Page 92
                                                                                       Jumlah                         Tingkat
            Jabatan                             Nama Pejabat
                                                                                   Kehadiran Rapat                Kehadiran Rapat
 Komisaris Independen*                Lindawati Gani                                     1/ 1                          100%
 Komisaris                                                                                                             100%
                                      Regina Okthory Sucianto                                5/5
 Independen**
Keterangan:
* Hingga Januari – 2 April 2024
**Sejak 2 April – Desember 2024
  Sejak bulan April hingga Oktober 2024 dihadiri oleh ibu Regina Okhtory Sucianto sebagai undangan rapat


Direksi

Anggota Direksi diangkat dan diberhentikan melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.
Direksi bertanggung jawab terhadap rancangan strategi bisnis maupun sistem penerapan yang
membawa keberhasilan bagi Perseroan dalam mencapai visi, misi, dan tujuannya. Direksi wajib
melaksanakan tugasnya dengan itikad baik, hati-hati dan penuh tanggung jawab sesuai dengan
Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan.

Seluruh anggota Direksi Perseroan telah memperoleh sertifikat tingkat dasar di bidang pembiayaan
untuk memenuhi ketentuan POJK No. 35/2018.

Sebagai upaya dalam implementasi GCG yang lebih baik, Direksi telah mengeluarkan Piagam Direksi
sebagai pedoman Direksi dan anggotanya dalam menjalankan fungsi dan kepatuhan terhadap POJK
No. 33/2014.
Frekuensi Kehadiran Rapat Direksi

Tabel berikut menjelaskan frekuensi kehadiran rapat Direksi pada tahun 2024:

                                                                         Jumlah Kehadiran                   Tinggal Kehadiran
          Jabatan                        Nama Pejabat
                                                                              Rapat                              Rapat
 Jumlah seluruh rapat yang di selenggarakan
 Presiden Direktur     Agus Prayitno Wirawan                                     10 / 12                            83,3%
 Wakil Presiden                                                                                                     100%
                       Tomohei Matsushita                                        12 / 12
 Direktur
 Direktur              Budi Setiawan                                             10 / 12                            83,3%
 Direktur              Yoshiyuki Hiramine                                        12 / 12                            100%
 Direktur              Budi Setiawan                                             10 / 12                            83,3%

Kompensasi Dewan Komisaris dan Direksi

Jumlah gaji dan tunjangan Dewan Komisaris untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut :

                                       Keterangan                                                          2024               2023
 Imbalan jangka pendek
    -   Dewan Komisaris                                                                                          928                   910
    -   Direksi                                                                                               19,322                16,897
 Imbalan pasca kerja dan jangka panjang lainnya
    -   Direksi                                                                                                4,514                 3,548
 Jumlah                                                                                                       24,764                21,355

Hal ini ditentukan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan.




                                                                    68
Page 93
Pelatihan Dewan Komisaris dan Direksi

Program Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris

Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitasnya, Dewan Komisaris secara rutin turut serta
dalam pelatihan dan pendidikan yang diselenggarakan oleh pihak eksternal, termasuk yang
berhubungan dengan penerapan GCG. Selama tahun 2024, program pelatihan dan pengembangan
kompetensi yang telah diikuti Dewan Komisaris antara lain:

  No.                        Keterangan                         Penyelenggara         Tahun
   1     Seminar Nasional Economic Outlook 2025                     APPI               2024
         International Seminar Financing Challenges in The
   2                                                                 APPI              2024
         Amidst of Economic Slowdown

Program Pelatihan Dan Peningkatan Kompetensi Direksi

Dalam rangka memperkaya kompetensi profesional mereka secara berkelanjutan, jajaran Direksi
Perseroan secara aktif turut berpartisipasi dalam serangkaian konferensi dari seminar yang terkait
dengan bidangnya, baik di dalam maupun di luar negeri.

Selama tahun 2024, program-program yang telah diikuti Direksi antara lain:

  No.                         Keterangan                           Penyelenggara        Tahun
   1     Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024              APPI              2024
         Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan di Tengah
   2                                                                    APPI             2024
         Perubahan Geopolitik dan Ekonomi
   3     Seminar Nasional Economic Outlook 2025                         APPI             2024
         International Seminar Financing Challenges in The
   4                                                                    APPI             2024
         Amidst of Economic Slowdown

Sekretaris Perusahaan

Sehubungan dengan pemenuhan POJK No. 35/2014, berdasarkan Surat Keputusan Direktur No.
049/SK-DIR/HRD/VIII/2018 tanggal 16 Agustus 2018, dalam rangka mendorong kinerja Perseroan,
melindungi kepentingan pemangku kepentingan dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan sebagai bentuk penerapan tata kelola perusahaan yang baik, Perseroan telah
menunjuk dan mengangkat Aryani Sri Hartati sebagai Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary).

Sekretaris Perusahaan juga membantu Direksi, salah satunya adalah berkomunikasi dengan otoritas
pasar modal dan bursa. Selain itu Sekretaris Perusahaan juga memberikan informasi terkini kepada
investor serta para pemangku kepentingan mengenai bisnis, kinerja, prospek usaha dan aksi korporasi
Perseroan.

Tugas Sekretaris Perusahaan meliputi pendokumentasian catatan rapat-rapat Direksi, Dewan
Komisaris, mengatur pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa. Sekretaris Perusahaan juga bertanggung jawab terhadap penerbitan
Laporan Tahunan Perseroan.

Sekretaris Perusahaan mengikuti program pelatihan dan pendidikan dalam rangka pengembangan
kompetensi untuk menunjang pelaksanaan tugas-tugasnya. Pada tahun 2022 program pelatihan
tersebut berupa seminar-seminar yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan.




                                                 69
Page 94
Berikut adalah keterangan singkat mengenai Sekretaris Perusahaan:

Aryani Sri Hartati
Sekretaris Perusahaan, 34 Tahun. Warga Negara Indonesia.

Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2016. Menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan di
Perseroan sejak bulan Agustus 2018. Sebelumnya, Beliau pernah menjabat sebagai Intern Lawyer di
Ginting & Reksodiputro (2013-2014), Corporate Legal Supervisor di PT Abaco Pacific Indonesia (2014-
2015), Legal Officer di PT NTT Indonesia (2015-2016) dan Corporate Legal & Secretary Analyst di
Perseroan (2016-2018). Beliau memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada
tahun 2013 dan gelar Magister Kenotariatan dari Universitas Indonesia pada tahun 2019.

Komite Audit

Komite Audit merupakan suatu komite yang dibentuk oleh Dewan Komisaris yang secara khusus
ditugaskan untuk memberikan masukan kepada Dewan Komisaris dalam fungsi pengawasannya
mengenai efektivitas atas Tata Kelola Perusahaan yang baik, pelaksanaan manajemen risiko,
mekanisme pengendalian internal, keandalan laporan keuangan, serta kepatuhan terhadap peraturan
yang berlaku.
Komite Audit telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dan telah memenuhi ketentuan POJK
No. 55/2015 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 29/POJK.05/2020 tentang Tata Kelola
Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan.

Tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah sebagai berikut:
1. Menelaah tingkat kecukupan dan efektivitas pengendalian internal Perseroan;
2. Menelaah tingkat kecukupan upaya manajemen dalam menindaklanjuti rekomendasi auditor
    internal dan eksternal;
3. Menelaah pelaksanaan fungsi audit internal, yaitu dengan melakukan penelaahan terhadap
    perencanaan, pelaksanaan, hasil dan efektivitas tindak lanjut hasil audit internal yang dilakukan;
4. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi
    benturan kepentingan Perseroan; dan
5. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.

Perseroan telah memiliki Piagam Komite Audit yang perubahan terakhir kali dilakukan pada tanggal 15
Februari 2021. Berdasarkan Piagam Komite Audit tersebut, anggota Komite Audit terdiri dari sekurang-
kurangnya satu orang Komisaris Independen dan dua orang anggota yang berasal dari luar Perseroan.

Kriteria untuk menjadi anggota Komite Audit adalah independen dan bebas dari benturan kepentingan.
Disamping itu anggota Komite Audit diharapkan bersikap profesional dalam menjalankan tugas dan
memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris.

Berdasarkan Circular Written Resoluitions Of The Board Of Commisioners Of PT Toyota Astra Financial
Services (The “Company”) No. 007/CompApp/Leg/IV/2024 In Lieu Of The Board Of Commissioners
Meeting tanggal 2 April 2024, susunan Komite Audit Perseroan adalah:

 Ketua                 :   Regina Okthory Sucianto
                           Ketua Komite Audit, 65 Tahun. Warga Negara Indonesia.

                           Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak 8 Oktober 2024.

                           Memulai karirnya di Grup Astra di PT Astra Otoparts Tbk dengan jabatan
                           terakhir sebagai Finance and Accounting Operation Division Head (1998-
                           2003); Accounting Division Head PT Astra International Tbk (2003-2011),




                                                 70
Page 95
              Anggota Dewan Pengawas Dana Pensiun Astra Dua (2011-2013),
              Direktur PT Menara Astra (2013-2017), Chief Corp. Finance and
              Accounting PT Astra International Tbk (2011-2017), Anggota Komite Audit
              PT Astra Honda Motor (2015-2018), Bendahara Yayasan Astra Bina Ilmu
              (2013-2018), Bendahara Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim
              (2017-2019), Bendahara Yayasan Dharma Bhakti Astra (2017-2019),
              Komisaris PT Asuransi Astra Buana (2018-2023), Anggota Komite Audit
              dan Komite Pemantau PT Astra Auto Finance (2020-2024), PT Astra
              Sedaya Finance (2020-2024), PT Federal International Finance (2020-
              2024), dan PT Astra Multi Finance (2019-sekarang).

              Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari
              Universitas Indonesia 1984.

Anggota   :   Buntoro Muljono
              Anggota Komite Audit, 69 tahun. Warga Negara Indonesia.

              Menjabat sebagai Anggota Komite Audit Perseroan sejak April 2024.

              Saat ini beliau juga menjabat sebagai Komisaris Independen, Ketua
              Komite Pemantau Risiko, dan Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
              PT Surya Artha Nusantara Finance, Beliau juga menjabat sebagai Ketua
              Komite Audit, Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi, dan Komisaris
              Independen di PT Acset Indonusa Tbk.

              Mengawali karir di Grup Astra sebagai Management Trainee di PT United
              Tractors Tbk pada tahun 1981. Beliau telah berkarir selama lebih dari 30
              tahun di Grup Astra dan menduduki berbagai jabatan di beberapa
              perusahaan di antaranya sebagai berikut: General Manager di PT Pandu
              Dayatama Patria (1985-1992), General Manager Corporate Finance di
              PT United Tractors Tbk (1993-1999), Direktur di UT Heavy Industry (s) Pte.
              Ltd (1997-2006), Komisaris di PT Pamapersada Nusantara (1998-2001),
              Komisaris di PT Komatsu Indonesia (1998-2001), Komisaris di
              PT Swadaya Harapan Nusantara (1998-2006), Komisaris di PT Traktor
              Nusantara (1998-2006), Direktur di PT Berau Coal (1999- 2002), Direktur
              Keuangan dan Administrasi di PT United Tractors Tbk (1999- 2002),
              Direktur di PT United Tractors Pandu Engineering (1999-2006), Komisaris
              di PT Pandu Dayatama Patria (1999- 2006), Presiden Direktur di
              PT Toyota Astra Financial Services (2006-2014), Anggota Komite Audit di
              PT Acset Indonusa Tbk (2015-2020), Komisaris Independen di PT United
              Tractors Tbk (2017-2021), Ketua Komite Audit di PT United Tractors Tbk
              (2017-2021), Komisaris Independen di PT Komatsu Astra Finance (2016-
              2022), dan Ketua Komite Pemantau Risiko (2018-2022) di PT Komatsu
              Astra Finance.

              Beliau menyelesaikan pendidikan S1 Teknik Elektro di Fakultas Teknik
              Universitas Indonesia pada tahun 1981 dan di Fakultas Ekonomi di
              Universitas Indonesia pada tahun 1986.

Anggota   :   R. Nunu Soetjahja Noegroho
              Anggota Komite Audit, 62 tahun. Warga Negara Indonesia

              Menjabat sebagai Anggota Komite Audit Perseroan sejak April 2024.




                                    71
Page 96
                         Saat ini, beliau juga menjabat antara lain sebagai Komisaris Independen,
                         Anggota Komite Audit, Ketua Komite Pemantau Risiko, dan Ketua Komite
                         Nominasi dan Remunerasi PT Federal International Finance.

                         Beliau bergabung dengan Grup Astra sejak tahun 1987 dan memiliki
                         pengalaman kerja antara lain sebagai HRD Staff PT Astra International
                         Tbk, HRD Staff PT Astra Sedaya Finance, Department Head HRD PT
                         Astra Sedaya Finance, Department Head Marketing PT Astra Sedaya
                         Finance, Team Leader BPR Project PT Astra Sedaya Finance,
                         Department Head Corporate Internal Audit, Quality & Standardization PT
                         Astra Sedaya Finance, Department Head Corporate Organization &
                         Business Development PT Astra Sedaya Finance, Division Head E-
                         Commerce PT Astra Sedaya Finance, Division Head CRM PT Astra
                         Sedaya Finance, Division Head National Service (Operation) PT Astra
                         Sedaya Finance, Division Head General Affairs PT Astra Sedaya Finance,
                         Division Head Corporate Audit and Compliance PT Astra Sedaya Finance,
                         Division Head National Operation PT Astra Sedaya Finance, Presiden
                         Direktur PT Staco Estika Sedaya Finance, Division Head Human
                         Resources PT Astra Sedaya Finance, Presiden Direktur PT Stacomitra
                         Graha, Direktur PT Matra Graha Sarana, Presiden Direktur PT Matra
                         Graha Sarana, Direktur PT Federal International Finance, Komisaris PT
                         Sharia Multifinance Astra, dan Ketua Komite Audit PT Federal International
                         Finance.

                         Beliau memperoleh gelar Sarja Psikologi (1987) dari Universitas
                         Indonesia.

Frekuensi Kehadiran Rapat Komite Audit

Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota Komite Audit pada tahun
2024:

                                            Jumlah      Jumlah Kehadiran            Tingkat
                 Nama
                                             Rapat           Rapat              Kehadiran Rapat
 Ketua      Regina Okthory Sucianto            9               9/9                   100%
 Anggota    Buntoro Muljono                    9              9/9                    100%
 Anggota    R. Nunu Soetjahja Noegroho         9              9/9                    100%

Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan

Selama tahun 2024, Komite Audit telah mengadakan 9 (sembilan) kali pertemuan untuk menjalankan
tanggung jawabnya. Berikut adalah kegiatan Komite Audit di 2024:
   1. Menelaah dan berdiskusi dengan manajemen mengenai laporan keuangan Perseroan setiap
       triwulan;
   2. Menelaah dan berdiskusi dengan Auditor Internal Perseroan mengenai aktivitas audit selama
       tahun 2023 dan rencana audit tahun 2024;
   3. Menelaah temuan-temuan penting dari Audit Internal dan membahas implementasi
       rekomendasinya;
   4. Menelaah dan berdiskusi dengan Auditor Independen Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (anggota
       dari Price waterhouse Coopers) mengenai rencana audit dan implementasinya;
   5. Menelaah dan berdiskusi dengan manajemen mengenai kepatuhan Perseroan pada hukum
       dan peraturan perundang-undangan; dan



                                               72
Page 97
   6.   Melakukan pertemuan dengan pihak manajemen, Auditor Internal dan Auditor Independen.

Komite Pemantau Risiko

Untuk membantu Dewan Komisaris dalam memantau pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan
oleh Direksi maka Dewan Komisaris membentuk Komite Pemantau Risiko.

Berdasarkan Circular Written Resolutions Of The Board Of Commissioners Of PT Toyota Astra
Financial Services (The “Company”) No. 008/CommApp/Leg/IV/2024 In Lieu Of The Board Of
Commissioners Meeting tanggal 2 April 2024, susunan Komite Pemantau Risiko adalah sebagai
berikut:
 Ketua                 : Regina Okthory Sucianto
 Anggota               : Buntoro Muljono
 Anggota               : R. Nunu Soetjahja Noegroho

Frekuensi Kehadiran Rapat Komite Pemantau Risiko

Tabel berikut menjelaskan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota Komite Pemantau Risiko
pada tahun 2024:

                                             Jumlah      Jumlah Kehadiran          Tingkat
                  Nama
                                              Rapat           Rapat            Kehadiran Rapat
 Ketua      Regina Okthory Sucianto             5              5/5                  100%
 Anggota    Buntoro Muljono                     5              5/5                  100%
 Anggota    R. Nunu Soetjahja Noegroho          5              5/5                  100%

Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan

Selama tahun 2024, Komite Pemantau Risiko telah mengadakan 5 (lima) kali pertemuan untuk
menjalankan tanggung jawabnya antara lain melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan
manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi Perseroan di setiap triwulan. Pada kesempatan tersebut
Komite Pemantau Risiko menerima Laporan dan Risk Management Division Perseroan terkait dengan
tingkat risiko yang dihadapi Perseroan dan apabila diperlukan Komite Pemantau Risiko juga
memberikan saran sehubungan dengan pengendalian risiko pada Perseroan.

Komite Remunerasi dan Nominasi

Untuk membantu Dewan Komisaris melakukan evaluasi dan rekomendasi terkait kebijakan remunerasi
dan menyusun dan memberikan rekomendasi terkait kebijakan nominasi maka Dewan Komisaris
membentuk Komite Remunerasi dan Nominasi berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
29/POJK.05/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan, serta
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi
Emiten atau Perusahaan Publik juncto pasal 28 ayat 1 huruf c Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
29/POJK.05/2020 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan.

Berdasarkan Circular Written Resolutions Of The Board Of Commissioners Of PT Toyota Astra
Financial Services (The “Company”) No. 004/CommApp/Leg/III/2022 In Lieu Of The Board Of
Commissioners Meeting tanggal 29 Maret 2022, Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai
berikut :
 Ketua                        :      Regina Okthory Sucianto
                                     Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi, 65 Tahun. Warga Negara
                                     Indonesia.




                                                73
Page 98
              Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak 8 Oktober
              2024.

              Memulai karirnya di Grup Astra di PT Astra Otoparts Tbk dengan
              jabatan terakhir sebagai Finance and Accounting Operation Division
              Head (1998-2003); Accounting Division Head PT Astra International
              Tbk (2003-2011), Anggota Dewan Pengawas Dana Pensiun Astra
              Dua (2011-2013), Direktur PT Menara Astra (2013-2017), Chief
              Corp. Finance and Accounting PT Astra International Tbk (2011-
              2017), Anggota Komite Audit PT Astra Honda Motor (2015-2018),
              Bendahara Yayasan Astra Bina Ilmu (2013-2018), Bendahara
              Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (2017-2019),
              Bendahara Yayasan Dharma Bhakti Astra (2017-2019), Komisaris
              PT Asuransi Astra Buana (2018-2023), Anggota Komite Audit dan
              Komite Pemantau PT Astra Auto Finance (2020-2024), PT Astra
              Sedaya Finance (2020-2024), PT Federal International Finance
              (2020-2024), dan PT Astra Multi Finance (2019-sekarang).

              Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari
              Universitas Indonesia 1984.

Anggota   :   Hao Quoc Tien
              Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi, 60 tahun.

              Menjabat sebagai Presiden Komisaris Perseroan sejak tahun 2019.

              Saat ini menjabat sebagai President, Toyota Motor Asia (Singapore),
              Deputy Chief Executive Officer, Asia Region, dan Deputy Chief
              Officer, Sales Financial Business Group, Toyota Motor Corporation
              (TMC), Chief Executive Officer, Asia Pacific Region, Toyota Financial
              Services (TFS).

              Mengawali kariernya di Canadian Pacific Railway sebagai Manager,
              Intermodal Business (1990-1999), kemudian bergabung dengan
              Toyota Canada Inc. sebagai Director & Chief Information Officer
              (1999-2009), Toyota Motor Corporation sebagai Project General
              Manager, Sales & Marketing North American Operation (2010-2011),
              Toyota Motor China Investment sebagai Vice President, Sales &
              Marketing Lexus China (2012-2013), dan Toyota Motor Asia Pacific
              Pte. Ltd. sebagai Executive Vice President (2014-2022).

              Beliau memperoleh gelar Master of Business Administration dari The
              University of Western Ontario pada tahun 1997 dan Bachelor of
              Electrical Engineering dari University of Waterloo pada tahun 1990.

Anggota   :   Rudy
              Wakil Presiden Komisaris, 54 tahun. Warga Negara Indonesia.

              Menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris Perseroan sejak April
              2023.

              Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Direktur PT Astra International
              Tbk, Wakil Presiden Direktur PT Sedaya Multi Investama, Presiden
              Komisaris PT Astra Sedaya Finance, dan Komisaris PT Asuransi
              Astra Buana.




                        74
Page 99
                                     Sebelumnya, beliau menjabat sebagai, antara lain, Presiden Direktur
                                     PT Asuransi Astra Buana (2017-2023), Direktur Independen dan
                                     Direktur Keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk (2013-2017), Direktur
                                     Keuangan PT Asuransi Astra Buana (2009-2013), dan Chief
                                     Corporate Planning PT Astra International Tbk (2000-2009).
                                     Sebelum bergabung dengan Grup Astra, beliau pernah menjabat
                                     sebagai Investment Banking Manager di PT Trimegah Sekuritas
                                     Indonesia (2000-2002).

                                     Beliau menyandang gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Trisakti
                                     dan Master of Applied Finance dari Melbourne University, Australia
                                     serta telah menyelesaikan Advanced Management Program,
                                     INSEAD, Perancis.

 Anggota                       :     J. Sanantha Krisna
                                     Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi, 55 tahun. Warga
                                     Negara Indonesia.

                                     Saat ini menjabat antara lain sebagai Human Resources and
                                     General Services Division Head Perseroan (2018-sekarang).

                                     Pernah menjabat berbagai posisi antara lain sebagai Human
                                     Services Division Head (2014-2017) dan Human Services
                                     Department Head (2006-2014) Perseoan; Team Leader Astra
                                     Assessment Center (2000-2005) dan Recruiter (1997-1999) PT
                                     Astra International Tbk; dan Human Resources Staff PT Sewu New
                                     York Life (1996-1997).

                                     Beliau memperoleh gelar Master Psikologi (2006) dari Universitas
                                     Indonesia dan Sarjana Psikologi (1997) dari Universitas Padjadjaran.

Unit Usaha Syariah

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.05/2014 tentang Penyelenggaraan
Usaha Pembiayaan Syariah, Unit Usaha Syariah adalah unit kerja dari Perseroan yang dibentuk untuk
melaksanakan pembiayaan syariah. Perseroan telah mendapatkan Izin Pembukaan Unit Usaha
Syariah dari Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 31 Agustus 2015 melalui Salinan Keputusan Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-366/NB.223/2015. Selanjutnya, Perseroan
mendapatkan ijin untuk memasarkan produk Musyaraqah Mutanaqishah (MMQ) melalui Surat Direktur
IKNB Syariah No. S-1045/NB.223/2016 tertanggal 31 Agustus 2016 dan produk Ijarah melalui Surat
Direktur IKNB Syariah No. S-562/NB.213/2021 tertanggal 9 Juni 2021.

Dewan Pengawas Syariah

Dalam rangka mengawasi aspek syariah dalam operasional Perseroan dan memenuhi ketentuan POJK
No. 30/2014 jo, POJK 29/2020, Perseroan wajib memiliki Dewan Pengawas Syariah yang diangkat
dalam Rapat Umum Pemegang Saham.

Berdasarkan Akta No, 41/2024 susunan Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai berikut:

 Ketua               :   Dr. Hasanudin, M.Ag
 Anggota             :   Dra. Hj. Siti Ma’rifah, SH, MM, MH
 Anggota             :   Drs. H. Basri Bermanda, MBA




                                                75
Page 100
Dewan Pengawas Syariah Perseroan tersebut diangkat untuk masa jabatan terhitung sejak penutupan
RUPS Tahunan Perseroan tahun 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan di tahun
2026.
Dewan Pengawas Syariah Perseroan telah memenuhi ketentuan mengenai rangkap jabatan
sebagaimana diatur dalam pasal 58 Peraturan OJK No. 48 Tahun 2024 tanggal 30 Desember 2024
tentang Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga
Keuangan Mikro, Dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.

Perseroan telah memperoleh surat rekomendasi Dewan Pengawas Syariah Majelis Ulama Indonesia
No. U-393/DSN-MUI/XI/2012 tanggal 17 November 2012 (Surat Rekomendasi) Perihal Rekomendasi
Dewan Pengawas Syariah.

Dewan Pengawas Syariah memiliki tugas, wewenang dan tanggung jawab antara lain sebagai berikut:
a. menilai dan memastikan pemenuhan prinsip Syariah atas pedoman operasional dan produk
   pembiayaan Syariah yang dikeluarkan Perseroan.
b. mengawasi proses pengembangan produk pembiayaan Syariah baru yang akan dikeluarkan
   Perseroan agar sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN).
c. melakukan kajian berkala atas pemenuhan prinsip pembiayaan Syariah terhadap mekanisme
   pendanaan dan penyaluran dana serta jasa pelayanan pembiayaan dengan prinsip Syariah.
d. meminta data dan informasi terkait dengan kegiatan pembiayaan Syariah.
e. menyampaikan laporan hasil pengawasan Syariah.

Dewan Pengawas Syariah (DPS) Perseroan secara rutin melakukan pertemuan untuk melaksanakan
tugas, khususnya memberikan konsultasi Syariah kepada Perseroan. Selain itu DPS juga mengadakan
pertemuan rutin yang bertujuan sebagai sarana komunikasi sekaligus untuk membahas perkembangan
dan permasalahan berkaitan dengan pelaksanaan prinsip-prinsip Syariah.

Audit Internal

Audit Internal merupakan unit kerja independen terhadap unit kerja lain dan memiliki peran sebagai
mitra strategis bagi manajemen dalam memberikan keyakinan dan konsultasi dengan pendekatan yang
sistematis, obyektif, independen dan berbasis risiko. Dalam menjalankan kegiatan perannya, Audit
Internal berpedoman pada Standar Internasional dari Institute of Internal Audit, yang bertujuan untuk
memberikan kepastian yang independen kepada manajemen bahwa kepatuhan terhadap standar
operasional dan peraturan serta sistem pengendalian internal di lingkungan Perseroan telah berfungsi
sesuai dengan acuan yang telah ditetapkan.

Dalam rangka memberikan landasan dan pedoman bagi Audit Internal yang merupakan bagian integral
dari upaya Perseroan dalam menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Audit Internal Perseroan
telah dilengkapi dengan Piagam Audit Internal yang berisi tentang tujuan, misi, struktur, status, tugas
dan tanggung jawab serta wewenang Audit Internal.

Piagam Audit Internal disusun berdasarkan POJK No.56/2015 dan The Standard dari The Institute of
Internal Auditors (IIA).

Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Nomor 006/SKB-DIR/BOD/I/2021 tanggal 18 Januari 2021,
Kepala Audit Internal Perseroan adalah Renny Wati. Berikut adalah keterangan singkat mengenai
Kepala Audit Internal Perseroan.KH to confirm

Renny Wati
Kepala Audit Internal, 54 tahun. Warga Negara Indonesia.

Menjabat sebagai Kepala Audit Internal sejak tahun 2021. Memulai karirnya di PT Astra International,




                                                  76
Page 101
Tbk – Toyota Sales Operation sebagai Akuntan (1994-1995) dan Administration Head (1995-2001),
kemudian bekerja di beberapa perusahaan lain dan bergabung dengan Perseroan sejak 2006.

Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Merdeka Malang pada tahun
1993.
Berdasarkan POJK No. 56//2015, unit Audit Internal merupakan unit kerja yang independen terhadap
unit-unit kerja lain dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur. Oleh karena itu, Kepala
Audit Internal Perseroan diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Direktur atas persetujuan Dewan
Komisaris. Dalam pelaksanaan tugasnya, Auditor Internal dilarang merangkap tugas dan jabatan terkait
pelaksanaan kegiatan operasional Perseroan.

Audit Internal diberikan kewenangan dalam menjalankan tugasnya untuk melakukan audit sekaligus
memberikan konsultasi terhadap permasalahan pengendalian internal dan aktivitas terkait lainnya pada
seluruh proses dalam unit bisnis dengan memperhatikan tingkat risiko yang wajar.

Tugas dan tanggung jawab unit Audit Internal adalah sebagai berikut:
-   Mengembangkan dan melaksanakan Rencana Audit Internal berbasis risiko untuk Perseroan;
-   Memantau kepatuhan atas kebijakan dan prosedur Audit Internal dengan meninjau kualitas
    pekerjaan Audit Internal;
-   Identifikasi peluang untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan dana dan
    sumber daya;
-   Melaksanakan penugasan khusus bila diperlukan, seperti yang diminta oleh Presiden Direktur,
    Direksi, dan/atau Komite Audit dengan cara yang tidak bertentangan dengan tujuan independensi;
-   Berkoordinasi dengan auditor eksternal untuk mengurangi duplikasi dalam melaksanakan
    kegiatan audit;
-   Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan rekomendasi audit;
-   Menyiapkan program untuk mengevaluasi kualitas kegiatan audit internal yang telah dilakukan;
    dan
-   Bekerja bersama dengan Komite Audit.

Wewenang unit Audit Internal adalah sebagai berikut:
-  Auditor Internal memiliki wewenang terkait dengan tugas dan fungsinya, sebagaimana
   didelegasikan
-  oleh Direksi, untuk mengakses semua sumber informasi yang relevan yang dimiliki oleh Perseroan
   di semua tingkatan manajemen dan staf;
-  Berkomunikasi langsung dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit; dan
-  Melakukan pertemuan rutin dan/atau insidental dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau
   Komite Audit.

4.   SUMBER DAYA MANUSIA

Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki jumlah karyawan sebanyak 1.392 orang. Adapun
komposisi karyawan Perseroan adalah sebagai berikut:

a. Menurut Jenjang Pendidikan:

                                                                    31 Desember
                Jenjang Pendidikan
                                                           2024                      2023
 SLTA                                                                  18                        17
 Diploma (D3)                                                         121                       127
 Sarjana (S1) & Pasca Sarjana (S2)                                  1.253                     1.246
 Jumlah                                                             1.392                     1.390
b. Menurut Jenjang Manajemen




                                                 77
Page 102
                                                  31 Desember
                 Jenjang Manajemen
                                           2024                 2023
 Direksi                                             5                    5
 Manajerial                                         87                   84
 Supervisor                                        162                  161
 Staf                                             1.138                1.140
 Jumlah                                           1.392                1.390

c.    Menurut Jenjang Usia

                                                  31 Desember
                     Jenjang Usia
                                           2024                 2023
 18-25 tahun                                       152                  166
 26-35 tahun                                       840                  859
 36-45 tahun                                       332                  316
 46-55 tahun                                        67                   47
 > 55 tahun                                          1                    2
 Jumlah                                           1.392                1.390

d. Menurut Aktivitas Utama

                                                  31 Desember
                    Aktivitas Utama
                                           2024                 2023
 Administrator                                      84                   91
 Auditor                                            10                    9
 Collection                                        387                  365
 Corp Support                                       74                   63
 Cust. Service                                      86                   84
 Finance                                            21                   28
 General Services                                    5                    4
 Human Resources                                    14                   14
 IT                                                 31                   24
 Legal                                               6                    5
 Management                                         92                   88
 Marketing                                          25                   25
 Opr. Credit                                        77                   75
 Risk Management                                    13                   11
 Sales                                             467                  504
 Jumlah                                           1.392                1.390


e.    Menurut Lokasi

                                                  31 Desember
                        Lokasi
                                           2024                 2023
 Aceh                                               11                   11
 Astra Business Center (BSD)                        18                   18
 Balikpapan                                         18                   18
 Bandung                                            46                   46
 Banjarmasin                                        22                   22




                                      78
Page 103
                                                31 Desember
                      Lokasi
                                         2024                 2023
Batam                                             18                   18
Bekasi                                            42                   42
Bekasi Revo                                       20                   20
Bengkulu                                          13                   13
Bogor                                             29                   29
Cirebon                                           18                   18
Denpasar                                          35                   35
Depok                                             28                   28
Duri                                              13                   13
Fleet                                             20                   20
Head Office                                      319                  317
Jakarta Central                                   21                   21
Jakarta North                                     40                   40
Jakarta South                                     33                   33
Jambi                                             14                   14
Jember                                            15                   15
Jogja                                             31                   31
Karawang                                          24                   24
Kediri                                            18                   18
Kelapa Gading                                     27                   27
Kendari                                           16                   16
Lampung                                           25                   25
Makassar                                          47                   47
Malang                                            19                   19
Manado                                            19                   19
Medan                                             60                   60
Padang                                            14                   14
Palembang                                         37                   37
Palu                                              18                   18
Pekanbaru                                         33                   33
Pontianak                                         13                   13
Puncak Permai                                     37                   37
Samarinda                                         31                   31
Semarang                                          35                   35
Serang                                            14                   14
Surabaya Merr                                     47                   47
Tangerang                                         34                   34
Jumlah                                          1.392                1.390


f.   Menurut Status Karyawan

                                                31 Desember
                  Status Karyawan
                                         2024                 2023
Karyawan Tetap                                  1.249                1.204
Karyawan Kontrak                                  143                 186
Jumlah                                          1.392                1.390




                                    79
Page 104
Saat ini Perseroan memiliki 2 (dua) orang tenaga kerja asing berkedudukan di Indonesia dalam
jabatannya selaku direksi Perseroan. Berikut ini adalah penjelasan mengenai tenaga kerja asing
tersebut:

                                               Warga                                        Masa
     No.        Nama           Jabatan                            No.Surat Ijin
                                               Negara                                      Berlaku
     1         Tomohei          Wakil          Jepang     Izin Tinggal Terbatas          11 Februari
              Matsushita       Presiden                   Elektronik Nomor:              2026
                               Direktur                   2C2C2C22JD002732-B
                                                                                         11 Februari
                                                          Keputusan Direktur Jenderal    2026
                                                          Pembinaan Penempatan
                                                          Tenaga Kerja Dan Perluasan
                                                          Kesempatan Kerja Nomor
                                                          B.3/007987/PK.04.01/I/2025
                                                          Tentang Pengesahan
                                                          Rencana Penggunaan Tenaga
                                                          Kerja Asing
     2        Yoshiyuki          Direktur      Jepang     Izin Tinggal Terbatas          13 Januari
              Hiramine                                    Elektronik Nomor:              2026
                                                          2C2C2C22JE002228-B

                                                          Keputusan Direktur Jenderal
                                                          Pembinaan Penempatan           13 Januari
                                                          Tenaga Kerja Dan Perluasan     2026
                                                          Kesempatan Kerja Nomor:
                                                          B.3/157805/PK.04.01/XI/2024
                                                          Tentang Pengesahaan
                                                          Rencana Penggunaan Tenaga
                                                          Kerja Asing



Dalam menjawab tantangan bisnis dan mendukung pertumbuhan bisnis melalui manajemen Sumber
Daya Manusia, Perseroan telah melaksanakan praktik Sumber Daya Manusia yang dimulai dengan
proses Pengembangan Organisasi (Organization Development), Rekrutmen (Recruitment),
Pengembangan Karyawan dan Talent (People and Talent Development), Manajemen Kinerja
(Performance Management), Manajemen Pengupahan (Reward Management), Hubungan Industrial
(Industrial Relations), hingga Manajemen Terminasi (Termination Management).
A.     Pengembangan Organisasi

Perseroan senantiasa berusaha mengembangkan organisasi dan meningkatkan produktivitas
karyawan melalui desain organisasi dan penguatan budaya kerja yang baik. Perubahan desain
organisasi selalu diselaraskan dengan strategi dan tujuan Perseroan, sehingga organisasi semakin
adaptif dan fleksibel dalam menghadapi tantangan dan kebutuhan bisnis.
Sejalan dengan salah satu strategi perusahaan, yaitu "Leverage non-core business", Perseroan melakukan
langkah-langkah strategis sebagai berikut:
    1. Membentuk organisasi khusus yang menangani unit bisnis operating lease yang dipimpin oleh
        Chief of Kinto Indonesia. Organisasi ini terdiri atas Kinto Business Development & Marketing
        Department, Kinto Sales Department, Kinto After Sales Department, dan Kinto Business
        Support Department. Struktur ini dirancang untuk memperkuat unit bisnis Kinto dalam
        mengembangkan dan menjalankan proses bisnisnya secara optimal.
    2. Membentuk Business Development Department di bawah Divisi Business Development dan
        Corporate Planning. Departemen bertanggung jawab untuk mencari peluang dan
        mengembangkan bisnis baru yang berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan bagi
        Perseroan.



                                                 80
Page 105
Dengan langkah-langkah ini, Perseroan memperkuat organisasi untuk mendukung strategi Perseroan yaitu
"Leverage non-core business".

Program implementasi budaya dilakukan dalam berbagai cara baik melalui daring maupun secara langsung.
Pada tahun 2024, Perseroan berhasil mengadakan program rutin penyampaian informasi dari Top
Management ke karyawan, seperti BOD Talk, Genba, dan lainnya.

B.   Rekrutmen

Untuk menunjang operasional bisnis Perseroan dan memenuhi manpower planning yang telah dibuat
di awal tahun, pada tahun 2024 tim rekrutmen telah berhasil merekrut 130 karyawan internal dan 412
karyawan eksternal (termasuk pengganti karyawan yang pensiun atau mengundurkan diri).

Tahun 2024, tim rekrutmen Perseroan melaksanakan kegiatan recruitment dan branding yang
dilakukan secara online dan offline. Perseroan bekerja sama dengan 39 perguruan tinggi untuk
beberapa kegiatan seperti campus hiring, job fair, maupun penandatanganan Memorandum of
Understanding (MoU). Perseoran juga aktif melakukan branding secara online melalui media Instagram
@taf_career, dengan cara membuat konten dengan topik “Life at TAF”, “TAF Goes to Campus”, dan
topik yang sedang trending di saat itu. Saat ini Instagram @taf_career memiliki total followers kurang
lebih 48.200, naik signifikan sebesar 12.700 dari tahun 2023. Pada tahun 2024, Perseroan juga
menjalin kolaborasi dengan Astra International dalam hal penyebaran lowongan kerja melalui
Instagram @astra_career, serta bekerja sama dengan Astra Financial untuk menjalankan proses
seleksi Management Trainee Astra Financial.

C.   Pengembangan Karyawan

Karyawan menjadi aset yang penting untuk keberlangsungan Perseroan dan mendukung implementasi
strategi Perseroan selanjutnya. Oleh karena itu, Perseroan melaksanakan beberapa program
pengembangan karyawan yang sistematis, yang tidak hanya meningkatkan kompetensi tetapi juga
pengembangan karakter karyawan. Pengembangan karyawan merupakan siklus proses yang meliputi
tahapan:

1.   Pemetaan Kompetensi (Competence Mapping);
2.   Pemetaan Karyawan (Human Capital Mapping);
3.   Penyusunan & Penyelenggaraan Program Pengembangan (Development Program); dan
4.   Evaluasi Program & Kinerja (Program & Performance Evaluation).

Di tahun 2024, Perseroan menyelenggarakan beberapa program pengembangan rutin untuk para kader di
masa depan maupun pengembangan individual setiap karyawan. Program pengembangan rutin tersebut
adalah pelatihan (training) dan penugasan (assignment) untuk mendukung kebutuhan bisnis dan organisasi,
sebanyak 25 pelatihan internal dengan jumlah peserta 5,906 karyawan dan mengirimkan 237 karyawan ke
26 pelatihan eksternal. Dalam rangka Perseroan mempersiapkan kader di masa depan, Perseroan
memfokuskan program pada area operasional, yaitu:
     • 1 batch Sales Head Development Program dengan peserta sebanyak 3 orang,
     • 1 batch AR Head Development Program yang menghasilkan 4 lulusan,
     • Program Management Trainee dengan peserta sebanyak 34 orang.
 Selaras dengan program yang dijalankan oleh lembaga sertifikasi untuk perusahaan pembiayaan, maka di
tahun 2024 Perseroan mengirimkan 215 karyawan untuk mengikuti 13 jenis pelatihan sertifikasi. Kegiatan
pelatihan di tahun ini dilakukan secara hybrid, online, maupun offline dengan menyesuaikan kebutuhan
pada masing-masing kegiatan.

Selain program di atas, Perseroan juga menyelenggarakan program untuk meningkatkan kompetensi para
pimpinan melalui Leaders Forum sebanyak 7 kali. Program Leader Forum merupakan ruang diskusi dan
belajar bersama antar para pimpinan antar departemen sehingga bisa meningkatkan kolaborasi dan
Kerjasama lintas fungsi.



                                                  81
Page 106
Pada tahun 2024, Perseroan telah mengeluarkan biaya sebesar Rp7,271,723,404,- yang digunakan
untuk pengembangan karyawan.

D.   Manajemen Kinerja

Perseroan melaksanakan manajemen kinerja dengan siklus sebagai berikut:
-   Perencanaan Kinerja;
-   Eksekusi Kinerja;
-   Penilaian Kinerja Tengah Tahun; dan
-   Penilaian Kinerja Akhir Tahun

Tahap perencanaan kinerja dilakukan pada awal tahun setelah Perseroan menetapkan strategi
Perseroan dan menurunkannya ke dalam Key Performance Indicator (KPI) level divisi. Setiap karyawan
memiliki Rencana Kinerja Individual (IPP) sebagai panduan kinerja selama 1 tahun sekaligus menjadi
tolak ukur penilaian kinerja karyawan.

E.   Hubungan Industrial

Hubungan Industrial mencakup hubungan antara Perseroan dengan karyawan, karyawan dengan
karyawan, maupun Perseroan dengan pemerintah yang berkaitan dengan ketenagakerjaan. Untuk
membangun hubungan industrial yang harmonis, Perseroan:

     a. Memiliki media komunikasi yaitu Genba;
     b. Memiliki media informasi bulanan untuk menginformasikan seputar Kesehatan, Kebijakan, Benefit
        dan lain-lain kepada Karyawan;
     c. Mengadakan kegiatan kebersamaan karyawan rutin dalam berbagai bentuk kegiatan seperti
        Employee Gathering, Surprise Breakfast, Olahraga Bersama dan acara-acara peringatan Hari
        Kartini, Kemerdekaan Indonesia, dan lain-lain.

Di samping itu, sebagai bentuk tanggung jawab Perseroan kepada pemerintah, Perseroan selalu berusaha
untuk memenuhi regulasi ketenagakerjaan sebagai berikut:

     a. Mendaftarkan seluruh karyawan menjadi peserta Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS)
        Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan;
     b. Menjamin 100% wajib lapor ketenagakerjaan didaftarkan bagi cabang yang baru akan beroperasi
        dan diperbarui untuk kantor pusat dan cabang yang telah beroperasi;
     c. Memastikan pelaksanaan protokol COVID-19 dalam pelaksanaan operasional Perseroan.

Serta, sebagai upaya membangun relasi dengan masyarakat sekitar, Perseroan:
     a. Secara aktif ikut serta dalam kegiatan-kegiatan kebersamaan yang diadakan oleh Astra Financial
     dengan
         lembaga-lembaga pemerintah dalam bidang ketenagakerjaan.
     b. Tergabung dalam organisasi pembiayaan Indonesia (APPI/Asosiasi Perusahaan Pembiayaan
     Indonesia).
F. Manajemen Pengupahan

Sistem remunerasi selalu mengacu pada perubahan peraturan perundang-undangan dengan tetap
memperhatikan kompetisi pasar, kemampuan Perseroan serta untuk memotivasi karyawan agar dapat
berkontribusi sebaik mungkin. Salah satu program untuk memotivasi karyawan adalah dengan
pemberian beasiswa bagi karyawan maupun bagi anak karyawan melalui program STAR (Student
Tuition and Rewards Scholarship) dan pemberian apresiasi bagi karyawan berprestasi melalui program
TAF HEROES (Helpful – Excellence – Responsive).

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan karyawan, Perseroan telah menyesuaikan gaji karyawan



                                                 82
Page 107
sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada masing-masing Kantor Cabang. Selain itu dalam
upaya pengelolaan Sumber Daya Manusia, Perseroan secara intensif menyelenggarakan program
pengembangan kompetensi dan keahlian karyawan. Untuk mewujudkan sistem remunerasi yang
kompetitif dan mengacu kepada Undang-undang/Peraturan Pemerintah yang berlaku, Perseroan juga
menyediakan berbagai tunjangan, fasilitas dan sarana fisik lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan
karyawan yaitu:
 ▪  Tunjangan makan dan transportasi;
 ▪  Tunjangan dan fasilitas kesehatan berupa, penggantian uang pengobatan dan perawatan bagi
    karyawan serta anggota keluarganya;
 ▪  Program jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) bagi seluruh karyawan;
 ▪  Dana Pensiun;
 ▪  Fasilitas kepemilikan kendaraan bermotor;
 ▪  Fasilitas olah raga dan kegiatan rekreasi; serta
 ▪  Fasilitas tempat dan kegiatan peribadatan

G.   Manajemen Terminasi

Berakhirnya hubungan kerja dapat terjadi dalam beberapa bentuk yaitu:
1. Pengunduran diri;
2. Selesai masa kontrak kerja;
3. Pemutusan Hubungan Kerja karena pelanggaran; dan
4. Pensiun

Pengunduran diri diajukan langsung oleh karyawan dengan mengirimkan surat pengunduran diri ke
Human Resources Division (HRD) paling lambat 1 bulan sebelum tanggal pengunduran diri.
Pemutusan Hubungan kerja karena selesai masa kontrak kerja dilakukan dengan didahului dengan
masa evaluasi kinerja karyawan serta dilanjutkan dengan pemberitahuan selesai kontrak kerja kepada
karyawan. Sedangkan Pemutusan Hubungan Kerja dilakukan terhadap karyawan yang melakukan
pelanggaran dan tidak juga melakukan perbaikan walaupun telah diberikan surat peringatan oleh
atasan. Pensiun dialami oleh karyawan yang sudah memasuki masa pensiun yaitu pada usia di atas
55 tahun. Karyawan yang pensiun akan mendapatkan fasilitas realisasi dana pensiun.

Perseroan tidak memiliki serikat pekerja yang dibentuk oleh karyawan Perseroan.

5.   STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN




                                                83
Page 108
6.   KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PEMEGANG SAHAM BERBENTUK BADAN HUKUM

6.1. PT Astra International Tbk. (“ASTRA”)

a.   Pendirian

PT Astra International Tbk didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas “P.T. Astra
International Incorporated” No. 67 tanggal 20 Februari 1957 yang dibuat di hadapan Sie Khwan Djioe,
Notaris di Jakarta dan telah: (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusannya No. J.A.5/53/5 tanggal 1 Juli 1957; dan (ii) didaftarkan pada Kantor
Pengadilan Negeri Jakarta di bawah No. 1289 pada tanggal 20 Juli 1957; serta (iii) diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 85 tanggal 22 Oktober 1957, Tambahan No. 1117 (“ASTRA”);

Anggaran Dasar ASTRA telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir adalah berdasarkan: Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar ASTRA No. 77 tanggal 30 April 2024 yang
dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia serta dicatat dalam Database Sisminbakum
sebagaimana ternyata dari Surat Keputusan No. AHU-0027654.AH.01.02. Tahun 2024 tanggal 13 Mei
2024; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0091451.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 13
Mei 2024 sehubungan dengan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar ASTRA.

Astra berdomisili di Jakarta Pusat, Indonesia, dengan kantor pusat di Menara Astra, Jl. Jend. Sudirman
Kav. 5-6, Karet Tengsin, Tanah Abang, DKI Jakarta.

b.   Pengurusan dan Pengawasan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat ASTRA No. 44 tanggal 8 Mei 2025 yang dibuat di
hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima serta
dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
AH.01.09-0289050 tanggal 4 Juni 2025; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
091190.AH.01.11.Tahun 2025 pada tanggal 4 Juni13 Mei 2025.


Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Astra yang sedang menjabat pada tanggal Prospektus ini
diterbitkan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris                :    Prijono Sugiarto
Komisaris                         :    Anthony John Liddell Nightingale
Komisaris                         :    Benjamin William Keswick
Komisaris                         :    Benjamin Herrenden Birks
Komisaris                         :    John Raymond Witt
Komisaris                         :    Stephen Patrick Gore
Komisaris                         :    Hsu Hai Yeh
Komisaris Independen              :    Sri Indrastuti Hadiputranto
Komisaris Independen              :    Apinont Suchewaboripont
Komisaris Independen              :    Muliaman Darmansyah Hadad

Direksi

Presiden Direktur                 :    Djony Bunarto Tjondro
Wakil Presiden Direktur                Rudy




                                                  84
Page 109
Direktur                         :     Chiew Sin Cheok
Direktur                         :     Gidion Hasan
Direktur                         :     Henry Tanoto
Direktur                         :     Santosa
Direktur                         :     Gita Tiffani
Direktur                         :     Fxl . Kesuma
Direktur                         :     Hamdani Dzulkarnaen Salim
Direktur                         :     Thomas Junaidi Alim W.

c.   Permodalan

Struktur Permodalan Astra yang terakhir dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan
Anggaran Dasar ASTRA No. 45 tanggal 22 April 2021 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H.,
Notaris di Jakarta, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database
Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata
dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0297798
tanggal 7 Mei 2021; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0085502.AH.01.11.Tahun
2021 pada tanggal 7 Mei 2021

Berdasarkan Daftar Pemegang Saham Astra per 31 Desember 2024 yang dikeluarkan oleh PT Raya
Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek ASTRA, susunan pemegang saham dan komposisi
kepemilikan saham dalam Astra adalah sebagai berikut:

                                                       Nilai Nominal Rp50,- Per Saham         Persentase
                 Keterangan
                                                Jumlah Saham      Jumlah Nilai Nominal (Rp)      (%)
Modal Dasar                                      60.000.000.000           3.000.000.000.000
Pemegang Saham:
 -  Jardine Cycle & Carriage Limited             20.288.255.040           1.014.412.752.000        50,11
 -  Masyarakat lainnya (kepemilikan dibawah
                                                 20.195.298.100           1.009.764.905.000        49,89
    5%)
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh       40.483.553.140           2.024.177.657.000       100,00



Pemegang saham terbesar Perseroan adalah Jardine Cycle & Carriage Ltd, perusahaan yang didirikan
di Singapura. Jardine Cycle & Carriage Ltd merupakan entitas anak dari Jardine Matheson Holdings
Ltd, perusahaan yang didirikan di Bermuda.

d.   Maksud, Tujuan dan Kegiatan Usaha

Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 ayat (1) Anggaran Dasar ASTRA, maksud dan tujuan ASTRA ialah
berusaha dalam bidang perdagangan; industri; pertambangan; pengangkutan; pertanian;
pembangunan (konstruksi dan real estat); jasa (aktivitas profesional; ilmiah dan teknis; jasa informasi
dan komunikasi); pengadaan listrik; treatment dan pemulihan material sampah; serta aktivitas
penunjang kantor dan aktivitas penunjang usaha lainnya.

Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 ayat (2) Anggaran Dasar ASTRA, untuk mencapai maksud dan
tujuan tersebut di atas, ASTRA dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:

     1) Kegiatan Usaha Utama
        i. Perdagangan:
           - perdagangan besar mobil baru;
           - perdagangan eceran mobil baru;
           - reparasi mobil;




                                                  85
Page 110
      - perdagangan besar suku cadang dan aksesori mobil;
      - perdagangan eceran suku cadang dan aksesori mobil;
      - perdagangan besar sepeda motor baru;
      - perdagangan eceran sepeda motor baru;
      - perdagangan besar suku cadang sepeda motor dan aksesorinya;
      - perdagangan eceran suku cadang sepeda motor dan aksesorinya;
      - reparasi dan perawatan sepeda motor;
      - perdagangan besar buah yang mengandung minyak;
      - perdagangan besar minyak dan lemak nabati;
      - perdagangan eceran melalui media berbagai macam barang lainnya.
 ii. Industri:
      - industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih;
      - industri sepeda motor roda dua dan tiga;
      - industri komponen dan suku cadang mesing dan turbin;
      - industri karoseri kendaraan bermotor roda empat atau lebih dan industri trailer dan semi
          trailer;
      - industri suku cadang dan aksesori kendaraan bermoto roda empat atau lebih;
      - industri komponen dan perlengkapan sepeda motor roda dua dan tiga;
      - reparasi mesin untuk keperluan khusus;
      - industri produk dari batu bara;
      - industri briket batu bara;
      - industri minyak mentah kelapa sawit (crude palm oil)
      - reparasi baterai dan akumulator listrik;
      - industri baterai untuk kendaraan bermotor listrik.
      Pertambangan:
      - pertambangan batu bara;
      - aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya;
 iii. Pengangkutan:
      - aktivitas pelayanan kepelabuhan laut;
      - penanganan kargo; (bongkar muat barang);
      - aktivitas jalan tol;
      - angkutan bermotor untuk barang umum;
      - angkutan bermotor untuk barang khusus.

 iv.  Pertanian:
      - perkebunan buah kelapa sawit;
 v. Pembangunan (Konstruksi dan Real Estat):
      - penyiapan lahan;
      - konstruksi bangunan sipil;
      - konstruksi gedung perkantoran;
      - konstruksi gedung industri;
      - pemasangan bangunan prafabrikasi untuk gedung;
      - konstruksi pelabuhan bukan perikanan;
      - pemasangan bangunan prafabrikasi untuk konstruksi bangunan sipil;
      - pembongkaran;
      - real estat yang dimiliki sendiri atau disewa.
vi. Jasa (aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, jasa informasi dan komunikasi):
      - aktivitas konsultasi manajemen lainnya;
      - aktivitas pengolahan data;
      - aktivitas jasa informasi lainnya YTDL;
      - portal web dan /atau platform digital dengan tujuan komersial.
vii. Pengadaan listrik:
      - penjualan tenaga listrik;



                                           86
Page 111
              -   pembangkit, transmisi, distribusi dan penjualan tenaga listrik dalam satu kesatuan
                  usaha;
              -   pembangkit, transmisi, dan penjualan tenaga listrik dalam satu kesatuan usaha;
              -   pembangkit, distribusi, dan penjualan tenaga listrik dalam satu kesatuan usaha;
              -   distribusi, dan penjualan tenaga listrik dalam satu kesatuan usaha;
              -   pengoperasian instalasi penyediaan tenaga listrik;
              -   aktivitas penunjang tenaga listrik lainnya.

      viii.   Treatment dan pemulihan material sampah:
              -   pengumpulan limbah berbahaya.

      ix.     Aktivitas penunjang kantor dan aktivitas penunjang usaha lainnya:
              -   aktivitas call centre

     2) Kegiatan Usaha Penunjang:

       Kegiatan usaha lain yang berkaitan dan menunjang kegiatan usaha utama sesuai dengan
       peraturan perundang-undangan yang berlaku.

6.2. Toyota Financial Services Corporation (“TFSC”)

a.   Pendirian

TFSC didirikan dengan akta Certificate of Corporate Registration No.1800-01049410 tanggal 7 Juli
2000 berdasarkan Hukum Negara Jepang dan memiliki domisili hukum di Nagoya, Jepang.

b.   Pengurusan dan Pengawasan

Susunan Direksi dan Komisaris TFSC pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

Audit & Supervisory Board Members
Anggota                      : Shinji Sugimori
Anggota                      : Masahiro Yamamoto
Anggota                      : Katsuyuki Ogura


Direksi
Presiden Direktur                   : Hiroyosi Korosue
Direktur                            : Shinya Kotera
Direktur                            : Mark S. Templin
Direktur                            : Hao Quoc Tien
Direktur                            : Toshiyuki Nishi
Direktur                            : Koji Kobayashi
Direktur                            : Yoichi Miyazaki

c.   Permodalan

Struktur permodalan TFSC adalah sebagai berikut:
-   Modal Dasar terdiri dari 4.680.000 saham dengan nilai ¥234.000.000.000
-   Modal Ditempatkan terdiri dari 1.570.500 saham dengan nilai ¥78.525.000.000.-
-   Modal Setor terdiri dari 1.570.500 saham dengan nilai ¥78.525.000.000.-

Susunan pemegang saham TFSC adalah sebagai berikut:




                                                   87
Page 112
                                                                                              Persentase
              Keterangan                  Jumlah Saham          Jumlah Nilai Nominal (¥)
                                                                                                 (%)
Modal Ditempatkan dan Disetor
Penuh:
Toyota Motor Corporation                          1.570.500                  78.525.000.000       100,00
Jumlah Modal Ditempatkan                          1.570.500                  78.525.000.000       100,00

d.   Maksud, Tujuan dan Kegiatan Usaha

Maksud dan Tujuan TFSC berdasarkan akta Certificate of Corporate Registration No.1800-01049410
tanggal 7 Juli 2001 adalah untuk memegang saham dari setiap anak perusahaan dan afiliasinya yang
bergerak di bidang keuangan tertentu serta untuk mengontrol dan mengelola kegiatan usaha dari setiap
perusahaan-perusahaan tersebut.

Kegiatan usaha utama dari TFSC terfokus pada penyediaan jasa keuangan sehubungan dengan merek
Toyota. TFSC melalui anak perusahaan dan afiliasinya telah melakukan kegiatan usaha di berbagai
wilayah seperti Jepang, Amerika Utara, Eropa, Asia dan wilayah lainnya. Para pesaing utama TFSC
adalah bank umum dan perusahaan/ lembaga jasa keuangan lainnya.

Kegiatan usaha dari TFSC sebagai holding company adalah merumuskan rencana dan strategi,
keuangan usaha anak perusahaan dan afiliasinya, menerapkan pengelolaan manajemen risiko dan
laba anak perusahaan dan afiliasinya serta mempromosikan usaha keuangan yang efisien.

7.   STRUKTUR DAN KETERANGAN TENTANG GRUP

Diagram hubungan kepemilikan saham Perseroan dengan pemegang saham Perseroan yang
berbentuk badan hukum sampai dengan kepemilikan individu.

                 Diagram Hubungan Kepemilikan Perseroan dengan Pemegang Saham




Pengendali Perseroan

Merujuk pada definisi ‘Pengendali’ sebagaimana dimuat pada POJK No. 9/2017, pada tanggal
Prospektus ini diterbitkan maka ‘Pengendali’ Perseroan adalah : (i) PT Astra International Tbk; dan (ii)
Toyota Financial Services Corporation, dimana keduanya mempunyai kemampuan untuk menentukan
dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijaksanaan Perseroan. Selain PT Astra International




                                                  88
Page 113
Tbk dan Toyota Financial Services Corporation, Perseroan tidak mempunyai informasi mengenai pihak
lain yang mempunyai kemampuan untuk menentukan, baik langsung maupun tidak langsung, dengan
cara apapun pengelolaan dan/atau kebijaksanaan Perseroan.

PT Astra International Tbk dan Toyota Financial Services Corporation telah lulus penilaian kemampuan
dan kepatutan dari OJK sebagai pemegang saham pengendali, masing-masing berdasarkan:
(a)   Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. Kep-853/NB.1/2014 tanggal 2 Mei 2014 tentang
      Penetapan Kelulusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pemegang Saham Pengendali
      PT Toyota Astra Financial Services Atas Nama PT Astra International Tbk; dan
(b)   Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. Kep-854/NB.1/2014 tanggal 2 Mei 2014 tentang
      Penetapan Kelulusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pemegang Saham Pengendali
      PT Toyota Astra Financial Services Atas Nama Toyota Financial Services Corporation.

Dengan demikian, kedua pemegang saham pengendali Perseroan tersebut di atas telah melakukan
pemenuhan atas Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.

Hubungan kepengurusan, pengawasan, kepemilikan dan Afiliasi Perseroan dengan pemegang saham
Perseroan adalah sebagai berikut:

                           PT Toyota Astra Financial                                  Toyota Financial Services
         Nama                                           PT Astra International Tbk
                                    Services                                                Corporation
 Hao Quoc Tien                Presiden Komisaris                       -                       Direktur
 Rudy                       Wakil Presiden Komisaris        Wakil Presiden Direktur                -
 Regina Okthory Sucianto     Komisaris Independen                      -                           -
 Agus Prayitno Wirawan         Presiden Direktur                       -                           -
 Tomohei Matsushita         Wakil Presiden Direktur                    -                           -
 Ezar Kumendong*                    Direktur                           -                           -
 Tan Justin Darsono                 Direktur                           -                           -
 Yoshiyuki Hiramine                 Direktur                           -                           -
 Prijono Sugianto                       -                    Presiden Komisaris                    -
 Anthony John Liddell
                                       -                          Komisaris                       -
 Nightingale
 Benjamin William
                                       -                          Komisaris                       -
 Keswick
 Benjamin Herrenden
                                       -                          Komisaris                       -
 Birks
 John Raymond Witt                     -                          Komisaris                       -
 Stephen Patrick Gore                  -                          Komisaris                       -
 Hsu Hai Yeh                           -                          Komisaris                       -
 Sri Indrastuti
                                       -                    Komisaris Independen                  -
 Hadiputranto
 Apinont
                                       -                    Komisaris Independen                  -
 Suchewaboripont
 Muliaman Darmansyah
                                       -                    Komisaris Independen                  -
 Hadad
 Djony Bunarto Tjondro                 -                      Presiden Direktur                   -
 Rudy                                  -                    Wakil Presiden Direktur               -
 Chiew Sin Cheok                       -                           Direktur                       -
 Gidion Hasan                          -                           Direktur                       -
 Henry Tanoto                          -                           Direktur                       -
 Santosa                               -                           Direktur                       -
 Gita Tiffani                          -                           Direktur                       -
 Fxl . Kesuma                          -                           Direktur                       -
 Hamdani Dzulkarnaen
                                       -                           Direktur                       -
 Salim
 Thomas Junaidi Alim W.                -                           Direktur                       -
 Shinji Sugimori                                                                      Audit & Supervisory Board
                                       -                               -
                                                                                               Member




                                                       89
Page 114
                                    PT Toyota Astra Financial                                        Toyota Financial Services
              Nama                                                 PT Astra International Tbk
                                           Services                                                         Corporation
 Masahiro Yamamoto                                                                                   Audit & Supervisory Board
                                                -                              -
                                                                                                              Member
 Katsuyuki Ogura                                                                                     Audit & Supervisory Board
                                                -                              -
                                                                                                              Member
 Hiroyoshi Korosue                              -                              -                         Presiden Direktur
 Shinya Kotera                                  -                              -                              Direktur
 Mark S. Templin                                -                              -                              Direktur
 Hao Quoc Tien                         Presiden Komisaris                      -                              Direktur
 Toshiyuki Nishi                                -                              -                              Direktur
 Koji Kobayashi                                 -                              -                              Direktur
 Yoichi Miyazaki                                -                              -                              Direktur


8.        PERKARA PENGADILAN YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN, DEWAN KOMISARIS
          DAN DIREKSI PERSEROAN

Pada tanggal diterbitkan Prospektus ini, Perseroan, Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan,
tidak terdapat: (a) suatu perkara perdata maupun pidana yang berlangsung di hadapan Pengadilan
Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung; (b) perselisihan yang diselesaikan melalui Badan
Arbitrasi Nasional Indonesia; (c) pengajuan Pailit atau Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang
melalui Pengadilan Niaga; (d) perkara Perselisihan Hubungan Industrial maupun perkara Pemutusan
Hubungan Kerja melalui Pengadilan Hubungan Industrial; (e) sengketa tata usaha negara melalui
Pengadilan Tata Usaha Negara; (f) sengketa atau perkara perpajakan pada Pengadilan Pajak; (g)
sengketa di hadapan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen; dan (h) sengketa persaingan usaha
di badan peradilan di Indonesia, yang melibatkan Perseroan maupun anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan serta lokasi kegiatan usaha Perseroan.

Lebih lanjut, Perseroan tidak sedang terlibat sengketa atau perselisihan hukum di luar badan peradilan
tersebut di atas, baik secara perdata, pidana, tata usaha negara, kepailitan, arbitrase, perpajakan,
perburuhan maupun sengketa konsumen dan persaingan usaha, termasuk somasi dari pihak manapun.

9.        PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA

Perjanjian-Perjanjian Dalam Rangka Penerimaan Fasilitas Kredit/Pinjaman

                                                                                                             Nilai
                                                                                                         Outstanding      Bentuk
                                                                   Bank/
     No         Keterangan                   Perjanjian                            Jangka Waktu              Per         Hubunga
                                                                  Kreditur
                                                                                                         31 Des 2024     n Afiliasi

 1.         Fasilitas Kredit          Surat Deutsche Bank         Deutsche   Jangka            waktu     Rp1.400.000    tidak
            Deutsche Bank             tanggal 30 Juni 2006        Bank AG,   ketersedian        atas     Juta           terdapat
            (Fasilitas Jangka         juncto Surat Deutsche       Cabang     fasilitas  kredit     ini                  hubungan
            Pendek, Cerukan,          Bank tanggal 28 Januari     Jakarta    sampai tanggal 28                          afiliasi
            Fasilitas Modal           2021 yang dikeluarkan                  Februari 2026, fasilitas
            Kerja dan Fasilitas       oleh Deutsche Bank dan                 ini akan diperpanjang
            Jangka Menengah)          telah    disetujui   oleh              secara        otomatis
            keseluruhannya            Perseroan dengan turut                 selama 12 (dua belas)
            tidak melebihi            ditandangani oleh 2                    bulan sejak tanggal
            sebesar                   (dua)            Direktur              berakhirnya,
            Rp3.000.000 juta,         Perseroan, selanjutnya                 sepanjang       semua
            sebagai berikut:          mengalami perubahan                    syarat dan ketentuan
            1.                        terakhir    berdasarkan                berdasarkan
               Fasiitas/Pinjaman      Surat Deutsche Bank                    Perjanjian ini tetap
               Jangka Pendek,         tanggal 9 Juni 2023                    tidak berubah selama
               terdiri dari:          yang dikeluarkan oleh                  periode perpanjangan
               a. Pinjaman            Deutsche Bank dan                      otomatis tersebut.
                   jangka             telah    disetujui   oleh
                   pendek,            Perseroan dengan turut
                   jumlah             ditandangani oleh 2
                   nilai/pinjaman     (dua)            Direktur




                                                                  90
Page 115
                                                                                         Nilai
                                                                                     Outstanding    Bentuk
                                                            Bank/
No       Keterangan                   Perjanjian                      Jangka Waktu       Per       Hubunga
                                                           Kreditur
                                                                                     31 Des 2024   n Afiliasi

             yang               Perseroan juncto Surat
             terhutang          Deutsche Bank tanggal
             tidak melebihi     4 Maret 2024 yang
             sebesar            dikeluarkan         oleh
             Rp3.000.000        Deutsche Bank dan
             juta;              telah   disetujui   oleh
        b. Cerukan,             Perseroan dengan turut
             jumlah             ditandangani oleh 2
             nilai/pinjaman     (dua)           Direktur
             yang               Perseroan
             terhutang
             tidak melebihi
             sebesar
             Rp2.000.000
             juta;
     2. Fasilitas      Modal
        Kerja, terdiri dari:
        a. Fasilitas
            Modal       Kerja
            untuk       tenor
            sampai
            dengan          1
            tahun, jumlah
            nilai/pinjaman
            yang
            terhutang
            tidak melebihi
            sebesar
            Rp3.000.000
            juta;
        b. Fasilitas
            Modal       Kerja
            untuk       tenor
            sampai
            dengan          3
            tahun, jumlah
            nilai/pinjaman
            yang
            terhutang
            tidak melebihi
            sebesar
            Rp2.000.000
            juta;
     3.
            Fasilitas/Pinja
        man          Jangka
        Menengah:
        Fasilitas/Pinjama
        n jangka
        menengah
        melalui pinjaman
        yang ditarik
        jangka
        menengah
        dengan jangka
        waktu lebih dari
        1 tahun sampai 3
        tahun dengan
        jumlah
        nilai/pinjaman
        yang terhutang




                                                           91
Page 116
                                                                                                        Nilai
                                                                                                    Outstanding       Bentuk
                                                             Bank/
No         Keterangan                 Perjanjian                             Jangka Waktu               Per          Hubunga
                                                            Kreditur
                                                                                                    31 Des 2024      n Afiliasi

          tidak melebihi
          sebesar
          Rp1.250.000
          juta;




2.    Fasilitas kredit         Revolving           Credit   Citibank    Jangka            waktu     Rp700.000 juta   tidak
      sebesar USD366           Agreement (onshore -         NA          ketersedian         atas                     terdapat
      juta atau                Rupiah/US          Dollar)   Cabang      fasilitas  kredit     ini                    hubungan
                                                            Jakarta
      ekuivalennya dalam       (uncomitted) tanggal 16                  sampai         dengan                        afiliasi
      mata uang Rupiah         Mei 2017, dibuat di                      tanggal 16 April 2026
                               bawah tangan juncto                      dan jangka waktu
                               Revolving           Credit               tersebut akan secara
                               Agreement tanggal 16                     otomatis diperpanjang
                               April 2017, dibuat di                    untuk jangka waktu 1
                               bawah             tangan,                (satu)            tahun
                               selanjutnya, mengalami                   berikutnya      secara
                               perubahan         terakhir               terus menerus, kecuali
                               berdasarkan Amendment                    Citibank memberikan
                               to    Revolving     Credit               pemberitahuan
                               Agreement                                kepada Perseroan
                               (uncommitted) tanggal 25
                               November 2024, dibuat di
                               bawah tangan
3.   1.    Fasilitas Loan on   Credit Agreement No.         PT Bank     1.   Fasilitas Loan on      Rp4.961.734      tidak
           Note 2 sebesar      BSMI 0089 tanggal 5          SMBC             Note 2: Periode        juta             terdapat
           USD315 juta;        September 2007 dibuat        Indonesia        ketersediaan/pen                        hubungan
                                                            Tbk d/h          arikan berakhir
                               di     bawah      tangan,                                                             afiliasi
                                                            PT Bank          tanggal 31 Juli
     2.    Fasilitas Loan on   selanjutnya mengalami        BTPN Tbk         2025.       Jatuh
           Note 3 sebesar      perubahan         terakhir                    tempo 48 bulan
           Rp1.750.000         berdasarkan Perubahan                         setelah tanggal
           juta;               Kelima tanggal 31 Juli                        penarikan
                               2024 dibuat di bawah                          terakhir.
     3.    Fasilitas Loan on   tangan juncto Schedule
           Note 4 sebesar      No. 059 tanggal 27                       2.   Fasilitas Loan on
                                                                             Note 3:      jatuh
           Rp2.000.000         Desember 2022, dibuat di
                                                                             tempo tanggal 18
           juta;               bawah              tangan                     Januari 2028.
                               (“Schedule 059") juncto
                               Schedule      No.     064                3.   Fasilitas Loan on
                               tanggal 31 Juli 2024,                         Note 4: jatuh
                               dibuat di bawah tangan                        tempo tanggal 31
                               (“Schedule 064") juncto                       Juli 2025.
                               Schedule      No.     065
                               tanggal 31 Juli 2024,
                               dibuat di bawah tangan
                               (“Schedule 065")




                                                            92
Page 117
                                                                                                     Nilai
                                                                                                 Outstanding     Bentuk
                                                           Bank/
No        Keterangan                Perjanjian                             Jangka Waktu              Per        Hubunga
                                                          Kreditur
                                                                                                 31 Des 2024    n Afiliasi

4.   Fasilitas     kredit     Loan Agreement No.          PT Bank     11 Juli 2025               Rp 9.460.330   tidak
     sebesar USD650 juta      285/LA/MZH/0606             Mizuho                                 juta           terdapat
     atau jumlah yang         tanggal 22 Juni 2006,       Indonesia                                             hubungan
     setara dalam mata        dibuat di bawah tangan,                                                           afiliasi
     uang JPY (Yen)           selanjutnya mengalami
     dan/atau mata uang       perubahan        terakhir
     IDR (Rupiah) pada        berdasarkan Amendment
     nilai   tukar  yang      No. 678/AMD/MZH/0624
     berlaku pada Bank.       tanggal 28 Juni 2024,
                              dibuat dibawah tangan
                              juncto Amendment No.
                              680/AMD/MZH/0624
                              tanggal 28 Juni 2024,
                              dibuat dibawah tangan.
5.   1.   Fasilitas           Facility Agreement No.      The         1.    Fasilitas            Rp5.050.000    tidak
          Pinjaman            2024-0014586 & 2024-        MUFG              Pinjaman             juta           terdapat
          Bergulir            0014587 tanggal 17 Mei      Bank Ltd,         Bergulir Dengan                     hubungan
                                                          Cabang
          Dengan              2024, dibuat di bawah                         Komitmen                            afiliasi
                                                          Jakarta
          Komitmen            tangan juncto Syarat                          (Committed
          (Committed          dan Ketentuan Umum                            Revolving Loan
          Revolving           (General Terms and                            Facility):      30
          Loan Facility):     Conditions) tanggal 17                        September 2025
          sebesar             Mei 2014, dibuat di                     2.    Fasilitas
          Rp2.000.000         bawah tangan      juncto                      Pinjaman
          juta;               Surat MUFG No. 2025-                          Bergulir Tanpa
     2. Fasilitas             00110539 tanggal 16                           Komitmen
          Pinjaman            Mei     2025,    perihal:                     (Uncommitted
          Bergulir Tanpa      Pemberitahuan                                 Revolving Loan
          Komitmen            Perpanjangan Fasilitas                        Facility): 17 Mei
          (Uncommitted        dan Perubahan Atas                            2027;
          Revolving           Syarat dan Ketentuan                    3.    Fasilitas Swap
          Loan Facility),     Umum                                          (CRS)       Tanpa
          sebesar                                                           Komitmen
          Rp6.400.000                                                       (Uncommitted
          juta;                                                             Swap        (CRS)
     3. Fasilitas Swap                                                      Facility)        -
          (CRS) Tanpa                                                       Fasilitas
          Komitmen                                                          Gabungan: 17
          (Uncommitted                                                      Juni 2029;
          Swap       (CRS)                                            4.    Fasilitas Swap
          Facility)-                                                        (IRS)       Tanpa
          Fasilitas                                                         Komitmen
          Gabungan,                                                         (Uncommitted
          sebesar                                                           Swap         (IRS)
          USD128.800.0                                                      Facility)        –
          00,-;                                                             Fasilitas
     4. Fasilitas Swap                                                      Gabungan: 17
          (IRS)      Tanpa                                                  Juni 2029
          Komitmen
          (Uncommitted
          Swap        (IRS)
          Facility)       –
          Fasilitas
          Gabungan,
          sebesar USD8
          juta
     Batas        Fasilitas
     Gabungan          atas
     Fasilitas angka (3)
     dan (4) di atas
     sebesar      USD128




                                                          93
Page 118
                                                                                              Nilai
                                                                                          Outstanding         Bentuk
                                                           Bank/
No          Keterangan               Perjanjian                       Jangka Waktu            Per            Hubunga
                                                          Kreditur
                                                                                          31 Des 2024        n Afiliasi

     juta




6.   Fasilitas     kredit      USD50,000,000              Sumitomo      -   Jatuh tempo   Total              tidak
     berjangka                 Uncommitted       Dual     Mitsui            pada          outstanding        terdapat
     (uncommitted)             Currency Term Loan         Trust             tanggal 31    untuk fasilitas-   hubungan
                                                          Bank,
     sebesar USD50 juta        Facility  No.   LEGL-                        Maret 2026    fasilitas kredit   afiliasi
                                                          Limited
                               B/TL/PTTAF-USD50M          Cabang                          dari      SMTB
                               (IDR) (2020) tanggal 6     Singapura                       pada      angka
                               Maret 2020, dibuat di      (“SMTB”)                        (6), (7), (8),
                               bawah tangan                                               dan          (9)
                                                                                          sebesar
                                                                                          Rp1.616.200
                                                                                          juta

7.   Fasilitas        kredit   USD10,000,000              SMTB          -   Penarikan     Total              tidak
     berjangka                 Uncommitted        Dual                      dalam mata    outstanding        terdapat
     (uncommitted)             Currency Term Loan                           uang Dollar   untuk fasilitas-   hubungan
     sebesar USD10 juta        Facility No.      LEGL-                      Amerika       fasilitas kredit   afiliasi
     atau nilai yang setara    B/TL/PTTAF-USD10M                            Serikat,      dari      SMTB
     dengan mata uang          (IDR) (2022) tanggal 25                      akan jatuh    pada      angka
     Rupiah                    Februari 2022, dibuat di                     tempo pada    (6), (7), (8),
                               bawah tangan                                 tanggal 29    dan          (9)
                                                                            Februari      sebesar
                                                                            2028; dan     Rp1.616.200
                                                                        -   Penarikan     juta
                                                                            dalam mata
                                                                            uang
                                                                            Rupiah,
                                                                            akan jatuh
                                                                            tempo pada
                                                                            tanggal 27
                                                                            Februari
                                                                            2026.
                                                                        -
8.   Fasilitas        kredit   USD50,000,000              SMTB          -   31 Oktober    Total              tidak
     berjangka                 Uncommitted       Dual                       2028          outstanding        terdapat
     (uncommitted)             Currency Term Loan                                         untuk fasilitas-   hubungan
     sebesar USD50 juta        Facility No.     LEGL-                                     fasilitas kredit   afiliasi
     atau nilai yang setara    B/SOFR/PTTAF-                                              dari      SMTB
     dengan mata uang          USD50M (2022) tanggal                                      pada      angka
     Rupiah                    31 Oktober 2022, dibuat                                    (6), (7), (8),
                               di bawah tangan                                            dan          (9)
                                                                                          sebesar
                                                                                          Rp1.616.200
                                                                                          juta




                                                          94
Page 119
                                                                                                       Nilai
                                                                                                   Outstanding       Bentuk
                                                             Bank/
No        Keterangan                 Perjanjian                            Jangka Waktu                Per          Hubunga
                                                            Kreditur
                                                                                                   31 Des 2024      n Afiliasi

9.    Fasilitas      kredit   Credit Agreement No.          Bank of     jangka waktu fasilitas     Rp113.134 juta   tidak
      sebesar USD32 juta      34442-01/VI/2014              America,    akan terus berlaku                          terdapat
      atau setara dengan      tanggal 23 Juni 2014,         N.A,        sampai dengan BoA                           hubungan
                                                            Cabang
      Rp368.000 juta          dibuat di bawah tangan                    mengakhirinya. Pada                         afiliasi
                                                            Jakarta
                              juncto Amendment of           (“BoA”)     tanggal     diterbitkan
                              Credit Agreement No.                      Prospektus ini fasilitas
                              34442-02/VIII/2016                        kredit tersebut masih
                              tanggal 18 Agustus 2016                   mengikat bagi Para
                              juncto Surat BOA NO.                      Pihak.
                              34442-03/VII/2017
                              tanggal 13 Juli 2017

10.   Fasilitas   money       Perjanjian     Pemberian      PT Bank     30 September 2025          Rp0 (nihil)      tidak
      market    maksimal      Fasilitas Money Market        Permata                                                 terdapat
      sebesar Rp300.000       No. MM/19/1096/N/CG9          Tbk                                                     hubungan
      juta                    tanggal 26 November                                                                   afiliasi
                              2019 dibuat di bawah
                              tangan,        selanjutnya
                              mengalami       perubahan
                              terakhir      berdasarkan
                              Perubahan        Perjanjian
                              Pemberian          Fasiitas
                              Money       Market     No.
                              2093/MM/AMD/XI/2023/
                              SP2        tanggal       28
                              November 2023, dibuat di
                              bawah tangan
11.   Fasilitas pinjaman      Perjanjian Kredit Untuk       PT Bank     30 Desember 2025           Rp660.106        tidak
      bergulir tanpa          Fasilitas        Pinjaman     ANZ                                    juta             terdapat
      komitmen                Bergulir            Tanpa     Indonesia                                               hubungan
      maksimal sebesar        Komitmen               No.                                                            afiliasi
      USD56 juta;             124/FA/AMD/X/2019
                              tanggal 29 Oktober
                              2019, dibuat di bawah
                              tangan,       selanjutnya
                              mengalami perubahan
                              berdasarkan Perubahan
                              Keenam atas Perjanjian
                              Kredit Untuk Fasilitas
                              Pinjaman          Bergulir
                              Tanpa Komitmen No.
                              1202/FA/ANZ/AMD/XI/2
                              023       tanggal        28
                              November 2023, dibuat
                              di bawah tangan juncto
                              Surat        ANZ       No.
                              010/FA/ANZ/AMD/I/202
                              5 hal: Perpanjangan
                              Fasilitas-Fasilitas
                              Perbankan Yang Ada
                              (“Surat Perpanjangan”)
                              tanggal 20 Januari 2025
                              yang dikeluarkan dan
                              ditandatangani        oleh
                              Head            Corporate
                              Coverage ANZ serta
                              telah    disetujui    oleh
                              Perseroan dengan turut
                              ditandatangani oleh 2
                              (dua)             Direktur
                              Perseroan pada tanggal




                                                            95
Page 120
                                                                                             Nilai
                                                                                         Outstanding    Bentuk
                                                           Bank/
No       Keterangan               Perjanjian                            Jangka Waktu         Per       Hubunga
                                                          Kreditur
                                                                                         31 Des 2024   n Afiliasi

                           22 Januari 2025.




12.   Fasilitas pinjaman   Surat        Norinchukin       Norinchu    7 September 2026   Rp307.088     tidak
      berjangka mata       tanggal 22 Maret 2021,         kin Bank,                      juta          terdapat
      uang tunggal         Perihal:         Pinjaman      Cabang                                       hubungan
      sebesar JPY5,000     Berjangka Mata Uang            Singapur                                     afiliasi
      juta                 Tunggal Uncommitted            a
                           Untuk
                           JPY5,000,000,000
                           yang dikeluarkan oleh
                           Norinchukin dan telah
                           disetujui oleh Perseroan
                           dengan                 turut
                           ditandatangani          oleh
                           Direktur      Perseroan,
                           selanjutnya mengalami
                           perubahan          terakhir
                           berdasarkan           Surat
                           Norinchukin tanggal 15
                           November              2021,
                           Perihal:       Tambahan
                           Surat Fasilitas Untuk
                           Pinjaman Mata Uang
                           Tunggal             Tanpa
                           Komitmen        Berjangka
                           JPY5,000,000,000 yang
                           dikeluarkan             oleh
                           Norinchukin dan telah
                           disetujui oleh Perseroan
                           dengan                 turut
                           ditandatangani          oleh
                           Direktur Perseroan
13.   Fasilitas kredit     Perjanjian Kredit No.          PT Bank     7 September 2025   Rp0 (nihil)   tidak
      berupa Pinjaman      0100/032/B/07062021            Jago Tbk                                     terdapat
      Promes Berjangka     tanggal 7 Juni 2021,           (“Bank                                       hubungan
      (“PBB”) setinggi-    dibuat di bawah tangan,        Jago”)                                       afiliasi
      tingginya sebesar    selanjutnya mengalami
      Rp400.000 juta       perubahan          terakhir
                           berdasarkan Addendum
                           III (Ketiga) Perjanjian
                           Kredit      No.       0100/
                           /B/07062024 tanggal 7
                           Juni 2024, dibuat di
                           bawah tangan         juncto
                           Surat Bank Jago No.
                           S.2025.028/SK/VI-
                           LEGAL/JAGO tanggal 5
                           Juni    2025,     Perihal:
                           Kesepakatan
                           Perpanjangan
                           Sementara               atas
                           Fasilitas              yang
                           dikeluarkan             dan
                           ditandatangani          oleh
                           Partnership       Lending
                           Senior Business Leader
                           Bank Jago serta telah
                           disetujui oleh Perseroan
                           dengan                 turut




                                                          96
Page 121
                                                                                                     Nilai
                                                                                                 Outstanding      Bentuk
                                                              Bank/
No        Keterangan                  Perjanjian                            Jangka Waktu             Per         Hubunga
                                                             Kreditur
                                                                                                 31 Des 2024     n Afiliasi

                               ditantangani       oleh
                               Direktur Perseroan



14.   Fasilitas     kredit     United States Dollar          Chiba       19 November 2028        Rp80.810 juta   tidak
      (uncommitted)            Term Loan Agreement                                                               terdapat
      sebesar US$5 juta        tanggal tanggal 19 Mei                                                            hubungan
                               2023, dibuat di bawah                                                             afiliasi
                               tangan
15.   Fasilitas                Akta Perjanjian Line          PT Bank     Fasilitas               Rp1.423.958.    tidak
      pembiayaan modal         Facility     Pembiayaan       Syariah     Pembiayaan I: 60        333.337         terdapat
      kerja berupa:            Berdasarkan       Prinsip     Indonesia   (enam puluh) bulan                      hubungan
                                                                         sejak tanggal 26
      1. pembiayaan            Syariah No. 68 tanggal        Tbk                                                 afiliasi
                                                                         Agustus 2022.
         Line       Facility   26 Agustus 2022 dibuat
         Musyarakah,           di hadapan Ashoya                         Fasilitas
         yang       bersifat   Ratam,      S.H., M.Kn.,                  pembiayaan 2: 60
         uncommited dan        Notaris     di   Jakarta,                 (enam puluh) bulan
         non      revolving    selanjutnya mengalami                     sejak tanggal 20 Juni
         sebesar               perubahan berdasarkan                     2023.
         Rp750.000 juta        Akta     Addendum         I
                                                                         Fasilitas
         (“Fasilitas           (Pertama)      Perjanjian
                                                                         Pembiayaan 3: 60
         Pembiayaan I”);       Line              Facility                (enam puluh) bulan
      2. Fasilitas             Pembiayaan                                sejak tanggal 28
         pembiayaan            Berdasarkan       Prinsip                 Agustus 2024.
         modal        kerja    Syariah No. 24 tanggal
         berupa                20 Juni 2023 dibuat di
         pembiayaan            hadapan          Yumma
         Line       Facility   Shabrina, S.H., M.Kn.,
         Musyarakah,           selaku Notari Pengganti
         yang       bersifat   dari Ashoya Ratam,
         uncommited dan        S.H., M.Kn., keduanya
         non      revolving    Notaris di Jakarta juncto
         sebesar               Akta     Addendum        II
         Rp750.000 juta        (Kedua) Perjanjian Line
         (“Fasilitas           Facility     Pembiayaan
         Pembiayaan 2”);       Berdasarkan       Prinsip
         dan                   Syariah No. 31 tanggal
      3. Fasilitas             28 Agustus 2024 dibuat
         pembiayaan            di hadapan Ashoya
         modal        kerja    Ratam, S.H., M.Kn.,
         berupa                Notaris di Jakarta.
         pembiayaan
         Line       Facility
         Musyarakah,
         yang       bersifat
         uncommited dan
         non      revolving
         sebesar
         Rp1.000.000
         juta    (“Fasilitas
         Pembiayaan 3”).
16.   Fasilitas Pinjaman       Surat          Fasilitas      Standard    -Periode                Rp0 (nihil)     tidak
      Jangka Pendek            No.JKT/FBF/6013               Chartere    Ketersediaan/                           terdapat
      maksimal sebesar         tanggal 4 November            d Bank,     Penarikan:                              hubungan
                                                                         sampai dengan
      Rp300.000 juta.          2024 yang dikeluarkan         Cabang                                              afiliasi
                                                                         tanggal 30
                               dan ditandatangani oleh       Jakarta     September 2025
                               Direktur         Global
                               Subsidiaries, CCIB CC                     Tenor:
                               Global Subsidiaries dan                   12 bulan
                               Executive      Director,
                               Global     Subsidiaries




                                                             97
Page 122
                                                                                                    Nilai
                                                                                                Outstanding    Bentuk
                                                               Bank/
     No        Keterangan               Perjanjian                           Jangka Waktu           Per       Hubunga
                                                              Kreditur
                                                                                                31 Des 2024   n Afiliasi

                                 Indonesia StandChard
                                 dan telah disetujui oleh
                                 Perseroan dengan turut
                                 ditandatangani oleh 2
                                 (dua)            Direktur
                                 Perseroan pada tanggal
                                 25    November 2024
                                 juncto Ketentuan Kredit
                                 Induk       Global/GMCT
                                 tanggal 4 November
                                 2024 dibuat di bawah
                                 tangan.
 17.        Fasilitas pinjaman   Loan             Finance     Toyota      Fasilitas merupakan   Rp0 (nihil)   terdapat
            sebesar USD $100     Agreement tanggal 18         Motor       fasilitas evergreen                 hubungan
            juta                 April 2025, dibuat di        Credit      (tidak ada jatuh                    afiliasi
                                                                          tempo).
                                 bawah tangan juncto          Corporati
                                 Surat TMCC tanggal 18        on
                                 April     2025      yang
                                 dikeluarkan           dan
                                 ditantangani oleh Group
                                 Vice    President     and
                                 Chief Financial Officer
                                 TMCC        dan     telah
                                 disetujui oleh Perseroan
                                 dengan               turut
                                 ditantangani         oleh
                                 Direktur Perseroan


Dalam masing-masing Perjanjian Kredit tersebut di atas, tidak terdapat ketentuan-ketentuan
pembatasan (negative covenants) yang dapat : (a) menghalangi pelaksanaan Penawaran Umum
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I; dan atau (b) membatasi dan merugikan kepentingan serta hak dari
para pemegang Obligasi Berkelanjutan V Tahap I; dan atau (c) membatasi rencana penggunaan dana
dalam rangka Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I; dan karenanya Perseroan/Debitur
tidak berkewajiban untuk meminta persetujuan tertulis terlebih dahulu dan/atau pemberitahuan tertulis
terlebih dahulu kepada Bank/Kreditur untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan V Tahap I.

Perjanjian Kerjasama Pembiayaan

Berikut perjanjian-perjanjian kerjasama pembiayaan Perseroan:

1.        Perjanjian Kerjasama Pembiayaan dengan PT Bank Permata Tbk (“Bank Permata”)
          Perseroan telah mengadakan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan dengan Bank Permata
          (“Bank”) berdasarkan Perjanjian Kerjasama Pemberian Fasilitas Pembiayaan Secara Bersama
          No. ICF/17/1993/N/RB tanggal 18 September 2017, dibuat di bawah tangan, selanjutnya
          mengalami perubahan terakhir berdasarkan Addendum V Perjanjian Kerjasama Pemberian
          Fasilitas Pembiayaan Secara Berama No. JF/24/005/Amend/RB tanggal 4 Juli 2024, dibuat di
          bawah tangan (“Perjanjian JF Permata”).

          -Pokok Perjanjian:
          Berdasarkan Perjanjian JF Permata, Perseroan dan Bank Permata sepakat bekerjasama
          dalam pemberian fasilitas pembiayaan bersama kepada konsumen (consumer finance)
          khususnya pembiayaan dalam bentuk penyediaan pembelian kendaraan bermotor roda
          empat.




                                                              98
Page 123
     -Komitmen Kerja Sama:
     Bank bersedia untuk menyediakan total dana Porsi Pembiayaan Bank secara Revolving Basis
     untuk limit kerjasama pembiayaan bersama dan pengambilalihan porsi pembiayaan secara
     bersama-sama tidak melebihi sebesar Rp1.000.000.000.000,- (satu triliun Rupiah).

     -Porsi Pembiayaan:
     1. Porsi pembiayaan Perseroan, minimal sebesar 10% dari total Fasilitas Pembiayaan; dan
     2. Porsi pembiayaan Bank, minimal sebesar 90% dari total Fasilitas Pembiayaan.

     -Jangka Waktu:
     Kerjasama pembiayaan ini berlaku sejak tanggal Perjanjian JF Permata untuk jangka waktu
     yang tidak ditentukan batas waktunya. Para Pihak yang akan mengakhiri Perjanjian wajib
     memberitahukan secara tertulis kepada pihak lainnya dengan mencantumkan tanggal efektif
     pengakhiran Perjanjian yang diinginkan namun pemberitahuan tersebut wajib telah diterima
     oleh pihak yang lainnya paling lambat 90 hari kalender sebelum tanggal efektif pengakhiran
     Perjanjian JF Permata. Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perjanjian JF Permata
     masih mengikat dan berlaku bagi Para Pihak.

     -Jaminan:
     Setiap kendaraan bermotor yang dibiayai menjadi jaminan secara fidusia kepada Perseroan
     dan Bank Permata secara bersama-sama untuk jaminan pelunasan kewajiban pembayaran
     konsumen.

     Dalam Perjanjian JF Permata, tidak terdapat ketentuan-ketentuan pembatasan (negative
     covenants) yang dapat: (a) menghalangi pelaksanaan penerbitan Penawaran Umum Obligasi
     Berkelanjutan V Tahap I dan atau; (b) membatasi dan merugikan kepentingan serta hak dari para
     pemegang Obligasi Berkelanjutan V Tahap I; dan atau (c) rencana penggunaan dana Penawaran
     Umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I; dan karenanya Perseroan tidak berkewajiban untuk
     meminta persetujuan tertulis terlebih dahulu dan atau pemberitahuan tertulis terlebih dahulu
     kepada Bank Permata untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
     Berkelanjutan V Tahap I.

2.   Perjanjian Kerjasama Pembiayaan dengan PT Bank Jasa Jakarta (“Bank Jasa”)

     Perseroan telah mengadakan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan dengan Bank Jasa (“Bank”)
     berdasarkan Perjanjian Kerja Sama Pemberian Fasilitas Pembiayaan Secara Bersama
     No.193/BJJ/X/2023/PKS/FIN tanggal 10 Oktober 2023, dibuat di bawah tangan juncto
     Addendum Perjanjian Kerja Sama Pemberian Fasilitas Pembiayaan Secara Bersama
     No.308/DB-IF/XII/2024 tanggal 2 Desember 2024, dibuat di bawah tangan. Berdasarkan
     Perjanjian Bank Jasa, Kreditur (Perseroan dan Bank) sepakat bekerjasama dalam pemberian
     fasilitas pembiayaan bersama kepada Debitur (consumer finance) khususnya pembiayaan
     dalam bentuk penyediaan pembeliaan kendaraan bermotor roda empat baik dalam kondisi
     baru bukan truck dan pick up. Bank tidak berhubungan langsung dengan Debitur (consumer
     finance), akan tetapi melalui atau dikuasakan kepada Perseroan, selaku Manajer.
     Selanjutnya, Bank dengan ini memberikan kuasa secara khusus kepada Perseroan, selaku
     Manajer Fasilitas dan/atau Manajer Jaminan untuk dan atas nama serta mewakili Bank
     menandatangani Perjanjian Pembiayaan, perjanjian lainnya yang diperlukan termasuk tapi
     tidak terbatas pada perjanjian Jaminan jika diperlukan, dokumen-dokumen dan surat-surat
     lainnya dalam segala bentuk serta sehubungan dengan pelaksanaan tugas dan tanggung
     jawab Perseroan dan/atau Manajer berdasarkan Perjanjian ini, atas permintaan Perseroan,
     Bank dapat untuk memberikan dalam bentuk surat kuasa tersendiri di kemudian hari. Bank
     bersedia untuk menyediakan total dana Porsi Pembiayaan Bank secara Revolving Basis untuk
     limit kerjasama pembiayaan bersama dan pengambilalihan porsi pembiayaan secara



                                                99
Page 124
     bersama-sama tidak melebihi sebesar Rp1.000.000.000.000,- (satu triliun Rupiah).

     -Tujuan Kerjasama Pembiayaan:
     Para Pihak sepakat bahwa Fasilitas Pembiayaan yang diberikan kepada Debitur (consumer
     finance) berupa pembiayaan untuk pembelian kendaraan, tidak termasuk pembiayaan dalam
     bentuk sewa guna usaha (leasing) dan/atau anjak piutang (factoring).

     -Wilayah Kerjasama:
     Pemberian Fasilitas Pembiayaan oleh Kreditur dilakukan melalui Kantor Cabang Perseroan di
     seluruh Indonesia. Tanpa mengurangi hak Bank atau Perseroan (consumer finance) untuk
     membatasi kerjasama pembiayaan tersebut dalam wilayah tertentu. Pembatasan wilayah
     kerjasama cukup dilakukan dengan mengirimkan pemberitahuan tertulis pada Pihak lainnya.

     -Jangka Waktu Kerjasama:
     Kerjasama berdasarkan Perjanjian berlaku sejak tanggal Perjanjian JF Bank Jasa untuk
     jangka waktu yang tidak ditentukan batas waktunya dengan ketentuan masing -masing Pihak
     akan melakukan evaluasi atas realisasi kerjasama ini sekurang-kurangnya setiap 1 (satu)
     tahun sekali sejak tanggal efektif Perjanjian ini. Apabila dikehendaki, Para Pihak masing -
     masing atas pertimbangannya sendiri berhak untuk mengakhiri Perjanjian ini dengan
     ketentuan sebagai berikut:
     (i) Pihak yang bermaksud mengakhiri Perjanjian ini wajib untuk memberitahukan secara
          tertulis kepada Pihak lainnya dengan mencantumkan tanggal efektif pengakhiran
          Perjanjian yang diinginkan;
     (ii) Surat pemberitahuan tersebut pada butir (i) di atas wajib telah diterima oleh Pihak lainnya
          paling lambat 90 hari kalender sebelum tanggal efektif pengakhiran Perjanjian dimaksud.

     Jika Perjanjian ini berakhir atau diakhiri, seluruh hak dan kewajiban Para Pihak berdasarkan
     Perjanjian ini tetap berlaku dan mengikat hingga seluruh kewajiban Debitur berdasarkan
     Perjanjian Pembiayaan telah lunas dan/atau berakhir. Pada tanggal diterbitkannya Prospektus
     ini, Perjanjian JF Bank Jasa ini masih mengikat dan berlaku bagi Para Pihak.

     -Porsi Pembiayaan:
     1. Porsi pembiayaan Perseroan, minimal sebesar 10% dari jumlah Pinjaman; dan
     2. Porsi pembiayaan Bank, maksimal sebesar 90% dari jumlah Pinjaman.

     -Jaminan
     Setiap kendaraan bermotor yang dibiayai menjadi jaminan secara fidusia kepada Perseroan
     dan Bank secara bersama-sama untuk jaminan pelunasan kewajiban pembayaran konsumen.

     Dalam Perjanjian JF Bank Jasa, tidak terdapat ketentuan-ketentuan pembatasan (negative
     covenants) yang dapat: (a) menghalangi pelaksanaan penerbitan Penawaran Umum Obligasi
     Berkelanjutan V Tahap I; dan/atau (b) membatasi dan merugikan kepentingan serta hak dari
     para pemegang Obligasi Berkelanjutan V Tahap I; dan/atau (c) membatasi rencana
     penggunaan dana dalam rangka Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I; dan
     karenanya Perseroan/Debitur tidak berkewajiban untuk meminta persetujuan tertulis terlebi h
     dahulu dan/atau pemberitahuan tertulis terlebih dahulu kepada Bank Jasa untuk
     melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I.

Perjanjian Dalam Rangka Menunjang Kegiatan Usaha Perseroan

1.   Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Penyedia Kendaraan Dengan PT Astra International Tbk

      Perseroan dan PT Astra International Tbk., telah menandatangani perjanjian kerjasama
      berdasarkan Perjanjian Kerjasama No. 009/CA/LGL/IV/2006 tanggal 25 April 2006, dibuat di




                                                 100
Page 125
     bawah tangan (selanjutnya disebut “Perjanjian Kerjasama Dengan Astra”). Berdasarkan
     Perjanjian Kerjasama Dengan Astra, Perseroan setuju menyediakan fasilitas pembiayaan
     kepada perorangan maupun perusahaan (Konsumen/Debitur), yang membutuhkan fasilitas
     pembiayaan guna pembelian kendaraan dari PT Astra International Tbk., selaku penjual
     kendaraan. PT Astra International Tbk., setuju untuk menawarkan fasilitas pembiayaan dari
     Perseroan kepada Konsumen Astra, dimana hak memilih fasilitas pembiayaan mana yang
     hendak digunakan tetap ada pada Konsumen. Para Pihak sepakat untuk bekerjasama di dalam
     pembuatan program/paket-paket pembiayaan untuk Konsumen. Perjanjian ini berlaku dan
     mengikat sejak tanggal Perjanjian Kerjasama Dengan Astra dan berlaku hingga 2 tahun sejak
     tanggal Perjanjian Kerjasama dengan Astra dan selanjutnya secara otomatis diperpanjang untuk
     jangka waktu yang sama tanpa adanya perjanjian lainnya, kecuali ditentukan oleh Para Pihak.
     Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perjanjian Kerjasama ini masih mengikat dan
     berlaku bagi Para Pihak.

2.   Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Penyediaan Kendaraan Dengan PT Daya Adicipta
     Sandika (“Daya Adicipta”)

     Perseroan dan Daya Adicipta telah menandatangani perjanjian kerjasama berdasarkan
     Perjanjian Kerjasama No. 105/CA/Leg/VIII/2020 tanggal 18 Agustus 2020, dibuat di bawah
     tangan (selanjutnya disebut “Perjanjian Kerjasama Dengan Daya Adicipta”).

     Berdasarkan Perjanjian Kerjasama Dengan Daya Adicipta, Perseroan setuju menyediakan
     fasilitas pembiayaan kepada perorangan maupun badan usaha (Debitur/Konsumen) yang
     membutuhkan fasilitas pembiayaan dengan mempertimbangkan kelayakan kreditnya dalam
     rangka pembelian kendaraan dari Daya Adicipta, selaku penjual kendaraan. Daya Adicipta setuju
     untuk menawarkan fasilitas pembiayaan dari Perseroan kepada Konsumennya, dimana hak
     memilih fasilitas pembiayaan yang hendak digunakan tetap ada pada Konsumen. Para Pihak
     sepakat untuk bekerjasama di dalam pembuatan program/paket-paket pembiayaan untuk
     meningkatkan pelayanan dan kepuasan Konsumen.

     Selanjutnya, Perjanjian Kerjasama Dengan Daya Adicipta ini berlaku untuk jangka waktu 2 (dua)
     tahun sejak tanggal Perjanjian Kerjasama dengan Daya Adicipta dan selanjutnya secara
     otomatis diperpanjang untuk jangka waktu yang sama. Pada tanggal diterbitkannya Prospektus
     ini, Perjanjian Kerjasama ini masih mengikat dan berlaku bagi Para Pihak.

3.   Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Penyediaan Kendaraan Dengan PT Mulia Mega Makmur
     (“Mulia Mega”)

     Perseroan dan Mulia Mega telah menandatangani perjanjian kerjasama berdasarkan Perjanjian
     Kerjasama No. 068/CA/Leg/V/2020 tanggal 26 Juni 2020, dibuat di bawah tangan (selanjutnya
     disebut “Perjanjian Kerjasama dengan Mulia Mega ”).

     Berdasarkan Perjanjian Kerjasama dengan Mulia Mega, Perseroan setuju menyediakan fasilitas
     pembiayaan kepada perorangan maupun badan usaha (Debitur/Konsumen) yang membutuhkan
     fasilitas pembiayaan dengan mempertimbangkan kelayakan kreditnya dalam rangka pembelian
     kendaraan dari Mulia Mega, selaku penjual kendaraan. Mulia Mega setuju untuk menawarkan
     fasilitas pembiayaan dari Perseroan kepada Konsumennya, dimana hak memilih fasilitas
     pembiayaan yang hendak digunakan tetap ada pada Konsumen. Para Pihak sepakat untuk
     bekerjasama di dalam pembuatan program/paket-paket pembiayaan untuk meningkatkan
     pelayanan dan kepuasan Konsumen.

     Selanjutnya, Perjanjian Kerjasama Mulia ini berlaku untuk jangka waktu 2 (dua) tahun sejak
     tanggal Perjanjian Kerjasama Mulia dan selanjutnya secara otomatis diperpanjang untuk jangka
     waktu yang sama. Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perjanjian Kerjasama ini masih
     mengikat dan berlaku bagi Para Pihak




                                              101
Page 126
4.    Perjanjian Kerjasama Dengan PT Asuransi Bintang (“Asuransi Bintang”) Sehubungan
      Dengan Penutupan Asuransi Kendaraan Bermotor

      Perseroan dan Asuransi Bintang telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Antara PT Toyota
      Astra Financial Services dengan PT Asuransi Bintang No. TAF: 094/CA/Leg//XII/2017 dan No.
      Asuransi Bintang: 016/S.Perj-MKTG/DIR/XII/2017 tanggal 20 Desember 2017 (selanjutnya
      disebut ”Perjanjian Kerjasama Asuransi Bintang”). Berdasarkan Perjanjian Kerjasama Asuransi
      Bintang, Perseroan telah menunjuk dan menetapkan Asuransi Bintang sebagai Perusahaan
      Asuransi yang melakukan Penutupan Asuransi Kendaraan Bermotor Baru yang dibeli oleh
      pelanggan/konsumen melalui fasilitas pembiayaan Perseroan dengan lingkup jaminan terdiri dari
      gabungan (comprehensive) dan/atau hanya kerugian total (total loss only). Objek Pertanggungan
      asuransi, meliputi Kendaraan bermotor untuk penumpang dengan jenis: sedan, jeep, station
      wagon, MPV, SUV, City Car, Minibus, Double Cabin, Bus ataupun kendaraan bermotor
      pengangkut barang dari jenis pick up dan truck. Perjanjian ini berlaku selama 4 (empat) tahun
      terhitung dan selanjutnya diperpanjang otomatis untuk setiap waktu 1 (satu) tahun berikutnya
      tanpa perlu adanya perjanjian perubahan, kecuali apabila diakhiri berdasarkan kesepakatan
      Para Pihak. Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perjanjian Kerjasama ini masih mengikat
      dan berlaku bagi Para Pihak.
5.    Perjanjian Kerja Sama Dengan PT Asuransi Astra Buana (“AAB”) Sehubungan Dengan
      Penutupan Asuransi Kendaraan Bermotor

      Perseroan dan AAB telah menandatangani perjanjian kerjasama penutupan asuransi kendaraan
      berdasarkan Perjanjian Kerjasama Antara PT Toyota Astra Financial Services dengan PT
      Asuransi Asuransi Buana No. LGL.069/PKS-AAB/V/2006 tanggal 1 Mei 2006, dibuat di bawah
      tangan, selanjutnya mengalami perubahan terakhir berdasarkan Addendum V No.
      LGL.123/PKS-Asuransi Astra/ADD.V/VIII/2017 tanggal 23 Agustus 2017, dibuat di bawah tangan
      (selanjutnya disebut ”Perjanjian Kerjasama Asuransi AAB”). Berdasarkan Perjanjian Kerjasama
      Asuransi AAB, Perseroan telah menunjuk dan menetapkan AAB sebagai Perusahaan Asuransi
      yang melakukan Penutupan Asuransi Kendaraan Bermotor yang dibeli oleh Pelanggan
      Perseroan dan AAB setuju dan sepakat untuk menerima penunjukan dan penetapan oleh
      Perseroan tersebut.
      Objek pertanggungan yang dijamin dalam Perjanjian Kerjasama Asuransi AAB ini adalah semua
      jenis kendaraan bermotor roda empat atau lebih, baik untuk penggunaan Komersial maupun
      penggunaan pribadi/dinas antara lain terdiri dari sedan, jeep, St. Wagon, SUV, MPV, City Car,
      Minibus, Pick Up Double Cabin, Pick Up, Bus dan Truck, dengan ketentuan sebagai berikut:
      1.     Kendaraan Bermotor milik para Pelanggan yang pembeliannya menggunakan fasilitas
             pembiayaan dari Perseroan yang akan dikembalikan dengan system pembayaran kepada
             Perseroan secara angsuran (kredit).
      2.     Kendaraan Bermotor tersebut berada dan digunakan teritorial/wilayah Indonesia.
      Penentuan besarnya Nilai Pertanggungan ditentukan berdasarkan:
      a.   Nilai Pertanggungan atas kendaraan bermotor yang diasuransikan untuk pertama adalah
           sebesar harga on the road.
      b.   Nilai Pertanggungan dan nilai penggantian di tahun kedua dan seterusnya disepakati
           menurun berdasarkan persentase.
       Perjanjian ini berakhir bilamana Perseroan akan mengakhiri perjanjian tersebut dengan
       pemberitahuan secara tertulis yang disampaikan kepada AAB selambat-lambatnya 30 hari
       sebelum tanggal efektif perjanjian berakhir. Selanjutnya, Pada diterbitkan Prospektus ini,
       Perjanjian ini masih berlaku dan mengikat bagi Para Pihak.
Dalam Perjanjian-Perjanjian Kerjasama dalam rangka menunjang kegiatan usaha Perseroan dengan
Pihak Ketiga tersebut di atas, tidak terdapat ketentuan-ketentuan pembatasan (negative covenants)
yang dapat: (a) menghalangi pelaksanaan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I dan
atau (b) membatasi dan merugikan kepentingan serta hak dari para pemegang Obligasi Berkelanjutan
V Tahap I; dan atau (c) membatasi rencana penggunaan dana dalam rangka pelaksanaan Penawaran
Umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I; dan karenanya Perseroan/Debitur tidak berkewajiban untuk
meminta persetujuan tertulis terlebih dahulu dan/atau pemberitahuan tertulis dahulu kepada masing-




                                                102
Page 127
masing Pihak Ketiga terkait untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan V Tahap I.

Perjanjian-Perjanjian Sewa Menyewa

Perseroan telah mengadakan perjanjian-perjanjian dengan pihak ketiga/pemberi sewa dalam rangka
penyewaan bidang tanah dan atau bangunan untuk digunakan sebagai lokasi kegiatan usaha dari
Kantor Cabang-Kantor Cabang Perseroan, sebagai berikut:


 NO.                   PERJANJIAN                        PEMBERI SEWA       OBYEK SEWA          JANGKA WAKTU
  1.   Lease Extension tanggal 6 Mei 2024, dibuat                                                  1 Juli 2024
       di bawah tangan                                                     Kantor Cabang               s/d
                                                       PT Mega Plaza       (“KC”) Jakarta         30 Juni 2025
                                                                           Mega Plaza        (perpanjangan sewa ini
                                                                                              masih dalam proses)
  2.   Akta Perjanjian Sewa Menyewa No. 03                                                        20 Juli 2022
       tanggal 20 Juli 2022, dibuat di hadapan Agus    Individu            KC Denpasar                 s/d
       Sudana, S.H., M.Kn., Notaris di Denpasar                                                   20 Juli 2027
       Akta Perpanjangan Perjanjian Sewa
                                                                                                  02-01-2022
       Menyewa No. 131 tanggal 31 Januari 2022,
  3.                                                   Individu            KC Jember                  s/d
       dibuat di hadapan Elly Herawati Sutedjo,
                                                                                                  02-01-2027
       S.H., Notaris di Jember
       Akta Perjanjian Sewa Menyewa No.48
       tanggal 28 Oktober 2021 dibuat di hadapan
                                                                                                  01-12-2023
       Andreas Albertus Andi Prajitno, S.H., Notaris
                                                       PT Halimmas                                    s/d
  4.   di Surabaya juncto Akta Perjanjian Sewa                             KC Surabaya II
                                                       Mandiri                                    30-11-2026
       Menyewa No. 13 tanggal 20 November 2023
       dibuat di hadapan Lidia Susi Giartini, S.H
       Notaris di Surabaya
                                                                                                  01-08-2020
       Akta Perjanjian Sewa Menyewa No.35
  5.                                                   Individu            KC Bengkulu                s/d
       tanggal 11 September 2020
                                                                                                  01-08-2025
      Perjanjian     Sewa        Menyewa     No.                                                  30-03-2022
  6.  035/CS/Leg/III/2022 tanggal 28 Maret 2022,       Individu            KC Cirebon                 s/d
      dibuat di bawah tangan                                                                      29-03-2027
      Akta Perjanjian Sewa Menyewa No.01                                                          01-09-2022
                                                                           KC Bengkalis
  7. tanggal 2 November 2022, dibuat di hadapan        Individu                                       s/d
                                                                           (Duri)
      Hazmentori, S.H., Notaris di Duri                                                           31-08-2027
      Akta Perjanjian Sewa Menyewa No.85                                                          01-02-2021
  8. tanggal 15 Pebruari 2021, dibuat di hadapan       Individu            KC Padang                  s/d
      Hendri Final, S.H., Notaris di Padang                                                       31-01-2026
  9. Akta Perjanjian Pengoperan Hak sewa No. 2                                                    03-08-2020
      tanggal 7 Agustus 2020, dibuat di hadapan                                                       s/d
                                                       Individu            KC Yogyakarta
      Bong Hendri Susanto, S.H., Notaris di                                                       02-08-2025
      Yogyakarta
  10. Perjanjian     Sewa        Menyewa     No.                                                  25-10-2021
      159/CA/Leg/X/2021 tanggal 8 Oktober 2021,                                                       s/d
                                                       Individu            KC Kendari
      dibuat di bawah tangan                                                                      24-10-2026

  11. Amandemen VIII Perjanjian Sewa Menyewa           PT Astra            KC Tangerang II        01-01-2025
      Ruangan Pada Kawasan Astra Biz Center            International Tbk   (BSD)                      s/d
      (ABC) tanggal 1 Januari 2025, dibuat di                                                     31-12-2025
      bawah tangan
  12. Akta Perjanjian Sewa Menyewa No. 28              Lina Gunawati       KC Tegal               01-07-2024
      tanggal 9 Juli 2024, dibuat di hadapan           Gunawan                                        s/d
      Christina Agustini, S.H., M.Kn., Notaris di                                                 30-06-2029
      Tegal

10. KETERANGAN TENTANG ASET TETAP
Nilai buku bersih atas aset tetap tersebut dibawah ini, per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp928.812.284.275,- (sembilan ratus dua puluh delapan miliar delapan ratus dua belas juta dua ratus
delapan puluh empat ribu dua ratus tujuh puluh lima Rupiah).




                                                         103
Page 128
Tanah dan Bangunan

Perseroan memiliki 34 (tiga puluh empat) bidang tanah dan bangunan yang seluruhnya tersebar di
wilayah Indonesia, yang mana keseluruhan Tanah dan Bangunan tersebut dibawah ini tidak dalam
penjaminan kepada pihak ketiga lainnya.
Adapun Tanah dan Bangunan, sebagaimana tersebut dalam tabel dibawah ini:

                     LUAS
                             TANGGAL
NO.    NO. SHGB      TANAH                               LOKASI/IMB                       PENGGUNAAN
                             BERAKHIR
                      (M2)
                                              DKI Jakarta
1.    525/Gandaria            05-05-      Jl. Margaguna Blok D No.7, Kel. Gandaria,      Kantor Cabang
         Utara                 2054       Utara, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta             (KC) Jakarta
                                          Selatan.                                        Pondok Indah
                                                                                           dan Kantor
                      85                  IMB :                                          Cabang Usaha
                                          Gubernur DKI No64476/IMB/2000 tanggal          Syariah (KCUS)
                                          23-09-2000.                                    Jakarta Pondok
                                                                                              Indah

2.     2581/Ancol             02-02-      Jl. Gunung Sahari Raya Blok F No.3, Ancol,
                      69
                               2035       Pademangan, Jakarta Utara
3.     2582/Ancol             02-02-
                               2035        IMB:
                                          Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu          KC      Jakarta
                      69                  Pintu           Jakarta            Utara      Mangga Dua dan
                                          No.502/5.2.GSB/31.72.05/1.711.53/2016         KCUS    Mangga
                                          tanggal 29-12-2016.                           Dua

4.    6352/Kelapa             27-09-      Jl. Kirana Boutique Avenue 3 Blok E1 No.5,    KC Jakarta –
      Gading Timur             2035       Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading,           Kelapa  Gading
                                          Jakarta Utara.                                dan      KCUS
                                                                                        Jakarta Kelapa
                      96
                                          IMB:                                          Gading
                                          Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban
                                          Bangunan DKI Jakarta No.8582/IMB/2019
                                          tanggal 20-07-2010.
                                               Jawa Barat
5.      74/Ancol             24-09-2036   Jl. Srimahi No.205, Kel. Ancol, Kec. Regol,   KC Bandung dan
                                          Bandung                                       KCUS Bandung
                      140
                                          IMB:
                                          Pemkot. Bandung No.503/648/SI/4663-
                                          DPB/92 tanggal 25-01-1992.
6.      75/Ancol             24-09-2036   Jl. BKR No.118, Kel. Ancol, Kec. Regol,       KC Bandung dan
                                          Bandung                                       KCUS Bandung

                      320                 IMB:
                                          Pemkot Bandung No.503.648.I/81/4663-
                                          DPB/92 tanggal 31-03-1992.

7.       1417/               29-03-2040   Ruko Bekasi Square, Pekayon Jaya, Bekasi      KC Bekasi Revo
                                          Selatan, Bekasi.                              dan KCUS Bekasi
      Margamulya                                                                        Revo

                      106                 IMB
                                          Pemkot                          Bekasi
                                          No.503/1613/RE/BPPT.I/2014 tanggal 13-
                                          06-2014.

8.    8024/Pekayon           05-09-2026   Boulevard Selatan Summarecon Blok UA          KC       Bekasi
          Jaya        75                  No.12 Harapan Mulya, Bekasi.                  Summarecon dan
                                                                                        KCUS     Bekasi




                                                  104
Page 129
                        LUAS
                                 TANGGAL
NO.     NO. SHGB        TANAH                                  LOKASI/IMB                         PENGGUNAAN
                                 BERAKHIR
                         (M2)
                                              IMB                                               Summarecon
                                              Pemkot                          Bekasi
                                              No.503/1618/RE/BPPT.I/2014 tanggal 13-
                                              06-2014.

9.    3440/Bantarjati           09-02-2045    Jl. Padjajaran, Bantarjati, Bogor Utara, Bogor.   KC Bogor dan KCUS
                                                                                                Bogor
                         91                   IMB:
                                              Pemkot Bogor No:503/IPR.24/II. Tanggal 23-
                                              02-2016.
10.   07179/Depok               24-4- 2040    Jl. Margonda Raya, Pancoran Mas, Depok.    KC   Depok    dan
                                                                                         KCUS Depok
                                              IMB:
                         68
                                              Pemerintah           Kota           Depok
                                              No.604/1089.6/IMB/BPMP2T/2014 tanggal 29-
                                              12-2014.
11.     01294/           75     05-04-2043    Ruko     Dharmawangsa     2   Blok   C-27, KC Karawang dan
      Sukamakmur                              Sukamakmur, Telukjambe Timur, Karawang.    KCUS Karawang

                                              IMB
                                              Pemerintah       Kabupaten    Karawang
                                              No.503/2958/252/IMB/BPMPT/2013 tanggal
                                              18-03-2013.
                                                      Banten
12.   359/Babakan                             Tang City Blok E No.7, Kel Babakan, Kec. KC Tangerang dan
                                              Tangerang Kota, Tangeranng               KCUS Tangerang
                         107    08-06-2037
                                              IMB:
                                              Walikota    Tangerang   No.     644/Kep-
                                              282/KPMP/IMB/2008 Tanggal 04-04-2008.
13. 1820/Drangong                             Desa Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota KC    Serang             dan
                                              Serang, Banten                           KCUS Serang

                         105    25-01-2042    IMB:
                                              Pemkot                                  Serang
                                              No.640/03944/XI/IMB/BPTPM/2011          tanggal
                                              20-11-2011.
                                                  Jawa Tengah
14.                                           Jl. Brigjen Katamso No.52a, Karangtempel, KC Semarang dan
                         148                  Semarang Timur, Semarang                  KCUS Semarang
       1118/Karang
                                14-12- 2036
         Tempel                               IMB:
                                              Pemkot Makassar No.503/014-9/IMB/09/KPAP
                                              tanggal 12-04-2012.
                                                    Jawa Timur
15.   3289/Klampis              16-01-2032    Ruko Icon 21 Blok R 21, Jl. Dr. Ir. Soekarno,
                         72
        Ngasem                                Klampis Ngasem, Sukolilo, Surabaya
16.   3288/Klampis              16-01-2032                                                      KC Surabaya MERR
        Ngasem                                                                                  dan KCUS Surabaya
                         72                   IMB:                                              MERR
                                              Pemkot     Kota    Surabaya    No:188/1545-
                                              92/436.6.2/2014 tanggal 2-05-2014.
17.    305/Lowok                20-05-2052    Letjen Sutoyo, Kel Lowokwaru, Kec.                KC Malang dan
                         118
          Waru                                Lowokwaru, Malang.                                KCUS Malang
18.   439/Balowerti             12-08-2024     Ruko Hayam Wuruk Trade Centre Blok D-2, Jl.      KC Kediri dan KCUS
                                    *)        Hayam Wuruk, Kel. Balowerti, Kota Kediri.         Kediri
                         119
                                              IMB:
                                              Walikota Kediri No.934 Tahun 2004 tanggal
                                              16-08-20468/2012 tanggal 12-04-2012.




                                                       105
Page 130
                      LUAS
                               TANGGAL
NO.      NO. SHGB     TANAH                                LOKASI/IMB                       PENGGUNAAN
                               BERAKHIR
                       (M2)
                                                  Sumatera
19. 472/Tangkerang                          Jl. Jenderal Sudirman, Kel Tangkerang KC Pekanbaru dan
                              08-02- 2031
        Selatan        88                   Selatan, Kec. Bukit Raya, Pekanbaru.      KCUS Pekanbaru
20.                                         Jl. Jenderal Sudirman, Kel Enggal, Kec.
    156/Rawa Laut             11-06-2030
                       130                  Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung Kel.
21.                                         Rawa Laut, Kec. Enggal, Bandar Lampung.
                       116
                                            IMB:                                          KC Lampung dan
      157/Rawa Laut           08-03-2037
                                            Pemkot            Bandar           Lampung    KCUS Lampung
                                            No.644/00824/30.11/III.27.9/2015 tanggal 9-
                                            06-2015.
22.                                         Jl. Sultan Iskandar Muda, Kel Merdeka, Kec.   KC   Medan     dan
                                            Medan Barut, Medan,                           KCUS Medan

      68/Merdeka              03-05-2031    IMB:
                       206
                                            Pemkot Medan No.0041/644.4/1661/14.04/08
                                            tangga 12-02-2009.

23.                                         Jl. Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro RT.011, KC Jambi dan KCUS
                       135                  Payo Lebar, Jelutung, Jambi.                Jambi

      23/Payo Lebar           05-06-2034    IMB:
                                            Dinas Tata Ruang dan Perumahan Jambi
                                            No.511.3/779/S-JTG/V/2011 tanggal 24-05-
                                            2011.
24.                                         Jl. Letda A Rozak Blok A-5, Duku, Ilir Timur II,KC Palembang dan
                       117                  Palembang.                                      KCUS Palembang

                                            IMB:
      54/Duku                 19-02-2044
                                            Walikota Palembang No.881/IMB/2011 tanggal
                                            31-10-2011


25.                    143                  Kel. Blangcut, Kec. Lueng Bata, Kota Banda    KC Banda Aceh dan
                                            Aceh                                          KCUS Banda Aceh
      0003/Blangcut           21-12-2042
                                            IMB:
                                            SK-PBG-117105-0142022-001
                                            Tanggal 01-04-2022.
                                                 Kalimantan
26.    4059/Gunung                          Blok E No.17, Kel. Gunung Bahagia, Kec. Balik KC Balikpapan dan
         Bahagia                            Papan Selatan, Kalimantan Timur.              KCUS Balikpapan

                       116    06-02-2034    IMB
                                            Keputusan      Walikota       Balikpapan
                                            No.001088/DPKP/38/GB tanggal 30-08-2006.

27.    2168/Sungai                          Kel. Sungai Pinang Dalam, Kec. Sungai KC Samarinda dan
       Pinang Dalam                         Pinang, Samarinda.                    KCUS Samarinda

                       80     16-09-2038    IMB:
                                            Wali            Kota           Samarinda
                                            No.1030/BPPTSP_KS/IMB/C/VIII/2011
                                            tanggal 19-08-2011.
28.                                         Jl. Ahmad Yani, Benua Melayu Darat, KC Pontianak dan
                       81                   Pontianak Selatan, Pontianak, Kalimantan KCUS Pontianak
                                            Barat
        6019/Benua
                              12-06-2044
        Melay Darat
                                            IMB:
                                            Wali Kota Pontianak No.641/354/RG/B/2006
                                            tanggal 13-09-2006
29. 00416/Manarap             30-01-2043    Jl. Komp. Citraland, Manarap Lama, Kertak KC Banjar dan KCUS




                                                    106
Page 131
                        LUAS
                                  TANGGAL
NO.     NO. SHGB        TANAH                                      LOKASI/IMB                             PENGGUNAAN
                                  BERAKHIR
                         (M2)
           Lama           75                     Hanyar, Banjar, Kalimantan Selatan.                   Banjar

                                                 IMB:
                                                 Pemerintah Kabupaten Banjar No:286/IMB-
                                                 K/BP2T/2012. Tanggal 27-09-2012.
                                                           Batam
30.                                               Komplek Pertokoan Kepri Mall No.47 Jl. KC Batam dan KCUS
                          73                     Jendera Sudirman Simpang Kabil, Batam.  Batam
      2105/Sukajati              24-06- 2032
                                                 IMB:
                                                 Pemkot     Batam    No.Kpts.219/IMB/X/2009
                                                 tanggal 09-10-2009.
                                                          Sulawesi
31.                                              Komp. Ruko Alauddin Plaza, Gunungsari, KC Makassar dan
                         110                     Rapoccini, Makassar                    KCUS Makassar

                                                 IMB:
      23498/Gunung
                                 15-10-2045      Walikota Makassar:         503/0147/IMB/09/PAP
          Sari
                                                 tangga 12-04-2012.



32.                                              Ruko Mega Profit Blok 1F/9, Mega Mas KC Manado
                          83                     Titiwungen Selatan, Sario, Manado, Sulawesi
                                                 Utara.
      224/Titiwungen
                                 10-03-2034
         Selatan
                                                 IMB:
                                                 Pemkot Manado No: 360/VIIDYK/WM/2005
                                                 tanggal 14-07-2005.
33.    00865/Talise      100     13-03-2043      Kec. Matikulore, Desa Talise, Kota Palu,
34.                      100                     Sulawesi Tengah.

                                                 IMB:                                    KC Palu
       00866/Talise              13-03-2043
                                                 Pemkot Palu No: 650.09-IMB/BPsT/XI/2014
                                                 tanggal 17-03-2017.


Catatan:
*)      Pengurusan SHGB No. 439/Balowerti, sedang dalam proses perpanjangan membutuhkan waktu 1 (satu) bulan, sejak
        tanggal surat yang dikeluarkan oleh Eko Sunu Jatmiko S.H., M.Kn. Notaris - PPAT di Kota Kediri sesuai Cover Note
        No.063/ESJ/V/2025 tanggal 2 Mei 2025.

        Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri No: 21/HGB/BPN-12.04/III/2025, tanggal 25 Maret
        2025 Tentang Pembaruan Hak Guna Bangunan Atas Nama PT Toyota Astra Financial Services, Atas Tanah Di Kota
        Kediri Provinsi Jawa Timur, yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri,
        berdasarkan mana Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri, Memberikan Pembaruan/perpanjangan atas Hak Guna
        Bangunan No: 439/Kelurahan Balowati atas nama PT Toyota Astra Finance Services dengan jangka waktu selama 30
        (tiga puluh) tahun sejak berakhirnya haknya tanggal 12 Agustus 2024, atas tanah seluas 119 M2, terletak di Kelurahan
        Balowati, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur.

Ruangan Kantor

Pada tanggal diterbitkan Prospektus ini, Perseroan menguasai 11 (sebelas) unit ruangan kantor di
Gedung The Tower, Jakarta Selatan yang dipergunakan untuk Kantor Pusat Perseroan, berdasarkan:

Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli The Tower No.15 dan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli The
Tower No.16, keduanya tanggal 8 Maret 2017 yang dibuat di hadapan Linda Hartono, SH., Notaris Kota
Tangerang Selatan (“Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 15 dan No. 16”).

- Para Pihak:




                                                            107
Page 132
1.    PT Alfa Goldland Realty ( Pihak I/Penjual):
2.    Perseroan (Pihak II/Pembeli).
Selanjutnya disebut “Para Pihak”.

- Ruangan Kantor:
8A, 8C, 8D, 8E, 8F, 9A, 9B, 9C, 9D, 9E dan 9F, di lantai 8 dan 9 di Gedung The Tower yang beralamat
di Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav.12-13, Jakarta Selatan (“Ruangan Kantor”).

- Harga Pembelian Ruangan Kantor:
Rp.189.155.120.000,-.

- Penandatangan Akta Jual Beli Ruangan Kantor:
1.    Para pihak setuju dan sepakat untuk pada waktunya nanti menandatangani Akta jual Beli (AJB)
      di hadapan PPAT yang berwenang setelah seluruh persyaratan-persyaratan dipenuhi:
      a. Pihak II telah membayar lunas Total Harga Jual Beli Unit dan kewajiban kewajiban lainnya
          termasuk pembayaran Biaya Notaris/PPAT.
      b. Pihak II telah menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) Unit Perkantoran.
      c. Pihak II telah menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk itu agar
          penandatangan Akta Jual Beli dapat dilaksanakan.
      d. Sertifikat Laik Fungi (SLF) telah diterbitkan oleh Instansi Berwenang.
      e. Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) telah diterbitkan oleh Instansi
          Berwenang.
2.    Pihak I akan memberitahukan secara tertulis kepada Pihak II untuk menandatangani AJB (untuk
      selanjutnya disebut pemberitahuan Penandatanganan).
3.    Selambat-lambatnya 30 (tiga Puluh) hari kalender sejak tanggal pemberitahuan
      Penandatanganan. Para Pihak sudah harus menandatangani AJB. Apabila Pihak II tidak
      bersedia atau lalai oleh sebab apapun tidak menandatangani AJB sesuai dengan waktu yang
      telah ditentukan, maka Pihak II akan dikenakan Biaya Administrasi Penitipan SHMSRS sebesar
      Rp.25.000.000,- per bulan.
4.    Akibat belum dilakukan atau ditandatanganinya Akta Jual Beli dihadapan PPAT dikarenakan oleh
      Pihak II, maka segala resiko hukum, pajak dan lain sebagainya menjadi beban dan tanggung
      jawab Perseroan (Pihak II/Pembeli).

Perseroan telah memenuhi semua persyaratan yang ditentukan berdasarkan Akta Perjanjian
Pengikatan Jual Beli No. 15 dan No. 16 tersebut di atas, sebagai berikut:

1.    Perseroan (Pihak II/Pembeli) telah melakukan Pembayaran dan Pelunasan kepada PT Alfa
      Goldland Realty (Pihak I/Penjual) atas Total Harga Jual Beli atas Ruangan Kantor sebesar
      Rp.189.155.120.000,-Atas pembayaran tersebut, maka Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli
      No.15 dan No. 16, berlaku sebagai tanda terima atau bukti kwitansi yang sah.
2.    Perseroan/Pembeli dan Pihak I/Penjual, telah melaksanakan penandatanganan BAST di atas
      meterai pada tanggal 8 Maret 2017;
3.    Perseroan telah menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan kepada Pihak I/Penjual untuk
      keperluan penandatanganan Akta Jual Beli.
4.    Sertifikat Laik Fungsi (SLF) telah diterbitkan oleh Instansi yang berwenang, namun dokumen
      SLF tersebut dikelola oleh Pihak I/Penjual.

Selanjutnya, terkait waktu penandatanganan Akta Jual Beli atas Ruangan Kantor, diinformasikan
bahwa setelah Perseroan melakukan pelunasan pada tanggal 8 Maret 2017, Perseroan telah
menanyakan kepada PT Alfa Goldland Realty (Pihak I/Penjual) yang sekaligus merupakan Developer
The Tower, terkait proses selanjutnya sampai dengan diterbitkannya SHMSRS atas Ruangan Kantor.
PT Alfa Goldland Realty (Pihak I/Penjual) menyampaikan tahapan prosesnya, dimana tahap awal
adalah pengindukan sertifikat untuk The Tower, lalu dilanjutkan dengan penggabungan sertifikat yang
akan menjadi tanah bersama/alas hak untuk bangunan The Tower. Setelah penggabungan sertifikat
maka proses selanjutnya adalah pertelaan di dinas terkait dimana pertelaan tersebut sebagai dasar
atas pembagian kepemilikan atas unit-unit yang ada di The Tower. Proses selanjutnya adalah
pemecahan sertifikat per unit dan penerbitan PBB per unit. Setelah pemecahan sertifikat selesai maka
PT Alfa Goldland Realty (Pihak I/Penjual) yang merupakan Developer The Tower akan mengundang
setiap pemilik di The Tower untuk penandatanganan Akta Jual Beli.

Sebagaimana disampaikan oleh PT Alfa Goldland Realty (Pihak I/Penjual), tidak terdapat kendala



                                                    108
Page 133
dalam pengurusannya, hanya saja memang terdapat banyak dan melalui lintas instansi sehingga
menyita waktu yang cukup lama sampai dapat dilakukannya penandatangan Akta Jual Beli.
Berdasarkan keterangan tertulis yang disampaikan oleh PT Alfa Goldland Realty (Pihak I/ Penjual)
melalui surat elektroniknya pada tanggal 7 Mei 2024 kepada Perseroan (Pihak II/Pembeli), diterangkan
bahwa penandatanganan Akta Jual Beli atas unit yang dibeli Perseroan (Pihak II/Pembeli) akan
dilakukan di tahun 2025.

Pada tanggal diterbitkan Prospektus ini, penandatangan atas Akta Jual Beli oleh dan antara Pihak
I/Penjual dan Perseroan (Pihak II/Pembeli) sebagaimana dijelaskan di atas belum dilakukan, dan saat
ini Perseroan/Pembeli maupun seluruh Tenant The Tower masih menunggu pemberitahuan tertulis dari
Pihak I/Penjual mengenai waktu penandatanganan atas Akta Jual Beli yang estimasinya dilakukan
pada tahun 2025, dengan demikian bukti kepemilikan yang sah, berupa Akta Jual Beli/SHMSRS atas
nama Perseroan atas Ruangan Kantor tersebut masih dalam proses pengurusan oleh PT Alfa Goldland
Realty (Pihak I/Penjual), selaku Developer dan saat ini Perseroan menguasai Ruangan Kantor tersebut
berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 15 dan No. 16.

Saat ini proses Akta Jual Beli belum dapat dilaksanakan karena status kepemilikan ruang kantor
tersebut masih berupa sertifikat induk (belum dilakukan pemecahan sertifikat) dan belum terdapat
dokumen strata title (sertifikat hak milik satuan rumah susun/SHMSRS) untuk masing-masing unit.
Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, AJB hanya dapat dilakukan
apabila telah tersedia sertifikat masing-masing unit.

Saat ini, belum terdapat kepastian waktu mengenai pelaksanaan penandatanganan AJB atas unit
ruang kantor dimaksud, mengingat proses administratif dan dokumen legal yang masih berlangsung.
Namun demikian, PT Alfa tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proses tersebut secepatnya sesuai
dengan ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku. Adapun beberapa kendala utama yang masih
dihadapi antara lain:
1. Belum dilakukannya pemecahan sertipikat induk menjadi sertipikat hak milik atas satuan ruang
   kantor (strata title), yang merupakan prasyarat utama untuk pelaksanaan AJB.
2. Belum tersedianya dasar hukum eksplisit yang memungkinkan penerbitan strata title untuk
   bangunan non-hunian yang khusus digunakan sebagai ruang kantor, sebagaimana dimaksud dalam
   PP No. 13 Tahun 2021 yang menyebutkan pemanfaatan rumah susun hanya untuk fungsi hunian
   atau fungsi campuran.
3. Proses ini melibatkan koordinasi lintas instansi, yang memerlukan waktu dan kehati-hatian dalam
   pelaksanaannya.

Instansi yang terkait dalam proses ini antara lain:

-  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, dalam hal pemecahan dan penerbitan sertifikat hak milik
   satuan ruang.
- Kementerian PUPR, terkait ketentuan teknis dan regulasi pemanfaatan bangunan gedung.
- Pemerintah Provinsi/Kota Administrasi DKI Jakarta, khususnya Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan
   Perumahan Rakyat, yang berwenang dalam penerbitan akta pemisahan.
- Notaris/PPAT, yang berwenang untuk menyusun dan menandatangani AJB, namun masih
   menunggu kelengkapan legalitas dan dokumen pendukung.
- Bahwa daftar instansi di atas dan proses yang dijelaskan bersifat indikatif dan disampaikan
   berdasarkan kondisi serta informasi yang tersedia saat ini. Seiring perkembangan kebijakan atau
   peraturan dari otoritas terkait, daftar ini dapat berubah dan akan diperbaharui sesuai kebutuhan.
Hal ini terkait peraturan sebelum PP No. 13 tahun 2021 dapat mengakomodir penerbitan SHMSRS
yang peruntukannya non hunian yaitu PP No. 4 Tahun 1988. The Tower selesai dibangun tahun 2018,
sehingga saat pembangunan masih menggunakan Peraturan yang lama yang mengakomodir
penerbitan SHMSRS.

Tidak terdapat dampak pada kegiatan usaha Perseroan atas belum ditandatanganinya Akta Jual Beli
tersebut.




                                                      109
Page 134
Kendaraan Bermotor

Perseroan memiliki sebanyak 1.614 (seribu enam ratus empat belas) unit kendaraan bermotor roda
empat yang tersebar di Kantor Pusat dan Kantor Cabang.

11. PERLINDUNGAN ASURANSI ATAS HARTA KEKAYAAN

Perseroan telah melakukan penutupan asuransi atas harta kekayaan berdasarkan polis asuransi
ataupun cover note dari masing-masing asuransi, yakni sebagai berikut:


                                                                                           Total
            Dokumen         Nomor/Tanggal                            Objek                                  Jangka
 No.                                        Penanggung                                Pertanggungan
            Asuransi           Polis                            Pertanggungan                               Waktu
                                                                                           (Rp)
              Property                                            Gedung,
                                                                                                           01-07-2024
           Industrial All                   PT Asuransi      perlengkapan dan
                            012400130487                                                                       s/d
      1.      Risk and                      Astra Buana       peralatan yang         168.988.289.862,80
                             01-07-2024                                                                    01-07-2025
            Earthquake                         (AAB)         berada di kantor-
             Insurance                                       kantor Perseroan.
            Asuransi                                                                                       01-09-2024
                            042312482314                     5 kendaraan Roda
      2.   Kendaraan                                                                  2.560.000.000,00         s/d
                             01-09-2024                     Empat yang dimiliki
            Bermotor                             AAB                                                       01-09-2025
                                                               oleh Perseroan.
                                                             Pertanggangguang
                                                                 uang dalam          348.235.200.000,00
             Cash In                                          pengiriman yang          (Dengan batas       30-12-2024
                            0724000006330
      3.     Transit                                       terjadi diantara kantor   ganti rugi maksimal       s/d
                              02-01-2025
           Insurance.                                         kantor kelompok          50.000.000,00       30-12-2025
                                                 AAB
                                                           usaha Perseroan dan         Per pengiriman
                                                            pengiriman ke Bank.
                                                               kehilangan atau
             Movable        012400126367                    kerusakan fisik atas                           06-02-2025
      4.     Property        06-02-2024                    benda inventaris yang      2.658.880.752,93         s/d
            Insurance                            AAB          berada di kantor-                            06-02-2026
                                                             kantor Perseroan.


Perseroan mempunyai hubungan afiliasi dengan PT Asuransi Astra Buana yaitu dimiliki oleh pemegang
saham pengendali yang sama. Perseroan mendapatkan perlakuan yang wajar atau dengan syarat dan
kondisi yang sama apabila dibandingkan dengan Perseroan mengasuransikan dengan pihak ketiga.

Manajemen Perseroan menyatakan bahwa premi asuransi yang telah dibayarkan telah memenuhi
kecukupan sesuai dengan perjanjian asuransi.

Manajemen Perseroan menyatakan bahwa nilai asuransi yang dimiliki oleh Perseroan telah memadai
untuk mengganti aset yang diasuransikan atau menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan.

12. HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)

Perseroan memiliki hak atas kekayaan intelektual yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal
Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, yakni sebagai
berikut:

                    Nomor            Tanggal                                Kelas
                                                          Etiket
  No            Pendaftaran/       Permohonan/                             Barang/        Jangka Waktu Berlakunya
                                                       Cipta/Merek
               Sertifikat merek    Penerimaan                               Jasa
              IDM000967672                         Lukisan/gambar                       10 (sepuluh) tahun, sampai
 1.                                23-04-2021                                 36
                24 Juni 2022                       “Hai, Aku Tomi”                          dengan 23-04-2031
               IDM00600364                            Logo Taf                          10 (sepuluh) tahun, sampai
 2.                                01 -12-2016                                36
                 22-02-2018                        “Make It Yours”                          dengan 01-12-2026
              IDM000602325                            Logo Taf                          10 (sepuluh) tahun, sampai
 3.                                01 -12-2016                                38
                 01-03-2018                        “Make It Yours”                          dengan 01-12-2026




                                                          110
Page 135
               Nomor           Tanggal                        Kelas
                                                Etiket
  No       Pendaftaran/      Permohonan/                     Barang/     Jangka Waktu Berlakunya
                                             Cipta/Merek
          Sertifikat merek   Penerimaan                       Jasa
         IDM000601886                         Logo Taf                 10 (sepuluh) tahun, sampai
 4.                          01 -12-2016                       39
           28-02-2018                      “Make It Yours”                 dengan 01-12-2026
         IDM000602324                         Logo Taf                 10 (sepuluh) tahun, sampai
 5.                          01 -12-2016                       42
           01-03-2018                      “Make It Yours”                 dengan 01-12-2026

13. KEGIATAN USAHA PERSEROAN

Perseroan didirikan pada tahun 1994 dengan nama PT KDLC Bancbali Finance. Kemudian Perseroan
mengubah namanya menjadi PT Toyota Astra Financial Services pada tahun 2006. Pada tanggal 18
Agustus 1994, Perseroan memperoleh ijin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia berdasarkan
Surat Keputusan No.420/ KMK.017/1994 juncto Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik
Indonesia No.Kep-004/KM.12/ 2006 tanggal 19 Juni 2006.

Perseroan memperoleh izin di bidang usaha pembiayaan yang meliputi pembiayaan konsumen, sewa
guna usaha, anjak piutang, dan kartu kredit dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Kegiatan
usaha Perseroan pada saat Prospektus ini diterbitkan adalah bergerak dalam bidang lembaga
pembiayaan. Sesuai dengan Anggaran Dasarnya dan ijin yang dimiliki, Perseroan dapat melakukan
kegiatan jasa pembiayaan yang meliputi sewa guna usaha, anjak piutang, kartu kredit dan pembiayaan
konsumen. Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.05/2018 tentang
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan saat ini melakukan beberapa kegiatan
usaha antara lain:
a. Pembiayaan Multiguna
     Perseroan melayani pembiayaan barang dan/atau jasa yang diperlukan oleh debitur untuk
     pemakaian/konsumsi dan bukan untuk keperluan usaha atau aktivitas produktif dalam jangka
     waktu yang diperjanjikan. Adapun Perseroan menyediakan pembiayaan dengan cara Pembelian
     dengan Pembayaran secara Angsuran, Fasilitas Dana, dan Sewa Pembiayaan. Perseroan juga
     menyediakan produk dalam bentuk Syariah.
b. Pembiayaan Modal Kerja
     Perseroan melayani pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran yang habis dalam satu
     siklus aktivitas usaha debitur.
c. Pembiayaan Investasi
     Perseroan melayani pembiayaan untuk memenuhi pengadaan barang modal atau aset tetap yang
     digunakan dalam kegiatan usaha atau investasi debitur.
d. Sewa Operasi
     Perseroan melayani sewa operasi, yaitu kegiatan sewa yang tidak secara substansial mengalihkan
     manfaat dan risiko atas barang yang disewakan.

Dari kegiatan pembiayaan tersebut, saat ini Perseroan mengutamakan pembiayaan kendaraan baru
merek Toyota dan/atau merek lainnya yang diproduksi oleh Toyota Motor Corporation dan/atau
afiliasinya dan sewa guna usaha. Kegiatan usaha Perseroan dimaksudkan untuk menunjang kelompok
usaha Astra sebagai produsen dan distributor otomotif, khususnya kendaraan bermotor Toyota di
Indonesia, melalui pemberian fasilitas pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor merek Toyota
kepada para konsumennya, dengan tujuan untuk menopang dan membantu penjualan mobil Toyota
dan Daihatsu dengan cara menyediakan jasa pembiayaan yang kompetitif untuk konsumen perorangan
dan juga perusahaan.




                                                111
Page 136
Tabel berikut ini menunjukkan Pendapatan Perseroan dalam 5 tahun terakhir:

                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
                                                                        31 Desember
         Uraian
                        2024         %         2023         %         2022          %         2021           %          2020           %
 Pembiayaan konsumen   3.543.129     81,59   3.195.256     83,03      2.95.166      86,87    2.213.364      89,31      2.294.501      88,90
 Marjin Murabahah       167.263       3,85     131.705      3,42       85.190        2,85       42.809       1,79         43.689         1,69
 Sewa pembiayaan         24.721       0,57      22.085      0,57       14.856        0,50       18.419       0,74         27.414         1,06
 Sewa Operasi           202,411       4,66     172.585      4,48       86,534        2,90       15.213       0,61          4.876         0,19
 Pembiayaan penyalur
 kendaraan               66.939       1,54      59.647      1,55       40.505        1,36       36.283       1,46         40.246         1,56
 Bunga bank              14.555       0,34      12.811      0,33        8.338        0,28       10.039       0,41         38.788         1,50
 Lain-lain              323.476       7,45     254.448      6,61      243.288        8,14     157.389        6,35       136.284          5,28
 Total Pendapatan      4,342,494    100,00   3.848.537    100,00     2.987.342   100,00      2.478.303     100,00      2.580.922     100,00


Tabel berikut menunjukkan posisi saldo Piutang Pembiayaan Konsumen – Bersih beserta dengan
kontribusinya terhadap total aset pada tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021 dan 2020:

                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
                                                                      31 Desember
 Keterangan
                        2024          %        2023        %          2022          %         2021          %          2020          %
 Piutang Pembiayaan
                       30.383.008    81,43   28.979.905   83,56     23.979.373   84,57      19.514.803     90,34     17.141.863     88,67
 Konsumen - Bersih


Perseroan mengutamakan kegiatan usahanya pada kegiatan pembiayaan konsumen. Pembiayaan
konsumen yang diberikan adalah dalam bentuk pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor baru dan
bekas dengan fasilitas pembiayaan yang meliputi jangka waktu 1 (satu) sampai 6 (enam) tahun.
Kendaraan bermotor tersebut berupa sedan, minibus, jeep, pick-up, dan truk. Selain kendaraan
bermotor, Perseroan juga menyediakan fasilitas pembiayaan untuk kepemilikan forklift dan alat berat.
Fasilitas pembiayaan konsumen untuk kepemilikan kendaraan kondisi baru dan bekas diutamakan
untuk kendaraan bermotor merek Toyota.

Piutang pembiayaan konsumen tersebut termasuk tagihan dari program joint financing (pembiayaan
bersama) without recourse yang dijalankan dengan beberapa lembaga non perbankan sebelum
dikurangi dengan penyisihan piutang ragu-ragu.

Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai bersama pihak-pihak lain dimana masing-masing pihak
menanggung risiko kredit sesuai dengan porsinya (without recourse) disajikan di Neraca secara bersih.
Pendapatan pembiayaan konsumen dan beban bunga yang terkait dengan pembiyaan bersama
without recourse tersebut disajikan secara bersih di laporan laba rugi.

Sedangkan nilai pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan yang disalurkan berdasarkan jenis
kendaraan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021 dan 2020 adalah sebagai
berikut:

                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)
                                                                   31 Desember
 Keterangan
                          2024                 2023                    2022                  2021                    2020
 Other                  20.965.667             21.051.074              1.942.885            17.053.077              12.870.988
 Pickup                  1.540.550              2.161.494                165.337             1.293.731                 740.840
 Heavy Equipment           174.247                203.266                 21.025               154.707                  40.681
 Truk                       30.682                 79.248                 13.347                70.697                  29.117
 Sedan                     111.604                148.960                  7.708               139.425                 126.482
 Jumlah                 22.822.751             23.644.042             18.711.637            13.808.108              10.010.605

Sebagai anak perusahaan dari PT Astra International Tbk dan Toyota Financial Services Corporation,
Perseroan memiliki beberapa strategi dalam menjalankan kegiatan usaha yang sejalan dengan kedua




                                                          112
Page 137
pemegang sahamnya tersebut:
• Memperkuat bisnis inti (core business) dengan memberikan solusi pembiayaan unit kendaraan
   yang captive untuk Toyota, Daihatsu, dan Lexus, yang antara lain dengan:
   o Meningkatkan penetrasi Toyota, Daihatsu, dan Lexus Financing dengan menciptakan produk
       dan paket pembiayaan yang menarik dan kompetitif, untuk pembiayaan kendaraan Toyota,
       Daihatsu, dan Lexus.
   o Menambah dan memperluas cakupan jaringan selaras dengan perkembangan coverage area
       dealer Toyota secara nasional.
   o Menjalankan program retensi bagi customer dengan good track record, dengan menawarkan
       program pembiayaan kendaraan maupun pembiayaan multiguna lainnya.
   o Menawarkan solusi pembiayaan Syariah dengan Toyota Sharia Financing.
   o Melakukan digitalisasi proses untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen dengan
       berfokus kepada:
       ▪ Melakukan enhancement terhadap aplikasi digiTAF sebagai mobile apps yang dapat
           digunakan dealer salesman untuk menginput aplikasi kredit dari customer.
       ▪ Melakukan continuous improvement terhadap aplikasi Flex sebagai mobile apps yang
           dapat digunakan oleh end customer untuk mendapatkan layanan secara online.
       ▪ Perbaikan business process dengan mengandalkan teknologi yang menitikberatkan
           kepada percepatan standar waktu approval (SLA approval) dan juga KYC improvement
           agar dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memberikan proses yang mudah
           dan sederhana.
• Menjalankan bisnis non-inti (non-core business) untuk mendukung bisnis TAF secara keseluruhan,
   antara lain dengan:
   o Menawarkan solusi pembiayaan multiguna kepada konsumen dengan bisnis “Siap Dana”.
   o Menawarkan solusi pembiayaan modal kerja dengan Dealer-dealer Toyota dan menjalin
       kerjasama strategic dengan Dealer-dealer Toyota, melalui bisnis Dealer Financing.
   o Melakukan feasibility study dan rencana piloting untuk layanan baru Full Service Lease untuk
       konsumen pribadi ataupun Perseroan, dengan harapan dapat memberikan alternatif bagi
       pelanggan yang menginginkan opsi memakai kendaraan tanpa membeli.
• Meningkatkan produktivitas dan melakukan efisiensi terhadap proses kerja di dalam Perseroan
   untuk membangun bisnis yang berkelanjutan (sustainable), antara lain dengan:
   o Meningkatkan keunggulan operasional Perseroan dengan cara terus menerus memperbaiki
       proses kerja selaras dengan semangat Kaizen (continuous improvement).
   o Menanamkan budaya pelayanan/servis di dalam Perseroan serta fokus pada pelanggan.
   o Memanfaatkan secara optimal sumber-sumber pendanaan kompetitif yang diperoleh
       Perseroan baik dari on-shore maupun off-shore, dan senantiasa berusaha mengelola risiko
       pendanaan sesuai dengan kebijakan Perseroan.
   o Menambah payment channel baru untuk mempermudah customer dalam melakukan
       pembayaran angsuran.
   o Menerapkan manajemen risiko yang terpadu untuk meminimalisasi risiko keuangan, risiko
       pasar, dan risiko operasional.
   o Memiliki Business Continuity Plan (BCP) untuk memastikan Perseroan dapat memulihkan
       seluruh fungsi pentingnya dalam waktu yang telah ditetapkan setelah bencana atau gangguan
       jangka panjang.
   o Senantiasa memonitor dan melakukan pengembangan sistem aplikasi yang sejalan dengan
       perkembangan bisnis Perseroan dan didukung oleh Disaster Recovery Center (DRC) yang
       baik.
   o Menerapkan sistem sumber daya manusia yang sejalan dengan kebijakan SDM Astra
       International mulai dari perekrutan, pengembangan, manajemen bakat dan imbalan terpadu
       hingga purna bakti.
   o Menerapkan Good Corporate Governance dengan melakukan regular monitoring dan patuh
       pada regulasi OJK.




                                               113
Page 138
Tujuan didirikannya Perseroan adalah untuk menopang dan membantu penjualan mobil Toyota dengan
cara menyediakan jasa pembiayaan yang kompetitif untuk konsumen mobil Toyota.

Pada prinsipnya Perseroan memegang teguh prinsip kehati-hatian pemberian pembiayaan kepada
para konsumen, sehingga tingkat risiko konsumen relatif rendah.

Persaingan Usaha

Berdasarkan data net booking value perusahaan pembiayaan APPI bulan Desember 2024, beberapa
perusahaan penyedia layanan pembiayaan roda empat (four wheeler financing) dengan skala yang
setara dengan Perseroan diantaranya adalah PT BCA Finance, PT Mandiri Tunas Finance, PT Mandiri
Utama Finance, Tbk., PT BFI Finance Indonesia, Tbk. dan PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk.

Untuk mengatasi persaingan usaha tersebut, Perseroan menyediakan paket pembiayaan yang
kompetitif, menambah titik layanan pelanggan secara digital serta berupaya untuk meningkatkan
layanan agar menjadi preferensi utama pelanggan.

Fasilitas Pembiayaan dan Kolektibilitas Piutang

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memberikan fasilitas pembiayaan baik kepada
nasabah ritel (perorangan) maupun korporasi, dimana fasilitas pembiayaan yang diberikan dapat
diklasifikasikan dengan memperhatikan harga kendaraan bermotor, lamanya jangka waktu
pembiayaan, uang muka yang diberikan serta tingkat bunga yang dikenakan kepada calon nasabah.

Proses Pembiayaan

Proses pembiayaan yang dilakukan Perseroan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan sebagai
berikut:




                                              114
Page 139
• Pemasukan Data
Sales Officer melengkapi pemasukan data konsumen di sistem Perseroan berdasarkan informasi atau
dokumen tambahan dari konsumen.

• Verifikasi dan Penyesuaian Data Konsumen
Centralized Data Enter melakukan pengumpulan data pelanggan dan dimasukkan ke dalam database
perusahaan secara akurat, serta memperbarui database jika diperlukan secara langsung kepada
pelanggan

• Pengecekan Database
Decision Engine (DE) mencocokkan data konsumen dengan database yang dimiliki Perseroan,
melakukan penilaian kredit dengan hasil pengecekkan database hasil DE dan menentukan proses
persetujuan kredit selanjutnya.

• Credit Scoring
Dilakukan penilaian kredit dengan hasil pengecekan database hasil Decision Engine (DE).

• Penugasan Peninjauan
Penugasan peninjauan akan dilakukan melalui system Auto Assign atau dilakukan oleh Base Master
yang selanjutnya melakukan penugasan peninjauan kepada Telesurveyor (internal) atau Field Surveyor
(eksternal).

• Proses Peninjauan
Telesurveyor atau Field Surveyor melakukan peninjauan ke rumah / kantor / tempat usaha konsumen,
E-survey dilakukan oleh konsumen secara mandiri dengan mengisi tautan peninjauan. Jika konsumen
telah menikah, rumah / kantor / tempat usaha pasangan juga akan ditinjau. Jika konsumen memiliki
penjamin (guarantor), rumah / kantor / tempat usaha penjamin juga akan ditinjau.

• Kebijakan Kredit dengan Sistem
Beberapa penyimpangan aplikasi kredit yang membutuhkan persetujuan khusus dan dokumen wajib
seperti NPWP, KTP, dan lain-lain telah diimplementasikan oleh sistem (auto decision matrix) dan harus
mendapat persetujuan dari anggota Credit Committee yang memiliki kewenangan lebih tinggi. Jenis –
jenis penyimpangan yang dimaksud diatur dalam Surat Keputusan Direktur.




                                                 115
Page 140
• Keputusan Kredit
Credit Analyst menganalisis data konsumen dan hasil tinjauan, lalu membuat keputusan kredit. Jika
batas wewenang Credit Analyst tidak mencukupi, aplikasi harus mendapat persetujuan dari anggota
Credit Committee dengan wewenang yang lebih tinggi. Jika terdapat penyimpangan kredit, aplikasi
harus mendapat persetujuan dari anggota Credit Committee yang diberikan kewenangan tersebut.
Jenis-jenis penyimpangan diatur dalam Surat Keputusan Direktur dari Risk Management Division,
sedangkan Otoritas Limit Kredit diatur dalam Internal Control Manual.

• Pencetakan dan Penandatanganan
Sales Officer mencetak dokumen kontrak dan menjelaskan isi kontrak kepada Konsumen. Konsumen
kemudian menandatangani dokumen tersebut.

• Konfirmasi Kontrak dan Unit
Sales Administrator mengkonfirmasikan konsumen bahwa konsumen telah menerima dokumen,
kontrak dan unit telah dikirimkan oleh dealer kepada konsumen.

• Kontrak Sah (Disbursement Valid)
Setelah konsumen mengkonfirmasikan bahwa dokumen kontrak dan unit telah diterima, kontrak akan
disahkan oleh Service Head.

Risk Controls
Perseroan terus mendukung pertumbuhan industri otomotif sekaligus bisnis perusahaan dengan
manajemen risiko yang terukur. Kerangka kerja risiko dan alat manajemen untuk semua risiko utama
yang mungkin ditimbulkan seperti risiko kredit dan pasar.

Perseroan menerapkan pengendalian internal di semua fungsi yang dijalankan oleh manajemen dan
seluruh karyawan dengan tujuan:
  • Agar semua proses operasional menjadi efektif dan efisien;
  • Memastikan Perseroan mematuhi ketentuan yang berlaku baik yang ditetapkan oleh pemerintah
      maupun internal Perseroan;
  • Memastikan seluruh karyawan untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan; dan
  • Untuk mencapai pertumbuhan Perseroan seperti yang diharapkan Pemegang Saham.

Evaluasi risiko dilakukan setiap tahun untuk semua fungsi operasional dan fungsi support. Melalui
proses ini dapat diketahui potensi risiko di masing-masing fungsi dan berdasarkan data tersebut
ditetapkan mitigasi risiko untuk meminimalkan dampaknya.

Untuk memastikan konsistensi dan standar kualitas yang sesuai dengan target Perseroan maka
dipastikan bahwa semua fungsi telah memiliki Standar Prosedur Kerja (SOP) dan selanjutnya
menetapkan tugas dan tanggung jawab untuk masing-masing fungsi.

Perseroan juga memastikan bahwa semua peraturan baik dari pemerintah maupun internal Perseroan
sudah terdistribusi dan tersosialisasi ke semua fungsi terkait. Hal tersebut diikuti dengan penetapan
proses monitoring dan reporting yang efektif dan efisien di semua fungsi untuk memastikan
pengendalian internal berjalan sebagaimana mestinya.

Pemasaran

Pada tahun 2024, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatatkan
penjualan mobil sebanyak 865.723 unit, lebih rendah 13,9% dibandingkan penjualan mobil pada tahun
2023 sebanyak 1.005.802 unit Sepanjang tahun 2024, Perseroan berhasil membukukan penjualan
sebanyak 106.177 unit, 9% lebih rendah dibandingkan penjualan tahun 2023 sebanyak 116.681 unit.




                                                 116
Page 141
Namun demikian, di tengah penurunan penjualan otomotif nasional sebesar 13.9%, Toyota masih
dapat mempertahankan posisinya dan berhasil menjual 288.982 unit mobil baru atau 33% dari pasar
mobil nasional. Hal ini menjadi salah satu peluang bagi Perseroan yang merupakan bagian dari Toyota
dan Astra Value Chain. Pada tahun 2025, penjualan mobil di Indonesia diproyeksikan akan mencapai
850.000 unit, dan Perseroan akan terus berupaya untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan
penjualan melalui jaringan usaha yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Segmen Operasi
                                                                                 (dalam juta Rupiah)
                                                          2024                           2023
 Pembiayaan Konsumen                                              3.843.163                      3.426.383
 Marjin Murabahah                                                   173.337                        135.993
 Sewa Pembiayaan                                                     24.800                         22.204
 Sewa Operasi                                                       215.564                        182.837
 Pembiayaan Penyalur Kendaraan                                       68.410                         60.831
 Lainnya                                                             17.220                         20.289
 Jumlah pendapatan                                                4.342.494                      3.848.537


Segmen Geografis
                                                                                 (dalam juta Rupiah)
                                                          2024                           2023
 Area Jawa                                                        1.487.459                      1.343.242
 Area DKI Jakarta                                                   991.100                        871.343
 Area Sumatra                                                       927.438                        835.895
 Area Sulawesi                                                      457.817                        414.752
 Area Kalimantan                                                    366.087                        304.501
 Area Bali                                                          112.593                         78.804
 Jumlah pendapatan                                                4.342.494                      3.848.537

Untuk mencapai target pembiayaan tersebut, Perseroan telah mempersiapkan strategi-strategi sebagai
berikut:
    - Pengembangan produk-produk agar semakin sesuai dengan kebutuhan pelanggan, baik
         produk pembiayaan kendaraan baru, kendaraan bekas ataupun produk multiguna;
    - Penawaran yang lebih kompetitif dan menarik untuk pembiayaan model-model baru dan
         unggulan dari kendaraan Toyota, Daihatsu, Lexus;
    - Pembiayaan Syariah bagi konsumen-konsumen yang hendak membeli mobil dengan konsep
         syariah;
    - Transformasi digital sehingga mampu menghadirkan pengalaman terbaik kepada konsumen;
         dan
    - Pengembangan aplikasi-aplikasi digital Perseroan agar kebutuhan proses bisnis stakeholder
         semakin mudah dijangkau.

Dalam melakukan kegiatan usahanya Perseroan senantiasa berusaha memperluas jaringannya di
kota-kota besar seluruh Indonesia, sehingga sampai saat ini Perseroan telah memiliki 40 Kantor
Cabang, 40 Kantor Cabang Syariah dan 5 Kantor Selain Kantor Cabang, yang tersebar di berbagai
wilayah di Indonesia. Sejalan dengan strategi dan rencana usaha Perseroan, maka jaringan yang lebih
luas akan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhannya.

Untuk menjaga keberlanjutan dan stabilitas usaha Perseroan, Perseroan bekerja sama dengan
berbagai pihak seperti distributor kendaraan, jaringan dealer, serta lembaga keuangan untuk
mendukung kegiatan operasional Perseroan. Selain itu, Perseroan juga menjaga hubungan jangka
panjang dengan pelanggan melalui penawaran berbagai produk pembiayaan dengan tetap menjaga
kepatuhan terhadap regulasi dan kebijakan pemerintah yang berlaku.




                                                117
Page 142
Prospek Usaha

Berdasarkan World Economic Outlook (WEO), perekonomian global diperkirakan tumbuh sebesar
3,3% pada 2025 dan 2026. Di tengah perlambatan global, perekonomian Indonesia masih
menunjukkan daya tahan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,03% pada tahun
2024, didukung oleh konsumsi domestik yang kuat, peningkatan investasi, serta kinerja ekspor
yang membaik. Optimisme ini didukung oleh langkah strategis Pemerintah dalam menjaga
stabilitas ekonomi domestik dan meningkatkan daya saing Indonesia. Dengan proyeksi
pertumbuhan global yang stagnan di 2025-2026, perekonomian Indonesia diharapkan tetap
tumbuh solid di atas 5%. Sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan akan terus
diperkuat untuk menghadapi risiko global sekaligus menciptakan peluang bagi kesejahteraan
masyarakat.
Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih stabil, Perseroan akan terus berupaya
menyiapkan berbagai strategi guna meningkatkan daya saing di industri dan memberikan layanan
yang semakin menyesuaikan kebutuhan konsumen. Perseroan memastikan setiap peraturan dari
Pemerintah dan peraturan internal Perseroan telah tersosialisasi ke semua lini fungsi yang terlibat.
Melalui proses kontrol dan pemantauan yang efektif dan efisien di tiap fungsi bisnis, dapat
dipastikan pengendalian internal yang dilakukan mampu berjalan dengan baik.
Melansir data Gaikindo penjualan wholesales mobil pada tahun 2024 mencapai 865.723 unit, turun
sebesar 13,9% di mana penjualan wholesales pada tahun 2023 mencapai 1.005.802 unit. Terlepas
dari menurunnya penjualan mobil nasional dari tahun sebelumnya, Gaikindo berharap penjualan
mobil di Indonesia pada tahun 2025 dapat kembali menembus angka 1 juta unit. Selain itu,
Perseroan akan terus mendukung pertumbuhan industri otomotif dan mengembangkan bisnis
dengan manajemen risiko yang terukur dan sesuai dengan ijin dari OJK.
Potensi risiko yang timbul dari proses bisnis Perseroan dapat diketahui melalui evaluasi kinerja
yang rutin dilakukan setiap tahun untuk semua fungsi operasional. Berdasarkan proses tersebut,
juga ditetapkan mitigasi-mitigasi yang perlu dilakukan untuk meminimalisir dampak risiko yang
akan terjadi. Guna memastikan konsistensi dan kualitas kinerja yang sejalan dengan target
Perseroan, semua fungsi yang terlibat telah memiliki standar prosedur kerja. Hal ini sebagai
landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Tingkat Kesehatan Perseroan
Sesuai dengan peraturan yang tertuang dalam POJK No.35/POJK.05/2018, pasal 79 ayat 1 dijelaskan
bahwa tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan diukur dengan gearing ratio setinggi-tingginya 10
kali. Gearing ratio merupakan jumlah kewajiban yang memiliki beban bunga dibandingkan dengan
jumlah ekuitas Perseroan. Gearing ratio Perseroan per tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021
dan 2020 adalah sebesar 5.69x, 6.13x, 6.08x, 5.51x, dan 5.90x.
Kondisi gearing ratio Perseroan masih jauh dibawah peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia tanggal 27 Desember 2018 tentang penyelenggaraan usaha perusahaan pembiayaan.
Demikian pula mengenai setoran modal Perseroan yang telah jauh melewati setoran modal minimum.
Hal ini membuktikan bahwa Perseroan sudah memenuhi tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan
sebagaimana yang dipersyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

14. TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN

Di tahun 2024, Perseroan terus berkomitmen untuk menjalankan program Tanggung Jawab Sosial
Perseroan (Corporate Social Responsibility/CSR) dengan berfokus pada 4 (empat) pilar utama yaitu
TOMI Green (Penghijauan), TOMI Smart (Pendidikan), TOMI Health (Kesehatan) & TOMI Empower
(Pemberdayaan). Kegiatan-kegiatan tersebut diselenggarakan baik bersamaan dengan Astra Group
maupun bekerjasama dengan beberapa yayasan di bidang terkait.




                                                118
Page 143
Untuk pilar TOMI Green (Penghijauan), Perseroan melakukan penanaman 190 pohon mangrove di
Kampung Berseri Astra, Pulau Pramuka. Di samping itu, Perseroan juga melakukan edukasi peduli
kesehatan gigi dan mulut di Panti Asuhan Karena Kasih guna meningkatkan kesadaran kesehatan
terutama gigi dan mulut bagi anak muda. Secara berkala, Perseroan juga melakukan pengolahan
sampah operasional perkantoran, dalam bentuk pengurangan sampah padat melalui daur ulang porsi
dari sampah yang dihasilkan melalui Bank Sampah dan juga bekerjasama dengan Waste4Change
untuk manajemen sampah (pemilahan dan daur ulang). Perseroan juga melakukan kerjasama dengan
Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mendapatkan suplai energi listrik dari sumber terbarukan
melalui pembelian Renewable Energy Certificate (REC) dengan total pembelian sebanyak 800 unit.

Pada pilar TOMI Smart (Pendidikan), sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan,
Perseroan tetap berkomitmen untuk menyelenggarakan edukasi dalam rangka meningkatkan literasi
keuangan kepada konsumen dan/ atau masyarakat serta karyawan internal. Selain itu Perseroan juga
bekerja sama dengan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia terkait pemberian edukasi Safety
Driving kepada karyawan internal. Beasiswa juga merupakan komitmen yang terus dijalankan setiap
tahunnya, dimana pada tahun 2024 sendiri Perseroan memberikan beasiswa kepada 424 penerima
manfaat yang terdiri dari level Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas
(SMA).

Untuk pilar TOMI Empower (Pemberdayaan), yang merupakan salah satu fokus utama Perseroan di
tahun 2024, Perseroan mempekerjakan 4 karyawan difabel yang berasal dari Balai Besar Rehabilitasi
Vokasional Penyandang Disabilitas (BBRVPD) sebagai bentuk pembinaan dan pemberdayaan.
Pembinaan tersebut hingga saat ini masih ditempatkan dibawah Customer Relation Management
Department. Perseroan juga melakukan edukasi kepada 50 UMKM mengenai pentingnya legalitas
usaha, bekerja sama dengan Kementrian Investasi dan Hilirisasi.

Untuk pilar TOMI Health (Kesehatan), sebagai bentuk kepedulian Perseroan pada bidang Kesehatan,
secara konsisten Perseroan terus menjalankan kegiatan donor darah baik di kantor pusat maupun
kantor cabang. Selain itu Perseroan juga memberikan bantuan alat Kesehatan, renovasi fasilitas, dan
biaya training kepada Puskesmas Pembantu di kabupaten Pandeglang.

Selain itu Perseroan juga menjalankan beberapa program sosial kemasyarakatan dengan memberikan
donasi berupa paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat sekitar kantor pusat dan kantor
cabang, serta menyalurkan daging qurban ke masyarakat di beberapa kantor cabang.

Di tahun 2024, Perseroan telah mengeluarkan dana CSR sebesar Rp. 1.472.023.930, - (satu miliar
empat ratus tujuh puluh dua juta dua puluh tiga ribu sembilan ratus tiga puluh rupiah) untuk keperluan
tanggung jawab sosial perusahaan. Perseroan mengharapkan apa yang telah dilakukan dapat
memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan Perseroan sendiri.

Berikut adalah beberapa program tanggung jawab sosial perusahaan di tahun 2024:

     No       Program/ Program                  Peserta/ Participant        Pengeluaran/ Expense
 1        Recruitment & pembinaan          Visual    impairment      from
          rekan-rekan        disabilitas   BBRVPD Cibinong                              409.272.975
          sebagai Call Center Team
 2        Sosialisasi 50 UMKM terkait      50 UMKM
                                                                                         10.000.000
          Legalitas Usaha
 3        Sosialisasi   pencegahan         Masyarakat Umum
          stunting dan demo masak                                                        10.000.000
          sehat




                                                  119
Page 144
    No       Program/ Program                Peserta/ Participant          Pengeluaran/ Expense
4        Program        Pencegahan       Masyarakat Umum
         Stunting   dengan     Astra                                                  40.000.000
         Financial
5        TAF Bingkisan Bahagia           Masyarakat Umum                              25.000.000
6        Beasiswa Pendidikan             Masyarakat      dan        Anak
                                                                                     557.800.000
                                         Karyawan
7        Penanaman pohon mangrove        Karyawan      Kantor    Pusat
                                                                                      17.750.000
                                         Perseroan
8        Donasi Pembuatan Project        Aldeas School
         Film bekerja sama dengan
                                                                                     227.250.000
         Yayasan             Kepausan
         Internasional di 5 negara
9        Literasi Peduli Lingkungan di   Panti Asuhan Karena Kasih
                                                                                       9.246.355
         Panti Asuhan
10       Donor Darah                     Karyawan      Kantor     Pusat
                                         Perseroan                                     8.204.600
                                         Result 189 kantong darah
11       TAF Kurban                      Masyarakat sekitar di seluruh
                                                                                     140.000.000
                                         cabang TAF
12    Sumbangan keagamaan                Masyarakat Umum                              17.500.000
TOTAL                                                                              1.472.023.930




                                                120
Page 145
IX.     PERPAJAKAN
Pajak Penghasilan atas Bunga Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi
diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku di Negara
Republik Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.91 tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021
tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi. Obligasi penghasilan berupa
bunga obligasi yang diterima atau diperoleh bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap
dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final sebesar 10% (sepuluh persen) dari dasar
pengenaan pajak penghasilan, yaitu:

a. sebesar jumlah bruto sesuai dengan masa kepemilikan obligasi, untuk bunga dari obligasi dengan
   kupon;
b. sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, tidak termasuk
   bunga berjalan, untuk diskonto dari obligasi dengan kupon;
c. sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, untuk diskonto
   dari obligasi tanpa bunga;
d. Dalam hal terdapat diskonto negatif atau rugi pada saat penjualan obligasi dengan kupon, diskonto
   negatif atau rugi tersebut dapat diperhitungkan dengan dasar pengenaan pajak penghasilan atas
   bunga obligasi berjalan.

Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga atau diskonto obligasi yang
diterima atau diperoleh Wajib Pajak:

(i) Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia;
(ii) Dana Pensiun yang pendirian/pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan dan
     memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-undang No. 7
     Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan
     Undang-undang No. 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-undang No. 7
     Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan;

Pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final ini dilakukan oleh:

a. Penerbit obligasi atau kustodian selaku agen pembayaran yang ditunjuk, atas bunga dan/atau
   diskonto yang diterima pemegang obligasi dengan kupon pada saat jatuh tempo bunga obligasi
   dan diskonto yang diterima pemegang obligasi tanpa bunga pada saat jatuh tempo obligasi; dan
b. Perusahaan Efek, dealer atau bank, selaku pedagang perantara, atas bunga dan/atau diskonto
   yang diterima atau diperoleh penjual obligasi pada saat transaksi; dan/atau
c. Perusahaan Efek, dealer, bank, dana pensiun dan reksadana, selaku pembeli obligasi langsung
   tanpa melalui perantara, atas bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh
   penjual obligasi pada saat transaksi.

Pada tanggal 2 Februari 2021, dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 111 dan Pasal 185 huruf
b Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Pemerintah menetapkan dan
memberlakukan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 9 tahun 2021 tentang Perlakuan
Perpajakan untuk Mendukung Kemudahan Berusaha (“PP No. 9/2021”). Berdasarkan PP No. 9/2021,
tarif pemotongan pajak atas penghasilan bunga obligasi yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak luar
negeri selain BUT dan Wajib Pajak luar negeri BUT adalah sebesar 10%. Bunga obligasi termasuk
bunga obligasi dengan kupon, diskonto obligasi dengan kupon dan diskonto obligasi tanpa bunga. Tarif
pemotongan pajak berlaku setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak berlakunya PP No. 9/2021.




                                                 121
Page 146
Perpajakan Perseroan

Sebagai Wajib Pajak, Perseroan telah memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan perundang-
undangan dan peraturan perpajakan yang berlaku. Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan.
Perseroan tidak memiliki tunggakan pajak.

CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI DIHARAPKAN
ATAS BIAYA SENDIRI UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-
MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA,
PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN
OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI.




                                               122
Page 147
X.      PENJAMINAN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum di dalam Perjanjian Penjaminan
Emisi, para Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk
menawarkan kepada masyarakat Obligasi.

Perjanjian-perjanjian tersebut di atas merupakan perjanjian lengkap yang menggantikan semua
persetujuan atau perjanjian yang mungkin telah dibuat sebelumnya mengenai perihal yang dimuat
dalam perjanjian dan setelah itu tidak ada lagi perjanjian yang dibuat oleh para pihak yang isinya
bertentangan dengan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang
dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) adalah sebagai berikut:

                                                                                        (dalam Rupiah)
 No    Penjamin Pelaksana Emisi Efek        Seri A            Seri B            Total         (%)
  1   PT BRI Danareksa Sekuritas         30.000.000.000         5.000.000   30.005.000.000       8,21
  2   PT Indo Premier Sekuritas          72.150.000.000    85.205.000.000 157.355.000.000       43,09
  3   PT Mega Capital Sekuritas          67.000.000.000                 -   67.000.000.000      18,35
      PT Trimegah Sekuritas Indonesia    30.850.000.000    80.000.000.000 110.850.000.000       30,35
  4
      Tbk
                 Total                  200.000.000.000   165.210.000.000 365.210.000.000     100,00


Selanjutnya Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang turut dalam Emisi Obligasi ini telah sepakat
untuk melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7.

Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas Penawaran Umum ini adalah PT Trimegah
Sekuritas Indonesia Tbk.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan tegas menyatakan tidak menjadi pihak yang memiliki
Afiliasi atau terasosiasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung sebagaimana
didefinisikan dalam UUPM.

Penentuan Tingkat Bunga Tetap Pada Pasar Perdana

Tingkat bunga tetap pada Obligasi ini ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi
Perseroan dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan
parameter, yaitu hasil penawaran awal (bookbuilding), kondisi pasar obligasi, benchmark kepada
Obligasi Pemerintah (sesuai jatuh tempo masing-masing Seri Obligasi), dan risk premium (sesuai
dengan peringkat Obligasi).




                                                123
Page 148
XI.   LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal

Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum ini adalah
sebagai berikut:

 Wali Amanat     :   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
                     Gedung BRI II Lantai 30,
                     Jl. Jenderal Sudirman, Kav. 44 – 46
                     P.O. Box 1094
                     Jakarta 10210 – Indonesia
                     Nomor STTD     :   08/STTD-WA/PM/1996 atas nama PT Bank Rakyat
                                        Indonesia (Persero) Tbk. tanggal 11 Juni 1996.
                     Keanggotaan    :   Asosiasi   Wali    Amanat     Indonesia   (AWAI):
                     Asosiasi           AWAI/03/12/2008 tanggal 17 Desember 2008.
                     Pedoman        :   Mengikuti ketentuan yang diatur dalam Perjanjian
                     Kerja              Perwaliamanatan dan Undang-undang Pasar Modal
                                        serta peraturan yang berkaitan dengan tugas Wali
                                        Amanat.
                     Perseroan menunjuk Wali Amanat berdasarkan Surat No.
                     048/TAF/TRS/II/25 tanggal 28 Februari 2025.
                     Tugas Pokok     : Mewakili kepentingan pemegang Obligasi baik di dalam
                                         maupun di luar pengadilan mengenai pelaksanaan hak-
                                         hak pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat
                                         Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan
                                         yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan
                                         serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

                                        Sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No. 19/2020,
                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku Wali
                                        Amanat dalam penerbitan Obligasi menyatakan bahwa
                                        sejak ditandatanganinya pernyataan tersebut dan
                                        selama menjadi Wali Amanat, dilarang :
                                        1. Mempunyai hubungan kredit kepada Perseroan
                                            dalam jumlah melebihi ketentuan dalam Peraturan
                                            OJK No. 19/2020;
                                        2. Merangkap menjadi penanggung dan/atau pemberi
                                            agunan dalam penerbitan Efek bersifat utang,
                                            Sukuk, dan/atau kewajiban Perseroan dan menjadi
                                            Wali Amanat dari pemegang Efek yang diterbitkan
                                            oleh Perseroan;
                                        3. Menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu
                                            atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat
                                            selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami
                                            kesulitan keuangan, berdasarkan pertimbangan
                                            Wali Amanat, sehingga tidak mampu memenuhi
                                            kewajibannya kepada pemegang Efek bersifat
                                            utang,     dimana      pelaksanaannya     tetap
                                            memperhatikan ketentuan peraturan perundang-
                                            undangan yang berlaku di Negara Republik
                                            Indonesia.




                                            124
Page 149
Notaris          :   Esther Pascalia Ery Jovina, S.H. M.Kn
                     Jl Cideng Timur 31
                     Petojo Utara, Gambir
                     Jakarta, 10150
                     Nomor STTD     :   STTD.N-261/PM.223/2021 tanggal 16 Februari 2021.
                     Keanggotaan    :
                                        Ikatan Notaris Indonesia (INI) No. 0963519820412.
                     Asosiasi
                     Pedoman        :   Pernyataan Undang-undang No.30 tahun 2004 dan
                     Kerja              telah diubah dengan Undang-Undang No. 2 Tahun 2014
                                        tentang Jabatan Notaris dan Kode Etik Ikatan Notaris
                                        Indonesia.
                     Perseroan menunjuk Notaris berdasarkan Surat No. 049/TAF/TRS/II/25
                     tanggal 28 Februari 2025.
                     Tugas Pokok    :   Membuat akta-akta dalam rangka Penawaran Umum
                                        Obligasi Toyota Astra Financial Services Dengan
                                        Tingkat Bunga Tetap, antara lain Perjanjian
                                        Perwaliamanatan, Pengakuan Utang, dan Perjanjian
                                        Penjaminan    Emisi   Obligasi, serta   akta-akta
                                        pengubahannya.

Akuntan Publik   :   KAP Rintis, Jumadi, Rianto dan Rekan
                     (firma anggota jaringan global PwC).
                     Gedung WTC 3
                     Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31
                     Jakarta 12190
                     Nomor STTD       : STTD.AP-91/PM.22/2018 atas nama Drs. M. Jusuf
                                         Wibisana, M.Ec., CPA tanggal 5 Februari 2018.
                     Keanggotaan      : Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) No. 11.D5579
                     Asosiasi
                     Pedoman          : Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
                     Kerja               Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP).
                     Perseroan     menunjuk  Akuntan  Publik   berdasarkan    Surat
                     No. EL202408280009/MJW/MJW pada tanggal 28 Agustus 2024, yang
                     kemudian diaddendum dengan No. EL202501090003/MJW/MJW pada
                     tanggal 9 Januari 2025.
                     Tugas Pokok    :   Tugas pokok akuntan          publik   adalah  untuk
                                        melaksanakan audit berdasarkan Standar Audit yang
                                        ditetapkan oleh IAPI. Standar tersebut mengharuskan
                                        akuntan publik untuk mematuhi ketentuan etika serta
                                        merencanakan dan melaksanakan audit untuk
                                        memperoleh keyakinan memadai tentang apakah
                                        laporan keuangan bebas dari kesalahan penyajian
                                        material.

                                        Suatu audit melibatkan pelaksanaan prosedur untuk
                                        memperoleh bukti audit tentang angka-angka dan
                                        pengungkapan dalam laporan keuangan. Prosedur
                                        yang dipilih bergantung pada pertimbangan akuntan
                                        publik, termasuk penilaian atas risiko kesalahan
                                        penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang
                                        disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.




                                            125
Page 150
                                           Dalam melakukan penilaian risiko tersebut, akuntan
                                           publik mempertimbangkan pengendalian internal yang
                                           relevan dengan penyusunan dan penyajian wajar
                                           laporan keuangan untuk merancang prosedur audit
                                           yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan
                                           untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan
                                           pengendalian internal entitas. Suatu audit juga
                                           mencakup pengevaluasian atas ketepatan kebijakan
                                           akuntansi yang digunakan dan kewajaran estimasi
                                           akuntansi yang dibuat oleh manajemen, serta
                                           pengevaluasian atas penyajian laporan keuangan
                                           secara keseluruhan.

 Konsultan         :   Thamrin & Rekan (TR&Co)
 Hukum                 Menara Kuningan Lt. 9 dan 12
                       Jl. HR. Rasuna Said Blok X-7 Kav.5
                       Jakarta 12940
                       Nomor STTD      :   STTD.KH-107/PJ-1/PM.02/2023 atas nama           Iswira
                                           Laksana, S.H., M.Si. tanggal 15 Mei 2023.
                       Keanggotaan         Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal No. 99012
                       Asosiasi        :   atas nama Iswira Laksana, S.H., M.Si
                       Pedoman         :   Surat Keputusan Himpunan Konsultan Hukum Pasar
                       Kerja               Modal     No.    KEP.03/HKHPM/XI/2021     tanggal
                                           10 November 2021 Tentang Perubahan Keputusan
                                           Himpunan      Konsultan  Hukum    Pasar     Modal
                                           No. KEP.02/HKHPM/VIII/2018 Tentang Standar Profesi
                                           Konsultan Hukum Pasar Modal.
                       Perseroan menunjuk Konsultan Hukum berdasarkan Surat PT Toyota Astra
                       Financial Services No. Ref.: 050/ TAF/TRS/II/25 tanggal 28 Februari 2025.
                       Tugas Pokok     :   Memberikan Pendapat Hukum mengenai Perseroan
                                           dalam rangka Penawaran Umum ini. Konsultan Hukum
                                           melakukan uji tuntas dari segi hukum atas fakta yang
                                           mengenai Perseroan dan keterangan lain yang
                                           berhubungan dengan itu sebagaimana disampaikan
                                           oleh Perseroan. Hasil uji tuntas dari segi hukum telah
                                           dimuat dalam Laporan Uji Tuntas Dari Segi Hukum yang
                                           menjadi dasar dari Pendapat Hukum yang dimuat dalam
                                           Prospektus sepanjang menyangkut segi hukum. Tugas
                                           lainnya adalah meneliti informasi yang dimuat dalam
                                           Prospektus sepanjang menyangkut segi hukum.

Semua Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal bukan merupakan pihak terafiliasi dengan
Perseroan sebagaimana dimaksud dalam UUP2SK.

Perusahaan Pemeringkat Efek

PT Fitch Ratings Indonesia
DBS Bank Tower, lantai 24 suite 2403
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
Jakarta 12940

Ruang lingkup tugas Fitch sebagai Perusahaan Pemeringkat Efek adalah melakukan pemeringkatan
atas Obligasi setelah secara seksama mempertimbangkan seluruh data dan informasi yang relevan,



                                               126
Page 151
akurat dan dapat dipercaya serta melakukan kaji ulang secara berkala terhadap hasil pemeringkatan
sepanjang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Fitch juga wajib
menyelesaikan kaji ulang terhadap hasil pemeringkatan yang telah dipublikasikan dalam hal terdapat
fakta material atau kejadian penting yang dapat mempengaruhi hasil pemeringkatan yang telah
dipublikasikan, paling lama 7 (tujuh) Hari Kerja sejak diketahuinya fakta material atau kejadian penting
dan mengeluarkan peringkat baru apabila terjadi perubahan peringkat dari proses kaji ulang.

PERSEROAN DAN SEMUA LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL DENGAN
TEGAS MENYATAKAN TIDAK ADANYA HUBUNGAN AFILIASI ANTARA PERSEROAN DENGAN
SELURUH LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL SEBAGAIMANA
DIDEFINISIKAN DALAM UUPM.

PERSEROAN DENGAN TEGAS MENYATAKAN TIDAK ADANYA HUBUNGAN KREDIT ANTARA
PERSEROAN DENGAN PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK SEBAGAI WALI
AMANAT.




                                                  127
Page 152
XII.   KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bertindak sebagai
Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan dan bertindak untuk dan
atas nama para Pemegang Obligasi dalam rangka Penawaran Umum ini sesuai dengan ketentuan
UUP2SK.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ("BRI") dalam penerbitan Obligasi ini bertindak sebagai Wali
Amanat dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dengan No. 08/STTD-WA/PM/1996 tanggal
11 Juni 1996. Sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini telah dibuat Perjanjian Perwaliamanatan
Obligasi antara Perseroan dengan BRI.

BRI sebagai Wali Amanat menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan yang
dituangkan dalam surat pernyataan tidak terafiliasi dan tidak ada hubungan kredit No. B.162-
INV/TCS/TCB/03/2025 tanggal 27 Maret 2025. BRI tidak mempunyai hubungan kredit dengan
Perseroan melebihi 25% dari jumlah obligasi yang diwaliamanati dan/atau tidak merangkap sebagai
penanggung dan/atau pemberi agunan dalam penerbitan Obligasi, dan/atau kewajiban Perseroan dan
menjadi Wali Amanat dari pemegang Obligasi, sesuai dengan Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020
tanggal 23 April 2020 tentang Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat (“POJK
No. 19/2020”). Sebagai informasi, saat ini Perseroan tidak memiliki hubungan kredit dengan Wali
Amanat.

BRI sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan/uji tuntas (due diligence) terhadap Perseroan,
dengan Surat Pernyataan No. B.163-INV/TCS/TCB/03/2025 tanggal 27 Maret 2025 sesuai dengan
ketentuan dalam POJK No. 20/2020.

1) UMUM

Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (untuk selanjutnya disebut BRI) didirikan dengan nama De
Poerwokertosche Sparbank der Inslandsche Hoofen atau Bank Priyayi yang didirikan oleh Raden
Wiriadmadja dan kawan-kawan pada tanggal 16 Desember 1895. Anggaran dasar BRI telah mengalami
beberapa kali perubahan. BRI berubah statusnya menjadi Perusahaan Perseroan (Persero)
berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 21 tahun 1992 tanggal 19 April 1992.
Dengan Akta No. 113 tanggal 31 Juli 1992 yang dibuat oleh Muhani Salim, SH., Notaris di Jakarta,
maka BRI diberi nama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero). Akta tersebut telah mendapat persetujuan
dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan keputusan No. C2-6584.HT.01.01.TH.92
tanggal 12 Agustus 1992, telah didaftarkan pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan No. 2155-
1992 tanggal 15 Agustus 1992 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik
Indonesia No. 73 tanggal 11 September 1992, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 3a
tahun 1992. Anggaran Dasar BRI telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir
anggaran dasar BRI sebagaimana termaktub dalam Akta No. 15 tanggal 22 April 2025 dibuat di
hadapan Fathiah Helmi. S.H., Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham
dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0126510 Tahun 2025 tanggal 08 Mei 2025.

2) PERMODALAN WALI AMANAT

Berdasarkan laporan kepemilikan saham per 31 Mei2025 yang dikeluarkan oleh PT Datindo
Entrycom selaku Biro Administrasi Efek, struktur permodalan dan susunan pemegang saham BRI
adalah sebagai berikut:




                                               128
Page 153
                                                                      Nilai Nominal Rp50 per saham

                         Keterangan                                                    Jumlah Nilai         (%)
                                                                   Jumlah Lembar
                                                                                         Saham
                                                                      Saham
                                                                                          (Rp)
 Modal Dasar
 -   Saham Seri A Dwiwarna                                                      1                     50     0,00
 -   Saham Biasa Atas Nama Seri B                                  299.999.999.999   14.999.999.999.950    100,00
 Jumlah Modal Dasar                                                300.000.000.000   15.000.000.000.000    100,00
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 Saham Seri A Dwiwarna
 -   Negara Republik Indonesia                                                  1                     50     0,00
 Saham Seri B
 -   PT Danantara Asset Management (Persero)                        80.610.976.875    4.030.548.843.750     53,19
 -   Pemegang Saham lainnya dengan kepemilikandibawah 5%)*          70.948.024.728    3.547.401.236.400     46,81
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                        151.559.001.604    7.577.950.080.200    100,00
 Saham dalam Portepel                                              148.440.998.396    7.422.049.919.800
*) termasuk saham treasury sebanyak 961.326.800 saham Seri B


3) PENGURUS DAN PENGAWASAN

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan BRI No.38 tanggal 18 Juni 2025 yang
dibuat di hadapan Fathiah Helmi, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, susunan anggota Dewan
Komisaris dan Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk adalah sebagai berikut :

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                                                :         Kartika Wirjoatmodjo
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen                     :         Parman Nataatmadja*
Komisaris                                                      :         Awan Nurmawan Nuh
Komisaris                                                      :         Helvi Yuni Moraza*
Komisaris Independen                                           :         Edi Susianto*
Komisaris Independen                                           :         Lukmanul Khakim*

Direksi
Direktur Utama                                                 :         Hery Gunardi
Wakil Direktur Utama                                           :         Agus Noorsanto
Direktur Finance & Strategy                                    :         Viviana Dyah Ayu Retno K.
Direktur Human Capital & Compliance                            :         Ahmad Solichin Lutfiyanto
Direktur Operations                                            :         Hakim Putratama
Direktur Corpotate Banking                                     :         Riko Tasmaya*
Direktur Network dan Retail Funding                            :         Aquarius Rudianto
Direktur Treasury dan International Banking                    :         Farida Thamrin*
Direktur Micro                                                 :         Akhmad Purwakajaya*
Direktur Comercial Banking                                     :         Alexander Dippo Paris Y S*
Direktur Consumer Banking                                      :         Nancy Adistyasari*
Direktur Manajemen Risiko                                      :         Mucharom*
Direktur Information Technology                                :         Saladin Dharma Nugraha Effendi*

*Efektif setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper
Test)




                                                     129
Page 154
4) KEGIATAN USAHA

Selaku Bank Umum, BRI melaksanakan kegiatan usaha perbankan sebagaimana yang tercantum
dalam Undang-Undang No. 7 tahun 1992 berikut perubahannya dalam Undang-Undang No. 10
tahun 1998 tentang Perbankan. Dalam rangka mendukung dan mengembangkan kegiatan
usahanya, BRI juga melakukan penyertaan pada entitas anak sebagai berikut:

  No.                             Perusahaan Anak                                      Persentase Kepemilikan
      1       PT Bank Raya Indonesia Agroniaga Tbk                                            86,85%
      2       BRI Remittance Co. Ltd.                                                         100,00%
      3       PT Asuransi BRI Life                                                            51,00%
      4       PT BRI Multifinance Indonesia                                                   99,88%
      5       PT Danareksa Sekuritas                                                          67,00%
      6       PT BRI Ventura Investama                                                        99,97%
      7       PT BRI Asuransi Indonesia                                                       90,00%
      8       PT Permodalan Nasional Madani                                                   99,99%
      9       PT Pegadaian                                                                    99,99%
  10          BRI Manajemen Investasi                                                         65,00%

Dalam rangka mengembangkan Fee Based Income dan pengembangan Pasar Modal di Indonesia,
BRI saat ini melayani jasa Wali Amanat (Trustee), Agen Pembayaran (Paying Agent), Agen
Jaminan (Security Agent), dan Jasa Kustodian.

1) Jasa Wali Amanat (Trustee)

Efek bersifat Utang yang menggunakan Jasa Wali Amanat BRI tahun 2024 adalah sebagai berikut:

 No                                         Nama Efek Bersifat Utang                                  Tanggal Emisi
  1       Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2023                        19 Januari 2024
  2       Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap V Tahun 2024                          23 Februari 2024
  3       Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2024                  21 Maret 2024
  4       Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap III Tahun 2024                 2 April 2024
  5       Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap III Tahun 2024                   19 April 2024
  6       Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap III Tahun 2024                         23 April 2024
  7       Obligasi I Merdeka Battery Materials Tahun 2024                                              3 April 2024
  8       Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2024                        28 Mei 2024
  9       Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap III Tahun 2024                              4 Juni 2024
 10       Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun 2024              20 Juni 2024
 11       Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024                               21 Juni 2024
 12       Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024                           21 Juni 2024
 13       Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2024                           2 Juli 2024
 14       Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun 2024                                       2 Juli 2024
 15       Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024                                                5 Juli 2024
 16       Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap I Tahun 2024                                  5 Juli 2024
 17       Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap III Tahun 2024                9 Juli 2024
          Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap I Tahun
 18                                                                                                     9 Juli 2024
          2024
 19       Obligasi Terkait Keberlanjutan I SPINDO Tahun 2024                                           9 Juli 2024
 20       Obligasi Berkelanjutan I Sumber Global Energy Tahap I Tahun 2024                            10 Juli 2024
 21       Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap VI Tahun 2024                           30 Juli 2024
                                                                                                     06 September
 22       Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap IV Tahun 2024
                                                                                                          2024
                                                                                                     18 September
 23       Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap III Tahun 2024
                                                                                                          2024
 24       Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2024                        02 Oktober 2024
 25       Obligasi II BUMA Tahun 2024                                                               08 Oktober 2024
 26       Obligasi II Merdeka Battery Materials Tahun 2024                                          08 Oktober 2024
                                                                                                     19 November
 27       Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024
                                                                                                          2024




                                                            130
Page 155
                                                                                      26 November
 28   Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap IV Tahun 2024
                                                                                          2024
                                                                                      04 Desember
 29   Medium Term Notes (MTN) V PT PNM Venture Capital Tahun 2024
                                                                                          2024
                                                                                      05 Desember
 30   Sukuk Mudharabah Jangka Menengah IV PT PNM Ventura Syariah Tahun 2024
                                                                                          2024
                                                                                      10 Desember
 31   Obligasi I Sarana Mitra Luas Tahun 2024
                                                                                          2024
                                                                                      27 Desember
 32   MTN I PT Mitra Bisnis Madani Tahun 2024
                                                                                          2024


2) Jasa Agen Pembayaran (Paying Agent)

Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa berupa layanan pembukaan rekening dan
pengadministrasian rekening sinking fund ataupun transaksi pendistribusian dana pembayaran
kupon dan/atau pokok Medium Term Notes kepada investor dalam penerbitan Efek bersifat Utang
Berkewajiban membantu Perseroan melaksanakan pelunasan jumlah pokok Obligasi dan
pembayaran Bunga Obligasi dengan cara melakukan pembayaran-pembayaran atas nama
Perseroan menurut ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Agen Pembayaran dan Perjanjian
Perwaliamanatan.

3) Jasa Agen Jaminan (Security Agent)

Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa penatausahaan atas dokumen jaminan yang terkait
dengan Perjanjian Perwaliamanatan, dokumen pengikatan lainnya serta surat -surat jaminan yang
terkait dengan penerbitan Efek bersifat Utang.

4) Produk dan Jasa Lainnya

Saat ini, BRI juga telah menjalani dan mengembangkan jasa Pasar Modal lainnya, antara lain :
a. Trustee & Paying Agent
b. Bank Kustodian
c. Bank Pembukaan Rekening Dana Nasabah
d. Dana Pensiun Lembaga Keuangan

5) PERIZINAN BRI

a. Peraturan Pemerintah (PP) No. 21 tahun 1992, tanggal 29 April 1992, perihal status BRI
   menjadi Perusahaan Perseroan;
b. Anggaran Dasar BRI No. 113 tanggal 31 Juli 1992 yang dibuat oleh Muhani Salim, SH., Notaris
   di Jakarta;
c. Surat Tanda Terdaftar dari Bapepam dan LK No.08/STTD-WA/PM/1996, tanggal 11 Juni 1996,
   perihal Pemberian Ijin BRI sebagai Wali Amanat;
d. SK Bank Indonesia No. 5/117/DPwB24, tanggal 15 Oktober 2003, perihal Pemberian Ijin BRI
   sebagai Bank Devisa;
e. Nomor Induk Berusaha (NIB) BRI No. 8120114132268 tanggal 26 November 2018.

6) TUGAS POKOK WALI AMANAT

Sesuai dengan Peraturan OJK No.20/POJK.04/2020 dan kemudian ditegaskan lagi di dalam
Perjanjian Perwaliamanatan, tugas pokok dan tanggung jawab Wali Amanat adalah:
•   Mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi, baik di dalam maupun di luar pengadilan
    sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
    di Negara Republik Indonesia;
•   Mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab sebagaimana




                                                       131
Page 156
       dimaksud di atas sejak menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan dengan Perseroan,
       tetapi perwakilan tersebut mulai berlaku efektif pada saat Obligasi dialokasikan kepada
       Pemegang Obligasi;
•      Melaksanakan tugas sebagai Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan
       dokumen lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan; dan
•      Memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas
       perwaliamanatan kepada OJK.

7) PENUNJUKAN, PENGGANTIAN DAN BERAKHIRNYA TUGAS WALI AMANAT

Berdasarkan Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020, ketentuan mengenai penunjukan,
penggantian, dan berakhirnya tugas Wali Amanat, paling sedikit memuat hal-hal sebagai berikut:
a. Penunjukan Wali Amanat untuk pertama kalinya dilakukan oleh Perseroan;
b. Penggantian Wali Amanat dilakukan dengan alasan sebagai berikut :
    i. Izin usaha bank sebagai Wali Amanat dicabut;
    ii. Pencabutan atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat di Pasar Modal;
    iii. Wali Amanat dibubarkan oleh suatu badan peradilan atau oleh suatu badan resmi lainnya
          atau dianggap telah bubar berdasarkan ketentuan perundang-undangan;
    iv. Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang atau dibekukan
          operasinya dan/atau kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang;
    v. Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya;
    vi. Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan
          perundang-undangan Pasar Modal;
    vii. Timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan
          Wali Amanat, kecuali hubungan Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau
          penyertaan modal Pemerintah;
    viii. Timbulnya hubungan kredit yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam Peraturan
          OJK No. 19/POJK.04/2020; atau
    ix. Atas permintaan Pemegang Obligasi.
c. Berakhirnya tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat adalah pada saat:
    i. Obligasi dan Sukuk Ijarah telah dipenuhi kewajibannya baik nilai pokok Obligasi, Sisa
          Imbalan Ijarah, bunga Obligasi, Cicilan Imbalan Ijarah, termasuk Kompensasi denda dan
          Kerugian Akibat Keterlambatan (jika ada) dan Wali Amanat telah menerima laporan
          pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen Pembayaran atau Perseroan;
    ii. Tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan
          Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah setelah tanggal jatuh tempo pokok Obligasi dan
          Sisa Imbalan Ijarah;
    iii. Setelah diangkatnya Wali Amanat baru.

8) LAPORAN KEUANGAN PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK
Berikut ini adalah kutipan dari Ikhtisar Laporan Keuangan Konsolidasian BRI per tanggal 31
Desember 2024, 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 yand telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja:

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
                                                                 31 Desember
                       Keterangan
                                                    2024             2023           2022
    Total Aset                                   1.992.983.447   1.965.007.030   1.865.639.010
    Total Liabilitas                             1.669.749.400   1.648.534.888   1.562.243.693
    Total Ekuitas                                  323.189.047     316.472.142     303.395.317




                                              132
Page 157
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                                               31 Desember
                Keterangan
                                                   2024            2023            2022
Pendapatan Bunga dan Syariah – neto              142.057.190     135.183.487     124.597.073
Pendapatan Premi – neto                            3.250.480       2.161.392       1.577.323
Pendapatan Operasional lainnya                    53.857.740      45.625.785      47.302.800
Laba Operasional                                  78.578.018      76.828.737      64.306.037
Laba Sebelum Beban Pajak                         77.5999.110      76.429.712      64.596.701
Laba Tahun Berjalan                               60.643.808      60.425.048      51.408.207

Rasio Penting

                                                               31 Desember
                 Keterangan
                                                   2024            2023           2022
Capital Adequate Ratio (CAR)                           26,63           27,27          25,51
Non Performing Loan Ratio (Gross)                       2,78            2,95           2,67
Loan to Deposits Ratio (LDR)                           88,85           84,73          78,82
Return On Asset (ROA)                                   3,06            3,24           3,79
Return On Equity (ROE)                                 19,01           19,95          19,53
Net Interest Margin (NIM)                               7,74            7,95           7,85

                                    Alamat Wali Amanat
                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
                               Investment Services Division
                          Trust & Corporate Services Department
                                     Gedung BRI II Lt.6
                               Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
                                 Jakarta 10210 - Indonesia
                                  Email : tcs_aet@bri.co.id
                               Tel. (021) 5758144 / 5752362
                            Faksimili: (021) 2510316 / 5752444
                                        www.bri.co.id




                                           133
Page 158
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI
1. Pemesan Yang Berhak

Perorangan warga negara Indonesia dan perorangan warga negara asing dimanapun mereka
bertempat tinggal, serta lembaga/badan hukum Indonesia ataupun asing dimanapun mereka
berkedudukan.

2. Pemesanan Pembelian Obligasi

Pemesanan Pembelian Obligasi harus dilakukan sesuai dengan yang tercantum dalam Prospektus.
Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (“FPPO”) dapat diperoleh dari para Penjamin Emisi Obligasi
sebagaimana tercantum pada Bab XIV Prospektus mengenai Penyebarluasan Prospektus dan Formulir
Pemesanan Pembelian Obligasi. Pemesanan Pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan
FPPO yang dicetak untuk keperluan ini dan dikeluarkan oleh Penjamin Emisi Obligasi yang dibuat
dalam 5 (lima) rangkap. Pemesanan Pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-
ketentuan tersebut di atas tidak akan dilayani.

3. Jumlah Minimum Pemesanan

Pemesanan Pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sebesar Rp5.000.000,- (lima juta
Rupiah) atau kelipatannya.

4. Masa Penawaran

Masa Penawaran Obligasi akan dilaksanakan selama 2 (dua) Hari Kerja, yaitu tanggal 2 Juli 2025
hingga 3 Juli 2025, sebagai berikut:

              Masa Penawaran Umum                                 Waktu Pemesanan
               Hari ke-1: 2 Juli 2025                             09.00 - 16.00 WIB
               Hari ke-2: 3 Juli 2025                             09.00 - 16.00 WIB

5. Pendaftaran

Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini didaftarkan pada PT Kustodian
Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang
ditandatangani antara Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI maka
atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:

a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi
   yang disimpan KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan didistribusikan dalam
   bentuk elektronik yang diadministrasikan dalam Penitipan Kolektif KSEI. Obligasi hasil Penawaran
   Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek pada tanggal 8 Juli 2025.

b. Konfirmasi Tertulis berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek
   yang diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan rekening
   efek dengan Pemegang Obligasi.

c.   Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI,
     Perusahaan Efek, atau Bank Kustodian yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang
     Rekening.




                                                 134
Page 159
d. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembayaran Bunga Obligasi,
   pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO, serta hak-hak lainnya yang melekat
   pada Obligasi.

e. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi kepada pemegang Obligasi
   dilaksanakan oleh Perseroan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran melalui Rekening Efek di
   KSEI untuk selanjutnya diteruskan kepada pemilik manfaat (beneficial owner) yang menjadi
   pemegang Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian, sesuai dengan jadwal
   pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan pokok yang ditetapkan Perseroan dalam
   Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Perseroan melaksanakan
   pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi berdasarkan data kepemilikan Obligasi
   yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan.

f.   Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh pemilik manfaat Obligasi atau kuasanya dengan
     membawa asli surat Konfirmasi Tertulis untuk RUPO yang diterbitkan oleh KSEI dan Obligasi yang
     bersangkutan dibekukan sampai dengan berakhirnya RUPO .

g. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib menunjuk Perusahaan Efek atau
   Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang rekening di KSEI untuk menerima dan menyimpan
   Obligasi yang didistribusikan oleh Perseroan.

6. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi

Pemesanan harus mengajukan FPPO selama jam kerja yang umum berlaku kepada Penjamin Emisi
Obligasi yang tercantum dalam Bab XIV Prospektus ini mengenai Penyebarluasan Prospektus dan
Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi.

7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi

Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan
menyerahkan kembali kepada pemesan satu tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya
sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian
Obligasi ini bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan.

8. Penjatahan Obligasi

Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka
penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan masing-masing Penjamin Emisi Obligasi sesuai
dengan porsi penjaminannya masing-masing dengan persetujuan dan kebijaksanaan yang ditetapkan
oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian Penjaminan
Emisi Obligasi dan Peraturan No. IX.A.7. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 4 Juli 2025.

Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa Pihak tertentu mengajukan
pemesanan Obligasi melalui lebih dari 1 (satu) formulir pemesanan pada Penawaran Umum ini, baik
secara langsung maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya
dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan
yang bersangkutan.

Penjamin Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling
lambat 5 (lima) hari kerja setelah tanggal penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 dan POJK
No. 36/2014.

Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, akan menyampaikan
Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan



                                                135
Page 160
dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12 dan Peraturan No. IX.A.7, paling lambat 30 hari
setelah berakhirnya Penawaran Umum.

9. Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi

Pemesan dapat segera melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau dengan
bilyet giro atau cek yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan atau kepada
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi:

         Bank BRI              Bank Permata                 Bank BCA           Bank Mayapada
     Cabang Bursa Efek        Cabang Sudirman         Cabang KH.M Mansyur        International
          Jakarta                  Jakarta                 No. Rekening:       Cabang Menara
       No. Rekening:           No. Rekening:               179.303.0308              Topas
    0671.01.000692.30.1         0701528328            PT Trimegah Sekuritas     No. Rekening:
     PT BRI Danareksa         PT Indo Premier             Indonesia Tbk         114.3000.4337
         Sekuritas               Sekuritas                                     PT Mega Capital
                                                                                   Sekuritas

Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek atau bilyet giro yang bersangkutan
harus dapat diuangkan atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 7 Juli 2025 pukul
10:00 WIB (in good funds) pada rekening tersebut diatas. Semua biaya yang berkaitan dengan proses
pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran
tidak dipenuhi.

10. Distribusi Obligasi Secara Elektronik

Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 8 Juli 2025, Perseroan wajib
menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada
KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI.
Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi
tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI.

Segera setelah Obligasi diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, selanjutnya Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi ke dalam
Rekening Efek dari Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing.
Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka
tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi
Obligasi yang bersangkutan.

11. Penundaan atau Pembatalan Penawaran Umum Obligasi

Dalam jangka waktu sejak Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif sampai dengan berakhirnya masa
Penawaran Umum, Perseroan dapat menunda masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3
(tiga) bulan sejak Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif atau membatalkan Penawaran Umum
apabila terjadi kondisi-kondisi berikut:
(i)     Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 1% selama 3 (tiga) Hari Bursa
        berturut turut;
(ii)    Bencana alam, perang, huru hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan
        terhadap kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
(iii)   Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan.

Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Mengumumkan penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum
   Berkelanjutan dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai




                                                136
Page 161
   peredaran nasional paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut.
   Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan
   informasi tersebut dalam media massa lainnya;
b. Menyampaikan informasi penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran
   Umum berkelanjutan tersebut kepada OJK pada hari yang sama dengan pengumuman
   sebagaimana dimaksud dalam poin a;
c. Menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin a kepada OJK paling
   lambat 1 (satu) hari kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
d. Perseroan yang menunda masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum
   Berkelanjutan yang sedang dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib
   mengembalikan uang pemesanan Efek kepada pemesan paling lambat 2 (dua) hari kerja sejak
   keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.

Dalam hal Penawaran Umum Obligasi ditunda karena alasan sebagaimana dimaksud dalam huruf a,
dan akan memulai kembali Masa Penawaran Umum Obligasi berlaku ketentuan sebagai berikut:
    a. dalam hal penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi disebabkan oleh kondisi sebagaimana
       dimaksud dalam poin (i) di atas, maka Perseroan wajib memulai kembali Masa Penawaran
       Umum Obligasi paling lambat 8 (delapan) Hari Kerja setelah indeks harga saham gabungan di
       Bursa Efek mengalami peningkatan paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari total penurunan
       indeks harga saham gabungan yang menjadi dasar penundaan;
    b. dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali
       sebagaimana dimaksud dalam poin (i) di atas, maka Perseroan dapat melakukan kembali
       penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi;
    c. wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum Obligasi dan
       informasi tambahan lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah
       penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi (jika ada) dan mengumumkannya dalam paling
       kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional
       paling lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum dimulainya lagi Masa Penawaran Umum Obligasi.
       Di samping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga
       mengumumkan dalam media massa lainnya;
    d. wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) di atas
       kepada OJK paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud.

12. Pengembalian Uang Pemesanan

Dalam hal suatu pemesanan Obligasi ditolak sebagian atau seluruhnya, atau dalam hal terjadi
pembatalan Penawaran Umum, jika pesanan Obligasi sudah dibayar maka uang pemesanan harus
dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi/Penjamin Emisi Obligasi kepada para pemesan,
paling lambat 2 (dua) hari kerja sesudah tanggal penjatahan.

Dalam hal Pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari
Kerja setelah Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak dipenuhi, Penawaran atas
Obligasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi dimaksud, wajib dikembalikan kepada
pemesan oleh Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari
Kerja sejak batalnya Penawaran Umum.

Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi/Penjamin Emisi Obligasi atau
Perseroan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para
pemesan untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat
Bunga Obligasi per tahun dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat
sampai dengan pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda),
dengan ketentuan (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan
adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.



                                                137
Page 162
Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang
untuk mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah pembatalan Penawaran Umum, maka
Perseroan dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan
membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.

Pengembalian uang pemesanan Obligasi dan pembayaran denda keterlambatan dapat dilakukan
dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan atau melalui instrumen pembayaran
lainnya dalam bentuk cek atau surat pengembalian yang dapat diambil langsung oleh pemesan yang
bersangkutan pada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dimana pemesanan diajukan dengan
menyerahkan bukti tanda terima pemesanan Obligasi.

13. Lain-lain

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak Pemesanan Pembelian
Obligasi secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.




                                               138
Page 163
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS                                      DAN         FORMULIR
     PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada kantor Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dari tanggal 2 Juli 2025 hingga 3 Juli 2025
berikut ini:

         PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI

         PT BRI Danareksa Sekuritas                       PT Indo Premier Sekuritas

              Gedung BRI II, Lt. 23                 Gedung Pacific Century Place, Lantai 16
        Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46                   Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
            Jakarta 10210, Indonesia                             Jakarta 12190
           Telepon: (021) 5091 4100                        Telepon: (021) 5088 7168
            Faksimili: (021) 2520 990                     Faksimili: (021) 5088 7167
      Email: debtcapitalmarket@brids.co.id              Email: fixed.income@ipc.co.id
       www.bridanareksasekuritas.co.id                       www.indopremier.com

          PT Mega Capital Sekuritas                  PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

           Menara Bank Mega Lantai 2                     Gedung Artha Graha Lt. 18-19
       Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12-14A                 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                   Jakarta 12790                            Jakarta 12190, Indonesia
             Telepon: (021) 7917 5599                       Telepon: (021) 2924 9088
            Faksimili: (021) 7917 3900                     Faksimili: (021) 2924 9150
            Email: fit@megasekuritas.id                      Email: fit@trimegah.com
              www.megasekuritas.id                             www.trimegah.com




                                              139
Page 164
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM




                         140
Page 165
141
Page 166
142
Page 167
143
Page 168
144
Page 169
145
Page 170
146
Page 171
147
Page 172
148
Page 173
149
Page 174
150
Page 175
151
Page 176
152
Page 177
153
Page 178
154
Page 179
155
Page 180
156
Page 181
XVI. LAPORAN  AUDITOR  INDEPENDEN   DAN   LAPORAN
     KEUANGAN   PERSEROAN




                       157
Page 182
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
LAPORAN KEUANGAN/
FINANCIAL STATEMENTS

31 DESEMBER/DECEMBER 2024 DAN/AND 2023




                       158
Page 183
159
Page 184
160
Page 185
161
Page 186
162
Page 187
163
Page 188
164
Page 189
165
Page 190
166
Page 191
                              PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                   STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                     Catatan/
                                      Notes             2024                   2023

ASET                                                                                                             ASSETS
Kas dan kas di bank                  2c,2d,2q                                                         Cash on hand and
                                                                                                               in banks
   - Pihak ketiga                        4                   368,890              510,989              Third parties -
   - Pihak berelasi                    2s, 33                    461                5,262           Related parties -
Piutang pembiayaan konsumen                                                                         Consumer financing
   bersih seteselah dikurangi                                                                     receivables - net of
   cadangan kerugian penurunan                                                             allowance for impairment
   nilai sebesar Rp1.512.901                                                                  losses of Rp1,512,901
   (2023: Rp1.440.449)               2c,2e,2h                                                   (2023: Rp1,440,449)
   - Pihak ketiga                        5              30,291,735             28,921,719              Third parties -
   - Pihak berelasi                   2s, 33                91,273                 58,186           Related parties -
Piutang pembiayaan Murabahah                                                                      Murabahah financing
   bersih setelah dikurangi                                                                       receivables - net of
   cadangan kerugian penurunan                                                             allowance for impairment
   nilai sebesar Rp55.667                                                                         losses of Rp55,667
   (2023: Rp46.128)                  2c,2e,2h                                                       (2023: Rp46,128)
   - Pihak ketiga                        6                  1,680,199           1,339,613              Third parties -
Investasi bersih dalam sewa          2c,2f,2h                                                Net investment in finance
   pembiayaan                            7                                                                       leases
   - Pihak ketiga                                            254,076              274,650              Third parties -
Piutang pembiayaan penyalur                                                               Dealer financing receivables
   kendaraan setelah dikurangi                                                                      - net of allowance
   nilai sebesar Rp3.686                                                                                   of Rp3,686
   (2023: Rp4.775)                     2c,2e                                                          (2023: Rp4,775)
   - Pihak ketiga                        8                   870,469            1,097,509              Third parties -
   - Pihak berelasi                   2s,33                   55,654               43,427           Related parties -
Biaya dibayar dimuka                     2i                                                           Prepaid expenses
   - Pihak ketiga                        9                     11,690              10,493              Third parties -
   - Pihak berelasi                   2s,9,33                  31,205              28,585           Related parties -
Uang muka                                                       5,185               7,116                       Advances
Piutang lain-lain                      2c,2k                                                           Other receivables
   - Pihak ketiga                       12                    827,331             327,482              Third parties -
   - Pihak berelasi                  2s,12,33                 679,851             290,184           Related parties -
Aset derivatif                       2c,2o,10               1,072,322             637,926              Derivative assets
Aset pajak tangguhan - bersih         2p,18c                  137,982              73,829     Deferred tax assets - net
                                                                                                            Fixed assets
Aset tetap - setelah dikurangi                                                                  - net of accumulated
  akumulasi penyusutan sebesar                                                                          depreciation of
  Rp448.273                                                                                                Rp448,273
  (2023: Rp395.047)                   2j,3e,11               928,812            1,047,204          (2023: Rp395,047)
Aset lain-lain                           2c                                                                 Other assets
  - Pihak ketiga                         13                     5,326               5,439              Third parties -

JUMLAH ASET                                             37,312,461             34,679,613             TOTAL ASSETS




Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang               The accompanying notes form an integral part of these
tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                                                         financial statements.

                                            Lampiran – 1/1 – Schedule
                                                      167
Page 192
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                   STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                       Catatan/
                                        Notes                2024                2023

LIABILITAS                                                                                                    LIABILITIES
Utang penyalur kendaraan                  2c                                                           Payable to dealers
   - Pihak ketiga                                                2,111                  3,713            Third parties -
   - Pihak berelasi                      2s,33                       -                  1,884         Related parties -
Liabilitas sewa pembiayaan              2u,3e                    1,677                  2,097     Financial lease liabilities
Utang lain-lain                           2c                                                               Other payables
   - Pihak ketiga                         14                   512,994              534,384              Third parties -
   - Pihak berelasi                    2s,14,33                429,133              240,495           Related parties -
Akrual                                    2c                                                           Accrued expenses
   - Pihak ketiga                         15                   601,441              782,490              Third parties -
Surat berharga yang diterbitkan         2c,2m                                                            Securities issued
   - Obligasi                             17                 4,356,420            3,136,572                     Bonds -
Pinjaman                               2c,2m,2q                                                                Borrowings
   - Pihak ketiga                         16                25,770,883           25,144,938              Third parties -
Liabilitas derivatif                   2c,2o,10                 96,370               44,111            Derivative liabilities
Utang pajak                                                                                                 Taxes payable
   - Pajak penghasilan                  2p,18a                 106,820               72,982      Corporate income tax -
   - Pajak lain-lain                    2p,18a                  24,687               13,624               Other taxes -
Imbalan kerja                           2l,3c,19               115,785               90,849            Employee benefits

Jumlah liabilitas                                           32,018,321           30,068,139                 Total liabilities

EKUITAS                                                                                                             EQUITY
Modal saham biasa - nilai nominal                                                               Share capital - par value of
  Rp 1.000 per saham                                                                                  Rp 1,000 per share
  (nilai penuh)                                                                                              (full amount)
  - Modal dasar - 2.000.000.000                                                                      Authorised capital -
        saham                                                                                   2,000,000,000 shares
  - Modal ditempatkan dan disetor                                                                 Issued and fully paid -
        penuh 800.000.000 saham           20                   800,000              800,000       800,000,000 shares
Saldo laba                                                                                               Retained earnings
  - Cadangan wajib                        21                    88,000               80,000         Statutory reserves -
  - Belum dicadangkan                                        4,331,227            3,562,800            Unappropriated -
Cadangan lindung                                                                                                   Cash flow
  nilai arus kas                        2c,2o,10                74,913              168,674              hedge reserves

Jumlah ekuitas                                               5,294,140            4,611,474                    Total equity

JUMLAH LIABILITAS                                                                                     TOTAL LIABILITIES
  DAN EKUITAS                                               37,312,461           34,679,613              AND EQUITY




Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang                 The accompanying notes form an integral part of these
tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                                                           financial statements.

                                            Lampiran – 1/2 – Schedule
                                                      168
Page 193
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                          STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN                                                                          COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                              FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                       Catatan/
                                        Notes               2024             2023

PENDAPATAN                                                                                                        INCOME

Pembiayaan konsumen                    2e,2n,22,33          3,543,129         3,195,256                Consumer financing
Marjin Murabahah                        2e,2n,23              167,263           131,705                  Murabahah margin
Sewa pembiayaan                           2f,2n                24,721            22,085                       Finance lease
Sewa operasi                           2g,2n,24,33            202,411           172,585                     Operating lease
Pembiayaan penyalur kendaraan          2e,2n,25,33             66,939            59,647                     Dealer financing
Bunga bank                                2n,2s                14,555            12,811         Interest income from banks
Lain-lain                                  26                 323,476           254,448                      Miscellaneous

Jumlah pendapatan                                           4,342,494         3,848,537                       Total income

BEBAN                                                                                                          EXPENSES

Beban bunga dan keuangan            2n,28                  (1,830,153)       (1,547,877)     Interest and financing charges
Cadangan kerugian                                                                                  Allowance for impairment
  penurunan nilai                 2e,2h,3b                                                                         losses
  - Piutang pembiayaan konsumen,                                                                    Consumer financing -
     piutang pembiayaan                                                                       receivables, Murabahah
     Murabahah dan piutang                                                                       financing receivables
     pembiayaan penyalur                                                                          and dealer financing
     kendaraan                     5,6,7,8                   (505,177)         (584,150)                    receivables
  - Lainnya                         12,29                    (230,159)         (122,842)                          Others -
Beban usaha                      2n,2s,27,33                 (782,813)         (714,690)                Operating expenses
Laba selisih kurs - bersih           2q                           992                73      Gain on foreign exchange - net

Jumlah beban                                               (3,347,310)       (2,969,486)                    Total expenses

LABA SEBELUM                                                                                            INCOME BEFORE
  PAJAK PENGHASILAN                                          995,184           879,051                    INCOME TAX

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                  2p,18b              (214,287)         (188,718)          INCOME TAX EXPENSE

LABA BERSIH                                                  780,897           690,333                       NET INCOME

PENGHASILAN                                                                                    OTHER COMPREHENSIVE
  KOMPREHENSIF LAIN:                                                                                     INCOME:

Pos-pos yang tidak akan                                                                             Items that will not be
  direklasifikasi ke laba rugi                                                            reclassified to profit or loss
                                                                                               Remeasurements from -
   - Pengukuran kembali atas                                                                post-employment benefit
      liabilitas imbalan pasca kerja       19                  (5,731)              (391)                 obligations
   - Pajak penghasilan terkait           2p,18c                 1,261                 86           Related income tax -

                                                               (4,470)              (305)

Pos-pos yang akan                                                                                     Items that will be
  direklasifikasi ke laba rugi                                                          reclassified to profit or loss
  - Lindung nilai arus kas                 2o                (120,207)         178,279            Cash flow hedges -
  - Pajak penghasilan terkait            2p,18c                26,446          (39,221)          Related income tax -

                                                              (93,761)         139,058

Pendapatan komprehensif                                                                               Other comprehensive
  lain - setelah pajak                                        (98,231)         138,753                income - net of tax

JUMLAH PENGHASILAN                                                                              TOTAL COMPREHENSIVE
  KOMPREHENSIF                                               682,666           829,086                     INCOME

LABA PER SAHAM DASAR                                                                        BASIC EARNINGS PER SHARE
  (nilai penuh)                           2r,30                    976              863                  (full amount)




Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang                 The accompanying notes form an integral part of these
tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                                                           financial statements.

                                                  Lampiran 169
                                                            – 2 – Schedule
Page 194
                                            PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                               STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                        Saldo laba/
                                                                     Retained earnings                Cadangan
                                                                                                    lindung nilai
                                                                 Cadangan                             arus kas/
                                                                   wajib/            Belum            Cash flow           Jumlah
                              Catatan/   Modal saham/            Statutory        dicadangkan/         hedging            ekuitas/
                               Notes     Share capital           reserves        Unappropriated        reserves         Total equity

Saldo pada tanggal                                                                                                                                       Balance as at
   1 Januari 2023                              800,000                72,000           2,880,772           29,616           3,782,388                1 January 2023

Laba bersih tahun berjalan                               -                   -          690,333                     -         690,333           Net income for the year

Pendapatan komprehensif                                                                                                                          Other comprehensive
  lain:                                                                                                                                                   income:

  Pengukuran kembali                                                                                                                          Remeasurements from
    atas liabilitas imbalan                                                                                                                post-employment benefit
    pasca kerja                  19                  -                       -              (391)                   -            (391)                 obligations

  Cadangan lindung nilai         2o                      -                   -                 -          178,279             178,279             Cash flow hedges
    arus kas                                                                                                                                              reserves

  Beban pajak terkait           18c                      -                   -               86           (39,221)            (39,135)             Related tax effect

Jumlah pendapatan                                                                                                                                 Total comprehensive
  komprehensif                                           -                   -          690,028           139,058             829,086                       income

Tambahan cadangan                                                                                                                                   Additional statutory
  wajib                          21                      -             8,000              (8,000)                   -                  -                    reserves

Saldo pada tanggal                                                                                                                                      Balance as at
   31 Desember 2023                            800,000                80,000           3,562,800          168,674           4,611,474            31 December 2023

Laba bersih tahun berjalan                               -                   -          780,897                     -         780,897           Net income for the year

Pendapatan komprehensif                                                                                                                          Other comprehensive
  lain:                                                                                                                                                   income:

  Pengukuran kembali                                                                                                                          Remeasurements from
    atas liabilitas imbalan                                                                                                                post-employment benefit
    pasca kerja                  19                  -                       -            (5,731)                   -          (5,731)                 obligations

  Cadangan lindung nilai         2o                                                                                                               Cash flow hedges
    arus kas                                                 -               -                 -         (120,207)           (120,207)                    reserves

  Beban pajak terkait           18c                      -                   -            1,261            26,446              27,707              Related tax effect

Jumlah pendapatan                                                                                                                                 Total comprehensive
  komprehensif                                           -                   -          776,427           (93,761)            682,666                       income

Tambahan cadangan                                                                                                                                   Additional statutory
  wajib                          21                      -             8,000              (8,000)                   -                  -                    reserves

Saldo pada tanggal                                                                                                                                      Balance as at
   31 Desember 2024                            800,000                88,000           4,331,227           74,913           5,294,140            31 December 2024




Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang                                                       The accompanying notes form an integral part of
tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                                                                                     these financial statements.

                                                                   Lampiran – 3 – Schedule
                                                                                 170
Page 195
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
LAPORAN ARUS KAS                                                                        STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                 FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                       Catatan/
                                        Notes              2024                 2023
                                                                                                                   Cash flows from
Arus kas dari aktivitas operasi                                                                             operating activities
Penerimaan kas dari pelanggan:                                                                      Cash received from customers:
   - Pembiayaan konsumen                                   17,932,348           16,871,047                 Consumer financing -
   - Sewa pembiayaan                                          156,379              129,815                        Finance lease -
   - Sewa operasi                                             199,771              192,016                      Operating lease -
   - Pembiayaan penyalur kendaraan                         16,473,956           14,139,426                     Dealer financing -
   - Pembiayaan Murabahah                                     924,112              684,875                Murabahah financing -
Bunga bank                                                     14,555               12,811              Interest income from banks
Pendapatan denda dan penalti              26                  150,522              124,127        Late charges and penalty income
Penerimaan dari piutang yang                                                                              Recovery from written-off
   telah dihapusbukukan                                          90,989            58,913                             receivables
Lain-lain                                                       739,519           198,550                                    Others
Jumlah                                                     36,682,151           32,411,580                                    Total
Pengeluaran kas untuk:                                                                                     Cash disbursements for:
  - Pembayaran kepada penyalur                                                                         Payments to dealers and -
     kendaraan dan premi asuransi                          (37,057,426)        (35,466,959)                insurance premium
  - Beban usaha                                               (642,883)           (579,295)                 Operating expenses -
  - Beban sewa                                                  (1,855)             (3,635)                      Rent expenses -
  - Beban bunga dan keuangan                                (1,939,322)         (1,475,168)      Interest and financing charges -
  - Lain-lain                                                   (1,229)               (652)                              Others -
Jumlah                                                     (39,642,715)        (37,525,709)                                   Total
Kas yang digunakan untuk                                                                                              Cash used in
   aktivitas operasi                                        (2,960,564)         (5,114,129)                   operating activities
Beban pajak penghasilan                                       (216,266)           (203,384)                    Income tax expense
Arus kas bersih yang digunakan untuk                                                                       Net cash flows used in
   aktivitas operasi                                        (3,176,830)         (5,317,513)                 operating activities
Arus kas dari aktivitas investasi                                                             Cash flows from investing activities
Hasil penjualan aset tetap                11                     223,800            99,709       Proceeds from sale of fixed assets
Pembelian aset tetap                      11                    (264,235)         (597,227)                Purchase of fixed assets
Arus kas bersih digunakan untuk                                                                            Net cash flows used in
   aktivitas investasi                                           (40,435)         (497,518)                 investing activities
                                                                                                                 Cash flows from
Arus kas dari aktivitas pendanaan                                                                          financing activities
Penerimaan kas dari:                                                                                          Cash received from:
   - Penerimaan pinjaman                  39               39,921,980           36,934,115           Proceeds from borrowings -
   - Penerimaan dari surat                                                                                      Proceeds from -
      berharga yang diterbitkan           39                2,003,480            2,125,000                  securities issued
Pengeluaran kas untuk:                                                                                    Cash disbursements for:
   - Pembayaran pinjaman                  39               (38,067,830)        (32,305,392)             Payment of borrowings -
   - Pembayaran surat berharga
      yang diterbitkan                    39                    (782,275)       (1,019,150)        Payment of securities issued -
   - Biaya emisi surat berharga
      yang diterbitkan                                            (5,982)           (8,272)            Securities issuance cost -
Arus kas bersih diperoleh dari                                                                            Net cash flows provided
   aktivitas pendanaan                                      3,069,373            5,726,301             from financing activities

Penurunan bersih kas                                                                                             Net decrease in
  dan kas di bank                                               (147,892)          (88,730)         cash on hand and in banks

Penyesuaian atas selisih kurs                                                                      Adjustments of foreign exchange
  dari saldo kas                                                    992                 73                    difference in cash
                                                                                                      Cash on hand and in banks
Kas dan kas di bank dan                                                                               and bank overdraft at the
  cerukan pada awal tahun                 4                     516,251            604,908               beginning of the year
Kas dan kas di bank dan                                                                               Cash on hand and in banks
  cerukan pada akhir tahun                                                                            and bank overdraft at the
                                          4                     369,351           516,251                        of of the year
                                                                                                        For the purpose of the
                                                                                                    statement of cash flow,
Untuk tujuan laporan arus kas,                                                                   cash on hand and in banks
   kas dan kas di bank dan cerukan                                                          and bank overdraft at the end of
   akhir tahun terdiri dari:                                                             the year comprise of the following:
Kas                                        4                      2,103              1,042                           Cash on hand
Kas di bank                                4                    375,454            515,209                           Cash in banks
Cerukan                                   16                     (8,206)                 -                           Bank overdraft
Jumlah                                                          369,351           516,251                                     Total

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang                         The accompanying notes form an integral part of
tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                                                       these financial statements.

                                                  Lampiran – 4 – Schedule
                                                          171
Page 196
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM                                          1.   GENERAL INFORMATION

     a.   Pendirian dan informasi umum                            a.   Establishment and general information

          PT     Toyota      Astra   Financial   Services              PT Toyota Astra Financial Services (the
          (“Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta                     “Company”) was established based on the
          Notaris Enimarya Agoes Suwarko, S.H., No. 30                 Notarial Deed No. 30 of Enimarya Agoes
          tanggal 15 April 1994 dengan nama PT KDLC                    Suwarko, S.H., dated 15 April 1994 under the
          Bancbali Finance. Akta pendirian tersebut telah              name of PT KDLC Bancbali Finance. The deed
          disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik                     of establishment was approved by the Ministry
          Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-                      of Justice of the Republic of Indonesia in its
          7949.HT.01.01.Th.94 tanggal 19 Mei 1994.                     Decision Letter No. C2-7949.HT.01.01.Th.94
          Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami                     dated 19 May 1994. The Company’s Articles of
          beberapa      kali     perubahan,    perubahan               Association has been amended from time to
          terakhir adalah berdasarkan Akta Notaris                     time, the latest by Notarial Deed of Gibson
          Gibson Thomasyadi, S.H., M. Kn. No. 19                       Thomasyadi, S.H., M. Kn., No. 19 dated 24
          tanggal 24 Februari 2022 mengenai perubahan                  February 2022 concerning the changes in
          Pasal 3 pada anggaran dasar. Akta ini telah                  Article 3 of articles of association. This Notarial
          disetujui dan dicatat dalam sistem Administrasi              Deed has been accepted and recorded in the
          Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak                        system administration of Legal Entity of the
          Asasi Manusia Republik Indonesia pada                        Ministry of Law and Human Rights of the
          tanggal 24 Februari 2022 dalam Surat Keputus                 Republic of Indonesia based on its Decision
          an No.AHU-0014027.AH.01.02.TAHUN 2022.                       Letter     No. AHU-0014027.AH.01.02.TAHUN
                                                                       2022 dated 24 February 2022

          Perseroan memperoleh izin usaha sebagai                      The Company obtained its license to operate as
          lembaga pembiayaan dari Menteri Keuangan                     a financing company from the Ministry of
          Republik    Indonesia    berdasarkan   Surat                 Finance of the Republic of Indonesia based on
          Keputusan       Menteri     Keuangan      RI                 its Decision Letter No. 420/KMK.017/1994
          No. 420/KMK.017/1994 tanggal 18 Agustus                      dated 18 August 1994. Currently, the Company
          1994. Pada saat ini, Perseroan terutama                      is mainly engaged in consumer financing
          bergerak     dalam     bidang    pembiayaan                  activities. The Company started its commercial
          konsumen. Perseroan mulai beroperasi secara                  operation in 1994
          komersial pada tahun 1994.

          Perseroan       memperoleh        izin   untuk               The Company obtained its license to operate in
          melaksanakan kegiatan pembiayaan dengan                      sharia financing. This license has been
          prinsip syariah yang telah diterima dan dicatat              accepted and recorded in the administration of
          dalam administrasi Otoritas Jasa Keuangan                    Financial Services Authority (“OJK”) Regulation
          (“OJK”) melalui Keputusan Dewan Komisioner                   No. KEP-366/NB.223/2015. The Company also
          OJK No. KEP-366/NB.223/2015. Perseroan                       has obtained a recommendation letter from
          juga telah memperoleh surat rekomendasi dari                 National Sharia Board - Indonesia Ulama
          Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama                       Council on 1 November 2012.
          Indonesia pada tanggal 1 November 2012.

          Kantor pusat Perseroan berlokasi di Gedung                   The Company’s head office is domiciled in The
          Perkantoran The Tower Lt. 8 & 9, Jl. Jend.                   Tower Office Building 8th & 9th Floor, Jl. Jend.
          Gatot Subroto Kav. 12-13, Karet Semanggi,                    Gatot Subroto Kav. 12-13, Karet Semanggi,
          Setiabudi, Jakarta Selatan 12930.                            Setiabudi, Jakarta Selatan 12930.

          Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan                     As at 31 December 2024, the Company has 40
          memiliki 40 kantor cabang (2023: 40 kantor                   branch offices (2023: 40 branch offices)
          cabang) (tidak diaudit).                                     (unaudited).

          Perseroan merupakan perusahaan ventura                       The Company is a joint venture company that is
          bersama yang dikendalikan secara bersama                     jointly managed by PT Astra International Tbk
          antara PT Astra International Tbk dan Toyota                 and Toyota Financial Services Corporation.
          Financial Services Corporation.




                                            Lampiran – 5/1 – Schedule
                                                       172
Page 197
                                         PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                    1.   GENERAL INFORMATION (continued)

     b.   Penawaran umum surat berharga Perseroan                      b.   Public offering of the Company’s securities
                                                                            issued

          Sejak tahun 2007, Perseroan telah beberapa                        Since 2007, the Company has issued debt
          kali menerbitkan surat berharga yang                              securities to the public through the Indonesian
          ditawarkan kepada masyarakat melalui pasar                        capital market.
          modal di Indonesia.

          Sampai dengan 31 Desember 2024, surat                             Until 31 December 2024, bonds and Medium-
          berharga yang diterbitkan oleh Perseroan                          Term Notes issued by the Company are as
          adalah sebagai berikut:                                           follows:

                       Surat berharga/                                           Tanggal penerbitan/          Pemeringkat/
                         Securities                  Wali amanat/Trustee             Issue date               Rating agency

          Obligasi Yen Jepang - Samurai Bond/
            Japanese Yen Bonds - Shogun Bonds
          Obligasi Seri A/Bond Series A                       -                    27 Juli/July 2007                  -
          Obligasi Seri B/Bond Series B                       -                    27 Juli/July 2007                  -
          Medium Term Notes - Toyota Astra
            Finance I/
          Medium Term Notes - Toyota Astra
            Finance I
          Medium Term Notes Seri A/Medium Term                -                 23 Agustus/August 2010                -
            Notes Series A
          Medium Term Notes Seri B/Medium Term                -                 23 Agustus/August 2010                -
            Notes Series B
          Obligasi I/Bonds I
          Obligasi Seri A/Bonds Series A           PT Bank Rakyat Indonesia       24 Juni/June 2011      PT Pefindo
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B           PT Bank Rakyat Indonesia       24 Juni/June 2011      PT Pefindo
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Seri C/Bonds Series C           PT Bank Rakyat Indonesia       24 Juni/June 2011      PT Pefindo
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi II/Bonds II
          Obligasi Seri A/Bonds Series A           PT Bank Rakyat Indonesia        30 Mei/May 2012       PT Pefindo
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B           PT Bank Rakyat Indonesia        30 Mei/May 2012       PT Pefindo
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi III/Bonds III
          Obligasi Seri A/Bonds Series A           PT Bank Rakyat Indonesia        8 Mei/May 2013        PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B           PT Bank Rakyat Indonesia        8 Mei/May 2013        PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Seri C/Bonds Series C           PT Bank Rakyat Indonesia        8 Mei/May 2013        PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Berkelanjutan I Tahap I/
            Continuance Bonds I Phase I
          Obligasi Seri A/Bonds Series A           PT Bank Rakyat Indonesia        6 Feb/Feb 2014        PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B           PT Bank Rakyat Indonesia        6 Feb/Feb 2014        PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Berkelanjutan I Tahap II/
            Continuance Bonds I Phase II
          Obligasi Seri A/Bonds Series A           PT Bank Rakyat Indonesia        4 Juni/June 2015      PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B           PT Bank Rakyat Indonesia        4 Juni/June 2015      PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Berkelanjutan I Tahap III/
            Continuance Bonds I Phase III
          Obligasi Seri A/Bonds Series A           PT Bank Rakyat Indonesia        6 Nov/Nov 2015        PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B           PT Bank Rakyat Indonesia        6 Nov/Nov 2015        PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Berkelanjutan II Tahap I/
            Continuance Bonds II Phase I
          Obligasi Seri A/Bonds Series A           PT Bank Rakyat Indonesia        1 Juni/June 2016      PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B           PT Bank Rakyat Indonesia        1 Juni/June 2016      PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Berkelanjutan II Tahap II/
            Continuance Bonds II Phase II
          Obligasi Seri A/Bonds Series A           PT Bank Rakyat Indonesia        14 Feb/Feb 2017       PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B           PT Bank Rakyat Indonesia        14 Feb/Feb 2017       PT Fitch Rating Indonesia
                                                     (Persero) Tbk
          Obligasi Berkelanjutan III Tahap I/
            Continuance Bonds III Phase I
          Obligasi Seri A/Bonds Series A           PT Bank Rakyat Indonesia        19 Mei/May 2020       PT Fitch Rating Indonesia
                                                       (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B           PT Bank Rakyat Indonesia        19 Mei/May 2020       PT Fitch Rating Indonesia
                                                       (Persero) Tbk


                                                 Lampiran – 5/2 – Schedule
                                                            173
Page 198
                                       PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                            1.   GENERAL INFORMATION (continued)

     b. Penawaran umum surat berharga                                          b.   Public offering of the Company’s securities
        Perseroan (lanjutan)                                                        issued (continued)

          Sampai dengan 31 Desember 2024, surat                                     Until 31 December 2024, bonds and Medium-
          berharga yang diterbitkan oleh Perseroan                                  Term Notes issued by the Company are as
          adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                        follows: (continued)

                      Surat berharga/                                                    Tanggal penerbitan/           Pemeringkat/
                          Securities                      Wali amanat/Trustee                Issue date                Rating agency
          Obligasi Berkelanjutan III Tahap II/
            Continuance Bonds III Phase II
          Obligasi Seri A/Bonds Series A                PT Bank Rakyat Indonesia           23 Feb/Feb 2022       PT Fitch Rating Indonesia
                                                            (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B                PT Bank Rakyat Indonesia           23 Feb/Feb 2022       PT Fitch Rating Indonesia
                                                            (Persero) Tbk
          Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I/
            Continuance Bonds IV Phase I
          Obligasi Seri A/Bonds Series A                PT Bank Rakyat Indonesia            11 Jul/Jul 2023      PT Fitch Rating Indonesia
                                                            (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B                PT Bank Rakyat Indonesia            11 Jul/Jul 2023      PT Fitch Rating Indonesia
                                                            (Persero) Tbk
          Obligasi Seri C/Bonds Series C                PT Bank Rakyat Indonesia            11 Jul/Jul 2023      PT Fitch Rating Indonesia
                                                            (Persero) Tbk
          Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II/
            Continuance Bonds IV Phase II
          Obligasi Seri A/Bonds Series A                PT Bank Rakyat Indonesia            3 Okt/Oct 2023       PT Fitch Rating Indonesia
                                                            (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B                PT Bank Rakyat Indonesia            3 Okt/Oct 2023       PT Fitch Rating Indonesia
                                                            (Persero) Tbk
          Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III/
            Continuance Bonds IV Phase III
          Obligasi Seri A/Bonds Series A                PT Bank Rakyat Indonesia           10 Jul/Jul 2024       PT Fitch Rating Indonesia
                                                             (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B                PT Bank Rakyat Indonesia           10 Jul/Jul 2024       PT Fitch Rating Indonesia
                                                             (Persero) Tbk
          Obligasi Seri C/Bonds Series C                PT Bank Rakyat Indonesia           10 Jul/Jul 2024       PT Fitch Rating Indonesia
                                                             (Persero) Tbk
          Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV/
            Continuance Bonds IV Phase IV
          Obligasi Seri A/Bonds Series A                PT Bank Rakyat Indonesia          22 Nov/Nov 2024        PT Fitch Rating Indonesia
                                                             (Persero) Tbk
          Obligasi Seri B/Bonds Series B                PT Bank Rakyat Indonesia          22 Nov/Nov 2024        PT Fitch Rating Indonesia
                                                             (Persero) Tbk
          Obligasi Dolar AS - Shogun Bond/
            USD Bonds - Shogun Bonds
          Obligasi Seri I - SMBC/                                  -                       4 Feb/Feb 2014                     -
            Bond Series I - SMBC
          Obligasi Seri II - MUFG/                                 -                      17 Des/Dec 2014                     -
            Bond Series II - MUFG
          Obligasi Seri III - SMBC/                                -                       20 Jan/Jan 2015                    -
            Bond Series III - SMBC
          Obligasi Seri IV - SMBC/                                 -                       2 Feb/Feb 2015                     -
            Bond Series IV - SMBC
          Obligasi Seri V - MUFG/                                  -                      30 Mar/Mar 2016                     -
            Bond Series V - MUFG

     c.   Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit                            c. Board of Commissioners, Directors and Audit
                                                                                  Committee

          Susunan Dewan Komisaris, Direksi, Komite                                  The members of the Company’s Board of
          Audit dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan                                Commissioners, Directors, Audit Committee and
          adalah sebagai berikut:                                                   Sharia Supervisory Board are as follows:
                                           31 Desember/December                     31 Desember/December
                                                   2024                                     2023
          Dewan Komisaris:                                                                                       Board of Commissioners:
          Presiden Komisaris                      Hao Quoc Tien                          Hao Quoc Tien              President Commissioner
          Wakil Presiden Komisaris                    Rudy                                   Rudy              Vice President Commissioner
          Komisaris Independen               Regina Okhtory Sucianto*                    Lindawati Gani          Independent Commissioner
          Direksi:                                                                                                              Directors:
          Presiden Direktur                      Agust Prayitno Wirawan               Agus Prayitno Wirawan              President Director
          Wakil Presiden Direktur                 Tomohei Matsushita                   Tomohei Matsushita           Vice President Director
          Direktur Pemasaran                         Budi Setiawan                        Budi Setiawan                 Marketing Director
          Direktur Operasional                     Tan Justin Darsono                  Tan Justin Darsono               Operation Director
          Direktur Keuangan                        Yoshiyuki Hiramine                   Yoshiyuki Hiramine                Finance Director
          Direktur Risiko                         Tomohei Matsushita                   Tomohei Matsushita                     Risk Director




                                                       Lampiran – 5/3 – Schedule
                                                                   174
Page 199
                                        PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                          1.     GENERAL INFORMATION (continued)

     c.   Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit                            c. Board of Commissioners, Directors and Audit
          (lanjutan)                                                              Committee (continued)

          Susunan Dewan Komisaris, Direksi, Komite                                  The members of the Company’s Board of
          Audit dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan                                Commissioners, Directors, Audit Committee and
          adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                        Sharia Supervisory Board are as follows:
                                                                                    (continued)
                                           31 Desember/December                     31 Desember/December
                                                   2024                                     2023
          Komite Audit:                                                                                                        Audit Committee:
          Ketua                              Regina Okthory Sucianto*                        Lindawati Gani                            Chairman
          Anggota                               Buntoro Muljono**                          Juliani Eliza Syaftari                       Member
          Anggota                         R. Nunu Soetjahja Noegroho***                    Gede Harja Wasistha                          Member

          Dewan Pengawas Syariah:                                                                                    Sharia Supervisory Board:
          Ketua                                     Hasanudin                                  Hasanudin                             Chairman
          Anggota                                 Basri Bermanda                             Basri Bermanda                            Member
          Anggota                                   Siti Ma’rifah                              Siti Ma’rifah                           Member

          Kepala Audit Internal                      Renny Wati                                 Renny Wati                Head of Internal Audit

          Sekretaris Perseroan                    Aryani Sri Hartati                         Aryani Sri Hartati             Corporate Secretary

          *    Regina Okthory Sucianto telah efektif diangkat sebagai                *       Regina Okthory Sucianto’s has been effectively
               Komisaris Independen Perseroan berdasarkan Akta                               appointed as Independent Commissioner based on
               Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                                Deed     of   General    Meeting     of  Shareholders
               (RUPS) No. 14 tanggal 8 Oktober 2024 dari Notaris                             Resolution No. 14 dated 8 October 2024 of Notary
               Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.Kn.                                       Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.Kn.
          **   Buntoro Muljono telah efektif diangkat sebagai Anggota                **      Buntoro Muljono has been effectively appointed as a
               Komite Audit berdasarkan Rapat Umum Resolusi                                  Member of the Audit Committee based on the General
               Dewan Komisaris No. 007CommApp/Leg/IV/2024.                                   Meeting of the Board of Commissioners' Resolution
                                                                                             No.007CommApp/Leg/IV/2024.
          *** R. Nunu Soetjahja Noegroho telah efektif diangkat                      ***     R. Nunu Soetjahja Noegroho has been effectively
              sebagai Anggota Komite Audit berdasarkan Rapat                                 appointed as a Member of the Audit Committee based
              Umum     Resolusi    Dewan     Komisaris      No.                              on the General Meeting of the Board of Commissioners'
              007CommApp/Leg/IV/2024.                                                        Resolution No.007CommApp/Leg/IV/2024.

          Lihat Catatan 33 untuk rincian jumlah gaji dan                             Refer to Note 33 for details of total salaries and
          tunjangan Dewan Komisaris dan Direksi untuk                                allowances to the Board of Commissioners and
          tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024                                 Directors for the years ended 31 December 2024
          dan 2023.                                                                  and 2023.

          Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan                                   As at 31 December 2024, the Company had
          mempunyai 1.392 karyawan (2023: 1.390                                      1,392 employees (2023: 1,390 employees)
          karyawan) (tidak diaudit).                                                 (unaudited).


2.   INFORMASI              KEBIJAKAN                AKUNTANSI            2.   MATERIAL                     ACCOUNTING                 POLICY
     MATERIAL                                                                  INFORMATION

     Laporan keuangan Perseroan diotorisasi oleh                               The Company’s financial statements were
     Direksi pada tanggal 20 Februari 2025.                                    authorised by the Board of Directors on 20 February
                                                                               2025.

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan dalam                           The principal accounting policies adopted in the
     penyusunan laporan keuangan adalah seperti                                preparation of these financial statements are set out
     dijabarkan di bawah ini:                                                  below:

     a. Dasar penyusunan laporan keuangan                                      a.    Basis of preparation of financial statements

          Laporan keuangan telah disusun dan disajikan                               The financial statements have been prepared
          sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di                                and presented in accordance with the
          Indonesia yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan                             Indonesian Financial Accounting Standards
          Indonesia dan Peraturan No. VIII.G.7 tentang                               issued by the Indonesian Institute of
          “Penyajian dan Pengungkapan Laporan                                        Accountants and Regulation No. VIII.G.7
          Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.                                   regarding "Presentation and Disclosure of
                                                                                     Financial Statements of Issuers or Public
                                                                                     Company”.




                                                      Lampiran – 5/4 – Schedule
                                                                    175
Page 200
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI       2.   MATERIAL       ACCOUNTING                     POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                          INFORMATION (continued)

     a. Dasar penyusunan           laporan    keuangan            a.   Basis of preparation of financial statements
        (lanjutan)                                                     (continued)

          Laporan keuangan disusun berdasarkan harga                   The financial statements have been prepared
          perolehan, kecuali untuk aset dan liabilitas                 under the historical cost, except for financial
          keuangan yang ditetapkan dan efektif sebagai                 assets and liabilities designated and effective
          instrumen     lindung   nilai, yang     diukur               as hedging instruments, which have been
          berdasarkan nilai wajar. Laporan keuangan                    measured at fair value. The financial
          disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual,               statements are prepared under the accrual
          kecuali laporan arus kas.                                    basis of accounting, except for the statements
                                                                       of cash flows.

          Laporan       arus    kas    disusun     dengan              The statements of cash flows are prepared
          menggunakan metode langsung dan arus kas                     based on the direct method by classifying cash
          dikelompokkan atas dasar kegiatan operasi,                   flows on the basis of operating, investing and
          investasi dan pendanaan. Untuk tujuan laporan                financing activities. For the purpose of the
          arus kas, kas dan kas di bank mencakup kas                   statements of cash flows, cash on hand and in
          dan kas di bank, investasi likuid jangka pendek              bank include cash on hand and cash in banks,
          lainnya dengan yang jatuh tempo dalam waktu                  other short-term highly liquid investments with
          tiga bulan atau kurang yang tidak dibatasi                   original maturities of three months or less which
          penggunaannya dan tidak digunakan sebagai                    are not restricted and pledged as collateral of
          jaminan pinjaman, setelah dikurangi cerukan.                 any borrowings, net of overdraft. In the
          Pada laporan posisi keuangan, cerukan                        statement of financial position, bank overdrafts
          disajikan bersama dengan pinjaman dalam                      are shown with borrowings in current liabilities.
          liabilitas jangka pendek.

          Seluruh angka dalam laporan keuangan ini,                    Figures in the financial statements are rounded
          kecuali dinyatakan secara khusus, dibulatkan                 to and expressed in millions of Rupiah, unless
          menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah                    otherwise stated.
          yang terdekat.

          Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan                    The preparation of financial statements in
          Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia                      conformity      with   Indonesian       Financial
          mengharuskan penggunaan estimasi dan                         Accounting Standards requires the use of
          asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan                       certain critical accounting estimates and
          Manajemen untuk membuat pertimbangan                         assumptions. It also requires Management to
          dalam proses penerapan kebijakan akuntansi                   exercise its judgement in the process of
          Perseroan. Area yang kompleks atau                           applying the Company’s accounting policies.
          memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih                   The areas involving a higher degree of
          tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi                 judgement or complexity, or areas where
          dapat berdampak signifikan terhadap laporan                  assumptions and estimates are significant to
          keuangan diungkapkan di Catatan 3.                           the financial statements are disclosed in Note 3.

     b.   Perubahan kebijakan akuntansi                           b.   Changes in accounting policies

          Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan                      Financial Accounting Standard Board of
          Akuntan     Indonesia    (DSAK-IAI)   telah                  Indonesia Institute of Accountants (DSAK-IAI)
          menetapkan PSAK dan Interpretasi Standar                     has set SFAS and Interpretation of SFAS (IFAS)
          Akuntansi Keuangan (ISAK) yang berlaku                       which are effective as at 1 January 2024 as
          efektif pada tanggal 1 Januari 2024 sebagai                  follows:
          sebagai berikut:

          -    Kerangka Standar Pelaporan Keuangan                     -   Indonesia Financial Reporting Standard
               Indonesia ("KSPKI") dan perubahan                           Framework ("KSPKI") and amendments to
               nomor PSAK dan ISAK dalam Standar                           SFAS and IFAS number, are effective on 1
               Akuntansi      Keuangan       Indonesia                     January 2024. KSPKI regulate the SFAS
               (sebelumnya       Standar     Akuntansi                     pillars, criteria and shifting between pillars
               Keuangan), berlaku efektif tanggal 1                        that apply in Indonesia, while amendments
               Januari 2024. KSPKI mengatur pilar SAK                      to SFAS and IFAS number determine the
               yang berlaku di Indonesia, kriteria, dan                    number for SFAS and IFAS which refering
               perpindahan antar pilar SAK, sedangkan                      to IFRS Accounting Standards, local
               perubahan nomor mengatur ketentuan                          accounting        standards,    and    sharia
               penomoran PSAK dan ISAK yang                                accounting standards;
               mengacu     pada      IFRS   Accounting
               Standards, standar akuntansi lokal, dan
               standar akuntasi syariah;



                                             Lampiran – 5/5 – Schedule
                                                       176
Page 201
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                     POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                           INFORMATION (continued)

     b.   Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan)                 b.   Changes in accounting policies (continued)

          Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan                       Financial Accounting Standard Board of
          Akuntan       Indonesia  (DSAK-IAI)    telah                  Indonesia Institute of Accountants (DSAK-IAI)
          menetapkan PSAK dan Interpretasi Standar                      has set SFAS and Interpretation of SFAS (IFAS)
          Akuntansi Keuangan (ISAK) yang berlaku                        which are effective as at 1 January 2024 as
          efektif pada tanggal 1 Januari 2024 sebagai                   follows: (continued)
          berikut: (lanjutan)

          -    Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait                       -     Amendment of SFAS 116: “Leases”
               liabilitas sewa pada transaksi jual dan                        regarding lease liabilities in sale-and-
               sewa-balik;                                                    lease back transactions;
          -    Amendemen PSAK 201: “Penyajian                           -     Amendment of SFAS 201: “Presentation of
               Laporan Keuangan” terkait liabilitas jangka                    Financial Statements” regarding long- term
               panjang dengan kovenan;                                        liabilities with the covenant;
          -    Amendemen PSAK 207 dan PSAK 107                          -     Amendments of SFAS 207 and SFAS 107
               terkait      “Pengaturan     Pembiayaan                        “Supplier Finance Arrangements”; and
               Pemasok”; dan
          -    Amendemen PSAK 409: “Akuntansi Zakat,                    -     Amendments of SFAS 409 “Accounting of
               Infak, dan Sedekah” dan PSAK 401:                              Zakat, Infak, and Sedekah” and SFAS 401
               “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”.                          “Sharia Financial Statement”.

          Implementasi dari standar-standar tersebut                    The implementation of the above standards did
          tidak menghasilkan perubahan substansial                      not result in substantial changes to the
          terhadap kebijakan akuntansi Perseroan dan                    Company’s accounting policies and had no
          tidak memiliki dampak yang material terhadap                  material impact to the financial statements for
          laporan keuangan di tahun berjalan atau tahun                 current year or prior financial years.
          sebelumnya.

     c. Aset dan liabilitas keuangan                               c.   Financial assets and liabilities

          Perseroan    mengklasifikasikan instrumen                     The       Company    classifies  its  financial
          keuangan dalam bentuk aset keuangan dan                       instruments into financial assets and financial
          kewajiban keuangan.                                           liabilities.

          Perseroan         mengklasifikasikan       aset               The Company classifies its financial assets into
          keuangannya dalam kategori pengukuran aset                    measurement categories of those to be
          keuangan yang diukur pada biaya perolehan                     measured at amortised cost and subsequently
          diamortisasi dan yang diukur pada nilai wajar                 at fair value (through other comprehensive
          (melalui penghasilan komprehensif lain).                      income). The Company has hedging
          Perseroan memiliki instrumen lindung nilai atas               instruments in cash flow hedges (refer to
          arus kas (lihat Catatan 2o). Klasifikasi ini                  Note 2o). The classification depends on the
          tergantung dari tujuan perolehan aset keuangan                purpose for which the financial assets were
          tersebut. Manajemen menentukan klasifikasi                    acquired.     Management       determines    the
          aset keuangan tersebut pada saat awal                         classification of its financial assets at initial
          pengakuannya.                                                 recognition.

          Aset keuangan                                                 Financial assets

          Sesuai dengan PSAK 109, terdapat tiga                         In accordance with SFAS 109, there are three
          klasifikasi pengukuran aset keuangan:                         measurement classifications for financial
                                                                        assets:

          i. Biaya perolehan diamortisasi;                              i.    Amortised cost;
          ii. Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                 ii.   Fair value through profit or loss (“FVTPL”);
               (“FVTPL”);
          iii. Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan              iii. Fair value through other comprehensive
               komprehensif lain (“FVOCI”).                                  income (“FVOCI”).

          Aset keuangan diklasifikasikan menjadi kategori               Financial assets are classified into these
          tersebut di atas berdasarkan model bisnis di                  categories based on the business model within
          mana aset keuangan tersebut dimiliki dan                      which they are held and their contractual cash
          karakteristik arus kas kontraktualnya. Model                  flow characteristics. The business model
          bisnis merefleksikan bagaimana kelompok aset                  reflects how groups of financial assets are
          keuangan dikelola untuk mencapai tujuan bisnis                managed to achieve a particular business
          tertentu.                                                     objective.


                                             Lampiran – 5/6 – Schedule
                                                        177
Page 202
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN                AKUNTANSI          2.   MATERIAL       ACCOUNTING                    POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                              INFORMATION (continued)

     c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                       c.   Financial assets and liabilities (continued)

        Aset keuangan (lanjutan)                                           Financial assets (continued)

        (i)     Aset keuangan dengan biaya perolehan                       (i) Financial assets at amortised costs
                diamortisasi

                Aset keuangan dapat diukur dengan biaya                       A financial asset is measured at amortised
                perolehan    diamortisasi  hanya     jika                     cost only if it meets both of the following
                memenuhi kedua kondisi berikut dan tidak                      conditions and it is not designated as at
                ditetapkan sebagai FVTPL:                                     FVTPL:

                -   Aset keuangan dikelola dalam model                        -    The financial assets is held within a
                    bisnis yang bertujuan untuk memiliki                           business model whose objective is to
                    aset     keuangan      untuk tujuan                            hold the asset to collect contractual
                    mendapatkan arus kas kontraktual                               cash flows (held to collect); and
                    (held to collect); dan

                -   Kriteria kontraktual dari aset keuangan                   -    Its contractual terms give rise on
                    yang       pada     tanggal      tertentu                      specified dates to cash flows that are
                    menghasilkan       arus     kas     yang                       solely payments of principal and
                    merupakan pembayaran pokok dan                                 interest (“SPPI”) on the principal
                    bunga semata (“SPPI”) dari jumlah                              amount outstanding.
                    pokok terutang.

         (ii)   Aset keuangan pada nilai wajar melalui                     (ii) Financial assets at other comprehensive
                penghasilan komprehensif lain                                   income

                Suatu instrumen utang diukur pada                             A debt instrument measured at FVOCI only
                FVOCI, hanya jika memenuhi kedua                              if it meets both of the following conditions
                kondisi berikut dan tidak ditetapkan                          and is not designated as at FVTPL:
                sebagai FVTPL:

                -   Aset keuangan dikelola dalam model                        -    The financial asset is held within a
                    bisnis yang tujuan tercapai dengan                             business model whose objective is
                    mendapatkan arus kas kontraktual                               achieved by both collecting contractual
                    dan menjual aset keuangan (held to                             cash flows and selling the financial
                    collect and sell); dan                                         asset (held to collect and sell); and

                -   Kriteria kontraktual dari aset keuangan                   -    Its contractual terms give rise on
                    yang      pada      tanggal      tertentu                      specified dates to cash flows that are
                    menghasilkan       arus     kas     yang                       solely payments of principal and
                    merupakan pembayaran pokok dan                                 interest on the principal amount
                    bunga semata dari jumlah pokok                                 outstanding.
                    terutang.

                Seluruh aset keuangan yang tidak                              All financial assets not classified as
                diklasifikasikan sebagai diukur dengan                        measured at amortised cost or FVOCI as
                biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI                       described above are measured at FVTPL.
                sebagaimana ketentuan di atas diukur
                dengan FVTPL.

                Aset dapat dijual dari portofolio hold to                     Assets may be sold out of hold to collect
                collect ketika terdapat peningkatan risiko                    portfolios where there is an increase in
                kredit. Penghentian untuk alasan lain                         credit risk. Disposals for other reasons are
                diperbolehkan namun jumlah penjualan                          permitted but such sales should be
                tersebut harus tidak signifikan jumlahnya                     insignificant in value or infrequent in nature.
                atau tidak sering.

                Laba rugi yang belum direalisasi atas aset                    Unrealised gains or losses of financial
                keuangan yang diklasifikasikan sebagai                        assets held at FVOCI deferred in other
                FVOCI ditangguhkan di pendapatan                              comprehensive income until the asset is
                komprehensif lain sampai aset tersebut                        derecognised.
                dihentikan.

                Aset keuangan dapat ditetapkan sebagai                        Financial assets may be designated at
                FVTPL hanya jika ini dapat mengeliminasi                      FVTPL only if doing so eliminates or
                atau mengurangi accounting mismatch.                          reduces accounting mismatch.

                                               Lampiran – 5/7 – Schedule
                                                           178
Page 203
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN                AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                    POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                             INFORMATION (continued)

     c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                      c.   Financial assets and liabilities (continued)

        Aset keuangan (lanjutan)                                          Financial assets (continued)

         (iii)   Penilaian apakah arus kas kontraktual                    (iii) Assessment of whether contractual cash
                 hanya merupakan SPPI semata                                    flows are solely SPPI

                 Untuk tujuan penilaian ini, 'pokok'                         For the purposes of this assessment,
                 didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset                 ‘principal’ is defined as the fair value of the
                 keuangan pada pengakuan awal. 'Bunga'                       financial asset on initial recognition.
                 didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai                   ‘Interest’ is defined as consideration for the
                 waktu atas uang dan untuk risiko kredit                     time value of money and for the credit risk
                 yang terkait dengan jumlah pokok yang                       associated with the principal amount
                 terutang selama periode waktu tertentu                      outstanding during a particular period of
                 dan untuk risiko dan biaya pinjaman dasar                   time and for other basic lending risks and
                 lainnya (misalnya risiko likuiditas dan                     costs (e.g. liquidity risk and administrative
                 biaya      administrasi),   serta   marjin                  costs), as well as profit margin.
                 keuntungan.

                 Dalam menilai apakah arus kas                               In assessing whether the contractual cash
                 kontraktual adalah SPPI, Perseroan                          flows are SPPI, the Company considers the
                 mempertimbangkan ketentuan kontraktual                      contractual terms of the instrument. This
                 instrumen tersebut. Hal ini termasuk                        includes assessing whether the financial
                 menilai     apakah     aset    keuangan                     asset contains a contractual term that could
                 mengandung ketentuan kontraktual yang                       change the timing or amount of contractual
                 dapat mengubah waktu atau jumlah arus                       cash flows such that it would not meet this
                 kas kontraktual sehingga tidak memenuhi                     condition. In making the assessment, the
                 kondisi ini. Dalam melakukan penilaian,                     Company considers:
                 Perseroan mempertimbangkan:

                 -   Kejadian kontinjensi yang akan                          -    Contingent events that would change
                     mengubah jumlah dan waktu arus kas;                          the amount and timing of cash flows;
                 -   Fitur leverage;                                         -    Leverage features;
                 -   Persyaratan pelunasan dipercepat                        -    Prepayment and extension terms;
                     dan perpanjangan fasilitas;
                 -   Ketentuan yang membatasi klaim                          -    Terms that limit the Company’s claim
                     Perseroan atas arus kas dari aset                            to cash flows from specified assets
                     tertentu (seperti pinjaman non-                              (e.g. non-recourse loans); and
                     recourse); dan
                 -   Fitur yang memodifikasi imbalan dari                    -    Features that modify consideration of
                     nilai waktu atas uang (seperti                               the time value of money (e.g.
                     penetapan ulang suku bunga berkala).                         periodical reset of interest rates).

        (iv)     Penilaian model bisnis                                   (iv) Business model assessment

                 Model bisnis mengacu pada bagaimana                         Business model refers to how financial
                 aset keuangan dikelola bersama untuk                        assets are managed together to generate
                 menghasilkan arus kas untuk Perseroan.                      cash flows for the Company. This may be
                 Arus kas mungkin dihasilkan dengan                          collecting contractual cash flows, selling
                 menerima arus kas kontraktual, menjual                      financial assets or both. Business models
                 aset keuangan atau keduanya. Model                          are determined at a level of aggregation
                 bisnis ditentukan pada tingkat agregasi di                  where groups of assets are managed
                 mana kelompok aset dikelola bersama                         together to achieve a particular objective
                 untuk mencapai tujuan tertentu dan tidak                    and do not depend on Management's
                 bergantung pada niat Manajemen pada                         intentions for individual instruments.
                 instrumen individual.




                                               Lampiran – 5/8 – Schedule
                                                          179
Page 204
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI          2.   MATERIAL       ACCOUNTING                   POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                             INFORMATION (continued)

     c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                      c.   Financial assets and liabilities (continued)

        Aset keuangan (lanjutan)                                          Financial assets (continued)

        (iv)   Penilaian model bisnis (lanjutan)                          (iv) Business model assessment (continued)

               Perseroan menilai model bisnis pada aset                      The Company assesses the business
               keuangan setidaknya pada tingkat lini                         model of financial assets at least at
               bisnis atau pada di mana terdapat variasi                     business line level or where there are
               mandat/tujuan dalam lini bisnis, pada lini                    varying mandates or objectives within a
               bisnis produk atau pada tingkat desk yang                     business line, at a more granular product
               lebih granular (misalnya sub-portofolio                       business line or desk level (i.e. sub-
               atau sub-lini bisnis).                                        portfolios or sub-business lines).

               Penentuan model bisnis dilakukan dengan                       Business model determinations are made
               mempertimbangkan semua bukti relevan                          considering all relevant evidence that is
               yang tersedia pada tanggal penilaian. Ini                     available at the date of the assessment.
               termasuk, tetapi tidak terbatas pada:                         This includes, but is not limited to:

               -   bagaimana kinerja bisnis dan aset                         -   how the performance of the business
                   keuangan yang ada di dalam unit bisnis                        and the financial assets held within that
                   itu dievaluasi dan dilaporkan kepada                          business unit are evaluated and
                   manajemen. Tingkat pemisahan yang                             reported to management. The level of
                   diidentifikasi untuk klasifikasi PSAK                         segregation identified for SFAS 109
                   109      harus    konsisten     dengan                        classification should be consistent with
                   bagaimana portofolio aset dipisahkan                          how asset portfolios are segregated and
                   dan dilaporkan kepada manajemen;                              reported to senior management;
               -   risiko yang memengaruhi kinerja unit                      -   the risks that affect the performance of
                   bisnis dan aset keuangan yang dimiliki                        the business unit and the financial
                   dalam unit bisnis itu dan khususnya                           assets held within that business unit and
                   bagaimana risiko itu dikelola; dan                            in particular the way those risks are
                                                                                 managed; and
               -   bagaimana manajer unit bisnis                             -   how managers of the business unit are
                   dikompensasi      (misalnya,     apakah                       compensated (for example, whether the
                   kompensasi didasarkan pada nilai                              compensation is based on the fair value
                   wajar dari aset yang dikelola atau pada                       of the assets managed or on the
                   arus     kas       kontraktual     yang                       contractual cash flows collected).
                   dikumpulkan).

               Penentuan model bisnis dilakukan                              Business model determinations are made
               berdasarkan skenario yang diperkirakan                        on the basis of scenarios that the Company
               akan terjadi oleh Perseroan dan tidak                         reasonably expects to occur and not under
               dalam kondisi sangat tertekan atau 'kondisi                   highly stressed or 'worst case' conditions.
               terburuk'. Jika aset dijual dalam kondisi                     Where assets are disposed of under
               yang tidak diharapkan oleh Perseroan                          conditions that the Company did not
               untuk berlaku ketika aset diakui, klasifikasi                 reasonably expect to prevail when the
               aset keuangan yang ada dalam portofolio                       assets were recognised, the classification
               tidak disajikan secara tidak akurat, tetapi                   of existing financial assets in the portfolio
               kondisi tersebut harus dipertimbangkan                        are not rendered inaccurate but the
               untuk aset yang diperoleh di masa                             conditions in question should be considered
               mendatang.                                                    for any assets acquired going forward.

               Pemilihan model operasi dalam PSAK 109                        The Targeting Operating Model in SFAS
               dirancang sedemikian rupa sehingga                            109 is designed such that accounting for
               akuntansi untuk instrumen di FVTPL                            instruments at FVTPL is a conscious
               adalah pilihan yang tepat.                                    choice.




                                              Lampiran – 5/9 – Schedule
                                                          180
Page 205
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN                 AKUNTANSI          2.   MATERIAL       ACCOUNTING                   POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                               INFORMATION (continued)

     c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        c.   Financial assets and liabilities (continued)

        Aset keuangan (lanjutan)                                            Financial assets (continued)

        (iv)    Penilaian model bisnis (lanjutan)                           (iv) Business model assessment (continued)

                Perubahan pada model bisnis atau                                Changes to business models or the
                pengenalan model bisnis baru ditentukan                         introduction of new business models are
                melalui proses persetujuan unit bisnis                          determined through the new business unit
                baru.                                                           approval process.

                Perseroan dapat mereklasifikasi seluruh                         The Company can reclassify all of its
                aset keuangan yang terpengaruh jika dan                         financial assets when and only, its business
                hanya jika, model bisnis untuk pengelolaan                      model for managing those financial assets
                aset keuangan berubah.                                          changes.

         (v)    Pengakuan                                                   (v) Recognition

                Perseroan        menggunakan       tanggal                      The Company uses trade date accounting
                transaksi untuk kontrak reguler ketika                          for regular contracts when recording
                mencatat transaksi aset keuangan.                               financial     assets   transactions.    The
                Pengukuran aset keuangan dan liabilitas                         subsequent measurement of financial
                keuangan setelah pengakuan awal                                 assets and financial liabilities depends on
                tergantung pada klasifikasi aset keuangan                       their classification.
                dan liabilitas keuangan tersebut.

         (vi)   Penurunan nilai aset keuangan                               (vi) Impairment of financial assets

                PSAK 109 mengharuskan cadangan                                  SFAS 109 requires a loss allowance to be
                kerugian diakui sebesar kerugian kredit                         recognised at an amount equal to either
                ekspektasian 12 bulan (“ECL”) atau                              12 month expected credit losses (“ECL”) or
                kerugian kredit ekspektasian sepanjang                          lifetime ECLs. Lifetime ECLs are the ECLs
                umur aset keuangan (lifetime ECL).                              that resulted from all possible default
                Lifetime ECL adalah kerugian kredit                             events over the expected life of a financial
                ekspektasian yang berasal dari semua                            instrument, whereas 12-month ECLs are
                kemungkinan kejadian gagal bayar                                the portion of ECLs that result from default
                sepanjang umur ekspektasian suatu                               events that are possible within the
                instrumen keuangan, sedangkan ECL                               12 months after reporting date.
                12 bulan adalah porsi dari kerugian kredit
                ekspektasian      yang    berasal     dari
                kemungkinan kejadian gagal bayar dalam
                12 bulan setelah tanggal pelaporan.

                ECL diakui untuk seluruh instrumen utang                        ECL is recognised for all financial debt
                keuangan, komitmen pinjaman dan                                 instruments, loan commitments and
                jaminan keuangan yang diklasifikasikan                          financial guarantees that are classified as
                sebagai bagian untuk ditahan/bagian                             hold to collect/hold to collect and sell and
                untuk ditahan dan dijual (hold to                               have cash flows that are solely payments of
                collect/hold to collect and sell) dan memiliki                  principal and interest. Expected credit
                arus     kas     SPPI.     Kerugian     kredit                  losses are not recognised for equity
                ekspektasian tidak diakui untuk instrumen                       instruments designated at FVOCI.
                ekuitas yang ditetapkan sebagai FVOCI.




                                               Lampiran – 5/10 – Schedule
                                                            181
Page 206
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN             AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                      POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                          INFORMATION (continued)

     c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                   c.   Financial assets and liabilities (continued)

        Aset keuangan (lanjutan)                                       Financial assets (continued)

        (vi)   Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)                (vi) Impairment      of     financial     assets
                                                                            (continued)

               Perseroan menggunakan model yang                            The Company primarily uses sophisticated
               kompleks yang menggunakan matriks                           models that utilise the probability of default
               kemungkinan gagal bayar atau probability                    (“PD”), estimated losses in the event of
               of default (“PD”), estimasi kerugian jika                   default, and exposure at default (“EAD”)
               terjadi gagal bayar dan eksposur saat                       metrics, discounted using the effective
               gagal bayar atau exposure at default                        interest rate.
               (“EAD”),       yang         didiskontokan
               menggunakan suku bunga efektif.

               a. Kemungkinan Gagal Bayar (“PD”)                          a.    Probability of Default (“PD”)

                  Probabilitas yang timbul di suatu waktu                       The probability at a point in time that a
                  di mana terdapat kemungkinan gagal                            counterparty will default, calibrated
                  bayar, dikalibrasikan sampai dengan                           over up to 12 months from the reporting
                  periode 12 bulan dari tanggal laporan                         date (Stage 1) or over the lifetime of the
                  (Stage 1) atau sepanjang umur                                 product (Stage 2 and 3) and
                  (Stage 2 dan 3) dan digabungkan pada                          incorporating the impact of forward-
                  dampak asumsi ekonomi masa depan                              looking economic assumptions that
                  yang memiliki risiko kredit. PD                               have an effect on credit risk. PD is
                  diestimasikan pada point in time di                           estimated at a point in time that means
                  mana hal ini berfluktuasi sejalan                             it will fluctuate in line with the economic
                  dengan siklus ekonomi.                                        cycle.

               b. Estimasi Kerugian Jika Terjadi Gagal                     b. Estimated Losses in the Event of
                  Bayar                                                       Default

                  Kerugian yang diperkirakan akan                               The loss that is expected to arise on
                  timbul dari konsumen yang mengalami                           default, incorporating the impact of
                  gagal bayar dengan menggabungkan                              relevant forward looking economic
                  dampak dari asumsi ekonomi masa                               assumptions (if any), which represents
                  depan yang relevan (jika ada) di mana                         the difference between the contractual
                  hal ini mewakili perbedaan antara arus                        cash flows due and those that the
                  kas kontraktual yang akan jatuh tempo                         Company expects to receive. The
                  dengan arus kas yang diharapkan                               Company estimates losses in the event
                  untuk        diterima.      Perseroan                         of default based on the historical
                  mengestimasikan kerugian jika terjadi                         recovery rates and considers the
                  gagal bayar berdasarkan data historis                         recovery of any cash in from receivable
                  dari     tingkat     pemulihan    dan                         paid that is integral to the financial
                  memperhitungkan pemulihan yang                                assets, taking into account forward
                  berasal dari kas masuk atas                                   looking economic assumptions if
                  pembayaran         piutang     dengan                         relevant.
                  mempertimbangkan asumsi ekonomi
                  di masa depan jika relevan.

               c. Eksposur Saat Gagal Bayar (“EAD”)                        c.   Exposure at Default (“EAD”)

                  Perkiraan nilai eksposur neraca pada                          The expected balance sheet exposure
                  saat     gagal      bayar     dengan                          at the time of default, taking into
                  mempertimbangkan               bahwa                          account that expected change in
                  perubahan        ekspektasi     yang                          exposure over the lifetime of the
                  diharapkan selama masa eksposur.                              exposure.




                                           Lampiran – 5/11 – Schedule
                                                       182
Page 207
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                      POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                           INFORMATION (continued)

     c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                    c.   Financial assets and liabilities (continued)

        Aset keuangan (lanjutan)                                        Financial assets (continued)

         Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                          12   month        expected       credit     losses
         (Tahap 1)                                                      (Stage 1)

        Kerugian kredit ekspektasian diakui pada saat                   Expected credit losses are recognised at the
        pengakuan awal instrumen keuangan dan                           time of initial recognition of a financial
        merepresentasikan kekurangan kas sepanjang                      instrument and represent the lifetime cash
        umur aset yang timbul dari kemungkinan gagal                    shortfalls arising from possible default events
        bayar di masa yang akan datang dalam kurun                      up to twelve months into the future from the
        waktu dua belas bulan sejak tanggal pelaporan.                  reporting date. Expected credit losses continue
        Kerugian kredit ekspektasian terus ditentukan                   to be determined on this basis until there is
        oleh dasar ini sampai timbul peningkatan risiko                 either a significant increase in the credit risk of
        kredit yang signifikan pada instrumen tersebut                  an instrument or the instrument becomes
        atau instrumen tersebut telah mengalami                         credit-impaired. If an instrument is no longer
        penurunan nilai kredit. Jika suatu instrumen                    considered to exhibit a significant increase in
        tidak lagi dianggap menunjukkan peningkatan                     credit risk, expected credit losses will revert to
        risiko kredit yang signifikan, maka kerugian                    being determined on a twelve month basis.
        kredit     ekspektasian    dihitung    kembali
        berdasarkan basis dua belas bulan.

         Peningkatan risiko kredit yang signifikan                      Significant increase in credit risk (Stage 2)
         (Tahap 2)

        Jika aset keuangan mengalami peningkatan                        If a financial asset experiences a significant
        risiko kredit yang signifikan (“SICR”) sejak                    increase in credit risk (“SICR”) since initial
        pengakuan awal, kerugian kredit ekspektasian                    recognition, an expected credit loss provision is
        diakui atas kejadian gagal bayar yang mungkin                   recognised for default events that may occur
        terjadi sepanjang umur aset. Peningkatan                        over the lifetime of the asset. Significant
        signifikan dalam risiko kredit dinilai dengan                   increase in credit risk is assessed by comparing
        membandingkan risiko gagal bayar atas                           the risk of default of an exposure at the
        eksposur pada tanggal pelaporan dengan risiko                   reporting date to the risk of default at origination
        gagal bayar saat pengakuan awal (setelah                        (after taking into account the passage of time).
        memperhitungkan perjalanan waktu dari akun                      Significant does not mean statistically
        tersebut). Signifikan tidak berarti signifikan                  significant nor is it assessed in the context of
        secara statistik, juga tidak dinilai dalam konteks              changes in expected credit loss. Whether a
        perubahan dalam cadangan kerugian kredit                        change in the risk of default is significant or not
        ekspektasian. Perubahan atas risiko gagal                       is assessed using a number of quantitative and
        bayar dinilai signifikan atau tidak, dinilai                    qualitative factors, the weight of which depends
        menggunakan sejumlah faktor kuantitatif dan                     on the type of product and counterparty.
        kualitatif, yang bobotnya bergantung pada tipe
        produk dan pihak lawan.

        Perseroan menggunakan berbagai pengukuran                       The Company uses a number of qualitative and
        kualitatif dan kuantitatif dalam menilai SICR                   quantitative measures in assessing SICR as
        seperti berikut:                                                follows:

        1.   Akun-akun yang pernah memiliki tunggakan                   1.   Accounts that have ever had overdue of
             lebih dari 30 hari;                                             more than 30 days;
        2.   Akun-akun yang pernah memiliki tunggakan                   2.   Accounts that have ever had overdue
             lebih dari 7 hari di 12 periode angsuran                        more than 7 days in the first12 installment
             pertama;                                                        periods;
        3.   Akun-akun yang pernah direstrukturisasi                    3.   Accounts that have been restructured and
             dan sedang memiliki tunggakan lebih dari 7                      currently have overdue more than 7 days
             hari pada saat tanggal pelaporan; dan                           as at the reporting date; and
        4.   Akun-akun yang disetujui melalui proses                    4.   Accounts approved through an override
             override.                                                       process.



                                            Lampiran – 5/12 – Schedule
                                                        183
Page 208
                                PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN             AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                    POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                          INFORMATION (continued)

     c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                   c.   Financial assets and liabilities (continued)

        Aset keuangan (lanjutan)                                       Financial assets (continued)

        Eksposur yang mengalami penurunan nilai                        Credit impaired or defaulted exposures
        kredit atau gagal bayar (Tahap 3)                              (Stage 3)

        Aset hanya akan dianggap mengalami                             An asset is only considered credit impaired and
        penurunan       nilai    dan    kerugian   kredit              lifetime expected credit losses recognised, if
        ekspektasian sepanjang umurnya diakui, jika                    there is observed objective evidence of
        terdapat bukti objektif penurunan nilai yang                   impairment. These factors are similar to the
        dapat      diobservasi.     Faktor-faktor   yang               indicators of objective evidence of impairment
        diobservasi ini serupa dengan indikator bukti                  under SFAS 239, this includes, amongst other
        objektif penurunan nilai pada PSAK 239,                        factors, assets in default or experiencing
        termasuk antara lain aset gagal bayar atau                     significant financial difficulty, or experiencing
        mengalami kesulitan keuangan yang signifikan                   forbearance on impaired credit (mentioned as
        atau mengalami forbearance atas kredit yang                    ‘Stage 3 asset’). The measurement of expected
        mengalami penurunan nilai (disebut sebagai                     credit losses across all stages is required to
        ‘aset Tahap 3’). Pengukuran kerugian kredit                    reflect an unbiased and probability weighted
        ekspektasian di seluruh tahapan aset diperlukan                amount that is determined by evaluating a range
        untuk mencerminkan jumlah yang tidak bias dan                  of reasonably possible outcomes using
        rata-rata     probabilitas    tertimbang    yang               reasonable and supportable information about
        ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian                     past events, current conditions and forecasts of
        kemungkinan yang dapat terjadi menggunakan                     future economic conditions.
        informasi yang wajar dan dapat didukung
        dengan peristiwa di masa lampau, kondisi saat
        ini dan proyeksi terkait dengan kondisi ekonomis
        di masa depan.

        Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai                   Financial assets that are credit impaired (or in
        (atau gagal bayar) merupakan akun-akun yang                    default) represent accounts that meet the
        memiliki kriteria-kriteria sebagai berikut:                    following criterias:

        1.   Akun-akun yang pernah memiliki tunggakan                  1.   Accounts that have ever had overdue of
             lebih dari 60 hari;                                            more than 60 days;
        2.   Akun-akun yang jaminannya pernah                          2.   Accounts whose collateral has been
             dititipkan ke Perseroan karena konsumen                        entrusted to the Company because the
             tidak dapat memenuhi kewajibannya;                             consumer was unable to fulfill their
                                                                            obligations;
        3.   Akun-akun yang pernah direstrukturisasi                   3.   Accounts that have been restructured and
             dan sedang memiliki tunggakan lebih dari                       currently have overdue more than 30 days
             30 hari pada saat tanggal pelaporan; dan                       as at the reporting date; and
        4.   Akun-akun yang disetujui melalui proses                   4.   Accounts approved through an override
             override dan pernah memiliki tunggakan                         process and ever had overdue of more
             lebih dari 30 hari.                                            than 30 days.

        Penilaian secara kolektif                                      Collective assessment

        Cadangan kerugian penurunan nilai terhadap                     Provisions against credit impaired financial
        aset keuangan yang mengalami penurunan nilai                   assets are determined based on an
        ditentukan berdasarkan penilaian terhadap arus                 assessment of the recoverable cash flows
        kas yang dapat dipulihkan berdasarkan                          under a range of scenarios, including the
        sejumlah skenario, termasuk realisasi jaminan                  realisation of any collateral held where
        yang dimiliki jika memungkinkan. Kerugian                      appropriate. The expected credit losses will
        kredit ekspektasian akan mencerminkan rata-                    reflect weighted average of the scenarios
        rata tertimbang dari skenario berdasarkan                      based on the probability of the relevant
        probabilitas dari skenario yang relevan untuk                  scenario to occur.
        terjadi.

        Penilaian secara individual                                    Individual assessment

        Cadangan kerugian penurunan nilai merupakan                    The loss provisions held represent the
        selisih antara nilai sekarang dari arus kas yang               difference between the present value of the
        diperkirakan akan dipulihkan dan nilai tercatat                cash flows expected to be recovered and the
        bruto instrumen sebelum penurunan nilai kredit.                gross carrying value of the instrument prior to
                                                                       any credit impairment.



                                           Lampiran – 5/13 – Schedule
                                                       184
Page 209
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                            31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN             AKUNTANSI        2.   MATERIAL       ACCOUNTING                     POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                         INFORMATION (continued)

     c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                  c. Financial assets and liabilities (continued)

        Aset keuangan (lanjutan)                                    Financial assets (continued)

        Eksposur yang mengalami penurunan nilai                      Credit impaired or defaulted exposures
        kredit atau gagal bayar (Tahap 3) (lanjutan)                 (Stage 3) (continued)

        Penilaian secara individual (lanjutan)                       Individual assessment (continued)

        Untuk aset yang diukur pada biaya perolehan                  For assets measured at amortised cost, the
        diamortisasi, saldo di neraca mencerminkan                   balance sheet amount reflects the gross asset
        aset    bruto    dikurangi    kerugian    kredit             less the expected credit losses. For debt
        ekspektasian. Untuk instrumen utang dalam                    instruments held at FVOCI, the balance sheet
        kategori FVOCI, saldo di neraca mencerminkan                 amount reflects the instrument’s fair value, with
        nilai wajar dari instrumen, dengan cadangan                  the expected credit loss allowance held as a
        kerugian kredit ekspektasian dibukukan terpisah              separate reserve within other comprehensive
        sebagai     cadangan       pada     pendapatan               income.
        komprehensif lain.

        Penurunan nilai dari aset keuangan untuk                    Impairment of financial assets for Murabahah
        piutang pembiayaan Murabahah                                financing receivables

        Sesuai dengan PSAK No. 402 "Akuntansi                       In accordance with SFAS No. 402 “Accounting
        Murabahah", Perseroan menghitung cadangan                   for Murabahah”, the Company calculates
        kerugian penurunan nilai untuk piutang                      allowance for impairment losses for murabahah
        murabahah sesuai dengan ketentuan di ISAK                   receivable in accordance with IFAS No. 402
        No. 402 “Penurunan Nilai Piutang Murabahah”.                “Impairment of Murabahah Receivables”.

        Perseroan mengevaluasi apakah terdapat bukti                The Company assesses whether there is any
        objektif bahwa aset keuangan mengalami                      objective evidence that a financial asset is
        penurunan nilai pada setiap tanggal laporan                 impaired at each statement of financial position
        posisi keuangan.                                            date.

        Aset keuangan mengalami penurunan nilai                     Financial assets are impaired and impairment
        hanya jika terdapat bukti objektif bahwa                    losses are incurred only if there is objective
        penurunan nilai merupakan akibat dari satu atau             evidence of impairment as a result of one or
        lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan              more events that occurred after the initial
        awal (“peristiwa kerugian”) dan peristiwa                   recognition (a “loss event”) and that loss event
        kerugian tersebut (atau peristiwa-peristiwa)                (or events) has an impact on the estimated future
        memiliki dampak pada estimasi arus kas masa                 cash flows of financial assets that can be reliably
        depan atas aset keuangan yang dapat                         estimated.
        diestimasi secara andal.

        Perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai               The calculation of allowance for impairment
        atas aset keuangan yang dinilai secara kolektif             losses on financial assets which are evaluated
        dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko              collectively, grouped based on similar receivable
        piutang yang sama dengan mempertimbangkan                   risk characteristics and taking into account the
        segmentasi piutang berdasarkan pengalaman                   receivable segmentation on the basis of
        kerugian masa lalu (probability of default).                historical loss experience (probability of default).

        Perseroan menggunakan metode analisis                       The Company uses the migration analysis
        migrasi yang merupakan suatu metode analisis                method which is a statistical model analysis
        statistik, untuk menilai cadangan kerugian                  method to assess allowance for impairment
        penurunan nilai atas piutang yang diberikan                 losses on collective receivables. The Company
        secara kolektif. Perseroan menggunakan data                 uses 5 (five) years historical data to compute for
        historis 5 (lima) tahun dalam menghitung                    the Probability of Default (“PD”) and Loss Given
        Probability of Default (“PD”) dan Loss Given                Default (“LGD”).
        Default (“LGD”).




                                           Lampiran – 5/14 – Schedule
                                                      185
Page 210
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI          2.   MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                            INFORMATION (continued)

     c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                     c.    Financial assets and liabilities (continued)

        Liabilitas keuangan                                              Financial liabilities

        Perseroan       mengklasifikasikan       liabilitas              The Company classifies its financial liabilities in
        keuangannya dalam kategori (a) liabilitas                        categories (a) financial liabilities at fair value
        keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui                    through profit or loss and (b) financial liabilities
        laba rugi dan (b) liabilitas keuangan yang diukur                measured at amortised cost, as the Company
        dengan biaya perolehan diamortisasi. Perseroan                   does not have financial liabilities classified as fair
        memiliki instrumen lindung nilai atas arus kas                   value through profit or loss. The Company has
        (lihat Catatan 2o).                                              hedging instruments in cash flow hedges (refer
                                                                         to Note 2o).

        (i) Liabilitas keuangan yang diukur dengan                        (i) Financial liabilities measured at amortised
            biaya perolehan diamortisasi                                      cost

            Pada saat pengakuan awal, liabilitas                              Financial liabilities measured at amortised
            keuangan yang diukur dengan biaya                                 cost are initially recognised at fair value less
            perolehan diamortisasi diukur pada nilai                          transaction costs (if any) that are directly
            wajar dikurangi biaya transaksi (jika ada)                        attributable to its issuance. After initial
            yang dapat diatribusikan secara langsung                          recognition, the Company measures all
            atas penerbitan liabilitas keuangan. Setelah                      financial liabilities at amortised cost using
            pengakuan awal, Perseroan mengukur                                effective interest rates method. Effective
            seluruh liabilitas keuangan yang diukur                           interest rate amortisation is recognised as
            dengan biaya perolehan diamortisasi                               “Interest and financing charges”.
            dengan menggunakan metode suku bunga
            efektif. Amortisasi suku bunga efektif diakui
            sebagai “Beban bunga dan keuangan”.

            Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya                        Financial liabilities measured at amortised
            perolehan diamortisasi antara lain utang                          cost are payables to dealers, other
            penyalur kendaraan, utang lain-lain, akrual,                      payables, accrued expenses, borrowings
            pinjaman, dan surat berharga yang                                 and securities issued.
            diterbitkan.

         Pengukuran nilai wajar                                           Measurement of fair value

         Nilai wajar adalah harga yang akan diterima                      Fair value is the price that would be received to
         untuk menjual suatu aset atau harga yang akan                    sell an asset or paid to transfer a liability in an
         dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas                       orderly transaction between market participants
         dalam transaksi teratur (orderly transaction)                    at the measurement date in the principal market
         antara pelaku pasar (market participants) pada                   or, in its absence, the most advantageous
         tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika                     market to which the Company has access at
         tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling                 that date. The fair value of a liability reflects its
         menguntungkan di mana Perseroan memiliki                         non-performance risk.
         akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar
         liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya.

         Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar                    When available, the Company measures the
         instrumen keuangan dengan menggunakan                            fair value of a financial instrument using the
         harga kuotasian di pasar aktif untuk instrumen                   quoted price in an active market for that
         tersebut.                                                        instrument.

         Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang                        The fair value of financial instruments traded in
         diperdagangkan di pasar aktif ditentukan                         active markets is determined based on quoted
         berdasarkan nilai pasar yang berlaku pada                        market prices at the statements of financial
         tanggal laporan posisi keuangan menggunakan                      position date and based on routinely published
         harga yang dipublikasikan secara rutin dan                       and reputable sources such as quoted market
         berasal dari sumber yang terpercaya, seperti                     prices or broker’s quoted price from Bloomberg
         quoted market price atau broker’s quoted price                   and Reuters.
         dari Bloomberg dan Reuters.


                                            Lampiran – 5/15 – Schedule
                                                         186
Page 211
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI          2.   MATERIAL       ACCOUNTING                     POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                            INFORMATION (continued)

     c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                     c.   Financial assets and liabilities (continued)

         Pengukuran nilai wajar (lanjutan)                               Measurement of fair value (continued)

         Instrumen keuangan dianggap memiliki kuotasi                    A financial instrument is considered as quoted
         di pasar aktif, jika harga kuotasi tersedia                     in an active market, if quoted prices are readily
         sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin                  and regularly available from an exchange,
         dari bursa, pedagang efek (dealer), perantara                   dealer, broker, industry group, pricing service or
         efek (broker), kelompok industri, badan                         regulatory agency, and those prices represent
         pengawas (pricing service atau regulatory                       actual and regularly occurring market
         agency) dan harga tersebut mencerminkan                         transactions on an arm’s length basis. If the
         transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam                     above criteria are not met, the market is
         suatu transaksi yang wajar. Jika kriteria di atas               regarded as being inactive. Indications that a
         tidak terpenuhi, maka pasar aktif dinyatakan                    market is inactive are when there is a wide bid-
         tidak tersedia. Indikasi-indikasi dari pasar tidak              offer spread or significant increase in the bid-
         aktif adalah terdapat selisih yang besar antara                 offer spread or there are few recent
         harga penawaran dan permintaan atau                             transactions.
         kenaikan signifikan dalam selisih harga
         penawaran dan permintaan dan hanya terdapat
         beberapa transaksi terkini.

         Untuk instrumen keuangan yang tidak                             For financial instruments with no quoted market
         mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai                      price, a reasonable estimate of the fair value is
         wajar ditetapkan dengan mengacu pada nilai                      determined by reference to the current market
         wajar instrumen lain yang secara substansi                      value of another instrument which substantially
         memiliki karakteristik yang sama atau dihitung                  have the same characteristic or calculated
         berdasarkan ekspektasi arus kas yang                            based on the expected cash flows discounted
         didiskonto dengan tingkat suku bunga pasar                      by relevant market rates.
         yang relevan.

         Nilai wajar atas piutang pembiayaan, serta                      The fair value for financing and receivables as
         pinjaman        kepada         bank     ditentukan              well as borrowings are determined using a
         menggunakan nilai kini berdasarkan arus kas                     present value model on the basis of
         kontraktual       dengan       mempertimbangkan                 contractually agreed cash flows, taking into
         kualitas kredit, likuiditas, dan biaya.                         account credit quality, liquidity and costs.

         Bukti terbaik dari nilai wajar pada saat                        The best evidence of fair value at initial
         pengakuan awal adalah harga transaksinya                        recognition is the transaction price (that is, the
         (yaitu nilai wajar pembayaran yang diserahkan                   fair value of the consideration given or
         atau diterima), kecuali nilai wajar dari instrumen              received), unless the fair value of that
         tersebut dapat dibuktikan dengan perbandingan                   instrument is evidenced by comparison with
         transaksi untuk instrumen yang sama di pasar                    other observable current market transactions in
         terkini yang dapat diobservasi (yaitu yang tanpa                the same instrument (that is, without
         modifikasi atau pengemasan ulang) atau                          modification or re-packaging) or based on a
         berdasarkan       teknik     penilaian      dimana              valuation technique whose variables include
         variabelnya hanya data dari pasar yang dapat                    only data from observable markets.
         diobservasi.

         Untuk instrumen keuangan yang diukur                            For financial instruments that are measured at
         menggunakan      nilai    wajar,    Perseroan                   fair value, the Company uses the fair value
         menggunakan hierarki nilai wajar yang                           hierarchy which reflects the significance of input
         mencerminkan     signifikansi    input   yang                   used in the measurement (level 1, 2 and 3) as
         digunakan dalam melakukan pengukuran                            explained in Note 35 (v).
         (tingkat 1, 2 dan 3) seperti dijelaskan pada
         Catatan 35 (v).




                                             Lampiran – 5/16 – Schedule
                                                         187
Page 212
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI          2.   MATERIAL       ACCOUNTING                      POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                            INFORMATION (continued)

     c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                     c.   Financial assets and liabilities (continued)

         Pengakuan                                                       Recognition

         Liabilitas   keuangan,       biaya    transaksi                 Financial liabilities, transaction costs are
         dikurangkan dari jumlah utang yang diakui pada                  deducted from the amount of debt initially
         pengakuan awal liabilitas. Biaya transaksi                      recognised. Such transactions costs are
         tersebut diamortisasi selama umur instrumen                     amortised over the terms of the instruments
         berdasarkan metode suku bunga efektif dan                       based on the effective interest rate method and
         dicatat sebagai bagian dari beban bunga.                        are recorded as part of interest expense.

         Penghentian pengakuan                                           Derecognition

         Penghentian pengakuan aset keuangan                             Financial assets are derecognised when the
         dilakukan ketika hak kontraktual atas arus kas                  contractual rights to receive the cash flows from
         yang berasal dari aset keuangan tersebut                        these assets have ceased to exist or the assets
         berakhir, atau ketika aset keuangan tersebut                    have been transferred and substantially all the
         telah ditransfer dan secara substansial seluruh                 risks and rewards of ownership of the assets
         risiko dan manfaat atas kepemilikan aset                        are also transferred (if substantially all risks and
         tersebut telah ditransfer (jika secara substansial              reward have not been transferred, the
         seluruh risiko dan manfaat tidak ditransfer,                    Company evaluates to ensure that continuing
         maka Perseroan melakukan evaluasi untuk                         involvement on the basis of any retained
         memastikan keterlibatan berkelanjutan atas                      powers of control does not prevent
         kendali yang masih dimiliki tidak mencegah                      derecognition).     Financial     liabilities    are
         penghentian pengakuan). Liabilitas keuangan                     derecognised when they have been redeemed
         dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah                 or otherwise extinguished.
         dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

         Penghentian pengakuan piutang pembiayaan                        Consumer      financing     receivables, net
         konsumen, investasi bersih dalam sewa                           investment in finance lease and dealer
         pembiayaan, dan piutang pembiayaan penyalur                     financing receivables are derecognised when
         kendaraan akan dilakukan ketika piutang                         the receivables have been written-off or
         tersebut telah dihapusbukukan atau pada saat                    determined to be not collectible.
         piutang tersebut diputuskan tidak dapat tertagih.

         Saling hapus                                                    Offsetting

         Aset keuangan dan liabilitas keuangan                           Financial assets and liabilities are offset and the
         disalinghapuskan       dan   jumlah   netonya                   net amount is reported in the statement of
         dilaporkan pada laporan posisi keuangan ketika                  financial position when there is a legally
         terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk                       enforceable right to offset the recognised
         melakukan saling hapus atas jumlah yang telah                   amounts and there is an intention to settle on a
         diakui tersebut dan adanya niat untuk                           net basis, or realise the asset and settle the
         menyelesaikan secara neto, atau untuk                           liability simultaneously.
         merealisasikan aset dan menyelesaikan
         liabilitas secara bersamaan.

         Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa                 The legally enforceable right must not be
         di masa depan dan dapat dipaksakan secara                       contingent on future events and must be
         hukum dalam situasi bisnis yang normal dan                      enforceable in the normal course of business
         dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa                     and the event of default, insolvency or bankrupt
         kepailitan atau kebangkrutan Perseroan atau                     of the Company or the counter party.
         pihak lawan.

         Klasifikasi instrumen keuangan                                  Classification of financial instruments

         Perseroan    mengklasifikasikan     instrumen                   The Company classifies the financial
         keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang                     instruments into classes that reflects the nature
         mencerminkan sifat dari informasi dan                           of information and take into account the
         mempertimbangkan karakteristik dari instrumen                   characteristics of those financial instruments.
         keuangan tersebut.




                                             Lampiran – 5/17 – Schedule
                                                         188
Page 213
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN                 AKUNTANSI            2.   MATERIAL       ACCOUNTING                    POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                                 INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        c.   Financial assets and liabilities (continued)

          Klasifikasi instrumen keuangan (lanjutan)                           Classification   of   financial   instruments
                                                                              (continued)

          Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut:                   The classification can be seen in the table
                                                                              below:

                                                                      Golongan
                  Kategori yang didefinisikan                     (ditentukan oleh
                        oleh PSAK 109 /                              Perseroan)/                    Sub - golongan/
                Category as defined by SFAS 109                         Class                        Sub - classes
                                                                (as determined by the
                                                                     Company)
                                                              Kas dan kas di bank/Cash on hand and in banks
                                                              Piutang pembiayaan konsumen/Consumer financing
                                                               receivables
                                                              Investasi bersih dalam sewa pembiayaan/Net investment
                                                               in finance lease
                             Aset keuangan yang               Piutang pembiayaan penyalur kendaraan/Dealer
                              diukur dengan biaya              financing receivables
           Aset               perolehan diamortisasi/                                       - Piutang pembiayaan
            keuangan/         Financial assets                                                  dengan perhatian
            Financial         measured at amortised           Piutang lain-lain/Other           khusus/Financing
            assets            cost                             receivables                      receivables with special
                                                                                                attention
                                                                                            - Lain-lain/Others
                                                                                            - Uang jaminan yang dapat
                                                              Aset lain-lain/Other               dikembalikan /Refundable
                                                               assets                            deposit
                                                                                            - Lain-lain/Others
                             Derivatif lindung nilai/         Aset derivatif - lindung nilai atas arus kas/Derivative
                              Hedging derivatives              assets - hedging instruments in cash flow hedges
                                                              Utang penyalur kendaraan/Payable to dealers
                                                                                             - Komisi/Commission
                                                                                             - Utang kepada perusahaan
                                                                                                   asuransi/Payable to
                             Liabilitas keuangan yang         Utang lain-lain/Other
                                                                                                   insurance companies
                               diukur dengan biaya             payables
                                                                                             - Pemasok/Suppliers
           Liabilitas          perolehan diamortisasi/
                                                                                             - Deposit penyalur
            keuangan/          Financial liabilities
                                                                                                 kendaraan/Dealer deposit
            Financial          measured at amortised
                                                                                             - Lain-lain/Others
            liabilities        cost
                                                              Akrual/Accrued expenses
                                                              Pinjaman/Borrowings
                                                              Surat berharga yang diterbitkan/Securities issued
                                                              Liabilitas sewa pembiayaan/Financial lease liabilities
                             Derivatif lindung nilai/         Liabilitas derivatif - lindung nilai atas arus kas/Derivative
                               Hedging derivatives             liabilities - hedging instruments in cash flow hedges

     d.   Kas dan kas di bank                                            d.   Cash on hand and in banks

          Kas dan kas di bank mencakup kas dan kas di                         Cash on hand and in banks include cash on
          bank yang tidak dibatasi penggunaannya dan                          hand and cash in banks which are not restricted
          tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman                       and pledged as collateral for any borrowings
          dan surat berharga yang diterbitkan.                                and securities issued.




                                               Lampiran – 5/18 – Schedule
                                                              189
Page 214
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                     POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                           INFORMATION (continued)

     e.   Pembiayaan                                               e.   Financing

          Pembiayaan konsumen                                           Consumer financing

          Piutang pembiayaan konsumen merupakan                         Consumer financing receivables are stated at
          jumlah piutang setelah dikurangi dengan bagian                their outstanding balance less the portion of
          pembiayaan bersama dimana risiko kredit                       joint financing where the credit risk is assumed
          ditanggung pemberi pembiayaan bersama                         by joint financing providers in accordance with
          sesuai dengan porsinya (without recourse),                    the financings portion (without recourse),
          pendapatan pembiayaan konsumen yang                           unearned consumer financing income and the
          belum diakui dan cadangan kerugian                            allowance for impairment losses.
          penurunan nilai.

          Pendapatan pembiayaan konsumen yang                           Unearned consumer financing income is the
          belum diakui merupakan selisih antara jumlah                  difference between total installments to be
          keseluruhan pembayaran angsuran yang akan                     received from consumers and the total financing
          diterima dari konsumen dengan jumlah pokok                    which is recognised as income over the term of
          pembiayaan, yang akan diakui sebagai                          the contract using effective interest rate method.
          penghasilan sesuai dengan jangka waktu
          kontrak menggunakan metode suku bunga
          efektif.

          Penyelesaian      kontrak     sebelum     masa                Early termination is treated as a cancellation of
          pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan                     an existing contract and the resulting gain or
          sebagai pembatalan kontrak pembiayaan                         loss is credited or charged to the current year
          konsumen dan laba dan rugi yang terjadi pada                  profit or loss at the transaction date.
          saat transaksi timbul diakui dalam laporan laba
          rugi tahun berjalan.

          Dalam      hal    restrukturisasi,   pembiayaan               In terms of restructuring of consumer financing
          konsumen dilakukan dengan modifikasi                          is carried out through modification of financing
          persyaratan pembiayaan. Kewajiban tambahan                    terms. The additional obligations as well as the
          yang timbul maupun yang tertunda dari                         delayed     obligations     arising from     this
          restrukturisasi ini ditambahkan ke dalam total                restructuring are added to the outstanding of
          sisa pembiayaan yang harus dibayarkan oleh                    consumer financing which has to be paid by the
          konsumen.       Dampak       pembiayaan    yang               customer. The impact of restructured financing
          direstrukturisasi diakui dalam laba rugi.                     is recognised to profit or loss.

          Setelah restrukturisasi, seluruh arus kas                     Thereafter, all the contractual cash flows under
          kontraktual dalam persyaratan baru dicatat                    the new terms shall be accounted for as the
          sebagai pengembalian pokok pembiayaan yang                    repayment of principal and interest income, in
          diberikan dan pendapatan bunga sesuai                         accordance with the restructuring scheme
          dengan syarat-syarat restrukturisasi.

          Piutang pembiayaan konsumen diklasifikasikan                  Consumer financing receivables are classified
          sebagai aset keuangan dalam kelompok biaya                    as financial assets in amortised cost category.
          perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk                Refer to Note 2c for accounting policy of
          perlakuan akuntansi aset keuangan dalam                       amortised cost.
          kelompok biaya perolehan diamortisasi.

          Pembiayaan bersama                                            Joint financing

          Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai                     Joint financing receivables where the Company
          bersama pihak lain, di mana masing-masing                     and joint financing providers bear credit risk in
          pihak menanggung risiko kredit sesuai dengan                  accordance with their portion (without recourse)
          porsinya (without recourse) disajikan di laporan              are presented on a net basis in the statements
          posisi keuangan secara bersih. Pendapatan                     of financial position. Consumer financing
          pembiayaan konsumen dan beban bunga yang                      income and interest expenses related to joint
          terkait dengan pembiayaan bersama without                     financing without recourse are also presented in
          recourse disajikan secara bersih di laporan laba              a net basis in the statements of profit or loss.
          rugi.




                                            Lampiran – 5/19 – Schedule
                                                        190
Page 215
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN             AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                          INFORMATION (continued)

     e.   Pembiayaan (lanjutan)                                   e.   Financing (continued)

          Pembiayaan bersama (lanjutan)                                Joint financing (continued)

          Dalam pembiayaan bersama without recourse,                   For joint financing without recourse, the
          Perseroan berhak menentukan tingkat bunga                    Company has the right to set higher interest
          yang lebih tinggi kepada pelanggan dari tingkat              rates to customers than those as stated in the
          bunga yang ditetapkan dalam perjanjian dengan                joint financing agreements with joint financing
          pemberi pembiayaan bersama. Selisihnya,                      providers. The difference is recognised as part
          diakui sebagai pendapatan pembiayaan                         of unearned consumer financing income and
          konsumen yang belum diakui dan diakui                        recognised as income over the term of the
          sebagai pendapatan sesuai dengan jangka                      contract using effective interest method.
          waktu kontrak dengan menggunakan metode
          suku bunga efektif.

          Piutang pembiayaan bersama without recourse                  Consumer financing receivables without
          diklasifikasikan sebagai aset keuangan dalam                 recourse are classified as financial assets in
          kelompok biaya perolehan diamortisasi. Lihat                 amortised cost category. Refer to Note 2c for
          Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi aset                    accounting policy of amortised cost.
          keuangan dalam kelompok biaya perolehan
          diamortisasi.

          Pembiayaan penyalur kendaraan                                Dealer financing

          Piutang pembiayaan penyalur kendaraan                        Dealer financing receivables are stated at their
          dinyatakan sebesar saldo piutang setelah                     outstanding balance less the allowance for
          dikurangi   dengan  cadangan    kerugian                     impairment losses.
          penurunan nilai.

          Piutang pembiayaan penyalur kendaraan diakui                 Dealer financing receivables          are    initially
          pada awalnya sebesar nilai wajar.                            recognised at fair value.

          Piutang pembiayaan penyalur kendaraan                        Dealer financing receivables are classified as
          diklasifikasikan sebagai aset keuangan dalam                 financial assets in amortised cost category.
          kelompok biaya perolehan diamortisasi. Lihat                 Refer to Note 2c for accounting policy of
          Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi aset                    amortised cost.
          keuangan dalam kelompok biaya perolehan
          diamortisasi.

          Pembiayaan Murabahah                                         Murabahah financing

          Piutang pembiayaan Murabahah merupakan                       Murabahah financing receivables are stated at
          jumlah piutang setelah dikurangi dengan bagian               their outstanding balance less the portion of net
          pembiayaan      bersama     di   mana    risiko              of joint financing receivables where joint
          pembiayaan       ditanggung    oleh   pemberi                financing providers bear financing risk in
          pembiayaan bersama sesuai dengan porsinya                    accordance with its portion (without recourse),
          (without recourse), pendapatan marjin yang                   unearned margin income and the allowance for
          belum diakui dan cadangan kerugian                           impairment losses.
          penurunan nilai.

          Piutang pembiayaan Murabahah diakui pada                     Murabahah        financing     receivables       are
          awalnya pada nilai wajar ditambah biaya                      recognised initially at fair value, plus the
          transaksi     dan      dikurangi   pendapatan                transaction cost and less the administration
          administrasi     (jika    ada)   yang     dapat              income (if any) that are directly attributable to its
          didistribusikan secara langsung dan selanjutnya              acquisition, and subsequently measured at
          diukur dengan biaya perolehan diamortisasi                   amortised cost using the effective rate of return
          menggunakan metode imbal hasil efektif.                      method.

     f.   Investasi bersih dalam sewa pembiayaan                  f.   Net investment in finance lease

          Sesuai dengan PSAK 116, klasifikasi sewa                     Under SFAS 116, the classification of leases is
          didasarkan atas sejauh mana risiko dan                       based on the extent to which risks and rewards
          manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset                 incidental to ownership of a leased asset lie with
          sewaan berada pada lessor atau lessee.                       the lessor or the lessee.


                                            Lampiran – 5/20 – Schedule
                                                       191
Page 216
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                      POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                            INFORMATION (continued)

     f.   Investasi bersih dalam sewa pembiayaan                    f.   Net investment in finance lease (continued)
          (lanjutan)

          Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa                       Leases are classified as finance lease if the
          pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan                      leases transfer substantially all the risks and
          secara substansial seluruh risiko dan manfaat                  rewards incidental to ownership of the leased
          yang terkait dengan kepemilikan aset. Suatu                    assets. Leases are classified as operating lease
          sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika                if the leases do not transfer substantially all the
          sewa tidak mengalihkan secara substansial                      risks and rewards incidental to ownership of the
          seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan                 leased assets.
          kepemilikan aset.

          Transaksi sewa yang dilakukan Perseroan                        Leases transactions conducted by               the
          diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan.                      Company are classified as finance lease.

          Pada saat pengakuan awal, nilai wajar investasi                At initial recognition, the fair value of net
          bersih dalam sewa pembiayaan merupakan                         investment in finance lease represents lease
          jumlah piutang sewa pembiayaan ditambah nilai                  financing receivables plus the residual value at
          sisa yang akan diterima oleh perusahaan sewa                   the end of the lease period deducted by
          pada akhir masa sewa pembiayaan dikurangi                      unearned lease income and security deposits.
          dengan pendapatan sewa pembiayaan yang                         The difference between the gross lease
          ditangguhkan dan simpanan jaminan. Selisih                     receivables and the present value of the lease
          antara nilai piutang bruto dan nilai kini piutang              receivables is recognised as unearned lease
          diakui sebagai pendapatan sewa pembiayaan                      income. Unearned lease income is then
          yang belum diakui. Pendapatan sewa                             recognised as income over the term of the
          pembiayaan yang belum diakui tersebut                          contract using the effective interest rate, on the
          kemudian diakui sebagai pendapatan sesuai                      Company’s net investment as a lessor in the
          dengan jangka waktu kontrak dengan                             financing lease.
          menggunakan metode tingkat suku bunga
          efektif, atas investasi neto Perseroan sebagai
          lessor dalam sewa pembiayaan.

          Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk                     The lessee has the option to purchase at the
          membeli aset yang disewapembiayakan pada                       end of the lease period at a price mutually
          akhir masa sewa pembiayaan dengan harga                        agreed upon at the commencement of the
          yang telah disetujui bersama pada saat                         finance lease agreement.
          dimulainya perjanjian sewa pembiayaan.

          Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa                         Early termination is treated as a cancellation of
          pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai                       an existing contract and the resulting gain or
          pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi                     loss is credited or charged to the current year
          yang timbul diakui dalam laporan laba rugi tahun               profit or loss at the transaction date.
          berjalan pada tanggal terjadinya transaksi.

          Dalam hal restrukturisasi, investasi bersih                    In terms of restructuring of net investment in
          dalam sewa pembiayaan dilakukan dengan                         finance lease through modification of financing
          modifikasi persyaratan pembiayaan. Kewajiban                   terms. The additional obligations as well as the
          tambahan yang timbul maupun yang tertunda                      delayed obligations         arising from    this
          dari restrukturisasi ini ditambahkan ke dalam                  restructuring are added to the outstanding of
          total sisa pembiayaan yang harus dibayarkan                    consumer financing which has to be paid by the
          oleh konsumen. Dampak pembiayaan yang                          customer. The impact of restructured financing
          direstrukturisasi diakui dalam laba rugi.                      is recognised to profit or loss.

          Setelah restrukturisasi, seluruh arus kas                      Thereafter, all the contractual cash flows under
          kontraktual dalam persyaratan baru dicatat                     the new terms shall be accounted for as the
          sebagai pengembalian pokok pembiayaan yang                     repayment of principal and interest income, in
          diberikan dan pendapatan bunga sesuai                          accordance with the restructuring scheme.
          dengan syarat-syarat restrukturisasi.




                                             Lampiran – 5/21 – Schedule
                                                         192
Page 217
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN             AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                      POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                          INFORMATION (continued)

     f.   Investasi bersih dalam sewa pembiayaan                  f.   Net investment in finance lease (continued)
          (lanjutan)

          Investasi bersih dalam sewa pembiayaan                       Net investment in finance lease are classified
          diklasifikasikan sebagai aset keuangan dalam                 as financial assets in amortised cost category.
          kelompok biaya perolehan diamortisasi. Lihat                 Refer to Note 2c for accounting policy of
          Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi aset                    amortised cost.
          keuangan dalam kelompok biaya perolehan
          diamortisasi.

     g. Sewa operasi                                              g.   Operating lease

          Sebagai penyewa                                              As a lessor

          Sesuai dengan PSAK 116, klasifikasi sewa                     Under SFAS 116, the classification of leases is
          didasarkan atas sejauh mana risiko dan                       based on the extent to which risks and rewards
          manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset                 incidental to ownership of a leased asset lie with
          sewaan berada pada lessor atau lessee.                       the lessor or the lessee.

          Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa                     Leases are classified as finance lease if the
          pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan                    leases transfer substantially all the risks and
          secara substansial seluruh risiko dan manfaat                rewards incidental to ownership of the leased
          yang terkait dengan kepemilikan aset. Suatu                  assets. Leases are classified as operating lease
          sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika              if the leases do not transfer substantially all the
          sewa tidak mengalihkan secara substansial                    risks and rewards incidental to ownership of the
          seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan               leased assets.
          kepemilikan aset.

          Perseroan menyewakan kendaraan untuk                         The Company leases out vehicles for short-term
          jangka pendek maupun jangka panjang.                         and long-term period. Leases transactions
          Transaksi sewa yang dilakukan Perseroan                      conducted by the Company are classified as
          diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan.                    finance lease.

          Perseroan mengakui pembayaran sewa dari                      The Company shall recognise lease payments
          sewa operasi sebagai penghasilan dengan                      from operating lease as income on either a
          dasar garis lurus atau dasar sistematik lain.                straight-line basis or another systematic basis.
          Perseroan menerapkan dasar sistematik lain                   The Company shall apply another systematic
          jika dasar tersebut lebih merepresentasikan                  basis if that basis is more representative of the
          pola dari manfaat penggunaan aset pendasar                   pattern in which benefit from the use of the
          yang dinikmati.                                              underlying asset is diminished.

          Perseroan     mengakui    biaya,  termasuk                   The Company recognises costs, including
          depresiasi, yang timbul dalam mendapatkan                    depreciation, incurred in vehicle leases income
          penghasilan sewa sebagai beban. Perseroan                    as expenses. The Company adds the initial
          menambahkan biaya langsung awal yang timbul                  direct costs incurred in obtaining an operating
          dalam mendapatkan sewa operasi pada jumlah                   lease to the carrying amount of the underlying
          tercatat aset pendasar dan mengakui biaya                    asset and recognises such costs as an expense
          tersebut sebagai beban sepanjang masa sewa                   over the lease term on the same basis as rental
          atas dasar yang sama dengan penghasilan                      income.
          sewa.

          Kebijakan depresiasi atas aset pendasar                      The depreciation policy on depreciable
          terdepresiasi untuk sewa operasi konsisten                   underlying assets for operating lease is
          dengan kebijakan depresiasi normal Perseroan                 consistent with the Company's normal
          untuk aset serupa. Pesewa menghitung                         depreciation policy for similar assets. The
          depresiasi sesuai dengan PSAK 216                            lessee calculates depreciation in accordance
          “Aset Tetap”.                                                with SFAS 216 “Fixed Assets”.




                                            Lampiran – 5/22 – Schedule
                                                       193
Page 218
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN             AKUNTANSI            2.   MATERIAL       ACCOUNTING                        POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                             INFORMATION (continued)

     h. Cadangan kerugian penurunan nilai                            h.     Allowance for impairment losses

          Piutang pembiayaan konsumen, piutang                              Consumer financing receivables, Murabahah
          pembiayaan Murabahah dan investasi dalam                          financing receivables and investment in finance
          sewa pembiayaan akan dihapusbukukan                               lease are written-off when they are overdue for
          setelah menunggak lebih dari 150 hari atau                        more than 150 days or determined to be not
          pada saat piutang tersebut diputuskan tidak                       collectible.
          dapat tertagih.

     i.   Biaya dibayar dimuka                                       i.     Prepaid expenses

          Biaya dibayar dimuka diamortisasi dan                             Prepaid expenses are amortised and charged
          dibebankan selama masa manfaat masing-                            as an expense over the periods of benefit using
          masing biaya dengan menggunakan metode                            the straight line method.
          garis lurus.

     j.   Aset tetap dan penyusutan                                  j.     Fixed assets and depreciation

          Aset tetap, kecuali tanah, diakui sebesar harga                   Fixed assets, except land, are stated at cost
          perolehan     setelah    dikurangi    akumulasi                   less accumulated depreciation.
          penyusutan.

          Harga     perolehan     mencakup   semua                          Acquisition cost covers expenditure that is
          pengeluaran yang terkait secara langsung                          directly attributable to the acquisition of the
          dengan perolehan aset tetap.                                      assets.

          Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal                      Initial legal costs incurred to obtain legal rights
          atas tanah diakui sebagai bagian biaya akuisisi                   of land are recognised as part of the acquisition
          tanah    dan    biaya-biaya tersebut     tidak                    cost of the land, and these costs are not
          didepresiasikan.    Biaya    terkait   dengan                     depreciated. Costs related to renewal of land
          pembaruan hak atas tanah diakui sebagai aset                      rights are recognised as intangible assets and
          tak berwujud dan diamortisasi sepanjang umur                      amortised during the period of the land rights.
          hukum hak atas tanah.

          Tanah tidak disusutkan.                                           Land is not depreciated.

          Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung                       Depreciation of fixed assets other than land is
          dengan menggunakan metode garis lurus untuk                       calculated using the straight-line method to
          mengalokasikan harga perolehan hingga                             allocate their cost to their residual values over
          mencapai nilai sisa sepanjang estimasi masa                       their estimated useful lives as follows:
          manfaatnya sebagai berikut:

                                              Tahun/Years                 Tarif/Rates

          Bangunan dan prasarana                     20                       5%                Buildings and improvements
          Kendaraan                                  5                       20%                                    Vehicles
          Perlengkapan dan perabot                   5                       20%                      Furnitures and fixtures
          Peralatan kantor                           5                       20%                           Office equipment




                                            Lampiran – 5/23 – Schedule
                                                          194
Page 219
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI          2.   MATERIAL       ACCOUNTING                     POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                             INFORMATION (continued)

     j.   Aset tetap dan penyusutan (lanjutan)                       j.   Fixed assets and depreciation (continued)

          Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode                        The assets’ residual values, useful lives and
          penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan,                 depreciation method are reviewed and adjusted
          pada setiap akhir periode pelaporan.                            if appropriate, at the end of each reporting
                                                                          period.

          Renovasi-renovasi besar akan disusutkan                         Major renovations are depreciated over the
          selama sisa masa manfaat aset yang                              remaining useful lives of the related asset.
          bersangkutan.

          Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui                       Subsequent costs are included in the asset’s
          sebagai bagian nilai tercatat aset atau sebagai                 carrying amount or recognised as a separate
          aset yang terpisah, sebagaimana mestinya,                       asset, as appropriate, only when it is probable
          hanya jika kemungkinan besar Perseroan                          that future economic benefits associated with
          mendapat manfaat ekonomis dimasa depan                          the item will flow to the Company and the cost
          berkenaan dengan aset tersebut dan biaya                        of the item can be measured reliably. The
          perolehan aset dapat diukur dengan andal. Nilai                 carrying amount of replaced part is
          tercatat  dari    komponen       yang    diganti                derecognised.      All    other repairs    and
          dihapuskan. Biaya perbaikan dan pemeliharaan                    maintenance are charged to the profit or loss
          dibebankan ke dalam laporan laba rugi dalam                     during the financial period in which they are
          periode keuangan ketika biaya-biaya tersebut                    incurred.
          terjadi.

          Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari              When the carrying amount of fixed assets is
          nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat              greater than its estimated recoverable amount,
          aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang                      it is written down immediately to its recoverable
          dapat diperoleh kembali yang ditentukan                         amount, which is determined based on the
          berdasarkan nilai tertinggi antara nilai wajar                  higher of fair value less cost to sell and value in
          dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai.                  use.

          Akumulasi biaya konstruksi aset tetap                           The accumulated costs of the construction of
          dikapitalisasi   sebagai      aset      dalam                   fixed assets are capitalised as assets in
          pembangunan. Biaya tersebut direklasifikasi ke                  progress. These costs are reclassified to fixed
          akun aset tetap pada saat proses konstruksi                     assets when the construction or installation is
          atau pemasangan selesai. Penyusutan dimulai                     complete. Depreciation is charged from the
          pada saat aset tersebut siap untuk digunakan                    date the assets are ready for use in the manner
          sesuai dengan tujuan yang diinginkan                            intended by Management.
          Manajemen.

          Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau                    When fixed assets are retired or otherwise
          dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi                       disposed of, their carrying values and the
          penyusutannya dikeluarkan dari laporan                          related     accumulated    depreciation     are
          keuangan dan keuntungan dan kerugian yang                       eliminated from the financial statements, and
          terjadi diakui dalam laporan laba rugi.                         the resulting gains and losses on the disposal
                                                                          of fixed assets are recognised in the profit or
                                                                          loss.

     k.   Piutang    pembiayaan      dengan      perhatian           k.   Financing receivables with special attention
          khusus

          Piutang pembiayaan dengan perhatian khusus                      Financing receivables with special attention are
          dinyatakan berdasarkan nilai realisasi bersih                   stated at net realisable value, which is carrying
          yaitu nilai tercatat piutang pembiayaan                         value     of     related     consumer   financing
          konsumen      terkait, piutang      pembiayaan                  receivables, Murabahah financing receivables
          Murabahah atau investasi bersih dalam sewa                      or net investment in finance lease deducted for
          pembiayaan dikurangi cadangan penurunan                         impairment in market value of the collateral
          nilai pasar atas jaminan kendaraan. Piutang                     vehicles. Consumer financing receivables,
          pembiayaan konsumen, piutang pembiayaan                         Murabahah financing receivables or net
          Murabahah atau investasi bersih dalam sewa                      investment in financing are reclassified as
          pembiayaan direklasifikasikan menjadi piutang                   financing receivables with special attention
          pembiayaan dengan perhatian khusus ketika                       when collateral assets have been placed under
          jaminan     kendaraan      dititipkan    dalam                  the Company’s authority because customers
          pengawasan Perseroan karena konsumen tidak                      cannot fulfill their obligations.
          dapat memenuhi kewajibannya.




                                              Lampiran – 5/24 – Schedule
                                                          195
Page 220
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.    INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI          2.   MATERIAL       ACCOUNTING                      POLICY
      MATERIAL (lanjutan)                                             INFORMATION (continued)

      k.   Piutang pembiayaan         dengan      perhatian           k.    Financing receivables with special attention
           khusus (lanjutan)                                                (continued)

           Selisih antara nilai tercatat piutang dengan nilai               Difference between carrying value of related
           realisasi bersih dicatat sebagai “(Pemulihan)/                   receivables with net realisable value is recorded
           cadangan kerugian penurunan nilai lainnya” di                    as “(Reversal)/allowance for other impairment
           laporan laba rugi.                                               losses” in the statements of profit or loss.

           Pada saat terjadi wanprestasi terhadap                           In case of default, the Company facilitates the
           perjanjian     pembiayaan,        Perseroan                      customer to sell the collateral vehicles under
           memfasilitasi  pelanggan    untuk    menjual                     fiducia arrangement for the purpose of
           kendaraan yang dijaminkan dengan fidusia                         recovering the outstanding receivables.
           untuk keperluan penyelesaian piutang. Selisih                    Differences between the proceeds from sales of
           lebih antara hasil penjualan dengan utang                        vehicles and the outstanding receivables if
           bersih pelanggan merupakan hak dari                              positive are to be refunded to customers. If
           pelanggan. Sedangkan selisih kurang akan                         negative, are recorded as losses from disposal
           dibebankan sebagai kerugian atas penjualan                       of financing receivables with special attention.
           piutang pembiayaan dengan perhatian khusus.

           Piutang pembiayaan dengan perhatian khusus                       Financing receivables with special attention are
           diklasifikasikan sebagai aset keuangan dalam                     classified as amortised cost and receivables.
           kelompok biaya perolehan diamortisasi. Lihat                     Refer to Note 2c for the accounting policy of
           Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi aset                        amortised cost.
           keuangan dalam kelompok biaya perolehan
           diamortisasi.

     l.    Imbalan kerja                                               l.   Employee benefits

           Imbalan kerja jangka pendek                                      Short-term employee benefits

           Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat                     Short-term employee benefits are recognised
           terutang kepada karyawan.                                        when they accrue to the employees.

           Imbalan pensiun dan imbalan pasca kerja                          Pension  benefits   and          other     post-
           lainnya                                                          employment benefits

           Perseroan memiliki program pensiun imbalan                       The Company has defined benefit and defined
           pasti dan iuran pasti.                                           contribution pension plans.

           Program pensiun imbalan pasti merupakan                          A defined benefit pension plan is a pension plan
           program pensiun yang menetapkan jumlah                           that defines an amount of pension that will be
           imbalan pensiun yang akan diterima oleh                          received by the employee on becoming entitled
           karyawan pada saat pensiun, yang biasanya                        to a pension, which usually depends on one or
           tergantung pada satu faktor atau lebih seperti                   more factors such as age, years of service and
           umur, masa kerja dan jumlah kompensasi.                          compensation.

           Program pensiun iuran pasti adalah program                       A defined contribution plan is a pension plan
           pensiun di mana Perseroan akan membayar                          under which the Company pays fixed
           iuran tetap kepada sebuah entitas yang terpisah                  contributions into a separate entity (Astra
           (Dana Pensiun Astra 2) dan Perseroan tidak                       Pension Fund 2) and the Company has no legal
           memiliki liabilitas hukum atau konstruktif untuk                 or constructive obligation to pay further
           membayar kontribusi lebih lanjut.                                contributions.




                                               Lampiran – 5/25 – Schedule
                                                           196
Page 221
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI          2.   MATERIAL       ACCOUNTING                     POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                             INFORMATION (continued)

     l.   Imbalan kerja (lanjutan)                                   l.   Employee benefits (continued)

          Imbalan pensiun dan imbalan pasca kerja                         Pension  benefits     and    other          post-
          lainnya (lanjutan)                                              employment benefits (continued)

          Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja                         Pension benefits and other post-employment
          lainnya, seperti pensiun, uang pesangon, uang                   benefits, such as pension, severance pay,
          penghargaan dan imbalan lainnya, dihitung                       service pay and other benefits, are calculated in
          berdasarkan UU Cipta Kerja No. 11/2020 dan                      accordance with the Job Creation Law
          Peraturan Pemerintah 35/2021, dan Peraturan                     No. 11/2020 and Government Regulation No.
          Perseroan tentang Imbalan Pasca Kerja (“IPK“).                  35/2021, and Company Regulation regarding
          Jika imbalan pensiun sesuai dengan                              Post Employment Benefits ("IPK"). If the
          UU No. 11/2020 lebih besar, selisih tersebut                    pension benefits based on Law No. 11/2020 are
          diakui sebagai bagian dari liabilitas imbalan                   higher, the difference is recorded as part of the
          pensiun.                                                        overall pension benefits obligation.

          Karena      Undang     Undang      terkait                      Since the Labor related Law sets the formula for
          Ketenagakerjaan menentukan rumus tertentu                       determining the minimum amount of benefits, in
          untuk menghitung jumlah minimal imbalan                         substance pension plans under the Labor
          pensiun, pada dasarnya program pensiun                          related Law represent defined benefit plans.
          berdasarkan    Undang    Undang    terkait
          Ketenagakerjaan adalah program imbalan
          pasti.

          Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang                   The liability recognised in the statement of
          diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai                  financial position in respect of defined benefit
          kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan              pension plans is the present value of the
          posisi keuangan. Liabilitas imbalan pasti                       defined benefit obligation at the statement of
          dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen                  financial position’s date. The defined benefit
          dengan menggunakan metode Projected Unit                        obligation is calculated annually by independent
          Credit. Nilai kini liabilitas imbalan pasti                     actuaries using the Projected Unit Credit
          ditentukan dengan mendiskontokan estimasi                       method. The present value of the defined
          arus kas keluar di masa yang akan datang                        benefit obligation is determined by discounting
          dengan menggunakan tingkat bunga Obligasi                       the estimated future cash outflows using
          Pemerintah dalam mata uang yang sama                            interest rates of Government Bonds that are
          dengan mata uang pensiun yang akan                              denominated in the currency in which the
          dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang                    pension will be paid, and that have terms to
          lebih sama dengan waktu jatuh tempo pensiun                     maturity approximating the terms of the related
          yang bersangkutan.                                              pension liability.

          Pengukuran kembali timbul dari penyesuaian                      Remeasurements arising from experience
          dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial                     adjustments and changes in actuarial
          langsung diakui seluruhnya melalui pendapatan                   assumptions are directly fully recognised to
          komprehensif lain dan akan diakui segera                        other comprehensive income and shall be
          dalam saldo laba.                                               recognised immediately in retained earnings.


          Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan                     Past-service cost are recognised immediately in
          laba rugi.                                                      statements of profit or loss.

          Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau                    Gains or losses on the curtailment or settlement
          penyelesaian program manfaat pasti diakui di                    of a defined benefit plan are recognised in profit
          laba rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian                   or loss when the curtailment or settlement
          tersebut terjadi.                                               occurs.

          Perseroan juga memberikan imbalan pasca-                        The Company also provides other post-
          kerja lainnya, seperti uang penghargaan dan                     employment benefits, such as award money
          uang pisah. Imbalan berupa uang penghargaan                     and separation pay. Rewards in the form of
          diberikan apabila karyawan bekerja hingga                       cash awards are given if employees work until
          mencapai usia pensiun. Sedangkan imbalan                        they reach retirement age. Meanwhile,
          berupa uang pisah, dibayarkan kepada                            compensation in the form of severance pay is
          karyawan yang mengundurkan diri secara                          paid to employees who resign voluntarily, after
          sukarela, setelah memenuhi minimal masa                         fulfilling a certain minimum period of service.
          kerja    tertentu.   Imbalan   ini   dihitung                   This benefit is calculated using the same
          menggunakan metode yang sama dengan                             method as calculating service pay.
          perhitungan uang penghargaan masa kerja.


                                              Lampiran – 5/26 – Schedule
                                                          197
Page 222
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                       POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                           INFORMATION (continued)

     l.   Imbalan kerja (lanjutan)                                  l.   Employee benefits (continued)

          Imbalan jangka panjang lainnya                                 Other long-term benefits

          Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti                    Other long-term employee benefits such as
          berimbalan jangka panjang dan penghargaan                      long service leave and Jubilee awards are
          Jubilee dihitung dengan menggunakan metode                     calculated using the Projected Unit Credit
          Projected Unit Credit dan didiskontokan ke nilai               method and discounted to present value. These
          kini. Imbalan ini dihitung dengan menggunakan                  benefits are accounted for using the same
          metodologi yang sama dengan metodologi                         methodology as for the defined benefit pension
          yang digunakan dalam perhitungan program                       plan, except for remeasurements which are
          pensiun imbalan pasti, kecuali untuk                           recognised in profit or loss.
          pengukuran kembali yang diakui pada laba rugi.

     m. Surat berharga         yang    diterbitkan   dan           m. Securities issued and borrowings
        pinjaman

          Surat berharga yang diterbitkan diklasifikasikan               Securities issued are classified as financial
          sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan                 liabilities at amortised cost. Additional cost
          biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan                   directly attributable to the issuance of securities
          yang dapat diatribusikan secara langsung                       are recognised as a discount and offset directly
          dengan penerbitan surat berharga diakui                        from the proceeds derived from such offerings
          sebagai diskonto dan dikurangkan langsung                      and amortised over the period of the securities
          dari hasil penerbitan dan diamortisasi selama                  issued using effective interest rate method.
          jangka waktu surat berharga yang diterbitkan
          tersebut dengan menggunakan metode suku
          bunga efektif.

          Bunga atas surat berharga yang diterbitkan                     Interest on securities issued are recorded as
          diakui sebagai beban bunga dan keuangan                        interest and financing charges using accrual
          berdasarkan basis akrual.                                      basis.

          Pinjaman pada awalnya diakui sebesar nilai                     Borrowings are recognised initially at fair value,
          wajar setelah dikurangi biaya-biaya transaksi                  net of directly attributable transaction costs (if
          (jika ada) yang dapat diatribusikan secara                     any). Borrowings are subsequently measured
          langsung. Pinjaman yang diterima selanjutnya                   at amortised cost.
          dicatat   menggunakan      biaya   perolehan
          diamortisasi.

          Bunga pinjaman diakui sebagai beban bunga                      Interest on borrowings are recorded as interest
          dan keuangan berdasarkan basis akrual.                         and financing charges using accrual basis.

          Surat berharga yang diterbitkan dan pinjaman                   Securities issued and borrowings are classified
          diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan                   as financial liabilities at amortised cost. Refer to
          diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.                    Note 2c for the accounting policy for financial
          Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi atas                liabilities at amortised cost.
          liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
          perolehan diamortisasi.

     n.   Pengakuan pendapatan dan beban                           n.    Income and expense recognition

          Pendapatan dari pembiayaan konsumen, sewa                      Income from consumer financing, finance lease,
          pembiayaan, dan pembiayaan penyalur                            and dealer financing and expense for all interest
          kendaraan serta beban bunga untuk semua                        bearing financial instruments are recognised
          instrumen keuangan dengan interest bearing                     over the term of the respective contracts using
          diakui sesuai dengan jangka waktu kontrak                      the effective interest rate method.
          berdasarkan metode suku bunga efektif.




                                            Lampiran – 5/27 – Schedule
                                                        198
Page 223
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                      POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                            INFORMATION (continued)

     n.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)                 n.   Income and expense recognition (continued)

          Metode suku bunga efektif adalah metode yang                   The effective interest method is a method of
          digunakan untuk menghitung biaya perolehan                     calculating the amortised cost of a financial
          diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas                asset or a financial liability and of allocating the
          keuangan dan metode untuk mengalokasikan                       interest income or interest expense over the
          pendapatan bunga atau beban bunga selama                       relevant period. The effective interest rate is the
          periode yang relevan. Suku bunga efektif                       rate that accurately discounts estimated future
          adalah suku bunga yang secara tepat                            cash payments or receipts through the
          mendiskontokan estimasi pembayaran atau                        expected life of the financial instrument or,
          penerimaan kas di masa datang selama                           when appropriate, a shorter period to the net
          perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau                   carrying amount of the financial asset or
          jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih                 financial liability. When calculating the effective
          singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih                 interest rate, the Company estimates cash flows
          dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.                   considering all contractual terms of the financial
          Pada saat menghitung suku bunga efektif,                       instrument but does not consider future credit
          Perseroan mengestimasi arus kas dengan                         losses. These calculations include transaction
          mempertimbangkan        seluruh    persyaratan                 costs.
          kontraktual dalam instrumen keuangan
          tersebut, namun tidak mempertimbangkan
          kerugian kredit di masa datang. Perhitungan ini
          mencakup biaya transaksi.

          Pendapatan marjin pembiayaan Murabahah                         Margin income from Murabahah financing is
          diakui berdasarkan metode imbal hasil efektif                  recognised using the effective rate of return
          selama jangka waktu kontrak.                                   over the term of the respective contracts.

          Pendapatan dari sewa operasi diakui sebagai                    Income from operating lease is recognised in
          pendapatan secara garis lurus selama masa                      income on a straight-line basis over the lease
          sewa. Biaya langsung awal yang terjadi saat                    term. Initial direct costs incurred in obtaining an
          mendapatkan sewa operasi ditambahkan pada                      operating lease are added the carrying amount
          nilai tercatat aset pendasar dan diakui sebagai                of the underlying asset and recognised as
          beban selama masa sewa dengan basis yang                       expense over the lease term on the same basis
          sama dengan pendapatan sewa. Aset terkait                      as lease income. The respective leased assets
          yang disewakan ditampilkan di laporan posisi                   are included in the statement of financial
          keuangan berdasarkan sifatnya. Beberapa                        statements based on their nature. Several
          kontrak sewa mencakup beberapa pekerjaan                       rental contracts cover some work that needs to
          yang perlu dilaksanakan, seperti perawatan                     be performed, such as maintenance and spare
          dan suku cadang, mobil pengganti, asuransi                     parts, replacement cars, insurance and
          dan      pembayaran      pajak    berkendaraan                 payment of motor vehicle tax. The work is
          bermotor.      Pekerjaan     tersebut    bersifat              straightforward, does not include integration
          sederhana, tidak termasuk servis integrasi dan                 services and can be performed by other parties.
          dapat dilakukan oleh pihak lain. Oleh karena itu,              Therefore, some of these jobs are accounted for
          beberapa pekerjaan tersebut diperhitungkan                     as separate performance obligations. In this
          sebagai kewajiban kinerja yang terpisah.                       case, the transaction price will be allocated to
          Dalam hal ini, harga transaksi akan                            each performance obligation based on a stand-
          dialokasikan      untuk    setiap     kewajiban                alone selling price. Revenue related to these
          pelaksanaan berdasarkan harga jual yang                        works is recognised over time on a straight line
          berdiri sendiri. Pendapatan yang berkaitan                     basis over the lease term.
          dengan pekerjaan – pekerjaan tersebut diakui
          sepanjang waktu secara garis lurus selama
          masa sewa.

          Pendapatan denda keterlambatan dikenakan                       Late charges income is charged to overdue
          kepada konsumen yang menunggak.                                consumers.

          Pendapatan   penalti  dikenakan          kepada                Penalty income is charged to consumers who
          konsumen yang menyelesaikan              kontrak               terminate their contracts before financing period
          sebelum masa pembiayaan berakhir.                              ends.

          Pendapatan administrasi dikenakan kepada                       Administration income is charged to consumers
          konsumen yang mengamendemen kontrak.                           who amend their contracts. Late charges
          Pendapatan       denda        keterlambatan                    income, penalty and administration are
          pembayaran, penalti dan administrasi diakui                    recognised when realisation is certain.
          pada saat penerimaan dapat dipastikan.

          Beban   diakui  pada      saat        terjadinya,              Expenses are recognised as incurred on an
          menggunakan dasar akrual.                                      accrual basis.



                                             Lampiran – 5/28 – Schedule
                                                         199
Page 224
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                      POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                            INFORMATION (continued)

     o.   Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas                o.   Derivative   financial       instruments       and
          lindung nilai                                                  hedging activities

          Dalam      rangka     penerapan   kebijakan                    For risk management purposes, the Company
          manajemen risiko, Perseroan melakukan                          enters into derivative instruments in order to
          instrumen derivatif untuk lindung nilai atas                   hedge the changes in underlying exposures. In
          perubahan      variabel   yang   mendasari.                    accordance with that policy, the Company does
          Berdasarkan kebijakan tersebut, Perseroan                      not hold derivative financial instruments for
          tidak memiliki instrumen keuangan derivatif                    speculative purposes.
          untuk tujuan spekulasi.

          Instrumen keuangan derivatif diakui pertama-                   Derivative financial instruments are initially
          tama pada nilai wajar pada saat kontrak                        recognised in the statement of financial position
          tersebut dilakukan dan selanjutnya diukur pada                 at fair value on the date on which a derivative
          nilai wajarnya. Derivatif dicatat sebagai aset                 contract is entered into and are subsequently
          apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai               remeasured at their fair value. Derivatives are
          liabilitas apabila memiliki nilai wajar negatif.               carried as assets when their fair value is
                                                                         positive and as liabilities when their fair value is
                                                                         negative.

          Perseroan menggunakan instrumen keuangan                       The Company uses derivative instruments as
          sebagai bagian dari aktivitas manajemen aset                   part of its asset and liability management
          dan liabilitas untuk melindungi dampak risiko                  activities to manage exposures to interest rate
          tingkat suku bunga dan risiko mata uang asing.                 and foreign currency. The Company applies
          Perseroan menerapkan akuntansi lindung nilai                   cash flow hedge accounting when transactions
          arus kas pada saat transaksi tersebut                          meet the specified criteria to obtain hedge
          memenuhi kriteria perlakuan akuntansi lindung                  accounting treatment.
          nilai.

          Pada saat terjadinya transaksi, Perseroan                      The Company documents, at the inception of
          melakukan dokumentasi mengenai hubungan                        the transaction, the relationship between
          antara instrumen lindung nilai dan unsur yang                  hedging instruments and hedged items, as well
          dilindungi nilainya, juga tujuan manajemen                     as its risk management objective and strategy
          risiko dan strategi yang diterapkan dalam                      for undertaking various hedge transactions.
          melakukan berbagai macam transaksi lindung                     This process includes linking all derivatives
          nilai. Proses dokumentasi ini menghubungkan                    designated as hedges to specific assets and
          derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai                 liabilities or to specific firm commitments or
          dengan aset dan liabilitas tertentu atau dengan                forecast transactions. The Company also
          komitmen penuh tertentu atau transaksi yang                    documents its assessment, both at the hedge
          diperkirakan. Pada saat terjadinya transaksi                   inception and on an ongoing basis, as to
          lindung nilai dan pada periode berikutnya,                     whether the derivatives that are used in hedging
          Perseroan melakukan dokumentasi atas                           transactions are highly effective in offsetting
          penilaian apakah derivatif yang digunakan                      changes in fair values or cash flows of hedged
          sebagai transaksi lindung nilai memiliki                       items.
          efektivitas yang tinggi dalam menandingi
          (offsetting) perubahan nilai wajar atau arus kas
          dari unsur yang dilindungi nilainya.
          Lindung nilai dinyatakan efektif oleh Perseroan                The Company regards a hedge as highly
          hanya jika memenuhi kriteria sebagai berikut:                  effective only if the following criteria are met:
          i) pada saat terjadinya dan sepanjang umur                     i) at inception of the hedge and throughout its
          transaksi lindung nilai memiliki efektivitas yang              life, the hedge is expected to be highly effective
          tinggi dalam menandingi (offsetting) perubahan                 in achieving offsetting changes in fair value or
          nilai wajar atau arus kas yang melekat pada                    cash flows attributable to the hedged risks, and
          risiko-risiko yang dilindungi nilainya, dan                    ii) actual results of the hedge are 100%.
          ii) tingkat efektivitas lindung nilai 100%.

          Perseroan akan menghentikan penerapan                          The Company discontinues hedge accounting
          akuntansi lindung nilai ketika derivatif tersebut              when it determines that a derivative is not or
          tidak atau tidak lagi efektif; ketika instrumen                has ceased to be, highly effective as a hedge;
          lindung nilai kadaluwarsa atau dijual; dihentikan              when the derivative expires or is sold;
          atau dibayar pada saat unsur yang dilindungi                   terminated or exercise when the hedged item
          tersebut jatuh tempo, dijual atau dibayar                      matures, is sold or repaid; or when a forecast
          kembali;     atau    ketika    transaksi     yang              transaction is no longer deemed highly
          diperkirakan akan terjadi tidak lagi diperkirakan              probable.
          akan terjadi.




                                             Lampiran – 5/29 – Schedule
                                                         200
Page 225
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI          2.   MATERIAL       ACCOUNTING                     POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                             INFORMATION (continued)

     o.   Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas                 o.   Derivative   financial    instruments         and
          lindung nilai (lanjutan)                                        hedging activities (continued)

          Metode pengakuan keuntungan atau kerugian                       The method of recognising the resulting gains
          atas instrumen derivatif tergantung kepada                      or losses is dependent on whether the
          apakah derivatif tersebut ditetapkan sebagai                    derivative is designated as a hedging
          instrumen lindung nilai dan sifat dari risiko yang              instrument and the nature of the risk being
          dilindung nilai.                                                hedged.

          Lindung nilai arus kas                                          Cash flow hedges

          Bagian yang efektif atas perubahan nilai wajar                  The effective portion of changes in the fair
          derivatif yang ditujukan dan memenuhi                           value of derivatives that are designated and
          kualifikasi sebagai lindung nilai arus kas, diakui              qualify as cash flow hedges are recognised in
          sebagai cadangan lindung nilai arus kas pada                    other comprehensive income/(loss) under cash
          bagian penghasilan/rugi komprehensif lain.                      flow hedge reserves. The gain or loss relating
          Keuntungan atau kerugian atas bagian yang                       to the ineffective portion (if any) is recognised
          tidak efektif (jika ada) diakui langsung pada                   immediately in the statements of profit or loss.
          laporan laba rugi. Jumlah akumulasi dalam                       Amounts accumulated in equity are recycled to
          ekuitas dibebankan ke laporan laba rugi ketika                  the statements of profit or loss in the periods in
          unsur yang dilindungi nilainya memengaruhi                      which the hedged item will affect profit or loss.
          laba rugi. Ketika instrumen lindung nilai                       When a hedging instrument expires or is sold,
          kadaluwarsa atau dijual atau Ketika suatu                       or when a hedge no longer meets the criteria
          lindung nilai tidak lagi memenuhi persyaratan                   for hedge accounting, any cumulative gain or
          sebagai akuntansi lindung nilai, akumulasi                      loss existing in the other comprehensive
          penghasilan/(rugi) komprehensif lain yang ada                   income/(loss) at that time is recognised in the
          diakui pada laporan laba rugi.                                  statements of profit or loss.

          Lihat Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi                      Refer to Note 2c for the accounting policy of
          instrumen keuangan.                                             financial instruments.

     p.   Perpajakan                                                 p.   Taxation

          Pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan                The income tax comprises current and deferred
          kini dan tangguhan. Pajak penghasilan ini diakui                tax. Tax is recognised in the profit or loss,
          dalam laporan laba rugi, kecuali jika pajak                     except to the extent that it relates to items
          tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian                 recognised in other comprehensive income or
          yang diakui di pendapatan komprehensif lain                     directly in equity. In this case, the tax is also
          atau langsung diakui di ekuitas. Dalam hal ini,                 recognised in other comprehensive income or
          pajak tersebut masing-masing diakui dalam                       directly in equity, respectively.
          pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.

          Beban pajak kini dihitung berdasarkan                           The current income tax charge is calculated on
          peraturan perpajakan yang berlaku pada                          the basis of the tax laws enacted or
          tanggal    pelaporan    keuangan.     Direksi                   substantially enacted at the reporting date. The
          mengevaluasi secara periodik implementasi                       Directors      periodically    evaluate       the
          terhadap peraturan perpajakan yang berlaku                      implementation of prevailing tax regulations
          terutama yang memerlukan interpretasi lebih                     especially those that are subject to further
          lanjut mengenai pelaksanaannya, termasuk                        interpretation on its implementation, including
          juga evaluasi terhadap surat ketetapan pajak                    evaluation on tax assessment letters received
          yang diterima dari kantor pajak. Lebih lanjut,                  from tax authorities. Where appropriate
          Manajemen akan membentuk cadangan, jika                         Management will establish provisions based on
          dianggap perlu berdasarkan jumlah yang                          the amounts expected to be paid to the tax
          diestimasikan akan dibayarkan ke otoritas                       authorities.
          pajak.

          Pajak penghasilan tangguhan disajikan dengan                    Deferred income tax is determined using the
          menggunakan metode liabilitas, untuk semua                      liability method for all temporary differences
          perbedaan temporer yang muncul akibat                           arising between the tax bases of assets and
          perbedaan tarif dasar pajak untuk aset dan                      liabilities and their carrying values for financial
          liabilitas dengan nilai tercatatnya dalam rangka                reporting purposes at each reporting date.
          kebutuhan laporan keuangan per tanggal                          Deferred income tax is determined using tax
          pelaporan. Pajak penghasilan tangguhan                          rates that have been enacted or substantially
          ditentukan dengan menggunakan tarif pajak                       enacted as at reporting period and is expected
          yang telah berlaku atau secara substantif telah                 to apply when the related deferred income tax
          berlaku pada akhir periode pelaporan dan                        asset is realised or the deferred income tax
          diharapkan diterapkan ketika aset pajak                         liability is settled.
          penghasilan tangguhan direalisasi atau liabilitas
          pajak penghasilan tangguhan diselesaikan.

                                             Lampiran – 5/30 – Schedule
                                                          201
Page 226
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN              AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                      POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                           INFORMATION (continued)

     p.   Perpajakan (lanjutan)                                    p.   Taxation (continued)

          Aset pajak tangguhan diakui apabila besar                     A deferred tax asset is recognised to the extent
          kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal pada                     that it is probable that future taxable profits will
          masa mendatang akan memadai untuk                             be available against which the deferred tax
          mengkompensasi aset pajak tangguhan yang                      asset arising from temporary differences can be
          muncul akibat perbedaan temporer tersebut.                    utilised.

          Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan               Deferred income tax assets and liabilities are
          dapat saling hapus apabila terdapat hak yang                  offset when there is a legally enforceable right
          berkekuatan hukum untuk melakukan saling                      to offset current tax assets against current tax
          hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas                liabilities and when the deferred income taxes
          pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak              assets and liabilities relate to income taxes
          penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas                 levied by the same taxation authority on either
          perpajakan yang sama, baik atas entitas kena                  the same taxable entity or different taxable
          pajak yang sama ataupun berbeda dan adanya                    entities where there is an intention to settle the
          niat untuk melakukan penyelesaian saldo-saldo                 balances on a net basis.
          tersebut secara neto.

     q.   Mata uang fungsional dan penyajian                       q.   Functional and presentation currency

          Laporan keuangan disajikan dalam mata uang                    The financial statements are presented in
          Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional                   Rupiah, which is the functional currency of the
          Perseroan.                                                    Company.

          Transaksi dan saldo                                           Transactions and balances

          Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke                 Transactions denominated in a foreign currency
          mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs                      are converted into Rupiah at the exchange rate
          yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada                     prevailing at the date of the transaction. At the
          tanggal laporan posisi keuangan, aset dan                     statement of financial position date, monetary
          liabilitas moneter dalam mata uang asing                      assets and liabilities in foreign currencies are
          dijabarkan dengan kurs yang berlaku pada                      translated at the exchange rates prevailing at
          tanggal laporan posisi keuangan.                              that date.

          Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang                     Exchange gains and losses arising on
          timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan               transactions in foreign currency and on the
          dari penjabaran aset dan liabilitas moneter                   translation of foreign currency monetary assets
          dalam mata uang asing, diakui pada laporan                    and liabilities, are recognised in the profit or
          laba rugi.                                                    loss.

          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                       As at 31 December 2024 and 2023, the
          kurs nilai tukar yang digunakan adalah kurs                   exchange rates used are the Bank Indonesia
          tengah Bank Indonesia dan masing-masing                       middle rates of Rp16,162 (full amount) and
          adalah Rp16.162 (nilai penuh) dan Rp15.416                    Rp15,416 (full amount) for 1 United States
          (nilai penuh) untuk 1 Dolar Amerika Serikat                   Dollar (US Dollar) and Rp102.36 (full amount)
          (Dolar AS) dan Rp102,36 (nilai penuh) dan                     and Rp109.55 (full amount) for 1 Japanese
          Rp109,55 (nilai penuh) untuk 1 Yen Jepang.                    Yen.

     r.   Laba per saham                                           r.   Earnings per share

          Laba bersih per saham dasar dihitung dengan                   Earnings per share is calculated by dividing the
          membagi laba dengan jumlah rata-rata                          net profit attributable to shareholders by the
          tertimbang saham biasa yang beredar                           weighted average number of ordinary shares on
          sepanjang tahun.                                              issue during the year.

          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                       As at 31 December 2024 and 2023, there were
          tidak ada instrumen-instrumen yang dimiliki                   no material instruments which could result in the
          yang secara material dapat menyebabkan                        issue of further ordinary shares. Therefore,
          penerbitan tambahan saham biasa. Oleh                         diluted earnings per share are equivalents to
          karena itu, nilai laba Perseroan dilusian setara              basic earnings per share.
          dengan nilai laba per saham dasar.




                                            Lampiran – 5/31 – Schedule
                                                        202
Page 227
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN                AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                         POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                             INFORMATION (continued)

     s.   Transaksi dengan pihak berelasi                            s.   Transaction with related parties

          Perseroan memiliki transaksi dengan pihak-                      The Company has transactions with related
          pihak berelasi. Sesuai dengan PSAK 224                          parties. In accordance with SFAS 224 “Related
          “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”, yang                       party disclosures”, the meaning of a related
          dimaksud dengan pihak yang berelasi adalah                      party is a person or entity that is related to a
          orang atau entitas yang berelasi dengan entitas                 reporting entity as follows:
          pelapor sebagai berikut:

          a. Orang atau anggota keluarga terdekatnya                      a.    A person or a close member of that
             berelasi dengan entitas pelapor jika orang                         person’s family is related to a reporting
             tersebut:                                                          entity if that person:
             i. memiliki        pengendalian         atau                       i.   has control or joint control over the
                  pengendalian      bersama     terhadap                             reporting entity;
                  entitas pelapor;
             ii. memiliki pengaruh signifikan terhadap                          ii.    has significant influence over the
                  entitas pelapor; atau                                                reporting entity; or
             iii. personil manajemen kunci entitas                              iii.   is member of the key management
                  pelapor atau entitas induk pelapor.                                  personnel of the reporting entity of a
                                                                                       parent of the reporting entity.

          b. Suatu entitas berelasi dengan entitas                        b. An entity is related to a reporting entity if
             pelapor jika memenuhi hal-hal sebagai                           any of the following conditions applies:
             berikut:
             i. entitas dan entitas pelapor adalah                             i.      the entity and the reporting entity are
                   anggota dari kelompok usaha yang                                    members of the same the Company
                   sama (artinya entitas induk, entitas                                (which means that each parent,
                   anak dan entitas anak berikutnya                                    subsidiary and fellow subsidiary is
                   terkait dengan entitas lain);                                       related to the others);
             ii. suatu entitas adalah entitas asosiasi                         ii.     one entity is an associate or joint
                   atau ventura bersama bagi entitas lain                              venture of the other entity (or an
                   (atau entitas asosiasi atau ventura                                 associate or joint venture of member of
                   bersama yang merupakan anggota                                      a company of which the other entity is
                   suatu kelompok usaha, di mana entitas                               a member);
                   lain tersebut adalah anggotanya);
             iii. kedua entitas tersebut adalah ventura                        iii.    both entities are joint ventures of the
                   bersama dari pihak ketiga yang sama;                                same third party;
             iv. suatu entitas adalah ventura bersama                          iv.     one entity is a joint venture of a third
                   dari entitas ketiga dan entitas yang lain                           entity and the other entity is an
                   adalah entitas asosiasi dari entitas                                associate of the third entity;
                   ketiga;
             v. entitas tersebut adalah suatu program                          v.      the entity is a post-employment benefit
                   imbalan pasca kerja untuk imbalan                                   plan for the benefit of employees of
                   kerja dari suatu entitas pelapor atau                               either the reporting entity or an entity
                   entitas yang terkait dengan entitas                                 related to the reporting entity;
                   pelapor;
             vi. entitas yang dikendalikan atau                                vi.     the entity controlled or jointly
                   dikendalikan bersama oleh orang yang                                controlled by a person identified in (a);
                   diidentifikasi dalam butir (a);
             vii. orang yang diidentifikasi, dalam butir                       vii.    a person identified in (a) (i) has
                   (a) (i) memiliki pengaruh signifikan                                significant influence over the entity or
                   terhadap entitas atau anggota personil                              is a member of the key management
                   manajemen kunci entitas (atau entitas                               personnel of the entity (or of a parent
                   induk dari entitas);                                                of the entity);
             viii. Entitas, atau anggota dari kelompok di                      viii.   An entity, or any member of a group of
                   mana entitas merupakan bagian dari                                  which it is a part, that provides key
                   kelompok tersebut, menyediakan jasa                                 management personnel services to
                   personil manajemen kunci kepada                                     the reporting entity or its parent.
                   entitas pelapor atau kepada entitas
                   induk dari entitas pelapor.

          Jenis transaksi dan saldo dengan pihak-pihak                    The nature of transactions and balances of
          berelasi diungkapkan pada Catatan 33.                           accounts with related parties are disclosed in
                                                                          the Note 33.




                                              Lampiran – 5/32 – Schedule
                                                          203
Page 228
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN               AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                      POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                            INFORMATION (continued)

     t.   Informasi segmen                                          t.   Segment information

          Sebuah segmen operasi adalah suatu                             An operating segment is a component of entity
          komponen dari entitas:                                         which:
          i. yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang                   i. involves with business activities to
               memperoleh pendapatan dan menimbulkan                         generate income and expenses (include
               beban (termasuk pendapatan dan beban                          income and expenses relating to the
               yang terkait dengan transaksi dengan                          transactions with other components with
               komponen lain dari entitas yang sama);                        the same entity);
          ii. hasil operasinya dikaji ulang secara berkala               ii. operations result is observed regularly by
               oleh pengambil keputusan operasional                          chief operation decision maker to make
               utama untuk pembuatan keputusan tentang                       decisions regarding the allocation of
               sumber daya yang dialokasikan pada                            resources and to evaluate the works; and
               segmen tersebut dan menilai kinerjanya;
               dan
          iii. tersedia informasi keuangan yang dapat                    iii.   separate financial information is available.
               dipisahkan.

          Segmen        operasi    Perseroan disajikan                   The Company disclosed the operating segment
          berdasarkan segmen produk usaha dan area                       based on business product segments and
          geografis (lihat Catatan 34).                                  geographical areas (refer to Note 34).

     u. Transaksi sewa                                              u.   Lease transaction

          Sebagai penyewa                                                As the lessee

          Pada tanggal permulaan kontrak, Perseroan                      At the inception of a contract, the Company
          menilai apakah kontrak merupakan atau                          assesses whether the contract is or contains a
          mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan                       leases. A contract is or contains a leases if the
          atau mengandung sewa jika kontrak tersebut                     contract conveys the right to control the use of
          memberikan     hak   untuk    mengendalikan                    an identified assets for a period of time in
          penggunaan aset identifikasian selama suatu                    exchange for consideration. The Company can
          jangka waktu untuk dipertukarkan dengan                        choose not to recognise the right-of-use asset
          imbalan. Perseroan dapat memilih untuk tidak                   and lease liabilities for:
          mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
          untuk:

          -   Sewa jangka-pendek; dan                                    -      Short term lease; and
          -   Sewa yang aset pendasarnya bernilai-                       -      Low value asset
              rendah

          Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak                    To assess whether a contract conveys the
          untuk mengendalikan penggunaan aset                            right to control the use of an identified asset,
          identifikasian, Perseroan harus menilai apakah:                the Company shall assess whether:

          -   Perseroan        memiliki     hak      untuk               -      The Company has the right to obtain
              mendapatkan secara substansial seluruh                            substantially all the economic benefit from
              manfaat ekonomi dari penggunaan aset                              use of the asset throughout the period of
              identifikasian; dan                                               use; and
          -   Perseroan        memiliki     hak      untuk               -      The Company has the right to direct the
              mengarahkan          penggunaan          aset                     use of the asset. The Company has
              identifikasian. Perseroan memiliki hak ini                        described when it has a decision-making
              ketika Perseroan memiliki hak untuk                               right that are the most relevant to
              pengambilan keputusan yang relevan                                changing how and for what purpose the
              tentang bagaimana dan untuk tujuan apa                            asset is used are predetermined:
              aset      digunakan     telah     ditentukan
              sebelumnya dan:
              1. Perseroan        memiliki   hak     untuk                      1. The Company has the right to operate
                   mengoperasikan aset; dan                                        the asset; and
              2. Perseroan telah mendesain aset                                 2. The Company has designed the asset
                   dengan cara menetapkan sebelumnya                               in a way that predetermine how and for
                   bagaimana dan untuk tujuan apa aset                             what purpose it will be used.
                   akan digunakan selama periode
                   penggunaan.




                                             Lampiran – 5/33 – Schedule
                                                         204
Page 229
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN             AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                      POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                          INFORMATION (continued)

     u.   Transaksi sewa (lanjutan)                               u.   Lease transaction (continued)

          Sebagai penyewa (lanjutan)                                   As the lessee (continued)

          Pada tanggal permulaan sewa, Perseroan                       The Company recognises a right-of-use asset
          mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa.                  and a leases liability at the leases
          Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, di                commencement date. The right-of-use asset is
          mana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas              initially measured at cost, which comprises the
          sewa yang disesuaikan dengan pembayaran                      initial amount of the leases liability adjusted for
          sewa yang dilakukan pada atau sebelum                        any leases payment made at or before the
          tanggal permulaan, ditambah dengan biaya                     commencement date, plus any initial direct cost
          langsung awal yang dikeluarkan. Aset hak-guna                incurred. The right-of-use asset is amortised
          diamortisasi dengan menggunakan metode                       over the straight-line method throughout the
          garis lurus sepanjang jangka waktu sewa.                     lease term.

          Liabilitas sewa diukur pada nilai kini                       The lease liability is initially measured at the
          pembayaran sewa yang belum dibayar pada                      present value of the lease payments that are not
          tanggal permulaan, didiskontokan dengan                      paid at the commencement date, discounted
          menggunakan suku bunga implisit dalam sewa                   using the interest rate implicit in the lease or, if
          atau jika suku bunga tersebut tidak dapat                    that right cannot be readily determined, using
          ditentukan, maka menggunakan suku bunga                      incremental borrowing rate. Generally, the
          pinjaman    inkremental.    Pada    umumnya,                 Company uses its incremental borrowing rate
          Perseroan menggunakan suku bunga pinjaman                    as a discount rate.
          inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.

          Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian                  Each leases payment is allocated between the
          pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan                     liability and finance cost. The finance cost is
          dibebankan pada laba rugi selama periode                     charged to profit or loss over the leases period
          sewa sehingga menghasilkan tingkat suku                      so as to produce a constant periodic rate of
          bunga periodik yang konstan atas saldo                       interest on the remaining balance of the liability
          liabilitas untuk setiap periode.                             for each period.

          Perseroan menyajikan aset hak-guna sebagai                   The Company presents right-of-use assets as
          bagian dari “Aset tetap” dan liabilitas sewa                 part of “Fixed assets” and leases liabilities as
          sebagai bagian dari “Utang lain-lain” di dalam               part of “Other payables” in the statement of
          laporan posisi keuangan.                                     financial position.

          Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset                       If the leases transfers ownership of the
          pendasar kepada Perseroan pada akhir masa                    underlying asset to the Company by the end of
          sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna                 the leases term or if the cost of the right-of-use
          merefleksikan Perseroan akan mengeksekusi                    asset reflects that the Company will exercise a
          opsi beli, maka Perseroan menyusutkan aset                   purchase option, the Company depreciates the
          hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir                 right-of-use asset from the commencement
          umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka                 date to the end of the useful life of the
          Perseroan menyusutkan aset hak-guna dari                     underlying asset. Otherwise, the Company
          tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih                  depreciates the right-of-use asset from the
          awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna                 commencement date to the earlier of the end of
          atau akhir masa sewa.                                        the useful life of the right-of-use asset or the end
                                                                       of the leases term.

          Perseroan menganalisis fakta dan keadaan                     The Company analyses the facts and
          untuk masing-masing jenis hak atas tanah                     circumstances for each type of land rights in
          dalam menentukan akuntansi untuk masing-                     determining the accounting for each of these
          masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat                land rights so that it can accurately represent an
          merepresentasikan dengan tepat suatu                         underlying economic event or transaction. If the
          kejadian atau transaksi ekonomi yang                         land rights do not transfer control of the
          mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut                   underlying assets to the Company, but gives
          tidak mengalihkan pengendalian atas aset                     the rights to use the underlying assets, the
          pendasar kepada Perseroan, melainkan                         Company applies the accounting treatment of
          mengalihkan hak untuk menggunakan aset                       these transactions as leases under SFAS 116,
          pendasar, Perseroan menerapkan perlakuan                     “Lease”, except if land rights substantially
          akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa               similar to land purchases, the Company applies
          berdasarkan PSAK 116, “Sewa”, kecuali jika                   SFAS 216, “Property, plant and equipment”.
          hak atas tanah secara substansi menyerupai
          pembelian tanah, maka Perseroan menerapkan
          PSAK 216, “Aset tetap”.


                                            Lampiran – 5/34 – Schedule
                                                       205
Page 230
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI       KEBIJAKAN             AKUNTANSI         2.   MATERIAL       ACCOUNTING                     POLICY
     MATERIAL (lanjutan)                                          INFORMATION (continued)

     u.   Transaksi sewa (lanjutan)                               u.   Lease transaction (continued)

          Modifikasi sewa                                              Leases modification

          Perseroan mencatat modifikasi sewa sebagai                   The Company account for a leases modification
          sewa terpisah jika:                                          as a separate leases if both:

          -   modifikasi meningkatkan ruang lingkup                    -   the modification increases the scope of the
              sewa dengan menambahkan hak untuk                            leases by adding the right to use one or
              menggunakan satu aset pendasar atau                          more underlying assets;
              lebih;

          -   imbalan sewa meningkat sebesar jumlah                    - the consideration for the leases increases by
              yang setara dengan harga tersendiri untuk                  an amount commensurate with the stand-
              peningkatan dalam ruang lingkup dan                        alone price for the increase in scope and
              penyesuaian yang tepat pada harga                          any appropriate adjustments to that stand-
              tersendiri tersebut untuk merefleksikan                    alone price to reflect the circumstances of
              kondisi kontrak tertentu.                                  the particular contract.

     v.   Penurunan nilai aset non-keuangan                       v.   Impairment of non-financial assets

          Aset non-keuangan ditelaah untuk mengetahui                  Non-financial assets are reviewed for
          apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana                impairment whenever events or changes in
          terdapat kejadian atau perubahan keadaan                     circumstances indicate that the carrying
          yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset               amount may not be recoverable. An impairment
          tersebut tidak dapat diperoleh kembali.                      loss is recognised for the amount by which the
          Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar               carrying amount of the asset exceeds its
          selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai              recoverable amount.
          yang dapat diperoleh kembali dari aset
          tersebut.

          Nilai yang dapat diperoleh kembali adalah nilai              Recoverable amount is the higher of its fair
          yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi               value less cost to sell and its value in use of the
          biaya untuk menjual dan nilai pakai aset.                    assets. For the purposes of assessing
          Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset                  impairment, assets are grouped at the lowest
          dikelompokkan hingga unit terkecil yang                      levels for which there are separately identifiable
          menghasilkan arus kas terpisah.                              cash flows.

          Setiap tanggal pelaporan, aset non-keuangan                  At each reporting date, non-financial assets
          yang telah mengalami penurunan nilai ditelaah                that suffered impairment are reviewed for
          untuk     menentukan      apakah     terdapat                possible   reversal      of the       impairment.
          kemungkinan pemulihan penurunan nilai. Jika                  Recoverable      amount        is     immediately
          terjadi pemulihan nilai, maka langsung diakui                recognised in profit or loss, but not in excess of
          dalam laba rugi, tetapi tidak boleh melebihi                 any accumulated impairment loss previously
          akumulasi rugi penurunan nilai yang telah                    recognised.
          diakui sebelumnya.


3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                     3.   CRITICAL ACCOUNTING              ESTIMATES       AND
     YANG PENTING                                                 JUDGEMENTS

     Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam rangka             Certain estimates and assumption are made in the
     penyusunan laporan keuangan di mana dibutuhkan               preparation of the financial statements. These often
     pertimbangan Manajemen dalam menentukan                      require Management judgement in determining the
     metodologi yang tepat untuk penilaian aset dan               appropriate methodology for valuation of assets and
     liabilitas.                                                  liabilities.




                                           Lampiran – 5/35 – Schedule
                                                       206
Page 231
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                       3.   CRITICAL ACCOUNTING             ESTIMATES       AND
     YANG PENTING (lanjutan)                                        JUDGEMENTS (continued)

     Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang                     Management makes estimations and assumptions
     berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan liabilitas          that affect the reported amounts of assets and
     atas tahun keuangan satu tahun kedepan. Semua                  liabilities within the next financial year. All
     estimasi dan asumsi yang diharuskan oleh PSAK                  estimations and assumptions required in conformity
     adalah estimasi terbaik yang didasarkan standar                with SFAS are best estimations undertaken in
     yang berlaku. Estimasi dan pertimbangan dievaluasi             accordance with the applicable standard.
     secara terus menerus dan berdasarkan pengalaman                Estimations and judgements are evaluated on a
     masa lalu dan faktor-faktor lain termasuk harapan              continuous basis, and are based on past
     atas kejadian yang akan datang.                                experience      and   other     factors,   including
                                                                    expectations with regard to future events.

     Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat                        Although these estimations and assumption are
     berdasarkan pengetahuan terbaik Manajemen atas                 based on Management’s best knowledge of current
     kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang timbul              events and activities, actual result may differ from
     mungkin berbeda dengan estimasi dan asumsi                     those estimations and assumption.
     semula.

     Sumber utama ketidakpastian estimasi                           Key sources of estimation uncertainty

     a.   Nilai wajar dari instrumen keuangan                       a.   Fair value of financial instruments

          Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan                     In determining the fair value for financial
          dan liabilitas yang tidak mempunyai harga                      assets and financial liabilities for which there
          pasar,    Perseroan     menggunakan      teknik                is no observable market price, the Company
          penilaian seperti yang dijelaskan dalam Catatan                uses the valuation techniques as described in
          2c. Untuk instrumen keuangan yang jarang                       Note 2c. For financial instruments that are
          diperdagangkan dan memiliki informasi harga                    traded infrequently and a lack of price
          yang terbatas, nilai wajar yang kurang objektif                transparency, fair value is less objective and
          dan membutuhkan berbagai tingkat penilaian                     requires varying degrees of judgement
          tergantung pada likuiditas, konsentrasi, faktor                depending      on    liquidity,   concentration,
          ketidakpastian pasar, asumsi harga dan risiko                  uncertainty of market factors, pricing
          lainnya yang memengaruhi instrumen spesifik                    assumptions and other risks affecting the
          tersebut.                                                      specific instrument.

     b.   Cadangan kerugian penurunan nilai                         b.   Allowance for impairment losses

          Perseroan melakukan peninjauan kembali atas                    The Company reviews its receivables at
          piutang yang diberikan pada setiap tanggal                     reporting date to evaluate the allowance for
          laporan untuk melakukan penilaian atas                         impairment losses. Management’s judgement
          cadangan penurunan nilai yang telah dicatat.                   is applied in the estimation when determining
          Justifikasi Manajemen diperlukan dalam                         the level of allowance required.
          menentukan     tingkat   penyisihan    yang
          dibutuhkan.

          Untuk penilaian secara individu, kondisi spesifik              For individual assessment, the specific
          penurunan nilai debitur dalam pembentukan                      debtors' conditions in determining allowance
          cadangan kerugian penurunan nilai atas aset                    for impairment amount of the financial assets
          keuangan      dievaluasi     secara      individu              is evaluated individually and is based upon
          berdasarkan estimasi terbaik Manajemen atas                    Management's best estimate of the present
          nilai kini arus kas yang diharapkan akan                       value of the cash flows that are expected to be
          diterima. Dalam mengestimasi arus kas                          received. In estimating these cash flows,
          tersebut, Manajemen membuat pertimbangan                       Management makes judgements about the
          tentang     segmentasi      portfolio     piutang              segmentation of the portfolio of consumer
          pembiayaan konsumen, investasi bersih dalam                    financing      receivables,     finance   lease
          sewa pembiayaan dan piutang pembiayaan                         receivables and dealer financing receivables,
          penyalur kendaraan, periode dari data kerugian                 the period of the historical lost data used,
          historis yang digunakan, identifikasi faktor                   identification of the most relevant macroecomic
          ekonomi makro yang paling relevan yang                         factors affecting the settlement of the amounts
          memengaruhi pelunasan jumlah piutang, situasi                  due, debtors' financial situation and the net
          keuangan debitur dan nilai realisasi bersih dari               realisable value of any underlying collateral
          setiap agunan berdasarkan estimasi nilai pasar                 based on estimated market value for collateral
          untuk jaminan yang dimiliki berdasarkan kondisi                held in the current market condition. Each
          pasar masa kini. Setiap aset yang mengalami                    impaired asset is assessed on its merits and
          penurunan nilai dinilai sesuai dengan manfaat                  the workout strategy and estimated cash flows
          yang ada dan strategi penyelesaian serta                       considered recoverable are independently
          estimasi arus kas yang diperkirakan dapat                      approved by the Risk Management.
          diterima disetujui secara independen oleh
          Manajemen Risiko.



                                             Lampiran – 5/36 – Schedule
                                                         207
Page 232
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                        3.   CRITICAL ACCOUNTING             ESTIMATES       AND
     YANG PENTING (lanjutan)                                         JUDGEMENTS (continued)

     Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)                 Key sources of estimation uncertainty (ontinued)

     b.   Cadangan       kerugian      penurunan       nilai         b.   Allowance       for     impairment       losses
          (lanjutan)                                                      (continued)

          Perseroan juga membentuk cadangan kerugian                      The Company estimates the collective
          penurunan nilai kolektif atas eksposur piutang                  impairment allowance for its receivables
          yang diberikan, di mana evaluasi dilakukan                      portfolio, where evaluation is performed based
          berdasarkan kerugian kredit ekspektasian (lihat                 on expected credit losses (refer to Note 2c).
          Catatan 2c).

          Perhitungan cadangan penurunan nilai kolektif                   Collectively assessed impairment allowances
          meliputi kerugian kredit yang melekat dalam                     covers credit losses inherent in portfolios of
          portofolio aset keuangan dengan karakteristik                   financial assets with similar economic
          ekonomi yang sama dan aset keuangan yang                        characteristics and financial assets that are
          tidak signifikan secara individual. Dalam menilai               individually insignificant. In assessing the need
          kebutuhan       untuk     penyisihan     kolektif,              for collective allowances, Management
          Manajemen mempertimbangkan faktor-faktor                        considers factors such as credit quality and
          seperti kualitas kredit dan jenis produk. Guna                  type of product. In order to estimate the
          membuat estimasi penyisihan yang diperlukan,                    required allowance, assumptions are made to
          Manajemen         membuat       asumsi     untuk                define the way inherent losses are modelled
          menentukan kerugian yang melekat, dan untuk                     and to determine the required input
          menentukan parameter input yang diperlukan,                     parameters, based on historical experience
          berdasarkan pengalaman masa lalu dan kondisi                    and current economic conditions.
          ekonomi saat ini.

          Keakuratan penyisihan tergantung pada                           The accuracy of the allowances depends on
          seberapa baik estimasi arus kas masa depan                      how well these estimate future cash flows for
          untuk cadangan counterparty tertentu dan                        specific counterparty allowances and the
          asumsi model dan parameter yang digunakan                       model assumptions and parameters used in
          dalam menentukan penyisihan kolektif.                           determining collective allowances.

          Perseroan juga membentuk cadangan kerugian                      The Company also estimates the allowance for
          penurunan nilai atas piutang pembiayaan                         impairment losses for Murabahah financing
          Murabahah yang ditentukan oleh Perseroan                        receivables of which is determined by the
          berdasarkan kerangka incurred loss sesuai                       Company based on the incurred loss model
          PSAK 402 "Akuntansi Murabahah". Estimasi                        under SFAS 402 “Accounting for Murabahah”.
          cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang                  The estimation of allowance for impairment
          pembiayaan Murabahah dibentuk jika terdapat                     losses for Murabahah financing receivables is
          bukti objektif bahwa penurunan nilai merupakan                  determined when there is objective evidence of
          akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi              impairment as a result of one or more events
          setelah pengakuan awal (“peristiwa kerugian”)                   that occurred after the initial recognition (a
          dan peristiwa kerugian tersebut (atau peristiwa-                “loss event”) and that loss event (or events)
          peristiwa) memiliki dampak pada estimasi arus                   has an impact on the estimated future cash
          kas masa depan.                                                 flows.

     c.   Imbalan kerja                                              c.   Employee benefits

          Nilai kini imbalan kerja karyawan tergantung                    The present value of the employee’s benefit
          pada beberapa faktor yang ditentukan dengan                     obligations depends on a number of factors that
          dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi.                    are determined on an actuarial basis using a
          Perubahan atas asumsi-asumsi ini akan                           number of assumptions. Any changes in these
          memengaruhi jumlah tercatat atas imbalan kerja                  assumptions will impact the carrying amount of
          karyawan.                                                       employee’s benefit obligations.

          Asumsi yang digunakan dalam menentukan                          The assumptions used in determining the net
          biaya/(pendapatan) untuk imbalan kerja                          cost/(income) for employee’s benefit included
          karyawan antara lain tingkat diskonto, tingkat                  the discount rate, salary increment rate,
          kenaikan gaji di masa datang, usia pensiun                      normal pension age, mortality rate and others.
          normal, tingkat mortalitas dan lain-lain.




                                              Lampiran – 5/37 – Schedule
                                                          208
Page 233
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                       3.   CRITICAL ACCOUNTING            ESTIMATES        AND
     YANG PENTING (lanjutan)                                        JUDGEMENTS (continued)

     Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)                Key sources          of   estimation    uncertainty
                                                                    (continued)

     c.   Imbalan kerja (lanjutan)                                  c.   Employee benefits (continued)

          Perseroan menentukan tingkat diskonto yang                     The Company determines the appropriate
          tepat pada setiap akhir periode pelaporan. Ini                 discount rate at the end of each reporting
          merupakan tingkat suku bunga yang harus                        period. This is the interest rate that should be
          digunakan untuk menentukan nilai kini atas arus                used to determine the present value of
          kas keluar masa depan yang diestimasi dan                      estimated future cash outflows expected to be
          akan digunakan untuk membayar imbalan kerja                    required to settle the employee’s benefit
          karyawan. Dalam menentukan tingkat diskonto                    obligations. In determining the appropriate
          yang tepat, Perseroan mempertimbangkan                         discount rate, the Company considers the
          tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang                    interest rates of government bonds that have
          mempunyai jangka waktu yang menyerupai                         terms to maturity approximating the terms of
          jangka waktu imbalan kerja karyawan.                           the related employee’s benefit liability.

          Tingkat kenaikan gaji per tahun didasarkan                     Annual salary increment rate determined based
          pada informasi historis atas tingkat kenaikan                  on historical information of previous salary
          gaji sebelumnya, tingkat inflasi dan masa kerja.               increment rate, inflation rate and length of
                                                                         service.

          Asumsi tingkat mortalitas telah didasarkan pada                Mortality rate assumption is based on the latest
          tabel mortalita terbaru yang dihitung dengan                   mortality table which is calculated using
          menggunakan metode aktuaria yang diterima                      actuarial method and generally accepted.
          secara umum.

          Asumsi tingkat pengunduran diri didasarkan                     Resignation rate assumption is based on
          pada informasi historis dan disesuaikan dengan                 historical information and adjusted for current
          kondisi saat ini.                                              condition.

          Perubahan pada asumsi-asumsi tersebut di                       Change in the assumptions above in the
          atas pada tahun-tahun buku berikutnya                          following years may require adjustments to the
          mungkin dapat menyebabkan penyesuaian                          carrying amount of the post-employment
          terhadap jumlah tercatat liabilitas imbalan pasca              benefit liabilities and the post-employment
          kerja dan beban imbalan pasca kerja.                           benefit expenses.

     d. Perpajakan                                                  d.   Taxation

          Pertimbangan signifikan diperlukan        dalam                Significant judgement is required in determining
          menentukan provisi perpajakan.                                 the provision for taxes.

          Perseroan menentukan provisi perpajakan                        The Company provides for tax provision based
          berdasarkan estimasi atas kemungkinan                          on estimates whether the additional taxes will
          adanya tambahan beban pajak. Jika hasil akhir                  be due. Where the final tax outcome of these
          dari hal ini berbeda dengan jumlah yang dicatat                matters is different from the amounts that were
          semula, maka perbedaan tersebut akan                           initially recorded, such differences will impact
          berdampak pada laba rugi.                                      the profit and loss.

     e.   Sewa                                                      e.   Leases

          Sebagai pesewa                                                 As the lessor

          Perseroan menyewakan kendaraan yang                            The Company leases out vehicles which
          diklasifikasikan sebagai sewa operasi (lihat                   classified as operating lease (See Note 2g and
          Catatan 2g dan Catatan 24 Sewa Operasi).                       Note 24 Operating Lease).

          Perseroan mengikuti panduan PSAK 116                           The Company follows the guidance of
          “Sewa” dalam menentukan klasifikasi sewa.                      PSAK 116 “Leases” to determine the lease
          Penentuan ini memerlukan pertimbangan yang                     classification. The determination requires
          signifikan. Dalam pertimbangan ini, Perseroan                  significant judgement. In making this
          mengevaluasi berbagai faktor, antara lain umur                 judgement, the Company evaluates, among
          ekonomis kendaraan, struktur harga sewa dan                    other factors, the economic lives of vehicles,
          tingkat diskonto. Perubahan klasifikasi sewa                   lease price structure and discount rate. The
          dapat memberikan dampak signifikan atas                        change in the lease classification could have a
          laporan keuangan.                                              significant impact on the financial statements


                                             Lampiran – 5/38 – Schedule
                                                         209
Page 234
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


4.   KAS DAN KAS DI BANK                                   4.   CASH ON HAND AND IN BANKS

                                           31 Desember/          31 Desember/
                                          December 2024         December 2023

     Kas                                             2,103                 1,042                        Cash on hand
     Kas di bank                                                                                        Cash in banks
     Pihak ketiga                                                                                       Third parties
     Rupiah                                                                                                    Rupiah
     - PT Bank Permata Tbk                        302,201               383,743               PT Bank Permata Tbk -
     - PT Bank Rakyat Indonesia                                                           PT Bank Rakyat Indonesia -
        (Persero) Tbk                              17,811                30,239                       (Persero) Tbk
     - PT Bank Danamon Indonesia Tbk               16,198                28,129    PT Bank Danamon Indonesia Tbk -
     - PT Bank Negara Indonesia                                                          PT Bank Negara Indonesia -
        (Persero) Tbk                                8,356               20,961                       (Persero) Tbk
     - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                 5,400               12,727       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk -
     - Deutsche Bank AG, Jakarta                     3,740                4,208          Deutsche Bank AG, Jakarta -
     - PT Bank Syariah Indonesia Tbk                 3,679               19,437      PT Bank Syariah Indonesia Tbk -
     - PT Bank Mizuho Indonesia                      2,431                  647           PT Bank Mizuho Indonesia -
     - PT Bank Central Asia Tbk                        621                  680            PT Bank Central Asia Tbk -
     - Standard Chartered Bank, Jakarta                309                  309    Standard Chartered Bank, Jakarta -
     - MUFG Bank, Ltd., Jakarta                        186                  189                MUFG Bank, Jakarta. -
     - PT Bank SMBC Indonesia Tbk                       97                   23       PT Bank SMBC Indonesia Tbk -
     - The Hongkong Shanghai Banking                                               The Hongkong Shanghai Banking -
        Corporation Ltd., Jakarta                         91                 91            Corporation Ltd., Jakarta
     - PT Bank of America, N.A, Jakarta                   84                 92    PT Bank of America, N.A, Jakarta -
     - PT Bank Jago Tbk                                   38                 39                    PT Bank Jago Tbk -
     - Citibank, N.A., Jakarta                            12                 12               Citibank, N.A., Jakarta -
     - PT Bank ANZ Indonesia                               3                  4             PT Bank ANZ Indonesia -

     Dolar AS                                                                                               US Dollar
     - Standard Chartered Bank, Jakarta              4,707                 1,993   Standard Chartered Bank, Jakarta -
     - PT Bank Permata Tbk                             558                 6,127              PT Bank Permata Tbk -
     - PT Bank SMBC Indonesia Tbk                       15                    15      PT Bank SMBC Indonesia Tbk -
     - Citibank, N.A., Jakarta                          15                    14             Citibank, N.A., Jakarta -
     - PT Bank Mizuho Indonesia                          8                     7         PT Bank Mizuho Indonesia -
     - MUFG Bank, Ltd., Jakarta                          6                     6                  MUFG Bank, Ltd. -
     - Deutsche Bank AG, Jakarta                         1                     1        Deutsche Bank AG, Jakarta -
     Yen Jepang                                                                                        Japanese Yen
     - Standard Chartered Bank, Jakarta               220                   251    Standard Chartered Bank, Jakarta -
     - MUFG Bank, Ltd., Jakarta                         -                     3                   MUFG Bank, Ltd. -

                                                   366,787              509,947

                                                   368,890              510,989

     Pihak berelasi                                                                                  Related parties
     Rupiah                                                                                                  Rupiah
     - PT Bank Jasa Jakarta                           461                  5,262               PT Bank Jasa Jakarta -

     Suku bunga rekening bank per tahun berkisar antara         The bank accounts earned annual interest at rates
     0,10% - 5,25% pada tahun yang berakhir                     ranging between 0.10% - 5.25% in the year ended
     31 Desember 2024 untuk mata uang Rupiah (2023:             31 December 2024 for Rupiah currency (2023:
     0,00% - 3,75%), 0,05% - 0,10% untuk mata uang              0.00% - 3.75%), 0.05% - 0.10% for US Dollars
     Dolar AS (2023: 0,00% - 0,30%), dan tidak ada              (2023: 0.00% - 0.30%), and there is no interest for
     bunga untuk mata uang Yen Jepang.                          Japanese Yen.




                                          Lampiran – 5/39 – Schedule
                                                     210
Page 235
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN                           5.   CONSUMER FINANCING RECEIVABLES

     Semua piutang pembiayaan konsumen Perseroan                All of the Company’s consumer financing
     adalah dalam mata uang Rupiah dengan rincian               receivables are in Rupiah currency, with details as
     sebagai berikut:                                           follows:

                                              31 Desember/         31 Desember/
                                             December 2024        December 2023

     Piutang pembiayaan konsumen                                                       Consumer financing receivables
        - bruto                                                                                              gross -
        Pembiayaan sendiri:                                                                        Direct financing:
          - Pihak ketiga                          37,118,629             35,807,402                Third parties -
          - Pihak berelasi                           107,564                 69,871             Related parties -
                                                  37,226,193             35,877,273
     Dikurangi:                                                                                                   Less:
     Pendapatan pembiayaan konsumen                                                              Unearned consumer
        yang belum diakui:                                                                        financing income:
        Pembiayaan sendiri:                                                                         Direct financing:
         - Pihak ketiga                           (5,313,993)            (5,445,234)                Third parties -
         - Pihak berelasi                            (16,291)               (11,685)             Related parties -
                                                  31,895,909             30,420,354

     Cadangan kerugian penurunan nilai            (1,512,901)            (1,440,449)   Allowance for impairment losses

     Bersih                                       30,383,008             28,979,905                                Net

     Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan            The period of consumer financing contracts for motor
     oleh Perseroan atas kendaraan bermotor berkisar            vehicles ranged between 12 - 72 months.
     antara 12 - 72 bulan.

     Piutang pembiayaan konsumen - bruto sesuai                 The above consumer financing receivable - gross
     dengan tanggal jatuh temponya adalah sebagai               have the following aging profile:
     berikut:

                                              31 Desember/         31 Desember/
                                             December 2024        December 2023

     < 1 tahun                                    16,766,661            15,660,409                             < 1 year
     1 - 2 tahun                                  10,560,763            10,069,150                          1 - 2 years
     > 2 tahun                                     9,898,769            10,147,714                           > 2 years

                                                  37,226,193            35,877,273

     Analisis umur piutang pembiayaan konsumen -                The aging analysis of the consumer financing
     bruto adalah sebagai berikut:                              receivables - gross are as follows:

                                             31 Desember/          31 Desember/
                                            December 2024         December 2023

     Belum jatuh tempo                            33,031,202            31,236,803                             Current

     Lewat jatuh tempo:                                                                                      Overdue:
     1 - 7 hari                                    2,723,500              3,190,471                         1 - 7 days
     8 - 30 hari                                     787,308                789,354                        8 - 30 days
     31 - 60 hari                                    345,027                345,572                       31 - 60 days
     61 - 90 hari                                    149,246                131,061                       61 - 90 days
     Lebih dari 90 hari                              189,910                184,012                 More than 90 days

                                                  37,226,193            35,877,273




                                          Lampiran – 5/40 – Schedule
                                                     211
Page 236
                                           PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)                                   5.    CONSUMER                   FINANCING                RECEIVABLES
                                                                                    (continued)

     Berikut adalah perubahan jumlah piutang                                        Below are movement of consumer financing
     pembiayaan konsumen yang diberikan yang                                        receivables based on stages during the period
     diberikan berdasarkan stages selama periode                                    ended 31 December 2024 and 2023:
     berakhir 31 Desember 2024 dan 2023:

                                                            31 Desember/December 2024
                                                Tahap/          Tahap/      Tahap/                  Jumlah/
                                                Stage 1         Stage 2    Stage 3                   Total
     Saldo, awal tahun                         28,359,026        1,865,882          195,446        30,420,354              Balance, beginning of the year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                               Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                 lifetime expected credit
       umurnya (Tahap 2)                        (3,577,988)      3,577,988                    -                 -                     losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                     Transfer to credit
       penurunan nilai (Tahap 3)                  (827,078)       (311,426)        1,138,504                    -                    impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                     Transfer to 12 months
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                            expected credit
       (Tahap 1)                                   416,779        (416,779)                   -                 -                      losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada
       eksposur dan                                                                                                               Net change in exposure
       pengukuran Kembali*)                        756,040       1,352,992         (222,153)         1,886,879                   and remeasurement*)
     Penghapusan                                  (179,068)       (184,753)         (47,503)          (411,324)                                Written-off
     Saldo, akhir tahun                        24,947,711        5,883,904         1,064,294       31,895,909                        Balance, end of year

                                                            31 Desember/December 2023
                                                Tahap/          Tahap/      Tahap/                  Jumlah/
                                                Stage 1         Stage 2    Stage 3                   Total
     Saldo, awal tahun                         23,814,682        1,191,836          138,192        25,144,710              Balance, beginning of the year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                               Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                 lifetime expected credit
       umurnya (Tahap 2)                          (432,442)        432,442                    -                 -                     losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                     Transfer to credit
       penurunan nilai (Tahap 3)                  (113,490)         (65,304)        178,794                     -                    impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                     Transfer to 12 months
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                            expected credit
       (Tahap 1)                                   666,783        (666,783)                   -                 -                      losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada
       eksposur dan                                                                                                               Net change in exposure
       pengukuran kembali*)                      4,552,727       1,098,359           (80,017)        5,571,069                   and remeasurement*)
     Penghapusan                                  (129,234)       (124,668)          (41,523)         (295,425)                                Written-off
     Saldo, akhir tahun                        28,359,026        1,865,882          195,446        30,420,354                        Balance, end of year

     *)   Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran              *)   Include the net change in exposure and remeasurement are additional
          kembali adalah penambahan eksposur      tahun     berjalan serta               exposure during the year including its changes/transfer during the year
          perubahan/transfer sepanjang tahun dan pembayaran.                             and repayment.


     Pinjaman yang direstrukturisasi dilakukan dengan                               Financing restructurings were conducted by the
     mengubah persyaratan pokok dan bunga, dapat                                    Company through modification of terms on principal
     disertai dengan perpanjangan jangka waktu kredit.                              and interest and could be followed by extension on
                                                                                    terms.

     Pinjaman dengan persyaratan yang dinegosiasi                                   Financings with renegotiated terms are financings
     ulang adalah pinjaman yang telah direstrukturisasi                             that have been restructured due to concerns about
     karena adanya kekhawatiran akan kemampuan                                      the borrower’s ability to meet contractual payments
     nasabah untuk melakukan pembayaran kontraktual                                 when due.
     ketika jatuh tempo.

     Jumlah pinjaman yang masih terutang yang telah                                 The amount of outstanding loans whose terms have
     direstrukturisasi terkait dengan COVID-19 pada                                 been restructured related to the COVID-19 as at
     31 Desember 2024 adalah Rp7.193 (2023:                                         31 December 2024 is Rp7,193 (2023: Rp114,440).
     Rp114.440).




                                                        Lampiran – 5/41 – Schedule
                                                                        212
Page 237
                                           PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)                                   5.    CONSUMER                      FINANCING             RECEIVABLES
                                                                                    (continued)

     Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                                    Movements in the allowance for impairment losses
     adalah sebagai berikut:                                                        are as follows:

                                                              31 Desember/                31 Desember/
                                                             December 2024               December 2023

     Saldo awal                                                      1,440,449                       1,165,337                         Beginning balance
     Penambahan                                                        483,776                         570,537                                   Additions
     Penghapusan piutang                                              (411,324)                       (295,425)                    Written-off receivables

     Saldo akhir                                                     1,512,901                       1,440,449                              Ending balance

     Analisis saldo dan jumlah cadangan kerugian                                    Analysis of total balance and allowance for
     penurunan nilai adalah sebagai berikut:                                        impairment losses are as follows:

                                                              31 Desember/                31 Desember/
                                                             December 2024               December 2023

     Penilaian secara individual:                                                                                             Individual assessments:
     Saldo piutang pembiayaan                                                                                           Balance of consumer financing
        konsumen - bruto                                               183,834                        105,927                   receivables - gross

     Cadangan kerugian penurunan nilai                                   18,005                          8,800        Allowance for impairment losses

     Penilaian secara kolektif:                                                                                               Collective assessments:
     Saldo piutang pembiayaan                                                                                           Balance of consumer financing
        konsumen - bruto                                           37,042,359                       35,771,346                  receivables - gross

     Cadangan kerugian penurunan nilai                               1,494,896                       1,431,649        Allowance for impairment losses

     Jumlah cadangan                                                                                                                     Total allowance
       kerugian penurunan nilai                                      1,512,901                       1,440,449                  for impairment losses

     Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                                    The movement of allowance for impairment losses
     piutang pembiayaan konsumen (“CKPN”) yang                                      (“CKPN”) consumer financing receivables during the
     diberikan untuk periode berakhir 31 Desember 2024                              period ended 31 December 2024 and 2023 were as
     dan 2023 adalah sebagai berikut:                                               follows:

                                                          31 Desember/December 2024
                                              Tahap/          Tahap/      Tahap/                    Jumlah/
                                              Stage 1         Stage 2    Stage 3                     Total
     Saldo, awal tahun                           941,721         342,072           156,656          1,440,449              Balance, beginning of the year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                Transfer to
        ekspektasian sepanjang                                                                                                 lifetime expected credit
        umurnya (Tahap 2)                       (118,815)        118,815                    -                 -                        losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
        yang mengalami                                                                                                                    Transfer to credit
        penurunan nilai (Tahap 3)                 (27,465)       (57,093)           84,558                    -                      impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                     Transfer to 12 months
        ekspektasian 12 bulan                                                                                                           expected credit
        (Tahap 1)                                  76,408        (76,408)                       -             -                        losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada
        eksposur dan                                                                                                              Net change in exposure
        pengukuran Kembali*)                    (305,445)        233,804           555,417            483,776                    and remeasurement*)
     Penghapusan                                (179,068)       (184,753)          (47,503)          (411,324)                                 Written-off
     Saldo, akhir tahun                          387,336         376,437           749,128          1,512,901                        Balance, end of year

     *)   Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran              *)   Include the net change in exposure and remeasurement are additional
          kembali adalah penambahan eksposur      tahun     berjalan serta               exposure during the year including its changes/transfer during the year
          perubahan/transfer sepanjang tahun dan pembayaran.                             and repayment.




                                                        Lampiran – 5/42 – Schedule
                                                                        213
Page 238
                                           PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)                                   5.    CONSUMER                      FINANCING             RECEIVABLES
                                                                                    (continued)

                                                          31 Desember/December 2023
                                              Tahap/          Tahap/      Tahap/                 Jumlah/
                                              Stage 1         Stage 2    Stage 3                  Total
     Saldo, awal tahun                           853,129         224,756            87,452        1,165,337                Balance, beginning of the year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                Transfer to
        ekspektasian sepanjang                                                                                                 lifetime expected credit
        umurnya (Tahap 2)                         (15,492)        15,492                    -                 -                        losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
        yang mengalami                                                                                                                    Transfer to credit
        penurunan nilai (Tahap 3)                  (4,066)       (12,315)           16,381                    -                      impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                     Transfer to 12 months
        ekspektasian 12 bulan                                                                                                           expected credit
        (Tahap 1)                                125,741        (125,741)                   -                 -                        losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada
        eksposur dan                                                                                                               Net change in exposure
        pengukuran Kembali*)                     111,643         364,548            94,346           570,537                        and remeasurement*)
     Penghapusan                                (129,234)       (124,668)          (41,523)         (295,425)                                   Written-off
     Saldo, akhir tahun                          941,721         342,072           156,656        1,440,449                          Balance, end of year

     *)   Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran              *)   Include the net change in exposure and remeasurement are additional
          kembali adalah penambahan eksposur      tahun     berjalan serta               exposure during the year including its changes/transfer during the year
          perubahan/transfer sepanjang tahun dan pembayaran.                             and repayment.


     Suku bunga efektif per tahun untuk kontrak                                     Effective annual interest rates for new consumer
     pembiayaan konsumen baru berkisar antara                                       financing     contracts       ranged     between
     11,16% - 12,89% untuk tahun yang berakhir                                      11.16% - 12.89% for the year ended 31 December
     31 Desember 2024 (2023: 11,65% - 12,24%).                                      2024 (2023: 11.65% - 12.24%).

     Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan                                        The consumer financing receivables are secured by
     konsumen yang diberikan, Perseroan menerima                                    fiduciary transfers on motor vehicles subject to
     jaminan dari konsumen berupa Bukti Pemilikan                                   finance whereby the Company receives Motor
     Kendaraan Bermotor (“BPKB”) atas kendaraan                                     Vehicle of Ownership Certificates (“BPKB”).
     bermotor yang dibiayai.

     Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan                                    Management believes the existing allowance for
     kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah                                  impairment losses is adequate to cover possible
     cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul                               losses arising from uncollectible consumer financing
     akibat tidak tertagihnya piutang pembiayaan                                    receivables.
     konsumen.

     Termasuk di dalam saldo piutang pembiayaan                                     Included in the balance of consumer financing
     konsumen bersih adalah piutang pembiayaan                                      receivables - net is consumer financing receivables
     konsumen dari karyawan sebesar Rp828 (2023:                                    from employees amounting to Rp828 (2023:
     Rp718).                                                                        Rp718).


6.   PIUTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH                                             6.    MURABAHAH FINANCING RECEIVABLES
                                                          31 Desember/               31 Desember/
                                                         December 2024              December 2023

     Pendapatan pembiayaan                                                                                                           Murabahah financing
       Murabahah bruto:                                                                                                             receivables - gross:
       Pembiayaan sendiri:                                                                                                             Direct financing:
       - Pihak ketiga                                             2,002,258                      1,623,763                              Third parties -

     Dikurangi:                                                                                                                                   Less:
     Pendapatan marjin pembiayaan                                                                                             Unearned margin income
        Murabahah yang belum diakui:                                                                                         on Murabahah financing:
        Pembiayaan sendiri:                                                                                                         Direct financing:
        - Pihak ketiga                                             (266,392)                      (238,022)                          Third parties -

                                                                  1,735,866                      1,385,741

     Cadangan kerugian penurunan nilai                               (55,667)                       (46,128)          Allowance for impairment losses
     Bersih                                                       1,680,199                      1,339,613                                                  Net

     Rata-rata jangka waktu kontrak pembiayaan                                      The average period of Murabahah financing
     Murabahah yang disalurkan oleh Perseroan atas                                  contracts for motor vehicle ranged from
     kendaraan bermotor berkisar antara 12 - 72 bulan                               12 – 72 months (2023: 12 - 72 months).
     (2023: 12 - 72 bulan).

                                                        Lampiran – 5/43 – Schedule
                                                                        214
Page 239
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


6.   PIUTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH (lanjutan)                  6.   MURABAHAH           FINANCING      RECEIVABLES
                                                                   (continued)

     Piutang pembiayaan Murabahah - bruto (cicilan)                The above Murabahah financing receivables - gross
     yang akan diterima sesuai dengan tanggal jatuh                (installment) have the following settlement schedule
     temponya adalah sebagai berikut:                              profile:

                                             31 Desember/           31 Desember/
                                            December 2024          December 2023

     < 1 tahun                                      917,001                 712,915                            < 1 year
     1 - 2 tahun                                    545,278                 440,084                         1 - 2 years
     > 2 tahun                                      539,979                 470,764                          > 2 years

                                                  2,002,258               1,623,763

     Analisa umur piutang pembiayaan Murabahah -                   Aging analysis of the gross Murabahah financing
     bruto (cicilan) adalah sebagai berikut:                       receivables (installment) is as follows:

                                             31 Desember/           31 Desember/
                                            December 2024          December 2023

     Belum jatuh tempo                            1,803,695               1,433,775                            Current

     Lewat jatuh tempo:                                                                                      Overdue:
       1 - 30 hari                                  175,095                 172,991                      1 - 30 days
       31 - 60 hari                                  13,351                   8,890                     31 - 60 days
       61 - 90 hari                                   5,092                   2,632                     61 - 90 days
       > 90 hari                                      5,025                   5,475                       > 90 days

                                                  2,002,258               1,623,763

     Rata-rata imbal hasil efektif per tahun untuk kontrak         The effective annual return for new Murabahah
     pembiayaan Murabahah baru rata-rata berkisar                  financing contracts in average ranged between
     antara 9,97% - 12,41% pada tahun 2024                         9.97% - 12.41% in 2024 (2023: 10.24% - 11.43%).
     (2023: 10,24% - 11,43%).

     Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan                       The consumer financing receivables are secured by
     konsumen yang diberikan, Perseroan menerima                   fiduciary transfers on motor vehicles subject to
     jaminan dari konsumen berupa Bukti Pemilikan                  finance whereby the Company receives Motor
     Kendaraan Bermotor (“BPKB”) atas kendaraan                    Vehicle of Ownership Certificates (“BPKB”).
     bermotor yang dibiayai.

     Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                   Movements of the allowance for impairment losses
     adalah sebagai berikut:                                       are as follows:

                                             31 Desember/           31 Desember/
                                            December 2024          December 2023

     Saldo awal                                       46,128                 37,290                 Beginning balance
     Penambahan                                       22,490                 16,284                           Additions
     Penghapusan piutang                             (12,951)                (7,446)            Written-off receivables

     Saldo akhir                                      55,667                 46,128                    Ending balance

     Direksi berpendapat bahwa jumlah cadangan                     Directors believe that the existing allowance for
     kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah                 impairment losses is adequate to cover possible
     cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul              losses arising from uncollectible Murabahah
     akibat tidak tertagihnya piutang pembiayaan                   financing receivables.
     Murabahah.




                                            Lampiran – 5/44 – Schedule
                                                        215
Page 240
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


7.   INVESTASI  BERSIH               DALAM       SEWA       7.   NET INVESTMENT IN FINANCE LEASE
     PEMBIAYAAN

     Rincian investasi bersih dalam sewa pembiayaan              The details of net investment in finance lease are as
     adalah sebagai berikut:                                     follows:

                                            31 Desember/          31 Desember/
                                           December 2024         December 2023

     Investasi sewa pembiayaan -                                                             Investment in finance lease
        bruto                                      285,766                308,496                 receivables - gross
     Nilai residu yang dijamin                     117,069                122,094             Guaranteed residual value
     Pendapatan sewa pembiayaan
        tangguhan                                  (31,690)                (33,846)             Unearned lease income
     Simpanan jaminan                             (117,069)               (122,094)                   Security deposit

                                                   254,076                274,650

     Cadangan kerugian penurunan nilai                      -                       -   Allowance for impairment losses

     Bersih                                        254,076                274,650                                   Net

     Jangka waktu kontrak sewa pembiayaan atas                   The period of finance lease for motor vehicle
     kendaraan bermotor berkisar antara 12 - 60 bulan.           contracts ranged between 12 - 60 months.

     Investasi dalam sewa pembiayaan – bruto sesuai              Investment in finance lease – gross have the
     dengan tanggal jatuh temponya:                              following aging profile:

                                           31 Desember/           31 Desember/
                                          December 2024          December 2023

     < 1 tahun                                    151,720                 155,429                               < 1 year
     1 - 2 tahun                                   85,408                  93,198                            1 - 2 years
     > 2 tahun                                     48,638                  59,869                             > 2 years

                                                  285,766                 308,496

     Analisis umur investasi dalam sewa pembiayaan –             The aging analysis of the investment in finance
     bruto adalah sebagai berikut:                               lease – gross is as follows:

                                           31 Desember/           31 Desember/
                                          December 2024          December 2023

     Belum jatuh tempo                            284,618                 307,187                               Current

     Lewat jatuh tempo:                                                                                       Overdue:
     1 - 7 hari                                         -                     526                            1 - 7 days
     8 - 30 hari                                        -                     783                           8 - 30 days
     31 - 60 hari                                   1,059                       -                          31 - 60 days
     61 - 90 hari                                      89                       -                          61 - 90 days
     Lebih dari 90 hari                                 -                       -                    more than 90 days

                                                  285,766                 308,496




                                          Lampiran – 5/45 – Schedule
                                                     216
Page 241
                                           PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


7.   INVESTASI    BERSIH                       DALAM             SEWA         7.   NET INVESTMENT                       IN      FINANCE            LEASE
     PEMBIAYAAN (lanjutan)                                                         (continued)

     Berikut adalah perubahan jumlah investasi bersih                              Below is movement of net investment in finance
     dalam sewa pembiayaan yang diberikan yang                                     lease based on stages during the period ended 31
     diberikan berdasarkan stages selama periode                                   December 2024 and 2023:
     berakhir 31 Desember 2024 dan 2023:

                                                             31 Desember/December 2024
                                                  Tahap/         Tahap/      Tahap/                 Jumlah/
                                                  Stage 1        Stage 2    Stage 3                  Total

     Saldo, awal tahun                              272,980            1,670                  -        274,650            Balance, beginning of the year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                               Transfer to
        ekspektasian sepanjang                                                                                                lifetime expected credit
        umurnya (Tahap 2)                               (449)            449                  -                 -                     losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
        yang mengalami                                                                                                                   Transfer to credit
        penurunan nilai (Tahap 3)                           -                                 -                 -                   impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                    Transfer to 12 months
        ekspektasian 12 bulan                                                                                                          expected credit
         (Tahap 1)                                          -         (1,670)                 -          (1,670)                      losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada
        eksposur dan                                                                                                             Net change in exposure
        pengukuran kembali*)                         (29,099)         10,195                  -         (18,904)                and remeasurement*)
     Penghapusan                                                           -                  -               -                               Written-off
     Saldo, akhir tahun                             243,432           10,644                  -        254,076                      Balance, end of year

                                                             31 Desember/December 2023
                                                  Tahap/         Tahap/      Tahap/                 Jumlah/
                                                  Stage 1        Stage 2    Stage 3                  Total

     Saldo, awal tahun                              210,931                   -               -        210,931            Balance, beginning of the year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                               Transfer to
        ekspektasian sepanjang                                                                                                lifetime expected credit
        umurnya (Tahap 2)                               (429)            429                  -                 -                     losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
        yang mengalami                                                                                                                   Transfer to credit
        penurunan nilai (Tahap 3)                           -                 -               -                 -                   impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                    Transfer to 12 months
        ekspektasian 12 bulan                                                                                                          expected credit
         (Tahap 1)                                          -                 -               -                 -                     losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada
        eksposur dan                                                                                                             Net change in exposure
        pengukuran kembali*)                          62,478           1,241                  -          63,719                 and remeasurement*)
     Penghapusan                                           -               -                  -               -                               Written-off
     Saldo, akhir tahun                             272,980            1,670                  -        274,650                      Balance, end of year

     *)   Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran             *)   Include the net change in exposure and remeasurement are additional
          kembali adalah penambahan eksposur      tahun     berjalan serta              exposure during the year including its changes/transfer during the year
          perubahan/transfer sepanjang tahun dan pembayaran.                            and repayment.


     Suku bunga efektif per tahun untuk kontrak sewa                                Effective annual interest rates for finance lease
     pembiayaan berkisar antara 8,39% - 9,36% untuk                                 contracts ranged between 8.39% - 9.36% for the
     tahun yang berakhir 31 Desember 2024                                           year ended 31 December 2024 (2023: 8.61% -
     (2023: 8,61% - 9,61%).                                                         9.61%).

     Pada       saat    kontrak   sewa     pembiayaan                              At the signing of lease contracts, the lessee is
     ditandatangani, penyewa pembiayaan memberikan                                 required to pay a security deposit, which will be
     uang jaminan yang akan diperhitungkan dengan                                  applied against the residual value of the leased
     nilai sisa aset sewa pembiayaan pada saat transaksi                           asset at the end of the lease term if the lessee
     berakhir bila penyewa pembiayaan menggunakan                                  exercises his option to purchase the leased asset,
     hak opsinya untuk membeli aset sewa pembiayaan                                otherwise, the security deposit will be refunded to
     tersebut, bila tidak, jaminan tersebut akan                                   the lessee.
     dikembalikan kepada penyewa pembiayaan.

     Manajemen berpendapat bahwa tidak ada                                         Management believes that there is no allowance for
     cadangan kerugian penurunan nilai yang perlu                                  impairment losses required to cover possible losses
     dibentuk untuk menutup kerugian yang mungkin                                  arising from uncollectible net investment in finance
     timbul akibat tidak tertagihnya investasi bersih                              lease.
     dalam sewa pembiayaan.




                                                        Lampiran – 5/46 – Schedule
                                                                        217
Page 242
                                           PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


8.   PIUTANG     PEMBIAYAAN                                PENYALUR 8.             DEALER FINANCING RECEIVABLES – NET
     KENDARAAN – BERSIH

     Rincian piutang pembiayaan penyalur kendaraan -                               The details of dealer financing receivables - net are
     bersih adalah sebagai berikut:                                                as follows:

                                                        31 Desember/               31 Desember/
                                                       December 2024              December 2023

     Piutang pembiayaan
       penyalur kendaraan                                                                                                Dealer financing receivables
     Pokok:                                                                                                                                   Principal:
      Pembiayaan sendiri:                                                                                                           Direct financing:
          - Pihak ketiga                                            871,574                  1,098,980                               Third parties -
          - Pihak berelasi                                           55,633                     43,394                            Related parties -
     Bunga:                                                                                                                                    Interest:
      Pembiayaan sendiri:                                                                                                           Direct financing:
          - Pihak ketiga                                              2,581                       3,304                              Third parties -
          - Pihak berelasi                                               21                          33                           Related parties -

                                                                    929,809                  1,145,711

     Cadangan kerugian penurunan nilai                                (3,686)                     (4,775)           Allowance for impairment losses

     Bersih                                                         926,123                  1,140,936                                                   Net

     Jangka waktu kontrak pembiayaan penyalur                                      The period of dealer financing contracts ranged
     kendaraan yang disalurkan oleh Perseroan berkisar                             between 8 - 60 days.
     antara 8 - 60 hari.

     Berikut adalah perubahan jumlah piutang                                       Below is the movement of dealer financing
     pembiayaan penyalur kendaraan yang diberikan                                  receivables based on stages during the period
     yang diberikan berdasarkan stages selama periode                              ended 31 December 2024 and 2023:
     berakhir 31 Desember 2024 dan 2023:

                                                              31 Desember/December 2024
                                                  Tahap/          Tahap/      Tahap/                Jumlah/
                                                  Stage 1         Stage 2    Stage 3                 Total

     Saldo, awal tahun                             1,145,711                  -               -      1,145,711           Balance, beginning of the year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                             Transfer to
        ekspektasian sepanjang                                                                                              lifetime expected credit
        umurnya (Tahap 2)                                    -                -               -                 -                   losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
        yang mengalami                                                                                                                   Transfer to credit
        penurunan nilai (Tahap 3)                            -                -               -                 -                  impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                    Transfer to 12 months
        ekspektasian 12 bulan                                                                                                          expected credit
        (Tahap 1)                                            -                -               -                 -                     losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada
        eksposur dan                                                                                                            Net change in exposure
        pengukuran Kembali*)                        (215,902)                 -               -       (215,902)                and remeasurement*)
     Penghapusan                                           -                  -               -              -                               Written-off

     Saldo, akhir tahun                              929,809                  -               -        929,809                      Balance, end of year

     *)   Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran            *)   Include the net change in exposure and remeasurement are additional
          kembali adalah penambahan eksposur      tahun     berjalan serta             exposure during the year including its changes/transfer during the year
          perubahan/transfer sepanjang tahun dan pembayaran.                           and repayment.




                                                        Lampiran – 5/47 – Schedule
                                                                        218
Page 243
                                           PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


8.   PIUTANG     PEMBIAYAAN                                PENYALUR 8.                 DEALER FINANCING RECEIVABLES – NET
     KENDARAAN – BERSIH (lanjutan)                                                     (continued)

     Berikut adalah perubahan jumlah piutang                                          Below is movement of dealer financing receivables
     pembiayaan penyalur kendaraan yang diberikan                                     based on stages during the period ended 31
     yang diberikan berdasarkan stages selama periode                                 December 2024 and 2023: (continued)
     berakhir 31 Desember 2024 dan 2023: (lanjutan)

                                                                31 Desember/December 2023
                                                  Tahap/            Tahap/      Tahap/                    Jumlah/
                                                  Stage 1           Stage 2    Stage 3                     Total
     Saldo, awal tahun                               719,649                      -                 -       719,649            Balance, beginning of the year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                   Transfer to
        ekspektasian sepanjang                                                                                                    lifetime expected credit
        umurnya (Tahap 2)                                       -                 -                 -                   -                 losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
        yang mengalami                                                                                                                       Transfer to credit
        penurunan nilai (Tahap 3)                               -                 -                 -                   -              impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                        Transfer to 12 months
        ekspektasian 12 bulan                                                                                                              expected credit
        (Tahap 1)                                               -                 -                 -                   -                 losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada
        eksposur dan                                                                                                                Net change in exposure
        pengukuran kembali*)                         426,062                      -                 -       426,062                and remeasurement*)
     Penghapusan                                           -                      -                 -             -                              Written-off
     Saldo, akhir tahun                            1,145,711                      -                 -     1,145,711                     Balance, end of year

     *)   Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran                *)   Include the net change in exposure and remeasurement are additional
          kembali adalah penambahan eksposur      tahun     berjalan serta                 exposure during the year including its changes/transfer during the year
          perubahan/transfer sepanjang tahun dan pembayaran.                               and repayment.


     Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                                      Movements in the allowance for impairment losses
     adalah sebagai berikut:                                                          are as follows:
                                                            31 Desember/                    31 Desember/
                                                           December 2024                   December 2023

     Saldo awal                                                           4,775                             7,446                         Beginning balance
     Penambahan                                                               -                                 -                                 Additions
     Pengurangan                                                         (1,089)                           (2,671)                              Deductions
     Saldo akhir                                                             3,686                         4,775                              Ending balance

     Analisis saldo dan jumlah cadangan kerugian                                      Analysis of total balance and allowance for
     penurunan nilai adalah sebagai berikut:                                          impairment losses are as follows:
                                                            31 Desember/                    31 Desember/
                                                           December 2024                   December 2023

     Penilaian secara individual:                                                                                                   Individual assessments:
     Saldo piutang pembiayaan                                                                                                    Balance of dealer financing
        penyalur kendaraan                                             929,809                          1,145,711                           receivables
     Cadangan kerugian penurunan nilai                                       3,686                         4,775            Allowance for impairment losses

                                                            31 Desember/December 2024
                                                 Tahap/         Tahap/      Tahap/                      Jumlah/
                                                 Stage 1        Stage 2    Stage 3                       Total
     Saldo, awal tahun                                4,775                   -                 -            4,775            Balance, beginning of the year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                   Transfer to
        ekspektasian sepanjang                                                                                                    lifetime expected credit
        umurnya (Tahap 2)                                   -                 -                 -                   -                     losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
        yang mengalami                                                                                                                      Transfer to credit
        penurunan nilai (Tahap 3)                           -                 -                 -                   -                  impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                       Transfer to 12 months
        ekspektasian 12 bulan                                                                                                             expected credit
        (Tahap 1)                                           -                 -                 -                   -                    losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada
        eksposur dan                                                                                                                 Net change in exposure
        pengukuran kembali                           (1,089)                  -                 -           (1,089)                  and remeasurement
     Penghapusan                                          -                   -                 -                -                                Written-off
     Saldo, akhir tahun                               3,686                   -                 -            3,686                     Balance, end of year




                                                        Lampiran – 5/48 – Schedule
                                                                        219
Page 244
                                           PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


8.   PIUTANG     PEMBIAYAAN                                PENYALUR 8.                  DEALER FINANCING RECEIVABLES – NET
     KENDARAAN – BERSIH (lanjutan)                                                      (continued)

     Analisis saldo dan jumlah cadangan kerugian                                       Analysis of total balance and allowance for
     penurunan nilai adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                impairment losses are as follows: (continued)

                                                            31 Desember/December 2023
                                                 Tahap/         Tahap/      Tahap/                     Jumlah/
                                                 Stage 1        Stage 2    Stage 3                      Total

     Saldo, awal tahun                                7,446                   -                  -            7,446           Balance, beginning of the year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                   Transfer to
        ekspektasian sepanjang                                                                                                    lifetime expected credit
        umurnya (Tahap 2)                                  -                  -                  -                 -                      losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
        yang mengalami                                                                                                                       Transfer to credit
        penurunan nilai (Tahap 3)                          -                  -                  -                 -                    impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                        Transfer to 12 months
        ekspektasian 12 bulan                                                                                                              expected credit
        (Tahap 1)                                          -                  -                  -                 -                      losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada
        eksposur dan                                                                                                                 Net change in exposure
        pengukuran kembali*)                         (2,671)                  -                  -           (2,671)                and remeasurement*)
     Penghapusan                                          -                   -                  -                -                               Written-off

     Saldo, akhir tahun                               4,775                   -                  -            4,775                     Balance, end of year

     *)   Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran                 *)   Include the net change in exposure and remeasurement are additional
          kembali adalah penambahan eksposur      tahun     berjalan serta                  exposure during the year including its changes/transfer during the year
          perubahan/transfer sepanjang tahun dan pembayaran.                                and repayment.


     Suku bunga per tahun untuk kontrak pembiayaan                                     Annual interest rates for dealer financing 7.75% -
     penyalur kendaraan adalah 7,75% - 8,00% untuk                                     8.00% for the year ended 31 December 2024 (2023:
     tahun yang berakhir 31 Desember 2024 (2023:                                       7.95% - 8.00%).
     7,95% - 8,00%).


9.   BIAYA DIBAYAR DIMUKA                                                         9.   PREPAID EXPENSES

                                                            31 Desember/                     31 Desember/
                                                           December 2024                    December 2023

     Pihak ketiga                                                                                                                                Third parties
        - Sewa                                                               1,695                         1,414                                Office Rent -
        - Lain-lain                                                          9,995                         9,079                                     Others -

                                                                        11,690                            10,493

     Pihak berelasi                                                                                                                           Related parties
        - Asuransi                                                      31,205                            28,585                                Insurance -

                                                                        42,895                            39,078

     Jangka waktu kontrak biaya dibayar di muka - sewa                                 The period of prepaid expenses - office rental
     kantor kepada pihak ketiga berkisar antara 12 - 60                                contracts with third parties ranged from 12 - 60
     bulan.                                                                            months.

     Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi                                Refer to Note 33 for details of balances and
     dengan pihak berelasi.                                                            transactions with related parties.




                                                        Lampiran – 5/49 – Schedule
                                                                        220
Page 245
                                PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                          31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


10. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF                          10. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES

      Perseroan telah melakukan beberapa kontrak cross          The Company has entered into several cross
      currency swap (“CCS”) dan foreign exchange swap           currency swap contract (“CCS”) and foreign
      (“FX”) dengan PT Bank SMBC Indonesia Tbk,                 exchange swap (“FX”) with PT Bank SMBC
      Standard Chartered Bank, Jakarta, JP Morgan               Indonesia Tbk, Standard Chartered Bank, Jakarta,
      Chase Bank, N.A. dan PT Bank Mizuho Indonesia.            JP Morgan Chase Bank, N.A. and PT Bank Mizuho
                                                                Indonesia.

      Perincian dari kontrak - kontrak tersebut pada            The details of these contracts as at 31 December
      tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                  2024 and 2023 are as follows:
      sebagai berikut:
                                             31 Desember/December 2024
                                                                                        Nilai wajar/Fair values
            Instrumen dan     Jumlah nosional      Tanggal                                               Liabilitas
            counterparties/    (nilai penuh)/     perjanjian/      Tanggal jatuh   Aset derivatif/       derivatif/
           Instruments and    Notional amount     Agreement           tempo/        Derivative          Derivative
            counterparties      (full amount)        date          Maturity date      assets             liabilities
  -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 10,000,000   03-10-2024        03-01-2025              6,594                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 10,000,000   17-10-2024        17-01-2025              8,244                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 12,000,000   17-10-2024        17-01-2025              9,892                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 20,000,000   18-10-2024        17-01-2025             36,476                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 10,000,000   21-10-2024        21-01-2025             10,710                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 15,000,000   25-10-2024        28-01-2025              4,500                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 25,000,000   28-10-2024        31-01-2025             44,411                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 20,000,000   28-10-2024        31-01-2025             38,002                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 15,000,000   12-11-2024        10-02-2025              9,191                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 10,000,000   13-11-2024        13-02-2025             10,012                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 10,000,000   18-11-2024        18-02-2025              9,960                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 15,000,000   21-11-2024        21-02-2025             11,713                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 10,000,000   25-11-2024        24-02-2025              8,668                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 15,000,000   26-11-2024        26-02-2025             29,713                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 10,000,000   05-12-2024        05-03-2025             10,130                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 20,000,000   11-12-2024        11-03-2025             16,605                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 10,000,000   16-12-2024        14-03-2025             18,097                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 10,000,000   17-12-2024        17-03-2025              9,128                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 15,000,000   19-12-2024        19-03-2025             13,529                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 10,000,000   23-12-2024        21-03-2025             20,161                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 10,000,000   23-12-2024        24-03-2025             12,172                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 15,000,000   27-12-2024        26-03-2025             25,140                      -
      - PT Bank SMBC
         Indonesia Tbk           USD 10,000,000   30-12-2024        27-03-2025              3,183                      -
      - Standard Chartered
         Bank, Jakarta           USD 20,000,000   10-10-2024        10-01-2025             11,615                      -
      - Standard Chartered
         Bank, Jakarta           USD 15,000,000   12-11-2024        10-02-2025             17,364                      -
      - Standard Chartered
         Bank, Jakarta           USD 10,000,000   12-11-2024        12-02-2025             22,876                      -




                                          Lampiran – 5/50 – Schedule
                                                     221
Page 246
                                PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


10. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)                10. DERIVATIVE         ASSETS     AND       LIABILITIES
                                                                (continued)

    Perincian dari kontrak - kontrak tersebut pada               The details of these contracts as at 31 December
    tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                     2024 and 2023 are as follows: (continued)
    sebagai berikut: (lanjutan)
                                    31 Desember/December 2024 (lanjutan/continued)
                                                                                         Nilai wajar/Fair values
          Instrumen dan        Jumlah nosional      Tanggal                                               Liabilitas
          counterparties/       (nilai penuh)/     perjanjian/       Tanggal jatuh   Aset derivatif/      derivatif/
         Instruments and       Notional amount     Agreement            tempo/        Derivative         Derivative
          counterparties         (full amount)        date           Maturity date      assets            liabilities

    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta               USD 5,000,000   18-11-2024         18-02-2025             5,096                      -
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta             USD 10,000,000    16-12-2024         14-03-2025             17,441                     -
     - Standard Chartered
       Bank, Jakarta             JPY 500,000,000   29-07-2024         28-01-2025                   -         (15,747)
    - Standard Chartered
        Bank, Jakarta          JPY 2,000,000,000   26-08-2024         25-02-2025                   -         (61,062)
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta             JPY 500,000,000   09-09-2024         07-03-2025                   -         (14,241)
    - PT Bank ANZ Indonesia      USD 13,000,000    30-12-2024         27-03-2025                   -           (5,320)
    - JPMorgan Chase Bank,
       N.A                       USD 15,000,000    21-10-2024         21-01-2025             16,167                     -
    - JPMorgan Chase Bank,
       N.A                       USD 20,000,000    18-11-2024         18-02-2025             16,391                     -
    - JPMorgan Chase Bank,
       N.A                       USD 10,000,000    03-12-2024         03-03-2025             21,469                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 10,000,000    02-10-2024         06-01-2025             12,372                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 10,000,000    07-10-2024         06-01-2025             12,713                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 23,000,000    07-10-2024         06-01-2025             18,912                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 36,000,000    15-10-2024         14-01-2025             44,476                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 20,000,000    15-10-2024         14-01-2025             25,009                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 15,000,000    18-10-2024         21-01-2025              3,171                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 27,000,000    28-10-2024         27-01-2025             37,638                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 15,000,000    29-10-2024         31-01-2025             17,786                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 22,000,000    05-11-2024         03-02-2025             47,699                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 28,000,000    07-11-2024         07-02-2025             10,942                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 15,000,000    08-11-2024         10-02-2025             19,324                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 15,000,000    13-11-2024         13-02-2025              9,067                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 25,000,000    15-11-2024         18-02-2025             17,664                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 10,000,000    22-11-2024         25-02-2025             10,574                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 20,000,000    26-11-2022         26-02-2025             41,891                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 18,000,000    29-11-2024         27-02-2025             15,181                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 17,000,000    02-12-2024         03-03-2025             34,391                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 15,000,000    02-12-2024         03-03-2025             24,417                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 20,000,000    02-12-2024         03-03-2025             24,088                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 15,000,000    06-12-2024         06-03-2025             29,712                     -




                                          Lampiran – 5/51 – Schedule
                                                      222
Page 247
                                        PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


10. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)                       10. DERIVATIVE          ASSETS      AND       LIABILITIES
                                                                       (continued)

    Perincian dari kontrak - kontrak tersebut pada                      The details of these contracts as at 31 December
    tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                            2024 and 2023 are as follows: (continued)
    sebagai berikut: (lanjutan)
                                           31 Desember/December 2024 (lanjutan/continued)
                                                                                                 Nilai wajar/Fair values
          Instrumen dan            Jumlah nosional         Tanggal                                                Liabilitas
          counterparties/           (nilai penuh)/        perjanjian/       Tanggal jatuh    Aset derivatif/      derivatif/
         Instruments and           Notional amount        Agreement            tempo/         Derivative         Derivative
          counterparties             (full amount)           date           Maturity date       Assets            liabilities

    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 21,000,000    16-12-2024         14-03-2025              41,637                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 10,000,000    17-12-2024         17-03-2025              11,235                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 15,000,000    23-12-2024         24-03-2025              29,696                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 22,000,000    27-12-2024         27-03-2025              10,426                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 13,000,000    30-12-2024         27-03-2025              17,548                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                         USD 7,000,000    30-12-2024         27-03-2025              10,103                     -

    Jumlah derivatif/Total derivative                                                              1,072,322            (96,370)

                                                    31 Desember/December 2023
                                                                                                 Nilai wajar/Fair values
          Instrumen dan            Jumlah nosional        Tanggal                                                 Liabilitas
          counterparties/           (nilai penuh)/       perjanjian/       Tanggal jatuh    Aset derivatif/       derivatif/
         Instruments and           Notional amount       Agreement            tempo/         Derivative          Derivative
          counterparties             (full amount)          date           Maturity date       assets             liabilities
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    12-02-2020        13-02-2024               6,513                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    24-07-2020        24-07-2024              38,397                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    30-11-2020        29-11-2024              10,386                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 15,000,000    23-12-2020        23-12-2024              23,654                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    22-02-2021        22-02-2024               1,796                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 15,000,000    26-03-2021        26-03-2025              27,052                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    19-07-2021        19-07-2024               4,025                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    21-09-2021        19-09-2025              21,405                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 15,000,000    26-11-2021        26-11-2025              11,824                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 20,000,000    18-01-2022        17-01-2025                    -             (2,062)
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 25,000,000    26-01-2022        27-01-2025              26,798                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 20,000,000    28-01-2022        28-01-2026              13,730                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    16-03-2022        14-03-2025              10,285                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    20-07-2022        20-07-2026                 258                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    03-10-2022        02-10-2026                    -             (4,556)
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 15,000,000    25-10-2022        27-10-2025              33,160                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    30-12-2022        30-12-2025                    -             (8,966)
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    17-01-2023        17-01-2024                 819                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 12,000,000    17-01-2023        17-01-2024                    -               (145)
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    27-01-2023        29-01-2024              31,873                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk                    USD 10,000,000    13-02-2023        13-02-2026               3,642                      -




                                                 Lampiran – 5/52 – Schedule
                                                             223
Page 248
                                PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


10. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)                10. DERIVATIVE         ASSETS     AND       LIABILITIES
                                                                (continued)

    Perincian dari kontrak - kontrak tersebut pada               The details of these contracts as at 31 December
    tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                     2024 and 2023 are as follows: (continued)
    sebagai berikut: (lanjutan)
                                    31 Desember/December 2023 (lanjutan/continued)
                                                                                         Nilai wajar/Fair values
          Instrumen dan        Jumlah nosional      Tanggal                                               Liabilitas
          counterparties/       (nilai penuh)/     perjanjian/       Tanggal jatuh   Aset derivatif/      derivatif/
         Instruments and       Notional amount     Agreement            tempo/        Derivative         Derivative
          counterparties         (full amount)        date           Maturity date      assets            liabilities
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk             USD 10,000,000    18-08-2023         18-08-2027              1,779                     -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk             USD 10,000,000    05-09-2023         03-09-2027            16,966                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk             USD 10,000,000    15-09-2023         15-09-2027            13,710                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk             USD 15,000,000    10-11-2023         10-11-2027              6,098                     -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk             USD 15,000,000    21-11-2023         22-11-2027              4,668                     -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk             USD 10,000,000    24-11-2023         24-11-2027            14,030                      -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk             USD 20,000,000    11-12-2023         13-12-2027              1,279                     -
    - PT Bank SMBC
       Indonesia Tbk             USD 15,000,000    19-12-2023         20-12-2027                  -              (328)
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta             USD 10,000,000    14-03-2022         14-03-2025            20,631                      -
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta             USD 20,000,000    10-01-2023         10-01-2028                  -              (399)
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta             USD 15,000,000    10-02-2023         10-02-2028              7,977                     -
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta               USD 5,000,000   18-08-2023         18-08-2028            21,262                      -
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta             USD 10,000,000    12-11-2020         12-11-2025              9,648                     -
     - Standard Chartered
       Bank, Jakarta             USD 10,000,000    03-12-2020         03-12-2024                   -             (168)
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta             USD 10,000,000    16-12-2021         15-03-2024            14,543                      -
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta           JPY 1,000,000,000   19-07-2021         19-07-2024                   -             (183)
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta           JPY 1,000,000,000   31-03-2021         28-03-2024                   -             (176)
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta             JPY 500,000,000   27-07-2021         28-07-2025                   -              (89)
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta             JPY 500,000,000   25-08-2021         26-08-2025                   -             (344)
    - Standard Chartered
       Bank, Jakarta           JPY 2,000,000,000   07-09-2021         08-09-2025                   -              (78)
    - JPMorgan Chase Bank,
       N.A                         USD 5,000,000   25-02-2021         23-02-2024                   -           (3,261)
    - JPMorgan Chase Bank,
       N.A                       USD 10,000,000    03-09-2021         03-09-2026                   -           (4,971)
    - JPMorgan Chase Bank,
       N.A                       USD 15,000,000    19-01-2023         19-01-2026                   -           (1,358)
    - JPMorgan Chase Bank,
       N.A                       USD 20,000,000    17-11-2023         17-11-2027            19,280                      -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 10,000,000    05-07-2022         03-07-2026               549                      -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 20,000,000    14-07-2022         14-07-2026               783                      -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 15,000,000    29-07-2022         29-07-2026            22,717                      -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 15,000,000    08-08-2022         07-08-2026            12,616                      -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 23,000,000    05-10-2022         03-10-2025               659                      -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 14,000,000    01-02-2023         01-02-2024            10,764                      -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                 USD 10,000,000    06-02-2023         06-02-2024              5,763                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                   USD 7,000,000   27-03-2023         27-03-2024            11,478                      -


                                          Lampiran – 5/53 – Schedule
                                                      224
Page 249
                                        PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


10. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)                      10. DERIVATIVE          ASSETS      AND       LIABILITIES
                                                                      (continued)

    Perincian dari kontrak - kontrak tersebut pada                     The details of these contracts as at 31 December
    tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                           2024 and 2023 are as follows: (continued)
    sebagai berikut: (lanjutan)
                                          31 Desember/December 2023 (lanjutan/continued)
                                                                                                 Nilai wajar/Fair values
          Instrumen dan            Jumlah nosional        Tanggal                                                 Liabilitas
          counterparties/           (nilai penuh)/       perjanjian/        Tanggal jatuh    Aset derivatif/      derivatif/
         Instruments and           Notional amount       Agreement             tempo/         Derivative         Derivative
          counterparties             (full amount)          date            Maturity date       assets            liabilities
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 36,000,000    13-04-2023         13-04-2026               3,232                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 27,000,000    26-04-2023         26-04-2027              23,019                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 22,000,000    01-11-2021         04-11-2025              17,290                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 25,000,000    15-08-2023         15-02-2024               5,172                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 20,000,000    26-11-2021         26-11-2025              15,969                     -
    - PT Bank Mizuho                                                                                                            -
       Indonesia                        USD 15,000,000    30-08-2023         29-02-2024               6,494
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 17,000,000    01-12-2021         01-12-2025               6,618                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 15,000,000    02-06-2022         02-06-2025              12,938                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 15,000,000    06-12-2021         08-12-2025               5,507                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 21,000,000    14-12-2021         15-12-2025              13,784                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 10,000,000    17-12-2021         17-12-2024              14,187                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 15,000,000    22-12-2021         22-12-2025              28,111                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                         USD 7,000,000    28-06-2022         26-06-2026                    -           (2,274)
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 13,000,000    28-06-2022         27-06-2025               2,788                     -
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 20,000,000    17-10-2023         17-10-2024                    -           (4,654)
    - PT Bank Mizuho
       Indonesia                        USD 20,000,000    01-12-2023         01-12-2027                    -          (10,099)

    Jumlah derivatif/Total derivative                                                                637,926          (44,111)

    Perseroan melakukan kontrak cross currency swap                    The Company entered into cross currency swap and
    dan foreign exchange swap dalam rangka                             foreign exchange swap contracts in order to mitigate
    mengantisipasi risiko fluktuasi tingkat bunga dan nilai            the risk of fluctuations in interest rates and exchange
    tukar atas pinjaman bank dalam mata uang asing.                    rates from bank loans in foreign currency. All
    Semua kontrak derivatif di atas ditujukan untuk                    derivatives contract stated above are designated as
    lindung nilai. Seluruh instrumen derivatif ini                     hedge. All these derivative instruments qualified the
    memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai arus kas.                criteria of cash flow hedge accounting.

    Perubahan atas nilai wajar dari kontrak cross                      Changes in the fair value of the cross currency
    currency swap dan foreign exchange swap yang                       swaps and foreign exchange swap designated
    ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai, yang                   hedging instruments that effectively offset the
    secara efektif menghapus variabilitas arus kas dari                variability of cash flows associated with the
    pinjaman terkait, dicatat di pendapatan komprehensif               borrowings are recorded in other comprehensive
    lainnya. Nilai ini kemudian diakui dalam laporan laba              income. The amounts are subsequently recognised
    rugi sebagai penyesuaian atas laba atau rugi selisih               to the statements of profit or loss as adjustments of
    kurs dan beban bunga pinjaman terkait yang dilindung               the exchange rate differences and interest
    nilai pada periode yang sama dimana selisih kurs dan               payments related to the hedged borrowings in the
    beban bunga tersebut diakui pada laporan laba rugi.                same period in which the related exchange rate
                                                                       differences and interest affects the statements of
                                                                       profit or loss.




                                                Lampiran – 5/54 – Schedule
                                                            225
Page 250
                                     PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


10. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)                       10. DERIVATIVE         ASSETS        AND      LIABILITIES
                                                                       (continued)

      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                            For the year ended 31 December 2024, the total
      31 Desember 2024, jumlah sebesar Rp310.747                        amount of Rp310,747 (credit) has been reclassified
      (kredit) telah direklasifikasikan dari ekuitas ke laporan         from equity to the current year profit and loss (2023:
      laba rugi tahun berjalan (2023: Rp946.709 (debit)).               Rp946,709 (debit)). The amount consists of
      Jumlah tersebut terdiri dari Rp459.930 yang                       Rp459,930 debit to gain or loss on foreign exchange
      didebitkan pada laba rugi selisih kurs-bersih dan                 - net and Rp149,183 credit to interest and financing
      Rp149.183 yang dikreditkan pada beban bunga dan                   charges in profit and loss (2023: Rp317,794 (debit)
      keuangan di laba rugi (2023: masing-masing                        and Rp628,915 (debit)), respectively.
      Rp317.794 (debit) dan Rp628.915 (debit)).

      Jumlah laba rugi selisih kurs yang direklasifikasi dari           The foreign exchange gain or loss reclassified from
      ekuitas disalinghapuskan dalam laporan laba rugi                  equity is offset in the profit and loss against the
      terhadap laba rugi selisih kurs dari pinjaman dan                 foreign exchange gain or loss from related hedged
      surat berharga yang diterbitkan, yang terkait dengan              borrowings and securities issued. The impact of
      lindung nilai. Dampak dari beban bunga dan                        interest and financing charges reclassified from
      keuangan yang direklasifikasi dari ekuitas adalah                 equity is to convert the floating-rate interest into
      untuk mengubah bunga mengambang menjadi                           fixed-rate interest financing charges.
      bunga tetap.

      Nilai wajar bersih dari aset dan liabilitas derivatif             The net fair value of derivatives assets and liabilities
      setelah pajak, pada tanggal 31 Desember 2024                      net of tax, as at 31 December 2024 amounting to
      sejumlah Rp74.913 (kredit) (2023: Rp168.674                       Rp74,913 (credit) (2023: Rp168,674 (credit)) is
      (kredit)) dicatat sebagai “Cadangan lindung nilai arus            recorded as “Cash flow hedges reserves” in the
      kas” pada Ekuitas.                                                Equity.

      Keuntungan dan kerugian di ekuitas atas cross                     Gains and losses recognised in equity on cross
      currency swap dan foreign exchange swap akan                      currency swap and foreign exchange swap will be
      diakui pada laporan laba rugi sepanjang periode                   released to the profit or loss account over the period
      sesuai dengan jatuh tempo dari pinjaman yang                      following the maturity of the related loans
      bersangkutan.

      Perseroan telah melakukan lindung nilai dan tidak                 The Company has performed hedging and there is
      ada ketidakefektifan sehubungan dengan swap suku                  no ineffectiveness in relation to the interest rate
      bunga dalam keuntungan atau kerugian lain dalam                   swaps in other gains or losses in profit or loss for
      laba rugi tahun 2024.                                             2024.


11.   ASET TETAP                                                   11. FIXED ASSETS

       Aset tetap terdiri dari:                                         Fixed assets consist of the following:

                                                   31 Desember/            31 Desember/
                                                  December 2024           December 2023

       Kepemilikan langsung                                 924,162               1,041,006                    Direct ownership
       Aset hak-guna                                          4,650                   6,198                  Right-of-use assets

                                                            928,812               1,047,204




                                                Lampiran – 5/55 – Schedule
                                                             226
Page 251
                                PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


11.   ASET TETAP (lanjutan)                                    11. FIXED ASSETS (continued)

      Kepemilikan langsung                                                                               Direct ownership

                                                    31 Desember/December 2024
                                   1 Januari/     Penambahan/    (Pengurangan)/      31 Desember/
                                    January         Additions     (Deductions)         December

      Harga perolehan                                                                                                      Cost
      Tanah                            141,800               -                -           141,800                          Land
      Bangunan dan prasarana           251,071           1,089             (278)          251,882    Buildings and improvements
      Kendaraan                        839,940         242,023         (312,215)          769,748                       Vehicles
      Perlengkapan dan
        perabot                         23,996           1,125             (470)           24,651          Furniture and fixtures
      Peralatan kantor                 126,718           6,097           (6,562)          126,253              Office equipment

      Aset dalam pembangunan            41,242          13,901          (12,029)           43,114           Assets in progress

                                     1,424,767         264,235         (331,554)         1,357,448

      Akumulasi penyusutan                                                                           Accumulated Depreciation
      Bangunan dan prasarana           109,427          11,323             (278)          120,472    Buildings and improvements
      Kendaraan                        146,551         138,961         (103,809)          181,703                       Vehicles
      Perlengkapan dan
        perabot                         22,985           1,101             (470)           23,616          Furniture and fixtures
      Peralatan kantor                 104,798           9,248           (6,551)          107,495              Office equipment
                                       383,761         160,633         (111,108)          433,286

      Nilai buku bersih              1,041,006                                            924,162               Net book value

                                                    31 Desember/December 2023
                                   1 Januari/     Penambahan/    (Pengurangan)/      31 Desember/
                                    January         Additions     (Deductions)         December

      Harga perolehan                                                                                                      Cost
      Tanah                            141,800               -                -           141,800                          Land
      Bangunan dan prasarana           250,978             704             (611)          251,071    Buildings and improvements
      Kendaraan                        421,346         557,111         (138,517)          839,940                       Vehicles
      Perlengkapan dan
        perabot                         22,974           1,210             (188)           23,996          Furniture and fixtures
      Peralatan kantor                 112,546          23,715           (9,543)          126,718              Office equipment

      Aset dalam pembangunan            41,453          14,487          (14,698)           41,242           Assets in progress

                                       991,097         597,227        (163,557)          1,424,767

      Akumulasi penyusutan                                                                           Accumulated depreciation
      Bangunan dan prasarana            96,621          13,284             (478)          109,427    Buildings and improvements
      Kendaraan                         92,676         111,417          (57,542)          146,551                       Vehicles
      Perlengkapan dan
        perabot                         21,899           1,114              (28)           22,985          Furniture and fixtures
      Peralatan kantor                 104,567           8,741           (8,510)          104,798              Office equipment
                                       315,763         134,556          (66,558)          383,761

      Nilai buku bersih                675,334                                          1,041,006               Net book value

      Aset hak-guna                                                                                   Right-of-use assets

                                                    31 Desember/December 2024
                                   1 Januari/     Penambahan/ (Pengurangan)/        31 Desember/
                                    January         Additions    (Deductions)         December

      Harga perolehan                                                                                                      Cost
      Gedung                            17,484           2,153                  -          19,637                       Building

      Akumulasi penyusutan                                                                           Accumulated depreciation
      Gedung                            11,286           3,701                  -          14,987                    Building

      Nilai buku bersih                   6,198                                              4,650               Net book value




                                            Lampiran – 5/56 – Schedule
                                                         227
Page 252
                                      PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


11.   ASET TETAP (lanjutan)                                          11. FIXED ASSETS (continued)
      Aset hak-guna (lanjutan)                                           Right-of-use assets (continued)
                                                          31 Desember/December 2023
                                         1 Januari/     Penambahan/ (Pengurangan)/         31 Desember/
                                          January         Additions    (Deductions)          December

      Harga perolehan                                                                                                               Cost
      Gedung                                   14,294          3,190                  -            17,484                        Building

      Akumulasi penyusutan                                                                                     Accumulated depreciation
      Gedung                                    8,232          3,054                  -            11,286                      Building

      Nilai buku bersih                         6,062                                               6,198                 Net book value

      Aset dalam pembangunan pada 31 Desember                            Construction in progress as at 31 December 2024
      2024 sebagian besar terdiri dari bangunan dan                      mainly consists of building and improvements and
      prasarana serta peralatan kantor dengan                            office equipment with percentages of completion as
      persentase      penyelesaian   pada    tanggal                     at 31 December 2024 at 22% (2023: 36%)
      31 Desember 2024 adalah sebesar 22% (2023:                         (unaudited).
      36%) (tidak diaudit).

      Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan                           As at 31 December 2024, the Company has 29 plots
      mempunyai 29 bidang tanah dengan hak atas                          of land with land rights in the form of “Hak Guna
      tanah dalam bentuk Hak Guna Bangunan (“HGB”)                       Bangunan” (“HGB”) which will expire between 2035
      akan jatuh tempo antara tahun 2035 hingga 2045,                    until 2045, and are renewable (unaudited). All land
      dan dapat diperbarui (tidak diaudit). Hak atas tanah               titles are held under the Company’s name.
      seluruhnya atas nama Perseroan.

      Kendaraan dengan jumlah nilai tercatat sebesar                     Vehicles with a total carrying amount of Rp548,247
      Rp548.247 (2023: Rp672.284) digunakan dalam                        (2023: Rp672,284) are used in the vehicle rental
      usaha penyewaan kendaraan dalam bentuk sewa                        business under operating lease and the remaining
      operasi dan sisanya digunakan untuk kegiatan                       vehicles are used for the Company’s operational
      operasional Perseroan. Pada umumnya, setelah                       activities. Generally, after reaching the end of their
      mencapai atau melewati umur manfaat, kendaraan                     useful lives, those vehicles will be sold through
      tersebut dijual melalui jasa lelang.                               auction service.

      Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset                       As at 31 December 2024 and 2023, fixed assets
      tetap, kecuali tanah, diasuransikan kepada                         except land, were insured with PT Asuransi Astra
      PT Asuransi Astra Buana, pihak yang berelasi,                      Buana, a related party, against the losses arising
      terhadap risiko kebakaran, pemogokan, huru-hara                    from fire, strikes, riots and civil unrest based on
      dan kerusuhan sipil berdasarkan suatu paket polis                  certain policy package with sum insured of Rp
      tertentu dengan nilai pertanggungan sebesar                        459,226 (2023: Rp 396,174). Management believes
      Rp 459.226 (2023: Rp 396.174). Manajemen                           that the insurance coverage is adequate to cover
      berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut                     potential losses on the assets insured.
      cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas
      aset yang dipertanggungkan.

      Perhitungan keuntungan dari penjualan aset tetap                   The calculation of the gain on sale of fixed assets are
      adalah sebagai berikut:                                            as follows:

                                                       31 Desember/         31 Desember/
                                                      December 2024        December 2023

      Nilai tercatat aset tetap yang terjual                   208,417                    82,301      Carrying value fixed asset sold
      Hasil penjualan aset tetap                               223,800                    99,709   Proceeds from sale of fixed assets

      Keuntungan dari penjualan aset tetap                      15,383                    17,408            Gain on sale of fixed assets

      Jumlah pengeluaran kas untuk sewa selama tahun                     The total cash outflow for leases for the year ended
      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan                    31 December 2024 and 2023 was Rp1,855 and
      2023 adalah Rp1.855 dan Rp3.635.                                   Rp3,635.




                                                  Lampiran – 5/57 – Schedule
                                                               228
Page 253
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


11.   ASET TETAP (lanjutan)                                     11. FIXED ASSETS (continued)

      Laporan laba rugi menyajikan saldo berikut                     Statement of profit or loss shows the following
      berkaitan dengan sewa:                                         amounts related to leases:

                                           31 Desember/           31 Desember/
                                          December 2024          December 2023

      Beban penyusutan                                                                          Depreciation expense of
        aset hak-guna:                                                                            right-of-use assets:
        - Gedung                                      3,701                  3,054                          Building -
      Beban bunga                                        75                    118                     Interest expense
      Beban yang berkaitan
        dengan sewa jangka                                                                           Expense relating to
        pendek                                       12,650                 11,552                   short-term leases
      Biaya yang berkaitan
        dengan sewa aset                                                                   Expense relating to leases of
        bernilai rendah                               1,724                  1,831                  low-value assets

                                                     18,150                 16,555

      Tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai               There is no significant difference between the fair
      wajar dan nilai tercatat aset tetap selain tanah dan           value and carrying amount of the fixed assets other
      bangunan. Nilai wajar tanah dan bangunan pada                  than land and buildings. The fair values of the land
      tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seperti yang                and buildings as at 31 December 2024 and 2023, as
      diungkapkan di bawah ini, telah dilakukan dengan               disclosed below, have been determined on the basis
      dasar penilaian oleh penilai independen.                       of valuations carried out by independent valuers.

      Setiap 3 tahun, Perseroan mempekerjakan penilai                On a three-year basis, the Company engages
      eksternal independen dan berkualifikasi untuk                  external independent and qualified valuers to
      menentukan nilai wajar tanah dan bangunan.                     determine fair values of company’s buildings.

      Penilaian pada nilai wajar tanah dan bangunan                  Valuation to determine the fair values of the
      yang dimiliki Perseroan telah dilakukan oleh KJPP              Company’s land and buildings was determined by
      Amin, Nirwan, Alfiantori & Rekan, penilai                      KJPP Amin, Nirwan, Alfiantori & Rekan, an
      independen yang telah teregistrasi pada Otoritas               independent valuer registered with Otoritas Jasa
      Jasa        Keuangan         (OJK),       berdasarkan          Keuangan (OJK), based on its report dated
      laporan tertanggal 14 Januari 2025 dan 8 Januari               14 January 2025 and 8 January 2024. The valuation
      2024. Penilaian yang sesuai dengan Standar                     which conforms to International Valuation
      Penilaian Internasional ditentukan berdasarkan                 Standards was determined with reference to recent
      transaksi pasar terkini yang dilakukan dalam                   market transactions on arm’s length terms. The
      ketentuan-ketentuan yang wajar. Metode penilaian               appraisal method used is Market Data Approach
      yang digunakan adalah Metode Pendekatan Data                   Method. As at 31 December 2024 and 2023, total
      Pasar. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                 fair values (fair value hierarchy level 2) of the
      total nilai wajar (hierarki nilai wajar level 2) tanah         Company’s land and buildings amounted to
      dan bangunan yang dimiliki Perseroan berdasarkan               Rp354,670 and Rp346,861, respectively.
      penilaian diatas masing-masing bernilai Rp354.670
      dan Rp346.861.

      Seluruh aset tetap yang ada pada tanggal                       All of the property, plant and equipment as at the
      pelaporan digunakan untuk menunjang aktivitas                  reporting date are fully used to support the
      operasi Perseroan.                                             Company’s operation activities.

      Beberapa aset tersebut sudah disusutkan penuh                  Several assets are fully depreciated and still used
      dan masih digunakan dalam operasi Perseroan                    by the Company and its operation amounting to
      sebesar Rp156.123 (2023: Rp151.713).                           Rp156,123 (2023: Rp151,713).




                                             Lampiran – 5/58 – Schedule
                                                          229
Page 254
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                            31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


12. PIUTANG LAIN-LAIN                                       12. OTHER RECEIVABLES

                                        31 Desember/           31 Desember/
                                       December 2024          December 2023
    Pihak ketiga                                                                                       Third parties
    Piutang pembiayaan                                                                        Financing receivables
       dengan perhatian khusus                    37,583                55,770              with special attention
    Dikurangi:                                                                                                  Less:
       Cadangan kerugian                                                                Allowance for impairment
         penurunan nilai                          (8,942)              (13,387)                          losses
                                                  28,641                42,383
    Deposit                                      689,989               217,919                            Deposits
    Pembatalan premi asuransi                     17,224                20,628       Insurance premium cancellation
    Piutang karyawan                               6,269                 7,717                  Loans to employees
    Lain-lain                                     85,208                38,835                              Others
                                                 827,331               327,482
    Pihak berelasi                                                                                Related parties
    Deposit                                      612,858               245,995                           Deposits
    Penggantian biaya                             57,415                40,772                     Reimbursement
    Pembatalan premi asuransi                      9,578                 3,417      Insurance premium cancellation
                                                 679,851               290,184

    Deposit merupakan pembayaran deposit untuk                  Deposits represent payment of deposits for joint
    program pemasaran bersama guna mendukung                    marketing program to support the sale of Toyota and
    penjualan kendaraan Toyota dan Daihatsu di                  Daihatsu vehicles in Indonesia in accordance with
    Indonesia sesuai dengan perjanjian-perjanjian               agreements with distributors.
    dengan para pihak distributor.

    Manajemen berkeyakinan bahwa piutang lain-lain              Management believes that other receivables will be
    dapat tertagih. Manajemen berkeyakinan bahwa                collectible. Management believes that the existing
    jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang               allowance for impairment losses is adequate to
    dibentuk adalah cukup untuk menutup kerugian                cover possible losses arising from other receivables.
    yang mungkin timbul akibat tak tertagihnya piutang
    lain- lain.

    Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi          Refer to Note 33 for details of balances and
    pihak berelasi.                                             transactions with related parties.


13. ASET LAIN-LAIN                                          13. OTHER ASSETS

                                        31 Desember/           31 Desember/
                                       December 2024          December 2023
     Pihak ketiga                                                                                     Third parties
       Simpanan jaminan                              196                   161                   Security deposits
       Lain-lain                                   5,130                 5,278                             Others

                                                   5,326                 5,439


14. UTANG LAIN-LAIN                                         14. OTHER PAYABLES

                                        31 Desember/           31 Desember/
                                       December 2024          December 2023
    Pihak ketiga                                                                                     Third parties
      Titipan konsumen                           191,345               179,186                Customer deposits
      Komisi                                     158,955               147,865                      Commission
      Pemasok                                     62,712                59,009                          Suppliers
      Utang kepada                                                                          Payable to insurance
         perusahaan asuransi                      34,642                49,532                     companies
      Agen penagihan                               5,505                 3,863                  Agency collector
      Biaya terkait karyawan                       3,558                 3,555             Employee related costs
      Lain-lain                                   56,277                91,374                            Others

                                                 512,994               534,384


                                          Lampiran – 5/59 – Schedule
                                                      230
Page 255
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


14. UTANG LAIN-LAIN (lanjutan)                                 14. OTHER PAYABLES (continued)

                                        31 Desember/              31 Desember/
                                       December 2024             December 2023

    Pihak berelasi                                                                                    Related parties
       Utang kepada                                                                              Payable to insurance
         perusahaan asuransi                        42,445                 60,793                       companies
       Lain-lain                                   386,688                179,702                             Lain-lain

                                                   429,133                240,495

    Titipan konsumen adalah setoran dari konsumen                   Customer deposits represent deposits from
    terkait dengan deposit angsuran atau transaksi                  consumers related to installments or other financing
    pembiayaan lainnya yang masih dalam proses                      transactions that are still in the process of
    identifikasi atau alokasi.                                      identification or allocation.

    Komisi adalah insentif yang akan di bayarkan                    Commission represents the incentive that will be
    kepada dealer.                                                  paid to dealer.

    Utang kepada perusahaan asuransi adalah utang                   Payable to insurance companies represent the
    Perseroan sehubungan dengan premi asuransi atas                 Company’s payable in relation of insurance
    kendaraan yang dibiayai dan dibayar oleh                        premium on financed vehicles which are received by
    pelanggan.                                                      the Company from its customers.

    Pemasok adalah pembayaran yang harus dilakukan                  Suppliers represent payments for transactions
    untuk transaksi yang terkait dengan kegiatan                    related to the Company’s operational activities,
    operasional Perseroan kepada pihak eksternal.                   which are to be paid to the external parties.

    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh                 As at 31 December 2024 and 2023, all the carrying
    nilai tercatat utang usaha berdenominasi Rupiah.                amount of the other payables were denominated in
                                                                    Rupiah.

    Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi              Refer to Note 33 for details of balances and
    pihak berelasi.                                                 transactions with related parties.


15. AKRUAL                                                     15. ACCRUED EXPENSES

                                        31 Desember/              31 Desember/
                                       December 2024             December 2023

    Pihak ketiga                                                                                          Third parties
      Beban bunga                                                                               Interest and financing
        dan keuangan                               324,873                454,185                           charges
      Insentif dan komisil                         183,960                213,818           Incentive and commission
      Promosi                                       81,569                100,060                          Promotion
      Biaya professional                             2,546                  6,373                    Professional fees
      Lain-lain                                      8,493                  8,054                               Others

                                                   601,441                782,490


16. PINJAMAN                                                   16. BORROWINGS
                                         31 Desember/             31 Desember/
                                        December 2024            December 2023

    Pinjaman                                                                                                 Borrowings
    Pihak ketiga                                                                                            Third parties
       Rupiah                                                                                                    Rupiah
       MUFG Bank, Ltd.                            5,050,000              4,750,000                    MUFG Bank, Ltd.
       PT Bank Mizuho Indonesia                   1,945,000              1,700,000          PT Bank Mizuho Indonesia`
       PT Bank Syariah Indonesia Tbk              1,423,958                919,792       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
       Deutsche Bank A.G., Jakarta                1,400,000              1,900,000         Deutsche Bank A.G., Jakarta
       Citibank, N.A., Jakarta                      700,000                800,000               Citibank, N.A., Jakarta
       PT Bank ANZ Indonesia                        450,000                450,000             PT Bank ANZ Indonesia


                                                 10,968,958             10,519,792




                                          Lampiran – 5/60 – Schedule
                                                        231
Page 256
                                  PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


16. PINJAMAN (lanjutan)                                        16. BORROWINGS (continued)

                                           31 Desember/           31 Desember/
                                          December 2024          December 2023

    Pinjaman                                                                                                  Borrowings
    Pihak ketiga                                                                                            Third parties
       Dolar AS                                                                                              US Dollar
       PT Bank Mizuho Indonesia                   7,515,330              6,351,392          PT Bank Mizuho Indonesia
       PT Bank SMBC Indonesia Tbk                 4,961,734              5,734,752       PT Bank SMBC Indonesia Tbk
       Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd.           1,616,200              1,927,000     Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd.
       PT Bank ANZ Indonesia                        210,106                      -            PT Bank ANZ Indonesia.
       PT Bank of America N.A, Jakarta              113,134                      -     PT Bank of America N.A, Jakarta
       The Chiba Bank, Ltd.                          80,810                 77,080                The Chiba Bank, Ltd.

                                                 14,497,314             14,090,224

       Yen Jepang                                                                                      Japanese Yen
       The Norinchukin Bank                        307,088                547,736                The Norinchukin Bank

                                                 25,773,360             25,157,752

    Cerukan Bank                                                                                        Bank Overdraft
    Pihak ketiga                                                                                           Third parties
       Rupiah                                                                                                   Rupiah
       Deutsche Bank A.G., Jakarta                   8,206                       -          Deutsche Bank A.G., Jakarta


    Biaya provisi
       yang belum diamortisasi                      (10,683)               (12,814)       Unamortised provision expenses

                                                 25,770,883             25,144,938

    Pada tahun 2024, pinjaman-pinjaman tersebut di                  In 2024, the above loans bear interest per annum at
    atas dikenakan tingkat suku bunga per tahun antara              rates ranging from 5.50% - 7.73% per annum (2023:
    5,50% - 7,73% (2023: 4,77% - 7,73%) untuk mata                  4.77% - 7.73%) for loans in Rupiah, 2.28% -5.59%
    uang Rupiah, 2,28% - 5,59% (2023: 2,58% - 6,37%)                (2023: 2.58% - 6.37%) for loans in US Dollar and
    untuk mata uang Dolar AS dan 0,55% - 0,56%                      0.55% - 0.56% (2023: 0.24% - 0.30%) for Japanese
    (2023: 0,24% - 0,30%) untuk mata uang Yen                       Yen. There are no Company’s assets which are held
    Jepang. Tidak ada aset Perseroan yang dijaminkan                as collateral for this borrowing.
    untuk pinjaman ini.

    Fasilitas pinjaman dari beberapa bank ini                       The loan facilities from these banks require the
    mensyaratkan Perseroan, antara lain, untuk                      Company, amongst others, to provide written notice
    memberikan pemberitahuan tertulis dalam hal                     in respect of changes of majority shareholders,
    perubahan pemegang saham mayoritas, perubahan                   changes of directors and commissioners, and
    susunan direksi serta komisaris dan perubahan                   changes of main business. Under the loan
    kegiatan usaha. Dalam perjanjian pinjaman                       agreements, the Company is obliged to maintain
    tersebut, Perseroan diwajibkan untuk menjaga                    gearing ratio at maximum 10:1 and other reporting
    gearing ratio maksimal 10:1 dan menyampaikan                    obligations. The Company has complied with
    laporan lainnya. Perseroan telah memenuhi                       covenants on loan agreements.
    batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian
    pinjaman.

    Pada tanggal 31 Desember 2024, tidak ada                        As at 31 December 2024, there was no principal and
    pembayaran pokok dan bunga pinjaman yang telah                  interest of borrowings that have been due but not
    jatuh tempo namun belum dibayarkan.                             yet paid.




                                           Lampiran – 5/61 – Schedule
                                                        232
Page 257
                                         PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


16. PINJAMAN (lanjutan)                                                   16. BORROWINGS (continued)

    Rincian dari pinjaman yang diterima adalah sebagai                          The detail of borrowing are as follows:
    berikut:

                                         Tanggal efektif                                                         Saldo pinjaman/
                                            perjanjian         Tanggal berakhir             Fasilitas         Balance borrowings***
      Nama bank/Bank’s name              terakhir/Latest     perjanjian/ End date of     terakhir/Latest
                                      effective agreement        the agreement               facility
                                              date                                                            2024                 2023

    MUFG Bank, Ltd. (sebelumnya         17 Mei/May 2024         17 Mei/May 2025           Rp6,400,000      RRp5,050,000          Rp4,750,000
     The Bank of Tokyo -                 30 September/           30 September/            Rp2,000,000
     Mitsubishi, UFJ, Ltd. dan          September 2024          September 2025
     Mitsubishi UFJ Trust &
     Banking Corporation/
     previously The Bank of
     Tokyo

    PT Bank SMBC Indonesia Tbk          31 Juli/July 2024       31 Juli/July 2025      USD315,000,000*      Rp4,961.734          Rp5,734,752
                                        31 Juli/July 2024       31 Juli/July 2025        Rp2,000,000
                                         30 November/            30 November/
                                        November 2022           November 2025             Rp1,750,000

    Citibank, N.A., Jakarta            16 April/April 2021             **)             USD366,000,000*       Rp700,000             Rp800,000

    Sumitomo Mitsui Trust Bank,        30 Juni/June 2021       30 Juni/June 2027        USD10,000,000*      Rp1,616,200          Rp1,927,000
      Ltd.                            6 Maret/March 2020      31 Maret/March 2026       USD50,000,000*
                                          25 Februari/            29 Februari/          USD10,000,000*
                                         February 2022           February 2028
                                          31 Oktober/            29 September/          USD50,000,000*
                                         October 2022           September 2028
                                       16 Juni/June 2023        31 Mei/May 2029         USD50,000,000*

    PT Bank Mizuho Indonesia           28 Juni/June 2024       28 Juni/June 2025       USD650,000,000       Rp9,460,330          Rp8,051,392

    PT Bank of America                  13 Juli/July 2017              **)              USD32,000,000*       Rp113,134                         -

    The Chiba Bank                      19 Mei/May 2023          19 November/            USD5,000,000*        Rp80,810               Rp77,080
                                                                November 2028

    Deutsche Bank AG, Jakarta                  4 Maret/           28 Februari/            Rp3,000,000       Rp1,400,000          Rp1,900,000
                                              March 2024         February 2025
    Deutsche Bank AG, Jakarta –
      Bank overdraft                                                                                           Rp8,206                     -
    The Norinchukin Bank              24 Maret/March 2021      24 Juni/June 2026       JPY5,000,000,000*     Rp307,088             Rp547,736

    PT Bank ANZ Indonesia                  31 Januari/           30 Desember/           USD56,000,000*       Rp660,106             Rp450,000
                                          January 2025          December 2025

    PT Bank Permata Tbk                   31 Desember/           31 Desember/              Rp300,000                    -                      -
                                         December 2023          December 2025

    PT Bank Jago Tbk                    7 Juni/June 2024        7 Juni/June 2025           Rp400,000                    -                      -

    PT Bank Syariah Indonesia             26 Agustus/             26 Agustus/              Rp750,000        Rp1,423,958            Rp919,792
      Tbk                                 August 2022             August 2027
                                          26 Agustus/             26 Agustus/              Rp750,000
                                          August 2022             August 2028             Rp1,000,000
                                          30 Agustus/             30 Agustus/
                                          August 2024             August 2029

    Standard Chartered Bank               25 November/           25 November/              Rp300,000
                                         November 2024          November 2025
    Jumlah pinjaman/
     Total borrowings                                                                                      Rp25,781,566         Rp25,157,752



     *) Nilai penuh                                                                                                            Full amount (*
     **) Tidak terdapat tanggal jatuh tempo                                                                          There is no due date (**
     ***) Saldo dari total fasilitas                                                                           Balance of the whole facility (***




                                                       Lampiran – 5/62 – Schedule
                                                                    233
Page 258
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


16. PINJAMAN (lanjutan)                                       16. BORROWINGS (continued)

    Selama tahun 2024, Perseroan telah melakukan                   During 2024, the Company has paid borrowings to
    pembayaran pinjaman kepada bank sebesar                        the banks amounted to Rp38,067,830 (2023:
    Rp38.067.830 (2023: Rp32.305.392).                             Rp32,305,392).

    Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan                       As at 31 December 2024, the Company has
    memiliki pinjaman mata uang asing yang akan jatuh              borrowings denominated in foreign currency that will
    tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan                  be matured within 12 (twelve) months amounted to
    sebesar Rp 5.745.600 (2023: Rp3.656.862).                      Rp5,745,600 (2023: Rp3,656,862).

    Beban bunga atas pinjaman untuk tahun yang                     The amount of interest expense of borrowings for
    berakhir tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar               the year ended 31 December 2024 amounted to
    Rp1.599.853 (2023: Rp1.401.621).                               Rp1,599,853 (2023: Rp1,401,621).

    Tidak terdapat aset yang dijaminkan sebagai                   There is no asset pledged as security collateral for
    jaminan sehubungan dengan fasilitas pinjaman yang             the Company’s borrowing facilities.
    diperoleh Perseroan.


17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN                           17. SECURITIES ISSUED


    OBLIGASI                                                      BONDS

                                           31 Desember/          31 Desember/
                                          December 2024         December 2023

    Nilai nominal                                                                                        Nominal value

    Obligasi Berkelanjutan III Tahap II                                                   Continuance Bonds III Phase II
        - Seri B                                 1,019,900              1,019,900                          Series B -
    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I                                                     Continuance Bonds IV Phase I
        - Seri A                                        -                 380,840                          Series A -
        - Seri B                                  619,160                 619,160                          Series B -
        - Seri C                                  500,000                 500,000                          Series C -
    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II                                                    Continuance Bonds IV Phase II
        - Seri A                                        -                 401,435                          Series A -
        - Seri B                                  223,565                 223,565                          Series B -
    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III                                                   Continuance Bonds IV Phase I
        - Seri A                                  237,775                       -                          Series A -
        - Seri B                                    8,675                       -                          Series B -
        - Seri C                                  757,030                       -                          Series C -
    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV                                                    Continuance Bonds IV Phase II
        - Seri A                                  600,000                       -                          Series A -
        - Seri B                                  400,000                       -                          Series B -

    Jumlah obligasi                              4,366,105              3,144,900                          Total bonds

    Dikurangi:                                                                                                    Less:
    Biaya emisi obligasi                                                                                    Unamortised
       yang belum diamortisasi                      (9,685)                (8,328)                 bonds issuance cost

    Bersih                                       4,356,420              3,136,572                                   Net

    Amortisasi biaya emisi                                                                Amortisation of bonds issuance
      obligasi (lihat Catatan 28)                   4,625                   3,045                cost (refer to Note 28)




                                           Lampiran – 5/63 – Schedule
                                                       234
Page 259
                                            PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


17. SURAT BERHARGA                         YANG      DITERBITKAN          17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)

    Berikut ini adalah rincian utang obligasi:                                   The following are details of the bonds:

                                                                Tingkat bunga per
               Surat berharga/               Nilai nominal/     tahun/Interest rate       Jatuh tempo/                            Peringkat/
                 Securities                  Nominal value          per annum               Due date           Status/Status       Rating

    Obligasi Berkelanjutan III Tahap II/
       Continuance Bonds III Phase II
                                                                                           23 Februari/      Belum jatuh tempo/
    Obligasi Seri B/Bonds Series B                Rp1,019,900         5.70%                                                        AAAidn
                                                                                          February 2025          Not yet due
    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I/
       Continuance Bonds IV Phase I
                                                                                                             Belum jatuh tempo/
    Obligasi Seri B/Bonds Series B                 Rp 619,160         6.00%              11 Juli/July 2026       Not yet due       AAAidn

    Obligasi Seri C/Bonds Series C                 Rp 500,000         6.25%              11 Juli/July 2028   Belum jatuh tempo/    AAAidn
                                                                                                                 Not yet due
    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II/
       Continuance Bonds IV Phase II
                                                                                           3 Oktober/        Belum jatuh tempo/
    Obligasi Seri B/Bonds Series B                  Rp223,565         6.35%                                                        AAAidn
                                                                                          October 2026           Not yet due
    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III/
       Continuance Bonds IV Phase III
                                                                                             19 Juli/        Belum jatuh tempo/
    Obligasi Seri B/Bonds Series A                  Rp237,775         6.50%                                                        AAAidn
                                                                                            July 2025            Not yet due
                                                                                              9 Juli/        Belum jatuh tempo/
    Obligasi Seri B/Bonds Series B                    Rp8,675         6.80%                 July 2027            Not yet due       AAAidn
                                                                                              9 Juli/        Belum jatuh tempo/
    Obligasi Seri B/Bonds Series C                  Rp757,030         7.10%                 July 2029            Not yet due       AAAidn
    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV/
       Continuance Bonds IV Phase IV
                                                                                          22 November/       Belum jatuh tempo/
    Obligasi Seri B/Bonds Series A                  Rp600,000         6.35%                                                        AAAidn
                                                                                         November 2025           Not yet due
    Obligasi Seri B/Bonds Series B                  Rp400,000         6.80%               22 November/       Belum jatuh tempo/    AAAidn
                                                                                         November 2027           Not yet due


    Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan                                     As at 31 December 2024, the Company has
    memiliki surat berharga yang diterbitkan yang akan                           securities issued that will be matured within 12
    jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas)                                (twelve) months amounted to Rp1,857,675 (2023:
    bulan sebesar Rp1.857.675 (2023: Rp782.275).                                 Rp782,275).

    Beban bunga atas obligasi untuk tahun yang                                   The amount of interest expense of bonds for the
    berakhir tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar                             year ended 31 December 2024 amounted to
    Rp199.226 (2023: Rp129.392).                                                 Rp199,226 (2023: Rp129,392).

    Selama tahun 2024, Perseroan telah melakukan                                 During 2024, the Company has paid securities
    pembayaran surat berharga kepada bank sebesar                                issued to the banks amounted Rp782,275 (2023:
    Rp782.275 (2023: Rp1.019.150).                                               Rp1,019,150).

    Tidak ada pembayaran pokok dan bunga obligasi                                There are no principal and interest of bonds that
    yang telah jatuh tempo namun belum dibayarkan.                               have been due but not yet paid. There are no
    Tidak ada aset Perseroan yang dijaminkan untuk                               Company’s assets which are held as collateral for
    obligasi ini.                                                                these bonds issued.

    Dalam perjanjian perwaliamanatan untuk Obligasi                              The trustee agreements for Continuance Bonds III
    Berkelanjutan III Tahap II 2022 dan Obligasi                                 Phase II 2022 and Continuance Bonds IV Phase I
    Berkelanjutan IV Tahap I dan II 2023 diatur beberapa                         and II 2023 provide several negative covenants to
    pembatasan yang harus dipenuhi oleh Perseroan,                               the Company, among others, debt to equity ratio at
    antara lain, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas                          the maximum 10:1. the Company has complied with
    tidak melebihi 10:1. Perseoran telah memenuhi                                all covenants of its securities issued.
    seluruh persyaratan surat berharga yang diterbitkan.

    Selain itu, untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap II                        Moreover, for Continuance Bonds III Phase II 2022
    2022 dan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I dan II                            and Continuance Bonds IV Phase I and II 2023, on
    2023 selama pokok obligasi belum dilunasi,                                   the condition that the bond principal are still
    Perseroan tanpa persetujuan tertulis dari Wali                               outstanding, without written approval from Trustee
    Amanat (yang tidak akan ditolak tanpa alasan yang                            (which shall not be rejected unreasonably by
    jelas oleh Wali Amanat), tidak diperkenankan antara                          Trustee) the Company is not allowed to, among
    lain, membagi dividen selama Perseroan lalai dalam                           others, declare dividends in the event that the
    membayar jumlah terutang obligasi dan menjual                                Company defaults in bond obligations and sells or
    atau mengalihkan lebih dari 40% aset Perseroan,                              hand over more than 40% of the Company’s assets,
    kecuali dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari.                             except for daily operation activity. The Company
    Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                                has compiled with the covenants on the trustee
    diwajibkan dalam perjanjian tersebut.                                        agreements.




                                                        Lampiran – 5/64 – Schedule
                                                                    235
Page 260
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


18. PERPAJAKAN                                                  18. TAXATION

    a.   Utang pajak                                               a.   Taxes payable

                                                  2024                    2023
         Utang pajak penghasilan                                                           Corporate income tax payable
           - Pasal 29 (Catatan 18b)                      90,923                  67,830          Article 29 (Note 18b) -
           - Pasal 25                                    15,897                   5,152                      Article 25 -
                                                        106,820                  72,982
         Utang pajak lain-lain                                                                        Other taxes payable
          - Pajak pertambahan nilai                      14,147                   1,527                Value added tax -
          - Pasal 21                                      9,000                  10,681                       Article 21 -
          - Pasal 23                                        813                     512                       Article 23 -
          - Pasal 26                                        586                     850                       Article 26 -
          - Pasal 4(2)                                      141                      54                     Article 4(2) -

                                                         24,687                  13,624
                                                        131,507                  86,606

    b.   Beban pajak penghasilan                                   b.   Income tax expense

                                                  2024                    2023

         Kini                                           250,733                 215,593                          Current
         Tangguhan (Catatan 18c)                        (36,446)                (26,875)              Deferred (Note 18c)

                                                        214,287                 188,718

         Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan                    The reconciliation between income tax
         dengan hasil perkalian laba akuntansi                          expense and the theoretical tax amount on
         Perseroan sebelum pajak penghasilan dan tarif                  the Company's profit before income tax is as
         pajak yang berlaku adalah sebagai berikut:                     follows:

                                                 2024                    2023
         Laba sebelum pajak penghasilan             995,184                  879,051               Income before income tax
         Pajak dihitung pada tarif pajak                                                            Tax calculated at tax rate
            berlaku 22%                             218,940                  193,391                               at 22%
         Penghasilan kena pajak final                (3,202)                  (2,818)              Income subject to final tax
         Beban yang tidak dapat
            dikurangkan                                  2,167                   1,942               Non-deductible expense
         Lain-lain                                      (3,618)                 (3,797)                              Others

         Beban pajak penghasilan                    214,287                  188,718                     Income tax expense

         Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak                         Reconciliations between income before
         penghasilan, seperti yang disajikan dalam                      income tax, as shown in the profit or loss, and
         laporan laba rugi, dengan estimasi laba pajak                  estimated income tax are as follows:
         penghasilan adalah sebagai berikut:

                                                 2024                    2023
         Laba sebelum pajak penghasilan             995,184                  879,051             Income before income tax
         Beda waktu                                                                                   Temporary differences
         - Penyusutan aset tetap                         31,803                  (22)            Fixed assets depreciation -
         - Provisi beban operasional                    (48,810)             (39,324)      Provision for operating expense -
         - Imbalan kerja karyawan                        23,866               10,422                     Employee benefits -
         - Cadangan kerugian                                                                                  Allowance for -
           penurunan nilai                               56,645                  8,390                                losses
         - Provisi bonus                                (17,620)                  (439)                 Provision for bonus -
         - Perbedaan waktu                                                                                Timing difference -
             pengakuan penghasilan                  119,761                  143,080              on income recognition
         - Lain-lain                                     21                       51                                 Others -




                                           Lampiran – 5/65 – Schedule
                                                          236
Page 261
                                       PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                          31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


18. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                  18. TAXATION (continued)

    b.   Beban pajak penghasilan (lanjutan)                                         b.   Income tax expense (continued)

         Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak                                          Reconciliations between income before
         penghasilan, seperti yang disajikan dalam                                       income tax, as shown in the profit or loss, and
         laporan laba rugi, dengan estimasi laba pajak                                   estimated income tax are as follows:
         penghasilan adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                  (continued)

                                                             2024                          2023
         Beda tetap                                                                                                             Permanent differences
         - Kesejahteraan karyawan                                    3,820                          2,716                          Employee welfare -
         - Beban lainnya yang tidak
             dapat dikurangkan untuk                                                                                Other expense not deductible             -
             keperluan pajak                                         6,029                          6,115                      for tax purposes
         - Penghasilan bunga kena                                                                                         Interest income subject            -
             pajak final                                           (14,555)                      (12,811)                             to final tax
         - Lain-lain                                               (16,446)                      (17,263)                                    Others          -

         Laba kena pajak                                       1,139,698                         979,966                                 Taxable income

         Beban pajak penghasilan - kini                           250,733                        215,593                Income tax expense - current
         Dikurangi:                                                                                                                           Less:
            Pajak dibayar dimuka                                 (159,810)                      (147,763)                            Prepaid tax

                                                                                                                                    Corporate income tax
         Utang pajak kini - Pasal 29                                90,923                        67,830                           payable - Article 29

         Perhitungan pajak penghasilan badan untuk                                       The calculation of corporate income tax for the
         tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember                                    year ended 31 December 2024, is based on
         2024 didasarkan pada estimasi perhitungan                                       the estimated calculation of taxable income
         laba kena pajak diatas dan digunakan oleh                                       above and is used by the Company as the
         Perseroan sebagai dasar dalam pengisian                                         basis for completing the Annual Tax Return
         Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) Pajak                                       ("SPT") for Corporate Income Tax.
         Penghasilan Badan.

         Perhitungan pajak penghasilan badan untuk                                       The calculations of income tax for the year
         tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2023                                    ended 31 December 2023 conforms to the
         adalah sesuai dengan SPT Perseroan.                                             Company Annual Tax Return.

    c.   Aset pajak tangguhan                                                      c.    Deferred tax assets

                                                                               2024
                                                                                         Dikreditkan/
                                                                                       (dibebankan) ke
                                                                                         penghasilan
                                                                Dikreditkan/            komprehensif
                                                              (dibebankan) ke              lainnya/
                                                                  laba rugi/               Credited/
                                                                  Credited/           (charged) to other
                                          Saldo awal/        (charged) to profit       comprehensive            Saldo akhir/
                                       Beginning balance           and loss                 income             Ending balance

         Aset pajak tangguhan:                                                                                                            Deferred tax assets:
           Penyusutan aset tetap                  10,032                   6,997                           -             17,029     Fixed assets depreciation
           Provisi                                                                                                                               Provision for
               beban operasional                   40,582                (10,738)                      -                 29,844         operating expense
           Imbalan kerja karyawan                  15,700                  5,249                   1,261                 22,210            Employee benefits
           Provisi bonus                            4,066                 (3,876)                      -                    190           Provision for bonus
           Lindung nilai arus kas                 (47,573)                     -                  26,446                (21,127)           Cash flow hedges
           Cadangan kerugian                                                                                                                    Allowance for
               penurunan nilai                     2,944                  12,462                           -             15,406         impairment losses
           Perbedaan waktu                                                                                                                  Timing difference
               pengakuan penghasilan              48,045                  26,347                           -             74,392     on income recognition
           Lain-lain                                  33                       5                           -                 38                        Others

                                                  73,829                  36,446                  27,707                137,982




                                                    Lampiran – 5/66 – Schedule
                                                                     237
Page 262
                                       PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


18. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                 18. TAXATION (continued)

    c.   Aset pajak tangguhan (lanjutan)                                          c.     Deferred tax assets (continued)
                                                                              2023
                                                                                        Dibebankan ke
                                                               Dikreditkan/              penghasilan
                                                             (dibebankan) ke            komprehensif
                                                                 laba rugi/                lainnya/
                                                                 Credited/             Charged to other
                                          Saldo awal/       (charged) to profit        comprehensive           Saldo akhir/
                                       Beginning balance          and loss                 income             Ending balance

         Aset pajak tangguhan:                                                                                                          Deferred tax assets:
           Penyusutan aset tetap                  10,037                      (5)                         -             10,032    Fixed assets depreciation
           Provisi                                                                                                                             Provision for
               beban operasional                  49,233                  (8,651)                      -                40,582        operating expense
           Imbalan kerja karyawan                 13,321                   2,293                      86                15,700           Employee benefits
           Provisi bonus                           4,163                     (97)                      -                 4,066          Provision for bonus
           Lindung nilai arus kas                 (8,352)                      -                 (39,221)              (47,573)          Cash flow hedges
           Cadangan kerugian                                                                                                                  Allowance for
               penurunan nilai                     1,098                  1,846                           -              2,944        impairment losses
           Perbedaan waktu                                                                                                                Timing difference
               pengakuan penghasilan              16,567                 31,478                           -             48,045    on income recognition
           Lain-lain                                  22                     11                           -                 33                       Others

                                                  86,089                 26,875                  (39,135)               73,829


         Sesuai dengan ketentuan peralihan dalam                                          Based on the transitional provisions in the
         Peraturan     Menteri    Keuangan     Republik                                   Regulation of the Minister of Finance of the
         Indonesia Nomor 74 Tahun 2024, Perseroan                                         Republic of Indonesia Number 74 of 2024, the
         telah melaksanakan perhitungan nilai tercatat                                    Company has calculated the carrying value of
         cadangan piutang tak tertagih untuk awal tahun                                   the allowance for doubtful accounts for the
         fiskal 2024 dan selisih kurang bayar sebesar                                     beginning of the fiscal year 2024, and the under
         Rp61.090 untuk tahun fiskal 2024. Terkait                                        payment amounting to Rp61,090 for the fiscal
         dengan hal tersebut, aset pajak tangguhan yang                                   year 2024. In relation to the above, the
         telah dicatat Perseroan pada tahun fiskal 2024                                   Company has recorded deferred tax assets
         sebesar Rp13.440.                                                                amounting to Rp13,440 in the fiscal year 2024.

         Manajemen berpendapat bahwa Perseroan                                            Management believes that the Company will
         akan mencatat laba kena pajak yang memadai                                       have sufficient future taxable income available
         di masa depan yang cukup untuk merealisasi                                       to utilise the deferred tax assets attributable to
         perbedaan temporer yang diakui sebagai aset                                      temporary differences.
         pajak tangguhan.

    d.   Administrasi                                                               d.    Administration

         Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang                                        Under the taxation laws of Indonesia, the
         berlaku di Indonesia, Perseroan menghitung,                                      Company submits tax returns on the basis of
         menetapkan dan membayar sendiri besarnya                                         self assessment. Directorate General of Tax
         jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal                                  ("DGT") may assess or amend taxes within five
         Pajak ("DJP") dapat menetapkan atau                                              years of the time the tax becomes due. At
         mengubah utang Pajak dalam batas waktu lima                                      reporting date, there is no ongoing tax audit by
         tahun sejak saat terutangnya pajak. Pada                                         DGT.
         tanggal pelaporan, tidak ada pemeriksaan oleh
         DJP yang sedang berjalan.

         Pada bulan Oktober 2021, diberlakukan Undang-                                    In October 2021, Undang-Undang No 7 year 2021
         Undang Nomor 7 tahun 2021 tentang Harmonisasi                                    regarding Harmonization of Tax Regulations was
         Peraturan Perpajakan yang menetapkan tarif                                       enacted and provided a 22% flat rate of corporate
         tunggal untuk pajak penghasilan perusahaan                                       income tax for the tax year 2022 onwards.
         sebesar 22% mulai tahun pajak 2022.

         Pada 31 Desember 2024, Peraturan Menteri                                         On 31 December 2024, the Ministry of Finance
         Keuangan No. 136 Tahun 2024 (“PMK-136”)                                          Regulation No. 136 Year 2024 (“PMK-136”)
         mengenai implementasi Aturan Global Anti                                         regarding the implementation of the Pillar Two
         Base Erosion Pilar Dua (“GloBE”) diundangkan                                     Global Anti-Base Erosion (“GloBE”) Rules was
         di Indonesia, yurisdiksi tempat Perusahaan                                       enacted in Indonesia, the jurisdiction in which
         didirikan, dan mulai berlaku sejak 1 Januari                                     the Company is incorporated, and has come
         2025. Karena PMK-136 belum efektif pada                                          into effect from 1 January 2025. Since the
         tanggal pelaporan, Perusahaan tidak memiliki                                     PMK-136 was not effective at the reporting
         eksposur pajak kini terkait. Perusahaan                                          date, the Company has not related current tax
         menerapkan pengecualian PSAK 212 untuk                                           exposure. The Company applies SFAS 212
         mengakui dan mengungkapkan informasi                                             exception to recognizing and disclosing
         tentang aset dan kewajiban pajak tangguhan                                       information about deferred tax assets and
         yang terkait dengan pajak penghasilan Pilar                                      liabilities related to Pillar Two income taxes.
         Dua.


                                                    Lampiran – 5/67 – Schedule
                                                                    238
Page 263
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


18. PERPAJAKAN (lanjutan)                                  18. TAXATION (continued)

    d.   Administrasi (lanjutan)                                d.   Administration (continued)

         Perusahaan sedang dalam proses menilai                      The Company is in the process of assessing
         apakah mereka termasuk dalam cakupan Model                  whether they are within the scope of Pillar Two
         Pilar Dua dan apakah ada eksposur terhadap                  Model and if there is any exposure to the PMK-
         PMK-136.      Karena    kompleksitas dalam                  136. Due to the complexities in applying PMK-
         menerapkan PMK-136 dan menghitung                           136 and calculating GloBE income, the
         penghasilan GloBE, dampak kuantitatif dari                  quantitative impact of the enacted PMK-136 is
         PMK-136 yang diundangkan belum dapat                        not yet reasonably estimable.
         diperkirakan secara wajar.


19. IMBALAN KERJA                                          19. EMPLOYEE BENEFITS

    Perseroan telah menghitung liabilitas imbalan pasca         The Company has calculated its post-employment
    kerja sesuai dengan Undang-undang Cipta Kerja               benefits obligations in accordance with the Job
    No. 11/2020 dan Peraturan Pemerintah No. 35/2021            Creation Law No. 11/2020 and Government
    berupa uang pesangon, uang penghargaan masa                 Regulation No. 35/2021 in the form of severance
    kerja, uang penggantian hak dan uang pisah.                 pay, long service awards and compensation
    Perseroan wajib memberikan imbalan pasca-kerja              payments. The Company is obliged to provide post-
    kepada karyawannya sesuai dengan alasan                     employment benefits in accordance with the reason
    mengapa hubungan kerja antara karyawan dan                  why the employment relationship between the
    Perseroan berakhir. Imbalan pasca-kerja ini                 employee and the Company ended. This post-
    diberikan sesuai dengan perundang-undangan yang             employment benefits are provided in accordance to
    berlaku, biasanya berdasarkan masa kerja                    the applicable laws and regulations, usually based
    karyawan pada Perseroan. Untuk imbalan pasca                on the employee's service period at the Company.
    kerja uang pisah, Perseroan diberikan kewenangan            For post-employment benefits for severance pay,
    untuk mengatur ketentuan terkait dengan                     the Company is given the authority to regulate the
    perhitungannya. Saat ini, Perseroan mempunyai               policy related to its calculation. Currently, the
    ketentuan perhitungan uang pisah yang disamakan             Company has policy for calculating severance pay
    dengan ketentuan perhitungan uang penghargaan               which are the same as the policy for calculating
    masa kerja untuk karyawan yang mengundurkan diri            service pay for employees who resign voluntarily.
    secara sukarela.

    Perseroan mempunyai program pensiun iuran pasti             The Company has a defined contribution for eligible
    untuk karyawan yang berhak melalui Dana Pensiun             employees through Dana Pensiun Astra 2 whereas
    Astra 2, di mana Perseroan sebagai pemberi kerja            the Company as employer and employees are
    dan karyawan berkewajiban untuk membayar                    obliged to pay 6.4% and 3.2% from the basic
    masing-masing sebesar 6,4% dan 3,2% dari gaji               pension salary, respectively.
    dasar pensiun.

    Total biaya yang diakui dari program iuran pasti            Total expenses recognised from the defined
    yang dibayarkan kepada Dana Pensiun Astra 2                 contribution plan paid to Dana Pensiun Astra 2
    adalah sebesar Rp6.207 (2023: Rp5.843).                     amounted to Rp6,207 (2023: Rp5,843).

    Tabel berikut menyajikan liabilitas imbalan kerja           The following table summarises the Company's
    Perseroan yang tercatat di laporan posisi keuangan.         employee benefits obligations as recorded in the
                                                                statement of financial position.

                                         31 Desember/         31 Desember/
                                        December 2024        December 2023

     Imbalan kerja jangka pendek                  14,836                19,496        Short-term employee benefits
     Imbalan pensiun                              40,969                31,446                    Pension benefits
     Imbalan pasca kerja lainnya                  59,980                39,907        Other post-employee benefits

                                                 115,785                90,849

    Imbalan kerja untuk periode yang berakhir pada             Employee benefits for the periods ended
    tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dihitung oleh            31 December 2024 and 2023 are calculated by
    Halim Gunawan, FSAI, aktuaris independen dari              Halim Gunawan, FSAI, an independent actuary from
    Kantor Konsultan Aktuaria Halim & Rekan dengan             Kantor Konsultan Aktuaria Halim & Rekan which
    menggunakan metode projected unit credit. Berikut          used the projected unit credit method. The following
    ini adalah hal-hal penting yang diungkapkan dalam          are significant matters disclosed in the actuarial
    laporan aktuarial No. 0106/KKA-PA-REP/HG/I/2025            report No. 0103/KKA-PA-REP/HG/I/2024 and No.
    dan No. 0103/KKA-PA-REP/HG/I/2024 tertanggal               0117/KKA-PA-REP/HG/I/2023 dated 20 January
    20 Januari 2025 dan 22 Januari 2024.                       2025 and 22 January 2024.



                                          Lampiran – 5/68 – Schedule
                                                     239
Page 264
                                     PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


19.   IMBALAN KERJA (lanjutan)                                    19. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

      Asumsi aktuarial utama yang digunakan adalah                    The principal actuarial assumptions used are as
      sebagai berikut:                                                follows:

                                              31 Desember/           31 Desember/
                                             December 2024          December 2023

      Asumsi ekonomi:                                                                                  Economic assumptions:
      Tingkat diskonto                             6.5%                   7.0%                                     Discount rate
      Kenaikan gaji di masa datang                 6.5%                   6.5%                           Future salary increases

      Asumsi lainnya:                                                                                       Other assumptions:
      - Tingkat kematian                    TMI (Table Mortalitas Indonesia) IV 2019/                         Table of mortality -
                                               Indonesian Mortality Table IV 2019
      - Tingkat cacat                               5% dari tingkat mortalitas/                                   Disability rate -
                                                      5% from mortality rate
      - Tingkat pengunduran            15% per tahun pada usia sampai dengan 25 tahun                           Withdrawal rate -
        peserta                           dan berkurang hingga 1% pada usia 45 tahun
                                           kemudian 55/15% per annum up to age 25
                                     and reducing linearly to 1% for age 45 and thereafter 55
      - Usia pensiun normal                             55 tahun/55 years                                Normal retirement age -

      Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya yang                    The pension benefits and other post-employment
      diakui di laporan posisi keuangan adalah sebagai                benefit recognised in the statements of financial
      berikut:                                                        position are as follows:

      Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya                         Pension benefits and other post-employment
                                                                      benefits
                                             31 Desember/           31 Desember/
                                            December 2024          December 2023

      Imbalan pensiun                                  40,969                 31,446                          Pension benefit
      Imbalan pasca kerja lainnya                      59,980                 39,907            Other post-employment benefit
      Imbalan pensiun dan pasca                                                                 Net pension benefits and other
        kerja lainnya                                 100,949                 71,353               post-employment benefit
      Mutasi liabilitas yang diakui pada laporan posisi               Movements in the liability recognised in the
      keuangan sebagai berikut:                                       statements of financial positions are as follows:
                                             31 Desember/           31 Desember/
                                            December 2024          December 2023

      Pada awal tahun                                  71,353                 60,540                   At the beginning of year
      Jumlah yang dibebankan pada                                                                     Expenses charged in the
        laba rugi                                      26,441                 14,001                          profit and loss
      Jumlah yang dibebankan
        pada pendapatan                                                                                   Total charged to
        komprehensif lainnya                             5,731                    391       other comprehensive income
      Imbalan yang dibayarkan                           (2,576)                (3,579)                       Benefits paid
      Pada akhir tahun                                100,949                 71,353                         At the end of year
      Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi adalah                The amounts recognised in the statements of income
      sebagai berikut:                                                are as follows:
                                             31 Desember/           31 Desember/
                                            December 2024          December 2023

      Biaya jasa kini                                   10,104                   8,783                    Current service cost
      Biaya bunga                                        4,873                   4,349                            Interest cost
      Pengakuan aktuaria kerugian                                                                        Recognition actuarial
        atau (keuntungan) - untuk                                                                  losses or (gains) for other
        imbalan pasca kerja lainnya                     11,942                    2,079             post-employment benefit
      Pindahan ke entitas lain                            (478)                  (1,210)              Transfer to other entities
                                                        26,441                 14,001




                                               Lampiran – 5/69 – Schedule
                                                            240
Page 265
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                 31 DECEMBER 2024 AND 2023
 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


19. IMBALAN KERJA (lanjutan)                                      19. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

     Imbalan pensiun         dan    pasca   kerja     lainnya          Pension benefits and other post-employment
     (lanjutan)                                                        benefits (continued)

     Mutasi imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya                   The movements of net pension benefits and other
     neto adalah sebagai berikut:                                     post-employment benefit are as follows:

                                                   31 Desember/December 2024
                                                     Imbalan pasca kerja
                                       Imbalan            lainnya/
                                       pensiun/          Other post-         Jumlah/
                                     Pension benefit employee benefits        Total

     Pada awal tahun                         31,446                  39,907                71,353         At beginning of year
     Biaya jasa kini                          2,967                   7,138                10,105         Current service cost
     Beban bunga                              2,169                   2,704                 4,873            Interest expense
     Biaya jasa lalu                                                                                         Past service cost
     Pengukuran kembali:                                                                                   Remeasurements:
       - Perubahan dalam                                                                           Change in demographic -
             asumsi demografis                1,606                   4,104                 5,710           assumptions
       - Perubahan dalam                                                                               Change in financial -
             asumsi keuangan                  2,845                   1,974                 4,819           assumptions
       - Penyesuaian                                                                                Experience adjustment -
             pengalaman kewajiban             1,279                    5,864                7,143           on obligation
     Imbalan yang dibayar                      (891)                  (1,685)              (2,576)               Benefits paid
     Pindahan ke entitas                                                                                  Transfer to affiliated
       afiliasi                                (452)                     (26)                (478)               companies
     Pada akhir tahun                        40,969                  59,980               100,949                 At end of year
     Bagian jangka pendek                                                                  10,659              Current portion
     Bagian jangka panjang                                                                 90,290           Non-current portion

                                                                                          100,949

                                                   31 Desember/December 2023
                                                     Imbalan pasca kerja
                                       Imbalan            lainnya/
                                       pensiun/          Other post-         Jumlah/
                                     Pension benefit employee benefits        Total

     Pada awal tahun                         28,708                  31,832                60,540          At beginning of year
     Biaya jasa kini                          2,271                   6,512                 8,783          Current service cost
     Beban bunga                              2,107                   2,242                 4,349             Interest expense
     Biaya jasa lalu                                                                                          Past service cost
     Pengukuran kembali:                                                                                    Remeasurements:
       - Perubahan dalam                                                                                Change in financial -
             asumsi keuangan                   (182)                    966                  784             assumptions
       - Penyesuaian                                                                                 Experience adjustment -
             pengalaman kewajiban               573                    1,113                1,686            on obligation
     Imbalan yang dibayar                    (1,114)                  (2,465)              (3,579)                Benefits paid
     Pindahan ke entitas                                                                                   Transfer to affiliated
       afiliasi                                (917)                   (293)               (1,210)                companies
     Pada akhir tahun                        31,446                  39,907                71,353                 At end of year
     Bagian jangka pendek                                                                   4,558              Current portion
     Bagian jangka panjang                                                                 66,795           Non-current portion

                                                                                           71,353

     Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas imbalan               The weighted average duration of the defined benefit
     pasti pada tanggal 31 Desember 2024 adalah 17                     obligation at 31 December 2024 is 17 years (2023:
     tahun (2023: 16 tahun).                                           16 years).

     Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat                 Expected maturity analysis of undiscounted pension
     pensiun tidak didiskontokan adalah sebagai berikut:               benefits are as follows:

                                             31 Desember/           31 Desember/
                                            December 2024          December 2023

     Kurang dari satu tahun                             10,659                    4,558                   Less than a year
     Antara satu dan dua tahun                          11,883                    5,668         Between one and two years
     Antara dua dan lima tahun                          28,870                   29,720         Between two and five years
     Lebih dari lima tahun                             939,956                  664,117                 Beyond five years

                                              Lampiran – 5/70 – Schedule
                                                           241
Page 266
                                        PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


19. IMBALAN KERJA (lanjutan)                                          19. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

     Imbalan pensiun              dan   pasca    kerja    lainnya         Pension benefits and other post-employment
     (lanjutan)                                                           benefits (continued)

     Sensitivitas liabilitas imbalan pasti untuk perubahan               The sensitivity of the defined benefit obligation to
     asumsi aktuarial pokok adalah sebagai berikut:                      changes in the principal actuarial assumptions are as
                                                                         follows:

                                                      31 Desember/December 2024
                                                          Dampak pada kewajiban imbalan pasti/
                                                           Impact on defined benefit obligation
                                        Perubahan
                                          asumsi/         Kenaikan asumsi/        Penurunan asumsi/
                                         Change in           Increase in             Decrease in
                                        assumption          assumption               assumption
     Tingkat diskonto                       1%                          (5,415)                  6,702              Discount rate
     Tingkat kenaikan gaji
        di masa datang                      1%                          7,347                 (5,992)     Future salary increases

                                                      31 Desember/December 2023
                                                          Dampak pada kewajiban imbalan pasti/
                                                           Impact on defined benefit obligation
                                        Perubahan
                                          asumsi/         Kenaikan asumsi/        Penurunan asumsi/
                                         Change in           Increase in             Decrease in
                                        assumption          assumption               assumption
     Tingkat diskonto                       1%                          (4,347)                  5,352              Discount rate
     Tingkat kenaikan gaji
        di masa datang                      1%                          5,906                 (4,827)     Future salary increases

     Analisis sensitivitas di atas didasarkan pada                       The above sensitivity analysis is based on a change
     perubahan atas satu asumsi aktuarial di mana                        in an assumption while holding all other assumptions
     semua asumsi lainnya dianggap konstan. Dalam                        constant. In practice, this is unlikely to occur, and
     praktiknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan                    changes in some of the assumptions may be
     beberapa asumsi mungkin saling berkorelasi. Dalam                   correlated. When calculating the sensitivity of the
     perhitungan sensitivitas liabilitas imbalan pasti atas              defined benefit obligation to significant actuarial
     asumsi aktuarial utama, metode yang sama                            assumptions, the same method (present value of the
     (perhitungan nilai kini liabilitas imbalan pasti dengan             defined benefit obligation calculated with the
     menggunakan metode projected unit credit pada                       projected unit credit method at the end of the
     akhir periode pelaporan) telah diterapkan seperti                   reporting period) has been applied when calculating
     dalam perhitungan liabilitas pensiun yang diakui                    the pension liability recognised within the statements
     dalam laporan posisi keuangan.                                      of financial position.


 20. MODAL SAHAM                                                      20. SHARE CAPITAL

     Komposisi pemegang saham Perseroan pada                              The Company’s shareholders as at 31 December
     tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                             2024 and 2023 are as follows:
     sebagai berikut:

                                                   31 Desember/December 2024 dan/and 2023
                                          Jumlah saham
                                         ditempatkan dan
                                          disetor penuh/          Persentase
                                         Number of shares        kepemilikan/
                                            issued and          Percentage of          Jumlah/
            Pemegang saham                   fully paid           ownership             Total                Shareholders

     PT Astra International Tbk                      400,000                 50%            400,000      PT Astra International Tbk
     Toyota Financial                                                                                             Toyota Financial
        Services Corporation                         400,000                 50%            400,000        Services Corporation

                                                     800,000               100%             800,000




                                                   Lampiran – 5/71 – Schedule
                                                                242
Page 267
                                PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


21. CADANGAN WAJIB                                            21. STATUTORY RESERVES

                                        31 Desember/            31 Desember/
                                       December 2024           December 2023

    Cadangan wajib                                 88,000                 80,000                    Statutory reserves

    Dalam Rapat Umum Tahunan Pemegang Saham                        At the Annual General Meeting of Shareholders on
    yang diadakan pada tanggal 29 April 2024, para                 29 April 2024, the shareholders approved that the
    pemegang       saham      menyetujui      untuk                Company will allocate an additional statutory
    mengalokasikan penambahan cadangan wajib                       reserve of Rp8,000 so the statutory reserve balance
    sejumlah Rp8.000 sehingga saldo cadangan wajib                 is Rp88,000 as at 31 December 2024.
    menjadi sebesar Rp88.000 per 31 Desember 2024.

    Dalam Rapat Umum Tahunan Pemegang Saham                        At the Annual General Meeting of Shareholders on
    yang diadakan pada tanggal 27 Maret 2023, para                 27 March 2023, the shareholders approved that the
    pemegang       saham      menyetujui      untuk                Company will allocate an additional statutory
    mengalokasikan penambahan cadangan wajib                       reserve of Rp8,000 so the statutory reserve balance
    sejumlah Rp8.000 sehingga saldo cadangan wajib                 is Rp80,000 as at 31 December 2023.
    menjadi sebesar Rp80.000 per 31 Desember 2023.


22. PENDAPATAN PEMBIAYAAN KONSUMEN                            22. CONSUMER FINANCING INCOME

                                             2024                    2023

    Pihak ketiga                                 3,535,981             3,191,393                         Third parties
    Pihak berelasi                                   7,148                 3,863                       Related parties

                                                 3,543,129             3,195,256


23. PENDAPATAN PEMBIAYAAN MURABAHAH                           23. MURABAHAH FINANCING INCOME

    Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024,                    For the year ended 31 December 2024, income from
    pendapatan marjin Murabahah adalah sebesar                     Murabahah      margin   is  Rp167,263     (2023:
    Rp167.263 (2023: Rp131.705).                                   Rp131,705).


24. PENDAPATAN SEWA OPERASI                                   24. OPERATING LEASE INCOME

                                             2024                    2023

    Pihak ketiga                                  173,157                141,270                         Third parties
    Pihak berelasi                                 29,254                 31,315                       Related parties

                                                  202,411                172,585


25. PENDAPATAN          PEMBIAYAAN         PENYALUR           25. DEALER FINANCING INCOME
    KENDARAAN

                                             2024                    2023

     Pihak ketiga                                  63,732                 56,390                         Third parties
     Pihak berelasi                                 3,207                  3,257                       Related parties

                                                   66,939                 59,647


26. PENDAPATAN LAIN-LAIN                                      26. MISCELLANEOUS INCOME

                                             2024                    2023

     Pendapatan denda dan penalti                 150,522                124,127     Late charges and penalty income
     Pendapatan administrasi                        8,438                  7,778               Administration income
     Lain-lain                                    164,516                122,543                              Others

                                                  323,476                254,448


                                          Lampiran – 5/72 – Schedule
                                                       243
Page 268
                                PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


26. PENDAPATAN LAIN-LAIN (lanjutan)                           26. MISCELLANEOUS INCOME (continued)

    Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi             Refer to Note 33 for details of related parties
    pihak berelasi.                                                balances and transactions.


27. BEBAN USAHA                                               27. OPERATING EXPENSES

                                             2024                    2023

     Pihak ketiga                                                                                        Third parties
       Gaji dan imbalan karyawan                  267,534                248,234       Salary and employee benefits
       Penyusutan                                 164,334                137,610                        Depreciation
       Jasa profesional                           145,796                112,531                   Professional fees
       Perbaikan dan perawatan                     51,654                 45,502           Repairs and maintenance
       Pajak                                       19,635                 17,075                               Taxes
       Pemasaran dan penjualan                     16,666                 42,728               Marketing and selling
       Komunikasi                                  16,441                 12,614                     Communication
       Representasi dan jamuan                     15,340                 15,086                       Entertainment
       Transportasi dan perjalanan                 14,571                 14,154        Transportation and travelling
       Sewa                                        13,654                 12,463                                Rent
       Pendidikan dan pelatihan                     7,272                  8,251              Education and training
       Keamanan dan kontribusi                      3,363                  3,387            Security and contribution
       Perlengkapan kantor                          2,860                  2,813                      Office supplies
       Asuransi                                     2,336                  2,125                           Insurance
       Air dan listrik                              1,749                  2,215                Water and electricity
       Rekrutmen                                    1,448                  1,451                        Recruitment
       Lain-lain                                    6,592                 11,165                              Others

                                                  751,245                689,404

     Pihak berelasi                                                                                   Related parties
       Asuransi                                    15,642                 11,982                          Insurance
       Perbaikan dan perawatan                      6,504                  4,199           Repairs and maintenance
       Gaji dan imbalan karyawan                    6,207                  5,843       Salary and employee benefits
       Jasa profesional                             1,387                  1,280                   Professional fees
       Lain-lain                                    1,828                  1,982                             Others

                                                   31,568                 25,286

                                                  782,813                714,690

    Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi             Refer to Note 33 for details of related parties
    pihak berelasi.                                                balances and transactions.


28. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN                                  28. INTEREST AND FINANCING CHARGES

                                             2024                    2023

    Pihak ketiga                                                                                       Third parties
    Bunga pinjaman bank                          1,614,067             1,414,669                    Bank loan interest
    Bunga surat berharga
      yang diterbitkan                                                                       Securities issued interest
      - Bunga obligasi                            210,156                129,392                  Bonds interest -
    Amortisasi biaya emisi                                                               Amortisation of issuance cost
      - Obligasi                                    4,625                   3,045                         Bonds -
    Provisi dan administrasi                        1,305                     771         Provision and administration

                                                 1,830,153             1,547,877




                                          Lampiran – 5/73 – Schedule
                                                       244
Page 269
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


29. CADANGAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI -                           29. ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT LOSSES -
    LAINNYA                                                           OTHERS

                                                 2024                   2023

     (Pemulihan)/penurunan nilai                                                             (Reversal)/impairment losses for
       untuk piutang pembiayaan                         (4,445)                8,390             financing receivables with
       dengan perhatian khusus                                                                             special attention
     Kerugian atas piutang pembiayaan                                                          Loss on financing receivables
       dengan perhatian khusus                       234,604                114,452                   with special attention

                                                     230,159                122,842


30. LABA PER SAHAM                                                30. EARNINGS PER SHARE

    Laba per saham dihitung dengan membagi laba                       Earnings per share is calculated by dividing the net
    bersih pemegang saham dengan rata-rata                            profit attributable to shareholders by the weighted
    tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun                    average number of ordinary shares on issue during
    yang bersangkutan.                                                the year.

                                                 2024                   2023

    Laba bersih yang tersedia bagi                                                              Net income attributable to
        pemegang saham                               780,897                 690,333                      shareholders
    Rata-rata tertimbang saham biasa                                                 Weighted average number of ordinary
        yang beredar (dalam ribuan) *)               800,000                 800,000   share on issue (in thousands) *)
    Laba per saham                                                                                     Earnings per share
      (nilai penuh)                                       976                    863                       (full amount)

    *) Rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar dihitung            The weighted average number of ordinary shares on issue is *)
       berdasarkan jumlah saham biasa yang beredar pada tahun           calculated based on the number of ordinary shares during the
       bersangkutan.                                                                                                outstanding year


    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                           As at 31 December 2024 and 2023, the Company
    Perseroan tidak memiliki instrumen yang berpotensi                does not have any instrument that potentially
    menjadi saham biasa sehingga laba per saham                       converts to ordinary shares, therefore dilutive
    dilusian sama dengan laba per saham bersih.                       earnings per share are equivalent to basic earnings
                                                                      per share.


31. LIABILITAS KONTINJEN                                          31. CONTINGENT LIABILITY

    Perseroan tidak memiliki liabilitas kontinjen yang                The Company has no significant contingent
    signifikan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.                liabilities as at 31 December 2024 and 2023.


32. KOMITMEN                                                      32. COMMITMENTS

    Perseroan     mengadakan      perjanjian      dengan              The       Company   has    an agreement       with
    PT Megaplaza melalui perjanjian No. MGT.131/410-                  PT Megaplaza           through          agreement
    N1/1 & 8/12-05 tanggal 6 Mei 2024 untuk menyewa                   No. MGT.131/410-N1/1 & 8/12-05 dated 6 May
    gedung kantor di Jl. HR. Rasuna Said, Jakarta                     2024 for office building rental at Jl. HR. Rasuna
    sampai 30 Juni 2025. Perseroan mengakui komitmen                  Said, Jakarta until 30 June 2025. The Company
    perjanjian sewa tersebut sebagai liabilitas sewa.                 recognised rental commitment above as lease
                                                                      liabilities.




                                              Lampiran – 5/74 – Schedule
                                                            245
Page 270
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


32. KOMITMEN (lanjutan)                                          32. COMMITMENTS (continued)

    Kontrak sewa kendaraan                                          Vehicle rent contracts

    Perseroan menyewakan berbagai kendaraan                         The Company leased out various vehicles under
    dengan perjanjian sewa operasi yang tidak dapat                 non-cancellable operating lease agreements. The
    dibatalkan. Masa sewa antara satu sampai lima                   lease terms are between one and five years, and the
    tahun dengan perjanjian jasa yang tidak dapat                   majority of lease agreements are non-renewable at
    diperbarui pada akhir periode sewa. Pembayaran                  the end of the lease period. The future minimum
    sewa minimum di masa yang akan datang yang akan                 lease payments which will be received from
    diterima dari pelanggan untuk sewa operasi yang                 customers under non-cancellable operating leases
    tidak dapat dibatalkan adalah sebagai berikut:                  are as follows:
                                                   2024                     2023

     Kurang dari satu tahun                           134,533                  180,918                Less than one year
     Antara satu sampai dengan                                                                         Between one and
       lima tahun                                     169,426                  197,619                        five years

                                                      303,959                  378,537

    Secara umum, kontrak sewa kendaraan dengan                      Generally, the vehicle rent contracts with customers
    pelanggan mencakup aturan mengenai jenis                        covers the provision on the type of vehicles, rental
    kendaraan, periode sewa, harga sewa dan tanggung                period, price and the responsibility of the Company
    jawab antara Perseroan dengan pelanggan.                        and the customers.


33. SALDO DAN         TRANSAKSI      DENGAN       PIHAK          33. BALANCES   AND          TRANSACTIONS           WITH
    BERELASI                                                         RELATED PARTIES

    Pihak berelasi adalah perusahaan dan perorangan                 Related parties are companies and individuals who
    yang mempunyai keterkaitan kepemilikan atau                     directly or indirectly have relationships with the
    kepengurusan secara langsung maupun tidak                       Company through ownership or management.
    langsung dengan Perseroan.

    Berikut adalah rincian sifat dari hubungan berelasi:            The nature of related parties relationships are as
                                                                    follows:

    PT Astra International Tbk                                      PT Astra International Tbk

    PT Astra International Tbk merupakan pemegang                   PT Astra International Tbk is a shareholder of the
    saham dari Perseroan, kepemilikan PT Astra                      Company, PT Astra International Tbk ownership of
    International Tbk di Perseroan sebesar 50%. PT                  the Company is 50%. PT Astra International Tbk is
    Astra International Tbk merupakan salah satu                    one of the car dealers in consumer financing funded
    penyalur kendaraan dalam pembiayaan konsumen                    by the Company. The company is also has operating
    yang dibiayai Perseroan. Perseroan juga melakukan               lease and marketing program transaction with PT
    transaksi sewa operasi dan program pemasaran                    Astra International Tbk’s car dealers.
    dengan penyalur kendaraan PT Astra International
    Tbk.

    Dana Pensiun Astra                                              Dana Pensiun Astra

    Dana Pensiun Astra didirikan oleh PT Astra                      Dana Pensiun Astra is established by PT Astra
    International Tbk untuk menyelenggarakan program                International Tbk to facilitate the contribution
    pensiun iuran pasti (DPA 2).                                    pension plan (DPA 2).

    PT Asuransi Astra Buana                                         PT Asuransi Astra Buana

    PT Astra International Tbk merupakan pihak                      PT Astra International Tbk is the indirect controlling
    pengendali tidak langsung dari PT Asuransi Astra                shareholder of PT Asuransi Astra Buana. The
    Buana. Perseroan melakukan kerjasama asuransi                   Company insures financed vehicles to PT Asuransi
    melalui PT Asuransi Astra Buana atas kendaraan                  Astra Buana. The Company also insures its fixed
    bermotor    yang    dibiayai.  Perseroan     juga               assets to PT Asuransi Astra Buana.
    mengasuransikan aset tetapnya melalui PT Asuransi
    Astra Buana.




                                           Lampiran – 5/75 – Schedule
                                                           246
Page 271
                                PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                            31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


33. SALDO DAN TRANSAKSI              DENGAN      PIHAK      33. BALANCES   AND     TRANSACTIONS                 WITH
    BERELASI (lanjutan)                                         RELATED PARTIES (continued)

    Berikut adalah rincian sifat dari hubungan berelasi:        The nature of related parties relationships are as
    (lanjutan)                                                  follows: (continued)

    PT Asuransi Jiwa Astra                                      PT Asuransi Jiwa Astra

    PT Asuransi Jiwa Astra adalah perusahaan ventura            PT Asuransi Jiwa Astra is a joint venture company
    bersama dan merupakan entitas asosiasi dari PT              and an associate company of PT Astra International
    Astra International Tbk. Perseroan melakukan                Tbk. The Company entered with agreement with
    perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa Astra untuk              PT Asuransi Jiwa Astra to provide credit shield
    asuransi perlindungan kredit atas piutang                   insurance coverage on the financing receivable.
    pembiayaan.

    PT Swadaya Harapan Nusantara                                PT Swadaya Harapan Nusantara

    PT     Swadaya      Harapan  Nusantara   adalah             PT Swadaya Harapan Nusantara is a joint venture
    perusahaan ventura bersama dan merupakan                    company and an indirect associate company of
    entitas asosiasi tidak langsung dari PT Astra               PT Astra International Tbk. PT Swadaya Harapan
    International Tbk. PT Swadaya Harapan Nusantara             Nusantara entered financing agreement with the
    memiliki pembiayaan terhadap Perseroan.                     Company.

    PT Tasti Anugerah Mandiri                                   PT Tasti Anugerah Mandiri

    PT Tasti Anugerah Mandiri adalah entitas asosiasi           PT Tasti Anugerah Mandiri is an indirect associate
    tidak langsung dari PT Astra International Tbk.             company of PT Astra International Tbk. PT Tasti
    PT Tasti Anugerah Mandiri menerima fasilitas                Anugerah Mandiri received financing facility from the
    pembiayaan dari Perseroan.                                  Company.

    PT Toyota Astra Motor                                       PT Toyota Astra Motor

    PT Toyota Astra Motor adalah perusahaan ventura             PT Toyota Astra Motor is a joint venture company of
    bersama dari PT Astra International Tbk. Perseroan          PT Astra International Tbk. The Company has
    melakukan transaksi dengan PT Toyota Astra Motor            transactions with PT Toyota Astra Motor to support
    untuk mendukung program pembiayaan konsumen,                the consumer financing program, operating lease
    sewa operasi dan program pemasaran.                         and marketing program.

    PT Astra Graphia Tbk                                        PT Astra Graphia Tbk

    PT Astra International Tbk merupakan pihak                  PT Astra International Tbk is the indirect controlling
    pengendali dari PT Astra Graphia Tbk. Perseroan             shareholder of PT Astra Graphia Tbk. The Company
    melakukan transaksi dalam bidang jasa teknologi             has the transactions for information technology
    informasi.                                                  services.

    PT Bank Jasa Jakarta                                        PT Bank Jasa Jakarta

    PT Bank Jasa Jakarta adalah perusahaan ventura              PT Bank Jasa Jakarta is a joint venture company
    bersama dan merupakan entitas asosiasi dari                 and an associate company of PT Astra International
    PT Astra    International   Tbk.    Perseroan               Tbk. The Company has placement of funds in
    menempatkan dana pada PT Bank Jasa Jakarta.                 PT Bank Jasa Jakarta.

    PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia                     PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

    PT Toyota Motor Corporation merupakan pihak                 PT Toyota Motor Corporation is the indirect
    pengendali dari PT Toyota Motor Manufacturing               controlling shareholder of PT Toyota Motor
    Indonesia. Perseroan melakukan transaksi sewa               Manufacturing Indonesia. The Company has
    operasi dengan PT Toyota Motor Manufacturing                operating lease transaction with PT Toyota Motor
    Indonesia.                                                  Manufacturing Indonesia.




                                          Lampiran – 5/76 – Schedule
                                                      247
Page 272
                                      PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


33. SALDO DAN TRANSAKSI                     DENGAN    PIHAK          33. BALANCES   AND     TRANSACTIONS                     WITH
    BERELASI (lanjutan)                                                  RELATED PARTIES (continued)

    Penyalur Kendaraan Terafiliasi                                       Affiliated Dealers of Vehicles

    Penyalur kendaraan terafiliasi terdiri dari beberapa                 Affiliated dealers of vehicles consist of several
    penyalur kendaraan yang terafiliasi dengan                           vehicle dealers that are affiliated with the Company
    Perseroan serta pihak berelasi lainnya.                              as well as other related parties.

    Dewan Komisaris,              Direksi    dan     personil            Board of Commissioners, Directors and key
    manajemen kunci                                                      management personnel

    Personil manajemen kunci adalah orang-orang yang                     Key management personnel are those people who
    mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk                          have the authority and responsibility to plan, lead,
    merencanakan, memimpin dan mengendalikan                             and control activities of the Company, directly or
    aktivitas Perseroan, secara langsung atau tidak                      indirectly. Key management personnel of the
    langsung. Personil manajemen kunci Perseroan                         Company are Board of Directors and Board of
    adalah Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.                        Commissioners of the Company.

    Rincian saldo dan transaksi dengan pihak terkait                      The details of balances and transactions with parties
    dengan Perseroan adalah sebagai berikut:                              that are associated with the Company are as
                                                                          follows:
                                                   2024                     2023
     ASET                                                                                                                 ASSETS
     Kas dan kas di bank                                                                           Cash on hand and in banks
       PT Bank Jasa Jakarta                                 461                     5,262             PT Bank Jasa Jakarta
     Persentase terhadap total aset                       0.00%                    0.02%               Percentage of total assets
     Biaya dibayar dimuka
        dan uang muka                                                                         Prepaid expenses and advances
        PT Asuransi Astra Buana                           31,205                   28,585          PT Asuransi Astra Buana
     Persentase terhadap total aset                       0.08%                    0.08%               Percentage of total assets
                                                                                                        Consumer financing
     Piutang pembiayaan konsumen                                                                              receivables
        PT Swadaya Harapan Nusantara                      90,371                   58,186    PT Swadaya Harapan Nusantara
        Personil manajemen kunci                             902                        -        Key management personnel
                                                          91,273                   58,186
     Persentase terhadap total aset                       0.24%                    0.17%               Percentage of total assets
     Piutang pembiayaan
        penyalur kendaraan                                                                        Dealer financing receivables
        PT Tasti Anugerah Mandiri                         55,654                   43,427          PT Tasti Anugerah Mandiri
     Persentase terhadap total aset                       0.15%                    0.13%               Percentage of total assets
     Piutang lain-lain                                                                                         Other receivables
        PT Asuransi Astra Buana                          6,941                    2,306              PT Asuransi Astra Buana
        PT Asuransi Jiwa Astra                           2,637                    1,111                 PT Asuransi Jiwa Astra
        Penyalur kendaraan terafiliasi                 670,273                  286,767           Affiliated dealers of vehicles
                                                       679,851                  290,184
     Persentase terhadap total aset                       1.82%                    0.84%               Percentage of total assets
     Jumlah aset yang terkait
       dengan pihak berelasi                           858,445                  645,287        Total assets with related parties
     Persentase terhadap total aset                       2.29%                    1.86%               Percentage of total assets
     LIABILITAS                                                                                                      LIABILITIES
     Utang penyalur kendaraan                                                                                Payable to dealers
       PT Astra International Tbk                               -                   1,884           PT Astra International Tbk
     Persentase terhadap total liabilitas                 0.00%                    0.01%             Percentage of total liabilities
     Utang lain-lain                                                                                           Other payables
       PT Asuransi Astra Buana                          38,027                   57,561              PT Asuransi Astra Buana
       PT Asuransi Jiwa Astra                            4,418                    3,232               PT Asuransi Jiwa Astra
       PT Toyota Astra Motor                           386,688                  179,702                PT Toyota Astra Motor
                                                       429,133                  240,495
     Persentase terhadap total liabilitas                 1.34%                    0.80%             Percentage of total liabilities
     Jumlah liabilitas yang terkait                                                                           Total liabilities with
       dengan pihak berelasi                           429,133                  242,379                        related parties
     Persentase terhadap total liabilitas                 1.34%                    0.81%             Percentage of total liabilities

                                               Lampiran – 5/77 – Schedule
                                                             248
Page 273
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


33. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK                          33. BALANCES AND TRANSACTIONS                      WITH
    BERELASI (lanjutan)                                           RELATED PARTIES (continued)

    Rincian saldo dan transaksi dengan pihak terkait               The details of balances and transactions with parties
    dengan Perseroan adalah sebagai berikut:                       that are associated with the Company are as
    (lanjutan)                                                     follows: (continued)

                                             2024                    2023

     PENDAPATAN                                                                                                 INCOME
     Pendapatan pembiayaan
       konsumen                                                                            Consumer financing income
       PT Swadaya Harapan Nusantara                  7,094                   3,740    PT Swadaya Harapan Nusantara
       Personil manajemen kunci                         54                     123        Key management personnel
                                                     7,148                   3,863
     Persentase terhadap
       total pendapatan                             0.16%                   0.10%              Percentage of total income


     Pendapatan sewa operasi                                                                   Operating lease income
       PT Astra International Tbk                   20,054                  28,916          PT Astra International Tbk
       PT Toyota Astra Motor                         4,869                   1,590             PT Toyota Astra Motor
       PT Toyota Motor                                                                               PT Toyota Motor
         Manufacturing Indonesia                     4,289                    809           Manufacturing Indonesia
       PT Asuransi Astra Buana                          42                      -            PT Asuransi Astra Buana
                                                    29,254                  31,315
     Persentase terhadap
       total pendapatan                             0.67%                   0.81%              Percentage of total income

     Pendapatan pembiayaan
       penyalur kendaraan                                                                      Dealer financing income
       PT Tasti Anugerah Mandiri                     3,207                   3,257          PT Tasti Anugerah Mandiri
     Persentase terhadap
      total pendapatan                              0.07%                   0.08%              Percentage of total income
     Pendapatan lain-lain                        145,412                  105,312                 Miscellaneous income
     Persentase terhadap
      total pendapatan                              3.35%                   2.74%              Percentage of total income
     Jumlah pendapatan yang terkait                                                                   Total income with
       dengan pihak berelasi                     185,021                  143,747                     related parties
     Persentase terhadap
      total pendapatan                              4.25%                   3.74%              Percentage of total income
     BEBAN                                                                                                  EXPENSES
                                                                                          General and administrative
     Beban umum dan administrasi                                                                          expenses
      PT Asuransi Astra Buana                       15,642                  11,982           PT Asuransi Astra Buana
      PT Astra Graphia Tbk                           9,719                   7,461              PT Astra Graphia Tbk
      Dana Pensiun Astra                             6,207                   5,843                Dana Pensiun Astra
     Jumlah beban yang terkait                                                                        Total expense with
       dengan pihak berelasi                        31,568                  25,286                     related parties
     Persentase terhadap total beban                0.94%                   0.85%             Percentage of total expense




                                          Lampiran – 5/78 – Schedule
                                                       249
Page 274
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


33. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK                             33. BALANCES AND TRANSACTIONS                    WITH
    BERELASI (lanjutan)                                              RELATED PARTIES (continued)

     Kompensasi personil manajemen kunci                            Key management personnel compensation

     Personil manajemen kunci adalah orang-orang                    Key management personnel are those people who
     yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab                     have the authority and responsibility to plan, lead
     untuk     merencanakan,      memimpin        dan               and control activities of the Company, directly or
     mengendalikan aktivitas Perseroan, secara                      indirectly, are the Directors and Board of
     langsung atau tidak langsung, yaitu Direktur dan               Commissioners of the Company.
     Dewan Komisaris dari Perseroan.

     Rincian kompensasi personil manajemen kunci                    Details of    key     management         personnel’s
     adalah sebagai berikut:                                        compensation are as follows:

                                                 2024                   2023
      Imbalan jangka pendek                                                                    Short-term employee benefit
        - Dewan Komisaris                                  928                    910         Board of Commissioners -
        - Direksi                                       19,322                 16,897                       Directors -
      Imbalan pasca kerja dan                                                                 Post-employment benefits and
        jangka panjang lainnya                                                          other long-term employee benefits
        - Direksi                                        4,514                  3,548                         Directors -
      Jumlah                                            24,764                 21,355                                Total


34. INFORMASI SEGMEN OPERASI                                     34. OPERATING SEGMENT INFORMATION

     Manajemen menilai performa segmen operasi                      Management assesses the performance of the
     berdasarkan beberapa indikator, seperti piutang,               operating segment based on several indicators,
     pendapatan dan beban usaha yang dihasilkan oleh                such as receivables, revenue and expenditures
     segmen-segmen tersebut.                                        allocated by those segments.

     Bentuk pelaporan berdasarkan segmen usaha                      Reporting format based on business segments

     Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan                Operating segment are reported in accordance with
     internal yang disiapkan untuk Direksi yang                     the internal reporting provided to the Directors, who
     bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber                  are responsible for allocating resources to the
     daya ke segmen dan melakukan penilaian atas                    reportable segments and assesses its performance.
     performanya.

     Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan                    The Company’s operating segment represent the
     produk usaha (pembiayaan konsumen, sewa                        business product (consumer financing, finance
     pembiayaan dan pembiayaan penyalur kendaraan)                  lease and dealer financing) and geographic area.
     dan daerah geografis.

     Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing-                  The following summary describes the operations in
     masing segmen dalam pelaporan segmen                           each of the Company's reportable segments:
     Perseroan:

     •    Pembiayaan konsumen                                       •   Consumer financing
          Termasuk      dalam   pelaporan  segmen                       Included in the consumer financing segment
          pembiayaan konsumen adalah seluruh                            reporting are operating segment assessment
          indikator penilaian segmen operasi yang                       indicators that can actually be attributed as a
          secara nyata dapat diatribusikan sebagai                      part of consumer financing.
          bagian dari pembiayaan konsumen.

     •    Marjin Murabahah                                          •   Murabahah margin
          Termasuk dalam pelaporan segmen marjin                        Included in the Murabahah margin segment
          Murabahah adalah seluruh indikator penilaian                  reporting are operating segment assessment
          segmen operasi yang secara nyata dapat                        indicators that can actually be attributed as a
          diatribusikan sebagai bagian dari marjin                      part of Murabahah margin.
          Murabahah.



                                          Lampiran – 5/79 – Schedule
                                                          250
Page 275
                                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


34. INFORMASI SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                               34. OPERATING                    SEGMENT                 INFORMATION
                                                                                      (continued)

     Bentuk pelaporan berdasarkan segmen usaha                                              Reporting format based on business segments
     (lanjutan)                                                                             (continued)

     •     Sewa pembiayaan                                                                  •     Finance lease
           Termasuk dalam pelaporan segmen sewa                                                   Included in the finance lease segment reporting
           pembiayaan adalah seluruh indikator penilaian                                          are operating segment assessment indicators
           segmen operasi yang secara nyata dapat                                                 that can actually be attributed as a part of
           diatribusikan sebagai bagian dari sewa                                                 finance lease.
           pembiayaan.

     •     Sewa operasi                                                                     •     Operating lease
           Termasuk dalam pelaporan segmen sewa                                                   Included in the operating lease segment
           operasi adalah seluruh indikator penilaian                                             reporting are operating segment assessment
           segmen operasi yang secara nyata dapat                                                 indicators that can actually be attributed as a
           diatribusikan sebagai bagian dari sewa                                                 part of operating lease.
           operasi.

     •     Pembiayaan penyalur kendaraan                                                    •     Dealer financing
           Termasuk      dalam    pelaporan      segmen                                           Included in the dealer financing segment
           pembiayaan penyalur kendaraan adalah                                                   reporting are operating segment assessment
           seluruh indikator penilaian segmen operasi                                             indicators that can actually be attributed as a
           yang secara nyata dapat diatribusikan sebagai                                          part of dealer financing.
           bagian dari pembiayaan penyalur kendaraan.
                                                                                  2024
                                                                                                 Pembiayaan
                                Pembiayaan         Marjin            Sewa         Sewa            penyalur
                                konsumen/        Murabahah/       pembiayaan/    operasi/        kendaraan/     Tidak dapat
                                 Consumer        Murabahah          Finance     Operating           Dealer     dialokasikan/     Jumlah/
                                 financing        margin             lease        lease           financing     Unallocated       Total

     Laporan laba rugi                                                                                                                     Statement of profit or loss
        dan penghasilan                                                                                                                        and comprehensive
        komprehensif lain                                                                                                                                  income

     Pendapatan                                                                                                                                                 Income
     Pembiayaan konsumen          3,543,129                -                -               -              -                -    3,543,129        Consumer financing
     Marjin Murabahah                     -          167,263                -               -              -                -      167,263          Murabahah margin
     Sewa pembiayaan                      -                -           24,721               -              -                -       24,721               Finance lease
     Sewa operasi                         -                -                -         202,411              -                -      202,411             Operating lease
     Pembiayaan dealer                    -                -                -               -         66,939                -       66,939             Dealer financing
     Bunga bank                                                                                                                            Interest income from banks
       dan lain-lain                300,034            6,074               79          13,153          1,471         17,220        338,031       and miscellaneous

     Jumlah pendapatan            3,843,163          173,337           24,800         215,564         68,410         17,220      4,342,494                Total income

    Beban                                                                                                                                                        Expense
    Beban umum                                                                                                                                General and administrative
      dan administrasi (tidak                                                                                                                     expenses (exclude
      termasuk penyusutan)                   -                -             -               -              -         (618,479)      (618,479)            depreciation)
    Penyusutan                               -                -             -               -              -        (164,334)      (164,334)                 Depreciation
    Beban bunga                                                                                                                                   Interest and financing
      dan keuangan                           -                -             -               -              -      (1,830,153)    (1,830,153)                   charges
    Cadangan kerugian                                                                                                                                       Allowance for
      penurunan nilai                                                                                                                              impairment losses
      - Piutang pembiayaan                                                                                                                      Consumer financing -
          konsumen, investasi                                                                                                                      receivables, net
          dalam sewa                                                                                                                                   investments
          pembiayaan dan                                                                                                                                   in leases
          piutang pembiayaan                                                                                                                   and dealer financing
          penyalur kendaraan        (487,286)         (12,951)              -          (6,030)         1,090                -       (505,177)           receivables
      - Lainnya                     (230,159)                                                                                       (230,159)                 Others -
    Rugi selisih                                                                                                                                          Loss on foreign
    kurs - bersih                            -                -             -               -              -             992             992             exchange - net

    Jumlah beban                    (717,445)        (12,951)               -          (6,030)         1,090      (2,611,974)    (3,347,310)             Total expenses

    LABA SEBELUM PAJAK                                                                                                                               INCOME BEFORE
      PENGHASILAN                  3,125,718         160,386           24,800         209,534         69,500      (2,594,754)      995,184             INCOME TAX

    BEBAN PAJAK
      PENGHASILAN                            -                -             -               -              -        (214,287)      (214,287) INCOME TAX EXPENSES

    LABA BERSIH                    3,125,718         160,386           24,800         209,534         69,500      (2,809,041)      780,897                NET INCOME

    Jumlah aset                   30,478,019       1,680,199          254,076          23,538        926,123       3,950,506     37,312,461                Total assets

    Jumlah liabilitas             26,951,551       1,245,630          188,361               -        686,590       2,946,189     32,018,321              Total liabilities




                                                                  Lampiran – 5/80 – Schedule
                                                                                251
Page 276
                                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


34. INFORMASI SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                34. OPERATING                    SEGMENT                 INFORMATION
                                                                                           (continued)

     Bentuk pelaporan berdasarkan segmen usaha                                               Reporting format based on business segments
     (lanjutan)                                                                              (continued)
                                                                                   2023
                                                                                                 Pembiayaan
                                Pembiayaan         Marjin            Sewa          Sewa           penyalur
                                konsumen/        Murabahah/       pembiayaan/     operasi/       kendaraan/      Tidak dapat
                                 Consumer        Murabahah          Finance      Operating          Dealer      dialokasikan/     Jumlah/
                                 financing        margin             lease         lease          financing      Unallocated       Total

     Laporan laba rugi                                                                                                                      Statement of profit or loss
        dan penghasilan                                                                                                                         and comprehensive
        komprehensif lain                                                                                                                                   income

     Pendapatan                                                                                                                                                  Income
     Pembiayaan konsumen          3,195,256                -                -                -             -                 -    3,195,256        Consumer financing
     Marjin Murabahah                     -          131,705                -                -             -                 -      131,705          Murabahah margin
     Sewa pembiayaan                      -                -           22,085                -             -                 -       22,085               Finance lease
     Sewa operasi                         -                -                -          172,585             -                 -      172,585             Operating lease
     Pembiayaan dealer                    -                -                -                -        59,647                 -       59,647             Dealer financing
     Bunga bank                                                                                                                             Interest income from banks
       dan lain-lain                231,127            4,288               119          10,252          1,184         20,289        267,259       and miscellaneous

     Jumlah pendapatan            3,426,383          135,993           22,204          182,837        60,831          20,289      3,848,537                Total income

    Beban                                                                                                                                                         Expense
    Beban umum                                                                                                                                 General and administrative
      dan administrasi (tidak                                                                                                                      expenses (exclude
      termasuk penyusutan)                   -                -              -               -              -         (577,080)      (577,080)            depreciation)
    Penyusutan                               -                -              -               -              -        (137,610)      (137,610)                 Depreciation
    Beban bunga                                                                                                                                    Interest and financing
      dan keuangan                           -                -              -               -              -      (1,547,877)    (1,547,877)                   charges
    Cadangan kerugian                                                                                                                                        Allowance for
      penurunan nilai                                                                                                                               impairment losses
      - Piutang pembiayaan                                                                                                                       Consumer financing -
          konsumen, investasi                                                                                                                       receivables, net
          dalam sewa                                                                                                                                    investments
          pembiayaan dan                                                                                                                                    in leases
          piutang pembiayaan                                                                                                                    and dealer financing
          penyalur kendaraan        (579,374)          (7,446)               -               -          2,670                -       (584,150)           receivables
      - Lainnya                     (122,842)               -                -               -              -                -       (122,842)                 Others -
    Rugi selisih                                                                                                                                           Loss on foreign
    kurs - bersih                            -                -              -               -              -              73              73             exchange - net

    Jumlah beban                    (702,216)         (7,446)                -               -          2,670      (2,262,494)    (2,969,486)             Total expenses

    LABA SEBELUM PAJAK             2,724,167         128,547           22,204          182,837        63,501       (2,242,205)      879,051           INCOME BEFORE
      PENGHASILAN                                                                                                                                       INCOME TAX

    BEBAN PAJAK
      PENGHASILAN                            -                -              -               -              -        (188,718)      (188,718) INCOME TAX EXPENSES

    LABA BERSIH                    2,724,167         128,547           22,204          182,837        63,501       (2,430,923)      690,333                NET INCOME

    Jumlah aset                   29,057,661       1,339,613          274,650           12,371     1,140,936        2,854,382     34,679,613                Total assets

    Jumlah liabilitas             25,702,233       1,040,319          213,289                -       886,030        2,226,268     30,068,139              Total liabilities


    Bentuk pelaporan berdasarkan daerah geografis                                            Reporting format based on geographical areas

    Segmen berdasarkan geografis terdiri dari                                                Geographical segment consists of 40 branches
    40 cabang (2023: 40 cabang) (tidak diaudit) yang                                         (2023: 40 branches) (unaudited) that are located into
    terbagi menjadi 6 area yaitu DKI Jakarta, Jawa,                                          6 areas, namely DKI Jakarta, Jawa, Sumatera,
    Sumatera, Kalimantan, Bali and Sulawesi:                                                 Kalimantan, Bali and Sulawesi:

                                                                    2024                         2023

    Pendapatan                                                                                                                                             Income
    - Area Jawa                                                       1,487,459                    1,343,242                                         Jawa area -
    - Area DKI Jakarta                                                  991,100                      871,343                                   DKI Jakarta area -
    - Area Sumatra                                                      927,438                      835,895                                    Sumatera area -
    - Area Sulawesi                                                     457,817                      414,752                                     Sulawesi area -
    - Area Kalimantan                                                   366,087                      304,501                                   Kalimantan area -
    - Area Bali                                                         112,593                       78,804                                          Bali area -

    Jumlah pendapatan                                                 4,342,494                    3,848,537                                        Total income




                                                                  Lampiran – 5/81 – Schedule
                                                                                 252
Page 277
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN                                   35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT

    Aktivitas Perseroan mengandung berbagai macam                  The Company’s activities are exposed to few
    risiko-risiko keuangan: risiko nilai tukar mata uang           financial risks: foreign exchange risk, credit risk and
    asing, risiko kredit, risiko tingkat bunga dan risiko          liquidity risk. The Company’s overall risk
    likuiditas. Secara keseluruhan, program manajemen              management program focuses to mitigate the
    risiko keuangan Perseroan terfokus untuk                       volatility of financial markets and to minimise
    menghadapi ketidakpastian pasar uang dan                       potential adverse effects on the Company’s financial
    meminimalisasi potensi kerugian yang berdampak                 performance.
    pada kinerja keuangan Perseroan.

    Manajemen risiko merupakan tanggung jawab                      Risk management is the responsibility of Directors,
    Direksi yang dibantu oleh berbagai komite                      supported by the various management committees.
    manajemen. Direksi bertugas menentukan prinsip                 Directors have the responsibility to determine the
    dasar kebijakan manajemen risiko Perseroan secara              basic principles of the Company’s risk management
    keseluruhan serta kebijakan pada area tertentu                 as well as principles covering specific areas, such
    seperti risiko nilai tukar mata uang asing, risiko             as foreign exchange risk, interest rate risk, credit
    tingkat bunga, risiko kredit, penggunaan instrumen             risk, the use of derivative financial instruments and
    keuangan derivatif dan investasi atas kelebihan                the investment of excess liquidity.
    likuiditas.

    (i) Risiko nilai tukar mata uang asing                         (i) Foreign exchange risk

        Perseroan menyadari adanya risiko nilai tukar                  The Company is aware of market risk due to
        mata uang asing yang terjadi akibat fluktuasi                  foreign exchange as a result of the fluctuation of
        mata uang Rupiah terhadap Dolar AS dan Yen                     IDR against US Dollar and JP Yen, hence the
        JP, sehingga Perseroan melakukan transaksi                     Company entered into cross currency swap and
        cross currency swap dan foreign exchange                       foreign exchange swap contracts to hedge the
        swap dengan tujuan melakukan aktivitas lindung                 uncertainty of foreign exchange arising from
        nilai atas ketidakpastian nilai tukar mata uang                cash flow of principal and interest from
        asing yang timbul dari arus kas pokok dan                      borrowing and bonds.
        bunga pinjaman dan obligasi.

        Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur                    The table below summarises the Company’s
        Perseroan atas risiko nilai tukar mata uang                    exposure to foreign currency exchange rate risk
        asing pada tanggal 31 Desember 2024 dan                        as at 31 December 2024 and 2023. Included in
        2023. Termasuk di dalamnya adalah instrumen                    the table are the Company’s financial
        keuangan Perseroan pada nilai tercatat,                        instruments at carrying amounts, categorised by
        dikategorikan berdasarkan jenis mata uang.                     currency.

        a.    Dalam mata uang asal                                     a.     In original currency

                                                   2024                     2023

              Dolar AS (nilai penuh)                                                              US Dollar (full amount)
              Aset                                                                                                 Assets
              Kas dan kas di bank                      328,610                  529,606         Cash on hand and in banks

              Liabilitas                                                                                        Liabilities
              Pinjaman                             897,000,000              914,000,000                        Borrowings
              Dikurangi:                                                                                             Less:
                Lindung nilai                     (897,000,000)             (914,000,000)                      Hedging
              Aset bersih                              328,610                  529,606                         Net assets

              Yen Jepang (nilai penuh)                                                        Japanese Yen (full amount)
              Aset                                                                                                Assets
              Kas dan kas di bank                    2,146,031                 2,321,105       Cash on hand and in banks

              Liabilitas                                                                                        Liabilities
              Pinjaman                           3,000,000,000          5,000,000,000                          Borrowings
              Dikurangi:                                                                                             Less:
                Lindung nilai                    (3,000,000,000)        (5,000,000,000)                        Hedging
              Aset bersih                            2,146,031                 2,321,105                        Net assets




                                           Lampiran – 5/82 – Schedule
                                                          253
Page 278
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                        35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (i) Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan)                (i) Foreign exchange risk (continued)

        b.    Dalam ekuivalen Rupiah                                        b.    In Rupiah equivalent

                                                   2024                          2023

              Dolar AS                                                                                           US Dollar
              Aset                                                                                                  Assets
              Kas dan kas di bank                          5,310                        8,163     Cash on hand and in banks

              Liabilitas                                                                                         Liabilities
              Pinjaman                              14,497,314                    14,090,224                    Borrowings
              Dikurangi:                                                                                              Less:
                Lindung nilai                      (14,497,314)                  (14,090,224)                      Hedging
              Aset bersih                                  5,310                        8,163                    Net assets

              Yen Jepang                                                                                     Japanese Yen
              Aset                                                                                                  Assets
              Kas dan kas di bank                           220                          254      Cash on hand and in banks

              Liabilitas                                                                                         Liabilities
              Pinjaman                                307,088                       547,736                     Borrowings
              Dikurangi:                                                                                              Less:
                Lindung nilai                         (307,088)                     (547,736)                  Hedging
                                                                 -                          -
              Aset bersih                                   220                          254                     Net assets

        Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas                     The table below shows the sensitivity of
        laba     bersih   Perseroan     pada  tanggal                       Company’s net income to movement of foreign
        31 Desember 2024 dan 2023 atas perubahan                            exchange rates on 31 December 2024 and
        nilai tukar mata uang asing yaitu:                                  2023:

                                                                     2024
                                                 Peningkatan/               Penurunan/
                                                  Increase by               Decrease by
                                                    100bps                    100bps

         Pengaruh terhadap laba bersih                          55                        (55)       Impact to net income

                                                                     2023
                                                 Peningkatan/               Penurunan/
                                                  Increase by               Decrease by
                                                    100bps                    100bps

         Pengaruh terhadap laba bersih                          84                        (84)       Impact to net income




                                          Lampiran – 5/83 – Schedule
                                                          254
Page 279
                                         PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (ii) Risiko kredit                                                     (ii) Credit risk

        (a) Pengelolaan risiko kredit                                          (a) Credit risk monitoring

             Perseroan menghadapi risiko kredit, yaitu                             The Company is exposed to credit risk from
             ketidakmampuan       konsumen         untuk                           the defaulting consumers. The Company
             membayar.     Perseroan       menerapkan                              applies prudent financing policies, performs
             kebijakan    pemberian         pembiayaan                             ongoing portfolio monitoring as well as
             berdasarkan     prinsip      kehati-hatian,                           manages the collection of consumer
             melakukan     pengawasan          portofolio                          financing receivables, investment in finance
             pembiayaan konsumen, investasi sewa                                   lease receivables, and dealer financing in
             pembiayaan dan pembiayaan penyalur                                    order to minimise credit risk exposure.
             kendaraan secara berkesinambungan
             untuk meminimalisasi risiko kredit.

             Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan                               Consumer financing receivables and
             konsumen dan piutang pembiayaan                                       Murabahah financing receivables are
             Murabahah, Perseroan menerima jaminan                                 secured by the Certificate of Ownership
             dari konsumen berupa Bukti Pemilikan                                  (“BPKB”) of the vehicle financed by the
             Kendaraan Bermotor (“BPKB”) atas                                      Company.
             kendaraan    bermotor     yang  dibiayai
             Perseroan.

             Tabel di bawah ini mengikhtisarkan                                    The following table breaks down the
             eksposur maksimum risiko kredit tanpa                                 Company’s maximum exposure without
             memperhitungkan jaminan yang dikuasai                                 considering collaterals held by the
             oleh Perseroan:                                                       Company:

                                                           2024                   2023

             Kas di bank                                      367,248                  515,209                            Cash in banks
             Piutang pembiayaan
                konsumen*                                   31,895,909              30,420,354        Consumer financing receivables*
             Piutang pembiayaan
                Murabahah*                                   1,735,866               1,385,741       Murabahah financing receivables*
             Investasi bersih dalam                                                                                   Net investment
                sewa pembiayaan*                              254,076                  274,650                in financing leases*
             Piutang pembiayaan
                dealer*                                        929,809               1,145,711            Dealer financing receivables*
             Piutang lain-lain - bruto                       1,507,182                 631,054               Other receivables - gross
             Aset derivatif                                  1,072,322                 637,926                        Derivative assets
             Aset lain-lain                                      5,130                   5,278                            Other assets

                                                            37,767,542              35,015,923

             Dikurangi:                                                                                                          Less:
             Cadangan                                                                                                    Allowance for
               kerugian penurunan nilai                     (1,581,196)             (1,504,739)                   impairment losses

                                                            36,186,346              33,511,184

             * Sebelum cadangan kerugian penurunan nilai                                          Before allowance for impairment losses *




                                                Lampiran – 5/84 – Schedule
                                                                  255
Page 280
                                         PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                            35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (ii) Risiko kredit (lanjutan)                                      (ii) Credit risk (continued)

         (b) Konsentrasi risiko aset keuangan                                 (b) Risk concentration of financial assets

             Berdasarkan eksposur maksimum risiko                                    Based on maximum exposure of credit
             kredit                                                                  risk

             Tabel berikut menggambarkan maksimum                                    The following table breaks down the
             eksposur risiko kredit Perseroan pada                                   Company’s maximum exposure on credit
             tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tanpa                                 risk at 31 December 2024 and 2023,
             memperhitungkan jaminan yang dikuasai                                   without taking into account the collaterals
             oleh Perseroan terhadap aset tersebut.                                  held. The exposures set out above are
             Eksposur di atas berdasarkan nilai bruto                                based on gross amounts before allowance
             sebelum dikurangi cadangan kerugian                                     for doubtful accounts and provision for
             penurunan nilai dan penyisihan nilai pasar                              diminution in market value as reported in
             yang sebagaimana dilaporkan pada                                        the statements of financial position.
             laporan posisi keuangan.
                                                                      2024
                                                                                          Eksposur
                                                                                         maksimum/
                                             Korporasi/              Ritel/               Maximum
                                             Corporate               Retail               Exposure
             Kas di bank                           367,248                       -              367,248              Cash in banks
             Piutang pembiayaan                                                                                 Consumer financing
                Konsumen - bruto                  2,713,173           29,182,736             31,895,909        receivables - gross
             Piutang pembiayaan                                                                                Murabahah financing
                Murabahah - bruto                  218,280             1,517,586              1,735,866        receivables - gross
             Investasi bersih dalam
                sewa pembiayaan -                                                                                  Net investment in
                bruto                              254,076                       -              254,076     financing lease - gross
             Piutang pembiayaan
                penyalur kendaraan                                                                                   Dealer financing
                 - bruto                            929,809                    -                929,809        receivables - gross
             Piutang lain-lain - bruto                    -            1,507,182              1,507,182     Other receivables - gross
             Aset derivatif                       1,072,322                    -              1,072,322             Derivative assets
             Aset lain-lain                           5,130                    -                  5,130                 Other assets
                                                  5,560,038           32,207,504             37,767,542
             Dikurangi:                                                                                                       Less:
               Cadangan kerugian                                                                                     Allowance for
                penurunan nilai                                                               (1,581,196)      impairment losses
                                                                                             36,186,346

                                                                      2023
                                                                                          Eksposur
                                                                                         maksimum/
                                             Korporasi/              Ritel/               Maximum
                                             Corporate               Retail               Exposure
             Kas di bank                           515,209                       -              515,209              Cash in banks
             Piutang pembiayaan                                                                                 Consumer financing
                Konsumen - bruto                  2,085,885           28,334,469             30,420,354        receivables - gross
             Piutang pembiayaan                                                                                Murabahah financing
                Murabahah - bruto                  182,226             1,203,515              1,385,741        receivables - gross
             Investasi bersih dalam
                sewa pembiayaan -                                                                                  Net investment in
                bruto                              274,650                       -              274,650     financing lease - gross
             Piutang pembiayaan
                penyalur kendaraan                                                                                   Dealer financing
                 - bruto                          1,145,711                    -              1,145,711        receivables - gross
             Piutang lain-lain - bruto                    -              631,054                631,054     Other receivables - gross
             Aset derivatif                         637,926                    -                637,926             Derivative assets
             Aset lain-lain                           5,278                    -                  5,278                 Other assets
                                                  4,846,885           30,169,038             35,015,923
             Dikurangi:                                                                                                       Less:
               Cadangan kerugian                                                                                     Allowance for
                penurunan nilai                                                               (1,504,739)      impairment losses
                                                                                             33,511,184

             Tabel di atas merupakan eksposur                                        The above table represents a maximum
             maksimum atas risiko kredit bagi                                        credit risk exposure to the Company.
             Perseroan.
                                                Lampiran – 5/85 – Schedule
                                                              256
Page 281
                                      PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                    35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (ii) Risiko kredit (lanjutan)                                               (ii) Credit risk (continued)

        (b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan)                               (b) Risk concentration of financial assets
                                                                                          (continued)

             Berdasarkan eksposur maksimum risiko                                         Based on maximum exposure of credit
             kredit (lanjutan)                                                            risk (continued)

             Seperti yang telah dijelaskan di atas, jumlah                                As outlined above, the total maximum
             eksposur maksimum terutama berasal dari                                      exposure is mainly derived from consumer
             piutang pembiayaan konsumen, aset                                            financing receivables, derivative asset, net
             derivatif, investasi bersih dalam sewa                                       investment in finance lease and dealer
             pembiayaan dan piutang pembiayaan                                            financing receivables.
             penyalur kendaraan.

             Manajemen yakin akan kemampuan                                               Management is confident in its ability to
             Perseroan untuk mengendalikan dan                                            control and sustain minimal exposure of
             memelihara eksposur risiko kredit pada                                       credit risk to the Company based on the
             tingkat yang minimum berdasarkan hal-hal                                     following:
             sebagai berikut:

             -     Perseroan         telah      membentuk                                 -      The Company has set sufficient
                   cadangan kerugian penurunan nilai                                             allowance for impairment losses to
                   untuk menutupi kemungkinan kerugian                                           cover incurred losses arising from
                   atas tidak tertagihnya piutang tersebut                                       uncollectible receivables based on
                   berdasarkan          kerugian      kredit                                     expected credit losses.
                   ekspektasian.
             -     Piutang pembiayaan dan sewa operasi                                    -      Consumer financing and operating
                   – bersih dan investasi bersih dalam                                           lease receivable – net and investment in
                   sewa pembiayaan yang merupakan                                                finance lease, which represent the
                   portofolio terbesar, dilindungi dengan                                        biggest portfolio, are secured by
                   jaminan.                                                                      collaterals.
             -     Piutang pembiayaan konsumen -
                   bersih,       piutang       pembiayaan                                 -      Consumer financing receivable - net,
                   Murabahah - bersih dan investasi                                              Murabahah financing receivable - net,
                   bersih dalam sewa pembiayaan yang                                             and investment in finance lease, which
                   merupakan        portofolio    terbesar,                                      represent the biggest portfolio, are
                   dilindungi dengan jaminan.                                                    secured by collaterals.

             Berdasarkan sektor geografis                                                 Based on geographical sector

             Tabel berikut menggambarkan eksposur                                         The following table breaks down the
             maksimum risiko kredit berdasarkan sektor                                    Company’s maximum credit risk exposure
             geografis:                                                                   based on geographical sector:
                                                                              2024
                                                                                                                       Maksimum
                                                                                                                       eksposur/
                                                  DKI                                                                  Maximum
                                   Jawa         Jakarta      Sumatera       Kalimantan    Bali          Sulawesi       exposure

              Kas di bank                   -     367,248               -             -             -              -       367,248      Cash in banks
              Piutang pembiayaan                                                                                                    Consumer financing
                 konsumen          10,654,694    7,643,282     6,598,858      2,794,188       949,523    3,255,364      31,895,909       receivables
              Piutang pembiayaan                                                                                                   Murabahah financing
                 Murabahah           724,792      322,627       634,858         26,972          1,910       24,707       1,735,866       receivables
              Investasi bersih
                 dalam sewa                                                                                                               Net investment
                 pembiayaan           84,872       60,855        52,565         22,258          7,564       25,932         254,076 in financing leases
              Piutang pembiayaan
                 penyalur                                                                                                                Dealer financing
                 kendaraan                  -      929,809              -             -             -              -       929,809         receivables
              Piutang lain-lain             -    1,507,182              -             -             -              -     1,507,182      Other receivables
              Aset derivatif                -    1,072,322              -             -             -              -     1,072,322      Derivative assets
              Aset lain-lain                -        5,130              -             -             -              -         5,130          Other assets

              Jumlah               11,464,358   11,908,455     7,286,281      2,843,418       958,997    3,306,003      37,767,542                  Total

              Dikurangi:                                                                                                                            Less:
              Cadangan kerugian                                                                                                             Allowance for
                 penurunan nilai                                                                                         (1,581,196) impairment losses
                                                                                                                        36,186,346




                                                   Lampiran – 5/86 – Schedule
                                                                   257
Page 282
                                        PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                      35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (ii) Risiko kredit (lanjutan)                                                  (ii) Credit risk (continued)

        (b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan)                                   (b) Risk concentration of financial assets
                                                                                              (continued)

             Berdasarkan sektor geografis (lanjutan)                                               Based      on               geographical              sector
                                                                                                   (continued)

             Tabel berikut menggambarkan eksposur                                                  The following table breaks down the
             maksimum risiko kredit berdasarkan sektor                                             Company’s maximum credit risk exposure
             geografis: (lanjutan)                                                                 based on geographical sector: (continued)
                                                                                  2023
                                                                                                                               Maksimum
                                                                                                                               eksposur/
                                                    DKI                                                                        Maximum
                                       Jawa       Jakarta      Sumatera       Kalimantan           Bali         Sulawesi       exposure

              Kas di bank                     -     515,209               -                -              -                -         515,209     Cash in banks
              Piutang pembiayaan                                                                                                             Consumer financing
                 konsumen          10,136,366     6,588,852      6,684,557       2,590,964          798,119       3,621,496      30,420,354       receivables
              Piutang pembiayaan                                                                                                            Murabahah financing
                 Murabahah              612,129     203,731       516,363           26,466            1,738           25,314      1,385,741       receivables
              Investasi bersih
                 dalam sewa                                                                                                                         Net investment
                 pembiayaan              91,516      59,487        60,351           23,393            7,206           32,697         274,650 in financing leases
              Piutang pembiayaan
                 penyalur                                                                                                                           Dealer financing
                 kendaraan                    -   1,145,711               -                -              -                -      1,145,711           receivables
              Piutang lain-lain               -     631,054               -                -              -                -        631,054        Other receivables
              Aset derivatif                  -     637,926               -                -              -                -        637,926        Derivative assets
              Aset lain-lain                  -       5,278               -                -              -                -          5,278            Other assets

              Jumlah               10,840,011     9,787,248      7,261,271       2,640,823          807,063       3,679,507      35,015,923                   Total

              Dikurangi:                                                                                                                                    Less:
              Cadangan kerugian                                                                                                                     Allowance for
                 penurunan nilai                                                                                                 (1,504,739) impairment losses
                                                                                                                                 33,511,184


             Berdasarkan kualitas aset keuangan                                                    Based on quality of financial assets

             Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                                                As at 31 December 2024 and 2023 credit
             eksposur risiko kredit atas aset keuangan                                             risk exposure relating to financial assets are
             terbagi atas:                                                                         divided as follows:
                                                                                    2024


                                          Belum jatuh tempo     Telah jatuh tempo
                                              atau tidak           tetapi tidak
                                              mengalami            mengalami
                                           penurunan nilai/      penurunan nilai/                Mengalami
                                           Neither past due      Past due but not              penurunan nilai/            Jumlah/
                                             nor impaired           impaired                      Impaired                  Total

              Kas di bank                            367,248                          -                           -              367,248             Cash in banks
              Piutang pembiayaan                                                                                                                Consumer financing
                 konsumen                         28,918,990                  2,445,124                   531,795              31,895,909             receivables
              Piutang pembiayaan                                                                                                               Murabahah financing
                 Murabahah                         1,605,276                   115,402                     15,188               1,735,866             receivables
              Investasi bersih dalam                                                                                                              Net investment in
                 sewa pembiayaan                     251,550                          -                       2,526              254,076           finance lease
              Piutang pembiayaan                                                                                                                   Dealer financing
                 penyalur kendaraan                  929,809                          -                         -                 929,809               receivables
              Piutang lain-lain                    1,469,599                          -                    37,583               1,507,182         Other receivables
              Aset derivatif                       1,072,322                          -                         -               1,072,322         Derivative assets
              Aset lain-lain                           5,130                          -                         -                   5,130              Other assets

                                                  34,619,924                  2,560,526                   587,092              37,767,542

              Dikurangi:                                                                                                                                  Less:
                 Cadangan kerugian                                                                                                             Allowance for
                 penurunan nilai                                                                                               (1,581,196) impairment losses

                                                                                                                               36,186,346




                                                     Lampiran – 5/87 – Schedule
                                                                     258
Page 283
                                       PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                              35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (ii) Risiko kredit (lanjutan)                                          (ii) Credit risk (continued)

        (b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan)                              (b) Risk concentration of financial assets
                                                                                         (continued)

             Berdasarkan kualitas aset keuangan                                             Based on quality of financial assets
             (lanjutan)                                                                     (continued)

             Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                                         As at 31 December 2024 and 2023 credit
             eksposur risiko kredit atas aset keuangan                                      risk exposure relating to financial assets are
             terbagi atas: (lanjutan)                                                       divided as follows: (continued)
                                                                            2023


                                       Belum jatuh tempo    Telah jatuh tempo
                                           atau tidak          tetapi tidak
                                           mengalami           mengalami
                                        penurunan nilai/     penurunan nilai/           Mengalami
                                        Neither past due     Past due but not         penurunan nilai/         Jumlah/
                                          nor impaired          impaired                 Impaired               Total

              Kas di bank                        515,209                        -                        -          515,209         Cash in banks
              Piutang pembiayaan                                                                                               Consumer financing
                 konsumen                      27,441,935             2,482,267                  496,152         30,420,354          receivables
              Piutang pembiayaan                                                                                              Murabahah financing
                 Murabahah                      1,274,092              101,169                    10,480          1,385,741          receivables
              Investasi bersih dalam                                                                                             Net investment in
                 sewa pembiayaan                 272,967                 1,683                           -          274,650       finance lease
              Piutang pembiayaan                                                                                                  Dealer financing
                 penyalur kendaraan             1,145,711                       -                      -          1,145,711            receivables
              Piutang lain-lain                   617,738                       -                 13,316            631,054      Other receivables
              Aset derivatif                      637,926                       -                      -            637,926      Derivative assets
              Aset lain-lain                        5,278                       -                      -              5,278           Other assets

                                               31,910,856             2,585,119                  519,948         35,015,923

              Dikurangi:                                                                                                                     Less:
                 Cadangan kerugian                                                                                                Allowance for
                 penurunan nilai                                                                                  (1,504,739) impairment losses

                                                                                                                 33,511,184

             Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                                         The quality of financial assets that are
             rincian kualitas aset keuangan yang “belum                                     “neither past due nor impaired” as at 31
             jatuh tempo atau tidak mengalami                                               December 2024 and 2023 can be assessed
             penurunan nilai” berdasarkan pengelolaan                                       by reference to the internal monitoring
             internal sebagai berikut:                                                      system as follows:
                                                                       2024
                                               Kualitas/              Kualitas/                 Jumlah/
                                               Quality 1              Quality 2                  Total
             Kas di bank                             367,248                            -            367,248                   Cash in banks
             Piutang pembiayaan                                                                                           Consumer financing
               konsumen                           28,295,225                623,765              28,918,990                      receivables
             Piutang pembiayaan                                                                                          Murabahah financing
               Murabahah                           1,570,651                 34,625                1,605,276                     receivables
             Investasi bersih dalam                                                                                         Net investment in
               sewa pembiayaan                       250,473                        1,077            251,550                  finance lease
             Sewa operasi                                  -                            -                                   Operating Lease
             Piutang pembiayaan                                                                                              Dealer financing
               penyalur kendaraan                    929,809                            -            929,809                     receivables
             Piutang lain-lain                     1,469,599                            -          1,469,599                 Other receivable
             Aset derivatif                        1,072,322                            -          1,072,322                Derivative assets
             Aset lain-lain                            5,130                            -              5,130                      Other assets
                                                  33,960,457                659,467              34,619,924




                                                 Lampiran – 5/88 – Schedule
                                                                259
Page 284
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                         35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (ii) Risiko kredit (lanjutan)                                    (ii) Credit risk (continued)

        (b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan)                      (b) Risk concentration of financial assets
                                                                                 (continued)

             Berdasarkan kualitas aset keuangan                                    Based on quality of financial assets
             (lanjutan)                                                            (continued)

             Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                                The quality of financial assets that are
             rincian kualitas aset keuangan yang “belum                            “neither past due nor impaired” as at
             jatuh tempo atau tidak mengalami                                      31 December 2024 and 2023 can be
             penurunan nilai” berdasarkan pengelolaan                              assessed by reference to the internal
             internal sebagai berikut: (lanjutan)                                  monitoring system as follows: (continued)

                                                                  2023
                                         Kualitas/               Kualitas/             Jumlah/
                                         Quality 1               Quality 2              Total

             Kas di bank                         515,209                       -           515,209               Cash in banks
             Piutang pembiayaan                                                                             Consumer financing
               konsumen                    26,669,037                 772,898           27,441,935                 receivables
             Piutang pembiayaan                                                                            Murabahah financing
               Murabahah                    1,238,207                  35,885            1,274,092                 receivables
             Investasi bersih dalam                                                                           Net investment in
               sewa pembiayaan                   271,338                1,629              272,967              finance lease
             Sewa operasi                              -                    -                    -             Operating lease
             Piutang pembiayaan                                                                                Dealer financing
               penyalur kendaraan           1,145,711                          -         1,145,711                 receivables
             Piutang lain-lain                617,738                          -           617,738             Other receivable
             Aset derivatif                   637,926                          -           637,926            Derivative assets
             Aset lain-lain                     5,278                          -             5,278                  Other assets
                                           31,100,444                 810,412           31,910,856

             Penjelasan pembagian kualitas kredit yang                             Details for credit quality of loans that are
             diberikan yang “belum jatuh tempo atau                                “neither past due nor impaired” are as
             tidak mengalami penurunan nilai” adalah:                              follows:

             -   Kualitas 1                                                        -   Quality 1
                 Aset keuangan yang selama 5 (lima)                                    The financial assets during their first
                 bulan pertama masa kontrak berjalan                                   5 (five) months contracts tenure have
                 belum pernah menunggak dalam                                          never been overdue in payment
                 pembayaran angsuran;                                                  installment;

             -   Kualitas 2                                                        -   Quality 2
                 Aset keuangan lancar yang pernah                                      The financial assets that are current,
                 menunggak     dalam   pembayaran                                      however they had ever been overdue in
                 angsuran selama 5 (lima) bulan                                        payment installments, during their first
                 pertama masa kontrak.                                                 5 (five) months contracts tenure.




                                          Lampiran – 5/89 – Schedule
                                                           260
Page 285
                                    PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                         35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (ii) Risiko kredit (lanjutan)                                   (ii) Credit risk (continued)

        (b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan)                 (b) Risk concentration of financial assets
                                                                            (continued)

             Berdasarkan kualitas aset keuangan                              Based on quality of financial assets
             (lanjutan)                                                      (continued)

             Analisis   umur    piutang   pembiayaan                         An aging analysis of consumer financing,
             konsumen, sewa         pembiayaan,  dan                         net investment in finance lease, and dealer
             pembiayaan penyalur kendaraan yang                              financing that are “past due but not
             diberikan yang “telah jatuh tempo tetapi                        impaired” on 31 December 2024 and 2023
             tidak mengalami penurunan nilai” pada                           are set out below:
             tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
             adalah sebagai berikut:

                                                                2024
                                                               Investasi       Piutang
                             Piutang        Piutang         bersih dalam     pembiayaan
                           pembiayaan     pembiayaan             sewa          penyalur
                           konsumen/      Murabahah/         pembiayaan/     kendaraan/
                            Consumer      Murabahah               Net           Dealer
                            financing      financing        investment in     financing
                           receivables    receivables       finance lease    receivables       Jumlah/Total

             1 - 7 hari       1,883,588           97,214                 -                 -       1,980,802    1 - 7 days
             8 - 30 hari        561,536           18,188                 -                 -         579,724   8 - 30 days

                              2,445,124          115,402                 -                 -       2,560,526

                                                                2023
                                                               Investasi       Piutang
                             Piutang        Piutang         bersih dalam     pembiayaan
                           pembiayaan     pembiayaan             sewa          penyalur
                           konsumen/      Murabahah/         pembiayaan/     kendaraan/
                            Consumer      Murabahah               Net           Dealer
                            financing      financing        investment in     financing
                           receivables    receivables       finance lease    receivables       Jumlah/Total

             1 - 7 hari       1,961,381           86,738             1,629                 -       2,049,748    1 - 7 days
             8 - 30 hari        520,886           14,431                54                 -         535,371   8 - 30 days

                              2,482,267          101,169             1,683                 -       2,585,119

             Perseroan menghapusbukukan piutang                              The     Company      writes-off  consumer
             pembiayaan        konsumen,         piutang                     financing receivable, Murabahah financing
             pembiayaan Murabahah, investasi bersih                          receivables, net investment in finance
             dalam sewa pembiayaan, pembiayaan                               lease, and dealer financing and any related
             penyalur kendaraan dan cadangan                                 allowance for impairment losses, when the
             kerugian penurunan nilai terkait, pada saat                     Company determines that the receivable is
             Perseroan menentukan bahwa piutang                              uncollectible. This determination is made
             tersebut tidak dapat tertagih. Penentuan ini                    based on the aging of past due status.
             dilakukan berdasarkan status umur jatuh
             tempo.




                                           Lampiran – 5/90 – Schedule
                                                           261
Page 286
                                           PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                          35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (ii) Risiko kredit (lanjutan)                                                          (ii) Credit risk (continued)

        (b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan)                                          (b) Risk concentration of financial assets
                                                                                                     (continued)

             Berdasarkan kualitas aset keuangan                                                        Based on quality of financial assets
             (lanjutan)                                                                                (continued)


             Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai                                                  Movement of the allowance for impairment
             adalah sebagai berikut:                                                                   losses are as follows:
                                                                                      2024
                                 Piutang pembiayaan                                            Investasi
                             konsumen dan piutang lain-      Piutang pembiayaan             bersih dalam     Piutang
                              lain/Consumer financing            Murabahah/                      sewa      pembiayaan
                                receivables and other        Murabahah financing            pembiayaan/     penyalur
                                     receivables                 receivables                      Net      kendaraan/
                                                                                             investment       Dealer
                              Korporasi/      Ritel/       Korporasi/        Ritel/           in finance    financing      Lainnya/       Jumlah/
                              Corporate       Retail       Corporate         Retail              lease     receivables      Others         Total

             Saldo awal            88,004     1,352,445          5,542            40,586               -         4,775        13,388      1,504,740    Beginning balance
             Penambahan/
               (pemulihan)         41,152       442,624          2,828            19,662               -        (1,089)        (4,444)      500,731  Additions/(reversal)
             Penghapusan                                                                                                                                      Written-off
               piutang                (27)     (411,297)                -      (12,951)                -              -               -    (424,275)     receivables

             Saldo akhir          129,129     1,383,772          8,370            47,297               -         3,686          8,944     1,581,196       Ending balance


                                                                                      2023
                                 Piutang pembiayaan                                            Investasi
                             konsumen dan piutang lain-      Piutang pembiayaan             bersih dalam     Piutang
                              lain/Consumer financing            Murabahah/                      sewa      pembiayaan
                                receivables and other        Murabahah financing            pembiayaan/     penyalur
                                     receivables                 receivables                      Net      kendaraan/
                                                                                             investment       Dealer
                              Korporasi/      Ritel/       Korporasi/        Ritel/           in finance    financing      Lainnya/       Jumlah/
                              Corporate       Retail       Corporate         Retail              lease     receivables      Others         Total

             Saldo awal            69,140     1,096,197          3,618            33,672               -         7,446          4,997     1,215,070    Beginning balance
             Penambahan/
               (pemulihan)         39,121       531,416          2,141            14,143               -         (2,671)        8,390       592,540    Additions/(reversal)
             Penghapusan                                                                                                                                        Written-off
               piutang            (20,257)     (275,168)          (217)           (7,229)              -              -               -    (302,871)       receivables

             Saldo akhir           88,004     1,352,445          5,542            40,586               -         4,775        13,387      1,504,739       Ending balance


    (iii) Risiko tingkat bunga                                                             (iii) Interest rate risk

        Perseroan melakukan pengawasan terhadap                                                  Interest rate exposure is monitored to minimise
        dampak pergerakan tingkat suku bunga untuk                                               any negative impact to the Company. To
        meminimalisasi dampak negatif terhadap                                                   measure market risk fluctuations in interest
        Perseroan. Untuk mengukur risiko pasar karena                                            rates, the Company primarily uses interest
        pergerakan suku bunga, Perseroan melakukan                                               margin and spread analysis and also reviews
        analisis pada pergerakan marjin suku bunga                                               the maturity gap analysis based on the repricing
        dan pada profil jatuh tempo aset dan liabilitas                                          schedule for all assets and liabilities. The
        berdasarkan jadwal perubahan suku bunga.                                                 Company also enters into cross currency swap
        Perseroan juga melakukan transaksi cross                                                 and foreign exchange swap to hedge the
        currency swap dan foreign exchange swap                                                  foreign currency interest loans from interest
        untuk melindungi liabilitas bunga dalam mata                                             rate uncertainty.
        uang asing atas ketidakpastian bunga.

        Perseroan meminimilisasi eksposur tingkat                                                The Company minimises interest rate exposure
        bunga dengan mengutamakan ketersediaan                                                   by prioritising on matching funding availability in
        dana yang berimbang sesuai dengan                                                        compliance       with    Derivative    Contract/
        Panduan Transaksi/Kontrak Derivatif.                                                     Transactions Guidelines.




                                                       Lampiran – 5/91 – Schedule
                                                                            262
Page 287
                                         PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                          35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (iii) Risiko tingkat bunga (lanjutan)                                                  (iii) Interest rate risk (continued)

         Tabel di bawah ini mengikhtisarkan aset dan                                              The following table summarises the Company’s
         liabilitas keuangan berbunga Perseroan pada                                              interest earnings financial assets and interest
         nilai tercatat, yang dikategorikan menurut mana                                          bearing financial liabilities at carrying amounts
         yang terlebih dahulu antara tanggal repricing                                            which are categorised by the earlier of
         secara kontraktual (contractual repricing) atau                                          contractual repricing date or maturity date.
         tanggal jatuh tempo.
                                                                                    2024
                                           Bunga mengambang/Floating rate                                   Bunga tetap/Fixed rate
                                Kurang dari                                              Kurang dari
                                satu tahun/                Lebih dari 2/                 satu tahun/                          Lebih dari 2/
                                 Less than    1 - 2 tahun/ Over than 2    Jumlah/         Less than        1 - 2 tahun/       Over than 2     Jumlah/
                                 one year         years       years        Total          one year             years             years         Total

        Aset                                                                                                                                                              Assets

        Kas di bank                367,248              -              -     367,248                   -                  -               -             -           Cash in banks
                                                                                                                                                                        Consumer
        Piutang                                                                                                                                                       financing
          pembiayaan                                                                                                                                              receivables -
          konsumen - bruto                -             -              -            -      14,365,902        9,048,607          8,481,400     31,895,909                  gross
                                                                                                                                                                       Murabahah
        Piutang                                                                                                                                                       financing
          pembiayaan                                                                                                                                              receivables -
          Murabahah - bruto               -             -              -            -        794,996           472,732            468,138      1,735,866                  gross
        Investasi                                                                                                                                                  Net investment
          dalam sewa                                                                                                                                                 in finance
          pembiayaan - bruto              -             -              -            -        134,894            75,937              43,245      254,076         leases - gross
        Piutang pembiayaan                                                                                                                                       Dealer financing
          penyalur kendaraan                                                                                                                                              gross
         - bruto                          -             -              -            -        929,809                      -               -     929,809           receivables -
        Jumlah aset keuangan       367,248              -              -     367,248       16,225,601        9,597,276          8,992,783     34,815,660    Total financial assets
        Liabilitas                                                                                                                                                     Liabilities

        Pinjaman                                                                                                                                                    Borrowings
          - Rupiah                        -            -              -             -       8,807,532          957,292          1,208,333     10,973,159            Rupiah -
          - Dolar AS              5,436,600    4,096,219      4,958,096    14,490,915               -                -                  -              -          US Dollar -
          - Yen Jepang              306,809            -              -       306,809               -                -                  -              -      Japanese Yen -
        Surat berharga                                                                                                                                               Securities
          yang diterbitkan                                                                                                                                            issued
           - Rupiah                       -             -              -            -       1,853,554          840,856          1,662,010      4,356,420             Rupiah -

        Jumlah liabilitas                                                                                                                                          Total financial
          keuangan                5,743,409    4,096,219      4,958,096    14,797,724      10,661,086        1,798,148          2,870,345     15,321,379             liabilities
        Bersih                   (5,376,161)   (4,096,219)    (4,958,096) (14,430,476)      5,564,519        7,799,128          6,122,437     19,486,084                      Net

        Derivatif                 5,743,409    4,096,219      4,958,096    14,797,724      (5,743,409)      (4,096,219)        (4,958,096) (14,797,724)                Derivative

        Jumlah gap                                                                                                                                                  Total interest
          repricing bunga          367,248              -              -     367,248         (178,890)       3,702,909          1,164,341      4,688,360         repricing gap

                                                                                    2023
                                           Bunga mengambang/Floating rate                                   Bunga tetap/Fixed rate
                                Kurang dari                                              Kurang dari
                                satu tahun/                Lebih dari 2/                 satu tahun/                          Lebih dari 2/
                                 Less than    1 - 2 tahun/ Over than 2    Jumlah/         Less than        1 - 2 tahun/       Over than 2     Jumlah/
                                 one year         years       years        Total          one year             years             years         Total

        Aset                                                                                                                                                              Assets
        Kas di bank                515,209              -              -     515,209                   -                  -               -             -           Cash in banks
                                                                                                                                                                        Consumer
        Piutang                                                                                                                                                       financing
          pembiayaan                                                                                                                                              receivables -
          konsumen - bruto                -             -              -            -      13,278,467        8,537,636          8,604,251     30,420,354                  gross
                                                                                                                                                                       Murabahah
        Piutang                                                                                                                                                       financing
           pembiayaan                                                                                                                                             receivables -
           Murabahah - bruto              -             -              -            -        608,410           375,574            401,757      1,385,741                  gross
        Investasi                                                                                                                                                  Net investment
           dalam sewa                                                                                                                                                in finance
           pembiayaan - bruto             -             -              -            -        138,376            82,973              53,301      274,650         leases - gross
        Piutang pembiayaan                                                                                                                                       Dealer financing
          penyalur kendaraan                                                                                                                                              gross
          - bruto                         -             -              -            -       1,145,711                     -               -    1,145,711          receivables -

        Jumlah aset keuangan       515,209              -              -     515,209       15,170,964        8,996,183          9,059,309     33,226,456    Total financial assets

        Liabilitas                                                                                                                                                     Liabilities

        Pinjaman                                                                                                                                                    Borrowings
          - Rupiah                        -            -              -             -       7,895,998        1,458,333          1,161,458     10,515,789            Rupiah -
          - Dolar AS              3,666,485    4,715,488      5,700,299    14,082,272               -                -                  -              -          US Dollar -
          - Yen Jepang              218,751      328,126              -       546,877               -                -                  -              -      Japanese Yen -
        Surat berharga                                                                                                                                               Securities
          yang diterbitkan                                                                                                                                            issued
           - Rupiah                       -             -              -            -        780,204         1,017,199          1,339,169      3,136,572             Rupiah -

        Jumlah liabilitas                                                                                                                                          Total financial
          keuangan                3,885,236    5,043,614      5,700,299    14,629,149       8,676,202        2,475,532          2,500,627     13,652,361             liabilities
        Bersih                   (3,370,027)   (5,043,614)    (5,700,299) (14,113,940)      6,494,762        6,520,651          6,558,682     19,574,095                      Net

        Derivatif                 3,885,236    5,043,614      5,700,299    14,629,149      (3,885,236)      (5,043,614)        (5,700,299) (14,629,149)                Derivative

        Jumlah gap                                                                                                                                                  Total interest
          repricing bunga          515,209              -              -     515,209        2,609,526        1,477,037            858,383      4,944,946         repricing gap




                                                            Lampiran – 5/92 – Schedule
                                                                            263
Page 288
                                PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                    35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (iii) Risiko tingkat bunga (lanjutan)                      (iii) Interest rate risk (continued)

        Sensitivitas terhadap laba bersih                            Sensitivity to net income

        Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas              The table below shows the sensitivity of the
        laba     bersih  Perseroan    pada    tanggal                Company’s net income to movement of interest
        31 Desember 2024 dan 2023 atas perubahan                     rates on 31 December 2024 and 2023:
        tingkat suku bunga yaitu:

                                                               2024
                                                Peningkatan/        Penurunan/
                                             Increase by 100bps Decrease by 100bps

        Pengaruh terhadap laba bersih                        2,938                    (2,938)    Impact to net income

                                                               2023
                                                Peningkatan/        Penurunan/
                                             Increase by 100bps Decrease by 100bps

        Pengaruh terhadap laba bersih                        4,122                    (4,122)    Impact to net income

        Analisis sensitivitas di atas mengasumsikan                  Sensitivity analysis assumes that interest rates
        bahwa tingkat suku bunga bergerak pada                       of all maturities move by the same amount,
        jumlah     yang     sama,    sehingga    tidak               therefore, do not reflect the potential impact on
        mencerminkan pengaruh potensial laba atas                    profit of some rates changing while others
        perubahan beberapa tingkat suku bunga                        remain unchanged. The projections also
        sementara yang lainnya tidak berubah. Proyeksi               assume that all other variables are held
        juga mengasumsikan bahwa seluruh variabel                    constant and are based on a constant reporting
        lainnya adalah konstan dan berdasarkan                       date position and that all positions run to
        tanggal pelaporan yang konstan serta seluruh                 maturity.
        posisi hingga jatuh tempo.

    (iv) Risiko likuiditas                                      (iv) Liquidity risk

        Risiko likuiditas timbul jika Perseroan                      Liquidity risk arises in situations where the
        mengalami kesulitan dalam mendapatkan                        Company has difficulties in obtaining funding.
        sumber pendanaan. Risiko likuiditas dapat juga               Liquidity risk also arises from a mismatch
        timbul akibat ketidaksesuaian atas jangka waktu              between the maturity of its fundings and the
        sumber dana yang dimiliki dengan jangka waktu                maturity of its financing receivables. The
        pembiayaan. Perseroan menelaah struktur                      Company evaluates and reviews its statements
        laporan posisi keuangan dan melakukan                        of financial position structure, by analysing and
        analisis serta pengukuran risiko likuiditas                  measuring liquidity risk based on its Internal
        berdasarkan Pedoman Pengendalian Internal                    Control Manual and Assets Liabilities
        Entitas dan Pedoman Pengelolaan Aset dan                     Management Guideline from shareholders.
        Liabilitas dari pemegang saham.




                                            Lampiran – 5/93 – Schedule
                                                      264
Page 289
                                      PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                   35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (iv) Risiko likuiditas (lanjutan)                                             (iv) Liquidity risk (continued)

        Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan                                      The maturity tables below provide information
        informasi mengenai perkiraan jatuh tempo dari                                 about maturities on contractual undiscounted
        liabilitas keuangan sesuai kontrak menjadi arus                               cash flows of financial liabilities on 31 December
        kas yang tidak didiskontokan pada tanggal                                     2024 and 2023:
        31 Desember 2024 dan 2023:

                                                                           2024
                                                                                                    Tidak
                                                                                                 mempunyai
                                      Kurang dari                            Lebih dari 2       kontrak jatuh
                                      satu tahun/                              tahun/             tempo/No
                                       Less than        1 - 2 tahun/         Over than 2         contractual        Jumlah/
                                       one year             years               years              maturity          Total

         LIABILITAS                                                                                                                     LIABILITIES
         Pinjaman                        15,652,365        5,629,379               6,534,687                    -   27,816,431           Borrowings
         Surat berharga yang
           diterbitkan                    2,082,602          994,903               1,860,100                    -     4,937,605     Securities issued
         Utang penyalur kendaraan             2,111                -                       -                    -         2,111    Payable to dealers
         Akrual                             601,441                -                       -                    -       601,441     Accrued expense
         Utang lain-lain                    942,127                -                       -                    -       942,127       Other payables
                                                                                                                                      Financial lease
         Liabilitas sewa pembiayaan           1,677                    -                    -                   -         1,677           liabilities

         Jumlah                          19,282,323        6,624,282               8,394,787                    -   34,301,392                  Total

         DERIVATIF                                                                                                                    DERIVATIVES
         Arus kas keluar                   6,130,326        4,489,699              4,830,360                    -    15,450,385        Cash outflow
         Arus kas masuk                   (6,413,605)      (4,673,331)            (4,992,526)                   -   (16,079,462)        Cash inflow

                                           (283,279)         (183,632)              (162,166)                   -     (629,077)

                                         18,999,044        6,440,650               8,232,621                    -   33,672,315

                                                                           2023
                                                                                                    Tidak
                                                                                                 mempunyai
                                      Kurang dari                            Lebih dari 2       kontrak jatuh
                                      satu tahun/                              tahun/             tempo/No
                                       Less than        1 - 2 tahun/         Over than 2         contractual        Jumlah/
                                       one year             years               years              maturity          Total

         LIABILITAS                                                                                                                     LIABILITIES
         Pinjaman                        12,993,324        7,327,785               7,505,787                    -   27,826,896           Borrowings
         Surat berharga yang
           diterbitkan                      962,731        1,114,329               1,435,915                    -     3,512,975     Securities issued
         Utang penyalur kendaraan             5,597                -                       -                    -         5,597    Payable to dealers
         Akrual                             782,490                -                       -                    -       782,490     Accrued expense
         Utang lain-lain                    774,879                -                       -                    -       774,879       Other payables
                                                                                                                                      Financial lease
         Liabilitas sewa pembiayaan           2,097                    -                    -                   -         2,097           liabilities

         Jumlah                          15,521,118        8,442,114               8,941,702                    -   32,904,934                  Total

         DERIVATIF                                                                                                                    DERIVATIVES
         Arus kas keluar                   4,370,099        5,393,508              6,484,310                    -    16,247,917        Cash outflow
         Arus kas masuk                   (4,405,220)      (5,698,057)            (5,757,527)                   -   (15,860,804)        Cash inflow

                                            (35,121)         (304,549)              726,783                     -      387,113

                                         15,485,997        8,137,565               9,668,485                    -   33,292,047




                                                    Lampiran – 5/94 – Schedule
                                                                 265
Page 290
                                     PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                               35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (v) Nilai wajar instrumen keuangan                                     (v) Fair value of financial instruments

        Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada                             Financial assets and liabilities measured at fair
        nilai wajar menggunakan hierarki nilai wajar                              value use the following fair value hierarchy of:
        sebagai berikut:

         a)   Tingkat 1                                                           a)   Level 1
              Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam                                Quoted prices (unadjusted) in active
              pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang                              markets for identical assets or liabilities;
              identik;

         b)   Tingkat 2                                                           b)   Level 2
              Input di luar harga kuotasian yang                                       Inputs other than quoted prices included
              termasuk dalam Tingkat 1, yang dapat                                     within Level 1 that are observable for the
              diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik                             assets or liabilities, either directly (that is,
              secara langsung (misalnya harga) maupun                                  as prices) or indirectly (that is, derived from
              tidak langsung (misalnya derivasi harga);                                prices); and
              dan

        c)    Tingkat 3                                                           c)   Level 3
              Input untuk aset atau liabilitas yang bukan                              Inputs for the assets or liabilities that are
              berdasarkan data pasar yang dapat                                        not based on observable market data
              diobservasi (input yang tidak dapat                                      (unobservable inputs).
              diobservasi).

        Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset                              As at 31 December 2024 and 2023, financial
        dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai                            assets and liabilities measured at fair value
        wajar diukur dengan menggunakan hierarki nilai                            based on the following fair value hierarchy:
        wajar sebagai berikut:

                                                                        2024
                               Nilai tercatat/    Tingkat/             Tingkat/         Tingkat/       Nilai wajar/
                               Carrying value     Level 1              Level 2          Level 3        Fair value

        Aset                                                                                                                      Assets
        Aset
         derivatif                  1,072,322                -           1,072,322                 -      1,072,322     Derivative assets

                                    1,072,322                -           1,072,322                 -      1,072,322

        Liabilitas                                                                                                           Liabilities
        Liabilitas derivatif           96,370                -              96,370                 -         96,370 Derivative liabilities

                                       96,370                -              96,370                 -         96,370

                                                                        2023
                               Nilai tercatat/    Tingkat/             Tingkat/         Tingkat/       Nilai wajar/
                               Carrying value     Level 1              Level 2          Level 3        Fair value

        Aset                                                                                                                      Assets
        Aset
         derivatif                    637,926                -            637,926                  -        637,926     Derivative assets

                                      637,926                -            637,926                  -        637,926

        Liabilitas                                                                                                           Liabilities
        Liabilitas derivatif           44,111                -              44,111                 -         44,111 Derivative liabilities

                                       44,111                -              44,111                 -         44,111




                                                 Lampiran – 5/95 – Schedule
                                                                 266
Page 291
                                           PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                     35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (v) Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan)                                  (v) Fair value              of      financial       instruments
                                                                                       (continued)

        Tabel dibawah ini menggambarkan nilai tercatat                                  The table below sets out the carrying amounts
        dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan                               and fair value of those financial assets and
        yang tidak disajikan pada nilai wajarnya di                                     liabilities not presented at their fair value in the
        laporan posisi keuangan Perseroan:                                              Company’s statements of financial position:
                                                               2024                             2023
                                                 Nilai tercatat/                   Nilai tercatat/
                                                   Carrying         Nilai wajar/     Carrying        Nilai wajar/
                                                      value         Fair value         value         Fair value

        Aset keuangan:                                                                                                                  Financial assets:
        Kas di bank                                     367,248          367,248          515,209          515,209                          Cash in banks
        Piutang pembiayaan konsumen                  31,895,909       32,887,242       30,420,354       31,440,115         Consumer financing receivables
        Piutang pembiayaan Murabahah                  1,735,866        1,778,226        1,385,741        1,437,724        Murabahah financing receivables
        Investasi bersih dalam sewa pembiayaan          254,076          265,588          274,650          284,612         Net investment in finance lease
        Piutang pembiayaan penyalur kendaraan           929,809          929,809        1,145,711        1,145,711            Dealer financing receivables
        Piutang lain-lain                             1,507,182        1,507,182          631,054          631,054                       Other receivables
        Aset lain-lain                                    5,130            5,130            5,278            5,278                            Other assets

        Liabilitas keuangan:                                                                                                          Financial liabilities:
        Pinjaman                                     25,770,883       26,374,501       25,144,938       26,139,996                              Borrowings
        Surat berharga yang diterbitkan:                                                                                                 Securities issued:
           Obligasi - bersih                          4,356,420        5,289,532        3,136,572        3,094,563                         Bonds - net
        Utang penyalur kendaraan                          2,111            2,111            5,597            5,597                      Payable to dealers
        Akrual                                          601,441          601,441          782,490          782,490                                Accruals
        Utang lain-lain                                 942,127          942,127          774,879          774,879                         Other payables
        Liabilitas sewa pembiayaan                        1,677            1,677            2,097            2,097                 Financial lease liabilites

         a)   Kas di bank dan aset lain-lain                                              a) Cash in banks and other assets

              Estimasi nilai wajar dari kas di bank dan                                        The carrying amount of cash in banks and
              aset lain-lain adalah perkiraan jumlah nilai                                     other assets are approximate the
              tercatatnya      dikarenakan   sisa    jatuh                                     respective carrying amounts since the
              temponya dibawah satu tahun sehingga                                             maturity period are below one year
              nilai tercatat ini merupakan perkiraan yang                                      therefore the carrying amount is a
              layak atas nilai wajar.                                                          reasonable of fair value.

         b)   Piutang pembiayaan dan piutang lain-lain                                    b) Financing              receivables        and         other
                                                                                             receivables

              Portofolio kredit Perseroan secara umum                                          Generally, the Company’s portfolio
              terdiri dari piutang pembiayaan konsumen,                                        consists     of    consumer       financing
              piutang pembiayaan Murabahah, investasi                                          receivables,      Murabahah         finacing
              bersih dalam sewa pembiayaan, piutang                                            receivables, net investment in finance
              pembiayaan penyalur kendaraan dan                                                lease, dealer financing receivables and
              piutang lain-lain. Piutang pembiayaan                                            other receivables. Consumer financing
              konsumen, investasi bersih dalam sewa                                            receivables, net investment in finance
              pembiayaan, piutang pembiayaan penyalur                                          lease, dealer financing and other
              kendaraan dan piutang lain-lain dinyatakan                                       receivables are stated at amortised cost.
              berdasarkan biaya perolehan yang
              diamortisasi.

              Nilai wajar dari piutang pembiayaan                                              The fair value of consumer financing
              konsumen - bersih, piutang pembiayaan                                            receivables - net, Murabahah financing
              Murabahah - bersih, investasi bersih dalam                                       receivables - net, net investment in finance
              sewa pembiayaan, piutang sewa operasi,                                           lease, operating lease receivables, dealer
              piutang pembiayaan penyalur kendaraan -                                          financing receivables - net and other
              bersih, dan piutang lain-lain diestimasi                                         receivables are estimated by using
              menggunakan diskonto arus kas, dengan                                            discounted cash flows applying weighted
              mengacu pada rata-rata tertimbang dari                                           average market rates offered by the
              tingkat suku bunga pasar yang diberikan                                          Company at statements of financial
              Perseroan untuk aset keuangan yang                                               position date for financial assets that have
              memiliki karakteristik yang sama dengan                                          similar characteristics with the above
              aset keuangan tersebut pada tanggal                                              mentioned financial assets (level 3 - fair
              laporan posisi keuangan (tingkat 3 - hierarki                                    value hierarchy).
              nilai wajar).




                                                      Lampiran – 5/96 – Schedule
                                                                       267
Page 292
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                        35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

     (v) Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan)                  (v) Fair value         of     financial   instruments
                                                                        (continued)

         c)   Pinjaman                                                   c)   Borrowings

              Nilai    wajar    dari      pinjaman   dinilai                  The fair value of borrowings are estimated
              menggunakan         diskonto      arus   kas                    by using discounted cash flows applying
              berdasarkan tingkat suku bunga efektif                          the effective interest rate charged by the
              yang dikenakan pada pemakaian terakhir                          lenders for the last utilisation in each
              dalam mata uang masing-masing pinjaman                          currency borrowings (level 2 – fair value
              (tingkat 2 – hierarki nilai wajar).                             hierarchy).

         d)   Surat berharga yang diterbitkan                            d)   Securities issued

              Nilai     wajar       obligasi      diestimasi                  The fair value of bonds are estimated by
              menggunakan nilai kuotasi pasar terakhir                        using the last quoted market price (level 2
              (tingkat 2 – hierarki nilai wajar).                             – fair value hierarchy).

         e)   Utang penyalur kendaraan, utang lain-lain,                 e)   Payable to dealers, other payables,
              akrual dan liabilitas sewa pembiayaan                           accruals and financial lease liabilities

              Estimasi utang penyalur kendaraan, utang                        For estimated fair value of payable to
              lain-lain, dan akrual dikarenakan jatuh                         dealers, other payables and accruals,
              temponya di bawah satu tahun, nilai                             since the maturity is below one year, the
              tercatat merupakan perkiraan yang layak                         carrying   value      is   a  reasonable
              atas nilai wajarnya.                                            approximation of fair value.

    (vi) Manajemen risiko permodalan                                (vi) Capital risk management

        Tujuan     Perseroan    dalam      mengelola                     The Company’s objectives when managing
        permodalannya adalah menjaga kelangsungan                        capital are to safeguard the Company’s ability to
        usaha Perseroan untuk dapat memberikan hasil                     continue as a going concern in order to provide
        kepada pemegang saham, manfaat kepada                            returns for shareholders, benefits for other
        pemangku kepentingan lainnya dan memelihara                      stakeholders, and to maintain an optimal capital
        optimalisasi  struktur  permodalan        untuk                  structure to reduce the cost of capital.
        mengurangi biaya modal (cost of capital).

        Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan                        In order to maintain or adjust the capital
        struktur  permodalan,    Perseroan    dapat                      structure, the Company may adjust the amount
        menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan                      of dividends paid to shareholders, return capital
        kepada pemegang saham, imbalan hasil modal                       to shareholders or issue new shares to reduce
        kepada pemegang saham atau menerbitkan                           debt.
        saham baru untuk mengurangi pinjaman.


36. PERJANJIAN KERJASAMA YANG PENTING                           36. SIGNIFICANT COOPERATION AGREEMENTS

    a. Pembiayaan bersama                                           a.   Joint financing

        Perseroan mengadakan perjanjian kerjasama                        The Company has entered a joint financing
        dalam pemberian pembiayaan bersama dengan                        agreement with PT Bank Permata Tbk through
        PT Bank Permata Tbk melalui perjanjian No.                       agreement No. JF/24/005/Amend/RB dated 4
        JF/24/005/Amend/RB tanggal 4 Juli 2024 dan                       July 2024 and PT Bank Jasa Jakarta through
        PT Bank Jasa Jakarta tanggal 2 Desember 2024                     agreement No. 308/DB-IF/XII/2024 dated
        melalui perjanjian No. 308/DB-IF/XII/2024,                       2 December 2024, whereas the Company bears
        dimana Perseroan menanggung risiko kredit                        the credit risk in accordance with its financing
        sesuai dengan porsi pembiayaannya (without                       portion (without recourse) with PT Bank
        recourse) dengan PT Bank Permata Tbk dan PT                      Permata Tbk and PT Bank Jasa Jakarta, as joint
        Bank     Jasa   Jakarta,  sebagai     pemberi                    financing provider. The facility will be expired at
        pembiayaan bersama. Fasilitas tersebut berlaku                   the time consumers pay the latest instalment of
        sampai dengan dibayarkannya angsuran                             joint financing receivables.
        terakhir piutang pembiayaan bersama oleh
        pelanggan.



                                              Lampiran – 5/97 – Schedule
                                                          268
Page 293
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


36. PERJANJIAN KERJASAMA YANG PENTING                         36. SIGNIFICANT      COOPERATION        AGREEMENTS
    (lanjutan)                                                    (continued)

      b. Penyalur kendaraan                                       b.   Dealers

            Perseroan mengadakan perjanjian kerja sama                 The Company has entered into cooperation
            dengan    beberapa     penyalur   kendaraan.               agreements with dealers of motor vehicles.
            Pembiayaan yang telah disetujui namun belum                Approved financing that has not yet been paid
            dibayarkan kepada penyalur kendaraan dicatat               to dealers are recorded as payable to dealers.
            sebagai utang penyalur kendaraan.

      c.    Asuransi                                              c.   Insurance

            Perseroan mengadakan perjanjian kerjasama                  The Company has entered into cooperation
            dengan beberapa entitas asuransi, di antaranya             agreements with insurance companies such as
            PT Asuransi Astra Buana melalui perjanjian No.             PT Asuransi Astra Buana through agreement
            LGL.069/PKS-AAB/V/2006 pada tanggal 1 Mei                  No.     LGL.069/PKS-AAB/V/2006            dated
            2006, PT Asuransi Cigna melalui perjanjian No.             1 May 2006, PT Asuransi Cigna through
            048/CA/Leg/V/2019 tanggal 29 Mei 2019, dan                 agreement No. 048/CA/Leg/V/2019 dated
            PT Asuransi Jiwa Astra melalui perjanjian No.              29 May 2019, and PT Asuransi Jiwa Astra dated
            154/CA/Leg/XI/2022        pada         tanggal             15 November 2022 through agreement No.
            15 November 2022 dalam rangka penyediaan                   154/CA/Leg/XI/2022 to provide insurance
            asuransi perlindungan kendaraan bermotor                   coverage of financed vehicles and credit shield.
            yang dibiayai dan penyediaan asuransi                      The Company provide insurance coverage for
            perlindungan kredit. Perseroan melakukan                   financed vehicles for the interest of the
            penyediaan asuransi perlindungan atas                      Company in its capacity as financing provider.
            kendaraan bermotor yang dibiayai demi
            kepentingan Perseroan dalam kapasitasnya
            sebagai penyedia pembiayaan.

            Jatuh tempo atas masing-masing perjanjian                  The maturity date of each insurance agreement
            asuransi akan diperbaharui dengan sendirinya               will automatically renew unless one of the
            hingga salah satu pihak memutuskan untuk                   parties decides to terminate the agreement.
            mengakhiri perjanjian.

           Pembayaran premi asuransi yang telah diterima               Insurance premium payments received from
           dari pelanggan namun belum dibayarkan kepada                customers that have not yet been paid to
           entitas asuransi dicatat sebagai utang kepada               insurance companies are recorded as payable
           perusahaan asuransi. Premi asuransi yang harus              to insurance companies. Insurance premium
           dikembalikan     oleh   perusahaan     asuransi             due to be refunded by insurance companies as
           dikarenakan penyelesaian kontrak pembiayaan                 a result of early settlement of financing
           lebih awal dari masa pembiayaan dicatat sebagai             contracts is recorded net of the payable to
           pengurang saldo utang kepada perusahaan                     insurance companies.
           asuransi.


37.    SALING HAPUS                                            37. OFFSETTING

       Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak               As at 31 December 2024 and 2023, there is no
       terdapat aset dan liabilitas keuangan yang saling           financial assets and liabilities that are subject to
       hapus pada laporan posisi keuangan.                         offsetting in the statements of financial position.

       Perseroan memiliki pinjaman dan surat berharga              The Company has borrowing and securities issued
       yang diterbitkan yang dijamin dengan fidusia atas           collaterised by fiduciary of consumer financing
       piutang pembiayaan konsumen (lihat Catatan 5),              receivable (refer to Note 5), which are subject to
       yang menjadi subyek untuk memenuhi netting                  enforceable netting arrangements and similar
       arrangements dan perjanjian serupa, yang tidak              agreements that are not set off in the statements of
       saling hapus pada laporan posisi keuangan.                  financial position.




                                             Lampiran – 5/98 – Schedule
                                                        269
Page 294
                                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


37.   SALING HAPUS (lanjutan)                                                          37. OFFSETTING (continued)

      Perseroan memiliki aset dan liabilitas keuangan                                         The Company has derivative assets and liabilities
      derivatif yang tunduk pada perjanjian induk untuk                                       that are subject to enforceable master netting
      menyelesaikan secara neto, dimana perjanjian                                            arrangements whereas the agreement between the
      antara Perseroan dan pihak counterparty                                                 Company and the counterparty allows for net
      memperbolehkan penyelesaian neto atas aset dan                                          settlement of the relevant financial assets and
      liabilitas keuangan tersebut ketika kedua pihak                                         liabilities when both elect to settle on a net basis.
      memilih untuk menyelesaikan dengan dasar neto.                                          Otherwise, financial assets and liabilities will be
      Ketika kedua pihak tidak memilih untuk                                                  settled on a gross basis. However, each party to the
      menyelesaikan secara neto, aset dan liabilitas                                          master netting agreement will have the option to
      keuangan diselesaikan dengan dasar bruto, akan                                          settle such amount on a net basis in the event of
      tetapi masing-masing pihak dalam perjanjian                                             default of the other party.
      induk mempunyai opsi untuk menyelesaikan
      jumlah-jumlah tersebut dengan dasar neto pada
      peristiwa di mana terjadi gagal bayar salah satu
      pihak.


38.   TRANSAKSI NON-KAS                                                                38. NON-CASH TRANSACTION

      Tidak ada transaksi non-kas selama tahun 2024                                           There is no non-cash transactions during 2024 and
      dan 2023.                                                                               2023.


39.   REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN                                                 39. NET FINANCING ACTIVITIES RECONCILIATION
      BERSIH

      Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah                                            Reconciliation from financing activities are as
      sebagai berikut:                                                                        follows:
                                                                                       2024
                                                            Arus kas/                              Perubahan non kas/
                                                            Cash flow                              Non-cash changes
                                                                                         Pergerakan valuta       Pergerakan
                                Saldo awal/        Penerimaan/     Pembayaran/                 asing/         beban transaksi/
                                Beginning           withdrawal      Repayment              Movement of           Changes in        Saldo akhir/
                                 balance             balance         balance             foreign exchange     transaction cost    Ending balance

      Pinjaman                     25,144,938         39,921,980        (38,067,830)            (1,226,074)             (2,131)        25,770,883            Borrowings
      Surat berharga
         yang diterbitkan            3,136,572         2,003,480          (782,275)                      -              (1,357)         4,356,420      Securities issued

       Jumlah liabilitas dari
         aktivitas                                                                                                                                   Total liabilities from
         pendanaan                 28,281,510         41,925,460        (38,850,105)            (1,226,074)             (3,488)        30,127,303   financing activities


                                                                                       2023
                                                            Arus kas/                              Perubahan non kas/
                                                            Cash flow                              Non-cash changes
                                                                                         Pergerakan valuta       Pergerakan
                                Saldo awal/        Penerimaan/     Pembayaran/                 asing/         beban transaksi/
                                Beginning           withdrawal      Repayment              Movement of           Changes in        Saldo akhir/
                                 balance             balance         balance             foreign exchange     transaction cost    Ending balance

      Pinjaman                     20,979,693         36,934,115        (32,305,392)              (459,346)             (4,132)        25,144,938            Borrowings
      Surat berharga
         yang diterbitkan            2,035,948         2,125,000         (1,019,150)                     -              (5,226)         3,136,572      Securities issued

       Jumlah liabilitas dari
         aktivitas                                                                                                                                   Total liabilities from
         pendanaan                 23,015,641         39,059,115        (33,324,542)              (459,346)             (9,358)        28,281,510   financing activities


      Perseroan telah menerapkan kebijakan lindung                                            The Company has applied hedging policy to
      nilai untuk pinjaman yang diterima dalam mata                                           borrowings denominated in foreign currencies with
      uang asing dan memiliki tingkat suku bunga                                              floating interest rates (see Note 10).
      mengambang (lihat Catatan 10).




                                                            Lampiran – 5/99 – Schedule
                                                                             270
Page 295
                                 PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


40.   STANDAR AKUNTANSI BARU YANG TELAH                       40. ACCOUNTING STANDARD ISSUED BUT NOT
      DISAHKAN  NAMUN   BELUM   BERLAKU                           YET EFFECTIVE
      EFEKTIF

      Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan                      Financial Accounting Standard Board of
      Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan               Indonesian Institute of Accountants (DSAK-IAI)
      standar baru, amendemen dan interpretasi                     has issued the following new standards,
      berikut, namun belum berlaku efektif untuk                   amendments and interpretations, but not yet
      laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada              effective for the financial statements for the year
      31 Desember 2024:                                            ended 31 December 2024 as follows:

       -    PSAK 117 "Kontrak Asuransi";                           -    SFAS 117 "Insurance Contract";
       -    Amendemen PSAK 117 "Kontrak Asuransi                   -    Amendments of SFAS 117 "Insurance
            tentang Penerapan Awal PSAK 117 dan                         Contracts on Initial Application of SFAS 117
            PSAK 109 – Informasi Komparatif"; dan                       and SFAS 109 – Comparative Information";
                                                                        and
       -    PSAK 221 "Pengaruh Perubahan Kurs                      -    SFAS 221 "The Effect of Changes in Foreign
            Valuta Asing".                                              Exchange Rates".

      Standar tersebut akan berlaku efektif pada                   The above standards will be effective on 1 January
      1 Januari 2025 dan penerapan dini diperbolehkan.             2025 and early adoption is permitted.

       Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap            Beginning 1 January 2024, references to the
       masing-masing PSAK dan ISAK akan diubah                     individual PSAKs and ISAKs will be changed as
       sebagaimana diterbitkan oleh DSAK-IAI.                      published by DSAK-IAI.

      Pada saat penerbitan laporan keuangan,                       As at the authorisation date of these financial
      Perseroan masih mempelajari dampak yang                      statements, the Company is still evaluating the
      mungkin timbul dari penerapan standar baru dan               potential impact of these new and revised
      revisi tersebut serta pengaruhnya pada laporan               standards to the Company’s financial statements.
      keuangan Perseroan.


41.   PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                     41. EVENTS AFTER REPORTING PERIOD

       a.   Proses penerbitan obligasi                             a.   Bonds issuance process

            Perseroan telah melakukan Penawaran                         The Company plans for Continuous Public
            Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V                 Offering of Obligasi Berkelanjutan V Toyota
            Toyota Astra Financial Services Tahap I Tahun               Astra Financial Services Tahap I Tahun 2025
            2025 dengan target dana yang dihimpun                       with the maximum targeted fund amounting to
            sebesar Rp 5 triliun, dimana Perseoran akan                 Rp 5 trillion and the Company will issue and
            menerbitkan dan menawarkan Obligasi                         offer Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra
            Berkelanjutan V Toyota Astra Financial                      Financial Services Tahap I Tahun 2025 with
            Services Tahap I Tahun 2025 dengan jumlah                   principal amount up to Rp 1 trillion. The bonds
            pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp 1                       issuance process has started in February 2025.
            triliun. Proses penerbitan obligasi tersebut
            telah dimulai pada bulan Februari 2025.

       b.   Perubahan susunan Direksi                              b.   Change in the composition of Directors

            Setelah tanggal periode pelaporan, terdapat                 After the reporting date, there was a change
            perubahan susunan Direksi dimana Ezar                       in the composition of Directors where Ezar
            Kumendong telah diangkat sebagai Direktur                   Kumendong has been appointed as Director
            berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan                       based on Deed of General Meeting of
            Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) No.                        Shareholders Resolution No. 28 dated
            28 tanggal 25 April 2025 dari Notaris Esther                25 April 2025 of Notary Esther Pascalia Ery
            Pascalia Ery Jovina, S.H., M.Kn. Susunan                    Jovina, S.H., M.Kn. The composition of
            direksi pada laporan keuangan diotorisasi                   directors as at authorisation date of these
            menjadi sebagai berikut:                                    financial statements are as follows:


                                          Lampiran – 5/100 – Schedule
                                                       271
Page 296
                                      PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


41.   PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                               41. EVENTS      AFTER                REPORTING              PERIOD
      (lanjutan)                                                            (continued)

       b.   Perubahan susunan Direksi (lanjutan)                              c.    Change in the composition of Directors
                                                                                    (continued)

                                                                                                                            Directors:
              Direksi:
                 Presiden Direktur                       Agus Prayitno Wirawan                                 President Director
                 Wakil Presiden Direktur                  Tomohei Matsushita                              Vice President Director
                 Direktur Pemasaran                       Tan Justin Darsono                                  Marketing Director
                 Direktur Operasional                      Ezar Kumendong*                                    Operation Director
                 Direktur Keuangan                        Yoshiyuki Hiramine                                    Finance Director
                 Direktur Risiko                          Tomohei Matsushita                                        Risk Director

            *Tugas dan wewenangnya sebagai anggota Direksi akan                      *His duties and responsibility as member of Directors shall
            menjadi efektif sejak dipenuhinya syarat Fit and Proper                  be effective after the completion of Fit and Proper Test
            Test dari Otoritas Jasa Keuangan.                                        requirement from Financial Services Authority.



42.   PENERBITAN                KEMBALI              LAPORAN            42.   REISSUANCE                OF         THE          FINANCIAL
      KEUANGAN                                                                STATEMENTS

      Sehubungan      dengan     rencana     melakukan                        In relation to the Company’s plan to issue “Obligasi
      Penawaran Umum “Obligasi Berkelanjutan V                                Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services
      Toyota Astra Financial Services dengan Tingkat                          with Fixed Interest Rate Phase I”, the Company has
      Bunga Tetap Tahap I“, Perseroan telah menerbitkan                       reissued its financial statements as at and for the
      kembali laporan keuangannya pada tanggal dan                            year ended 31 December 2024 with comparative as
      untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024                         at and for the year ended 31 December 2023 to
      dengan komparatif pada tanggal dan untuk tahun                          conform with the disclosure required by the capital
      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023,                            market regulations.
      untuk menyesuaikan pengungkapan dengan
      Peraturan pasar modal.

       Penerbitan kembali laporan keuangan terkait                            Reissuance of the financial statements related to the
       dengan hal-hal sebagai berikut:                                        following items:
       a. Laporan Posisi Keuangan - Pemisahan Biaya                           a. Statement       of     Financial    Position     -
           dibayar dimuka dan Uang muka                                           Dissaggregation of      Prepaid expenses and
                                                                                  Advances
       b.   Catatan 1 - Informasi umum                                        b. Note 1 - General Information
       c.   Catatan 2 - Kebijakan akuntansi yang                              c. Note 2 - Significant accounting policies
            signifikan
       d.   Catatan 9 - Biaya dibayar dimuka                                  d. Note 9 - Prepaid expenses
       e.   Catatan 11 - Aset Tetap                                           e. Note 11 - Fixed Asset
       f.   Catatan 18 - Perpajakan                                           f. Note 18 - Taxation
       g.   Catatan 32 - Komitmen                                             g. Note 32 - Commitments
       h.   Catatan 36 - Perjanjian kerjasama yang                            h. Note 36 - Significant cooperation agreement
            penting
       i.   Catatan 41 - Peristiwa setelah periode                            i.   Note 41 - Events after reporting period
            pelaporan


43.   PENGUNGKAPAN RASIO BERDASARKAN                                    43.   RATIOS DISCLOSURES PURSUANT TO OJK
      PERATURAN OJK NO.35/POJK.35/2018                                        REGULATION NO. 35/POJK.35/2018

      Berdasarkan POJK No. 35/POJK.35/2018 tanggal                            Based on POJK No. 35/POJK.35/2018 dated
      31 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan                                31 December 2018 regarding the Organisation of
      Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan                                  Financing Company Business, the Company is
      diharuskan untuk memenuhi sejumlah rasio                                required to comply with several financial ratios.
      keuangan tertentu. Rasio-rasio ini dibuat oleh                          These ratios have been prepared by the Company
      Perseroan berdasarkan formula sebagaimana                               based on the formula as prescribed in the said OJK
      ditentukan dalam peraturan OJK untuk tujuan                             regulation for regulatory compliance purposes,
      kepatuhan terhadap peraturan di mana rasio                              where such ratios may differ had the ratios been
      tersebut dapat berbeda jika rasio tersebut dihitung                     computed based on Indonesian financial accounting
      berdasarkan     standar     akuntansi     keuangan                      standards. The following are the financial ratios
      Indonesia. Berikut ini adalah rasio-rasio keuangan                      based on OJK Regulation: (unaudited)
      berdasarkan Peraturan OJK: (tidak diaudit)


                                                 Lampiran – 5/101 – Schedule
                                                                 272
Page 297
                                   PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


43.   PENGUNGKAPAN RASIO BERDASARKAN                              43.   RATIOS DISCLOSURES PURSUANT TO OJK
      PERATURAN  OJK   NO.35/POJK.35/2018                               REGULATION NO. 35/POJK.35/2018 (continued)
      (lanjutan)

                                                   2024                  2023

       Financing to asset ratio                       89.09%                91.51%                       Financing to asset ratio

       Rasio saldo piutang pembiayaan
        neto terhadap total                                                                         Net financing receivables to
        pendanaan yang diterima                      110.34%               112.21%                               funding ratio

       Rasio saldo piutang pembiayaan
        untuk pembiayaan investasi dan                                                  Net financing receivables for investment
        modal kerja dibandingkan dengan total                                                  and working capital financing to
        saldo piutang pembiayaan                      26.36%                24.90%             total financing receivables ratio

       Rasio piutang pembiayaan bermasalah                                                            Non-performing financing
        (“NPF”)                                           0.48%                 0.48%                            (NPF) ratio

       Rasio permodalan                               17.34%                16.54%                                   Capital ratio

       Gearing ratio                                      5.69x                 6.13x                               Gearing ratio

       Rasio ekuitas terhadap modal disetor          661.77%               576.43%                 Equity to paid up capital ratio




                                              Lampiran – 5/102 – Schedule
                                                           273
Page 298
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
The Tower Building Lantai 8 dan 9
Jalan Jendral Gatot Subroto Kav. 12
Jakarta 12930 - Indonesia
Telepon: (021) 5082 1500
Faksimili: (021) 5082 1502
Email: treasury@taf.co.id
Website: www.taf.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.64 MB
Published8 Jul 2025
Pages298
Characters1,281,112
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 206 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT MEGA CAPITAL SEKURITAS p.1 ×5
linked org TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK p.1 ×12
linked org Astra International Tbk p.17 ×91
linked org PT Bank Mizuho Indonesia p.45 ×4
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.45 ×2
linked org Bank SMBC Indonesia Tbk p.46 ×5
linked org PT Bank SMBC p.46
linked org PT Bank Permata p.47 ×4
linked org Bank Jago Tbk p.47 ×2
linked — Standard Chartered p.48 ×4
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.57 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk. p.57 ×2
linked person Hao Quoc Tien · Presiden Komisaris p.87 ×14
linked person Agus Prayitno Wirawan · Presiden Direktur p.87 ×10
linked person Tomohei Matsushita · Wakil Presiden Direktur p.87 ×17
linked person Tan Justin Darsono · Direktur p.87 ×8
linked person Ezar Kumendong · Direktur Operasional p.87 ×5
linked person Yoshiyuki Hiramine · Direktur p.87 ×10
linked person Regina Okthory Sucianto · Ketua p.87 ×14
linked org PT Astra Sedaya Finance p.88 ×41
linked org Astra Agro Lestari Tbk p.88 ×5
linked org Astra Otoparts Tbk p.89 ×8
linked org Dana Pensiun p.89 ×4
linked org PT Federal International Finance p.89 ×9
linked org Indo American p.90
linked person Lindawati Gani p.92 ×3
linked person Budi Setiawan · Direktur p.92 ×6
linked person Aryani Sri Hartati · Sekretaris Perusahaan p.93 ×4
linked org Acset Indonusa Tbk. p.95 ×5
linked org United Tractors Tbk p.95 ×14
linked org PT Pamapersada Nusantara p.95
linked org PT Komatsu Astra Finance p.95 ×2
linked person John Raymond Witt p.108 ×2
linked person Hsu Hai Yeh p.108 ×2
linked person Sri Indrastuti Hadiputranto p.108
linked person Djony Bunarto Tjondro p.108 ×2
linked person Chiew Sin Cheok p.109 ×2
linked person Hamdani Dzulkarnaen Salim p.109 ×2
linked person Thomas Junaidi Alim W. p.109 ×2
linked org PT Mandiri Tunas Finance p.138
linked org PT BFI Finance Indonesia p.138
linked person Parman Nataatmadja p.153
linked person Awan Nurmawan Nuh p.153
linked person Helvi Yuni Moraza p.153
linked person Lukmanul Khakim p.153
linked person Viviana Dyah Ayu Retno p.153
linked person Ahmad Solichin Lutfiyanto p.153
linked person Alexander Dippo Paris Y S p.153
linked person Nancy Adistyasari p.153
linked person Saladin Dharma Nugraha Effendi p.153
linked person Juliani Eliza Syaftari p.199
linked person Gede Harja Wasistha p.199
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×28
possible person Gatot Subroto p.1 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. p.1 ×47
possible org Negara Republik Indonesia p.2 ×11
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.7 ×3
possible person Drs. M. Jusuf Wibisana p.19 ×14
possible org MUFG Bank p.45 ×2
possible org PT Bank Mizuho p.47
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.57 ×2
possible person Buntoro Muljono · Anggota p.95 ×9
possible person Prijono Sugiarto p.108
possible person Benjamin Herrenden p.108 ×2
possible person Rudy · Wakil Presiden Direktur p.108 ×5
possible person Gidion Hasan p.109 ×2
possible person Henry Tanoto p.109 ×2
possible person Gita Tiffani p.109 ×2
possible person Fxl . Kesuma p.109 ×2
possible — Jardine Cycle & Carriage p.109 ×3
possible person Kartika Wirjoatmodjo p.153
possible person Edi Susianto p.153
possible person Hery Gunardi p.153
possible person Agus Noorsanto p.153
possible person Hakim Putratama p.153
possible person Riko Tasmaya p.153
possible person Aquarius Rudianto p.153
possible person Farida Thamrin p.153
possible person Akhmad Purwakajaya p.153
unresolved org PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES · Direktur p.1 ×17
unresolved org PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES Kegiatan Usaha Utama p.1 ×2
unresolved org PT FITCH RATINGS INDONESIA p.1 ×3
unresolved org PT BRI DANAREKSA SEKURITAS p.1 ×3
unresolved org PT INDO PREMIER SEKURITAS p.1 ×3
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.5 ×3
unresolved org Bapepam p.5 ×6
unresolved org Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan p.5
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.5 ×7
unresolved org Kementerian Keuangan p.5
unresolved org Bank Indonesia p.7 ×2
unresolved org PT KDLC Bancbali Finance p.16 ×7
unresolved person Enimarya Agoes Suwarko · Notaris p.16 ×4
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.16 ×3
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Selatan p.16 ×2
unresolved person Linda Herawati · Notaris p.16 ×11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.16 ×10
unresolved person Gibson Thomasyadi · Notaris p.16 ×3
unresolved org PT KDLC Bancbali Finance. Kemudian p.17
unresolved org Menteri Keuangan RI p.17
unresolved org Toyota Financial Services Corporation p.17 ×14
unresolved org Rianto & Rekan p.19 ×6
unresolved org PT. Asuransi Astra Buana p.30 ×15
unresolved org Astra Internasional Tbk p.33 ×4
unresolved org Toyota Motor Corporation p.40 ×8
unresolved org Rintis p.42 ×4
unresolved org PT Bank ANZ Indonesia p.45 ×3
unresolved org Bank Rupiah Deutsche Bank A.G. p.46
unresolved org Banking Corporation p.46
unresolved org Indonesia Tbk p.46 ×2
unresolved org PT Bank ANZ p.47
unresolved org PT Bank Syariah p.47
unresolved org PT Bank Mizuho Indonesia. Perincian p.48
unresolved org Kantor Konsultan Aktuaria Halim & Rekan p.49
unresolved org PT Megaplaza p.51
unresolved org Menteri Keuangan p.57
unresolved org Menteri Keuangan. E. p.70
unresolved org PT Toyota Astra Financial Services. Izin p.85
unresolved org PT KDLC Bancbali Finance. Maksud p.86
unresolved org Koperasi Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Dan Perdagangan p.86
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi p.86 ×3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.86 ×5
unresolved — Warga Negara Kanada. Menjabat · Presiden Komisaris p.88
unresolved org Toyota Canada Inc. · Director p.88 ×3
unresolved org Toyota Motor Asia Pacific Pte. Ltd. p.88 ×2
unresolved org PT Sedaya Multi Investama p.88 ×2
unresolved org PT Asuransi Astra Buana. Sebelumnya p.88
unresolved org Dana Pensiun Astra Dua p.89 ×3
unresolved org PT Menara Astra p.89 ×3
unresolved org PT Astra Honda Motor p.89 ×3
unresolved org Yayasan Astra Bina Ilmu p.89 ×3
unresolved org Yayasan Pendidikan Astra p.89 ×3
unresolved org Yayasan Dharma Bhakti Astra p.89 ×3
unresolved org PT Astra Auto Finance p.89 ×4
unresolved org PT Astra Multi Finance p.89 ×3
unresolved org PT Parema Rekayasa p.89
unresolved — Warga Negara Jepang. Menjabat · Wakil Presiden Direktur p.89 ×2
unresolved org PT Arthacakra Multifinance p.90
unresolved org PT Ufinance Indonesia p.90
unresolved org PT First Indo American Leasing p.90
unresolved org PT Staco Estika Sedaya Finance p.90 ×2
unresolved org PT Cipta Sedaya Digital Indonesia p.90
unresolved org NEC Corporation p.91
unresolved org Executive Director Toyota Financial Services Corporation p.91
unresolved person Piagam · Komisaris p.91
unresolved person Frekuensi Kehadiran · Komisaris p.91
unresolved person Kompensasi · Komisaris p.92
unresolved — Tug · Sekretaris Perusahaan p.93
unresolved org PT Abaco Pacific Indonesia p.94
unresolved org PT NTT Indonesia p.94
unresolved org PT Pandu Dayatama Patria p.95 ×2
unresolved org Pte. Ltd p.95
unresolved org PT Komatsu Indonesia p.95
unresolved org PT Swadaya Harapan Nusantara p.95 ×2
unresolved org PT Traktor Nusantara p.95
unresolved org PT Berau Coal p.95
unresolved org PT Komatsu Astra Finance. Beliau p.95
unresolved org PT Federal International Finance. Beliau p.96 ×2
unresolved org PT Stacomitra Graha p.96
unresolved org PT Matra Graha Sarana p.96 ×2
unresolved org PT Sharia Multifinance Astra p.96
unresolved person R. Nunu Soetjahja Noegroho · Anggota p.96 ×3
unresolved org PT Sewu New York Life p.99
unresolved person Dr. Hasanudin · Ketua p.99
unresolved person Dra. Hj. Siti Ma’rifah · Anggota p.99 ×2
unresolved person Drs. H. Basri Bermanda · Anggota p.99 ×2
unresolved person Yoshiyuki · Direktur p.104
unresolved person Jepang · Direktur p.104
unresolved org Penyelenggaraan Jaminan Sosial p.106
unresolved person Sie Khwan Djioe · Notaris p.108
unresolved org Pengadilan Negeri p.108
unresolved person Aulia Taufani · Notaris p.108 ×5
unresolved org PT Raya Saham Registra p.109
unresolved org Carriage Limited p.109 ×3
unresolved org Jardine Matheson Holdings Ltd p.109
unresolved org PT Toyota Astra Financial Services Atas Nama p.113
unresolved org PT Toyota Astra Financial Services Atas Nama Toyota p.113
unresolved org Financial Services Corporation p.113
unresolved org PT Toyota Astra Financial p.113 ×2
unresolved — Shinji Sugimori p.113
unresolved — Masahiro Yamamoto p.114
unresolved — Katsuyuki Ogura p.114
unresolved org Mahkamah Agung p.114
unresolved org Arbitrasi Nasional Indonesia p.114
unresolved org Penyelesaian Sengketa Konsumen p.114
unresolved org PT BCA Finance p.138
unresolved org PT Mandiri Utama Finance p.138
unresolved org PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES CATATAN ATAS p.198 ×9
unresolved org Fitch Rating Indonesia (Persero) Tbk p.198 ×24
unresolved person Regina Okhtory Sucianto · Komisaris Independen p.198
unresolved person Agust Prayitno Wirawan · Presiden Direktur p.198 ×2
unresolved person Notary Esther Pascalia Ery Jovina · Notaris p.199 ×16
unresolved org PT Swadaya Harapan Nusantara Personil p.272
unresolved org PT Tasti Anugerah Mandiri p.272 ×2
unresolved org PT Asuransi Jiwa Astra p.272 ×3
unresolved org PT Asuransi Jiwa Astra Penyalur p.272
unresolved org PT Toyota Astra Motor p.272 ×2
unresolved person Kumendong · Direktur p.295
unresolved person Notary Esther Pascalia Ery Pascalia Ery Jovina p.295
unresolved person Jovina p.295
unresolved org Financial Services Authority p.296

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result