Back to announcement
20250704_ASDF_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_31911597_lamp1.pdf
Listing Text extracted ASDFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 301
Page 1
JADWAL
Tanggal Efektif : 26 Juni 2025 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 4 Juli 2025
Masa Penawaran Umum : 30 Juni – 1 Juli 2025 Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik : 4 Juli 2025
Tanggal Penjatahan : 2 Juli 2025 Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia : 7 Juli 2025
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN
KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN
MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA
BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT ASTRA SEDAYA FINANCE (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
Kegiatan Usaha
Investasi, Modal Kerja, Multiguna, Sewa Operasi, Kegiatan Pembiayaan Syariah, dan
pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan
Berkedudukan di Jakarta, Indonesia
Kantor Pusat Kantor Cabang
Jl. T.B. Simatupang No. 90 76 kantor cabang terdiri atas kantor cabang konvensional
Jakarta 12530 dan kantor cabang syariah yang tersebar diberbagai
Telepon: (021) 7885 9000; Faksimili: (021) 7885 1184 wilayah di Indonesia
Website: www.acc.co.id
email: treasury@acc.co.id
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN VII ASTRA SEDAYA FINANCE
DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR Rp12.000.000.000.000 (DUA BELAS TRILIUN RUPIAH)
(“OBLIGASI BERKELANJUTAN VII”)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
OBLIGASI BERKELANJUTAN VII ASTRA SEDAYA FINANCE TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp1.000.000.000.000 (SATU TRILIUN RUPIAH)
(“OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sebagai bukti utang untuk
kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) dengan jumlah pokok sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah)
dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Obligasi sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Pokok sebesar Rp489.980.000.000,- (empat ratus delapan puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh juta Rupiah) dengan bunga tetap sebesar
6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi.
Seri B : Jumlah Pokok sebesar Rp510.020.000.000,- (lima ratus sepuluh miliar dua puluh juta Rupiah) dengan bunga tetap sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen)
per tahun dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak
Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 4 Oktober
2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 14 Juli 2026 untuk Seri A dan 4 Juli 2028 untuk Seri B yang juga
merupakan Tanggal Pelunasan dari masing-masing Seri Pokok Obligasi.
OBLIGASI BERKELANJUTAN VII ASTRA SEDAYA FINANCE TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN AGUNAN KHUSUS BERUPA BENDA ATAU PENDAPATAN ATAU AKTIVA LAIN MILIK PERSEROAN DALAM BENTUK
APAPUN SERTA TIDAK DIJAMIN OLEH PIHAK LAIN MANAPUN. SELURUH KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BERUPA BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG
TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, KECUALI AKTIVA PERSEROAN YANG DIJAMINKAN SECARA
KHUSUS KEPADA PARA KREDITURNYA, MENJADI JAMINAN ATAS SEMUA UTANG PERSEROAN KEPADA SEMUA KREDITURNYA YANG TIDAK DIJAMIN
SECARA KHUSUS ATAU TANPA HAK ISTIMEWA TERMASUK OBLIGASI INI SECARA PARI PASSU BERDASARKAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN,
SESUAI DENGAN PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI JAMINAN DAPAT DILIHAT
PADA BAB I MENGENAI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.
PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN
PEMBELIAN KEMBALI UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK
UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN DENGAN
MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN MENGENAI
PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) DAPAT DILIHAT PADA BAB I MENGENAI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK
ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
RISIKO UTAMA PERSEROAN ADALAH RISIKO PEMBIAYAAN, YAITU KETIDAKMAMPUAN NASABAH/DEBITUR UNTUK MEMBAYAR KEMBALI FASILITAS
PEMBIAYAAN YANG DIBERIKAN, DAN APABILA JUMLAHNYA CUKUP MATERIAL DAPAT MENURUNKAN KINERJA PERSEROAN.
RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI DAN TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM
INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI DARI
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):
AAA (TRIPLE A)
id
KETERANGAN MENGENAI HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I MENGENAI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.
OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN DI PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)
Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini menjamin dengan kesanggupan penuh (full commitment)
terhadap Penawaran Umum Obligasi Perseroan.
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI
danareksa
sekuritas
PT BRI Danareksa Sekuritas PT Indo Premier Sekuritas PT Mandiri Sekuritas PT Mega Capital Sekuritas PT Trimegah Sekuritas
Indonesia Tbk.
WALI AMANAT
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 30 Juni 2025
Page 2
Perseroan telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Efek sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 (“Obligasi”) kepada OJK dengan surat No. 12/ ASF-Trea/PUBVII-1/2025 tanggal 28 April 2025 perihal Surat Pengantar untuk Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995 tanggal 10 Nopember 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995, Tambahan No. 3608 beserta peraturan- peraturan pelaksanaannya (“UUPM” atau “Undang-Undang Pasar Modal”) dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan berarti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan (“UUP2SK”). Bahwa dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obigasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance dengan total target dana yang dihimpun sebesar Rp12.000.000.000.000 (dua belas triliun Rupiah), pada tahap I Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) pada Bursa Efek Indonesia sesuai dengan surat Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utang No. S-04252/BEI.PP1/05-2025 tanggal 5 Mei 2025 perihal Persetujuan Prinsip Pencatatan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahun 2025 PT Astra Sedaya Finance (ASDF). Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum Obligasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi tersebut wajib dikembalikan kepada para pemesan Obligasi sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No. IX.A.2, Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam dan LK”) No. Kep-122/BL/2009 tangal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum (“Peraturan No. IX.A.2”). Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan telah menyampaikan Pelaporan Rencana Penerbitan Efek Melalui Penawaran Umum sehubungan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025, dan rencana penerbitan tersebut telah dicatat dalam administrasi Pengawasan Lembaga Pembiayaan Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana surat OJK No. S-174/PL.11/2025 tanggal 28 April 2025 perihal Pencatatan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap V Tahun 2025, Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I Tahun 2025, dan Obligasi Berkelanjutan VII Tahap II Tahun 2025. Selanjutnya, Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham Perseroan melalui Circular Resolutions of the Shareholders of PT Astra Sedaya Finance No. 01/ASF/RUPS-SIR/V/2025 tanggal 2 Juni 2025 (“Keputusan Pemegang Saham PUB Obligasi VII ASF”). Semua Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam yang disebut dalam Prospektus bertanggung jawab sepenuhnya atas data yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan mereka, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal, kode etik, norma, serta standar profesi masing-masing. Sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi, setiap Pihak Terafiliasi dilarang untuk memberikan keterangan atau pernyataan mengenai data yang tidak diungkapkan dalam Prospektus, tanpa persetujuan tertulis dari Perseroan dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, Penjamin Emisi Obligasi serta para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum ini bukan merupakan pihak Afiliasi dengan Perseroan sesuai dengan definisi Afiliasi dalam UUP2SK. Selanjutnya penjelasan lebih lanjut mengenai hubungan Afiliasi dapat dilihat pada Bab X tentang Penjaminan Emisi Obligasi dan Bab XI dalam Prospektus ini tentang Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal. PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN SELAIN YANG BERLAKU DI INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI DAN/ATAU DOKUMEN-DOKUMEN LAIN YANG BERKAITAN DENGAN PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI, MAKA DOKUMEN-DOKUMEN TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI DOKUMEN PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN DENGAN ATAU BUKAN MERUPAKAN SUATU PELANGGARAN TERHADAP PERUNDANG-UNDANGAN SERTA KETENTUAN-KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR WILAYAH INDONESIA TERSEBUT. PROSPEKTUS DITERBITKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG DAN/ATAU PERATURAN YANG BERLAKU DI INDONESIA. TIDAK SATUPUN YANG TERCANTUM DALAM DOKUMEN INI DAPAT DIANGGAP SEBAGAI SEBUAH PENAWARAN EFEK UNTUK MENJUAL DI WILAYAH YANG MELARANG HAL TERSEBUT. SETIAP PIHAK DI LUAR WILAYAH INDONESIA BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA UNTUK MEMATUHI KETENTUAN YANG BERLAKU DI NEGARA TERSEBUT DAN PERSEROAN DIBEBASKAN DARI SEGALA TANGGUNG JAWAB DAN KONSEKUENSI ATAS SETIAP PELAKSANAAN OBLIGASI YANG DILAKUKAN OLEH PIHAK DI LUAR WILAYAH INDONESIA TERSEBUT. SEMUA INFORMASI YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH PUBLIK, TELAH DIUNGKAPKAN OLEH PERSEROAN DAN TIDAK TERDAPAT LAGI INFORMASI YANG BELUM DIUNGKAPKAN SEHINGGA TIDAK MENYESATKAN PUBLIK.
Page 3
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ........................................................................................................................................ i
DEFINISI DAN SINGKATAN. ................................................................................................................. iii
SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN. .................................................................................................... xi
RINGKASAN ........................................................................................................................................ xii
I. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN. ................................................................................ 1
II. RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM. ............................................ 12
III. PERNYATAAN UTANG................................................................................................................ 13
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING.................................................................................... 23
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN.............................................................. 28
VI. FAKTOR RISIKO.......................................................................................................................... 38
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN. ................ 42
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN
DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN...................................................................................... 43
A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN............................................................................ 43
1. PENDIRIAN DAN UMUM............................................................................................... 43
2. KEGIATAN USAHA MENURUT ANGGARAN DASAR................................................. 44
3. STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM DUA TAHUN
TERAKHIR..................................................................................................................... 44
4. KEJADIAN PENTING YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN USAHA
PERSEROAN................................................................................................................. 45
5. PERIZINAN YANG DIMILIKI PERSEROAN.................................................................. 45
6. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA............................. 46
7. KETERANGAN TENTANG ASET TETAP . ................................................................... 58
8. HUBUNGAN KEPEMILIKAN PERSEROAN DENGAN PEMEGANG SAHAM
PERSEROAN................................................................................................................. 61
9. PEMEGANG SAHAM PERSEROAN BERBENTUK BADAN HUKUM......................... 62
10. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN. ................................................. 70
11. TATA KELOLA PERUSAHAAN..................................................................................... 77
12. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN. ................................................................... 92
13. SUMBER DAYA MANUSIA............................................................................................ 93
14. PERLINDUNGAN ASURANSI ATAS HARTA KEKAYAAN........................................... 95
15. PERKARA YANG DIHADAPI PERSEROAN, DEWAN KOMISARIS, DAN DIREKSI... 95
16. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN TERASOSIASI YANG
DIMILIKI PERSEROAN. ................................................................................................ 96
B. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA 96
1. UMUM. ........................................................................................................................... 96
2. FASILITAS PEMBIAYAAN DAN KOLEKTABILITAS PIUTANG. .................................. 98
3. PROSES PEMBIAYAAN DAN SEWA PEMBIAYAAN. .................................................. 99
4. HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)........................................................... 100
5. PEMASARAN. ............................................................................................................... 102
6. JARINGAN KERJA........................................................................................................ 102
i
Page 4
7. PROSPEK USAHA. ....................................................................................................... 102
8. PANGSA PASAR DAN PERSAINGAN USAHA............................................................ 103
9. TINGKAT KESEHATAN PERSEROAN. ........................................................................ 103
10. STRATEGI USAHA........................................................................................................ 104
11. INFORMASI TRANSAKSI DENGAN PIHAK TERAFILIASI. ........................................ 105
12. KECENDERUNGAN, KETIDAKPASTIAN, PERMINTAAN, KOMITMEN YANG
MEMPENGARUHI KEGIATAN USAHA DAN PROSPEK KEUANGAN
PERSEROAN................................................................................................................. 108
13. KEBIJAKAN RISET DAN PENGEMBANGAN PERSEROAN...................................... 108
14. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SEHUBUNGAN DENGAN MODAL KERJA
YANG MENIMBULKAN RISIKO KHUSUS.................................................................... 108
IX. PERPAJAKAN. ............................................................................................................................ 109
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI................................................................................................. 110
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL....................................................... 111
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT................................................................................ 114
XIII. TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI. ................................................................ 121
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
OBLIGASI. ................................................................................................................................... 125
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM................................................................................................. 126
XVI. LAPORAN KEUANGAN.............................................................................................................. 145
ii
Page 5
DEFINISI DAN SINGKATAN
Afiliasi : Berarti afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 UUP2SK, yaitu:
a. hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik
secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
1. suami atau istri;
2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara
yang bersangkutan; atau
5. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan.
b. hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik
secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
1. orang tua dan anak;
2. kakek dan nenek serta cucu; atau
3. saudara dari orang yang bersangkutan.
c. hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur, atau komisaris dari
pihak tersebut;
d. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan dimana terdapat satu atau
lebih anggota direksi, pengurus, dewan komisaris atau pengawas yang
sama;
e. hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak
langsung, dengan cara apa pun, mengendalikan atau dikendalikan oleh
perusahaan atau pihak tersebut dalam menentukan pengelolaan dan/atau
kebijakan perusahaan atau pihak dimaksud;
f. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan, baik
langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun, dalam menentukan
pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan oleh pihak yang sama; atau
g. hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak
yang secara langsung maupun tidak langsung memiliki paling kurang 20%
(dua puluh persen) saham yang mempunyai hak suara dari perusahaan
tersebut.
Agen Pembayaran : Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), berkedudukan di Jakarta
Selatan, yang ditunjuk oleh Perseroan, dan berkewajiban membantu
melaksanakan pembayaran jumlah yang terutang oleh Perseroan atas Obligasi
dalam Pokok Obligasi, Bunga Obligasi ataupun bentuk lainnya, termasuk
namun tidak terbatas pada denda (jika ada) kepada Pemegang Obligasi melalui
Pemegang Rekening sesuai dengan ketentuan-ketentuan Perjanjian
Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran untuk dan atas nama
Perseroan segera setelah Agen Pembayaran menerima dana tersebut dari
Perseroan.
Akuntan Publik : Berarti Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota
jaringan global PwC) yang melaksanakan audit atas laporan keuangan
Perseroan dalam rangka Penawaran Umum ini.
Bank Kustodian : Berarti bank umum yang telah memperoleh persetujuan dari OJK untuk
menjalankan kegiatan usaha sebagai Kustodian sebagaimana dimaksud dalam
UUP2SK.
Bapepam : Berarti singkatan dari Badan Pengawas Pasar Modal sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 3 Ayat 1 Undang-Undang Pasar Modal, atau para pengganti dan
penerima hak dan kewajibannya.
Bapepam dan LK atau Berarti Badan Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan yang
Bapepam-LK merupakan penggabungan dari Bapepam dan Direktorat Jenderal Lembaga
Keuangan (DJLK), sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik
Indonesia No. 606/KMK.01/2005 tanggal 30 Desember 2005 tentang Organisasi
Dan Tata Kerja Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan dan
Peraturan Menteri Keuangan No. 184/PMK.01/2010 tanggal 11 Oktober 2010
tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kementerian Keuangan.
BEI atau Bursa Efek : Berarti PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) yang menyelenggarakan dan
menyediakan sistem dan/atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual
dan beli Efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan Efek diantara
iii
Page 6
mereka, yang dalam hal ini adalah PT Bursa Efek Indonesia, berkedudukan
di Jakarta Selatan.
Bunga Obligasi : Berarti bunga Obligasi yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang
Obligasi, kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan, yang mana bunga Obligasi
tersebut akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui
Pemegang Rekening pada tanggal pembayaran bunga yang bersangkutan
berdasarkan Daftar Pemegang Rekening dan Sertifikat Jumbo Obligasi,
sebagaimana ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Rincian tingkat
bunga Obligasi adalah sebagai berikut:
● Obligasi Seri A dengan bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima
persen) per tahun; dan
● Obligasi Seri B dengan bunga tetap sebesar 6,55% (enam koma lima lima
persen) per tahun.
Daftar Pemegang : Berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang
Rekening kepemilikan Obligasi oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
di KSEI yang memuat keterangan antara lain: nama, jumlah kepemilikan
Obligasi, status pajak dan kewarganegaraan Pemegang Obligasi berdasarkan
data yang diberikan oleh Pemegang Rekening kepada KSEI.
Daftar Pemesanan : Berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang
Pembelian Obligasi kepemilikan Obligasi oleh seluruh Pemegang Rekening dan/atau Pemegang
Obligasi di KSEI yang memuat keterangan antara lain: nama, jumlah
kepemilikan Obligasi, status pajak dan kewarganegaraan Pemegang Rekening
dan/atau Pemegang Obligasi berdasarkan data-data yang diberikan oleh
Pemegang Rekening kepada KSEI.
Denda Berarti sejumlah dana yang wajib dibayar oleh Perseroan akibat adanya
keterlambatan kewajiban pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi
yaitu sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi masing-
masing Seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar, yang dihitung
secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu
kewajiban yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan,
dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari
Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
Dokumen Emisi : Berarti Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi, Perjanjian
Perwaliamanatan Obligasi, Pengakuan Hutang Obligasi, Perjanjian Penjaminan
Emisi Obligasi, Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi, Perjanjian Pendaftaran
Efek Bersifat Utang di KSEI, Persetujuan Prinsip Obligasi, Prospektus,
Prospektus Ringkas, dan dokumen-dokumen lainnya yang dibuat dalam rangka
Penawaran Umum Obligasi.
Efek : Berarti surat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk konvensional
dan digital atau bentuk lain sesuai dengan perkembangan teknologi yang
memberikan hak kepada pemiliknya untuk secara langsung maupun tidak
langsung memperoleh manfaat ekonomis dari penerbit atau dari pihak tertentu
berdasarkan perjanjian dan setiap Derivatif atas Efek, yang dapat dialihkan dan/
atau diperdagangkan di Pasar Modal.
Efektif : Berarti terpenuhinya seluruh tata cara dan persyaratan Pernyataan Pendaftaran
sesuai dengan ketentuan Pasal 74 UUPM, sebagaimana diubah pada UUP2SK
yaitu:
a. pada Hari Kerja ke-20 sejak diterimanya Pernyataan Pendaftaran secara
lengkap atau pada tanggal yang lebih awal jika dinyatakan efektif oleh OJK;
atau
b. dalam hal OJK meminta perubahan dan/atau tambahan informasi dari
Perseroan dalam jangka waktu 20 Hari Kerja tersebut di atas, maka
perhitungan waktu untuk efektifnya Pernyataan Pendaftaran dihitung sejak
tanggal diterimanya perubahan dan/atau tambahan informasi dimaksud.
Emisi : Berarti Penawaran Umum Obligasi yang dilakukan untuk dijual dan
diperdagangkan kepada Masyarakat.
iv
Page 7
Entitas Anak : Berarti perseroan terbatas yang berbentuk badan hukum Indonesia dimana
Perseroan mempunyai penyertaan saham lebih dari 20% (dua puluh persen)
dari seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan terbatas tersebut
dan/atau memiliki kendali atas perseroan terbatas tersebut, yang laporan
keuangannya dikonsolidasikan dengan Perseroan sesuai dengan standar
akuntansi yang berlaku di Indonesia.
Entitas Asosiasi : Berarti perseroan terbatas yang berbentuk badan hukum Indonesia dimana
Perseroan mempunyai penyertaan saham kurang dari 20% (dua puluh
persen) dari seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan terbatas
tersebut.
Force Majeure Berarti kejadian-kejadian yang berkaitan dengan keadaan di luar kemampuan
dan kekuasaan para pihak seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus,
kebakaran, perang atau huru hara di Indonesia, yang mempunyai akibat negatif
secara material terhadap kemampuan masing-masing pihak untuk memenuhi
kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.
Gagal Bayar : Berarti kondisi dimana Perseroan tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan
kepada kreditur pada saat jatuh tempo yang nilainya lebih besar dari 0,5% (nol
koma lima persen) dari modal disetor, sebagaimana diatur dalam POJK
No. 36/2014.
FPPO : Berarti Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi, yaitu formulir yang harus diisi,
ditandatangani dan diajukan oleh calon pembeli kepada Penjamin Emisi
Obligasi.
Harga Penawaran : Berarti 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi.
Hari Bursa : Berarti hari dimana Bursa Efek melakukan kegiatan transaksi perdagangan Efek
menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik
Indonesia dan ketentuan-ketentuan Bursa Efek.
Hari Kalender : Berarti setiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan Gregorius Calendar tanpa
kecuali, termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu-
waktu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Hari Kerja : Berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang
ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa yang
karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia
sebagai bukan Hari Kerja biasa.
IAPI : Berarti Institut Akuntan Publik Indonesia.
Jumlah Terutang : Berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang
Obligasi berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta perjanjian-perjanjian
lainnya yang berhubungan dengan Emisi ini, termasuk tetapi tidak terbatas pada
Pokok Obligasi, Bunga Obligasi serta Denda (jika ada) yang terhutang dari
waktu ke waktu.
Kemenkumham : Berarti singkatan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia sebagaimana diubah dari waktu ke waktu.
Kesanggupan Penuh (Full : Berarti bagian penjaminan dari Penjamin Emisi Efek dalam Penawaran Umum
Commitment) ini berdasarkan dimana Penjamin Emisi Efek berjanji dan mengikatkan diri akan
menawarkan dan menjual Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance
Tahap I Tahun 2025 kepada Masyarakat pada pasar perdana dan wajib membeli
sisa Obligasi yang tidak habis terjual sesuai dengan bagian penjaminan dari
masing-masing Penjamin Emisi Efek pada tanggal penutupan masa Penawaran
Umum, berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
Efek.
Konfirmasi Tertulis : Berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek
yang diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian
pembukaan Rekening Efek dan konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi
Pemegang Obligasi untuk mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi,
pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.
v
Page 8
Konfirmasi Tertulis Untuk : Berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI kepada
RUPO (KTUR) Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus untuk menghadiri
RUPO atau meminta diselenggarakan RUPO, dengan memperhatikan
ketentuan-ketentuan KSEI.
Konsultan Hukum : Berarti Thamrin & Rekan Law Firm yang melakukan pemeriksaan dari segi
hukum atas Perseroan dan keterangan lain yang berkaitan dengan aspek hukum
dalam rangka Penawaran Umum ini.
KSEI : Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan,
yang menjalankan kegiatan usaha sebagai Lembaga Penyimpanan dan
Penyelesaian sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Pasar Modal
yang dalam Emisi bertugas sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian
Agen Pembayaran dan mengadministrasikan Obligasi berdasarkan Perjanjian
Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI.
Kustodian : Berarti pihak yang memberi jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan
dengan Efek serta jasa lainnya termasuk menerima Bunga Obligasi dan hak-hak
lain, menyelesaikan transaksi Efek dan mewakili Pemegang Rekening yang
menjadi nasabahnya sesuai dengan ketentuan Undang-undang Pasar Modal,
yang meliputi KSEI, Perusahaan Efek dan Bank Kustodian.
Manajer Penjatahan : Berarti pihak yang bertanggung jawab atas penjatahan Obligasi menurut syarat-
syarat yang ditetapkan dalam Peraturan No. IX.A.7, dalam hal ini adalah
PT Indo Premier Sekuritas.
Masa Penawaran Umum : Berarti jangka waktu bagi Masyarakat untuk dapat mengajukan pemesanan
Obligasi sebagaimana diatur dalam Prospektus dan FPPO yaitu selama 2 (dua)
Hari Kerja.
Masyarakat : Berarti perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia/Badan
Indonesia maupun Warga Negara Asing/Badan Asing, baik yang bertempat
tinggal/berkedudukan di Indonesia.
‘Obligasi : Berarti surat berharga bersifat hutang, dalam bentuk Rupiah, dengan nama
Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025, yang
dikeluarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Penawaran
Umum Berkelanjutan atas Obligasi dan dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo
Obligasi, serta akan dicatatkan di BEI serta didaftarkan di KSEI, dengan jumlah
pokok Obligasi sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) dan dijamin
dengan kesanggupan penuh (full commitment), dengan ketentuan sebagai
berikut:
● Obligasi Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp489.980.000.000,- (empat
ratus delapan puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh juta
Rupiah) dengan bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen)
per tahun dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender
terhitung sejak Tanggal Emisi.
● Obligasi Seri B dengan jumlah pokok sebesar Rp510.020.000.000,- (lima
ratus sepuluh miliar dua puluh juta Rupiah) dengan bunga tetap sebesar
6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun dengan jangka waktu 36 (tiga
puluh enam) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi.
Obligasi Berkelanjutan : Berarti Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance, yang akan ditawarkan
oleh Penjamin Emisi Efek kepada Masyarakat melalui Penawaran Umum
Berkelanjutan dengan target dana yang akan dihimpun sebesar
Rp12.000.000.000.000,- (dua belas triliun Rupiah).
Otoritas Jasa Keuangan : Berarti Otoritas Jasa Keuangan atau OJK berarti Lembaga yang independen
atau OJK yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang pengaturan, pengawasan,
pemeriksaan dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang
No. 21 Tahun 2011 tanggal 22 November 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan,
sebagaimana terakhir diubah dengan UUP2SK.
Pemegang Obligasi : Berarti berarti Masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh
Obligasi yang disimpan dan diadministrasikan dalam:
- Rekening Efek pada KSEI; atau
vi
Page 9
- Rekening Efek pada KSEI melalui Bank Kustodian atau Perusahaan Efek.
Pemegang Rekening : Berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI,
yang meliputi Bank Kustodian atau Perusahaan Efek atau pihak lain yang
disetujui oleh KSEI, dengan memperhatikan Undang Undang Pasar Modal dan
Peraturan KSEI.
Pemeringkat : Berarti PT Pemeringkat Efek Indonesia (“PEFINDO”).
Penawaran Awal : Berarti ajakan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan
(Bookbuilding) menggunakan Prospektus Awal yang antara lain bertujuan untuk mengetahui
minat calon pembeli atas Obligasi yang akan ditawarkan dan/atau perkiraan
Harga Penawaran dan tingkat Bunga Obligasi.
Penawaran Umum : Berarti kegiatan penawaran Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan untuk
menjual Obligasi kepada Masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam
UUPM juncto UUP2SK, peraturan pelaksanaannya dan ketentuan-ketentuan
lain yang berhubungan, serta menurut ketentuan-ketentuan yang dimuat dalam
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Penawaran Umum : Berarti kegiatan penawaran Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan melalui
Berkelanjutan Penjamin Emisi Efek untuk menjual Obligasi kepada Masyarakat berdasarkan
tatacara yang diatur dalam UUPM, POJK No. 36/2014, peraturan
pelaksanaannya dan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Pengakuan Hutang : Berarti pengakuan dari Perseroan atas keadaan berhutangnya atas Obligasi,
sebagaimana tercantum dalam akta Pengakuan Hutang Obligasi Berkelanjutan
VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 No. 37 tanggal 24 Juni 2025,
yang dibuat dihadapan Esther Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta.
Penitipan Kolektif : Berarti jasa penitipan atas Efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak
yang kepentingannya diwakili oleh Kustodian, sebagaimana dimaksud dalam
Undang-Undang Pasar Modal.
Penjamin Emisi Obligasi : Berarti pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk
melaksanakan Penawaran Umum bagi kepentingan Perseroan dan menjamin
sesuai dengan bagian masing-masing dengan kesanggupan penuh (full
commitment) untuk memberli dan membayar sisa Obligasi yang tidak diambil
oleh Masyarakat sesuai dengan ketentuan Perjanjian penjaminan Emisi
Obligasi.
Penjamin Pelaksana Emisi : Berarti pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan serta penyelenggaraan
Obligasi Penawaran Umum, yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier
Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Mega Capital Sekuritas, dan PT Trimegah
Sekuritas Indonesia Tbk. sesuai dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat
dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Peraturan No. IX.A.2 : Berarti Peraturan Bapepam dan LK No. IX.A.2 Lampiran Keputusan Ketua
Bapepam dan LK No. Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara
Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum.
Peraturan No. IX.A.7 : Berarti Peraturan Bapepam dan LK No. IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua
Bapepam dan LK No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang
Pemesanan dan Penjatahan Efek dalam Penawaran Umum.
Perjanjian Agen : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan KSEI perihal
Pembayaran pelaksanaan pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi
dan ketentuan-ketentuan lain yang paling sedikit memuat ketentuan-ketentuan
sebagaimana diatur dalam POJK No.20/2020, yang termuat dalam Akta No. 38
tanggal 18 Maret 2025, yang dibuat dihadapan Esther Pascalia Ery Jovina, SH,
M.Kn, Notaris di Jakarta.
Perjanjian Pendaftaran : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI perihal Pendaftaran
Obligasi di KSEI Obligasi di KSEI No. SP-042/OBL/KSEI/0225 tertanggal 18 Maret 2025, yang
dibuat di bawah tangan, berikut segala perubahannya dan/atau penambahan-
vii
Page 10
penambahannya dan/atau pembaharuan-pembaharuannya yang dibuat oleh
pihak-pihak yang bersangkutan di kemudian hari.
Persetujuan Prinsip : Berarti persetujuan yang telah diberikan Bursa Efek Indonesia atas permohonan
pencatatan efek dari Perseroan dengan nomor S-04252/BEI.PP1/05-2025
tanggal 5 Mei 2025 perihal Persetujuan Prinsip Pencatatan Obligasi
Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahun 2025 PT Astra Sedaya Finance
(ASDF).
Perjanjian Penjaminan : Berarti Perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi Emisi Obligasi sebagaimana dimuat dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi No. 37 tanggal 18 Maret 2025 sebagaimana diubah dengan Addendum
I Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi No. 6 tanggal 6 Mei 2025, Addendum II
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi No. 3 tanggal 3 Juni 2025, Addendum III
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi No. 38 tanggal 24 Juni 2025 yang dibuat
dihadapan Esther Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta.
Perjanjian : Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat oleh Perseroan dan Wali Amanat
Perwaliamanatan sebagaimana dimuat dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 36 tanggal
18 Maret 2025 sebagaimana diubah dengan Addendum I Perjanjian
Perwaliamanatan No. 5 tanggal 6 Mei 2025, Addendum II Perjanjian
Perwaliamanatan No. 2 tanggal 3 Juni 2025, Addendum III Perjanjian
Perwaliamanatan No. 36 tanggal 24 Juni 2025 yang dibuat dihadapan Esther
Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta.
Pernyataan Penawaran Berarti Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan atas Obligasi
Umum Berkelanjutan Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 No. 35 tertanggal
18 Maret 2025 sebagaimana diubah dengan Addendum I Pernyataan
Penawaran Umum Berkelanjutan atas Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya
Finance Tahap I Tahun 2025 No. 4 tertanggal 6 Mei 2025, Addendum II
Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan atas Obligasi Berkelanjutan VII
Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 No. 1 tertanggal 3 Juni 2025,
Addendum III Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan atas Obligasi
Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 No. 35 tertanggal
24 Juni 2025 yang dibuat dihadapan Esther Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn,
Notaris di Jakarta.
Pernyataan Pendaftaran : Berarti dokumen yang wajib disampaikan kepada OJK oleh Perseroan dalam
rangka Penawaran Umum atau perusahaan publik, sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 22 angka 1 UUP2SK.
Pernyataan Pendaftaran : Berarti tanggal dimana Pernyataan Pendaftaran yang diserahkan Perseroan
Menjadi Efektif atau kepada OJK telah menjadi Efektif, yakni pada hari kerja ke-20 (kedua puluh)
Tanggal Efektif sejak diterimanya Pernyataan Pendaftaran secara lengkap atau pada tanggal
yang lebih awal jika dinyatakan efektif oleh OJK sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 22 angka 25 UUP2SK.
Perseroan atau ASF : Berarti pihak yang melakukan Emisi, yang dalam hal ini PT Astra Sedaya
Finance, berkedudukan di Jakarta Selatan.
Persyaratan Obligasi : Berarti ketentuan dan persyaratan yang berlaku untuk Obligasi sebagaimana
diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, sehingga kata demi kata
harus dianggap termasuk dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Perusahaan Efek : Berarti pihak yang melakukan kegiatan sebagai Penjamin Emisi Efek dan/atau
Perantara Pedagang Efek dan/atau Manajer Investasi sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 22 angka 1 UUP2SK.
POJK No. 1/2015 : Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.1/POJK.05/2015 tanggal 23 Maret
2015 Tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Keuangan
Non-Bank.
POJK No. 7/2017 : Berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang
Dokumen Pernyatan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek
Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang, dan/atau Sukuk.
viii
Page 11
POJK No. 9/2017 : Berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang
Bentuk dan Isi Prospektus dan Prospektus Ringkas Dalam rangka Penawaran
Umum Bersifat Utang.
POJK No. 19/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Bank
Umum yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.
POJK No. 20/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang
Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
POJK No. 29/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2020 tanggal 22 April 2020 tentang
Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30/POJK.05/2014
Tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan.
POJK No. 30/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tanggal 19 November 2014
tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan.
POJK No. 30/2015 : Berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015
tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.
POJK No. 35/2018 : Berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018
tentang Penyelenggaraan Perusahaan Pembiayaan.
POJK No. 36/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
POJK No. 49/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tanggal 3 Desember 2020 tentang
Pemeringkatan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk.
POJK No. 45/2024 : Berarti Peraturan OJK No. 45 Tahun 2024 tanggal 27 Desember 2024 tentang
Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik.
POJK No. 55/2015 : Berarti Peraturan OJK No.55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015
Tentang Pembentukan Dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
POJK No. 56/2015 : Berarti Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015
tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
Pokok Obligasi : Berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi, yang
ditawarkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan atas Obligasi, berdasarkan
Obligasi yang terutang dari waktu ke waktu bernilai nominal sebesar
Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah), dengan rincian nilai per seri sebagai
berikut:
● Obligasi Seri A dengan sebesar Rp489.980.000.000,- (empat ratus delapan
puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh juta Rupiah) dengan
bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun dengan
jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak
Tanggal Emisi.
● Obligasi Seri B dengan jumlah pokok sebesar Rp510.020.000.000,- (lima
ratus sepuluh miliar dua puluh juta Rupiah) dengan bunga tetap sebesar
6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun dengan jangka waktu 36 (tiga
puluh enam) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi.
Jumlah pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
pelunasan pokok Obligasi dan/atau pembelian kembali Obligasi sebagai
pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi
sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.
Prospektus : Berarti setiap informasi tertulis sehubungan dengan Penawaran Umum dengan
tujuan agar pihak lain membeli Obligasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22
angka 1 UUP2SK, yang wajib disusun sesuai dengan ketentuan sebagaimana
diatur dalam Peraturan di sektor Pasar Modal termasuk POJK No. 9/2017.
ix
Page 12
Rekening Efek : Berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana milik
Pemegang Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI atau Pemegang
Rekening berdasarkan kontrak pembukaan Rekening Efek yang ditandatangani
Pemegang Obligasi.
RUPO : Berarti Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam Perjanjian
Perwaliamanatan.
Satuan Pemindahbukuan : Berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening
Efek ke Rekening Efek lainnya, yaitu senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau
kelipatannya dan satuan perdagangan Obligasi yang diperdagangkan adalah
senilai Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Sertifikat Jumbo Obligasi : Berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam Penitipan Kolektif KSEI
yang diterbitkan oleh Emiten tercatat atas nama KSEI untuk kepentingan
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening.
Suara : Berarti hak yang dimiliki setiap Pemegang Obligasi senilai Rp1 (satu Rupiah)
untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, kecuali Pemegang Obligasi
yang dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan
Tanggal Distribusi : Berarti tanggal penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi hasil Penawaran Umum
kepada KSEI yang merupakan tanggal distribusi Obligasi yang dilakukan secara
elektronik yang akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan.
Tanggal Efektif : Berarti tanggal Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif, sebagaimana
dicantumkan dalam Prospektus.
Tanggal Emisi : Berarti tanggal distribusi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi di KSEI berdasarkan penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi oleh
Emiten kepada KSEI, yang merupakan juga Tanggal Pembayaran hasil Emisi
Obligasi dari Penjamin Emisi Efek kepada Perseroan.
Tanggal Pelunasan Pokok : Berarti tanggal dimana jumlah Pokok Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib
Obligasi dibayar kepada Pemegang Obligasi yang akan ditentukan kemudian
sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang Rekening, melalui Agen
Pembayaran, dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan.
Tanggal Pembayaran : Berarti tanggal pembayaran dana hasil Emisi Obligasi kepada Perseroan yang
disetor oleh Penjamin Emisi Obligasi melalui Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
ke dalam rekening Perseroan (in good funds) sesuai Tanggal Emisi.
Tanggal Pembayaran : Berarti tanggal-tanggal pada saat mana Bunga Obligasi menjadi jatuh tempo
Bunga Obligasi dan wajib dibayarkan kepada Pemegang Obligasi yang namanya tercantum
dalam Daftar Pemegang Rekening dan dengan memperhatikan ketentuan
Perjanjian Perwaliamanatan.
Tanggal Penjatahan : Berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi, yaitu selambat-lambatnya
pada 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penutupan Masa Penawaran Umum.
Undang-Undang Pasar : Berarti Undang-undang Republik Indonesia No. 8 tahun 1995 tentang Pasar
Modal atau UUPM Modal, Undang-Undang Republik Indonesia No 4 Tahun 2023, sebagaimana
diubah Sebagian dengan UUP2SK.
UUPT : Berarti Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tanggal
16 Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana diubah dengan
Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi
Undang-Undang tanggal 31 Maret 2023.
Undang-Undang : Berarti Undang-Undang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan
Pengembangan dan berarti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 tentang
Penguatan Sektor Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan tanggal 12 Januari 2023.
Keuangan atau UUP2SK
x
Page 13
Wali Amanat : Berarti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat
bertindak untuk diri sendiri dan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan
bertindak selaku kuasa dari dan sebagai demikian untuk dan atas nama serta
sah mewakili kepentingan seluruh Pemegang Obligasi.
SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN
SBSF : PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance
AAF : PT Astra Auto Finance
CSDI : PT Cipta Sedaya Digital Indonesia
PSS : PT Pratama Sadya Sadana
xi
Page 14
RINGKASAN
Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan
keterangan yang lebih terinci dan laporan keuangan serta catatan-catatan yang tercantum di dalam Prospektus
ini. Ringkasan ini dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling penting bagi
Perseroan. Semua informasi keuangan Perseroan disusun dalam mata uang Rupiah dan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.
PENDIRIAN DAN UMUM
Perseroan berkedudukan di Jakarta Selatan, Perseroan didirikan dengan nama “PT Raharja Sedaya”
berdasarkan Akta Perseroan Terbatas “P.T. Raharja Sedaya” No. 50 tanggal 15 Juli 1982, dibuat di hadapan
Rukmasanti Hardjasatya, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-474.HT.01.01TH.83 tanggal 20 Januari 1983;
(ii) didaftarkan pada tanggal 27 Januari 1983 dalam buku register untuk maksud itu yang berada di Kantor
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 341/1983; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 231 dari Berita
Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 13 tanggal 15 Februari 1983 (“Akta Pendirian”), juncto Akta Berita Acara
No. 21 tanggal 5 Juli 1989, dibuat di hadapan Rukmasanti Hardjasatya, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i)
mendapatkan persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. C2-6353.HT.01.04.th.’89 tanggal 22 Juli 1989; dan (ii) didaftarkan pada tanggal 29 Juli 1989 dalam buku
register untuk maksud itu yang berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 1406/1989, perubahan
nama Perseroan dari semula “PT Raharja Sedaya” menjadi “PT Raharja Sedaya Finance”, juncto Akta Pernyataan
Keputusan Rapat PT Raharja Sedaya Finance No. 161 tanggal 20 Desember 1990, dibuat dihadapan Gde
Kertayasa, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-242.HT.01.04.TH’91 tanggal 23 Januari 1991; (ii) didaftarkan pada
tanggal 29 Juli 1989 dalam buku register untuk maksud itu yang berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
di bawah No. 709/1991; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 1603 dari BNRI No. 47 tanggal 11 Juli 1991,
perubahan nama Perseroan dari semula “PT Raharja Sedaya Finance” menjadi “PT Astra Sedaya Finance”
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan anggaran dasar Perseroan yang dimuat dalam Akta Pendirian telah
beberapa kali mengalami perubahan dan diubah dimana perubahan anggaran dasar Perseroan perubahan yang
terakhir adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan
No.127 tanggal 29 Desember 2021 yang dibuat di hadapan Wiwik Condro S.H., Notaris di Jakarta Barat, dan telah:
(i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Keputusan No. AHU-0001743.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 10 Januari 2022 (ii) didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0004944.AH.01.11.TAHUN 2022 pada tanggal 10 Januari 2022 oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia, dan (iii) diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia
(“BNRI”) No. 5120 dari BNRI No. 13 tanggal 14 Pebruari 2023 berdasarkan mana Keputusan Sirkuler tanggal 16
Desember 2021 (“Akta No. 127/2021”), berdasarkan mana seluruh pemegang saham Perseroan telah mengambil
keputusan sebagai pengganti RUPS sebagaimana termaktub dalam Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham
PT Astra Sedaya Finance No. 03/ASF/RUPS-SIR/XII/2021 tanggal 16 Desember 2021, telah menyetujui
perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Perseroan.
Maksud dan tujuan Perseroan adalah untuk melakukan kegiatan pembiayaan untuk pengadaan barang dan/atau
jasa dan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, kegiatan usaha
yang benar- benar dijalankan Perseroan saat ini adalah kegiatan pembiayaan konsumen yang dilakukan dalam
bentuk penyediaan dana bagi konsumen untuk pembelian kendaraan bermotor dengan pembayaran secara
angsuran oleh konsumen.
Perseroan telah memiliki ijin usaha dalam bidang usaha lembaga pembiayaan berdasarkan Surat Keputusan
Menteri Keuangan No. 1093/KMK.013/1989, tanggal 26 September 1989 tentang Pemberian Ijin Usaha Dalam
Bidang Usaha Lembaga Pembiayaan kepada PT Raharja Sedaya Finance, yang kemudian diubah dengan Surat
Departemen Keuangan cq. Direktorat Jenderal Moneter No. S-3630/M/1992 tanggal 30 Juni 1992 tentang
Perubahan Status PT Raharja Sedaya Finance menjadi Perusahaan Patungan dengan nama nama PT Astra
Sedaya Finance.
xii
Page 15
Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Saat Pendirian
Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan adalah sebagai
berikut:
Nilai Nominal Rp1.000.000,-/saham
Keterangan Jumlah Jumlah Nominal
(%)
Saham (Rp)
Modal Dasar 15.000 15.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
1. Dick Arief Gandaatmadja 1.500 1.500.000.000 50,00
2. Matulandi Gerungan Worang Supit 1.350 1.350.000.000 45,00
3. PT Summa International 150 150.000.000 5,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 3.000 3.000.000.000 100,00
Saham Dalam Portepel 12.000 12.000.000.000
STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM DUA TAHUN TERAKHIR PERSEROAN
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat perubahan terhadap struktur permodalan dan susunan
kepemilikan saham Perseroan selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran,
Dengan demikian struktur permodalan dan susunan pemegang saham dalam Perseroan yang terakhir adalah
sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar
No. 64 tanggal 28 Februari 2014, dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang
telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.10055
tanggal 11 Maret 2014; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU.0020803.AH.01.09.TAHUN 2014 tanggal
11 Maret 2014; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan BNRI No. 5645/L dari BNRI No. 51 tanggal 27 Juni 2014,
juncto Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar PT Astra Sedaya Finance
No. 92 tanggal 20 Oktober 2014, dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang
telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
No. AHU-07535.40.21.2014 tanggal 20 Oktober 2014; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0108192.40.80.2014 tanggal 20 Oktober 2014; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan BNRI No. 7915/L
dari BNRI No. 97 tanggal 5 Desember 2014, juncto Akta Pernyataan Direksi No 29 tanggal 25 Mei 2018, dibuat
di hadapan Aryanti Artisari, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan
diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan
Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0209661 tanggal 25 Mei 2018, juncto Akta Pernyataan Direksi No. 33 tanggal
25 Mei 2018 yang dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah: (i)
diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana
ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-0209661 tanggal
25 Mei 2018; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0073489.AH.01.11.TAHUN 2018 tanggal
25 Mei 2018.
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan terakhir yaitu sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp1.000 Per Saham
Persentase
Keterangan Jumlah Jumlah Nilai Nominal
(%)
Saham (Rp)
Modal Dasar 1.500.000.000 1.500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
PT Astra International Tbk 445.518.730 445.518.730.000 46,87
PT Garda Era Sedaya 267.311.238 267.311.238.000 28,13
PT Sedaya Multi Investama 237.609.990 237.609.990.000 25,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
Penuh 950.439.958 950.439.958.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel 549.560.042 549.560.042.000
PENYERTAAN PADA ENTITAS ASOSIASI
Nama Tahun Penyertaan Tahun Status
Bidang Usaha
Perusahaan Pendirian Perseroan Penyertaan Operasional
SBSF 1986 Lembaga Pembiayaan 25% 1997 Beroperasi
AAF 1991 Lembaga Pembiayaan 25% 2003 Beroperasi
xiii
Page 16
Nama Tahun Penyertaan Tahun Status
Bidang Usaha
Perusahaan Pendirian Perseroan Penyertaan Operasional
1990 Informasi dan
CSDI 21,3% 1997 Beroperasi
Komunikasi
PSS 1989 Penjualan mobil bekas 25% 1997 Beroperasi
KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG AKAN DITERBITKAN
Nama Obligasi
Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025.
Harga Penawaran
100% dari nilai nominal Obligasi.
Jumlah Minimum Pemesanan Obligasi
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya Rp5.000.000 (lima juta
Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Satuan Pemindahbukuan
Satuan pemindahbukuan adalah sebesar Rp1 (satu Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Satuan Perdagangan
Satuan perdagangan adalah sebesar Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi, Jangka Waktu dan Jatuh Tempo Obligasi
Penawaran umum berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance dengan target dana yang
dihimpun sebesar Rp12.000.000.000.000 (dua belas triliun rupiah). Dalam rangka Penawaran Umum
Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan Obligasi dengan jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi
sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) terdiri atas:
Seri A : Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun,
berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok
Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp489.980.000.000,- (empat ratus delapan
puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh juta Rupiah). Jatuh tempo Obligasi Seri
A adalah pada tanggal 14 Juli 2026.
Seri B : Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun,
berjangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri B
yang ditawarkan adalah sebesar Rp510.020.000.000,- (lima ratus sepuluh miliar dua puluh juta
Rupiah). Jatuh tempo Obligasi Seri B adalah pada tanggal 4 Juli 2028.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi. Bunga
Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal
4 Oktober 2025. Sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir dilakukan pada saat jatuh tempo Obligasi.
Tingkat Bunga Obligasi merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah hari
yang lewat, dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus
enam puluh) Hari Kalender.
Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi
Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan Sertifikat Jumbo Obligasi dan ketentuan
Perjanjian Perwaliamanatan.
Penyisihan Dana Pelunasan Pokok Obligasi (sinking fund)
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan
dana penawaran umum Obligasi ini.
Wali Amanat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
xiv
Page 17
Hasil Pemeringkatan
Berdasarkan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang
dilaksanakan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”). Berdasarkan hasil pemeringkatan dari Pefindo
atas Obligasi, sesuai dengan surat No. RC-323/PEF-DIR/III/2025 tanggal 12 Maret 2025 tentang Sertifikat
Pemeringkatan atas Obligasi Berkelanjutan VII PT Astra Sedaya Finance Tahun 2025 adalah:
idAAA (Triple A)
Hasil pemeringkatan Obligasi di atas berlaku untuk periode 11 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.
Rating Rationale
Di bawah ini uraian atas hasil pemeringkatan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun
2025 (rating rationale) yang disampaikan oleh Pefindo:
Faktor Pendukung Utama
Dukungan yang sangat kuat dari Grup Astra
Perseroan sangat terintegrasi dengan unit bisnis otomotif Grup Astra yang menguasai pangsa pasar lebih dari
50%. Perseroan membiayai sekitar 22% penjualan mobil baru Astra di 2024 dan diperkirakan stabil di 20%-23%
ke depan. Dukungan reputasi dan kepemilikan saham mayoritas menegaskan status Perseroan sebagai bagian
strategis Grup Astra.
Posisi pasar yang sangat kuat
Perseroan termasuk salah satu pembiayaan otomotif terkemuka di Indonesia, dengan membiayai 106.137 unit
mobil baru (pangsa pasar sebesar 12,3% dari penjualan mobil baru secara nasional) dan dominasi juga dalam
segmen mobil bekas dengan pembiayaan sebanyak 78.368 dan 84.228 unit pada tahun anggaran 2024 dan 2023,
yang masing-masing menyumbang 41,2% dan 43,5% dari total portofolio pembiayaan barunya. Dengan memiliki
jaringa dan hubungan pada sekitar 2.300 dealer resmi, pangsa pasar pembiayaan piutang sebesar 7%
diperkirakan tetap stabil.
Profil permodalan yang sangat kuat
Rasio utang terhadap ekuitas (DER) dijaga pada kisaran 3,0x–3,5x untuk 12 – 24 bulan kedepan, masih jauh
di bawah batas regulasi 10x. Kapitalisasi Perseroan yang kuat terutama berasal dari kebijakan pencairan yang
konservatif dan akumulasi laba yang stabil. Perseroan juga memiliki ruang untuk ekspansi bisnis meski rasio
pembayaran dividen historis tinggi sekitar 50%.
Faktor Risiko Utama
Persaingan industri yang ketat
Meski memiliki keunggulan kompetitif, Perseroan menghadapi persaingan sengit, terutama dari lembaga
pembiayaan milik bank yang punya akses dana lebih murah. Perseroan tidak memiliki afiliasi langsung dengan
penyedia dana, membuat biaya dana relatif lebih tinggi. Untuk menarik pelanggan, Perseroan menawarkan uang
muka di bawah 20%, yang bisa meningkatkan risiko kredit bila tidak disertai proses underwriting yang kuat.
Faktor Environmental, Social and Governance (ESG)
Faktor Environmental, Social and Governance (ESG) atau lingkungan, sosial, dan tata Kelola dinilai netral terhadap
peringkat kredit Perseroan. Perusahaan beroperasi di industri pembiayaan mobil, yang sebagian besar bergantung
pada kendaraan berbahan bakar, sehingga berdampak cukup negatif terhadap faktor lingkungan. Kontribusi
potensial Perseroan terhadap perbaikan lingkungan saat ini dibatasi oleh permintaan pasar yang relatif rendah
untuk opsi kendaraan listrik atau yang lebih berkelanjutan. Mengenai tata kelola dan aspek sosial, PEFINDO
berpandangan netral karena Perseroan telah menetapkan prosedur operasi standarnya dengan pengawasan yang
ketat dari induk perusahaan dan regulatornya.
RENCANA PENGGUNAAN DANA
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi,
seluruhnya akan dipergunakan oleh Perseroan untuk modal kerja seluruh kegiatan usaha Perseroan yang
mencakup Investasi, Modal Kerja, Multiguna, Sewa Operasi, Kegiatan Pembiayaan Syariah, dan pembiayaan lain
berdasarkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
xv
Page 18
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan
laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan tersebut yang tercantum dalam Prospektus
ini. Investor juga harus membaca Bab V Prospektus ini yang berjudul Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.
Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan yang
telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
dan laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 beserta catatan
atas laporan keuangan tersebut.
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) Indonesia. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”)
Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan
oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan
kembali dengan Nomor 00849/2.1457/AU.1/09/1123-3/1/V/2025 tertanggal 6 Mei 2025 yang ditandatangani oleh
Tjhin Silawati, S.E. (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1123).
Laporan Posisi Keuangan
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Jumlah Aset 41.129 39.851
Jumlah Liabilitas 30.791 30.478
Jumlah Ekuitas 10.338 9.373
Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Jumlah Pendapatan - bersih 6.758 6.636
Jumlah Beban 4.283 4.280
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 2.503 2.396
Laba Bersih 1.949 1.866
Laba Per Saham - Dasar dan Dilusian (Rupiah penuh) 2.051 1.963
Laporan Arus Kas
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Arus kas bersih yang diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas operasi 712 (1.817)
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi (45) (82)
Arus kas bersih yang (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas
pendanaan (607) 2.074
Rasio Keuangan
(dalam persen, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
KETERANGAN
2024 2023
PROFITABILITAS
Laba Sebelum Pajak Penghasilan / Pendapatan (%) 37,04 36,11
Laba Bersih / Pendapatan (%) 28,84 28,12
Laba Bersih / Ekuitas (%)1) 18,85 19,91
Laba Bersih / Jumlah Aset (%)2) 4,74 4,68
Pendapatan / Jumlah Aset (%) 16,43 16,65
RASIO LIKUIDITAS DAN SOLVABILITAS
Pinjaman dan Surat Berharga Yang Diterbitkan Terhadap Jumlah Aset
(x) 0,72 0,74
Total Liabilitas Terhadap Ekuitas (x)3) 2,98 3,25
Total Liabilitas Terhadap Aset (x) 0,75 0,76
xvi
Page 19
31 Desember
KETERANGAN
2024 2023
Gearing Ratio (x) 2,86 3,13
Current Ratio (%) 89,40 100,41
Interest Coverage Ratio (%) 236,40 240,09
Debt Service Coverage Ratio (%) 22,56 24,83
RASIO ASET PRODUKTIF
Piutang Pembiayaan Konsumen Bermasalah (Termasuk Joint Finance)
4) dibandingkan Piutang Pembiayaan Konsumen Bruto
(Termasuk Joint Finance) 5) (%) 0,49 0,50
RASIO PERTUMBUHAN
Jumlah Pendapatan (%) 1,84 10,03
Laba Bersih (%) 4,45 24,40
Jumlah Aset (%) 3,21 6,74
Jumlah Liabilitas (%) 1,03 6,25
Jumlah Ekuitas (%) 10,30 8,33
Keterangan:
1) Dihitung dengan menggunakan laba bersih setelah pajak yang berakhir periode tanggal 31 Desember 2023 dan 2024, dibagi dengan total ekuitas
berdasarkan SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang penilaian tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah.
2) Dihitung dengan menggunakan laba bersih setelah pajak yang berakhir periode tanggal 31 Desember 2023 dan 2024, dibagi total aset berdasarkan
SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang penilaian tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah.
3) Dalam rangka penerbitan Obligasi ini sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan, rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas tidak melebihi
10:1.
4) Piutang Pembiayaan Konsumen Bermasalah (Termasuk Joint Finance) adalah saldo piutang pembiayaan konsumen yang menunggak lebih dari 90
hari. Saldo ini diambil dari laporan internal Perseroan yang tidak diaudit dan tidak direviu.
5) Piutang Pembiayaan Konsumen Bruto (Termasuk Joint Finance) adalah piutang pembiayaan konsumen termasuk porsi pembiayaan bersama without
recourse.
Rasio Keuangan Yang Dipersyaratkan Dalam Perjanjian Utang
Rasio Keuangan Rasio yang dipersyaratkan 31 Desember 2024
Jumlah Pinjaman terhadap Ekuitas Maksimum 10:1 2,86
Perseroan telah mememenuhi rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian utang.
Rasio Keuangan di Perjanjian Kredit dan Pemenuhannya
31 Desember
KETERANGAN PERSYARATAN
2024 2023
Gearing Ratio (x) Maks. 10 2,86 3,13
Bank
PT Bank Pan Indonesia Tbk. Maks. 10 2,86 3,13
PT Bank Central Asia Tbk. Maks. 10 2,86 3,13
Standard Chartered Bank, Jakarta Maks. 10 2,86 3,13
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta Maks. 10 2,86 3,13
PT Bank CIMB Niaga Tbk. Maks. 10 2,86 3,13
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Maks. 10 2,86 3,13
PT Bank BTPN Tbk. Maks. 10 2,86 3,13
PT Bank Shinhan Indonesia Maks. 10 2,86 3,13
PT Bank Nationalnobu Tbk. Maks. 10 2,86 3,13
PT Bank DBS Indonesia - sindikasi Maks. 10 2,86 3,13
PT Bank HSBC Indonesia - Club loan Maks. 10 2,86 3,13
Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore - bilateral Maks. 10 2,86 3,13
Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore - sindikasi Maks. 10 2,86 3,13
PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Maks. 10 2,86 3,13
Bank of America, N.A Singapore Branch - bilateral Maks. 10 2,86 3,13
PT Bank ANZ Indonesia - bilateral Maks. 10 2,86 3,13
Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd., Singapore - sindikasi Maks. 10 2,86 3,13
PT Bank HSBC Indonesia - sindikasi wakalah Maks. 10 2,86 3,13
PT United Tractor Tbk. Maks. 10 2,86 3,13
Sehubungan dengan Pinjaman Perseroan, sebagaimana diatur di Perjanjian Kredit antara Perseroan dengan
Kreditur, rasio pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi 10:1, dimana yang dimaksud dengan pinjaman berarti total
kewajiban Perseroan pada setiap saat. Rasio jumlah liabilitas terhada ekuitas pada 31 Desember 2024 dan
31 Desember 2023, masing-masingnya adalah sebesar 2,86 kali dan 3,13 kali. Sehingga sampai dengan
Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah memenuhi seluruh rasio-rasio yang dipersyaratkan dalam perjanjian
utang.
xvii
Page 20
Keterangan lebih lanjut mengenai Ikhtisar Data Keuangan Penting Perseroan dapat dilihat pada Bab IV Ikhtisar
Data Keuangan Penting di Prospektus ini.
FAKTOR RISIKO
1. Risiko Utama Yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan
Risiko Pembiayaan/Kredit
Risiko Pembiayaan/Kredit adalah risiko yang terjadi akibat kegagalan debitur dan/atau pihak lain dalam memenuhi
kewajiban kepada perusahaan pembiayaan. Sumber risiko kredit adalah komposisi portfolio piutang pembiayaan
dan tingkat konsentrasi yang tinggi, strategi penyaluran pembiayaan yang tidak memadai, kualitas piutang
pembiayaan rendah, kecukupan pencadangan yang dilakukan perusahaan tidak memadai, dan adanya faktor
eksternal yang dapat berdampak pada kemampuan debitur. Risiko kredit dapat meningkat antara lain karena
konsentrasi penyaluran pembiayaan pada debitur, wilayah geografis, kegiatan usaha, jenis pembiayaan, atau
lapangan usaha tertentu. Risiko tersebut secara langsung dapat memberikan dampak dalam kelangsungan usaha
Perseroan, dimana risiko tersebut dapat merugikan Perseroan dalam hal konsumen tidak mampu membayar
cicilan atau melunasi kredit tepat waktu, dimana hal tersebut akan berdampak pada kemungkinan terganggunya
arus kas dan kerugian penurunan nilai piutang nasabah.
2. Risiko Usaha yang Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung yang Dapat
Mempengaruhi Hasil Usaha dan Kondisi Keuangan Perseroan
a. Risiko Strategis
b. Risiko Operasional
c. Risiko Pasar
d. Risiko Likuiditas
e. Risiko Hukum
f. Risiko Kepatuhan
g. Risiko Reputasi
h. Risiko Transaksi Intra-Grup
3. Risiko Umum
a. Risiko Perekonomian Nasional
b. Risiko Sosial dan Keamanan
c. Risiko Kebijakan Moneter
d. Risiko Fluktuasi Nilai Tukar
e. Risiko Ekonomi Global
f. Risiko Aktivitas Perdagangan Kendaraan Bermotor
g. Risiko Persaingan Usaha
4. Risiko Investasi yang Berkaitan dengan Obligasi
Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
a. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum yang antara lain disebabkan
karena tujuan pembelian obligasi sebagai investasi jangka panjang.
b. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga atau
hutang Pokok pada waktu yang telah ditetapkan. atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan
lain yang ditetapkan dalam kontrak obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan
perkembangan usaha Perseroan.
OBLIGASI YANG TELAH DITERBITKAN DAN JUMLAH YANG MASIH TERHUTANG HINGGA SAAT
PROSPEKTUS INI DITERBITKAN
Jumlah Jumlah
Nominal Tingkat Jangka Tanggal Jatuh Terhutang
No. Nama Efek Seri Peringkat
Bunga Waktu Efektif Tempo
(Rp miliar) (Rp miliar)
1 Obligasi Berkelanjutan V Astra
Sedaya Finance Tahap V Tahun B 373,000 6,35% 36 Bulan AAA(idn) 25-Agu-20 26-Agu-25 373,00
2022*
2 Obligasi Berkelanjutan V Astra
Sedaya Finance Tahap V Tahun C 7,000 6,50% 60 Bulan AAA(idn) 25-Agu-20 26-Agu-27 7,00
2022
3 Obligasi Berkelanjutan VI Astra
Sedaya Finance Tahap I Tahun B 1.972,980 6,00% 36 Bulan AAA(idn) 26-Jun-23 6-Jul-26 1.972,98
2023
xviii
Page 21
Jumlah Jumlah
Nominal Tingkat Jangka Tanggal Jatuh Terhutang
No. Nama Efek Seri Peringkat
Bunga Waktu Efektif Tempo
(Rp miliar) (Rp miliar)
4 Obligasi Berkelanjutan VI Astra
Sedaya Finance Tahap II Tahun B 750,620 6,40% 12 Bulan AAA(idn) 26-Jun-23 26-Okt-26 750,62
2023
5 Obligasi Berkelanjutan VI Astra
Sedaya Finance Tahap II Tahun C 60,835 6,45% 36 Bulan AAA(idn) 26-Jun-23 26-Okt-28 60,84
2023
6 Obligasi Berkelanjutan VI Astra
Sedaya Finance Tahap III Tahun B 1.181,690 6,55% 12 Bulan AAA(idn) 26-Jun-23 23-Apr-27 1.181,69
2023
7 Obligasi Berkelanjutan VI Astra
Sedaya Finance Tahap III Tahun C 364,725 6,65% 36 Bulan AAA(idn) 26-Jun-23 23-Apr-29 364,73
2023
8 Obligasi Berkelanjutan VI Astra
Sedaya Finance Tahap IV Tahun A 1.184,195 6,45% 12 Bulan AAA(idn) 26-Jun-23 12-Okt-2025 1.184,20
2024*
9 Obligasi Berkelanjutan VI Astra
Sedaya Finance Tahap IV Tahun B 1.415,805 6,70% 36 Bulan AAA(idn) 26-Jun-23 2-Okt-2027 1.415,81
2024
10 Obligasi Berkelanjutan VI Astra 370
Sedaya Finance Tahap V Tahun A 1.500,000 6,45% Hari AAA(idn) 26-Jun-23 24-Mar-2026 1.500,00
2025 Kalender
11 Obligasi Berkelanjutan VI Astra
Sedaya Finance Tahap V Tahun B 1.000,000 6,75% 36 Bulan AAA(idn) 26-Jun-23 14-Mar-2028 1.000,00
2025
Total jumlah obligasi yang terhutang hingga saat Prospektus ini diterbitkan 9.810,87
Tidak terdapat rasio-rasio pembatasan sehubungan dengan penerbitan efek bersifat utang sebelumnya yang
belum dilunasi.
*Obligasi Perseroan yang akan jatuh tempo pada tahun 2025 diantaranya Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya
Finance Tahap IV Tahun 2022 Seri B, Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance Tahap V Tahun 2022 Seri
B, Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap III Tahun 2023 Seri A dan Obligasi Berkelanjutan VI
Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2024 Seri A akan dilunasi Perseroan menggunakan kas internal Perseroan.
xix
Page 22
Halaman ini sengaja dikosongkan
xx
Page 23
I. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN VII ASTRA SEDAYA FINANCE DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN
SEBESAR Rp12.000.000.000.000 (DUA BELAS TRILIUN RUPIAH)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
OBLIGASI BERKELANJUTAN VII ASTRA SEDAYA FINANCE TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp1.000.000.000.000
(SATU TRILIUN RUPIAH) (“OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian
Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini dijamin
secara kesanggupan penuh (full commitment) dengan jumlah pokok sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun
Rupiah) dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Obligasi sebagai berikut:
Seri A : Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun,
berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok
Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp489.980.000.000,- (empat ratus delapan
puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh juta Rupiah). Jatuh tempo Obligasi Seri A
adalah pada tanggal 14 Juli 2026.
Seri B : Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun,
berjangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri B
yang ditawarkan adalah sebesar Rp510.020.000.000,- (lima ratus sepuluh miliar dua puluh juta
Rupiah). Jatuh tempo Obligasi Seri B adalah pada tanggal 4 Juli 2028 .
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi. Bunga
Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga
Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 4 Oktober 2025
sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 14 Juli 2026
untuk Seri A dan 4 Juli 2028 untuk Seri B yang juga merupakan Tanggal Pelunasan dari masing-masing Seri Pokok
Obligasi.
Dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemering katan atas efek utang
jangka panjang (Obligasi) dari Pefindo:
idAAA (Triple A)
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
Kegiatan Usaha
Investasi, Modal Kerja, Multiguna, Sewa Operasi, Kegiatan Pembiayaan Syariah, dan
pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan
Berkedudukan di Jakarta, Indonesia
Kantor Pusat Kantor Cabang
Jl. T.B. Simatupang No.90 76 kantor cabang terdiri atas kantor cabang konvensional dan
Jakarta 12530 kantor cabang syariah yang tersebar di berbagai wilayah di
Telepon: (021) 7885 9000; Indonesia
Faksimili: (021) 7885 1184
Website: www.acc.co.id
Email: treasury@acc.co.id
RISIKO UTAMA PERSEROAN ADALAH RISIKO PEMBIAYAAN, YAITU KETIDAKMAMPUAN
NASABAH/DEBITUR UNTUK MEMBAYAR KEMBALI FASILITAS PEMBIAYAAN YANG DIBERIKAN, DAN
APABILA JUMLAHNYA CUKUP MATERIAL DAPAT MENURUNKAN KINERJA PERSEROAN.
1
Page 24
A. Pemenuhan Kriteria Penawaran Umum Berkelanjutan
Perseroan telah memenuhi kriteria untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan sebagaimana diatur
dalam POJK No. 36/2014 yaitu:
a. Penawaran Umum Berkelanjutan dilaksanakan dalam periode paling lama 2 (dua) tahun;
b. Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun;
c. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan
Pendaftaran Obligasi dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan sesuai dengan surat pernyataan yang
dibuat oleh Perseroan tertanggal 17 Maret 2025 dan sesuai dengan Laporan Akuntan Independen yang dibuat
oleh Kantor Akuntan Publik No. N20250506002/DC2/SLW/2025 tertanggal 6 Mei 2025.
d. Efek yang akan diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat utang dan memiliki
hasil pemeringkatan yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4
(empat) peringkat terbaik yang dikeluarkan oleh Perusahaan Pemeringkat Efek.
Sesuai dengan POJK No. 35/2018, Perseroan telah menyampaikan Pelaporan Rencana Penerbitan Efek Melalui
Penawaran Umum sehubungan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I
Tahun 2025, dan rencana penerbitan tersebut telah dicatat dalam administrasi Pengawasan Lembaga Pembiayaan
Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana surat OJK No. S-174/PL.11/2025 tanggal 28 April 2025, perihal Pencatatan
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap V Tahun 2025, Obligasi Berkelanjutan VII Ta hap
I Tahun 2025, dan Obligasi Berkelanjutan VII Tahap II Tahun 2025 .
B. Keterangan Tentang Obligasi Yang Akan Diterbitkan
Nama Obligasi
Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025.
Jenis Obligasi
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama
KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini didaftarkan atas nama KSEI untuk
kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan
didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan
Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pe megang Rekening.
Harga Penawaran
100% (seratus persen) dari Nilai Nominal Obligasi.
Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi Dan Jatuh Tempo Obligasi
Penawaran umum berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance dengan target dana yang
dihimpun sebesar Rp12.000.000.000.000 (dua belas triliun rupiah). Dalam rangka Penawaran Umum
Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan Obligasi dengan jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi
sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Obligasi
sebagai berikut:
Seri A : Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun,
berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok
Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp489.980.000.000,- (empat ratus delapan
puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh juta Rupiah). Jatuh tempo Obligasi Seri A
adalah pada tanggal 14 Juli 2026.
Seri B : Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun,
berjangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri B
yang ditawarkan adalah sebesar Rp510.020.000.000,- (lima ratus sepuluh miliar dua puluh juta
Rupiah). Jatuh tempo Obligasi Seri B adalah pada tanggal 4 Juli 2028 .
Obligasi ini diterbitkan dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan satuan jumlah
Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya adalah senilai Rp1 (satu
Rupiah) sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Setiap Pemegang Obligasi senilai Rp1 (satu
Rupiah) mempunyai hak untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO.
Jumlah minimum pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya Rp5.000.000
(lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
2
Page 25
Tingkat Bunga Obligasi merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah hari
yang lewat, dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus
enam puluh) Hari Kalender.
Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi
Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan Sertifikat Jumbo Obligasi dan ketentuan
Perjanjian Perwaliamanatan.
Jadwal pembayaran Bunga Obligasi untuk masing-masing Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel
di bawah ini:
Bunga Ke: Seri A Seri B
1 4 Oktober 2025 4 Oktober 2025
2 4 Januari 2026 4 Januari 2026
3 4 April 2026 4 April 2026
4 14 Juli 2026 4 Juli 2026
5 4 Oktober 2026
6 4 Januari 2027
7 4 April 2027
8 4 Juli 2027
9 4 Oktober 2027
10 4 Januari 2028
11 4 April 2028
12 4 Juli 2028
Jaminan
Obligasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus berupa benda atau pendapatan atau aktiva lain milik Perseroan
dalam bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak lain manapun. Seluruh kekayaan Perseroan, baik berupa
barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari,
kecuali aktiva Perseroan yang dijaminkan secara khusus kepada para krediturnya, menjadi jaminan atas semua
utang Perseroan kepada semua krediturnya yang tidak dijamin secara khusus atau tanpa hak istimewa termasuk
Obligasi ini secara pari passu berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, sesuai dengan Pasal 1131 dan 1132 Kitab
Undang-Undang Hukum Perdata.
Hak-Hak Pemegang Obligasi
a. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
b. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan
melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal
Pembayaran Bunga yang bersangkutan. Pokok Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan
jumlah pokok yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi.
c. Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO dan
menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya.
d. Bila terjadi keterlambatan pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran B unga Obligasi, Pemegang
Obligasi menerima pembayaran denda untuk setiap ketiadaan pembayaran sebesar 1% (satu persen) per
tahun di atas tingkat Bunga Obligasi yang berlaku atas jumlah yang terhutang sesuai ketentuan Perjanjian
Perwaliamanatan. Nilai denda dihitung perhari, terhitung sejak tanggal pembayaran sehingga jumlah
terhutang terbayar sepenuhnya, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan
1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari.
e. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20%
(dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum di lunasi (termasuk didalamnya jumlah Obligasi yang
dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obliga si yang dimiliki oleh
Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan) mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk
diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR.
f. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR
tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali
Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut.
g. RUPO diselenggarakan pada setiap waktu dan sewaktu-waktu menurut ketentuan-ketentuan sebagaimana
diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan, antara lain untuk maksud -maksud sebagai berikut:
i. Mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi mengenai
perubahan jangka waktu Obligasi, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan tata cara atau periode
pembayaran Bunga Obligasi, dan dengan memperhatikan POJK No.20/2020;
ii. Menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan
kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan
3
Page 26
Perjanjian Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan
dengan kelalaian;
iii. Memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menur ut ketentuan Perjanjian
Perwaliamanatan;
iv. Mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam
penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan dan dalam POJK No.20/2020;
v. Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam
Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara
Republik Indonesia.
Penyisihan Dana Pelunasan Obligasi (Sinking Fund)
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana
penggunaan dana penawaran umum Obligasi ini.
Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan
Sebelum dilunasinya semua Pokok Obligasi dan Bunga Obligasi serta pengeluaran lain yang menjadi tanggung
jawab Perseroan sehubungan dengan pengeluaran Obligasi, Perseroan berjanji dan mengikat diri:
a. Bahwa Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat (yang tidak akan ditolak tanpa alasan yang
jelas oleh Wali Amanat dan jika jawaban tersebut tidak diperoleh dalam waktu 15 (lima belas) Hari Kerja
setelah pengajuan persetujuan tersebut diterima oleh Wali Amanat, maka persetujuan dianggap telah
diberikan), tidak melakukan hal-hal atau tindakan-tindakan sebagai berikut:
(i) Membayar, membuat atau menyatakan dividen atau distribusi pembayaran lain pada tahun buku
Perseroan bila terjadi peristiwa kelalaian yang terus berlangsung dan tidak dapat dikesampingkan;
(ii) Memberikan Pinjaman atau kredit kepada perusahaan asosiasi dimana keseluruhan jumlah dari
semua Pinjaman tersebut lebih dari 25% (dua puluh lima persen) dari Ekuitas Perseroan, kecuali
dilaksanakan sehubungan dengan transaksi anjak piutang (factoring) dan/atau sekuritisasi atas
piutang termasuk piutang dari usaha kecil dalam rangka program Kredit Usaha Kecil (KUK) dan joint
financing agreement (transaksi pembiayaan bersama) serta untuk kegiatan usaha yang wajar bagi
Perseroan, sehubungan dengan hal ini Perseroan akan memberitahukan secara tertulis kepada Wali
Amanat;
(iii) Menjaminkan aset Perseroan yang menjadi jaminan khusus bagi pemegang obligasi yang diwakili
Wali Amanat, baik yang telah ada pada saat ini maupun yang akan ada di masa yang akan datang.
(iv) Terhitung sejak tanggal penandatanganan Perjanjian Perwaliamanatan, Perseroan menyediakan
atau memberikan pinjaman serta memberikan penanggungan, selain:
a. dalam pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan yang lazim; atau
b. dalam hubungannya dengan transaksi anjak piutang (factoring), sekuritisasi atas piutang-
piutang termasuk piutang-piutang dari usaha kecil di bawah program KUK dan Join financing
agreement (transaksi pembiayaan bersama);
(v) Menjual, menyewakan, mentransfer atau mengalihkan baik melalui jual beli maupun jual sewa atau
cara lainnya, yang nilai transaksinya lebih dari 40% (empat puluh persen) dari harta kekayaan (total
aset) Perseroan, kecuali:
a. pengalihan yang disetujui oleh Wali Amanat;
b. pengalihan dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari;
(vi) melakukan kegiatan usaha selain yang disebut kan dalam anggaran dasar Perseroan pada saat
ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan.
b. Perseroan akan:
i. Memperoleh, mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjaga tetap
berlakunya segala kuasa, ijin, dan persetujuan (baik dari pemerintah ataupun lainnya) dan dengan
segera memberikan laporan dan masukan dan melakukan hal -hal yang diwajibkan peraturan
perundang-undangan Republik Indonesia sehingga Perseroan dapat secara sah menjalankan
kewajibannya setiap Dokumen Emisi dalam mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya atau
memastikan keabsahan, keberlakuan, serta dapat dilaksanaka nnya setiap Dokumen Emisi di Republik
Indonesia; Memastikan pada setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang tercantum dalam laporan
keuangan tahunan Perseroan terakhir yang telah diaudit atau laporan keuangan semesteran yang
terakhir, diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan kete ntuan Pasal 6.b (vii) Perjanjian
Perwaliamanatan, harus berada dalam rasio jumlah Pinjaman terhadap Ekuitas tidak melebihi ratio 10:1
(sepuluh berbanding satu) dengan tetap memperhatikan pembatasan sebagaimana diatur dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.05/2018 rentang Penyelenggaraan Usaha
Perusahaan Pembiayaan. Mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
ii. Menyetorkan dana (in good funds) yang diperlukan untuk pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pelunasan
Bunga Obligasi yang jatuh tempo kepada Agen Pembayaran sesuai dengan surat keterangan Wali
Amanat yang didasarkan pada keterangan Agen Pembayaran mengenai jumlah yang harus dilunasi
oleh Perseroan, paling lambat 1 (satu) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
4
Page 27
dan/atau Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi, serta menyerahkan kepada Wali Amanat pelaporan
Jumlah Terhutang disertai dengan fotokopi bukti penyetoran tersebut pada hari uang sama. Memelihara
asuransi-asuransi yang sudah berjalan dan berhubungan dengan kegi atan usaha dan harta kekayaan
Perseroan pada perusahaan asuransi yang bereputasi baik (termasuk tetapi tidak terbatas kepada
PT. Asuransi Astra Buana) terhadap segala resiko yang biasa dihadapi oleh perusahaan -perusahaan
yang bergerak dalam bidang usaha yang sama dengan Perseroan;
iii. Mengijinkan Wali Amanat (atas biayanya sendiri) dan/atau orang yang diberikan kuasa oleh Wali
Amanat dari waktu ke waktu untuk melaksanakan kewajibannya sesuai dengan ketentuan pasal 3.5.c
Perjanjian Perwaliamanatan, termasuk memiliki akses dan memeriksa buku-buku, memberikan
tanggapan atas segala pertanyaan atau informasi yang diminta oleh wakilnya tersebut dan
mendiskusikan dengan orang tersebut dengan itikad baik atas segala aspek dari pembukuan
Perseroan, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
dengan pemberitahuan dari Wali Amanat minimal 3 (tiga) Hari Kerja sebelumnya kepada Perseroan;
iv. Menyerahkan laporan-laporan yang diminta oleh OJK kepada Wali Amanat dan persetujuan-
persetujuan atas penerbitan dan penawaran Obligasi sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, dan
untuk membuat dan mengimplementasikan setiap perjanjian yang berhubungan dengan hal tersebut,
termasuk tetapi tidak terbatas penyerahan atas:
a) Laporan keuangan tahunan Perseroan (konsolidasi) selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) hari
setelah tanggal tiap tahun buku berakhir atau pada saat penyerahan laporan konsolidasi kepada
OJK yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Perseroan yang telah terdaftar di OJK;
b) Laporan keuangan tengah tahunan Perseroan (konsolidasi) selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari
setelah tanggal tengah tahun buku, jika tidak disertai laporan Akuntan, atau selambat-lambatnya
dalam waktu 60 (enam puluh) hari setelah tanggal tengah tahun buku, jika di sertai laporan Akuntan
Publik Perseroan yang telah terdaftar di OJK dalam rangka penelaahan terbatas, atau selambat-
lambatnya dalam waktu 90 (sembilan puluh) hari setelah tanggal tengah tahun buku, jika disertai
laporan Akuntan Publik Perseroan yang telah terdaftar di OJK yang memberikan pendapat tentang
kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan.
Satu dan lain dengan tidak mengesampingkan apa yang akan ditentukan oleh OJK.
v. Memelihara sistem akuntansi, pembukuan dan pengawasan biaya sesuai dengan Prinsip -prinsip
Akuntansi dan mengesampingkan hal-hal dalam pembukuannya yang menurut prinsip-prinsip akuntansi
perlu untuk dikesampingkan;
vi. Mengusahakan agar harta kekayaan yang digunakan dalam menjalankan kegiatan usahanya berada
dalam keadaan baik, memperbaikinya dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjalankan
kegiatan usaha Perseroan;
vii. Memberitahu Wali Amanat atas:
a) setiap perubahan anggaran dasar, susunan Direksi dan Komisaris, susunan pemegang saham
Perseroan
b) perkara pidana, perdata, tata usaha negara dan arbitrase yang dihadapi Perseroan yang secara
material mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam menjalankan dan mematuhi segala
kewajibannya berdasarkan segala Dokumen Emisi;
c) terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian dengan segera dan melalui permintaan tertulis dari Wali
Amanat, menyerahkan pada Wali Amanat suatu pernyataan yang ditandatangani oleh seseorang
yang dapat diterima oleh Wali Amanat untuk maksud tersebut, kecuali Perseroan sebelumnya telah
diberitahukan kepada Wali Amanat bahwa peristiwa kelalaian tersebut tidak terjadi, atau apabila
terjadi peristiwa kelalaian, Perseroan telah memberikan gambaran lengkap atas kejadian
tersebut dan tindakan atau langkah-langkah yang diambil (atau diusulkan akan diambil) oleh
Perseroan untuk memperbaiki kejadian tersebut;
viii. Menjaga kepemilikan saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam Perseroan, baik langsung
maupun tidak langsung oleh PT Astra International Tbk tidak boleh kurang dari 50% (lima puluh persen)
dari modal saham yang telah ditempatkan dan disetor.
ix. Melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan Peraturan POJK No.49/2020 berikut
perubahannya dan atau pengaturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan. Kewajiban
pemeringkatan atas Obligasi ini akan tetap berlaku selama jangka waktu Obligasi.
x. Melakukan atau memelihara seluruh tindakan-tindakannya dari waktu ke waktu atas permintaan dari
Wali Amanat dan melaksanakan atau memelihara pelaksanaan dari seluruh dokumen -dokumen yang
berdasarkan pendapat yang wajar dari Wali Amanat diperlu kan atau, untuk menjalankan Perjanjian
Perwaliamanatan atau memberikan jaminan yang penuh atas hak, kekuasaan dan perbaikan yang
diberikan kepada Wali Amanat berdasarkan Dokumen Emisi.
xi. Menjamin bahwa kewajiban pembayaran oleh Perseroan kepada Pemegang Obl igasi menurut
Perjanjian Perwaliamanatan pada setiap waktu mempunyai kedudukan yang sama dengan kewajiban
kepada seluruh kreditur lainnya.
5
Page 28
Kelalaian Perseroan
Apabila salah satu atau lebih dari kejadian-kejadian atau hal-hal tersebut di bawah ini terjadi, Wali Amanat dapat
mengambil tindakan-tindakan yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan:
a. Perseroan lalai membayar Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dan/atau imbal jasa Obligasi
pada saat jatuh tempo; atau
b. fakta mengenai jaminan, keadaan, atau status Perseroan serta pengelolaannya tidak sesuai dengan informasi
dan keterangan yang diberikan oleh Perseroan; atau
c. kondisi Perseroan yang menyatakan lalai sehubungan dengan suatu perjanjian kredit oleh salah satu atau
lebih krediturnya (cross default);atau
d. adanya penundaan kewajiban pembayaran hutang sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan
perundang-undangan (moratorium); atau
e. kewajiban lain yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Bilamana Wali Amanat menyatakan Perseroan lalai, karena satu atau lebih alasan sebagaimana tercantum dalam
sub a sampai dengan sub e di atas, maka Wali Amanat berkewajiban memberitahukan peristiwa tersebut kepada
Perseroan secara tertulis dan apabila hal tersebut berlangsung selama 14 (empat belas) Hari Kerja setelah
pemberitahuan tersebut diterima oleh Perseroan, akan tetapi kelalaian tersebut tetap tidak diperbaiki, Wali Amanat
berhak membuat pengumuman dalam paling sedikit 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional dan memanggil RUPO menurut tata cara yang ditentukan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan.
Jika RUPO memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan, maka Wali Amanat dalam
waktu yang ditentukan dalam keputusan RUPO itu harus melakukan penagihan Jumlah Terhutang kepada
Perseroan. Perseroan berkewajiban melakukan pembayaran dalam waktu yang ditentukan dalam tagihan yang
bersangkutan.
Pembelian Kembali (Buy Back)
Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali (buy back) Obligasi, maka berlaku ketentuan-ketentuan
sebagai berikut:
1. pembelian kembali (buy back) Obligasi dapat ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian
dijual kembali dengan harga pasar;
2. pelaksanaan pembelian kembali (buy back) Obligasi dapat dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa
Efek;
3. pembelian kembali (buy back) Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah tanggal penjatahan;
4. pembelian kembali (buy back) Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan
tidak dapat memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
5. pembelian kembali (buy back) Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian
(wanprestasi) sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan, kecuali telah memperoleh
persetujuan RUPO;
6. pembelian kembali (buy back) Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan kepada pihak yang tidak
terafiliasi, kecuali pada Afiliasi yang timbul karena kepemilikan atau penyertaan modal oleh pemerintah
7. rencana pembelian kembali (buy back) Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2
(dua) Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali (buy back) Obligasi sebagaimana
dimaksud dalam angka 8 di bawah ini;
8. pembelian kembali (buy back) Obligasi wajib dilakukan paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal
penawaran untuk pembelian kembali dimulai, sesuai dengan ketentuan POJK No. 20/2020 Pasal 17.4.b paling
sedikit melalui:
a. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa asing, dengan ketentuan Bahasa asing yang
digunakan paling sedikit Bahasa Inggris; dan
b. 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawaran untuk pembe lian kembali (buy back) Obligasi dimulai;
9. rencana pembelian kembali (buy back) Obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir 7 dan pengumuman
sebagaimana dimaksud dalam butir 8, paling sedikit memuat informasi tentang:
a. periode penawaran pembelian kem bali (buy back) Obligasi;
b. jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk pembelian kembali (buy back);
c. kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
d. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali (buy back) Obligasi;
e. tata cara penyelesaian transaksi;
f. persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
g. tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
h. tata cara pembelian kembali (buy back) Obligasi; dan
i. hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi.
10. Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proposional sebanding dengan partisipasi setiap Pemegang
Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh Pemegang Obligasi melebihi jumlah
Obligasi yang dapat dibeli kembali;
6
Page 29
11. Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah
disampaikan oleh Pemegang Obligasi;
12. Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali (buy back) Obligasi tanpa melakukan pengumuman
sebagaimana dimaksud dalam butir 9 dengan ketentuan:
a. jumlah pembelian kembali (buy back) Obligasi tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk
masing-masing Seri Obligasi yang beredar dalam periode 1 (satu) tahun setelah tanggal penjatahan;
b. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki Afiliasi Perseroan;
c. Obligasi yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali;
dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja ke -2 (kedua) setelah terjadinya pembelian
kembali (buy back) Obligasi;
13. Perseroan wajib melaporkan kepada OJK dan Wali Amanat serta mengumumkan kepada publik dalam waktu
paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali (buy back) Obligasi, Informasi yang
meliputi antara lain:
a. jumlah Obligasi yang telah dibeli;
b. rincian Jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual
kembali;
c. harga pembelian kembali (buy back) Obligasi yang telah terjadi;
d. jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali (buy back) Obligasi;
14. dalam hal terdapat lebih dari satu Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan, maka pembelian kembali (buy
back) Obligasi dilakukan dengan mendahulukan Obligasi yang tidak dijamin;
15. dalam hal terdapat lebih dari satu Obligasi yang tidak dijamin, maka pembelian kembali (buy back) Obligasi
wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali ( buy back)
Obligasi tersebut;
16. dalam hal terdapat jaminan atas seluruh Obligasi, maka pembelian kembali ( buy back) Obligasi wajib
mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali (buy back) Obligasi
tersebut;
17. pembelian kembali (buy back) Obligasi oleh Perseroan mengakibatkan:
a. hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri RUPO, ha k suara,
dan hak memperoleh bunga serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali, jika dimaksudkan untuk
pelunasan; atau
b. pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri
RUPO, hak suara, dan hak memperoleh bunga serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali, jika
dimaksudkan untuk disimpan untuk dijual kembali.
18. dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali (buy back) tersebut untuk pelunasan, maka jumlah
Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pembelian kembali (buy back) Obligasi yang
dilakukan;
19. pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud pada Pasal 13 angka 7 dan 8
Perjanjian Perwaliamanatan wajib dilakukan paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawar an untuk
pembelian kembali dimulai, dengan ketentuan paling sedikit melalui:
a. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang
digunakan paling sedikit bahasa Inggris; dan
b. 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO)
1. Rapat umum Pemegang Obligasi diadakan untuk tujuan antara lain:
a. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi mengenai
perubahan jangka waktu, pokok pinjaman Obligasi, suku bunga, perubahan tata cara atau periode
pembayaran bunga, yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
b. menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan
kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan
Perjanjian Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan
dengan kelalaian;
c. memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut k etentuan Perjanjian
Perwaliamanatan;
d. mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam
penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud dalam
Perjanjian Perwaliamanatan dan POJK Nomor 20/POJK.04/2020; dan
e. Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam
Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang -undangan.
2. RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan:
a. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari
20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi, tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya, kecuali Afiliasi tersebut terja di karena kepemilikan atau penyertaan
modal pemerintah;
b. Perseroan;
c. Wali Amanat; atau
d. OJK.
7
Page 30
3. Permintaan sebagaimana dimaksud dalam butir 2 poin a, poin b, dan poin d diatas wajib disampaikan secara
tertulis kepada Wali Amanat dan paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal diterimanya surat permintaan
tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.
4. Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk mengadakan RUPO,
maka Wali Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada pemohon dengan
tembusan kepada OJK, paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya surat permohonan.
5. Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO.
a. Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional, dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum
pemanggilan.
b. Pemanggilan RUPO dilakukan paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO, melalui
paling sedikit satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
c. Pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lambat 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum
RUPO kedua atau ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya telah
diselenggarakan tetapi tidak mencapai korum.
d. Panggilan harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara lain:
(1) tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
(2) agenda RUPO;
(3) pihak yang mengajukan usulan RUPO;
(4) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
(5) korum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO.
e. RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling cepat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling
lambat 21 (dua puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya.
6. Tata cara RUPO.
a. Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO dan
menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya dengan ketentuan setiap
Pemegang Obligasi senilai Rp. 1,00 (satu Rupiah) berhak untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam
RUPO, kecuali Pemegang Obligasi yang dimaksud dalam butir 6 poin b di bawah ini.
b. Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya tidak memiliki hak su ara dan tidak
diperhitungkan dalam korum kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau
penyertaan modal pemerintah.
c. Sebelum pelaksanaan RUPO, Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan daftar Pemegang Obligasi dari
Afiliasinya kepada Wali Amanat.
d. RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara Perseroandan
Wali Amanat.
e. RUPO dipimpin oleh Wali Amanat.
f. Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris
untuk membuat berita acara RUPO.
g. Dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, maka RUPO
dipimpin oleh Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut.
Perseroan atau Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut diwajibkan untuk
mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO.
7. Korum dan Pengambilan Keputusan.
a. Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
sebagaimana dimaksud dalam burit 9 poin 1 di atas, diatur sebagai berikut:
(1) Apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan, maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai
berikut:
(a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang
hadir dalam RUPO.
(b) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) diatas tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO yang kedua.
(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat)
Bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(d) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO yang ketiga.
(e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui lebih dari ½ (satu per dua) bagian
dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(2) Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat, maka wajib diselenggarakan
dengan ketentuan sebagai berikut:
(a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah
Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
8
Page 31
apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
RUPO.
(b) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) di atas tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO yang kedua.
(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per
dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(d) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) di atas tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO yang ketiga.
(e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua)
bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(3) Apabila RUPO dimintakan oleh OJK, maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
(a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah
Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
RUPO.
(b) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) di atas tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO yang kedua.
(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua)
bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(d) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) di atas tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO yang ketiga.
(e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua)
bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
b. RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dapat diselenggarakan
dengan ketentuan sebagai berikut:
(1) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah
Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
RUPO.
(2) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (1) di atas tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO kedua.
(3) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat)
bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(4) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (3) di atas tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO yang ketiga.
(5) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang ma sih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak.
(6) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (5) di atas tidak tercapai, maka
dapat diadakan RUPO yang keempat.
(7) RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi yang masih belum
dilunasi dan berhak mengambila keputusan yang sah dan mengikat dalam korum kehadiran dan
korum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Wali Amanat; dan
(8) Pengumumam, pemanggilan dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib memenuhi
ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 5 di atas.
8. Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali Amanat
paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan dari Wali Amanat, yang
ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
9. Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil.
10. Perseroan, Wali Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan -keputusan yang diambil dalam
RUPO.
Cara Dan Tempat Pelunasan Pokok Obligasi Dan/Atau Pembayaran Bunga Obligasi
Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen
Pembayaran atas nama Perseroan sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam
Perjanjian Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melal ui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal
9
Page 32
waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada
hari yang bukan Hari Bursa, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa selanjutnya.
Hasil Pemeringkatan
Berdasarkan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang
dilaksanakan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”). Berdasarkan hasil pemeringkatan dari Pefindo atas
Obligasi, sesuai dengan surat No. RC-323/PEF-DIR/III/2025 tanggal 12 Maret 2025 tentang Sertifikat
Pemeringkatan atas Obligasi Berkelanjutan VII PT Astra Sedaya Finance Tahun 2025 adalah:
idAAA (Triple A)
Hasil pemeringkatan Obligasi di atas berlaku untuk periode 11 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.
Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali selama
kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No.49/2020.
Rating Rationale
Di bawah ini uraian atas hasil pemeringkatan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun
2025 (rating rationale) yang disampaikan oleh Pefindo:
Faktor Pendukung Utama
Dukungan yang sangat kuat dari Grup Astra
PEFINDO memandang Perseroan memiliki kemungkinan yang sangat kuat untuk mendapat dukungan dari Grup
Astra, mengingat bisnisnya yang terintegrasi dengan unit bisnis mobil Grup. Grup Astra merupakan pemimpin
pasar dalam penjualan mobil nasional, menguasai pangsa pasar lebih d ari 50% selama tahun-tahun yang ditinjau,
dengan merek-merek utamanya, Toyota dan Daihatsu, masing-masing menguasai 34% dan 19% dari total
penjualan mobil nasional pada tahun anggaran 2024. Pencapaian pangsa pasar ini sebagian didukung oleh
Perseroan sebagai salah satu lembaga pembiayaan utamanya. Grup mempertahankan minat yang kuat dalam
mempromosikan penjualan mobil secara kredit, yang mencakup sekitar setengah dari total penjualan mobil baru
secara nasional. Perseroan membiayai sekitar 22,0% dari unit pe njualan mobil baru Grup pada tahun anggaran
2024, dan kami memperkirakan pangsa pasar akan dipertahankan pada sekitar 20% - 23% dalam jangka pendek
hingga menengah. Mengingat status Perseroan yang sangat strategis bagi Grup, PEFINDO memandang Grup
berkomitmen kuat untuk menjaga kelangsungan finansial Perseroan. Grup Astra memiliki saham mayoritas di
Perseroan dan berbagi nama merek yang sama, yang mencerminkan kendali yang kuat dan kemauan untuk
berbagi risiko reputasi. Kapasitas Grup Astra untuk memberikan dukungan luar biasa selama masa-masa sulit
tidak tergoyahkan, didukung oleh profil bisnis dan keuangan yang unggul. Grup Astra, salah satu konglomerat
bisnis yang dominan di Indonesia, bergerak dalam berbagai kegiatan, termasuk otomotif, alat berat, jasa keuangan,
dan infrastruktur. Profil keuangannya yang solid ditunjukkan oleh total aset, ekuitas, dan laba bersih masing -
masing sebesar Rp472,9 triliun, Rp271,5 triliun, dan Rp43,4 triliun pada tahun fiskal 2024.
Posisi pasar yang sangat kuat
PEFINDO perkirakan posisi bisnis Perseroan akan tetap sangat kuat dalam jangka menengah, didukung oleh
value-chain bisnis Grup Astra. Jaringannya yang luas dan hubungan yang mapan dengan para principal otomotif
dan sekitar 2.300 dealer mobil resmi, khususnya dealer yang terkait dengan Astra yang telah berkontribusi dalam
mendominasi pasar mobil nasional. Dengan memanfaatkan keunggulan ini, Perseroan berhasil mempertahankan
posisinya sebagai salah satu perusahaan pembiayaan mobil terkemuka di Indonesia dengan membiayai 106.137
unit mobil baru, yang menguasai pangsa pasar sebesar 12,3% dari penjualan mobil baru secara nasional hingga
tahun anggaran 2024. Perseroan juga merupakan salah satu pemain terkemuka di segmen pembiayaan mobil
bekas, dengan pembiayaan sebanyak 78.368 dan 84.228 unit pada tahun anggaran 2024 dan 2023, yang masing-
masing menyumbang 41,2% dan 43,5% dari total portofolio pembiayaan barunya. Pangsa pasar Perseroan yang
signifikan sebesar 7,0% pada tahun fiskal 2024, dalam hal total pembiayaan piutang ind ustri, kemungkinan akan
dipertahankan dalam jangka menengah.
Profil permodalan yang sangat kuat
PEFINDO melihat profil kapitalisasi Perseroan sangat kuat dan lebih dari cukup untuk menyerap potensi risiko
bisnis dan membiayai ekspansi bisnis dalam jangka pendek hingga menengah. PEFINDO memproyeksikan
Perseroan akan mempertahankan rasio utang terhadap ekuitas (DER) pada 3,0x-3,5x selama 12 – 24 bulan ke
depan, sebanding dengan 2,9x dan 3,1x pada tahun anggaran 2024 dan tahun anggaran 2023, dan masih jauh di
bawah batas regulasi 10x. Kapitalisasi Perseroan yang kuat terutama berasal dari kebijakan penca iran yang
konservatif dan akumulasi laba yang stabil. Mengingat leverage-nya yang rendah, PEFINDO berpandangan bahwa
10
Page 33
Perseroan memiliki ruang yang cukup untuk meningkatkan utang luar negeri guna membiayai ekspansi bisnis
meskipun rasio pembayaran dividen secara historis tinggi sekitar 50%.
Faktor Risiko Utama
Persaingan industri yang ketat
Meskipun memiliki keunggulan kompetitif, PEFINDO memandang bahwa Perseroan terus menghadapi persaingan
yang ketat di industri pembiayaan mobil. Toyota dan Daihatsu, dua merek andalannya, tetap sangat menarik bagi
perusahaan pembiayaan lain karena posisi pasar mereka yang kuat dalam penjualan mobil domestik. Hal ini telah
meningkatkan persaingan harga, terutama terhadap perusahaan pembiayaan milik bank yang d iuntungkan oleh
akses ke pendanaan berbiaya rendah. Tidak seperti beberapa pesaingnya, Perseroan beroperasi tanpa afiliasi
dekat dengan penyedia pendanaan, yang mengakibatkan biaya dana yang relatif lebih tinggi. Untuk tetap
kompetitif, Perseroan telah mem perluas basis pelanggannya dengan menawarkan pembiayaan dengan uang
muka di bawah 20%, yang sampai batas tertentu dapat membuat Perusahaan menghadapi risiko kredit yang lebih
tinggi, terutama jika tidak didukung secara memadai oleh proses penjaminan emisi yang kuat.
Faktor Environmental, Social and Governance (ESG)
Faktor Environmental, Social and Governance (ESG) atau lingkungan, sosial, dan tata Kelola dinilai netral terhadap
peringkat kredit Perseroan. Perusahaan beroperasi di industri pembiayaan mobil, yang sebagian besar bergantung
pada kendaraan berbahan bakar, sehingga berdampak cukup negatif terhadap faktor lingkungan. Kontribusi
potensial Perseroan terhadap perbaikan lingkungan saat ini dibatasi oleh permintaan pasar yang relatif rendah
untuk opsi kendaraan listrik atau yang lebih berkelanjutan. Mengenai tata kelola dan aspek sosial, PEFINDO
berpandangan netral karena Perseroan telah menetapkan prosedur operasi standarnya dengan pengawasan yang
ketat dari induk perusahaan dan regulatornya.
Prosedur Pemesanan
Prosedur Pemesanan Obligasi dapat dilihat pada Bab XIII mengenai Tata Cara Pemesanan Pembelian Obligasi.
Wali Amanat
Penerbitan Obligasi ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan
antara Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang bertindak selaku Wali Amanat.
Alamat dari Wali Amanat adalah sebagai berikut:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Investment Services Division
Trust & Corporate Services Department
Gedung BRI II Lt.6
Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
Jakarta 10210 - Indonesia
Tel. (021) 5758143
Email : tcs_aet@bri.co.id
Up. Dhany Ramadhanto –Department Head Trust & Corporate Service Department
11
Page 34
II. RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi,
seluruhnya akan dipergunakan oleh Perseroan untuk modal kerja seluruh kegiatan usaha Perseroan yang
mencakup Investasi, Modal Kerja, Multiguna, Sewa Operasi, Kegiatan Pembiayaan Syariah, dan pembiayaan lain
berdasarkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Dalam hal dana hasil Penawaran Umum Obligasi tidak mencukupi rencana penggunaan di atas, maka Perseroan
akan menggunakan kas internal Perseroan.
Perseroan berkewajiban menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini kepada
Wali Amanat dengan tembusan kepada OJK, sampai dengan seluruh dana hasil Penawaran Umum telah
direalisasikan, sesuai dengan POJK No. 30/2015. Laporan realisasi penggunaan dana tersebut wajib dibuat secara
berkala setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember. Laporan realisasi penggunaan
dana tersebut untuk pertama kali dibuat pada tanggal laporan terdekat setelah Tanggal Distribusi.
Dalam hal terdapat dana hasil Penawaran Umum Obligasi yang belum dipergunakan, maka Perseroan akan
menempatkan dana tersebut dengan memperhatikan keamanan dan likuiditas serta dapat memberikan
keuntungan finansial yang wajar bagi Perseroan.
Perseroan wajib mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum dalam setiap
RUPS tahunan sampai dengan seluruh dana hasil Penawaran Umum telah direalisasikan.
Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum, maka
Perseroan wajib menyampaikan rencana dan alasan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum
Obligasi kepada OJK paling lambat 14 (empat belas) Hari Kerja sebelum penyelenggaraan RUPO, dan
memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Wali Amanat setelah disetujui oleh RUPO.
Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI
Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2024 seluruhnya telah dipergunakan Perseroan sesuai dengan tujuan
penggunaan dana hasil penerbitan tersebut. Perseroan telah menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana
kepada OJK pada tanggal 18 Desember 2024 dengan nomor surat 020/ASF-Trea/PUBVI-4/2024 melalui Sistem
Pelaporan Elektronik (SPE) OJK.
Sesuai dengan POJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Bentuk dan Isi Prospektus dan
Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Utang, total biaya yang dikeluarkan oleh
Perseroan adalah kurang lebih setara dengan 0,632% (nol koma enam tiga dua persen) dari nilai emisi Obligasi
yang meliputi:
1. Biaya jasa penyelenggaraan (management fee) 0,120%;
2. Biaya jasa penjaminan (underwriting fee) 0,025%;
3. Biaya jasa penjualan (selling fee) 0,025%;
4. Biaya jasa Profesi Penunjang Pasar Modal sebesar 0,178%, yang terdiri dari biaya jasa Akuntan Publik
sebesar 0,143%; Notaris sebesar 0,011%; biaya jasa Konsultan Hukum sebesar 0,024%;
5. Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal sebesar 0,166%, yang terdiri dari biaya jasa Wali Amanat sebesar
0,038%; biaya jasa Perusahaan Pemeringkat sebesar 0,128%;
6. Biaya lain-lain (BEI, KSEI, OJK, percetakan, iklan, formulir-formulir dan biaya operasional yang ditimbulkan
dalam proses penerbitan) sebesar 0,118%.
12
Page 35
III. PERNYATAAN UTANG
Tabel di bawah ini memperlihatkan jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024, yang diambil dari
laporan posisi keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang telah diaudit.
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan
SAK Indonesia. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global
PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini
tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali dengan nomor 00849/2.1457/AU.1/09/1123-
3/1/V/2025 tertanggal 6 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Tjhin Silawati, S.E. (Registrasi Akuntan Publik
No. AP. 1123).
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki total liabilitas sebesar Rp30.971 miliar dengan rincian
sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Jumlah
Utang penyalur kendaraan
- Pihak ketiga 10
- Pihak berelasi 68
Utang lain-lain
- Pihak ketiga 289
- Pihak berelasi 71
Akrual
- Pihak ketiga 221
Liabilitas pajak
- Pajak penghasilan badan 232
- Pajak lainnya 39
Liabilitas derivatif 2
Pinjaman
- Pihak ketiga 19.166
- Pihak berelasi 221
Surat berharga yang diterbitkan
- Obligasi 10.219
Imbalan kerja 253
Jumlah Liabilitas 30.791
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan tidak mempunyai liabilitas komitmen yang signifikan.
UTANG LAIN – LAIN
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Jumlah
Utang lain-lain
Pihak ketiga:
- Titipan pelanggan 160
- Premi asuransi 46
- Pembiayaan bersama without recourse 41
- Administrasi pembiayaan 22
- Klaim asuransi pelanggan 7
- Pendapatan yang ditangguhkan 1
- Lain-lain 12
289
Pihak berelasi:
- Premi asuransi 60
- Pembiayaan bersama without recourse 10
- Lain-lain 1
71
Jumlah 360
13
Page 36
Termasuk di dalam utang administrasi pembiayaan adalah utang Perseroan sehubungan dengan administrasi
fidusia perjanjian pembiayaan atas kendaraan yang dibiayai.
Titipan pelanggan adalah setoran dari konsumen terkait dengan deposit angsuran atau transaksi pembiayaan
lainnya yang masih dalam proses identifikasi.
Utang pembiayaan bersama without recourse adalah utang yang timbul sehubungan dengan belum disetorkannya
cicilan dari konsumen yang merupakan porsi dari pemberi pembiayaan bersama.
Termasuk di dalam lain-lain pihak ketiga adalah utang kepada Badan Penyelenggara Jasa Sosial (BPJS), utang
asuransi tenaga kerja, utang koperasi karyawan, dan lain-lain.
Termasuk di dalam lain-lain pihak berelasi adalah utang sewa dan titipan pelanggan.
AKRUAL
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Jumlah
Bunga pinjaman 132
Bunga surat berharga yang diterbitkan 75
Konsultan 9
Keamanan 3
Lain-lain 2
Jumlah 221
LIABILITAS PAJAK
Saldo liabilitas pajak Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Jumlah
Liabilitas pajak kini
- Pasal 29 232
232
Liabilitas pajak lainnya
- Pasal 21 26
- Pasal 26 1
- Lain - lain 12
39
Jumlah 271
BEBAN PAJAK PENGHASILAN
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Jumlah
Kini – non final
- Beban pajak tahun berjalan 641
Tangguhan (87)
554
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum pajak penghasilan
dan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Jumlah
Laba sebelum pajak penghasilan 2.503
Bagian laba bersih entitas asosiasi (28)
2.475
Pajak dihitung menggunakan tarif pajak berlaku 544
Penghasilan kena pajak final (5)
Beban yang tidak dapat dikurangkan 15
Jumlah 554
14
Page 37
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dengan estimasi penghasilan kena
pajak adalah sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Jumlah
Laba sebelum pajak penghasilan 2.503
Bagian laba bersih entitas asosiasi (28)
2.475
Beda Waktu:
- Penyisihan imbalan kerja 12
- Penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang (22)
dari jaminan kendaraan
- Penyisihan kerugian penurunan nilai 406
- Beban sewa 1
- Akrual (1)
396
Beda tetap:
- Kesejahteraan karyawan 27
- Beban yang tidak dapat dikurangkan 29
- Beban pajak final 3
- Penghasilan yang dikenakan pajak final (15)
Penghasilan kena pajak 2.915
Beban pajak penghasilan kini – non final 641
Dikurangi: Pajak dibayar dimuka (409)
Liabilitas pajak kini 232
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024, adalah suatu
perhitungan sementara yang dibuat untuk maksud akuntansi dan kemungkinan dapat berubah pada saat
Perseroan menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) pajaknya.
Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 136 tahun 2024 yang
diundangkan pada tanggal 31 Desember 2024 (“PMK-136 tahun 2024”), di mana yurisdiksi tempat Perseroan
didirikan, mulai berlaku 1 Januari 2025. Karena peraturan tersebut tidak berlaku pada tanggal pelaporan,
Perseroan ini tidak memiliki eksposur pajak terkini terkait. Perseroan menerapkan pengecualian PSAK 212 untuk
mengakui dan mengungkapkan informasi tentang asset dan liabilitas pajak tangguhan yang terkait dengan pajak
penghasilan pilar dua. Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan masih menilai dampak dalam penerapan
peraturan tersebut.
PINJAMAN
Pinjaman terdiri dari pinjaman yang diperoleh dari bank dan pihak lain. Saldo Pinjaman Perseroan dari bank dan
pihak lain pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp19.387 miliar yang terdiri dari:
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Jumlah
Pihak ketiga
Rupiah
- PT Bank Pan Indonesia Tbk. 3.792
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 2.896
- PT Bank Central Asial Tbk. 2.458
- Standard Chartered Bank, Jakarta 1.850
- PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (sebelumnya PT Bank BTPN 1.000
Tbk.)
- PT Bank CIMB Niaga Tbk. 1.000
- MUFG Bank, Ltd., cabang Jakarta 965
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 667
- PT Bank Shinhan Indonesia 21
14.649
Dolar AS
- PT Bank HSBC Indonesia – club loan 1.765
- Citibank, NA cabang Jakarta – bilateral 784
15
Page 38
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Jumlah
- Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore – bilateral 694
- PT Bank ANZ Indonesia – bilateral 323
- Bank of China (Hong Kong), Ltd. Jakarta Branch – sindikasi 303
- Oversea-Chinese Banking Corporation, Ltd. – sindikasi 215
- PT Bank DBS Indonesia – sindikasi 215
- MUFG Bank, Ltd., cabang Jakarta 160
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk. – bilateral 81
4.540
Pihak berelasi
Rupiah
- PT United Tractor Tbk. 221
19.410
Biaya provisi yang belum diamortisasi (23)
Jumlah 19.387
Cicilan pokok pinjaman sesuai dengan tanggal jatuh temponya pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai
berikut:
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Jumlah
< 1 tahun 14.758
1 – 2 tahun 3.858
2 – 3 tahun 771
Jumlah 19.387
Pada tanggal 31 Desember 2024, pinjaman - pinjaman tersebut di atas dikenakan suku bunga per tahun antara
3,95% - 7,34% untuk pinjaman dalam mata uang Rupiah dan 1,17% - 7,21% untuk pinjaman dalam mata uang
Dolar AS. Seluruh pinjaman yang diperoleh Perseroan adalah tanpa jaminan.
Berikut adalah rincian transaksi pinjaman:
PT Bank Pan Indonesia Tbk.
Pada tanggal 11 Mei 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-revolving term
loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo
pinjaman modal kerja adalah sebesar nihil (2023: Rp208 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya.
Fasilitas pinjaman ini telah jatuh tempo pada tanggal 9 September 2024 dan tidak diperpanjang.
Pada tanggal 22 December 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024,
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp217 miliar (2023: Rp717 miliar) dan fasilitas ini telah
digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 20 Juni 2025.
Pada tanggal 18 Oktober 2022, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non- revolving
term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo
pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp333 miliar (2023: Rp667 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 17 Oktober 2025.
Pada tanggal 4 April 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-revolving term
loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo
pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp783 miliar (2023: Rp1.283 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 18 Agustus 2026.
Pada tanggal 13 Desember 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024,
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp1.042 miliar (2023: Rp1.000 miliar) dan fasilitas ini telah
digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 22 Februari 2027.
Pada tanggal 17 Juli 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-revolving term
loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo
pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp917 miliar (2023: nihil) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya.
Fasilitas ini akan jatuh tempo
pada tanggal 17 September 2027.
16
Page 39
Pada tanggal 10 Desember 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024,
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp500 miliar (2023: Rp1.000 miliar) dan fasilitas ini masih bisa
digunakan sebesar Rp500 miliar. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 10 Desember 2028.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 22 Mei 2017, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja money market line tanpa
jaminan. Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum menjadi sebesar
Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar Rp1.000 miliar (2023: Rp400
miliar) dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar nihil. Fasilitas ini telah diperpanjang dan masih dapat
digunakan sampai dengan tanggal 25 September 2025.
Pada tanggal 21 April 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dengan jumlah
maksimum sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar nihil (2023:
Rp250 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 23 Desember
2024 dan tidak diperpanjang
Pada tanggal 17 April 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dengan jumlah
maksimum sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar Rp667 miliar
(2023: Rp417 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal
16 April 2027.
Pada tanggal 30 Mei 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dengan jumlah
maksimum sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar Rp1.229
miliar (2023: nihil) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 30 Mei
2028.
PT Bank Central Asia Tbk.
Pada tanggal 16 November 2000, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja money market line.
Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum menjadi sebesar Rp2.320
miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar nihil (2023: Rp100 miliar), dan fasilitas ini
masih dapat digunakan sebesar Rp 2.320 miliar. Fasilitas pinjaman ini telah diperpanjang dan akan jatuh tempo
pada tanggal 24 Maret 2025.
Pada tanggal 19 Maret 2003, Perseroan juga memperoleh fasilitas cerukan dengan jumlah maksimum penarikan
sebesar Rp75 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar nihil (2023: nihil) dan
fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar Rp75 miliar. Fasilitas ini telah diperpanjang dan akan jatuh tempo pada
tanggal 24 Maret 2025.
Pada tanggal 25 September 2020, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024 jumlah
saldo pinjaman sebesar nihil (2023: Rp125 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas telah jatuh
tempo pada tanggal 17 Mei 2024 dan tidak diperpanjang.
Pada tanggal 11 Juni 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-revolving
term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024 jumlah saldo
pinjaman sebesar Rp238 (2023: Rp696) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo
pada tanggal 29 Maret 2026.
Pada tanggal 27 September 2022, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024 jumlah
saldo pinjaman sebesar Rp767 miliar (2023: Rp1.267 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas
ini akan jatuh tempo pada tanggal 27 September 2026.
Pada tanggal 10 Juli 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non- revolving
term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo
pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp942 miliar (2023: Rp1.008 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 10 Juli 2027.
Pada tanggal 20 Desember 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024,
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp512 miliar (2023: nihil) dan fasilitas ini masih bisa digunakan
sebesar Rp900 miliar. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 22 Desember 2026.
17
Page 40
Standard Chartered Bank, Jakarta
Pada tanggal 4 November 2020, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp750 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah
saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar nihil (2023: Rp50 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya.
Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 5 April 2024 dan tidak diperpanjang.
Pada tanggal 2 November 2022, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp750 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah
saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp250 miliar (2023: Rp500 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 14 November 2025.
Pada tanggal 20 September 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.600 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024,
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp1.600 miliar (2023: nihil) dan fasilitas ini telah digunakan
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 15 Oktober 2025.
PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (sebelumnya PT Bank BTPN Tbk.)
Pada tanggal 14 Agustus 2012, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dan fasilitas
pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum menjadi sebesar Rp1.000 miliar
termasuk didalamnya terdapat fasilitas Green Loan dengan nilai maksimum Rp100 miliar. Pada tanggal
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman ini adalah sebesar Rp1.000 miliar (2023: Rp300 miliar) dan fasilitas ini
masih dapat digunakan sebesar nihil. Fasilitas ini telah diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai dengan
30 Mei 2025.
PT Bank CIMB Niaga Tbk. - Bilateral
Pada tanggal 10 November 2011, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja money market line tanpa
jaminan. Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui kembali dan dapat ditarik dalam mata uang Rupiah
dan Dolar AS dengan jumlah maksimum sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo
pinjaman sebesar Rp1.000 miliar (2023: Rp925 miliar) dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar nihil.
Fasilitas ini telah diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 30 Juni 2025.
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta
Pada tanggal 24 Mei 2016, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja revolving tanpa jaminan.
Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum sebesar 75.000.000 Dolar
AS (nilai penuh), fasilitas ini dapat ditarik dalam mata uang Rupiah dan Dolar AS. Pada tanggal 31 Desember
2024, jumlah saldo pinjaman adalah sebesar Rp965 miliar dan 9.895.000 Dolar AS (nilai penuh) (2023: Rp400
miliar dan nihil Dolar AS) dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar Rp87 miliar. Fasilitas ini telah
diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 31 Oktober 2025.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Pada tanggal 20 Desember 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024,
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp667 miliar (2023: Rp1.000 miliar) dan fasilitas ini telah
digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 29 Desember 2026.
PT Bank Shinhan Indonesia
Pada tanggal 7 Juni 2022, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-revolving term
loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp125 miliar. Pada tanggal 31 December 2024, jumlah saldo pinjaman
modal kerja adalah sebesar Rp21 miliar (2023: Rp62 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas
pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 13 Juni 2025.
Citibank, N.A Jakarta Branch - Bilateral
Pada tanggal 10 Februari 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan. Fasilitas
pinjaman ini dapat ditarik dengan jumlah maksimum sebesar 57.000.000 Dolar AS (nilai penuh), fasilitas ini dapat
ditarik dalam mata uang Rupiah dan Dolar AS. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman adalah
sebesar Rp784 miliar (2023: Rp880 miliar) dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar 8.500.000 Dolar AS.
Fasilitas ini telah diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai dengan 10 Februari 2025.
18
Page 41
PT Bank Nationalnobu Tbk.
Pada tanggal 11 Juni 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja money market line tanpa
jaminan dengan maksimum penarikan Rp125 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman
sebesar nihil (2023: nihil) dan fasilitas pinjaman ini masih dapat digunakan sebesar Rp125 miliar. Fasilitas ini akan
jatuh tempo pada tanggal 22 Juni 2025.
PT Bank HSBC Indonesia – Club Loan
Pada tanggal 10 Juni 2022, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi sebesar 300.000.000
Dolar AS (nilai penuh) dengan Tingkat bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,81% untuk onshore dan
0,75% untuk offshore per tahun, dengan Bank of China (Hong Kong) Limited, Bank of China (Hong Kong) Limited
Jakarta Branch, DBS Bank Ltd, Mizuho Bank Ltd, MUFG Bank Ltd Jakarta Branch, Oversea-Chinese Banking
Corporation Limited, RHB Bank Berhad, Sumitomo Mitsui Banking Corporation Singapore Branch, Taipei Fubon
Commercial Bank Co. Limited, The Korea Development Bank Singapore Branch, Australia and New Zealand
Banking Group Limited, BNP Paribas, Cathay United Bank, dan Sumitomo Mitsui Trust Bank Limited Singapore
Branch sebagai mandated lead arrangers. PT Bank HSBC Indonesia bertindak sebagai agent. Pada tanggal
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar 109.166.667 Dolar AS (nilai penuh) (2023:
209.166.666 Dolar AS (nilai penuh)) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh
tempo pada tanggal 6 Februari 2026.
PT Bank DBS Indonesia - Sindikasi
Pada tanggal 5 Maret 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi luar negeri sebesar
340.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat bunga mengambang 3-month LIBOR plus marjin 0,88% untuk
onshore dan 0,80% untuk offshore per tahun, yang mana tingkat suku bunga mengambang akan ditransisikan
menjadi 3-month Term SOFR plus 0,15%, plus marjin yang tidak berubah per tanggal 1 Juli 2023, dengan tingkat
bunga mengambang 3-month LIBOR plus 0,88% untuk onshore dan 0,80% untuk offshore per tahun, dengan ANZ
Bank Ltd., Bank Of China Ltd., BNP Paribas, Citigroup Global Markets Asia Ltd., CTBC Bank Co. Ltd. Singapore
Branch, DBS Bank Ltd., HSBC Ltd., Mizuho Bank Ltd., MUFG Bank Ltd., Oversea-Chinese Banking Corporation
Ltd., PT Bank CTBC Indonesia, RHB Bank Berhad, Shinsei Bank Ltd., SCB Jakarta Branch, Sumitomo Mitsui
Banking Corporation Singapore Branch, SMTB Co. Ltd. Singapore Branch, Taipei Fubon Commercial Bank Co.,
Ltd dan The Korea Development Bank, Singapore Branch sebagai mandated lead arrangers dan bookrunners. PT
Bank DBS Indonesia sebagai facility agent. Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo pinjaman modal kerja adalah
sebesar 13.333.333 Dolar AS (nilai penuh) (2023: 111.666.668 Dolar AS (nilai penuh)) dan fasilitas ini telah
digunakan seluruhnya. Perseroan sudah melakukan lindung nilai sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini.
Fasilitas pinjaman ini telah jatuh tempo pada tanggal 17 Februari 2025, tidak diperpanjang dan telah dibayarkan
sepenuhnya.
Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore - Bilateral
Pada tanggal 18 Mei 2020, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja luar negeri sebesar 100.000.000
Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,15% Credit Adjustment
Spread, plus marjin 0,75% dengan Mizuho Bank, Ltd. Singapore Branch sebagai lender. Pada tanggal
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar nihil Dolar AS (nilai penuh) (2023:
12.500.000 Dolar AS (nilai penuh)). Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah dipergunakan seluruhnya. Fasilitas
pinjaman ini telah jatuh tempo pada tanggal 8 April 2024 dan tidak diperpanjang.
Pada tanggal 9 November 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja luar negeri sebesar
100.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat bunga mengambang 3-month LIBOR plus marjin 0,70% per
tahun, yang mana tingkat suku bunga mengambang akan ditransisikan menjadi 3-month Term SOFR plus 0,15%
Credit Adjustment Spread, plus marjin yang tidak berubah per tanggal 1 Juli 2023, dengan PT Bank Mizuho
Indonesia sebagai lender. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar
16.250.000 Dolar AS (nilai penuh) (2023: 39.583.333 Dolar AS (nilai penuh)). Perseroan sudah melakukan lindung
nilai sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini dan fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 19 Agustus
2025.
Pada tanggal 3 Maret 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja luar negeri sebesar
100.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat bunga mengambang 3-month LIBOR plus marjin 0,65% per
tahun, yang mana tingkat suku bunga mengambang akan ditransisikan menjadi 3-month Term SOFR plus 0,15%
of Credit Adjustment Spread, plus marjin yang tidak berubah per tanggal 1 Juli 2023, dengan Mizuho Bank, Ltd.
Singapore Branch sebagai lender. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah
sebesar 26.666.667 Dolar AS (nilai penuh) (2023: 46.666.667 Dolar AS (nilai penuh)) dan masih dapat digunakan
sebesar 40.000.000 Dolar AS (nilai penuh) sampai dengan Maret 2024. Perseroan sudah melakukan lindung nilai
sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini dan fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 22 Mei 2026.
19
Page 42
Overseas – Chinese Banking Corporation, Ltd., Singapore – Club Loan
Pada tanggal 29 Agustus 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi sebesar
320.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,77% untuk
onshore dan 0,70% untuk offshore per tahun, dengan Bank of Taiwan, Offshore Banking Branch, Citigroup Global
Markets Asia Limited, DBS Bank Ltd., Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd., PT Bank ANZ Indonesia,
PT Bank CIMB Niaga Tbk., PT Bank SBI Indonesia, Taipei Fubon Commercial Bank Co., Ltd., The Hongkong and
Shanghai Banking Corporation Ltd., and The Korea Development Bank, Singapore Branch sebagai mandated lead
arrangers. Overseas-Chinese Banking Corporation Ltd. Indonesia berperan sebagai agent. Pada tanggal
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar 13.333.333 Dolar AS (nilai penuh) (2023:
20.000.000 Dolar AS (nilai penuh)) dan masih dapat digunakan sebesar 300.000.000 Dolar AS (nilai penuh)
sampai dengan Februari 2025. Perseroan sudah melakukan lindung nilai sepenuhnya atas pinjaman modal kerja
ini dan fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 20 November 2026.
PT Bank ANZ Indonesia - Bilateral
Pada tanggal 9 November 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan. Fasilitas
pinjaman ini dapat ditarik dengan jumlah maksimum sebesar 20.000.000 Dolar AS (nilai penuh), fasilitas ini dapat
ditarik dalam mata uang Rupiah dan Dolar AS. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman adalah
sebesar 20.000.000 Dolar AS (nilai penuh) (2023: 19.600.000 Dolar AS (nilai penuh)) dan fasilitas ini masih dapat
digunakan sebesar nihil. Perseroan sudah melakukan lindung nilai sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini dan
fasilitas pinjaman ini masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 30 Juni 2025.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk. - Bilateral
Pada tanggal 18 Juni 2008, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja revolving dengan maksimum
penarikan Rp100 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024 jumlah saldo pinjaman sebesar 5.081.821 Dolar AS (nilai
penuh) (2023: nihil Dolar AS) dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar Rp19 miliar. Fasilitas pinjaman ini
masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 30 Agustus 2025.
Bank of China (Hong Kong), Ltd., Jakarta Branch - Sindikasi
Pada tanggal 13 Juli 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi sebesar 150.000.000
Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,77% untuk onshore dan
0,70% untuk offshore per tahun, dengan Bank of China (Hong Kong) Limited., Jakarta Branch, Bank of China
(Hong Kong) Ltd, Bank of China (Malaysia), dan Bank of China (Hongkong), Ltd., Jakarta Branch sebagai
mandated lead arrangers dan sebagai agent. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja
adalah sebesar 18.750.000 Dolar AS (nilai penuh) (2023: nihil (nilai penuh)) dan masih dapat digunakan sebesar
125.000.000 Dolar AS (nilai penuh) sampai dengan 13 Januari 2025.
PT United Tractor Tbk.
Pada tanggal 29 Juni 2018, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja. Fasilitas pinjaman modal kerja
ini telah diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum menjadi sebesar Rp300 miliar. Pada tanggal
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar Rp221 miliar (2023: Rp296 miliar) dengan cicilan pembayaran
pokok pinjaman triwulan yang dimulai 3 bulan sejak setiap tanggal penarikan. Fasilitas ini masih dapat digunakan
sebesar Rp79 miliar dan akan jatuh tempo pada tanggal 28 Juni 2027.
Informasi lainnya
Perseroan telah memenuhi pembatasan-pembatasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman modal kerja.
Pembatasan-pembatasan terdiri dari beberapa hal administratif dan pembatasan rasio Total Utang Konsolidasi
menjadi Kekayaan Bersih Berwujud Konsolidasi (DER) serta Piutang Layak Aman Bersih. Pembayaran bunga dan
pokok pinjaman telah dibayarkan oleh Perseroan sesuai dengan jadwal. Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai
tercatat pinjaman adalah Rp19.519 miliar (31 Desember 2023: Rp19.723 miliar) yang mencakup nilai nominal
pinjaman, biaya provisi yang belum diamortisasi dan utang bunga.
SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN
Perseroan mempunyai utang atas penerbitan obligasi pada tanggal 31 Desember 2024 sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Nilai Nominal
Rupiah:
- Obligasi Berkelanjutan V 2.352
- Obligasi Berkelanjutan VI 7.884
10.236
20
Page 43
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Nilai Nominal
Dikurangi:
Biaya emisi obligasi yang belum diamortisasi (17)
Bersih 10.219
Beban amortisasi biaya emisi obligasi 23
IMBALAN KERJA
Sejak 2021, Perseroan telah menghitung liabilitas imbalan pasca-kerja sesuai dengan Undang-undang Cipta Kerja
No. 11/2020 dan Peraturan Pemerintah No. 35/2021 berupa uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan
uang penggantian hak. Perseroan wajib memberikan imbalan pasca-kerja kepada karyawannya pada saat
meninggal, sakit bekepanjangan/cacat atau pada saat karyawan menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan pasca-
kerja ini diberikan terutama berdasarkan masa kerja dan kompensasi karyawan pada saat pemutusan hubungan
kerja atau selesainya masa kerja.
Kewajiban imbalan kerja yang diakui di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Pada awal periode 233
Biaya jasa kini 30
Biaya bunga 14
Pengukuran kembali
Jumlah yang dibebankan pada pendapatan komprehensif lainnya (2)
Imbalan yang dibayarkan (10)
Biaya jasa lalu (4)
Pindahan ke entitas lain (8)
Pada akhir periode 253
UTANG PERSEROAN YANG AKAN JATUH TEMPO DALAM WAKTU 3 (TIGA) BULAN SEJAK PROSPEKTUS
INI DITERBITKAN BERIKUT CARA PEMENUHAN KEWAJIBANNYA
Kewajiban perseroan yang akan jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan sejak Prospektus ini diterbitkan adalah
sebesar Rp2.434 miliar. Perseroan akan mengalokasikan dana untuk pembayaran kewajiban tersebut yang
berasal dari hasil pendapatan pembiayaan konsumen / collection Perseroan. Keterangan mengenai kewajiban
perseroan yang akan jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Jumlah
PT Bank Central Asia Tbk Fasilitas Bilateral Jangka Panjang 363
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Fasilitas Bilateral Jangka Panjang 338
PT Bank Pan Indonesia Tbk Fasilitas Bilateral Jangka Panjang 533
PT Bank Shinhan Indonesia Fasilitas Bilateral Jangka Panjang 10
Standard Chartered Bank Fasilitas Bilateral Jangka Panjang 63
PT United Tractors Tbk Fasilitas Bilateral Jangka Panjang 27
PT Bank Negara Indonesia Tbk Fasilitas Bilateral Jangka Panjang 83
Mizuho Bank, Ltd. Fasilitas Bilateral Jangka Panjang 161
PT Bank HSBC Indonesia Fasilitas Sindikasi Jangka Panjang 420
Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd. Fasilitas Sindikasi Jangka Panjang 28
Bank of China Limited Fasilitas Sindikasi Jangka Panjang 35
(dalam miliaran Rupiah)
Keterangan Jumlah
Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya
Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap Penerbitan Efek Bersifat Hutang 373
V Tahun 2022
LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO DAN BELUM DILUNASI
Seluruh liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 telah diungkapkan dalam Prospektus ini. Pada
tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perseroan telah melunasi seluruh liabilitas yang telah jatuh tempo. Tidak
ada liabilitas yang telah jatuh tempo yang belum dilunasi oleh Perseroan.
21
Page 44
SELURUH LIABILITAS PERSEROAN PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 TELAH DIUNGKAPKAN
DALAM PROSPEKTUS INI. PADA TANGGAL DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI, PERSEROAN TELAH
MELUNASI SELURUH LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO. TIDAK ADA LIABILITAS YANG TELAH
JATUH TEMPO YANG BELUM DILUNASI OLEH PERSEROAN.
SETELAH TANGGAL 31 DESEMBER 2024 SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR
INDEPENDEN DAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN SAMPAI DENGAN
TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN, PERSEROAN DAN TIDAK MEMILIKI
LIABILITAS LAINNYA, KECUALI LIABILITAS YANG TELAH DINYATAKAN DALAM PROSPEKTUS INI
DAN YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN YANG DISAJIKAN DALAM
PROSPEKTUS INI.
MANAJEMEN PERSEROAN DALAM HAL INI BERTINDAK UNTUK DAN ATAS NAMA PERSEROAN
SERTA SEHUBUNGAN DENGAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWABNYA DALAM PERSEROAN, DENGAN
INI MENYATAKAN KESANGGUPANNYA UNTUK MEMENUHI PADA SAAT JATUH TEMPO SELURUH
LIABILITAS YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN SERTA DISAJIKAN DALAM
PROSPEKTUS INI.
PADA TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR, PERSEROAN TIDAK MEMILIKI KOMITMEN DAN
KONTINJENSI YANG MATERIAL SELAIN DARI YANG TELAH DINYATAKAN DAN DIUNGKAPKAN
DALAM LAPORAN KEUANGAN SERTA DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS INI.
TIDAK TERDAPAT PELANGGARAN ATAS PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG
DILAKUKAN OLEH PERSEROAN DALAM KELOMPOK USAHA PERSEROAN YANG DAPAT
BERDAMPAK MATERIAL TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN.
TIDAK ADA KELALAIAN ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN SETELAH
TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN
PENDAFTARAN.
TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA LIABILITAS
DAN/ATAU PERIKATAN BAIK SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI
DENGAN TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK, MAUPUN SETELAH TANGGAL LAPORAN
AKUNTAN PUBLIK SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN.
22
Page 45
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan
laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan tersebut yang tercantum dalam Prospektus
ini. Untuk informasi lebih lanjut, Investor juga harus membaca Bab V Prospektus ini yang berjudul Analisis dan
Pembahasan oleh Manajemen.
Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan yang
telah diaudit pada 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan
laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 beserta catatan atas laporan
keuangan tersebut.
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan
SAK Indonesia. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global
PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini
tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali dengan Nomor 00849/2.1457/AU.1/09/1123-
3/1/V/2025 tertanggal 6 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Tjhin Silawati, S.E. (Registrasi Akuntan Publik
No. AP. 1123).
LAPORAN POSISI KEUANGAN
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
ASET
Kas dan setara kas
- Pihak ketiga 903 865
- Pihak berelasi 47 25
Piutang pembiayaan konsumen - setelah dikurangi penyisihan
kerugian penurunan nilai sebesar Rp1.693 (2023: Rp1.907)
- Pihak ketiga 31.695 31.526
- Pihak berelasi 2 2
Piutang pembiayaan Murabahah - setelah dikurangi penyisihan
kerugian penurunan nilai sebesar Rp18 (2023: Rp43)
- Pihak ketiga 333 703
Pembiayaan Musyarakah - setelah dikurangi penyisihan kerugian
sebesar Rp87 (2023: Rp65)
- Pihak ketiga 1.626 1.079
Investasi bersih dalam sewa pembiayaan - setelah dikurangi
penyisihan kerugian penurunan nilai sebesar Rp249 (2023:
Rp238)
- Pihak ketiga 4.565 3.876
- Pihak berelasi 4 7
Tagihan pembiayaan anjak piutang - setelah dikurangi penyisihan
kerugian penurunan nilai sebesar Rp5 (2023: Rp3)
- Pihak ketiga 14 13
- Pihak berelasi 72 37
Piutang lain-lain
- Pihak ketiga 636 589
- Pihak berelasi 47 2
Beban dibayar dimuka
- Pihak ketiga 89 81
- Pihak berelasi 8 6
Aset derivatif 178 225
Aset pajak tangguhan - bersih 276 183
Investasi pada entitas asosiasi 378 367
Aset tetap dan aset hak guna - setelah dikurangi akumulasi
penyusutan sebesar Rp698 (2023: Rp653) 256 265
JUMLAH ASET 41.129 39.851
23
Page 46
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Utang penyalur kendaraan
- Pihak ketiga 10 -
- Pihak berelasi 68 -
Utang lain-lain
- Pihak ketiga 289 341
- Pihak berelasi 71 92
Akrual
- Pihak ketiga 221 268
Liabilitas pajak
- Pajak penghasilan badan 232 115
- Pajak lainnya 39 32
Liabilitas derivatif 2 46
Pinjaman
- Pihak ketiga 19.166 19.293
- Pihak berelasi 221 296
Surat berharga yang diterbitkan
- Obligasi 10.219 9.762
Imbalan kerja 253 233
Jumlah Liabilitas 30.791 30.478
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp1.000 per saham (Rupiah penuh)
- Modal dasar 1.500.000.000 saham
- Modal ditempatkan dan disetor penuh 950.439.958 saham 950 950
Agio saham 1.987 1.987
Saldo laba
- Telah ditentukan penggunaannya 190 1
- Belum ditentukan penggunaannya 7.222 6.432
Cadangan lindung nilai arus kas (11) 3
Jumlah Ekuitas 10.338 9.373
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 41.129 39.851
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
PENDAPATAN
Pembiayaan konsumen 5.590 5.487
Sewa pembiayaan 562 508
Bagi hasil Musyarakah 190 57
Marjin Murabahah 95 201
Pembiayaan anjak piutang 5 2
Bunga bank 15 17
Lain-lain - bersih 301 364
Jumlah pendapatan - bersih 6.758 6.636
BEBAN
Beban bunga dan keuangan 1.971 1.845
Beban usaha 1.334 1.274
Beban pajak final 3 3
Penyisihan kerugian penurunan nilai 998 1.128
Penyisihan/(pemulihan) kerugian penurunan nilai lainnya (23) 30
Jumlah beban 4.283 4.280
24
Page 47
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Laba sebelum bagian laba bersih entitas asosiasi dan
pajak penghasilan 2.475 2.356
Bagian laba bersih entitas asosiasi 28 40
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 2.503 2.396
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (554) (530)
LABA BERSIH 1.949 1.866
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali imbalan pasca-kerja (8) (1)
Pajak penghasilan terkait 2 -
(6) (1)
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Cadangan lindung nilai arus kas (18) 28
Pajak penghasilan terkait 4 (6)
(14) 22
LABA KOMPREHENSIF LAIN TAHUN BERJALAN
SETELAH PAJAK (20) 21
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN 1.929 1.887
LABA PER SAHAM - DASAR DAN DILUSIAN (Rupiah
penuh) 2.051 1.963
LAPORAN ARUS KAS
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Arus kas dari aktivitas operasi
Penerimaan kas dari pelanggan:
- Pembiayaan konsumen 38.014 33.107
- Sewa pembiayaan 4.871 4.062
- Pembiayaan Murabahah 1.009 2.163
- Bagi hasil Musyarakah 966 391
- Anjak piutang 299 31
Penerimaan dari piutang
yang telah dihapusbukukan 287 252
Sanksi keterlambatan pembayaran 247 259
Bunga bank 12 13
Lain-lain 3 6
Jumlah penerimaan kas 45.708 40.284
Pengeluaran kas untuk:
- Pembayaran kepada penyalur kendaraan (35.153) (32.407)
- Pembayaran porsi fasilitas pembiayaan bersama
without recourse (4.243) (4.368)
- Premi asuransi (1.957) (1.860)
- Beban bunga dan keuangan (1.856) (1.768)
- Beban usaha (1.261) (1.146)
Jumlah pengeluaran kas (44.470) (41.549)
Pembayaran pajak penghasilan badan (526) (552)
Arus kas bersih yang diperoleh dari/(digunakan
untuk) aktivitas operasi 712 (1.817)
Arus kas dari aktivitas investasi
Pembelian aset tetap (62) (98)
Dividen yang diterima dari entitas asosiasi 17 16
25
Page 48
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
investasi (45) (82)
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman 17.515 23.511
Pembayaran pinjaman (17.616) (20.448)
Penerimaan pokok surat berharga yang diterbitkan 5.100 3.501
Pembayaran pokok surat berharga yang diterbitkan (4.642) (3.323)
Pembayaran sewa - (1)
Pembayaran dividen (964) (1.166)
Arus kas bersih yang (digunakan untuk)/ diperoleh
dari aktivitas pendanaan (607) 2.074
(Penurunan)/Kenaikan bersih kas dan setara kas 60 175
Kas dan setara kas pada awal tahun 890 715
Kas dan setara kas pada akhir tahun 950 890
Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas
pada akhir tahun terdiri dari:
Bank 950 890
RASIO KEUANGAN
(dalam persen, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
PROFITABILITAS
Laba Sebelum Pajak Penghasilan / Pendapatan (%) 37,04 36,11
Laba Bersih / Pendapatan (%) 28,84 28,12
Laba Bersih / Ekuitas (%)1) 18,85 19,91
Laba Bersih / Jumlah Aset (%)2) 4,74 4,68
Pendapatan / Jumlah Aset (%) 16,43 16,65
RASIO LIKUIDITAS DAN SOLVABILITAS
Pinjaman dan Surat Berharga Yang Diterbitkan Terhadap
Jumlah Aset (x) 0,72 0,74
Total Liabilitas Terhadap Ekuitas (x)3) 2,98 3,25
Total Liabilitas Terhadap Aset (x) 0,75 0,76
Gearing Ratio (x) 2,86 3,13
Current Ratio (%) 89,40 100,41
Interest Coverage Ratio (%) 236,40 240,09
Debt Service Coverage Ratio (%) 22,56 24,83
RASIO ASET PRODUKTIF
Piutang Pembiayaan Konsumen Bermasalah (Termasuk
Joint Finance) 4) dibandingkan Piutang Pembiayaan
Konsumen Bruto
(Termasuk Joint Finance)5) (%) 0,49 0,50
RASIO PERTUMBUHAN
Jumlah Pendapatan (%) 1,84 10,03
Laba Bersih (%) 4,45 24,40
Jumlah Aset (%) 3,21 6,74
Jumlah Liabilitas (%) 1,03 6,25
Jumlah Ekuitas (%) 10,30 8,33
Keterangan:
1) Dihitung dengan menggunakan laba bersih setelah pajak yang berakhir periode tanggal 31 Desember 2023 dan 2024,
dibagi dengan total ekuitas SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang penilaian tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan
dan perusahaan pembiayaan syariah.
2) Dihitung dengan menggunakan laba bersih setelah pajak yang berakhir periode tanggal 31 Desember 2023 dan 2024,
dibagi dengan total aset berdasarkan SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang penilaian tingkat kesehatan perusahaan
26
Page 49
pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah.
3) Dalam rangka penerbitan Obligasi ini sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan, rasio jumlah liabilitas
terhadap ekuitas tidak melebihi 10:1.
4) Piutang Pembiayaan Konsumen Bermasalah (Termasuk Joint Finance) adalah saldo piutang pembiayaan konsumen yang
menunggak lebih dari 90 hari. Saldo ini diambil dari laporan internal Perseroan yang tidak diaudit dan tidak direviu.
5) Piutang Pembiayaan Konsumen Bruto (Termasuk Joint Finance) adalah piutang pembiayaan konsumen termasuk porsi
pembiayaan bersama without recourse.
RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG
Rasio Keuangan Rasio yang dipersyaratkan 31 Desember 2024
Jumlah Pinjaman terhadap Ekuitas Maksimum 10:1 2,86
Perseroan telah mememenuhi rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian utang.
27
Page 50
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasional Perseroan dalam bab
ini harus dibaca bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan laporan keuangan Perseroan yang
telah diaudit, beserta catatan atas laporan keuangan tersebut.
Informasi keuangan yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan yang telah diaudit
pada 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan laporan arus
kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 beserta catatan atas laporan keuangan
tersebut.
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan
SAK Indonesia. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global
PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini
tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali dengan nomor 00849/2.1457/AU.1/09/1123-
3/1/V/2025 tertanggal 6 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Tjhin Silawati, S.E. (Registrasi Akuntan Publik
No. AP. 1123).
1. ANALISIS KINERJA KEUANGAN
a. Pendapatan dan Laba Bersih
Pendapatan
(dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 2024 31 Desember 2023 Δ%
Keterangan
Rp miliar % Rp miliar %
Pembiayaan konsumen 5.590 82,72 5.487 82,68 1,88
Marjin Murabahah 95 1,41 201 3,03 (52,74)
Sewa pembiayaan 562 8,32 508 7,66 10,63
Bagi hasil Musyarakah 190 2,81 57 0,86 233,33
Pembiayan anjak piutang 5 0,07 2 0,03 150,00
Bunga bank 15 0,22 17 0,26 (11,76)
Lain-lain - bersih 301 4,45 364 5,48 (17,31)
Jumlah pendapatan - bersih 6.758 100,00 6.636 100,00 1,84
Sebagian besar pendapatan Perseroan berasal dari pendapatan pembiayaan konsumen, yang mencapai 82,72%
dari jumlah pendapatan bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Peningkatan
pendapatan Perseroan banyak dipengaruhi oleh kenaikan jumlah pembiayaan baru.
Bila terjadi perubahan suku bunga, Perseroan akan melakukan penyesuaian tingkat suku bunga baru terhadap
pembiayaan konsumen baru mengikuti kondisi pasar. Terhadap perubahan yang terjadi, Perseroan berusaha
untuk tetap menjaga tingkat pendapatan bersih Perseroan yang akan diterima pada periode berjalan.
Dalam rangka menjaga kualitas piutang pembiayaan, Perseroan menerapkan kebijakan penyaluran kredit yang
hati-hati (prudent), yaitu melalui perbaikan terus-menerus terhadap kualitas analisa kredit serta kualitas survei
sebelum perjanjian kredit dengan pelanggan ditandatangani.
Berikut adalah analisa perubahan pendapatan yang signifikan:
Pendapatan Pembiayaan Konsumen
Pada tahun 2024 pendapatan Perseroan dari pembiayaan konsumen sebesar Rp5.590 miliar, meningkat sebanyak
1,88% dibanding tahun 2023 yang nilainya sebesar Rp5.487 miliar. Hal ini terutama disebabkan karena
peningkatan rata-rata aset piutang pembiayaan konsumen yang dikelola oleh Perseroan karena adanya kenaikan
jumlah pembiayaan baru di tahun 2024.
Pendapatan Marjin Murabahah
Pada tahun 2024 pendapatan Perseroan dari Marjin Murabahah sebesar Rp95 miliar, mengalami penurunan
52,74% dibanding tahun 2023 yang nilainya sebesar Rp201 miliar. Hal ini terutama disebabkan karena
menurunnya rata-rata aset yang dikelola pada pembiayaan Murabahah dikarenakan pada tahun 2024 penyaluran
pembiayaan baru syariah seluruhnya menggunakan akad Musyarakah.
28
Page 51
Pendapatan Lain-Lain – Bersih
Pendapatan lain-lain – bersih Perseroan terdiri dari:
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Keterangan Δ%
Rp miliar % Rp miliar %
Sanksi keterlambatan pembayaran 247 82,06 259 71,16 (4,63)
Potongan premi asuransi 51 16,94 98 26,92 (47,96)
Lain-lain - bersih 3 1,00 7 1,92 (57,14)
Jumlah pendapatan lain-lain - bersih 301 100,00 364 100,00 (17,31)
Pada tahun 2024 pendapatan lain-lain Perseroan sebesar Rp301 miliar, mengalami penurunan dibandingkan
dengan tahun 2023 dikarenakan adanya penurunan atas pendapatan potongan premi asuransi.
Beban
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Keterangan Δ%
Rp miliar % Rp miliar %
Beban bunga dan keuangan 1.971 46,02 1.845 43,11 6,83
Beban usaha 1.334 31,15 1.274 29,77 4,71
Beban pajak final 3 0,07 3 0,07 0,00
Penyisihan kerugian penurunan nilai 998 23,30 1.128 26,35 (11,52)
(Pemulihan)/Penyisihan kerugian
(23) (0,54) 30 0,70 (176,67)
penurunan nilai lainnya
Jumlah beban 4.283 100,00 4.280 100,00 0,07
Pada tahun 2024 beban Perseroan sebesar Rp4.283 miliar, tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan
dengan tahun 2023.
Sebagian besar beban Perseroan berasal dari beban bunga dan keuangan, yang mencapai 46,02% dari jumlah
beban Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, disusul dengan beban usaha
sebesar 31,15%, lalu penyisihan kerugian penurunan nilai sebesar 23,30% dari jumlah beban Perseroan.
Berikut adalah analisa perubahan beban yang signifikan:
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai
Pada tahun 2024 penyisihan kerugian penurunan nilai Perseroan sebesar Rp998 miliar, mengalami penurunan
sebesar 11,52% dibanding tahun 2023 yang nilainya sebesar Rp1.128 miliar. Penurunan tersebut terutama
disebabkan oleh adanya penurunan risiko kerugian perseroan.
Beban Bunga dan Keuangan
Pada tahun 2024 beban bunga dan keuangan Perseroan sebesar Rp1.971 miliar, mengalami peningkatan sebesar
6,83% dibanding tahun 2023 yang nilainya sebesar Rp1.845 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan
meningkatnya pinjaman perseroan dalam memenuhi peningkatan pembiayaan konsumen.
Beban usaha
Pada tahun 2024 beban usaha Perseroan sebesar Rp1.334 miliar, mengalami peningkatan sebanyak 4,71%
dibanding tahun 2023 yang nilainya sebesar Rp1.274 miliar. Hal ini terutama disebabkan karena adanya inflasi
secara makro ekonomi serta peningkatan kebutuhan operasional seiring dengan kenaikan jumlah aset yang
dikelola oleh Perseroan dengan kenaikan terbesar pada pengeluaran beban usaha terletak pada gaji, upah, dan
tunjangan.
Laba Bersih
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan Δ%
2024 2023
Jumlah pendapatan - bersih 6.758 6.636 1,84
Jumlah beban 4.283 4.280 0,07
Laba bersih 1.949 1.866 4,45
Laba komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak (20) 21 (195,24)
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan 1.929 1.887 2,23
29
Page 52
Pada tahun 2024 laba bersih Perseroan sebesar Rp1.949 miliar mengalami peningkatan sebanyak 4,45%
dibanding tahun 2023 yang nilainya sebesar Rp1.866 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan
jumlah Pendapatan sebesar 1,84% namun peningkatan jumlah beban hanya sebesar 0,07%.
b. Aset, Liabilitas, dan Ekuitas
Aset
Komposisi Aset Perseroan adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023 Δ%
Keterangan
Rp miliar % Rp miliar %
Kas dan setara kas
- Pihak ketiga 903 2,20 865 2,17 4,39
- Pihak berelasi 47 0,11 25 0,06 88,00
Piutang pembiayaan konsumen – setelah
dikurangi penyisihan kerugian penurunan
nilai sebesar Rp1.693 (2023: Rp1.907)
- Pihak ketiga 31.695 77,06 31.526 79,11 0,54
- Pihak berelasi 2 0,01 2 0,01 0,00
Piutang pembiayaan Murabahah - setelah
dikurangi penyisihan kerugian penurunan
nilai sebesar Rp18 (2023: Rp43)
- Pihak ketiga 333 0,81 703 1,76 (52,63)
Pembiayaan Musyarakah - setelah dikurangi
penyisihan kerugian sebesar Rp87 (2023:
Rp65)
- Pihak ketiga 1.626 3,95 1.079 2,71 50,70
Investasi bersih dalam sewa pembiayaan -
setelah dikurangi penyisihan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp249 (2023:
Rp238)
- Pihak ketiga 4.565 11,10 3.876 9,73 17,78
- Pihak berelasi 4 0,01 7 0,02 (42,86)
Tagihan pembiayaan anjak piutang - setelah
dikurangi penyisihan kerugian penurunan
nilai sebesar Rp5 (2023: Rp3)
- Pihak ketiga 14 0,03 13 0,03 7,69
- Pihak berelasi 72 0,18 37 0,09 94,59
Piutang lain-lain
- Pihak ketiga 636 1,55 589 1,48 7,98
- Pihak berelasi 47 0,11 2 0,01 2250,00
Beban dibayar dimuka
- Pihak ketiga 89 0,22 81 0,20 9,88
- Pihak berelasi 8 0,02 6 0,02 33,33
Aset derivatif 178 0,43 225 0,56 (20,89)
Aset pajak tangguhan - bersih 276 0,67 183 0,46 50,82
Investasi pada entitas asosiasi 378 0,92 367 0,92 3,00
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi
256 0,62 265 0,66 (3,40)
penyusutan sebesar Rp698 (2023: Rp653)
JUMLAH ASET 41.129 100,00 39.851 100,00 3,21
Posisi aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp41.129 miliar mengalami kenaikan
sebanyak 3,21% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp39.851 miliar. Hal ini terutama
disebabkan oleh meningkatnya pembiayaan konsumen.
Piutang pembiayaan konsumen – pihak ketiga setelah dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai pada tanggal
31 Desember 2024 adalah sebesar Rp31.695 miliar mengalami kenaikan sebanyak 0,54% dibandingkan posisi
pada tahun sebelumnya yang nilainya sebesar Rp31.526 miliar. Hal ini disebabkan oleh kenaikan jumlah
pembiayaan baru selama tahun 2024 dikarenakan meningkatnya penyaluran pembiayaan kendaraan baru.
Kas dan setara kas pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp950 miliar mengalami kenaikan sebanyak
6,74% dibandingkan posisi pada tahun sebelumnya yang nilainya sebesar Rp890 miliar. Hal ini disebabkan oleh
langkah persiapan perseroan dalam melakukan penyaluran pembiayaan konsumen pada awal tahun 2025.
30
Page 53
Liabilitas
Komposisi Liabilitas Perseroan adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Keterangan Δ%
Rp miliar % Rp miliar %
Utang penyalur kendaraan
- Pihak ketiga 10 0,03 - - 100,00
- Pihak berelasi 68 0,22 - - 100,00
Utang lain-lain
- Pihak ketiga 289 0,94 341 1,12 (15,25)
- Pihak berelasi 71 0,23 92 0,30 (22,83)
Akrual
- Pihak ketiga 221 0,72 268 0,88 (17,54)
Liabilitas pajak
- Pajak penghasilan badan 232 0,75 115 0,38 101,74
- Pajak lainnya 39 0,13 32 0,10 21,88
Liabilitas derivatif 2 0,01 46 0,15 (95,65)
Pinjaman
- Pihak ketiga 19.166 62,25 19.293 63,30 (0,66)
- Pihak berelasi 221 0,72 296 0,97 (25,34)
Surat berharga yang diterbitkan
- Obligasi 10.219 33,19 9.762 32,03 4,68
Imbalan kerja 253 0,82 233 0,76 8,58
JUMLAH LIABILITAS 30.791 100,00 30.478 100,00 1,03
Posisi liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp30.791 miliar mengalami kenaikan
sebanyak 1,03% dibandingkan posisi tanggal 31 Desember 2023 yang nilainya sebesar Rp30.478 miliar. Hal ini
terutama disebabkan oleh kenaikan jumlah pinjaman dan obligasi Perseroan.
Perseroan menyadari adanya risiko nilai tukar mata uang asing yang terjadi akibat fluktuasi mata uang Rupiah
terhadap Dolar AS, sehingga Perseroan melakukan transaksi cross currency swap dengan tujuan melakukan
aktivitas lindung nilai atas ketidakpastian nilai tukar mata uang asing yang timbul dari arus kas pokok dan bunga
pinjaman dan obligasi. Perseroan tidak memiliki instrumen keuangan derivatif untuk tujuan spekulasi. Pada tanggal
31 Desember 2024 Perseroan tidak memiliki bunga yang sudah jatuh tempo namun belum dilunasi.
Perseroan berpendapat bahwa kebijakan lindung nilai atas pinjaman dan ikatan dalam mata uang asing cukup
memadai untuk meminimalisir risiko ketidakpastian nilai tukar mata uang asing yang mungkin timbul.
Ekuitas
Komposisi Ekuitas Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 31 Desember
2024 2023
Keterangan Δ%
Rp Rp
% %
miliar miliar
Modal saham - nilai nominal Rp1.000 per saham
(Rupiah penuh)
- Modal dasar 1.500.000.000 saham
- Modal ditempatkan dan disetor penuh 950.439.958 saham 950 9,19 950 10,14 0,00
Agio saham 1.987 19,22 1.987 21,20 0,00
Saldo laba
- Telah ditentukan penggunaannya 190 1,84 1 0,01 18900,00
- Belum ditentukan penggunaannya 7.222 69,86 6.432 68,62 12,28
Cadangan lindung nilai arus kas (11) (0,11) 3 0,03 (466,67)
JUMLAH EKUITAS 10.338 100,00 9.373 100,00 10,30
Posisi ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp10.338 miliar mengalami sedikit
kenaikan sebanyak 10,30% dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang nilainya sebesar Rp9.373 miliar. Hal ini
terutama karena adanya kenaikan jumlah saldo laba bersih setelah dikurangkan dengan pembayaran dividen.
31
Page 54
2. DATA INFORMASI SEGMEN
Berikut adalah data pelaporan segmen berdasarkan produk usaha Perseroan :
(dalam miliaran Rupiah)
Pembiayaan Pembiayaan Sewa Pembiayaan Tidak dapat
Keterangan Jumlah
konsumen Murabahah pembiayaan anjak piutang dialokasikan
31 Desember 2024
Jumlah pendapatan 5.885 291 562 5 15 6.758
Jumlah beban 921 41 11 2 3.308 4.283
Laba bersih 4.964 250 551 3 (3.819) 1.949
Jumlah aset 31.913 2.035 4.570 86 2.525 41.129
Jumlah liabilitas 52 - - - 30.739 30.791
31 Desember 2023
Jumlah pendapatan 5.843 266 508 2 17 6.636
Jumlah beban 1.127 34 (5) 2 3.122 4.280
Laba bersih 4.716 232 513 - (3.595) 1.866
Jumlah aset 31.751 1.859 3.887 50 2.304 39.851
Jumlah liabilitas 46 - - - 30.432 30.478
Berikut adalah saldo pendapatan dan aset per segmen geografis yang terdiri dari 6 area, yaitu:
(dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pendapatan 2024 % 2023 % Δ%
Area DKI Jakarta dan sekitarnya 2.281 33,8 2.202 33,18 3,59
Area Jawa 1.573 23,3 1.648 24,83 (4,55)
Area Sumatera 1.433 21,2 1.400 21,10 2,36
Area Sulawesi 689 10,2 656 9,89 5,03
Area Kalimantan 556 8,2 555 8,36 0,18
Area Bali dan Nusa Tenggara 211 3,1 158 2,38 33,54
Pendapatan yg tidak dapat dialokasi 15 0,2 17 0,26 (11,76)
6.758 100,0 6.636 100,00 1,84
Aset
Aset keuangan :
Area DKI Jakarta dan sekitarnya 10.675 26,0 9.474 23,77 12,68
Area Sumatera 10.012 24,3 9.879 24,79 1,35
Area Jawa 9.437 23,0 10.412 26,13 (9,36)
Area Sulawesi 4.543 11,0 4.237 10,63 7,22
Area Kalimantan 3.940 9,6 3.752 9,42 5,01
Area Bali dan Nusa Tenggara 1.515 3,7 1.195 3,00 26,78
Aset selain aset keuangan 1.007 2,4 902 2,26 11,64
41.129 100,0 39.851 100,00 3,11
3. LIKUIDITAS PERSEROAN
Dalam mencukupi kebutuhan dana yang digunakan untuk aktivitas operasional. Perseroan membutuhkan dana
dari luar, diantaranya melalui pinjaman dan surat berharga yang diterbitkan, dimana pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023 masing-masing jumlahnya sebesar Rp29.606 miliar dan Rp29.351 miliar.
Perseroan selalu menjaga tingkat likuiditas Perseroan, termasuk antisipasi untuk perkembangan penyaluran kredit,
mitigasi risiko kredit dari pelanggan dan ketersediaan pendanaan internal maupun berupa pinjaman untuk
menjamin kelancaran operasional Perseroan. Perseroan menelaah struktur laporan posisi keuangan dan
melakukan analisa serta pengukuran risiko likuiditas berdasarkan Pedoman Pengendalian Internal Entitas dan
Pedoman Pengelolaan Aset dan Liabilitas dari pemegang saham.
Perseroan tidak memiliki kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau
ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap
likuiditas. Perseroan memastikan kecukupan modal kerja untuk menunjang kegiatan usahanya.
4. SUMBER PENDANAAN
Selain dari ekuitas, Perseroan juga menggunakan sumber pendanaan berupa pinjaman bank, pembiayaan
bersama (joint financing) dan surat berharga yang diterbitkan untuk disalurkan sebagai pembiayaan. Sampai
dengan periode 31 Desember 2024, Perseroan masih memiliki ketersediaan dana sebesar Rp15,8 triliun dan
US$468,9 juta yang dapat digunakan oleh Perseroan sewaktu-waktu disaat dibutuhkan.
32
Page 55
5. DATA ARUS KAS
Arus Kas Masuk Perseroan yang utama diperoleh dari penerimaan angsuran pelanggan dan penerimaan fasilitas
pembiayaan bersama dengan bank. Arus Kas Keluar Perseroan yang utama adalah untuk membayar utang
kepada penyalur (dealer) dan membayar angsuran yang menjadi porsi dari pembiayaan bersama dengan bank.
Rincian data arus kas Perseroan berdasarkan aktivitasnya adalah sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Arus kas bersih yang diperoleh dari /(digunakan untuk) aktivitas operasi 712 (1.817)
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi (45) (82)
Arus kas bersih yang (digunakan untuk)/ diperoleh dari aktivitas pendanaan (607) 2.074
(Penurunan)/Kenaikan bersih kas dan setara kas 60 175
Arus kas bersih yang diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas operasi
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 meningkat sebesar Rp2.529 miliar yang disebabkan oleh adanya kenaikan penerimaan
pembayaran dari customer atas pembayaran angsuran.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar Rp37 miliar atau sebesar 45,1% yang disebabkan oleh
penurunan penggunaan kas untuk pembelian aset tetap.
Arus kas bersih yang (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas pendanaan
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar Rp2.681 miliar yang disebabkan oleh penurunan penerimaan
pinjaman dari bank dan penurunan pembayaran dividen
6. LINDUNG NILAI
Dalam rangka penerapan kebijakan manajemen risiko. Perseroan melakukan instrumen derivatif untuk lindung
nilai atas perubahan variabel yang mendasar. Berdasarkan kebijakan tersebut, Perseroan tidak memiliki instrumen
keuangan derivatif untuk tujuan spekulasi.
Perseroan telah melakukan lindung nilai terhadap pinjaman yang dimiliki Perseroan dalam mata uang asing yang
pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar US$280,9 juta dan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar US$556,8
juta.
Dalam hal pinjaman yang dimiliki Perseroan dalam mata uang asing. Perseroan telah melakukan lindung nilai
melalui transaksi cross currency swap dan interest rate swap untuk mengantisipasi risiko fluktuasi tingkat bunga
dan nilai tukar atas pinjaman dalam mata uang asing. Perubahan nilai tukar mata uang asing tidak mempengaruhi
laba bersih Perseroan.
7. SOLVABILITAS, IMBAL HASIL RATA-RATA EKUITAS DAN IMBAL HASIL RATA-RATA ASET
Solvabilitas adalah kemampuan Perseroan untuk membayar kembali liabilitas pinjaman jangka pendek maupun
jangka panjang yang sudah jatuh tempo. Dalam perhitungan solvabilitas ini dikenal rasio-rasio keuangan seperti:
rasio liabilitas terhadap ekuitas (debt to equity ratio) dan rasio liabilitas terhadap jumlah aset (debt to asset ratio).
Imbal hasil rata-rata ekuitas (ROAE) menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba bersih dari
ekuitas yang ditanamkan, yang diukur dari perbandingan antara laba bersih terhadap rata-rata ekuitas Perseroan.
Imbal hasil rata-rata aset (ROAA) menunjukan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba sebelum pajak
penghasilan dari aset yang dimiliki Perseroan, yang diukur dari perbandingan antara laba sebelum pajak
penghasilan terhadap rata-rata aset Perseroan.
33
Page 56
Berikut adalah perhitungan rasio-rasio tersebut:
(dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 2.503 2.396
Laba Bersih 1.949 1.866
Rata-rata Aset 40.490 38.495
Rata-rata Ekuitas 9.856 9.013
Debt to equity ratio (x) 2.98x 3.25x
Debt to asset ratio (x) 0.75x 0.76x
ROAE (%) 19,77 20,70
ROAA (%) 6,18 6,21
8. PEMBELIAN ASET TETAP DAN BELANJA MODAL (CAPITAL EXPENDITURE)
Capital Expenditure merupakan pengeluaran biaya yang digunakan untuk membeli aset tetap Perseroan berupa
tanah, bangunan dan prasarana, peralatan kantor, perabot, kendaraan, dan aset dalam penyelesaian. Sumber
dana Capital Expenditure adalah arus kas Perseroan. Capital Expenditure untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 berturut-turut adalah sebesar Rp62 miliar dan Rp98 miliar. Capital Expenditure
dilakukan Perseroan dengan tujuan meningkatkan pelayanan kepada customer serta menunjang kegiatan
operasional Perseroan, tidak ada pembelian aset tetap yang tidak sesuai antara pembelian dan tujuannya serta
tidak ada pengeluaran biaya yang digunakan untuk membeli aset-aset Perseroan dalam mata uang asing.
Sehubungan dengan strategi dan inisiatif baru Perseroan di bidang digital, Perseroan memiliki rencana untuk
mengembangkan aplikasi mobile bagi customer untuk mempermudah proses pembiayaan dan juga untuk
mempermudah customer mengakses berbagai layanan maupun informasi di mana saja, lebih cepat, dan tanpa
batasan.
Selain itu Perseroan juga akan mengoptimalkan penggunaan barang modal yang telah ada dan meminimalkan
rencana investasi barang modal yang baru kecuali penggantian aset lama dengan aset baru supaya lebih produktif.
Pengeluaran terkait dengan barang modal yang masih produktif hanya untuk perbaikan dan pemeliharaan atas
barang modal yang telah dimiliki Perseroan.
Sumber pendanaan untuk pembelian barang modal umumnya dibiayai dari laba yang dihasilkan dari aktivitas
operasional Perseroan. Pembelian barang modal seluruhnya menggunakan sumber pendanaan Rupiah yang tidak
perlu dilakukan lindung nilai. Pembelian barang modal dilakukan dalam batas yang sesuai dengan kemampuan
dan arus kas Perseroan sehingga tidak mengganggu kinerja keuangan Perseroan.
Investasi dalam pengembangan teknologi informasi, pemeliharaan, dan perbaikan ini diharapkan akan
meningkatkan kapasitas perseroan sehingga meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan nasabah, dan
memperkecil risiko kesalahan informasi untuk menunjang kinerja Perseroan.
Perseroan tidak memiliki komitmen investasi dengan pihak ketiga maupun pihak berelasi terkait investasi barang
modal yang material.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak ada pengikatan yang bersifat signifikan dalam melakukan
belanja modal yang belum terealisasi.
9. GEARING RATIO
Sesuai dengan peraturan yang tertuang dalam KMK No. 84/PMK.012/2006 pada Bab VII, Pasal 25 ayat 3 dan
Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 (“POJK No. 35/2018”) pada Bab XV, Pasal 79 ayat 1 dijelaskan bahwa
tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan diukur dengan gearing ratio setinggi-tingginya 10 kali. Perseroan telah
memenuhi rasio keuangan sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam perjanjian utang yang telah diungkapkan
Perseroan dalam laporan keuangan Perseroan di dalam Prospektus ini. Gearing Ratio (Jumlah Pinjaman dan surat
berharga yang diterbitkan / Jumlah Ekuitas) Perseroan berturut-turut per tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
adalah sebesar 2,86 kali dan 3,13 kali.
Kondisi gearing ratio Perseroan masih jauh di bawah ketentuan Keputusan Menteri Keuangan dan Peraturan OJK.
hal ini membuktikan bahwa Perseroan telah memenuhi tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan sebagaimana
yang dipersyaratkan.
34
Page 57
10. STRATEGI USAHA PERSEROAN
Penjualan otomotif Indonesia tahun 2024 mengalami penurunan, disebabkan oleh daya beli masyarakat yang
masih rendah akibat pemulihan ekonomi yang belum merata. Hal ini menyebabkan stagnasi pertumbuhan industri
otomotif dan persaingan yang semakin ketat. Faktor-faktor seperti kenaikan suku bunga, inflasi tinggi, dan
ketidakpastian ekonomi global turut menekan daya beli masyarakat. Kondisi ini secara langsung berdampak pada
sektor pembiayaan, di mana Perseroan menghadapi tantangan eksternal yang signifikan. Di tengah era digital
yang menjanjikan peluang besar, persaingan semakin ketat akibat kehadiran berbagai perusahaan multifinance
berbasis bank yang gencar melakukan inovasi digital. Namun, dengan semakin terbiasanya masyarakat terhadap
transaksi keuangan digital, Perseroan memiliki potensi besar untuk mengembangkan layanan pembiayaan
berbasis digital dan memperluas pangsa pasar.
Dari sisi internal, rencana memperluas jaringan serta memaksimalkan kinerja aplikasi digital mobile yang didukung
dengan teknologi informasi & manajemen risiko yang baik merupakan kekuatan Perseroan yang dapat digunakan
untuk menghadapi persaingan usaha. Perseroan telah melakukan beberapa inisiatif bisnis digital seperti
pengembangan berkelanjutan atas website eksternal untuk pelanggan, yakni ACC ONE, serta aplikasi internal
Perseroan yaitu ACC ME untuk meningkatkan kinerja operasional melalui percepatan analisa kredit dan pemberian
keputusan kredit. Selain itu, potensi database pelanggan yang besar dapat dijadikan modal untuk program loyalitas
dan retensi pelanggan dengan peluang pengembangan CRM (Customer Relationship Management). Di tahun
2025 Perseroan juga akan melakukan berbagai inisiatif dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kinerja
Sumber Daya Manusia melalui program-program pelatihan, pendidikan, dan pengembangan menyesuaikan
dengan kebutuhan di era digital.
Kebijakan Manajemen
Dalam merumuskan kebijakan manajemen, Perseroan menggunakan pendekatan tiga pilar 3P yaitu Product
Excellence, People Excellence dan Process & Facility Excellence dengan tetap berpedoman pada filosofi
Perseroan yaitu misi, visi dan nilai-nilai Perseroan. Kebijakan manajemen yang disusun ini sesuai dengan arah
kebijakan Strenghtening collaboration for sustainable growth serta untuk mencapai tujuan Perseroan.
Goal 2025
NPAT IDR 2,2 Tn
dfsasadsadsadfdfsfsdsdsdB
iobioBio
Gambar 1. ASF Strategy Building Blocks
11. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONDISI KEUANGAN DAN KINERJA
PERSEROAN
Perseroan mampu memaksimalkan peluang di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang cukup menantang
selama beberapa tahun terakhir, dibuktikan dengan pertumbuhan laba bersih yang signifikan dan posisi neraca
yang kuat. Tantangan ekonomi di Indonesia diantaranya disebabkan oleh minimnya perkembangan nilai konsumsi
rumah tangga, arus investasi asing, harga komoditi dan nominal ekspor serta belanja pemerintah. Sebagai akibat
dari penurunan daya beli masyarakat, persaingan antar perusahaan pembiayaan semakin ketat, terutama dari
perusahaan pembiayaan yang berafiliasi langsung dengan perbankan yang menawarkan bunga yang kompetitif
dan cross-selling antar-nasabah.
35
Page 58
Perseroan menyadari adanya risiko nilai tukar mata uang asing yang terjadi akibat fluktuasi mata uang Rupiah
terhadap Dolar AS, sehingga Perseroan melakukan transaksi cross currency swap dengan tujuan melakukan
aktivitas lindung nilai atas ketidakpastian nilai tukar mata uang asing yang timbul dari arus kas pokok dan bunga
pinjaman dan obligasi.
Tidak terdapat kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang terjadi atau perubahan penting dalam ekonomi
yang dapat mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas yang dilaporkan dalam laporan keuangan yang
telah diaudit untuk tahun 2024 dan 2023.
12. FLUKTUASI KURS MATA UANG ASING DAN SUKU BUNGA ACUAN
Fluktuasi kurs mata uang asing dan suku bunga acuan pinjaman mempengaruhi tingkat profitabilitas Perseroan,
hal ini dikarenakan laba atau rugi kurs serta beban bunga yang terjadi dibebankan pada operasi tahun berjalan,
dimana hal tersebut mempengaruhi keadaan keuangan Perseroan pada masa yang akan datang dengan
mengestimasi arus kas dan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut.
Perseroan menerapkan kebijakan lindung nilai terhadap seluruh pinjaman dalam mata uang asing yang suku
bunganya telah ditentukan terlebih dahulu guna meredam gejolak finansial akibat volatilitas nilai tukar atau
perubahan suku bunga pasar. Dalam menerapkan kebijakan lindung nilai, Perseroan menggunakan instrumen
keuangan derivative, seperti cross currency swap sebagai bagian dari aktivitas manajemen aset dan liabilitas untuk
melindungi dampak risiko mata uang asing dan risiko tingkat suku bunga dimana transaksi dalam mata uang asing
dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan.
Perseroan tidak memiliki pinjaman dan perikatan atau komitmen tanpa proteksi yang dinyatakan dalam mata uang
asing atau pinjaman yang suku bunganya tidak ditentukan terlebih dahulu.
13. PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN STANDAR AKUNTANSI BARU YANG
BERPENGARUH SIGNIFIKAN
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Indonesia (“DSAK-IAI”) telah menerbitkan standar baru, amandemen
dan interpretasi yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2024 sebagai berikut:
• Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia ("KSPKI") dan perubahan nomor PSAK dan ISAK dalam
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar Akuntansi Keuangan), berlaku efektif tanggal 1
Januari 2024. KSPKI mengatur pilar SAK yang berlaku di Indonesia, kriteria, dan perpindahan antar pilar SAK,
sedangkan perubahan nomor mengatur ketentuan penomoran PSAK dan ISAK yang mengacu pada IFRS
Accounting Standards, standar akuntansi lokal, dan standar akuntasi syariah;
• Amendemen PSAK 201: “Penyajian Laporan Keuangan” terkait klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek
atau jangka panjang;
• Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewabalik;
• Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107 terkait “Pengaturan Pembiayaan Pemasok”; dan
• Amandemen PSAK 409: “Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah” dan PSAK 401: “Penyajian Laporan Keuangan
Syariah”.
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan
akuntansi Perseroan dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan di tahun berjalan atau
tahun sebelumnya.
14. KEBIJAKAN PEMERINTAH DAN INSTITUSI LAINNYA
Tidak terdapat kebijakan pemerintah dan institusi lainnya yang berdampak langsung maupun tidak langsung
secara material dan signifikan terhadap kegiatan usaha Perseroan yang tercermin di laporan keuangan.
15. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL ATAU PERUBAHAN PENTING DALAM
EKONOMI
Tidak ada kejadian atau transaksi yang tidak normal atau perubahan penting dalam ekonomi untuk tahun-tahun
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023.
36
Page 59
16. PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING SELAMA 2 (DUA) TAHUN BUKU
TERAKHIR
Selama 2 (dua) tahun buku terakhir terdapat standar baru, amendemen, dan penyesuaian yang telah diterbitkan,
dan yang berlaku efektif, namun implementasinya tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan
akuntansi Perseroan dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan Perseroan di tahun
berjalan atau tahun sebelumnya.
17. INVESTASI BARANG MODAL YANG DIKELUARKAN DALAM RANGKA PEMENUHAN
PERSYARATAN REGULASI DAN ISU LINGKUNGAN HIDUP
Per 31 Desember 2024 tidak terdapat investasi barang modal dalam pemenuhan persyaratan regulasi dan isu
lingkungan hidup guna.
18. PEMBATASAN YANG ADA TERHADAP KEMAMPUAN ENTITAS ANAK UNTUK
MENGALIHKAN DANA KEPADA PERSEROAN
Perseroan tidak memiliki pembatasan terhadap Entitas Anak untuk mengalihkan dana kepada Perseroan.
37
Page 60
VI. FAKTOR RISIKO
Investasi dalam Obligasi Perseroan mengandung sejumlah risiko. Para calon investor harus berhati-hati dalam
mempertimbangkan seluruh informasi yang terdapat dalam Prospektus ini, khususnya risiko-risiko usaha di bawah
ini dalam melakukan evaluasi sebelum membeli Obligasi Perseroan. Risiko tambahan yang saat ini belum
diketahui atau dianggap tidak material oleh Perseroan juga dapat berpengaruh material dan merugikan pada
kegiatan usaha arus kas, hasil operasi, kondisi keuangan dan prospek usaha Perseroan dan Entitas Anak. Harga
pasar atas Obligasi Perseroan dapat turun dikarenakan salah satu risiko ini dan calon investor dapat kehilangan
sebagian atau seluruh investasinya.
1. RISIKO UTAMA YANG MEMPUNYAI PENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP
KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN
Risiko Pembiayaan/Kredit
Risiko Pembiayaan/Kredit adalah risiko yang terjadi akibat kegagalan debitur dan/atau pihak lain dalam memenuhi
kewajiban kepada perusahaan pembiayaan. Sumber risiko kredit adalah komposisi portfolio piutang pembiayaan
dan tingkat konsentrasi yang tinggi, strategi penyaluran pembiayaan yang tidak memadai, kualitas piutang
pembiayaan rendah, kecukupan pencadangan yang dilakukan perusahaan tidak memadai, dan adanya faktor
eksternal yang dapat
berdampak pada kemampuan debitur. Risiko kredit dapat meningkat antara lain karena konsentrasi penyaluran
pembiayaan pada debitur, wilayah geografis, kegiatan usaha, jenis pembiayaan, atau lapangan usaha tertentu.
Risiko tersebut secara langsung dapat memberikan dampak dalam kelangsungan usaha Perseroan, dimana risiko
tersebut dapat merugikan Perseroan dalam hal konsumen tidak mampu membayar cicilan atau melunasi kredit
tepat waktu, dimana hal tersebut akan berdampak pada kemungkinan terganggunya arus kas dan kerugian
penurunan nilai piutang nasabah.
2. RISIKO USAHA YANG BERSIFAT MATERIAL BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK
LANGSUNG YANG DAPAT MEMPENGARUHI HASIL USAHA DAN KONDISI KEUANGAN
PERSEROAN
Dalam menjalankan usahanya, Perseroan menghadapi risiko yang mempengaruhi hasil usaha Perseroan apabila
tidak diantisipasi dan dipersiapkan penanganannya dengan baik. Risiko-risiko yang akan diungkapkan dalam
uraian berikut merupakan risiko-risiko yang material bagi Perseroan. Berdasarkan pertimbangan Perseroan, risiko-
risiko di bawah ini telah disusun berdasarkan bobot risiko terhadap usaha Perseroan.
a. Risiko Strategis
Risiko strategis adalah potensi kegagalan Perseroan dalam mencapai tujuan Perseroan akibat ketidaktepatan
atau kegagalan dalam melakukan perencanaan, penetapan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan strategis,
pengambilan keputusan bisnis yang kurang tepat, dan/atau kurang responsifnya Perseroan terhadap
perubahan eksternal. Risiko strategis bersumber dari strategi yang dimiliki dan dijalankan Perseroan tidak
sesuai dengan visi-misi perusahaan, analisis lingkungan strategis yang tidak komprehensif, ketidaksesuaian
rencana strategis antar level strategis, dan kegagalan mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. Risiko
strategis dapat meningkat antara lain karena stabilitas politik yang tidak kondusif, inflasi yang tinggi, dan
stabilitas keamanan. Sementara itu, sifat bisnis pembiayaan yang menuntut Perseroan untuk bergerak aktif
dan inovatif memunculkan risiko strategis, dimana jika Perseroan gagal untuk memenuhi perkembangan
produk yang diminati nasabah, Perseroan bisa tertinggal oleh pesaing dan kehilangan potensi pertumbuhan
pendapatan.
b. Risiko Operasional
Risiko operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal akibat
kesalahan manusia, kegagalan sistem teknologi informasi, dan/atau adanya kejadian-kejadian yang berasal
dari luar lingkungan perusahaan. Sumber risiko operasional adalah struktur organisasi, sumber daya manusia,
volume, dan beban kerja yang dimiliki dengan tingkat kompleksitas perusahaan tinggi, sistem dan teknologi
informasi tidak memadai, kegagalan debitur dan /atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban, perusahaan
memiliki kecurangan dan permasalahan hukum, adanya gangguan terhadap bisnis perusahaan. Risiko
operasional dapat meningkat antara lain karena adanya serangan luar terhadap sistem teknologi perusahaan
dan pengunduran diri pegawai kunci secara mendadak sehingga mengakibatkan tidak berjalannya organisasi
yang dapat berdampak negatif pada menurunnya pendapatan Perseroan.
38
Page 61
c. Risiko Pasar
Risiko pasar adalah risiko pada posisi aset, liabilitas, ekuitas dan/atau rekening administratif termasuk
transaksi derivatif akibat perubahan secara keseluruhan dari kondisi pasar. Sumber risiko pasar mencakup:
1. risiko suku bunga, yaitu risiko yang timbul karena nilai relatif aktiva berbunga yang dapat memburuk
karena adanya peningkatan suku bunga sehingga dapat memberikan dampak negative pada pendapatan
Perseroan;
2. risiko nilai tukar, yaitu risiko berhubungan dengan pertukaran mata uang dalam negeri dan mata uang
asing yang dapat berakibat adanya fluktuasi pada kondisi keuangan Perseroan.
3. risiko komoditas, yaitu risiko yang dipicu karena adanya perubahan harga komoditas tertentu, dapat juga
dipengaruhi oleh fluktuasi harga permintaan dan penawaran yang dapat berdampak pada kemampuan
bayar masyarakat.
4. risiko ekuitas, yaitu risiko yang diakibatkan adanya perubahan harga instrumen keuangan dari posisi
trading book yang disebabkan oleh perubahan harga saham.
Dampak adanya risiko tersebut dalam kelangsungan usaha dan keuangan Perseroan adalah penurunan
marjin Perseroan dan kehilangan pangsa pasar. Hal tersebut dapat berakibat pada menurunnya kinerja
keuangan Perseroan.
d. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko akibat ketidakmampuan Perseroan untuk memenuhi liabilitas yang jatuh tempo
dari sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid yang dapat dengan mudah dikonversi menjadi kas,
tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan Perseroan. Risiko likuiditas dapat bersumber dari
kerentanan Perseroan dalam pengelolaan pendanaan dan pemenuhan kebutuhan pendanaan pada kondisi
normal maupun krisis. Keterbatasan likuiditas yang signifikan dan berlangsung lama akan berdampak pada
terbatasnya sumber dana yang dapat digunakan Perseroan untuk mendukung pertumbuhan jumlah
pembiayaan, yang pada akhirnya akan membatasi pertumbuhan pendapatan.
e. Risiko Hukum
Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis. Kelemahan aspek
yuridis antara lain disebabkan, lemahnya perikatan yang dilakukan oleh Perseroan, ketiadaan dan/atau
perubahan peraturan perundang-undangan yang menyebabkan suatu transaksi yang telah dilakukan
Perseroan menjadi tidak sesuai dengan ketentuan,dan proses litigasi baik yang timbul dari gugatan pihak
ketiga terhadap Perseroan maupun Perseroan terhadap pihak ketiga. Tidak terlaksananya prosedur hukum
dapat menimbulkan tuntutan hukum yang berdampak pada kerugian material yang mempengaruhi performa
keuangan Perseroan.
f. Risiko Kepatuhan
Risiko kepatuhan adalah risiko akibat tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan ketentuan dan peraturan
perundang-undangan, diantaranya signifikansi pelanggaran baik terhadap Surat Edaran OJK maupun temuan
audit OJK. Risiko kepatuhan dapat bersumber dari perilaku atau aktivitas hukum dan organisasi yang
menyimpang atau bertentangan dari standar yang berlaku secara umum atau melanggar dari ketentuan
dan/atau peraturan perundang-undangan. Tidak mematuhi peraturan dan/atau tidak melaksanakan ketentuan
peraturan dapat berdampak pada menurunnya kualitas kinerja Perseroan yang dapat berdampak pada
menurunnya pendapatan Perseroan.
g. Risiko Reputasi
Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholer)
yang bersumber dari persepsi negatif Perseroan secara keseluruhan. Risiko reputasi timbul antara lain karena
adanya pemberitaan media dan/atau rumor mengenai Perseroan yang bersifat negatif, serta strategi
komunikasi Perusahaan yang kurang efektif. Sebagai perusahaan pembiayaan konsumen yang memiliki basis
kreditur perorangan, reputasi Perseroan di masyarakat merupakan salah satu faktor penting yang menentukan
minat konsumen untuk menggunakan jasa pembiayaan yang disediakan Perseroan. Jika terdapat kejadian
yang berdampak negatif pada reputasi Perseroan, maka konsumen dapat membatalkan niatnya untuk
menggunakan jasa pembiayaan Perseroan sehingga dapat menurunkan pendapatan Perseroan. Selain itu,
menurunnya reputasi Perseroan di mata investor dapat mempengaruhi likuiditas yang dapat digunakan
Perseroan untuk mendukung pertumbuhan jumlah pembiayaan, yang pada akhirnya akan membatasi
pertumbuhan pendapatan.
39
Page 62
h. Risiko Transaksi Intra-Grup
Risiko transaksi intra-grup adalah risiko akibat ketergantungan suatu Perseroan baik secara langsung maupun
tidak langsung terhadap Perseroan lainnya dalam satu konglomerasi keuangan dalam rangka pemenuhan
kewajiban perjanjian tertulis maupun perjanjian tidak tertulis yang diikuti perpindahan dana dan/atau tidak
diikuti perpindahan dana. Dampak adanya risiko tersebut dalam kelangsungan usaha dan keuangan
Perseroan adalah adanya ketergantungan pada suatu grup usaha lainnya dalam satu konglomerasi Keuangan
Perseroan dapat berdampak pada kerugian material yang dapat mempengaruhi menurunnya pada
pendapatan jika Perseroan sudah tidak dapat bergantung lagi pada grup usaha tersebut.
3. RISIKO UMUM
a. Risiko Perekonomian Nasional
Risiko perekonomian merupakan risiko yang timbul sehubungan dengan perubahan kondisi perekonomian
nasional secara umum yang berpengaruh baik langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja Perseroan,
diantaranya tingkat pertumbuhan ekonomi, dan tingkat inflasi. Risiko ini mempengaruhi kelancaran penyaluran
kredit, kualitas kredit nasabah, dan konsumsi masyarakat yang pada akhirnya akan mempengaruhi
pendapatan Perseroan.
b. Risiko Sosial dan Keamanan
Gejolak sosial dan keamanan dalam negeri dapat berdampak luas pada sektor ekonomi. Gangguan pada
sosial dan keamanan dapat mengakibatkan penurunan kegiatan di berbagai sektor industri, termasuk sektor
kendaraan bermotor, dan pembiayaan. Apabila hal tersebut terjadi, maka Perseroan mungkin akan mengalami
penurunan pendapatan.
c. Risiko Kebijakan Moneter
Kebijakan moneter yang diterapkan oleh Pemerintah sangat mempengaruhi permintaan dan penawaran
pembiayaan masyarakat. Penerapan kebijakan moneter tersebut diantaranya perubahan suku bunga. Jika
Perseroan tidak mampu beradaptasi dengan dinamika kebijakan moneter tersebut, maka Perseroan mungkin
menghadapi kesulitan menyesuaikan marjin antara biaya dana dengan pendapatan bunga, atau bahkan
kehilangan pangsa pasar. Hal tersebut dapat berakibat pada menurunnya kinerja keuangan Perseroan.
d. Risiko Fluktuasi Nilai Tukar
Perseroan memiliki pinjaman dalam nilai mata uang asing. Fluktuasi nilai tukar yang terlalu cepat dalam waktu
singkat dapat menimbulkan risiko kerugian jika Perseroan tidak melakukan lindung nilai atau tidak memiliki
instrument lindung nilai yang mencukupi seperti cross currency swap dan interest rate swap, maka hal tersebut
dapat berdampak negative bagi kondisi Keuangan dan prospek usaha Perseroan. Selain itu, fluktuasi nilai
tukar dapat mempengaruhi keputusan masyarakat untuk mengonsumsi, termasuk pembelian kendaraan baru.
Hal tersebut dapat menghambat pertumbuhan kredit atau bahkan menurunkan kemampuan masyarakat untuk
melunasi tunggakan pembiayaan.
e. Risiko Ekonomi Global
Meskipun Perseroan tidak memiliki operasional di luar negeri, namun sentimen ekonomi global dapat
mempengaruhi iklim ekonomi dalam negeri. diantaranya resesi, perang dagang, tingkat suku bunga, pandemik
global, serta inflasi. Hal tersebut dapat mempengaruhi aktivitas ekonomi dalam negeri yang pada akhirnya
akan mempengaruhi usaha Perseroan.
f. Risiko Aktivitas Perdagangan Kendaraan Bermotor
Segmen pembiayaan utama Perseroan adalah sektor pembiayaan kendaraan bermotor. Risiko aktivitas
perdagangan kendaraan bermotor mencakup perubahan daya beli masyarakat, pajak kendaraan bermotor,
selera dan/atau kebutuhan konsumen terhadap kendaraan bermotor, dan inovasi produk. Lesunya
perdagangan kendaraan bermotor dapat mengakibatkan menurunnya kebutuhan masyarakat untuk
pembiayaan.
g. Risiko Persaingan Usaha
Pada tahun 2024, penjualan mobil di Indonesia mengalami penurunan signifikan. Data Gabungan Industri
Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan bahwa total penjualan mobil secara wholesales
mencapai 865.723 unit, turun 13,9% dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 1.005.802 unit. Penurunan
penjualan kendaraan roda empat dapat memperkecil pangsa pasar yang dapat digarap oleh Perusahaan. Hal
40
Page 63
tersebut berisiko menimbulkan perang tarif antara sesama pelaku industri, yang pada akhirnya akan
menurunkan pendapatan Perseroan.
4. RISIKO INVESTASI YANG BERKAITAN DENGAN OBLIGASI
Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum yang antara lain disebabkan karena
tujuan pembelian obligasi sebagai investasi jangka panjang.
2. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga atau hutang
Pokok pada waktu yang telah ditetapkan. atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang
ditetapkan dalam kontrak obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan
usaha Perseroan.
MANAJEMEN PERSEROAN DENGAN INI MENYATAKAN BAHWA SEMUA RISIKO YANG DIHADAPI
PERSEROAN DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA TELAH DIUNGKAPKAN DAN DISUSUN
BERDASARKAN BOBOT DARI DAMPAK MASING-MASING RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERSEROAN DALAM PROSPEKTUS.
41
Page 64
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR
INDEPENDEN
Sampai dengan tanggal Pernyataan Pendaftaran ini dinyatakan efektif, manajemen Perseroan berkeyakinan
bahwa tidak ada kejadian dan transaksi penting yang telah terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen
tanggal 6 Mei 2025 yang dapat berdampak material terhadap posisi keuangan dan hasil usaha Perseroan.
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai
dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota
jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia
(“IAPI”), dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali dengan nomor
00849/2.1457/AU.1/09/1123-3/1/V/2025 tertanggal 6 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Tjhin Silawati, S.E.
(Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1123).
42
Page 65
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA
KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN
A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN
1. PENDIRIAN DAN UMUM
Perseroan berkedudukan di Jakarta Selatan, Perseroan didirikan dengan nama “PT Rahaja Sedaya” berdasarkan
Akta Perseroan Terbatas “P.T. Raharja Sedaya” No. 50 tanggal 15 Juli 1982, dibuat di hadapan Rukmasanti
Hardjasatya, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-474HT01.01TH83 tanggal 20 Januari 1983; (ii) didaftarkan pada
tanggal 27 Januari 1983 dalam buku register untuk maksud itu yang berada di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta
Pusat di bawah No. 341/1983; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 2 31 dari Berita Negara Republik
Indonesia (“BNRI”) No. 13 tanggal 15 Februari 1983 (“Akta Pendirian”), juncto Akta Berita Acara No. 21 tanggal
5 Juli 1989, dibuat di hadapan Rukmasanti Hardjasatya, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan
persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. C2-6353.HT.01.04.th.’89 tanggal 22 Juli 1989; dan (ii) didaftarkan pada tanggal 29 Juli 1989 dalam buku
register untuk maksud itu yang berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 1406/1989, perubahan
nama Perseroan dari semula “PT Raharja Sedaya” menjadi “PT Raharja Sedaya Finance”, juncto Akta Pernyataan
Keputusan Rapat PT Raharja Sedaya Finance No. 161 tanggal 20 Desember 1990, dibuat dihadapan Gde
Kertayasa, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-242.HT.01.04.TH’91 tanggal 23 Januari 1991; (ii) didaftarkan
pada tanggal 29 Juli 1989 dalam buku register untuk maksud itu yang berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
di bawah No. 709/1991; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 1603 dari BNRI No. 47 tanggal 11 Juli 1991,
perubahan nama Perseroan dari semula “PT Raharja Sedaya Finance” menjadi “PT Astra Sedaya Fina nce”
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan anggaran dasar Perseroan yang dimuat dalam Akta Pendirian telah
beberapa kali diubah dimana perubahan anggaran dasar Perseroan dan perubahan yang terakhir adalah
sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan No.127 tanggal
29 Desember 2021 yang dibuat di hadapan Wiwik Condro S.H., Notaris di Jakarta Barat, dan telah: (i)
mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Keputusan No. AHU-0001743.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 10 Januari 2022 (ii) didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0004944.AH.01.11.TAHUN 2022 pada tanggal 10 Januari 2022 oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia, berdasarkan mana Keputusan Sirkuler tanggal 16 Desember 2021 dan (iii)
diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 5120 dari BNRI No. 13 tanggal
14 Pebruari 2023 (“Akta No. 127/2021”), berdasarkan mana seluruh pemegang saham Perseroan telah
mengambil keputusan sebagai pengganti RUPS sebagaimana termaktub dalam Keputusan Sirkuler Para
Pemegang Saham PT Astra Sedaya Finance No. 03/ASF/RUPS-SIR/XII/2021 tanggal 16 Desember 2021, telah
menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha
Perseroan.
Maksud dan tujuan Perseroan adalah untuk melakukan kegiatan pembiayaan untuk pengadaan barang dan/atau
jasa dan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, kegiatan usaha
yang benar- benar dijalankan Perseroan saat ini adalah kegiatan pembiayaan konsumen yang dilakukan dalam
bentuk penyediaan dana bagi konsumen untuk pembelian kendaraan bermotor dengan pembayaran secara
angsuran oleh konsumen.
Perseroan telah memiliki ijin usaha dalam bidang usaha lembaga pembiayaan berdasarkan Surat Keputusan
Menteri Keuangan No. 1093/KMK.013/1989, tanggal 26 September 1989 tentang Pemberian Ijin Usaha Dalam
Bidang Usaha Lembaga Pembiayaan kepada PT Raharja Sedaya Finance, yang kemud ian diubah dengan Surat
Departemen Keuangan cq. Direktorat Jenderal Moneter No. S-3630/M/1992 tanggal 30 Juni 1992 tentang
Perubahan Status PT Raharja Sedaya Finance menjadi Perusahaan Patungan dengan nama PT Astra Sedaya
Finance.
Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Saat Pendirian
Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan adalah sebagai
berikut:
Nilai Nominal Rp1.000.000,-/saham
Keterangan Jumlah Nominal
Jumlah Saham (%)
(Rp)
Modal Dasar 15.000 15.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
1. Dick Arief Gandaatmadja 1.500 1.500.000.000 50,00
43
Page 66
Nilai Nominal Rp1.000.000,-/saham
Keterangan Jumlah Nominal
Jumlah Saham (%)
(Rp)
2. Matulandi Gerungan Worang Supit 1.350 1.350.000.000 45,00
3. PT Summa International 150 150.000.000 5,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 3.000 3.000.000.000 100,00
Saham Dalam Portepel 12.000 12.000.000.000
2. KEGIATAN USAHA MENURUT ANGGARAN DASAR
Kegiatan Usaha Perseroan sejak Akta Pendirian sampai dengan saat ini telah mengalami beberapa kali
perubahan, dan perubahan terakhir berdasarkan Akta No.127/2021. Sesuai ketentuan Pasal 3 Ayat (1) Anggaran
Dasar tersebut, maksud dan tujuan dari Perseroan adalah untuk melakukan kegiatan pembiayaan untuk
pengadaan barang dan/atau jasa dan pembiayaan berdasarkan prinsip Syariah. Untuk mencapai maksud dan
tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. Menjalankan usaha-usaha di bidang Pembiayaan Investasi;
b. Menjalankan usaha-usaha dalam bidang Pembiayaan Modal Kerja;
c. Menjalankan usaha-usaha dalam bidang Pembiayaan Multiguna;
d. Menjalankan usaha-usaha dalam bidang sewa operasi (operating lease) dan/atau kegiatan berbasis imbal
jasa (fee);
e. Melaksanakan keguatan pembiayaan Syariah meliputi Pembiayaan Jual Beli, Pembi ayaan Investasi,
Pembiayaan Jasa dan atau kegiatan pembiayaan lainnya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
Otoritas Jasa Keuangan;
f. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.
Kegiatan usaha Perseroan yang telah benar-benar dijalankan saat ini adalah Investasi, Modal Kerja, Multiguna,
Sewa Operasi, Kegiatan Pembiayaan Syariah, dan pembiayaan lain berdasarkan persetujuan
Otoritas Jasa Keuangan.
3. STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM DUA TAHUN TERAKHIR
Tidak terdapat perubahan struktur permodalan dan struktur kepemilikan saham Perseroan selama 2 (dua) tahun
terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran. Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, struktur
permodalan dan susunan pemegang saham dalam Perseroan adalah sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan
Direksi No. 33 tanggal 25 Mei 2018 yang dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan,
yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-
0209661 tanggal 25 Mei 2018; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0073489.AH.01.11.TAHUN
2018 tanggal 25 Mei 2018 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Akta No. 33/2018”),
berdasarkan mana Surat Pernyataan Direksi pada tanggal 25 Mei 2018, menyatakan, berdasarkan Akta Jual Beli
dan Pemindahan Hak Atas Saham No. 31 dan Akta Jual Beli dan Pemindahan Hak Atas Saham No. 32 keduanya
tertanggal 25 Mei 2018, dibuat oleh dan dihadapan Aryanti Artisari, SH. Notaris di Jakarta Selatan, telah dijual
saham PT Bank Permata Tbk dalam perseroan yang berjumlah 237.609.990 (dua ratus tiga puluh tujuh juta enam
ratus sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh) saham kepada PT Astra International Tbk dan PT Sedaya Multi
Investama, dengan rincian sebagai berikut:
a. sebanyak 178.207.492 (seratus tujuh puluh delapan juta dua ratus tujuh ribu empat ratus sembilan puluh dua)
saham terjual kepada PT Astra International Tbk dan
b. sebanyak 59.402.498 (lima puluh sembilan juta empat ratus dua ribu empat ratus sembilan puluh delapan)
saham telah terjual kepada PT Sedaya Multi Investama.
Dengan demikian susunan pemegang saham yang baru menjadi sebagai berikut :
a. PT. Astra International Tbk, sebanyak 445.518.730 ( empat ratus empat puluh lima juta lima ratus delapan
belas ribu tujuh ratus tiga puluh) saham, dengan nominal Rp445.518.730.000,- ( empat ratus empat puluh
lima miliar lima ratus delapan belas jut tujuh ratus tiga puluh Rupiah ).
b. PT. Garda Era Sedaya, sebanyak 267.311.238 (dua ratus enam puluh tujuh juta tiga ratus sebelas ribu dua
ratus tiga puluh delapan) saham, dengan nominal Rp267.311.238.000,- (dua ratus enam puluh tujuh miliar
tiga ratus sebelas juta dua ratus tiga puluh delapan ribu Rupiah).
c. PT. Sedaya Multi Investama, sebanyak 237.609.990 (dua ratus tiga puluh tujuh juta enam ratus sembilan ribu
sembilan ratus sembilan puluh) saham, dengan nominal Rp237.609.990.000,- (dua ratus tiga puluh tujuh miliar
enam ratus sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh ribu Rupiah)
44
Page 67
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan terakhir yaitu sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp1.000 Per Saham
Persentase
Keterangan Jumlah Nilai
Jumlah Saham (%)
Nominal (Rp)
Modal Dasar 1.500.000.000 1.500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
PT Astra International Tbk 445.518.730 445.518.730.000 46,87
PT Garda Era Sedaya 267.311.238 267.311.238.000 28,13
PT Sedaya Multi Investama 237.609.990 237.609.990.000 25,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 950.439.958 950.439.958.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel 549.560.042 549.560.042.000
4. KEJADIAN PENTING YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN USAHA PERSEROAN
Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil
usaha PT Astra Sedaya Finance yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen tertanggal 20 Februari
2025 atas laporan keuangan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC)
dengan opini tanpa modifikasian.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan menyatakan: Tidak terdapat keterlibatan sengketa
atau perselisihan hukum diluar badan peradilan, baik secara perdata, pidana, tata usaha negara, kepailitan,
arbitrase, perpajakan, hubungan industrial, sengketa konsumen dan sengketa persaingan usaha, termasuk somasi
dari pihak manapun, yang dapat mempengaruhi secara negatif dan atau memiliki efek material yang merugikan
kegiatan usaha atay kondisi keuangan Perseroan.Tidak terdapat sifat dan akibat dari kepailitan, peristiwa
terjadinya keadaan di bawah pengawasan kurator dalam kaitannya dengan proses kepailitan atau penundaan
kewajiban pembayaran utang, atau proses yang sejenis yang menyangkut Perseroan dan kelompok usaha
Perseroan yang berdampak signifikan terhadap Perseroan.
1. Tidak terdapat sifat dan akibat dari restrukturisasi, penggabungan, pengambilalihan, pemisahan, atau
peleburan yang dilakukan oleh Perseroan atau Perusahaan Anak yang signifikan.
2. Tidak terdapat aset yang material yang dibeli dan/atau dijual di luar kegiatan usaha utama.
3. Tidak terdapat perubahan kegiatan usaha termasuk perubahan nama dan Pengendali.
4. Tidak terdapat penambahan sarana produksi yang penting atau penggunaan teknologi baru.
Tidak terdapat keterlibatan sengketa atau perselisihan hukum diluar badan peradilan, baik secara perdata, pi dana,
tata usaha negara, kepailitan, arbitrase, perpajakan, hubungan industrial, sengketa konsumen dan sengketa
persaingan usaha, termasuk somasi dari pihak manapun, yang dapat mempengaruhi secara negative dan atau
yang memiliki efek material yang merugikan kegiatan usaha atau kondisi keuangan Perseroan
5. PERIZINAN YANG DIMILIKI PERSEROAN
Perseroan telah memiliki ijin usaha dalam bidang usaha lembaga pembiayaan berdasarkan Surat Keputusan
Menteri Keuangan No. 1093/KMK.013/1989. tanggal 26 September 1989 tentang Pemberian Ijin Usaha Dalam
Bidang Usaha Lembaga Pembiayaan kepada PT Raharja Sedaya Finance. yang kemudian diubah dengan Surat
Departemen Keuangan cq. Direktorat Jenderal Moneter No. S-3630/M/1992 tanggal 30 Juni 1992 tentang
Perubahan nama perseroan dari PT Raharja Sedaya Finance menjadi PT Astra Sedaya Finance dan berlaku
selama Perseroan menjalankan kegiatan usaha
Perseroan telah memiliki izin pembukaan unit usaha syariah berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas
Jasa Keuangan No.KEP-367/NB.223/ 2015 tanggal 2 September 2015 Tentang Pemberian Izin Pembukaan Unit
Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan Kepada PT Astra Sedaya Finance. dimana dinyatakan bahwa keputusan
Dewan Komisioner OJK tersebut mulai berlaku sejak tanggal 20 Mei 2015. dan berlaku selama Perseroan
menjalankan kegiatan usaha
Perseroan telah menjadi anggota Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dengan nomor anggota
1131/JKT/99.
Perseroan telah terdaftar menjadi anggota lembaga penyedia informasi perkreditan sebagaimana diatur dalam
Pasal 17 Peraturan OJK No.28/2014 berdasarkan Perjanjian Keanggotaan PT Pefindo Biro Kredit
No.032/PK/PBK/V/2019. No.13/ASF/PKS/HCW.EKU/V/2019 tanggal 29 Mei 2019.
45
Page 68
6. PERJANJIAN-PERJANJI AN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA
6.1 Perjanjian-Perjanjian Dalam Rangka Penerimaan Fasilitas Kredit/Pinjaman:
Jumlah
Jangka Liabilitas
No. Keterangan No.Perjanjian Kreditur Suku Bunga
Waktu Terutang
Per 31 Des 2024
1. Pinjaman Akta Perjanjian PT Bank Central 24 September ditentukan Rp0,- (belum
Berjangka Money Fasilitas/Facility Agreement Asia Tbk (“Bank 2025 pada saat dilkukan
Market 1 Deed No. 52 tanggal 16 BCA”) penarikan penarikan)
(“Fasilitas November 2000, dibuat di
PBMM1”), dengan hadapan Linda Herawati,
jumlah pokok S.H., Notaris di Jakarta
setinggi-tingginya juncto Perjanjian Perubahan
sebesar Rp1.200 dan Pernyataan Kembali
miliar. Atas Perjanjian Kredit No.
422/Add-KCK/2019 tanggal
Fasiitas Kredit 2 Desember 2019, dibuat di
Multi, dengan bawah tangan, selanjutnya,
jumlah pokok mengalami perubahan
setinggi-tingginya terakhir berdasarkan Akta
sebesar Rp1.120 Perubahan Keduapuluh Dua
miliar yang terdiri Atas Perjanjian Kredit No.
dari Pinjaman 050/Add-KCK/2025 tanggal
Berjangka Money 26 Februari 2025 dibuat di
Market 2 bawah tangan
(“Fasilitas
PBMM2”) dan
Fasilitas Forex
Line (Tod, Tom,
Spot, Forward dan
CCIRS)
2. Fasilitas Kredit Akta Perjanjian Kredit No. 27 Bank BCA -Fasilitas Fasilitas -Fasilitas Kredit
Lokal (Rekening tanggal 19 Maret 2003, Kredit Lokal Kredit Lokal Lokal (Rekening
Koran), maksimal dibuat di hadapan Linda (Rekening (Rekening Koran): Rp0,-
sebesar Rp75 Herawati, S.H., Notaris di Koran): batas Koran): 10,5 (belum dilakukan
miliar; Jakarta, selanjutnya, waktu %/tahun; penarikan);
mengalami perubahan penggunaan
Fasilitas terakhir berdasarkan Akta dan/atau -Suku bunga -Installment Loan
Installment Loan Perubahan Ketiga Puluh Dua penarikan Installment 5: Rp238 miliar;
5, maksimal Atas Perjanjian Kredit No. 53 atas fasilitas Loan 5, 6 dan
sebesar Rp1.500 tanggal 26 Februari 2025 ini sampai 7: sebesar -Installment Loan
miliar; dibuat di hadapan Esther dengan 24 5.65% - 6: Rp767 miliar;
Pascalia Ery Jovina, S.H., September 7.34%/tahun
Fasilitas M.Kn., Notaris di Jakarta 2025; -Installment Loan
Installment Loan 7: Rp942 miliar;
6, maksimal -Installment -Suku bunga dan
sebesar Rp1.500 Loan 5 jatuh Installment
miliar; tempo pada Loan 8, dan -Installment Loan
tanggal 29 9: ditentukan 8: Rp512 miliar;
Fasilitas Maret 2026 pada saat
Installment Loan penarikan. -Installment Loan
7, maksimal -Installment 9: Rp0,- (belum
sebesar Rp1.500 Loan 6 jatuh dilakukan
miliar; tempo pada penarikan);
tanggal 27
Fasilitas September
Installment Loan 2026
8, maksimal
sebesar Rp1.500
miliar; dan -Installment
Loan 7 jatuh
Fasilitas tempo pada
Installment Loan
46
Page 69
Jumlah
Jangka Liabilitas
No. Keterangan No.Perjanjian Kreditur Suku Bunga
Waktu Terutang
Per 31 Des 2024
9, maksimal tanggal 10
sebesar Rp1.500 Juli 2027
miliar;
Installment
Loan 8 jatuh
tempo pada
tanggal 22
Desember
2026; dan
-Installment
Loan 9, batas
waktu
penarikan
dan/atau
penggunaan
fasilitas
berakhir pada
tanggal 26
Februari
2026.
3. Fasilitas Kredit Akta Perjanjian PT Bank 30 Agustus 5,80% USD5,081,821.-
maksimal Rp100 Fasilitas/Facility Agreement Danamon 2025
miliar atau nilai Deed No. 45 tanggal 18 Juni Indonesia Tbk
setara dalam 2008, dibuat di hadapan
mata uang Dollar Linda Herawati, S.H., Notaris
Amerika Serikat di Jakarta, selanjutnya,
mengalami perubahan
terakhir berdasarkan
Perjanjian Perubahan
Terhadap Perjanjian Kredit
No. 710/PP/EB/0920 tanggal
30 September 2020, dibuat
di bawah tangan juncto Surat
Bank Danamon No.
B.650/ARO/EB/0924 tanggal
30 September 2024, Perihal:
Pemberitahuan Persetujuan
Perpanjangan Jangka Waktu
Fasilitas Kredit, dikeluarkan
dan ditandatangani oleh EB
Team Head, Relationship
Manager dan Legal
Operation Bank Danamon
4. Fasilitas kredit, Akta Perjanjian Fasilitas Bank Panin 17 Oktober 5,85% per Rp333 miliar
sebesar Rp1.000 Kredit No. 39 tanggal 18 2025 tahun
miliar Oktober 2022, dibuat di
hadapan Esther Pascalia Ery
Jovina, S.H., M.Kn., Notaris
di Jakarta
5. Fasilitas kredit Akta Perjanjian Fasilitas Bank Panin 18 Agustus 6,35% per Rp783 miliar
sebesar Rp1.500 Kredit No. 09 tanggal 4 April 2026 tahun
miliar 2023, dibuat di hadapan
Esther Pascalia Ery Jovina,
S.H., M.Kn., Notaris di
Jakarta
6. Fasilitas kredit Akta Perjanjian Fasilitas Bank Panin 22 Februari 6,60% per Rp1.042 miliar
sebesar Rp1.500 Kredit No. 20 tanggal 13 2027 tahun
miliar Desember 2023, dibuat di
hadapan Esther Pascalia Ery
Jovina, S.H., M.Kn., Notaris
di Jakarta
47
Page 70
Jumlah
Jangka Liabilitas
No. Keterangan No.Perjanjian Kreditur Suku Bunga
Waktu Terutang
Per 31 Des 2024
7. Fasilitas kredit Akta Perjanjian Fasilitas Bank Panin 17 September 6,75% - Rp917 miliar
sebesar Rp1.000 Kredit No. 42 tanggal 15 Juli 2027 7,25% per
miliar 2024, dibuat di hadapan tahun
Esther Pascalia Ery Jovina,
S.H., M.Kn., Notaris di
Jakarta
8. Fasilitas kredit Akta Perjanjian Fasilitas Bank Panin 10 Desember 6,50% - Rp500 miliar
sebesar Rp1.000 Kredit No. 27 tanggal 10 2028 6,85% per
miliar Desember 2024, dibuat di tahun
hadapan Esther Pascalia Ery
Jovina, S.H., M.Kn., Notaris
di Jakarta
9. Fasilitas kredit) Akta Perjanjian Kredit No. 72 PT Bank CIMB 30 Juni 2026 6,15% - Rp1.000 miliar
maksimal sebesar tanggal 30 November 2012, Niaga Tbk (“Bank 6,25%
Rp1.250 miliar dibuat di hadapan Linda NIaga”)
Herawati, S.H., Notaris di
Jakarta, selanjutnya,
mengalami perubahan
terakhir berdasarkan
Perubahan Ke-13 (tiga
belas) tanggal 19 Juni 2025,
dibuat di bawah tangan
10. Fasilitas kredit Akta No. 52 atas Perjanjian PT Bank Mandiri 25 September 5,90% Rp1.000 miliar
sebesar Rp1.000 Kredit Jangka Pendek No. (Persero) Tbk 2025
miliar dan dapat CRO-KP/069/KJP/2017 (“Bank Mandiri”)
ditarik dalam mata tanggal 21 Mei 2017, dibuat
uang Dollar di hadapan Nanette
Amerika Serikat Cahyanie Adi Warsito, S.H.,
Notaris di Jakarta,
selanjutnya, mengalami
perubahan terakhir
berdasarkan Addendum IV
(Empat) Atas Perjanjian
Fasilitas Kredit Jangka
Pendek No.
CRO.KP/069/KJP/17 No. 52
tanggal 24 September 2021,
dibuat di bawah tangan
11. Fasilitas kredit Akta No. 37 atas Perjanjian Bank Mandiri 16 April 2027 7,25% per Rp667 miliar
maksimal sebear Kredit Modal Kerja No. tahun
Rp1.000 miliar WCO.KP/0474/KMK/2023
tanggal 17 April 2023, dibuat
di hadapan Nanette
Cahyanie Adi Warsito, S.H.,
Notaris di Jakarta
12. Fasilitas kredit Akta No. 89 atas Perjanjian Bank Mandiri 30 Mei 2028 7,20% per Rp1.229 miliar
maksimal sebesar Kredit Modal Kerja No. tahun
Rp1.500 miliar WCO.KP/1346/KMK/2024
tanggal 30 Mei 2024, dibuat
di hadapan Hartini Antasari,
S.H., M.Kn., Notaris di
Jakarta
13. Fasilitas kredit Perjanjian Pemberian PT Bank SMBC 29 Mei 2026 Cost of Fund Rp1.000 miliar
berupa LON Fasilitas Money Market No. Indonesia Tbk + Marjin
dan/atau Fasilitas PKS.012/DIR/FINTV/IV/2018 (d/h PT Bank
Green sebesar tanggal 9 April 2018, dibuat Tabungan
Rp1.000 miliar di bawah tangan, Pensiunan
atau nilai setara selanjutnya, mengalami Nasional Tbk)
dalam mata uang perubahan terakhir (“SMBCI”)
Dollar Amerika berdasarkan Perubahan dan
Serikat dan JPY. Pernyataan Kembali tanggal
48
Page 71
Jumlah
Jangka Liabilitas
No. Keterangan No.Perjanjian Kreditur Suku Bunga
Waktu Terutang
Per 31 Des 2024
27 Juni 2024, dibuat di
bawah tangan
14. Fasilitas pinjaman Perjanjian Pinjaman tanggal PT United 28 Juni 2027 5% per tahun Rp221 miliar
sebesar Rp300 29 Juni 2018, dibuat di Tractors Tbk
miliar bawah tangan, selanjutnya
mengalami perubahan
terakhir berdasarkan
Amandemen No. 06/UT-
ASF/VI/2024 tanggal 30 Juni
2024, dibuat di bawah
tangan
15. Fasilitas kredit Facility Agreement tanggal MUFG Bank, Ltd, 31 Oktober Bank Cost of Rp965 miliar dan
sebesar 24 Mei 2016, dibuat di bawah Cabang Jakarta 2025 Fund + USD9,895,000
USD75,000,000 tangan, selanjutnya, Margin
mengalami perubahan
terakhir berdasarkan
USD75,000,000 Amendment
Agreement tanggal 26
September 2024, dibuat di
bawah tangan
16. Fasilitas pinjaman US$100,000,000 Term Mizuho Bank Ltd 22 Mei 2026 SOFR + USD26.666.667
sebesar Facility 0,15% of
USD100,000,000 Agreement/Perjanjian Credit
Fasilitas Berjangka tanggal 3 Adjustment
Maret 2023 dibuat di bawah Spread, +
tangan marjin
17. Fasilitas Perjanjian Kredit No. PT Bank ANZ 30 Juni 2025. Cost of Fund USD20.000.000,-
kredit/pinjaman 792/FA/ANZ/NEW/XI/2021 Indonesia (“Bank + Margin
sebesar tanggal 9 November 2021, ANZ”) Pada tanggal
USD20,000,000.- dibuat di bawah tangan, diterbitkannya
selanjutnya mengalami Prospektus
perubahan terakhir ini, fasilitas ini
berdasarkan Perubahan masih
Ketiga atas Perjanjian mengikat bagi
Fasilitas No. Para Pihak
1303/FA/ANZ/AMD/VI/2024 dan untuk
tanggal 28 Juni 2024, dibuat addendum
di bawah tangan perpanjangan
saat ini masih
dalam proses
pembuatan
oleh Bank
ANZ, selaku
Kreditur.
18. Fasilitas kredit Akta Perjanjian Pemberian PT Bank National 22 Juni 2025 Ditentukan Rp0,- (belum
sebesar Rp125 Fasilitas Money Market No. Nobu Tbk (“Bank pada saat dilakukan
miliar 48 tanggal 21 Juni 2021, Nobu”) Pada tanggal penarikan penarikan).
dibuat di hadapan Edison diterbitkannya
Jingga, S.H., M.H., Notaris di Prospektus
Jakarta, selanjutnya ini, fasilitas ini
mengalami perubahan masih
berdasarkan Akta Addendum mengikat bagi
I Perjanjian Kredit No. 62 Para Pihak
tanggal 20 Juni 2022, dibuat dan untuk
di hadapan Edison Jingga, addendum
S.H., M.H., Notaris di Jakarta perpanjangan
juncto Surat Bank Nobu No. saat ini masih
0393/EXT/CL/KP/VI/2024 dalam proses
tanggal 12 Juni 2024, pembuatan
Perihal: Persetujuan oleh Bank
Pemberian Fasilitas Kredit Nobu, selaku
yang dikeluarkan dan Kreditur.
ditandatangani Commercial
49
Page 72
Jumlah
Jangka Liabilitas
No. Keterangan No.Perjanjian Kreditur Suku Bunga
Waktu Terutang
Per 31 Des 2024
Lending Division Head dan
Relationship Manager Bank
Nobu serta telah disetujui
oleh Perseroan dengan turut
ditandatangani oleh Direktur
Perseroan
19. Fasilitas pinjaman Perjanjian Fasilitas PT Bank Mizuho 19 Agustus 3 month Term USD16,250,000.-
sebesar Berjangka No. Indonesia 2025 SOFR +
US$100,000,000.- 1231/TL/MZH/1121 tanggal 0,15% Credit
9 November 2021, dibuat di Adjustment
bawah tangan Spread +
marjin
20. Fasilitas US$30,000,000 Revolving Sumitomo Mitsui 31 Maret 3 bulan Rp0,- (belum
kredit/pinjaman Facility Agreement tanggal Trust Bank, 2026 LIBOR + dilkukan
uncommitted 29 Maret 2018, dibuat di Limited Cabang 0,82% penarikan)
revolving sebesar bawah tangan, selanjutnya Singapura
US$30,000,000.- mengalami perubahan
terakhir berdasarkan
Amendment Agreement
tanggal 27 Maret 2027,
dibuat di bawah tangan
21. Fasilitas pinjaman US$ 300,000,000 Term Bank of China 6 Februari suku bunga USD109.166.667
sebesar Facility (Hong Kong) 2026 mengambang
US$300,000,000.- Agreement/Perjanjian Limited, Cabang 3-month
Fasilitas Berjangka tanggal Jakarta; MUFG Term SOFR
10 Juni 2022 dibuat di bawah Bank, Ltd, plus 0,81%
tangan Cabang untuk
Jakarta;PT Bank onshore dan
BNP Paribas 0,75% untuk
Indonesia; PT offshore per
Bank DBS tahun.
Indonesia; PT
Bank Mizuho
Indonesia; The
Korea
Development
Bank, Cabang
Singapura;
Australia and
New Zealand
Banking Group
Limited, Cabang
Singapura; Bank
of China (Hong
Kong) Limited;
Cathay United
Bank; Oversea-
Chinese Banking
Corporation
Limited; RHB
Bank Berhad
(UEN S99FC
5710J);
Sumitomo Mitsui
Banking
Corporation,
Cabang
Singapura;
Sumitomo Mitsui
Trust Bank,
Limited Cabang
Singapura; Taipei
50
Page 73
Jumlah
Jangka Liabilitas
No. Keterangan No.Perjanjian Kreditur Suku Bunga
Waktu Terutang
Per 31 Des 2024
Fubon
Commercial Bank
Co, Limited;The
Hongkong and
Shanghai
Banking
Corporation
Limited
(selanjutnya
secara bersama-
sama Disebut
“Para
Kreditur/The
Financial
Institutions”)
22. Fasilitas pinjaman IDR750,000,000,000 Term Standard Charted 14 November 5,65% per Rp250 miliar
sebesar Rp750 Facility Bank, Indonesia, 2025 tahun
miliar Agreement/Perjanjian Jakarta
Fasilitas Berjangka tanggal 2
November 2022 dibuat di
bawah tangan
23. Fasilitas pinjaman US$150,000,000 Term Bank of China 36 (tiga puluh 3-month USD18.750.000
sindikasi Facility (Hong Kong) Ltd, enam) bulan Term SOFR
sebesar Agreement/Perjanjian Cabang Jakarta; sejak tanggal plus 0,77%
US$150,000,000.- Fasilitas Berjangka tanggal dan Bank of penarikan untuk
13 Juli 2023 dibuat di bawah China (Hong dari fasilitas onshore
tangan Kong) Ltd (“Para pinjaman (Kreditur
Kreditur”). tersebut Netral WHT)
dan 0,70%
untuk
offshore
(Kreditur
WHT) per
tahun.
24. Fasilitas pinjaman US$320,000,000 Term Citibank N.A, 20 November Suku bunga USD13.333.333
sindikasi sebesar Facility Cabang Jakarta; 2026 mengambang
US$320,000,000.- Agreement/Perjanjian PT Bank ANZ 3-month
Fasilitas Berjangka tanggal Indonesia; PT Term SOFR
29 Agustus 2023 dibuat di Bank CIMB Niaga plus 0,77%
bawah tangan Tbk; PT Bank SBI untuk
Indonesia; The onshore
Korea (Kreditur
Development Netral WHT)
Bank, Cabang dan 0,70%
Singapura; Bank untuk
of Taiwan offshore
Cabang Luar (Kreditur
Negeri; DBS WHT) per
Bank LTD; tahun
Oversea-Chinese
Banking
Corporation
Limited; Taipei
Fubon
Commercial Bank
Co., LTD, Cabang
Singapura; The
Hongkong and
Shanghai
Banking
Corporation
Limited
(selanjutnya
51
Page 74
Jumlah
Jangka Liabilitas
No. Keterangan No.Perjanjian Kreditur Suku Bunga
Waktu Terutang
Per 31 Des 2024
disebut “Para
Kreditur/Kreditur”)
25. Fasilitas kredit Surat BNI No. INT/06/0542/R PT Bank Negara 29 Desember 6,25% per Rp667 miliar
sebesar Rp1.000 tanggal 18 Desember 2023, Indonesia 2026 tahun
miliar Perihal: Persetujuan Fasilitas (Persero) Tbk
Kredit yang dikeluarkan dan
ditandatangani oleh Division
Head International &
Financial Institution Bank
BNI
26. Fasilitas kredit Akta Perjanjian Kredit Modal PT Bank BRI 11 Desember ditentukan Rp0,- (belum
maksimal sebesar Kerja Withdrawal Approval (Persero) Tbk 2028 pada saat dilakukan
Rp1.000 miliar (KMK W/A) No. 28 tanggal 11 penarikan penarikan
Desember 2024, dibuat di
hadapan Ester Pascalia Ery
Jovina, S.H., M.Kn., Notaris
di Jakarta
6.2 Perjanjian-Perjanjian Sehubungan Dengan Kerjasama Pembiayaan:
No. Keterangan No.Perjanjian Pihak Ketiga Jangka Waktu
1. Perjanjian Kerjasama Perjanjian Kerjasama Dalam Bank Niaga 30 Juni 2025
Pemberian Fasilitas Rangka Pemberian Fasilitas
Pembiayaan Bersama Pembiayaan Bersama No. Pada tanggal
kepada konsumen 6335/PKS/JF/XI/2016 tanggal diterbitkannya
berupa pembiayaan 30 November 2016, dibuat di Prospektus ini,
kendaraan (consumer bawah tangan, selanjutnya Perjanjian
financing) mengalami perubahan terakhir Kerjasama
berdasarkan Addendum VI Pembiayaan ini
terhadap Perubahan masih mengikat
Perjanjian Kerjasama Dalam bagi Para Pihak
Rangka Pemberian Fasilitas dan untuk
Pembiayaan Bersama No. addendum
6335/PKS/JF/XI/2016 tanggal perpanjanganny
25 Agustus 2022, dibuat di a saat ini masih
bawah tangan juncto Surat dalam proses
Bank Niaga No. pembuatan oleh
1998/AUTO/INDIRECT/IX/24, Bank Niaga
Perihal: Offering Letter
Fasilitas Pembiayaan
Bersama (Joint Financing)
tanggal 5 September 2024
yang dikeluarkan dan
ditandatangani oleh Pihak
Bank Niaga dan turut
ditandatangani oleh 2 (dua)
Direktur Perseroan
Hak & Kewajiban Para Pihak sepakat menunjuk Perseroan selaku Manajer Fasilitas dan Manajer
Jaminan sebagai kuasa untuk melakukan hal-hal dan menurut ketentuan
sebagaimana diatur dalam Perjanjian ini dan Perseroan menyetujui penunjukan
tersebut.
Tugas dan Tanggung Jawab/Kewajiban-Kewajiban Perseroan:
1. Atas pelaksanaan Perjanjian, Bank memberik kuasa serta menunjuk
Perseroan untuk bertindak selaku manajer fasilitas dengan tugas, tanggung
jawab dan kewajiban sebagaimana akan dituangkan secara tersendiri dalam
suatu perjanjian, yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari
Perjanjian;
2. membuka rekening operasional dan rekening penampungan pada
Bank Niaga guna menunjang kelancaran pelaksanaan kerjasama ini;
52
Page 75
No. Keterangan No.Perjanjian Pihak Ketiga Jangka Waktu
3. pengambilalihan porsi Bank tidak dilakukan oleh Perseroan apabila
konsumen tidak memenuhi evaluasi kualitatif setelah pencairan pada hari kerja
yang sama.
2. Perjanjian Kerjasama Perjanjian Kerjasama PT Bank Permata Tbk Tidak ditentukan
Pemberian Fasilitas Pemberian Fasilitas Kredit (“Bank Permata”) batas waktunya
Pembiayaan Bersama Secara Bersama No.
kepada konsumen JF/17/3188/TR/RB tanggal 28
berupa pembiayaan Desember 2017, dibuat di
kendaraan (consumer bawah tangan, selanjutnya
financing) mengalami perubahan terakhir
berdasarkan Perubahan
Pertama Perjanjian Kerjasama
Pemberian Fasilitas Kredit
Secara Bersama No.
JF/20/1443/AMD/RB tanggal
31 Januari 2020, dibuat di
bawah tangan.
Hak & Kewajiban Perseroan dan Bank Permata sepakat untuk menunjuk Perseroan, selaku
Manajer Fasilitas dan Manajer Jaminan (“Manajer”) sebagai kuasa untuk
melakukan hal-hal dan menurut ketentuan sebagaimana diatur dalam perjanjian
ini dan Perseroan menyetujui penunjukan tersebut.
Kewajiban-kewajiban Manajer Fasilitas:
1. Mematuhi ketentuan dalam Perjanjian dan memberikan f asilitas pembiayaan
secara bersama kepada konsumen;
2. Berhubungan secara langsung dengan konsumen termasuk tertapi tidak
terbatas dalam penandatanganan perjanjian kredit pembiayaan dan
dokumen-dokumen lain berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian
termasuk selaku kuasa dari Para Pihak dalam perjanjian dan dokumen
tersebut serta melakukan verfikasi atas kewenangan dan keabsahan tanda
tangan pihak-pihak yang menandatangani dokumen tersebut;
3. Berhubungan langsung dengan dealer termasuk tetapi tidak terbatas atas
hal-hal yang berhubungan dengan pembaran harga kendaraan bermotor,
penyerahan kendaraan bermotor kepada konsumen, persiapan surat
pernyataan pengurusan BPKB dari delar dan penyerahan BPKB sesuai
dengan waktu yang ditentukan;
4. Mengawasi kondisi konsumen agar senantiasa memenuhi, mentaati seluruh
ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Kredit dan melaksanakan,
memelihara serta mempertahankan setiap hak dan kewajiban -kewajiban
Para Pihak berdasarkan Perjanjian Pembiayaan;
5. Membuat serta memelihara system pembukuan/pencatatan yang dapat
mengakomodasi setiap perkembangan pinjaman, sistem mana wajib
diterapkan secara terus menerus dan konsisten dan mencerminkan posisi
pinjaman/kewajiban pembayaran konsumen sesungguhnya;
6. Melakukan penagihan/memberikan surat peringatan terhadap konsumen
yang mempunyai tunggakan kewajiban pembayaran konsumen
berdasarkan perjanjian kredit kendaraan oleh konsumen;
7. Menyerahkan: (i) laporan bulanan (per akhir bulan) porsi Bank Permata atas
tunggakan pembayaran angsuran per konsumen dan posisi/perkembangan
konsumen yang telah dihapus bukukan; (ii) laporan semesteran yang
berakhir tanggal 30 Juni dan 31 Desember; (iii) laporan keuangan tahunan
Perseroan yang telah diaudit, dan (iv) surat pemberitahuan atau buktu tanda
terima penyerahan BPKB atas konsumen yang melakukan pelunasan;
8. Melakukan distribusi kepada para pihak atas setiap pembayaran kewajiban
pembayaran konsumen dan/atau pembayaran lainnya yang diperoleh
Manajer Fasilitas sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian sesuai hak
para pihak sebagai diatur dalam Perjanjian;
9. Memberitahu Para Pihak, konsumen yang pinjamannya dikategorikan macet
dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja sejak tanggal pinjaman
konsumen tersebut dikategorikan macet, dengan disertai Analisa kasus;
10.Meminta persetujuan Bank Permata terlebih dahulu untuk penghapusan
denda/penaltu porsi pembiayaan Bank Permata per konsumen yang berjumlah
lebih dari yang disepakati oleh Para Pihak selama jangka waktu fasilitas kredit;
53
Page 76
No. Keterangan No.Perjanjian Pihak Ketiga Jangka Waktu
11.Menyerahkan fotocopy daftar konsumen yang sisa pinjamannya telah
dihapusbukukan yang telah disahkan pengadilan untuk tahun berjalan paling
lambat 1 (satu) bulan setelah tutup buku;
12.Memberitahukan kepada para pihak dalam waktu selambat-lambatnya 5 hari
kerja sejak terjadinya hal-hal sebagai berikut: (i) perubahan alamat dari Manajer
Fasilitas dan (ii) penutupan atau penambahan cabang Manajer Fasilitas;
13.Memberikan bantuan, apabila untuk kepentingan auditor internal maupun
eksternal Bank Permata, Bank Permata perlu untuk berhubungan dengan
konsumen baik secara langsung maupun melalui surat;
14.Memperoleh Surat Pernyataan dan konfirmasi dari konsumen dalam bentuk
yang telah ditentukan apabila terdapat perbedaaan data dan/atau penulisan
dan/atau tanda tangan antara yang tercantum dalam Perjanjian Kredit dengan
data pada KTP atau data lainnya yang bersangkutan dan kemudian
menyerahkan rangkap keduanya pada Bank Permata, dalam waktu selambat-
lambatnya 5 hari kerja sejak tanggal diketahuinya perbedaan tersebut.
Kewajiban Manajer Jaminan
1. Memeriksa keabsahan BPKB kendaraan bermotor dan menyimpan asli
perjanjian kredit kendaraan konsumen, BPKB, fotocopy indentitas diri
konsumen dan dokumen lain yang berhubungan dengan pemberian Fasilitas
Kreditu kepada konsumen;
2. Bila perlu mengajukan gugatan, kalim, pengaduan dan Tindakan hukum
lainnya terhadap konsumen dihadapan badan peradilan, kepolisian dan
pihak-pihak lain yang berwenang sehubungan dengan pelaksanaan hak-hak
Kreditur (Bank Permata dan Perseroan) berdasarkan perjanjian dan
perjanjian kredit kendaraan konsumen;
3. Bertanggung jawab dan wajib menjalankan hak dan kewajiban para pihak
sebagaimana diatur dalam perjanjian kredit kendaraan konsumen yang
berkaitan dengan jaminan;
4. Menyimpan semua asli BPKB atas kendaraan bermotor sekalipun pinjaman
yang berkaitan telah dikategorikan macet;
5. Mengaasuransikan setiap kendaraan bermotor dan menagih pembayaran
terhadap perusahaan asuransi pada saat timbulnya hak tagih/klaim dari para
pihak dan menyetorkan hasil klaim tersebut (setelah dipotong biaya-biaya)
kepada Manajer Fasilitas.Selanjutnya, Manajer Fasilitas akan meneruskan
hasil klaim kepada masing-masing pihak sesuai dengan komposisi
pembiayaan para pihak atau mengganti dengan kendaraan baru;
6. Meminta pembayaran kembali premi asuransi yang dibiayai para pihak
dalam hal hasil penunjukan jaminan belum dapat sepenuhnya
menyelesaikan kewajiban pembayaran konsumen pada Para Pihak melalui
Manajer Fasilitas sesuai Komposisi Pembiayaan para pihak;
7. Menyerahkan dalam waktu selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak
akhir periode laporan sesuai format yang telah disepakati antara para pihak,
laporan bulanan baik dalam bentuk tertulis/hard copy/soft copy atas hal -hal
(i) laporan penjualan kendaraan bermotor yang ditarik dan pinjamannya
telah menjadi status inventory di pembukuan Manajer Fasilitas; (ii) laporan
perkembangan penyelesaian BPKB yang belum disimpan Manajer Jaminan;
8. Menyerahkan dalam bentuk soft copy deklarasi asuransi kendaraan
bermotor yang preminya dibiayai Perseroan selambat-lambatnya 5 hari kerja
sejak deklarasi dikirim ke perusahaan asuransi;
9. Mengambilalih pengurusan BPKB dari pihak dealer tersebut tidak dapat
menyelesaikan pengurusan BPKB tersebut sesuai waktu yang ditentukan
dengan biaya yang ditanggung dealer;
10. Melakukan pengurusan atas kehilangan dokumentasi kredit dan jaminan
yang berkaitan dengan Perjanjian apabila hal tersebut disebabkan baik
langsung maupun tidak langsung karena kesalahan Manajer Jaminan atau
Manajer Fasilitas;
11. Melakukan usaha pencairan dan menjual setelah ditemukannya kendaraan
bermotor milik konsumen yang atas pinjamannya telah dilakukan hapus
buku;
12. Memberitahu para pihak selambat-lambatnya 5 hari kerja atas: (i) perubahan
alamat Manajer Jaminan; dan (ii) penutupan atau penambahan cabang
Manajer Jaminan.
54
Page 77
No. Keterangan No.Perjanjian Pihak Ketiga Jangka Waktu
Hak Manajer Fasilitas dan Manajer Jaminan (“Manajer”):
1. Manajer berhak melaksanakan tugas-tugas dan kewajibannya dan tanggung
jawab melalui cabang-cabangnya;
2. Manajer berhak untuk tidak melakukan suatu tindakan yang akan
menyebabkan Manajer melanggar peraturan perundang -undangan atau
melakukan Tindakan yang menurut pertimbangannya perlu untuk dilakukan
untuk memenuhi suatu kententuan perundang-undangan;
3. Manajer berhak meminta penggantian biaya yang telah dikeluarkannya
terlebih dahulu sesuai ketentuan Perjanjian. Biaya tersebut harus
ditanggung secara proporsional sesuai dengan komposisi pembiayaan para
pihak.
3. Perjanjian Kerjasama Akta Perjanjian Kerjasama PT Bank Commonwealth 4 September
Pemberian Fasilitas Dalam Rangka Pemberian 2026
Pembiayaan Bersama Fasilitas Pembiayaan
kepada konsumen Bersama No. 70 tanggal 24
berupa pembiayaan Oktober 2013 dibuat di
kendaraan (consumer hadapan Linda Herawati, S.H.,
financing) Notaris di Jakarta, selanjutnya
mengalami perubahan terakhir
berdasarkan Perubahan
Perjanjian Kerjasama
Pemberian Fasilitas
Pembiayaan Bersama No.
013/PTBC/JF/PP/1220
tanggal 21 Desember 2020,
dibuat di bawah tangan juncto
Surat Bank Commonwealth
No.
SEC/LET/I/2024/01/007tangg
al 19 Februari 2024, Perihal:
Persetujuan Perpanjangan
Perjanjian Kerjasama
Pemberian Fasilitas
Pembiayaan Bersama (Surat)
yang dikeluarkan dan
ditandatangani oleh SME &
Joint Finance Business Dept
Head Bank Commonwealth
serta telah disetujui oleh
Perseroan dengan turut
ditandatangani oleh 2 (dua)
Direktur Perseroan
Hak & Kewajiban Para Pihak sepakat menunjuk Perseroan, selaku Manajer Fasilitas dan Manajer
Jaminana sebagai kuasa untuk melakukan dan menurut ketentuan sebagaimana
diatur di dalam Perjanjian ini dan Perseroan menyetujui penunjukan tersebut.
-Tugas dan Tanggung Jawab/Kewajiban-Kewajiban Perseroan:
1. melakukan kegiatan pemasaran fasilitas pembiayaan bersama kepada
konsumen;
2. melakukan Analisa dan evaluasi terhadap calon konsumen sesuai dengan
kriteria pembiayaan;
3. memberikan persetujuan atas pemberian fasilitas pembiayaan bersama
kepada konsumen;
4. mengumpulkan data dan dokumen sehubungan dengan calon konsumen
yang dibiayai;
5. melakukan verifikasi keabsahan dokumen transaksi, dokumen jaminan dan
dokumen nasabah;
6. mewakili untuk menandatangani perjanjian pembiayaan yang akan
ditandatangani dengan konsumen;
7. mencantumkan nama Bank Commonwealth dalam perjanjian pembiayaan
dengan jaminan fidusia;
8. melakukan kegiatan pengumpulan tagihan dan penagihan kepada konsumen,
menerima pembayaran atas hasil penjualan kendaraan, memelihara dan
mengadaministrasikan tagihan secara tertib dan tepat waktu untuk
kepentingan Bank Commonwealth;
55
Page 78
No. Keterangan No.Perjanjian Pihak Ketiga Jangka Waktu
9. melakukan penyetoran kepada Bank Commonwealth atas hasil penagihan
dari konsumen baik berupa agunan atau jumlah kewajiban pembayaran yang
merupakan haknya Bank Commonwealth;
10. kewajiban konsumen untuk mengasuransikan objek pembiayaan pada
perusahaan asuransi yang disepakati Para Pihak;
11. memberitahukan kepada Bank Commonwealth atas setiap Tindakan yang
dilakukan oleh konsumen sehubungan dengan kewajiban pembayarannya
berdasarkan Perjanjian Pembiayaan konsumen dalam waktu 7 hari kalender
termasuk hal dilakukannya pembayaran dipercepat;
12. Menyerahkan kepada Bank Commonwealth laporan Perseroan sebagai
berikut:
- laporan status umur piutang konsumen bulanan dan harus sudah
diterima oleh Bank Commonwealth selambatnya tanggal 25 bulan
berikutnya;
- laporan keuangan 6 bulanan yang dibuat secara intern dan wajib diterima
Bank Commonwealth selambatnya 120 hari kalender setelah tanggal
buku yang bersangkutan;
- laporan keuangan akhir tahun yang telah diaudit oleh akuntan public dan
diterima Bank Commonwealth selambatnya 180 haru tutup buku.
4. Perjanjian Kerjasama Perjanjian Kerjasama Bank Permata Tidak ditentukan
Dalam Rangka Pembiayaan Bersama Secara batas waktunya
Pemberian Fasilitas Syariah No. WM/12/188/N/RB
Pembiayaan Bersama tanggal 19 September 2012,
(Joint Financing) selanjutnya mengalami
kepada konsumen perubahan terakhir
khususnya murabahah berdasarkan Addendum
untuk pembeliaan Kesepuluh Perjanjian
kendaraan bermotor Kerjasama Pembiayaan
berdasarkan prinsip Bersama Secara Syariah No.
syariah JCF/20/1614/AMD/RB tanggal
31 Januari 2020, dibuat di
bawah tangan.
Hak & Kewajiban Para Pihak sepakat menunjuk Perseroan, selaku Manajer Fasilitas dan Manajer
Jaminan sebagai kuasa untuk melakukan hal-hal dan menurut ketentuan
sebagaimana diatur di dalam perjanjian ini, dan Perseroan menyetujui
penunjukan tersebut.
1. berhubungan langsung dengan konsumen termasuk dalam
penandatanganan perjanjian pembiayaan dan dokumen lain yang
berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian;
2. berhubungan langsung dengan dealer;
3. mengawasi kondisi konsumen agar senantiasa memenuhi ketentuan dalam
perjanjian pembiayaan;
4. membuat serta memelihara system pembukuan yang dapat
mengakomodasi setiap perkembangan fasilitas pembiayaan;
5. mematuhi ketentuan dalam Perjanjian;
6. melakukan penagihan terhadap konsumen yang mempunyai tunggakan;
7. menyerahkan kepada Bank Permata:
- setiap bulannya untuk laporan mengenai tunggakan, hapus buku,
penjualan jaminan, status BPKB, asuransi dan laporan lainnya;
- laporan keuangan unaudited per tanggal 30 Juni paling lambat 1 bulan
setelah tanggal laporan;
- laporan keuangan Perseroan yang diaudit per tanggal 31 Desember
maksimm180 hari kalender sejak tanggal periode laporan;
- laporan risk review yang dilakukan setiap 2 bulan sekali;
8. mentansfer hasil penagihan ke Bank Permata sesuai dengan porsi
pembiayaan;
56
Page 79
Perjanjian Kerjasama Dalam Rangka Menunjang Kegiatan Usaha Perseroan:
1. PERJANJIAN KERJASAMA JASA PENGAMBILAN DAN/ATAU PENGANTARAN UANG TUNAI DENGAN
BANK PERMATA
Perseroan, PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance, PT Cipta Sedaya Digital Indonesia, PT Astra Auto Finance,
PT Sedaya Pratama (“ACC”) dan Bank Permata telah membuat perjanjian kerjasama ja sa layanan pengambilan
uang tunai berdasarkan Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Kerjasama (Pelaksanaan Jasa Layanan
Pengambilan Uang Tunai) No. 0002/PKS/CS/TB/WB/01/2017 tanggal [tanpa tanggal], dibuat di bawah tangan jo
Addendum Pertama Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Pelaksanaan Jasa Layanan Pengambilan
Uang Tunai No. Bank Permata: 0025/PKS/CS/CVC/WB/07/2018 dan No. ACC: 14/ACC/ADD/HLI.EKU.VII/2018
tanggal 4 Juli 2018, dibuat di bawah tangan jo Addendum Kedua Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian
Pelaksanaan Jasa Layanan Pengambilan Uang Tunai No. Bank Permata: 0006/PKS/SP/WB/04/2021 dan
No. ACC: 11/ADD/ACC/CRFO.COO/IV/2021 tanggal 21 April 2021, dibuat di bawah tangan (“ Perjanjian
Pelaksanaan Jasa Layanan Pengambilan Uang Tunai Bank Permata”). Berdasarkan Perjanjian Pelaksanaan
Jasa Layanan Pengambilan Uang Tunai Bank Permata, Para Pihak sepakat bahwa ACC bermaksud untuk
menunjuk Bank Permata dan Bank Permata bersedia untuk menerima penunjukan tersebut sebagai pihak
penyedia layanan pengambilan uang tunai milik ACC oleh Petugas Bank Permata, dari satu Lokasi Layanan ke
Lokasi Layanan lainnya atau dari satu Lokasi Layanan ke cabang Bank Permata atau sebaliknya (“Layanan Bank”).
Lokasi layanan dimaksud adalah kantor cabang ACC yang ditentukan o leh ACC untuk mendapatkan fasilitas
Layanan Bank dan disetujui oleh Bank Permata sebagai tempat pelayanaan layanan. Atas pelaksanaan Layanan
Bank Permata tersebut, ACC akan membayar Biaya Layanan kepada Bank Permata.
Perjanjian ini berlaku sejak tanggal 9 Juli 2024 sampai dengan tanggal 8 Juli 2025. Perjanjian ini akan diperpanjang
secara otomatis untuk jangka waktu 1 (satu) tahun berikutnya dan demikian untuk seterusnya, kecuali apabila akan
diakhiri oleh salah satu Pihak dalam Perjanjian ini.
2. PERJANJIAN KERJASAMA JASA LAYANAN VIRTUAL ACCOUNT DENGAN BANK PERMATA
Bank Permata (Pihak Pertama) dan Perseroan, PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance, PT Astra Auto Finance,
PT Staco Etika Sedaya Finance (“Pihak Kedua”) telah membuat perjanjian kerjasama j asa layanan virtual account
berdasarkan Perjanjian Kerjasama Jasa Layanan Virtual Account No. 033/PKS/CS/TB/10/2016 tanggal
27 OKtober 2016, dibuat di bawah tangan jo Addendum Pertama Perjanjian Kerjasama Jasa Layanan Virtual
Account No. Bank Permata: 0024/PKS/CS/CVC/WB/07/2018 dan No. ACC: 13/ACC/ADD/HLI.EKU/VII/2018
tanggal 4 Juli 2018, dibuat di bawah tangan jo Addendum Kedua Perjanjian Kerjasama Jasa Layanan Virtual
Account No. Bank Permata: 0014/PKS/SP/WB/11/2020 dan No. ACC: 42/ADD/ACC/CRFO.COO/XI/20 20 tanggal
26 November 2020, dibuat di bawah tangan (“Perjanjian Jasa Layanan Virtual Account”). Berdasarkan
Perjanjian Jasa Layanan Virtual Account, Para Pihak sepakat bahwa Pihak Kedua bermaksud untuk menunjuk
Pihak Pertama dan Pihak Pertama bersedia untuk menerima penunjukan tersebut sebagai pihak yang memberikan
jasa layanan perbankan yang diberikan oleh Pihak Pertama kepada Konsumen Pihak Kedua untuk kepentingan
Pihak Kedua sehubungan dengan penerimaan pembayaran angsuran yang dilakukan oleh para kons umen kepada
Pihak Kedua melalui layanan virtual account yang disediakan oleh Pihak Pertama (“Jasa Layanan”). Atas Jasa
Layanan tersebut, Pihak Kedua akan dikenakan biaya jasa atas setiap transaksi penerimaan pembayaran
angsuran yang telah berhasil dilakukan oleh setiap Konsumen Pihak Kedua. Setiap pembayaran atas biaya jasa
tersebut akan dilakukan oleh Pihak Kedua berdasarkan tagihan bulanan yang dibuat oleh Pihak Pertama melalui
surat elektronik (email) dan Pihak Kedua memberikan informasi atas tagihan bul anan tersebut.
Perjanjian ini berlaku sejak tanggal 9 Juli 2024sampai dengan tanggal 8 Juli 2025. Perjanjian ini akan diperpanjang
secara otomatis untuk jangka waktu 1 (satu) tahun berikutnya dan demikian untuk seterusnya, kecuali apabila akan
diakhiri oleh salah satu Pihak dalam Perjanjian ini.
3. PERJANJIAN KERJASAMA PENERIMAAN TRANSAKSI PEMBAYARAN DENGAN PT MITRA SENTRAL
TERPADU (MST)
Perseroan, PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance, PT Staco Estika Sedaya Finance, PT Astra Auto Finance,
(“Pihak Pertama”) dan MST (“Pihak Kedua”) telah membuat perjanjian kerjasama penerimaan transaksi
pembayaran produk di collecting agent berdasarkan Perjanjian Kerjasama No. Pihak Pertama:
42/ACC/PKS/CFO.COO/XII/2019 dan No. Pihak Kedua: 032/PKS/MST-ACC/IX/2019 tanggal 9 Desember 2019
tentang Penerimaan Transaksi Pembayaran Produk di Collecting Agent, dibuat di bawah tangan juncto Addendum
Kedua Perjanjian Kerjasama No. 11A/ADD/ACC/CRFO.COO/III/2022 tanggal 1 Maret 2022 dan No. 257/MST -
ACC/III/2022 tanggal 1 Maret 2022, dibuat di bawah tangan (“Perjanjian Penerimaan Transaksi Pembayaran
Dengan MST”). Berdasarkan Perjanjian Penerimaan Transaksi Pembayaran Dengan MST, Para Pihak sepakat
bahwa Pihak Pertama bermaksud untuk menunjuk Pihak Kedua dan Pihak Kedua menerima penun jukkan Pihak
Pertama untuk menyediakan layanan transaksi pembayaran angsuran Nasabah dan/atau Konsumen Pihak
Pertama di Channel Delivery milik Collecting Agent yang telah bekerjasama dengan Pihak Kedua (“Jasa
Layanan”).
57
Page 80
Selanjutnya, Pihak Kedua merupakan pihak yang menghubungkan antara Pihak Pertama dengan Collecting Agent,
sehingga Jasa Layanan tersebut dapat dilakukan oleh Nasabah dan/atau Konsumen di gerai toko offline, website,
mobile application dan lain sebagainya milik Pihak Kedua melalui Channel Delivery yang dimiliki oleh Collecting
Agent, sehingga hal ini memberikan kemudahan kepada Nasabah dan/atau Konsumen Pihak Pertama untuk
melakukan pembayaran angsuran. Setiap Nasabah/Konsumen yang menggunakan Jasa Layanan akan dikenakan
biaya administrasi/biaya tambahan oleh Pihak Pertama. Pihak Pertama akan menanggung dan membayar kepada
Pihak Pihak Kedua atas setiap transaksi Jasa Layanan yang berhasil dilakukan oleh Nasabah dan/atau Konsumen.
Yang dimaksud dengan Collecting Agent adalah pihak yang telah bekerjasama dengan Pihak Kedua yang dapat
menerima transaksi pembayaran angsuran Nasabah dan/atau Konsumen melalui Channel Delivery yang dimiliki
oleh Collecting Agent. Sedangkan Channel Delivery adalah jalur delivery layanan yang dimiliki oleh Collecting
Agent yang dapat digunakan oleh Nasabah dan/atau Konsumen untuk melakukan Transaksi Pembayaran Produk
yang di dalamnya termasuk namun tidak terbatas pada gerai toko offline, website, mobile application dan lain
sebagainya.
Jangka waktu perjanjian ini berlaku selama 2 (dua) tahun, terhitung sejak tanggal 16 Desember 2023 sampai
dengan 15 Desember 2025. Para Pihak sepakat bahwa Perjanjian ini akan diperpanjang secara otomatis untuk
setiap 1 (satu) tahun berikutnya sepanjang tidak ada pemberitahuan salah satu pihak untuk mengakhiri atau
membatalkan Perjanjian ini.
7. KETERANGAN TENTANG ASET TETAP
Kantor Pusat Perseroan, menyewa bangunan di Jl. T.B. Simatupang Kav. 90. Jakarta, dengan cara menyewa
bangunan.
Bidang Tanah dan Bangunan
Aset tetap Perseroan dibawah ini keseluruhannya dimanfaatkan sebagai Kantor Cabang. sebagaimana disebutkan
dalam tabel (Lokasi dan Penggunaan) dibawah ini. Perseroan memiliki 18 (delapan belas) bidang tanah dan
bangunan sebagaimana tersebut dalam tabel dibawah ini:
Penggunaan
Tanggal Tanggal Luas
No SHGB Lokasi tanah dan
No PenerbitanBerakhir (m2) bangunan IMB/PBG dan SLF
Wilayah Jabodetabek
Jl. RS. untuk
Fatmawati Kantor
697/Gandaria 08-11-2011 07-11- No.9, Kel. 518 Cabang
1. Selatan 2031
Gandaria Jakarta SLF
Selatan. Fatmawati No.37/C.39b/31.74.09.1005.24.K-
Jl. RS. Untuk 1.b/2/TM.15.37/e/2023 tanggal
Fatmawati Kantor 28 Desember 2023.
503/Gandaria 05-01-
2. 06-01-1999 No.7, Kel.3.145 Cabang
Selatan 2029
Gandaria Jakarta
Selatan. Selatan
Kelurahan untuk
Pakulonan, Kantor
17-05-
3. 02714/Pakulonan06-09-2002 Kecamatan 510 Cabang
2038
Serpong, Tangerang. Keputusan Bupati Tangerang
Kab.Tangerang. Nomor:644.4/880 -BP2T/2008
Kelurahan untuk tanggal 13 Oktober 2008 tentang
Pakulonan, Kantor IMB
4. 04010/Pakulonan31-10-2013 31-10- Kecamatan 698 Cabang
2043
Serpong, Tangerang.
Kab.Tangerang.
Kelurahan untuk
01-06- Margajaya, Kantor Keputusan Walikota Bekasi
5. 775/Margajaya 16-06-2006 63
2029 Kecamatan Cabang No.503/5134/RE/I-B/Distarkim
Bekasi Selatan. Bekasi. Tanggal 30 November 2006
Kelurahan untuk Tentang IMB
01-06- Margajaya, Kantor
6. 776/Margajaya 16-06-2006 63
2029 Kecamatan Cabang
Bekasi Selatan. Bekasi.
58
Page 81
Tanggal Tanggal Luas Penggunaan
No SHGB Lokasi tanah dan
No PenerbitanBerakhir (m2) IMB/PBG dan SLF
bangunan
Kelurahan untuk
01-06- Margajaya, Kantor
7. 777/Margajaya 16-06-2006 63
2029 Kecamatan Cabang
Bekasi Selatan. Bekasi.
Wilayah Jawa Barat
Jl. Naripan untuk
No.26, Kantor
313/Kebon 03-05- Kel.Kebon Cabang
8. 29-05-1995 753
Pisang 2035 Pisang, Bandung.
Kotamadya
Bandung.
Jl. Naripan untuk
No.24, Kantor Surat Izin Walikota Bandung
00109/Kebon 11-01- Kel.Kebon Cabang Nomor:503.644.4/SI-
9. 02-02-2022 380
Pisang 2042 Pisang, Bandung 0501/Disbang/04 tanggal 27
Kotamadya Februari 2004 tentang IMB
Bandung.
Jl. Tamblong Untuk
No.22 A, Kantor
110/Kebon 01-07- Kel.Kebon Cabang
10. 05-07-2000 382
Pisang 2030 Pisang, Bandung
Kotamadya
Bandung.
Wilayah Jawa Timur
Kelurahan untuk
Embong, Kantor
733/Embong 05-11-
11. 03-02-2003 Kecamatan 1.067 Cabang
Kaliasin 2032
Genteng, Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya
Surabaya, No.188/721-98/402.4.6/ tentang
Kelurahan IMB
Embong, untuk
839/Embong 17-04-
12. 17-04-2009 Kecamatan 1.106 Kantor
Kaliasin 2029
Genteng, Kota Cabang
Surabaya Surabaya.
Kelurahan untuk
Keputusan Bupati Jenber
Kaliwates, Kantor
13-06- No.503.640/1011/436.46/2005
13. 2397/Kaliwates 18-05-2006 2028 Kecamatan 113 Cabang tanggal 28 Septembr 2006
Kaliwates, Jember.
Kab.Jember.
Sedang Dalam
untuk Kantor Proses Permohonan IMB,
Selain Kantor berdasrkan Surat Kepala Dinas
Cabang Perumahan Rakyat dan Kawasan
Kelurahan
Permukiman Serta Pertanahan Kota
Jemur
Surabaya Kepada Kepala Badan
1255/Jemur 22-08-2017 11-04- Wonosari, 3.604 Pengelolaan Kauangan Aset
14. Wonosari 2037 Kecamatan
Daerah di Surabaya dan
Wonocolo, Kota
tembusannya kepada Perseroan
Surabaya.
No.500.16.7.2/17789/436.7.4/2024
tanggal 12 Desember 2024 perihal
Permohonan Infomasi Progres Non
Litigasi
Wilayah Sumatera Selatan
Kelurahan 20 untuk
Ilir II, Kantor
Kecamatan Cabang Keputusan Walikota Palembang
30-08-
15. 53/20/Ilir II 31-08-2004 Kemunig, Kota 179 Palembang. No.926/IMB /Tahun 2008 tangga 10
2034
Palembang, November 2008 tentang IMB.
Sumatera
Selatan,
59
Page 82
Tanggal Tanggal Luas Penggunaan
No SHGB Lokasi tanah dan
No PenerbitanBerakhir (m2) IMB/PBG dan SLF
bangunan
Kelurahan 20 Ilir untuk
II, Kecamatan Kantor
30-08- Kemunig, Kota Cabang
16. 54/20/Ilir II 31-08-2004 106
2034 Palembang, Palembang
Sumatera
Selatan.
Kelurahan 20 Ilir untuk Kantor
I, Kecamatan Ilir Cabang
17. 221/20/Ilir I 11-07-2012 08-06- Timur I Kota 114 Palembang.
2032 Palembang,
Sumatera
Selatan,
Kelurahan 20 Ilir untuk
I, Kecamatan Ilir Kantor
10-11- Timur I Kota Cabang
18. 192/20/Ilir I 11-11-2005 103
2025 Palembang, Palembang.
Sumatera
Selatan.
Kendaraan Bermotor
Perseroan memiliki sebanyak 56 (lima puluh enam) unit kendaraan bermotor roda empat dan sebanyak 62 (enam
puluh dua) unit kendaraan roda dua.
Ringkasan Aset Tetap
Total nilai aset tetap - bersih yang dimiliki Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah Rp256 miliar,
dengan ringkasan daftar aset tetap yang dimiliki oleh Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah)
Akumulasi
Aset Tetap Nilai Perolehan Penyusutan Nilai Buku
Pemilikan Langsung
Tanah 61 - 61
Bangunan dan prasarana 58 38 20
Peralatan kantor 707 544 163
Perabot 72 64 8
Kendaraan 45 43 2
Aset Hak Guna
Kendaraan - - -
Sistem - - -
Bangunan 11 9 2
Total Aset Tetap 954 698 256
60
Page 83
8. HUBUNGAN KEPEMILIKAN PERSEROAN DENGAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
Berikut ini diagram yang menggambarkan hubungan kepemilikan Perseroan dengan pemegang saham Perseroan
per tanggal 31 Desember 2024:
***)
*)
**)
***)
Keterangan:
*) Kepemilikan tidak langsung Jardine Matheson Holdings (Bermuda) terhadap Jardine Strategic Limited
(Bermuda) sebesar 100,00%, berdasarkan informasi publik yang diperoleh Perseroan dari Annual Report
PT Astra International Tbk tahun 2024
**) Kepemilikan tidak langsung Jardine Strategic Limited (Bermuda) terhadap Jardine Cycle & Carriage Ltd
(Singapore) sebesar 84,61%, berdasarkan informasi publik dari Annual Report PT Astra International Tbk
tahun 2024.
***) Perseroan tidak memiliki informasi detil dan valid atas kepemilikan saham Masyarakat di bawah 20% (dua
puluh persen) dalam Jardine Matheson Holdings Limited (Bermuda).
Perseroan telah melakukan pemenuhan terhadap Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2018
tentang Penerapan Prinsip Mengenai Pemilik Manfaat Dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan dan
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Terorisme (“Perpres No. 13/2018”) dengan
telah disampaikannya informasi mengenai pemilik manfaat Perseroan pada tanggal 17 Februari 2025 kepada
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum,
yang dilakukan melalui Wiwik Condro, S.H., Notaris di Jakarta Barat. Informasi tersebut menyatakan bahwa pemilik
manfaat Perseroan adalah seluruh anggota Direksi PT Astra International Tbk (“Astra”) dan PT Sedaya Multi
Investama (“SMI”). Nama-nama anggota Direksi Astra dan SMI yang telah disampaikan sebagaimana dimaksud
di atas adalah sebagai berikut:
61
Page 84
Direksi Astra: Direksi SMI:
Djony Bunarto Tjondro Suparno Djasmin
Suparno Djasmin Handoko Liem
Chiew Sin Cheok Hugeng Gozali
Gidion Hasan Rudy
Henry Tanoto
Santosa
Gita Tiffani
FXL Kesuma
Hamdani Dzulkarnaen Salim
Rudy
Thomas Junaidi Alim W.
Adapun pengungkapan seluruh anggota Direksi Astra dan SMI sebagai pemilik manfaat Perseroan sebagaimana
dimaksud di atas adalah semata-mata dalam kapasitasnya masing-masing sebagai Direktur Astra dan SMI,
dimana Astra adalah pemegang 46,87% (empat puluh enam koma delapan tujuh per seratus) s aham Perseroan
dan SMI adalah pemegang 25,00% (dua puluh lima per seratus) saham Perseroan, yang mempunyai kewenangan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) butir d Perpres No. 13/2018, yakni kewenangan untuk mengangkat,
menggantikan, atau memberhentikan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan. Sebagai orang
perseorangan dalam kapasitasnya sebagai diri pribadi, masing -masing anggota Direksi Astra dan SMI tersebut
belum memenuhi kriteria pemilik manfaat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 Perpres No. 13/2018. Lebih
lanjut, Perseroan tidak memiliki informasi dan tidak dapat mengidentifikasi orang perseorangan (sebagai individu
dalam kapasitas pribadi) yang memenuhi kriteria sebagai pemilik manfaat Perseroan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 4 Perpres No. 13/2018.
Merujuk pada definisi Pengendali sebagaimana dimuat pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“ OJK”)
No. 9/POJK.04/2017 Tentang Bentuk Dan Isi Prospektus Dan Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran
Umum Efek Bersifat Utang, maka pihak Pengendali Perseroan adalah Astra sebagai pihak yang mempunyai
kemampuan untuk menentukan secara langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijaksanaan
Perseroan. Selain Astra, Perseroan tidak mempunyai informasi mengenai Pihak lain yang mempunyai kemampuan
untuk menentukan, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau
kebijaksanaan Perseroan.
Selanjutnya, Astra sebagai pemegang saham pengendali Perseroan telah lulus penilaian kemampuan dan
kepatutan dari OJK berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-207/NB.1/2014 tanggal
13 Maret 2014 tentang Penetapan Kelulusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pemegang Saham
Pengendali PT Astra Sedaya Finance Atas Nama PT Astra International Tbk. De ngan demikian pemegang saham
pengendali Perseroan telah melakukan pemenuhan atas Peraturan OJK No. 4/POJK.05/2013 tanggal
21 November 2013 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Pada Perusahaan
Perasuransian, Dana Pensiun, Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Penjaminan juncto Peraturan OJK No.
27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga
Jasa Keuangan.
Merujuk pada definisi Pengendali sebagaimana dimuat pada POJK No. 9 /POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan
Perusahaan Terbuka maka Pengendali Astra adalah Jardine Cycle & Carriage Limited (Singapore) sebagai pihak
yang secara langsung memiliki saham lebih dari 50% dari seluruh saham dengan hak suara yang telah disetor
penuh dalam Astra dan berdasarkan Laporan Tahunan (Annual Report) Astra 2022 yang dikeluarkan pada Bulan
Maret 2023 sebagaimana telah dimuat melalui situ web https://www.astra.co.id/, diungkapkan bahwa Pengendali
dari Astra adalah Jardine Cycle & Carriage Limited (Singapore). Lebih lanjut, selain dari informasi tersebut,
Perseroan tidak mempunyai informasi pihak lain yang mempunyai kemampuan untuk menentukan, baik langsung
maupun tidak langsung dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijakan atas Astra.
9. PEMEGANG SAHAM PERSEROAN BERBENTUK BADAN HUKUM
a. PT Garda Era Sedaya (“GES”)
Anggaran Dasar
PT Garda Era Sedaya berkedudukan di Jakarta Utara, didirikan berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT General
Elctric Services Company No. 140, tanggal 22 Juli 1997, dibuat dihadapan Andalia Farida, SH., dan Akta
Perubahan Anggaran Dasar PT General Electric Services Company No. 41 tanggal 4 Maret 1998, yang dibuat
dihadapan Sutjipto, SH., Notaris di Jakarta telah: (i) mendapatkan Persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-7507 HT.01.01 TH 98, tanggal 25 Juni 1998 (ii) didaftarkan
di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat No. 2972/BH.09.05/XI/98 tanggal 15 Oktober 1998, (iii)
diumumkan dalam Tambahan No.101 BNRI No. 7227, tanggal 18 Desember 1998, menyetujui perubahan nama
perusahaan semula PT General Electric Services Company menjadi PT General Electric Services, juncto Akta
Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT General Electric Services No. 30 tanggal 10 Desember 2010,
62
Page 85
yang dibuat dihadapan Benny Kristianto SH., Notaris di Jakarta da n telah: (i) mendapatkan Persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. AHU-59712.AH.01.02. Tahun 2010, tanggal 22 Desember 2010 (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0092604.AH.01.09. Tahun 2010 Tanggal 22 Desember 2010, (iii) diumumkan dalam Tambahan No.31
dari BNRI No. 18926 tanggal 17 April 2012, menyetujui perubahan nama perusahaan semula PT General Electric
Services menjadi PT Garda Era Sedaya.
Perubahan anggaran dasar telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir adalah sebagaimana termaktub
dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Garda Era Sedaya No.38 tanggal 9 Nopember
2011 yang dibuat dihadapan Kumala Tjahjani Widodo, SH, MH., MKn, Notaris di Jakarta , d an telah (i)
mendapatkan Persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
Surat Keputusan No.AHU-58577.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 29 Nopember 2011, (ii) didaftarkan dalan Daftar
Perseroan No. AHU-0097141.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 29 Nopember 2011 menyetujui merubah pasal 1 ayat
1 anggaran dasar mengenai perpindahan kedudukan Perseroan dari Jakarta Pusat ke Jakarta Utara.
Nama Dan Tempat Kedudukan
Sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Anggaran Dasar GES, GES terdafta r dengan nama PT Garda Era Sedaya dan
berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Utara.
PT Garda Era Sedaya, beralamat Jl. Gaya Motor Raya No.8, RW.8, Sungai Bambu, Tj. Priok, Kota Jkt Utara,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14330, Indonesia.
Maksud dan Tujuan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No.35 tanggal 10 Desember 2010 yang dibuat
dihadapan Benny Kristianto, SH, Notaris di Jakarta , dantelah (i) mendapatkan Persetujuan dari Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No.AHU-05690.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 2 Pebruari 2011, (ii) didaftarkan dalan Daftar Perseroan
No. AHU-0009354.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 2 Pebruari 2011 (iii) diberitahukan kepada dan diterima
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.10-04692 tanggal 14 Pebruari 2011, (iv) didaftarkan
dalam Daftar Perseroan di bawah No.AHU-0012168.AH.01.09 Tahun 2011 tanggal 14 Pebruari 2011 (“Akta
No.35/2010”), maksud dan tujuan GES adalah berusaha dalam bidang perdagangan, pembangunan, transportasi,
pertanian, perindustrian dan jasa.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (1) Anggaran Dasar GES, maksud dan tujuan GES adalah berusaha dalam
bidang perdagangan, pembangunan, transportasi, pertanian, perindustrian dan jasa.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (2) Anggaran Dasar GES, untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut
di atas, GES dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. menjalankan usaha di bidang perdagangan dari segala macam dagangan termasuk perdagangan komputer
dan alat elektronika (perangkat lunak dan keras) dan baran g-barang yang berhubungan serta yang diperlukan
untuk pemakaiannya, perdagangan alat telekomunikasi, perdagangan alat-alat dan perlengkapan keamanan,
perdagangan alat-alat dan perlengkapan keselamatan yang meliputi perdagangan impor dan ekspor, antar
pulau/ daerah serta lokal, untuk barang-barang hasil produksi sendiri dan hasil produksi perusahaan lain serta
bertindak sebagai agen, leveransir, waralaba, distributor dan sebagai perwakilan dari badan -badan
perusahaan-perusahaan lain,baik dari dalam maupun luar negeri;
b. Menjalankan usaha dibidang permbangunan, bertindak sebagai pengembang yang meliputi perencanaan,
pelaksanaan pemborongan pada umumnya (general contractor), antara lain pembangunan kawasan
perumahan (real estate), kawasan industri (industrial estate), gedung-gedung apartemen, kondominium,
perkantoran, pertokoan beserta fasilitas-fasilitasnya termasuk konstruksi, perekayasaan, perancangan dan
penataan serta mengerjakan pembebasan, pembukaan, pengurugan, pemerataan serta pembangunan
gedung-gedung, jalan-jalan, taman-taman, bendungan-bendungan, pengairan atau irigasi, landasan-
landasan, pemasangan instalasi-instalasi listrik, gas, air minum, telekomunikasi, air conditioner dan lain-
lainnya dalam bidang teknik sipil, elektro, mesin;
c. menjalankan usaha dibidang transportasi angkutan darat dengan menggunakan angkutan truk, bis, sedan
serta angkutan darat lainnya, ekspedisi dan pergudangan, transportasi penumpang dan transportasi
pengangkutan;
d. menjalankan usaha di bidang pertanian, agro industri, industri pertanian, peternakan, perikanan darat/laut dan
pertambakan, perkebunan, kehutanan dan agrobisnis (perdagangan hasil-hasil pertanian);
e. menjalankan usaha di bidang industri, yang meliputi industri karoseri dan perakitan kendaraan, ind ustri kayu
(tidak termasuk furniture) dan barang anyaman, industri kendaraan bermotor dan karoseri, industri
elektronik,industri pembangkit tenaga listrik, pembuatan perakitan barang telekomunikasi elektronik, industri
tekhnologi informasi dan industri telekomunikasi serta komputer (perangkat lunak dan keras), industri sepatu
dan sandal serta industri spare part kendaraan bermotor;
63
Page 86
f. menjalankan usaha dalam bidang jasa telekomunikasi, jasa konsultan manajemen, penyediaan tenaga kerja
terdidik dan atau terlatih, konsultan keamanan dan keselamatan, jasa pengantaran uang dan barang
(pengangkutan), jasa pengawalan orang, jasa penyelamatan dan pelayanan jasa tol.
Namun kegiatan usaha GES yang telah benar benar dijalankan saat ini adalah Perdagangan Besar Komputer
dan Perlengkapan Komputer.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham dalam GES terakhir sebagaimana dimuat sebagaimana
termaktub dalam Akta No.35/2010, berdasarkan mana Keputusan Pemagang Saham tanggal 9 Desember 2010,
telah menyetujui untuk penjualan 100 saham seri A. masing masing bernilai Rp3.592.500,- 3.233, saham seri B
masing-masing bernilai Rp12.775.500,-, 35.425 saham seri C masing-masing bernilai Rp12.505.500,- dalam
perseroan kepada PT. Astra International Tbk, dan PT Arya Kharisma. Dengan demikian permodalan dan
pemegang saham dalam GES, adalah sebagai berikut:
Modal Dasar : Rp.484.669.779.000,- terbagi atas, a. 100 saham seri A, masing-masing saham
bernilai nominal Rp3.592.500,- b. 3.233 saham seri B, masing-masing saham
bernilai nominal Rp12.775.500,- c. 35.425 saham seri C,masing-masing saham
bernilai nominal Rp12.505.500,-;
Modal Ditempatkan : Rp.484.669.779.000,- terbagi atas, a. 100 saham seri A, masing-masing saham
bernilai nominal Rp3.592.500,- b. 3.233 saham seri B, masing-masing saham
bernilai nominal Rp12.775.500,- c. 35.425 saham seri C, masing-masing saham
bernilai nominal Rp12.505.500,-; dan
Modal Disetor : Rp.484.669.779.000,- terbagi atas, a. 100 saham seri A, masing-masing saham
bernilai nominal Rp3.592.500,- b. 3.233 saham seri B, masing-masing saham
bernilai nominal Rp12.775.500,- c. 35.425 saham seri C, masing-masing saham
bernilai nominal Rp12.505.500,-.
Susunan pemegang saham saham dalam GES adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal
Seri A: Rp3.592.500,- Per Saham
Seri B: Rp12.775.500,- Per Saham
Seri C: Rp12.505.500,- Per Saham
Jumlah Nilai Nominal
Keterangan Jumlah Saham %
(Rp)
Modal Dasar
Saham seri A 100 359.250.000
Saham seri B 3.233 41.303.191.500
Saham seri C 35.425 443.007.337.500
Jumlah Modal Dasar 484.669.779.000
Modal Ditempatkan & Disetor Penuh:
PT Astra International Tbk
Saham seri A 99 355.657.500 99,99
Saham seri B 3.233 41.303.191.500
Saham seri C 35.425 443.007.337.500
PT Arya Kharisma 0,01
Saham seri A 1 3.592.500
Jumlah Modal Ditempatkan &
Disetor Penuh
Saham seri A 100 359.250.000
Saham seri B 3.233 41.303.191.500 100,00
Saham seri C 35.425 443.007.337.500
Jumlah Dalam Portepel
Saham seri A - -
Saham seri B - -
Saham seri C - -
Pengurusan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 44 tanggal 21 Mei 2025 yang dibuat di hadapan Wiwik
Condro, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
64
Page 87
Perseroan No. AHU-AH.01.09-0293112 tanggal 05 Juni 2025; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.
AHU-0124278.AH.01.11.Tahun 2025 pada tanggal 05 Juni 2025.
Direksi
Presiden Direktur : Endro Wahyono
Direktur : R. Bagus Dwiantho
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Hendry Christian W
Komisaris : Dharmawan Phie
b. PT Astra International Tbk (”Astra”)
Anggaran Dasar
PT Astra International Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat didirikan dengan nama PT Astra International
Incorporated berdasarkan Akta Pendirian No.67 tanggal 20 Pebruari 1957 yang dibuat dihadapan Sie Khwan Djioe
Notaris di Jakarta dan telah (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No.J.A.5/53/5 tanggal 1 Juli 1957, (ii) didaftarkan pada Kantor Pengadil an Negeri
Jakarta di bawah No.1289 tanggal 20 Juli 1957 serta (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 1117 dari Berita
Negara Republik Indonesia No.85 tanggal 22 Oktober 1957.
Anggaran Dasar telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir adalah sebagaim ana termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Astra No. 77 tanggal 30 April 2024 yang dibuat di
hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia serta dicatat dalam Database Sisminbakum sebagaimana ternyata dari Surat
Keputusan No. AHU-0027654.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 13 Mei 2024; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0091451.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 13 Mei 2024 sehubungan dengan perubahan Pasal
3 Anggaran Dasar Astra.
Nama Dan Tempat Kedudukan Astra
Sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Anggaran Dasar Astra, Astra terdaftar dengan nama PT Astra International Tbk
dan berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Pusat.
PT Astra International Tbk, beralamat di Menara Astra, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 5 -6, Karet Tengsin,
Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10220
Maksud dan Tujuan
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (1) Anggaran Dasar Astra Maksud dan tujuan adalah berusaha dalam
bidang perdagangan, industri, pertambangan, pengangkutan, pertanian, pembangunan (konstruksi dan real estat),
jasa (aktivitas profesional), ilmiah dan teknis, jasa (informasi dan komunikasi).
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (2) Anggaran Dasar Astra, untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut
PT Astra International Tbk., dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. Perdagangan:
- perdagangan besar mobil baru;
- perdagangan eceran mobil baru;
- reparasi mobil;
- perdagangan besar suku cadang dan aksesori mobil;
- perdagangan eceran suku cadang dan aksesori mobil;
- perdagangan besar sepeda motor baru;
- perdagangan eceran sepeda motor baru;
- perdagangan besar suku cadang sepeda motor dan aksesorinya;
- perdagangan eceran suku cadang sepeda motor dan aksesorinya;
- reparasi dan perawatan sepeda motor;
- perdagangan besar buah yang mengandung minyak;
- perdagangan besar minyak dan lemak nabati;
- perdagangan eceran melalui media berbagai macam barang lainnya.
b. Industri:
- industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih;
- industri sepeda motor roda dua dan tiga;
- industri komponen dan suku cadang mesing dan turbin;
- industri karoseri kendaraan bermotor roda empat atau lebih dan industri trailer dan semi trailer;
- industri suku cadang dan aksesori kendaraan bermoto roda empat atau lebih;
- industri komponen dan perlengkapan sepeda motor roda dua dan tiga;
65
Page 88
- reparasi mesin untuk keperluan khusus;
- industri produk dari batu bara;
- industri briket batu bara;
- industri minyak mentah kelapa sawit.
c. Pertambangan:
- pertambangan batu bara;
- aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya;
- gasifikasi batubara di lokasi penambangan;
d. Pengangkutan:
- aktivitas pelayanan kepelabuhan laut;
- penanganan kargo;
- aktivitas jalan tol;
- angkutan bermotor untuk barang umum;
- angkutan bermotor untuk barang khusus.
e. Pertanian:
- perkebunan buah kelapa sawit;
f. Pembangunan (Konstruksi dan Real Estat):
- penyiapan lahan;
- kontruksi jalan raya;
- konstruksi gedung perkantoran;
- konstruksi gedung industri;
- pemasangan bangunan prafabikasi untuk gedung;
- konstruksi pelabuhan bukan perikanan;
- pemasangan bangunan prafabikasi untuk konstruksi bangunan sipil lainnya;
- pembongkaran;
- real estat yang dimiliki sendiri atau disewa.
g. Jasa (aktivitas profesional, ilmiah dan tehnis, jasa informasi dan komunikasi):
- aktivitas konsultasi manajemen lainnya;
- aktivitas pengolahan data;
- aktivitas jasa informasi lainnya;
- portal web dan /atau platform digital dengan tujuan komersial.
Namun kegiatan usaha Astra yang telah benar benar dijalankan saat ini adalah perdagangan besar mobil baru,
perdagangan eceran mobil baru, reparasi mobil, perdagangan besar suku cadang dan aksesori mobil,
perdagangan besar sepeda motor baru, perdagangan eceran sepeda motor baru, perdagangan besar suku cadang
sepeda motor dan aksesorinya, perdagangan eceram suku cadang sepeda motor dan aksesorinya, reparasi dan
perawatan sepeda motor, aktivitas konsultasi manajemen lainnya.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Astra No. 45 tanggal 22 April 2021
yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima
serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-
0297798 tanggal 7 Mei 2021; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0085502.AH.01.11.Tahun 2021
pada tanggal 7 Mei 2021 struktur permodalan dan susunan pemegang saham. Permodalan dan susunan
pemegang saham sebagai berikut:
Modal Dasar : Rp3.000.000.000.000,00 yang terbagi atas 60.000.000.000 saham dengan nilai
nominal sebesar Rp50,- setiap sahamnya;
Modal Ditempatkan : Rp2.024.177.657.000,00 yang terbagi atas 40.483.553.140 saham; dan
Modal Disetor : Rp2.024.177.657.000, yang terbagi atas 40.483.553.140 saham.
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham PT Astra International Tbk. berdasarkan Daftar Pemegang
Saham per 31 Desember 2024 yang dikeluarkan oleh PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek yang
mengurus administrasi dari saham PT Astra International Tbk, adalah sebagai berikut:
66
Page 89
Nilai Nominal Rp50,- Per Saham
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai %
Nominal (Rp)
Modal Dasar 60.000.000.000 3.000.000.000.000
Modal Ditempatkan & Disetor Penuh:
1. Jardine Cycle & Carriage Limited 20.288.255.040 1.014.412.752.000 50,11
2. Masyarakat lainnya (kepemilikan di bawah 5%) 20.195.298.100 1.009.764.905.000 49,89
Jumlah Modal Ditempatkan & Disetor Penuh 40.483.553.140 2.024.177.657.000 100,00
Jumlah Dalam Portepel 19.516.446.860 975.822.343.000
Pengurusan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Astra No. 44 tanggal 8 Mei 2025 yang dibuat di hadapan Aulia
Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database
Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU -AH.01.09-0289050 tanggal 4 Juni 2025 ; dan
(ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0123094.AH.01.11.Tahun 2025 pada tanggal 4 Juni 2025.
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Astra sebagai berikut:
Direksi
Presiden Direktur : Djony Bunarto Tjondro
Wakil Presiden Direktur : Rudy
Direktur : Chiew Sin Cheok
Direktur : Gidion Hasan
Direktur : Henry Tanoto
Direktur : Santosa
Direktur : Gita Tiffani Boer
Direktur : FXL. Kesuma
Direktur : Hamdani Dzulkarnaen Salim
Direktur : Thomas Junaidi Alim. W
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Prijono Sugiarto
Komisaris Independen : Sri Indrastuti Hadiputranto
Komisaris Independen : Apinont Suchewaboripont
Komisaris Independen : Muliaman Darmansyah Hadad
Komisaris : Anthony John Liddell Nightingale
Komisaris : Benjamin William Keswick
Komisaris : John Raymond Witt
Komisaris : Stephen Patrick Gore
Komisaris : Benjamin Herrenden Birks
Komisaris : Hsu Hai Yeh
c. PT Sedaya Multi Investama (“SMI”)
Anggaran Dasar
PT Sedaya Multi Investama berkedudukan di Jakarta Selatan didirikan berdasarkan Akta Perseroan Terbatas
No.64 tanggal 19 Desember 1989 yang dibuat dihadapan Rukmasanti Hardjasatya, SH., Notaris di Jakarta, dan
telah (i) mendapatkan persetujuan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No.C2-2023.HT.01.01.TH.90 tanggal 7 April 1990, (ii) didaftarkan dalam register untuk itu yang berada
di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah No.1286/A.PT/HK M/1995/ PN.JKT.SEL tanggal
11 September 1995, (iii) diumumkan dalamTambahan No. 83 dari Berita Negara Republik Indonesia
No. 8611/1995. tanggal 17 Oktober 1995.
Anggaran Dasar telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir adalah sebagaimana term aktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Pemegang Saham SMI No. 53, tanggal 21 Juni 2022 di hadapan Wiwik Condro, S.H.,
Notaris di Jakarta, dan telah dan telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0045542.AH.01.02.Tahun 2022, tanggal 3 Juli 2022;
(ii) diberitahukan kepada dan diterima Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
No.AHU-AH.01.03-0259775 tanggal 3 Juli 2022; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0216007.AH.01.11.Tahun 2022 Tanggal 3 Juli 2022 berdasarkan mana Rapat Umum Pemegang Saham
tanggal 21 Juni 2022 menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) mengenai Modal.
67
Page 90
Nama Dan Tempat Kedudukan
Sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Anggaran Dasar SMI, SMI terdaftar dengan nama PT Sedaya Multi Investama
dan berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Selatan.
PT Sedaya Multi Investama, beralamat di Menara Astra, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 5 -6, Karet Tengsin,
Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10220.
Maksud dan Tujuan
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (1) Anggaran Dasar SMI, maksud dan tujuan ialah berusaha dalam bidang
perdagangan. pembangunan (konstruksi dan real estate), pengangkutan, pertanian, perindustrian, jasa (aktivitas
professional, ilmiah dan teknis, jasa informassi dan komunikasi) dan pertambangan.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (2) Anggaran Dasar SMI Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut
dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. Perdagangan:
- Perdagangan besar suku cadang dan aksesori mobil,
- Perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga,
- Perdagangan besar mesin kantor dan industri suku cadang dan perlengkapannya,
- Perdagangan besar computer dan perlengkapan computer,
- Perdagangan besar piranti lunak,
- Perdangan besar suku cadang elektronik,
- Perdagangan besar peralatan telekomunikasi,
- Perdagangan besar mesin, perlengkapan dan peralatan pertanian,
- Perdagangan besar mesin, perlengkapan lainnya,
- Perdagangan eceran melalui media untuk berbagai macam barang lainnya.
b. Pembangunan (Konstruksi dam Real Estate):
- Penyiapan lahan,
- Konstruksi Jalan Raya,
- Konstruksi Gedung Perkantoran,
- Konstruksi Gedung Industtri,
- Pemasangan bangunan prafabrikasi untuk gedung,
- Konstruksi Pelabuhan bukan perikanan,
- Pemasangan bangunan prafabrikasi untuk konstruksi bangunan sipil lainnya, Pembongkaran,
- Real estate yang dimiliki sendiri atau sewa.
c. Pengangkutan:
- Aktivitas pelayanan Pelabuhan laut,
- Penanganan Cargo,
- Aktivitas jalan tol,
- Angkutan bermotor untuk barang umum,
- Angkutan bermotor untuk barang khusus.
d. Pertanian (Perkebunan Kelapa Sawit)
e. Perindustrian:
- Industri kendaraan bermotor roda empat, dan lebih,
- Industri sepeda motor roda dua dan tiga,
- Industri komponen dan suku cadang mesin dan turbin,
- Industri karoseri kendaraan bermotor roda empat atau lebih dan in dustry trailer dan semi trailer,
- Industri suku cadang dan aksesori kendaraan bermotor roda empat atau lebih,
- Indutri komponen dan perlengkapan sepeda motor roda dua dan tiga,
- Reparasi mesin untuk keperluan khusus,
- Indutri produk dari batu bara,
- Industri briket batu bara,
- Industri minyak mentah kepala sawit.
f. Jasa:
- Porta web dan/atau platform digital dengan tujuan komersial,
- Aktivitas pengolahan data,
- Aktivitas konsultasi manajemen lainnya,
- Aktivitas jasa informasi lainnya.
68
Page 91
g. Pertambangan:
- Pertambangan Baru Bara,
- Aktivitas penunjang pertambangan dan penggaliam lainnya,
- Gasifikasi batu bara di lokasi penambangan.
Namun kegiatan usaha SMI yang telah benar benar dijalankan saat ini adalah perdagangan besar suku cadang
dan aksesori mobil, Perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga, Perdagangan besar mesin
kantor dan industri suku cadang dan perlengkapannya,
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham
Struktur Permodalan, Susunan Pemegang Saham yang terakhir adalah se bagaimana termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Pemegang Saham SMI No. 53, tanggal 21 Juni 2022 di hadapan Wiwik Condro, S.H.,
Notaris di Jakarta, dan telah dan telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0045542.AH.01.02.Tahun 2022, tanggal 3 Juli 2022;
(ii) diberitahukan kepada dan diterima Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan A nggaran Dasar Perseroan
No.AHU-AH.01.03-0259775 tanggal 3 Juli 2022; (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No.AHU-0216007.AH.01.11. Tahun 2022 Tanggal 3 Juli 2022, berdasarkan mana Rapat Umum Pemegang Saham
tanggal 21 Juni 2022 menyetujui; Peningkatan Modal Dasar Perseroan semula Rp3.000.000.000.000,00 terdiri
dari 3.000.000.000 saham, menjadi Rp8.000.000.000.000,00 terdiri dari 8.000.000.000 saham masing masing
saham senilai Rp.1.000,00 (ii) Modal ditempatkan dan disetor dari semula Rp1.187.600.000.0 00,- terdiri dari
1.187.600.000 saham menjadi Rp5.684.400.000.000,- terdiri dari 5.684.400.000. Dengan demikian permodalan
dan pemegang saham dalam SMI, adalah sebagai berikut :
Modal Dasar : Rp8.000.000.000.000,00 terbagi atas 8.000.000.000 saham den gan nilai nominal
setiap saham Rp1.000,00;
Modal Ditempatkan : Rp5.684.400.000.000,- terbagi atas 5.684.400.000 saham dengan nilai nominal
setiap saham Rp1.000,00; dan
Modal Disetor : Rp5.684.400.000.000,- terbagi atas 5.684.400.000 saham dengan nilai nominal
setiap saham Rp1.000,00.
Susunan pemegang saham dalam SMI adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp1000,- Per Saham
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai %
Nominal (Rp)
Modal Dasar 8.000.000.000 8.000.000.000.000
Modal Ditempatkan & Disetor Penuh:
1. PT Astra International Tbk 5.684.400.000 5.684.400.000.000 99,99
2. PT Arya Kharisma 1 1.000 0,01
Jumlah Modal Ditempatkan & Disetor Penuh 5.684.400.000 5.684.400.000.000 100,00
Jumlah Dalam Portepel 2.351.600.000 2.351.600.000.000
Pengurusan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat SMI No. 19, tanggal 25 April 2025, yang dibuat di hadapan Gibson
Thomasyadi, S.H., M.Kn. Notaris di Jakarta, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Keme nterian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Data SMI No. AHU-AH.01.09-0207575 tanggal 25 April 2025; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0090294.AH.01.11.Tahun 2025 pada tanggal 25 April 2025, susunan anggota Direksi dan
Dewan Komisaris yaitu sebagai berikut:
Presiden Direktur : Hugeng Gozali
Direktur : Handoko Liem
Direktur : Widya Adi Tjahjono
Direktur : Jap Sanantha Krisna
Presiden Komisaris : Rudy
Komisaris : Suparno Djasmin
69
Page 92
10. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, pengurusan dan pengawasan Perseroan berdasarkan keputusan Akta
Pernyataan Keputusan Rapat PT Astra Sedaya Finance No. 33 tanggal 19 April 2024, dibuat dihadapan Wiwik
Condro, S.H., Notaris di Kota Jakarta Barat (“Akta No.33/2024”) yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima
serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-
0190716 tanggal 8 Mei 2024; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0089395.AH.01.11.Tahun 2024
tanggal 8 Mei 2024, Juncto Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Astra Sedaya Finance
No. 66 tanggal 29 Juli 2024, dibuat dihadapan Wiwik Condro, S.H., Notaris di Kota Jakarta Barat, yang telah: (i)
diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Perseroan No. AHU-AH.01.09-0234038 tanggal 1 Agustus 2024; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.
AHU-0158055.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 1 Agustus 2024 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Astra
Sedaya Finance No. 46 tanggal 25 April 2025, dibuat dihadapan Wiwik Condro, S.H., Notaris di Kota Jakarta Barat,
yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementer ian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0257434 tanggal 22 Mei 2025 dan (ii) didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0112665.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 22 Mei 2025.
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang sedang menjabat pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Jabatan Nama Masa Jabatan
Presiden Komisaris Rudy 2024 - 2026
Komisaris Independen Leonard W.S. Siregar 2024 - 2026
Komisaris Independen Aridono Sukmanto 2024 - 2026
Komisaris Gidion Hasan 2024 - 2026
Direksi
Jabatan Nama Masa Jabatan
Presiden Direktur Hendry Christian W 2024 - 2026
Direktur Tan Chian Hok 2024 - 2026
Direktur Selly Meilania 2024 - 2026
Direktur Dharmawan Phie 2024 - 2026
Direktur Devy Santoso Jayadi 2024 - 2026
Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas telah diangkat secara sah sesuai dengan
Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas diangkat un tuk masa jabatan terhitung
sejak tanggal 18 April 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan Tahun 2026, kecuali untuk
Bapak Hendry Christian Wong (Presiden Direktur) dan Ibu Selly Meilania (Direktur) yang tugas dan wewenangnya
efektif terhitung sejak tanggal 3 Juli 2024, yaitu tanggal diperolehnya hasil penilaian kemampuan dan kepatutan
dari OJK sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan Tahun 2026.
Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan di atas telah: (i) memenuhi persyaratan seb agai anggota
Direksi dan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam POJK No. 33/2014; dan (ii) lulus penilaian kemampuan
dan kepatutan dari OJK sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Ayat (4) POJK No. 27/2016.
Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan te rsebut di atas telah memenuhi ketentuan mengenai
rangkap jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 20 dan Pasal 40 Peraturan OJK No. 48 Tahun 2024 tanggal 30
Desember 2024 tentang Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga
Keuangan Mikro, Dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya ("POJK No. 48/2024")
70
Page 93
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseoan menyatakan:
• Tidak ada sifat hubungan kekeluargaan di antara anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan pemegang
saham Perseroan.
• Tidak terdapat kepentingan lain yang bersifat material di luar kapasitasnya sebagai anggota Direksi terkait
Penawaran Umum Efek bersifat utang atau pencatatannya di Bursa Efek.
• Tidak terdapat hal yang dapat menghambat kemampuan anggota Direksi u ntuk melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya sebagai anggota Direksi demi kepentingan Perseroan.
• Tidak terdapat informasi mengenai perjanjian atau kesepakatan antara anggota Dewan Komisaris dan
anggota Direksi dengan Pemegang Saham Utama, pelanggan, pemas ok, dan/atau pihak lain berkaitan
dengan penempatan atau penunjukan sebagai anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan
DEWAN KOMISARIS
Rudy, Presiden Komisaris
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 54 tahun.
Menempuh gelar Master of Applied Finance di University of Melborne pada tahun
1999 dan Sarjana Ekonomi Akuntansi di Universitas Trisakti pada tahun 1994dan
sarjana. Memperoleh gelar Sertifikasi Dasar Pembiayaan Komisaris dari
PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia pada tangga l Maret 2023 yang
berlaku hingga saat ini yang selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar
Refreshment tahunan.
Riwayat Karir Profesional
Jabatan Nama Perusahaan Periode Kerja
Presiden Komisaris* PT Astra Sedaya Finance 2023 – sekarang
Presiden Direktur PT Asuransi Astra Buana 2017 – 2023
Direktur Independen & PT Astra Agro Lestari, Tbk 2013 – 2017
Direktur Keuangan
Komisaris PT Astra Agro Lestari, Tbk 2013 – 2017
Direktur Keuangan PT Asuransi Astra Buana 2010 – 2013
Chief Financial Officer PT Asuransi Astra Buana 2009 – 2010
Chief Corporate PT Astra International Tbk 2000 – 2009
Planning & Strategy
Investment Banking PT Trimegah Sekuritas 2000
Manager
Senior Financial PT Inti Salim Corporation 1995 – 1997
Analyst
Investor Relations Charoen Pokphand Indonesia 1993 – 1995
Officer
Leonard W.S. Siregar, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 62 tahun.
Berkewarganegaraan Indonesia, diangkat pertama kali sebagai Komisaris
Independen PT Astra Sedaya Finance berdasarkan Keputusan Para Pemegang
Saham tanggal 5 Oktober 2023 dan saat ini menjabat berdasarkan 29endidika
RUPS Tahunan tanggal 18 April 2024.
Beliau bergabung di Grup Astra sejak tahun 1987 dan sebelumnya beliau pernah
menjabat sebagai Direktur PT Asuransi Astra Buana (2014 – 2021), Presiden
Direktur PT Samadista Karya (2008 – 2014), Finance & Accounting Division Head
PT Asuransi Astra Buana (2010 – 2014), berbagai posisi penting di PT Asuransi
Astra Buana (2000 – 2010), Manager Financial Planning, Reporting and Analysis
PT Astra Sedaya Finance (1990 – 2000), dan Staff Finance PT Astra International
Tbk (1987 – 1990).
Beliau menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi
Universitas Indonesia pada tahun 1987.
71
Page 94
Riwayat Karir Profesional
Jabatan Nama Perusahaan Periode Kerja
Komisaris Independen PT Astra Sedaya Finance 2023 – Sekarang
Direktur PT Asuransi Astra Buana 2014 – 2021
Finance and PT Asuransi Astra Buana 2010 – 2014
Accounting Division
Head PT Samadista Karya 2008 – 2014
Presiden Direktur PT Asuransi Astra Buana 2010 – 2014
Finance & Accounting
Division Head PT Asuransi Astra Buana 2008 – 2010
Finance Division Head PT Asuransi Astra Buana 2006 – 2008
Finance & Investment
Division Head PT Asuransi Astra Buana 2005
Finance & Accounting
Division Head PT Asuransi Astra Buana
2003 – 2005
Accounting & Control 2000 – 2002
Division Head PT Asuransi Astra Buana
Report, Plan & Control 1990 – 2000
PT Astra Sedaya Finance
Department Head
Manager Financial 1987 – 1990
PT Astra Sedaya Finance
Planning, Reporting,
and Analysis
Staff Finance
Aridono Sukmanto, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 63 tahun.
Menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Administrasi Tingkat Tinggi
Polri (SESPATI) – Kepolisian Negara Republik Indonesia tahun 2010, Sekolah
Staf Pimpinan Polri (SESPIM) – Kepolisian Negara Republik Indonesia tahun
1999, Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisan (PTIK) – Kepolisian Negara Republik
Indonesia tahun 1995 dan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Inodnesia
(AKABRI) tahun 1985. Memperoleh Sertifikasi Dasar Pembiayaan Komisaris dari
PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia pada tanggal 20 Maret 2020 yang
berlaku hingga saat ini yang selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar
Refreshment tahunan.
Riwayat Karir Profesional
Jabatan Nama Perusahaan Periode Kerja
Komisaris Independen PT Astra Sedaya Finance 2020 – sekarang
Komisaris Independen PT ASABRI 2021 – sekarang
Komisaris Independen PT Astra Agro Lestari 2020 – sekarang
WAKAPOLRI – Purna Kepolisian Negara Republik 2018 – 2019
Tugas Indonesia
Markas Besar Kepolisian 2016 – 2018
KABARESKRIM Negara Republik Indonesia
Markas Besar Kepolisian 2016
WAKABARESKRIM Negara Republik Indonesia
Kepolisian Negara Republik 2014 – 2016
SAHLIJEMEN Indonesia
KAPOLRI Kepolisian Daerah Sulawesi 2013 – 2014
Tenggara
KAPOLDA SULTENG Markas Besar Kepolisian 2011 – 2013
Negara Republik Indonesia
DIRTIPIDUM Kepolisian Daerah Sulawesi 2011
BARESKRIM POLRI Tenggara
WAKAPOLDA Markas Besar Kepolisian 2010 – 2011
SULTENG Negara Republik Indonesia
KABAG INSTALFOR Markas Besar Kepolisian 2009 – 2010
PUSLABFOR Negara Republik Indonesia
BARESKRIM POLRI
Kepolisian Daerah Jawa 2008 – 2009
Barat
72
Page 95
PENYIDIK UTAMA TK 2007 – 2008
II DIT V/ TIPITER Kepolisian Daerah Daerah
BARESKRIM POLRI Istimewa Yogyakarta 2006 – 2007
DIR RESKRIM POLDA Kepolisian Kota Besar
JABAR Denpasar 2005 – 2006
DIR RESKRIM POLDA
DIY Kepolisian Daerah Banten 2004 – 2005
KAPOLTABES Kepolisian Ressor Serang 2000 – 2003
DENPASAR POLDA
BALI Kepolisian Ressor Tapanuli 1999 – 2000
DIR RESKRIM POLDA Tengah
BANTEN 1998 – 1999
KAPOLRES SERANG Kepolisian Daerah Sumatera
POLDA BANTEN Utara 1996 – 1998
KAPOLRES TAPANULI
TENGAH POLDA Kepolisian Daerah 1995 – 1996
SUMUT Kalimantan Tengah
KABAG SERSE Kepolisian Daerah 1992 – 1995
TIPITER DIT SERSE Kalimantan Tengah
POLDA SUMUT Kepolisian Daerah
PAMEN POLDA Kalimantan Tengah 1990 – 1992
KALTENG Kepolisian Daerah
Kalimantan Selatan & 1986 – 1990
WAKA POLRES Tenggara
KAPUAS POLDA 1986
KALTENG Kepolisian Ressor Kota Baru
KABAG TIPIKOR DIT 1985 – 1986
SERSE POLDA Kepolisian Daerah
KALTENG Kalimantan Selatan &
KAPUSKODAL OPS Tenggara
RES KOTA BARU Kepolisian Ressor Amuntai
POLDA KALSELTENG
KASAT SERSE Kepolisian Ressor Banjar
POLRES KOTA BARU
KASATWAL POLDA
KALSELTENG
KASAT SERSE
POLRES AMUNTAI
KASAT SABHARA
POLRES BANJAR
Gidion Hasan, Komisaris
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 53 tahun.
Menempuh pendidikan Sarjana di bidang Financial Management pada Rogers
State University, Oklahoma, Amerika Serikat pada tahun 1994. Memperoleh
Sertifikasi Dasar Pembiayaan Komisaris dari PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan
Indonesia pada tanggal 26 September 2016 yang berlaku hingga saat ini yang
selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar Refreshment tahunan.
Riwayat Karir Profesional
Jabatan Nama Perusahaan Periode Kerja
Komisaris PT Astra Sedaya Finance 2020 – sekarang
Wakil Presiden PT Astra Land Indonesia 2020 – sekarang
Komisaris PT Brahmayasa Bahtera 2020 – sekarang
Presiden Komisaris PT Menara Astra 2020 – sekarang
Presiden Komisaris PT UD Astra Motor Indonesia 2019 – sekarang
Presiden Komisaris PT Astra Daihatsu Motor 2019 – sekarang
Wakil Presiden PT Astra Autoprima 2019 – sekarang
Komisaris PT Astra Multi Trucks 2019 – sekarang
Presiden Komisaris Indonesia 2019 – sekarang
Presiden Komisaris PT Tjahja Sakti Motor 2019 – sekarang
Presiden Komisaris PT Pulogadung Pawitra 2019 – sekarang
Presiden Komisaris Laksana 2019 – sekarang
Presiden Komisaris PT Inti Pantja Press Industri 2019 – sekarang
73
Page 96
Presiden Komisaris PT Gaya Motor 2019 – sekarang
Wakil Presiden PT Isuzu Astra Motor 2019 – sekarang
Komisaris Indonesia 2019 – sekarang
Presiden Komisaris PT Astra Otoparts Tbk 2019 – 2020
Wakil Presiden PT United Tractors Tbk 2019 – 2020
Komisaris PT Fuji Technica Indonesia 2017 – sekarang
Presiden Komisaris PT Brahmayasa Bahtera 2017 – sekarang
Komisaris PT Menara Astra 2017 – 2019
Komisaris Dana Pensiun Astra Dua 2017 – 2019
Anggota Dewan Dana Pensiun Astra Satu 2017 – 2019
Pengawas PT Surya Artha Nusantara 2017 – 2019
Anggota Dewan Finance 2017 – 2019
Pengawas PT Komatsu Astra Finance 2016 – sekarang
Presiden Komisaris PT Sedaya Multi Investama 2016 – 2019
Presiden Komisaris PT Astra Tol Nusantara 2016 – 2019
Direktur PT Astra Nusa Perdana 2016 – 2019
Komisaris PT Astra International Tbk 2016 – 2019
Komisaris PT Pamapersada Nusantara 2015 – 2019
Direktur PT UT Heavy Industry Pte (S) 2015 – 2019
Presiden Komisaris Ltd. 2015 – 2017
Direktur PT Tambang Supra Perkasa 2015 – 2017
Presiden Komisaris PT Karya Supra Perkasa 2014 – 2019
Presiden Komisaris PT Acset Indonusa Tbk 2013 – 2015
Presiden Komisaris PT United Tractors Tbk 2005 – 2013
Presiden Direktur PT United Tractors Pandu 1999 – 2005
Presiden Komisaris Eng.
Komisaris PT Komatsu Astra Finance
Presiden Komisaris PT Tuah Turangga Agung
Wakil Presiden Direktur PT United Tractors Tbk
Direktur PT United Tractors Tbk
Corp. Planning & PT Astra International Tbk
Investor Relations
DIREKSI
Hendry Christian W, Presiden Direktur
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 55 tahun.
Menjabat sebagai Presiden Direktur PT Astra Sedaya Finance sejak 18 April 2024.
Memperoleh sarjana teknik mesin pada Universitas Indonesia tahun 1995.
Memperoleh Sertifikasi Ahli Pembiayaan pada tanggal 19 Agustus 2015 yang berlaku
hingga saat ini yang selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar Refreshment
tahunan dari PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia dan Sertifikasi Manajemen
Risiko bagi Perusahaan Pembiayaan pada tanggal 7 Februari 2017 dari Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko yang berlaku hingga saat ini.
Riwayat Karir Profesional
Jabatan Nama Perusahaan Periode Kerja
Presiden Direktur PT Astra Sedaya Finance 2024 – sekarang
Presiden Komisaris PT Astra Auto Finance 2024 – sekarang
Komisaris PT Sedaya Pratama 2024 – sekarang
Komisaris PT Stacomitra Graha 2024 – sekarang
Komisaris PT Garda Era Sedaya 2024 – sekarang
Presiden Direktur PT Serasi Autoraya (SERA) 2022 – 2024
Presiden Komisaris PT Astra Digital Mobil 2022 – 2024
Presiden Komisaris PT Balai Lelang Serasi 2022 – 2024
Presiden Komisaris PT Astra Transportasi Indonesia 2022 – 2024
Presiden Komisaris PT Solusi Mobilitas Bangsa 2022 – 2024
Wakil Presiden Komisaris PT Toyofuji Serasi Indonesia 2022 – 2024
Direktur PT Astra Sedaya Finance 2018 – 2022
Presiden Komisaris PT Swadharma Bhakti Sedaya 2018 – 2022
Finance
Finance & Risk PT Federal International 2014 – 2018
Management Director Finance (FIF)
74
Page 97
IT & Risk Management PT Federal International 2012 – 2014
Director Finance (FIF)
Marketing Director PT Federal International 2010 – 2012
Finance (FIF)
Risk Management PT Federal International 2006 – 2010
Division Head Finance (FIF)
Collection Management PT Federal International 2003 – 2006
Department Head Finance (FIF)
Tan Chian Hok, Direktur
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 55 tahun.
Menjabat sebagai Direktur PT Astra Sedaya Finance sejak 23 April 2018. Beliau
menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Manajemen Universitas Tarumanegara
tahun 1994. Beliau memperoleh Sertifikasi Ahli Pembiayaan dari PT Sertifikasi Profesi
Pembiayaan Indonesia tanggal 2 Agustus 2018 yang berlaku hingga saat ini yang
selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar Refreshment tahunan dan Sertifikasi
Manajemen Risiko bagi Perusahaan Pembiayaan pada tanggal 17 Juli 2018 dari
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko yang berlaku hingga saat ini dan Sertifikasi
Manajemen Risiko bagi Perusahaan Pembiayaan pada tanggal 16 November 2017
dari Badan Sertifikasi Manajemen Risiko yang berlaku hingga saat ini.
Riwayat Karir Profesional
Jabatan Nama Perusahaan Periode Kerja
Komisaris PT Swadharma Bhakti Sedaya 2019 – sekarang
Finance
Direktur PT Astra Sedaya Finance 2018 – sekarang
Operation Manager DKI 1 PT Astra International, TSO 2014 – 2018
Kepala Cabang Sudirman PT Astra International, TSO 2009
Kepala Cabang Bekasi PT Astra International, TSO 2007
Timur
Kepala Cabang PT Astra International, TSO 2006
Kalimalang
Kepala Cabang Wahid PT Astra International, TSO 2001
Hasyim
Kepala Cabang Bekasi PT Astra International, TSO 2000
Timur
Kepala Cabang Daan PT Astra International, TSO 1999
Mogot
Kepala Cabang Mangga PT Astra International, TSO 1998
Dua
Kepala Cabang Surabaya PT Astra International, TSO 1995
Sungkono
Selly Meilania, Direktur
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 51 tahun.
Menjabat sebagai Direktur PT Astra Sedaya Finance berdasarkan keputusan RUPS
Tahunan tanggal 18 April 2024. Beliau menyelesaikan pendidikannya pada Fakultas
Teknik, Jurusan Teknik Industri di Universitas Kristen Petra Surabaya pada tahun
1996. Memperoleh Sertifikasi Ahli Pembiayaan pada 26 Juli 2019 yang berlaku hingga
saat ini yang selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar Refreshment tahunan dari
PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia dan Sertifikasi Manajemen Risiko bagi
Perusahaan Pembiayaan pada tanggal 1 Agustus 2024 dari Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko yang berlaku hingga saat ini.
Riwayat Karir Profesional
Jabatan Nama Perusahaan Periode Kerja
Direktur PT Astra Sedaya Finance 2024 – sekarang
Presiden Komisaris PT Cipta Sedaya Digital Indonesia 2024 – sekarang
Direktur PT Astra Kreasi Digital 2022 – 2024
Digital Business PT Sedaya Multi Investama 2022 – 2024
Development Division Head
75
Page 98
Head of Growth PT Astra Auto Digital 2022 – 2024
Direktur PT Stacomitra Graha 2020 - 2022
Direktur PT Swadharma Bhakti Sedaya 2019 - 2020
Finance
Direktur PT Sedaya Pratama 2018 - 2019
Strategic Business PT Astra Sedaya Finance 2017 - 2022
Development & Digital
Division Head
Business & Process PT Federal International Finance 2011 - 2017
Development Department
Head
Marketing Planning & PT Toyota Astra Financial Services 2006 - 2011
Development Department
Head
Customer Relationship PT Astra Sedaya Finance 2003 - 2004
Management Department
Head
Ecommerce Analyst PT Astra Sedaya Finance 2001 - 2003
Process Development PT Astra Sedaya Finance 1997 - 2001
Analyst
Management Trainee PT Astra Sedaya Finance 1997
Dharmawan Phie, Direktur
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 47 tahun.
Menjabat sebagai Direktur PT Astra Sedaya Finance sejak 8 April 2022.
Menyelesaikan 34endidikan Master of Financial Management di Melbourne University
di tahun 2004 dan sarjana ekonomi manajemen di Universitas Hassanuddin tahun
1999. Beliau memperoleh Sertifikasi Ahli Pembiayaan dari PT Sertifikasi Profesi
Pembiayaan Indonesia pada tanggal 26 April 2016 yang berlaku hingga saat ini yang
selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar Refreshment tahunan dan Sertifikasi
Manajemen Risiko bagi Perusahaan Pembiayaan pada tanggal 2 Mei 2019 dari Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko yang berlaku hingga saat ini.
Riwayat Karir Profesional
Jabatan Nama Perusahaan Periode Kerja
Direktur PT Astra Sedaya Finance 2022 – sekarang
Presiden Komisaris PT Swadharma Bhakti 2022 – sekarang
Sedaya Finance
Presiden Direktur PT Sedaya Pratama 2020 – 2022
Direktur PT Astra Auto Finance 2019 – 2020
Direktur PT Swadharma Bhakti 2016 – 2019
Sedaya Finance
Treasury, Finance and PT Astra Sedaya Finance 2014 – 2022
Banking Division Head
Deputy Risk Division PT Astra Sedaya Finance 2013 – 2014
Head
Risk Fleet Underwriting PT Astra Sedaya Finance 2011 – 2013
Head
Risk System & Policy PT Astra Sedaya Finance 2010 – 2011
Development Head
Fleet Underwriting Head PT Astra Sedaya Finance 2009 – 2010
Fleet Risk Head PT Astra Sedaya Finance 2007 – 2009
Fleet Account PT Astra Sedaya Finance 2006 – 2007
Management Officer
Analyst dan Special PT Astra Sedaya Finance 2005 – 2006
Asset
Credit Marketing Officer PT Astra Sedaya Finance 2000 – 2002
ACC Branch Makassar
76
Page 99
Devy Santoso Jayadi, Direktur
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 45 tahun.
Menjabat sebagai Direktur PT Astra Sedaya Finance sejak 29 Maret 2023.
Menyelesaikan pendidikan sarjana ekonomi manajemen pemasaran di Universitas
Katolik Parahyangan di tahun 2003. Beliau memperoleh Sertifikasi Ahli Pembiayaan
dari PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia pada tanggal 2018 yang berlaku
hingga saat ini yang selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar Refreshment
tahunan.
Riwayat Karir Profesional
Jabatan Nama Perusahaan Periode Kerja
Direktur PT Astra Sedaya Finance 2023 – sekarang
Direktur PT Toyota Astra Financial 2018 – 2023
Services
Retail Sales Division PT Astra Sedaya Finance 2016 – 2018
Head
Presiden Direktur PT Sedaya Pratama 2016 – 2018
Direktur PT Stacomitra Graha 2016 – 2018
Retail Operation Division PT Astra Sedaya Finance 2016
Head
Deputy Retail Operation PT Astra Sedaya Finance 2014 – 2015
Support & Development
Division Head
Regional Retail Sales PT Astra Sedaya Finance 2012 – 2014
Head Greater DKI
Regional Retail Sales PT Astra Sedaya Finance 2010 – 2012
Head East Indonesia
Regional Retail Sales PT Astra Sedaya Finance 2009 – 2010
Head Central Java
Branch Manager Kelapa PT Astra Sedaya Finance 2008 – 2009
Gading
Branch Manager Bogor PT Astra Sedaya Finance 2007 – 2008
Branch Manager Cirebon PT Astra Sedaya Finance 2005 – 2007
Branch Marketing and PT Astra Sedaya Finance 2004 – 2005
Sales Department Head,
Cirebon
Management Trainee PT Astra Sedaya Finance 2004
11. TATA KELOLA PERUSAHAAN
a. Tata Kelola Perusahaan
Perseroan memahami bahwa penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola yang Baik (Good Corporate
Governance/GCG) merupakan aspek penting dalam keseluruhan sistem pengelolaan bisnis dan operasional yang
dijalankan. Penerapan GCG secara optimal tidak hanya akan memberikan timbal balik positif kepada pemangku
kepentingan, meliputi pemegang saham, karyawan, serta masyarakat, tetapi juga akan menjaga keberlanjutan
bisnis Perseroan secara jangka panjang. Perseroan memiliki visi dan misi yang secara menyeluruh penting untuk
direalisasikan melalui penerapan GCG serta aspek keberlanjutan, sesuai regulasi serta ketentuan dalam
peraturan/undang-undang yang berlaku.
Atas pemahaman tersebut, Perseroan berkomitmen untuk secara efektif melaksanakan penerapan sejumlah
prinsip GCG dalam keseluruhan aspek bisnis dan operasional yang dijalankan. Perseroan memiliki komitmen untuk
menjaga kualitas penerapan GCG melalui sejumlah perangkat yang telah dimiliki, serta secara konsisten
melaksanakan langkah pengembangan demi mewujudkan kualitas penerapan yang lebih baik dari tahun ke tahun.
Seiring hal itu, Perseroan melaksanakan pemantauan terhadap perkembangan regulasi juga praktik tata kelola
yang berlaku, baik pada lingkup nasional maupun internasional, serta mengaplikasikan penerapannya berdasarkan
best practices pada sejumlah lini keorganisasian Perseroan.
Tujuan Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Dalam melaksanakan penerapan tata kelola perusahaan, Perseroan b erpedoman pada peraturan perundangan
yang berlaku, salah satunya adalah Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No: 29/POJK.05/2020 tanggal 29 April
2020 juncto Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No: 30/POJK.05/2014 tanggal 19 November 2014. Perusahaan
berkomitmen menerapkan prinsip-prinsip tata kelola secara konsisten dengan tujuan antara lain sebagai berikut:
77
Page 100
1. Mengoptimalkan nilai Perseroan bagi Pemangku Kepentingan, khususnya Debitur, Kreditur, dan/atau
Pemangku Kepentingan lainnya;
2. Meningkatkan pengelolaan Perseroan secara Profesional, efektif, dan efisien;
3. Meningkatkan kepatuhan Organ Perseroan dan Dewan Pengawas Syariah Serta jajaran di bawahnya agar
dalam membuat Keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi pada Etika yang tinggi, kepatuhan terhadap
peraturan Perundang-undangan, dan kesadaran atas tanggung Jawab sosial Perusahaan terhadap Pemangku
Kepentingan maupun kelestarian lingkungan;
4. Mencegah dan mengurangi kemungkinan terjadinya benturan kepentingan yang merugikan bagi Perseroan
dan seluruh Pem angku Kepentingan;
5. Menciptakan kondisi dan situasi industri pembiayaan yang kondusif;
6. Menciptakan profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada Konsumen dalam industri pembiayaan;
7. Mewujudkan Perseroan yang lebih sehat, dapat Diandalkan, amanah, dan kom petitif; dan
8. Menjadi salah satu tolak ukur penerapan kinerja Perseroan;
9. Meningkatkan kontribusi Perseroan dalam Perekonomian nasional.
Komitment Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Perseroan mewujudkan komitmen penerapan GCG melalui sejumlah perangkat kebij akan serta kelengkapan
organ dalam struktur GCG yang dimiliki, seiring pemutakhiran yang dilaksanakan secara berkala. Di samping itu,
Perseroan senantiasa melakukan berbagai upaya sebagai wujud kontribusi mendorong kemajuan industri
pembiayaan menjadi lebih sehat, termasuk sebagai dukungan terciptanya penerapan GCG secara optimal, melalui
langkah-langkah sebagai berikut:
1. Menerapkan etika bisnis secara konsisten, guna terwujudnya praktik serta iklim usaha yang sehat, efisien, dan
transparan.
2. Bersikap dan berperilaku secara baik dengan memperhatikan kepatuhan pada lingkup dunia usaha khususnya
terkait pelaksanaan ketentuan dalam peraturan/undang-undang yang berlaku.
3. Meningkatkan kualitas struktur pengelolaan dan pola kerja Perseroan, yang didasarkan pada prins ip-prinsip
GCG secara menyeluruh dan berkesinambungan.
4. Melaksanakan fungsi pemantauan dan pengawasan untuk dapat menampung informasi tentang
ketidaksesuaian hingga penyimpangan yang mungkin terjadi dalam Perseroan.
Terkait hal tersebut, terdapat sejumlah faktor yang memberi pengaruh penting dalam keberhasilan penerapan
GCG bagi Perseroan. Faktor-faktor tersebut terbagi ke dalam kategori internal dan eksternal, dengan perincian
sebagai berikut:
Faktor Internal
1. Budaya Persereoan yang mendukung penerapan GCG dalam mekanisme serta sistem kerja manajemen di
Perseroan.
2. Berbagai peraturan dan kebijakan yang dikeluarkan Perseroan mengacu pada penerapan prinsip dasar GCG.
3. Manajemen pengendalian risiko Perseroan berdasarkan pada standar GCG.
4. Sistem audit internal yang efektif dalam perusahaan untuk menghindari setiap penyimpangan yang akan terjadi.
5. Keterbukaan informasi bagi publik untuk mampu memahami perkembangan dan dinamika Perseroan.
Faktor Eksternal
1. Sistem hukum yang baik sehingga mampu menjamin berlakunya supremasi hukum yang konsisten dan efektif.
2. Dukungan pelaksanaan GCG dari Otoritas Jasa Keuangan.
3. Adanya semangat anti korupsi yang berkembang di lingkungan di mana Perseroan beroperasi.
Prinsip-Prinsip Tata Kelola Perusahaan
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik oleh Perseroan mengacu pada 5 (lima) prinsip dasar GCG, yang
terdiri atas keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, kemandirian, kesetaraan, dan kewajaran. Hal ini sesuai
dengan ketentuan yang termuat pada Pedom an Umum Good Corporate Governance oleh Komite Nasional
Kebijakan Governance (KNKG) serta Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 jo Peraturan OJK
No. 29/POJK.05/2020 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan.
Uraian mengenai prinsip-prinsip dasar tersebut beserta penjelasannya adalah sebagai berikut:
Keterbukaan
Keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam pengungkapan dan penyediaan
informasi yang relevan mengenai Perseroan, yang mudah diakses oleh pemangku k epentingan sesuai dengan
peraturan perundang-undangan di dibidang pembiayaan serta standar, prinsip, dan praktik penyelenggaraan
usaha pembiayaan yang sehat.
78
Page 101
Akuntabilitas
kejelasan fungsi dan pelaksanaan pertanggungjawaban organ Perseroan sehingga kinerja Perseroan dapat
berjalan secara transparan, wajar, efektif, dan efisien.
Pertanggungjawaban
Kesesuaian pengelolaan Perseroan dengan peraturan perundang -undangan di bidang pembiayaan dan nilai-nilai
etika serta standar prinsip dan praktik penyelenggaraan usaha pembiayaan yang sehat.
Kemandirian
keadaan Perseroan yang dikelola secara mandiri dan profesional serta bebas dari benturan kepentingan dan
pengaruh atau tekanan dari pihak mana pun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang
pembiayaan dan nilai-nilai etika serta standar, prinsip, dan praktik penyelenggaraan usaha pembiayaan yang
sehat.
Kewajaran
Yaitu kesetaraan, keseimbangan, dan keadilan di dalam memenuhi hak-hak pemangku kepentingan yang timbul
berdasarkan perjanjian, peraturan perundang-undangan, dan nilai-nilai etika serta standar, prinsip, dan praktik
penyelenggaraan usaha pembiayaan yang sehat.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan di tahun 2024
Perseroan memastikan bahwa prinsip-prinsip tata Kelola perusahaan yang baik diterapkan pada aspek bisnis
di semua jajaran Perseroan, sehingga Perseroan mengambil inisiatif untuk menguraikan pedoman pelaksanaan
atas setiap prinsip-prinsip tata Kelola perusahaan yang baik, antara lain :
Pedoman pelaksanaan prinsip keterbukaan, dilakukan melalui keterbukaan dalam pengambilan keputusan, dan
keterbukaan dalam pengungkapan dan penyediaan informasi yang relevan, meliputi pengungkapan atas visi misi
Perseroan, kondisi keuangan, susunan dan kompensasi Direksi dan Dewan Komisa ris, komposisi Pemegang
Saham, Struktur Organisasi sampai pada 1 level di bawah Direksi, dan kejadian penting yang dapat mempengaruhi
kondisi Perseroan.
Pedoman pelaksanaan prinsip akuntabilitas, dilakukan melalui penetapan fungsi, kegiatan, dan tugas dar i organ
Perseroan dan Dewan Pengawas Syariah, termasuk juga komite -komite yang dimiliki Perseroan, fungsi sekretaris
perusahaan, fungsi kepatuhan, dan system pengendalian internal, system deteksi dini, serta pedoman perilaku
dan indikator kinerja Perseroan.
Pedoman pelaksanaan prinsip pertanggungjawaban, dilakukan melalui kepatuhan Perseroan terhadap peraturan
perundang-undangan serta pelaksanaan tanggung jawab terhadap Pemangku Kepentingan, sehingga dapat
terpelihara kesinambungan usaha dalam jangka panja ng dan mendapat pengakuan sebagai good corporate
citizen.
Pedoman pelaksanaan kemandirian, dilakukan dengan tujuan agar masing-masing organ Perseroan tidak saling
mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh pihak lain, sehingga pelaksanaannya dilakukan melalui
pelaksanaan menghindari dari terjadinya benturan kepentingan, dengan cara pelaksanaan tugas dan fungsi organ
Perseroan sesuai anggaran dasar dan peraturan perundang -undangan.
Pedoman pelaksanaan kesetaraan dan kewajaran, pada pokoknya dilakukan m elalui pemberian kesempatan
kepada Pemangku Kepentingan untuk memberikan masukan dan menyampaikan pendapat, serta membuka akses
terhadap informasi sesuai prinsip transparansi dalam lingkup kedudukan masing -masing Pemangku Kepentingan
secara setara dan wajar. Selain itu untuk karyawan sendiri, juga diberikan kesempatan yang sama untuk diterima,
berkarir, dan melaksanakan tugas, tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, gender, dan kondisi fisik.
Berdasarkan pedoman pokok pelaksanaan dari setiap prinsip tata Kelola perusahaan yang baik tersebut, maka
sepanjang tahun 2024, Perseroan telah melaksanakan kegiatan -kegiatan implementasi tata Kelola perusahaan
yang baik, antara lain:
1. Pelaksanaan pelaporan-pelaporan sesuai yang diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku,
termasuk diantaranya laporan kepada publik melalui media massa, website bursa, maupun media lainnya
yang dapat merepresentasikan transparansi Perseroan kepada para Pemangku Kepentingan dari Perseroan;
2. Perseroan juga senantiasa melakukan pelatihan dan sosialisasi terhadap karyawan Perseroan terkait dengan
nilai-nilai Perseroan, visi, misi dan rencana Perseroan sesuai tugas dan wewenang karyawan tersebut;
3. Telah melakukan penilaian kecukupan organ Perseroan, termasuk organ -organ pendukung yang terdapat
pada Perseroan, serta keberadaan system dan dokumentasi yang memadai atas pelaksanaan tugas dan
fungsi dari organ Perseroan dan organ pendukung Perseroan tersebut;
4. Pelatihan dan sosialisasi terhadap sistem whistle blowing, pedoman prilaku, termasuk pedoman benturan
kepentingan, dilakukan secara rutin terhadap setiap karyawan baru, serta kepada pihak lain melalui berbagai
media agar pihak manapun dapat memanfaatkan sistem dan pedoman yang telah dimiliki Perseroan;
79
Page 102
5. Memastikan bahwa kebijakan, prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Perseroan telah sesuai
peraturan perundang-undangan yang berlaku;
6. Melaksanakan fungsi kepatuhan guna mengukur dan memantau pengendalian terhadap risiko kepatuhan;
7. Menerapkan manajemen risiko secara efektif yang disesuaikan dengan tujuan, kebijakan, ukuran, dan
kompleksitas usaha serta kemampuan Perseroan;
8. Menyusun rencana bisnis berdasarkan kajian yang menyeluruh dengan memperhatikan peluang bisnis dan
kekuatan yang dimiliki Perseroan, serta mengidentifikasi SWOT yang dimiliki Perseroan;
9. Menunjuk akuntan publik/kantor akuntan publik melalui evaluasi dan rekomendasi dari komite audit, untuk
melaksanakan audit laporan keuangan Perseroan;
10. Menyusun dan melaporkan laporan tata Kelola perusahaan yan g baik kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai
dengan parameter yang diatur oleh peraturan perundang-undangan;
11. Melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang memadai sehingga Perseroan memberikan
manfaat terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan kepada masyarakat di sekitar Perseroan.
b. Dewan Komisaris
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Sesuai ketentuan dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan Perseroan, Dewan Komisaris Perseroan melakukan
pengawasan atas kebijakan pengurusan dan jalannya pengurusan Perseroan yang dilakukan oleh Direksi,
di samping melaksanakan pemberian nasihat kepada Direksi. Dalam menjalankan peran tersebut, Dewan
Komisaris menjalankan tugas dan tanggung jawab semata untuk kepentingan Perseroan dengan itikad baik,
prinsip kehati-hatian, tanggung jawab, sesuai Anggaran Dasar Perseroan, peraturan/undang -undang yang
berlaku, serta prinsip-prinsip tata kelola Perseroan.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris secara kolektif bertugas dan bertanggung jawab
kepada pemegang saham dalam mengawasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, serta memberikan
nasihat kepada Direksi sehubungan dengan kebijakan yang akan diambil dalam kegiatan mengelola Perseroan.
Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi pengawasannya semata-mata demi menjamin kepentingan
Perseroan dengan mengedepankan prinsip itikad baik, kehati-hatian dan tanggung jawab sesuai dengan Anggaran
Dasar Perseroan, peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Tugas Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Melaksanakan tugas pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi;
2. Mengawasi Direksi dalam menjaga keseimbangan kepentingan semua pihak;
3. Menyusun laporan kegiatan Dewan Komisaris yang merupakan bagian dari lap oran penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik;
4. Memantau efektivitas penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik;
5. Membantu memenuhi kebutuhan Dewan Pengawas Syariah dalam menggunakan anggota komite yang
struktur organisasinya berada di bawah Dewan Komisaris; dan
6. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern
Perseroan, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK, dan/atau pengawasan otoritas lain.
Tanggung jawab Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Dewan Komisaris Perseroan wajib menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) kali
dalam 3 (tiga) bulan;
2. Anggota Dewan Komisaris Perseroan wajib menghadiri rapat Dewan Komisaris paling sedikit 75% (tujuh puluh
lima persen) dari jumlah rapat Dewan Komisaris dalam periode 1 (satu) tahun;
3. Hasil rapat Dewan Komisaris sebagaimana dikamsud pada poin 1, wajib dituangkan dalam risalah rapat
Dewan Komisaris dan dikokumentasikan dengan baik;
4. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam keputusan rapat Dewan Komisaris wajib
dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat Dewan Komisaris disertai alasan perbedaan pendapat tersebut;
5. Anggota Dewan Komisaris Perseroan yang hadir maupun yang tidak hadir dalam rapat Dewan Komi saris
berhak menerima salinan risalah rapat Dewan Komisaris;
6. Jumlah rapat Dewan Komisaris yang telah diselenggarakan dan jumlah kehadiran masing -masing anggota
Dewan Komisaris harus dimuat dalam laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik; dan \
7. Dewan Komisaris Perseroan wajib menjamin pengambilan keputusan yang efektif, tepat, dan cepat serta
dapat bertindak secara independen dalam melaksanakan tugas.
Uraian pelaksanaan tugas Dewan Komisaris termasuk Komisaris Independen Perseroan dalam 1 tahun tera khir
adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris melaksanakan pertemuan atau rapat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.
Dalam rapat tersebut, Dewan Komisaris mendiskusikan dan membuat keputusan atau persetujuan kepada Direksi
atas tindakan korporasi tertentu. Dewan Komisaris juga melakukan pertemuan dengan Komite Audit dan Komite
Pemantau Risiko. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib hadir dalam Rapat Rutin sekurang -kurangnya 75% dari
80
Page 103
jumlah seluruh Rapat Rutin dalam jangka waktu 1 tahun. Penyelenggaraan Rapat Dewan Komisaris
dikoordinasikan oleh Sekretaris Perusahaan dengan cara yang sesuai.
Selama tahun 2024, Dewan Komisaris menyelenggarakan 6 (Enam) rapat Dewan Komisaris, dimana 6 rapat
tersebut juga merupakan rapat gabungan dengan Direksi
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi
Tahun 2024
Tingkat Kehadiran
Nama Posisi Jumlah rapat Kehadiran
%
Rudy Presiden Komisaris 6 6 100
Leonard W. S. Siregar Komisaris Independen 6 6 100
Aridono Sukmanto Komisaris Independen 6 5 83.33
Gidion Hasan Komisaris 6 6 100
Sampai dengan Prospektus ini diteribtkan, tidak terdapat kontrak terkait imbalan kerja yang dimiliki oleh Dewan
Komisaris setelah masa kerja berakhir.
c. Direksi
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Tugas Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Mematuhi peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, dan peraturan internal lain dari Perseroan dalam
melaksanakan tugasnya;
2. Mengelola Perseroan sesuai dengan kewenangan dan tan ggung jawabnya;
3. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada RUPS;
4. Memastikan agar Perseroan memperhatikan kepentingan semua pihak, khususnya kepentingan debitur,
kreditur, dan/atau pemangku kepentingan lainnya.
5. Memastikan agar informasi mengenai Perseroan diberikan kepada Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas
Syariah secara tepat waktu dan lengkap.
Kewajiban Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Menyelenggarakan rapat Direksi secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan;
2. Menghadiri rapat Direksi paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari jumlah rapat Direksi dalam periode 1
(satu) tahun;
3. Menuangkan dalam risalah rapat Direksi, yang merupakan hasil rapat Direksi dan didokumentasikan dengan
baik;
4. Mencantumkan dalam risalah rapat Direksi jika terjadi perbedaan pendapat (dissenting opinions) dalam
keputusan rapat Direksi. Pencantuman hal tersebut dalam risalah rapat Direksi disertai alasan perbedaan
pendapat (dissenting opinions) tersebut;
5. Anggota Direksi Perseroan yang hadir maupun yang tidak hadir dalam rapat Direksi berhak menerima salinan
risalah rapat Direksi;
6. Jumlah rapat Direksi yang telah diselenggarakan dan jumlah kehadiran masing-masing anggota Direksi
Perseroan harus dimulai dalam laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Tanggung jawab Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Direksi Perseroan menjamin pengambilan keputusan yang efektif, tepat, dan cepat serta dapat bertindak
secara independen, tidak mempunyai kepentingan yang dapat mengganggu kemampuannya untuk
melaksanakan tugas secara mandiri dan objektif;
2. Direksi wajib mengambil keputusan pembiayaan secara profesional dan mengoptimalkan nilai tambah
kekayaan Perseroan dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap debitur dan kepentingan bagi
pemangku kepentingan lainnya.
Pembagian Tugas Direksi
Sementara itu, pembagian tugas masing-masing anggota Direksi sesuai bidang kegiatan yang menjadi tanggung
jawabnya adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Ruang Lingkup & Tanggung Jawab
Hendry Christian W. Presiden Direktur Bertanggung jawab atas keseluruhan kegiatan usaha
Perseroan, fungsi kepatuhan, Sumber Daya Manusia dan
Bagian Umum
Tan Chian Hok Direktur Bertanggung jawab atas bidang Pemasaran dan
Penjualan
81
Page 104
Nama Jabatan Ruang Lingkup & Tanggung Jawab
Selly Meilania Direktur Bertanggung jawab atas bidang Teknologi Informasi,
Business Development dan Syariah
Dharmawan Phie Direktur Bertanggung jawab atas bidang Keuangan, Manajemen
Risiko dan Commercial Fleet
Devy Santoso Jayadi Direktur Bertanggung jawab atas bidang Operasional, Pengelolaan
Piutang dan Retensi
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Direksi Tahun 2024
Sebelum RUPST Perusahaan tanggal 18 April 2024
Nama Posisi Jumlah rapat Kehadiran Tingkat Kehadiran %
Siswadi* Presiden Direktur 3 3 100%
Devy Santoso Jayadi Direktur 3 3 100%
Tan Chian Hok Direktur 3 3 100%
Matilda Esther Rotinsulu Direktur 3 3 100%
Mohammad Farauk Direktur 3 3 100%
Dharmawan Phie Direktur 3 3 100%
*Masa jabatan selesai per 18 April 2024
Setelah RUPST Perusahaan tanggal 18 April 2024
Nama Posisi Jumlah rapat Kehadiran Tingkat Kehadiran %
Hendry Christian W Presiden Direktur 9 9 100%
Devy Santoso Jayadi Direktur 9 9 100%
Tan Chian Hok Direktur 9 9 100%
Matilda Esther Rotinsulu* Direktur 9 9 100%
Selly Meilania Direktur 9 9 100%
Dharmawan Phie Direktur 9 9 100%
*Mengundurkan diri per 25 April 2025
Pelaksanaan Tugas Direksi Tahun 2024
Uraian pelaksanaan tugas Direksi termasuk Komisaris Independen Perseroan dalam 1 tahun terakhir adalah
sebagai berikut:
Walaupun kondisi ekonomi domestik mengalami tantangan pada semester 2 tahun 2024, Perseroan tetap
menunjukan kinerja yang positif pada tahun 2024. Hal ini berpengaruh secara langsung terh adap kinerja
operasional dan keuangan Perseroan. Oleh karena itu, Dewan Komisaris menilai bahwa Dewan Direksi mampu
meningkatkan performa perusahaan di level yang baik dari sisi finansial maupun operasional, dengan mengacu
pada laporan keuangan Perseroan.
Dilihat dari sisi finansial, secara year-on-year (YoY) highlight pencapaian kinerja Perseroan pada tahun 2024
adalah sebagai berikut: penyaluran pembiayaan perusahaan meningkat sebesar 7,2% dibandingkan tahun 2023
atau sebesar Rp 2,4 triliun dari Rp34,2 triliun menjadi Rp36,6 triliun di tahun 2024. Perseroan mencatat
peningkatan laba bersih sebesar 4,4% dari Rp1,866 triliun menjadi Rp1,949 triliun, hal ini dikontribusi dari adanya
peningkatan pada sisi pendapatan Perseroan yang meningkat sebesar 1,8% atau sebesar Rp112 miliar
dibandingkan dengan tahun 2023.
Dewan Komisaris telah melakukan fungsi pengawasan secara aktif dan berkala atas penerapan Tata Kelola
Perusahaan, demi menjamin tercapainya kepentingan Perseroan dan para Pemangku Kepentingan Perseroan.
Untuk memastikan bahwa seluruh mekanisme pengawasan yang dijalankan oleh Dewan Komisaris telah berjalan
optimal, dengan dibantu oleh Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko.
Kebijakan Remunerasi
Kebijakan remunerasi mengacu pada Pedoman Fungsi Nomina si dan Remunerasi serta Kebijakan Fungsi
Nominasi dan Remunerasi yang sesuai dengan POJK No 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Kebijakan dan prosedur penetapan remunerasi bagi Dewan
Komisaris dan Direksi Perusahaan terdiri dari beberapa tahapan yang mencakup proses evaluasi dengan
mempertimbangkan kemampuan Perusahaan dan disesuaikan dengan data survey kegiatan usaha sejenis atau
skala usaha dari Perusahaan atau tolak ukur lain yang dianggap sesuai oleh Fun gsi Nominasi dan Remunerasi
Perusahaan sehingga menghasilkan rekomendasi. Rekomendasi remunerasi tersebut kemudian diteruskan untuk
dibahas dan dianalisis lalu diajukan dalam RUPS.
82
Page 105
Penetapan penghasilan yang berupa gaji atau honorarium, tunjangan, dan f asilitas yang bersifat tetap dilakukan
dengan mempertimbangkan faktor skala usaha, faktor kompleksitas usaha, kondisi dan kemampuan keuangan
perusahaan dan faktor-faktor lain yang relevan serta tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-
undangan. Penetapan penghasilan yang berupa tantiem/insentif kinerja yang bersifat variabel (merit rating)
dilakukan dengan mempertimbangkan faktor kinerja Perusahaan serta faktor-faktor lain yang relevan.
Berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku tentang penetapan penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris,
komponen penghasilan Dewan Komisaris dan Direksi pada umumnya terdiri dari:
1. Gaji/Honorarium
2. Tunjangan
3. Fasilitas
4. Tantiem/insentif kinerja
Besaran remunerasi pada tahun 2024 adalah sebesar Rp. 2.000.000.000,- untuk Dewan Komisaris dan
Rp 37.000.000.000,- untuk Direksi Perseroan.
Program Pelatihan Direksi
Dalam rangka meningkatkan kompentensi, Direksi Perseroan rutin mengikuti seminar -seminar yang
diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan OJK, dengan rincian sebagai
berikut:
Seminar / Workshop APPI atau OJK Tanggal
Webinar OJK Institute “Peran UU P2SK Dalam Memberikan Efek Jera bagi Pelaku Jasa 15 Februari 2024
Keuangan Ilegal”
Webinar OJK Institute “Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2024” 22 Februari 2024
Webinar OJK Institute “Strategi Mencegah Serangan Siber” 29 Februari 2024
Webinar OJK Institute “Artificial Intelligence Changes the Face of Financial Sector” 7 Maret 2024
Webinar OJK Institute “Peluang dan Tantangan Open Finance di Indonesia” 25 April 2024
Webinar OJK Institute “How to Prevent Greenwashing in Sustainable Finance” 16 Mei 2024
Seminar Nasional APPI “Seminar Nasional Economic Outlook 2025” 1 Oktober 2024
Sampai dengan Prospektus ini diteribtkan, tidak terdapat kontrak terkait imbalan kerja yang dimiliki oleh Direksi
setelah masa kerja berakhir.
d. Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)
Sehubungan pemenuhan Peraturan OJK No.35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris
Perusahaan Perseroan Atau Perusahaan Publik dan Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia
No. Kep-00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014 tentang Perubahan Peraturan No. I-A, berdasarkan
Keputusan Sirkuler Direksi PT Astra Sedaya Finance No. 06/CIR-BOD/ASF/IV/2022 tanggal 28 April 20222,
Perseroan telah menunjuk Dharmawan Phie sebagai Sekretaris Perusahaan.
Rincian Riwayat Dharmawan Phie dapat dilihat pada Bab VIII Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha,
Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha Perseroan bagian Pengurusan dan Pengawasan Perseroan.
Alamat Sekretaris Perusahaan saat ini berada di:
Kantor Perwakilan Jakarta
Gedung ACC
Jl. T.B. Simatupang No.90
Jakarta 12530
Indonesia
Telpehone: (021) 78859000
Fax: (021) 78851182
Email: corporate_secretary@acc.co.id
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan
1. Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 35
POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan sebagai berikut:
2. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan-peraturan perundang-undangan yang berlaku di
bidang Pasar Modal;
3. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik untuk mematuhi
ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal;
4. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
83
Page 106
5. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web Emiten atau
Perusahaan Publik;
6. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu;
7. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham;
8. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
9. Pelaksanaan program orientasi terhadap Perseroan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
10. Sebagai penghubung antara Emiten atau Perusahaan Publik dengan pemegang saham Emiten atau
Perusahaan Publik, Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya.
Program Pelatihan Sekretaris Perusahaan
Dalam rangka meningkatkan kompentensi, Sekretaris Perusahaan Perseroan rutin mengikuti seminar -seminar
yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan OJK, dengan rincian sebagai
berikut:
Seminar / Workshop APPI atau OJK Tanggal
Webinar OJK Institute “Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2024” 22 Februari 2024
Webinar OJK Institute “Peluang dan Tantangan Open Finance di Indonesia” 25 April 2024
Seminar Nasional APPI “Seminar Nasional Economic Outlook 2025” 1 Oktober 2024
e. Komite-Komite yang Dimiliki Perseroan
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memiliki komite -komite yang terdiri dari:
Komite Audit
Sehubungan dengan pemenuhan ketentuan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015,
berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana tercantum dalam Surat Persetujuan Dewan
Komisaris Perseroan No. 05/CIR-BOC/Komite Audit/ASF/IV/2024 Tanggal 21 Mei 2024, efektif per tanggal 18 April
2024 sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2026, Dewan Komisaris
Perseroan telah membentuk komite audit yang terdiri dari:
Ketua : Aridono Sukmanto
Anggota : Lindawati Gani
Anggota : Juliani Eliza Syaftari
Lindawati Gani, Anggota Komite Audit
Warga Negara Indonesia, 62 tahun. Meraih gelar S-3 Akuntansi Manajemen di Universitas Indonesia pada tahun
2002.
Diangkat sebagai anggota Komite Audit Perseroan pada bulan April 2024. Sebelumnya, beliau menjabat
sebagai Anggota Professional Accountants in Business Advisory Group International Federation of Accountants
(IFAC), Anggota Dewan Pengawas Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI), Anggota Dewan P engurus Komite
Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), dan
Komisaris Indepenen di PT Toyota Astra Financial Services.
Pengangkatan Komite Audit Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 55/2015.
Riwayat Karir Profesional
Tahun Perusahaan dan Lokasi
2024 - sekarang Anggota Komite Audit dan Komite Pemantauan Risiko PT Astra Sedaya
Finance
2023 Anggota Professional Accountants in Business Advisory Group
International Federation of Accountants (IFAC)
2022 Anggota Dewan Pengawas Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI)
2022 Anggota Dewan Pengurus Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG)
2021 Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI)
2021 Komisaris Indepenen PT Toyota Astra Financial Services
Juliani Eliza Syaftari, Anggota Komite Audit
Warga Negara Indonesia, 68 tahun. Meraih gelar Bachelor of Arts in Accounting dari University of Canberra
pada tahun 1981.
84
Page 107
Diangkat sebagai anggota Komite Audit Perseroan pada bulan April 2024. Sebelumnya, beliau telah memegang
berbagai posisi sebagai Direktur PT Astra CMG Life, PT Serasi Auto Raya , PT Astra Agro Lestari Tbk,
PT Asuransi Astra Buana, PT Federal International Finance, dan PT Komatsu Astra Finance serta menjadi
Komisaris di PT Samadista Karya dan PT Surya Artha Nusantara Finance.
Pengangkatan Komite Audit Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 55/2015.
Riwayat Karir Profesional
Tahun Perusahaan dan Lokasi
2024 – sekarang Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko PT Astra Sedaya
Finance
2013 – sekarang Komisaris Independen PT Asuransi Astra Buana
2012 – sekarang Direktur PT Nusa Prima Motor
2010 – 2011 • Vice President Director PT Komatsu Astra Finance
• Komisaris PT Surya Artha Nusantara Finance
2009 – 2010 Direktur PT Federal International Finance
2008 -2010 Komisaris PT Samadista Karya
2007 – 2009 Direktur PT Asuransi Astra Buana
2000 – 2007 Finance Director & Corporate Secretary PT Astra Agro Lestari, Tbk
1999 – 2000 Managing Director PT Serasi Auto Raya
1995 – 1999 Finance & Administration Director PT Astra CMG Life
1988 – 1994 Kepala Urusan Sistem dan Prosedur Kredit (Vice President) PT Bank
Universal (sekarang Bank Permata)
1981 -1988 Risk Manager (Assistant Vice President) Citibank N.A –Jakarta
Rincian riwayat Aridono Sukmanto dapat dilihat pada Bab VIII Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha,
Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha Perseroan Subbab A Keterangan Tentang Perseroan nomor 10 tentang
Pengurusan dan Pengawasan Perseroan.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit
Perincian tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah sebagai berikut:
i. Bidang Pelaporan Keuangan
Tanggung jawab Komite Audit di bidang ini adalah untuk memastikan bahwa laporan keuangan yang dibuat
manajemen telah memberikan gambaran yang sebenarnya (Kredibel dan Objektif) tentang kondisi keuangan,
hasil usaha rencana dan komitmen jangka panjang. Lingkup tugasnya meliputi:
1. Menilai kebijakan akuntansi dan keputusan-keputusan yang dibuat terkait dengan keuangan.
2. Melakukan pengawasan proses pembuatan laporan keuangan dengan penekanan pada kepatuhan
terhadap kebijakan, standar dan sistem akuntansi yang berlaku.
3. Melakukan tinjauan dan penilaian atas laporan-laporan keuangan dan laporan hasil-hasil usaha secara
berkala.
ii. Bidang Tata Kelola Perusahaan
Tanggung jawab Komite Audit di bidang ini adalah untuk memastikan bahwa Perseroan telah dijalankan sesuai
dengan Undang-undang, peraturan dan norma standar prosedur dan manual (SOP) yang berlaku, beretika dan
melaksanakan pengawasannya secara efektif terhadap benturan kepentingan dan kecurangan.
1. Memantau dan menilai kepatuhan terhadap Undang -undang, peraturan dan SOP, etika, benturan
kepentingan dan penyidikan terhadap perbuatan yang merugikan perusahaan.
2. Memantau dan menelaah pengaduan serta penyelesaian sengketa yang menyangkut Good Corporate
Governance dan perusahaan menjadi salah satu pihak terkait di dalamnya.
3. Memeriksa kasus-kasus penting yang berhubungan dengan benturan kepentingan, perbuatan yang
merugikan perusahaan dan kecurangan.
4. Meminta agar auditor internal melaporkan secara tertulis terhadap praktek Good Corporate Governance
dan melaporkan bila terdapat penyimpangan.
iii. Bidang Pengawasan dan Pengendalian Perusahaan
Tanggung jawab Komite Audit di bidang ini termasuk didalamnya memahami masalah dan hal -hal yang
berpotensi serta mengandung risiko dalam persiapan, pelaksanaan dan penyelesaian tugas-tugas pokok,
sistem pengendalian dan pemantauan proses pengawasan dan pelaksanaan tugas perusahaan. Lingkup
tugasnya meliputi:
1. Melakukan oversight terhadap independensi cangkupan perencanaan dan kualitas temuan internal dan
eksternal auditor.
2. Meyakini kompetensi dan integritas auditor eksternal.
3. Memeriksa dan menilai kecukupan serta efektivitas pengawasan.
4. Memeriksa dan menilai kecukupan serta efektivitas sarana dan prasarana kerja pengawasan pengendalian.
85
Page 108
5. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian manajemen dan
pelaksanaannya.
6. Memberikan rekomendasi akan penunjukan dan pemberhentian auditor eksternal maupun auditor Internal
7. Melakukan pengawasan audit eksternal dan melakukan penilaian terhadap kualitas jasa audit yang
dilakukan dan kepantasan fees yang dibebankan.
8. Memantau dan menilai kinerja serta audit eksternal maupun internal.
9. Melakukan tinjauan atas laporan auditor eksternal maupun internal, dan hasil pengawasan OJK.
Sesuai Piagam Komite Audit, sebagai bagian dari pelaksanaan tugasnya, Komite Audit wajib mengadakan rapat
paling sedikit 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun. Selama tahun 2024, Komite Audit telah mengadakan rapat
sebanyak 6 (enam) kali dengan rincian sebagai berikut:
Tingkat Kehadiran
Nama Posisi Jumlah rapat Kehadiran
%
Aridono Sukmanto Ketua Komite Audit 6 6 100%
Lindawati Gani Anggota Komite Audit 6 6 100%
Juliani Eliza Syaftari Anggota Komite Audit 6 6 100%
Audit Internal
Dalam menjalankan fungsi Audit Internal, Perseroan telah mengesahkan Piagam Audit Internal pada tanggal
12 Februari 2019 sebagai pedoman kerja yang mengatur segala tugas, tanggung jawab, serta wewenang dari
Satuan Kerja Audit Internal (SKAI).
Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Audit Internal
Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Audit Internal adalah sebagai berikut:
1. Menyusun dan melaksanakan rencana audit internal tahunan, dimana rencana audit tersebut harus sej alan
dengan strategi, tujuan, dan risiko dari Perseroan;
2. Memastikan bahwa sumber daya Audit Internal telah sesuai, cukup, dan dapat digunakan secara efektif untuk
melaksanakan rencana Audit Internal tahunan. Sumber daya Audit Internal dalam hal ini dapat mencakup
karyawan, penyedia layanan dari luar, anggaran keuangan (budget), dan/ atau teknologi.
3. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan
kebijakan Perseroan;
4. Melakukan pemeriksaan dan penilaian berbasis risiko atas efisiensi dan efektivitas di bidang o perasional,
keuangan, akuntansi, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi dan kegiatan lainnya yang dapat
mempengaruhi nilai Perseroan;
5. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat
manajemen;
6. Membuat laporan hasil audit untuk setiap kegiatan audit yang telah selesai dilaksanakan;
7. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
8. Bekerja sama dan mengadakan rapat berkala dengan Komite Aud it Perseroan;
9. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang dilakukan;
10. Melakukan tugas-tugas khusus yang diminta oleh CEO dan BOC selama tidak bertentangan dengan
independensi dan objetivitas sebagai Audit Internal.
Kewenangan dari Satuan Kerja Audit Internal adalah sebagai berikut:
1. Mengakses seluruh data dan informasi yang relevan tentang perusahaan terkait dengan tugas dan fungsinya;
2. Memiliki akses langsung untuk berkomunikasi dengan Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Komite Aud it serta
anggota individu dari Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit;
3. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil dengan Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit;
4. Berkoordinasi dengan Grup Audit Internal Astra International, dan Audito r Eksternal terkait kegiatan audit yang
dilaksanakan di Perseroan.
Struktur dan Profil Keanggotaan Audit Internal
Dengan berpedoman pada Piagam Audit Internal, unit Audit Internal selalu berupaya mencari cara terbaik dalam
bekerja sama dengan manajemen untuk memastikan bahwa pelaksanaan dan pengelolaan sistem pengendalian
telah sejalan dengan tujuan Perseroan melalui berbagai upaya peningkatan kelayakan dan efektivitas sistem
pengendalian internal dan pengelolaan risiko. Unit Audit Internal Perseroan dipimpin oleh seorang Kepala Unit
Audit Internal yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Direktur atas persetujuan Dewan Komisaris. Direktur
Utama dapat memberhentikan Kepala Unit Audit Internal, setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris jika
kepala Unit Audit Internal tidak memenuhi persyaratan sebagai auditor internal sebagaimana diatur dalam Piagam
Audit Internal. Secara struktural, Unit Audit Internal Perseroan bertanggung jawab langsung kepada Presiden
Direktur. Dalam pelaksanaannya, Auditor Internal dilarang merangkap tugas dan jabatan terkait pelaksanaan
kegiatan operasional baik di Perseroan maupun anak perusahaan. Komposisi keanggotaan Unit Audit Internal
86
Page 109
Perseroan terdiri dari 1 (satu) ketua dan 17 (tujuh belas) anggota. Profil ring kas Ketua Unit Audit Internal Perseroan
per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Ronggur Cahyadi Pratikto Saragih, Ketua Unit Audit Internal
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 42 tahun.
Meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2007 dan Sarjana Sains dari
Universitas Gadjah Mada pada tahun 2005.
Riwayat Karir Profesional
Tahun Perusahaan dan Lokasi
2018 – sekarang Kepala Audit Internal PT Astra Sedaya Finance
2015 – 2017 Kepala Wilayah Operasional Jawa Tengah di PT Astra Sedaya Finance
2011 – 2014 Kepala Departemen Manajemen Risiko – PT Astra Sedaya Finance
2007 – 2011 Analis Manajemen Risiko PT Astra Sedaya Finance
Kegiatan pemeriksaan yang dilaksanakan oleh SKAI antara lain mencakup audit fungsi operasional, keuangandan
akuntansi, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, serta audit manajemen risiko. Adapun
pelaksanaan audit di tahun 2024 telah sesuai dengan rencana dan terealisasi seluruhnya (100%).
Komite Pemantau Risiko
Sehubungan dengan pemenuhan ketentuan POJK 29/POJK.05/2020 tanggal 29 April 2020 tentang Perubahan
Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.05/2014, berdasarkan Surat Persetujuan Dewan
Komisaris PT Astra Sedaya Finance No. 04/CIR-BOC/Komite Pemantau Risiko/ASF/IV/2024 tanggal 21 Mei 2024,
yang berlaku efektif sejak tanggal 18 April 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan Tahun
2026. Dewan Komisaris Perseroan telah mengangkat Komite Pemantau Risiko yang terdiri dari:
Ketua : Aridono Sukmanto
Anggota : Lindawati Gani
Anggota : Juliani Eliza Syaftari
Rincian riwayat Aridono Sukmanto dapat dilihat pada Bab VIII Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha,
Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha Perseroan Subbab A Keterangan Tentang Perseroan nomor 10 tentang
Pengurusan dan Pengawasan Perseroan dan untuk rincian Riwayat Lindawati Gani serta Juliani Eliza Syaftari
dapat dilihat pada pada Bab VIII Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha, Serta Kecenderungan dan
Prospek Usaha Perseroan Subbab A Keterangan Tentang Perseroan nomor 11 tentang Tata Kelola Perusahaan.
Struktur dan organisasi Perseroan telah disesuaikan dengan POJK No: 1/POJK.05/2015 tentang Penerapan
Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non -Bank dan SEOJK No: 14/SEOJK.03/2015 tentang
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko
Tugas Pokok Komite Pemantau Risiko adalah untuk membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan tanggung
jawab pengawasan atas metodologi dan proses manajemen risiko terhadap peraturan perundangundangan yang
berlaku serta penerapan tata kelola Perusahaan yang baik.
Secara terperinci, tugas Komite Pemantau Risiko Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Melakukan kajian atas usulan Direksi mengenai kebijakan dan sistem manajemen risiko Perseroan.
2. Melakukan evaluasi rancangan perencanaan keuangan yang disusun oleh Direksi baik yang tercantum dalam
rancangan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan maupun eval uasi setiap proyek dan program kegiatan
yang diusulkan.
3. Melakukan evaluasi atas kemampuan leverage setiap proyek yang dijalankan dengan peningkatan kinerja
saham dan keuangan Perseroan.
4. Melakukan kajian atas efektifitas struktur organisasi manajemen Komi te Pemantau Risiko di Perseroan.
5. Melakukan evaluasi dan analisis triwulanan atas risiko yang mungkin akan mempengaruhi analisis proyek
yang diajukan Direksi sebagai bentuk pelaksanaan early warning system.
6. Bersama-sama Komite Audit melakukan kajian atas proses identifikasi risiko dan pelaksanaan manajemen
risiko yang dilakukan oleh manajemen.
7. Melakukan pengawasan proses pelaksanaan manajemen risiko dan pengendaliannya.
8. Meyakinkan bahwa manajemen telah melaksanakan pengendalian risiko sesuai dengan SOP yan g ada
maupun rekomendasi dari para auditor.
87
Page 110
Tanggung jawab Komite Pemantau Risiko Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Komite Pemantau Risiko mengadakan rapat secara berkala dengan manajemen.
2. Komite Pemantau Risiko wajib melaporkan segera hasil evaluasi yang telah dilakukan kepada Dewan
Komisaris.
3. Komite Pemantau Risiko wajib menyampaikan Laporan berkala kepada Dewan Komisaris mengenai pokok-
pokok hasil kerja berdasarkan penugasan Dewan Komisaris. Laporan berkala ini disampaikan sesuai
ketentuan yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris.
4. Komite Pemantau Risiko wajib menyampaikan Laporan khusus yang berisi ikhtisar analisis yang diperkirakan
dapat mengganggu kegiatan Perseroan. Laporan ini setelah ditandatangani oleh Ketua dan salah seorang
anggota Komite Pemantau Risiko lainnya wajib disampaikan kepada Dewan Komisaris selambat-lambatnya
10 (sepuluh) hari kerja sejak tanggal analisis diketahui.
5. Berkaitan dengan tanggung jawab pelaksanaan tugas Komite Pemantau Risiko, Dewan Komisaris
memberikan wewenang kepada Komite Pemantau Risiko untuk memperoleh informasi, dokumen, dan data
terkait dari pihak internal maupun eksternal Astra Credit Company yang di peroleh dalam rangka pelaksanaan
tugas Komite Pemantau Risiko.
6. Para anggota Komite Pemantau Risiko diharuskan memiliki komitmen dalam melaksanakan tugasnya serta
menjamin kerahasiaan informasi dan data tentang Perseroan yang diterima atau diketahui terhadap pihak-
pihak yang tidak berkaitan dengan tugasnya.
7. Semua biaya yang dikeluarkan oleh Komite Pemantau Risiko untuk melaksanakan tugasnya menjadi beban
Perseroan.
8. Anggota Komite Pemantau Risiko yang bukan anggota Dewan Komisaris Perseroan, diberikan honorarium
atas beban Perseroan. Besar honorarium ditetapkan oleh Dewan Komisaris.
9. Masa kerja anggota Komite Pemantau Risiko berlangsung selama 2 (dua) tahun terhitung mulai tanggal
ditetapkannya keputusan pengangkatan dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris untuk dapat
memberhentikannya sewaktu- waktu.
Sesuai Piagam Komite Pemantau Risiko, sebagai bagian dari pela ksanaan tugasnya, Komite Pemantau Risiko
wajib mengadakan rapat paling sedikit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. Selama tahun 2024, Komite Pemantau
Risiko menyelenggarakan 4 (empat) rapat, dengan rincian kehadiran sebagai berikut:
Jumlah Tingkat
Nama Posisi Kehadiran
rapat Kehadiran %
Aridono Sukmanto Ketua Komite Pemantau Risiko 4 4 100%
Lindawati Gani Anggota Komite Pemantau Risiko 4 4 100%
Juliani Eliza Syaftari Anggota Komite Pemantau Risiko 4 4 100%
Komite Nominasi Dan Remunerasi
Berdasarkan Surat Persetujuan Dewan Komisaris PT Astra Sedaya Finance berkedudukan di Jakarta Selatan No.
11/CIR-BOC/KNR/ASF/V/2025 tanggal 13 Juni 2025, Dewan Komisaris Perseroan telah mengangkat Komite
Nominasi dan Remunerasi dengan susunan sebagai berikut:
Ketua : Aridono Sukmanto
Anggota : Rudy
Anggota : Katarina Wulandari
Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan tersebut telah memenuhi ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desem ber 2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
Perusahaan Publik (“POJK No. 48 Tahun 2024”). Komite Nominasi dan Remunerasi tersebut berlaku efektif sejak
penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Tahun 2025 sampai dengan penutupan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun 2026.
Katarina Wulandari, Anggota Komite Audit
Warga Negara Indonesia, 44 tahun. Meraih gelar Ekonomi di Universitas Katolik Parahyangan pada tahun 2006.
Diangkat kembali sebagai anggota Komite Nominasi dan Renumerisasi Perseroan pada bulan Juni 2025. Saat
ini juga menjabat sebagai Human Capital Division Head.
Pengangkatan Komite Audit Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 55/2015.
Riwayat Karir Profesional
Tahun Perusahaan dan Lokasi
●2022 - sekarang ● Human Capital Division Head PT Astra Sedaya Finance
●2021 - sekarang ● Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT Astra Sedaya Finance
●2019 - 2022 ● Talent Performance Management Head PT Astra Sedaya Finance
●2015 - 2019 ● Organization Development Management Head PT Astra Sedaya Finance
88
Page 111
●2014 - 2015 ● Recrutiment Management Head PT Astra Sedaya Finance
●2013 – 2014 ● Employment, People Development & Industrial Relation Head PT Astra
Sedaya Finance
●2013 ● Employment & People Development Head PT Astra Sedaya Finance
●2011 – 2013 ● Compensation Benefit & Industrial Relation Section Head PT Astra
● 2006 – 2011 Sedaya Finance
● 2006 ● Compensation & Benefit Section Head PT Astra Sedaya Finance
● Management Trainee PT Astra Sedaya Finance
Pedoman Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi
Dalam melaksanakan kinerjanya, Komite Nominasi dan Remunerasi, berpedoman penuh pada Pedoman Komite
Nominasi dan Remunerasi yang telah ditetapkan melalui Keputusan Dewan Komisaris tertanggal 1 Desember
2020, dan Kebijakan Nominasi dan Remunerasi yang ditetapkan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal
1 Desember 2020.
Fungsi nominasi dan remunerasi yang dijalankan oleh Komite merupakan fungsi pendukung bagi Dewan Komisaris
Perseroan, dengan perincian sebagai berikut:
Fungsi Nominasi
Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Memberikan rekomendasi kepada dan/atau membantu Dewan Komisaris mengenai:
2. Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
3. Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris;
4. Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
5. Program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
6. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan; dan
7. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS untuk mendapatkan persetujuan.
Fungsi Remunerasi
Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
1. Struktur remunerasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
2. Kebijakan atas remunerasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
3. Besaran atas remunerasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
4. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian Remunerasi yang diterima
masing-masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
f. Upaya Dalam Mengelola Risiko
Perseroan menghadapi sejumlah risiko yang harus dikelola dengan baik, yang telah diuraikan dalam bab VI. Faktor
Risiko prospektus mengenai Faktor Risiko. Perseroan memahami bahwa potensi-potensi risiko dimungkinkan
muncul melalui faktor-faktor yang tidak teridentifikasi sebelumnya. Perseroan melaksanakan pengelolaan risiko
secara terintegrasi, komprehensif, serta berkesinambungan untuk mewuju dkan kegiatan operasional yang lebih
sehat, berkelanjutan, dan mampu menghasilkan perolehan keuntungan secara optimal.
Perseroan membentuk komite manajemen risiko yang mengawasi proses berjalannya pengelolaan risiko, memberi
pertimbangan dalam pengambilan keputusan berdasarkan sudut pandang risiko dan memastikan koordinasi
seluruh aktivitas terkait manajemen risiko yang dilakukan di seluruh unit kerja berjalan dengan baik di Perseroan.
Dengan demikian pemangku berkepentingan dapat memperhitungkan risiko -risiko yang relevan apabila
melakukan transaksi bisnis dengan Perseroan.
Secara garis besar, manajemen Risiko di Perseroan mencakup hal -hal sebagai berikut:
1. Perseroan menerapkan identifikasi risiko dengan seksama, baik risiko yang berada di bawah kendali
Perseroan maupun risiko yang berada di luar kendali Perseroan;
2. Perseroan menerapkan penanganan terhadap berbagai risiko berdasarkan hasil pengukuran tingkat risiko dan
skala prioritas serta sumber daya yang dimiliki;
3. Perseroan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penilaian dan penanganan risiko secara
berkesinambungan serta pelaporan profil risiko Perseroan kepada pihak internal dan pihak eksternal/regulator.
89
Page 112
Dalam perjalanannya, Perseroan senantiasa menghadapi perkembangan lingkungan internal da n eksternal yang
sangat pesat sehingga menimbulkan ketidakpastian yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan perusahaan.
Melalui manajemen risiko, Perseroan berusaha meminimalkan terjadinya ancaman dan memaksimalkan peluang
yang ada. Penerapan manajemen risiko di Perseroan mengacu pada berbagai pedoman dan kebijakan
manajemen risiko yang juga berlaku di industri. Sebagai dasar penerapan manajemen risiko yang berlaku di skala
internasional, infrastruktur manajemen risiko Perseroan berdasarkan ISO 31000:2009 d apat dilihat melalui skema
berikut:
Manajemen risiko adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses manajemen untuk mengidentifikasi potensi-
potensi risiko yang dihadapi Perseroan beserta langkah-langkah mitigasi untuk mengeliminasi dampak dari risiko.
Perseroan berkomitmen untuk mengelola risiko secara konsisten dan berkesinambungan. Elemen langkah-
langkah dalam manajemen risiko meliputi:
1. Penetapan tujuan
Menetapkan strategi, kebijakan organisasi dan ruang lingkup manajemen risiko yang akan dilakukan
mencakup identifikasi tujuan dari proyek yang akan dilakukan, penentuan waktu dan tempat pelaksanaan
proyek, penentuan wilayah tanggung jawab setiap unit, koordinasi antara satu proyek dengan yang lainnya.
2. Identifikasi risiko
Mengidentifikasi apa dan bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya risiko untuk analisis lebih
lanjut.
3. Analisis risiko
Menentukan kemungkinan dan konsekuensi yang akan terjadi.
4. Evaluasi risiko
Membandingkan tingkat risiko yang ada dengan kriteria standar. Tingkatan risiko yang ada untuk beberapa
bahaya (hazards) dibuat tingkatan prioritas risiko.
5. Pengendalian risiko
Menyiapkan dan melaksanakan rencana penanggulangan risiko serta melakukan penurunan derajat
kemungkinan dan konsekuensi yang ada dengan menggunakan metod e transfer/mitigasi risiko.
6. Monitor dan Review
Monitor dan Review terhadap hasil sistem manajemen risiko yang dilakukan serta mengidentifikasi
perubahanperubahan yang perlu dilakukan;
7. Komunikasi dan konsultasi
Komunikasi dan konsultasi dengan pengambil keputusan internal dan eksternal Perseroan untuk tindak lanjut
dari hasil manajemen risiko yang dilakukan. Manajemen risiko Perseroan diterapkan di level strategis dan
level operasional. Manajemen risiko juga diterapkan pada proyek yang spesifik, untuk memban tu proses
pengambilan keputusan.
90
Page 113
Komitmen Perusahaan dalam mengelola risiko secara efektif dengan menerapkan metode Three Lines of Defense
(3LD):
Komponen-komponen dari Three Lines of Defense meliputi sejumlah hal sebagai berikut:
1. 1st Line of Defense (Jenjang Pertahanan Pertama)
Merupakan function that own and manage risks, yaitu fungsi atau unit bisnis merupakan pemilik risiko
(risk taking function) yang bertanggung jawab:
a. Menerapkan pengendalian internal dan Pengelolaan risiko yang ef ektif meliputi identifikasi, kontrol,
dan memitigasi risiko di unit kerja dalam pekerjaan seharihari serta mempertimbangkan faktor risiko
dalam keputusan dan tindakan yang dilakukan.
b. Melakukan corrective actions untuk memperbaiki kelemahan / kekurangan dal am proses dan control
dalam memitigasi risiko.
2. 2nd Line of Defense (Jenjang Pertahanan Kedua)
Merupakan function that oversee risks, yaitu pengawas risiko yang dilaksanakan oleh fungsi -fungsi berikut
ini:
a. Fungsi Manajemen Risiko memantau implementasi manajemen risiko Perusahaan (penerapan risiko
pada 1st Line of Defense), melaporkan risiko-risiko Perusahaan secara keseluruhan, dan
memfasilitasi (membimbing) RCO dalam menentukan penanganan risiko yang efektif.
b. Fungsi Compliance, Legal, Fraud, Management Control System / MCS bertanggung jawab untuk
memonitor isu seperti kesehatan dan keamanan perusahaan, supply chain, environment, dan quality
monitoring.
c. Fungsi Controllership (Finance, Planning & Analysis/ FP&A, Accounting, Treasury, Finance)
memonitor financial risk dan isu financial reporting.
3. 3rd Line of Defense (Jenjang Pertahanan Ketiga)
Merupakan function that provide independent assurance, yaitu fungsi pengendalian internal yang
dilaksanakan oleh fungsi Audit Internal yang bertanggungjawab:
a. Mengevaluasi dan memastikan keefektifan manajemen risiko dan internal controls Perusahaan
secara keseluruhan.
b. Memastikan 1st Line of Defense dan 2nd Line of Defense berhasil mencapai sasaran manajemen
risiko dan melaksanakan tugasnya dengan efektif.
Di samping itu, Direksi (Board of Director), Dewan Komisaris (Board of Commissioner) dan Dewan Pengawas
Syariah (Sharia Supervisory Board) melakukan pengawasan aktif dan memastikan efektifitas penerapan
manajemen risiko di Perseroan.
91
Page 114
12. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN
Diagram di bawah ini menunjukkan struktur organisasi Perseroan sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:
92
Page 115
13. SUMBER DAYA MANUSIA
Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan pendayagunaan SDM di dalam organisasi, yang dilakukan
melalui fungsi perencanaan, rekrutmen, seleksi, pengembangan kompetensi, perencanaan dan pengembangan
karier, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, hubungan industrial dan/atau perawatan pekerja. Pada tahun
2024, strategi dan pengelolaan SDM Perseroan diselaraskan dengan kebutuhan bisnis. Selain itu, Perseroan juga
terus melakukan pembenahan sistem dalam bidang penataan organisasi dan jabatan, system imbalan, sistem
penilaian kinerja dan sistem pelatihan dan pengembangan.
Komposisi Jumlah Pegawai
Hingga akhir 2024, total karyawan Perseroan tercatat sebanyak 4.109 karyawan atau menunjukkan penurunan
sebesar 0,2% dari tahun sebelumnya. Berikut perbandingan komposisi karyawan Perseroan dalam kurun 2 (dua)
tahun terakhir:
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
Status Kepegawaian 2024 2023
Pekerja Tetap 2.942 2.930
Pekerja Kontrak 1.167 1.199
Jumlah Pegawai 4.109 4.129
Komposisi Karyawan Tetap Berdasarkan Kelompok Jabatan
Kelompok Jabatan 2024 2023
Non-Manajerial (Golongan I – III) 3.770 3.774
Manajerial (Golongan IV – VII) 339 355
Jumlah Pegawai 4.109 4.129
Komposisi Karyawan Tetap Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tingkat Pendidikan 2024 2023
SD/SLTP 8 8
SMU 716 708
Diploma (D3) 497 522
Sarjana (S1) 2.860 2.863
Pasca Sarjana (S2) 28 28
Jumlah Pegawai 4.109 4.129
Komposisi Karyawan Tetap Berdasarkan Kelompok Usia
Kelompok Usia 2024 2023
18 – 30 tahun 2.119 2.142
31 – 40 tahun 1.467 1.451
41 – 50 tahun 437 435
>50 tahun 86 101
Jumlah Pegawai 4.109 4.129
Komposisi Karyawan Tetap Berdasarkan Aktivitas Utama
Aktivitas Utama 2024 2023
Pemasaran 1.157 1.169
Operasional 440 479
Penagihan 1.446 1.407
HR & GA 163 172
Keuangan dan Akuntansi 110 116
Manajemen Risiko 25 17
Audit Internal 7 4
Legal 21 16
Teknologi Informasi 83 80
Satuan kerja lain 657 669
Jumlah Pegawai 4.109 4.129
93
Page 116
Komposisi Karyawan Tetap Berdasarkan Lokasi
Lokasi 2024 2023
DKI Jakarta 1.668 1.598
Jateng 125 330
Jabar 472 396
Jatim 308 447
Sumatera Selatan 367 335
Sumatera Utara 502 419
Kalimantan 280 251
Sulawesi – Papua 387 353
Jumlah Pegawai 4.109 4.129
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan menyatakan:
1. Tidak mempekerjakan tenaga kerja asing.
2. Tidak ada karyawan Perseroan yang memiliki keahlian khusus yang berdampak signifikan bagi operasional
Perseroan.
3. Tidak terdapat perjanjian yang melibatkan karyawan dan manajemen dalam kepemilikan saham Perseroan
termasuk perjanjian yang berkaitan dengan program kepemilikan saham Perseroan oleh karyawan atau
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
Pendidikan dan Pelatihan
SDM Perseroan telah selaras dan mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan, pertumbuhan usaha dan
pengembangan organisasi, Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas karyawan
melalui pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan karyawan yang berkesinambungan.
Selama tahun 2024, Perseroan telah mengikutsertakan 11.709 karyawan dalam program pelatihan dan
pengembangan. Adapun rincian jumlah peserta pelatihan selama 5 (lima) tahun terakhir diuraikan sebagai berikut:
Tahun Jumlah Peserta (orang)
2024 11.709
2023 9.098
2022 11.189
2021 9.854
2020 5.770
Kesejahteraan Karyawan
Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan karyawan, Perseroan telah menyesuaikan gaji karyawan sesuai
dengan Upah Minimum Kota (UMK) pada masing - masing kantor cabang. Selain itu, Perseroan juga menyediakan
berbagai tunjangan, fasilitas dan sarana fisik lainnya, seperti:
1. Tunjangan makan dan transportasi;
2. Fasilitas kesehatan berupa pengobatan dan perawatan rumah sakit bagi karyawan serta anggota keluarga;
3. Program jaminan sosial tenaga kerja (BPJS) bagi seluruh karyawan;
4. Program Jaminan Kesehatan (BPJS) bagi seluruh karyawan;
5. Dana Pensiun;
6. Koperasi Karyawan;
7. Fasilitas perumahan bagi karyawan yang ditempatkan di luar kota asal;
8. Fasilitas kepemilikan kendaraan bermotor;
9. Fasilitas asuransi jiwa;
10. Fasilitas olahraga;
11. Tempat beribadah.
Serikat Karyawan
Karyawan Perseroan memiliki organisasi yang bernama Ikatan Karyawan ACC (IKAR-ACC), yang telah
mendapatkan pengesahan dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, berdasarkan
Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia No.KEP.54/M/ BW/2001 tanggal
19 Februari 2001, di mana berdasarkan surat keputusan tersebut IKAR-ACC telah terdaftar pada Departemen
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pusat dengan No. Pendaftaran 235/IKARACC/DFT/BW/II/2001.
Fungsi IKAR – ACC antara lain:
• Memberi perlindungan atau pembelaan terhadap hak dan kepentingan anggota;
• Sebagai forum untuk menampung dan menyalurkan aspirasi anggota secara demokratis;
• Sebagai forum untuk informasi pengembangan karyawan dan organisasi;
94
Page 117
• Menjaga ketertiban Perseroan;
• Menjalankan kegiatan untuk minat & bakat karyawan seperti olahraga dan seni.
14. PERLINDUNGAN ASURANSI ATAS HARTA KEKAYAAN
Perseroan telah mengasuransikan harta kekayaan milik Perseroan berupa bangunan kantor dan peralatannya
serta uang tunai yang ada pada perseroan dan kendaraa n bermotor yang dimiliki perseroan, baik yang ada
di kantor pusat maupun kantor cabang Perseroan. Adapun masing masing asuransi tersebut dalam tabel adalah
sebagai berikut:
Dokumen No/Tanggal Obyek Total Periode
No. Penanggung Pertanggungan
Asuransi Polis Pertanggungan Asuransi
(Rp)
Bangunan,
Property
perlengkapan dan
Industrial All 012400113050
PT Asuransi peralatan yang 01-07-2024
1. Risk and 1 62.270.606.000,00
Astra Buana berada di kantor- s/d
Earthquake 01-07-2022
kantor dan kelompok 01-07-2025
Insurance
usaha Perseroan
Kendaraan bermotor
042412488713 01-09-2024
Motor Vehicle PT Asuransi yang dimiliki
2. 06-09-2022 901.900.000,00 s/d
Insurance Astra Buana Perseroan
01-09-2025
Penyimpanan uang
Cash in Safe 072500006582 31-03-2025
PT Asuransi pada kantor-kantor 900.000.000,00
3. Insurance 30-03-2025 s/d
Astra Buana. kelompok usaha
31-03-2026
Perseroan
Pertanggangguang
uang dalam
Cash In pengiriman yang
072500006583 31-03-2025
Transit PT Asuransi terjadi diantara
4. 31-03-2025 s/d
Insurance Astra Buana kantor kantor 900.000.000,00
31-03-2026
kelompok usaha
Perseroan dan
pengiriman ke Bank.
Perseroan telah melakukan penutupan asuransi untuk perlindungan bagi seluruh harta kekayaan Perseroan
dengan jumlah yang memadai untuk dapat mengganti harta kekayaan yang diasuransikan dan/atau menutup
seluruh risiko yang dipertanggungkan.
15. PERKARA YANG DIHADAPI PERSEROAN, DEWAN KOMISARIS, DAN DIREKSI
Perseroan
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, bahwa Perseroan, Anggota Direktur dan Dewan Komisaris Perseroan
tidak terdapat suatu: (a) perkara perdata maupun pidana yang berlangsung di hadapan Pengadilan Negeri,
Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung; (b) perselisiha n yang diselesaikan melalui Badan Arbitrasi Nasional
Indonesia; (c) pengajuan Pailit atau Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang melalui Pengadilan Niaga; (d)
perkara Perselisihan Hubungan Industrial maupun perkara Pemutusan Hubungan Kerja melalui Pengadilan
Hubungan Industrial; (e) sengketa tata usaha negara melalui Pengadilan Tata Usaha Negara; (f) sengketa atau
perkara perpajakan pada Pengadilan Pajak; (g) sengketa di hadapan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen;
dan (h) sengketa persaingan usaha di badan peradilan di Indonesia, yang melibatkan Perseroan maupun anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta lokasi kegiatan usaha Perseroan, baik yang berdampak material
maupun tidak material atas kegiatan usaha Perseroan dan/atau kondisi keuangan Persero an serta rencana
pelaksanaan PUB Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I.
Lebih lanjut, Perseroan, tidak sedang terlibat sengketa atau perselisihan hukum di luar badan peradilan tersebut
di atas, baik secara perdata, pidana, tata usaha negara, kepailitan, arb itrase, persaingan usaha, perpajakan
maupun perburuhan, termasuk somasi dari pihak manapun, baik yang berdampak negatif yang material maupun
tidak berdampak negatif yang material atas kegiatan usaha Perseroan dan/atau kondisi keuangan Perseroan serta
rencana pelaksanaan PUB Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I.
95
Page 118
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tidak sedang terlibat
perkara di badan peradilan yaitu: (a) suatu perkara perdata maupun pidana yang berlangsung di hadapan
Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung;(b) perselisihan yang diselesaikan melalui Badan
Arbitrasi Nasional Indonesia; (c) pengajuan Pailit atau Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang mel alui
Pengadilan Niaga; (d) perkara perselisihan Hubungan Industrial maupun perkara Pemutusan Hubungan Kerja
(PHK) melalui Pengadilan Hubungan Industrial; (e) sengketa tata usaha negara melalui Pengadilan Tata Usaha
Negara; (f) sengketa atau perkara perpajakan pada Pengadilan Pajak; (g) sengketa di hadapan Badan
Penyelesaian Sengketa Konsumen; (h) Persaingan Usaha. Lebih lanjut, anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan tidak sedang terlibat sengketa atau perselisihan hukum di luar badan peradilan terse but di atas, baik
secara perdata, pidana, tata usaha negara, kepailitan, arbitrase, persaingan usaha, perpajakan maupun
perburuhan, termasuk somasi dari pihak manapun, yang berdampak negatif yang material atas kegiatan usaha
Perseroan dan/atau kondisi keuangan Perseroan serta rencana pelaksanaan PUB Obligasi Berkelanjutan VII
Tahap I.
16. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN TERASOSIASI YANG DIMILIKI
PERSEROAN
Hingga Prospektus ini diterbitkan Perseroan tidak memiliki Entitas Anak yang dikonsolidasikan den gan Perseroan
atau memiliki kontribusi yang signifikan bagi Perseroan:
Nama Tahun Penyertaan Tahun Status
Bidang Usaha
Perusahaan Pendirian Perseroan Penyertaan Operasional
SBSF 1986 Lembaga Pembiayaan 25% 1997 Beroperasi
AAF 1991 Lembaga Pembiayaan 25% 2003 Beroperasi
CSDI 1990 Informasi dan Komunikasi 21,3% 1997 Beroperasi
PSS 1989 Penjualan mobil bekas 25% 1997 Beroperasi
B. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
1. UMUM
Perseroan didirikan pada tahun 1982 dengan nama PT Raharja Sedaya. Kemudian Perseroan mengubah
namanya menjadi PT Astra Sedaya Finance pada tahun 1990. Pada tanggal 26 September 1989, Perseroan
memperoleh ijin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia berda sarkan Surat Keputusan No. 1093/KMK
013/1989.
Kegiatan usaha utama Perseroan adalah investasi, modal kerja, multiguna, sewa operasi, kegiatan pembiayaan
syariah, dan pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. Kegiatan usaha Perseroan
tersebut dimaksudkan untuk menunjang kelompok usaha Astra sebagai produsen dan distributor otomotif
di Indonesia, melalui pemberian fasilitas pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor yang diproduksi dan
dipasarkan oleh Astra. Selain itu, Perseroan juga memberikan fasilitas pembiayaan kepemilikan kendaraan
bermotor yang diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan di luar grup Astra dan untuk kendaraan bermotor bekas
semua merek.
Piutang
Tabel berikut menunjukkan posisi saldo jumlah piutang usaha-bersih pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Jumlah Piutang Usaha-bersih 38.311 37.243
Pertumbuhan Jumlah Piutang 2,87% 7,19%
Usaha-bersih
Adapun kontribusi sektor usaha pembiayaan dan sewa pembiayaan terhadap total pendapatan bersih Perseroan
untuk tahun yang bersangkutan dapat dilihat dalam tabel sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Total Pendapatan Pembiayan dan 95,32% 94,26%
Sewa Pembiayaan Terhadap total
pendapatan bersih Perseroan
96
Page 119
Perseroan mengutamakan kegiatan usahanya pada kegiatan pembiayaan konsumen. Pembiayaan konsumen
yang diberikan adalah dalam bentuk pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor baik kendaraan baru maupun
kendaraan bekas dengan fasilitas pembiayaan yang meliputi jangka waktu 1 (satu) sampai 5 (lima) tahun.
Kendaraan bermotor tersebut berupa sedan, minibus, pick-up, jeep dan truk. Fasilitas pembiayaan konsumen
untuk kepemilikan kendaraan kondisi baru diutamakan untuk ke ndaraan bermotor yang didistribusikan oleh Astra,
antara lain mobil Toyota, Daihatsu, Isuzu, BMW, Peugeot dan UD Trucks. Berikut adalah perkembangan saldo
Piutang Pembiayaan dan Sewa Pembiayaan Kotor yang dibiayai pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Piutang Pembiayaan dan Sewa 48.904 48.576
Pembiayaan – Kotor
Pertumbuhan 0,86% 4,96%
Piutang pembiayaan konsumen tersebut tidak termasuk tagihan dari program joint financing (pembiayaan
bersama) without recourse yang dijalankan dengan beberapa lembaga perbankan dan lembaga non perbankan
yang dikelola oleh Perseroan sebelum dikurangi dengan penyisihan piutang ragu -ragu.
Sedangkan nilai pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan yang disalurkan berdasarkan jenis kendaraan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Sedan 501 595
Minibus 21.784 20.485
Jeep 2.540 3.016
Pickup 2.408 2.238
Truk 2.274 2.189
Lain-lain 7.178 5.693
Jumlah 36.685 34.215
Nilai pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan yang disalurkan menurut daerah pemasaran untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
DKI Jakarta 9.284 8.592
Jawa Barat 3.822 3.384
Jawa Timur 2.648 3.572
Jawa Tengah 415 1.447
Kalimantan & Sulawesi 5.249 4.227
Sumatera 7.097 6.365
Fleet 8.169 6.628
Jumlah 36.685 34.215
Segmen usaha Perseroan terdiri dari 4 (empat) segmen yaitu Pembiayaan Konsumen, Unit Usaha Syariah, Sewa
Pembiayaan serta Pembiayaan Anjak Piutang. Pada tahun 2024, dari ke-4 segmen usaha tersebut kegiatan
Pembiayaan Konsumen menjadi kontibutor utama atas keseluruhan total pendapatan Perseroan mencapai
82,72%. Sementara itu, pendapatan yang berasal dari kegiatan sewa pembiayaan memberikan porsi pend apatan
bagi Perseroan sebesar 8,32%. Lalu, pendapatan Perseroan yang berasal dari kegiatan unit usaha syariah
mengontribusi sebesar 4,22% di akhir tahun 2024. Sedangkan, Pembiayaan Anjak Piutang masih menjadi
kontributor terkecil yaitu sebesar 0,07% terhadap total pendapatan Perseroan di sepanjang 2024. Secara rinci,
tinjauan operasional untuk masing-masing segmen di bawah ini adalah sebagai berikut:
(dalam miliaran Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pembiayaan konsumen 5.590 5.487
Marjin Murabahah dan bagi hasil 285 258
Musyarakah
Sewa pembiayaan 562 508
Pembiayaan anjak piutang 5 2
Bunga Bank 15 17
97
Page 120
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Lain-lain – Bersih 301 364
Jumlah Pendapatan - Bersih 6.758 6.636
2. FASILITAS PEMBIAYAAN DAN KOLEKTABILITAS PIUTANG
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memberikan fasilitas pembiayaan baik kepada nasabah ritel
(perorangan) maupun korporasi, dimana fasilitas pembiayaan yang diberikan dapat diklasifikasikan dengan
memperhatikan harga kendaraan bermotor, lamanya jangka waktu pembiayaan, uang muka yang diberikan serta
tingkat bunga yang dikenakan kepada calon nasabah.
Harga kendaraan bermotor sangat bervariasi tergantung dari jenis kendaraan yang akan dibiayai. Secara rata-rata
nilai pemberian pembiayaan per kendaraan adalah Rp192 juta selama tahun 2024 dan Rp176 juta selama tahun
2023.
Sedangkan rata-rata jangka waktu fasilitas pembiayaan yang diberikan adalah 41 bulan selama tahun 2024 dan
40 bulan selama tahun 2023.
Uang muka yang diberikan juga bervariasi tergantung apakah kendaraan tersebut adalah kendaraan baru atau
kendaraan bekas. Rata-rata uang muka yang diberikan adalah sebesar 26,72% dan 28,19% untuk tahun 2024 dan
2023.
Tingkat bunga yang diberikan kepada konsumen adalah dengan memperhatikan keadaan kondis i wilayah dimana
nasabah bertempat tinggal, kondisi kendaraan tersebut apakah kendaraan baru atau kendaraan bekas serta
kondisi para pesaing sesama perusahaan pembiayaan. Tabel berikut merupakan rata-rata ikhtisar hal tersebut dan
posisi total piutang pembiayaan konsumen:
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Piutang Pembiayaan Konsumen- 48.904 48.576
Kotor (Rp miliar)
Rata-rata Pembiayaan Per Unit (Rp 192 176
juta)
Jangka Waktu Pembiayaan (bulan) 41 40
Uang Muka (% dari Total 26,72 28,19
Pembiayaan)
Tingkat Bunga Pembiayaan (%) 13,91 13,66
Berikut adalah tabel tingkat kolektibilitas yang mencerminkan kualitas piutang pembiayaan yang dikelola oleh
Perseroan:
31 Desember
Piutang
2024 2023
Pembiayaan
(Rp miliar) % (Rp miliar) %
0 – 30 hari 48.834 99,86% 48.515 98,83%
31 – 60 hari 36 0,07% 42 0,09%
61 – 150 hari 34 0,07% 39 0,08%
Nilai tagihan piutang pembiayaan konsumen tersebut tidak termasuk tagihan dari program pembiayaan bersama
(joint financing) without recourse yang dijalankan Perseroan dengan beberapa lembaga perbankan dan lembaga
non-perbankan yang dikelola oleh Perseroan.
98
Page 121
3. PROSES PEMBIAYAAN DAN SEWA PEMBIAYAAN
Di bawah ini merupakan alur kegiatan usaha Perseroan yang telah mencakup keseluruhan segmen usaha yang
dilakukan Perseroan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan:
Uraian Proses Pembiayaan dan Sewa Pembiayaan:
1. Pemilihan Produk PembiayaanTahap awal proses pembiayaan dimulai dari konsumen memilih dan
mengajukan pembiayaan produk yang tersedia di channel pemasaran yang tersedia dalam website (online),
referral dealer, dan referral individu.
2. Proses Pengajuan Pembiayaan Pengajuan aplikasi dilanjutkan oleh Sales Officer yang menerima data
pengajuan kredit konsumen dan menginput pengajuan pada sistem internal yang tersedia sesuai dengan
produk pembiayaan yang diajukan.
3. Verifikasi (Survei) KonsumenPetugas surveyor Perseroan akan melakukan survei langsung ke konsumen
untuk memastikan data pada sistem telah sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pada proses survei, verifikasi
dilakukan ke tempat tinggal/ tempat bekerja/ tempat usaha konsumen. Apabila konsu men memiliki penjamin,
maka survei juga dilakukan ke rumah tinggal/ tempat bekerja/ tempat usaha penjamin. Metode survei dapat
dilakukan baik secara kunjungan langsung, melalui telepon atau melalui video tergantung kondisi dan
keterbatasan yang ada.
4. Pelaporan Hasil Survei
Petugas surveyor akan menginput hasil survei dan penilaian terhadap hasil verifikasi data dan hasil survei
lapangan yang ada. Penginputan hasil survei dilakukan pada aplikasi internal yang telah dikembangkan oleh
Perseroan yang dapat secara otomatis mendeteksi lokasi tempat survei dan dapat mengunggah penilaian atau
rekomendasi awal surveyor terhadap pengajuan pembiayaan.
5. Analisa & Persetujuan Kredit
Berdasarkan data hasil survei yang didapatkan selanjutnya akan dilakukan analisa kredi t oleh Operation
Center. Operation Center berperan sebagai Credit Analyst yang tersentralisasi dengan tujuan untuk
memastikan pemohon pinjaman memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban selama masa pembiayaan
berlangsung. Kemudian komite kredit akan memberikan keputusan pengajuan pembiayaan berdasarkan hasil
analisa kredit yang telah diperoleh.
6. Cetak Kontrak dan Serah Terima Unit
Apabila keputusan pengajuan pembiayaan telah disetujui oleh komite kredit maka selanjutnya dilakukan
penandatanganan kontrak oleh konsumen bersama dengan Sales Officer yang bertugas dan dilakukan serah
terima unit kendaraan apabila konsumen memiliki kontrak pembiayaan mobil.
7. Pembayaran Tagihan dan Verifikasi Data
Dealer akan memberikan tagihan kepada Perseroan untuk selanjutnya d ilakukan pembayaran kepada dealer
setelah dilakukan pemeriksaan kesesuaian atas kontrak dan unit yang dibiayai.
99
Page 122
4. HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)
Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, yakni sebagai berikut:
Tanggal Kelas
Etiket Jangka Waktu
No Nomor Pendaftaran Permohonan/ Barang/
Cipta/Merek Berlakunya
Penerimaan Jasa
50 (lima puluh)
tahun sejak
018525 Ciptaan pertama kali
1. 30-05-1996
Seni Lukis ACC diumumkan
- pada tanggal 22-
11-1989
50 (lima puluh)
Ciptaan tahun sejak
081500 Seni Logo ACC pertama kali
2. 27-06-2014 -
Memberi diumumkan
Kemudahan pada tanggal 01-04-
2014
Merek Sudah diperpanjang
ACC Memberi 10 (sepuluh) tahun,
3. J002014028052 19-06-2014 35
Kemudahan sampai dengan
(Lama) 19-06-2034
Merek Sudah diperpanjang
ACC Memberi 10 (sepuluh) tahun,
4. J002014028053 19-06-2014 36
Kemudahan sampai dengan
(Lama) 19-06-2034
Merek Sudah perpanjang,
ACC Memberi 10 (sepuluh) tahun,
5. J002014029420 26-06-2014 35
Kemudahan sampai dengan
(New/Horison) 26-06-2034
Merek Sudah perpanjang,
6. J002014029417 26-06-2014 ACC Memberi 36 10 (sepuluh) tahun,
Kemudahan sampai dengan
(New/Horison) 26-06-2034
Merek Sudah perpanjang,
ACC Memberi 10 (sepuluh) tahun,
7. J002014029421 26-06-2014 35
Kemudahan sampai dengan
(New/Vertical) 26-06-2034
Merek Sudah perpanjang,
ACC Memberi 10 (sepuluh) tahun,
8. J002014029419 26-06-2014 36
Kemudahan sampai dengan
(New/Vertical) 26-06-2034
Sudah perpanjang,
Merek 10 (sepuluh) tahun,
9. J002014017758 21-04-2014 35
“Sentra Mobil” sampai dengan
21-04-2034
Sudah perpanjang,
Merek 10 (sepuluh) tahun,
10. J002014017754 21-04-2014 36
“Sentra Mobil” sampai dengan
21-04-2034
Sudah perpanjang,
Merek
10 (sepuluh) tahun,
11. J002014017765 21-04-2014 “Sentra Mobil 35
sampai dengan
Bekas” 21-04-2034
Sudah perpanjang,
Merek
10 (sepuluh) tahun,
12. J002014017768 21-04-2014 “Sentra Mobil 36
Bekas” sampai dengan
21-04-2034
Merek Sudah perpanjang,
“Sentra Mobil 10 (sepuluh) tahun,
13. J002014017763 21-04-2014 35
Bekas ACC dan sampai dengan
Logo (Horisontal)” 21-04-2034
Sudah perpanjang,
14. J002014017761 21-04-2014 Merek 36 10 (sepuluh) tahun,
sampai dengan
100
Page 123
Tanggal Kelas
Etiket Jangka Waktu
No Nomor Pendaftaran Permohonan/ Barang/
Cipta/Merek Berlakunya
Penerimaan Jasa
“Sentra Mobil 21-04-2034
Bekas ACC dan
Logo (Horisontal)”
Merek Sudah perpanjang,
“Sentra Mobil 10 (sepuluh) tahun,
15. J002014017760 21-04-2014 35
Bekas ACC dan sampai dengan
Logo (Vertical)” 21-04-2034
Merek Sudah perpanjang,
“Sentra Mobil 10 (sepuluh) tahun,
16. J002014017769 21-04-2014 36
Bekas ACC dan sampai dengan
Logo (Vertical)” 21-04-2034
Merek Sudah perpanjang,
“Baiknya di ACC 10 (sepuluh) tahun,
17. J002014033667 17-07-2014 35
Memberi sampai dengan
Kemudahan!” 17-07-2034
Merek Sudah perpanjang,
“Baiknya di ACC 10 (sepuluh) tahun,
18. J002014033666 17-07-2014 36
Memberi sampai dengan
Kemudahan!” 17-07-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek “ACC
19. DID2024001921 09-01-2024 9 sampai dengan
DANAKU”
09-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek “ACC
20. DID2024002127 09-01-2024 18 sampai dengan
DANAKU”
09-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek “ACC
21. DID2024002289 10-01-2024 25 sampai dengan
DANAKU”
10-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek “ACC
22. JID2024002366 10-01-2024 35 sampai dengan
DANAKU”
10-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek “ACC
23. JID2024002592 10-01-2024 36 sampai dengan
DANAKU”
10-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek
24. DID2024000823 05-01-24 9 sampai dengan
“ACC&AKU”
05-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek
25. DID2024000840 11-01-24 16 sampai dengan
“ACC&AKU”
11-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek
26. DID2024001029 12-01-24 18 sampai dengan
“ACC&AKU”
12-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek
27. DID2024001082 05-01-24 25 sampai dengan
“ACC&AKU”
05-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek
28. JID2024001499 08-01-24 35 sampai dengan
“ACC&AKU”
08-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
29. JID2024001640 08-01-24 Merek 36 sampai dengan
“ACC&AKU”
08-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek “ACC dan
30. DID2024000823 05-01-24 AKU” 9 sampai dengan
05-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek “ACC dan
31. DID2024002817 05-01-24 AKU” 16 sampai dengan
05-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek “ACC dan
32. DID2024002966 05-01-24 18 sampai dengan
AKU” 05-01-2034
Merek “ACC dan 10 (sepuluh) tahun,
33. DID2024003058 05-01-24 25
AKU” sampai dengan
101
Page 124
Tanggal Kelas
Etiket Jangka Waktu
No Nomor Pendaftaran Permohonan/ Barang/
Cipta/Merek Berlakunya
Penerimaan Jasa
05-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek “ACC dan
34. JID2024001499 08-01-24 35 sampai dengan
AKU”
08-01-2034
10 (sepuluh) tahun,
Merek “ACC dan
35. JID2024003525 08-01-24 36 sampai dengan
AKU”
08-01-2034
5. PEMASARAN
Perseroan memiliki strategi pengembangan bisnis/pemasaran melalui:
1. Pengembangan program -program Customer Relationship Management untuk meningkatkan loyalitas
pelanggan.
2. Pengembangan strategi untuk meningkatkan penetrasi pasar pada industri pembiayaan mobil baru dan mobil
bekas.
3. Pengembangan produk dan bisnis baru melalui offline dan digital channel.
4. Kolaborasi dengan Grup Astra untuk memberikan produk dan pelayanan lengkap bagi pelanggan, termasuk
dalam kolaborasi ini adalah pengembangan produk berbasis fee melalui pemasaran produk jasa keuangan
yang lebih luas.
Selain itu, strategi yang digunakan Perusahaan juga diantaranya dengan mengupayakan strategi pemasaran yang
bersifat responsif terhadap sejumlah tantangan serta peluang yang tersedia, di samping secara optimal
melaksanakan pengembangan pemanfaatan teknologi berbasis digital dan perangkat pintar, Perusahaan juga
mendukung program pemerintah yaitu penyaluran pembiayaan terhadap kendaraan Electric Vehicle.
6. JARINGAN KERJA
Sebagai perusahaan pembiayaan yang terutama membidik segmen retail atau perorangan sebagai target usaha,
Perseroan berupaya untuk terus mengembangkan jaringan usaha dan meningkatkan kualitas layanan. Sampai
dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perseroan telah memiliki 76 kantor cabang yang tersebar di seluruh
wilayah Indonesia.
Adapun perkembangan jaringan usaha Perseroan dari 31 Desember 2024 sampai dengan 2023 dalam tabel
sebagai berikut:
31 Desember
Uraian
2024 2023
Kantor Cabang 76 76
Jumlah Jaringan Usaha 76 76
7. PROSPEK USAHA
Selama empat tahun terakhir, industri kendaraan bermotor di Indonesia berkembang sangat pesat yang
disebabkan oleh faktor-faktor antara lain:
• Kondisi politik yang kondusif
• Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sangat baik
• Munculnya kelas menengah dengan jumlah yang massif
• Banyaknya produk-produk baru dengan harga relatif terjangkau
• Kondisi transportasi publik di Indonesia yang masih belum memadai
• Dukungan regulator untuk menunjang perkembangan sektor multifinance
Pertumbuhan produksi mobil nasional untuk tahun 2023 sampai 2024 dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Produksi Mobil Nasional 2024 2023
Unit 865.723 1.005.802
Pertumbuhan (%) (13,9) (4,0)
Sumber: Gaikindo (2024)
102
Page 125
Berikut tabel produksi mobil domestik di Indonesia untuk tahun 2023 hingga 2024:
(dalam unit)
Merk Mobil 2024 2023
BMW 4.674 4.362
Daihatsu 163.032 188.000
Honda 94.742 138.967
Hyundai 22.361 35.500
Isuzu 26.379 31.427
Mitsubishi 99.398 108.969
Nissan Diesel 1.377 1.639
Peugeot 27 199
Suzuki 66.809 81.057
Toyota 288.982 336.777
Lain-lain 97.402 78.905
Jumlah 865.723 1.005.802
Sumber : Gaikindo (2024)
Penjualan mobil yang dibiayai oleh bank/lembaga pembiayaan diperkirakan sekitar 63,8% dari seluruh penjualan
mobil di Indonesia. Tingkat suku bunga yang rendah akan menjadi salah satu faktor pendukung dalam
meningkatnya pembiayaan kendaraan bermotor. Hal tersebut memungkinkan juga bagi Perseroan untuk
mendapatkan fasilitas pinjaman dengan biaya yang kompetitif sehingga akan mendukung kegiatan operasional
perusahaan pembiayaan.
*) sumber : Gaikindo (Desember 2024) dan diolah oleh Perseroan (31 Desember 2024)
8. PANGSA PASAR DAN PERSAINGAN USAHA
Perseroan memiliki keunggulan dalam persaingan dengan kompetitor lainnya dalam hal pelayanan konsumen
yang menyeluruh, proses persetujuan pengajuan kredit yang sangat cepat, struktur pembiayaan yang fleksibel,
serta jaringan dealer yang kuat. Hal tersebut bertolak belakang dengan cara-cara berkompetisi konvensional yang
hanya mengandalkan perang bunga seperti pada perusahaan-perusahaan pembiayaan lainnya.
Selain itu, Perseroan juga memiliki kemampuan untuk mengadaptasi beragam skema pendanaan untuk latar
belakang nasabah yang berbeda juga menempatkan Perseroan di posisi yang lebih unggul, dimana pada akhirnya
akan memberikan keyakinan dan kenyamanan bagi nasabah Perseroan dalam mempercayakan pembiayaanya
dengan Perseroan.
Hal-hal tersebut telah mendukung Perseroan untuk dipilih oleh para nasabahnya dalam memberikan pembiayaan
bagi mereka. Tercatat berdasarkan data Gaikindo, produksi mobil baru nasional selama tahun 2024 adalah
sebanyak 865.723 unit (sumber: Gaikindo (Desember 2024)). Astra sendiri menjual 485.054 unit mobil baru atau
56% dari pasar mobil nasional. Porsi kredit nasional atas penjualan mobil baru tersebut menurut perkiraan
Perseroan adalah sebesar 63,3% atau 548.000 unit (terhadap pasar mobil nasional) dan 314.000 unit (terhadap
pasar mobil baru Astra) (sumber: sumber : Gaikindo (Desember 2024) dan diolah oleh Perseroan)). Hal ini
menjadikan Perseroan berperan sangat penting dalam value chain otomotif Tanah Air.
Selain itu, integrasi Perseroan dengan ekosistem jasa keuangan di grup Astra Internation al memberikan
keunggulan kompetitif dalam hal peluang pendanaan bagi merk kendaraan Astra yang ditujukan kepada pelanggan
setianya. Kemampuan untuk mengadaptasi beragam skema pendanaan untuk latar belakang nasabah yang
berbeda juga menempatkan Perseroan di posisi yang lebih unggul, dimana pada akhirnya akan memberikan
keyakinan dan kenyamanan bagi nasabah Perseroan dalam mempercayakan pembiayaannya dengan Perseroan.
9. TINGKAT KESEHATAN PERSEROAN
Berdasarkan peraturan Peraturan OJK Nomor 28/POJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga
Jasa Keuangan Nonbank serta Surat Edaran OJK Nomor 11/SEOJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan
Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah, diatur beberapa kriteria menyangku t tingkat
kesehatan perusahaan pembiayaan yang pada dasarnya mengatur mengenai penilaian atas i) tata kelola
perusahaan yang baik, ii) profil risiko, iii) rentabilitas, dan iv) permodalan. Berikut ini merupakan hasil penilaian
sendiri Tingkat Kesehatan Perseroan untuk tahun 2024:
Peringkat
No Faktor Penilaian
Individual
1 Tata kelola Perusahaan yang baik 1
2 Profil risiko 1
3 Rentabilitas 1
4 Permodalan 1
Peringkat Tingkat Kesehatan 1
103
Page 126
Berdasarkan hasil penilaian sendiri tingkat kesehatan yang dinilai dari indikator: tata kelola perusahaan, profil
risiko, rentabilitas dan permodalan, Perseroan menilai bahwa secara umum kondisi kesehatan perusahaan berada
di peringkat 1 (kategori “rendah”). Hal ini mengindikasikan bahwa Perseroan dinilai ma mpu menghadapi pengaruh
negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.
10. STRATEGI USAHA
Penjualan otomotif Indonesia tahun 2024 mengalami penurunan, disebabkan oleh daya beli masyarakat yang
masih rendah akibat pemulihan ekonomi yang belum merata. Hal ini menyebabkan stagnasi pertumbuhan industri
otomotif dan persaingan yang semakin ketat. Faktor-faktor seperti kenaikan suku bunga, inflasi tinggi, dan
ketidakpastian ekonomi global turut menekan daya beli masyarakat. Kon disi ini secara langsung berdampak pada
sektor pembiayaan, di mana Perseroan menghadapi tantangan eksternal yang signifikan. Di tengah era digital
yang menjanjikan peluang besar, persaingan semakin ketat akibat kehadiran berbagai perusahaan multifinance
berbasis bank yang gencar melakukan inovasi digital. Namun, dengan semakin terbiasanya masyarakat terhadap
transaksi keuangan digital, Perseroan memiliki potensi besar untuk mengembangkan layanan pembiayaan
berbasis digital dan memperluas pangsa pasar.
Dari sisi internal, rencana memperluas jaringan serta memaksimalkan kinerja aplikasi digital mobile yang didukung
dengan teknologi informasi & manajemen risiko yang baik merupakan kekuatan Perseroan yang dapat digunakan
untuk menghadapi persaingan usaha. Perseroan telah melakukan beberapa inisiatif bisnis digital seperti
pengembangan berkelanjutan atas website eksternal untuk pelanggan, yakni ACC ONE, serta aplikasi internal
Perseroan yaitu ACC ME untuk meningkatkan kinerja operasional melalui percepatan analis a kredit dan pemberian
keputusan kredit. Selain itu, potensi database pelanggan yang besar dapat dijadikan modal untuk program loyalitas
dan retensi pelanggan dengan peluang pengembangan CRM (Customer Relationship Management). Di tahun
2025 Perseroan juga akan melakukan berbagai inisiatif dalam rangka meningkatkan kompeten si dan kinerja
Sumber Daya Manusia melalui program -program pelatihan, pendidikan, dan pengembangan menyesuaikan
dengan kebutuhan di era digital.
Kebijakan Manajemen
Dalam merumuskan kebijakan manajemen, Perseroan menggunakan pendekatan tiga pilar 3 P yaitu Product
Excellence, People Excellence dan Process & Facility Excellence dengan tetap berpedoman pada filosofi
Perseroan yaitu misi, visi dan nilai-nilai Perseroan. Kebijakan manajemen yang disusun ini sesuai dengan arah
kebijakan Strenghtening collaboration for sustainable growth serta untuk mencapai tujuan Perseroan.
Goal 2025
NPAT IDR 2,2 Tn
dfsasadsadsadfdfsfsdsdsdB
iobioBio
Gambar 1. ASF Strategy Building Blocks
1. Product Excellence
1. Meningkatkan pemanfaatan database pelanggan secara optimal. Perseroan fokus untuk meningkatkan
pemanfaatan database pelanggan secara optimal sehingga diharapkan memberikan kontribusi
pertumbuhan bisnis Perseroan terutama untuk Pembiayaan Multiguna.
2. Mengelola portofolio pembiayaan mobil baru dan mobil bekas dengan mempertahankan pertumbuhan dan
pangsa pasar pembiayaan mobil baru melalui paket pembiayaan yang menarik, proses yang cepat dan
104
Page 127
berbagai program kerjasama dengan dealer rekanan. Perseroan juga akan meningkatkan portofolio
pembiayaan mobil bekas dengan tetap mengedepankan prinsip kehati -hatian dan pelayanan terbaik bagi
dealer dan pelanggan.
b. People Excellence
1. Melakukan penguatan budaya perusahaan dan memastikan kesiapan Sumber Daya Manusia. Program
values rejuvenation Perseroan yang sudah dimulai sejak tahun 2013 akan terus dilanjutkan. Di tahun 2016
telah diluncurkan “ACC Way”, budaya kerja dalam menyelesaikan permasalahan secara tuntas dengan
fokus pada communication dan problem solving. Di tahun 2019 Perseroa n akan tetap melanjutkan
internalisasi “ACC Way” kepada seluruh karyawan sebagai alat kerja yang diturunkan dari 12 perilaku kunci
budaya perusahaan.
c. Process & Facility Excellence
1. Mengembangkan inisiatif baru pada pembiayaan yang berbasis digital dalam ha l akuisisi dan retensi bisnis
perseroan. Perseroan akan terus mengembangkan inisiatif baru di bidang digital, salah satunya adalah
mengembangkan aplikasi mobile bagi karyawan & customer untuk memudahkan proses pembiayaan.
2. Melakukan perbaikan proses Operasional, Risk Management dan pengelolaan piutang. Perbaikan kualitas
piutang dilakukan dengan penguatan fungsi pengelolaan piutang serta pemanfaatan teknologi informasi
seperti Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) untuk memperkuat analisa calon debitur. Selain itu
dilakukan penerapan manajemen risiko yang baik dengan fokus portfolio management booking.
11. INFORMASI TRANSAKSI DENGAN PIHAK TERAFILIASI
Dalam menjalankan kegiatan normal, Perseroan melakukan transaksi dengan pihak-pihak terafiliasi. Pihak-pihak
berelasi dan sifat hubungan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
• PT Astra International Tbk. (AI)
Perseroan dikendalikan oleh AI, induk perusahaan yang berdomisili di Indonesia. Pemegang saham terbesar
AI adalah Jardine Cycle & Carriage, perusahaan yang berdomisili di Singapura. Jardine Cycle and Carriage
adalah anak perusahaan dari Jardine Matheson Holdings Limited, perusahaan yang berdomisili di Bermuda.
AI merupakan pemegang saham dari Perseroan, kepemilikan AI di Perseroan sebesar 46,875%. AI juga
merupakan salah satu penyalur kendaraan dalam pembiayaan konsumen yang dibiayai Perseroan.
• PT Sedaya Multi Investama (SMI)
SMI, anak perusahaan AI, merupakan pemegang saham Perseroan. SMI merupakan Perseroan holding dari
PT Asuransi Astra Buana yang merupakan anak perusahaan AI. Kepemilikan SMI di Perseroan adalah sebesar
25%. SMI menyediakan jasa manajemen kepada Perseroan.
• PT Garda Era Sedaya (GES)
GES, anak perusahaan AI, merupakan pemegang saham Perseroan. Kepemilikan GES di Perseroan sebesar
28,125%.
• PT Asuransi Astra Buana (AAB)
SMI merupakan pemegang saham pengendali dari AAB, entitas anak dari AI. Sesuai dengan perjanjian
kerjasama Perseroan dengan AAB, Perseroan melakukan penutupan asuransi melalui AAB atas kendaraan
bermotor yang dibiayai. Perseroan juga mengasuransikan aset tetapnya melalui AAB.
• PT Sedaya Pratama (SP)
AI merupakan pemegang saham pengendali SP. Perseroan mengadakan perjanjian sewa menyewa untuk
gedung kantor pusat dan cabang-cabang dengan SP. Perseroan juga menyewa perangkat lunak dan keras
komputer untuk pemrosesan data keuangan. Penentuan harga sewa gedung dilakukan dengan survei harga
sewa pasar Gedung sejenis pada lokasi yang dekat dengan gedung SP dan sesuai dengan kesepakatan antara
Kedua belah pihak. Perseroan juga mengadakan perjanjian sewa pembiayaan untuk pembelian aset properti.
• PT Stacomitra Graha (SG)
SG dikendalikan oleh SP. Perseroan mengadakan perjanjian pembiayaan sewa menyewa dan jasa manajemen
dengan SG. Penentuan harga dan tarif sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak.
• Dana Pensiun Astra (DPA)
DPA didirikan oleh AI untuk menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti (DPA 1) dan iuran pasti (DPA
2).
• PT Astra Auto Finance (AAF)
AAF merupakan entitas asosiasi Perseroan. Perseroan memiliki 25% saham di AAF. Perseroan memiliki
perjanjian sewa guna usaha untuk kendaraan dengan AAF.
105
Page 128
• PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life)
AI merupakan pemegang saham pengendali terhadap Astra Life. Perseroan melakukan perjanji an dengan
Astra Life untuk asuransi perlindungan kredit atas piutang pembiayaan.
• PT United Tractors. Tbk. (UT)
AI merupakan pemegang saham utama UT. Perseroan mempunyai pinjaman dari UT.
• PT Pratama Sadya Sadana (PSS)
PSS dikendalikan oleh SP. PSS merupakan salah satu penyalur kendaraan dalam pembiayaan konsumen
yang dibiayai oleh Perseroan.
• PT Bank Jasa Jakarta (BJJ)
BJJ dikendalikan oleh SMI. Perseroan memiliki rekening bank di BJJ dan perjanjian pembiayaan bersama
dengan BJJ.
• PT Serasi Autoraya
AI merupakan pemegang saham utama PT Serasi Autoraya. Perseroan mempunyai transaksi sewa dengan
PT Serasi Autoraya.
• PT Astra Mitra Ventura (AMV)
AI merupakan pemegang saham AMV. Perseroan melakukan perjanjian dengan AMV untuk pembiayaan modal
kerja usaha produktif.
• Personil manajemen kunci
Personil manajemen kunci adalah orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Perseroan, secara langsung atau tidak langsung.
Personil manajemen kunci Perseroan adalah Direksi dan Komisaris Perseroan
• Lain-lain
Dalam menjalankan usahanya, Perseroan melakukan transaksi normal dalam usaha seharihari dengan entitas
asosiasi seperti PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance, PT Cipta Sedaya Digital Indonesia, PT Astra Auto
Finance, dan PT Pratama Sadya Sadana. Entitas - entitas di atas mempunyai sebagian anggota manajemen
kunci atau pemegang saham utama yang sama dengan Perseroan.
Transaksi dengan pihak-pihak terafiliasi pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
A. Aset
(dalam miliaran Rupiah, atau dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Kas dan setara kas
- PT Bank Jasa Jakarta 47 25
Piutang pembiayaan konsumen – bersih
- Personil manajemen kunci 2 2
Investasi bersih dalam sewa pembiayaan – bersih
- PT Stacomitra Graha 4 7
Tagihan pembiayaan anjak piutang – bersih
- PT Astra Mitra Ventura 72 37
Beban dibayar dimuka – bersih
- PT Sedaya Pratama 8 6
Piutang lain-lain
- PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance 35 -
- PT Astra Auto Finance 11 -
- Piutang dari karyawan 1 2
47 2
Investasi pada entitas asosiasi 378 367
Jumlah aset dengan pihak berelasi 558 409
Persentase terhadap jumlah aset 1,36% 1,03%
106
Page 129
B. Liabilitas
(dalam miliaran Rupiah, atau dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pinjaman
- PT United Tractors Tbk 221 296
Utang penyalur kendaraan
- PT United Tractors Tbk 16 -
- PT Astra International Tbk 52 -
68 -
Utang lain-lain
Utang premi asuransi
- PT Asuransi Astra Buana 53 67
- PT Asuransi Jiwa Astra 7 5
60 72
Pembiayaan bersama without recourse
- PT Bank Jasa Jakarta 10 3
Lain – lain
- PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance - 10
- PT Astra Auto Finance - 7
- PT Astra Mitra Venture 1 -
1 17
71 92
Jumlah liabilitas dengan pihak berelasi 360 388
Persentase terhadap jumlah liabilitas 1.17% 1.27%
C. Pendapatan
(dalam miliaran Rupiah, atau dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pendapatan
Pendapatan pembiayaan konsumen
- Personil manajemen kunci 1 1
Pendapatan sewa pembiayaan
- PT Stacomitra Graha 1 1
Bagian laba bersih entitas asosiasi 28 40
Jumlah pendapatan dengan pihak berelasi 30 42
Persentase terhadap jumlah pendapatan 0,44% 0,63%
Beban
(dalam miliaran Rupiah, atau dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Beban usaha
Sewa
- PT Sedaya Pratama 44 44
- PT Stacomitra Graha 20 12
- PT Serasi Autoraya 10 15
Gaji dan tunjangan Direksi dan Komisaris 41 37
Dana Pensiun Astra 13 11
Jasa tenaga ahli
- PT Cipta Sedaya Digital Indonesia 25 25
- PT Sedaya Multi Investama 15 17
Asuransi
- PT Asuransi Astra Buana 1 2
107
Page 130
(dalam miliaran Rupiah, atau dinyatakan lain)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Jumlah beban dengan pihak berelasi 169 163
Persentase terhadap jumlah beban 3,95% 3,81%
12. KECENDERUNGAN, KETIDAKPASTIAN, PERMINTAAN, KOMITMEN YANG MEMPENGARUHI
KEGIATAN USAHA DAN PROSPEK KEUANGAN PERSEROAN
Sampai dengan Prospektus ini diterbtikan tidak ada kecenderungan yang signifikan dalam produksi, penjualan,
persediaan, beban, dan harga penjualan sejak tahun buku terakhir yang mempengaruhi kegiatan usaha dan
prospek keuangan Perseroan.
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan tidak ada kecenderungan, ketidakpastian, permintaan, komitmen, atau
peristiwa yang dapat diketahui yang dapat mempengaruhi secara signifikan penjualan bersih atau pendapatan
usaha, pendapatan dari operasi berjalan, profitabilitas, likuiditas atau sumber modal, atau peristiwa yang akan
menyebabkan informasi keuangan yang dilaporkan tidak d apat dijadikan indikasi atas hasil operasi atau kondisi
keuangan masa datang.
13. KEBIJAKAN RISET DAN PENGEMBANGAN PERSEROAN
Perseroan selama beberapa tahun terakhir fokus melakukan Digital Business Transformation dan Digital Business
Optimization. Tujuan dari Digital Business Transformation adalah digitalisasi sebagai business channel dan juga
sebagai sarana untuk customer engagement & experience yang diwujudkan dalam produk aplikasi acc.one bagi
pelanggan. Selanjutnya tujuan Digital Business Optimization adalah digitalisasi untuk alat kerja dan juga untuk
meningkatkan produktivitas karyawan yang diwujudkan dengan produk ACCME sebagai aplikasi kerja untuk
internal.
Untuk tahun 2025, Perseroan telah menyusun rencana p engembangan informasi teknologi lebih lanjut dengan
rincian sebagai berikut:
1. Peningkatan layanan yang berkesinambungan kepada pelanggan secara digital melalui platform interface
pelanggan yang utama yaitu ACC ONE dengan solusi yang mudah dan cepat untuk kebutuhan finansial dan
layanan pembiayaan.
2. Ekspansi B2B Partnership dengan mengedepankan platform digital antara partner financial dan otomotif untuk
meningkatkan pelayanan pelanggan.
3. Peningkatan produktivitas dan efisiensi waktu kerja dengan memperkuat sek tor-sektor operasional melalui
transformasi dan digitalisasi proses di bawah platform ACCME.
14. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SEHUBUNGAN DENGAN MODAL KERJA YANG
MENIMBULKAN RISIKO KHUSUS
Tidak terdapat Kegiatan usaha Perseroan sehubungan dengan modal kerja yang menimbulkan risiko khusus.
Tidak terdapat ketergantungan Perseroan terhadap kontrak industrial, komersial, atau keuangan, termasuk kontrak
dengan pemerintah.
108
Page 131
IX. PERPAJAKAN
Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Oleh Pemegang Obligasi
Pajak Penghasilan atas Bunga Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi diperhitungkan dan
diperlakukan sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.91 tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang Pajak
Penghasilan Atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi. Obligasi penghasilan berupa bunga obligasi yang diterima
atau diperoleh bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan
yang bersifat final sebesar 10% (sepuluh persen) dari dasar pengenaan pajak penghasilan, yaitu:
a. sebesar jumlah bruto sesuai dengan masa kepemilikan obligasi, untuk bunga dari obligasi dengan kupon,
b. sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, tidak termasuk bunga
berjalan, untuk diskonto dari obligasi dengan kupon,
c. sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, untuk diskonto dari obligasi
tanpa bunga.
d. Dalam hal terdapat diskonto negatif atau rugi pada saat penjualan obligasi dengan kupon, diskonto negatif
atau rugi tersebut dapat diperhitungkan dengan dasar pengenaan pajak penghasilan atas bunga obligasi
berjalan.
Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga atau diskonto obligasi yang diterima atau
diperoleh Wajib Pajak:
(i) Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia;
(ii) Dana Pensiun yang pendirian/pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan dan memenuhi
persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang
Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang No. 36 Tahun
2008 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan;
Pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final ini dilakukan oleh:
a. Penerbit obligasi atau kustodian selaku agen pembayaran yang ditunjuk, atas bunga dan/atau diskonto yang
diterima pemegang obligasi dengan kupon pada saat jatuh tempo bunga obligasi dan diskonto yang diterima
pemegang obligasi tanpa bunga pada saat jatuh tempo obligasi; dan
b. Perusahaan Efek, dealer atau bank, selaku pedagang perantara, atas bunga dan/atau diskonto yang diterima
atau diperoleh penjual obligasi pada saat transaksi; dan/atau
c. Perusahaan Efek, dealer, bank, dana pensiun dan reksadana, selaku pembeli obligasi langsung tanpa melalui
perantara, atas bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh penjual obligasi pada saat
transaksi.
Pada tanggal 2 Februari 2021, dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 111 dan Pasal 185 huruf b Undang-
Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Pemerintah menetapkan dan memberlakukan Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia No. 9 tahun 2021 tentang Perlakuan Perpajakan untuk Mendukung Kemudahan
Berusaha (“PP No. 9/2021”). Berdasarkan PP No. 9/2021, tarif pemotongan pajak atas penghasilan bunga obligasi
yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak luar negeri selain BUT dan Wajib Pajak luar negeri BUT adalah sebesar
10%. Bunga obligasi termasuk bunga obligasi dengan kupon, diskonto obligasi dengan kupon dan diskonto obligasi
tanpa bunga. Tarif pemotongan pajak berlaku setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak berlakunya PP No. 9/2021.
Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perseroan
Sebagai Wajib Pajak. Perseroan telah memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan perundang-undangan dan
peraturan perpajakan yang berlaku. Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan. Perseroan tidak memiliki
tunggakan pajak.
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, tidak ada fasilitas khusus yang diperoleh Perseroan sehubungan
dengan Perpajakan.
CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI
DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI
PEMBELIAN. PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM
INI.
109
Page 132
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum di dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi No. 37 tanggal 18 Maret 2025 yang dibuat dihadapan Esther Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn, Notaris
di Jakarta, para Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk
menawarkan kepada masyarakat Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 yang
dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah).
Susunan dan jumlah porsi serta persentase penjaminan dari Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang dijamin
secara kesanggupan penuh (full commitment) adalah sebagai berikut:
(dalam Rupiah, atau dinyatakan lain)
Jumlah Penjaminan
No. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Total (%)
Seri A Seri B
1 PT BRI Danareksa Sekuritas 25.550.000.000 160.010.000.000 185.560.000.000 18,56
2 PT Indo Premier Sekuritas 142.110.000.000 110.000.000.000 252.110.000.000 25,21
3 PT Mandiri Sekuritas 3.000.000.000 120.000.000.000 123.000.000.000 12,30
4 PT Mega Capital Sekuritas 226.820.000.000 80.000.000.000 306.820.000.000 30,68
5 PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. 92.500.000.000 40.010.000.000 132.510.000.000 13,25
Total 489.980.000.000 510.020.000.000 1.000.000.000.000 100,00
Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi telah sepakat untuk
melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan IX.A.7.
Berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas
Obligasi ini adalah PT Indo Premier Sekuritas.
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan tegas menyatakan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.
Metode Penentuan Tingkat Kupon Obligasi
Tingkat Bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dengan mempertimbangkan faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran awal
(bookbuilding), kondisi pasar, benchmark kepada Obligasi Pemerintah yang disesuaikan dengan waktu jatuh
tempo masing-masing seri Obligasi, serta risk premium yang disesuaikan dengan masing-masing pemeringkatan
Obligasi.
110
Page 133
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
1. Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum ini adalah sebagai
berikut:
Konsultan Hukum : Thamrin & Rekan Law Firm (TR & Co)
Menara Kuningan Lantai 9 & 12
Jl. HR. Rasuna Said Blok X-7, Kav-5
Jakarta Selatan 12940
No. STTD : STTD.KH-107/PJ-1/PM.02/2023 tertanggal 15 Mei 2023
atas nama Iswira Laksana, S.H., M.Si.
Keanggotaan : Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal No. 99012 atas
Asosiasi nama Iswira Laksana, S.H., M.Si.
Pedoman : Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal yang
Kerja dikeluarkan oleh Himpunan Konsultan Hukum Pasar
Modal (HKHPM) berdasarkan Surat Keputusan Himpunan
Konsultan Hukum Pasar Modal
No. KEP.03/HKHPM/XI/2021 tanggal 10 November 2021
Tentang Perubahan Keputusan Himpunan Konsultan
Hukum Pasar Modal No. KEP.02/HKHPM/VIII/2018
Tentang Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal,
yang berlaku efektif sejak tanggal 10 November 2021
Surat : Surat PT Astra Sedaya Finance No.: 05/ASF-
Penunjukan Trea/PUBVII-1/2025 tanggal 27 Februari 2025
Tugas Pokok : Melakukan uji tuntas dari segi hukum atas fakta mengenai
Perseroan dan keterangan lain sebagaimana disampaikan
oleh Perseroan yang berhubungan dengan Penawaran
Umum ini. Hasil uji tuntas dari segi hukum, telah dimuat
dalam Laporan Uji Tuntas dari Segi Hukum yang menjadi
dasar dari Pendapat dari Segi Hukum yang diberikan
secara objektif dan mandiri. Tugas dan fungsi Konsultan
Hukum yang diuraikan di sini adalah sesuai dengan
Standar Profesi dan Peraturan Pasar Modal yang berlaku.
Kantor Akuntan : KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC)
Publik (KAP)
Gedung WTC 3,
Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 29-31,
Kuningan, Karet, Setiabudi,
Jakarta Selatan 12920
No. STTD : STTD.AP-590/PM.2/2018 tertanggal 28 Agustus 2018
atas nama Tjhin Silawati.
Nama Rekan : Tjhin Silawati, S.E.
Keanggotaan : Ikatan Akuntan Publik Indonesia No.AP 1123
Asosiasi
Pedoman : Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
Kerja Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP).
Surat : Surat PT Astra Sedaya Finance No.: 01/ASF-
Penunjukan Trea/PUBVII-1/2025 tanggal 27 Februari 2025
Tugas Pokok : Tugas pokok akuntan publik adalah untuk melaksanakan
audit berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh
IAPI. Standar tersebut mengharuskan akuntan publik
untuk mematuhi ketentuan etika serta merencanakan dan
111
Page 134
melaksanakan audit untuk memperoleh keyakinan
memadai tentang apakah laporan keuangan bebas dari
kesalahan penyajian material.
Suatu audit melibatkan pelaksanaan prosedur untuk
memperoleh bukti audit tentang angka-angka dan
pengungkapan dalam laporan keuangan. Prosedur yang
dipilih bergantung pada pertimbangan akuntan publik,
termasuk penilaian atas risiko kesalahan penyajian
material dalam laporan keuangan, baik yang disebabkan
oleh kecurangan maupun kesalahan. Dalam melakukan
penilaian risiko tersebut, akuntan publik
mempertimbangkan pengendalian internal yang relevan
dengan penyusunan dan penyajian wajar laporan
keuangan untuk merancang prosedur audit yang tepat
sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian
internal entitas. Suatu audit juga mencakup
pengevaluasian atas ketepatan kebijakan akuntansi yang
digunakan dan kewajaran estimasi akuntansi yang dibuat
oleh manajemen, serta pengevaluasian atas penyajian
laporan keuangan secara keseluruhan.
Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Gedung BRI II Lantai 6
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46
Jakarta 10210
No. STTD : Badan Pengawas Pasar Modal: 08/STTD-WA/PM/1996
tanggal 11 Juni 1996.
Keanggotaan : Asosiasi Wali Amanat Indonesia (AWAI):
Asosiasi AWAI/03/12/2008 tanggal 17 Desember 2008.
Pedoman : Mengikuti ketentuan yang diatur dalam Perjanjian
Kerja Perwaliamanatan dan Undang-undang Pasar Modal serta
peraturan yang berkaitan dengan tugas Wali Amanat
.
Surat : Surat PT Astra Sedaya Finance No.:03/ASF-Trea/PUBVII-
Penunjukan 1/2025 tanggal 27 Februari 2025
Tugas Pokok : Mewakili kepentingan pemegang Obligasi baik di dalam
maupun di luar pengadilan dalam melakukan tindakan
hukum yang berkaitan dengan hak dan kewajiban
Pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat Emisi,
dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang
tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan serta
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
berlaku di Negara Republik Indonesia khususnya
peraturan di bidang Pasar Modal dan ketentuan/peraturan
KSEI mengenai Obligasi.
Sesuai dengan POJK No.19/2020 Tentang Hubungan
Kredit dan Penjaminan Antara Wali Amanat Dengan
Perseroan, Wali Amanat menyatakan tidak :
(i) Mempunyai hubungan Kredit dengan Perseroan
dalam jumlah lebih dari 25% (dua puluh lima persen)
dari jumlah Efek yang bersifat utang; dan/atau
(ii) Merangkap menjadi penanggung, dan/atau pemberi
agunan dalam penerbitan Efek bersifat utang,
dan/atau kewajiban Perseroan dan menjadi Wali
Amanat dari pemegang Efek yang diterbitkan oleh
Perseroan.
112
Page 135
Notaris Esther Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn
Jl Cideng Timur No 31, Jakarta Pusat.
No. STTD : STTD.N-261/PM.223/2021 tertanggal 16 Februari 2021
atas nama Esther Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn
Surat : Surat PT Astra Sedaya Finance No.:02/ASF-Trea/PUBVII-
Penunjukan 1/2025 tanggal 27 Februari 2025
Tugas Pokok : Ruang lingkup tugas Notaris dalam Penawaran Umum ini
adalah menyiapkan dan membuat akta-akta dalam rangka
Penawaran Umum, antara lain membuat Perjanjian
Perwaliamanatan antara Perseroan dengan Wali Amanat
dan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi antara
Perseroan dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
dan Penjamin Emisi Obligasi, dengan berpedoman pada
Peraturan Jabatan Notaris dan Kode etik Notaris.
:
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang terlibat dalam Penawaran Umum Obligasi ini tidak mempunyai
hubungan afiliasi dengan Perseroan sebagaimana definisi hubungan Afiliasi dalam UUP2SK.
2. Perusahaan Pemeringkat Efek
Pemeringkat Efek PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Equity Tower, 30th Floor Sudirman Central Business District,
Jl. Jend. Sudirman kav 52-53 Lot. 9, Senayan, Kec. Kby. Baru,
Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12190
Izin Usaha : Keputusan Ketua BAPEPAM Nomor : Kep-39/PM-PI/1994
tentang Pemberian Izin Usaha di Bidang Penasihat
Investasi PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
tanggal 13 Agustus 1994
Surat : Surat PT Astra Sedaya Finance No.:04/ASF-Trea/PUBVII-
Penunjukan 1/2025 tanggal 27 Februari 2025
Tugas Pokok : Ruang lingkup tugas Pefindo sebagai Perusahaan
Pemeringkat Efek adalah melakukan pemeringkatan atas
Obligasi setelah secara seksama mempertimbangkan
seluruh data dan informasi yang relevan, akurat dan dapat
dipercaya serta melakukan kaji ulang secara berkala
terhadap hasil pemeringkatan sepanjang disyaratkan oleh
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pefindo
juga wajib menyelesaikan kaji ulang terhadap hasil
pemeringkatan yang telah dipublikasikan dalam hal
terdapat fakta material atau kejadian penting yang dapat
mempengaruhi hasil pemeringkatan yang telah
dipublikasikan, paling lama 7 (tujuh) Hari Kerja sejak
diketahuinya fakta material atau kejadian penting dan
mengeluarkan peringkat baru apabila terjadi perubahan
peringkat dari proses kaji ulang.
113
Page 136
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. ( “BRI”) bertindak sebagai
Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi
sebagaimana ditetapkan dalam UUPM.
BRI dalam penerbitan Obligasi ini bertindak sebagai Wali Amanat dan telah terdaftar di Bapepam dan LK dengan
No. 08/STTD-WA/PM/1996 tanggal 11 Juni 1996. Sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini telah dibuat
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi antara Perseroan dengan BRI.
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 19/2020 dan yang mana telah tercantum pada Surat No.B.145 -
INV/TCS/TCB/03/2025 tanggal 17 Maret 2025 Wali Amanat menyatakan:
• Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan;
• Tidak memiliki hubungan kredit dengan Perseroan melebihi 25% (dua puluh lima perseratus) dari jumlah
Obligasi yang diwaliamanati;
• Tidak merangkap menjadi penanggung dan/atau pemberi agunan dan menjadi Wali Amanat dalam penerbitan
Obligasi; dan
• Tidak menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat
selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan, berdasarkan pertimbangan Wali Amanat,
sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada pemegang efek bersifat utang.
BRI sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan/uji tuntas (due diligence) terhadap Perseroan, dengan
Surat Pernyataan No.B.144-INV/TCS/TCB/03/2025 tanggal 17 Maret 2025 sebagaimana diatur Peraturan OJK
No. 20.
1. UMUM
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (selanjutnya disebut “BRI”) didirikan dan mulai beroperasi secara
komersial pada tanggal 18 Desember 1968 berdasarkan Undang-undang No. 21 Tahun 1968. Pada tanggal
29 April 1992, berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (“Pemerintah”) No. 21 Tahun 1992, bentuk
badan hukum BRI diubah menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Pengalihan BRI menjadi Persero
didokumentasikan dengan akta No. 133 tanggal 31 Juli 1992 Notaris Muhani Salim, S.H. dan telah disahkan oleh
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-6584.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus
1992, serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 73, Tambahan No. 3A tanggal 11 September
1992. Anggaran Dasar BRI kemudian diubah dengan Akta No. 7 tanggal 4 September 1998 Notaris Imas Fatimah,
S.H., pasal 2 tentang “Jangka Waktu Berdirinya Perseroan” dan pasal 3 tentang “Maksud dan Tujuan serta
Kegiatan Usaha” untuk menyesuaikan dengan ketentuan Undang-undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 1995
tentang “Perseroan Terbatas” dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. C2-24930.HT.01.04.TH.98 tanggal 13 November 1998 dan telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia No. 86, Tambahan No. 7216 tanggal 26 Oktober 1999 dan akta No. 7 tanggal 3 Oktober 2003
Notaris Imas Fatimah, S.H., antara lain tentang status perusahaan dan penyesuaian dengan Undang-undang
Pasar Modal dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
Surat Keputusan No. C-23726 HT.01.04.TH.2003 tanggal 6 Oktober 2003 dan telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 88, Tambahan No. 11053 tanggal 4 November 2003
Berdasarkan Surat Keputusan Bank Indonesia No. 5/117/DPwB2/PWPwB24 tanggal 15 Oktober 2003, tentang
“SK Penunjukan BRI sebagai bank umum devisa”, BRI telah ditetapkan sebagai bank devisa melalui Surat Dewan
Moneter No. SEKR/BRI/328 tanggal 25 September 1956.
Berdasarkan akta No. 51 tanggal 26 Mei 2008 Notaris Fathiah Helmi, S.H., telah dilakukan perubahan terhadap
Anggaran Dasar BRI, antara lain untuk penyesuaian dengan ketentuan Undang-undang Republik Indonesia
No. 40 Tahun 2007 tentang “Perseroan Terbatas” dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan (“Bapepam-LK”) (fungsinya sejak 1 Januari 2013 dialihkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)),
No. IX.J.I tentang “Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat
Ekuitas dan Perusahaan Publik”, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-48353.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 6 Agustus 2008 dan
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 68, Tambahan No. 23079 tanggal 25 Agustus 2009.
Selanjutnya, Anggaran Dasar BRI telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir anggaran dasar
BRI sebagaimana termaktub dalam Akta No. 32 tanggal 22 April 2024 dibuat di hadapan Fathiah Helmi. S.H.,
Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham dengan Surat Keputusan
No. AHU-AH.01.03-0092097 Tahun 2024 tanggal 23 April 2024.
114
Page 137
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar BRI, ruang lingkup kegiatan BRI adalah melakukan usaha di bidang
perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki BRI untuk menghasilkan jasa yang bermutu
tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat keuntungan guna meningkatkan nilai perusahaan dengan
menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.
BRI dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia selaku pemegang saham mayoritas.
2. PERMODALAN WALI AMANAT
Berdasarkan Akta No.32 tanggal 22 April 2024, dan dengan susunan kepemilikan saham per tanggal 31 Maret
2025 berdasarkan laporan Biro Administrasi Efek Emiten yaitu PT Datindo Entrycom serta Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.14 tanggal 22 April 2025 dibuat dihadapan Fathiah Helmi,
S.H., Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan datanya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.09-0202153 tanggal 23 April
2025, struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal
Rp50,00 per saham
Keterangan Persentase
Jumlah Saham Jumlah Nilai
(%)
(lembar) Nominal (Rp,00)
Modal Dasar
- Saham Seri A Dwi Warna 1 50 0,00
- Saham Seri B 299.999.999.999 14.999.999.999.950 100,00
Jumlah Modal Dasar 300.000.000.000 15.000.000.000.000 100,00
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Saham Seri A Dwi Warna
Negara Republik Indonesia 1 50 0,00
Saham Seri B
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) 80.610.976.875 4.030.548.843.750 53,19
Pemegang Saham lainnya dengan kepemilikan
70.045.817.728 3.502.290.886.400 46,21
dibawah 5%
Saham Treasuri 902.207.000 45.110.350.000 0,60
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 151.559.001.604 7.577.950.080.200 100,00
Saham Seri B dalam Portepel 148.440.998.396 7.422.049.919.800
3. PENGURUS DAN PENGAWASAN
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Perseroan tanggal 24 Maret 2025 yang dituangkan dalam Akta No.14 tanggal 22 April 2025 adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Kartika Wirjoatmodjo
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen : Parman Nataatmadja*
Komisaris : Awan Nurmawan Nuh
Komisaris : Helvi Yuni Moraza*
Komisaris Independen : Edi Susianto*
Komisaris Independen : Lukmanul Khakim*
Direksi
Direktur Utama : Hery Gunardi*
Wakil Direktur Utama : Agus Noorsanto*
Direktur Human Capital & Compliance : Ahmad Solichin Lutfiyanto
Direktur Operations : Hakim Putratama*
Direktur Corporate Banking : Riko Tasmaya (Riko Adythia)*
Direktur Network dan Retail Funding : Aquarius Rudianto*
Direktur Treasury dan International Banking : Farida Thamrin*
Direktur Micro : Akhmad Purwakajaya*
Direktur Commercial Banking : Alexander Dippo Paris Y S*
Direktur Consumer Banking : Nancy Adistyasari*
Direktur Finance & Strategy : Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari
Direktur Manajemen Risiko : Mucharom*
Direktur Information Technology : Saladin Dharma Nugraha Effendi*
*Efektif setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test).
115
Page 138
4. KEGIATAN USAHA
Selaku Bank Umum, BRI melaksanakan kegiatan usaha perbankan sebagaimana yang tercantum dalam Undang-
Undang No. 7 tahun 1992 berikut perubahannya dalam Undang-Undang No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan.
Dalam rangka mendukung dan mengembangkan kegiatan usahanya, BRI juga melakukan penyertaan pada entitas
anak sebagai berikut:
Persentase
No. Perusahaan Anak Jenis Usaha
Kepemilikan
1. PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) Bank Umum Swasta 86,85%
Nasional
2. BRI Remittance Co. Ltd. Perusahaan Remittance 100,00%
3. PT Asuransi BRI Life Asuransi 54,77%
4. PT BRI Multifinance Indonesia Pembiayaan 99,88%
5. PT BRI Danareksa Sekuritas Sekuritas 67,00%
6. PT BRI Ventura Investama Perusahaan Ventura 99,97%
7. PT BRI Asuransi Indonesia Asuransi 90,00%
8. PT Permodalan Nasiional Madani Pembiayaan 99,99%
9. PT Pegadaian Pembiayaan, Emas, Aneka 99,99%
Jasa
10. PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) Pengelolaan Portofolio 65,00%
Dalam rangka mengembangkan Fee Based Income dan pengembangan Pasar Modal di Indonesia, BRI saat ini
melayani jasa Wali Amanat (Trustee), Agen Pembayaran (Paying Agent), Agen Jaminan (Security Agent), dan
Jasa Kustodian.
a. Jasa Wali Amanat (Trustee)
Efek bersifat Utang yang menggunakan Jasa Wali Amanat BRI selama tahun 2022 – 2024 adalah sebagai berikut:
No. Nama Obligasi/Sukuk Tanggal Emisi
1. Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2022 23 Februari 2022
2. Obligasi Berkelanjutan III Toyota Astra Financial Services Tahap II Tahun 2022 23 Februari 2022
3. Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2022 8 Maret 2022
4. Obligasi Tamaris Hydro I Tahun 2022 8 Maret 2022
5. Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2022 22 Maret 2022
6. Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance Tahap III Tahun 2022 25 Maret 2022
7. Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap II Tahun 2022 8 April 2022
8. Obligasi Berkelanjutan III Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 7 April 2022
9. Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 7 April 2022
10. Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2022 28 April 2022
11. Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2022 10 Juni 2022
12. Obligasi Berkelanjutan I PP Presisi Tahap I Tahun 2022 30 Juni 2022
13. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Mandala Multifinance Tahap II Tahun 2022 6 Juli 2022
14. Obligasi Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap I Tahun 2022 5 Juli 2022
15. Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap I Tahun 2022 5 Juli 2022
16. Obligasi Berkelanjutan I Medikaloka Hermina Tahap II Tahun 202 14 Juli 2022
17. Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap I Tahun 2022 8 Juli 2022
18. Obligasi II Perusahaan Pengelola Aset Tahun 2022 8 Juli 2022
19. Obligasi Berkelanjutan I SPINDO Tahap II Tahun 2022 27 Juli 2022
20. Sukuk Berkelanjutan I SPINDO Tahap II Tahun 2022 27 Juli 2022
21. Obligasi Berkelanjutan IV Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2022 26 Juli 2022
22. Obligasi Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2022 5 Agustus 2022
23. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2022 5 Agustus 2022
24. Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap I Tahun 2022 10 Agustus 2022
25. Obligasi I Hino Finance Indonesia Tahun 2022 9 Agustus 2022
26. Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance Tahap V Tahun 2022 26 Agustus 2022
27. Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap III Tahun 2022 1 September 2022
28. Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap II Tahun 2022 16 September 2022
29. MTN JACCS MPM Finance Indonesia III Tahun 2022 Tahap I 28 September 2022
30. MTN JACCS MPM Finance Indonesia III Tahun 2022 Tahap II 11 Oktober 2022
116
Page 139
No. Nama Obligasi/Sukuk Tanggal Emisi
31. Obligasi Berkelanjutan IV Indosat Tahap I Tahun 2022 26 Oktober 2022
32. Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Indosat Tahap I Tahun 2022 26 Oktober 2022
33. Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance Tahap IV Tahun 2022 28 Oktober 2022
34. MTN I J Resources Asia Pasifik Tahun 2022 1 November 2022
35. Obligasi Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap II Tahun 2022 8 November 2022
36. Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2022 13 Desember 2022
37. MTN I PT Mitra Niaga Madani Tahun 2022 Tahap I 22 Desember 2022
38. Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2022 10 Januari 2023
39. Medium Term Notes (MTN) III PT PNM Venture Capital Tahun 2022 25 Januari 2023
40 Obligasi Berkelanjutan VI Sarana Multigriya Finansial Tahap IV Tahun 2023 22 Februari 2023
41. Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance Tahap V Tahun 2023 24 Februari 2023
42. Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2023 8 Maret 2023
43. Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2023 16 Maret 2023
44. Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 28 Maret 2023
45. Obligasi Berkelanjutan II Spindo Tahap I Tahun 2023 4 April 2023
46. Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Spindo Tahap I Tahun 2023 4 April 2023
49. Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap III Tahun 2023 11 April 2023
50. Obligasi Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap III Tahun 2023 17 Mei 2023
51. Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2023 7 Juni 2023
52. EBAS-SP SMFBRIS01 8 Juni 2023
53. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Mandala Multifinance Tahap III Tahun 2023 22 Juni 2023
54. MTN I PT LEN Industri (Persero) Tahun 2023 Tahap I 22 Juni 2023
55. Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2023 27 Juni 2023
56. Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2023 6 Juli 2023
57. Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023 6 Juli 2023
58. Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023 6 Juli 2023
59. Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2023 11 Juli 2023
60. Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap I Tahun 2023 11 Juli 2023
61. Obligasi II Hino Finance Indonesia Tahun 2023 11 Juli 2023
62. Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap I Tahun 2023 11 Juli 2023
63. Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap III Tahun 2023 4 Agustus 2023
64. Obligasi Berkelanjutan II Spindo Tahap II Tahun 2023 8 Agustus 2023
65. Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Spindo Tahap II Tahun 2023 8 Agustus 2023
66. Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap II Tahun 2023 11 Agustus 2023
67. EBAS-SP SMFBRIS01 26 September 2023
68. Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2023 27 September 2023
69. Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap II Tahun 2023 3 Oktober 2023
70. Obligasi Berkelanjutan I MNC Energy Investments Tahap I Tahun 2023 6 Oktober 2023
71. Sukuk Wakalah Berkelanjutan I MNC Energy Investments Tahap I Tahun 2023 6 Oktober 2023
72. Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap II Tahun 2023 19 Oktober 2023
73. Obligasi Berkelanjutan VII Sarana Multigriya Finansial Tahap II Tahun 2023 20 Oktober 2023
74. Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap II Tahun 2023 25 Oktober 2023
75. Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap II Tahun 2023 16 November 2023
76. Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 22 November 2023
77. MTN INKA Multi Solusi II Tahun 2023 22 November 2023
78. Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2023 19 Januari 2024
79. Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap V Tahun 2024 23 Februari 24
80. Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2024 21 Maret 24
81. Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap III Tahun 2024 2 April 24
82. Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap III Tahun 2024 19 April 24
83. Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap III Tahun 2024 23 April 24
84. Obligasi I Merdeka Battery Materials Tahun 2024 3 April 24
85. Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2024 28 May 24
86. Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap III Tahun 2024 4 Juni 24
87. Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun 2024 20 Juni 24
Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024 dan
88. 21 Juni 24
Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024
89. Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2024 2 Juli 24
90. Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun 2024 2 Juli 24
91. Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024 5 Juli 24
92. Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap I Tahun 2024 5 Juli 24
93. Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap III Tahun 2024 9 Juli 24
117
Page 140
No. Nama Obligasi/Sukuk Tanggal Emisi
94. Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap I Tahun 2024 9 Juli 24
95. Obligasi Terkait Keberlanjutan I SPINDO Tahun 2024 9 Juli 24
96. Obligasi Berkelanjutan I Sumber Global Energy Tahap I Tahun 2024 10 Juli 24
97. Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap VI Tahun 2024 30 Juli 24
98. Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap III Tahun 2024 18 September 24
99. Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap IV Tahun 2024 6 September 24
100. Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2024 2 Oktober 24
101. Obligasi II BUMA Tahun 2024 8 Oktober 24
102 Obligasi II Merdeka Battery Materials Tahun 2024 8 Oktober 24
103. Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap IV Tahun 2024 26 November 24
104. Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024 19 November 24
105. Obligasi Berkelanjutan II Hartadinata Abadi Tahap I Tahun 2024 26 November 24
106. Medium Term Notes (MTN) V PT PNM Venture Capital Tahun 2024 Tahap I 4 Desember 24
107. Obligasi I Sarana Mitra Luas Tahun 2024 10 Desember 24
108. Sukuk Mudharabah Jangka Menengah IV PT PNM Ventura Syariah Tahun 2024 5 Desember 24
109. MTN I PT Mitra Bisnis Madani Tahun 2024 Tahap I 27 Desember 24
110. Obligasi Berkelanjutan V Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2024 24 Desember 24
111. Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap III Tahun 2024 18 September 24
112. Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap IV Tahun 2024 6 September 24
113. Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2024 2 Oktober 24
114. Obligasi II BUMA Tahun 2024 8 Oktober 24
115. Obligasi II Merdeka Battery Materials Tahun 2024 8 Oktober 24
116. Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap IV Tahun 2024 26 November 24
117. Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024 19 November 24
118. Obligasi Berkelanjutan II Hartadinata Abadi Tahap I Tahun 2024 26 November 24
119. Medium Term Notes (MTN) V PT PNM Venture Capital Tahun 2024 Tahap I 4 Desember 24
120. Obligasi I Sarana Mitra Luas Tahun 2024 10 Desember 24
121. Sukuk Mudharabah Jangka Menengah IV PT PNM Ventura Syariah Tahun 2024 5 Desember 24
122. MTN I PT Mitra Bisnis Madani Tahun 2024 Tahap I 27 Desember 24
123. Obligasi Berkelanjutan V Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2024 24 Desember 24
124. Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap III Tahun 2024 18 Desember 24
125 Obligasi I Indonesian Paradise Property Tahun 2025 8 Januari 25
126 Obligasi Berkelanjutan V MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2024 10 Januari 25
127 Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap IV Tahun 2025 13 Februari 25
128 Sukuk Mudharabah Jangka Menengah V PT PNM Ventura Syariah Tahun 2025 14 Februari 25
129 Obligasi Berkelanjutan V Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2025 25 Februari 25
130 Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap V Tahun 2025 28 Februari 25
131 Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap II Tahun 2025 13 Maret 25
132 Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap V Tahun 2025 14 Maret 25
133 Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025 20 Maret 25
134 Medium Term Notes I PT Mitra Prima Lancar Tahun 2025 Tahap I 17 Maret 25
135 Sukuk Ijarah I BUMA Tahun 2025 26 Maret 25
Wali Amanat BRI telah berpartisipasi dalam penerbitan beberapa Obligasi, Sukuk dan Efek Beragun Aset
yang diterbitkan oleh Perseroan. Wali Amanat BRI bertindak sesuai dengan tugas dan kewajibannya
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan peraturan pasar modal lainnya.
b. Jasa Agen Pembayaran (Paying Agent)
Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa berupa layanan pembukaan rekening dan pengadministrasian
rekening sinking fund ataupun transaksi pendistribusian dana pembayaran kupon dan/atau pokok Medium
Term Notes kepada investor dalam penerbitan Efek bersifat Utang.
c. Jasa Agen Jaminan (Security Agent)
Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa penatausahaan atas dokumen jaminan yang terkait dengan
Perjanjian Perwaliamanatan, dokumen pengikatan lainnya serta surat – surat jaminan yang terkait dengan
penerbitan Efek bersifat Utang.
d. Produk dan Jasa Lainnya
Saat ini, BRI juga telah menjalani dan mengembangkan jasa Pasar Modal lainnya, antara lain :
a. Trustee & Paying Agent
b. Bank Kustodian
c. Bank Pembukaan Rekening Dana Nasabah
d. Dana Pensiun Lembaga Keuangan
118
Page 141
5. PERIZINAN BRI
a. Peraturan Pemerintah (PP) No. 21 tahun 1992, tanggal 29 April 1992, perihal status BRI menjadi
Perusahaan Perseroan;
b. Anggaran Dasar BRI No. 113 tanggal 31 Juli 1992 yang dibuat oleh Muhani Salim, SH., Notaris di Jakarta;
c. Surat Tanda Terdaftar dari Bapepam dan LK No.08/STTD-WA/PM/1996, tanggal 11 Juni 1996, perihal
Pemberian Ijin BRI sebagai Wali Amanat;
d. SK Bank Indonesia No. 5/117/DPwB24, tanggal 15 Oktober 2003, perihal Pemberian Ijin BRI sebagai
Bank Devisa;
e. Nomor Induk Berusaha (NIB) BRI No. 8120114132268 tanggal 26 November 2018.
6. TUGAS POKOK WALI AMANAT
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 20/2020, Wali Amanat adalah pihak yang mewakili kepentingan pemegang
efek bersifat utang dan/atau sukuk, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam
Perjanjian Perwaliamanatan serta berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara
Republik Indonesia khususnya peraturan di bidang Pasar Modal.
7. PENUNJUKAN, PENGGANTIAN DAN BERAKHIRNYA TUGAS WALI AMANAT
Berdasarkan Peraturan OJK No. 20/2020, ketentuan mengenai penunjukan, penggantian, dan berakhirnya tugas
Wali Amanat, paling sedikit memuat hal-hal sebagai berikut:
a. Penunjukan Wali Amanat untuk pertama kalinya dilakukan oleh Perseroan;
b. Penggantian Wali Amanat dilakukan karena sebab-sebab sebagai berikut:
- Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
- Izin usaha Bank Umum sebagai Wali Amanat dicabut;
- Pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat
- Wali Amanat dibubarkan oleh badan peradilan atau oleh badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar
berdasarkan ketentuan perundang-undangan;
- Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang atau dibekukan operasinya dan/ atau
kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang;
- Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya;
- Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-undangan
di sector jasa keuangan;
- Timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali Amanat;
- Timbulnya hubungan kredit pembiayaan yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam Peraturan
OJK No. 19/2020; atau
- Wali Amanat dapat mengajukan permohonan berhenti secara tertulis kepada RUPO melalui Perseroan,
dengan menyebutkan alasan-alasannya. Permohonan berhenti itu harus diajukan sedikitnya 1 (satu) bulan
sebelumnya dengan disertai rekomendasi wali amanat pengganti dan Wali Amanat baru berhenti bertugas
selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan setelah permohonan berhenti ini diterima
baik secara tertulis oleh RUPO dan pada saat wali amanat yang menggantikannya mulai memangku
jabatannya. Wali Amanat baru berhenti bertugas selaku Wali Amanat setelah permohonan berhenti ini
diterima baik secara tertulis oleh Emiten dan disetujui oleh RUPO dan wali amanat yang menggantikannya
mulai memangku jabatannya. Dalam hal terjadinya pemberhentian Wali Amanat karena adanya
pengajuan permohonan berhenti tersebut, Emiten harus segera menunjuk calon pengganti dari Wali
Amanat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, selambat-lambatnya 1 (satu)
bulan setelah diterima surat pengunduran diri tersebut. Calon pengganti Wali Amanat yang ditunjuk oleh
Emiten tersebut sebelum diangkat dan menjabat sebagai wali amanat pengganti wajib terlebih
dahulu disetujui oleh RUPO. Dalam hal Emiten belum menunjuk wali amanat pengganti, maka selambat-
lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan setelah disampaikannya surat pengunduran diri Wali Amanat
tersebut, Wali Amanat berhak mengusulkan wali amanat pengganti dirinya dan kemudian segera
menyelenggarakan RUPO.
Berakhirnya tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat adalah pada saat:
- Obligasi telah dilunasi, baik pokok, bunga termasuk denda (jika ada) dan Wali Amanat telah menerima laporan
pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen Pembayaran atau Perseroan, jika Perseroan tidak menggunakan
Agen Pembayaran;
- Obligasi telah dikonversi seluruhnya menjadi saham;
- Tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan setelah tanggal jatuh tempo Pokok
Obligasi.
- setelah diangkatnya Wali Amanat baru;
8. LAPORAN KEUANGAN
Berikut ini adalah kutipan dari Ikhtisar Laporan Keuangan Konsolidasian BRI per tanggal 31 Desember 2022, 31
Desember 2023, dan 31 Desember 2024.
119
Page 142
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Total Aset 1.992.983.447 1.965.007.030 1.865.639.010
Total Liabilitas 1.669.749.400 1.648.534.888 1.562.243.693
Total Ekuitas 323.189.047 316.472.142 303.395.317
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Pendapatan Bunga dan Syariah – neto 142.057.190 135.183.487 124.597.073
Pendapatan Premi – neto 3.250.480 2.161.392 1.577.323
Pendapatan Operasional lainnya 58.857.740 45.625.785 47.302.800
Laba Operasional 78.578.018 76.828.737 64.306.037
Laba Sebelum Beban Pajak 77.599.110 76.429.712 64.596.701
Laba Tahun Berjalan 60.643.808 60.425.048 51.408.207
Rasio Penting
(dalam %)
31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Capital Adequate Ratio (CAR) 26,63 27,27 25,51
Rasio Non-Performing Loan (NPL) - gross 2,78 2,95 2,67
Loan to Deposits Ratio (LDR) 88,85 84,73 78,82
Return On Asset (ROA) 3,06 3,24 3,79
Return On Equity (ROE) 19,01 19,95 19,59
Net Interest Margin (NIM) 7,74 7,95 7,85
Beban Operasional terhadap Pendapatan
67,64 68,07 69,10
Operasional (BOPO)
9. LOKASI WALI AMANAT
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
Alamat Wali Amanat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Investment Services Division
Trust & Corporate Services Department
Gedung BRI II Lt.6
Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
Jakarta 10210 - Indonesia
Tel. (021) 5758143
Email : tcs_aet@bri.co.id
Up. Dhany Ramadhanto –Department Head Trust & Corporate Service Department
120
Page 143
XIII. TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat tinggal,
serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang berhak
membeli Obligasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.
1. PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan FPPO yang dicetak untuk keperluan ini yang
dapat diperoleh di kantor Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana tercantum dalam Bab XIV Prospektus ini, dan
pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi yang
dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.
2. JUMLAH MINIMUM PEMESANAN
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan yaitu
sebesar Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
3. MASA PENAWARAN UMUM
Masa Penawaran Obligasi adalah pada tanggal 30 Juni – 1 Juli 2025 dimulai pada pukul 09.00 WIB dan ditutup
pada pukul 16.00 WIB.
4. TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi
selama jam kerja dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Emisi Obligasi yang ditunjuk melalui email.
Pemesanan atas Obligasi hanya dapat dilakukan melalui alamat email Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana
tercantum pada Bab XIV Prospektus dengan prosedur sebagai berikut:
a. Setiap pihak hanya berhak mengajukan satu FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan 1
(satu) alamat email hanya bisa melakukan 1 (satu) kali pemesanan.
b. Melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan hukum).
c. Menyampaikan pemesanan disertai detail Nomor Rekening untuk Pengembalian Kelebihan Pemesanan
(refund) dengan format: Nama Bank <spasi>No Rekening<SPASI>Nama Pemilik Rekening.
Pemesan akan mendapatkan email balasan yang berisikan:
a. Hasil scan FPPO asli yang telah diisi secara elektronik, sesuai dengan pemesanan yang disampaikan untuk
dicetak dan ditandatangani oleh Pemesan yang bersangkutan; atau,
b. Informasi penolakan karena persyaratan tidak lengkap atau email ganda.
Penjamin Emisi Obligasi, dan Perseroan berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila FPPO
tidak diisi dengan lengkap atau bila persyaratan pemesanan pembelian Obligasi termasuk persyaratan pihak yang
berhak melakukan pemesanan tidak terpenuhi. Sedangkan pemesan tidak dapat membatalkan pembelian
Obligasi-nya apabila telah memenuhi persyaratan pemesanan pembelian.
5. BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN OBLIGASI
Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan
kembali kepada Pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima
pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi bukan merupakan jaminan
dipenuhinya pemesanan.
6. PENJATAHAN OBLIGASI
Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan
akan dilakukan sesuai Peraturan No. IX.A.7. Penjatahan akan dilakukan pada tanggal 2 Juli 2025.
Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan efek dan terbukti bahwa pihak tertentu mengajukan pemesanan efek
melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk setiap Penawaran Umum, baik secara langsung maupun tidak
langsung, maka untuk tujuan penjatahan, Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir
pemesanan Efek yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.
Dalam hal terjadi kekurangan permintaan beli dalam Penawaran Umum, maka Penjamin Emisi Efek, agen
penjualan Efek, Afiliasi dari Penjamin Emisi Efek, atau Afiliasi dari agen penjualan Efek dilarang menjual Efek yang
telah dibeli atau akan dibelinya berdasarkan perjanjian penjaminan emisi Efek sampai dengan Efek tersebut
dicatatkan di Bursa Efek.
121
Page 144
Penjamin Emisi Efek akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima)
Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sebagaimana diatur dalam Peraturan No. IX.A.2 dan POJK No. 36/2014.
Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT Indo Premier Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil
Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada
Peraturan No. VIII.G.12 Keputusan Ketua Bapepam No. KEP-17/PM/2004 tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh
Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Obligasi atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7,
paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya masa Penawaran Umum.
7. PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, Pemesan harus segera melaksanakan pembayaran
yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi, selambat-
lambatnya pada tanggal 3 Juli 2025 (good funds) kecuali Penjamin Emisi Obligasi yang bertindak sebagai
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dapat melakukan pembayaran selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi yang
ditujukan pada rekening di bawah ini:
PT BRI Danareksa Sekuritas PT Indo Premier Sekuritas PT Mandiri Sekuritas
Bank: BRI
Cabang: Bursa Efek Jakarta Bank: Permata Bank: Mandiri
Nomor Rekening: Cabang: Sudirman Jakarta Cabang: Jakarta Sudirman
0671.01.000680.30.4 Nomor Rekening: 0701528328 Nomor Rekening: 1020005566028
Atas Nama: PT BRI Danareksa Atas Nama: PT Indo Premier Atas Nama: PT Mandiri
Sekuritas Sekuritas Sekuritas
PT Mega Capital Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia
Tbk.
Bank: Bank Mayapada
Internasional Bank: Mandiri
Cabang: Menara Topas Cabang: Bursa Efek Indonesia
Nomor Rekening: 114-3000-4337 Nomor Rekening: 104.00.04085.556
Atas Nama: PT Mega Capital Atas Nama: PT Trimegah Sekuritas
Sekuritas Indonesia Tbk
Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban Pemesan. Pemesanan akan dibatalkan
jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
Selanjutnya, setelah dana telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi, Penjamin Emisi Obligasi melalui Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi wajib mentransfer dana Penawaran Umum kepada Perseroan pada Tanggal
Pembayaran sesuai Tanggal Emisi yaitu pada tanggal 4 Juli 2025 pada Rekening Perseroan, sebagai berikut:
Bank Mandiri – Cabang Aneka Tambang
Nomor Rekening: 1030089540674
Atas Nama: PT Astra Sedaya Finance
8. DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK
Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 4 Juli 2025, Perseroan wajib menerbitkan
Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan
Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut,
maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi dan KSEI.
Selanjutnya Penjamin Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi dari
Rekening Obligasi Penjamin Emisi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan
pembayaran yang telah dilakukan Penjamin Emisi Obligasi menurut bagian penjaminan masing-masing. Dengan
telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka tanggung jawab
pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.
9. PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan
Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang ditandatangani antara Perseroan dengan KSEI. Dengan
didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi
yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan
122
Page 145
diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya, Obligasi hasil Penawaran
Umum akan dikreditkan ke dalam rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi yaitu tanggal 4 Juli
2025. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai
tanda bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
b. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang
selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;
c. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak
lainnya yang melekat pada Obligasi;
d. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen
Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan
jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga
Obligasi yang dibayarkan pada periode pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan adalah yang
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang berlaku; Hak
untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan memperhatikan KTUR asli yang
diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI
sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal
penyelenggaraan RUPO (R-3) sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya
pemberitahuan dari Wali Amanat;ePihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka
Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek
di KSEI.
10. PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN OBLIGASI
Dalam hal pemesanan Obligasi ditolak sebagian atau seluruhnya akibat dari pelaksanaan penjatahan dan uang
pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, maka uang pembayaran
tersebut wajib dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada para pemesan Obligasi paling lambat
2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan.
Dalam hal pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah
Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak terpenuhi, penawaran atas Obligasi batal demi hukum dan
pembayaran pesanan Obligasi wajib dikembalikan kepada para pemesan Obligasi oleh Perseroan melalui KSEI
paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan pembatalan Penawaran Umum Obligasi.
Pengembalian uang dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan atau melalui
instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil langsung oleh pemesan yang
bersangkutan pada Penjamin Emisi Obligasi dimana pemesanan diajukan dengan menyerahkan bukti tanda terima
pemesanan Obligasi dan bukti jati diri.
Jika terjadi keterlambatan pengembalian uang pemesanan sebagaimana ditentukan di atas, maka Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar
kepada para pemesan untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat
bunga dan/atau Pendapatan Bagi Hasil masing-masing seri Obligasi yang dihitung secara harian (berdasarkan
jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya
dibayar ditambah denda), dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan
1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan, maka Perseroan dan/atau Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau denda Akibat Keterlambatan kepada para
pemesan Obligasi.
Perseroan tidak bertanggung jawab dan dengan ini dibebaskan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan
Penjamin Emisi Obligasi dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang
menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi. Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi tidak bertanggung jawab dan karenanya harus dibebaskan oleh
Perseroan dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang menjadi tanggung
jawab Perseroan.
11. PENUNDAAN ATAU PEMBATALAN MASA PENAWARAN UMUM
Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya masa Penawaran
Umum, Perseroan dapat menunda masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak
Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif atau membatalkan Penawaran Umum, dengan ketentuan:
123
Page 146
1. Terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yang meliputi:
a. Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh perseratus) selama 3 (tiga)
Hari Bursa berturut-turut;
b. Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap
kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
c. Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan yang
ditetapkan oleh OJK berdasarkan Formulir No. IX.A.2-11 lampiran 11.
2. Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Mengumumkan penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum dalam paling
kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat
satu Hari Kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan
dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya
b. Menyampaikan informasi penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum
tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana
dimaksud dalam butir 2 huruf a di atas;
c. Menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 2 huruf a di atas kepada Otoritas
Jasa Keuangan paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
d. Perseroan yang menunda masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum yang sedang
dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan
Efek kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan
tersebut.
Dalam hal Perseroan melakukan penundaan sebagaimana dimaksud dalam angka 1 dan 2 di atas, dan akan
memulai kembali masa Penawaran Umum berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Dalam hal penundaan masa Penawaran Umum disebabkan oleh kondisi sebagaimana dimaksud dalam butir
1 huruf a di atas, maka Perseroan wajib memulai kembali masa Penawaran Umum paling lambat 8 (delapan)
Hari Kerja setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan paling sedikit 50%
(lima puluh persen) dari total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi dasar penundaan;
b. Dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali sebagaimana
dimaksud dalam butir 1 huruf a di atas, maka Perseroan dapat melakukan kembali penundaan masa
Penawaran Umum;
c. Wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum dan informasi tambahan
lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan masa Penawaran Umum (jika
ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
mempunyai peredaran nasional paling lambat satu Hari Kerja sebelum dimulainya lagi masa Penawaran
Umum. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan dalam
media massa lainnya; dan
d. Wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 2 huruf c di atas kepada OJK
paling lambat satu Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud.
Perseroan tidak bertanggung jawab dan dengan ini dibebaskan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan
Penjamin Emisi Obligasi dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang
menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi. Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi tidak bertanggung jawab dan karenanya harus dibebaskan oleh
Perseroan dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang menjadi tanggung
jawab Perseroan.
12. LAIN-LAIN
Penjamin Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara
keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku.
124
Page 147
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN
PEMBELIAN OBLIGASI
Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada tanggal 30 Juni – 1 Juli 2025
di kantor Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi di bawah ini:
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI
PT BRI Danareksa Sekuritas PT Indo Premier Sekuritas PT Mandiri Sekuritas
Gedung BRI II, Lt. 23
Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46 Pacific Century Place Lt. 16 Menara Mandiri I Lt. 24 - 25
Jakarta 10210, Indonesia Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jl. Jend. Sudirman No. 54 - 55
Telepon: (021) 5091 4100 Jakarta 12190 Jakarta 12190
Faksimili: (021) 2520 990 Telepon: (021) 5088 7168 Telepon: (021) 5263445
Email: IB-group1@brids.co.id Faksimili: (021) 5088 7167 Faksimili: (021) 5275701
debtcapitalmarket@brids.co.id Email: fixed.income@ipc.co.id Email: Divisi-
www.bridanareksasekuritas.co.id www.indopremier.com FI@mandirisekuritas.co.id
www.mandirisekuritas.co.id
PT Mega Capital Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia
Tbk.
Menara Bank Mega, Lt.2
Jl. Kapt. Tendean Kav.12-14A Gedung Artha Graha Lt. 18 - 19
Jakarta 12790 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53
Telepon: (021) 7917 5599 Jakarta 12190
Fax.: (021) 7919 3900 Telepon: (021) 2924 9080 (hunting)
www.megasekuritas.id Faksimili: (021) 2924 9150
Email: fit@megasekuritas.id Email: fit@trimegah.com
www.trimegah.com
125
Page 148
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
126
Page 149
127
Page 150
128
Page 151
129
Page 152
130
Page 153
131
Page 154
132
Page 155
133
Page 156
134
Page 157
135
Page 158
136
Page 159
137
Page 160
138
Page 161
139
Page 162
140
Page 163
141
Page 164
142
Page 165
143
Page 166
144
Page 167
XVI. LAPORAN KEUANGAN
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
LAPORAN KEUANGAN/FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER/DECEMBER 2024 DAN/AND 2023
145
Page 168
146
Page 169
147
Page 170
148
Page 171
149
Page 172
150
Page 173
151
Page 174
152
Page 175
153
Page 176
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ASET ASSETS
Kas dan setara kas Cash and cash equivalents
- Pihak ketiga 2c,2d,2q,4 903 865 Third parties -
- Pihak berelasi 2w, 33 47 25 Related party -
Piutang pembiayaan konsumen - Consumer financing
setelah dikurangi penyisihan receivables - net of
kerugian penurunan nilai allowance for impairment
sebesar Rp1.693 2c,2e losses of Rp1,693
(2023: Rp1.907) 2k,3,5 (2023: Rp1,907)
- Pihak ketiga 31,695 31,526 Third parties -
- Pihak berelasi 2w,33 2 2 Related parties -
Piutang pembiayaan Murabahah - Murabahah financing
setelah dikurangi penyisihan receivables - net of allowance
kerugian penurunan nilai 2c,2f for impairment losses
sebesar Rp18 (2023: Rp 43) 2k,3,6 of Rp18 (2023: Rp43)
- Pihak ketiga 333 703 Third parties -
Pembiayaan Musyarakah - Musyarakah financing
setelah dikurangi penyisihan - net of allowance
kerugian penurunan nilai 2c,2g for impairment losses
sebesar Rp87 (2023: Rp 65) 2k,3,8 of Rp87 (2023: Rp65)
- Pihak ketiga 1,626 1,079 Third parties -
Investasi bersih dalam Net investment in
sewa pembiayaan - finance leases - net of
setelah dikurangi penyisihan allowance for impairment
kerugian penurunan nilai 2c,2h,2k losses of Rp249
sebesar Rp249 (2023: Rp238) 2q,3,7 (2023: Rp238)
- Pihak ketiga 4,565 3,876 Third parties -
- Pihak berelasi 2w,33 4 7 Related parties -
Tagihan pembiayaan anjak Factoring financing
piutang - setelah dikurangi receivables - net of
penyisihan kerugian allowance for impairment
penurunan nilai sebesar Rp5 2c,2i losses of Rp5
(2023: Rp3) 2k,3,9 (2023: Rp3)
- Pihak ketiga 14 13 Third parties -
- Pihak berelasi 2w,33 72 37 Related parties -
Piutang lain-lain 2c,2j,11 Other receivables
- Pihak ketiga 636 589 Third parties -
- Pihak berelasi 2w,33 47 2 Related parties -
Beban dibayar dimuka 2l,10 Prepaid expenses
- Pihak ketiga 89 81 Third parties -
- Pihak berelasi 2w,33 8 6 Related party -
Aset derivatif 2c,2r,3,15 178 225 Derivative assets
Aset pajak tangguhan - bersih 2s,19c 276 183 Deferred tax asset - net
Investasi pada entitas asosiasi 2n,2w,12,33 378 367 Investments in associates
Aset tetap dan aset hak guna Fixed assets and
- setelah dikurangi right-of-use assets - net of
akumulasi penyusutan sebesar accumulated depreciation of
Rp698 (2023: Rp653) 2m,13 256 265 Rp698 (2023: Rp653)
JUMLAH ASET 41,129 39,851 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan of these financial statements
Halaman - 1 - Page
154
Page 177
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Utang penyalur kendaraan 2c Payable to dealers
- Pihak ketiga 10 - Third parties -
- Pihak berelasi 2w,33 68 - Related parties -
Utang lain-lain 2c,14 Other payables
- Pihak ketiga 289 341 Third parties -
- Pihak berelasi 2w,33 71 92 Related parties -
Akrual 2c,16 Accrued expenses
- Pihak ketiga 221 268 Third parties -
Liabilitas pajak 2s,3,19a Tax liabilities
- Pajak penghasilan badan 232 115 Corporate income tax -
- Pajak lainnya 39 32 Other taxes -
Liabilitas derivatif 2c,2r,3,15 2 46 Derivative liabilities
Pinjaman 2c,2y,17 Borrowings
- Pihak ketiga 19,166 19,293 Third parties -
- Pihak berelasi 2w,33 221 296 Related parties -
Surat berharga yang diterbitkan 2c,2t,18 Securities issued
- Obligasi 10,219 9,762 Bonds -
Imbalan kerja 2o,3,35 253 233 Employee benefits
Jumlah liabilitas 30,791 30,478 Total liabilities
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Share capital - Rp1,000
Rp1.000 per saham par value (full Rupiah amount)
(Rupiah penuh)
per share
- Modal dasar Authorised -
1.500.000.000 saham 1,500,000,000 shares
- Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid -
penuh 950.439.958 saham 20 950 950 950,439,958 shares
Capital paid-in excess of
Agio saham 21 1,987 1,987 par value
Saldo laba Retained earnings
- Telah ditentukan
penggunaannya 22 190 1 Appropriated -
- Belum ditentukan
penggunaannya 7,222 6,432 Unappropriated -
Cadangan lindung nilai arus kas 2r,15 (11) 3 Cash flow hedge reserves
Jumlah ekuitas 10,338 9,373 Total equity
JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES
DAN EKUITAS 41,129 39,851 AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan of these financial statements
Halaman - 2 - Page
155
Page 178
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
PENDAPATAN INCOME
2e,2p
Pembiayaan konsumen 2w,24,33 5,590 5,487 Consumer financing
Marjin Murabahah 2f,2p,25 95 201 Murabahah margin
Sewa pembiayaan 2h,2p,2w,26,33 562 508 Finance leases
Bagi hasil Musyarakah 2g,2p,27 190 57 Musyarakah profit sharing
Pembiayaan anjak piutang 2i,2p,28,33 5 2 Factoring financing
Bunga bank 2p 15 17 Interest income
Lain-lain - bersih 2p,29 301 364 Miscellaneous - net
Jumlah pendapatan - bersih 6,758 6,636 Total income - net
BEBAN EXPENSES
Beban bunga dan keuangan 2p,30 1,971 1,845 Interest and financing charges
Beban usaha 2p,2w,31,33 1,334 1,274 Operating expenses
Beban pajak final 3 3 Final tax expenses
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai 2k,5,6,7,8,9 998 1,128 impairment losses
Penyisihan/(pemulihan) kerugian Allowance/(reversal) for other
penurunan nilai lainnya 2j,11 (23) 30 impairment losses
Jumlah beban 4,283 4,280 Total expenses
Laba sebelum bagian laba bersih Profit before share in
entitas asosiasi dan pajak associates’ net income
penghasilan 2,475 2,356 and income tax
Bagian laba bersih entitas Share in associates’
asosiasi 2n,2w,12,33 28 40 net income
LABA SEBELUM PROFIT BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 2,503 2,396 INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2s,3,19b (554) (530) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH 1,949 1,866 NET PROFIT
PENGHASILAN OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN: INCOME:
Pos yang tidak akan Item that will not be
direklasifikasi reclassified to
ke laba rugi: profit or loss:
Pengukuran kembali Remeasurements of
imbalan pasca-kerja 2o,3,35 (8) (1) post-employment benefit
Pajak penghasilan terkait 2s,19c 2 - Related income tax
(6) (1)
Pos yang akan direklasifikasi Item that will be reclassified
ke laba rugi: to profit or loss:
Cadangan lindung nilai arus kas 2r (18) 28 Cash flow hedge reserves
Pajak penghasilan terkait 2s,19c 4 (6) Related income tax
(14) 22
LABA KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN TAHUN BERJALAN INCOME FOR
SETELAH PAJAK (20) 21 THE YEAR NET OF TAX
JUMLAH PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF INCOME FOR
TAHUN BERJALAN 1,929 1,887 THE YEAR
LABA PER SAHAM - EARNINGS PER SHARE -
DASAR DAN DILUSIAN BASIC AND DILUTED
(Rupiah penuh) 2v,32 2,051 1,963 (full Rupiah amount)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan of these financial statements
Halaman - 3 - Page
156
Page 179
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
Agio Cadangan
saham/ Saldo laba/Retained earnings lindung nilai
Modal Capital Telah Belum arus kas/ Jumlah
saham/ paid in ditentukan ditentukan Cash flow ekuitas/
Catatan/ Share excess of penggunaannya/ penggunaannya/ hedge Total
Notes capital par value Appropriated Unappropriated reserves equity
Saldo pada tanggal Balance as at
1 Januari 2023 950 1,987 1 5,733 (19) 8,652 1 January 2023
Jumlah penghasilan Total comprehensive
komprehensif tahun 2n,2o,2r income for the year
berjalan setelah pajak net of tax
- Laba bersih - - - 1,866 - 1,866 Net profit -
- Penghasilan Other comprehensive -
komprehensif lain: income:
- Cadangan lindung nilai Cash flow hedge -
arus kas setelah reserves net
pajak - - - - 22 22 of tax
- Pengukuran kembali Remeasurements of -
imbalan pasca-kerja post-employment
setelah pajak 35 - - - (1) - (1) benefit net of tax
- - - 1,865 22 1,887
Dividen 2x,23 - - - (1,166) - (1,166) Dividend
Saldo pada tanggal Balance as at
31 Desember 2023 950 1,987 1 6,432 3 9,373 31 December 2023
Penyisihan untuk Appropriation for
cadangan wajib 22 - - 189 (189) - - statutory reserve
Jumlah penghasilan Total comprehensive
komprehensif tahun 2n,2o,2r income for the year
berjalan setelah pajak net of tax
- Laba bersih - - - 1,949 - 1,949 Net profit -
- Penghasilan Other comprehensive -
komprehensif lain: income:
- Cadangan lindung nilai Cash flow hedge -
arus kas setelah reserves net
pajak - - - - (14) (14) of tax
- Pengukuran kembali Remeasurements of -
imbalan pasca-kerja post-employment
setelah pajak 35 - - - (6) - (6) benefit net of tax
- - 189 1,754 (14) 1,929
Dividen 2x,23 - - - (964) - (964) Dividend
Saldo pada tanggal Balance as at
31 Desember 2024 950 1,987 190 7,222 (11) 10,338 31 December 2024
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan of these financial statements
Halaman - 4 - Page
157
Page 180
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
Cash flows from operating
Arus kas dari aktivitas operasi activities
Penerimaan kas dari pelanggan: Cash received from customers:
- Pembiayaan konsumen 38,014 33,107 Consumer financing -
- Sewa pembiayaan 4,871 4,062 Finance leases -
- Pembiayaan Murabahah 1,009 2,163 Murabahah financing -
- Bagi hasil Musyarakah 966 391 Musyarakah profit sharing -
- Anjak piutang 299 31 Factoring financing -
Sanksi keterlambatan pembayaran 29 247 259 Late payment penalties
Penerimaan dari piutang Recovery from written-off
yang telah dihapusbukukan 5,6 287 252 receivables
Bunga bank 12 13 Interest income
Lain-lain 3 6 Others
Jumlah penerimaan kas 45,708 40,284 Total cash receipts
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursements for:
- Pembayaran kepada
penyalur kendaraan (35,153) (32,407) Payments to dealers -
- Pembayaran porsi fasilitas Repayments of joint -
pembiayaan bersama financing without
without recourse (4,243) (4,368) recourse facilities
- Premi asuransi (1,957) (1,860) Insurance premium -
Interest and financing -
- Beban bunga dan keuangan (1,856) (1,768) charges
- Beban usaha (1,261) (1,146) Operating expenses -
Jumlah pengeluaran kas (44,470) (41,549) Total cash disbursements
Pembayaran pajak Payment of corporate
penghasilan badan (526) (552) income tax
Arus kas bersih yang Net cash flows
diperoleh dari/(digunakan provided from/(used
untuk) aktivitas operasi 712 (1,817) for) operating activities
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembelian aset tetap 13 (62) (98) Purchase of fixed assets
Dividen yang diterima dari Dividends received from
entitas asosiasi 12 17 16 associates
Arus kas bersih yang Net cash flows
digunakan untuk used for
aktivitas investasi (45) (82) investing activities
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
Pendanaan activities
Penerimaan pinjaman 38 17,515 23,511 Proceeds from borrowings
Pembayaran pinjaman 38 (17,616) (20,448) Payments of borrowings
Penerimaan pokok surat Proceeds from securities
berharga yang diterbitkan 5,100 3,501 issued principal
Pembayaran pokok surat berharga Payments of securities
yang diterbitkan (4,642) (3,323) issued principal
Pembayaran sewa 13 - (1) Payments of lease
Pembayaran dividen 23 (964) (1,166) Payments of dividend
Arus kas bersih yang Net cash flows
(digunakan untuk)/diperoleh (used for)/provided
dari aktivitas pendanaan (607) 2,074 from financing activities
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan of these financial statements
Halaman - 5 - Page
158
Page 181
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
(Penurunan)/kenaikan bersih Net (decrease)/increase in
kas dan setara kas 60 175 cash and cash equivalents
Kas dan setara kas Cash and cash equivalents
pada awal tahun 4 890 715 at the beginning of the year
Kas dan setara kas Cash and cash equivalents
pada akhir tahun 4 950 890 at the end of the year
For the purpose of the
statements of cash flows,
Untuk tujuan laporan arus kas, cash and cash equivalents
kas dan setara kas pada at end of the year comprise
akhir tahun terdiri dari: of the following:
Bank 4 950 890 Cash in banks
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan of these financial statements
Halaman - 6 - Page
159
Page 182
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
PT Astra Sedaya Finance (“Perseroan”) didirikan PT Astra Sedaya Finance (the “Company”) was
dengan nama PT Raharja Sedaya pada tanggal 15 Juli incorporated with the name of PT Raharja Sedaya on
1982 berdasarkan Akta Notaris Rukmasanti 15 July 1982 based on the Notarial Deed of Rukmasanti
Hardjasatya, S.H., No. 50. Akta Pendirian Perseroan ini Hardjasatya, S.H., No. 50. The Company's Articles of
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia Association were approved by the Ministry of Law on 20
pada tanggal 20 Januari 1983 dalam Surat Keputusan January 1983 based on its Decision Letter No.
No. C2-474.HT.01.01.TH.83 dan telah diumumkan C2-474.HT.01.01.TH.83 and published in the State
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 13 tanggal Gazette of the Republic of Indonesia No. 13,
15 Februari 1983, Tambahan No. 231. Sejak Supplement No. 231 dated 15 February 1983. After its
pendiriannya, Anggaran Dasar Perseroan dan data establishment, Company’s Articles of Association have
Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, been amended from time to time, where such significant
diantaranya perubahan yang penting adalah: amendments are as follows:
• Berdasarkan Akta Notaris Kumala Tjahjani Widodo, • Based on the Notarial Deed of Kumala Tjahjani
S.H., M.Kn., No. 35 tanggal 15 Desember 2011, Widodo, S.H., M.Kn., No. 35 dated 15 December
sehubungan dengan peningkatan modal dasar dan 2011 concerning the additional authorised capital
modal ditempatkan dan disetor Perseroan. and issued and paid capital. This amendment has
Perubahan ini telah memperoleh pesetujuan dari been approved by the Minister of Law and Human
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Rights of the Republic of Indonesia in his Decree
Indonesia berdasarkan keputusan No. AHU- No. AHU-63447.AH.01.02.Tahun 2011 dated 22
63447.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 22 Desember December 2011. This amendment has been
2011. Perubahan ini telah diumumkan dalam Berita published in the State Gazette of the Republic of
Negara Republik Indonesia No. 14 tanggal 15 Indonesia No. 14, Supplement No. 5735 dated 15
Februari 2013, Tambahan No. 5735 dan February 2013 and the notification has been
pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya accepted and recorded in the Regulation of the
telah diterima dan dicatat pada Kementerian Minister of Law and Human Rights of the Republic
Hukum dan Hak Asasi Manusia, Direktorat of Indonesia No. AHU-AH.01.10-00221 dated 3
Jenderal Administrasi Hukum Umum dibawah No. January 2012 and has been published in the State
AHU-AH.01.10-00221 tanggal 3 Januari 2012 dan Gazette of the Republic of Indonesia No. 77 dated
diumumkan dalam Berita Negara Republik 24 September 2013, Supplement No 4977/L.
Indonesia No. 77 tanggal 24 September 2013,
Tambahan No. 4977/L.
• Berdasarkan Akta Notaris Kumala Tjahjani Widodo, • Based on Notarial Deed No. 117, dated 31 May
SH, MH, MKn., No. 117 tanggal 31 Mei 2012, 2012 of Kumala Tjahjani Widodo, SH, MH, MKn.,
sehubungan dengan perubahan Maksud, Tujuan, concerning the amendment of the Company’s
dan Kegiatan Usaha Perseroan. Perubahan ini Intents, Purposes, and Business Activities. This
telah mendapatkan pengesahan dari Menteri amendment has been legalised by the Minister of
Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan keputusan Law and Human Rights of the Republic of
No. AHU-31291.AH.01.02.Tahun 2012 tanggal Indonesia in his Decree No. AHU-
11 Juni 2012 dan diumumkan dalam Berita Negara 31291.AH.01.02.Tahun 2012 dated 11 June 2012,
Republik Indonesia No. 39 tanggal 14 Mei 2013, has been published in the State Gazette of the
tambahan No. 38316 serta pemberitahuan Republic of Indonesia No. 39 dated 14 May 2013,
perubahan anggaran dasarnya telah diterima dan Supplement No. 38316 and also the notification
dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi has been accepted and recorded by the Ministry of
Manusia Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Law and Human Rights of the Republic of
Administrasi Hukum Umum di bawah Indonesia, Directorate General of Public Laws
No. AHU.01.10-21512 tanggal 13 Juni 2012 dan Administration in his Decree No. AHU.01.10-21512
diumumkan dalam Berita Negara Republik dated 13 June 2012 and has been published in the
Indonesia No. 96 tanggal 29 November 2013 State Gazette of the Republic of Indonesia No. 96
Tambahan No. 7347/L. dated 29 November 2013, Supplement No 7347/L.
Halaman - 7 - Page
160
Page 183
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
PT Astra Sedaya Finance (“Perseroan”) didirikan PT Astra Sedaya Finance (the “Company”) was
dengan nama PT Raharja Sedaya pada tanggal 15 Juli incorporated with the name of PT Raharja Sedaya on
1982 berdasarkan Akta Notaris Rukmasanti 15 July 1982 based on the Notarial Deed of Rukmasanti
Hardjasatya, S.H., No. 50. Akta Pendirian Perseroan ini Hardjasatya, S.H., No. 50. The Company's Articles of
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia Association were approved by the Ministry of Law on 20
pada tanggal 20 Januari 1983 dalam Surat Keputusan January 1983 based on its Decision Letter No.
No. C2-474.HT.01.01.TH.83 dan telah diumumkan C2-474.HT.01.01.TH.83 and published in the State
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 13 tanggal Gazette of the Republic of Indonesia No. 13,
15 Februari 1983, Tambahan No. 231. Sejak Supplement No. 231 dated 15 February 1983. After its
pendiriannya, Anggaran Dasar Perseroan dan data establishment, Company’s Articles of Association have
Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, been amended from time to time, where such significant
diantaranya perubahan yang penting adalah: (lanjutan) amendments are as follows: (continued)
• Berdasarkan Akta Notaris Aryanti Artisari, S.H., • Based on Notarial Deed No. 64, dated 28 February
M.Kn. No. 64 tanggal 28 Februari 2014 dan No. 92 2014 and No. 92, dated 20 October 2014 of Aryanti
tanggal 20 Oktober 2014 sehubungan dengan Artisari, S.H., M.Kn., concerning the amendment of
perubahan modal dan pemegang saham the Company’s Capital and Shareholders. This
Perseroan. Perubahan ini telah mendapatkan amendment has been legalised by the Minister of
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Law and Human Rights of the Republic of
Manusia dengan keputusan No. AHU-AH.01.10- Indonesia in his Decree Number AHU-AH.01.10-
10055 tanggal 11 Maret 2014 serta pemberitahuan 10055 dated 11 March 2014, the notification
perubahan anggaran dasarnya telah diterima dan has been accepted and recorded by the Ministry of
dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Law and Human Rights of the Republic of
Manusia Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Indonesia, Directorate General of Public Laws
Administrasi Hukum Umum di bawah No. AHU- Administration in his Decree Number AHU-
0020803.AH.01.09.Tahun 2014 tanggal 11 Maret 0020803.AH.01.09.Tahun 2014 dated 11 March
2014. 2014.
• Berdasarkan Akta Notaris Aryanti Artisari, S.H., • Based on Notarial Deed Aryanti Artisari, SH, M.Kn.
M.Kn. No. 16 tanggal 10 November 2015 No. 16 dated 10 November 2015 in connection with
sehubungan dengan perubahan maksud dan tujuan the change of purpose, objectives and business
serta kegiatan usaha. Perubahan ini telah activities. This change has been approved by the
mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Ministry of Law and Human Rights with the
Hak Asasi Manusia dengan keputusan No. AHU- decision No. AHU-0945752.01.02.Tahun 2015
0945752.01.02.Tahun 2015 tanggal 12 November dated 12 November 2015 and notification of
2015 serta pemberitahuan perubahan anggaran changes to the articles of association has been
dasarnya telah diterima dan dicatat pada pada received and recorded at the Ministry of Justice
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia and Human Rights of the Republic of Indonesia,
Republik Indonesia, Direktorat Jenderal the Directorate General of General Law
Administrasi Hukum Umum di bawah No. AHU- Administration under No. AHU-AH.01.03.0979433
AH.01.03.0979433 tanggal 12 November 2015. dated 12 November 2015.
• Berdasarkan Akta Notaris Aryanti Artisari, S.H., • Based on Notarial Deed Aryanti Artisari, S.H.,
M.Kn. No. 29 tanggal 25 Mei 2018 dan No. 34 M.Kn. No. 29 dated 25 May 2018 and No. 34 dated
tanggal 25 Mei 2018 sehubungan dengan 25 May 2018, concerning the amendment of the
perubahan susunan pemegang saham dan Company’s Shareholders and Articles of
perubahan anggaran dasar Perseroan. Perubahan Association. This amendment has been accepted
tersebut telah diterima dan dicatat pada and recorded by the Ministry of Law and Human
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Rights based on its Decision Letter No. AHU-
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AH.01.03-0209661 dated 25 May 2018 and No.
AHU-AH.01.03-0209661 tanggal 25 Mei 2018 dan AHU-AH.01.03-0209676 dated 25 May 2018.
Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0209676
tanggal 25 Mei 2018.
Halaman - 8 - Page
161
Page 184
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
PT Astra Sedaya Finance (“Perseroan”) didirikan PT Astra Sedaya Finance (the “Company”) was
dengan nama PT Raharja Sedaya pada tanggal 15 Juli incorporated with the name of PT Raharja Sedaya on
1982 berdasarkan Akta Notaris Rukmasanti 15 July 1982 based on the Notarial Deed of Rukmasanti
Hardjasatya, S.H., No. 50. Akta Pendirian Perseroan ini Hardjasatya, S.H., No. 50. The Company's Articles of
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia Association were approved by the Ministry of Law on 20
pada tanggal 20 Januari 1983 dalam Surat Keputusan January 1983 based on its Decision Letter No.
No. C2-474.HT.01.01.TH.83 dan telah diumumkan C2-474.HT.01.01.TH.83 and published in the State
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 13 tanggal Gazette of the Republic of Indonesia No. 13,
15 Februari 1983, Tambahan No. 231. Sejak Supplement No. 231 dated 15 February 1983. After its
pendiriannya, Anggaran Dasar Perseroan dan data establishment, Company’s Articles of Association have
Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, been amended from time to time, where such significant
diantaranya perubahan yang penting adalah: (lanjutan) amendments are as follows: (continued)
• Berdasarkan Akta Notaris Wiwik Condro, S.H., • Based on Notarial Deed Wiwik Condro, S.H. No.
No. 127 tanggal 29 Desember 2021 sehubungan 127 dated 29 December 2021 in connection with the
dengan perubahan maksud dan tujuan serta change of purpose, objectives and business
kegiatan usaha. Perubahan ini telah mendapatkan activities. This change has been approved by the
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Ministry of Law and Human Rights with the decision
Manusia dengan keputusan No. AHU- No. AHU-0001743.AH.01.02.Tahun 2022 dated 10
0001743.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 10 Januari January 2022 and has been recorded at the
2022 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan Directorate General of General Law Administration
No. AHU-0004944.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal under No. AHU-0004944.AH.01.11.Tahun 2022
10 Januari 2022. dated 10 January 2022.
Perseroan memperoleh izin usaha dalam bidang The Company obtained the license to operate as a
usaha lembaga pembiayaan dari Menteri Keuangan finance company from the Ministry of Finance of the
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Republic of Indonesia based on its Decision Letter
No. 1093/KMK.013/1989 tanggal 26 September 1989 No. 1093/KMK.013/1989 dated 26 September 1989 and
dan Surat Menteri Keuangan Republik Indonesia No. S- letter from the Ministry of Finance of the Republic of
1216/MK.10/2012 tanggal 18 September 2012 Indonesia No S-1216/MK.10/2012 dated 18 September
Perseroan bergerak dalam bidang pembiayaan 2012. The Company is engaged in consumer financing,
konsumen, anjak piutang, sewa pembiayaan untuk factoring, car and motorcycle leasing activities, and
mobil dan motor dan kegiatan usaha berdasarkan sharia. The Company commenced its commercial
prinsip syariah. Perseroan mulai beroperasi secara operations since mid 1983.
komersial sejak pertengahan tahun 1983.
Pada tanggal 22 Juni 2012 Perseroan melaporkan ke On 22 June 2012, the Company has informed to the
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Capital Market Supervisory Agency of Financial
Keuangan (“Bapepam - LK”) (sejak 1 Januari 2013, Institution (“Bapepam - LK”) (since 1 January 2013
menjadi Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)) mengenai became Financial Services Authority - Otoritas Jasa
turut sertanya Perseroan dalam kegiatan pembiayaan Keuangan (“OJK”)) regarding its participation in Sharia
dengan prinsip Syariah. Pelaporan ini telah diterima dan Financing. This reporting has been accepted and
dicatat dalam administrasi Biro Pembiayaan dan recorded in the administrating of Finance and
Penjaminan Bapepam LK melalui surat No. S- Guarantee Bureau of Bapepam-LK Regulation No. S-
1216/MK.10/2012 tanggal 18 September 2012. 1216/MK.10/2012 dated 18 September 2012. The
Perseroan juga telah memperoleh surat rekomendasi Company also has obtained a recommendation letter
dari Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia from National Sharia Board - Indonesian Ulama Council
pada tanggal 30 Mei 2012 dan izin pembukaan unit on 30 May 2012 and the license to open sharia
usaha syariah perusahaan pembiayaan dari OJK business unit finance company OJK based on the
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Decision Letter of Board of Commissioners of the OJK
No. KEP-367/NB.223/2015 tanggal 2 September 2015. No. KEP-367/NB.223/2015 dated 2 September 2015.
Kantor pusat Perseroan berlokasi di Jalan T.B. The Company’s head office is located at Jalan T.B.
Simatupang No. 90, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta. Simatupang No. 90, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan As at 31 December 2023, the Company has 76 branch
mempunyai 76 kantor cabang gabungan antara offices consists of conventional and sharia business unit
konvensional dan unit usaha syariah yang terbagi which are located into 6 areas, namely Daerah Khusus
menjadi 6 area yaitu Daerah Khusus Jakarta dan Jakarta and greater area (Jakarta, Depok, Tangerang
sekitarnya (Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi), and Bekasi), Java, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi,
Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Bali and Nusa Tenggara (2023: 76 branch offices)
Tenggara (2023: 76 kantor cabang) (tidak diaudit). (unaudited).
Halaman - 9 - Page
162
Page 185
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Entitas induk langsung Perseroan adalah PT Astra The Company’s ultimate parent company is PT Astra
International Tbk, perusahaan yang berdomisili di International Tbk., a company domiciled in Indonesia.
Indonesia. Pemegang saham terbesar PT Astra The largest shareholder of PT Astra International Tbk. is
International Tbk. adalah Jardine Cycle & Carriage Ld, Jardine Cycle & Carriage Ltd., a company incorporated
perusahaan yang didirikan di Singapura. Jardine Cycle in Singapore. Jardine Cycle & Carriage Ltd., is a
& Carriage Ltd adalah entitas anak dari Jardine subsidiary of Jardine Matheson Holdings Ltd., a
Matheson Holdings Ltd, perusahaan yang didirikan di company incorporated in Bermuda.
Bermuda.
Surat berharga yang diterbitkan Securities issued
Selama beberapa tahun, Perseroan telah menerbitkan Throughout the years, the Company has issued the
surat berharga sebagai berikut: following securities:
Tanggal
Jumlah pencatatan di
yang Bursa Efek
diterbitkan/ Indonesia/
Amount Listing date in
Obligasi/ issued Tanggal efektif/ Indonesian Perjanjian Perwaliamanatan/
Bonds (Rp/IDR) Effective date Stock Exchange Trusteeship Agreements
Obligasi Berkelanjutan IV 8,000 21 Mei 2018/ Tahap I/ Tahap I: No. 6 tanggal 7 Maret 2018 yang telah
Astra Sedaya Finance/ 21 May 2018 Phase I: mengalami perubahan dengan perjanjian No. 25
(Self Registration Bonds IV (No. S. 5/D.04/2018) 25 Mei / tanggal 11 Mei 2018/No. 6 dated 7 March 2018
ASF) May 2018 which have been amended, the latest with
agreement No. 25 dated 11 May 2018
Tahap II/ Tahap II: No. 8 tanggal 24 Januari 2019/No. 8 dated
Phase II: 24 January 2019
14 Februari /
February 2019
Tahap III/ Tahap III: No. 3 tanggal 3 Oktober 2019/No. 3 dated
Phase III: 3 October 2019
24 Oktober /
October 2019
Tahap IV/ Tahap IV: No. 11 tanggal 28 Februari 2020/No. 11
Phase IV: dated 28 February 2020
30 Maret /
March 2020
Obligasi Berkelanjutan V 10,000 25 Agustus 2020/ Tahap I/ Tahap I: No. 8 tanggal 5 Juni 2020 yang telah
Astra Sedaya Finance/ 25 August 2020 Phase I: mengalami perubahan dengan perjanjian No. 21
(Self Registration Bonds V (No. S-222/D.04/2020) 3 September / tanggal 12 Agustus 2020/No. 8 dated 5 June 2020
ASF) September 2020 which have been amended, the latest with
agreement No. 21 dated 12 August 2020
Tahap II/ Tahap II: No. 11 tanggal 26 April 2021/No. 11 dated
Phase II: 26 April 2021
16 April /
April 2021
Tahap III/ Tahap III: No. 1 tanggal 1 Oktober 2021/No. 1 dated
Phase III: 1 October 2021
25 Oktober /
October 2021
Tahap IV/ Tahap IV: No. 1 tanggal 7 Maret 2022/No. 1 dated 7
Phase IV: March 2022
23 Maret /
March 2022
Tahap V/ Tahap V: No. 19 tanggal 10 Agustus 2022/No. 19
Phase V: dated 10 August 2022
29 Agustus /
August 2022
Halaman - 10 - Page
163
Page 186
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Surat berharga yang diterbitkan (lanjutan) Securities issued (continued)
Selama beberapa tahun, Perseroan telah menerbitkan Throughout the years, the Company has issued the
surat berharga sebagai berikut: (lanjutan) following securities: (continued)
Tanggal
Jumlah pencatatan di
yang Bursa Efek
diterbitkan/ Indonesia/
Amount Listing date in
Obligasi/ issued Tanggal efektif/ Indonesian Perjanjian Perwaliamanatan/
Bonds (Rp/IDR) Effective date Stock Exchange Trusteeship Agreements
Obligasi Berkelanjutan VI 8,600 26 Juni 2023/ Tahap I/ Tahap I: No. 30 tanggal 21 Juni 2023 yang telah
Astra Sedaya Finance/ 26 June 2023 Phase I: mengalami perubahan dengan perjanjian No. 17
(Self Registration Bonds VI (No. S-141/D.04/2023) 7 Juli / tanggal 10 April 2023/No. 30 dated 21 June 2023
ASF) July 2023 which have been amended, the latest with
agreement No. 10 dated April 2023
Tahap II/ Tahap II: No. 4 tanggal 6 Oktober 2023/No. 4 dated 6
Phase II: October 2023
27 Oktober /
October 2023
Tahap III/
Phase III: Tahap III: No. 30 tanggal 27 Maret 2024/No. 30 dated
24 April / 27 March 2024
April 2024
Tahap IV/
Phase VI: Tahap IV: No. 14 tanggal 13 September 2024/No.14
3 Oktober / dated 13 September 2024
October 2024
Hasil penerbitan surat-surat berharga di atas setelah The proceeds from the securities mentioned above net
dikurangi dengan biaya-biaya emisi digunakan oleh of issuance costs were used by the Company for
Perseroan sebagai modal kerja. working capital.
Surat-surat berharga di atas dijual dengan harga The securities mentioned above were offered at par
nominal pada pasar perdana dan dengan tingkat suku value in the primary market and at fixed interest rate.
bunga tetap.
Beberapa dari surat berharga yang diterbitkan telah Several securities issued have been due and fully
jatuh tempo dan dibayar penuh. Informasi mengenai repaid. Information regarding the due date and
tanggal jatuh tempo dan saldo surat berharga yang outstanding balance of securities issued are disclosed
diterbitkan disajikan di Catatan 18. in Note 18.
Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Komite The members of the Company's Board of
Nominasi dan Remunerasi, dan Dewan Pengawas Commissioners, Board of Directors, Audit Committee,
Syariah Perseroan adalah sebagai berikut: Nomination and Remuneration Committee, and Sharia
Supervisory Board are as follows:
31 Desember/December 2024 dan/and 2023
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Presiden Komisaris Rudy President Commissioner
Komisaris Gidion Hasan Commissioner
Komisaris Independen Aridono Sukmanto Independent Commissioner
Komisaris Independen Leonard W.S. Siregar Independent Commissioner
Halaman - 11 - Page
164
Page 187
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Komite The members of the Company's Board of
Nominasi dan Remunerasi, dan Dewan Pengawas Commissioners, Board of Directors, Audit Committee,
Syariah Perseroan adalah sebagai berikut: (lanjutan) Nomination and Remuneration Committee, and Sharia
Supervisory Board are as follows: (continued)
31 Desember/December 2024
Dewan Direksi: Board of Directors:
Presiden Direktur Hendry Christian W.1) President Director
Direktur Keuangan Finance and
dan Manajemen Risiko Dharmawan Phie Risk Management Director
Direktur Pemasaran Tan Chian Hok Marketing Director
Direktur Operasi dan Syariah Devy Santoso Jayadi5) Operations and Sharia Director
Direktur Sumber Daya
Manusia dan Human Capital and
Bagian Umum Matilda Esther Rotinsulu General Affair Director
Direktur Teknologi Information
Informasi Selly Meilania2) Technology Director
31 Desember/December 2023
Dewan Direksi: Board of Directors:
Presiden Direktur Siswadi President Director
Direktur Keuangan Finance and
dan Manajemen Risiko Dharmawan Phie Risk Management Director
Direktur Pemasaran Tan Chian Hok Marketing Director
Direktur Operasi Devy Santoso Jayadi Operation Director
Direktur Sumber Daya
Manusia dan Human Capital and
Bagian Umum Matilda Esther Rotinsulu General Affair Director
Direktur Teknologi Informasi Information Technology and
dan Syariah Mohammad Farauk Sharia Director
31 Desember/December 31 Desember/December
2024 2023
Komite Audit Audit Committee
Ketua Aridono Sukmanto Aridono Sukmanto Chairman
Anggota Lindawati Gani3) Gede Harja Wasistha Member
Anggota Juliani Eliza Syaftari3) Regina Okthory Sucianto Member
31 Desember/December 31 Desember/December
2024 2023
Komite Pemantau Risk Monitoring
Risiko: Committee:
Ketua Aridono Sukmanto Aridono Sukmanto Chairman
Anggota Lindawati Gani4) Gede Harja Wasistha Member
Anggota Juliani Eliza Syaftari4) Regina Okthory Sucianto Member
31 Desember/December 2024 dan/and 2023
Komite Nominasi dan Nomination and Remuneration
Remunerasi: Committee:
Ketua Aridono Sukmanto Chairman
Anggota Rudy Member
Anggota Katarina Wulandari Member
31 Desember/December 2024 dan/and 2023
Dewan Pengawas Syariah: Sharia Supervisory Board:
Ketua Ahmad Mukri Aji Chairman
Anggota Endy Mohammad Astiwara Member
Anggota Aminudin Yakub Member
1. Diangkat berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham 1. Appointed based on the decision of the Company's Annual
Tahunan Perseroan tanggal 18 April 2024 dan telah menerima General Meeting of Shareholders dated 18 April 2024 and has
KEP-31/D.06/2024 tanggal 3 Juli 2024 tentang hasil penilaian received KEP-31/D.06/2024 dated 3 July 2024 regarding the
Kemampuan dan Kepatutan OJK. results of the OJK Fit and Proper Test.
2. Diangkat berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham 2. Appointed based on the decision of the Company's Annual
Tahunan Perseroan tanggal 18 April 2024 dan telah menerima General Meeting of Shareholders dated 18 April 2024 and has
KEP-32/D.06/2024 tanggal 3 Juli 2024 tentang hasil penilaian received KEP-32/D.06/2024 dated 3 July 2024 regarding the
Kemampuan dan Kepatutan OJK. results of the OJK Fit and Proper Test.
3. Diangkat berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. 3. Appointed based on the Board of Commissioner Resolution No.
05/CIR-BOC/KOMITE AUDIT/ASF/IV/2024 tanggal 21 Mei 2024. 05/CIR-BOC/KOMITE AUDIT/ASF/IV/2024 dated 21 May 2024.
4. Diangkat berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. 4. Appointed based on the Board of Commissioner Resolution No.
04/CIR-BOC/KOMITE PEMANTAU RISIKO/ASF/IV/2024 tanggal 04/CIR-BOC/KOMITE PEMANTAU RISIKO/ASF/IV/2024 dated
21 Mei 2024. 21 May 2024.
5. Diangkat berdasarkan Keputusan Surat Keputusan Direksi 5. Appointed based on the Board of Directors Resolution No.
Perseroan No. 030/SKEP/CEO/ASF/IV/2024 tanggal 26 April 2024. 030/SKEP/CEO/ASF/IV/2024 dated 26 April 2024.
Halaman - 12 - Page
165
Page 188
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Pembentukan Komite Audit Perseroan telah sesuai The establishment of the Company’s Audit
dengan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Committee is in compliance with OJK Regulation
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite No. 55/POJK.04/2015 on the Establishment and
Audit. Pengangkatan Komite Audit berdasarkan Implementation Guidelines of Audit Committee. The
Keputusan Dewan Komisaris No. 05/CIR-BOC/KOMITE appointment of Audit Committee is based on the Board
AUDIT/ASF/IV/2024 tanggal 21 Mei 2024, efektif sejak of Commissioners Resolution No. 05/CIR-
penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan BOC/KOMITE AUDIT/ASF/IV//2024 dated 21 May
Tahun 2024 sampai dengan penutupan Rapat Umum 2024, effective since closing of Company’s Annual
Pemegang Saham Perseroan Tahun 2026. General Meeting of Shareholders Year 2024 until the
closing of Company’s Annual General Meeting of
Shareholders Year 2026.
Pembentukan Komite Pemantau Risiko Perseroan telah The establishment of the Company’s Risk Monitoring
sesuai dengan Peraturan OJK No. 44/POJK.05/2020 Committee is in compliance with OJK Regulation
tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga No. 44/POJK.05/2020 concerning The Application of
Jasa Keuangan Non-Bank juncto Lampiran I Surat Risk Management for Non-Bank Financial Sevices
Edaran OJK No. 07/SEOJK.05/2021 tentang Penerapan Institutions juncto Appendix I Circular Letter of OJK
Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non- Authority No. 07/SEOJK.05/2021 on Guidelines for Risk
Bank. Pengangkatan Komite Pemantau Risiko Management and Self Assessment Report on
berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris No. 04/CIR- Application of Risk Management for Non-Bank Financial
BOC/KOMITE PEMANTAU RISIKO/ASF/IV/2024 Institution. The appointment of the Risk Monitoring
tanggal 21 Mei 2024, efektif sejak penutupan Rapat Committee is based on the Board of Commissioners
Umum Pemegang Saham Perseroan Tahun 2024 Resolution No. 04/CIR-BOC/KOMITE PEMANTAU
sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang RISIKO/ASF/IV/2024 dated 21 May 2024, effective
Saham Perseroan Tahun 2026. since the closing of Company’s Annual General Meeting
of Shareholders Year 2024 until the closing of
Company’s Annual General Meeting of Shareholders
Year 2026.
Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi The establishment of the Company's Nomination and
Perseroan telah sesuai dengan Peraturan OJK Remuneration Committee is in compliance with OJK
No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan regulation No. 34/POJK.04/2014 on the Nomination and
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik dan Remuneration Committee for Issuers or Public Entities
Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2020 tentang Tata and OJK regulation No. 29/POJK.05/2020 on Good
Kelola Perusahaan yang Baik Bagi Perusahaan Governance for Finance Institution. Appointment of the
Pembiayaan. Pengangkatan Komite Nominasi dan Company's Nomination and Remuneration Committee
Remunerasi Perseroan berdasarkan pada Surat based on the Letter of Appoval of the Board of
Persetujuan Dewan Komisaris Perseroan No. 06/CIR- Commissioners of the Company No. 06/CIR-
BOC/KNR/ASF/VI/2022 tanggal 1 Juli 2022, yang efektif BOC/KNR/ASF/VI/2022 dated 1 July 2022, which is
sejak tanggal 8 April 2022. effective since 8 April 2022.
Berdasarkan Surat Persetujuan Dewan Komisaris Based on the Approval Letter of the Company's Board of
Perseroan No. 12/CIR-BOC/KNR/ASF/VIII/2023 tanggal Commissioners No. 12/CIR-BOC/KNR/ASF/VIII/2023
29 September 2023 telah dilakukan perubahan anggota dated 29 September 2023, there has been a change in
Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan, yang the members of the Nomination and Remuneration
efektif sejak tanggal 18 Agustus 2023. Committee of the Company, which is effective since 18
August 2023.
Pelaksanaan Fungsi Nominasi Dan Remunerasi The implementation of the Company's Nomination and
Perseroan sebelum tanggal 8 April 2022 telah sesuai Remuneration Function before 8 April 2022 has been in
dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 Tentang accordance with the OJK No. 34/POJK.04/2014
Komite Nominasi Dan Remunerasi Emiten Atau Concerning the Nomination and Remuneration
Perusahaan Publik yakni dilakukan oleh Dewan Committee of Issuers or Public Companies, namely by
Komisaris Perseroan. the Board of Commissioners of the Company.
Halaman - 13 - Page
166
Page 189
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan As at 31 December 2024, the Company 4,103
mempunyai 4.103 karyawan (2023: 4.225 karyawan) employees (2023: has 4,225 employees) (unaudited).
(tidak diaudit).
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Komisaris Based on Notarial Deed of Nanny Wiana Setiawan,
Perseroan No. 49 tanggal 29 Januari 2018 yang dibuat S.H., No. 49 dated 29 January 2018 on the Resolution
dihadapan Notaris Nanny Wiana Setiawan, S.H., of the Company’s Board of Commissioner, the
Perseroan telah mengangkat Ronggur Cahyadi P. Company has appointed of Ronggur Cahyadi P.
Saragih sebagai Kepala Audit Internal Perseroan yang Saragih as a Head of Internal Audit effective on
berlaku efektif pada tanggal 2 Januari 2018. 2 January 2018.
Berdasarkan Keputusan Direksi No. 06/CIR- Based on the Board of Directors Decree No. 06/CIR-
BOD/ASF/IV/2022 tanggal 28 April 2022, Sekretaris BOD/ASF/IV/2022 dated 28 April 2022, Corporate
Perseroan dirangkap oleh Direksi Perseroan, yaitu Secretary role is currently handled by a Director of the
Dharmawan Phie. Company, Dharmawan Phie.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
Laporan keuangan Perseroan ini diotorisasi oleh Direksi The Company’s financial statements were authorised
pada tanggal 6 Mei 2025. by the Directors on 6 May 2025.
Berikut ini adalah kebijakan akuntansi utama yang Presented below are the principal accounting policies
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan implemented in preparing the financial statements of
Perseroan. the Company.
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of financial statements
Laporan keuangan pada tanggal 31 Desember The financial statements as at 31 December 2024
2024 dan 2023 telah disusun dan disajikan sesuai and 2023 have been prepared and presented in
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia accordance with the Indonesian Financial
yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia Accounting Standards issued by the Indonesian
dan Peraturan Bapepam dan LK No. VIII.G.7. Institute of Accountants and Bapepam and LK
Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK (sejak Regulation No.VIII.G.7. Attachment of the
1 Januari 2013, OJK telah mengambil alih fungsi Chairman of Bapepam-LK degree (since 1 January
dari Bapepam-LK) No. KEP-347/BL/2012 tanggal 2013, OJK takes over the function of Bapepam-LK)
25 Juni 2012 tentang “Pedoman Penyajian dan No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau regarding “Guidelines for Financial Statements
Perusahaan Publik”. Presentation and Disclosures for Issuers or Public
Entities”.
Laporan keuangan disusun berdasarkan harga The financial statements have been prepared
perolehan, kecuali untuk aset dan liabilitas under the historical cost, except for financial assets
keuangan yang ditetapkan dan efektif sebagai and liabilities designated and effective as hedging
instrumen lindung nilai, yang diukur berdasarkan instruments, which have been measured at fair
nilai wajar. Laporan keuangan disusun value. The financial statements are prepared under
berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali the accrual basis of accounting, except for the
laporan arus kas. statements of cash flows.
Laporan arus kas disusun menggunakan metode The statements of cash flows are prepared based
langsung dengan mengelompokkan arus kas ke on the direct method by classifying cash flows into
dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. operating, investing and financing activities. For the
Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas purpose of the statements of cash flows, cash and
mencakup kas dan kas di bank yang tidak dibatasi cash equivalents include cash on hand and cash in
penggunaannya dan tidak digunakan sebagai banks which are not restricted and pledged as
jaminan pinjaman, setelah dikurangi cerukan. collateral for any borrowings, net of overdraft.
Halaman - 14 - Page
167
Page 190
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan (lanjutan) a. Basis of preparation of financial statements
(continued)
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, Amounts in the financial statements are rounded to
dibulatkan menjadi dan dinyatakan dalam miliaran and expressed in billion of Rupiah unless otherwise
Rupiah yang terdekat, kecuali dinyatakan lain. stated.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan The preparation of financial statements in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia conformity with Indonesian Financial Accounting
mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Standards requires the use of certain critical
Hal tersebut juga mengharuskan Manajemen untuk accounting estimates and asumptions. It also
membuat pertimbangan dalam proses penerapan requires Management to exercise its judgement in
kebijakan akuntansi Perseroan. Area yang the process of applying the Company’s accounting
kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan policies. The areas involving a higher degree of
yang lebih tinggi atau area dimana asumsi dan judgement or complexity, or areas where
estimasi dapat berdampak signifikan terhadap assumptions and estimates are significant to the
laporan keuangan diungkapkan di Catatan 3. financial statements are disclosed in
Note 3.
b. Perubahan kebijakan akuntansi b. Change in accounting policy
Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara The accounting policies applied are consistent with
konsisten dengan laporan keuangan pada tanggal those of the financial statements as at 31
31 Desember 2023, yang telah sesuai dengan December 2023 which conform to the Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, kecuali Financial Accounting Standards, except on
yang dinyatakan dibawah ini. mentioned below.
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Financial Accounting Standard Board of Indonesia
Indonesia (“DSAK-IAI”) telah menerbitkan standar Institute of Accounting (“DSAK-IAI”) has issued the
baru, amandemen dan interpretasi yang berlaku following new standards, amendments and
efektif pada tanggal 1 Januari 2024 sebagai interpretation which are effective as at 1 January
berikut: 2024 as follows:
- Kerangka Standar Pelaporan Keuangan - Indonesia Financial Reporting Standard
Indonesia ("KSPKI") dan perubahan nomor Framework ("KSPKI") and amendments to
PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi SFAS and IFAS number, are effective on 1
Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar January 2024. KSPKI regulate the SFAS
Akuntansi Keuangan), berlaku efektif tanggal 1 pillars, criteria and shifting between pillars that
Januari 2024. KSPKI mengatur pilar SAK yang apply in Indonesia, while amendments to
berlaku di Indonesia, kriteria, dan perpindahan SFAS and IFAS number determine the number
antar pilar SAK, sedangkan perubahan nomor for SFAS and IFAS which refering to IFRS
mengatur ketentuan penomoran PSAK dan Accounting Standards, local accounting
ISAK yang mengacu pada IFRS Accounting standards, and sharia accounting standards;
Standards, standar akuntansi lokal, dan
standar akuntasi syariah;
- Amendemen PSAK 201: “Penyajian Laporan - Amendments of SFAS 201 “Presentation of
Keuangan” terkait klasifikasi liabilitas sebagai Financial Statements” regarding classification
jangka pendek atau jangka panjang; of liabilities as current or non-current;
- Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait - Amendments of SFAS 116 “Leases” regarding
liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa- lease liabilities in sale-and-lease back
balik; transactions;
- Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107 terkait - Amendments of SFAS 207 and SFAS 107
“Pengaturan Pembiayaan Pemasok”; dan “Supplier Finance Arrangements”; and
- Amandemen PSAK 409: “Akuntansi Zakat, - Amendments of SFAS 409 “Accounting of
Infak, dan Sedekah” dan PSAK 401: Zakat, Infak, and Sedekah” and SFAS 401
“Penyajian Laporan Keuangan Syariah”. “Sharia Financial Statement”.
Halaman - 15 - Page
168
Page 191
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
b. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan) b. Change in accounting policy (continued)
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak The implementation of the above standards did not
menghasilkan perubahan substansial terhadap result in substantial changes to the The Company’s
kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak memiliki accounting policies and had no material impact to
dampak yang material terhadap laporan keuangan the financial statements for current or prior financial
di tahun berjalan atau tahun sebelumnya. years.
c. Instrumen keuangan c. Financial instruments
Perseroan mengklasifikasikan instrumen keuangan The Company classifies its financial instruments
dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas into financial assets and financial liabilities.
keuangan.
Aset keuangan Financial assets
Aset keuangan Perseroan terdiri dari kas dan The Company’s financial assets consist of cash
setara kas, piutang pembiayaan konsumen, piutang and cash equivalents, consumer financing
pembiayaan Murabahah, investasi bersih dalam receivables, Murabahah financing receivables, net
sewa pembiayaan, tagihan pembiayaan anjak investments in finance leases, factoring financing
piutang, piutang pembiayaan Musyarakah, piutang receivables, Musyarakah financing receivables,
lain-lain, dan aset derivatif. other receivables, and derivative assets.
Perseroan mengklasifikasikan aset keuangannya The Company classifies its financial assets in the
dalam kategori pengukuran berikut: following measurement categories:
- aset keuangan yang diukur pada nilai wajar - those to be measured subsequently at fair
(baik melalui penghasilan komprehensif lain, value (either through other comprehensive
atau melalui laba rugi), dan income, or through profit or loss), and
- aset keuangan yang diukur pada biaya - those to be measured at amortised cost.
perolehan diamortisasi.
Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis The classification depends on the entity’s business
entitas untuk mengelola aset keuangan dan model for managing the financial assets and the
persyaratan kontraktual arus kas. contractual terms of the cash flows.
Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, For assets measured at fair value, gains and
keuntungan dan kerugian akan dicatat dalam losses will either be recorded in profit or loss or
laporan laba rugi atau penghasilan komprehensif other comprehensive income. For investments in
lain. Untuk investasi pada instrumen utang, hal ini debt instruments, this will depend on the business
akan bergantung pada model bisnis dimana model in which the investment is held. For
investasi tersebut diadakan. Untuk investasi pada investments in equity instruments that are not held
instrumen ekuitas yang tidak dimiliki untuk for trading, this will depend on whether the
diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada Company has made an irrevocable election at
apakah Perseroan telah melakukan pemilihan yang the time of initial recognition to account for
tidak dapat dibatalkan pada saat pengakuan awal the equity investment at fair value through other
untuk mencatat investasi ekuitas pada nilai wajar comprehensive income.
melalui penghasilan komprehensif lain.
Untuk tujuan penilaian ini, 'pokok' didefinisikan For the purposes of this assessment, ‘principal’ is
sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada defined as the fair value of the financial asset on
pengakuan awal. 'Bunga' didefinisikan sebagai initial recognition. ‘Interest’ is defined as
imbalan untuk nilai waktu atas uang dan untuk consideration for the time value of money and for
risiko kredit yang terkait dengan jumlah pokok yang the credit risk associated with the principal amount
terutang selama periode waktu tertentu dan untuk outstanding during a particular period of time and
risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya (misalnya for other basic lending risks and costs (e.g. liquidity
risiko likuiditas dan biaya administrasi), serta marjin risk and administrative costs), as well as profit
keuntungan. margin.
Halaman - 16 - Page
169
Page 192
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penilaian apakah arus kas kontraktual hanya Assessment of whether contractual cash flows are
merupakan pembayaran pokok dan bunga semata solely payments of principal and interest (“SPPI”)
(“SPPI”)
Dalam menilai apakah arus kas kontraktual adalah In assessing whether the contractual cash flows
SPPI, Perseroan mempertimbangkan ketentuan are SPPI, the Company considers the contractual
kontraktual instrumen tersebut. Hal ini termasuk terms of the instrument. This includes assessing
menilai apakah aset keuangan mengandung whether the financial asset contains a contractual
ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu term that could change the timing or amount of
atau jumlah arus kas kontraktual sehingga tidak contractual cash flows such that it would not meet
memenuhi kondisi ini. Dalam melakukan penilaian, this condition. In making the assessment, the
Perseroan mempertimbangkan: Company considers:
- Kejadian kontingensi yang akan mengubah - Contingent events that would change the
jumlah dan waktu arus kas; amount and timing of cash flows;
- Fitur leverage; - Leverage features;
- Persyaratan pelunasan dipercepat dan - Prepayment and extension terms;
perpanjangan fasilitas;
- Ketentuan yang membatasi klaim Perseroan - Terms that limit the Company’s claim to cash
atas arus kas dari aset tertentu (seperti flows from specified assets (e.g. non-recourse
pinjaman non-recourse); dan loans); and
- Fitur yang memodifikasi imbalan dari nilai - Features that modify consideration of the time
waktu atas uang (seperti penetapan ulang value of money (e.g. periodical reset of
suku bunga berkala). interest rates).
Penilaian model bisnis Business model assessment
Model bisnis mengacu pada bagaimana aset Business model refers to how financial assets are
keuangan dikelola bersama untuk menghasilkan managed together to generate cash flows for the
arus kas untuk Perseroan. Arus kas mungkin Company. This may be collecting contractual cash
dihasilkan dengan menerima arus kas kontraktual, flows, selling financial assets or both. Business
menjual aset keuangan atau keduanya. Model models are determined at a level of aggregation
bisnis ditentukan pada tingkat agregasi di mana where groups of assets are managed together to
kelompok aset dikelola bersama untuk mencapai achieve a particular objective and do not depend
tujuan tertentu dan tidak bergantung pada niat on management's intentions for individual
manajemen pada instrumen individual. instruments.
Perseroan menilai model bisnis pada aset The Company assesses the business model of
keuangan setidaknya pada tingkat lini bisnis atau financial assets at least at business line level or
pada di mana terdapat variasi mandat/tujuan dalam where there are varying mandates or objectives
lini bisnis, pada lini bisnis produk atau pada tingkat within a business line, at a more granular product
desk yang lebih granular (misalnya sub-portofolio business line or desk level (i.e. sub-portfolios or
atau sub-lini bisnis). sub-business lines).
Penentuan model bisnis dilakukan dengan Business model determinations are made
mempertimbangkan semua bukti relevan yang considering all relevant evidence that is available at
tersedia pada tanggal penilaian. Ini termasuk, tetapi the date of the assessment. This includes, but is
tidak terbatas pada: not limited to:
- bagaimana kinerja bisnis dan aset keuangan - how the performance of the business and the
yang ada di dalam unit bisnis itu dievaluasi financial assets held within that business unit
dan dilaporkan kepada manajemen. Tingkat are evaluated and reported to management.
pemisahan yang diidentifikasi untuk klasifikasi The level of segregation identified for SFAS
PSAK 109 harus konsisten dengan 109 classification should be consistent with
bagaimana portofolio aset dipisahkan dan how asset portfolios are segregated and
dilaporkan kepada manajemen; reported to senior management;
Halaman - 17 - Page
170
Page 193
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Business model assessment (continued)
Penentuan model bisnis dilakukan dengan Business model determinations are made
mempertimbangkan semua bukti relevan yang considering all relevant evidence that is available at
tersedia pada tanggal penilaian. Ini termasuk, tetapi the date of the assessment. This includes, but is
tidak terbatas pada: (lanjutan) not limited to: (continued)
- risiko yang mempengaruhi kinerja unit bisnis - the risks that affect the performance of the
dan aset keuangan yang dimiliki dalam unit business unit and the financial assets held
bisnis itu dan khususnya bagaimana risiko itu within that business unit and in particular the
dikelola; dan way those risks are managed; and
- bagaimana manajer unit bisnis dikompensasi - how managers of the business unit are
(misalnya, apakah kompensasi didasarkan compensated (for example, whether the
pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau compensation is based on the fair value of the
pada arus kas kontraktual yang dikumpulkan). assets managed or on the contractual cash
flows collected).
Penentuan model bisnis dilakukan berdasarkan Business model determinations are made on the
skenario yang diperkirakan akan terjadi oleh basis of scenarios that the Company reasonably
Perseroan dan tidak dalam kondisi sangat tertekan expects to occur and not under highly stressed or
atau 'kondisi terburuk'. Jika aset dijual dalam 'worst case' conditions. Where assets are disposed
kondisi yang tidak diharapkan oleh Perseroan untuk of under conditions that the Company did not
berlaku ketika aset diakui, klasifikasi aset keuangan reasonably expect to prevail when the assets were
yang ada dalam portofolio tidak disajikan secara recognised, the classification of existing financial
tidak akurat, tetapi kondisi tersebut harus assets in the portfolio are not rendered inaccurate
dipertimbangkan untuk aset yang diperoleh di masa but the conditions in question should be considered
mendatang. for any assets acquired going forward.
Pemilihan model operasi dalam PSAK 109 The targeting operating model for SFAS 109 is
dirancang sedemikian rupa sehingga akuntansi designed such that accounting for instruments at
untuk instrumen di FVTPL adalah pilihan yang FVTPL is a conscious choice.
tepat.
Perubahan pada model bisnis atau pengenalan Changes to business models or the introduction of
model bisnis baru ditentukan melalui proses new business models are determined through the
persetujuan unit bisnis baru. new business unit approval process.
Perseroan dapat mereklasifikasi seluruh aset The Company can reclassify all of its financial
keuangan yang terpengaruh jika dan hanya jika, assets when and only, its business model for
model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan managing those financial assets changes.
berubah.
Pada pengakuan awal, Perseroan mengukur aset At initial recognition, the Company measures a
keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal financial asset at its fair value plus, in the case of a
aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui financial asset not at fair value through profit or
laporan laba rugi, biaya transaksi yang dapat loss, transaction costs that are directly attributable
diatribusikan secara langsung dengan perolehan to the acquisition of the financial asset. Transaction
aset keuangan. Biaya transaksi dari aset keuangan costs of financial assets carried at fair value
yang dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba through profit or loss are expensed in profit or loss.
rugi dibebankan pada laporan laba rugi.
Halaman - 18 - Page
171
Page 194
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang Impairment of financial assets for consumer
pembiayaan konsumen dan investasi bersih dalam financing receivables and net investment in finance
sewa pembiayaan leases
PSAK 109 mengharuskan cadangan kerugian SFAS 109 requires a loss allowance to be
diakui sebesar kerugian kredit ekspektasian 12 recognised at an amount equal to either 12-month
bulan (12-month ECL) atau kerugian kredit expected credit losses (“ECL”) or lifetime ECLs.
ekspektasian sepanjang umur aset keuangan Lifetime ECLs are the ECLs that result from all
(lifetime ECL). Lifetime ECL adalah kerugian kredit possible default events over the expected life of a
ekspektasian yang berasal dari semua financial instrument, whereas 12-month ECLs are
kemungkinan kejadian gagal bayar sepanjang umur the portion of ECLs that result from default events
ekspektasian suatu instrumen keuangan, that are possible within the 12 months after
sedangkan ECL 12 bulan adalah porsi dari kerugian reporting date.
kredit ekspektasian yang berasal dari kemungkinan
kejadian gagal bayar dalam 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
Kerugian kredit ekspektasian atau Expected Credit Expected Credit Losses (“ECL“) are recognized for
Losses (“ECL“) diakui untuk seluruh instrumen all financial debt instruments, loan commitments
utang keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan and financial guarantees that are classified as hold
keuangan yang diklasifikasikan sebagai hold to to collect/hold to collect and sell and have cash
collect/hold to collect and sell dan memiliki arus kas flows that are solely payments of principal and
SPPI. Kerugian kredit ekspektasian tidak diakui interest. Expected credit losses are not recognized
untuk instrumen ekuitas yang ditetapkan sebagai for equity instruments designated at FVOCI.
FVOCI.
Perseroan menggunakan model yang kompleks The Company primarily uses sophisticated models
yang menggunakan matriks probability of default that utilize the probability of default (“PD”), loss
(“PD”), loss given default (“LGD”) dan exposure at given default (“LGD”) and exposure at default
default (“EAD”). (“EAD”) metrics.
a. Probability of Default (“PD”) a. Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu waktu The probability at a point in time that a
dimana konsumen mengalami gagal bayar, counterparty will default, calibrated over up to
dikalibrasikan sampai dengan periode 12 12 months from the reporting date (Stage 1) or
bulan dari tanggal laporan (Stage 1) atau over the lifetime of the product (Stage 2 and 3)
sepanjang umur (Stage 2 dan 3) dan and incorporating the impact of forward-looking
digabungkan pada dampak asumsi ekonomi economic assumptions that have an effect on
masa depan yang memiliki risiko kredit. PD credit risk. PD is estimated at a point in time
diestimasikan pada point in time dimana hal ini that means it will fluctuate in line with the
berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi. economic cycle.
b. Loss Given Default (“LGD”) b. Loss Given Default (“LGD”)
Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari The loss that is expected to arise on default,
konsumen yang mengalami gagal bayar incorporating the impact of relevant forward
dengan menggabungkan dampak dari asumsi looking economic assumptions (if any), which
ekonomi masa depan yang relevan (jika ada) represents the difference between the
dimana hal ini mewakili perbedaan antara arus contractual cash flows due and those that the
kas kontraktual yang akan jatuh tempo dengan Company expects to receive. The Company
arus kas yang diharapkan untuk diterima. estimates LGD based on the historical
Perseroan mengestimasikan LGD recovery rates and considers the recovery of
berdasarkan data historis dari tingkat any collateral that is integral to the financial
pemulihan dan memperhitungkan pemulihan assets with workout period 6 months, and
yang berasal dari jaminan terhadap aset taking into account forward looking economic
keuangan dengan workout period 6 bulan dan assumptions if relevant.
mempertimbangkan asumsi ekonomi di masa
depan jika relevan.
Halaman - 19 - Page
172
Page 195
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang Impairment of financial assets for consumer
pembiayaan konsumen dan investasi bersih dalam financing receivables and net investment in finance
sewa pembiayaan (lanjutan) leases (continued)
c. Exposure at Default (“EAD”) c. Exposure at Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur neraca pada saat The expected balance sheet exposure at the
gagal bayar dengan mempertimbangkan time of default, taking into account that
bahwa perubahan ekspektasi yang diharapkan expected change in exposure over the lifetime
selama masa eksposur. Hal ini of the exposure. This incorporates the impact
menggabungkan dampak penarikan fasilitas of drawdowns of committed facilities,
yang committed pembayaran pokok dan repayments of principal and interest,
bunga, amortisasi dan pembayaran amortization and prepayments, together with
dipercepat, bersama dengan dampak asumsi the impact of forward looking economic
ekonomi masa depan jika relevan. assumptions where relevant.
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan (Stage 1) 12 month expected credit losses (Stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian diakui pada saat Expected credit losses are recognised at the time
pengakuan awal instrumen keuangan dan of initial recognition of a financial instrument and
merepresentasikan kekurangan kas sepanjang represent the lifetime cash shortfalls arising from
umur aset yang timbul dari kemungkinan gagal possible default events up to twelve months into
bayar di masa yang akan datang dalam kurun the future from the reporting date. Expected credit
waktu dua belas bulan sejak tanggal pelaporan. losses continue to be determined on this basis until
Kerugian kredit ekspektasian terus ditentukan oleh there is either a significant increase in the credit
dasar ini sampai timbul peningkatan risiko kredit risk of an instrument or the instrument becomes
yang signifikan pada instrumen tersebut atau credit-impaired. If an instrument is no longer
instrumen tersebut telah mengalami penurunan nilai considered to exhibit a significant increase in credit
kredit. Jika suatu instrumen tidak lagi dianggap risk, expected credit losses will revert to being
menunjukkan peningkatan risiko kredit yang determined on a twelve month basis.
signifikan, maka kerugian kredit ekspektasian
dihitung kembali berdasarkan basis dua belas
bulan.
Peningkatan risiko kredit yang signifikan (Stage 2) Significant increase in credit risk (Stage 2)
Jika aset keuangan mengalami peningkatan risiko If a financial asset experiences a significant
kredit yang signifikan (“SICR”) sejak pengakuan increase in credit risk (“SICR”) since initial
awal, kerugian kredit ekspektasian diakui atas recognition, an expected credit loss provision is
kejadian gagal bayar yang mungkin terjadi recognised for default events that may occur over
sepanjang umur aset. Peningkatan signifikan dalam the lifetime of the asset. Significant increase in
risiko kredit dinilai dengan membandingkan risiko credit risk is assessed by comparing the risk of
gagal bayar atas eksposur pada tanggal pelaporan default of an exposure at the reporting date to the
dengan risiko gagal bayar saat pengakuan awal risk of default at origination (after taking into
(setelah memperhitungkan perjalanan waktu dari account the passage of time). Whether a change in
akun tersebut). Perubahan atas risiko gagal bayar the risk of default is significant or not is assessed
dinilai signifikan atau tidak, dinilai menggunakan using a number of quantitative and qualitative
sejumlah faktor kuantitatif dan kualitatif, yang factors, the weight of which depends on the type of
bobotnya bergantung pada tipe produk dan pihak product and counterparty. Financial assets that are
lawan. Aset keuangan dengan tunggakan 30 hari 30 or more days past due and not credit-impaired
atau lebih dan tidak mengalami penurunan nilai will always be considered to have experienced a
akan selalu dianggap telah mengalami peningkatan significant increase in credit risk.
risiko kredit yang signifikan.
Halaman - 20 - Page
173
Page 196
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang Impairment of financial assets for consumer
pembiayaan konsumen dan investasi bersih dalam financing receivables and net investment in finance
sewa pembiayaan (lanjutan) leases (continued)
Perseroan menggunakan berbagai pengukuran The Company uses a number of qualitative and
kualitatif dan kuantitatif dalam menilai SICR seperti quantitative measures in assessing SICR as
berikut: follows:
Akun-akun dengan 30 hari tunggakan (“DPD”) Accounts that are 30 days past due (“DPD”) or
atau akun-akun yang dianggap mengalami considered to experience increase in credit risk
kenaikan risiko kredit berdasarkan pertimbangan based on certain management assessment, are
manajemen, dianggap telah mengalami considered to have experienced a significant
peningkatan risiko kredit yang signifikan. increase in credit risk.
Peningkatan risiko kredit yang signifikan (Stage 2) Significant increase in credit risk (Stage 2)
(lanjutan) (continued)
Aset hanya akan dianggap mengalami penurunan An asset is only considered credit impaired and
nilai dan kerugian kredit ekspektasian sepanjang lifetime expected credit losses recognised, if there
umurnya diakui, jika terdapat bukti objektif is observed objective evidence of impairment.
penurunan nilai yang dapat diobservasi. Faktor- These factors are similar to the indicators of
faktor yang diobservasi ini serupa dengan indikator objective evidence of impairment under SFAS 239,
bukti objektif penurunan nilai pada PSAK 239, this includes, amongst other factors, assets in
termasuk antara lain aset gagal bayar atau default or experiencing significant financial
mengalami kesulitan keuangan yang signifikan atau difficulty, or experiencing forbearance on impaired
mengalami forbearance atas piutang yang receivables (mentioned as ‘Stage 3 asset’). The
mengalami penurunan nilai (disebut sebagai ‘aset measurement of expected credit losses across all
Stage 3’). Pengukuran kerugian kredit ekspektasian stages is required to reflect an unbiased and
di seluruh tahapan aset diperlukan untuk probability weighted amount that is determined by
mencerminkan jumlah yang tidak bias dan rata-rata evaluating a range of reasonably possible
probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan outcomes using reasonable and supportable
mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang information about past events, current conditions
dapat terjadi menggunakan informasi yang wajar and forecasts of future economic conditions.
dan dapat didukung dengan peristiwa di masa
lampau, kondisi saat ini dan proyeksi terkait dengan
kondisi ekonomis di masa depan.
Eksposur yang mengalami penurunan nilai kredit Credit impaired (or defaulted) exposures (Stage 3)
atau gagal bayar (Stage 3)
Kriteria kuantitatif Quantitative criteria
Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai Financial assets that are credit impaired (or in
(atau gagal bayar) merupakan aset yang defaut) represent those that are at least 90 days
setidaknya telah memiliki tunggakan 90 hari atas past due.
pokok.
Kriteria kualitatif Qualitative criteria
Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai Financial assets that are credit impaired (or in
(atau gagal bayar) merupakan aset yang telah default) represent those that are written off and has
dihapusbukukan dan mengalami proses credit been proceed as credit settlement.
settlement.
Halaman - 21 - Page
174
Page 197
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan nilai kredit Credit impaired (or defaulted) exposures (Stage 3)
atau gagal bayar (Stage 3) (lanjutan) (continued)
Aset keuangan juga dianggap mengalami Financial assets are also considered to be credit
penurunan nilai kredit dimana konsumen impaired where the customers are unlikely to pay
kemungkinan besar tidak akan membayar dengan on the occurrence of one or more observable
terjadinya satu atau lebih kejadian yang teramati events that have a detrimental impact on the
yang memiliki dampak menurunkan jumlah estimasi estimated future cash flows of the financial asset
arus kas masa depan dari aset keuangan tersebut based on management’s judgement. Loss
berdasarkan pertimbangan manajemen. Cadangan provisions against credit impaired financial assets
kerugian penurunan nilai terhadap aset keuangan are determined based on an assessment of the
yang mengalami penurunan nilai ditentukan recoverable cash flows under a range of scenarios,
berdasarkan penilaian terhadap arus kas yang including the realisation of any collateral held
dapat dipulihkan berdasarkan sejumlah skenario, where appropriate. The ECL will reflect weighted
termasuk realisasi jaminan yang dimiliki jika average of the scenarios based on the probability
memungkinkan. ECL akan mencerminkan rata-rata of the relevant scenario to occur. The loss
tertimbang dari skenario berdasarkan probabilitas provisions held represent the difference between
dari skenario yang relevan untuk terjadi. Cadangan the present value of the cash flows expected to be
kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara recovered, discounted at the instrument’s original
nilai sekarang dari arus kas yang diperkirakan akan effective interest rate, and the gross carrying value
dipulihkan, didiskontokan pada suku bunga efektif of the instrument prior to any credit impairment.
awal, dan nilai tercatat bruto instrumen sebelum
penurunan nilai kredit.
Periode yang diperhitungkan ketika mengukur The period considered when measuring expected
kerugian kredit ekspektasian adalah rata-rata dari credit loss is the longest period of the average life
periode terpanjang kontrak aset keuangan. of the financial assets.
Untuk aset yang diukur pada biaya perolehan For assets measured at amortized cost, the
diamortisasi, saldo di neraca mencerminkan aset balance sheet amount reflects the gross asset less
bruto dikurangi kerugian kredit ekspektasian. the expected credit losses.
Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang Impairment of financial assets for Murabahah
pembiayaan Murabahah financing receivables
Sesuai dengan PSAK No. 402 "Akuntansi In accordance with SFAS No. 402 “Accounting for
Murabahah", Perseroan menghitung penyisihan Murabahah”, the Company calculates allowance for
kerugian penurunan nilai untuk piutang Murabahah impairment losses for Murabahah financing
sesuai dengan ketentuan di ISAK No. 402 receivables in accordance with IFAS No. 402
“Penurunan Nilai Piutang Murabahah”. “Impairment of Murabahah Receivables”.
Perseroan mengevaluasi apakah terdapat bukti The Company assesses whether there is any
objektif bahwa aset keuangan mengalami objective evidence that a financial asset is impaired
penurunan nilai pada setiap tanggal laporan posisi at each statement of financial position date.
keuangan.
Aset keuangan mengalami penurunan nilai hanya Financial assets are impaired and impairment
jika terdapat bukti objektif bahwa penurunan nilai losses are incurred only if there is objective
merupakan akibat dari satu atau lebih peristiwa evidence of impairment as a result of one or more
yang terjadi setelah pengakuan awal (“peristiwa events that occurred after the initial recognition (a
kerugian”) dan peristiwa kerugian tersebut (atau “loss event”) and that loss event (or events) has an
peristiwa-peristiwa) memiliki dampak pada estimasi impact on the estimated future cash flows of
arus kas masa depan atas aset keuangan yang financial assets that can be reliably estimated.
dapat diestimasi secara andal.
Halaman - 22 - Page
175
Page 198
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang Impairment of financial assets for Murabahah
pembiayaan Murabahah (lanjutan) financing receivables (continued)
Perhitungan penyisihan kerugian penurunan nilai The calculation of allowance for impairment losses
atas aset keuangan yang dinilai secara kolektif on financial assets which are evaluated collectively,
dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko grouped based on similar receivable risk
piutang yang sama dengan mempertimbangkan characteristics and taking into account the
segmentasi piutang berdasarkan pengalaman receivable segmentation on the basis of historical
kerugian masa lalu (probability of default). loss experience (probability of default).
Perseroan menggunakan metode analisis migrasi The Company uses the migration analysis method
yang merupakan suatu metode analisis statistik, which is a statistical model analysis method to
untuk menilai penyisihan kerugian penurunan nilai assess allowance for impairment losses on
atas piutang yang diberikan secara kolektif. collective receivables. The Company uses 3 (three)
Perseroan menggunakan data historis 3 (tiga) years historical data to compute for the Probability
tahun dalam menghitung Probability of Default of Default (“PD”) and Loss Given Default (“LGD”).
(“PD”) dan Loss Given Default (“LGD”).
Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang Impairment of financial assets for Musyarakah
pembiayaan Musyarakah financing receivables
Perseroan membentuk penyisihan nilai kerugian The Company provides the allowance for
untuk pembiayaan Musyarakah berdasarkan impairment losses for Musyarakah financing based
estimasi kerugian aset produktif yang tidak dapat on the estimated losses from uncollectible amount
ditagih sebagaimana diatur dalam PSAK yang earning assets as stipulated in the applicable
berlaku. Selain itu, Perseroan menerapkan SFAS. The Company also implemented Regulation
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. of the Financial Services Authority (“POJK”) No.
10/POJK.05/2019 tanggal 26 Februari 2019. 10/POJK.05/2019 dated 26 February 2019.
Penyisihan kerugian minimum yang harus dibentuk The minimum allowance to be provided in
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan accordance with Regulation of the Financial
(“POJK”) adalah sebagai berikut: Services Authority (“POJK”) is as follows:
1) Cadangan umum, ditetapkan paling rendah 1) General reserve, shall be no less than 1% of
sebesar 1% dari aset produktif yang total earning assets classified as current after
digolongkan lancar setelah dikurangi agunan. deducting the collateral value.
2) Cadangan khusus, sekurang-kurangnya 2) Special reserves, shall be at least:
sebesar:
a) 5% dari aset produktif yang digolongkan a) 5% of earning assets classified as Special
Dalam Perhatian Khusus setelah Mention after deducting the collateral value;
dikurangi nilai agunan;
b) 15% dari aset produktif yang digolongkan b) 15% of earning assets classified as
Kurang Lancar setelah dikurangi nilai Substandard after deducting the collateral
agunan; value;
c) 50% dari aset produktif yang digolongkan c) 50% of earning assets classified as Doubtful
Diragukan setelah dikurangi nilai agunan; after deducting the collateral value; and
dan
d) 100% dari aset produktif yang d) 100% of earning assets classified as Loss
digolongkan Macet setelah dikurangi nilai after deducting the collateral value.
agunan.
Halaman - 23 - Page
176
Page 199
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang Impairment of financial assets for Musyarakah
pembiayaan Musyarakah (lanjutan) financing receivables (continued)
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas keuangan Perseroan terdiri dari utang The Company’s financial liabitilies consist of
penyalur kendaraan, utang lain-lain, akrual, payable to dealers, other liabilities, accrued
pinjaman, surat berharga yang diterbitkan, dan expenses, borrowings, securities issued, and
liabilitas derivatif. derivative liabilities.
Perseroan mengklasifikasikan liabilitas The Company classified its financial liabilities only
keuangannya hanya dalam satu kategori, yaitu into one category, which is financial liabilities
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya measured at amortised cost, as the Company does
perolehan diamortisasi, dikarenakan Perseroan not have financial liabilities classified as fair value
tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada through profit or loss. The Company has hedging
nilai wajar melalui laba rugi. Perseroan memiliki instruments in cash flow hedges (refer to Note 2r).
instrumen lindung nilai atas arus kas (lihat
Catatan 2r).
Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya Financial liabilities measured at amortised cost
perolehan diamortisasi
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan Financial liabilities measured at amortised cost are
yang diukur dengan biaya perolehan yang initially recognised at fair value plus transaction
diamortisasi diukur pada nilai wajar ditambah biaya cost (if any) that are directly attributable to the
transaksi (jika ada) yang dapat diatribusikan secara financial liabilities and subsequently measured at
langsung dengan liabilitas keuangan tersebut dan amortised cost using effective interest rate.
selanjutnya diukur pada biaya perolehan Effective interest rate amortization is recognised in
diamortisasi dengan menggunakan metode suku the statements of profit or loss as “Interest and
bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif diakui financing charges”.
di dalam laporan laba rugi sebagai “Beban bunga
dan keuangan”.
Penentuan nilai wajar Determination of fair value
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to sell
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar an asset or paid to transfer a liability in an orderly
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi transaction between market participants at the
teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar measurement date in the principal market or, in its
(market participants) pada tanggal pengukuran di absence, the most advantageous market to which
pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, the Company has access at that date. The fair
di pasar yang paling menguntungkan dimana value of a liability reflects its non-performance risk.
Perseroan memiliki akses pada tanggal tersebut.
Nilai wajar liabilitas mencerminkan risiko
wanprestasinya.
Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar When available, the Company measures the fair
instrumen keuangan dengan menggunakan harga value of a financial instrument using the quoted
kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. price in an active market for that instrument.
Halaman - 24 - Page
177
Page 200
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
Penentuan nilai wajar (lanjutan) Determination of fair value (continued)
Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang The fair value of financial instruments traded in
diperdagangkan di pasar aktif ditentukan active market is determined based on quoted
berdasarkan nilai pasar yang berlaku pada tanggal market prices at the statement of financial position
laporan posisi keuangan menggunakan harga yang date and based on routinely published and
dipublikasikan secara rutin dan berasal dari sumber reputable sources such as quoted market prices or
yang terpercaya, seperti quoted market price atau broker’s quoted price from Bloomberg and Reuters.
broker’s quoted price dari Bloomberg dan Reuters.
Instrumen keuangan dianggap memiliki kuotasi di A financial instrument is considered has quoted in
pasar aktif, jika harga kuotasi tersedia sewaktu- an active market, if quoted prices are readily and
waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, regularly available from an exchange, dealer,
pedagang efek (dealer), perantara efek (broker), broker, industry group, pricing service or regulatory
kelompok industri, badan pengawas (pricing agency, and those prices represent actual and
service atau regulatory agency), dan harga regularly occurring market transactions on an arm’s
tersebut mencerminkan transaksi pasar yang length basis. If the above criteria are not met, the
aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. market is regarded as being inactive. Indications
Jika kriteria di atas tidak terpenuhi, maka pasar that a market is inactive are when there is a wide
aktif dinyatakan tidak tersedia. Indikasi-indikasi dari bid-offer spread or significant increase in the bid-
pasar tidak aktif adalah terdapat selisih yang besar offer spread or there are few recent transactions.
antara harga penawaran dan permintaan atau
kenaikan signifikan dalam selisih harga penawaran
dan permintaan dan hanya terdapat beberapa
transaksi terkini.
Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai For financial instruments with no quoted market
harga pasar, estimasi atas nilai wajar ditetapkan price, a reasonable estimate of the fair value is
dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain determined by reference to the current market
yang secara substansi memiliki karakteristik yang value of another instrument which substantially
sama atau dihitung berdasarkan ekspektasi arus have the same characteristic or calculated based
kas yang didiskonto dengan tingkat suku bunga on the expected cash flows discounted by relevant
pasar yang relevan. market rates.
Nilai wajar atas piutang pembiayaan, serta The fair value for financing receivables as well as
pinjaman dari bank ditentukan menggunakan nilai borrowings are determined using a present value
kini berdasarkan arus kas kontraktual dengan model on the basis of contractually agreed cash
mempertimbangkan kualitas kredit, likuiditas, dan flows, taking into account credit quality, liquidity,
biaya. and costs.
Bukti terbaik dari nilai wajar pada saat pengakuan The best evidence of fair value at initial recognition
awal adalah harga transaksinya (yaitu nilai wajar is the transaction price (that is, the fair value of the
pembayaran yang diserahkan atau diterima), consideration given or received), unless the fair
kecuali nilai wajar dari instrumen tersebut dapat value of that instrument is evidenced by
dibuktikan dengan perbandingan transaksi untuk comparison with other observable current market
instrumen yang sama di pasar terkini yang dapat transactions in the same instrument (that is, without
diobservasi (yaitu yang tanpa modifikasi atau modification or repackaging) or based on a
repackaging) atau berdasarkan teknik penilaian valuation technique whose variables include only
dimana variabelnya hanya data dari pasar yang data from observable markets.
dapat diobservasi.
Untuk instrumen keuangan yang diukur For financial instruments that measured at fair
menggunakan nilai wajar, Perseroan menggunakan value, the Company use the fair value hierarchy
hirarki nilai wajar yang mencerminkan signifikansi which reflect the significance of input used in the
input yang digunakan dalam melakukan measurement (level 1, 2, and 3) as explained in
pengukuran (tingkat 1, 2, dan 3) seperti dijelaskan Notes 37 (v).
pada Catatan 37 (v).
Halaman - 25 - Page
178
Page 201
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
Penghentian pengakuan Derecognition
Penghentian pengakuan aset keuangan dilakukan Financial assets are derecognised when the
ketika hak kontraktual atas arus kas yang berasal contractual rights to receive the cash flows from
dari aset keuangan tersebut berakhir, atau ketika these assets have ceased to exist or the assets
aset keuangan tersebut telah ditransfer dan secara have been transferred and substantially all the risks
substansial seluruh risiko dan manfaat atas and rewards of ownership of the assets are also
kepemilikan aset tersebut telah ditransfer (jika transferred (if substantially all the risks and rewards
secara substansial seluruh risiko dan manfaat tidak are not transferred, hence the Company evaluates
ditransfer, maka Perseroan melakukan evaluasi to ensure that continuing involvement on the basis
untuk memastikan keterlibatan berkelanjutan atas of any retained powers of control does not prevent
kendali yang masih dimiliki tidak mencegah derecognition). Financial liabilities are derecognised
penghentian pengakuan). Liabilitas keuangan when they have been redeemed or otherwise
dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah extinguished.
dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Modifikasi aset keuangan Modification of financial assets
Perseroan terkadang melakukan renegosiasi atau The Company sometimes renegotiates or
dalam hal lain modifikasi atas arus kas kontraktual otherwise modifies the contractual cash flows of
dari pinjaman kepada konsumen. Saat ini terjadi, loans to customers. When this happens, the
Perseroan menilai apakah syarat-syarat pinjaman Company assesses whether or not the new terms
yang baru berbeda secara substansial dibanding are substantially different to the original terms. The
dengan syarat-syarat pinjaman sebelumnya. Company does this by considering, among others,
Perseroan melakukan hal ini dengan the following factors:
mempertimbangkan, antara lain, faktor-faktor di
bawah ini:
- Jika peminjam berada dalam kesulitan - If the borrower is in financial difficulty whether
keuangan, apakah modifikasi tersebut the modification merely reduces the contractual
mengurangi arus kas kontraktual ke nilai yang cash flows to amounts the borrower is
diharapkan dapat dibayarkan oleh peminjam expected to be able to pay
- Perpanjangan signifikan dari waktu pinjaman - Significant extension of the loan term when the
dimana peminjam tidak berada dalam kesulitan borrower is not in financial difficulty
keuangan
- Perubahan signifikan dari suku bunga - Significant change in the interest rate
- Perubahan mata uang pinjaman - Change in loan currency
Apabila syarat-syarat tersebut berbeda secara If the terms are substantially different, the
substansial, Perseroan menghentikan pengakuan Company derecognises the original financial asset
aset keuangan awal dan mengakui aset keuangan and recognises a ‘new’ asset at fair value and
yang ‘baru’ pada nilai wajarnya dan menghitung realculates a new effective interest rate for the
kembali suku bunga efektif yang baru untuk aset asset. The date of renegotiation is consequently
tersebut. Tanggal renegosiasi syarat pinjaman considered to be the date of initial recognition for
dianggap sebagai tanggal pengakuan awal untuk impairment calculation purposes, including for the
keperluan perhitungan penurunan nilai, termasuk purpose of determining whether a significant
untuk menentukan apakah terdapat kenaikan increase in credit risk has occured. However, the
signifikan risiko kredit. Namun, Perseroan juga Company also assesses whether the new financial
menilai apakah aset keuangan baru dianggap asset recognised is deemed to be credit-impaired
sebagai aset keuangan yang mengalami at initial recognition, especially in circumstances
penurunan nilai pada pengakuan awal, terutama where the renegotiation was driven by the debtor
dalam keadaan di mana renegosiasi didorong oleh being unable to make the originally agreed
peminjam yang tidak dapat melakukan payments. Differences in the carrying amount are
pembayaran yang sudah disetujui sebelumnya. also recognised in profit or loss as a gain or loss on
Selisih dari nilai tercatat juga diakui pada laba rugi derecognition.
sebagai laba rugi dari penghentian pengakuan aset
keuangan.
Halaman - 26 - Page
179
Page 202
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
Modifikasi aset keuangan (lanjutan) Modification of financial assets (continued)
Apabila syarat-syarat tersebut tidak berbeda If the terms are not substantially different, the
secara substansial, renegosiasi atau modifikasi renegotiation or modification does not result in
tidak menghasilkan penghentian pengakuan, dan derecognition, and the Company recalculates the
Perseroan menghitung kembali nilai tercatat bruto gross carrying amount based on the revised cash
berdasarkan arus kas yang sudah dimodifikasi dari flows of the financial asset and recognises a
aset keuangan dan mengakui laba atau rugi modification gain or loss in profit or loss. The new
modifikasian di laporan laba rugi. Nilai tercatat gross carrying amount is recalculated by
bruto yang baru dihitung kembali dengan discounting the modified cash flows at the original
mendiskontokan arus kas yang telah dimodifikasi effective interest rate.
dengan menggunakan tingkat suku bunga efektif
awal.
Saling hapus Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset and the
disalinghapuskan dan jumlah netonya disajikan net amount is presented in the statements of
pada laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika financial position, if and only if, the Company has a
Perseroan memiliki hak yang berkekuatan hukum legal enforceable right to offset the recognised
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang amounts and there is an intention to settle on a net
telah diakui tersebut dan adanya maksud untuk basis, or realise the assets and settle the liabilities
menyelesaikan secara neto, atau untuk simultaneously. The legally enforceable right must
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas not be contingent on future events and must be
secara bersamaan. Hak berkekuatan hukum enforceable in the normal course of business and
tersebut haruslah tidak bergantung pada kondisi in the event of default, insolvency or bankruptcy of
masa depan dan hak tersebut harus dapat tetap the company or the counterparty.
didapatkan dalam kondisi bisnis normal dan dalam
hal terjadinya kegagalan, ketidakmampuan
membayar maupun kebangkrutan dari perseroan
ataupun pihak lawan.
d. Kas dan setara kas d. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas mencakup kas dan kas di bank Cash and cash equivalent include cash on hand
yang tidak dibatasi penggunaannya dan tidak and cash in bank which are not restricted and
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman. Pada pledged as collateral for any borrowing. In the
laporan posisi keuangan, cerukan disajikan statements of financial position, bank overdrafts are
bersama sebagai pinjaman dalam liabilitas jangka shown as part of short-term liabilities.
pendek.
e. Piutang pembiayaan konsumen e. Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah Consumer financing receivables are stated at their
piutang setelah dikurangi dengan bagian outstanding balance less the portion of joint
pembiayaan bersama dimana risiko kredit financings where the credit risk is assumed by joint
ditanggung pemberi pembiayaan bersama sesuai financing providers in accordance with the
dengan porsinya (without recourse), pendapatan financings portion (without recourse), unearned
pembiayaan konsumen yang belum diakui dan consumer financing income and the allowance for
penyisihan kerugian penurunan nilai. impairment losses.
Piutang pembiayaan konsumen diakui pada Consumer financing receivables are recognised
awalnya pada nilai wajar ditambah biaya transaksi initially at fair value plus transaction costs and less
dan dikurangi pendapatan administrasi (jika ada) administration income (if any) that are directly
yang dapat diatribusikan secara langsung dan attributable to its acquisition and subsequently
selanjutnya diukur dengan biaya perolehan measured at amortised cost using the effective
diamortisasi menggunakan metode suku bunga interest rate method.
efektif.
Halaman - 27 - Page
180
Page 203
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan) e. Consumer financing receivables (continued)
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum Unearned consumer financing income is the
diakui merupakan selisih antara jumlah difference between total installments to be received
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan from customers and the total amount financing,
diterima dari konsumen dengan jumlah pokok which is recognised as income over the term of the
pembiayaan, yang akan diakui sebagai pendapatan contract using effective interest rate method.
sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan Early termination is treated as a cancellation of an
konsumen berakhir diperlakukan sebagai existing contract and the resulting gain or loss is
pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan credited or charged to the current year statement of
laba dan rugi yang terjadi pada saat transaksi profit or loss at the transaction date.
timbul diakui dalam laporan laba rugi tahun
berjalan.
Pembiayaan bersama Joint financing
Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai Joint financing receivables where the Company
bersama pihak lain, di mana masing-masing pihak and joint financing providers bear credit risk in
menanggung risiko kredit sesuai dengan porsinya accordance with their portion (without recourse) are
(without recourse) disajikan di laporan posisi presented on a net basis in the statements of
keuangan secara bersih. Pendapatan pembiayaan financial position. Consumer financing income and
konsumen dan beban bunga yang terkait dengan interest expenses related to joint financing without
pembiayaan bersama without recourse disajikan recourse are also presented in a net basis in the
secara bersih di laporan laba rugi. statements of profit or loss.
Dalam pembiayaan bersama without recourse, For joint financing without recourse, the Company
Perseroan berhak menentukan tingkat bunga yang has the right to set higher interest rates to
lebih tinggi kepada pelanggan dari tingkat bunga customers than those as stated in the joint
yang ditetapkan dalam perjanjian dengan pemberi financing agreements with joint financing providers.
pembiayaan bersama. Selisihnya, diakui sebagai The difference is recognised as part of unearned
pendapatan pembiayaan konsumen yang belum consumer financing income and recognised as
diakui dan diakui sebagai pendapatan sesuai income over the term of the contract using effective
dengan jangka waktu kontrak dengan interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
f. Piutang pembiayaan Murabahah f. Murabahah financing receivables
Piutang pembiayaan Murabahah merupakan Murabahah financing receivables are stated at their
jumlah piutang setelah dikurangi dengan bagian outstanding balance less the portion of net of joint
pembiayaan bersama di mana risiko pembiayaan financing receivables where joint financing
ditanggung oleh pemberi pembiayaan bersama providers bear financing risk in accordance with its
sesuai dengan porsinya (without recourse), portion (without recourse), unearned margin
pendapatan marjin yang belum diakui dan income and the allowance for impairment losses.
penyisihan kerugian penurunan nilai.
Piutang pembiayaan Murabahah diakui pada Murabahah financing receivables are recognised
awalnya pada nilai wajar ditambah biaya transaksi initially at fair value, plus the transaction cost and
dan dikurangi pendapatan administrasi (jika ada) less the administration income (if any) that are
yang dapat didistribusikan secara langsung dan directly attributable to its acquisition, and
selanjutnya diukur dengan biaya perolehan subsequently measured at amortised cost using the
diamortisasi menggunakan metode imbal hasil effective rate of return method.
efektif.
Halaman - 28 - Page
181
Page 204
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
f. Piutang pembiayaan Murabahah (lanjutan) f. Murabahah financing receivables (continued)
Pendapatan marjin Murabahah yang belum diakui Murabahah margin income is the difference
merupakan selisih antara jumlah keseluruhan between total installments to be received from
pembayaran angsuran yang akan diterima dari customers and the total amount financing, which is
konsumen dengan jumlah pokok pembiayaan, yang recognised as income over the term of the contract
akan diakui sebagai pendapatan sesuai dengan using effective rate of return method.
jangka waktu kontrak dengan menggunakan
metode imbal hasil efektif.
Pembiayaan bersama - pembiayaan Murabahah Joint financing - Murabahah financing
Piutang pembiayaan Murabahah yang dibiayai Murabahah financing receivables where the
bersama pihak lain, dimana masing-masing pihak Company and joint financing providers bear credit
menanggung risiko kredit sesuai dengan porsinya risk in accordance with their portion (without
(without recourse) disajikan di laporan posisi recourse) are presented on a net basis in the
keuangan secara bersih. Pendapatan marjin dan statements of financial position. Murabahah margin
beban marjin Murabahah yang terkait dengan income and margin expenses related to Murabahah
pembiayaan bersama Murabahah without recourse joint financing without recourse are also presented
disajikan secara bersih di laporan laba rugi. in a net basis in the statements of profit or loss.
Dalam pembiayaan bersama without recourse, For joint financing without recourse, the Company
Perseroan berhak menentukan tingkat marjin yang has the right to set higher margin rates to
lebih tinggi kepada pelanggan dari tingkat marjin customers than those stated in the joint financing
yang ditetapkan dalam perjanjian dengan pemberi agreements with joint financing providers. The
pembiayaan bersama. Selisihnya, diakui sebagai difference is recognised as part of unearned
pendapatan marjin Murabahah yang belum diakui Murabahah financing income and recognised as
dan diakui sebagai pendapatan marjin Murabahah Murabahah margin income over the term of the
sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan contract using effective rate of return method.
menggunakan metode imbal hasil efektif.
g. Pembiayaan Musyarakah g. Musyarakah financing
Musyarakah adalah akad kerja sama yang terjadi Musyarakah is a partnership contract between two
antara dua pihak untuk suatu pembiayaan aset parties for asset financing where each parties
dimana masing-masing pihak memberikan porsi contribute funds with arragement that the operating
dana dengan ketentuan bahwa pendapatan usaha revenue will be shared based on predetermined
akan dibagi sesuai dengan persentase yang ratio, while the losses are borne proportionally
disepakati, sedangkan kerugian ditanggung secara based on the capital contribution.
proporsional sesuai dengan kontribusi modal.
Musyarakah menurun (Musyarakah mutanaqisha) Decreasing Musyarakah (Musyarakah mutanaqisha
adalah Musyarakah dengan ketentuan bagian dana is Musyarakah where the Company’s funds
Perseroan akan dialihkan secara bertahap kepada proportion will be reallocated graudally to the
konsumen, sehingga bagian dana Perseroan akan customers, thus the Company’s funds proportion
menurun dan pada akhir masa akad, konsumen will decrease and at the end of the contract, the
akan menjadi pemilik penuh aset. cutomer will be the full owner of the asset.
Pembiayaan Musyarakah dinyatakan sebesar Musyarakah financing are stated at their
saldo pembiayaan dikurangi dengan penyisihan outstanding balance less the allowance for
kerugian. Perseroan menetapkan penyisihan impairment losses. The Company determine the
kerugian sesuai dengan kualitas pembiayaan allowance for impairment losses in accordance with
berdasarkan penelaahan secara kolektif saldo collective review of Musyarakah financing balance.
pembiayaan Musyarakah.
Halaman - 29 - Page
182
Page 205
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
h. Investasi bersih dalam sewa pembiayaan h. Net investment in finance leases
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan The determination of whether an arrangement is, or
perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung contains a lease is based on the substance of the
sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada arrangement at inception date and whether the
tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan fulfillment of the arrangement is dependent on the
perjanjian tergantung pada penggunaan suatu aset use of a specific asset and the arrangement
dan perjanjian tersebut memberikan suatu hak conveys a right to use the asset.
untuk menggunakan aset tersebut.
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa Leases are classified as finance lease if the leases
pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan transfer substantially all the risks and rewards
secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang related to ownership of the leased assets. Leases
terkait dengan kepemilikan aset. Suatu sewa are classified as operating leases if the leases do
diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa not transfer substantially all the risks and rewards
tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko incidental to ownership of the leased assets.
dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.
Transaksi sewa pembiayaan yang dilakukan Leases transactions conducted by the Company
Perseroan diklasifikasikan sebagai sewa are classified as finance lease.
pembiayaan.
Pada saat pengakuan awal, nilai wajar investasi At initial recognition, the fair value of net investment
bersih dalam sewa pembiayaan merupakan jumlah in finance lease represents lease financing
piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa yang receivables plus the residual value at the end of the
akan diterima oleh perusahaan sewa pada akhir lease period deducted by unearned lease income
masa sewa pembiayaan dikurangi dengan and security deposits. The difference between the
pendapatan sewa pembiayaan yang ditangguhkan gross lease receivables and the present value of
dan simpanan jaminan. Selisih antara nilai piutang the lease receivables is recognised as unearned
bruto dan nilai kini piutang diakui sebagai lease income. Unearned lease income is then
pendapatan sewa pembiayaan yang belum diakui. recognised as income over the term of the contract
Pendapatan sewa pembiayaan yang belum diakui using the effective interest rate, on the Company’s
tersebut kemudian diakui sebagai pendapatan net investment as a lessor in the financing lease.
sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan
menggunakan metode tingkat suku bunga efektif,
atas investasi neto Perseroan sebagai lessor
dalam sewa pembiayaan.
Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk The lessee has the option to purchase the leased
membeli aset yang disewapembiayakan pada akhir asset at the end of the lease period at a price
masa sewa pembiayaan dengan harga yang telah mutually agreed upon at the commencement of the
disetujui bersama pada saat dimulainya perjanjian finance lease agreement.
sewa pembiayaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa Early termination is treated as a cancellation of an
pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai existing contract and the resulting gain or loss is
pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi yang credited or charged to the current year statements
timbul diakui dalam laporan laba rugi tahun of profit or loss at the transaction date.
berjalan pada tanggal terjadinya transaksi.
i. Pembiayaan anjak piutang i. Factoring financing
Tagihan anjak piutang with recourse dan without Factoring receivables acquired with recourse and
recourse merupakan jumlah piutang setelah without recourse are stated at the outstanding
dikurangi pendapatan pembiayaan anjak piutang balance less the unearned factoring income and the
yang belum diakui dan penyisihan kerugian allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
Halaman - 30 - Page
183
Page 206
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
i. Pembiayaan anjak piutang (lanjutan) i. Factoring financing (continued)
Tagihan anjak piutang with recourse dan without Factoring receivables with recourse and without
recourse diakui pada awalnya pada nilai wajar dan recourse are recognised initially at fair value and
selanjutnya diukur dengan biaya perolehan subsequently measured at amortised cost using the
diamortisasi menggunakan metode suku bunga effective interest rate method.
efektif.
j. Piutang dari jaminan kendaraan j. Receivables from collateral vehicles
Piutang dari jaminan kendaraan dinyatakan Receivables from collateral vehicles are stated at
berdasarkan nilai realisasi bersih, yaitu nilai net realisable value, which is carrying value of
tercatat piutang pembiayaan konsumen terkait, related consumer financing receivables,
piutang pembiayaan Murabahah atau investasi Murabahah financing receivables or net investment
bersih dalam sewa pembiayaan dikurangi in finance leases deducted for impairment in
penyisihan penurunan nilai pasar atas jaminan market value of the collateral vehicles. Consumer
kendaraan. Piutang pembiayaan konsumen, financing receivables, Murabahah financing
piutang pembiayaan Murabahah, atau investasi receivables, or net investment in financing are
bersih dalam sewa pembiayaan direklasifikasikan reclassified as receivables from collateral vehicles
menjadi piutang dari jaminan kendaraan ketika when collateral assets have been placed under the
jaminan kendaraan dititipkan dalam pengawasan Company’s authority because customers cannot
Perseroan karena konsumen tidak dapat fulfill their obligations.
memenuhi kewajibannya.
Selisih antara nilai tercatat piutang dengan nilai Difference between carrying value of related
realisasi bersih dicatat sebagai “Pemulihan/ receivables with net realizable value is recorded as
penyisihan kerugian penurunan nilai lainnya” di “Reversal/allowance for other impairment losses” in
laporan laba rugi. the profit or loss.
Pada saat terjadi wanprestasi terhadap perjanjian In case of default, the Company facilitates the
pembiayaan, Perseroan memfasilitasi pelanggan customer to sell the collateral vehicles under fiducia
untuk menjual kendaraan yang dijaminkan dengan arrangement for the purpose of recovering the
fidusia untuk keperluan penyelesaian piutang. outstanding receivables. Differences between the
Selisih lebih antara hasil penjualan dengan utang proceeds from sales of vehicles and the
bersih pelanggan merupakan hak dari pelanggan. outstanding receivables if positive are to be
Sedangkan selisih kurang akan dibebankan refunded to customers. If negative, are recorded as
sebagai kerugian atas penjualan piutang dari losses from disposal of receivables from collateral
jaminan kendaraan. vehicles.
Perseroan menyajikan piutang dari jaminan The Company presents receivables from collateral
kendaraan sebagai bagian dari ”Piutang lain-lain” di vehicles as part of ”Other receivables” in the
dalam laporan posisi keuangan. statements of financial position.
k. Penyisihan kerugian penurunan nilai k. Allowance for impairment losses
Metode dalam melakukan perhitungan penyisihan Provisioning methodology of allowance for
kerugian penurunan nilai dilakukan dengan impairment losses is calculated using the expected
menggunakan metode “expected credit loss” dan credit loss and incurred losses methodology. Refer
“incurred losses”. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan to Note 2c for the accounting policy of impairment
akuntansi atas penurunan nilai dari aset keuangan. of financial assets.
Piutang pembiayaan konsumen, piutang Consumer financing receivables, Murabahah
pembiayaan Murabahah, investasi bersih dalam financing receivables, net investment in finance
sewa pembiayaan, dan tagihan anjak piutang akan leases, and factoring financing receivables are
dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 150 written-off when they are overdue for more than
hari atau pada saat piutang tersebut diputuskan 150 days or determined to be not collectible.
tidak dapat tertagih.
Halaman - 31 - Page
184
Page 207
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
l. Beban dibayar dimuka l. Prepaid expenses
Beban dibayar dimuka diamortisasi dan Prepaid expenses are amortised and charged as
dibebankan selama masa manfaat masing-masing an expense over the periods of benefit using the
biaya dengan menggunakan metode garis lurus. straight-line method.
m. Aset tetap dan penyusutan m. Fixed assets and depreciation
Aset tetap diakui sebesar harga perolehan setelah Fixed assets are stated at cost less accumulated
dikurangi dengan akumulasi penyusutan sesuai depreciation in accordance with SFAS 216 - Fixed
dengan PSAK 216 - Aset Tetap. Assets.
Harga perolehan mencakup semua pengeluaran Acquisition cost covers expenditure that is directly
yang terkait secara langsung dengan perolehan attributable to the acquisition of the assets.
aset tetap.
Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal Initial legal costs incurred to obtain legal rights are
diakui sebagai bagian biaya akuisisi tanah, dan recognised as part of the acquisition cost of the
biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan. Biaya land, and these costs are not depreciated. Costs
terkait dengan pembaruan hak atas tanah diakui related to renewal of land rights are recognised as
sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi intangible assets and amortised during the period
sepanjang umur hukum hak. of the land rights.
Tanah tidak disusutkan. Land is not depreciated.
Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung Depreciation of fixed assets other than land is
dengan menggunakan metode garis lurus calculated using the straight-line method over their
sepanjang estimasi masa manfaatnya sampai nilai estimated useful lives to their residual values as
sisa aset sebagai berikut: follows:
Tahun/ Tarif/
Years Rates
Bangunan dan prasarana 20 5% Buildings and improvements
Peralatan kantor 5 20% Office equipments
Perabot 5 20% Furnitures and fixtures
Kendaraan 5 20% Vehicles
Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode The assets’ residual values, useful lives and
penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan, depreciation method are reviewed and adjusted if
pada setiap akhir periode pelaporan. appropriate, at the end of each reporting period.
Biaya pemeliharaan dan perbaikan diakui sebagai Maintenance and repair costs are charged as
beban pada saat terjadinya. Pengeluaran yang expense as incurred. Expenditure which extends
memperpanjang masa manfaat aset atau yang the future life of assets or provides further
memberikan tambahan manfaat ekonomis economic benefits is capitalised into the related
dikapitalisasi pada aset yang bersangkutan. assets.
Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari nilai When the carrying amount of fixed assets is greater
yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset than its estimated recoverable amount, it is written
diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat down immediately to its recoverable amount, which
diperoleh kembali yang ditentukan berdasarkan is determined based on the higher of net selling
nilai tertinggi antara harga jual bersih dan nilai price or value in use.
pakai.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, When fixed assets are retired or otherwise
maka harga perolehan dan akumulasi disposed of, their acquisition costs and the related
penyusutannya dikeluarkan dari laporan keuangan accumulated depreciation are eliminated from the
dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan financial statements and the resulting gains or
diakui dalam laporan laba rugi. losses are recognised in the statements of profit or
loss.
Halaman - 32 - Page
185
Page 208
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
n. Investasi pada entitas asosiasi n. Investments in associates
Entitas asosiasi adalah entitas dimana Perseroan Associates are all entities over which the Company
memiliki pengaruh signifikan namun bukan has significant influence but not control, generally
pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak through a voting right shareholding between 20%
suara antara 20% dan 50%. Investasi pada entitas and 50%. Investment in associates are accounted
asosiasi dicatat dengan metode ekuitas dan diakui for using the equity method and initially recognised
awalnya sebesar harga perolehan. Selanjutnya, at its carrying value. Subsequently, the investment
investasi pada entitas asosiasi dinyatakan sebesar in associates are recognised at its carrying value
biaya perolehannya dan ditambah atau dikurangi and adjusted for increased or decreased by the
dengan bagian Perseroan atas laba/(rugi) bersih Company’s share in the net income/(losses) and
dan akumulasi penghasilan/(rugi) komprehensif accumulated other comprehensive income/(loss) of
lainnya perusahaan asosiasi sesuai dengan jumlah the associate companies in accordance with its
persentase kepemilikan dan dikurangi dividen yang percentage of ownership from the date of
diterima sejak tanggal perolehan. acquisition, less any cash dividend received.
Apabila nilai tercatat investasi telah mencapai nilai Once an investment’s carrying value has been
nol, kerugian selanjutnya akan diakui bila reduced to zero, further losses are taken up if the
Perseroan mempunyai komitmen untuk Company has committed to provide financial
menyediakan bantuan pendanaan atau menjamin support or have guaranteed the obligations of the
liabilitas perusahaan asosiasi yang bersangkutan. associates.
Perubahan nilai investasi yang disebabkan oleh Changes in the value of investment due to changes
perubahan lindung nilai yang belum direklasifikasi of cash flow hedges that has not been reclassified
pada laporan laba rugi dicatat sebagai “Cadangan in the statements of profit or loss are recognised as
lindung nilai arus kas” di ekuitas sebesar proporsi “Cash flow hedge reserves” in equity at the
kepemilikan pada entitas asosiasi. proportionate interest in the associates.
o. Imbalan kerja o. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognised when
terutang kepada karyawan. they accrue to the employees.
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-employment
lainnya benefits
Perseroan memiliki program pensiun imbalan pasti The Company has defined benefit and defined
dan iuran pasti. contribution pension plans.
Program pensiun imbalan pasti merupakan A defined benefit pension plan is a pension plan
program pensiun yang menetapkan jumlah imbalan that defines an amount of pension that will be
pensiun yang akan diterima oleh karyawan pada received by the employee on becoming entitled to a
saat pensiun, yang biasanya tergantung pada satu pension, which usually depends on one or more
faktor atau lebih seperti umur, masa kerja dan factors such as age, years of service and
jumlah kompensasi. compensation.
Program pensiun iuran pasti adalah program A defined contribution plan is a pension plan under
pensiun dimana Perseroan akan membayar iuran which the Company pays fixed contributions into a
tetap kepada sebuah entitas yang terpisah (dana separate entity (pension fund) and the Company
pensiun) dan Perseroan tidak memiliki liabilitas has no legal or constructive obligation to pay
hukum atau konstruktif untuk membayar kontribusi further contributions.
lebih lanjut.
Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan pasca- Long term and post-employment benefits, such as
kerja, seperti pensiun, uang pesangon, uang pension, severance pay, service pay and other
penghargaan dan imbalan lainnya, dihitung benefits, are calculated in accordance with the Job
berdasarkan UU Cipta Kerja No. 11/2020, PP Creation Act No. 11/2020, PP35/2021 and
35/2021 dan peraturan perseroan tentang Imbalan Company Regulations regarding Post Employment
pasca-kerja (“IPK“). Jika imbalan pensiun sesuai Benefits ("IPK"). If the pension benefits based on
dengan UU No. 11/2020 lebih besar, selisih Law No. 11/2020 are higher, the difference is
tersebut diakui sebagai bagian dari liabilitas recorded as part of the overall pension benefits
imbalan pensiun. obligation.
Halaman - 33 - Page
186
Page 209
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
o. Imbalan kerja (lanjutan) o. Employee benefits (continued)
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-employment
lainnya (lanjutan) benefits (continued)
Karena UU terkait Ketenagakerjaan menentukan Since the Labor related Law sets the formula for
rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimal determining the minimum amount of benefits, in
imbalan pensiun, pada dasarnya program pensiun substance pension plans under the Labor related
berdasarkan UU terkait Ketenagakerjaan adalah Law represent defined benefit plans. Defined
program manfaat pasti. Program pensiun imbalan benefit pension plan is designated for all
pasti ditujukan untuk karyawan yang telah menjadi employees who became member of Dana Pension
peserta Dana Pensiun Astra sebelum atau pada Astra on or before 20 April 1992. Hence, defined
tanggal 20 April 1992. Sedangkan program pensiun contribution pension plan is designated for
iuran pasti ditujukan untuk karyawan yang menjadi employees who become a member of Dana
peserta Dana Pensiun Astra sesudah tanggal 20 Pensiun Astra after 20 April 1992.
April 1992.
Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang The liability recognised in the statement of financial
diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai kini position in respect of defined benefit pension plans
liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan posisi is the present value of the defined benefit obligation
keuangan dikurangi nilai wajar aset program. at the statement of financial position’s date less the
Liabilitas imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh fair value of plan assets. The defined benefit
aktuaris independen dengan menggunakan metode obligation is calculated annually by independent
Projected Unit Credit. Nilai kini liabilitas imbalan actuaries using the Projected Unit Credit method.
pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi The present value of the defined benefit obligation
arus kas keluar di masa yang akan datang dengan is determined by discounting the estimated future
menggunakan tingkat bunga Obligasi Pemerintah cash outflows using interest rates of Government
dalam mata uang yang sama dengan mata uang Bonds that are denominated in the currency in
pensiun yang akan dibayarkan dan waktu jatuh which the pension will be paid, and that have terms
tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh to maturity approximating the terms of the related
tempo pensiun yang bersangkutan. pension liability.
Keuntungan dan kerugian atas pengukuran kembali Remeasurement gains and loses arising from
yang timbul dari penyesuaian dan perubahan experience adjustments and changes in actuarial
dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui assumption charged or credited to equity in other
seluruhnya melalui penghasilan komprehensif comprehensive income in the period in which they
lainnya pada saat terjadinya. arise.
Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan laba Past-service cost are recognised immediately in
rugi. statements of profit or loss.
Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau Gains or losses on the curtailment or settlement of
penyelesaian program manfaat pasti diakui di laba a defined benefit plan are recognised in profit or
rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian tersebut loss when the curtailment or settlement occurs.
terjadi.
Perseroan juga memberikan imbalan pasca-kerja The Company also provide other post-employment
lainnya, seperti uang penghargaan dan uang pisah. benefits, service pay and separation pay. The
Imbalan berupa uang penghargaan diberikan service pay benefit vests when the employees
apabila karyawan bekerja hingga mencapai usia reach their retirement age. The separation pay
pensiun. Sedangkan imbalan berupa uang pisah, benefit is paid to employees in the case of
dibayarkan kepada karyawan yang mengundurkan voluntary resignation, subject to a minimum
diri secara sukarela, setelah memenuhi minimal number of years of service. These benefits have
masa kerja tertentu. Imbalan ini dihitung dengan been accounted for using the same methodology
menggunakan metodologi yang sama dengan as for the defined benefit pension plan.
metodologi yang digunakan dalam perhitungan
program pensiun imbalan pasti.
Halaman - 34 - Page
187
Page 210
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
o. Imbalan kerja (lanjutan) o. Employee benefits (continued)
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti Other long-term employee benefits such as long
berimbalan jangka panjang dan penghargaan service leave and jubilee awards are calculated
jubilee dihitung dengan menggunakan metode using the projected unit credit method and
projected unit credit dan didiskontokan ke nilai kini. discounted to present value. These benefits are
Imbalan ini dihitung dengan menggunakan accounted for using the same methodology as for
metodologi yang sama dengan metodologi yang the defined benefit pension plan, except for
digunakan dalam perhitungan program pensiun remeasurements which are recognised in profit or
imbalan pasti, kecuali untuk pengukuran kembali loss.
yang diakui pada laba rugi.
p. Pengakuan pendapatan dan beban p. Income and expense recognition
Pendapatan dari pembiayaan konsumen, sewa Income from consumer financing, finance leases,
pembiayaan, pembiayaan anjak piutang serta factoring financing and interest expense for all
beban bunga untuk semua instrumen keuangan interest bearing financial instruments are
dengan interest bearing diakui sesuai dengan recognised over the term of the respective
jangka waktu kontrak berdasarkan metode suku contracts using the effective interest rate method.
bunga efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is a method of
digunakan untuk menghitung biaya perolehan calculating the amortised cost of financial assets or
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas financial liabilities and of allocating the interest
keuangan dan metode untuk mengalokasikan income or interest expense over the relevant
pendapatan bunga atau beban bunga selama period. The effective interest rate is the rate that
periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah exactly discounts estimated future cash payments
suku bunga yang secara tepat mendiskontokan or receipts through the expected life of the financial
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di instrument or, when appropriate, a shorter period to
masa datang selama perkiraan umur dari the net carrying amount of the financial assets or
instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, financial liabilities. When calculating the effective
digunakan periode yang lebih singkat untuk interest rate, the Company estimates cash flows
memperoleh nilai tercatat bersih dari aset considering all contractual terms of the financial
keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat instruments but does not consider future credit
menghitung suku bunga efektif, Perseroan losses. These calculations include transaction
mengestimasi arus kas dengan costs.
mempertimbangkan seluruh persyaratan
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut,
namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit di
masa datang. Perhitungan ini mencakup biaya
transaksi.
Pendapatan marjin pembiayaan Murabahah diakui Margin income from Murabahah financing is
berdasarkan metode imbal hasil efektif selama recognised using the effective rate of return over
jangka waktu kontrak. the term of the respective contracts.
Pendapatan bagi hasil Musyarakah diakui pada Musyarakah profit sharing income is recognised on
periode terjadinya hak bagi hasil sesuai dengan the period of the right of profit sharing occurs based
nisbah yang disepakati antara Perseroan dan on agreed profit sharing between the Company and
konsumen. the customer.
Potongan pendapatan premi asuransi diakui pada Discount on insurance premium is recognised
saat terjadinya. when earned.
Sanksi keterlambatan pembayaran diakui pada Late payment penalties are recognised when
saat penerimaan dapat dipastikan. realisation is certain.
Pendapatan dan beban lainnya diakui pada saat Others income and expense are recognised as
terjadinya, menggunakan dasar akrual. incurred on an accrual basis.
Halaman - 35 - Page
188
Page 211
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
q. Penjabaran mata uang asing q. Foreign currency translation
Mata uang penyajian Presentation currency
Laporan keuangan disajikan dalam mata uang The financial statements are presented in Rupiah,
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional which is the functional currency of the Company.
Perseroan.
Transaksi dan saldo Transactions and balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam Transactions denominated in foreign currencies are
mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs converted into Rupiah at the exchange rates
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal prevailing at the transaction date. At the reporting
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata date, monetary assets and liabilities denominated
uang asing dijabarkan dengan kurs yang berlaku in foreign currencies are translated at the exchange
pada tanggal tersebut. rates prevailing at that date.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul Exchange gains and losses arising on transactions
dari transaksi dalam mata uang asing dan in foreign currencies and on the translation of
penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata foreign currency monetary assets and liabilities are
uang asing diakui pada laporan laba rugi. recognised in the statements of profit or loss.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, kurs As at 31 December 2024 and 2023, the exchange
nilai tukar yang digunakan adalah kurs tengah rates used are the Bank Indonesia middle rates as
Bank Indonesia sebagai berikut (Rupiah penuh): follows (full Rupiah amount):
31 Desember/ 31 Desember/
December December
2024 2023
1 Dollar Amerika Serikat (Dolar AS) 16,162 15,416 1 United States Dollar (US Dollar)
1 Dollar Singapore (Dolar SG) 11,919 11,712 1 Singapore Dollar (SG Dollar)
1 Yen Jepang (Yen JP) 102 110 1 Japan Yen (JP Yen)
r. Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi r. Derivative financial instrument and hedge
lindung nilai accounting
Dalam rangka penerapan kebijakan manajemen For risk management purposes, the Company
risiko, Perseroan melakukan instrumen derivatif entered into derivative instruments in order to
untuk lindung nilai atas perubahan variabel yang hedge the changes in underlying exposures. In
mendasari. Berdasarkan kebijakan tersebut, accordance with that policy, the Company does not
Perseroan tidak memiliki instrumen keuangan hold derivative financial instruments for speculative
derivatif untuk tujuan spekulasi. purposes.
Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada nilai Derivative instruments are initially recognised at fair
wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan, dan value on the date the contracts are entered into
selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Derivatif and are subsequently remeasured at their fair
dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai wajar values. Derivatives are carried as assets when the
positif dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai fair value is positive and as liabilities when the fair
wajar negatif. value is negative.
Lindung nilai dinyatakan efektif oleh Perseroan jika The Company regard a hedge as highly effective
memenuhi kriteria sebagai berikut: i) pada saat only if the following criteria are met: i) the Company
terjadinya transaksi lindung nilai dan pada periode documents its assessment, both at the hedge
berikutnya, Perseroan melakukan dokumentasi inception and on an ongoing basis, as to whether
atas penilaian apakah derivatif yang digunakan the derivatives that are used in hedging
sebagai transaksi lindung nilai memiliki efektivitas transactions are highly effective in offsetting
yang tinggi dalam menandingi (offsetting) changes in fair values or cash flows of hedged
perubahan nilai wajar atau arus kas dari unsur items, and ii) actual results of the hedge is within a
yang dilindungi nilainya, dan ii) tingkat efektivitas range of 80% to 125%.
lindung nilai berkisar antara 80% - 125%.
Perseroan menggunakan instrumen keuangan The Company uses derivative financial instruments
derivatif sebagai bagian dari aktivitas manajemen as part of its asset and liability management
aset dan liabilitas untuk melindungi dampak risiko activities to manage exposures to interest rate and
tingkat suku bunga dan risiko mata uang asing. foreign currency. The Company applies cash flow
Perseroan menerapkan akuntansi lindung nilai arus hedges accounting when transactions meet the
kas pada saat transaksi tersebut memenuhi kriteria specified criteria for hedge accounting treatment.
perlakuan akuntansi lindung nilai.
Halaman - 36 - Page
189
Page 212
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
r. Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi r. Derivative financial instrument and hedge
lindung nilai (lanjutan) accounting (continued)
Pada saat terjadinya transaksi, Perseroan The Company documents, at the inception of the
melakukan dokumentasi mengenai hubungan transaction, the relationship between hedging
antara instrumen lindung nilai dan unsur yang instruments and hedged items, as well as its risk
dilindungi nilainya, juga tujuan manajemen risiko management objective and strategy for undertaking
dan strategi yang diterapkan dalam melakukan various hedge transactions. This process includes
berbagai macam transaksi lindung nilai. Proses linking all derivatives designated as hedges to
dokumentasi ini menghubungkan derivatif yang specific assets and liabilities or to specific firm
ditujukan sebagai lindung nilai dengan aset dan commitments or forecast transactions. The
liabilitas tertentu atau dengan komitmen penuh Company also documents its assessment, both at
tertentu atau transaksi yang diperkirakan. Pada the hedge inception and on an ongoing basis, as to
saat terjadinya transaksi lindung nilai dan pada whether the derivatives that are used in hedging
periode berikutnya, Perseroan juga melakukan transactions are highly effective in offsetting
dokumentasi atas penilaian apakah derivatif yang changes in fair values or cash flows of hedged
digunakan sebagai transaksi lindung nilai memiliki items.
efektivitas yang tinggi dalam menandingi
(offsetting) perubahan nilai wajar atau arus kas dari
unsur yang dilindungi nilainya.
Perseroan akan menghentikan penerapan The Company discontinues hedge accounting
akuntansi lindung nilai ketika derivatif tersebut tidak when it determines that a derivative is not, or has
atau tidak lagi efektif; ketika instrumen lindung nilai ceased to be, highly effective as a hedge; when the
kadaluwarsa atau dijual, dihentikan, atau dibayar; derivative expires or is sold, terminated or
pada saat unsur yang dilindungi tersebut jatuh exercised; when the hedged item matures, is sold
tempo, dijual atau dibayar kembali; atau ketika or repaid; or when a forecast transactions is no
transaksi yang diperkirakan akan terjadi tidak lagi longer deemed highly probable.
diperkirakan akan terjadi.
Metode pengakuan keuntungan atau kerugian atas The method of recognising the resulting gains or
instrumen derivatif tergantung kepada apakah losses is dependent on whether the derivative is
derivatif tersebut ditetapkan sebagai instrumen designated as a hedging instrument at the outset
lindung nilai dan sifat dari risiko yang dilindung and the nature of the risk being hedged.
nilai.
Lindung nilai arus kas Cash flow hedges
Bagian yang efektif atas perubahan nilai wajar The effective portion of changes in the fair value of
derivatif yang ditujukan dan memenuhi kualifikasi derivatives that are designated and qualify as cash
sebagai lindung nilai arus kas, diakui sebagai flow hedges are recognised in other
cadangan lindung nilai arus kas pada bagian comprehensive income/(loss) under cash flow
penghasilan/rugi komprehensif lain. Keuntungan hedge reserves. The gain or loss relating to the
atau kerugian atas bagian yang tidak efektif (jika ineffective portion (if any) is recognised
ada) diakui langsung pada laporan laba rugi. immediately in the statements of profit or loss.
Jumlah akumulasi dalam ekuitas dibebankan ke Amounts accumulated in equity are recycled to the
laporan laba rugi ketika unsur yang dilindungi statements of profit or loss in the periods in which
nilainya mempengaruhi laba rugi. Ketika instrumen the hedged item will affect profit or loss. When a
lindung nilai kadaluwarsa atau dijual atau ketika hedging instrument expires or is sold, or when a
suatu lindung nilai tidak lagi memenuhi persyaratan hedge no longer meets the criteria for hedge
sebagai akuntansi lindung nilai, akumulasi accounting, any cumulative gain or loss existing in
penghasilan/(rugi) komprehensif lain yang ada the other comprehensive income/(loss) at that time
diakui pada laporan laba rugi. is recognised in the statements of profit or loss.
s. Perpajakan s. Taxation
Pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan The income tax comprises current and deferred
kini dan tangguhan. Pajak penghasilan ini diakui tax. Tax is recognised in profit or loss, except to the
dalam laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait extent that it relates to items recognised directly in
dengan transaksi atau kejadian yang langsung other comprehensive income or directly in equity. In
diakui ke penghasilan komprehensif lain atau this case, the tax is also recognised in other
langsung diakui ekuitas. Dalam hal ini pajak comprehensive income or equity.
tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan
komprehensif lain atau ekuitas.
Halaman - 37 - Page
190
Page 213
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
s. Perpajakan (lanjutan) s. Taxation (continued)
Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan The current income tax charge is calculated on the
perpajakan yang berlaku pada tanggal pelaporan basis of the tax laws enacted or substantially
keuangan. Direksi mengevaluasi secara periodik enacted at the reporting date. The Directors
implementasi terhadap peraturan perpajakan yang periodically evaluate the implementation of
berlaku terutama yang memerlukan interpretasi prevailing tax regulations especially those that are
lebih lanjut mengenai pelaksanaannya termasuk subject to further interpretation on its
juga evaluasi terhadap surat ketetapan pajak yang implementation, including evaluation on tax
diterima dari kantor pajak. Lebih lanjut, Manajemen assessment letters received from tax authorities.
juga dapat membentuk pencadangan terhadap Management provides provision for future tax
liabilitas pajak di masa depan sebesar jumlah yang liability at the amount that will be paid to the tax
diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika office on probable tax exposure, based on
berdasarkan evaluasi pada tanggal laporan posisi assessment as at the date of statement of financial
keuangan terdapat risiko pajak yang probable. position. Assumption and estimation used in the
Asumsi dan estimasi yang digunakan dalam provisioning calculation may involve element of
perhitungan pembentukan cadangan tersebut uncertainty.
memiliki unsur ketidakpastian.
Pajak penghasilan tangguhan disajikan dengan Deferred income tax is determined using the
menggunakan metode liabilitas, untuk semua liability method, for all temporary differences arising
perbedaan temporer yang muncul akibat between the tax bases of assets and liabilities and
perbedaan perhitungan tarif dasar pajak untuk aset their carrying values for financial reporting
dan liabilitas dengan nilai tercatatnya dalam rangka purposes at each reporting date. Deferred income
kebutuhan laporan keuangan per tanggal tax is determined using tax rates that have been
pelaporan. Pajak penghasilan tangguhan enacted or substantially enacted as at reporting
ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang period and is expected to apply when the related
telah berlaku atau secara substantif telah berlaku deferred income tax asset is realised or the
pada akhir periode pelaporan dan diharapkan deferred income tax liability is settled.
diterapkan ketika aset pajak penghasilan
tangguhan direalisasi atau liabilitas pajak
penghasilan tangguhan diselesaikan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar A deferred tax asset is recognised to the extent that
kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal pada masa it is probable that future taxable profits will be
mendatang akan memadai untuk mengkompensasi available against which the deferred tax asset
aset pajak tangguhan yang muncul akibat arising from temporary differences can be utilised.
perbedaan temporer tersebut.
Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan Deferred income tax assets and liabilities are offset
dapat saling hapus apabila terdapat hak yang when there is a legally enforceable right to offset
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus current tax assets against current tax liabilities and
antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini when the deferred income taxes assets and
dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan liabilities relate to income taxes levied by the same
tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan taxation authority on either the same taxable entity
yang sama, baik atas entitas kena pajak yang or different taxable entities where there is an
sama ataupun berbeda dan adanya niat untuk intention to settle the balances on a net basis.
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut
secara neto.
Pajak final Final tax
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur Tax regulation in Indonesia determined that certain
beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang taxable income is subject to final tax.
bersifat final.
Mengacu pada Revisi PSAK No. 212, “Pajak Referring to Revised SFAS No. 212, ”Income
Penghasilan” pajak final tersebut tidak termasuk Taxes” as mentioned above, final tax is no longer
dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 212. governed by SFAS No. 212. Therefore, the
Oleh karena itu, Perseroan memutuskan untuk Company has decided to present all of the final tax
menyajikan beban pajak final sehubungan dengan arising from interest income from current accounts
pendapatan bunga dari rekening giro sebagai pos as a separate line item.
tersendiri.
Halaman - 38 - Page
191
Page 214
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
t. Surat berharga yang diterbitkan t. Securities issued
Surat berharga yang diterbitkan Perseroan adalah Securities issued by the Company are Bonds.
Obligasi.
Obligasi yang diterbitkan dicatat sebesar nilai wajar Bonds are presented at fair value net of
dikurangi dengan biaya emisi yang belum unamortised securities issuance cost. Costs
diamortisasi. Biaya emisi yang dapat diatribusikan incurred that are directly attributable to the
secara langsung dengan penerbitan surat berharga securities issuance are recognised as a discount
diakui sebagai diskonto dan dikurangkan langsung and offset directly from the proceeds derived from
dari hasil emisi dan diamortisasi selama jangka such offerings and amortised over the period of the
waktu surat berharga yang diterbitkan tersebut securities issued using effective interest rate
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. method.
Bunga atas surat berharga yang diterbitkan diakui Interest on securities issued are recorded as
sebagai beban bunga dan keuangan berdasarkan interest and financing charges using accrual basis.
basis akrual.
u. Transaksi sewa u. Lease transaction
Pada tanggal permulaan kontrak, Perseroan At the inception of a contract, the Company
menilai apakah kontrak merupakan atau assesses whether the contract is or contains a
mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau leases. A contract is or contains a leases if the
mengandung sewa jika kontrak tersebut contract conveys the right to control the use of an
memberikan hak untuk mengendalikan identified assets for a period of time in exchange
penggunaan aset identifikasian selama suatu for consideration. The Company can choose not to
jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. recognize the right-of-use asset and lease liabilities
Perseroan dapat memilih untuk tidak mengakui for:
aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
- Sewa jangka-pendek; dan - Short term lease; and
- Sewa yang asetnya bernilai-rendah - Low value asset
Untuk menilai apakah kontrak memberikan To assess whether a contract conveys the right to
hak untuk mengendalikan penggunaan aset control the use of an identified asset, the Company
identifikasian, Perseroan harus menilai apakah: shall assess whether:
- Perseroan memiliki hak untuk mendapatkan - The Company has the right to obtain
secara substansial seluruh manfaat ekonomi substantially all the economic benefit from use
dari penggunaan aset identifikasian; dan of the asset throughout the period of use; and
- Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan - The Company has the right to direct the use of
penggunaan aset identifikasian. Perseroan the asset. The Company has described when it
memiliki hak ini ketika Perseroan memiliki hak has a decision-making-rights that are the most
untuk pengambilan keputusan yang relevan relevant to changing how and for what purpose
tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset the asset is used are predetermined:
digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
1. Perseroan memiliki hak untuk 1. The Company has the right to operate the
mengoperasikan aset; asset;
2. Perseroan telah mendesain aset dengan 2. The Company has designed the asset in a
cara menetapkan sebelumnya bagaimana way that predetermine how and for what
dan untuk tujuan apa aset akan purpose it will be used.
digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal permulaan sewa, Perseroan The Company recognises a right-of-use asset and
mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa. Aset a leases liability at the leases commencement date.
hak guna diukur pada biaya perolehan, dimana The right-of-use asset is initially measured at cost,
meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa which comprises the initial amount of the leases
yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang liability adjusted for any leases payment made at or
dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, before the commencement date, plus any initial
ditambah dengan biaya langsung awal yang direct cost incurred.The right-of-use asset is
dikeluarkan. Aset hak guna diamortisasi dengan amortized over the straight-line method throughout
menggunakan metode garis lurus sepanjang the lease term.
jangka waktu sewa.
Halaman - 39 - Page
192
Page 215
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
u. Transaksi sewa (lanjutan) u. Lease transaction (continued)
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran The lease liability is initially measured at the
sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, present value of the lease payments that are not
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga paid at the commencement date, discounted using
implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut the interest rate implicit in the lease or, if that right
tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku cannot be readily determined, using incremental
bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, borrowing rate. Generally, the Company uses its
Perseroan menggunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate as a discount rate.
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian Each leases payment is allocated between the
pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan liability and finance cost. The finance cost is
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa charged to profit or loss over the leases period so
sehingga menghasilkan tingkat suku bunga as to produce a constant periodic rate of interest on
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk the remaining balance of the liability for each
setiap periode. period.
Perseroan menyajikan aset hak guna sebagai The Company presents right-of-use assets as part
bagian dari “Aset tetap” dan liabilitas sewa sebagai of “Fixed assets” and leases liabilities as part of
bagian dari “Liabilitas lain-lain” di dalam laporan “Other liabilities” in the statement of financial
posisi keuangan. position.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar If the leases transfers ownership of the underlying
kepada Perseroan pada akhir masa sewa atau jika asset to the Company by the end of the leases
biaya perolehan aset hak guna merefleksikan term or if the cost of the right-of-use asset reflects
Perseroan akan mengeksekusi opsi beli, maka that the Company will exercise a purchase option,
Perseroan menyusutkan aset hak guna dari the Company depreciates the right-of-use asset
tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset from the commencement date to the end of the
pendasar. Jika tidak, maka Perseroan useful life of the underlying asset. Otherwise, the
menyusutkan aset hak guna dari tanggal Company depreciates the right-of-use asset from
permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara the commencement date to the earlier of the end of
akhir umur manfaat aset hak guna atau akhir masa the useful life of the right-of-use asset or the end of
sewa. the leases term.
Perseroan menganalisa fakta dan keadaan untuk The Company analyzes the facts and
masing-masing jenis hak atas tanah dalam circumstances for each type of landrights in
menentukan akuntansi untuk masing-masing hak determining the accounting for each of these land
atas tanah tersebut sehingga dapat rights so that it can accurately represent an
merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian underlying economic event or transaction. If the
atau transaksi ekonomis yang mendasarinya. Jika landrights do not transfer control of the underlying
hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan assets to the Company, but gives the rights to use
pengendalian atas aset pendasar kepada the underlying assets, the Company applies the
Perseroan, melainkan mengalihkan hak untuk accounting treatment of these transactions as
menggunakan aset pendasar, Perseroan leases under SFAS 116, “Lease”, except if
menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi landrights substantially similar to land purchases,
tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 116, the Company applies SFAS 216, “Property, plant
“Sewa”, kecuali jika hak atas tanah secara and equipment”.
substansi menyerupai pembelian tanah, maka
Perseroan menerapkan PSAK 216, “Aset tetap”.
Modifikasi sewa Leases modification
Perseroan mencatat modifikasi sewa sebagai sewa The Company account for a leases modification as
terpisah jika: a separate leases if both:
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa - the modification increases the scope of the
dengan menambahkan hak untuk leases by adding the right to use one or more
menggunakan satu aset pendasar atau lebih; underlying assets;
- imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang - the consideration for the leases increases by
setara dengan harga tersendiri untuk an amount commensurate with the stand-alone
peningkatan dalam ruang lingkup dan price for the increase in scope and any
penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri appropriate adjustments to that stand-alone
tersebut untuk merefleksikan kondisi kontrak price to reflect the circumstances of the
tertentu. particular contract.
Halaman - 40 - Page
193
Page 216
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
v. Laba per saham v. Earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Earnings per share are computed by dividing net
membagi laba dengan jumlah rata-rata tertimbang income for the year by the weighted average
saham biasa yang beredar sepanjang tahun. Pada number of ordinary shares outstanding during the
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 jumlah rata- year. In 31 December 2024 and 2023 weighted
rata tertimbang saham biasa yang beredar adalah average number of ordinary share outstanding are
950.439.958 saham. 950,439,958 shares.
Laba per saham dilusian adalah sama dengan laba Diluted earnings per share is the same with basic
per saham dasar dikarenakan Perseroan tidak earnings per share as the Company does not have
memiliki saham dilusian. diluted shares.
Laba per saham dasar dicatat sesuai dengan Earnings per share is recorded in accordance with
PSAK 233 - Laba Per Saham. SFAS 233 - Earning Per Share.
w. Transaksi dengan pihak berelasi w. Transaction with related parties
Perseroan melakukan transaksi dengan pihak The Company has transactions with related parties.
berelasi. Definisi dari pihak-pihak berelasi sesuai The definition of related parties used is in
dengan PSAK 224 “Pengungkapan Pihak-pihak accordance with the SFAS 224 “Related Party
yang Berelasi”, yang dimaksud dengan pihak yang Disclosures”, the meaning of related party is a
berelasi adalah orang atau entitas yang berelasi person or entity that is related to a reporting entity
dengan entitas pelapor sebagai berikut: as follow:
a. Orang atau anggota keluarga terdekatnya a. A person or a close member of that person’s
berelasi dengan entitas pelapor jika orang family is related to a reporting entity if that
tersebut: person:
i. memiliki pengendalian atau pengendalian i. has control or joint control over the
bersama terhadap entitas pelapor; reporting entity;
ii. memiliki pengaruh signifikan terhadap ii. has significant influence over the reporting
entitas pelapor; atau entity; or
iii. personal manajemen kunci entitas pelapor iii. is member of the key management
atau entitas induk pelapor. personel of the reporting entity or a parent
of the reporting entity.
Perseroan melakukan transaksi dengan pihak The Company has transactions with related
berelasi. Definisi dari pihak-pihak berelasi parties. The definition of related parties used
sesuai dengan PSAK 224 “Pengungkapan is in accordance with the SFAS 224 “Related
Pihak-pihak yang Berelasi”, yang dimaksud Party Disclosures”, the meaning of related
dengan pihak yang berelasi adalah orang atau party is a person or entity that is related to a
entitas yang berelasi dengan entitas pelapor reporting entity as follow:
sebagai berikut:
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor b. An entity is related to a reporting entity if any
jika memenuhi hal-hal sebagai berikut: of the following conditions applies:
i. entitas dan entitas pelapor adalah i. the entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang sama members of the same the Company
(artinya entitas induk, entitas anak dan (which means that each parent,
entitas anak berikutnya terkait dengan subsidiary and fellow subsidiary is related
entitas lain); to the others);
ii. suatu entitas adalah entitas asosiasi atau ii. one entity is an associate or joint venture
ventura bersama bagi entitas lain (atau of the other entity (or an associate or joint
entitas asosiasi atau ventura bersama venture of member of a company of which
yang merupakan anggota suatu kelompok the other entity is a member);
usaha, dimana entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
iii. kedua entitas tersebut adalah ventura iii. both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama; same third party;
iv. suatu entitas adalah ventura bersama dari iv. one entity is a joint venture of a third
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entity and the other entity is an associate
entitas asosiasi dari entitas ketiga; of the third entity;
Halaman - 41 - Page
194
Page 217
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
w. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) w. Transaction with related parties (continued)
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor b. An entity is related to a reporting entity if any
jika memenuhi hal-hal sebagai berikut: of the following conditions applies: (continued)
(lanjutan)
v. entitas tersebut adalah suatu program v. the entity is a post-employment benefit
imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja plan for the benefit of employees of either
dari suatu entitas pelapor atau entitas the reporting entity or an entity related to
yang terkait dengan entitas pelapor; the reporting entity;
vi. entitas yang dikendalikan atau vi. the entity controlled or jointly controlled by
dikendalikan bersama oleh orang yang a person identified in (a);
diidentifikasi dalam butir (a);
vii. orang yang diidentifikasi, dalam butir (a) (i) vii. a person identified in (a) (i) has significant
memiliki pengaruh signifikan terhadap influence over the entity or is a member of
entitas atau anggota manajemen kunci the key management personel of the
entitas (atau entitas induk dari entitas). entity (or of a parent of the entity).
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak berelasi The nature of transactions and balances of
diungkapkan pada Catatan 33. accounts with related parties are disclosed in
Note 33.
x. Dividen x. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang saham Dividend distribution to the Company’s
Perseroan diakui sebagai sebuah liabilitas dalam shareholders is recognised as a liability in the
laporan keuangan pada periode ketika dividen financial statements in the period which the
tersebut disetujui oleh para pemegang saham dividends are approved by the Company’s
Perseroan. Pembagian dividen interim diakui shareholders. Interim dividend distributions are
sebagai liabilitas ketika dividen disetujui recognised as a liability when the dividends are
berdasarkan keputusan rapat Direksi sesuai approved based on a Board of Directors’ resolution
dengan Anggaran Dasar Perseroan. in accordance with the Company’s Articles of
Association.
y. Pinjaman y. Borrowings
Pinjaman pada awalnya diakui sebesar nilai wajar Borrowings are recognised initially at fair value, net
setelah dikurangi biaya-biaya transaksi (jika ada) of directly attributable transaction costs (if any).
yang dapat diatribusikan secara langsung. Borrowings are subsequently measured at
Pinjaman yang diterima selanjutnya dicatat amortised cost. Any difference between the
menggunakan biaya perolehan diamortisasi. Selisih proceeds (net of transaction costs) and the
antara jumlah yang diterima (bersih setelah redemption value is recognised in profit or loss over
dikurangi biaya-biaya transaksi) dan nilai the period of the borrowings using the effective
penyelesaian pinjaman yang diterima tersebut interest rate method.
diakui dalam laba rugi sepanjang masa pinjaman
dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Bunga pinjaman diakui sebagai beban bunga dan Interest on borrowings are recorded as interest and
keuangan berdasarkan basis akrual. financing charges using accrual basis.
z. Informasi segmen z. Segment information
Sebuah segmen operasi adalah suatu komponen An operating segment is a component of entity
dari entitas: which:
i. yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang i. involves with business activities to generate
memperoleh pendapatan dan menimbulkan income and expenses (include income and
beban (termasuk pendapatan dan beban yang expenses relating to the transactions with other
terkait dengan transaksi dengan komponen components with the same entity);
lain dari entitas yang sama);
ii. hasil operasinya dikaji ulang secara berkala ii. operations result is observed regularly by chief
oleh kepala operasional untuk pembuatan decision maker to make decisions regarding
keputusan tentang sumber daya yang the allocation of resources and to evaluate the
dialokasikan pada segmen tersebut dan works; and
menilai kinerjanya; dan
iii. tersedia informasi keuangan yang dapat iii. separate financial information is available.
dipisahkan.
Halaman - 42 - Page
195
Page 218
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
z. Informasi segmen (lanjutan) z. Segment information (continued)
Segmen operasi Perseroan disajikan berdasarkan The Company disclose the operating segment
segmen produk usaha dan area geografis (lihat based on product segment and geographical areas
Catatan 36). (refer to Note 36).
aa. Penurunan nilai aset non-keuangan aa. Impairment of non-financial assets
Aset non-keuangan ditelaah untuk mengetahui Non-financial assets are reviewed for impairment
apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana whenever events or changes in circumstances
terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang indicate that the carrying amount may not be
mengindikasikasikan bahwa nilai tercatat aset recoverable. An impairment loss is recognised for
tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian the amount by which the carrying amount of the
akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih antara asset exceeds its recoverable amount.
nilai tercatat aset dengan nilai yang dapat diperoleh
kembali dari aset tersebut.
Nilai yang dapat diperoleh kembali adalah nilai Recoverable amount is the higher of its fair value
yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya less cost to sell and its value in use of the assets.
untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam rangka For the purposes of assessing impairment, assets
mengukur penurunan nilai, aset dikelompokkan are grouped at the lowest levels for which there are
hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas separately identifiable cash flows.
terpisah.
Setiap tanggal pelaporan, aset non-keuangan yang At each reporting date, non-financial assets that
telah mengalami penurunan nilai ditelaah untuk suffered impairment are reviewed for possible
menentukan apakah terdapat kemungkinan reversal of the impairment. Recoverable amount is
pemulihan penurunan nilai. Jika terjadi pemulihan immediately recognised in profit or loss, but not in
nilai, maka langsung diakui dalam laba rugi, tetapi excess of any accumulated impairment loss
tidak boleh melebihi akumulasi rugi penurunan nilai previously recognised.
yang telah diakui sebelumnya.
3. ESTIMASI AKUNTANSI YANG PENTING 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam rangka Certain estimates and assumption are made in the
penyusunan laporan keuangan. Hal ini membutuhkan preparation of the financial statements. These often
pertimbangan manajemen dalam menentukan require management judgement in determining the
metodologi yang tepat untuk penilaian aset dan appropriate methodology for valuation of assets and
liabilitas. liabilities.
Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang Management makes estimates and assumptions that
berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan liabilitas atas affect the reported amounts of assets and liabilities
tahun keuangan satu tahun kedepan. Semua estimasi within the next financial year. All estimates and
dan asumsi yang diharuskan oleh PSAK adalah assumptions required in conformity with SFAS are best
estimasi terbaik yang didasarkan s berlaku. Estimasi estimates undertaken in accordance with the applicable
dan pertimbangan dievaluasi secara terus menerus dan standard. Estimates and judgements are evaluated on
berdasarkan pengalaman masa lalu dan faktor-faktor a continuous basis, and are based on past experience
lain termasuk harapan atas kejadian yang akan datang. and other factors, including expectations with regard to
future events.
Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat berdasarkan Although these estimates and assumption are based on
pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan management’s best knowledge of current events and
tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin berbeda activities, actual result may differ from those estimates
dengan estimasi dan asumsi semula. and assumptions.
Halaman - 43 - Page
196
Page 219
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
a. Nilai wajar dari instrumen keuangan a. Fair value of financial instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan dan In determining the fair value for financial assets and
liabilitas yang tidak mempunyai harga pasar, financial liabilities for which there is no observable
Perseroan menggunakan teknik penilaian seperti market price, the Company uses the valuation
yang dijelaskan dalam Catatan 2c. Untuk instrumen techniques as described in Note 2c. For financial
keuangan yang jarang diperdagangkan dan instruments that are traded infrequently and lack of
memiliki informasi harga yang terbatas, nilai wajar price transparency, fair value is less objective and
menjadi kurang objektif dan membutuhkan requires varying degrees of judgement depending
berbagai tingkat penilaian tergantung pada on liquidity, concentration, uncertainty of market
likuiditas, konsentrasi, faktor ketidakpastian pasar, factors, pricing assumptions and other risks
asumsi harga dan risiko lainnya yang affecting the specific instrument.
mempengaruhi instrumen spesifik tersebut.
b. Penyisihan kerugian penurunan nilai aset b. Allowance for impairment losses of financial assets
keuangan
Perseroan melakukan review atas aset keuangan The Company reviews its financial assets at
pada setiap tanggal laporan untuk melakukan reporting date to evaluate the allowance for
penilaian atas penyisihan kerugian penurunan nilai impairment losses. Management’s judgement is
yang telah dicatat. Penyisihan kerugian penurunan applied in the estimation when determining the
nilai terhadap piutang pembiayaan konsumen, level of allowance required. The allowance for
investasi bersih dalam sewa pembiayaan dan impairment losses for consumer financing
pembiayaan Murabahah ditentukan oleh Perseroan receivables, the net investment in finance leases
yang memiliki risiko lebih tinggi telah and Murabahah financing receivables are
dipertimbangkan dan dicakup dengan tepat dalam determined by the Company in higher risk
penilaian penurunan nilai melalui pertimbangan segments had been appropriately considered and
penting yang dipakai, termasuk segmentasi dari captured in the impairment assessment based on
portofolio, periode dari data kerugian historis yang key areas of judgement, including the segmentation
digunakan. of the portfolio, the period of historical loss data
used.
Untuk penilaian secara individu, kondisi spesifik For individual assessment, the specific debtors'
penurunan nilai debitur dalam pembentukan conditions in determining allowance for impairment
penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset amount of the financial assets is evaluated
keuangan dievaluasi secara individu berdasarkan individually and is based upon management's best
estimasi terbaik manajemen atas nilai kini arus kas estimate of the present value of the cash flows that
yang diharapkan akan diterima. Dalam are expected to be received. In estimating these
mengestimasi arus kas tersebut, Manajemen cash flows, Management makes judgements about
membuat pertimbangan tentang situasi keuangan the debtors' financial situation and the net
debitur dan nilai realisasi bersih dari setiap agunan. realizable value of any underlying collateral. Each
Setiap aset yang mengalami penurunan nilai dinilai impaired asset is assessed on its merits and the
sesuai dengan manfaat yang ada dan strategi workout strategy and estimated cash flows
penyelesaian serta estimasi arus kas yang considered recoverable are independently
diperkirakan dapat diterima disetujui secara approved by the Risk Management.
independen oleh Manajemen Risiko.
Perseroan juga membentuk penyisihan penurunan The Company also estimates the collective
nilai kolektif atas eksposur piutang yang diberikan, impairment allowance for its receivables portfolio,
berdasarkan Kerugian Kredit Ekspektasian (“KKE”) where evaluation is performed based on expected
sesuai PSAK 109, “Instrumen Keuangan” dan credit losses based on the Expected Credit Losses
penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang (“ECL”) framework under SFAS 109, “Financial
pembiayaan Murabahah ditentukan oleh Perseroan Instruments” and the allowance for impairment
berdasarkan kerangka Incurred Loss sesuai PSAK losses for Murabahah financing receivables are
402 "Akuntansi Murabahah". Perseroan determined by the Company based on the Incurred
menggunakan beberapa parameter, mengandalkan Loss framework under SFAS 402 “Accounting for
input data internal dan eksternal, serta Murabahah”. In addition, the Company adopted
pertimbangan manajemen yang signifikan several parameters, relied on internal and external
diterapkan dalam menentukan penyisihan kerugian data inputs, and significant management’s
penurunan nilai (lihat catatan 2c). judgement was applied in determining the
allowance for impairment losses (refer to Note 2c).
Halaman - 44 - Page
197
Page 220
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty: (continued)
b. Penyisihan kerugian penurunan nilai aset b. Allowance for impairment losses of financial assets
keuangan (lanjutan) (continued)
Perhitungan penyisihan penurunan nilai kolektif Collectively assessed impairment allowances
meliputi kerugian kredit yang melekat dalam covers credit losses inherent in portfolios of
portofolio aset keuangan dengan karakteristik financial assets with similar economic
ekonomi yang sama dan aset keuangan yang tidak characteristics and financial assets that are
signifikan secara individual. Dalam menilai individually insignificant. In assessing the need for
kebutuhan untuk penyisihan penurunan nilai collective impairment allowances, management
kolektif, Manajemen mempertimbangkan faktor- considers factors such as credit quality and type of
faktor seperti antara lain kualitas kredit dan jenis product, among others. In order to estimate the
produk. Guna membuat estimasi penyisihan yang required allowance, Management uses the risk
diperlukan, Manajemen menggunakan model parameter modelling approach that incorporates
parameter risiko yang meliputi beberapa parameter key parameters, including probability of default,
utama, antara lain probability of default, loss given loss given default and exposure at default, after
default dan exposure at default, setelah considering forward-looking information, including
memperhitungkan informasi perkiraan masa depan, macroeconomic factors for consumer financing
termasuk faktor-faktor makroekonomi untuk piutang receivables and the net investment in finance
pembiayaan konsumen dan investasi bersih dalam leases.
sewa pembiayaan.
Atas piutang pembiayaan Murabahah yang dapat For Murabahah financing receivables that can be
diestimasi, kerugian atas penurunan nilai terjadi reliably estimated, impairment losses are incurred
hanya jika terdapat bukti objektif bahwa penurunan only if there is objective evidence of impairment as
nilai merupakan akibat dari satu atau lebih a result of one or more events that occurred after
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal the initial recognition (a “loss event”) and that loss
(“peristiwa kerugian”) dan peristiwa kerugian event (or events) has an impact on the estimated
tersebut (atau peristiwa-peristiwa) memiliki dampak future cash flows.
pada estimasi arus kas masa depan.
Keakuratan penyisihan tergantung pada seberapa The accuracy of the allowances depends on how
baik estimasi arus kas masa depan untuk well these estimate future cash flows for specific
cadangan counterparty tertentu dan asumsi model counterparty allowances and the model
dan parameter yang digunakan dalam menentukan assumptions and parameters used in determining
penyisihan penurunan nilai kolektif. collective impairment allowances.
c. Imbalan kerja c. Employee benefits
Nilai kini imbalan kerja karyawan tergantung pada The present value of the employee benefit
beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar obligations depends on a number of factors that are
aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. determined on an actuarial basis using a number of
Perubahan atas asumsi-asumsi ini akan assumptions. Any changes in these assumptions
mempengaruhi jumlah tercatat atas imbalan kerja will impact the carrying amount of employee benefit
karyawan. obligations.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan The assumptions used in determining the net cost/
biaya/(pendapatan) untuk imbalan kerja karyawan (income) for employee benefit included the
antara lain tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji di discount rate, salary increment rate, resignation
masa datang, tingkat pengunduran diri, tingkat rate, mortality rate and others.
mortalita dan lain-lain.
Perseroan menentukan tingkat diskonto yang tepat The Company determines the appropriate discount
pada setiap akhir periode pelaporan. Ini merupakan rate at the end of each reporting period. This is the
tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk interest rate that should be used to determine the
menentukan nilai kini atas arus kas keluar masa present value of estimated future cash outflows
depan yang diestimasi dan akan digunakan untuk expected to be required to settle the employee
membayar imbalan kerja karyawan. Dalam benefit obligations. In determining the appropriate
menentukan tingkat diskonto yang tepat, Perseroan discount rate, the Company considers the interest
mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi rates of government bonds that have terms to
pemerintah yang mempunyai jangka waktu yang maturity approximating the terms of the related
menyerupai jangka waktu imbalan kerja karyawan. employee benefit obligations.
Halaman - 45 - Page
198
Page 221
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty: (continued)
c. Imbalan kerja (lanjutan) c. Employee benefits (continued)
Tingkat kenaikan gaji per tahun didasarkan pada Annual salary increment rate is determined based
informasi historis atas tingkat kenaikan gaji on historical information of previous salary
sebelumnya, tingkat inflasi, masa kerja, dan faktor increment rate, inflation rate, length of service, and
lainnya. other factors.
Asumsi tingkat pengunduran diri didasarkan pada Resignation rate assumption is based on historical
informasi historis dan disesuaikan dengan kondisi information and adjusted for current condition.
saat ini.
Asumsi tingkat mortalitas telah didasarkan pada Mortality rate assumption is based on the latest
tabel mortalita terbaru yang dihitung dengan mortality table which is calculated using actuarial
menggunakan metode aktuaria yang diterima method that is generally accepted.
secara umum.
d. Perpajakan d. Taxation
Pertimbangan siginifikan diperlukan dalam Significant judgement is required in determining the
menentukan provisi pajak. provision for taxes.
Perseroan menentukan provisi perpajakan The Company provides for tax provision based on
berdasarkan estimasi atas kemungkinan adanya estimates whether the additional taxes will be due.
tambahan beban pajak. Jika hasil akhir dari hal ini Where the final tax outcome of these matters is
berbeda dengan jumlah yang dicatat semula, maka different from the amounts that were initially
perbedaan tersebut akan berdampak pada laporan recorded, such differences will impact to the
laba rugi. statements of profit or loss.
Adapun pengakuan aset pajak tangguhan Whilst the recognition of deferred tax assets
tergantung pada harapan dan estimasi terhadap depends on the expectation and estimates of
tersedianya laba kena pajak masa depan. availability of future taxable income.
e. Penentuan umur sewa e. Determining lease term
Dalam menentukan umur sewa, manajemen In determining the lease term, management considers
mempertimbangkan beberapa fakta dan keadaan all facts and circumstances that create an economic
yang memberikan insentif ekonomi untuk mengambil incentive to exercise an extension option, or not
opsi perpanjangan, atau tidak mengambil opsi exercise a termination option. Extension options (or
pembatalan. Opsi perpanjangan (atau periode setelah periods after termination options) are only included in
opsi pembatalan) hanya dimasukkan dalam masa the lease term if the lease is reasonably certain to be
sewa jika secara meyakinkan diperpanjang (atau tidak extended (or not terminated).
dibatalkan).
Untuk sewa bangunan, Perseroan For leases of properties, the Company considers other
mempertimbangkan faktor mencakup sejarah durasi factors, including historical lease durations and the
sewa dan biaya serta halangan bisnis untuk costs and business disruption required to replace the
menggantikan aset sewa. leased asset.
Mayoritas opsi perpanjangan untuk sewa kantor Most extension options in offices and vehicles
dan kendaraan tidak dimasukkan ke dalam liabilitas leases have not been included in the lease liability,
sewa, karena Perseroan dapat mengganti aset because the Company could replace the assets
tanpa biaya signifikan atau halangan bisnis. without significant cost or business disruption.
Halaman - 46 - Page
199
Page 222
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty: (continued)
e. Penentuan umur sewa (lanjutan) e. Determining lease term (continued)
Umur sewa dinilai kembali ketika opsi sebenarnya The lease term is reassessed if an option is
diambil (atau tidak diambil) atau Perseroan menjadi actually exercised (or not exercised) or the
berkewajiban untuk mengambil (atau tidak Company becomes obliged to exercise (or not
mengambil) opsi tersebut. Penilaian kepastian exercise) it. The assessment of reasonable
yang wajar hanya direvisi ketika peristiwa signifikan certainty is only revised if a significant event or a
atau perubahan signifikan terjadi, yang significant change in circumstances occurs, which
mempengaruhi penilaian ini, dan hal tersebut affects this assessment, and that is within the
dalam pengendalian penyewa. control of the lessee.
4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS
2024 2023
Bank/Cash in banks
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah
PT Bank Permata Tbk. 280 300
PT Bank CTBC Indonesia 175 -
PT Bank DBS Indonesia 140 73
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 115 253
PT Bank CIMB Niaga Tbk. 64 57
PT Bank Central Asia Tbk. 62 86
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 49 56
PT Bank Danamon Indonesia Tbk. 11 27
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 1 6
Lain-lain/Others 3 2
900 860
Dolar AS/US Dollar
PT Bank Permata Tbk. 2 4
Dolar SG/SG Dollar
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd. 1 1
3 5
Pihak berelasi/Related party
Rupiah
PT Bank Jasa Jakarta 47 25
Jumlah/Total 950 890
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo dalam mata As at 31 December 2024, the balance in foreign
uang asing untuk kas dan setara kas adalah sebesar currency for cash and cash equivalents were US Dollar
111.924 Dolar AS (2023: 233.976 Dolar AS) (nilai 111,924 (2023: US Dollar 233,976) (full amount),
penuh), 63.305 Dolar SG (2023: 63.410 Dolar SG) (nilai 63,305 SG Dollar (2023: SG Dollar 63,410) (full
penuh), dan 149.859 Yen Jepang (2023: 185.117 Yen amount), and 149,859 Japanese Yen (2023: 185,117
Jepang) (nilai penuh). Japanese Yen) (full amount).
Suku bunga rekening bank per tahun berkisar antara The bank accounts earned annual interest at rates
0,00% - 5,50% pada tahun 2024 untuk mata uang ranging between 0.00% - 5.50% in 2024 for Rupiah
Rupiah (2023: 0,00% - 4,00%), 0,125% pada tahun balances (2023: 0.00% - 4.00%), 0.125% in 2024 for
2024 untuk mata uang Dolar AS (2023: 0,125%), 0,00% US Dollar balances (2023: 0.125%), 0.00% in 2024 for
pada tahun 2024 untuk mata uang Dolar SG (2023: SG Dollar balances (2023: 0.00%), and 0.00% in 2024
0,00%), dan 0,00% pada tahun 2024 untuk mata uang for Japanese Yen (2023: 0.00%).
Yen Jepang (2023: 0,00%).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As of 31 December 2024 and 2023, there was no cash
terdapat kas di bank yang dibatasi penggunaannya. in bank being pledged as collateral.
Halaman - 47 - Page
200
Page 223
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - BERSIH 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
2024 2023
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - bruto: receivables - gross:
Pembiayaan langsung: Direct financing:
Rupiah Rupiah
- Pihak ketiga 38,652 39,662 Third parties -
- Pihak berelasi 3 3 Related parties -
38,655 39,665
Pembiayaan yang dibiayai
bersama pihak-pihak lain Joint financing
without recourse: without recourse:
Rupiah Rupiah
- Pihak ketiga 13,974 10,472 Third parties -
Dikurangi: Pembiayaan bersama Less: Joint financing
without recourse bagian yang without recourse amount
dibiayai pihak ketiga (11,331) (8,245) financed by third parties
Pembiayaan bersama Joint financing
without recourse bagian yang without recourse amount
dibiayai Perseroan 2,643 2,227 financed by the Company
Piutang pembiayaan konsumen - Consumer financing
bruto 41,298 41,892 receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan Unearned income
konsumen yang belum diakui: on consumer financing:
Pembiayaan langsung: Direct financing:
Rupiah Rupiah
- Pihak ketiga (6,817) (7,514) Third parties -
- Pihak berelasi (1) (1) Related parties -
(6,818) (7,515)
Pembiayaan yang dibiayai
bersama pihak-pihak lain Joint financing
without recourse: without recourse:
Rupiah Rupiah
- Pihak ketiga (2,339) (1,769) Third parties -
(9,157) (9,284)
Dikurangi: Pembiayaan bersama Less: Joint financing
without recourse bagian yang without recourse amount
dibiayai pihak ketiga 1,249 827 financed by third parties
Pendapatan pembiayaan konsumen Unearned income on
yang belum diakui (7,908) (8,457) consumer financing
Penyisihan kerugian penurunan nilai (1,693) (1,907) Allowance for impairment losses
Bersih 31,697 31,528 Net
Halaman - 48 - Page
201
Page 224
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - BERSIH 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
(lanjutan) (continued)
Piutang pembiayaan konsumen - bersih terdiri dari: Consumer financing receivables - net consists of:
2024 2023
Pihak ketiga 31,695 31,526 Third parties
Pihak berelasi 2 2 Related parties
31,697 31,528
Rata-rata jangka waktu kontrak pembiayaan yang The average period of consumer financing contracts for
disalurkan oleh Perseroan atas kendaraan bermotor motor vehicles and heavy equipments ranged from 6 -
dan alat-alat berat berkisar antara 6 - 60 bulan (2023: 6 60 months (2023: 6 - 60 months).
- 60 bulan).
Piutang pembiayaan konsumen - bruto (cicilan) yang The above consumer financing receivables - gross
akan diterima sesuai dengan tanggal jatuh temponya (installment) have the following settlement schedule
adalah sebagai berikut: profile:
2024 2023
< 1 tahun 17,179 17,369 < 1 year
1 - 2 tahun 12,064 12,468 1 - 2 years
2 - 3 tahun 7,300 7,593 2 - 3 years
> 3 tahun 4,755 4,462 > 3 years
41,298 41,892
Analisa umur piutang pembiayaan konsumen - bruto Aging analysis of the gross consumer financing
(cicilan) adalah sebagai berikut: receivables (installment) is as follows:
2024 2023
Belum jatuh tempo 41,096 41,669 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 140 153 1 - 30 days
31 - 60 hari 32 37 31 - 60 days
61 - 90 hari 15 18 61 - 90 days
> 90 hari 15 15 > 90 days
41,298 41,892
Suku bunga efektif per tahun untuk kontrak pembiayaan Effective annual interest rates for new consumer
baru rata-rata berkisar antara 7% - 37% pada tahun financing contracts in average ranged between 7% -
2024 (2023: 7% - 42%). 37% in 2024 (2023: 7% - 42%).
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan konsumen, The consumer financing receivables are mainly secured
Perseroan menerima jaminan dari konsumen berupa by fiduciary on vehicles subject to finance whereby the
Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor dari kendaraan Company receives Motor Vehicle Ownership
bermotor yang dibiayai Perseroan. Pada tanggal Certificates. As of 31 December 2024 and 2023, the
31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan tidak memiliki Company had no consumer financing receivables
piutang pembiayaan konsumen yang digunakan pledged as collateral for bank loans and securities
sebagai jaminan atas pinjaman bank yang diterima oleh issued as disclosed in Notes 17 and 18.
Perseroan dan surat berharga yang diterbitkan seperti
yang dijelaskan pada Catatan 17 dan 18.
Halaman - 49 - Page
202
Page 225
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - BERSIH 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 jumlah As at 31 December 2024 and 2023, total consumer
piutang pembiayaan konsumen - bruto berdasarkan financing receivables - gross based on financing object
jenis objek pembiayaan adalah sebagai berikut: is as follows:
2024 2023
Kendaraan bermotor: Vehicles:
- Baru 29,141 29,920 New -
- Bekas 12,140 11,962 Used -
Properti 6 10 Property
Peralatan berat 11 - Heavy equipment
41,298 41,892
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai adalah Movements of the allowance for impairment losses are
sebagai berikut: as follows:
2024 2023
Saldo awal 1,907 2,045 Beginning balance
Penambahan 944 1,098 Additions
Penghapusan piutang (1,431) (1,472) Written-off receivables
Penerimaan penghapusan Recovery from written-off
piutang 273 236 receivables
Saldo akhir 1,693 1,907 Ending balance
Perseroan menyajikan kerugian kredit terhadap piutang The Company provides for credit losses against the
pembiayaan konsumen adalah sebagai berikut: consumer financing receivables as follows:
2024
Tingkat Estimasi jumlah Jumlah
kerugian kredit tercatat kotor/ tercatat
ekspektasian/ Estimated gross bersih/
Expected credit carrying Net carrying
loss rate (%) amount amount
Stage 1 2.2% - 5.7% 31,042 30,277 Stage 1
Stage 2 26.4% - 40.7% 1,768 1,130 Stage 2
Stage 3 40.1% - 55.2% 580 290 Stage 3
33,390 31,697
2023
Tingkat Estimasi jumlah Jumlah
kerugian kredit tercatat kotor/ tercatat
ekspektasian/ Estimated gross bersih/
Expected credit carrying Net carrying
loss rate (%) amount amount
Stage 1 3.2% - 7.9% 32,146 30,628 Stage 1
Stage 2 4.3% - 12.9% 726 675 Stage 2
Stage 3 46.1% - 65.9% 563 225 Stage 3
33,435 31,528
Halaman - 50 - Page
203
Page 226
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - BERSIH 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
(lanjutan) (continued)
Berikut adalah perubahan jumlah piutang pembiayaan Below is movement of consumer financing receivables
konsumen berdasarkan stage selama tahun berakhir 31 based on stages during the year ended 31 December
Desember 2024 dan 2023: 2024 and 2023:
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 32,146 726 563 33,435 Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (3,991) 3,992 (1) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (1,583) (427) 2,010 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 64 (60) (4) - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada eksposur *) 4,406 (2,463) (557) 1,386 Net change in exposure *)
Penghapusan - - (1,431) (1,431) Written-off
Saldo, akhir tahun 31,042 1,768 580 33,390 Balance, end of year
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 29,537 1,022 1,082 31,641 Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (475) 485 (10) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (1,960) (289) 2,249 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 31 (29) (2) - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada eksposur *) 5,013 (463) (1,284) 3,266 Net change in exposure *)
Penghapusan - - (1,472) (1,472) Written-off
Saldo, akhir tahun 32,146 726 563 33,435 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the year,
eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta its changes/transfer during the year and payment during the year.
pembayaran tahun berjalan.
Perubahan penyisihan kerugian penurunan untuk tahun The changes of allowance for impairment losses for the
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 adalah year ended 31 December 2024 and 2023 are as
sebagai berikut: follows:
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 1,518 51 338 1,907 Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (444) 444 - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (468) (35) 503 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 4 (1) (3) - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada eksposur Net change in exposure
dan pengukuran kembali *) 155 179 883 1,217 and remeasurement *)
Penghapusan - - (1,431) (1,431) Written-off
Saldo, akhir tahun 765 638 290 1,693 Balance, end of year
Halaman - 51 - Page
204
Page 227
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - BERSIH 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
(lanjutan) (continued)
Perubahan penyisihan kerugian penurunan untuk tahun The changes of allowance for impairment losses for the
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 adalah year ended 31 December 2024 and 2023 are as
sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 1,352 59 634 2,045 Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (27) 30 (3) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (110) (34) 144 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 1 (1) - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada eksposur Net change in exposure
dan pengukuran kembali *) 302 (3) 1,035 1,334 and remeasurement *)
Penghapusan - - (1,472) (1,472) Written-off
Saldo, akhir tahun 1,518 51 338 1,907 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran kembali *) Include in the net change in exposure and remeasurement are additional ECL
adalah penambahan ECL sehubungan dengan penambahan aset keuangan for new financial assets originated, its exposure changes/transfer during the
baru, perubahan/perpindahan eksposur sepanjang tahun dan dampak year and the impact on changes in assumptions used to calculate the ECL.
perubahan asumsi pada perhitungan ECL.
Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian Directors believe that the existing allowance for
penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup untuk impairment losses is adequate to cover possible losses
menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak arising from uncollectible consumer financing
tertagihnya piutang pembiayaan konsumen. receivables.
Restrukturisasi pembiayaan dilakukan dengan Financing restructuring were conducted by the
mengubah persyaratan bunga serta jangka waktu Company through modification of interest and terms.
kredit. Pembiayaan direstrukturisasi karena adanya The financing was restructured due to the borrower’s
ketidakmampuan nasabah untuk melakukan disability to meet contractual payments when due.
pembayaran kontraktual ketika jatuh tempo.
Jumlah pembiayaan yang diberikan yang telah The amount of financing whose terms have been
direstrukturisasi pada 31 Desember 2024 dan 2023 restructured as of 31 December 2024 and 2023 is
adalah masing-masing Rp343 dan Rp668. Rp343 and Rp668, respectively.
Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak Refer to Note 33 for details of balances and
berelasi. transactions of related parties.
6. PIUTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH - BERSIH 6. MURABAHAH FINANCING RECEIVABLES - NET
2024 2023
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah - bruto: receivables - gross:
Pembiayaan langsung: Direct financing:
Rupiah Rupiah
- Pihak ketiga 406 871 Third parties -
Pembiayaan yang dibiayai
bersama pihak lain Joint financing
without recourse: without recourse:
Rupiah Rupiah
- Pihak ketiga - 1 Third parties -
Halaman - 52 - Page
205
Page 228
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH - BERSIH 6. MURABAHAH FINANCING RECEIVABLES - NET
(lanjutan) (continued)
2024 2023
Dikurangi: pembiayaan bersama Less: Joint financing
without recourse bagian yang without recourse amount
dibiayai pihak ketiga - (1) financed by third parties
Pembiayaan bersama Joint financing
without recourse bagian yang without recourse amount
dibiayai Perseroan - - financed by the Company
Piutang pembiayaan Murabahah- Murabahah financing
bruto 406 871 receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pendapatan marjin pembiayaan Unearned margin income
Murabahah yang belum diakui: on Murabahah financing:
Pembiayaan langsung: Direct financing:
Rupiah Rupiah
- Pihak ketiga (55) (125) Third parties -
Pembiayaan yang dibiayai
bersama pihak-pihak lain Joint financing
without recourse: without recourse:
Rupiah Rupiah
- Pihak ketiga - - Third parties -
Pendapatan pembiayaan Unearned margin income on
Murabahah yang belum diakui (55) (125) Murabahah financing
Penyisihan kerugian penurunan nilai (18) (43) Allowance for impairment losses
Bersih 333 703 Net
Rata-rata jangka waktu kontrak pembiayaan The average period of Murabahah financing contracts
Murabahah yang disalurkan oleh Perseroan atas for motor vehicle ranged from 12 - 60 months (2023: 12
kendaraan bermotor berkisar antara 12 - 60 bulan - 60 months).
(2023: 12 - 60 bulan).
Piutang pembiayaan Murabahah - bruto (cicilan) yang The above Murabahah financing receivables - gross
akan diterima sesuai dengan tanggal jatuh temponya (installment) have the following settlement schedule
adalah sebagai berikut: profile:
2024 2023
< 1 tahun 207 331 < 1 year
1 - 2 tahun 125 245 1 - 2 years
2 - 3 tahun 52 172 2 - 3 years
> 3 tahun 22 123 > 3 years
406 871
Analisa umur piutang pembiayaan Murabahah - bruto Aging analysis of the gross Murabahah financing
(cicilan) adalah sebagai berikut: receivables (installment) is as follows:
2024 2023
Belum jatuh tempo 395 860 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 7 7 1 - 30 days
31 - 60 hari 2 2 31 - 60 days
61 - 90 hari 1 1 61 - 90 days
> 90 hari 1 1 > 90 days
406 871
Halaman - 53 - Page
206
Page 229
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH - BERSIH 6. MURABAHAH FINANCING RECEIVABLES - NET
(lanjutan) (continued)
Rata-rata imbal hasil efektif per tahun untuk kontrak The effective annual return for new Murabahah
pembiayaan Murabahah baru rata-rata berkisar antara financing contracts in average ranged between 7% -
7% - 31% pada tahun 2024 (2023: 7% - 31%). 31% in 2024 (2023: 7% - 31%).
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan Murabahah, The Murabahah financing receivables are mainly
Perseroan menerima jaminan dari konsumen berupa secured by fiduciary on vehicles subject to finance
Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor dari kendaraan whereby the Company receives Motor Vehicle
bermotor yang dibiayai Perseroan. Pada tanggal Ownership Certificates. As of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan tidak memiliki 2023, the Company has no Murabahah financing
piutang pembiayaan Murabahah yang digunakan receivables pledged as collateral for bank loans and
sebagai jaminan atas pinjaman bank yang diterima oleh securities issued.
Perseroan dan surat berharga yang diterbitkan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 jumlah As at 31 December 2024 and 2023 total Murabahah
piutang pembiayaan Murabahah - bruto berdasarkan financing receivables - gross based on financing object
jenis objek pembiayaan adalah sebagai berikut: is as follows:
2024 2023
Kendaraan bermotor: Vehicles
- Baru 303 415 New -
- Bekas 103 456 Used -
406 871
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai adalah Movements of the allowance for impairment losses are
sebagai berikut: as follows:
2024 2023
Saldo awal 43 101 Beginning balance
Penambahan 20 3 Additions
Penghapusan piutang (59) (77) Written-off receivables
Penerimaan penghapusan piutang 14 16 Recovery from written-off receivables
Saldo akhir 18 43 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan Managements believe that the existing allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup impairment losses is adequate to cover possible losses
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat arising from uncollectible Murabahah financing
tidak tertagihnya piutang pembiayaan Murabahah. receivables.
Restrukturisasi pembiayaan dilakukan dengan Financing restructuring were conducted by the
mengubah persyaratan bunga serta jangka waktu Company through modification of interest and terms.
kredit. Pembiayaan direstrukturisasi karena adanya The financing was restructured due to the borrower’s
ketidakmampuan nasabah untuk melakukan disability to meet contractual payments when due.
pembayaran kontraktual ketika jatuh tempo.
Jumlah pembiayaan yang diberikan yang telah The amount of financing whose terms have been
direstrukturisasi pada 31 Desember 2024 dan 2023 restructured as of 31 December 2024 and 2023 is RpNil
adalah masing-masing RpNihil dan Rp22. and Rp22, respectively.
Halaman - 54 - Page
207
Page 230
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. INVESTASI BERSIH DALAM SEWA PEMBIAYAAN 7. NET INVESTMENT IN FINANCE LEASES
2024 2023
Investasi bersih dalam sewa Net investment
pembiayaan in finance leases
- Piutang sewa pembiayaan - bruto Finance lease receivables - gross -
- Pihak ketiga 5,388 4,606 Third parties -
- Pihak berelasi 5 8 Related parties -
5,393 4,614
Dikurangi: Less:
- Pendapatan sewa pembiayaan Unearned income -
yang belum diakui on finance leases
- Pihak ketiga (574) (492) Third parties -
- Pihak berelasi (1) (1) Related parties -
(575) (493)
Nilai sisa yang terjamin 2,042 1,892 Guaranteed residual values
Simpanan jaminan (2,042) (1,892) Security deposit
4,818 4,121
Penyisihan kerugian penurunan nilai (249) (238) Allowance for impairment losses
Bersih 4,569 3,883 Net
Piutang sewa pembiayaan - bersih terdiri dari: Finance lease receivables - net consists of:
2024 2023
Pihak ketiga 4,565 3,876 Third parties
Pihak berelasi 4 7 Related parties
4,569 3,883
Rata-rata jangka waktu kontrak sewa pembiayaan yang The average period of finance leases for vehicle and
disalurkan oleh Perseroan atas kendaraan bermotor heavy equipment contracts ranged from 36 - 60 months
dan alat-alat berat berkisar antara 36 - 60 bulan (2023: (2023: 36 - 60 months).
36 - 60 bulan).
Piutang sewa pembiayaan - bruto (cicilan) sesuai Finance lease receivables - gross (installment) have the
dengan tanggal jatuh temponya: following settlement schedule profile:
2024 2023
< 1 tahun 3,210 2,757 < 1 year
1 - 2 tahun 1,608 1,370 1 - 2 years
2 - 3 tahun 499 429 2 - 3 years
> 3 tahun 76 58 > 3 years
5,393 4,614
Analisa umur piutang sewa pembiayaan - bruto (cicilan) Aging analysis of the finance lease receivables - gross
adalah sebagai berikut: (installment) is as follows:
2024 2023
Belum jatuh tempo 5,366 4,591 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 23 16 1 - 30 days
31 - 60 hari 2 3 31 - 60 days
61 - 90 hari 1 2 61 - 90 days
> 90 hari 1 2 > 90 days
5,393 4,614
Halaman - 55 - Page
208
Page 231
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. INVESTASI BERSIH DALAM SEWA PEMBIAYAAN 7. NET INVESTMENT IN FINANCE LEASES (continued)
(lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo piutang sewa As at 31 December 2024, the balance of finance leases
pembiayaan - bruto dan pendapatan sewa pembiayaan receivables - gross and the unearned income on
yang belum diakui, dalam mata uang asing adalah finance leases in foreign currencies are US Dollar
masing - masing sebesar 449.297 Dolar AS dan 4.442 449,297 and US Dollar 4,442, respectively (2023: US
Dolar AS (2023: 9.545.841 Dolar AS dan 234.318 Dolar Dollar 9,545,841 and US Dollar 234,318, respectively)
AS) (nilai penuh). (full amount).
Suku bunga efektif per tahun untuk kontrak sewa The effective annual interest rates for new finance
pembiayaan baru rata-rata berkisar antara 7% - 28% leases contracts in average ranged between 7% - 28%
pada tahun 2024 (2023: 8% - 27%) untuk pembiayaan in 2024 (2023: 8% - 27%) for financing in Rupiah and
dalam mata uang Rupiah dan nihil untuk pembiayaan nil in 2024 for financing in US Dollars (2023: nil).
dalam mata uang Dolar AS pada tahun 2024 (2023:
nihil).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan As at 31 December 2024 and 2023, the Company has
tidak memiliki investasi bersih dalam sewa pembiayaan no net investment in finance leases pledged as
yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman bank collateral for bank loans and securities issued.
yang diterima oleh Perseroan dan surat berharga yang
diterbitkan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 jumlah As at 31 December 2024 and 2023 total gross
investasi bruto dalam sewa pembiayaan berdasarkan investment in finance leases based on financing object
jenis objek pembiayaan adalah sebagai berikut: is as follows:
2024 2023
Kendaraan bermotor: Vehicles
- Baru 1,431 1,347 New -
- Bekas 108 95 Used -
Peralatan berat 3,854 3,172 Heavy equipments
5,393 4,614
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai adalah Movements of the allowance for impairment losses are
sebagai berikut: as follows:
2024 2023
Saldo awal 238 243 Beginning balance
Penambahan/(pemulihan) 11 (5) Additions/(reversal)
Penghapusan piutang - - Written-off receivables
Saldo akhir 249 238 Ending balance
Perseroan menyajikan kerugian kredit terhadap sewa The Company provides for credit losses against the
pembiayaan adalah sebagai berikut: leases financing receivables as follows:
2024
Tingkat Estimasi jumlah Jumlah
kerugian kredit tercatat kotor/ tercatat
ekspektasian/ Estimated gross bersih/
Expected credit carrying Carrying
loss rate (%) amount amount net
Stage 1 0.1% - 1.6% 3,651 3,423 Stage 1
Stage 2 0.1% - 1.6% 1,133 1,126 Stage 2
Stage 3 20.2% - 40% 34 20 Stage 3
4,818 4,569
Halaman - 56 - Page
209
Page 232
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. INVESTASI BERSIH DALAM SEWA PEMBIAYAAN 7. NET INVESTMENT IN FINANCE LEASES (continued)
(lanjutan)
Perseroan menyajikan kerugian kredit terhadap sewa The Company provides for credit losses against the
pembiayaan adalah sebagai berikut: (lanjutan) leases financing receivables as follows: (continued)
2023
Tingkat Estimasi jumlah Jumlah
kerugian kredit tercatat kotor/ tercatat
ekspektasian/ Estimated gross bersih/
Expected credit carrying Carrying
loss rate (%) amount amount net
Stage 1 0.1% - 4.4% 2,699 2,678 Stage 1
Stage 2 0.2% - 13.6% 1,061 1,044 Stage 2
Stage 3 34.2% - 55.6% 361 161 Stage 3
4,121 3,883
Berikut adalah perubahan jumlah piutang sewa Below is movement of finance leases receivables based
pembiayaan berdasarkan stage selama tahun berakhir on stages during the year ended 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023: 2023:
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 2,699 1,061 361 4,121 Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (252) 283 (31) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - (11) 11 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 372 (179) (193) - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada eksposur *) 832 (21) (114) 697 Net change in exposure *)
Penghapusan - - - - Written-off
Saldo, akhir tahun 3,651 1,133 34 4,818 Balance, end of year
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 2,349 1,069 381 3,799 Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (246) 246 - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (19) (31) 50 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 407 (407) - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada eksposur *) 208 184 (70) 322 Net change in exposure *)
Penghapusan - - - - Written-off
Saldo, akhir tahun 2,699 1,061 361 4,121 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the year,
eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta its changes/transfer during the year and payment during the year.
pembayaran tahun berjalan.
Halaman - 57 - Page
210
Page 233
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. INVESTASI BERSIH DALAM SEWA PEMBIAYAAN 7. NET INVESTMENT IN FINANCE LEASES (continued)
(lanjutan)
Perubahan cadangan kerugian penurunan untuk tahun The changes in impairment losses for the year ended
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 31 December 2024 and 2023 are as follows:
sebagai berikut:
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 21 17 200 238 Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (6) 19 (13) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (1) (4) 5 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 120 (4) (116) - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali *) 94 (21) (62) 11 and remeasurement *)
Penghapusan - - - - Written-off
Saldo, akhir tahun 228 7 14 249 Balance, end of year
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 23 13 207 243 Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (8) 8 - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (1) (4) 5 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 4 (4) - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali *) 3 4 (12) (5) and remeasurement *)
Penghapusan - - - - Written-off
Saldo, akhir tahun 21 17 200 238 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran kembali *) Include in the net change in exposure and remeasurement are additional ECL
adalah penambahan ECL sehubungan dengan penambahan aset keuangan for new financial assets originated, its exposure changes/transfer during the
baru, perubahan/perpindahan eksposur sepanjang tahun dan dampak year and the impact on changes in assumptions used to calculate the ECL.
perubahan asumsi pada perhitungan ECL.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan Managements believe that the existing allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup impairment losses is adequate to cover possible losses
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat arising from uncollectible net investment in finance
tidak tertagihnya investasi bersih dalam sewa leases.
pembiayaan.
Restrukturisasi pembiayaan dilakukan dengan Financing restructuring were conducted by the
mengubah persyaratan bunga serta jangka waktu Company through modification of interest and terms.
kredit. Pembiayaan direstrukturisasi karena adanya The financing was restructured due to the borrower’s
ketidakmampuan nasabah untuk melakukan disability to meet contractual payments when due.
pembayaran kontraktual ketika jatuh tempo.
Jumlah pembiayaan yang diberikan yang telah The amount of financing whose terms have been
direstrukturisasi pada 31 Desember 2024 dan 2023 restructured as of 31 December 2024 and 2023 is Rp19
adalah masing-masing Rp19 dan Rp55. and Rp55, respectively.
Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak Refer to Note 33 for details of balances and
berelasi. transactions of related parties.
Halaman - 58 - Page
211
Page 234
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. PEMBIAYAAN MUSYARAKAH 8. MUSYARAKAH FINANCING
2024 2023
Pembiayaan Musyarakah Musyarakah financing
- Pihak ketiga 1,713 1,144 Third parties -
Penyisihan kerugian penurunan nilai (87) (65) Allowance for impairment losses
Bersih 1,626 1,079 Net
Rata-rata jangka waktu kontrak pembiayaan The average period of Musyarakah financing contracts
Musyarakah yang disalurkan oleh Perseroan atas for motor vehicle ranged from 6 - 60 months (2023: 6 -
kendaraan bermotor berkisar antara 6 - 60 bulan (2023: 48 months).
6 - 48 bulan).
Pembiayaan Musyarakah - bruto yang akan diterima The above Musyarakah financing - gross have the
sesuai dengan tanggal jatuh temponya adalah sebagai following settlement schedule profile:
berikut:
2024 2023
< 1 tahun 554 499 < 1 year
1 - 2 tahun 503 388 1 - 2 years
2 - 3 tahun 391 212 2 - 3 years
> 3 tahun 265 45 > 3 years
1,713 1,144
Analisa umur pembiayaan Musyarakah adalah sebagai Aging analysis of the Musyarakah financing is as
berikut: follows:
2024 2023
Belum jatuh tempo 1,713 1,144 Current
1,713 1,144
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai adalah Movements of the allowance for impairment losses are
sebagai berikut: as follows:
2024 2023
Saldo awal 65 7 Beginning balance
Penambahan 22 58 Additions
Saldo akhir 87 65 Ending balance
Rata-rata bagi hasil pembiayaan Musyarakah per tahun The effective annual profi sharing rate for new
untuk kontrak pembiayaan Musyarakah baru rata-rata Musyarakah financing contracts in average ranged
berkisar antara 12% - 31% pada tahun 2024 (2023: between 12% - 31% in 2024 (2023: 11% - 31%).
11% - 31%).
Sebagai jaminan atas pembiayaan Musyarakah, The Musyarakah financing are mainly secured by
Perseroan menerima jaminan dari konsumen berupa fiduciary on vehicles subject to finance whereby the
Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor dari kendaraan Company receives Motor Vehicle Ownership
bermotor yang dibiayai Perseroan. Pada tanggal Certificates. As of 31 December 2024 and 2023, the
31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan tidak memiliki Company has no Musyarakah financing receivables
piutang pembiayaan Musyarakah yang digunakan pledged as collateral for bank loans and securities
sebagai jaminan atas pinjaman bank yang diterima oleh issued.
Perseroan dan surat berharga yang diterbitkan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 jumlah As at 31 December 2024 and 2023 total Musyarakah
pembiayaan Musyarakah berdasarkan jenis objek financing based on financing object is as follows:
pembiayaan adalah sebagai berikut:
2024 2023
Kendaraan bermotor: Vehicles
- Bekas 1,713 1,144 Used -
1,713 1,144
Halaman - 59 - Page
212
Page 235
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. PEMBIAYAAN MUSYARAKAH (lanjutan) 8. MUSYARAKAH FINANCING (continued)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan Managements believe that the existing allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup impairment losses is adequate to cover possible losses
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat arising from uncollectible Musyarakah financing.
tidak tertagihnya pembiayaan Musyarakah.
Tidak ada pembiayaan yang diberikan yang telah There is no financing whose terms have been
direstrukturisasi pada 31 Desember 2024 dan 2023. restructured as of 31 December 2024 and 2023.
9. TAGIHAN PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG - BERSIH 9. FACTORING FINANCING RECEIVABLES - NET
2024 2023
Tagihan pembiayaan anjak Factoring financing
piutang - bruto receivables - gross
- Pihak ketiga 22 18 Third parties -
- Pihak berelasi 72 37 Related party -
94 55
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan anjak Unearned income
piutang yang belum diakui on factoring financing receivables
- Pihak ketiga (3) (2) Third parties -
Penyisihan kerugian penurunan nilai (5) (3) Allowance for impairment losses
Bersih 86 50 Net
Tagihan pembiayaan anjak piutang - bersih terdiri dari: Factoring financing receivables - net consists of:
2024 2023
Pihak ketiga 14 13 Third parties
Pihak berelasi 72 37 Related party
86 50
Jangka waktu kontrak pembiayaan anjak piutang The period of factoring financing contracts ranged from
berkisar antara 12 - 60 bulan (2023: 12 - 60 bulan). 12 - 60 months (2023: 12 - 60 months).
Tagihan pembiayaan anjak piutang - bruto sesuai Factoring financing receivables - gross have the
dengan tanggal jatuh temponya: following settlement aging profile:
2024 2023
< 1 tahun 81 45 < 1 year
1 - 2 tahun 6 6 1 - 2 years
2 - 3 tahun 4 3 2 - 3 years
> 3 tahun 3 1 > 3 years
94 55
Analisa umur tagihan pembiayaan anjak piutang - Aging analysis of the gross factoring financing
bruto adalah sebagai berikut: receivables is as follows:
2024 2023
Belum jatuh tempo 94 55 Current
94 55
Suku bunga efektif per tahun untuk kontrak tagihan The effective annual interest rates for new factoring
anjak piutang baru rata-rata berkisar 11% - 12% pada receivables contracts in average ranged between 11% -
tahun 2024 (2023: 11% - 12%). 12% in 2024 (2023: 11% - 12%).
Halaman - 60 - Page
213
Page 236
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. TAGIHAN PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG - BERSIH 9. FACTORING FINANCING RECEIVABLES - NET
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan As of 31 December 2024 and 2023, the Company has
tidak memiliki piutang pembiayaan anjak piutang yang no factoring financing receivables pledged as collateral
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman bank yang for bank loans and securities issued.
diterima oleh Perseroan dan surat berharga yang
diterbitkan.
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai adalah Movements of the allowance for impairment losses are
sebagai berikut: as follows:
2024 2023
Saldo awal 3 1 Beginning balance
Penambahan 1 2 Additions
Pemulihan - - Recovery
Saldo akhir 4 3 Ending balance
Perseroan menyajikan kerugian kredit ekspektasian The Company provides for expected credit losses
terhadap tagihan pembiayaan anjak piutang adalah against the factoring financing receivables as follows:
sebagai berikut:
2024
Tingkat Estimasi jumlah Jumlah
kerugian kredit tercatat kotor/ tercatat
ekspektasian/ Estimated gross bersih/
Expected credit carrying amount Carrying
loss rate (%) at default amount net
Stage 1 2.2% - 5.7% 73 69 Stage 1
Stage 2 26.4% - 40.7% 18 17 Stage 2
Stage 3 40.1% - 55.2% - - Stage 3
91 86
2023
Tingkat Estimasi jumlah Jumlah
kerugian kredit tercatat kotor/ tercatat
ekspektasian/ Estimated gross bersih/
Expected credit carrying amount Carrying
loss rate (%) at default amount net
Stage 1 3.2% - 7.9% 37 35 Stage 1
Stage 2 4.3% - 12.9% 16 15 Stage 2
Stage 3 46.1% - 65.9% - - Stage 3
53 50
Berikut adalah perubahan jumlah tagihan pembiayaan Below is movement of factoring financing receivables
anjak piutang berdasarkan stage selama tahun berakhir based on stages during the year ended 31 December
31 Desember 2024 dan 2023: 2024 and 2023:
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Balance, beginning
Saldo, awal tahun 37 16 - 53 of year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) - - - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - - - - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) - - - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada eksposur *) 36 2 - 38 Net change in exposure *)
Penghapusan - - - - Written-off
Saldo, akhir tahun 73 18 - 91 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the year,
eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta its changes/transfer during the year and payment during the year.
pembayaran tahun berjalan.
Halaman - 61 - Page
214
Page 237
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. TAGIHAN PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG - BERSIH 9. FACTORING FINANCING RECEIVABLES - NET
(lanjutan) (continued)
Berikut adalah perubahan jumlah tagihan pembiayaan Below is movement of factoring financing receivables
anjak piutang berdasarkan stage selama tahun berakhir based on stages during the year ended 31 December
31 Desember 2024 dan 2023: (lanjutan) 2024 and 2023: (continued)
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Balance, beginning
Saldo, awal tahun 14 1 1 16 of year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) - - - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - - - - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) - - - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada eksposur *) 23 15 (1) 37 Net change in exposure *)
Penghapusan - - - - Written-off
Saldo, akhir tahun 37 16 - 53 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the year,
eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta its changes/transfer during the year and payment during the year.
pembayaran tahun berjalan.
Perubahan cadangan kerugian penurunan untuk tahun The changes in impairment losses for the year ended
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 31 December 2024 and 2023 are as follows:
sebagai berikut:
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 2 1 - 3 Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) - - - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - - - - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) - - - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada eksposur Net change in exposure
dan pengukuran kembali *) 2 - - 2 and remeasurement *)
Saldo, akhir tahun 4 1 - 5 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran kembali *) Include in the net change in exposure and remeasurement are additional ECL
adalah penambahan ECL sehubungan dengan penambahan aset keuangan for new financial assets originated, its exposure changes/transfer during the
baru, perubahan/perpindahan eksposur sepanjang tahun dan dampak year and the impact on changes in assumptions used to calculate the ECL.
perubahan asumsi pada perhitungan ECL.
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 1 - - 1 Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) - - - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - - - - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) - - - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada eksposur Net change in exposure
dan pengukuran kembali *) 1 1 - 2 and remeasurement *)
Saldo, akhir tahun 2 1 - 3 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran kembali *) Include in the net change in exposure and remeasurement are additional ECL
adalah penambahan ECL sehubungan dengan penambahan aset keuangan for new financial assets originated, its exposure changes/transfer during the
baru, perubahan/perpindahan eksposur sepanjang tahun dan dampak year and the impact on changes in assumptions used to calculate the ECL.
perubahan asumsi pada perhitungan ECL.
Halaman - 62 - Page
215
Page 238
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. TAGIHAN PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG - BERSIH 9. FACTORING FINANCING RECEIVABLES - NET
(lanjutan) (continued)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan Managements believe that the existing allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup impairment losses is adequate to cover possible losses
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat arising from uncollectible factoring financing
tidak tertagihnya tagihan pembiayaan anjak piutang. receivables.
10. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 10. PREPAID EXPENSES
2024 2023
Pihak ketiga: Third parties:
- Biaya administrasi fasilitas Administration expense on -
pinjaman 63 60 borrowing facility
- Biaya dibayar dimuka 6 8 Advance payment -
- Sewa kantor 5 5 Office rental -
- Lain-lain 14 8 Others -
88 81
Pihak berelasi: Related party:
- Sewa kantor 7 6 Office rental -
96 87
Jangka waktu kontrak sewa kantor kepada pihak ketiga The period of office rental contracts with both third
dan pihak berelasi berkisar antara 1 - 12 bulan (2023: 1 parties and related parties ranged from 1 - 12 months
- 12 bulan). (2023: 1 - 12 months).
Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak Refer to Note 33 for details of balances and
berelasi. transactions of related parties.
11. PIUTANG LAIN-LAIN 11. OTHER RECEIVABLES
2024 2023
Pihak ketiga: Third parties:
- Piutang dari jaminan kendaraan 445 479 Receivables from collateral vehicles -
Dikurangi: Less:
- Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment -
pasar (152) (175) losses
293 304
- Piutang dari dealer 305 209 Receivables from dealer -
- Piutang penerimaan
angsuran konsumen 17 43 Consumer installment receipt -
- Piutang dari karyawan 21 19 Receivables from employees -
- Piutang dari balai lelang - 14 Receivables from auction house -
636 589
Pihak berelasi: Related parties:
- Piutang dari karyawan 1 2 Receivables from employees -
- Piutang dari pembiayaan Receivables from -
bersama without recourse 38 - joint financing without recourse
- Lain-lain 8 - Others -
47 2
Jumlah 683 591 Total
Halaman - 63 - Page
216
Page 239
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PIUTANG LAIN-LAIN (lanjutan) 11. OTHER RECEIVABLES (continued)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan Managements believe that the existing allowance for
kerugian penurunan nilai pasar yang dibentuk untuk impairment losses for collateral vehicles is adequate to
piutang dari jaminan kendaraan adalah cukup untuk cover possible losses from the decline in market value.
menutup kerugian yang mungkin timbul akibat
penurunan nilai pasar.
Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak Refer to Note 33 for details of balances and
berelasi. transactions of related parties.
12. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI 12. INVESTMENTS IN ASSOCIATES
2024
Bagian
penghasilan
komprehensif
lain entitas Nilai
Nilai tercatat/ Bagian laba asosiasi/ tercatat/
Carrying bersih entitas Share of Carrying
Persentase amount Penerimaan asosiasi/ associates’ amount
kepemilikan/ Saldo awal/ dividen/ Share of other Saldo akhir/
Jenis usaha/ Percentage Beginning Dividend associates’ comprehensive Ending
Nature of business of ownership balance received net income income balance
Entitas asosiasi yang dicatat
menggunakan metode ekuitas/
Associates accounted with
equity method
PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance Lembaga Pembiayaan/
Financing Company 25% 165 (9) 9 - 165
PT Astra Auto Finance Lembaga Pembiayaan/
Financing Company 25% 144 (8) 11 - 147
PT Cipta Sedaya Digital Indonesia Informasi dan komunikasi/
Information and
communication 21.3% 39 - 4 - 43
PT Pratama Sadya Sadana Penjualan mobil bekas/
Used car trading 25% 19 - 4 - 23
367 (17) 28 - 378
2023
Bagian
penghasilan
komprehensif
lain entitas Nilai
Nilai tercatat/ Bagian laba asosiasi/ tercatat/
Carrying bersih entitas Share of Carrying
Persentase amount Penerimaan asosiasi/ associates’ amount
kepemilikan/ Saldo awal/ dividen/ Share of other Saldo akhir/
Jenis usaha/ Percentage Beginning Dividend associates’ comprehensive Ending
Nature of business of ownership balance received net income income balance
Entitas asosiasi yang dicatat
menggunakan metode ekuitas/
Associates accounted with
equity method
PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance Lembaga Pembiayaan/
Financing Company 25% 155 (8) 18 - 165
PT Astra Auto Finance Lembaga Pembiayaan/
Financing Company 25% 137 (8) 16 (1) 144
PT Cipta Sedaya Digital Indonesia Informasi dan komunikasi/
Information and
communication 21.3% 37 - 2 - 39
PT Pratama Sadya Sadana Penjualan mobil bekas/
Used car trading 25% 15 - 4 - 19
344 (16) 40 (1) 367
Tidak terdapat penurunan nilai atas investasi pada There is no impairment in investments in associates. All
entitas asosiasi. Semua entitas asosiasi berlokasi di associates are located in Indonesia.
Indonesia.
Halaman - 64 - Page
217
Page 240
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI (lanjutan) 12. INVESTMENTS IN ASSOCIATES (continued)
Ringkasan laporan posisi keuangan entitas asosiasi Summarised statements of financial position of the
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta associates as at 31 December 2024 and
rekonsiliasinya dengan jumlah tercatat atas kepentingan 2023 and the reconciliation with carrying amount of
Perseroan pada entitas asosiasi adalah sebagai berikut: the Company’s interest in associate are as follows:
PT Swadharma Bhakti PT Cipta Sedaya Digital PT Pratama Sadya
Sedaya Finance PT Astra Auto Finance Indonesia Sadana Total/Total
2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023
Aset lancar 1,268 1,209 1,655 1,610 111 95 98 84 3,132 2,998 Current assets
Aset tidak lancar 10 7 8 4 108 110 11 12 137 133 Non-current assets
Jumlah aset 1,278 1,216 1,663 1,614 219 205 109 96 3,269 3,131 Total Assets
Liabilitas jangka pendek 57 28 32 27 16 15 19 22 124 92 Current liabilities
Liabilitas jangka panjang 560 534 1,042 1,013 - 1 - - 1,602 1,548 Non-current liabilities
Jumlah liabilitas 617 562 1,074 1,040 16 16 19 22 1,726 1,640 Total liabilities
Aset bersih 661 654 589 574 203 189 90 74 1,543 1,491 Net assets
% kepemilikan efektif 25% 25% 25% 25% 21.3% 21.3% 25% 25% % of effective ownership
Bagian Perseroan atas The Company’s share of
aset bersih 165 164 147 144 43 40 23 19 378 367 the net asset
Jumlah tercatat 165 164 147 144 43 40 23 19 378 367 Total carrying value
Pendapatan bersih 222 210 239 239 83 75 565 512 1,109 1,036 Net revenue
Laba tahun berjalan 38 71 44 62 14 11 16 15 112 159 Profit for the year
Penghasilan komprehensif Other comprehensive
lain tahun berjalan, income for the year
setelah pajak - - - (2) - - - - - (2) for the year, net of tax
Jumlah penghasilan
komprehensif tahun Total comprehensive
berjalan 38 71 44 60 14 11 16 15 112 157 income for the year
Dividen yang diterima Dividends received by
Perseroan 9 8 8 8 - - - - 17 16 the Company
Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak Refer to Note 33 for details of balances and
berelasi. transactions of related parties.
13. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA 13. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Ending balance
Harga perolehan Cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Tanah 61 - - 61 Land
Bangunan dan prasarana 56 2 - 58 Building and improvements
Peralatan kantor 649 58 - 707 Office equipments
Perabot 71 1 - 72 Furnitures and fixtures
Kendaraan 44 1 - 45 Vehicles
881 62 - 943
Aset hak guna Right-of-use asset
Kendaraan 15 - (15) - Vehicles
Sistem 9 - (9) - System
Bangunan 13 3 (5) 11 Building
37 3 (29) 11
918 65 (29) 954
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Bangunan dan prasarana 33 5 - 38 Building and improvements
Peralatan kantor 480 64 - 544 Office equipments
Perabot 63 1 - 64 Furniture and fixtures
Kendaraan 42 1 - 43 Vehicles
618 71 - 689
Aset hak guna Right-of-use asset
Kendaraan 15 - (15) - Vehicles
Sistem 9 - (9) - System
Bangunan 11 3 (5) 9 Building
35 3 (29) 9
653 74 (29) 698
Nilai buku bersih 265 256 Net book value
Halaman - 65 - Page
218
Page 241
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 13. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
2023
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Ending balance
Harga perolehan Cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Tanah 61 - - 61 Land
Bangunan dan prasarana 43 13 - 56 Building and improvements
Peralatan kantor 575 81 (7) 649 Office equipments
Perabot 67 4 - 71 Furnitures and fixtures
Kendaraan 50 - (6) 44 Vehicles
796 98 (13) 881
Aset hak guna Right-of-use asset
Kendaraan 15 - - 15 Vehicles
Sistem 9 - - 9 System
Bangunan 10 3 - 13 Building
34 3 - 37
830 101 (13) 918
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Bangunan dan prasarana 33 - - 33 Building and improvements
Peralatan kantor 418 63 (1) 480 Office equipments
Perabot 57 6 - 63 Furniture and fixtures
Kendaraan 40 3 (1) 42 Vehicles
548 72 (2) 618
Aset hak guna Right-of-use asset
Kendaraan 15 - - 15 Vehicles
Sistem 9 - - 9 System
Bangunan 8 3 - 11 Building
32 3 - 35
580 75 (2) 653
Nilai buku bersih 250 265 Net book value
Pada tanggal 31 Desember 2024, sisa utang sewa yang As at 31 December 2024, the remaining lease liabilities
diperoleh melalui kontrak sewa adalah sebesar nihil acquired through lease contracts amounted to nil (2023:
(2023: Rp1). Rp1).
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan As at 31 December 2024, the Company has 19 plots of
mempunyai 19 bidang tanah dengan Sertifikat Hak land with “Building-Right-To-Use” Title (2023: 19)
Guna Bangunan (2023: 19) (tidak diaudit) yang jangka (unaudited) which have useful periods ranging up to
waktu penggunaannya akan berakhir antara tahun 2025 2025 - 2043 and are renewable.
- 2043 dan dapat diperbaharui.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tanah milik As at 31 December 2024 and 2023, all land titles are
Perseroan seluruhnya atas nama Perseroan. held under the Company’s name.
Aset tetap Perseroan kecuali tanah, peralatan kantor Fixed assets, except land, office equipments, and
dan perabot telah diasuransikan kepada PT Asuransi furniture and fixtures, are insured with PT Asuransi
Astra Buana, pihak berelasi, terhadap kemungkinan Astra Buana, a related party, for potential losses arising
terjadinya kerugian yang ditimbulkan dari gempa bumi, from earthquake, volcanic eruption, tsunami and other
erupsi vulkanik, tsunami dan risiko lainnya dengan nilai risks with total coverage of approximately Rp62 for the
pertanggungan berjumlah Rp62 untuk tahun 2024 year 2024 (2023: Rp53). The Directors believe that the
(2023: Rp53). Direksi berpendapat bahwa nilai coverage is adequate.
pertanggungan tersebut sudah memadai.
Berdasarkan evaluasi Direksi, tidak terdapat kejadian- Based on Directors’ assessment, there have been no
kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang events or changes in circumstances which may indicate
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap impairment in value of fixed assets as at 31 December
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. 2024 and 2023.
Halaman - 66 - Page
219
Page 242
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 13. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan As at 31 December 2024 and 2023, the Company
melakukan peninjauan kembali atas masa manfaat, performed a review on useful life, depreciation method,
metode penyusutan, dan nilai residu aset tetap dan and residual value of fixed assets and concluded that
menyimpulkan bahwa tidak terdapat perubahan atas there was no change in those methodology and
metode dan asumsi tersebut. assumptions.
Berdasarkan laporan tertanggal 13 Januari 2025 dan 8 Based on the report dated 13 January 2025 and 8
Januari 2024, penilaian atas nilai wajar tanah dan January 2024, the valuation to determine the fair values
bangunan yang dimiliki Perseroan pada 31 Desember of the Company’s land and buildings as at 31
2024 dan 31 Desember 2023 telah dilakukan oleh KJPP December 2024 and 31 December 2023 has been
Amin, Nirwan, Alfiantori dan Rekan, penilai independen performed by KJPP Amin, Nirwan, Alfiantori and Rekan,
dengan Ijin Usaha Nomor: 2.09.0044 berdasarkan Surat an independent valuer which has been granted a permit
Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor: based on the Decree of the Minister of Finance No:
550/KM.1/2009 dan terdaftar sebagai Penilai Pasar 550/KM.1/2009 with License No: 2.09.0044 and
Modal dengan STTD Nomor: STTD.PPB-21/PM.2/2018 Registered License of the Capital Market Profession
atas nama Ir. Muhammad Amin, M.Sc., MAPPI (Cert.) with No: STTD.PPB-21/PM.2/2018 on behalf of Ir.
dan Harizul Akbar N., S.T., M.Ec., Dev., AssocRICS., Muhammad Amin, M.Sc., MAPPI (Cert.) and Harizul
MAPPI (Cert.) sebagai Pemimpin Rekan. Metode Akbar N., S.T., M.Ec., Dev., AssocRICS., MAPPI (Cert.)
penilaian yang digunakan adalah Metode Pendekatan as Partner Leader. The appraisal method used is
Pendapatan dan Pendekatan Biaya. Pada tanggal Income Approach and Cost Approach Method. As at
valuasi, nilai wajar tanah dan bangunan yang dimiliki valuation date, fair values of the Company’s land and
Perseroan (tingkat 2 - hirarki nilai wajar) bernilai Rp351 buildings (level 2 - fair value hierarchy) amounted to
(2023: Rp349). Rp351 (2023: Rp349)
Untuk aset tetap selain tanah dan bangunan, tidak ada For fixed assets other than land and building, there is
perbedaan yang signifikan antara nilai wajar dengan no significant difference between the fair values and
nilai tercatatnya. carrying values.
Seluruh aset tetap yang ada pada tanggal pelaporan All of fixed assets as at the reporting date are fully used
digunakan untuk menunjang aktivitas operasi to support the Company’s operation activities. Assets
Perseroan. Aset-aset sejumlah Rp536 telah disusutkan amounting to Rp536 has been fully depreciated (2023:
penuh (2023: Rp444). Rp444).
Tidak terdapat aset yang dijaminkan sebagai jaminan There is no fixed asset pledged as security collateral for
sehubungan dengan fasilitas pinjaman yang diperoleh the Company’s credit facilities.
Perseroan.
Aset hak guna Right-of-use asset
Jumlah pengeluaran kas untuk sewa untuk tahun yang The total cash outflow for leases for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah Rp3 31 December 2024 was Rp3 (2023: Rp3).
(2023: Rp3).
Laporan laba rugi menyajikan saldo berikut berkaitan The statement of profit or loss shows the following
dengan sewa: amounts related to leases:
2024 2023
Beban penyusutan Depreciation expense of
aset hak guna: right-of-use assets:
- Kendaraan - - Vehicles -
- Sistem - - System -
- Bangunan 3 3 Buildings -
3 3
Beban sewa jangka pendek 86 80 Short-term lease expenses
Beban bunga - - Interest expense
89 83
Halaman - 67 - Page
220
Page 243
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. UTANG LAIN-LAIN 14. OTHER PAYABLES
2024 2023
Pihak ketiga: Third parties:
- Titipan pelanggan 160 167 Customer deposit -
- Premi asuransi Insurance premium -
(lihat Catatan 34c) 46 41 (refer to Note 34c)
- Pembiayaan bersama
without recourse 41 43 Joint financing without recourse -
- Administrasi pembiayaan 22 36 Financing administration -
- Klaim asuransi pelanggan 7 - Customer insurance claim -
- Pendapatan
yang ditangguhkan 1 23 Deferred income -
- Lain-lain 12 31 Others -
289 341
Pihak berelasi: Related parties:
- Premi asuransi Insurance premium -
(lihat Catatan 34c) 60 72 (refer to Note 34c)
- Pembiayaan bersama
without recourse 10 3 Joint financing without recourse -
- Lain-lain 1 17 Others -
71 92
360 433
Termasuk di dalam utang administrasi pembiayaan Included in payables for financing administration
adalah utang Perseroan sehubungan dengan represents the Company’s payables in relation to
administrasi fidusia perjanjian pembiayaan atas fiducia administration fee of financing agreements on
kendaraan yang dibiayai. financed vehicles.
Titipan pelanggan adalah setoran dari konsumen terkait Customer deposit accounts represents deposits from
dengan deposit angsuran atau transaksi pembiayaan consumers related to installments or other financing
lainnya yang masih dalam proses identifikasi. transactions that are still in the process of identification.
Utang pembiayaan bersama without recourse adalah Joint financing payables without recourse represents
utang yang timbul sehubungan dengan belum payables to joint financing providers arising from
disetorkannya cicilan dari konsumen yang merupakan installments received from consumers which have not
porsi dari pemberi pembiayaan bersama. yet been paid to the joint financing providers.
Termasuk di dalam lain-lain pihak ketiga adalah utang Included in others third parties are accruals for payable
kepada Badan Penyelenggara Jasa Sosial (BPJS), to Social Health Insurance Administration Body (BPJS),
utang asuransi tenaga kerja, utang koperasi karyawan, employee insurance payable, payable to employee
dan lain-lain. cooperative and others.
Termasuk di dalam lain-lain pihak berelasi adalah utang Included in others related parties are lease liabilities and
sewa dan titipan pelanggan. customer deposit accounts.
Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak Refer to Note 33 for details of balances and
berelasi. transactions of related parties.
Halaman - 68 - Page
221
Page 244
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF 15. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES
Perseroan memiliki beberapa kontrak cross currency The Company has several cross currency and interest
dan interest rate swap dengan beberapa bank. rate swap contracts with several banks. The details of
Perincian dari kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai these contracts are as follows:
berikut:
31 Desember/December 2024
Nilai wajar/Fair value
Jumlah nosional/ Tanggal Tanggal jatuh Aset derivatif/ Liabilitas derivatif/
Instrumen/ Notional amount perjanjian/ tempo/ Derivative Derivative
Instruments (“000”) Agreement date Maturity date assets liabilities
Lindung nilai arus kas/
Cash flows hedges
Cross currency and
interest rate swaps
PT Bank ANZ Indonesia USD 1,716 17-02-22 17-02-25 2 -
PT Bank ANZ Indonesia USD 5,000 19-08-22 19-08-25 7 -
PT Bank ANZ Indonesia USD 5,990 17-01-23 15-01-26 5 -
PT Bank ANZ Indonesia USD 4,427 17-01-23 15-01-26 4 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 2,451 10-02-22 10-02-25 4 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 1,716 10-02-22 10-02-25 3 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 9,583 12-10-22 12-10-25 8 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 7,083 12-10-22 12-10-25 6 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 7,667 20-11-23 20-11-26 2 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 5,667 20-11-23 20-11-26 2 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 6,667 10-11-22 10-11-25 4 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 6,667 10-11-22 10-11-25 4 -
PT Bank DBS Indonesia USD 1,470 12-01-22 12-01-25 3 -
PT Bank DBS Indonesia USD 1,029 12-01-22 12-01-25 2 -
PT Bank DBS Indonesia USD 1,029 27-01-22 27-01-25 2 -
PT Bank DBS Indonesia USD 137 27-01-22 27-01-25 - -
PT Bank DBS Indonesia USD 2,451 18-02-22 18-02-25 4 -
PT Bank DBS Indonesia USD 2,500 25-05-22 25-05-25 4 -
PT Bank DBS Indonesia USD 4,313 04-08-22 04-08-25 5 -
PT Bank DBS Indonesia USD 3,188 04-08-22 04-08-25 4 -
PT Bank DBS Indonesia USD 8,750 08-08-22 08-08-25 11 -
PT Bank BNP Paribas
Indonesia USD 18,500 26-05-24 16-05-25 - -
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk. USD 3,833 23-12-22 23-12-25 2 -
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk. USD 2,833 23-12-22 23-12-25 1 -
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk. USD 20,561 15-08-24 15-02-25 6 -
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk. USD 5,040 12-12-24 13-01-25 1 -
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk. USD 10,041 14-12-24 03-01-25 - (2)
PT Bank Maybank
Indonesia USD 9,583 07-02-23 06-02-26 12 -
PT Bank Maybank
Indonesia USD 7,083 07-02-23 06-02-26 9 -
PT Bank Maybank
Indonesia USD 8,333 29-03-23 27-03-26 9 -
PT Bank Maybank
Indonesia USD 12,500 27-03-24 27-03-27 4 -
PT Bank Maybank
Indonesia USD 6,250 27-03-24 27-03-27 2 -
PT Bank UOB Indonesia USD 3,833 08-12-22 08-12-25 3 -
PT Bank UOB Indonesia USD 2,833 08-12-22 08-12-25 2 -
PT Bank UOB Indonesia USD 4,792 10-01-23 09-01-26 2 -
PT Bank UOB Indonesia USD 3,542 10-01-23 09-01-26 2 -
PT Bank UOB Indonesia USD 5,990 17-01-23 15-01-26 4 -
PT Bank UOB Indonesia USD 4,427 17-01-23 15-01-26 3 -
PT Bank UOB Indonesia USD 8,333 29-03-23 29-03-26 9 -
Mitsubishi UFJ Financial
Group USD 10,000 24-05-23 22-05-26 12 -
Halaman - 69 - Page
222
Page 245
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 15. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES (continued)
Perseroan memiliki beberapa kontrak cross currency The Company has several cross currency and interest
dan interest rate swap dengan beberapa bank. rate swap contracts with several banks. The details of
Perincian dari kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai these contracts are as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 2024 (lanjutan/continued)
Nilai wajar/Fair value
Jumlah nosional/ Tanggal Tanggal jatuh Aset derivatif/ Liabilitas derivatif/
Instrumen/ Notional amount perjanjian/ tempo/ Derivative Derivative
Instruments (“000”) Agreement date Maturity date assets liabilities
Lindung nilai arus kas/
Cash flows hedges
(lanjutan/continued)
Cross currency and
interest rate swaps
(lanjutan/continued)
Mitsubishi UFJ Financial
Group USD 20,000 17-05-24 16-05-25 - -
Mitsubishi UFJ Financial
Group USD 9,375 17-12-24 17-01-25 1 -
Standard Chartered Bank,
Indonesia USD 7,188 10-01-23 09-01-26 4 -
Standard Chartered Bank,
Indonesia USD 5,313 10-01-23 09-01-26 3 -
USD 279,684 178 (2)
Interest rate swap
PT Bank ANZ Indonesia USD 1,334 27-01-22 28-01-25 - -
USD 1,334 - -
Total 178 (2)
31 Desember/December 2023
Nilai wajar/Fair values
Jumlah nosional/ Tanggal Tanggal jatuh Aset derivatif/ Liabilitas derivatif/
Instrumen/ Notional amount perjanjian/ tempo/ Derivative Derivative
Instruments (“000”) Agreement date Maturity date assets liabilities
Lindung nilai arus kas/
Cash flows hedges
Cross currency and
interest rate swaps
JP Morgan Chase Bank,
N.A., Jakarta USD 833 14-01-21 14-01-24 1 -
PT Bank ANZ Indonesia USD 3,088 16-08-21 16-08-24 4 -
PT Bank ANZ Indonesia USD 8,578 17-02-22 17-02-25 11 -
PT Bank ANZ Indonesia USD 11,667 19-08-22 19-08-25 9 -
PT Bank ANZ Indonesia USD 10,781 17-01-23 15-01-26 1 -
PT Bank ANZ Indonesia USD 7,969 17-01-23 15-01-26 - -
PT Bank ANZ Indonesia USD 17,600 30-11-23 30-11-24 1
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 4,902 24-11-21 24-11-24 6 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 3,431 24-11-21 24-11-24 4 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 12,255 10-02-22 10-02-25 14 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 8,578 10-02-22 10-02-25 10 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 19,167 12-10-22 10-10-25 3 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 14,167 12-10-22 10-10-25 2 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 15,333 10-11-22 10-11-25 - (8)
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 11,333 10-11-22 10-11-25 - (6)
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 10,000 20-11-23 20-11-26 - (2)
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 10,000 20-11-23 20-11-26 - (2)
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 18,000 23-11-23 22-02-24 - (4)
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 9,000 24-11-23 26-02-24 - (2)
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 16,500 28-11-23 28-02-24 - (2)
PT Bank CIMB Niaga Tbk. USD 16,500 29-11-23 29-02-24 - (2)
PT Bank DBS Indonesia USD 1,667 16-02-21 16-02-24 3 -
PT Bank DBS Indonesia USD 5,000 08-04-21 08-04-24 5 -
PT Bank DBS Indonesia USD 7,353 12-01-22 12-01-25 9 -
Halaman - 70 - Page
223
Page 246
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 15. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES (continued)
Perseroan memiliki beberapa kontrak cross currency The Company has several cross currency and interest
dan interest rate swap dengan beberapa bank. rate swap contracts with several banks. The details of
Perincian dari kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai these contracts are as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 2023 (lanjutan/continued)
Nilai wajar/Fair values
Jumlah nosional/ Tanggal Tanggal jatuh Aset derivatif/ Liabilitas derivatif/
Instrumen/ Notional amount perjanjian/ tempo/ Derivative Derivative
Instruments (“000”) Agreement date Maturity date assets liabilities
Lindung nilai arus kas/
Cash flows hedges
(lanjutan/continued)
Cross currency and
interest rate swaps
(lanjutan/continued)
PT Bank DBS Indonesia USD 5,147 12-01-22 12-01-25 6 -
PT Bank DBS Indonesia USD 5,147 27-01-22 27-01-25 6 -
PT Bank DBS Indonesia USD 686 27-01-22 27-01-25 1 -
PT Bank DBS Indonesia USD 12,255 18-02-22 18-02-25 15 -
PT Bank DBS Indonesia USD 7,500 25-05-22 25-05-25 6 -
PT Bank DBS Indonesia USD 10,063 04-08-22 04-08-25 6 -
PT Bank DBS Indonesia USD 7,437 04-08-22 04-08-25 4 -
PT Bank DBS Indonesia USD 20,417 08-08-22 08-08-25 11 -
PT Bank BNP Paribas
Indonesia USD 1,667 14-01-21 14-01-24 2 -
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk. USD 7,667 23-12-22 23-12-25 - (2)
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk. USD 5,667 23-12-22 23-12-25 - (1)
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk. USD 19,600 09-05-23 09-05-24 11 -
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk. USD 20,000 17-11-23 17-05-24 - (3)
PT Bank Maybank
Indonesia USD 3,333 08-04-21 08-04-24 3 -
PT Bank Maybank
Indonesia USD 3,737 16-08-21 16-08-24 4 -
PT Bank Maybank
Indonesia USD 17,250 07-02-23 06-02-26 9 -
PT Bank Maybank
Indonesia USD 12,750 07-02-23 06-02-26 7 -
PT Bank Maybank
Indonesia USD 15,000 28-03-23 28-03-26 4 -
PT Bank Mizuho
Indonesia Tbk. USD 4,902 21-05-21 21-05-24 6 -
PT Bank Mizuho
Indonesia Tbk. USD 3,431 21-05-21 21-05-24 4 -
PT Bank Permata Tbk. USD 4,902 16-11-21 16-11-24 6 -
PT Bank Permata Tbk. USD 3,431 16-11-21 16-11-24 4 -
PT Bank UOB Indonesia USD 7,667 08-12-22 08-12-25 - (1)
PT Bank UOB Indonesia USD 5,667 08-12-22 08-12-25 - (1)
PT Bank UOB Indonesia USD 8,625 10-01-23 10-01-26 - (3)
PT Bank UOB Indonesia USD 6,375 10-01-23 10-01-26 - (2)
PT Bank UOB Indonesia USD 7,969 17-01-23 15-01-26 - -
PT Bank UOB Indonesia USD 10,781 17-01-23 15-01-26 - -
PT Bank UOB Indonesia USD 15,000 29-03-23 29-03-26 3 -
Mitsubishi UFJ Financial
Group USD 5,147 15-09-21 13-09-24 7 -
Mitsubishi UFJ Financial
Group USD 4,428 15-09-21 13-09-24 6 -
Mitsubishi UFJ Financial
Group USD 16,667 24-05-23 22-05-26 7 -
Standard Chartered Bank,
Indonesia USD 12,937 10-01-23 10-01-26 - (3)
Standard Chartered Bank,
Indonesia USD 9,563 10-01-23 10-01-26 - (2)
USD 546,517 221 (46)
Halaman - 71 - Page
224
Page 247
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 15. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES (continued)
Perseroan memiliki beberapa kontrak cross currency The Company has several cross currency and interest
dan interest rate swap dengan beberapa bank. rate swap contracts with several banks. The details of
Perincian dari kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai these contracts are as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 2023 (lanjutan/continued)
Nilai wajar/Fair values
Jumlah nosional/ Tanggal Tanggal jatuh Aset derivatif/ Liabilitas derivatif/
Instrumen/ Notional amount perjanjian/ tempo/ Derivative Derivative
Instruments (“000”) Agreement date Maturity date assets liabilities
Lindung nilai arus kas/
Cash flows hedges
(lanjutan/continued)
Interest rate swap
PT Bank ANZ Indonesia USD 6,667 27-01-22 28-01-25 3 -
PT Bank ANZ Indonesia USD 675 16-08-21 16-08-24 - -
Standard Chartered Bank,
Indonesia USD 2,925 15-09-21 13-09-24 1 -
USD 10,267 4 -
Total 225 (46)
Perseroan melakukan kontrak cross currency swap dan The Company entered into cross currency swap and
interest rate swap dalam rangka mengantisipasi risiko interest rate swap contracts in order to mitigate the risk
fluktuasi tingkat bunga dan nilai tukar atas pinjaman of fluctuations in interest rates and exchange rates from
bank dalam mata uang asing. bank loans in foreign currency.
Seluruh instrumen derivatif ini memenuhi kriteria All of these derivative instruments qualified the criteria
akuntansi lindung nilai arus kas. of cashflow hedge accounting.
Perubahan atas nilai wajar dari kontrak cross currency Changes in the fair value of the cross currency swaps
swap dan interest rate swap yang ditetapkan sebagai and interest rate swap designated hedging instruments
instrumen lindung nilai, yang secara efektif menghapus that effectively offset the variability of cash flows
variabilitas arus kas dari pinjaman terkait, dicatat di associated with the borrowings are recorded in other
pendapatan komprehensif lainnya. Nilai ini kemudian comprehensive income. The amounts are subsequently
diakui dalam laporan laba rugi sebagai penyesuaian recognised to the statements of profit or loss as
atas laba atau rugi selisih kurs dan beban bunga adjustments of the exchange rate differences and
pinjaman terkait yang dilindung nilai pada periode yang interest payments related to the hedged borrowings in
sama dimana selisih kurs dan beban bunga tersebut the same period in which the related exchange rate
diakui pada laporan laba rugi. differences and interest affects the statements of profit
or loss.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember For the year ended 31 December 2024, the total
2024, jumlah sebesar Rp178 (debit) telah amount of Rp178 (debit) has been reclassified from
direklasifikasikan dari ekuitas ke laporan laba rugi tahun equity to the current year statements of profit or loss
berjalan (2023: Rp221 (debit)). Jumlah tersebut terdiri (2023: Rp221 (debit)). The amount consists of Rp167
dari Rp167 yang didebit pada laba rugi selisih kurs- debitted to gain or loss on foreign exchange - net and
bersih dan Rp11 yang didebit pada beban bunga dan Rp11 debitted to interest and financing charges in profit
keuangan di laba rugi (2023: masing-masing Rp192 and loss (2023: Rp192 (credit) and Rp29 (debit),
(kredit) dan Rp29 (debit)). Jumlah laba rugi selisih kurs respectively). The foreign exchange gain or loss
yang di reklasifikasi dari ekuitas di kompensasikan di reclassified from equity is offset in the statements of
laporan laba rugi terhadap laba rugi selisih kurs dari profit or loss against the foreign exchange gain or loss
pinjaman dan surat berharga yang diterbitkan, yang from related hedged borrowings and securities issued.
terkait dengan lindung nilai. Dampak dari beban bunga The impact of interest and financing charges
dan keuangan yang di reklasifikasi dari ekuitas adalah reclassified from equity is to convert the floating-rate
untuk mengubah bunga mengambang menjadi bunga interest into fixed-rate interest financing charges.
tetap.
Nilai wajar bersih dari aset dan liabilitas derivatif setelah The net fair value of derivatives assets and liabilities net
pajak, pada tanggal 31 Desember 2024 sejumlah Rp11 of tax, as at 31 December 2024 amounting to Rp10
(kredit) (2023: Rp3 (debit)) dicatat sebagai “Cadangan (credit) (2023: Rp3 (debit)) is recorded as “Cash flow
lindung nilai arus kas” pada Ekuitas. hedges reserves” in Equity.
Halaman - 72 - Page
225
Page 248
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. AKRUAL 16. ACCRUED EXPENSES
2024 2023
- Bunga pinjaman 132 134 Borrowings interest -
- Bunga surat berharga Interest on securities -
yang diterbitkan 75 100 issued
- Konsultan 9 18 Consultant fees -
- Kesejahteraan karyawan - 4 Employee welfare -
- Komisi dan promosi - 2 Commission and promotion -
- Keamanan 3 1 Security -
- Lain-lain 2 9 Others -
221 268
Termasuk di dalam lain-lain adalah akrual biaya Included in others are accruals for training,
pelatihan karyawan, biaya transportasi dan perjalanan, transportation and travelling, bank services charges,
jasa bank, dan lain-lain. and others.
17. PINJAMAN 17. BORROWINGS
Pinjaman terdiri dari pinjaman yang diperoleh dari bank- Borrowings consists of loans obtained from the
bank dan pihak berikut: following banks and party:
2024 2023
Bank/Bank
Pihak ketiga/Third parties:
Rupiah/Rupiah
- PT Bank Pan Indonesia Tbk. 3,792 3,875
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 2,896 1,067
- PT Bank Central Asia Tbk. 2,458 3,196
- Standard Chartered Bank, Jakarta. 1,850 550
- PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (sebelumnya/previously PT Bank BTPN Tbk.) 1,000 300
- PT Bank CIMB Niaga Tbk. 1,000 -
- MUFG Bank, Ltd., cabang Jakarta 965 400
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 667 1,000
- PT Bank Shinhan Indonesia 21 62
- Citibank, NA, cabang Jakarta - 300
14,649 10,750
Dolar AS/US Dollar
- PT Bank HSBC Indonesia - club loan 1,765 3,225
- Citibank, NA cabang Jakarta - bilateral/bilateral 784 580
- Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore - bilateral/bilateral 694 1,522
- PT Bank ANZ Indonesia - bilateral/bilateral 323 302
- Bank of China (Hong Kong), Ltd. Jakarta Branch - sindikasi/syndicated 303 -
- Oversea-Chinese Banking Corporation, Ltd. - sindikasi/syndicated 215 308
- PT Bank DBS Indonesia - sindikasi/syndicated 215 1,721
- MUFG Bank, Ltd., cabang Jakarta 160 -
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk. - bilateral/bilateral 81 -
- PT Bank CIMB Niaga Tbk. - bilateral/bilateral - 925
4,540 8,583
Halaman - 73 - Page
226
Page 249
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN (lanjutan) 17. BORROWINGS (continued)
Pinjaman terdiri dari pinjaman yang diperoleh dari bank- Borrowings consists of loans obtained from the
bank dan pihak berikut: (lanjutan) following banks and party: (continued)
2024 2023
Non-bank/Non-bank
Pihak berelasi/Related party:
Rupiah/Rupiah
- PT United Tractors Tbk. 221 296
19,410 19,629
Biaya provisi yang belum diamortisasi/Unamortised provision costs (23) (40)
19,387 19,589
Cicilan pokok pinjaman sesuai dengan tanggal jatuh Installments of principal borrowings based on its
temponya: maturity dates:
2024 2023
< 1 tahun 14,758 11,887 < 1 year
1 - 2 tahun 3,858 5,688 1 - 2 years
2 - 3 tahun 771 2,054 2 - 3 years
19,387 19,629
Pada tanggal 31 Desember 2024, pinjaman - pinjaman As at 31 December 2024, the above loans bear interest
tersebut di atas dikenakan suku bunga per tahun antara at rates ranging from 3.95% - 7.34% per annum for
3,95% - 7,34% untuk pinjaman dalam mata uang borrowings in Rupiah (2023: 5.00% - 7.34%) and
Rupiah (2023: 5,00% - 7,34%) dan 1,17% - 7,21% 1.17% - 7.21% for borrowings in US Dollar (2023:
untuk pinjaman dalam mata uang Dolar AS (2023: 1.07% - 7.21%). All borrowings obtained by the
1,07% - 7,21%). Seluruh pinjaman yang diperoleh Company as at 31 December 2024 and 2023 are clean
Perseroan adalah tanpa jaminan (2023: 0% dari jumlah basis (no pledged collateral) (refer to Note 5).
sisa pokok pinjaman) (lihat Catatan 5).
PT Bank Pan Indonesia Tbk. PT Bank Pan Indonesia Tbk.
Pada tanggal 11 Mei 2021, Perseroan memperoleh On 11 May 2021, the Company obtained a working
fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non- capital loan facility in the form of a non-revolving term
revolving term loan dengan maksimum penarikan loan with a maximum drawdown of Rp1,000. As of
sebesar Rp1.000. Pada tanggal 31 Desember 2024, 31 December 2024, the working capital loan balance is
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar nihil nil (2023: Rp208) and the facility has been used entirely.
(2023: Rp208) dan fasilitas ini telah digunakan This working capital loan facility matured on 9
seluruhnya. Fasilitas pinjaman ini telah jatuh tempo September 2024 and was not renewed.
pada tanggal 9 September 2024 dan tidak
diperpanjang.
Pada tanggal 22 December 2021, Perseroan On 22 December 2021, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam working capital loan facility in the form of a non-
bentuk non-revolving term loan dengan maksimum revolving term loan with a maximum drawdown of
penarikan sebesar Rp1.500. Pada tanggal Rp1,500. As of 31 December 2024, the working capital
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja loan balance is Rp217 (2023: Rp717) and the facility
adalah sebesar Rp217 (2023: Rp717) dan fasilitas ini has been used entirely. This working capital loan facility
telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh will mature on 20 June 2025.
tempo pada tanggal 20 Juni 2025.
Pada tanggal 18 Oktober 2022, Perseroan memperoleh On 18 October 2022, the Company obtained a working
fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non- capital loan facility in the form of a non-revolving term
revolving term loan dengan maksimum penarikan loan with a maximum drawdown of Rp1,000. As of
sebesar Rp1.000. Pada tanggal 31 Desember 2024, 31 December 2024, the working capital loan balance is
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp333 (2023: Rp667) and the facility has been used
Rp333 (2023: Rp667) dan fasilitas ini telah digunakan entirely. This working capital loan facility will mature on
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 17 October 2025.
17 Oktober 2025.
Halaman - 74 - Page
227
Page 250
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN (lanjutan) 17. BORROWINGS (continued)
PT Bank Pan Indonesia Tbk. (lanjutan) PT Bank Pan Indonesia Tbk. (continued)
Pada tanggal 4 April 2023, Perseroan memperoleh On 4 April 2023, the Company obtained a working
fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non- capital loan facility in the form of a non-revolving term
revolving term loan dengan maksimum penarikan loan with a maximum drawdown of Rp1,500. As of 31
sebesar Rp1.500. Pada tanggal 31 Desember 2024, December 2024, the working capital loan balance is
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp783 (2023: Rp1,283) and the facility has been used
Rp783 (2023: Rp1.283) dan fasilitas ini telah digunakan entirely. This working capital loan facility will mature on
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 18 August 2026.
18 Agustus 2026.
Pada tanggal 13 Desember 2023, Perseroan On 13 December 2023, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam working capital loan facility in the form of a non-
bentuk non-revolving term loan dengan maksimum revolving term loan with a maximum drawdown of
penarikan sebesar Rp1.500. Pada tanggal Rp1,500. As of 31 December 2024, the working capital
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja loan balance is Rp1,042 (2023: Rp1,000) and the facility
adalah sebesar Rp1.042 (2023: Rp1.000) dan fasilitas has been used entirely. This working capital loan facility
ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh will mature on 22 February 2027.
tempo pada tanggal 22 Februari 2027.
Pada tanggal 17 Juli 2024, Perseroan memperoleh On 17 July 2024, the Company obtained a working
fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non- capital loan facility in the form of a non-revolving term
revolving term loan dengan maksimum penarikan loan with a maximum drawdown of Rp1,000. As of
sebesar Rp1.000. Pada tanggal 31 December 2024, the working capital loan balance is
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja Rp917 (2023: nil) and the facility has been used entirely.
adalah sebesar Rp917 (2023: nihil) dan fasilitas ini telah This working capital loan facility will mature on 17
digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo September 2027.
pada tanggal 17 September 2027.
Pada tanggal 10 Desember 2024, Perseroan On 10 December 2024, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam working capital loan facility in the form of a non-
bentuk non-revolving term loan dengan maksimum revolving term loan with a maximum drawdown of
penarikan sebesar Rp1.000. Pada tanggal Rp1,000. As of 31 December 2024, the working capital
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja loan balance is Rp500 (2023: Rp1,000) and the
adalah sebesar Rp500 (2023: Rp1.000) dan fasilitas ini remaining facility available is Rp500. This working
masih bisa digunakan sebesar Rp500. Fasilitas ini akan capital loan facility will mature on 10 December 2028.
jatuh tempo pada tanggal 10 Desember 2028.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 22 Mei 2017, Perseroan memperoleh On 22 May 2017, the Company obtained a revolving
fasilitas pinjaman modal kerja money market line tanpa working capital money market line without collateral.
jaminan. Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah This facility was renewed with a maximum amount
diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum Rp1,000. As at 31 December 2024, the outstanding loan
menjadi sebesar Rp1.000. Pada tanggal 31 Desember balance is Rp1,000 (2023: Rp400) and the remaining
2024, jumlah saldo pinjaman sebesar Rp1.000 (2023: facility available is nil. This loan facility was renewed
Rp400) dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar and can still be used until 25 September 2025.
nihil. Fasilitas ini telah diperpanjang dan masih dapat
digunakan sampai dengan tanggal 25 September 2025.
Pada tanggal 21 April 2021, Perseroan memperoleh On 21 April 2021, the Company obtained working capital
fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dengan without collateral facility with maximum facility of
jumlah maksimum sebesar Rp1.000. Pada tanggal Rp1,000. As at 31 December 2024, the outstanding loan
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar balance is nil (2023: Rp250 and the facility has been
nihil (2023: Rp250) dan fasilitas ini telah digunakan used entirely. The facility has matured on 23 December
seluruhnya. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 2024 and was not renewed.
23 Desember 2024 dan tidak diperpanjang
Pada tanggal 17 April 2023, Perseroan memperoleh On 17 April 2023, the Company obtained working capital
fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dengan without collateral facility with maximum facility of
jumlah maksimum sebesar Rp1.000. Pada tanggal Rp1,000. As at 31 December 2024, the outstanding loan
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar balance is Rp667 (2023: Rp417) and the facility has
Rp667 (2023: Rp417) dan fasilitas ini telah digunakan been used entirely. This facility will mature on 16 April
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 2027.
16 April 2027.
Halaman - 75 - Page
228
Page 251
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN (lanjutan) 17. BORROWINGS (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (continued)
Pada tanggal 30 Mei 2024, Perseroan memperoleh On 30 May 2024, the Company obtained working capital
fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dengan without collateral facility with maximum facility of
jumlah maksimum sebesar Rp1.500. Pada tanggal Rp1,500. As at 31 December 2024, the outstanding loan
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar balance is Rp1,229 (2023: nil) and the facility has been
Rp1.229 (2023: nihil) dan fasilitas ini telah digunakan used entirely. This facility will mature on 30 May 2028.
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal
30 Mei 2028.
PT Bank Central Asia Tbk. PT Bank Central Asia Tbk.
Pada tanggal 16 November 2000, Perseroan On 16 November 2000, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja money revolving working capital money market line. This facility
market line. Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah was renewed with a maximum amount Rp2,320. As at
diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum 31 December 2024, the outstanding loan balance is nil
menjadi sebesar Rp2.320. Pada tanggal 31 Desember (2023: Rp100) and the remaining facility available for
2024, jumlah saldo pinjaman sebesar nihil (2023: use is Rp2,320. This loan facility was renewed and will
Rp100), dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar mature on 24 March 2025.
Rp 2.320 Fasilitas pinjaman ini telah diperpanjang dan
akan jatuh tempo pada tanggal 24 Maret 2025.
Pada tanggal 19 Maret 2003, Perseroan juga On 19 March 2003, the Company also obtained an
memperoleh fasilitas cerukan dengan jumlah overdraft facility of Rp75. As at 31 December 2024, the
maksimum penarikan sebesar Rp75. Pada tanggal outstanding loan balance is nil (2023: nil) and the
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar remaining facility available for use is Rp75. This facility
nihil (2023: nihil) dan fasilitas ini masih dapat digunakan was renewed and will mature on 24 March 2025.
sebesar Rp75. Fasilitas ini telah diperpanjang dan akan
jatuh tempo pada tanggal 24 Maret 2025.
Pada tanggal 25 September 2020, Perseroan On 25 September 2020, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam working capital loan facility in the form of a non-
bentuk non-revolving term loan dengan maksimum revolving term loan with a maximum drawdown of
penarikan sebesar Rp1.000. Pada tanggal 31 Rp1,000. As at 31 December 2024, the outstanding loan
Desember 2024 jumlah saldo pinjaman sebesar nihil balance is nil (2023: Rp125) and the facility has been
(2023: Rp125) dan fasilitas ini telah digunakan used entirely. The facility has matured on 17 May 2024
seluruhnya. Fasilitas telah jatuh tempo pada tanggal 17 and was not renewed.
Mei 2024 dan tidak diperpanjang.
Pada tanggal 11 Juni 2021, Perseroan memperoleh On 11 June 2021, the Company obtained a working
fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non- capital loan facility in the form of a non-revolving term
revolving term loan dengan maksimum penarikan loan with a maximum drawdown of Rp1,500. As at
sebesar Rp1.500. Pada tanggal 31 Desember 2024 31 December 2024, the outstanding loan balance is
jumlah saldo pinjaman sebesar Rp238 (2023: Rp696) Rp238 (2023: Rp696) and the facility has been used
dan fasilitas telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini entirely. This facility will mature on 29 March 2026.
akan jatuh tempo pada tanggal 29 Maret 2026.
Pada tanggal 27 September 2022, Perseroan On 27 September 2022, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam working capital loan facility in the form of a non-
bentuk non-revolving term loan dengan maksimum revolving term loan with a maximum drawdown of
penarikan sebesar Rp1.500. Pada tanggal Rp1,500. As at 31 December 2024, the outstanding loan
31 Desember 2024 jumlah saldo pinjaman sebesar Rp balance is Rp767 (2023: Rp1,267) and the facility has
767 (2023: Rp1.267) dan fasilitas ini telah digunakan been used entirely. This facility will mature on 27
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal September 2026
27 September 2026.
Pada tanggal 10 Juli 2023, Perseroan memperoleh On 10 July 2023, the Company obtained a working
fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non- capital loan facility in the form of a non-revolving term
revolving term loan dengan maksimum penarikan loan with a maximum drawdown of Rp1,500. As at
sebesar Rp1.500. Pada tanggal 31 Desember 2024, 31 December 2024, the outstanding loan balance is
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp Rp942 (2023: 1,008) and the facility has been used
942 (2023: 1.008). dan fasilitas ini telah digunakan entirely. This facility will mature on 10 July 2027.
seluruhnya Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal
10 Juli 2027.
Halaman - 76 - Page
229
Page 252
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN (lanjutan) 17. BORROWINGS (continued)
PT Bank Central Asia Tbk. (lanjutan) PT Bank Central Asia Tbk. (continued)
Pada tanggal 20 Desember 2023, Perseroan On 20 December 2023, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam working capital loan facility in the form of a non-revolving
bentuk non-revolving term loan dengan maksimum term loan with a maximum drawdown of Rp1,500. As of
penarikan sebesar Rp1.500. Pada tanggal 31 December 2024, the working capital loan balance is
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja Rp512 (2023: nil) and the remaining facility available is
adalah sebesar Rp512 (2023: nihil). dan fasilitas ini Rp900. This facility will mature on 22 December 2026.
masih bisa digunakan sebesar Rp900. Fasilitas ini akan
jatuh tempo pada tanggal 22 Desember 2026.
Standard Chartered Bank, Jakarta Standard Chartered Bank, Jakarta
Pada tanggal 4 November 2020, Perseroan On 4 November 2020, the Company obtained a working
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam capital loan facility in the form of a non-revolving term
bentuk non-revolving term loan dengan maksimum loan with a maximum drawdown of Rp750. As of
penarikan sebesar Rp750. Pada tanggal 31 Desember 31 December 2024, the working capital loan balance is
2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah nil (2023: Rp50) and the facility has been used entirely.
sebesar nihil (2023: Rp50) dan fasilitas ini telah The facility has matured on 5 April 2024 and was not
digunakan seluruhnya. Fasilitas ini telah jatuh tempo renewed.
pada tanggal 5 April 2024 dan tidak diperpanjang.
Pada tanggal 2 November 2022, Perseroan On 2 November 2022, the Company obtained a working
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam capital loan facility in the form of a non-revolving term
bentuk non-revolving term loan dengan maksimum loan with a maximum drawdown of Rp750. As of
penarikan sebesar Rp750. Pada tanggal 31 Desember 31 December 2024, the working capital loan balance is
2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah Rp250 (2023: Rp500) and the facility has been used
sebesar Rp250 (2023: Rp500) dan fasilitas ini telah entirely. This facility will mature on 14 November 2025.
digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo
pada tanggal 14 November 2025.
Pada tanggal 20 September 2024, Perseroan On 2 November 2022, the Company obtained a working
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam capital loan facility in the form of a non-revolving term
bentuk non-revolving term loan dengan maksimum loan with a maximum drawdown of Rp750. As of
penarikan sebesar Rp1.600. Pada tanggal 31 31 December 2024, the working capital loan balance is
Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja Rp250 (2023: Rp500) and the facility has been used
adalah sebesar Rp1.600 (2023: nihil) dan fasilitas ini entirely. This facility will mature on 14 November 2025.
telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh
tempo pada tanggal 15 Oktober 2025.
PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (sebelumnya PT PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (previously PT Bank
Bank BTPN Tbk.) BTPN Tbk.)
Pada tanggal 14 Agustus 2012, Perseroan memperoleh On 14 August 2012, the Company obtained a revolving
fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dan working capital loan facility without collateral and this
Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui facility was renewed with a maximum amount Rp1,000.
kembali dengan jumlah maksimum menjadi sebesar As at 31 December 2024, the outstanding loan balance
Rp1.000 termasuk didalamnya terdapat fasilitas Green is Rp1,000 (2023: Rp300) and the remaining facility
Loan dengan nilai maksimum Rp 100. Pada tanggal 31 available for use is amounting to nihil. This facility was
Desember 2024, jumlah saldo pinjaman ini adalah renewed and can still be used until 31 May 2025.
sebesar Rp1.000 (2023: Rp300) dan fasilitas ini masih
dapat digunakan sebesar nihil. Fasilitas ini telah
diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai
dengan 30 Mei 2025.
PT Bank CIMB Niaga Tbk. - bilateral PT Bank CIMB Niaga Tbk. - bilateral
Pada tanggal 10 November 2011, Perseroan On 10 November 2011, the Company obtained working
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja money capital facility money market line without collateral. This
market line tanpa jaminan. Fasilitas pinjaman modal facility was renewed and can be withdrawn in both
kerja ini telah diperbaharui kembali dan dapat ditarik Rupiah and US Dollar with maximum amount of
dalam mata uang Rupiah dan Dolar AS dengan jumlah Rp1,000. As at 31 December 2024, the outstanding loan
maksimum sebesar Rp1.000. Pada tanggal balance is Rp1,000 (2023: Rp 925), and the remaining
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar facility available for use is amounting nil. This facility
Rp1.000 (2023: Rp 925) dan fasilitas ini masih dapat was renewed and can still be used until 30 June 2025.
digunakan sebesar nihil. Fasilitas ini telah diperpanjang
dan masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 30
Juni 2025.
Halaman - 77 - Page
230
Page 253
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN (lanjutan) 17. BORROWINGS (continued)
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Pada tanggal 24 Mei 2016, Perseroan memperoleh On 24 May 2016, the Company obtained a clean basis
fasilitas pinjaman modal kerja revolving tanpa jaminan. revolving working capital loan facility. This facility has
Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui been renewed with maximum amount of US Dollar
kembali dengan jumlah maksimum sebesar 75.000.000 75,000,000 (full amount), this facility can be withdrawn
Dolar AS (nilai penuh), fasilitas ini dapat ditarik dalam in both Rupiah and US Dollar. As at 31 December 2024,
mata uang Rupiah dan Dolar AS. Pada tanggal 31 the total outstanding loan balance is equivalent to
Desember 2024, jumlah saldo pinjaman adalah sebesar Rp965 and 9,895,000 US Dollar (full amount) (2023:
Rp965 dan 9.895.000 Dolar AS (nilai penuh) (2023: Rp400 and nihil US Dollar) and the remaining facility
Rp400 dan nihil Dolar AS) dan fasilitas ini masih dapat available for use is amounting to US Dollar. This facility
digunakan sebesar Rp87. Fasilitas ini telah was renewed and can still be used until 31 October
diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai 2025.
dengan tanggal 31 Oktober 2025.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Pada tanggal 20 Desember 2023, Perseroan On 20 December 2023, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam working capital loan facility in the form of a non-
bentuk non-revolving term loan dengan maksimum revolving term loan with a maximum drawdown of
penarikan sebesar Rp1.000. Pada tanggal Rp1,000. As at 31 December 2024, the outstanding loan
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja balance is Rp667 (2023: Rp 1,000) and facility has been
adalah sebesar Rp667 (2023: Rp 1.000) dan fasilitas ini used entirely. This facility will mature on 29 December
telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh 2026.
tempo pada tanggal 29 Desember 2026.
PT Bank Shinhan Indonesia PT Bank Shinhan Indonesia
Pada tanggal 7 Juni 2022, Perseroan memperoleh On 7 June 2022, the Company obtained a working
fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non- capital loan facility in the form of a non-revolving term
revolving term loan dengan maksimum penarikan loan with a maximum drawdown of Rp125. As of
sebesar Rp125. Pada tanggal 31 December 2024, 31 December 2024, the working capital loan balance is
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp21 (2023: Rp62) and facility has been used entirely.
Rp21 (2023: Rp62) dan fasilitas ini telah digunakan This loan facility will mature on 13 June 2025.
seluruhnya. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo
pada tanggal 13 Juni 2025.
Citibank, N.A Jakarta Branch - Bilateral Citibank, N.A Jakarta Branch - Bilateral
Pada tanggal 10 Februari 2023, Perseroan On 10 February 2023, the Company obtained a clean
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa basis revolving working capital loan facility. This facility
jaminan. Fasilitas pinjaman ini dapat ditarik dengan can be withdrawn in both Rupiah and US Dollar with
jumlah maksimum sebesar 57.000.000 Dolar AS (nilai maximum amount of US Dollar 57,000,000 (full amount).
penuh), fasilitas ini dapat ditarik dalam mata uang As at 31 December 2024, the total outstanding loan
Rupiah dan Dolar AS. Pada tanggal 31 Desember balance is Rp784 (2023: Rp880) and the remaining
2024, jumlah saldo pinjaman adalah sebesar Rp784 facility available for use is amounting to US Dollar
(2023: Rp880) dan fasilitas ini masih dapat digunakan 8,500,000. This facility was renewed and can still be
sebesar 8.500.000 Dolar AS. Fasilitas ini telah used until 10 February 2025.
diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai
dengan 10 Februari 2025.
PT Bank Nationalnobu Tbk. PT Bank Nationalnobu Tbk.
Pada tanggal 11 Juni 2021, Perseroan memperoleh On 11 June 2021, the Company obtained working
fasilitas pinjaman modal kerja money market line tanpa capital Money Market Line without collateral with a
jaminan dengan maksimum penarikan Rp125. Pada maximum amount of Rp125. As at 31 December 2024
tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman the outstanding loan balance is nil (2023: nil) and the
sebesar nihil (2023: nihil) dan fasilitas pinjaman ini remaining facility available for use is amounting to
masih dapat digunakan sebesar Rp125. Fasilitas ini Rp125. This loan facility will mature on 22 June 2025.
akan jatuh tempo pada tanggal 22 Juni 2025.
Halaman - 78 - Page
231
Page 254
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN (lanjutan) 17. BORROWINGS (continued)
PT Bank HSBC Indonesia - Club Loan PT Bank HSBC Indonesia - Club Loan
Pada tanggal 10 Juni 2022, Perseroan memperoleh On 10 June 2022, the Company obtained a syndicated
fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi sebesar working capital loan facility of US Dollar 300,000,000
300.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat (full amount) with floating interest rate of 3-month Term
bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,81% SOFR plus 0.81% for onshore and 0.75% for offshore
untuk onshore dan 0,75% untuk offshore per tahun, per annum, with Bank of China (Hong Kong) Limited,
dengan Bank of China (Hong Kong) Limited, Bank of Bank of China (Hong Kong) Limited Jakarta Branch,
China (Hong Kong) Limited Jakarta Branch, DBS Bank DBS Bank Ltd, Mizuho Bank Ltd, MUFG Bank Ltd
Ltd, Mizuho Bank Ltd, MUFG Bank Ltd Jakarta Branch, Jakarta Branch, Oversea-Chinese Banking Corporation
Oversea-Chinese Banking Corporation Limited, RHB Limited, RHB Bank Berhad, Sumitomo Mitsui Banking
Bank Berhad, Sumitomo Mitsui Banking Corporation Corporation Singapore Branch, Taipei Fubon
Singapore Branch, Taipei Fubon Commercial Bank Co. Commercial Bank Co. Limited, The Korea Development
Limited, The Korea Development Bank Singapore Bank Singapore Branch, Australia and New Zealand
Branch, Australia and New Zealand Banking Group Banking Group Limited, BNP Paribas, Cathay United
Limited, BNP Paribas, Cathay United Bank, dan Bank, and Sumitomo Mitsui Tust Bank Limited
Sumitomo Mitsui Tust Bank Limited Singapore Branch Singapore Branch as mandated lead arrangers. PT
sebagai mandated lead arrangers. PT Bank HSBC Bank HSBC Indonesia acted as agent. As at
Indonesia bertindak sebagai agent. Pada tanggal 31 December 2024, the outstanding working capital loan
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja balance is 109,166,667 US Dollar (full amount) (2023:
adalah sebesar 109.166.667 Dolar AS (nilai penuh) 209,166,666 US Dollar (full amount)) and the facility has
(2023: 209.166.666 Dolar AS (nilai penuh)) dan fasilitas been used entirely. This working capital loan facility will
ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas pinjaman ini mature on 6 February 2026.
akan jatuh tempo pada tanggal 6 Februari 2026.
PT Bank DBS Indonesia - Sindikasi PT Bank DBS Indonesia - Syndicated
Pada tanggal 5 Maret 2021, Perseroan memperoleh On 5 March 2021, the Company obtained a syndicated
fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi luar negeri working capital loan facility of US Dollar 340,000,000
sebesar 340.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan (full amount) with floating interest rate of 3-month
tingkat bunga mengambang 3-month LIBOR plus LIBOR plus margin of 0.88% for onshore and 0.80% for
marjin 0,88% untuk onshore dan 0,80% untuk offshore offshore per annum, which the floating interest rate
per tahun, yang mana tingkat suku bunga would be transitioned into 3-month Term SOFR plus
mengambang akan ditransisikan menjadi 3-month 0.15% of Credit Adjustment Spread, plus margin that
Term SOFR plus 0,15%, plus marjin yang tidak remains the same, as of 1 July 2023, with floating
berubah per tanggal 1 Juli 2023, dengan tingkat bunga interest rate of 3-month LIBOR plus 0.88% for onshore
mengambang 3-month LIBOR plus 0,88% untuk and 0.80% for offshore per annum, with ANZ Bank Ltd.,
onshore dan 0,80% untuk offshore per tahun, dengan Bank Of China Ltd., BNP Paribas, Citigroup Global
dengan ANZ Bank Ltd., Bank Of China Ltd., BNP Markets Asia Ltd., CTBC Bank Co. Ltd. Singapore
Paribas, Citigroup Global Markets Asia Ltd., CTBC Branch, DBS Bank Ltd., HSBC Ltd., Mizuho Bank Ltd.,
Bank Co. Ltd. Singapore Branch, DBS Bank Ltd., MUFG Bank Ltd., Oversea-Chinese Banking
HSBC Ltd., Mizuho Bank Ltd., MUFG Bank Ltd., Corporation Ltd., PT Bank CTBC Indonesia, RHB Bank
Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd., PT Bank Berhard, Shinsei Bank Ltd., SCB Jakarta Branch,
CTBC Indonesia, RHB Bank Berhard, Shinsei Bank Sumitomo Mitsui Banking Corporation Singapore
Ltd., SCB Jakarta Branch, Sumitomo Mitsui Banking Branch, SMTB Co. Ltd. Singapore Branch, Taipei
Corporation Singapore Branch, SMTB Co. Ltd. Fubon Commercial Bank Co., Ltd and The Korea
Singapore Branch, Taipei Fubon Commercial Bank Development Bank, Singapore Branch acted as
Co., Ltd dan The Korea Development Bank, Singapore mandated lead arrangers and bookrunners. PT Bank
Branch sebagai mandated lead arrangers dan DBS Indonesia acted as facility agent. As at 31
bookrunners. PT Bank DBS Indonesia sebagai facility December 2024, the outstanding foreign currency loan
agent. Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo balance is US Dollar 13,333,333 (full amount) (2023:
pinjaman modal kerja adalah sebesar 13.333.333 US Dollar 111,666,668 (full amount)). The Company
Dolar AS (nilai penuh) (2023: 111.666.668 Dolar AS has fully hedged the outstanding loan balance and this
(nilai penuh)) dan fasilitas ini telah digunakan working capital loan facility matured on 17 February
seluruhnya. Perseroan sudah melakukan lindung nilai 2025 and was not renewed.
sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini. Fasilitas
pinjaman ini telah jatuh tempo pada tanggal 17
Februari 2025, tidak diperpanjang dan telah
dibayarkan sepenuhnya.
Halaman - 79 - Page
232
Page 255
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN (lanjutan) 17. BORROWINGS (continued)
Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore - Bilateral Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore - Bilateral
Pada tanggal 18 Mei 2020, Perseroan memperoleh On 18 May 2020, the Company obtained working
fasilitas pinjaman modal kerja luar negeri sebesar capital loan facility of US Dollar 100,000,000 (full
100.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat amount) with floating interest rate of 3-month Term
bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,15% SOFR plus 0.15% of Credit Adjustment Spread, plus
Credit Adjustment Spread, plus marjin 0,75% dengan margin of 0.75% Mizuho Bank, Ltd. Singapore Branch
Mizuho Bank, Ltd. Singapore Branch sebagai lender. acted as lender. As at 31 December 2024, the total
Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo outstanding loan balance is US Dollar nil (full amount)
pinjaman modal kerja adalah sebesar nihil Dolar AS (2023: US Dollar 12,500,000 (full amount)). The working
(nilai penuh) (2023: 12.500.000 Dolar AS (nilai penuh)). capital loan facility has been used entirely. The facility
Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah dipergunakan has matured on 8 April 2024 and was not renewed.
seluruhnya. Fasilitas pinjaman ini telah jatuh tempo
pada tanggal 8 April 2024 dan tidak diperpanjang.
Pada tanggal 9 November 2021, Perseroan On 9 November 2021, the Company obtained working
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja luar negeri capital loan facility of US Dollar 100,000,000 (full
sebesar 100.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan amount) with floating interest rate of 3-month LIBOR
tingkat bunga mengambang 3-month LIBOR plus marjin plus margin of 0.70% per annum, which the floating
0,70% per tahun, yang mana tingkat suku bunga interest rate would be transitioned into 3-month Term
mengambang akan ditransisikan menjadi 3-month Term SOFR plus 0.15% of Credit Adjustment Spread, plus
SOFR plus 0,15% Credit Adjustment Spread, plus margin that remains the same, as of 1 July 2023, with
marjin yang tidak berubah per tanggal 1 Juli 2023, PT Bank Mizuho Indonesia acted as lender. As at
dengan PT Bank Mizuho Indonesia sebagai lender. 31 December 2024, the total outstanding loan balance
Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo is US Dollar 16,250,000 (full amount) (2023: US Dollar
pinjaman modal kerja adalah sebesar 16.250.000 Dolar 39,583,333 (full amount)). The Company has fully
AS (nilai penuh) (2023: 39.583.333 Dolar AS (nilai hedged the outstanding loan and this working capital
penuh)). Perseroan sudah melakukan lindung nilai loan facility will mature on 19 August 2025.
sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini dan fasilitas
pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 19 Agustus
2025.
Pada tanggal 3 Maret 2023, Perseroan memperoleh On 3 March 2023, the Company obtained working
fasilitas pinjaman modal kerja luar negeri sebesar capital loan facility of US Dollar 100,000,000 (full
100.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat amount) with floating interest rate of 3-month LIBOR
bunga mengambang 3-month LIBOR plus marjin 0,65% plus margin of 0.65% per annum, which the floating
per tahun, yang mana tingkat suku bunga mengambang interest rate would be transitioned into Term SOFR plus
akan ditransisikan menjadi 3-month Term SOFR plus 0.15% of Credit Adjustment Spread, plus margin that
0,15% of Credit Adjustment Spread, plus marjin yang remains the same, as of 1 July 2023, with Mizuho Bank,
tidak berubah per tanggal 1 Juli 2023, dengan Mizuho Ltd. Singapore Branch acted as lender. As at
Bank, Ltd. Singapore Branch sebagai lender. Pada 31 December 2024, the total outstanding loan balance
tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman is US Dollar 26,666,667 (full amount) (2023: US Dollar
modal kerja adalah sebesar 26.666.667 Dolar AS (nilai 46,666,667 (full amount)) and the loan facility available
penuh) (2023: 46.666.667 Dolar AS (nilai penuh)) dan to use is amounting US Dollar 40,000,000 (full amount)
masih dapat digunakan sebesar 40.000.000 Dolar AS until March 2024. The Company has fully hedged the
(nilai penuh) sampai dengan Maret 2024. Perseroan outstanding loan and this working capital loan facility will
sudah melakukan lindung nilai sepenuhnya atas mature on 22 May 2026.
pinjaman modal kerja ini dan fasilitas pinjaman ini akan
jatuh tempo pada tanggal 22 Mei 2026.
Halaman - 80 - Page
233
Page 256
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN (lanjutan) 17. BORROWINGS (continued)
Overseas-Chinese Banking Corporation, Ltd., Overseas-Chinese Banking Corporation, Ltd.,
Singapore - Club Loan Singapore - Club Loan
Pada tanggal 29 Agustus 2023, Perseroan memperoleh On 29 August 2023, the Company obtained a
fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi sebesar syndicated working capital loan facility of US Dollar
320.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat 320,000,000 (full amount) with floating interest rate of 3-
bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,77% month Term SOFR plus 0.77% for onshore and 0.70%
untuk onshore dan 0,70% untuk offshore per tahun, for offshore per annum, with Bank of Taiwan, offshore
dengan Bank of Taiwan, Offshore Banking Branch, Banking Branch, Citigroup Global Markets Asia Limited,
Citigroup Global Markets Asia Limited, DBS Bank Ltd., DBS Bank Ltd, Oversea-Chinese Banking Corporation
Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd., PT Bank Ltd., PT Bank ANZ Indonesia, PT Bank CIMB Niaga
ANZ Indonesia, PT Bank CIMB Niaga Tbk., PT Bank Tbk., PT Bank SBI Indonesia, Taipei Fubon Commercial
SBI Indonesia, Taipei Fubon Commercial Bank Co., Bank Co., Ltd., The Hongkong and Shanghai Banking
Ltd., The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Corporation Ltd., and The Korea Development Bank,
Ltd., and The Korea Development Bank, Singapore Singapore Branch as mandated lead arrangers.
Branch sebagai mandated lead arrangers. Overseas- Overseas-Chinese Banking Corporation Ltd. Indonesia
Chinese Banking Corporation Ltd. Indonesia berperan acted as agent. As at 31 December 2024, the
sebagai agent. Pada tanggal 31 Desember 2024, outstanding working capital loan balance is 13,333,333
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar US Dollar (full amount) (2023: 20,000,000 US Dollar (full
13.333.333 Dolar AS (nilai penuh) (2023: 20.000.000 amount)) and the facility available for use is US Dollar
Dolar AS (nilai penuh)) dan masih dapat digunakan 300,000,000 (full amount) until February 2025. The
sebesar 300.000.000 Dolar AS (nilai penuh) sampai Company has fully hedged the outstanding loan and this
dengan Februari 2025. Perseroan sudah melakukan working capital loan facility will mature on 20 November
lindung nilai sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini 2026.
dan fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada
tanggal 20 November 2026.
PT Bank ANZ Indonesia - bilateral PT Bank ANZ Indonesia - bilateral
Pada tanggal 9 November 2021, Perseroan On 9 November 2021, the Company obtained a clean
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa basis revolving working capital loan facility. This facility
jaminan. Fasilitas pinjaman ini dapat ditarik dengan has been renewed with maximum amount of US Dollar
jumlah maksimum sebesar 20.000.000 Dolar AS (nilai 20,000,000 (full amount), this facility can be withdrawn
penuh), fasilitas ini dapat ditarik dalam mata uang in both Rupiah and US Dollar. As at 31 December 2024,
Rupiah dan Dolar AS. Pada tanggal 31 Desember the total outstanding loan balance is US Dollar
2024, jumlah saldo pinjaman adalah sebesar 20,000,000 (2023: US Dollar 19,600,000 (full amount)).
20.000.000 Dolar AS (nilai penuh) (2023: 19.600.000 This working capital loan facility available for use is US
Dolar AS (nilai penuh)) dan fasilitas ini masih dapat Dollar nil. The Company has fully hedged the
digunakan sebesar nihil. Perseroan sudah melakukan outstanding loan and this working capital loan facility
lindung nilai sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini can still be used until 30 June 2025.
dan fasilitas pinjaman ini masih dapat digunakan
sampai dengan tanggal 30 Juni 2025.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk. - Bilateral PT Bank Danamon Indonesia Tbk. - Bilateral
Pada tanggal 18 Juni 2008, Perseroan memperoleh On 18 June 2008, the Company obtained a revolving
fasilitas pinjaman modal kerja revolving dengan working capital loan facility with a maximum amount of
maksimum penarikan Rp100. Pada tanggal Rp100. As at 31 December 2024 the outstanding loan
31 Desember 2024 jumlah saldo pinjaman sebesar balance is US Dollar 5,018,821 (full amount) (2023: US
5.081.821 Dolar AS (nilai penuh) (2023: nihil Dolar AS) Dollar nil) and this facililty available for use is Rp19. This
dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar Rp19. facility can still be used until 30 August 2025.
Fasilitas pinjaman ini masih dapat digunakan sampai
dengan tanggal 30 Agustus 2025.
Halaman - 81 - Page
234
Page 257
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN (lanjutan) 17. BORROWINGS (continued)
Bank of China (Hong Kong), Ltd., Jakarta Branch - Bank of China (Hong Kong), Ltd., Jakarta Branch -
Sindikasi Syndication
Pada tanggal 13 Juli 2023, Perseroan memperoleh On 13 July 2023, the Company obtained a syndicated
fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi sebesar working capital loan facility of US Dollar 150,000,000
150.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat (full amount) with floating interest rate of 3-month Term
bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,77% SOFR plus 0.77% for onshore and 0.70% for offshore
untuk onshore dan 0,70% untuk offshore per tahun, per annum, with Bank of China (Hong Kong) Limited.,
dengan Bank of China (Hong Kong) Limited., Jakarta Jakarta Branch, Bank of China (Hong Kong) Ltd, Bank
Branch, Bank of China (Hong Kong) Ltd, Bank of China of China (Malaysia), dan Bank of China (Hongkong),
(Malaysia), dan Bank of China (Hongkong), Ltd., Jakarta Ltd., Jakarta Branch as mandated lead arrangers and
Branch sebagai mandated lead arrangers dan sebagai acted as agent. As at 31 December 2024, the
agent. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo outstanding working capital loan balance is US Dollar
pinjaman modal kerja adalah sebesar 18.750.000 Dolar 18,750,000 (full amount) (2023: nil (full amount)) and
As (nilai penuh) (2023: nihil (nilai penuh)) dan masih the facility available for use is US Dollar 125,000,000
dapat digunakan sebesar 125.000.000 Dolar AS (nilai (full amount) until 13 January 2025.
penuh) sampai dengan 13 Januari 2025.
PT United Tractor Tbk. PT United Tractor Tbk.
Pada tanggal 29 Juni 2018, Perseroan memperoleh On 29 June 2018, the Company obtained a working
fasilitas pinjaman modal kerja. Fasilitas pinjaman modal capital loan facility was renewed with a maximum
kerja ini telah diperbaharui kembali dengan jumlah amount of Rp300. As at 31 December 2024, the
maksimum menjadi sebesar Rp300. Pada tanggal outstanding loan balance is Rp221 (2023: Rp296) with
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar quarterly repayment commenced 3 months after each
Rp221 (2023: Rp296) dengan cicilan pembayaran drawdown date. The remaining facility available for use
pokok pinjaman triwulan yang dimulai 3 bulan sejak is amounting to Rp79 and will mature on 28 June 2027.
setiap tanggal penarikan. Fasilitas ini masih dapat
digunakan sebesar Rp79 dan akan jatuh tempo pada
tanggal 28 Juni 2027.
Informasi lainnya Other information
Perseroan telah memenuhi pembatasan-pembatasan The Company has fulfilled the debt covenants
yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman modal kerja. requirements outlined in loan agreements. The debt
Pembatasan-pembatasan terdiri dari beberapa hal covenants consist of several administrative matters and
administratif dan pembatasan rasio Total Utang limits on the ratio of Consolidated Total Debt to
Konsolidasi menjadi Kekayaan Bersih Berwujud Consolidated Tangible Net Worth (DER) and Net
Konsolidasi (DER) serta Piutang Layak Aman Bersih. Secured Eligible Receivables. Interest and principal have
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah been paid by the Company on schedule.
dibayarkan oleh Perseroan sesuai dengan jadwal.
Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai tercatat As at 31 December 2024, the carrying value of
pinjaman adalah Rp19.519 (31 Desember 2023: borrowing is Rp19,519 (31 December 2023:
Rp19.723) yang mencakup nilai nominal pinjaman, Rp Rp19,723) which includes the nominal amount of the
biaya provisi yang belum diamortisasi dan utang bunga. borrowing, unamortised provision costs and interest
payable.
Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak Refer to Note 33 for details of balances and transactions
berelasi. of related parties.
18. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 18. SECURITIES ISSUED
2024 2023
Nilai nominal: Par value:
Rupiah: Rupiah:
- Obligasi Berkelanjutan IV - 859 Self Registration Bonds IV -
- Obligasi Berkelanjutan V 2,352 5,419 Self Registration Bonds V -
- Obligasi Berkelanjutan VI 7,884 3,500 Self Registration Bonds VI -
10,236 9,778
Halaman - 82 - Page
235
Page 258
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 18. SECURITIES ISSUED (continued)
2024 2023
Dikurangi: Less:
Biaya emisi obligasi Unamortised bonds
yang belum diamortisasi (17) (16) issuance costs
Bersih 10,219 9,762 Net
Beban amortisasi biaya emisi Amortisation of bonds issuance
obligasi (lihat Catatan 30) 23 17 costs (refer to Note 30)
2024 2023
Utang obligasi sesuai dengan
jatuh temponya: Bonds payable by maturity profile:
< 1 tahun 4,483 4,642 < 1 year
1 - 2 tahun 2,723 2,345 1 - 2 years
2 - 3 tahun 2,604 2,723 2 - 3 years
3 - 4 tahun 61 7 3 - 4 years
> 4 tahun 365 61 > 4 years
10,236 9,778
Tingkat
Nilai bunga/ Jatuh
nominal/ Interest tempo/ Status saldo/ Cicilan/
Seri/Series Par value rate Due date Balance status Installment
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II/Self Registration Bonds IV Phase II
Seri/Series C 623 9.20% 13 Feb/ Dibayar Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
Feb 2024 penuh/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Fully repaid Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
lump sum amount on the due date. Interest is paid
on a quarterly basis.
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III/Self Registration Bonds IV Phase III
Seri/Series C 236 7.95% 23 Okt/ Dibayar Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
Oct 2024 penuh/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Fully repaid Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
lump sum amount on the due date. Interest is paid
on a quarterly basis.
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV/Self Registration Bonds IV Phase IV
Seri/Series B 1,301 7.00% 27 Mar/ Dibayar Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
Mar 2023 penuh/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Fully repaid Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
lump sum amount on the due date. Interest is paid
on a quarterly basis.
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I/Self Registration Bonds V Phase I
Seri/Series B 473 7.60% 2 Sep/ Dibayar Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
Sep 2023 penuh/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Fully repaid Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
lump sum amount on the due date. Interest is paid
on a quarterly basis.
Halaman - 83 - Page
236
Page 259
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 18. SECURITIES ISSUED (continued)
Tingkat
Nilai bunga/ Jatuh
nominal/ Interest tempo/ Status saldo/ Cicilan/
Seri/Series Par value rate Due date Balance status Installment
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II/Self Registration Bonds V Phase II
Seri/Series B 1,608 6.35% 15 Apr/ Dibayar Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
Apr 2024 penuh/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Fully repaid Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
lump sum amount on the due date. Interest is paid
on a quarterly basis.
Obligasi Berkelanjutan V Tahap III/Self Registration Bonds V Phase III
Seri/Series B 1,459 5.30% 22 Okt/ Dibayar Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
Oct 2024 penuh/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Fully repaid Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
lump sum amount on the due date. Interest is paid
on a quarterly basis.
Obligasi Berkelanjutan V Tahap IV/Self Registration Bonds V Phase IV
Seri/Series A 1,028 3.50% 2 Apr/ Dibayar Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
Apr 2023 penuh/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Fully repaid Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
lump sum amount on the due date. Interest is paid
on a quarterly basis.
Seri/Series B 1,972 5.70% 7 Mar/ Belum jatuh Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
Mar 2025 tempo/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Not yet due Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
sum amount on the due date. Interest is paid on a
quarterly basis.
Obligasi Berkelanjutan V Tahap V/Self Registration Bonds V Phase V
Seri/Series A 520 4.00% 15 Agt/ Dibayar Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
Aug 2023 penuh/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Fully repaid Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
lump sum amount on the due date. Interest is paid
on a quarterly basis.
Seri/Series B 373 6.35% 26 Agt/ Belum jatuh Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
Aug 2025 tempo/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Not yet due Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
sum amount on the due date. Interest is paid on a
quarterly basis.
Seri/Series C 7 6.50% 26 Agt/ Belum jatuh Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
Aug 2027 tempo/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Not yet due Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
sum amount on the due date. Interest is paid on a
quarterly basis.
Halaman - 84 - Page
237
Page 260
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 18. SECURITIES ISSUED (continued)
Tingkat
Nilai bunga/ Jatuh
nominal/ Interest tempo/ Status saldo/ Cicilan/
Seri/Series Par value rate Due date Balance status Installment
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I/Self Registration Bonds VI Phase I
Seri/Series A 527 5.50% 16 Jul/ Dibayar Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
Jul 2024 penuh/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Fully repaid Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
lump sum amount on the due date. Interest is paid
on a quarterly basis.
Seri/Series B 1,973 6.00% 6 Jul/ Belum jatuh Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
Jul 2026 tempo/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Not yet due Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
sum amount on the due date. Interest is paid on a
quarterly basis.
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II/Self Registration Bonds VI Phase II
Seri/Series A 189 6.05% 6 Nov/ Dibayar Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
Nov 2024 penuh/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Fully repaid Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
lump sum amount on the due date. Interest is paid
on a quarterly basis.
Seri/Series B 750 6.40% 26 Okt/ Belum jatuh Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
Oct 2026 tempo/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Not yet due Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
sum amount on the due date. Interest is paid on a
quarterly basis.
Seri/Series C 61 6.45% 26 Okt/ Belum jatuh Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
Oct 2028 tempo/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Not yet due Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
sum amount on the due date. Interest is paid on a
quarterly basis.
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III/Self Registration Bonds VI Phase III
Seri/Series A 953 6.40% 3 Mei/ Belum jatuh Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
May 2025 tempo/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Not yet due Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
sum amount on the due date. Interest is paid on a
quarterly basis.
Seri/Series B 1.182 6.55% 23 Apr/ Belum jatuh Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
Apr 2027 tempo/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Not yet due Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
sum amount on the due date. Interest is paid on a
quarterly basis.
Seri/Series C 365 6.65% 23 Apr/ Belum jatuh Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
Apr 2029 tempo/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Not yet due Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
sum amount on the due date. Interest is paid on a
quarterly basis.
Halaman - 85 - Page
238
Page 261
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 18. SECURITIES ISSUED (continued)
Tingkat
Nilai bunga/ Jatuh
nominal/ Interest tempo/ Status saldo/ Cicilan/
Seri/Series Par value rate Due date Balance status Installment
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV/Self Registration Bonds VI Phase IV
Seri/Series A 1.184 6.45% 12 Okt/ Belum jatuh Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
Oct 2025 tempo/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Not yet due Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal will be paid in a
lump sum amount on the due date. Interest is paid
on a quarterly basis.
Seri/Series B 1.416 6.70% 2 Okt/ Belum jatuh Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
Oct 2027 tempo/ dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
Not yet due Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulanan./The Bond principal will be paid in a
lump sum amount on the due date. Interest is paid
on a quarterly basis.
Berdasarkan hasil pemeringkatan dari PT Fitch Based on the letter of PT Fitch Ratings Indonesia
Ratings Indonesia (“Fitch Ratings”) tertanggal 12 (“Fitch Ratings”) dated 12 September 2023 Self-
September 2023 Obligasi Berkelanjutan ASF VI Tahap Registration Bonds VI phase II ASF is rated at
II ASF telah mendapat peringkat AAA(idn). AAA(idn).
Perseroan menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia The Company has appointed PT Bank Rakyat
(Persero) Tbk. sebagai Wali Amanat untuk: Indonesia (Persero) Tbk. as the Trustee for the
following Bonds:
• Obligasi Berkelanjutan IV ASF Tahap II, sesuai • Self Registration Bonds IV ASF phase II, based on
dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim, Notarial Deed of Bertha Suriati Ihalauw Halim,
S.H., No. 8 tanggal 24 Januari 2019 S.H., No. 8 dated 24 January 2019
• Obligasi Berkelanjutan IV ASF Tahap III, sesuai • Self Registration Bonds IV ASF phase III, based
dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim, on Notarial Deed of Bertha Suriati Ihalauw Halim,
S.H., No. 3 tanggal 3 Oktober 2019. S.H., No. 3 dated 3 October 2019.
• Obligasi Berkelanjutan IV ASF Tahap IV, sesuai • Self Registration Bonds IV ASF phase IV, based
dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim, on Notarial Deed of Bertha Suriati Ihalauw Halim,
S.H., No. 11 tanggal 28 Februari 2020. S.H., No. 11 dated 28 February 2020.
• Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap I, sesuai • Self Registration Bonds V ASF phase I, based on
dengan Akta Notaris Antonius Wahono Notarial Deed of Antonius Wahono Prawirodirdjo,
Prawirodirdjo, S.H., No. 8 tanggal 5 Juni 2020, S.H., No. 8 dated 5 June 2020, the latest
perubahan terakhir dengan Akta notaris Antonius amendment by Notarial Antonius Wahono
Wahono Prawirodirdjo, S.H., No. 21 tanggal 12 Prawirodirdjo, S.H., No. 21 dated 12 August 2020.
Agustus 2020.
• Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap II, sesuai • Self Registration Bonds V ASF phase II, based on
dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim, Notarial Deed of Bertha Suriati Ihalauw Halim,
S.H., No. 11 tanggal 26 Maret 2021. S.H., No. 11 dated 26 March 2021.
• Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap III, sesuai • Self Registration Bonds V ASF phase III, based on
dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim, Notarial Deed of Bertha Suriati Ihalauw Halim,
S.H., No. 1 tanggal 1 Oktober 2021. S.H., No. 1 dated 1 October 2021.
• Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap IV, sesuai • Self Registration Bonds V ASF phase IV, based
dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim, on Notarial Deed of Bertha Suriati Ihalauw Halim,
S.H., No. 1 tanggal 7 Maret 2022. S.H., No. 1 dated 7 March 2022.
• Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap V, sesuai • Self Registration Bonds V ASF phase V, based on
dengan Akta Notaris Esther Pascalia Ery Jovina, Notarial Deed of Esther Pascalia Ery Jovina, SH,
SH, MKn No. 19 tanggal 10 Agustus 2022. MKn No. 19 dated 10 August 2022.
• Obligasi Berkelanjutan VI ASF Tahap I, sesuai • Self Registration Bonds VI ASF phase I, based on
dengan Esther Pascalia Ery Jovina, SH, MKn No. Notarial Deed of Esther Pascalia Ery Jovina, SH,
30 tanggal 21 Juni 2023, perubahan terakhir MKn No. 30 dated 21 June 2023, the latest
dengan Akta Notaris Esther Pascalia Ery Jovina, amendment by Notarial Deed of Esther Pascalia
SH, MKn No. 17 tanggal 10 April 2023. Ery Jovina, SH, MKn No. 17 dated 10 April 2023.
• Obligasi Berkelanjutan VI ASF Tahap II, sesuai • Self Registration Bonds VI ASF phase II, based on
dengan Akta Notaris Esther Pascalia Ery Jovina, Notarial Deed of Esther Pascalia Ery Jovina, SH,
SH, MKn No. 4 tanggal 6 Oktober 2023. MKn No. 4 dated 6 October 2023.
Halaman - 86 - Page
239
Page 262
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 18. SECURITIES ISSUED (continued)
Perseroan menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia The Company has appointed PT Bank Rakyat
(Persero) Tbk. sebagai Wali Amanat untuk: (lanjutan) Indonesia (Persero) Tbk. as the Trustee for the
following Bonds: (continued)
• Obligasi Berkelanjutan VI ASF Tahap III, sesuai • Self Registration Bonds VI ASF phase III, based
dengan Akta Notaris Esther Pascalia Ery Jovina, on Notarial Deed of Esther Pascalia Ery Jovina,
SH, MKn No. 30 tanggal 27 Maret 2024. SH, MKn No. 30 dated 27 March 2024.
• Obligasi Berkelanjutan VI ASF Tahap IV, sesuai • Self Registration Bonds VI ASF phase III, based
dengan Akta Notaris Jessy Darmawan, SH, MKn on Notarial Deed of Jessy Darmawan, SH, MKn
No. 14 tanggal 13 September 2024. No. 14 dated 13 September 2024.
Dalam perjanjian perwaliamanatan, Obligasi The trustee agreements Self Registration Bonds IV
Berkelanjutan IV ASF, Obligasi Berkelanjutan V ASF, ASF, Self Registration Bonds V ASF, and Self
dan Obligasi Berkelanjutan VI ASF, juga diatur Registration Bonds VI ASF, enforce several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, one of them, maintain debt
Perseroan salah satunya menjaga rasio jumlah to equity ratio at the maximum 10:1. Moreover, on the
pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10:1. condition that the payments for bonds payable are still
Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, not yet paid on the due date, the Company is not
Perseroan tidak diperkenankan, antara lain, membagi allowed to, among others, declare dividends to the
dividen atau pembayaran distribusi lainnya ke Company’s shareholders or make any other payment
pemegang saham Perseroan selama Perseroan lalai distributions to the shareholders in the event that the
dalam membayar jumlah terutang obligasi, melakukan Company defaults on its bond obligations, merges and
penggabungan usaha serta menjual atau mengalihkan sells or hands over more than 40% of the Company’s
lebih dari 40% aset Perseroan yang bukan piutang non-consumer financing receivable assets.
pembiayaan konsumen.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants on the
diwajibkan dalam perjanjian tersebut. trustee agreement.
19. PERPAJAKAN 19. TAXATION
a. Liabilitas pajak a. Tax liabilities
2024 2023
Liabilitas pajak kini Current taxes liabilities
- Pasal 29 (lihat Catatan 19b) 232 73 Article 29 (refer to Note 19b) -
- Pasal 25 - 42 Article 25 -
232 115
Liabilitas pajak lainnya Other taxes liabilities
- Pasal 21 26 26 Article 21 -
- Pasal 26 1 2 Article 26 -
- Lain-lain 12 4 Others -
39 32
271 147
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expense
2024 2023
Kini - non final Current - non final
- Beban pajak tahun berjalan 641 462 Current tax on profit for the year -
Tangguhan (lihat Catatan 19c) (87) 68 Deferred (refer to Note 19c)
554 530
Halaman - 87 - Page
240
Page 263
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. PERPAJAKAN (lanjutan) 19. TAXATION (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax expense
dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum and the theoretical tax amount on the Company’s
pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku profit before income tax is as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba sebelum pajak
penghasilan 2,503 2,396 Income before income tax
Bagian laba bersih Share of associates’ net
entitas asosiasi (28) (40) income
2,475 2,356
Pajak dihitung menggunakan Taxes calculated at the applicable
tarif pajak berlaku 544 518 tax rate
Penghasilan kena pajak final (5) (4) Income subject to final tax
Beban yang tidak dapat
dikurangkan 15 16 Non-deductible expenses
Beban pajak penghasilan 554 530 Income tax expense
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak Reconciliations between income before tax, as
penghasilan menurut laporan laba rugi dengan shown in the statements of profit or loss, and
estimasi penghasilan kena pajak adalah sebagai estimated taxable income are as follow:
berikut:
2024 2023
Laba sebelum pajak Income before
penghasilan 2,503 2,396 income tax
Bagian laba bersih Share of associates’ net
entitas asosiasi (28) (40) income
2,475 2,356
Beda waktu: Timing differences:
- Penyisihan imbalan kerja 12 22 Employee benefits expense -
- Selisih antara penyusutan Difference between commercial -
komersial dan fiskal - (6) and fiscal depreciation
- Penyisihan
kerugian penurunan Allowance -
nilai atas piutang for impairment losses
dari jaminan kendaraan (22) 30 for collateral vehicles
- Penyisihan kerugian Allowance for -
penurunan nilai 406 (295) impairment losses
- Beban sewa 1 4 Rent expenses -
- Akrual (1) (66) Accrued expenses -
396 (311)
Beda tetap: Permanent differences:
- Kesejahteraan karyawan 27 41 Employee welfare -
- Beban yang tidak
dapat dikurangkan 29 26 Non-deductible expenses -
- Beban pajak final 3 3 Final tax expenses -
- Penghasilan yang
dikenakan pajak final (15) (17) Income subject to final tax -
Penghasilan kena pajak 2,915 2,098 Taxable income
Beban pajak penghasilan Current income tax
kini - non final 641 462 expense - non final
Dikurangi: Less:
Pajak dibayar dimuka (409) (389) Prepaid tax
Liabilitas pajak kini (Pasal 29) 232 73 Current taxes liabilities (Article 29)
Halaman - 88 - Page
241
Page 264
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. PERPAJAKAN (lanjutan) 19. TAXATION (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun The corporate income tax calculation for the year
yang berakhir tanggal 31 Desember 2024, adalah ended 31 December 2024, is a preliminary
suatu perhitungan sementara yang dibuat untuk estimate made for accounting purposes and is
maksud akuntansi dan kemungkinan dapat subject to revision when the Company lodges its
berubah pada saat Perseroan menyampaikan Annual Corporate Income Tax Return.
Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) pajaknya.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun The calculation of income tax for the year ended
yang berakhir tanggal 31 Desember 2023 adalah 31 December 2023 conformed to the Company’s
sesuai dengan Surat Pemberitahuan Tahunan Annual Tax Return.
(“SPT”) Perseroan.
Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Based on the Regulation of the Minister of Finance
Keuangan Republik Indonesia Nomor 136 tahun of the Republic of Indonesia Number 136 of 2024
2024 yang diundangkan pada tanggal 31 which was issued on 31 December 2024 (“PMK-
Desember 2024 (“PMK-136 tahun 2024”), di mana 136 of year 2024”), the jurisdiction in which the
yurisdiksi tempat Perseroan didirikan, mulai berlaku Company is incorporated, has come into effect
1 Januari 2025. Karena peraturan tersebut tidak from 1 January 2025. Since the regulation was not
berlaku pada tanggal pelaporan, Perseroan ini effective at the reporting date, the Company has no
tidak memiliki eksposur pajak terkini terkait. related current tax exposure. The Company applies
Perseroan menerapkan pengecualian PSAK 212 the SFAS 212 exception to recognising and
untuk mengakui dan mengungkapkan informasi disclosing information about deferred tax assets
tentang asset dan liabilitas pajak tangguhan yang and liabilities related to Pillar two income taxes. As
terkait dengan pajak penghasilan pilar dua. Pada of 31 December 2024, the Company still assessing
tanggal 31 Desember 2024, Perseroan masih the impact of implementation of the regulation.
menilai dampak dalam penerapan peraturan
tersebut.
c. Aset/(liabilitas) pajak tangguhan - bersih c. Deferred tax assets/(liabilities) - net
2024
Dikreditkan/ Dikreditkan
(dibebankan) ke penghasilan
ke laporan komprehensif
laba rugi/ lainnya/
Saldo awal/ Credited/ Credited to other Saldo akhir/
Beginning (charged) to comprehensive Ending
balance profit or loss income balance
Akrual (2) - - (2) Accrued expenses
Selisih antara penyusutan Difference between
komersial dan commercial and fiscal
fiskal (6) - - (6) depreciation
Penyisihan imbalan kerja 44 3 2 49 Provision for empolyee benefits
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai losses for receivable
atas piutang dari from collateral
jaminan kendaraan 37 (4) - 33 vehicles
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai 106 88 - 194 losses
Beban sewa 4 - - 4 Rent expense
Cadangan lindung Cash flow hedge
nilai arus kas - - 4 4 reserve
183 87 6 276
2023
Dikreditkan/ Dikreditkan
(dibebankan) ke penghasilan
ke laporan komprehensif
laba rugi/ lainnya/
Saldo awal/ Credited/ Credited to other Saldo akhir/
Beginning (charged) to comprehensive Ending
balance profit or loss income balance
Akrual 12 (14) - (2) Accrued expenses
Selisih antara penyusutan Difference between
komersial dan commercial and fiscal
fiskal (4) (2) - (6) depreciation
Penyisihan imbalan kerja 39 5 - 44 Provision for empolyee benefits
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai losses for receivable
atas piutang dari from collateral
jaminan kendaraan 30 7 - 37 vehicles
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai 171 (65) - 106 losses
Beban sewa 3 1 - 4 Rent expense
Cadangan lindung Cash flow hedge
nilai arus kas 7 - (7) - reserve
258 (68) (7) 183
Direksi berpendapat bahwa nilai aset pajak Directors believe that the deferred tax assets
tangguhan di atas dapat dipulihkan. balances above can be recovered.
Halaman - 89 - Page
242
Page 265
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. PERPAJAKAN (lanjutan) 19. TAXATION (continued)
d. Administrasi d. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Under the taxation laws of Indonesia, the Company
berlaku di Indonesia, Perseroan menghitung, submits tax returns on the basis of self
menetapkan dan membayar sendiri besarnya assessment. The Director General of Tax (DGT)
jumlah pajak yang terutang. Direktur Jenderal may assess or amend taxes within five years of the
Pajak ("DJP") dapat menetapkan atau mengubah time the tax becomes due.
kewajiban pajak tersebut dalam batas waktu lima
tahun sejak saat terutangnya pajak.
e. Pemeriksaan pajak e. Tax assessment
Tahun fiskal 2021 Fiscal year 2021
Pada bulan Juni 2024, Perseroan menerima Surat In June 2024, the Company has received
Ketetapan Pajak Kurang Bayar atas berbagai underpayment tax assessment letter on various
macam pajak yang menghasilkan jumlah kurang taxes which resulted in net tax underpayment of
bayar bersih sebesar Rp2. Perseroan menyetujui Rp2. The Company agreed with the underpayment
ketetapan kurang bayar dan telah melakukan assessment and has paid to Tax Office. The
pembayaran penuh. Atas beban tersebut, expense has been charged to 2024 statement of
Perseroan telah membebankannya pada laporan profit or loss account.
laba rugi tahun 2024.
Tahun fiskal 2022 Fiscal year 2022
Pada bulan November 2024, Perseroan menerima In November 2024, the Company has received
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar atas berbagai underpayment tax assessment letter on various
macam pajak yang menghasilkan jumlah kurang taxes which resulted in net tax underpayment of
bayar bersih sebesar Rp2. Perseroan menyetujui Rp2. The Company agreed with the underpayment
ketetapan kurang bayar dan telah melakukan assessment and has paid to Tax Office. The
pembayaran penuh. Atas beban tersebut, expense has been charged to 2024 statement of
Perseroan telah membebankannya pada laporan profit or loss account.
laba rugi tahun 2024.
20. MODAL SAHAM 20. SHARE CAPITAL
Komposisi pemegang saham Perseroan pada tanggal The Company’s shareholders as at 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: and 2023 are as follows:
31 Des/Dec 2024 dan/and 2023
Jumlah saham yang
ditempatkan dan disetor penuh Persentase
(nilai penuh)/ pemilikan/
Number of shares subcribed Percentage of Jumlah/
Pemegang saham/Shareholders and fully paid (full amount) ownership Total
PT Astra International Tbk. 445,518,730 46.875% 445
PT Garda Era Sedaya 267,311,238 28.125% 267
PT Sedaya Multi Investama 237,609,990 25.000% 238
950,439,958 100.000% 950
21. AGIO SAHAM 21. CAPITAL PAID IN EXCESS OF PAR VALUE
Pada tahun 1995, General Electric Capital Asia In 1995, General Electric Capital Asia Investment
Investment mengkonversikan pinjamannya sebesar converted its US Dollar loan amounting to US Dollar
25.500.000 Dolar AS (nilai penuh) menjadi 27.400.968 25,500,000 (full amount). The converted note
lembar saham Perseroan atau setara dengan 17% represents 27,400,968 shares in the Company, which is
kepemilikan pada Perseroan. Selisih antara nilai buku equivalent to 17% ownership of the Company. The
pinjaman yang dikonversikan dengan nilai nominal difference between the carrying value of the loan and
saham sebesar Rp30 dicatat sebagai “Agio Saham”. shares’ par value of Rp30 was recognised as “Capital
paid in excess of par value”.
Pada tahun 2014, tambahan agio saham sebesar In 2014, the addition of capital paid in excess of par
Rp1.957 merupakan agio atas pengeluaran saham baru value of Rp1,957 represents those of the Company’s
Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh new shares issuance, issued and fully paid by PT Bank
oleh PT Bank Permata Tbk. Permata Tbk.
Halaman - 90 - Page
243
Page 266
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. CADANGAN WAJIB 22. STATUTORY RESERVE
Berdasarkan Rapat Umum Tahunan Pemegang Saham Based on the Annual General Meetings of Shareholders
tanggal 18 April 2024 para pemegang saham dated 18 April 2024 the shareholders approved a
menyetujui penambahan cadangan wajib Perseroan transfer to the statutory reserve of Rp189 (in billion
sejumlah Rp189 (dalam miliar Rupiah) dari saldo laba Rupiah) from the 2023 profit. It is in accordance with the
tahun 2023. Cadangan ini dibuat sesuai dengan Indonesian Limited Company Law No. 40/2007 dated
Undang-Undang No. 40/2007 mengenai Perseroan 16 August 2007, which requires companies to set up a
Terbatas tertanggal 16 Agustus 2007, yang reserve reaching to a minimum 20% of the issued and
mengharuskan Perseroan Indonesia untuk membuat paid up share capital. There is no set period of time
penyisihan cadangan mencapai sekurang-kurangnya over which this amount should be accumulated. As at
20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor 31 December 2024, the Company’s statutory reserve is
penuh. Undang-Undang tersebut tidak mengatur jangka amounted Rp190 or 20% of issued and paid up share
waktu untuk mencapai cadangan wajib minimum capital (2023: amounted Rp1 or 0.142%).
tersebut. Pada tanggal 31 Desember 2024, cadangan
wajib Perseroan sebesar Rp190 atau mencapai 20%
dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh (2023:
sebesar Rp1 atau 0,142%).
23. DIVIDEN 23. DIVIDENDS
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang At the Annual General Meeting of Shareholders on 18
diadakan pada tanggal 18 April 2024, para pemegang April 2024, the shareholders approved final dividend of
saham menyetujui pembagian dividen sejumlah Rp675 Rp675 (full Rupiah) per share or in total amounting
(dalam satuan Rupiah) per saham atau seluruhnya Rp642 Rp642 from 2023 net profit and has been paid on 22
dari laba bersih tahun 2023 yang telah dibayarkan pada May 2024 (2023: Rp921 (full Rupiah) per share or in
tanggal 22 Mei 2024 (2023: Rp875 dari laba bersih tahun total amounting Rp875 from 2022 net profit and has
2022 yang telah dibayarkan pada tanggal 9 Mei 2023). been paid on 9 May 2023).
Berdasarkan persetujuan dari Dewan Komisaris tanggal 2 Based on authorisation of Board of Commissioners
Oktober 2024, Perseroan membagikan dividen interim dated 2 October 2024, the Company distributed 2024
tahun 2024 sebesar Rp339 (dalam satuan Rupiah) per interim dividend amounting Rp339 (full Rupiah) per
saham atau seluruhnya Rp322 (2023: Rp291 dari laba share or in total amounting Rp322 (2023: Rp291 to be
bersih interim tahun 2022 yang telah dibayarkan pada paid from 2022 interim profit and has been paid on 20
tanggal 20 Oktober 2022). October 2022).
24. PENDAPATAN PEMBIAYAAN KONSUMEN 24. CONSUMER FINANCING INCOME
2024 2023
Pendapatan pembiayaan konsumen Consumer financing income
a. Pihak ketiga 4,936 4,864 Third parties -
b. Pihak berelasi 1 1 Related party -
Ditambah: Add:
Pendapatan dari pembiayaan Income from joint financing
bersama without recourse 653 622 without recourse
5,590 5,487
Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak Refer to Note 33 for details of balances and
berelasi. transactions of related parties.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan For the years ended 31 December 2024 and 2023,
2023, tidak ada transaksi pembiayaan konsumen there was no consumer financing transaction to any
kepada satu pelanggan yang melebihi 10% (sepuluh single party that exceeds 10% (ten percent) of
persen) dari pendapatan pembiayaan konsumen. consumer financing income.
25. PENDAPATAN MARJIN MURABAHAH 25. MURABAHAH MARGIN INCOME
2024 2023
Pendapatan marjin Murabahah Murabahah margin income
c. Pihak ketiga 95 201 Third parties -
95 201
Seluruh pendapatan marjin Murabahah diperoleh dari Murabahah margin income is generated from third
pihak ketiga. parties.
Halaman - 91 - Page
244
Page 267
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. PENDAPATAN SEWA PEMBIAYAAN 26. FINANCE LEASES INCOME
2024 2023
Pihak ketiga 561 507 Third parties
Pihak berelasi 1 1 Related parties
562 508
Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak Refer to Note 33 for details of balances and
berelasi. transactions of related parties.
27. PENDAPATAN BAGI HASIL MUSYARAKAH 27. MUSYARAKAH PROFIT SHARING
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024, For the year ended 31 December 2024, income from
pendapatan bagi hasil Musyarakah adalah sebesar Musyarakah profit sharing is Rp190 (2023: Rp57). All of
Rp190 (2023: Rp57). Seluruh pendapatan bagi hasil musyarakah profit sharing is generated from third
Musyarakah diperoleh dari pihak ketiga. parties.
28. PENDAPATAN PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG 28. FACTORING FINANCING INCOME
2024 2023
Pihak ketiga 2 2 Third parties
Pihak berelasi 3 - Related parties
5 2
Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak Refer to Note 33 for details of balances and
berelasi. transactions of related parties.
29. PENDAPATAN LAIN-LAIN - BERSIH 29. MISCELLANEOUS INCOME - NET
2024 2023
- Sanksi keterlambatan pembayaran 247 259 Late payment penalties -
- Potongan premi asuransi 51 98 Discount on insurance premium -
- Lain-lain - bersih 3 7 Others - net -
301 364
Lain-lain - bersih terutama merupakan pendapatan dari Others - net mainly represents the income earned from
penanganan kontrak pelanggan. handling customers’ contracts.
30. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN 30. INTEREST AND FINANCING CHARGES
2024 2023
- Bunga pinjaman bank 1,310 1,238 Bank loan interest -
- Bunga surat berharga Interest on securities -
yang diterbitkan 602 543 issued
- Biaya transaksi Transaction cost -
- Amortisasi biaya Amortisation of deferred -
provisi pinjaman 36 47 bank loan provision costs
- Amortisasi biaya emisi Amortisation of bonds -
obligasi yang diterbitkan issuance costs
(lihat Catatan 18) 23 17 (refer to Note 18)
1,971 1,845
Halaman - 92 - Page
245
Page 268
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. BEBAN USAHA 31. OPERATING EXPENSES
2024 2023
Gaji, upah dan tunjangan 765 719 Salaries, wages and allowances
Jasa tenaga ahli 127 117 Professional fees
Sewa 87 80 Rent
Penyusutan (Catatan 13) 74 75 Depreciation (Note 13)
Promosi pemasaran 40 45 Marketing promotion
Perbaikan dan pemeliharaan 40 40 Repairs and maintenance
Keamanan 37 36 Security
Transportasi dan perjalanan 33 30 Transportation and travelling
Pajak dan perizinan 33 29 Taxes and licenses
Beban kantor 24 25 Office expenses
Pelatihan 21 24 Training
Komunikasi 23 23 Communication
Listrik 12 13 Electricity
Administrasi bank 5 5 Bank charges
Asuransi 1 2 Insurance
Lain-lain 12 11 Others
1,334 1,274
Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 33 for details of balances and
pihak berelasi. transactions of related parties.
32. LABA PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN 32. BASIC AND DILUTIVE EARNINGS PER SHARE
Laba per saham dasar Basic earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba Basic earnings per share is calculated by dividing the
bersih pemegang saham dengan rata-rata tertimbang net profit attributable to shareholders by the weighted
saham biasa yang beredar pada tahun yang average number of ordinary shares on issue during the
bersangkutan. year.
2024 2023
Laba bersih yang tersedia bagi
pemegang saham 1,949 1,866 Net profit attributable to shareholders
Rata-rata tertimbang lembar Weighted average number of
saham biasa yang beredar 950,439,958 950,439,958 share on issue
Laba per saham dasar Basic earnings per share
(nilai Rupiah penuh) 2,051 1,963 (full Rupiah amount)
Laba per saham dilusian Diluted earnings per share
Dalam perhitungan laba bersih per saham dilusian Diluted earnings per share is calculated by adjusting the
jumlah rata-rata tertimbang lembar saham yang beredar weighted average number of ordinary shares
disesuaikan dengan asumsi bahwa semua efek outstanding to assume conversion of all potential
berpotensi saham biasa yang sifatnya dilutif dikonversi. dilutive ordinary shares.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan As at 31 December 2024 and 2023, the Company has
tidak memiliki potensi saham yang bersifat dilutif. no potential dilutive shares.
Halaman - 93 - Page
246
Page 269
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI PARTIES
Pihak berelasi adalah sebagai berikut: Related parties are as follows:
a. PT Astra International Tbk. (AI) a. PT Astra International Tbk. (AI)
Perseroan dikendalikan oleh AI, induk perusahaan The Company is controlled by AI, a company
yang berdomisili di Indonesia. Pemegang saham incorporated in Indonesia. AI’s largest shareholder
terbesar AI adalah Jardine Cycle & Carriage, is Jardine Cycle & Carriage, a company
perusahaan yang berdomisili di Singapura. Jardine incorporated in Singapore. Jardine Cycle and
Cycle and Carriage adalah anak perusahaan dari Carriage is a subsidiary of Jardine Matheson
Jardine Matheson Holdings Limited, perusahaan Holdings Limited, a company incorporated in
yang berdomisili di Bermuda. Bermuda.
AI merupakan pemegang saham dari Perseroan, AI is a shareholder of the Company, AI ownership
kepemilikan AI di Perseroan sebesar 46,875%. AI of the Company is 46.875%. AI is also one of the
juga merupakan salah satu penyalur kendaraan car dealers in consumer financing funded by the
dalam pembiayaan konsumen yang dibiayai Company.
Perseroan.
b. PT Sedaya Multi Investama (SMI) b. PT Sedaya Multi Investama (SMI)
SMI, anak perusahaan AI, merupakan pemegang SMI, a subsidiary of AI, is a shareholder of the
saham Perseroan. SMI merupakan Perseroan Company. SMI is the holding company of
holding dari PT Asuransi Astra Buana yang PT Asuransi Astra Buana which are the indirect
merupakan anak perusahaan AI. Kepemilikan SMI subsidiaries of AI. SMI’s ownership of the Company
di Perseroan adalah sebesar 25%. SMI is 25%. SMI provides management services to the
menyediakan jasa manajemen kepada Perseroan. Company.
c. PT Garda Era Sedaya (GES) c. PT Garda Era Sedaya (GES)
GES, anak perusahaan AI, merupakan pemegang GES, a subsidiary of AI, is a shareholder of the
saham Perseroan. Kepemilikan GES di Perseroan Company. GES’ ownership of the Company is
sebesar 28,125%. 28.125%.
d. PT Asuransi Astra Buana (AAB) d. PT Asuransi Astra Buana (AAB)
SMI merupakan pemegang saham pengendali dari SMI is the controlling shareholder of AAB, as a
AAB, entitas anak dari AI. Sesuai dengan subsidiary of AI. In accordance with cooperation
perjanjian kerjasama Perseroan dengan AAB, agreement between the Company and AAB, the
Perseroan melakukan penutupan asuransi melalui Company insures financed vehicles to AAB (refer
AAB atas kendaraan bermotor yang dibiayai (lihat to Note 34c). The Company also insures its fixed
Catatan 34c). Perseroan juga mengasuransikan assets to AAB.
aset tetapnya melalui AAB.
e. PT Sedaya Pratama (SP) e. PT Sedaya Pratama (SP)
AI merupakan pemegang saham pengendali SP. AI is the controlling shareholder of SP. The
Perseroan mengadakan perjanjian sewa menyewa Company entered into a rental agreement for its
untuk gedung kantor pusat dan cabang-cabang head office and branches building with SP. The
dengan SP. Perseroan juga menyewa perangkat Company has also rented computer software and
lunak dan keras komputer untuk pemrosesan data hardware for processing financial data. The
keuangan. Penentuan harga sewa gedung determination of building rent price is performed
dilakukan dengan survei harga sewa pasar gedung through survey of market rent price for identical
sejenis pada lokasi yang dekat dengan gedung SP building located near to SP building and in
dan sesuai dengan kesepakatan antara kedua accordance with the agreement between both
belah pihak. Perseroan juga mengadakan parties. The Company has entered into a leasing
perjanjian sewa pembiayaan untuk pembelian aset agreement with SP for financing a property asset.
properti.
Halaman - 94 - Page
247
Page 270
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Pihak berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) Related parties are as follows: (continued)
f. PT Stacomitra Graha (SG) f. PT Stacomitra Graha (SG)
SG dikendalikan oleh SP. Perseroan mengadakan SG is controlled by SP. The Company entered into
perjanjian pembiayaan sewa menyewa dan jasa a finance lease, car rental and management
manajemen dengan SG. Penentuan harga dan tarif services agreement with SG. The determination of
sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah price and rate is in accordance with the agreement
pihak. between both parties.
g. Dana Pensiun Astra (DPA) g. Dana Pensiun Astra (DPA)
DPA didirikan oleh AI untuk menyelenggarakan DPA is established by AI to facilitate defined
program pensiun manfaat pasti (DPA 1) dan iuran benefit pension plan (DPA 1) and defined
pasti (DPA 2). contribution pension plan (DPA 2).
h. PT Astra Auto Finance (AAF) h. PT Astra Auto Finance (AAF)
AAF merupakan entitas asosiasi Perseroan. AAF is the associate company of the Company.
Perseroan memiliki 25% saham di AAF. Perseroan The Company has 25% share ownership in AAF.
memiliki perjanjian sewa guna usaha untuk The Company has finance lease arrangement for
kendaraan dengan AAF. vehicles with AAF.
i. PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) i. PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life)
AI merupakan pemegang saham pengendali AI is the controlling shareholder of Astra Life. The
terhadap Astra Life. Perseroan melakukan Company entered agreement with Astra Life to
perjanjian dengan Astra Life untuk asuransi provide credit shield insurance coverage on the
perlindungan kredit atas piutang pembiayaan (lihat financing receivable (refer to Note 34c).
Catatan 34c).
j. PT United Tractors Tbk. (UT) j. PT United Tractors Tbk. (UT)
AI merupakan pemegang saham utama UT. AI is the ultimate shareholder of UT. The Company
Perseroan mempunyai pinjaman dari UT. has loan from UT.
k. PT Pratama Sadya Sadana (PSS) k. PT Pratama Sadya Sadana (PSS)
PSS dikendalikan oleh SP. PSS merupakan salah PSS is controlled by SP. PSS is one of the car
satu penyalur kendaraan dalam pembiayaan dealers in consumer financing funded by the
konsumen yang dibiayai oleh Perseroan. Company.
l. PT Bank Jasa Jakarta (BJJ) l. PT Bank Jasa Jakarta (BJJ)
BJJ dikendalikan oleh SMI. Perseroan memiliki BJJ is controlled by SMI. The Company has bank
rekening bank di BJJ dan perjanjian pembiayaan accounts in BJJ and also entered into a joint
bersama dengan BJJ. financing agreement with BJJ.
m. PT Serasi Autoraya m. PT Serasi Autoraya
AI merupakan pemegang saham utama PT Serasi AI is the ultimate shareholder of PT Serasi
Autoraya. Perseroan mempunyai transaksi sewa Autoraya. The Company has a lease arrangement
dengan PT Serasi Autoraya. with PT Serasi Autoraya.
n. PT Astra Mitra Ventura (AMV) n. PT Astra Mitra Ventura (AMV)
AI merupakan pemegang saham AMV. Perseroan AI is the shareholder of AMV. The Company has
melakukan perjanjian dengan AMV untuk entered agreement with AMV for working capital
pembiayaan modal kerja usaha produktif. financing for productive business activities.
Halaman - 95 - Page
248
Page 271
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Pihak berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) Related parties are as follows: (continued)
o. Personil manajemen kunci o. Key management personnel
Personil manajemen kunci adalah orang-orang Key management personnel are those people who
yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab have the authority and responsibility to plan, lead,
untuk merencanakan, memimpin dan and control activities of the Company, directly or
mengendalikan aktivitas Perseroan, secara indirectly. Key management personnel of the
langsung atau tidak langsung. Personil manajemen Company are Board of Directors and
kunci Perseroan adalah Direksi dan Komisaris Commissioners of the Company, as disclosed in
Perseroan, sebagaimana diungkapkan pada Notes 1.
Catatan 1.
p. Lain-lain p. Others
Dalam menjalankan usahanya, Perseroan In the course of business, the Company does
melakukan transaksi normal dalam usaha sehari- normal transactions for day-to-day operations with
hari dengan entitas asosiasi seperti PT Swadharma associates such as PT Swadharma Bhakti Sedaya
Bhakti Sedaya Finance, PT Cipta Sedaya Digital Finance, PT Cipta Sedaya Digital Indonesia and
Indonesia, PT Astra Auto Finance, dan PT Pratama PT Astra Auto Finance, and PT Pratama Sadya
Sadya Sadana. Entitas - entitas di atas mempunyai Sadana. The above companies have common
sebagian anggota manajemen kunci atau members of key management or ultimate
pemegang saham utama yang sama dengan shareholder with the Company.
Perseroan.
Saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut: (lanjutan) follow: (continued)
2024 2023
Aset Assets
Kas dan setara kas Cash and cash equivalents
- PT Bank Jasa Jakarta 47 25 PT Bank Jasa Jakarta -
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - bersih receivables - net
- Personil manajemen kunci 2 2 Key management personnel -
Investasi bersih Net investment in
dalam sewa pembiayaan - bersih finance leases - net
- PT Stacomitra Graha 4 7 PT Stacomitra Graha -
Tagihan pembiayaan anjak Factoring financing
piutang - bersih receivables - net
- PT Astra Mitra Ventura 72 37 PT Astra Mitra Ventura -
Beban dibayar dimuka Prepaid expenses
- PT Sedaya Pratama 8 6 PT Sedaya Pratama -
Piutang lain-lain Other receivables
- PT Swadharma Bhakti PT Swadharma Bhakti -
Sedaya Finance 35 - Sedaya Finance
- PT Astra Auto Finance 11 - PT Astra Auto Finance -
- Piutang dari karyawan 1 2 Receivables from employees -
47 2
Investasi pada entitas asosiasi 378 367 Investments in associates
Jumlah aset dengan pihak
berelasi 558 409 Total assets with related parties
Persentase terhadap jumlah aset 1.36% 1.03% Percentage of total assets
Halaman - 96 - Page
249
Page 272
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut: (lanjutan) follow: (continued)
2024 2023
Liabilitas Liabilities
Pinjaman Borrowing
- PT United Tractors Tbk. 221 296 PT United Tractors Tbk. -
Utang penyalur kendaraan Payable to dealers
- PT United Tractors Tbk. 16 - PT United Tractors Tbk. -
- PT Astra International Tbk. 52 - PT Astra International Tbk. -
68 -
Utang lain-lain Other payables
Utang premi asuransi Insurance premium payable
- PT Asuransi Astra Buana 53 67 PT Asuransi Astra Buana -
- PT Asuransi Jiwa Astra 7 5 PT Asuransi Jiwa Astra -
60 72
Pembiayaan bersama Joint financing
without recourse without recourse
- PT Bank Jasa Jakarta 10 3 PT Bank Jasa Jakarta -
Lain-lain Others
- PT Swadharma Bhakti PT Swadharma Bhakti -
Sedaya Finance - 10 Sedaya Finance
- PT Astra Auto Finance - 7 PT Astra Auto Finance -
- PT Astra Mitra Ventura 1 - PT Astra Mitra Ventura -
1 17
71 92
Jumlah liabilitas dengan Total liabilities
pihak berelasi 360 388 with related parties
Persentase terhadap
jumlah liabilitas 1.17% 1.27% Percentage of total liabilities
Pendapatan Income
Pendapatan pembiayaan konsumen Consumer financing income
- Personil manajemen kunci 1 1 Key management personnel -
Pendapatan sewa pembiayaan Finance leases income
- PT Stacomitra Graha 1 1 PT Stacomitra Graha -
Pendapatan pembiayaan
anjak piutang Factoring financing income
- PT Astra Mitra Ventura 3 - PT Astra Mitra Ventura -
Bagian laba bersih Share in associate’s
entitas asosiasi (lihat Catatan 12) 28 40 net income (refer to Note 12)
Jumlah pendapatan dengan Total income
pihak berelasi 33 42 with related parties
Persentase terhadap
jumlah pendapatan 0.49% 0.63% Percentage of total income
Beban Expenses
Beban usaha Operating expenses
Sewa Rent
- PT Sedaya Pratama 44 44 PT Sedaya Pratama -
- PT Stacomitra Graha 20 12 PT Stacomitra Graha -
- PT Serasi Autoraya 10 15 PT Serasi Autoraya -
Gaji dan tunjangan Direksi dan Directors’ and Commissioners’
Komisaris 41 37 salaries and allowances
Dana Pensiun Astra 13 11 Dana Pensiun Astra
Jasa tenaga ahli Professional fees
- PT Cipta Sedaya Digital Indonesia 25 25 PT Cipta Sedaya Digital Indonesia -
- PT Sedaya Multi Investama 15 17 PT Sedaya Multi Investama -
Asuransi Insurance
- PT Asuransi Astra Buana 1 2 PT Asuransi Astra Buana -
Jumlah beban dengan Total expenses with
pihak berelasi 169 163 related parties
Persentase terhadap jumlah beban 3.95% 3.81% Percentage of total expenses
Halaman - 97 - Page
250
Page 273
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah Balances and transactions with related parties are as
sebagai berikut: (lanjutan) follow: (continued)
Kompensasi manajemen kunci Key management compensation
Kompensasi manajemen kunci adalah sebagai berikut: Compensation of key management are as follows:
2024 2023
Imbalan jangka pendek Short-term benefit
- Direksi 37 33 Directors -
- Dewan komisaris 2 2 Board of commissioners -
Imbalan pasca-kerja dan jangka Retirement and other long term
panjang lainnya benefit
- Direksi 2 2 Directors -
41 37
Jumlah personil manajemen kunci per 31 Desember Total key management personnel as at 31 December
2024 adalah 8 orang (2023: 9 orang). 2024 are 8 members (2023: 9 members).
34. PERJANJIAN SIGNIFIKAN 34. SIGNIFICANT AGREEMENTS
a. Pembiayaan bersama a. Joint financing
Perseroan mempunyai perjanjian kerjasama dalam The Company entered a joint financing agreement,
pemberian pembiayaan bersama, dimana where the Company bears the credit risk in
Perseroan menanggung risiko kredit sesuai dengan accordance with its financing portion (without
porsi pembiayaannya (without recourse) dengan recourse) with PT Bank Permata Tbk., PT Bank
PT Bank Permata Tbk., PT Bank OCBC NISP Tbk., OCBC NISP Tbk., PT Bank CIMB Niaga Tbk., PT
PT Bank CIMB Niaga Tbk., PT Bank Jasa Jakarta, Bank Jasa Jakarta, and PT Astra Auto Finance.
dan PT Astra Auto Finance.
Dalam perjanjian kerjasama di bawah ini, pada Based on the agreements, as at 31 December
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, porsi fasilitas 2024 and 2023, the amount of funds to be financed
pembiayaan yang akan diberikan untuk pelanggan by each party will be 10% from the Company and
dari masing-masing pihak adalah 10% dari 90% from joint financing providers. Maximum
Perseroan dan 90% dari pemberi pembiayaan financing facilities are as follows:
bersama. Fasilitas maksimum pembiayaan adalah
sebagai berikut:
31 Des/Dec 2024 dan/and 31 Des/Dec 2023
Fasilitas
maksimum/
Pemberi pembiayaan bersama/ Mata uang/ Maximum Jangka waktu/
Joint financing provider Currency facility Period
PT Bank Permata Tbk. Rp 11,900 1 tahun/year
PT Bank OCBC NISP Tbk. Rp 4,000 1 tahun/year
PT Bank CIMB Niaga Tbk. Rp 3,000 1 tahun/year
PT Bank Jasa Jakarta Rp 2,000 1 tahun/year
PT Astra Auto Finance Rp 500 1 tahun/year
Fasilitas tersebut di atas berlaku sampai dengan The above facility will be expired at the time
dibayarkannya angsuran terakhir piutang consumers pay the latest instalment of joint
pembiayaan bersama oleh pelanggan. financing receivables.
Perseroan bersama dengan pemberi pembiayaan The Company, together with the joint financing
bersama di atas bertindak sebagai penyedia dana providers mentioned above, extend credit to
dalam pemberian pembiayaan kepada pelanggan consumers in accordance with certain criteria laid
yang memenuhi kriteria tertentu. Perseroan down in agreements. The Company is responsible
bertanggung jawab untuk mengelola dokumentasi to maintain the customers’ documentation and
dan administrasi setiap pelanggan. administration.
Halaman - 98 - Page
251
Page 274
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan) 34. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)
a. Pembiayaan Bersama (lanjutan) a. Joint financing (continued)
Pada tanggal 1 September 2021, Perseroan On 1 September 2021, the Company signed a joint
menandatangani perjanjian pembiayaan bersama financing agreement with PT Swadharma Bhakti
dengan PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance. Sedaya Finance. The maximum facility provided is
Fasilitas maksimum yang diberikan adalah sebesar Rp500. The portion of the joint financing facility to
Rp500. Porsi fasilitas pembiayaan yang akan be provided to customers from each party is 90%
diberikan untuk pelanggan dari masing-masing from the Company and 10% from PT Swadharma
pihak adalah 90% dari Perseroan dan 10% dari PT Bhakti Sedaya Finance.
Swadharma Bhakti Sedaya Finance.
Pada tanggal 1 Desember 2023, Perseroan On 1 December 2023, the Company signed new a
menandatangani perjanjian pembiayaan bersama joint financing agreement with PT Astra Auto
baru dengan PT Astra Auto Finance. Fasilitas Finance. The maximum facility provided is Rp500.
maksimum yang diberikan adalah sebesar Rp500. The portion of the joint financing facility to be
Porsi fasilitas pembiayaan yang akan diberikan provided to customers from each party is 90% from
untuk pelanggan dari masing-masing pihak adalah the Company and 10% from PT Astra Auto
90% dari Perseroan dan 10% dari PT Astra Auto Finance.
Finance.
b. Penyalur kendaraan b. Dealers
Perseroan mengadakan perjanjian kerjasama The Company has entered into cooperation
dengan beberapa penyalur kendaraan. agreements with dealers of motor vehicles.
Pembiayaan yang telah disetujui namun belum Approved financing that has not yet been paid to
dibayarkan kepada penyalur kendaraan dicatat dealers are recorded as payable to dealers.
sebagai utang penyalur kendaraan.
c. Asuransi c. Insurance
Perseroan mengadakan perjanjian kerjasama The Company has entered into cooperation
dengan beberapa entitas asuransi, yaitu PT agreements with insurance companies which are
Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Bina Dana Arta PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Bina Dana
Tbk., PT Asuransi Ramayana Tbk., PT Asuransi Arta Tbk., PT Asuransi Ramayana Tbk., PT
Jiwa Astra, dan PT Asuransi Sahabat Artha Asuransi Jiwa Astra, and PT Asuransi Sahabat
Proteksi dalam rangka penyediaan asuransi Artha Proteksi to provide credit shield and
perlindungan kredit dan penutupan asuransi insurance coverage of financed vehicles. The
kendaraan bermotor yang dibiayai. Perseroan Company insures vehicles for the interest of the
melakukan penutupan asuransi atas kendaraan Company in its capacity as financing provider.
bermotor demi kepentingan Perseroan dalam Insurance premium payments received from
kapasitasnya sebagai penyedia pembiayaan. customers that have not yet been paid to insurance
Pembayaran premi asuransi yang telah diterima companies are recorded as insurance premium
dari pelanggan namun belum dibayarkan kepada payable. Insurance premium due to be refunded by
entitas asuransi dicatat sebagai utang premi insurance companies as a results of early
asuransi. Premi asuransi yang harus dikembalikan settlement of financing contracts is recorded net of
oleh perusahaan asuransi dikarenakan the insurance premium payable.
penyelesaian kontrak pembiayaan lebih awal dari
masa pembiayaan dicatat sebagai pengurang
saldo utang premi asuransi.
d. Kewajiban Kontingensi dan Komitmen d. Contingent Liabilities and Commitment
PT Astra Sedaya Finance tidak memiliki kewajiban PT Astra Sedaya Finance has no contingent
kontingensi dan komitmen pada tanggal liabilities and commitment as of 31 December 2024
31 December 2024 dan 2023. and 2023.
35. IMBALAN KERJA 35. EMPLOYEE BENEFITS
Sejak 2021, Perseroan telah menghitung liabilitas Since 2021, the Company has calculated its post
imbalan pasca-kerja sesuai dengan Undang-undang employment benefits obligations in accordance with the
Cipta Kerja No. 11/2020 dan Peraturan Pemerintah No. Job Creation Act No. 11/2020 and Government
35/2021 berupa uang pesangon, uang penghargaan Regulation No. 35/2021 in the form of severance pay,
masa kerja dan uang penggantian hak, Perseroan wajib long service awards and compensation payments, the
memberikan imbalan pasca-kerja kepada karyawannya Company is obliged to provide post-employment
pada saat meninggal, sakit bekepanjangan/cacat atau benefits to its employees at the time of death, prolonged
pada saat karyawan menyelesaikan masa kerjanya. illness/disability or when the employee completes his
Imbalan pasca-kerja ini diberikan terutama berdasarkan tenure. These post-employment benefits are provided
masa kerja dan kompensasi karyawan pada saat primarily based on years of service and employee
pemutusan hubungan kerja atau selesainya masa kerja. compensation upon termination of employment or
completion of service period.
Halaman - 99 - Page
252
Page 275
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. IMBALAN KERJA (lanjutan) 35. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Kewajiban imbalan kerja yang diakui di laporan posisi The employee benefits obligation recognised in the
keuangan adalah sebagai berikut: statements of financial position is determined as
follows:
2024 2023
Imbalan kerja jangka pendek 27 28 Short-term employee benefits
Imbalan pensiun dan pasca-kerja Pension and other post-
lainnya 133 115 employment benefits
Imbalan jangka panjang lainnya 93 90 Other long-term benefits
253 233
Beban bersih yang diakui di laporan laba rugi (selain The net expense is recognised in the statements of
beban imbalan kerja jangka pendek) adalah sebagai profit or loss account (exclude short-term employee
berikut: benefit expenses) as follows:
2024 2023
Imbalan pensiun dan pasca-kerja Pension and other post-
lainnya 13 19 employment benefits
Imbalan jangka panjang lainnya 10 14 Other long-term benefits
23 33
Liabilitas imbalan kerja untuk tahun yang berakhir The liability for employee benefits for the year ended 31
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dihitung December 2024 and 2023 is calculated by an
oleh aktuaris independen PT Milliman Indonesia independent actuary PT Milliman Indonesia which used
dengan menggunakan metode projected unit credit. the projected unit credit method. The following are
Berikut ini adalah hal-hal penting yang diungkapkan significant matters disclosed in the actuarial report dated
dalam laporan aktuaria masing-masing tertanggal 15 15 January 2025 and 15 January 2024, respectively.
Januari 2025 dan 15 Januari 2024.
2024 2023
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
- Tingkat diskonto 6.25% - 6.5% 6.75% - 7.0% Discount rate -
- Tingkat kenaikan gaji masa
datang 6.5% 6.5% Future salary increase -
Asumsi lainnya: Other assumptions:
- Tingkat kematian TMI (Tabel Mortalitas Indonesia) IV 2019/ Table of mortality -
Indonesian Mortality Table IV 2019
- Tingkat cacat 5% dari tingkat mortalitas/ Disability rate -
5% from mortality rate
- Tingkat pengunduran 5% per tahun pada usia sampai dengan 25 tahun Withdrawal rate -
peserta dan berkurang hingga 1% pada usia 45 tahun dan
setelahnya/5% per annum up to age 25
and reducing linearly to 1% for age 45 and thereafter
- Usia pensiun normal 55 Normal retirement age -
Imbalan pensiun dan pasca-kerja lainnya Pension and other post-employment benefits
Sebelum tanggal 6 September 2005, Perseroan Prior to 6 September 2005, the Company had a defined
menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti benefit pension plan covering all permanent employees
untuk seluruh karyawan tetapnya yang dikelola oleh which was managed by “Dana Pensiun Astra”. From 6
“Dana Pensiun Astra”. Sejak tanggal 6 September September 2005, the Company’s pension arrangements
2005, Perseroan memiliki dua jenis program pensiun, were reorganised to include both a defined benefit
yaitu program pensiun imbalan pasti dan program pension plan and defined contribution pension plan.
pensiun iuran pasti.
Sejak tanggal 6 September 2005, Dana Pensiun Astra Effective from 6 September 2005, Dana Pensiun Astra
dilanjutkan menjadi “Dana Pensiun Astra Satu” (DPA 1), was continued under a new scheme called “Dana
yang khusus menangani program pensiun imbalan Pensiun Astra Satu” (DPA 1), specifically designed for
pasti, yang ditujukan untuk karyawan yang telah the defined benefit pension plan, which is designated
menjadi peserta Dana Pensiun Astra sebelum atau for all employees who became member of Dana
pada tanggal 20 April 1992. Sedangkan program Pensiun Astra on or before 20 April 1992. The defined
pensiun iuran pasti dikelola oleh “Dana Pensiun Astra contribution pension plan is managed by “Dana Pensiun
Dua” (DPA 2) ditujukan untuk karyawan yang menjadi Astra Dua” (DPA 2) and is designated for employees
peserta Dana Pensiun Astra sesudah tanggal 20 April who became members of Dana Pensiun Astra after 20
1992. April 1992.
Halaman - 100 - Page
253
Page 276
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. IMBALAN KERJA (lanjutan) 35. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan pensiun dan pasca-kerja lainnya (lanjutan) Pension and other post-employment benefits
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah peserta DPA As at 31 December 2024, DPA 1 and DPA 2 have 17
1 dan DPA 2 masing-masing adalah 17 dan 2.813 and 2,813 participants, respectively (unaudited) (2023:
orang (tidak diaudit) (2023: 26 dan 2.842 orang (tidak 26 and 2,842 participants (unaudited)).
diaudit)).
Kewajiban imbalan pensiun dan pasca-kerja lainnya The pension and other post-employment benefits
yang diakui di laporan posisi keuangan adalah sebagai recognised in the statements of financial position is
berikut: determined as follows:
2024 2023
Nilai kini kewajiban 146 130 Present value of obligations
Aset yang tidak diperkenankan 11 7 Disallowed asset
Nilai wajar aset program (24) (22) Fair value of plan assets
133 115
Mutasi liabilitas yang diakui pada laporan posisi Movements in the liability recognised in the statements
keuangan sebagai berikut: of financial positions are as follows:
2024 2023
Pada awal tahun 115 99 At the beginning of year
Jumlah yang dibebankan Expenses charged in the
pada laba rugi 13 19 profit or loss
Jumlah yang dibebankan
pada pendapatan Expenses charged to
komprehensif lainnya 8 1 other comprehensive income
Imbalan yang dibayarkan (3) (4) Benefits paid
Pada akhir tahun 133 115 At the end of year
Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi adalah The amounts recognised in the statement of profit or
sebagai berikut: loss are as follows:
2024 2023
Biaya jasa kini 13 12 Current service cost
Biaya bunga 8 8 Interest cost
Pindahan ke entitas lain (8) (1) Transfer to other entities
13 19
Mutasi nilai kini kewajiban adalah sebagai berikut: The movement in the present value of obligation are as
follows:
2024 2023
Pada awal tahun 130 117 At the beginning of year
Biaya jasa kini 13 12 Current service cost
Biaya bunga 9 8 Interest cost
Imbalan yang dibayarkan (7) (8) Benefits paid
Pindahan ke entitas lain (4) (1) Transfer to other entities
Pengukuran kembali: Remeasurements:
- Rugi aktuarial
yang timbul dari perubahan Loss from change in -
asumsi keuangan 9 - financial assumptions
d. Keuntungan dari penyesuaian Gain in experience -
pengalaman (4) 2 adjustment
Pada akhir tahun 146 130 At the end of year
Halaman - 101 - Page
254
Page 277
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. IMBALAN KERJA (lanjutan) 35. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan pensiun dan pasca-kerja lainnya (lanjutan) Pension and other post-employment benefits
(continued)
Mutasi nilai wajar aset program adalah sebagai berikut: The movement in the fair value of plan assets are as
follow:
2024 2023
Pada awal tahun (22) (25) At the beginning of year
Penghasilan bunga - (1) Interest income
Imbalan yang dibayarkan 4 4 Benefits paid
Pindahan ke entitas lain (6) - Transfer to other entities
Pada akhir tahun (24) (22) At the end of year
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat Expected maturity analysis of undiscounted pension
pensiun tidak didiskontokan adalah sebagai berikut: benefits are as follows:
2024 2023
Kurang dari satu tahun 24 7 Less than a year
Antara satu dan dua tahun 4 13 Between one and two years
Antara dua dan lima tahun 28 35 Between two and five years
Lebih dari lima tahun 1,738 1,713 Beyond five years
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti terhadap The sensitivity of the defined benefit obligation to
perubahan asumsi aktuarial utama adalah sebagai changes in the weighted principal assumptions is as
berikut: follow:
2024
Dampak atas kewajiban imbalan pasti/
Impact on defined benefit obligation
Perubahan Kenaikan Penurunan
asumsi/ asumsi/ asumsi/
Change in Increase in Decrease in
assumption assumption assumption
Tingkat diskonto 1% (19) 15 Discount rate
Tingkat kenaikan gaji di masa depan 1% 15 (22) Salary growth rate
2023
Dampak atas kewajiban imbalan pasti/
Impact on defined benefit obligation
Perubahan Kenaikan Penurunan
asumsi/ asumsi/ asumsi/
Change in Increase in Decrease in
assumption assumption assumption
Tingkat diskonto 1% (15) 19 Discount rate
Tingkat kenaikan gaji di masa depan 1% 18 (15) Salary growth rate
Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan atas The sensitivity analysis are based on a change in an
satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya dianggap assumption while holding all other assumptions
konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan constant. In practice, this is unlikely to occur, and
perubahan beberapa asumsi mungkin saling changes in some of the assumptions may be correlated.
berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas kewajiban When calculating the sensitivity of the defined benefit
imbalan pasti atas asumsi aktuarial utama, metode obligation to significant actuarial assumptions the same
yang sama (perhitungan nilai kini kewajiban imbalan method (present value of the defined benefit obligation
pasti dengan menggunakan metode projected unit calculated with the projected unit credit method at the
credit di akhir periode) telah diterapkan seperti dalam end of the reporting period) has been applied as when
penghitungan kewajiban pensiun yang diakui dalam calculating the pension liability recognised within the
laporan posisi keuangan. statements of financial position.
Aset program terdiri dari: Plan assets comprise to following:
2024 2023
Instrumen ekuitas 10% 24% Equity instruments
Instrumen utang 79% 71% Debt instruments
Lain-lain 11% 5% Others
Halaman - 102 - Page
255
Page 278
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. IMBALAN KERJA (lanjutan) 35. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan pensiun dan pasca-kerja lainnya (lanjutan) Pension and other post-employment benefits
(continued)
Aset program termasuk saham dan obligasi Perseroan, Plan assets include shares and bonds of the Company,
PT Astra International Tbk. (AI) dan beberapa entitas PT Astra International Tbk. (AI), and several AI's
anak AI dan entitas pengendalian AI lainnya, dengan subsidiaries and jointly controlled entities, with a fair
nilai wajar sejumlah Rp4 (2023: Rp4). Termasuk di value of Rp4 (2023: Rp4). Included in the plan assets
dalam aset program adalah obligasi Perseroan dengan are Company's bonds with fair value of Rp2 (2023:
nilai wajar sejumlah Rp2 (2023: Rp2). Rp2).
Melalui program pensiun imbalan pasti, Perseroan Through its defined benefits pension plans, the
terekspos beberapa risiko seperti volatilitas aset dan Company is exposed to a number of risk such as assets
perubahan imbal hasil obligasi, sebagai berikut: volatility and changes in bonds yields, as follows:
Volatilitas asset Asset volatility
Liabilitas program dihitung menggunakan tingkat The plan liabilities are calculated using a discount rate
diskonto yang merujuk kepada tingkat imbal hasil set with reference to government bond yields, if plan
obligasi pemerintah, jika imbal hasil aset program lebih assets underperform this yield, this will create a deficit.
rendah, maka akan menghasilkan defisit program. The Company’s defined benefit pension plans hold a
Program pensiun imbalan pasti Perseroan memiliki significant proportion of equities, which are expected to
porsi ekuitas yang signifikan, yang diharapkan untuk outperform government and corporate bonds in the
menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi long-term while providing volatility and risk in the short-
dibandingkan obligasi pemerintah dan perusahaan term.
jangka panjang sementara memberikan volatilitas dan
risiko dalam jangka pendek.
Perubahan imbal hasil obligasi Changes in bond yields
Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah akan A decrease in government bond yields will increase plan
meningkatkan liabilitas program, walaupun hal ini akan liabilities, although this will be partially offset by an
saling hapus secara sebagian dengan kenaikan dari increase in the value of the plan’s bond holdings.
nilai obligasi program yang dimiliki.
PT Astra International Tbk. (AI) selaku pendiri Dana PT Astra International Tbk. (AI) as the founder of Dana
Pensiun Astra memastikan bahwa posisi investasi telah Pensiun Astra ensures that the investment positions are
diatur dalam kerangka asset-liability matching (“ALM”) managed within an asset-liability matching (“ALM”)
yang telah dibentuk untuk mencapai hasil jangka framework that is developed to achieve long-term
panjang yang sejalan dengan liabilitas pada program returns that are in line with the obligation in defined
pensiun imbalan pasti. Dalam kerangka ALM, tujuan AI benefit pension plans. Within this ALM framework, AI’s
adalah untuk menyesuaikan aset-aset dan liabilitas objective is to match assets and the pension obligations
pensiun dengan berinvestasi pada portofolio yang by investing in a well-diversified portfolio the generates
terdiversifikasi dengan baik dalam menghasilkan tingkat sufficient risk-adjusted returns the match the benefit
pengembalian yang cukup, disesuaikan dengan risiko payments. AI also actively monitors the duration and the
yang ada, untuk disesuaikan dengan pembayaran expected yield of the investments to ensure it matches
imbalan. AI juga secara aktif memantau durasi dan the expected cash outflows arising from the pension
imbal hasil investasi yang diharapkan untuk obligations.
memastikan bahwa telah sesuai dengan arus kas
keluar yang diharapkan timbul dari kewajiban pensiun.
Investasi pada program telah terdiversifikasi dengan Investment across the plans are well diversified, such
baik, sehingga kinerja buruk satu investasi tidak akan that the failure of any single investment would not have
memberikan dampak material bagi seluruh kelompok a material impact on the overall level of assets.
aset.
Jumlah kontribusi yang diharapkan untuk program Expected contributions to defined benefit pension plan
pensiun imbalan pasti dalam satu tahun ke depan for the next year are Rp14 (2023: Rp14).
adalah sebesar Rp14 (2023: Rp14).
Halaman - 103 - Page
256
Page 279
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. IMBALAN KERJA (lanjutan) 35. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Kewajiban imbalan jangka panjang lainnya yang diakui Other long-term benefit obligations recognised in the
di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: statements of financial position are determined as
follows:
2024 2023
Nilai kini kewajiban 93 90 Present value of obligations
Mutasi liabilitas yang diakui pada laporan posisi Movements in the liability recognised in the statements
keuangan sebagai berikut: of financial positions are as follows:
2024 2023
Pada awal tahun 90 82 Beginning of year
Jumlah yang dibebankan Total expense charged in the
pada laba rugi 10 14 profit and loss
Imbalan/iuran yang dibayarkan (7) (6) Contribution/benefit paid
Pada akhir tahun 93 90 At the end of year
Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi adalah The amounts recognised in the statements of profit and
sebagai berikut: loss are as follows:
2024 2023
Biaya jasa kini 18 16 Current service cost
Biaya bunga 6 6 Interest cost
Actuarial losses recognised
Pengakuan kerugian aktuaria (10) (8) during the year
Biaya jasa lalu (4) - Past service cost
10 14
36. INFORMASI SEGMEN 36. SEGMENT INFORMATION
Direksi menilai performa segmen operasi berdasarkan The Directors assess the performance of the operating
beberapa indikator, seperti piutang, pendapatan dan segments based on several indicators, such as
beban usaha yang dihasilkan oleh segmen-segmen receivables, income generated and expense incurred by
tersebut. Beban bunga dan keuangan tidak dapat those segments. Interest and financing charges are not
dialokasikan dalam segmen-segmen, karena jenis allocated to segments, as this type of activity is driven
aktivitas ini dijalankan oleh fungsi treasury pusat yang by the central treasury functions, which manages cash
mengatur kas dan setara kas dan pendanaan and cash equivalent and funding of the Company.
Perseroan. Beban usaha, penyusutan aset tetap, rugi Operating expenses, depreciation or fixed assets, loss
selisih kurs dan beban pajak final juga tidak dapat on foreign exchange-net and final tax expense are not
dialokasikan dalam segmen-segmen dikarenakan jenis allocated to segments, as these types of activities are
aktivitas ini dijalankan secara terpusat oleh fungsi- driven by central functions at Head Office.
fungsi terkait di kantor pusat.
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance with
internal yang disiapkan untuk Direksi yang bertanggung the internal reporting provided to The Directors, which is
jawab untuk mengalokasikan sumber daya ke segmen responsible for allocating resources to the reportable
dan melakukan penilaian atas performanya. Seluruh segments and assesses its performance. All operating
segmen operasi yang digunakan oleh Perseroan telah segments used by the Company meet the definition of a
memenuhi kriteria pelaporan berdasarkan PSAK 108, reportable segment under SFAS 108, “Operating
“Segmen Operasi”. Segment”.
Kegiatan usaha Perseroan dikelompokkan dalam The Company’s business activities are classified into
segmen berdasarkan produk usaha dan geografis. business product and geographical segments.
Halaman - 104 - Page
257
Page 280
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 36. SEGMENT INFORMATION (continued)
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information is as follow:
berikut:
Berdasarkan segmen produk Based on product segment
Perseroan memiliki 4 (empat) pelaporan segmen, The Company has 4 (four) reportable segments, in
berdasarkan produk usaha, sebagaimana disajikan accordance with the business product, as set out in the
dalam tabel di bawah ini. table below.
2024
Pembiayaan
Pembiayaan Pembiayaan Sewa anjak
konsumen/ Murabahah/ pembiayaan/ piutang/ Tidak dapat
Consumer Murabahah Finance Factoring dialokasikan/ Jumlah/
financing financing leases financing Unallocated Total
Laporan laba rugi Statement of profit
or loss
Pendapatan Income
Pendapatan pembiayaan 5,590 285 562 5 - 6,442 Financing income
Lain-lain 295 6 - - 15 316 Others
Jumlah pendapatan 5,885 291 562 5 15 6,758 Total income
Beban Expenses
Beban bunga dan Interest and financing
keuangan - - - - 1,971 1,971 charges
Beban usaha - - - - 1,260 1,260 Operating expenses
Depreciation on
Penyusutan aset tetap - - - - 74 74 fixed assets
Beban pajak final - - - - 3 3 Final tax expenses
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai 944 41 11 2 - 998 impairment losses
Penyisihan kerugian Allowance for other
penurunan nilai lainnya (23) - - - - (23) impairment losses
Jumlah beban 921 41 11 2 3,308 4,283 Total expenses
Bagian laba bersih Share in associates’
entitas asosiasi - - - - 28 28 net profit
Laba/(rugi) sebelum pajak
penghasilan 4,964 250 551 3 (3,265) 2,503 Profit/(loss) before tax
Beban pajak penghasilan - - - - (554) (554) Income tax expenses
Laba bersih 4,964 250 551 3 (3,819) 1,949 Net profit
Laporan posisi Statement of
keuangan financial position
Aset Assets
Piutang - bersih 31,697 1,959 4,569 86 - 38,311 Receivable - net
Lain-lain 216 76 1 - 2,525 2,818 Others
Jumlah aset 31,913 2,035 4,570 86 2,525 41,129 Total assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman - - - - 19,387 19,387 Borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan Securities issued
e. Obligasi - - - - 10,219 10,219 Bonds -
Lain-lain 52 - - - 1,133 1,185 Others
Jumlah liabilitas 52 - - - 30,739 30,791 Total liabilities
Halaman - 105 - Page
258
Page 281
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 36. SEGMENT INFORMATION (continued)
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information is as follow:
berikut: (lanjutan) (continued)
Berdasarkan segmen produk (lanjutan) Based on product segment (continued)
Perseroan memiliki 4 (empat) pelaporan segmen, The Company has 4 (four) reportable segments, in
berdasarkan produk usaha, sebagaimana disajikan accordance with the business product, as set out in the
dalam tabel di bawah ini. (lanjutan) table below. (continued)
2023
Pembiayaan
Pembiayaan Pembiayaan Sewa anjak
konsumen/ Murabahah/ pembiayaan/ piutang/ Tidak dapat
Consumer Murabahah Finance Factoring dialokasikan/ Jumlah/
financing financing leases financing Unallocated Total
Laporan laba rugi Statement of profit
or loss
Pendapatan Income
Pendapatan pembiayaan 5,487 258 508 2 - 6,255 Financing income
Lain-lain 356 8 - - 17 381 Others
Jumlah pendapatan 5,843 266 508 2 17 6,636 Total income
Beban Expenses
Beban bunga dan Interest and financing
keuangan - - - - 1,845 1,845 charges
Beban usaha - - - - 1,200 1,200 Operating expenses
Depreciation on
Penyusutan aset tetap - - - - 74 74 fixed assets
Beban pajak final - - - - 3 3 Final tax expenses
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai 1,098 33 (5) 2 - 1,128 impairment losses
Penyisihan kerugian Allowance for other
penurunan nilai lainnya 29 1 - - - 30 impairment losses
Jumlah beban 1,127 34 (5) 2 3,122 4,280 Total expenses
Bagian laba bersih Share in associates’
entitas asosiasi - - - - 40 40 net profit
Laba/(rugi) sebelum pajak
penghasilan 4,716 232 513 - (3,065) 2,396 Profit/(loss) before tax
Beban pajak penghasilan - - - - (530) (530) Income tax expenses
Laba bersih 4,716 232 513 - (3,595) 1,866 Net profit
Laporan posisi Statement of
keuangan financial position
Aset Assets
Piutang - bersih 31,528 1,782 3,883 50 - 37,243 Receivable - net
Lain-lain 223 77 4 - 2,304 2,608 Others
Jumlah aset 31,751 1,859 3,887 50 2,304 39,851 Total assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman - - - - 19,589 19,589 Borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan Securities issued
f. Obligasi - - - - 9,762 9,762 Bonds -
Lain-lain 46 - - - 1,081 1,127 Others
Jumlah liabilitas 46 - - - 30,432 30,478 Total liabilities
Halaman - 106 - Page
259
Page 282
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 36. SEGMENT INFORMATION (continued)
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information is as follow:
berikut: (lanjutan) (continued)
Berdasarkan informasi geografis Based on geographical information
Segmen berdasarkan geografis terdiri dari 76 cabang Geographical segment consists of 76 branches (2023:
(2023: 76 cabang) yang terbagi menjadi 6 area yaitu 76 branches) that are located into 6 areas, namely DKI
DKI Jakarta dan sekitarnya (Jakarta, Depok, Tangerang Jakarta and greater area (Jakarta, Depok, Tangerang
dan Bekasi), Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, and Bekasi), Java, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi,
Bali dan Nusa Tenggara. Bali and Nusa Tenggara.
Segmen informasi berdasarkan geografis adalah Information concerning geographical segments is as
sebagai berikut: follows:
2024 2023
Pendapatan Income
- Area DKI Jakarta dan sekitarnya 2,281 2,202 DKI Jakarta and greater area -
- Area Jawa 1,573 1,648 Java area -
- Area Sumatera 1,433 1,400 Sumatera area -
- Area Sulawesi 689 656 Sulawesi area -
- Area Kalimantan 556 555 Kalimantan area -
- Area Bali dan Nusa Tenggara 211 158 Bali and Nusa Tenggara area
6,743 6,619
Pendapatan yg tidak dapat dialokasi 15 17 Unallocated income
Jumlah pendapatan 6,758 6,636 Total income
Aset Asset
Aset keuangan Financial assets
- Area DKI Jakarta dan sekitarnya 10,675 9,474 DKI Jakarta and greater area -
- Area Sumatera 10,012 9,879 Sumatera area -
- Area Jawa 9,437 10,412 Java area -
- Area Sulawesi 4,543 4,237 Sulawesi area -
- Area Kalimantan 3,940 3,752 Kalimantan area -
- Area Bali dan Nusa Tenggara 1,515 1,195 Bali and Nusa Tenggara area -
40,122 38,949
Aset selain aset keuangan Non financial assets
- Area DKI Jakarta dan sekitarnya 965 864 DKI Jakarta and greater area -
- Area Jawa 31 28 Java area -
- Area Sumatera 6 5 Sumatera area -
- Area Kalimantan 2 2 Kalimantan area
- Area Sulawesi 2 2 Sulawesi area -
- Area Bali dan Nusa Tenggara 1 1 Bali and Nusa Tenggara area -
1,007 902
41,129 39,851
Aset selain instrumen keuangan terdiri dari aset tetap, Non financial assets consist of fixed asset, deferred tax
aset pajak tangguhan - bersih, investasi pada entitas assets - net, investments in associates, and prepaid
asosiasi, dan beban dibayar dimuka. expenses.
Halaman - 107 - Page
260
Page 283
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Aktivitas Perseroan mengandung berbagai macam The Company’s activities are exposed to few financial
risiko-risiko keuangan: risiko nilai tukar mata uang risks: foreign exchange risk, credit risk, interest rate
asing, risiko kredit, risiko tingkat bunga, dan risiko risk, and liquidity risk. The Company’s overall risk
likuiditas. Secara keseluruhan, program manajemen management program focuses to mitigate the volatility
risiko keuangan Perseroan terfokus untuk menghadapi of financial markets and to minimise potential adverse
ketidakpastian pasar uang dan meminimalisasi potensi effects on the Company’s financial performance.
kerugian yang berdampak pada kinerja keuangan
Perseroan.
Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi, Risk management is the responsibility of the Board of
yang dibantu oleh berbagai komite manajemen. Direksi Directors, supported by the various management
bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan committees. The Board of Directors has the
manajemen risiko Perseroan secara keseluruhan serta responsibility to determine the basic principles of the
kebijakan pada area tertentu seperti risiko nilai tukar Company’s risk management as well as principles
mata uang asing, risiko suku bunga, risiko kredit, covering specific areas, such as foreign exchange risk,
penggunaan instrumen keuangan derivatif dan interest rate risk, credit risk, the use of derivative
instrumen keuangan non-derivatif dan investasi atas financial instruments and the investment of excess
kelebihan likuiditas. liquidity.
(i) Risiko nilai tukar mata uang asing (i) Foreign exchange risk
Perseroan menyadari adanya risiko nilai tukar mata The Company is aware of market risk due to
uang asing yang terjadi akibat fluktuasi mata uang foreign exchange as a result of the fluctuation of
Rupiah terhadap Dolar AS, Dolar Singapura dan IDR against US Dollar, Singapore Dollar and
Yen Jepang, sehingga Perseroan melakukan Japanese Yen, hence the Company entered into
transaksi cross currency swap dengan tujuan cross currency swap contracts to hedge the
melakukan aktivitas lindung nilai atas uncertainty of foreign exchange arising from cash
ketidakpastian nilai tukar mata uang asing yang flow of principal and interest from borrowing and
timbul dari arus kas pokok dan bunga pinjaman bonds.
dan obligasi.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The table below summaries the Company’s
Perseroan atas risiko nilai tukar mata uang asing exposure to foreign currency exchange rate risk at
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. 31 December 2024 and 2023. Included in the table
Termasuk di dalamnya adalah instrumen keuangan are the Company’s financial instruments at carrying
Perseroan pada nilai tercatat, dikategorikan amounts, categorised by currency.
berdasarkan jenis mata uang.
a. Dalam mata uang asal (jumlah penuh) a. In original currency (full amount)
2024 2023
Dolar AS US Dollar
Aset Assets
Kas dan setara kas 111,924 233,976 Cash and cash equivalents
Investasi bersih dalam
sewa pembiayaan 444,855 9,311,523 Net investment in finance leases
556,779 9,545,499
Liabilitas Liabilities
Pinjaman 280,913,815 556,783,328 Borrowings
Dikurangi: Less:
Lindung nilai arus kas (279,684,491) (546,516,665) Cash flow hedge
1,229,324 10,266,663
Aset/(liabilitas) bersih (672,545) (721,164) Net assets/(liabilities)
Halaman - 108 - Page
261
Page 284
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(i) Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan) (i) Foreign exchange risk (continued)
a. Dalam mata uang asal (jumlah penuh) a. In original currency (full amount) (continued)
(lanjutan)
2024 2023
Dolar SG SG Dollar
Aset Assets
Kas dan setara kas 63,305 63,410 Cash and cash equivalents
Liabilitas - - Liabilities
Aset bersih 63,305 63,410 Net assets
Yen JP JP Yen
Aset Assets
Kas dan setara kas 149,859 185,117 Cash and cash equivalents
Liabilitas - - Liabilities
Aset bersih 149,859 185,117 Net assets
b. Dalam ekuivalen Rupiah b. In Rupiah equivalent
2024 2023
Aset Assets
Kas dan setara kas 2 4 Cash and cash equivalents
Investasi bersih dalam
sewa pembiayaan 7 143 Net investment in finance leases
9 147
Liabilitas Liabilities
Pinjaman 4,540 8,583 Borrowings
Dikurangi: Less:
Lindung nilai arus kas (4,510) (8,425) Cash flow hedge
30 158
(Liabilitas)/aset bersih (21) (11) Net (liabilities)/assets
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas The table below shows the sensitivity of
laba bersih Perseroan pada tanggal 31 Company’s net income to movement of foreign
Desember 2024 dan 2023 atas perubahan nilai exchange rates on 31 December 2024 and
tukar mata uang asing yaitu: 2023:
31 Desember/December 2024
Peningkatan/ Penurunan/
Increased by Decreased by
1% 1%
Pengaruh terhadap
laba bersih 1 (1) Impact to net income
31 Desember/December 2023
Peningkatan/ Penurunan/
Increased by Decreased by
1% 1%
Pengaruh terhadap
laba bersih 1 (1) Impact to net income
Halaman - 109 - Page
262
Page 285
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(i) Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan) (i) Foreign exchange risk (continued)
b. Dalam ekuivalen Rupiah (lanjutan) b. In Rupiah equivalent (continued)
Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa nilai The projection assumes that foreign exchange
tukar mata uang asing bergerak sementara rates move while other factors remain
variabel lainnya tidak berubah. Proyeksi dibuat unchanged. The projections are prepared based
berdasarkan tanggal pelaporan yang konstan on a constant reporting date position and that all
serta seluruh posisi berjalan hingga jatuh positions run to maturity.
tempo.
(ii) Risiko kredit (ii) Credit risk
(a) Pengelolaan risiko kredit (a) Credit risk monitoring
Perseroan menghadapi risiko kredit, yaitu The Company is exposed to credit risk from the
ketidakmampuan konsumen untuk membayar. defaulting consumers. The Company applies
Perseroan menerapkan kebijakan pemberian prudent financing policies, performs ongoing
pembiayaan berdasarkan prinsip kehati-hatian, portfolio monitoring as well as manages the
melakukan pengawasan portofolio kredit secara collection of financing receivables in order to
berkesinambungan dan melakukan pengelolaan minimise credit risk exposure.
atas penagihan angsuran untuk meminimalisasi
risiko kredit.
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan Consumer financing receivables, Murabahah
konsumen, piutang pembiayaan Murabahah, financing receivables, net investments in finance
investasi bersih dalam sewa pembiayaan, leases, factoring financing receivables and
tagihan pembiayaan anjak piutang, dan piutang Musyarakah financing receivables guarantees
pembiayaan Musyarakah, Perseroan menerima from consumer on objects financed by the
jaminan dari konsumen atas objek yang dibiayai Company or assets owned by consumer,
Perseroan atau aset milik konsumen antara lain including vehicles, heavy equipment, as well as
kendaraan bermotor, alat berat, maupun tanah land and building, etc.
dan bangunan dan sebagainya.
(b) Konsentrasi risiko aset keuangan (b) Risks concentration of financial assets
Berdasarkan Konsentrasi Risiko Kredit Aset Based on Credit Risk Concentration of
Keuangan Financial Assets
Tabel berikut menggambarkan maksimum The following table breaks down the Company’s
eksposur sesuai dengan konsentrasi risiko maximum exposure based on credit risk
kredit: concentration:
31 Desember/December 2024
Konsentrasi risiko kredit/ Eksposur
Credit risk concentration maksimum/
Non-ritel/ Ritel/ Maximum
Non-retail Retail exposure
Kas di bank 950 - 950 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 415 32,975 33,390 receivables
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah - 351 351 receivables
Piutang pembiayaan Musyarakah financing
Musyarakah - 1,713 1,713 receivables
Investasi bersih dalam Net investment in
sewa pembiayaan 4,801 17 4,818 finance leases
Tagihan pembiayaan Factoring financing
anjak piutang 91 - 91 receivables
Piutang lain-lain 127 708 835 Other receivables
Aset derivatif 178 - 178 Derivative assets
6,562 35,764 42,326
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2,204) impairment losses
40,122
Halaman - 110 - Page
263
Page 286
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) Credit risk (continued)
(b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan) (b) Risks concentration of financial assets
(continued)
Berdasarkan Konsentrasi Risiko Kredit Aset Based on Credit Risk Concentration of
Keuangan (lanjutan) Financial Assets (continued)
Tabel berikut menggambarkan maksimum The following table breaks down the Company’s
eksposur sesuai dengan konsentrasi risiko maximum exposure based on credit risk
kredit: (lanjutan) concentration: (continued)
31 Desember/December 2023
Konsentrasi risiko kredit/ Eksposur
Credit risk concentration maksimum/
Non-ritel/ Ritel/ Maximum
Non-retail Retail exposure
Kas di bank 890 - 890 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 281 33,154 33,435 receivables
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah - 746 746 receivables
Piutang pembiayaan Musyarakah financing
Musyarakah - 1,144 1,144 receivables
Investasi bersih dalam Net investment in
sewa pembiayaan 4,075 46 4,121 finance leases
Tagihan pembiayaan Factoring financing
anjak piutang 16 37 53 receivables
Piutang lain-lain 131 635 766 Other receivables
Aset derivatif 225 - 225 Derivative assets
5,618 35,762 41,380
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2,431) impairment losses
38,949
Tabel di atas merupakan eksposur maksimum The above table represents a maximum credit
atas risiko kredit bagi Perseroan pada risk exposure to the Company as at 31
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tanpa December 2024 and 2023 without taking into
memperhitungkan jaminan yang dikuasai oleh account the collaterals held. The exposures set
Perseroan terhadap aset tersebut. Eksposur di out above are based on net carrying amounts
atas berdasarkan nilai tercatat bersih sebelum before allowance for impairment losses and
penyisihan kerugian penurunan nilai dan other impairment losses as reported in the
penyisihan nilai lainnya sebagaimana statements of financial position.
dilaporkan di laporan posisi keuangan.
Manajemen yakin akan kemampuan Perseroan Management is confident in its ability to control
untuk mengendalikan dan memelihara eksposur and sustain minimal exposure of credit risk to
risiko kredit pada tingkat yang minimum the Company based on the following:
berdasarkan hal-hal sebagai berikut:
- Perseroan telah membentuk penyisihan - The Company have set sufficient allowance
kerugian penurunan nilai untuk menutupi for impairment losses to cover incurred
kemungkinan kerugian atas tidak losses arising from uncollectible receivables
tertagihnya piutang tersebut berdasarkan based on expected credit losses.
kerugian kredit ekspektasian.
- Piutang pembiayaan konsumen - bersih, - Consumer financing receivables - net,
piutang pembiayaan Murabahah - bersih Murabahah financing receivables - net, and
dan investasi bersih dalam sewa investment in finance leases, which
pembiayaan yang merupakan portofolio represent the biggest portfolio, are secured
terbesar, dilindungi dengan jaminan. by collaterals.
Halaman - 111 - Page
264
Page 287
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) Credit risk (continued)
(b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan) (b) Risks concentration of financial assets
(continued)
Berdasarkan Kualitas Aset Keuangan Based on Quality of Financial Assets
Tabel berikut ini menyajikan aset keuangan The following table presents the financial assets
berdasarkan staging: based on stage:
31 Desember/December 2024
Piutang sewa
Piutang Piutang pembiayaan
pembiayaan pembiayaan bersih/ Tagihan
konsumen/ Syariah/ Net anjak Piutang lain- Aset
Kas di bank/ Consumer Sharia investment piutang/ lain/ derivatif/
Cash in financing financing on finance Factoring Other Derivative
banks receivables receivables leases receivables receivables asset
Aset keuangan Financial assets
Stage 1 950 31,042 - 3,651 73 390 178 Stage 1
Stage 2 1,768 - 1,133 18 - - Stage 2
Stage 3 580 - 34 - 445 - Stage 3
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah - - 351 - - - - receivables
Piutang pembiayaan Musyarakah financing
Musyarakah - - 1,713 - - - - receivables
Jumlah aset keuangan 950 33,390 2,064 4,818 91 835 178 Total financial assets
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Stage 1 - (765) - (228) (4) - - Stage 1
Stage 2 - (638) - (7) (1) - - Stage 2
Stage 3 - (290) - (14) - (152) - Stage 3
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah - - (18) - - - - receivables
Piutang pembiayaan Musyarakah financing
Musyarakah - - (87) - - - - receivables
Jumlah cadangan kerugian Total allowance for
penurunan nilai - (1,693) (105) (249) (5) (152) impairment losses
Jumlah - bersih 950 31,697 1,959 4,569 86 683 178 Total - net
31 Desember/December 2023
Piutang sewa
Piutang Piutang pembiayaan
pembiayaan pembiayaan bersih/ Tagihan
konsumen/ Syariah/ Net anjak Piutang lain- Aset
Kas di bank/ Consumer Sharia investment piutang/ lain/ derivatif/
Cash in financing financing on finance Factoring Other Derivative
banks receivables receivables leases receivables receivables asset
Aset keuangan Financial assets
Stage 1 890 32,146 - 2,699 37 287 225 Stage 1
Stage 2 - 726 - 1,061 16 - - Stage 2
Stage 3 - 563 - 361 - 479 - Stage 3
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah - - 746 - - - - receivables
Piutang pembiayaan Musyarakah financing
Musyarakah - - 1,144 - - - - receivables
Jumlah aset keuangan 890 33,435 1,890 4,121 53 766 225 Total financial assets
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Stage 1 - (1,518) - (21) (2) - - Stage 1
Stage 2 - (51) - (17) (1) - - Stage 2
Stage 3 - (338) - (200) - (175) - Stage 3
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah - - (43) - - - - receivables
Piutang pembiayaan Musyarakah financing
Musyarakah - - (65) - - - - receivables
Jumlah cadangan kerugian Total allowance for
penurunan nilai - (1,907) (108) (238) (3) (175) - impairment losses
Jumlah - bersih 890 31,528 1,782 3,883 50 591 225 Total - net
Dalam menentukan kualitas kredit, eksposur In determining credit quality, exposures are
dianalisis berdasarkan hari tunggakan (days analysed by based on days past due as
past due) sebagaimana dijelaskan pada explained in Note 2c.
Catatan 2c.
Halaman - 112 - Page
265
Page 288
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) Credit risk (continued)
(b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan) (b) Risks concentration of financial assets
(continued)
Berdasarkan Kualitas Aset Keuangan Based on Quality of Financial Assets
(lanjutan) (continued)
Perubahan pada penyisihan kerugian Movements of the allowance for impairment
penurunan nilai adalah sebagai berikut: losses are as follows:
31 Desember/December 2024
Piutang Piutang Piutang Investasi bersih
pembiayaan pembiayaan pembiayaan dalam sewa
konsumen/ Murabahah/ Musyarakah/ pembiayaan/ Tagihan anjak
Consumer Murabahah Musyarakah Net investment piutang/
Financing Financing Financing in finance Factoring Jumlah/
receivables receivables receivables leases receivables Total
Saldo awal 1,907 43 65 238 3 2,256 Beginning balance
Penambahan 944 20 22 11 2 998 Additions
Penghapusan piutang (1,431) (59) - - - (1,489) Written-off receivables
Penerimaan Recovery from
penghapusan piutang 273 14 - - - 287 written-off receivables
Saldo akhir 1,693 18 87 249 5 2,052 Ending balance
31 Desember/December 2023
Piutang Piutang Piutang Investasi bersih
pembiayaan pembiayaan pembiayaan dalam sewa
konsumen/ Murabahah/ Musyarakah/ pembiayaan/ Tagihan anjak
Consumer Murabahah Musyarakah Net investment piutang/
Financing Financing Financing in finance Factoring Jumlah/
receivables receivables receivables leases receivables Total
Saldo awal 2,045 101 7 243 1 2,397 Beginning balance
Penambahan 1,098 3 58 (5) 2 1,156 Additions
Penghapusan piutang (1,472) (77) - - - (1,549) Written-off receivables
Penerimaan Recovery from
penghapusan piutang 236 16 - - - 250 written-off receivables
Saldo akhir 1,907 43 65 238 3 2,256 Ending balance
Asumsi dan pertimbangan utama dalam Key assumptions and judgments in
menentukan kerugian kredit ekspektasian determining expected credit loss
Lifetime Lifetime
Kerugian kredit ekspektasian diestimasikan Expected credit loss is estimated based on the
berdasarkan periode dimana Perseroan period over which the Company is exposed to
terpapar pada risiko kredit. Untuk produk non- credit risk. For non-revolving product, this
revolving, hal ini sama dengan rata-rata periode equates to the longest of average contractual
terpanjang dari kontrak. period.
Variabel Makro Ekonomi (“MEV”) Macro Economic Variable (“MEV”)
Lingkungan ekonomi yang berkembang adalah The developing economic environment is the
penentu utama dari kemampuan nasabah untuk key determinant of the ability of customer to
memenuhi kewajiban mereka saat jatuh tempo. meet their obligations as they fall due. It is a
Ini adalah prinsip dasar PSAK 109 bahwa fundamental principle of SFAS 109 that the
potensi kerugian kredit di masa depan harus potential future credit losses should depend not
bergantung tidak hanya pada kesehatan just on the health of the economy today, but
ekonomi saat ini, tetapi juga harus should also take into account potential changes
memperhitungkan kemungkinan perubahan to the economic environment. For example, if
pada lingkungan ekonomi. Misalnya, jika the Company was to anticipate a sharp
Perseroan mengantisipasi perlambatan tajam slowdown in the world economy, Company
dalam ekonomi dunia, Perseroan harus should make more provisions today to absorb
membentuk lebih banyak cadangan hari ini the credit losses likely to occur in the near
untuk menyerap kerugian kredit yang future.
kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat.
Halaman - 113 - Page
266
Page 289
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) Credit risk (continued)
(b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan) (b) Risks concentration of financial assets
(continued)
Asumsi dan pertimbangan utama dalam Key assumptions and judgments in
menentukan kerugian kredit ekspektasian determining expected credit loss (continued)
(lanjutan)
Variabel Makro Ekonomi (“MEV”) (lanjutan) Macro Economic Variable (“MEV”)
(continued)
Untuk menangkap efek perubahan pada To capture the effect of changes to the
lingkungan ekonomi, model PD digunakan economic environment, PD model is used to
untuk menghitung kerugian kredit ekspektasian, calculate expected credit risk loss, by
dengan memasukkan informasi forward-looking incorporating forward-looking information in the
dalam bentuk perkiraan nilai-nilai variabel form of forecasts of the values of economic
ekonomi yang kemungkinan akan berdampak variables that are likely to have an effect on the
pada kemampuan pembayaran kembali repayment ability of the customer.
konsumen.
Berbagai MEV digunakan untuk setiap model Various of MEVs are used for each PD model,
PD, tergantung pada hasil analisis statistik depending on the statistical analysis result of
kesesuaian MEV dengan PD serta konsensus appropriateness of the MEV with PD as well as
dari pakar kredit. Diantaranya adalah consensus from credit expert. Amongst others
pertumbuhan kredit usaha kecil menengah, are Small Medium Enterprises credit growth,
inflasi, harga minyak kelapa sawit, dan non- inflation, price of crude palm oil (CPO), and
performing loan sektor pertambangan dan non-performing loan mining and quarrying
penggalian. sector.
Agunan digunakan untuk mengurangi eksposur Collateral is held to reduce maximum exposures
maksimum terhadap risiko kredit, khususnya to credit risk, especially during the time of
pada saat terjadinya penurunan nilai atas aset impairment of financial assets. The objective to
keuangan. Tujuan penurunan risiko kredit juga reduce the credit risk is linked to the objective to
dikaitkan dengan tujuan untuk menawarkan offer a right pricing which is in line with the
harga yang tepat yang sesuai dengan risiko credit risk.
kreditnya.
Sensitivitas MEV terhadap ECL Sensitivity of MEV to ECL
Perhitungan ECL bergantung pada beberapa The ECL calculation relies on multiple variables
variabel dan pada dasarnya tidak linier dan and is inherently non-linear and portfolio-
tergantung pada portofolio, yang menyiratkan dependent, which implies that no single analysis
bahwa tidak ada analisis tunggal yang dapat can fully demonstrate the sensitivity of the
sepenuhnya menunjukkan sensitivitas kerugian expected credit loss to changes in the MEVs.
kredit ekspektasian terhadap perubahan dalam
MEV.
MEV yang digunakan Perseroan adalah MEVs used by the Company are Medium
pertumbuhan kredit usaha menengah, inflasi, Enterprises credit growth, inflation, price of
harga minyak kelapa sawit, dan non-performing crude palm oil (CPO), and non-performing loan
loan sektor pertambangan dan penggalian. mining and quarrying sector. This sensitivity
Analisis sensitivitas ini dilakukan secara berkala analysis conducted periodically for all MEVs that
terhadap seluruh MEV yang digunakan dalam used in the model.
model.
Halaman - 114 - Page
267
Page 290
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(iii) Risiko tingkat bunga (iii) Interest rate risk
Perseroan terekspos risiko tingkat suku bunga The Company is exposed to interest rate risk
yang berasal dari perubahan tingkat bunga atas through the impact of rate changes on interest
aset dan liabilitas yang dikenakan bunga. Risiko ini bearing assets and liabilities. These exposures are
dikelola pada umumnya dengan menggunakan managed mainly through the use of interest rate
interest rate swaps untuk mengkonversi pinjaman swaps, which have the economic effect of
dengan tingkat bunga mengambang menjadi converting borrowings from floating rate to fixed
tingkat bunga tetap. rate.
Perseroan melakukan pengawasan terhadap Interest rate exposure is monitored to minimise any
dampak pergerakan tingkat suku bunga untuk negative impact to the Company. The Company
meminimalisasi dampak negatif terhadap also enters into cross currency swap to hedge the
Perseroan. Perseroan juga melakukan transaksi foreign currency interest loans from interest rate
cross currency swap untuk melindungi liabilitas uncertainty.
bunga dalam mata uang asing atas ketidakpastian
bunga.
Perseroan meminimalisasi eksposur tingkat bunga The Company minimises interest rate exposure by
dengan mengutamakan ketersediaan dana yang prioritising on matching funding availability in
berimbang sesuai dengan Panduan compliance with Derivative Contract/Transactions
Transaksi/Kontrak Derivatif. Guidelines.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan aset dan The following table summarises the Company’s
liabilitas keuangan berbunga Perseroan pada nilai interest earning financial assets and interest
tercatat, yang dikategorikan menurut mana yang bearing financial liabilities at carrying amounts
terlebih dahulu antara tanggal repricing secara which are categorised by the earlier of contractual
kontraktual (contractual repricing) atau tanggal repricing date or maturity dates.
jatuh tempo.
31 Desember/December 2024
Bunga mengambang/Floating rate Bunga tetap/Fixed rate
Tidak
Kurang dari Lebih dari Kurang dari Lebih dari dikenakan
satu tahun/ 1-2 2-3 3 tahun/ satu tahun/ 1-2 2-3 3 tahun/ bunga/
Less than tahun/ tahun/ Over 3 Less than tahun/ tahun/ Over 3 Non-interest Jumlah/
one year years years years one year years years years bearing Total
Aset Assets
Cash and cash
Kas dan setara kas 950 - - - - - - - 950 equivalents
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - - - - 13,158 9,821 6,240 4,171 - 33,390 receivables
Piutang pembiayaan Murabahah financing -
Murabahah - - - - 172 112 48 19 - 351 receivables
Piutang pembiayaan Musyarakah financing -
Musyarakah 555 503 391 264 - 1,713 receivables
Investasi bersih dalam Net investment in
sewa pembiayaan - - - - 2,807 1,469 470 72 - 4,818 finance leases
Tagihan pembiayaan Factoring financing
anjak piutang - - - - 79 5 4 3 - 91 receivables
Piutang lain-lain - - - - 6 4 3 2 820 835 Other receivables
950 - - - 16,777 11,914 7,156 4,531 820 42,148
Dikurangi: Less:
Penyisihan
kerugian Allowance for
penurunan nilai - - - - - - - - (2,204) (2,204) impairment losses
Jumlah aset
keuangan 950 - - - 16,777 11,914 7,156 4,531 (1,384) 39,944 Total financial assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman 8,870 4,170 1,015 42 5,313 - - - (23) 19,387 Borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan Securities issued
- Obligasi - - - - 6,196 3,667 373 - (17) 10,219 Bonds -
Utang penyalur
kendaraan - - - - - - - - 78 78 Payable to dealers
Akrual - - - - - - - - 220 221 Accrued expenses
Utang lain-lain - - - - - - - - 199 199 Other payables
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan 8,870 4,170 1,015 42 11,509 3,667 373 - 457 30,104 liabilities
Jumlah (7,920) (4,170) (1,015) (42) 5,268 8,247 6,783 4,531 (1,841) 9,840 Subtotal
Derivatif (717) 4,170 1,015 42 717 (4,170) (1,015) (42) - - Derivatives
Jumlah gap repricing Total interest
bunga (8,637) - - - 5,985 4,077 5,768 4,489 - 11,952 repricing gap
Halaman - 115 - Page
268
Page 291
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(iii) Risiko tingkat bunga (lanjutan) (iii) Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan aset dan The following table summarises the Company’s
liabilitas keuangan berbunga Perseroan pada nilai interest earning financial assets and interest
tercatat, yang dikategorikan menurut mana yang bearing financial liabilities at carrying amounts
terlebih dahulu antara tanggal repricing secara which are categorised by the earlier of contractual
kontraktual (contractual repricing) atau tanggal repricing date or maturity dates. (continued)
jatuh tempo. (lanjutan)
31 Desember/December 2023
Bunga mengambang/Floating rate Bunga tetap/Fixed rate
Tidak
Kurang dari Lebih dari Kurang dari Lebih dari dikenakan
satu tahun/ 1-2 2-3 3 tahun/ satu tahun/ 1-2 2-3 3 tahun/ bunga/
Less than tahun/ tahun/ Over 3 Less than tahun/ tahun/ Over 3 Non-interest Jumlah/
one year years years years one year years years years bearing Total
Aset Assets
Cash and cash
Kas dan setara kas 890 - - - - - - - - 890 equivalents
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - - - - 13,007 10,002 6,482 3,944 - 33,435 receivables
Piutang pembiayaan Murabahah financing -
Murabahah - - - - 270 206 152 118 - 746 receivables
Piutang pembiayaan Musyarakah financing -
Musyarakah - - - - 499 388 212 45 - 1,144 receivables
Investasi bersih dalam Net investment in
sewa pembiayaan - - - - 2,411 1,251 404 55 - 4,121 finance leases
Tagihan pembiayaan Factoring financing
anjak piutang - - - - 44 5 3 1 - 53 receivables
Piutang lain-lain - - - - 7 6 4 2 747 766 Other receivables
890 - - - 16,238 11,858 7,257 4,165 747 41,155
Dikurangi: Less:
Penyisihan
kerugian Allowance for
penurunan nilai - - - - - - - - (2,431) (2,431) impairment losses
Jumlah aset
keuangan 890 - - - 16,238 11,858 7,257 4,165 (1,684) 38,724 Total financial assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman 3,918 2,473 385 7,475 3,709 1,669 - (40) 19,589 Borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan Securities issued
- Obligasi - - - - 4,642 2,345 2,723 68 (16) 9,762 Bonds -
Utang penyalur
kendaraan - - - - - - - - Payable to dealers
Akrual - - - - - - - - 268 268 Accrued expenses
Utang lain-lain - - - - - - - - 238 238 Other payables
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan 3,918 2,473 385 12,117 6,054 4,392 68 450 29,857 liabilities
Jumlah (3,028) (2,473) (385) 4,121 5,804 2,865 4,097 (2,134) 8,867 Subtotal
Derivatif 5,725 2,473 385 - (5,725) (2,473) (385) - - - Derivatives
Jumlah gap repricing Total interest
bunga 2,697 - - - (1,604) 3,331 2,480 4,097 11,001 repricing gap
Sensitivitas terhadap laba bersih Sensitivity to net income
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas The table below shows the sensitivity of the
laba bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember Company’s net income to movement of interest
2024 dan 2023 atas perubahan tingkat suku bunga rates on 31 December 2024 and 2023:
yaitu:
31 Desember/December 2024
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by Decrease by
1% 1%
Pengaruh terhadap laba bersih 53 (53) Impact to net income
Halaman - 116 - Page
269
Page 292
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(iii) Risiko tingkat bunga (lanjutan) (iii) Interest rate risk (continued)
Sensitivitas terhadap laba bersih (lanjutan) Sensitivity to net income (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas The table below shows the sensitivity of the
laba bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember Company’s net income to movement of interest
2024 dan 2023 atas perubahan tingkat suku bunga rates on 31 December 2024 and 2023: (continued)
yaitu: (lanjutan)
31 Desember/December 2023
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by Decrease by
1% 1%
Pengaruh terhadap laba bersih 25 (25) Impact to net income
Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa The projection assumes that the change in interest
perubahan tingkat suku bunga telah terjadi pada rate had occured at the balance sheet date and had
tanggal posisi keuangan dan telah diperhitungkan been applied to the exposure to interest rate risk for
dalam perhitungan eksposur atas risiko tingkat both derivative and non-derivative financial
suku bunga baik untuk instrumen keuangan instruments.
derivatif maupun non-derivatif yang dimiliki pada
tanggal tersebut.
(iv) Risiko likuiditas (iv) Liquidity risk
Risiko likuiditas timbul jika Perseroan mengalami Liquidity risk arises in situations where the
kesulitan dalam mendapatkan sumber pendanaan. Company has difficulties in obtaining funding.
Risiko likuiditas dapat juga timbul akibat Liquidity risk also arises from situations in which the
ketidaksesuaian atas jangka waktu sumber dana Company has a mismatch between the maturity of
yang dimiliki dengan jangka waktu pembiayaan. its fundings and the maturity of its consumer
Perseroan menelaah struktur laporan posisi financing receivables. The Company evaluates and
keuangan dan melakukan analisa serta reviews its statements of financial position
pengukuran risiko likuiditas berdasarkan Pedoman structure, by analysing and measuring liquidity risk
Pengendalian Internal Entitas dan Pedoman based on its Internal Control Manual and Assets
Pengelolaan Aset dan Liabilitas dari pemegang Liabilities Management Guideline from
saham. shareholders.
Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan informasi The maturity tables below provide information about
mengenai perkiraan jatuh tempo dari liabilitas maturities on contractual undiscounted cash flows
sesuai kontrak menjadi arus kas yang of liabilities on 31 December 2024 and 2023.
undiscounted pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023.
31 Desember/December 2024
Tidak
mempunyai
Kurang dari kontrak jatuh
satu tahun/ Lebih dari 3 tempo/No
Less than 1-2 2 - 3 tahun/ tahun/ contractual Jumlah/
one year tahun/years years Over 3 years maturity Total
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman 14,183 4,170 1,015 42 - 19,410 Borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan Securities issued
- Obligasi 6,196 3,667 373 - - 10,236 Bonds -
Utang penyalur kendaraan 78 - - - - 78 Payable to dealer
Akrual 221 - - - - 221 Accrued expenses
Derivatif Derivative
- Arus kas masuk 2,280 1,177 539 - - 3,996 Cash inflow -
- Arus kas keluar (2,307) (1,160) (553) - - (4,020) Cash outflow -
Utang lain-lain 199 - - - - 199 Other payables
Jumlah 20,850 7,854 1,374 42 - 30,120 Total
Halaman - 117 - Page
270
Page 293
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(iv) Risiko likuiditas (lanjutan) (iv) Liquidity risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan informasi The maturity tables below provide information about
mengenai perkiraan jatuh tempo dari liabilitas maturities on contractual undiscounted cash flows
sesuai kontrak menjadi arus kas yang of liabilities on 31 December 2024 and 2023.
undiscounted pada tanggal 31 Desember 2024 dan (continued)
2023. (lanjutan)
31 Desember/December 2023
Tidak
mempunyai
Kurang dari kontrak jatuh
satu tahun/ Lebih dari 3 tempo/No
Less than 1-2 2 - 3 tahun/ tahun/ contractual Jumlah/
one year tahun/years years Over 3 years maturity Total
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman 12,860 6,054 2,118 - - 21,032 Borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan Securities issued
- Obligasi 5,119 2,563 2,861 76 - 10,619 Bonds -
Utang penyalur kendaraan - - - - - - Payable to dealer
Akrual 268 - - - - 268 Accrued expenses
Derivatif Derivative
- Arus kas masuk (1,003) (2,008) (2,393) - - (5,404) Cash inflow -
- Arus kas keluar 977 2,088 2,437 - - 5,502 Cash outflow -
Utang lain-lain 238 - - - - 238 Other payables
Jumlah 18,459 8,697 5,023 76 - 32,255 Total
(v) Nilai wajar instrumen keuangan (v) Fair value of financial instruments
(1) Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada (1) Financial assets and liabilities measured at fair
nilai wajar menggunakan hirarki nilai wajar value use the following fair value hierarchy of:
sebagai berikut:
a) Tingkat 1 a) Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) Quoted prices (unadjusted) in active
dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas markets for identical assets or liabilities;
yang identik;
b) Tingkat 2 b) Level 2
Input diluar harga kuotasian yang Inputs other than quoted prices included
termasuk dalam Tingkat 1, yang dapat within Level 1 that are observable for the
diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik assets or liabilities, either directly (that is,
secara langsung (misalnya harga) as prices) or indirectly (that is, derived
maupun tidak langsung (misalnya derivasi from prices); and
harga); dan
c) Tingkat 3 c) Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang bukan Inputs for the assets or liabilities that are
berdasarkan data pasar yang dapat not based on observable market data
diobservasi (input yang tidak dapat (unobservable inputs).
diobservasi).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset As at 31 December 2024 and 2023, financial
dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar assets and liabilities measured at fair value based
diukur dengan menggunakan hirarki nilai wajar on the following fair value hierarchy:
sebagai berikut:
31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Nilai wajar/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Aset derivatif 178 - 178 - 178 Derivative assets
178 - 178 - 178
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 2 - 2 - 2 Derivative liabilities
2 - 2 - 2
Halaman - 118 - Page
271
Page 294
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(v) Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) (v) Fair value of financial instruments (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset As at 31 December 2024 and 2023, financial
dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar assets and liabilities measured at fair value based
diukur dengan menggunakan hirarki nilai wajar on the following fair value hierarchy: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 2023
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Nilai wajar/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Aset derivatif 225 - 225 - 225 Derivative assets
225 - 225 - 225
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 46 - 46 - 46 Derivative liabilities
46 - 46 - 46
(2) Tabel di bawah ini menggambarkan nilai (2) The table below sets out the carrying amounts
tercatat dan nilai wajar dari instrumen and fair value of those financial instruments
keuangan yang tidak diukur dalam nilai wajar which are not measured at fair value on the
yang tersaji di laporan posisi keuangan Company’s statements of financial position:
Perseroan:
31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset keuangan: Financial assets:
Kas dan setara kas 950 950 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 33,390 34,226 receivables
Piutang pembiayaan Musyarakah 1,713 1,707 Musyarakah financing receivables
Piutang pembiayaan Murabahah 351 349 Murabahah financing receivables
Investasi bersih dalam Net investment in
sewa pembiayaan 4,818 4,736 finance leases
Tagihan pembiayaan anjak piutang 91 85 Factoring financing receivables
Piutang lain-lain 835 835 Other receivables
42,148 42,888
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Pinjaman 19,387 19,576 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan Securities issued
- Obligasi 10,219 10,171 Bonds -
Utang penyalur kendaraan 78 78 Payable to dealers
Akrual 221 221 Accrued expenses
Utang lain-lain 199 199 Other payables
30,104 30,245
31 Desember/December 2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset keuangan: Financial assets:
Kas dan setara kas 890 890 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 33,435 34,691 receivables
Piutang pembiayaan Musyarakah 1,144 1,221 Musyarakah financing receivables
Piutang pembiayaan Murabahah 746 708 Murabahah financing receivables
Investasi bersih dalam Net investment in
sewa pembiayaan 4,121 4,201 finance leases
Tagihan pembiayaan anjak piutang 53 50 Factoring financing receivables
Piutang lain-lain 766 766 Other receivables
41,155 42,527
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Pinjaman 19,589 19,346 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan Securities issued
- Obligasi 9,762 9,716 Bonds -
Utang penyalur kendaraan - - Payable to dealers
Akrual 268 268 Accrued expenses
Utang lain-lain 238 238 Other payables
29,857 29,568
Halaman - 119 - Page
272
Page 295
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(v) Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) (v) Fair value of financial instruments (continued)
(3) Estimasi nilai wajar dari kas dan setara kas (3) For estimated fair value of cash and cash
dikarenakan jatuh temponya di bawah satu equivalent, since the maturity is below one
tahun, nilai tercatat merupakan perkiraan yang year, the carrying value is a reasonable
layak atas nilai wajarnya. approximation of fair value.
Nilai wajar dari piutang pembiayaan The fair value of consumer financing
konsumen - bersih, piutang pembiayaan receivables - net, Murabahah financing
Murabahah dan investasi bersih dalam sewa receivables and net investment in finance
pembiayaan diestimasi menggunakan leases are estimated by using discounted
diskonto arus kas, dengan mengacu pada cash flows applying weighted average market
rata-rata tertimbang dari tingkat suku rates/margin offered by the Company at
bunga/marjin pasar yang diberikan Perseroan statements of financial position date for
untuk aset keuangan yang memiliki financial assets that have similar
karakteristik yang sama dengan aset characteristics with the above mentioned
keuangan tersebut pada tanggal laporan financial assets (level 3 - fair value hierarchy).
posisi keuangan (tingkat 3 - hirarki nilai wajar).
Tagihan pembiayaan anjak piutang dan Factoring financing receivables and other
piutang lain-lain, dikarenakan jatuh temponya receivables, since the maturity is below one
di bawah satu tahun, nilai tercatat merupakan year, the carrying value is a reasonable
perkiraan yang layak atas nilai wajarnya. approximation of fair value. Included in other
Termasuk di dalam piutang lain-lain adalah receivables are the receivables from collateral
piutang dari jaminan kendaraan sebesar vehicles amounted to Rp445 (2023: Rp479).
Rp445 (2023: Rp479). Nilai wajar dari piutang The fair value of the receivables from
dari jaminan kendaraan diestimasi collateral vehicles are estimated based on
berdasarkan harga pasar dari mobil bekas market price of used vehicles adjusted for
yang disesuaikan untuk mencerminkan specific condition of the vehicles (level 2 - fair
kondisi kendaraan (tingkat 2 - hirarki nilai value hierarchy).
wajar).
Nilai wajar dari pinjaman dinilai menggunakan The fair value of borrowing are estimated by
diskonto arus kas berdasarkan tingkat suku using discounted cash flows applying the
bunga efektif yang dikenakan pada effective interest rate charged by the lenders
pemakaian terakhir dalam mata uang masing- for the last utilisation in each currency
masing pinjaman (tingkat 2 - hirarki nilai borrowings (level 2 - fair value hierarchy).
wajar).
Nilai wajar obligasi diestimasi menggunakan The fair value of bonds are estimated by using
data dari IBPA (Indonesia Bond Pricing data from IBPA (Indonesia Bond Pricing
Agency) dimana dihitung dengan model Agency) which is calculated using a
diskonto arus kas dengan kurva yield (diambil discounted cash flow model based on current
dari data pasar) terkini yang sesuai dengan yield curve (derived from market data)
sisa periode jatuh temponya (tingkat 2 - hirarki appropriated with remaining term of maturity
nilai wajar). (level 2 - fair value hierarchy).
Estimasi utang penyalur kendaraan, akrual For estimated fair value of payable to dealers,
dan utang lain-lain dikarenakan jatuh accrued expenses and other payables, since
temponya di bawah satu tahun, nilai tercatat the maturity is below one year, the carrying
merupakan perkiraan yang layak atas nilai value is a reasonable approximation of fair
wajarnya. value.
(vi) Manajemen risiko permodalan (vi) Capital risk management
Tujuan Perseroan dalam mengelola The Company’s objectives when managing capital
permodalannya adalah menjaga kelangsungan are to safeguard the Company’s ability to continue
usaha Perseroan untuk dapat memberikan hasil as a going concern in order to provide returns for
kepada pemegang saham dan manfaat kepada shareholders and benefits for other stakeholders
pemangku kepentingan lainnya, dan memelihara and to maintain an optimal capital structure to
optimalisasi struktur permodalan untuk mengurangi reduce the cost of capital.
biaya modal (cost of capital).
Halaman - 120 - Page
273
Page 296
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(vi) Manajemen risiko permodalan (lanjutan) (vi) Capital risk management (continued)
Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan In order to maintain or adjust the capital structure,
struktur permodalan, Perseroan dapat the Company may adjust the amount of dividends
menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan paid to shareholders, return capital to shareholders
kepada pemegang saham, imbalan hasil modal or issue new shares to reduce debt.
kepada pemegang saham atau menerbitkan saham
baru untuk mengurangi pinjaman.
Lihat Catatan 39 untuk rincian terkait gearing ratio. Refer to Note 33 for details of gearing ratio.
(vii) Manajemen risiko operasional (vii) Operational risk management
Manajemen Perseroan melakukan pengawasan The Company’s management controls and
dan pengendalian terhadap risiko operasional supervision the operational risk in a comprehensive
Perseroan secara komprehensif dengan by priotising appropriate risk management
mengutamakan penanganan risiko yang tepat according to risk level, including estimates of risks
sesuai tingkat risikonya, termasuk perkiraan possibility that may occur.
terhadap kemungkinan risiko yang dapat terjadi.
Mekanisme tata kelola risiko operasional Operational risk governance mechanism
Risiko operasional Perseroan meliputi risiko The Company’s operational risk includes risks of
terjadinya kerugian material yang dapat disebabkan significant loss caused by human resources factors,
oleh faktor sumber daya manusia, tidak berjalannya not functioning internal process, failures in
proses internal dengan baik, kegagalan sistem information and technology systems and impacts of
informasi dan teknologi dan pangaruh kejadian- external factors, including natural disaster.
kejadian eksternal Perseroan, termasuk dengan
terjadinya bencana alam.
Organisasi dan struktur tata kelola risiko Operational risks governance structure and
operasional dituangkan dalam bentuk kebijakan organisation are construed into the Company’s risk
umum manajemen risiko Perseroan yang mengatur management general policy that govern tasks and
tugas dan tanggung jawab setiap fungsi dalam responsibilities of every function in managing its
mengelola risikonya dan agar setiap individu risks, as well as increase the risks awareness of
memiliki kesadaran manajemen risiko. Dengan each individual. With the lead from Risk
dimotori oleh Direktorat Manajemen Risiko, proses Management Directorate, the risks mitigating and
mitigasi dan pengawasan risiko dilakukan secara monitoring processes are integrally conducted from
terpadu mulai dari satuan departemen, division dan each department, divisions to directorate level, in
direktorat, dan menyelaraskannya dengan tim Audit line with Audit and Compliance team as part of the
dan Compliance sebagai bagian dari Risk Risk Committee.
Committee.
Framework tata kelola risiko operasional Operational risk governance framework
• Identifikasi Risiko • Risk Identification
Manajemen risiko operasional Perseroan The Company’s operational risk management
dimulai dari identifikasi potensi risiko dari starts with identification of potential risks in the
aktivitas-aktivitas Perseroan yang kemudian Company’s activities which then being
dituangkan ke dalam Risk Register. summarised into a Risk Register.
• Pengukuran Risiko • Risk Measurement
Pengukuran risiko operasional dilakukan Operational risk measurement is conducted
dengan menetapkan Key Risk Indicator (KRI), with determining the Key Risk Indicator (KRI)
atas potensi risiko operasional yang perlu of potential operational risks that need to be
diantisipasi Manajemen. Penetapan KRI anticipated by the Management. The KRI is
tersebut dengan memberikan bobot atas risiko weighted based on the potentiality and its
berdasarkan potensi dan dampak risiko impact to the Company. This weighting is
operasional terhadap Perseroan. Hal tersebut conducted to ensure that operational risks are
dilakukan dalam upaya monitoring risiko monitored consistently.
operasional dalam format yang konsisten.
• Mitigasi Risiko • Risk Mitigating
Dengan fokus pada risiko-risiko utama Focusing on the Company’s main risks, risks
Perseroan, mitigasi risiko dilakukan dengan mitigaton is documented in the Company’s
menuangkannya ke dalam kebijakan-kebijakan policies.
Perseroan.
Halaman - 121 - Page
274
Page 297
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(vii) Manajemen risiko operasional (lanjutan) (vii) Operational risk management (continued)
Framework tata kelola risiko operasional Operational risk governance framework
(lanjutan) (continued)
• Pelaporan Standar • Standard Reporting
Secara periodik, KRI akan dituangkan dalam KRI is reported periodically in a standard
laporan standar kepada Manajemen. Standar report to the Management. The standard report
pelaporan ini selalu dikembangkan dari waktu then being improved from time to time to
ke waktu agar pengukuran risiko dan analisa ensure the updated risks measurement and
skenario dapat semakin menjelaskan risiko scenario analysis that could more explained
operasional terkini. the latest relevant operational risks.
• Risk Appetite • Risk Appetite
Setiap pelaporan dan analisis risiko Each reporting and risks analysis are
dibandingkan dengan batas yang ditentukan compared to the risk appetite set by the
oleh Direksi Perseroan. Dalam penentuan risk Company’s Directors. To determine risk
appetite, Manajemen menyeleraskannya appetite, Management aligns KRI with
antara cara bagaimana KRI disajikan dengan business strategies.
menunjukkan keterkaitannya terhadap strategi
bisnis.
• Keikutsertaan aktif fungsi bisnis unit dari • Active contribution of business function
tim Audit dan Compliance from Audit and Compliance team
Tata kelola risiko operasional juga melibatkan Operational risks governance involves
fungsi bisnis unit serta tim Audit dan business unit functions as well as Audit and
Compliance untuk menyelaraskan Compliance team to align operational
pelaksanaan operasional terhadap ketentuan implementation of the risks policies and
dan tata kelola risiko yang telah ditetapkan, governance, as well as to gain uniformity in
juga untuk mendapatkan keseragaman understanding operational risks governance
pemahaman di setiap fungsi operasional framework by each functions.
terhadap framework tata kelola risiko
operasional.
38. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN BERSIH 38. NET FINANCING ACTIVITIES RECONCILIATION
Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah sebagai Reconciliation from financing activities are as follows:
berikut:
2024
Perubahan non kas/
Non-cash changes
Pergerakan
Pergerakan beban
Valuta asing/ transaksi/
Saldo awal/ Movement of Changes in Saldo akhir/
Beginning Arus kas/ foreign transaction Ending
balance Cashflow exchange *) cost balance
Pinjaman yang diterima 19,589 (101) (119) 18 19,387 Borrowings
Utang obligasi 9,762 458 - (1) 10,219 Bond payables
Jumlah liabilitas dari Total liabilities from
aktivitas pendanaan 29,351 357 (119) 17 29,606 financing activities
2023
Perubahan non kas/
Non-cash changes
Pergerakan
Pergerakan beban
Valuta asing/ transaksi/
Saldo awal/ Movement of Changes in Saldo akhir/
Beginning Arus kas/ foreign transaction Ending
balance Cashflow exchange *) cost balance
Pinjaman yang diterima 17,681 3,063 (1,160) 5 19,589 Borrowings
Utang obligasi 9,586 178 - (2) 9,762 Bond payables
Jumlah liabilitas dari Total liabilities from
aktivitas pendanaan 27,267 3,241 (1,160) 3 29,351 financing activities
*) Perseroan telah menerapkan kebijakan lindung nilai untuk pinjaman yang *) The Company has applied hedging policy to borrowings denominated in
diterima dalam mata uang asing dan memiliki tingkat suku bunga mengambang foreign currencies with floating interest rates (see Notes 15).
(lihat Catatan 15).
Halaman - 122 - Page
275
Page 298
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
39. RASIO KEUANGAN BERDASARKAN PERATURAN 39. FINANCIAL RATIOS BASED ON OJK REGULATION
OJK
Berdasarkan POJK No. 35/POJK.35/2018 tanggal Based on POJK No. 35/POJK.35/2018 dated 27
27 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha December 2018 regarding the Organisation of Financial
Perusahaan Pembiayaan, Perseroan diharuskan untuk Company Business, the Company is required to comply
memenuhi sejumlah rasio keuangan tertentu. Rasio with several financial ratios. These financial ratios are
keuangan tersebut dihitung berdasarkan POJK No. calculated based on POJK No. 35/POJK.35/2018 and
35/POJK.35/2018 dan mungkin tidak sesuai dengan may not be consistent with Indonesian Financial
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Berikut ini Accounting Standards. The following are some of the
adalah beberapa rasio keuangan berdasarkan financial ratios based on OJK Regulation: (unaudited)
Peraturan OJK: (tidak diaudit)
2024 2023
Financing to asset ratio 93.53% 93.69% Financing to asset ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan neto
terhadap total pendanaan yang diterima 129.40% 127.09% Net financing receivables to funding ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan untuk pembiayaan Net financing
investasi dan modal kerja dibandingkan dengan receivables for investment and working capital
total saldo piutang pembiayaan 28.19% 27.16% financing to total financing receivables ratio
Rasio piutang pembiayaan bermasalah (NPF) - kotor 0.49% 0.50% Non-performing financing ratio (NPF) - gross
Rasio permodalan 32.13% 29.33% Capital ratio
Rasio ekuitas terhadap modal disetor 352.07% 318.71% Equity to paid up capital ratio
Perseroan memonitor permodalan berdasarkan gearing The Company monitors capital on the basis of the
ratio. Rasio ini dihitung dari nilai bersih pinjaman gearing ratio. This ratio is calculated as net debt
(termasuk obligasi) dibagi dengan jumlah modal. (including bonds payable) divided by total capital. Total
Jumlah modal diambil dari ekuitas yang tercantum capital is calculated as ‘equity’ as shown in the
dalam laporan posisi keuangan. statements of financial position.
Berdasarkan peraturan yang berlaku, jumlah maksimum Based on the prevailing regulation, the maximum
gearing ratio adalah sebesar 10 kali dari total modal. gearing ratio is 10 times from total capital.
2024 2023
Pinjaman Debt:
- Pinjaman yang diterima – bersih 19,387 19,589 Borrowings - net -
- Surat berharga yang diterbitkan 10,219 9,762 Securities issued -
Jumlah pinjaman 29,606 29,351 Total debt
Jumlah modal 10,331 9,373 Total capital
Gearing ratio *) 2,86 3.13 Gearing ratio *)
*) tidak diaudit *) unaudited
40. SALING HAPUS 40. OFFSETTING
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As at 31 December 2024 and 2023, there is no financial
terdapat aset dan liabilitas keuangan yang saling hapus assets and liabilities that are subject to offsetting in the
pada laporan posisi keuangan. statements of financial position.
Halaman - 123 - Page
276
Page 299
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. SALING HAPUS (lanjutan) 40. OFFSETTING (continued)
Perseroan memiliki pinjaman dan surat berharga yang The Company has borrowing and securities issued
diterbitkan yang dijamin dengan fidusia atas piutang collaterised by fiduciary of consumer financing
pembiayaan konsumen (lihat Catatan 5), yang menjadi receivables (refer to Note 5), which are subject to
subyek untuk memenuhi netting arrangements dan enforceable netting arrangements and similar
perjanjian serupa, yang tidak saling hapus pada laporan agreements that are not set off in the statements of
posisi keuangan. financial position.
Perseroan memiliki aset dan liabilitas keuangan The Company has derivative assets and liabilities that
derivatif yang tunduk pada perjanjian induk untuk are subject to enforceable master netting arrangements
menyelesaikan secara neto, dimana perjanjian antara whereas the agreement between the Company and the
Perseroan dan pihak counterparty memperbolehkan counterparty allows for net settlement of the relevant
penyelesaian neto atas aset dan liabilitas keuangan financial assets and liabilities when both elect to settle
tersebut ketika kedua pihak memilih untuk on a net basis. Otherwise, financial assets and liabilities
menyelesaikan dengan dasar neto. Ketika kedua pihak will be settled on a gross basis. However, each party to
tidak memilih untuk menyelesaikan secara neto, aset the master netting agreement will have the option to
dan liabilitas keuangan diselesaikan dengan dasar settle such amount on a net basis in the event of default
bruto, akan tetapi masing-masing pihak dalam of the other party.
perjanjian induk mempunyai opsi untuk menyelesaikan
jumlah-jumlah tersebut dengan dasar neto pada
peristiwa di mana terjadi gagal bayar salah satu pihak.
41. STANDAR AKUNTANSI BARU YANG TELAH 41. ACCOUNTING STANDARD ISSUED BUT NOT YET
DISAHKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF EFFECTIVE
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Financial Accounting Standard Board of Indonesian
Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan standar baru, Institute of Accountants (DSAK-IAI) has issued the
amandemen dan interpretasi berikut, namun belum following new standards, amendments and
berlaku efektif untuk laporan keuangan untuk tahun interpretations, but not yet effective for the financial
yang berakhir pada 31 Desember 2024: statements for the year ended 31 December 2024 as
follows:
- PSAK 117: "Kontrak Asuransi"; dan - SFAS 117: "Insurance contracts"; and
- Amandemen PSAK 117: “Kontrak Asuransi” terkait - Amendment of SFAS 117: “Insurance Contract”
Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 - regarding Initial Application of SFAS 117 and SFAS
Informasi Komparatif; dan 109 - Comparative Information; and
- PSAK 221 "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta - SFAS 221 "The Effect of Changes in Foreign
Asing". Exchange Rates"
Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari The above standards will be effective on 1 January
2025 dan penerapan dini diperbolehkan. 2025 and early adoption is permitted.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Perseroan As at the authorisation date of these financial
masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari statements, the Company is still evaluating the potential
penerapan standar baru dan revisi tersebut serta impact of these new and revised standards to the
pengaruhnya pada laporan keuangan Perseroan. Company’s financial statements.
42. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN 42. REISSUANCE OF THE FINANCIAL STATEMENTS
Sehubungan dengan rencana Perseroan untuk In relation to the Company’s plan for Continuous Public
melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Offering of Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya
Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance sebagaimana Finance as disclosed in Note 43, the Company has
diungkapkan pada Catatan 43, Perseroan telah reissued its financial statements as at and for the year
menerbitkan kembali laporan keuangannya pada ended 31 December 2024 with comparative as at and
tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 for the year ended 31 December 2023 to conform with
Desember 2024 dengan komparatif pada tanggal dan the disclosure required by the capital market
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember regulations.
2023, untuk menyesuaikan pengungkapan dengan
peraturan pasar modal.
Halaman - 124 - Page
277
Page 300
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN 42. REISSUANCE OF THE FINANCIAL STATEMENTS
(lanjutan) (continued)
Penerbitan kembali laporan keuangan terkait dengan Reissuance of the financial statements related to the
hal-hal sebagai berikut: following items:
a. Catatan 5 - Piutang pembiayaan konsumen - bersih a. Note 5 - Consumer financing receivables - net
b. Catatan 6 - Piutang pembiayaan Murabahah - b. Note 6 - Murabahah financing receivables - net
bersih
c. Catatan 18 - Surat berharga yang diterbitkan c. Note 18 - Securities issued
d. Catatan 27 - Pendapatan bagi hasil Musyarakah d. Note 27 - Musyarakah profit sharing
e. Catatan 28 - Pendapatan pembiayaan anjak e. Note 28 - Factoring financing income
piutang
f. Catatan 33 - Saldo dan transaksi dengan pihak f. Note 33 - Balances and transactions with related
berelasi parties
g. Catatan 37 - Manajemen risiko keuangan g. Note 37 - Financial risk management
h. Catatan 43 - Peristiwa setelah periode pelaporan h. Note 43 - Subsequent events
43. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 43. SUBSEQUENT EVENTS
Perseroan telah melakukan Penawaran Umum The Company plans for Continuous Public Offering of
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance with
Finance dengan target dana yang dihimpun sebesar the maximum targeted fund amounting to Rp12,000 and
Rp12.000, dimana Perseroan akan menerbitkan dan the Company will issue and offer Obligasi Berkelanjutan
menawarkan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 with
Finance Tahap I Tahun 2025 dengan jumlah pokok principal amount up to Rp1,500. The bonds issuance
sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.500. Proses process has started in March 2025.
penerbitan obligasi tersebut telah dimulai pada bulan
Maret 2025.
Halaman - 125 - Page
278
Page 301
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
Kantor Pusat
Jl. T.B. Simatupang No. 90
Jakarta 12530
Telepon: (021) 7885 9000; Faksimili: (021) 7885 1184
Website: www.acc.co.id
email: treasury@acc.co.id
Kantor Cabang
76 kantor cabang terdiri atas kantor cabang konvensional
dan kantor cabang syariah yang tersebar diberbagai
wilayah di Indonesia
Names mentioned 251 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT ASTRA SEDAYA FINANCE Kegiatan Usaha Investasi
p.1 ×2
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×7
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.1 ×4
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.1 ×2
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas
p.1 ×2
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.2 ×3
unresolved
org
Bapepam
p.2 ×16
unresolved
org
| Berarti Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma
· Akuntan Publik
p.5
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Rintis
p.5
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.5 ×7
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.5
unresolved
org
Bapepam-LK
p.5 ×2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan
p.5
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.5 ×3
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×5
unresolved
org
Kementerian Keuangan.
p.5
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.7 ×11
unresolved
org
| Berarti Thamrin & Rekan Law Firm yang melakukan pemeriksaan dari segi
· Konsultan Hukum
p.8
unresolved
org
Berarti Thamrin & Rekan
p.8
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas. Masa Penawaran Umum
p.8
unresolved
org
Indonesia
p.8
unresolved
person
Esther Pascalia Ery Jovina
· Notaris
p.9 ×19
unresolved
org
PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance AAF
p.13
unresolved
org
PT Astra Auto Finance CSDI
p.13
unresolved
org
PT Cipta Sedaya Digital Indonesia PSS
p.13
unresolved
org
PT Pratama Sadya Sadana
p.13 ×2
unresolved
org
PT Raharja Sedaya
p.14 ×3
unresolved
person
Rukmasanti Hardjasatya
· Notaris
p.14 ×9
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.14 ×8
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
p.14 ×6
unresolved
org
PT Raharja Sedaya Finance
p.14 ×12
unresolved
person
Gde Kertayasa
· Notaris
p.14 ×3
unresolved
person
Wiwik Condro S.H.
· Notaris
p.14 ×14
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.14 ×14
unresolved
org
Departemen Keuangan
p.14 ×3
unresolved
org
Direktorat Jenderal Moneter No. S-
p.14 ×3
unresolved
org
PT Summa International
p.15 ×2
unresolved
person
Aryanti Artisari
· Notaris
p.15 ×11
unresolved
org
PT Garda Era Sedaya
p.15 ×9
unresolved
org
PT Sedaya Multi Investama
p.15 ×9
unresolved
org
PT Astra Sedaya Finance Tahun
p.17 ×2
unresolved
person
Tjhin Silawati
p.18 ×5
unresolved
org
PT Bank ANZ Indonesia
p.19 ×4
unresolved
org
United Tractor Tbk.
p.19 ×6
unresolved
org
Astra | 370
Sedaya Finance
p.21
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik No. N
p.24
unresolved
org
PT. Asuransi Astra Buana
· Presiden Direktur
p.27 ×11
unresolved
org
Rintis
p.35 ×4
unresolved
org
Penyelenggara Jasa Sosial
p.36
unresolved
org
Bank Central Asial Tbk.
p.37 ×2
unresolved
org
Bank of China (Hong Kong
p.38 ×7
unresolved
org
Bank Berhad
p.41 ×2
unresolved
org
Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.41 ×3
unresolved
org
Taipei Fubon Commercial Bank Co. Limited
p.41
unresolved
org
Bank Singapore Branch
p.41
unresolved
org
New Zealand Banking Group Limited
p.41
unresolved
org
Sumitomo Mitsui Trust Bank Limited
p.41
unresolved
org
ANZ Bank Ltd.
p.41
unresolved
org
Citigroup Global Markets Asia Ltd.
p.41 ×2
unresolved
org
CTBC Bank Co. Ltd.
p.41
unresolved
org
HSBC Ltd.
p.41
unresolved
org
PT Bank CTBC Indonesia
p.41
unresolved
org
Shinsei Bank Ltd.
p.41
unresolved
org
SMTB Co. Ltd.
p.41
unresolved
org
Taipei Fubon Commercial Bank Co., Ltd
p.41 ×2
unresolved
org
Chinese Banking Corporation
p.42
unresolved
org
PT Bank SBI Indonesia
p.42
unresolved
org
Shanghai Banking Corporation Ltd.
p.42 ×3
unresolved
org
Overseas-Chinese Banking Corporation Ltd.
p.42
unresolved
org
China Limited
p.43
unresolved
org
PT Rahaja Sedaya
p.65
unresolved
org
PT Astra Sedaya Fina
p.65
unresolved
org
PT Astra Sedaya Finance. Struktur Permodalan
p.65
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik KAP Rintis
p.67
unresolved
org
PT Pefindo Biro Kredit
p.67
unresolved
org
PT Bank Central
p.68
unresolved
org
Facility Agreement Asia Tbk
p.68
unresolved
org
Bank BCA
p.68
unresolved
person
Dollar Linda Herawati
p.69 ×2
unresolved
org
Niaga Tbk
p.70
unresolved
person
Nanette Amerika Serikat Cahyanie Adi Warsito
p.70
unresolved
person
Nanette Cahyanie Adi Warsito
p.70
unresolved
person
Hartini Antasari
· Notaris
p.70
unresolved
org
Tractors Tbk
p.71
unresolved
org
Term Mizuho Bank Ltd
p.71
unresolved
org
PT Bank ANZ
p.71 ×3
unresolved
org
Fasilitas Money Market No. Nobu Tbk
p.71
unresolved
person
Jingga
p.71
unresolved
org
Bank Nobu
p.71 ×2
unresolved
org
Zealand Banking Group Limited
p.72
unresolved
org
PT Bank SBI
p.73
unresolved
org
Persetujuan Fasilitas (Persero) Tbk
p.74
unresolved
org
PT Bank BRI
p.74
unresolved
org
Kerja Withdrawal Approval (Persero) Tbk
p.74
unresolved
person
Ester Pascalia Ery Jovina
· Notaris
p.74
unresolved
org
Bank Niaga
p.74 ×3
unresolved
org
PT Bank Commonwealth
p.77 ×11
unresolved
org
Bank Commonwealth No. SEC
p.77
unresolved
org
PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance
p.79 ×6
unresolved
org
PT Cipta Sedaya Digital Indonesia
p.79 ×3
unresolved
org
PT Astra Auto Finance
p.79 ×6
unresolved
org
PT Sedaya Pratama
p.79 ×3
unresolved
org
Bank Permata. Perjanjian
p.79
unresolved
org
PT Staco Etika Sedaya Finance
p.79
unresolved
org
PT MITRA SENTRAL TERPADU
p.79
unresolved
org
PT Staco Estika Sedaya Finance
p.79
unresolved
org
Pemerintah Kota Surabaya Surabaya
p.81
unresolved
org
Jardine Strategic Limited
p.83 ×2
unresolved
org
Carriage Ltd
p.83 ×4
unresolved
org
Jardine Matheson Holdings Limited
p.83
unresolved
org
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum
p.83
unresolved
org
PT Astra Sedaya Finance Atas Nama
p.84
unresolved
org
PT General Elctric Services
p.84
unresolved
person
Andalia Farida
p.84
unresolved
org
PT General Electric Services
p.84 ×5
unresolved
person
Sutjipto
· Notaris
p.84
unresolved
person
Kumala Tjahjani Widodo
· Notaris
p.85
unresolved
person
Benny Kristianto
· Notaris
p.85 ×2
unresolved
org
Kementerian
p.85 ×2
unresolved
org
PT Arya Kharisma.
p.86 ×3
unresolved
person
Sie Khwan Djioe
· Notaris
p.87
unresolved
person
Aulia Taufani
· Notaris
p.87 ×5
unresolved
org
PT Raya Saham Registra
p.88
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
p.89
unresolved
person
Gibson Thomasyadi
· Notaris
p.91
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi
p.92 ×2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.92
unresolved
person
Hendry Christian Wong
p.92
unresolved
org
PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia
p.93
unresolved
org
PT Inti Salim Corporation
p.93
unresolved
org
PT Samadista Karya
p.93
unresolved
person
Leonard W. S. Siregar
· Komisaris Independen
p.103
unresolved
person
Mohammad Farauk
· Direktur
p.104
unresolved
org
Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia
p.106 ×2
unresolved
org
PT Toyota Astra Financial Services. Pengangkatan Komite Audit
p.106
unresolved
org
PT Toyota Astra Financial Services Juliani Eliza Syaftari
p.106
unresolved
org
Departemen Manajemen Risiko
p.109
unresolved
org
PT Astra Sedaya Finance Kegiatan
p.109
unresolved
org
PT Astra
p.111
unresolved
org
Astra
● 2006 – 2011 | Sedaya Finance
p.111
unresolved
org
PT Astra Sedaya Finance Pedoman Kerja Komite Nominasi
p.111
unresolved
org
Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia
p.116
unresolved
org
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia
p.116
unresolved
org
Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pusat
p.116
unresolved
org
Mahkamah Agung
p.117 ×2
unresolved
org
Arbitrasi Nasional Indonesia
p.117 ×2
unresolved
org
Penyelesaian Sengketa Konsumen
p.117 ×2
unresolved
org
PT Raharja Sedaya. Kemudian
p.118
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Astra
p.128 ×2
unresolved
org
PT Serasi Autoraya AI
p.128
unresolved
org
PT Astra Mitra Ventura
p.128 ×2
unresolved
org
PT Pratama Sadya Sadana. Entitas
p.128
unresolved
org
PT Stacomitra Graha
p.128 ×3
unresolved
org
PT Astra Mitra Venture
p.129
unresolved
org
Dana Pensiun Astra
p.129
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.137
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.137
unresolved
org
PT ASTRA SEDAYA FINANCE CATATAN ATAS
p.186
unresolved
org
PT ASTRA SEDAYA FINANCE Kantor Pusat
p.301
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.