Skip to content
Back to announcement

20250704_ASDF_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_31911597_lamp1.pdf

Listing Text extracted ASDF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 301

Page 1
                                                                                                JADWAL
             Tanggal Efektif                             :                          26 Juni 2025    Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                         :           4 Juli 2025
             Masa Penawaran Umum                         :                  30 Juni – 1 Juli 2025   Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik               :           4 Juli 2025
             Tanggal Penjatahan                          :                            2 Juli 2025   Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia                :           7 Juli 2025

              OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN
              KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN
              MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS    PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA
              BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.

              PT ASTRA SEDAYA FINANCE (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
              SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.




                                                                          PT ASTRA SEDAYA FINANCE
                                                                                             Kegiatan Usaha
                                                          Investasi, Modal Kerja, Multiguna, Sewa Operasi, Kegiatan Pembiayaan Syariah, dan
                                                                   pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan
                                                                                Berkedudukan di Jakarta, Indonesia
                                                                Kantor Pusat                                             Kantor Cabang
                                                         Jl. T.B. Simatupang No. 90                  76 kantor cabang terdiri atas kantor cabang konvensional
                                                                Jakarta 12530                         dan kantor cabang syariah yang tersebar diberbagai
                                            Telepon: (021) 7885 9000; Faksimili: (021) 7885 1184                       wilayah di Indonesia
                                                           Website: www.acc.co.id
                                                         email: treasury@acc.co.id
                                                                     PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                                                             OBLIGASI BERKELANJUTAN VII ASTRA SEDAYA FINANCE
                                            DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR Rp12.000.000.000.000 (DUA BELAS TRILIUN RUPIAH)
                                                                       (“OBLIGASI BERKELANJUTAN VII”)
                                             Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
                                                        OBLIGASI BERKELANJUTAN VII ASTRA SEDAYA FINANCE TAHAP I TAHUN 2025
                                                       DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp1.000.000.000.000 (SATU TRILIUN RUPIAH)
                                                                                   (“OBLIGASI”)
             Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sebagai bukti utang untuk
             kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) dengan jumlah pokok sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah)
             dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Obligasi sebagai berikut:
             Seri A : Jumlah Pokok sebesar Rp489.980.000.000,- (empat ratus delapan puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh juta Rupiah) dengan bunga tetap sebesar
                      6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi.
             Seri B : Jumlah Pokok sebesar Rp510.020.000.000,- (lima ratus sepuluh miliar dua puluh juta Rupiah) dengan bunga tetap sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen)
                      per tahun dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi.
             Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak
             Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 4 Oktober
             2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 14 Juli 2026 untuk Seri A dan 4 Juli 2028 untuk Seri B yang juga
             merupakan Tanggal Pelunasan dari masing-masing Seri Pokok Obligasi.
                  OBLIGASI BERKELANJUTAN VII ASTRA SEDAYA FINANCE TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.

                                                               PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
              OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN AGUNAN KHUSUS BERUPA BENDA ATAU PENDAPATAN ATAU AKTIVA LAIN MILIK PERSEROAN DALAM BENTUK
              APAPUN SERTA TIDAK DIJAMIN OLEH PIHAK LAIN MANAPUN. SELURUH KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BERUPA BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG
              TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, KECUALI AKTIVA PERSEROAN YANG DIJAMINKAN SECARA
              KHUSUS KEPADA PARA KREDITURNYA, MENJADI JAMINAN ATAS SEMUA UTANG PERSEROAN KEPADA SEMUA KREDITURNYA YANG TIDAK DIJAMIN
              SECARA KHUSUS ATAU TANPA HAK ISTIMEWA TERMASUK OBLIGASI INI SECARA PARI PASSU BERDASARKAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN,
              SESUAI DENGAN PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI JAMINAN DAPAT DILIHAT
              PADA BAB I MENGENAI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.

              PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN
              PEMBELIAN KEMBALI UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK
              UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN DENGAN
              MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN MENGENAI
              PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) DAPAT DILIHAT PADA BAB I MENGENAI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.

              PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK
              ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.

              RISIKO UTAMA PERSEROAN ADALAH RISIKO PEMBIAYAAN, YAITU KETIDAKMAMPUAN NASABAH/DEBITUR UNTUK MEMBAYAR KEMBALI FASILITAS
              PEMBIAYAAN YANG DIBERIKAN, DAN APABILA JUMLAHNYA CUKUP MATERIAL DAPAT MENURUNKAN KINERJA PERSEROAN.

              RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI DAN TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM
              INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.

                      DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI DARI
                                                      PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):
                                                                                           AAA (TRIPLE A)
                                                                                          id

                          KETERANGAN MENGENAI HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I MENGENAI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.

                                                             OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN DI PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)
                             Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini menjamin dengan kesanggupan penuh (full commitment)
                                                                      terhadap Penawaran Umum Obligasi Perseroan.
                                                             PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI


                               danareksa
                                sekuritas



              PT BRI Danareksa Sekuritas            PT Indo Premier Sekuritas           PT Mandiri Sekuritas           PT Mega Capital Sekuritas         PT Trimegah Sekuritas
                                                                                                                                                             Indonesia Tbk.
                                                                                         WALI AMANAT
                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                                                    Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 30 Juni 2025
Page 2
Perseroan telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Efek sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 (“Obligasi”) kepada OJK dengan surat No. 12/
ASF-Trea/PUBVII-1/2025 tanggal 28 April 2025 perihal Surat Pengantar untuk Pernyataan Pendaftaran dalam rangka
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025, sesuai dengan
persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995 tanggal 10 Nopember 1995
tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995, Tambahan No. 3608 beserta peraturan-
peraturan pelaksanaannya (“UUPM” atau “Undang-Undang Pasar Modal”) dan sesuai dengan persyaratan yang
ditetapkan dalam Undang-Undang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan berarti Undang-Undang Republik
Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan (“UUP2SK”).

Bahwa dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obigasi
Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance dengan total target dana yang dihimpun sebesar Rp12.000.000.000.000 (dua
belas triliun Rupiah), pada tahap I Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu
triliun Rupiah) pada Bursa Efek Indonesia sesuai dengan surat Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utang
No. S-04252/BEI.PP1/05-2025 tanggal 5 Mei 2025 perihal Persetujuan Prinsip Pencatatan Obligasi Berkelanjutan VII
Astra Sedaya Finance Tahun 2025 PT Astra Sedaya Finance (ASDF). Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI
tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum Obligasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi tersebut wajib
dikembalikan kepada para pemesan Obligasi sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan
Peraturan No. IX.A.2, Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam
dan LK”) No. Kep-122/BL/2009 tangal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum
(“Peraturan No. IX.A.2”).

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha
Perusahaan Pembiayaan, Perseroan telah menyampaikan Pelaporan Rencana Penerbitan Efek Melalui Penawaran
Umum sehubungan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025, dan
rencana penerbitan tersebut telah dicatat dalam administrasi Pengawasan Lembaga Pembiayaan Otoritas Jasa
Keuangan sebagaimana surat OJK No. S-174/PL.11/2025 tanggal 28 April 2025 perihal Pencatatan Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap V Tahun 2025, Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I Tahun 2025, dan Obligasi
Berkelanjutan VII Tahap II Tahun 2025. Selanjutnya, Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham
Perseroan melalui Circular Resolutions of the Shareholders of PT Astra Sedaya Finance No. 01/ASF/RUPS-SIR/V/2025
tanggal 2 Juni 2025 (“Keputusan Pemegang Saham PUB Obligasi VII ASF”).

Semua Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam yang disebut dalam Prospektus bertanggung jawab
sepenuhnya atas data yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan mereka, sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan di sektor Pasar Modal, kode etik, norma, serta standar profesi masing-masing.

Sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi, setiap Pihak Terafiliasi dilarang untuk memberikan keterangan atau
pernyataan mengenai data yang tidak diungkapkan dalam Prospektus, tanpa persetujuan tertulis dari Perseroan dan
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, Penjamin Emisi Obligasi serta para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar
Modal dalam rangka Penawaran Umum ini bukan merupakan pihak Afiliasi dengan Perseroan sesuai dengan definisi
Afiliasi dalam UUP2SK. Selanjutnya penjelasan lebih lanjut mengenai hubungan Afiliasi dapat dilihat pada Bab X tentang
Penjaminan Emisi Obligasi dan Bab XI dalam Prospektus ini tentang Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal.

 PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU
 PERATURAN LAIN SELAIN YANG BERLAKU DI INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH INDONESIA
 MENERIMA PROSPEKTUS INI DAN/ATAU DOKUMEN-DOKUMEN LAIN YANG BERKAITAN DENGAN
 PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI, MAKA DOKUMEN-DOKUMEN TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI
 DOKUMEN PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN
 OBLIGASI TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN DENGAN ATAU BUKAN MERUPAKAN SUATU PELANGGARAN
 TERHADAP PERUNDANG-UNDANGAN SERTA KETENTUAN-KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI
 NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR WILAYAH INDONESIA TERSEBUT.


 PROSPEKTUS DITERBITKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG DAN/ATAU PERATURAN YANG BERLAKU
 DI INDONESIA. TIDAK SATUPUN YANG TERCANTUM DALAM DOKUMEN INI DAPAT DIANGGAP SEBAGAI
 SEBUAH PENAWARAN EFEK UNTUK MENJUAL DI WILAYAH YANG MELARANG HAL TERSEBUT. SETIAP
 PIHAK DI LUAR WILAYAH INDONESIA BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA UNTUK MEMATUHI KETENTUAN
 YANG BERLAKU DI NEGARA TERSEBUT DAN PERSEROAN DIBEBASKAN DARI SEGALA TANGGUNG
 JAWAB DAN KONSEKUENSI ATAS SETIAP PELAKSANAAN OBLIGASI YANG DILAKUKAN OLEH PIHAK DI
 LUAR WILAYAH INDONESIA TERSEBUT.


 SEMUA INFORMASI YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH PUBLIK, TELAH DIUNGKAPKAN OLEH PERSEROAN
 DAN TIDAK TERDAPAT LAGI INFORMASI YANG BELUM DIUNGKAPKAN SEHINGGA TIDAK MENYESATKAN
 PUBLIK.
Page 3
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI            ........................................................................................................................................    i

DEFINISI DAN SINGKATAN. ................................................................................................................. iii

SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN. .................................................................................................... xi

RINGKASAN ........................................................................................................................................ xii

I.       PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN. ................................................................................                                           1

II.      RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM. ............................................ 12

III.     PERNYATAAN UTANG................................................................................................................ 13

IV.      IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING.................................................................................... 23

V.       ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN.............................................................. 28

VI.      FAKTOR RISIKO.......................................................................................................................... 38

VII.     KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN. ................ 42

VIII.    KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN
         DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN...................................................................................... 43

  A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN............................................................................                                                    43
		1. PENDIRIAN DAN UMUM...............................................................................................                                           43
		2. KEGIATAN USAHA MENURUT ANGGARAN DASAR.................................................                                                                      44
		3. STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM DUA TAHUN
			 TERAKHIR.....................................................................................................................                                44
		4. KEJADIAN PENTING YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN USAHA
			 PERSEROAN.................................................................................................................                                   45
		5. PERIZINAN YANG DIMILIKI PERSEROAN..................................................................                                                         45
		6. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA.............................                                                                              46
		7. KETERANGAN TENTANG ASET TETAP . ...................................................................                                                         58
		8. HUBUNGAN KEPEMILIKAN PERSEROAN DENGAN PEMEGANG SAHAM
			 PERSEROAN.................................................................................................................                                   61
		9. PEMEGANG SAHAM PERSEROAN BERBENTUK BADAN HUKUM.........................                                                                                     62
		10. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN. .................................................                                                                     70
		11. TATA KELOLA PERUSAHAAN.....................................................................................                                                77
		12. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN. ...................................................................                                                         92
		13. SUMBER DAYA MANUSIA............................................................................................                                            93
		14. PERLINDUNGAN ASURANSI ATAS HARTA KEKAYAAN...........................................                                                                       95
		15. PERKARA YANG DIHADAPI PERSEROAN, DEWAN KOMISARIS, DAN DIREKSI...                                                                                           95
		16. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN TERASOSIASI YANG
			     DIMILIKI PERSEROAN. ................................................................................................                                     96

 B. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA 96
		1. UMUM. ........................................................................................................................... 96
		2. FASILITAS PEMBIAYAAN DAN KOLEKTABILITAS PIUTANG. .................................. 98
		3. PROSES PEMBIAYAAN DAN SEWA PEMBIAYAAN. .................................................. 99
		4. HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)........................................................... 100
		5. PEMASARAN. ............................................................................................................... 102
		6. JARINGAN KERJA........................................................................................................ 102


                                                                                i
Page 4
		7. PROSPEK USAHA. ....................................................................................................... 102
		8. PANGSA PASAR DAN PERSAINGAN USAHA............................................................ 103
		9. TINGKAT KESEHATAN PERSEROAN. ........................................................................ 103
		10. STRATEGI USAHA........................................................................................................ 104
		11. INFORMASI TRANSAKSI DENGAN PIHAK TERAFILIASI. ........................................ 105
		12. KECENDERUNGAN, KETIDAKPASTIAN, PERMINTAAN, KOMITMEN YANG
			   MEMPENGARUHI KEGIATAN USAHA DAN PROSPEK KEUANGAN
			 PERSEROAN................................................................................................................. 108
		13. KEBIJAKAN RISET DAN PENGEMBANGAN PERSEROAN...................................... 108
		14. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SEHUBUNGAN DENGAN MODAL KERJA
			   YANG MENIMBULKAN RISIKO KHUSUS.................................................................... 108

IX.     PERPAJAKAN. ............................................................................................................................ 109

X.      PENJAMINAN EMISI OBLIGASI................................................................................................. 110

XI.     LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL....................................................... 111

XII.    KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT................................................................................ 114

XIII.   TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI. ................................................................ 121

XIV.    PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
        OBLIGASI. ................................................................................................................................... 125

XV.     PENDAPAT DARI SEGI HUKUM................................................................................................. 126

XVI.    LAPORAN KEUANGAN.............................................................................................................. 145




                                                                           ii
Page 5
DEFINISI DAN SINGKATAN
Afiliasi              :   Berarti afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 UUP2SK, yaitu:
                          a. hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik
                              secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
                              1. suami atau istri;
                              2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
                              3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
                              4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara
                                   yang bersangkutan; atau
                              5. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan.
                          b. hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik
                              secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
                              1. orang tua dan anak;
                              2. kakek dan nenek serta cucu; atau
                              3. saudara dari orang yang bersangkutan.
                          c. hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur, atau komisaris dari
                              pihak tersebut;
                          d. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan dimana terdapat satu atau
                              lebih anggota direksi, pengurus, dewan komisaris atau pengawas yang
                              sama;
                          e. hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak
                              langsung, dengan cara apa pun, mengendalikan atau dikendalikan oleh
                              perusahaan atau pihak tersebut dalam menentukan pengelolaan dan/atau
                              kebijakan perusahaan atau pihak dimaksud;
                          f. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan, baik
                              langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun, dalam menentukan
                              pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan oleh pihak yang sama; atau
                          g. hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak
                              yang secara langsung maupun tidak langsung memiliki paling kurang 20%
                              (dua puluh persen) saham yang mempunyai hak suara dari perusahaan
                              tersebut.

Agen Pembayaran       :   Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), berkedudukan di Jakarta
                          Selatan, yang ditunjuk oleh Perseroan, dan berkewajiban membantu
                          melaksanakan pembayaran jumlah yang terutang oleh Perseroan atas Obligasi
                          dalam Pokok Obligasi, Bunga Obligasi ataupun bentuk lainnya, termasuk
                          namun tidak terbatas pada denda (jika ada) kepada Pemegang Obligasi melalui
                          Pemegang Rekening sesuai dengan ketentuan-ketentuan Perjanjian
                          Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran untuk dan atas nama
                          Perseroan segera setelah Agen Pembayaran menerima dana tersebut dari
                          Perseroan.

Akuntan Publik        :   Berarti Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota
                          jaringan global PwC) yang melaksanakan audit atas laporan keuangan
                          Perseroan dalam rangka Penawaran Umum ini.

Bank Kustodian        :   Berarti bank umum yang telah memperoleh persetujuan dari OJK untuk
                          menjalankan kegiatan usaha sebagai Kustodian sebagaimana dimaksud dalam
                          UUP2SK.

Bapepam               :   Berarti singkatan dari Badan Pengawas Pasar Modal sebagaimana dimaksud
                          dalam Pasal 3 Ayat 1 Undang-Undang Pasar Modal, atau para pengganti dan
                          penerima hak dan kewajibannya.

Bapepam dan LK atau       Berarti Badan Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan yang
Bapepam-LK                merupakan penggabungan dari Bapepam dan Direktorat Jenderal Lembaga
                          Keuangan (DJLK), sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik
                          Indonesia No. 606/KMK.01/2005 tanggal 30 Desember 2005 tentang Organisasi
                          Dan Tata Kerja Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan dan
                          Peraturan Menteri Keuangan No. 184/PMK.01/2010 tanggal 11 Oktober 2010
                          tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kementerian Keuangan.

BEI atau Bursa Efek   :   Berarti PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) yang menyelenggarakan dan
                          menyediakan sistem dan/atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual
                          dan beli Efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan Efek diantara




                                              iii
Page 6
                         mereka, yang dalam hal ini adalah PT Bursa Efek Indonesia, berkedudukan
                         di Jakarta Selatan.

Bunga Obligasi       :   Berarti bunga Obligasi yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang
                         Obligasi, kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan, yang mana bunga Obligasi
                         tersebut akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui
                         Pemegang Rekening pada tanggal pembayaran bunga yang bersangkutan
                         berdasarkan Daftar Pemegang Rekening dan Sertifikat Jumbo Obligasi,
                         sebagaimana ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Rincian tingkat
                         bunga Obligasi adalah sebagai berikut:
                         ● Obligasi Seri A dengan bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima
                             persen) per tahun; dan
                         ● Obligasi Seri B dengan bunga tetap sebesar 6,55% (enam koma lima lima
                             persen) per tahun.

Daftar Pemegang      :   Berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang
Rekening                 kepemilikan Obligasi oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
                         di KSEI yang memuat keterangan antara lain: nama, jumlah kepemilikan
                         Obligasi, status pajak dan kewarganegaraan Pemegang Obligasi berdasarkan
                         data yang diberikan oleh Pemegang Rekening kepada KSEI.

Daftar Pemesanan     :   Berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang
Pembelian Obligasi       kepemilikan Obligasi oleh seluruh Pemegang Rekening dan/atau Pemegang
                         Obligasi di KSEI yang memuat keterangan antara lain: nama, jumlah
                         kepemilikan Obligasi, status pajak dan kewarganegaraan Pemegang Rekening
                         dan/atau Pemegang Obligasi berdasarkan data-data yang diberikan oleh
                         Pemegang Rekening kepada KSEI.

Denda                    Berarti sejumlah dana yang wajib dibayar oleh Perseroan akibat adanya
                         keterlambatan kewajiban pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi
                         yaitu sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi masing-
                         masing Seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar, yang dihitung
                         secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu
                         kewajiban yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan,
                         dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari
                         Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.

Dokumen Emisi        :   Berarti Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi, Perjanjian
                         Perwaliamanatan Obligasi, Pengakuan Hutang Obligasi, Perjanjian Penjaminan
                         Emisi Obligasi, Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi, Perjanjian Pendaftaran
                         Efek Bersifat Utang di KSEI, Persetujuan Prinsip Obligasi, Prospektus,
                         Prospektus Ringkas, dan dokumen-dokumen lainnya yang dibuat dalam rangka
                         Penawaran Umum Obligasi.

Efek                 :   Berarti surat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk konvensional
                         dan digital atau bentuk lain sesuai dengan perkembangan teknologi yang
                         memberikan hak kepada pemiliknya untuk secara langsung maupun tidak
                         langsung memperoleh manfaat ekonomis dari penerbit atau dari pihak tertentu
                         berdasarkan perjanjian dan setiap Derivatif atas Efek, yang dapat dialihkan dan/
                         atau diperdagangkan di Pasar Modal.

Efektif              :   Berarti terpenuhinya seluruh tata cara dan persyaratan Pernyataan Pendaftaran
                         sesuai dengan ketentuan Pasal 74 UUPM, sebagaimana diubah pada UUP2SK
                         yaitu:
                         a. pada Hari Kerja ke-20 sejak diterimanya Pernyataan Pendaftaran secara
                              lengkap atau pada tanggal yang lebih awal jika dinyatakan efektif oleh OJK;
                              atau
                         b. dalam hal OJK meminta perubahan dan/atau tambahan informasi dari
                              Perseroan dalam jangka waktu 20 Hari Kerja tersebut di atas, maka
                              perhitungan waktu untuk efektifnya Pernyataan Pendaftaran dihitung sejak
                              tanggal diterimanya perubahan dan/atau tambahan informasi dimaksud.

Emisi                :   Berarti Penawaran Umum Obligasi yang dilakukan untuk dijual dan
                         diperdagangkan kepada Masyarakat.




                                              iv
Page 7
Entitas Anak              :   Berarti perseroan terbatas yang berbentuk badan hukum Indonesia dimana
                              Perseroan mempunyai penyertaan saham lebih dari 20% (dua puluh persen)
                              dari seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan terbatas tersebut
                              dan/atau memiliki kendali atas perseroan terbatas tersebut, yang laporan
                              keuangannya dikonsolidasikan dengan Perseroan sesuai dengan standar
                              akuntansi yang berlaku di Indonesia.

Entitas Asosiasi          :   Berarti perseroan terbatas yang berbentuk badan hukum Indonesia dimana
                              Perseroan mempunyai penyertaan saham kurang dari 20% (dua puluh
                              persen) dari seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan terbatas
                              tersebut.

Force Majeure                 Berarti kejadian-kejadian yang berkaitan dengan keadaan di luar kemampuan
                              dan kekuasaan para pihak seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus,
                              kebakaran, perang atau huru hara di Indonesia, yang mempunyai akibat negatif
                              secara material terhadap kemampuan masing-masing pihak untuk memenuhi
                              kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.

Gagal Bayar               :   Berarti kondisi dimana Perseroan tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan
                              kepada kreditur pada saat jatuh tempo yang nilainya lebih besar dari 0,5% (nol
                              koma lima persen) dari modal disetor, sebagaimana diatur dalam POJK
                              No. 36/2014.

FPPO                      :   Berarti Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi, yaitu formulir yang harus diisi,
                              ditandatangani dan diajukan oleh calon pembeli kepada Penjamin Emisi
                              Obligasi.

Harga Penawaran           :   Berarti 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi.

Hari Bursa                :   Berarti hari dimana Bursa Efek melakukan kegiatan transaksi perdagangan Efek
                              menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik
                              Indonesia dan ketentuan-ketentuan Bursa Efek.

Hari Kalender             :   Berarti setiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan Gregorius Calendar tanpa
                              kecuali, termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu-
                              waktu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Hari Kerja                :   Berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang
                              ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa yang
                              karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia
                              sebagai bukan Hari Kerja biasa.

IAPI                      :   Berarti Institut Akuntan Publik Indonesia.

Jumlah Terutang           :   Berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang
                              Obligasi berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta perjanjian-perjanjian
                              lainnya yang berhubungan dengan Emisi ini, termasuk tetapi tidak terbatas pada
                              Pokok Obligasi, Bunga Obligasi serta Denda (jika ada) yang terhutang dari
                              waktu ke waktu.

Kemenkumham               :   Berarti singkatan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
                              Indonesia sebagaimana diubah dari waktu ke waktu.

Kesanggupan Penuh (Full   :   Berarti bagian penjaminan dari Penjamin Emisi Efek dalam Penawaran Umum
Commitment)                   ini berdasarkan dimana Penjamin Emisi Efek berjanji dan mengikatkan diri akan
                              menawarkan dan menjual Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance
                              Tahap I Tahun 2025 kepada Masyarakat pada pasar perdana dan wajib membeli
                              sisa Obligasi yang tidak habis terjual sesuai dengan bagian penjaminan dari
                              masing-masing Penjamin Emisi Efek pada tanggal penutupan masa Penawaran
                              Umum, berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
                              Efek.

Konfirmasi Tertulis       :   Berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek
                              yang diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian
                              pembukaan Rekening Efek dan konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi
                              Pemegang Obligasi untuk mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi,
                              pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.



                                                   v
Page 8
Konfirmasi Tertulis Untuk   :   Berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI kepada
RUPO (KTUR)                     Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus untuk menghadiri
                                RUPO atau meminta diselenggarakan RUPO, dengan memperhatikan
                                ketentuan-ketentuan KSEI.

Konsultan Hukum             :   Berarti Thamrin & Rekan Law Firm yang melakukan pemeriksaan dari segi
                                hukum atas Perseroan dan keterangan lain yang berkaitan dengan aspek hukum
                                dalam rangka Penawaran Umum ini.

KSEI                        :   Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan,
                                yang menjalankan kegiatan usaha sebagai Lembaga Penyimpanan dan
                                Penyelesaian sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Pasar Modal
                                yang dalam Emisi bertugas sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian
                                Agen Pembayaran dan mengadministrasikan Obligasi berdasarkan Perjanjian
                                Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI.

Kustodian                   :   Berarti pihak yang memberi jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan
                                dengan Efek serta jasa lainnya termasuk menerima Bunga Obligasi dan hak-hak
                                lain, menyelesaikan transaksi Efek dan mewakili Pemegang Rekening yang
                                menjadi nasabahnya sesuai dengan ketentuan Undang-undang Pasar Modal,
                                yang meliputi KSEI, Perusahaan Efek dan Bank Kustodian.

Manajer Penjatahan          :   Berarti pihak yang bertanggung jawab atas penjatahan Obligasi menurut syarat-
                                syarat yang ditetapkan dalam Peraturan No. IX.A.7, dalam hal ini adalah
                                PT Indo Premier Sekuritas.

Masa Penawaran Umum         :   Berarti jangka waktu bagi Masyarakat untuk dapat mengajukan pemesanan
                                Obligasi sebagaimana diatur dalam Prospektus dan FPPO yaitu selama 2 (dua)
                                Hari Kerja.

Masyarakat                  :   Berarti perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia/Badan
                                Indonesia maupun Warga Negara Asing/Badan Asing, baik yang bertempat
                                tinggal/berkedudukan di Indonesia.

‘Obligasi                   :   Berarti surat berharga bersifat hutang, dalam bentuk Rupiah, dengan nama
                                Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025, yang
                                dikeluarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Penawaran
                                Umum Berkelanjutan atas Obligasi dan dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo
                                Obligasi, serta akan dicatatkan di BEI serta didaftarkan di KSEI, dengan jumlah
                                pokok Obligasi sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) dan dijamin
                                dengan kesanggupan penuh (full commitment), dengan ketentuan sebagai
                                berikut:

                                ● Obligasi Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp489.980.000.000,- (empat
                                  ratus delapan puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh juta
                                  Rupiah) dengan bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen)
                                  per tahun dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender
                                  terhitung sejak Tanggal Emisi.
                                ● Obligasi Seri B dengan jumlah pokok sebesar Rp510.020.000.000,- (lima
                                  ratus sepuluh miliar dua puluh juta Rupiah) dengan bunga tetap sebesar
                                  6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun dengan jangka waktu 36 (tiga
                                  puluh enam) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi.

Obligasi Berkelanjutan      :   Berarti Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance, yang akan ditawarkan
                                oleh Penjamin Emisi Efek kepada Masyarakat melalui Penawaran Umum
                                Berkelanjutan dengan target dana yang akan dihimpun sebesar
                                Rp12.000.000.000.000,- (dua belas triliun Rupiah).

Otoritas Jasa Keuangan      :   Berarti Otoritas Jasa Keuangan atau OJK berarti Lembaga yang independen
atau OJK                        yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang pengaturan, pengawasan,
                                pemeriksaan dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang
                                No. 21 Tahun 2011 tanggal 22 November 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan,
                                sebagaimana terakhir diubah dengan UUP2SK.

Pemegang Obligasi           :   Berarti berarti Masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh
                                Obligasi yang disimpan dan diadministrasikan dalam:
                                - Rekening Efek pada KSEI; atau



                                                     vi
Page 9
                               - Rekening Efek pada KSEI melalui Bank Kustodian atau Perusahaan Efek.

Pemegang Rekening          :   Berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI,
                               yang meliputi Bank Kustodian atau Perusahaan Efek atau pihak lain yang
                               disetujui oleh KSEI, dengan memperhatikan Undang Undang Pasar Modal dan
                               Peraturan KSEI.

Pemeringkat                :   Berarti PT Pemeringkat Efek Indonesia (“PEFINDO”).

Penawaran Awal             :   Berarti ajakan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan
(Bookbuilding)                 menggunakan Prospektus Awal yang antara lain bertujuan untuk mengetahui
                               minat calon pembeli atas Obligasi yang akan ditawarkan dan/atau perkiraan
                               Harga Penawaran dan tingkat Bunga Obligasi.

Penawaran Umum             :   Berarti kegiatan penawaran Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan untuk
                               menjual Obligasi kepada Masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam
                               UUPM juncto UUP2SK, peraturan pelaksanaannya dan ketentuan-ketentuan
                               lain yang berhubungan, serta menurut ketentuan-ketentuan yang dimuat dalam
                               Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Penawaran Umum             :   Berarti kegiatan penawaran Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan melalui
Berkelanjutan                  Penjamin Emisi Efek untuk menjual Obligasi kepada Masyarakat berdasarkan
                               tatacara yang diatur dalam UUPM, POJK No. 36/2014, peraturan
                               pelaksanaannya dan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Pengakuan Hutang           :   Berarti pengakuan dari Perseroan atas keadaan berhutangnya atas Obligasi,
                               sebagaimana tercantum dalam akta Pengakuan Hutang Obligasi Berkelanjutan
                               VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 No. 37 tanggal 24 Juni 2025,
                               yang dibuat dihadapan Esther Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta.

Penitipan Kolektif         :   Berarti jasa penitipan atas Efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak
                               yang kepentingannya diwakili oleh Kustodian, sebagaimana dimaksud dalam
                               Undang-Undang Pasar Modal.

Penjamin Emisi Obligasi    :   Berarti pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan     Perseroan untuk
                               melaksanakan Penawaran Umum bagi kepentingan Perseroan dan menjamin
                               sesuai dengan bagian masing-masing dengan kesanggupan penuh (full
                               commitment) untuk memberli dan membayar sisa Obligasi yang tidak diambil
                               oleh Masyarakat sesuai dengan ketentuan Perjanjian penjaminan Emisi
                               Obligasi.

Penjamin Pelaksana Emisi   :   Berarti pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan serta penyelenggaraan
Obligasi                       Penawaran Umum, yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier
                               Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Mega Capital Sekuritas, dan PT Trimegah
                               Sekuritas Indonesia Tbk. sesuai dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat
                               dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Peraturan No. IX.A.2       :   Berarti Peraturan Bapepam dan LK No. IX.A.2 Lampiran Keputusan Ketua
                               Bapepam dan LK No. Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara
                               Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum.

Peraturan No. IX.A.7       :   Berarti Peraturan Bapepam dan LK No. IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua
                               Bapepam dan LK No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang
                               Pemesanan dan Penjatahan Efek dalam Penawaran Umum.

Perjanjian Agen            :   Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan KSEI perihal
Pembayaran                     pelaksanaan pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi
                               dan ketentuan-ketentuan lain yang paling sedikit memuat ketentuan-ketentuan
                               sebagaimana diatur dalam POJK No.20/2020, yang termuat dalam Akta No. 38
                               tanggal 18 Maret 2025, yang dibuat dihadapan Esther Pascalia Ery Jovina, SH,
                               M.Kn, Notaris di Jakarta.

Perjanjian Pendaftaran     :   Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI perihal Pendaftaran
Obligasi di KSEI               Obligasi di KSEI No. SP-042/OBL/KSEI/0225 tertanggal 18 Maret 2025, yang
                               dibuat di bawah tangan, berikut segala perubahannya dan/atau penambahan-




                                                    vii
Page 10
                             penambahannya dan/atau pembaharuan-pembaharuannya yang dibuat oleh
                             pihak-pihak yang bersangkutan di kemudian hari.

Persetujuan Prinsip      :   Berarti persetujuan yang telah diberikan Bursa Efek Indonesia atas permohonan
                             pencatatan efek dari Perseroan dengan nomor S-04252/BEI.PP1/05-2025
                             tanggal 5 Mei 2025 perihal Persetujuan Prinsip Pencatatan Obligasi
                             Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahun 2025 PT Astra Sedaya Finance
                             (ASDF).

Perjanjian Penjaminan    :   Berarti Perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi               Emisi Obligasi sebagaimana dimuat dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi
                             Obligasi No. 37 tanggal 18 Maret 2025 sebagaimana diubah dengan Addendum
                             I Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi No. 6 tanggal 6 Mei 2025, Addendum II
                             Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi No. 3 tanggal 3 Juni 2025, Addendum III
                             Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi No. 38 tanggal 24 Juni 2025 yang dibuat
                             dihadapan Esther Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta.

Perjanjian               :   Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat oleh Perseroan dan Wali Amanat
Perwaliamanatan              sebagaimana dimuat dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 36 tanggal
                             18 Maret 2025 sebagaimana diubah dengan Addendum I Perjanjian
                             Perwaliamanatan No. 5 tanggal 6 Mei 2025, Addendum II Perjanjian
                             Perwaliamanatan No. 2 tanggal 3 Juni 2025, Addendum III Perjanjian
                             Perwaliamanatan No. 36 tanggal 24 Juni 2025 yang dibuat dihadapan Esther
                             Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta.

Pernyataan Penawaran         Berarti Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan atas Obligasi
Umum Berkelanjutan           Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 No. 35 tertanggal
                             18 Maret 2025 sebagaimana diubah dengan Addendum I Pernyataan
                             Penawaran Umum Berkelanjutan atas Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya
                             Finance Tahap I Tahun 2025 No. 4 tertanggal 6 Mei 2025, Addendum II
                             Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan atas Obligasi Berkelanjutan VII
                             Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 No. 1 tertanggal 3 Juni 2025,
                             Addendum III Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan atas Obligasi
                             Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 No. 35 tertanggal
                             24 Juni 2025 yang dibuat dihadapan Esther Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn,
                             Notaris di Jakarta.

Pernyataan Pendaftaran   :   Berarti dokumen yang wajib disampaikan kepada OJK oleh Perseroan dalam
                             rangka Penawaran Umum atau perusahaan publik, sebagaimana dimaksud
                             dalam Pasal 22 angka 1 UUP2SK.

Pernyataan Pendaftaran   :   Berarti tanggal dimana Pernyataan Pendaftaran yang diserahkan Perseroan
Menjadi Efektif atau         kepada OJK telah menjadi Efektif, yakni pada hari kerja ke-20 (kedua puluh)
Tanggal Efektif              sejak diterimanya Pernyataan Pendaftaran secara lengkap atau pada tanggal
                             yang lebih awal jika dinyatakan efektif oleh OJK sebagaimana dimaksud dalam
                             Pasal 22 angka 25 UUP2SK.

Perseroan atau ASF       :   Berarti pihak yang melakukan Emisi, yang dalam hal ini PT Astra Sedaya
                             Finance, berkedudukan di Jakarta Selatan.

Persyaratan Obligasi     :   Berarti ketentuan dan persyaratan yang berlaku untuk Obligasi sebagaimana
                             diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang merupakan bagian yang tidak
                             terpisahkan dari Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, sehingga kata demi kata
                             harus dianggap termasuk dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Perusahaan Efek          :   Berarti pihak yang melakukan kegiatan sebagai Penjamin Emisi Efek dan/atau
                             Perantara Pedagang Efek dan/atau Manajer Investasi sebagaimana dimaksud
                             dalam Pasal 22 angka 1 UUP2SK.
POJK No. 1/2015          :   Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.1/POJK.05/2015 tanggal 23 Maret
                             2015 Tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Keuangan
                             Non-Bank.

POJK No. 7/2017          :   Berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang
                             Dokumen Pernyatan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek
                             Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang, dan/atau Sukuk.




                                                 viii
Page 11
POJK No. 9/2017    :   Berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang
                       Bentuk dan Isi Prospektus dan Prospektus Ringkas Dalam rangka Penawaran
                       Umum Bersifat Utang.

POJK No. 19/2020   :   Berarti Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Bank
                       Umum yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.

POJK No. 20/2020   :   Berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang
                       Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

POJK No. 29/2020   :   Berarti Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2020 tanggal 22 April 2020 tentang
                       Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30/POJK.05/2014
                       Tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan.

POJK No. 30/2014   :   Berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tanggal 19 November 2014
                       tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan.

POJK No. 30/2015   :   Berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015
                       tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

POJK No. 35/2018   :   Berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018
                       tentang Penyelenggaraan Perusahaan Pembiayaan.

POJK No. 36/2014   :   Berarti Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
                       Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

POJK No. 49/2020   :   Berarti Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tanggal 3 Desember 2020 tentang
                       Pemeringkatan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk.

POJK No. 45/2024   :   Berarti Peraturan OJK No. 45 Tahun 2024 tanggal 27 Desember 2024 tentang
                       Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik.

POJK No. 55/2015   :   Berarti Peraturan OJK No.55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015
                       Tentang Pembentukan Dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

POJK No. 56/2015   :   Berarti Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015
                       tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

Pokok Obligasi     :   Berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi, yang
                       ditawarkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan atas Obligasi, berdasarkan
                       Obligasi yang terutang dari waktu ke waktu bernilai nominal sebesar
                       Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah), dengan rincian nilai per seri sebagai
                       berikut:

                       ● Obligasi Seri A dengan sebesar Rp489.980.000.000,- (empat ratus delapan
                          puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh juta Rupiah) dengan
                          bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun dengan
                          jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak
                          Tanggal Emisi.
                       ● Obligasi Seri B dengan jumlah pokok sebesar Rp510.020.000.000,- (lima
                          ratus sepuluh miliar dua puluh juta Rupiah) dengan bunga tetap sebesar
                          6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun dengan jangka waktu 36 (tiga
                          puluh enam) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi.
                       Jumlah pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
                       pelunasan pokok Obligasi dan/atau pembelian kembali Obligasi sebagai
                       pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi
                       sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.

Prospektus         :   Berarti setiap informasi tertulis sehubungan dengan Penawaran Umum dengan
                       tujuan agar pihak lain membeli Obligasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22
                       angka 1 UUP2SK, yang wajib disusun sesuai dengan ketentuan sebagaimana
                       diatur dalam Peraturan di sektor Pasar Modal termasuk POJK No. 9/2017.




                                            ix
Page 12
Rekening Efek               :   Berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana milik
                                Pemegang Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI atau Pemegang
                                Rekening berdasarkan kontrak pembukaan Rekening Efek yang ditandatangani
                                Pemegang Obligasi.

RUPO                        :   Berarti Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam Perjanjian
                                Perwaliamanatan.

Satuan Pemindahbukuan       :   Berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening
                                Efek ke Rekening Efek lainnya, yaitu senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau
                                kelipatannya dan satuan perdagangan Obligasi yang diperdagangkan adalah
                                senilai Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

Sertifikat Jumbo Obligasi   :   Berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam Penitipan Kolektif KSEI
                                yang diterbitkan oleh Emiten tercatat atas nama KSEI untuk kepentingan
                                Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening.

Suara                       :   Berarti hak yang dimiliki setiap Pemegang Obligasi senilai Rp1 (satu Rupiah)
                                untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, kecuali Pemegang Obligasi
                                yang dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan

Tanggal Distribusi          :   Berarti tanggal penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi hasil Penawaran Umum
                                kepada KSEI yang merupakan tanggal distribusi Obligasi yang dilakukan secara
                                elektronik yang akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan.

Tanggal Efektif             :   Berarti tanggal Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif, sebagaimana
                                dicantumkan dalam Prospektus.

Tanggal Emisi               :   Berarti tanggal distribusi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Pelaksana
                                Emisi Obligasi di KSEI berdasarkan penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi oleh
                                Emiten kepada KSEI, yang merupakan juga Tanggal Pembayaran hasil Emisi
                                Obligasi dari Penjamin Emisi Efek kepada Perseroan.

Tanggal Pelunasan Pokok     :   Berarti tanggal dimana jumlah Pokok Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib
Obligasi                        dibayar kepada Pemegang Obligasi yang akan ditentukan kemudian
                                sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang Rekening, melalui Agen
                                Pembayaran, dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian
                                Perwaliamanatan.

Tanggal Pembayaran          :   Berarti tanggal pembayaran dana hasil Emisi Obligasi kepada Perseroan yang
                                disetor oleh Penjamin Emisi Obligasi melalui Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
                                ke dalam rekening Perseroan (in good funds) sesuai Tanggal Emisi.

Tanggal Pembayaran          :   Berarti tanggal-tanggal pada saat mana Bunga Obligasi menjadi jatuh tempo
Bunga Obligasi                  dan wajib dibayarkan kepada Pemegang Obligasi yang namanya tercantum
                                dalam Daftar Pemegang Rekening dan dengan memperhatikan ketentuan
                                Perjanjian Perwaliamanatan.

Tanggal Penjatahan          :   Berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi, yaitu selambat-lambatnya
                                pada 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penutupan Masa Penawaran Umum.

Undang-Undang Pasar         :   Berarti Undang-undang Republik Indonesia No. 8 tahun 1995 tentang Pasar
Modal atau UUPM                 Modal, Undang-Undang Republik Indonesia No 4 Tahun 2023, sebagaimana
                                diubah Sebagian dengan UUP2SK.

UUPT                        :   Berarti Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tanggal
                                16 Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana diubah dengan
                                Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
                                Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi
                                Undang-Undang tanggal 31 Maret 2023.

Undang-Undang               :   Berarti Undang-Undang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan
Pengembangan dan                berarti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 tentang
Penguatan Sektor                Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan tanggal 12 Januari 2023.
Keuangan atau UUP2SK




                                                    x
Page 13
Wali Amanat            :   Berarti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat
                           bertindak untuk diri sendiri dan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan
                           bertindak selaku kuasa dari dan sebagai demikian untuk dan atas nama serta
                           sah mewakili kepentingan seluruh Pemegang Obligasi.


SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN
 SBSF         :   PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance
 AAF          :   PT Astra Auto Finance
 CSDI         :   PT Cipta Sedaya Digital Indonesia
 PSS          :   PT Pratama Sadya Sadana




                                               xi
Page 14
RINGKASAN

Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan
keterangan yang lebih terinci dan laporan keuangan serta catatan-catatan yang tercantum di dalam Prospektus
ini. Ringkasan ini dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling penting bagi
Perseroan. Semua informasi keuangan Perseroan disusun dalam mata uang Rupiah dan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.

PENDIRIAN DAN UMUM

Perseroan berkedudukan di Jakarta Selatan, Perseroan didirikan dengan nama “PT Raharja Sedaya”
berdasarkan Akta Perseroan Terbatas “P.T. Raharja Sedaya” No. 50 tanggal 15 Juli 1982, dibuat di hadapan
Rukmasanti Hardjasatya, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-474.HT.01.01TH.83 tanggal 20 Januari 1983;
(ii) didaftarkan pada tanggal 27 Januari 1983 dalam buku register untuk maksud itu yang berada di Kantor
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 341/1983; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 231 dari Berita
Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 13 tanggal 15 Februari 1983 (“Akta Pendirian”), juncto Akta Berita Acara
No. 21 tanggal 5 Juli 1989, dibuat di hadapan Rukmasanti Hardjasatya, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i)
mendapatkan persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. C2-6353.HT.01.04.th.’89 tanggal 22 Juli 1989; dan (ii) didaftarkan pada tanggal 29 Juli 1989 dalam buku
register untuk maksud itu yang berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 1406/1989, perubahan
nama Perseroan dari semula “PT Raharja Sedaya” menjadi “PT Raharja Sedaya Finance”, juncto Akta Pernyataan
Keputusan Rapat PT Raharja Sedaya Finance No. 161 tanggal 20 Desember 1990, dibuat dihadapan Gde
Kertayasa, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-242.HT.01.04.TH’91 tanggal 23 Januari 1991; (ii) didaftarkan pada
tanggal 29 Juli 1989 dalam buku register untuk maksud itu yang berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
di bawah No. 709/1991; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 1603 dari BNRI No. 47 tanggal 11 Juli 1991,
perubahan nama Perseroan dari semula “PT Raharja Sedaya Finance” menjadi “PT Astra Sedaya Finance”

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan anggaran dasar Perseroan yang dimuat dalam Akta Pendirian telah
beberapa kali mengalami perubahan dan diubah dimana perubahan anggaran dasar Perseroan perubahan yang
terakhir adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan
No.127 tanggal 29 Desember 2021 yang dibuat di hadapan Wiwik Condro S.H., Notaris di Jakarta Barat, dan telah:
(i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Keputusan No. AHU-0001743.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 10 Januari 2022 (ii) didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0004944.AH.01.11.TAHUN 2022 pada tanggal 10 Januari 2022 oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia, dan (iii) diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia
(“BNRI”) No. 5120 dari BNRI No. 13 tanggal 14 Pebruari 2023 berdasarkan mana Keputusan Sirkuler tanggal 16
Desember 2021 (“Akta No. 127/2021”), berdasarkan mana seluruh pemegang saham Perseroan telah mengambil
keputusan sebagai pengganti RUPS sebagaimana termaktub dalam Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham
PT Astra Sedaya Finance No. 03/ASF/RUPS-SIR/XII/2021 tanggal 16 Desember 2021, telah menyetujui
perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Perseroan.


Maksud dan tujuan Perseroan adalah untuk melakukan kegiatan pembiayaan untuk pengadaan barang dan/atau
jasa dan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, kegiatan usaha
yang benar- benar dijalankan Perseroan saat ini adalah kegiatan pembiayaan konsumen yang dilakukan dalam
bentuk penyediaan dana bagi konsumen untuk pembelian kendaraan bermotor dengan pembayaran secara
angsuran oleh konsumen.

Perseroan telah memiliki ijin usaha dalam bidang usaha lembaga pembiayaan berdasarkan Surat Keputusan
Menteri Keuangan No. 1093/KMK.013/1989, tanggal 26 September 1989 tentang Pemberian Ijin Usaha Dalam
Bidang Usaha Lembaga Pembiayaan kepada PT Raharja Sedaya Finance, yang kemudian diubah dengan Surat
Departemen Keuangan cq. Direktorat Jenderal Moneter No. S-3630/M/1992 tanggal 30 Juni 1992 tentang
Perubahan Status PT Raharja Sedaya Finance menjadi Perusahaan Patungan dengan nama nama PT Astra
Sedaya Finance.




                                                      xii
Page 15
Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Saat Pendirian

Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan adalah sebagai
berikut:

                                                                  Nilai Nominal Rp1.000.000,-/saham
                      Keterangan                               Jumlah        Jumlah Nominal
                                                                                                    (%)
                                                               Saham                (Rp)
 Modal Dasar                                                       15.000        15.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
   1. Dick Arief Gandaatmadja                                        1.500         1.500.000.000        50,00
   2. Matulandi Gerungan Worang Supit                                1.350         1.350.000.000        45,00
   3. PT Summa International                                           150           150.000.000         5,00
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                          3.000         3.000.000.000       100,00
 Saham Dalam Portepel                                               12.000        12.000.000.000

STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM DUA TAHUN TERAKHIR PERSEROAN

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat perubahan terhadap struktur permodalan dan susunan
kepemilikan saham Perseroan selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran,
Dengan demikian struktur permodalan dan susunan pemegang saham dalam Perseroan yang terakhir adalah
sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar
No. 64 tanggal 28 Februari 2014, dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang
telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.10055
tanggal 11 Maret 2014; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU.0020803.AH.01.09.TAHUN 2014 tanggal
11 Maret 2014; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan BNRI No. 5645/L dari BNRI No. 51 tanggal 27 Juni 2014,
juncto Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar PT Astra Sedaya Finance
No. 92 tanggal 20 Oktober 2014, dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang
telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana        ternyata   dari   Surat   Penerimaan      Pemberitahuan     Perubahan       Anggaran     Dasar
No. AHU-07535.40.21.2014 tanggal 20 Oktober 2014; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0108192.40.80.2014 tanggal 20 Oktober 2014; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan BNRI No. 7915/L
dari BNRI No. 97 tanggal 5 Desember 2014, juncto Akta Pernyataan Direksi No 29 tanggal 25 Mei 2018, dibuat
di hadapan Aryanti Artisari, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan
diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan
Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0209661 tanggal 25 Mei 2018, juncto Akta Pernyataan Direksi No. 33 tanggal
25 Mei 2018 yang dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah: (i)
diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana
ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-0209661 tanggal
25 Mei 2018; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0073489.AH.01.11.TAHUN 2018 tanggal
25 Mei 2018.

Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan terakhir yaitu sebagai berikut:

                                                        Nilai Nominal Rp1.000 Per Saham
                                                                                                    Persentase
                  Keterangan                           Jumlah          Jumlah Nilai Nominal
                                                                                                       (%)
                                                       Saham                   (Rp)
 Modal Dasar                                        1.500.000.000           1.500.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
  PT Astra International Tbk                          445.518.730               445.518.730.000           46,87
  PT Garda Era Sedaya                                 267.311.238               267.311.238.000           28,13
  PT Sedaya Multi Investama                           237.609.990               237.609.990.000           25,00
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
 Penuh                                                950.439.958               950.439.958.000          100,00
 Jumlah Saham Dalam Portepel                          549.560.042               549.560.042.000

PENYERTAAN PADA ENTITAS ASOSIASI

      Nama            Tahun                                   Penyertaan           Tahun             Status
                                       Bidang Usaha
   Perusahaan        Pendirian                                Perseroan          Penyertaan        Operasional
      SBSF             1986        Lembaga Pembiayaan            25%                1997            Beroperasi
       AAF             1991        Lembaga Pembiayaan            25%                2003            Beroperasi




                                                       xiii
Page 16
      Nama             Tahun                                    Penyertaan          Tahun             Status
                                        Bidang Usaha
   Perusahaan         Pendirian                                 Perseroan         Penyertaan        Operasional
                        1990            Informasi dan
       CSDI                                                        21,3%              1997           Beroperasi
                                         Komunikasi
       PSS               1989       Penjualan mobil bekas           25%               1997           Beroperasi

KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG AKAN DITERBITKAN

Nama Obligasi

Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025.

Harga Penawaran

100% dari nilai nominal Obligasi.

Jumlah Minimum Pemesanan Obligasi

Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya Rp5.000.000 (lima juta
Rupiah) dan/atau kelipatannya.

Satuan Pemindahbukuan

Satuan pemindahbukuan adalah sebesar Rp1 (satu Rupiah) dan/atau kelipatannya.

Satuan Perdagangan

Satuan perdagangan adalah sebesar Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi, Jangka Waktu dan Jatuh Tempo Obligasi

Penawaran umum berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance dengan target dana yang
dihimpun sebesar Rp12.000.000.000.000 (dua belas triliun rupiah). Dalam rangka Penawaran Umum
Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan Obligasi dengan jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi
sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) terdiri atas:

 Seri A       :   Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun,
                  berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok
                  Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp489.980.000.000,- (empat ratus delapan
                  puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh juta Rupiah). Jatuh tempo Obligasi Seri
                  A adalah pada tanggal 14 Juli 2026.
 Seri B       :   Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun,
                  berjangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri B
                  yang ditawarkan adalah sebesar Rp510.020.000.000,- (lima ratus sepuluh miliar dua puluh juta
                  Rupiah). Jatuh tempo Obligasi Seri B adalah pada tanggal 4 Juli 2028.

Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi. Bunga
Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal
4 Oktober 2025. Sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir dilakukan pada saat jatuh tempo Obligasi.

Tingkat Bunga Obligasi merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah hari
yang lewat, dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus
enam puluh) Hari Kalender.

Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi
Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan Sertifikat Jumbo Obligasi dan ketentuan
Perjanjian Perwaliamanatan.

Penyisihan Dana Pelunasan Pokok Obligasi (sinking fund)

Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan
dana penawaran umum Obligasi ini.

Wali Amanat

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.



                                                        xiv
Page 17
Hasil Pemeringkatan

Berdasarkan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang
dilaksanakan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”). Berdasarkan hasil pemeringkatan dari Pefindo
atas Obligasi, sesuai dengan surat No. RC-323/PEF-DIR/III/2025 tanggal 12 Maret 2025 tentang Sertifikat
Pemeringkatan atas Obligasi Berkelanjutan VII PT Astra Sedaya Finance Tahun 2025 adalah:

                                                idAAA (Triple A)


Hasil pemeringkatan Obligasi di atas berlaku untuk periode 11 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.

Rating Rationale

Di bawah ini uraian atas hasil pemeringkatan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun
2025 (rating rationale) yang disampaikan oleh Pefindo:

Faktor Pendukung Utama

Dukungan yang sangat kuat dari Grup Astra

Perseroan sangat terintegrasi dengan unit bisnis otomotif Grup Astra yang menguasai pangsa pasar lebih dari
50%. Perseroan membiayai sekitar 22% penjualan mobil baru Astra di 2024 dan diperkirakan stabil di 20%-23%
ke depan. Dukungan reputasi dan kepemilikan saham mayoritas menegaskan status Perseroan sebagai bagian
strategis Grup Astra.

Posisi pasar yang sangat kuat

Perseroan termasuk salah satu pembiayaan otomotif terkemuka di Indonesia, dengan membiayai 106.137 unit
mobil baru (pangsa pasar sebesar 12,3% dari penjualan mobil baru secara nasional) dan dominasi juga dalam
segmen mobil bekas dengan pembiayaan sebanyak 78.368 dan 84.228 unit pada tahun anggaran 2024 dan 2023,
yang masing-masing menyumbang 41,2% dan 43,5% dari total portofolio pembiayaan barunya. Dengan memiliki
jaringa dan hubungan pada sekitar 2.300 dealer resmi, pangsa pasar pembiayaan piutang sebesar 7%
diperkirakan tetap stabil.

Profil permodalan yang sangat kuat

Rasio utang terhadap ekuitas (DER) dijaga pada kisaran 3,0x–3,5x untuk 12 – 24 bulan kedepan, masih jauh
di bawah batas regulasi 10x. Kapitalisasi Perseroan yang kuat terutama berasal dari kebijakan pencairan yang
konservatif dan akumulasi laba yang stabil. Perseroan juga memiliki ruang untuk ekspansi bisnis meski rasio
pembayaran dividen historis tinggi sekitar 50%.

Faktor Risiko Utama

Persaingan industri yang ketat

Meski memiliki keunggulan kompetitif, Perseroan menghadapi persaingan sengit, terutama dari lembaga
pembiayaan milik bank yang punya akses dana lebih murah. Perseroan tidak memiliki afiliasi langsung dengan
penyedia dana, membuat biaya dana relatif lebih tinggi. Untuk menarik pelanggan, Perseroan menawarkan uang
muka di bawah 20%, yang bisa meningkatkan risiko kredit bila tidak disertai proses underwriting yang kuat.

Faktor Environmental, Social and Governance (ESG)

Faktor Environmental, Social and Governance (ESG) atau lingkungan, sosial, dan tata Kelola dinilai netral terhadap
peringkat kredit Perseroan. Perusahaan beroperasi di industri pembiayaan mobil, yang sebagian besar bergantung
pada kendaraan berbahan bakar, sehingga berdampak cukup negatif terhadap faktor lingkungan. Kontribusi
potensial Perseroan terhadap perbaikan lingkungan saat ini dibatasi oleh permintaan pasar yang relatif rendah
untuk opsi kendaraan listrik atau yang lebih berkelanjutan. Mengenai tata kelola dan aspek sosial, PEFINDO
berpandangan netral karena Perseroan telah menetapkan prosedur operasi standarnya dengan pengawasan yang
ketat dari induk perusahaan dan regulatornya.

RENCANA PENGGUNAAN DANA

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi,
seluruhnya akan dipergunakan oleh Perseroan untuk modal kerja seluruh kegiatan usaha Perseroan yang
mencakup Investasi, Modal Kerja, Multiguna, Sewa Operasi, Kegiatan Pembiayaan Syariah, dan pembiayaan lain
berdasarkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.




                                                       xv
Page 18
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan
laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan tersebut yang tercantum dalam Prospektus
ini. Investor juga harus membaca Bab V Prospektus ini yang berjudul Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.

Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan yang
telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
dan laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 beserta catatan
atas laporan keuangan tersebut.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) Indonesia. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”)
Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan
oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan
kembali dengan Nomor 00849/2.1457/AU.1/09/1123-3/1/V/2025 tertanggal 6 Mei 2025 yang ditandatangani oleh
Tjhin Silawati, S.E. (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1123).

Laporan Posisi Keuangan

                                                                                             (dalam miliaran Rupiah)
                                                                                       31 Desember
                              Keterangan
                                                                                 2024                  2023
 Jumlah Aset                                                                        41.129                39.851
 Jumlah Liabilitas                                                                  30.791                30.478
 Jumlah Ekuitas                                                                     10.338                  9.373

Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain

                                                                                             (dalam miliaran Rupiah)
                                                                                      31 Desember
                               Keterangan
                                                                                   2024           2023
 Jumlah Pendapatan - bersih                                                             6.758        6.636
 Jumlah Beban                                                                           4.283        4.280
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                                         2.503        2.396
 Laba Bersih                                                                            1.949        1.866
 Laba Per Saham - Dasar dan Dilusian (Rupiah penuh)                                     2.051        1.963

Laporan Arus Kas

                                                                                             (dalam miliaran Rupiah)
                                                                                      31 Desember
                               Keterangan
                                                                                   2024           2023
 Arus kas bersih yang diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas operasi                  712       (1.817)
 Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi                                 (45)         (82)
 Arus kas bersih yang (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas
 pendanaan                                                                                (607)              2.074

Rasio Keuangan
                                                                              (dalam persen, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                      31 Desember
                             KETERANGAN
                                                                                  2024            2023
 PROFITABILITAS
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan / Pendapatan (%)                                        37,04                36,11
 Laba Bersih / Pendapatan (%)                                                           28,84                28,12
 Laba Bersih / Ekuitas (%)1)                                                            18,85                19,91
 Laba Bersih / Jumlah Aset (%)2)                                                         4,74                 4,68
 Pendapatan / Jumlah Aset (%)                                                           16,43                16,65
 RASIO LIKUIDITAS DAN SOLVABILITAS
 Pinjaman dan Surat Berharga Yang Diterbitkan Terhadap Jumlah Aset
 (x)                                                                                      0,72                0,74
 Total Liabilitas Terhadap Ekuitas (x)3)                                                  2,98                3,25
 Total Liabilitas Terhadap Aset (x)                                                       0,75                0,76




                                                       xvi
Page 19
                                                                                                                31 Desember
                                      KETERANGAN
                                                                                                            2024            2023
 Gearing Ratio (x)                                                                                                2,86           3,13
 Current Ratio (%)                                                                                               89,40         100,41
 Interest Coverage Ratio (%)                                                                                    236,40         240,09
 Debt Service Coverage Ratio (%)                                                                                 22,56          24,83
 RASIO ASET PRODUKTIF
 Piutang Pembiayaan Konsumen Bermasalah (Termasuk Joint Finance)
 4) dibandingkan Piutang Pembiayaan Konsumen Bruto

 (Termasuk Joint Finance) 5) (%)                                                                                     0,49                    0,50
 RASIO PERTUMBUHAN
 Jumlah Pendapatan (%)                                                                                              1,84                   10,03
 Laba Bersih (%)                                                                                                    4,45                   24,40
 Jumlah Aset (%)                                                                                                    3,21                    6,74
 Jumlah Liabilitas (%)                                                                                              1,03                    6,25
 Jumlah Ekuitas (%)                                                                                                10,30                    8,33
Keterangan:
 1) Dihitung dengan menggunakan laba bersih setelah pajak yang berakhir periode tanggal 31 Desember 2023 dan 2024, dibagi dengan total ekuitas
       berdasarkan SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang penilaian tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah.
 2) Dihitung dengan menggunakan laba bersih setelah pajak yang berakhir periode tanggal 31 Desember 2023 dan 2024, dibagi total aset berdasarkan
       SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang penilaian tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah.
 3) Dalam rangka penerbitan Obligasi ini sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan, rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas tidak melebihi
       10:1.
 4) Piutang Pembiayaan Konsumen Bermasalah (Termasuk Joint Finance) adalah saldo piutang pembiayaan konsumen yang menunggak lebih dari 90
       hari. Saldo ini diambil dari laporan internal Perseroan yang tidak diaudit dan tidak direviu.
 5) Piutang Pembiayaan Konsumen Bruto (Termasuk Joint Finance) adalah piutang pembiayaan konsumen termasuk porsi pembiayaan bersama without
       recourse.


Rasio Keuangan Yang Dipersyaratkan Dalam Perjanjian Utang

               Rasio Keuangan                                           Rasio yang dipersyaratkan                     31 Desember 2024
 Jumlah Pinjaman terhadap Ekuitas                                            Maksimum 10:1                                  2,86

Perseroan telah mememenuhi rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian utang.

Rasio Keuangan di Perjanjian Kredit dan Pemenuhannya

                                                                                                                      31 Desember
                               KETERANGAN                                            PERSYARATAN
                                                                                                                    2024       2023
 Gearing Ratio (x)                                                                         Maks. 10                 2,86       3,13
 Bank
 PT Bank Pan Indonesia Tbk.                                                                Maks. 10                 2,86               3,13
 PT Bank Central Asia Tbk.                                                                 Maks. 10                 2,86               3,13
 Standard Chartered Bank, Jakarta                                                          Maks. 10                 2,86               3,13
 MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta                                                           Maks. 10                 2,86               3,13
 PT Bank CIMB Niaga Tbk.                                                                   Maks. 10                 2,86               3,13
 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                                            Maks. 10                 2,86               3,13
 PT Bank BTPN Tbk.                                                                         Maks. 10                 2,86               3,13
 PT Bank Shinhan Indonesia                                                                 Maks. 10                 2,86               3,13
 PT Bank Nationalnobu Tbk.                                                                 Maks. 10                 2,86               3,13
 PT Bank DBS Indonesia - sindikasi                                                         Maks. 10                 2,86               3,13
 PT Bank HSBC Indonesia - Club loan                                                        Maks. 10                 2,86               3,13
 Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore - bilateral                                        Maks. 10                 2,86               3,13
 Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore - sindikasi                                        Maks. 10                 2,86               3,13
 PT Bank Danamon Indonesia Tbk.                                                            Maks. 10                 2,86               3,13
 Bank of America, N.A Singapore Branch - bilateral                                         Maks. 10                 2,86               3,13
 PT Bank ANZ Indonesia - bilateral                                                         Maks. 10                 2,86               3,13
 Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd., Singapore - sindikasi                                   Maks. 10                 2,86               3,13
 PT Bank HSBC Indonesia - sindikasi wakalah                                                Maks. 10                 2,86               3,13
 PT United Tractor Tbk.                                                                    Maks. 10                 2,86               3,13

Sehubungan dengan Pinjaman Perseroan, sebagaimana diatur di Perjanjian Kredit antara Perseroan dengan
Kreditur, rasio pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi 10:1, dimana yang dimaksud dengan pinjaman berarti total
kewajiban Perseroan pada setiap saat. Rasio jumlah liabilitas terhada ekuitas pada 31 Desember 2024 dan
31 Desember 2023, masing-masingnya adalah sebesar 2,86 kali dan 3,13 kali. Sehingga sampai dengan
Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah memenuhi seluruh rasio-rasio yang dipersyaratkan dalam perjanjian
utang.




                                                                        xvii
Page 20
 Keterangan lebih lanjut mengenai Ikhtisar Data Keuangan Penting Perseroan dapat dilihat pada Bab IV Ikhtisar
 Data Keuangan Penting di Prospektus ini.

 FAKTOR RISIKO

 1.    Risiko Utama Yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan

 Risiko Pembiayaan/Kredit

 Risiko Pembiayaan/Kredit adalah risiko yang terjadi akibat kegagalan debitur dan/atau pihak lain dalam memenuhi
 kewajiban kepada perusahaan pembiayaan. Sumber risiko kredit adalah komposisi portfolio piutang pembiayaan
 dan tingkat konsentrasi yang tinggi, strategi penyaluran pembiayaan yang tidak memadai, kualitas piutang
 pembiayaan rendah, kecukupan pencadangan yang dilakukan perusahaan tidak memadai, dan adanya faktor
 eksternal yang dapat berdampak pada kemampuan debitur. Risiko kredit dapat meningkat antara lain karena
 konsentrasi penyaluran pembiayaan pada debitur, wilayah geografis, kegiatan usaha, jenis pembiayaan, atau
 lapangan usaha tertentu. Risiko tersebut secara langsung dapat memberikan dampak dalam kelangsungan usaha
 Perseroan, dimana risiko tersebut dapat merugikan Perseroan dalam hal konsumen tidak mampu membayar
 cicilan atau melunasi kredit tepat waktu, dimana hal tersebut akan berdampak pada kemungkinan terganggunya
 arus kas dan kerugian penurunan nilai piutang nasabah.

 2.    Risiko Usaha yang Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung yang Dapat
       Mempengaruhi Hasil Usaha dan Kondisi Keuangan Perseroan

       a.   Risiko Strategis
       b.   Risiko Operasional
       c.   Risiko Pasar
       d.   Risiko Likuiditas
       e.   Risiko Hukum
       f.   Risiko Kepatuhan
       g.   Risiko Reputasi
       h.   Risiko Transaksi Intra-Grup

 3.    Risiko Umum

       a.   Risiko Perekonomian Nasional
       b.   Risiko Sosial dan Keamanan
       c.   Risiko Kebijakan Moneter
       d.   Risiko Fluktuasi Nilai Tukar
       e.   Risiko Ekonomi Global
       f.   Risiko Aktivitas Perdagangan Kendaraan Bermotor
       g.   Risiko Persaingan Usaha

 4.    Risiko Investasi yang Berkaitan dengan Obligasi

       Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:

       a.   Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum yang antara lain disebabkan
            karena tujuan pembelian obligasi sebagai investasi jangka panjang.
       b.   Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga atau
            hutang Pokok pada waktu yang telah ditetapkan. atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan
            lain yang ditetapkan dalam kontrak obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan
            perkembangan usaha Perseroan.

 OBLIGASI YANG TELAH DITERBITKAN DAN JUMLAH YANG MASIH TERHUTANG HINGGA SAAT
 PROSPEKTUS INI DITERBITKAN

                                                 Jumlah                                                                  Jumlah
                                                Nominal      Tingkat    Jangka                 Tanggal       Jatuh     Terhutang
No.              Nama Efek              Seri                                       Peringkat
                                                             Bunga      Waktu                   Efektif     Tempo
                                               (Rp miliar)                                                             (Rp miliar)
1     Obligasi Berkelanjutan V Astra
      Sedaya Finance Tahap V Tahun       B         373,000   6,35%      36 Bulan   AAA(idn)    25-Agu-20   26-Agu-25        373,00
      2022*
2     Obligasi Berkelanjutan V Astra
      Sedaya Finance Tahap V Tahun       C           7,000   6,50%      60 Bulan   AAA(idn)    25-Agu-20   26-Agu-27          7,00
      2022
3     Obligasi Berkelanjutan VI Astra
      Sedaya Finance Tahap I Tahun       B       1.972,980   6,00%      36 Bulan   AAA(idn)    26-Jun-23    6-Jul-26      1.972,98
      2023




                                                                xviii
Page 21
                                                  Jumlah                                                                          Jumlah
                                                 Nominal      Tingkat     Jangka                      Tanggal        Jatuh      Terhutang
No.              Nama Efek              Seri                                          Peringkat
                                                              Bunga       Waktu                        Efektif      Tempo
                                                (Rp miliar)                                                                     (Rp miliar)
 4    Obligasi Berkelanjutan VI Astra
      Sedaya Finance Tahap II Tahun       B         750,620    6,40%     12 Bulan     AAA(idn)        26-Jun-23    26-Okt-26         750,62
      2023
 5    Obligasi Berkelanjutan VI Astra
      Sedaya Finance Tahap II Tahun       C          60,835    6,45%     36 Bulan     AAA(idn)        26-Jun-23    26-Okt-28          60,84
      2023
 6    Obligasi Berkelanjutan VI Astra
      Sedaya Finance Tahap III Tahun      B       1.181,690    6,55%     12 Bulan     AAA(idn)        26-Jun-23    23-Apr-27       1.181,69
      2023
 7    Obligasi Berkelanjutan VI Astra
      Sedaya Finance Tahap III Tahun      C         364,725    6,65%     36 Bulan     AAA(idn)        26-Jun-23    23-Apr-29         364,73
      2023
 8    Obligasi Berkelanjutan VI Astra
      Sedaya Finance Tahap IV Tahun       A       1.184,195    6,45%     12 Bulan     AAA(idn)        26-Jun-23   12-Okt-2025      1.184,20
      2024*
 9    Obligasi Berkelanjutan VI Astra
      Sedaya Finance Tahap IV Tahun       B       1.415,805    6,70%     36 Bulan     AAA(idn)        26-Jun-23   2-Okt-2027       1.415,81
      2024
10    Obligasi Berkelanjutan VI Astra                                      370
      Sedaya Finance Tahap V Tahun        A       1.500,000    6,45%       Hari       AAA(idn)        26-Jun-23   24-Mar-2026      1.500,00
      2025                                                               Kalender
11    Obligasi Berkelanjutan VI Astra
      Sedaya Finance Tahap V Tahun        B       1.000,000    6,75%     36 Bulan     AAA(idn)        26-Jun-23   14-Mar-2028      1.000,00
      2025
                        Total jumlah obligasi yang terhutang hingga saat Prospektus ini diterbitkan                                9.810,87


 Tidak terdapat rasio-rasio pembatasan sehubungan dengan penerbitan efek bersifat utang sebelumnya yang
 belum dilunasi.

 *Obligasi Perseroan yang akan jatuh tempo pada tahun 2025 diantaranya Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya
 Finance Tahap IV Tahun 2022 Seri B, Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance Tahap V Tahun 2022 Seri
 B, Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap III Tahun 2023 Seri A dan Obligasi Berkelanjutan VI
 Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2024 Seri A akan dilunasi Perseroan menggunakan kas internal Perseroan.




                                                                  xix
Page 22
Halaman ini sengaja dikosongkan




              xx
Page 23
I.        PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                         PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
 OBLIGASI BERKELANJUTAN VII ASTRA SEDAYA FINANCE DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN
                SEBESAR Rp12.000.000.000.000 (DUA BELAS TRILIUN RUPIAH)

Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:

            OBLIGASI BERKELANJUTAN VII ASTRA SEDAYA FINANCE TAHAP I TAHUN 2025
                      DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp1.000.000.000.000
                             (SATU TRILIUN RUPIAH) (“OBLIGASI”)

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian
Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini dijamin
secara kesanggupan penuh (full commitment) dengan jumlah pokok sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun
Rupiah) dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Obligasi sebagai berikut:

 Seri A      :   Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun,
                 berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok
                 Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp489.980.000.000,- (empat ratus delapan
                 puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh juta Rupiah). Jatuh tempo Obligasi Seri A
                 adalah pada tanggal 14 Juli 2026.
 Seri B      :   Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun,
                 berjangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri B
                 yang ditawarkan adalah sebesar Rp510.020.000.000,- (lima ratus sepuluh miliar dua puluh juta
                 Rupiah). Jatuh tempo Obligasi Seri B adalah pada tanggal 4 Juli 2028 .

Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi. Bunga
Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga
Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 4 Oktober 2025
sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 14 Juli 2026
untuk Seri A dan 4 Juli 2028 untuk Seri B yang juga merupakan Tanggal Pelunasan dari masing-masing Seri Pokok
Obligasi.

     Dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemering katan atas efek utang
                                   jangka panjang (Obligasi) dari Pefindo:

                                                idAAA (Triple A)




                                        PT ASTRA SEDAYA FINANCE

                                               Kegiatan Usaha
             Investasi, Modal Kerja, Multiguna, Sewa Operasi, Kegiatan Pembiayaan Syariah, dan
                      pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan

                                    Berkedudukan di Jakarta, Indonesia

                   Kantor Pusat                                            Kantor Cabang
           Jl. T.B. Simatupang No.90                76 kantor cabang terdiri atas kantor cabang konvensional dan
                  Jakarta 12530                      kantor cabang syariah yang tersebar di berbagai wilayah di
           Telepon: (021) 7885 9000;                                           Indonesia
           Faksimili: (021) 7885 1184
            Website: www.acc.co.id
           Email: treasury@acc.co.id

 RISIKO UTAMA PERSEROAN ADALAH RISIKO PEMBIAYAAN, YAITU KETIDAKMAMPUAN
 NASABAH/DEBITUR UNTUK MEMBAYAR KEMBALI FASILITAS PEMBIAYAAN YANG DIBERIKAN, DAN
 APABILA JUMLAHNYA CUKUP MATERIAL DAPAT MENURUNKAN KINERJA PERSEROAN.



                                                       1
Page 24
A.   Pemenuhan Kriteria Penawaran Umum Berkelanjutan

Perseroan telah memenuhi kriteria untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan sebagaimana diatur
dalam POJK No. 36/2014 yaitu:

a.   Penawaran Umum Berkelanjutan dilaksanakan dalam periode paling lama 2 (dua) tahun;
b.   Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun;
c.   Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan
     Pendaftaran Obligasi dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan sesuai dengan surat pernyataan yang
     dibuat oleh Perseroan tertanggal 17 Maret 2025 dan sesuai dengan Laporan Akuntan Independen yang dibuat
     oleh Kantor Akuntan Publik No. N20250506002/DC2/SLW/2025 tertanggal 6 Mei 2025.
d.   Efek yang akan diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat utang dan memiliki
     hasil pemeringkatan yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4
     (empat) peringkat terbaik yang dikeluarkan oleh Perusahaan Pemeringkat Efek.

Sesuai dengan POJK No. 35/2018, Perseroan telah menyampaikan Pelaporan Rencana Penerbitan Efek Melalui
Penawaran Umum sehubungan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I
Tahun 2025, dan rencana penerbitan tersebut telah dicatat dalam administrasi Pengawasan Lembaga Pembiayaan
Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana surat OJK No. S-174/PL.11/2025 tanggal 28 April 2025, perihal Pencatatan
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap V Tahun 2025, Obligasi Berkelanjutan VII Ta hap
I Tahun 2025, dan Obligasi Berkelanjutan VII Tahap II Tahun 2025 .

B. Keterangan Tentang Obligasi Yang Akan Diterbitkan

Nama Obligasi

Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025.

Jenis Obligasi

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama
KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini didaftarkan atas nama KSEI untuk
kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan
didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan
Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pe megang Rekening.

Harga Penawaran

100% (seratus persen) dari Nilai Nominal Obligasi.

Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi Dan Jatuh Tempo Obligasi

Penawaran umum berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance dengan target dana yang
dihimpun sebesar Rp12.000.000.000.000 (dua belas triliun rupiah). Dalam rangka Penawaran Umum
Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan Obligasi dengan jumlah Pokok Obligasi pada Tanggal Emisi
sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Obligasi
sebagai berikut:

 Seri A      :   Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun,
                 berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok
                 Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp489.980.000.000,- (empat ratus delapan
                 puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh juta Rupiah). Jatuh tempo Obligasi Seri A
                 adalah pada tanggal 14 Juli 2026.
 Seri B      :   Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun,
                 berjangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri B
                 yang ditawarkan adalah sebesar Rp510.020.000.000,- (lima ratus sepuluh miliar dua puluh juta
                 Rupiah). Jatuh tempo Obligasi Seri B adalah pada tanggal 4 Juli 2028 .

Obligasi ini diterbitkan dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan satuan jumlah
Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya adalah senilai Rp1 (satu
Rupiah) sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Setiap Pemegang Obligasi senilai Rp1 (satu
Rupiah) mempunyai hak untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO.

Jumlah minimum pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya Rp5.000.000
(lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.




                                                         2
Page 25
Tingkat Bunga Obligasi merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah hari
yang lewat, dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus
enam puluh) Hari Kalender.

Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi
Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan Sertifikat Jumbo Obligasi dan ketentuan
Perjanjian Perwaliamanatan.

Jadwal pembayaran Bunga Obligasi untuk masing-masing Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel
di bawah ini:

     Bunga Ke:                           Seri A                                          Seri B
         1                          4 Oktober 2025                                  4 Oktober 2025
         2                          4 Januari 2026                                  4 Januari 2026
         3                            4 April 2026                                    4 April 2026
         4                            14 Juli 2026                                    4 Juli 2026
         5                                                                          4 Oktober 2026
         6                                                                          4 Januari 2027
         7                                                                            4 April 2027
         8                                                                            4 Juli 2027
         9                                                                          4 Oktober 2027
        10                                                                          4 Januari 2028
        11                                                                            4 April 2028
        12                                                                            4 Juli 2028

Jaminan

Obligasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus berupa benda atau pendapatan atau aktiva lain milik Perseroan
dalam bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak lain manapun. Seluruh kekayaan Perseroan, baik berupa
barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari,
kecuali aktiva Perseroan yang dijaminkan secara khusus kepada para krediturnya, menjadi jaminan atas semua
utang Perseroan kepada semua krediturnya yang tidak dijamin secara khusus atau tanpa hak istimewa termasuk
Obligasi ini secara pari passu berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, sesuai dengan Pasal 1131 dan 1132 Kitab
Undang-Undang Hukum Perdata.

Hak-Hak Pemegang Obligasi

a.   Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
     dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
     kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
b.   Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan
     melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal
     Pembayaran Bunga yang bersangkutan. Pokok Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan
     jumlah pokok yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi.
c.   Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO dan
     menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya.
d.   Bila terjadi keterlambatan pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran B unga Obligasi, Pemegang
     Obligasi menerima pembayaran denda untuk setiap ketiadaan pembayaran sebesar 1% (satu persen) per
     tahun di atas tingkat Bunga Obligasi yang berlaku atas jumlah yang terhutang sesuai ketentuan Perjanjian
     Perwaliamanatan. Nilai denda dihitung perhari, terhitung sejak tanggal pembayaran sehingga jumlah
     terhutang terbayar sepenuhnya, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan
     1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari.
e.   Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20%
     (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum di lunasi (termasuk didalamnya jumlah Obligasi yang
     dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obliga si yang dimiliki oleh
     Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan) mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk
     diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR.
f.   Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR
     tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali
     Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut.
g.   RUPO diselenggarakan pada setiap waktu dan sewaktu-waktu menurut ketentuan-ketentuan sebagaimana
     diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan, antara lain untuk maksud -maksud sebagai berikut:
       i. Mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi mengenai
          perubahan jangka waktu Obligasi, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan tata cara atau periode
          pembayaran Bunga Obligasi, dan dengan memperhatikan POJK No.20/2020;
      ii. Menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan
          kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan



                                                         3
Page 26
         Perjanjian Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan
         dengan kelalaian;
    iii. Memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menur ut ketentuan Perjanjian
         Perwaliamanatan;
    iv. Mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam
         penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud
         dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan dan dalam POJK No.20/2020;
     v. Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam
         Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara
         Republik Indonesia.

Penyisihan Dana Pelunasan Obligasi (Sinking Fund)

Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana
penggunaan dana penawaran umum Obligasi ini.

Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan

Sebelum dilunasinya semua Pokok Obligasi dan Bunga Obligasi serta pengeluaran lain yang menjadi tanggung
jawab Perseroan sehubungan dengan pengeluaran Obligasi, Perseroan berjanji dan mengikat diri:
a. Bahwa Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat (yang tidak akan ditolak tanpa alasan yang
    jelas oleh Wali Amanat dan jika jawaban tersebut tidak diperoleh dalam waktu 15 (lima belas) Hari Kerja
    setelah pengajuan persetujuan tersebut diterima oleh Wali Amanat, maka persetujuan dianggap telah
    diberikan), tidak melakukan hal-hal atau tindakan-tindakan sebagai berikut:
    (i)      Membayar, membuat atau menyatakan dividen atau distribusi pembayaran lain pada tahun buku
             Perseroan bila terjadi peristiwa kelalaian yang terus berlangsung dan tidak dapat dikesampingkan;
    (ii)     Memberikan Pinjaman atau kredit kepada perusahaan asosiasi dimana keseluruhan jumlah dari
             semua Pinjaman tersebut lebih dari 25% (dua puluh lima persen) dari Ekuitas Perseroan, kecuali
             dilaksanakan sehubungan dengan transaksi anjak piutang (factoring) dan/atau sekuritisasi atas
             piutang termasuk piutang dari usaha kecil dalam rangka program Kredit Usaha Kecil (KUK) dan joint
             financing agreement (transaksi pembiayaan bersama) serta untuk kegiatan usaha yang wajar bagi
             Perseroan, sehubungan dengan hal ini Perseroan akan memberitahukan secara tertulis kepada Wali
             Amanat;
    (iii)    Menjaminkan aset Perseroan yang menjadi jaminan khusus bagi pemegang obligasi yang diwakili
             Wali Amanat, baik yang telah ada pada saat ini maupun yang akan ada di masa yang akan datang.
    (iv)     Terhitung sejak tanggal penandatanganan Perjanjian Perwaliamanatan, Perseroan menyediakan
             atau memberikan pinjaman serta memberikan penanggungan, selain:
             a. dalam pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan yang lazim; atau
             b. dalam hubungannya dengan transaksi anjak piutang (factoring), sekuritisasi atas piutang-
                   piutang termasuk piutang-piutang dari usaha kecil di bawah program KUK dan Join financing
                   agreement (transaksi pembiayaan bersama);
    (v)      Menjual, menyewakan, mentransfer atau mengalihkan baik melalui jual beli maupun jual sewa atau
             cara lainnya, yang nilai transaksinya lebih dari 40% (empat puluh persen) dari harta kekayaan (total
             aset) Perseroan, kecuali:
             a. pengalihan yang disetujui oleh Wali Amanat;
             b. pengalihan dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari;
    (vi)     melakukan kegiatan usaha selain yang disebut kan dalam anggaran dasar Perseroan pada saat
             ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan.
b. Perseroan akan:
      i.  Memperoleh, mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjaga tetap
          berlakunya segala kuasa, ijin, dan persetujuan (baik dari pemerintah ataupun lainnya) dan dengan
          segera memberikan laporan dan masukan dan melakukan hal -hal yang diwajibkan peraturan
          perundang-undangan Republik Indonesia sehingga Perseroan dapat secara sah menjalankan
          kewajibannya setiap Dokumen Emisi dalam mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya atau
          memastikan keabsahan, keberlakuan, serta dapat dilaksanaka nnya setiap Dokumen Emisi di Republik
          Indonesia; Memastikan pada setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang tercantum dalam laporan
          keuangan tahunan Perseroan terakhir yang telah diaudit atau laporan keuangan semesteran yang
          terakhir, diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan kete ntuan Pasal 6.b (vii) Perjanjian
          Perwaliamanatan, harus berada dalam rasio jumlah Pinjaman terhadap Ekuitas tidak melebihi ratio 10:1
          (sepuluh berbanding satu) dengan tetap memperhatikan pembatasan sebagaimana diatur dalam
          Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.05/2018 rentang Penyelenggaraan Usaha
          Perusahaan Pembiayaan. Mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
     ii.  Menyetorkan dana (in good funds) yang diperlukan untuk pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pelunasan
          Bunga Obligasi yang jatuh tempo kepada Agen Pembayaran sesuai dengan surat keterangan Wali
          Amanat yang didasarkan pada keterangan Agen Pembayaran mengenai jumlah yang harus dilunasi
          oleh Perseroan, paling lambat 1 (satu) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi



                                                       4
Page 27
        dan/atau Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi, serta menyerahkan kepada Wali Amanat pelaporan
        Jumlah Terhutang disertai dengan fotokopi bukti penyetoran tersebut pada hari uang sama. Memelihara
        asuransi-asuransi yang sudah berjalan dan berhubungan dengan kegi atan usaha dan harta kekayaan
        Perseroan pada perusahaan asuransi yang bereputasi baik (termasuk tetapi tidak terbatas kepada
        PT. Asuransi Astra Buana) terhadap segala resiko yang biasa dihadapi oleh perusahaan -perusahaan
        yang bergerak dalam bidang usaha yang sama dengan Perseroan;
 iii.   Mengijinkan Wali Amanat (atas biayanya sendiri) dan/atau orang yang diberikan kuasa oleh Wali
        Amanat dari waktu ke waktu untuk melaksanakan kewajibannya sesuai dengan ketentuan pasal 3.5.c
        Perjanjian Perwaliamanatan, termasuk memiliki akses dan memeriksa buku-buku, memberikan
        tanggapan atas segala pertanyaan atau informasi yang diminta oleh wakilnya tersebut dan
        mendiskusikan dengan orang tersebut dengan itikad baik atas segala aspek dari pembukuan
        Perseroan, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
        dengan pemberitahuan dari Wali Amanat minimal 3 (tiga) Hari Kerja sebelumnya kepada Perseroan;
 iv.    Menyerahkan laporan-laporan yang diminta oleh OJK kepada Wali Amanat dan persetujuan-
        persetujuan atas penerbitan dan penawaran Obligasi sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, dan
        untuk membuat dan mengimplementasikan setiap perjanjian yang berhubungan dengan hal tersebut,
        termasuk tetapi tidak terbatas penyerahan atas:
        a) Laporan keuangan tahunan Perseroan (konsolidasi) selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) hari
           setelah tanggal tiap tahun buku berakhir atau pada saat penyerahan laporan konsolidasi kepada
           OJK yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Perseroan yang telah terdaftar di OJK;
        b) Laporan keuangan tengah tahunan Perseroan (konsolidasi) selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari
           setelah tanggal tengah tahun buku, jika tidak disertai laporan Akuntan, atau selambat-lambatnya
           dalam waktu 60 (enam puluh) hari setelah tanggal tengah tahun buku, jika di sertai laporan Akuntan
           Publik Perseroan yang telah terdaftar di OJK dalam rangka penelaahan terbatas, atau selambat-
           lambatnya dalam waktu 90 (sembilan puluh) hari setelah tanggal tengah tahun buku, jika disertai
           laporan Akuntan Publik Perseroan yang telah terdaftar di OJK yang memberikan pendapat tentang
           kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan.
        Satu dan lain dengan tidak mengesampingkan apa yang akan ditentukan oleh OJK.
  v.    Memelihara sistem akuntansi, pembukuan dan pengawasan biaya sesuai dengan Prinsip -prinsip
        Akuntansi dan mengesampingkan hal-hal dalam pembukuannya yang menurut prinsip-prinsip akuntansi
        perlu untuk dikesampingkan;
 vi.    Mengusahakan agar harta kekayaan yang digunakan dalam menjalankan kegiatan usahanya berada
        dalam keadaan baik, memperbaikinya dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjalankan
        kegiatan usaha Perseroan;
vii.    Memberitahu Wali Amanat atas:
        a) setiap perubahan anggaran dasar, susunan Direksi dan Komisaris, susunan pemegang saham
           Perseroan
        b) perkara pidana, perdata, tata usaha negara dan arbitrase yang dihadapi Perseroan yang secara
           material mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam menjalankan dan mematuhi segala
           kewajibannya berdasarkan segala Dokumen Emisi;
        c) terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian dengan segera dan melalui permintaan tertulis dari Wali
           Amanat, menyerahkan pada Wali Amanat suatu pernyataan yang ditandatangani oleh seseorang
           yang dapat diterima oleh Wali Amanat untuk maksud tersebut, kecuali Perseroan sebelumnya telah
           diberitahukan kepada Wali Amanat bahwa peristiwa kelalaian tersebut tidak terjadi, atau apabila
           terjadi peristiwa kelalaian,     Perseroan telah memberikan gambaran lengkap atas kejadian
           tersebut dan tindakan atau langkah-langkah yang diambil (atau diusulkan akan diambil) oleh
           Perseroan untuk memperbaiki kejadian tersebut;
viii.   Menjaga kepemilikan saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam Perseroan, baik langsung
        maupun tidak langsung oleh PT Astra International Tbk tidak boleh kurang dari 50% (lima puluh persen)
        dari modal saham yang telah ditempatkan dan disetor.
 ix.    Melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan Peraturan POJK No.49/2020 berikut
        perubahannya dan atau pengaturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan. Kewajiban
        pemeringkatan atas Obligasi ini akan tetap berlaku selama jangka waktu Obligasi.
  x.    Melakukan atau memelihara seluruh tindakan-tindakannya dari waktu ke waktu atas permintaan dari
        Wali Amanat dan melaksanakan atau memelihara pelaksanaan dari seluruh dokumen -dokumen yang
        berdasarkan pendapat yang wajar dari Wali Amanat diperlu kan atau, untuk menjalankan Perjanjian
        Perwaliamanatan atau memberikan jaminan yang penuh atas hak, kekuasaan dan perbaikan yang
        diberikan kepada Wali Amanat berdasarkan Dokumen Emisi.
 xi.    Menjamin bahwa kewajiban pembayaran oleh Perseroan kepada Pemegang Obl igasi menurut
        Perjanjian Perwaliamanatan pada setiap waktu mempunyai kedudukan yang sama dengan kewajiban
        kepada seluruh kreditur lainnya.




                                                      5
Page 28
Kelalaian Perseroan

Apabila salah satu atau lebih dari kejadian-kejadian atau hal-hal tersebut di bawah ini terjadi, Wali Amanat dapat
mengambil tindakan-tindakan yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan:
a. Perseroan lalai membayar Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dan/atau imbal jasa Obligasi
   pada saat jatuh tempo; atau
b. fakta mengenai jaminan, keadaan, atau status Perseroan serta pengelolaannya tidak sesuai dengan informasi
   dan keterangan yang diberikan oleh Perseroan; atau
c. kondisi Perseroan yang menyatakan lalai sehubungan dengan suatu perjanjian kredit oleh salah satu atau
   lebih krediturnya (cross default);atau
d. adanya penundaan kewajiban pembayaran hutang sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan
   perundang-undangan (moratorium); atau
e. kewajiban lain yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Bilamana Wali Amanat menyatakan Perseroan lalai, karena satu atau lebih alasan sebagaimana tercantum dalam
sub a sampai dengan sub e di atas, maka Wali Amanat berkewajiban memberitahukan peristiwa tersebut kepada
Perseroan secara tertulis dan apabila hal tersebut berlangsung selama 14 (empat belas) Hari Kerja setelah
pemberitahuan tersebut diterima oleh Perseroan, akan tetapi kelalaian tersebut tetap tidak diperbaiki, Wali Amanat
berhak membuat pengumuman dalam paling sedikit 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional dan memanggil RUPO menurut tata cara yang ditentukan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan.

Jika RUPO memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan, maka Wali Amanat dalam
waktu yang ditentukan dalam keputusan RUPO itu harus melakukan penagihan Jumlah Terhutang kepada
Perseroan. Perseroan berkewajiban melakukan pembayaran dalam waktu yang ditentukan dalam tagihan yang
bersangkutan.

Pembelian Kembali (Buy Back)

Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali (buy back) Obligasi, maka berlaku ketentuan-ketentuan
sebagai berikut:
1. pembelian kembali (buy back) Obligasi dapat ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian
    dijual kembali dengan harga pasar;
2. pelaksanaan pembelian kembali (buy back) Obligasi dapat dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa
    Efek;
3. pembelian kembali (buy back) Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah tanggal penjatahan;
4. pembelian kembali (buy back) Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan
    tidak dapat memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
5. pembelian kembali (buy back) Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian
    (wanprestasi) sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan, kecuali telah memperoleh
    persetujuan RUPO;
6. pembelian kembali (buy back) Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan kepada pihak yang tidak
    terafiliasi, kecuali pada Afiliasi yang timbul karena kepemilikan atau penyertaan modal oleh pemerintah
7. rencana pembelian kembali (buy back) Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2
    (dua) Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali (buy back) Obligasi sebagaimana
    dimaksud dalam angka 8 di bawah ini;
8. pembelian kembali (buy back) Obligasi wajib dilakukan paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal
    penawaran untuk pembelian kembali dimulai, sesuai dengan ketentuan POJK No. 20/2020 Pasal 17.4.b paling
    sedikit melalui:
    a. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa asing, dengan ketentuan Bahasa asing yang
         digunakan paling sedikit Bahasa Inggris; dan
    b. 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
    paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawaran untuk pembe lian kembali (buy back) Obligasi dimulai;
9. rencana pembelian kembali (buy back) Obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir 7 dan pengumuman
    sebagaimana dimaksud dalam butir 8, paling sedikit memuat informasi tentang:
    a. periode penawaran pembelian kem bali (buy back) Obligasi;
    b. jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk pembelian kembali (buy back);
    c. kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
    d. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk            pembelian kembali (buy back) Obligasi;
    e. tata cara penyelesaian transaksi;
    f. persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
    g. tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
    h. tata cara pembelian kembali (buy back) Obligasi; dan
    i. hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi.
10. Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proposional sebanding dengan partisipasi setiap Pemegang
    Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh Pemegang Obligasi melebihi jumlah
    Obligasi yang dapat dibeli kembali;



                                                        6
Page 29
11. Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah
    disampaikan oleh Pemegang Obligasi;
12. Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali (buy back) Obligasi tanpa melakukan pengumuman
    sebagaimana dimaksud dalam butir 9 dengan ketentuan:
    a. jumlah pembelian kembali (buy back) Obligasi tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk
         masing-masing Seri Obligasi yang beredar dalam periode 1 (satu) tahun setelah tanggal penjatahan;
    b. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki Afiliasi Perseroan;
    c. Obligasi yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali;
    dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja ke -2 (kedua) setelah terjadinya pembelian
    kembali (buy back) Obligasi;
13. Perseroan wajib melaporkan kepada OJK dan Wali Amanat serta mengumumkan kepada publik dalam waktu
    paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali (buy back) Obligasi, Informasi yang
    meliputi antara lain:
    a. jumlah Obligasi yang telah dibeli;
    b. rincian Jumlah Obligasi yang telah dibeli      kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual
         kembali;
    c. harga pembelian kembali (buy back) Obligasi yang telah terjadi;
    d. jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali (buy back) Obligasi;
14. dalam hal terdapat lebih dari satu Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan, maka pembelian kembali (buy
    back) Obligasi dilakukan dengan mendahulukan Obligasi yang tidak dijamin;
15. dalam hal terdapat lebih dari satu Obligasi yang tidak dijamin, maka pembelian kembali (buy back) Obligasi
    wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali ( buy back)
    Obligasi tersebut;
16. dalam hal terdapat jaminan atas seluruh Obligasi, maka pembelian kembali ( buy back) Obligasi wajib
    mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali (buy back) Obligasi
    tersebut;
17. pembelian kembali (buy back) Obligasi oleh Perseroan mengakibatkan:
    a. hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri RUPO, ha k suara,
         dan hak memperoleh bunga serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali, jika dimaksudkan untuk
         pelunasan; atau
    b. pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri
         RUPO, hak suara, dan hak memperoleh bunga serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali, jika
         dimaksudkan untuk disimpan untuk dijual kembali.
18. dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali (buy back) tersebut untuk pelunasan, maka jumlah
    Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pembelian kembali (buy back) Obligasi yang
    dilakukan;
19. pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud pada Pasal 13 angka 7 dan 8
    Perjanjian Perwaliamanatan wajib dilakukan paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawar an untuk
    pembelian kembali dimulai, dengan ketentuan paling sedikit melalui:
    a. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang
         digunakan paling sedikit bahasa Inggris; dan
    b. 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO)
1. Rapat umum Pemegang Obligasi diadakan untuk tujuan antara lain:
   a. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi mengenai
      perubahan jangka waktu, pokok pinjaman Obligasi, suku bunga, perubahan tata cara atau periode
      pembayaran bunga, yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
   b. menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan
      kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan
      Perjanjian Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan
      dengan kelalaian;
   c. memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut k etentuan Perjanjian
      Perwaliamanatan;
   d. mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam
      penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud dalam
      Perjanjian Perwaliamanatan dan POJK Nomor 20/POJK.04/2020; dan
   e. Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam
      Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang -undangan.
2. RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan:
   a. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari
      20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi, tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
      oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya, kecuali Afiliasi tersebut terja di karena kepemilikan atau penyertaan
      modal pemerintah;
   b. Perseroan;
   c. Wali Amanat; atau
   d. OJK.



                                                       7
Page 30
3. Permintaan sebagaimana dimaksud dalam butir 2 poin a, poin b, dan poin d diatas wajib disampaikan secara
   tertulis kepada Wali Amanat dan paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal diterimanya surat permintaan
   tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.
4. Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk mengadakan RUPO,
   maka Wali Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada pemohon dengan
   tembusan kepada OJK, paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya surat permohonan.
5. Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO.
   a. Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
        berperedaran nasional, dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum
        pemanggilan.
   b. Pemanggilan RUPO dilakukan paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO, melalui
        paling sedikit satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
   c. Pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lambat 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum
        RUPO kedua atau ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya telah
        diselenggarakan tetapi tidak mencapai korum.
   d. Panggilan harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara lain:
        (1) tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
        (2) agenda RUPO;
        (3) pihak yang mengajukan usulan RUPO;
        (4) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
        (5) korum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO.
   e. RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling               cepat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling
        lambat 21 (dua puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya.
6. Tata cara RUPO.
   a. Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO dan
        menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya dengan ketentuan setiap
        Pemegang Obligasi senilai Rp. 1,00 (satu Rupiah) berhak untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam
        RUPO, kecuali Pemegang Obligasi yang dimaksud dalam butir 6 poin b di bawah ini.
   b. Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya tidak memiliki hak su ara dan tidak
        diperhitungkan dalam korum kehadiran, kecuali             Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau
        penyertaan modal pemerintah.
   c. Sebelum pelaksanaan RUPO, Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan daftar Pemegang Obligasi dari
        Afiliasinya kepada Wali Amanat.
   d. RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara Perseroandan
        Wali Amanat.
   e. RUPO dipimpin oleh Wali Amanat.
   f. Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO                  termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris
        untuk membuat berita acara RUPO.
   g. Dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, maka RUPO
        dipimpin oleh Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut.
        Perseroan atau Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut diwajibkan untuk
        mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO.
7. Korum dan Pengambilan Keputusan.
   a. Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
        sebagaimana dimaksud dalam burit 9 poin 1 di atas, diatur sebagai berikut:
        (1) Apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan, maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai
              berikut:
              (a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
                   jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                   mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang
                   hadir dalam RUPO.
              (b) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) diatas tidak tercapai, maka
                   wajib diadakan RUPO yang kedua.
              (c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
                   sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
                   mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat)
                   Bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
              (d) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai, maka wajib
                   diadakan RUPO yang ketiga.
              (e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
                   sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
                   mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui lebih dari ½ (satu per dua) bagian
                   dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
        (2) Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat, maka wajib diselenggarakan
             dengan ketentuan sebagai           berikut:
             (a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah
                  Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat



                                                        8
Page 31
                  apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
                  RUPO.
             (b) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) di atas tidak tercapai, maka
                  wajib diadakan RUPO yang kedua.
             (c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
                  sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang      masih belum dilunasi dan
                  berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per
                  dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
             (d) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) di atas tidak tercapai, maka
                  wajib diadakan RUPO yang ketiga.
             (e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
                  sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
                  mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua)
                  bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
         (3) Apabila RUPO dimintakan oleh OJK, maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
             (a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah
                  Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
                  apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
                  RUPO.
             (b) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) di atas tidak tercapai, maka
                  wajib diadakan RUPO yang kedua.
             (c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
                  sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
                  mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua)
                  bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
             (d) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) di atas tidak tercapai, maka
                  wajib diadakan RUPO yang ketiga.
             (e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
                  sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
                  mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua)
                  bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
     b. RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dapat diselenggarakan
          dengan ketentuan sebagai berikut:
          (1) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah
              Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
              apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
              RUPO.
          (2) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (1) di atas tidak tercapai, maka
              wajib diadakan RUPO kedua.
          (3) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
              sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
              mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat)
              bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
          (4) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (3) di atas tidak tercapai, maka
              wajib diadakan RUPO yang ketiga.
          (5) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
              sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang ma sih belum dilunasi dan berhak
              mengambil keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak.
          (6) dalam hal korum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (5) di atas tidak tercapai, maka
              dapat diadakan RUPO yang keempat.
          (7) RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi yang masih belum
              dilunasi dan berhak mengambila keputusan yang sah dan mengikat dalam korum kehadiran dan
              korum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Wali Amanat; dan
          (8) Pengumumam, pemanggilan dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib memenuhi
              ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 5 di atas.
8. Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali Amanat
    paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan dari Wali Amanat, yang
    ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
9. Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil.
10. Perseroan, Wali Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan -keputusan yang diambil dalam
    RUPO.

Cara Dan Tempat Pelunasan Pokok Obligasi Dan/Atau Pembayaran Bunga Obligasi

Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen
Pembayaran atas nama Perseroan sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam
Perjanjian Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melal ui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal



                                                        9
Page 32
waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada
hari yang bukan Hari Bursa, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa selanjutnya.

Hasil Pemeringkatan

Berdasarkan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang
dilaksanakan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”). Berdasarkan hasil pemeringkatan dari Pefindo atas
Obligasi, sesuai dengan surat No. RC-323/PEF-DIR/III/2025 tanggal 12 Maret 2025 tentang Sertifikat
Pemeringkatan atas Obligasi Berkelanjutan VII PT Astra Sedaya Finance Tahun 2025 adalah:

                                                idAAA (Triple A)


Hasil pemeringkatan Obligasi di atas berlaku untuk periode 11 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.

Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali selama
kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No.49/2020.

Rating Rationale

Di bawah ini uraian atas hasil pemeringkatan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun
2025 (rating rationale) yang disampaikan oleh Pefindo:

Faktor Pendukung Utama

Dukungan yang sangat kuat dari Grup Astra

PEFINDO memandang Perseroan memiliki kemungkinan yang sangat kuat untuk mendapat dukungan dari Grup
Astra, mengingat bisnisnya yang terintegrasi dengan unit bisnis mobil Grup. Grup Astra merupakan pemimpin
pasar dalam penjualan mobil nasional, menguasai pangsa pasar lebih d ari 50% selama tahun-tahun yang ditinjau,
dengan merek-merek utamanya, Toyota dan Daihatsu, masing-masing menguasai 34% dan 19% dari total
penjualan mobil nasional pada tahun anggaran 2024. Pencapaian pangsa pasar ini sebagian didukung oleh
Perseroan sebagai salah satu lembaga pembiayaan utamanya. Grup mempertahankan minat yang kuat dalam
mempromosikan penjualan mobil secara kredit, yang mencakup sekitar setengah dari total penjualan mobil baru
secara nasional. Perseroan membiayai sekitar 22,0% dari unit pe njualan mobil baru Grup pada tahun anggaran
2024, dan kami memperkirakan pangsa pasar akan dipertahankan pada sekitar 20% - 23% dalam jangka pendek
hingga menengah. Mengingat status Perseroan yang sangat strategis bagi Grup, PEFINDO memandang Grup
berkomitmen kuat untuk menjaga kelangsungan finansial Perseroan. Grup Astra memiliki saham mayoritas di
Perseroan dan berbagi nama merek yang sama, yang mencerminkan kendali yang kuat dan kemauan untuk
berbagi risiko reputasi. Kapasitas Grup Astra untuk memberikan dukungan luar biasa selama masa-masa sulit
tidak tergoyahkan, didukung oleh profil bisnis dan keuangan yang unggul. Grup Astra, salah satu konglomerat
bisnis yang dominan di Indonesia, bergerak dalam berbagai kegiatan, termasuk otomotif, alat berat, jasa keuangan,
dan infrastruktur. Profil keuangannya yang solid ditunjukkan oleh total aset, ekuitas, dan laba bersih masing -
masing sebesar Rp472,9 triliun, Rp271,5 triliun, dan Rp43,4 triliun pada tahun fiskal 2024.

Posisi pasar yang sangat kuat

PEFINDO perkirakan posisi bisnis Perseroan akan tetap sangat kuat dalam jangka menengah, didukung oleh
value-chain bisnis Grup Astra. Jaringannya yang luas dan hubungan yang mapan dengan para principal otomotif
dan sekitar 2.300 dealer mobil resmi, khususnya dealer yang terkait dengan Astra yang telah berkontribusi dalam
mendominasi pasar mobil nasional. Dengan memanfaatkan keunggulan ini, Perseroan berhasil mempertahankan
posisinya sebagai salah satu perusahaan pembiayaan mobil terkemuka di Indonesia dengan membiayai 106.137
unit mobil baru, yang menguasai pangsa pasar sebesar 12,3% dari penjualan mobil baru secara nasional hingga
tahun anggaran 2024. Perseroan juga merupakan salah satu pemain terkemuka di segmen pembiayaan mobil
bekas, dengan pembiayaan sebanyak 78.368 dan 84.228 unit pada tahun anggaran 2024 dan 2023, yang masing-
masing menyumbang 41,2% dan 43,5% dari total portofolio pembiayaan barunya. Pangsa pasar Perseroan yang
signifikan sebesar 7,0% pada tahun fiskal 2024, dalam hal total pembiayaan piutang ind ustri, kemungkinan akan
dipertahankan dalam jangka menengah.

Profil permodalan yang sangat kuat

PEFINDO melihat profil kapitalisasi Perseroan sangat kuat dan lebih dari cukup untuk menyerap potensi risiko
bisnis dan membiayai ekspansi bisnis dalam jangka pendek hingga menengah. PEFINDO memproyeksikan
Perseroan akan mempertahankan rasio utang terhadap ekuitas (DER) pada 3,0x-3,5x selama 12 – 24 bulan ke
depan, sebanding dengan 2,9x dan 3,1x pada tahun anggaran 2024 dan tahun anggaran 2023, dan masih jauh di
bawah batas regulasi 10x. Kapitalisasi Perseroan yang kuat terutama berasal dari kebijakan penca iran yang
konservatif dan akumulasi laba yang stabil. Mengingat leverage-nya yang rendah, PEFINDO berpandangan bahwa




                                                      10
Page 33
Perseroan memiliki ruang yang cukup untuk meningkatkan utang luar negeri guna membiayai ekspansi bisnis
meskipun rasio pembayaran dividen secara historis tinggi sekitar 50%.

Faktor Risiko Utama

Persaingan industri yang ketat

Meskipun memiliki keunggulan kompetitif, PEFINDO memandang bahwa Perseroan terus menghadapi persaingan
yang ketat di industri pembiayaan mobil. Toyota dan Daihatsu, dua merek andalannya, tetap sangat menarik bagi
perusahaan pembiayaan lain karena posisi pasar mereka yang kuat dalam penjualan mobil domestik. Hal ini telah
meningkatkan persaingan harga, terutama terhadap perusahaan pembiayaan milik bank yang d iuntungkan oleh
akses ke pendanaan berbiaya rendah. Tidak seperti beberapa pesaingnya, Perseroan beroperasi tanpa afiliasi
dekat dengan penyedia pendanaan, yang mengakibatkan biaya dana yang relatif lebih tinggi. Untuk tetap
kompetitif, Perseroan telah mem perluas basis pelanggannya dengan menawarkan pembiayaan dengan uang
muka di bawah 20%, yang sampai batas tertentu dapat membuat Perusahaan menghadapi risiko kredit yang lebih
tinggi, terutama jika tidak didukung secara memadai oleh proses penjaminan emisi yang kuat.

Faktor Environmental, Social and Governance (ESG)

Faktor Environmental, Social and Governance (ESG) atau lingkungan, sosial, dan tata Kelola dinilai netral terhadap
peringkat kredit Perseroan. Perusahaan beroperasi di industri pembiayaan mobil, yang sebagian besar bergantung
pada kendaraan berbahan bakar, sehingga berdampak cukup negatif terhadap faktor lingkungan. Kontribusi
potensial Perseroan terhadap perbaikan lingkungan saat ini dibatasi oleh permintaan pasar yang relatif rendah
untuk opsi kendaraan listrik atau yang lebih berkelanjutan. Mengenai tata kelola dan aspek sosial, PEFINDO
berpandangan netral karena Perseroan telah menetapkan prosedur operasi standarnya dengan pengawasan yang
ketat dari induk perusahaan dan regulatornya.

Prosedur Pemesanan

Prosedur Pemesanan Obligasi dapat dilihat pada Bab XIII mengenai Tata Cara Pemesanan Pembelian Obligasi.

Wali Amanat

Penerbitan Obligasi ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan
antara Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang bertindak selaku Wali Amanat.

Alamat dari Wali Amanat adalah sebagai berikut:

                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
                                    Investment Services Division
                               Trust & Corporate Services Department
                                          Gedung BRI II Lt.6
                                    Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
                                      Jakarta 10210 - Indonesia
                                         Tel. (021) 5758143
                                       Email : tcs_aet@bri.co.id
              Up. Dhany Ramadhanto –Department Head Trust & Corporate Service Department




                                                       11
Page 34
II.       RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi,
seluruhnya akan dipergunakan oleh Perseroan untuk modal kerja seluruh kegiatan usaha Perseroan yang
mencakup Investasi, Modal Kerja, Multiguna, Sewa Operasi, Kegiatan Pembiayaan Syariah, dan pembiayaan lain
berdasarkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Dalam hal dana hasil Penawaran Umum Obligasi tidak mencukupi rencana penggunaan di atas, maka Perseroan
akan menggunakan kas internal Perseroan.

Perseroan berkewajiban menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini kepada
Wali Amanat dengan tembusan kepada OJK, sampai dengan seluruh dana hasil Penawaran Umum telah
direalisasikan, sesuai dengan POJK No. 30/2015. Laporan realisasi penggunaan dana tersebut wajib dibuat secara
berkala setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember. Laporan realisasi penggunaan
dana tersebut untuk pertama kali dibuat pada tanggal laporan terdekat setelah Tanggal Distribusi.

Dalam hal terdapat dana hasil Penawaran Umum Obligasi yang belum dipergunakan, maka Perseroan akan
menempatkan dana tersebut dengan memperhatikan keamanan dan likuiditas serta dapat memberikan
keuntungan finansial yang wajar bagi Perseroan.

Perseroan wajib mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum dalam setiap
RUPS tahunan sampai dengan seluruh dana hasil Penawaran Umum telah direalisasikan.

Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum, maka
Perseroan wajib menyampaikan rencana dan alasan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum
Obligasi kepada OJK paling lambat 14 (empat belas) Hari Kerja sebelum penyelenggaraan RUPO, dan
memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Wali Amanat setelah disetujui oleh RUPO.

Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI
Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2024 seluruhnya telah dipergunakan Perseroan sesuai dengan tujuan
penggunaan dana hasil penerbitan tersebut. Perseroan telah menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana
kepada OJK pada tanggal 18 Desember 2024 dengan nomor surat 020/ASF-Trea/PUBVI-4/2024 melalui Sistem
Pelaporan Elektronik (SPE) OJK.

Sesuai dengan POJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Bentuk dan Isi Prospektus dan
Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Utang, total biaya yang dikeluarkan oleh
Perseroan adalah kurang lebih setara dengan 0,632% (nol koma enam tiga dua persen) dari nilai emisi Obligasi
yang meliputi:

1.    Biaya jasa penyelenggaraan (management fee) 0,120%;
2.    Biaya jasa penjaminan (underwriting fee) 0,025%;
3.    Biaya jasa penjualan (selling fee) 0,025%;
4.    Biaya jasa Profesi Penunjang Pasar Modal sebesar 0,178%, yang terdiri dari biaya jasa Akuntan Publik
      sebesar 0,143%; Notaris sebesar 0,011%; biaya jasa Konsultan Hukum sebesar 0,024%;
5.    Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal sebesar 0,166%, yang terdiri dari biaya jasa Wali Amanat sebesar
      0,038%; biaya jasa Perusahaan Pemeringkat sebesar 0,128%;
6.    Biaya lain-lain (BEI, KSEI, OJK, percetakan, iklan, formulir-formulir dan biaya operasional yang ditimbulkan
      dalam proses penerbitan) sebesar 0,118%.




                                                        12
Page 35
III.    PERNYATAAN UTANG
Tabel di bawah ini memperlihatkan jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024, yang diambil dari
laporan posisi keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang telah diaudit.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan
SAK Indonesia. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global
PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini
tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali dengan nomor 00849/2.1457/AU.1/09/1123-
3/1/V/2025 tertanggal 6 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Tjhin Silawati, S.E. (Registrasi Akuntan Publik
No. AP. 1123).

Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki total liabilitas sebesar Rp30.971 miliar dengan rincian
sebagai berikut:

                                                                                         (dalam miliaran Rupiah)
 Keterangan                                                                                           Jumlah

 Utang penyalur kendaraan
      - Pihak ketiga                                                                                        10
      - Pihak berelasi                                                                                      68
 Utang lain-lain
      - Pihak ketiga                                                                                      289
      - Pihak berelasi                                                                                     71
 Akrual
      - Pihak ketiga                                                                                      221
 Liabilitas pajak
      - Pajak penghasilan badan                                                                           232
      - Pajak lainnya                                                                                      39
 Liabilitas derivatif                                                                                       2
 Pinjaman
      - Pihak ketiga                                                                                   19.166
      - Pihak berelasi                                                                                    221
 Surat berharga yang diterbitkan
      - Obligasi                                                                                       10.219
 Imbalan kerja                                                                                            253
 Jumlah Liabilitas                                                                                     30.791

Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan tidak mempunyai liabilitas komitmen yang signifikan.

UTANG LAIN – LAIN
                                                                                        (dalam miliaran Rupiah)
 Keterangan                                                                                           Jumlah
 Utang lain-lain
 Pihak ketiga:
     -    Titipan pelanggan                                                                               160
     -    Premi asuransi                                                                                   46
     -    Pembiayaan bersama without recourse                                                              41
     -    Administrasi pembiayaan                                                                          22
     -    Klaim asuransi pelanggan                                                                          7
     -    Pendapatan yang ditangguhkan                                                                      1
     -    Lain-lain                                                                                        12
                                                                                                          289

 Pihak berelasi:
     -   Premi asuransi                                                                                    60
     -   Pembiayaan bersama without recourse                                                               10
     -   Lain-lain                                                                                          1
                                                                                                           71
 Jumlah                                                                                                   360




                                                     13
Page 36
Termasuk di dalam utang administrasi pembiayaan adalah utang Perseroan sehubungan dengan administrasi
fidusia perjanjian pembiayaan atas kendaraan yang dibiayai.

Titipan pelanggan adalah setoran dari konsumen terkait dengan deposit angsuran atau transaksi pembiayaan
lainnya yang masih dalam proses identifikasi.

Utang pembiayaan bersama without recourse adalah utang yang timbul sehubungan dengan belum disetorkannya
cicilan dari konsumen yang merupakan porsi dari pemberi pembiayaan bersama.

Termasuk di dalam lain-lain pihak ketiga adalah utang kepada Badan Penyelenggara Jasa Sosial (BPJS), utang
asuransi tenaga kerja, utang koperasi karyawan, dan lain-lain.

Termasuk di dalam lain-lain pihak berelasi adalah utang sewa dan titipan pelanggan.

AKRUAL
                                                                                         (dalam miliaran Rupiah)
 Keterangan                                                                                            Jumlah
 Bunga pinjaman                                                                                           132
 Bunga surat berharga yang diterbitkan                                                                     75
 Konsultan                                                                                                  9
 Keamanan                                                                                                   3
 Lain-lain                                                                                                  2
 Jumlah                                                                                                   221

LIABILITAS PAJAK

Saldo liabilitas pajak Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                         (dalam miliaran Rupiah)
                                Keterangan                                                              Jumlah
 Liabilitas pajak kini
 - Pasal 29                                                                                                 232
                                                                                                            232
 Liabilitas pajak lainnya
 - Pasal 21                                                                                                  26
 - Pasal 26                                                                                                   1
 - Lain - lain                                                                                               12
                                                                                                             39
 Jumlah                                                                                                     271

BEBAN PAJAK PENGHASILAN

                                                                                         (dalam miliaran Rupiah)
                                Keterangan                                                              Jumlah
 Kini – non final
 - Beban pajak tahun berjalan                                                                               641
 Tangguhan                                                                                                  (87)
                                                                                                            554

Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum pajak penghasilan
dan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut:

                                                                                         (dalam miliaran Rupiah)
                               Keterangan                                                               Jumlah
 Laba sebelum pajak penghasilan                                                                           2.503
 Bagian laba bersih entitas asosiasi                                                                        (28)
                                                                                                          2.475

 Pajak dihitung menggunakan tarif pajak berlaku                                                             544
 Penghasilan kena pajak final                                                                                (5)
 Beban yang tidak dapat dikurangkan                                                                          15
 Jumlah                                                                                                     554




                                                      14
Page 37
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dengan estimasi penghasilan kena
pajak adalah sebagai berikut:

                                                                                        (dalam miliaran Rupiah)
                               Keterangan                                                             Jumlah
 Laba sebelum pajak penghasilan                                                                         2.503
 Bagian laba bersih entitas asosiasi                                                                      (28)
                                                                                                        2.475

 Beda Waktu:
 - Penyisihan imbalan kerja                                                                                 12
 - Penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang                                                       (22)
   dari jaminan kendaraan
 - Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                     406
 - Beban sewa                                                                                                 1
 - Akrual                                                                                                   (1)
                                                                                                           396

 Beda tetap:
 - Kesejahteraan karyawan                                                                                    27
 - Beban yang tidak dapat dikurangkan                                                                        29
 - Beban pajak final                                                                                          3
 - Penghasilan yang dikenakan pajak final                                                                  (15)
 Penghasilan kena pajak                                                                                  2.915

 Beban pajak penghasilan kini – non final                                                                  641
 Dikurangi: Pajak dibayar dimuka                                                                         (409)

 Liabilitas pajak kini                                                                                     232

Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024, adalah suatu
perhitungan sementara yang dibuat untuk maksud akuntansi dan kemungkinan dapat berubah pada saat
Perseroan menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) pajaknya.

Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 136 tahun 2024 yang
diundangkan pada tanggal 31 Desember 2024 (“PMK-136 tahun 2024”), di mana yurisdiksi tempat Perseroan
didirikan, mulai berlaku 1 Januari 2025. Karena peraturan tersebut tidak berlaku pada tanggal pelaporan,
Perseroan ini tidak memiliki eksposur pajak terkini terkait. Perseroan menerapkan pengecualian PSAK 212 untuk
mengakui dan mengungkapkan informasi tentang asset dan liabilitas pajak tangguhan yang terkait dengan pajak
penghasilan pilar dua. Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan masih menilai dampak dalam penerapan
peraturan tersebut.

PINJAMAN

Pinjaman terdiri dari pinjaman yang diperoleh dari bank dan pihak lain. Saldo Pinjaman Perseroan dari bank dan
pihak lain pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp19.387 miliar yang terdiri dari:

                                                                                      (dalam miliaran Rupiah)
                               Keterangan                                                            Jumlah
 Pihak ketiga
 Rupiah
     -    PT Bank Pan Indonesia Tbk.                                                                    3.792
     -    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                                                2.896
     -    PT Bank Central Asial Tbk.                                                                    2.458
     -    Standard Chartered Bank, Jakarta                                                              1.850
     -    PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (sebelumnya PT Bank BTPN                                          1.000
          Tbk.)
     -    PT Bank CIMB Niaga Tbk.                                                                       1.000
     -    MUFG Bank, Ltd., cabang Jakarta                                                                 965
     -    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.                                                         667
     -    PT Bank Shinhan Indonesia                                                                        21
                                                                                                       14.649

 Dolar AS
     -   PT Bank HSBC Indonesia – club loan                                                             1.765
     -   Citibank, NA cabang Jakarta – bilateral                                                          784



                                                      15
Page 38
                                                                                      (dalam miliaran Rupiah)
                              Keterangan                                                             Jumlah
     -    Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore – bilateral                                            694
     -    PT Bank ANZ Indonesia – bilateral                                                             323
     -    Bank of China (Hong Kong), Ltd. Jakarta Branch – sindikasi                                    303
     -    Oversea-Chinese Banking Corporation, Ltd. – sindikasi                                         215
     -    PT Bank DBS Indonesia – sindikasi                                                             215
     -    MUFG Bank, Ltd., cabang Jakarta                                                               160
     -    PT Bank Danamon Indonesia Tbk. – bilateral                                                     81
                                                                                                        4.540

 Pihak berelasi
 Rupiah
     -   PT United Tractor Tbk.                                                                          221
                                                                                                      19.410
 Biaya provisi yang belum diamortisasi                                                                   (23)
 Jumlah                                                                                               19.387

Cicilan pokok pinjaman sesuai dengan tanggal jatuh temponya pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai
berikut:

                                                                                       (dalam miliaran Rupiah)
                                Keterangan                                                           Jumlah
 < 1 tahun                                                                                            14.758
 1 – 2 tahun                                                                                           3.858
 2 – 3 tahun                                                                                             771
 Jumlah                                                                                               19.387

Pada tanggal 31 Desember 2024, pinjaman - pinjaman tersebut di atas dikenakan suku bunga per tahun antara
3,95% - 7,34% untuk pinjaman dalam mata uang Rupiah dan 1,17% - 7,21% untuk pinjaman dalam mata uang
Dolar AS. Seluruh pinjaman yang diperoleh Perseroan adalah tanpa jaminan.

Berikut adalah rincian transaksi pinjaman:

PT Bank Pan Indonesia Tbk.

Pada tanggal 11 Mei 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-revolving term
loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo
pinjaman modal kerja adalah sebesar nihil (2023: Rp208 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya.
Fasilitas pinjaman ini telah jatuh tempo pada tanggal 9 September 2024 dan tidak diperpanjang.

Pada tanggal 22 December 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024,
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp217 miliar (2023: Rp717 miliar) dan fasilitas ini telah
digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 20 Juni 2025.

Pada tanggal 18 Oktober 2022, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non- revolving
term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo
pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp333 miliar (2023: Rp667 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 17 Oktober 2025.

Pada tanggal 4 April 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-revolving term
loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo
pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp783 miliar (2023: Rp1.283 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 18 Agustus 2026.

Pada tanggal 13 Desember 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024,
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp1.042 miliar (2023: Rp1.000 miliar) dan fasilitas ini telah
digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 22 Februari 2027.

Pada tanggal 17 Juli 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-revolving term
loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo
pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp917 miliar (2023: nihil) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya.
Fasilitas ini akan jatuh tempo
pada tanggal 17 September 2027.



                                                     16
Page 39
Pada tanggal 10 Desember 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024,
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp500 miliar (2023: Rp1.000 miliar) dan fasilitas ini masih bisa
digunakan sebesar Rp500 miliar. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 10 Desember 2028.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Pada tanggal 22 Mei 2017, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja money market line tanpa
jaminan. Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum menjadi sebesar
Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar Rp1.000 miliar (2023: Rp400
miliar) dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar nihil. Fasilitas ini telah diperpanjang dan masih dapat
digunakan sampai dengan tanggal 25 September 2025.

Pada tanggal 21 April 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dengan jumlah
maksimum sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar nihil (2023:
Rp250 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 23 Desember
2024 dan tidak diperpanjang

Pada tanggal 17 April 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dengan jumlah
maksimum sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar Rp667 miliar
(2023: Rp417 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal
16 April 2027.

Pada tanggal 30 Mei 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dengan jumlah
maksimum sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar Rp1.229
miliar (2023: nihil) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 30 Mei
2028.

PT Bank Central Asia Tbk.

Pada tanggal 16 November 2000, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja money market line.
Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum menjadi sebesar Rp2.320
miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar nihil (2023: Rp100 miliar), dan fasilitas ini
masih dapat digunakan sebesar Rp 2.320 miliar. Fasilitas pinjaman ini telah diperpanjang dan akan jatuh tempo
pada tanggal 24 Maret 2025.

Pada tanggal 19 Maret 2003, Perseroan juga memperoleh fasilitas cerukan dengan jumlah maksimum penarikan
sebesar Rp75 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar nihil (2023: nihil) dan
fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar Rp75 miliar. Fasilitas ini telah diperpanjang dan akan jatuh tempo pada
tanggal 24 Maret 2025.

Pada tanggal 25 September 2020, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024 jumlah
saldo pinjaman sebesar nihil (2023: Rp125 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas telah jatuh
tempo pada tanggal 17 Mei 2024 dan tidak diperpanjang.

Pada tanggal 11 Juni 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-revolving
term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024 jumlah saldo
pinjaman sebesar Rp238 (2023: Rp696) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo
pada tanggal 29 Maret 2026.

Pada tanggal 27 September 2022, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024 jumlah
saldo pinjaman sebesar Rp767 miliar (2023: Rp1.267 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas
ini akan jatuh tempo pada tanggal 27 September 2026.

Pada tanggal 10 Juli 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non- revolving
term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo
pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp942 miliar (2023: Rp1.008 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 10 Juli 2027.

Pada tanggal 20 Desember 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.500 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024,
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp512 miliar (2023: nihil) dan fasilitas ini masih bisa digunakan
sebesar Rp900 miliar. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 22 Desember 2026.




                                                         17
Page 40
Standard Chartered Bank, Jakarta

Pada tanggal 4 November 2020, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp750 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah
saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar nihil (2023: Rp50 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya.
Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal 5 April 2024 dan tidak diperpanjang.

Pada tanggal 2 November 2022, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp750 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah
saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp250 miliar (2023: Rp500 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 14 November 2025.

Pada tanggal 20 September 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.600 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024,
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp1.600 miliar (2023: nihil) dan fasilitas ini telah digunakan
seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 15 Oktober 2025.

PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (sebelumnya PT Bank BTPN Tbk.)

Pada tanggal 14 Agustus 2012, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dan fasilitas
pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum menjadi sebesar Rp1.000 miliar
termasuk didalamnya terdapat fasilitas Green Loan dengan nilai maksimum Rp100 miliar. Pada tanggal
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman ini adalah sebesar Rp1.000 miliar (2023: Rp300 miliar) dan fasilitas ini
masih dapat digunakan sebesar nihil. Fasilitas ini telah diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai dengan
30 Mei 2025.

PT Bank CIMB Niaga Tbk. - Bilateral

Pada tanggal 10 November 2011, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja money market line tanpa
jaminan. Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui kembali dan dapat ditarik dalam mata uang Rupiah
dan Dolar AS dengan jumlah maksimum sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo
pinjaman sebesar Rp1.000 miliar (2023: Rp925 miliar) dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar nihil.
Fasilitas ini telah diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 30 Juni 2025.

MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta

Pada tanggal 24 Mei 2016, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja revolving tanpa jaminan.
Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum sebesar 75.000.000 Dolar
AS (nilai penuh), fasilitas ini dapat ditarik dalam mata uang Rupiah dan Dolar AS. Pada tanggal 31 Desember
2024, jumlah saldo pinjaman adalah sebesar Rp965 miliar dan 9.895.000 Dolar AS (nilai penuh) (2023: Rp400
miliar dan nihil Dolar AS) dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar Rp87 miliar. Fasilitas ini telah
diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 31 Oktober 2025.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Pada tanggal 20 Desember 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-
revolving term loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp1.000 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024,
jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp667 miliar (2023: Rp1.000 miliar) dan fasilitas ini telah
digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 29 Desember 2026.

PT Bank Shinhan Indonesia

Pada tanggal 7 Juni 2022, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-revolving term
loan dengan maksimum penarikan sebesar Rp125 miliar. Pada tanggal 31 December 2024, jumlah saldo pinjaman
modal kerja adalah sebesar Rp21 miliar (2023: Rp62 miliar) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas
pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 13 Juni 2025.

Citibank, N.A Jakarta Branch - Bilateral

Pada tanggal 10 Februari 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan. Fasilitas
pinjaman ini dapat ditarik dengan jumlah maksimum sebesar 57.000.000 Dolar AS (nilai penuh), fasilitas ini dapat
ditarik dalam mata uang Rupiah dan Dolar AS. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman adalah
sebesar Rp784 miliar (2023: Rp880 miliar) dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar 8.500.000 Dolar AS.
Fasilitas ini telah diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai dengan 10 Februari 2025.




                                                       18
Page 41
PT Bank Nationalnobu Tbk.

Pada tanggal 11 Juni 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja money market line tanpa
jaminan dengan maksimum penarikan Rp125 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman
sebesar nihil (2023: nihil) dan fasilitas pinjaman ini masih dapat digunakan sebesar Rp125 miliar. Fasilitas ini akan
jatuh tempo pada tanggal 22 Juni 2025.

PT Bank HSBC Indonesia – Club Loan

Pada tanggal 10 Juni 2022, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi sebesar 300.000.000
Dolar AS (nilai penuh) dengan Tingkat bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,81% untuk onshore dan
0,75% untuk offshore per tahun, dengan Bank of China (Hong Kong) Limited, Bank of China (Hong Kong) Limited
Jakarta Branch, DBS Bank Ltd, Mizuho Bank Ltd, MUFG Bank Ltd Jakarta Branch, Oversea-Chinese Banking
Corporation Limited, RHB Bank Berhad, Sumitomo Mitsui Banking Corporation Singapore Branch, Taipei Fubon
Commercial Bank Co. Limited, The Korea Development Bank Singapore Branch, Australia and New Zealand
Banking Group Limited, BNP Paribas, Cathay United Bank, dan Sumitomo Mitsui Trust Bank Limited Singapore
Branch sebagai mandated lead arrangers. PT Bank HSBC Indonesia bertindak sebagai agent. Pada tanggal
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar 109.166.667 Dolar AS (nilai penuh) (2023:
209.166.666 Dolar AS (nilai penuh)) dan fasilitas ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh
tempo pada tanggal 6 Februari 2026.

PT Bank DBS Indonesia - Sindikasi

Pada tanggal 5 Maret 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi luar negeri sebesar
340.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat bunga mengambang 3-month LIBOR plus marjin 0,88% untuk
onshore dan 0,80% untuk offshore per tahun, yang mana tingkat suku bunga mengambang akan ditransisikan
menjadi 3-month Term SOFR plus 0,15%, plus marjin yang tidak berubah per tanggal 1 Juli 2023, dengan tingkat
bunga mengambang 3-month LIBOR plus 0,88% untuk onshore dan 0,80% untuk offshore per tahun, dengan ANZ
Bank Ltd., Bank Of China Ltd., BNP Paribas, Citigroup Global Markets Asia Ltd., CTBC Bank Co. Ltd. Singapore
Branch, DBS Bank Ltd., HSBC Ltd., Mizuho Bank Ltd., MUFG Bank Ltd., Oversea-Chinese Banking Corporation
Ltd., PT Bank CTBC Indonesia, RHB Bank Berhad, Shinsei Bank Ltd., SCB Jakarta Branch, Sumitomo Mitsui
Banking Corporation Singapore Branch, SMTB Co. Ltd. Singapore Branch, Taipei Fubon Commercial Bank Co.,
Ltd dan The Korea Development Bank, Singapore Branch sebagai mandated lead arrangers dan bookrunners. PT
Bank DBS Indonesia sebagai facility agent. Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo pinjaman modal kerja adalah
sebesar 13.333.333 Dolar AS (nilai penuh) (2023: 111.666.668 Dolar AS (nilai penuh)) dan fasilitas ini telah
digunakan seluruhnya. Perseroan sudah melakukan lindung nilai sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini.
Fasilitas pinjaman ini telah jatuh tempo pada tanggal 17 Februari 2025, tidak diperpanjang dan telah dibayarkan
sepenuhnya.

Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore - Bilateral

Pada tanggal 18 Mei 2020, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja luar negeri sebesar 100.000.000
Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,15% Credit Adjustment
Spread, plus marjin 0,75% dengan Mizuho Bank, Ltd. Singapore Branch sebagai lender. Pada tanggal
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar nihil Dolar AS (nilai penuh) (2023:
12.500.000 Dolar AS (nilai penuh)). Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah dipergunakan seluruhnya. Fasilitas
pinjaman ini telah jatuh tempo pada tanggal 8 April 2024 dan tidak diperpanjang.

Pada tanggal 9 November 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja luar negeri sebesar
100.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat bunga mengambang 3-month LIBOR plus marjin 0,70% per
tahun, yang mana tingkat suku bunga mengambang akan ditransisikan menjadi 3-month Term SOFR plus 0,15%
Credit Adjustment Spread, plus marjin yang tidak berubah per tanggal 1 Juli 2023, dengan PT Bank Mizuho
Indonesia sebagai lender. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar
16.250.000 Dolar AS (nilai penuh) (2023: 39.583.333 Dolar AS (nilai penuh)). Perseroan sudah melakukan lindung
nilai sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini dan fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 19 Agustus
2025.

Pada tanggal 3 Maret 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja luar negeri sebesar
100.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat bunga mengambang 3-month LIBOR plus marjin 0,65% per
tahun, yang mana tingkat suku bunga mengambang akan ditransisikan menjadi 3-month Term SOFR plus 0,15%
of Credit Adjustment Spread, plus marjin yang tidak berubah per tanggal 1 Juli 2023, dengan Mizuho Bank, Ltd.
Singapore Branch sebagai lender. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah
sebesar 26.666.667 Dolar AS (nilai penuh) (2023: 46.666.667 Dolar AS (nilai penuh)) dan masih dapat digunakan
sebesar 40.000.000 Dolar AS (nilai penuh) sampai dengan Maret 2024. Perseroan sudah melakukan lindung nilai
sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini dan fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 22 Mei 2026.




                                                         19
Page 42
Overseas – Chinese Banking Corporation, Ltd., Singapore – Club Loan

Pada tanggal 29 Agustus 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi sebesar
320.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,77% untuk
onshore dan 0,70% untuk offshore per tahun, dengan Bank of Taiwan, Offshore Banking Branch, Citigroup Global
Markets Asia Limited, DBS Bank Ltd., Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd., PT Bank ANZ Indonesia,
PT Bank CIMB Niaga Tbk., PT Bank SBI Indonesia, Taipei Fubon Commercial Bank Co., Ltd., The Hongkong and
Shanghai Banking Corporation Ltd., and The Korea Development Bank, Singapore Branch sebagai mandated lead
arrangers. Overseas-Chinese Banking Corporation Ltd. Indonesia berperan sebagai agent. Pada tanggal
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar 13.333.333 Dolar AS (nilai penuh) (2023:
20.000.000 Dolar AS (nilai penuh)) dan masih dapat digunakan sebesar 300.000.000 Dolar AS (nilai penuh)
sampai dengan Februari 2025. Perseroan sudah melakukan lindung nilai sepenuhnya atas pinjaman modal kerja
ini dan fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 20 November 2026.

PT Bank ANZ Indonesia - Bilateral

Pada tanggal 9 November 2021, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan. Fasilitas
pinjaman ini dapat ditarik dengan jumlah maksimum sebesar 20.000.000 Dolar AS (nilai penuh), fasilitas ini dapat
ditarik dalam mata uang Rupiah dan Dolar AS. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman adalah
sebesar 20.000.000 Dolar AS (nilai penuh) (2023: 19.600.000 Dolar AS (nilai penuh)) dan fasilitas ini masih dapat
digunakan sebesar nihil. Perseroan sudah melakukan lindung nilai sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini dan
fasilitas pinjaman ini masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 30 Juni 2025.

PT Bank Danamon Indonesia Tbk. - Bilateral

Pada tanggal 18 Juni 2008, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja revolving dengan maksimum
penarikan Rp100 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2024 jumlah saldo pinjaman sebesar 5.081.821 Dolar AS (nilai
penuh) (2023: nihil Dolar AS) dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar Rp19 miliar. Fasilitas pinjaman ini
masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 30 Agustus 2025.

Bank of China (Hong Kong), Ltd., Jakarta Branch - Sindikasi

Pada tanggal 13 Juli 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi sebesar 150.000.000
Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,77% untuk onshore dan
0,70% untuk offshore per tahun, dengan Bank of China (Hong Kong) Limited., Jakarta Branch, Bank of China
(Hong Kong) Ltd, Bank of China (Malaysia), dan Bank of China (Hongkong), Ltd., Jakarta Branch sebagai
mandated lead arrangers dan sebagai agent. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja
adalah sebesar 18.750.000 Dolar AS (nilai penuh) (2023: nihil (nilai penuh)) dan masih dapat digunakan sebesar
125.000.000 Dolar AS (nilai penuh) sampai dengan 13 Januari 2025.

PT United Tractor Tbk.

Pada tanggal 29 Juni 2018, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja. Fasilitas pinjaman modal kerja
ini telah diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum menjadi sebesar Rp300 miliar. Pada tanggal
31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar Rp221 miliar (2023: Rp296 miliar) dengan cicilan pembayaran
pokok pinjaman triwulan yang dimulai 3 bulan sejak setiap tanggal penarikan. Fasilitas ini masih dapat digunakan
sebesar Rp79 miliar dan akan jatuh tempo pada tanggal 28 Juni 2027.

Informasi lainnya

Perseroan telah memenuhi pembatasan-pembatasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman modal kerja.
Pembatasan-pembatasan terdiri dari beberapa hal administratif dan pembatasan rasio Total Utang Konsolidasi
menjadi Kekayaan Bersih Berwujud Konsolidasi (DER) serta Piutang Layak Aman Bersih. Pembayaran bunga dan
pokok pinjaman telah dibayarkan oleh Perseroan sesuai dengan jadwal. Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai
tercatat pinjaman adalah Rp19.519 miliar (31 Desember 2023: Rp19.723 miliar) yang mencakup nilai nominal
pinjaman, biaya provisi yang belum diamortisasi dan utang bunga.

SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN

Perseroan mempunyai utang atas penerbitan obligasi pada tanggal 31 Desember 2024 sebagai berikut:

                                                                                          (dalam miliaran Rupiah)
 Keterangan                                                                                      Nilai Nominal
 Rupiah:
 - Obligasi Berkelanjutan V                                                                               2.352
 - Obligasi Berkelanjutan VI                                                                              7.884
                                                                                                         10.236



                                                       20
Page 43
                                                                                          (dalam miliaran Rupiah)
 Keterangan                                                                                      Nilai Nominal

 Dikurangi:
 Biaya emisi obligasi yang belum diamortisasi                                                               (17)
 Bersih                                                                                                  10.219
 Beban amortisasi biaya emisi obligasi                                                                        23

IMBALAN KERJA

Sejak 2021, Perseroan telah menghitung liabilitas imbalan pasca-kerja sesuai dengan Undang-undang Cipta Kerja
No. 11/2020 dan Peraturan Pemerintah No. 35/2021 berupa uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan
uang penggantian hak. Perseroan wajib memberikan imbalan pasca-kerja kepada karyawannya pada saat
meninggal, sakit bekepanjangan/cacat atau pada saat karyawan menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan pasca-
kerja ini diberikan terutama berdasarkan masa kerja dan kompensasi karyawan pada saat pemutusan hubungan
kerja atau selesainya masa kerja.

Kewajiban imbalan kerja yang diakui di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:

                                                                                         (dalam miliaran Rupiah)
                                    Keterangan                                            31 Desember 2024
 Pada awal periode                                                                                     233
 Biaya jasa kini                                                                                        30
 Biaya bunga                                                                                            14
 Pengukuran kembali
 Jumlah yang dibebankan pada pendapatan komprehensif lainnya                                                (2)
 Imbalan yang dibayarkan                                                                                   (10)
 Biaya jasa lalu                                                                                            (4)
 Pindahan ke entitas lain                                                                                   (8)
 Pada akhir periode                                                                                        253

UTANG PERSEROAN YANG AKAN JATUH TEMPO DALAM WAKTU 3 (TIGA) BULAN SEJAK PROSPEKTUS
INI DITERBITKAN BERIKUT CARA PEMENUHAN KEWAJIBANNYA

Kewajiban perseroan yang akan jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan sejak Prospektus ini diterbitkan adalah
sebesar Rp2.434 miliar. Perseroan akan mengalokasikan dana untuk pembayaran kewajiban tersebut yang
berasal dari hasil pendapatan pembiayaan konsumen / collection Perseroan. Keterangan mengenai kewajiban
perseroan yang akan jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan sebagai berikut:

                                                                                         (dalam miliaran Rupiah)
                 Keterangan                                                                           Jumlah
 PT Bank Central Asia Tbk                        Fasilitas Bilateral Jangka Panjang                       363
 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                   Fasilitas Bilateral Jangka Panjang                       338
 PT Bank Pan Indonesia Tbk                       Fasilitas Bilateral Jangka Panjang                       533
 PT Bank Shinhan Indonesia                       Fasilitas Bilateral Jangka Panjang                        10
 Standard Chartered Bank                         Fasilitas Bilateral Jangka Panjang                        63
 PT United Tractors Tbk                          Fasilitas Bilateral Jangka Panjang                        27
 PT Bank Negara Indonesia Tbk                    Fasilitas Bilateral Jangka Panjang                        83
 Mizuho Bank, Ltd.                               Fasilitas Bilateral Jangka Panjang                       161
 PT Bank HSBC Indonesia                          Fasilitas Sindikasi Jangka Panjang                       420
 Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd.        Fasilitas Sindikasi Jangka Panjang                        28
 Bank of China Limited                           Fasilitas Sindikasi Jangka Panjang                        35


                                                                                         (dalam miliaran Rupiah)
               Keterangan                                                                            Jumlah
 Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya
 Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap        Penerbitan Efek Bersifat Hutang                            373
 V Tahun 2022

LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO DAN BELUM DILUNASI

Seluruh liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 telah diungkapkan dalam Prospektus ini. Pada
tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perseroan telah melunasi seluruh liabilitas yang telah jatuh tempo. Tidak
ada liabilitas yang telah jatuh tempo yang belum dilunasi oleh Perseroan.




                                                      21
Page 44
SELURUH LIABILITAS PERSEROAN PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 TELAH DIUNGKAPKAN
DALAM PROSPEKTUS INI. PADA TANGGAL DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI, PERSEROAN TELAH
MELUNASI SELURUH LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO. TIDAK ADA LIABILITAS YANG TELAH
JATUH TEMPO YANG BELUM DILUNASI OLEH PERSEROAN.
SETELAH TANGGAL 31 DESEMBER 2024 SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR
INDEPENDEN DAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN SAMPAI DENGAN
TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN, PERSEROAN DAN TIDAK MEMILIKI
LIABILITAS LAINNYA, KECUALI LIABILITAS YANG TELAH DINYATAKAN DALAM PROSPEKTUS INI
DAN YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN YANG DISAJIKAN DALAM
PROSPEKTUS INI.
MANAJEMEN PERSEROAN DALAM HAL INI BERTINDAK UNTUK DAN ATAS NAMA PERSEROAN
SERTA SEHUBUNGAN DENGAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWABNYA DALAM PERSEROAN, DENGAN
INI MENYATAKAN KESANGGUPANNYA UNTUK MEMENUHI PADA SAAT JATUH TEMPO SELURUH
LIABILITAS YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN SERTA DISAJIKAN DALAM
PROSPEKTUS INI.
PADA TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR, PERSEROAN TIDAK MEMILIKI KOMITMEN DAN
KONTINJENSI YANG MATERIAL SELAIN DARI YANG TELAH DINYATAKAN DAN DIUNGKAPKAN
DALAM LAPORAN KEUANGAN SERTA DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS INI.
TIDAK TERDAPAT PELANGGARAN ATAS PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG
DILAKUKAN OLEH PERSEROAN DALAM KELOMPOK USAHA PERSEROAN YANG DAPAT
BERDAMPAK MATERIAL TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN.
TIDAK ADA KELALAIAN ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN SETELAH
TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN
PENDAFTARAN.
TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA LIABILITAS
DAN/ATAU PERIKATAN BAIK SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI
DENGAN TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK, MAUPUN SETELAH TANGGAL LAPORAN
AKUNTAN PUBLIK SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN.




                                        22
Page 45
IV.     IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan
laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan tersebut yang tercantum dalam Prospektus
ini. Untuk informasi lebih lanjut, Investor juga harus membaca Bab V Prospektus ini yang berjudul Analisis dan
Pembahasan oleh Manajemen.

Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan yang
telah diaudit pada 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan
laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 beserta catatan atas laporan
keuangan tersebut.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan
SAK Indonesia. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global
PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini
tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali dengan Nomor 00849/2.1457/AU.1/09/1123-
3/1/V/2025 tertanggal 6 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Tjhin Silawati, S.E. (Registrasi Akuntan Publik
No. AP. 1123).

LAPORAN POSISI KEUANGAN

                                                                                        (dalam miliaran Rupiah)
                                                                                        31 Desember
                          Keterangan
                                                                                         2024       2023
 ASET
 Kas dan setara kas
   - Pihak ketiga                                                                         903              865
   - Pihak berelasi                                                                        47               25
 Piutang pembiayaan konsumen - setelah dikurangi penyisihan
 kerugian penurunan nilai sebesar Rp1.693 (2023: Rp1.907)
   - Pihak ketiga                                                                      31.695          31.526
   - Pihak berelasi                                                                         2               2
 Piutang pembiayaan Murabahah - setelah dikurangi penyisihan
 kerugian penurunan nilai sebesar Rp18 (2023: Rp43)
   - Pihak ketiga                                                                         333              703
 Pembiayaan Musyarakah - setelah dikurangi penyisihan kerugian
 sebesar Rp87 (2023: Rp65)
   - Pihak ketiga                                                                       1.626           1.079
 Investasi bersih dalam sewa pembiayaan - setelah dikurangi
 penyisihan kerugian penurunan nilai sebesar Rp249 (2023:
 Rp238)
   - Pihak ketiga                                                                       4.565           3.876
   - Pihak berelasi                                                                         4               7
 Tagihan pembiayaan anjak piutang - setelah dikurangi penyisihan
 kerugian penurunan nilai sebesar Rp5 (2023: Rp3)
   - Pihak ketiga                                                                          14               13
   - Pihak berelasi                                                                        72               37
 Piutang lain-lain
   - Pihak ketiga                                                                         636              589
   - Pihak berelasi                                                                        47                2
 Beban dibayar dimuka
   - Pihak ketiga                                                                          89               81
   - Pihak berelasi                                                                         8                6
 Aset derivatif                                                                           178              225
 Aset pajak tangguhan - bersih                                                            276              183
 Investasi pada entitas asosiasi                                                          378              367
 Aset tetap dan aset hak guna - setelah dikurangi akumulasi
 penyusutan sebesar Rp698 (2023: Rp653)                                                   256             265
 JUMLAH ASET                                                                           41.129          39.851




                                                     23
Page 46
                                                                (dalam miliaran Rupiah)
                                                                 31 Desember
                         Keterangan
                                                                  2024       2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Utang penyalur kendaraan
  - Pihak ketiga                                                    10                -
  - Pihak berelasi                                                  68                -
Utang lain-lain
  - Pihak ketiga                                                   289             341
  - Pihak berelasi                                                  71              92
Akrual
  - Pihak ketiga                                                   221             268
Liabilitas pajak
  - Pajak penghasilan badan                                        232             115
  - Pajak lainnya                                                   39              32
Liabilitas derivatif                                                 2              46
Pinjaman
  - Pihak ketiga                                                19.166         19.293
  - Pihak berelasi                                                 221            296
Surat berharga yang diterbitkan
  - Obligasi                                                    10.219          9.762
Imbalan kerja                                                      253            233
Jumlah Liabilitas                                               30.791         30.478

 EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp1.000 per saham (Rupiah penuh)
  - Modal dasar 1.500.000.000 saham
  - Modal ditempatkan dan disetor penuh 950.439.958 saham          950            950
Agio saham                                                       1.987          1.987
Saldo laba
  - Telah ditentukan penggunaannya                                 190              1
  - Belum ditentukan penggunaannya                               7.222          6.432
Cadangan lindung nilai arus kas                                    (11)             3
Jumlah Ekuitas                                                  10.338          9.373
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                   41.129         39.851

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                (dalam miliaran Rupiah)
                                                                 31 Desember
                     Keterangan
                                                               2024       2023
PENDAPATAN
Pembiayaan konsumen                                              5.590          5.487
Sewa pembiayaan                                                    562            508
Bagi hasil Musyarakah                                              190             57
Marjin Murabahah                                                    95            201
Pembiayaan anjak piutang                                             5              2
Bunga bank                                                          15             17
Lain-lain - bersih                                                 301            364
Jumlah pendapatan - bersih                                       6.758          6.636

BEBAN
Beban bunga dan keuangan                                         1.971          1.845
Beban usaha                                                      1.334          1.274
Beban pajak final                                                     3             3
Penyisihan kerugian penurunan nilai                                998          1.128
Penyisihan/(pemulihan) kerugian penurunan nilai lainnya            (23)            30
Jumlah beban                                                     4.283          4.280




                                                    24
Page 47
                                                         (dalam miliaran Rupiah)
                                                         31 Desember
                      Keterangan
                                                       2024       2023
Laba sebelum bagian laba bersih entitas asosiasi dan
pajak penghasilan                                        2.475           2.356
Bagian laba bersih entitas asosiasi                         28              40
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                           2.503           2.396
BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                  (554)           (530)
LABA BERSIH                                              1.949           1.866
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali imbalan pasca-kerja                      (8)              (1)
Pajak penghasilan terkait                                     2                -
                                                            (6)              (1)

Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Cadangan lindung nilai arus kas                            (18)              28
Pajak penghasilan terkait                                     4              (6)
                                                           (14)              22

LABA KOMPREHENSIF LAIN TAHUN BERJALAN
SETELAH PAJAK                                              (20)              21
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN                                                 1.929           1.887
LABA PER SAHAM - DASAR DAN DILUSIAN (Rupiah
penuh)                                                   2.051           1.963

LAPORAN ARUS KAS

                                                         (dalam miliaran Rupiah)
                                                         31 Desember
                      Keterangan
                                                       2024       2023
Arus kas dari aktivitas operasi
Penerimaan kas dari pelanggan:
 -    Pembiayaan konsumen                               38.014          33.107
 -    Sewa pembiayaan                                    4.871           4.062
 -    Pembiayaan Murabahah                               1.009           2.163
 -    Bagi hasil Musyarakah                                966             391
 -    Anjak piutang                                        299              31
Penerimaan dari piutang
   yang telah dihapusbukukan                               287             252
Sanksi keterlambatan pembayaran                            247             259
Bunga bank                                                  12              13
Lain-lain                                                    3               6
Jumlah penerimaan kas                                   45.708          40.284

Pengeluaran kas untuk:
 -  Pembayaran kepada penyalur kendaraan               (35.153)        (32.407)
 -  Pembayaran porsi fasilitas pembiayaan bersama
    without recourse                                    (4.243)         (4.368)
 -  Premi asuransi                                      (1.957)         (1.860)
 -  Beban bunga dan keuangan                            (1.856)         (1.768)
 -  Beban usaha                                         (1.261)         (1.146)
Jumlah pengeluaran kas                                 (44.470)        (41.549)
Pembayaran pajak penghasilan badan                        (526)           (552)
Arus kas bersih yang diperoleh dari/(digunakan
untuk) aktivitas operasi                                   712          (1.817)

Arus kas dari aktivitas investasi
Pembelian aset tetap                                       (62)            (98)
Dividen yang diterima dari entitas asosiasi                  17              16



                                                 25
Page 48
                                                                                               (dalam miliaran Rupiah)
                                                                                              31 Desember
                        Keterangan
                                                                                            2024       2023
 Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
 investasi                                                                                       (45)             (82)

 Arus kas dari aktivitas pendanaan
 Penerimaan pinjaman                                                                          17.515           23.511
 Pembayaran pinjaman                                                                        (17.616)         (20.448)
 Penerimaan pokok surat berharga yang diterbitkan                                              5.100            3.501
 Pembayaran pokok surat berharga yang diterbitkan                                            (4.642)          (3.323)
 Pembayaran sewa                                                                                   -               (1)
 Pembayaran dividen                                                                            (964)          (1.166)
 Arus kas bersih yang (digunakan untuk)/ diperoleh
 dari aktivitas pendanaan                                                                       (607)           2.074

 (Penurunan)/Kenaikan bersih kas dan setara kas                                                   60              175
 Kas dan setara kas pada awal tahun                                                              890              715
 Kas dan setara kas pada akhir tahun                                                             950              890


 Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas
 pada akhir tahun terdiri dari:
 Bank                                                                                            950              890

RASIO KEUANGAN

                                                                                (dalam persen, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                             31 Desember
                           Keterangan
                                                                                          2024         2023
 PROFITABILITAS
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan / Pendapatan (%)                                              37,04             36,11
 Laba Bersih / Pendapatan (%)                                                                 28,84             28,12
 Laba Bersih / Ekuitas (%)1)                                                                  18,85             19,91
 Laba Bersih / Jumlah Aset (%)2)                                                               4,74              4,68
 Pendapatan / Jumlah Aset (%)                                                                 16,43             16,65
 RASIO LIKUIDITAS DAN SOLVABILITAS
 Pinjaman dan Surat Berharga Yang Diterbitkan Terhadap
 Jumlah Aset (x)                                                                               0,72              0,74
 Total Liabilitas Terhadap Ekuitas (x)3)                                                       2,98              3,25
 Total Liabilitas Terhadap Aset (x)                                                            0,75              0,76
 Gearing Ratio (x)                                                                             2,86              3,13
 Current Ratio (%)                                                                            89,40            100,41
 Interest Coverage Ratio (%)                                                                 236,40            240,09
 Debt Service Coverage Ratio (%)                                                              22,56             24,83
 RASIO ASET PRODUKTIF
 Piutang Pembiayaan Konsumen Bermasalah (Termasuk
 Joint Finance) 4) dibandingkan Piutang Pembiayaan
 Konsumen Bruto
 (Termasuk Joint Finance)5) (%)                                                                0,49               0,50
 RASIO PERTUMBUHAN
 Jumlah Pendapatan (%)                                                                         1,84             10,03
 Laba Bersih (%)                                                                               4,45             24,40
 Jumlah Aset (%)                                                                               3,21              6,74
 Jumlah Liabilitas (%)                                                                         1,03              6,25
 Jumlah Ekuitas (%)                                                                           10,30              8,33
Keterangan:
 1) Dihitung dengan menggunakan laba bersih setelah pajak yang berakhir periode tanggal 31 Desember 2023 dan 2024,
      dibagi dengan total ekuitas SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang penilaian tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan
      dan perusahaan pembiayaan syariah.
 2) Dihitung dengan menggunakan laba bersih setelah pajak yang berakhir periode tanggal 31 Desember 2023 dan 2024,
      dibagi dengan total aset berdasarkan SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang penilaian tingkat kesehatan perusahaan




                                                         26
Page 49
     pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah.
3)   Dalam rangka penerbitan Obligasi ini sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan, rasio jumlah liabilitas
     terhadap ekuitas tidak melebihi 10:1.
4)   Piutang Pembiayaan Konsumen Bermasalah (Termasuk Joint Finance) adalah saldo piutang pembiayaan konsumen yang
     menunggak lebih dari 90 hari. Saldo ini diambil dari laporan internal Perseroan yang tidak diaudit dan tidak direviu.
5)   Piutang Pembiayaan Konsumen Bruto (Termasuk Joint Finance) adalah piutang pembiayaan konsumen termasuk porsi
     pembiayaan bersama without recourse.

RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG

               Rasio Keuangan                              Rasio yang dipersyaratkan             31 Desember 2024
 Jumlah Pinjaman terhadap Ekuitas                               Maksimum 10:1                          2,86

Perseroan telah mememenuhi rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian utang.




                                                           27
Page 50
V.       ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasional Perseroan dalam bab
ini harus dibaca bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan laporan keuangan Perseroan yang
telah diaudit, beserta catatan atas laporan keuangan tersebut.

Informasi keuangan yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan yang telah diaudit
pada 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan laporan arus
kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 beserta catatan atas laporan keuangan
tersebut.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan
SAK Indonesia. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global
PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini
tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali dengan nomor 00849/2.1457/AU.1/09/1123-
3/1/V/2025 tertanggal 6 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Tjhin Silawati, S.E. (Registrasi Akuntan Publik
No. AP. 1123).

1. ANALISIS KINERJA KEUANGAN

a. Pendapatan dan Laba Bersih

Pendapatan
                                                                        (dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                            31 Desember 2024                 31 Desember 2023                 Δ%
             Keterangan
                                           Rp miliar         %            Rp miliar          %
 Pembiayaan konsumen                                5.590    82,72            5.487             82,68             1,88
 Marjin Murabahah                                      95     1,41              201              3,03          (52,74)
 Sewa pembiayaan                                      562     8,32              508              7,66            10,63
 Bagi hasil Musyarakah                               190         2,81            57              0,86          233,33
 Pembiayan anjak piutang                               5         0,07             2              0,03          150,00
 Bunga bank                                           15         0,22            17              0,26          (11,76)
 Lain-lain - bersih                                  301         4,45           364              5,48          (17,31)
 Jumlah pendapatan - bersih                        6.758       100,00         6.636            100,00             1,84

Sebagian besar pendapatan Perseroan berasal dari pendapatan pembiayaan konsumen, yang mencapai 82,72%
dari jumlah pendapatan bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Peningkatan
pendapatan Perseroan banyak dipengaruhi oleh kenaikan jumlah pembiayaan baru.

Bila terjadi perubahan suku bunga, Perseroan akan melakukan penyesuaian tingkat suku bunga baru terhadap
pembiayaan konsumen baru mengikuti kondisi pasar. Terhadap perubahan yang terjadi, Perseroan berusaha
untuk tetap menjaga tingkat pendapatan bersih Perseroan yang akan diterima pada periode berjalan.

Dalam rangka menjaga kualitas piutang pembiayaan, Perseroan menerapkan kebijakan penyaluran kredit yang
hati-hati (prudent), yaitu melalui perbaikan terus-menerus terhadap kualitas analisa kredit serta kualitas survei
sebelum perjanjian kredit dengan pelanggan ditandatangani.

Berikut adalah analisa perubahan pendapatan yang signifikan:

Pendapatan Pembiayaan Konsumen

Pada tahun 2024 pendapatan Perseroan dari pembiayaan konsumen sebesar Rp5.590 miliar, meningkat sebanyak
1,88% dibanding tahun 2023 yang nilainya sebesar Rp5.487 miliar. Hal ini terutama disebabkan karena
peningkatan rata-rata aset piutang pembiayaan konsumen yang dikelola oleh Perseroan karena adanya kenaikan
jumlah pembiayaan baru di tahun 2024.

Pendapatan Marjin Murabahah

Pada tahun 2024 pendapatan Perseroan dari Marjin Murabahah sebesar Rp95 miliar, mengalami penurunan
52,74% dibanding tahun 2023 yang nilainya sebesar Rp201 miliar. Hal ini terutama disebabkan karena
menurunnya rata-rata aset yang dikelola pada pembiayaan Murabahah dikarenakan pada tahun 2024 penyaluran
pembiayaan baru syariah seluruhnya menggunakan akad Musyarakah.




                                                       28
Page 51
Pendapatan Lain-Lain – Bersih

Pendapatan lain-lain – bersih Perseroan terdiri dari:

                                                                                            (dalam miliaran Rupiah)
                                              31 Desember 2024                 31 Desember 2023
              Keterangan                                                                                    Δ%
                                             Rp miliar        %              Rp miliar       %
 Sanksi keterlambatan pembayaran                       247     82,06                259        71,16          (4,63)
 Potongan premi asuransi                                51     16,94                 98        26,92         (47,96)
 Lain-lain - bersih                                      3      1,00                   7        1,92         (57,14)
 Jumlah pendapatan lain-lain - bersih                  301    100,00                364       100,00         (17,31)

Pada tahun 2024 pendapatan lain-lain Perseroan sebesar Rp301 miliar, mengalami penurunan dibandingkan
dengan tahun 2023 dikarenakan adanya penurunan atas pendapatan potongan premi asuransi.

Beban

                                                  31 Desember 2024                31 Desember 2023
                Keterangan                                                                                       Δ%
                                                Rp miliar        %             Rp miliar        %
   Beban bunga dan keuangan                             1.971        46,02          1.845         43,11             6,83
   Beban usaha                                          1.334        31,15          1.274         29,77             4,71
   Beban pajak final                                        3         0,07              3          0,07             0,00
   Penyisihan kerugian penurunan nilai                    998        23,30          1.128         26,35          (11,52)
   (Pemulihan)/Penyisihan kerugian
                                                         (23)    (0,54)                30            0,70       (176,67)
  penurunan nilai lainnya
 Jumlah beban                                           4.283    100,00             4.280        100,00             0,07

Pada tahun 2024 beban Perseroan sebesar Rp4.283 miliar, tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan
dengan tahun 2023.

Sebagian besar beban Perseroan berasal dari beban bunga dan keuangan, yang mencapai 46,02% dari jumlah
beban Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, disusul dengan beban usaha
sebesar 31,15%, lalu penyisihan kerugian penurunan nilai sebesar 23,30% dari jumlah beban Perseroan.

Berikut adalah analisa perubahan beban yang signifikan:

Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai

Pada tahun 2024 penyisihan kerugian penurunan nilai Perseroan sebesar Rp998 miliar, mengalami penurunan
sebesar 11,52% dibanding tahun 2023 yang nilainya sebesar Rp1.128 miliar. Penurunan tersebut terutama
disebabkan oleh adanya penurunan risiko kerugian perseroan.

Beban Bunga dan Keuangan

Pada tahun 2024 beban bunga dan keuangan Perseroan sebesar Rp1.971 miliar, mengalami peningkatan sebesar
6,83% dibanding tahun 2023 yang nilainya sebesar Rp1.845 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan
meningkatnya pinjaman perseroan dalam memenuhi peningkatan pembiayaan konsumen.

Beban usaha

Pada tahun 2024 beban usaha Perseroan sebesar Rp1.334 miliar, mengalami peningkatan sebanyak 4,71%
dibanding tahun 2023 yang nilainya sebesar Rp1.274 miliar. Hal ini terutama disebabkan karena adanya inflasi
secara makro ekonomi serta peningkatan kebutuhan operasional seiring dengan kenaikan jumlah aset yang
dikelola oleh Perseroan dengan kenaikan terbesar pada pengeluaran beban usaha terletak pada gaji, upah, dan
tunjangan.

Laba Bersih
                                                                                               (dalam miliaran Rupiah)
                                                                      31 Desember
                        Keterangan                                                                             Δ%
                                                                 2024             2023
 Jumlah pendapatan - bersih                                       6.758           6.636                         1,84
 Jumlah beban                                                     4.283           4.280                         0,07
 Laba bersih                                                      1.949           1.866                         4,45
 Laba komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak                (20)             21                     (195,24)
 Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan                   1.929           1.887                         2,23



                                                         29
Page 52
Pada tahun 2024 laba bersih Perseroan sebesar Rp1.949 miliar mengalami peningkatan sebanyak 4,45%
dibanding tahun 2023 yang nilainya sebesar Rp1.866 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan
jumlah Pendapatan sebesar 1,84% namun peningkatan jumlah beban hanya sebesar 0,07%.

b.     Aset, Liabilitas, dan Ekuitas

Aset

Komposisi Aset Perseroan adalah sebagai berikut:

                                               31 Desember 2024             31 Desember 2023           Δ%
                 Keterangan
                                              Rp miliar        %          Rp miliar        %
 Kas dan setara kas
  - Pihak ketiga                                    903            2,20          865            2,17      4,39
  - Pihak berelasi                                   47            0,11           25            0,06     88,00
 Piutang pembiayaan konsumen – setelah
 dikurangi penyisihan kerugian penurunan
 nilai sebesar Rp1.693 (2023: Rp1.907)
  - Pihak ketiga                                 31.695         77,06          31.526          79,11        0,54
  - Pihak berelasi                                    2          0,01               2           0,01        0,00
 Piutang pembiayaan Murabahah - setelah
 dikurangi penyisihan kerugian penurunan
 nilai sebesar Rp18 (2023: Rp43)
  - Pihak ketiga                                    333            0,81          703            1,76   (52,63)
 Pembiayaan Musyarakah - setelah dikurangi
 penyisihan kerugian sebesar Rp87 (2023:
 Rp65)
 - Pihak ketiga                                   1.626            3,95         1.079           2,71     50,70
 Investasi bersih dalam sewa pembiayaan -
 setelah dikurangi penyisihan kerugian
 penurunan nilai sebesar Rp249 (2023:
 Rp238)
  - Pihak ketiga                                  4.565         11,10           3.876           9,73     17,78
  - Pihak berelasi                                    4          0,01               7           0,02   (42,86)
 Tagihan pembiayaan anjak piutang - setelah
 dikurangi penyisihan kerugian penurunan
 nilai sebesar Rp5 (2023: Rp3)
 - Pihak ketiga                                      14            0,03               13        0,03      7,69
 - Pihak berelasi                                    72            0,18               37        0,09     94,59
 Piutang lain-lain
 - Pihak ketiga                                     636            1,55          589            1,48      7,98
 - Pihak berelasi                                    47            0,11            2            0,01   2250,00
 Beban dibayar dimuka
  - Pihak ketiga                                     89            0,22           81            0,20      9,88
  - Pihak berelasi                                    8            0,02            6            0,02     33,33
 Aset derivatif                                     178            0,43          225            0,56   (20,89)
 Aset pajak tangguhan - bersih                      276            0,67          183            0,46     50,82
 Investasi pada entitas asosiasi                    378            0,92          367            0,92      3,00
 Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi
                                                    256            0,62          265            0,66    (3,40)
 penyusutan sebesar Rp698 (2023: Rp653)
    JUMLAH ASET                                  41.129        100,00          39.851      100,00           3,21


Posisi aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp41.129 miliar mengalami kenaikan
sebanyak 3,21% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp39.851 miliar. Hal ini terutama
disebabkan oleh meningkatnya pembiayaan konsumen.

Piutang pembiayaan konsumen – pihak ketiga setelah dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai pada tanggal
31 Desember 2024 adalah sebesar Rp31.695 miliar mengalami kenaikan sebanyak 0,54% dibandingkan posisi
pada tahun sebelumnya yang nilainya sebesar Rp31.526 miliar. Hal ini disebabkan oleh kenaikan jumlah
pembiayaan baru selama tahun 2024 dikarenakan meningkatnya penyaluran pembiayaan kendaraan baru.

Kas dan setara kas pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp950 miliar mengalami kenaikan sebanyak
6,74% dibandingkan posisi pada tahun sebelumnya yang nilainya sebesar Rp890 miliar. Hal ini disebabkan oleh
langkah persiapan perseroan dalam melakukan penyaluran pembiayaan konsumen pada awal tahun 2025.




                                                          30
Page 53
Liabilitas

Komposisi Liabilitas Perseroan adalah sebagai berikut:

                                               31 Desember 2024               31 Desember 2023
                 Keterangan                                                                                    Δ%
                                              Rp miliar        %            Rp miliar            %

 Utang penyalur kendaraan
  - Pihak ketiga                                         10     0,03                     -              -       100,00
  - Pihak berelasi                                       68     0,22                     -              -       100,00
 Utang lain-lain
  - Pihak ketiga                                      289       0,94                 341             1,12       (15,25)
  - Pihak berelasi                                     71       0,23                  92             0,30       (22,83)
 Akrual
  - Pihak ketiga                                      221       0,72                 268             0,88       (17,54)
 Liabilitas pajak
  - Pajak penghasilan badan                           232       0,75                 115             0,38       101,74
  - Pajak lainnya                                      39       0,13                  32             0,10         21,88
 Liabilitas derivatif                                   2       0,01                  46             0,15       (95,65)
 Pinjaman
  - Pihak ketiga                                   19.166      62,25              19.293          63,30          (0,66)
  - Pihak berelasi                                    221       0,72                 296           0,97         (25,34)
 Surat berharga yang diterbitkan
  - Obligasi                                       10.219      33,19               9.762         32,03              4,68
 Imbalan kerja                                        253       0,82                 233          0,76              8,58
 JUMLAH LIABILITAS                                 30.791     100,00              30.478        100,00              1,03

Posisi liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp30.791 miliar mengalami kenaikan
sebanyak 1,03% dibandingkan posisi tanggal 31 Desember 2023 yang nilainya sebesar Rp30.478 miliar. Hal ini
terutama disebabkan oleh kenaikan jumlah pinjaman dan obligasi Perseroan.

Perseroan menyadari adanya risiko nilai tukar mata uang asing yang terjadi akibat fluktuasi mata uang Rupiah
terhadap Dolar AS, sehingga Perseroan melakukan transaksi cross currency swap dengan tujuan melakukan
aktivitas lindung nilai atas ketidakpastian nilai tukar mata uang asing yang timbul dari arus kas pokok dan bunga
pinjaman dan obligasi. Perseroan tidak memiliki instrumen keuangan derivatif untuk tujuan spekulasi. Pada tanggal
31 Desember 2024 Perseroan tidak memiliki bunga yang sudah jatuh tempo namun belum dilunasi.

Perseroan berpendapat bahwa kebijakan lindung nilai atas pinjaman dan ikatan dalam mata uang asing cukup
memadai untuk meminimalisir risiko ketidakpastian nilai tukar mata uang asing yang mungkin timbul.

Ekuitas

Komposisi Ekuitas Perseroan adalah sebagai berikut:
                                                                       (dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                31 Desember              31 Desember
                                                                     2024                     2023
                           Keterangan                                                                          Δ%
                                                                 Rp                      Rp
                                                                          %                        %
                                                                miliar                  miliar
 Modal saham - nilai nominal Rp1.000 per saham
 (Rupiah penuh)
 - Modal dasar 1.500.000.000 saham
 - Modal ditempatkan dan disetor penuh 950.439.958 saham             950      9,19        950      10,14          0,00
 Agio saham                                                        1.987     19,22      1.987      21,20          0,00
 Saldo laba
 - Telah ditentukan penggunaannya                                 190         1,84          1      0,01     18900,00
 - Belum ditentukan penggunaannya                               7.222       69,86       6.432     68,62         12,28
 Cadangan lindung nilai arus kas                                  (11)      (0,11)          3      0,03      (466,67)
 JUMLAH EKUITAS                                                10.338      100,00       9.373    100,00         10,30

Posisi ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp10.338 miliar mengalami sedikit
kenaikan sebanyak 10,30% dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang nilainya sebesar Rp9.373 miliar. Hal ini
terutama karena adanya kenaikan jumlah saldo laba bersih setelah dikurangkan dengan pembayaran dividen.




                                                         31
Page 54
2. DATA INFORMASI SEGMEN

Berikut adalah data pelaporan segmen berdasarkan produk usaha Perseroan :
                                                                                            (dalam miliaran Rupiah)
                         Pembiayaan      Pembiayaan       Sewa         Pembiayaan       Tidak dapat
 Keterangan                                                                                               Jumlah
                          konsumen       Murabahah     pembiayaan     anjak piutang     dialokasikan

                                               31 Desember 2024
 Jumlah pendapatan               5.885           291        562                  5                15         6.758
 Jumlah beban                      921            41         11                  2             3.308         4.283
 Laba bersih                     4.964           250        551                  3           (3.819)         1.949
 Jumlah aset                    31.913         2.035      4.570                 86             2.525        41.129
 Jumlah liabilitas                  52             -         -                   -           30.739         30.791
                                               31 Desember 2023
 Jumlah pendapatan               5.843           266        508                  2                17         6.636
 Jumlah beban                    1.127            34         (5)                 2             3.122         4.280
 Laba bersih                     4.716           232        513                  -           (3.595)         1.866
 Jumlah aset                    31.751         1.859      3.887                 50             2.304        39.851
 Jumlah liabilitas                  46             -         -                   -           30.432         30.478

Berikut adalah saldo pendapatan dan aset per segmen geografis yang terdiri dari 6 area, yaitu:

                                                                      (dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
 Pendapatan                                     2024          %           2023             %               Δ%
 Area DKI Jakarta dan sekitarnya                   2.281       33,8          2.202          33,18                3,59
 Area Jawa                                         1.573       23,3          1.648          24,83              (4,55)
 Area Sumatera                                     1.433       21,2          1.400          21,10                2,36
 Area Sulawesi                                       689       10,2            656            9,89               5,03
 Area Kalimantan                                     556        8,2            555            8,36               0,18
 Area Bali dan Nusa Tenggara                         211        3,1            158            2,38             33,54
 Pendapatan yg tidak dapat dialokasi                  15        0,2              17           0,26           (11,76)
                                                   6.758      100,0          6.636         100,00                1,84
 Aset
 Aset keuangan :
 Area DKI Jakarta dan sekitarnya                  10.675       26,0          9.474           23,77             12,68
 Area Sumatera                                    10.012       24,3          9.879           24,79               1,35
 Area Jawa                                         9.437       23,0         10.412           26,13             (9,36)
 Area Sulawesi                                     4.543       11,0          4.237           10,63               7,22
 Area Kalimantan                                   3.940        9,6          3.752            9,42               5,01
 Area Bali dan Nusa Tenggara                       1.515        3,7          1.195            3,00             26,78
 Aset selain aset keuangan                         1.007        2,4            902            2,26             11,64
                                                  41.129      100,0         39.851          100,00               3,11

3. LIKUIDITAS PERSEROAN

Dalam mencukupi kebutuhan dana yang digunakan untuk aktivitas operasional. Perseroan membutuhkan dana
dari luar, diantaranya melalui pinjaman dan surat berharga yang diterbitkan, dimana pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023 masing-masing jumlahnya sebesar Rp29.606 miliar dan Rp29.351 miliar.

Perseroan selalu menjaga tingkat likuiditas Perseroan, termasuk antisipasi untuk perkembangan penyaluran kredit,
mitigasi risiko kredit dari pelanggan dan ketersediaan pendanaan internal maupun berupa pinjaman untuk
menjamin kelancaran operasional Perseroan. Perseroan menelaah struktur laporan posisi keuangan dan
melakukan analisa serta pengukuran risiko likuiditas berdasarkan Pedoman Pengendalian Internal Entitas dan
Pedoman Pengelolaan Aset dan Liabilitas dari pemegang saham.

Perseroan tidak memiliki kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau
ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap
likuiditas. Perseroan memastikan kecukupan modal kerja untuk menunjang kegiatan usahanya.

4. SUMBER PENDANAAN

Selain dari ekuitas, Perseroan juga menggunakan sumber pendanaan berupa pinjaman bank, pembiayaan
bersama (joint financing) dan surat berharga yang diterbitkan untuk disalurkan sebagai pembiayaan. Sampai
dengan periode 31 Desember 2024, Perseroan masih memiliki ketersediaan dana sebesar Rp15,8 triliun dan
US$468,9 juta yang dapat digunakan oleh Perseroan sewaktu-waktu disaat dibutuhkan.




                                                      32
Page 55
5. DATA ARUS KAS

Arus Kas Masuk Perseroan yang utama diperoleh dari penerimaan angsuran pelanggan dan penerimaan fasilitas
pembiayaan bersama dengan bank. Arus Kas Keluar Perseroan yang utama adalah untuk membayar utang
kepada penyalur (dealer) dan membayar angsuran yang menjadi porsi dari pembiayaan bersama dengan bank.
Rincian data arus kas Perseroan berdasarkan aktivitasnya adalah sebagai berikut:

                                                                          (dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                31 Desember
                                    Keterangan
                                                                                             2024           2023
 Arus kas bersih yang diperoleh dari /(digunakan untuk) aktivitas operasi                       712     (1.817)
 Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi                                      (45)         (82)
 Arus kas bersih yang (digunakan untuk)/ diperoleh dari aktivitas pendanaan                   (607)       2.074
 (Penurunan)/Kenaikan bersih kas dan setara kas                                                  60         175

Arus kas bersih yang diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas operasi

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 meningkat sebesar Rp2.529 miliar yang disebabkan oleh adanya kenaikan penerimaan
pembayaran dari customer atas pembayaran angsuran.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar Rp37 miliar atau sebesar 45,1% yang disebabkan oleh
penurunan penggunaan kas untuk pembelian aset tetap.

Arus kas bersih yang (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas pendanaan

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar Rp2.681 miliar yang disebabkan oleh penurunan penerimaan
pinjaman dari bank dan penurunan pembayaran dividen

6. LINDUNG NILAI

Dalam rangka penerapan kebijakan manajemen risiko. Perseroan melakukan instrumen derivatif untuk lindung
nilai atas perubahan variabel yang mendasar. Berdasarkan kebijakan tersebut, Perseroan tidak memiliki instrumen
keuangan derivatif untuk tujuan spekulasi.

Perseroan telah melakukan lindung nilai terhadap pinjaman yang dimiliki Perseroan dalam mata uang asing yang
pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar US$280,9 juta dan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar US$556,8
juta.

Dalam hal pinjaman yang dimiliki Perseroan dalam mata uang asing. Perseroan telah melakukan lindung nilai
melalui transaksi cross currency swap dan interest rate swap untuk mengantisipasi risiko fluktuasi tingkat bunga
dan nilai tukar atas pinjaman dalam mata uang asing. Perubahan nilai tukar mata uang asing tidak mempengaruhi
laba bersih Perseroan.

7. SOLVABILITAS, IMBAL HASIL RATA-RATA EKUITAS DAN IMBAL HASIL RATA-RATA ASET

Solvabilitas adalah kemampuan Perseroan untuk membayar kembali liabilitas pinjaman jangka pendek maupun
jangka panjang yang sudah jatuh tempo. Dalam perhitungan solvabilitas ini dikenal rasio-rasio keuangan seperti:
rasio liabilitas terhadap ekuitas (debt to equity ratio) dan rasio liabilitas terhadap jumlah aset (debt to asset ratio).

Imbal hasil rata-rata ekuitas (ROAE) menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba bersih dari
ekuitas yang ditanamkan, yang diukur dari perbandingan antara laba bersih terhadap rata-rata ekuitas Perseroan.

Imbal hasil rata-rata aset (ROAA) menunjukan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba sebelum pajak
penghasilan dari aset yang dimiliki Perseroan, yang diukur dari perbandingan antara laba sebelum pajak
penghasilan terhadap rata-rata aset Perseroan.




                                                           33
Page 56
Berikut adalah perhitungan rasio-rasio tersebut:

                                                                   (dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                       31 Desember
 Keterangan
                                                                                2024                  2023
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                                       2.503                 2.396
 Laba Bersih                                                                          1.949                 1.866
 Rata-rata Aset                                                                      40.490                38.495
 Rata-rata Ekuitas                                                                    9.856                 9.013
 Debt to equity ratio (x)                                                             2.98x                 3.25x
 Debt to asset ratio (x)                                                              0.75x                 0.76x
 ROAE (%)                                                                             19,77                 20,70
 ROAA (%)                                                                              6,18                  6,21

8. PEMBELIAN ASET TETAP DAN BELANJA MODAL (CAPITAL EXPENDITURE)

Capital Expenditure merupakan pengeluaran biaya yang digunakan untuk membeli aset tetap Perseroan berupa
tanah, bangunan dan prasarana, peralatan kantor, perabot, kendaraan, dan aset dalam penyelesaian. Sumber
dana Capital Expenditure adalah arus kas Perseroan. Capital Expenditure untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 berturut-turut adalah sebesar Rp62 miliar dan Rp98 miliar. Capital Expenditure
dilakukan Perseroan dengan tujuan meningkatkan pelayanan kepada customer serta menunjang kegiatan
operasional Perseroan, tidak ada pembelian aset tetap yang tidak sesuai antara pembelian dan tujuannya serta
tidak ada pengeluaran biaya yang digunakan untuk membeli aset-aset Perseroan dalam mata uang asing.

Sehubungan dengan strategi dan inisiatif baru Perseroan di bidang digital, Perseroan memiliki rencana untuk
mengembangkan aplikasi mobile bagi customer untuk mempermudah proses pembiayaan dan juga untuk
mempermudah customer mengakses berbagai layanan maupun informasi di mana saja, lebih cepat, dan tanpa
batasan.

Selain itu Perseroan juga akan mengoptimalkan penggunaan barang modal yang telah ada dan meminimalkan
rencana investasi barang modal yang baru kecuali penggantian aset lama dengan aset baru supaya lebih produktif.
Pengeluaran terkait dengan barang modal yang masih produktif hanya untuk perbaikan dan pemeliharaan atas
barang modal yang telah dimiliki Perseroan.

Sumber pendanaan untuk pembelian barang modal umumnya dibiayai dari laba yang dihasilkan dari aktivitas
operasional Perseroan. Pembelian barang modal seluruhnya menggunakan sumber pendanaan Rupiah yang tidak
perlu dilakukan lindung nilai. Pembelian barang modal dilakukan dalam batas yang sesuai dengan kemampuan
dan arus kas Perseroan sehingga tidak mengganggu kinerja keuangan Perseroan.

Investasi dalam pengembangan teknologi informasi, pemeliharaan, dan perbaikan ini diharapkan akan
meningkatkan kapasitas perseroan sehingga meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan nasabah, dan
memperkecil risiko kesalahan informasi untuk menunjang kinerja Perseroan.

Perseroan tidak memiliki komitmen investasi dengan pihak ketiga maupun pihak berelasi terkait investasi barang
modal yang material.

Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak ada pengikatan yang bersifat signifikan dalam melakukan
belanja modal yang belum terealisasi.

9. GEARING RATIO

Sesuai dengan peraturan yang tertuang dalam KMK No. 84/PMK.012/2006 pada Bab VII, Pasal 25 ayat 3 dan
Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 (“POJK No. 35/2018”) pada Bab XV, Pasal 79 ayat 1 dijelaskan bahwa
tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan diukur dengan gearing ratio setinggi-tingginya 10 kali. Perseroan telah
memenuhi rasio keuangan sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam perjanjian utang yang telah diungkapkan
Perseroan dalam laporan keuangan Perseroan di dalam Prospektus ini. Gearing Ratio (Jumlah Pinjaman dan surat
berharga yang diterbitkan / Jumlah Ekuitas) Perseroan berturut-turut per tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
adalah sebesar 2,86 kali dan 3,13 kali.

Kondisi gearing ratio Perseroan masih jauh di bawah ketentuan Keputusan Menteri Keuangan dan Peraturan OJK.
hal ini membuktikan bahwa Perseroan telah memenuhi tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan sebagaimana
yang dipersyaratkan.




                                                      34
Page 57
10. STRATEGI USAHA PERSEROAN

Penjualan otomotif Indonesia tahun 2024 mengalami penurunan, disebabkan oleh daya beli masyarakat yang
masih rendah akibat pemulihan ekonomi yang belum merata. Hal ini menyebabkan stagnasi pertumbuhan industri
otomotif dan persaingan yang semakin ketat. Faktor-faktor seperti kenaikan suku bunga, inflasi tinggi, dan
ketidakpastian ekonomi global turut menekan daya beli masyarakat. Kondisi ini secara langsung berdampak pada
sektor pembiayaan, di mana Perseroan menghadapi tantangan eksternal yang signifikan. Di tengah era digital
yang menjanjikan peluang besar, persaingan semakin ketat akibat kehadiran berbagai perusahaan multifinance
berbasis bank yang gencar melakukan inovasi digital. Namun, dengan semakin terbiasanya masyarakat terhadap
transaksi keuangan digital, Perseroan memiliki potensi besar untuk mengembangkan layanan pembiayaan
berbasis digital dan memperluas pangsa pasar.

Dari sisi internal, rencana memperluas jaringan serta memaksimalkan kinerja aplikasi digital mobile yang didukung
dengan teknologi informasi & manajemen risiko yang baik merupakan kekuatan Perseroan yang dapat digunakan
untuk menghadapi persaingan usaha. Perseroan telah melakukan beberapa inisiatif bisnis digital seperti
pengembangan berkelanjutan atas website eksternal untuk pelanggan, yakni ACC ONE, serta aplikasi internal
Perseroan yaitu ACC ME untuk meningkatkan kinerja operasional melalui percepatan analisa kredit dan pemberian
keputusan kredit. Selain itu, potensi database pelanggan yang besar dapat dijadikan modal untuk program loyalitas
dan retensi pelanggan dengan peluang pengembangan CRM (Customer Relationship Management). Di tahun
2025 Perseroan juga akan melakukan berbagai inisiatif dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kinerja
Sumber Daya Manusia melalui program-program pelatihan, pendidikan, dan pengembangan menyesuaikan
dengan kebutuhan di era digital.

Kebijakan Manajemen

Dalam merumuskan kebijakan manajemen, Perseroan menggunakan pendekatan tiga pilar 3P yaitu Product
Excellence, People Excellence dan Process & Facility Excellence dengan tetap berpedoman pada filosofi
Perseroan yaitu misi, visi dan nilai-nilai Perseroan. Kebijakan manajemen yang disusun ini sesuai dengan arah
kebijakan Strenghtening collaboration for sustainable growth serta untuk mencapai tujuan Perseroan.



                                                 Goal 2025
                                             NPAT IDR 2,2 Tn
                                          dfsasadsadsadfdfsfsdsdsdB
                                          iobioBio




                                      Gambar 1. ASF Strategy Building Blocks


11. FAKTOR-FAKTOR            YANG      MEMPENGARUHI            KONDISI         KEUANGAN      DAN     KINERJA
    PERSEROAN

Perseroan mampu memaksimalkan peluang di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang cukup menantang
selama beberapa tahun terakhir, dibuktikan dengan pertumbuhan laba bersih yang signifikan dan posisi neraca
yang kuat. Tantangan ekonomi di Indonesia diantaranya disebabkan oleh minimnya perkembangan nilai konsumsi
rumah tangga, arus investasi asing, harga komoditi dan nominal ekspor serta belanja pemerintah. Sebagai akibat
dari penurunan daya beli masyarakat, persaingan antar perusahaan pembiayaan semakin ketat, terutama dari
perusahaan pembiayaan yang berafiliasi langsung dengan perbankan yang menawarkan bunga yang kompetitif
dan cross-selling antar-nasabah.



                                                       35
Page 58
Perseroan menyadari adanya risiko nilai tukar mata uang asing yang terjadi akibat fluktuasi mata uang Rupiah
terhadap Dolar AS, sehingga Perseroan melakukan transaksi cross currency swap dengan tujuan melakukan
aktivitas lindung nilai atas ketidakpastian nilai tukar mata uang asing yang timbul dari arus kas pokok dan bunga
pinjaman dan obligasi.

Tidak terdapat kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang terjadi atau perubahan penting dalam ekonomi
yang dapat mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas yang dilaporkan dalam laporan keuangan yang
telah diaudit untuk tahun 2024 dan 2023.

12. FLUKTUASI KURS MATA UANG ASING DAN SUKU BUNGA ACUAN

Fluktuasi kurs mata uang asing dan suku bunga acuan pinjaman mempengaruhi tingkat profitabilitas Perseroan,
hal ini dikarenakan laba atau rugi kurs serta beban bunga yang terjadi dibebankan pada operasi tahun berjalan,
dimana hal tersebut mempengaruhi keadaan keuangan Perseroan pada masa yang akan datang dengan
mengestimasi arus kas dan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut.

Perseroan menerapkan kebijakan lindung nilai terhadap seluruh pinjaman dalam mata uang asing yang suku
bunganya telah ditentukan terlebih dahulu guna meredam gejolak finansial akibat volatilitas nilai tukar atau
perubahan suku bunga pasar. Dalam menerapkan kebijakan lindung nilai, Perseroan menggunakan instrumen
keuangan derivative, seperti cross currency swap sebagai bagian dari aktivitas manajemen aset dan liabilitas untuk
melindungi dampak risiko mata uang asing dan risiko tingkat suku bunga dimana transaksi dalam mata uang asing
dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan.

Perseroan tidak memiliki pinjaman dan perikatan atau komitmen tanpa proteksi yang dinyatakan dalam mata uang
asing atau pinjaman yang suku bunganya tidak ditentukan terlebih dahulu.

13. PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN STANDAR AKUNTANSI BARU YANG
    BERPENGARUH SIGNIFIKAN

Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Indonesia (“DSAK-IAI”) telah menerbitkan standar baru, amandemen
dan interpretasi yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2024 sebagai berikut:

•   Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia ("KSPKI") dan perubahan nomor PSAK dan ISAK dalam
    Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar Akuntansi Keuangan), berlaku efektif tanggal 1
    Januari 2024. KSPKI mengatur pilar SAK yang berlaku di Indonesia, kriteria, dan perpindahan antar pilar SAK,
    sedangkan perubahan nomor mengatur ketentuan penomoran PSAK dan ISAK yang mengacu pada IFRS
    Accounting Standards, standar akuntansi lokal, dan standar akuntasi syariah;
•   Amendemen PSAK 201: “Penyajian Laporan Keuangan” terkait klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek
    atau jangka panjang;
•   Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewabalik;
•   Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107 terkait “Pengaturan Pembiayaan Pemasok”; dan
•   Amandemen PSAK 409: “Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah” dan PSAK 401: “Penyajian Laporan Keuangan
    Syariah”.

Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan
akuntansi Perseroan dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan di tahun berjalan atau
tahun sebelumnya.

14. KEBIJAKAN PEMERINTAH DAN INSTITUSI LAINNYA

Tidak terdapat kebijakan pemerintah dan institusi lainnya yang berdampak langsung maupun tidak langsung
secara material dan signifikan terhadap kegiatan usaha Perseroan yang tercermin di laporan keuangan.

15. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL ATAU PERUBAHAN PENTING DALAM
    EKONOMI

Tidak ada kejadian atau transaksi yang tidak normal atau perubahan penting dalam ekonomi untuk tahun-tahun
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023.




                                                       36
Page 59
16. PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING SELAMA 2 (DUA) TAHUN BUKU
    TERAKHIR

Selama 2 (dua) tahun buku terakhir terdapat standar baru, amendemen, dan penyesuaian yang telah diterbitkan,
dan yang berlaku efektif, namun implementasinya tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan
akuntansi Perseroan dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan Perseroan di tahun
berjalan atau tahun sebelumnya.

17. INVESTASI BARANG MODAL YANG DIKELUARKAN DALAM RANGKA PEMENUHAN
    PERSYARATAN REGULASI DAN ISU LINGKUNGAN HIDUP

Per 31 Desember 2024 tidak terdapat investasi barang modal dalam pemenuhan persyaratan regulasi dan isu
lingkungan hidup guna.

18. PEMBATASAN YANG ADA TERHADAP KEMAMPUAN                                  ENTITAS      ANAK      UNTUK
    MENGALIHKAN DANA KEPADA PERSEROAN

Perseroan tidak memiliki pembatasan terhadap Entitas Anak untuk mengalihkan dana kepada Perseroan.




                                                    37
Page 60
VI.       FAKTOR RISIKO
Investasi dalam Obligasi Perseroan mengandung sejumlah risiko. Para calon investor harus berhati-hati dalam
mempertimbangkan seluruh informasi yang terdapat dalam Prospektus ini, khususnya risiko-risiko usaha di bawah
ini dalam melakukan evaluasi sebelum membeli Obligasi Perseroan. Risiko tambahan yang saat ini belum
diketahui atau dianggap tidak material oleh Perseroan juga dapat berpengaruh material dan merugikan pada
kegiatan usaha arus kas, hasil operasi, kondisi keuangan dan prospek usaha Perseroan dan Entitas Anak. Harga
pasar atas Obligasi Perseroan dapat turun dikarenakan salah satu risiko ini dan calon investor dapat kehilangan
sebagian atau seluruh investasinya.

1.    RISIKO UTAMA   YANG   MEMPUNYAI                          PENGARUH           SIGNIFIKAN        TERHADAP
      KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN

Risiko Pembiayaan/Kredit

Risiko Pembiayaan/Kredit adalah risiko yang terjadi akibat kegagalan debitur dan/atau pihak lain dalam memenuhi
kewajiban kepada perusahaan pembiayaan. Sumber risiko kredit adalah komposisi portfolio piutang pembiayaan
dan tingkat konsentrasi yang tinggi, strategi penyaluran pembiayaan yang tidak memadai, kualitas piutang
pembiayaan rendah, kecukupan pencadangan yang dilakukan perusahaan tidak memadai, dan adanya faktor
eksternal yang dapat
berdampak pada kemampuan debitur. Risiko kredit dapat meningkat antara lain karena konsentrasi penyaluran
pembiayaan pada debitur, wilayah geografis, kegiatan usaha, jenis pembiayaan, atau lapangan usaha tertentu.
Risiko tersebut secara langsung dapat memberikan dampak dalam kelangsungan usaha Perseroan, dimana risiko
tersebut dapat merugikan Perseroan dalam hal konsumen tidak mampu membayar cicilan atau melunasi kredit
tepat waktu, dimana hal tersebut akan berdampak pada kemungkinan terganggunya arus kas dan kerugian
penurunan nilai piutang nasabah.

2. RISIKO USAHA YANG BERSIFAT MATERIAL BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK
   LANGSUNG YANG DAPAT MEMPENGARUHI HASIL USAHA DAN KONDISI KEUANGAN
   PERSEROAN

Dalam menjalankan usahanya, Perseroan menghadapi risiko yang mempengaruhi hasil usaha Perseroan apabila
tidak diantisipasi dan dipersiapkan penanganannya dengan baik. Risiko-risiko yang akan diungkapkan dalam
uraian berikut merupakan risiko-risiko yang material bagi Perseroan. Berdasarkan pertimbangan Perseroan, risiko-
risiko di bawah ini telah disusun berdasarkan bobot risiko terhadap usaha Perseroan.

a.    Risiko Strategis

      Risiko strategis adalah potensi kegagalan Perseroan dalam mencapai tujuan Perseroan akibat ketidaktepatan
      atau kegagalan dalam melakukan perencanaan, penetapan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan strategis,
      pengambilan keputusan bisnis yang kurang tepat, dan/atau kurang responsifnya Perseroan terhadap
      perubahan eksternal. Risiko strategis bersumber dari strategi yang dimiliki dan dijalankan Perseroan tidak
      sesuai dengan visi-misi perusahaan, analisis lingkungan strategis yang tidak komprehensif, ketidaksesuaian
      rencana strategis antar level strategis, dan kegagalan mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. Risiko
      strategis dapat meningkat antara lain karena stabilitas politik yang tidak kondusif, inflasi yang tinggi, dan
      stabilitas keamanan. Sementara itu, sifat bisnis pembiayaan yang menuntut Perseroan untuk bergerak aktif
      dan inovatif memunculkan risiko strategis, dimana jika Perseroan gagal untuk memenuhi perkembangan
      produk yang diminati nasabah, Perseroan bisa tertinggal oleh pesaing dan kehilangan potensi pertumbuhan
      pendapatan.

b.    Risiko Operasional

      Risiko operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal akibat
      kesalahan manusia, kegagalan sistem teknologi informasi, dan/atau adanya kejadian-kejadian yang berasal
      dari luar lingkungan perusahaan. Sumber risiko operasional adalah struktur organisasi, sumber daya manusia,
      volume, dan beban kerja yang dimiliki dengan tingkat kompleksitas perusahaan tinggi, sistem dan teknologi
      informasi tidak memadai, kegagalan debitur dan /atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban, perusahaan
      memiliki kecurangan dan permasalahan hukum, adanya gangguan terhadap bisnis perusahaan. Risiko
      operasional dapat meningkat antara lain karena adanya serangan luar terhadap sistem teknologi perusahaan
      dan pengunduran diri pegawai kunci secara mendadak sehingga mengakibatkan tidak berjalannya organisasi
      yang dapat berdampak negatif pada menurunnya pendapatan Perseroan.




                                                        38
Page 61
c.   Risiko Pasar

     Risiko pasar adalah risiko pada posisi aset, liabilitas, ekuitas dan/atau rekening administratif termasuk
     transaksi derivatif akibat perubahan secara keseluruhan dari kondisi pasar. Sumber risiko pasar mencakup:
     1. risiko suku bunga, yaitu risiko yang timbul karena nilai relatif aktiva berbunga yang dapat memburuk
          karena adanya peningkatan suku bunga sehingga dapat memberikan dampak negative pada pendapatan
          Perseroan;
     2. risiko nilai tukar, yaitu risiko berhubungan dengan pertukaran mata uang dalam negeri dan mata uang
          asing yang dapat berakibat adanya fluktuasi pada kondisi keuangan Perseroan.
     3. risiko komoditas, yaitu risiko yang dipicu karena adanya perubahan harga komoditas tertentu, dapat juga
          dipengaruhi oleh fluktuasi harga permintaan dan penawaran yang dapat berdampak pada kemampuan
          bayar masyarakat.
     4. risiko ekuitas, yaitu risiko yang diakibatkan adanya perubahan harga instrumen keuangan dari posisi
          trading book yang disebabkan oleh perubahan harga saham.

     Dampak adanya risiko tersebut dalam kelangsungan usaha dan keuangan Perseroan adalah penurunan
     marjin Perseroan dan kehilangan pangsa pasar. Hal tersebut dapat berakibat pada menurunnya kinerja
     keuangan Perseroan.

d.   Risiko Likuiditas

     Risiko likuiditas adalah risiko akibat ketidakmampuan Perseroan untuk memenuhi liabilitas yang jatuh tempo
     dari sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid yang dapat dengan mudah dikonversi menjadi kas,
     tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan Perseroan. Risiko likuiditas dapat bersumber dari
     kerentanan Perseroan dalam pengelolaan pendanaan dan pemenuhan kebutuhan pendanaan pada kondisi
     normal maupun krisis. Keterbatasan likuiditas yang signifikan dan berlangsung lama akan berdampak pada
     terbatasnya sumber dana yang dapat digunakan Perseroan untuk mendukung pertumbuhan jumlah
     pembiayaan, yang pada akhirnya akan membatasi pertumbuhan pendapatan.

e.   Risiko Hukum

     Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis. Kelemahan aspek
     yuridis antara lain disebabkan, lemahnya perikatan yang dilakukan oleh Perseroan, ketiadaan dan/atau
     perubahan peraturan perundang-undangan yang menyebabkan suatu transaksi yang telah dilakukan
     Perseroan menjadi tidak sesuai dengan ketentuan,dan proses litigasi baik yang timbul dari gugatan pihak
     ketiga terhadap Perseroan maupun Perseroan terhadap pihak ketiga. Tidak terlaksananya prosedur hukum
     dapat menimbulkan tuntutan hukum yang berdampak pada kerugian material yang mempengaruhi performa
     keuangan Perseroan.

f.   Risiko Kepatuhan

     Risiko kepatuhan adalah risiko akibat tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan ketentuan dan peraturan
     perundang-undangan, diantaranya signifikansi pelanggaran baik terhadap Surat Edaran OJK maupun temuan
     audit OJK. Risiko kepatuhan dapat bersumber dari perilaku atau aktivitas hukum dan organisasi yang
     menyimpang atau bertentangan dari standar yang berlaku secara umum atau melanggar dari ketentuan
     dan/atau peraturan perundang-undangan. Tidak mematuhi peraturan dan/atau tidak melaksanakan ketentuan
     peraturan dapat berdampak pada menurunnya kualitas kinerja Perseroan yang dapat berdampak pada
     menurunnya pendapatan Perseroan.

g.   Risiko Reputasi

     Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholer)
     yang bersumber dari persepsi negatif Perseroan secara keseluruhan. Risiko reputasi timbul antara lain karena
     adanya pemberitaan media dan/atau rumor mengenai Perseroan yang bersifat negatif, serta strategi
     komunikasi Perusahaan yang kurang efektif. Sebagai perusahaan pembiayaan konsumen yang memiliki basis
     kreditur perorangan, reputasi Perseroan di masyarakat merupakan salah satu faktor penting yang menentukan
     minat konsumen untuk menggunakan jasa pembiayaan yang disediakan Perseroan. Jika terdapat kejadian
     yang berdampak negatif pada reputasi Perseroan, maka konsumen dapat membatalkan niatnya untuk
     menggunakan jasa pembiayaan Perseroan sehingga dapat menurunkan pendapatan Perseroan. Selain itu,
     menurunnya reputasi Perseroan di mata investor dapat mempengaruhi likuiditas yang dapat digunakan
     Perseroan untuk mendukung pertumbuhan jumlah pembiayaan, yang pada akhirnya akan membatasi
     pertumbuhan pendapatan.




                                                       39
Page 62
h.   Risiko Transaksi Intra-Grup

     Risiko transaksi intra-grup adalah risiko akibat ketergantungan suatu Perseroan baik secara langsung maupun
     tidak langsung terhadap Perseroan lainnya dalam satu konglomerasi keuangan dalam rangka pemenuhan
     kewajiban perjanjian tertulis maupun perjanjian tidak tertulis yang diikuti perpindahan dana dan/atau tidak
     diikuti perpindahan dana. Dampak adanya risiko tersebut dalam kelangsungan usaha dan keuangan
     Perseroan adalah adanya ketergantungan pada suatu grup usaha lainnya dalam satu konglomerasi Keuangan
     Perseroan dapat berdampak pada kerugian material yang dapat mempengaruhi menurunnya pada
     pendapatan jika Perseroan sudah tidak dapat bergantung lagi pada grup usaha tersebut.

3.   RISIKO UMUM

a.   Risiko Perekonomian Nasional

     Risiko perekonomian merupakan risiko yang timbul sehubungan dengan perubahan kondisi perekonomian
     nasional secara umum yang berpengaruh baik langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja Perseroan,
     diantaranya tingkat pertumbuhan ekonomi, dan tingkat inflasi. Risiko ini mempengaruhi kelancaran penyaluran
     kredit, kualitas kredit nasabah, dan konsumsi masyarakat yang pada akhirnya akan mempengaruhi
     pendapatan Perseroan.

b.   Risiko Sosial dan Keamanan

     Gejolak sosial dan keamanan dalam negeri dapat berdampak luas pada sektor ekonomi. Gangguan pada
     sosial dan keamanan dapat mengakibatkan penurunan kegiatan di berbagai sektor industri, termasuk sektor
     kendaraan bermotor, dan pembiayaan. Apabila hal tersebut terjadi, maka Perseroan mungkin akan mengalami
     penurunan pendapatan.

c.   Risiko Kebijakan Moneter

     Kebijakan moneter yang diterapkan oleh Pemerintah sangat mempengaruhi permintaan dan penawaran
     pembiayaan masyarakat. Penerapan kebijakan moneter tersebut diantaranya perubahan suku bunga. Jika
     Perseroan tidak mampu beradaptasi dengan dinamika kebijakan moneter tersebut, maka Perseroan mungkin
     menghadapi kesulitan menyesuaikan marjin antara biaya dana dengan pendapatan bunga, atau bahkan
     kehilangan pangsa pasar. Hal tersebut dapat berakibat pada menurunnya kinerja keuangan Perseroan.

d.   Risiko Fluktuasi Nilai Tukar

     Perseroan memiliki pinjaman dalam nilai mata uang asing. Fluktuasi nilai tukar yang terlalu cepat dalam waktu
     singkat dapat menimbulkan risiko kerugian jika Perseroan tidak melakukan lindung nilai atau tidak memiliki
     instrument lindung nilai yang mencukupi seperti cross currency swap dan interest rate swap, maka hal tersebut
     dapat berdampak negative bagi kondisi Keuangan dan prospek usaha Perseroan. Selain itu, fluktuasi nilai
     tukar dapat mempengaruhi keputusan masyarakat untuk mengonsumsi, termasuk pembelian kendaraan baru.
     Hal tersebut dapat menghambat pertumbuhan kredit atau bahkan menurunkan kemampuan masyarakat untuk
     melunasi tunggakan pembiayaan.

e.   Risiko Ekonomi Global

     Meskipun Perseroan tidak memiliki operasional di luar negeri, namun sentimen ekonomi global dapat
     mempengaruhi iklim ekonomi dalam negeri. diantaranya resesi, perang dagang, tingkat suku bunga, pandemik
     global, serta inflasi. Hal tersebut dapat mempengaruhi aktivitas ekonomi dalam negeri yang pada akhirnya
     akan mempengaruhi usaha Perseroan.

f.   Risiko Aktivitas Perdagangan Kendaraan Bermotor

     Segmen pembiayaan utama Perseroan adalah sektor pembiayaan kendaraan bermotor. Risiko aktivitas
     perdagangan kendaraan bermotor mencakup perubahan daya beli masyarakat, pajak kendaraan bermotor,
     selera dan/atau kebutuhan konsumen terhadap kendaraan bermotor, dan inovasi produk. Lesunya
     perdagangan kendaraan bermotor dapat mengakibatkan menurunnya kebutuhan masyarakat untuk
     pembiayaan.

g.   Risiko Persaingan Usaha

     Pada tahun 2024, penjualan mobil di Indonesia mengalami penurunan signifikan. Data Gabungan Industri
     Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan bahwa total penjualan mobil secara wholesales
     mencapai 865.723 unit, turun 13,9% dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 1.005.802 unit. Penurunan
     penjualan kendaraan roda empat dapat memperkecil pangsa pasar yang dapat digarap oleh Perusahaan. Hal




                                                       40
Page 63
     tersebut berisiko menimbulkan perang tarif antara sesama pelaku industri, yang pada akhirnya akan
     menurunkan pendapatan Perseroan.

     4. RISIKO INVESTASI YANG BERKAITAN DENGAN OBLIGASI

Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:

1.   Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum yang antara lain disebabkan karena
     tujuan pembelian obligasi sebagai investasi jangka panjang.
2.   Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga atau hutang
     Pokok pada waktu yang telah ditetapkan. atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang
     ditetapkan dalam kontrak obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan
     usaha Perseroan.

MANAJEMEN PERSEROAN DENGAN INI MENYATAKAN BAHWA SEMUA RISIKO YANG DIHADAPI
PERSEROAN DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA TELAH DIUNGKAPKAN DAN DISUSUN
BERDASARKAN BOBOT DARI DAMPAK MASING-MASING RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERSEROAN DALAM PROSPEKTUS.




                                                         41
Page 64
VII.    KEJADIAN PENTING                  SETELAH          TANGGAL           LAPORAN          AUDITOR
        INDEPENDEN
Sampai dengan tanggal Pernyataan Pendaftaran ini dinyatakan efektif, manajemen Perseroan berkeyakinan
bahwa tidak ada kejadian dan transaksi penting yang telah terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen
tanggal 6 Mei 2025 yang dapat berdampak material terhadap posisi keuangan dan hasil usaha Perseroan.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai
dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota
jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia
(“IAPI”), dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali dengan nomor
00849/2.1457/AU.1/09/1123-3/1/V/2025 tertanggal 6 Mei 2025 yang ditandatangani oleh Tjhin Silawati, S.E.
(Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1123).




                                                    42
Page 65
VIII.   KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA
        KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN
A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN

1.   PENDIRIAN DAN UMUM

Perseroan berkedudukan di Jakarta Selatan, Perseroan didirikan dengan nama “PT Rahaja Sedaya” berdasarkan
Akta Perseroan Terbatas “P.T. Raharja Sedaya” No. 50 tanggal 15 Juli 1982, dibuat di hadapan Rukmasanti
Hardjasatya, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-474HT01.01TH83 tanggal 20 Januari 1983; (ii) didaftarkan pada
tanggal 27 Januari 1983 dalam buku register untuk maksud itu yang berada di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta
Pusat di bawah No. 341/1983; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 2 31 dari Berita Negara Republik
Indonesia (“BNRI”) No. 13 tanggal 15 Februari 1983 (“Akta Pendirian”), juncto Akta Berita Acara No. 21 tanggal
5 Juli 1989, dibuat di hadapan Rukmasanti Hardjasatya, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan
persetujuan     dari    Menteri    Kehakiman        Republik   Indonesia  berdasarkan      Surat   Keputusan
No. C2-6353.HT.01.04.th.’89 tanggal 22 Juli 1989; dan (ii) didaftarkan pada tanggal 29 Juli 1989 dalam buku
register untuk maksud itu yang berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 1406/1989, perubahan
nama Perseroan dari semula “PT Raharja Sedaya” menjadi “PT Raharja Sedaya Finance”, juncto Akta Pernyataan
Keputusan Rapat PT Raharja Sedaya Finance No. 161 tanggal 20 Desember 1990, dibuat dihadapan Gde
Kertayasa, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-242.HT.01.04.TH’91 tanggal 23 Januari 1991; (ii) didaftarkan
pada tanggal 29 Juli 1989 dalam buku register untuk maksud itu yang berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
di bawah No. 709/1991; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 1603 dari BNRI No. 47 tanggal 11 Juli 1991,
perubahan nama Perseroan dari semula “PT Raharja Sedaya Finance” menjadi “PT Astra Sedaya Fina nce”

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan anggaran dasar Perseroan yang dimuat dalam Akta Pendirian telah
beberapa kali diubah dimana perubahan anggaran dasar Perseroan dan perubahan yang terakhir adalah
sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan No.127 tanggal
29 Desember 2021 yang dibuat di hadapan Wiwik Condro S.H., Notaris di Jakarta Barat, dan telah: (i)
mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Keputusan No. AHU-0001743.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 10 Januari 2022 (ii) didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0004944.AH.01.11.TAHUN 2022 pada tanggal 10 Januari 2022 oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia, berdasarkan mana Keputusan Sirkuler tanggal 16 Desember 2021 dan (iii)
diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 5120 dari BNRI No. 13 tanggal
14 Pebruari 2023 (“Akta No. 127/2021”), berdasarkan mana seluruh pemegang saham Perseroan telah
mengambil keputusan sebagai pengganti RUPS sebagaimana termaktub dalam Keputusan Sirkuler Para
Pemegang Saham PT Astra Sedaya Finance No. 03/ASF/RUPS-SIR/XII/2021 tanggal 16 Desember 2021, telah
menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha
Perseroan.

Maksud dan tujuan Perseroan adalah untuk melakukan kegiatan pembiayaan untuk pengadaan barang dan/atau
jasa dan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, kegiatan usaha
yang benar- benar dijalankan Perseroan saat ini adalah kegiatan pembiayaan konsumen yang dilakukan dalam
bentuk penyediaan dana bagi konsumen untuk pembelian kendaraan bermotor dengan pembayaran secara
angsuran oleh konsumen.

Perseroan telah memiliki ijin usaha dalam bidang usaha lembaga pembiayaan berdasarkan Surat Keputusan
Menteri Keuangan No. 1093/KMK.013/1989, tanggal 26 September 1989 tentang Pemberian Ijin Usaha Dalam
Bidang Usaha Lembaga Pembiayaan kepada PT Raharja Sedaya Finance, yang kemud ian diubah dengan Surat
Departemen Keuangan cq. Direktorat Jenderal Moneter No. S-3630/M/1992 tanggal 30 Juni 1992 tentang
Perubahan Status PT Raharja Sedaya Finance menjadi Perusahaan Patungan dengan nama PT Astra Sedaya
Finance.

Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Saat Pendirian

Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan adalah sebagai
berikut:

                                                                 Nilai Nominal Rp1.000.000,-/saham
                     Keterangan                                              Jumlah Nominal
                                                          Jumlah Saham                             (%)
                                                                                   (Rp)
 Modal Dasar                                              15.000           15.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 1. Dick Arief Gandaatmadja                               1.500            1.500.000.000          50,00



                                                     43
Page 66
                                                                    Nilai Nominal Rp1.000.000,-/saham
                      Keterangan                                                Jumlah Nominal
                                                             Jumlah Saham                              (%)
                                                                                      (Rp)
 2. Matulandi Gerungan Worang Supit                          1.350            1.350.000.000         45,00
 3. PT Summa International                                   150              150.000.000           5,00
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                  3.000            3.000.000.000         100,00
 Saham Dalam Portepel                                        12.000           12.000.000.000

2.   KEGIATAN USAHA MENURUT ANGGARAN DASAR

Kegiatan Usaha Perseroan sejak Akta Pendirian sampai dengan saat ini telah mengalami beberapa kali
perubahan, dan perubahan terakhir berdasarkan Akta No.127/2021. Sesuai ketentuan Pasal 3 Ayat (1) Anggaran
Dasar tersebut, maksud dan tujuan dari Perseroan adalah untuk melakukan kegiatan pembiayaan untuk
pengadaan barang dan/atau jasa dan pembiayaan berdasarkan prinsip Syariah. Untuk mencapai maksud dan
tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. Menjalankan usaha-usaha di bidang Pembiayaan Investasi;
b. Menjalankan usaha-usaha dalam bidang Pembiayaan Modal Kerja;
c. Menjalankan usaha-usaha dalam bidang Pembiayaan Multiguna;
d. Menjalankan usaha-usaha dalam bidang sewa operasi (operating lease) dan/atau kegiatan berbasis imbal
     jasa (fee);
e. Melaksanakan keguatan pembiayaan Syariah meliputi Pembiayaan Jual Beli, Pembi ayaan Investasi,
     Pembiayaan Jasa dan atau kegiatan pembiayaan lainnya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
     Otoritas Jasa Keuangan;
f. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.

Kegiatan usaha Perseroan yang telah benar-benar dijalankan saat ini adalah Investasi, Modal Kerja, Multiguna,
Sewa Operasi, Kegiatan Pembiayaan Syariah, dan pembiayaan lain berdasarkan persetujuan
Otoritas Jasa Keuangan.

3.   STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM DUA TAHUN TERAKHIR

Tidak terdapat perubahan struktur permodalan dan struktur kepemilikan saham Perseroan selama 2 (dua) tahun
terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran. Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, struktur
permodalan dan susunan pemegang saham dalam Perseroan adalah sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan
Direksi No. 33 tanggal 25 Mei 2018 yang dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan,
yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-
0209661 tanggal 25 Mei 2018; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0073489.AH.01.11.TAHUN
2018 tanggal 25 Mei 2018 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Akta No. 33/2018”),
berdasarkan mana Surat Pernyataan Direksi pada tanggal 25 Mei 2018, menyatakan, berdasarkan Akta Jual Beli
dan Pemindahan Hak Atas Saham No. 31 dan Akta Jual Beli dan Pemindahan Hak Atas Saham No. 32 keduanya
tertanggal 25 Mei 2018, dibuat oleh dan dihadapan Aryanti Artisari, SH. Notaris di Jakarta Selatan, telah dijual
saham PT Bank Permata Tbk dalam perseroan yang berjumlah 237.609.990 (dua ratus tiga puluh tujuh juta enam
ratus sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh) saham kepada PT Astra International Tbk dan PT Sedaya Multi
Investama, dengan rincian sebagai berikut:
a. sebanyak 178.207.492 (seratus tujuh puluh delapan juta dua ratus tujuh ribu empat ratus sembilan puluh dua)
     saham terjual kepada PT Astra International Tbk dan
b. sebanyak 59.402.498 (lima puluh sembilan juta empat ratus dua ribu empat ratus sembilan puluh delapan)
     saham telah terjual kepada PT Sedaya Multi Investama.

Dengan demikian susunan pemegang saham yang baru menjadi sebagai berikut :
a. PT. Astra International Tbk, sebanyak 445.518.730 ( empat ratus empat puluh lima juta lima ratus delapan
   belas ribu tujuh ratus tiga puluh) saham, dengan nominal Rp445.518.730.000,- ( empat ratus empat puluh
   lima miliar lima ratus delapan belas jut tujuh ratus tiga puluh Rupiah ).
b. PT. Garda Era Sedaya, sebanyak 267.311.238 (dua ratus enam puluh tujuh juta tiga ratus sebelas ribu dua
   ratus tiga puluh delapan) saham, dengan nominal Rp267.311.238.000,- (dua ratus enam puluh tujuh miliar
   tiga ratus sebelas juta dua ratus tiga puluh delapan ribu Rupiah).
c. PT. Sedaya Multi Investama, sebanyak 237.609.990 (dua ratus tiga puluh tujuh juta enam ratus sembilan ribu
   sembilan ratus sembilan puluh) saham, dengan nominal Rp237.609.990.000,- (dua ratus tiga puluh tujuh miliar
   enam ratus sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh ribu Rupiah)




                                                        44
Page 67
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan terakhir yaitu sebagai berikut:

                                                      Nilai Nominal Rp1.000 Per Saham
                                                                                                    Persentase
 Keterangan                                                              Jumlah         Nilai
                                                      Jumlah Saham                                  (%)
                                                                         Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                          1.500.000.000      1.500.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
 PT Astra International Tbk                           445.518.730           445.518.730.000         46,87
 PT Garda Era Sedaya                                  267.311.238           267.311.238.000         28,13
 PT Sedaya Multi Investama                            237.609.990           237.609.990.000         25,00
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh           950.439.958           950.439.958.000         100,00
 Jumlah Saham Dalam Portepel                          549.560.042           549.560.042.000

4.   KEJADIAN PENTING YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN USAHA PERSEROAN

Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil
usaha PT Astra Sedaya Finance yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen tertanggal 20 Februari
2025 atas laporan keuangan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC)
dengan opini tanpa modifikasian.

Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan menyatakan: Tidak terdapat keterlibatan sengketa
atau perselisihan hukum diluar badan peradilan, baik secara perdata, pidana, tata usaha negara, kepailitan,
arbitrase, perpajakan, hubungan industrial, sengketa konsumen dan sengketa persaingan usaha, termasuk somasi
dari pihak manapun, yang dapat mempengaruhi secara negatif dan atau memiliki efek material yang merugikan
kegiatan usaha atay kondisi keuangan Perseroan.Tidak terdapat sifat dan akibat dari kepailitan, peristiwa
terjadinya keadaan di bawah pengawasan kurator dalam kaitannya dengan proses kepailitan atau penundaan
kewajiban pembayaran utang, atau proses yang sejenis yang menyangkut Perseroan dan kelompok usaha
Perseroan yang berdampak signifikan terhadap Perseroan.
1. Tidak terdapat sifat dan akibat dari restrukturisasi, penggabungan, pengambilalihan, pemisahan, atau
     peleburan yang dilakukan oleh Perseroan atau Perusahaan Anak yang signifikan.
2. Tidak terdapat aset yang material yang dibeli dan/atau dijual di luar kegiatan usaha utama.
3. Tidak terdapat perubahan kegiatan usaha termasuk perubahan nama dan Pengendali.
4. Tidak terdapat penambahan sarana produksi yang penting atau penggunaan teknologi baru.

Tidak terdapat keterlibatan sengketa atau perselisihan hukum diluar badan peradilan, baik secara perdata, pi dana,
tata usaha negara, kepailitan, arbitrase, perpajakan, hubungan industrial, sengketa konsumen dan sengketa
persaingan usaha, termasuk somasi dari pihak manapun, yang dapat mempengaruhi secara negative dan atau
yang memiliki efek material yang merugikan kegiatan usaha atau kondisi keuangan Perseroan

5.   PERIZINAN YANG DIMILIKI PERSEROAN

Perseroan telah memiliki ijin usaha dalam bidang usaha lembaga pembiayaan berdasarkan Surat Keputusan
Menteri Keuangan No. 1093/KMK.013/1989. tanggal 26 September 1989 tentang Pemberian Ijin Usaha Dalam
Bidang Usaha Lembaga Pembiayaan kepada PT Raharja Sedaya Finance. yang kemudian diubah dengan Surat
Departemen Keuangan cq. Direktorat Jenderal Moneter No. S-3630/M/1992 tanggal 30 Juni 1992 tentang
Perubahan nama perseroan dari PT Raharja Sedaya Finance menjadi PT Astra Sedaya Finance dan berlaku
selama Perseroan menjalankan kegiatan usaha

Perseroan telah memiliki izin pembukaan unit usaha syariah berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas
Jasa Keuangan No.KEP-367/NB.223/ 2015 tanggal 2 September 2015 Tentang Pemberian Izin Pembukaan Unit
Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan Kepada PT Astra Sedaya Finance. dimana dinyatakan bahwa keputusan
Dewan Komisioner OJK tersebut mulai berlaku sejak tanggal 20 Mei 2015. dan berlaku selama Perseroan
menjalankan kegiatan usaha

Perseroan telah menjadi anggota Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dengan nomor anggota
1131/JKT/99.

Perseroan telah terdaftar menjadi anggota lembaga penyedia informasi perkreditan sebagaimana diatur dalam
Pasal 17 Peraturan OJK No.28/2014 berdasarkan Perjanjian Keanggotaan PT Pefindo Biro Kredit
No.032/PK/PBK/V/2019. No.13/ASF/PKS/HCW.EKU/V/2019 tanggal 29 Mei 2019.




                                                       45
Page 68
   6.    PERJANJIAN-PERJANJI AN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA


   6.1      Perjanjian-Perjanjian Dalam Rangka Penerimaan Fasilitas Kredit/Pinjaman:


                                                                                                     Jumlah
                                                                       Jangka                        Liabilitas
No. Keterangan          No.Perjanjian                  Kreditur                       Suku Bunga
                                                                       Waktu                         Terutang
                                                                                                     Per 31 Des 2024
1. Pinjaman             Akta                Perjanjian PT Bank Central 24 September ditentukan       Rp0,-      (belum
    Berjangka Money Fasilitas/Facility Agreement Asia Tbk (“Bank 2025                 pada      saat dilkukan
    Market            1 Deed No. 52 tanggal 16 BCA”)                                  penarikan      penarikan)
    (“Fasilitas         November 2000, dibuat di
    PBMM1”), dengan hadapan Linda Herawati,
    jumlah       pokok S.H., Notaris di Jakarta
    setinggi-tingginya juncto Perjanjian Perubahan
    sebesar Rp1.200 dan Pernyataan Kembali
    miliar.             Atas Perjanjian Kredit No.
                        422/Add-KCK/2019 tanggal
    Fasiitas     Kredit 2 Desember 2019, dibuat di
    Multi,      dengan bawah tangan, selanjutnya,
    jumlah       pokok mengalami           perubahan
    setinggi-tingginya terakhir berdasarkan Akta
    sebesar Rp1.120 Perubahan Keduapuluh Dua
    miliar yang terdiri Atas Perjanjian Kredit No.
    dari      Pinjaman 050/Add-KCK/2025 tanggal
    Berjangka Money 26 Februari 2025 dibuat di
    Market            2 bawah tangan
    (“Fasilitas
    PBMM2”)        dan
    Fasilitas     Forex
    Line (Tod, Tom,
    Spot, Forward dan
    CCIRS)
2. Fasilitas     Kredit Akta Perjanjian Kredit No. 27 Bank BCA         -Fasilitas     Fasilitas      -Fasilitas Kredit
    Lokal (Rekening tanggal 19 Maret 2003,                             Kredit Lokal Kredit Lokal Lokal (Rekening
    Koran), maksimal dibuat di hadapan Linda                           (Rekening      (Rekening      Koran):     Rp0,-
    sebesar       Rp75 Herawati, S.H., Notaris di                      Koran): batas Koran): 10,5 (belum dilakukan
    miliar;             Jakarta,         selanjutnya,                  waktu          %/tahun;       penarikan);
                        mengalami          perubahan                   penggunaan
    Fasilitas           terakhir berdasarkan Akta                      dan/atau       -Suku bunga -Installment Loan
    Installment Loan Perubahan Ketiga Puluh Dua                        penarikan      Installment 5: Rp238 miliar;
    5,        maksimal Atas Perjanjian Kredit No. 53                   atas fasilitas Loan 5, 6 dan
    sebesar Rp1.500 tanggal 26 Februari 2025                           ini     sampai 7:     sebesar -Installment Loan
    miliar;             dibuat di hadapan Esther                       dengan     24 5.65%         - 6: Rp767 miliar;
                        Pascalia Ery Jovina, S.H.,                     September      7.34%/tahun
    Fasilitas           M.Kn., Notaris di Jakarta                      2025;                         -Installment Loan
    Installment Loan                                                                                 7: Rp942 miliar;
    6,        maksimal                                                 -Installment -Suku bunga dan
    sebesar Rp1.500                                                    Loan 5 jatuh Installment
    miliar;                                                            tempo pada Loan 8, dan -Installment Loan
                                                                       tanggal    29 9: ditentukan 8: Rp512 miliar;
    Fasilitas                                                          Maret 2026 pada          saat
    Installment Loan                                                                  penarikan.     -Installment Loan
    7,        maksimal                                                 -Installment                  9: Rp0,- (belum
    sebesar Rp1.500                                                    Loan 6 jatuh                  dilakukan
    miliar;                                                            tempo pada                    penarikan);
                                                                       tanggal    27
    Fasilitas                                                          September
    Installment Loan                                                   2026
    8,        maksimal
    sebesar Rp1.500
    miliar; dan                                                        -Installment
                                                                       Loan 7 jatuh
    Fasilitas                                                          tempo pada
    Installment Loan



                                                          46
Page 69
                                                                                                Jumlah
                                                                    Jangka                      Liabilitas
No. Keterangan          No.Perjanjian             Kreditur                           Suku Bunga
                                                                    Waktu                       Terutang
                                                                                                Per 31 Des 2024
     9,      maksimal                                               tanggal     10
     sebesar Rp1.500                                                Juli 2027
     miliar;
                                                                    Installment
                                                                    Loan 8 jatuh
                                                                    tempo pada
                                                                    tanggal     22
                                                                    Desember
                                                                    2026; dan

                                                                    -Installment
                                                                    Loan 9, batas
                                                                    waktu
                                                                    penarikan
                                                                    dan/atau
                                                                    penggunaan
                                                                    fasilitas
                                                                    berakhir pada
                                                                    tanggal     26
                                                                    Februari
                                                                    2026.
3.   Fasilitas  Kredit Akta                 Perjanjian PT      Bank 30 Agustus 5,80%            USD5,081,821.-
     maksimal Rp100 Fasilitas/Facility Agreement Danamon            2025
     miliar atau nilai Deed No. 45 tanggal 18 Juni Indonesia Tbk
     setara     dalam 2008, dibuat di hadapan
     mata uang Dollar Linda Herawati, S.H., Notaris
     Amerika Serikat di       Jakarta,    selanjutnya,
                        mengalami          perubahan
                        terakhir         berdasarkan
                        Perjanjian         Perubahan
                        Terhadap Perjanjian Kredit
                        No. 710/PP/EB/0920 tanggal
                        30 September 2020, dibuat
                        di bawah tangan juncto Surat
                        Bank       Danamon        No.
                        B.650/ARO/EB/0924 tanggal
                        30 September 2024, Perihal:
                        Pemberitahuan Persetujuan
                        Perpanjangan Jangka Waktu
                        Fasilitas Kredit, dikeluarkan
                        dan ditandatangani oleh EB
                        Team Head, Relationship
                        Manager        dan      Legal
                        Operation Bank Danamon
4.   Fasilitas  kredit, Akta Perjanjian Fasilitas Bank Panin        17     Oktober 5,85%     per Rp333 miliar
     sebesar Rp1.000 Kredit No. 39 tanggal 18                       2025           tahun
     miliar             Oktober 2022, dibuat di
                        hadapan Esther Pascalia Ery
                        Jovina, S.H., M.Kn., Notaris
                        di Jakarta
5.   Fasilitas   kredit Akta Perjanjian Fasilitas Bank Panin        18 Agustus 6,35%         per Rp783 miliar
     sebesar Rp1.500 Kredit No. 09 tanggal 4 April                  2026           tahun
     miliar             2023, dibuat di hadapan
                        Esther Pascalia Ery Jovina,
                        S.H., M.Kn., Notaris di
                        Jakarta
6.   Fasilitas   kredit Akta Perjanjian Fasilitas Bank Panin        22 Februari 6,60%        per Rp1.042 miliar
     sebesar Rp1.500 Kredit No. 20 tanggal 13                       2027           tahun
     miliar             Desember 2023, dibuat di
                        hadapan Esther Pascalia Ery
                        Jovina, S.H., M.Kn., Notaris
                        di Jakarta




                                                       47
Page 70
                                                                                              Jumlah
                                                                     Jangka                   Liabilitas
No. Keterangan        No.Perjanjian                Kreditur                       Suku Bunga
                                                                     Waktu                    Terutang
                                                                                              Per 31 Des 2024
7.  Fasilitas     kredit Akta Perjanjian Fasilitas Bank Panin        17 September 6,75%     - Rp917 miliar
    sebesar Rp1.000 Kredit No. 42 tanggal 15 Juli                    2027         7,25%   per
    miliar               2024, dibuat di hadapan                                  tahun
                         Esther Pascalia Ery Jovina,
                         S.H., M.Kn., Notaris di
                         Jakarta
8. Fasilitas      kredit Akta Perjanjian Fasilitas Bank Panin            10 Desember 6,50%     - Rp500 miliar
    sebesar Rp1.000 Kredit No. 27 tanggal 10                             2028        6,85%   per
    miliar               Desember 2024, dibuat di                                    tahun
                         hadapan Esther Pascalia Ery
                         Jovina, S.H., M.Kn., Notaris
                         di Jakarta
9. Fasilitas     kredit) Akta Perjanjian Kredit No. 72 PT Bank CIMB 30 Juni 2026 6,15%         - Rp1.000 miliar
    maksimal sebesar tanggal 30 November 2012, Niaga Tbk (“Bank                      6,25%
    Rp1.250 miliar       dibuat di hadapan Linda NIaga”)
                         Herawati, S.H., Notaris di
                         Jakarta,         selanjutnya,
                         mengalami          perubahan
                         terakhir        berdasarkan
                         Perubahan      Ke-13     (tiga
                         belas) tanggal 19 Juni 2025,
                         dibuat di bawah tangan
10. Fasilitas     kredit Akta No. 52 atas Perjanjian PT Bank Mandiri 25 September 5,90%         Rp1.000 miliar
    sebesar Rp1.000 Kredit Jangka Pendek No. (Persero)               Tbk 2025
    miliar dan dapat CRO-KP/069/KJP/2017                (“Bank Mandiri”)
    ditarik dalam mata tanggal 21 Mei 2017, dibuat
    uang         Dollar di       hadapan      Nanette
    Amerika Serikat Cahyanie Adi Warsito, S.H.,
                         Notaris      di      Jakarta,
                         selanjutnya,      mengalami
                         perubahan             terakhir
                         berdasarkan Addendum IV
                         (Empat) Atas Perjanjian
                         Fasilitas   Kredit    Jangka
                         Pendek                    No.
                         CRO.KP/069/KJP/17 No. 52
                         tanggal 24 September 2021,
                         dibuat di bawah tangan

11. Fasilitas    kredit Akta No. 37 atas Perjanjian Bank Mandiri     16 April 2027 7,25%    per Rp667 miliar
    maksimal sebear Kredit Modal Kerja No.                                         tahun
    Rp1.000 miliar      WCO.KP/0474/KMK/2023
                        tanggal 17 April 2023, dibuat
                        di     hadapan       Nanette
                        Cahyanie Adi Warsito, S.H.,
                        Notaris di Jakarta
12. Fasilitas    kredit Akta No. 89 atas Perjanjian Bank Mandiri     30 Mei 2028 7,20%      per Rp1.229 miliar
    maksimal sebesar Kredit Modal Kerja No.                                        tahun
    Rp1.500 miliar      WCO.KP/1346/KMK/2024
                        tanggal 30 Mei 2024, dibuat
                        di hadapan Hartini Antasari,
                        S.H., M.Kn., Notaris di
                        Jakarta
13. Fasilitas    kredit Perjanjian         Pemberian PT Bank SMBC 29 Mei 2026 Cost of Fund Rp1.000 miliar
    berupa        LON Fasilitas Money Market No. Indonesia       Tbk               + Marjin
    dan/atau Fasilitas PKS.012/DIR/FINTV/IV/2018 (d/h PT Bank
    Green     sebesar tanggal 9 April 2018, dibuat Tabungan
    Rp1.000      miliar di      bawah        tangan, Pensiunan
    atau nilai setara selanjutnya,         mengalami Nasional   Tbk)
    dalam mata uang perubahan                terakhir (“SMBCI”)
    Dollar    Amerika berdasarkan Perubahan dan
    Serikat dan JPY. Pernyataan Kembali tanggal




                                                        48
Page 71
                                                                                                    Jumlah
                                                                         Jangka                     Liabilitas
No. Keterangan          No.Perjanjian                 Kreditur                           Suku Bunga
                                                                         Waktu                      Terutang
                                                                                                    Per 31 Des 2024
                         27 Juni 2024, dibuat di
                         bawah tangan
14. Fasilitas pinjaman Perjanjian Pinjaman tanggal PT             United 28 Juni 2027 5% per tahun Rp221 miliar
    sebesar     Rp300 29 Juni 2018, dibuat di Tractors Tbk
    miliar               bawah tangan, selanjutnya
                         mengalami           perubahan
                         terakhir          berdasarkan
                         Amandemen No. 06/UT-
                         ASF/VI/2024 tanggal 30 Juni
                         2024, dibuat di bawah
                         tangan
15. Fasilitas     kredit Facility Agreement tanggal MUFG Bank, Ltd, 31          Oktober Bank Cost of Rp965 miliar dan
    sebesar              24 Mei 2016, dibuat di bawah Cabang Jakarta 2025                   Fund       + USD9,895,000
    USD75,000,000 tangan,                  selanjutnya,                                     Margin
                         mengalami           perubahan
                         terakhir          berdasarkan
                         USD75,000,000 Amendment
                         Agreement       tanggal      26
                         September 2024, dibuat di
                         bawah tangan
16. Fasilitas pinjaman US$100,000,000              Term Mizuho Bank Ltd 22 Mei 2026 SOFR               + USD26.666.667
    sebesar              Facility                                                           0,15%      of
    USD100,000,000 Agreement/Perjanjian                                                     Credit
                         Fasilitas Berjangka tanggal 3                                      Adjustment
                         Maret 2023 dibuat di bawah                                         Spread,    +
                         tangan                                                             marjin
17. Fasilitas            Perjanjian      Kredit     No. PT Bank ANZ 30 Juni 2025. Cost of Fund USD20.000.000,-
    kredit/pinjaman 792/FA/ANZ/NEW/XI/2021 Indonesia (“Bank                                 + Margin
    sebesar              tanggal 9 November 2021, ANZ”)                  Pada tanggal
    USD20,000,000.- dibuat di bawah tangan,                              diterbitkannya
                         selanjutnya        mengalami                    Prospektus
                         perubahan              terakhir                 ini, fasilitas ini
                         berdasarkan        Perubahan                    masih
                         Ketiga     atas      Perjanjian                 mengikat bagi
                         Fasilitas                  No.                  Para       Pihak
                         1303/FA/ANZ/AMD/VI/2024                         dan        untuk
                         tanggal 28 Juni 2024, dibuat                    addendum
                         di bawah tangan                                 perpanjangan
                                                                         saat ini masih
                                                                         dalam proses
                                                                         pembuatan
                                                                         oleh        Bank
                                                                         ANZ, selaku
                                                                         Kreditur.
18. Fasilitas     kredit Akta Perjanjian Pemberian PT Bank National 22 Juni 2025 Ditentukan               Rp0,-     (belum
    sebesar     Rp125 Fasilitas Money Market No. Nobu Tbk (“Bank                            pada     saat dilakukan
    miliar               48 tanggal 21 Juni 2021, Nobu”)                 Pada tanggal penarikan           penarikan).
                         dibuat di hadapan Edison                        diterbitkannya
                         Jingga, S.H., M.H., Notaris di                  Prospektus
                         Jakarta,           selanjutnya                  ini, fasilitas ini
                         mengalami           perubahan                   masih
                         berdasarkan Akta Addendum                       mengikat bagi
                         I Perjanjian Kredit No. 62                      Para       Pihak
                         tanggal 20 Juni 2022, dibuat                    dan        untuk
                         di hadapan Edison Jingga,                       addendum
                         S.H., M.H., Notaris di Jakarta                  perpanjangan
                         juncto Surat Bank Nobu No.                      saat ini masih
                         0393/EXT/CL/KP/VI/2024                          dalam proses
                         tanggal 12 Juni 2024,                           pembuatan
                         Perihal:          Persetujuan                   oleh        Bank
                         Pemberian Fasilitas Kredit                      Nobu, selaku
                         yang      dikeluarkan      dan                  Kreditur.
                         ditandatangani Commercial



                                                            49
Page 72
                                                                                          Jumlah
                                                                 Jangka                   Liabilitas
No. Keterangan       No.Perjanjian              Kreditur                       Suku Bunga
                                                                 Waktu                    Terutang
                                                                                          Per 31 Des 2024
                       Lending Division Head dan
                       Relationship Manager Bank
                       Nobu serta telah disetujui
                       oleh Perseroan dengan turut
                       ditandatangani oleh Direktur
                       Perseroan
19. Fasilitas pinjaman Perjanjian          Fasilitas PT Bank Mizuho 19 Agustus 3 month Term USD16,250,000.-
    sebesar            Berjangka                No. Indonesia       2025       SOFR        +
    US$100,000,000.- 1231/TL/MZH/1121 tanggal                                  0,15% Credit
                       9 November 2021, dibuat di                              Adjustment
                       bawah tangan                                            Spread      +
                                                                               marjin
20. Fasilitas          US$30,000,000 Revolving Sumitomo Mitsui 31        Maret 3       bulan Rp0,-    (belum
    kredit/pinjaman Facility Agreement tanggal Trust          Bank, 2026       LIBOR       + dilkukan
    uncommitted        29 Maret 2018, dibuat di Limited Cabang                 0,82%         penarikan)
    revolving sebesar bawah tangan, selanjutnya Singapura
    US$30,000,000.- mengalami            perubahan
                       terakhir        berdasarkan
                       Amendment         Agreement
                       tanggal 27 Maret 2027,
                       dibuat di bawah tangan

21. Fasilitas pinjaman US$ 300,000,000 Term Bank of China 6                Februari suku bunga USD109.166.667
    sebesar            Facility                     (Hong       Kong) 2026          mengambang
    US$300,000,000.- Agreement/Perjanjian           Limited, Cabang                 3-month
                       Fasilitas Berjangka tanggal Jakarta; MUFG                    Term SOFR
                       10 Juni 2022 dibuat di bawah Bank,         Ltd,              plus 0,81%
                       tangan                       Cabang                          untuk
                                                    Jakarta;PT Bank                 onshore dan
                                                    BNP       Paribas               0,75% untuk
                                                    Indonesia;     PT               offshore per
                                                    Bank         DBS                tahun.
                                                    Indonesia;     PT
                                                    Bank       Mizuho
                                                    Indonesia; The
                                                    Korea
                                                    Development
                                                    Bank,     Cabang
                                                    Singapura;
                                                    Australia     and
                                                    New       Zealand
                                                    Banking Group
                                                    Limited, Cabang
                                                    Singapura; Bank
                                                    of China (Hong
                                                    Kong)     Limited;
                                                    Cathay     United
                                                    Bank; Oversea-
                                                    Chinese Banking
                                                    Corporation
                                                    Limited;     RHB
                                                    Bank       Berhad
                                                    (UEN       S99FC
                                                    5710J);
                                                    Sumitomo Mitsui
                                                    Banking
                                                    Corporation,
                                                    Cabang
                                                    Singapura;
                                                    Sumitomo Mitsui
                                                    Trust       Bank,
                                                    Limited Cabang
                                                    Singapura; Taipei



                                                     50
Page 73
                                                                                              Jumlah
                                                                     Jangka                   Liabilitas
No. Keterangan        No.Perjanjian                Kreditur                        Suku Bunga
                                                                     Waktu                    Terutang
                                                                                              Per 31 Des 2024
                                                     Fubon
                                                     Commercial Bank
                                                     Co, Limited;The
                                                     Hongkong        and
                                                     Shanghai
                                                     Banking
                                                     Corporation
                                                     Limited
                                                     (selanjutnya
                                                     secara bersama-
                                                     sama        Disebut
                                                     “Para
                                                     Kreditur/The
                                                     Financial
                                                     Institutions”)
22. Fasilitas pinjaman IDR750,000,000,000 Term Standard Charted 14 November 5,65%                per Rp250 miliar
    sebesar     Rp750 Facility                       Bank, Indonesia, 2025             tahun
    miliar             Agreement/Perjanjian          Jakarta
                       Fasilitas Berjangka tanggal 2
                       November 2022 dibuat di
                       bawah tangan
23. Fasilitas pinjaman US$150,000,000          Term Bank of China 36 (tiga puluh 3-month             USD18.750.000
    sindikasi          Facility                      (Hong Kong) Ltd, enam) bulan Term SOFR
    sebesar            Agreement/Perjanjian          Cabang Jakarta; sejak tanggal plus 0,77%
    US$150,000,000.- Fasilitas Berjangka tanggal dan          Bank     of penarikan    untuk
                       13 Juli 2023 dibuat di bawah China         (Hong dari fasilitas onshore
                       tangan                        Kong) Ltd (“Para pinjaman         (Kreditur
                                                     Kreditur”).          tersebut     Netral WHT)
                                                                                       dan    0,70%
                                                                                       untuk
                                                                                       offshore
                                                                                       (Kreditur
                                                                                       WHT)      per
                                                                                       tahun.
24. Fasilitas pinjaman US$320,000,000          Term Citibank        N.A, 20 November Suku bunga USD13.333.333
    sindikasi sebesar Facility                       Cabang Jakarta; 2026              mengambang
    US$320,000,000.- Agreement/Perjanjian            PT Bank ANZ                       3-month
                       Fasilitas Berjangka tanggal Indonesia;         PT               Term SOFR
                       29 Agustus 2023 dibuat di Bank CIMB Niaga                       plus 0,77%
                       bawah tangan                  Tbk; PT Bank SBI                  untuk
                                                     Indonesia; The                    onshore
                                                     Korea                             (Kreditur
                                                     Development                       Netral WHT)
                                                     Bank,      Cabang                 dan    0,70%
                                                     Singapura; Bank                   untuk
                                                     of          Taiwan                offshore
                                                     Cabang         Luar               (Kreditur
                                                     Negeri;        DBS                WHT)      per
                                                     Bank           LTD;               tahun
                                                     Oversea-Chinese
                                                     Banking
                                                     Corporation
                                                     Limited;     Taipei
                                                     Fubon
                                                     Commercial Bank
                                                     Co., LTD, Cabang
                                                     Singapura; The
                                                     Hongkong        and
                                                     Shanghai
                                                     Banking
                                                     Corporation
                                                     Limited
                                                     (selanjutnya



                                                        51
Page 74
                                                                                               Jumlah
                                                                     Jangka                    Liabilitas
No. Keterangan       No.Perjanjian                Kreditur                          Suku Bunga
                                                                     Waktu                     Terutang
                                                                                               Per 31 Des 2024
                                                      disebut     “Para
                                                      Kreditur/Kreditur”)
25. Fasilitas   kredit Surat BNI No. INT/06/0542/R PT Bank Negara 29 Desember 6,25%      per Rp667 miliar
    sebesar Rp1.000 tanggal 18 Desember 2023, Indonesia                   2026 tahun
    miliar             Perihal: Persetujuan Fasilitas (Persero) Tbk
                       Kredit yang dikeluarkan dan
                       ditandatangani oleh Division
                       Head       International     &
                       Financial Institution Bank
                       BNI
26. Fasilitas   kredit Akta Perjanjian Kredit Modal PT Bank BRI 11 Desember ditentukan       Rp0,-     (belum
    maksimal sebesar Kerja Withdrawal Approval (Persero) Tbk              2028 pada    saat dilakukan
    Rp1.000 miliar     (KMK W/A) No. 28 tanggal 11                             penarikan     penarikan
                       Desember 2024, dibuat di
                       hadapan Ester Pascalia Ery
                       Jovina, S.H., M.Kn., Notaris
                       di Jakarta

  6.2      Perjanjian-Perjanjian Sehubungan Dengan Kerjasama Pembiayaan:

  No.     Keterangan                No.Perjanjian                    Pihak Ketiga              Jangka Waktu
  1.      Perjanjian Kerjasama      Perjanjian Kerjasama Dalam       Bank Niaga                30 Juni 2025
          Pemberian     Fasilitas   Rangka Pemberian Fasilitas
          Pembiayaan Bersama        Pembiayaan Bersama No.                                     Pada      tanggal
          kepada      konsumen      6335/PKS/JF/XI/2016 tanggal                                diterbitkannya
          berupa     pembiayaan     30 November 2016, dibuat di                                Prospektus ini,
          kendaraan (consumer       bawah tangan, selanjutnya                                  Perjanjian
          financing)                mengalami perubahan terakhir                               Kerjasama
                                    berdasarkan Addendum VI                                    Pembiayaan ini
                                    terhadap            Perubahan                              masih mengikat
                                    Perjanjian Kerjasama Dalam                                 bagi Para Pihak
                                    Rangka Pemberian Fasilitas                                 dan         untuk
                                    Pembiayaan Bersama No.                                     addendum
                                    6335/PKS/JF/XI/2016 tanggal                                perpanjanganny
                                    25 Agustus 2022, dibuat di                                 a saat ini masih
                                    bawah tangan juncto Surat                                  dalam      proses
                                    Bank          Niaga       No.                              pembuatan oleh
                                    1998/AUTO/INDIRECT/IX/24,                                  Bank Niaga
                                    Perihal:     Offering   Letter
                                    Fasilitas          Pembiayaan
                                    Bersama (Joint Financing)
                                    tanggal 5 September 2024
                                    yang       dikeluarkan    dan
                                    ditandatangani oleh Pihak
                                    Bank      Niaga    dan   turut
                                    ditandatangani oleh 2 (dua)
                                    Direktur Perseroan

          Hak & Kewajiban           Para Pihak sepakat menunjuk Perseroan selaku Manajer Fasilitas dan Manajer
                                    Jaminan sebagai kuasa untuk melakukan hal-hal dan menurut ketentuan
                                    sebagaimana diatur dalam Perjanjian ini dan Perseroan menyetujui penunjukan
                                    tersebut.

                                    Tugas dan Tanggung Jawab/Kewajiban-Kewajiban Perseroan:
                                    1.       Atas pelaksanaan Perjanjian, Bank memberik kuasa serta menunjuk
                                    Perseroan untuk bertindak selaku manajer fasilitas dengan tugas, tanggung
                                    jawab dan kewajiban sebagaimana akan dituangkan secara tersendiri dalam
                                    suatu perjanjian, yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari
                                    Perjanjian;
                                    2.       membuka rekening operasional dan rekening penampungan pada
                                    Bank Niaga guna menunjang kelancaran pelaksanaan kerjasama ini;




                                                        52
Page 75
No.   Keterangan                No.Perjanjian                   Pihak Ketiga                Jangka Waktu
                                3.       pengambilalihan porsi Bank tidak dilakukan oleh Perseroan apabila
                                konsumen tidak memenuhi evaluasi kualitatif setelah pencairan pada hari kerja
                                yang sama.
2.    Perjanjian Kerjasama      Perjanjian         Kerjasama PT Bank Permata Tbk Tidak ditentukan
      Pemberian     Fasilitas   Pemberian Fasilitas Kredit (“Bank Permata”)                 batas waktunya
      Pembiayaan Bersama        Secara      Bersama       No.
      kepada      konsumen      JF/17/3188/TR/RB tanggal 28
      berupa     pembiayaan     Desember 2017, dibuat di
      kendaraan (consumer       bawah tangan, selanjutnya
      financing)                mengalami perubahan terakhir
                                berdasarkan       Perubahan
                                Pertama Perjanjian Kerjasama
                                Pemberian Fasilitas Kredit
                                Secara      Bersama       No.
                                JF/20/1443/AMD/RB tanggal
                                31 Januari 2020, dibuat di
                                bawah tangan.

      Hak & Kewajiban           Perseroan dan Bank Permata sepakat untuk menunjuk Perseroan, selaku
                                Manajer Fasilitas dan Manajer Jaminan (“Manajer”) sebagai kuasa untuk
                                melakukan hal-hal dan menurut ketentuan sebagaimana diatur dalam perjanjian
                                ini dan Perseroan menyetujui penunjukan tersebut.

                                Kewajiban-kewajiban Manajer Fasilitas:
                                 1. Mematuhi ketentuan dalam Perjanjian dan memberikan f asilitas pembiayaan
                                    secara bersama kepada konsumen;
                                2. Berhubungan secara langsung dengan konsumen termasuk tertapi tidak
                                    terbatas dalam penandatanganan perjanjian kredit pembiayaan dan
                                    dokumen-dokumen lain berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian
                                    termasuk selaku kuasa dari Para Pihak dalam perjanjian dan dokumen
                                    tersebut serta melakukan verfikasi atas kewenangan dan keabsahan tanda
                                    tangan pihak-pihak yang menandatangani dokumen tersebut;
                                3. Berhubungan langsung dengan dealer termasuk tetapi tidak terbatas atas
                                    hal-hal yang berhubungan dengan pembaran harga kendaraan bermotor,
                                    penyerahan kendaraan bermotor kepada konsumen, persiapan surat
                                    pernyataan pengurusan BPKB dari delar dan penyerahan BPKB sesuai
                                    dengan waktu yang ditentukan;
                                4. Mengawasi kondisi konsumen agar senantiasa memenuhi, mentaati seluruh
                                    ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Kredit dan melaksanakan,
                                    memelihara serta mempertahankan setiap hak dan kewajiban -kewajiban
                                    Para Pihak berdasarkan Perjanjian Pembiayaan;
                                 5. Membuat serta memelihara system pembukuan/pencatatan yang dapat
                                    mengakomodasi setiap perkembangan pinjaman, sistem mana wajib
                                    diterapkan secara terus menerus dan konsisten dan mencerminkan posisi
                                    pinjaman/kewajiban pembayaran konsumen sesungguhnya;
                                6. Melakukan penagihan/memberikan surat peringatan terhadap konsumen
                                    yang mempunyai tunggakan kewajiban pembayaran konsumen
                                    berdasarkan perjanjian kredit kendaraan oleh konsumen;
                                7. Menyerahkan: (i) laporan bulanan (per akhir bulan) porsi Bank Permata atas
                                    tunggakan pembayaran angsuran per konsumen dan posisi/perkembangan
                                    konsumen yang telah dihapus bukukan; (ii) laporan semesteran yang
                                    berakhir tanggal 30 Juni dan 31 Desember; (iii) laporan keuangan tahunan
                                    Perseroan yang telah diaudit, dan (iv) surat pemberitahuan atau buktu tanda
                                    terima penyerahan BPKB atas konsumen yang melakukan pelunasan;
                                8. Melakukan distribusi kepada para pihak atas setiap pembayaran kewajiban
                                    pembayaran konsumen dan/atau pembayaran lainnya yang diperoleh
                                    Manajer Fasilitas sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian sesuai hak
                                    para pihak sebagai diatur dalam Perjanjian;
                                 9. Memberitahu Para Pihak, konsumen yang pinjamannya dikategorikan macet
                                    dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja sejak tanggal pinjaman
                                    konsumen tersebut dikategorikan macet, dengan disertai Analisa kasus;
                                10.Meminta persetujuan Bank Permata terlebih dahulu untuk penghapusan
                                denda/penaltu porsi pembiayaan Bank Permata per konsumen yang berjumlah
                                lebih dari yang disepakati oleh Para Pihak selama jangka waktu fasilitas kredit;




                                                    53
Page 76
No.   Keterangan   No.Perjanjian                      Pihak Ketiga                  Jangka Waktu
                   11.Menyerahkan fotocopy daftar konsumen yang sisa pinjamannya telah
                   dihapusbukukan yang telah disahkan pengadilan untuk tahun berjalan paling
                   lambat 1 (satu) bulan setelah tutup buku;
                   12.Memberitahukan kepada para pihak dalam waktu selambat-lambatnya 5 hari
                   kerja sejak terjadinya hal-hal sebagai berikut: (i) perubahan alamat dari Manajer
                   Fasilitas dan (ii) penutupan atau penambahan cabang Manajer Fasilitas;
                   13.Memberikan bantuan, apabila untuk kepentingan auditor internal maupun
                   eksternal Bank Permata, Bank Permata perlu untuk berhubungan dengan
                   konsumen baik secara langsung maupun melalui surat;
                   14.Memperoleh Surat Pernyataan dan konfirmasi dari konsumen dalam bentuk
                   yang telah ditentukan apabila terdapat perbedaaan data dan/atau penulisan
                   dan/atau tanda tangan antara yang tercantum dalam Perjanjian Kredit dengan
                   data pada KTP atau data lainnya yang bersangkutan dan kemudian
                   menyerahkan rangkap keduanya pada Bank Permata, dalam waktu selambat-
                   lambatnya 5 hari kerja sejak tanggal diketahuinya perbedaan tersebut.

                   Kewajiban Manajer Jaminan
                   1. Memeriksa keabsahan BPKB kendaraan bermotor dan menyimpan asli
                       perjanjian kredit kendaraan konsumen, BPKB, fotocopy indentitas diri
                       konsumen dan dokumen lain yang berhubungan dengan pemberian Fasilitas
                       Kreditu kepada konsumen;
                   2. Bila perlu mengajukan gugatan, kalim, pengaduan dan Tindakan hukum
                       lainnya terhadap konsumen dihadapan badan peradilan, kepolisian dan
                       pihak-pihak lain yang berwenang sehubungan dengan pelaksanaan hak-hak
                       Kreditur (Bank Permata dan Perseroan) berdasarkan perjanjian dan
                       perjanjian kredit kendaraan konsumen;
                   3. Bertanggung jawab dan wajib menjalankan hak dan kewajiban para pihak
                       sebagaimana diatur dalam perjanjian kredit kendaraan konsumen yang
                       berkaitan dengan jaminan;
                   4. Menyimpan semua asli BPKB atas kendaraan bermotor sekalipun pinjaman
                       yang berkaitan telah dikategorikan macet;
                   5. Mengaasuransikan setiap kendaraan bermotor dan menagih pembayaran
                       terhadap perusahaan asuransi pada saat timbulnya hak tagih/klaim dari para
                       pihak dan menyetorkan hasil klaim tersebut (setelah dipotong biaya-biaya)
                       kepada Manajer Fasilitas.Selanjutnya, Manajer Fasilitas akan meneruskan
                       hasil klaim kepada masing-masing pihak sesuai dengan komposisi
                       pembiayaan para pihak atau mengganti dengan kendaraan baru;
                   6. Meminta pembayaran kembali premi asuransi yang dibiayai para pihak
                       dalam hal hasil penunjukan jaminan belum dapat sepenuhnya
                       menyelesaikan kewajiban pembayaran konsumen pada Para Pihak melalui
                       Manajer Fasilitas sesuai Komposisi Pembiayaan para pihak;
                   7. Menyerahkan dalam waktu selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak
                       akhir periode laporan sesuai format yang telah disepakati antara para pihak,
                       laporan bulanan baik dalam bentuk tertulis/hard copy/soft copy atas hal -hal
                       (i) laporan penjualan kendaraan bermotor yang ditarik dan pinjamannya
                       telah menjadi status inventory di pembukuan Manajer Fasilitas; (ii) laporan
                       perkembangan penyelesaian BPKB yang belum disimpan Manajer Jaminan;
                   8. Menyerahkan dalam bentuk soft copy deklarasi asuransi kendaraan
                       bermotor yang preminya dibiayai Perseroan selambat-lambatnya 5 hari kerja
                       sejak deklarasi dikirim ke perusahaan asuransi;
                   9. Mengambilalih pengurusan BPKB dari pihak dealer tersebut tidak dapat
                       menyelesaikan pengurusan BPKB tersebut sesuai waktu yang ditentukan
                       dengan biaya yang ditanggung dealer;
                   10. Melakukan pengurusan atas kehilangan dokumentasi kredit dan jaminan
                       yang berkaitan dengan Perjanjian apabila hal tersebut disebabkan baik
                       langsung maupun tidak langsung karena kesalahan Manajer Jaminan atau
                       Manajer Fasilitas;
                   11. Melakukan usaha pencairan dan menjual setelah ditemukannya kendaraan
                       bermotor milik konsumen yang atas pinjamannya telah dilakukan hapus
                       buku;
                   12. Memberitahu para pihak selambat-lambatnya 5 hari kerja atas: (i) perubahan
                       alamat Manajer Jaminan; dan (ii) penutupan atau penambahan cabang
                       Manajer Jaminan.




                                       54
Page 77
No.   Keterangan                No.Perjanjian                    Pihak Ketiga              Jangka Waktu
                                Hak Manajer Fasilitas dan Manajer Jaminan (“Manajer”):
                                1. Manajer berhak melaksanakan tugas-tugas dan kewajibannya dan tanggung
                                    jawab melalui cabang-cabangnya;
                                2. Manajer berhak untuk tidak melakukan suatu tindakan yang akan
                                    menyebabkan Manajer melanggar peraturan perundang -undangan atau
                                    melakukan Tindakan yang menurut pertimbangannya perlu untuk dilakukan
                                    untuk memenuhi suatu kententuan perundang-undangan;
                                3. Manajer berhak meminta penggantian biaya yang telah dikeluarkannya
                                    terlebih dahulu sesuai ketentuan Perjanjian. Biaya tersebut harus
                                    ditanggung secara proporsional sesuai dengan komposisi pembiayaan para
                                    pihak.
3.    Perjanjian Kerjasama      Akta Perjanjian Kerjasama PT Bank Commonwealth             4    September
      Pemberian     Fasilitas   Dalam Rangka Pemberian                                     2026
      Pembiayaan Bersama        Fasilitas          Pembiayaan
      kepada      konsumen      Bersama No. 70 tanggal 24
      berupa     pembiayaan     Oktober 2013 dibuat di
      kendaraan (consumer       hadapan Linda Herawati, S.H.,
      financing)                Notaris di Jakarta, selanjutnya
                                mengalami perubahan terakhir
                                berdasarkan         Perubahan
                                Perjanjian           Kerjasama
                                Pemberian              Fasilitas
                                Pembiayaan Bersama No.
                                013/PTBC/JF/PP/1220
                                tanggal 21 Desember 2020,
                                dibuat di bawah tangan juncto
                                Surat Bank Commonwealth
                                No.
                                SEC/LET/I/2024/01/007tangg
                                al 19 Februari 2024, Perihal:
                                Persetujuan      Perpanjangan
                                Perjanjian           Kerjasama
                                Pemberian              Fasilitas
                                Pembiayaan Bersama (Surat)
                                yang       dikeluarkan      dan
                                ditandatangani oleh SME &
                                Joint Finance Business Dept
                                Head Bank Commonwealth
                                serta telah disetujui oleh
                                Perseroan      dengan      turut
                                ditandatangani oleh 2 (dua)
                                Direktur Perseroan

      Hak & Kewajiban           Para Pihak sepakat menunjuk Perseroan, selaku Manajer Fasilitas dan Manajer
                                Jaminana sebagai kuasa untuk melakukan dan menurut ketentuan sebagaimana
                                diatur di dalam Perjanjian ini dan Perseroan menyetujui penunjukan tersebut.

                                -Tugas dan Tanggung Jawab/Kewajiban-Kewajiban Perseroan:
                                1. melakukan kegiatan pemasaran fasilitas pembiayaan bersama kepada
                                   konsumen;
                                2. melakukan Analisa dan evaluasi terhadap calon konsumen sesuai dengan
                                   kriteria pembiayaan;
                                3. memberikan persetujuan atas pemberian fasilitas pembiayaan bersama
                                   kepada konsumen;
                                4. mengumpulkan data dan dokumen sehubungan dengan calon konsumen
                                   yang dibiayai;
                                5. melakukan verifikasi keabsahan dokumen transaksi, dokumen jaminan dan
                                   dokumen nasabah;
                                6. mewakili untuk menandatangani perjanjian pembiayaan yang akan
                                   ditandatangani dengan konsumen;
                                7. mencantumkan nama Bank Commonwealth dalam perjanjian pembiayaan
                                   dengan jaminan fidusia;
                                8. melakukan kegiatan pengumpulan tagihan dan penagihan kepada konsumen,
                                   menerima pembayaran atas hasil penjualan kendaraan, memelihara dan
                                   mengadaministrasikan tagihan secara tertib dan tepat waktu untuk
                                   kepentingan Bank Commonwealth;



                                                   55
Page 78
No.   Keterangan                No.Perjanjian                    Pihak Ketiga               Jangka Waktu
                                9. melakukan penyetoran kepada Bank Commonwealth atas hasil penagihan
                                   dari konsumen baik berupa agunan atau jumlah kewajiban pembayaran yang
                                   merupakan haknya Bank Commonwealth;
                                10. kewajiban konsumen untuk mengasuransikan objek pembiayaan pada
                                    perusahaan asuransi yang disepakati Para Pihak;
                                11. memberitahukan kepada Bank Commonwealth atas setiap Tindakan yang
                                    dilakukan oleh konsumen sehubungan dengan kewajiban pembayarannya
                                    berdasarkan Perjanjian Pembiayaan konsumen dalam waktu 7 hari kalender
                                    termasuk hal dilakukannya pembayaran dipercepat;
                                12. Menyerahkan kepada Bank Commonwealth laporan Perseroan sebagai
                                    berikut:
                                    - laporan status umur piutang konsumen bulanan dan harus sudah
                                         diterima oleh Bank Commonwealth selambatnya tanggal 25 bulan
                                         berikutnya;
                                    - laporan keuangan 6 bulanan yang dibuat secara intern dan wajib diterima
                                         Bank Commonwealth selambatnya 120 hari kalender setelah tanggal
                                         buku yang bersangkutan;
                                    - laporan keuangan akhir tahun yang telah diaudit oleh akuntan public dan
                                         diterima Bank Commonwealth selambatnya 180 haru tutup buku.
4.    Perjanjian Kerjasama      Perjanjian           Kerjasama Bank Permata                 Tidak ditentukan
      Dalam          Rangka     Pembiayaan Bersama Secara                                   batas waktunya
      Pemberian     Fasilitas   Syariah No. WM/12/188/N/RB
      Pembiayaan Bersama        tanggal 19 September 2012,
      (Joint      Financing)    selanjutnya          mengalami
      kepada      konsumen      perubahan               terakhir
      khususnya murabahah       berdasarkan          Addendum
      untuk      pembeliaan     Kesepuluh             Perjanjian
      kendaraan    bermotor     Kerjasama          Pembiayaan
      berdasarkan     prinsip   Bersama Secara Syariah No.
      syariah                   JCF/20/1614/AMD/RB tanggal
                                31 Januari 2020, dibuat di
                                bawah tangan.

      Hak & Kewajiban           Para Pihak sepakat menunjuk Perseroan, selaku Manajer Fasilitas dan Manajer
                                Jaminan sebagai kuasa untuk melakukan hal-hal dan menurut ketentuan
                                sebagaimana diatur di dalam perjanjian ini, dan Perseroan menyetujui
                                penunjukan tersebut.

                                1. berhubungan       langsung    dengan     konsumen      termasuk   dalam
                                    penandatanganan perjanjian pembiayaan dan dokumen lain yang
                                    berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian;
                                2. berhubungan langsung dengan dealer;
                                3. mengawasi kondisi konsumen agar senantiasa memenuhi ketentuan dalam
                                    perjanjian pembiayaan;
                                4. membuat serta memelihara system pembukuan yang dapat
                                    mengakomodasi setiap perkembangan fasilitas pembiayaan;
                                5. mematuhi ketentuan dalam Perjanjian;
                                6. melakukan penagihan terhadap konsumen yang mempunyai tunggakan;
                                7. menyerahkan kepada Bank Permata:
                                    - setiap bulannya untuk laporan mengenai tunggakan, hapus buku,
                                       penjualan jaminan, status BPKB, asuransi dan laporan lainnya;
                                    - laporan keuangan unaudited per tanggal 30 Juni paling lambat 1 bulan
                                       setelah tanggal laporan;
                                    - laporan keuangan Perseroan yang diaudit per tanggal 31 Desember
                                       maksimm180 hari kalender sejak tanggal periode laporan;
                                    - laporan risk review yang dilakukan setiap 2 bulan sekali;
                                8. mentansfer hasil penagihan ke Bank Permata sesuai dengan porsi
                                   pembiayaan;




                                                   56
Page 79
Perjanjian Kerjasama Dalam Rangka Menunjang Kegiatan Usaha Perseroan:


1. PERJANJIAN KERJASAMA JASA PENGAMBILAN DAN/ATAU PENGANTARAN UANG TUNAI DENGAN
   BANK PERMATA

Perseroan, PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance, PT Cipta Sedaya Digital Indonesia, PT Astra Auto Finance,
PT Sedaya Pratama (“ACC”) dan Bank Permata telah membuat perjanjian kerjasama ja sa layanan pengambilan
uang tunai berdasarkan Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Kerjasama (Pelaksanaan Jasa Layanan
Pengambilan Uang Tunai) No. 0002/PKS/CS/TB/WB/01/2017 tanggal [tanpa tanggal], dibuat di bawah tangan jo
Addendum Pertama Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Pelaksanaan Jasa Layanan Pengambilan
Uang Tunai No. Bank Permata: 0025/PKS/CS/CVC/WB/07/2018 dan No. ACC: 14/ACC/ADD/HLI.EKU.VII/2018
tanggal 4 Juli 2018, dibuat di bawah tangan jo Addendum Kedua Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian
Pelaksanaan Jasa Layanan Pengambilan Uang Tunai No. Bank Permata: 0006/PKS/SP/WB/04/2021 dan
No. ACC: 11/ADD/ACC/CRFO.COO/IV/2021 tanggal 21 April 2021, dibuat di bawah tangan (“ Perjanjian
Pelaksanaan Jasa Layanan Pengambilan Uang Tunai Bank Permata”). Berdasarkan Perjanjian Pelaksanaan
Jasa Layanan Pengambilan Uang Tunai Bank Permata, Para Pihak sepakat bahwa ACC bermaksud untuk
menunjuk Bank Permata dan Bank Permata bersedia untuk menerima penunjukan tersebut sebagai pihak
penyedia layanan pengambilan uang tunai milik ACC oleh Petugas Bank Permata, dari satu Lokasi Layanan ke
Lokasi Layanan lainnya atau dari satu Lokasi Layanan ke cabang Bank Permata atau sebaliknya (“Layanan Bank”).
Lokasi layanan dimaksud adalah kantor cabang ACC yang ditentukan o leh ACC untuk mendapatkan fasilitas
Layanan Bank dan disetujui oleh Bank Permata sebagai tempat pelayanaan layanan. Atas pelaksanaan Layanan
Bank Permata tersebut, ACC akan membayar Biaya Layanan kepada Bank Permata.

Perjanjian ini berlaku sejak tanggal 9 Juli 2024 sampai dengan tanggal 8 Juli 2025. Perjanjian ini akan diperpanjang
secara otomatis untuk jangka waktu 1 (satu) tahun berikutnya dan demikian untuk seterusnya, kecuali apabila akan
diakhiri oleh salah satu Pihak dalam Perjanjian ini.

2. PERJANJIAN KERJASAMA JASA LAYANAN VIRTUAL ACCOUNT DENGAN BANK PERMATA

Bank Permata (Pihak Pertama) dan Perseroan, PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance, PT Astra Auto Finance,
PT Staco Etika Sedaya Finance (“Pihak Kedua”) telah membuat perjanjian kerjasama j asa layanan virtual account
berdasarkan Perjanjian Kerjasama Jasa Layanan Virtual Account No. 033/PKS/CS/TB/10/2016 tanggal
27 OKtober 2016, dibuat di bawah tangan jo Addendum Pertama Perjanjian Kerjasama Jasa Layanan Virtual
Account No. Bank Permata: 0024/PKS/CS/CVC/WB/07/2018 dan No. ACC: 13/ACC/ADD/HLI.EKU/VII/2018
tanggal 4 Juli 2018, dibuat di bawah tangan jo Addendum Kedua Perjanjian Kerjasama Jasa Layanan Virtual
Account No. Bank Permata: 0014/PKS/SP/WB/11/2020 dan No. ACC: 42/ADD/ACC/CRFO.COO/XI/20 20 tanggal
26 November 2020, dibuat di bawah tangan (“Perjanjian Jasa Layanan Virtual Account”). Berdasarkan
Perjanjian Jasa Layanan Virtual Account, Para Pihak sepakat bahwa Pihak Kedua bermaksud untuk menunjuk
Pihak Pertama dan Pihak Pertama bersedia untuk menerima penunjukan tersebut sebagai pihak yang memberikan
jasa layanan perbankan yang diberikan oleh Pihak Pertama kepada Konsumen Pihak Kedua untuk kepentingan
Pihak Kedua sehubungan dengan penerimaan pembayaran angsuran yang dilakukan oleh para kons umen kepada
Pihak Kedua melalui layanan virtual account yang disediakan oleh Pihak Pertama (“Jasa Layanan”). Atas Jasa
Layanan tersebut, Pihak Kedua akan dikenakan biaya jasa atas setiap transaksi penerimaan pembayaran
angsuran yang telah berhasil dilakukan oleh setiap Konsumen Pihak Kedua. Setiap pembayaran atas biaya jasa
tersebut akan dilakukan oleh Pihak Kedua berdasarkan tagihan bulanan yang dibuat oleh Pihak Pertama melalui
surat elektronik (email) dan Pihak Kedua memberikan informasi atas tagihan bul anan tersebut.

Perjanjian ini berlaku sejak tanggal 9 Juli 2024sampai dengan tanggal 8 Juli 2025. Perjanjian ini akan diperpanjang
secara otomatis untuk jangka waktu 1 (satu) tahun berikutnya dan demikian untuk seterusnya, kecuali apabila akan
diakhiri oleh salah satu Pihak dalam Perjanjian ini.

3. PERJANJIAN KERJASAMA PENERIMAAN TRANSAKSI PEMBAYARAN DENGAN PT MITRA SENTRAL
   TERPADU (MST)

Perseroan, PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance, PT Staco Estika Sedaya Finance, PT Astra Auto Finance,
(“Pihak Pertama”) dan MST (“Pihak Kedua”) telah membuat perjanjian kerjasama penerimaan transaksi
pembayaran produk di collecting agent berdasarkan Perjanjian Kerjasama No. Pihak Pertama:
42/ACC/PKS/CFO.COO/XII/2019 dan No. Pihak Kedua: 032/PKS/MST-ACC/IX/2019 tanggal 9 Desember 2019
tentang Penerimaan Transaksi Pembayaran Produk di Collecting Agent, dibuat di bawah tangan juncto Addendum
Kedua Perjanjian Kerjasama No. 11A/ADD/ACC/CRFO.COO/III/2022 tanggal 1 Maret 2022 dan No. 257/MST -
ACC/III/2022 tanggal 1 Maret 2022, dibuat di bawah tangan (“Perjanjian Penerimaan Transaksi Pembayaran
Dengan MST”). Berdasarkan Perjanjian Penerimaan Transaksi Pembayaran Dengan MST, Para Pihak sepakat
bahwa Pihak Pertama bermaksud untuk menunjuk Pihak Kedua dan Pihak Kedua menerima penun jukkan Pihak
Pertama untuk menyediakan layanan transaksi pembayaran angsuran Nasabah dan/atau Konsumen Pihak
Pertama di Channel Delivery milik Collecting Agent yang telah bekerjasama dengan Pihak Kedua (“Jasa
Layanan”).



                                                        57
Page 80
Selanjutnya, Pihak Kedua merupakan pihak yang menghubungkan antara Pihak Pertama dengan Collecting Agent,
sehingga Jasa Layanan tersebut dapat dilakukan oleh Nasabah dan/atau Konsumen di gerai toko offline, website,
mobile application dan lain sebagainya milik Pihak Kedua melalui Channel Delivery yang dimiliki oleh Collecting
Agent, sehingga hal ini memberikan kemudahan kepada Nasabah dan/atau Konsumen Pihak Pertama untuk
melakukan pembayaran angsuran. Setiap Nasabah/Konsumen yang menggunakan Jasa Layanan akan dikenakan
biaya administrasi/biaya tambahan oleh Pihak Pertama. Pihak Pertama akan menanggung dan membayar kepada
Pihak Pihak Kedua atas setiap transaksi Jasa Layanan yang berhasil dilakukan oleh Nasabah dan/atau Konsumen.

Yang dimaksud dengan Collecting Agent adalah pihak yang telah bekerjasama dengan Pihak Kedua yang dapat
menerima transaksi pembayaran angsuran Nasabah dan/atau Konsumen melalui Channel Delivery yang dimiliki
oleh Collecting Agent. Sedangkan Channel Delivery adalah jalur delivery layanan yang dimiliki oleh Collecting
Agent yang dapat digunakan oleh Nasabah dan/atau Konsumen untuk melakukan Transaksi Pembayaran Produk
yang di dalamnya termasuk namun tidak terbatas pada gerai toko offline, website, mobile application dan lain
sebagainya.

Jangka waktu perjanjian ini berlaku selama 2 (dua) tahun, terhitung sejak tanggal 16 Desember 2023 sampai
dengan 15 Desember 2025. Para Pihak sepakat bahwa Perjanjian ini akan diperpanjang secara otomatis untuk
setiap 1 (satu) tahun berikutnya sepanjang tidak ada pemberitahuan salah satu pihak untuk mengakhiri atau
membatalkan Perjanjian ini.

7.    KETERANGAN TENTANG ASET TETAP

Kantor Pusat Perseroan, menyewa bangunan di Jl. T.B. Simatupang Kav. 90. Jakarta, dengan cara menyewa
bangunan.

Bidang Tanah dan Bangunan

Aset tetap Perseroan dibawah ini keseluruhannya dimanfaatkan sebagai Kantor Cabang. sebagaimana disebutkan
dalam tabel (Lokasi dan Penggunaan) dibawah ini. Perseroan memiliki 18 (delapan belas) bidang tanah dan
bangunan sebagaimana tersebut dalam tabel dibawah ini:


                                                                Penggunaan
                     Tanggal Tanggal                       Luas
        No SHGB                              Lokasi              tanah dan
No                  PenerbitanBerakhir                     (m2) bangunan             IMB/PBG dan SLF


                                 Wilayah Jabodetabek
                                        Jl.         RS.        untuk
                                        Fatmawati             Kantor
      697/Gandaria 08-11-2011 07-11-    No.9,      Kel. 518  Cabang
1.       Selatan                2031
                                        Gandaria              Jakarta                SLF
                                        Selatan.            Fatmawati No.37/C.39b/31.74.09.1005.24.K-
                                        Jl.         RS.        Untuk    1.b/2/TM.15.37/e/2023 tanggal
                                        Fatmawati              Kantor         28 Desember 2023.
      503/Gandaria             05-01-
2.                  06-01-1999          No.7,      Kel.3.145 Cabang
         Selatan                2029
                                        Gandaria              Jakarta
                                        Selatan.              Selatan
                                        Kelurahan              untuk
                                        Pakulonan,            Kantor
                               17-05-
3.   02714/Pakulonan06-09-2002          Kecamatan       510  Cabang
                                2038
                                        Serpong,            Tangerang.   Keputusan Bupati Tangerang
                                        Kab.Tangerang.                   Nomor:644.4/880 -BP2T/2008
                                        Kelurahan              untuk   tanggal 13 Oktober 2008 tentang
                                        Pakulonan,            Kantor                  IMB
4.   04010/Pakulonan31-10-2013 31-10-   Kecamatan       698  Cabang
                                2043
                                        Serpong,            Tangerang.
                                        Kab.Tangerang.
                                        Kelurahan              untuk
                               01-06-   Margajaya,            Kantor      Keputusan Walikota Bekasi
5.    775/Margajaya 16-06-2006                           63
                                2029    Kecamatan            Cabang      No.503/5134/RE/I-B/Distarkim
                                        Bekasi Selatan.       Bekasi.    Tanggal 30 November 2006
                                        Kelurahan              untuk              Tentang IMB
                               01-06-   Margajaya,            Kantor
6.    776/Margajaya 16-06-2006                           63
                                2029    Kecamatan            Cabang
                                        Bekasi Selatan.       Bekasi.




                                                      58
Page 81
                         Tanggal Tanggal                      Luas Penggunaan
        No SHGB                                 Lokasi              tanah dan
No                      PenerbitanBerakhir                    (m2)                    IMB/PBG dan SLF
                                                                    bangunan

                                         Kelurahan               untuk
                               01-06-    Margajaya,              Kantor
7.    777/Margajaya 16-06-2006                             63
                                2029     Kecamatan              Cabang
                                         Bekasi Selatan.        Bekasi.
                                   Wilayah Jawa Barat
                                         Jl.     Naripan         untuk
                                         No.26,                  Kantor
        313/Kebon               03-05-   Kel.Kebon              Cabang
8.                   29-05-1995                           753
          Pisang                 2035    Pisang,               Bandung.
                                         Kotamadya
                                         Bandung.
                                         Jl.     Naripan         untuk
                                         No.24,                  Kantor          Surat Izin Walikota Bandung
       00109/Kebon              11-01-   Kel.Kebon              Cabang              Nomor:503.644.4/SI-
9.                   02-02-2022                           380
          Pisang                 2042    Pisang,               Bandung           0501/Disbang/04 tanggal 27
                                         Kotamadya                                Februari 2004 tentang IMB
                                         Bandung.
                                         Jl.   Tamblong          Untuk
                                         No.22        A,         Kantor
        110/Kebon               01-07-   Kel.Kebon              Cabang
10.                  05-07-2000                           382
          Pisang                 2030    Pisang,               Bandung
                                         Kotamadya
                                         Bandung.
                                   Wilayah Jawa Timur
                                         Kelurahan               untuk
                                         Embong,                 Kantor
       733/Embong               05-11-
11.                  03-02-2003          Kecamatan       1.067 Cabang
         Kaliasin                2032
                                         Genteng, Kota         Surabaya.          Pemerintah Kota Surabaya
                                         Surabaya,                              No.188/721-98/402.4.6/ tentang
                                         Kelurahan                                          IMB
                                         Embong,                 untuk
       839/Embong               17-04-
12.                  17-04-2009          Kecamatan       1.106 Kantor
         Kaliasin                2029
                                         Genteng, Kota          Cabang
                                         Surabaya              Surabaya.
                                         Kelurahan               untuk
                                                                                  Keputusan Bupati Jenber
                                         Kaliwates,              Kantor
                                13-06-                                          No.503.640/1011/436.46/2005
13.   2397/Kaliwates 18-05-2006 2028     Kecamatan        113   Cabang           tanggal 28 Septembr 2006
                                         Kaliwates,             Jember.
                                         Kab.Jember.
                                                                                         Sedang Dalam
                                                                  untuk Kantor      Proses Permohonan IMB,
                                                                 Selain Kantor berdasrkan Surat Kepala Dinas
                                                                    Cabang      Perumahan Rakyat dan Kawasan
                                            Kelurahan
                                                                               Permukiman Serta Pertanahan Kota
                                            Jemur
                                                                                Surabaya Kepada Kepala Badan
       1255/Jemur       22-08-2017 11-04-   Wonosari,       3.604                 Pengelolaan Kauangan Aset
14.     Wonosari                    2037    Kecamatan
                                                                                    Daerah di Surabaya dan
                                            Wonocolo, Kota
                                                                                tembusannya kepada Perseroan
                                            Surabaya.
                                                                                No.500.16.7.2/17789/436.7.4/2024
                                                                               tanggal 12 Desember 2024 perihal
                                                                               Permohonan Infomasi Progres Non
                                                                                             Litigasi
                                   Wilayah Sumatera Selatan
                                             Kelurahan 20            untuk
                                            Ilir        II,          Kantor
                                            Kecamatan               Cabang       Keputusan Walikota Palembang
                                   30-08-
15.     53/20/Ilir II   31-08-2004          Kemunig, Kota 179 Palembang. No.926/IMB /Tahun 2008 tangga 10
                                    2034
                                            Palembang,                            November 2008 tentang IMB.
                                            Sumatera
                                            Selatan,




                                                         59
Page 82
                       Tanggal Tanggal                        Luas Penggunaan
      No SHGB                                  Lokasi               tanah dan
No                    PenerbitanBerakhir                      (m2)                      IMB/PBG dan SLF
                                                                    bangunan

                                            Kelurahan 20 Ilir         untuk
                                            II, Kecamatan            Kantor
                                   30-08-   Kemunig, Kota           Cabang
16.   54/20/Ilir II   31-08-2004                              106
                                    2034    Palembang,             Palembang
                                            Sumatera
                                            Selatan.
                                            Kelurahan 20 Ilir     untuk Kantor
                                            I, Kecamatan Ilir       Cabang
17.   221/20/Ilir I   11-07-2012 08-06-     Timur I Kota 114 Palembang.
                                  2032      Palembang,
                                            Sumatera
                                            Selatan,
                                            Kelurahan 20 Ilir         untuk
                                            I, Kecamatan Ilir        Kantor
                                   10-11-   Timur I Kota            Cabang
18.   192/20/Ilir I   11-11-2005                              103
                                    2025    Palembang,            Palembang.
                                            Sumatera
                                            Selatan.

Kendaraan Bermotor

Perseroan memiliki sebanyak 56 (lima puluh enam) unit kendaraan bermotor roda empat dan sebanyak 62 (enam
puluh dua) unit kendaraan roda dua.

Ringkasan Aset Tetap

Total nilai aset tetap - bersih yang dimiliki Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah Rp256 miliar,
dengan ringkasan daftar aset tetap yang dimiliki oleh Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebagai berikut:

                                                                                         (dalam miliaran Rupiah)
                                                                                 Akumulasi
                       Aset Tetap                            Nilai Perolehan     Penyusutan      Nilai Buku
Pemilikan Langsung
Tanah                                                                    61                  -               61
Bangunan dan prasarana                                                   58                 38               20
Peralatan kantor                                                        707                544              163
Perabot                                                                  72                 64                8
Kendaraan                                                                45                 43                2
Aset Hak Guna
Kendaraan                                                                 -                  -                -
Sistem                                                                    -                  -                -
Bangunan                                                                 11                  9                2
Total Aset Tetap                                                        954                698              256




                                                        60
Page 83
8.     HUBUNGAN KEPEMILIKAN PERSEROAN DENGAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN

Berikut ini diagram yang menggambarkan hubungan kepemilikan Perseroan dengan pemegang saham Perseroan
per tanggal 31 Desember 2024:


                                                               ***)




                                                                       *)




                                                                      **)
                      ***)




Keterangan:

*)      Kepemilikan tidak langsung Jardine Matheson Holdings (Bermuda) terhadap Jardine Strategic Limited
        (Bermuda) sebesar 100,00%, berdasarkan informasi publik yang diperoleh Perseroan dari Annual Report
        PT Astra International Tbk tahun 2024
**)     Kepemilikan tidak langsung Jardine Strategic Limited (Bermuda) terhadap Jardine Cycle & Carriage Ltd
        (Singapore) sebesar 84,61%, berdasarkan informasi publik dari Annual Report PT Astra International Tbk
        tahun 2024.
***)    Perseroan tidak memiliki informasi detil dan valid atas kepemilikan saham Masyarakat di bawah 20% (dua
        puluh persen) dalam Jardine Matheson Holdings Limited (Bermuda).


Perseroan telah melakukan pemenuhan terhadap Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2018
tentang Penerapan Prinsip Mengenai Pemilik Manfaat Dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan dan
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Terorisme (“Perpres No. 13/2018”) dengan
telah disampaikannya informasi mengenai pemilik manfaat Perseroan pada tanggal 17 Februari 2025 kepada
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum,
yang dilakukan melalui Wiwik Condro, S.H., Notaris di Jakarta Barat. Informasi tersebut menyatakan bahwa pemilik
manfaat Perseroan adalah seluruh anggota Direksi PT Astra International Tbk (“Astra”) dan PT Sedaya Multi
Investama (“SMI”). Nama-nama anggota Direksi Astra dan SMI yang telah disampaikan sebagaimana dimaksud
di atas adalah sebagai berikut:




                                                      61
Page 84
 Direksi Astra:                                            Direksi SMI:
 Djony Bunarto Tjondro                                     Suparno Djasmin
 Suparno Djasmin                                           Handoko Liem
 Chiew Sin Cheok                                           Hugeng Gozali
 Gidion Hasan                                              Rudy
 Henry Tanoto
 Santosa
 Gita Tiffani
 FXL Kesuma
 Hamdani Dzulkarnaen Salim
 Rudy
 Thomas Junaidi Alim W.

Adapun pengungkapan seluruh anggota Direksi Astra dan SMI sebagai pemilik manfaat Perseroan sebagaimana
dimaksud di atas adalah semata-mata dalam kapasitasnya masing-masing sebagai Direktur Astra dan SMI,
dimana Astra adalah pemegang 46,87% (empat puluh enam koma delapan tujuh per seratus) s aham Perseroan
dan SMI adalah pemegang 25,00% (dua puluh lima per seratus) saham Perseroan, yang mempunyai kewenangan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) butir d Perpres No. 13/2018, yakni kewenangan untuk mengangkat,
menggantikan, atau memberhentikan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan. Sebagai orang
perseorangan dalam kapasitasnya sebagai diri pribadi, masing -masing anggota Direksi Astra dan SMI tersebut
belum memenuhi kriteria pemilik manfaat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 Perpres No. 13/2018. Lebih
lanjut, Perseroan tidak memiliki informasi dan tidak dapat mengidentifikasi orang perseorangan (sebagai individu
dalam kapasitas pribadi) yang memenuhi kriteria sebagai pemilik manfaat Perseroan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 4 Perpres No. 13/2018.

Merujuk pada definisi Pengendali sebagaimana dimuat pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“ OJK”)
No. 9/POJK.04/2017 Tentang Bentuk Dan Isi Prospektus Dan Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran
Umum Efek Bersifat Utang, maka pihak Pengendali Perseroan adalah Astra sebagai pihak yang mempunyai
kemampuan untuk menentukan secara langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijaksanaan
Perseroan. Selain Astra, Perseroan tidak mempunyai informasi mengenai Pihak lain yang mempunyai kemampuan
untuk menentukan, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau
kebijaksanaan Perseroan.

Selanjutnya, Astra sebagai pemegang saham pengendali Perseroan telah lulus penilaian kemampuan dan
kepatutan dari OJK berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-207/NB.1/2014 tanggal
13 Maret 2014 tentang Penetapan Kelulusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pemegang Saham
Pengendali PT Astra Sedaya Finance Atas Nama PT Astra International Tbk. De ngan demikian pemegang saham
pengendali Perseroan telah melakukan pemenuhan atas Peraturan OJK No. 4/POJK.05/2013 tanggal
21 November 2013 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Pada Perusahaan
Perasuransian, Dana Pensiun, Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Penjaminan juncto Peraturan OJK No.
27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga
Jasa Keuangan.

Merujuk pada definisi Pengendali sebagaimana dimuat pada POJK No. 9 /POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan
Perusahaan Terbuka maka Pengendali Astra adalah Jardine Cycle & Carriage Limited (Singapore) sebagai pihak
yang secara langsung memiliki saham lebih dari 50% dari seluruh saham dengan hak suara yang telah disetor
penuh dalam Astra dan berdasarkan Laporan Tahunan (Annual Report) Astra 2022 yang dikeluarkan pada Bulan
Maret 2023 sebagaimana telah dimuat melalui situ web https://www.astra.co.id/, diungkapkan bahwa Pengendali
dari Astra adalah Jardine Cycle & Carriage Limited (Singapore). Lebih lanjut, selain dari informasi tersebut,
Perseroan tidak mempunyai informasi pihak lain yang mempunyai kemampuan untuk menentukan, baik langsung
maupun tidak langsung dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijakan atas Astra.

9.   PEMEGANG SAHAM PERSEROAN BERBENTUK BADAN HUKUM

a.   PT Garda Era Sedaya (“GES”)

Anggaran Dasar

PT Garda Era Sedaya berkedudukan di Jakarta Utara, didirikan berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT General
Elctric Services Company No. 140, tanggal 22 Juli 1997, dibuat dihadapan Andalia Farida, SH., dan Akta
Perubahan Anggaran Dasar PT General Electric Services Company No. 41 tanggal 4 Maret 1998, yang dibuat
dihadapan Sutjipto, SH., Notaris di Jakarta telah: (i) mendapatkan Persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-7507 HT.01.01 TH 98, tanggal 25 Juni 1998 (ii) didaftarkan
di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat No. 2972/BH.09.05/XI/98 tanggal 15 Oktober 1998, (iii)
diumumkan dalam Tambahan No.101 BNRI No. 7227, tanggal 18 Desember 1998, menyetujui perubahan nama
perusahaan semula PT General Electric Services Company menjadi PT General Electric Services, juncto Akta
Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT General Electric Services No. 30 tanggal 10 Desember 2010,



                                                      62
Page 85
yang dibuat dihadapan Benny Kristianto SH., Notaris di Jakarta da n telah: (i) mendapatkan Persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. AHU-59712.AH.01.02. Tahun 2010, tanggal 22 Desember 2010 (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0092604.AH.01.09. Tahun 2010 Tanggal 22 Desember 2010, (iii) diumumkan dalam Tambahan No.31
dari BNRI No. 18926 tanggal 17 April 2012, menyetujui perubahan nama perusahaan semula PT General Electric
Services menjadi PT Garda Era Sedaya.

Perubahan anggaran dasar telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir adalah sebagaimana termaktub
dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Garda Era Sedaya No.38 tanggal 9 Nopember
2011 yang dibuat dihadapan Kumala Tjahjani Widodo, SH, MH., MKn, Notaris di Jakarta , d an telah (i)
mendapatkan Persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
Surat Keputusan No.AHU-58577.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 29 Nopember 2011, (ii) didaftarkan dalan Daftar
Perseroan No. AHU-0097141.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 29 Nopember 2011 menyetujui merubah pasal 1 ayat
1 anggaran dasar mengenai perpindahan kedudukan Perseroan dari Jakarta Pusat ke Jakarta Utara.

Nama Dan Tempat Kedudukan

Sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Anggaran Dasar GES, GES terdafta r dengan nama PT Garda Era Sedaya dan
berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Utara.

PT Garda Era Sedaya, beralamat Jl. Gaya Motor Raya No.8, RW.8, Sungai Bambu, Tj. Priok, Kota Jkt Utara,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14330, Indonesia.

Maksud dan Tujuan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No.35 tanggal 10 Desember 2010 yang dibuat
dihadapan Benny Kristianto, SH, Notaris di Jakarta , dantelah (i) mendapatkan Persetujuan dari Kementerian
Hukum      dan     Hak     Asasi   Manusia    Republik     Indonesia       berdasarkan     Surat   Keputusan
No.AHU-05690.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 2 Pebruari 2011,           (ii) didaftarkan dalan Daftar Perseroan
No. AHU-0009354.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 2 Pebruari 2011           (iii) diberitahukan kepada dan diterima
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.10-04692 tanggal 14 Pebruari 2011, (iv) didaftarkan
dalam Daftar Perseroan di bawah No.AHU-0012168.AH.01.09 Tahun 2011 tanggal 14 Pebruari 2011 (“Akta
No.35/2010”), maksud dan tujuan GES adalah berusaha dalam bidang perdagangan, pembangunan, transportasi,
pertanian, perindustrian dan jasa.

Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (1) Anggaran Dasar GES, maksud dan tujuan GES adalah berusaha dalam
bidang perdagangan, pembangunan, transportasi, pertanian, perindustrian dan jasa.

Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (2) Anggaran Dasar GES, untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut
di atas, GES dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. menjalankan usaha di bidang perdagangan dari segala macam dagangan termasuk perdagangan komputer
     dan alat elektronika (perangkat lunak dan keras) dan baran g-barang yang berhubungan serta yang diperlukan
     untuk pemakaiannya, perdagangan alat telekomunikasi, perdagangan alat-alat dan perlengkapan keamanan,
     perdagangan alat-alat dan perlengkapan keselamatan yang meliputi perdagangan impor dan ekspor, antar
     pulau/ daerah serta lokal, untuk barang-barang hasil produksi sendiri dan hasil produksi perusahaan lain serta
     bertindak sebagai agen, leveransir, waralaba, distributor dan sebagai perwakilan dari badan -badan
     perusahaan-perusahaan lain,baik dari dalam maupun luar negeri;
b. Menjalankan usaha dibidang permbangunan, bertindak sebagai pengembang yang meliputi perencanaan,
     pelaksanaan pemborongan pada umumnya (general contractor), antara lain pembangunan kawasan
     perumahan (real estate), kawasan industri (industrial estate), gedung-gedung apartemen, kondominium,
     perkantoran, pertokoan beserta fasilitas-fasilitasnya termasuk konstruksi, perekayasaan, perancangan dan
     penataan serta mengerjakan pembebasan, pembukaan, pengurugan, pemerataan serta pembangunan
     gedung-gedung, jalan-jalan, taman-taman, bendungan-bendungan, pengairan atau irigasi, landasan-
     landasan, pemasangan instalasi-instalasi listrik, gas, air minum, telekomunikasi, air conditioner dan lain-
     lainnya dalam bidang teknik sipil, elektro, mesin;
c. menjalankan usaha dibidang transportasi angkutan darat dengan menggunakan angkutan truk, bis, sedan
     serta angkutan darat lainnya, ekspedisi dan pergudangan, transportasi penumpang dan transportasi
     pengangkutan;
d. menjalankan usaha di bidang pertanian, agro industri, industri pertanian, peternakan, perikanan darat/laut dan
     pertambakan, perkebunan, kehutanan dan agrobisnis (perdagangan hasil-hasil pertanian);
e. menjalankan usaha di bidang industri, yang meliputi industri karoseri dan perakitan kendaraan, ind ustri kayu
     (tidak termasuk furniture) dan barang anyaman, industri kendaraan bermotor dan karoseri, industri
     elektronik,industri pembangkit tenaga listrik, pembuatan perakitan barang telekomunikasi elektronik, industri
     tekhnologi informasi dan industri telekomunikasi serta komputer (perangkat lunak dan keras), industri sepatu
     dan sandal serta industri spare part kendaraan bermotor;




                                                       63
Page 86
f.   menjalankan usaha dalam bidang jasa telekomunikasi, jasa konsultan manajemen, penyediaan tenaga kerja
     terdidik dan atau terlatih, konsultan keamanan dan keselamatan, jasa pengantaran uang dan barang
     (pengangkutan), jasa pengawalan orang, jasa penyelamatan dan pelayanan jasa tol.

Namun kegiatan usaha GES yang telah benar benar dijalankan saat ini adalah Perdagangan Besar Komputer
dan Perlengkapan Komputer.

Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham

Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham dalam GES terakhir sebagaimana dimuat sebagaimana
termaktub dalam Akta No.35/2010, berdasarkan mana Keputusan Pemagang Saham tanggal 9 Desember 2010,
telah menyetujui untuk penjualan 100 saham seri A. masing masing bernilai Rp3.592.500,- 3.233, saham seri B
masing-masing bernilai Rp12.775.500,-, 35.425 saham seri C masing-masing bernilai Rp12.505.500,- dalam
perseroan kepada PT. Astra International Tbk, dan PT Arya Kharisma. Dengan demikian permodalan dan
pemegang saham dalam GES, adalah sebagai berikut:

 Modal Dasar              :   Rp.484.669.779.000,- terbagi atas, a. 100 saham seri A, masing-masing saham
                              bernilai nominal Rp3.592.500,- b. 3.233 saham seri B, masing-masing saham
                              bernilai nominal Rp12.775.500,- c. 35.425 saham seri C,masing-masing saham
                              bernilai nominal Rp12.505.500,-;

 Modal Ditempatkan        :   Rp.484.669.779.000,- terbagi atas, a. 100 saham seri A, masing-masing saham
                              bernilai nominal Rp3.592.500,- b. 3.233 saham seri B, masing-masing saham
                              bernilai nominal Rp12.775.500,- c. 35.425 saham seri C, masing-masing saham
                              bernilai nominal Rp12.505.500,-; dan

 Modal Disetor            :   Rp.484.669.779.000,- terbagi atas, a. 100 saham seri A, masing-masing saham
                              bernilai nominal Rp3.592.500,- b. 3.233 saham seri B, masing-masing saham
                              bernilai nominal Rp12.775.500,- c. 35.425 saham seri C, masing-masing saham
                              bernilai nominal Rp12.505.500,-.

Susunan pemegang saham saham dalam GES adalah sebagai berikut:

                                                            Nilai Nominal
                                                  Seri A: Rp3.592.500,- Per Saham
                                                 Seri B: Rp12.775.500,- Per Saham
                                                 Seri C: Rp12.505.500,- Per Saham
                                                                     Jumlah Nilai Nominal
             Keterangan                     Jumlah Saham                                               %
                                                                              (Rp)
 Modal Dasar
 Saham seri A                          100                         359.250.000
 Saham seri B                          3.233                       41.303.191.500
 Saham seri C                          35.425                      443.007.337.500
 Jumlah Modal Dasar                                                484.669.779.000
 Modal Ditempatkan & Disetor Penuh:
 PT Astra International Tbk
 Saham seri A                          99                          355.657.500                      99,99
 Saham seri B                          3.233                       41.303.191.500
 Saham seri C                          35.425                      443.007.337.500
 PT Arya Kharisma                                                                                   0,01
 Saham seri A                          1                           3.592.500
 Jumlah Modal Ditempatkan &
 Disetor Penuh
 Saham seri A                          100                         359.250.000
 Saham seri B                          3.233                       41.303.191.500                   100,00
 Saham seri C                          35.425                      443.007.337.500
 Jumlah Dalam Portepel
 Saham seri A                          -                           -
 Saham seri B                          -                           -
 Saham seri C                          -                           -

Pengurusan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 44 tanggal 21 Mei 2025 yang dibuat di hadapan Wiwik
Condro, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data




                                                     64
Page 87
Perseroan No. AHU-AH.01.09-0293112 tanggal 05 Juni 2025; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.
AHU-0124278.AH.01.11.Tahun 2025 pada tanggal 05 Juni 2025.

Direksi
Presiden Direktur                  : Endro Wahyono
Direktur                           : R. Bagus Dwiantho

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris                 : Hendry Christian W
Komisaris                          : Dharmawan Phie

b.   PT Astra International Tbk (”Astra”)

Anggaran Dasar

PT Astra International Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat didirikan dengan nama PT Astra International
Incorporated berdasarkan Akta Pendirian No.67 tanggal 20 Pebruari 1957 yang dibuat dihadapan Sie Khwan Djioe
Notaris di Jakarta dan telah (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No.J.A.5/53/5 tanggal 1 Juli 1957, (ii) didaftarkan pada Kantor Pengadil an Negeri
Jakarta di bawah No.1289 tanggal 20 Juli 1957 serta (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 1117 dari Berita
Negara Republik Indonesia No.85 tanggal 22 Oktober 1957.

Anggaran Dasar telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir adalah sebagaim ana termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Astra No. 77 tanggal 30 April 2024 yang dibuat di
hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia serta dicatat dalam Database Sisminbakum sebagaimana ternyata dari Surat
Keputusan No. AHU-0027654.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 13 Mei 2024; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0091451.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 13 Mei 2024 sehubungan dengan perubahan Pasal
3 Anggaran Dasar Astra.

Nama Dan Tempat Kedudukan Astra

Sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Anggaran Dasar Astra, Astra terdaftar dengan nama PT Astra International Tbk
dan berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Pusat.

PT Astra International Tbk, beralamat di Menara Astra, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 5 -6, Karet Tengsin,
Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10220

Maksud dan Tujuan

Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (1) Anggaran Dasar Astra Maksud dan tujuan adalah berusaha dalam
bidang perdagangan, industri, pertambangan, pengangkutan, pertanian, pembangunan (konstruksi dan real estat),
jasa (aktivitas profesional), ilmiah dan teknis, jasa (informasi dan komunikasi).

Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (2) Anggaran Dasar Astra, untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut
PT Astra International Tbk., dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. Perdagangan:
    -   perdagangan besar mobil baru;
    -   perdagangan eceran mobil baru;
    -   reparasi mobil;
    -   perdagangan besar suku cadang dan aksesori mobil;
    -   perdagangan eceran suku cadang dan aksesori mobil;
    -   perdagangan besar sepeda motor baru;
    -   perdagangan eceran sepeda motor baru;
    -   perdagangan besar suku cadang sepeda motor dan aksesorinya;
    -   perdagangan eceran suku cadang sepeda motor dan aksesorinya;
    -   reparasi dan perawatan sepeda motor;
    -   perdagangan besar buah yang mengandung minyak;
    -   perdagangan besar minyak dan lemak nabati;
    -   perdagangan eceran melalui media berbagai macam barang lainnya.
b. Industri:
    -   industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih;
    -   industri sepeda motor roda dua dan tiga;
    -   industri komponen dan suku cadang mesing dan turbin;
    -   industri karoseri kendaraan bermotor roda empat atau lebih dan industri trailer dan semi trailer;
    -   industri suku cadang dan aksesori kendaraan bermoto roda empat atau lebih;
    -   industri komponen dan perlengkapan sepeda motor roda dua dan tiga;



                                                     65
Page 88
     -   reparasi mesin untuk keperluan khusus;
     -   industri produk dari batu bara;
     -   industri briket batu bara;
     -   industri minyak mentah kelapa sawit.
c.   Pertambangan:
     -   pertambangan batu bara;
     -   aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya;
     -   gasifikasi batubara di lokasi penambangan;
d.   Pengangkutan:
     -   aktivitas pelayanan kepelabuhan laut;
     -   penanganan kargo;
     -   aktivitas jalan tol;
     -   angkutan bermotor untuk barang umum;
     -   angkutan bermotor untuk barang khusus.
e.   Pertanian:
     -   perkebunan buah kelapa sawit;
f.   Pembangunan (Konstruksi dan Real Estat):
     -   penyiapan lahan;
     -   kontruksi jalan raya;
     -   konstruksi gedung perkantoran;
     -   konstruksi gedung industri;
     -   pemasangan bangunan prafabikasi untuk gedung;
     -   konstruksi pelabuhan bukan perikanan;
     -   pemasangan bangunan prafabikasi untuk konstruksi bangunan sipil lainnya;
     -   pembongkaran;
     -   real estat yang dimiliki sendiri atau disewa.
g.   Jasa (aktivitas profesional, ilmiah dan tehnis, jasa informasi dan komunikasi):
     -   aktivitas konsultasi manajemen lainnya;
     -   aktivitas pengolahan data;
     -   aktivitas jasa informasi lainnya;
     -   portal web dan /atau platform digital dengan tujuan komersial.

Namun kegiatan usaha Astra yang telah benar benar dijalankan saat ini adalah perdagangan besar mobil baru,
perdagangan eceran mobil baru, reparasi mobil, perdagangan besar suku cadang dan aksesori mobil,
perdagangan besar sepeda motor baru, perdagangan eceran sepeda motor baru, perdagangan besar suku cadang
sepeda motor dan aksesorinya, perdagangan eceram suku cadang sepeda motor dan aksesorinya, reparasi dan
perawatan sepeda motor, aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Astra No. 45 tanggal 22 April 2021
yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima
serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-
0297798 tanggal 7 Mei 2021; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0085502.AH.01.11.Tahun 2021
pada tanggal 7 Mei 2021 struktur permodalan dan susunan pemegang saham. Permodalan dan susunan
pemegang saham sebagai berikut:


 Modal Dasar               :   Rp3.000.000.000.000,00 yang terbagi atas 60.000.000.000 saham dengan nilai
                               nominal sebesar Rp50,- setiap sahamnya;

 Modal Ditempatkan         :   Rp2.024.177.657.000,00 yang terbagi atas 40.483.553.140 saham; dan

 Modal Disetor             :   Rp2.024.177.657.000, yang terbagi atas 40.483.553.140 saham.

Struktur permodalan dan susunan pemegang saham PT Astra International Tbk. berdasarkan Daftar Pemegang
Saham per 31 Desember 2024 yang dikeluarkan oleh PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek yang
mengurus administrasi dari saham PT Astra International Tbk, adalah sebagai berikut:




                                                      66
Page 89
                                                      Nilai Nominal Rp50,- Per Saham
 Keterangan                                           Jumlah Saham            Jumlah         Nilai      %
                                                                              Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                          60.000.000.000          3.000.000.000.000
 Modal Ditempatkan & Disetor Penuh:
 1. Jardine Cycle & Carriage Limited                  20.288.255.040            1.014.412.752.000       50,11
 2. Masyarakat lainnya (kepemilikan di bawah 5%)      20.195.298.100            1.009.764.905.000       49,89
 Jumlah Modal Ditempatkan & Disetor Penuh             40.483.553.140            2.024.177.657.000       100,00
 Jumlah Dalam Portepel                                19.516.446.860            975.822.343.000

Pengurusan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Astra No. 44 tanggal 8 Mei 2025 yang dibuat di hadapan Aulia
Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database
Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU -AH.01.09-0289050 tanggal 4 Juni 2025 ; dan
(ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0123094.AH.01.11.Tahun 2025 pada tanggal 4 Juni 2025.

Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Astra sebagai berikut:

Direksi
Presiden Direktur              :       Djony Bunarto Tjondro
Wakil Presiden Direktur        :       Rudy
Direktur                       :       Chiew Sin Cheok
Direktur                       :       Gidion Hasan
Direktur                       :       Henry Tanoto
Direktur                       :       Santosa
Direktur                       :       Gita Tiffani Boer
Direktur                       :       FXL. Kesuma
Direktur                       :       Hamdani Dzulkarnaen Salim
Direktur                       :       Thomas Junaidi Alim. W

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris             :       Prijono Sugiarto
Komisaris Independen           :       Sri Indrastuti Hadiputranto
Komisaris Independen           :       Apinont Suchewaboripont
Komisaris Independen           :       Muliaman Darmansyah Hadad
Komisaris                      :       Anthony John Liddell Nightingale
Komisaris                      :       Benjamin William Keswick
Komisaris                      :       John Raymond Witt
Komisaris                      :       Stephen Patrick Gore
Komisaris                      :       Benjamin Herrenden Birks
Komisaris                      :       Hsu Hai Yeh

c.   PT Sedaya Multi Investama (“SMI”)

Anggaran Dasar

PT Sedaya Multi Investama berkedudukan di Jakarta Selatan didirikan berdasarkan Akta Perseroan Terbatas
No.64 tanggal 19 Desember 1989 yang dibuat dihadapan Rukmasanti Hardjasatya, SH., Notaris di Jakarta, dan
telah (i) mendapatkan persetujuan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No.C2-2023.HT.01.01.TH.90 tanggal 7 April 1990, (ii) didaftarkan dalam register untuk itu yang berada
di   Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah No.1286/A.PT/HK M/1995/ PN.JKT.SEL tanggal
11 September 1995, (iii) diumumkan dalamTambahan No. 83 dari Berita Negara Republik Indonesia
No. 8611/1995. tanggal 17 Oktober 1995.

Anggaran Dasar telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir adalah sebagaimana term aktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Pemegang Saham SMI No. 53, tanggal 21 Juni 2022 di hadapan Wiwik Condro, S.H.,
Notaris di Jakarta, dan telah dan telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0045542.AH.01.02.Tahun 2022, tanggal 3 Juli 2022;
(ii) diberitahukan kepada dan diterima Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
No.AHU-AH.01.03-0259775 tanggal 3 Juli 2022; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0216007.AH.01.11.Tahun 2022 Tanggal 3 Juli 2022 berdasarkan mana Rapat Umum Pemegang Saham
tanggal 21 Juni 2022 menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) mengenai Modal.




                                                       67
Page 90
Nama Dan Tempat Kedudukan

Sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Anggaran Dasar SMI, SMI terdaftar dengan nama PT Sedaya Multi Investama
dan berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Selatan.

PT Sedaya Multi Investama, beralamat di Menara Astra, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 5 -6, Karet Tengsin,
Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10220.

Maksud dan Tujuan

Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (1) Anggaran Dasar SMI, maksud dan tujuan ialah berusaha dalam bidang
perdagangan. pembangunan (konstruksi dan real estate), pengangkutan, pertanian, perindustrian, jasa (aktivitas
professional, ilmiah dan teknis, jasa informassi dan komunikasi) dan pertambangan.

Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (2) Anggaran Dasar SMI Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut
dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:

a. Perdagangan:
   - Perdagangan besar suku cadang dan aksesori mobil,
   - Perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga,
   - Perdagangan besar mesin kantor dan industri suku cadang dan perlengkapannya,
   - Perdagangan besar computer dan perlengkapan computer,
   - Perdagangan besar piranti lunak,
   - Perdangan besar suku cadang elektronik,
   - Perdagangan besar peralatan telekomunikasi,
   - Perdagangan besar mesin, perlengkapan dan peralatan pertanian,
   - Perdagangan besar mesin, perlengkapan lainnya,
   - Perdagangan eceran melalui media untuk berbagai macam barang lainnya.

b. Pembangunan (Konstruksi dam Real Estate):
   - Penyiapan lahan,
   - Konstruksi Jalan Raya,
   - Konstruksi Gedung Perkantoran,
   - Konstruksi Gedung Industtri,
   - Pemasangan bangunan prafabrikasi untuk gedung,
   - Konstruksi Pelabuhan bukan perikanan,
   - Pemasangan bangunan prafabrikasi untuk konstruksi bangunan sipil lainnya, Pembongkaran,
   - Real estate yang dimiliki sendiri atau sewa.

c. Pengangkutan:
   - Aktivitas pelayanan Pelabuhan laut,
   - Penanganan Cargo,
   - Aktivitas jalan tol,
   - Angkutan bermotor untuk barang umum,
   - Angkutan bermotor untuk barang khusus.

d. Pertanian (Perkebunan Kelapa Sawit)

e. Perindustrian:
   - Industri kendaraan bermotor roda empat, dan lebih,
   - Industri sepeda motor roda dua dan tiga,
   - Industri komponen dan suku cadang mesin dan turbin,
   - Industri karoseri kendaraan bermotor roda empat atau lebih dan in dustry trailer dan semi trailer,
   - Industri suku cadang dan aksesori kendaraan bermotor roda empat atau lebih,
   - Indutri komponen dan perlengkapan sepeda motor roda dua dan tiga,
   - Reparasi mesin untuk keperluan khusus,
   - Indutri produk dari batu bara,
   - Industri briket batu bara,
   - Industri minyak mentah kepala sawit.

f. Jasa:
   - Porta web dan/atau platform digital dengan tujuan komersial,
   - Aktivitas pengolahan data,
   - Aktivitas konsultasi manajemen lainnya,
   - Aktivitas jasa informasi lainnya.




                                                       68
Page 91
g. Pertambangan:
   - Pertambangan Baru Bara,
   - Aktivitas penunjang pertambangan dan penggaliam lainnya,
   - Gasifikasi batu bara di lokasi penambangan.

Namun kegiatan usaha SMI yang telah benar benar dijalankan saat ini adalah perdagangan besar suku cadang
dan aksesori mobil, Perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga, Perdagangan besar mesin
kantor dan industri suku cadang dan perlengkapannya,

Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham

Struktur Permodalan, Susunan Pemegang Saham yang terakhir adalah se bagaimana termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Pemegang Saham SMI No. 53, tanggal 21 Juni 2022 di hadapan Wiwik Condro, S.H.,
Notaris di Jakarta, dan telah dan telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0045542.AH.01.02.Tahun 2022, tanggal 3 Juli 2022;
(ii) diberitahukan kepada dan diterima Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan A nggaran Dasar Perseroan
No.AHU-AH.01.03-0259775 tanggal 3               Juli 2022; (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No.AHU-0216007.AH.01.11. Tahun 2022 Tanggal 3 Juli 2022, berdasarkan mana Rapat Umum Pemegang Saham
tanggal 21 Juni 2022 menyetujui; Peningkatan Modal Dasar Perseroan semula Rp3.000.000.000.000,00 terdiri
dari 3.000.000.000 saham, menjadi Rp8.000.000.000.000,00 terdiri dari 8.000.000.000 saham masing masing
saham senilai Rp.1.000,00 (ii) Modal ditempatkan dan disetor dari semula Rp1.187.600.000.0 00,- terdiri dari
1.187.600.000 saham menjadi Rp5.684.400.000.000,- terdiri dari 5.684.400.000. Dengan demikian permodalan
dan pemegang saham dalam SMI, adalah sebagai berikut :

 Modal Dasar               :   Rp8.000.000.000.000,00 terbagi atas 8.000.000.000 saham den gan nilai nominal
                               setiap saham Rp1.000,00;

 Modal Ditempatkan         :   Rp5.684.400.000.000,- terbagi atas 5.684.400.000 saham dengan nilai nominal
                               setiap saham Rp1.000,00; dan

 Modal Disetor             :   Rp5.684.400.000.000,- terbagi atas 5.684.400.000 saham dengan nilai nominal
                               setiap saham Rp1.000,00.

Susunan pemegang saham dalam SMI adalah sebagai berikut:

                                                              Nilai Nominal Rp1000,- Per Saham
                     Keterangan                        Jumlah Saham         Jumlah Nilai              %
                                                                            Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                             8.000.000.000 8.000.000.000.000
 Modal Ditempatkan & Disetor Penuh:
 1. PT Astra International Tbk                             5.684.400.000   5.684.400.000.000           99,99
 2. PT Arya Kharisma                                                   1               1.000            0,01
 Jumlah Modal Ditempatkan & Disetor Penuh                  5.684.400.000   5.684.400.000.000          100,00
 Jumlah Dalam Portepel                                     2.351.600.000   2.351.600.000.000

Pengurusan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat SMI No. 19, tanggal 25 April 2025, yang dibuat di hadapan Gibson
Thomasyadi, S.H., M.Kn. Notaris di Jakarta, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Keme nterian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Data SMI No. AHU-AH.01.09-0207575 tanggal 25 April 2025; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0090294.AH.01.11.Tahun 2025 pada tanggal 25 April 2025, susunan anggota Direksi dan
Dewan Komisaris yaitu sebagai berikut:

Presiden Direktur                           :                  Hugeng Gozali
Direktur                                    :                  Handoko Liem
Direktur                                    :                  Widya Adi Tjahjono
Direktur                                    :                  Jap Sanantha Krisna

Presiden Komisaris                          :                  Rudy
Komisaris                                   :                  Suparno Djasmin




                                                      69
Page 92
10. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, pengurusan dan pengawasan Perseroan berdasarkan keputusan Akta
Pernyataan Keputusan Rapat PT Astra Sedaya Finance No. 33 tanggal 19 April 2024, dibuat dihadapan Wiwik
Condro, S.H., Notaris di Kota Jakarta Barat (“Akta No.33/2024”) yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima
serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-
0190716 tanggal 8 Mei 2024; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0089395.AH.01.11.Tahun 2024
tanggal 8 Mei 2024, Juncto Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Astra Sedaya Finance
No. 66 tanggal 29 Juli 2024, dibuat dihadapan Wiwik Condro, S.H., Notaris di Kota Jakarta Barat, yang telah: (i)
diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Perseroan No. AHU-AH.01.09-0234038 tanggal 1 Agustus 2024; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.
AHU-0158055.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 1 Agustus 2024 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Astra
Sedaya Finance No. 46 tanggal 25 April 2025, dibuat dihadapan Wiwik Condro, S.H., Notaris di Kota Jakarta Barat,
yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementer ian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0257434 tanggal 22 Mei 2025 dan (ii) didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0112665.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 22 Mei 2025.

Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang sedang menjabat pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah
sebagai berikut:

Dewan Komisaris

 Jabatan                               Nama                                              Masa Jabatan
 Presiden Komisaris                    Rudy                                              2024 - 2026
 Komisaris Independen                  Leonard W.S. Siregar                              2024 - 2026
 Komisaris Independen                  Aridono Sukmanto                                  2024 - 2026
 Komisaris                             Gidion Hasan                                      2024 - 2026

Direksi

 Jabatan                               Nama                                              Masa Jabatan
 Presiden Direktur                     Hendry Christian W                                2024 - 2026
 Direktur                              Tan Chian Hok                                     2024 - 2026
 Direktur                              Selly Meilania                                    2024 - 2026
 Direktur                              Dharmawan Phie                                    2024 - 2026
 Direktur                              Devy Santoso Jayadi                               2024 - 2026

Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas telah diangkat secara sah sesuai dengan
Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas diangkat un tuk masa jabatan terhitung
sejak tanggal 18 April 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan Tahun 2026, kecuali untuk
Bapak Hendry Christian Wong (Presiden Direktur) dan Ibu Selly Meilania (Direktur) yang tugas dan wewenangnya
efektif terhitung sejak tanggal 3 Juli 2024, yaitu tanggal diperolehnya hasil penilaian kemampuan dan kepatutan
dari OJK sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan Tahun 2026.

Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan di atas telah: (i) memenuhi persyaratan seb agai anggota
Direksi dan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam POJK No. 33/2014; dan (ii) lulus penilaian kemampuan
dan kepatutan dari OJK sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Ayat (4) POJK No. 27/2016.

Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan te rsebut di atas telah memenuhi ketentuan mengenai
rangkap jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 20 dan Pasal 40 Peraturan OJK No. 48 Tahun 2024 tanggal 30
Desember 2024 tentang Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga
Keuangan Mikro, Dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya ("POJK No. 48/2024")




                                                      70
Page 93
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseoan menyatakan:
•  Tidak ada sifat hubungan kekeluargaan di antara anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan pemegang
   saham Perseroan.
•  Tidak terdapat kepentingan lain yang bersifat material di luar kapasitasnya sebagai anggota Direksi terkait
   Penawaran Umum Efek bersifat utang atau pencatatannya di Bursa Efek.
•  Tidak terdapat hal yang dapat menghambat kemampuan anggota Direksi u ntuk melaksanakan tugas dan
   tanggung jawabnya sebagai anggota Direksi demi kepentingan Perseroan.
•  Tidak terdapat informasi mengenai perjanjian atau kesepakatan antara anggota Dewan Komisaris dan
   anggota Direksi dengan Pemegang Saham Utama, pelanggan, pemas ok, dan/atau pihak lain berkaitan
   dengan penempatan atau penunjukan sebagai anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan


DEWAN KOMISARIS

                              Rudy, Presiden Komisaris
                              Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 54 tahun.

                              Menempuh gelar Master of Applied Finance di University of Melborne pada tahun
                              1999 dan Sarjana Ekonomi Akuntansi di Universitas Trisakti pada tahun 1994dan
                              sarjana. Memperoleh gelar Sertifikasi Dasar Pembiayaan Komisaris dari
                              PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia pada tangga l Maret 2023 yang
                              berlaku hingga saat ini yang selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar
                              Refreshment tahunan.

                              Riwayat Karir Profesional

                               Jabatan                    Nama Perusahaan                Periode Kerja
                               Presiden Komisaris*        PT Astra Sedaya Finance        2023 – sekarang
                               Presiden Direktur          PT Asuransi Astra Buana        2017 – 2023
                               Direktur Independen &      PT Astra Agro Lestari, Tbk     2013 – 2017
                               Direktur Keuangan
                               Komisaris                  PT Astra Agro Lestari, Tbk     2013 – 2017
                               Direktur Keuangan          PT Asuransi Astra Buana        2010 – 2013
                               Chief Financial Officer    PT Asuransi Astra Buana        2009 – 2010
                               Chief        Corporate     PT Astra International Tbk     2000 – 2009
                               Planning & Strategy
                               Investment      Banking    PT Trimegah Sekuritas          2000
                               Manager
                               Senior        Financial    PT Inti Salim Corporation      1995 – 1997
                               Analyst
                               Investor      Relations    Charoen Pokphand Indonesia     1993 – 1995
                               Officer

                              Leonard W.S. Siregar, Komisaris Independen
                              Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 62 tahun.

                              Berkewarganegaraan Indonesia, diangkat pertama kali sebagai Komisaris
                              Independen PT Astra Sedaya Finance berdasarkan Keputusan Para Pemegang
                              Saham tanggal 5 Oktober 2023 dan saat ini menjabat berdasarkan 29endidika
                              RUPS Tahunan tanggal 18 April 2024.

                              Beliau bergabung di Grup Astra sejak tahun 1987 dan sebelumnya beliau pernah
                              menjabat sebagai Direktur PT Asuransi Astra Buana (2014 – 2021), Presiden
                              Direktur PT Samadista Karya (2008 – 2014), Finance & Accounting Division Head
                              PT Asuransi Astra Buana (2010 – 2014), berbagai posisi penting di PT Asuransi
                              Astra Buana (2000 – 2010), Manager Financial Planning, Reporting and Analysis
                              PT Astra Sedaya Finance (1990 – 2000), dan Staff Finance PT Astra International
                              Tbk (1987 – 1990).

                              Beliau menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi
                              Universitas Indonesia pada tahun 1987.




                                                     71
Page 94
Riwayat Karir Profesional

 Jabatan                    Nama Perusahaan                 Periode Kerja
 Komisaris Independen       PT Astra Sedaya Finance         2023 – Sekarang
 Direktur                   PT Asuransi Astra Buana         2014 – 2021
 Finance             and    PT Asuransi Astra Buana         2010 – 2014
 Accounting      Division
 Head                       PT Samadista Karya              2008 – 2014
 Presiden Direktur          PT Asuransi Astra Buana         2010 – 2014
 Finance & Accounting
 Division Head              PT Asuransi Astra Buana         2008 – 2010
 Finance Division Head      PT Asuransi Astra Buana         2006 – 2008
 Finance & Investment
 Division Head              PT Asuransi Astra Buana         2005
 Finance & Accounting
 Division Head              PT Asuransi Astra Buana
                                                            2003 – 2005
 Accounting & Control                                       2000 – 2002
 Division Head              PT Asuransi Astra Buana
 Report, Plan & Control                                     1990 – 2000
                            PT Astra Sedaya Finance
 Department Head
 Manager        Financial                                   1987 – 1990
                            PT Astra Sedaya Finance
 Planning,    Reporting,
 and Analysis
 Staff Finance

Aridono Sukmanto, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 63 tahun.

Menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Administrasi Tingkat Tinggi
Polri (SESPATI) – Kepolisian Negara Republik Indonesia tahun 2010, Sekolah
Staf Pimpinan Polri (SESPIM) – Kepolisian Negara Republik Indonesia tahun
1999, Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisan (PTIK) – Kepolisian Negara Republik
Indonesia tahun 1995 dan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Inodnesia
(AKABRI) tahun 1985. Memperoleh Sertifikasi Dasar Pembiayaan Komisaris dari
PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia pada tanggal 20 Maret 2020 yang
berlaku hingga saat ini yang selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar
Refreshment tahunan.

Riwayat Karir Profesional

 Jabatan                    Nama Perusahaan                 Periode Kerja
 Komisaris Independen       PT Astra Sedaya Finance         2020 – sekarang
 Komisaris Independen       PT ASABRI                       2021 – sekarang
 Komisaris Independen       PT Astra Agro Lestari           2020 – sekarang
 WAKAPOLRI – Purna          Kepolisian Negara Republik      2018 – 2019
 Tugas                      Indonesia
                            Markas Besar Kepolisian         2016 – 2018
 KABARESKRIM                Negara Republik Indonesia
                            Markas Besar Kepolisian         2016
 WAKABARESKRIM              Negara Republik Indonesia
                            Kepolisian Negara Republik      2014 – 2016
 SAHLIJEMEN                 Indonesia
 KAPOLRI                    Kepolisian Daerah Sulawesi      2013 – 2014
                            Tenggara
 KAPOLDA SULTENG            Markas Besar Kepolisian         2011 – 2013
                            Negara Republik Indonesia
 DIRTIPIDUM                 Kepolisian Daerah Sulawesi      2011
 BARESKRIM POLRI            Tenggara
 WAKAPOLDA                  Markas Besar Kepolisian         2010 – 2011
 SULTENG                    Negara Republik Indonesia

 KABAG INSTALFOR            Markas Besar Kepolisian         2009 – 2010
 PUSLABFOR                  Negara Republik Indonesia
 BARESKRIM POLRI
                            Kepolisian   Daerah      Jawa   2008 – 2009
                            Barat




                       72
Page 95
 PENYIDIK UTAMA TK                                          2007 – 2008
 II DIT V/ TIPITER          Kepolisian Daerah Daerah
 BARESKRIM POLRI            Istimewa Yogyakarta             2006 – 2007
 DIR RESKRIM POLDA          Kepolisian   Kota   Besar
 JABAR                      Denpasar                        2005 – 2006
 DIR RESKRIM POLDA
 DIY                        Kepolisian Daerah Banten        2004 – 2005

 KAPOLTABES                 Kepolisian Ressor Serang        2000 – 2003
 DENPASAR    POLDA
 BALI                       Kepolisian Ressor Tapanuli      1999 – 2000
 DIR RESKRIM POLDA          Tengah
 BANTEN                                                     1998 – 1999
 KAPOLRES SERANG            Kepolisian Daerah Sumatera
 POLDA BANTEN               Utara                           1996 – 1998
 KAPOLRES TAPANULI
 TENGAH      POLDA          Kepolisian          Daerah      1995 – 1996
 SUMUT                      Kalimantan Tengah
 KABAG       SERSE          Kepolisian          Daerah      1992 – 1995
 TIPITER DIT SERSE          Kalimantan Tengah
 POLDA SUMUT                Kepolisian          Daerah
 PAMEN       POLDA          Kalimantan Tengah               1990 – 1992
 KALTENG                    Kepolisian          Daerah
                            Kalimantan    Selatan    &      1986 – 1990
 WAKA       POLRES          Tenggara
 KAPUAS      POLDA                                          1986
 KALTENG                    Kepolisian Ressor Kota Baru
 KABAG TIPIKOR DIT                                          1985 – 1986
 SERSE       POLDA          Kepolisian           Daerah
 KALTENG                    Kalimantan     Selatan    &
 KAPUSKODAL    OPS          Tenggara
 RES   KOTA   BARU          Kepolisian Ressor Amuntai
 POLDA KALSELTENG
 KASAT       SERSE          Kepolisian Ressor Banjar
 POLRES KOTA BARU
 KASATWAL    POLDA
 KALSELTENG
 KASAT       SERSE
 POLRES AMUNTAI
 KASAT    SABHARA
 POLRES BANJAR

Gidion Hasan, Komisaris
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 53 tahun.

Menempuh pendidikan Sarjana di bidang Financial Management pada Rogers
State University, Oklahoma, Amerika Serikat pada tahun 1994. Memperoleh
Sertifikasi Dasar Pembiayaan Komisaris dari PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan
Indonesia pada tanggal 26 September 2016 yang berlaku hingga saat ini yang
selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar Refreshment tahunan.

Riwayat Karir Profesional

 Jabatan                    Nama Perusahaan                 Periode Kerja
 Komisaris                  PT Astra Sedaya Finance         2020 – sekarang
 Wakil        Presiden      PT Astra Land Indonesia         2020 – sekarang
 Komisaris                  PT Brahmayasa Bahtera           2020 – sekarang
 Presiden Komisaris         PT Menara Astra                 2020 – sekarang
 Presiden Komisaris         PT UD Astra Motor Indonesia     2019 – sekarang
 Presiden Komisaris         PT Astra Daihatsu Motor         2019 – sekarang
 Wakil        Presiden      PT Astra Autoprima              2019 – sekarang
 Komisaris                  PT Astra Multi Trucks           2019 – sekarang
 Presiden Komisaris         Indonesia                       2019 – sekarang
 Presiden Komisaris         PT Tjahja Sakti Motor           2019 – sekarang
 Presiden Komisaris         PT     Pulogadung Pawitra       2019 – sekarang
 Presiden Komisaris         Laksana                         2019 – sekarang
 Presiden Komisaris         PT Inti Pantja Press Industri   2019 – sekarang



                       73
Page 96
                Presiden Komisaris         PT Gaya Motor                   2019 – sekarang
                Wakil          Presiden    PT    Isuzu Astra       Motor   2019 – sekarang
                Komisaris                  Indonesia                       2019 – sekarang
                Presiden Komisaris         PT Astra Otoparts Tbk           2019 – 2020
                Wakil          Presiden    PT United Tractors Tbk          2019 – 2020
                Komisaris                  PT Fuji Technica Indonesia      2017 – sekarang
                Presiden Komisaris         PT Brahmayasa Bahtera           2017 – sekarang
                Komisaris                  PT Menara Astra                 2017 – 2019
                Komisaris                  Dana Pensiun Astra Dua          2017 – 2019
                Anggota          Dewan     Dana Pensiun Astra Satu         2017 – 2019
                Pengawas                   PT Surya Artha Nusantara        2017 – 2019
                Anggota          Dewan     Finance                         2017 – 2019
                Pengawas                   PT Komatsu Astra Finance        2016 – sekarang
                Presiden Komisaris         PT Sedaya Multi Investama       2016 – 2019
                Presiden Komisaris         PT Astra Tol Nusantara          2016 – 2019
                Direktur                   PT Astra Nusa Perdana           2016 – 2019
                Komisaris                  PT Astra International Tbk      2016 – 2019
                Komisaris                  PT Pamapersada Nusantara        2015 – 2019
                Direktur                   PT UT Heavy Industry Pte (S)    2015 – 2019
                Presiden Komisaris         Ltd.                            2015 – 2017
                Direktur                   PT Tambang Supra Perkasa        2015 – 2017
                Presiden Komisaris         PT Karya Supra Perkasa          2014 – 2019
                Presiden Komisaris         PT Acset Indonusa Tbk           2013 – 2015
                Presiden Komisaris         PT United Tractors Tbk          2005 – 2013
                Presiden Direktur          PT United Tractors Pandu        1999 – 2005
                Presiden Komisaris         Eng.
                Komisaris                  PT Komatsu Astra Finance
                Presiden Komisaris         PT Tuah Turangga Agung
                Wakil Presiden Direktur    PT United Tractors Tbk
                Direktur                   PT United Tractors Tbk
                Corp.     Planning    &    PT Astra International Tbk
                Investor Relations

DIREKSI

          Hendry Christian W, Presiden Direktur
          Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 55 tahun.

          Menjabat sebagai Presiden Direktur PT Astra Sedaya Finance sejak 18 April 2024.
          Memperoleh sarjana teknik mesin pada Universitas Indonesia tahun 1995.
          Memperoleh Sertifikasi Ahli Pembiayaan pada tanggal 19 Agustus 2015 yang berlaku
          hingga saat ini yang selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar Refreshment
          tahunan dari PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia dan Sertifikasi Manajemen
          Risiko bagi Perusahaan Pembiayaan pada tanggal 7 Februari 2017 dari Badan
          Sertifikasi Manajemen Risiko yang berlaku hingga saat ini.

          Riwayat Karir Profesional

           Jabatan                    Nama Perusahaan                      Periode Kerja
           Presiden Direktur          PT Astra Sedaya Finance              2024 – sekarang
           Presiden Komisaris         PT Astra Auto Finance                2024 – sekarang
           Komisaris                  PT Sedaya Pratama                    2024 – sekarang
           Komisaris                  PT Stacomitra Graha                  2024 – sekarang
           Komisaris                  PT Garda Era Sedaya                  2024 – sekarang
           Presiden Direktur          PT Serasi Autoraya (SERA)            2022 – 2024
           Presiden Komisaris         PT Astra Digital Mobil               2022 – 2024
           Presiden Komisaris         PT Balai Lelang Serasi               2022 – 2024
           Presiden Komisaris         PT Astra Transportasi Indonesia      2022 – 2024
           Presiden Komisaris         PT Solusi Mobilitas Bangsa           2022 – 2024
           Wakil Presiden Komisaris   PT Toyofuji Serasi Indonesia         2022 – 2024
           Direktur                   PT Astra Sedaya Finance              2018 – 2022
           Presiden Komisaris         PT Swadharma Bhakti Sedaya           2018 – 2022
                                      Finance
           Finance   &       Risk     PT     Federal     International     2014 – 2018
           Management Director        Finance (FIF)




                                      74
Page 97
 IT & Risk Management        PT    Federal      International   2012 – 2014
 Director                    Finance (FIF)
 Marketing Director          PT    Federal      International   2010 – 2012
                             Finance (FIF)
 Risk        Management      PT    Federal      International   2006 – 2010
 Division Head               Finance (FIF)
 Collection Management       PT    Federal      International   2003 – 2006
 Department Head             Finance (FIF)


Tan Chian Hok, Direktur
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 55 tahun.

Menjabat sebagai Direktur PT Astra Sedaya Finance sejak 23 April 2018. Beliau
menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Manajemen Universitas Tarumanegara
tahun 1994. Beliau memperoleh Sertifikasi Ahli Pembiayaan dari PT Sertifikasi Profesi
Pembiayaan Indonesia tanggal 2 Agustus 2018 yang berlaku hingga saat ini yang
selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar Refreshment tahunan dan Sertifikasi
Manajemen Risiko bagi Perusahaan Pembiayaan pada tanggal 17 Juli 2018 dari
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko yang berlaku hingga saat ini dan Sertifikasi
Manajemen Risiko bagi Perusahaan Pembiayaan pada tanggal 16 November 2017
dari Badan Sertifikasi Manajemen Risiko yang berlaku hingga saat ini.

Riwayat Karir Profesional

 Jabatan                     Nama Perusahaan                    Periode Kerja
 Komisaris                   PT Swadharma Bhakti Sedaya         2019 – sekarang
                             Finance
 Direktur                    PT Astra Sedaya Finance            2018 – sekarang
 Operation Manager DKI 1     PT Astra International, TSO        2014 – 2018
 Kepala Cabang Sudirman      PT Astra International, TSO        2009
 Kepala Cabang Bekasi        PT Astra International, TSO        2007
 Timur
 Kepala         Cabang       PT Astra International, TSO        2006
 Kalimalang
 Kepala Cabang Wahid         PT Astra International, TSO        2001
 Hasyim
 Kepala Cabang Bekasi        PT Astra International, TSO        2000
 Timur
 Kepala Cabang Daan          PT Astra International, TSO        1999
 Mogot
 Kepala Cabang Mangga        PT Astra International, TSO        1998
 Dua
 Kepala Cabang Surabaya      PT Astra International, TSO        1995
 Sungkono

Selly Meilania, Direktur
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 51 tahun.

Menjabat sebagai Direktur PT Astra Sedaya Finance berdasarkan keputusan RUPS
Tahunan tanggal 18 April 2024. Beliau menyelesaikan pendidikannya pada Fakultas
Teknik, Jurusan Teknik Industri di Universitas Kristen Petra Surabaya pada tahun
1996. Memperoleh Sertifikasi Ahli Pembiayaan pada 26 Juli 2019 yang berlaku hingga
saat ini yang selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar Refreshment tahunan dari
PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia dan Sertifikasi Manajemen Risiko bagi
Perusahaan Pembiayaan pada tanggal 1 Agustus 2024 dari Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko yang berlaku hingga saat ini.

Riwayat Karir Profesional

 Jabatan                      Nama Perusahaan                     Periode Kerja
 Direktur                     PT Astra Sedaya Finance             2024 – sekarang
 Presiden Komisaris           PT Cipta Sedaya Digital Indonesia   2024 – sekarang
 Direktur                     PT Astra Kreasi Digital             2022 – 2024
 Digital          Business    PT Sedaya Multi Investama           2022 – 2024
 Development Division Head



                             75
Page 98
 Head of Growth                PT Astra Auto Digital                2022 – 2024
 Direktur                      PT Stacomitra Graha                  2020 - 2022
 Direktur                      PT Swadharma Bhakti Sedaya           2019 - 2020
                               Finance
 Direktur                      PT Sedaya Pratama                    2018 - 2019
 Strategic        Business     PT Astra Sedaya Finance              2017 - 2022
 Development & Digital
 Division Head
 Business    &     Process     PT Federal International Finance     2011 - 2017
 Development Department
 Head
 Marketing Planning &          PT Toyota Astra Financial Services   2006 - 2011
 Development Department
 Head
 Customer      Relationship    PT Astra Sedaya Finance              2003 - 2004
 Management Department
 Head
 Ecommerce Analyst             PT Astra Sedaya Finance              2001 - 2003
 Process      Development      PT Astra Sedaya Finance              1997 - 2001
 Analyst
 Management Trainee            PT Astra Sedaya Finance              1997

Dharmawan Phie, Direktur
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 47 tahun.

Menjabat sebagai Direktur PT Astra Sedaya Finance sejak 8 April 2022.
Menyelesaikan 34endidikan Master of Financial Management di Melbourne University
di tahun 2004 dan sarjana ekonomi manajemen di Universitas Hassanuddin tahun
1999. Beliau memperoleh Sertifikasi Ahli Pembiayaan dari PT Sertifikasi Profesi
Pembiayaan Indonesia pada tanggal 26 April 2016 yang berlaku hingga saat ini yang
selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar Refreshment tahunan dan Sertifikasi
Manajemen Risiko bagi Perusahaan Pembiayaan pada tanggal 2 Mei 2019 dari Badan
Sertifikasi   Manajemen     Risiko     yang    berlaku    hingga     saat      ini.

Riwayat Karir Profesional

 Jabatan                      Nama Perusahaan                  Periode Kerja
 Direktur                     PT Astra Sedaya Finance         2022 – sekarang
 Presiden Komisaris           PT     Swadharma      Bhakti    2022 – sekarang
                              Sedaya Finance
 Presiden Direktur            PT Sedaya Pratama               2020 – 2022
 Direktur                     PT Astra Auto Finance           2019 – 2020
 Direktur                     PT     Swadharma      Bhakti    2016 – 2019
                              Sedaya Finance
 Treasury, Finance and        PT Astra Sedaya Finance         2014 – 2022
 Banking Division Head
 Deputy Risk Division         PT Astra Sedaya Finance         2013 – 2014
 Head
 Risk Fleet Underwriting      PT Astra Sedaya Finance         2011 – 2013
 Head
 Risk System & Policy         PT Astra Sedaya Finance         2010 – 2011
 Development Head
 Fleet Underwriting Head      PT Astra Sedaya Finance         2009 – 2010
 Fleet Risk Head              PT Astra Sedaya Finance         2007 – 2009
 Fleet            Account     PT Astra Sedaya Finance         2006 – 2007
 Management Officer
 Analyst dan       Special    PT Astra Sedaya Finance         2005 – 2006
 Asset
 Credit Marketing Officer     PT Astra Sedaya Finance         2000 – 2002
 ACC Branch Makassar




                              76
Page 99
                         Devy Santoso Jayadi, Direktur
                         Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 45 tahun.

                         Menjabat sebagai Direktur PT Astra Sedaya Finance sejak 29 Maret 2023.
                         Menyelesaikan pendidikan sarjana ekonomi manajemen pemasaran di Universitas
                         Katolik Parahyangan di tahun 2003. Beliau memperoleh Sertifikasi Ahli Pembiayaan
                         dari PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia pada tanggal 2018 yang berlaku
                         hingga saat ini yang selanjutnya akan diperpanjang melalui seminar Refreshment
                         tahunan.

                         Riwayat Karir Profesional

                          Jabatan                     Nama Perusahaan                 Periode Kerja
                          Direktur                    PT Astra Sedaya Finance        2023 – sekarang
                          Direktur                    PT Toyota Astra Financial      2018 – 2023
                                                      Services
                          Retail Sales Division       PT Astra Sedaya Finance        2016 – 2018
                          Head
                          Presiden Direktur           PT Sedaya Pratama              2016 – 2018
                          Direktur                    PT Stacomitra Graha            2016 – 2018
                          Retail Operation Division   PT Astra Sedaya Finance        2016
                          Head
                          Deputy Retail Operation     PT Astra Sedaya Finance        2014 – 2015
                          Support & Development
                          Division Head
                          Regional Retail Sales       PT Astra Sedaya Finance        2012 – 2014
                          Head Greater DKI
                          Regional Retail Sales       PT Astra Sedaya Finance        2010 – 2012
                          Head East Indonesia
                          Regional Retail Sales       PT Astra Sedaya Finance        2009 – 2010
                          Head Central Java
                          Branch Manager Kelapa       PT Astra Sedaya Finance        2008 – 2009
                          Gading
                          Branch Manager Bogor        PT Astra Sedaya Finance        2007 – 2008
                          Branch Manager Cirebon      PT Astra Sedaya Finance        2005 – 2007
                          Branch Marketing and        PT Astra Sedaya Finance        2004 – 2005
                          Sales Department Head,
                          Cirebon
                          Management Trainee          PT Astra Sedaya Finance        2004

11. TATA KELOLA PERUSAHAAN

a.   Tata Kelola Perusahaan

Perseroan memahami bahwa penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola yang Baik (Good Corporate
Governance/GCG) merupakan aspek penting dalam keseluruhan sistem pengelolaan bisnis dan operasional yang
dijalankan. Penerapan GCG secara optimal tidak hanya akan memberikan timbal balik positif kepada pemangku
kepentingan, meliputi pemegang saham, karyawan, serta masyarakat, tetapi juga akan menjaga keberlanjutan
bisnis Perseroan secara jangka panjang. Perseroan memiliki visi dan misi yang secara menyeluruh penting untuk
direalisasikan melalui penerapan GCG serta aspek keberlanjutan, sesuai regulasi serta ketentuan dalam
peraturan/undang-undang yang berlaku.

Atas pemahaman tersebut, Perseroan berkomitmen untuk secara efektif melaksanakan penerapan sejumlah
prinsip GCG dalam keseluruhan aspek bisnis dan operasional yang dijalankan. Perseroan memiliki komitmen untuk
menjaga kualitas penerapan GCG melalui sejumlah perangkat yang telah dimiliki, serta secara konsisten
melaksanakan langkah pengembangan demi mewujudkan kualitas penerapan yang lebih baik dari tahun ke tahun.
Seiring hal itu, Perseroan melaksanakan pemantauan terhadap perkembangan regulasi juga praktik tata kelola
yang berlaku, baik pada lingkup nasional maupun internasional, serta mengaplikasikan penerapannya berdasarkan
best practices pada sejumlah lini keorganisasian Perseroan.

Tujuan Penerapan Tata Kelola Perusahaan

Dalam melaksanakan penerapan tata kelola perusahaan, Perseroan b erpedoman pada peraturan perundangan
yang berlaku, salah satunya adalah Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No: 29/POJK.05/2020 tanggal 29 April
2020 juncto Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No: 30/POJK.05/2014 tanggal 19 November 2014. Perusahaan
berkomitmen menerapkan prinsip-prinsip tata kelola secara konsisten dengan tujuan antara lain sebagai berikut:




                                                      77
Page 100
1. Mengoptimalkan nilai Perseroan bagi Pemangku Kepentingan, khususnya Debitur, Kreditur, dan/atau
   Pemangku Kepentingan lainnya;
2. Meningkatkan pengelolaan Perseroan secara Profesional, efektif, dan efisien;
3. Meningkatkan kepatuhan Organ Perseroan dan Dewan Pengawas Syariah Serta jajaran di bawahnya agar
   dalam membuat Keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi pada Etika yang tinggi, kepatuhan terhadap
   peraturan Perundang-undangan, dan kesadaran atas tanggung Jawab sosial Perusahaan terhadap Pemangku
   Kepentingan maupun kelestarian lingkungan;
4. Mencegah dan mengurangi kemungkinan terjadinya benturan kepentingan yang merugikan bagi Perseroan
   dan seluruh Pem angku Kepentingan;
5. Menciptakan kondisi dan situasi industri pembiayaan yang kondusif;
6. Menciptakan profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada Konsumen dalam industri pembiayaan;
7. Mewujudkan Perseroan yang lebih sehat, dapat Diandalkan, amanah, dan kom petitif; dan
8. Menjadi salah satu tolak ukur penerapan kinerja Perseroan;
9. Meningkatkan kontribusi Perseroan dalam Perekonomian nasional.

Komitment Penerapan Tata Kelola Perusahaan

Perseroan mewujudkan komitmen penerapan GCG melalui sejumlah perangkat kebij akan serta kelengkapan
organ dalam struktur GCG yang dimiliki, seiring pemutakhiran yang dilaksanakan secara berkala. Di samping itu,
Perseroan senantiasa melakukan berbagai upaya sebagai wujud kontribusi mendorong kemajuan industri
pembiayaan menjadi lebih sehat, termasuk sebagai dukungan terciptanya penerapan GCG secara optimal, melalui
langkah-langkah sebagai berikut:
1. Menerapkan etika bisnis secara konsisten, guna terwujudnya praktik serta iklim usaha yang sehat, efisien, dan
   transparan.
2. Bersikap dan berperilaku secara baik dengan memperhatikan kepatuhan pada lingkup dunia usaha khususnya
   terkait pelaksanaan ketentuan dalam peraturan/undang-undang yang berlaku.
3. Meningkatkan kualitas struktur pengelolaan dan pola kerja Perseroan, yang didasarkan pada prins ip-prinsip
   GCG secara menyeluruh dan berkesinambungan.
4. Melaksanakan fungsi pemantauan dan pengawasan untuk dapat menampung informasi tentang
   ketidaksesuaian hingga penyimpangan yang mungkin terjadi dalam Perseroan.

Terkait hal tersebut, terdapat sejumlah faktor yang memberi pengaruh penting dalam keberhasilan penerapan
GCG bagi Perseroan. Faktor-faktor tersebut terbagi ke dalam kategori internal dan eksternal, dengan perincian
sebagai berikut:

Faktor Internal
1. Budaya Persereoan yang mendukung penerapan GCG dalam mekanisme serta sistem kerja manajemen di
   Perseroan.
2. Berbagai peraturan dan kebijakan yang dikeluarkan Perseroan mengacu pada penerapan prinsip dasar GCG.
3. Manajemen pengendalian risiko Perseroan berdasarkan pada standar GCG.
4. Sistem audit internal yang efektif dalam perusahaan untuk menghindari setiap penyimpangan yang akan terjadi.
5. Keterbukaan informasi bagi publik untuk mampu memahami perkembangan dan dinamika Perseroan.

Faktor Eksternal
1. Sistem hukum yang baik sehingga mampu menjamin berlakunya supremasi hukum yang konsisten dan efektif.
2. Dukungan pelaksanaan GCG dari Otoritas Jasa Keuangan.
3. Adanya semangat anti korupsi yang berkembang di lingkungan di mana Perseroan beroperasi.

Prinsip-Prinsip Tata Kelola Perusahaan

Penerapan tata kelola perusahaan yang baik oleh Perseroan mengacu pada 5 (lima) prinsip dasar GCG, yang
terdiri atas keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, kemandirian, kesetaraan, dan kewajaran. Hal ini sesuai
dengan ketentuan yang termuat pada Pedom an Umum Good Corporate Governance oleh Komite Nasional
Kebijakan Governance (KNKG) serta Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 jo Peraturan OJK
No. 29/POJK.05/2020 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan.

Uraian mengenai prinsip-prinsip dasar tersebut beserta penjelasannya adalah sebagai berikut:

Keterbukaan
Keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam pengungkapan dan penyediaan
informasi yang relevan mengenai Perseroan, yang mudah diakses oleh pemangku k epentingan sesuai dengan
peraturan perundang-undangan di dibidang pembiayaan serta standar, prinsip, dan praktik penyelenggaraan
usaha pembiayaan yang sehat.




                                                      78
Page 101
Akuntabilitas
kejelasan fungsi dan pelaksanaan pertanggungjawaban organ Perseroan sehingga kinerja Perseroan dapat
berjalan secara transparan, wajar, efektif, dan efisien.

Pertanggungjawaban
Kesesuaian pengelolaan Perseroan dengan peraturan perundang -undangan di bidang pembiayaan dan nilai-nilai
etika serta standar prinsip dan praktik penyelenggaraan usaha pembiayaan yang sehat.

Kemandirian
keadaan Perseroan yang dikelola secara mandiri dan profesional serta bebas dari benturan kepentingan dan
pengaruh atau tekanan dari pihak mana pun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang
pembiayaan dan nilai-nilai etika serta standar, prinsip, dan praktik penyelenggaraan usaha pembiayaan yang
sehat.

Kewajaran
Yaitu kesetaraan, keseimbangan, dan keadilan di dalam memenuhi hak-hak pemangku kepentingan yang timbul
berdasarkan perjanjian, peraturan perundang-undangan, dan nilai-nilai etika serta standar, prinsip, dan praktik
penyelenggaraan usaha pembiayaan yang sehat.

Penerapan Tata Kelola Perusahaan di tahun 2024

Perseroan memastikan bahwa prinsip-prinsip tata Kelola perusahaan yang baik diterapkan pada aspek bisnis
di semua jajaran Perseroan, sehingga Perseroan mengambil inisiatif untuk menguraikan pedoman pelaksanaan
atas setiap prinsip-prinsip tata Kelola perusahaan yang baik, antara lain :

Pedoman pelaksanaan prinsip keterbukaan, dilakukan melalui keterbukaan dalam pengambilan keputusan, dan
keterbukaan dalam pengungkapan dan penyediaan informasi yang relevan, meliputi pengungkapan atas visi misi
Perseroan, kondisi keuangan, susunan dan kompensasi Direksi dan Dewan Komisa ris, komposisi Pemegang
Saham, Struktur Organisasi sampai pada 1 level di bawah Direksi, dan kejadian penting yang dapat mempengaruhi
kondisi Perseroan.

Pedoman pelaksanaan prinsip akuntabilitas, dilakukan melalui penetapan fungsi, kegiatan, dan tugas dar i organ
Perseroan dan Dewan Pengawas Syariah, termasuk juga komite -komite yang dimiliki Perseroan, fungsi sekretaris
perusahaan, fungsi kepatuhan, dan system pengendalian internal, system deteksi dini, serta pedoman perilaku
dan indikator kinerja Perseroan.

Pedoman pelaksanaan prinsip pertanggungjawaban, dilakukan melalui kepatuhan Perseroan terhadap peraturan
perundang-undangan serta pelaksanaan tanggung jawab terhadap Pemangku Kepentingan, sehingga dapat
terpelihara kesinambungan usaha dalam jangka panja ng dan mendapat pengakuan sebagai good corporate
citizen.

Pedoman pelaksanaan kemandirian, dilakukan dengan tujuan agar masing-masing organ Perseroan tidak saling
mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh pihak lain, sehingga pelaksanaannya dilakukan melalui
pelaksanaan menghindari dari terjadinya benturan kepentingan, dengan cara pelaksanaan tugas dan fungsi organ
Perseroan sesuai anggaran dasar dan peraturan perundang -undangan.

Pedoman pelaksanaan kesetaraan dan kewajaran, pada pokoknya dilakukan m elalui pemberian kesempatan
kepada Pemangku Kepentingan untuk memberikan masukan dan menyampaikan pendapat, serta membuka akses
terhadap informasi sesuai prinsip transparansi dalam lingkup kedudukan masing -masing Pemangku Kepentingan
secara setara dan wajar. Selain itu untuk karyawan sendiri, juga diberikan kesempatan yang sama untuk diterima,
berkarir, dan melaksanakan tugas, tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, gender, dan kondisi fisik.

Berdasarkan pedoman pokok pelaksanaan dari setiap prinsip tata Kelola perusahaan yang baik tersebut, maka
sepanjang tahun 2024, Perseroan telah melaksanakan kegiatan -kegiatan implementasi tata Kelola perusahaan
yang baik, antara lain:

1.   Pelaksanaan pelaporan-pelaporan sesuai yang diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku,
     termasuk diantaranya laporan kepada publik melalui media massa, website bursa, maupun media lainnya
     yang dapat merepresentasikan transparansi Perseroan kepada para Pemangku Kepentingan dari Perseroan;
2.   Perseroan juga senantiasa melakukan pelatihan dan sosialisasi terhadap karyawan Perseroan terkait dengan
     nilai-nilai Perseroan, visi, misi dan rencana Perseroan sesuai tugas dan wewenang karyawan tersebut;
3.   Telah melakukan penilaian kecukupan organ Perseroan, termasuk organ -organ pendukung yang terdapat
     pada Perseroan, serta keberadaan system dan dokumentasi yang memadai atas pelaksanaan tugas dan
     fungsi dari organ Perseroan dan organ pendukung Perseroan tersebut;
4.   Pelatihan dan sosialisasi terhadap sistem whistle blowing, pedoman prilaku, termasuk pedoman benturan
     kepentingan, dilakukan secara rutin terhadap setiap karyawan baru, serta kepada pihak lain melalui berbagai
     media agar pihak manapun dapat memanfaatkan sistem dan pedoman yang telah dimiliki Perseroan;



                                                      79
Page 102
5.  Memastikan bahwa kebijakan, prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Perseroan telah sesuai
    peraturan perundang-undangan yang berlaku;
6. Melaksanakan fungsi kepatuhan guna mengukur dan memantau pengendalian terhadap risiko kepatuhan;
7. Menerapkan manajemen risiko secara efektif yang disesuaikan dengan tujuan, kebijakan, ukuran, dan
    kompleksitas usaha serta kemampuan Perseroan;
8. Menyusun rencana bisnis berdasarkan kajian yang menyeluruh dengan memperhatikan peluang bisnis dan
    kekuatan yang dimiliki Perseroan, serta mengidentifikasi SWOT yang dimiliki Perseroan;
9. Menunjuk akuntan publik/kantor akuntan publik melalui evaluasi dan rekomendasi dari komite audit, untuk
    melaksanakan audit laporan keuangan Perseroan;
10. Menyusun dan melaporkan laporan tata Kelola perusahaan yan g baik kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai
    dengan parameter yang diatur oleh peraturan perundang-undangan;
11. Melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang memadai sehingga Perseroan memberikan
    manfaat terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan kepada masyarakat di sekitar Perseroan.

b.   Dewan Komisaris

Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris

Sesuai ketentuan dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan Perseroan, Dewan Komisaris Perseroan melakukan
pengawasan atas kebijakan pengurusan dan jalannya pengurusan Perseroan yang dilakukan oleh Direksi,
di samping melaksanakan pemberian nasihat kepada Direksi. Dalam menjalankan peran tersebut, Dewan
Komisaris menjalankan tugas dan tanggung jawab semata untuk kepentingan Perseroan dengan itikad baik,
prinsip kehati-hatian, tanggung jawab, sesuai Anggaran Dasar Perseroan, peraturan/undang -undang yang
berlaku, serta prinsip-prinsip tata kelola Perseroan.

Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris secara kolektif bertugas dan bertanggung jawab
kepada pemegang saham dalam mengawasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, serta memberikan
nasihat kepada Direksi sehubungan dengan kebijakan yang akan diambil dalam kegiatan mengelola Perseroan.
Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi pengawasannya semata-mata demi menjamin kepentingan
Perseroan dengan mengedepankan prinsip itikad baik, kehati-hatian dan tanggung jawab sesuai dengan Anggaran
Dasar Perseroan, peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Tugas Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Melaksanakan tugas pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi;
2. Mengawasi Direksi dalam menjaga keseimbangan kepentingan semua pihak;
3. Menyusun laporan kegiatan Dewan Komisaris yang merupakan bagian dari lap oran penerapan Tata Kelola
   Perusahaan yang Baik;
4. Memantau efektivitas penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik;
5. Membantu memenuhi kebutuhan Dewan Pengawas Syariah dalam menggunakan anggota komite yang
   struktur organisasinya berada di bawah Dewan Komisaris; dan
6. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern
   Perseroan, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK, dan/atau pengawasan otoritas lain.

Tanggung jawab Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Dewan Komisaris Perseroan wajib menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) kali
   dalam 3 (tiga) bulan;
2. Anggota Dewan Komisaris Perseroan wajib menghadiri rapat Dewan Komisaris paling sedikit 75% (tujuh puluh
   lima persen) dari jumlah rapat Dewan Komisaris dalam periode 1 (satu) tahun;
3. Hasil rapat Dewan Komisaris sebagaimana dikamsud pada poin 1, wajib dituangkan dalam risalah rapat
   Dewan Komisaris dan dikokumentasikan dengan baik;
4. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam keputusan rapat Dewan Komisaris wajib
   dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat Dewan Komisaris disertai alasan perbedaan pendapat tersebut;
5. Anggota Dewan Komisaris Perseroan yang hadir maupun yang tidak hadir dalam rapat Dewan Komi saris
   berhak menerima salinan risalah rapat Dewan Komisaris;
6. Jumlah rapat Dewan Komisaris yang telah diselenggarakan dan jumlah kehadiran masing -masing anggota
   Dewan Komisaris harus dimuat dalam laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik; dan \
7. Dewan Komisaris Perseroan wajib menjamin pengambilan keputusan yang efektif, tepat, dan cepat serta
   dapat bertindak secara independen dalam melaksanakan tugas.

Uraian pelaksanaan tugas Dewan Komisaris termasuk Komisaris Independen Perseroan dalam 1 tahun tera khir
adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris melaksanakan pertemuan atau rapat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.
Dalam rapat tersebut, Dewan Komisaris mendiskusikan dan membuat keputusan atau persetujuan kepada Direksi
atas tindakan korporasi tertentu. Dewan Komisaris juga melakukan pertemuan dengan Komite Audit dan Komite
Pemantau Risiko. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib hadir dalam Rapat Rutin sekurang -kurangnya 75% dari




                                                     80
Page 103
jumlah seluruh Rapat Rutin dalam jangka waktu 1 tahun. Penyelenggaraan Rapat Dewan Komisaris
dikoordinasikan oleh Sekretaris Perusahaan dengan cara yang sesuai.

Selama tahun 2024, Dewan Komisaris menyelenggarakan 6 (Enam) rapat Dewan Komisaris, dimana 6 rapat
tersebut juga merupakan rapat gabungan dengan Direksi

Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi
Tahun 2024

                                                                                            Tingkat Kehadiran
 Nama                      Posisi                    Jumlah rapat        Kehadiran
                                                                                            %
 Rudy                      Presiden Komisaris                        6                  6                100
 Leonard W. S. Siregar     Komisaris Independen                      6                  6                100
 Aridono Sukmanto          Komisaris Independen                      6                  5              83.33
 Gidion Hasan              Komisaris                                 6                  6                100

Sampai dengan Prospektus ini diteribtkan, tidak terdapat kontrak terkait imbalan kerja yang dimiliki oleh Dewan
Komisaris setelah masa kerja berakhir.

c.   Direksi

Tugas dan Tanggung Jawab Direksi

Tugas Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Mematuhi peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, dan peraturan internal lain dari Perseroan dalam
   melaksanakan tugasnya;
2. Mengelola Perseroan sesuai dengan kewenangan dan tan ggung jawabnya;
3. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada RUPS;
4. Memastikan agar Perseroan memperhatikan kepentingan semua pihak, khususnya kepentingan debitur,
   kreditur, dan/atau pemangku kepentingan lainnya.
5. Memastikan agar informasi mengenai Perseroan diberikan kepada Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas
   Syariah secara tepat waktu dan lengkap.

Kewajiban Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Menyelenggarakan rapat Direksi secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan;
2. Menghadiri rapat Direksi paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari jumlah rapat Direksi dalam periode 1
   (satu) tahun;
3. Menuangkan dalam risalah rapat Direksi, yang merupakan hasil rapat Direksi dan didokumentasikan dengan
   baik;
4. Mencantumkan dalam risalah rapat Direksi jika terjadi perbedaan pendapat (dissenting opinions) dalam
   keputusan rapat Direksi. Pencantuman hal tersebut dalam risalah rapat Direksi disertai alasan perbedaan
   pendapat (dissenting opinions) tersebut;
5. Anggota Direksi Perseroan yang hadir maupun yang tidak hadir dalam rapat Direksi berhak menerima salinan
   risalah rapat Direksi;
6. Jumlah rapat Direksi yang telah diselenggarakan dan jumlah kehadiran masing-masing anggota Direksi
   Perseroan harus dimulai dalam laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.

Tanggung jawab Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Direksi Perseroan menjamin pengambilan keputusan yang efektif, tepat, dan cepat serta dapat bertindak
   secara independen, tidak mempunyai kepentingan yang dapat mengganggu kemampuannya untuk
   melaksanakan tugas secara mandiri dan objektif;
2. Direksi wajib mengambil keputusan pembiayaan secara profesional dan mengoptimalkan nilai tambah
   kekayaan Perseroan dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap debitur dan kepentingan bagi
   pemangku kepentingan lainnya.

Pembagian Tugas Direksi

Sementara itu, pembagian tugas masing-masing anggota Direksi sesuai bidang kegiatan yang menjadi tanggung
jawabnya adalah sebagai berikut:

 Nama                        Jabatan                  Ruang Lingkup & Tanggung Jawab
 Hendry Christian W.         Presiden Direktur        Bertanggung jawab atas keseluruhan kegiatan usaha
                                                      Perseroan, fungsi kepatuhan, Sumber Daya Manusia dan
                                                      Bagian Umum
 Tan Chian Hok               Direktur                 Bertanggung jawab atas bidang Pemasaran dan
                                                      Penjualan




                                                      81
Page 104
 Nama                         Jabatan                   Ruang Lingkup & Tanggung Jawab
 Selly Meilania               Direktur                  Bertanggung jawab atas bidang Teknologi Informasi,
                                                        Business Development dan Syariah
 Dharmawan Phie               Direktur                  Bertanggung jawab atas bidang Keuangan, Manajemen
                                                        Risiko dan Commercial Fleet
 Devy Santoso Jayadi          Direktur                  Bertanggung jawab atas bidang Operasional, Pengelolaan
                                                        Piutang dan Retensi

Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Direksi Tahun 2024

Sebelum RUPST Perusahaan tanggal 18 April 2024
 Nama                         Posisi            Jumlah rapat         Kehadiran           Tingkat Kehadiran %
 Siswadi*                     Presiden Direktur             3                        3                    100%
 Devy Santoso Jayadi          Direktur                      3                        3                    100%
 Tan Chian Hok                Direktur                      3                        3                    100%
 Matilda Esther Rotinsulu     Direktur                      3                        3                    100%
 Mohammad Farauk              Direktur                      3                        3                    100%
 Dharmawan Phie               Direktur                      3                        3                    100%
*Masa jabatan selesai per 18 April 2024

Setelah RUPST Perusahaan tanggal 18 April 2024
 Nama                        Posisi            Jumlah rapat          Kehadiran           Tingkat Kehadiran %
 Hendry Christian W          Presiden Direktur              9                        9                     100%
 Devy Santoso Jayadi         Direktur                       9                        9                     100%
 Tan Chian Hok               Direktur                       9                        9                     100%
 Matilda Esther Rotinsulu*   Direktur                       9                        9                     100%
 Selly Meilania              Direktur                       9                        9                     100%
 Dharmawan Phie              Direktur                       9                        9                     100%
*Mengundurkan diri per 25 April 2025

Pelaksanaan Tugas Direksi Tahun 2024

Uraian pelaksanaan tugas Direksi termasuk Komisaris Independen Perseroan dalam 1 tahun terakhir adalah
sebagai berikut:

Walaupun kondisi ekonomi domestik mengalami tantangan pada semester 2 tahun 2024, Perseroan tetap
menunjukan kinerja yang positif pada tahun 2024. Hal ini berpengaruh secara langsung terh adap kinerja
operasional dan keuangan Perseroan. Oleh karena itu, Dewan Komisaris menilai bahwa Dewan Direksi mampu
meningkatkan performa perusahaan di level yang baik dari sisi finansial maupun operasional, dengan mengacu
pada laporan keuangan Perseroan.

Dilihat dari sisi finansial, secara year-on-year (YoY) highlight pencapaian kinerja Perseroan pada tahun 2024
adalah sebagai berikut: penyaluran pembiayaan perusahaan meningkat sebesar 7,2% dibandingkan tahun 2023
atau sebesar Rp 2,4 triliun dari Rp34,2 triliun menjadi Rp36,6 triliun di tahun 2024. Perseroan mencatat
peningkatan laba bersih sebesar 4,4% dari Rp1,866 triliun menjadi Rp1,949 triliun, hal ini dikontribusi dari adanya
peningkatan pada sisi pendapatan Perseroan yang meningkat sebesar 1,8% atau sebesar Rp112 miliar
dibandingkan dengan tahun 2023.

Dewan Komisaris telah melakukan fungsi pengawasan secara aktif dan berkala atas penerapan Tata Kelola
Perusahaan, demi menjamin tercapainya kepentingan Perseroan dan para Pemangku Kepentingan Perseroan.
Untuk memastikan bahwa seluruh mekanisme pengawasan yang dijalankan oleh Dewan Komisaris telah berjalan
optimal, dengan dibantu oleh Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko.

Kebijakan Remunerasi

Kebijakan remunerasi mengacu pada Pedoman Fungsi Nomina si dan Remunerasi serta Kebijakan Fungsi
Nominasi dan Remunerasi yang sesuai dengan POJK No 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Kebijakan dan prosedur penetapan remunerasi bagi Dewan
Komisaris dan Direksi Perusahaan terdiri dari beberapa tahapan yang mencakup proses evaluasi dengan
mempertimbangkan kemampuan Perusahaan dan disesuaikan dengan data survey kegiatan usaha sejenis atau
skala usaha dari Perusahaan atau tolak ukur lain yang dianggap sesuai oleh Fun gsi Nominasi dan Remunerasi
Perusahaan sehingga menghasilkan rekomendasi. Rekomendasi remunerasi tersebut kemudian diteruskan untuk
dibahas dan dianalisis lalu diajukan dalam RUPS.




                                                        82
Page 105
Penetapan penghasilan yang berupa gaji atau honorarium, tunjangan, dan f asilitas yang bersifat tetap dilakukan
dengan mempertimbangkan faktor skala usaha, faktor kompleksitas usaha, kondisi dan kemampuan keuangan
perusahaan dan faktor-faktor lain yang relevan serta tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-
undangan. Penetapan penghasilan yang berupa tantiem/insentif kinerja yang bersifat variabel (merit rating)
dilakukan dengan mempertimbangkan faktor kinerja Perusahaan serta faktor-faktor lain yang relevan.

Berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku tentang penetapan penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris,
komponen penghasilan Dewan Komisaris dan Direksi pada umumnya terdiri dari:
1. Gaji/Honorarium
2. Tunjangan
3. Fasilitas
4. Tantiem/insentif kinerja

Besaran remunerasi pada tahun 2024 adalah sebesar Rp. 2.000.000.000,- untuk Dewan Komisaris dan
Rp 37.000.000.000,- untuk Direksi Perseroan.

Program Pelatihan Direksi

Dalam rangka meningkatkan kompentensi, Direksi Perseroan rutin mengikuti seminar -seminar yang
diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan OJK, dengan rincian sebagai
berikut:

                         Seminar / Workshop APPI atau OJK                                        Tanggal
 Webinar OJK Institute “Peran UU P2SK Dalam Memberikan Efek Jera bagi Pelaku Jasa            15 Februari 2024
 Keuangan Ilegal”
 Webinar OJK Institute “Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2024”                          22 Februari 2024
 Webinar OJK Institute “Strategi Mencegah Serangan Siber”                                    29 Februari 2024
 Webinar OJK Institute “Artificial Intelligence Changes the Face of Financial Sector”          7 Maret 2024
 Webinar OJK Institute “Peluang dan Tantangan Open Finance di Indonesia”                       25 April 2024
 Webinar OJK Institute “How to Prevent Greenwashing in Sustainable Finance”                    16 Mei 2024
 Seminar Nasional APPI “Seminar Nasional Economic Outlook 2025”                               1 Oktober 2024

Sampai dengan Prospektus ini diteribtkan, tidak terdapat kontrak terkait imbalan kerja yang dimiliki oleh Direksi
setelah masa kerja berakhir.

d.   Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)

Sehubungan pemenuhan Peraturan OJK No.35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris
Perusahaan Perseroan Atau Perusahaan Publik dan Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia
No. Kep-00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014 tentang Perubahan Peraturan No. I-A, berdasarkan
Keputusan Sirkuler Direksi PT Astra Sedaya Finance No. 06/CIR-BOD/ASF/IV/2022 tanggal 28 April 20222,
Perseroan telah menunjuk Dharmawan Phie sebagai Sekretaris Perusahaan.

Rincian Riwayat Dharmawan Phie dapat dilihat pada Bab VIII Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha,
Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha Perseroan bagian Pengurusan dan Pengawasan Perseroan.

Alamat Sekretaris Perusahaan saat ini berada di:

Kantor Perwakilan Jakarta
Gedung ACC
Jl. T.B. Simatupang No.90
Jakarta 12530
Indonesia
Telpehone: (021) 78859000
Fax: (021) 78851182
Email: corporate_secretary@acc.co.id

Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan
1. Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 35
   POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan sebagai berikut:
2. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan-peraturan perundang-undangan yang berlaku di
   bidang Pasar Modal;
3. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik untuk mematuhi
   ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal;
4. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:




                                                       83
Page 106
5.  Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web Emiten atau
    Perusahaan Publik;
6. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu;
7. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham;
8. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
9. Pelaksanaan program orientasi terhadap Perseroan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
10. Sebagai penghubung antara Emiten atau Perusahaan Publik dengan pemegang saham Emiten atau
    Perusahaan Publik, Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Program Pelatihan Sekretaris Perusahaan

Dalam rangka meningkatkan kompentensi, Sekretaris Perusahaan Perseroan rutin mengikuti seminar -seminar
yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan OJK, dengan rincian sebagai
berikut:

                          Seminar / Workshop APPI atau OJK                                      Tanggal
 Webinar OJK Institute “Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2024”                         22 Februari 2024
 Webinar OJK Institute “Peluang dan Tantangan Open Finance di Indonesia”                    25 April 2024
 Seminar Nasional APPI “Seminar Nasional Economic Outlook 2025”                             1 Oktober 2024

e.    Komite-Komite yang Dimiliki Perseroan

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memiliki komite -komite yang terdiri dari:

Komite Audit

Sehubungan dengan pemenuhan ketentuan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015,
berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana tercantum dalam Surat Persetujuan Dewan
Komisaris Perseroan No. 05/CIR-BOC/Komite Audit/ASF/IV/2024 Tanggal 21 Mei 2024, efektif per tanggal 18 April
2024 sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2026, Dewan Komisaris
Perseroan telah membentuk komite audit yang terdiri dari:

Ketua                     : Aridono Sukmanto
Anggota                   : Lindawati Gani
Anggota                   : Juliani Eliza Syaftari

 Lindawati Gani, Anggota Komite Audit
 Warga Negara Indonesia, 62 tahun. Meraih gelar S-3 Akuntansi Manajemen di Universitas Indonesia pada tahun
 2002.

 Diangkat sebagai anggota Komite Audit Perseroan pada bulan April 2024. Sebelumnya, beliau menjabat
 sebagai Anggota Professional Accountants in Business Advisory Group International Federation of Accountants
 (IFAC), Anggota Dewan Pengawas Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI), Anggota Dewan P engurus Komite
 Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), dan
 Komisaris Indepenen di PT Toyota Astra Financial Services.

 Pengangkatan Komite Audit Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 55/2015.

 Riwayat Karir Profesional

     Tahun                          Perusahaan dan Lokasi
     2024 - sekarang                Anggota Komite Audit dan Komite Pemantauan Risiko PT Astra Sedaya
                                    Finance
     2023                           Anggota Professional Accountants in Business Advisory Group
                                    International Federation of Accountants (IFAC)
     2022                           Anggota Dewan Pengawas Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI)
     2022                           Anggota Dewan Pengurus Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG)
     2021                           Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI)
     2021                           Komisaris Indepenen PT Toyota Astra Financial Services


 Juliani Eliza Syaftari, Anggota Komite Audit
 Warga Negara Indonesia, 68 tahun. Meraih gelar Bachelor of Arts in Accounting dari University of Canberra
 pada tahun 1981.




                                                     84
Page 107
       Diangkat sebagai anggota Komite Audit Perseroan pada bulan April 2024. Sebelumnya, beliau telah memegang
       berbagai posisi sebagai Direktur PT Astra CMG Life, PT Serasi Auto Raya , PT Astra Agro Lestari Tbk,
       PT Asuransi Astra Buana, PT Federal International Finance, dan PT Komatsu Astra Finance serta menjadi
       Komisaris di PT Samadista Karya dan PT Surya Artha Nusantara Finance.

       Pengangkatan Komite Audit Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 55/2015.

       Riwayat Karir Profesional

        Tahun                              Perusahaan dan Lokasi
        2024 – sekarang                    Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko PT Astra Sedaya
                                           Finance
        2013 – sekarang                    Komisaris Independen PT Asuransi Astra Buana
        2012 – sekarang                    Direktur PT Nusa Prima Motor
        2010 – 2011                        •        Vice President Director PT Komatsu Astra Finance
                                           •        Komisaris PT Surya Artha Nusantara Finance
        2009 – 2010                        Direktur PT Federal International Finance
        2008 -2010                         Komisaris PT Samadista Karya
        2007 – 2009                        Direktur PT Asuransi Astra Buana
        2000 – 2007                        Finance Director & Corporate Secretary PT Astra Agro Lestari, Tbk
        1999 – 2000                        Managing Director PT Serasi Auto Raya
        1995 – 1999                        Finance & Administration Director PT Astra CMG Life
        1988 – 1994                        Kepala Urusan Sistem dan Prosedur Kredit (Vice President) PT Bank
                                           Universal (sekarang Bank Permata)
        1981 -1988                         Risk Manager (Assistant Vice President) Citibank N.A –Jakarta

   Rincian riwayat Aridono Sukmanto dapat dilihat pada Bab VIII Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha,
   Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha Perseroan Subbab A Keterangan Tentang Perseroan nomor 10 tentang
   Pengurusan dan Pengawasan Perseroan.

   Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit

   Perincian tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah sebagai berikut:

 i.      Bidang Pelaporan Keuangan
         Tanggung jawab Komite Audit di bidang ini adalah untuk memastikan bahwa laporan keuangan yang dibuat
         manajemen telah memberikan gambaran yang sebenarnya (Kredibel dan Objektif) tentang kondisi keuangan,
         hasil usaha rencana dan komitmen jangka panjang. Lingkup tugasnya meliputi:
         1. Menilai kebijakan akuntansi dan keputusan-keputusan yang dibuat terkait dengan keuangan.
         2. Melakukan pengawasan proses pembuatan laporan keuangan dengan penekanan pada kepatuhan
            terhadap kebijakan, standar dan sistem akuntansi yang berlaku.
         3. Melakukan tinjauan dan penilaian atas laporan-laporan keuangan dan laporan hasil-hasil usaha secara
            berkala.

ii.      Bidang Tata Kelola Perusahaan
         Tanggung jawab Komite Audit di bidang ini adalah untuk memastikan bahwa Perseroan telah dijalankan sesuai
         dengan Undang-undang, peraturan dan norma standar prosedur dan manual (SOP) yang berlaku, beretika dan
         melaksanakan pengawasannya secara efektif terhadap benturan kepentingan dan kecurangan.
         1. Memantau dan menilai kepatuhan terhadap Undang -undang, peraturan dan SOP, etika, benturan
            kepentingan dan penyidikan terhadap perbuatan yang merugikan perusahaan.
         2. Memantau dan menelaah pengaduan serta penyelesaian sengketa yang menyangkut Good Corporate
            Governance dan perusahaan menjadi salah satu pihak terkait di dalamnya.
         3. Memeriksa kasus-kasus penting yang berhubungan dengan benturan kepentingan, perbuatan yang
            merugikan perusahaan dan kecurangan.
         4. Meminta agar auditor internal melaporkan secara tertulis terhadap praktek Good Corporate Governance
            dan melaporkan bila terdapat penyimpangan.

iii.     Bidang Pengawasan dan Pengendalian Perusahaan
         Tanggung jawab Komite Audit di bidang ini termasuk didalamnya memahami masalah dan hal -hal yang
         berpotensi serta mengandung risiko dalam persiapan, pelaksanaan dan penyelesaian tugas-tugas pokok,
         sistem pengendalian dan pemantauan proses pengawasan dan pelaksanaan tugas perusahaan. Lingkup
         tugasnya meliputi:
         1. Melakukan oversight terhadap independensi cangkupan perencanaan dan kualitas temuan internal dan
             eksternal auditor.
         2. Meyakini kompetensi dan integritas auditor eksternal.
         3. Memeriksa dan menilai kecukupan serta efektivitas pengawasan.
         4. Memeriksa dan menilai kecukupan serta efektivitas sarana dan prasarana kerja pengawasan pengendalian.



                                                          85
Page 108
   5. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian manajemen dan
      pelaksanaannya.
   6. Memberikan rekomendasi akan penunjukan dan pemberhentian auditor eksternal maupun auditor Internal
   7. Melakukan pengawasan audit eksternal dan melakukan penilaian terhadap kualitas jasa audit yang
      dilakukan dan kepantasan fees yang dibebankan.
   8. Memantau dan menilai kinerja serta audit eksternal maupun internal.
   9. Melakukan tinjauan atas laporan auditor eksternal maupun internal, dan hasil pengawasan OJK.

Sesuai Piagam Komite Audit, sebagai bagian dari pelaksanaan tugasnya, Komite Audit wajib mengadakan rapat
paling sedikit 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun. Selama tahun 2024, Komite Audit telah mengadakan rapat
sebanyak 6 (enam) kali dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                             Tingkat Kehadiran
 Nama                     Posisi                             Jumlah rapat   Kehadiran
                                                                                             %
 Aridono Sukmanto         Ketua Komite Audit                 6              6                100%
 Lindawati Gani           Anggota Komite Audit               6              6                100%
 Juliani Eliza Syaftari   Anggota Komite Audit               6              6                100%

Audit Internal

Dalam menjalankan fungsi Audit Internal, Perseroan telah mengesahkan Piagam Audit Internal pada tanggal
12 Februari 2019 sebagai pedoman kerja yang mengatur segala tugas, tanggung jawab, serta wewenang dari
Satuan Kerja Audit Internal (SKAI).

Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Audit Internal

Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Audit Internal adalah sebagai berikut:
1. Menyusun dan melaksanakan rencana audit internal tahunan, dimana rencana audit tersebut harus sej alan
    dengan strategi, tujuan, dan risiko dari Perseroan;
2. Memastikan bahwa sumber daya Audit Internal telah sesuai, cukup, dan dapat digunakan secara efektif untuk
    melaksanakan rencana Audit Internal tahunan. Sumber daya Audit Internal dalam hal ini dapat mencakup
    karyawan, penyedia layanan dari luar, anggaran keuangan (budget), dan/ atau teknologi.
3. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan
    kebijakan Perseroan;
4. Melakukan pemeriksaan dan penilaian berbasis risiko atas efisiensi dan efektivitas di bidang o perasional,
    keuangan, akuntansi, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi dan kegiatan lainnya yang dapat
    mempengaruhi nilai Perseroan;
5. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat
    manajemen;
6. Membuat laporan hasil audit untuk setiap kegiatan audit yang telah selesai dilaksanakan;
7. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
8. Bekerja sama dan mengadakan rapat berkala dengan Komite Aud it Perseroan;
9. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang dilakukan;
10. Melakukan tugas-tugas khusus yang diminta oleh CEO dan BOC selama tidak bertentangan dengan
    independensi dan objetivitas sebagai Audit Internal.

Kewenangan dari Satuan Kerja Audit Internal adalah sebagai berikut:
1. Mengakses seluruh data dan informasi yang relevan tentang perusahaan terkait dengan tugas dan fungsinya;
2. Memiliki akses langsung untuk berkomunikasi dengan Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Komite Aud it serta
   anggota individu dari Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit;
3. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil dengan Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit;
4. Berkoordinasi dengan Grup Audit Internal Astra International, dan Audito r Eksternal terkait kegiatan audit yang
   dilaksanakan di Perseroan.

Struktur dan Profil Keanggotaan Audit Internal

Dengan berpedoman pada Piagam Audit Internal, unit Audit Internal selalu berupaya mencari cara terbaik dalam
bekerja sama dengan manajemen untuk memastikan bahwa pelaksanaan dan pengelolaan sistem pengendalian
telah sejalan dengan tujuan Perseroan melalui berbagai upaya peningkatan kelayakan dan efektivitas sistem
pengendalian internal dan pengelolaan risiko. Unit Audit Internal Perseroan dipimpin oleh seorang Kepala Unit
Audit Internal yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Direktur atas persetujuan Dewan Komisaris. Direktur
Utama dapat memberhentikan Kepala Unit Audit Internal, setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris jika
kepala Unit Audit Internal tidak memenuhi persyaratan sebagai auditor internal sebagaimana diatur dalam Piagam
Audit Internal. Secara struktural, Unit Audit Internal Perseroan bertanggung jawab langsung kepada Presiden
Direktur. Dalam pelaksanaannya, Auditor Internal dilarang merangkap tugas dan jabatan terkait pelaksanaan
kegiatan operasional baik di Perseroan maupun anak perusahaan. Komposisi keanggotaan Unit Audit Internal




                                                        86
Page 109
Perseroan terdiri dari 1 (satu) ketua dan 17 (tujuh belas) anggota. Profil ring kas Ketua Unit Audit Internal Perseroan
per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

Ronggur Cahyadi Pratikto Saragih, Ketua Unit Audit Internal
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 42 tahun.

Meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2007 dan Sarjana Sains dari
Universitas Gadjah Mada pada tahun 2005.

Riwayat Karir Profesional

 Tahun                Perusahaan dan Lokasi
 2018 – sekarang      Kepala Audit Internal PT Astra Sedaya Finance
 2015 – 2017          Kepala Wilayah Operasional Jawa Tengah di PT Astra Sedaya Finance
 2011 – 2014          Kepala Departemen Manajemen Risiko – PT Astra Sedaya Finance
 2007 – 2011          Analis Manajemen Risiko PT Astra Sedaya Finance

Kegiatan pemeriksaan yang dilaksanakan oleh SKAI antara lain mencakup audit fungsi operasional, keuangandan
akuntansi, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, serta audit manajemen risiko. Adapun
pelaksanaan audit di tahun 2024 telah sesuai dengan rencana dan terealisasi seluruhnya (100%).

Komite Pemantau Risiko

Sehubungan dengan pemenuhan ketentuan POJK 29/POJK.05/2020 tanggal 29 April 2020 tentang Perubahan
Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.05/2014, berdasarkan Surat Persetujuan Dewan
Komisaris PT Astra Sedaya Finance No. 04/CIR-BOC/Komite Pemantau Risiko/ASF/IV/2024 tanggal 21 Mei 2024,
yang berlaku efektif sejak tanggal 18 April 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan Tahun
2026. Dewan Komisaris Perseroan telah mengangkat Komite Pemantau Risiko yang terdiri dari:

Ketua             : Aridono Sukmanto
Anggota           : Lindawati Gani
Anggota           : Juliani Eliza Syaftari

Rincian riwayat Aridono Sukmanto dapat dilihat pada Bab VIII Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha,
Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha Perseroan Subbab A Keterangan Tentang Perseroan nomor 10 tentang
Pengurusan dan Pengawasan Perseroan dan untuk rincian Riwayat Lindawati Gani serta Juliani Eliza Syaftari
dapat dilihat pada pada Bab VIII Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha, Serta Kecenderungan dan
Prospek Usaha Perseroan Subbab A Keterangan Tentang Perseroan nomor 11 tentang Tata Kelola Perusahaan.

Struktur dan organisasi Perseroan telah disesuaikan dengan POJK No: 1/POJK.05/2015 tentang Penerapan
Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non -Bank dan SEOJK No: 14/SEOJK.03/2015 tentang
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.

Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko

Tugas Pokok Komite Pemantau Risiko adalah untuk membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan tanggung
jawab pengawasan atas metodologi dan proses manajemen risiko terhadap peraturan perundangundangan yang
berlaku serta penerapan tata kelola Perusahaan yang baik.

Secara terperinci, tugas Komite Pemantau Risiko Perseroan adalah sebagai berikut:

1.   Melakukan kajian atas usulan Direksi mengenai kebijakan dan sistem manajemen risiko Perseroan.
2.   Melakukan evaluasi rancangan perencanaan keuangan yang disusun oleh Direksi baik yang tercantum dalam
     rancangan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan maupun eval uasi setiap proyek dan program kegiatan
     yang diusulkan.
3.   Melakukan evaluasi atas kemampuan leverage setiap proyek yang dijalankan dengan peningkatan kinerja
     saham dan keuangan Perseroan.
4.   Melakukan kajian atas efektifitas struktur organisasi manajemen Komi te Pemantau Risiko di Perseroan.
5.   Melakukan evaluasi dan analisis triwulanan atas risiko yang mungkin akan mempengaruhi analisis proyek
     yang diajukan Direksi sebagai bentuk pelaksanaan early warning system.
6.   Bersama-sama Komite Audit melakukan kajian atas proses identifikasi risiko dan pelaksanaan manajemen
     risiko yang dilakukan oleh manajemen.
7.   Melakukan pengawasan proses pelaksanaan manajemen risiko dan pengendaliannya.
8.   Meyakinkan bahwa manajemen telah melaksanakan pengendalian risiko sesuai dengan SOP yan g ada
     maupun rekomendasi dari para auditor.




                                                         87
Page 110
Tanggung jawab Komite Pemantau Risiko Perseroan adalah sebagai berikut:

1.   Komite Pemantau Risiko mengadakan rapat secara berkala dengan manajemen.
2.   Komite Pemantau Risiko wajib melaporkan segera hasil evaluasi yang telah dilakukan kepada Dewan
     Komisaris.
3.   Komite Pemantau Risiko wajib menyampaikan Laporan berkala kepada Dewan Komisaris mengenai pokok-
     pokok hasil kerja berdasarkan penugasan Dewan Komisaris. Laporan berkala ini disampaikan sesuai
     ketentuan yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris.
4.   Komite Pemantau Risiko wajib menyampaikan Laporan khusus yang berisi ikhtisar analisis yang diperkirakan
     dapat mengganggu kegiatan Perseroan. Laporan ini setelah ditandatangani oleh Ketua dan salah seorang
     anggota Komite Pemantau Risiko lainnya wajib disampaikan kepada Dewan Komisaris selambat-lambatnya
     10 (sepuluh) hari kerja sejak tanggal analisis diketahui.
5.   Berkaitan dengan tanggung jawab pelaksanaan tugas Komite Pemantau Risiko, Dewan Komisaris
     memberikan wewenang kepada Komite Pemantau Risiko untuk memperoleh informasi, dokumen, dan data
     terkait dari pihak internal maupun eksternal Astra Credit Company yang di peroleh dalam rangka pelaksanaan
     tugas Komite Pemantau Risiko.
6.   Para anggota Komite Pemantau Risiko diharuskan memiliki komitmen dalam melaksanakan tugasnya serta
     menjamin kerahasiaan informasi dan data tentang Perseroan yang diterima atau diketahui terhadap pihak-
     pihak yang tidak berkaitan dengan tugasnya.
7.   Semua biaya yang dikeluarkan oleh Komite Pemantau Risiko untuk melaksanakan tugasnya menjadi beban
     Perseroan.
8.   Anggota Komite Pemantau Risiko yang bukan anggota Dewan Komisaris Perseroan, diberikan honorarium
     atas beban Perseroan. Besar honorarium ditetapkan oleh Dewan Komisaris.
9.   Masa kerja anggota Komite Pemantau Risiko berlangsung selama 2 (dua) tahun terhitung mulai tanggal
     ditetapkannya keputusan pengangkatan dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris untuk dapat
     memberhentikannya sewaktu- waktu.

Sesuai Piagam Komite Pemantau Risiko, sebagai bagian dari pela ksanaan tugasnya, Komite Pemantau Risiko
wajib mengadakan rapat paling sedikit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. Selama tahun 2024, Komite Pemantau
Risiko menyelenggarakan 4 (empat) rapat, dengan rincian kehadiran sebagai berikut:

                                                                Jumlah                        Tingkat
 Nama                      Posisi                                           Kehadiran
                                                                rapat                         Kehadiran %
 Aridono Sukmanto          Ketua Komite Pemantau Risiko         4           4                 100%
 Lindawati Gani            Anggota Komite Pemantau Risiko       4           4                 100%
 Juliani Eliza Syaftari    Anggota Komite Pemantau Risiko       4           4                 100%

Komite Nominasi Dan Remunerasi

Berdasarkan Surat Persetujuan Dewan Komisaris PT Astra Sedaya Finance berkedudukan di Jakarta Selatan No.
11/CIR-BOC/KNR/ASF/V/2025 tanggal 13 Juni 2025, Dewan Komisaris Perseroan telah mengangkat Komite
Nominasi dan Remunerasi dengan susunan sebagai berikut:

Ketua                     : Aridono Sukmanto
Anggota                   : Rudy
Anggota                   : Katarina Wulandari

Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan tersebut telah memenuhi ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desem ber 2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
Perusahaan Publik (“POJK No. 48 Tahun 2024”). Komite Nominasi dan Remunerasi tersebut berlaku efektif sejak
penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Tahun 2025 sampai dengan penutupan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun 2026.

 Katarina Wulandari, Anggota Komite Audit
 Warga Negara Indonesia, 44 tahun. Meraih gelar Ekonomi di Universitas Katolik Parahyangan pada tahun 2006.

 Diangkat kembali sebagai anggota Komite Nominasi dan Renumerisasi Perseroan pada bulan Juni 2025. Saat
 ini juga menjabat sebagai Human Capital Division Head.

 Pengangkatan Komite Audit Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 55/2015.

 Riwayat Karir Profesional
  Tahun                             Perusahaan dan Lokasi
  ●2022 - sekarang                  ● Human Capital Division Head PT Astra Sedaya Finance
  ●2021 - sekarang                  ● Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT Astra Sedaya Finance
  ●2019 - 2022                      ● Talent Performance Management Head PT Astra Sedaya Finance
  ●2015 - 2019                      ● Organization Development Management Head PT Astra Sedaya Finance



                                                      88
Page 111
     ●2014 - 2015                   ● Recrutiment Management Head PT Astra Sedaya Finance
     ●2013 – 2014                   ● Employment, People Development & Industrial Relation Head PT Astra
                                    Sedaya Finance
     ●2013                          ● Employment & People Development Head PT Astra Sedaya Finance
     ●2011 – 2013                   ● Compensation Benefit & Industrial Relation Section Head PT Astra
     ● 2006 – 2011                  Sedaya Finance
     ● 2006                         ● Compensation & Benefit Section Head PT Astra Sedaya Finance
                                    ● Management Trainee PT Astra Sedaya Finance



Pedoman Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi

Dalam melaksanakan kinerjanya, Komite Nominasi dan Remunerasi, berpedoman penuh pada Pedoman Komite
Nominasi dan Remunerasi yang telah ditetapkan melalui Keputusan Dewan Komisaris tertanggal 1 Desember
2020, dan Kebijakan Nominasi dan Remunerasi yang ditetapkan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal
1 Desember 2020.

Fungsi nominasi dan remunerasi yang dijalankan oleh Komite merupakan fungsi pendukung bagi Dewan Komisaris
Perseroan, dengan perincian sebagai berikut:

Fungsi Nominasi

Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Memberikan rekomendasi kepada dan/atau membantu Dewan Komisaris mengenai:
2. Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
3. Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi anggota Direksi dan anggota Dewan
   Komisaris;
4. Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
5. Program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
6. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
   berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan; dan
7. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
   kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS untuk mendapatkan persetujuan.

Fungsi Remunerasi

Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
1. Struktur remunerasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
2. Kebijakan atas remunerasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
3. Besaran atas remunerasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
4. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian Remunerasi yang diterima
   masing-masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris

f.    Upaya Dalam Mengelola Risiko

Perseroan menghadapi sejumlah risiko yang harus dikelola dengan baik, yang telah diuraikan dalam bab VI. Faktor
Risiko prospektus mengenai Faktor Risiko. Perseroan memahami bahwa potensi-potensi risiko dimungkinkan
muncul melalui faktor-faktor yang tidak teridentifikasi sebelumnya. Perseroan melaksanakan pengelolaan risiko
secara terintegrasi, komprehensif, serta berkesinambungan untuk mewuju dkan kegiatan operasional yang lebih
sehat, berkelanjutan, dan mampu menghasilkan perolehan keuntungan secara optimal.

Perseroan membentuk komite manajemen risiko yang mengawasi proses berjalannya pengelolaan risiko, memberi
pertimbangan dalam pengambilan keputusan berdasarkan sudut pandang risiko dan memastikan koordinasi
seluruh aktivitas terkait manajemen risiko yang dilakukan di seluruh unit kerja berjalan dengan baik di Perseroan.
Dengan demikian pemangku berkepentingan dapat memperhitungkan risiko -risiko yang relevan apabila
melakukan transaksi bisnis dengan Perseroan.

Secara garis besar, manajemen Risiko di Perseroan mencakup hal -hal sebagai berikut:
1. Perseroan menerapkan identifikasi risiko dengan seksama, baik risiko yang berada di bawah kendali
   Perseroan maupun risiko yang berada di luar kendali Perseroan;
2. Perseroan menerapkan penanganan terhadap berbagai risiko berdasarkan hasil pengukuran tingkat risiko dan
   skala prioritas serta sumber daya yang dimiliki;
3. Perseroan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penilaian dan penanganan risiko secara
   berkesinambungan serta pelaporan profil risiko Perseroan kepada pihak internal dan pihak eksternal/regulator.




                                                       89
Page 112
Dalam perjalanannya, Perseroan senantiasa menghadapi perkembangan lingkungan internal da n eksternal yang
sangat pesat sehingga menimbulkan ketidakpastian yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan perusahaan.
Melalui manajemen risiko, Perseroan berusaha meminimalkan terjadinya ancaman dan memaksimalkan peluang
yang ada. Penerapan manajemen risiko di Perseroan mengacu pada berbagai pedoman dan kebijakan
manajemen risiko yang juga berlaku di industri. Sebagai dasar penerapan manajemen risiko yang berlaku di skala
internasional, infrastruktur manajemen risiko Perseroan berdasarkan ISO 31000:2009 d apat dilihat melalui skema




berikut:

Manajemen risiko adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses manajemen untuk mengidentifikasi potensi-
potensi risiko yang dihadapi Perseroan beserta langkah-langkah mitigasi untuk mengeliminasi dampak dari risiko.
Perseroan berkomitmen untuk mengelola risiko secara konsisten dan berkesinambungan. Elemen langkah-
langkah dalam manajemen risiko meliputi:

1.   Penetapan tujuan
     Menetapkan strategi, kebijakan organisasi dan ruang lingkup manajemen risiko yang akan dilakukan
     mencakup identifikasi tujuan dari proyek yang akan dilakukan, penentuan waktu dan tempat pelaksanaan
     proyek, penentuan wilayah tanggung jawab setiap unit, koordinasi antara satu proyek dengan yang lainnya.
2.   Identifikasi risiko
     Mengidentifikasi apa dan bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya risiko untuk analisis lebih
     lanjut.
3.   Analisis risiko
     Menentukan kemungkinan dan konsekuensi yang akan terjadi.
4.   Evaluasi risiko
     Membandingkan tingkat risiko yang ada dengan kriteria standar. Tingkatan risiko yang ada untuk beberapa
     bahaya (hazards) dibuat tingkatan prioritas risiko.
5.   Pengendalian risiko
     Menyiapkan dan melaksanakan rencana penanggulangan risiko serta melakukan penurunan derajat
     kemungkinan dan konsekuensi yang ada dengan menggunakan metod e transfer/mitigasi risiko.
6.   Monitor dan Review
     Monitor dan Review terhadap hasil sistem manajemen risiko yang dilakukan serta mengidentifikasi
     perubahanperubahan yang perlu dilakukan;
7.   Komunikasi dan konsultasi
     Komunikasi dan konsultasi dengan pengambil keputusan internal dan eksternal Perseroan untuk tindak lanjut
     dari hasil manajemen risiko yang dilakukan. Manajemen risiko Perseroan diterapkan di level strategis dan
     level operasional. Manajemen risiko juga diterapkan pada proyek yang spesifik, untuk memban tu proses
     pengambilan keputusan.




                                                      90
Page 113
Komitmen Perusahaan dalam mengelola risiko secara efektif dengan menerapkan metode Three Lines of Defense
(3LD):




Komponen-komponen dari Three Lines of Defense meliputi sejumlah hal sebagai berikut:

    1.   1st Line of Defense (Jenjang Pertahanan Pertama)
         Merupakan function that own and manage risks, yaitu fungsi atau unit bisnis merupakan pemilik risiko
         (risk taking function) yang bertanggung jawab:
         a. Menerapkan pengendalian internal dan Pengelolaan risiko yang ef ektif meliputi identifikasi, kontrol,
              dan memitigasi risiko di unit kerja dalam pekerjaan seharihari serta mempertimbangkan faktor risiko
              dalam keputusan dan tindakan yang dilakukan.
         b. Melakukan corrective actions untuk memperbaiki kelemahan / kekurangan dal am proses dan control
              dalam memitigasi risiko.

    2.   2nd Line of Defense (Jenjang Pertahanan Kedua)
         Merupakan function that oversee risks, yaitu pengawas risiko yang dilaksanakan oleh fungsi -fungsi berikut
         ini:
         a. Fungsi Manajemen Risiko memantau implementasi manajemen risiko Perusahaan (penerapan risiko
              pada 1st Line of Defense), melaporkan risiko-risiko Perusahaan secara keseluruhan, dan
              memfasilitasi (membimbing) RCO dalam menentukan penanganan risiko yang efektif.
         b. Fungsi Compliance, Legal, Fraud, Management Control System / MCS bertanggung jawab untuk
              memonitor isu seperti kesehatan dan keamanan perusahaan, supply chain, environment, dan quality
              monitoring.
         c. Fungsi Controllership (Finance, Planning & Analysis/ FP&A, Accounting, Treasury, Finance)
              memonitor financial risk dan isu financial reporting.

    3.   3rd Line of Defense (Jenjang Pertahanan Ketiga)
         Merupakan function that provide independent assurance, yaitu fungsi pengendalian internal yang
         dilaksanakan oleh fungsi Audit Internal yang bertanggungjawab:
         a. Mengevaluasi dan memastikan keefektifan manajemen risiko dan internal controls Perusahaan
              secara keseluruhan.
         b. Memastikan 1st Line of Defense dan 2nd Line of Defense berhasil mencapai sasaran manajemen
              risiko dan melaksanakan tugasnya dengan efektif.

Di samping itu, Direksi (Board of Director), Dewan Komisaris (Board of Commissioner) dan Dewan Pengawas
Syariah (Sharia Supervisory Board) melakukan pengawasan aktif dan memastikan efektifitas penerapan
manajemen risiko di Perseroan.




                                                       91
Page 114
12. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN
Diagram di bawah ini menunjukkan struktur organisasi Perseroan sampai dengan Prospektus ini diterbitkan:




                                                                                                           92
Page 115
13. SUMBER DAYA MANUSIA

Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan pendayagunaan SDM di dalam organisasi, yang dilakukan
melalui fungsi perencanaan, rekrutmen, seleksi, pengembangan kompetensi, perencanaan dan pengembangan
karier, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, hubungan industrial dan/atau perawatan pekerja. Pada tahun
2024, strategi dan pengelolaan SDM Perseroan diselaraskan dengan kebutuhan bisnis. Selain itu, Perseroan juga
terus melakukan pembenahan sistem dalam bidang penataan organisasi dan jabatan, system imbalan, sistem
penilaian kinerja dan sistem pelatihan dan pengembangan.

Komposisi Jumlah Pegawai

Hingga akhir 2024, total karyawan Perseroan tercatat sebanyak 4.109 karyawan atau menunjukkan penurunan
sebesar 0,2% dari tahun sebelumnya. Berikut perbandingan komposisi karyawan Perseroan dalam kurun 2 (dua)
tahun terakhir:

Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian

 Status Kepegawaian                  2024                                 2023
 Pekerja Tetap                                                   2.942                                2.930
 Pekerja Kontrak                                                 1.167                                1.199
 Jumlah Pegawai                                                  4.109                                4.129

Komposisi Karyawan Tetap Berdasarkan Kelompok Jabatan

 Kelompok Jabatan                    2024                                 2023
 Non-Manajerial (Golongan I – III)                               3.770                                3.774
 Manajerial (Golongan IV – VII)                                    339                                  355
 Jumlah Pegawai                                                  4.109                                4.129

Komposisi Karyawan Tetap Berdasarkan Tingkat Pendidikan

 Tingkat Pendidikan                  2024                                 2023
 SD/SLTP                                                             8                                    8
 SMU                                                               716                                  708
 Diploma (D3)                                                      497                                  522
 Sarjana (S1)                                                    2.860                                2.863
 Pasca Sarjana (S2)                                                 28                                   28
 Jumlah Pegawai                                                  4.109                                4.129

Komposisi Karyawan Tetap Berdasarkan Kelompok Usia

 Kelompok Usia                       2024                                 2023
 18 – 30 tahun                                                   2.119                                2.142
 31 – 40 tahun                                                   1.467                                1.451
 41 – 50 tahun                                                     437                                  435
 >50 tahun                                                          86                                  101
 Jumlah Pegawai                                                  4.109                                4.129

Komposisi Karyawan Tetap Berdasarkan Aktivitas Utama

 Aktivitas Utama                     2024                                 2023
 Pemasaran                                                       1.157                                1.169
 Operasional                                                       440                                  479
 Penagihan                                                       1.446                                1.407
 HR & GA                                                           163                                  172
 Keuangan dan Akuntansi                                            110                                  116
 Manajemen Risiko                                                   25                                   17
 Audit Internal                                                      7                                    4
 Legal                                                              21                                   16
 Teknologi Informasi                                                83                                   80
 Satuan kerja lain                                                 657                                  669
 Jumlah Pegawai                                                  4.109                                4.129




                                                     93
Page 116
Komposisi Karyawan Tetap Berdasarkan Lokasi

 Lokasi                               2024                                 2023
 DKI Jakarta                                                      1.668                                1.598
 Jateng                                                             125                                  330
 Jabar                                                              472                                  396
 Jatim                                                              308                                  447
 Sumatera Selatan                                                   367                                  335
 Sumatera Utara                                                     502                                  419
 Kalimantan                                                         280                                  251
 Sulawesi – Papua                                                   387                                  353
 Jumlah Pegawai                                                   4.109                                4.129

Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan menyatakan:
1. Tidak mempekerjakan tenaga kerja asing.
2. Tidak ada karyawan Perseroan yang memiliki keahlian khusus yang berdampak signifikan bagi operasional
   Perseroan.
3. Tidak terdapat perjanjian yang melibatkan karyawan dan manajemen dalam kepemilikan saham Perseroan
   termasuk perjanjian yang berkaitan dengan program kepemilikan saham Perseroan oleh karyawan atau
   anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris.

Pendidikan dan Pelatihan

SDM Perseroan telah selaras dan mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan, pertumbuhan usaha dan
pengembangan organisasi, Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas karyawan
melalui pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan karyawan yang berkesinambungan.

Selama tahun 2024, Perseroan telah mengikutsertakan 11.709 karyawan dalam program pelatihan dan
pengembangan. Adapun rincian jumlah peserta pelatihan selama 5 (lima) tahun terakhir diuraikan sebagai berikut:

 Tahun                                                     Jumlah Peserta (orang)
 2024                                                      11.709
 2023                                                      9.098
 2022                                                      11.189
 2021                                                      9.854
 2020                                                      5.770

Kesejahteraan Karyawan

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan karyawan, Perseroan telah menyesuaikan gaji karyawan sesuai
dengan Upah Minimum Kota (UMK) pada masing - masing kantor cabang. Selain itu, Perseroan juga menyediakan
berbagai tunjangan, fasilitas dan sarana fisik lainnya, seperti:
1. Tunjangan makan dan transportasi;
2. Fasilitas kesehatan berupa pengobatan dan perawatan rumah sakit bagi karyawan serta anggota keluarga;
3. Program jaminan sosial tenaga kerja (BPJS) bagi seluruh karyawan;
4. Program Jaminan Kesehatan (BPJS) bagi seluruh karyawan;
5. Dana Pensiun;
6. Koperasi Karyawan;
7. Fasilitas perumahan bagi karyawan yang ditempatkan di luar kota asal;
8. Fasilitas kepemilikan kendaraan bermotor;
9. Fasilitas asuransi jiwa;
10. Fasilitas olahraga;
11. Tempat beribadah.

Serikat Karyawan

Karyawan Perseroan memiliki organisasi yang bernama Ikatan Karyawan ACC (IKAR-ACC), yang telah
mendapatkan pengesahan dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, berdasarkan
Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia No.KEP.54/M/ BW/2001 tanggal
19 Februari 2001, di mana berdasarkan surat keputusan tersebut IKAR-ACC telah terdaftar pada Departemen
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pusat dengan No. Pendaftaran 235/IKARACC/DFT/BW/II/2001.

Fungsi IKAR – ACC antara lain:
•  Memberi perlindungan atau pembelaan terhadap hak dan kepentingan anggota;
•  Sebagai forum untuk menampung dan menyalurkan aspirasi anggota secara demokratis;
•  Sebagai forum untuk informasi pengembangan karyawan dan organisasi;




                                                      94
Page 117
•        Menjaga ketertiban Perseroan;
•        Menjalankan kegiatan untuk minat & bakat karyawan seperti olahraga dan seni.

14. PERLINDUNGAN ASURANSI ATAS HARTA KEKAYAAN

Perseroan telah mengasuransikan harta kekayaan milik Perseroan berupa bangunan kantor dan peralatannya
serta uang tunai yang ada pada perseroan dan kendaraa n bermotor yang dimiliki perseroan, baik yang ada
di kantor pusat maupun kantor cabang Perseroan. Adapun masing masing asuransi tersebut dalam tabel adalah
sebagai berikut:


             Dokumen          No/Tanggal                             Obyek                  Total         Periode
    No.                                     Penanggung                                 Pertanggungan
             Asuransi            Polis                           Pertanggungan                            Asuransi
                                                                                            (Rp)
                                                                Bangunan,
               Property
                                                                perlengkapan dan
            Industrial All   012400113050
                                            PT Asuransi         peralatan yang                            01-07-2024
    1.         Risk and      1                                                        62.270.606.000,00
                                            Astra Buana         berada di kantor-                         s/d
             Earthquake        01-07-2022
                                                                kantor dan kelompok                       01-07-2025
              Insurance
                                                                usaha Perseroan

                                                                Kendaraan bermotor
                             042412488713                                                                 01-09-2024
            Motor Vehicle                   PT Asuransi         yang dimiliki
    2.                       06-09-2022                                               901.900.000,00      s/d
             Insurance                      Astra Buana         Perseroan
                                                                                                          01-09-2025

                                                                Penyimpanan uang
            Cash in Safe     072500006582                                                                 31-03-2025
                                            PT Asuransi         pada kantor-kantor    900.000.000,00
    3.       Insurance        30-03-2025                                                                     s/d
                                            Astra Buana.        kelompok usaha
                                                                                                          31-03-2026
                                                                Perseroan
                                                                Pertanggangguang
                                                                uang dalam
               Cash In                                          pengiriman yang
                             072500006583                                                                 31-03-2025
                Transit                     PT Asuransi         terjadi diantara
    4.                        31-03-2025                                                                     s/d
              Insurance                     Astra Buana         kantor kantor         900.000.000,00
                                                                                                          31-03-2026
                                                                kelompok usaha
                                                                Perseroan dan
                                                                pengiriman ke Bank.

Perseroan telah melakukan penutupan asuransi untuk perlindungan bagi seluruh harta kekayaan Perseroan
dengan jumlah yang memadai untuk dapat mengganti harta kekayaan yang diasuransikan dan/atau menutup
seluruh risiko yang dipertanggungkan.

15. PERKARA YANG DIHADAPI PERSEROAN, DEWAN KOMISARIS, DAN DIREKSI

Perseroan

Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, bahwa Perseroan, Anggota Direktur dan Dewan Komisaris Perseroan
tidak terdapat suatu: (a) perkara perdata maupun pidana yang berlangsung di hadapan Pengadilan Negeri,
Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung; (b) perselisiha n yang diselesaikan melalui Badan Arbitrasi Nasional
Indonesia; (c) pengajuan Pailit atau Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang melalui Pengadilan Niaga; (d)
perkara Perselisihan Hubungan Industrial maupun perkara Pemutusan Hubungan Kerja melalui Pengadilan
Hubungan Industrial; (e) sengketa tata usaha negara melalui Pengadilan Tata Usaha Negara; (f) sengketa atau
perkara perpajakan pada Pengadilan Pajak; (g) sengketa di hadapan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen;
dan (h) sengketa persaingan usaha di badan peradilan di Indonesia, yang melibatkan Perseroan maupun anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta lokasi kegiatan usaha Perseroan, baik yang berdampak material
maupun tidak material atas kegiatan usaha Perseroan dan/atau kondisi keuangan Persero an serta rencana
pelaksanaan PUB Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I.

Lebih lanjut, Perseroan, tidak sedang terlibat sengketa atau perselisihan hukum di luar badan peradilan tersebut
di atas, baik secara perdata, pidana, tata usaha negara, kepailitan, arb itrase, persaingan usaha, perpajakan
maupun perburuhan, termasuk somasi dari pihak manapun, baik yang berdampak negatif yang material maupun
tidak berdampak negatif yang material atas kegiatan usaha Perseroan dan/atau kondisi keuangan Perseroan serta
rencana pelaksanaan PUB Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I.




                                                           95
Page 118
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris

Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tidak sedang terlibat
perkara di badan peradilan yaitu: (a) suatu perkara perdata maupun pidana yang berlangsung di hadapan
Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung;(b) perselisihan yang diselesaikan melalui Badan
Arbitrasi Nasional Indonesia; (c) pengajuan Pailit atau Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang mel alui
Pengadilan Niaga; (d) perkara perselisihan Hubungan Industrial maupun perkara Pemutusan Hubungan Kerja
(PHK) melalui Pengadilan Hubungan Industrial; (e) sengketa tata usaha negara melalui Pengadilan Tata Usaha
Negara; (f) sengketa atau perkara perpajakan pada Pengadilan Pajak; (g) sengketa di hadapan Badan
Penyelesaian Sengketa Konsumen; (h) Persaingan Usaha. Lebih lanjut, anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan tidak sedang terlibat sengketa atau perselisihan hukum di luar badan peradilan terse but di atas, baik
secara perdata, pidana, tata usaha negara, kepailitan, arbitrase, persaingan usaha, perpajakan maupun
perburuhan, termasuk somasi dari pihak manapun, yang berdampak negatif yang material atas kegiatan usaha
Perseroan dan/atau kondisi keuangan Perseroan serta rencana pelaksanaan PUB Obligasi Berkelanjutan VII
Tahap I.

16. KETERANGAN          SINGKAT      MENGENAI        PERUSAHAAN          TERASOSIASI        YANG     DIMILIKI
    PERSEROAN

Hingga Prospektus ini diterbitkan Perseroan tidak memiliki Entitas Anak yang dikonsolidasikan den gan Perseroan
atau memiliki kontribusi yang signifikan bagi Perseroan:

   Nama          Tahun                                         Penyertaan         Tahun             Status
                                     Bidang Usaha
 Perusahaan     Pendirian                                      Perseroan       Penyertaan        Operasional
 SBSF           1986         Lembaga Pembiayaan                25%            1997               Beroperasi
 AAF            1991         Lembaga Pembiayaan                25%            2003               Beroperasi
 CSDI           1990         Informasi dan Komunikasi          21,3%          1997               Beroperasi
 PSS            1989         Penjualan mobil bekas             25%            1997               Beroperasi

B. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA

1.   UMUM

Perseroan didirikan pada tahun 1982 dengan nama PT Raharja Sedaya. Kemudian Perseroan mengubah
namanya menjadi PT Astra Sedaya Finance pada tahun 1990. Pada tanggal 26 September 1989, Perseroan
memperoleh ijin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia berda sarkan Surat Keputusan No. 1093/KMK
013/1989.

Kegiatan usaha utama Perseroan adalah investasi, modal kerja, multiguna, sewa operasi, kegiatan pembiayaan
syariah, dan pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. Kegiatan usaha Perseroan
tersebut dimaksudkan untuk menunjang kelompok usaha Astra sebagai produsen dan distributor otomotif
di Indonesia, melalui pemberian fasilitas pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor yang diproduksi dan
dipasarkan oleh Astra. Selain itu, Perseroan juga memberikan fasilitas pembiayaan kepemilikan kendaraan
bermotor yang diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan di luar grup Astra dan untuk kendaraan bermotor bekas
semua merek.

Piutang

Tabel berikut menunjukkan posisi saldo jumlah piutang usaha-bersih pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:

                                                                                       (dalam miliaran Rupiah)
                                                                   31 Desember
            Keterangan
                                                     2024                                 2023
 Jumlah Piutang Usaha-bersih                                      38.311                               37.243
 Pertumbuhan Jumlah Piutang                                       2,87%                                7,19%
 Usaha-bersih

Adapun kontribusi sektor usaha pembiayaan dan sewa pembiayaan terhadap total pendapatan bersih Perseroan
untuk tahun yang bersangkutan dapat dilihat dalam tabel sebagai berikut:
                                                                                 (dalam miliaran Rupiah)
                                                                  31 Desember
            Keterangan
                                                    2024                            2023
 Total Pendapatan Pembiayan dan                                 95,32%                          94,26%
 Sewa Pembiayaan Terhadap total
 pendapatan bersih Perseroan




                                                      96
Page 119
Perseroan mengutamakan kegiatan usahanya pada kegiatan pembiayaan konsumen. Pembiayaan konsumen
yang diberikan adalah dalam bentuk pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor baik kendaraan baru maupun
kendaraan bekas dengan fasilitas pembiayaan yang meliputi jangka waktu 1 (satu) sampai 5 (lima) tahun.
Kendaraan bermotor tersebut berupa sedan, minibus, pick-up, jeep dan truk. Fasilitas pembiayaan konsumen
untuk kepemilikan kendaraan kondisi baru diutamakan untuk ke ndaraan bermotor yang didistribusikan oleh Astra,
antara lain mobil Toyota, Daihatsu, Isuzu, BMW, Peugeot dan UD Trucks. Berikut adalah perkembangan saldo
Piutang Pembiayaan dan Sewa Pembiayaan Kotor yang dibiayai pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:

                                                                                      (dalam miliaran Rupiah)
                                                                  31 Desember
             Keterangan
                                                    2024                                 2023
 Piutang Pembiayaan dan Sewa                                     48.904                              48.576
 Pembiayaan – Kotor
 Pertumbuhan                                                     0,86%                                4,96%

Piutang pembiayaan konsumen tersebut tidak termasuk tagihan dari program joint financing (pembiayaan
bersama) without recourse yang dijalankan dengan beberapa lembaga perbankan dan lembaga non perbankan
yang dikelola oleh Perseroan sebelum dikurangi dengan penyisihan piutang ragu -ragu.

Sedangkan nilai pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan yang disalurkan berdasarkan jenis kendaraan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut:

                                                              (dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                 31 Desember
             Keterangan
                                                    2024                                2023
 Sedan                                                             501                                  595
 Minibus                                                        21.784                               20.485
 Jeep                                                            2.540                                3.016
 Pickup                                                          2.408                                2.238
 Truk                                                            2.274                                2.189
 Lain-lain                                                       7.178                                5.693
 Jumlah                                                         36.685                               34.215

Nilai pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan yang disalurkan menurut daerah pemasaran untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                      (dalam miliaran Rupiah)
                                                                  31 Desember
             Keterangan
                                                    2024                                 2023
 DKI Jakarta                                                      9.284                               8.592
 Jawa Barat                                                       3.822                               3.384
 Jawa Timur                                                       2.648                               3.572
 Jawa Tengah                                                        415                               1.447
 Kalimantan & Sulawesi                                            5.249                               4.227
 Sumatera                                                         7.097                               6.365
 Fleet                                                            8.169                               6.628
 Jumlah                                                          36.685                              34.215

Segmen usaha Perseroan terdiri dari 4 (empat) segmen yaitu Pembiayaan Konsumen, Unit Usaha Syariah, Sewa
Pembiayaan serta Pembiayaan Anjak Piutang. Pada tahun 2024, dari ke-4 segmen usaha tersebut kegiatan
Pembiayaan Konsumen menjadi kontibutor utama atas keseluruhan total pendapatan Perseroan mencapai
82,72%. Sementara itu, pendapatan yang berasal dari kegiatan sewa pembiayaan memberikan porsi pend apatan
bagi Perseroan sebesar 8,32%. Lalu, pendapatan Perseroan yang berasal dari kegiatan unit usaha syariah
mengontribusi sebesar 4,22% di akhir tahun 2024. Sedangkan, Pembiayaan Anjak Piutang masih menjadi
kontributor terkecil yaitu sebesar 0,07% terhadap total pendapatan Perseroan di sepanjang 2024. Secara rinci,
tinjauan operasional untuk masing-masing segmen di bawah ini adalah sebagai berikut:

                                                                                      (dalam miliaran Rupiah)
                                                                    31 Desember
              Keterangan
                                                       2024                              2023
 Pembiayaan konsumen                                                5.590                             5.487
 Marjin Murabahah dan bagi hasil                                      285                               258
 Musyarakah
 Sewa pembiayaan                                                      562                               508
 Pembiayaan anjak piutang                                               5                                 2
 Bunga Bank                                                            15                                17



                                                     97
Page 120
                                                                      31 Desember
              Keterangan
                                                       2024                               2023
 Lain-lain – Bersih                                                     301                               364
 Jumlah Pendapatan - Bersih                                           6.758                             6.636

2.   FASILITAS PEMBIAYAAN DAN KOLEKTABILITAS PIUTANG

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memberikan fasilitas pembiayaan baik kepada nasabah ritel
(perorangan) maupun korporasi, dimana fasilitas pembiayaan yang diberikan dapat diklasifikasikan dengan
memperhatikan harga kendaraan bermotor, lamanya jangka waktu pembiayaan, uang muka yang diberikan serta
tingkat bunga yang dikenakan kepada calon nasabah.

Harga kendaraan bermotor sangat bervariasi tergantung dari jenis kendaraan yang akan dibiayai. Secara rata-rata
nilai pemberian pembiayaan per kendaraan adalah Rp192 juta selama tahun 2024 dan Rp176 juta selama tahun
2023.

Sedangkan rata-rata jangka waktu fasilitas pembiayaan yang diberikan adalah 41 bulan selama tahun 2024 dan
40 bulan selama tahun 2023.

Uang muka yang diberikan juga bervariasi tergantung apakah kendaraan tersebut adalah kendaraan baru atau
kendaraan bekas. Rata-rata uang muka yang diberikan adalah sebesar 26,72% dan 28,19% untuk tahun 2024 dan
2023.

Tingkat bunga yang diberikan kepada konsumen adalah dengan memperhatikan keadaan kondis i wilayah dimana
nasabah bertempat tinggal, kondisi kendaraan tersebut apakah kendaraan baru atau kendaraan bekas serta
kondisi para pesaing sesama perusahaan pembiayaan. Tabel berikut merupakan rata-rata ikhtisar hal tersebut dan
posisi total piutang pembiayaan konsumen:

                                                                    31 Desember
            Keterangan
                                                     2024                                 2023
 Piutang Pembiayaan Konsumen-                                       48.904                             48.576
 Kotor (Rp miliar)
 Rata-rata Pembiayaan Per Unit (Rp                                    192                                 176
 juta)
 Jangka Waktu Pembiayaan (bulan)                                        41                                 40
 Uang Muka (% dari Total                                             26,72                              28,19
 Pembiayaan)
 Tingkat Bunga Pembiayaan (%)                                        13,91                              13,66

Berikut adalah tabel tingkat kolektibilitas yang mencerminkan kualitas piutang pembiayaan yang dikelola oleh
Perseroan:

                                                            31 Desember
       Piutang
                                          2024                                        2023
     Pembiayaan
                            (Rp miliar)               %                  (Rp miliar)               %
 0 – 30 hari                        48.834                 99,86%                48.515                98,83%
 31 – 60 hari                           36                  0,07%                    42                 0,09%
 61 – 150 hari                          34                  0,07%                    39                 0,08%

Nilai tagihan piutang pembiayaan konsumen tersebut tidak termasuk tagihan dari program pembiayaan bersama
(joint financing) without recourse yang dijalankan Perseroan dengan beberapa lembaga perbankan dan lembaga
non-perbankan yang dikelola oleh Perseroan.




                                                      98
Page 121
3.   PROSES PEMBIAYAAN DAN SEWA PEMBIAYAAN

Di bawah ini merupakan alur kegiatan usaha Perseroan yang telah mencakup keseluruhan segmen usaha yang
dilakukan Perseroan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan:




Uraian Proses Pembiayaan dan Sewa Pembiayaan:

1. Pemilihan Produk PembiayaanTahap awal proses pembiayaan dimulai dari konsumen memilih dan
   mengajukan pembiayaan produk yang tersedia di channel pemasaran yang tersedia dalam website (online),
   referral dealer, dan referral individu.

2. Proses Pengajuan Pembiayaan Pengajuan aplikasi dilanjutkan oleh Sales Officer yang menerima data
   pengajuan kredit konsumen dan menginput pengajuan pada sistem internal yang tersedia sesuai dengan
   produk pembiayaan yang diajukan.

3. Verifikasi (Survei) KonsumenPetugas surveyor Perseroan akan melakukan survei langsung ke konsumen
   untuk memastikan data pada sistem telah sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pada proses survei, verifikasi
   dilakukan ke tempat tinggal/ tempat bekerja/ tempat usaha konsumen. Apabila konsu men memiliki penjamin,
   maka survei juga dilakukan ke rumah tinggal/ tempat bekerja/ tempat usaha penjamin. Metode survei dapat
   dilakukan baik secara kunjungan langsung, melalui telepon atau melalui video tergantung kondisi dan
   keterbatasan yang ada.

4. Pelaporan Hasil Survei
   Petugas surveyor akan menginput hasil survei dan penilaian terhadap hasil verifikasi data dan hasil survei
   lapangan yang ada. Penginputan hasil survei dilakukan pada aplikasi internal yang telah dikembangkan oleh
   Perseroan yang dapat secara otomatis mendeteksi lokasi tempat survei dan dapat mengunggah penilaian atau
   rekomendasi awal surveyor terhadap pengajuan pembiayaan.

5. Analisa & Persetujuan Kredit
   Berdasarkan data hasil survei yang didapatkan selanjutnya akan dilakukan analisa kredi t oleh Operation
   Center. Operation Center berperan sebagai Credit Analyst yang tersentralisasi dengan tujuan untuk
   memastikan pemohon pinjaman memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban selama masa pembiayaan
   berlangsung. Kemudian komite kredit akan memberikan keputusan pengajuan pembiayaan berdasarkan hasil
   analisa kredit yang telah diperoleh.

6. Cetak Kontrak dan Serah Terima Unit
   Apabila keputusan pengajuan pembiayaan telah disetujui oleh komite kredit maka selanjutnya dilakukan
   penandatanganan kontrak oleh konsumen bersama dengan Sales Officer yang bertugas dan dilakukan serah
   terima unit kendaraan apabila konsumen memiliki kontrak pembiayaan mobil.

7. Pembayaran Tagihan dan Verifikasi Data
   Dealer akan memberikan tagihan kepada Perseroan untuk selanjutnya d ilakukan pembayaran kepada dealer
   setelah dilakukan pemeriksaan kesesuaian atas kontrak dan unit yang dibiayai.




                                                     99
Page 122
4.    HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)

Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, yakni sebagai berikut:

                                          Tanggal                                Kelas
                                                                Etiket                      Jangka Waktu
     No      Nomor Pendaftaran          Permohonan/                             Barang/
                                                             Cipta/Merek                     Berlakunya
                                        Penerimaan                               Jasa
                                                                                          50 (lima puluh)
                                                                                          tahun         sejak
          018525                                           Ciptaan                        pertama         kali
 1.                                     30-05-1996
                                                           Seni Lukis ACC                 diumumkan
                                                                                -         pada tanggal 22-
                                                                                          11-1989
                                                                                          50 (lima puluh)
                                                           Ciptaan                        tahun         sejak
          081500                                           Seni Logo ACC                  pertama         kali
 2.                                     27-06-2014                              -
                                                           Memberi                        diumumkan
                                                           Kemudahan                      pada tanggal 01-04-
                                                                                          2014
                                                           Merek                          Sudah diperpanjang
                                                           ACC      Memberi               10 (sepuluh) tahun,
 3.       J002014028052                 19-06-2014                              35
                                                           Kemudahan                      sampai dengan
                                                           (Lama)                         19-06-2034
                                                           Merek                          Sudah diperpanjang
                                                           ACC      Memberi               10 (sepuluh) tahun,
 4.       J002014028053                 19-06-2014                              36
                                                           Kemudahan                      sampai dengan
                                                           (Lama)                         19-06-2034
                                                           Merek                          Sudah perpanjang,
                                                           ACC      Memberi               10 (sepuluh) tahun,
 5.       J002014029420                 26-06-2014                              35
                                                           Kemudahan                      sampai dengan
                                                           (New/Horison)                  26-06-2034
                                                           Merek                          Sudah perpanjang,
 6.       J002014029417                 26-06-2014         ACC      Memberi     36        10 (sepuluh) tahun,
                                                           Kemudahan                      sampai dengan
                                                           (New/Horison)                  26-06-2034
                                                           Merek                          Sudah perpanjang,
                                                           ACC      Memberi               10 (sepuluh) tahun,
 7.       J002014029421                 26-06-2014                              35
                                                           Kemudahan                      sampai dengan
                                                           (New/Vertical)                 26-06-2034
                                                           Merek                          Sudah perpanjang,
                                                           ACC      Memberi               10 (sepuluh) tahun,
 8.       J002014029419                 26-06-2014                              36
                                                           Kemudahan                      sampai dengan
                                                           (New/Vertical)                 26-06-2034
                                                                                          Sudah perpanjang,
                                                           Merek                          10 (sepuluh) tahun,
 9.       J002014017758                 21-04-2014                              35
                                                           “Sentra Mobil”                 sampai dengan
                                                                                          21-04-2034
                                                                                          Sudah perpanjang,
                                                           Merek                          10 (sepuluh) tahun,
 10.      J002014017754                 21-04-2014                              36
                                                           “Sentra Mobil”                 sampai dengan
                                                                                          21-04-2034
                                                                                          Sudah perpanjang,
                                                           Merek
                                                                                          10 (sepuluh) tahun,
 11.      J002014017765                 21-04-2014         “Sentra     Mobil    35
                                                                                          sampai dengan
                                                           Bekas”                         21-04-2034
                                                                                          Sudah perpanjang,
                                                           Merek
                                                                                          10 (sepuluh) tahun,
 12.      J002014017768                 21-04-2014         “Sentra     Mobil    36
                                                           Bekas”                         sampai dengan
                                                                                          21-04-2034
                                                           Merek                          Sudah perpanjang,
                                                           “Sentra     Mobil              10 (sepuluh) tahun,
 13.      J002014017763                 21-04-2014                              35
                                                           Bekas ACC dan                  sampai dengan
                                                           Logo (Horisontal)”             21-04-2034
                                                                                          Sudah perpanjang,
 14.      J002014017761                 21-04-2014         Merek                36        10 (sepuluh) tahun,
                                                                                          sampai dengan



                                                     100
Page 123
                               Tanggal                                Kelas
                                                     Etiket                      Jangka Waktu
 No      Nomor Pendaftaran   Permohonan/                             Barang/
                                                  Cipta/Merek                     Berlakunya
                             Penerimaan                               Jasa
                                                “Sentra      Mobil             21-04-2034
                                                Bekas ACC dan
                                                Logo (Horisontal)”
                                                Merek                          Sudah perpanjang,
                                                “Sentra      Mobil             10 (sepuluh) tahun,
15.   J002014017760          21-04-2014                              35
                                                Bekas ACC dan                  sampai dengan
                                                Logo (Vertical)”               21-04-2034
                                                Merek                          Sudah perpanjang,
                                                “Sentra      Mobil             10 (sepuluh) tahun,
16.   J002014017769          21-04-2014                              36
                                                Bekas ACC dan                  sampai dengan
                                                Logo (Vertical)”               21-04-2034
                                                Merek                          Sudah perpanjang,
                                                “Baiknya di ACC                10 (sepuluh) tahun,
17.   J002014033667          17-07-2014                              35
                                                Memberi                        sampai dengan
                                                Kemudahan!”                    17-07-2034
                                                Merek                          Sudah perpanjang,
                                                “Baiknya di ACC                10 (sepuluh) tahun,
18.   J002014033666          17-07-2014                              36
                                                Memberi                        sampai dengan
                                                Kemudahan!”                    17-07-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek “ACC
19.   DID2024001921          09-01-2024                              9         sampai dengan
                                                DANAKU”
                                                                               09-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek “ACC
20.   DID2024002127          09-01-2024                              18        sampai dengan
                                                DANAKU”
                                                                               09-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek “ACC
21.   DID2024002289          10-01-2024                              25        sampai dengan
                                                DANAKU”
                                                                               10-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek “ACC
22.   JID2024002366          10-01-2024                              35        sampai dengan
                                                DANAKU”
                                                                               10-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek “ACC
23.   JID2024002592          10-01-2024                              36        sampai dengan
                                                DANAKU”
                                                                               10-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek
24.   DID2024000823          05-01-24                                9         sampai dengan
                                                “ACC&AKU”
                                                                               05-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek
25.   DID2024000840          11-01-24                                16        sampai dengan
                                                “ACC&AKU”
                                                                               11-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek
26.   DID2024001029          12-01-24                                18        sampai dengan
                                                “ACC&AKU”
                                                                               12-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek
27.   DID2024001082          05-01-24                                25        sampai dengan
                                                “ACC&AKU”
                                                                               05-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek
28.   JID2024001499          08-01-24                                35        sampai dengan
                                                “ACC&AKU”
                                                                               08-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
29.   JID2024001640          08-01-24           Merek                36        sampai dengan
                                                “ACC&AKU”
                                                                               08-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek “ACC dan
30.   DID2024000823          05-01-24           AKU”                 9         sampai dengan
                                                                               05-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek “ACC dan
31.   DID2024002817          05-01-24           AKU”                 16        sampai dengan
                                                                               05-01-2034
                                                                               10 (sepuluh) tahun,
                                                Merek “ACC dan
32.   DID2024002966          05-01-24                                18        sampai dengan
                                                AKU”                           05-01-2034
                                                Merek “ACC dan                 10 (sepuluh) tahun,
33.   DID2024003058          05-01-24                                25
                                                AKU”                           sampai dengan



                                          101
Page 124
                                           Tanggal                              Kelas
                                                                 Etiket                      Jangka Waktu
     No      Nomor Pendaftaran           Permohonan/                           Barang/
                                                              Cipta/Merek                     Berlakunya
                                         Penerimaan                             Jasa
                                                                                          05-01-2034
                                                                                          10 (sepuluh) tahun,
                                                            Merek “ACC dan
 34.      JID2024001499                  08-01-24                              35         sampai dengan
                                                            AKU”
                                                                                          08-01-2034
                                                                                          10 (sepuluh) tahun,
                                                            Merek “ACC dan
 35.      JID2024003525                  08-01-24                              36         sampai dengan
                                                            AKU”
                                                                                          08-01-2034

5.    PEMASARAN

Perseroan memiliki strategi pengembangan bisnis/pemasaran melalui:
1. Pengembangan program -program Customer Relationship Management untuk meningkatkan loyalitas
   pelanggan.
2. Pengembangan strategi untuk meningkatkan penetrasi pasar pada industri pembiayaan mobil baru dan mobil
   bekas.
3. Pengembangan produk dan bisnis baru melalui offline dan digital channel.
4. Kolaborasi dengan Grup Astra untuk memberikan produk dan pelayanan lengkap bagi pelanggan, termasuk
   dalam kolaborasi ini adalah pengembangan produk berbasis fee melalui pemasaran produk jasa keuangan
   yang lebih luas.

Selain itu, strategi yang digunakan Perusahaan juga diantaranya dengan mengupayakan strategi pemasaran yang
bersifat responsif terhadap sejumlah tantangan serta peluang yang tersedia, di samping secara optimal
melaksanakan pengembangan pemanfaatan teknologi berbasis digital dan perangkat pintar, Perusahaan juga
mendukung program pemerintah yaitu penyaluran pembiayaan terhadap kendaraan Electric Vehicle.

6.    JARINGAN KERJA

Sebagai perusahaan pembiayaan yang terutama membidik segmen retail atau perorangan sebagai target usaha,
Perseroan berupaya untuk terus mengembangkan jaringan usaha dan meningkatkan kualitas layanan. Sampai
dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perseroan telah memiliki 76 kantor cabang yang tersebar di seluruh
wilayah Indonesia.

Adapun perkembangan jaringan usaha Perseroan dari 31 Desember 2024 sampai dengan 2023 dalam tabel
sebagai berikut:

                                                                          31 Desember
                    Uraian
                                                            2024                         2023
 Kantor Cabang                                                       76                                     76
 Jumlah Jaringan Usaha                                               76                                     76

7.    PROSPEK USAHA

Selama empat tahun terakhir, industri kendaraan bermotor di Indonesia berkembang sangat pesat yang
disebabkan oleh faktor-faktor antara lain:
•   Kondisi politik yang kondusif
•   Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sangat baik
•   Munculnya kelas menengah dengan jumlah yang massif
•   Banyaknya produk-produk baru dengan harga relatif terjangkau
•   Kondisi transportasi publik di Indonesia yang masih belum memadai
•   Dukungan regulator untuk menunjang perkembangan sektor multifinance

Pertumbuhan produksi mobil nasional untuk tahun 2023 sampai 2024 dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

 Produksi Mobil Nasional                                              2024                              2023
 Unit                                                              865.723                          1.005.802
 Pertumbuhan (%)                                                     (13,9)                              (4,0)
Sumber: Gaikindo (2024)




                                                      102
Page 125
Berikut tabel produksi mobil domestik di Indonesia untuk tahun 2023 hingga 2024:
                                                                                                        (dalam unit)
 Merk Mobil                                                              2024                                2023
 BMW                                                                     4.674                               4.362
 Daihatsu                                                              163.032                             188.000
 Honda                                                                  94.742                             138.967
 Hyundai                                                                22.361                              35.500
 Isuzu                                                                  26.379                              31.427
 Mitsubishi                                                             99.398                             108.969
 Nissan Diesel                                                           1.377                               1.639
 Peugeot                                                                    27                                 199
 Suzuki                                                                 66.809                              81.057
 Toyota                                                                288.982                             336.777
 Lain-lain                                                              97.402                              78.905
 Jumlah                                                                865.723                           1.005.802
Sumber : Gaikindo (2024)

Penjualan mobil yang dibiayai oleh bank/lembaga pembiayaan diperkirakan sekitar 63,8% dari seluruh penjualan
mobil di Indonesia. Tingkat suku bunga yang rendah akan menjadi salah satu faktor pendukung dalam
meningkatnya pembiayaan kendaraan bermotor. Hal tersebut memungkinkan juga bagi Perseroan untuk
mendapatkan fasilitas pinjaman dengan biaya yang kompetitif sehingga akan mendukung kegiatan operasional
perusahaan pembiayaan.
*) sumber : Gaikindo (Desember 2024) dan diolah oleh Perseroan (31 Desember 2024)

8.    PANGSA PASAR DAN PERSAINGAN USAHA

Perseroan memiliki keunggulan dalam persaingan dengan kompetitor lainnya dalam hal pelayanan konsumen
yang menyeluruh, proses persetujuan pengajuan kredit yang sangat cepat, struktur pembiayaan yang fleksibel,
serta jaringan dealer yang kuat. Hal tersebut bertolak belakang dengan cara-cara berkompetisi konvensional yang
hanya mengandalkan perang bunga seperti pada perusahaan-perusahaan pembiayaan lainnya.

Selain itu, Perseroan juga memiliki kemampuan untuk mengadaptasi beragam skema pendanaan untuk latar
belakang nasabah yang berbeda juga menempatkan Perseroan di posisi yang lebih unggul, dimana pada akhirnya
akan memberikan keyakinan dan kenyamanan bagi nasabah Perseroan dalam mempercayakan pembiayaanya
dengan Perseroan.

Hal-hal tersebut telah mendukung Perseroan untuk dipilih oleh para nasabahnya dalam memberikan pembiayaan
bagi mereka. Tercatat berdasarkan data Gaikindo, produksi mobil baru nasional selama tahun 2024 adalah
sebanyak 865.723 unit (sumber: Gaikindo (Desember 2024)). Astra sendiri menjual 485.054 unit mobil baru atau
56% dari pasar mobil nasional. Porsi kredit nasional atas penjualan mobil baru tersebut menurut perkiraan
Perseroan adalah sebesar 63,3% atau 548.000 unit (terhadap pasar mobil nasional) dan 314.000 unit (terhadap
pasar mobil baru Astra) (sumber: sumber : Gaikindo (Desember 2024) dan diolah oleh Perseroan)). Hal ini
menjadikan Perseroan berperan sangat penting dalam value chain otomotif Tanah Air.

Selain itu, integrasi Perseroan dengan ekosistem jasa keuangan di grup Astra Internation al memberikan
keunggulan kompetitif dalam hal peluang pendanaan bagi merk kendaraan Astra yang ditujukan kepada pelanggan
setianya. Kemampuan untuk mengadaptasi beragam skema pendanaan untuk latar belakang nasabah yang
berbeda juga menempatkan Perseroan di posisi yang lebih unggul, dimana pada akhirnya akan memberikan
keyakinan dan kenyamanan bagi nasabah Perseroan dalam mempercayakan pembiayaannya dengan Perseroan.

9.    TINGKAT KESEHATAN PERSEROAN

Berdasarkan peraturan Peraturan OJK Nomor 28/POJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga
Jasa Keuangan Nonbank serta Surat Edaran OJK Nomor 11/SEOJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan
Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah, diatur beberapa kriteria menyangku t tingkat
kesehatan perusahaan pembiayaan yang pada dasarnya mengatur mengenai penilaian atas i) tata kelola
perusahaan yang baik, ii) profil risiko, iii) rentabilitas, dan iv) permodalan. Berikut ini merupakan hasil penilaian
sendiri Tingkat Kesehatan Perseroan untuk tahun 2024:

                                                                                        Peringkat
 No       Faktor Penilaian
                                                                                        Individual
 1       Tata kelola Perusahaan yang baik                                                   1
 2       Profil risiko                                                                      1
 3       Rentabilitas                                                                       1
 4       Permodalan                                                                         1
 Peringkat Tingkat Kesehatan                                                                1




                                                        103
Page 126
Berdasarkan hasil penilaian sendiri tingkat kesehatan yang dinilai dari indikator: tata kelola perusahaan, profil
risiko, rentabilitas dan permodalan, Perseroan menilai bahwa secara umum kondisi kesehatan perusahaan berada
di peringkat 1 (kategori “rendah”). Hal ini mengindikasikan bahwa Perseroan dinilai ma mpu menghadapi pengaruh
negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.

10. STRATEGI USAHA

Penjualan otomotif Indonesia tahun 2024 mengalami penurunan, disebabkan oleh daya beli masyarakat yang
masih rendah akibat pemulihan ekonomi yang belum merata. Hal ini menyebabkan stagnasi pertumbuhan industri
otomotif dan persaingan yang semakin ketat. Faktor-faktor seperti kenaikan suku bunga, inflasi tinggi, dan
ketidakpastian ekonomi global turut menekan daya beli masyarakat. Kon disi ini secara langsung berdampak pada
sektor pembiayaan, di mana Perseroan menghadapi tantangan eksternal yang signifikan. Di tengah era digital
yang menjanjikan peluang besar, persaingan semakin ketat akibat kehadiran berbagai perusahaan multifinance
berbasis bank yang gencar melakukan inovasi digital. Namun, dengan semakin terbiasanya masyarakat terhadap
transaksi keuangan digital, Perseroan memiliki potensi besar untuk mengembangkan layanan pembiayaan
berbasis digital dan memperluas pangsa pasar.

Dari sisi internal, rencana memperluas jaringan serta memaksimalkan kinerja aplikasi digital mobile yang didukung
dengan teknologi informasi & manajemen risiko yang baik merupakan kekuatan Perseroan yang dapat digunakan
untuk menghadapi persaingan usaha. Perseroan telah melakukan beberapa inisiatif bisnis digital seperti
pengembangan berkelanjutan atas website eksternal untuk pelanggan, yakni ACC ONE, serta aplikasi internal
Perseroan yaitu ACC ME untuk meningkatkan kinerja operasional melalui percepatan analis a kredit dan pemberian
keputusan kredit. Selain itu, potensi database pelanggan yang besar dapat dijadikan modal untuk program loyalitas
dan retensi pelanggan dengan peluang pengembangan CRM (Customer Relationship Management). Di tahun
2025 Perseroan juga akan melakukan berbagai inisiatif dalam rangka meningkatkan kompeten si dan kinerja
Sumber Daya Manusia melalui program -program pelatihan, pendidikan, dan pengembangan menyesuaikan
dengan kebutuhan di era digital.

Kebijakan Manajemen

Dalam merumuskan kebijakan manajemen, Perseroan menggunakan pendekatan tiga pilar 3 P yaitu Product
Excellence, People Excellence dan Process & Facility Excellence dengan tetap berpedoman pada filosofi
Perseroan yaitu misi, visi dan nilai-nilai Perseroan. Kebijakan manajemen yang disusun ini sesuai dengan arah
kebijakan Strenghtening collaboration for sustainable growth serta untuk mencapai tujuan Perseroan.



                                                 Goal 2025
                                             NPAT IDR 2,2 Tn
                                          dfsasadsadsadfdfsfsdsdsdB
                                          iobioBio




                                      Gambar 1. ASF Strategy Building Blocks

1. Product Excellence
   1. Meningkatkan pemanfaatan database pelanggan secara optimal. Perseroan fokus untuk meningkatkan
      pemanfaatan database pelanggan secara optimal sehingga diharapkan memberikan kontribusi
      pertumbuhan bisnis Perseroan terutama untuk Pembiayaan Multiguna.
   2. Mengelola portofolio pembiayaan mobil baru dan mobil bekas dengan mempertahankan pertumbuhan dan
      pangsa pasar pembiayaan mobil baru melalui paket pembiayaan yang menarik, proses yang cepat dan



                                                      104
Page 127
       berbagai program kerjasama dengan dealer rekanan. Perseroan juga akan meningkatkan portofolio
       pembiayaan mobil bekas dengan tetap mengedepankan prinsip kehati -hatian dan pelayanan terbaik bagi
       dealer dan pelanggan.

b. People Excellence
   1. Melakukan penguatan budaya perusahaan dan memastikan kesiapan Sumber Daya Manusia. Program
      values rejuvenation Perseroan yang sudah dimulai sejak tahun 2013 akan terus dilanjutkan. Di tahun 2016
      telah diluncurkan “ACC Way”, budaya kerja dalam menyelesaikan permasalahan secara tuntas dengan
      fokus pada communication dan problem solving. Di tahun 2019 Perseroa n akan tetap melanjutkan
      internalisasi “ACC Way” kepada seluruh karyawan sebagai alat kerja yang diturunkan dari 12 perilaku kunci
      budaya perusahaan.

c. Process & Facility Excellence
   1. Mengembangkan inisiatif baru pada pembiayaan yang berbasis digital dalam ha l akuisisi dan retensi bisnis
      perseroan. Perseroan akan terus mengembangkan inisiatif baru di bidang digital, salah satunya adalah
      mengembangkan aplikasi mobile bagi karyawan & customer untuk memudahkan proses pembiayaan.
   2. Melakukan perbaikan proses Operasional, Risk Management dan pengelolaan piutang. Perbaikan kualitas
      piutang dilakukan dengan penguatan fungsi pengelolaan piutang serta pemanfaatan teknologi informasi
      seperti Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) untuk memperkuat analisa calon debitur. Selain itu
      dilakukan penerapan manajemen risiko yang baik dengan fokus portfolio management booking.

11. INFORMASI TRANSAKSI DENGAN PIHAK TERAFILIASI

Dalam menjalankan kegiatan normal, Perseroan melakukan transaksi dengan pihak-pihak terafiliasi. Pihak-pihak
berelasi dan sifat hubungan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

•   PT Astra International Tbk. (AI)
    Perseroan dikendalikan oleh AI, induk perusahaan yang berdomisili di Indonesia. Pemegang saham terbesar
    AI adalah Jardine Cycle & Carriage, perusahaan yang berdomisili di Singapura. Jardine Cycle and Carriage
    adalah anak perusahaan dari Jardine Matheson Holdings Limited, perusahaan yang berdomisili di Bermuda.
    AI merupakan pemegang saham dari Perseroan, kepemilikan AI di Perseroan sebesar 46,875%. AI juga
    merupakan salah satu penyalur kendaraan dalam pembiayaan konsumen yang dibiayai Perseroan.

•   PT Sedaya Multi Investama (SMI)
    SMI, anak perusahaan AI, merupakan pemegang saham Perseroan. SMI merupakan Perseroan holding dari
    PT Asuransi Astra Buana yang merupakan anak perusahaan AI. Kepemilikan SMI di Perseroan adalah sebesar
    25%. SMI menyediakan jasa manajemen kepada Perseroan.

•   PT Garda Era Sedaya (GES)
    GES, anak perusahaan AI, merupakan pemegang saham Perseroan. Kepemilikan GES di Perseroan sebesar
    28,125%.

•   PT Asuransi Astra Buana (AAB)
    SMI merupakan pemegang saham pengendali dari AAB, entitas anak dari AI. Sesuai dengan perjanjian
    kerjasama Perseroan dengan AAB, Perseroan melakukan penutupan asuransi melalui AAB atas kendaraan
    bermotor yang dibiayai. Perseroan juga mengasuransikan aset tetapnya melalui AAB.

•   PT Sedaya Pratama (SP)
    AI merupakan pemegang saham pengendali SP. Perseroan mengadakan perjanjian sewa menyewa untuk
    gedung kantor pusat dan cabang-cabang dengan SP. Perseroan juga menyewa perangkat lunak dan keras
    komputer untuk pemrosesan data keuangan. Penentuan harga sewa gedung dilakukan dengan survei harga
    sewa pasar Gedung sejenis pada lokasi yang dekat dengan gedung SP dan sesuai dengan kesepakatan antara
    Kedua belah pihak. Perseroan juga mengadakan perjanjian sewa pembiayaan untuk pembelian aset properti.

•   PT Stacomitra Graha (SG)
    SG dikendalikan oleh SP. Perseroan mengadakan perjanjian pembiayaan sewa menyewa dan jasa manajemen
    dengan SG. Penentuan harga dan tarif sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak.

•   Dana Pensiun Astra (DPA)
    DPA didirikan oleh AI untuk menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti (DPA 1) dan iuran pasti (DPA
    2).

•   PT Astra Auto Finance (AAF)
    AAF merupakan entitas asosiasi Perseroan. Perseroan memiliki 25% saham di AAF. Perseroan memiliki
    perjanjian sewa guna usaha untuk kendaraan dengan AAF.




                                                     105
Page 128
•     PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life)
      AI merupakan pemegang saham pengendali terhadap Astra Life. Perseroan melakukan perjanji an dengan
      Astra Life untuk asuransi perlindungan kredit atas piutang pembiayaan.

•     PT United Tractors. Tbk. (UT)
      AI merupakan pemegang saham utama UT. Perseroan mempunyai pinjaman dari UT.

•     PT Pratama Sadya Sadana (PSS)
      PSS dikendalikan oleh SP. PSS merupakan salah satu penyalur kendaraan dalam pembiayaan konsumen
      yang dibiayai oleh Perseroan.

•     PT Bank Jasa Jakarta (BJJ)
      BJJ dikendalikan oleh SMI. Perseroan memiliki rekening bank di BJJ dan perjanjian pembiayaan bersama
      dengan BJJ.

•     PT Serasi Autoraya
      AI merupakan pemegang saham utama PT Serasi Autoraya. Perseroan mempunyai transaksi sewa dengan
      PT Serasi Autoraya.

•     PT Astra Mitra Ventura (AMV)
      AI merupakan pemegang saham AMV. Perseroan melakukan perjanjian dengan AMV untuk pembiayaan modal
      kerja usaha produktif.

•     Personil manajemen kunci
      Personil manajemen kunci adalah orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
      merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Perseroan, secara langsung atau tidak langsung.
      Personil manajemen kunci Perseroan adalah Direksi dan Komisaris Perseroan

•     Lain-lain
      Dalam menjalankan usahanya, Perseroan melakukan transaksi normal dalam usaha seharihari dengan entitas
      asosiasi seperti PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance, PT Cipta Sedaya Digital Indonesia, PT Astra Auto
      Finance, dan PT Pratama Sadya Sadana. Entitas - entitas di atas mempunyai sebagian anggota manajemen
      kunci atau pemegang saham utama yang sama dengan Perseroan.

Transaksi dengan pihak-pihak terafiliasi pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

A. Aset

                                                                (dalam miliaran Rupiah, atau dinyatakan lain)
                                                                            31 Desember
                        Keterangan
                                                                    2024                       2023
    Kas dan setara kas
        -  PT Bank Jasa Jakarta                                                 47                        25

    Piutang pembiayaan konsumen – bersih
        -   Personil manajemen kunci                                             2                         2

    Investasi bersih dalam sewa pembiayaan – bersih
        -   PT Stacomitra Graha                                                  4                         7

    Tagihan pembiayaan anjak piutang – bersih
        -   PT Astra Mitra Ventura                                              72                        37

    Beban dibayar dimuka – bersih
       -   PT Sedaya Pratama                                                     8                         6

    Piutang lain-lain
        -   PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance                                  35                         -
        -   PT Astra Auto Finance                                               11                         -
        -   Piutang dari karyawan                                                1                         2
                                                                                47                         2
                          Investasi pada entitas asosiasi                      378                       367
    Jumlah aset dengan pihak berelasi                                          558                       409
    Persentase terhadap jumlah aset                                         1,36%                     1,03%




                                                     106
Page 129
B. Liabilitas

                                                     (dalam miliaran Rupiah, atau dinyatakan lain)
                                                                 31 Desember
                      Keterangan
                                                         2024                      2023
 Pinjaman
     -  PT United Tractors Tbk                                      221                       296

 Utang penyalur kendaraan
     -   PT United Tractors Tbk                                      16                          -
     -   PT Astra International Tbk                                  52                          -
                                                                     68                          -
 Utang lain-lain
   Utang premi asuransi
     -   PT Asuransi Astra Buana                                     53                        67
     -   PT Asuransi Jiwa Astra                                       7                         5
                                                                     60                        72
   Pembiayaan bersama without recourse
     -  PT Bank Jasa Jakarta                                         10                         3

   Lain – lain
     -    PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance                          -                        10
     -    PT Astra Auto Finance                                       -                         7
     -    PT Astra Mitra Venture                                      1                         -
                                                                      1                        17
                                                                     71                        92
 Jumlah liabilitas dengan pihak berelasi                            360                       388
 Persentase terhadap jumlah liabilitas                           1.17%                     1.27%

C. Pendapatan

                                                     (dalam miliaran Rupiah, atau dinyatakan lain)
                                                                 31 Desember
                      Keterangan
                                                         2024                       2023
 Pendapatan
 Pendapatan pembiayaan konsumen
    -   Personil manajemen kunci                                      1                         1

 Pendapatan sewa pembiayaan
    -   PT Stacomitra Graha                                           1                         1

 Bagian laba bersih entitas asosiasi                                 28                        40
 Jumlah pendapatan dengan pihak berelasi                             30                        42
 Persentase terhadap jumlah pendapatan                           0,44%                     0,63%

Beban

                                                     (dalam miliaran Rupiah, atau dinyatakan lain)
                                                                 31 Desember
                      Keterangan
                                                         2024                       2023
 Beban usaha
 Sewa
      -   PT Sedaya Pratama                                          44                        44
      -   PT Stacomitra Graha                                        20                        12
      -   PT Serasi Autoraya                                         10                        15
 Gaji dan tunjangan Direksi dan Komisaris                            41                        37
 Dana Pensiun Astra                                                  13                        11
 Jasa tenaga ahli
      -   PT Cipta Sedaya Digital Indonesia                          25                        25
      -   PT Sedaya Multi Investama                                  15                        17
 Asuransi
      -   PT Asuransi Astra Buana                                     1                         2




                                               107
Page 130
                                                                 (dalam miliaran Rupiah, atau dinyatakan lain)
                                                                             31 Desember
                       Keterangan
                                                                     2024                       2023
 Jumlah beban dengan pihak berelasi                                             169                       163
 Persentase terhadap jumlah beban                                            3,95%                     3,81%

12. KECENDERUNGAN, KETIDAKPASTIAN, PERMINTAAN, KOMITMEN YANG MEMPENGARUHI
    KEGIATAN USAHA DAN PROSPEK KEUANGAN PERSEROAN

Sampai dengan Prospektus ini diterbtikan tidak ada kecenderungan yang signifikan dalam produksi, penjualan,
persediaan, beban, dan harga penjualan sejak tahun buku terakhir yang mempengaruhi kegiatan usaha dan
prospek keuangan Perseroan.

Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan tidak ada kecenderungan, ketidakpastian, permintaan, komitmen, atau
peristiwa yang dapat diketahui yang dapat mempengaruhi secara signifikan penjualan bersih atau pendapatan
usaha, pendapatan dari operasi berjalan, profitabilitas, likuiditas atau sumber modal, atau peristiwa yang akan
menyebabkan informasi keuangan yang dilaporkan tidak d apat dijadikan indikasi atas hasil operasi atau kondisi
keuangan masa datang.

13. KEBIJAKAN RISET DAN PENGEMBANGAN PERSEROAN

Perseroan selama beberapa tahun terakhir fokus melakukan Digital Business Transformation dan Digital Business
Optimization. Tujuan dari Digital Business Transformation adalah digitalisasi sebagai business channel dan juga
sebagai sarana untuk customer engagement & experience yang diwujudkan dalam produk aplikasi acc.one bagi
pelanggan. Selanjutnya tujuan Digital Business Optimization adalah digitalisasi untuk alat kerja dan juga untuk
meningkatkan produktivitas karyawan yang diwujudkan dengan produk ACCME sebagai aplikasi kerja untuk
internal.

Untuk tahun 2025, Perseroan telah menyusun rencana p engembangan informasi teknologi lebih lanjut dengan
rincian sebagai berikut:
1. Peningkatan layanan yang berkesinambungan kepada pelanggan secara digital melalui platform interface
    pelanggan yang utama yaitu ACC ONE dengan solusi yang mudah dan cepat untuk kebutuhan finansial dan
    layanan pembiayaan.
2. Ekspansi B2B Partnership dengan mengedepankan platform digital antara partner financial dan otomotif untuk
    meningkatkan pelayanan pelanggan.
3. Peningkatan produktivitas dan efisiensi waktu kerja dengan memperkuat sek tor-sektor operasional melalui
    transformasi dan digitalisasi proses di bawah platform ACCME.

14. KEGIATAN USAHA PERSEROAN                    SEHUBUNGAN          DENGAN       MODAL       KERJA      YANG
    MENIMBULKAN RISIKO KHUSUS

Tidak terdapat Kegiatan usaha Perseroan sehubungan dengan modal kerja yang menimbulkan risiko khusus.

Tidak terdapat ketergantungan Perseroan terhadap kontrak industrial, komersial, atau keuangan, termasuk kontrak
dengan pemerintah.




                                                     108
Page 131
IX.      PERPAJAKAN
Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Oleh Pemegang Obligasi

Pajak Penghasilan atas Bunga Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi diperhitungkan dan
diperlakukan sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.91 tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang Pajak
Penghasilan Atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi. Obligasi penghasilan berupa bunga obligasi yang diterima
atau diperoleh bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan
yang bersifat final sebesar 10% (sepuluh persen) dari dasar pengenaan pajak penghasilan, yaitu:
a. sebesar jumlah bruto sesuai dengan masa kepemilikan obligasi, untuk bunga dari obligasi dengan kupon,
b. sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, tidak termasuk bunga
    berjalan, untuk diskonto dari obligasi dengan kupon,
c. sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, untuk diskonto dari obligasi
    tanpa bunga.
d. Dalam hal terdapat diskonto negatif atau rugi pada saat penjualan obligasi dengan kupon, diskonto negatif
    atau rugi tersebut dapat diperhitungkan dengan dasar pengenaan pajak penghasilan atas bunga obligasi
    berjalan.

Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga atau diskonto obligasi yang diterima atau
diperoleh Wajib Pajak:
(i) Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia;
(ii) Dana Pensiun yang pendirian/pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan dan memenuhi
     persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang
     Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang No. 36 Tahun
     2008 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan;

Pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final ini dilakukan oleh:
a. Penerbit obligasi atau kustodian selaku agen pembayaran yang ditunjuk, atas bunga dan/atau diskonto yang
   diterima pemegang obligasi dengan kupon pada saat jatuh tempo bunga obligasi dan diskonto yang diterima
   pemegang obligasi tanpa bunga pada saat jatuh tempo obligasi; dan
b. Perusahaan Efek, dealer atau bank, selaku pedagang perantara, atas bunga dan/atau diskonto yang diterima
   atau diperoleh penjual obligasi pada saat transaksi; dan/atau
c. Perusahaan Efek, dealer, bank, dana pensiun dan reksadana, selaku pembeli obligasi langsung tanpa melalui
   perantara, atas bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh penjual obligasi pada saat
   transaksi.

Pada tanggal 2 Februari 2021, dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 111 dan Pasal 185 huruf b Undang-
Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Pemerintah menetapkan dan memberlakukan Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia No. 9 tahun 2021 tentang Perlakuan Perpajakan untuk Mendukung Kemudahan
Berusaha (“PP No. 9/2021”). Berdasarkan PP No. 9/2021, tarif pemotongan pajak atas penghasilan bunga obligasi
yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak luar negeri selain BUT dan Wajib Pajak luar negeri BUT adalah sebesar
10%. Bunga obligasi termasuk bunga obligasi dengan kupon, diskonto obligasi dengan kupon dan diskonto obligasi
tanpa bunga. Tarif pemotongan pajak berlaku setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak berlakunya PP No. 9/2021.

Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perseroan

Sebagai Wajib Pajak. Perseroan telah memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan perundang-undangan dan
peraturan perpajakan yang berlaku. Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan. Perseroan tidak memiliki
tunggakan pajak.

Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, tidak ada fasilitas khusus yang diperoleh Perseroan sehubungan
dengan Perpajakan.

CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI
DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI
PEMBELIAN. PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM
INI.




                                                        109
Page 132
X.     PENJAMINAN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum di dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi No. 37 tanggal 18 Maret 2025 yang dibuat dihadapan Esther Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn, Notaris
di Jakarta, para Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk
menawarkan kepada masyarakat Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 yang
dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah).

Susunan dan jumlah porsi serta persentase penjaminan dari Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang dijamin
secara kesanggupan penuh (full commitment) adalah sebagai berikut:

                                                                            (dalam Rupiah, atau dinyatakan lain)
                                                    Jumlah Penjaminan
 No.   Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi                                                Total            (%)
                                                Seri A              Seri B
 1     PT BRI Danareksa Sekuritas              25.550.000.000   160.010.000.000     185.560.000.000      18,56
 2     PT Indo Premier Sekuritas              142.110.000.000   110.000.000.000     252.110.000.000      25,21
 3     PT Mandiri Sekuritas                     3.000.000.000   120.000.000.000     123.000.000.000      12,30
 4     PT Mega Capital Sekuritas              226.820.000.000    80.000.000.000     306.820.000.000      30,68
 5     PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.    92.500.000.000    40.010.000.000     132.510.000.000      13,25
 Total                                        489.980.000.000   510.020.000.000 1.000.000.000.000       100,00

Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi telah sepakat untuk
melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan IX.A.7.

Berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas
Obligasi ini adalah PT Indo Premier Sekuritas.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan tegas menyatakan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.

Metode Penentuan Tingkat Kupon Obligasi

Tingkat Bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dengan mempertimbangkan faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran awal
(bookbuilding), kondisi pasar, benchmark kepada Obligasi Pemerintah yang disesuaikan dengan waktu jatuh
tempo masing-masing seri Obligasi, serta risk premium yang disesuaikan dengan masing-masing pemeringkatan
Obligasi.




                                                    110
Page 133
XI.      LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
1.    Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal

Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum ini adalah sebagai
berikut:

 Konsultan Hukum        : Thamrin & Rekan Law Firm (TR & Co)
                          Menara Kuningan Lantai 9 & 12
                          Jl. HR. Rasuna Said Blok X-7, Kav-5
                          Jakarta Selatan 12940

                           No. STTD       :   STTD.KH-107/PJ-1/PM.02/2023 tertanggal 15 Mei 2023
                                              atas nama Iswira Laksana, S.H., M.Si.

                           Keanggotaan    :   Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal No. 99012 atas
                           Asosiasi           nama Iswira Laksana, S.H., M.Si.

                           Pedoman        :   Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal yang
                           Kerja              dikeluarkan oleh Himpunan Konsultan Hukum Pasar
                                              Modal (HKHPM) berdasarkan Surat Keputusan Himpunan
                                              Konsultan           Hukum            Pasar        Modal
                                              No. KEP.03/HKHPM/XI/2021 tanggal 10 November 2021
                                              Tentang Perubahan Keputusan Himpunan Konsultan
                                              Hukum Pasar Modal No. KEP.02/HKHPM/VIII/2018
                                              Tentang Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal,
                                              yang berlaku efektif sejak tanggal 10 November 2021

                           Surat          :   Surat PT Astra Sedaya Finance No.: 05/ASF-
                           Penunjukan         Trea/PUBVII-1/2025 tanggal 27 Februari 2025

                           Tugas Pokok    :   Melakukan uji tuntas dari segi hukum atas fakta mengenai
                                              Perseroan dan keterangan lain sebagaimana disampaikan
                                              oleh Perseroan yang berhubungan dengan Penawaran
                                              Umum ini. Hasil uji tuntas dari segi hukum, telah dimuat
                                              dalam Laporan Uji Tuntas dari Segi Hukum yang menjadi
                                              dasar dari Pendapat dari Segi Hukum yang diberikan
                                              secara objektif dan mandiri. Tugas dan fungsi Konsultan
                                              Hukum yang diuraikan di sini adalah sesuai dengan
                                              Standar Profesi dan Peraturan Pasar Modal yang berlaku.


 Kantor Akuntan         : KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC)
 Publik (KAP)
                          Gedung WTC 3,
                          Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 29-31,
                          Kuningan, Karet, Setiabudi,
                          Jakarta Selatan 12920

                           No. STTD       :   STTD.AP-590/PM.2/2018 tertanggal 28 Agustus 2018
                                              atas nama Tjhin Silawati.

                           Nama Rekan     :   Tjhin Silawati, S.E.

                           Keanggotaan    :   Ikatan Akuntan Publik Indonesia No.AP 1123
                           Asosiasi

                           Pedoman        :   Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
                           Kerja              Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP).

                           Surat          :   Surat PT Astra Sedaya Finance No.:             01/ASF-
                           Penunjukan         Trea/PUBVII-1/2025 tanggal 27 Februari 2025

                           Tugas Pokok    :   Tugas pokok akuntan publik adalah untuk melaksanakan
                                              audit berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh
                                              IAPI. Standar tersebut mengharuskan akuntan publik
                                              untuk mematuhi ketentuan etika serta merencanakan dan



                                                  111
Page 134
                                    melaksanakan audit untuk memperoleh keyakinan
                                    memadai tentang apakah laporan keuangan bebas dari
                                    kesalahan penyajian material.

                                    Suatu audit melibatkan pelaksanaan prosedur untuk
                                    memperoleh bukti audit tentang angka-angka dan
                                    pengungkapan dalam laporan keuangan. Prosedur yang
                                    dipilih bergantung pada pertimbangan akuntan publik,
                                    termasuk penilaian atas risiko kesalahan penyajian
                                    material dalam laporan keuangan, baik yang disebabkan
                                    oleh kecurangan maupun kesalahan. Dalam melakukan
                                    penilaian     risiko   tersebut,    akuntan     publik
                                    mempertimbangkan pengendalian internal yang relevan
                                    dengan penyusunan dan penyajian wajar laporan
                                    keuangan untuk merancang prosedur audit yang tepat
                                    sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
                                    menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian
                                    internal   entitas.  Suatu   audit   juga   mencakup
                                    pengevaluasian atas ketepatan kebijakan akuntansi yang
                                    digunakan dan kewajaran estimasi akuntansi yang dibuat
                                    oleh manajemen, serta pengevaluasian atas penyajian
                                    laporan keuangan secara keseluruhan.



Wali Amanat   : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
                Gedung BRI II Lantai 6
                Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46
                Jakarta 10210

                 No. STTD       :   Badan Pengawas Pasar Modal: 08/STTD-WA/PM/1996
                                    tanggal 11 Juni 1996.

                 Keanggotaan    :   Asosiasi   Wali     Amanat     Indonesia        (AWAI):
                 Asosiasi           AWAI/03/12/2008 tanggal 17 Desember 2008.

                 Pedoman        :   Mengikuti ketentuan yang diatur dalam Perjanjian
                 Kerja              Perwaliamanatan dan Undang-undang Pasar Modal serta
                                    peraturan yang berkaitan dengan tugas Wali Amanat
                                    .
                 Surat          :   Surat PT Astra Sedaya Finance No.:03/ASF-Trea/PUBVII-
                 Penunjukan         1/2025 tanggal 27 Februari 2025

                 Tugas Pokok    :   Mewakili kepentingan pemegang Obligasi baik di dalam
                                    maupun di luar pengadilan dalam melakukan tindakan
                                    hukum yang berkaitan dengan hak dan kewajiban
                                    Pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat Emisi,
                                    dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang
                                    tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan serta
                                    berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
                                    berlaku di Negara Republik Indonesia khususnya
                                    peraturan di bidang Pasar Modal dan ketentuan/peraturan
                                    KSEI mengenai Obligasi.

                                    Sesuai dengan POJK No.19/2020 Tentang Hubungan
                                    Kredit dan Penjaminan Antara Wali Amanat Dengan
                                    Perseroan, Wali Amanat menyatakan tidak :
                                    (i) Mempunyai hubungan Kredit dengan Perseroan
                                         dalam jumlah lebih dari 25% (dua puluh lima persen)
                                         dari jumlah Efek yang bersifat utang; dan/atau
                                    (ii) Merangkap menjadi penanggung, dan/atau pemberi
                                         agunan dalam penerbitan Efek bersifat utang,
                                         dan/atau kewajiban Perseroan dan menjadi Wali
                                         Amanat dari pemegang Efek yang diterbitkan oleh
                                         Perseroan.




                                        112
Page 135
 Notaris                    Esther Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn
                            Jl Cideng Timur No 31, Jakarta Pusat.

                             No. STTD        :   STTD.N-261/PM.223/2021 tertanggal 16 Februari 2021
                                                 atas nama Esther Pascalia Ery Jovina, SH, M.Kn

                             Surat           :   Surat PT Astra Sedaya Finance No.:02/ASF-Trea/PUBVII-
                             Penunjukan          1/2025 tanggal 27 Februari 2025

                             Tugas Pokok     :   Ruang lingkup tugas Notaris dalam Penawaran Umum ini
                                                 adalah menyiapkan dan membuat akta-akta dalam rangka
                                                 Penawaran Umum, antara lain membuat Perjanjian
                                                 Perwaliamanatan antara Perseroan dengan Wali Amanat
                                                 dan    Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi antara
                                                 Perseroan dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
                                                 dan Penjamin Emisi Obligasi, dengan berpedoman pada
                                                 Peraturan Jabatan Notaris dan Kode etik Notaris.
                        :

Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang terlibat dalam Penawaran Umum Obligasi ini tidak mempunyai
hubungan afiliasi dengan Perseroan sebagaimana definisi hubungan Afiliasi dalam UUP2SK.

2.   Perusahaan Pemeringkat Efek

 Pemeringkat Efek           PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
                            Equity Tower, 30th Floor Sudirman Central Business District,
                            Jl. Jend. Sudirman kav 52-53 Lot. 9, Senayan, Kec. Kby. Baru,
                            Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12190

                             Izin Usaha      :   Keputusan Ketua BAPEPAM Nomor : Kep-39/PM-PI/1994
                                                 tentang Pemberian Izin Usaha di Bidang Penasihat
                                                 Investasi PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
                                                 tanggal 13 Agustus 1994
                             Surat           :   Surat PT Astra Sedaya Finance No.:04/ASF-Trea/PUBVII-
                             Penunjukan          1/2025 tanggal 27 Februari 2025

                             Tugas Pokok     :   Ruang lingkup tugas Pefindo sebagai Perusahaan
                                                 Pemeringkat Efek adalah melakukan pemeringkatan atas
                                                 Obligasi setelah secara seksama mempertimbangkan
                                                 seluruh data dan informasi yang relevan, akurat dan dapat
                                                 dipercaya serta melakukan kaji ulang secara berkala
                                                 terhadap hasil pemeringkatan sepanjang disyaratkan oleh
                                                 peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pefindo
                                                 juga wajib menyelesaikan kaji ulang terhadap hasil
                                                 pemeringkatan yang telah dipublikasikan dalam hal
                                                 terdapat fakta material atau kejadian penting yang dapat
                                                 mempengaruhi hasil pemeringkatan yang telah
                                                 dipublikasikan, paling lama 7 (tujuh) Hari Kerja sejak
                                                 diketahuinya fakta material atau kejadian penting dan
                                                 mengeluarkan peringkat baru apabila terjadi perubahan
                                                 peringkat dari proses kaji ulang.




                                                     113
Page 136
XII.    KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. ( “BRI”) bertindak sebagai
Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi
sebagaimana ditetapkan dalam UUPM.

BRI dalam penerbitan Obligasi ini bertindak sebagai Wali Amanat dan telah terdaftar di Bapepam dan LK dengan
No. 08/STTD-WA/PM/1996 tanggal 11 Juni 1996. Sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini telah dibuat
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi antara Perseroan dengan BRI.

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 19/2020 dan yang mana telah tercantum pada Surat No.B.145 -
INV/TCS/TCB/03/2025 tanggal 17 Maret 2025 Wali Amanat menyatakan:
•   Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan;
•   Tidak memiliki hubungan kredit dengan Perseroan melebihi 25% (dua puluh lima perseratus) dari jumlah
    Obligasi yang diwaliamanati;
•   Tidak merangkap menjadi penanggung dan/atau pemberi agunan dan menjadi Wali Amanat dalam penerbitan
    Obligasi; dan
•   Tidak menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat
    selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan, berdasarkan pertimbangan Wali Amanat,
    sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada pemegang efek bersifat utang.

BRI sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan/uji tuntas (due diligence) terhadap Perseroan, dengan
Surat Pernyataan No.B.144-INV/TCS/TCB/03/2025 tanggal 17 Maret 2025 sebagaimana diatur Peraturan OJK
No. 20.

1.   UMUM

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (selanjutnya disebut “BRI”) didirikan dan mulai beroperasi secara
komersial pada tanggal 18 Desember 1968 berdasarkan Undang-undang No. 21 Tahun 1968. Pada tanggal
29 April 1992, berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (“Pemerintah”) No. 21 Tahun 1992, bentuk
badan hukum BRI diubah menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Pengalihan BRI menjadi Persero
didokumentasikan dengan akta No. 133 tanggal 31 Juli 1992 Notaris Muhani Salim, S.H. dan telah disahkan oleh
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-6584.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus
1992, serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 73, Tambahan No. 3A tanggal 11 September
1992. Anggaran Dasar BRI kemudian diubah dengan Akta No. 7 tanggal 4 September 1998 Notaris Imas Fatimah,
S.H., pasal 2 tentang “Jangka Waktu Berdirinya Perseroan” dan pasal 3 tentang “Maksud dan Tujuan serta
Kegiatan Usaha” untuk menyesuaikan dengan ketentuan Undang-undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 1995
tentang “Perseroan Terbatas” dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. C2-24930.HT.01.04.TH.98 tanggal 13 November 1998 dan telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia No. 86, Tambahan No. 7216 tanggal 26 Oktober 1999 dan akta No. 7 tanggal 3 Oktober 2003
Notaris Imas Fatimah, S.H., antara lain tentang status perusahaan dan penyesuaian dengan Undang-undang
Pasar Modal dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
Surat Keputusan No. C-23726 HT.01.04.TH.2003 tanggal 6 Oktober 2003 dan telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 88, Tambahan No. 11053 tanggal 4 November 2003

Berdasarkan Surat Keputusan Bank Indonesia No. 5/117/DPwB2/PWPwB24 tanggal 15 Oktober 2003, tentang
“SK Penunjukan BRI sebagai bank umum devisa”, BRI telah ditetapkan sebagai bank devisa melalui Surat Dewan
Moneter No. SEKR/BRI/328 tanggal 25 September 1956.

Berdasarkan akta No. 51 tanggal 26 Mei 2008 Notaris Fathiah Helmi, S.H., telah dilakukan perubahan terhadap
Anggaran Dasar BRI, antara lain untuk penyesuaian dengan ketentuan Undang-undang Republik Indonesia
No. 40 Tahun 2007 tentang “Perseroan Terbatas” dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan (“Bapepam-LK”) (fungsinya sejak 1 Januari 2013 dialihkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)),
No. IX.J.I tentang “Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat
Ekuitas dan Perusahaan Publik”, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-48353.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 6 Agustus 2008 dan
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 68, Tambahan No. 23079 tanggal 25 Agustus 2009.

Selanjutnya, Anggaran Dasar BRI telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir anggaran dasar
BRI sebagaimana termaktub dalam Akta No. 32 tanggal 22 April 2024 dibuat di hadapan Fathiah Helmi. S.H.,
Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham dengan Surat Keputusan
No. AHU-AH.01.03-0092097 Tahun 2024 tanggal 23 April 2024.




                                                    114
Page 137
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar BRI, ruang lingkup kegiatan BRI adalah melakukan usaha di bidang
perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki BRI untuk menghasilkan jasa yang bermutu
tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat keuntungan guna meningkatkan nilai perusahaan dengan
menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.

BRI dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia selaku pemegang saham mayoritas.

2.   PERMODALAN WALI AMANAT

Berdasarkan Akta No.32 tanggal 22 April 2024, dan dengan susunan kepemilikan saham per tanggal 31 Maret
2025 berdasarkan laporan Biro Administrasi Efek Emiten yaitu PT Datindo Entrycom serta Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.14 tanggal 22 April 2025 dibuat dihadapan Fathiah Helmi,
S.H., Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan datanya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.09-0202153 tanggal 23 April
2025, struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                               Nilai Nominal
                                                            Rp50,00 per saham
                   Keterangan                                                                 Persentase
                                                     Jumlah Saham       Jumlah Nilai
                                                                                                 (%)
                                                       (lembar)        Nominal (Rp,00)
 Modal Dasar
 - Saham Seri A Dwi Warna                                         1                    50             0,00
 - Saham Seri B                                     299.999.999.999    14.999.999.999.950           100,00
 Jumlah Modal Dasar                                 300.000.000.000    15.000.000.000.000           100,00
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 Saham Seri A Dwi Warna
 Negara Republik Indonesia                                         1                    50               0,00
 Saham Seri B
 PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)             80.610.976.875     4.030.548.843.750               53,19
 Pemegang Saham lainnya dengan kepemilikan
                                                     70.045.817.728     3.502.290.886.400               46,21
 dibawah 5%
 Saham Treasuri                                         902.207.000        45.110.350.000             0,60
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh         151.559.001.604     7.577.950.080.200           100,00
 Saham Seri B dalam Portepel                        148.440.998.396     7.422.049.919.800

3.   PENGURUS DAN PENGAWASAN

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Perseroan tanggal 24 Maret 2025 yang dituangkan dalam Akta No.14 tanggal 22 April 2025 adalah
sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                                          :   Kartika Wirjoatmodjo
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen               :   Parman Nataatmadja*
Komisaris                                                :   Awan Nurmawan Nuh
Komisaris                                                :   Helvi Yuni Moraza*
Komisaris Independen                                     :   Edi Susianto*
Komisaris Independen                                     :   Lukmanul Khakim*

Direksi
Direktur Utama                                            : Hery Gunardi*
Wakil Direktur Utama                                      : Agus Noorsanto*
Direktur Human Capital & Compliance                       : Ahmad Solichin Lutfiyanto
Direktur Operations                                       : Hakim Putratama*
Direktur Corporate Banking                                : Riko Tasmaya (Riko Adythia)*
Direktur Network dan Retail Funding                       : Aquarius Rudianto*
Direktur Treasury dan International Banking               : Farida Thamrin*
Direktur Micro                                            : Akhmad Purwakajaya*
Direktur Commercial Banking                               : Alexander Dippo Paris Y S*
Direktur Consumer Banking                                 : Nancy Adistyasari*
Direktur Finance & Strategy                               : Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari
Direktur Manajemen Risiko                                 : Mucharom*
Direktur Information Technology                           : Saladin Dharma Nugraha Effendi*
*Efektif setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test).




                                                   115
Page 138
4.        KEGIATAN USAHA

Selaku Bank Umum, BRI melaksanakan kegiatan usaha perbankan sebagaimana yang tercantum dalam Undang-
Undang No. 7 tahun 1992 berikut perubahannya dalam Undang-Undang No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan.
Dalam rangka mendukung dan mengembangkan kegiatan usahanya, BRI juga melakukan penyertaan pada entitas
anak sebagai berikut:

                                                                                              Persentase
 No.                     Perusahaan Anak                              Jenis Usaha
                                                                                              Kepemilikan
     1.     PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)           Bank Umum Swasta                   86,85%
                                                             Nasional
     2.     BRI Remittance Co. Ltd.                          Perusahaan Remittance             100,00%
     3.     PT Asuransi BRI Life                             Asuransi                          54,77%
     4.     PT BRI Multifinance Indonesia                    Pembiayaan                        99,88%
     5.     PT BRI Danareksa Sekuritas                       Sekuritas                         67,00%
     6.     PT BRI Ventura Investama                         Perusahaan Ventura                99,97%
     7.     PT BRI Asuransi Indonesia                        Asuransi                          90,00%
     8.     PT Permodalan Nasiional Madani                   Pembiayaan                        99,99%
     9.     PT Pegadaian                                     Pembiayaan, Emas, Aneka           99,99%
                                                             Jasa
 10.        PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI)              Pengelolaan Portofolio             65,00%

Dalam rangka mengembangkan Fee Based Income dan pengembangan Pasar Modal di Indonesia, BRI saat ini
melayani jasa Wali Amanat (Trustee), Agen Pembayaran (Paying Agent), Agen Jaminan (Security Agent), dan
Jasa Kustodian.

a.        Jasa Wali Amanat (Trustee)

Efek bersifat Utang yang menggunakan Jasa Wali Amanat BRI selama tahun 2022 – 2024 adalah sebagai berikut:

 No.                                            Nama Obligasi/Sukuk                               Tanggal Emisi
  1.        Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2022                  23 Februari 2022
  2.        Obligasi Berkelanjutan III Toyota Astra Financial Services Tahap II Tahun 2022       23 Februari 2022
  3.        Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2022                      8 Maret 2022
  4.        Obligasi Tamaris Hydro I Tahun 2022                                                    8 Maret 2022
  5.        Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2022                     22 Maret 2022
  6.        Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance Tahap III Tahun 2022           25 Maret 2022
  7.        Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap II Tahun 2022                               8 April 2022
  8.        Obligasi Berkelanjutan III Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022                        7 April 2022
  9.        Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022                      7 April 2022
 10.        Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2022                     28 April 2022
 11.        Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2022           10 Juni 2022
 12.        Obligasi Berkelanjutan I PP Presisi Tahap I Tahun 2022                                 30 Juni 2022
 13.        Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Mandala Multifinance Tahap II Tahun 2022                6 Juli 2022
 14.        Obligasi Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap I Tahun 2022                            5 Juli 2022
 15.        Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap I Tahun 2022                        5 Juli 2022
 16.        Obligasi Berkelanjutan I Medikaloka Hermina Tahap II Tahun 202                          14 Juli 2022
 17.        Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap I Tahun 2022                            8 Juli 2022
 18.        Obligasi II Perusahaan Pengelola Aset Tahun 2022                                         8 Juli 2022
 19.        Obligasi Berkelanjutan I SPINDO Tahap II Tahun 2022                                     27 Juli 2022
 20.        Sukuk Berkelanjutan I SPINDO Tahap II Tahun 2022                                        27 Juli 2022
 21.        Obligasi Berkelanjutan IV Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2022               26 Juli 2022
 22.        Obligasi Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2022              5 Agustus 2022
 23.        Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2022       5 Agustus 2022
 24.        Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap I Tahun 2022              10 Agustus 2022
 25.        Obligasi I Hino Finance Indonesia Tahun 2022                                          9 Agustus 2022
 26.        Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance Tahap V Tahun 2022                     26 Agustus 2022
 27.        Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap III Tahun 2022                 1 September 2022
 28.        Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap II Tahun 2022                 16 September 2022
 29.        MTN JACCS MPM Finance Indonesia III Tahun 2022 Tahap I                             28 September 2022
 30.        MTN JACCS MPM Finance Indonesia III Tahun 2022 Tahap II                              11 Oktober 2022




                                                             116
Page 139
No.                                       Nama Obligasi/Sukuk                            Tanggal Emisi
31.   Obligasi Berkelanjutan IV Indosat Tahap I Tahun 2022                              26 Oktober 2022
32.   Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Indosat Tahap I Tahun 2022                          26 Oktober 2022
33.   Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance Tahap IV Tahun 2022        28 Oktober 2022
34.   MTN I J Resources Asia Pasifik Tahun 2022                                         1 November 2022
35.   Obligasi Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap II Tahun 2022         8 November 2022
36.   Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2022                 13 Desember 2022
37.   MTN I PT Mitra Niaga Madani Tahun 2022 Tahap I                                   22 Desember 2022
38.   Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2022                10 Januari 2023
39.   Medium Term Notes (MTN) III PT PNM Venture Capital Tahun 2022                      25 Januari 2023
40    Obligasi Berkelanjutan VI Sarana Multigriya Finansial Tahap IV Tahun 2023         22 Februari 2023
41.   Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance Tahap V Tahun 2023         24 Februari 2023
42.   Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2023                    8 Maret 2023
43.   Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2023       16 Maret 2023
44.   Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023             28 Maret 2023
45.   Obligasi Berkelanjutan II Spindo Tahap I Tahun 2023                                   4 April 2023
46.   Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Spindo Tahap I Tahun 2023                               4 April 2023
49.   Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap III Tahun 2023                           11 April 2023
50.   Obligasi Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap III Tahun 2023           17 Mei 2023
51.   Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2023              7 Juni 2023
52.   EBAS-SP SMFBRIS01                                                                     8 Juni 2023
53.   Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Mandala Multifinance Tahap III Tahun 2023           22 Juni 2023
54.   MTN I PT LEN Industri (Persero) Tahun 2023 Tahap I                                   22 Juni 2023
55.   Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2023                 27 Juni 2023
56.   Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2023                     6 Juli 2023
57.   Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023                          6 Juli 2023
58.   Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023                      6 Juli 2023
59.   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2023                   11 Juli 2023
60.   Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap I Tahun 2023           11 Juli 2023
61.   Obligasi II Hino Finance Indonesia Tahun 2023                                        11 Juli 2023
62.   Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap I Tahun 2023         11 Juli 2023
63.   Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap III Tahun 2023                 4 Agustus 2023
64.   Obligasi Berkelanjutan II Spindo Tahap II Tahun 2023                               8 Agustus 2023
65.   Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Spindo Tahap II Tahun 2023                           8 Agustus 2023
66.   Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap II Tahun 2023          11 Agustus 2023
67.   EBAS-SP SMFBRIS01                                                                26 September 2023
68.   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2023              27 September 2023
69.   Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap II Tahun 2023      3 Oktober 2023
70.   Obligasi Berkelanjutan I MNC Energy Investments Tahap I Tahun 2023                 6 Oktober 2023
71.   Sukuk Wakalah Berkelanjutan I MNC Energy Investments Tahap I Tahun 2023            6 Oktober 2023
72.   Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap II Tahun 2023                    19 Oktober 2023
73.   Obligasi Berkelanjutan VII Sarana Multigriya Finansial Tahap II Tahun 2023        20 Oktober 2023
74.   Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap II Tahun 2023                25 Oktober 2023
75.   Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap II Tahun 2023      16 November 2023
76.   Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023         22 November 2023
77.   MTN INKA Multi Solusi II Tahun 2023                                              22 November 2023
78.   Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2023                 19 Januari 2024
79.   Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap V Tahun 2024                    23 Februari 24
80.   Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2024             21 Maret 24
81.   Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap III Tahun 2024            2 April 24
82.   Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap III Tahun 2024              19 April 24
83.   Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap III Tahun 2024                    23 April 24
84.   Obligasi I Merdeka Battery Materials Tahun 2024                                         3 April 24
85.   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2024                   28 May 24
86.   Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap III Tahun 2024                         4 Juni 24
87.   Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun 2024         20 Juni 24
      Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024 dan
88.                                                                                        21 Juni 24
      Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024
89.   Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2024                  2 Juli 24
90.   Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun 2024                              2 Juli 24
91.   Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024                                       5 Juli 24
92.   Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap I Tahun 2024                         5 Juli 24
93.   Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap III Tahun 2024       9 Juli 24




                                                      117
Page 140
 No.                                        Nama Obligasi/Sukuk                                      Tanggal Emisi
  94.   Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap I Tahun 2024         9 Juli 24
  95.   Obligasi Terkait Keberlanjutan I SPINDO Tahun 2024                                               9 Juli 24
  96.   Obligasi Berkelanjutan I Sumber Global Energy Tahap I Tahun 2024                                 10 Juli 24
  97.   Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap VI Tahun 2024                                30 Juli 24
  98.   Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap III Tahun 2024                  18 September 24
  99.   Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap IV Tahun 2024                  6 September 24
 100.   Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2024                             2 Oktober 24
 101.   Obligasi II BUMA Tahun 2024                                                                    8 Oktober 24
 102    Obligasi II Merdeka Battery Materials Tahun 2024                                               8 Oktober 24
 103.   Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap IV Tahun 2024               26 November 24
 104.   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024                         19 November 24
 105.   Obligasi Berkelanjutan II Hartadinata Abadi Tahap I Tahun 2024                              26 November 24
 106.   Medium Term Notes (MTN) V PT PNM Venture Capital Tahun 2024 Tahap I                          4 Desember 24
 107.   Obligasi I Sarana Mitra Luas Tahun 2024                                                     10 Desember 24
 108.   Sukuk Mudharabah Jangka Menengah IV PT PNM Ventura Syariah Tahun 2024                        5 Desember 24
 109.   MTN I PT Mitra Bisnis Madani Tahun 2024 Tahap I                                             27 Desember 24
 110.   Obligasi Berkelanjutan V Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2024                             24 Desember 24
 111.   Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap III Tahun 2024                  18 September 24
 112.   Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap IV Tahun 2024                  6 September 24
 113.   Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2024                             2 Oktober 24
 114.   Obligasi II BUMA Tahun 2024                                                                    8 Oktober 24
 115.   Obligasi II Merdeka Battery Materials Tahun 2024                                               8 Oktober 24
 116.   Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap IV Tahun 2024               26 November 24
 117.   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024                         19 November 24
 118.   Obligasi Berkelanjutan II Hartadinata Abadi Tahap I Tahun 2024                              26 November 24
 119.   Medium Term Notes (MTN) V PT PNM Venture Capital Tahun 2024 Tahap I                          4 Desember 24
 120.   Obligasi I Sarana Mitra Luas Tahun 2024                                                     10 Desember 24
 121.   Sukuk Mudharabah Jangka Menengah IV PT PNM Ventura Syariah Tahun 2024                        5 Desember 24
 122.   MTN I PT Mitra Bisnis Madani Tahun 2024 Tahap I                                             27 Desember 24
 123.   Obligasi Berkelanjutan V Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2024                             24 Desember 24
 124.   Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap III Tahun 2024                  18 Desember 24
 125    Obligasi I Indonesian Paradise Property Tahun 2025                                             8 Januari 25
 126    Obligasi Berkelanjutan V MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2024                             10 Januari 25
 127    Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap IV Tahun 2025                     13 Februari 25
 128    Sukuk Mudharabah Jangka Menengah V PT PNM Ventura Syariah Tahun 2025                          14 Februari 25
 129    Obligasi Berkelanjutan V Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2025                              25 Februari 25
 130    Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap V Tahun 2025                  28 Februari 25
 131    Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap II Tahun 2025      13 Maret 25
 132    Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap V Tahun 2025                              14 Maret 25
 133    Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025                             20 Maret 25
 134    Medium Term Notes I PT Mitra Prima Lancar Tahun 2025 Tahap I                                   17 Maret 25
 135    Sukuk Ijarah I BUMA Tahun 2025                                                                 26 Maret 25

    Wali Amanat BRI telah berpartisipasi dalam penerbitan beberapa Obligasi, Sukuk dan Efek Beragun Aset
    yang diterbitkan oleh Perseroan. Wali Amanat BRI bertindak sesuai dengan tugas dan kewajibannya
    berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan peraturan pasar modal lainnya.

b. Jasa Agen Pembayaran (Paying Agent)

   Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa berupa layanan pembukaan rekening dan pengadministrasian
   rekening sinking fund ataupun transaksi pendistribusian dana pembayaran kupon dan/atau pokok Medium
   Term Notes kepada investor dalam penerbitan Efek bersifat Utang.

c. Jasa Agen Jaminan (Security Agent)

   Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa penatausahaan atas dokumen jaminan yang terkait dengan
   Perjanjian Perwaliamanatan, dokumen pengikatan lainnya serta surat – surat jaminan yang terkait dengan
   penerbitan Efek bersifat Utang.

d. Produk dan Jasa Lainnya

   Saat ini, BRI juga telah menjalani dan mengembangkan jasa Pasar Modal lainnya, antara lain :
   a. Trustee & Paying Agent
   b. Bank Kustodian
   c. Bank Pembukaan Rekening Dana Nasabah
   d. Dana Pensiun Lembaga Keuangan



                                                         118
Page 141
5.   PERIZINAN BRI
     a. Peraturan Pemerintah (PP) No. 21 tahun 1992, tanggal 29 April 1992, perihal status BRI menjadi
        Perusahaan Perseroan;
     b. Anggaran Dasar BRI No. 113 tanggal 31 Juli 1992 yang dibuat oleh Muhani Salim, SH., Notaris di Jakarta;
     c. Surat Tanda Terdaftar dari Bapepam dan LK No.08/STTD-WA/PM/1996, tanggal 11 Juni 1996, perihal
        Pemberian Ijin BRI sebagai Wali Amanat;
     d. SK Bank Indonesia No. 5/117/DPwB24, tanggal 15 Oktober 2003, perihal Pemberian Ijin BRI sebagai
        Bank Devisa;
     e. Nomor Induk Berusaha (NIB) BRI No. 8120114132268 tanggal 26 November 2018.

6.   TUGAS POKOK WALI AMANAT

     Sesuai dengan Peraturan OJK No. 20/2020, Wali Amanat adalah pihak yang mewakili kepentingan pemegang
     efek bersifat utang dan/atau sukuk, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam
     Perjanjian Perwaliamanatan serta berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara
     Republik Indonesia khususnya peraturan di bidang Pasar Modal.

7.   PENUNJUKAN, PENGGANTIAN DAN BERAKHIRNYA TUGAS WALI AMANAT

Berdasarkan Peraturan OJK No. 20/2020, ketentuan mengenai penunjukan, penggantian, dan berakhirnya tugas
Wali Amanat, paling sedikit memuat hal-hal sebagai berikut:
a. Penunjukan Wali Amanat untuk pertama kalinya dilakukan oleh Perseroan;
b. Penggantian Wali Amanat dilakukan karena sebab-sebab sebagai berikut:
    - Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat sesuai
       dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
    - Izin usaha Bank Umum sebagai Wali Amanat dicabut;
    - Pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat
    - Wali Amanat dibubarkan oleh badan peradilan atau oleh badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar
       berdasarkan ketentuan perundang-undangan;
    - Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang atau dibekukan operasinya dan/ atau
       kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang;
    - Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya;
    - Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-undangan
       di sector jasa keuangan;
    - Timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali Amanat;
    - Timbulnya hubungan kredit pembiayaan yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam Peraturan
       OJK No. 19/2020; atau
    - Wali Amanat dapat mengajukan permohonan berhenti secara tertulis kepada RUPO melalui Perseroan,
       dengan menyebutkan alasan-alasannya. Permohonan berhenti itu harus diajukan sedikitnya 1 (satu) bulan
       sebelumnya dengan disertai rekomendasi wali amanat pengganti dan Wali Amanat baru berhenti bertugas
       selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan setelah permohonan berhenti ini diterima
       baik secara tertulis oleh RUPO dan pada saat wali amanat yang menggantikannya mulai memangku
       jabatannya. Wali Amanat baru berhenti bertugas selaku Wali Amanat setelah permohonan berhenti ini
       diterima baik secara tertulis oleh Emiten dan disetujui oleh RUPO dan wali amanat yang menggantikannya
       mulai memangku jabatannya. Dalam hal terjadinya           pemberhentian Wali Amanat karena adanya
       pengajuan permohonan           berhenti tersebut, Emiten harus segera menunjuk calon pengganti dari Wali
       Amanat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,            selambat-lambatnya 1 (satu)
       bulan setelah diterima surat pengunduran diri tersebut. Calon pengganti Wali Amanat yang ditunjuk oleh
       Emiten tersebut sebelum diangkat dan menjabat sebagai wali amanat pengganti wajib           terlebih
       dahulu disetujui oleh RUPO. Dalam hal Emiten belum menunjuk wali amanat pengganti, maka selambat-
       lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan setelah disampaikannya surat          pengunduran diri Wali Amanat
       tersebut, Wali Amanat berhak mengusulkan wali amanat pengganti dirinya dan kemudian segera
       menyelenggarakan RUPO.

Berakhirnya tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat adalah pada saat:
- Obligasi telah dilunasi, baik pokok, bunga termasuk denda (jika ada) dan Wali Amanat telah menerima laporan
   pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen Pembayaran atau Perseroan, jika Perseroan tidak menggunakan
   Agen Pembayaran;
- Obligasi telah dikonversi seluruhnya menjadi saham;
- Tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan setelah tanggal jatuh tempo Pokok
   Obligasi.
- setelah diangkatnya Wali Amanat baru;

8.   LAPORAN KEUANGAN

Berikut ini adalah kutipan dari Ikhtisar Laporan Keuangan Konsolidasian BRI per tanggal 31 Desember 2022, 31
Desember 2023, dan 31 Desember 2024.



                                                     119
Page 142
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
                                                                31 Desember
     Keterangan
                                         2024                      2023                          2022
            Total Aset                   1.992.983.447             1.965.007.030                  1.865.639.010
          Total Liabilitas               1.669.749.400             1.648.534.888                  1.562.243.693
           Total Ekuitas                   323.189.047               316.472.142                    303.395.317

Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)
                                                                        31 Desember
     Keterangan
                                                          2024              2023                2022
     Pendapatan Bunga dan Syariah – neto                 142.057.190       135.183.487         124.597.073
     Pendapatan Premi – neto                               3.250.480         2.161.392           1.577.323
     Pendapatan Operasional lainnya                       58.857.740        45.625.785          47.302.800
     Laba Operasional                                     78.578.018        76.828.737          64.306.037
     Laba Sebelum Beban Pajak                             77.599.110        76.429.712          64.596.701
     Laba Tahun Berjalan                                  60.643.808        60.425.048          51.408.207

Rasio Penting
                                                                                                     (dalam %)
                                                                       31 Desember
 Keterangan
                                                      2024                 2023                    2022
 Capital Adequate Ratio (CAR)                                26,63              27,27                     25,51
 Rasio Non-Performing Loan (NPL) - gross                      2,78               2,95                      2,67
 Loan to Deposits Ratio (LDR)                                88,85              84,73                     78,82
 Return On Asset (ROA)                                        3,06               3,24                      3,79
 Return On Equity (ROE)                                      19,01              19,95                     19,59
 Net Interest Margin (NIM)                                    7,74               7,95                      7,85
 Beban Operasional terhadap Pendapatan
                                                             67,64                 68,07                  69,10
 Operasional (BOPO)

9.    LOKASI WALI AMANAT

Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:

                                              Alamat Wali Amanat
                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
                                         Investment Services Division
                                    Trust & Corporate Services Department
                                               Gedung BRI II Lt.6
                                         Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
                                           Jakarta 10210 - Indonesia
                                               Tel. (021) 5758143
                                            Email : tcs_aet@bri.co.id
                  Up. Dhany Ramadhanto –Department Head Trust & Corporate Service Department




                                                     120
Page 143
XIII.    TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat tinggal,
serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang berhak
membeli Obligasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.

1.   PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan FPPO yang dicetak untuk keperluan ini yang
dapat diperoleh di kantor Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana tercantum dalam Bab XIV Prospektus ini, dan
pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi yang
dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.

2.   JUMLAH MINIMUM PEMESANAN

Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan yaitu
sebesar Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

3.   MASA PENAWARAN UMUM

Masa Penawaran Obligasi adalah pada tanggal 30 Juni – 1 Juli 2025 dimulai pada pukul 09.00 WIB dan ditutup
pada pukul 16.00 WIB.

4.   TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi
selama jam kerja dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Emisi Obligasi yang ditunjuk melalui email.

Pemesanan atas Obligasi hanya dapat dilakukan melalui alamat email Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana
tercantum pada Bab XIV Prospektus dengan prosedur sebagai berikut:
a. Setiap pihak hanya berhak mengajukan satu FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan 1
    (satu) alamat email hanya bisa melakukan 1 (satu) kali pemesanan.
b. Melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan hukum).
c. Menyampaikan pemesanan disertai detail Nomor Rekening untuk Pengembalian Kelebihan Pemesanan
    (refund) dengan format: Nama Bank <spasi>No Rekening<SPASI>Nama Pemilik Rekening.

Pemesan akan mendapatkan email balasan yang berisikan:
a. Hasil scan FPPO asli yang telah diisi secara elektronik, sesuai dengan pemesanan yang disampaikan untuk
   dicetak dan ditandatangani oleh Pemesan yang bersangkutan; atau,
b. Informasi penolakan karena persyaratan tidak lengkap atau email ganda.

Penjamin Emisi Obligasi, dan Perseroan berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila FPPO
tidak diisi dengan lengkap atau bila persyaratan pemesanan pembelian Obligasi termasuk persyaratan pihak yang
berhak melakukan pemesanan tidak terpenuhi. Sedangkan pemesan tidak dapat membatalkan pembelian
Obligasi-nya apabila telah memenuhi persyaratan pemesanan pembelian.

5.   BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN OBLIGASI

Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan
kembali kepada Pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima
pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi bukan merupakan jaminan
dipenuhinya pemesanan.

6.   PENJATAHAN OBLIGASI

Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan
akan dilakukan sesuai Peraturan No. IX.A.7. Penjatahan akan dilakukan pada tanggal 2 Juli 2025.

Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan efek dan terbukti bahwa pihak tertentu mengajukan pemesanan efek
melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk setiap Penawaran Umum, baik secara langsung maupun tidak
langsung, maka untuk tujuan penjatahan, Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir
pemesanan Efek yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.

Dalam hal terjadi kekurangan permintaan beli dalam Penawaran Umum, maka Penjamin Emisi Efek, agen
penjualan Efek, Afiliasi dari Penjamin Emisi Efek, atau Afiliasi dari agen penjualan Efek dilarang menjual Efek yang
telah dibeli atau akan dibelinya berdasarkan perjanjian penjaminan emisi Efek sampai dengan Efek tersebut
dicatatkan di Bursa Efek.



                                                       121
Page 144
Penjamin Emisi Efek akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima)
Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sebagaimana diatur dalam Peraturan No. IX.A.2 dan POJK No. 36/2014.

Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT Indo Premier Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil
Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada
Peraturan No. VIII.G.12 Keputusan Ketua Bapepam No. KEP-17/PM/2004 tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh
Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Obligasi atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7,
paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya masa Penawaran Umum.

7.    PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, Pemesan harus segera melaksanakan pembayaran
yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi, selambat-
lambatnya pada tanggal 3 Juli 2025 (good funds) kecuali Penjamin Emisi Obligasi yang bertindak sebagai
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dapat melakukan pembayaran selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi yang
ditujukan pada rekening di bawah ini:


     PT BRI Danareksa Sekuritas         PT Indo Premier Sekuritas                PT Mandiri Sekuritas
               Bank: BRI
      Cabang: Bursa Efek Jakarta              Bank: Permata                        Bank: Mandiri
           Nomor Rekening:               Cabang: Sudirman Jakarta             Cabang: Jakarta Sudirman
          0671.01.000680.30.4          Nomor Rekening: 0701528328          Nomor Rekening: 1020005566028
     Atas Nama: PT BRI Danareksa        Atas Nama: PT Indo Premier             Atas Nama: PT Mandiri
               Sekuritas                        Sekuritas                            Sekuritas


      PT Mega Capital Sekuritas                                           PT Trimegah Sekuritas Indonesia
                                                                                       Tbk.
     Bank: Bank Mayapada
         Internasional                                                             Bank: Mandiri
    Cabang: Menara Topas                                                    Cabang: Bursa Efek Indonesia
 Nomor Rekening: 114-3000-4337                                            Nomor Rekening: 104.00.04085.556
  Atas Nama: PT Mega Capital                                              Atas Nama: PT Trimegah Sekuritas
           Sekuritas                                                               Indonesia Tbk

Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban Pemesan. Pemesanan akan dibatalkan
jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.

Selanjutnya, setelah dana telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi, Penjamin Emisi Obligasi melalui Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi wajib mentransfer dana Penawaran Umum kepada Perseroan pada Tanggal
Pembayaran sesuai Tanggal Emisi yaitu pada tanggal 4 Juli 2025 pada Rekening Perseroan, sebagai berikut:

                                   Bank Mandiri – Cabang Aneka Tambang
                                     Nomor Rekening: 1030089540674
                                    Atas Nama: PT Astra Sedaya Finance

8.    DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK

Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 4 Juli 2025, Perseroan wajib menerbitkan
Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan
Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut,
maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi dan KSEI.
Selanjutnya Penjamin Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi dari
Rekening Obligasi Penjamin Emisi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan
pembayaran yang telah dilakukan Penjamin Emisi Obligasi menurut bagian penjaminan masing-masing. Dengan
telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka tanggung jawab
pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.

9.    PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF

Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan
Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang ditandatangani antara Perseroan dengan KSEI. Dengan
didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi
    yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan




                                                     122
Page 145
     diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya, Obligasi hasil Penawaran
     Umum akan dikreditkan ke dalam rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi yaitu tanggal 4 Juli
     2025. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai
     tanda bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
     kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
b.   Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang
     selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;
c.   Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
     pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak
     lainnya yang melekat pada Obligasi;
d.   Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen
     Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan
     jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan dalam Perjanjian
     Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga
     Obligasi yang dibayarkan pada periode pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan adalah yang
     namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran
     Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang berlaku; Hak
     untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan memperhatikan KTUR asli yang
     diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI
     sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal
     penyelenggaraan RUPO (R-3) sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya
     pemberitahuan dari Wali Amanat;ePihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka
     Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek
     di KSEI.

10. PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN OBLIGASI

Dalam hal pemesanan Obligasi ditolak sebagian atau seluruhnya akibat dari pelaksanaan penjatahan dan uang
pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, maka uang pembayaran
tersebut wajib dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada para pemesan Obligasi paling lambat
2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan.

Dalam hal pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah
Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak terpenuhi, penawaran atas Obligasi batal demi hukum dan
pembayaran pesanan Obligasi wajib dikembalikan kepada para pemesan Obligasi oleh Perseroan melalui KSEI
paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan pembatalan Penawaran Umum Obligasi.

Pengembalian uang dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan atau melalui
instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil langsung oleh pemesan yang
bersangkutan pada Penjamin Emisi Obligasi dimana pemesanan diajukan dengan menyerahkan bukti tanda terima
pemesanan Obligasi dan bukti jati diri.

Jika terjadi keterlambatan pengembalian uang pemesanan sebagaimana ditentukan di atas, maka Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar
kepada para pemesan untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat
bunga dan/atau Pendapatan Bagi Hasil masing-masing seri Obligasi yang dihitung secara harian (berdasarkan
jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya
dibayar ditambah denda), dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan
1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.

Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan, maka Perseroan dan/atau Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau denda Akibat Keterlambatan kepada para
pemesan Obligasi.

Perseroan tidak bertanggung jawab dan dengan ini dibebaskan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan
Penjamin Emisi Obligasi dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang
menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi. Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi tidak bertanggung jawab dan karenanya harus dibebaskan oleh
Perseroan dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang menjadi tanggung
jawab Perseroan.

11. PENUNDAAN ATAU PEMBATALAN MASA PENAWARAN UMUM

Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya masa Penawaran
Umum, Perseroan dapat menunda masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak
Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif atau membatalkan Penawaran Umum, dengan ketentuan:



                                                      123
Page 146
1. Terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yang meliputi:
   a.   Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh perseratus) selama 3 (tiga)
        Hari Bursa berturut-turut;
   b.   Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap
        kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
   c.   Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan yang
        ditetapkan oleh OJK berdasarkan Formulir No. IX.A.2-11 lampiran 11.
2. Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
   a.   Mengumumkan penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum dalam paling
        kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat
        satu Hari Kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan
        dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya
   b.   Menyampaikan informasi penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum
        tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana
        dimaksud dalam butir 2 huruf a di atas;
   c.   Menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 2 huruf a di atas kepada Otoritas
        Jasa Keuangan paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
   d.   Perseroan yang menunda masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum yang sedang
        dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan
        Efek kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan
        tersebut.

Dalam hal Perseroan melakukan penundaan sebagaimana dimaksud dalam angka 1 dan 2 di atas, dan akan
memulai kembali masa Penawaran Umum berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Dalam hal penundaan masa Penawaran Umum disebabkan oleh kondisi sebagaimana dimaksud dalam butir
    1 huruf a di atas, maka Perseroan wajib memulai kembali masa Penawaran Umum paling lambat 8 (delapan)
    Hari Kerja setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan paling sedikit 50%
    (lima puluh persen) dari total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi dasar penundaan;
b. Dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali sebagaimana
    dimaksud dalam butir 1 huruf a di atas, maka Perseroan dapat melakukan kembali penundaan masa
    Penawaran Umum;
c. Wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum dan informasi tambahan
    lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan masa Penawaran Umum (jika
    ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
    mempunyai peredaran nasional paling lambat satu Hari Kerja sebelum dimulainya lagi masa Penawaran
    Umum. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan dalam
    media massa lainnya; dan
d. Wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 2 huruf c di atas kepada OJK
    paling lambat satu Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud.

Perseroan tidak bertanggung jawab dan dengan ini dibebaskan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan
Penjamin Emisi Obligasi dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang
menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi. Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi tidak bertanggung jawab dan karenanya harus dibebaskan oleh
Perseroan dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang menjadi tanggung
jawab Perseroan.

12. LAIN-LAIN

Penjamin Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara
keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku.




                                                   124
Page 147
XIV.    PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS                           DAN      FORMULIR        PEMESANAN
        PEMBELIAN OBLIGASI
Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada tanggal 30 Juni – 1 Juli 2025
di kantor Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi di bawah ini:

              PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI

  PT BRI Danareksa Sekuritas          PT Indo Premier Sekuritas            PT Mandiri Sekuritas
       Gedung BRI II, Lt. 23
  Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46       Pacific Century Place Lt. 16      Menara Mandiri I Lt. 24 - 25
     Jakarta 10210, Indonesia        Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53     Jl. Jend. Sudirman No. 54 - 55
     Telepon: (021) 5091 4100                 Jakarta 12190                     Jakarta 12190
     Faksimili: (021) 2520 990          Telepon: (021) 5088 7168           Telepon: (021) 5263445
  Email: IB-group1@brids.co.id         Faksimili: (021) 5088 7167          Faksimili: (021) 5275701
  debtcapitalmarket@brids.co.id      Email: fixed.income@ipc.co.id               Email: Divisi-
 www.bridanareksasekuritas.co.id          www.indopremier.com             FI@mandirisekuritas.co.id
                                                                         www.mandirisekuritas.co.id

    PT Mega Capital Sekuritas                                        PT Trimegah Sekuritas Indonesia
                                                                                  Tbk.
       Menara Bank Mega, Lt.2
   Jl. Kapt. Tendean Kav.12-14A                                       Gedung Artha Graha Lt. 18 - 19
            Jakarta 12790                                             Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53
      Telepon: (021) 7917 5599                                                  Jakarta 12190
        Fax.: (021) 7919 3900                                        Telepon: (021) 2924 9080 (hunting)
        www.megasekuritas.id                                              Faksimili: (021) 2924 9150
    Email: fit@megasekuritas.id                                            Email: fit@trimegah.com
                                                                             www.trimegah.com




                                                  125
Page 148
XV.   PENDAPAT DARI SEGI HUKUM




                                 126
Page 149
127
Page 150
128
Page 151
129
Page 152
130
Page 153
131
Page 154
132
Page 155
133
Page 156
134
Page 157
135
Page 158
136
Page 159
137
Page 160
138
Page 161
139
Page 162
140
Page 163
141
Page 164
142
Page 165
143
Page 166
144
Page 167
XVI.   LAPORAN KEUANGAN




       PT ASTRA SEDAYA FINANCE

       LAPORAN KEUANGAN/FINANCIAL STATEMENTS

       31 DESEMBER/DECEMBER 2024 DAN/AND 2023




                                 145
Page 168
146
Page 169
147
Page 170
148
Page 171
149
Page 172
150
Page 173
151
Page 174
152
Page 175
153
Page 176
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                           STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                       Catatan/
                                        Notes               2024                2023

ASET                                                                                                                   ASSETS

Kas dan setara kas                                                                                 Cash and cash equivalents
  - Pihak ketiga                       2c,2d,2q,4                   903                 865                 Third parties -
  - Pihak berelasi                       2w, 33                      47                  25                Related party -

Piutang pembiayaan konsumen -                                                                             Consumer financing
  setelah dikurangi penyisihan                                                                           receivables - net of
  kerugian penurunan nilai                                                                         allowance for impairment
  sebesar Rp1.693                        2c,2e                                                            losses of Rp1,693
  (2023: Rp1.907)                        2k,3,5                                                             (2023: Rp1,907)
  - Pihak ketiga                                               31,695                31,526                   Third parties -
  - Pihak berelasi                        2w,33                     2                     2                Related parties -

Piutang pembiayaan Murabahah -                                                                            Murabahah financing
  setelah dikurangi penyisihan                                                                 receivables - net of allowance
  kerugian penurunan nilai                2c,2f                                                        for impairment losses
  sebesar Rp18 (2023: Rp 43)             2k,3,6                                                        of Rp18 (2023: Rp43)
  - Pihak ketiga                                                    333                 703                   Third parties -

Pembiayaan Musyarakah -                                                                                  Musyarakah financing
  setelah dikurangi penyisihan                                                                              - net of allowance
  kerugian penurunan nilai               2c,2g                                                         for impairment losses
  sebesar Rp87 (2023: Rp 65)             2k,3,8                                                        of Rp87 (2023: Rp65)
  - Pihak ketiga                                                   1,626               1,079                   Third parties -

Investasi bersih dalam                                                                                        Net investment in
  sewa pembiayaan -                                                                                    finance leases - net of
  setelah dikurangi penyisihan                                                                     allowance for impairment
  kerugian penurunan nilai              2c,2h,2k                                                             losses of Rp249
  sebesar Rp249 (2023: Rp238)            2q,3,7                                                                (2023: Rp238)
  - Pihak ketiga                                                   4,565               3,876                   Third parties -
  - Pihak berelasi                        2w,33                        4                   7                Related parties -

Tagihan pembiayaan anjak                                                                                   Factoring financing
  piutang - setelah dikurangi                                                                            receivables - net of
  penyisihan kerugian                                                                              allowance for impairment
  penurunan nilai sebesar Rp5             2c,2i                                                               losses of Rp5
  (2023: Rp3)                            2k,3,9                                                                 (2023: Rp3)
  - Pihak ketiga                                                     14                  13                  Third parties -
  - Pihak berelasi                        2w,33                      72                  37                Related parties -

Piutang lain-lain                        2c,2j,11                                                            Other receivables
  - Pihak ketiga                                                    636                 589                   Third parties -
  - Pihak berelasi                        2w,33                      47                   2                 Related parties -
Beban dibayar dimuka                      2l,10                                                              Prepaid expenses
  - Pihak ketiga                                                     89                  81                   Third parties -
  - Pihak berelasi                       2w,33                        8                   6                  Related party -
Aset derivatif                         2c,2r,3,15                   178                 225                   Derivative assets
Aset pajak tangguhan - bersih           2s,19c                      276                 183            Deferred tax asset - net
Investasi pada entitas asosiasi       2n,2w,12,33                   378                 367          Investments in associates
Aset tetap dan aset hak guna                                                                                  Fixed assets and
  - setelah dikurangi                                                                             right-of-use assets - net of
  akumulasi penyusutan sebesar                                                                  accumulated depreciation of
  Rp698 (2023: Rp653)                    2m,13                      256                 265             Rp698 (2023: Rp653)

JUMLAH ASET                                                    41,129                39,851                   TOTAL ASSETS


Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak                            The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan                                                                   of these financial statements


                                                      Halaman - 1 - Page
                                                             154
Page 177
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                           STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                       Catatan/
                                        Notes               2024                2023

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                             LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS                                                                                                        LIABILITIES
Utang penyalur kendaraan                   2c                                                              Payable to dealers
  - Pihak ketiga                                                     10                    -                 Third parties -
  - Pihak berelasi                       2w,33                       68                    -             Related parties -
Utang lain-lain                          2c,14                                                                 Other payables
  - Pihak ketiga                                                    289                 341                  Third parties -
  - Pihak berelasi                       2w,33                       71                  92               Related parties -
Akrual                                   2c,16                                                             Accrued expenses
  - Pihak ketiga                                                    221                 268                  Third parties -
Liabilitas pajak                        2s,3,19a                                                                  Tax liabilities
  - Pajak penghasilan badan                                         232                 115          Corporate income tax -
  - Pajak lainnya                                                    39                  32                   Other taxes -
Liabilitas derivatif                   2c,2r,3,15                     2                  46                Derivative liabilities
Pinjaman                                2c,2y,17                                                                   Borrowings
  - Pihak ketiga                                               19,166                19,293                  Third parties -
  - Pihak berelasi                       2w,33                    221                   296               Related parties -
Surat berharga yang diterbitkan         2c,2t,18                                                             Securities issued
  - Obligasi                                                   10,219                  9,762                        Bonds -
Imbalan kerja                            2o,3,35                  253                    233               Employee benefits

Jumlah liabilitas                                              30,791                30,478                     Total liabilities

EKUITAS                                                                                                                EQUITY
Modal saham - nilai nominal                                                                            Share capital - Rp1,000
 Rp1.000 per saham                                                                             par value (full Rupiah amount)
 (Rupiah penuh)
 per share
 - Modal dasar                                                                                                 Authorised -
    1.500.000.000 saham                                                                            1,500,000,000 shares
 - Modal ditempatkan dan disetor                                                                     Issued and fully paid -
    penuh 950.439.958 saham                20                       950                 950          950,439,958 shares
                                                                                                      Capital paid-in excess of
Agio saham                                 21                      1,987               1,987                        par value
Saldo laba                                                                                                  Retained earnings
  - Telah ditentukan
     penggunaannya                         22                       190                   1                   Appropriated -
  - Belum ditentukan
     penggunaannya                                                 7,222               6,432              Unappropriated -
Cadangan lindung nilai arus kas           2r,15                      (11)                  3         Cash flow hedge reserves

Jumlah ekuitas                                                 10,338                  9,373                       Total equity

JUMLAH LIABILITAS                                                                                         TOTAL LIABILITIES
  DAN EKUITAS                                                  41,129                39,851                  AND EQUITY




Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak                            The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan                                                                   of these financial statements


                                                      Halaman - 2 - Page
                                                             155
Page 178
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                        STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN                                                                                 COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                     FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                       Catatan/
                                        Notes               2024                2023
PENDAPATAN                                                                                                             INCOME
                                          2e,2p
Pembiayaan konsumen                     2w,24,33                   5,590               5,487            Consumer financing
Marjin Murabahah                        2f,2p,25                      95                 201             Murabahah margin
Sewa pembiayaan                      2h,2p,2w,26,33                  562                 508                 Finance leases
Bagi hasil Musyarakah                   2g,2p,27                     190                  57        Musyarakah profit sharing
Pembiayaan anjak piutang               2i,2p,28,33                     5                   2             Factoring financing
Bunga bank                                  2p                        15                  17                 Interest income
Lain-lain - bersih                        2p,29                      301                 364             Miscellaneous - net
Jumlah pendapatan - bersih                                         6,758               6,636              Total income - net

BEBAN                                                                                                               EXPENSES
Beban bunga dan keuangan                 2p,30                     1,971               1,845    Interest and financing charges
Beban usaha                           2p,2w,31,33                  1,334               1,274               Operating expenses
Beban pajak final                                                      3                   3                Final tax expenses
Penyisihan kerugian                                                                                               Allowance for
  penurunan nilai                      2k,5,6,7,8,9                 998                1,128              impairment losses
Penyisihan/(pemulihan) kerugian                                                                  Allowance/(reversal) for other
  penurunan nilai lainnya                 2j,11                      (23)                 30              impairment losses
Jumlah beban                                                       4,283               4,280                     Total expenses
Laba sebelum bagian laba bersih                                                                           Profit before share in
  entitas asosiasi dan pajak                                                                          associates’ net income
  penghasilan                                                      2,475               2,356                 and income tax
Bagian laba bersih entitas                                                                                 Share in associates’
  asosiasi                            2n,2w,12,33                    28                  40                        net income
LABA SEBELUM                                                                                                PROFIT BEFORE
  PAJAK PENGHASILAN                                                2,503               2,396                   INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN                 2s,3,19b                    (554)               (530)        INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH                                                        1,949               1,866                      NET PROFIT
PENGHASILAN                                                                                       OTHER COMPREHENSIVE
  KOMPREHENSIF LAIN:                                                                                                INCOME:
Pos yang tidak akan                                                                                      Item that will not be
  direklasifikasi                                                                                            reclassified to
  ke laba rugi:                                                                                               profit or loss:
Pengukuran kembali                                                                                        Remeasurements of
  imbalan pasca-kerja                    2o,3,35                      (8)                 (1)      post-employment benefit
Pajak penghasilan terkait                2s,19c                        2                   -                Related income tax
                                                                      (6)                 (1)
Pos yang akan direklasifikasi                                                                   Item that will be reclassified
  ke laba rugi:                                                                                           to profit or loss:
Cadangan lindung nilai arus kas            2r                        (18)                28         Cash flow hedge reserves
Pajak penghasilan terkait                2s,19c                        4                 (6)               Related income tax
                                                                     (14)                22
LABA KOMPREHENSIF                                                                                 OTHER COMPREHENSIVE
  LAIN TAHUN BERJALAN                                                                                        INCOME FOR
  SETELAH PAJAK                                                      (20)                21       THE YEAR NET OF TAX
JUMLAH PENGHASILAN                                                                                TOTAL COMPREHENSIVE
  KOMPREHENSIF                                                                                               INCOME FOR
  TAHUN BERJALAN                                                   1,929               1,887                    THE YEAR
LABA PER SAHAM -                                                                                   EARNINGS PER SHARE -
  DASAR DAN DILUSIAN                                                                                BASIC AND DILUTED
  (Rupiah penuh)                          2v,32                    2,051               1,963          (full Rupiah amount)




Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak                            The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan                                                                   of these financial statements


                                                      Halaman - 3 - Page
                                                             156
Page 179
                                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                    STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                               FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                               (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                              Agio                                                  Cadangan
                                                             saham/            Saldo laba/Retained earnings       lindung nilai
                                               Modal         Capital             Telah             Belum            arus kas/         Jumlah
                                              saham/         paid in          ditentukan         ditentukan         Cash flow         ekuitas/
                                   Catatan/    Share        excess of       penggunaannya/ penggunaannya/             hedge             Total
                                    Notes     capital       par value        Appropriated      Unappropriated        reserves          equity

Saldo pada tanggal                                                                                                                                               Balance as at
   1 Januari 2023                                  950           1,987                    1             5,733               (19)           8,652            1 January 2023


Jumlah penghasilan                                                                                                                                         Total comprehensive
   komprehensif tahun              2n,2o,2r                                                                                                              income for the year
   berjalan setelah pajak                                                                                                                                          net of tax
   - Laba bersih                                        -               -                  -            1,866                     -        1,866                Net profit -
   - Penghasilan                                                                                                                                  Other comprehensive -
        komprehensif lain:                                                                                                                                     income:
        - Cadangan lindung nilai                                                                                                                   Cash flow hedge -
            arus kas setelah                                                                                                                           reserves net
            pajak                                       -               -                  -                 -               22               22              of tax
        - Pengukuran kembali                                                                                                                     Remeasurements of -
            imbalan pasca-kerja                                                                                                                   post-employment
            setelah pajak            35                 -               -                  -                (1)                   -           (1) benefit net of tax


                                                        -               -                  -            1,865                22            1,887

Dividen                             2x,23               -               -                  -            (1,166)                   -       (1,166)                     Dividend

Saldo pada tanggal                                                                                                                                             Balance as at
   31 Desember 2023                                950           1,987                    1             6,432                 3            9,373        31 December 2023


Penyisihan untuk                                                                                                                                              Appropriation for
  cadangan wajib                     22                 -               -               189              (189)                    -              -            statutory reserve

Jumlah penghasilan                                                                                                                                          Total comprehensive
   komprehensif tahun              2n,2o,2r                                                                                                               income for the year
   berjalan setelah pajak                                                                                                                                           net of tax
   - Laba bersih                                        -               -                  -            1,949                     -        1,949                 Net profit -
   - Penghasilan                                                                                                                                   Other comprehensive -
        komprehensif lain:                                                                                                                                      income:
        - Cadangan lindung nilai                                                                                                                    Cash flow hedge -
            arus kas setelah                                                                                                                            reserves net
            pajak                                       -               -                  -                 -              (14)             (14)              of tax
        - Pengukuran kembali                                                                                                                      Remeasurements of -
            imbalan pasca-kerja                                                                                                                    post-employment
            setelah pajak            35                 -               -                  -                (6)                   -           (6) benefit net of tax


                                                        -               -               189             1,754               (14)           1,929

Dividen                             2x,23               -               -                  -             (964)                    -         (964)                     Dividend

Saldo pada tanggal                                                                                                                                             Balance as at
   31 Desember 2024                                950           1,987                  190             7,222               (11)          10,338        31 December 2024




Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak                                                          The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan                                                                                                 of these financial statements


                                                                    Halaman - 4 - Page
                                                                                   157
Page 180
                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

LAPORAN ARUS KAS                                                                            STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                     FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                       Catatan/
                                        Notes               2024                2023
                                                                                                  Cash flows from operating
Arus kas dari aktivitas operasi                                                                                    activities
Penerimaan kas dari pelanggan:                                                                  Cash received from customers:
  - Pembiayaan konsumen                                        38,014                33,107           Consumer financing -
  - Sewa pembiayaan                                             4,871                 4,062                Finance leases -
  - Pembiayaan Murabahah                                        1,009                 2,163          Murabahah financing -
  - Bagi hasil Musyarakah                                         966                   391     Musyarakah profit sharing -
  - Anjak piutang                                                 299                    31            Factoring financing -
Sanksi keterlambatan pembayaran            29                     247                   259            Late payment penalties
Penerimaan dari piutang                                                                              Recovery from written-off
  yang telah dihapusbukukan               5,6                     287                   252                      receivables
Bunga bank                                                         12                    13                    Interest income
Lain-lain                                                           3                     6                              Others
Jumlah penerimaan kas                                          45,708                40,284                 Total cash receipts
Pengeluaran kas untuk:                                                                                Cash disbursements for:
  - Pembayaran kepada
      penyalur kendaraan                                      (35,153)              (32,407)           Payments to dealers -
  - Pembayaran porsi fasilitas                                                                          Repayments of joint -
      pembiayaan bersama                                                                                financing without
      without recourse                                         (4,243)               (4,368)           recourse facilities
  - Premi asuransi                                             (1,957)               (1,860)            Insurance premium -
                                                                                                     Interest and financing -
  - Beban bunga dan keuangan                                   (1,856)               (1,768)                     charges
  - Beban usaha                                                (1,261)               (1,146)           Operating expenses -

Jumlah pengeluaran kas                                        (44,470)              (41,549)         Total cash disbursements
Pembayaran pajak                                                                                         Payment of corporate
  penghasilan badan                                                (526)               (552)                   income tax

Arus kas bersih yang                                                                                           Net cash flows
  diperoleh dari/(digunakan                                                                            provided from/(used
  untuk) aktivitas operasi                                          712              (1,817)        for) operating activities
Arus kas dari aktivitas                                                                            Cash flows from investing
  investasi                                                                                                        activities
Pembelian aset tetap                       13                        (62)                (98)          Purchase of fixed assets
Dividen yang diterima dari                                                                             Dividends received from
  entitas asosiasi                         12                        17                  16                       associates
Arus kas bersih yang                                                                                           Net cash flows
  digunakan untuk                                                                                                   used for
  aktivitas investasi                                                (45)                (82)            investing activities
Arus kas dari aktivitas                                                                           Cash flows from financing
  Pendanaan                                                                                                       activities
Penerimaan pinjaman                        38                  17,515                23,511         Proceeds from borrowings
Pembayaran pinjaman                        38                 (17,616)              (20,448)          Payments of borrowings
Penerimaan pokok surat                                                                               Proceeds from securities
  berharga yang diterbitkan                                        5,100               3,501               issued principal
Pembayaran pokok surat berharga                                                                        Payments of securities
  yang diterbitkan                                             (4,642)               (3,323)                issued principal
Pembayaran sewa                            13                       -                    (1)               Payments of lease
Pembayaran dividen                         23                    (964)               (1,166)            Payments of dividend
Arus kas bersih yang                                                                                          Net cash flows
  (digunakan untuk)/diperoleh                                                                          (used for)/provided
  dari aktivitas pendanaan                                         (607)               2,074      from financing activities




Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak                            The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan                                                                   of these financial statements


                                                      Halaman - 5 - Page
                                                             158
Page 181
                                               PT ASTRA SEDAYA FINANCE

LAPORAN ARUS KAS                                                                          STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                   FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                       Catatan/
                                        Notes               2024              2023

(Penurunan)/kenaikan bersih                                                                    Net (decrease)/increase in
  kas dan setara kas                                                60                175    cash and cash equivalents

Kas dan setara kas                                                                             Cash and cash equivalents
  pada awal tahun                          4                       890                715   at the beginning of the year

Kas dan setara kas                                                                             Cash and cash equivalents
  pada akhir tahun                         4                       950                890         at the end of the year

                                                                                                    For the purpose of the
                                                                                               statements of cash flows,
Untuk tujuan laporan arus kas,                                                                cash and cash equivalents
 kas dan setara kas pada                                                                     at end of the year comprise
 akhir tahun terdiri dari:                                                                               of the following:

Bank                                       4                       950                890                      Cash in banks




Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak                          The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan                                                                 of these financial statements


                                                      Halaman - 6 - Page
                                                             159
Page 182
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM                                            1.   GENERAL INFORMATION

     PT Astra Sedaya Finance (“Perseroan”) didirikan                PT Astra Sedaya Finance (the “Company”) was
     dengan nama PT Raharja Sedaya pada tanggal 15 Juli             incorporated with the name of PT Raharja Sedaya on
     1982     berdasarkan    Akta     Notaris   Rukmasanti          15 July 1982 based on the Notarial Deed of Rukmasanti
     Hardjasatya, S.H., No. 50. Akta Pendirian Perseroan ini        Hardjasatya, S.H., No. 50. The Company's Articles of
     disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia             Association were approved by the Ministry of Law on 20
     pada tanggal 20 Januari 1983 dalam Surat Keputusan             January 1983 based on its Decision Letter No.
     No. C2-474.HT.01.01.TH.83 dan telah diumumkan                  C2-474.HT.01.01.TH.83 and published in the State
     dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 13 tanggal          Gazette of the Republic of Indonesia No. 13,
     15 Februari 1983, Tambahan No. 231. Sejak                      Supplement No. 231 dated 15 February 1983. After its
     pendiriannya, Anggaran Dasar Perseroan dan data                establishment, Company’s Articles of Association have
     Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan,             been amended from time to time, where such significant
     diantaranya perubahan yang penting adalah:                     amendments are as follows:

     •   Berdasarkan Akta Notaris Kumala Tjahjani Widodo,           •    Based on the Notarial Deed of Kumala Tjahjani
         S.H., M.Kn., No. 35 tanggal 15 Desember 2011,                   Widodo, S.H., M.Kn., No. 35 dated 15 December
         sehubungan dengan peningkatan modal dasar dan                   2011 concerning the additional authorised capital
         modal ditempatkan dan disetor Perseroan.                        and issued and paid capital. This amendment has
         Perubahan ini telah memperoleh pesetujuan dari                  been approved by the Minister of Law and Human
         Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                    Rights of the Republic of Indonesia in his Decree
         Indonesia berdasarkan keputusan No. AHU-                        No. AHU-63447.AH.01.02.Tahun 2011 dated 22
         63447.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 22 Desember                   December 2011. This amendment has been
         2011. Perubahan ini telah diumumkan dalam Berita                published in the State Gazette of the Republic of
         Negara Republik Indonesia No. 14 tanggal 15                     Indonesia No. 14, Supplement No. 5735 dated 15
         Februari 2013, Tambahan No. 5735 dan                            February 2013 and the notification has been
         pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya                       accepted and recorded in the Regulation of the
         telah diterima dan dicatat pada Kementerian                     Minister of Law and Human Rights of the Republic
         Hukum dan Hak Asasi Manusia, Direktorat                         of Indonesia No. AHU-AH.01.10-00221 dated 3
         Jenderal Administrasi Hukum Umum dibawah No.                    January 2012 and has been published in the State
         AHU-AH.01.10-00221 tanggal 3 Januari 2012 dan                   Gazette of the Republic of Indonesia No. 77 dated
         diumumkan dalam Berita Negara Republik                          24 September 2013, Supplement No 4977/L.
         Indonesia No. 77 tanggal 24 September 2013,
         Tambahan No. 4977/L.

     •   Berdasarkan Akta Notaris Kumala Tjahjani Widodo,           •    Based on Notarial Deed No. 117, dated 31 May
         SH, MH, MKn., No. 117 tanggal 31 Mei 2012,                      2012 of Kumala Tjahjani Widodo, SH, MH, MKn.,
         sehubungan dengan perubahan Maksud, Tujuan,                     concerning the amendment of the Company’s
         dan Kegiatan Usaha Perseroan. Perubahan ini                     Intents, Purposes, and Business Activities. This
         telah mendapatkan pengesahan dari Menteri                       amendment has been legalised by the Minister of
         Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan keputusan                    Law and Human Rights of the Republic of
         No. AHU-31291.AH.01.02.Tahun 2012 tanggal                       Indonesia     in     his   Decree    No.    AHU-
         11 Juni 2012 dan diumumkan dalam Berita Negara                  31291.AH.01.02.Tahun 2012 dated 11 June 2012,
         Republik Indonesia No. 39 tanggal 14 Mei 2013,                  has been published in the State Gazette of the
         tambahan No. 38316 serta pemberitahuan                          Republic of Indonesia No. 39 dated 14 May 2013,
         perubahan anggaran dasarnya telah diterima dan                  Supplement No. 38316 and also the notification
         dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi                    has been accepted and recorded by the Ministry of
         Manusia Republik Indonesia, Direktorat Jenderal                 Law and Human Rights of the Republic of
         Administrasi   Hukum      Umum      di    bawah                 Indonesia, Directorate General of Public Laws
         No. AHU.01.10-21512 tanggal 13 Juni 2012 dan                    Administration in his Decree No. AHU.01.10-21512
         diumumkan dalam Berita Negara Republik                          dated 13 June 2012 and has been published in the
         Indonesia No. 96 tanggal 29 November 2013                       State Gazette of the Republic of Indonesia No. 96
         Tambahan No. 7347/L.                                            dated 29 November 2013, Supplement No 7347/L.




                                                   Halaman - 7 - Page
                                                           160
Page 183
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                 1.   GENERAL INFORMATION (continued)

     PT Astra Sedaya Finance (“Perseroan”) didirikan                PT Astra Sedaya Finance (the “Company”) was
     dengan nama PT Raharja Sedaya pada tanggal 15 Juli             incorporated with the name of PT Raharja Sedaya on
     1982     berdasarkan    Akta     Notaris   Rukmasanti          15 July 1982 based on the Notarial Deed of Rukmasanti
     Hardjasatya, S.H., No. 50. Akta Pendirian Perseroan ini        Hardjasatya, S.H., No. 50. The Company's Articles of
     disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia             Association were approved by the Ministry of Law on 20
     pada tanggal 20 Januari 1983 dalam Surat Keputusan             January 1983 based on its Decision Letter No.
     No. C2-474.HT.01.01.TH.83 dan telah diumumkan                  C2-474.HT.01.01.TH.83 and published in the State
     dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 13 tanggal          Gazette of the Republic of Indonesia No. 13,
     15 Februari 1983, Tambahan No. 231. Sejak                      Supplement No. 231 dated 15 February 1983. After its
     pendiriannya, Anggaran Dasar Perseroan dan data                establishment, Company’s Articles of Association have
     Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan,             been amended from time to time, where such significant
     diantaranya perubahan yang penting adalah: (lanjutan)          amendments are as follows: (continued)

     •   Berdasarkan Akta Notaris Aryanti Artisari, S.H.,           •    Based on Notarial Deed No. 64, dated 28 February
         M.Kn. No. 64 tanggal 28 Februari 2014 dan No. 92                2014 and No. 92, dated 20 October 2014 of Aryanti
         tanggal 20 Oktober 2014 sehubungan dengan                       Artisari, S.H., M.Kn., concerning the amendment of
         perubahan modal dan pemegang saham                              the Company’s Capital and Shareholders. This
         Perseroan. Perubahan ini telah mendapatkan                      amendment has been legalised by the Minister of
         pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi                     Law and Human Rights of the Republic of
         Manusia dengan keputusan No. AHU-AH.01.10-                      Indonesia in his Decree Number AHU-AH.01.10-
         10055 tanggal 11 Maret 2014 serta pemberitahuan                 10055 dated 11 March 2014, the notification
         perubahan anggaran dasarnya telah diterima dan                  has been accepted and recorded by the Ministry of
         dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi                    Law and Human Rights of the Republic of
         Manusia Republik Indonesia, Direktorat Jenderal                 Indonesia, Directorate General of Public Laws
         Administrasi Hukum Umum di bawah No. AHU-                       Administration     in his Decree Number AHU-
         0020803.AH.01.09.Tahun 2014 tanggal 11 Maret                    0020803.AH.01.09.Tahun 2014 dated 11 March
         2014.                                                           2014.

     •   Berdasarkan Akta Notaris Aryanti Artisari, S.H.,           •    Based on Notarial Deed Aryanti Artisari, SH, M.Kn.
         M.Kn. No. 16 tanggal 10 November 2015                           No. 16 dated 10 November 2015 in connection with
         sehubungan dengan perubahan maksud dan tujuan                   the change of purpose, objectives and business
         serta kegiatan usaha. Perubahan ini telah                       activities. This change has been approved by the
         mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan                  Ministry of Law and Human Rights with the
         Hak Asasi Manusia dengan keputusan No. AHU-                     decision No. AHU-0945752.01.02.Tahun 2015
         0945752.01.02.Tahun 2015 tanggal 12 November                    dated 12 November 2015 and notification of
         2015 serta pemberitahuan perubahan anggaran                     changes to the articles of association has been
         dasarnya telah diterima dan dicatat pada pada                   received and recorded at the Ministry of Justice
         Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia                         and Human Rights of the Republic of Indonesia,
         Republik     Indonesia,   Direktorat   Jenderal                 the Directorate General of General Law
         Administrasi Hukum Umum di bawah No. AHU-                       Administration under No. AHU-AH.01.03.0979433
         AH.01.03.0979433 tanggal 12 November 2015.                      dated 12 November 2015.

     •   Berdasarkan Akta Notaris Aryanti Artisari, S.H.,           •    Based on Notarial Deed Aryanti Artisari, S.H.,
         M.Kn. No. 29 tanggal 25 Mei 2018 dan No. 34                     M.Kn. No. 29 dated 25 May 2018 and No. 34 dated
         tanggal 25 Mei 2018 sehubungan dengan                           25 May 2018, concerning the amendment of the
         perubahan susunan pemegang saham dan                            Company’s Shareholders and Articles of
         perubahan anggaran dasar Perseroan. Perubahan                   Association. This amendment has been accepted
         tersebut telah diterima dan dicatat pada                        and recorded by the Ministry of Law and Human
         Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia                         Rights based on its Decision Letter No. AHU-
         Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.                    AH.01.03-0209661 dated 25 May 2018 and No.
         AHU-AH.01.03-0209661 tanggal 25 Mei 2018 dan                    AHU-AH.01.03-0209676 dated 25 May 2018.
         Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0209676
         tanggal 25 Mei 2018.




                                                   Halaman - 8 - Page
                                                           161
Page 184
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                  1.   GENERAL INFORMATION (continued)

     PT Astra Sedaya Finance (“Perseroan”) didirikan                 PT Astra Sedaya Finance (the “Company”) was
     dengan nama PT Raharja Sedaya pada tanggal 15 Juli              incorporated with the name of PT Raharja Sedaya on
     1982     berdasarkan    Akta     Notaris   Rukmasanti           15 July 1982 based on the Notarial Deed of Rukmasanti
     Hardjasatya, S.H., No. 50. Akta Pendirian Perseroan ini         Hardjasatya, S.H., No. 50. The Company's Articles of
     disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia              Association were approved by the Ministry of Law on 20
     pada tanggal 20 Januari 1983 dalam Surat Keputusan              January 1983 based on its Decision Letter No.
     No. C2-474.HT.01.01.TH.83 dan telah diumumkan                   C2-474.HT.01.01.TH.83 and published in the State
     dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 13 tanggal           Gazette of the Republic of Indonesia No. 13,
     15 Februari 1983, Tambahan No. 231. Sejak                       Supplement No. 231 dated 15 February 1983. After its
     pendiriannya, Anggaran Dasar Perseroan dan data                 establishment, Company’s Articles of Association have
     Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan,              been amended from time to time, where such significant
     diantaranya perubahan yang penting adalah: (lanjutan)           amendments are as follows: (continued)

     •   Berdasarkan Akta Notaris Wiwik Condro, S.H.,                •    Based on Notarial Deed Wiwik Condro, S.H. No.
         No. 127 tanggal 29 Desember 2021 sehubungan                     127 dated 29 December 2021 in connection with the
         dengan perubahan maksud dan tujuan serta                        change of purpose, objectives and business
         kegiatan usaha. Perubahan ini telah mendapatkan                 activities. This change has been approved by the
         persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi                    Ministry of Law and Human Rights with the decision
         Manusia     dengan    keputusan     No.   AHU-                  No. AHU-0001743.AH.01.02.Tahun 2022 dated 10
         0001743.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 10 Januari                  January 2022 and has been recorded at the
         2022 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan                 Directorate General of General Law Administration
         No. AHU-0004944.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal                     under No. AHU-0004944.AH.01.11.Tahun 2022
         10 Januari 2022.                                                dated 10 January 2022.

     Perseroan memperoleh izin usaha dalam bidang                    The Company obtained the license to operate as a
     usaha lembaga pembiayaan dari Menteri Keuangan                  finance company from the Ministry of Finance of the
     Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan                  Republic of Indonesia based on its Decision Letter
     No. 1093/KMK.013/1989 tanggal 26 September 1989                 No. 1093/KMK.013/1989 dated 26 September 1989 and
     dan Surat Menteri Keuangan Republik Indonesia No. S-            letter from the Ministry of Finance of the Republic of
     1216/MK.10/2012 tanggal 18 September 2012                       Indonesia No S-1216/MK.10/2012 dated 18 September
     Perseroan bergerak dalam bidang pembiayaan                      2012. The Company is engaged in consumer financing,
     konsumen, anjak piutang, sewa pembiayaan untuk                  factoring, car and motorcycle leasing activities, and
     mobil dan motor dan kegiatan usaha berdasarkan                  sharia. The Company commenced its commercial
     prinsip syariah. Perseroan mulai beroperasi secara              operations since mid 1983.
     komersial sejak pertengahan tahun 1983.

     Pada tanggal 22 Juni 2012 Perseroan melaporkan ke               On 22 June 2012, the Company has informed to the
     Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga                          Capital Market Supervisory Agency of Financial
     Keuangan (“Bapepam - LK”) (sejak 1 Januari 2013,                Institution (“Bapepam - LK”) (since 1 January 2013
     menjadi Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)) mengenai                became Financial Services Authority - Otoritas Jasa
     turut sertanya Perseroan dalam kegiatan pembiayaan              Keuangan (“OJK”)) regarding its participation in Sharia
     dengan prinsip Syariah. Pelaporan ini telah diterima dan        Financing. This reporting has been accepted and
     dicatat dalam administrasi Biro Pembiayaan dan                  recorded in the administrating of Finance and
     Penjaminan Bapepam LK melalui surat No. S-                      Guarantee Bureau of Bapepam-LK Regulation No. S-
     1216/MK.10/2012 tanggal 18 September 2012.                      1216/MK.10/2012 dated 18 September 2012. The
     Perseroan juga telah memperoleh surat rekomendasi               Company also has obtained a recommendation letter
     dari Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia           from National Sharia Board - Indonesian Ulama Council
     pada tanggal 30 Mei 2012 dan izin pembukaan unit                on 30 May 2012 and the license to open sharia
     usaha syariah perusahaan pembiayaan dari OJK                    business unit finance company OJK based on the
     berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK                Decision Letter of Board of Commissioners of the OJK
     No. KEP-367/NB.223/2015 tanggal 2 September 2015.               No. KEP-367/NB.223/2015 dated 2 September 2015.

     Kantor pusat Perseroan berlokasi di Jalan T.B.                  The Company’s head office is located at Jalan T.B.
     Simatupang No. 90, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta.           Simatupang No. 90, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta.
     Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan                        As at 31 December 2023, the Company has 76 branch
     mempunyai 76 kantor cabang gabungan antara                      offices consists of conventional and sharia business unit
     konvensional dan unit usaha syariah yang terbagi                which are located into 6 areas, namely Daerah Khusus
     menjadi 6 area yaitu Daerah Khusus Jakarta dan                  Jakarta and greater area (Jakarta, Depok, Tangerang
     sekitarnya (Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi),              and Bekasi), Java, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi,
     Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa             Bali and Nusa Tenggara (2023: 76 branch offices)
     Tenggara (2023: 76 kantor cabang) (tidak diaudit).              (unaudited).


                                                    Halaman - 9 - Page
                                                            162
Page 185
                                                    PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                             1.     GENERAL INFORMATION (continued)

     Entitas induk langsung Perseroan adalah PT Astra                             The Company’s ultimate parent company is PT Astra
     International Tbk, perusahaan yang berdomisili di                            International Tbk., a company domiciled in Indonesia.
     Indonesia. Pemegang saham terbesar PT Astra                                  The largest shareholder of PT Astra International Tbk. is
     International Tbk. adalah Jardine Cycle & Carriage Ld,                       Jardine Cycle & Carriage Ltd., a company incorporated
     perusahaan yang didirikan di Singapura. Jardine Cycle                        in Singapore. Jardine Cycle & Carriage Ltd., is a
     & Carriage Ltd adalah entitas anak dari Jardine                              subsidiary of Jardine Matheson Holdings Ltd., a
     Matheson Holdings Ltd, perusahaan yang didirikan di                          company incorporated in Bermuda.
     Bermuda.

     Surat berharga yang diterbitkan                                              Securities issued

     Selama beberapa tahun, Perseroan telah menerbitkan                           Throughout the years, the Company has issued the
     surat berharga sebagai berikut:                                              following securities:


                                                                                   Tanggal
                                      Jumlah                                   pencatatan di
                                        yang                                     Bursa Efek
                                    diterbitkan/                                  Indonesia/
                                      Amount                                   Listing date in
               Obligasi/               issued        Tanggal efektif/            Indonesian                 Perjanjian Perwaliamanatan/
                Bonds                (Rp/IDR)         Effective date          Stock Exchange                 Trusteeship Agreements


     Obligasi Berkelanjutan IV         8,000          21 Mei 2018/                Tahap I/       Tahap I: No. 6 tanggal 7 Maret 2018 yang telah
      Astra Sedaya Finance/                           21 May 2018                 Phase I:         mengalami perubahan dengan perjanjian No. 25
      (Self Registration Bonds IV                  (No. S. 5/D.04/2018)           25 Mei /         tanggal 11 Mei 2018/No. 6 dated 7 March 2018
      ASF)                                                                        May 2018         which have been amended, the latest with
                                                                                                   agreement No. 25 dated 11 May 2018
                                                                                   Tahap II/     Tahap II: No. 8 tanggal 24 Januari 2019/No. 8 dated
                                                                                   Phase II:       24 January 2019
                                                                                 14 Februari /
                                                                                February 2019
                                                                                 Tahap III/      Tahap III: No. 3 tanggal 3 Oktober 2019/No. 3 dated
                                                                                 Phase III:        3 October 2019
                                                                                24 Oktober /
                                                                                October 2019
                                                                                  Tahap IV/      Tahap IV: No. 11 tanggal 28 Februari 2020/No. 11
                                                                                  Phase IV:        dated 28 February 2020
                                                                                 30 Maret /
                                                                                 March 2020


     Obligasi Berkelanjutan V         10,000         25 Agustus 2020/             Tahap I/       Tahap I: No. 8 tanggal 5 Juni 2020 yang telah
      Astra Sedaya Finance/                           25 August 2020              Phase I:         mengalami perubahan dengan perjanjian No. 21
      (Self Registration Bonds V                   (No. S-222/D.04/2020)       3 September /       tanggal 12 Agustus 2020/No. 8 dated 5 June 2020
      ASF)                                                                    September 2020       which have been amended, the latest with
                                                                                                   agreement No. 21 dated 12 August 2020

                                                                                  Tahap II/      Tahap II: No. 11 tanggal 26 April 2021/No. 11 dated
                                                                                  Phase II:        26 April 2021
                                                                                  16 April /
                                                                                  April 2021

                                                                                 Tahap III/      Tahap III: No. 1 tanggal 1 Oktober 2021/No. 1 dated
                                                                                 Phase III:        1 October 2021
                                                                                25 Oktober /
                                                                                October 2021


                                                                                  Tahap IV/      Tahap IV: No. 1 tanggal 7 Maret 2022/No. 1 dated 7
                                                                                  Phase IV:        March 2022
                                                                                 23 Maret /
                                                                                 March 2022

                                                                                 Tahap V/        Tahap V: No. 19 tanggal 10 Agustus 2022/No. 19
                                                                                 Phase V:          dated 10 August 2022
                                                                                29 Agustus /
                                                                                August 2022




                                                            Halaman - 10 - Page
                                                                        163
Page 186
                                                    PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                             1.    GENERAL INFORMATION (continued)

     Surat berharga yang diterbitkan (lanjutan)                                  Securities issued (continued)

     Selama beberapa tahun, Perseroan telah menerbitkan                          Throughout the years, the Company has issued the
     surat berharga sebagai berikut: (lanjutan)                                  following securities: (continued)


                                                                                 Tanggal
                                      Jumlah                                 pencatatan di
                                        yang                                   Bursa Efek
                                    diterbitkan/                                Indonesia/
                                      Amount                                 Listing date in
               Obligasi/               issued        Tanggal efektif/          Indonesian                 Perjanjian Perwaliamanatan/
                Bonds                (Rp/IDR)         Effective date        Stock Exchange                 Trusteeship Agreements


     Obligasi Berkelanjutan VI         8,600            26 Juni 2023/             Tahap I/     Tahap I: No. 30 tanggal 21 Juni 2023 yang telah
      Astra Sedaya Finance/                            26 June 2023               Phase I:       mengalami perubahan dengan perjanjian No. 17
      (Self Registration Bonds VI                  (No. S-141/D.04/2023)           7 Juli /      tanggal 10 April 2023/No. 30 dated 21 June 2023
      ASF)                                                                       July 2023       which have been amended, the latest with
                                                                                                 agreement No. 10 dated April 2023

                                                                                  Tahap II/    Tahap II: No. 4 tanggal 6 Oktober 2023/No. 4 dated 6
                                                                                  Phase II:      October 2023
                                                                                27 Oktober /
                                                                                October 2023

                                                                                 Tahap III/
                                                                                 Phase III:    Tahap III: No. 30 tanggal 27 Maret 2024/No. 30 dated
                                                                                 24 April /      27 March 2024
                                                                                 April 2024


                                                                                  Tahap IV/
                                                                                  Phase VI:    Tahap IV: No. 14 tanggal 13 September 2024/No.14
                                                                                 3 Oktober /     dated 13 September 2024
                                                                                October 2024



     Hasil penerbitan surat-surat berharga di atas setelah                       The proceeds from the securities mentioned above net
     dikurangi dengan biaya-biaya emisi digunakan oleh                           of issuance costs were used by the Company for
     Perseroan sebagai modal kerja.                                              working capital.

     Surat-surat berharga di atas dijual dengan harga                            The securities mentioned above were offered at par
     nominal pada pasar perdana dan dengan tingkat suku                          value in the primary market and at fixed interest rate.
     bunga tetap.

     Beberapa dari surat berharga yang diterbitkan telah                         Several securities issued have been due and fully
     jatuh tempo dan dibayar penuh. Informasi mengenai                           repaid. Information regarding the due date and
     tanggal jatuh tempo dan saldo surat berharga yang                           outstanding balance of securities issued are disclosed
     diterbitkan disajikan di Catatan 18.                                        in Note 18.

     Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Komite                              The members of the Company's Board of
     Nominasi dan Remunerasi, dan Dewan Pengawas                                 Commissioners, Board of Directors, Audit Committee,
     Syariah Perseroan adalah sebagai berikut:                                   Nomination and Remuneration Committee, and Sharia
                                                                                 Supervisory Board are as follows:

                                               31 Desember/December 2024 dan/and 2023
     Dewan Komisaris:                                                                                             Board of Commissioners:
     Presiden Komisaris                                           Rudy                                               President Commissioner
     Komisaris                                                Gidion Hasan                                                     Commissioner
     Komisaris Independen                                   Aridono Sukmanto                                      Independent Commissioner
     Komisaris Independen                                  Leonard W.S. Siregar                                   Independent Commissioner




                                                            Halaman - 11 - Page
                                                                        164
Page 187
                                                   PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                            1.     GENERAL INFORMATION (continued)

     Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Komite                              The members of the Company's Board of
     Nominasi dan Remunerasi, dan Dewan Pengawas                                 Commissioners, Board of Directors, Audit Committee,
     Syariah Perseroan adalah sebagai berikut: (lanjutan)                        Nomination and Remuneration Committee, and Sharia
                                                                                 Supervisory Board are as follows: (continued)

                                                     31 Desember/December 2024
     Dewan Direksi:                                                                                                   Board of Directors:
     Presiden Direktur                                     Hendry Christian W.1)                                        President Director
     Direktur Keuangan                                                                                                       Finance and
       dan Manajemen Risiko                                 Dharmawan Phie                                   Risk Management Director
     Direktur Pemasaran                                      Tan Chian Hok                                              Marketing Director
     Direktur Operasi dan Syariah                         Devy Santoso Jayadi5)                             Operations and Sharia Director
     Direktur Sumber Daya
       Manusia dan                                                                                                     Human Capital and
       Bagian Umum                                       Matilda Esther Rotinsulu                                  General Affair Director
     Direktur Teknologi                                                                                                          Information
       Informasi                                               Selly Meilania2)                                     Technology Director

                                                     31 Desember/December 2023
     Dewan Direksi:                                                                                                   Board of Directors:
     Presiden Direktur                                             Siswadi                                             President Director
     Direktur Keuangan                                                                                                       Finance and
       dan Manajemen Risiko                                 Dharmawan Phie                                    Risk Management Director
     Direktur Pemasaran                                      Tan Chian Hok                                             Marketing Director
     Direktur Operasi                                      Devy Santoso Jayadi                                         Operation Director
     Direktur Sumber Daya
       Manusia dan                                                                                                      Human Capital and
       Bagian Umum                                       Matilda Esther Rotinsulu                                  General Affair Director
     Direktur Teknologi Informasi                                                                               Information Technology and
       dan Syariah                                          Mohammad Farauk                                               Sharia Director

                                     31 Desember/December                  31 Desember/December
                                             2024                                  2023
     Komite Audit                                                                                                          Audit Committee
     Ketua                              Aridono Sukmanto                        Aridono Sukmanto                                  Chairman
     Anggota                               Lindawati Gani3)                     Gede Harja Wasistha                                Member
     Anggota                           Juliani Eliza Syaftari3)                Regina Okthory Sucianto                             Member

                                     31 Desember/December                  31 Desember/December
                                             2024                                  2023
     Komite Pemantau                                                                                                        Risk Monitoring
       Risiko:                                                                                                                Committee:
     Ketua                              Aridono Sukmanto                         Aridono Sukmanto                                 Chairman
     Anggota                             Lindawati Gani4)                       Gede Harja Wasistha                                Member
     Anggota                           Juliani Eliza Syaftari4)                Regina Okthory Sucianto                             Member

                                            31 Desember/December 2024 dan/and 2023
     Komite Nominasi dan                                                                                  Nomination and Remuneration
       Remunerasi:                                                                                                       Committee:
     Ketua                                                    Aridono Sukmanto                                              Chairman
     Anggota                                                         Rudy                                                    Member
     Anggota                                                  Katarina Wulandari                                             Member
                                            31 Desember/December 2024 dan/and 2023
     Dewan Pengawas Syariah:                                                                                   Sharia Supervisory Board:
     Ketua                                                    Ahmad Mukri Aji                                                  Chairman
     Anggota                                             Endy Mohammad Astiwara                                                  Member
     Anggota                                                 Aminudin Yakub                                                      Member
     1.   Diangkat berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham               1.   Appointed based on the decision of the Company's Annual
          Tahunan Perseroan tanggal 18 April 2024 dan telah menerima                  General Meeting of Shareholders dated 18 April 2024 and has
          KEP-31/D.06/2024 tanggal 3 Juli 2024 tentang hasil penilaian                received KEP-31/D.06/2024 dated 3 July 2024 regarding the
          Kemampuan dan Kepatutan OJK.                                                results of the OJK Fit and Proper Test.
     2.   Diangkat berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham               2.   Appointed based on the decision of the Company's Annual
          Tahunan Perseroan tanggal 18 April 2024 dan telah menerima                  General Meeting of Shareholders dated 18 April 2024 and has
          KEP-32/D.06/2024 tanggal 3 Juli 2024 tentang hasil penilaian                received KEP-32/D.06/2024 dated 3 July 2024 regarding the
          Kemampuan dan Kepatutan OJK.                                                results of the OJK Fit and Proper Test.
     3.   Diangkat berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No.           3.   Appointed based on the Board of Commissioner Resolution No.
          05/CIR-BOC/KOMITE AUDIT/ASF/IV/2024 tanggal 21 Mei 2024.                    05/CIR-BOC/KOMITE AUDIT/ASF/IV/2024 dated 21 May 2024.
     4.   Diangkat berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No.           4.   Appointed based on the Board of Commissioner Resolution No.
          04/CIR-BOC/KOMITE PEMANTAU RISIKO/ASF/IV/2024 tanggal                       04/CIR-BOC/KOMITE PEMANTAU RISIKO/ASF/IV/2024 dated
          21 Mei 2024.                                                                21 May 2024.
     5.   Diangkat berdasarkan Keputusan Surat Keputusan Direksi                 5.   Appointed based on the Board of Directors Resolution No.
          Perseroan No. 030/SKEP/CEO/ASF/IV/2024 tanggal 26 April 2024.               030/SKEP/CEO/ASF/IV/2024 dated 26 April 2024.


                                                            Halaman - 12 - Page
                                                                     165
Page 188
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                               1.    GENERAL INFORMATION (continued)

     Pembentukan Komite Audit Perseroan telah sesuai               The establishment of the Company’s Audit
     dengan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang              Committee is in compliance with OJK Regulation
     Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite              No. 55/POJK.04/2015 on the Establishment and
     Audit. Pengangkatan Komite Audit berdasarkan                  Implementation Guidelines of Audit Committee. The
     Keputusan Dewan Komisaris No. 05/CIR-BOC/KOMITE               appointment of Audit Committee is based on the Board
     AUDIT/ASF/IV/2024 tanggal 21 Mei 2024, efektif sejak          of    Commissioners     Resolution    No.    05/CIR-
     penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan                 BOC/KOMITE AUDIT/ASF/IV//2024 dated 21 May
     Tahun 2024 sampai dengan penutupan Rapat Umum                 2024, effective since closing of Company’s Annual
     Pemegang Saham Perseroan Tahun 2026.                          General Meeting of Shareholders Year 2024 until the
                                                                   closing of Company’s Annual General Meeting of
                                                                   Shareholders Year 2026.

     Pembentukan Komite Pemantau Risiko Perseroan telah           The establishment of the Company’s Risk Monitoring
     sesuai dengan Peraturan OJK No. 44/POJK.05/2020              Committee is in compliance with OJK Regulation
     tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga              No. 44/POJK.05/2020 concerning The Application of
     Jasa Keuangan Non-Bank juncto Lampiran I Surat               Risk Management for Non-Bank Financial Sevices
     Edaran OJK No. 07/SEOJK.05/2021 tentang Penerapan            Institutions juncto Appendix I Circular Letter of OJK
     Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-             Authority No. 07/SEOJK.05/2021 on Guidelines for Risk
     Bank. Pengangkatan Komite Pemantau Risiko                    Management and Self Assessment Report on
     berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris No. 04/CIR-            Application of Risk Management for Non-Bank Financial
     BOC/KOMITE      PEMANTAU        RISIKO/ASF/IV/2024           Institution. The appointment of the Risk Monitoring
     tanggal 21 Mei 2024, efektif sejak penutupan Rapat           Committee is based on the Board of Commissioners
     Umum Pemegang Saham Perseroan Tahun 2024                     Resolution No. 04/CIR-BOC/KOMITE PEMANTAU
     sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang                  RISIKO/ASF/IV/2024 dated 21 May 2024, effective
     Saham Perseroan Tahun 2026.                                  since the closing of Company’s Annual General Meeting
                                                                  of Shareholders Year 2024 until the closing of
                                                                  Company’s Annual General Meeting of Shareholders
                                                                  Year 2026.

     Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi                   The establishment of the Company's Nomination and
     Perseroan telah sesuai dengan Peraturan OJK                  Remuneration Committee is in compliance with OJK
     No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan              regulation No. 34/POJK.04/2014 on the Nomination and
     Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik dan                 Remuneration Committee for Issuers or Public Entities
     Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2020 tentang Tata               and OJK regulation No. 29/POJK.05/2020 on Good
     Kelola Perusahaan yang Baik Bagi Perusahaan                  Governance for Finance Institution. Appointment of the
     Pembiayaan. Pengangkatan Komite Nominasi dan                 Company's Nomination and Remuneration Committee
     Remunerasi Perseroan berdasarkan pada Surat                  based on the Letter of Appoval of the Board of
     Persetujuan Dewan Komisaris Perseroan No. 06/CIR-            Commissioners of the Company No. 06/CIR-
     BOC/KNR/ASF/VI/2022 tanggal 1 Juli 2022, yang efektif        BOC/KNR/ASF/VI/2022 dated 1 July 2022, which is
     sejak tanggal 8 April 2022.                                  effective since 8 April 2022.

     Berdasarkan Surat Persetujuan Dewan Komisaris                Based on the Approval Letter of the Company's Board of
     Perseroan No. 12/CIR-BOC/KNR/ASF/VIII/2023 tanggal           Commissioners No. 12/CIR-BOC/KNR/ASF/VIII/2023
     29 September 2023 telah dilakukan perubahan anggota          dated 29 September 2023, there has been a change in
     Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan, yang               the members of the Nomination and Remuneration
     efektif sejak tanggal 18 Agustus 2023.                       Committee of the Company, which is effective since 18
                                                                  August 2023.

     Pelaksanaan Fungsi Nominasi Dan Remunerasi                   The implementation of the Company's Nomination and
     Perseroan sebelum tanggal 8 April 2022 telah sesuai          Remuneration Function before 8 April 2022 has been in
     dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 Tentang             accordance with the OJK No. 34/POJK.04/2014
     Komite Nominasi Dan Remunerasi Emiten Atau                   Concerning the Nomination and Remuneration
     Perusahaan Publik yakni dilakukan oleh Dewan                 Committee of Issuers or Public Companies, namely by
     Komisaris Perseroan.                                         the Board of Commissioners of the Company.




                                                   Halaman - 13 - Page
                                                          166
Page 189
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                 1.   GENERAL INFORMATION (continued)

     Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan                       As at 31 December 2024, the Company 4,103
     mempunyai 4.103 karyawan (2023: 4.225 karyawan)                employees (2023: has 4,225 employees) (unaudited).
     (tidak diaudit).

     Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Komisaris                Based on Notarial Deed of Nanny Wiana Setiawan,
     Perseroan No. 49 tanggal 29 Januari 2018 yang dibuat           S.H., No. 49 dated 29 January 2018 on the Resolution
     dihadapan Notaris Nanny Wiana Setiawan, S.H.,                  of the Company’s Board of Commissioner, the
     Perseroan telah mengangkat Ronggur Cahyadi P.                  Company has appointed of Ronggur Cahyadi P.
     Saragih sebagai Kepala Audit Internal Perseroan yang           Saragih as a Head of Internal Audit effective on
     berlaku efektif pada tanggal 2 Januari 2018.                   2 January 2018.

     Berdasarkan   Keputusan   Direksi  No.    06/CIR-              Based on the Board of Directors Decree No. 06/CIR-
     BOD/ASF/IV/2022 tanggal 28 April 2022, Sekretaris              BOD/ASF/IV/2022 dated 28 April 2022, Corporate
     Perseroan dirangkap oleh Direksi Perseroan, yaitu              Secretary role is currently handled by a Director of the
     Dharmawan Phie.                                                Company, Dharmawan Phie.


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                    2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION

     Laporan keuangan Perseroan ini diotorisasi oleh Direksi        The Company’s financial statements were authorised
     pada tanggal 6 Mei 2025.                                       by the Directors on 6 May 2025.

     Berikut ini adalah kebijakan akuntansi utama yang              Presented below are the principal accounting policies
     diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan                   implemented in preparing the financial statements of
     Perseroan.                                                     the Company.

     a.   Dasar penyusunan laporan keuangan                         a.   Basis of preparation of financial statements

          Laporan keuangan pada tanggal 31 Desember                      The financial statements as at 31 December 2024
          2024 dan 2023 telah disusun dan disajikan sesuai               and 2023 have been prepared and presented in
          dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia                 accordance with the Indonesian Financial
          yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia                 Accounting Standards issued by the Indonesian
          dan Peraturan Bapepam dan LK No. VIII.G.7.                     Institute of Accountants and Bapepam and LK
          Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK (sejak                     Regulation No.VIII.G.7. Attachment of the
          1 Januari 2013, OJK telah mengambil alih fungsi                Chairman of Bapepam-LK degree (since 1 January
          dari Bapepam-LK) No. KEP-347/BL/2012 tanggal                   2013, OJK takes over the function of Bapepam-LK)
          25 Juni 2012 tentang “Pedoman Penyajian dan                    No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012
          Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau                      regarding “Guidelines for Financial Statements
          Perusahaan Publik”.                                            Presentation and Disclosures for Issuers or Public
                                                                         Entities”.

          Laporan keuangan disusun berdasarkan harga                     The financial statements have been prepared
          perolehan, kecuali untuk aset dan liabilitas                   under the historical cost, except for financial assets
          keuangan yang ditetapkan dan efektif sebagai                   and liabilities designated and effective as hedging
          instrumen lindung nilai, yang diukur berdasarkan               instruments, which have been measured at fair
          nilai   wajar.    Laporan    keuangan    disusun               value. The financial statements are prepared under
          berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali                 the accrual basis of accounting, except for the
          laporan arus kas.                                              statements of cash flows.

          Laporan arus kas disusun menggunakan metode                    The statements of cash flows are prepared based
          langsung dengan mengelompokkan arus kas ke                     on the direct method by classifying cash flows into
          dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.              operating, investing and financing activities. For the
          Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas              purpose of the statements of cash flows, cash and
          mencakup kas dan kas di bank yang tidak dibatasi               cash equivalents include cash on hand and cash in
          penggunaannya dan tidak digunakan sebagai                      banks which are not restricted and pledged as
          jaminan pinjaman, setelah dikurangi cerukan.                   collateral for any borrowings, net of overdraft.




                                                   Halaman - 14 - Page
                                                           167
Page 190
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                      2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                       (continued)

     a.   Dasar penyusunan laporan keuangan (lanjutan)                 a.   Basis of preparation of financial statements
                                                                            (continued)

          Seluruh angka dalam laporan keuangan ini,                         Amounts in the financial statements are rounded to
          dibulatkan menjadi dan dinyatakan dalam miliaran                  and expressed in billion of Rupiah unless otherwise
          Rupiah yang terdekat, kecuali dinyatakan lain.                    stated.

          Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan                         The preparation of financial statements in
          Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia                           conformity with Indonesian Financial Accounting
          mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi.                      Standards requires the use of certain critical
          Hal tersebut juga mengharuskan Manajemen untuk                    accounting estimates and asumptions. It also
          membuat pertimbangan dalam proses penerapan                       requires Management to exercise its judgement in
          kebijakan akuntansi Perseroan. Area yang                          the process of applying the Company’s accounting
          kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan                     policies. The areas involving a higher degree of
          yang lebih tinggi atau area dimana asumsi dan                     judgement or complexity, or areas where
          estimasi dapat berdampak signifikan terhadap                      assumptions and estimates are significant to the
          laporan keuangan diungkapkan di Catatan 3.                        financial    statements     are   disclosed    in
                                                                            Note 3.

     b.   Perubahan kebijakan akuntansi                               b.    Change in accounting policy

          Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara                       The accounting policies applied are consistent with
          konsisten dengan laporan keuangan pada tanggal                    those of the financial statements as at 31
          31 Desember 2023, yang telah sesuai dengan                        December 2023 which conform to the Indonesian
          Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, kecuali                  Financial Accounting Standards, except on
          yang dinyatakan dibawah ini.                                      mentioned below.

          Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan                           Financial Accounting Standard Board of Indonesia
          Indonesia (“DSAK-IAI”) telah menerbitkan standar                  Institute of Accounting (“DSAK-IAI”) has issued the
          baru, amandemen dan interpretasi yang berlaku                     following new standards, amendments and
          efektif pada tanggal 1 Januari 2024 sebagai                       interpretation which are effective as at 1 January
          berikut:                                                          2024 as follows:

          -   Kerangka Standar Pelaporan Keuangan                           -   Indonesia Financial Reporting Standard
              Indonesia ("KSPKI") dan perubahan nomor                           Framework ("KSPKI") and amendments to
              PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi                             SFAS and IFAS number, are effective on 1
              Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar                            January 2024. KSPKI regulate the SFAS
              Akuntansi Keuangan), berlaku efektif tanggal 1                    pillars, criteria and shifting between pillars that
              Januari 2024. KSPKI mengatur pilar SAK yang                       apply in Indonesia, while amendments to
              berlaku di Indonesia, kriteria, dan perpindahan                   SFAS and IFAS number determine the number
              antar pilar SAK, sedangkan perubahan nomor                        for SFAS and IFAS which refering to IFRS
              mengatur ketentuan penomoran PSAK dan                             Accounting Standards, local accounting
              ISAK yang mengacu pada IFRS Accounting                            standards, and sharia accounting standards;
              Standards, standar akuntansi lokal, dan
              standar akuntasi syariah;
          -   Amendemen PSAK 201: “Penyajian Laporan                        -   Amendments of SFAS 201 “Presentation of
              Keuangan” terkait klasifikasi liabilitas sebagai                  Financial Statements” regarding classification
              jangka pendek atau jangka panjang;                                of liabilities as current or non-current;
          -   Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait                            -   Amendments of SFAS 116 “Leases” regarding
              liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-                     lease liabilities in sale-and-lease back
              balik;                                                            transactions;
          -   Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107 terkait                       -   Amendments of SFAS 207 and SFAS 107
              “Pengaturan Pembiayaan Pemasok”; dan                              “Supplier Finance Arrangements”; and
          -   Amandemen PSAK 409: “Akuntansi Zakat,                         -   Amendments of SFAS 409 “Accounting of
              Infak, dan Sedekah” dan PSAK 401:                                 Zakat, Infak, and Sedekah” and SFAS 401
              “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”.                             “Sharia Financial Statement”.



                                                     Halaman - 15 - Page
                                                             168
Page 191
                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
 (Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                          (continued)

     b.   Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan)                       b.   Change in accounting policy (continued)

          Implementasi dari standar-standar tersebut tidak                    The implementation of the above standards did not
          menghasilkan perubahan substansial terhadap                         result in substantial changes to the The Company’s
          kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak memiliki                    accounting policies and had no material impact to
          dampak yang material terhadap laporan keuangan                      the financial statements for current or prior financial
          di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.                            years.

     c.   Instrumen keuangan                                             c.   Financial instruments

          Perseroan mengklasifikasikan instrumen keuangan                     The Company classifies its financial instruments
          dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas                           into financial assets and financial liabilities.
          keuangan.

          Aset keuangan                                                       Financial assets

          Aset keuangan Perseroan terdiri dari kas dan                        The Company’s financial assets consist of cash
          setara kas, piutang pembiayaan konsumen, piutang                    and cash equivalents, consumer financing
          pembiayaan Murabahah, investasi bersih dalam                        receivables, Murabahah financing receivables, net
          sewa pembiayaan, tagihan pembiayaan anjak                           investments in finance leases, factoring financing
          piutang, piutang pembiayaan Musyarakah, piutang                     receivables, Musyarakah financing receivables,
          lain-lain, dan aset derivatif.                                      other receivables, and derivative assets.

          Perseroan mengklasifikasikan aset keuangannya                       The Company classifies its financial assets in the
          dalam kategori pengukuran berikut:                                  following measurement categories:
          -    aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                     - those to be measured subsequently at fair
               (baik melalui penghasilan komprehensif lain,                        value (either through other comprehensive
               atau melalui laba rugi), dan                                        income, or through profit or loss), and
          -    aset keuangan yang diukur pada biaya                           - those to be measured at amortised cost.
               perolehan diamortisasi.

          Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis                   The classification depends on the entity’s business
          entitas untuk mengelola aset keuangan dan                           model for managing the financial assets and the
          persyaratan kontraktual arus kas.                                   contractual terms of the cash flows.

          Untuk aset yang diukur pada nilai wajar,                            For assets measured at fair value, gains and
          keuntungan dan kerugian akan dicatat dalam                          losses will either be recorded in profit or loss or
          laporan laba rugi atau penghasilan komprehensif                     other comprehensive income. For investments in
          lain. Untuk investasi pada instrumen utang, hal ini                 debt instruments, this will depend on the business
          akan bergantung pada model bisnis dimana                            model in which the investment is held. For
          investasi tersebut diadakan. Untuk investasi pada                   investments in equity instruments that are not held
          instrumen ekuitas yang tidak dimiliki untuk                         for trading, this will depend on whether the
          diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada                        Company has made an irrevocable election at
          apakah Perseroan telah melakukan pemilihan yang                     the time of initial recognition to account for
          tidak dapat dibatalkan pada saat pengakuan awal                     the equity investment at fair value through other
          untuk mencatat investasi ekuitas pada nilai wajar                   comprehensive income.
          melalui penghasilan komprehensif lain.

          Untuk tujuan penilaian ini, 'pokok' didefinisikan                   For the purposes of this assessment, ‘principal’ is
          sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada                         defined as the fair value of the financial asset on
          pengakuan awal. 'Bunga' didefinisikan sebagai                       initial recognition. ‘Interest’ is defined as
          imbalan untuk nilai waktu atas uang dan untuk                       consideration for the time value of money and for
          risiko kredit yang terkait dengan jumlah pokok yang                 the credit risk associated with the principal amount
          terutang selama periode waktu tertentu dan untuk                    outstanding during a particular period of time and
          risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya (misalnya                   for other basic lending risks and costs (e.g. liquidity
          risiko likuiditas dan biaya administrasi), serta marjin             risk and administrative costs), as well as profit
          keuntungan.                                                         margin.




                                                       Halaman - 16 - Page
                                                                169
Page 192
                                               PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                         (continued)

     c.   Instrumen keuangan (lanjutan)                                 c.   Financial instruments (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                           Financial assets (continued)

          Penilaian apakah arus kas kontraktual hanya                        Assessment of whether contractual cash flows are
          merupakan pembayaran pokok dan bunga semata                        solely payments of principal and interest (“SPPI”)
          (“SPPI”)

          Dalam menilai apakah arus kas kontraktual adalah                   In assessing whether the contractual cash flows
          SPPI, Perseroan mempertimbangkan ketentuan                         are SPPI, the Company considers the contractual
          kontraktual instrumen tersebut. Hal ini termasuk                   terms of the instrument. This includes assessing
          menilai apakah aset keuangan mengandung                            whether the financial asset contains a contractual
          ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu                    term that could change the timing or amount of
          atau jumlah arus kas kontraktual sehingga tidak                    contractual cash flows such that it would not meet
          memenuhi kondisi ini. Dalam melakukan penilaian,                   this condition. In making the assessment, the
          Perseroan mempertimbangkan:                                        Company considers:
          -    Kejadian kontingensi yang akan mengubah                       -    Contingent events that would change the
               jumlah dan waktu arus kas;                                         amount and timing of cash flows;
          -    Fitur leverage;                                               -    Leverage features;
          -    Persyaratan pelunasan dipercepat dan                          -    Prepayment and extension terms;
               perpanjangan fasilitas;
          -    Ketentuan yang membatasi klaim Perseroan                      -    Terms that limit the Company’s claim to cash
               atas arus kas dari aset tertentu (seperti                          flows from specified assets (e.g. non-recourse
               pinjaman non-recourse); dan                                        loans); and
          -    Fitur yang memodifikasi imbalan dari nilai                    -    Features that modify consideration of the time
               waktu atas uang (seperti penetapan ulang                           value of money (e.g. periodical reset of
               suku bunga berkala).                                               interest rates).

          Penilaian model bisnis                                             Business model assessment

          Model bisnis mengacu pada bagaimana aset                           Business model refers to how financial assets are
          keuangan dikelola bersama untuk menghasilkan                       managed together to generate cash flows for the
          arus kas untuk Perseroan. Arus kas mungkin                         Company. This may be collecting contractual cash
          dihasilkan dengan menerima arus kas kontraktual,                   flows, selling financial assets or both. Business
          menjual aset keuangan atau keduanya. Model                         models are determined at a level of aggregation
          bisnis ditentukan pada tingkat agregasi di mana                    where groups of assets are managed together to
          kelompok aset dikelola bersama untuk mencapai                      achieve a particular objective and do not depend
          tujuan tertentu dan tidak bergantung pada niat                     on management's intentions for individual
          manajemen pada instrumen individual.                               instruments.

          Perseroan menilai model bisnis pada aset                           The Company assesses the business model of
          keuangan setidaknya pada tingkat lini bisnis atau                  financial assets at least at business line level or
          pada di mana terdapat variasi mandat/tujuan dalam                  where there are varying mandates or objectives
          lini bisnis, pada lini bisnis produk atau pada tingkat             within a business line, at a more granular product
          desk yang lebih granular (misalnya sub-portofolio                  business line or desk level (i.e. sub-portfolios or
          atau sub-lini bisnis).                                             sub-business lines).

          Penentuan model bisnis dilakukan dengan                            Business model determinations are made
          mempertimbangkan semua bukti relevan yang                          considering all relevant evidence that is available at
          tersedia pada tanggal penilaian. Ini termasuk, tetapi              the date of the assessment. This includes, but is
          tidak terbatas pada:                                               not limited to:
          -     bagaimana kinerja bisnis dan aset keuangan                   -     how the performance of the business and the
                yang ada di dalam unit bisnis itu dievaluasi                       financial assets held within that business unit
                dan dilaporkan kepada manajemen. Tingkat                           are evaluated and reported to management.
                pemisahan yang diidentifikasi untuk klasifikasi                    The level of segregation identified for SFAS
                PSAK 109        harus konsisten dengan                             109 classification should be consistent with
                bagaimana portofolio aset dipisahkan dan                           how asset portfolios are segregated and
                dilaporkan kepada manajemen;                                       reported to senior management;




                                                      Halaman - 17 - Page
                                                               170
Page 193
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                        (continued)

     c.   Instrumen keuangan (lanjutan)                                c.   Financial instruments (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                          Financial assets (continued)

          Penilaian model bisnis (lanjutan)                                 Business model assessment (continued)

          Penentuan model bisnis dilakukan dengan                           Business model determinations are made
          mempertimbangkan semua bukti relevan yang                         considering all relevant evidence that is available at
          tersedia pada tanggal penilaian. Ini termasuk, tetapi             the date of the assessment. This includes, but is
          tidak terbatas pada: (lanjutan)                                   not limited to: (continued)
          -     risiko yang mempengaruhi kinerja unit bisnis                -     the risks that affect the performance of the
                dan aset keuangan yang dimiliki dalam unit                        business unit and the financial assets held
                bisnis itu dan khususnya bagaimana risiko itu                     within that business unit and in particular the
                dikelola; dan                                                     way those risks are managed; and
          -     bagaimana manajer unit bisnis dikompensasi                  -     how managers of the business unit are
                (misalnya, apakah kompensasi didasarkan                           compensated (for example, whether the
                pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau                     compensation is based on the fair value of the
                pada arus kas kontraktual yang dikumpulkan).                      assets managed or on the contractual cash
                                                                                  flows collected).

          Penentuan model bisnis dilakukan berdasarkan                      Business model determinations are made on the
          skenario yang diperkirakan akan terjadi oleh                      basis of scenarios that the Company reasonably
          Perseroan dan tidak dalam kondisi sangat tertekan                 expects to occur and not under highly stressed or
          atau 'kondisi terburuk'. Jika aset dijual dalam                   'worst case' conditions. Where assets are disposed
          kondisi yang tidak diharapkan oleh Perseroan untuk                of under conditions that the Company did not
          berlaku ketika aset diakui, klasifikasi aset keuangan             reasonably expect to prevail when the assets were
          yang ada dalam portofolio tidak disajikan secara                  recognised, the classification of existing financial
          tidak akurat, tetapi kondisi tersebut harus                       assets in the portfolio are not rendered inaccurate
          dipertimbangkan untuk aset yang diperoleh di masa                 but the conditions in question should be considered
          mendatang.                                                        for any assets acquired going forward.

          Pemilihan model operasi dalam PSAK 109                            The targeting operating model for SFAS 109 is
          dirancang sedemikian rupa sehingga akuntansi                      designed such that accounting for instruments at
          untuk instrumen di FVTPL adalah pilihan yang                      FVTPL is a conscious choice.
          tepat.

          Perubahan pada model bisnis atau pengenalan                       Changes to business models or the introduction of
          model bisnis baru ditentukan melalui proses                       new business models are determined through the
          persetujuan unit bisnis baru.                                     new business unit approval process.

          Perseroan dapat mereklasifikasi seluruh aset                      The Company can reclassify all of its financial
          keuangan yang terpengaruh jika dan hanya jika,                    assets when and only, its business model for
          model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan                      managing those financial assets changes.
          berubah.

          Pada pengakuan awal, Perseroan mengukur aset                      At initial recognition, the Company measures a
          keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal                  financial asset at its fair value plus, in the case of a
          aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui               financial asset not at fair value through profit or
          laporan laba rugi, biaya transaksi yang dapat                     loss, transaction costs that are directly attributable
          diatribusikan secara langsung dengan perolehan                    to the acquisition of the financial asset. Transaction
          aset keuangan. Biaya transaksi dari aset keuangan                 costs of financial assets carried at fair value
          yang dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba                through profit or loss are expensed in profit or loss.
          rugi dibebankan pada laporan laba rugi.




                                                      Halaman - 18 - Page
                                                              171
Page 194
                                               PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                         (continued)

     c.   Instrumen keuangan (lanjutan)                                 c.   Financial instruments (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                           Financial assets (continued)

          Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang                   Impairment of financial assets for consumer
          pembiayaan konsumen dan investasi bersih dalam                     financing receivables and net investment in finance
          sewa pembiayaan                                                    leases

          PSAK 109 mengharuskan cadangan kerugian                            SFAS 109 requires a loss allowance to be
          diakui sebesar kerugian kredit ekspektasian 12                     recognised at an amount equal to either 12-month
          bulan (12-month ECL) atau kerugian kredit                          expected credit losses (“ECL”) or lifetime ECLs.
          ekspektasian sepanjang umur aset keuangan                          Lifetime ECLs are the ECLs that result from all
          (lifetime ECL). Lifetime ECL adalah kerugian kredit                possible default events over the expected life of a
          ekspektasian      yang    berasal    dari    semua                 financial instrument, whereas 12-month ECLs are
          kemungkinan kejadian gagal bayar sepanjang umur                    the portion of ECLs that result from default events
          ekspektasian       suatu   instrumen      keuangan,                that are possible within the 12 months after
          sedangkan ECL 12 bulan adalah porsi dari kerugian                  reporting date.
          kredit ekspektasian yang berasal dari kemungkinan
          kejadian gagal bayar dalam 12 bulan setelah
          tanggal pelaporan.

          Kerugian kredit ekspektasian atau Expected Credit                  Expected Credit Losses (“ECL“) are recognized for
          Losses (“ECL“) diakui untuk seluruh instrumen                      all financial debt instruments, loan commitments
          utang keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan                      and financial guarantees that are classified as hold
          keuangan yang diklasifikasikan sebagai hold to                     to collect/hold to collect and sell and have cash
          collect/hold to collect and sell dan memiliki arus kas             flows that are solely payments of principal and
          SPPI. Kerugian kredit ekspektasian tidak diakui                    interest. Expected credit losses are not recognized
          untuk instrumen ekuitas yang ditetapkan sebagai                    for equity instruments designated at FVOCI.
          FVOCI.

          Perseroan menggunakan model yang kompleks                          The Company primarily uses sophisticated models
          yang menggunakan matriks probability of default                    that utilize the probability of default (“PD”), loss
          (“PD”), loss given default (“LGD”) dan exposure at                 given default (“LGD”) and exposure at default
          default (“EAD”).                                                   (“EAD”) metrics.

          a.   Probability of Default (“PD”)                                 a.   Probability of Default (“PD”)

               Probabilitas yang timbul di suatu waktu                            The probability at a point in time that a
               dimana konsumen mengalami gagal bayar,                             counterparty will default, calibrated over up to
               dikalibrasikan sampai dengan periode 12                            12 months from the reporting date (Stage 1) or
               bulan dari tanggal laporan (Stage 1) atau                          over the lifetime of the product (Stage 2 and 3)
               sepanjang umur (Stage 2 dan 3) dan                                 and incorporating the impact of forward-looking
               digabungkan pada dampak asumsi ekonomi                             economic assumptions that have an effect on
               masa depan yang memiliki risiko kredit. PD                         credit risk. PD is estimated at a point in time
               diestimasikan pada point in time dimana hal ini                    that means it will fluctuate in line with the
               berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi.                        economic cycle.

          b.   Loss Given Default (“LGD”)                                    b.   Loss Given Default (“LGD”)

               Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari                        The loss that is expected to arise on default,
               konsumen yang mengalami gagal bayar                                incorporating the impact of relevant forward
               dengan menggabungkan dampak dari asumsi                            looking economic assumptions (if any), which
               ekonomi masa depan yang relevan (jika ada)                         represents the difference between the
               dimana hal ini mewakili perbedaan antara arus                      contractual cash flows due and those that the
               kas kontraktual yang akan jatuh tempo dengan                       Company expects to receive. The Company
               arus kas yang diharapkan untuk diterima.                           estimates LGD based on the historical
               Perseroan        mengestimasikan         LGD                       recovery rates and considers the recovery of
               berdasarkan data historis dari tingkat                             any collateral that is integral to the financial
               pemulihan dan memperhitungkan pemulihan                            assets with workout period 6 months, and
               yang berasal dari jaminan terhadap aset                            taking into account forward looking economic
               keuangan dengan workout period 6 bulan dan                         assumptions if relevant.
               mempertimbangkan asumsi ekonomi di masa
               depan jika relevan.


                                                      Halaman - 19 - Page
                                                               172
Page 195
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                        (continued)

     c.   Instrumen keuangan (lanjutan)                                c.   Financial instruments (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                          Financial assets (continued)

          Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang                  Impairment of financial assets for consumer
          pembiayaan konsumen dan investasi bersih dalam                    financing receivables and net investment in finance
          sewa pembiayaan (lanjutan)                                        leases (continued)

          c.   Exposure at Default (“EAD”)                                  c.   Exposure at Default (“EAD”)

               Perkiraan nilai eksposur neraca pada saat                         The expected balance sheet exposure at the
               gagal bayar dengan mempertimbangkan                               time of default, taking into account that
               bahwa perubahan ekspektasi yang diharapkan                        expected change in exposure over the lifetime
               selama      masa      eksposur.    Hal   ini                      of the exposure. This incorporates the impact
               menggabungkan dampak penarikan fasilitas                          of drawdowns of committed facilities,
               yang committed pembayaran pokok dan                               repayments of principal and interest,
               bunga,     amortisasi    dan     pembayaran                       amortization and prepayments, together with
               dipercepat, bersama dengan dampak asumsi                          the impact of forward looking economic
               ekonomi masa depan jika relevan.                                  assumptions where relevant.

          Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan (Stage 1)                   12 month expected credit losses (Stage 1)

          Kerugian kredit ekspektasian diakui pada saat                     Expected credit losses are recognised at the time
          pengakuan awal instrumen keuangan dan                             of initial recognition of a financial instrument and
          merepresentasikan kekurangan kas sepanjang                        represent the lifetime cash shortfalls arising from
          umur aset yang timbul dari kemungkinan gagal                      possible default events up to twelve months into
          bayar di masa yang akan datang dalam kurun                        the future from the reporting date. Expected credit
          waktu dua belas bulan sejak tanggal pelaporan.                    losses continue to be determined on this basis until
          Kerugian kredit ekspektasian terus ditentukan oleh                there is either a significant increase in the credit
          dasar ini sampai timbul peningkatan risiko kredit                 risk of an instrument or the instrument becomes
          yang signifikan pada instrumen tersebut atau                      credit-impaired. If an instrument is no longer
          instrumen tersebut telah mengalami penurunan nilai                considered to exhibit a significant increase in credit
          kredit. Jika suatu instrumen tidak lagi dianggap                  risk, expected credit losses will revert to being
          menunjukkan peningkatan risiko kredit yang                        determined on a twelve month basis.
          signifikan, maka kerugian kredit ekspektasian
          dihitung kembali berdasarkan basis dua belas
          bulan.

          Peningkatan risiko kredit yang signifikan (Stage 2)               Significant increase in credit risk (Stage 2)

          Jika aset keuangan mengalami peningkatan risiko                   If a financial asset experiences a significant
          kredit yang signifikan (“SICR”) sejak pengakuan                   increase in credit risk (“SICR”) since initial
          awal, kerugian kredit ekspektasian diakui atas                    recognition, an expected credit loss provision is
          kejadian gagal bayar yang mungkin terjadi                         recognised for default events that may occur over
          sepanjang umur aset. Peningkatan signifikan dalam                 the lifetime of the asset. Significant increase in
          risiko kredit dinilai dengan membandingkan risiko                 credit risk is assessed by comparing the risk of
          gagal bayar atas eksposur pada tanggal pelaporan                  default of an exposure at the reporting date to the
          dengan risiko gagal bayar saat pengakuan awal                     risk of default at origination (after taking into
          (setelah memperhitungkan perjalanan waktu dari                    account the passage of time). Whether a change in
          akun tersebut). Perubahan atas risiko gagal bayar                 the risk of default is significant or not is assessed
          dinilai signifikan atau tidak, dinilai menggunakan                using a number of quantitative and qualitative
          sejumlah faktor kuantitatif dan kualitatif, yang                  factors, the weight of which depends on the type of
          bobotnya bergantung pada tipe produk dan pihak                    product and counterparty. Financial assets that are
          lawan. Aset keuangan dengan tunggakan 30 hari                     30 or more days past due and not credit-impaired
          atau lebih dan tidak mengalami penurunan nilai                    will always be considered to have experienced a
          akan selalu dianggap telah mengalami peningkatan                  significant increase in credit risk.
          risiko kredit yang signifikan.




                                                      Halaman - 20 - Page
                                                                173
Page 196
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                        (continued)

     c.   Instrumen keuangan (lanjutan)                                c.   Financial instruments (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                          Financial assets (continued)

          Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang                  Impairment of financial assets for consumer
          pembiayaan konsumen dan investasi bersih dalam                    financing receivables and net investment in finance
          sewa pembiayaan (lanjutan)                                        leases (continued)

          Perseroan menggunakan berbagai pengukuran                         The Company uses a number of qualitative and
          kualitatif dan kuantitatif dalam menilai SICR seperti             quantitative measures in assessing SICR as
          berikut:                                                          follows:

          Akun-akun dengan 30 hari tunggakan (“DPD”)                        Accounts that are 30 days past due (“DPD”) or
          atau   akun-akun yang dianggap mengalami                          considered to experience increase in credit risk
          kenaikan risiko kredit berdasarkan pertimbangan                   based on certain management assessment, are
          manajemen,       dianggap       telah      mengalami              considered to have experienced a significant
          peningkatan risiko kredit yang signifikan.                        increase in credit risk.

          Peningkatan risiko kredit yang signifikan (Stage 2)               Significant increase in credit risk (Stage 2)
          (lanjutan)                                                        (continued)

          Aset hanya akan dianggap mengalami penurunan                      An asset is only considered credit impaired and
          nilai dan kerugian kredit ekspektasian sepanjang                  lifetime expected credit losses recognised, if there
          umurnya diakui, jika terdapat bukti objektif                      is observed objective evidence of impairment.
          penurunan nilai yang dapat diobservasi. Faktor-                   These factors are similar to the indicators of
          faktor yang diobservasi ini serupa dengan indikator               objective evidence of impairment under SFAS 239,
          bukti objektif penurunan nilai pada PSAK 239,                     this includes, amongst other factors, assets in
          termasuk antara lain aset gagal bayar atau                        default or experiencing significant financial
          mengalami kesulitan keuangan yang signifikan atau                 difficulty, or experiencing forbearance on impaired
          mengalami forbearance atas piutang yang                           receivables (mentioned as ‘Stage 3 asset’). The
          mengalami penurunan nilai (disebut sebagai ‘aset                  measurement of expected credit losses across all
          Stage 3’). Pengukuran kerugian kredit ekspektasian                stages is required to reflect an unbiased and
          di seluruh tahapan aset diperlukan untuk                          probability weighted amount that is determined by
          mencerminkan jumlah yang tidak bias dan rata-rata                 evaluating a range of reasonably possible
          probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan                    outcomes using reasonable and supportable
          mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang                         information about past events, current conditions
          dapat terjadi menggunakan informasi yang wajar                    and forecasts of future economic conditions.
          dan dapat didukung dengan peristiwa di masa
          lampau, kondisi saat ini dan proyeksi terkait dengan
          kondisi ekonomis di masa depan.

          Eksposur yang mengalami penurunan nilai kredit                    Credit impaired (or defaulted) exposures (Stage 3)
          atau gagal bayar (Stage 3)

          Kriteria kuantitatif                                              Quantitative criteria

          Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai                      Financial assets that are credit impaired (or in
          (atau gagal bayar) merupakan aset yang                            defaut) represent those that are at least 90 days
          setidaknya telah memiliki tunggakan 90 hari atas                  past due.
          pokok.

          Kriteria kualitatif                                               Qualitative criteria

          Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai                      Financial assets that are credit impaired (or in
          (atau gagal bayar) merupakan aset yang telah                      default) represent those that are written off and has
          dihapusbukukan dan mengalami proses credit                        been proceed as credit settlement.
          settlement.




                                                      Halaman - 21 - Page
                                                              174
Page 197
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                     2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                      (continued)

     c.   Instrumen keuangan (lanjutan)                              c.   Financial instruments (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                        Financial assets (continued)

          Eksposur yang mengalami penurunan nilai kredit                  Credit impaired (or defaulted) exposures (Stage 3)
          atau gagal bayar (Stage 3) (lanjutan)                           (continued)

          Aset keuangan juga dianggap mengalami                           Financial assets are also considered to be credit
          penurunan nilai kredit dimana konsumen                          impaired where the customers are unlikely to pay
          kemungkinan besar tidak akan membayar dengan                    on the occurrence of one or more observable
          terjadinya satu atau lebih kejadian yang teramati               events that have a detrimental impact on the
          yang memiliki dampak menurunkan jumlah estimasi                 estimated future cash flows of the financial asset
          arus kas masa depan dari aset keuangan tersebut                 based on management’s judgement. Loss
          berdasarkan pertimbangan manajemen. Cadangan                    provisions against credit impaired financial assets
          kerugian penurunan nilai terhadap aset keuangan                 are determined based on an assessment of the
          yang mengalami penurunan nilai ditentukan                       recoverable cash flows under a range of scenarios,
          berdasarkan penilaian terhadap arus kas yang                    including the realisation of any collateral held
          dapat dipulihkan berdasarkan sejumlah skenario,                 where appropriate. The ECL will reflect weighted
          termasuk realisasi jaminan yang dimiliki jika                   average of the scenarios based on the probability
          memungkinkan. ECL akan mencerminkan rata-rata                   of the relevant scenario to occur. The loss
          tertimbang dari skenario berdasarkan probabilitas               provisions held represent the difference between
          dari skenario yang relevan untuk terjadi. Cadangan              the present value of the cash flows expected to be
          kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara               recovered, discounted at the instrument’s original
          nilai sekarang dari arus kas yang diperkirakan akan             effective interest rate, and the gross carrying value
          dipulihkan, didiskontokan pada suku bunga efektif               of the instrument prior to any credit impairment.
          awal, dan nilai tercatat bruto instrumen sebelum
          penurunan nilai kredit.

          Periode yang diperhitungkan ketika mengukur                     The period considered when measuring expected
          kerugian kredit ekspektasian adalah rata-rata dari              credit loss is the longest period of the average life
          periode terpanjang kontrak aset keuangan.                       of the financial assets.

          Untuk aset yang diukur pada biaya perolehan                     For assets measured at amortized cost, the
          diamortisasi, saldo di neraca mencerminkan aset                 balance sheet amount reflects the gross asset less
          bruto dikurangi kerugian kredit ekspektasian.                   the expected credit losses.

          Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang                Impairment of financial assets for Murabahah
          pembiayaan Murabahah                                            financing receivables

          Sesuai dengan PSAK No. 402 "Akuntansi                           In accordance with SFAS No. 402 “Accounting for
          Murabahah", Perseroan menghitung penyisihan                     Murabahah”, the Company calculates allowance for
          kerugian penurunan nilai untuk piutang Murabahah                impairment losses for Murabahah financing
          sesuai dengan ketentuan di ISAK No. 402                         receivables in accordance with IFAS No. 402
          “Penurunan Nilai Piutang Murabahah”.                            “Impairment of Murabahah Receivables”.

          Perseroan mengevaluasi apakah terdapat bukti                    The Company assesses whether there is any
          objektif bahwa aset keuangan mengalami                          objective evidence that a financial asset is impaired
          penurunan nilai pada setiap tanggal laporan posisi              at each statement of financial position date.
          keuangan.

          Aset keuangan mengalami penurunan nilai hanya                   Financial assets are impaired and impairment
          jika terdapat bukti objektif bahwa penurunan nilai              losses are incurred only if there is objective
          merupakan akibat dari satu atau lebih peristiwa                 evidence of impairment as a result of one or more
          yang terjadi setelah pengakuan awal (“peristiwa                 events that occurred after the initial recognition (a
          kerugian”) dan peristiwa kerugian tersebut (atau                “loss event”) and that loss event (or events) has an
          peristiwa-peristiwa) memiliki dampak pada estimasi              impact on the estimated future cash flows of
          arus kas masa depan atas aset keuangan yang                     financial assets that can be reliably estimated.
          dapat diestimasi secara andal.




                                                    Halaman - 22 - Page
                                                            175
Page 198
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                      2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                       (continued)

     c.   Instrumen keuangan (lanjutan)                               c.   Financial instruments (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                         Financial assets (continued)

          Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang                 Impairment of financial assets for Murabahah
          pembiayaan Murabahah (lanjutan)                                  financing receivables (continued)

          Perhitungan penyisihan kerugian penurunan nilai                  The calculation of allowance for impairment losses
          atas aset keuangan yang dinilai secara kolektif                  on financial assets which are evaluated collectively,
          dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko                   grouped based on similar receivable risk
          piutang yang sama dengan mempertimbangkan                        characteristics and taking into account the
          segmentasi piutang berdasarkan pengalaman                        receivable segmentation on the basis of historical
          kerugian masa lalu (probability of default).                     loss experience (probability of default).

          Perseroan menggunakan metode analisis migrasi                    The Company uses the migration analysis method
          yang merupakan suatu metode analisis statistik,                  which is a statistical model analysis method to
          untuk menilai penyisihan kerugian penurunan nilai                assess allowance for impairment losses on
          atas piutang yang diberikan secara kolektif.                     collective receivables. The Company uses 3 (three)
          Perseroan menggunakan data historis 3 (tiga)                     years historical data to compute for the Probability
          tahun dalam menghitung Probability of Default                    of Default (“PD”) and Loss Given Default (“LGD”).
          (“PD”) dan Loss Given Default (“LGD”).

          Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang                 Impairment of financial assets for Musyarakah
          pembiayaan Musyarakah                                            financing receivables

          Perseroan membentuk penyisihan nilai kerugian                    The Company provides the allowance for
          untuk pembiayaan Musyarakah berdasarkan                          impairment losses for Musyarakah financing based
          estimasi kerugian aset produktif yang tidak dapat                on the estimated losses from uncollectible amount
          ditagih sebagaimana diatur dalam PSAK yang                       earning assets as stipulated in the applicable
          berlaku. Selain itu, Perseroan menerapkan                        SFAS. The Company also implemented Regulation
          Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No.                    of the Financial Services Authority (“POJK”) No.
          10/POJK.05/2019 tanggal 26 Februari 2019.                        10/POJK.05/2019 dated 26 February 2019.

          Penyisihan kerugian minimum yang harus dibentuk                  The minimum allowance to be provided in
          sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                   accordance with Regulation of the Financial
          (“POJK”) adalah sebagai berikut:                                 Services Authority (“POJK”) is as follows:

          1)   Cadangan umum, ditetapkan paling rendah                     1) General reserve, shall be no less than 1% of
               sebesar 1% dari aset produktif yang                            total earning assets classified as current after
               digolongkan lancar setelah dikurangi agunan.                   deducting the collateral value.

          2)   Cadangan      khusus,      sekurang-kurangnya               2) Special reserves, shall be at least:
               sebesar:
               a) 5% dari aset produktif yang digolongkan                     a) 5% of earning assets classified as Special
                   Dalam      Perhatian     Khusus     setelah                   Mention after deducting the collateral value;
                   dikurangi nilai agunan;
               b) 15% dari aset produktif yang digolongkan                    b) 15% of earning assets classified as
                   Kurang Lancar setelah dikurangi nilai                         Substandard after deducting the collateral
                   agunan;                                                       value;
               c) 50% dari aset produktif yang digolongkan                    c) 50% of earning assets classified as Doubtful
                   Diragukan setelah dikurangi nilai agunan;                     after deducting the collateral value; and
                   dan
               d) 100%       dari    aset    produktif   yang                 d) 100% of earning assets classified as Loss
                   digolongkan Macet setelah dikurangi nilai                     after deducting the collateral value.
                   agunan.




                                                     Halaman - 23 - Page
                                                             176
Page 199
                                               PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                         (continued)

     c.   Instrumen keuangan (lanjutan)                                 c.   Financial instruments (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                           Financial assets (continued)

          Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang                   Impairment of financial assets for Musyarakah
          pembiayaan Musyarakah (lanjutan)                                   financing receivables (continued)

          Liabilitas keuangan                                                Financial liabilities

          Liabilitas keuangan Perseroan terdiri dari utang                   The Company’s financial liabitilies consist of
          penyalur kendaraan, utang lain-lain, akrual,                       payable to dealers, other liabilities, accrued
          pinjaman, surat berharga yang diterbitkan, dan                     expenses, borrowings, securities issued, and
          liabilitas derivatif.                                              derivative liabilities.

          Perseroan          mengklasifikasikan       liabilitas             The Company classified its financial liabilities only
          keuangannya hanya dalam satu kategori, yaitu                       into one category, which is financial liabilities
          liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya                       measured at amortised cost, as the Company does
          perolehan diamortisasi, dikarenakan Perseroan                      not have financial liabilities classified as fair value
          tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada                through profit or loss. The Company has hedging
          nilai wajar melalui laba rugi. Perseroan memiliki                  instruments in cash flow hedges (refer to Note 2r).
          instrumen lindung nilai atas arus kas (lihat
          Catatan 2r).

          Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya                       Financial liabilities measured at amortised cost
          perolehan diamortisasi

          Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan                      Financial liabilities measured at amortised cost are
          yang diukur dengan biaya perolehan yang                            initially recognised at fair value plus transaction
          diamortisasi diukur pada nilai wajar ditambah biaya                cost (if any) that are directly attributable to the
          transaksi (jika ada) yang dapat diatribusikan secara               financial liabilities and subsequently measured at
          langsung dengan liabilitas keuangan tersebut dan                   amortised cost using effective interest rate.
          selanjutnya diukur pada biaya perolehan                            Effective interest rate amortization is recognised in
          diamortisasi dengan menggunakan metode suku                        the statements of profit or loss as “Interest and
          bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif diakui                financing charges”.
          di dalam laporan laba rugi sebagai “Beban bunga
          dan keuangan”.

          Penentuan nilai wajar                                              Determination of fair value

          Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk                  Fair value is the price that would be received to sell
          menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar                    an asset or paid to transfer a liability in an orderly
          untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi                 transaction between market participants at the
          teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar                  measurement date in the principal market or, in its
          (market participants) pada tanggal pengukuran di                   absence, the most advantageous market to which
          pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama,                 the Company has access at that date. The fair
          di pasar yang paling menguntungkan dimana                          value of a liability reflects its non-performance risk.
          Perseroan memiliki akses pada tanggal tersebut.
          Nilai wajar liabilitas mencerminkan risiko
          wanprestasinya.

          Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar                      When available, the Company measures the fair
          instrumen keuangan dengan menggunakan harga                        value of a financial instrument using the quoted
          kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut.                 price in an active market for that instrument.




                                                      Halaman - 24 - Page
                                                               177
Page 200
                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                          31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                          (continued)

     c.   Instrumen keuangan (lanjutan)                                  c.   Financial instruments (continued)

          Penentuan nilai wajar (lanjutan)                                    Determination of fair value (continued)

          Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang                           The fair value of financial instruments traded in
          diperdagangkan di pasar aktif ditentukan                            active market is determined based on quoted
          berdasarkan nilai pasar yang berlaku pada tanggal                   market prices at the statement of financial position
          laporan posisi keuangan menggunakan harga yang                      date and based on routinely published and
          dipublikasikan secara rutin dan berasal dari sumber                 reputable sources such as quoted market prices or
          yang terpercaya, seperti quoted market price atau                   broker’s quoted price from Bloomberg and Reuters.
          broker’s quoted price dari Bloomberg dan Reuters.

          Instrumen keuangan dianggap memiliki kuotasi di                     A financial instrument is considered has quoted in
          pasar aktif, jika harga kuotasi tersedia sewaktu-                   an active market, if quoted prices are readily and
          waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa,                  regularly available from an exchange, dealer,
          pedagang efek (dealer), perantara efek (broker),                    broker, industry group, pricing service or regulatory
          kelompok industri, badan pengawas (pricing                          agency, and those prices represent actual and
          service atau regulatory agency), dan harga                          regularly occurring market transactions on an arm’s
          tersebut mencerminkan transaksi pasar yang                          length basis. If the above criteria are not met, the
          aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar.                  market is regarded as being inactive. Indications
          Jika kriteria di atas tidak terpenuhi, maka pasar                   that a market is inactive are when there is a wide
          aktif dinyatakan tidak tersedia. Indikasi-indikasi dari             bid-offer spread or significant increase in the bid-
          pasar tidak aktif adalah terdapat selisih yang besar                offer spread or there are few recent transactions.
          antara harga penawaran dan permintaan atau
          kenaikan signifikan dalam selisih harga penawaran
          dan permintaan dan hanya terdapat beberapa
          transaksi terkini.

          Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai                       For financial instruments with no quoted market
          harga pasar, estimasi atas nilai wajar ditetapkan                   price, a reasonable estimate of the fair value is
          dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain                      determined by reference to the current market
          yang secara substansi memiliki karakteristik yang                   value of another instrument which substantially
          sama atau dihitung berdasarkan ekspektasi arus                      have the same characteristic or calculated based
          kas yang didiskonto dengan tingkat suku bunga                       on the expected cash flows discounted by relevant
          pasar yang relevan.                                                 market rates.

          Nilai wajar atas piutang pembiayaan, serta                          The fair value for financing receivables as well as
          pinjaman dari bank ditentukan menggunakan nilai                     borrowings are determined using a present value
          kini berdasarkan arus kas kontraktual dengan                        model on the basis of contractually agreed cash
          mempertimbangkan kualitas kredit, likuiditas, dan                   flows, taking into account credit quality, liquidity,
          biaya.                                                              and costs.

          Bukti terbaik dari nilai wajar pada saat pengakuan                  The best evidence of fair value at initial recognition
          awal adalah harga transaksinya (yaitu nilai wajar                   is the transaction price (that is, the fair value of the
          pembayaran yang diserahkan atau diterima),                          consideration given or received), unless the fair
          kecuali nilai wajar dari instrumen tersebut dapat                   value of that instrument is evidenced by
          dibuktikan dengan perbandingan transaksi untuk                      comparison with other observable current market
          instrumen yang sama di pasar terkini yang dapat                     transactions in the same instrument (that is, without
          diobservasi (yaitu yang tanpa modifikasi atau                       modification or repackaging) or based on a
          repackaging) atau berdasarkan teknik penilaian                      valuation technique whose variables include only
          dimana variabelnya hanya data dari pasar yang                       data from observable markets.
          dapat diobservasi.

          Untuk      instrumen    keuangan   yang       diukur                For financial instruments that measured at fair
          menggunakan nilai wajar, Perseroan menggunakan                      value, the Company use the fair value hierarchy
          hirarki nilai wajar yang mencerminkan signifikansi                  which reflect the significance of input used in the
          input    yang     digunakan   dalam     melakukan                   measurement (level 1, 2, and 3) as explained in
          pengukuran (tingkat 1, 2, dan 3) seperti dijelaskan                 Notes 37 (v).
          pada Catatan 37 (v).



                                                       Halaman - 25 - Page
                                                                178
Page 201
                                               PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                         (continued)

     c.   Instrumen keuangan (lanjutan)                                 c.   Financial instruments (continued)

          Penghentian pengakuan                                              Derecognition

          Penghentian pengakuan aset keuangan dilakukan                      Financial assets are derecognised when the
          ketika hak kontraktual atas arus kas yang berasal                  contractual rights to receive the cash flows from
          dari aset keuangan tersebut berakhir, atau ketika                  these assets have ceased to exist or the assets
          aset keuangan tersebut telah ditransfer dan secara                 have been transferred and substantially all the risks
          substansial seluruh risiko dan manfaat atas                        and rewards of ownership of the assets are also
          kepemilikan aset tersebut telah ditransfer (jika                   transferred (if substantially all the risks and rewards
          secara substansial seluruh risiko dan manfaat tidak                are not transferred, hence the Company evaluates
          ditransfer, maka Perseroan melakukan evaluasi                      to ensure that continuing involvement on the basis
          untuk memastikan keterlibatan berkelanjutan atas                   of any retained powers of control does not prevent
          kendali yang masih dimiliki tidak mencegah                         derecognition). Financial liabilities are derecognised
          penghentian pengakuan). Liabilitas keuangan                        when they have been redeemed or otherwise
          dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah                    extinguished.
          dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

          Modifikasi aset keuangan                                           Modification of financial assets

          Perseroan terkadang melakukan renegosiasi atau                     The Company sometimes renegotiates or
          dalam hal lain modifikasi atas arus kas kontraktual                otherwise modifies the contractual cash flows of
          dari pinjaman kepada konsumen. Saat ini terjadi,                   loans to customers. When this happens, the
          Perseroan menilai apakah syarat-syarat pinjaman                    Company assesses whether or not the new terms
          yang baru berbeda secara substansial dibanding                     are substantially different to the original terms. The
          dengan syarat-syarat pinjaman sebelumnya.                          Company does this by considering, among others,
          Perseroan      melakukan      hal    ini   dengan                  the following factors:
          mempertimbangkan, antara lain, faktor-faktor di
          bawah ini:
          -    Jika peminjam berada dalam kesulitan                          -   If the borrower is in financial difficulty whether
               keuangan,    apakah      modifikasi  tersebut                     the modification merely reduces the contractual
               mengurangi arus kas kontraktual ke nilai yang                     cash flows to amounts the borrower is
               diharapkan dapat dibayarkan oleh peminjam                         expected to be able to pay
          -    Perpanjangan signifikan dari waktu pinjaman                   -   Significant extension of the loan term when the
               dimana peminjam tidak berada dalam kesulitan                      borrower is not in financial difficulty
               keuangan
          -    Perubahan signifikan dari suku bunga                          -   Significant change in the interest rate
          -    Perubahan mata uang pinjaman                                  -   Change in loan currency

          Apabila syarat-syarat tersebut berbeda secara                      If the terms are substantially different, the
          substansial, Perseroan menghentikan pengakuan                      Company derecognises the original financial asset
          aset keuangan awal dan mengakui aset keuangan                      and recognises a ‘new’ asset at fair value and
          yang ‘baru’ pada nilai wajarnya dan menghitung                     realculates a new effective interest rate for the
          kembali suku bunga efektif yang baru untuk aset                    asset. The date of renegotiation is consequently
          tersebut. Tanggal renegosiasi syarat pinjaman                      considered to be the date of initial recognition for
          dianggap sebagai tanggal pengakuan awal untuk                      impairment calculation purposes, including for the
          keperluan perhitungan penurunan nilai, termasuk                    purpose of determining whether a significant
          untuk menentukan apakah terdapat kenaikan                          increase in credit risk has occured. However, the
          signifikan risiko kredit. Namun, Perseroan juga                    Company also assesses whether the new financial
          menilai apakah aset keuangan baru dianggap                         asset recognised is deemed to be credit-impaired
          sebagai aset keuangan yang mengalami                               at initial recognition, especially in circumstances
          penurunan nilai pada pengakuan awal, terutama                      where the renegotiation was driven by the debtor
          dalam keadaan di mana renegosiasi didorong oleh                    being unable to make the originally agreed
          peminjam       yang      tidak    dapat    melakukan               payments. Differences in the carrying amount are
          pembayaran yang sudah disetujui sebelumnya.                        also recognised in profit or loss as a gain or loss on
          Selisih dari nilai tercatat juga diakui pada laba rugi             derecognition.
          sebagai laba rugi dari penghentian pengakuan aset
          keuangan.




                                                      Halaman - 26 - Page
                                                               179
Page 202
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                     2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                      (continued)

     c.   Instrumen keuangan (lanjutan)                              c.   Financial instruments (continued)

          Modifikasi aset keuangan (lanjutan)                             Modification of financial assets (continued)

          Apabila syarat-syarat tersebut tidak berbeda                    If the terms are not substantially different, the
          secara substansial, renegosiasi atau modifikasi                 renegotiation or modification does not result in
          tidak menghasilkan penghentian pengakuan, dan                   derecognition, and the Company recalculates the
          Perseroan menghitung kembali nilai tercatat bruto               gross carrying amount based on the revised cash
          berdasarkan arus kas yang sudah dimodifikasi dari               flows of the financial asset and recognises a
          aset keuangan dan mengakui laba atau rugi                       modification gain or loss in profit or loss. The new
          modifikasian di laporan laba rugi. Nilai tercatat               gross carrying amount is recalculated by
          bruto yang baru dihitung kembali dengan                         discounting the modified cash flows at the original
          mendiskontokan arus kas yang telah dimodifikasi                 effective interest rate.
          dengan menggunakan tingkat suku bunga efektif
          awal.

          Saling hapus                                                    Offsetting

          Aset     keuangan    dan    liabilitas    keuangan              Financial assets and liabilities are offset and the
          disalinghapuskan dan jumlah netonya disajikan                   net amount is presented in the statements of
          pada laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika               financial position, if and only if, the Company has a
          Perseroan memiliki hak yang berkekuatan hukum                   legal enforceable right to offset the recognised
          untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang                   amounts and there is an intention to settle on a net
          telah diakui tersebut dan adanya maksud untuk                   basis, or realise the assets and settle the liabilities
          menyelesaikan     secara    neto,      atau   untuk             simultaneously. The legally enforceable right must
          merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas                not be contingent on future events and must be
          secara bersamaan. Hak berkekuatan hukum                         enforceable in the normal course of business and
          tersebut haruslah tidak bergantung pada kondisi                 in the event of default, insolvency or bankruptcy of
          masa depan dan hak tersebut harus dapat tetap                   the company or the counterparty.
          didapatkan dalam kondisi bisnis normal dan dalam
          hal    terjadinya  kegagalan,     ketidakmampuan
          membayar maupun kebangkrutan dari perseroan
          ataupun pihak lawan.

     d.   Kas dan setara kas                                         d.   Cash and cash equivalents

          Kas dan setara kas mencakup kas dan kas di bank                 Cash and cash equivalent include cash on hand
          yang tidak dibatasi penggunaannya dan tidak                     and cash in bank which are not restricted and
          digunakan sebagai jaminan atas pinjaman. Pada                   pledged as collateral for any borrowing. In the
          laporan posisi keuangan, cerukan disajikan                      statements of financial position, bank overdrafts are
          bersama sebagai pinjaman dalam liabilitas jangka                shown as part of short-term liabilities.
          pendek.

     e.   Piutang pembiayaan konsumen                                e.   Consumer financing receivables

          Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah                    Consumer financing receivables are stated at their
          piutang setelah dikurangi dengan bagian                         outstanding balance less the portion of joint
          pembiayaan bersama dimana risiko kredit                         financings where the credit risk is assumed by joint
          ditanggung pemberi pembiayaan bersama sesuai                    financing providers in accordance with the
          dengan porsinya (without recourse), pendapatan                  financings portion (without recourse), unearned
          pembiayaan konsumen yang belum diakui dan                       consumer financing income and the allowance for
          penyisihan kerugian penurunan nilai.                            impairment losses.

          Piutang pembiayaan konsumen diakui pada                         Consumer financing receivables are recognised
          awalnya pada nilai wajar ditambah biaya transaksi               initially at fair value plus transaction costs and less
          dan dikurangi pendapatan administrasi (jika ada)                administration income (if any) that are directly
          yang dapat diatribusikan secara langsung dan                    attributable to its acquisition and subsequently
          selanjutnya diukur dengan biaya perolehan                       measured at amortised cost using the effective
          diamortisasi menggunakan metode suku bunga                      interest rate method.
          efektif.


                                                    Halaman - 27 - Page
                                                            180
Page 203
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                   2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                    (continued)

     e.   Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan)                   e.   Consumer financing receivables (continued)

          Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum                     Unearned consumer financing income is the
          diakui   merupakan    selisih   antara   jumlah               difference between total installments to be received
          keseluruhan pembayaran angsuran yang akan                     from customers and the total amount financing,
          diterima dari konsumen dengan jumlah pokok                    which is recognised as income over the term of the
          pembiayaan, yang akan diakui sebagai pendapatan               contract using effective interest rate method.
          sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan
          menggunakan metode suku bunga efektif.

          Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan                  Early termination is treated as a cancellation of an
          konsumen     berakhir   diperlakukan   sebagai                existing contract and the resulting gain or loss is
          pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan                    credited or charged to the current year statement of
          laba dan rugi yang terjadi pada saat transaksi                profit or loss at the transaction date.
          timbul diakui dalam laporan laba rugi tahun
          berjalan.

          Pembiayaan bersama                                            Joint financing

          Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai                     Joint financing receivables where the Company
          bersama pihak lain, di mana masing-masing pihak               and joint financing providers bear credit risk in
          menanggung risiko kredit sesuai dengan porsinya               accordance with their portion (without recourse) are
          (without recourse) disajikan di laporan posisi                presented on a net basis in the statements of
          keuangan secara bersih. Pendapatan pembiayaan                 financial position. Consumer financing income and
          konsumen dan beban bunga yang terkait dengan                  interest expenses related to joint financing without
          pembiayaan bersama without recourse disajikan                 recourse are also presented in a net basis in the
          secara bersih di laporan laba rugi.                           statements of profit or loss.

          Dalam pembiayaan bersama without recourse,                    For joint financing without recourse, the Company
          Perseroan berhak menentukan tingkat bunga yang                has the right to set higher interest rates to
          lebih tinggi kepada pelanggan dari tingkat bunga              customers than those as stated in the joint
          yang ditetapkan dalam perjanjian dengan pemberi               financing agreements with joint financing providers.
          pembiayaan bersama. Selisihnya, diakui sebagai                The difference is recognised as part of unearned
          pendapatan pembiayaan konsumen yang belum                     consumer financing income and recognised as
          diakui dan diakui sebagai pendapatan sesuai                   income over the term of the contract using effective
          dengan      jangka   waktu     kontrak    dengan              interest method.
          menggunakan metode suku bunga efektif.

     f.   Piutang pembiayaan Murabahah                             f.   Murabahah financing receivables

          Piutang pembiayaan Murabahah merupakan                        Murabahah financing receivables are stated at their
          jumlah piutang setelah dikurangi dengan bagian                outstanding balance less the portion of net of joint
          pembiayaan bersama di mana risiko pembiayaan                  financing receivables where joint financing
          ditanggung oleh pemberi pembiayaan bersama                    providers bear financing risk in accordance with its
          sesuai dengan porsinya (without recourse),                    portion (without recourse), unearned margin
          pendapatan marjin yang belum diakui dan                       income and the allowance for impairment losses.
          penyisihan kerugian penurunan nilai.

          Piutang pembiayaan Murabahah diakui pada                      Murabahah financing receivables are recognised
          awalnya pada nilai wajar ditambah biaya transaksi             initially at fair value, plus the transaction cost and
          dan dikurangi pendapatan administrasi (jika ada)              less the administration income (if any) that are
          yang dapat didistribusikan secara langsung dan                directly attributable to its acquisition, and
          selanjutnya diukur dengan biaya perolehan                     subsequently measured at amortised cost using the
          diamortisasi menggunakan metode imbal hasil                   effective rate of return method.
          efektif.




                                                   Halaman - 28 - Page
                                                          181
Page 204
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                   2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                    (continued)

     f.   Piutang pembiayaan Murabahah (lanjutan)                  f.   Murabahah financing receivables (continued)

          Pendapatan marjin Murabahah yang belum diakui                 Murabahah margin income is the difference
          merupakan selisih antara jumlah keseluruhan                   between total installments to be received from
          pembayaran angsuran yang akan diterima dari                   customers and the total amount financing, which is
          konsumen dengan jumlah pokok pembiayaan, yang                 recognised as income over the term of the contract
          akan diakui sebagai pendapatan sesuai dengan                  using effective rate of return method.
          jangka waktu kontrak dengan menggunakan
          metode imbal hasil efektif.

          Pembiayaan bersama - pembiayaan Murabahah                     Joint financing - Murabahah financing

          Piutang pembiayaan Murabahah yang dibiayai                    Murabahah financing receivables where the
          bersama pihak lain, dimana masing-masing pihak                Company and joint financing providers bear credit
          menanggung risiko kredit sesuai dengan porsinya               risk in accordance with their portion (without
          (without recourse) disajikan di laporan posisi                recourse) are presented on a net basis in the
          keuangan secara bersih. Pendapatan marjin dan                 statements of financial position. Murabahah margin
          beban marjin Murabahah yang terkait dengan                    income and margin expenses related to Murabahah
          pembiayaan bersama Murabahah without recourse                 joint financing without recourse are also presented
          disajikan secara bersih di laporan laba rugi.                 in a net basis in the statements of profit or loss.

          Dalam pembiayaan bersama without recourse,                    For joint financing without recourse, the Company
          Perseroan berhak menentukan tingkat marjin yang               has the right to set higher margin rates to
          lebih tinggi kepada pelanggan dari tingkat marjin             customers than those stated in the joint financing
          yang ditetapkan dalam perjanjian dengan pemberi               agreements with joint financing providers. The
          pembiayaan bersama. Selisihnya, diakui sebagai                difference is recognised as part of unearned
          pendapatan marjin Murabahah yang belum diakui                 Murabahah financing income and recognised as
          dan diakui sebagai pendapatan marjin Murabahah                Murabahah margin income over the term of the
          sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan                     contract using effective rate of return method.
          menggunakan metode imbal hasil efektif.

     g.   Pembiayaan Musyarakah                                    g.   Musyarakah financing

          Musyarakah adalah akad kerja sama yang terjadi                Musyarakah is a partnership contract between two
          antara dua pihak untuk suatu pembiayaan aset                  parties for asset financing where each parties
          dimana masing-masing pihak memberikan porsi                   contribute funds with arragement that the operating
          dana dengan ketentuan bahwa pendapatan usaha                  revenue will be shared based on predetermined
          akan dibagi sesuai dengan persentase yang                     ratio, while the losses are borne proportionally
          disepakati, sedangkan kerugian ditanggung secara              based on the capital contribution.
          proporsional sesuai dengan kontribusi modal.

          Musyarakah menurun (Musyarakah mutanaqisha)                   Decreasing Musyarakah (Musyarakah mutanaqisha
          adalah Musyarakah dengan ketentuan bagian dana                is Musyarakah where the Company’s funds
          Perseroan akan dialihkan secara bertahap kepada               proportion will be reallocated graudally to the
          konsumen, sehingga bagian dana Perseroan akan                 customers, thus the Company’s funds proportion
          menurun dan pada akhir masa akad, konsumen                    will decrease and at the end of the contract, the
          akan menjadi pemilik penuh aset.                              cutomer will be the full owner of the asset.

          Pembiayaan Musyarakah dinyatakan sebesar                      Musyarakah financing are stated at their
          saldo pembiayaan dikurangi dengan penyisihan                  outstanding balance less the allowance for
          kerugian. Perseroan menetapkan penyisihan                     impairment losses. The Company determine the
          kerugian sesuai dengan kualitas pembiayaan                    allowance for impairment losses in accordance with
          berdasarkan penelaahan secara kolektif saldo                  collective review of Musyarakah financing balance.
          pembiayaan Musyarakah.




                                                   Halaman - 29 - Page
                                                          182
Page 205
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                     2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                      (continued)

     h.   Investasi bersih dalam sewa pembiayaan                     h.   Net investment in finance leases

          Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan                     The determination of whether an arrangement is, or
          perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung                 contains a lease is based on the substance of the
          sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada                  arrangement at inception date and whether the
          tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan                          fulfillment of the arrangement is dependent on the
          perjanjian tergantung pada penggunaan suatu aset                use of a specific asset and the arrangement
          dan perjanjian tersebut memberikan suatu hak                    conveys a right to use the asset.
          untuk menggunakan aset tersebut.

          Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa                        Leases are classified as finance lease if the leases
          pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan                       transfer substantially all the risks and rewards
          secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang              related to ownership of the leased assets. Leases
          terkait dengan kepemilikan aset. Suatu sewa                     are classified as operating leases if the leases do
          diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa                 not transfer substantially all the risks and rewards
          tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko             incidental to ownership of the leased assets.
          dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.

          Transaksi sewa pembiayaan yang dilakukan                        Leases transactions conducted by the Company
          Perseroan   diklasifikasikan sebagai sewa                       are classified as finance lease.
          pembiayaan.

          Pada saat pengakuan awal, nilai wajar investasi                 At initial recognition, the fair value of net investment
          bersih dalam sewa pembiayaan merupakan jumlah                   in finance lease represents lease financing
          piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa yang                receivables plus the residual value at the end of the
          akan diterima oleh perusahaan sewa pada akhir                   lease period deducted by unearned lease income
          masa sewa pembiayaan dikurangi dengan                           and security deposits. The difference between the
          pendapatan sewa pembiayaan yang ditangguhkan                    gross lease receivables and the present value of
          dan simpanan jaminan. Selisih antara nilai piutang              the lease receivables is recognised as unearned
          bruto dan nilai kini piutang diakui sebagai                     lease income. Unearned lease income is then
          pendapatan sewa pembiayaan yang belum diakui.                   recognised as income over the term of the contract
          Pendapatan sewa pembiayaan yang belum diakui                    using the effective interest rate, on the Company’s
          tersebut kemudian diakui sebagai pendapatan                     net investment as a lessor in the financing lease.
          sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan
          menggunakan metode tingkat suku bunga efektif,
          atas investasi neto Perseroan sebagai lessor
          dalam sewa pembiayaan.

          Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk                      The lessee has the option to purchase the leased
          membeli aset yang disewapembiayakan pada akhir                  asset at the end of the lease period at a price
          masa sewa pembiayaan dengan harga yang telah                    mutually agreed upon at the commencement of the
          disetujui bersama pada saat dimulainya perjanjian               finance lease agreement.
          sewa pembiayaan.

          Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa                          Early termination is treated as a cancellation of an
          pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai                        existing contract and the resulting gain or loss is
          pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi yang                 credited or charged to the current year statements
          timbul diakui dalam laporan laba rugi tahun                     of profit or loss at the transaction date.
          berjalan pada tanggal terjadinya transaksi.

     i. Pembiayaan anjak piutang                                      i. Factoring financing

          Tagihan anjak piutang with recourse dan without                 Factoring receivables acquired with recourse and
          recourse merupakan jumlah piutang setelah                       without recourse are stated at the outstanding
          dikurangi pendapatan pembiayaan anjak piutang                   balance less the unearned factoring income and the
          yang belum diakui dan penyisihan kerugian                       allowance for impairment losses.
          penurunan nilai.




                                                    Halaman - 30 - Page
                                                            183
Page 206
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                      2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                       (continued)

      i. Pembiayaan anjak piutang (lanjutan)                           i. Factoring financing (continued)

          Tagihan anjak piutang with recourse dan without                  Factoring receivables with recourse and without
          recourse diakui pada awalnya pada nilai wajar dan                recourse are recognised initially at fair value and
          selanjutnya diukur dengan biaya perolehan                        subsequently measured at amortised cost using the
          diamortisasi menggunakan metode suku bunga                       effective interest rate method.
          efektif.

     j.   Piutang dari jaminan kendaraan                              j.   Receivables from collateral vehicles

          Piutang dari jaminan kendaraan dinyatakan                        Receivables from collateral vehicles are stated at
          berdasarkan nilai realisasi bersih, yaitu nilai                  net realisable value, which is carrying value of
          tercatat piutang pembiayaan konsumen terkait,                    related        consumer    financing    receivables,
          piutang pembiayaan Murabahah atau investasi                      Murabahah financing receivables or net investment
          bersih dalam sewa pembiayaan dikurangi                           in finance leases deducted for impairment in
          penyisihan penurunan nilai pasar atas jaminan                    market value of the collateral vehicles. Consumer
          kendaraan. Piutang pembiayaan konsumen,                          financing receivables, Murabahah financing
          piutang pembiayaan Murabahah, atau investasi                     receivables, or net investment in financing are
          bersih dalam sewa pembiayaan direklasifikasikan                  reclassified as receivables from collateral vehicles
          menjadi piutang dari jaminan kendaraan ketika                    when collateral assets have been placed under the
          jaminan kendaraan dititipkan dalam pengawasan                    Company’s authority because customers cannot
          Perseroan karena konsumen tidak dapat                            fulfill their obligations.
          memenuhi kewajibannya.

          Selisih antara nilai tercatat piutang dengan nilai               Difference between carrying value of related
          realisasi bersih dicatat sebagai “Pemulihan/                     receivables with net realizable value is recorded as
          penyisihan kerugian penurunan nilai lainnya” di                  “Reversal/allowance for other impairment losses” in
          laporan laba rugi.                                               the profit or loss.

          Pada saat terjadi wanprestasi terhadap perjanjian                In case of default, the Company facilitates the
          pembiayaan, Perseroan memfasilitasi pelanggan                    customer to sell the collateral vehicles under fiducia
          untuk menjual kendaraan yang dijaminkan dengan                   arrangement for the purpose of recovering the
          fidusia untuk keperluan penyelesaian piutang.                    outstanding receivables. Differences between the
          Selisih lebih antara hasil penjualan dengan utang                proceeds from sales of vehicles and the
          bersih pelanggan merupakan hak dari pelanggan.                   outstanding receivables if positive are to be
          Sedangkan selisih kurang akan dibebankan                         refunded to customers. If negative, are recorded as
          sebagai kerugian atas penjualan piutang dari                     losses from disposal of receivables from collateral
          jaminan kendaraan.                                               vehicles.

          Perseroan menyajikan piutang dari jaminan                        The Company presents receivables from collateral
          kendaraan sebagai bagian dari ”Piutang lain-lain” di             vehicles as part of ”Other receivables” in the
          dalam laporan posisi keuangan.                                   statements of financial position.

     k.   Penyisihan kerugian penurunan nilai                         k.   Allowance for impairment losses

          Metode dalam melakukan perhitungan penyisihan                    Provisioning methodology of allowance for
          kerugian penurunan nilai dilakukan dengan                        impairment losses is calculated using the expected
          menggunakan metode “expected credit loss” dan                    credit loss and incurred losses methodology. Refer
          “incurred losses”. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan              to Note 2c for the accounting policy of impairment
          akuntansi atas penurunan nilai dari aset keuangan.               of financial assets.

          Piutang      pembiayaan   konsumen,      piutang                 Consumer financing receivables, Murabahah
          pembiayaan Murabahah, investasi bersih dalam                     financing receivables, net investment in finance
          sewa pembiayaan, dan tagihan anjak piutang akan                  leases, and factoring financing receivables are
          dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 150                  written-off when they are overdue for more than
          hari atau pada saat piutang tersebut diputuskan                  150 days or determined to be not collectible.
          tidak dapat tertagih.




                                                     Halaman - 31 - Page
                                                             184
Page 207
                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                          2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                           (continued)

     l.   Beban dibayar dimuka                                            l.   Prepaid expenses

          Beban    dibayar  dimuka   diamortisasi    dan                       Prepaid expenses are amortised and charged as
          dibebankan selama masa manfaat masing-masing                         an expense over the periods of benefit using the
          biaya dengan menggunakan metode garis lurus.                         straight-line method.

     m. Aset tetap dan penyusutan                                         m. Fixed assets and depreciation

          Aset tetap diakui sebesar harga perolehan setelah                    Fixed assets are stated at cost less accumulated
          dikurangi dengan akumulasi penyusutan sesuai                         depreciation in accordance with SFAS 216 - Fixed
          dengan PSAK 216 - Aset Tetap.                                        Assets.

          Harga perolehan mencakup semua pengeluaran                           Acquisition cost covers expenditure that is directly
          yang terkait secara langsung dengan perolehan                        attributable to the acquisition of the assets.
          aset tetap.

          Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal                         Initial legal costs incurred to obtain legal rights are
          diakui sebagai bagian biaya akuisisi tanah, dan                      recognised as part of the acquisition cost of the
          biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan. Biaya                    land, and these costs are not depreciated. Costs
          terkait dengan pembaruan hak atas tanah diakui                       related to renewal of land rights are recognised as
          sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi                           intangible assets and amortised during the period
          sepanjang umur hukum hak.                                            of the land rights.

          Tanah tidak disusutkan.                                              Land is not depreciated.

          Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung                          Depreciation of fixed assets other than land is
          dengan menggunakan metode garis lurus                                calculated using the straight-line method over their
          sepanjang estimasi masa manfaatnya sampai nilai                      estimated useful lives to their residual values as
          sisa aset sebagai berikut:                                           follows:

                                                             Tahun/            Tarif/
                                                             Years             Rates

          Bangunan dan prasarana                                20               5%                     Buildings and improvements
          Peralatan kantor                                      5                20%                              Office equipments
          Perabot                                               5                20%                          Furnitures and fixtures
          Kendaraan                                             5                20%                                       Vehicles

          Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode                             The assets’ residual values, useful lives and
          penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan,                      depreciation method are reviewed and adjusted if
          pada setiap akhir periode pelaporan.                                 appropriate, at the end of each reporting period.

          Biaya pemeliharaan dan perbaikan diakui sebagai                      Maintenance and repair costs are charged as
          beban pada saat terjadinya. Pengeluaran yang                         expense as incurred. Expenditure which extends
          memperpanjang masa manfaat aset atau yang                            the future life of assets or provides further
          memberikan       tambahan     manfaat    ekonomis                    economic benefits is capitalised into the related
          dikapitalisasi pada aset yang bersangkutan.                          assets.

          Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari nilai             When the carrying amount of fixed assets is greater
          yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset                    than its estimated recoverable amount, it is written
          diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat                          down immediately to its recoverable amount, which
          diperoleh kembali yang ditentukan berdasarkan                        is determined based on the higher of net selling
          nilai tertinggi antara harga jual bersih dan nilai                   price or value in use.
          pakai.

          Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual,                 When fixed assets are retired or otherwise
          maka      harga    perolehan     dan     akumulasi                   disposed of, their acquisition costs and the related
          penyusutannya dikeluarkan dari laporan keuangan                      accumulated depreciation are eliminated from the
          dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan                         financial statements and the resulting gains or
          diakui dalam laporan laba rugi.                                      losses are recognised in the statements of profit or
                                                                               loss.



                                                        Halaman - 32 - Page
                                                                 185
Page 208
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                        (continued)

     n.   Investasi pada entitas asosiasi                              n.   Investments in associates

          Entitas asosiasi adalah entitas dimana Perseroan                  Associates are all entities over which the Company
          memiliki pengaruh signifikan namun bukan                          has significant influence but not control, generally
          pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak                    through a voting right shareholding between 20%
          suara antara 20% dan 50%. Investasi pada entitas                  and 50%. Investment in associates are accounted
          asosiasi dicatat dengan metode ekuitas dan diakui                 for using the equity method and initially recognised
          awalnya sebesar harga perolehan. Selanjutnya,                     at its carrying value. Subsequently, the investment
          investasi pada entitas asosiasi dinyatakan sebesar                in associates are recognised at its carrying value
          biaya perolehannya dan ditambah atau dikurangi                    and adjusted for increased or decreased by the
          dengan bagian Perseroan atas laba/(rugi) bersih                   Company’s share in the net income/(losses) and
          dan akumulasi penghasilan/(rugi) komprehensif                     accumulated other comprehensive income/(loss) of
          lainnya perusahaan asosiasi sesuai dengan jumlah                  the associate companies in accordance with its
          persentase kepemilikan dan dikurangi dividen yang                 percentage of ownership from the date of
          diterima sejak tanggal perolehan.                                 acquisition, less any cash dividend received.

          Apabila nilai tercatat investasi telah mencapai nilai             Once an investment’s carrying value has been
          nol, kerugian selanjutnya akan diakui bila                        reduced to zero, further losses are taken up if the
          Perseroan        mempunyai        komitmen    untuk               Company has committed to provide financial
          menyediakan bantuan pendanaan atau menjamin                       support or have guaranteed the obligations of the
          liabilitas perusahaan asosiasi yang bersangkutan.                 associates.

          Perubahan nilai investasi yang disebabkan oleh                    Changes in the value of investment due to changes
          perubahan lindung nilai yang belum direklasifikasi                of cash flow hedges that has not been reclassified
          pada laporan laba rugi dicatat sebagai “Cadangan                  in the statements of profit or loss are recognised as
          lindung nilai arus kas” di ekuitas sebesar proporsi               “Cash flow hedge reserves” in equity at the
          kepemilikan pada entitas asosiasi.                                proportionate interest in the associates.

     o.   Imbalan kerja                                                o.   Employee benefits

          Imbalan kerja jangka pendek                                       Short-term employee benefits

          Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat                      Short-term employee benefits are recognised when
          terutang kepada karyawan.                                         they accrue to the employees.

          Imbalan    pensiun    dan    imbalan     pasca-kerja              Pension benefits and other post-employment
          lainnya                                                           benefits

          Perseroan memiliki program pensiun imbalan pasti                  The Company has defined benefit and defined
          dan iuran pasti.                                                  contribution pension plans.

          Program pensiun imbalan pasti merupakan                           A defined benefit pension plan is a pension plan
          program pensiun yang menetapkan jumlah imbalan                    that defines an amount of pension that will be
          pensiun yang akan diterima oleh karyawan pada                     received by the employee on becoming entitled to a
          saat pensiun, yang biasanya tergantung pada satu                  pension, which usually depends on one or more
          faktor atau lebih seperti umur, masa kerja dan                    factors such as age, years of service and
          jumlah kompensasi.                                                compensation.

          Program pensiun iuran pasti adalah program                        A defined contribution plan is a pension plan under
          pensiun dimana Perseroan akan membayar iuran                      which the Company pays fixed contributions into a
          tetap kepada sebuah entitas yang terpisah (dana                   separate entity (pension fund) and the Company
          pensiun) dan Perseroan tidak memiliki liabilitas                  has no legal or constructive obligation to pay
          hukum atau konstruktif untuk membayar kontribusi                  further contributions.
          lebih lanjut.

          Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan pasca-                   Long term and post-employment benefits, such as
          kerja, seperti pensiun, uang pesangon, uang                       pension, severance pay, service pay and other
          penghargaan dan imbalan lainnya, dihitung                         benefits, are calculated in accordance with the Job
          berdasarkan UU Cipta Kerja No. 11/2020, PP                        Creation Act No. 11/2020, PP35/2021 and
          35/2021 dan peraturan perseroan tentang Imbalan                   Company Regulations regarding Post Employment
          pasca-kerja (“IPK“). Jika imbalan pensiun sesuai                  Benefits ("IPK"). If the pension benefits based on
          dengan UU No. 11/2020 lebih besar, selisih                        Law No. 11/2020 are higher, the difference is
          tersebut diakui sebagai bagian dari liabilitas                    recorded as part of the overall pension benefits
          imbalan pensiun.                                                  obligation.

                                                      Halaman - 33 - Page
                                                              186
Page 209
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                      2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                       (continued)

     o.   Imbalan kerja (lanjutan)                                    o.   Employee benefits (continued)

          Imbalan pensiun       dan   imbalan      pasca-kerja             Pension benefits and other post-employment
          lainnya (lanjutan)                                               benefits (continued)

          Karena UU terkait Ketenagakerjaan menentukan                     Since the Labor related Law sets the formula for
          rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimal                   determining the minimum amount of benefits, in
          imbalan pensiun, pada dasarnya program pensiun                   substance pension plans under the Labor related
          berdasarkan UU terkait Ketenagakerjaan adalah                    Law represent defined benefit plans. Defined
          program manfaat pasti. Program pensiun imbalan                   benefit pension plan is designated for all
          pasti ditujukan untuk karyawan yang telah menjadi                employees who became member of Dana Pension
          peserta Dana Pensiun Astra sebelum atau pada                     Astra on or before 20 April 1992. Hence, defined
          tanggal 20 April 1992. Sedangkan program pensiun                 contribution pension plan is designated for
          iuran pasti ditujukan untuk karyawan yang menjadi                employees who become a member of Dana
          peserta Dana Pensiun Astra sesudah tanggal 20                    Pensiun Astra after 20 April 1992.
          April 1992.

          Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang                    The liability recognised in the statement of financial
          diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai kini              position in respect of defined benefit pension plans
          liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan posisi             is the present value of the defined benefit obligation
          keuangan dikurangi nilai wajar aset program.                     at the statement of financial position’s date less the
          Liabilitas imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh              fair value of plan assets. The defined benefit
          aktuaris independen dengan menggunakan metode                    obligation is calculated annually by independent
          Projected Unit Credit. Nilai kini liabilitas imbalan             actuaries using the Projected Unit Credit method.
          pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi                  The present value of the defined benefit obligation
          arus kas keluar di masa yang akan datang dengan                  is determined by discounting the estimated future
          menggunakan tingkat bunga Obligasi Pemerintah                    cash outflows using interest rates of Government
          dalam mata uang yang sama dengan mata uang                       Bonds that are denominated in the currency in
          pensiun yang akan dibayarkan dan waktu jatuh                     which the pension will be paid, and that have terms
          tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh                  to maturity approximating the terms of the related
          tempo pensiun yang bersangkutan.                                 pension liability.

          Keuntungan dan kerugian atas pengukuran kembali                  Remeasurement gains and loses arising from
          yang timbul dari penyesuaian dan perubahan                       experience adjustments and changes in actuarial
          dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui                    assumption charged or credited to equity in other
          seluruhnya melalui penghasilan komprehensif                      comprehensive income in the period in which they
          lainnya pada saat terjadinya.                                    arise.

          Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan laba                 Past-service cost are recognised immediately in
          rugi.                                                            statements of profit or loss.

          Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau                     Gains or losses on the curtailment or settlement of
          penyelesaian program manfaat pasti diakui di laba                a defined benefit plan are recognised in profit or
          rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian tersebut                loss when the curtailment or settlement occurs.
          terjadi.

          Perseroan juga memberikan imbalan pasca-kerja                    The Company also provide other post-employment
          lainnya, seperti uang penghargaan dan uang pisah.                benefits, service pay and separation pay. The
          Imbalan berupa uang penghargaan diberikan                        service pay benefit vests when the employees
          apabila karyawan bekerja hingga mencapai usia                    reach their retirement age. The separation pay
          pensiun. Sedangkan imbalan berupa uang pisah,                    benefit is paid to employees in the case of
          dibayarkan kepada karyawan yang mengundurkan                     voluntary resignation, subject to a minimum
          diri secara sukarela, setelah memenuhi minimal                   number of years of service. These benefits have
          masa kerja tertentu. Imbalan ini dihitung dengan                 been accounted for using the same methodology
          menggunakan metodologi yang sama dengan                          as for the defined benefit pension plan.
          metodologi yang digunakan dalam perhitungan
          program pensiun imbalan pasti.




                                                      Halaman - 34 - Page
                                                             187
Page 210
                                               PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                         (continued)

     o.   Imbalan kerja (lanjutan)                                      o.   Employee benefits (continued)

          Imbalan jangka panjang lainnya                                     Other long-term benefits

          Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti                        Other long-term employee benefits such as long
          berimbalan jangka panjang dan penghargaan                          service leave and jubilee awards are calculated
          jubilee dihitung dengan menggunakan metode                         using the projected unit credit method and
          projected unit credit dan didiskontokan ke nilai kini.             discounted to present value. These benefits are
          Imbalan ini dihitung dengan menggunakan                            accounted for using the same methodology as for
          metodologi yang sama dengan metodologi yang                        the defined benefit pension plan, except for
          digunakan dalam perhitungan program pensiun                        remeasurements which are recognised in profit or
          imbalan pasti, kecuali untuk pengukuran kembali                    loss.
          yang diakui pada laba rugi.

     p.   Pengakuan pendapatan dan beban                                p.   Income and expense recognition

          Pendapatan dari pembiayaan konsumen, sewa                          Income from consumer financing, finance leases,
          pembiayaan, pembiayaan anjak piutang serta                         factoring financing and interest expense for all
          beban bunga untuk semua instrumen keuangan                         interest bearing financial instruments are
          dengan interest bearing diakui sesuai dengan                       recognised over the term of the respective
          jangka waktu kontrak berdasarkan metode suku                       contracts using the effective interest rate method.
          bunga efektif.

          Metode suku bunga efektif adalah metode yang                       The effective interest method is a method of
          digunakan untuk menghitung biaya perolehan                         calculating the amortised cost of financial assets or
          diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas                    financial liabilities and of allocating the interest
          keuangan dan metode untuk mengalokasikan                           income or interest expense over the relevant
          pendapatan bunga atau beban bunga selama                           period. The effective interest rate is the rate that
          periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah                    exactly discounts estimated future cash payments
          suku bunga yang secara tepat mendiskontokan                        or receipts through the expected life of the financial
          estimasi pembayaran atau penerimaan kas di                         instrument or, when appropriate, a shorter period to
          masa datang selama perkiraan umur dari                             the net carrying amount of the financial assets or
          instrumen keuangan, atau jika lebih tepat,                         financial liabilities. When calculating the effective
          digunakan periode yang lebih singkat untuk                         interest rate, the Company estimates cash flows
          memperoleh nilai tercatat bersih dari aset                         considering all contractual terms of the financial
          keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat                       instruments but does not consider future credit
          menghitung suku bunga efektif, Perseroan                           losses. These calculations include transaction
          mengestimasi        arus        kas     dengan                     costs.
          mempertimbangkan         seluruh    persyaratan
          kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut,
          namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit di
          masa datang. Perhitungan ini mencakup biaya
          transaksi.

          Pendapatan marjin pembiayaan Murabahah diakui                      Margin income from Murabahah financing is
          berdasarkan metode imbal hasil efektif selama                      recognised using the effective rate of return over
          jangka waktu kontrak.                                              the term of the respective contracts.

          Pendapatan bagi hasil Musyarakah diakui pada                       Musyarakah profit sharing income is recognised on
          periode terjadinya hak bagi hasil sesuai dengan                    the period of the right of profit sharing occurs based
          nisbah yang disepakati antara Perseroan dan                        on agreed profit sharing between the Company and
          konsumen.                                                          the customer.

          Potongan pendapatan premi asuransi diakui pada                     Discount on insurance premium is recognised
          saat terjadinya.                                                   when earned.

          Sanksi keterlambatan pembayaran diakui pada                        Late payment penalties are recognised when
          saat penerimaan dapat dipastikan.                                  realisation is certain.

          Pendapatan dan beban lainnya diakui pada saat                      Others income and expense are recognised as
          terjadinya, menggunakan dasar akrual.                              incurred on an accrual basis.


                                                      Halaman - 35 - Page
                                                               188
Page 211
                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.    MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                         (continued)

     q.   Penjabaran mata uang asing                                    q.   Foreign currency translation

          Mata uang penyajian                                                Presentation currency

          Laporan keuangan disajikan dalam mata uang                         The financial statements are presented in Rupiah,
          Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional                        which is the functional currency of the Company.
          Perseroan.

          Transaksi dan saldo                                                Transactions and balances

          Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam                   Transactions denominated in foreign currencies are
          mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs                           converted into Rupiah at the exchange rates
          yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal                  prevailing at the transaction date. At the reporting
          pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata                  date, monetary assets and liabilities denominated
          uang asing dijabarkan dengan kurs yang berlaku                     in foreign currencies are translated at the exchange
          pada tanggal tersebut.                                             rates prevailing at that date.

          Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul                   Exchange gains and losses arising on transactions
          dari transaksi dalam mata uang asing dan                           in foreign currencies and on the translation of
          penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata                  foreign currency monetary assets and liabilities are
          uang asing diakui pada laporan laba rugi.                          recognised in the statements of profit or loss.

          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, kurs                       As at 31 December 2024 and 2023, the exchange
          nilai tukar yang digunakan adalah kurs tengah                      rates used are the Bank Indonesia middle rates as
          Bank Indonesia sebagai berikut (Rupiah penuh):                     follows (full Rupiah amount):

                                                31 Desember/           31 Desember/
                                                 December               December
                                                    2024                   2023

          1 Dollar Amerika Serikat (Dolar AS)           16,162                  15,416            1 United States Dollar (US Dollar)
          1 Dollar Singapore (Dolar SG)                 11,919                  11,712               1 Singapore Dollar (SG Dollar)
          1 Yen Jepang (Yen JP)                            102                     110                       1 Japan Yen (JP Yen)

     r.   Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi                    r.   Derivative financial instrument          and   hedge
          lindung nilai                                                      accounting

          Dalam rangka penerapan kebijakan manajemen                         For risk management purposes, the Company
          risiko, Perseroan melakukan instrumen derivatif                    entered into derivative instruments in order to
          untuk lindung nilai atas perubahan variabel yang                   hedge the changes in underlying exposures. In
          mendasari. Berdasarkan kebijakan tersebut,                         accordance with that policy, the Company does not
          Perseroan tidak memiliki instrumen keuangan                        hold derivative financial instruments for speculative
          derivatif untuk tujuan spekulasi.                                  purposes.

          Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada nilai                 Derivative instruments are initially recognised at fair
          wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan, dan                    value on the date the contracts are entered into
          selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Derivatif                  and are subsequently remeasured at their fair
          dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai wajar                  values. Derivatives are carried as assets when the
          positif dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai              fair value is positive and as liabilities when the fair
          wajar negatif.                                                     value is negative.

          Lindung nilai dinyatakan efektif oleh Perseroan jika               The Company regard a hedge as highly effective
          memenuhi kriteria sebagai berikut: i) pada saat                    only if the following criteria are met: i) the Company
          terjadinya transaksi lindung nilai dan pada periode                documents its assessment, both at the hedge
          berikutnya, Perseroan melakukan dokumentasi                        inception and on an ongoing basis, as to whether
          atas penilaian apakah derivatif yang digunakan                     the derivatives that are used in hedging
          sebagai transaksi lindung nilai memiliki efektivitas               transactions are highly effective in offsetting
          yang tinggi dalam menandingi (offsetting)                          changes in fair values or cash flows of hedged
          perubahan nilai wajar atau arus kas dari unsur                     items, and ii) actual results of the hedge is within a
          yang dilindungi nilainya, dan ii) tingkat efektivitas              range of 80% to 125%.
          lindung nilai berkisar antara 80% - 125%.

          Perseroan menggunakan instrumen keuangan                           The Company uses derivative financial instruments
          derivatif sebagai bagian dari aktivitas manajemen                  as part of its asset and liability management
          aset dan liabilitas untuk melindungi dampak risiko                 activities to manage exposures to interest rate and
          tingkat suku bunga dan risiko mata uang asing.                     foreign currency. The Company applies cash flow
          Perseroan menerapkan akuntansi lindung nilai arus                  hedges accounting when transactions meet the
          kas pada saat transaksi tersebut memenuhi kriteria                 specified criteria for hedge accounting treatment.
          perlakuan akuntansi lindung nilai.

                                                      Halaman - 36 - Page
                                                               189
Page 212
                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                          31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                          (continued)

     r.   Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi                     r.   Derivative financial instrument          and   hedge
          lindung nilai (lanjutan)                                            accounting (continued)

          Pada saat terjadinya transaksi, Perseroan                           The Company documents, at the inception of the
          melakukan dokumentasi mengenai hubungan                             transaction, the relationship between hedging
          antara instrumen lindung nilai dan unsur yang                       instruments and hedged items, as well as its risk
          dilindungi nilainya, juga tujuan manajemen risiko                   management objective and strategy for undertaking
          dan strategi yang diterapkan dalam melakukan                        various hedge transactions. This process includes
          berbagai macam transaksi lindung nilai. Proses                      linking all derivatives designated as hedges to
          dokumentasi ini menghubungkan derivatif yang                        specific assets and liabilities or to specific firm
          ditujukan sebagai lindung nilai dengan aset dan                     commitments or forecast transactions. The
          liabilitas tertentu atau dengan komitmen penuh                      Company also documents its assessment, both at
          tertentu atau transaksi yang diperkirakan. Pada                     the hedge inception and on an ongoing basis, as to
          saat terjadinya transaksi lindung nilai dan pada                    whether the derivatives that are used in hedging
          periode berikutnya, Perseroan juga melakukan                        transactions are highly effective in offsetting
          dokumentasi atas penilaian apakah derivatif yang                    changes in fair values or cash flows of hedged
          digunakan sebagai transaksi lindung nilai memiliki                  items.
          efektivitas yang tinggi dalam menandingi
          (offsetting) perubahan nilai wajar atau arus kas dari
          unsur yang dilindungi nilainya.

          Perseroan      akan       menghentikan      penerapan               The Company discontinues hedge accounting
          akuntansi lindung nilai ketika derivatif tersebut tidak             when it determines that a derivative is not, or has
          atau tidak lagi efektif; ketika instrumen lindung nilai             ceased to be, highly effective as a hedge; when the
          kadaluwarsa atau dijual, dihentikan, atau dibayar;                  derivative expires or is sold, terminated or
          pada saat unsur yang dilindungi tersebut jatuh                      exercised; when the hedged item matures, is sold
          tempo, dijual atau dibayar kembali; atau ketika                     or repaid; or when a forecast transactions is no
          transaksi yang diperkirakan akan terjadi tidak lagi                 longer deemed highly probable.
          diperkirakan akan terjadi.

          Metode pengakuan keuntungan atau kerugian atas                      The method of recognising the resulting gains or
          instrumen derivatif tergantung kepada apakah                        losses is dependent on whether the derivative is
          derivatif tersebut ditetapkan sebagai instrumen                     designated as a hedging instrument at the outset
          lindung nilai dan sifat dari risiko yang dilindung                  and the nature of the risk being hedged.
          nilai.

          Lindung nilai arus kas                                              Cash flow hedges

          Bagian yang efektif atas perubahan nilai wajar                      The effective portion of changes in the fair value of
          derivatif yang ditujukan dan memenuhi kualifikasi                   derivatives that are designated and qualify as cash
          sebagai lindung nilai arus kas, diakui sebagai                      flow     hedges     are    recognised      in    other
          cadangan lindung nilai arus kas pada bagian                         comprehensive income/(loss) under cash flow
          penghasilan/rugi komprehensif lain. Keuntungan                      hedge reserves. The gain or loss relating to the
          atau kerugian atas bagian yang tidak efektif (jika                  ineffective portion (if any) is recognised
          ada) diakui langsung pada laporan laba rugi.                        immediately in the statements of profit or loss.
          Jumlah akumulasi dalam ekuitas dibebankan ke                        Amounts accumulated in equity are recycled to the
          laporan laba rugi ketika unsur yang dilindungi                      statements of profit or loss in the periods in which
          nilainya mempengaruhi laba rugi. Ketika instrumen                   the hedged item will affect profit or loss. When a
          lindung nilai kadaluwarsa atau dijual atau ketika                   hedging instrument expires or is sold, or when a
          suatu lindung nilai tidak lagi memenuhi persyaratan                 hedge no longer meets the criteria for hedge
          sebagai akuntansi lindung nilai, akumulasi                          accounting, any cumulative gain or loss existing in
          penghasilan/(rugi) komprehensif lain yang ada                       the other comprehensive income/(loss) at that time
          diakui pada laporan laba rugi.                                      is recognised in the statements of profit or loss.

     s.   Perpajakan                                                     s.   Taxation

          Pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan                    The income tax comprises current and deferred
          kini dan tangguhan. Pajak penghasilan ini diakui                    tax. Tax is recognised in profit or loss, except to the
          dalam laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait                extent that it relates to items recognised directly in
          dengan transaksi atau kejadian yang langsung                        other comprehensive income or directly in equity. In
          diakui ke penghasilan komprehensif lain atau                        this case, the tax is also recognised in other
          langsung diakui ekuitas. Dalam hal ini pajak                        comprehensive income or equity.
          tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan
          komprehensif lain atau ekuitas.

                                                       Halaman - 37 - Page
                                                                190
Page 213
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                      2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                       (continued)

     s.   Perpajakan (lanjutan)                                       s.   Taxation (continued)

          Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan                  The current income tax charge is calculated on the
          perpajakan yang berlaku pada tanggal pelaporan                   basis of the tax laws enacted or substantially
          keuangan. Direksi mengevaluasi secara periodik                   enacted at the reporting date. The Directors
          implementasi terhadap peraturan perpajakan yang                  periodically evaluate the implementation of
          berlaku terutama yang memerlukan interpretasi                    prevailing tax regulations especially those that are
          lebih lanjut mengenai pelaksanaannya termasuk                    subject      to   further  interpretation   on    its
          juga evaluasi terhadap surat ketetapan pajak yang                implementation, including evaluation on tax
          diterima dari kantor pajak. Lebih lanjut, Manajemen              assessment letters received from tax authorities.
          juga dapat membentuk pencadangan terhadap                        Management provides provision for future tax
          liabilitas pajak di masa depan sebesar jumlah yang               liability at the amount that will be paid to the tax
          diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika               office on probable tax exposure, based on
          berdasarkan evaluasi pada tanggal laporan posisi                 assessment as at the date of statement of financial
          keuangan terdapat risiko pajak yang probable.                    position. Assumption and estimation used in the
          Asumsi dan estimasi yang digunakan dalam                         provisioning calculation may involve element of
          perhitungan pembentukan cadangan tersebut                        uncertainty.
          memiliki unsur ketidakpastian.

          Pajak penghasilan tangguhan disajikan dengan                     Deferred income tax is determined using the
          menggunakan metode liabilitas, untuk semua                       liability method, for all temporary differences arising
          perbedaan temporer yang muncul akibat                            between the tax bases of assets and liabilities and
          perbedaan perhitungan tarif dasar pajak untuk aset               their carrying values for financial reporting
          dan liabilitas dengan nilai tercatatnya dalam rangka             purposes at each reporting date. Deferred income
          kebutuhan laporan keuangan per tanggal                           tax is determined using tax rates that have been
          pelaporan.      Pajak     penghasilan      tangguhan             enacted or substantially enacted as at reporting
          ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang                   period and is expected to apply when the related
          telah berlaku atau secara substantif telah berlaku               deferred income tax asset is realised or the
          pada akhir periode pelaporan dan diharapkan                      deferred income tax liability is settled.
          diterapkan ketika aset pajak penghasilan
          tangguhan direalisasi atau liabilitas pajak
          penghasilan tangguhan diselesaikan.

          Aset pajak tangguhan diakui apabila besar                        A deferred tax asset is recognised to the extent that
          kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal pada masa                   it is probable that future taxable profits will be
          mendatang akan memadai untuk mengkompensasi                      available against which the deferred tax asset
          aset pajak tangguhan yang muncul akibat                          arising from temporary differences can be utilised.
          perbedaan temporer tersebut.

          Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan                  Deferred income tax assets and liabilities are offset
          dapat saling hapus apabila terdapat hak yang                     when there is a legally enforceable right to offset
          berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus                   current tax assets against current tax liabilities and
          antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini              when the deferred income taxes assets and
          dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan                liabilities relate to income taxes levied by the same
          tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan                     taxation authority on either the same taxable entity
          yang sama, baik atas entitas kena pajak yang                     or different taxable entities where there is an
          sama ataupun berbeda dan adanya niat untuk                       intention to settle the balances on a net basis.
          melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut
          secara neto.

          Pajak final                                                      Final tax

          Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur                       Tax regulation in Indonesia determined that certain
          beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang                  taxable income is subject to final tax.
          bersifat final.

          Mengacu pada Revisi PSAK No. 212, “Pajak                         Referring to Revised SFAS No. 212, ”Income
          Penghasilan” pajak final tersebut tidak termasuk                 Taxes” as mentioned above, final tax is no longer
          dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 212.                     governed by SFAS No. 212. Therefore, the
          Oleh karena itu, Perseroan memutuskan untuk                      Company has decided to present all of the final tax
          menyajikan beban pajak final sehubungan dengan                   arising from interest income from current accounts
          pendapatan bunga dari rekening giro sebagai pos                  as a separate line item.
          tersendiri.


                                                     Halaman - 38 - Page
                                                             191
Page 214
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                        (continued)

     t.   Surat berharga yang diterbitkan                              t.   Securities issued

          Surat berharga yang diterbitkan Perseroan adalah                  Securities issued by the Company are Bonds.
          Obligasi.

          Obligasi yang diterbitkan dicatat sebesar nilai wajar             Bonds are presented at fair value net of
          dikurangi dengan biaya emisi yang belum                           unamortised securities issuance cost. Costs
          diamortisasi. Biaya emisi yang dapat diatribusikan                incurred that are directly attributable to the
          secara langsung dengan penerbitan surat berharga                  securities issuance are recognised as a discount
          diakui sebagai diskonto dan dikurangkan langsung                  and offset directly from the proceeds derived from
          dari hasil emisi dan diamortisasi selama jangka                   such offerings and amortised over the period of the
          waktu surat berharga yang diterbitkan tersebut                    securities issued using effective interest rate
          dengan menggunakan metode suku bunga efektif.                     method.

          Bunga atas surat berharga yang diterbitkan diakui                 Interest on securities issued are recorded as
          sebagai beban bunga dan keuangan berdasarkan                      interest and financing charges using accrual basis.
          basis akrual.

     u.   Transaksi sewa                                               u.   Lease transaction

          Pada tanggal permulaan kontrak, Perseroan                         At the inception of a contract, the Company
          menilai apakah kontrak merupakan atau                             assesses whether the contract is or contains a
          mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau                     leases. A contract is or contains a leases if the
          mengandung      sewa       jika   kontrak tersebut                contract conveys the right to control the use of an
          memberikan       hak        untuk    mengendalikan                identified assets for a period of time in exchange
          penggunaan aset identifikasian selama suatu                       for consideration. The Company can choose not to
          jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.                  recognize the right-of-use asset and lease liabilities
          Perseroan dapat memilih untuk tidak mengakui                      for:
          aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
          -   Sewa jangka-pendek; dan                                       -   Short term lease; and
          -   Sewa yang asetnya bernilai-rendah                             -   Low value asset

          Untuk menilai apakah kontrak memberikan                           To assess whether a contract conveys the right to
          hak untuk mengendalikan penggunaan aset                           control the use of an identified asset, the Company
          identifikasian, Perseroan harus menilai apakah:                   shall assess whether:
          -   Perseroan memiliki hak untuk mendapatkan                      - The Company has the right to obtain
              secara substansial seluruh manfaat ekonomi                        substantially all the economic benefit from use
              dari penggunaan aset identifikasian; dan                          of the asset throughout the period of use; and
          -   Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan                      -    The Company has the right to direct the use of
              penggunaan aset identifikasian. Perseroan                          the asset. The Company has described when it
              memiliki hak ini ketika Perseroan memiliki hak                     has a decision-making-rights that are the most
              untuk pengambilan keputusan yang relevan                           relevant to changing how and for what purpose
              tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset                        the asset is used are predetermined:
              digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
              1. Perseroan         memiliki    hak     untuk                    1.   The Company has the right to operate the
                    mengoperasikan aset;                                             asset;
              2. Perseroan telah mendesain aset dengan                          2.   The Company has designed the asset in a
                    cara menetapkan sebelumnya bagaimana                             way that predetermine how and for what
                    dan untuk tujuan apa aset akan                                   purpose it will be used.
                    digunakan selama periode penggunaan.

          Pada tanggal permulaan sewa, Perseroan                            The Company recognises a right-of-use asset and
          mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa. Aset                  a leases liability at the leases commencement date.
          hak guna diukur pada biaya perolehan, dimana                      The right-of-use asset is initially measured at cost,
          meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa                   which comprises the initial amount of the leases
          yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang                      liability adjusted for any leases payment made at or
          dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan,                    before the commencement date, plus any initial
          ditambah dengan biaya langsung awal yang                          direct cost incurred.The right-of-use asset is
          dikeluarkan. Aset hak guna diamortisasi dengan                    amortized over the straight-line method throughout
          menggunakan metode garis lurus sepanjang                          the lease term.
          jangka waktu sewa.


                                                     Halaman - 39 - Page
                                                              192
Page 215
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                      2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                       (continued)

     u.   Transaksi sewa (lanjutan)                                   u.   Lease transaction (continued)

          Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran                The lease liability is initially measured at the
          sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,                  present value of the lease payments that are not
          didiskontokan dengan menggunakan suku bunga                      paid at the commencement date, discounted using
          implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut                the interest rate implicit in the lease or, if that right
          tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku                    cannot be readily determined, using incremental
          bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya,                        borrowing rate. Generally, the Company uses its
          Perseroan menggunakan suku bunga pinjaman                        incremental borrowing rate as a discount rate.
          inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.

          Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian                      Each leases payment is allocated between the
          pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan                         liability and finance cost. The finance cost is
          dibebankan pada laba rugi selama periode sewa                    charged to profit or loss over the leases period so
          sehingga menghasilkan tingkat suku bunga                         as to produce a constant periodic rate of interest on
          periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk                the remaining balance of the liability for each
          setiap periode.                                                  period.

          Perseroan menyajikan aset hak guna sebagai                       The Company presents right-of-use assets as part
          bagian dari “Aset tetap” dan liabilitas sewa sebagai             of “Fixed assets” and leases liabilities as part of
          bagian dari “Liabilitas lain-lain” di dalam laporan              “Other liabilities” in the statement of financial
          posisi keuangan.                                                 position.

          Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar                  If the leases transfers ownership of the underlying
          kepada Perseroan pada akhir masa sewa atau jika                  asset to the Company by the end of the leases
          biaya perolehan aset hak guna merefleksikan                      term or if the cost of the right-of-use asset reflects
          Perseroan akan mengeksekusi opsi beli, maka                      that the Company will exercise a purchase option,
          Perseroan menyusutkan aset hak guna dari                         the Company depreciates the right-of-use asset
          tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset                 from the commencement date to the end of the
          pendasar.    Jika    tidak,   maka     Perseroan                 useful life of the underlying asset. Otherwise, the
          menyusutkan aset hak guna dari tanggal                           Company depreciates the right-of-use asset from
          permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara                  the commencement date to the earlier of the end of
          akhir umur manfaat aset hak guna atau akhir masa                 the useful life of the right-of-use asset or the end of
          sewa.                                                            the leases term.

          Perseroan menganalisa fakta dan keadaan untuk                    The Company analyzes the facts and
          masing-masing jenis hak atas tanah dalam                         circumstances for each type of landrights in
          menentukan akuntansi untuk masing-masing hak                     determining the accounting for each of these land
          atas     tanah     tersebut   sehingga    dapat                  rights so that it can accurately represent an
          merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian                    underlying economic event or transaction. If the
          atau transaksi ekonomis yang mendasarinya. Jika                  landrights do not transfer control of the underlying
          hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan                        assets to the Company, but gives the rights to use
          pengendalian atas aset pendasar kepada                           the underlying assets, the Company applies the
          Perseroan, melainkan mengalihkan hak untuk                       accounting treatment of these transactions as
          menggunakan       aset    pendasar,   Perseroan                  leases under SFAS 116, “Lease”, except if
          menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi                    landrights substantially similar to land purchases,
          tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 116,                      the Company applies SFAS 216, “Property, plant
          “Sewa”, kecuali jika hak atas tanah secara                       and equipment”.
          substansi menyerupai pembelian tanah, maka
          Perseroan menerapkan PSAK 216, “Aset tetap”.

          Modifikasi sewa                                                  Leases modification

          Perseroan mencatat modifikasi sewa sebagai sewa                  The Company account for a leases modification as
          terpisah jika:                                                   a separate leases if both:
          -    modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa                  -   the modification increases the scope of the
               dengan      menambahkan       hak      untuk                    leases by adding the right to use one or more
               menggunakan satu aset pendasar atau lebih;                      underlying assets;
          -    imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang                  -   the consideration for the leases increases by
               setara dengan harga tersendiri untuk                            an amount commensurate with the stand-alone
               peningkatan dalam ruang lingkup dan                             price for the increase in scope and any
               penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri                    appropriate adjustments to that stand-alone
               tersebut untuk merefleksikan kondisi kontrak                    price to reflect the circumstances of the
               tertentu.                                                       particular contract.


                                                     Halaman - 40 - Page
                                                             193
Page 216
                                               PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                        (continued)

     v.   Laba per saham                                               v.   Earnings per share

          Laba bersih per saham dasar dihitung dengan                       Earnings per share are computed by dividing net
          membagi laba dengan jumlah rata-rata tertimbang                   income for the year by the weighted average
          saham biasa yang beredar sepanjang tahun. Pada                    number of ordinary shares outstanding during the
          tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 jumlah rata-                    year. In 31 December 2024 and 2023 weighted
          rata tertimbang saham biasa yang beredar adalah                   average number of ordinary share outstanding are
          950.439.958 saham.                                                950,439,958 shares.

          Laba per saham dilusian adalah sama dengan laba                   Diluted earnings per share is the same with basic
          per saham dasar dikarenakan Perseroan tidak                       earnings per share as the Company does not have
          memiliki saham dilusian.                                          diluted shares.

          Laba per saham dasar dicatat sesuai dengan                        Earnings per share is recorded in accordance with
          PSAK 233 - Laba Per Saham.                                        SFAS 233 - Earning Per Share.

     w. Transaksi dengan pihak berelasi                                w. Transaction with related parties

          Perseroan melakukan transaksi dengan pihak                        The Company has transactions with related parties.
          berelasi. Definisi dari pihak-pihak berelasi sesuai               The definition of related parties used is in
          dengan PSAK 224 “Pengungkapan Pihak-pihak                         accordance with the SFAS 224 “Related Party
          yang Berelasi”, yang dimaksud dengan pihak yang                   Disclosures”, the meaning of related party is a
          berelasi adalah orang atau entitas yang berelasi                  person or entity that is related to a reporting entity
          dengan entitas pelapor sebagai berikut:                           as follow:

          a.   Orang atau anggota keluarga terdekatnya                      a.   A person or a close member of that person’s
               berelasi dengan entitas pelapor jika orang                        family is related to a reporting entity if that
               tersebut:                                                         person:

               i.     memiliki pengendalian atau pengendalian                    i.     has control or joint control over the
                      bersama terhadap entitas pelapor;                                 reporting entity;
               ii.    memiliki pengaruh signifikan terhadap                      ii.    has significant influence over the reporting
                      entitas pelapor; atau                                             entity; or
               iii.   personal manajemen kunci entitas pelapor                   iii.   is member of the key management
                      atau entitas induk pelapor.                                       personel of the reporting entity or a parent
                                                                                        of the reporting entity.

               Perseroan melakukan transaksi dengan pihak                        The Company has transactions with related
               berelasi. Definisi dari pihak-pihak berelasi                      parties. The definition of related parties used
               sesuai dengan PSAK 224 “Pengungkapan                              is in accordance with the SFAS 224 “Related
               Pihak-pihak yang Berelasi”, yang dimaksud                         Party Disclosures”, the meaning of related
               dengan pihak yang berelasi adalah orang atau                      party is a person or entity that is related to a
               entitas yang berelasi dengan entitas pelapor                      reporting entity as follow:
               sebagai berikut:

          b.   Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor                b.   An entity is related to a reporting entity if any
               jika memenuhi hal-hal sebagai berikut:                            of the following conditions applies:

               i.   entitas dan entitas pelapor adalah                           i.     the entity and the reporting entity are
                    anggota dari kelompok usaha yang sama                               members of the same the Company
                    (artinya entitas induk, entitas anak dan                            (which means that each parent,
                    entitas anak berikutnya terkait dengan                              subsidiary and fellow subsidiary is related
                    entitas lain);                                                      to the others);
               ii. suatu entitas adalah entitas asosiasi atau                    ii.    one entity is an associate or joint venture
                    ventura bersama bagi entitas lain (atau                             of the other entity (or an associate or joint
                    entitas asosiasi atau ventura bersama                               venture of member of a company of which
                    yang merupakan anggota suatu kelompok                               the other entity is a member);
                    usaha, dimana entitas lain tersebut adalah
                    anggotanya);
               iii. kedua entitas tersebut adalah ventura                        iii. both entities are joint ventures of the
                    bersama dari pihak ketiga yang sama;                              same third party;
               iv. suatu entitas adalah ventura bersama dari                     iv. one entity is a joint venture of a third
                    entitas ketiga dan entitas yang lain adalah                       entity and the other entity is an associate
                    entitas asosiasi dari entitas ketiga;                             of the third entity;

                                                      Halaman - 41 - Page
                                                              194
Page 217
                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                          2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                           (continued)

     w. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan)                        w. Transaction with related parties (continued)

          b.   Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor                   b.    An entity is related to a reporting entity if any
               jika memenuhi hal-hal sebagai berikut:                                of the following conditions applies: (continued)
               (lanjutan)

               v.   entitas tersebut adalah suatu program                            v.  the entity is a post-employment benefit
                    imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja                              plan for the benefit of employees of either
                    dari suatu entitas pelapor atau entitas                              the reporting entity or an entity related to
                    yang terkait dengan entitas pelapor;                                 the reporting entity;
               vi. entitas       yang      dikendalikan      atau                    vi. the entity controlled or jointly controlled by
                    dikendalikan bersama oleh orang yang                                 a person identified in (a);
                    diidentifikasi dalam butir (a);
               vii. orang yang diidentifikasi, dalam butir (a) (i)                   vii. a person identified in (a) (i) has significant
                    memiliki pengaruh signifikan terhadap                                 influence over the entity or is a member of
                    entitas atau anggota manajemen kunci                                  the key management personel of the
                    entitas (atau entitas induk dari entitas).                            entity (or of a parent of the entity).

          Jenis transaksi dan saldo dengan pihak berelasi                      The nature of transactions and balances of
          diungkapkan pada Catatan 33.                                         accounts with related parties are disclosed in
                                                                               Note 33.

     x.   Dividen                                                         x.   Dividends

          Pembagian dividen kepada para pemegang saham                         Dividend     distribution  to  the    Company’s
          Perseroan diakui sebagai sebuah liabilitas dalam                     shareholders is recognised as a liability in the
          laporan keuangan pada periode ketika dividen                         financial statements in the period which the
          tersebut disetujui oleh para pemegang saham                          dividends are approved by the Company’s
          Perseroan. Pembagian dividen interim diakui                          shareholders. Interim dividend distributions are
          sebagai    liabilitas ketika dividen     disetujui                   recognised as a liability when the dividends are
          berdasarkan keputusan rapat Direksi sesuai                           approved based on a Board of Directors’ resolution
          dengan Anggaran Dasar Perseroan.                                     in accordance with the Company’s Articles of
                                                                               Association.

     y.   Pinjaman                                                        y.   Borrowings

          Pinjaman pada awalnya diakui sebesar nilai wajar                     Borrowings are recognised initially at fair value, net
          setelah dikurangi biaya-biaya transaksi (jika ada)                   of directly attributable transaction costs (if any).
          yang dapat diatribusikan secara langsung.                            Borrowings are subsequently measured at
          Pinjaman yang diterima selanjutnya dicatat                           amortised cost. Any difference between the
          menggunakan biaya perolehan diamortisasi. Selisih                    proceeds (net of transaction costs) and the
          antara jumlah yang diterima (bersih setelah                          redemption value is recognised in profit or loss over
          dikurangi biaya-biaya transaksi) dan nilai                           the period of the borrowings using the effective
          penyelesaian pinjaman yang diterima tersebut                         interest rate method.
          diakui dalam laba rugi sepanjang masa pinjaman
          dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

          Bunga pinjaman diakui sebagai beban bunga dan                        Interest on borrowings are recorded as interest and
          keuangan berdasarkan basis akrual.                                   financing charges using accrual basis.

     z.   Informasi segmen                                                z.   Segment information

          Sebuah segmen operasi adalah suatu komponen                          An operating segment is a component of entity
          dari entitas:                                                        which:
          i. yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang                         i. involves with business activities to generate
               memperoleh pendapatan dan menimbulkan                               income and expenses (include income and
               beban (termasuk pendapatan dan beban yang                           expenses relating to the transactions with other
               terkait dengan transaksi dengan komponen                            components with the same entity);
               lain dari entitas yang sama);
          ii. hasil operasinya dikaji ulang secara berkala                     ii.   operations result is observed regularly by chief
               oleh kepala operasional untuk pembuatan                               decision maker to make decisions regarding
               keputusan tentang sumber daya yang                                    the allocation of resources and to evaluate the
               dialokasikan pada segmen tersebut dan                                 works; and
               menilai kinerjanya; dan
          iii. tersedia informasi keuangan yang dapat                          iii. separate financial information is available.
               dipisahkan.


                                                        Halaman - 42 - Page
                                                                 195
Page 218
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
     (lanjutan)                                                        (continued)

     z.   Informasi segmen (lanjutan)                                  z.   Segment information (continued)

          Segmen operasi Perseroan disajikan berdasarkan                    The Company disclose the operating segment
          segmen produk usaha dan area geografis (lihat                     based on product segment and geographical areas
          Catatan 36).                                                      (refer to Note 36).

     aa. Penurunan nilai aset non-keuangan                             aa. Impairment of non-financial assets

          Aset non-keuangan ditelaah untuk mengetahui                       Non-financial assets are reviewed for impairment
          apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana                     whenever events or changes in circumstances
          terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang                     indicate that the carrying amount may not be
          mengindikasikasikan bahwa nilai tercatat aset                     recoverable. An impairment loss is recognised for
          tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian                  the amount by which the carrying amount of the
          akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih antara              asset exceeds its recoverable amount.
          nilai tercatat aset dengan nilai yang dapat diperoleh
          kembali dari aset tersebut.

          Nilai yang dapat diperoleh kembali adalah nilai                   Recoverable amount is the higher of its fair value
          yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya              less cost to sell and its value in use of the assets.
          untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam rangka                  For the purposes of assessing impairment, assets
          mengukur penurunan nilai, aset dikelompokkan                      are grouped at the lowest levels for which there are
          hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas                   separately identifiable cash flows.
          terpisah.

          Setiap tanggal pelaporan, aset non-keuangan yang                  At each reporting date, non-financial assets that
          telah mengalami penurunan nilai ditelaah untuk                    suffered impairment are reviewed for possible
          menentukan apakah terdapat kemungkinan                            reversal of the impairment. Recoverable amount is
          pemulihan penurunan nilai. Jika terjadi pemulihan                 immediately recognised in profit or loss, but not in
          nilai, maka langsung diakui dalam laba rugi, tetapi               excess of any accumulated impairment loss
          tidak boleh melebihi akumulasi rugi penurunan nilai               previously recognised.
          yang telah diakui sebelumnya.


3.   ESTIMASI AKUNTANSI YANG PENTING                              3.   CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES

     Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam rangka                  Certain estimates and assumption are made in the
     penyusunan laporan keuangan. Hal ini membutuhkan                  preparation of the financial statements. These often
     pertimbangan   manajemen     dalam    menentukan                  require management judgement in determining the
     metodologi yang tepat untuk penilaian aset dan                    appropriate methodology for valuation of assets and
     liabilitas.                                                       liabilities.

     Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang                        Management makes estimates and assumptions that
     berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan liabilitas atas        affect the reported amounts of assets and liabilities
     tahun keuangan satu tahun kedepan. Semua estimasi                 within the next financial year. All estimates and
     dan asumsi yang diharuskan oleh PSAK adalah                       assumptions required in conformity with SFAS are best
     estimasi terbaik yang didasarkan s berlaku. Estimasi              estimates undertaken in accordance with the applicable
     dan pertimbangan dievaluasi secara terus menerus dan              standard. Estimates and judgements are evaluated on
     berdasarkan pengalaman masa lalu dan faktor-faktor                a continuous basis, and are based on past experience
     lain termasuk harapan atas kejadian yang akan datang.             and other factors, including expectations with regard to
                                                                       future events.

     Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat berdasarkan               Although these estimates and assumption are based on
     pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan                   management’s best knowledge of current events and
     tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin berbeda              activities, actual result may differ from those estimates
     dengan estimasi dan asumsi semula.                                and assumptions.




                                                      Halaman - 43 - Page
                                                              196
Page 219
                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


3.   ESTIMASI AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)                    3.   CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES (continued)

     Sumber utama ketidakpastian estimasi:                              Key sources of estimation uncertainty:

     a.   Nilai wajar dari instrumen keuangan                           a.   Fair value of financial instruments

          Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan dan                     In determining the fair value for financial assets and
          liabilitas yang tidak mempunyai harga pasar,                       financial liabilities for which there is no observable
          Perseroan menggunakan teknik penilaian seperti                     market price, the Company uses the valuation
          yang dijelaskan dalam Catatan 2c. Untuk instrumen                  techniques as described in Note 2c. For financial
          keuangan yang jarang diperdagangkan dan                            instruments that are traded infrequently and lack of
          memiliki informasi harga yang terbatas, nilai wajar                price transparency, fair value is less objective and
          menjadi kurang objektif dan membutuhkan                            requires varying degrees of judgement depending
          berbagai tingkat penilaian tergantung pada                         on liquidity, concentration, uncertainty of market
          likuiditas, konsentrasi, faktor ketidakpastian pasar,              factors, pricing assumptions and other risks
          asumsi      harga dan        risiko lainnya     yang               affecting the specific instrument.
          mempengaruhi instrumen spesifik tersebut.

     b.   Penyisihan    kerugian     penurunan      nilai   aset        b.   Allowance for impairment losses of financial assets
          keuangan

          Perseroan melakukan review atas aset keuangan                      The Company reviews its financial assets at
          pada setiap tanggal laporan untuk melakukan                        reporting date to evaluate the allowance for
          penilaian atas penyisihan kerugian penurunan nilai                 impairment losses. Management’s judgement is
          yang telah dicatat. Penyisihan kerugian penurunan                  applied in the estimation when determining the
          nilai terhadap piutang pembiayaan konsumen,                        level of allowance required. The allowance for
          investasi bersih dalam sewa pembiayaan dan                         impairment losses for consumer financing
          pembiayaan Murabahah ditentukan oleh Perseroan                     receivables, the net investment in finance leases
          yang     memiliki    risiko   lebih   tinggi    telah              and Murabahah financing receivables are
          dipertimbangkan dan dicakup dengan tepat dalam                     determined by the Company in higher risk
          penilaian penurunan nilai melalui pertimbangan                     segments had been appropriately considered and
          penting yang dipakai, termasuk segmentasi dari                     captured in the impairment assessment based on
          portofolio, periode dari data kerugian historis yang               key areas of judgement, including the segmentation
          digunakan.                                                         of the portfolio, the period of historical loss data
                                                                             used.

          Untuk penilaian secara individu, kondisi spesifik                  For individual assessment, the specific debtors'
          penurunan nilai debitur dalam pembentukan                          conditions in determining allowance for impairment
          penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset                      amount of the financial assets is evaluated
          keuangan dievaluasi secara individu berdasarkan                    individually and is based upon management's best
          estimasi terbaik manajemen atas nilai kini arus kas                estimate of the present value of the cash flows that
          yang     diharapkan      akan      diterima.    Dalam              are expected to be received. In estimating these
          mengestimasi arus kas tersebut, Manajemen                          cash flows, Management makes judgements about
          membuat pertimbangan tentang situasi keuangan                      the debtors' financial situation and the net
          debitur dan nilai realisasi bersih dari setiap agunan.             realizable value of any underlying collateral. Each
          Setiap aset yang mengalami penurunan nilai dinilai                 impaired asset is assessed on its merits and the
          sesuai dengan manfaat yang ada dan strategi                        workout strategy and estimated cash flows
          penyelesaian serta estimasi arus kas yang                          considered     recoverable     are    independently
          diperkirakan dapat diterima disetujui secara                       approved by the Risk Management.
          independen oleh Manajemen Risiko.

          Perseroan juga membentuk penyisihan penurunan                      The Company also estimates the collective
          nilai kolektif atas eksposur piutang yang diberikan,               impairment allowance for its receivables portfolio,
          berdasarkan Kerugian Kredit Ekspektasian (“KKE”)                   where evaluation is performed based on expected
          sesuai PSAK 109, “Instrumen Keuangan” dan                          credit losses based on the Expected Credit Losses
          penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang                   (“ECL”) framework under SFAS 109, “Financial
          pembiayaan Murabahah ditentukan oleh Perseroan                     Instruments” and the allowance for impairment
          berdasarkan kerangka Incurred Loss sesuai PSAK                     losses for Murabahah financing receivables are
          402       "Akuntansi     Murabahah".     Perseroan                 determined by the Company based on the Incurred
          menggunakan beberapa parameter, mengandalkan                       Loss framework under SFAS 402 “Accounting for
          input data internal dan eksternal, serta                           Murabahah”. In addition, the Company adopted
          pertimbangan        manajemen       yang  signifikan               several parameters, relied on internal and external
          diterapkan dalam menentukan penyisihan kerugian                    data inputs, and significant management’s
          penurunan nilai (lihat catatan 2c).                                judgement was applied in determining the
                                                                             allowance for impairment losses (refer to Note 2c).


                                                       Halaman - 44 - Page
                                                               197
Page 220
                                               PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


3.   ESTIMASI AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)                    3.   CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES (continued)

     Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan)                   Key sources of estimation uncertainty: (continued)

     b.   Penyisihan kerugian        penurunan      nilai   aset        b.   Allowance for impairment losses of financial assets
          keuangan (lanjutan)                                                (continued)

          Perhitungan penyisihan penurunan nilai kolektif                    Collectively assessed impairment allowances
          meliputi kerugian kredit yang melekat dalam                        covers credit losses inherent in portfolios of
          portofolio aset keuangan dengan karakteristik                      financial     assets     with     similar   economic
          ekonomi yang sama dan aset keuangan yang tidak                     characteristics and financial assets that are
          signifikan secara individual. Dalam menilai                        individually insignificant. In assessing the need for
          kebutuhan untuk penyisihan penurunan nilai                         collective impairment allowances, management
          kolektif, Manajemen mempertimbangkan faktor-                       considers factors such as credit quality and type of
          faktor seperti antara lain kualitas kredit dan jenis               product, among others. In order to estimate the
          produk. Guna membuat estimasi penyisihan yang                      required allowance, Management uses the risk
          diperlukan, Manajemen menggunakan model                            parameter modelling approach that incorporates
          parameter risiko yang meliputi beberapa parameter                  key parameters, including probability of default,
          utama, antara lain probability of default, loss given              loss given default and exposure at default, after
          default dan exposure at default, setelah                           considering forward-looking information, including
          memperhitungkan informasi perkiraan masa depan,                    macroeconomic factors for consumer financing
          termasuk faktor-faktor makroekonomi untuk piutang                  receivables and the net investment in finance
          pembiayaan konsumen dan investasi bersih dalam                     leases.
          sewa pembiayaan.

          Atas piutang pembiayaan Murabahah yang dapat                       For Murabahah financing receivables that can be
          diestimasi, kerugian atas penurunan nilai terjadi                  reliably estimated, impairment losses are incurred
          hanya jika terdapat bukti objektif bahwa penurunan                 only if there is objective evidence of impairment as
          nilai merupakan akibat dari satu atau lebih                        a result of one or more events that occurred after
          peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal                      the initial recognition (a “loss event”) and that loss
          (“peristiwa kerugian”) dan peristiwa kerugian                      event (or events) has an impact on the estimated
          tersebut (atau peristiwa-peristiwa) memiliki dampak                future cash flows.
          pada estimasi arus kas masa depan.

          Keakuratan penyisihan tergantung pada seberapa                     The accuracy of the allowances depends on how
          baik estimasi arus kas masa depan untuk                            well these estimate future cash flows for specific
          cadangan counterparty tertentu dan asumsi model                    counterparty     allowances    and   the   model
          dan parameter yang digunakan dalam menentukan                      assumptions and parameters used in determining
          penyisihan penurunan nilai kolektif.                               collective impairment allowances.

     c.   Imbalan kerja                                                 c.   Employee benefits

          Nilai kini imbalan kerja karyawan tergantung pada                  The present value of the employee benefit
          beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar                       obligations depends on a number of factors that are
          aktuarial     berdasarkan     beberapa      asumsi.                determined on an actuarial basis using a number of
          Perubahan      atas    asumsi-asumsi    ini   akan                 assumptions. Any changes in these assumptions
          mempengaruhi jumlah tercatat atas imbalan kerja                    will impact the carrying amount of employee benefit
          karyawan.                                                          obligations.

          Asumsi yang digunakan dalam menentukan                             The assumptions used in determining the net cost/
          biaya/(pendapatan) untuk imbalan kerja karyawan                    (income) for employee benefit included the
          antara lain tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji di             discount rate, salary increment rate, resignation
          masa datang, tingkat pengunduran diri, tingkat                     rate, mortality rate and others.
          mortalita dan lain-lain.

          Perseroan menentukan tingkat diskonto yang tepat                   The Company determines the appropriate discount
          pada setiap akhir periode pelaporan. Ini merupakan                 rate at the end of each reporting period. This is the
          tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk                      interest rate that should be used to determine the
          menentukan nilai kini atas arus kas keluar masa                    present value of estimated future cash outflows
          depan yang diestimasi dan akan digunakan untuk                     expected to be required to settle the employee
          membayar imbalan kerja karyawan. Dalam                             benefit obligations. In determining the appropriate
          menentukan tingkat diskonto yang tepat, Perseroan                  discount rate, the Company considers the interest
          mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi                       rates of government bonds that have terms to
          pemerintah yang mempunyai jangka waktu yang                        maturity approximating the terms of the related
          menyerupai jangka waktu imbalan kerja karyawan.                    employee benefit obligations.

                                                       Halaman - 45 - Page
                                                               198
Page 221
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


3.   ESTIMASI AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)                  3.   CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES (continued)

     Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan)                 Key sources of estimation uncertainty: (continued)

     c.   Imbalan kerja (lanjutan)                                    c.   Employee benefits (continued)

          Tingkat kenaikan gaji per tahun didasarkan pada                  Annual salary increment rate is determined based
          informasi historis atas tingkat kenaikan gaji                    on historical information of previous salary
          sebelumnya, tingkat inflasi, masa kerja, dan faktor              increment rate, inflation rate, length of service, and
          lainnya.                                                         other factors.

          Asumsi tingkat pengunduran diri didasarkan pada                  Resignation rate assumption is based on historical
          informasi historis dan disesuaikan dengan kondisi                information and adjusted for current condition.
          saat ini.

          Asumsi tingkat mortalitas telah didasarkan pada                  Mortality rate assumption is based on the latest
          tabel mortalita terbaru yang dihitung dengan                     mortality table which is calculated using actuarial
          menggunakan metode aktuaria yang diterima                        method that is generally accepted.
          secara umum.

     d.   Perpajakan                                                  d.   Taxation

          Pertimbangan    siginifikan    diperlukan     dalam              Significant judgement is required in determining the
          menentukan provisi pajak.                                        provision for taxes.

          Perseroan    menentukan     provisi   perpajakan                 The Company provides for tax provision based on
          berdasarkan estimasi atas kemungkinan adanya                     estimates whether the additional taxes will be due.
          tambahan beban pajak. Jika hasil akhir dari hal ini              Where the final tax outcome of these matters is
          berbeda dengan jumlah yang dicatat semula, maka                  different from the amounts that were initially
          perbedaan tersebut akan berdampak pada laporan                   recorded, such differences will impact to the
          laba rugi.                                                       statements of profit or loss.
     
          Adapun pengakuan aset pajak tangguhan                            Whilst the recognition of deferred tax assets
          tergantung pada harapan dan estimasi terhadap                    depends on the expectation and estimates of
          tersedianya laba kena pajak masa depan.                          availability of future taxable income.

     e.   Penentuan umur sewa                                         e.   Determining lease term

          Dalam menentukan umur sewa, manajemen                            In determining the lease term, management considers
          mempertimbangkan beberapa fakta dan keadaan                      all facts and circumstances that create an economic
          yang memberikan insentif ekonomi untuk mengambil                 incentive to exercise an extension option, or not
          opsi perpanjangan, atau tidak mengambil opsi                     exercise a termination option. Extension options (or
          pembatalan. Opsi perpanjangan (atau periode setelah              periods after termination options) are only included in
          opsi pembatalan) hanya dimasukkan dalam masa                     the lease term if the lease is reasonably certain to be
          sewa jika secara meyakinkan diperpanjang (atau tidak             extended (or not terminated).
          dibatalkan).

          Untuk      sewa         bangunan,    Perseroan                   For leases of properties, the Company considers other
          mempertimbangkan faktor mencakup sejarah durasi                  factors, including historical lease durations and the
          sewa dan biaya serta halangan bisnis untuk                       costs and business disruption required to replace the
          menggantikan aset sewa.                                          leased asset.

          Mayoritas opsi perpanjangan untuk sewa kantor                    Most extension options in offices and vehicles
          dan kendaraan tidak dimasukkan ke dalam liabilitas               leases have not been included in the lease liability,
          sewa, karena Perseroan dapat mengganti aset                      because the Company could replace the assets
          tanpa biaya signifikan atau halangan bisnis.                     without significant cost or business disruption.




                                                      Halaman - 46 - Page
                                                             199
Page 222
                                               PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


3.   ESTIMASI AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)                    3.   CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES (continued)

     Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan)                   Key sources of estimation uncertainty: (continued)

     e.    Penentuan umur sewa (lanjutan)                               e.   Determining lease term (continued)

           Umur sewa dinilai kembali ketika opsi sebenarnya                  The lease term is reassessed if an option is
           diambil (atau tidak diambil) atau Perseroan menjadi               actually exercised (or not exercised) or the
           berkewajiban untuk mengambil (atau tidak                          Company becomes obliged to exercise (or not
           mengambil) opsi tersebut. Penilaian kepastian                     exercise) it. The assessment of reasonable
           yang wajar hanya direvisi ketika peristiwa signifikan             certainty is only revised if a significant event or a
           atau     perubahan     signifikan    terjadi,   yang              significant change in circumstances occurs, which
           mempengaruhi penilaian ini, dan hal tersebut                      affects this assessment, and that is within the
           dalam pengendalian penyewa.                                       control of the lessee.


4.   KAS DAN SETARA KAS                                            4.   CASH AND CASH EQUIVALENTS

                                                                                                    2024               2023

     Bank/Cash in banks
     Pihak ketiga/Third parties
       Rupiah
       PT Bank Permata Tbk.                                                                                280                300
       PT Bank CTBC Indonesia                                                                              175                  -
       PT Bank DBS Indonesia                                                                               140                 73
       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                                             115                253
       PT Bank CIMB Niaga Tbk.                                                                              64                 57
       PT Bank Central Asia Tbk.                                                                            62                 86
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                                                       49                 56
       PT Bank Danamon Indonesia Tbk.                                                                       11                 27
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.                                                               1                  6
       Lain-lain/Others                                                                                      3                  2
                                                                                                           900                860
          Dolar AS/US Dollar
          PT Bank Permata Tbk.                                                                                2                  4

          Dolar SG/SG Dollar
          The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd.                                                  1                  1
                                                                                                              3                  5

     Pihak berelasi/Related party
       Rupiah
       PT Bank Jasa Jakarta                                                                                  47                25

     Jumlah/Total                                                                                          950                890

     Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo dalam mata                    As at 31 December 2024, the balance in foreign
     uang asing untuk kas dan setara kas adalah sebesar                 currency for cash and cash equivalents were US Dollar
     111.924 Dolar AS (2023: 233.976 Dolar AS) (nilai                   111,924 (2023: US Dollar 233,976) (full amount),
     penuh), 63.305 Dolar SG (2023: 63.410 Dolar SG) (nilai             63,305 SG Dollar (2023: SG Dollar 63,410) (full
     penuh), dan 149.859 Yen Jepang (2023: 185.117 Yen                  amount), and 149,859 Japanese Yen (2023: 185,117
     Jepang) (nilai penuh).                                             Japanese Yen) (full amount).

     Suku bunga rekening bank per tahun berkisar antara                 The bank accounts earned annual interest at rates
     0,00% - 5,50% pada tahun 2024 untuk mata uang                      ranging between 0.00% - 5.50% in 2024 for Rupiah
     Rupiah (2023: 0,00% - 4,00%), 0,125% pada tahun                    balances (2023: 0.00% - 4.00%), 0.125% in 2024 for
     2024 untuk mata uang Dolar AS (2023: 0,125%), 0,00%                US Dollar balances (2023: 0.125%), 0.00% in 2024 for
     pada tahun 2024 untuk mata uang Dolar SG (2023:                    SG Dollar balances (2023: 0.00%), and 0.00% in 2024
     0,00%), dan 0,00% pada tahun 2024 untuk mata uang                  for Japanese Yen (2023: 0.00%).
     Yen Jepang (2023: 0,00%).

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak                      As of 31 December 2024 and 2023, there was no cash
     terdapat kas di bank yang dibatasi penggunaannya.                  in bank being pledged as collateral.


                                                       Halaman - 47 - Page
                                                               200
Page 223
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                          31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - BERSIH                           5.   CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET

                                                   2024                     2023

     Piutang pembiayaan                                                                                       Consumer financing
       konsumen - bruto:                                                                                    receivables - gross:
       Pembiayaan langsung:                                                                                    Direct financing:
       Rupiah                                                                                                            Rupiah
       - Pihak ketiga                                 38,652                     39,662                          Third parties -
       - Pihak berelasi                                    3                          3                       Related parties -

                                                      38,655                     39,665
     Pembiayaan yang dibiayai
       bersama pihak-pihak lain                                                                                     Joint financing
       without recourse:                                                                                       without recourse:
       Rupiah                                                                                                            Rupiah
       - Pihak ketiga                                 13,974                     10,472                          Third parties -

     Dikurangi: Pembiayaan bersama                                                                           Less: Joint financing
       without recourse bagian yang                                                                    without recourse amount
       dibiayai pihak ketiga                          (11,331)                     (8,245)             financed by third parties

     Pembiayaan bersama                                                                                             Joint financing
       without recourse bagian yang                                                                     without recourse amount
       dibiayai Perseroan                                 2,643                    2,227              financed by the Company

     Piutang pembiayaan konsumen -                                                                            Consumer financing
       bruto                                          41,298                     41,892                      receivables - gross

     Dikurangi:                                                                                                             Less:
     Pendapatan pembiayaan                                                                                     Unearned income
       konsumen yang belum diakui:                                                                      on consumer financing:
     Pembiayaan langsung:                                                                                       Direct financing:
       Rupiah                                                                                                          Rupiah
       - Pihak ketiga                                     (6,817)                  (7,514)                     Third parties -
       - Pihak berelasi                                       (1)                      (1)                   Related parties -

                                                          (6,818)                  (7,515)
     Pembiayaan yang dibiayai
       bersama pihak-pihak lain                                                                                     Joint financing
       without recourse:                                                                                       without recourse:
       Rupiah                                                                                                            Rupiah
       - Pihak ketiga                                     (2,339)                  (1,769)                       Third parties -

                                                          (9,157)                  (9,284)

     Dikurangi: Pembiayaan bersama                                                                           Less: Joint financing
       without recourse bagian yang                                                                    without recourse amount
       dibiayai pihak ketiga                              1,249                      827               financed by third parties
     Pendapatan pembiayaan konsumen                                                                          Unearned income on
       yang belum diakui                                  (7,908)                  (8,457)                  consumer financing

     Penyisihan kerugian penurunan nilai                  (1,693)                  (1,907)        Allowance for impairment losses

     Bersih                                           31,697                     31,528                                        Net




                                                     Halaman - 48 - Page
                                                               201
Page 224
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - BERSIH                        5.   CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                       (continued)

     Piutang pembiayaan konsumen - bersih terdiri dari:                Consumer financing receivables - net consists of:

                                                   2024                  2023

     Pihak ketiga                                      31,695                 31,526                              Third parties
     Pihak berelasi                                         2                      2                            Related parties

                                                       31,697                 31,528

     Rata-rata jangka waktu kontrak pembiayaan yang                   The average period of consumer financing contracts for
     disalurkan oleh Perseroan atas kendaraan bermotor                motor vehicles and heavy equipments ranged from 6 -
     dan alat-alat berat berkisar antara 6 - 60 bulan (2023: 6        60 months (2023: 6 - 60 months).
     - 60 bulan).

     Piutang pembiayaan konsumen - bruto (cicilan) yang               The above consumer financing receivables - gross
     akan diterima sesuai dengan tanggal jatuh temponya               (installment) have the following settlement schedule
     adalah sebagai berikut:                                          profile:

                                                   2024                  2023

     < 1 tahun                                         17,179                 17,369                                    < 1 year
     1 - 2 tahun                                       12,064                 12,468                                 1 - 2 years
     2 - 3 tahun                                        7,300                  7,593                                 2 - 3 years
     > 3 tahun                                          4,755                  4,462                                  > 3 years

                                                       41,298                 41,892


     Analisa umur piutang pembiayaan konsumen - bruto                 Aging analysis of the gross consumer financing
     (cicilan) adalah sebagai berikut:                                receivables (installment) is as follows:

                                                   2024                  2023

     Belum jatuh tempo                                 41,096                 41,669                                    Current

     Lewat jatuh tempo:                                                                                              Overdue:
       1 - 30 hari                                        140                    153                            1 - 30 days
       31 - 60 hari                                        32                     37                           31 - 60 days
       61 - 90 hari                                        15                     18                           61 - 90 days
       > 90 hari                                           15                     15                             > 90 days

                                                       41,298                 41,892

     Suku bunga efektif per tahun untuk kontrak pembiayaan            Effective annual interest rates for new consumer
     baru rata-rata berkisar antara 7% - 37% pada tahun               financing contracts in average ranged between 7% -
     2024 (2023: 7% - 42%).                                           37% in 2024 (2023: 7% - 42%).

     Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan konsumen,                The consumer financing receivables are mainly secured
     Perseroan menerima jaminan dari konsumen berupa                  by fiduciary on vehicles subject to finance whereby the
     Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor dari kendaraan               Company       receives   Motor Vehicle Ownership
     bermotor yang dibiayai Perseroan. Pada tanggal                   Certificates. As of 31 December 2024 and 2023, the
     31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan tidak memiliki              Company had no consumer financing receivables
     piutang pembiayaan konsumen yang digunakan                       pledged as collateral for bank loans and securities
     sebagai jaminan atas pinjaman bank yang diterima oleh            issued as disclosed in Notes 17 and 18.
     Perseroan dan surat berharga yang diterbitkan seperti
     yang dijelaskan pada Catatan 17 dan 18.




                                                     Halaman - 49 - Page
                                                             202
Page 225
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                          31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - BERSIH                           5.    CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                           (continued)

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 jumlah                        As at 31 December 2024 and 2023, total consumer
     piutang pembiayaan konsumen - bruto berdasarkan                      financing receivables - gross based on financing object
     jenis objek pembiayaan adalah sebagai berikut:                       is as follows:

                                                   2024                      2023

     Kendaraan bermotor:                                                                                                Vehicles:
       - Baru                                         29,141                      29,920                                New -
       - Bekas                                        12,140                      11,962                                Used -
     Properti                                              6                          10                                 Property
     Peralatan berat                                      11                           -                         Heavy equipment

                                                      41,298                      41,892

     Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai adalah                 Movements of the allowance for impairment losses are
     sebagai berikut:                                                     as follows:

                                                   2024                      2023

     Saldo awal                                            1,907                     2,045                     Beginning balance
     Penambahan                                              944                     1,098                               Additions
     Penghapusan piutang                                  (1,431)                   (1,472)                Written-off receivables
     Penerimaan penghapusan                                                                              Recovery from written-off
       piutang                                              273                       236                           receivables

     Saldo akhir                                          1,693                     1,907                         Ending balance

     Perseroan menyajikan kerugian kredit terhadap piutang                The Company provides for credit losses against the
     pembiayaan konsumen adalah sebagai berikut:                          consumer financing receivables as follows:


                                                                   2024
                                             Tingkat         Estimasi jumlah           Jumlah
                                        kerugian kredit       tercatat kotor/         tercatat
                                         ekspektasian/       Estimated gross           bersih/
                                        Expected credit          carrying           Net carrying
                                          loss rate (%)          amount               amount

     Stage 1                             2.2% - 5.7%                     31,042             30,277                        Stage 1
     Stage 2                            26.4% - 40.7%                     1,768              1,130                        Stage 2
     Stage 3                            40.1% - 55.2%                       580                290                        Stage 3
                                                                         33,390             31,697

                                                                   2023
                                             Tingkat         Estimasi jumlah           Jumlah
                                        kerugian kredit       tercatat kotor/         tercatat
                                         ekspektasian/       Estimated gross           bersih/
                                        Expected credit          carrying           Net carrying
                                          loss rate (%)          amount               amount

     Stage 1                             3.2% - 7.9%                     32,146             30,628                        Stage 1
     Stage 2                             4.3% - 12.9%                       726                675                        Stage 2
     Stage 3                            46.1% - 65.9%                       563                225                        Stage 3

                                                                         33,435             31,528




                                                     Halaman - 50 - Page
                                                               203
Page 226
                                                        PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - BERSIH                                         5.     CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                                          (continued)

     Berikut adalah perubahan jumlah piutang pembiayaan                                  Below is movement of consumer financing receivables
     konsumen berdasarkan stage selama tahun berakhir 31                                 based on stages during the year ended 31 December
     Desember 2024 dan 2023:                                                             2024 and 2023:

                                                                                 2024
                                                                                                                   Jumlah/
                                                Stage 1              Stage 2              Stage 3                   Total


     Saldo, awal tahun                                32,146                    726                 563                  33,435         Balance, beginning of year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                         Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                           lifetime expected credit
       umurnya (Stage 2)                               (3,991)             3,992                         (1)                  -                 losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                             Transfer to credit
       penurunan nilai (Stage 3)                       (1,583)              (427)                2,010                        -              impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                              Transfer to 12 month
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                                    expected credit
       (Stage 1)                                          64                 (60)                   (4)                       -                losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada eksposur *)                 4,406              (2,463)                 (557)                   1,386           Net change in exposure *)
     Penghapusan                                           -                   -                (1,431)                  (1,431)                         Written-off
     Saldo, akhir tahun                               31,042               1,768                    580                  33,390                 Balance, end of year

                                                                                 2023
                                                                                                                   Jumlah/
                                                Stage 1              Stage 2              Stage 3                   Total


     Saldo, awal tahun                                29,537               1,022                 1,082                   31,641         Balance, beginning of year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                         Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                           lifetime expected credit
       umurnya (Stage 2)                                 (475)                  485                     (10)                  -                 losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                             Transfer to credit
       penurunan nilai (Stage 3)                       (1,960)              (289)                2,249                        -              impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                              Transfer to 12 month
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                                    expected credit
       (Stage 1)                                          31                 (29)                   (2)                       -                losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada eksposur *)                 5,013                (463)               (1,284)                   3,266           Net change in exposure *)
     Penghapusan                                           -                   -                (1,472)                  (1,472)                         Written-off
     Saldo, akhir tahun                               32,146                    726                 563                  33,435                 Balance, end of year

     *) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan                  *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the year,
        eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta               its changes/transfer during the year and payment during the year.
        pembayaran tahun berjalan.


     Perubahan penyisihan kerugian penurunan untuk tahun                                 The changes of allowance for impairment losses for the
     yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                                      year ended 31 December 2024 and 2023 are as
     sebagai berikut:                                                                    follows:

                                                                                  2024
                                                                                                               Jumlah/
                                                       Stage 1        Stage 2            Stage 3                Total


     Saldo, awal tahun                                      1,518                51             338                1,907                 Balance, beginning of year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                          Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                             lifetime expected credit
       umurnya (Stage 2)                                     (444)              444                 -                    -                        losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                              Transfer to credit
       penurunan nilai (Stage 3)                             (468)               (35)           503                      -                    impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                              Transfer to 12 month
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                                      expected credit
       (Stage 1)                                                 4                (1)              (3)                   -                       losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada eksposur                                                                                                         Net change in exposure
       dan pengukuran kembali *)                               155              179            883                 1,217                   and remeasurement *)
     Penghapusan                                                 -                -         (1,431)               (1,431)                                Written-off
     Saldo, akhir tahun                                        765              638             290                1,693                        Balance, end of year




                                                                 Halaman - 51 - Page
                                                                            204
Page 227
                                                        PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - BERSIH                                       5.     CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                                        (continued)

     Perubahan penyisihan kerugian penurunan untuk tahun                                The changes of allowance for impairment losses for the
     yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                                     year ended 31 December 2024 and 2023 are as
     sebagai berikut: (lanjutan)                                                        follows: (continued)

                                                                                2023
                                                                                                         Jumlah/
                                                      Stage 1        Stage 2           Stage 3            Total

     Saldo, awal tahun                                     1,352               59              634             2,045                    Balance, beginning of year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                         Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                            lifetime expected credit
       umurnya (Stage 2)                                     (27)              30                (3)                 -                           losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                              Transfer to credit
       penurunan nilai (Stage 3)                            (110)              (34)            144                   -                        impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                              Transfer to 12 month
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                                      expected credit
       (Stage 1)                                                1               (1)                -                 -                           losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada eksposur                                                                                                         Net change in exposure
       dan pengukuran kembali *)                             302                (3)          1,035             1,334                       and remeasurement *)
     Penghapusan                                               -                 -          (1,472)           (1,472)                                    Written-off
     Saldo, akhir tahun                                    1,518               51              338             1,907                           Balance, end of year

     *) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran kembali           *)   Include in the net change in exposure and remeasurement are additional ECL
        adalah penambahan ECL sehubungan dengan penambahan aset keuangan                    for new financial assets originated, its exposure changes/transfer during the
        baru, perubahan/perpindahan eksposur sepanjang tahun dan dampak                     year and the impact on changes in assumptions used to calculate the ECL.
        perubahan asumsi pada perhitungan ECL.


     Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian                              Directors believe that the existing allowance for
     penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup untuk                                  impairment losses is adequate to cover possible losses
     menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak                                 arising from uncollectible consumer financing
     tertagihnya piutang pembiayaan konsumen.                                          receivables.

     Restrukturisasi  pembiayaan       dilakukan    dengan                             Financing restructuring were conducted by the
     mengubah persyaratan bunga serta jangka waktu                                     Company through modification of interest and terms.
     kredit. Pembiayaan direstrukturisasi karena adanya                                The financing was restructured due to the borrower’s
     ketidakmampuan      nasabah       untuk     melakukan                             disability to meet contractual payments when due.
     pembayaran kontraktual ketika jatuh tempo.

     Jumlah pembiayaan yang diberikan yang telah                                       The amount of financing whose terms have been
     direstrukturisasi pada 31 Desember 2024 dan 2023                                  restructured as of 31 December 2024 and 2023 is
     adalah masing-masing Rp343 dan Rp668.                                             Rp343 and Rp668, respectively.

     Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak                          Refer to Note 33 for details of balances and
     berelasi.                                                                         transactions of related parties.


6.   PIUTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH - BERSIH                                      6.     MURABAHAH FINANCING RECEIVABLES - NET

                                                             2024                           2023

     Piutang pembiayaan                                                                                                                   Murabahah financing
       Murabahah - bruto:                                                                                                                receivables - gross:
       Pembiayaan langsung:                                                                                                                 Direct financing:
       Rupiah                                                                                                                                         Rupiah
       - Pihak ketiga                                                  406                             871                                    Third parties -

     Pembiayaan yang dibiayai
       bersama pihak lain                                                                                                                        Joint financing
       without recourse:                                                                                                                    without recourse:
       Rupiah                                                                                                                                         Rupiah
       - Pihak ketiga                                                      -                              1                                   Third parties -




                                                                Halaman - 52 - Page
                                                                           205
Page 228
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


6.   PIUTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH - BERSIH                       6.   MURABAHAH FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                       (continued)

                                                   2024                  2023

     Dikurangi: pembiayaan bersama                                                                        Less: Joint financing
       without recourse bagian yang                                                                 without recourse amount
       dibiayai pihak ketiga                                -                      (1)              financed by third parties

     Pembiayaan bersama                                                                                          Joint financing
       without recourse bagian yang                                                                  without recourse amount
       dibiayai Perseroan                                   -                       -              financed by the Company

     Piutang pembiayaan Murabahah-                                                                        Murabahah financing
       bruto                                              406                    871                      receivables - gross

     Dikurangi:                                                                                                          Less:
     Pendapatan marjin pembiayaan                                                                    Unearned margin income
       Murabahah yang belum diakui:                                                                 on Murabahah financing:
     Pembiayaan langsung:                                                                                    Direct financing:
       Rupiah                                                                                                       Rupiah
       - Pihak ketiga                                     (55)                  (125)                       Third parties -
     Pembiayaan yang dibiayai
       bersama pihak-pihak lain                                                                                  Joint financing
       without recourse:                                                                                    without recourse:
       Rupiah                                                                                                         Rupiah
       - Pihak ketiga                                       -                       -                         Third parties -

     Pendapatan pembiayaan                                                                         Unearned margin income on
       Murabahah yang belum diakui                        (55)                  (125)                  Murabahah financing

     Penyisihan kerugian penurunan nilai                  (18)                    (43)         Allowance for impairment losses

     Bersih                                               333                    703                                        Net

     Rata-rata    jangka    waktu kontrak  pembiayaan                 The average period of Murabahah financing contracts
     Murabahah yang disalurkan oleh Perseroan atas                    for motor vehicle ranged from 12 - 60 months (2023: 12
     kendaraan bermotor berkisar antara 12 - 60 bulan                 - 60 months).
     (2023: 12 - 60 bulan).

     Piutang pembiayaan Murabahah - bruto (cicilan) yang              The above Murabahah financing receivables - gross
     akan diterima sesuai dengan tanggal jatuh temponya               (installment) have the following settlement schedule
     adalah sebagai berikut:                                          profile:

                                                   2024                  2023

     < 1 tahun                                            207                    331                                    < 1 year
     1 - 2 tahun                                          125                    245                                 1 - 2 years
     2 - 3 tahun                                           52                    172                                 2 - 3 years
     > 3 tahun                                             22                    123                                  > 3 years

                                                          406                    871

     Analisa umur piutang pembiayaan Murabahah - bruto                Aging analysis of the gross Murabahah financing
     (cicilan) adalah sebagai berikut:                                receivables (installment) is as follows:

                                                   2024                  2023

     Belum jatuh tempo                                    395                    860                                    Current
     Lewat jatuh tempo:                                                                                              Overdue:
       1 - 30 hari                                          7                       7                           1 - 30 days
       31 - 60 hari                                         2                       2                          31 - 60 days
       61 - 90 hari                                         1                       1                          61 - 90 days
       > 90 hari                                            1                       1                            > 90 days

                                                          406                    871


                                                     Halaman - 53 - Page
                                                            206
Page 229
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


6.   PIUTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH - BERSIH                       6.   MURABAHAH FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                       (continued)

     Rata-rata imbal hasil efektif per tahun untuk kontrak            The effective annual return for new Murabahah
     pembiayaan Murabahah baru rata-rata berkisar antara              financing contracts in average ranged between 7% -
     7% - 31% pada tahun 2024 (2023: 7% - 31%).                       31% in 2024 (2023: 7% - 31%).

     Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan Murabahah,               The Murabahah financing receivables are mainly
     Perseroan menerima jaminan dari konsumen berupa                  secured by fiduciary on vehicles subject to finance
     Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor dari kendaraan               whereby the Company receives Motor Vehicle
     bermotor yang dibiayai Perseroan. Pada tanggal                   Ownership Certificates. As of 31 December 2024 and
     31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan tidak memiliki              2023, the Company has no Murabahah financing
     piutang pembiayaan Murabahah yang digunakan                      receivables pledged as collateral for bank loans and
     sebagai jaminan atas pinjaman bank yang diterima oleh            securities issued.
     Perseroan dan surat berharga yang diterbitkan.

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 jumlah                    As at 31 December 2024 and 2023 total Murabahah
     piutang pembiayaan Murabahah - bruto berdasarkan                 financing receivables - gross based on financing object
     jenis objek pembiayaan adalah sebagai berikut:                   is as follows:
                                                   2024                  2023

     Kendaraan bermotor:                                                                                              Vehicles
       - Baru                                             303                    415                                 New -
       - Bekas                                            103                    456                                 Used -

                                                          406                    871

     Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai adalah             Movements of the allowance for impairment losses are
     sebagai berikut:                                                 as follows:

                                                   2024                  2023

     Saldo awal                                            43                    101                        Beginning balance
     Penambahan                                            20                      3                                  Additions
     Penghapusan piutang                                  (59)                   (77)                  Written-off receivables
     Penerimaan penghapusan piutang                        14                     16      Recovery from written-off receivables

     Saldo akhir                                           18                      43                           Ending balance

     Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan                    Managements believe that the existing allowance for
     kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup              impairment losses is adequate to cover possible losses
     untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat                arising from uncollectible Murabahah financing
     tidak tertagihnya piutang pembiayaan Murabahah.                  receivables.

     Restrukturisasi  pembiayaan       dilakukan    dengan            Financing restructuring were conducted by the
     mengubah persyaratan bunga serta jangka waktu                    Company through modification of interest and terms.
     kredit. Pembiayaan direstrukturisasi karena adanya               The financing was restructured due to the borrower’s
     ketidakmampuan      nasabah       untuk     melakukan            disability to meet contractual payments when due.
     pembayaran kontraktual ketika jatuh tempo.

     Jumlah pembiayaan yang diberikan yang telah                      The amount of financing whose terms have been
     direstrukturisasi pada 31 Desember 2024 dan 2023                 restructured as of 31 December 2024 and 2023 is RpNil
     adalah masing-masing RpNihil dan Rp22.                           and Rp22, respectively.




                                                     Halaman - 54 - Page
                                                            207
Page 230
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                          31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


7.   INVESTASI BERSIH DALAM SEWA PEMBIAYAAN                         7.   NET INVESTMENT IN FINANCE LEASES

                                                   2024                     2023

     Investasi bersih dalam sewa                                                                                    Net investment
       pembiayaan                                                                                              in finance leases
       - Piutang sewa pembiayaan - bruto                                                     Finance lease receivables - gross -
           - Pihak ketiga                                 5,388                    4,606                       Third parties -
           - Pihak berelasi                                   5                        8                     Related parties -
                                                          5,393                    4,614
     Dikurangi:                                                                                                               Less:
       - Pendapatan sewa pembiayaan                                                                        Unearned income -
           yang belum diakui                                                                               on finance leases
           - Pihak ketiga                                  (574)                    (492)                      Third parties -
           - Pihak berelasi                                  (1)                      (1)                   Related parties -
                                                           (575)                    (493)

     Nilai sisa yang terjamin                             2,042                    1,892               Guaranteed residual values

     Simpanan jaminan                                     (2,042)                  (1,892)                        Security deposit

                                                          4,818                    4,121

     Penyisihan kerugian penurunan nilai                   (249)                    (238)         Allowance for impairment losses

     Bersih                                               4,569                    3,883                                       Net

     Piutang sewa pembiayaan - bersih terdiri dari:                      Finance lease receivables - net consists of:

                                                   2024                     2023
     Pihak ketiga                                         4,565                    3,876                             Third parties
     Pihak berelasi                                           4                        7                           Related parties

                                                          4,569                    3,883

     Rata-rata jangka waktu kontrak sewa pembiayaan yang                 The average period of finance leases for vehicle and
     disalurkan oleh Perseroan atas kendaraan bermotor                   heavy equipment contracts ranged from 36 - 60 months
     dan alat-alat berat berkisar antara 36 - 60 bulan (2023:            (2023: 36 - 60 months).
     36 - 60 bulan).

     Piutang sewa pembiayaan - bruto (cicilan) sesuai                    Finance lease receivables - gross (installment) have the
     dengan tanggal jatuh temponya:                                      following settlement schedule profile:

                                                   2024                     2023

     < 1 tahun                                            3,210                    2,757                                   < 1 year
     1 - 2 tahun                                          1,608                    1,370                                1 - 2 years
     2 - 3 tahun                                            499                      429                                2 - 3 years
     > 3 tahun                                               76                       58                                 > 3 years

                                                          5,393                    4,614

     Analisa umur piutang sewa pembiayaan - bruto (cicilan)              Aging analysis of the finance lease receivables - gross
     adalah sebagai berikut:                                             (installment) is as follows:

                                                   2024                     2023

     Belum jatuh tempo                                    5,366                    4,591                                   Current

     Lewat jatuh tempo:                                                                                                 Overdue:
       1 - 30 hari                                           23                       16                           1 - 30 days
       31 - 60 hari                                           2                        3                          31 - 60 days
       61 - 90 hari                                           1                        2                          61 - 90 days
       > 90 hari                                              1                        2                            > 90 days

                                                          5,393                    4,614

                                                      Halaman - 55 - Page
                                                               208
Page 231
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


7.   INVESTASI BERSIH DALAM SEWA PEMBIAYAAN                       7.   NET INVESTMENT IN FINANCE LEASES (continued)
     (lanjutan)

     Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo piutang sewa                 As at 31 December 2024, the balance of finance leases
     pembiayaan - bruto dan pendapatan sewa pembiayaan                 receivables - gross and the unearned income on
     yang belum diakui, dalam mata uang asing adalah                   finance leases in foreign currencies are US Dollar
     masing - masing sebesar 449.297 Dolar AS dan 4.442                449,297 and US Dollar 4,442, respectively (2023: US
     Dolar AS (2023: 9.545.841 Dolar AS dan 234.318 Dolar              Dollar 9,545,841 and US Dollar 234,318, respectively)
     AS) (nilai penuh).                                                (full amount).

     Suku bunga efektif per tahun untuk kontrak sewa                   The effective annual interest rates for new finance
     pembiayaan baru rata-rata berkisar antara 7% - 28%                leases contracts in average ranged between 7% - 28%
     pada tahun 2024 (2023: 8% - 27%) untuk pembiayaan                 in 2024 (2023: 8% - 27%) for financing in Rupiah and
     dalam mata uang Rupiah dan nihil untuk pembiayaan                 nil in 2024 for financing in US Dollars (2023: nil).
     dalam mata uang Dolar AS pada tahun 2024 (2023:
     nihil).

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan                 As at 31 December 2024 and 2023, the Company has
     tidak memiliki investasi bersih dalam sewa pembiayaan             no net investment in finance leases pledged as
     yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman bank                 collateral for bank loans and securities issued.
     yang diterima oleh Perseroan dan surat berharga yang
     diterbitkan.

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 jumlah                     As at 31 December 2024 and 2023 total gross
     investasi bruto dalam sewa pembiayaan berdasarkan                 investment in finance leases based on financing object
     jenis objek pembiayaan adalah sebagai berikut:                    is as follows:

                                                   2024                   2023

     Kendaraan bermotor:                                                                                             Vehicles
       - Baru                                             1,431                  1,347                               New -
       - Bekas                                              108                     95                              Used -
     Peralatan berat                                      3,854                  3,172                       Heavy equipments

                                                          5,393                  4,614

     Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai adalah              Movements of the allowance for impairment losses are
     sebagai berikut:                                                  as follows:

                                                2024                     2023

     Saldo awal                                            238                     243                        Beginning balance
     Penambahan/(pemulihan)                                 11                      (5)                     Additions/(reversal)
     Penghapusan piutang                                     -                       -                    Written-off receivables

     Saldo akhir                                           249                     238                           Ending balance

     Perseroan menyajikan kerugian kredit terhadap sewa                The Company provides for credit losses against the
     pembiayaan adalah sebagai berikut:                                leases financing receivables as follows:

                                                                  2024
                                             Tingkat        Estimasi jumlah        Jumlah
                                        kerugian kredit      tercatat kotor/      tercatat
                                         ekspektasian/      Estimated gross        bersih/
                                        Expected credit         carrying          Carrying
                                          loss rate (%)         amount           amount net

     Stage 1                              0.1% - 1.6%                  3,651              3,423                         Stage 1
     Stage 2                              0.1% - 1.6%                  1,133              1,126                         Stage 2
     Stage 3                              20.2% - 40%                     34                 20                         Stage 3
                                                                       4,818              4,569


                                                     Halaman - 56 - Page
                                                              209
Page 232
                                                        PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


7.   INVESTASI BERSIH DALAM SEWA PEMBIAYAAN                                       7.    NET INVESTMENT IN FINANCE LEASES (continued)
     (lanjutan)

     Perseroan menyajikan kerugian kredit terhadap sewa                                 The Company provides for credit losses against the
     pembiayaan adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                      leases financing receivables as follows: (continued)

                                                                               2023
                                                        Tingkat          Estimasi jumlah              Jumlah
                                                   kerugian kredit        tercatat kotor/            tercatat
                                                    ekspektasian/        Estimated gross              bersih/
                                                   Expected credit           carrying                Carrying
                                                     loss rate (%)           amount                 amount net

     Stage 1                                        0.1% - 4.4%                         2,699                 2,678                                           Stage 1
     Stage 2                                        0.2% - 13.6%                        1,061                 1,044                                           Stage 2
     Stage 3                                       34.2% - 55.6%                          361                   161                                           Stage 3
                                                                                        4,121                 3,883

     Berikut adalah perubahan jumlah piutang sewa                                       Below is movement of finance leases receivables based
     pembiayaan berdasarkan stage selama tahun berakhir                                 on stages during the year ended 31 December 2024 and
     31 Desember 2024 dan 2023:                                                         2023:

                                                                                 2024
                                                                                                               Jumlah/
                                                Stage 1             Stage 2              Stage 3                Total

     Saldo, awal tahun                                 2,699               1,061                    361                 4,121           Balance, beginning of year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                         Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                           lifetime expected credit
       umurnya (Stage 2)                                 (252)                  283                 (31)                      -                 losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                             Transfer to credit
       penurunan nilai (Stage 3)                             -                  (11)                 11                       -              impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                              Transfer to 12 month
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                                    expected credit
       (Stage 1)                                          372               (179)                  (193)                    -                  losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada eksposur *)                    832                (21)                  (114)                  697             Net change in exposure *)
     Penghapusan                                            -                  -                      -                     -                            Written-off
     Saldo, akhir tahun                                3,651               1,133                     34                 4,818                   Balance, end of year

                                                                                 2023
                                                                                                               Jumlah/
                                                Stage 1             Stage 2              Stage 3                Total

     Saldo, awal tahun                                 2,349               1,069                    381                 3,799           Balance, beginning of year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                         Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                           lifetime expected credit
       umurnya (Stage 2)                                 (246)                  246                    -                      -                 losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                             Transfer to credit
       penurunan nilai (Stage 3)                          (19)                  (31)                 50                       -              impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                              Transfer to 12 month
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                                    expected credit
       (Stage 1)                                          407               (407)                     -                     -                  losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada eksposur *)                    208                184                    (70)                  322             Net change in exposure *)
     Penghapusan                                            -                  -                      -                     -                            Written-off
     Saldo, akhir tahun                                2,699               1,061                    361                 4,121                   Balance, end of year

     *) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan                  *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the year,
        eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta               its changes/transfer during the year and payment during the year.
        pembayaran tahun berjalan.




                                                                 Halaman - 57 - Page
                                                                            210
Page 233
                                                        PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


7.   INVESTASI BERSIH DALAM SEWA PEMBIAYAAN                                      7.    NET INVESTMENT IN FINANCE LEASES (continued)
     (lanjutan)

     Perubahan cadangan kerugian penurunan untuk tahun                                  The changes in impairment losses for the year ended
     yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                                     31 December 2024 and 2023 are as follows:
     sebagai berikut:

                                                                                2024
                                                                                                                Jumlah/
                                                Stage 1            Stage 2                  Stage 3              Total

     Saldo, awal tahun                                    21                   17                     200                 238            Balance, beginning of year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                          Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                             lifetime expected credit
       umurnya (Stage 2)                                   (6)                 19                      (13)                   -                   losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                               Transfer to credit
       penurunan nilai (Stage 3)                           (1)                  (4)                      5                    -                 impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                Transfer to 12 month
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                                       expected credit
       (Stage 1)                                          120                   (4)                   (116)                   -                   losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada
       eksposur dan                                                                                                                          Net change in exposure
       pengukuran kembali *)                              94                   (21)                    (62)                 11              and remeasurement *)
     Penghapusan                                           -                     -                       -                   -                            Written-off
     Saldo, akhir tahun                                   228                    7                     14                 249                   Balance, end of year

                                                                                2023
                                                                                                                Jumlah/
                                                Stage 1            Stage 2                  Stage 3              Total

     Saldo, awal tahun                                    23                   13                     207                 243            Balance, beginning of year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                          Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                             lifetime expected credit
       umurnya (Stage 2)                                   (8)                   8                       -                    -                   losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                               Transfer to credit
       penurunan nilai (Stage 3)                           (1)                  (4)                      5                    -                 impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                Transfer to 12 month
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                                       expected credit
       (Stage 1)                                           4                    (4)                      -                    -                   losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada
       eksposur dan                                                                                                                          Net change in exposure
       pengukuran kembali *)                               3                     4                     (12)                 (5)             and remeasurement *)
     Penghapusan                                           -                     -                       -                   -                            Written-off
     Saldo, akhir tahun                                   21                   17                     200                 238                   Balance, end of year

     *) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran kembali           *)    Include in the net change in exposure and remeasurement are additional ECL
        adalah penambahan ECL sehubungan dengan penambahan aset keuangan                     for new financial assets originated, its exposure changes/transfer during the
        baru, perubahan/perpindahan eksposur sepanjang tahun dan dampak                      year and the impact on changes in assumptions used to calculate the ECL.
        perubahan asumsi pada perhitungan ECL.


     Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan                                     Managements believe that the existing allowance for
     kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup                               impairment losses is adequate to cover possible losses
     untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat                                 arising from uncollectible net investment in finance
     tidak tertagihnya investasi bersih dalam sewa                                     leases.
     pembiayaan.

     Restrukturisasi  pembiayaan       dilakukan    dengan                             Financing restructuring were conducted by the
     mengubah persyaratan bunga serta jangka waktu                                     Company through modification of interest and terms.
     kredit. Pembiayaan direstrukturisasi karena adanya                                The financing was restructured due to the borrower’s
     ketidakmampuan      nasabah       untuk     melakukan                             disability to meet contractual payments when due.
     pembayaran kontraktual ketika jatuh tempo.

     Jumlah pembiayaan yang diberikan yang telah                                       The amount of financing whose terms have been
     direstrukturisasi pada 31 Desember 2024 dan 2023                                  restructured as of 31 December 2024 and 2023 is Rp19
     adalah masing-masing Rp19 dan Rp55.                                               and Rp55, respectively.

     Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak                          Refer to Note 33 for details of balances and
     berelasi.                                                                         transactions of related parties.


                                                                 Halaman - 58 - Page
                                                                           211
Page 234
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


8.   PEMBIAYAAN MUSYARAKAH                                         8.   MUSYARAKAH FINANCING

                                                   2024                    2023

     Pembiayaan Musyarakah                                                                                Musyarakah financing
       - Pihak ketiga                                     1,713                   1,144                         Third parties -
     Penyisihan kerugian penurunan nilai                    (87)                    (65)         Allowance for impairment losses
     Bersih                                               1,626                   1,079                                       Net

     Rata-rata     jangka waktu     kontrak    pembiayaan               The average period of Musyarakah financing contracts
     Musyarakah yang disalurkan oleh Perseroan atas                     for motor vehicle ranged from 6 - 60 months (2023: 6 -
     kendaraan bermotor berkisar antara 6 - 60 bulan (2023:             48 months).
     6 - 48 bulan).

     Pembiayaan Musyarakah - bruto yang akan diterima                   The above Musyarakah financing - gross have the
     sesuai dengan tanggal jatuh temponya adalah sebagai                following settlement schedule profile:
     berikut:
                                                   2024                    2023

     < 1 tahun                                             554                     499                                    < 1 year
     1 - 2 tahun                                           503                     388                                 1 - 2 years
     2 - 3 tahun                                           391                     212                                 2 - 3 years
     > 3 tahun                                             265                      45                                  > 3 years
                                                          1,713                   1,144

     Analisa umur pembiayaan Musyarakah adalah sebagai                  Aging analysis of the Musyarakah financing is as
     berikut:                                                           follows:

                                                   2024                    2023

     Belum jatuh tempo                                    1,713                   1,144                                   Current
                                                          1,713                   1,144

     Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai adalah               Movements of the allowance for impairment losses are
     sebagai berikut:                                                   as follows:
                                                   2024                    2023

     Saldo awal                                             65                        7                        Beginning balance
     Penambahan                                             22                       58                                Additions
     Saldo akhir                                            87                       65                          Ending balance

     Rata-rata bagi hasil pembiayaan Musyarakah per tahun               The effective annual profi sharing rate for new
     untuk kontrak pembiayaan Musyarakah baru rata-rata                 Musyarakah financing contracts in average ranged
     berkisar antara 12% - 31% pada tahun 2024 (2023:                   between 12% - 31% in 2024 (2023: 11% - 31%).
     11% - 31%).

     Sebagai jaminan atas pembiayaan Musyarakah,                        The Musyarakah financing are mainly secured by
     Perseroan menerima jaminan dari konsumen berupa                    fiduciary on vehicles subject to finance whereby the
     Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor dari kendaraan                 Company receives Motor Vehicle Ownership
     bermotor yang dibiayai Perseroan. Pada tanggal                     Certificates. As of 31 December 2024 and 2023, the
     31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan tidak memiliki                Company has no Musyarakah financing receivables
     piutang pembiayaan Musyarakah yang digunakan                       pledged as collateral for bank loans and securities
     sebagai jaminan atas pinjaman bank yang diterima oleh              issued.
     Perseroan dan surat berharga yang diterbitkan.

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 jumlah                      As at 31 December 2024 and 2023 total Musyarakah
     pembiayaan Musyarakah berdasarkan jenis objek                      financing based on financing object is as follows:
     pembiayaan adalah sebagai berikut:

                                                   2024                    2023
     Kendaraan bermotor:                                                                                                Vehicles
       - Bekas                                            1,713                   1,144                                Used -
                                                          1,713                   1,144

                                                     Halaman - 59 - Page
                                                              212
Page 235
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


8.   PEMBIAYAAN MUSYARAKAH (lanjutan)                            8.    MUSYARAKAH FINANCING (continued)

     Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan                     Managements believe that the existing allowance for
     kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup               impairment losses is adequate to cover possible losses
     untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat                 arising from uncollectible Musyarakah financing.
     tidak tertagihnya pembiayaan Musyarakah.

     Tidak ada pembiayaan yang diberikan yang telah                    There is no financing whose terms have been
     direstrukturisasi pada 31 Desember 2024 dan 2023.                 restructured as of 31 December 2024 and 2023.


9.   TAGIHAN PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG - BERSIH                   9.    FACTORING FINANCING RECEIVABLES - NET

                                                   2024                   2023

     Tagihan pembiayaan anjak                                                                                 Factoring financing
       piutang - bruto                                                                                      receivables - gross
       - Pihak ketiga                                      22                      18                           Third parties -
       - Pihak berelasi                                    72                      37                          Related party -
                                                           94                      55
     Dikurangi:                                                                                                            Less:
     Pendapatan pembiayaan anjak                                                                               Unearned income
       piutang yang belum diakui                                                            on factoring financing receivables
       - Pihak ketiga                                      (3)                     (2)                         Third parties -

     Penyisihan kerugian penurunan nilai                   (5)                     (3)         Allowance for impairment losses

     Bersih                                                86                      50                                           Net

     Tagihan pembiayaan anjak piutang - bersih terdiri dari:           Factoring financing receivables - net consists of:

                                                   2024                   2023

     Pihak ketiga                                          14                      13                               Third parties
     Pihak berelasi                                        72                      37                              Related party

                                                           86                      50

     Jangka waktu kontrak pembiayaan anjak piutang                     The period of factoring financing contracts ranged from
     berkisar antara 12 - 60 bulan (2023: 12 - 60 bulan).              12 - 60 months (2023: 12 - 60 months).

     Tagihan pembiayaan anjak piutang - bruto sesuai                   Factoring financing receivables - gross have the
     dengan tanggal jatuh temponya:                                    following settlement aging profile:

                                                   2024                   2023

     < 1 tahun                                             81                      45                                       < 1 year
     1 - 2 tahun                                            6                       6                                    1 - 2 years
     2 - 3 tahun                                            4                       3                                    2 - 3 years
     > 3 tahun                                              3                       1                                     > 3 years

                                                           94                      55

     Analisa umur tagihan pembiayaan anjak piutang -                  Aging analysis of the         gross    factoring    financing
     bruto adalah sebagai berikut:                                    receivables is as follows:

                                                   2024                   2023
     Belum jatuh tempo                                     94                      55                                       Current

                                                           94                      55

     Suku bunga efektif per tahun untuk kontrak tagihan                The effective annual interest rates for new factoring
     anjak piutang baru rata-rata berkisar 11% - 12% pada              receivables contracts in average ranged between 11% -
     tahun 2024 (2023: 11% - 12%).                                     12% in 2024 (2023: 11% - 12%).


                                                     Halaman - 60 - Page
                                                               213
Page 236
                                                        PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


9.   TAGIHAN PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG - BERSIH                                   9.    FACTORING FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                                        (continued)

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan                                 As of 31 December 2024 and 2023, the Company has
     tidak memiliki piutang pembiayaan anjak piutang yang                              no factoring financing receivables pledged as collateral
     digunakan sebagai jaminan atas pinjaman bank yang                                 for bank loans and securities issued.
     diterima oleh Perseroan dan surat berharga yang
     diterbitkan.

     Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai adalah                              Movements of the allowance for impairment losses are
     sebagai berikut:                                                                  as follows:

                                                                 2024                      2023

     Saldo awal                                                            3                              1                                  Beginning balance
     Penambahan                                                            1                              2                                          Additions
     Pemulihan                                                             -                              -                                          Recovery
     Saldo akhir                                                           4                              3                                       Ending balance
     Perseroan menyajikan kerugian kredit ekspektasian                                 The Company provides for expected credit losses
     terhadap tagihan pembiayaan anjak piutang adalah                                  against the factoring financing receivables as follows:
     sebagai berikut:

                                                                                2024
                                                        Tingkat          Estimasi jumlah             Jumlah
                                                   kerugian kredit        tercatat kotor/           tercatat
                                                    ekspektasian/        Estimated gross             bersih/
                                                   Expected credit       carrying amount            Carrying
                                                     loss rate (%)           at default            amount net

     Stage 1                                         2.2% - 5.7%                          73                      69                                         Stage 1
     Stage 2                                       26.4% - 40.7%                          18                      17                                         Stage 2
     Stage 3                                       40.1% - 55.2%                           -                       -                                         Stage 3
                                                                                          91                      86
                                                                                2023
                                                        Tingkat          Estimasi jumlah             Jumlah
                                                   kerugian kredit        tercatat kotor/           tercatat
                                                    ekspektasian/        Estimated gross             bersih/
                                                   Expected credit       carrying amount            Carrying
                                                     loss rate (%)           at default            amount net

     Stage 1                                        3.2% - 7.9%                           37                      35                                         Stage 1
     Stage 2                                        4.3% - 12.9%                          16                      15                                         Stage 2
     Stage 3                                       46.1% - 65.9%                           -                       -                                         Stage 3
                                                                                          53                      50

     Berikut adalah perubahan jumlah tagihan pembiayaan                                Below is movement of factoring financing receivables
     anjak piutang berdasarkan stage selama tahun berakhir                             based on stages during the year ended 31 December
     31 Desember 2024 dan 2023:                                                        2024 and 2023:

                                                                                2024
                                                                                                              Jumlah/
                                                Stage 1             Stage 2             Stage 3                Total
                                                                                                                                                Balance, beginning
     Saldo, awal tahun                                    37                    16                    -                    53                           of year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                        Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                          lifetime expected credit
       umurnya (Stage 2)                                     -                   -                    -                      -                 losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                             Transfer to credit
       penurunan nilai (Stage 3)                             -                   -                    -                      -                  impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                             Transfer to 12 month
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                                   expected credit
       (Stage 1)                                            -                    -                    -                     -                 losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada eksposur *)                     36                    2                    -                    38            Net change in exposure *)
     Penghapusan                                            -                    -                    -                     -                           Written-off
     Saldo, akhir tahun                                    73                   18                    -                    91                  Balance, end of year
     *) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan                 *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the year,
        eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta              its changes/transfer during the year and payment during the year.
        pembayaran tahun berjalan.


                                                                   Halaman - 61 - Page
                                                                            214
Page 237
                                                        PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                          31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


9.   TAGIHAN PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG - BERSIH                                   9.      FACTORING FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                                          (continued)

     Berikut adalah perubahan jumlah tagihan pembiayaan                                  Below is movement of factoring financing receivables
     anjak piutang berdasarkan stage selama tahun berakhir                               based on stages during the year ended 31 December
     31 Desember 2024 dan 2023: (lanjutan)                                               2024 and 2023: (continued)

                                                                                2023
                                                                                                                      Jumlah/
                                                Stage 1              Stage 2                  Stage 3                  Total
                                                                                                                                                    Balance, beginning
     Saldo, awal tahun                                    14                    1                           1                   16                          of year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                            Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                              lifetime expected credit
       umurnya (Stage 2)                                     -                   -                           -                   -                 losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                                Transfer to credit
       penurunan nilai (Stage 3)                             -                   -                           -                   -                 impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                Transfer to 12 month
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                                      expected credit
       (Stage 1)                                            -                    -                           -                   -               losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada eksposur *)                     23                   15                          (1)                 37          Net change in exposure *)
     Penghapusan                                            -                    -                           -                   -                         Written-off
     Saldo, akhir tahun                                    37                   16                           -                  53                Balance, end of year
     *) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan                   *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the year,
        eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta                its changes/transfer during the year and payment during the year.
        pembayaran tahun berjalan.


     Perubahan cadangan kerugian penurunan untuk tahun                                    The changes in impairment losses for the year ended
     yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                                       31 December 2024 and 2023 are as follows:
     sebagai berikut:

                                                                                 2024
                                                                                                                  Jumlah/
                                                       Stage 1        Stage 2             Stage 3                  Total
     Saldo, awal tahun                                           2               1                      -                   3              Balance, beginning of year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                            Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                               lifetime expected credit
       umurnya (Stage 2)                                         -                   -                  -                   -                       losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                                 Transfer to credit
       penurunan nilai (Stage 3)                                 -                   -                  -                   -                    impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                 Transfer to 12 month
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                                         expected credit
       (Stage 1)                                                 -                   -                  -                   -                       losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada eksposur                                                                                                            Net change in exposure
       dan pengukuran kembali *)                                 2                   -                  -                   2                 and remeasurement *)
     Saldo, akhir tahun                                          4               1                      -                   5                     Balance, end of year

     *) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran kembali              *) Include in the net change in exposure and remeasurement are additional ECL
        adalah penambahan ECL sehubungan dengan penambahan aset keuangan                     for new financial assets originated, its exposure changes/transfer during the
        baru, perubahan/perpindahan eksposur sepanjang tahun dan dampak                      year and the impact on changes in assumptions used to calculate the ECL.
        perubahan asumsi pada perhitungan ECL.


                                                                                 2023
                                                                                                                  Jumlah/
                                                       Stage 1        Stage 2             Stage 3                  Total
     Saldo, awal tahun                                           1                   -                  -                   1              Balance, beginning of year
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                            Transfer to
       ekspektasian sepanjang                                                                                                               lifetime expected credit
       umurnya (Stage 2)                                         -                   -                  -                   -                       losses (Stage 2)
     Transfer ke kredit
       yang mengalami                                                                                                                                 Transfer to credit
       penurunan nilai (Stage 3)                                 -                   -                  -                   -                    impaired (Stage 3)
     Transfer ke kerugian kredit                                                                                                                 Transfer to 12 month
       ekspektasian 12 bulan                                                                                                                         expected credit
       (Stage 1)                                                 -                   -                  -                   -                       losses (Stage 1)
     Perubahan bersih pada eksposur                                                                                                            Net change in exposure
       dan pengukuran kembali *)                                 1               1                      -                   2                 and remeasurement *)
     Saldo, akhir tahun                                          2               1                      -                   3                     Balance, end of year
     *) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran kembali             *)    Include in the net change in exposure and remeasurement are additional ECL
        adalah penambahan ECL sehubungan dengan penambahan aset keuangan                       for new financial assets originated, its exposure changes/transfer during the
        baru, perubahan/perpindahan eksposur sepanjang tahun dan dampak                        year and the impact on changes in assumptions used to calculate the ECL.
        perubahan asumsi pada perhitungan ECL.


                                                                 Halaman - 62 - Page
                                                                            215
Page 238
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


9.   TAGIHAN PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG - BERSIH                    9.   FACTORING FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                        (continued)

     Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan                     Managements believe that the existing allowance for
     kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup               impairment losses is adequate to cover possible losses
     untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat                 arising   from   uncollectible   factoring   financing
     tidak tertagihnya tagihan pembiayaan anjak piutang.               receivables.


10. BEBAN DIBAYAR DIMUKA                                          10. PREPAID EXPENSES

                                                   2024                   2023
     Pihak ketiga:                                                                                                 Third parties:
       - Biaya administrasi fasilitas                                                            Administration expense on -
           pinjaman                                        63                       60                  borrowing facility
       - Biaya dibayar dimuka                               6                        8                   Advance payment -
       - Sewa kantor                                        5                        5                         Office rental -
       - Lain-lain                                         14                        8                               Others -
                                                           88                       81
     Pihak berelasi:                                                                                             Related party:
       - Sewa kantor                                         7                       6                         Office rental -
                                                           96                       87

     Jangka waktu kontrak sewa kantor kepada pihak ketiga              The period of office rental contracts with both third
     dan pihak berelasi berkisar antara 1 - 12 bulan (2023: 1          parties and related parties ranged from 1 - 12 months
     - 12 bulan).                                                      (2023: 1 - 12 months).

     Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak          Refer to Note 33 for details of balances and
     berelasi.                                                         transactions of related parties.


11. PIUTANG LAIN-LAIN                                             11. OTHER RECEIVABLES

                                                   2024                   2023

     Pihak ketiga:                                                                                               Third parties:
       - Piutang dari jaminan kendaraan                   445                     479 Receivables from collateral vehicles -

     Dikurangi:                                                                                                          Less:
       - Penyisihan penurunan nilai                                                               Allowance for impairment -
           pasar                                          (152)                  (175)                            losses
                                                          293                     304

       - Piutang dari dealer                              305                     209              Receivables from dealer -
       - Piutang penerimaan
           angsuran konsumen                               17                       43       Consumer installment receipt -
       - Piutang dari karyawan                             21                       19       Receivables from employees -
       - Piutang dari balai lelang                          -                       14     Receivables from auction house -


                                                          636                     589

     Pihak berelasi:                                                                                             Related parties:
       - Piutang dari karyawan                               1                       2        Receivables from employees -
       - Piutang dari pembiayaan                                                                           Receivables from -
           bersama without recourse                        38                        -      joint financing without recourse
       - Lain-lain                                          8                        -                                Others -

                                                           47                        2

     Jumlah                                               683                     591                                      Total

                                                     Halaman - 63 - Page
                                                             216
Page 239
                                                     PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


11. PIUTANG LAIN-LAIN (lanjutan)                                               11. OTHER RECEIVABLES (continued)

    Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan                                     Managements believe that the existing allowance for
    kerugian penurunan nilai pasar yang dibentuk untuk                                impairment losses for collateral vehicles is adequate to
    piutang dari jaminan kendaraan adalah cukup untuk                                 cover possible losses from the decline in market value.
    menutup kerugian yang mungkin timbul akibat
    penurunan nilai pasar.

    Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak                          Refer to Note 33 for details of balances and
    berelasi.                                                                         transactions of related parties.


12. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI                                            12. INVESTMENTS IN ASSOCIATES

                                                                                                          2024
                                                                                                                                 Bagian
                                                                                                                               penghasilan
                                                                                                                              komprehensif
                                                                                                                               lain entitas    Nilai
                                                                                    Nilai tercatat/             Bagian laba     asosiasi/    tercatat/
                                                                                      Carrying                 bersih entitas    Share of    Carrying
                                                                        Persentase     amount       Penerimaan   asosiasi/     associates’    amount
                                                                       kepemilikan/ Saldo awal/      dividen/    Share of         other     Saldo akhir/
                                                Jenis usaha/            Percentage   Beginning       Dividend   associates’ comprehensive     Ending
                                             Nature of business        of ownership    balance       received   net income       income       balance

    Entitas asosiasi yang dicatat
      menggunakan metode ekuitas/
      Associates accounted with
      equity method

      PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance   Lembaga Pembiayaan/
                                               Financing Company               25%            165          (9)            9                -         165
      PT Astra Auto Finance                Lembaga Pembiayaan/
                                               Financing Company               25%            144          (8)           11                -         147
      PT Cipta Sedaya Digital Indonesia    Informasi dan komunikasi/
                                               Information and
                                               communication                  21.3%            39            -            4                -          43
      PT Pratama Sadya Sadana              Penjualan mobil bekas/
                                               Used car trading                25%             19            -            4                -          23

                                                                                              367         (17)           28                -         378

                                                                                                          2023
                                                                                                                                 Bagian
                                                                                                                               penghasilan
                                                                                                                              komprehensif
                                                                                                                               lain entitas    Nilai
                                                                                    Nilai tercatat/             Bagian laba     asosiasi/    tercatat/
                                                                                      Carrying                 bersih entitas    Share of    Carrying
                                                                        Persentase     amount       Penerimaan   asosiasi/     associates’    amount
                                                                       kepemilikan/ Saldo awal/      dividen/    Share of         other     Saldo akhir/
                                                Jenis usaha/            Percentage   Beginning       Dividend   associates’ comprehensive     Ending
                                             Nature of business        of ownership    balance       received   net income       income       balance


    Entitas asosiasi yang dicatat
      menggunakan metode ekuitas/
      Associates accounted with
      equity method

      PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance   Lembaga Pembiayaan/
                                               Financing Company               25%            155          (8)           18                -         165
      PT Astra Auto Finance                Lembaga Pembiayaan/
                                               Financing Company               25%            137          (8)           16               (1)        144
      PT Cipta Sedaya Digital Indonesia    Informasi dan komunikasi/
                                               Information and
                                               communication                  21.3%            37            -            2                -          39
      PT Pratama Sadya Sadana              Penjualan mobil bekas/
                                               Used car trading                25%             15            -            4                -          19

                                                                                              344         (16)           40               (1)        367


    Tidak terdapat penurunan nilai atas investasi pada                                There is no impairment in investments in associates. All
    entitas asosiasi. Semua entitas asosiasi berlokasi di                             associates are located in Indonesia.
    Indonesia.




                                                               Halaman - 64 - Page
                                                                           217
Page 240
                                                               PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


12. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI (lanjutan)                                                     12. INVESTMENTS IN ASSOCIATES (continued)

    Ringkasan laporan posisi keuangan entitas asosiasi                                                  Summarised statements of financial position of the
    pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta                                                        associates as at 31 December 2024 and
    rekonsiliasinya dengan jumlah tercatat atas kepentingan                                             2023 and the reconciliation with carrying amount of
    Perseroan pada entitas asosiasi adalah sebagai berikut:                                             the Company’s interest in associate are as follows:


                                PT Swadharma Bhakti                                   PT Cipta Sedaya Digital       PT Pratama Sadya
                                   Sedaya Finance         PT Astra Auto Finance             Indonesia                    Sadana                       Total/Total



                                 2024         2023          2024         2023           2024            2023        2024         2023          2024                 2023

    Aset lancar                     1,268       1,209         1,655        1,610               111           95             98          84         3,132               2,998               Current assets
    Aset tidak lancar                  10           7             8            4               108          110             11          12           137                 133           Non-current assets
    Jumlah aset                     1,278       1,216         1,663        1,614               219          205            109          96         3,269               3,131                  Total Assets
    Liabilitas jangka pendek           57          28            32           27                16           15             19          22           124                  92             Current liabilities
    Liabilitas jangka panjang         560         534         1,042        1,013                 -            1              -           -         1,602               1,548          Non-current liabilities
    Jumlah liabilitas                 617         562         1,074        1,040                16           16             19          22         1,726               1,640                Total liabilities
    Aset bersih                       661         654           589          574               203          189             90          74         1,543               1,491                   Net assets

    % kepemilikan efektif               25%      25%           25%          25%            21.3%          21.3%            25%     25%                                             % of effective ownership

    Bagian Perseroan atas                                                                                                                                                          The Company’s share of
       aset bersih                      165      164            147         144                 43             40           23          19             378                 367             the net asset
    Jumlah tercatat                     165      164            147         144                 43             40           23          19             378                 367       Total carrying value

    Pendapatan bersih                   222      210            239         239                 83             75          565      512            1,109               1,036                    Net revenue
    Laba tahun berjalan                  38       71             44          62                 14             11           16       15              112                 159              Profit for the year
    Penghasilan komprehensif                                                                                                                                                          Other comprehensive
       lain tahun berjalan,                                                                                                                                                           income for the year
       setelah pajak                      -           -             -           (2)                -            -            -           -                -                 (2)    for the year, net of tax

    Jumlah penghasilan
       komprehensif tahun                                                                                                                                                             Total comprehensive
       berjalan                          38          71            44           60              14             11           16          15             112                 157       income for the year

    Dividen yang diterima                                                                                                                                                            Dividends received by
        Perseroan                         9           8            8            8                  -            -            -           -              17                  16             the Company




    Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak                                            Refer to Note 33 for details of balances and
    berelasi.                                                                                           transactions of related parties.


13. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA                                                                   13. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
                                                                                               2024

                                                 Saldo awal/              Penambahan/                  Pengurangan/           Saldo akhir/
                                              Beginning balance             Additions                   Deductions           Ending balance

    Harga perolehan                                                                                                                                                                                Cost
    Pemilikan langsung                                                                                                                                                               Direct ownership
    Tanah                                                           61                       -                         -                      61                                                   Land
    Bangunan dan prasarana                                          56                       2                         -                      58                            Building and improvements
    Peralatan kantor                                               649                      58                         -                     707                                     Office equipments
    Perabot                                                         71                       1                         -                      72                                 Furnitures and fixtures
    Kendaraan                                                       44                       1                         -                      45                                              Vehicles

                                                                   881                      62                         -                     943
    Aset hak guna                                                                                                                                                                  Right-of-use asset
    Kendaraan                                                       15                         -                    (15)                      -                                              Vehicles
    Sistem                                                           9                         -                     (9)                      -                                               System
    Bangunan                                                        13                         3                     (5)                     11                                               Building

                                                                    37                         3                    (29)                     11

                                                                   918                      65                      (29)                     954

    Akumulasi penyusutan                                                                                                                                                   Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung                                                                                                                                                               Direct ownership
    Bangunan dan prasarana                                          33                       5                         -                      38                            Building and improvements
    Peralatan kantor                                               480                      64                         -                     544                                     Office equipments
    Perabot                                                         63                       1                         -                      64                                  Furniture and fixtures
    Kendaraan                                                       42                       1                         -                      43                                              Vehicles

                                                                   618                      71                         -                     689
    Aset hak guna                                                                                                                                                                  Right-of-use asset
    Kendaraan                                                       15                         -                    (15)                      -                                              Vehicles
    Sistem                                                           9                         -                     (9)                      -                                               System
    Bangunan                                                        11                         3                     (5)                      9                                               Building

                                                                    35                         3                    (29)                      9

                                                                   653                      74                      (29)                     698

    Nilai buku bersih                                              265                                                                       256                                         Net book value




                                                                          Halaman - 65 - Page
                                                                                          218
Page 241
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                            31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                           (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


13. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan)                              13. FIXED ASSETS                 AND     RIGHT-OF-USE         ASSETS
                                                                             (continued)

                                                                    2023

                                     Saldo awal/      Penambahan/          Pengurangan/          Saldo akhir/
                                  Beginning balance     Additions           Deductions          Ending balance

    Harga perolehan                                                                                                                             Cost
    Pemilikan langsung                                                                                                            Direct ownership
    Tanah                                       61                   -                     -                 61                                 Land
    Bangunan dan prasarana                      43                  13                     -                 56          Building and improvements
    Peralatan kantor                           575                  81                    (7)               649                   Office equipments
    Perabot                                     67                   4                     -                 71               Furnitures and fixtures
    Kendaraan                                   50                   -                    (6)                44                            Vehicles

                                               796                  98                (13)                  881
    Aset hak guna                                                                                                                Right-of-use asset
    Kendaraan                                    15                  -                     -                 15                            Vehicles
    Sistem                                        9                  -                     -                  9                             System
    Bangunan                                     10                  3                     -                 13                             Building

                                                 34                  3                     -                 37

                                               830              101                   (13)                  918

    Akumulasi penyusutan                                                                                                 Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung                                                                                                             Direct ownership
    Bangunan dan prasarana                      33                   -                     -                 33           Building and improvements
    Peralatan kantor                           418                  63                    (1)               480                    Office equipments
    Perabot                                     57                   6                     -                 63                 Furniture and fixtures
    Kendaraan                                   40                   3                    (1)                42                             Vehicles


                                               548                  72                    (2)               618
    Aset hak guna                                                                                                                Right-of-use asset
    Kendaraan                                    15                  -                     -                 15                            Vehicles
    Sistem                                        9                  -                     -                  9                             System
    Bangunan                                      8                  3                     -                 11                             Building

                                                 32                  3                     -                 35

                                               580                  75                    (2)               653

    Nilai buku bersih                          250                                                          265                       Net book value

    Pada tanggal 31 Desember 2024, sisa utang sewa yang                     As at 31 December 2024, the remaining lease liabilities
    diperoleh melalui kontrak sewa adalah sebesar nihil                     acquired through lease contracts amounted to nil (2023:
    (2023: Rp1).                                                            Rp1).

    Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan                                As at 31 December 2024, the Company has 19 plots of
    mempunyai 19 bidang tanah dengan Sertifikat Hak                         land with “Building-Right-To-Use” Title (2023: 19)
    Guna Bangunan (2023: 19) (tidak diaudit) yang jangka                    (unaudited) which have useful periods ranging up to
    waktu penggunaannya akan berakhir antara tahun 2025                     2025 - 2043 and are renewable.
    - 2043 dan dapat diperbaharui.

    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tanah milik                     As at 31 December 2024 and 2023, all land titles are
    Perseroan seluruhnya atas nama Perseroan.                               held under the Company’s name.

    Aset tetap Perseroan kecuali tanah, peralatan kantor                    Fixed assets, except land, office equipments, and
    dan perabot telah diasuransikan kepada PT Asuransi                      furniture and fixtures, are insured with PT Asuransi
    Astra Buana, pihak berelasi, terhadap kemungkinan                       Astra Buana, a related party, for potential losses arising
    terjadinya kerugian yang ditimbulkan dari gempa bumi,                   from earthquake, volcanic eruption, tsunami and other
    erupsi vulkanik, tsunami dan risiko lainnya dengan nilai                risks with total coverage of approximately Rp62 for the
    pertanggungan berjumlah Rp62 untuk tahun 2024                           year 2024 (2023: Rp53). The Directors believe that the
    (2023: Rp53). Direksi berpendapat bahwa nilai                           coverage is adequate.
    pertanggungan tersebut sudah memadai.

    Berdasarkan evaluasi Direksi, tidak terdapat kejadian-                  Based on Directors’ assessment, there have been no
    kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang                          events or changes in circumstances which may indicate
    mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap                       impairment in value of fixed assets as at 31 December
    pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.                                 2024 and 2023.




                                                      Halaman - 66 - Page
                                                               219
Page 242
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


13. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan)                      13. FIXED ASSETS        AND     RIGHT-OF-USE        ASSETS
                                                                     (continued)

    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan               As at 31 December 2024 and 2023, the Company
    melakukan peninjauan kembali atas masa manfaat,                 performed a review on useful life, depreciation method,
    metode penyusutan, dan nilai residu aset tetap dan              and residual value of fixed assets and concluded that
    menyimpulkan bahwa tidak terdapat perubahan atas                there was no change in those methodology and
    metode dan asumsi tersebut.                                     assumptions.

    Berdasarkan laporan tertanggal 13 Januari 2025 dan 8            Based on the report dated 13 January 2025 and 8
    Januari 2024, penilaian atas nilai wajar tanah dan              January 2024, the valuation to determine the fair values
    bangunan yang dimiliki Perseroan pada 31 Desember               of the Company’s land and buildings as at 31
    2024 dan 31 Desember 2023 telah dilakukan oleh KJPP             December 2024 and 31 December 2023 has been
    Amin, Nirwan, Alfiantori dan Rekan, penilai independen          performed by KJPP Amin, Nirwan, Alfiantori and Rekan,
    dengan Ijin Usaha Nomor: 2.09.0044 berdasarkan Surat            an independent valuer which has been granted a permit
    Keputusan       Menteri     Keuangan        RI      Nomor:      based on the Decree of the Minister of Finance No:
    550/KM.1/2009 dan terdaftar sebagai Penilai Pasar               550/KM.1/2009 with License No: 2.09.0044 and
    Modal dengan STTD Nomor: STTD.PPB-21/PM.2/2018                  Registered License of the Capital Market Profession
    atas nama Ir. Muhammad Amin, M.Sc., MAPPI (Cert.)               with No: STTD.PPB-21/PM.2/2018 on behalf of Ir.
    dan Harizul Akbar N., S.T., M.Ec., Dev., AssocRICS.,            Muhammad Amin, M.Sc., MAPPI (Cert.) and Harizul
    MAPPI (Cert.) sebagai Pemimpin Rekan. Metode                    Akbar N., S.T., M.Ec., Dev., AssocRICS., MAPPI (Cert.)
    penilaian yang digunakan adalah Metode Pendekatan               as Partner Leader. The appraisal method used is
    Pendapatan dan Pendekatan Biaya. Pada tanggal                   Income Approach and Cost Approach Method. As at
    valuasi, nilai wajar tanah dan bangunan yang dimiliki           valuation date, fair values of the Company’s land and
    Perseroan (tingkat 2 - hirarki nilai wajar) bernilai Rp351      buildings (level 2 - fair value hierarchy) amounted to
    (2023: Rp349).                                                  Rp351 (2023: Rp349)

    Untuk aset tetap selain tanah dan bangunan, tidak ada           For fixed assets other than land and building, there is
    perbedaan yang signifikan antara nilai wajar dengan             no significant difference between the fair values and
    nilai tercatatnya.                                              carrying values.

    Seluruh aset tetap yang ada pada tanggal pelaporan              All of fixed assets as at the reporting date are fully used
    digunakan untuk menunjang aktivitas operasi                     to support the Company’s operation activities. Assets
    Perseroan. Aset-aset sejumlah Rp536 telah disusutkan            amounting to Rp536 has been fully depreciated (2023:
    penuh (2023: Rp444).                                            Rp444).

    Tidak terdapat aset yang dijaminkan sebagai jaminan             There is no fixed asset pledged as security collateral for
    sehubungan dengan fasilitas pinjaman yang diperoleh             the Company’s credit facilities.
    Perseroan.

    Aset hak guna                                                   Right-of-use asset

    Jumlah pengeluaran kas untuk sewa untuk tahun yang              The total cash outflow for leases for the year ended
    berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah Rp3               31 December 2024 was Rp3 (2023: Rp3).
    (2023: Rp3).

    Laporan laba rugi menyajikan saldo berikut berkaitan            The statement of profit or loss shows the following
    dengan sewa:                                                    amounts related to leases:

                                                   2024                2023
    Beban penyusutan                                                                                 Depreciation expense of
      aset hak guna:                                                                                   right-of-use assets:
      - Kendaraan                                           -                    -                              Vehicles -
      - Sistem                                              -                    -                               System -
      - Bangunan                                            3                    3                              Buildings -
                                                            3                    3

    Beban sewa jangka pendek                               86                   80                 Short-term lease expenses
    Beban bunga                                              -                    -                          Interest expense

                                                           89                   83


                                                    Halaman - 67 - Page
                                                             220
Page 243
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


14. UTANG LAIN-LAIN                                             14. OTHER PAYABLES

                                                   2024               2023

    Pihak ketiga:                                                                                                Third parties:
      - Titipan pelanggan                                 160                 167                       Customer deposit -
      - Premi asuransi                                                                                Insurance premium -
           (lihat Catatan 34c)                             46                   41                  (refer to Note 34c)
      - Pembiayaan bersama
           without recourse                                41                   43      Joint financing without recourse -

      - Administrasi pembiayaan                            22                   36             Financing administration -
      - Klaim asuransi pelanggan                            7                    -            Customer insurance claim -
      - Pendapatan
          yang ditangguhkan                                 1                   23                       Deferred income -
      - Lain-lain                                          12                   31                                 Others -

                                                          289                 341


    Pihak berelasi:                                                                                           Related parties:
      - Premi asuransi                                                                                Insurance premium -
          (lihat Catatan 34c)                              60                   72                  (refer to Note 34c)
      - Pembiayaan bersama
          without recourse                                 10                    3      Joint financing without recourse -
        - Lain-lain                                         1                   17                                Others -

                                                           71                   92

                                                          360                 433

    Termasuk di dalam utang administrasi pembiayaan                Included in payables for financing administration
    adalah utang Perseroan sehubungan dengan                       represents the Company’s payables in relation to
    administrasi fidusia perjanjian pembiayaan atas                fiducia administration fee of financing agreements on
    kendaraan yang dibiayai.                                       financed vehicles.

    Titipan pelanggan adalah setoran dari konsumen terkait         Customer deposit accounts represents deposits from
    dengan deposit angsuran atau transaksi pembiayaan              consumers related to installments or other financing
    lainnya yang masih dalam proses identifikasi.                  transactions that are still in the process of identification.

    Utang pembiayaan bersama without recourse adalah               Joint financing payables without recourse represents
    utang yang timbul sehubungan dengan belum                      payables to joint financing providers arising from
    disetorkannya cicilan dari konsumen yang merupakan             installments received from consumers which have not
    porsi dari pemberi pembiayaan bersama.                         yet been paid to the joint financing providers.

    Termasuk di dalam lain-lain pihak ketiga adalah utang         Included in others third parties are accruals for payable
    kepada Badan Penyelenggara Jasa Sosial (BPJS),                to Social Health Insurance Administration Body (BPJS),
    utang asuransi tenaga kerja, utang koperasi karyawan,         employee insurance payable, payable to employee
    dan lain-lain.                                                cooperative and others.

    Termasuk di dalam lain-lain pihak berelasi adalah utang       Included in others related parties are lease liabilities and
    sewa dan titipan pelanggan.                                   customer deposit accounts.

    Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak       Refer to Note 33 for details of balances and
    berelasi.                                                      transactions of related parties.




                                                    Halaman - 68 - Page
                                                            221
Page 244
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


15. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF                                15. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES

    Perseroan memiliki beberapa kontrak cross currency              The Company has several cross currency and interest
    dan interest rate swap dengan beberapa bank.                    rate swap contracts with several banks. The details of
    Perincian dari kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai          these contracts are as follows:
    berikut:

                                                   31 Desember/December 2024
                                                                                                    Nilai wajar/Fair value
                               Jumlah nosional/       Tanggal            Tanggal jatuh       Aset derivatif/     Liabilitas derivatif/
           Instrumen/          Notional amount       perjanjian/            tempo/            Derivative              Derivative
          Instruments               (“000”)        Agreement date        Maturity date          assets                liabilities
    Lindung nilai arus kas/
      Cash flows hedges

    Cross currency and
      interest rate swaps

    PT Bank ANZ Indonesia      USD        1,716       17-02-22             17-02-25                         2                        -
    PT Bank ANZ Indonesia      USD        5,000       19-08-22             19-08-25                         7                        -
    PT Bank ANZ Indonesia      USD        5,990       17-01-23             15-01-26                         5                        -
    PT Bank ANZ Indonesia      USD        4,427       17-01-23             15-01-26                         4                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD        2,451       10-02-22             10-02-25                         4                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD        1,716       10-02-22             10-02-25                         3                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD        9,583       12-10-22             12-10-25                         8                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD        7,083       12-10-22             12-10-25                         6                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD        7,667       20-11-23             20-11-26                         2                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD        5,667       20-11-23             20-11-26                         2                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD        6,667       10-11-22             10-11-25                         4                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD        6,667       10-11-22             10-11-25                         4                        -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        1,470       12-01-22             12-01-25                         3                        -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        1,029       12-01-22             12-01-25                         2                        -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        1,029       27-01-22             27-01-25                         2                        -
    PT Bank DBS Indonesia      USD          137       27-01-22             27-01-25                         -                        -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        2,451       18-02-22             18-02-25                         4                        -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        2,500       25-05-22             25-05-25                         4                        -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        4,313       04-08-22             04-08-25                         5                        -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        3,188       04-08-22             04-08-25                         4                        -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        8,750       08-08-22             08-08-25                        11                        -
    PT Bank BNP Paribas
       Indonesia               USD       18,500       26-05-24             16-05-25                          -                       -
    PT Bank Danamon
       Indonesia Tbk.          USD        3,833       23-12-22             23-12-25                          2                       -
    PT Bank Danamon
       Indonesia Tbk.          USD        2,833       23-12-22             23-12-25                          1                       -
    PT Bank Danamon
       Indonesia Tbk.          USD       20,561       15-08-24             15-02-25                          6                       -
    PT Bank Danamon
       Indonesia Tbk.          USD        5,040       12-12-24             13-01-25                          1                       -
    PT Bank Danamon
       Indonesia Tbk.          USD       10,041       14-12-24             03-01-25                          -                     (2)
    PT Bank Maybank
       Indonesia               USD        9,583       07-02-23             06-02-26                        12                        -
    PT Bank Maybank
       Indonesia               USD        7,083       07-02-23             06-02-26                          9                       -
    PT Bank Maybank
       Indonesia               USD        8,333       29-03-23             27-03-26                          9                       -
    PT Bank Maybank
       Indonesia               USD       12,500       27-03-24             27-03-27                          4                       -
    PT Bank Maybank
       Indonesia               USD        6,250       27-03-24             27-03-27                          2                       -
    PT Bank UOB Indonesia      USD        3,833       08-12-22             08-12-25                          3                       -
    PT Bank UOB Indonesia      USD        2,833       08-12-22             08-12-25                          2                       -
    PT Bank UOB Indonesia      USD        4,792       10-01-23             09-01-26                          2                       -
    PT Bank UOB Indonesia      USD        3,542       10-01-23             09-01-26                          2                       -
    PT Bank UOB Indonesia      USD        5,990       17-01-23             15-01-26                          4                       -
    PT Bank UOB Indonesia      USD        4,427       17-01-23             15-01-26                          3                       -
    PT Bank UOB Indonesia      USD        8,333       29-03-23             29-03-26                          9                       -
    Mitsubishi UFJ Financial
       Group                   USD       10,000       24-05-23             22-05-26                        12                        -



                                                   Halaman - 69 - Page
                                                             222
Page 245
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


15. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)                       15. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES (continued)

    Perseroan memiliki beberapa kontrak cross currency                The Company has several cross currency and interest
    dan interest rate swap dengan beberapa bank.                      rate swap contracts with several banks. The details of
    Perincian dari kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai            these contracts are as follows: (continued)
    berikut: (lanjutan)

                                            31 Desember/December 2024 (lanjutan/continued)
                                                                                                      Nilai wajar/Fair value
                               Jumlah nosional/        Tanggal              Tanggal jatuh      Aset derivatif/     Liabilitas derivatif/
             Instrumen/        Notional amount        perjanjian/              tempo/           Derivative              Derivative
            Instruments             (“000”)         Agreement date          Maturity date         assets                liabilities
    Lindung nilai arus kas/
      Cash flows hedges
      (lanjutan/continued)

    Cross currency and
      interest rate swaps
      (lanjutan/continued)

    Mitsubishi UFJ Financial
       Group                   USD       20,000         17-05-24              16-05-25                         -                       -
    Mitsubishi UFJ Financial
       Group                   USD         9,375        17-12-24              17-01-25                         1                       -
    Standard Chartered Bank,
       Indonesia               USD         7,188        10-01-23              09-01-26                         4                       -
    Standard Chartered Bank,
       Indonesia               USD        5,313         10-01-23              09-01-26                        3                        -
                               USD      279,684                                                             178                      (2)

    Interest rate swap
    PT Bank ANZ Indonesia      USD         1,334        27-01-22              28-01-25                         -                       -
                               USD         1,334                                                               -                       -

    Total                                                                                                   178                      (2)


                                                     31 Desember/December 2023
                                                                                                     Nilai wajar/Fair values
                               Jumlah nosional/        Tanggal             Tanggal jatuh       Aset derivatif/    Liabilitas derivatif/
            Instrumen/         Notional amount        perjanjian/             tempo/            Derivative             Derivative
           Instruments              (“000”)         Agreement date         Maturity date          assets                liabilities
    Lindung nilai arus kas/
      Cash flows hedges

    Cross currency and
      interest rate swaps

    JP Morgan Chase Bank,
      N.A., Jakarta            USD          833         14-01-21              14-01-24                        1                        -
    PT Bank ANZ Indonesia      USD        3,088         16-08-21              16-08-24                        4                        -
    PT Bank ANZ Indonesia      USD        8,578         17-02-22              17-02-25                       11                        -
    PT Bank ANZ Indonesia      USD       11,667         19-08-22              19-08-25                        9                        -
    PT Bank ANZ Indonesia      USD       10,781         17-01-23              15-01-26                        1                        -
    PT Bank ANZ Indonesia      USD        7,969         17-01-23              15-01-26                        -                        -
    PT Bank ANZ Indonesia      USD       17,600         30-11-23              30-11-24                        1
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD        4,902         24-11-21              24-11-24                        6                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD        3,431         24-11-21              24-11-24                        4                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD       12,255         10-02-22              10-02-25                       14                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD        8,578         10-02-22              10-02-25                       10                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD       19,167         12-10-22              10-10-25                        3                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD       14,167         12-10-22              10-10-25                        2                        -
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD       15,333         10-11-22              10-11-25                        -                      (8)
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD       11,333         10-11-22              10-11-25                        -                      (6)
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD       10,000         20-11-23              20-11-26                        -                      (2)
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD       10,000         20-11-23              20-11-26                        -                      (2)
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD       18,000         23-11-23              22-02-24                        -                      (4)
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD        9,000         24-11-23              26-02-24                        -                      (2)
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD       16,500         28-11-23              28-02-24                        -                      (2)
    PT Bank CIMB Niaga Tbk.    USD       16,500         29-11-23              29-02-24                        -                      (2)
    PT Bank DBS Indonesia      USD        1,667         16-02-21              16-02-24                        3                        -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        5,000         08-04-21              08-04-24                        5                        -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        7,353         12-01-22              12-01-25                        9                        -


                                                     Halaman - 70 - Page
                                                              223
Page 246
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


15. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)                      15. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES (continued)

    Perseroan memiliki beberapa kontrak cross currency                The Company has several cross currency and interest
    dan interest rate swap dengan beberapa bank.                      rate swap contracts with several banks. The details of
    Perincian dari kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai            these contracts are as follows: (continued)
    berikut: (lanjutan)

                                           31 Desember/December 2023 (lanjutan/continued)
                                                                                                    Nilai wajar/Fair values
                               Jumlah nosional/       Tanggal              Tanggal jatuh      Aset derivatif/    Liabilitas derivatif/
             Instrumen/        Notional amount       perjanjian/              tempo/           Derivative             Derivative
            Instruments             (“000”)        Agreement date          Maturity date         assets                liabilities
    Lindung nilai arus kas/
      Cash flows hedges
      (lanjutan/continued)

    Cross currency and
      interest rate swaps
      (lanjutan/continued)

    PT Bank DBS Indonesia      USD         5,147       12-01-22              12-01-25                        6                      -
    PT Bank DBS Indonesia      USD         5,147       27-01-22              27-01-25                        6                      -
    PT Bank DBS Indonesia      USD           686       27-01-22              27-01-25                        1                      -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        12,255       18-02-22              18-02-25                       15                      -
    PT Bank DBS Indonesia      USD         7,500       25-05-22              25-05-25                        6                      -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        10,063       04-08-22              04-08-25                        6                      -
    PT Bank DBS Indonesia      USD         7,437       04-08-22              04-08-25                        4                      -
    PT Bank DBS Indonesia      USD        20,417       08-08-22              08-08-25                       11                      -
    PT Bank BNP Paribas
       Indonesia               USD         1,667       14-01-21              14-01-24                        2                      -
    PT Bank Danamon
       Indonesia Tbk.          USD         7,667       23-12-22              23-12-25                         -                   (2)
    PT Bank Danamon
       Indonesia Tbk.          USD         5,667       23-12-22              23-12-25                         -                   (1)
    PT Bank Danamon
       Indonesia Tbk.          USD        19,600       09-05-23              09-05-24                       11                      -
    PT Bank Danamon
       Indonesia Tbk.          USD        20,000       17-11-23              17-05-24                         -                   (3)
    PT Bank Maybank
       Indonesia               USD         3,333       08-04-21              08-04-24                        3                      -
    PT Bank Maybank
       Indonesia               USD         3,737       16-08-21              16-08-24                        4                      -
    PT Bank Maybank
       Indonesia               USD        17,250       07-02-23              06-02-26                        9                      -
    PT Bank Maybank
       Indonesia               USD        12,750       07-02-23              06-02-26                        7                      -
    PT Bank Maybank
       Indonesia               USD        15,000       28-03-23              28-03-26                        4                      -
    PT Bank Mizuho
       Indonesia Tbk.          USD         4,902       21-05-21              21-05-24                        6                      -
    PT Bank Mizuho
       Indonesia Tbk.          USD         3,431       21-05-21              21-05-24                        4                      -
    PT Bank Permata Tbk.       USD         4,902       16-11-21              16-11-24                        6                      -
    PT Bank Permata Tbk.       USD         3,431       16-11-21              16-11-24                        4                      -
    PT Bank UOB Indonesia      USD         7,667       08-12-22              08-12-25                        -                    (1)
    PT Bank UOB Indonesia      USD         5,667       08-12-22              08-12-25                        -                    (1)
    PT Bank UOB Indonesia      USD         8,625       10-01-23              10-01-26                        -                    (3)
    PT Bank UOB Indonesia      USD         6,375       10-01-23              10-01-26                        -                    (2)
    PT Bank UOB Indonesia      USD         7,969       17-01-23              15-01-26                        -                      -
    PT Bank UOB Indonesia      USD        10,781       17-01-23              15-01-26                        -                      -
    PT Bank UOB Indonesia      USD        15,000       29-03-23              29-03-26                        3                      -
    Mitsubishi UFJ Financial
       Group                   USD         5,147       15-09-21                 13-09-24                     7                      -
    Mitsubishi UFJ Financial
       Group                   USD         4,428       15-09-21                 13-09-24                     6                      -
    Mitsubishi UFJ Financial
       Group                   USD        16,667       24-05-23                 22-05-26                     7                      -
    Standard Chartered Bank,
       Indonesia               USD        12,937       10-01-23              10-01-26                         -                   (3)
    Standard Chartered Bank,
       Indonesia               USD        9,563        10-01-23              10-01-26                        -                    (2)
                               USD      546,517                                                            221                   (46)

                                                    Halaman - 71 - Page
                                                              224
Page 247
                                               PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


15. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)                        15. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES (continued)

    Perseroan memiliki beberapa kontrak cross currency                 The Company has several cross currency and interest
    dan interest rate swap dengan beberapa bank.                       rate swap contracts with several banks. The details of
    Perincian dari kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai             these contracts are as follows: (continued)
    berikut: (lanjutan)

                                            31 Desember/December 2023 (lanjutan/continued)
                                                                                                       Nilai wajar/Fair values
                                Jumlah nosional/        Tanggal             Tanggal jatuh        Aset derivatif/    Liabilitas derivatif/
             Instrumen/         Notional amount        perjanjian/             tempo/             Derivative             Derivative
            Instruments              (“000”)         Agreement date         Maturity date           assets                liabilities
    Lindung nilai arus kas/
      Cash flows hedges
      (lanjutan/continued)

    Interest rate swap
    PT Bank ANZ Indonesia        USD        6,667        27-01-22             28-01-25                          3                      -
    PT Bank ANZ Indonesia        USD          675        16-08-21             16-08-24                          -                      -
    Standard Chartered Bank,
       Indonesia                 USD        2,925        15-09-21             13-09-24                          1                      -
                                 USD       10,267                                                               4                      -

    Total                                                                                                     225                   (46)


    Perseroan melakukan kontrak cross currency swap dan                The Company entered into cross currency swap and
    interest rate swap dalam rangka mengantisipasi risiko              interest rate swap contracts in order to mitigate the risk
    fluktuasi tingkat bunga dan nilai tukar atas pinjaman              of fluctuations in interest rates and exchange rates from
    bank dalam mata uang asing.                                        bank loans in foreign currency.

    Seluruh instrumen derivatif ini memenuhi kriteria                  All of these derivative instruments qualified the criteria
    akuntansi lindung nilai arus kas.                                  of cashflow hedge accounting.

    Perubahan atas nilai wajar dari kontrak cross currency             Changes in the fair value of the cross currency swaps
    swap dan interest rate swap yang ditetapkan sebagai                and interest rate swap designated hedging instruments
    instrumen lindung nilai, yang secara efektif menghapus             that effectively offset the variability of cash flows
    variabilitas arus kas dari pinjaman terkait, dicatat di            associated with the borrowings are recorded in other
    pendapatan komprehensif lainnya. Nilai ini kemudian                comprehensive income. The amounts are subsequently
    diakui dalam laporan laba rugi sebagai penyesuaian                 recognised to the statements of profit or loss as
    atas laba atau rugi selisih kurs dan beban bunga                   adjustments of the exchange rate differences and
    pinjaman terkait yang dilindung nilai pada periode yang            interest payments related to the hedged borrowings in
    sama dimana selisih kurs dan beban bunga tersebut                  the same period in which the related exchange rate
    diakui pada laporan laba rugi.                                     differences and interest affects the statements of profit
                                                                       or loss.

    Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember                 For the year ended 31 December 2024, the total
    2024,      jumlah   sebesar      Rp178     (debit)    telah        amount of Rp178 (debit) has been reclassified from
    direklasifikasikan dari ekuitas ke laporan laba rugi tahun         equity to the current year statements of profit or loss
    berjalan (2023: Rp221 (debit)). Jumlah tersebut terdiri            (2023: Rp221 (debit)). The amount consists of Rp167
    dari Rp167 yang didebit pada laba rugi selisih kurs-               debitted to gain or loss on foreign exchange - net and
    bersih dan Rp11 yang didebit pada beban bunga dan                  Rp11 debitted to interest and financing charges in profit
    keuangan di laba rugi (2023: masing-masing Rp192                   and loss (2023: Rp192 (credit) and Rp29 (debit),
    (kredit) dan Rp29 (debit)). Jumlah laba rugi selisih kurs          respectively). The foreign exchange gain or loss
    yang di reklasifikasi dari ekuitas di kompensasikan di             reclassified from equity is offset in the statements of
    laporan laba rugi terhadap laba rugi selisih kurs dari             profit or loss against the foreign exchange gain or loss
    pinjaman dan surat berharga yang diterbitkan, yang                 from related hedged borrowings and securities issued.
    terkait dengan lindung nilai. Dampak dari beban bunga              The impact of interest and financing charges
    dan keuangan yang di reklasifikasi dari ekuitas adalah             reclassified from equity is to convert the floating-rate
    untuk mengubah bunga mengambang menjadi bunga                      interest into fixed-rate interest financing charges.
    tetap.

    Nilai wajar bersih dari aset dan liabilitas derivatif setelah      The net fair value of derivatives assets and liabilities net
    pajak, pada tanggal 31 Desember 2024 sejumlah Rp11                 of tax, as at 31 December 2024 amounting to Rp10
    (kredit) (2023: Rp3 (debit)) dicatat sebagai “Cadangan             (credit) (2023: Rp3 (debit)) is recorded as “Cash flow
    lindung nilai arus kas” pada Ekuitas.                              hedges reserves” in Equity.

                                                      Halaman - 72 - Page
                                                                225
Page 248
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


16. AKRUAL                                                      16. ACCRUED EXPENSES

                                                   2024               2023

    - Bunga pinjaman                                      132                 134                  Borrowings interest -
    - Bunga surat berharga                                                                       Interest on securities -
        yang diterbitkan                                   75                 100                             issued
    - Konsultan                                             9                  18                      Consultant fees -
    - Kesejahteraan karyawan                                -                   4                   Employee welfare -
    - Komisi dan promosi                                    -                   2            Commission and promotion -
    - Keamanan                                              3                   1                              Security -
    - Lain-lain                                             2                   9                               Others -

                                                          221                 268

    Termasuk di dalam lain-lain adalah akrual biaya               Included in others are accruals for training,
    pelatihan karyawan, biaya transportasi dan perjalanan,        transportation and travelling, bank services charges,
    jasa bank, dan lain-lain.                                     and others.


17. PINJAMAN                                                    17. BORROWINGS

    Pinjaman terdiri dari pinjaman yang diperoleh dari bank-       Borrowings consists of loans obtained from the
    bank dan pihak berikut:                                        following banks and party:

                                                                                              2024               2023
    Bank/Bank
    Pihak ketiga/Third parties:
    Rupiah/Rupiah
    - PT Bank Pan Indonesia Tbk.                                                                     3,792            3,875
    - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                                                 2,896            1,067
    - PT Bank Central Asia Tbk.                                                                      2,458            3,196
    - Standard Chartered Bank, Jakarta.                                                              1,850              550
    - PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (sebelumnya/previously PT Bank BTPN Tbk.)                          1,000              300
    - PT Bank CIMB Niaga Tbk.                                                                        1,000                -
    - MUFG Bank, Ltd., cabang Jakarta                                                                  965              400
    - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.                                                          667            1,000
    - PT Bank Shinhan Indonesia                                                                         21               62
    - Citibank, NA, cabang Jakarta                                                                       -              300

                                                                                                  14,649            10,750

    Dolar AS/US Dollar
    - PT Bank HSBC Indonesia - club loan                                                             1,765            3,225
    - Citibank, NA cabang Jakarta - bilateral/bilateral                                                784              580
    - Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore - bilateral/bilateral                                     694            1,522
    - PT Bank ANZ Indonesia - bilateral/bilateral                                                      323              302
    - Bank of China (Hong Kong), Ltd. Jakarta Branch - sindikasi/syndicated                            303                -
    - Oversea-Chinese Banking Corporation, Ltd. - sindikasi/syndicated                                 215              308
    - PT Bank DBS Indonesia - sindikasi/syndicated                                                     215            1,721
    - MUFG Bank, Ltd., cabang Jakarta                                                                  160                -
    - PT Bank Danamon Indonesia Tbk. - bilateral/bilateral                                              81                -
    - PT Bank CIMB Niaga Tbk. - bilateral/bilateral                                                      -              925
                                                                                                     4,540            8,583




                                                    Halaman - 73 - Page
                                                            226
Page 249
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN (lanjutan)                                        17. BORROWINGS (continued)

    Pinjaman terdiri dari pinjaman yang diperoleh dari bank-      Borrowings consists of loans obtained from the
    bank dan pihak berikut: (lanjutan)                            following banks and party: (continued)

                                                                                              2024               2023

    Non-bank/Non-bank
    Pihak berelasi/Related party:
    Rupiah/Rupiah

    - PT United Tractors Tbk.                                                                        221                296
                                                                                                  19,410             19,629
    Biaya provisi yang belum diamortisasi/Unamortised provision costs                                 (23)               (40)
                                                                                                  19,387             19,589

    Cicilan pokok pinjaman sesuai dengan tanggal jatuh            Installments of principal borrowings based on its
    temponya:                                                     maturity dates:

                                                   2024              2023

    < 1 tahun                                         14,758              11,887                                    < 1 year
    1 - 2 tahun                                        3,858               5,688                                 1 - 2 years
    2 - 3 tahun                                          771               2,054                                 2 - 3 years

                                                      19,387              19,629

    Pada tanggal 31 Desember 2024, pinjaman - pinjaman            As at 31 December 2024, the above loans bear interest
    tersebut di atas dikenakan suku bunga per tahun antara        at rates ranging from 3.95% - 7.34% per annum for
    3,95% - 7,34% untuk pinjaman dalam mata uang                  borrowings in Rupiah (2023: 5.00% - 7.34%) and
    Rupiah (2023: 5,00% - 7,34%) dan 1,17% - 7,21%                1.17% - 7.21% for borrowings in US Dollar (2023:
    untuk pinjaman dalam mata uang Dolar AS (2023:                1.07% - 7.21%). All borrowings obtained by the
    1,07% - 7,21%). Seluruh pinjaman yang diperoleh               Company as at 31 December 2024 and 2023 are clean
    Perseroan adalah tanpa jaminan (2023: 0% dari jumlah          basis (no pledged collateral) (refer to Note 5).
    sisa pokok pinjaman) (lihat Catatan 5).

    PT Bank Pan Indonesia Tbk.                                     PT Bank Pan Indonesia Tbk.

    Pada tanggal 11 Mei 2021, Perseroan memperoleh                On 11 May 2021, the Company obtained a working
    fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-              capital loan facility in the form of a non-revolving term
    revolving term loan dengan maksimum penarikan                 loan with a maximum drawdown of Rp1,000. As of
    sebesar Rp1.000. Pada tanggal 31 Desember 2024,               31 December 2024, the working capital loan balance is
    jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar nihil        nil (2023: Rp208) and the facility has been used entirely.
    (2023: Rp208) dan fasilitas ini telah digunakan               This working capital loan facility matured on 9
    seluruhnya. Fasilitas pinjaman ini telah jatuh tempo          September 2024 and was not renewed.
    pada tanggal 9 September 2024 dan tidak
    diperpanjang.

    Pada tanggal 22 December 2021, Perseroan                      On 22 December 2021, the Company obtained a
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam               working capital loan facility in the form of a non-
    bentuk non-revolving term loan dengan maksimum                revolving term loan with a maximum drawdown of
    penarikan    sebesar    Rp1.500.     Pada    tanggal          Rp1,500. As of 31 December 2024, the working capital
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja           loan balance is Rp217 (2023: Rp717) and the facility
    adalah sebesar Rp217 (2023: Rp717) dan fasilitas ini          has been used entirely. This working capital loan facility
    telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh          will mature on 20 June 2025.
    tempo pada tanggal 20 Juni 2025.

    Pada tanggal 18 Oktober 2022, Perseroan memperoleh            On 18 October 2022, the Company obtained a working
    fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-              capital loan facility in the form of a non-revolving term
    revolving term loan dengan maksimum penarikan                 loan with a maximum drawdown of Rp1,000. As of
    sebesar Rp1.000. Pada tanggal 31 Desember 2024,               31 December 2024, the working capital loan balance is
    jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar              Rp333 (2023: Rp667) and the facility has been used
    Rp333 (2023: Rp667) dan fasilitas ini telah digunakan         entirely. This working capital loan facility will mature on
    seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal       17 October 2025.
    17 Oktober 2025.
                                                    Halaman - 74 - Page
                                                           227
Page 250
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN (lanjutan)                                          17. BORROWINGS (continued)

    PT Bank Pan Indonesia Tbk. (lanjutan)                           PT Bank Pan Indonesia Tbk. (continued)

    Pada tanggal 4 April 2023, Perseroan memperoleh                 On 4 April 2023, the Company obtained a working
    fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-                capital loan facility in the form of a non-revolving term
    revolving term loan dengan maksimum penarikan                   loan with a maximum drawdown of Rp1,500. As of 31
    sebesar Rp1.500. Pada tanggal 31 Desember 2024,                 December 2024, the working capital loan balance is
    jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar                Rp783 (2023: Rp1,283) and the facility has been used
    Rp783 (2023: Rp1.283) dan fasilitas ini telah digunakan         entirely. This working capital loan facility will mature on
    seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal         18 August 2026.
    18 Agustus 2026.

    Pada tanggal 13 Desember 2023, Perseroan                        On 13 December 2023, the Company obtained a
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam                 working capital loan facility in the form of a non-
    bentuk non-revolving term loan dengan maksimum                  revolving term loan with a maximum drawdown of
    penarikan      sebesar    Rp1.500.     Pada      tanggal        Rp1,500. As of 31 December 2024, the working capital
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja             loan balance is Rp1,042 (2023: Rp1,000) and the facility
    adalah sebesar Rp1.042 (2023: Rp1.000) dan fasilitas            has been used entirely. This working capital loan facility
    ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh        will mature on 22 February 2027.
    tempo pada tanggal 22 Februari 2027.

    Pada tanggal 17 Juli 2024, Perseroan memperoleh                 On 17 July 2024, the Company obtained a working
    fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-                capital loan facility in the form of a non-revolving term
    revolving term loan dengan maksimum penarikan                   loan with a maximum drawdown of Rp1,000. As of
    sebesar          Rp1.000.        Pada             tanggal       31 December 2024, the working capital loan balance is
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja             Rp917 (2023: nil) and the facility has been used entirely.
    adalah sebesar Rp917 (2023: nihil) dan fasilitas ini telah      This working capital loan facility will mature on 17
    digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo            September 2027.
    pada tanggal 17 September 2027.

    Pada tanggal 10 Desember 2024, Perseroan                        On 10 December 2024, the Company obtained a
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam                 working capital loan facility in the form of a non-
    bentuk non-revolving term loan dengan maksimum                  revolving term loan with a maximum drawdown of
    penarikan     sebesar    Rp1.000.   Pada       tanggal          Rp1,000. As of 31 December 2024, the working capital
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja             loan balance is Rp500 (2023: Rp1,000) and the
    adalah sebesar Rp500 (2023: Rp1.000) dan fasilitas ini          remaining facility available is Rp500. This working
    masih bisa digunakan sebesar Rp500. Fasilitas ini akan          capital loan facility will mature on 10 December 2028.
    jatuh tempo pada tanggal 10 Desember 2028.

    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

    Pada tanggal 22 Mei 2017, Perseroan memperoleh                  On 22 May 2017, the Company obtained a revolving
    fasilitas pinjaman modal kerja money market line tanpa          working capital money market line without collateral.
    jaminan. Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah               This facility was renewed with a maximum amount
    diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum                     Rp1,000. As at 31 December 2024, the outstanding loan
    menjadi sebesar Rp1.000. Pada tanggal 31 Desember               balance is Rp1,000 (2023: Rp400) and the remaining
    2024, jumlah saldo pinjaman sebesar Rp1.000 (2023:              facility available is nil. This loan facility was renewed
    Rp400) dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar          and can still be used until 25 September 2025.
    nihil. Fasilitas ini telah diperpanjang dan masih dapat
    digunakan sampai dengan tanggal 25 September 2025.

    Pada tanggal 21 April 2021, Perseroan memperoleh                On 21 April 2021, the Company obtained working capital
    fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dengan             without collateral facility with maximum facility of
    jumlah maksimum sebesar Rp1.000. Pada tanggal                   Rp1,000. As at 31 December 2024, the outstanding loan
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar                 balance is nil (2023: Rp250 and the facility has been
    nihil (2023: Rp250) dan fasilitas ini telah digunakan           used entirely. The facility has matured on 23 December
    seluruhnya. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada tanggal        2024 and was not renewed.
    23 Desember 2024 dan tidak diperpanjang

    Pada tanggal 17 April 2023, Perseroan memperoleh                On 17 April 2023, the Company obtained working capital
    fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dengan             without collateral facility with maximum facility of
    jumlah maksimum sebesar Rp1.000. Pada tanggal                   Rp1,000. As at 31 December 2024, the outstanding loan
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar                 balance is Rp667 (2023: Rp417) and the facility has
    Rp667 (2023: Rp417) dan fasilitas ini telah digunakan           been used entirely. This facility will mature on 16 April
    seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal         2027.
    16 April 2027.
                                                    Halaman - 75 - Page
                                                             228
Page 251
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN (lanjutan)                                           17. BORROWINGS (continued)

    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (lanjutan)                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (continued)

    Pada tanggal 30 Mei 2024, Perseroan memperoleh                   On 30 May 2024, the Company obtained working capital
    fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dengan              without collateral facility with maximum facility of
    jumlah maksimum sebesar Rp1.500. Pada tanggal                    Rp1,500. As at 31 December 2024, the outstanding loan
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar                  balance is Rp1,229 (2023: nil) and the facility has been
    Rp1.229 (2023: nihil) dan fasilitas ini telah digunakan          used entirely. This facility will mature on 30 May 2028.
    seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal
    30 Mei 2028.

    PT Bank Central Asia Tbk.                                        PT Bank Central Asia Tbk.

    Pada tanggal 16 November 2000, Perseroan                         On 16 November 2000, the Company obtained a
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja money                  revolving working capital money market line. This facility
    market line. Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah            was renewed with a maximum amount Rp2,320. As at
    diperbaharui kembali dengan jumlah maksimum                      31 December 2024, the outstanding loan balance is nil
    menjadi sebesar Rp2.320. Pada tanggal 31 Desember                (2023: Rp100) and the remaining facility available for
    2024, jumlah saldo pinjaman sebesar nihil (2023:                 use is Rp2,320. This loan facility was renewed and will
    Rp100), dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar          mature on 24 March 2025.
    Rp 2.320 Fasilitas pinjaman ini telah diperpanjang dan
    akan jatuh tempo pada tanggal 24 Maret 2025.

    Pada tanggal 19 Maret 2003, Perseroan juga                       On 19 March 2003, the Company also obtained an
    memperoleh fasilitas cerukan dengan jumlah                       overdraft facility of Rp75. As at 31 December 2024, the
    maksimum penarikan sebesar Rp75. Pada tanggal                    outstanding loan balance is nil (2023: nil) and the
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar                  remaining facility available for use is Rp75. This facility
    nihil (2023: nihil) dan fasilitas ini masih dapat digunakan      was renewed and will mature on 24 March 2025.
    sebesar Rp75. Fasilitas ini telah diperpanjang dan akan
    jatuh tempo pada tanggal 24 Maret 2025.

    Pada tanggal 25 September 2020, Perseroan                        On 25 September 2020, the Company obtained a
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam                  working capital loan facility in the form of a non-
    bentuk non-revolving term loan dengan maksimum                   revolving term loan with a maximum drawdown of
    penarikan sebesar Rp1.000. Pada tanggal 31                       Rp1,000. As at 31 December 2024, the outstanding loan
    Desember 2024 jumlah saldo pinjaman sebesar nihil                balance is nil (2023: Rp125) and the facility has been
    (2023: Rp125) dan fasilitas ini telah digunakan                  used entirely. The facility has matured on 17 May 2024
    seluruhnya. Fasilitas telah jatuh tempo pada tanggal 17          and was not renewed.
    Mei 2024 dan tidak diperpanjang.

    Pada tanggal 11 Juni 2021, Perseroan memperoleh                  On 11 June 2021, the Company obtained a working
    fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-                 capital loan facility in the form of a non-revolving term
    revolving term loan dengan maksimum penarikan                    loan with a maximum drawdown of Rp1,500. As at
    sebesar Rp1.500. Pada tanggal 31 Desember 2024                   31 December 2024, the outstanding loan balance is
    jumlah saldo pinjaman sebesar Rp238 (2023: Rp696)                Rp238 (2023: Rp696) and the facility has been used
    dan fasilitas telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini          entirely. This facility will mature on 29 March 2026.
    akan jatuh tempo pada tanggal 29 Maret 2026.

    Pada tanggal 27 September 2022, Perseroan                        On 27 September 2022, the Company obtained a
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam                  working capital loan facility in the form of a non-
    bentuk non-revolving term loan dengan maksimum                   revolving term loan with a maximum drawdown of
    penarikan    sebesar       Rp1.500.     Pada    tanggal          Rp1,500. As at 31 December 2024, the outstanding loan
    31 Desember 2024 jumlah saldo pinjaman sebesar Rp                balance is Rp767 (2023: Rp1,267) and the facility has
    767 (2023: Rp1.267) dan fasilitas ini telah digunakan            been used entirely. This facility will mature on 27
    seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal          September 2026
    27 September 2026.

    Pada tanggal 10 Juli 2023, Perseroan memperoleh                  On 10 July 2023, the Company obtained a working
    fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-                 capital loan facility in the form of a non-revolving term
    revolving term loan dengan maksimum penarikan                    loan with a maximum drawdown of Rp1,500. As at
    sebesar Rp1.500. Pada tanggal 31 Desember 2024,                  31 December 2024, the outstanding loan balance is
    jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar Rp              Rp942 (2023: 1,008) and the facility has been used
    942 (2023: 1.008). dan fasilitas ini telah digunakan             entirely. This facility will mature on 10 July 2027.
    seluruhnya Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal
    10 Juli 2027.

                                                     Halaman - 76 - Page
                                                              229
Page 252
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN (lanjutan)                                          17. BORROWINGS (continued)

    PT Bank Central Asia Tbk. (lanjutan)                            PT Bank Central Asia Tbk. (continued)

    Pada tanggal 20 Desember 2023, Perseroan                        On 20 December 2023, the Company obtained a
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam                 working capital loan facility in the form of a non-revolving
    bentuk non-revolving term loan dengan maksimum                  term loan with a maximum drawdown of Rp1,500. As of
    penarikan     sebesar    Rp1.500.   Pada       tanggal          31 December 2024, the working capital loan balance is
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja             Rp512 (2023: nil) and the remaining facility available is
    adalah sebesar Rp512 (2023: nihil). dan fasilitas ini           Rp900. This facility will mature on 22 December 2026.
    masih bisa digunakan sebesar Rp900. Fasilitas ini akan
    jatuh tempo pada tanggal 22 Desember 2026.

    Standard Chartered Bank, Jakarta                                Standard Chartered Bank, Jakarta

    Pada tanggal 4 November 2020, Perseroan                         On 4 November 2020, the Company obtained a working
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam                 capital loan facility in the form of a non-revolving term
    bentuk non-revolving term loan dengan maksimum                  loan with a maximum drawdown of Rp750. As of
    penarikan sebesar Rp750. Pada tanggal 31 Desember               31 December 2024, the working capital loan balance is
    2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah                  nil (2023: Rp50) and the facility has been used entirely.
    sebesar nihil (2023: Rp50) dan fasilitas ini telah              The facility has matured on 5 April 2024 and was not
    digunakan seluruhnya. Fasilitas ini telah jatuh tempo           renewed.
    pada tanggal 5 April 2024 dan tidak diperpanjang.

    Pada tanggal 2 November 2022, Perseroan                         On 2 November 2022, the Company obtained a working
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam                 capital loan facility in the form of a non-revolving term
    bentuk non-revolving term loan dengan maksimum                  loan with a maximum drawdown of Rp750. As of
    penarikan sebesar Rp750. Pada tanggal 31 Desember               31 December 2024, the working capital loan balance is
    2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah                  Rp250 (2023: Rp500) and the facility has been used
    sebesar Rp250 (2023: Rp500) dan fasilitas ini telah             entirely. This facility will mature on 14 November 2025.
    digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh tempo
    pada tanggal 14 November 2025.

    Pada tanggal 20 September 2024, Perseroan                       On 2 November 2022, the Company obtained a working
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam                 capital loan facility in the form of a non-revolving term
    bentuk non-revolving term loan dengan maksimum                  loan with a maximum drawdown of Rp750. As of
    penarikan sebesar Rp1.600. Pada tanggal 31                      31 December 2024, the working capital loan balance is
    Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja                Rp250 (2023: Rp500) and the facility has been used
    adalah sebesar Rp1.600 (2023: nihil) dan fasilitas ini          entirely. This facility will mature on 14 November 2025.
    telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh
    tempo pada tanggal 15 Oktober 2025.

    PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (sebelumnya PT                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (previously PT Bank
    Bank BTPN Tbk.)                                                 BTPN Tbk.)

    Pada tanggal 14 Agustus 2012, Perseroan memperoleh              On 14 August 2012, the Company obtained a revolving
    fasilitas pinjaman modal kerja tanpa jaminan dan                working capital loan facility without collateral and this
    Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui           facility was renewed with a maximum amount Rp1,000.
    kembali dengan jumlah maksimum menjadi sebesar                  As at 31 December 2024, the outstanding loan balance
    Rp1.000 termasuk didalamnya terdapat fasilitas Green            is Rp1,000 (2023: Rp300) and the remaining facility
    Loan dengan nilai maksimum Rp 100. Pada tanggal 31              available for use is amounting to nihil. This facility was
    Desember 2024, jumlah saldo pinjaman ini adalah                 renewed and can still be used until 31 May 2025.
    sebesar Rp1.000 (2023: Rp300) dan fasilitas ini masih
    dapat digunakan sebesar nihil. Fasilitas ini telah
    diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai
    dengan 30 Mei 2025.

    PT Bank CIMB Niaga Tbk. - bilateral                             PT Bank CIMB Niaga Tbk. - bilateral

    Pada tanggal 10 November 2011, Perseroan                        On 10 November 2011, the Company obtained working
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja money                 capital facility money market line without collateral. This
    market line tanpa jaminan. Fasilitas pinjaman modal             facility was renewed and can be withdrawn in both
    kerja ini telah diperbaharui kembali dan dapat ditarik          Rupiah and US Dollar with maximum amount of
    dalam mata uang Rupiah dan Dolar AS dengan jumlah               Rp1,000. As at 31 December 2024, the outstanding loan
    maksimum       sebesar    Rp1.000.        Pada     tanggal      balance is Rp1,000 (2023: Rp 925), and the remaining
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar                 facility available for use is amounting nil. This facility
    Rp1.000 (2023: Rp 925) dan fasilitas ini masih dapat            was renewed and can still be used until 30 June 2025.
    digunakan sebesar nihil. Fasilitas ini telah diperpanjang
    dan masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 30
    Juni 2025.
                                                    Halaman - 77 - Page
                                                             230
Page 253
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN (lanjutan)                                         17. BORROWINGS (continued)

    MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta                                MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch

    Pada tanggal 24 Mei 2016, Perseroan memperoleh                 On 24 May 2016, the Company obtained a clean basis
    fasilitas pinjaman modal kerja revolving tanpa jaminan.        revolving working capital loan facility. This facility has
    Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah diperbaharui          been renewed with maximum amount of US Dollar
    kembali dengan jumlah maksimum sebesar 75.000.000              75,000,000 (full amount), this facility can be withdrawn
    Dolar AS (nilai penuh), fasilitas ini dapat ditarik dalam      in both Rupiah and US Dollar. As at 31 December 2024,
    mata uang Rupiah dan Dolar AS. Pada tanggal 31                 the total outstanding loan balance is equivalent to
    Desember 2024, jumlah saldo pinjaman adalah sebesar            Rp965 and 9,895,000 US Dollar (full amount) (2023:
    Rp965 dan 9.895.000 Dolar AS (nilai penuh) (2023:              Rp400 and nihil US Dollar) and the remaining facility
    Rp400 dan nihil Dolar AS) dan fasilitas ini masih dapat        available for use is amounting to US Dollar. This facility
    digunakan sebesar Rp87. Fasilitas ini telah                    was renewed and can still be used until 31 October
    diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai                  2025.
    dengan tanggal 31 Oktober 2025.

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

    Pada tanggal 20 Desember 2023, Perseroan                       On 20 December 2023, the Company obtained a
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dalam                working capital loan facility in the form of a non-
    bentuk non-revolving term loan dengan maksimum                 revolving term loan with a maximum drawdown of
    penarikan    sebesar    Rp1.000.     Pada    tanggal           Rp1,000. As at 31 December 2024, the outstanding loan
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja            balance is Rp667 (2023: Rp 1,000) and facility has been
    adalah sebesar Rp667 (2023: Rp 1.000) dan fasilitas ini        used entirely. This facility will mature on 29 December
    telah digunakan seluruhnya. Fasilitas ini akan jatuh           2026.
    tempo pada tanggal 29 Desember 2026.

    PT Bank Shinhan Indonesia                                      PT Bank Shinhan Indonesia

    Pada tanggal 7 Juni 2022, Perseroan memperoleh                 On 7 June 2022, the Company obtained a working
    fasilitas pinjaman modal kerja dalam bentuk non-               capital loan facility in the form of a non-revolving term
    revolving term loan dengan maksimum penarikan                  loan with a maximum drawdown of Rp125. As of
    sebesar Rp125. Pada tanggal 31 December 2024,                  31 December 2024, the working capital loan balance is
    jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar               Rp21 (2023: Rp62) and facility has been used entirely.
    Rp21 (2023: Rp62) dan fasilitas ini telah digunakan            This loan facility will mature on 13 June 2025.
    seluruhnya. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo
    pada tanggal 13 Juni 2025.

    Citibank, N.A Jakarta Branch - Bilateral                       Citibank, N.A Jakarta Branch - Bilateral

    Pada tanggal 10 Februari 2023, Perseroan                       On 10 February 2023, the Company obtained a clean
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa                basis revolving working capital loan facility. This facility
    jaminan. Fasilitas pinjaman ini dapat ditarik dengan           can be withdrawn in both Rupiah and US Dollar with
    jumlah maksimum sebesar 57.000.000 Dolar AS (nilai             maximum amount of US Dollar 57,000,000 (full amount).
    penuh), fasilitas ini dapat ditarik dalam mata uang            As at 31 December 2024, the total outstanding loan
    Rupiah dan Dolar AS. Pada tanggal 31 Desember                  balance is Rp784 (2023: Rp880) and the remaining
    2024, jumlah saldo pinjaman adalah sebesar Rp784               facility available for use is amounting to US Dollar
    (2023: Rp880) dan fasilitas ini masih dapat digunakan          8,500,000. This facility was renewed and can still be
    sebesar 8.500.000 Dolar AS. Fasilitas ini telah                used until 10 February 2025.
    diperpanjang dan masih dapat digunakan sampai
    dengan 10 Februari 2025.


    PT Bank Nationalnobu Tbk.                                      PT Bank Nationalnobu Tbk.

    Pada tanggal 11 Juni 2021, Perseroan memperoleh                On 11 June 2021, the Company obtained working
    fasilitas pinjaman modal kerja money market line tanpa         capital Money Market Line without collateral with a
    jaminan dengan maksimum penarikan Rp125. Pada                  maximum amount of Rp125. As at 31 December 2024
    tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman                the outstanding loan balance is nil (2023: nil) and the
    sebesar nihil (2023: nihil) dan fasilitas pinjaman ini         remaining facility available for use is amounting to
    masih dapat digunakan sebesar Rp125. Fasilitas ini             Rp125. This loan facility will mature on 22 June 2025.
    akan jatuh tempo pada tanggal 22 Juni 2025.


                                                   Halaman - 78 - Page
                                                            231
Page 254
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN (lanjutan)                                        17. BORROWINGS (continued)

    PT Bank HSBC Indonesia - Club Loan                            PT Bank HSBC Indonesia - Club Loan

    Pada tanggal 10 Juni 2022, Perseroan memperoleh               On 10 June 2022, the Company obtained a syndicated
    fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi sebesar              working capital loan facility of US Dollar 300,000,000
    300.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat             (full amount) with floating interest rate of 3-month Term
    bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,81%                 SOFR plus 0.81% for onshore and 0.75% for offshore
    untuk onshore dan 0,75% untuk offshore per tahun,             per annum, with Bank of China (Hong Kong) Limited,
    dengan Bank of China (Hong Kong) Limited, Bank of             Bank of China (Hong Kong) Limited Jakarta Branch,
    China (Hong Kong) Limited Jakarta Branch, DBS Bank            DBS Bank Ltd, Mizuho Bank Ltd, MUFG Bank Ltd
    Ltd, Mizuho Bank Ltd, MUFG Bank Ltd Jakarta Branch,           Jakarta Branch, Oversea-Chinese Banking Corporation
    Oversea-Chinese Banking Corporation Limited, RHB              Limited, RHB Bank Berhad, Sumitomo Mitsui Banking
    Bank Berhad, Sumitomo Mitsui Banking Corporation              Corporation    Singapore       Branch,     Taipei   Fubon
    Singapore Branch, Taipei Fubon Commercial Bank Co.            Commercial Bank Co. Limited, The Korea Development
    Limited, The Korea Development Bank Singapore                 Bank Singapore Branch, Australia and New Zealand
    Branch, Australia and New Zealand Banking Group               Banking Group Limited, BNP Paribas, Cathay United
    Limited, BNP Paribas, Cathay United Bank, dan                 Bank, and Sumitomo Mitsui Tust Bank Limited
    Sumitomo Mitsui Tust Bank Limited Singapore Branch            Singapore Branch as mandated lead arrangers. PT
    sebagai mandated lead arrangers. PT Bank HSBC                 Bank HSBC Indonesia acted as agent. As at
    Indonesia bertindak sebagai agent. Pada tanggal               31 December 2024, the outstanding working capital loan
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman modal kerja           balance is 109,166,667 US Dollar (full amount) (2023:
    adalah sebesar 109.166.667 Dolar AS (nilai penuh)             209,166,666 US Dollar (full amount)) and the facility has
    (2023: 209.166.666 Dolar AS (nilai penuh)) dan fasilitas      been used entirely. This working capital loan facility will
    ini telah digunakan seluruhnya. Fasilitas pinjaman ini        mature on 6 February 2026.
    akan jatuh tempo pada tanggal 6 Februari 2026.

     PT Bank DBS Indonesia - Sindikasi                            PT Bank DBS Indonesia - Syndicated

     Pada tanggal 5 Maret 2021, Perseroan memperoleh              On 5 March 2021, the Company obtained a syndicated
     fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi luar negeri         working capital loan facility of US Dollar 340,000,000
     sebesar 340.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan            (full amount) with floating interest rate of 3-month
     tingkat bunga mengambang 3-month LIBOR plus                  LIBOR plus margin of 0.88% for onshore and 0.80% for
     marjin 0,88% untuk onshore dan 0,80% untuk offshore          offshore per annum, which the floating interest rate
     per tahun, yang mana tingkat suku bunga                      would be transitioned into 3-month Term SOFR plus
     mengambang akan ditransisikan menjadi 3-month                0.15% of Credit Adjustment Spread, plus margin that
     Term SOFR plus 0,15%, plus marjin yang tidak                 remains the same, as of 1 July 2023, with floating
     berubah per tanggal 1 Juli 2023, dengan tingkat bunga        interest rate of 3-month LIBOR plus 0.88% for onshore
     mengambang 3-month LIBOR plus 0,88% untuk                    and 0.80% for offshore per annum, with ANZ Bank Ltd.,
     onshore dan 0,80% untuk offshore per tahun, dengan           Bank Of China Ltd., BNP Paribas, Citigroup Global
     dengan ANZ Bank Ltd., Bank Of China Ltd., BNP                Markets Asia Ltd., CTBC Bank Co. Ltd. Singapore
     Paribas, Citigroup Global Markets Asia Ltd., CTBC            Branch, DBS Bank Ltd., HSBC Ltd., Mizuho Bank Ltd.,
     Bank Co. Ltd. Singapore Branch, DBS Bank Ltd.,               MUFG       Bank     Ltd.,   Oversea-Chinese    Banking
     HSBC Ltd., Mizuho Bank Ltd., MUFG Bank Ltd.,                 Corporation Ltd., PT Bank CTBC Indonesia, RHB Bank
     Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd., PT Bank            Berhard, Shinsei Bank Ltd., SCB Jakarta Branch,
     CTBC Indonesia, RHB Bank Berhard, Shinsei Bank               Sumitomo Mitsui Banking Corporation Singapore
     Ltd., SCB Jakarta Branch, Sumitomo Mitsui Banking            Branch, SMTB Co. Ltd. Singapore Branch, Taipei
     Corporation Singapore Branch, SMTB Co. Ltd.                  Fubon Commercial Bank Co., Ltd and The Korea
     Singapore Branch, Taipei Fubon Commercial Bank               Development Bank, Singapore Branch acted as
     Co., Ltd dan The Korea Development Bank, Singapore           mandated lead arrangers and bookrunners. PT Bank
     Branch sebagai mandated lead arrangers dan                   DBS Indonesia acted as facility agent. As at 31
     bookrunners. PT Bank DBS Indonesia sebagai facility          December 2024, the outstanding foreign currency loan
     agent. Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo                  balance is US Dollar 13,333,333 (full amount) (2023:
     pinjaman modal kerja adalah sebesar 13.333.333               US Dollar 111,666,668 (full amount)). The Company
     Dolar AS (nilai penuh) (2023: 111.666.668 Dolar AS           has fully hedged the outstanding loan balance and this
     (nilai penuh)) dan fasilitas ini telah digunakan             working capital loan facility matured on 17 February
     seluruhnya. Perseroan sudah melakukan lindung nilai          2025 and was not renewed.
     sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini. Fasilitas
     pinjaman ini telah jatuh tempo pada tanggal 17
     Februari 2025, tidak diperpanjang dan telah
     dibayarkan sepenuhnya.

                                                   Halaman - 79 - Page
                                                           232
Page 255
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN (lanjutan)                                        17. BORROWINGS (continued)

    Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore - Bilateral            Mizuho Corporate Bank, Ltd., Singapore - Bilateral

    Pada tanggal 18 Mei 2020, Perseroan memperoleh                On 18 May 2020, the Company obtained working
    fasilitas pinjaman modal kerja luar negeri sebesar            capital loan facility of US Dollar 100,000,000 (full
    100.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat             amount) with floating interest rate of 3-month Term
    bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,15%                 SOFR plus 0.15% of Credit Adjustment Spread, plus
    Credit Adjustment Spread, plus marjin 0,75% dengan            margin of 0.75% Mizuho Bank, Ltd. Singapore Branch
    Mizuho Bank, Ltd. Singapore Branch sebagai lender.            acted as lender. As at 31 December 2024, the total
    Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo                   outstanding loan balance is US Dollar nil (full amount)
    pinjaman modal kerja adalah sebesar nihil Dolar AS            (2023: US Dollar 12,500,000 (full amount)). The working
    (nilai penuh) (2023: 12.500.000 Dolar AS (nilai penuh)).      capital loan facility has been used entirely. The facility
    Fasilitas pinjaman modal kerja ini telah dipergunakan         has matured on 8 April 2024 and was not renewed.
    seluruhnya. Fasilitas pinjaman ini telah jatuh tempo
    pada tanggal 8 April 2024 dan tidak diperpanjang.

    Pada tanggal 9 November 2021, Perseroan                       On 9 November 2021, the Company obtained working
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja luar negeri         capital loan facility of US Dollar 100,000,000 (full
    sebesar 100.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan             amount) with floating interest rate of 3-month LIBOR
    tingkat bunga mengambang 3-month LIBOR plus marjin            plus margin of 0.70% per annum, which the floating
    0,70% per tahun, yang mana tingkat suku bunga                 interest rate would be transitioned into 3-month Term
    mengambang akan ditransisikan menjadi 3-month Term            SOFR plus 0.15% of Credit Adjustment Spread, plus
    SOFR plus 0,15% Credit Adjustment Spread, plus                margin that remains the same, as of 1 July 2023, with
    marjin yang tidak berubah per tanggal 1 Juli 2023,            PT Bank Mizuho Indonesia acted as lender. As at
    dengan PT Bank Mizuho Indonesia sebagai lender.               31 December 2024, the total outstanding loan balance
    Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo                   is US Dollar 16,250,000 (full amount) (2023: US Dollar
    pinjaman modal kerja adalah sebesar 16.250.000 Dolar          39,583,333 (full amount)). The Company has fully
    AS (nilai penuh) (2023: 39.583.333 Dolar AS (nilai            hedged the outstanding loan and this working capital
    penuh)). Perseroan sudah melakukan lindung nilai              loan facility will mature on 19 August 2025.
    sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini dan fasilitas
    pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 19 Agustus
    2025.

    Pada tanggal 3 Maret 2023, Perseroan memperoleh               On 3 March 2023, the Company obtained working
    fasilitas pinjaman modal kerja luar negeri sebesar            capital loan facility of US Dollar 100,000,000 (full
    100.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat             amount) with floating interest rate of 3-month LIBOR
    bunga mengambang 3-month LIBOR plus marjin 0,65%              plus margin of 0.65% per annum, which the floating
    per tahun, yang mana tingkat suku bunga mengambang            interest rate would be transitioned into Term SOFR plus
    akan ditransisikan menjadi 3-month Term SOFR plus             0.15% of Credit Adjustment Spread, plus margin that
    0,15% of Credit Adjustment Spread, plus marjin yang           remains the same, as of 1 July 2023, with Mizuho Bank,
    tidak berubah per tanggal 1 Juli 2023, dengan Mizuho          Ltd. Singapore Branch acted as lender. As at
    Bank, Ltd. Singapore Branch sebagai lender. Pada              31 December 2024, the total outstanding loan balance
    tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman               is US Dollar 26,666,667 (full amount) (2023: US Dollar
    modal kerja adalah sebesar 26.666.667 Dolar AS (nilai         46,666,667 (full amount)) and the loan facility available
    penuh) (2023: 46.666.667 Dolar AS (nilai penuh)) dan          to use is amounting US Dollar 40,000,000 (full amount)
    masih dapat digunakan sebesar 40.000.000 Dolar AS             until March 2024. The Company has fully hedged the
    (nilai penuh) sampai dengan Maret 2024. Perseroan             outstanding loan and this working capital loan facility will
    sudah melakukan lindung nilai sepenuhnya atas                 mature on 22 May 2026.
    pinjaman modal kerja ini dan fasilitas pinjaman ini akan
    jatuh tempo pada tanggal 22 Mei 2026.




                                                   Halaman - 80 - Page
                                                           233
Page 256
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN (lanjutan)                                        17. BORROWINGS (continued)

    Overseas-Chinese Banking           Corporation,    Ltd.,      Overseas-Chinese Banking             Corporation,      Ltd.,
    Singapore - Club Loan                                         Singapore - Club Loan

    Pada tanggal 29 Agustus 2023, Perseroan memperoleh            On 29 August 2023, the Company obtained a
    fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi sebesar              syndicated working capital loan facility of US Dollar
    320.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat             320,000,000 (full amount) with floating interest rate of 3-
    bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,77%                 month Term SOFR plus 0.77% for onshore and 0.70%
    untuk onshore dan 0,70% untuk offshore per tahun,             for offshore per annum, with Bank of Taiwan, offshore
    dengan Bank of Taiwan, Offshore Banking Branch,               Banking Branch, Citigroup Global Markets Asia Limited,
    Citigroup Global Markets Asia Limited, DBS Bank Ltd.,         DBS Bank Ltd, Oversea-Chinese Banking Corporation
    Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd., PT Bank             Ltd., PT Bank ANZ Indonesia, PT Bank CIMB Niaga
    ANZ Indonesia, PT Bank CIMB Niaga Tbk., PT Bank               Tbk., PT Bank SBI Indonesia, Taipei Fubon Commercial
    SBI Indonesia, Taipei Fubon Commercial Bank Co.,              Bank Co., Ltd., The Hongkong and Shanghai Banking
    Ltd., The Hongkong and Shanghai Banking Corporation           Corporation Ltd., and The Korea Development Bank,
    Ltd., and The Korea Development Bank, Singapore               Singapore Branch as mandated lead arrangers.
    Branch sebagai mandated lead arrangers. Overseas-             Overseas-Chinese Banking Corporation Ltd. Indonesia
    Chinese Banking Corporation Ltd. Indonesia berperan           acted as agent. As at 31 December 2024, the
    sebagai agent. Pada tanggal 31 Desember 2024,                 outstanding working capital loan balance is 13,333,333
    jumlah saldo pinjaman modal kerja adalah sebesar              US Dollar (full amount) (2023: 20,000,000 US Dollar (full
    13.333.333 Dolar AS (nilai penuh) (2023: 20.000.000           amount)) and the facility available for use is US Dollar
    Dolar AS (nilai penuh)) dan masih dapat digunakan             300,000,000 (full amount) until February 2025. The
    sebesar 300.000.000 Dolar AS (nilai penuh) sampai             Company has fully hedged the outstanding loan and this
    dengan Februari 2025. Perseroan sudah melakukan               working capital loan facility will mature on 20 November
    lindung nilai sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini        2026.
    dan fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada
    tanggal 20 November 2026.

    PT Bank ANZ Indonesia - bilateral                             PT Bank ANZ Indonesia - bilateral

    Pada tanggal 9 November 2021, Perseroan                       On 9 November 2021, the Company obtained a clean
    memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja tanpa               basis revolving working capital loan facility. This facility
    jaminan. Fasilitas pinjaman ini dapat ditarik dengan          has been renewed with maximum amount of US Dollar
    jumlah maksimum sebesar 20.000.000 Dolar AS (nilai            20,000,000 (full amount), this facility can be withdrawn
    penuh), fasilitas ini dapat ditarik dalam mata uang           in both Rupiah and US Dollar. As at 31 December 2024,
    Rupiah dan Dolar AS. Pada tanggal 31 Desember                 the total outstanding loan balance is US Dollar
    2024, jumlah saldo pinjaman adalah sebesar                    20,000,000 (2023: US Dollar 19,600,000 (full amount)).
    20.000.000 Dolar AS (nilai penuh) (2023: 19.600.000           This working capital loan facility available for use is US
    Dolar AS (nilai penuh)) dan fasilitas ini masih dapat         Dollar nil. The Company has fully hedged the
    digunakan sebesar nihil. Perseroan sudah melakukan            outstanding loan and this working capital loan facility
    lindung nilai sepenuhnya atas pinjaman modal kerja ini        can still be used until 30 June 2025.
    dan fasilitas pinjaman ini masih dapat digunakan
    sampai dengan tanggal 30 Juni 2025.


    PT Bank Danamon Indonesia Tbk. - Bilateral                   PT Bank Danamon Indonesia Tbk. - Bilateral

    Pada tanggal 18 Juni 2008, Perseroan memperoleh              On 18 June 2008, the Company obtained a revolving
    fasilitas pinjaman modal kerja revolving dengan              working capital loan facility with a maximum amount of
    maksimum        penarikan   Rp100.     Pada     tanggal      Rp100. As at 31 December 2024 the outstanding loan
    31 Desember 2024 jumlah saldo pinjaman sebesar               balance is US Dollar 5,018,821 (full amount) (2023: US
    5.081.821 Dolar AS (nilai penuh) (2023: nihil Dolar AS)      Dollar nil) and this facililty available for use is Rp19. This
    dan fasilitas ini masih dapat digunakan sebesar Rp19.        facility can still be used until 30 August 2025.
    Fasilitas pinjaman ini masih dapat digunakan sampai
    dengan tanggal 30 Agustus 2025.




                                                   Halaman - 81 - Page
                                                           234
Page 257
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


17. PINJAMAN (lanjutan)                                           17. BORROWINGS (continued)

    Bank of China (Hong Kong), Ltd., Jakarta Branch -                Bank of China (Hong Kong), Ltd., Jakarta Branch -
    Sindikasi                                                        Syndication

    Pada tanggal 13 Juli 2023, Perseroan memperoleh                  On 13 July 2023, the Company obtained a syndicated
    fasilitas pinjaman modal kerja sindikasi sebesar                 working capital loan facility of US Dollar 150,000,000
    150.000.000 Dolar AS (nilai penuh) dengan tingkat                (full amount) with floating interest rate of 3-month Term
    bunga mengambang 3-month Term SOFR plus 0,77%                    SOFR plus 0.77% for onshore and 0.70% for offshore
    untuk onshore dan 0,70% untuk offshore per tahun,                per annum, with Bank of China (Hong Kong) Limited.,
    dengan Bank of China (Hong Kong) Limited., Jakarta               Jakarta Branch, Bank of China (Hong Kong) Ltd, Bank
    Branch, Bank of China (Hong Kong) Ltd, Bank of China             of China (Malaysia), dan Bank of China (Hongkong),
    (Malaysia), dan Bank of China (Hongkong), Ltd., Jakarta          Ltd., Jakarta Branch as mandated lead arrangers and
    Branch sebagai mandated lead arrangers dan sebagai               acted as agent. As at 31 December 2024, the
    agent. Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah saldo               outstanding working capital loan balance is US Dollar
    pinjaman modal kerja adalah sebesar 18.750.000 Dolar             18,750,000 (full amount) (2023: nil (full amount)) and
    As (nilai penuh) (2023: nihil (nilai penuh)) dan masih           the facility available for use is US Dollar 125,000,000
    dapat digunakan sebesar 125.000.000 Dolar AS (nilai              (full amount) until 13 January 2025.
    penuh) sampai dengan 13 Januari 2025.

    PT United Tractor Tbk.                                           PT United Tractor Tbk.

    Pada tanggal 29 Juni 2018, Perseroan memperoleh                  On 29 June 2018, the Company obtained a working
    fasilitas pinjaman modal kerja. Fasilitas pinjaman modal         capital loan facility was renewed with a maximum
    kerja ini telah diperbaharui kembali dengan jumlah               amount of Rp300. As at 31 December 2024, the
    maksimum menjadi sebesar Rp300. Pada tanggal                     outstanding loan balance is Rp221 (2023: Rp296) with
    31 Desember 2024, jumlah saldo pinjaman sebesar                  quarterly repayment commenced 3 months after each
    Rp221 (2023: Rp296) dengan cicilan pembayaran                    drawdown date. The remaining facility available for use
    pokok pinjaman triwulan yang dimulai 3 bulan sejak               is amounting to Rp79 and will mature on 28 June 2027.
    setiap tanggal penarikan. Fasilitas ini masih dapat
    digunakan sebesar Rp79 dan akan jatuh tempo pada
    tanggal 28 Juni 2027.

    Informasi lainnya                                                Other information

    Perseroan telah memenuhi pembatasan-pembatasan                   The Company has fulfilled the debt covenants
    yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman modal kerja.           requirements outlined in loan agreements. The debt
    Pembatasan-pembatasan terdiri dari beberapa hal                  covenants consist of several administrative matters and
    administratif dan pembatasan rasio Total Utang                   limits on the ratio of Consolidated Total Debt to
    Konsolidasi menjadi Kekayaan Bersih Berwujud                     Consolidated Tangible Net Worth (DER) and Net
    Konsolidasi (DER) serta Piutang Layak Aman Bersih.               Secured Eligible Receivables. Interest and principal have
    Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah                        been paid by the Company on schedule.
    dibayarkan oleh Perseroan sesuai dengan jadwal.

    Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai tercatat                    As at 31 December 2024, the carrying value of
    pinjaman adalah Rp19.519 (31 Desember 2023:                      borrowing is Rp19,519 (31 December 2023:
    Rp19.723) yang mencakup nilai nominal pinjaman,                  Rp Rp19,723) which includes the nominal amount of the
    biaya provisi yang belum diamortisasi dan utang bunga.           borrowing, unamortised provision costs and interest
                                                                     payable.

    Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak         Refer to Note 33 for details of balances and transactions
    berelasi.                                                        of related parties.


18. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN                               18. SECURITIES ISSUED
                                                   2024                 2023
    Nilai nominal:                                                                                                 Par value:
    Rupiah:                                                                                                          Rupiah:
    - Obligasi Berkelanjutan IV                               -                  859            Self Registration Bonds IV -
    - Obligasi Berkelanjutan V                            2,352                5,419            Self Registration Bonds V -
    - Obligasi Berkelanjutan VI                           7,884                3,500            Self Registration Bonds VI -

                                                      10,236                   9,778



                                                    Halaman - 82 - Page
                                                              235
Page 258
                                                 PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


18. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan)                         18. SECURITIES ISSUED (continued)

                                                       2024                      2023

    Dikurangi:                                                                                                                    Less:
    Biaya emisi obligasi                                                                                               Unamortised bonds
        yang belum diamortisasi                                 (17)                      (16)                           issuance costs

    Bersih                                                  10,219                      9,762                                             Net
    Beban amortisasi biaya emisi                                                                         Amortisation of bonds issuance
      obligasi (lihat Catatan 30)                                23                       17                  costs (refer to Note 30)

                                                       2024                      2023

    Utang obligasi sesuai dengan
      jatuh temponya:                                                                                 Bonds payable by maturity profile:
      < 1 tahun                                               4,483                     4,642                              < 1 year
      1 - 2 tahun                                             2,723                     2,345                           1 - 2 years
      2 - 3 tahun                                             2,604                     2,723                           2 - 3 years
      3 - 4 tahun                                                61                         7                           3 - 4 years
      > 4 tahun                                                 365                        61                            > 4 years
                                                            10,236                      9,778


                                           Tingkat
                              Nilai         bunga/         Jatuh
                            nominal/       Interest       tempo/        Status saldo/                          Cicilan/
         Seri/Series        Par value        rate        Due date      Balance status                        Installment

    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II/Self Registration Bonds IV Phase II

    Seri/Series C                 623          9.20%      13 Feb/       Dibayar         Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
                                                         Feb 2024       penuh/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                        Fully repaid      Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                          triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
                                                                                          lump sum amount on the due date. Interest is paid
                                                                                          on a quarterly basis.

    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III/Self Registration Bonds IV Phase III

    Seri/Series C                 236          7.95%      23 Okt/       Dibayar         Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
                                                         Oct 2024       penuh/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                        Fully repaid      Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                          triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
                                                                                          lump sum amount on the due date. Interest is paid
                                                                                          on a quarterly basis.

    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV/Self Registration Bonds IV Phase IV

    Seri/Series B               1,301          7.00%     27 Mar/        Dibayar         Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
                                                        Mar 2023        penuh/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                        Fully repaid      Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                          triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
                                                                                          lump sum amount on the due date. Interest is paid
                                                                                          on a quarterly basis.


    Obligasi Berkelanjutan V Tahap I/Self Registration Bonds V Phase I

    Seri/Series B                 473          7.60%      2 Sep/        Dibayar         Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
                                                         Sep 2023       penuh/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                        Fully repaid      Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                          triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
                                                                                          lump sum amount on the due date. Interest is paid
                                                                                          on a quarterly basis.




                                                         Halaman - 83 - Page
                                                                    236
Page 259
                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


18. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan)                       18. SECURITIES ISSUED (continued)


                                           Tingkat
                              Nilai         bunga/        Jatuh
                            nominal/       Interest      tempo/       Status saldo/                           Cicilan/
         Seri/Series        Par value        rate       Due date     Balance status                         Installment

    Obligasi Berkelanjutan V Tahap II/Self Registration Bonds V Phase II

    Seri/Series B               1,608         6.35%      15 Apr/       Dibayar         Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
                                                        Apr 2024       penuh/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Fully repaid      Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
                                                                                         lump sum amount on the due date. Interest is paid
                                                                                         on a quarterly basis.

    Obligasi Berkelanjutan V Tahap III/Self Registration Bonds V Phase III

    Seri/Series B               1,459         5.30%      22 Okt/       Dibayar         Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
                                                        Oct 2024       penuh/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Fully repaid      Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
                                                                                         lump sum amount on the due date. Interest is paid
                                                                                         on a quarterly basis.

    Obligasi Berkelanjutan V Tahap IV/Self Registration Bonds V Phase IV

    Seri/Series A               1,028         3.50%      2 Apr/        Dibayar         Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
                                                        Apr 2023       penuh/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Fully repaid      Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
                                                                                         lump sum amount on the due date. Interest is paid
                                                                                         on a quarterly basis.

    Seri/Series B               1,972         5.70%      7 Mar/        Belum jatuh     Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
                                                        Mar 2025       tempo/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Not yet due       Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
                                                                                         sum amount on the due date. Interest is paid on a
                                                                                         quarterly basis.


    Obligasi Berkelanjutan V Tahap V/Self Registration Bonds V Phase V

    Seri/Series A                 520         4.00%      15 Agt/       Dibayar         Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
                                                        Aug 2023       penuh/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Fully repaid      Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
                                                                                         lump sum amount on the due date. Interest is paid
                                                                                         on a quarterly basis.

    Seri/Series B                 373         6.35%      26 Agt/       Belum jatuh     Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
                                                        Aug 2025       tempo/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Not yet due       Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
                                                                                         sum amount on the due date. Interest is paid on a
                                                                                         quarterly basis.

    Seri/Series C                   7         6.50%      26 Agt/       Belum jatuh     Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
                                                        Aug 2027       tempo/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Not yet due       Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
                                                                                         sum amount on the due date. Interest is paid on a
                                                                                         quarterly basis.




                                                        Halaman - 84 - Page
                                                                   237
Page 260
                                                 PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


18. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan)                       18. SECURITIES ISSUED (continued)


                                           Tingkat
                              Nilai         bunga/         Jatuh
                            nominal/       Interest       tempo/       Status saldo/                          Cicilan/
         Seri/Series        Par value        rate        Due date     Balance status                        Installment

    Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I/Self Registration Bonds VI Phase I

    Seri/Series A                 527          5.50%      16 Jul/      Dibayar         Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
                                                         Jul 2024      penuh/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Fully repaid      Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
                                                                                         lump sum amount on the due date. Interest is paid
                                                                                         on a quarterly basis.

    Seri/Series B               1,973          6.00%      6 Jul/       Belum jatuh     Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
                                                         Jul 2026      tempo/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Not yet due       Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
                                                                                         sum amount on the due date. Interest is paid on a
                                                                                         quarterly basis.

    Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II/Self Registration Bonds VI Phase II

    Seri/Series A                 189          6.05%     6 Nov/        Dibayar         Pembayaran pokok Obligasi secara penuh telah
                                                        Nov 2024       penuh/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Fully repaid      Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal was fully repaid in a
                                                                                         lump sum amount on the due date. Interest is paid
                                                                                         on a quarterly basis.

    Seri/Series B                 750          6.40%      26 Okt/      Belum jatuh     Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
                                                         Oct 2026      tempo/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Not yet due       Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
                                                                                         sum amount on the due date. Interest is paid on a
                                                                                         quarterly basis.

    Seri/Series C                  61          6.45%      26 Okt/      Belum jatuh     Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
                                                         Oct 2028      tempo/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Not yet due       Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
                                                                                         sum amount on the due date. Interest is paid on a
                                                                                         quarterly basis.

    Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III/Self Registration Bonds VI Phase III

    Seri/Series A                 953          6.40%     3 Mei/        Belum jatuh     Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
                                                        May 2025       tempo/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Not yet due       Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
                                                                                         sum amount on the due date. Interest is paid on a
                                                                                         quarterly basis.

    Seri/Series B               1.182          6.55%      23 Apr/      Belum jatuh     Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
                                                         Apr 2027      tempo/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Not yet due       Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
                                                                                         sum amount on the due date. Interest is paid on a
                                                                                         quarterly basis.

    Seri/Series C                 365          6.65%      23 Apr/      Belum jatuh     Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
                                                         Apr 2029      tempo/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                       Not yet due       Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                         triwulanan./The Bond principal will be paid in a lump
                                                                                         sum amount on the due date. Interest is paid on a
                                                                                         quarterly basis.




                                                         Halaman - 85 - Page
                                                                    238
Page 261
                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


18. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan)                     18. SECURITIES ISSUED (continued)

                                          Tingkat
                             Nilai         bunga/        Jatuh
                           nominal/       Interest      tempo/       Status saldo/                         Cicilan/
         Seri/Series       Par value        rate       Due date     Balance status                       Installment

    Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV/Self Registration Bonds VI Phase IV

    Seri/Series A              1.184         6.45%     12 Okt/       Belum jatuh     Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
                                                      Oct 2025       tempo/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                     Not yet due       Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                       triwulanan./The Bond principal will be paid in a
                                                                                       lump sum amount on the due date. Interest is paid
                                                                                       on a quarterly basis.

    Seri/Series B              1.416         6.70%     2 Okt/        Belum jatuh     Pembayaran pokok Obligasi secara penuh akan
                                                      Oct 2027       tempo/            dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi.
                                                                     Not yet due       Pembayaran bunga Obligasi dibayarkan setiap
                                                                                       triwulanan./The Bond principal will be paid in a
                                                                                       lump sum amount on the due date. Interest is paid
                                                                                       on a quarterly basis.


    Berdasarkan hasil pemeringkatan dari PT Fitch                        Based on the letter of PT Fitch Ratings Indonesia
    Ratings Indonesia (“Fitch Ratings”) tertanggal 12                    (“Fitch Ratings”) dated 12 September 2023 Self-
    September 2023 Obligasi Berkelanjutan ASF VI Tahap                   Registration Bonds VI phase II ASF is rated at
    II ASF telah mendapat peringkat AAA(idn).                            AAA(idn).

    Perseroan menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia                          The Company has appointed PT Bank Rakyat
    (Persero) Tbk. sebagai Wali Amanat untuk:                            Indonesia (Persero) Tbk. as the Trustee for the
                                                                         following Bonds:

    •    Obligasi Berkelanjutan IV ASF Tahap II, sesuai                  •    Self Registration Bonds IV ASF phase II, based on
         dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim,                    Notarial Deed of Bertha Suriati Ihalauw Halim,
         S.H., No. 8 tanggal 24 Januari 2019                                  S.H., No. 8 dated 24 January 2019
    •    Obligasi Berkelanjutan IV ASF Tahap III, sesuai                 •    Self Registration Bonds IV ASF phase III, based
         dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim,                    on Notarial Deed of Bertha Suriati Ihalauw Halim,
         S.H., No. 3 tanggal 3 Oktober 2019.                                  S.H., No. 3 dated 3 October 2019.
    •    Obligasi Berkelanjutan IV ASF Tahap IV, sesuai                  •    Self Registration Bonds IV ASF phase IV, based
         dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim,                    on Notarial Deed of Bertha Suriati Ihalauw Halim,
         S.H., No. 11 tanggal 28 Februari 2020.                               S.H., No. 11 dated 28 February 2020.
    •    Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap I, sesuai                    •    Self Registration Bonds V ASF phase I, based on
         dengan     Akta     Notaris   Antonius   Wahono                      Notarial Deed of Antonius Wahono Prawirodirdjo,
         Prawirodirdjo, S.H., No. 8 tanggal 5 Juni 2020,                      S.H., No. 8 dated 5 June 2020, the latest
         perubahan terakhir dengan Akta notaris Antonius                      amendment by Notarial Antonius Wahono
         Wahono Prawirodirdjo, S.H., No. 21 tanggal 12                        Prawirodirdjo, S.H., No. 21 dated 12 August 2020.
         Agustus 2020.
    •    Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap II, sesuai                   •    Self Registration Bonds V ASF phase II, based on
         dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim,                    Notarial Deed of Bertha Suriati Ihalauw Halim,
         S.H., No. 11 tanggal 26 Maret 2021.                                  S.H., No. 11 dated 26 March 2021.
    •    Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap III, sesuai                  •    Self Registration Bonds V ASF phase III, based on
         dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim,                    Notarial Deed of Bertha Suriati Ihalauw Halim,
         S.H., No. 1 tanggal 1 Oktober 2021.                                  S.H., No. 1 dated 1 October 2021.
    •    Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap IV, sesuai                   •    Self Registration Bonds V ASF phase IV, based
         dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim,                    on Notarial Deed of Bertha Suriati Ihalauw Halim,
         S.H., No. 1 tanggal 7 Maret 2022.                                    S.H., No. 1 dated 7 March 2022.
    •    Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap V, sesuai                    •    Self Registration Bonds V ASF phase V, based on
         dengan Akta Notaris Esther Pascalia Ery Jovina,                      Notarial Deed of Esther Pascalia Ery Jovina, SH,
         SH, MKn No. 19 tanggal 10 Agustus 2022.                              MKn No. 19 dated 10 August 2022.
    •    Obligasi Berkelanjutan VI ASF Tahap I, sesuai                   •    Self Registration Bonds VI ASF phase I, based on
         dengan Esther Pascalia Ery Jovina, SH, MKn No.                       Notarial Deed of Esther Pascalia Ery Jovina, SH,
         30 tanggal 21 Juni 2023, perubahan terakhir                          MKn No. 30 dated 21 June 2023, the latest
         dengan Akta Notaris Esther Pascalia Ery Jovina,                      amendment by Notarial Deed of Esther Pascalia
         SH, MKn No. 17 tanggal 10 April 2023.                                Ery Jovina, SH, MKn No. 17 dated 10 April 2023.
    •    Obligasi Berkelanjutan VI ASF Tahap II, sesuai                  •    Self Registration Bonds VI ASF phase II, based on
         dengan Akta Notaris Esther Pascalia Ery Jovina,                      Notarial Deed of Esther Pascalia Ery Jovina, SH,
         SH, MKn No. 4 tanggal 6 Oktober 2023.                                MKn No. 4 dated 6 October 2023.


                                                       Halaman - 86 - Page
                                                                  239
Page 262
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


18. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan)                   18. SECURITIES ISSUED (continued)

    Perseroan menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia                      The Company has appointed PT Bank Rakyat
    (Persero) Tbk. sebagai Wali Amanat untuk: (lanjutan)             Indonesia (Persero) Tbk. as the Trustee for the
                                                                     following Bonds: (continued)

    •    Obligasi Berkelanjutan VI ASF Tahap III, sesuai             •     Self Registration Bonds VI ASF phase III, based
         dengan Akta Notaris Esther Pascalia Ery Jovina,                   on Notarial Deed of Esther Pascalia Ery Jovina,
         SH, MKn No. 30 tanggal 27 Maret 2024.                             SH, MKn No. 30 dated 27 March 2024.
    •    Obligasi Berkelanjutan VI ASF Tahap IV, sesuai              •     Self Registration Bonds VI ASF phase III, based
         dengan Akta Notaris Jessy Darmawan, SH, MKn                       on Notarial Deed of Jessy Darmawan, SH, MKn
         No. 14 tanggal 13 September 2024.                                 No. 14 dated 13 September 2024.

    Dalam      perjanjian   perwaliamanatan,     Obligasi            The trustee agreements Self Registration Bonds IV
    Berkelanjutan IV ASF, Obligasi Berkelanjutan V ASF,              ASF, Self Registration Bonds V ASF, and Self
    dan Obligasi Berkelanjutan VI ASF, juga diatur                   Registration Bonds VI ASF, enforce several negative
    beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                     covenants to the Company, one of them, maintain debt
    Perseroan salah satunya menjaga rasio jumlah                     to equity ratio at the maximum 10:1. Moreover, on the
    pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10:1.             condition that the payments for bonds payable are still
    Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi,                not yet paid on the due date, the Company is not
    Perseroan tidak diperkenankan, antara lain, membagi              allowed to, among others, declare dividends to the
    dividen atau pembayaran distribusi lainnya ke                    Company’s shareholders or make any other payment
    pemegang saham Perseroan selama Perseroan lalai                  distributions to the shareholders in the event that the
    dalam membayar jumlah terutang obligasi, melakukan               Company defaults on its bond obligations, merges and
    penggabungan usaha serta menjual atau mengalihkan                sells or hands over more than 40% of the Company’s
    lebih dari 40% aset Perseroan yang bukan piutang                 non-consumer financing receivable assets.
    pembiayaan konsumen.

    Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                    The Company has complied with the covenants on the
    diwajibkan dalam perjanjian tersebut.                            trustee agreement.


19. PERPAJAKAN                                                   19. TAXATION

    a.   Liabilitas pajak                                            a.   Tax liabilities

                                                   2024                   2023

         Liabilitas pajak kini                                                                            Current taxes liabilities
         - Pasal 29 (lihat Catatan 19b)                   232                     73             Article 29 (refer to Note 19b) -
         - Pasal 25                                         -                     42                                  Article 25 -
                                                          232                    115
         Liabilitas pajak lainnya                                                                          Other taxes liabilities
         - Pasal 21                                        26                     26                                Article 21 -
         - Pasal 26                                         1                      2                                Article 26 -
         - Lain-lain                                       12                      4                                   Others -
                                                           39                     32
                                                          271                    147

    b.   Beban pajak penghasilan                                     b.   Income tax expense

                                                   2024                   2023

         Kini - non final                                                                                     Current - non final
           - Beban pajak tahun berjalan                   641                    462        Current tax on profit for the year -

         Tangguhan (lihat Catatan 19c)                    (87)                    68                Deferred (refer to Note 19c)

                                                          554                    530



                                                    Halaman - 87 - Page
                                                            240
Page 263
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


19. PERPAJAKAN (lanjutan)                                          19. TAXATION (continued)

    b.   Beban pajak penghasilan (lanjutan)                           b.   Income tax expense (continued)

         Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan                        The reconciliation between income tax expense
         dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum                      and the theoretical tax amount on the Company’s
         pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku                     profit before income tax is as follows:
         adalah sebagai berikut:

                                                   2024                    2023

         Laba sebelum pajak
           penghasilan                                    2,503                   2,396               Income before income tax
         Bagian laba bersih                                                                             Share of associates’ net
           entitas asosiasi                                 (28)                    (40)                              income

                                                          2,475                   2,356

         Pajak dihitung menggunakan                                                          Taxes calculated at the applicable
           tarif pajak berlaku                             544                     518                               tax rate
         Penghasilan kena pajak final                       (5)                     (4)             Income subject to final tax
         Beban yang tidak dapat
           dikurangkan                                      15                      16                Non-deductible expenses

         Beban pajak penghasilan                           554                     530                      Income tax expense

         Rekonsiliasi  antara    laba   sebelum   pajak                    Reconciliations between income before tax, as
         penghasilan menurut laporan laba rugi dengan                      shown in the statements of profit or loss, and
         estimasi penghasilan kena pajak adalah sebagai                    estimated taxable income are as follow:
         berikut:

                                                   2024                    2023
         Laba sebelum pajak                                                                                      Income before
           penghasilan                                    2,503                   2,396                           income tax
         Bagian laba bersih                                                                             Share of associates’ net
           entitas asosiasi                                 (28)                    (40)                              income
                                                          2,475                   2,356
         Beda waktu:                                                                                        Timing differences:
         - Penyisihan imbalan kerja                         12                      22           Employee benefits expense -
         - Selisih antara penyusutan                                                         Difference between commercial -
             komersial dan fiskal                             -                      (6)            and fiscal depreciation
         - Penyisihan
             kerugian penurunan                                                                                       Allowance   -
             nilai atas piutang                                                                       for impairment losses
             dari jaminan kendaraan                         (22)                    30                 for collateral vehicles
         - Penyisihan kerugian                                                                                    Allowance for   -
             penurunan nilai                               406                    (295)                   impairment losses
         - Beban sewa                                        1                       4                          Rent expenses     -
         - Akrual                                           (1)                    (66)                     Accrued expenses      -
                                                           396                    (311)
         Beda tetap:                                                                                     Permanent differences:
         - Kesejahteraan karyawan                           27                      41                     Employee welfare -
         - Beban yang tidak
             dapat dikurangkan                              29                      26              Non-deductible expenses -
         - Beban pajak final                                 3                       3                   Final tax expenses -
         - Penghasilan yang
             dikenakan pajak final                          (15)                    (17)           Income subject to final tax -
         Penghasilan kena pajak                           2,915                   2,098                          Taxable income

         Beban pajak penghasilan                                                                             Current income tax
           kini - non final                                641                     462                     expense - non final
         Dikurangi:                                                                                                        Less:
         Pajak dibayar dimuka                             (409)                   (389)                             Prepaid tax
         Liabilitas pajak kini (Pasal 29)                  232                      73       Current taxes liabilities (Article 29)


                                                    Halaman - 88 - Page
                                                              241
Page 264
                                                     PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


19. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                          19. TAXATION (continued)

    b.   Beban pajak penghasilan (lanjutan)                                            b.    Income tax expense (continued)

         Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun                                      The corporate income tax calculation for the year
         yang berakhir tanggal 31 Desember 2024, adalah                                       ended 31 December 2024, is a preliminary
         suatu perhitungan sementara yang dibuat untuk                                        estimate made for accounting purposes and is
         maksud akuntansi dan kemungkinan dapat                                               subject to revision when the Company lodges its
         berubah pada saat Perseroan menyampaikan                                             Annual Corporate Income Tax Return.
         Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) pajaknya.

         Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun                                      The calculation of income tax for the year ended
         yang berakhir tanggal 31 Desember 2023 adalah                                        31 December 2023 conformed to the Company’s
         sesuai dengan Surat Pemberitahuan Tahunan                                            Annual Tax Return.
         (“SPT”) Perseroan.

         Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri                                     Based on the Regulation of the Minister of Finance
         Keuangan Republik Indonesia Nomor 136 tahun                                         of the Republic of Indonesia Number 136 of 2024
         2024 yang diundangkan pada tanggal 31                                               which was issued on 31 December 2024 (“PMK-
         Desember 2024 (“PMK-136 tahun 2024”), di mana                                       136 of year 2024”), the jurisdiction in which the
         yurisdiksi tempat Perseroan didirikan, mulai berlaku                                Company is incorporated, has come into effect
         1 Januari 2025. Karena peraturan tersebut tidak                                     from 1 January 2025. Since the regulation was not
         berlaku pada tanggal pelaporan, Perseroan ini                                       effective at the reporting date, the Company has no
         tidak memiliki eksposur pajak terkini terkait.                                      related current tax exposure. The Company applies
         Perseroan menerapkan pengecualian PSAK 212                                          the SFAS 212 exception to recognising and
         untuk mengakui dan mengungkapkan informasi                                          disclosing information about deferred tax assets
         tentang asset dan liabilitas pajak tangguhan yang                                   and liabilities related to Pillar two income taxes. As
         terkait dengan pajak penghasilan pilar dua. Pada                                    of 31 December 2024, the Company still assessing
         tanggal 31 Desember 2024, Perseroan masih                                           the impact of implementation of the regulation.
         menilai dampak dalam penerapan peraturan
         tersebut.

    c.   Aset/(liabilitas) pajak tangguhan - bersih                                     c.     Deferred tax assets/(liabilities) - net
                                                                              2024
                                                           Dikreditkan/                  Dikreditkan
                                                          (dibebankan)                 ke penghasilan
                                                            ke laporan                  komprehensif
                                                             laba rugi/                    lainnya/
                                     Saldo awal/             Credited/                Credited to other         Saldo akhir/
                                     Beginning             (charged) to                comprehensive              Ending
                                      balance              profit or loss                   income                balance

         Akrual                                     (2)                       -                            -                    (2)                 Accrued expenses
         Selisih antara penyusutan                                                                                                                Difference between
            komersial dan                                                                                                                   commercial and fiscal
            fiskal                                 (6)                        -                           -                    (6)                     depreciation
         Penyisihan imbalan kerja                  44                         3                           2                    49     Provision for empolyee benefits
         Penyisihan kerugian                                                                                                                Allowance for impairment
            penurunan nilai                                                                                                                   losses for receivable
            atas piutang dari                                                                                                                        from collateral
            jaminan kendaraan                      37                        (4)                           -                   33                          vehicles
         Penyisihan kerugian                                                                                                                Allowance for impairment
            penurunan nilai                        106                      88                             -                   194                           losses
         Beban sewa                                  4                       -                             -                     4                       Rent expense
         Cadangan lindung                                                                                                                             Cash flow hedge
            nilai arus kas                           -                        -                           4                     4                           reserve

                                                   183                      87                            6                    276

                                                                              2023
                                                           Dikreditkan/                  Dikreditkan
                                                          (dibebankan)                 ke penghasilan
                                                            ke laporan                  komprehensif
                                                             laba rugi/                    lainnya/
                                     Saldo awal/             Credited/                Credited to other         Saldo akhir/
                                     Beginning             (charged) to                comprehensive              Ending
                                      balance              profit or loss                   income                balance

         Akrual                                    12                       (14)                           -                    (2)                 Accrued expenses
         Selisih antara penyusutan                                                                                                                Difference between
            komersial dan                                                                                                                   commercial and fiscal
            fiskal                                 (4)                       (2)                           -                   (6)                     depreciation
         Penyisihan imbalan kerja                  39                         5                            -                   44     Provision for empolyee benefits
         Penyisihan kerugian                                                                                                                Allowance for impairment
            penurunan nilai                                                                                                                   losses for receivable
            atas piutang dari                                                                                                                        from collateral
            jaminan kendaraan                      30                         7                            -                   37                          vehicles
         Penyisihan kerugian                                                                                                                Allowance for impairment
            penurunan nilai                        171                      (65)                           -                   106                           losses
         Beban sewa                                  3                        1                            -                     4                       Rent expense
         Cadangan lindung                                                                                                                             Cash flow hedge
            nilai arus kas                          7                         -                           (7)                    -                          reserve

                                                   258                      (68)                          (7)                  183

         Direksi berpendapat bahwa nilai aset pajak                                           Directors believe that the deferred tax assets
         tangguhan di atas dapat dipulihkan.                                                  balances above can be recovered.



                                                           Halaman - 89 - Page
                                                                            242
Page 265
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


19. PERPAJAKAN (lanjutan)                                      19. TAXATION (continued)

    d.   Administrasi                                              d.   Administration

         Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang                      Under the taxation laws of Indonesia, the Company
         berlaku di Indonesia, Perseroan menghitung,                    submits tax returns on the basis of self
         menetapkan dan membayar sendiri besarnya                       assessment. The Director General of Tax (DGT)
         jumlah pajak yang terutang. Direktur Jenderal                  may assess or amend taxes within five years of the
         Pajak ("DJP") dapat menetapkan atau mengubah                   time the tax becomes due.
         kewajiban pajak tersebut dalam batas waktu lima
         tahun sejak saat terutangnya pajak.

    e.   Pemeriksaan pajak                                         e.   Tax assessment

         Tahun fiskal 2021                                              Fiscal year 2021

         Pada bulan Juni 2024, Perseroan menerima Surat                 In June 2024, the Company has received
         Ketetapan Pajak Kurang Bayar atas berbagai                     underpayment tax assessment letter on various
         macam pajak yang menghasilkan jumlah kurang                    taxes which resulted in net tax underpayment of
         bayar bersih sebesar Rp2. Perseroan menyetujui                 Rp2. The Company agreed with the underpayment
         ketetapan kurang bayar dan telah melakukan                     assessment and has paid to Tax Office. The
         pembayaran penuh. Atas beban tersebut,                         expense has been charged to 2024 statement of
         Perseroan telah membebankannya pada laporan                    profit or loss account.
         laba rugi tahun 2024.

         Tahun fiskal 2022                                              Fiscal year 2022

         Pada bulan November 2024, Perseroan menerima                   In November 2024, the Company has received
         Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar atas berbagai               underpayment tax assessment letter on various
         macam pajak yang menghasilkan jumlah kurang                    taxes which resulted in net tax underpayment of
         bayar bersih sebesar Rp2. Perseroan menyetujui                 Rp2. The Company agreed with the underpayment
         ketetapan kurang bayar dan telah melakukan                     assessment and has paid to Tax Office. The
         pembayaran penuh. Atas beban tersebut,                         expense has been charged to 2024 statement of
         Perseroan telah membebankannya pada laporan                    profit or loss account.
         laba rugi tahun 2024.


20. MODAL SAHAM                                                20. SHARE CAPITAL

    Komposisi pemegang saham Perseroan pada tanggal                The Company’s shareholders as at 31 December 2024
    31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:              and 2023 are as follows:

                                                    31 Des/Dec 2024 dan/and 2023
                                                            Jumlah saham yang
                                                       ditempatkan dan disetor penuh        Persentase
                                                                (nilai penuh)/               pemilikan/
                                                       Number of shares subcribed          Percentage of        Jumlah/
         Pemegang saham/Shareholders                    and fully paid (full amount)        ownership            Total
    PT Astra International Tbk.                                          445,518,730                 46.875%              445
    PT Garda Era Sedaya                                                  267,311,238                 28.125%              267
    PT Sedaya Multi Investama                                            237,609,990                 25.000%              238

                                                                         950,439,958                 100.000%             950


21. AGIO SAHAM                                                 21. CAPITAL PAID IN EXCESS OF PAR VALUE

    Pada tahun 1995, General Electric Capital Asia                 In 1995, General Electric Capital Asia Investment
    Investment mengkonversikan pinjamannya sebesar                 converted its US Dollar loan amounting to US Dollar
    25.500.000 Dolar AS (nilai penuh) menjadi 27.400.968           25,500,000 (full amount). The converted note
    lembar saham Perseroan atau setara dengan 17%                  represents 27,400,968 shares in the Company, which is
    kepemilikan pada Perseroan. Selisih antara nilai buku          equivalent to 17% ownership of the Company. The
    pinjaman yang dikonversikan dengan nilai nominal               difference between the carrying value of the loan and
    saham sebesar Rp30 dicatat sebagai “Agio Saham”.               shares’ par value of Rp30 was recognised as “Capital
                                                                   paid in excess of par value”.

    Pada tahun 2014, tambahan agio saham sebesar                   In 2014, the addition of capital paid in excess of par
    Rp1.957 merupakan agio atas pengeluaran saham baru             value of Rp1,957 represents those of the Company’s
    Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh             new shares issuance, issued and fully paid by PT Bank
    oleh PT Bank Permata Tbk.                                      Permata Tbk.



                                                   Halaman - 90 - Page
                                                           243
Page 266
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


22. CADANGAN WAJIB                                                22. STATUTORY RESERVE

    Berdasarkan Rapat Umum Tahunan Pemegang Saham                    Based on the Annual General Meetings of Shareholders
    tanggal 18 April 2024 para pemegang saham                        dated 18 April 2024 the shareholders approved a
    menyetujui penambahan cadangan wajib Perseroan                   transfer to the statutory reserve of Rp189 (in billion
    sejumlah Rp189 (dalam miliar Rupiah) dari saldo laba             Rupiah) from the 2023 profit. It is in accordance with the
    tahun 2023. Cadangan ini dibuat sesuai dengan                    Indonesian Limited Company Law No. 40/2007 dated
    Undang-Undang No. 40/2007 mengenai Perseroan                     16 August 2007, which requires companies to set up a
    Terbatas tertanggal 16 Agustus 2007, yang                        reserve reaching to a minimum 20% of the issued and
    mengharuskan Perseroan Indonesia untuk membuat                   paid up share capital. There is no set period of time
    penyisihan cadangan mencapai sekurang-kurangnya                  over which this amount should be accumulated. As at
    20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor               31 December 2024, the Company’s statutory reserve is
    penuh. Undang-Undang tersebut tidak mengatur jangka              amounted Rp190 or 20% of issued and paid up share
    waktu untuk mencapai cadangan wajib minimum                      capital (2023: amounted Rp1 or 0.142%).
    tersebut. Pada tanggal 31 Desember 2024, cadangan
    wajib Perseroan sebesar Rp190 atau mencapai 20%
    dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh (2023:
    sebesar Rp1 atau 0,142%).


23. DIVIDEN                                                       23. DIVIDENDS

    Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang                     At the Annual General Meeting of Shareholders on 18
    diadakan pada tanggal 18 April 2024, para pemegang               April 2024, the shareholders approved final dividend of
    saham menyetujui pembagian dividen sejumlah Rp675                Rp675 (full Rupiah) per share or in total amounting
    (dalam satuan Rupiah) per saham atau seluruhnya Rp642            Rp642 from 2023 net profit and has been paid on 22
    dari laba bersih tahun 2023 yang telah dibayarkan pada           May 2024 (2023: Rp921 (full Rupiah) per share or in
    tanggal 22 Mei 2024 (2023: Rp875 dari laba bersih tahun          total amounting Rp875 from 2022 net profit and has
    2022 yang telah dibayarkan pada tanggal 9 Mei 2023).             been paid on 9 May 2023).

    Berdasarkan persetujuan dari Dewan Komisaris tanggal 2           Based on authorisation of Board of Commissioners
    Oktober 2024, Perseroan membagikan dividen interim               dated 2 October 2024, the Company distributed 2024
    tahun 2024 sebesar Rp339 (dalam satuan Rupiah) per               interim dividend amounting Rp339 (full Rupiah) per
    saham atau seluruhnya Rp322 (2023: Rp291 dari laba               share or in total amounting Rp322 (2023: Rp291 to be
    bersih interim tahun 2022 yang telah dibayarkan pada             paid from 2022 interim profit and has been paid on 20
    tanggal 20 Oktober 2022).                                        October 2022).


24. PENDAPATAN PEMBIAYAAN KONSUMEN                                24. CONSUMER FINANCING INCOME

                                                   2024                 2023

    Pendapatan pembiayaan konsumen                                                                Consumer financing income
       a.   Pihak ketiga                                  4,936                4,864                         Third parties -
       b.   Pihak berelasi                                    1                    1                        Related party -
    Ditambah:                                                                                                             Add:
    Pendapatan dari pembiayaan                                                                     Income from joint financing
      bersama without recourse                             653                  622                       without recourse
                                                          5,590                5,487

    Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak         Refer to Note 33 for details of balances and
    berelasi.                                                        transactions of related parties.

    Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan                   For the years ended 31 December 2024 and 2023,
    2023, tidak ada transaksi pembiayaan konsumen                    there was no consumer financing transaction to any
    kepada satu pelanggan yang melebihi 10% (sepuluh                 single party that exceeds 10% (ten percent) of
    persen) dari pendapatan pembiayaan konsumen.                     consumer financing income.


25. PENDAPATAN MARJIN MURABAHAH                                   25. MURABAHAH MARGIN INCOME

                                                   2024                 2023

    Pendapatan marjin Murabahah                                                                    Murabahah margin income
      c.   Pihak ketiga                                     95                  201                        Third parties -

                                                            95                  201

    Seluruh pendapatan marjin Murabahah diperoleh dari                Murabahah margin income is generated from third
    pihak ketiga.                                                     parties.


                                                    Halaman - 91 - Page
                                                              244
Page 267
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


26. PENDAPATAN SEWA PEMBIAYAAN                                    26. FINANCE LEASES INCOME

                                                   2024                 2023


    Pihak ketiga                                           561                  507                             Third parties
    Pihak berelasi                                           1                    1                           Related parties
                                                           562                  508

    Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak         Refer to Note 33 for details of balances and
    berelasi.                                                        transactions of related parties.


27. PENDAPATAN BAGI HASIL MUSYARAKAH                              27. MUSYARAKAH PROFIT SHARING

    Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024,                      For the year ended 31 December 2024, income from
    pendapatan bagi hasil Musyarakah adalah sebesar                  Musyarakah profit sharing is Rp190 (2023: Rp57). All of
    Rp190 (2023: Rp57). Seluruh pendapatan bagi hasil                musyarakah profit sharing is generated from third
    Musyarakah diperoleh dari pihak ketiga.                          parties.


28. PENDAPATAN PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG                           28. FACTORING FINANCING INCOME


                                                   2024                 2023


    Pihak ketiga                                             2                    2                             Third parties
    Pihak berelasi                                           3                    -                           Related parties
                                                             5                    2

    Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi pihak         Refer to Note 33 for details of balances and
    berelasi.                                                        transactions of related parties.


29. PENDAPATAN LAIN-LAIN - BERSIH                                 29. MISCELLANEOUS INCOME - NET

                                                   2024                 2023

    - Sanksi keterlambatan pembayaran                      247                  259               Late payment penalties -
    - Potongan premi asuransi                               51                   98        Discount on insurance premium -
    - Lain-lain - bersih                                     3                    7                           Others - net -

                                                           301                  364

    Lain-lain - bersih terutama merupakan pendapatan dari            Others - net mainly represents the income earned from
    penanganan kontrak pelanggan.                                    handling customers’ contracts.


30. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN                                      30. INTEREST AND FINANCING CHARGES

                                                   2024                 2023

    - Bunga pinjaman bank                                 1,310                1,238                     Bank loan interest -
    - Bunga surat berharga                                                                            Interest on securities -
        yang diterbitkan                                   602                  543                               issued
    - Biaya transaksi                                                                                      Transaction cost -
        - Amortisasi biaya                                                                     Amortisation of deferred -
           provisi pinjaman                                 36                   47          bank loan provision costs
        - Amortisasi biaya emisi                                                                 Amortisation of bonds -
           obligasi yang diterbitkan                                                                        issuance costs
           (lihat Catatan 18)                               23                   17                 (refer to Note 18)
                                                          1,971                1,845


                                                    Halaman - 92 - Page
                                                              245
Page 268
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


31. BEBAN USAHA                                                   31. OPERATING EXPENSES

                                                   2024                 2023

    Gaji, upah dan tunjangan                               765                  719          Salaries, wages and allowances
    Jasa tenaga ahli                                       127                  117                        Professional fees
    Sewa                                                    87                   80                                      Rent
    Penyusutan (Catatan 13)                                 74                   75                    Depreciation (Note 13)
    Promosi pemasaran                                       40                   45                     Marketing promotion
    Perbaikan dan pemeliharaan                              40                   40                Repairs and maintenance
    Keamanan                                                37                   36                                  Security
    Transportasi dan perjalanan                             33                   30             Transportation and travelling
    Pajak dan perizinan                                     33                   29                      Taxes and licenses
    Beban kantor                                            24                   25                         Office expenses
    Pelatihan                                               21                   24                                  Training
    Komunikasi                                              23                   23                          Communication
    Listrik                                                 12                   13                                 Electricity
    Administrasi bank                                        5                    5                            Bank charges
    Asuransi                                                 1                    2                                Insurance
    Lain-lain                                               12                   11                                    Others

                                                          1,334                1,274

    Lihat Catatan 33 untuk rincian saldo dan transaksi               Refer to Note 33 for details of balances and
    pihak berelasi.                                                  transactions of related parties.


32. LABA PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN                             32. BASIC AND DILUTIVE EARNINGS PER SHARE

    Laba per saham dasar                                             Basic earnings per share

    Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba                Basic earnings per share is calculated by dividing the
    bersih pemegang saham dengan rata-rata tertimbang                net profit attributable to shareholders by the weighted
    saham biasa yang beredar pada tahun yang                         average number of ordinary shares on issue during the
    bersangkutan.                                                    year.

                                                   2024                 2023
    Laba bersih yang tersedia bagi
      pemegang saham                                      1,949                1,866    Net profit attributable to shareholders

    Rata-rata tertimbang lembar                                                                 Weighted average number of
      saham biasa yang beredar                     950,439,958        950,439,958                          share on issue

    Laba per saham dasar                                                                            Basic earnings per share
      (nilai Rupiah penuh)                                2,051                1,963                  (full Rupiah amount)

    Laba per saham dilusian                                          Diluted earnings per share

    Dalam perhitungan laba bersih per saham dilusian                 Diluted earnings per share is calculated by adjusting the
    jumlah rata-rata tertimbang lembar saham yang beredar            weighted average number of ordinary shares
    disesuaikan dengan asumsi bahwa semua efek                       outstanding to assume conversion of all potential
    berpotensi saham biasa yang sifatnya dilutif dikonversi.         dilutive ordinary shares.

    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan                As at 31 December 2024 and 2023, the Company has
    tidak memiliki potensi saham yang bersifat dilutif.              no potential dilutive shares.




                                                     Halaman - 93 - Page
                                                              246
Page 269
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


33. SALDO DAN          TRANSAKSI        DENGAN       PIHAK   33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    BERELASI                                                     PARTIES

    Pihak berelasi adalah sebagai berikut:                       Related parties are as follows:

    a.   PT Astra International Tbk. (AI)                        a.   PT Astra International Tbk. (AI)

         Perseroan dikendalikan oleh AI, induk perusahaan             The Company is controlled by AI, a company
         yang berdomisili di Indonesia. Pemegang saham                incorporated in Indonesia. AI’s largest shareholder
         terbesar AI adalah Jardine Cycle & Carriage,                 is Jardine Cycle & Carriage, a company
         perusahaan yang berdomisili di Singapura. Jardine            incorporated in Singapore. Jardine Cycle and
         Cycle and Carriage adalah anak perusahaan dari               Carriage is a subsidiary of Jardine Matheson
         Jardine Matheson Holdings Limited, perusahaan                Holdings Limited, a company incorporated in
         yang berdomisili di Bermuda.                                 Bermuda.

         AI merupakan pemegang saham dari Perseroan,                  AI is a shareholder of the Company, AI ownership
         kepemilikan AI di Perseroan sebesar 46,875%. AI              of the Company is 46.875%. AI is also one of the
         juga merupakan salah satu penyalur kendaraan                 car dealers in consumer financing funded by the
         dalam pembiayaan konsumen yang dibiayai                      Company.
         Perseroan.

    b.   PT Sedaya Multi Investama (SMI)                         b.   PT Sedaya Multi Investama (SMI)

         SMI, anak perusahaan AI, merupakan pemegang                  SMI, a subsidiary of AI, is a shareholder of the
         saham Perseroan. SMI merupakan Perseroan                     Company. SMI is the holding company of
         holding dari PT Asuransi Astra Buana yang                    PT Asuransi Astra Buana which are the indirect
         merupakan anak perusahaan AI. Kepemilikan SMI                subsidiaries of AI. SMI’s ownership of the Company
         di Perseroan adalah sebesar 25%. SMI                         is 25%. SMI provides management services to the
         menyediakan jasa manajemen kepada Perseroan.                 Company.


    c.   PT Garda Era Sedaya (GES)                               c.   PT Garda Era Sedaya (GES)

         GES, anak perusahaan AI, merupakan pemegang                  GES, a subsidiary of AI, is a shareholder of the
         saham Perseroan. Kepemilikan GES di Perseroan                Company. GES’ ownership of the Company is
         sebesar 28,125%.                                             28.125%.

    d.   PT Asuransi Astra Buana (AAB)                           d.   PT Asuransi Astra Buana (AAB)

         SMI merupakan pemegang saham pengendali dari                 SMI is the controlling shareholder of AAB, as a
         AAB, entitas anak dari AI. Sesuai dengan                     subsidiary of AI. In accordance with cooperation
         perjanjian kerjasama Perseroan dengan AAB,                   agreement between the Company and AAB, the
         Perseroan melakukan penutupan asuransi melalui               Company insures financed vehicles to AAB (refer
         AAB atas kendaraan bermotor yang dibiayai (lihat             to Note 34c). The Company also insures its fixed
         Catatan 34c). Perseroan juga mengasuransikan                 assets to AAB.
         aset tetapnya melalui AAB.

    e.   PT Sedaya Pratama (SP)                                  e.   PT Sedaya Pratama (SP)

         AI merupakan pemegang saham pengendali SP.                   AI is the controlling shareholder of SP. The
         Perseroan mengadakan perjanjian sewa menyewa                 Company entered into a rental agreement for its
         untuk gedung kantor pusat dan cabang-cabang                  head office and branches building with SP. The
         dengan SP. Perseroan juga menyewa perangkat                  Company has also rented computer software and
         lunak dan keras komputer untuk pemrosesan data               hardware for processing financial data. The
         keuangan. Penentuan harga sewa gedung                        determination of building rent price is performed
         dilakukan dengan survei harga sewa pasar gedung              through survey of market rent price for identical
         sejenis pada lokasi yang dekat dengan gedung SP              building located near to SP building and in
         dan sesuai dengan kesepakatan antara kedua                   accordance with the agreement between both
         belah pihak. Perseroan juga mengadakan                       parties. The Company has entered into a leasing
         perjanjian sewa pembiayaan untuk pembelian aset              agreement with SP for financing a property asset.
         properti.

                                                   Halaman - 94 - Page
                                                          247
Page 270
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


33. SALDO DAN TRANSAKSI                 DENGAN          PIHAK   33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    BERELASI (lanjutan)                                             PARTIES (continued)

    Pihak berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan)              Related parties are as follows: (continued)

    f.   PT Stacomitra Graha (SG)                                  f.   PT Stacomitra Graha (SG)

         SG dikendalikan oleh SP. Perseroan mengadakan                  SG is controlled by SP. The Company entered into
         perjanjian pembiayaan sewa menyewa dan jasa                    a finance lease, car rental and management
         manajemen dengan SG. Penentuan harga dan tarif                 services agreement with SG. The determination of
         sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah                   price and rate is in accordance with the agreement
         pihak.                                                         between both parties.

    g.   Dana Pensiun Astra (DPA)                                  g.   Dana Pensiun Astra (DPA)

         DPA didirikan oleh AI untuk menyelenggarakan                   DPA is established by AI to facilitate defined
         program pensiun manfaat pasti (DPA 1) dan iuran                benefit pension plan (DPA 1) and defined
         pasti (DPA 2).                                                 contribution pension plan (DPA 2).

    h.   PT Astra Auto Finance (AAF)                               h.   PT Astra Auto Finance (AAF)

         AAF merupakan entitas asosiasi Perseroan.                      AAF is the associate company of the Company.
         Perseroan memiliki 25% saham di AAF. Perseroan                 The Company has 25% share ownership in AAF.
         memiliki perjanjian sewa guna usaha untuk                      The Company has finance lease arrangement for
         kendaraan dengan AAF.                                          vehicles with AAF.

    i.   PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life)                       i.   PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life)

         AI merupakan pemegang saham pengendali                         AI is the controlling shareholder of Astra Life. The
         terhadap Astra Life. Perseroan melakukan                       Company entered agreement with Astra Life to
         perjanjian dengan Astra Life untuk asuransi                    provide credit shield insurance coverage on the
         perlindungan kredit atas piutang pembiayaan (lihat             financing receivable (refer to Note 34c).
         Catatan 34c).

    j.   PT United Tractors Tbk. (UT)                              j.   PT United Tractors Tbk. (UT)

         AI merupakan pemegang saham utama UT.                          AI is the ultimate shareholder of UT. The Company
         Perseroan mempunyai pinjaman dari UT.                          has loan from UT.

    k.   PT Pratama Sadya Sadana (PSS)                             k.   PT Pratama Sadya Sadana (PSS)

         PSS dikendalikan oleh SP. PSS merupakan salah                  PSS is controlled by SP. PSS is one of the car
         satu penyalur kendaraan dalam pembiayaan                       dealers in consumer financing funded by the
         konsumen yang dibiayai oleh Perseroan.                         Company.

    l.   PT Bank Jasa Jakarta (BJJ)                                l.   PT Bank Jasa Jakarta (BJJ)

         BJJ dikendalikan oleh SMI. Perseroan memiliki                  BJJ is controlled by SMI. The Company has bank
         rekening bank di BJJ dan perjanjian pembiayaan                 accounts in BJJ and also entered into a joint
         bersama dengan BJJ.                                            financing agreement with BJJ.

    m. PT Serasi Autoraya                                          m. PT Serasi Autoraya

         AI merupakan pemegang saham utama PT Serasi                    AI is the ultimate shareholder of PT Serasi
         Autoraya. Perseroan mempunyai transaksi sewa                   Autoraya. The Company has a lease arrangement
         dengan PT Serasi Autoraya.                                     with PT Serasi Autoraya.

    n.   PT Astra Mitra Ventura (AMV)                              n.   PT Astra Mitra Ventura (AMV)

         AI merupakan pemegang saham AMV. Perseroan                     AI is the shareholder of AMV. The Company has
         melakukan perjanjian dengan AMV untuk                          entered agreement with AMV for working capital
         pembiayaan modal kerja usaha produktif.                        financing for productive business activities.



                                                   Halaman - 95 - Page
                                                            248
Page 271
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


33. SALDO DAN TRANSAKSI                 DENGAN          PIHAK     33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    BERELASI (lanjutan)                                               PARTIES (continued)

    Pihak berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan)                Related parties are as follows: (continued)

    o.   Personil manajemen kunci                                    o.    Key management personnel

         Personil manajemen kunci adalah orang-orang                       Key management personnel are those people who
         yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab                        have the authority and responsibility to plan, lead,
         untuk      merencanakan,       memimpin      dan                  and control activities of the Company, directly or
         mengendalikan aktivitas Perseroan, secara                         indirectly. Key management personnel of the
         langsung atau tidak langsung. Personil manajemen                  Company      are     Board    of   Directors    and
         kunci Perseroan adalah Direksi dan Komisaris                      Commissioners of the Company, as disclosed in
         Perseroan, sebagaimana diungkapkan pada                           Notes 1.
         Catatan 1.

    p.   Lain-lain                                                   p.    Others

         Dalam     menjalankan      usahanya,     Perseroan                In the course of business, the Company does
         melakukan transaksi normal dalam usaha sehari-                    normal transactions for day-to-day operations with
         hari dengan entitas asosiasi seperti PT Swadharma                 associates such as PT Swadharma Bhakti Sedaya
         Bhakti Sedaya Finance, PT Cipta Sedaya Digital                    Finance, PT Cipta Sedaya Digital Indonesia and
         Indonesia, PT Astra Auto Finance, dan PT Pratama                  PT Astra Auto Finance, and PT Pratama Sadya
         Sadya Sadana. Entitas - entitas di atas mempunyai                 Sadana. The above companies have common
         sebagian anggota manajemen kunci atau                             members of key management or ultimate
         pemegang saham utama yang sama dengan                             shareholder with the Company.
         Perseroan.

    Saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi                  Balances and transactions with related parties are as
    adalah sebagai berikut: (lanjutan)                               follow: (continued)

                                                   2024                   2023
    Aset                                                                                                             Assets
    Kas dan setara kas                                                                            Cash and cash equivalents
    - PT Bank Jasa Jakarta                                   47                     25                PT Bank Jasa Jakarta -
    Piutang pembiayaan                                                                                 Consumer financing
      konsumen - bersih                                                                                  receivables - net
    - Personil manajemen kunci                               2                      2            Key management personnel -

    Investasi bersih                                                                                        Net investment in
      dalam sewa pembiayaan - bersih                                                                    finance leases - net
    - PT Stacomitra Graha                                    4                      7                   PT Stacomitra Graha -
    Tagihan pembiayaan anjak                                                                              Factoring financing
      piutang - bersih                                                                                     receivables - net
    - PT Astra Mitra Ventura                                 72                     37                PT Astra Mitra Ventura -

    Beban dibayar dimuka                                                                                    Prepaid expenses
    - PT Sedaya Pratama                                      8                      6                    PT Sedaya Pratama -
    Piutang lain-lain                                                                                      Other receivables
    - PT Swadharma Bhakti                                                                             PT Swadharma Bhakti -
        Sedaya Finance                                       35                     -                    Sedaya Finance
    - PT Astra Auto Finance                                  11                     -                PT Astra Auto Finance -
    - Piutang dari karyawan                                   1                     2           Receivables from employees -
                                                             47                     2
    Investasi pada entitas asosiasi                         378                    367              Investments in associates
    Jumlah aset dengan pihak
      berelasi                                              558                    409        Total assets with related parties

    Persentase terhadap jumlah aset                       1.36%                  1.03%                Percentage of total assets


                                                    Halaman - 96 - Page
                                                              249
Page 272
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)

33. SALDO DAN TRANSAKSI                     DENGAN     PIHAK        33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    BERELASI (lanjutan)                                                 PARTIES (continued)
    Saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi                    Balances and transactions with related parties are as
    adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                 follow: (continued)
                                                     2024                  2023
    Liabilitas                                                                                                        Liabilities
    Pinjaman                                                                                                         Borrowing
    - PT United Tractors Tbk.                                 221                   296                PT United Tractors Tbk. -
    Utang penyalur kendaraan                                                                                 Payable to dealers
    - PT United Tractors Tbk.                                  16                     -               PT United Tractors Tbk. -
    - PT Astra International Tbk.                              52                     -             PT Astra International Tbk. -
                                                               68                     -
    Utang lain-lain                                                                                             Other payables
    Utang premi asuransi                                                                             Insurance premium payable
    - PT Asuransi Astra Buana                                  53                    67              PT Asuransi Astra Buana -
    - PT Asuransi Jiwa Astra                                    7                     5                PT Asuransi Jiwa Astra -
                                                               60                    72
    Pembiayaan bersama                                                                                            Joint financing
      without recourse                                                                                       without recourse
    - PT Bank Jasa Jakarta                                     10                    3                   PT Bank Jasa Jakarta -
    Lain-lain                                                                                                             Others
    - PT Swadharma Bhakti                                                                               PT Swadharma Bhakti -
         Sedaya Finance                                        -                     10                    Sedaya Finance
    - PT Astra Auto Finance                                    -                      7                 PT Astra Auto Finance -
    - PT Astra Mitra Ventura                                   1                      -                 PT Astra Mitra Ventura -
                                                               1                     17
                                                               71                    92
    Jumlah liabilitas dengan                                                                                     Total liabilities
      pihak berelasi                                          360                   388                   with related parties
    Persentase terhadap
      jumlah liabilitas                                     1.17%                 1.27%              Percentage of total liabilities
    Pendapatan                                                                                                        Income
    Pendapatan pembiayaan konsumen                                                                  Consumer financing income
    - Personil manajemen kunci                                 1                     1            Key management personnel -
    Pendapatan sewa pembiayaan                                                                           Finance leases income
    - PT Stacomitra Graha                                      1                     1                   PT Stacomitra Graha -
    Pendapatan pembiayaan
      anjak piutang                                                                                   Factoring financing income
    - PT Astra Mitra Ventura                                   3                      -                PT Astra Mitra Ventura -

    Bagian laba bersih                                                                                      Share in associate’s
      entitas asosiasi (lihat Catatan 12)                      28                    40           net income (refer to Note 12)
    Jumlah pendapatan dengan                                                                                       Total income
      pihak berelasi                                           33                    42                   with related parties
    Persentase terhadap
      jumlah pendapatan                                     0.49%                 0.63%               Percentage of total income
    Beban                                                                                                             Expenses
    Beban usaha                                                                                            Operating expenses
    Sewa                                                                                                                    Rent
    - PT Sedaya Pratama                                        44                    44                   PT Sedaya Pratama -
    - PT Stacomitra Graha                                      20                    12                  PT Stacomitra Graha -
    - PT Serasi Autoraya                                       10                    15                    PT Serasi Autoraya -
    Gaji dan tunjangan Direksi dan                                                                Directors’ and Commissioners’
       Komisaris                                               41                    37              salaries and allowances
    Dana Pensiun Astra                                         13                    11                      Dana Pensiun Astra
    Jasa tenaga ahli                                                                                            Professional fees
    - PT Cipta Sedaya Digital Indonesia                       25                    25     PT Cipta Sedaya Digital Indonesia -
    - PT Sedaya Multi Investama                               15                    17           PT Sedaya Multi Investama -
    Asuransi                                                                                                           Insurance
    - PT Asuransi Astra Buana                                  1                     2               PT Asuransi Astra Buana -
    Jumlah beban dengan                                                                                     Total expenses with
      pihak berelasi                                          169                   163                        related parties
    Persentase terhadap jumlah beban                     3.95%                    3.81%             Percentage of total expenses
                                                      Halaman - 97 - Page
                                                                250
Page 273
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


33. SALDO DAN TRANSAKSI                 DENGAN        PIHAK    33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    BERELASI (lanjutan)                                            PARTIES (continued)

    Saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah        Balances and transactions with related parties are as
    sebagai berikut: (lanjutan)                                   follow: (continued)

    Kompensasi manajemen kunci                                    Key management compensation

    Kompensasi manajemen kunci adalah sebagai berikut:            Compensation of key management are as follows:

                                                   2024                2023
    Imbalan jangka pendek                                                                                Short-term benefit
       - Direksi                                          37                    33                            Directors -
       - Dewan komisaris                                   2                     2             Board of commissioners -
    Imbalan pasca-kerja dan jangka                                                           Retirement and other long term
      panjang lainnya                                                                                              benefit
       - Direksi                                           2                     2                            Directors -

                                                          41                    37

    Jumlah personil manajemen kunci per 31 Desember               Total key management personnel as at 31 December
    2024 adalah 8 orang (2023: 9 orang).                          2024 are 8 members (2023: 9 members).


34. PERJANJIAN SIGNIFIKAN                                      34. SIGNIFICANT AGREEMENTS

    a.   Pembiayaan bersama                                       a.    Joint financing

         Perseroan mempunyai perjanjian kerjasama dalam                   The Company entered a joint financing agreement,
         pemberian     pembiayaan    bersama,      dimana                 where the Company bears the credit risk in
         Perseroan menanggung risiko kredit sesuai dengan                 accordance with its financing portion (without
         porsi pembiayaannya (without recourse) dengan                    recourse) with PT Bank Permata Tbk., PT Bank
         PT Bank Permata Tbk., PT Bank OCBC NISP Tbk.,                    OCBC NISP Tbk., PT Bank CIMB Niaga Tbk., PT
         PT Bank CIMB Niaga Tbk., PT Bank Jasa Jakarta,                   Bank Jasa Jakarta, and PT Astra Auto Finance.
         dan PT Astra Auto Finance.

         Dalam perjanjian kerjasama di bawah ini, pada                  Based on the agreements, as at 31 December
         tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, porsi fasilitas             2024 and 2023, the amount of funds to be financed
         pembiayaan yang akan diberikan untuk pelanggan                 by each party will be 10% from the Company and
         dari masing-masing pihak adalah 10% dari                       90% from joint financing providers. Maximum
         Perseroan dan 90% dari pemberi pembiayaan                      financing facilities are as follows:
         bersama. Fasilitas maksimum pembiayaan adalah
         sebagai berikut:

                                          31 Des/Dec 2024 dan/and 31 Des/Dec 2023
                                                                                             Fasilitas
                                                                                            maksimum/
                       Pemberi pembiayaan bersama/                         Mata uang/       Maximum         Jangka waktu/
                         Joint financing provider                          Currency           facility         Period
         PT Bank Permata Tbk.                                                   Rp                 11,900     1 tahun/year
         PT Bank OCBC NISP Tbk.                                                 Rp                  4,000     1 tahun/year
         PT Bank CIMB Niaga Tbk.                                                Rp                  3,000     1 tahun/year
         PT Bank Jasa Jakarta                                                   Rp                  2,000     1 tahun/year
         PT Astra Auto Finance                                                  Rp                    500     1 tahun/year


         Fasilitas tersebut di atas berlaku sampai dengan               The above facility will be expired at the time
         dibayarkannya      angsuran     terakhir  piutang              consumers pay the latest instalment of joint
         pembiayaan bersama oleh pelanggan.                             financing receivables.

         Perseroan bersama dengan pemberi pembiayaan                    The Company, together with the joint financing
         bersama di atas bertindak sebagai penyedia dana                providers mentioned above, extend credit to
         dalam pemberian pembiayaan kepada pelanggan                    consumers in accordance with certain criteria laid
         yang memenuhi kriteria tertentu. Perseroan                     down in agreements. The Company is responsible
         bertanggung jawab untuk mengelola dokumentasi                  to maintain the customers’ documentation and
         dan administrasi setiap pelanggan.                             administration.


                                                    Halaman - 98 - Page
                                                           251
Page 274
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
 (Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


 34. PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)                          34. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)

      a. Pembiayaan Bersama (lanjutan)                            a.   Joint financing (continued)

           Pada tanggal 1 September 2021, Perseroan                    On 1 September 2021, the Company signed a joint
           menandatangani perjanjian pembiayaan bersama                financing agreement with PT Swadharma Bhakti
           dengan PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance.                  Sedaya Finance. The maximum facility provided is
           Fasilitas maksimum yang diberikan adalah sebesar            Rp500. The portion of the joint financing facility to
           Rp500. Porsi fasilitas pembiayaan yang akan                 be provided to customers from each party is 90%
           diberikan untuk pelanggan dari masing-masing                from the Company and 10% from PT Swadharma
           pihak adalah 90% dari Perseroan dan 10% dari PT             Bhakti Sedaya Finance.
           Swadharma Bhakti Sedaya Finance.

           Pada tanggal 1 Desember 2023, Perseroan                     On 1 December 2023, the Company signed new a
           menandatangani perjanjian pembiayaan bersama                joint financing agreement with PT Astra Auto
           baru dengan PT Astra Auto Finance. Fasilitas                Finance. The maximum facility provided is Rp500.
           maksimum yang diberikan adalah sebesar Rp500.               The portion of the joint financing facility to be
           Porsi fasilitas pembiayaan yang akan diberikan              provided to customers from each party is 90% from
           untuk pelanggan dari masing-masing pihak adalah             the Company and 10% from PT Astra Auto
           90% dari Perseroan dan 10% dari PT Astra Auto               Finance.
           Finance.

      b.   Penyalur kendaraan                                     b.   Dealers

           Perseroan mengadakan perjanjian kerjasama                   The Company has entered into cooperation
           dengan      beberapa     penyalur kendaraan.                agreements with dealers of motor vehicles.
           Pembiayaan yang telah disetujui namun belum                 Approved financing that has not yet been paid to
           dibayarkan kepada penyalur kendaraan dicatat                dealers are recorded as payable to dealers.
           sebagai utang penyalur kendaraan.

      c.   Asuransi                                               c.   Insurance

           Perseroan mengadakan perjanjian kerjasama                   The Company has entered into cooperation
           dengan beberapa entitas asuransi, yaitu PT                  agreements with insurance companies which are
           Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Bina Dana Arta            PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Bina Dana
           Tbk., PT Asuransi Ramayana Tbk., PT Asuransi                Arta Tbk., PT Asuransi Ramayana Tbk., PT
           Jiwa Astra, dan PT Asuransi Sahabat Artha                   Asuransi Jiwa Astra, and PT Asuransi Sahabat
           Proteksi dalam rangka penyediaan asuransi                   Artha Proteksi to provide credit shield and
           perlindungan kredit dan penutupan asuransi                  insurance coverage of financed vehicles. The
           kendaraan bermotor yang dibiayai. Perseroan                 Company insures vehicles for the interest of the
           melakukan penutupan asuransi atas kendaraan                 Company in its capacity as financing provider.
           bermotor demi kepentingan Perseroan dalam                   Insurance premium payments received from
           kapasitasnya sebagai penyedia pembiayaan.                   customers that have not yet been paid to insurance
           Pembayaran premi asuransi yang telah diterima               companies are recorded as insurance premium
           dari pelanggan namun belum dibayarkan kepada                payable. Insurance premium due to be refunded by
           entitas asuransi dicatat sebagai utang premi                insurance companies as a results of early
           asuransi. Premi asuransi yang harus dikembalikan            settlement of financing contracts is recorded net of
           oleh     perusahaan      asuransi    dikarenakan            the insurance premium payable.
           penyelesaian kontrak pembiayaan lebih awal dari
           masa pembiayaan dicatat sebagai pengurang
           saldo utang premi asuransi.
      d.   Kewajiban Kontingensi dan Komitmen                     d. Contingent Liabilities and Commitment

           PT Astra Sedaya Finance tidak memiliki kewajiban            PT Astra Sedaya Finance has no contingent
           kontingensi  dan    komitmen    pada     tanggal            liabilities and commitment as of 31 December 2024
           31 December 2024 dan 2023.                                  and 2023.


35.   IMBALAN KERJA                                            35. EMPLOYEE BENEFITS

      Sejak 2021, Perseroan telah menghitung liabilitas           Since 2021, the Company has calculated its post
      imbalan pasca-kerja sesuai dengan Undang-undang             employment benefits obligations in accordance with the
      Cipta Kerja No. 11/2020 dan Peraturan Pemerintah No.        Job Creation Act No. 11/2020 and Government
      35/2021 berupa uang pesangon, uang penghargaan              Regulation No. 35/2021 in the form of severance pay,
      masa kerja dan uang penggantian hak, Perseroan wajib        long service awards and compensation payments, the
      memberikan imbalan pasca-kerja kepada karyawannya           Company is obliged to provide post-employment
      pada saat meninggal, sakit bekepanjangan/cacat atau         benefits to its employees at the time of death, prolonged
      pada saat karyawan menyelesaikan masa kerjanya.             illness/disability or when the employee completes his
      Imbalan pasca-kerja ini diberikan terutama berdasarkan      tenure. These post-employment benefits are provided
      masa kerja dan kompensasi karyawan pada saat                primarily based on years of service and employee
      pemutusan hubungan kerja atau selesainya masa kerja.        compensation upon termination of employment or
                                                                  completion of service period.

                                                    Halaman - 99 - Page
                                                            252
Page 275
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. IMBALAN KERJA (lanjutan)                                    35. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

    Kewajiban imbalan kerja yang diakui di laporan posisi          The employee benefits obligation recognised in the
    keuangan adalah sebagai berikut:                               statements of financial position is determined as
                                                                   follows:

                                                   2024                2023
    Imbalan kerja jangka pendek                           27                    28              Short-term employee benefits
    Imbalan pensiun dan pasca-kerja                                                                  Pension and other post-
      lainnya                                             133                 115                     employment benefits
    Imbalan jangka panjang lainnya                         93                  90                    Other long-term benefits

                                                          253                 233

    Beban bersih yang diakui di laporan laba rugi (selain          The net expense is recognised in the statements of
    beban imbalan kerja jangka pendek) adalah sebagai              profit or loss account (exclude short-term employee
    berikut:                                                       benefit expenses) as follows:
                                                   2024                2023
    Imbalan pensiun dan pasca-kerja                                                                  Pension and other post-
      lainnya                                             13                    19                    employment benefits
    Imbalan jangka panjang lainnya                        10                    14                   Other long-term benefits

                                                          23                    33

    Liabilitas imbalan kerja untuk tahun yang berakhir            The liability for employee benefits for the year ended 31
    pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dihitung               December 2024 and 2023 is calculated by an
    oleh aktuaris independen PT Milliman Indonesia                independent actuary PT Milliman Indonesia which used
    dengan menggunakan metode projected unit credit.              the projected unit credit method. The following are
    Berikut ini adalah hal-hal penting yang diungkapkan           significant matters disclosed in the actuarial report dated
    dalam laporan aktuaria masing-masing tertanggal 15            15 January 2025 and 15 January 2024, respectively.
    Januari 2025 dan 15 Januari 2024.

                                                   2024                2023
    Asumsi ekonomi:                                                                               Economic assumptions:
    - Tingkat diskonto                      6.25% - 6.5%           6.75% - 7.0%                           Discount rate -
    - Tingkat kenaikan gaji masa
        datang                                     6.5%               6.5%                          Future salary increase -
    Asumsi lainnya:                                                                                    Other assumptions:
    - Tingkat kematian                      TMI (Tabel Mortalitas Indonesia) IV 2019/                   Table of mortality -
                                               Indonesian Mortality Table IV 2019
    - Tingkat cacat                                 5% dari tingkat mortalitas/                              Disability rate -
                                                      5% from mortality rate
    - Tingkat pengunduran               5% per tahun pada usia sampai dengan 25 tahun                     Withdrawal rate -
        peserta                         dan berkurang hingga 1% pada usia 45 tahun dan
                                             setelahnya/5% per annum up to age 25
                                       and reducing linearly to 1% for age 45 and thereafter
    - Usia pensiun normal                                        55                                Normal retirement age -

    Imbalan pensiun dan pasca-kerja lainnya                        Pension and other post-employment benefits

    Sebelum tanggal 6 September 2005, Perseroan                    Prior to 6 September 2005, the Company had a defined
    menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti                 benefit pension plan covering all permanent employees
    untuk seluruh karyawan tetapnya yang dikelola oleh             which was managed by “Dana Pensiun Astra”. From 6
    “Dana Pensiun Astra”. Sejak tanggal 6 September                September 2005, the Company’s pension arrangements
    2005, Perseroan memiliki dua jenis program pensiun,            were reorganised to include both a defined benefit
    yaitu program pensiun imbalan pasti dan program                pension plan and defined contribution pension plan.
    pensiun iuran pasti.

    Sejak tanggal 6 September 2005, Dana Pensiun Astra             Effective from 6 September 2005, Dana Pensiun Astra
    dilanjutkan menjadi “Dana Pensiun Astra Satu” (DPA 1),         was continued under a new scheme called “Dana
    yang khusus menangani program pensiun imbalan                  Pensiun Astra Satu” (DPA 1), specifically designed for
    pasti, yang ditujukan untuk karyawan yang telah                the defined benefit pension plan, which is designated
    menjadi peserta Dana Pensiun Astra sebelum atau                for all employees who became member of Dana
    pada tanggal 20 April 1992. Sedangkan program                  Pensiun Astra on or before 20 April 1992. The defined
    pensiun iuran pasti dikelola oleh “Dana Pensiun Astra          contribution pension plan is managed by “Dana Pensiun
    Dua” (DPA 2) ditujukan untuk karyawan yang menjadi             Astra Dua” (DPA 2) and is designated for employees
    peserta Dana Pensiun Astra sesudah tanggal 20 April            who became members of Dana Pensiun Astra after 20
    1992.                                                          April 1992.


                                                    Halaman - 100 - Page
                                                            253
Page 276
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. IMBALAN KERJA (lanjutan)                                     35. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

    Imbalan pensiun dan pasca-kerja lainnya (lanjutan)              Pension and        other   post-employment       benefits
                                                                    (continued)

    Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah peserta DPA               As at 31 December 2024, DPA 1 and DPA 2 have 17
    1 dan DPA 2 masing-masing adalah 17 dan 2.813                   and 2,813 participants, respectively (unaudited) (2023:
    orang (tidak diaudit) (2023: 26 dan 2.842 orang (tidak          26 and 2,842 participants (unaudited)).
    diaudit)).

    Kewajiban imbalan pensiun dan pasca-kerja lainnya               The pension and other post-employment benefits
    yang diakui di laporan posisi keuangan adalah sebagai           recognised in the statements of financial position is
    berikut:                                                        determined as follows:

                                                   2024                 2023

    Nilai kini kewajiban                                  146                  130                Present value of obligations
    Aset yang tidak diperkenankan                          11                    7                           Disallowed asset
    Nilai wajar aset program                              (24)                 (22)                  Fair value of plan assets

                                                          133                  115

    Mutasi liabilitas yang diakui pada laporan posisi               Movements in the liability recognised in the statements
    keuangan sebagai berikut:                                       of financial positions are as follows:

                                                   2024                 2023

    Pada awal tahun                                       115                    99                  At the beginning of year
    Jumlah yang dibebankan                                                                          Expenses charged in the
      pada laba rugi                                       13                    19                           profit or loss
    Jumlah yang dibebankan
      pada pendapatan                                                                                   Expenses charged to
      komprehensif lainnya                                  8                     1            other comprehensive income
    Imbalan yang dibayarkan                                (3)                   (4)                           Benefits paid

    Pada akhir tahun                                      133                  115                          At the end of year

    Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi adalah                The amounts recognised in the statement of profit or
    sebagai berikut:                                                loss are as follows:

                                                   2024                 2023

    Biaya jasa kini                                        13                    12                      Current service cost
    Biaya bunga                                             8                     8                              Interest cost
    Pindahan ke entitas lain                               (8)                   (1)                 Transfer to other entities
                                                           13                    19

    Mutasi nilai kini kewajiban adalah sebagai berikut:             The movement in the present value of obligation are as
                                                                    follows:

                                                   2024                 2023

    Pada awal tahun                                       130                  117                   At the beginning of year
    Biaya jasa kini                                        13                   12                       Current service cost
    Biaya bunga                                             9                    8                               Interest cost
    Imbalan yang dibayarkan                                (7)                  (8)                              Benefits paid
    Pindahan ke entitas lain                               (4)                  (1)                  Transfer to other entities
    Pengukuran kembali:                                                                                    Remeasurements:
      - Rugi aktuarial
           yang timbul dari perubahan                                                                 Loss from change in -
           asumsi keuangan                                  9                     -              financial assumptions
      d. Keuntungan dari penyesuaian                                                                   Gain in experience -
           pengalaman                                      (4)                    2                         adjustment
    Pada akhir tahun                                      146                  130                          At the end of year

                                                    Halaman - 101 - Page
                                                             254
Page 277
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. IMBALAN KERJA (lanjutan)                                       35. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

    Imbalan pensiun dan pasca-kerja lainnya (lanjutan)                Pension and         other      post-employment         benefits
                                                                      (continued)

    Mutasi nilai wajar aset program adalah sebagai berikut:           The movement in the fair value of plan assets are as
                                                                      follow:

                                                   2024                  2023
    Pada awal tahun                                         (22)                   (25)                      At the beginning of year
    Penghasilan bunga                                         -                     (1)                               Interest income
    Imbalan yang dibayarkan                                   4                      4                                   Benefits paid
    Pindahan ke entitas lain                                 (6)                     -                       Transfer to other entities

    Pada akhir tahun                                        (24)                   (22)                             At the end of year

    Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat                 Expected maturity analysis of undiscounted pension
    pensiun tidak didiskontokan adalah sebagai berikut:               benefits are as follows:

                                                   2024                   2023

    Kurang dari satu tahun                                   24                      7                              Less than a year
    Antara satu dan dua tahun                                 4                     13                    Between one and two years
    Antara dua dan lima tahun                                28                     35                    Between two and five years
    Lebih dari lima tahun                                 1,738                  1,713                            Beyond five years

    Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti terhadap                The sensitivity of the defined benefit obligation to
    perubahan asumsi aktuarial utama adalah sebagai                   changes in the weighted principal assumptions is as
    berikut:                                                          follow:
                                                                   2024
                                                 Dampak atas kewajiban imbalan pasti/
                                                    Impact on defined benefit obligation
                                          Perubahan             Kenaikan              Penurunan
                                            asumsi/              asumsi/               asumsi/
                                           Change in           Increase in           Decrease in
                                          assumption          assumption             assumption
    Tingkat diskonto                                 1%                   (19)                      15                    Discount rate
    Tingkat kenaikan gaji di masa depan              1%                    15                      (22)              Salary growth rate

                                                                   2023
                                                 Dampak atas kewajiban imbalan pasti/
                                                    Impact on defined benefit obligation
                                          Perubahan             Kenaikan              Penurunan
                                            asumsi/              asumsi/               asumsi/
                                           Change in           Increase in           Decrease in
                                          assumption          assumption             assumption
    Tingkat diskonto                                 1%                   (15)                      19                    Discount rate
    Tingkat kenaikan gaji di masa depan              1%                    18                      (15)              Salary growth rate

    Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan atas              The sensitivity analysis are based on a change in an
    satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya dianggap              assumption while holding all other assumptions
    konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan             constant. In practice, this is unlikely to occur, and
    perubahan      beberapa     asumsi     mungkin    saling          changes in some of the assumptions may be correlated.
    berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas kewajiban             When calculating the sensitivity of the defined benefit
    imbalan pasti atas asumsi aktuarial utama, metode                 obligation to significant actuarial assumptions the same
    yang sama (perhitungan nilai kini kewajiban imbalan               method (present value of the defined benefit obligation
    pasti dengan menggunakan metode projected unit                    calculated with the projected unit credit method at the
    credit di akhir periode) telah diterapkan seperti dalam           end of the reporting period) has been applied as when
    penghitungan kewajiban pensiun yang diakui dalam                  calculating the pension liability recognised within the
    laporan posisi keuangan.                                          statements of financial position.

    Aset program terdiri dari:                                        Plan assets comprise to following:

                                                   2024                   2023
    Instrumen ekuitas                                      10%                    24%                              Equity instruments
    Instrumen utang                                        79%                    71%                               Debt instruments
    Lain-lain                                              11%                     5%                                          Others


                                                    Halaman - 102 - Page
                                                              255
Page 278
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. IMBALAN KERJA (lanjutan)                                   35. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

    Imbalan pensiun dan pasca-kerja lainnya (lanjutan)            Pension and        other   post-employment       benefits
                                                                  (continued)

    Aset program termasuk saham dan obligasi Perseroan,           Plan assets include shares and bonds of the Company,
    PT Astra International Tbk. (AI) dan beberapa entitas         PT Astra International Tbk. (AI), and several AI's
    anak AI dan entitas pengendalian AI lainnya, dengan           subsidiaries and jointly controlled entities, with a fair
    nilai wajar sejumlah Rp4 (2023: Rp4). Termasuk di             value of Rp4 (2023: Rp4). Included in the plan assets
    dalam aset program adalah obligasi Perseroan dengan           are Company's bonds with fair value of Rp2 (2023:
    nilai wajar sejumlah Rp2 (2023: Rp2).                         Rp2).

    Melalui program pensiun imbalan pasti, Perseroan              Through its defined benefits pension plans, the
    terekspos beberapa risiko seperti volatilitas aset dan        Company is exposed to a number of risk such as assets
    perubahan imbal hasil obligasi, sebagai berikut:              volatility and changes in bonds yields, as follows:

    Volatilitas asset                                             Asset volatility

    Liabilitas program dihitung menggunakan tingkat               The plan liabilities are calculated using a discount rate
    diskonto yang merujuk kepada tingkat imbal hasil              set with reference to government bond yields, if plan
    obligasi pemerintah, jika imbal hasil aset program lebih      assets underperform this yield, this will create a deficit.
    rendah, maka akan menghasilkan defisit program.               The Company’s defined benefit pension plans hold a
    Program pensiun imbalan pasti Perseroan memiliki              significant proportion of equities, which are expected to
    porsi ekuitas yang signifikan, yang diharapkan untuk          outperform government and corporate bonds in the
    menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi                    long-term while providing volatility and risk in the short-
    dibandingkan obligasi pemerintah dan perusahaan               term.
    jangka panjang sementara memberikan volatilitas dan
    risiko dalam jangka pendek.

    Perubahan imbal hasil obligasi                                Changes in bond yields

    Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah akan                A decrease in government bond yields will increase plan
    meningkatkan liabilitas program, walaupun hal ini akan        liabilities, although this will be partially offset by an
    saling hapus secara sebagian dengan kenaikan dari             increase in the value of the plan’s bond holdings.
    nilai obligasi program yang dimiliki.

    PT Astra International Tbk. (AI) selaku pendiri Dana          PT Astra International Tbk. (AI) as the founder of Dana
    Pensiun Astra memastikan bahwa posisi investasi telah         Pensiun Astra ensures that the investment positions are
    diatur dalam kerangka asset-liability matching (“ALM”)        managed within an asset-liability matching (“ALM”)
    yang telah dibentuk untuk mencapai hasil jangka               framework that is developed to achieve long-term
    panjang yang sejalan dengan liabilitas pada program           returns that are in line with the obligation in defined
    pensiun imbalan pasti. Dalam kerangka ALM, tujuan AI          benefit pension plans. Within this ALM framework, AI’s
    adalah untuk menyesuaikan aset-aset dan liabilitas            objective is to match assets and the pension obligations
    pensiun dengan berinvestasi pada portofolio yang              by investing in a well-diversified portfolio the generates
    terdiversifikasi dengan baik dalam menghasilkan tingkat       sufficient risk-adjusted returns the match the benefit
    pengembalian yang cukup, disesuaikan dengan risiko            payments. AI also actively monitors the duration and the
    yang ada, untuk disesuaikan dengan pembayaran                 expected yield of the investments to ensure it matches
    imbalan. AI juga secara aktif memantau durasi dan             the expected cash outflows arising from the pension
    imbal hasil investasi yang diharapkan untuk                   obligations.
    memastikan bahwa telah sesuai dengan arus kas
    keluar yang diharapkan timbul dari kewajiban pensiun.

    Investasi pada program telah terdiversifikasi dengan          Investment across the plans are well diversified, such
    baik, sehingga kinerja buruk satu investasi tidak akan        that the failure of any single investment would not have
    memberikan dampak material bagi seluruh kelompok              a material impact on the overall level of assets.
    aset.

    Jumlah kontribusi yang diharapkan untuk program               Expected contributions to defined benefit pension plan
    pensiun imbalan pasti dalam satu tahun ke depan               for the next year are Rp14 (2023: Rp14).
    adalah sebesar Rp14 (2023: Rp14).



                                                   Halaman - 103 - Page
                                                           256
Page 279
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


35. IMBALAN KERJA (lanjutan)                                     35. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

    Imbalan jangka panjang lainnya                                  Other long-term benefits

    Kewajiban imbalan jangka panjang lainnya yang diakui            Other long-term benefit obligations recognised in the
    di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:              statements of financial position are determined as
                                                                    follows:

                                                   2024                2023

    Nilai kini kewajiban                                  93                    90               Present value of obligations

    Mutasi liabilitas yang diakui pada laporan posisi               Movements in the liability recognised in the statements
    keuangan sebagai berikut:                                       of financial positions are as follows:

                                                   2024                2023
    Pada awal tahun                                       90                    82                         Beginning of year
    Jumlah yang dibebankan                                                                      Total expense charged in the
      pada laba rugi                                      10                    14                          profit and loss
    Imbalan/iuran yang dibayarkan                         (7)                   (6)                 Contribution/benefit paid

    Pada akhir tahun                                      93                    90                         At the end of year

    Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi adalah                The amounts recognised in the statements of profit and
    sebagai berikut:                                                loss are as follows:

                                                   2024                2023

    Biaya jasa kini                                       18                    16                      Current service cost
    Biaya bunga                                            6                     6                               Interest cost
                                                                                                 Actuarial losses recognised
    Pengakuan kerugian aktuaria                           (10)                   (8)                        during the year
    Biaya jasa lalu                                        (4)                    -                         Past service cost

                                                          10                    14


36. INFORMASI SEGMEN                                             36. SEGMENT INFORMATION

    Direksi menilai performa segmen operasi berdasarkan             The Directors assess the performance of the operating
    beberapa indikator, seperti piutang, pendapatan dan             segments based on several indicators, such as
    beban usaha yang dihasilkan oleh segmen-segmen                  receivables, income generated and expense incurred by
    tersebut. Beban bunga dan keuangan tidak dapat                  those segments. Interest and financing charges are not
    dialokasikan dalam segmen-segmen, karena jenis                  allocated to segments, as this type of activity is driven
    aktivitas ini dijalankan oleh fungsi treasury pusat yang        by the central treasury functions, which manages cash
    mengatur kas dan setara kas dan pendanaan                       and cash equivalent and funding of the Company.
    Perseroan. Beban usaha, penyusutan aset tetap, rugi             Operating expenses, depreciation or fixed assets, loss
    selisih kurs dan beban pajak final juga tidak dapat             on foreign exchange-net and final tax expense are not
    dialokasikan dalam segmen-segmen dikarenakan jenis              allocated to segments, as these types of activities are
    aktivitas ini dijalankan secara terpusat oleh fungsi-           driven by central functions at Head Office.
    fungsi terkait di kantor pusat.

    Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan                 Operating segments are reported in accordance with
    internal yang disiapkan untuk Direksi yang bertanggung          the internal reporting provided to The Directors, which is
    jawab untuk mengalokasikan sumber daya ke segmen                responsible for allocating resources to the reportable
    dan melakukan penilaian atas performanya. Seluruh               segments and assesses its performance. All operating
    segmen operasi yang digunakan oleh Perseroan telah              segments used by the Company meet the definition of a
    memenuhi kriteria pelaporan berdasarkan PSAK 108,               reportable segment under SFAS 108, “Operating
    “Segmen Operasi”.                                               Segment”.

    Kegiatan usaha Perseroan dikelompokkan dalam                    The Company’s business activities are classified into
    segmen berdasarkan produk usaha dan geografis.                  business product and geographical segments.


                                                    Halaman - 104 - Page
                                                            257
Page 280
                                                    PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


36. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)                                               36. SEGMENT INFORMATION (continued)

    Informasi          pelaporan   segmen         adalah          sebagai           The reportable segment information is as follow:
    berikut:

    Berdasarkan segmen produk                                                       Based on product segment

    Perseroan memiliki 4 (empat) pelaporan segmen,                                  The Company has 4 (four) reportable segments, in
    berdasarkan produk usaha, sebagaimana disajikan                                 accordance with the business product, as set out in the
    dalam tabel di bawah ini.                                                       table below.

                                                                       2024
                                                                                    Pembiayaan
                                Pembiayaan       Pembiayaan            Sewa             anjak
                                konsumen/        Murabahah/        pembiayaan/        piutang/     Tidak dapat
                                 Consumer        Murabahah           Finance         Factoring    dialokasikan/       Jumlah/
                                 financing        financing           leases         financing     Unallocated         Total

    Laporan laba rugi                                                                                                               Statement of profit
                                                                                                                                            or loss

    Pendapatan                                                                                                                                 Income
    Pendapatan pembiayaan             5,590             285                  562              5               -          6,442        Financing income
    Lain-lain                           295               6                    -              -              15            316                   Others

    Jumlah pendapatan                 5,885             291                  562              5              15          6,758             Total income

    Beban                                                                                                                                      Expenses
    Beban bunga dan                                                                                                               Interest and financing
      keuangan                               -                -                 -             -            1,971         1,971                 charges
    Beban usaha                              -                -                 -             -            1,260         1,260      Operating expenses
                                                                                                                                         Depreciation on
    Penyusutan aset tetap                    -                -                 -             -              74             74            fixed assets
    Beban pajak final                        -                -                 -             -               3              3       Final tax expenses
    Penyisihan kerugian                                                                                                                     Allowance for
      penurunan nilai                  944                 41                 11              2                   -        998     impairment losses
    Penyisihan kerugian                                                                                                              Allowance for other
      penurunan nilai lainnya           (23)                  -                 -             -                   -        (23)    impairment losses

    Jumlah beban                       921                 41                 11              2            3,308         4,283           Total expenses
    Bagian laba bersih                                                                                                             Share in associates’
      entitas asosiasi                       -                -                 -             -              28             28             net profit

    Laba/(rugi) sebelum pajak
      penghasilan                     4,964             250                  551              3           (3,265)        2,503    Profit/(loss) before tax

    Beban pajak penghasilan                  -                -                 -             -            (554)          (554)   Income tax expenses

    Laba bersih                       4,964             250                  551              3           (3,819)        1,949                 Net profit

    Laporan posisi                                                                                                                       Statement of
      keuangan                                                                                                                    financial position

    Aset                                                                                                                                       Assets
    Piutang - bersih                 31,697            1,959                4,569            86                -        38,311          Receivable - net
    Lain-lain                           216               76                    1             -            2,525         2,818                  Others

    Jumlah aset                      31,913            2,035                4,570            86            2,525        41,129              Total assets

    Liabilitas                                                                                                                                Liabilities
    Pinjaman                                 -                -                 -             -          19,387         19,387               Borrowings
    Surat berharga yang
       diterbitkan                                                                                                                     Securities issued
       e. Obligasi                       -                    -                 -             -          10,219         10,219              Bonds -
    Lain-lain                           52                    -                 -             -           1,133          1,185                   Others
    Jumlah liabilitas                   52                    -                 -             -          30,739         30,791           Total liabilities




                                                           Halaman - 105 - Page
                                                                         258
Page 281
                                                    PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


36. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)                                               36. SEGMENT INFORMATION (continued)

    Informasi pelaporan            segmen         adalah          sebagai            The reportable segment information is as follow:
    berikut: (lanjutan)                                                              (continued)

    Berdasarkan segmen produk (lanjutan)                                             Based on product segment (continued)

    Perseroan memiliki 4 (empat) pelaporan segmen,                                   The Company has 4 (four) reportable segments, in
    berdasarkan produk usaha, sebagaimana disajikan                                  accordance with the business product, as set out in the
    dalam tabel di bawah ini. (lanjutan)                                             table below. (continued)

                                                                       2023
                                                                                     Pembiayaan
                                Pembiayaan       Pembiayaan            Sewa              anjak
                                konsumen/        Murabahah/        pembiayaan/         piutang/     Tidak dapat
                                 Consumer        Murabahah           Finance          Factoring    dialokasikan/       Jumlah/
                                 financing        financing           leases          financing     Unallocated         Total

    Laporan laba rugi                                                                                                                Statement of profit
                                                                                                                                             or loss

    Pendapatan                                                                                                                                  Income
    Pendapatan pembiayaan             5,487             258                  508               2               -          6,255        Financing income
    Lain-lain                           356               8                    -               -              17            381                   Others

    Jumlah pendapatan                 5,843             266                  508               2              17          6,636             Total income

    Beban                                                                                                                                       Expenses
    Beban bunga dan                                                                                                                Interest and financing
      keuangan                               -                -                 -              -            1,845         1,845                 charges
    Beban usaha                              -                -                 -              -            1,200         1,200      Operating expenses
                                                                                                                                          Depreciation on
    Penyusutan aset tetap                    -                -                 -              -              74             74            fixed assets
    Beban pajak final                        -                -                 -              -               3              3       Final tax expenses
    Penyisihan kerugian                                                                                                                      Allowance for
      penurunan nilai                 1,098                33                  (5)             2                   -      1,128     impairment losses
    Penyisihan kerugian                                                                                                               Allowance for other
      penurunan nilai lainnya           29                 1                    -              -                   -         30     impairment losses

    Jumlah beban                      1,127                34                  (5)             2            3,122         4,280           Total expenses
    Bagian laba bersih                                                                                                              Share in associates’
      entitas asosiasi                       -                -                 -              -              40             40             net profit

    Laba/(rugi) sebelum pajak
      penghasilan                     4,716             232                  513               -           (3,065)        2,396    Profit/(loss) before tax

    Beban pajak penghasilan                  -                -                 -              -            (530)          (530)   Income tax expenses

    Laba bersih                       4,716             232                  513               -           (3,595)        1,866                 Net profit

    Laporan posisi                                                                                                                        Statement of
      keuangan                                                                                                                     financial position

    Aset                                                                                                                                        Assets
    Piutang - bersih                 31,528            1,782                3,883             50                -        37,243          Receivable - net
    Lain-lain                           223               77                    4              -            2,304         2,608                  Others

    Jumlah aset                      31,751            1,859                3,887             50            2,304        39,851              Total assets

    Liabilitas                                                                                                                                 Liabilities
    Pinjaman                                 -                -                 -              -          19,589         19,589               Borrowings
    Surat berharga yang
       diterbitkan                                                                                                                      Securities issued
       f. Obligasi                       -                    -                 -              -            9,762         9,762              Bonds -
    Lain-lain                           46                    -                 -              -            1,081         1,127                   Others
    Jumlah liabilitas                   46                    -                 -              -          30,432         30,478           Total liabilities




                                                           Halaman - 106 - Page
                                                                         259
Page 282
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


36. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)                                   36. SEGMENT INFORMATION (continued)

    Informasi pelaporan       segmen      adalah      sebagai        The reportable segment information is as follow:
    berikut: (lanjutan)                                              (continued)

    Berdasarkan informasi geografis                                  Based on geographical information

    Segmen berdasarkan geografis terdiri dari 76 cabang              Geographical segment consists of 76 branches (2023:
    (2023: 76 cabang) yang terbagi menjadi 6 area yaitu              76 branches) that are located into 6 areas, namely DKI
    DKI Jakarta dan sekitarnya (Jakarta, Depok, Tangerang            Jakarta and greater area (Jakarta, Depok, Tangerang
    dan Bekasi), Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi,               and Bekasi), Java, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi,
    Bali dan Nusa Tenggara.                                          Bali and Nusa Tenggara.

    Segmen informasi      berdasarkan     geografis    adalah        Information concerning geographical segments is as
    sebagai berikut:                                                 follows:

                                                   2024                 2023

    Pendapatan                                                                                                      Income
    - Area DKI Jakarta dan sekitarnya                     2,281                2,202          DKI Jakarta and greater area -
    - Area Jawa                                           1,573                1,648                            Java area -
    - Area Sumatera                                       1,433                1,400                        Sumatera area -
    - Area Sulawesi                                         689                  656                        Sulawesi area -
    - Area Kalimantan                                       556                  555                      Kalimantan area -
    - Area Bali dan Nusa Tenggara                           211                  158          Bali and Nusa Tenggara area

                                                          6,743                6,619

    Pendapatan yg tidak dapat dialokasi                     15                   17                       Unallocated income

    Jumlah pendapatan                                     6,758                6,636                             Total income

    Aset                                                                                                               Asset
    Aset keuangan                                                                                            Financial assets
    - Area DKI Jakarta dan sekitarnya                  10,675                9,474            DKI Jakarta and greater area -
    - Area Sumatera                                    10,012                9,879                          Sumatera area -
    - Area Jawa                                         9,437               10,412                               Java area -
    - Area Sulawesi                                     4,543                4,237                          Sulawesi area -
    - Area Kalimantan                                   3,940                3,752                        Kalimantan area -
    - Area Bali dan Nusa Tenggara                       1,515                1,195            Bali and Nusa Tenggara area -

                                                       40,122               38,949

    Aset selain aset keuangan                                                                            Non financial assets
    - Area DKI Jakarta dan sekitarnya                      965                  864           DKI Jakarta and greater area -
    - Area Jawa                                             31                   28                              Java area -
    - Area Sumatera                                          6                    5                         Sumatera area -
    - Area Kalimantan                                        2                    2                       Kalimantan area
    - Area Sulawesi                                          2                    2                         Sulawesi area -
    - Area Bali dan Nusa Tenggara                            1                    1           Bali and Nusa Tenggara area -

                                                          1,007                 902

                                                       41,129               39,851

    Aset selain instrumen keuangan terdiri dari aset tetap,          Non financial assets consist of fixed asset, deferred tax
    aset pajak tangguhan - bersih, investasi pada entitas            assets - net, investments in associates, and prepaid
    asosiasi, dan beban dibayar dimuka.                              expenses.




                                                    Halaman - 107 - Page
                                                              260
Page 283
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN                                     37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT

    Aktivitas Perseroan mengandung berbagai macam                    The Company’s activities are exposed to few financial
    risiko-risiko keuangan: risiko nilai tukar mata uang             risks: foreign exchange risk, credit risk, interest rate
    asing, risiko kredit, risiko tingkat bunga, dan risiko           risk, and liquidity risk. The Company’s overall risk
    likuiditas. Secara keseluruhan, program manajemen                management program focuses to mitigate the volatility
    risiko keuangan Perseroan terfokus untuk menghadapi              of financial markets and to minimise potential adverse
    ketidakpastian pasar uang dan meminimalisasi potensi             effects on the Company’s financial performance.
    kerugian yang berdampak pada kinerja keuangan
    Perseroan.

    Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi,               Risk management is the responsibility of the Board of
    yang dibantu oleh berbagai komite manajemen. Direksi             Directors, supported by the various management
    bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan                      committees. The Board of Directors has the
    manajemen risiko Perseroan secara keseluruhan serta              responsibility to determine the basic principles of the
    kebijakan pada area tertentu seperti risiko nilai tukar          Company’s risk management as well as principles
    mata uang asing, risiko suku bunga, risiko kredit,               covering specific areas, such as foreign exchange risk,
    penggunaan instrumen keuangan derivatif dan                      interest rate risk, credit risk, the use of derivative
    instrumen keuangan non-derivatif dan investasi atas              financial instruments and the investment of excess
    kelebihan likuiditas.                                            liquidity.

    (i)   Risiko nilai tukar mata uang asing                         (i)     Foreign exchange risk

          Perseroan menyadari adanya risiko nilai tukar mata                 The Company is aware of market risk due to
          uang asing yang terjadi akibat fluktuasi mata uang                 foreign exchange as a result of the fluctuation of
          Rupiah terhadap Dolar AS, Dolar Singapura dan                      IDR against US Dollar, Singapore Dollar and
          Yen Jepang, sehingga Perseroan melakukan                           Japanese Yen, hence the Company entered into
          transaksi cross currency swap dengan tujuan                        cross currency swap contracts to hedge the
          melakukan      aktivitas   lindung     nilai   atas                uncertainty of foreign exchange arising from cash
          ketidakpastian nilai tukar mata uang asing yang                    flow of principal and interest from borrowing and
          timbul dari arus kas pokok dan bunga pinjaman                      bonds.
          dan obligasi.

          Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur                        The table below summaries the Company’s
          Perseroan atas risiko nilai tukar mata uang asing                  exposure to foreign currency exchange rate risk at
          pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.                            31 December 2024 and 2023. Included in the table
          Termasuk di dalamnya adalah instrumen keuangan                     are the Company’s financial instruments at carrying
          Perseroan pada nilai tercatat, dikategorikan                       amounts, categorised by currency.
          berdasarkan jenis mata uang.

          a. Dalam mata uang asal (jumlah penuh)                             a. In original currency (full amount)

                                                   2024                    2023

             Dolar AS                                                                                                   US Dollar
             Aset                                                                                                         Assets
               Kas dan setara kas                     111,924                 233,976              Cash and cash equivalents
               Investasi bersih dalam
                 sewa pembiayaan                      444,855                9,311,523       Net investment in finance leases

                                                      556,779                9,545,499

             Liabilitas                                                                                              Liabilities
               Pinjaman                            280,913,815             556,783,328                             Borrowings
               Dikurangi:                                                                                               Less:
                 Lindung nilai arus kas         (279,684,491)         (546,516,665)                        Cash flow hedge

                                                     1,229,324              10,266,663

             Aset/(liabilitas) bersih                 (672,545)               (721,164)                    Net assets/(liabilities)


                                                     Halaman - 108 - Page
                                                             261
Page 284
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                            37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (i)   Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan)                (i)    Foreign exchange risk (continued)

          a. Dalam mata uang asal (jumlah penuh)                              a. In original currency (full amount) (continued)
             (lanjutan)

                                                   2024                      2023
             Dolar SG                                                                                                SG Dollar
             Aset                                                                                                       Assets
              Kas dan setara kas                      63,305                    63,410              Cash and cash equivalents


             Liabilitas                                        -                         -                              Liabilities

             Aset bersih                              63,305                    63,410                                  Net assets

             Yen JP                                                                                                     JP Yen
             Aset                                                                                                       Assets
               Kas dan setara kas                    149,859                   185,117              Cash and cash equivalents


             Liabilitas                                        -                         -                              Liabilities


             Aset bersih                             149,859                   185,117                                  Net assets

          b. Dalam ekuivalen Rupiah                                           b. In Rupiah equivalent

                                                   2024                      2023
             Aset                                                                                                       Assets
              Kas dan setara kas                               2                         4          Cash and cash equivalents
              Investasi bersih dalam
                sewa pembiayaan                                7                      143     Net investment in finance leases

                                                               9                      147

             Liabilitas                                                                                               Liabilities
               Pinjaman                                   4,540                     8,583                           Borrowings
               Dikurangi:                                                                                                Less:
                 Lindung nilai arus kas                   (4,510)                   (8,425)                 Cash flow hedge

                                                             30                       158

             (Liabilitas)/aset bersih                        (21)                      (11)                 Net (liabilities)/assets
             Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas                     The table below shows the sensitivity of
             laba bersih Perseroan pada tanggal 31                               Company’s net income to movement of foreign
             Desember 2024 dan 2023 atas perubahan nilai                         exchange rates on 31 December 2024 and
             tukar mata uang asing yaitu:                                        2023:

                                              31 Desember/December 2024
                                            Peningkatan/      Penurunan/
                                            Increased by     Decreased by
                                                 1%               1%
             Pengaruh terhadap
               laba bersih                                     1                        (1)                 Impact to net income

                                              31 Desember/December 2023
                                            Peningkatan/      Penurunan/
                                            Increased by     Decreased by
                                                 1%               1%
             Pengaruh terhadap
               laba bersih                                     1                        (1)                 Impact to net income



                                                    Halaman - 109 - Page
                                                               262
Page 285
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                       37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (i)   Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan)           (i)    Foreign exchange risk (continued)

          b. Dalam ekuivalen Rupiah (lanjutan)                            b. In Rupiah equivalent (continued)

             Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa nilai                      The projection assumes that foreign exchange
             tukar mata uang asing bergerak sementara                        rates move while other factors remain
             variabel lainnya tidak berubah. Proyeksi dibuat                 unchanged. The projections are prepared based
             berdasarkan tanggal pelaporan yang konstan                      on a constant reporting date position and that all
             serta seluruh posisi berjalan hingga jatuh                      positions run to maturity.
             tempo.

    (ii) Risiko kredit                                            (ii) Credit risk

          (a) Pengelolaan risiko kredit                                  (a) Credit risk monitoring

             Perseroan menghadapi risiko kredit, yaitu                       The Company is exposed to credit risk from the
             ketidakmampuan konsumen untuk membayar.                         defaulting consumers. The Company applies
             Perseroan menerapkan kebijakan pemberian                        prudent financing policies, performs ongoing
             pembiayaan berdasarkan prinsip kehati-hatian,                   portfolio monitoring as well as manages the
             melakukan pengawasan portofolio kredit secara                   collection of financing receivables in order to
             berkesinambungan dan melakukan pengelolaan                      minimise credit risk exposure.
             atas penagihan angsuran untuk meminimalisasi
             risiko kredit.

             Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan                         Consumer financing receivables, Murabahah
             konsumen, piutang pembiayaan Murabahah,                         financing receivables, net investments in finance
             investasi bersih dalam sewa pembiayaan,                         leases, factoring financing receivables and
             tagihan pembiayaan anjak piutang, dan piutang                   Musyarakah financing receivables guarantees
             pembiayaan Musyarakah, Perseroan menerima                       from consumer on objects financed by the
             jaminan dari konsumen atas objek yang dibiayai                  Company or assets owned by consumer,
             Perseroan atau aset milik konsumen antara lain                  including vehicles, heavy equipment, as well as
             kendaraan bermotor, alat berat, maupun tanah                    land and building, etc.
             dan bangunan dan sebagainya.

          (b) Konsentrasi risiko aset keuangan                           (b) Risks concentration of financial assets

             Berdasarkan Konsentrasi Risiko Kredit Aset                      Based on Credit Risk Concentration of
             Keuangan                                                        Financial Assets

             Tabel berikut menggambarkan maksimum                            The following table breaks down the Company’s
             eksposur sesuai dengan konsentrasi risiko                       maximum exposure based on credit risk
             kredit:                                                         concentration:
                                                      31 Desember/December 2024
                                            Konsentrasi risiko kredit/           Eksposur
                                             Credit risk concentration          maksimum/
                                          Non-ritel/             Ritel/          Maximum
                                          Non-retail             Retail          exposure

             Kas di bank                            950                      -                 950                Cash in banks

             Piutang pembiayaan                                                                             Consumer financing
                konsumen                            415                 32,975              33,390                 receivables
             Piutang pembiayaan                                                                            Murabahah financing
                Murabahah                              -                  351                  351                 receivables
             Piutang pembiayaan                                                                            Musyarakah financing
                Musyarakah                             -                 1,713               1,713                 receivables
             Investasi bersih dalam                                                                           Net investment in
                sewa pembiayaan                    4,801                   17                4,818             finance leases
             Tagihan pembiayaan                                                                              Factoring financing
                anjak piutang                        91                     -                   91                receivables
             Piutang lain-lain                      127                   708                  835            Other receivables
             Aset derivatif                         178                     -                  178            Derivative assets

                                                   6,562                35,764              42,326
             Dikurangi:                                                                                                    Less:
               Penyisihan kerugian                                                                               Allowance for
                 penurunan nilai                                                            (2,204)       impairment losses

                                                                                            40,122


                                                   Halaman - 110 - Page
                                                           263
Page 286
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                      37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (ii) Risiko kredit (lanjutan)                                (ii) Credit risk (continued)

        (b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan)               (b) Risks concentration       of     financial   assets
                                                                          (continued)

            Berdasarkan Konsentrasi Risiko Kredit Aset                     Based on Credit Risk Concentration of
            Keuangan (lanjutan)                                            Financial Assets (continued)

            Tabel berikut menggambarkan maksimum                           The following table breaks down the Company’s
            eksposur sesuai dengan konsentrasi risiko                      maximum exposure based on credit risk
            kredit: (lanjutan)                                             concentration: (continued)

                                                      31 Desember/December 2023
                                            Konsentrasi risiko kredit/           Eksposur
                                             Credit risk concentration          maksimum/
                                          Non-ritel/             Ritel/          Maximum
                                          Non-retail             Retail          exposure

            Kas di bank                             890                    -                 890                 Cash in banks

            Piutang pembiayaan                                                                             Consumer financing
               konsumen                             281             33,154                33,435                  receivables
            Piutang pembiayaan                                                                            Murabahah financing
               Murabahah                               -               746                   746                  receivables
            Piutang pembiayaan                                                                            Musyarakah financing
               Musyarakah                              -             1,144                 1,144                  receivables
            Investasi bersih dalam                                                                           Net investment in
               sewa pembiayaan                     4,075                  46               4,121              finance leases
            Tagihan pembiayaan                                                                              Factoring financing
               anjak piutang                         16                 37                    53                 receivables
            Piutang lain-lain                       131                635                   766             Other receivables
            Aset derivatif                          225                  -                   225             Derivative assets

                                                   5,618            35,762                41,380

            Dikurangi:                                                                                                    Less:
              Penyisihan kerugian                                                                               Allowance for
                penurunan nilai                                                           (2,431)        impairment losses

                                                                                          38,949

            Tabel di atas merupakan eksposur maksimum                      The above table represents a maximum credit
            atas risiko kredit bagi Perseroan pada                         risk exposure to the Company as at 31
            tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tanpa                        December 2024 and 2023 without taking into
            memperhitungkan jaminan yang dikuasai oleh                     account the collaterals held. The exposures set
            Perseroan terhadap aset tersebut. Eksposur di                  out above are based on net carrying amounts
            atas berdasarkan nilai tercatat bersih sebelum                 before allowance for impairment losses and
            penyisihan kerugian penurunan nilai dan                        other impairment losses as reported in the
            penyisihan      nilai  lainnya     sebagaimana                 statements of financial position.
            dilaporkan di laporan posisi keuangan.

            Manajemen yakin akan kemampuan Perseroan                       Management is confident in its ability to control
            untuk mengendalikan dan memelihara eksposur                    and sustain minimal exposure of credit risk to
            risiko kredit pada tingkat yang minimum                        the Company based on the following:
            berdasarkan hal-hal sebagai berikut:
            -    Perseroan telah membentuk penyisihan                      -   The Company have set sufficient allowance
                 kerugian penurunan nilai untuk menutupi                       for impairment losses to cover incurred
                 kemungkinan       kerugian    atas   tidak                    losses arising from uncollectible receivables
                 tertagihnya piutang tersebut berdasarkan                      based on expected credit losses.
                 kerugian kredit ekspektasian.
            -    Piutang pembiayaan konsumen - bersih,                     -   Consumer financing receivables - net,
                 piutang pembiayaan Murabahah - bersih                         Murabahah financing receivables - net, and
                 dan investasi bersih dalam sewa                               investment in finance leases, which
                 pembiayaan yang merupakan portofolio                          represent the biggest portfolio, are secured
                 terbesar, dilindungi dengan jaminan.                          by collaterals.



                                                   Halaman - 111 - Page
                                                           264
Page 287
                                                        PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                            (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                                  37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (ii) Risiko kredit (lanjutan)                                                            (ii) Credit risk (continued)

        (b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan)                                          (b) Risks concentration                 of     financial          assets
                                                                                                     (continued)

            Berdasarkan Kualitas Aset Keuangan                                                          Based on Quality of Financial Assets

            Tabel berikut ini menyajikan aset keuangan                                                  The following table presents the financial assets
            berdasarkan staging:                                                                        based on stage:
                                                                                31 Desember/December 2024
                                                                                      Piutang sewa
                                                        Piutang           Piutang      pembiayaan
                                                      pembiayaan        pembiayaan       bersih/      Tagihan
                                                      konsumen/           Syariah/          Net        anjak          Piutang lain-      Aset
                                       Kas di bank/    Consumer            Sharia      investment     piutang/            lain/        derivatif/
                                         Cash in       financing         financing      on finance   Factoring           Other         Derivative
                                         banks        receivables       receivables       leases    receivables       receivables        asset

            Aset keuangan                                                                                                                                   Financial assets
              Stage 1                          950         31,042                     -        3,651            73             390             178               Stage 1
              Stage 2                                       1,768                     -        1,133            18               -               -               Stage 2
              Stage 3                                         580                     -           34             -             445               -               Stage 3

            Piutang pembiayaan                                                                                                                          Murabahah financing
             Murabahah                            -                 -           351                -              -               -                 -         receivables
            Piutang pembiayaan                                                                                                                          Musyarakah financing
             Musyarakah                           -                 -          1,713               -              -               -                 -         receivables

            Jumlah aset keuangan               950         33,390              2,064           4,818            91             835             178      Total financial assets

            Cadangan kerugian                                                                                                                                  Allowance for
              penurunan nilai                                                                                                                           impairment losses
              Stage 1                             -          (765)                    -         (228)           (4)               -                 -             Stage 1
              Stage 2                             -          (638)                    -           (7)           (1)               -                 -             Stage 2
              Stage 3                             -          (290)                    -          (14)            -             (152)                -             Stage 3

            Piutang pembiayaan                                                                                                                          Murabahah financing
             Murabahah                            -                 -            (18)              -              -               -                 -         receivables
            Piutang pembiayaan                                                                                                                          Musyarakah financing
             Musyarakah                           -                 -            (87)              -              -               -                 -         receivables

            Jumlah cadangan kerugian                                                                                                                      Total allowance for
              penurunan nilai                     -         (1,693)             (105)           (249)           (5)            (152)                    impairment losses

            Jumlah - bersih                    950         31,697              1,959           4,569            86             683             178                Total - net

                                                                               31 Desember/December 2023
                                                                                     Piutang sewa
                                                        Piutang           Piutang     pembiayaan
                                                      pembiayaan        pembiayaan      bersih/      Tagihan
                                                      konsumen/           Syariah/         Net        anjak           Piutang lain-      Aset
                                       Kas di bank/    Consumer            Sharia     investment     piutang/             lain/        derivatif/
                                         Cash in       financing         financing     on finance   Factoring            Other         Derivative
                                         banks        receivables       receivables      leases    receivables        receivables        asset
            Aset keuangan                                                                                                                                   Financial assets
              Stage 1                          890         32,146                     -        2,699            37             287             225               Stage 1
              Stage 2                            -            726                     -        1,061            16               -               -               Stage 2
              Stage 3                            -            563                     -          361             -             479               -               Stage 3

            Piutang pembiayaan                                                                                                                          Murabahah financing
             Murabahah                            -                 -           746                -              -               -                 -         receivables
            Piutang pembiayaan                                                                                                                          Musyarakah financing
             Musyarakah                           -                 -          1,144               -              -               -                 -         receivables

            Jumlah aset keuangan               890         33,435              1,890           4,121            53             766             225      Total financial assets

            Cadangan kerugian                                                                                                                                  Allowance for
              penurunan nilai                                                                                                                           impairment losses
              Stage 1                             -         (1,518)                   -          (21)           (2)               -                 -             Stage 1
              Stage 2                             -            (51)                   -          (17)           (1)               -                 -             Stage 2
              Stage 3                             -           (338)                   -         (200)            -             (175)                -             Stage 3

            Piutang pembiayaan                                                                                                                          Murabahah financing
             Murabahah                            -                 -            (43)              -              -               -                 -         receivables
            Piutang pembiayaan                                                                                                                          Musyarakah financing
             Musyarakah                           -                 -            (65)              -              -               -                 -         receivables

            Jumlah cadangan kerugian                                                                                                                      Total allowance for
              penurunan nilai                     -         (1,907)             (108)           (238)           (3)            (175)                -   impairment losses

            Jumlah - bersih                    890         31,528              1,782           3,883            50             591             225                Total - net


            Dalam menentukan kualitas kredit, eksposur                                                  In determining credit quality, exposures are
            dianalisis berdasarkan hari tunggakan (days                                                 analysed by based on days past due as
            past due) sebagaimana dijelaskan pada                                                       explained in Note 2c.
            Catatan 2c.


                                                                Halaman - 112 - Page
                                                                               265
Page 288
                                                        PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                           37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (ii) Risiko kredit (lanjutan)                                                       (ii) Credit risk (continued)

        (b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan)                                          (b) Risks concentration                  of          financial     assets
                                                                                                     (continued)

            Berdasarkan              Kualitas     Aset       Keuangan                                Based on             Quality        of       Financial       Assets
            (lanjutan)                                                                               (continued)

            Perubahan      pada     penyisihan      kerugian                                         Movements of the allowance for impairment
            penurunan nilai adalah sebagai berikut:                                                  losses are as follows:
                                                                             31 Desember/December 2024

                                          Piutang           Piutang              Piutang         Investasi bersih
                                        pembiayaan        pembiayaan           pembiayaan          dalam sewa
                                        konsumen/         Murabahah/           Musyarakah/         pembiayaan/      Tagihan anjak
                                         Consumer         Murabahah            Musyarakah         Net investment       piutang/
                                         Financing         Financing            Financing           in finance        Factoring         Jumlah/
                                        receivables       receivables          receivables             leases        receivables         Total

            Saldo awal                          1,907                   43                65                 238                3             2,256         Beginning balance

            Penambahan                             944               20                   22                  11                2             998                   Additions
            Penghapusan piutang                 (1,431)             (59)                   -                   -                -          (1,489)    Written-off receivables
            Penerimaan                                                                                                                                         Recovery from
               penghapusan piutang                273                   14                   -                  -                   -          287 written-off receivables

            Saldo akhir                         1,693                   18                87                 249                5             2,052           Ending balance


                                                                             31 Desember/December 2023

                                          Piutang           Piutang              Piutang         Investasi bersih
                                        pembiayaan        pembiayaan           pembiayaan          dalam sewa
                                        konsumen/         Murabahah/           Musyarakah/         pembiayaan/      Tagihan anjak
                                         Consumer         Murabahah            Musyarakah         Net investment       piutang/
                                         Financing         Financing            Financing           in finance        Factoring         Jumlah/
                                        receivables       receivables          receivables             leases        receivables         Total

            Saldo awal                          2,045               101                      7               243                1             2,397         Beginning balance

            Penambahan                           1,098                3                   58                  (5)               2           1,156                   Additions
            Penghapusan piutang                 (1,472)             (77)                   -                   -                -          (1,549)    Written-off receivables
            Penerimaan                                                                                                                                         Recovery from
               penghapusan piutang                236                   16                   -                  -                   -          250 written-off receivables

            Saldo akhir                         1,907                   43                65                 238                3             2,256           Ending balance



            Asumsi dan pertimbangan utama dalam                                                      Key assumptions and judgments                                       in
            menentukan kerugian kredit ekspektasian                                                  determining expected credit loss

            Lifetime                                                                                 Lifetime

            Kerugian kredit ekspektasian diestimasikan                                               Expected credit loss is estimated based on the
            berdasarkan periode dimana Perseroan                                                     period over which the Company is exposed to
            terpapar pada risiko kredit. Untuk produk non-                                           credit risk. For non-revolving product, this
            revolving, hal ini sama dengan rata-rata periode                                         equates to the longest of average contractual
            terpanjang dari kontrak.                                                                 period.

            Variabel Makro Ekonomi (“MEV”)                                                           Macro Economic Variable (“MEV”)

            Lingkungan ekonomi yang berkembang adalah                                                The developing economic environment is the
            penentu utama dari kemampuan nasabah untuk                                               key determinant of the ability of customer to
            memenuhi kewajiban mereka saat jatuh tempo.                                              meet their obligations as they fall due. It is a
            Ini adalah prinsip dasar PSAK 109 bahwa                                                  fundamental principle of SFAS 109 that the
            potensi kerugian kredit di masa depan harus                                              potential future credit losses should depend not
            bergantung tidak hanya pada kesehatan                                                    just on the health of the economy today, but
            ekonomi saat ini, tetapi juga harus                                                      should also take into account potential changes
            memperhitungkan kemungkinan perubahan                                                    to the economic environment. For example, if
            pada lingkungan ekonomi. Misalnya, jika                                                  the Company was to anticipate a sharp
            Perseroan mengantisipasi perlambatan tajam                                               slowdown in the world economy, Company
            dalam ekonomi dunia, Perseroan harus                                                     should make more provisions today to absorb
            membentuk lebih banyak cadangan hari ini                                                 the credit losses likely to occur in the near
            untuk menyerap kerugian kredit yang                                                      future.
            kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat.


                                                              Halaman - 113 - Page
                                                                                266
Page 289
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                         37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (ii) Risiko kredit (lanjutan)                                   (ii) Credit risk (continued)

         (b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan)                (b) Risks concentration       of   financial    assets
                                                                            (continued)

            Asumsi dan pertimbangan utama dalam                             Key assumptions and judgments in
            menentukan kerugian kredit ekspektasian                         determining expected credit loss (continued)
            (lanjutan)

            Variabel Makro Ekonomi (“MEV”) (lanjutan)                       Macro      Economic        Variable        (“MEV”)
                                                                            (continued)

            Untuk menangkap efek perubahan pada                             To capture the effect of changes to the
            lingkungan ekonomi, model PD digunakan                          economic environment, PD model is used to
            untuk menghitung kerugian kredit ekspektasian,                  calculate expected credit risk loss, by
            dengan memasukkan informasi forward-looking                     incorporating forward-looking information in the
            dalam bentuk perkiraan nilai-nilai variabel                     form of forecasts of the values of economic
            ekonomi yang kemungkinan akan berdampak                         variables that are likely to have an effect on the
            pada kemampuan pembayaran kembali                               repayment ability of the customer.
            konsumen.

            Berbagai MEV digunakan untuk setiap model                       Various of MEVs are used for each PD model,
            PD, tergantung pada hasil analisis statistik                    depending on the statistical analysis result of
            kesesuaian MEV dengan PD serta konsensus                        appropriateness of the MEV with PD as well as
            dari pakar kredit. Diantaranya adalah                           consensus from credit expert. Amongst others
            pertumbuhan kredit usaha kecil menengah,                        are Small Medium Enterprises credit growth,
            inflasi, harga minyak kelapa sawit, dan non-                    inflation, price of crude palm oil (CPO), and
            performing loan sektor pertambangan dan                         non-performing loan mining and quarrying
            penggalian.                                                     sector.

            Agunan digunakan untuk mengurangi eksposur                     Collateral is held to reduce maximum exposures
            maksimum terhadap risiko kredit, khususnya                     to credit risk, especially during the time of
            pada saat terjadinya penurunan nilai atas aset                 impairment of financial assets. The objective to
            keuangan. Tujuan penurunan risiko kredit juga                  reduce the credit risk is linked to the objective to
            dikaitkan dengan tujuan untuk menawarkan                       offer a right pricing which is in line with the
            harga yang tepat yang sesuai dengan risiko                     credit risk.
            kreditnya.

            Sensitivitas MEV terhadap ECL                                   Sensitivity of MEV to ECL

            Perhitungan ECL bergantung pada beberapa                        The ECL calculation relies on multiple variables
            variabel dan pada dasarnya tidak linier dan                     and is inherently non-linear and portfolio-
            tergantung pada portofolio, yang menyiratkan                    dependent, which implies that no single analysis
            bahwa tidak ada analisis tunggal yang dapat                     can fully demonstrate the sensitivity of the
            sepenuhnya menunjukkan sensitivitas kerugian                    expected credit loss to changes in the MEVs.
            kredit ekspektasian terhadap perubahan dalam
            MEV.

            MEV yang digunakan Perseroan adalah                             MEVs used by the Company are Medium
            pertumbuhan kredit usaha menengah, inflasi,                     Enterprises credit growth, inflation, price of
            harga minyak kelapa sawit, dan non-performing                   crude palm oil (CPO), and non-performing loan
            loan sektor pertambangan dan penggalian.                        mining and quarrying sector. This sensitivity
            Analisis sensitivitas ini dilakukan secara berkala              analysis conducted periodically for all MEVs that
            terhadap seluruh MEV yang digunakan dalam                       used in the model.
            model.




                                                   Halaman - 114 - Page
                                                             267
Page 290
                                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                                          37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (iii) Risiko tingkat bunga                                                                          (iii) Interest rate risk

        Perseroan terekspos risiko tingkat suku bunga                                                            The Company is exposed to interest rate risk
        yang berasal dari perubahan tingkat bunga atas                                                           through the impact of rate changes on interest
        aset dan liabilitas yang dikenakan bunga. Risiko ini                                                     bearing assets and liabilities. These exposures are
        dikelola pada umumnya dengan menggunakan                                                                 managed mainly through the use of interest rate
        interest rate swaps untuk mengkonversi pinjaman                                                          swaps, which have the economic effect of
        dengan tingkat bunga mengambang menjadi                                                                  converting borrowings from floating rate to fixed
        tingkat bunga tetap.                                                                                     rate.

        Perseroan melakukan pengawasan terhadap                                                                  Interest rate exposure is monitored to minimise any
        dampak pergerakan tingkat suku bunga untuk                                                               negative impact to the Company. The Company
        meminimalisasi   dampak     negatif    terhadap                                                          also enters into cross currency swap to hedge the
        Perseroan. Perseroan juga melakukan transaksi                                                            foreign currency interest loans from interest rate
        cross currency swap untuk melindungi liabilitas                                                          uncertainty.
        bunga dalam mata uang asing atas ketidakpastian
        bunga.

        Perseroan meminimalisasi eksposur tingkat bunga                                                          The Company minimises interest rate exposure by
        dengan mengutamakan ketersediaan dana yang                                                               prioritising on matching funding availability in
        berimbang       sesuai       dengan    Panduan                                                           compliance with Derivative Contract/Transactions
        Transaksi/Kontrak Derivatif.                                                                             Guidelines.

        Tabel di bawah ini mengikhtisarkan aset dan                                                              The following table summarises the Company’s
        liabilitas keuangan berbunga Perseroan pada nilai                                                        interest earning financial assets and interest
        tercatat, yang dikategorikan menurut mana yang                                                           bearing financial liabilities at carrying amounts
        terlebih dahulu antara tanggal repricing secara                                                          which are categorised by the earlier of contractual
        kontraktual (contractual repricing) atau tanggal                                                         repricing date or maturity dates.
        jatuh tempo.

                                                                                         31 Desember/December 2024
                                       Bunga mengambang/Floating rate                                Bunga tetap/Fixed rate
                                                                                                                                                     Tidak
                                 Kurang dari                               Lebih dari Kurang dari                                  Lebih dari     dikenakan
                                 satu tahun/       1-2          2-3         3 tahun/ satu tahun/          1-2          2-3          3 tahun/        bunga/
                                  Less than      tahun/       tahun/         Over 3    Less than        tahun/       tahun/          Over 3      Non-interest       Jumlah/
                                  one year        years        years         years     one year          years        years          years         bearing           Total
        Aset                                                                                                                                                                                      Assets

                                                                                                                                                                                        Cash and cash
        Kas dan setara kas               950              -            -            -               -                          -            -                   -        950              equivalents
        Piutang pembiayaan                                                                                                                                                          Consumer financing
          konsumen                          -             -            -            -          13,158       9,821       6,240           4,171                   -      33,390             receivables
        Piutang pembiayaan                                                                                                                                                        Murabahah financing -
          Murabahah                         -             -            -            -             172        112              48           19                   -        351              receivables
        Piutang pembiayaan                                                                                                                                                        Musyarakah financing -
          Musyarakah                                                                              555        503          391             264                   -       1,713             receivables
        Investasi bersih dalam                                                                                                                                                        Net investment in
          sewa pembiayaan                   -             -            -            -           2,807       1,469         470              72                   -       4,818          finance leases
        Tagihan pembiayaan                                                                                                                                                           Factoring financing
          anjak piutang                     -             -            -            -              79            5            4             3               -             91              receivables
        Piutang lain-lain                   -             -            -            -               6            4            3             2             820            835          Other receivables

                                         950              -            -            -          16,777      11,914       7,156           4,531             820          42,148
        Dikurangi:                                                                                                                                                                                  Less:
        Penyisihan
          kerugian                                                                                                                                                                        Allowance for
          penurunan nilai                   -             -            -            -               -            -             -            -           (2,204)        (2,204)      impairment losses
        Jumlah aset
          keuangan                       950              -            -            -          16,777      11,914       7,156           4,531           (1,384)        39,944       Total financial assets
        Liabilitas                                                                                                                                                                             Liabilities
        Pinjaman                        8,870       4,170        1,015            42            5,313            -             -            -              (23)        19,387                 Borrowings
        Surat berharga
          yang diterbitkan                                                                                                                                                              Securities issued
          - Obligasi                        -             -            -            -           6,196       3,667         373               -              (17)        10,219                  Bonds -
        Utang penyalur
          kendaraan                         -             -            -            -               -            -             -            -              78             78          Payable to dealers
        Akrual                              -             -            -            -               -            -             -            -             220            221          Accrued expenses
        Utang lain-lain                     -             -            -            -               -            -             -            -             199            199             Other payables
        Jumlah liabilitas                                                                                                                                                                  Total financial
          keuangan                      8,870       4,170        1,015            42           11,509       3,667         373               -             457          30,104                 liabilities

        Jumlah                         (7,920)      (4,170)     (1,015)           (42)          5,268       8,247       6,783           4,531           (1,841)         9,840                    Subtotal

        Derivatif                        (717)      4,170        1,015            42              717      (4,170)     (1,015)            (42)                  -             -               Derivatives
        Jumlah gap repricing                                                                                                                                                                Total interest
          bunga                        (8,637)            -            -            -           5,985       4,077       5,768           4,489                   -      11,952             repricing gap




                                                                            Halaman - 115 - Page
                                                                                              268
Page 291
                                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                          31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                         (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                                         37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (iii) Risiko tingkat bunga (lanjutan)                                                                (iii) Interest rate risk (continued)

        Tabel di bawah ini mengikhtisarkan aset dan                                                               The following table summarises the Company’s
        liabilitas keuangan berbunga Perseroan pada nilai                                                         interest earning financial assets and interest
        tercatat, yang dikategorikan menurut mana yang                                                            bearing financial liabilities at carrying amounts
        terlebih dahulu antara tanggal repricing secara                                                           which are categorised by the earlier of contractual
        kontraktual (contractual repricing) atau tanggal                                                          repricing date or maturity dates. (continued)
        jatuh tempo. (lanjutan)

                                                                                        31 Desember/December 2023
                                       Bunga mengambang/Floating rate                               Bunga tetap/Fixed rate
                                                                                                                                                    Tidak
                                 Kurang dari                               Lebih dari Kurang dari                                  Lebih dari    dikenakan
                                 satu tahun/       1-2          2-3         3 tahun/ satu tahun/           1-2          2-3         3 tahun/       bunga/
                                  Less than      tahun/       tahun/         Over 3    Less than         tahun/       tahun/         Over 3     Non-interest       Jumlah/
                                  one year        years        years         years     one year           years        years         years        bearing           Total

        Aset                                                                                                                                                                                     Assets

                                                                                                                                                                                       Cash and cash
        Kas dan setara kas               890              -            -            -               -             -            -            -                  -        890              equivalents
        Piutang pembiayaan                                                                                                                                                         Consumer financing
          konsumen                          -             -            -            -         13,007       10,002        6,482          3,944                  -      33,435             receivables
        Piutang pembiayaan                                                                                                                                                       Murabahah financing -
          Murabahah                         -             -            -            -            270           206         152            118                  -        746              receivables
        Piutang pembiayaan                                                                                                                                                       Musyarakah financing -
          Musyarakah                        -             -            -            -            499           388         212             45                  -       1,144             receivables
        Investasi bersih dalam                                                                                                                                                       Net investment in
          sewa pembiayaan                   -             -            -            -          2,411          1,251        404             55                  -       4,121          finance leases
        Tagihan pembiayaan                                                                                                                                                          Factoring financing
          anjak piutang                     -             -            -            -             44              5            3            1              -             53              receivables
        Piutang lain-lain                   -             -            -            -              7              6            4            2            747            766          Other receivables

                                         890              -            -            -         16,238       11,858        7,257          4,165            747          41,155
        Dikurangi:                                                                                                                                                                                 Less:
        Penyisihan
          kerugian                                                                                                                                                                       Allowance for
          penurunan nilai                   -             -            -            -               -             -            -            -          (2,431)        (2,431)      impairment losses
        Jumlah aset
          keuangan                       890              -            -            -         16,238       11,858        7,257          4,165          (1,684)        38,724       Total financial assets
        Liabilitas                                                                                                                                                                            Liabilities
        Pinjaman                        3,918       2,473          385                         7,475          3,709      1,669              -             (40)        19,589                 Borrowings
        Surat berharga
          yang diterbitkan                                                                                                                                                             Securities issued
          - Obligasi                        -             -            -            -          4,642          2,345      2,723             68             (16)         9,762                  Bonds -
        Utang penyalur
          kendaraan                         -             -            -            -               -             -            -            -                                        Payable to dealers
        Akrual                              -             -            -            -               -             -            -            -            268            268          Accrued expenses
        Utang lain-lain                     -             -            -            -               -             -            -            -            238            238             Other payables
        Jumlah liabilitas                                                                                                                                                                 Total financial
          keuangan                      3,918       2,473          385                        12,117          6,054      4,392             68            450          29,857                 liabilities

        Jumlah                         (3,028)      (2,473)       (385)                        4,121          5,804      2,865          4,097          (2,134)         8,867                    Subtotal

        Derivatif                       5,725       2,473          385              -          (5,725)      (2,473)       (385)             -                  -             -               Derivatives
        Jumlah gap repricing                                                                                                                                                               Total interest
          bunga                         2,697             -            -            -          (1,604)        3,331      2,480          4,097                         11,001             repricing gap



        Sensitivitas terhadap laba bersih                                                                         Sensitivity to net income

        Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas                                                           The table below shows the sensitivity of the
        laba bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember                                                            Company’s net income to movement of interest
        2024 dan 2023 atas perubahan tingkat suku bunga                                                           rates on 31 December 2024 and 2023:
        yaitu:

                                                                                 31 Desember/December 2024
                                                                             Peningkatan/         Penurunan/
                                                                              Increase by         Decrease by
                                                                                  1%                   1%
        Pengaruh terhadap laba bersih                                                                    53                                      (53)               Impact to net income




                                                                            Halaman - 116 - Page
                                                                                            269
Page 292
                                                   PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                    31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                     37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (iii) Risiko tingkat bunga (lanjutan)                                           (iii) Interest rate risk (continued)

        Sensitivitas terhadap laba bersih (lanjutan)                                     Sensitivity to net income (continued)

        Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas                                  The table below shows the sensitivity of the
        laba bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember                                   Company’s net income to movement of interest
        2024 dan 2023 atas perubahan tingkat suku bunga                                  rates on 31 December 2024 and 2023: (continued)
        yaitu: (lanjutan)


                                                                31 Desember/December 2023
                                                            Peningkatan/         Penurunan/
                                                             Increase by         Decrease by
                                                                 1%                   1%
        Pengaruh terhadap laba bersih                                               25                              (25)          Impact to net income

        Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa                                             The projection assumes that the change in interest
        perubahan tingkat suku bunga telah terjadi pada                                  rate had occured at the balance sheet date and had
        tanggal posisi keuangan dan telah diperhitungkan                                 been applied to the exposure to interest rate risk for
        dalam perhitungan eksposur atas risiko tingkat                                   both derivative and non-derivative financial
        suku bunga baik untuk instrumen keuangan                                         instruments.
        derivatif maupun non-derivatif yang dimiliki pada
        tanggal tersebut.

    (iv) Risiko likuiditas                                                          (iv) Liquidity risk

        Risiko likuiditas timbul jika Perseroan mengalami                                Liquidity risk arises in situations where the
        kesulitan dalam mendapatkan sumber pendanaan.                                    Company has difficulties in obtaining funding.
        Risiko likuiditas dapat juga timbul akibat                                       Liquidity risk also arises from situations in which the
        ketidaksesuaian atas jangka waktu sumber dana                                    Company has a mismatch between the maturity of
        yang dimiliki dengan jangka waktu pembiayaan.                                    its fundings and the maturity of its consumer
        Perseroan menelaah struktur laporan posisi                                       financing receivables. The Company evaluates and
        keuangan       dan    melakukan     analisa  serta                               reviews its statements of financial position
        pengukuran risiko likuiditas berdasarkan Pedoman                                 structure, by analysing and measuring liquidity risk
        Pengendalian Internal Entitas dan Pedoman                                        based on its Internal Control Manual and Assets
        Pengelolaan Aset dan Liabilitas dari pemegang                                    Liabilities     Management          Guideline     from
        saham.                                                                           shareholders.

        Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan informasi                               The maturity tables below provide information about
        mengenai perkiraan jatuh tempo dari liabilitas                                   maturities on contractual undiscounted cash flows
        sesuai kontrak menjadi arus kas yang                                             of liabilities on 31 December 2024 and 2023.
        undiscounted pada tanggal 31 Desember 2024 dan
        2023.
                                                                   31 Desember/December 2024
                                                                                                            Tidak
                                                                                                         mempunyai
                                   Kurang dari                                                          kontrak jatuh
                                   satu tahun/                                       Lebih dari 3         tempo/No
                                    Less than          1-2          2 - 3 tahun/       tahun/            contractual    Jumlah/
                                    one year       tahun/years          years        Over 3 years          maturity      Total

        LIABILITAS                                                                                                                           LIABILITIES
        Pinjaman                         14,183          4,170             1,015               42                   -      19,410             Borrowings
        Surat berharga yang
           diterbitkan                                                                                                                   Securities issued
           - Obligasi                     6,196          3,667               373                    -               -      10,236             Bonds -
        Utang penyalur kendaraan             78              -                 -                    -               -          78        Payable to dealer
        Akrual                              221              -                 -                    -               -         221       Accrued expenses
        Derivatif                                                                                                                               Derivative
        - Arus kas masuk                  2,280           1,177              539                    -               -       3,996        Cash inflow -
         - Arus kas keluar               (2,307)         (1,160)            (553)                   -               -      (4,020)      Cash outflow -
        Utang lain-lain                     199               -                -                    -               -         199          Other payables
        Jumlah                           20,850          7,854             1,374               42                   -      30,120                    Total




                                                           Halaman - 117 - Page
                                                                         270
Page 293
                                                          PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                          37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (iv) Risiko likuiditas (lanjutan)                                                     (iv) Liquidity risk (continued)

        Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan informasi                                    The maturity tables below provide information about
        mengenai perkiraan jatuh tempo dari liabilitas                                        maturities on contractual undiscounted cash flows
        sesuai kontrak menjadi arus kas yang                                                  of liabilities on 31 December 2024 and 2023.
        undiscounted pada tanggal 31 Desember 2024 dan                                        (continued)
        2023. (lanjutan)

                                                                        31 Desember/December 2023
                                                                                                                 Tidak
                                                                                                              mempunyai
                                      Kurang dari                                                            kontrak jatuh
                                      satu tahun/                                         Lebih dari 3         tempo/No
                                       Less than            1-2          2 - 3 tahun/       tahun/            contractual     Jumlah/
                                       one year         tahun/years          years        Over 3 years          maturity       Total

        LIABILITAS                                                                                                                                   LIABILITIES
        Pinjaman                            12,860            6,054             2,118                    -               -        21,032              Borrowings
        Surat berharga yang
           diterbitkan                                                                                                                          Securities issued
           - Obligasi                        5,119            2,563             2,861               76                   -        10,619             Bonds -
        Utang penyalur kendaraan                 -                -                 -                -                   -             -        Payable to dealer
        Akrual                                 268                -                 -                -                   -           268       Accrued expenses
        Derivatif                                                                                                                                      Derivative
         - Arus kas masuk                   (1,003)           (2,008)           (2,393)                  -               -        (5,404)       Cash inflow -
         - Arus kas keluar                     977             2,088             2,437                   -               -         5,502        Cash outflow -
        Utang lain-lain                        238                 -                 -                   -               -           238          Other payables
        Jumlah                              18,459            8,697             5,023               76                   -        32,255                      Total

    (v) Nilai wajar instrumen keuangan                                                    (v) Fair value of financial instruments

         (1) Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada                                    (1) Financial assets and liabilities measured at fair
             nilai wajar menggunakan hirarki nilai wajar                                          value use the following fair value hierarchy of:
             sebagai berikut:

             a) Tingkat 1                                                                          a)        Level 1
                Harga kuotasian (tidak disesuaikan)                                                          Quoted prices (unadjusted) in active
                dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas                                                 markets for identical assets or liabilities;
                yang identik;
             b) Tingkat 2                                                                          b)        Level 2
                Input diluar harga kuotasian yang                                                            Inputs other than quoted prices included
                termasuk dalam Tingkat 1, yang dapat                                                         within Level 1 that are observable for the
                diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik                                                 assets or liabilities, either directly (that is,
                secara langsung (misalnya harga)                                                             as prices) or indirectly (that is, derived
                maupun tidak langsung (misalnya derivasi                                                     from prices); and
                harga); dan
             c) Tingkat 3                                                                          c)        Level 3
                Input untuk aset atau liabilitas yang bukan                                                  Inputs for the assets or liabilities that are
                berdasarkan data pasar yang dapat                                                            not based on observable market data
                diobservasi (input yang tidak dapat                                                          (unobservable inputs).
                diobservasi).

        Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset                                          As at 31 December 2024 and 2023, financial
        dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar                                  assets and liabilities measured at fair value based
        diukur dengan menggunakan hirarki nilai wajar                                         on the following fair value hierarchy:
        sebagai berikut:
                                                                      31 Desember/December 2024
                                      Nilai tercatat/       Tingkat 1/           Tingkat 2/        Tingkat 3/           Nilai wajar/
                                      Carrying value         Level 1              Level 2           Level 3             Fair value

             Aset                                                                                                                                          Assets
              Aset derivatif                        178                    -                178                     -             178         Derivative assets

                                                    178                    -                178                     -             178

             Liabilitas                                                                                                                                  Liabilities
               Liabilitas derivatif                   2                    -                  2                     -                  2    Derivative liabilities

                                                      2                    -                  2                     -                  2


                                                                Halaman - 118 - Page
                                                                               271
Page 294
                                                        PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                     37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (v) Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan)                                   (v) Fair value of financial instruments (continued)

        Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset                                      As at 31 December 2024 and 2023, financial
        dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar                              assets and liabilities measured at fair value based
        diukur dengan menggunakan hirarki nilai wajar                                     on the following fair value hierarchy: (continued)
        sebagai berikut: (lanjutan)
                                                                 31 Desember/December 2023
                                      Nilai tercatat/     Tingkat 1/        Tingkat 2/        Tingkat 3/         Nilai wajar/
                                      Carrying value       Level 1           Level 2           Level 3           Fair value

             Aset                                                                                                                                   Assets
              Aset derivatif                      225                  -               225                  -              225         Derivative assets

                                                  225                  -               225                  -              225

             Liabilitas                                                                                                                           Liabilities
               Liabilitas derivatif                46                  -                 46                 -               46       Derivative liabilities

                                                   46                  -                 46                 -               46

         (2) Tabel di bawah ini menggambarkan nilai                                      (2) The table below sets out the carrying amounts
             tercatat dan nilai wajar dari instrumen                                         and fair value of those financial instruments
             keuangan yang tidak diukur dalam nilai wajar                                    which are not measured at fair value on the
             yang tersaji di laporan posisi keuangan                                         Company’s statements of financial position:
             Perseroan:

                                                                     31 Desember/December 2024
                                                            Nilai tercatat/             Nilai wajar/
                                                            Carrying value              Fair value

              Aset keuangan:                                                                                                             Financial assets:
              Kas dan setara kas                                             950                                950            Cash and cash equivalents
              Piutang pembiayaan                                                                                                        Consumer financing
                 konsumen                                                  33,390                          34,226                             receivables
              Piutang pembiayaan Musyarakah                                 1,713                           1,707         Musyarakah financing receivables
              Piutang pembiayaan Murabahah                                    351                             349         Murabahah financing receivables
              Investasi bersih dalam                                                                                                      Net investment in
                 sewa pembiayaan                                            4,818                           4,736                         finance leases
              Tagihan pembiayaan anjak piutang                                 91                              85           Factoring financing receivables
              Piutang lain-lain                                               835                             835                         Other receivables

                                                                           42,148                          42,888

              Liabilitas keuangan:                                                                                                    Financial liabilities:
              Pinjaman                                                     19,387                          19,576                              Borrowings
              Surat berharga yang diterbitkan                                                                                            Securities issued
                 - Obligasi                                                10,219                          10,171                              Bonds -
              Utang penyalur kendaraan                                         78                              78                       Payable to dealers
              Akrual                                                          221                             221                       Accrued expenses
              Utang lain-lain                                                 199                             199                          Other payables

                                                                           30,104                          30,245

                                                                     31 Desember/December 2023
                                                            Nilai tercatat/             Nilai wajar/
                                                            Carrying value              Fair value

              Aset keuangan:                                                                                                             Financial assets:
              Kas dan setara kas                                             890                                890            Cash and cash equivalents
              Piutang pembiayaan                                                                                                        Consumer financing
                 konsumen                                                  33,435                          34,691                             receivables
              Piutang pembiayaan Musyarakah                                 1,144                           1,221         Musyarakah financing receivables
              Piutang pembiayaan Murabahah                                    746                             708         Murabahah financing receivables
              Investasi bersih dalam                                                                                                      Net investment in
                 sewa pembiayaan                                            4,121                           4,201                         finance leases
              Tagihan pembiayaan anjak piutang                                 53                              50           Factoring financing receivables
              Piutang lain-lain                                               766                             766                         Other receivables

                                                                           41,155                          42,527

              Liabilitas keuangan:                                                                                                    Financial liabilities:
              Pinjaman                                                     19,589                          19,346                              Borrowings
              Surat berharga yang diterbitkan                                                                                            Securities issued
                 - Obligasi                                                 9,762                           9,716                              Bonds -
              Utang penyalur kendaraan                                          -                               -                       Payable to dealers
              Akrual                                                          268                             268                       Accrued expenses
              Utang lain-lain                                                 238                             238                          Other payables

                                                                           29,857                          29,568




                                                             Halaman - 119 - Page
                                                                           272
Page 295
                                              PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                           37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (v) Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan)                     (v) Fair value of financial instruments (continued)

         (3) Estimasi nilai wajar dari kas dan setara kas                 (3) For estimated fair value of cash and cash
             dikarenakan jatuh temponya di bawah satu                         equivalent, since the maturity is below one
             tahun, nilai tercatat merupakan perkiraan yang                   year, the carrying value is a reasonable
             layak atas nilai wajarnya.                                       approximation of fair value.

              Nilai wajar dari piutang pembiayaan                              The fair value of consumer financing
              konsumen - bersih, piutang pembiayaan                            receivables - net, Murabahah financing
              Murabahah dan investasi bersih dalam sewa                        receivables and net investment in finance
              pembiayaan      diestimasi       menggunakan                     leases are estimated by using discounted
              diskonto arus kas, dengan mengacu pada                           cash flows applying weighted average market
              rata-rata tertimbang dari tingkat suku                           rates/margin offered by the Company at
              bunga/marjin pasar yang diberikan Perseroan                      statements of financial position date for
              untuk aset keuangan yang memiliki                                financial    assets      that      have     similar
              karakteristik yang sama dengan aset                              characteristics with the above mentioned
              keuangan tersebut pada tanggal laporan                           financial assets (level 3 - fair value hierarchy).
              posisi keuangan (tingkat 3 - hirarki nilai wajar).

              Tagihan pembiayaan anjak piutang dan                             Factoring financing receivables and other
              piutang lain-lain, dikarenakan jatuh temponya                    receivables, since the maturity is below one
              di bawah satu tahun, nilai tercatat merupakan                    year, the carrying value is a reasonable
              perkiraan yang layak atas nilai wajarnya.                        approximation of fair value. Included in other
              Termasuk di dalam piutang lain-lain adalah                       receivables are the receivables from collateral
              piutang dari jaminan kendaraan sebesar                           vehicles amounted to Rp445 (2023: Rp479).
              Rp445 (2023: Rp479). Nilai wajar dari piutang                    The fair value of the receivables from
              dari    jaminan       kendaraan      diestimasi                  collateral vehicles are estimated based on
              berdasarkan harga pasar dari mobil bekas                         market price of used vehicles adjusted for
              yang disesuaikan untuk mencerminkan                              specific condition of the vehicles (level 2 - fair
              kondisi kendaraan (tingkat 2 - hirarki nilai                     value hierarchy).
              wajar).

             Nilai wajar dari pinjaman dinilai menggunakan                     The fair value of borrowing are estimated by
             diskonto arus kas berdasarkan tingkat suku                        using discounted cash flows applying the
             bunga efektif yang dikenakan pada                                 effective interest rate charged by the lenders
             pemakaian terakhir dalam mata uang masing-                        for the last utilisation in each currency
             masing pinjaman (tingkat 2 - hirarki nilai                        borrowings (level 2 - fair value hierarchy).
             wajar).

              Nilai wajar obligasi diestimasi menggunakan                      The fair value of bonds are estimated by using
              data dari IBPA (Indonesia Bond Pricing                           data from IBPA (Indonesia Bond Pricing
              Agency) dimana dihitung dengan model                             Agency) which is calculated using a
              diskonto arus kas dengan kurva yield (diambil                    discounted cash flow model based on current
              dari data pasar) terkini yang sesuai dengan                      yield curve (derived from market data)
              sisa periode jatuh temponya (tingkat 2 - hirarki                 appropriated with remaining term of maturity
              nilai wajar).                                                    (level 2 - fair value hierarchy).

              Estimasi utang penyalur kendaraan, akrual                        For estimated fair value of payable to dealers,
              dan utang lain-lain dikarenakan jatuh                            accrued expenses and other payables, since
              temponya di bawah satu tahun, nilai tercatat                     the maturity is below one year, the carrying
              merupakan perkiraan yang layak atas nilai                        value is a reasonable approximation of fair
              wajarnya.                                                        value.

    (vi) Manajemen risiko permodalan                                  (vi) Capital risk management

        Tujuan       Perseroan         dalam    mengelola                 The Company’s objectives when managing capital
        permodalannya adalah menjaga kelangsungan                         are to safeguard the Company’s ability to continue
        usaha Perseroan untuk dapat memberikan hasil                      as a going concern in order to provide returns for
        kepada pemegang saham dan manfaat kepada                          shareholders and benefits for other stakeholders
        pemangku kepentingan lainnya, dan memelihara                      and to maintain an optimal capital structure to
        optimalisasi struktur permodalan untuk mengurangi                 reduce the cost of capital.
        biaya modal (cost of capital).



                                                     Halaman - 120 - Page
                                                               273
Page 296
                                             PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                          37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (vi) Manajemen risiko permodalan (lanjutan)                       (vi) Capital risk management (continued)

        Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan                          In order to maintain or adjust the capital structure,
        struktur    permodalan,     Perseroan   dapat                      the Company may adjust the amount of dividends
        menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan                        paid to shareholders, return capital to shareholders
        kepada pemegang saham, imbalan hasil modal                         or issue new shares to reduce debt.
        kepada pemegang saham atau menerbitkan saham
        baru untuk mengurangi pinjaman.

        Lihat Catatan 39 untuk rincian terkait gearing ratio.              Refer to Note 33 for details of gearing ratio.

    (vii) Manajemen risiko operasional                                (vii) Operational risk management

        Manajemen Perseroan melakukan pengawasan                           The Company’s management controls and
        dan pengendalian terhadap risiko operasional                       supervision the operational risk in a comprehensive
        Perseroan    secara     komprehensif       dengan                  by priotising appropriate risk management
        mengutamakan penanganan risiko yang tepat                          according to risk level, including estimates of risks
        sesuai tingkat risikonya, termasuk perkiraan                       possibility that may occur.
        terhadap kemungkinan risiko yang dapat terjadi.

        Mekanisme tata kelola risiko operasional                           Operational risk governance mechanism

        Risiko operasional Perseroan meliputi risiko                       The Company’s operational risk includes risks of
        terjadinya kerugian material yang dapat disebabkan                 significant loss caused by human resources factors,
        oleh faktor sumber daya manusia, tidak berjalannya                 not functioning internal process, failures in
        proses internal dengan baik, kegagalan sistem                      information and technology systems and impacts of
        informasi dan teknologi dan pangaruh kejadian-                     external factors, including natural disaster.
        kejadian eksternal Perseroan, termasuk dengan
        terjadinya bencana alam.

        Organisasi dan struktur tata kelola risiko                         Operational risks governance structure and
        operasional dituangkan dalam bentuk kebijakan                      organisation are construed into the Company’s risk
        umum manajemen risiko Perseroan yang mengatur                      management general policy that govern tasks and
        tugas dan tanggung jawab setiap fungsi dalam                       responsibilities of every function in managing its
        mengelola risikonya dan agar setiap individu                       risks, as well as increase the risks awareness of
        memiliki kesadaran manajemen risiko. Dengan                        each individual. With the lead from Risk
        dimotori oleh Direktorat Manajemen Risiko, proses                  Management Directorate, the risks mitigating and
        mitigasi dan pengawasan risiko dilakukan secara                    monitoring processes are integrally conducted from
        terpadu mulai dari satuan departemen, division dan                 each department, divisions to directorate level, in
        direktorat, dan menyelaraskannya dengan tim Audit                  line with Audit and Compliance team as part of the
        dan Compliance sebagai bagian dari Risk                            Risk Committee.
        Committee.

        Framework tata kelola risiko operasional                           Operational risk governance framework

        •    Identifikasi Risiko                                           •   Risk Identification
             Manajemen risiko operasional Perseroan                            The Company’s operational risk management
             dimulai dari identifikasi potensi risiko dari                     starts with identification of potential risks in the
             aktivitas-aktivitas Perseroan yang kemudian                       Company’s activities which then being
             dituangkan ke dalam Risk Register.                                summarised into a Risk Register.

        •    Pengukuran Risiko                                             •    Risk Measurement
             Pengukuran risiko operasional dilakukan                            Operational risk measurement is conducted
             dengan menetapkan Key Risk Indicator (KRI),                        with determining the Key Risk Indicator (KRI)
             atas potensi risiko operasional yang perlu                         of potential operational risks that need to be
             diantisipasi Manajemen. Penetapan KRI                              anticipated by the Management. The KRI is
             tersebut dengan memberikan bobot atas risiko                       weighted based on the potentiality and its
             berdasarkan potensi dan dampak risiko                              impact to the Company. This weighting is
             operasional terhadap Perseroan. Hal tersebut                       conducted to ensure that operational risks are
             dilakukan dalam upaya monitoring risiko                            monitored consistently.
             operasional dalam format yang konsisten.

        •    Mitigasi Risiko                                               •    Risk Mitigating
             Dengan fokus pada risiko-risiko utama                              Focusing on the Company’s main risks, risks
             Perseroan, mitigasi risiko dilakukan dengan                        mitigaton is documented in the Company’s
             menuangkannya ke dalam kebijakan-kebijakan                         policies.
             Perseroan.
                                                   Halaman - 121 - Page
                                                                274
Page 297
                                                          PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                           37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

    (vii) Manajemen risiko operasional (lanjutan)                                     (vii) Operational risk management (continued)

          Framework           tata     kelola      risiko      operasional                    Operational          risk      governance           framework
          (lanjutan)                                                                          (continued)

          •     Pelaporan Standar                                                             •     Standard Reporting
                Secara periodik, KRI akan dituangkan dalam                                          KRI is reported periodically in a standard
                laporan standar kepada Manajemen. Standar                                           report to the Management. The standard report
                pelaporan ini selalu dikembangkan dari waktu                                        then being improved from time to time to
                ke waktu agar pengukuran risiko dan analisa                                         ensure the updated risks measurement and
                skenario dapat semakin menjelaskan risiko                                           scenario analysis that could more explained
                operasional terkini.                                                                the latest relevant operational risks.

          •     Risk Appetite                                                                 •     Risk Appetite
                Setiap pelaporan      dan    analisis  risiko                                       Each reporting and risks analysis are
                dibandingkan dengan batas yang ditentukan                                           compared to the risk appetite set by the
                oleh Direksi Perseroan. Dalam penentuan risk                                        Company’s Directors. To determine risk
                appetite,    Manajemen     menyeleraskannya                                         appetite, Management aligns KRI with
                antara cara bagaimana KRI disajikan dengan                                          business strategies.
                menunjukkan keterkaitannya terhadap strategi
                bisnis.

          •     Keikutsertaan aktif fungsi bisnis unit dari                                   •     Active contribution of business function
                tim Audit dan Compliance                                                            from Audit and Compliance team
                Tata kelola risiko operasional juga melibatkan                                      Operational    risks   governance   involves
                fungsi bisnis unit serta tim Audit dan                                              business unit functions as well as Audit and
                Compliance          untuk       menyelaraskan                                       Compliance team to align operational
                pelaksanaan operasional terhadap ketentuan                                          implementation of the risks policies and
                dan tata kelola risiko yang telah ditetapkan,                                       governance, as well as to gain uniformity in
                juga untuk mendapatkan keseragaman                                                  understanding operational risks governance
                pemahaman di setiap fungsi operasional                                              framework by each functions.
                terhadap framework tata kelola risiko
                operasional.


38. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN BERSIH                                        38. NET FINANCING ACTIVITIES RECONCILIATION

    Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah sebagai                              Reconciliation from financing activities are as follows:
    berikut:
                                                                                   2024
                                                                                    Perubahan non kas/
                                                                                     Non-cash changes
                                                                                                Pergerakan
                                                                                Pergerakan         beban
                                                                               Valuta asing/     transaksi/
                                      Saldo awal/                              Movement of      Changes in             Saldo akhir/
                                      Beginning             Arus kas/             foreign       transaction              Ending
                                       balance              Cashflow            exchange  *)        cost                 balance
    Pinjaman yang diterima                     19,589                 (101)                 (119)                18             19,387             Borrowings
    Utang obligasi                              9,762                  458                     -                 (1)            10,219          Bond payables

    Jumlah liabilitas dari                                                                                                                  Total liabilities from
      aktivitas pendanaan                      29,351                  357                  (119)                17             29,606     financing activities

                                                                                   2023
                                                                                    Perubahan non kas/
                                                                                     Non-cash changes
                                                                                                Pergerakan
                                                                                Pergerakan         beban
                                                                               Valuta asing/     transaksi/
                                      Saldo awal/                              Movement of      Changes in             Saldo akhir/
                                      Beginning             Arus kas/             foreign       transaction              Ending
                                       balance              Cashflow            exchange *)         cost                 balance
    Pinjaman yang diterima                     17,681                3,063             (1,160)                    5             19,589             Borrowings
    Utang obligasi                              9,586                  178                  -                    (2)             9,762          Bond payables

    Jumlah liabilitas dari                                                                                                                  Total liabilities from
      aktivitas pendanaan                      27,267                3,241             (1,160)                    3             29,351     financing activities

    *) Perseroan telah menerapkan kebijakan lindung nilai untuk pinjaman yang          *)    The Company has applied hedging policy to borrowings denominated in
       diterima dalam mata uang asing dan memiliki tingkat suku bunga mengambang             foreign currencies with floating interest rates (see Notes 15).
       (lihat Catatan 15).




                                                                  Halaman - 122 - Page
                                                                               275
Page 298
                                                PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                            31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                           (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


39. RASIO KEUANGAN BERDASARKAN PERATURAN                                 39. FINANCIAL RATIOS BASED ON OJK REGULATION
    OJK

    Berdasarkan POJK No. 35/POJK.35/2018 tanggal                            Based on POJK No. 35/POJK.35/2018 dated 27
    27 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha                          December 2018 regarding the Organisation of Financial
    Perusahaan Pembiayaan, Perseroan diharuskan untuk                       Company Business, the Company is required to comply
    memenuhi sejumlah rasio keuangan tertentu. Rasio                        with several financial ratios. These financial ratios are
    keuangan tersebut dihitung berdasarkan POJK No.                         calculated based on POJK No. 35/POJK.35/2018 and
    35/POJK.35/2018 dan mungkin tidak sesuai dengan                         may not be consistent with Indonesian Financial
    Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Berikut ini                    Accounting Standards. The following are some of the
    adalah beberapa rasio keuangan berdasarkan                              financial ratios based on OJK Regulation: (unaudited)
    Peraturan OJK: (tidak diaudit)

                                                           2024                 2023

    Financing to asset ratio                                   93.53%              93.69%                                Financing to asset ratio

    Rasio saldo piutang pembiayaan neto
      terhadap total pendanaan yang diterima                   129.40%            127.09%              Net financing receivables to funding ratio

    Rasio saldo piutang pembiayaan untuk pembiayaan                                                                                  Net financing
      investasi dan modal kerja dibandingkan dengan                                            receivables for investment and working capital
      total saldo piutang pembiayaan                           28.19%              27.16%         financing to total financing receivables ratio

    Rasio piutang pembiayaan bermasalah (NPF) - kotor           0.49%               0.50%          Non-performing financing ratio (NPF) - gross

    Rasio permodalan                                           32.13%              29.33%                                            Capital ratio

    Rasio ekuitas terhadap modal disetor                       352.07%            318.71%                          Equity to paid up capital ratio

    Perseroan memonitor permodalan berdasarkan gearing                      The Company monitors capital on the basis of the
    ratio. Rasio ini dihitung dari nilai bersih pinjaman                    gearing ratio. This ratio is calculated as net debt
    (termasuk obligasi) dibagi dengan jumlah modal.                         (including bonds payable) divided by total capital. Total
    Jumlah modal diambil dari ekuitas yang tercantum                        capital is calculated as ‘equity’ as shown in the
    dalam laporan posisi keuangan.                                          statements of financial position.

    Berdasarkan peraturan yang berlaku, jumlah maksimum                     Based on the prevailing regulation, the maximum
    gearing ratio adalah sebesar 10 kali dari total modal.                  gearing ratio is 10 times from total capital.

                                                        2024                   2023

    Pinjaman                                                                                                                           Debt:
    - Pinjaman yang diterima – bersih                      19,387                   19,589                              Borrowings - net -
    - Surat berharga yang diterbitkan                      10,219                    9,762                              Securities issued -


    Jumlah pinjaman                                        29,606                   29,351                                           Total debt

    Jumlah modal                                           10,331                      9,373                                      Total capital

    Gearing ratio *)                                           2,86                     3.13                                   Gearing ratio *)

    *) tidak diaudit                                                                                                                  *) unaudited



40. SALING HAPUS                                                         40. OFFSETTING

    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak                           As at 31 December 2024 and 2023, there is no financial
    terdapat aset dan liabilitas keuangan yang saling hapus                 assets and liabilities that are subject to offsetting in the
    pada laporan posisi keuangan.                                           statements of financial position.




                                                         Halaman - 123 - Page
                                                                   276
Page 299
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


40. SALING HAPUS (lanjutan)                                   40. OFFSETTING (continued)

    Perseroan memiliki pinjaman dan surat berharga yang          The Company has borrowing and securities issued
    diterbitkan yang dijamin dengan fidusia atas piutang         collaterised by fiduciary of consumer financing
    pembiayaan konsumen (lihat Catatan 5), yang menjadi          receivables (refer to Note 5), which are subject to
    subyek untuk memenuhi netting arrangements dan               enforceable netting arrangements and similar
    perjanjian serupa, yang tidak saling hapus pada laporan      agreements that are not set off in the statements of
    posisi keuangan.                                             financial position.

    Perseroan memiliki aset dan liabilitas keuangan              The Company has derivative assets and liabilities that
    derivatif yang tunduk pada perjanjian induk untuk            are subject to enforceable master netting arrangements
    menyelesaikan secara neto, dimana perjanjian antara          whereas the agreement between the Company and the
    Perseroan dan pihak counterparty memperbolehkan              counterparty allows for net settlement of the relevant
    penyelesaian neto atas aset dan liabilitas keuangan          financial assets and liabilities when both elect to settle
    tersebut ketika kedua pihak memilih untuk                    on a net basis. Otherwise, financial assets and liabilities
    menyelesaikan dengan dasar neto. Ketika kedua pihak          will be settled on a gross basis. However, each party to
    tidak memilih untuk menyelesaikan secara neto, aset          the master netting agreement will have the option to
    dan liabilitas keuangan diselesaikan dengan dasar            settle such amount on a net basis in the event of default
    bruto, akan tetapi masing-masing pihak dalam                 of the other party.
    perjanjian induk mempunyai opsi untuk menyelesaikan
    jumlah-jumlah tersebut dengan dasar neto pada
    peristiwa di mana terjadi gagal bayar salah satu pihak.


41. STANDAR AKUNTANSI BARU YANG TELAH                         41. ACCOUNTING STANDARD ISSUED BUT NOT YET
    DISAHKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF                          EFFECTIVE

    Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan              Financial Accounting Standard Board of Indonesian
    Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan standar baru,         Institute of Accountants (DSAK-IAI) has issued the
    amandemen dan interpretasi berikut, namun belum              following     new    standards,     amendments      and
    berlaku efektif untuk laporan keuangan untuk tahun           interpretations, but not yet effective for the financial
    yang berakhir pada 31 Desember 2024:                         statements for the year ended 31 December 2024 as
                                                                 follows:

    -   PSAK 117: "Kontrak Asuransi"; dan                         -   SFAS 117: "Insurance contracts"; and
    -   Amandemen PSAK 117: “Kontrak Asuransi” terkait            -   Amendment of SFAS 117: “Insurance Contract”
        Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 -                        regarding Initial Application of SFAS 117 and SFAS
        Informasi Komparatif; dan                                     109 - Comparative Information; and
    -   PSAK 221 "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta                  -   SFAS 221 "The Effect of Changes in Foreign
        Asing".                                                       Exchange Rates"

    Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari          The above standards will be effective on 1 January
    2025 dan penerapan dini diperbolehkan.                        2025 and early adoption is permitted.

    Pada saat penerbitan laporan keuangan, Perseroan             As at the authorisation date of these financial
    masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari            statements, the Company is still evaluating the potential
    penerapan standar baru dan revisi tersebut serta             impact of these new and revised standards to the
    pengaruhnya pada laporan keuangan Perseroan.                 Company’s financial statements.


42. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN                       42. REISSUANCE OF THE FINANCIAL STATEMENTS

    Sehubungan dengan rencana Perseroan untuk                     In relation to the Company’s plan for Continuous Public
    melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi               Offering of Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya
    Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance sebagaimana            Finance as disclosed in Note 43, the Company has
    diungkapkan pada Catatan 43, Perseroan telah                  reissued its financial statements as at and for the year
    menerbitkan kembali laporan keuangannya pada                  ended 31 December 2024 with comparative as at and
    tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31         for the year ended 31 December 2023 to conform with
    Desember 2024 dengan komparatif pada tanggal dan              the disclosure required by the capital market
    untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember            regulations.
    2023, untuk menyesuaikan pengungkapan dengan
    peraturan pasar modal.



                                                   Halaman - 124 - Page
                                                           277
Page 300
                                            PT ASTRA SEDAYA FINANCE

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in billions of Rupiah, unless otherwise stated)


42. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN                      42. REISSUANCE OF THE FINANCIAL STATEMENTS
    (lanjutan)                                                   (continued)

    Penerbitan kembali laporan keuangan terkait dengan            Reissuance of the financial statements related to the
    hal-hal sebagai berikut:                                      following items:
    a. Catatan 5 - Piutang pembiayaan konsumen - bersih           a. Note 5 - Consumer financing receivables - net
    b. Catatan 6 - Piutang pembiayaan Murabahah -                 b. Note 6 - Murabahah financing receivables - net
        bersih
    c. Catatan 18 - Surat berharga yang diterbitkan               c.   Note 18 - Securities issued
    d. Catatan 27 - Pendapatan bagi hasil Musyarakah              d.   Note 27 - Musyarakah profit sharing
    e. Catatan 28 - Pendapatan pembiayaan anjak                   e.   Note 28 - Factoring financing income
        piutang
    f. Catatan 33 - Saldo dan transaksi dengan pihak              f.   Note 33 - Balances and transactions with related
        berelasi                                                       parties
    g. Catatan 37 - Manajemen risiko keuangan                     g.   Note 37 - Financial risk management
    h. Catatan 43 - Peristiwa setelah periode pelaporan           h.   Note 43 - Subsequent events


43. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                       43. SUBSEQUENT EVENTS

    Perseroan telah melakukan Penawaran Umum                     The Company plans for Continuous Public Offering of
    Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya        Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance with
    Finance dengan target dana yang dihimpun sebesar             the maximum targeted fund amounting to Rp12,000 and
    Rp12.000, dimana Perseroan akan menerbitkan dan              the Company will issue and offer Obligasi Berkelanjutan
    menawarkan Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya           VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 with
    Finance Tahap I Tahun 2025 dengan jumlah pokok               principal amount up to Rp1,500. The bonds issuance
    sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.500. Proses                   process has started in March 2025.
    penerbitan obligasi tersebut telah dimulai pada bulan
    Maret 2025.




                                                   Halaman - 125 - Page
                                                           278
Page 301
      PT ASTRA SEDAYA FINANCE
                     Kantor Pusat
              Jl. T.B. Simatupang No. 90
                     Jakarta 12530
 Telepon: (021) 7885 9000; Faksimili: (021) 7885 1184
                Website: www.acc.co.id
              email: treasury@acc.co.id

                    Kantor Cabang
76 kantor cabang terdiri atas kantor cabang konvensional
 dan kantor cabang syariah yang tersebar diberbagai
                  wilayah di Indonesia

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.49 MB
Published4 Jul 2025
Pages301
Characters1,493,952
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 251 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT ASTRA SEDAYA FINANCE p.1 ×124
linked org PT Mandiri Sekuritas p.1 ×3
linked org PT Mega Capital Sekuritas p.1 ×3
linked org Astra International Tbk p.15 ×71
linked org Bank Pan Indonesia Tbk. p.19 ×8
linked org Bank Central Asia Tbk. p.19 ×8
linked — Standard Chartered p.19 ×4
linked org Bank CIMB Niaga Tbk. p.19 ×13
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.19 ×19
linked org PT Bank Shinhan Indonesia p.19 ×7
linked org Bank Nationalnobu Tbk. p.19 ×5
linked org PT Bank DBS Indonesia p.19 ×7
linked org PT Bank HSBC Indonesia p.19 ×11
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk. p.19 ×8
linked org Bank SMBC Indonesia Tbk. p.37 ×5
linked org Citibank, NA p.37
linked org Mizuho Bank Ltd p.41 ×7
linked — Sumitomo Mitsui Banking p.41 ×2
linked org Bank CTBC p.41
linked org PT Bank Mizuho Indonesia p.41 ×2
linked org United Tractors Tbk p.43 ×11
linked org Bank Permata Tbk p.66 ×60
linked org Bank Danamon p.69 ×2
linked org PT Bank SMBC p.70
linked org MITRA SENTRAL p.79
linked person Djony Bunarto Tjondro p.84 ×2
linked person Chiew Sin Cheok p.84 ×2
linked person Gidion Hasan · Komisaris p.84 ×7
linked person Hamdani Dzulkarnaen Salim p.84 ×2
linked person Thomas Junaidi Alim W. p.84 ×2
linked org Dana Pensiun p.84 ×3
linked person Hendry Christian W · Presiden Direktur p.87 ×9
linked person Dharmawan Phie · Direktur p.87 ×14
linked person Gita Tiffani Boer p.89 ×2
linked person Sri Indrastuti Hadiputranto p.89
linked person John Raymond Witt p.89
linked person Hsu Hai Yeh p.89
linked person Leonard W.S. Siregar · Komisaris Independen p.92 ×2
linked person Aridono Sukmanto · Komisaris Independen p.92 ×11
linked person Tan Chian Hok · Direktur p.92 ×10
linked person Devy Santoso Jayadi · Direktur p.92 ×10
linked person Selly Meilania · Direktur p.92 ×8
linked org PT Astra Agro Lestari · Komisaris p.93 ×3
linked org PT Trimegah Sekuritas p.93
linked org Charoen Pokphand Indonesia p.93
linked person Matilda Esther Rotinsulu · Direktur p.104 ×3
linked person Juliani Eliza Syaftari p.106 ×6
linked org PT Serasi Autoraya. p.128 ×6
linked person Parman Nataatmadja p.137
linked person Awan Nurmawan Nuh p.137
linked person Helvi Yuni Moraza p.137
linked person Lukmanul Khakim p.137
linked person Ahmad Solichin Lutfiyanto p.137
linked person Alexander Dippo Paris Y S p.137
linked person Nancy Adistyasari p.137
linked person Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari p.137
linked person Saladin Dharma Nugraha Effendi p.137
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×7
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×25
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.1 ×14
possible org Negara Republik Indonesia p.2 ×11
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.7 ×4
possible org MUFG Bank p.19 ×8
possible org Bank BTPN Tbk. p.19 ×4
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. p.37 ×6
possible org DBS Bank Ltd p.41 ×5
possible org The Korea Development Bank p.41 ×4
possible person Herawati p.68 ×2
possible org PT Bank Mizuho p.72
possible — Jardine Cycle & Carriage p.83 ×4
possible person Suparno Djasmin p.84 ×3
possible person Henry Tanoto p.84 ×2
possible person FXL Kesuma p.84 ×2
possible person Prijono Sugiarto p.89
possible person Benjamin Herrenden p.89
possible person Rudy · Presiden Komisaris p.92 ×5
possible — Siswadi* p.104
possible person Lindawati Gani p.106 ×6
possible person Kartika Wirjoatmodjo p.137
possible person Edi Susianto p.137
possible person Hery Gunardi p.137
possible person Agus Noorsanto p.137
possible person Hakim Putratama p.137
possible person Riko Tasmaya (Riko Adythia p.137
possible person Aquarius Rudianto p.137
possible person Farida Thamrin p.137
possible person Akhmad Purwakajaya p.137
unresolved org PT ASTRA SEDAYA FINANCE Kegiatan Usaha Investasi p.1 ×2
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1 ×7
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA p.1 ×4
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.1 ×2
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas p.1 ×2
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.2 ×3
unresolved org Bapepam p.2 ×16
unresolved org | Berarti Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma · Akuntan Publik p.5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Rintis p.5
unresolved org Rianto & Rekan p.5 ×7
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.5
unresolved org Bapepam-LK p.5 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan p.5
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.5 ×3
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×5
unresolved org Kementerian Keuangan. p.5
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.7 ×11
unresolved org | Berarti Thamrin & Rekan Law Firm yang melakukan pemeriksaan dari segi · Konsultan Hukum p.8
unresolved org Berarti Thamrin & Rekan p.8
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas. Masa Penawaran Umum p.8
unresolved org Indonesia p.8
unresolved person Esther Pascalia Ery Jovina · Notaris p.9 ×19
unresolved org PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance AAF p.13
unresolved org PT Astra Auto Finance CSDI p.13
unresolved org PT Cipta Sedaya Digital Indonesia PSS p.13
unresolved org PT Pratama Sadya Sadana p.13 ×2
unresolved org PT Raharja Sedaya p.14 ×3
unresolved person Rukmasanti Hardjasatya · Notaris p.14 ×9
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.14 ×8
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Pusat p.14 ×6
unresolved org PT Raharja Sedaya Finance p.14 ×12
unresolved person Gde Kertayasa · Notaris p.14 ×3
unresolved person Wiwik Condro S.H. · Notaris p.14 ×14
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.14 ×14
unresolved org Departemen Keuangan p.14 ×3
unresolved org Direktorat Jenderal Moneter No. S- p.14 ×3
unresolved org PT Summa International p.15 ×2
unresolved person Aryanti Artisari · Notaris p.15 ×11
unresolved org PT Garda Era Sedaya p.15 ×9
unresolved org PT Sedaya Multi Investama p.15 ×9
unresolved org PT Astra Sedaya Finance Tahun p.17 ×2
unresolved person Tjhin Silawati p.18 ×5
unresolved org PT Bank ANZ Indonesia p.19 ×4
unresolved org United Tractor Tbk. p.19 ×6
unresolved org Astra | 370 Sedaya Finance p.21
unresolved org Kantor Akuntan Publik No. N p.24
unresolved org PT. Asuransi Astra Buana · Presiden Direktur p.27 ×11
unresolved org Rintis p.35 ×4
unresolved org Penyelenggara Jasa Sosial p.36
unresolved org Bank Central Asial Tbk. p.37 ×2
unresolved org Bank of China (Hong Kong p.38 ×7
unresolved org Bank Berhad p.41 ×2
unresolved org Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.41 ×3
unresolved org Taipei Fubon Commercial Bank Co. Limited p.41
unresolved org Bank Singapore Branch p.41
unresolved org New Zealand Banking Group Limited p.41
unresolved org Sumitomo Mitsui Trust Bank Limited p.41
unresolved org ANZ Bank Ltd. p.41
unresolved org Citigroup Global Markets Asia Ltd. p.41 ×2
unresolved org CTBC Bank Co. Ltd. p.41
unresolved org HSBC Ltd. p.41
unresolved org PT Bank CTBC Indonesia p.41
unresolved org Shinsei Bank Ltd. p.41
unresolved org SMTB Co. Ltd. p.41
unresolved org Taipei Fubon Commercial Bank Co., Ltd p.41 ×2
unresolved org Chinese Banking Corporation p.42
unresolved org PT Bank SBI Indonesia p.42
unresolved org Shanghai Banking Corporation Ltd. p.42 ×3
unresolved org Overseas-Chinese Banking Corporation Ltd. p.42
unresolved org China Limited p.43
unresolved org PT Rahaja Sedaya p.65
unresolved org PT Astra Sedaya Fina p.65
unresolved org PT Astra Sedaya Finance. Struktur Permodalan p.65
unresolved org Kantor Akuntan Publik KAP Rintis p.67
unresolved org PT Pefindo Biro Kredit p.67
unresolved org PT Bank Central p.68
unresolved org Facility Agreement Asia Tbk p.68
unresolved org Bank BCA p.68
unresolved person Dollar Linda Herawati p.69 ×2
unresolved org Niaga Tbk p.70
unresolved person Nanette Amerika Serikat Cahyanie Adi Warsito p.70
unresolved person Nanette Cahyanie Adi Warsito p.70
unresolved person Hartini Antasari · Notaris p.70
unresolved org Tractors Tbk p.71
unresolved org Term Mizuho Bank Ltd p.71
unresolved org PT Bank ANZ p.71 ×3
unresolved org Fasilitas Money Market No. Nobu Tbk p.71
unresolved person Jingga p.71
unresolved org Bank Nobu p.71 ×2
unresolved org Zealand Banking Group Limited p.72
unresolved org PT Bank SBI p.73
unresolved org Persetujuan Fasilitas (Persero) Tbk p.74
unresolved org PT Bank BRI p.74
unresolved org Kerja Withdrawal Approval (Persero) Tbk p.74
unresolved person Ester Pascalia Ery Jovina · Notaris p.74
unresolved org Bank Niaga p.74 ×3
unresolved org PT Bank Commonwealth p.77 ×11
unresolved org Bank Commonwealth No. SEC p.77
unresolved org PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance p.79 ×6
unresolved org PT Cipta Sedaya Digital Indonesia p.79 ×3
unresolved org PT Astra Auto Finance p.79 ×6
unresolved org PT Sedaya Pratama p.79 ×3
unresolved org Bank Permata. Perjanjian p.79
unresolved org PT Staco Etika Sedaya Finance p.79
unresolved org PT MITRA SENTRAL TERPADU p.79
unresolved org PT Staco Estika Sedaya Finance p.79
unresolved org Pemerintah Kota Surabaya Surabaya p.81
unresolved org Jardine Strategic Limited p.83 ×2
unresolved org Carriage Ltd p.83 ×4
unresolved org Jardine Matheson Holdings Limited p.83
unresolved org Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum p.83
unresolved org PT Astra Sedaya Finance Atas Nama p.84
unresolved org PT General Elctric Services p.84
unresolved person Andalia Farida p.84
unresolved org PT General Electric Services p.84 ×5
unresolved person Sutjipto · Notaris p.84
unresolved person Kumala Tjahjani Widodo · Notaris p.85
unresolved person Benny Kristianto · Notaris p.85 ×2
unresolved org Kementerian p.85 ×2
unresolved org PT Arya Kharisma. p.86 ×3
unresolved person Sie Khwan Djioe · Notaris p.87
unresolved person Aulia Taufani · Notaris p.87 ×5
unresolved org PT Raya Saham Registra p.88
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Selatan p.89
unresolved person Gibson Thomasyadi · Notaris p.91
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi p.92 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.92
unresolved person Hendry Christian Wong p.92
unresolved org PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia p.93
unresolved org PT Inti Salim Corporation p.93
unresolved org PT Samadista Karya p.93
unresolved person Leonard W. S. Siregar · Komisaris Independen p.103
unresolved person Mohammad Farauk · Direktur p.104
unresolved org Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia p.106 ×2
unresolved org PT Toyota Astra Financial Services. Pengangkatan Komite Audit p.106
unresolved org PT Toyota Astra Financial Services Juliani Eliza Syaftari p.106
unresolved org Departemen Manajemen Risiko p.109
unresolved org PT Astra Sedaya Finance Kegiatan p.109
unresolved org PT Astra p.111
unresolved org Astra ● 2006 – 2011 | Sedaya Finance p.111
unresolved org PT Astra Sedaya Finance Pedoman Kerja Komite Nominasi p.111
unresolved org Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia p.116
unresolved org Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia p.116
unresolved org Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pusat p.116
unresolved org Mahkamah Agung p.117 ×2
unresolved org Arbitrasi Nasional Indonesia p.117 ×2
unresolved org Penyelesaian Sengketa Konsumen p.117 ×2
unresolved org PT Raharja Sedaya. Kemudian p.118
unresolved org PT Asuransi Jiwa Astra p.128 ×2
unresolved org PT Serasi Autoraya AI p.128
unresolved org PT Astra Mitra Ventura p.128 ×2
unresolved org PT Pratama Sadya Sadana. Entitas p.128
unresolved org PT Stacomitra Graha p.128 ×3
unresolved org PT Astra Mitra Venture p.129
unresolved org Dana Pensiun Astra p.129
unresolved org PT Datindo Entrycom p.137
unresolved person Fathiah Helmi · Notaris p.137
unresolved org PT ASTRA SEDAYA FINANCE CATATAN ATAS p.186
unresolved org PT ASTRA SEDAYA FINANCE Kantor Pusat p.301

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result