Skip to content
Back to announcement

20250704_ANTM_Laporan Informasi dan Fakta Material_31911934_lamp1.pdf

Other Text extracted ANTM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1 OCR 0.941
3UMN:.. Hi-antam 9

PRESS RELEASE
PT ANTAM Tbk

Untuk segera disebarluaskan

ANTAM - IBC Wujudkan Ekosistem Industri EV Terintegrasi Bersama CBL

Jakarta, 4 Juli 2025 - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau ANTAM bersama Indonesia Battery
Corporation (IBC) terus memperkuat peran strategis dalam ekosistem industri baterai nasional.
Bersama mitra global CBL yang merupakan joint venture CATL, Brunp, dan Lygend sebagai pemain
baterai global nomor satu di dunia, ANTAM dan IBC saat ini tengah membangun serangkaian
proyek ekosistem baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Tanda dimulainya pembangunan pabrik baterai terintegrasi ini langsung dilakukan oleh Presiden
RI Prabowo Subianto. Turut hadir dalam peresmian ini yakni Duta Besar RRT untuk Indonesia Wang
Lutong, para menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Karawang
Aep Saepuloh, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin, Direktur Utama ANTAM Achmad
Ardianto, Vice Chairman CATL, Li Ping, Chairman Ningbo CBL, Li Changdong, Direktur Utama IBC
Toto Nugroho, dan President Director PT CBL Wu Zhihui.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan ekosistem
industri baterai kendaraan listrik terintegrasi merupakan langkah nyata dalam mewujudkan cita-
Cita bangsa Indonesia.

“Cita-cita hilirisasi sudah sangat lama sebenarnya, Presiden Republik Indonesia yang
pertama, Bung Karno sudah bercita-cita hilirisasi. Dan Presiden-Presiden kita selanjutnya
juga bercita-cita dan melaksanakan hilirisasi,” ucap Presiden.

Proyek terbesar se-Asia tenggara ini menurut Presiden menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam
mendorong energi ramah lingkungan. Kepala Negara pun menyambut baik kerja sama strategis
dengan mitra global dalam membangun ekosistem industri baterai ramah lingkungan ini.

Peresmian ini menjadi salah satu langkah konkret Indonesia dalam mendorong transisi energi.
Selain itu, proyek ini diyakini dapat memperkuat kemandirian industri nasional melalui
pemanfaatan mineral strategis dalam rantai pasok global kendaraan listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan proyek ini juga
menegaskan posisi Indonesia sebagai pemilik sumber daya alam mampu berkolaborasi dengan
negara tetangga yang memiliki teknologi mutakhir dalam pengembangan ekosistem kendaraan
listrik.

“Proyek ini juga mendukung arahan Presiden dalam mendukung kemandirian energi. Lewat
proyek ini Indonesia bisa menghemat impor bahan baku energi. Selain itu, proyek ini
merupakan langkah konkret hilirisasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,”
tegas Bahlil.

Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi

Syarif Faisal Alkadrie

Sekretaris Perusahaan

Tel: (6221) 789 1234

Fax: (6221) 789 1224

E-mail: corsec@antam.com

www.antam.com Herantamtok IEJ cOffcialantam WP @OfficialAntam MX Official ANTAM fficial-antam
Page 2 OCR 0.943
3UMN:.. Hi-antam 9

PRESS RELEASE
PT ANTAM Tbk

Untuk segera disebarluaskan

Pada sektor hulu yang berlokasi di Halmahera Timur, ANTAM membentuk perusahaan patungan
bersama CBL untuk pengelolaan penambangan nikel yang akan memasok kebutuhan rantai
industri baterai. ANTAM dan CBL juga membangun Pabrik RKEF, HPAL dan Kawasan Industri Buli
(KIB) yang didukung energi bersih, sistem air terpadu dan pusat kendali berbasis cloud.

Direktur Utama ANTAM Achmad Ardianto mengatakan Pabrik RKEF yang dibangun mengadopsi
teknologi pemurnian atomasi feronikel pertama di dunia yang dikembangkan Brunp. Pabrik
berkapasitas 88 ribu ton Ni per tahun ini menciptakan model peleburan hijau baru dengan
konsumsi energi yang rendah.

“Sejalan dengan praktik ESG, kami bersama mitra strategis bertekad menghadirkan
ekosistem baterai listrik yang ramah lingkungan guna mendukung transisi energi nasional
yang berkelanjutan,” katanya.

Pabrik HPAL dengan kapasitas 55 ribu ton Ni/tahun yang dibangun ANTAM bersama CBL di KIB
juga menggunakan teknologi generasi ketiga yang terdepan, dengan tata letak inovatif bertingkat
yang memanfaatkan gravitasi alami untuk aliran material.

“Kami merencanakan proyek terintegrasi yang akan memasok energi hijau ini dapat
memperkuat posisi Indonesia di sektor energi global yang berkelanjutan,” tambah Ardianto.

Sementara itu di Karawang, IBC dan CBL membangun Pabrik Sel Baterai yang merupakan bagian
dari proyek terintegrasi meliputi pembangunan pabrik material aktif baterai yakni prekursor dan
katoda, dan fasilitas daur ulang baterai.

Direktur Utama IBC Toto Nugroho menjelaskan, di KIB, IBC bersama mitra global menyiapkan lini
produksi material aktif baterai berkualitas tinggi. Pabrik tersebut dirancang memproses 16 ribu ton
nikel sulfat per tahun, sekaligus memproduksi 30 ribu ton prekursor dan 30 ribu ton material aktif
katoda.

“Fasilitas hulu ini diharapkan menutup ketergantungan impor bahan baku katoda—
komponen dengan kontribusi paling signifikan dalam sel baterai—sekaligus meningkatkan
nilai tambah nikel di dalam negeri,” ujar Toto.

Dari Halmahera Timur, aliran bahan setengah jadi akan bergerak ke barat menuju Karawang. Di
kawasan industri strategis ini, IBC bersama CBL sedang membangun pabrik sel baterai berkapasitas
awal 6,9 GWh (fase 1) dan akan berkembang kedalam kapasitas 15 GWh dalam 5 tahun. Lini
produksi berteknologi mutakhir itu ditargetkan beroperasi pada tahun 2026, memproduksi sel
untuk kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi (Battery Energy Storage System/BESS) baik
untuk pasar domestik maupun ekspor.

Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi

Syarif Faisal Alkadrie

Sekretaris Perusahaan

Tel: (6221) 789 1234

Fax: (6221) 789 1224

E-mail: corsec@antam.com

www.antam.com Herantamtok IEJ cOffcialantam WP @OfficialAntam MX Official ANTAM fficial-antam
Page 3 OCR 0.939
3UMN:.. ditanam 9

PRESS RELEASE
PT ANTAM Tbk

Untuk segera disebarluaskan

IBC yang terdiri dari PT Indonesia Asahan Aluminium, ANTAM, PT Pertamina Power Indonesia dan
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) bersama CBL, berkomitmen menjadikan pabrik sel baterai
di Karawang sebagai ASEAN Regional Hub untuk memenuhi kebutuhan baterai kendaraan listrik
(EV) dan Battery Energy Storage System (BESS) di kawasan. Komitmen ini telah ditegaskan melalui
perjanjian perusahaan patungan yang telah disepakati.

Inisiatif ini mencerminkan peran strategis Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekosistem
EV di ASEAN, serta menjadi bukti nyata bahwa Indonesia tidak hanya mampu menyediakan bahan
baku, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengolahnya menjadi produk bernilai tambah tinggi
dalam rantai pasok baterai global.

Kedepannya, rantai siklus baterai IBC dan CBL ditutup oleh pabrik daur ulang baterai dengan
kapasitas 20 ribu ton baterai bekas per tahun untuk menjadi input material baterai kembali.
Teknologi yang digunakan nantinya diklaim mampu memulihkan lebih dari 95 persen logam
berharga, sehingga emisi karbon dapat ditekan dan prinsip ekonomi sirkular terjaga.

“Daur ulang adalah kunci keberlanjutan. Baterai yang selesai tugasnya hari ini harus kembali
menjadi sumber daya esok hari,” kata Toto menegaskan.

Selain menargetkan efisiensi rantai pasok, ANTAM dan IBC menekankan manfaat sosial dan
lingkungan. Konsorsium ANTAM-IBC-CBL menyiapkan program vokasi untuk warga sekitar,
membuka ribuan lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan UMKM penunjang. Seluruh
proyek dijalankan dengan standar Environmental, Social & Governance (ESG), mulai dari
pengelolaan tailing di Halmahera, penggunaan energi bersih di Karawang, hingga prosedur
keselamatan kerja di fasilitas daur ulang.

“Visi kami jelas, bukan sekadar membangun pabrik, tetapi menciptakan ekosistem hijau
terintegrasi yang mampu berdampak ekonomi luas sekaligus menjaga bumi,” tutup Toto.

Dengan rangkaian proyek strategis tersebut, ANTAM dan IBC berharap Indonesia dapat tampil
sebagai pemain kunci dalam industri baterai dunia, bukan hanya sebagai pemasok bahan mentah,
melainkan produsen teknologi bernilai tambah tinggi.

th

Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi

Syarif Faisal Alkadrie

Sekretaris Perusahaan

Tel: (6221) 789 1234

Fax: (6221) 789 1224

E-mail: corsec@antam.com

www.antam.com Herantamtok IEJ cOffcialantam WP @OfficialAntam MX Official ANTAM fficial-antam

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.69 MB
Published4 Jul 2025
Pages3
Characters8,190
Text sourceOCR
OCR confidence0.941

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Aneka Tambang Tbk p.1 ×2
linked person Achmad Ardianto p.1 ×2
linked person Syarif Faisal Alkadrie p.1 ×3
possible org ANTAM Tbk p.1 ×6
possible org PT Pertamina Power Indonesia p.3
unresolved org Indonesia Battery Corporation p.1
unresolved org PT CBL Wu Zhihui. Presiden RI Prabowo Subianto p.1
unresolved org Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral p.1
unresolved org PT Indonesia Asahan Aluminium p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result