Back to announcement
20250703_NISP_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_31911319_lamp1.pdf
Listing Text extracted NISPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 389
Page 1
INDIKASI JADWAL
Tanggal Efektif : 24 Juni 2025 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 3 Juli 2025
Masa Penawaran : 26 – 30 Juni 2025 Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik : 3 Juli 2025
Tanggal Penjatahan : 1 Juli 2025 Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia : 4 Juli 2025
OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS
INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN
P R O S P E K T U S
PIHAK YANG KOMPETEN.
PT BANK OCBC NISP TBK (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA
ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.
PT Bank OCBC NISP Tbk
Kegiatan Usaha Utama:
Jasa Perbankan
Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
KANTOR PUSAT JARINGAN KANTOR
OCBC Tower Per 31 Desember 2024, Perseroan memiliki 1 kantor pusat, 42 kantor cabang, 10 kantor cabang syariah,
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav.25, Jakarta 12940 - Indonesia 153 kantor cabang pembantu, dan 1 kantor fungsional non-operasional berlokasi di Provinsi DKI Jakarta,
Tel. (6221) 25533888 (hunting) Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat,
Fax. (6221) 57944000, 57943939 Kepulauan Riau, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan
E-mail: corporate.secretariat@ocbc.id Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara,
Homepage: www.ocbc.id Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Barat.
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN IV OCBC
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp8.000.000.000.000,- (DELAPAN TRILIUN RUPIAH)
(”OBLIGASI BERKELANJUTAN IV”)
Dalam rangka penawaran umum berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
OBLIGASI BERKELANJUTAN IV OCBC TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp1.500.000.000.000,- (SATU TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
(”OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagai bukti utang kepada Pemegang Obligasi.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi yang akan dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) yang terdiri dari 3 (tiga) seri dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp748.565.000.000,- (tujuh ratus empat puluh delapan miliar lima ratus enam puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,25%
(enam koma dua lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh
tempo Obligasi.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp537.930.000.000,- (lima ratus tiga puluh tujuh miliar sembilan ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,45% (enam
koma empat lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo Obligasi.
Seri C : Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp213.505.000.000,- (dua ratus tiga belas miliar lima ratus lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,55% (enam koma lima lima
persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 5 (lima) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo Obligasi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 3 Oktober 2025 sedangkan
pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 13 Juli 2026 untuk Obligasi Seri A, tanggal 3 Juli 2028 untuk Obligasi Seri B dan tanggal 3 Juli 2030 untuk
Obligasi Seri C yang juga merupakan Tanggal Pelunasan dari masing-masing Seri Pokok Obligasi.
Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap II dan/atau tahap-tahap selanjutnya (jika ada) akan ditetapkan kemudian.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK
BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI MENJADI JAMINAN BAGI PEMEGANG OBLIGASI INI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN
1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA, BAIK YANG
ADA SEKARANG MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG
TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI.
PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DENGAN KETENTUAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DITUJUKAN SEBAGAI PELUNASAN ATAU DISIMPAN UNTUK
KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR DIMANA PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DILAKUKAN MELALUI BURSA EFEK ATAU DILUAR BURSA EFEK DAN BARU
DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI TIDAK DAPAT DILAKUKAN APABILA HAL TERSEBUT MENGAKIBATKAN PERSEROAN
TIDAK DAPAT MEMENUHI KETENTUAN-KETENTUAN DI DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN. PEMBELIAN KEMBALI TIDAK DAPAT DILAKUKAN APABILA PERSEROAN MELAKUKAN
KELALAIAN (WANPRESTASI) SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN, KECUALI TELAH MEMPEROLEH PERSETUJUAN RUPO.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM
BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
RISIKO UTAMA YANG AKAN DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YAITU KETIDAKMAMPUAN DEBITUR UNTUK MEMBAYAR KEMBALI KREDIT YANG DIBERIKAN, DAN APABILA
JUMLAHNYA MATERIAL DAPAT MEMPENGARUHI KINERJA PERSEROAN.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN
KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI PADA UMUMNYA ADALAH SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT UTANG JANGKA PANJANG DARI
PT FITCH RATINGS INDONESIA DENGAN PERINGKAT:
AAA(idn) (Triple A)
UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS INI
Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada Bursa Efek Indonesia
Penawaran Obligasi Ini Dijamin Secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI
PT Indo Premier Sekuritas PT Mandiri Sekuritas PT OCBC Sekuritas Indonesia PT Mega Capital Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
(Terafiliasi)
WALI AMANAT
PT Bank Mega Tbk.
Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 26 Juni 2025
Page 2
PT Bank OCBC NISP Tbk (selanjutnya dalam Prospektus ini disebut ”Perseroan”) telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Obligasi sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp8.000.000.000.000,- (delapan triliun Rupiah) kepada OJK di Jakarta dengan surat No. 006/IR-FINANCE/ JT/PUB-IV/III/2025 tanggal 27 Maret 2025, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (“UUPM”), sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, yang dimuat dalam Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4 Tahun 2023, Tambahan No. 6845 (“UUP2SK”) dan peraturan pelaksanaannya serta perubahan-perubahannya, khususnya Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“POJK 36/2014”). Perseroan berencana untuk mencatatkan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 pada PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) sesuai dengan Surat Persetujuan Prinsip Pencatatan Obligasi No. S-04549/BEI.PP3/05-2025 tanggal 9 Mei 2025 perihal Persetujuan Prinsip. Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum ini batal demi hukum dan uang pemesanan yang telah diterima akan dikembalikan kepada para pemesan, sesuai ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No. IX.A.2 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum. Perseroan, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT OCBC Sekuritas Indonesia, PT Mega Capital Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi serta Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum ini bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran semua data, pendapat dan laporan yang disajikan dalam Prospektus ini sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta kode etik, norma dan standar profesinya masing-masing. Sehubungan dengan Penawaran Umum ini, setiap pihak terafiliasi dilarang untuk memberikan keterangan atau pernyataan mengenai data yang tidak diungkapkan dalam Prospektus, tanpa persetujuan tertulis dari Perseroan dan para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi serta Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum ini bukan merupakan pihak yang memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK, kecuali Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, PT OCBC Sekuritas Indonesia yang mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan. Selanjutnya, penjelasan lebih lanjut mengenai hubungan Afiliasi dapat dilihat pada Bab X dalam Prospektus ini tentang Penjaminan Emisi Obligasi dan Bab XI dalam Prospektus ini tentang Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal. PENAWARAN UMUM INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN SELAIN YANG BERLAKU DI REPUBLIK INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA PROSPEKTUS INI TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN ATAU BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN SERTA KETENTUAN-KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR WILAYAH REPUBLIK INDONESIA TERSEBUT. PERSEROAN TELAH MENGUNGKAPKAN SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH PUBLIK DAN TIDAK TERDAPAT LAGI INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL YANG BELUM DIUNGKAPKAN SEHINGGA TIDAK MENYESATKAN PUBLIK.
Page 3
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI i
DEFINISI DAN SINGKATAN iii
RINGKASAN xiii
I. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN 1
II. RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM 17
III. PERNYATAAN UTANG 18
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING 27
1. LAPORAN POSISI KEUANGAN 27
2. LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 29
3. LAPORAN ARUS KAS 30
4. RASIO KEUANGAN PENTING 31
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN 32
1. UMUM 32
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING 35
3. PRINSIP-PRINSIP PERBANKAN YANG SEHAT 36
4. ANALISIS KEUANGAN 39
5. LIKUIDITAS DAN SUMBER PENDANAAN 45
6. BATASAN PENGALIHAN DANA ENTITAS ANAK KEPADA PERSEROAN 45
7. SEGMEN OPERASI 45
8. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL DAN JARANG TERJADI ATAU PERUBAHAN PENTING 46
DALAM EKONOMI YANG DAPAT MEMPENGARUHI JUMLAH PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS
9. RISIKO NILAI TUKAR DAN SUKU BUNGA ACUAN 46
10. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL DAN JARANG TERJADI ATAU PERUBAHAN PENTING 47
DALAM EKONOMI YANG DAPAT MEMPENGARUHI JUMLAH PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS
11. BELANJA MODAL 47
12. MANAJEMEN RISIKO 48
VI. FAKTOR RISIKO 49
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN 53
i
Page 4
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, KECENDERUNGAN, DAN PROSPEK USAHA 54
1. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN 54
2. STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN 55
3. PERIZINAN YANG DIMILIKI PERSEROAN 57
4. KETERANGAN MENGENAI ASET PERSEROAN 57
5. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN 69
6. DIAGRAM KEPEMILIKAN PERSEROAN 85
7. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN 86
8. SUMBER DAYA MANUSIA 87
9. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PEMEGANG SAHAM BERBENTUK BADAN HUKUM 90
10. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN ANAK 92
11. TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI 94
12. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING 95
13. PERKARA YANG DIHADAPI PERSEROAN 96
14. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN USAHA PERSEROAN 96
15. STRATEGI USAHA 97
16. KEGIATAN USAHA 98
17. TINGKAT KESEHATAN BANK 101
18. PENGHIMPUNAN DANA 102
19. PENYALURAN DANA 103
20. PROSPEK USAHA DAN PERKEMBANGAN INDUSTRI PERBANKAN DI INDONESIA 106
21. PERSAINGAN USAHA 107
22. MANAJEMEN RISIKO 107
23. TATA KELOLA PERUSAHAAN (GOOD CORPORATE GOVERNANCE) 112
24. TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) 114
25. RISET DAN PENGEMBANGAN 115
26. ASURANSI 115
27. LISENSI, FRANCHISE, DAN HAK KEKAYAAN 116
IX. PERPAJAKAN 122
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI 123
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL 124
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT 127
XIII. TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI 141
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI 145
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM 147
XVI. LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN PERSEROAN 167
ii
Page 5
DEFINISI DAN SINGKATAN
Afiliasi : Berarti pihak-pihak sebagaimana dimaksud dalam UUP2SK, yaitu:
a. hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik
secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
1. suami atau istri;
2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara
yang bersangkutan; atau
5. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan.
b. hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik
secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan :
1. orang tua dan anak;
2. kakek dan nenek serta cucu; atau
3. saudara dari orang yang bersangkutan;
c. hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur atau komisaris dari pihak
tersebut;
d. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan dimana terdapat 1 (satu)
atau lebih anggota Direksi, pengurus, dewan komisaris, atau pengawas
yang sama;
e. hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak
langsung, dengan cara apa pun, mengendalikan atau dikendalikan oleh
perusahaan atau pihak tersebut dalam menentukan pengelolaan dan/atau
kebijakan perusahaan atau pihak dimaksud;
f. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan, baik
langsung maupun tidak langsung, dengan cara apa pun, dalam menentukan
pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan oleh pihak yang sama; atau
g. hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak
yang secara langsung maupun tidak langsung memiliki paling kurang 20%
(dua puluh persen) saham yang mempunyai hak suara dari perusahaan
tersebut.
Agen Pembayaran : Berarti KSEI yang ditunjuk Perseroan dengan perjanjian tertulis yang
berkewajiban membantu melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan/atau
pelunasan Pokok Obligasi termasuk Denda (jika ada) kepada Pemegang
Obligasi untuk dan atas nama Perseroan sebagaimana diatur dalam Perjanjian
Agen Pembayaran, dengan memperhatikan ketentuan yang diatur dalam
Perjanjian Perwaliamanatan.
Anak Perusahaan atau : Berarti perusahaan yang laporan keuangannya dikonsolidasikan dengan
Entitas Anak Perseroan (jika ada) sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku
di Indonesia.
ATM : Berarti Anjungan Tunai Mandiri (Automated Teller Machine) yaitu mesin
elektronik yang dapat menggantikan fungsi teller seperti penarikan uang tunai,
pemeriksaan saldo dan pemindahbukuan.
ATMR : Berarti Aset Tertimbang Menurut Risiko.
Bank Kustodian : Berarti bank umum yang telah memperoleh persetujuan OJK untuk melakukan
kegiatan usaha sebagai Kustodian sebagaimana dimaksud dalam UUP2SK.
BI : Berarti Bank Indonesia.
BMPK : Berarti Batas Maksimum Pemberian Kredit yaitu jumlah/persentase maksimum
penyediaan dana yang diperkenankan terhadap modal bank yang dapat
diberikan kepada satu peminjam atau satu kelompok peminjam sesuai
Peraturan BI.
BOPO : Berarti biaya operasional dibandingkan dengan pendapatan operasional.
Bunga Obligasi : Berarti tingkat bunga Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi yang harus
dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi, kecuali Obligasi yang
dimiliki Perseroan, dengan rincian sebagai berikut:
iii
Page 6
Seri A: 6,25% (enam koma dua lima persen);
Seri B: 6,45% (enam koma empat lima persen); dan
Seri C: 6,55% (enam koma lima lima persen).
Bursa Efek : Berarti pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau
sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain
dengan tujuan memperdagangkan efek di antara mereka, yang dalam hal ini
adalah perseroan terbatas PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”), berkedudukan
di Jakarta Selatan.
CAR : Berarti Capital Adequacy Ratio atau Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum.
Daftar Pemegang : Berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang
Rekening kepemilikan Obligasi oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
di KSEI yang memuat keterangan antara lain: nama, jumlah kepemilikan
Obligasi, status pajak dan kewarganegaraan Pemegang Obligasi berdasarkan
data-data yang diberikan oleh Pemegang Rekening kepada KSEI.
Denda : Berarti sejumlah dana yang wajib dibayar akibat adanya keterlambatan
kewajiban pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi yaitu sebesar
1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah dana
yang terlambat dibayar, yang dihitung secara harian, sejak hari keterlambatan
sampai dengan dibayar lunas suatu kewajiban yang harus dibayar
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan 1 (satu) tahun
adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah
30 (tiga puluh) Hari Kalender.
Dokumen Emisi : Berarti dokumen yang disampaikan kepada OJK, Bursa Efek, KSEI maupun
pihak terkait lainnya, sesuai dengan peraturan Pasar Modal di Indonesia, yang
meliputi Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi, Perjanjian
Perwaliamanatan, Pengakuan Utang, Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi,
Perjanjian Agen Pembayaran, Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI,
Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utang, Prospektus, Prospektus
Awal, Prospektus Ringkas dan dokumen-dokumen lainnya yang dibuat dalam
rangka Penawaran Umum Berkelanjutan, termasuk dokumen-dokumen yang
disyaratkan oleh Peraturan No. IX.A.2 dan POJK No. 36/2014.
DPS : Berarti Daftar Pemegang Saham yang dikeluarkan oleh BAE Perseroan,
sebagaimana diatur dalam Pasal 50 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007
tentang Perseroan Terbatas, yang memuat keterangan tentang kepemilikan
saham oleh Pemegang Saham baik yang masih dalam bentuk script maupun
dalam bentuk scriptless. Saham-saham dalam bentuk script adalah saham-
saham yang masih dalam bentuk warkat dan dikuasai oleh masing-masing
pemegang saham, sedangkan saham-saham dalam bentuk scriptless adalah
saham-saham dalam bentuk elektronik yang berada dalam penitipan kolektif
KSEI.
Efek : Berarti surat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk konvensional
dan digital atau bentuk lain sesuai dengan perkembangan teknologi yang
memberikan hak kepada pemiliknya untuk secara langsung maupun tidak
langsung memperoleh manfaat ekonomis dari penerbit atau dari pihak tertentu
berdasarkan perjanjian dan setiap derivatif atas efek, yang dapat dialihkan
dan/atau diperdagangkan di Pasar Modal, sebagaimana dimaksud dalam
UUP2SK.
Efektif : Berarti efektifnya Pernyataan Pendaftaran sesuai dengan ketentuan Pasal 74
UUP2SK, yaitu:
a. atas dasar lewatnya waktu yaitu:
i) 20 (dua puluh) Hari Kerja sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran
diterima Otoritas Jasa Keuangan secara lengkap, yaitu telah
mencakup seluruh kriteria yang ditetapkan dalam peraturan yang
terkait dengan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran
Umum dalam rangka Penawaran Umum dan peraturan yang terkait
dengan Penawaran Umum; atau
iv
Page 7
ii) 20 (dua puluh) Hari Kerja sejak tanggal perubahan terakhir atas
Pernyataan Pendaftaran yang diajukan Perseroan atau yang diminta
Otoritas Jasa Keuangan dipenuhi; atau
b. atas dasar pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan bahwa tidak ada
lagi perubahan dan/atau tambahan informasi lebih lanjut yang diperlukan.
Emisi : Berarti penerbitan Obligasi oleh Perseroan untuk ditawarkan dan dijual kepada
Masyarakat melalui Penawaran Umum.
Fitch : Berarti PT Fitch Ratings Indonesia.
Formulir Pemesanan : Berarti formulir yang harus diisi, ditandatangani dan diajukan oleh calon
Pembelian Obligasi atau pembeli kepada Penjamin Emisi Obligasi.
FPPO
Force Majeure Berarti kejadian-kejadian yang berkaitan dengan keadaan diluar kemampuan
dan kekuasaan para pihak seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus,
kebakaran, perang atau huru hara di Indonesia, yang mempunyai akibat
negatif terhadap kemampuan masing-masing pihak untuk memenuhi
kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.
GCG : Berarti Good Corporate Governance.
Group OCBC : Berarti Oversea-Chinese Banking Corporation Limited, suatu perusahaan
yang didirikan berdasarkan Undang-Undang Singapura dan berkedudukan
hukum di Singapura bersama setiap pihak lain yang dianggap satu kelompok
dengannya oleh MAS sehubungan dengan penerapan Peraturan MAS,
termasuk tetapi tidak terbatas pada Perseroan dan OCBC Overseas
Investment Pte. Ltd. (OOI).
GWM : Berarti Giro Wajib Minimum.
Hari Bank : Berarti hari pada setiap saat Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta
menyelenggarakan kegiatan kliring antar bank.
Hari Bursa : Berarti hari-hari dimana Bursa Efek melakukan aktivitas transaksi
perdagangan efek menurut peraturan perundang-undangan di Negara
Republik Indonesia yang berlaku dan ketentuan-ketentuan Bursa Efek
tersebut.
Hari Kalender : Berarti setiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan Gregorius Calendar
tanpa kecuali, termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang
sewaktu-waktu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Hari Kerja : Berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang
ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa yang
karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia
sebagai bukan Hari Kerja biasa.
Harga Penawaran : Berarti sebesar 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi.
Jumlah Terutang : Berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang
Obligasi berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta perjanjian-perjanjian
lainnya yang berhubungan dengan Emisi ini termasuk tetapi tidak terbatas
Pokok Obligasi, Bunga Obligasi serta Denda (jika ada) yang terutang dari
waktu ke waktu.
Kegiatan Usaha : Berarti kegiatan usaha Perseroan dan/atau Perusahaan Anak yang
sebagaimana termaktub dalam Anggaran Dasar masing -masing Perseroan
dan/atau Perusahaan Anak.
Konfirmasi Tertulis : Berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening
Efek yang diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan
perjanjian pembukaan Rekening Efek dengan Pemegang Obligasi dan
konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi Pemegang Obligasi untuk
mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi d an
hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.
v
Page 8
Konfirmasi Tertulis Untuk : Berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI
RUPO atau KTUR kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus untuk
menghadiri RUPO atau meminta diselenggarakannya RUPO, dengan
memperhatikan ketentuan-ketentuan KSEI.
KSEI : Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan,
yang menjalankan kegiatan usaha sebagai Lembaga Penyimpanan dan
Penyelesaian sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Pasar Modal
yang dalam Emisi bertugas sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian
Agen Pembayaran dan mengadministrasikan Obligasi berdasarkan Perjanjian
Pendaftaran Obligasi di KSEI.
Kualitas Aset Produktif : Berarti penilaian terhadap kualitas aset produktif berdasarkan Peraturan BI.
Kustodian : Berarti pihak yang memberikan jasa penitipan Obligasi dan harta yang
berkaitan dengan Obligasi serta jasa lainnya termasuk menerima bunga dan
hak-hak lain, menyelesaikan transaksi efek dan mewakili Pemegang Rekening
yang menjadi nasabahnya sesuai dengan ketentuan UUP2SK, yang meliputi
KSEI, Perusahaan Efek dan Bank Kustodian.
LDR : Berarti Loan to Deposit Ratio yaitu rasio jumlah kredit yang diberikan terhadap
dana pihak ketiga berdasarkan formula yang ditetapkan BI.
Manajer Penjatahan : Berarti pihak yang bertanggung jawab atas penjatahan Obligasi yaitu PT Indo
Premier Sekuritas.
Masa Penawaran : Berarti jangka waktu bagi Masyarakat untuk dapat mengajukan pemesanan
Obligasi sebagaimana diatur dalam Prospektus dan Formulir Pemesanan
Pembelian Obligasi, yaitu paling kurang 1 (satu) Hari Kerja dan paling lama 5
(lima) Hari Kerja. Dalam penerbitan Obligasi ini Masa Penawaran
diselenggarakan pada tanggal 26 – 30 Juni 2025. Dalam hal terjadi
penghentian perdagangan Efek di Bursa Efek selama paling kurang 1 (satu)
Hari Bursa dalam masa Penawaran Umum, maka Perseroan dapat
melakukan perpanjangan masa Penawaran Umum untuk periode yang sama
dengan masa penghentian perdagangan Efek dimaksud.
MAS : Berarti The Monetary Authority of Singapore.
Masyarakat : Berarti perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia/Badan
Indonesia maupun Warga Negara Asing/Badan Asing baik yang bertempat
tinggal/berkedudukan di Indonesia maupun yang bertempat
tinggal/berkedudukan di luar negeri.
Nasabah Penyimpan : Berarti Nasabah yang menempatkan dananya dalam bentuk simpanan
berdasarkan perjanjian Perseroan dengan Nasabah yang bersangkutan.
NIM : Berarti Net Interest Margin yaitu Marjin Bunga Bersih.
NPL : Berarti Non Performing Loan yaitu kredit dengan kualitas kurang lancar,
diragukan dan macet.
vi
Page 9
Obligasi : Berarti surat berharga bersifat utang, sesuai dengan seri Obligasi, dengan
nama Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025, yang dibuktikan
dengan Sertifikat Jumbo Obligasi, yang dikeluarkan oleh Perseroan kepada
Pemegang Obligasi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan, yang
merupakan penerbitan obligasi tahap I dari rangkaian Penawaran Umum
Berkelanjutan, dengan jangka waktu terlama 5 (lima) tahun sejak Tanggal
Emisi, dalam jumlah pokok sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima
ratus miliar Rupiah), dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A, dengan jumlah pokok sebesar Rp748.565.000.000,-
(tujuh ratus empat puluh delapan miliar lima ratus enam puluh lima juta
Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,25% (enam koma dua
lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh
puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi;
b. Obligasi Seri B, dengan jumlah pokok sebesar Rp537.930.000.000,- (lima
ratus tiga puluh tujuh miliar sembilan ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan
tingkat bunga Obligasi sebesar 6,45% (enam koma empat lima persen)
per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak
Tanggal Emisi;
c. Obligasi Seri C, dengan jumlah pokok sebesar Rp213.505.000.000,- (dua
ratus tiga belas miliar lima ratus lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga
Obligasi sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun. Jangka
waktu Obligasi adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
yang akan dicatatkan di Bursa Efek serta didaftarkan di KSEI. Jumlah Pokok
Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok
Obligasi dari masing-masing seri Obligasi dan/atau pembelian kembali sebagai
pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi
sesuai dengan ketentuan Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.
OOI : Berarti OCBC Overseas Investments Pte. Ltd., yang merupakan sebuah
perusahaan yang didirikan berdasarkan undang-undang Singapura dan
berkedudukan hukum di Singapura.
Otoritas Jasa Keuangan : Berarti lembaga negara yang independen yang mempunyai fungsi, tugas, dan
atau OJK wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No.21 Tahun 2011 tanggal
22 November 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana diubah
sebagian dengan UUP2SK.
PDN : Berarti Posisi Devisa Neto.
Pemegang Obligasi : Berarti Masyarakat yang menanamkan dananya ke dalam Obligasi dan
memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh Obligasi, yang terdiri dari:
a. Pemegang Rekening yang melakukan investasi langsung atas Obligasi;
dan/atau
b. Masyarakat di luar Pemegang Rekening yang melakukan investasi
Obligasi melalui Pemegang Rekening.
Pemegang Rekening : Berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI,
yang meliputi Bank Kustodian dan/atau Perusahaan Efek dan/atau pihak lain
yang disetujui oleh KSEI dengan memperhatikan UUPM, UUP2SK dan
Peraturan KSEI.
Pemerintah : Berarti Pemerintah Republik Indonesia.
Pemeringkat : Berarti PT Fitch Ratings Indonesia atau perusahaan pemeringkat lain yang
terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dan disetujui sebagai penggantinya oleh
Wali Amanat.
Penawaran Awal : Berarti ajakan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan
menggunakan Prospektus Awal yang bertujuan untuk mengetahui minat calon
pembeli atas Obligasi yang akan ditawarkan termasuk perkiraan harga
penawaran Obligasi sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
23 /POJK.04/2017 dan dengan memperhatikan Peraturan No.IX.A.2.
vii
Page 10
Penawaran Umum : Berarti kegiatan penawaran Obligasi, yang m erupakan penawaran umum
Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I, yang dilakukan oleh Perseroan
melalui Penjamin Emisi Obligasi untuk menjual Obligasi kepada Masyarakat
berdasarkan tata cara yang diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal.
Penawaran Umum : Berarti kegiatan penawaran umum atas obligasi yang diterbitkan dan
Berkelanjutan ditawarkan secara bertahap dengan tingkat bunga tetap, dengan mengacu
kepada Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum
Berkelanjutan serta menurut ketentuan-ketentuan yang dimuat dalam
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Penawaran Umum : Berarti kegiatan Penawaran Umum obligasi dengan jumlah pokok sebesar
Obligasi Berkelanjutan IV Rp1.500.000.000.000 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah), dengan mengacu
OCBC Tahap I ke Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum
Berkelanjutan.
Pengakuan Hutang : Berarti pengakuan hutang Perseroan sehubungan dengan Obligasi.
Sebagaimana tercantum dalam akta Pengakuan Hutang Obligasi
Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 No. 42 tanggal 26 Maret 2025,
juncto Perubahan I Pengakuan Utang Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap
I Tahun 2025 No. 36 tanggal 30 April 2025, juncto Perubahan II Pengakuan
Utang Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 No. 23 tanggal
20 Mei 2025, juncto Perubahan III Pengakuan Utang Obligasi Berkelanjutan IV
OCBC Tahap I Tahun 2025 No. 27 tanggal 17 Juni 2025, yang dibuat
di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta.
Penitipan Kolektif : Berarti jasa penitipan atas efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak
yang kepentingannya diwakili oleh Kustodian, sebagaimana dimaksud dalam
UUPM.
Penjamin Emisi Obligasi : Berarti pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk
melakukan Penawaran Umum atas nama Perseroan dan melakukan
pembayaran kepada Perseroan, yang ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi yang dalam hal ini adalah PT Indo
Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT OCBC Sekuritas Indonesia,
PT Mega Capital Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, sesuai
dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan
Emisi Obligasi.
Penjamin Pelaksana : Berarti pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran
Emisi Obligasi Umum, yang dalam hal ini adalah PT Indo Premier Se kuritas, PT Mandiri
Sekuritas, PT OCBC Sekuritas Indonesia, PT Mega Capital Sekuritas dan
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, berkedudukan di Jakarta sesuai
dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan
Emisi Obligasi.
Peraturan No. IX.A.2 : Berarti Peraturan No. IX.A.2 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka
Penawaran Umum.
Peraturan No. IX.A.7 : berarti Peraturan No.IX.A.7 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek dalam
Penawaran Umum.
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang
No. 7/POJK.04/2017 Dokumen Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek
Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang
No. 9/POJK.04/2017 Bentuk dan Isi Prospektus dan Prospektus Ringkas dalam rangka Penawaran
Umum Efek Bersifat Utang.
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 Transaksi
No. 17/POJK.04/2020 Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Peraturan OJK Berarti Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020 tentang
No. 19/POJK.04/2020 Bank Umum Yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.
viii
Page 11
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020 tentang
No. 20/POJK.04/2020 Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk.
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 22-12-2015 (dua puluh
No. 30/POJK.04/2015 dua Desember dua ribu lima belas) tentang Laporan Realisasi Penggunaan
Dana Hasil Penawaran Umum.
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 08-12-2014 (delapan
No. 33/POJK.04/2014 Desember dua ribu empat belas) tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan atau Perusahaan Publik.
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 08-12-2014 (delapan
No. 34/POJK.04/2014 Desember dua ribu empat belas) tentang Komite Nominasi dan Remunerasi
Perseroan atau Perusahaan Publik.
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 08-12-2014 (delapan
No. 35/POJK.04/2014 Desember dua ribu empat belas) tentang Sekretaris Perusahaan Perseroan
atau Perusahaan Publik.
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 08-12-2014 (delapan
No. 36/POJK.04/2014 Desember dua ribu empat belas) tentang Penawaran Umum Berkelanjutan
Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang
No. 42/POJK.04/2020 Transaksi Afiliasi Dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 45 Tahun 2024 tanggal 27 Desember 2024 tentang
No. Pengembangan Dan Penguatan Emiten Dan Perusahaan Publik.
45 Tahun 2024
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tentang Pemeringkatan Efek
No. 49/POJK.04/2020 Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
Peraturan OJK : Berarti Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 29-12-2015 (dua puluh
No. 55/POJK.04/2015 sembilan Desember dua ribu lima belas) tentang Pembentukan dan Pedoman
Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
Peraturan OJK No. : Berarti Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29-12-2014 (dua puluh
56/POJK.04/2015 sembilan Desember dua ribu lima belas) tentang Pembentukan dan Pedoman
Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
Perjanjian Agen : Berarti Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I
Pembayaran Obligasi Tahun 2025 No. 44 tanggal 26 Maret 2025.
Perjanjian Penjaminan : Berarti Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I
Emisi Obligasi Tahun 2025 No. 43 tanggal 26 Maret 2025, juncto Perubahan I Perjanjian
Penjaminan Emisi Efek Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025
No. 37 tanggal 30 April 2025, juncto Perubahan II Perjanjian Penjaminan Emisi
Efek Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 No. 24 tanggal
20 Mei 2025, juncto Perubahan III Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi
Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 No. 28 tanggal 17 Juni 2025,
yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta.
Perjanjian : Berarti Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I
Perwaliamanatan Tahun 2025 No. 41 tanggal 26 Maret 2025, juncto Perubahan I Perjanjian
Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025
No. 35 tanggal 30 April 2025, juncto Perubahan II Perjanjian Perwaliamanatan
Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 No. 22 tanggal 20 Mei
2025, juncto Perubahan III Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan
IV OCBC Tahap I Tahun 2025 No. 42 tanggal 28 Mei 2025, juncto Perubahan
IV Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I
Tahun 2025 No. 26 tanggal 17 Juni 2025, yang dibuat di hadapan Fathiah
Helmi, SH, Notaris di Jakarta.
Perjanjian Pendaftaran : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI perihal Pendaftaran
Obligasi di KSEI Obligasi di KSEI No. SP-047/OBL/KSEI/0325 tanggal 26 Maret 2025, yang
dibuat di bawah tangan berm eterai cukup.
ix
Page 12
Persetujuan Prinsip : Berarti persetujuan yang telah diberikan Bursa Efek Indonesia atas
permohonan pencatatan efek dari Perseroan dengan
No. S-04549/BEI.PP3/05-2025 tanggal 9 Mei 2025 perihal Persetujuan Prinsip.
Pernyataan Penawaran : Berarti Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV
Umum Berkelanjuan OCBC Tahap I Tahun 2025 No. 40 tanggal 26 Maret 25, juncto Perubahan I
Obligasi Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC
No. 34 tanggal 30 April 2025, juncto Perubahan II Pernyataan Penawaran
Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC No. 21 tanggal 20 Mei
2025, juncto Perubahan III Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi Berkelanjutan IV OCBC No. 25 tanggal 17 Juni 2025, yang dibuat
di hadapan di hadapan Notaris Fathiah Helmi SH, berikut perubahan-
perubahannya dan/atau penambahan-penambahannya dan/atau
pembaharuan-pembaharuannya yang sah yang dibuat oleh Perseroan yang
bersangkutan di kemudian hari.
Pernyataan Pendaftaran : Berarti dokumen yang wajib disampaikan kepada OJK oleh Perseroan dalam
rangka Penawaran Umum atau perusahaan publik, sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 22 angka 1 UUP2SK.
Pernyataan Pendaftaran : Berarti tanggal dimana Pernyataan Pendaftaran yang diserahkan Perseroan
Menjadi Efektif kepada OJK telah menjadi Efektif, yakni pada hari kerja ke-20 (kedua puluh)
sejak diterimanya Pernyataan Pendaftaran secara lengkap atau pada tanggal
yang lebih awal jika dinyatakan efektif oleh OJK sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 22 angka 25 UUP2SK.
Perseroan : Berarti PT Bank OCBC NISP Tbk, suatu Perusahaan yang telah mencatatkan
sahamnya pada Bursa Efek, berkedudukan di Jakarta Selatan, Jalan Profesor
Doktor Satrio Kaveling 25, yang melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025.
Perusahaan Efek : Berarti pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi
Obligasi, Perantara Pedagang Efek dan/atau Manajer Investasi sebagaimana
dimaksud dalam UUP2SK.
Pokok Obligasi : Berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi
berdasarkan Obligasi yang terutang dari waktu ke waktu yang bernilai nominal
sebesar Rp1.500.000.000.000 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah). Jumlah
Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan
Pokok Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi dan/atau pelaksanaan
pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan
dengan Sertifikat Jumbo Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan Pasal 5
Perjanjian Perwaliamanatan.
Prospektus : Berarti setiap informasi tertulis sehubungan dengan Penawaran Umum
dengan tujuan agar pihak lain membeli Obligasi sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 22 angka 1 UUP2SK, yang wajib disusun sesuai dengan ketentuan
sebagaimana diatur dalam Peraturan di sektor Pasar Modal termasuk POJK
No. 9/2017.
Prospektus Ringkas : Berarti ringkasan dari Prospektus Awal atau Prospektus.
PSAK : Berarti Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia.
Rekening Efek : Berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana milik
Pemegang Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI, Bank Kustodian atau
Perusahaan Efek berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek yang
ditandatangani dengan Pemegang Obligasi.
RUPO : Berarti Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam Pasal 10
Perjanjian Perwaliamanatan.
Satuan Pemindahbukuan : Berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening
dan Satuan Perdagangan Efek ke Rekening Efek lainnya, yaitu senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau
kelipatannya dan satuan perdagangan Obligasi yang diperdagangkan adalah
senilai Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
x
Page 13
Sertifikat Jumbo Obligasi : Berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam penitipan kolektif
di KSEI yang diterbitkan oleh Perseroan atas nama atau tercatat atas nama
KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening,
yang terdiri dari Obligasi Seri A, Obligasi Seri B dan Obligasi Seri C.
ROA : Berarti Return on Assets atau Imbal Hasil Investasi.
ROE : Berarti Return on Equity atau Imbal Hasil Ekuitas.
Rupiah atau Rp : Berarti mata uang sah yang berlaku di Indonesia.
RUPSLB : Berarti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan yang
diselenggarakan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan
peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku.
SBI : Berarti Sertifikat Bank Indonesia.
Seri Obligasi : Berarti 3 (tiga) Seri Obligasi, yaitu:
a.) Obligasi Seri A dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari
Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi berjumlah pokok sebesar
Rp748.565.000.000,- (tujuh ratus empat puluh delapan miliar lima ratus
enam puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Ob ligasi sebesar
6,25% (enam koma dua lima persen) per tahun dan pembayaran Obligasi
Seri A tersebut akan dilakukan secara penuh atau bullet payment sebesar
100% (seratus perseratus) dari jumlah pokok Obligasi Seri A pada tanggal
jatuh tempo.
b.) Obligasi Seri B dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal
Emisi berjumlah pokok sebesar Rp537.930.000.000,- (lima ratus tiga puluh
tujuh miliar sembilan ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga
Obligasi sebesar 6,45% (enam koma empat lima persen) per tahun dan
pembayaran Obligasi Seri B tersebut akan dilakukan secara penuh atau
bullet payment sebesar 100% (seratus perseratus) dari jumlah pokok
Obligasi Seri B pada tanggal jatuh tempo.
c.) Obligasi Seri C dengan jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak
Tanggal Emisi berjumlah pokok sebesar Rp213.505.000.000,- (dua ratus
tiga belas miliar lima ratus lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi
sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun dan pembayaran
Obligasi Seri C tersebut akan dilakukan secara penuh atau bullet payment
sebesar 100% (seratus perseratus) dari jumlah pokok Obligasi Seri C pada
tanggal jatuh tempo.
Tanggal Distribusi : Berarti tanggal penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi hasil Penawaran Umum
kepada KSEI yang merupakan tanggal distribusi Obligasi yang dilakukan
secara elektronik, yaitu tanggal 3 Juli 2025.
Tanggal Emisi : Berarti tanggal pembayaran hasil Emisi dari Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi kepada Perseroan, yang merupakan tanggal penerbitan Obligasi,
yaitu tanggal 3 Juli 2025.
Tanggal Pembayaran : Berarti tanggal saat mana Bunga Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib
Bunga Obligasi dibayar kepada Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam Daftar
Pemegang Rekening melalui Agen Pembayaran dan dengan memperhatikan
ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.
Tanggal Penjatahan : Berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi, yaitu tanggal 1 Juli 2025.
Tanggal Pelunasan : Berarti tanggal dimana jumlah Pokok Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib
Pokok Obligasi dibayar kepada Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam Daftar
Pemegang Rekening, melalui Agen Pembayaran, yaitu :
- Untuk Obligasi Seri A tanggal pelunasan Pokok Obligasi yaitu pada
tanggal 13 Juli 2026.
- Untuk Obligasi Seri B tanggal pelunasan Pokok Obligasi yaitu pada
tanggal 3 Juli 2028.
- Untuk Obligasi Seri C tanggal pelunasan Pokok Obligasi yaitu pada
tanggal 3 Juli 2030.
xi
Page 14
Undang-Undang Pasar : Berarti Undang-undang Republik Indonesia No. 8 tahun 1995 tentang Pasar
Modal atau UUPM Modal, Undang-Undang Republik Indonesia No 4 Tahun 2023, sebagaimana
diubah Sebagian dengan UUP2SK.
Undang-Undang : Berarti Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tanggal
Perseroan Terbatas atau 16 Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana diubah dengan
UUPT Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi
Undang-Undang tanggal 31 Maret 2023.
Undang-Undang : Berarti Undang-Undang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan
Pengembangan dan berarti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 tentang
Penguatan Sektor Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan tanggal 12 Januari 2023.
Keuangan atau UUP2SK
US Dollar atau USD atau : Berarti mata uang Dollar Amerika Serikat.
US$
Wali Amanat : Berarti pihak yang mewakili kepentingan Pemegang Obligasi sebagaimana
dimaksud dalam Undang-Undang Pasar Modal yang dalam hal ini adalah
PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan.
xii
Page 15
RINGKASAN
Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan
keterangan yang lebih terinci dan laporan keuangan konsolidasian serta catatan-catatan yang tercantum dalam
Prospektus ini. Ringkasan ini dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling penting
bagi Perseroan. Semua informasi keuangan Perseroan disusun dalam mata uang Rupiah dan sesuai dengan
Prinsip Akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
1. UMUM
Perseroan berdiri pada tanggal 4 April 1941 di Bandung dengan nama N.V. Nederlandsch Indische Spaar En
Depositobank “Genaamd NISP” berdasarkan Akta No.6 tanggal 4 April 1941 yang dibuat di hadapan Theodor
Johan Indewey Gerlings pada saat itu Notaris di Purwakarta ya ng telah mendapatkan pengesahan dari yang
berwajib menurut penetapan Directeur van Justitie No.A.42/6/9 tanggal 28 April 1941 serta telah diumumkan dalam
Berita Javasche Courant No.49 tanggal 20 Juni 1941, Bijvoegsel No.1961 dan Berita Negara Republik Indo nesia
No.5 tanggal 16 Januari 1951, Tambahan No.21.
Perseroan memperoleh izin untuk beroperasi sebagai bank umum dari Menteri Keuangan Republik Indonesia
dengan Keputusan No. D.15.6.2.27 tanggal 20 Juli 1967, izin sebagai bank devisa dengan Keputusan Bank
Indonesia No. 23/9/KEP/DIR tanggal 19 Mei 1990, dan izin sebagai bank persepsi dari Menteri Keuangan Republik
Indonesia dengan Keputusan No.S.35/MK.03/1993 tanggal 6 Januari 1993 serta izin sebagai bank persepsi dan
bank devisa persepsi on-line dari Menteri Keuangan RI dengan keputusan No. S-201/ MK/ 2003 tanggal 14 Mei
2003. Sehubungan dengan perubahan nama Perseroan dari PT Bank NISP Tbk menjadi PT Bank OCBC NISP
Tbk, izin usaha PT Bank NISP Tbk telah dialihkan kepada PT Bank OCBC NISP Tbk berdasarkan Su rat Keputusan
Gubernur Bank Indonesia No.10/83/KEP.GBI/2008 tanggal 15 Desember 2008. Perseroan telah memiliki izin
usaha unit syariah berdasarkan Surat Keputusan Deputi Gubernur Bank Indonesia No.11/11/KEP.DpG/ 2009
tanggal 8 September 2009.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan , perubahan terakhir anggaran dasar
Perseroan dilakukan dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.8
tanggal 2 Agustus 2024 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan
perubahan anggaran dasar Perseroan telah diterima oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum -
Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah No. AHU -AH.01.03-0182706 tanggal
15 Agustus 2024 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0170579.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal
15 Agustus 2024 (“Akta PKR No.8/2024”) yang mengubah dan menyesuaikan anggaran dasar P erseroan yaitu
perubahan pada pasal dan/atau ayat dalam Anggaran Dasar Perseroan: Pasal 1 8, serta melakukan penyusunan
kembali seluruh isi anggaran dasar Perseroan.
2. STRUKTUR PERMODALAN PERSEROAN
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan struktur permodalan dan komposisi kepemilikan saham
Perseroan adalah sebagaimana tercantum dalam Akta PKR No. 43/2018 Juncto Akta PKR No. 8/2024 dan DPS
Perseroan per tanggal 31 Mei 2025, sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp125,- per saham
Persentase
Keterangan Jumlah Jumlah Nominal
(%)
Saham (Rp)
Modal Dasar 50.000.000.000 6.250.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh :
- OCBC Overseas Investment Pte. Ltd 19.521.391.224 2.440.173.903.000 85,08
Komisaris Perseroan
- Pramukti Surjaudaja 451.942 56.492.750 0,00
Direktur Perseroan
- Parwati Surjaudaja 3.292.420 411.552.500 0,01
- Hartati 288.000 36.000.000 0,00
- Martin Widjaja 288.000 36.000.000 0,00
- Andrae Krishnawan Widjajakusuma 288.000 36.000.000 0,00
- Johannes Husin 288.000 36.000.000 0,00
- The Ka Jit 180.000 22.500.000 0,00
- Lili S. Budiana 180.000 22.500.000 0,00
- Heriyanto 192.000 24.000.000 0,00
- Pemegang saham Masyarakat (kepemilikan
masing-masing di bawah 5%) 3.418.457.386 427.307.173.250 14,91
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 22.945.296.972 2.868.162.121.500 100,00
Saham dalam Portepel 27.054.703.028 3.381.837.878.500
xiii
Page 16
3. RENCANA PENGGUNAAN DANA
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi,
akan digunakan Perseroan untuk pertumbuhan usaha dalam bentuk pemberian kredit.
4. PENAWARAN UMUM OBLIGASI
Nama Obligasi : Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025.
Total Target Dana Obligasi : Sebesar Rp8.000.000.000.000,- (delapan triliun Rupiah)
Berkelanjutan IV
Jumlah Pokok Obligasi : Sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima ratus miliar Rupiah), yang
terdiri dari 3 (tiga) Seri:
a. Obligasi Seri A, dengan jumlah pokok sebesar Rp748.565.000.000,- (tujuh
ratus empat puluh delapan miliar lima ratus enam puluh lima juta Rupiah);
b. Obligasi Seri B, dengan jumlah pokok sebesar Rp537.930.000.000,- (lima
ratus tiga puluh tujuh miliar sembilan ratus tiga puluh juta Rupiah); dan
c. Obligasi Seri C, dengan jumlah pokok sebesar Rp213.505.000.000,- (dua
ratus tiga belas miliar lima ratus lima juta Rupiah).
Jangka Waktu a. Obligasi Seri A dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari
Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi;
b. Obligasi Seri B dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal
Emisi; dan
c. Obligasi Seri C dengan jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal
Emisi.
Tingkat Bunga Obligasi a. Obligasi Seri A dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,25% (enam koma
dua lima persen) per tahun;
b. Obligasi Seri B dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,45% (enam koma
empat lima persen) per tahun; dan
c. Obligasi Seri C dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,55% (enam koma
lima lima persen) per tahun.
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai
nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari Kalender yang lewat dengan
perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan 1 (satu)
bulan adalah 30 (tiga puluh) hari. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 3 Oktober
2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo
Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 13 Juli 2026 untuk Obligasi Seri
A, tanggal 3 Juli 2028 untuk Obligasi Seri B dan tanggal 3 Juli 2030 untuk
Obligasi Seri C yang juga merupakan Tanggal Pelunasan dari masing -masing
Seri Pokok Obligasi.
Harga Penawaran : 100% (seratus persen) dari nilai nominal Obligasi.
Jumlah Minimum : Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang -
Pemesanan Obligasi kurangnya Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Satuan Pemindahbukuan : Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya.
Satuan Perdagangan : Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
Penyisihan Dana (Sinking : Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan
Fund) pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran
Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana
Penawaran Umum Obligasi ini.
Pembelian Kembali : Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku
Obligasi ketentuan sebagai berikut: Pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai
pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar.
Pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau
di luar Bursa Efek, pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu)
xiv
Page 17
tahun setelah Tanggal Penjatahan. Pembelian kembali Obligasi tidak dapat
dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat
memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan,
pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan
melakukan kelalaian (wanprestasi) sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian
Perwaliamanatan, kecuali telah memperoleh persetujuan RUPO. Pembelian
kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari pihak yang tidak
terafiliasi. Rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada
Otoritas Jasa Keuangan oleh Perseroan paling lambat 2 (dua) hari sebelum
tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai, dengan ketentuan
sebagai berikut:
a) Situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan asing, dengan
ketentuan bahasa asing yang digunakan paling sedikit Bahasa Inggris;
dan
b) Situs web bursa efek atau 1 (satu) surat kabar harian berbahasa
Indonesia yang berperedaran nasional.
Jaminan : Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh
harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak
bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari menjadi
jaminan bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal
1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan
lainnya baik yang ada sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak -hak
kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan
baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
Peringkat Obligasi : AAA(idn) PT Fitch ratings Indonesia
5. HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI
a. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan
melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pokok Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama
dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi.
b. Yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Dengan demikian jika
terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi,
pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Oblig asi pada periode
Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang
berlaku.
c. Bila terjadi kelalaian dalam pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi, Pemegang
Obligasi berhak untuk menerim a pembayaran denda atas setiap kelalaian pembayaran pelunasan Pokok
Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi sebesar 1% (satu persen) di atas tingkat Bunga Obligasi
masing-masing seri Obligasi yang bersangkutan dari jumlah dana yang terlambat dibayar yang dihitung secara
harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu kewajiban yang harus dibayar
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam
puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari.
d. Seorang atau lebih Pemegang Obligasi yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh persen) dari
jumlah Pokok Obligasi yang terutang (tidak termasuk obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasi
Perseroan) berhak mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat agar diselenggarakan RUPO dengan
memuat acara yang diminta dengan melampirkan asli KTUR dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR
tersebut Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan ter tulis kepada Wali
Amanat tersebut akan dibekukan oleh KSEI sejumlah obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut.
e. Hak Suara Pemegang Obligasi diatur bahwa setiap Obligasi senilai Rp1,00 (satu Rupiah) memberikan hak
kepada pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan demikian setiap Pemegang
Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya.
6. RUPO
RUPO dapat diselenggarakan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan
Obligasi. Mengenai RUPO diuraikan dalam Bab I Prospektus ini mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan.
xv
Page 18
7. CARA DAN TEMPAT PELUNASAN POKOK OBLIGASI DAN PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
Pembayaran Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang
Rekening dilakukan oleh KSEI, selaku Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian
Agen Pembayaran. Pembayaran Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan sesuai
dengan jadwal waktu pembayaran sebagaimana yang telah ditentukan, seperti yang tertera pada bab ini. Bilamana
tanggal pembayaran oleh KSEI jatuh pada bukan Hari Bursa, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa
berikutnya.
8. PROSEDUR PEMESANAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI
Prosedur pemesanan dan pembelian Obligasi dapat dilihat pada Bab XIX Prospektus ini mengenai Persyaratan
Pemesanan Pembelian Obligasi.
9. KEGIATAN USAHA
a. Retail Banking
a.1. Produk Simpanan
Selama tahun 2024, Perseroan melakukan beberapa inisiatif yang berhasil meningkatkan total Dana Pihak
Ketiga (DPK) menjadi Rp205,9 triliun atau meningkat sebesar 13,3% dibandingkan tahun 2023 sebesar
Rp181,8 triliun, kontribusi utama berasal dari dana murah (CASA) sebesar 55,3%. Beberapa inisiatif yang
dilakukan Perseroan untuk menumbuhkan CASA pada perbankan ritel antara lain:
• Melanjutkan program akuisisi yang menarik melalui pameran/events untuk pembukaan rekening baru
secara mandiri melalui kanal digital dan menjalankan program member-get-member untuk mendapatkan
referal dari nasabah eksisting yang loyal terhadap Perseroan melalui kanal digital.
• Secara konsisten melakukan kampanye #FinancialFit, yaitu memberikan edukasi mengenai pengaturan
finansial dengan bijak untuk nasabah personal melalui ruangmenyala.com.
• Meluncurkan program portofolio tabungan dan deposito secara berkesinambungan melalui program
loyalitas maupun cross-selling.
Melanjutkan pengembangan tampilan dan fitur pada aplikasi OCBC Mobile, dan dilengkapi dengan kampanye
7 kemudahan OCBC Mobile.
a.2. Kredit Konsumer
Kredit Konsumer Perseroan antara lain terdiri dari Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Kredit Pembelian Mobil
(KPM), Pembiayaan Bersama Kendaraan, dan Kredit Tanpa Agunan (KTA). KPR Perseroan pada tahun 2024
memberikan kontribusi sebesar 70% dari total kredit konsumer.
a.3. Kartu Kredit
Pada tahun 2024, Perseroan mencatat total transaksi Kartu Kredit sebesar Rp17,9 triliun atau meningkat lebih
dari 60%. Kegiatan pada produk kartu kredit difokuskan untuk membangun brand equity melalui layanan
pelanggan yang sangat baik dan bermanfaat sesuai target pasar. Salah satunya melalui diferensiasi fitur-fitur
yang telah ada dari kartu kredit Titanium, Platinum, Nyala Platinum, 90°N dan Voyage.
Kartu Titanium, Platinum, Nyala Platinum dan 90°N menyasar segmen nasabah kelas menengah ( emerging
affluent dan affluent), sedangkan Voyage menyasar segmen Premier dan Private Banking (high net worth).
Untuk meningkatkan kenyamanan bagi nasabah, berbagai layanan Kartu Kredit juga dapat diakses melalui
platform OCBC Mobile, seperti pencairan dana tunai, pembayaran tagihan Ka rtu Kredit, konversi Transaksi
menjadi cicilan tetap, pemasangan/pembukaan blokir kartu kredit, permintaan kenaikan limit Kartu Kredit, dan
lainnya.
a.4. Wealth Management, Premier Banking dan Private Banking
Wealth Management, Premier Banking dan Private Banking terus bersinergi dengan perusahaan asuransidan
manajer investasi yang kredibel dalam mengembangkan ragam produk yang sesuai dengan kebutuhan
nasabah, termasuk untuk nasabah high net worth dan Perusahaan yang membutuhkan solusi keuangan yang
lebih kompleks dalam rangka meningkatkan kekayaan mereka. Dalam memenuhi kebutuhan nasabah Private
Banking, Perseroan juga menyediakan solusi Wealth Planning dalam upaya memenuhi perencanaan
pengelolaan kekayaan untuk diturunkan ke generasi selanjutnya. Perseroan juga berfokus memberikan solusi
yang mendukung keperluan gaya hidup nasabah serta menciptakan proses seamless end to end mulai dari
onboarding hingga pemesanan benefit premier secara mandiri di platform digital. Pada saat yang bersamaan,
Perseroan menyediakan fasilitas untuk menunjang kinerja Relationship Manager (RM) seperti RM Mobile,
aplikasi khusus untuk membantu RM Perseroan agar tetap dapat melayani nasabah di mana saja.
xvi
Page 19
a.5. Unit Usaha Syariah
Pada tahun 2024, total aset UUS sebesar Rp11,0 triliun dan laba bersih Rp82,2 miliar. Pembiayaan
tercatat sebesar Rp6,1 triliun dan dana yang dihimpun sebesar Rp8,6 triliun. Komposisi penyaluran dana
adalah 54,1% pada pembiayaan KPR iB dan 45,9% pada pembiayaan produktif, sedangkan komposisi
sumber dana adalah CASA sebesar 65,5%. Rasio pembiayaan bermasalah bruto dan rasio pembiayaan
bermasalah bersih masing-masing sebesar 2,5% dan 1,4%. Imbal Hasil Aset (ROA) dan financing to
deposit ratio (FDR) masing-masing sebesar 0,8% dan 70,3%.
Sebagai salah satu Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPSBPIH) oleh Badan
Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dengan fungsi sebagai Bank Penerima Setoran, Bank Penempatan
dan Bank Pengelolaan Nilai Manfaat, maka pendaftaran calon Jemaah dapat diterima di 10 Kantor
Cabang Syariah (KCS) serta didukung oleh 190 Kantor Layanan Syariah (KLS).
b. Business Banking
b.1. SME Banking
Perseroan mendukung sektor UKM melalui Small Medium Enterprise (SME) Banking dengan
memberikan layanan termasuk pembiayaan produktif kepada usaha kecil dan menengah serta individu.
Perseroan berpartisipasi dalam pemenuhan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial.
Pada tahun 2024, SME Banking fokus pada peningkatan produktivitas penyaluran pada jalur distribusi
yang memberikan kontribusi besar dan menggali kebutuhan nasabah melalui komunitas dan ekosistem,
penjualan silang, program referensi serta secara konsisten melanjutkan layanan termasuk penyaluran
kredit kepada Pengusaha UKM Perempuan, yakni TAYTB Women Warriors. Melalui layanan khusus
untuk sektor UKM, yaitu Nyala Bisnis, Perseroan memberikan benefit-benefit kepada nasabah UKM
berupa kecepatan, kemudahan, dan keuntungan lebih atas transaksi -transaksi perbankan yang dilakukan
oleh nasabah, penyediaan kelas-kelas bisnis serta akses ke pasar sebagai bagian dari layanan Beyond
Banking.
b.2. Business Banking Funding Business
SegmenBusiness Banking Funding Business (BBFB) fokus pada badan usaha yang tidak memiliki
fasilitas kredit. Perseroan meningkatkan dana murah pihak ketiga secara berkelanjutan antara lain:
Ă͘ Mengembangkan ekosistem grup nasabah secara sistematis dan terstruktur untuk mendapatkan
leads dari rantai pasok nasabah maupun grup nasabah.
ď͘ Mendorong pertumbuhan dana murah pihak ketiga, baik dari nasabah baru maupun grup nasabah
dengan memaksimalkan program-program yang ada sehingga nasabah tertarik untuk memindahkan
transaksi operasional perusahaan ke Perseroan.
Đ͘ Menggali lebih dalam potensi bisnis dari segi Forex, Wealth Management, Cash Management dan
Trade Finance.
Ě͘ Mengoptimalkan peluang dalam meningkatkan wallet share dan pendapatan non bunga.
b.3. Commercial & Enterprise Banking
Segmen Commercial & Enterprise Banking mengalami pertumbuhan pada tahun 2024 ditunjang oleh
penyaluran kredit di sektor-sektor industri yang berkembang dan pada industri berwawasan
hijau/berkelanjutan.
b.4. Corporate Banking
Corporate Banking fokus menjadi penyedia solusi terintegrasi pilihan bagi perusahaan-perusahaan
nasional dan multinasional besar di Indonesia.
b.5. Financial Institution
Financial Institution (FI) berperan aktif dalam memperluas kerja sama dengan lembaga keuangan bank
dan non-bank, seperti perusahaan sekuritas, perusahaan pembiayaan, manajer investasi, dana pensiun
dan perusahaan asuransi. Dengan dukungan jaringan yang luas dari Grup OCBC dan kerja sama dengan
institusi ternama di dunia, FI mempunyai kapabilitas memberikan layanan yang sangat baik untuk
perdagangan internasional, pengiriman uang, pinjaman, penyimpanan dana dan surat berharga.
b.6. Transaction Banking
Transaction Banking terdiri dari Trade Finance dan Cash Management fokus meningkatkan kontribusi
pendapatan dari pembiayaan, layanan ekspor-impor, serta pengelolaan arus kas.
xvii
Page 20
c. Global Market
Selama tahun 2024, Global Markets telah meningkatkan layanan nasabah dalam bertransaksi secara
online, baik melalui OCBC Mobile dan OCBC Business Mobile. Hal ini untuk memberikan kemudahan
dan meningkatkan layanan produk-produk Global Markets kepada nasabah, diantaranya: transaksi valuta
asing pada OCBC mobile yang dapat dilakukan dimana saja.
Untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin kompleks, Global Markets secara proaktif bersinergi
dengan semua segmen bisnis dan unit kerja pendukung. Perseroan meninjau serta meningkatkan kualitas
produk dan layanan secara konsisten, menyesuaikan proses distribusi penjualan, mempertahankan
standar kehati-hatian dan transparansi untuk melindungi kepentingan nasabah.
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan untuk menjadi penyedia solusi keuangan yang lengkap bagi
nasabah, Perseroan juga menyediakan layanan Bank Kustodian. Layanan Bank Kustodian yang
disediakan meliputi layanan custody services yaitu jasa penatausahaan, penyelesaian transaksi,
pengurusan hak nasabah atas surat berharga/efek dan jasa proxy untuk mewakili nasabah serta fund
services yaitu jasa pengadministrasian produk investasi pasar modal.
Sejak memperoleh izin kustodian dari OJK pada tahun 2022, Bank Kustodian telah secara aktif
menatausahakan dan mentransaksikan surat berharga untuk kep entingan nasabah serta
mengadministrasikan produk investasi dana kelolaan, dengan total nilai aset yang diadministrasikan oleh
Bank Kustodian per Desember 2024 mencapai lebih dari Rp127 triliun.
10. STRATEGI USAHA
Perseroan dalam menjalankan kegiatan usaha memiliki beberapa strategi usaha. Strategi usaha tersebut
dimaksudkan sebagai acuan dalam menghadapi persaingan usaha serta kelangsungan dan perkembangan usaha
Perseroan di masa mendatang. Adapun strategi yang dim iliki adalah sebagai berikut:
1. Mentransformasi model bisnis.
2. Mengakselerasi transformasi enablers.
3. Mengakselerasi transformasi sumber daya manusia.
4. Meningkatkan efektivitas tiga lini pertahanan.
5. Mengoptimalkan sinergi dengan Grup OCBC.
11. PROSPEK USAHA
Perkembangan ekonomi global di tahun 2025 diperkirakan masih penuh tantangan. Beberapa prioritas utama bagi
pemerintah termasuk mengelola ketidakpastian ekonomi global, meningkatkan daya beli masyarakat dan menjaga
kestabilan nilai tukar Rupiah. Optimisme atas perekonomian nasional terus meningkat meski di tengah gejolak
tantangan global. Transisi Pemerintahan yang lancar dan diterima positif oleh masyarakat menjadi salah satu
momentum positif bagi perekonomian nasional. Pemerintah Indonesia telah menerapkan dan melanjutkan
berbagai strategi seperti, implementasi kebijakan fiskal, menjaga stabilisasi harga, dan peningkatan kualitas SDM
melalui Program Kartu Prakerja, serta pengembangan UMKM.
Sambutan positif oleh pasar terhadap jajaran Pemerintahan baru Indonesia serta program keberlanjutan yang akan
diimplementasikan menciptakan optimisme bagi pasar maupun investor. Di tengah tantangan ekonomi global dan
geopolitik, pertumbuhan kredit perbankan diharapkan pada kisaran 11% - 13% pada tahun 2025.
Perseroan akan terus mempertajam kebijakan penyaluran kredit dengan menjaga aspek ekonomi, sosial, dan
lingkungan. Perseroan telah menyusun strategi pencapaian target atau sasaran di dalam Rencana Aksi Keuangan
Berkelanjutan (RAKB).
Prospek usaha dan strategi Perseroan yang disusun Direksi adalah sejalan dengan proyeksi pertumbuhan
ekonomi dan industri yang dipublikasikan oleh pemerintah, regulator, dan lembaga keuangan nasional maupun
internasional. Pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belan ja Negara (APBN) memproyeksikan ekonomi
pada tahun 2025 tumbuh sebesar 5,2%, inflasi diharapkan terjaga sebesar 2,5% dan nilai tukar Rupiah terhadap
Dolar Amerika Serikat pada Rp16.000/USD.
Perseroan juga antara lain sudah melakukan analisa kekuatan, kele mahan, kesempatan, dan ancaman serta
mencerminkannya dalam perencanaan strategi untuk tahun 2025.
12. FAKTOR RISIKO
Sebagaimana layaknya usaha perbankan pada umumnya, hingga batas-batas tertentu, Perseroan tidak terlepas
dari risiko-risiko yang dihadapi oleh bank-bank lain. Risiko utama yang akan dihadapi Perseroan adalah Risiko
Kredit yaitu ketidakmampuan debitur untuk membayar kembali kredit yang diberikan, dan apabila jumlahnya
xviii
Page 21
material dapat mempengaruhi kinerja Perseroan. Selain itu, Risiko Likuiditas juga menjadi risiko penting bagi
Perseroan dimana bila terdapat penarikan dana secara besar-besaran dapat mengganggu kinerja Perseroan.
a. Risiko Utama Yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan
Risiko kredit
b. Risiko Usaha Yang Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung Yang Dapat
Mempengaruhi Hasil Usaha Dan Kondisi Keuangan Perseroan
1. Risiko Operasional
2. Risiko Likuiditas
3. Risiko Stratejik
4. Risiko Reputasi
5. Risiko Tingkat Suku Bunga
6. Risiko Persaingan
7. Risiko Perubahan Teknologi
8. Risiko Investasi Atau Aksi Korporasi
c. Risiko Umum
1. Risiko Pasar
2. Risiko Hukum
3. Risiko Kepatuhan
4. Risiko Kondisi Perekonomian Secara Makro Atau Global
5. Risiko Terkait Kebijakan Pemerintah
6. Risiko Ketentuan Negara Lain atau Peraturan Internasional
d. Risiko Investasi Bagi Investor Pembeli Obligasi
Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum yang antara lain disebabkan
karena tujuan pembelian obligasi sebagai investasi jangka panjang.
2. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga atau
hutang Pokok pada waktu yang telah ditetapkan. atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan
lain yang ditetapkan dalam kontrak obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan
perkembangan usaha Perseroan.
13. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN ANAK
Nama Domisili Kegiatan Tahun Status Kepemilikan Tahun Kontribusi
Entitas Usaha Pendirian Operasional Perseroan Penyertaan Entitas
Anak Anak
Kepada
Perseroan
PT Jakarta Melakukan 2019 Beroperasi 99,90% Mulai dari Laba
OCBC kegiatan tahun 2019 setelah
NISP usaha pajak:
Ventura modal 0,0059%
(“ONV”) ventura (tahun
(venture 2024)
capital)
yang
berbentuk
venture
capital
corporatio
n
14. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan
laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak (bersama-sama disebut “Grup”) beserta catatan atas
laporan keuangan konsolidasian tersebut yang tercantum dalam Prospektus ini. Investor juga harus membaca Bab
V Prospektus ini yang berjudul Analisis dan Pembahasan Manajemen.
xix
Page 22
Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian
Grup yang telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun -tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 beserta catatan atas laporan ke uangan konsolidasian tersebut.
Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun -tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Grup
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian Grup pada
tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik (“KAP”) Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar
audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini tanpa modifikasian dalam
laporannya yang diterbitkan kembali tertanggal 2 Mei 2025 dengan No 00841/2.1457/AU.1/07/1124 -1/1/V/2025
yang ditandatangani oleh Jimmy Pangestu, S.E., CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 1124).
Laporan Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Jumlah Aset 281.008.237 249.757.139
Jumlah Liabilitas 240.316.858 212.436.871
Jumlah Ekuitas 40.691.379 37.320.268
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pendapatan Bunga 17.819.661 15.532.562
Beban Bunga (7.041.711) (6.096.581)
Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya 891.212 1.401.618
Jumlah Beban Operasional Lainnya (6.078.897) (5.011.095)
Laba Bersih 4.866.750 4.091.043
Laba Komprehensif lain tahun berjalan, setelah pajak 156.422 348.857
Jumlah Laba Komprehensif tahun berjalan, setelah pajak 5.023.172 4.439.900
Laba Bersih Per Saham 212,10 178,30
Laporan Arus Kas
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi 36.996.784 790.289
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (27.537.850) (1.294.518)
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan (1.654.734) (3.333.012)
Kenaikan/(penurunan) bersih kas dan setara kas 7.804.200 (3.837.241)
Rasio Keuangan Penting
(dalam persentase)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Permodalan
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (CAR) 23,6 23,7
Aset Produktif
NPL bruto 1,6 1,6
NPL bersih 0,6 0,6
Cadangan kerugian penurunan nilai kredit terhadap total kredit 4,7 5,3
Rentabilitas
Imbal hasil aset (ROA)* 2,2 2,1
Imbal hasil aset produktif (ROEA)* 2,4 2,3
Imbal hasil ekuitas (ROE)* 13,0 12,0
Marjin pendapatan bunga bersih (NIM) 4,4 4,4
Beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) 71,0 71,0
xx
Page 23
(dalam persentase)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Likuiditas
Rasio kecukupan likuiditas (LCR) 260,6 206,2
Net Stable Funding Ratio (NSFR) 140,5 134,8
Kredit diberikan terhadap dana masyarakat (LDR) 81,9 83,8
Kepatuhan
Persentase pelanggaran BMPK
Pihak terkait - -
Pihak tidak terkait - -
Persentase pelampauan BMPK
Pihak terkait - -
Pihak tidak terkait - -
GWM Rupiah - utama 7,7 8,1
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) 47,6 32,4
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) 83,3 84,8
GWM – mata uang asing 4,0 4,0
Posisi Devisa Netto 0,8 1,5
Lain-lain
Rasio Laba Bersih terhadap Total Pendapatan Operasional 40,8 36,2
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 590,6 569,2
Rasio Liabilitas terhadap Jumlah Aset 85,5 85,1
* Formula rasio rentabilitas adalah menggunakan formula yang sama dengan yang digunakan Perseroan untuk pelaporan ke OJK.
Tidak terdapat pembatasan atas rasio-rasio keuangan sehubungan dengan penerbitan efek bersifat utang.
15. EFEK BERSIFAT UTANG YANG BELUM DILUNASI OLEH PERSEROAN
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat efek bersifat utang yang belum dilunasi oleh
Perseroan.
16. PERPAJAKAN
Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan
Peraturan Perpajakan yang berlaku di Indonesia.
17. WALI AMANAT
Sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 pihak yang
bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank Mega Tbk.
Alamat PT Bank Mega Tbk. adalah sebagai berikut :
PT BANK MEGA Tbk.
Menara Bank Mega, Lantai 16,
Jl. Kapten Tendean Nomor 12-14 A
Jakarta 12790
Telp.: (021) 79175000
Fax.: (021) 7990720
Up : Capital Market Service
xxi
Page 24
Halaman ini sengaja dikosongkan
xxii
Page 25
I. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN IV OCBC TAHUN 2025
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN
SEBESAR Rp8.000.000.000.000,- (DELAPAN TRILIUN RUPIAH)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
OBLIGASI BERKELANJUTAN IV OCBC TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI
SEBESAR Rp1.500.000.000.000
(SATU TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH) (“OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan Perseroan atas nama KSEI sebagai
bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih seri Obligasi
yang dikehendaki dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Obligasi sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp748.565.000.000,- (tujuh ratus empat puluh delapan
miliar lima ratus enam puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,25% (enam koma dua lima
persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender. Pembayaran Obligasi
dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo Obligasi.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp537.930.000.000,- (lima ratus tiga puluh tujuh miliar
sembilan ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,45% (enam koma empat lima persen)
per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet
payment) pada saat tanggal jatuh tempo Obligasi.
Seri C : Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp213.505.000.000,- (dua ratus tiga belas miliar lima ratus
lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun. Jangka
waktu Obligasi adalah 5 (lima) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat
tanggal jatuh tempo Obligasi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 3 Oktober 2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus
jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 13 Juli 2026 untuk Obligasi Seri A, tanggal 3 Juli 2028 untuk Obligasi
Seri B dan tanggal 3 Juli 2030 untuk Obligasi Seri C yang juga merupakan Tanggal Pelunasan dari masing-masing Seri Pokok
Obligasi.
Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap II dan/atau tahap-tahap selanjutnya (jika ada) akan ditetapkan kemudian.
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas efek hutang
jangka panjang (Obligasi) dari PT FITCH RATINGS INDONESIA dengan peringkat:
PT Fitch Ratings Indonesia:
AAA(idn)
(Triple A)
Obligasi akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia
Penawaran Obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (Full Commitment)
PT Bank OCBC NISP Tbk
Kegiatan Usaha: Jasa Perbankan
Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
KANTOR PUSAT
OCBC Tower
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav.25, Jakarta 12940 - Indonesia
Tel. (6221) 25533888 (hunting) Fax. (6221) 57944000, 57943939
Homepage: www.ocbc.id
JARINGAN KANTOR
Per 31 Desember 2024, Perseroan memiliki 1 kantor pusat, 42 kantor cabang, 10 kantor cabang syariah, 153
kantor cabang pembantu, dan 1 kantor fungsional non-operasional berlokasi di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat,
Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Riau,
Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan,
Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara
Barat.
1
Page 26
A. PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Perseroan telah memenuhi ketentuan dalam Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum
Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk sebagaimana diatur dalam peraturan 36/POJK.04/2014 berikut:
1. Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dilaksanakan dalam periode paling lama 2 (dua) tahun
dengan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang terakhir
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat pada ulang tahun kedua sejak efektifnya
Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun
2025.
2. Telah menjadi Perseroan dalam kurun waktu paling singkat 2 (dua) tahun.
3. Tidak pernah mengalami Gagal Bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan
Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025. Hal ini
telah dipenuhi oleh Perseroan dengan Surat Pernyataan Perseroan No. 010/IR-FINANCE/JT/PUB-IV/III/2025
tanggal 27 Maret 2025 dan oleh Akuntan dengan Surat Pernyataan No. N20250326002/DC2/JPA/2025 tanggal
26 Maret 2025.
4. Efek yang dapat diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat utang yang memiliki
peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4 (empat)
peringkat terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh
Perusahaan Pemeringkat Efek.
B. KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG DITERBITKAN
NAMA OBLIGASI
Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025
HARGA PENAWARAN
Harga Penawaran Obligasi ini adalah 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi.
JENIS OBLIGASI
Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama
KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening. Bukti kepemilikan
Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening.
Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi
Tertulis dan jumlah Pokok Obligasi yang tercantum pada Sertifikat Jumbo Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi.
JUMLAH POKOK, BUNGA DAN JATUH TEMPO OBLIGASI
Seluruh nilai Pokok Obligasi yang akan dikeluarkan sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima ratus miliar
Rupiah) yang akan dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) yang terdiri dari 3 (tiga) seri, sebagai
berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp748.565.000.000,- (tujuh ratus empat puluh
delapan miliar lima ratus enam puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,25%
(enam koma dua lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari
Kalender. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo
Obligasi.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp537.930.000.000,- (lima ratus tiga puluh
tujuh miliar sembilan ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,45% (enam
koma empat lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun. Pembayaran Obligasi
dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo Obligasi.
Seri C : Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp213.505.000.000,- (dua ratus tiga belas
miliar lima ratus lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,55% (enam koma lima lima
persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 5 (lima) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara
penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo Obligasi.
BUNGA OBLIGASI
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan
jumlah Hari Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan
1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari.
2
Page 27
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 3 Oktober 2025, sedangkan Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi terakhir adalah pada tanggal 13 Juli 2026 untuk Seri A, 3 Juli 2028 untuk Seri B dan
3 Juli 2030 untuk Seri C, yang juga merupakan Tanggal Pelunasan Pokok masing-masing seri Obligasi.
Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada Pemegang
Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan berdasarkan
Daftar Pemegang Rekening.
Tanggal-tanggal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagai berikut:
Tabel Pembayaran Bunga
Bunga Ke-
Seri A Seri B Seri C
1 3 Oktober 2025 3 Oktober 2025 3 Oktober 2025
2 3 Januari 2026 3 Januari 2026 3 Januari 2026
3 3 April 2026 3 April 2026 3 April 2026
4 13 Juli 2026 3 Juli 2026 3 Juli 2026
5 3 Oktober 2026 3 Oktober 2026
6 3 Januari 2027 3 Januari 2027
7 3 April 2027 3 April 2027
8 3 Juli 2027 3 Juli 2027
9 3 Oktober 2027 3 Oktober 2027
10 3 Januari 2028 3 Januari 2028
11 3 April 2028 3 April 2028
12 3 Juli 2028 3 Juli 2028
13 3 Oktober 2028
14 3 Januari 2029
15 3 April 2029
16 3 Juli 2029
17 3 Oktober 2029
18 3 Januari 2030
19 3 April 2030
20 3 Juli 2030
Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada konfirmasi
Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan Sertifikat Jumbo Obligasi dan ketentuan
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.
SATUAN PEMINDAHBUKUAN OBLIGASI
Satuan pemindahbukuan adalah sebesar Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya.
Setiap Obligasi sebesar Rp1 (satu Rupiah) memberikan hak kepada Pemegang Obligasi yang bersangkutan untuk
mendapatkan 1 (satu) suara dalam Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO).
SATUAN PERDAGANGAN OBLIGASI
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan
dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan kelipatannya.
PEMBELIAN KEMBALI
I. Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
a) Pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali
dengan harga pasar;
b) Pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek;
c) Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan.
d) Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak
dapat memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
e) Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian
(wanprestasi) sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
f) Rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan oleh Perseroan
paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi tersebut;
g) Pembelian kembali Obligasi, dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali
Obligasi.
h) Rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam huruf f dan pengumuman
sebagaimana dimaksud dalam huruf q, paling sedikit memuat informasi tentang:
3
Page 28
1) periode penawaran pembelian kembali;
2) jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk pembelian kembali;
3) kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
4) harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
5) tata cara penyelesaian transaksi;
6) persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
7) tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
8) tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
9) hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi;
i) Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap
Pemegang Obligasi yang melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan
untuk dijual oleh Pemegang Obligasi, melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali;
j) Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah
disampaikan oleh Pemegang Obligasi;
k) Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman
sebagaimana dimaksud dalam butir ix dengan ketentuan:
1) jumlah pembelian kembali tidak lebih dari 5% (lima perseratus) dari jumlah Obligasi untuk
masing-masing jenis Obligasi yang beredar (outstanding) dalam periode 1 (satu) tahun setelah
Tanggal Penjatahan;
2) Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan; dan
3) Obligasi yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali;
dan wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (kedua)
setelah terjadinya pembelian kembali Obligasi;
l) Perseroan wajib melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Wali Amanat serta mengumumkan
kepada publik dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali
Obligasi;
m) Pembelian kembali Obligasi oleh Perseroan mengakibatkan:
1) hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri RUPO,
hak suara, dan hak memperoleh bunga serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika
dimaksudkan untuk pelunasan; atau
2) pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak
menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh bunga serta manfaat lain dari Obligasi yang
dibeli kembali, jika dimaksudkan untuk disimpan untuk dijual kembali.
II. Ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka I huruf e), dikecualikan jika telah memperoleh persetujuan
RUPO.
III. Pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud pada angka I huruf f) dan g),
wajib dilakukan paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai,
dengan ketentuan sebagai berikut:
Bagi Perseroan yang sahamnya tercatat pada bursa efek paling sedikit melalui:
a) Situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan asing, dengan ketentuan bahasa asing yang
digunakan paling sedikit Bahasa Inggris; dan
b) Situs web bursa efek atau 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
IV. Informasi yang wajib dilaporkan sebagaimana dimaksud pada angka I huruf l), pasal sedikit:
a) Jumlah obligasi yang dibeli oleh Perseroan;
b) Rincian jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual kembali;
c) Harga pembelian kembali yang telah terjadi; dan
d) Jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Obligasi.
JUMLAH MINIMUM PEMESANAN
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan
senilai Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
JAMINAN
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik
barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari
menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-
undang Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur
Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang
dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
PENYISIHAN DANA (SINKING FUND)
Perseroan tidak melakukan penyisihan dana untuk pelunasan Pokok Obligasi atau pembayaran Bunga Obligasi,
dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi sesuai dengan
tujuan rencana penggunaan dana Penawaran Umum Obligasi ini.
4
Page 29
PERPAJAKAN
Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan
Peraturan Perpajakan yang berlaku di Indonesia.
TATA CARA DAN TEMPAT PELUNASAN POKOK DAN PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
a. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi
transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli
Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga
Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
b. Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada Pemegang
Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan
berdasarkan Daftar Pemegang Rekening.
c. Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen
Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
d. Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
melalui Agen Pembayaran dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen
Pembayaran dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga
Obligasi yang bersangkutan.
OBLIGASI MERUPAKAN BUKTI HUTANG
a. Berdasarkan pernyataan Perseroan sekarang tetapi berlaku sejak Tanggal Emisi, Obligasi merupakan bukti
bahwa Perseroan secara sah dan mengikat berhutang kepada Pemegang Obligasi sejumlah Pokok Obligasi
yang disebut dalam Sertifikat Jumbo Obligasi ditambah dengan Bunga Obligasi dan Denda (jika ada) yang
wajib dibayar oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran.
Obligasi tersebut merupakan bagian penting dan tidak dapat dipisahkan dari Perjanjian Perwaliamanatan.
b. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh
Pemegang Rekening dan diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan Perjanjian Pembukaan Rekening Efek
yang ditandatangani Pemegang Obligasi dan Pemegang Rekening. Konfirmasi Tertulis tersebut tidak dapat
dialihkan atau diperdagangkan.
PENDAFTARAN OBLIGASI DI KSEI
a. Obligasi telah didaftarkan pada penitipan kolektif di KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat
Utang di KSEI yang dibuat di bawah tangan bermeterai cukup, dengan memperhatikan ketentuan di bidang
Pasar Modal dan ketentuan KSEI yang berlaku.
b. Obligasi didaftarkan dalam Penitipan Kolektif di KSEI dengan memperhatikan peraturan Penitipan Kolektif
di KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang Di KSEI.
c. Obligasi yang disimpan dalam Penitipan Kolektif di KSEI bernilai sepadan satu dengan yang lainnya.
d. Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening.
PENARIKAN OBLIGASI
Penarikan Obligasi dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan pemindahbukuan dari satu Rekening Efek
ke Rekening Efek lainnya. Penarikan Obligasi keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi sertifikat
obligasi tidak dapat dilakukan, kecuali apabila terjadi pembatalan pendaftaran Obligasi di KSEI atas permintaan
Perseroan atau Wali Amanat dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal
dan keputusan RUPO.
PENGALIHAN OBLIGASI
Hak kepemilikan Obligasi beralih dengan pemindahbukuan Obligasi dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek
lainnya. Perseroan, Wali Amanat dan Agen Pembayaran memberlakukan Pemegang Rekening selaku Pemegang
Obligasi yang sah dalam hubungannya untuk menerima pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok
Obligasi dan hak-hak lain yang berhubungan dengan Obligasi.
WALI AMANAT
Sesuai dengan ketentuan yang dimuat dalam Perjanjian Perwaliamanatan, PT Bank Mega Tbk telah ditunjuk oleh
Perseroan sebagai Wali Amanat yang mewakili kepentingan Pemegang Obligasi ini.
5
Page 30
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
PT Bank Mega Tbk
Menara Bank Mega, Lantai 16
Jl. Kapten Tendean Nomor 12-14 A
Jakarta 12790
Telp.: (021) 79175000
Fax.: (021) 7990720
Up : Capital Market Service
HAK SENIORITAS ATAS UTANG
Pemegang Obligasi tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa
hak preferen dengan hak hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada
dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik
yang telah ada maupun yang akan ada, sebagaimana ditentukan dalam Bab Jaminan.
Perseroan tidak mempunyai utang senioritas yang mempunyai hak keutamaan atau preferen sesuai laporan
keuangan per tanggal 31 Desember 2024.
PEMBATASAN-PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PERSEROAN
Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terutang atau pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab Perseroan
sehubungan dengan penerbitan Obligasi, Perseroan berjanji dan mengikat diri bahwa:
i. Pembatasan keuangan dan pembatasan-pembatasan lain terhadap Perseroan (debt covenants) adalah sebagai
berikut :
Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
a) Melakukan pengeluaran obligasi atau instrumen hutang lain yang sejenis yang mempunyai kedudukan
lebih tinggi dari Obligasi.
b) Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan.
c) - Melakukan penggabungan, peleburan dan/atau akuisisi; atau
- Mengijinkan atau memberikan persetujuan kepada Entitas Anak (jika ada) untuk melakukan
penggabungan, peleburan dan/atau akuisisi, yang secara material akan mempunyai akibat yang
negatif terhadap kelangsungan usaha Perseroan atau kemampuan Perseroan dalam pemenuhan
kewajiban Perseroan terhadap Obligasi, kecuali melakukan penggabungan, peleburan dan/atau
akuisisi perusahaan dibidang perbankan dan/atau jasa keuangan (dan kegiatan operasional sehari-
hari) yang dilakukan Perseroan dan/atau Entitas Anak (jika ada) sepanjang tindakan tersebut telah
mendapatkan persetujuan dari OJK (dahulu Bank Indonesia) dan/atau Otoritas Moneter sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
d) Mengadakan pengubahan kegiatan usaha utama Perseroan selain yang telah disebutkan dalam
Anggaran Dasar Perseroan, kecuali ditentukan lain berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
e) Melakukan penjualan atau pengalihan aset tetap milik Perseroan kepada pihak manapun, baik seluruhnya
atau sebagian besar/melebihi 50% (lima puluh perseratus) dari seluruh aset tetap milik Perseroan
berdasarkan laporan keuangan tahunan terakhir yang telah diaudit oleh Akuntan Publik yang terdaftar
di OJK, dalam satu transaksi atau gabungan transaksi dalam 1 (satu) tahun berjalan.
f) Melakukan transaksi dengan pihak ter Afiliasi-nya kecuali bila transaksi tersebut dilakukan dengan
persyaratan yang setidak-tidaknya sama dengan persyaratan yang diperoleh Perseroan dari pihak ketiga
yang bukan ter Afiliasi-nya dalam transaksi yang sesuai dengan praktek pasar yang berlaku.
ii. Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam angka 11 butir i di atas akan diberikan oleh Wali
Amanat dengan ketentuan sebagai berikut :
a. permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
b. Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta tambahan data/dokumen
pendukung lainnya dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja setelah permohonan persetujuan tersebut
dan dokumen pendukungnya diterima secara lengkap oleh Wali Amanat, dan jika dalam waktu 14 (empat
belas) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan, penolakan atau permintaan tambahan
data/dokumen pendukung lainnya dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan
persetujuannya; dan
c. Jika Wali Amanat meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya, maka persetujuan atau
penolakan wajib diberikan oleh Wali Amanat dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja setelah
data/dokumen pendukung lainnya tersebut diterima secara lengkap oleh Wali Amanat dan jika dalam
waktu 14 (empat belas) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan atau penolakan dari
Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuan.
6
Page 31
iii. Selama Pokok Obligasi dan Bunga Obligasi belum dilunasi seluruhnya, Perseroan wajib untuk:
a) memenuhi semua syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
b) menyetorkan sejumlah uang yang diperlukan untuk pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok
Obligasi, yang jatuh tempo kepada Agen Pembayaran selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja (in good
funds) sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi ke rekening
yang ditunjuk oleh KSEI;
c) apabila lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi, Perseroan belum menyetorkan sejumlah uang sesuai dengan butir iii huruf b), maka Perseroan
harus membayar Denda atas kelalaian tersebut. Jumlah Denda tersebut dihitung berdasarkan hari yang
lewat terhitung sejak Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi
hingga Jumlah Terutang tersebut dibayar sepenuhnya. Denda yang dibayar oleh Perseroan yang
merupakan hak Pemegang Obligasi akan dibayar kepada Pemegang Obligasi secara proporsional sesuai
dengan besarnya Obligasi yang dimilikinya;
d) menjalankan usaha-usahanya dengan sebaik-baiknya dan tidak bertentangan dengan praktek-praktek
yang sesuai dengan kegiatan usahanya serta wajib menaati ketentuan-ketentuan yang berlaku bagi
kesehatan dan usaha bank umum;
e) memelihara sistem akuntansi dan pengawasan keuangan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan dan/atau Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia, dan memelihara buku-buku dan catatan-
catatan lain yang cukup untuk menggambarkan dengan tepat keadaan keuangan Perseroan dan hasil
operasinya sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku secara umum di Indonesia;
f) segera memberitahukan kepada Wali Amanat keterangan setiap kejadian atau keadaan yang dapat
mempunyai pengaruh penting atau buruk atas usaha-usaha atau operasi Perseroan, dengan
memperhatikan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku;
g) membayar semua kewajiban pajak Perseroan sebagaimana mestinya;
h) menyerahkan kepada Wali Amanat salinan dari laporan keuangan, yang disampaikan kepada Otoritas
Jasa Keuangan dan Bursa Efek dalam waktu selambat-lambatnya bersamaan dengan laporan keuangan
tersebut diserahkan kepada pihak-pihak yang disebutkan di atas;
i) memberitahukan secara tertulis setiap perubahan anggaran dasar yang telah disetujui oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan/atau laporan tentang perubahan anggaran dasar
kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang telah diterima baik oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan telah didaftar di Daftar Perusahaan, kepada Wali
Amanat selambat-lambatnya 7 (tujuh) Hari Kerja sejak diterimanya persetujuan dan/atau pendaftaran
tersebut di atas;
j) dengan tidak mengesampingkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dalam hal terjadinya
Potensi Kelalaian dan/atau terjadinya Kelalaian sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 Perjanjian
Perwaliamanatan, memberi ijin kepada Wali Amanat atau pihak yang ditunjuk Wali Amanat dengan
ketentuan pihak yang bersangkutan mengajukan permohonan tertulis terlebih dahulu, sekurang-
kurangnya 3 (tiga) Hari Kerja sebelumnya, untuk memasuki gedung-gedung yang dimiliki atau dikuasai
Perseroan dan untuk melakukan pemeriksaan atas buku-buku, ijin-ijin dan keuangan Perseroan,
inventaris, perjanjian-perjanjian, faktur-faktur, rekening-rekening dan dokumen-dokumen lain yang
berhubungan dengan keadaan usaha Perseroan pada saat jam kerja Perseroan, sepanjang dokumen-
dokumen tersebut tidak merupakan dokumen-dokumen rahasia sebagaimana diatur dalam Peraturan
Bank Indonesia dalam rangka melaksanakan tugasnya sebagai Wali Amanat sesuai dengan Perjanjian
Perwaliamanatan;
k) memberitahukan hasil Rapat Umum Pemegang Saham kepada Wali Amanat selambat-lambatnya dalam
waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah rapat tersebut diselenggarakan;
l) menaati ketentuan-ketentuan yang berlaku berkaitan dengan kegiatan bank di Indonesia yang antara lain
diatur dalam Undang-Undang Perbankan dan perubahan-perubahannya di kemudian hari dan petunjuk
pelaksanaannya yang tertuang dalam peraturan pemerintah, serta keputusan Menteri Keuangan Republik
Indonesia, surat keputusan direksi Bank Indonesia dan peraturan Bank Indonesia atau Otoritas Jasa
Keuangan serta surat edaran yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan;
m) memelihara harta kekayaan agar tetap dalam keadaan baik dengan syarat-syarat dan ketentuan-
ketentuan sebagaimana dilakukan pada umumnya mengenai harta milik dan usaha yang serupa;
n) memelihara asuransi-asuransi yang telah berjalan dan berhubungan dengan kegiatan usaha dan harta
kekayaan Perseroan sesuai dengan peraturan Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan, pada
perusahaan asuransi yang mempunyai reputasi baik terhadap segala risiko yang biasa dihadapi oleh
perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha yang sama dengan Perseroan;
o) segera memberitahukan secara tertulis kepada Wali Amanat perkara pidana, perdata, tata usaha negara
dan perburuhan yang dihadapi Perseroan yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap dimana
menurut anggapan Perseroan akan mempengaruhi pemenuhan kewajiban pembayaran Perseroan
terhadap Pemegang Obligasi;
p) segera memberitahukan secara tertulis kepada Wali Amanat -setelah menyadari terjadinya kelalaian
sebagaimana tersebut dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan atau setiap peristiwa yang dapat
menimbulkan kelalaian atau adanya pemberitahuan mengenai kelalaian yang diberikan oleh kreditur
Perseroan;
q) mempertahankan bidang usaha utama Perseroan;
7
Page 32
r) menerbitkan dan menyerahkan Sertifikat Jumbo Obligasi kepada KSEI, untuk kepentingan Pemegang
Obligasi sebagai bukti pencatatan dalam Daftar Pemegang Obligasi dan menyampaikan fotokopi
Sertifikat Jumbo Obligasi tersebut kepada Wali Amanat;
s) mengupayakan untuk mempertahankan tingkat kesehatan Perseroan minimal berada dalam peringkat
komposit 3 (tiga) yang tergolong ”Cukup Baik” sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan (jika ada
ketentuan yang mengaturnya);
t) melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan Peraturan OJK Nomor: 49, berikut perubahannya
dan/atau pengaturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan sehubungan dengan pemeringkatan dan
menyampaikan fotokopi hasil pemeringkatan Obligasi tersebut kepada Wali Amanat selambat-lambatnya
1 (satu) Hari Kerja setelah hasil pemeringkatan tersebut diperoleh Perseroan;
u) memastikan bahwa ijin usaha Perseroan tidak dicabut oleh Menteri Keuangan atau Instansi lain yang
berwenang sesuai dengan perundang undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia;
v) mempertahankan agar tidak membubarkan diri melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham atau
dibubarkan karena sebab apapun;
w) mempertahankan agar tidak terdapat keputusan pailit yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (in
kracht);
x) mempertahankan agar Pengadilan atau instansi pemerintah yang berwenang tidak menyita atau
mengambil alih dengan cara apapun juga semua atau sebagian besar harta kekayaan Perseroan atau
mengambil tindakan yang dapat menghalangi Perseroan untuk menjalankan sebagian besar atau seluruh
usahanya sehingga berpengaruh secara material terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi
kewajiban-kewajibannya dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
y) memastikan tidak ada perintah pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (in kracht) yang
mengharuskan Perseroan membayar sejumlah dana kepada pihak ketiga yang apabila dibayarkan akan
berpengaruh secara material terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya
yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan; dan
z) mempertahankan agar tidak menyatakan secara tertulis ketidakmampuan untuk membayar seluruh
kewajiban Perseroan (standstill).
KELALAIAN PERSEROAN
Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai apabila terjadi salah satu atau lebih dari
kejadian-kejadian atau hal-hal-tersebut di bawah ini:
a) Perseroan tidak melaksanakan atau tidak menaati ketentuan dalam kewajiban pembayaran Pokok Obligasi
pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi; atau
b) Fakta mengenai jaminan, keadaan, atau status Perseroan serta pengelolaannya tidak sesuai dengan
informasi dan keterangan yang diberikan oleh Perseroan; atau
c) Apabila Perseroan dinyatakan lalai sehubungan dengan perjanjian utang antara Perseroan oleh salah satu
atau beberapa krediturnya (cross default) yang berupa pinjaman (debt), baik yang telah ada sekarang
maupun yang akan ada di kemudian hari yang nilainya melebihi 25% (dua puluh lima persen) dari ekuitas
Perseroan berdasarkan laporan tahunan terakhir yang telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar
di OJK, dalam satu transaksi atau gabungan transaksi dalam 1(satu) tahun berjalan yang berakibat jumlah
yang terutang oleh Perseroan berdasarkan perjanjian utang tersebut seluruhnya menjadi dapat segera
ditagih oleh kreditur yang bersangkutan sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi
pembayaran kembali), yang apabila dibayarkan akan mempengaruhi secara material terhadap kemampuan
Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
d) Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium) oleh badan peradilan yang
berwenang; atau
e) Apabila Perseroan tidak melaksanakan atau tidak menaati ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan
(selain pada huruf a), b), dan c) di atas sebagaimana tercantum pada Perjanjian Perwaliamanatan).
Ketentuan mengenai pernyataan default, yaitu:
Dalam hal terjadi kondisi-kondisi kelalaian sebagaimana dimaksud dalam:
a. huruf a), dan c) di atas sebagaimana tercantum pada Perjanjian Perwaliamanatan, dan keadaan atau kejadian
tersebut berlangsung terus menerus paling lama 14 (empat belas) Hari Kerja, setelah diterimanya teguran
tertulis dari Wali Amanat sesuai dengan kondisi kelalaian yang dilakukan, tanpa diperbaiki/dihilangkan
keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat
disetujui dan diterima oleh Wali Amanat; atau
b. huruf b), dan e) di atas sebagaimana tercantum pada Perjanjian Perwaliamanatan, (selain pelanggaran terkait
dengan ketentuan pada butir iii huruf u) sampai dengan butir iii huruf z dalam sub bab Pembatasan-
Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan pada Prospektus ini) sebagaimana tercantum pada
8
Page 33
Perjanjian Perwaliamanatan, dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu
yang ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum, sebagaimana
tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat, paling lama 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah
diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa
adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali
Amanat;
maka Wali Amanat berkewajiban untuk memberitahukan kejadian atau peristiwa itu kepada Pemegang
Obligasi dengan cara memuat pengumuman melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional, atas biaya Perseroan, dan Wali Amanat berhak memanggil RUPO menurut tata cara
yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Dalam RUPO tersebut, Wali Amanat akan meminta Perseroan untuk memberikan penjelasan sehubungan
dengan kelalaiannya tersebut. Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan dan alasan Perseroan serta
RUPO tersebut memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan, maka Obligasi
sesuai dengan keputusan RUPO menjadi jatuh tempo dan Wali Amanat dalam waktu yang ditentukan dalam
keputusan RUPO itu harus melakukan penagihan kepada Perseroan. Perseroan berkewajiban melakukan
pembayaran dalam waktu yang ditentukan dalam tagihan yang bersangkutan.
c. huruf d), dan e) di atas, (pelanggaran terkait dengan ketentuan pada butir iii huruf u) sampai dengan butir iii
huruf z) dalam sub bab Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan pada Prospektus ini)
sebagaimana tercantum pada Perjanjian Perwaliamanatan, maka Wali Amanat berhak tanpa memanggil
RUPO bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi dan mengambil keputusan yang dianggap
menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari segala tindakan dan
tuntutan oleh Pemegang Obligasi. Dalam hal ini Obligasi menjadi jatuh tempo dengan sendirinya.
RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI (RUPO)
Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan berlaku
ketentuan-ketentuan di bawah ini, tanpa mengurangi peraturan Pasar modal dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku serta peraturan Bursa Efek.
i. RUPO diadakan untuk tujuan antara lain:
a) Mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi mengenai
perubahan jangka waktu Obligasi, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan tata cara atau periode
pembayaran Bunga Obligasi dan dengan memperhatikan Peraturan No. VI.C.4;
b) Menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan
kepada Wali Amanat, dan/atau untuk menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain
sehubungan dengan kelalaian;
c) Memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan Perjanjian
perwaliamanatan;
d) Mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam
penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan dan dalam Peraturan No. VI.C.4; dan
e) Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam
Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara
Republik Indonesia.
ii. RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan:
a) Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari
20% (dua puluh perseratus) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi (tidak termasuk Obligasi yang
dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya);
b) Perseroan;
c) Wali Amanat; atau
d) Otoritas Jasa Keuangan.
iii. Permintaan sebagaimana dimaksud dalam butir ii huruf a), huruf b), dan huruf d sebagaimana tercantum pada
Perjanjian Perwaliamanatan) wajib disampaikan secara tertulis kepada Wali Amanat dengan melampirkan asli
KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya
KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada
Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan
pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali
9
Page 34
Amanat dan paling lama 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal diterimanya surat permintaan tersebut, Wali
Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.
iv. Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk mengadakan RUPO,
maka Wali Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada pemohon dengan
tembusan kepada Otoritas Jasa Keuangan, paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya
surat permohonan.
v. Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO.
a) Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional, dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum
pemanggilan.
b) Pemanggilan RUPO dilakukan paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO, melalui
paling sedikit 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
c) Pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lambat 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum
RUPO kedua atau ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya telah
diselenggarakan tetapi tidak mencapai kuorum.
d) Panggilan harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara lain:
d.1. tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO ;
d.2. agenda RUPO ;
d.3. pihak yang mengajukan usulan RUPO ;
d.4. Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO ; dan
d.5. kuorum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO.
e) RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling cepat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling lambat
21 (dua puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya.
vi. Tata cara RUPO:
a) Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO dan
menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya.
b) Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya tidak memiliki hak suara dan tidak
diperhitungkan dalam kuorum kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau
penyertaan modal pemerintah
c) Sebelum pelaksanaan RUPO, Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan Daftar Pemegang Obligasi
yang merupakan Afiliasi-nya kepada Wali Amanat;
d) RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara Perseroan
dan Wali Amanat;
e) RUPO dipimpin oleh Wali Amanat.
f) Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris untuk
membuat berita acara RUPO.
g) dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, RUPO dipimpin
oleh Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut
h) Perseroan atau Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut sebagaimana dimaksud
pada angka 7 diwajibkan untuk mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO
i) Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
dialihkan/dipindahbukukan sejak penerbitan KTUR, yaitu 4 (empat) Hari Kerja sebelum pelaksanaan
RUPO;
j) Sebelum pelaksanaan RUPO:
h.1. Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah Obligasi yang
dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasinya.
h.2. Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO berkewajiban untuk
membuat surat pernyataan yang menyatakan mengenai apakah Pemegang Obligasi memiliki atau
tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan.
vii. Kuorum dan pengambilan keputusan dengan ketentuan sebagai berikut:
a) Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
sebagaimana dimaksud dalam butir i diatur sebagai berikut:
a.1. Apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai
berikut:
a.1.1 dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
10
Page 35
mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi
yang hadir dalam RUPO.
a.1.2 dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a.1.1 tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang kedua.
a.1.3 RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi
dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit
3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
a.1.4 dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a.1.3 tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
a.1.5 RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi
dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit
1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
a.2. Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat maka wajib diselenggarakan
dengan ketentuan sebagai berikut:
a.2.1 dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari
jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang
hadir dalam RUPO.
a.2.2 dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a.2.1 tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang kedua.
a.2.3 RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2
(satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
a.2.4 dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a.2.3 tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
a.2.5 RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2
(satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
a.3. Apabila RUPO dimintakan oleh Otoritas Jasa Keuangan maka wajib diselenggarakan dengan
ketentuan sebagai berikut:
a.3.1 dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari
jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambi keputusan yang sah dan
mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang
hadir dalam RUPO.
a.3.2 dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a.3.1 tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang kedua.
a.3.3 RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2
(satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
a.3.4 dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a.3.3 tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
a.3.5 RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2
(satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
b) RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dapat diselenggarakan
dengan ketentuan sebagai berikut:
b.1. dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah
Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
RUPO.
b.2. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf b.1 tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO kedua.
b.3. RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat)
bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
b.4. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf b.3 tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO yang ketiga.
11
Page 36
b.5. RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak.
b.6. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf b.5 tidak tercapai, maka dapat
diadakan RUPO yang keempat;
b.7. RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili yang
masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat dalam kuorum
kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Wali Amanat; dan
b.8. Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib memenuhi
ketentuan sebagaimana dimaksud dalam huruf v)
viii. Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali Amanat
paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan dari Wali Amanat, yang
ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
ix. Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil.
x. Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi, Perseroan dan Wali Amanat, karenanya
Perseroan, Wali Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan-keputusan yang diambil dalam
RUPO. Keputusan RUPO mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lain
sehubungan dengan Obligasi, baru berlaku efektif sejak tanggal ditandatanganinya perubahan Perjanjian
Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lainnya sehubungan dengan Obligasi. Jika dilakukan
perubahan Perjanjian Perwaliamanatan maka Para Pihak berkewajiban menyesuaikan definisi Perjanjian
Perwaliamanatan dengan menambahkan perjanjian perwaliamanatan yang baru, dan jika dilakukan perubahan
Pengakuan Utang maka Para Pihak berkewajiban menyesuaikan definisi Pengakuan.
xi. Wali Amanat wajib mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional, biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengumuman hasil RUPO tersebut wajib
ditanggung oleh Perseroan.
xii. Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas Perjanjian
Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan perubahan nilai Pokok Obligasi,
perubahan tingkat Bunga Obligasi, perubahan tata cara pembayaran Bunga Obligasi, dan perubahan jangka
waktu Obligasi dan Perseroan menolak untuk menandatangani perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
dan/atau perjanjian lainnya sehubungan dengan hal tersebut maka dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga
puluh) Hari Kalender sejak keputusan RUPO atau tanggal lain yang diputuskan RUPO (jika RUPO memutuskan
suatu tanggal tertentu untuk penandatanganan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian
lainnya tersebut) maka Wali Amanat berhak langsung untuk melakukan penagihan Jumlah Terutang kepada
Perseroan tanpa terlebih dahulu menyelenggarakan RUPO.
xiii. Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat dibuat dan bila
perlu kemudian disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Wali Amanat dengan mengindahkan
Peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta
peraturan Bursa Efek.
xiv. Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan di bidang
Pasar Modal, maka peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal tersebut yang berlaku.
xv. Penyedia e-RUPS sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK Nomor: 16/POJK.04/2020 tentang
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik yang ditetapkan pada
tanggal 20-04-2020 (dua puluh April dua ribu dua puluh) dan diundangkan pada tanggal 21-04-2020 (dua puluh
satu April dua ribu dua puluh) (selanjutnya disebut “Peraturan OJK Nomor: 16”), dapat menyediakan dan
mengelola penyelenggaraan rapat lain selain Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.
Selain RUPO sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK Nomor: 20, Perseroan dapat melaksanakan
RUPO secara elektronik menggunakan e-RUPO yang disediakan oleh penyedia e-RUPO sebagaimana
dimaksud dalam penjelasan Pasal 5 Peraturan OJK Nomor: 16.
HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI
Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat hutang jangka panjang sesuai dengan surat dari PT Fitch Ratings
Indonesia No. : 47/DIR/RATLTR/III/2025 tanggal 20 Maret 2025 hasil pemeringkatan atas Obligasi Berkelanjutan
IV OCBC Tahap I Tahun 2025 adalah:
AAA(idn) (Triple A)
12
Page 37
Perseroan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan perusahaan pemeringkat yang melakukan pemeringkatan atas
surat utang Perseroan, baik langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.
Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali selama
kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/ 2020.
RATING RATIONALE
PT Fitch Ratings Indonesia menegaskan peringkat “idAAA” kepada PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC). Pada saat
yang sama, PT Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat “idAAA” untuk rencana Obligasi Berkelanjutan
IV/2025 dengan nilai maksimum Rp8 triliun. Prospek dari peringkat Perusahaan adalah “stabil”.
Kenaikan VR didorong oleh penilaian positif kami terhadap operating environment dan beberapa penggerak
peringkat utama lainnya, seperti berkurangnya stok pinjaman berisiko, pendapatan yang resilient, dan pendanaan
yang stabil.
Peringkat Nasional 'AAA' menunjukkan peringkat tertinggi yang diberikan oleh Fitch dalam skala Peringkat
Nasional untuk negara tersebut. Peringkat ini diberikan kepada Perseroan atau obligasi dengan ekspektasi paling
rendah terhadap risiko gagal bayar dibandingkan dengan semua Perseroan atau obligasi lain di negara atau serikat
moneter yang sama.
Peringkat Nasional Jangka Pendek menunjukkan kapasitas terkuat untuk pembayaran tepat waktu atas komitmen
keuangan relatif terhadap Perseroan atau obligasi lain di negara yang sama. Berdasarkan skala Peringkat Nasional
dari Fitch, peringkat ini ditetapkan terhadap risiko gagal bayar terendah dibandingkan dengan yang lain di negara
atau serikat moneter yang sama. Untuk profil likuiditas yang tergolong kuat, "+" ditambahkan ke peringkat yang
ditetapkan.
• FAKTOR-FAKTOR PENGGERAK PERINGKAT
a) Peringkat Berbasis Dukungan
Peringkat Nasional Perseroan didorong oleh Peringkat Dukungan Pemegang Saham (SSR), yang
bertumpu pada VR dari induknya yang berbasis di Singapura yang memiliki 85% saham, Oversea-
Chinese Banking Corporation Limited (OCBC, AA-/Stabil/aa-)
Peringkat Jangka Panjang Mata Uang Lokal IDR Perseroan di 'A' adalah tiga tingkat di atas peringkat
negara Indonesia (BBB/Stabil), berdasarkan penilaian kami bahwa bank kemungkinan besar akan
mempertahankan kapasitas untuk melayani kewajiban rupiahnya bahkan di bawah tekanan ekstrem
karena kekuatan dukungan induknya, dan bahwa pemerintah kemungkinan besar tidak akan
memberlakukan pembatasan pada kemampuan bank untuk memenuhi kewajibannya dalam rupiah.
b) Operating Environment yang Lebih Kuat
Fitch telah menaikkan skor operating environment (OE) Perseroan menjadi 'bbb-'/stabil, dari 'bb+'/positif,
menyelaraskannya dengan bank-bank Indonesia lainnya yang diberi peringkat oleh Fitch. Hal ini
mencerminkan pemulihan ekonomi Indonesia yang kuat setelah pandemi Covid-19 dan berkurangnya
risiko kualitas aset, seperti yang terlihat dari penurunan berkelanjutan pada pinjaman berisiko dalam
sistem.
c) Model Bisnis yang Konsisten
Fitch telah menaikkan skor profil bisnis Perseroan menjadi 'bbb-' dari 'bb+', mencerminkan model
bisnisnya yang konsisten dan fokus pada segmen berisiko rendah, serta manfaat dari asosiasinya dengan
grup OCBC. Kami menilai bahwa grup ini meningkatkan akses Perseroan ke pelanggan, memperluas
penawaran produknya, dan mendukung pendanaannya serta franchise domestik yang moderat secara
keseluruhan, seperti yang tercermin dalam pangsa aset sistem sebesar 2%.
d) Selera Risiko Rendah
Perseroan memiliki selera risiko yang lebih kecil dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lokal
berukuran menengah dan Perseroan telah mempertahankan standar pemberian pinjaman yang
konsisten, menurut pandangan kami. Hal ini tercermin dalam skor profil risiko yang lebih tinggi daripada
bank-bank berukuran menengah lainnya dan setara dengan bank-bank terbesar dalam sistem perbankan
Indonesia.
e) Kualitas Aset yang Stabil
Kami telah menaikkan skor kualitas aset Perseroan menjadi 'bbb-' dari 'bb+', untuk mencerminkan
ekspektasi kami bahwa bank akan mempertahankan rasio pinjaman bermasalah (NPL) di bawah 2%
dalam 12-24 bulan ke depan, yang akan menjadi salah satu yang terendah untuk bank-bank besar
di Indonesia. Prospek stabil mencerminkan ruang gerak yang cukup pada skor dan cakupan kerugian
pinjaman yang kuat sebesar 283% dari NPL pada akhir 3Q24.
13
Page 38
f) Profil Profitabilitas yang Meningkat
Revisi profil pendapatan dan profitabilitas Perseroan menjadi 'bb+' dari 'bb' mencerminkan penilaian ulang
skor mengingat ekspektasi kami bahwa bank akan mempertahankan profitabilitas tinggi di atas bank-bank
berukuran menengah dalam 12-24 bulan ke depan, mengingat operating environment yang mendukung.
Profitabilitas Perseroan yang tangguh didukung oleh pertumbuhan pinjaman yang stabil, biaya kredit yang
moderat, dan ekspektasi kami tentang margin bunga bersih yang stabil dalam waktu dekat.
Outlook positif pada skor mencerminkan potensi untuk revisi ke atas lebih lanjut pada skor jika bank
mempertahankan metrik profitabilitasnya dalam jangka pendek hingga menengah.
g) Bantalan Modal yang Memadai
Kapitalisasi Perseroan seharusnya memberikan buffer penyerapan kerugian yang cukup, terutama dalam
konteks cakupan penyisihan kerugian pinjaman yang tinggi dan dengan mempertimbangkan profil
risikonya. Rasio modal inti Tier 1 (CET1) sebesar 22,7% pada akhir September 2024 sebanding dengan
bank-bank berukuran menengah.
h) Profil Pendanaan yang Meningkat
Revisi skor pendanaan dan likuiditas Perseroan menjadi 'bbb-' dari 'bb+' berasal dari kemampuannya
untuk mempertahankan pertumbuhan deposito yang sehat sambil mengurangi ketergantungan pada
deposito berjangka yang lebih mahal. Hal ini terlihat dari bank yang memiliki salah satu rasio
pinjaman/deposito (LDR) terendah di antara bank-bank besar Indonesia, yaitu 81% per September 2024,
dibandingkan dengan rata-rata sistem sebesar 87%. Perseroan juga memiliki biaya pendanaan terendah
di antara bank-bank berukuran menengah di Indonesia.
SANKSI
Apabila Perseroan tidak memenuhi kewajiban dalam Perjanjian Perwaliamanatan khususnya pada butir iii huruf b)
sub bab Pembatasan-Pembatasan Dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan pada Prospektus ini sebagaimana
tercantum pada Perjanjian Perwaliamanatan, maka Perseroan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan Perjanjian
Perwaliamanatan antara lain apabila Perseroan lalai menyerahkan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga
Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi, maka Perseroan wajib membayar Denda. Denda yang dibayar oleh Perseroan
merupakan hak Pemegang Obligasi, yang oleh Agen Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Obligasi
secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya.
LAIN-LAIN
a. Kewajiban Perseroan berdasarkan Obligasi pada setiap waktu merupakan kewajiban Perseroan yang sah
dan yang tidak bersyarat serta bersifat mutlak.
b. Pembayaran Bunga Obligasi, Pokok Obligasi dan Denda (jika ada) merupakan hak dari para Pemegang
Obligasi.
c. Bank Kustodian atau Perusahaan Efek yang merupakan Pemegang Rekening dapat bertindak untuk dirinya
sendiri atau berdasarkan surat kuasa bertindak untuk dan atas nama nasabahnya sebagai Pemegang
Obligasi.
d. Bagi Pemegang Obligasi berlaku ketentuan perpajakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku di Negara Republik Indonesia dan apabila Perseroan diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan
yang berlaku di Negara Republik Indonesia untuk memotong pajak atas setiap pembayaran yang dilakukan
oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi, Perseroan melalui Agen Pembayaran harus memotong pajak
tersebut dan membayarkannya kepada instansi yang ditunjuk untuk menerima pembayaran pajak serta
melalui Agen Pembayaran akan memberikan bukti pemotongan pajak kepada Pemegang Obligasi.
HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI
a. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan
melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pokok Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama
dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi.
b. Yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar
Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Dengan
demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga
Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan
ketentuan KSEI yang berlaku.
c. Bila terjadi kelalaian dalam pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi, Pemegang
Obligasi berhak untuk menerima pembayaran denda atas setiap kelalaian pembayaran pelunasan Pokok
Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi sebesar 1% (satu persen) di atas tingkat Bunga Obligasi
masing-masing seri Obligasi yang bersangkutan dari jumlah dana yang terlambat dibayar yang dihitung
14
Page 39
secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu kewajiban yang harus dibayar
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam
puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari.
d. Seorang atau lebih Pemegang Obligasi yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh persen) dari
jumlah Pokok Obligasi yang terutang (tidak termasuk obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasi
Perseroan) berhak mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat agar diselenggarakan RUPO
dengan memuat acara yang diminta dengan melampirkan asli KTUR dengan ketentuan sejak diterbitkannya
KTUR tersebut Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada
Wali Amanat tersebut akan dibekukan oleh KSEI sejumlah obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut.
e. Hak Suara Pemegang Obligasi diatur bahwa setiap Obligasi senilai Rp1,00 (satu Rupiah) memberikan hak
kepada pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan demikian setiap Pemegang
Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya.
KUASA PEMEGANG OBLIGASI KEPADA WALI AMANAT
Sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 51 Undang-Undang Pasar Modal, Wali Amanat berdasarkan hukum
mewakili kepentingan Pemegang Obligasi baik di dalam maupun di luar pengadilan, termasuk untuk mewakili
Pemegang Obligasi dalam melakukan tindakan hukum yang berkaitan dengan kepentingan Pemegang Obligasi.
Dengan demikian Pemegang Obligasi diwakili oleh Wali Amanat sebagai pihak dalam Perjanjian Perwaliamanatan,
Pengakuan Hutang dan semua dokumen serta perjanjian lain yang berkaitan dengan Obligasi.
Sejak Tanggal Emisi setiap Pemegang Obligasi langsung tunduk pada Perjanjian Perwaliamanatan dan menyetujui
untuk dan dengan ini sekarang untuk kemudian pada waktunya secara bersama memberikan kuasa kepada Wali
Amanat tanpa perlu adanya pemberian surat kuasa secara khusus yang baru dari Pemegang Obligasi dalam
menjalankan semua hak Pemegang Obligasi berdasarkan Obligasi dengan memperhatikan Perjanjian
Perwaliamanatan, Pengakuan Hutang, semua dokumen serta perjanjian yang berhubungan dengan perjanjian-
perjanjian tersebut, termasuk untuk menjalankan atau melindungi kepentingan setiap Pemegang Obligasi
di hadapan instansi peradilan, termasuk pengadilan niaga atau di hadapan persidangan perwasitan.
Dengan demikian Pemegang Obligasi diwakili oleh Wali Amanat sebagai pihak dalam Perjanjian Perwaliamanatan,
Pengakuan Hutang dan semua dokumen serta perjanjian yang berhubungan dengan perjanjian-perjanjian tersebut
berikut lampiran-lampirannya dan perubahan-perubahan yang diadakan dikemudian hari dari perjanjian-perjanjian
tersebut, serta sebagai pihak yang menjalankan atau melindungi kepentingan Pemegang Obligasi di hadapan
instansi peradilan termasuk pengadilan niaga atau di hadapan persidangan perwasitan.
Dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia termasuk
tetapi tidak terbatas pada peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal, kuasa ini dan semua kuasa lain
yang diberikan dalam dan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan Pengakuan Hutang dan perjanjian-
perjanjian lain yang dibuat sehubungan dengan perjanjian-perjanjian tersebut, yang merupakan bagian penting
dan tidak terpisahkan dari Perjanjian Perwaliamanatan, karenanya kuasa-kuasa tersebut tidak dapat berakhir
karena sebab apapun, termasuk karena sebab-sebab yang diatur dalam Pasal 1813, 1814, 1815 dan 1816 Kitab
Undang-undang Hukum Perdata.
Perjanjian Perwaliamanatan berlaku sepenuhnya sebagai bukti yang sempurna mengenai pemberian kuasa-kuasa
dari Pemegang Obligasi kepada Wali Amanat sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan,
termasuk kuasa untuk melakukan perubahan atas Perjanjian Perwaliamanatan.
PEMBERITAHUAN MENGENAI OBLIGASI
Semua pemberitahuan dari satu pihak kepada pihak lain dalam Perjanjian Perwaliamanatan dianggap telah
dilakukan dengan sah, dan sebagaimana mestinya apabila disampaikan kepada alamat tersebut di bawah ini, yang
tertera di samping nama pihak yang bersangkutan, dan diberikan secara tertulis, ditandatangani serta disampaikan
dengan pos tercatat atau disampaikan secara langsung.
PERSEROAN
PT Bank OCBC NISP Tbk
OCBC Tower
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav.25
Jakarta 12940 - Indonesia
Tel. (6221) 25533888
Fax. (6221) 57944000, 57943939
15
Page 40
WALI AMANAT
PT. BANK MEGA Tbk.
Menara Bank Mega, Lantai 16
Jalan Kapten Tendean Kav. 12-14 A
Jakarta 12790
Telepon : (021) 79175000
Faksimili : (021) 7990720
E-mail : waliamanat@bankmega.com
Up : Capital Market Services
HUKUM YANG BERLAKU
Seluruh perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi ini berada dan tunduk di bawah hukum yang berlaku
di Indonesia.
16
Page 41
II. RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi,
akan digunakan Perseroan untuk pertumbuhan usaha dalam bentuk pemberian kredit.
Perseroan akan melaporkan realisasi penggunaan dana secara berkala kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)
dan Wali Amanat sesuai dengan Peraturan OJK 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana
Hasil Penawaran Umum.
Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi ini
sebagaimana dimaksud di atas, maka Perseroan wajib melaporkan terlebih dahulu rencana perubahan
penggunaan dana dimaksud kepada OJK dan mengemukakan alasan dan pertimbangannya dan mendapatkan
persetujuan terlebih dahulu dari Wali Amanat setelah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Obligasi sesuai
dengan Peraturan OJK 30/POJK.04/2015, kecuali apabila ditentukan lain dalam Peraturan OJK.
Apabila dana hasil penawaran umum Obligasi belum dipergunakan seluruhnya, maka penempatan sementara
dana hasil penawaran umum Obligasi tersebut harus dilakukan Perseroan dalam instrumen keuangan yang aman
dan likuid serta dapat memberikan keuntungan finansial yang wajar bagi Perseroan.
Dalam hal Perseroan akan melaksanakan transaksi dengan menggunakan dana hasil Penawaran Umum yang
merupakan transaksi afiliasi atau transaksi benturan kepentingan, dan/atau transaksi material, Perseroan akan
memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan dan/atau Peraturan OJK 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha.
Dalam hal dana hasil penawaran umum Obligasi tidak mencukupi, maka Perseroan akan menutupi kekurangannya
dari dana internal yang dimiliki guna melaksanakan rencana-rencana sebagaimana disebutkan.
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017, total biaya termasuk PPN yang dikeluarkan oleh Perseroan
adalah kurang lebih setara dengan 0,45409% dari nilai emisi Obligasi yang meliputi:
• Biaya jasa untuk Penjamin Emisi Efek Obligasi sebesar 0,20000% yang terdiri dari:
- Jasa penyelenggaraan (management fee) sebesar 0,10000%;
- Jasa penjaminan (underwriting fee) sebesar 0,05000%;
- Jasa penjualan (selling fee) sebesar 0,05000%.
• Biaya jasa Profesi Penunjang Pasar Modal sebesar 0,14134% yang terdiri dari:
- Jasa Akuntan Publik sebesar 0,11840%;
- Jasa Konsultan Hukum sebesar 0,01813%;
- Jasa Notaris 0,00481%.
• Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal sebesar 0,02516%, yang terdiri dari:
- Jasa Wali Amanat sebesar 0,00629%;
- Perusahaan Pemeringkat Efek sebesar 0,01887%
• Biaya Lain-Lain (OJK, Bursa Efek, Kustodian, Auditor Penjatahan, percetakan, iklan dan lain-lain) sebesar
0,08759%.
17
Page 42
III. PERNYATAAN UTANG
Pernyataan utang pada tabel di bawah ini memperlihatkan jumlah liabilitas Grup pada tanggal 31 Desember 2024,
yang diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang
telah diaudit.
Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Grup
sesuai dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma
anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa
modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali tertanggal 2 Mei 2025 dengan No. 00841/
2.1457/AU.1/07/1124-1/1/V/2025 yang ditandatangani oleh Jimmy Pangestu, S.E., CPA (Registrasi Akuntan Publik
No. AP 1124).
Pada 31 Desember 2024, Grup memiliki total liabilitas sebesar Rp240.316.858 (dalam jutaan) dengan rincian
sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024
Liabilitas segera 1.561.080
Simpanan nasabah
Giro
- Pihak berelasi 215.267
- Pihak ketiga 59.428.836
59.644.103
Tabungan
- Pihak berelasi 159.967
- Pihak ketiga 54.149.975
54.309.942
Deposito berjangka
- Pihak berelasi 1.163.446
- Pihak ketiga 90.814.729
91.978.175
Simpanan dari bank lain
Giro dan Tabungan
- Pihak berelasi 90.714
- Pihak ketiga 89.238
179.952
Inter-bank call money
- Pihak ketiga 2.266.570
Deposito berjangka
- Pihak ketiga 3.950
Liabilitas derivatif
- Pihak berelasi 426.763
- Pihak ketiga 935.435
1.362.198
Liabilitas akseptasi
- Pihak berelasi 35.125
- Pihak ketiga 1.888.289
1.923.414
Utang pajak
- Pajak penghasilan -
- Pajak lain-lain 142.004
142.004
Beban yang masih harus dibayar
- Pihak berelasi 32
- Pihak ketiga 1.436.546
1.436.578
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 17.350.889
Pinjaman yang diterima 2.744.498
Pinjaman subordinasi 160.950
Liabilitas imbalan kerja 185.862
Liabilitas lain-lain 5.066.693
Jumlah Liabilitas 240.316.858
18
Page 43
Tidak ada pembatasan-pembatasan yang dapat merugikan hak-hak pemegang obligasi (negative covenant),
sehingga tidak ada pencabutan dari pembatasan-pembatasan tersebut.
A. LIABILITAS
1. LIABILITAS SEGERA
Liabilitas segera dalam Rupiah dan mata uang asing sebesar Rp1.561.080 juta antara lain meliputi liabilitas
penyelesaian kliring, ATM, biaya notaris yang masih harus dibayar dan premi asuransi yang masih harus
dibayar.
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Rupiah
Kewajiban yang masih harus dibayar 608.908
Kiriman uang 249.580
858.488
Mata Uang Asing
Kewajiban yang masih harus dibayar 708.161
Kiriman uang (5.569)
702.592
1.561.080
Kewajiban yang masih harus dibayar meliputi antara lain penyelesaian kliring, kewajiban ATM, biaya notaris
dan premi asuransi.
2. SIMPANAN NASABAH
Simpanan nasabah pada tanggal 31 Desember 2024 yang berhasil dihimpun Perseroan adalah sebesar
Rp205.932.220 juta.
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Rupiah
Giro 33.945.817
Tabungan 31.122.946
Deposito Berjangka 66.165.299
131.234.062
Mata uang asing
Giro
Dolar Amerika Serikat 20.744.296
Yen Jepang 2.514.500
Euro 756.480
Dolar Singapura 721.588
Yuan China 486.185
Dolar Australia 346.631
Pound Sterling 69.114
Frank Swiss 33.580
Dolar Selandia Baru 10.008
Dolar Hong Kong 9.540
Dolar Kanada 6.364
25.698.286
- Tabungan
Dolar Amerika Serikat 8.630.895
Yen Jepang 5.096.998
Dolar Singapura 4.135.297
Dolar Australia 2.479.362
Euro 1.534.949
Pound Sterling 418.431
Yuan China 335.890
Dolar Kanada 173.222
Dolar Selandia Baru 137.251
Dolar Hong Kong 129.980
Frank Swiss 114.721
23.186.996
19
Page 44
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
- Deposito Berjangka
Dolar Amerika Serikat 21.435.197
Dolar Singapura 2.260.271
Euro 690.842
Dolar Australia 495.756
Pound Sterling 390.103
Dolar Kanada 368.461
Yuan China 138.218
Dolar Selandia Baru 33.049
Yen Jepang 979
25.812.876
Jumlah simpanan dalam mata uang asing 74.698.158
205.932.220
Simpanan Nasabah berdasarkan jatuh temponya adalah:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Rupiah
- Giro
Kurang dari 1 bulan 33.945.817
- Tabungan
Kurang dari 1 bulan 29.243.610
1 – 3 bulan 143.653
3 – 6 bulan 147.738
6 – 12 bulan 118.768
Lebih dari 12 bulan 1.469.177
- Deposito Berjangka
Kurang dari 1 bulan 35.909.035
1 – 3 bulan 6.630.362
3 – 6 bulan 2.189.422
6 – 12 bulan 21.411.327
Lebih dari 12 bulan 25.153
131.234.062
Mata Uang Asing
- Giro
Kurang dari 1 bulan 25.698.286
- Tabungan
Kurang dari 1 bulan 23.181.053
1 – 3 bulan 387
3 – 6 bulan 1.336
6 – 12 bulan 1.475
Lebih dari 12 bulan 2.745
- Deposito Berjangka
Kurang dari 1 bulan 13.133.583
1 – 3 bulan 2.123.785
3 – 6 bulan 978.108
6 – 12 bulan 9.573.063
Lebih dari 12 bulan 4.337
74.698.158
205.932.220
Giro
Pada tanggal 31 Desember 2024, giro dari pihak berelasi sebesar Rp 215.267 atau 0,36% dari jumlah giro.
Berikut giro berdasarkan mata uang dan jenis:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Rupiah
- Pihak Berelasi 121.765
- Pihak Ketiga 33.824.052
33.945.817
20
Page 45
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Mata Uang Asing
- Pihak Berelasi 93.502
- Pihak Ketiga 25.604.784
25.698.286
59.644.103
Tabungan
Pada tanggal 31 Desember 2024, tabungan dari pihak berelasi sebesar Rp 159.967 atau 0,29% dari jumlah
tabungan.
Berikut tabungan berdasarkan mata uang dan jenis:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Rupiah
- Pihak Berelasi 109.810
- Pihak Ketiga 31.013.137
31.122.947
Mata Uang Asing
- Pihak Berelasi 50.157
- Pihak Ketiga 23.136.838
23.186.995
54.309.942
Deposito Berjangka
Pada tanggal 31 Desember 2024, deposito berjangka dari pihak berelasi sebesar Rp 1.163.446 atau 1,26%
dari jumlah deposito.
Berikut deposito berjangka berdasarkan mata uang dan jenis:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Rupiah
- Pihak Berelasi 842.190
- Pihak Ketiga 65.323.109
66.165.299
Mata Uang Asing
- Pihak Berelasi 321.256
- Pihak Ketiga 25.491.620
25.812.876
91.978.175
3. SIMPANAN DARI BANK LAIN
Jumlah simpanan dari bank lain pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp2.450.472 juta yang merupakan
simpanan dari bank lain dalam bentuk Giro, Tabungan, Deposito Berjangka dan Call money dalam mata uang
Rupiah dan asing dengan rincian sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Rupiah
Giro 173.754
Tabungan 3.730
Inter-bank call money 2.266.570
Deposito Berjangka 3.950
2.448.004
Mata uang asing
Giro 2.468
2.468
2.450.472
21
Page 46
Simpanan Dari Bank Lain berdasarkan jatuh temponya adalah:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Rupiah
Giro
- Kurang dari 1 bulan 173.754
Tabungan
- Kurang dari 1 bulan 3.730
Inter-bank call money
- Kurang dari 1 bulan 2.266.570
Deposito berjangka
- Kurang dari 1 bulan 3.950
2.448.004
Mata uang asing
Giro
- Kurang dari 1 bulan 2.468
2.468
2.450.472
Pada tanggal 31 Desember 2024, tidak terdapat simpanan dari bank lain yang digunakan sebagai jaminan.
Pada 31 Desember 2024, jumlah giro Wadiah yang dikelola oleh unit Syariah Bank mempunyai nilai sebesar
Rp4.568 juta, tabungan Wadiah yang dikelola oleh unit Syariah Bank mempunyai nilai sebesar Rp1.293 juta
dan deposito berjangka Mudharabah yang dikelola unit Syariah Bank sebesar Rp1.000 juta.
4. LIABILITAS DERIVATIF
Jumlah liabilitas derivatif pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp1.362.198 juta yang merupakan
kewajiban yang timbul dari revaluasi instrumen derivatif.
5. LIABILITAS AKSEPTASI
Jumlah liabilitas akseptasi pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp1.923.414 juta yang merupakan
liabilitas yang timbul atas akseptasi L/C impor atas dasar L/C berjangka dalam mata uang asing dan Rupiah,
terdiri dari:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Rupiah 730.156
Dolar Amerika Serikat 1.041.153
Yuan Cina 70.499
Euro 53.123
Yen Jepang 28.483
Jumlah 1.923.414
6. UTANG PAJAK
Utang pajak pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp142.004 juta merupakan jumlah pajak penghasilan
dan pajak lain-lain untuk periode 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024.
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Bank
Pajak penghasilan badan
Utang pajak periode berjalan
Pasal 29 -
Pasal 25 -
Pajak lain-lain
Pajak penghasilan lainnya 139.565
Pajak pertambahan nilai 1.792
Bea materai 477
Entitas Anak 170
Jumlah 142.004
22
Page 47
7. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR
Beban yang masih harus dibayar adalah sebesar Rp1.436.578 juta yang dijabarkan pada tabel di bawah ini.
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Beban pegawai yang masih harus dibayar 670.703
Bunga yang masih harus dibayar 506.693
Biaya poin kartu kredit 253.790
Biaya operasional lainnya 5.392
Jumlah 1.436.578
8. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI KEMBALI
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali adalah sebesar
Rp17.350.889 juta.
(dalam jutaan Rupiah)
Rentang tanggal Tanggal jatuh Nilai Piutang Nilai
Pihak lawan
pembelian tempo Beli Bunga Bersih
Rupiah
Bank Indonesia 27 Desember 2024 3 Januari 2025 4.904.440 4.256 4.908.696
Bank Rakyat Indonesia 31 Desember 2024 2 Januari 2025 4.479.350 811 4.750.161
Bank Indonesia 31 Desember 2024 7 Januari 2025 3.851.239 669 3.851.908
Bank Indonesia 30 Desember 2024 6 Januari 2025 3.838.791 1.333 3.840.124
Total 17.343.820 7.069 17.350.889
9. PINJAMAN YANG DITERIMA
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
International Finance Corporation 2.750.000
Dikurangi:
Biaya yang belum diamortisasi (5.502)
Jumlah 2.744.498
Termasuk di dalam pinjaman yang diterima adalah biaya pemrosesan yang dicatat sebagai biaya transaksi
dan menjadi pengurang dari pinjaman yang diterima.
Pada tanggal 5 Februari 2020, Perseroan telah menandatangani perjanjian dengan International Finance
Corporation atas Obligasi Gender dan Obligasi Ramah Lingkungan dengan jumlah maksimum fasilitas
sebesar Rp2.750.000 juta. Perseroan telah membayar biaya pemrosesan sebesar Rp13.750 juta yang dicatat
sebagai biaya transaksi.
Pada tanggal 26 Oktober dan 25 November 2020, Perseroan telah mencairkan fasilitas pinjaman Obligasi
Gender dan Obligasi Ramah Lingkungan tersebut sebesar Rp2.750.000 juta untuk jangka waktu 5 tahun
dengan bunga masing-masing sebesar 6,35% dan 6,00%.
Bunga pinjaman ini dibayarkan setiap semester. Tanggal pembayaran bunga pertama untuk Obligasi Gender
dan Obligasi Ramah Lingkungan dilakukan masing-masing pada tanggal 26 April 2021 dan 25 Mei 2021. Jatuh
tempo kedua pinjaman tersebut masing-masing pada tanggal 26 Oktober 2025 dan 25 November 2025.
Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024, Perseroan telah melakukan pembayaran bunga sebesar
Rp170.360 juta secara tepat jumlah dan waktu.
Lebih lanjut, tidak terdapat pembatasan yang merugikan hak pemegang saham publik.
10. PINJAMAN SUBORDINASI
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
OCBC Bank, Singapura 160.950
Jumlah 160.950
23
Page 48
Pada tanggal 26 September 2018, Perseroan telah menandatangani fasilitas pinjaman subordinasi dari Bank
OCBC Singapura sebesar USD10.000.000 untuk jangka waktu 7 tahun dengan bunga 5,5% per tahun. Tujuan
pinjaman adalah untuk memenuhi POJK No.5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan
Penanganan Permasalahan Bank Umum (sebelumnya diatur melalui POJK No.14/POJK.03/2017 tentang
Rencana Aksi (Recovery Plan) bagi Perseroan Sistemik, yang mewajibkan Perseroan untuk memiliki
instrumen utang atau investasi yang memiliki karakteristik modal). Pada tanggal 27 September 2018,
Perseroan telah mencairkan fasilitas pinjaman subordinasi tersebut.
Lebih lanjut, tidak terdapat pembatasan yang merugikan hak pemegang saham publik.
11. LIABILITAS IMBALAN KERJA
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Liabilitas imbalan pasca kerja
- Bank 207.045
- Entitas Anak 97
207.142
Nilai wajar aset program (21.280)
185.862
Dana Pensiun
Sejak bulan Februari 2007, Bank menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk karyawan tetap yang
memenuhi syarat yang dikelola dan diadministrasikan oleh PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.
Jumlah karyawan Bank yang ikut serta dalam program pensiun iuran pasti pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 masing-masing adalah 6.485 dan 5.780 karyawan.
Imbalan pasca kerja
Bank membukukan imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang
Ketenagakerjaan yang berlaku.
12. LIABILITAS LAIN-LAIN
Liabilitas lain-lain adalah sebesar Rp5.066.693 juta yang dijabarkan pada tabel di bawah ini sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Utang pembelian efek-efek yang masih harus dibayar 1.302.814
Cadangan kerugian penurunan nilai pada komitmen dan
kotinjensi 1.145.831
Kewajiban yang masih harus dibayar 960.592
Term deposit valas devisa hasil ekspor 555.278
Setoran Jaminan 323.804
Kewajiban transaksi Letter of Credit dan remittance yang masih
harus dibayar 273.045
Liabilitas Sewa 229.770
Pendapatan bunga diterima dimuka 137.366
Lain-lain 138.193
Jumlah 5.066.693
Lain-lain meliputi antara lain liabilitas ATM, retensi dan liabilitas pada pihak ketiga.
B. LIABILITAS KOMITMEN DAN KONTINJENSI
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Tagihan Komitmen
Fasilitas pinjaman yang diterima yang belum digunakan
Pihak berelasi 4.828.500
Liabilitas Komitmen
Fasilitas pinjaman yang diberikan yang belum digunakan
24
Page 49
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Pihak berelasi 220.000
Pihak ketiga 81.780.354
82.000.354
Irrevocable letters of credit yang masih berjalan 2.763.590
84.763.944
Jumlah Liabilitas Komitmen – Bersih (79.935.444)
Tagihan Kontinjensi
Bank garansi yang diterima 1.977.714
Liabilitas Kontinjensi
Bank garansi yang diberikan
Garansi pelaksanaan 1.959.165
Garansi uang muka 1.954.703
Standy letters of credit 1.593.483
Garansi penawaran 278.817
Lain-lain 2.955.188
8.741.356
Jumlah Liabilitas Kontinjensi – Bersih (6.763.642)
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki liabilitas komitmen–bersih sebesar Rp79.935.444 juta dan
liabilitas kontingensi – bersih sebesar Rp6.763.642 juta. Liabilitas komitmen terdiri dari fasilitas pinjaman yang
diberikan yang belum digunakan dan irrevocable letters of credit yang masih berjalan. Liabilitas kontinjensi terdiri
dari penerbitan jaminan dalam bentuk bank garansi.
Informasi Mengenai Kewajiban Keuangan Perseroan per 31 Desember 2024 yang Akan Jatuh Tempo Dalam
Jangka Waktu 3 Bulan Kedepan
(dalam jutaan Rupiah)
Setelah
Keterangan Maret 2025 April 2025 Mei 2025 Total
Mei 2025
Liabilitas segera 1.561.080 - - - 1.561.080
Simpanan nasabah
Giro 59.644.103 - - - 59.644.103
Tabungan 52.568.703 64.980 44.729 1.631.530 54.309.942
Deposito Berjangka 57.796.765 1.528.608 861.232 31.791.570 91.978.175
Simpanan dari bank lain 2.450.472 - - - 2.450.472
Liabilitas derivatif 1.203.830 30.106 15.430 112.832 1.362.198
Liabilitas akseptasi 1.593.337 180.791 115.064 34.222 1.923.414
Utang pajak 142.004 - - - 142.004
Beban yang masih harus dibayar 1.436.578 - - - 1.436.578
Efek-efek yang dijual dengan janji
17.350.889 - - - 17.350.889
dibeli kembali
Pinjaman yang diterima - - - 2.744.498 2.744.498
Pinjaman Subordinasi - - - 160.950 160.950
Liabilitas imbalan kerja - - - 185.862 185.862
Liabilitas lain-lain 5.066.693 - - - 5.066.693
Total 200.814.454 1.804.485 1.036.455 36.661.464 240.316.858
C. PENJELASAN TAMBAHAN
Perseroan memiliki liabilitas-liabilitas dalam bentuk mata uang asing, diantaranya Dolar Amerika Serikat, Euro,
Dolar Singapura, Dolar Australia, Pound Sterling, Dolar Hongkong, Dolar Kanada, Frank Swiss, Dolar Selandia
Baru, Yen dan China offshore. Perubahan kurs mata uang asing tersebut terhadap Rupiah dapat mempengaruhi
jumlah liabilitas Perseroan.
25
Page 50
Setelah tanggal 31 Desember 2024 sampai dengan tanggal Laporan Auditor Independen dan setelah tanggal
Laporan Auditor Independen sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran, Perseroan tidak memiliki
liabilitas-liabilitas dan ikatan lain kecuali liabilitas-liabilitas yang timbul dari kegiatan usaha normal Perseroan serta
liabilitas-liabilitas yang telah dinyatakan dalam Prospektus ini dan yang telah diungkapkan dalam Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan.
MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SELURUH LIABILITAS PERSEROAN PADA TANGGAL
31 DESEMBER 2024 TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI.
PERSEROAN TIDAK MEMILIKI LIABILITAS-LIABILITAS LAIN, SELAIN YANG DIUNGKAPKAN DALAM
PROSPEKTUS INI DAN DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN YANG
DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS INI.
SETELAH TANGGAL 31 DESEMBER 2024 SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
DAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA
PERNYATAAN PENDAFTARAN, PERSEROAN TIDAK MEMILIKI LIABILITAS-LIABILITAS LAIN KECUALI
LIABILITAS-LIABILITAS YANG TIMBUL DARI KEGIATAN USAHA NORMAL PERSEROAN SERTA
LIABILITAS-LIABILITAS YANG TELAH DINYATAKAN DI DALAM PROSPEKTUS INI DAN YANG TELAH
DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN YANG MERUPAKAN BAGIAN YANG
TIDAK TERPISAHKAN DARI PROSPEKTUS INI.
DARI DOKUMEN-DOKUMEN PERJANJIAN PERSEROAN DENGAN PIHAK KETIGA, TIDAK ADA
PEMBATASAN-PEMBATASAN YANG DAPAT MERUGIKAN KEPENTINGAN PEMEGANG SAHAM DAN
PEMEGANG OBLIGASI (NEGATIVE COVENANTS).
MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN KESANGGUPAN UNTUK MENYELESAIKAN SELURUH
LIABILITASNYA.
PADA SAAT PROSPEKTUS INI DITERBITKAN, TIDAK ADA LIABILITAS PERSEROAN YANG TELAH JATUH
TEMPO YANG BELUM DILUNASI.
26
Page 51
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan
laporan keuangan konsolidasian Grup beserta catatan atas laporan keuangan konsolidasian tersebut yang
tercantum dalam Prospektus ini. Investor juga harus membaca Bab V Prospektus ini yang berjudul Analisis dan
Pembahasan Manajemen.
Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian
Grup yang telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 beserta catatan atas laporan keuangan konsolidasian tersebut.
Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Grup
sesuai dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma
anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa
modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali tertanggal 2 Mei 2025 dengan
No. 00841/2.1457/AU.1/07/1124-1/1/V/2025 yang ditandatangani oleh Jimmy Pangestu, S.E., CPA (Registrasi
Akuntan Publik No. AP 1124).
1. LAPORAN POSISI KEUANGAN
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Aset
Kas 1.204.265 972.535
Giro pada Bank Indonesia 9.419.310 7.000.475
Giro pada bank lain
- Pihak berelasi 134.253 235.591
- Pihak ketiga 546.646 904.206
680.899 1.139.797
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2.247) (3.761)
678.652 1.136.036
Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia 7.520.497 1.644.433
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (425) (2.113)
7.520.072 1.642.320
Efek-efek 54.066.659 18.440.283
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (834) (1.791)
54.065.825 18.438.492
Obligasi Pemerintah 32.903.419 38.229.653
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 385.696 23.410.469
Tagihan derivatif
- Pihak berelasi 70.406 435.192
- Pihak ketiga 1.158.212 687.527
1.228.618 1.122.719
Pinjaman yang diberikan
- Pihak berelasi 206.210 272.635
- Pihak ketiga 169.742.576 153.224.194
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 511.731 597.088
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (8.039.002) (8.086.123)
162.421.515 146.007.794
Tagihan akseptasi 1.923.414 1.869.697
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (13.281) (16.869)
1.910.133 1.852.828
Pajak dibayar dimuka 833.458 -
Beban dibayar dimuka
- Pihak berelasi 1.380 1.198
- Pihak ketiga 235.763 206.285
237.143 207.483
Aset tetap 6.238.172 5.615.160
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2.217.790) (1.710.203)
27
Page 52
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
4.020.382 3.904.957
Aset lain-lain 5.107.242 5.057.234
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (1.418.007) (622.794)
3.689.235 4.434.440
Aset pajak tangguhan 490.514 1.396.938
Jumlah Aset 281.008.237 249.757.139
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas segera 1.561.080 1.694.717
Simpanan nasabah
Giro
- Pihak berelasi 215.267 356.817
- Pihak ketiga 59.428.836 54.898.023
59.644.103 55.254.840
Tabungan
- Pihak berelasi 159.967 156.568
- Pihak ketiga 54.149.975 45.959.980
54.309.942 46.116.548
Deposito berjangka
- Pihak berelasi 1.163.446 937.066
- Pihak ketiga 90.814.729 79.446.771
91.978.175 80.383.837
Simpanan dari bank lain
Giro dan Tabungan
- Pihak berelasi 90.714 43.960
- Pihak ketiga 89.238 82.843
179.952 126.803
Inter-bank call money
- Pihak ketiga 2.266.570 1.190.000
Deposito berjangka
- Pihak ketiga 3.950 11.350
Liabilitas derivatif
- Pihak berelasi 426.763 1.215
- Pihak ketiga 935.435 785.304
1.362.198 786.519
Liabilitas akseptasi
- Pihak berelasi 35.125 82.717
- Pihak ketiga 1.888.289 1.786.980
1.923.414 1.869.697
Utang pajak
- Pajak penghasilan - 235.925
- Pajak lain-lain 142.004 193.299
142.004 429.224
Beban yang masih harus dibayar
- Pihak berelasi 32 88
- Pihak ketiga 1.436.546 1.169.262
1.436.578 1.169.350
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 17.350.889 16.914.022
Pinjaman yang diterima 2.744.498 2.737.985
Pinjaman subordinasi 160.950 153.970
Liabilitas imbalan kerja 185.862 179.958
Liabilitas lain-lain 5.066.693 3.418.051
Jumlah Liabilitas 240.316.858 212.436.871
Ekuitas
Ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas induk:
Modal saham - nilai nominal
Rp 125 (nilai penuh) per saham
Modal dasar
50.000.000.000 lembar saham
pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023
Modal ditempatkan dan disetor
penuh 22.945.296.972 lembar
saham pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 2.868.162 2.868.162
Tambahan modal disetor/agio saham 5.395.280 5.395.280
28
Page 53
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Kerugian bersih yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar
efek-efek dan obligasi pemerintah yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain, setelah dikurangi pajak (183.947) (333.728)
Surplus revaluasi aset tetap 1.635.998 1.635.998
Saldo laba
Sudah ditentukan penggunaannya 2.750 2.650
Belum ditentukan penggunaannya 30.972.760 27.751.530
Jumlah saldo laba 30.975.510 27.754.180
Kepentingan non-pengendali 376 376
Jumlah Ekuitas 40.691.379 37.320.268
Total Liabilitas dan Ekuitas 281.008.237 249.757.139
2. LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pendapatan/(Beban) bunga dan syariah
Pendapatan bunga 17.819.661 15.532.562
Pendapatan syariah 956.538 893.142
18.776.199 16.425.704
Beban bunga (7.041.711) (6.096.581)
Beban syariah (689.681) (417.587)
(7.731.392) (6.514.168)
Pendapatan bunga dan syariah bersih 11.044.807 9.911.536
Pendapatan operasional lainnya
Provisi, komisi dan lainnya 1.092.995 1.120.942
Keuntungan dari penjualan instrument keuangan 202.935 324.270
Rugi selisih kurs - bersih (352.428) (72.152)
(Kerugian)/keuntungan dari perubahan nilai wajar
instrument keuangan (52.290) 28.558
Jumlah pendapatan operasional lainnya 891.212 1.401.618
Pembalikan/(pembentukan) cadangan kerugian penurunan nilai
atas aset keuangan 636.429 (843.332)
Pembentukan penyisihan - lainnya (787.723) (289.788)
Beban operasional lainnya
Gaji dan tunjangan (3.275.122) (2.805.970)
Umum dan administrasi (2.271.453) (1.930.033)
Lain-lain (532.322) (275.092)
Jumlah beban operasional lainnya (6.078.897) (5.011.095)
Laba operasional 5.705.828 5.168.939
Pendapatan bukan operasional – bersih 283.476 15.524
Laba sebelum pajak penghasilan 5.989.304 5.184.463
Pajak penghasilan
Beban pajak penghasilan
- Kini (260.355) (1.271.040)
- Tangguhan (862.199) 177.620
Beban pajak penghasilan – bersih (1.122.554) (1.093.420)
Laba bersih 4.866.750 4.091.043
Penghasilan/(Beban) komprehensif lain:
Pos-pos yang akan direklasifikasikan ke laba rugi
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
- Keuntungan yang belum direalisasi untuk tahun
berjalan 420.813 402.707
- Perubahan nilai wajar yang telah direalisasi ke
laporan laba rugi (228.685) (27.159)
Pajak penghasilan terkait (42.347) (82.564)
149.781 292.984
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi
- Surplus revaluasi aset tetap - 55.904
- Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja 8.519 (38)
29
Page 54
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pajak penghasilan terkait (1.878) 7
6.641 55.873
Laba komprehensif lain tahun berjalan, setelah pajak 156.422 348.857
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan, setelah pajak 5.023.172 4.439.900
Laba bersih yang didistribusikan kepada:
- Pemilik entitas induk 4.866.750 4.091.028
- Kepentingan non-pengendali - 15
4.866.750 4.091.043
Jumlah laba komprehensif yang diatribusikan kepada:
- Pemilik entitas induk 5.023.172 4.439.885
- Kepentingan non-pengendali - 15
5.023.172 4.439.900
Laba bersih per saham dasar dan dilusian (dalam Rupiah
penuh) 212,10 178,30
3. LAPORAN ARUS KAS
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Arus kas dari aktivitas operasi:
Penerimaan bunga 18.243.896 15.559.842
Penerimaan pendapatan syariah 901.404 817.802
Pembayaran bunga (6.998.590) (5.952.737)
Pembayaran beban syariah (690.151) (418.600)
Penerimaan lainnya 1.584.800 1.430.365
Pembayaran beban operasional lainnya (5.793.733) (4.647.314)
Penerimaan dari pinjaman yang diberikan yang telah dihapusbukukan 148.736 264.476
Penurunan/(kenaikan) dalam aset operasi:
Efek-efek dan obligasi pemerintah untuk diperdagangkan dan diukur
pada biaya perolehan diamortisasi (2.028.306) (4.171.525)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 23.024.773 6.775.806
Pinjaman yang diberikan (16.366.600) (16.472.534)
Tagihan derivatif (105.899) 2.728
Aset lain-lain (813.820) (1.707.958)
Kenaikan/(penurunan) dalam liabilitas operasi:
Simpanan nasabah 24.176.994 5.670.232
Simpanan dari bank lain 1.122.319 (1.346.280)
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 441.666 6.081.245
Liabilitas derivatif dan liabilitas lain-lain 1.479.033 82.769
Pembayaran pajak penghasilan badan:
- tahun berjalan (1.093.813) (1.035.115)
- tahun sebelumnya (235.925) (142.913)
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi 36.996.784 790.289
Arus kas dari aktivitas investasi:
Pembelian aset tetap (377.804) (385.453)
Pembayaran atas aset hak-guna (59.351) (11.638)
Hasil penjualan aset tetap 2.320 4.063
Pembelian efek-efek dan obligasi Pemerintah yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain (111.401.345) (45.283.874)
Penjualan efek-efek dan obligasi Pemerintah yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain 83.321.994 44.382.384
Kas bersih dari akuisisi PTBC 976.336 -
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (27.537.850) (1.294.518)
Arus kas dari aktivitas pendanaan:
Penambahan penyertaan modal atas Entitas Anak dari kepentingan
non-pengendali - 100
30
Page 55
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pembayaran dividen tunai (1.652.061) (1.330.767)
Pelunasan pinjaman yang diterima - (2.000.000)
Pembayaran sewa (2.673) (2.345)
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan (1.654.734) (3.333.012)
Kenaikan/(penurunan) bersih kas dan setara kas 7.804.200 (3.837.241)
Dampak perubahan selisih kurs terhadap kas dan setara kas 263.531 (37.934)
Kas dan setara kas awal tahun 10.757.240 14.632.415
Kas dan setara kas akhir tahun 18.824.971 10.757.240
Pengungkapan tambahan
Kas dan setara kas terdiri dari:
Kas 1.204.265 972.535
Giro pada Bank Indonesia 9.419.310 7.000.475
Giro pada bank lain 680.899 1.139.797
Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia *) 7.520.497 1.644.433
Jumlah kas dan setara kas 18.824.971 10.757.240
*) Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia, dengan jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang
sejak tanggal perolehannya, diklasifikasikan sebagai kas dan setara kas
Berikut ini adalah rasio-rasio penting untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
4. RASIO KEUANGAN PENTING
(dalam persentase)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Permodalan
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (CAR) 23,6 23,7
Aset Produktif
NPL bruto 1,6 1,6
NPL bersih 0,6 0,6
Cadangan kerugian penurunan nilai kredit terhadap total kredit 4,7 5,3
Rentabilitas
Imbal hasil aset (ROA)* 2,2 2,1
Imbal hasil aset produktif (ROEA)* 2,4 2,3
Imbal hasil ekuitas (ROE)* 13,0 12,0
Marjin pendapatan bunga bersih (NIM) 4,4 4,4
Beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) 71,0 71,0
Likuiditas
Rasio kecukupan likuiditas (LCR) 260,6 206,2
Net Stable Funding Ratio (NSFR) 140,5 134,8
Kredit diberikan terhadap dana masyarakat (LDR) 81,9 83,8
Kepatuhan
Persentase pelanggaran BMPK
Pihak terkait - -
Pihak tidak terkait - -
Persentase pelampauan BMPK
Pihak terkait - -
Pihak tidak terkait - -
GWM Rupiah – utama 7,7 8,1
Penyangga Likuiditas Makroprudential (PLM) 47,6 32,4
Rasio Intermediasi Makroprudential (RIM) 83,3 84,8
GWM – mata uang asing 4,0 4,0
Posisi Devisa Netto 0,8 1,5
Lain-lain
Rasio Laba Bersih terhadap Total Pendapatan Operasional 40,8 36,2
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 590,6 569,2
Rasio Liabilitas terhadap Jumlah Aset 85,5 85,1
* Formula rasio rentabilitas adalah menggunakan formula yang sama dengan yang digunakan Perseroan untuk pelaporan ke OJK.
ROA = Laba sebelum pajak dibagi rata-rata total aset pada tahun yang dimaksud
ROEA = Laba sebelum pajak dibagi rata-rata total aset produktif pada tahun yang dimaksud
ROE = Laba bersih dibagi rata-rata total modal inti pada tahun yang dimaksud
Tidak terdapat pembatasan atas rasio-rasio keuangan sehubungan dengan penerbitan efek bersifat utang.
31
Page 56
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasional Grup dalam bab ini
harus dibaca bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan laporan keuangan konsolidasian Grup
yang telah diaudit, beserta catatan atas laporan keuangan konsolidasian tersebut, yang terdapat di bagian lain
dalam Prospektus ini.
Informasi keuangan yang disajikan di bawah ini diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup yang
telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023 beserta catatan atas laporan keuangan konsolidasian tersebut.
Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Grup
sesuai dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma
anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa
modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali tertanggal 2 Mei 2025 dengan
No. 00841/2.1457/AU.1/07/1124-1/1/V/2025 yang ditandatangani oleh Jimmy Pangestu, S.E., CPA (Registrasi
Akuntan Publik No. AP 1124).
1. UMUM
Keberadaan Perseroan di kancah perbankan Indonesia tahun ini memasuki usianya yang ke-84 tahun. Didirikan
di Bandung pada tanggal 4 April 1941, nama Perseroan pada awal mulanya adalah NV Nederlandsch Indische
Spaar En Deposito Bank.
Perseroan kemudian berkembang menjadi bank yang solid dan handal. Perseroan resmi menjadi bank umum pada
tahun 1967, bank devisa pada tahun 1990 dan menjadi perusahaan publik di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa
Efek Indonesia) pada tahun 1994.
OCBC Overseas Investment Pte. Ltd, anak perusahaan OCBC Bank menjadi pemegang saham mayoritas pada
tahun 2005 dan saat ini memiliki saham sebesar 85,08% di Perseroan. Sebagai pemegang saham pengendali,
OCBC Bank terus memberikan dukungan kuat untuk Perseroan.
Sesuai dengan visi Perseroan untuk menjadi mitra terpercaya untuk meningkatkan kualitas hidup, Perseroan terus
berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengembangan produknya.
Selanjutnya, searah dengan kebutuhan pasar, Perseroan memperkuat keragaman jasa layanan, yang salah
satunya dengan mendirikan Unit Usaha Syariah (UUS) sejak 12 Oktober 2009.
Perseroan menawarkan produk-produk jasa perbankan pada umumnya. Produk penghimpunan dana hadir dalam
bentuk rekening giro, deposito berjangka dan tabungan termasuk simpanan dengan prinsip syariah. Sedangkan
bentuk-bentuk penyaluran dana dalam bentuk kredit baik untuk korporasi dan untuk individu. Disamping itu
Perseroan juga menawarkan produk treasury, trade finance, investasi dan memberikan pelayanan Cash
Management serta memberikan layanan perbankan elektronik(e-channel), seperti OCBC Mobile, Internet Banking,
OCBC Business Web, OCBC Business Mobile, dan ATM demi memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi
nasabah dalam melakukan transaksi perbankan dan mengelola keuangan.
Perubahan indikator-indikator makro ekonomi terutama tingkat pertumbuhan ekonomi, nilai tukar dan suku bunga
akan mempengaruhi kondisi keuangan Perseroan. Di samping itu pertumbuhan ekonomi juga dapat
mempengaruhi transaksi keuangan dan daya beli masyarakat yang juga akan mempengaruhi pertumbuhan bisnis
Perseroan.
Untuk meminimalisir dampak negatif dari perubahan kondisi perekonomian terhadap kondisi keuangan Perseroan,
maka Perseroan selalu mencermati, menganalisis dan mengantisipasi perubahan kondisi perekonomian agar
kinerja keuangan Perseroan dapat terus ditingkatkan, selain juga Perseroan melaksanakan manajemen risiko yang
berhati-hati dengan terus membangun kemampuan operasional yang berkinerja tinggi sehingga nasabah dapat
menikmati kemudahan layanan perbankan di setiap waktu dimanapun mereka berada. Perseroan juga aktif
melakukan pengembangan sumber daya manusia termasuk untuk peningkatan produktivitas.
1.1 Hasil Usaha
Pada tahun 2024, Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,9 triliun atau naik 19% dari Rp4,09
triliun pada tahun 2023.
32
Page 57
Total aset sebesar Rp281 triliun atau tumbuh sebesar 12,5% dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp249,8
triliun. Kenaikan total aset terutama didorong oleh pertumbuhan kredit bruto yang mencapai Rp170,5 triliun atau
tumbuh sebesar 10,6% dibanding tahun 2023.
Pertumbuhan kredit diiringi dengan terjaganya kualitas kredit, yang ditunjukkan dengan kredit bermasalah bruto
(Gross NPL) sebesar 1,6% dari total Kredit bruto. Tingkat NPL bruto ini relatif lebih rendah dibanding dengan rata-
rata industri di kisaran 2,1% pada akhir tahun 2024.
Pertumbuhan total aset juga didukung oleh pertumbuhan total dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp205,9
triliun pada akhir tahun 2024 atau tumbuh sebesar 13,3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Di sisi permodalan, total ekuitas mencapai Rp40,7 triliun dan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/
CAR) yang memperhitungkan risiko kredit, pasar dan operasional tercatat sebesar 23,6% di akhir tahun 2024.
Di samping itu, Perseroan berhasil mempertahankan peringkat lokal ‘AAA’ dari Fitch Ratings, menjadi salah satu
bank dengan peringkat kredit tertinggi di Indonesia pada tahun 2024. Pencapaian kinerja keuangan juga
senantiasa diiringi dengan upaya-upaya untuk meningkatkan posisi dan kapabilitas lini produk dan layanan untuk
memenuhi kebutuhan nasabah.
1.2 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kondisi Keuangan dan Kinerja Perseroan
Kondisi keuangan dan kinerja Perseroan dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain:
Kondisi Perekonomian Indonesia
Di tengah lanskap global yang kompleks, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,0% pada 2024, yang
ditopang oleh permintaan domestik serta stabilitas harga tetap terjaga didukung oleh konsistensi kebijakan
moneter Bank Indonesia dan koordinasi erat dengan kebijakan Pemerintah. Neraca pembayaran Indonesia juga
tetap sehat sejalan dengan rendahnya defisit transaksi berjalan serta meningkatnya surplus neraca transaksi
modal dan finansial sehingga mendukung terjaganya stabilitas nilai tukar Rupiah. Selain itu, pertumbuhan kredit
perbankan meningkat didukung oleh stabilitas sistem keuangan yang tetap kuat serta ditopang oleh likuiditas yang
memadai dan permodalan yang kuat.
Bank Indonesia memprakirakan prospek perekonomian Indonesia akan terus membaik. Penguatan sinergi
kebijakan transformasi ekonomi nasional yang mendukung implementasi berbagai program strategis yang telah
dirancang oleh Pemerintah diproyeksikan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dari 4,7%–5,5% pada 2025
menjadi 4,8%–5,6% pada 2026 dan terus meningkat hingga 6,7%–7,5% pada 2030. Stabilitas harga juga
diprakirakan tetap terjaga dengan inflasi yang terkendali pada kisaran 2,5±1%, disertai dengan defisit transaksi
berjalan yang terjaga rendah sekitar 1,1%–1,9% dari PDB pada tahun 2030. Sejalan dengan itu, kredit/pembiayaan
dari perbankan akan tumbuh optimal dengan rata-rata 11%–13% sampai 2030 dan defisit fiskal tetap terjaga
di bawah 3% dari PDB pada 2030.
Kondisi Perbankan Indonesia
Perekonomian Indonesia tetap tangguh di tengah tekanan ekonomi global dengan pertumbuhan PDB sebesar
5,0% pada tahun 2024. Sektor perbankan tetap mencatat kinerja positif melalui penyaluran kredit yang tumbuh
10,4%, likuiditas terjaga yang tercermin dari rasio CASA di atas 60% dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 4,5%
yoy. Loan-to-Deposits Ratio (LDR) industri mendekati 90%, NPL sebesar 2,1% dan CAR sebesar 26,7%
1.3 Strategi Perseroan
Langkah-langkah strategis Perseroan pada tahun 2024 adalah sebagai berikut :
1. Memperkuat model bisnis Bank
2. Mengakselerasi Transformasi enablers
3. mengakselerasi transformasi sumber daya manusia
4. Meningkatkan efektivitas tiga lini pertahanan
5. Mengoptimalkan sinergi dengan Grup OCBC
Keunggulan Kompetitif Perseroan
Pada November 2023, sejalan dengan perubahan Perseroan secara kelompok, Perseroan melakukan
pembaruan nama merek dan logo “OCBC NISP” menjadi “OCBC”, serta membuka babak baru untuk
menjangkau lebih jauh lewat sinergi dan kolaborasi menyeluruh. Rebranding pada merek dan logo ini tidak
mengubah nama legal Perseroan yaitu PT Bank OCBC NISP Tbk. Selanjutnya, sebagai bagian dari strategi
jangka panjang, Perseroan mengakuisisi seluruh saham (100%) PT Bank Com monwealth (PTBC) yang
dilanjutkan dengan penggabungan PTBC ke dalam Perseroan pada tahun 2024. Aksi korporasi akuisisi dan
penggabungan ini, merupakan tonggak sejarah penting yang semakin memperkuat platform Perseroan
33
Page 58
di Indonesia lewat penyediaan produk dan layanan yang lebih komprehensif, guna menghadirkan
pengalaman perbankan yang lebih baik bagi nasabah serta menegaskan komitmen Perseroan untuk terus
maju dalam pertumbuhan jasa keuangan di Indonesia.
Dengan dukungan kuat OCBC Bank, sebagai pemegang saham pengendali, Perseroan dapat menawarkan
layanan keuangan komprehensif dengan proposisi nilai regional terkemuka serta dapat memberikan solusi
lintas batas dengan pilihan produk dan layanan yang lebih luas bagi nasabah, serta akses ke pasar regional
dan internasional.
Perseroan juga melanjutkan upaya mengoptimalkan jaringan kantor termasuk meluncurkan Premium Guest
House (PGH), yang menyediakan layanan advisory dan transaksi secara online. Implementasi inovasi pada
jaringan Bank, baik fisik maupun digital terus diselaraskan dengan layanan Bank. Kapabilitas digital juga
terus ditingkatkan untuk menghadirkan kenyamanan dan keamanan dalam melakukan kegiatan perbankan
serta memberikan kemudahan akses kepada nasabah yang lebih luas lagi. Perseroan telah memiliki 26
kantor cabang yang dengan format PGH yang memberikan suasana modern, nyaman dan berteknologi
untuk para nasabah. Perseroan juga menghadirkan konsep Financial Fitness Gym (FFG) – bank pertama
di Indonesia yang menerapkan konsep experiential gym untuk membantu masyarakat mencapai kondisi
finansial yang fit.
Perseroan juga senantiasa mendorong masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi di RuangMenyala.com
untuk mendapatkan skor Kesehatan finansial dan memulai perjalanan untuk #FUNanciallyFIT bersama
NYALA OCBC. Perseroan kembali meluncurkan OCBC Business Fitness Index (BFI) untuk yang kedua
kalinya sejak diluncurkan pada tahun 2023, sebuah riset yang bertujuan untuk memberikan insight mengenai
perilaku UMKM di Indonesia. Perseroan juga terus melanjutkan layanan Nyala Bisnis, sebuah layanan
khusus untuk para UMKM, dengan memberikan solusi bagi UMKM untuk dapat naik kelas. Selain dapat
dinikmati oleh nasabah individu, Nyala Bisnis dapat pula digunakan oleh badan usaha dengan skala UMKM.
Tidak hanya produk perbankan yang lengkap seperti kartu global debit serta Kartu Kredit Nyala untuk
menunjang lifestyle nasabah, tahun ini Perseroan juga meluncurkan fitur e-commerce pada kartu global
debit. Dilengkapi dengan aneka ragam fitur penunjang seperti nasabah dapat dengan mudah bertransaksi
dan melakukan pengelolaan keuangan melalui OCBC Mobile. Perseroan terus memperkuat layanan
digitalnya melalui berbagai e-channel, seperti OCBC Mobile, Internet Banking, OCBC Business Web dan
OCBC Business Mobile untuk memastikan kemudahan akses bagi nasabah. Layanan perbankan digital ini
memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja dengan perangkat mereka.
Dalam upaya meningkatkan daya saing, Perseroan secara berkelanjutan menambah fitur baru dalam
layanan e-channel, memperluas pangsa pasar, dan memberikan solusi yang lebih inovatif sesuai dengan
perkembangan teknologi serta kebutuhan nasabah.
Perseroan optimis bahwa keunggulan kompetitifnya akan mendukung pertumbuhan bisnis yang
berkelanjutan. Komitmen untuk menjadi bank pilihan dengan standar layanan global, kepedulian yang diakui,
serta kepercayaan yang tinggi dari nasabah akan terus menjadi prioritas utama. Seiring dengan
pertumbuhan ekonomi Indonesia, Perseroan yakin dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk terus
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Perubahan Perilaku Konsumen
Perubahan perilaku konsumen dapat berpengaruh terhadap kegiatan usaha dan hasil usaha Perseroan.
Perseroan berupaya merespon perubahan dimaksud dengan menyesuaikan strategi yang
diimplementasikan dengan tetap berfokus pada pemberian solusi yang terbaik bagi nasabah dan agar
Perseroan tetap dapat tumbuh dengan sehat dan berkelanjutan.
Perkembangan aktivitas pemasaran
Pada tahun 2024, Perseroan terus melakukan berbagai inovasi dan strategi pemasaran untuk meningkatkan
pertumbuhan bisnis serta memperluas basis nasabah. Beberapa inisiatif pemasaran yang telah dilakukan
antara lain:
- Mengintensifkan promosi produk unggulan: Kampanye produk Tanda 360 dan Taka terus diperkuat guna
menarik lebih banyak nasabah baru.
- Meningkatkan penggunaan layanan digital: Kampanye layanan internet banking, OCBC Mobile, OCBC
Business Web dan OCBC Business Mobile semakin dioptimalkan untuk memperluas basis pengguna digital
banking.
- Tabungan Multicurrency - Tanda 360 Plus: Produk tabungan inovatif yang memungkinkan nasabah
menyimpan hingga 12 mata uang dalam satu rekening untuk memenuhi kebutuhan transaksi global.
- Lisensi sebagai Bank Administrasi - Rekening Dana Nasabah (RDN): Perseroan telah memperoleh lisensi
dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk mendukung aktivitas investasi nasabah dalam
perdagangan surat berharga.
- Pengembangan produk investasi: Meluncurkan berbagai produk Reksadana guna memberikan pilihan
investasi yang lebih luas bagi nasabah.
34
Page 59
- Kolaborasi dengan developer dan broker properti: Melakukan kerja sama strategis dalam bentuk
peluncuran paket-paket promo atau joint promo melalui media cetak, digital, dan berbagai event properti.
- Pengembangan Kredit Multi Guna (KMG): Menawarkan KMG beragunan properti dengan suku bunga
kompetitif untuk berbagai kebutuhan finansial nasabah.
- Program cross selling: Mengintegrasikan pemasaran produk KPR dan KMG dengan produk Tanda
(Tabungan) serta Bancassurance guna meningkatkan penetrasi pasar.
- Layanan Private Banking: Pengembangan OCBC Private Banking yang semakin memperkuat posisi
Perseroan sebagai penyedia layanan wealth management terkemuka dengan solusi keuangan yang
terintegrasi di dalam dan luar negeri.
- Peluncuran NYALA: Sebagai solusi perbankan bagi segmen emerging affluent, NYALA menawarkan
kemudahan akses layanan perbankan dengan berbagai manfaat eksklusif.
- Pengenalan Premium Guest House: Sebuah inisiatif layanan eksklusif bagi nasabah yang menghadirkan
pengalaman perbankan premium dengan kenyamanan dan layanan personal.
Kondisi persaingan dan perubahan yang terjadi pada kompetitor
Perseroan saat ini menghadapi persaingan yang sangat ketat dalam seluruh kegiatan bisnisnya dari bank -
bank yang beroperasi di Indonesia. Dengan kompetisi yang ketat tersebut, Perseroan tetap berkeyakinan
terhadap prospek usaha dalam jangka panjang, dipengaruhi oleh perkiraan kondisi perekonomian nasional
di masa mendatang serta ditopang oleh kekuatan Perseroan termasuk dukungan Grup OCBC, jaringan
(termasuk jaringan e-channel) yang menjangkau secara luas, basis nasabah yang loyal dan dengan
berbagai produk dan layanan yang terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan nasabah, Perseroan
akan tetap dapat mengatasi persaingan dalam industri keuangan.
Perubahan dalam tingkat suku bunga, nilai tukar valuta asing, nilai efek yang dimiliki, persoalan
dengan nasabah, atau peristiwa lainnya yang mempengaruhi pendapatan perusahaan
Perubahan indikator-indikator makro ekonomi terutama tingkat pertumbuhan ekonomi, nilai tukar dan suku
bunga dapat mempengaruhi kondisi keuangan Perseroan. Disamping itu, pertumbuhan ekonomi juga dapat
mempengaruhi transaksi keuangan dan daya beli masyarakat yang juga akan mempengaruhi pertumbuhan
bisnis Perseroan. Untuk meminimalisir dampak negatif dari perubahan kondisi perekonomian terhadap
kondisi keuangan Perseroan, maka Perseroan selalu mencermati, menganalisis dan mengantisipasi
perubahan kondisi perekonomian agar kinerja keuangan Perseroan dapat terus ditingkatkan, selain
melaksanakan manajemen risiko yang berhati-hati dengan terus membangun kemampuan operasional yang
berkinerja tinggi sehingga nasabah dapat menikmati kemudahan layanan perbankan
di setiap waktu dimanapun mereka berada. Perseroan juga aktif melakukan pengembangan sumber daya
manusia dan teknologi informasi, termasuk untuk peningkatan produktivitas.
Pengembangan produk baru
Pengembangan produk baru Perseroan, antara lain:
• Produk pembiayaan keberlanjutan yang ditawarkan kepada pengusaha UKM Wanita (Women-Owned
Small and Medium Enterprises – WSME).
• Mengembangkan produk DPK lainnya seperti TAKA (Tabungan Berjangka), Deposito, dan Tabungan
Valas dengan disertai perbaikan fitur dan peluncuran program -program inovatif.
• Meluncurkan beberapa produk Bancassurance.
• Menambah pilihan produk Reksa Dana.
• Meluncurkan layanan Bank Kustodi.
1.4 Langkah-langkah yang Ditempuh Perseroan dalam Meningkatkan Kinerja Perseroan
Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, Perseroan menerapkan strategi -strategi yang
mendukung pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan termasuk terus melakukan pengembangan
produk/fitur produk baru, perluasan jaringan (termasuk jaringan e-channel), peningkatan kualitas sumber
daya manusia sesuai kebutuhan dan optimalisasi pemanfaatan IT.
Perseroan juga terus berupaya meningkatkan posisinya dalam peta persaingan perbankan nasional.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
Berikut ini adalah penerapan dari Pedoman Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan ("ISAK") baru dan revisi yang relevan yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2024:
Ă͘ Amendemen PSAK 201 "Penyajian Laporan Keuangan" - Klasifikasi Liabilitas Lancar atau Tidak Lancar;
ď͘ Amendemen PSAK 201 "Penyajian Laporan Keuangan" - Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan; dan
Đ͘ Amendemen PSAK 116 "Sewa" - Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa Balik.
35
Page 60
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap kebijakan
akuntansi Perseroan dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan konsolidasian di tahun
berjalan atau tahun sebelumnya.
PSAK dan ISAK yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan ("DSAK"), berlaku efektif sejak 1
Januari 2025 dan penerapan dini diperkenankan:
Ă͘ PSAK 117 "Kontrak Asuransi";
ď͘ Amandemen PSAK 117 "Kontrak Asuransi terkait Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 - Informasi
Komparatif"; dan
Đ͘ Amandemen PSAK 221 "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing".
Perseroan masih mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut
terhadap laporan keuangan konsolidasian.
3. PRINSIP-PRINSIP PERBANKAN YANG SEHAT
Perbankan di Indonesia, termasuk Perseroan, harus tunduk kepada peraturan yang dikeluarkan oleh regulator
termasuk OJK dan Bank Indonesia terutama ketentuan yang mengatur prinsip kehati-hatian. Pelanggaran terhadap
ketentuan atas prinsip kehati-hatian dapat memberikan dampak negatif terhadap tingkat kesehatan Perseroan.
Oleh sebab itu, dalam mengelola kegiatan usahanya, Perseroan menerapkan prinsip-prinsip perbankan yang sehat
(prudential banking). Rasio-rasio keuangan yang menjadi parameter kesehatan Perseroan yang senantiasa
dipantau adalah Rasio Kewajiban Penyediaan Modal, Kualitas Aset Produktif, Rentabilitas, Likuiditas, BMPK
(Batas Maksimum Penyediaan Kredit), dan PDN (Posisi Devisa Neto).
3.1. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Konsolidasi (Capital Adequacy Ratio – CAR)
Perseroan menghitung kebutuhan modal posisi 31 Desember 2024 dan 2023 sesuai dengan peraturan OJK
No. 11/POJK.03/2016, tentang “Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum” yang berlaku sejak 2
Februari 2016 dan sebagaimana telah diubah dengan POJK No.34/POJK.03/2016. Berdasarkan peraturan
tersebut, kewajiban penyediaan modal sesuai profil risiko Perseroan sebesar 9,00% pada 31 Desember 2024 dan
sebesar 9,00% pada 31 Desember 2023. Pada tanggal 31 Desember 2024 rasio kewajiban penyediaan modal
minimum Perseroan sebesar 23,6%.
Tabel di bawah ini menunjukkan perhitungan kewajiban penyediaan modal minimum, termasuk rasio kecukupan
modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
Perhitungan Kewajiban 31 Desember
Penyediaan Modal Minimum 2024 2023
Modal inti (Tier 1)
Modal inti utama (CET 1)
Modal di setor 2.868.162 2.868.162
Cadangan tambahan modal 37.674.639 34.227.346
Kepentingan non-pengendali yang dapat
diperhitungkan 376 376
Faktor pengurang modal inti utama (490.514) (1.396.938)
40.052.663 35.698.946
Modal pelengkap (Tier 2) 1.830.759 1.672.158
Total modal regulasi 41.883.422 37.371.104
Aset tertimbang menurut risiko
Risiko kredit 161.998.474 144.956.117
Risiko pasar 5.440.706 2.925.583
Risiko operasional 10.035.700 9.895.326
Total aset tertimbang menurut risiko 177.474.880 157.777.026
Rasio penyediaan modal:
- Rasio Modal Inti Utama (CET 1) 22,57% 22,63%
- Rasio Modal Inti 22,57% 22,63%
- Rasio Modal Pelengkap 1,03% 1,06%
- Rasio Total 23,60% 23,69%
Rasio penyediaan modal sesuai profil Risiko 9,00% 9,00%
36
Page 61
3.2. Kualitas Aset Produktif (Quality of Earning Asset)
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.40/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019
tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum, Perseroan tetap mampu mempertahankan kualitas asetnya dengan
baik, dimana hal tersebut tampak dari rendahnya rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL)
Perseroan yang tetap berada di bawah ketentuan yang dipersyaratkan Regulator yaitu maksimum 5%. Hal ini
adalah cerminan dari prinsip kehati-hatian dalam pemberian kredit yang selama ini diterapkan oleh Perseroan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah penyisihan penilaian kualitas aset produktif yang wajib dibentuk
sebesar sebesar Rp3.151.491 juta dan Rp3.077.984 juta sedangkan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN)
aset produktif yang telah dibentuk pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebesar Rp9.206.774 juta
dan Rp9.420.843 juta, sehingga pemenuhan persentase CKPN aset produktif terhadap penyisihan penilaian
kualitas asset produktif yang wajib dibentuk pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 292,1% dan 306,1%.
Tabel di bawah ini menunjukkan perkembangan persentase kredit bermasalah pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023.
Kategori Pinjaman yang Diberikan Berdasarkan 31 Desember 31 Desember
Kolektibilitas 2024 2023
Lancar (%) 95,6 95,4
Dalam Perhatian Khusus (%) 2,9 3,0
Kurang Lancar (%) 0,1 0,1
Diragukan (%) 0,2 0,1
Macet (%) 1,2 1,4
Jumlah kredit yang diberikan (%) 100,0 100,0
Kredit Bermasalah – bruto (%) 1,6 1,6
Kredit Bermasalah – bersih (%) 0,6 0,6
Perseroan berhasil menjaga kualitas aset dengan baik, tercermin dari tingkat kredit bermasalah - bruto sebesar
1,6% pada 31 Desember 2024, lebih rendah dibanding dengan rata-rata industri yang sebesar 2,1%. Demikian
juga dengan rasio kredit bermasalah - bersih sebesar 0,6% pada 31 Desember 2024, jauh lebih rendah
dibandingkan dengan ketentuan regulator sebesar 5%. Perseroan telah mengalokasikan penyisihan kerugian
pinjaman yang cukup untuk menutupi potensi kerugian kredit bermasalah, yang tercermin dari rasio penyisihan
kerugian penurunan nilai terhadap kredit bermasalah yang tercatat sebesar 307,1% dan 324,7%, masing-masing
pada 31 Desember 2024 dan 2023. Cadangan kerugian penurunan nilai pada 31 Desember 2024 dan 2023 tercatat
masing-masing sebesar Rp8,0 triliun dan Rp8,0 triliun.
Dalam rangka mengendalikan pertambahan jumlah kredit bermasalah, Perseroan selalu berpedoman pada prinsip
kehati-hatian dalam menyalurkan kredit serta meningkatkan pemantauan perkembangan debitur secara berkala.
Menanggapi ketidakpastian dalam kondisi makro ekonomi, Perseroan meningkatkan intensitas kontrol dalam
proses monitoring portfolio sehingga dapat mendeteksi kesulitan yang dihadapi oleh nasabah sejak dini dan
mengambil langkah perbaikan secara tepat waktu. Hubungan yang lebih erat dibina dengan nasabah agar dapat
lebih memahami kebutuhan operasionalnya dalam rangka memberi dukungan dan solusi yang tepat dan
membantu menghindari terjadinya gangguan pada usaha nasabah. Dengan kerangka kerja pengelolaan risiko
kredit yang baik, maka dapat melakukan identifikasi dan pengelolaan risiko dengan cepat dan mampu
mendampingi nasabah menghadapi kondisi pasar yang kurang kondusif.
Tabel berikut menunjukkan perkembangan cadangan kerugian penurunan nilai pinjaman yang diberikan pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
(dalam jutaan Rupiah)
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Pinjaman yang 31 Desember
Diberikan 2024 2023
Pinjaman yang diberikan 170.460.517 154.093.917
Cadangan kerugian penurunan nilai pinjaman yang
diberikan
- Saldo awal 8.086.123 7.362.892
- Saldo dari PT Bank Commonwealth 561.478 -
- Perubahan bersih pada eksposur (445.694) 730.705
- Penerimaan kembali pinjaman yang diberikan 148.736 264.476
yang telah dihapusbukukan
- Penghapusan (394.798) (264.187)
- Lain-lain*) 83.157 (7.763)
- Saldo akhir 8.039.002 8.086.123
Persentase cadangan kerugian penurunan nilai yang
4,7% 5,3%
diberikan terhadap jumlah pinjaman yang diberikan
*) termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.
37
Page 62
3.3. Rentabilitas
Pendapatan Perseroan terutama berasal dari pendapatan bunga yang sangat dipengaruhi oleh kualitas aset
produktif yang dimiliki oleh Perseroan. Oleh karena itu Perseroan selalu mengacu pada prinsip kehati-hatian dalam
mengelola aset produktif yang dimilikinya (prudent banking) agar rentabilitas Perseroan terpelihara dengan baik.
Return on Average Equity – ROE Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
masing-masing sebesar 13,0% dan 12,0%.
Sedangkan imbal hasil (sebelum pajak) terhadap rata-rata aset (Return on Average Assets – ROA) untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing tercatat 2,2% dan 2,1%.
3.4. Likuiditas
Penilaian terhadap faktor likuiditas dilakukan dengan menilai rasio kredit yang diberikan terhadap dana yang
diterima oleh bank (Loan to Deposit Ratio – LDR) dan ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) yang ditetapkan oleh
Bank Indonesia. Manajemen Perseroan selalu berusaha untuk menjaga tingkat likuiditas Perseroan pada level
tertentu agar dapat memenuhi kebutuhan nasabah tepat pada waktunya. Perseroan selama ini telah berhasil
memenuhi ketentuan GWM yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
Likuiditas menunjukkan kemampuan Perseroan, dalam memenuhi kewajibannya dalam menjaga Giro Wajib
Minimum (GWM) sebagai cadangan wajib (perbandingan antara saldo rekening Giro Perseroan pada Bank
Indonesia dengan Dana Pihak ketiga) sebagaimana ditentukan oleh Bank Indonesia. GWM Rupiah yang
diwajibkan Bank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar 9% (sebelum KLM)
dan 9% (sebelum KLM), sedangkan GWM Valas yang diwajibkan Bank Indonesia pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar 4% dan 4%.
GWM Rupiah Perseroan pada 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar 7,70% dan 8,08% sedangkan
GWM Valas Perseroan pada 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar 4,00% dan 4,01%.
Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No. 20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018, Perseroan wajib memenuhi
Giro Wajib Minimum (GWM) pada Bank Indonesia dalam Rupiah dan valuta asing. GWM dalam Rupiah terdiri dari
GWM Utama, PLM dan GWM RIM. GWM RIM dalam Rupiah ditetapkan sebesar perhitungan antara Parameter
Disinsentif Bawah atau Parameter Disinsentif Atas dengan selisih antara RIM bank dan RIM target dengan
memperhatikan selisih antara Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Perseroan dan KPMM Insentif.
Minimum GWM Rupiah dan Valas telah sesuai dengan PADG No. 24/8/PADG/2022 berlaku efektif 1 September
2022. RIM dihitung sesuai dengan PADG No. 10 tahun 2023 berlaku efektif 15 September 2023 dan perhitungan
parameter disinsentif sesuai dengan PADG No. 23/7/PADG/2021 berlaku efektif 1 Mei 2021. Kebijakan Insentif
Likuiditas Makroprudensial (KLM) GWM dalam Rupiah ditetapkan sesuai dengan PBI No. 11 tahun 2023 yang
berlaku efektif tanggal 1 Oktober 2023 dan diatur lebih lanjut melalui PADG Nomor 4 tahun 2024 berlaku efektif
tanggal 1 Juni 2024 untuk KLM pada 31 Desember 2024 dan PADG Nomor 11 tahun 2023 berlaku efektif tanggal
1 Oktober 2023 untuk KLM pada 31 Desember 2023.
Tabel di bawah ini menunjukkan posisi rasio GWM dan RIM Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
Keterangan 31 Desember
2024 2023
Minimum GWM Utama Rupiah – sebelum KLM 9,00% 9,00%
Minimum GWM Utama Rupiah – setelah KLM 6,90% 7,90%
Giro Wajib Minimum Utama Rupiah 7,70% 8,08%
Minimum PLM 5,00% 5,00%
PLM 47,60% 32,44%
Batas Minimum GWM – mata uang asing 4,00% 4,00%
Giro Wajib Minimum – mata uang asing 4,00% 4,01%
RIM 83,27% 84,84%
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki fasilitas pinjaman (stand-by facility) yang belum ditarik
sebesar USD 300 juta. Sejauh ini, tidak terdapat kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau
komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian yang mungkin dapat mengakibatkan terjadinya peningkatan atau
penurunan yang material terhadap likuiditas Perseroan. Perseroan memiliki kecukupan permodalan, dan telah
memenuhi ketentuan kewajiban penyediaan modal minimum sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku.
38
Page 63
3.5. Batas Maksimum Pemberian Kredit
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah memenuhi ketentuan Maksimum Pemberian Kredit
(“BMPK”) baik untuk pihak berelasi maupun pihak ketiga sesuai dengan POJK No. 38/POJK.03/2019 tentang Batas
Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Umum.
3.6. Posisi Devisa Neto
Posisi aset dalam valuta asing pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp51.902.299 juta, turun sebesar
Rp1.299.643 juta atau 2% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp53.201.942 juta.
Posisi liabilitas dalam valuta asing pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp78.841.492 juta, meningkat
sebesar Rp16.234.582 juta atau 26% dari posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp62.606.950 juta.
Posisi Devisa Netto (PDN) pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah 0,8% dan 1,5%, dan
PDN tersebut masih berada dalam batas ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
3.7. Pertumbuhan Aset dan Liabilitas dalam Valuta Asing
Berikut adalah tabel pertumbuhan aset dan liabilitas dalam valuta asing beserta rekening administratifnya dalam
valuta asing:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali PDN dalam persentase)
Keterangan 31 Desember
2024 2023
Aset 51.902.299 53.201.942
Liabilitas 78.841.492 62.606.950
Aset Rekening Administratif 98.585.792 78.393.967
Kewajiban Rekening Administratif 71.757.806 69.285.223
Posisi Devisa Netto (PDN) 0,8% 1,5%
4. ANALISIS KEUANGAN
Pembahasan berikut harus dibaca bersama-sama dengan dan mengacu pada laporan keuangan konsolidasian
pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2024 dan catatan atas
laporan keuangan konsolidasian yang terdapat di bagian lain dalam Prospektus ini.
Informasi keuangan Perseroan yang disajikan di bawah ini diambil dari laporan keuangan konsolidasian auditan
Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal pada 31 Desember 2023 dan 2024,
yang terdapat di bagian lain dalam Prospektus ini, telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto dan Rekan (firma
anggota jaringan global PwC) berdasarkan standar audit yang ditetapkan IAPI, dengan opini tanpa modifikasian
dalam laporannya No. 00841/2.1457/AU.1/07/1124-1/1/V/2025 tanggal 2 Mei 2025.
Pertumbuhan Pendapatan dan Beban Operasional
a. Pendapatan Bunga dan Syariah Bersih
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember
2024 2023
Pendapatan Bunga dan syariah diperoleh dari :
Pinjaman yang diberikan 12.376.761 11.072.365
Efek-efek dan Obligasi Pemerintah 5.388.091 4.435.841
Giro dan Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia 266.622 205.660
Lain-lain 744.725 711.838
Jumlah pendapatan bunga dan syariah 18.776.199 16.425.704
Beban Bunga dan syariah terdiri dari :
Simpanan nasabah
- Deposito berjangka 3.938.637 3.410.912
- Giro 1.224.175 900.627
- Tabungan 382.402 369.428
Pinjaman yang diterima dan efek-efek yang dijual 1.211.435 816.693
dengan janji dibeli kembali
Simpanan dari bank lain 227.043 297.992
Lain-lain 747.700 718.516
Jumlah beban bunga dan syariah 7.731.392 6.514.168
Pendapatan Bunga dan syariah Bersih 11.044.807 9.911.536
39
Page 64
Pendapatan Bunga dan syariah
Tahun 2024 dibandingkan dengan Tahun 2023
Pendapatan bunga dan syariah pada tahun 2024 sebesar Rp18.776.199 juta, mengalami peningkatan sebesar
Rp2.350.495 juta atau 14,3% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp16.425.704 juta. Kenaikan ini
sejalan dengan kondisi perekonomian Indonesia yang stabil di tahun 2024 serta tren suku bunga acuan yang
terjaga dengan baik. Suku bunga rata-rata kredit bruto dalam denominasi Rupiah turun menjadi 8,07% pada tahun
2024 dibandingkan dengan 8,14% pada tahun 2023. Hal ini sejalan dengan suku bunga acuan BI Rate yang
menurun pada semester kedua tahun 2024. Sedangkan dalam denominasi mata uang asing naik dari 6,96% pada
tahun 2023 menjadi 6,99% pada tahun 2024.
Beban Bunga dan syariah
Tahun 2024 dibandingkan dengan Tahun 2023
Beban bunga dan syariah pada tahun 2024 sebesar Rp7.731.392 juta, dimana sekitar 72% berasal dari beban
simpanan nasabah. Beban bunga dan syariah pada tahun 2024 tersebut naik sebesar Rp1.217.224 juta atau 19%
dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp6.514.168 juta. Suku bunga rata-rata deposito berjangka, giro dan
tabungan dalam denominasi Rupiah masing-masing naik menjadi 4,71%, 2,26% dan 1,19% pada tahun 2024
dibandingkan 4,36%, 2,24% dan 1,33% pada tahun 2023. Suku bunga rata-rata deposito berjangka, giro dan
tabungan dalam denominasi mata uang asing masing-masing naik menjadi 4,11%, 2,08% dan 0,18% pada tahun
2024 dibandingkan 3,37%, 1,04% dan 0,09% pada tahun 2023.
b. Pendapatan Operasional Lainnya
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember
2024 2023
Provisi, komisi dan lainnya 1.092.995 1.120.942
Keuntungan dari penjualan instrumen keuangan 202.935 324.270
Rugi selisih kurs – bersih (352.428) (72.152)
(Kerugian)/keuntungan dari perubahan nilai wajar instrumen keuangan (52.290) 28.558
Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya 891.212 1.401.618
Pendapatan operasional lainnya pada tahun 2024 mencapai Rp891.212 juta, menurun sebesar Rp510.406 juta
atau 36,4% dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp1.401.618 juta. Penurunan ini terutama didorong
oleh penurunan pada pendapatan selisih kurs - bersih sebesar Rp280.276 juta dan penurunan keuntungan dari
penjualan instrumen keuangan sebesar Rp121.335 juta.
c. Beban Penyisihan Kerugian Atas Aset Produktif dan Non Produktif
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember
2024 2023
Pinjaman yang diberikan (445.694) 730.705
Komitmen dan kontijensi (181.277) 100.900
Aset lain-lain (553) 8.931
Giro pada bank lain (1.797) 1.833
Efek-efek (1.387) 1.577
Tagihan akseptasi (3.929) 195
Penempatan pada bank lain (1.792) (809)
Total (pembalikan)/pembentukan cadangan kerugian
penurunan nilai atas aset keuangan (636.429) 843.332
Beban cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan dan lainnya pada tahun 2024 sebesar Rp636.429
juta, menurun sebesar Rp1.479.761 juta atau 175,5% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp843.332 juta.
Penurunan tersebut terutama didorong oleh menurunnya beban cadangan kerugian penurunan nilai atas pinjaman
yang diberikan pada tahun 2024 seiring dengan terjaganya kualitas kredit.
d. Beban Operasional Lainnya
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember
2024 2023
Gaji dan tunjangan (3.275.122) (2.805.970)
Umum dan administrasi (2.271.453) (1.930.033)
Lain-lain (532.322) (275.092)
Jumlah (6.078.897) (5.011.095)
40
Page 65
Beban operasional lainnya tahun 2024 sebesar Rp6.078.897 juta, mengalami peningkatan sebesar
Rp1.067.802 juta atau 21,3% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp5.011.095 juta. Peningkatan beban
operasional lainnya terutama karena beban gaji dan tunjangan sebesar Rp469.152 juta atau sebesar 16,7% dari
Rp2.805.970 juta di tahun 2023 menjadi Rp3.275.122 juta di tahun 2024 yang disebabkan oleh adanya
penambahan jumlah karyawan dan penyesuaian gaji. Sedangkan beban umum dan administrasi meningkat 17,7%
atau sebesar Rp341.420 juta dan beban lain-lain meningkat sebesar Rp257.230 juta atau sebesar 93,5%.
Kenaikan beban operasional pada tahun 2024 juga disebabkan oleh akuisisi PT Bank Commonwealth.
e. Laba Bersih
Laba bersih Perseroan tahun 2024 tercatat sebesar Rp4.866.750 juta, mengalami peningkatan sebesar
Rp775.707 juta atau 19.0% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp4.091.043 juta. Hal ini terutama karena
peningkatan pendapatan bunga bersih dan penurunan biaya pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai
atas aset keuangan.
f. Total Laba Komprehensif setelah pajak
Total laba komprehensif setelah pajak tahun 2024 tercatat sebesar Rp5.023.172 juta, mengalami peningkatan
sebesar Rp583.272 juta atau 13,1% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp4.439.900 juta. Hal ini terutama karena
peningkatan laba bersih Perseroan.
Perkembangan Aset, Liabilitas dan Ekuitas
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember
2024 2023
Aset 281.008.237 249.757.139
Liabilitas 240.316.858 212.436.871
Ekuitas 40.691.379 37.320.268
a. Aset
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Aset
Kas 1.204.265 972.535
Giro pada Bank Indonesia 9.419.310 7.000.475
Giro pada bank lain
- Pihak berelasi 134.253 235.591
- Pihak ketiga 546.646 904.206
680.899 1.139.797
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2.247) (3.761)
678.652 1.136.036
Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia 7.520.497 1.644.433
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (425) (2.113)
7.520.072 1.642.320
Efek-efek 54.066.659 18.440.283
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (834) (1.791)
54.065.825 18.438.492
Obligasi Pemerintah 32.903.419 38.229.653
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 385.696 23.410.469
Tagihan derivatif
- Pihak berelasi 70.406 435.192
- Pihak ketiga 1.158.212 687.527
1.228.618 1.122.719
Pinjaman yang diberikan
- Pihak berelasi 206.210 272.635
- Pihak ketiga 169.742.576 153.224.194
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 511.731 597.088
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (8.039.002) (8.086.123)
162.421.515 146.007.794
Tagihan akseptasi 1.923.414 1.869.697
41
Page 66
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (13.281) (16.869)
1.910.133 1.852.828
Pajak dibayar dimuka 833.458 -
Beban dibayar dimuka
- Pihak berelasi 1.380 1.198
- Pihak ketiga 235.763 206.285
237.143 207.483
Aset tetap 6.238.172 5.615.160
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2.217.790) (1.710.203)
4.020.382 3.904.957
Aset lain-lain 5.107.242 5.057.234
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (1.418.007) (622.794)
3.689.235 4.434.440
Aset pajak tangguhan 490.514 1.396.938
Jumlah Aset 281.008.237 249.757.139
Tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan Tanggal 31 Desember 2023
Total aset pada tanggal 31 Desember 2024 mencapai Rp281.008.237 juta, meningkat Rp31.251.098 juta atau
sekitar 12,5% dibandingkan total aset pada tanggal 31 Desember 2023 yang tercatat sebesar
Rp249.757.139 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan kredit yang diberikan – bersih sebesar
Rp16.413.721 juta.
a.1. Pinjaman yang diberikan-bersih
Tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan Tanggal 31 Desember 2023
Total pinjaman yang diberikan-bersih pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp162.421.515 juta, meningkat
Rp16.413.721 juta atau 11,2% dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp146.007.794 juta. Peningkatan
pinjaman yang diberikan-bersih ini didukung oleh pengembangan bisnis yang dilakukan oleh Perseroan.
a.2. Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia - bersih
Pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan Tanggal 31 Desember 2023
Total penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia - bersih pada tanggal 31 Desember 2024 mencapai
Rp7.520.072 juta, naik Rp5.877.752 juta atau sekitar 357,9% dibandingkan total penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia - bersih pada tanggal 31 Desember 2023 yang tercatat sebesar Rp1.642.320 juta. Peningkatan ini
terutama didorong oleh kelebihan likuiditas pada tahun 2024 lebih banyak ditempatkan dalam bentuk Deposito
Berjangka Bank Indonesia.
a.3. Efek-Efek - bersih
Tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan Tanggal 31 Desember 2023
Total efek-efek - bersih pada tanggal 31 Desember 2024 mencapai Rp54.065.825 juta, meningkat
Rp35.627.333 juta atau sekitar 193,2% dibandingkan total efek-efek - bersih pada tanggal 31 Desember 2023 yang
tercatat sebesar Rp18.438.492 juta. Peningkatan ini dalam rangka manajemen likuiditas Perseroan, yang
menempatkan kelebihan likuiditas dalam bentuk efek-efek.
b. Liabilitas
Komponen liabilitas terbesar berasal dari simpanan nasabah.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Liabilitas segera 1.561.080 1.694.717
Simpanan nasabah
Giro
42
Page 67
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pihak berelasi 215.267 356.817
Pihak ketiga 59.428.836 54.898.023
Tabungan
Pihak berelasi 159.967 156.568
Pihak ketiga 54.149.975 45.959.980
Deposito berjangka
Pihak berelasi 1.163.446 937.066
Pihak ketiga 90.814.729 79.446.771
Simpanan dari bank lain
Giro dan tabungan
Pihak berelasi 90.714 43.960
Pihak ketiga 89.238 82.843
Inter-bank call money
Pihak ketiga 2.266.570 1.190.000
Deposito berjangka
Pihak ketiga 3.950 11.350
Liabilitas derivatif
Pihak berelasi 426.763 1.215
Pihak ketiga 935.435 785.304
Liabilitas akseptasi
Pihak berelasi 35.125 82.717
Pihak ketiga 1.888.289 1.786.980
Utang pajak
Pajak penghasilan - 235.925
Pihak lain-lain 142.004 193.299
Beban yang masih harus dibayar
Pihak berelasi 32 88
Pihak ketiga 1.436.546 1.169.262
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 17.350.889 16.914.022
Pinjaman yang diterima 2.744.498 2.737.985
Pinjaman subordinasi 160.950 153.970
Liabilitas Imbalan Kerja 185.862 179.958
Liabilitas lain-lain 5.066.693 3.418.051
Jumlah 240.316.858 212.436.871
Tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan Tanggal 31 Desember 2023
Total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp240.316.858 juta atau meningkat Rp27.879.987 juta
atau 13,1% dibandingkan total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp212.436.871 juta.
Peningkatan tersebut terutama didorong oleh kenaikan simpanan nasabah Rp24.176.995 juta atau 13,3% dari
Rp181.755.225 juta pada 31 Desember 2023 menjadi Rp205.932.220 juta pada 31 Desember 2024.
Berikut penjelasan sehubungan liabilitas Perseroan:
• Perseroan mempunyai liabilitas dalam mata uang asing terkait dengan kegiatan usaha perbankan Perseroan
terutama berasal dari simpanan nasabah, simpanan dari bank lain liabilitas akseptasi dan pinjaman
subordinasi. Perubahan kurs mata uang asing tersebut terhadap Rupiah dapat mempengaruhi jumlah liabilitas
Perseroan.
• Tidak terdapat pengaruh perubahan tingkat suku bunga terhadap kemampuan Perseroan dalam
mengembalikan pinjaman atau membayar kewajibannya.
• Perseroan selalu menjaga posisi devisa neto di bawah ketentuan yang berlaku.
• Pengelolaan risiko valuta asing dilakukan dengan menjaga posisi devisa neto di bawah ketentuan yang berlaku.
• Perseroan tidak mempunyai utang yang suku bunganya belum ditentukan.
b.1. Simpanan Nasabah
Tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan Tanggal 31 Desember 2023
Total simpanan nasabah pada tanggal 31 Desember 2024 mencapai Rp205.932.220 juta, meningkat
Rp24.176.995 juta atau 13,3% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp181.755.225 juta.
Peningkatan simpanan nasabah ini dipicu oleh peningkatan giro, tabungan dan deposito berjangka masing-masing
sebesar Rp59.644.103 juta, Rp54.309.942 juta dan Rp91.978.175 juta di tahun 2024.
43
Page 68
b.2. Simpanan dari bank lain
Tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan Tanggal 31 Desember 2023
Total simpanan dari bank lain pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp2.450.472 juta, naik
Rp1.122.319 juta atau 84,5% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp1.328.153 juta.
c. Fasilitas pinjaman
Pada tanggal 15 Oktober 2012, Perseroan menerima fasilitas pinjaman dari Overseas-Chinese Banking
Corporation Limited (“OCBC Limited”) sebesar USD 300 juta. Fasilitas pinjaman telah diperpanjang beberapa kali
dan akan jatuh tempo pada 2 Oktober 2025. Atas fasilitas yang belum digunakan bank dikenakan commitment fee
sebesar 0,15% per tahun dan pembatalan fasilitas dikenakan 0,40% dari limit fasilitas tersebut.
d. Ekuitas
Tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan Tanggal 31 Desember 2023
Total ekuitas pada tanggal 31 Desember 2024 mencapai Rp40.691.379 juta, meningkat sebesar
Rp3.371.111 juta atau 9,0% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 yang tercatat sebesar
Rp37.320.268 juta. Peningkatan ini terutama bersumber dari laba bersih tahun berjalan sebesar
Rp4.866.750 juta.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor penuh 2.868.162 2.868.162
Tambahan modal disetor/agio saham 5.395.280 5.395.280
Kerugian bersih yang belum direalisasi dari perubahan nilai
wajar efek-efek dan obligasi pemerintah yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, setelah
dikurangi pajak (183.947) (333.728)
Surplus revaluasi aset tetap 1.635.998 1.635.998
Saldo laba
Sudah ditentukan penggunaannya 2.750 2.650
Belum ditentukan penggunaannya 30.972.760 27.751.530
Kepentingan non-pengendali 376 376
Jumlah Ekuitas 40.691.379 37.320.268
Total Liabilitas dan Ekuitas 281.008.237 249.757.139
e. Arus Kas
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi 36.996.784 790.289
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (27.537.850) (1.294.518)
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan (1.654.734) (3.333.012)
Kenaikan/(penurunan) bersih kas dan setara kas 7.804.200 (3.837.241)
Arus Kas dari aktivitas operasi
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp36.996.784 juta
sedangkan pada 31 Desember 2023 arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp790.289 juta,
aktivitas arus kas bersih dari aktivitas operasi antara lain dikarenakan perolehan arus kas dari kenaikan dalam
liabilitas operasi simpanan nasabah dan menurunnya aset operasi efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali.
Semua ini merupakan bagian dari aktivitas perbankan secara umum.
Arus Kas dari aktivitas investasi
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp27.537.850
juta, sedangkan pada 31 Desember 2023 arus kas bersih digunakan dari aktivitas Investasi sebesar Rp1.294.518
juta. Pergerakan pada tahun 2024 terutama karena pembelian efek-efek dan obligasi Pemerintah yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain sebesar Rp111.401.345 juta, pembelian aset tetap sebesar
Rp377.804 juta, dan pembayaran atas aset hak guna sebesar Rp59.351 juta, yang dikompensasi dengan
penjualan efek-efek dan obligasi Pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
sebesar Rp83.321.994 juta.
44
Page 69
Arus Kas dari aktivitas pendanaan
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan pada 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp1.654.734 juta,
menurun dibandingkan dengan 31 Desember 2023 sebesar Rp3.333.012 juta. Penggunaan kas terutama untuk
pembayaran dividen kas sebesar Rp1.652.061 juta pada tahun 2024.
5. LIKUIDITAS DAN SUMBER PENDANAAN
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan mendapatkan likuiditas dari berbagai sumber. Sumber
likuiditas internal Perseroan berasal dari, antara lain internal kas yang dihasilkan dari kegiatan operasional dan
cadangan likuiditas dalam bentuk instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan obligasi
Pemerintah serta penempatan pada bank lain. Sedangkan sumber eksternal berasal dari simpanan nasabah,
pinjaman yang diterima dan pinjaman subordinasi dari OCBC Ltd.
6. BATASAN PENGALIHAN DANA ENTITAS ANAK KEPADA PERSEROAN
Sampai saat Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki kebijakan internal terkai batasan pengalihan dana
entitas anak kepada Perseroan. Namun apabila ada transaksi terkait hal tersebut, Perseroan akan mengacu pada
POJK terkait Transaksi Afiliasi.
7. SEGMEN OPERASI
Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, sebagai berikut: Business
Banking, Perbankan Consumer dan Global Markets. Dalam menentukan hasil segmen, beberapa akun aset dan
liabilitas secara internal di transfer pricing, dan pendapatan dan biaya yang terkait diatribusikan ke masing-masing
segmen berdasarkan kebijakan pelaporan internal manajemen. Transaksi antar segmen usaha yang terkait
dengan transaksi pihak ketiga dicatat ke dalam masing-masing segmen dan dieliminasi di level Bank. Walaupun
Bank menerima laporan terpisah di dalam kelompok business banking, akan tetapi untuk pelaporan segmen ini
digabungkan menjadi satu segmen karena memiliki tingkat risiko yang sama.
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing-masing segmen dalam pelaporan segmen Bank:
Ě͘ Business banking termasuk pinjaman yang diberikan, deposito dan transaksi lainnya dan saldo dengan
nasabah korporat.
Ğ͘ Perbankan consumer termasuk pinjaman yang diberikan, deposito dan transaksi lainnya dan saldo dengan
nasabah individu.
Ĩ͘ Global markets termasuk produk Treasury, advisory services, dan manajemen neraca.
Ő͘ Lain-lain termasuk ALCO book dan kantor pusat.
Informasi mengenai hasil dari masing-masing bisnis segmen disajikan di bawah ini. Kinerja diukur berdasarkan
laba segmen sebelum pajak penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam laporan internal manajemen yang direviu
oleh Manajemen Bank. Keuntungan segmen digunakan untuk mengukur kinerja dimana manajemen berkeyakinan
bahwa informasi tersebut paling relevan dalam mengevaluasi hasil segmen tersebut relatif terhadap entitas lain
yang beroperasi dalam industri tersebut.
(dalam jutaan Rupiah)
2024
Business Perbankan Global
Lain-lain Eliminasi Jumlah
Banking Consumer Markets
Pendapatan Bunga dan
Syariah Bersih 3.333.001 3.787.792 833.839 3.091.623 (1.448) 11.044.807
Pendapatan operasional
lainnya 557.768 1.108.609 (216.841) 63.018 (621.342) 891.212
Pendapatan bukan
operasional - - - 283.476 - 283.476
Total Pendapatan 3.890.769 4.896.401 616.998 3.438.117 (622.790) 12.219.495
(Pembentukan)/ pembalikan
cadangan kerugian
penurunan nilai atas aset
keuangan dan non-keuangan 307.347 (114.719) - (343.922) - (151.294)
Beban operasional lainnya (929.284) (3.435.134) (354.912) (1.359.567) - (6.078.897)
Laba sebelum pajak 3.268.832 1.346.548 262.086 1.734.628 (622.790) 5.989.304
Jumlah Aset 112.499.612 59.443.434 94.302.241 14.762.950 - 281.008.237
Jumlah Liabilitas 85.938.889 122.421.457 19.617.459 12.339.053 - 240.316.858
45
Page 70
(dalam jutaan Rupiah)
2023
Business Perbankan Global
Lain-lain Eliminasi Jumlah
Banking Consumer Markets
Pendapatan Bunga dan
Syariah Bersih 3.438.980 3.700.847 326.349 2.451.897 (6.537) 9.911.536
Pendapatan operasional
lainnya 519.241 1.201.255 263.919 31.315 (614.112) 1.401.618
Pendapatan bukan
operasional - - - 15.524 - 15.524
Total Pendapatan 3.958.221 4.902.102 590.268 2.498.736 (620.649) 11.328.678
Cadangan kerugian
penurunan nilai atas aset
keuangan dan non-
keuangan 529.788 (384.503) - (1.278.405) - (1.133.120)
Beban operasional lain (855.498) (2.841.859) (340.793) (972.945) - (5.011.095)
Laba sebelum pajak 3.632.511 1.675.740 249.475 247.386 (620.649) 5.184.463
Jumlah Aset 103.642.721 52.091.094 58.052.330 35.970.994 - 249.757.139
Jumlah Liabilitas 80.169.353 103.944.592 18.104.022 10.218.904 - 212.436.871
Informasi wilayah geografis adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2024
Jawa Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Lainnya/Others Jumlah/Total
Pendapatan bunga 17.626.966 860.340 163.440 121.252 4.201 18.776.199
Beban bunga (7.129.347) (485.536) (89.968) (24.163) (2.378) (7.731.392)
Pendapatan bunga bersih 10.497.619 374.804 73.472 97.089 1.823 11.044.807
Pendapatan operasional
lainnya 769.457 78.033 33.107 10.211 404 891.212
Pendapatan bukan operasional 283.476 - - - - 283.476
(Pembentukan)/pembalikan
cadangan kerugian
penurunan nilai atas aset
keuangan dan non
keuangan 94.996 (246.237) 49.491 (49.912) 368 (151.294)
(dalam jutaan Rupiah)
2023
Jawa Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Lainnya/Others Jumlah/Total
Pendapatan bunga 15.362.374 802.272 142.111 114.500 4.447 16.425.704
Beban bunga (6.017.497) (401.850) (73.634) (19.690) (1.497) (6.514.168)
Pendapatan bunga bersih 9.344.877 400.422 68.477 94.810 2.950 9.911.536
Pendapatan operasional lainnya 1.273.949 88.206 24.806 13.969 688 1.401.618
Pendapatan bukan operasional 15.524 - - - - 15.524
Pembentukan cadangan
kerugian penurunan nilai atas
aset keuangan dan non
keuangan (915.743) (81.878) (120.556) (7.261) (7.682) (1.133.120)
8. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL DAN JARANG TERJADI ATAU
PERUBAHAN PENTING DALAM EKONOMI YANG DAPAT MEMPENGARUHI JUMLAH
PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS
Tidak terdapat kejadian atau transaksi yang tidak normal, jarang terjadi atau perubahan penting dalam ekonomi
yang dapat mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas Perseroan yang mana berpotensi untuk dapat
berulang lagi di masa yang akan datang.
9. RISIKO NILAI TUKAR DAN SUKU BUNGA ACUAN
Risiko Nilai Tukar
Risiko nilai tukar adalah risiko akibat perubahan nilai posisi trading book dan banking book yang disebabkan oleh
perubahan nilai tukar valuta asing.
Perseroan mengukur risiko nilai tukar untuk melihat dampak perubahan nilai tukar pada pendapatan dan modal
Perseroan. Untuk mengelola dan memitigasi risiko nilai tukar, pembatasan posisi secara internal ditetapkan jauh
di bawah limit posisi devisa neto yang ditetapkan regulator. Perseroan juga memonitor stop loss limit untuk
menjaga tingkat kerugian karena pergerakan nilai pasar tidak melebihi kisaran yang telah ditetapkan.
46
Page 71
Risiko Tingkat Bunga
Pendapatan Perseroan yang berasal dari kegiatan konvensional merupakan selisih antara bunga yang dihasilkan
dari sisi aset dengan bunga yang dibayarkan kepada dana pihak ketiga. Perubahan tingkat bunga jika tidak
diantisipasi dapat menyebabkan penurunan pendapatan Perseroan.
Risiko tingkat bunga berdampak pada fluktuasi arus kas di masa mendatang baik pada aset maupun liabilitas. Hal
ini dapat mempengaruhi pendapatan bunga Perseroan maupun nilai wajar dari instrumen keuangan yang dimiliki
Perseroan.
10. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL DAN JARANG TERJADI ATAU
PERUBAHAN PENTING DALAM EKONOMI YANG DAPAT MEMPENGARUHI JUMLAH
PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS
Tidak terdapat kejadian atau transaksi yang tidak nomal, jarang terjadi atau perubahan penting dalam ekonomi
yang dapat mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas Perseroan yang mana berpotensi untuk dapat
berulang lagi di masa yang akan datang.
11. BELANJA MODAL
Belanja modal Perseroan selama tahun 2024 sebesar Rp377.804 juta, dimana biaya investasi barang modal untuk
bidang peralatan kantor yaitu sebesar Rp235.797 juta, diantaranya diperuntukkan bagi pembelian peralatan kantor
serta pengembangan aplikasi yang diperlukan untuk menunjang pertumbuhan bisnis dan meningkatkan pelayanan
kepada nasabah. Biaya investasi barang modal ini menggunakan dana internal Perseroan.
- Tujuan Investasi Barang Modal
Tujuan investasi barang modal tahun 2024 untuk menunjang pertumbuhan bisnis dan memberikan layanan
yang lebih baik kepada nasabah.
- Jenis Investasi Barang Modal
Komposisi belanja modal pada tahun 2024 terdiri atas peralatan kantor Rp235.797 juta, kendaraan bermotor
sebesar Rp3.900 juta dan aset dalam penyelesaian sebesar Rp138.107 juta.
- Nilai Investasi Barang Modal yang Dikeluarkan
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 2024 2023
Peralatan Kantor 235.797 318.883
Kendaraan Bermotor 3.900 3.624
Aset Dalam Penyelesaian 138.107 62.946
Total 377.804 385.453
- Ikatan yang Material untuk Investasi Barang Modal
Per 31 Desember 2024, Perseroan memiliki sejumlah ikatan yang material untuk investasi barang modal
dengan pihak ketiga, yaitu Silverlake Mobility Ecosystem, Silverlake Structured Services SDN BHD, dan
PT DXC Technology Indonesia, total sebesar Rp52,7 miliar yang terdiri dari denominasi Rupiah dan mata
uang asing masing-masing sebesar Rp40,3 miliar dan ekuivalen Rp12,4 miliar. Biaya dari ikatan yang
material untuk investasi barang modal ini menggunakan sumber pendanaan dari dana internal Bank.
Tujuan ikatan yang material untuk investasi barang modal antara lain untuk pengembangan sistem teknologi
informasi guna mendukung perkembangan bisnis dan operasional Bank, dimana nantinya akan dapat
mendukung kegiatan usaha Perseroan secara keseluruhan, dengan periode proses sesuai perjanjian.
Komitmen dan Kontinjensi
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki liabilitas komitmen – bersih sebesar Rp79.935.444 juta dan
liabilitas kontinjensi – bersih sebesar Rp6.763.642 juta. Liabilitas komitmen terdiri dari fasilitas kredit yang diberikan
yang belum digunakan dan irrevocable letters of credit yang masih berjalan. Liabilitas kontinjensi terdiri dari
penerbitan jaminan dalam bentuk bank garansi.
47
Page 72
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Tagihan Komitmen
Fasilitas kredit yang diterima yang belum digunakan
Pihak berelasi 4.828.500
Liabilitas Komitmen
Fasilitas kredit yang diberikan yang belum digunakan
Pihak berelasi 220.000
Pihak ketiga 81.780.354
Irrevocable letters of credit yang masih berjalan 2.763.590
Jumlah Liabilitas Komitmen – Bersih (79.935.444)
Tagihan Kontinjensi
Bank garansi yang diterima 1.977.714
Liabilitas Kontinjensi
Bank garansi yang diberikan
Garansi pelaksanaan 1.959.165
Garansi uang muka 1.954.703
Standby letters of credit 1.593.483
Garansi penawaran 278.817
Lain-lain 2.955.188
Jumlah Liabilitas Kontinjensi – Bersih (6.763.642)
Jumlah Liabilitas Komitmen Dan Kontinjensi (86.699.086)
Kebijakan Pemerintah Yang Berdampak Pada Kegiatan Usaha Perseroan
Kegiatan usaha utama Perseroan dapat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yakni tingkat suku bunga acuan
yang menyebabkan pada perubahan struktur biaya bunga dan penerimaan bunga pemberian kredit kepada
nasabah. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, margin keuntungan Perseroan bergantung pada selisih antara
struktur biaya bunga dan penerimaan bunga dari pemberian kredit kepada nasabah.
Demikian halnya dengan kebijakan pemerintah lainnya yakni kebijakan Upah Minimum Regional (UMR) dimana
Perseroan akan menyesuaikan kebijakan remunerasinya dengan aturan yang ditentukan oleh pemerintah melalui
ketentuan UMR atau UMK untuk menjaga seluruh karyawan Perseroan mendapatkan paket remunerasi yang
sesuai.
12. MANAJEMEN RISIKO
Pengelolaan risiko telah diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung strategi Perseroan agar semakin
tangguh untuk melaju jauh dengan tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian. Penerapan 4 (empat) pilar
manajemen risiko, yaitu (1) Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi, (2) Kebijakan, Prosedur dan
Penetapan Limit, (3) Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan dan Sistem Informasi Manajemen Risiko, dan
(4) Sistem Pengendalian Intern, secara berkesinambungan terus dikembangkan disesuaikan dengan
perkembangan organisasi Perseroan.
Seiring dengan perkembangan aktivitas perbankan yang semakin beragam dan kompleks serta diiringi oleh potensi
risiko yang meningkat, Perseroan akan terus menyempurnakan sistem pengelolaan risikonya, baik dari segi
struktur organisasi, sumber daya manusia, kebijakan, prosedur, sistem pendukung dan metodologi lainnya untuk
mengoptimalkan kinerja Perseroan yang berkesinambungan.
48
Page 73
VI. FAKTOR RISIKO
Dalam menjalankan aktivitas usaha, Perseroan tidak terlepas dari berbagai risiko usaha baik secara makro
maupun mikro yang dapat mempengaruhi hasil usahanya. Kegiatan Perseroan dibidang perbankan antara lain
meliputi penghimpunan dana masyarakat dan pemberian pinjaman. Berikut adalah beberapa risiko yang dihadapi
Perseroan yang telah disusun dari paling berat hingga paling ringan berdasarkan bobot risiko dan dampak
keuangan pada Perseroan. Sesuai dengan bobot risiko dan dampak keuangan yang dijelaskan di bawah ini, risiko
utama yang akan dihadapi Perseroan adalah risiko kredit yaitu ketidakmampuan debitur untuk membayar kembali
kredit yang diberikan, dan apabila jumlahnya material dapat mempengaruhi kinerja Perseroan.
A. Risiko Utama Yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan
1. Risiko Kredit
Risiko Kredit adalah risiko akibat kegagalan debitur dan/atau pihak lain (counterparty) dalam memenuhi
kewajibannya kepada Perseroan. Perseroan terekspos risiko kredit yang dapat muncul dari penyediaan dana
untuk nasabah. Kegiatan perbankan berupa pertukaran mata uang asing, derivatif, penempatan dana pada
bank lain dan pembelian surat-surat berharga juga dapat mengakibatkan Perseroan terekspos risiko
counterparty dan risiko issuer credit.
Kegagalan dalam menerapkan manajemen dan pengelolaan risiko kredit Perseroan yang efektif, yang
mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko dapat menyebabkan peningkatan
jumlah kredit bermasalah yang dimiliki oleh Perseroan, yang pada akhirnya berdampak pada penurunan
kualitas portfolio kredit Perseroan. Penurunan kualitas portfolio kredit ini juga dapat disebabkan oleh berbagai
faktor lain, termasuk kondisi eksternal di luar kendali Perseroan seperti memburuknya situasi ekonomi makro.
Kualitas portofolio kredit Perseroan yang memburuk akan mempengaruhi profitabilitas, likuiditas, dan
berdampak secara negatif terhadap kondisi keuangan Perseroan.
Kelompok industri terbesar yang memperoleh penyaluran kredit adalah sebagai berikut :
31 Desember 2024
Keterangan
Rp juta %
Perindustrian 51.167.778 31%
Perdagangan 36.241.210 21%
Jasa 32.382.026 19%
Pertanian dan Pertambangan 9.363.044 5%
Konstruksi 5.957.972 4%
Lain-lain *) 35.348.487 20%
Total Jumlah Kredit Bruto 170.460.517 100%
*) Termasuk dalam lain-lain di atas adalah kredit konsumsi seperti kredit pemilikan rumah dan personal loans.
B. RISIKO-RISIKO YANG TERKAIT DENGAN KEGIATAN USAHA PERSEROAN YANG BERKAITAN
DENGAN PERSEROAN
1. Risiko Operasional
Risiko operasional mencakup seluruh risiko yang timbul akibat kekurangan dan kegagalan pada satu atau
lebih dari lima komponen penting, yaitu proses, Sumber Daya Manusia (SDM), sistem, manajemen dan kondisi
eksternal. Pengelompokan jenis risiko tersebut berfungsi untuk menyelaraskan persepsi dan pemahaman
di seluruh organisasi dan menjadi basis untuk pengungkapan, pengukuran, penggabungan/ penjumlahan,
pemantauan dan pelaporan informasi terkait risiko. Apabila hal-hal tersebut tidak sesuai dalam implementasi
sebagaimana yang diharapkan, maka dapat menurunkan kinerja Perseroan dalam berbagai aktivitas seperti
timbulnya kewajiban hukum (biaya pengadilan), pembayaran denda/penalti, kerugian/kerusakan aset,
penggantian kerugian berdasarkan perjanjian, dan lain-lain. Efek dari risiko operasional dapat menimbulkan
rangkaian risiko lain, di antaranya risiko hukum dan reputasi. Terhadap kondisi tersebut dapat menurunkan
tingkat kepercayaan masyarakat, sehingga berdampak
lanjutan pada kesulitan penghimpunan pendanaan dan pada akhirnya dapat menurunkan kinerja usaha
Perseroan.
2. Risiko Likuiditas
Risiko Likuiditas merupakan risiko yang muncul dari ketidakmampuan bank dalam memenuhi kewajiban arus
kas yang bersifat kontraktual baik untuk saat ini maupun di masa yang akan datang atau kewajiban yang
diharuskan peraturan yang telah jatuh tempo tanpa mempengaruhi aktivitas harian dan menimbulkan kerugian
49
Page 74
yang tidak dapat diterima. Risiko ini mencakup ketidakmampuan dalam mengelola kekurangan atau
perubahan sumber-sumber pendanaan yang tidak direncanakan dan kegagalan dalam mengenali atau
mengatasi perubahan kondisi pasar yang kemudian mempengaruhi kemampuan untuk melikuidasi aset
secara cepat dengan nilai kerugian yang minimal.
Salah satu pendekatan yang digunakan Perseroan dalam melakukan penilaian terhadap risiko likuiditas
adalah pemenuhan ketentuan Giro Wajib Minimum sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia yang bila tidak
dapat dipenuhi akan berpotensi pada pengenaan denda atau penalti yang dapat berpengaruh negatif pada
kinerja Perseroan.
3. Risiko Stratejik
Risiko stratejik adalah risiko yang disebabkan oleh adanya keputusan dan/atau penerapan strategi bank yang
tidak tepat, pengambilan keputusan stratejik yang tidak tepat atau kegagalan Perseroan dalam merespon
perubahan lingkungan eksternal. Risiko stratejik akibat ketidakmampuan Perseroan dalam merespon
perubahan-perubahan tersebut dapat berdampak negatif pada kinerja keuangan Perseroan.
4. Risiko Reputasi
Risiko reputasi dapat timbul dari pemberitaan dan persepsi negatif terkait Perseroan dan/atau kegiatan
usaha yang dilakukan Perseroan. Pemberitaan negatif tersebut salah satunya dapat disebabkan oleh
ketidakpuasan nasabah terhadap tingkat pelayanan Perseroan, yang dapat diekskalasi menjadi pemberitaan
negatif di media massa maupun media sosial. Hal tersebut dapat mengganggu reputasi Perseroan, yang
berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan nasabah dan mitra usaha kepada Perseroan, dan pada akhirnya
dapat berdampak pada pendapatan Perseroan.
5. Risiko Tingkat Suku Bunga
Risiko tingkat suku bunga muncul sebagai konsekuensi langsung dari perubahan harga instrument keuangan
yang disebabkan oleh perubahan suku bunga. Risiko ini dapat mempengaruhi berbagai layanan terhadap
nasabah, termasuk penghimpunan dana (seperti giro, tabungan, dan deposito), penyediaan dana (seperti
kredit yang diberikan), komitmen dan kontinjensi, serta instrumen lain yang mengandung suku bunga (seperti
obligasi). Perubahan suku bunga dapat mempengaruhi laba, biaya penghimpunan dana, dan nilai pasar dari
instrument obligasi tersebut, yang akan berdampak langsung pada posisi keuangan Perseroan.
6. Risiko Persaingan
Risiko persaingan adalah risiko yang timbul karena adanya kompetisi dengan perusahaan perbankan lainnya,
lembaga keuangan non-bank hingga pemain teknologi finansial (fintech) dalam hal produk maupun jasa
layanan keuangan yang diberikan kepada nasabah yang dapat mengakibatkan penurunan penjualan dan
pangsa pasar Perseroan. Risiko ini dapat muncul dalam bentuk tekanan pada margin keuntungan akibat
perang harga, kesulitan dalam mempertahankan pangsa pasar hingga potensi kehilangan nasabah.
Untuk memitigasi risiko persaingan ini, Perseroan perlu melakukan pendekatan yang komprehensif yang
meliputi peningkatan daya saing melalui inovasi produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan pasar,
penguatan hubungan dengan nasabah melalui personalisasi layanan dan pengalaman yang unggul, serta
optimalisasi efisiensi operasional untuk menjaga struktur biaya yang kompetitif. Selain itu, Perseroan juga
perlu secara proaktif memantau kompetitor dan tren pasar serta berinvestasi dalam pengembangan sumber
daya manusia dan teknologi untuk merespon perubahan dengan cepat dan efektif.
7. Risiko Perubahan Teknologi
Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat menyebabkan semakin ketatnya
persaingan dalam meningkatkan berbagai layanan berbasis teknologi kepada nasabah. Faktor
perkembangan Artificial Inteligence (AI), kebutuhan manajemen perubahan (change management) yang dapat
mengakomodir kebutuhan bisnis secara cepat , adopsi teknologi baru serta peningkatan risiko keamanan siber
juga menjadi faktor risiko utama dalam perubahan teknologi informasi perbankan saat ini yang dapat
berpotensi menimbulkan dampak gangguan kelancaran operasional bank. Untuk itu Perseroan senantiasa
meningkatkan dan melakukan perbaikan berkesinambungan sebagai bagian dari mitigasi risiko TI.
8. Risiko Investasi atau Aksi Korporasi
Perseroan dalam menjalankan fungsinya sebagai intermediasi penghimpunan dana dan penyaluran dana
tidak lepas dari aktivitasnya berupa investasi pada pasar keuangan. Dalam melakukan investasi di pasar
keuangan melalui instrumen pasar uang, pasar utang, dan pasar derivatif. Risiko yang mungkin timbul atas
aktivitas investasi tersebut antara lain risiko suku bunga dan risiko kredit. Dari sisi investor sebagai pembeli
surat berharga akan menghadapi risiko gagal bayar pokok pada saat jatuh tempo dan atau pembayaran
50
Page 75
bunga, jika Perseroan mengalami kesulitan keuangan. Selain itu investor pembeli surat berharga berpotensi
pula menghadapi risiko kesulitan untuk menjual efek tersebut di pasar dalam hal tidak likuidnya efek.
Dalam melakukan investasi di pasar keuangan melalui instrumen pasar uang, pasar utang, dan pasar derivatif,
risiko yang mungkin timbul atas aktivitas investasi tersebut antara lain risiko suku bunga dan risiko kredit.
C. RISIKO UMUM
1. Risiko Pasar
Risiko Pasar merupakan risiko kerugian akibat pergerakan nilai pasar yang mencakup paling sedikit:
a. Risiko gagal bayar, risiko suku bunga, risiko credit spread, risiko ekuitas, risiko nilai tukar dan risiko
komoditas, untuk instrumen Trading Book, dan
b. Risiko nilai tukar dan risiko komoditas untuk instrumen Banking Book
Risiko pasar yang dimiliki Perseroan yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kerugian
bagi Perseroan. Variabel risiko pasar meliputi suku bunga, nilai tukar, termasuk turunan (derivative) dari kedua
variabel tersebut seperti perubahan harga options, maupun harga surat berharga. Risiko yang terjadi akibat
antara lain perubahan suku bunga yang dapat menurunkan pendapatan Perseroan dan mempengaruhi kinerja
Perseroan.
Risiko tingkat suku bunga muncul sebagai konsekuensi langsung dari perubahan harga instrument keuangan
yang disebabkan oleh perubahan suku bunga. Risiko ini dapat mempengaruhi berbagai layanan terhadap
nasabah, termasuk penghimpunan dana (seperti giro, tabungan, dan deposito), penyediaan dana (seperti
kredit yang diberikan), komitmen dan kontinjensi, serta instrumen lain yang mengandung suku bunga (seperti
obligasi). Perubahan suku bunga dapat mempengaruhi laba, biaya penghimpunan dana, dan nilai pasar dari
instrument obligasi tersebut, yang akan berdampak langsung pada posisi keuangan Perseroan.
Risiko nilai tukar adalah risiko akibat perubahan nilai posisi trading book dan banking book yang disebabkan
oleh perubahan nilai tukar valuta asing. Perseroan mengukur risiko nilai tukar untuk melihat dampak
perubahan nilai tukar pada pendapatan dan modal Perseroan. Untuk mengelola dan memitigasi risiko nilai
tukar, pembatasan posisi secara internal ditetapkan jauh di bawah limit posisi devisa neto yang ditetapkan
regulator. Perseroan juga memonitor stop loss limit untuk menjaga tingkat kerugian karena pergerakan nilai
pasar tidak melebihi kisaran yang telah ditetapkan.
2. Risiko Hukum
Risiko hukum merupakan risiko yang disebabkan oleh adanya kelemahan aspek yuridis, yang antara lain
disebabkan adanya tuntutan hukum, ketiadaan peraturan perundang-undangan yang mendukung atau
kelemahan pengikatan seperti tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak dan pengikatan agunan yang tidak
sempurna. Risiko ini timbul tidak hanya seiring dengan aktivitas Perseroan dalam penyaluran kredit, tetapi
potensi adanya tuntutan dari pihak ketiga sebagai akibat dari pelaksanaan transaksi operasional Perseroan
yang tidak dapat memenuhi kepuasan nasabah. Semakin banyak risiko hukum yang terjadi pada Perseroan,
maka akan terjadi peningkatan biaya pada Perseroan serta potensi menurunnya reputasi Perseroan yang
pada akhirnya akan menurunkan kinerja Perseroan.
3. Risiko Kepatuhan
Risiko Kepatuhan sebagaimana diatur dalam peraturan OJK yang berlaku adalah merupakan risiko yang
timbul akibat Perseroan tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan ketentuan peraturan perundang-
undangan. Untuk itu Perseroan selalu mengutamakan prinsip kehati-hatian dalam melaksanakan kegiatan
usahanya antara lain untuk selalu mematuhi Rasio Kecukupan Modal (CAR), Batas Maksimum Pemberian
Kredit (LLL), rasio kredit bermasalah (NPL), rasio Posisi Devisa Neto (NOP), atau peraturan lainnya. Setiap
ketidakpatuhan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan-ketentuan yang berlaku,
dapat menimbulkan teguran, denda atau sanksi dari regulator yang berdampak negatif terhadap
keberlangsungan usaha Perseroan.
4. Risiko Kondisi Perekonomian Secara Makro atau Global
Risiko perekonomian merupakan risiko yang timbul sehubungan dengan perubahan kondisi perekonomian
global maupun nasional. Perubahan kondisi ekonomi yang tidak menguntungkan, seperti melambatnya
pertumbuhan ekonomi, inflasi, kenaikan suku bunga, dan fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang
asing dapat mempengaruhi pertumbuhan kredit, penghimpunan dana serta kualitas kredit, yang pada akhirnya
dapat berdampak negatif terhadap profitabilitas Perseroan.
51
Page 76
5. Risiko Terkait Perubahan Kebijakan Pemerintah
Mengingat kegiatan usaha Perseroan berhubungan dengan kepentingan umum, Pemerintah dapat melakukan
pengawasan melalui berbagai peraturan. Munculnya peraturan-peraturan baru yang ditetapkan oleh
Pemerintah dapat menimbulkan dampak yang cukup berarti bagi Perseroan, baik terhadap kelangsungan
maupun profitabilitas usaha Perseroan.
6. Risiko Ketentuan Negara Lain atau Peraturan Internasional
Risiko ketentuan negara lain atau peraturan internasional dapat timbul apabila terdapat perubahan kebijakan
negara lain atau ketentuan peraturan yang dikeluarkan oleh insitusi internasional yang dapat berdampak
kepada strategi dan bisnis Perseroan. Hal ini tidak terbatas pada perkembangan situasi geopolitik, kebijakan
suku bunga acuan bank sentral negara lain, kebijakan perdagangan internasional, dan kebijakan lainnya yang
secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak kepada bisnis Perseroan.
D. RISIKO INVESTASI BAGI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI
Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum yang antara lain disebabkan
karena tujuan pembelian obligasi sebagai investasi jangka panjang.
2. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga atau
hutang Pokok pada waktu yang telah ditetapkan atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan
lain yang ditetapkan dalam kontrak obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan
perkembangan usaha Perseroan.
MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SEMUA RISIKO YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN
DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA TELAH DIUNGKAPKAN. RISIKO USAHA DAN RISIKO UMUM
DI ATAS DISUSUN DARI PALING BERAT HINGGA PALING RINGAN BERDASARKAN BOBOT DARI
DAMPAK MASING-MASING RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERSEROAN DALAM
PROSPEKTUS.
52
Page 77
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN
AUDITOR INDEPENDEN
Sampai dengan tanggal Pernyataan Pendaftaran ini dinyatakan efektif, Manajemen Grup berkeyakinan bahwa
tidak ada kejadian dan transaksi penting yang telah terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen tanggal
2 Mei 2025, yang terdapat di bagian lain dalam Prospektus ini, yang dapat berdampak material terhadap posisi
keuangan dan hasil usaha Grup.
Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Grup
sesuai dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma
anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa
modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali tertanggal 2 Mei 2025 dengan
No. 00841/2.1457/AU.1/07/1124-1/1/V/2025 yang ditandatangani oleh Jimmy Pangestu, S.E., CPA (Registrasi
Akuntan Publik No. AP 1124).
53
Page 78
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA,
KECENDERUNGAN, DAN PROSPEK USAHA
1. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
Perseroan didirikan di Bandung pada tahun 1941 dengan nama NV. Nederlandsch Indische Spaar En Deposito
Bank berdasarkan Akta No.6 tanggal 4 April 1941 yang dibuat di hadapan Theodoor Johan Indewey Gerlings pada
saat itu Notaris di Purwakarta yang telah mendapatkan pengesahan dari yang berwajib menurut penetapan
Directeur van Justitie No.A.42/6/9 tanggal 28 April 1941 serta telah diumumkan dalam Berita Javasche Courant
No.49 tanggal 20 Juni 1941, Bijvoegsel No.1961 dan Berita Negara Republik Indonesia No.5 tanggal 16 Januari
1951, Tambahan No.21 (“Akta Pendirian No.6/1941”). Perseroan memperoleh izin untuk beroperasi sebagai bank
umum dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Keputusan No. D.15.6.2.27 tanggal 20 Juli 1967, izin
sebagai bank devisa dengan Keputusan Bank Indonesia No. 23/9/KEP/DIR tanggal 19 Mei 1990, dan izin sebagai
bank persepsi dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Keputusan No.S.35/MK.03/1993 tanggal
6 Januari 1993 dan Surat Keputusan Menteri Keuangan RI No. S-201/ MK.02/ 2003 tanggal 14 Mei 2003 Perseroan
ditunjuk sebagai Bank Persepsi dan Bank Devisa Persepsi On-Line.
Berdasarkan surat keputusan Bank Indonesia No. 7/592/DPIP/Prz tanggal 8 Agustus 2005, terhitung tanggal
5 Oktober 2005 Kantor Pusat Perseroan telah disetujui pindah alamat dari Jl. Taman Cibeunying Selatan No. 31
Bandung 40114 ke Jl. Gunung Sahari No. 38 Jakarta 10720. Dan berdasarkan Persetujuan Bank Indonesia No.
8/457/DPIP/Prz tanggal 16 Juni 2006, terhitung tanggal 3 Juli 2006 Kantor Pusat Perseroan telah disetujui pindah
alamat dari alamat lama Jl. Gunung Sahari No. 38 Jakarta 10720 ke alamat baru di Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 25
Jakarta Selatan 12940.
Beberapa kejadian penting yang terjadi sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran adalah sebagai berikut :
Tahun Keterangan
2008 Perubahan nama Perseroan dari PT Bank NISP Tbk menjadi PT Bank OCBC NISP Tbk, izin
usaha PT Bank NISP Tbk telah dialihkan kepada PT Bank OCBC NISP Tbk berdasarkan Surat
Keputusan Gubernur Bank Indonesia No.10/83/KEP.GBI/2008 tanggal 15 Desember 2008 dan
Perseroan telah memiliki izin usaha unit syariah berdasarkan Surat Keputusan Deputi Gubernur
Bank Indonesia No.11/11/KEP.DpG/ 2009 tanggal 8 September 2009.
2011 PT Bank OCBC Indonesia efektif menggabungkan diri ke dalam Perseroan. Penggabungan usaha
ini telah memperoleh izin dari BI berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia Nomor:
12/86/KEP.GBI/2010 tentang Pemberian Izin Penggabungan Usaha (Merger) PT Bank OCBC
Indonesia ke dalam PT Bank OCBC NISP Tbk tertanggal 22 Desember 2010 (”Keputusan
Gubernur BI”). Terhitung sejak berlakunya Keputusan Gubernur BI, izin untuk melakukan usaha
sebagai bank umum berdasarkan Salinan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia
Nomor: 99/KMK.017/1997 tanggal 10 Maret 1997 tentang Pemberian Izin Usaha PT Bank OCBC
NISP di Jakarta sebagaimana diubah dengan Salinan Keputusan Deputi Gubernur Senior Bank
Indonesia Nomor 5/15/KEP.DGS/2003 tanggal 17 Maret 2003 tentang perubahan nama PT Bank
OCBC NISP menjadi PT Bank OCBC Indonesia, dinyatakan tidak berlaku lagi, sehingga seluruh
hak dan kewajiban PT Bank OCBC Indonesia beralih kepada PT Bank OCBC NISP Tbk hasil
merger.
2023 Perubahan OCBC Perseroan secara kelompok, Perseroan melakukan pembaruan nama merek
dan logo dari OCBC NISP menjadi OCBC, serta membuka babak baru untuk menjangkau lebih
jauh lewat sinergi dan kolaborasi menyeluruh. Rebranding pada merek dan logo ini, tidak
mengubah nama legal Perseroan yaitu tetap PT Bank OCBC NISP Tbk. Selanjutnya pada tahun
2024, PT Bank OCBC NISP Tbk mengakuisisi seluruh saham (100%) PT Bank Commonwealth
(PTBC) untuk kemudian bergabung (merger) ke dalam OCBC. Pembelian 100% saham dan
penggabungan PTBC merupakan tonggak sejarah penting yang memperkuat platform OCBC di
Indonesia lewat penyediaan produk dan layanan yang lebih komprehensif, serta menegaskan
komitmen Perseroan untuk terus maju dalam pertumbuhan jasa keuangan di Indonesia.
Sejak pendirian, anggaran dasar Perseroan telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir anggaran dasar
Perseroan adalah didasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.8
tanggal 2 Agustus 2024 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan
perubahan anggaran dasar Perseroan telah diterima oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum -
Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah No.AHU-AH.01.03-0182706 tanggal
15 Agustus 2024 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0170579.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal
15 Agustus 2024 (“Akta PKR No.8/2024”) yang mengubah dan menyesuaikan anggaran dasar Perseroan yaitu
perubahan Pasal 18 Anggaran Dasar dalam rangka menyesuaikan ketentuan dengan Peraturan OJK No.2 Tahun
54
Page 79
2024 Tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum Syariah Dan Unit Usaha Syariah serta melakukan
penyusunan kembali seluruh isi anggaran dasar Perseroan.
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana tercantum dalam Akta PKR No.8/2024, maksud
dan tujuan Perseroan adalah melakukan usaha di bidang bank umum termasuk kegiatan perbankan yang
melaksanakan usaha syariah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama
sebagai berikut:
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat
deposito, tabungan dan/atau/bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
2. Memberikan pinjaman baik jangka panjang, jangka menengah atau diberikan dalam usaha perbankan;
3. Menerbitkan surat pengakuan hutang;
4. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya,
meliputi:
a. surat-surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh bank yang masa berlakunya tidak lebih lama dari
pada kebiasaan dalam perdagangan surat-surat dimaksud;
b. surat pengakuan hutang dari kertas dagang lainnya yang masa berlakunya tidak lebih lama dari
kebiasaan dalam perdagangan surat-surat dimaksud;
c. kertas pembendaharaan negara dan surat jaminan pemerintah;
d. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
e. obligasi;
f. surat dagang berjangka waktu;
g. instrumen surat berharga lainnya yang berjangka waktu.
5. Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah;
6. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan
menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel atas unjuk, cek atau sarana lainnya;
7. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak
ketiga;
8. Melakukan penempatan dana kepada nasabah lain dalam bentuk surat berharga yang tercatat ataupun yang
tidak tercatat di bursa efek;
9. Melakukan kegiatan anjak piutang dan usaha kartu kredit;
10. Menerbitkan dokumen kredit dalam berbagai bentuk dan bank garansi;
11. Melakukan kegiatan dalam valuta asing;
12. melakukan aktivitas di bidang sistem pembayaran.
Untuk mendukung kegiatan usaha utama Perseroan, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha penunjang
sebagai berikut:
1. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga;
2. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak;
3. Melakukan kegiatan wali amanat
4. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan lain di bidang keuangan seperti
pembiayaan, pengelolaan dana, sewa guna usaha, modal ventura, perusahaan efek, asuransi, lembaga
kliring, dan penjaminan serta lembaga penyelesaian dan penyimpanan;
5. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara di Luar Lembaga Jasa Keuangan untuk mengatasi akibat
kegagalan Kredit atau Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah dengan syarat harus menarik kembali
penyertaannya;
6. Bertindak sebagai pendiri dan pengurus dana pensiun.
7. Menyelenggarakan usaha lainnya yang lazim dilakukan oleh suatu Bank Umum sepanjang tidak bertentangan
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN
Struktur Permodalan Dan Susunan Pemegang Saham Pada Saat Pendirian
Berdasarkan Akta Pendirian No.6/1941, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah
sebagai berikut:
Nilai Nominal Gulden 500 per saham
Persentase
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nominal
(%)
(lembar) (Gulden)
Modal Dasar 200 100.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh :
- Gustaaf Adolf Van Harster 14 7.000 33,33
- Otto Richard Werdmuller von Elgg 14 7.000 33,33
55
Page 80
Nilai Nominal Gulden 500 per saham
Persentase
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nominal
(%)
(lembar) (Gulden)
- Erich Waldemar Emanuel Denniger 14 7.000 33,33
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 42 21.000 100,00
Saham dalam Portepel 158 79.000
Struktur Permodalan Dan Susunan Pemegang Saham Terakhir
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum
Penyampaian Pernyataan Pendaftaran adalah sebagai berikut:
Tahun 2023 sampai saat ini
Struktur permodalan Perseroan yang berlaku pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, didasarkan dengan Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.43 tanggal 17 Mei 2018 yang dibuat
di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, sebagaimana telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan keputusannya No.AHU-0011028.AH.01.02.TAHUN 2018 tanggal 18 Mei
2018 dan pemberitahuan perubahan anggaran dasar Perseroan telah diterima oleh Direktorat Jenderal
Administrasi Hukum Umum - Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah
No.AHU-AH.01.03-0202601 tanggal 18 Mei 2018 yang telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah
No.AHU-0069868.AH.01.11.TAHUN 2018 tanggal 18 Mei 2018 (“Akta PKR No.43/2018”) juncto Akta PKR
No.8/2024, yaitu sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp125,- per saham
Persentase
Keterangan Jumlah Nominal
Jumlah Saham (%)
(Rp)
Modal Dasar 50.000.000.000 6.250.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh :
- OCBC Overseas Investment Pte. Ltd 19.521.391.224 2.440.173.903.000 85,08
- Pemegang saham Masyarakat (kepemilikan 3.423.905.748 427.988.218.500 14,92
masing-masing di bawah 5%)
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 22.945.296.972 2.868.162.121.500 100,00
Saham dalam Portepel 27.054.703.028 3.381.837.878.500
Tidak terdapat perubahan struktur permodalan dan kepemilikan saham selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum
penyampaian Pernyataan Pendaftaran.
Sampai dengan saat Prospektus ini diterbitkan struktur permodalan dan komposisi kepemilikan saham Perseroan
adalah sebagaimana tercantum dalam Akta PKR No. 43/2018 Juncto Akta PKR No. 8/2024 dan DPS Perseroan
per tanggal 31 Mei 2025, sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp125,- per saham
Persentase
Keterangan Jumlah Nominal
Jumlah Saham (%)
(Rp)
Modal Dasar 50.000.000.000 6.250.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh :
- OCBC Overseas Investment Pte. Ltd 19.521.391.224 2.440.173.903.000 85,08
Komisaris Perseroan
- Pramukti Surjaudaja 451.942 56.492.750 0,00
Direktur Perseroan
- Parwati Surjaudaja 3.292.420 411.552.500 0,01
- Hartati 288.000 36.000.000 0,00
- Martin Widjaja 288.000 36.000.000 0,00
- Andrae Krishnawan Widjajakusuma 288.000 36.000.000 0,00
- Johannes Husin 288.000 36.000.000 0,00
- The Ka Jit 180.000 22.500.000 0,00
- Lili S. Budiana 180.000 22.500.000 0,00
- Heriyanto 192.000 24.000.000 0,00
- Pemegang saham Masyarakat (kepemilikan
masing-masing di bawah 5%) 3.418.457.386 427.307.173.250 14,91
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 22.945.296.972 2.868.162.121.500 100,00
Saham dalam Portepel 27.054.703.028 3.381.837.878.500
Bentuk setoran dalam penambahan modal ditempatkan dan modal setor Perseroan yang terakhir adalah
berdasarkan Akta PKR No.43/2018 yang dilakukan dengan cara pembagian saham bonus yang berasal dari
kapitalisasi agio saham yang tercatat di dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan sampai dengan tahun
56
Page 81
buku 2017, dengan rasio 1:1 (satu banding satu) sehingga jumlah saham yang dikeluarkan dari portepel sebanyak
11.472.648.486 saham dengan nilai nominal Rp125,00 per saham dengan nilai total Rp1.434.081.060.750.
Adapun pembagian saham bonus dan peningkatan modal Perseroan tersebut dilakukan berdasarkan hasil
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 3 April 2018.
Berdasarkan Surat Perseroan No.035/CorpSecr/KS.01/KN/V/2018 tanggal 21 Mei 2018, Perseroan telah
melakukan pelaporan atas perubahan modal dasar Perseroan sebagaimana termuat dalam Akta PKR No.43/2018
kepada Otoritas Jasa Keuangan - Direktur Pengawasan Bank 1, Departemen Pengawasan Bank 2.
3. PERIZINAN YANG DIMILIKI PERSEROAN
Sehubungan dengan kegiatan usaha yang dijalankan, Perseroan telah memiliki izin operasional sebagai
berikut:
a) Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.D.15.6.2.27 tanggal 20 Juli 1967 mengenai
pemberian izin kepada Perseroan sebagai bank umum.
b) Surat Bank Indonesia No.22/1147/UD/Adv tangal 16 Pebruari 1990 juncto No.2/1147/UD/Adv tanggal
16 Februari 1990 yang memberikan Perseroan izin usaha untuk menjadi pedagang valuta asing.
c) Surat Bank Indonesia No.23/9/KEP/DIR tanggal 19 Mei 1990 berkenaan dengan penunjukkan Perseroan
menjadi Bank Devisa.
d) Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.S-35/MK.03/1993 tanggal 6 Januari 1993,
Perseroan ditunjuk sebagai Bank Persepsi Untuk Penerimaan Pajak dan Bukan Pajak.
e) Surat Bank Indonesia-Direktorat Luar Negeri No.6/414/DLN tanggal 28 Juni 2004 berkenaan dengan izin
Bank Indonesia kepada Perseroan untuk dapat masuk pasar PKLN sebesar USD 50.000.000,00.
f) Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No.10/83/KEP.GBI/2008 tanggal 15 Desember 2008 tentang
Pengalihan Izin Usaha PT Bank NISP Tbk menjadi Izin Usaha PT Bank OCBC NISP Tbk.
g) Surat Keputusan Deputi Gubernur Bank Indonesia No.11/11/KEP.DpG/ 2009 tanggal 8 September 2009
tentang Pemberian Izin Usaha Unit Usaha Syariah Bagi PT Bank OCBC NISP Tbk dengan beralamat
di Gedung OCBC NISP Tower, Jl. Dr.Satrio Kav.25, Jakarta Selatan.
h) Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No.KEP-13/PM.2/2022 tanggal 18 April 2022 tentang
Persetujuan Bank Umum Sebagai Kustodian Atas Nama PT Bank OCBC NISP Tbk.
i) Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Nomor Induk Berusaha (NIB) No.8120317141841 yang ditetapkan
tanggal 14 Nopember 2018.
j) Perseroan telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak, berdasarkan Surat Pengukuhan
Pengusaha Kena Pajak No.PEM-00025/WPJ.19/KP.0103/2008 tanggal 20 Desember 2008 yang
dikeluarkan oleh Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar - Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar
Satu.
k) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 01.104.919.4.091.000.
4. KETERANGAN MENGENAI ASET PERSEROAN
Dalam melaksanakan kegiatan usaha, pada saat Prospektus ini diterbitkan Perseroan memiliki aset berupa tanah
dan bangunan dengan rincian Sertifikat Tanah sebagai berikut:
Jenis, Nomor, Gambar Tanggal
Luas Jenis
No. Penerbit, dan Lokasi Situasi / Surat Berakhirnya
Tanah Peruntukan
Tanggal Sertifikat Ukur Hak
1. Sertifikat Hak Guna Desa 148 M2 Surat Ukur No. Kantor 24 September
Bangunan (“SHGB”) Pagedangan, 3112/Pagedang OCBC 2044
No. Kecamatan an/2018 tanggal Space
05139/Pagedangan Pagedangan, 23 Juli 2018
tanggal 27 Juli 2018, Kabupaten
dikeluarkan oleh Tangerang,
Kepala Kantor Provinsi Banten
Pertanahan
Kabupaten Tangerang
2. SHGB No. 05142/ Desa 2.397 Surat Ukur No. Kantor 12 Februari 2037
Pagedangan tanggal 1 Pagedangan, M2 3117/Pagedang OCBC
Agustus 1995 yang Kecamatan an/2018 tanggal Space
dikeluarkan oleh Pagedangan, 23 Juli 2018
Kepala Kantor Kabupaten
Pertanahan Tangerang,
Kabupaten Tangerang Provinsi Banten
3. SHGB No. Desa 522 M2 Surat Ukur No. Kantor 8 September
05143/Pagedangan Pagedangan, 3114/Padengan OCBC 2039
tanggal 27 Juli 2018, Kecamatan /2018 tanggal Space
57
Page 82
Jenis, Nomor, Gambar Tanggal
Luas Jenis
No. Penerbit, dan Lokasi Situasi / Surat Berakhirnya
Tanah Peruntukan
Tanggal Sertifikat Ukur Hak
dikeluarkan oleh Pagedangan, 23 Juli 2018
Kepala Kantor Kabupaten
Pertanahan Kota Tangerang,
Tangerang Provinsi Banten
4. SHGB No. Desa Padengan, 388 M2 Surat Ukur No. Kantor 12 Februari 2037
05146/Pagedangan Kecamatan 3119/Padengan OCBC
tanggal 27 Juli 2018, Padengan, /2018 tanggal Space
dikeluarkan oleh Kabupaten 23 Juli 2018
Kepala Kantor Tangerang,
Pertanahan Kota Provinsi Banten
Tangerang
5. SHGB No. Desa 3.049 Surat Ukur No. Kantor 24 September
05147/Pagedangan Pagedangan, M2 3118/Pagedang OCBC 2044
tanggal 27 Juli 2018, Kecamatan an /2018 Space
dikeluarkan oleh Pagedangan, tanggal 23 Juli
Kepala Kantor Kabupaten 2018
Pertanahan Tangerang,
Kabupaten Tangerang Provinsi Banten
6. SHGB No. Desa/Kelurahan 67 M2 Surat Ukur No. Kantor 30 Maret 2029
1614/Ciangsana Ciangsana, 3474/ Bogor –
tanggal 17 Juli 2001, Kecamatan Ciangsana Kota Wisata
dikeluarkan oleh Gunung Putri, /2001 tanggal
Kepala Kantor Kabupaten/Kotam 27 Juni 2001
Pertanahan adya Bogor,
Kabupaten/Kotamadya Provinsi Jawa
Bogor Barat
7. SHGB No. Desa/Kelurahan 85 M2 Surat Ukur No. Kantor 28 Mei 2040
00844/Kampung Pelita Kampung Pelita, 00378/Kampun Batam -
tanggal 27 September Kecamatan g Pelita/2021 Pelita
2021, dikeluarkan oleh Lubuk Baja, tanggal 15 Juni
Kepala Kantor Kabupaten/Kotam 2021
Pertanahan adya Batam,
Kabupaten Batam Provinsi
Kepulauan Riau
8. SHGB No. Desa/Kelurahan 85 M2 Surat Ukur No. Kantor 28 Mei 2040
00845/Kampung Pelita Kampung Pelita, 00379/Kampun Batam -
tanggal 29 September Kecamatan g Pelita/2021 Pelita
2021, dikeluarkan oleh Lubuk Baja, tanggal 21 Mei
Kepala Kantor Kabupaten/Kotam 2021
Pertanahan adya Batam,
Kabupaten Batam Provinsi
Kepulauan Riau
9. SHGB No. Kelurahan 84 M2 Surat Ukur No. Kantor 15 Agustus 2036
5661/Kayuringin Jaya Kayuringin Jaya, 15003/1995 Bekasi –
tanggal 15 Agustus Kecamatan tanggal 1 Juni Ahmad Yani
1996, dikeluarkan oleh Bekasi Selatan, 1995
Kepala Kantor Kabupaten
Pertanahan Bekasi, Provinsi
Kabupaten Bekasi Jawa Barat
10. SHGB No. Kelurahan 84 M2 Surat Ukur No. Kantor 15 Agustus 2036
5662/Kayuringin Jaya Kayuringin Jaya, 15004/1995 Bekasi –
tanggal 15 Agustus Kecamatan tanggal 1 Juni Ahmad Yani
1996, dikeluarkan oleh Bekasi Selatan, 1995
Kepala Kantor Kabupaten
Pertanahan Bekasi, Provinsi
Kabupaten Bekasi Jawa Barat
11. SHGB No. Kelurahan 1.186 Surat Ukur No. Kantor 10 September
700/Pabaton tanggal 8 Pabaton, M2 73/PBT/2001 Bogor - 2041
Januari 2002, Kecamatan Bogor tanggal 16 Juanda
dikeluarkan oleh Tengah, Kota Agustus 2001
Kepala Kantor Bogor, Provinsi
Pertanahan Kota Jawa Barat
Bogor
58
Page 83
Jenis, Nomor, Gambar Tanggal
Luas Jenis
No. Penerbit, dan Lokasi Situasi / Surat Berakhirnya
Tanah Peruntukan
Tanggal Sertifikat Ukur Hak
12. SHGB No. Kelurahan 266 M2 Surat Ukur No. Kantor 4 Juli 2043
701/Pabaton tanggal Pabaton, 80/PBT/2001 Bogor -
31 Januari 2002, Kecamatan Bogor tanggal 8 Juanda
dikeluarkan oleh Tengah, Kota Oktober 2001
Kepala Kantor Bogor, Provinsi
Pertanahan Kota Jawa Barat
Bogor
13. SHGB No. Desa Kedung 65 M2 Surat Ukur No. Ex Kantor 14 Agustus 2038
1319/Kedung Badak Badak, 127/KDP/1998 Bogor -
tanggal 2 Oktober Kecamatan tanggal 16 Kedungbada
1998, dikeluarkan oleh Tanah Sareal, September k
Kepala Kantor Kotamadya 1998
Pertanahan Bogor, Provinsi
Kotamadya Bogor Jawa Barat
14. SHGB No. Kelurahan Batu 242 M2 Surat Ukur No. Kantor 30 April 2040
366/Batutulis tanggal Tulis, Kecamatan 57/1996 tanggal Bogor -
24 April 1996, Bogor Selatan, 15 February Sukasari
dikeluarkan oleh Kotamadya 1996
Kepala Kantor Bogor, Provinsi
Pertanahan Jawa Barat
Kotamadya Bogor
15. SHGB No. Kelurahan 96 M2 Surat Ukur No. Kantor 30 August 2035
3961/Cideng tanggal 8 Cideng, 00185/2005 Jakarta - ITC
Januari 2002, Kecamatan tanggal 24 Juni Roxy Mas
dikeluarkan oleh Gambir, 2005
Kepala Kantor Kotamadya
Pertanahan Jakarta Pusat,
Kotamadya Bogor Provinsi DKI
Jakarta
16. SHGB No. Desa/Kelurahan 75 M2 Surat Ukur No. Ex Kantor 24 September
6/Ujungberung Ujungberung 13/Desa Bandung - 2033
Selatan tanggal 25 Selatan, Ujungberung Ujungberung
Agustus 1998, Kecamatan Selatan/1998
dikeluarkan oleh Ujungberung, tanggal 8
Kepala Kantor Kabupaten/ Agustus 1998
Pertanahan Kotamadya
Kotamadya Bandung Bandung,
Wilayah
Ujungberung
Provinsi Jawa
Barat
17. SHGB No. Desa/Kelurahan 101 M2 Surat Ukur No. Ex Kantor 24 September
7/Ujungberung Ujungberung 10/Desa Bandung - 2033
Selatan tanggal 20 Selatan, Ujungberung Ujungberung
Agustus 1998, Kecamatan Selatan/1998
dikeluarkan oleh Ujungberung, tanggal 8
Kepala Kantor Kabupaten/ Agustus 1998
Pertanahan Kotamadya
Kotamadya Bandung Bandung,
Provinsi Jawa
Barat
18. SHGB No. Desa Danginpuri 85 M2 Surat Ukur No. Ex Kantor 11 Agustus 2044
32/Danginpuri Kangin Kangin, 8470/1996 Denpasar -
tanggal 22 Juli 1996, Kecamatan tanggal 22 Juli Pattimura
dikeluarkan oleh Denpasar Timur, 1997
Kepala Kantor Kotamadya
Pertanahan Denpasar,
Kotamadya Denpasar Provinsi Bali
19. SHGB No. Kelurahan 3131 Surat Ukur No. Kantor 15 Januari 2041
4966/Pradah Pradah M2 2890/Pradah Surabaya –
Kalikendal tanggal 15 Kalikendal, Kalikendal/2006 HR.Muham
September 2006, Kecamatan tanggal 14 mad
dikeluarkan oleh Dukuh Pakis, September
59
Page 84
Jenis, Nomor, Gambar Tanggal
Luas Jenis
No. Penerbit, dan Lokasi Situasi / Surat Berakhirnya
Tanah Peruntukan
Tanggal Sertifikat Ukur Hak
Kepala Kantor Kota Surabaya, 2006
Pertanahan Kota Provinsi Jawa
Surabaya Timur
20. SHGB No. 48/Samaan Kelurahan 1099 Surat Ukur No. Kantor 22 April 2028
tanggal 11 Juni 2008, Samaan, M2 00384/Samaan/ Malang –
dikeluarkan oleh Kecamatan 2008 tanggal 5 Jaksa Agung
Kepala Kantor Klojen, Kota Juni 2008 Suprapto
Pertanahan Kota Malang, Provinsi
Malang Jawa Timur
21. SHGB No. Desa/Kelurahan 392 M2 Surat Ukur No. Kantor 22 April 2034
928/Panjunan tanggal Panjunan, 401/Pnjn/2004 Kudus –
15 May 2004, Kecamatan Kota, tanggal 29 April Ahmad Yani
dikeluarkan oleh Kabupaten/Kota 2004
Kepala Kantor Kudus, Provinsi
Pertanahan Jawa Tengah
Kabupaten Kudus
22. SHGB No. Desa Sampora, 56 M2 Surat Ukur No. Kantor 1 Juli 2040
05802/Sampora Kecamatan 1624/Sampora/ Pasmod
tanggal 7 Agustus Cisauk, 2018 tanggal 10 BSD
2018, dikeluarkan oleh Kabupaten Juli 2018
Kepala Kantor Tangerang,
Pertanahan Provinsi Banten
Kabupaten Tangerang
23. SHGB No. Desa Sampora, 78 M2 Surat Ukur No. Kantor 1 Juli 2040
05803/Sampora Kecamatan 1625/Sampora/ Pasmod
tanggal 7 Agustus Cisauk, 2018 tanggal 10 BSD
2018, dikeluarkan oleh Kabupaten Juli 2018
Kepala Kantor Tangerang,
Pertanahan Provinsi Banten
Kabupaten Tangerang
24. SHGB No. 5016/ Kelurahan Kelapa 77 M2 Surat Ukur No. Kantor 13 Juli 2032
Kelapa Gading Timur Gading Timur, 1201/1994 Jakarta –
tanggal 17 November Kecamatan tanggal 1 Kelapa
1994, dikeluarkan oleh Kelapa Gading, September Gading 1
Kepala Kantor Kotamadya 1994
Pertanahan Jakarta Utara,
Kotamadya Jakarta Provinsi DKI
Utara Jakarta
25. SHGB No. 5017/ Kelurahan Kelapa 77 M2 Surat Ukur No. Kantor 13 Juli 2032
Kelapa Gading Timur Gading Timur, 1202/1994 Jakarta –
tanggal 17 November Kecamatan tanggal 1 Kelapa
1994, dikeluarkan oleh Kelapa Gading, September Gading 1
Kepala Kantor Kotamadya 1994
Pertanahan Jakarta Utara,
Kotamadya Jakarta Provinsi DKI
Utara Jakarta
26. SHGB No. Kelurahan Kelapa 140 M2 Surat Ukur No. Kantor 13 September
6791/Kelapa Gading Gading Timur, 00212/Kelapa Jakarta - 2031
Timur tanggal 3 Juni Kecamatan Gading Kensington
2015, dikeluarkan oleh Kelapa Gading, Timur/2015
Kepala Kantor Kota Jakarta tanggal 29 April
Pertanahan Kota Utara, Provinsi 2014
Administrasi Jakarta DKI Jakarta
Utara
27. SHGB No. 223/ Desa Cihideung, 1.800 Surat Ukur No. Kantor 24 September
Cihideung tanggal 30 Kecamatan M2 12236/1996 OCBC 2043
Agustus 1997 yang Parongpong, tanggal 11 Learning
dikeluarkan oleh Kabupaten September Center
Kepala Kantor Bandung, 1996
Pertanahan Provinsi Jawa
Kabupaten Bandung Barat
28. SHGB No. Desa Cihideung, 1627 Surat Ukur No. Kantor 24 September
00568/Cihideung Kecamatan M2 12233/1966 OCBC 2043
60
Page 85
Jenis, Nomor, Gambar Tanggal
Luas Jenis
No. Penerbit, dan Lokasi Situasi / Surat Berakhirnya
Tanah Peruntukan
Tanggal Sertifikat Ukur Hak
tanggal 4 Oktober Parongpong, tanggal 3 Learning
1997, dikeluarkan oleh Kabupaten Oktober 1996 Center
Kepala Kantor Bandung,
Pertanahan Provinsi Jawa
Kabupaten Bandung Barat
29. SHGB No. Desa Cihideung, 1.645 Surat Ukur No. Kantor 24 September
569/Cihideung tanggal Kecamatan M2 12232/1996 OCBC 2043
4 Oktober 1997, Parongpong, tanggal 3 Learning
dikeluarkan oleh Kabupaten Oktober 1996 Center
Kepala Kantor Bandung,
Pertanahan Provinsi Jawa
Kabupaten Bandung Barat
30. SHGB No. Desa Cihideung, 120 M2 Surat Ukur No. Kantor 24 September
00608/Cihideung Kecamatan 00021/Cihideun OCBC 2044
tanggal 20 April 2000, Parongpong, g/2000 tanggal Learning
dikeluarkan oleh Kabupaten 11 Februari Center
Kepala Kantor Bandung, 2000
Pertanahan Provinsi Jawa
Kabupaten Bandung Barat
31. SHGB No. Kelurahan 240 M2 Surat Ukur No. Kantor 13 Agustus 2035
122/Hegarmanah Hegarmanah, 9575/1995 Bandung -
tanggal 20 Agustus Kecamatan tanggal 24 Setiabudi
1995, dikeluarkan oleh Cidadap, August 1995
Kepala Kantor Kotamadya
Pertanahan Bandung, wilayah
Kotamadya Bandung Cibeunying
Provinsi Jawa
Barat
32. SHGB No. 1152/Kuta Kelurahan Kuta, 1600 Surat Ukur No. Kantor Bali – 8 Oktober 2045
tanggal 22 August Kecamatan Kuta, M2 298/1998 Sunset Road
1998, dikeluarkan oleh Kabupaten tanggal 12
Kepala Kantor Badung, Provinsi August 1998
Pertanahan Bali
Kabupaten Badung
33. SHGB No. Kelurahan 1757 Surat Ukur No. Kantor 16 Maret 2028
20/Karanganyar Karangmekar, M2 00020/2006 Cimahi –
tanggal 18 Oktober Kecamatan tanggal 16 Gatot
2006, dikeluarkan oleh Cimahi Tengah, Oktober 2006 Subroto
Kepala Kantor Kota Cimahi,
Pertanahan Kota Provinsi Jawa
Cimahi Barat
34. SHGB No. 589/Ancol Kelurahan Ancol, 68 M2 Surat Ukur No. Gudang 4 September
tanggal 25 Mei 1992, Kecamatan 750/1992 Ancol 2053
dikeluarkan oleh Pademangan, tanggal 21 April
Kepala Kantor Kota Jakarta 1992
Pertanahan Kota Utara, Provinsi
Jakarta Utara DKI Jakarta
35. SHGB No. Kelurahan 240 M2 Surat Ukur No. Kantor 25 Januari 2036
177/Gunungparang Gunungparang, 137/Gunungpar Sukabumi -
tanggal 17 Februari Kecamatan ang/2015 Martadinata
2016, dikeluarkan oleh Cikole, Kota tanggal 31
Kepala Kantor Sukabumi, Desember 2015
Pertanahan Kota Provinsi Jawa
Sukabumi Barat
36. SHGB No. Kelurahan 749 M2 Surat Ukur No. Kantor 25 Januari 2036
178/Gunungparang Gunungparang, 136/Gunungpar Sukabumi -
tanggal 17 Februari Kecamatan ang/2015 Martadinata
2016, dikeluarkan oleh Cikole, Kota tanggal 31
Kepala Kantor Sukabumi, Desember 2015
Pertanahan Kota Provinsi Jawa
Sukabumi Barat
37. SHGB No. Kelurahan 474 M2 Surat Ukur No. Kantor 8 Februari 2038
4240/Gunung Bahagia Gunung Bahagia, 00011/2008 Balikpapan –
61
Page 86
Jenis, Nomor, Gambar Tanggal
Luas Jenis
No. Penerbit, dan Lokasi Situasi / Surat Berakhirnya
Tanah Peruntukan
Tanggal Sertifikat Ukur Hak
tanggal 8 Februari Kecamatan tanggal 16 MT. Haryono
2008, dikeluarkan oleh Balikpapan Januari 2008
Kepala Kantor Selatan, Kota
Pertanahan Kota Balikpapan,
Balikpapan Provinsi
Kalimantan Timur
38. SHGB No. Kelurahan 756 M2 Surat Ukur No. Kantor 12 November
728/Lemahwungkuk Lemahwungkuk, 219/1980 Cirebon – 2037
tanggal 21 November Kecamatan tanggal 18 Yos Sudarso
2007, dikeluarkan oleh Lemahwungkuk, Agustus 1980
Kepala Kantor Kota Cirebon,
Pertanahan Kota Provinsi Jawa
Cirebon Barat
39. SHGB No. Kelurahan Kapuk 67 M2 Surat Ukur No. Kantor 4 September
13529/Kapuk Muara Muara, 00042/Kapuk Jakarta - PIK 2036
tanggal 10 Mei 2013, Kecamatan Muara/2013
dikeluarkan oleh Penjaringan, Kota tanggal 9 April
Kepala Kantor Jakarta Utara, 2013
Pertanahan Kota Provinsi DKI
Administrasi Jakarta Jakarta
Utara
40. SHGB No. Kelurahan Kapuk 67 M2 Surat Ukur No. Kantor 4 September
13530/Kapuk Muara Muara, 00043/Kapuk Jakarta - PIK 2036
tanggal 10 Mei 2013, Kecamatan Muara/2013
dikeluarkan oleh Penjaringan, Kota tanggal 9 April
Kepala Kantor Jakarta Utara, 2013
Pertanahan Kota Provinsi DKI
Administrasi Jakarta Jakarta
Utara
41. SHGB No. Kelurahan Kapuk 67 M2 Surat Ukur No. Kantor 4 September
13531/Kapuk Muara Muara, 00044/Kapuk Jakarta - PIK 2036
tanggal 10 Mei 2013, Kecamatan Muara/2013
dikeluarkan oleh Penjaringan, Kota tanggal 9 April
Kepala Kantor Jakarta Utara, 2013
Pertanahan Kota Provinsi DKI
Administrasi Jakarta Jakarta
Utara
42. SHGB No. 336/T/Kota Desa/Kelurahan 693 M2 Surat Ukur No. Kantor 1 Juni 2029
Tanjung Karang Tanjungkarang, 294/81 tanggal Lampung -
tanggal 2 Oktober Kecamatan 12 Maret 1981 Kartini
1981, dikeluarkan oleh Tanjungkarang
Kepala Kantor Barat,
Pertanahan Kabupaten/Kota
Kotamadya Tanjungkarang,
Tanjungkarang, Telukbetung,
Telukbetung Provinsi Lampung
43. SHGB No. Kelurahan 878 M2 Surat Ukur No. Kantor 11 Juni 2033
342/Tanjungkarang Tanjungkarang, 06/Tanjungkara Lampung -
tanggal 6 November Kecamatan ng/2013 tanggal Kartini
2013, dikeluarkan oleh Enggal, Kota 12 Juli 2013
Kepala Kantor Bandar Lampung
Pertanahan Kota Provinsi Lampung
Bandar Lampung
44. SHGB No. Kelurahan 1347 Surat Ukur No. Kantor 31 Januari 2040
333/Gunung Sahari Gunung Sahari M2 497/1999 Jakarta –
Utara tanggal 13 Utara, tanggal 9 Gunung
Januari 2000, Kecamatan Desember 1999 Sahari
dikeluarkan oleh Sawah Besar,
Kepala Kantor Kotamadya
Pertanahan Jakarta Pusat
Kotamadya Jakarta Provinsi DKI
Pusat Jakarta
45. SHGB No. 1960/8 Ilir Kelurahan 8 Ilir, 944 M2 Surat Ukur No. Kantor 2 Mei 2038
62
Page 87
Jenis, Nomor, Gambar Tanggal
Luas Jenis
No. Penerbit, dan Lokasi Situasi / Surat Berakhirnya
Tanah Peruntukan
Tanggal Sertifikat Ukur Hak
tanggal 2 Mei 2008, Kecamatan Ilir 82/8 Ilir/2008 Palembang -
dikeluarkan oleh Timur I, Kota tanggal 21 April Sukamto
Kepala Kantor Palembang, 2008
Pertanahan Kota Provinsi
Palembang Sumatera Selatan
46. SHGB No. 20016/ Desa/Kelurahan 169 M2 Surat Ukur No. Kantor 12 Desember
Tamamaung Panaikang, 00074/2003 Makassar - 2037
Panaikang tanggal 26 Kecamatan tanggal 20 Pettarani
Januari 2004, Panakkukang, Oktober 2003
dikeluarkan oleh Kabupaten/Kota
Kepala Kantor Makassar,
Pertanahan Kota Provinsi Sulawesi
Makassar Selatan
47. SHGB No. Desa/Kelurahan 735 M2 Surat Ukur No. Kantor 12 Desember
20017/Tamamaung Panaikang, 2897 tanggal 2 Makassar - 2037
tanggal 12 November Kecamatan November 1987 Pettarani
1987, dikeluarkan oleh Panakkukang,
Kepala Kantor Kabupaten/Kota
Pertanahan Ujung Pandang,
Kabupaten/Kota Ujung Provinsi Sulawesi
Pandang Selatan
48. SHGB No. Desa/Kelurahan 594 M2 Surat Ukur No. Kantor 12 Desember
20018/Tamamaung Tamamaung, 01012/2004 Makassar - 2037
tanggal 13 Mei 2004, Kecamatan tanggal 26 Pettarani
dikeluarkan oleh Panakkukang, Januari 2004
Kepala Kantor Kabupaten/Kota
Pertanahan Kota Makassar,
Makassar Provinsi Sulawesi
Selatan
49. SHGB No. Desa/Kelurahan 770 M2 Surat Ukur No. Kantor 12 Desember
20019/Tamamaung Panaikang, 2241 tanggal 23 Makassar - 2037
tanggal 3 November Kecamatan Oktober 1982 Pettarani
1982, dikeluarkan oleh Panakkukang,
Kepala Kantor Kabupaten/Kota
Pertanahan Kota Ujung Pandang,
Ujung Pandang Provinsi Sulawesi
Selatan
50. SHGB No. Desa/Kelurahan 678 M2 Surat Ukur No. Kantor 12 Desember
20020/Tamamaung Panaikang, 858 tanggal 31 Makassar - 2037
tanggal 19 Juni 1989, Kecamatan Mei 1989 Pettarani
dikeluarkan oleh Panakkukang,
Kepala Kantor Kabupaten/Kota
Pertanahan Kota Ujung Pandang,
Ujung Pandang Provinsi Sulawesi
Selatan
51. SHGB No. 59/B. Kelurahan 819 M2 Surat Ukur No. Kantor 2 Desember
Belitung Laut tanggal Bangka Belitung 01588/2013 Pontianak – 2045
3 April 2013, Laut, Kecamatan tanggal 22 April Tanjungpura
dikeluarkan oleh Pontianak 2013
Kepala Kantor Tenggara, Kota
Pertanahan Kota Pontianak,
Pontianak Provinsi
Kalimantan Barat
52. SHGB No. Desa/Kelurahan 1.715 Surat Ukur No. Kantor 12 Mei 2040
549/Peterongan Peterongan, M2 170/Peterongan Semarang -
tanggal 10 Desember Kecamatan /99 tanggal 21 Katamso
1999, dikeluarkan oleh Semarang Mei 1999
Kepala Kantor Selatan,
Pertanahan Kabupaten/Kota
Kabupaten/Kotamadya Semarang,
Semarang Provinsi Jawa
Tengah
53. SHGB No. Desa/Kelurahan 1.280 Surat Ukur No. Kantor 12 Mei 2040
63
Page 88
Jenis, Nomor, Gambar Tanggal
Luas Jenis
No. Penerbit, dan Lokasi Situasi / Surat Berakhirnya
Tanah Peruntukan
Tanggal Sertifikat Ukur Hak
550/Peterongan Peterongan, M2 169/Peterongan Semarang -
tanggal 10 Desember Kecamatan /99 tanggal 21 Katamso
1999, dikeluarkan oleh Semarang Mei 1999
Kepala Kantor Selatan,
Pertanahan Kabupaten/Kota
Kabupaten/Kotamadya Semarang,
Kota Semarang Provinsi Jawa
Tengah
54. SHGB No. Kelurahan 1.025 Surat Ukur No. Kantor 23 September
00137/Terban tanggal Terban, M2 00091/Terban/2 Yogyakarta 2040
27 September 2000, Kecamatan 000 tanggal 21 – Cik Di Tiro
dikeluarkan oleh Gondokusaman, Juli 2000
Kepala Kantor Kabupaten/Kota
Pertanahan Kota Yogyakarta,
Yogyakarta Provinsi Daerah
Istimea
Yogyakarta
55. SHGB No. 45/Cikawao Kelurahan 1791 Surat Ukur No. Kantor 18 Maret 2038
tanggal 15 Juni 1999, Cikawao, M2 148/2018 Bandung –
dikeluarkan oleh Kecamatan tanggal 1 De Vries
Kepala Kantor Lengkong, Kota Februari 2018
Pertanahan Kota Bandung,
Bandung Wilayah Karees,
Provinsi Jawa
Barat
56. SHGB No. 46/Cikawao Kelurahan 352 M2 Surat Ukur No. Kantor 18 Maret 2038
tanggal 15 Juni 1999, Cikawao, 149/2018 Bandung –
dikeluarkan oleh Kecamatan tanggal 1 Asia Afrika
Kepala Kantor Lengkong, Kota Februari 2018
Pertanahan Kota Bandung,
Bandung Wilayah Karees,
Provinsi Jawa
Barat
57. SHGB No. 47/Cikawao Kelurahan 1348 Surat Ukur No. Kantor 18 Maret 2038
tanggal 8 April 1998, Cikawao, M2 150/2018 Bandung –
dikeluarkan oleh Kecamatan tanggal 1 Asia Afrika
Kepala Kantor Lengkong, Kota Februari 2018
Pertanahan Kota Bandung,
Bandung Wilayah Karees,
Provinsi Jawa
Barat
58. SHGB No. 48/Cikawao Kelurahan 800 M2 Surat Ukur No. Kantor 18 Maret 2038
tanggal 8 April 1998, Cikawao, 151/2018 Bandung –
dikeluarkan oleh Kecamatan tanggal 1 Asia Afrika
Kepala Kantor Lengkong, Kota Februari 2018
Pertanahan Kota Bandung,
Bandung Wilayah Karees,
Provinsi Jawa
Barat
59. SHGB No. Desa 105 M2 Surat Ukur No. Kantor 16 Agustus 2026
1838/Sukamenak Sukamenak, 3601/1994 Bandung –
tanggal 9 Juni 1994, Kecamatan tanggal 21 April Kopo Permai
dikeluarkan oleh Margahayu, 1994
Kepala Kantor Kabupaten
Pertanahan Bandung,
Kabupaten Bandung Provinsi Jawa
Barat
60. SHGB No. Desa 105 M2 Surat Ukur No. Kantor 25 Mei 2034
2103/Sukamenak Sukamenak, 00092/2004 Bandung –
tanggal 16 Juni 2004, Kecamatan tanggal 28 Mei Kopo Permai
dikeluarkan oleh Margahayu, 2004
Kepala Kantor Kabupaten
Pertanahan Bandung,
64
Page 89
Jenis, Nomor, Gambar Tanggal
Luas Jenis
No. Penerbit, dan Lokasi Situasi / Surat Berakhirnya
Tanah Peruntukan
Tanggal Sertifikat Ukur Hak
Kabupaten Bandung Provinsi Jawa
Barat
61. SHGB No. Desa Kertamulya, 255 M2 Surat Ukur No. Ex Kantor 12 Desember
00291/Kertamulya Kecamatan 95874/1980 Bandung - 2029
tanggal 13 Desember Padalarang, tanggal 25 Padalarang
1999, dikeluarkan oleh Kabupaten Augustus 1980
Kepala Kantor Bandung,
Pertanahan Provinsi Jawa
Kabupaten Bandung Barat
62. SHGB No. Kelurahan 135 M2 Surat Ukur No. Kantor 19 Juni 2031
418/Babakan tanggal Babakan, 40/1984 tanggal Bandung –
13 Januari 1984, Kecamatan 13 Januari 1984 Sumber Sari
dikeluarkan oleh Babakan Ciparay,
Kepala Kantor Kotamadya
Pertanahan Bandung,
Kotamadya Bandung Provinsi Jawa
Barat
63. SHGB No. 914/Taman Kelurahan Taman 110 M2 Surat Ukur No. Kantor 19 Maret 2031
Baloi tanggal 27 April Baloi, Kecamatan 00419/2004 Batam –
2004, dikeluarkan oleh Batam Kota, Kota tanggal 12 Palm Spring
Kepala Kantor Batam, Provinsi Maret 2004
Pertanahan Kota Riau
Batam
64. SHGB No. 945/Taman Kelurahan Taman 110 M2 Surat Ukur No. Kantor 19 Maret 2031
Baloi tanggal 19 Mei Baloi, Kecamatan 00420/2004 Batam –
2004, dikeluarkan oleh Batam Kota, Kota tanggal 12 Palm Spring
Kepala Kantor Batam, Provinsi Maret 2004
Pertanahan Kota Riau
Batam
65. SHGB No. 946/Taman Kelurahan Taman 110 M2 Surat Ukur No. Kantor 19 Maret 2031
Baloi tanggal 19 Mei Baloi, Kecamatan 00418/2004 Batam –
2004, dikeluarkan oleh Batam Kota, Kota tanggal 12 Palm Spring
Kepala Kantor Batam, Provinsi Maret 2004
Pertanahan Kota Riau
Batam
66. SHGB No. 989/Taman Kelurahan Taman 110 M2 Surat Ukur No. Kantor 19 Maret 2031
Baloi tanggal 9 April Baloi, Kecamatan 00417/2004 Batam –
2004, dikeluarkan oleh Batam Kota, Kota tanggal 12 Palm Spring
Kepala Kantor Batam, Provinsi Maret 2004
Pertanahan Kota Riau
Batam
67. SHGB No. Desa/Kelurahan 71 M2 Surat Ukur No. Kantor 24 September
307/Cibadak tanggal Cibadak, 612/Cibadak/20 Sukabumi - 2036
23 Juni 2016, Kecamatan 16 tanggal 17 Cibadak
dikeluarkan oleh Cibadak, Maret 2016
Kepala Kantor Kabupaten
Pertanahan Sukabumi,
Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa
Barat
68. SHGB No. Desa/Kelurahan 502 M2 Surat Ukur No. Kantor 24 September
175/Cicurug tanggal Cicurug, 195/Cicurug/20 Sukabumi - 2036
29 Juni 2016, Kecamatan 16 tanggal 20 Cicurug
dikeluarkan oleh Cicurug, April 2016
Kepala Kantor Kabupaten
Pertanahan Kota Sukabumi,
Sukabumi Provinsi Jawa
Barat
69. SHGB No. 98/Ciriung Desa Cibinong, 520 M2 Surat Ukur No. Kantor 27 November
tanggal 15 Desember Kecamatan 312/1977 Bogor - 2044
1994, dikeluarkan oleh Cibinong, tanggal 9 Cibinong
Kepala Kantor Kabupaten Februari 1977
Pertanahan Kota Bogor, Provinsi
Bogor Jawa Barat
65
Page 90
Jenis, Nomor, Gambar Tanggal
Luas Jenis
No. Penerbit, dan Lokasi Situasi / Surat Berakhirnya
Tanah Peruntukan
Tanggal Sertifikat Ukur Hak
70. SHGB No. 312/Cihapit Kelurahan 791 M2 Surat Ukur No. Kantor 13 Agustus 2035
tanggal 30 Agustus Cihapit, 9642/1995 Bandung -
1995, dikeluarkan oleh Kecamatan tanggal 25 Cibeunying
Kepala Kantor Bandung Wetan, Agustus 1995
Pertanahan Kotamadya
Kotamadya Bandung Bandung,
Provinsi Jawa
Barat
71. SHGB No. 313/Cihapit Kelurahan 824 M2 Surat Ukur No. Kantor 31 Agustus 2035
tanggal 11 September Cihapit, 10040/1995 Bandung -
1995, dikeluarkan oleh Kecamatan tanggal 7 Cibeunying
Kepala Kantor Bandung Wetan, September
Pertanahan Kotamadya 1995
Kotamadya Bandung Bandung,
Provinsi Jawa
Barat
72. SHGB No. 357/Cihapit Kelurahan 1.411 Surat Ukur No. Kantor 31 Juli 2038
tanggal 14 September Cihapit, M2 46/Cihapit/1998 Bandung -
1999, dikeluarkan oleh Kecamatan tanggal 10 Cibeunying
Kepala Kantor Bandung Wetan, September
Pertanahan Kotamadya 1999
Kotamadya Bandung Bandung,
Provinsi Jawa
Barat
73. SHGB No. Desa/kelurahan 151 M2 Surat Ukur No. Kantor 25 Juli 2027
528/Ciroyom tanggal Ciroyom, 10.15.05.03.008 Bandung -
25 July 1997, Kecamatan Andir, 49/1997 tanggal Rajawali
dikeluarkan oleh Kabupaten/Kota 7 April 1997
Kepala Kantor Bandung,
Pertanahan Provinsi Jawa
Kotamadya Bandung Barat
74. SHGB No. 23/Talang Desa/Kelurahan 196 M2 Surat Ukur No. Kantor 25 September
Jauh tanggal 22 Talang Jauh, 1417/867 Jambi – 2034
September 1986, Kecamatan Jambi tanggal 12 Hayam
dikeluarkan oleh Selatan, Agustus 1986 Wuruk
Kepala Kantor Kabupaten/Kotam
Pertanahan Kota adya Jambi
Jambi Selatan, Provinsi
Jambi
75. SHGB No. Desa/Kelurahan 141 M2 Gambar Situasi Kantor 31 Juli 2035
120/Gerendeng Gerendeng, No. 4041 Tangerang –
tanggal 27 Juli 2018 Kecamatan tanggal 26 Juli Gatot
yang dikeluarkan oleh Karawaci, Kota 1995 Subroto
Kepala Kantor Tangerang,
Pertanahan Kota Provinsi Banten
Tangerang
76. SHGB No. Desa/Kelurahan 163 M2 Surat Ukur No. Kantor 31 Juli 2035
121/Gerendeng Gerendeng, 4042 tanggal 26 Tangerang –
tanggal 1 Agustus Kecamatan Juli 1995 Gatot
1995, dikeluarkan oleh Karawaci, Kota Subroto
Kepala Kantor Tangerang,
Pertanahan Kota Provinsi Banten
Tangerang
77. SHGB No. Kelurahan 148 M2 Surat Ukur No. Kantor 4 Februari 2037
3384/Banjarjati Banjarjati, 206/1994 Bogor -
tanggal 2 April 1996, Kecamatan Bogor tanggal 30 Juni Pajajaran
dikeluarkan oleh Utara, 1994
Kepala Kantor Kotamadya
Pertanahan Bogor, Provinsi
Kotamadya Bogor Jawa Barat
78. SHGB No. 564/ Kelurahan 1546 Surat Ukur No. Kantor 16 Oktober 2044
Embongkaliasin Embongkaliasin, M2 10.910/1994 Surabaya –
tanggal 16 Oktober Kecamatan tanggal 10 Pemuda
66
Page 91
Jenis, Nomor, Gambar Tanggal
Luas Jenis
No. Penerbit, dan Lokasi Situasi / Surat Berakhirnya
Tanah Peruntukan
Tanggal Sertifikat Ukur Hak
1994, dikeluarkan oleh Genteng, Oktober 1994
Kepala Kantor Kotamadya
Pertanahan Kota Surabaya,
Surabaya Provinsi Jawa
Timur
79. SHGB No. 174/ Kelurahan 162 M2 Surat Ukur No. Kantor 3 Juli 2036
Belakang Tangsi Belakang Tangsi, 00401/2005 Padang -
tanggal 3 Juli 2006, Kecamatan tanggal 22 Juni Diponegoro
dikeluarkan oleh Padang Barat, 2005
Kepala Kantor Kota Padang,
Pertanahan Kota Provinsi DKI
Padang Sumatera Barat
80. SHGB No. Kelurahan 158 M2 Surat Ukur No. Kantor 3 Juli 2036
175/Belakang Tangsi Belakang Tangsi, 00402/2005 Padang -
tanggal 3 Juli 2006, Kecamatan tanggal 22 Juni Diponegoro
dikeluarkan oleh Padang Barat, 2005
Kepala Kantor Kota Padang,
Pertanahan Kota Provinsi
Padang Sumatera Barat
81. SHGB No. Kelurahan 283 M2 Surat Ukur No. Kantor 6 Juni 2025 *)
886/Sugihwaras Sugihwaras, 8/Sugihwaras/2 Pekalongan
tanggal 8 Juni 2005, Kecamatan 005 tanggal 7 – Dokter
dikeluarkan oleh Pekalongan Juni 2005 Cipto
Kepala Kantor Timur, Kota
Pertanahan Kota Pekalongan,
Pekalongan Provinsi Jawa
Tengah
82. SHGB No. Kelurahan 283 M2 Surat Ukur No. Kantor 6 Juni 2025 *)
887/Sugihwaras Sugihwaras, 9/Sugihwaras/2 Pekalongan
tanggal 8 Juni 2005, Kecamatan 005 tanggal 7 – Dokter
dikeluarkan oleh Pekalongan Juni 2005 Cipto
Kepala Kantor Timur, Kota
Pertanahan Kota Pekalongan,
Pekalongan Provinsi Jawa
Tengah
83. SHGB No. Desa/Kelurahan 1.663 Surat Ukur No. Kantor 18 Januari 2030
286/Polonia tanggal Polonia, M2 34/1990 tanggal Medan -
20 Januari 1990, Kecamatan 11 Januari 1990 Polonia
dikeluarkan oleh Medan, Kota
Kepala Kantor Medan, Provinsi
Pertanahan Kota Sumatera Utara
Medan
84. SHGB No. Desa/Kelurahan 100 M2 Surat Ukur No. Ex Kantor 28 Maret 2026
360/Panunggangan Panunggangan SU: 229/2005 Tangerang -
Barat tanggal 10 April Barat, Kecamatan tanggal 9 Karawaci
1997, dikeluarkan oleh Cibodas, Desember 2005
Kepala Kantor Kotamadya
Pertanahan Tangerang,
Kotamadya Tangerang Provinsi Banten
*) Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan sedang melakukan proses perpanjangan atas Sertifikat
HGB No.886/Sugihwaras dan Sertifikat HGB No.887/Sugihwaras pada Kantor Badan Pertanahan Kota
Pekalongan (BPN) melalui Kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Handojono Halimana S.H.,
sebagaimana dibuktikan dengan Surat Tanda Terima tanggal 14 Pebruari 2025, dan pada tanggal Prospektus,
Perseroan sedang menunggu diterbitkannya dokumen perpanjangan jangka waktu HGB dikarenakan proses-
proses sehubungan dengan perpanjangan yang telah dilakukan sudah selesai dan tidak ada masalah
67
Page 92
Disamping itu, Perseroan memiliki secara sah 9 (sembilan) Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun
(“SHMSRS”), berdasarkan pemeriksaan atas dokumen-dokumen sebagai berikut:
Gambar Tanggal
Jenis, Nomor, Penerbit, Luas Jenis
No. Lokasi Situasi / Berakhirnya
dan Tanggal Sertifikat Tanah Peruntukan
Surat Ukur Hak
1. Sertifikat Hak Milik Atas Kelurahan Karet 105 M2 Gambar Apartemen 10 November
Satuan Rumah Susun Tengsin, Denah No. 2037
(“SHMSRS”) No. Kecamatan 229/1998
1306/X/2/Karet Tengsin Tanah Abang, tanggal 26
tanggal 24 Juli 1998 oleh Kotamadya Juni 1998
Kepala Kantor Jakarta Pusat,
Pertanahan Jakarta Pusat Provinsi DKI
Jakarta
2. SHMSRS No. Kelurahan Karet 103 M2 Gambar Apartemen 10 November
1307/X/2/Karet Tengsin Tengsin, Denah No. 2037
tanggal 24 Juli 1998 oleh Kecamatan 230/1998
Kepala Kantor Tanah Abang, tanggal 26
Pertanahan Jakarta Pusat Kotamadya Juni 1998
Jakarta Pusat,
Provinsi DKI
Jakarta
3. SHMSRS No. Kelurahan Karet 82 M2 Gambar Apartemen 10 November
1263/III/2/Karet Tengsin Tengsin, Denah No. 2037
tanggal 24 Juli 1998 oleh Kecamatan 186/1998
Kepala Kantor Tanah Abang, tanggal 26
Pertanahan Jakarta Pusat Kotamadya Juni 1998
Jakarta Pusat,
Provinsi DKI
Jakarta
4. SHMSRS No. Kelurahan Karet 134 M2 Gambar Apartemen 10 November
1323/XIII/2/Karet Tengsin Tengsin, Denah No. 2037
tanggal 24 Juli 1998 oleh Kecamatan 246/1998
Kepala Kantor Tanah Abang, tanggal 26
Pertanahan Jakarta Pusat Kotamadya Juni 1998
Jakarta Pusat,
Provinsi DKI
Jakarta
5. SHMSRS No. Kelurahan Karet 111,22 Gambar Kantor 28 November
3760/I/Karet Kuningan Kuningan, M2 denah No. Pusat 2032
tanggal 6 Maret 2007 Kecamatan 1472/2007
yang dikeluarkan oleh Setiabudi, tanggal 16
Kepala Kantor Kotamadya Januari 2007
Pertanahan Kota Jakarta Jakarta Selatan,
Selatan Provinsi DKI
Jakarta
6. SHMSRS No. Kelurahan Karet 988,69 Gambar Kantor 28 November
3764/IV/Karet Kuningan Kuningan, M2 denah No. Pusat 2032
tanggal 6 Maret 2007 Kecamatan 1476/2007
yang dikeluarkan oleh Setiabudi, tanggal 16
Kepala Kantor Kotamadya Januari 2007
Pertanahan Kota Jakarta Jakarta Selatan,
Selatan Provinsi DKI
Jakarta
7. SHMSRS No. Kelurahan Karet 988,69 Gambar Kantor 28 November
3767/VII/Karet Kuningan Kuningan, M2 denah No. Pusat 2032
tanggal 6 Maret 2007 Kecamatan 1479/2007
yang dikeluarkan oleh Setiabudi,
Kepala Kantor Kotamadya
Pertanahan Kota Jakarta Jakarta Selatan,
Selatan Provinsi DKI
Jakarta
8. SHMSRS No. Kelurahan Karet 685,8 Gambar Kantor 28 November
3780/XX/Karet Kuningan Kuningan, M2 denah No. Pusat 2032
tanggal 6 Maret 2007 Kecamatan 1492/2007
yang dikeluarkan oleh Setiabudi,
68
Page 93
Gambar Tanggal
Jenis, Nomor, Penerbit, Luas Jenis
No. Lokasi Situasi / Berakhirnya
dan Tanggal Sertifikat Tanah Peruntukan
Surat Ukur Hak
Kepala Kantor Kotamadya
Pertanahan Kota Jakarta Jakarta Selatan,
Selatan Provinsi DKI
Jakarta
9. SHMSRS No. Kelurahan Karet 685,8 Gambar Kantor 28 November
3781/XXI/Karet Kuningan Kuningan, M2 denah No. Pusat 2032
tanggal 6 Maret 2007 Kecamatan 1493/2007
yang dikeluarkan oleh Setiabudi,
Kepala Kantor Kotamadya
Pertanahan Kota Jakarta Jakarta Selatan,
Selatan Provinsi DKI
Jakarta
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki total aset tetap setelah dikurangi dengan akumulasi
penyusutan sebesar Rp4.020.382 juta
Perseroan juga menguasai harta kekayaan benda tidak bergerak yang berasal dari agunan para debiturnya yang
diambil (AYDA) oleh Perseroan yang dikarenakan ketidak mampuan dan/atau kelalaian debiturnya dalam
memenuhi kewajiban pengembalian atas pinjaman dan/atau kredit yang di berikan oleh Perseroan, adapun nilai
agunan yang diambil alih per tanggal 31 Mei 2025 adalah sebesar Rp2.707.265.599.569
5. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN
Sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar, Perseroan dipimpin oleh Direksi di bawah pengawasan Dewan
Komisaris. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris dipilih serta diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham
(“RUPS”) masing-masing untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPS yang
mengangkat mereka dan berakhir pada saat ditutupnya RUPS tahunan yang ketiga setelah tanggal pengangkatan
tersebut. Tugas dan wewenang Komisaris beserta Direksi diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan.
Pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Berikut ini keterangan singkat mengenai masing-masing anggota Komisaris dan Direksi Perseroan yang sudah
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 Tentang Direksi
dan Dewan Komisaris Perseroan Atau Perusahaan Publik. jo Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
55/POJK.03/2016 tanggal 7 Desember 2016 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum (“POJK
No.55/2016”) jo. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.12/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 Tentang Bank
Umum (“POJK No.12/2021”).
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.16 tanggal 11 April 2023
yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH., Notaris di Jakarta yang pemberitahuan perubahan data Perseroan
telah diterima dan dicatat oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum - Kementerian Hukum Dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah No.AHU-AH.01.09-0111215 tanggal 17 April 2023 dan telah
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0075889.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 17 April 2023 (“Akta PKR
No.16/2023’) jo Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.26 tanggal 18 Maret
2024 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan data
Perseroan telah diterima dan dicatat oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum - Kementerian Hukum
Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah No.AHU-AH.01.09-0119157 tanggal 25 Maret 2024 dan
telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0062043.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 25 Maret 2024 (“Akta
PKR No.26/2024’) jo Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.27 tanggal
20 Maret 2025 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan data
Perseroan telah diterima dan dicatat oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum - Kementerian Hukum
Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah No.AHU-AH.01.09-0161914 tanggal 24 Maret 2025 dan
telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0069707.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 24 Maret 2025 (“Akta
PKR No.27/2025’) jo Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.20 tanggal 19 Mei
2025 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan data
Perseroan telah diterima dan dicatat oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum - Kementerian Hukum
Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah No.AHU-AH.01.09-0246192 tanggal 20 Mei 2025 dan telah
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0108155.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 20 Mei 2025 (“Akta PKR
No.20/2025”), jo Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.41 tanggal 28 Mei
2025 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan data
Perseroan telah diterima dan dicatat oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum - Kementerian Hukum
Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah No.AHU-AH.01.09-0272045 tanggal 28 Mei 2025 dan telah
69
Page 94
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0117915.AH.01.11 TAHUN 2025 tanggal 28 Mei 2025 (“Akta PKR
No.41/2025”) susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan beserta keterangan singkat mengenai masing-
masing Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang berlaku adalah sebagai berikut:
DEWAN KOMISARIS
Pramukti Surjaudaja
Presiden Komisaris
Warga Negara Indonesia, 62 tahun. Menyelesaikan pendidikan dan
memperoleh gelar BSc (Banking and Finance) dari San Francisco State
University, USA pada tahun 1985, MBA (Banking) dari Golden Gate
University, USA (pada tahun 1986), International Relations, International
University of Japan, Jepang pada tahun 1989, dan menyelesaikan
pendidikan Bank Indonesia SESPIBI XVI pada tahun 1994.
Riwayat Pekerjaan
1987-1989 : Executive Trainee, Daiwa Bank New York,
London, dan Tokyo
1989-1997 : Direktur, PT Bank NISP Tbk
1997-2000 : Komisaris, PT Bank OCBC Indonesia
1997-2008 : Presiden Direktur, PT Bank OCBC NISP Tbk
2005-sekarang : Non-Executive Director, OCBC Bank Singapura
2008-sekarang : Presiden Komisaris, PT Bank OCBC NISP Tbk
2014-Agustus 2023 : Komisaris – PT Biolaborindo Makmur Sejahtera
Wong Pik Kuen Helen
Komisaris
Warga Negara Tiongkok, 63 tahun. Memperoleh Bachelor of
Sciences dari University of Hong Kong pada tahun 1983.
Riwayat Pekerjaan
1984-1986 : Management Trainee, OCBC Bank. China Desk
Manager pertama cabang Hong Kong.
1986-1987 : Manajer China Department, Bank of Tokyo,
Cabang Hong Kong.
1987-1990 : Head of Credit and Marketing, DBS Asia Ltd.
1990-1992 : Regional Credit Manager, Creditanst, Cabang
Hong Kong.
1992 : Mulai meniti karir di HSBC selama 27 tahun.
2010-2015 : President and CEO HSBC Shanghai China.
2011 : General Manager HSBC Group.
2012-2015 : Non-executive Director, Baoshan Iron & Steel.
2015-2019 : HSBC Chief Executive untuk Tiongkok Raya.
2016-2019 : Non-executive Director Bank of
Communications.
Februari 2020- : Deputy President and Head Global Wholesale
April 2021 Banking, OCBC Bank.
April 2021- : Group Chief Executive Officer, OCBC Bank.
sekarang
Juli 2021- : Komisaris PT Bank OCBC NISP Tbk
sekarang
Februari 2023- : Executive and Non-Independent Director, OCBC
sekarang Bank.
2021-sekarang : Pengurus di berbagai anak Perusahaan Grup
OCBC, termasuk OCBC Bank (Malaysia)
Berhad, Bank of Singapore Ltd, Great Eastern
Holdings Ltd, OCBC Bank Ltd di Cina, OCBC
Bank (Hong Kong) Ltd.
70
Page 95
Na Wu Beng
Komisaris
Warga Negara Singapura, 69 tahun. Memperoleh Bachelor of Arts
(Economics), with Honours dari Coventry University, United Kingdom
pada tahun 1980.
Riwayat Pekerjaan
1980-1989 : Head of Credit hingga Country Head untuk
Taiwan, International Bank of Singapore
Ltd.
1990-2021 : Berbagai posisi di Singapore, Hong Kong
dan Asia Utara dengan posisi terakhir
sebagai Executive Vice President, OCBC
Ltd, Singapura.
2004-2005 : Komisaris, PT Bank NISP Tbk.
2005-2014 : Wakil Presiden Direktur, PT Bank OCBC
NISP Tbk.
2014-2021 : Executive Director & Chief Executive,
OCBC Wing Hang Bank Ltd.
2014-Februari 2023 : Board Director, Hong Kong Life Insurance
Ltd.
2014-Juli 2023 : Board Director, Bank Consortium Trust Ltd.
2016-sekarang : Board Director, OCBC Bank Ltd di Cina.
Mei 2022-sekarang : Komisaris PT Bank OCBC NISP Tbk
Juli 2022-sekarang : Board Director, Bank of Singapore Ltd.
Juni 2023-sekarang : Deputy Chairman, Independent Non-
Executive Director, Yeo Hiap Seng Ltd.
Hartadi Agus Sarwono
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, 72 tahun. Memperoleh Sarjana Teknik dari
lnstitut Teknologi Bandung pada tahun 1978, memperoleh gelar Master of
Arts, Macroeconomics dari University of Oregon, Eugene, Oregon, USA
pada tahun 1985 dan gelar Ph.D, Monetary Policy and Theory dari
University of Oregon, Eugene, Oregon, USA pada tahun 1989.
Riwayat Pekerjaan
1980-2013 : Menjabat berbagai posisi antara lain
sebagai Direktur Riset Ekonomi dan
Kebijakan Moneter, Direktur/Kepala
Perwakilan Bank Indonesia - Tokyo, dan
Deputi Gubernur selama 2 periode di Bank
Indonesia (Bl).
2013-2016 : Economic Advisor, IMF Regional Asia &
Pacific Office.
2013-2020 : Direktur Utama, Lembaga Pengembangan
Perbankan Indonesia (LPPI).
Mei 2016-Agustus : Komisaris Utama / Komisaris lndependen,
2017 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
November 2017 - : Komisaris Utama / Komisaris lndependen,
Desember 2019 PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.
2020-2023 : Chairman of the Advisory Board, Mandiri
Institute, Bank Mandiri.
September 2020- : Tim Pewawancara Fit & Proper Test, OJK.
Desember 2024
2016-sekarang : Faculty Member Bank Indonesia Institute,
Bl.
2020-sekarang : Subject Matter Expert and Consultant,
LPPI.
2025-sekarang : Komisaris lndependen PT Bank OCBC
NISP Tbk
71
Page 96
Jusuf Halim
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, 69 tahun. Menyelesaikan pendidikan dan
memperoleh gelar Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas
Indonesia pada tahun 1982, Magister Hukum dari Fakultas Hukum
Universitas Pelita Harapan pada tahun 2003 dan Doktor di bidang
Manajemen Stratejik dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada
tahun 2009.
Riwayat Pekerjaan
1982-1990 : Senior Audit Manager, Drs. Utomo & Co,
Arthur Andersen, Jakarta.
1990-2003 : Partner, Kantor Akuntan Jusuf Halim &
Rekan
1990-sekarang : Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
Universitas Indonesia.
2003-2004 : Partner-Deloitte Tax Solution
2005-2012 : Komisaris, PT Cendekia Prima Edutama
2006-sekarang : Komisaris Independen, PT Bank OCBC
NISP Tbk
2008-Maret 2013 : Anggota Komite Audit dan Risiko, Bank
CIMB Niaga
2022-sekarang : Anggota Dewan Pengawas, IAI
April 2023-sekarang : Anggota Komite Audit PT Astra
International Tbk
Betti S Alisjahbana
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, 64 tahun. Menyelesaikan pendidikan dan
memperoleh gelar Sarjana Arsitektur dari Fakultas Teknik Arsitektur –
Institut Tekonologi Bandung pada tahun 1984.
Riwayat Pekerjaan
1984-1995 : Berbagai posisi profesional dan
manajerial hingga menjadi General
Manager Channel & General Business,
PT Usaha Sistem informasi Jaya/IBM.
1996-1998 : General Manager e-Business & Cross
Indurstry Solution – IBM ASEAN dan Asia
Selatan, Singapura
Januari 1999- : Direktur Operasi, PT Usaha Sistem
Desember 1999 Informasi Jaya/IBM
2000-2008 : Presiden Direktur, PT IBM Indonesia
2008-sekarang : Pendiri & Leadership Coach, QB
Leadership Center.
2010-Juli 2017 : Komisaris Independen, PT Sigma Cipta
Caraka (Telkom Sigma).
2012-Desember : Komisaris Independen, PT Garuda
2014 Indonesia Tbk.
2015-Juni 2021 : Komisaris Independen, PT Anabatic
technologies Tbk
2015-September : Komisaris Independen, PT Bhinneka
2017 Mentari Dimensi.
Desember 2017- : Komisaris Independen PT Bank OCBC
sekarang NISP Tbk
72
Page 97
Tan Siak Kwang Nicholas
Komisaris Independen
Warga Negara Singapura, 61 tahun. Menyelesaikan pendidikan dan
memperoleh gelar Bachelor of Business Administration dari National
University of Singapore pada tahun 1987, dan pendidikan Executive
Education Programme - Graduate School of Business dari Stanford
University pada tahun 2006.
Riwayat Pekerjaan
1987-1990 : Financial Futures Broker, Citicorp Future
Ltd.
1990-1997 : Menjabat berbagai posisi dengan posisi
terakhir sebagai Head of Money Market
Unit, Citibank Singapura
1997-1999 : Head of Interest Rate Management Group,
Standard Chartered Bank Singapore.
1999-2001 : Kapitalis Ventura.
2001 : Treasurer, Raiffeisen Zentralbank Austria,
Singapore.
2001-2004 : Konsultan Independen.
2004-2011 : Menjabat berbagai posisi dengan posisi
terakhir sebagai Head of Global Wealth,
OCBC Bank.
2009-2013 Adjunct Professor of Finance, Singapore
:
Management University.
2018-2020 : Senior Advisor, Prime Asia Asset
Management Pte Ltd,.
2020-Februari 2023 : Chief Investment Officer, Prime Asia Asset
Management Pte Ltd
2023-sekarang : Komisaris Independen PT Bank OCBC
NISP Tbk
DIREKSI
Parwati Surjaudaja
Presiden Direktur
Warga Negara Indonesia, 60 tahun. Menyelesaikan dan memperoleh
gelar BSc (Accounting and Finance) dari San Francisco State University,
USA pada tahun 1985, gelar MBA (Accounting) dari San Francisco State
University, USA pada tahun 1987, menyelesaikan pendidikan SESPIBI
XVII (Sekolah Staf Pimpinan Bank Indonesia) pada tahun 1982,
Executive Program dari Columbia University pada tahun 2003, dan
Executive Program dari Harvard University pada tahun 2013.
Riwayat Pekerjaan
1987-1990 : Konsultan Senior, SGV Utomo/Arthur
Andersen
1990-1997 : Direktur PT Bank NISP Tbk
1997-2008 : Wakil Presiden Direktur PT Bank OCBC
NISP Tbk, membidangi berbagai bidang,
antara lain Sumber Daya Manusia,
Keuangan, dan Perencanaan
2008-sekarang : Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP
Tbk
73
Page 98
Hartati
Direktur
Warga Negara Indonesia, 59 tahun. Menyelesaikan pendidikan dan
memperoleh gelar Sarjana Muda Akuntansi dari Akademi Akuntansi
Sjakhyakirti Palembang pada tahun 1986, gelar Sarjana Ekonomi dari
Universitas Indonesia pada tahun 1995, gelar Magister Manajemen dari
Universitas Pelita Harapan Jakarta pada tahun 2005, dan menyelesaikan
pendidikan Executive Program di INSEAD, Singapura pada tahun 2018.
Riwayat Pekerjaan
1984-2001 : PT Bank Bali Tbk, jabatan terakhir
sebagai Financial Control Department
Head (Vice President).
2001-2005 : PT Bank Mandiri Tbk, jabatan terakhir
sebagai Accounting Group Head (Senior
Vice President)
2005-2011 : PT Bank OCBC NISP Tbk, jabatan
terakhir sebagai Chief Financial Officer
2011-sekarang : Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk
2019-sekarang : Komisaris, PT OCBC NISP Ventura
Martin Widjaja
Direktur
Warga Negara Indonesia, 53 tahun. Menyelesaikan pendidikan dan
memperoleh gelar Bachelor of Science, Cum Laude, Chapman
University, Orange, California, USA pada tahun 1995, gelar Master of
Business Administrasion dari Chapman University, Orange, California,
USA pada tahun 1996, dan menyelesaikan pendidikan Executive
Program, di Columbia Business School, USA pada tahun 2017.
Riwayat Pekerjaan
1997-2000 : Account Officer Corporate Banking,
Deutche Bank AG Cabang Surabaya
2000-2002 : Manager Corporate Banking, HSBC
Cabang Surabaya
2002-2003 : Assistant Vice President Corporate and
Institutional Banking, HSBC
2003- 2004 : Vice President, Corporate and Institutional
Banking, HSBC
2004-2006 : Vice President, Commercial Banking,
HSBC
2006-2010 : Senior Vice President, Commercial
Banking, HSBC
2010-2012 : Senior Vice President & Head of
International and Large Local Corporation,
HSBC
2012-sekarang : Direktur, PT Bank OCBC NISP Tbk
2019-sekarang : Komisaris, PT OCBC NISP Ventura
74
Page 99
Andrae Krishnawan W.
Direktur
Warga Negara Indonesia, 58 tahun. Menyelesaikan pendidikan dan
memperoleh gelar Bachelor of Business Administration jurusan Marketing
& Management dari St. Edward’s University, Texas, USA pada tahun
1990.
Riwayat Pekerjaan
1991-2006 : Menjabat berbagai posisi di Bank
International Indonesia dengan posisi
terakhir sebagai Regional Head.
2006-2007 : Staf Direksi, PT Bank NISP Tbk.
2007-2009 : Asisten Direktur, PT Bank OCBC NISP
Tbk.
2009-2013 : Senior Corporate Executive, PT Bank
OCBC NISP Tbk.
2012-2013 : National Commercial Business Head,
Bank OCBC NISP Tbk.
2013-sekarang : Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk
Johannes Husin
Direktur
Warga Negara Indonesia, 52 tahun. Memperoleh gelar BSc di bidang
Ekonomi dari University of Iowa, USA pada tahun 1995 dan gelar Master
of Business Administrasion dari University of Rhode Island, USA pada
tahun 1996.
Riwayat Pekerjaan
1997-1998 : Foreign Exchange Trader, Bank Dagang
Nasional Indonesia.
1998-2000 : Currency Forward Trader, ABN Amro
Bank.
2000-2004 : Vice President – Senior Interest Rate
Trader, Standard Chartered Bank.
2004-2005 : Senior Vice President – Head of Trading,
Bank Danamon.
2005-2008 : Executive Director, JP Morgan Chase Bank
2008-2011 : Executive Vice President – Head of Trading
& Sales, Bank Danamon
2011-2013 : Treasurer, PT Bank OCBC NISP Tbk
2013-sekarang : Direktur, PT Bank OCBC NISP Tbk
The Ka Jit
Direktur
Warga Negara Indonesia, 47 tahun. Memperoleh gelar Master of
Business Administration dari Management University, Singapura pada
tahun 2017 dan Menyelesaikan Executive Program, Stanford Graduate
School of Business, USA pada tahun 2022.
Riwayat Pekerjaan
1998-2000 : Customer Service, Bank Bali.
2000-2005 : Relationship Manager, HSBC Indonesia.
2005-2006 : Liabilities & Treasury Product Manager, PT
Bank DBS Indonesia.
2006-2007 : Treasury Product Manager Citibank
Indonesia.
2007-2011 : SVP Investment & Liabilities, Wealth
Management HSBC Indonesia.
2011-2020 : Menjabat berbagai posisi dengan posisi
terakhir sebagai Head of Strategy &
Innovation Group, PT Bank OCBC NISP
Tbk.
2019-Sekarang : Komisaris Utama, PT OCBC NISP Ventura.
2020-Sekarang : Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk
75
Page 100
Lili S Budiana
Direktur
Warga Negara Indonesia, 56 tahun. Menyelesaikan pendidikan dan
memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun
1991, Master of Law jurusan Hukum Internasional dari University of
Technology, Sydney pada tahun 1996, dan Magister Notaris dari
Universitas Indonesia pada tahun 2007.
Riwayat Pekerjaan
1992-1996 : Legal Officer, United Overseas Bank Bali,
Jakarta dan United Overseas Bank, cabang
Sydney.
1996-2003 : Deutsche Bank-AG, Cabang Jakarta, posisi
terakhir sebagai Head of Legal Affairs and
Loan Operations.
2006-2010 : PT Bank OCBC Indonesia, posisi terakhir
sebagai Departement Head untuk Legal
Documentation Unit.
2011-2019 : Corporate Legal Division Head, PT Bank
OCBC NISP Tbk
2019-Juni 2020 : Compliance Division Head dan AML-CFT
Division Head, PT Bank OCBC NISP Tbk
2020-Sekarang : Direktur, PT Bank OCBC NISP Tbk
Heriyanto
Direktur
Warga Negara Indonesia, 52 tahun. Menyelesaikan pendidikan dan
memperoleh gelar Sarjana Komputer, Manajemen lnformatika dari Bina
Nusantara, Jakarta pada tahun 1995 dan mendapatkan OCBC BOLD
Leadership Program, IESE Business School, University of Navarra - Spain
di Singapura pada tahun 2023.
Riwayat Pekerjaan
Tahun 1995-2000 : Relationship Manager di Bank Panin
Tahun 2000-2002 : Posisi terakhir sebagai Credit Analyst di
Bank ABN Amro Indonesia
Tahun 2002-2009 : Posisi terakhir sebagai Senior Credit Analyst
di Citibank Indonesia
Tahun 2009-2025 : Menjabat berbagai posisi antara lain sebagai
Business Banking Credit Management
Division Head, Head of Credit Risk
Management, dan Head of Enterprise Risk
Management di PT Bank OCBC NISP Tbk
Tahun 2025- : Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk
sekarang
Tidak ada perjanjian atau kesepakatan antara anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi dengan Pemegang
Saham Utama, pelanggan, pemasok dan/atau pihak lain berkaitan dengan penempatan atau penunjukan sebagai
anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Emiten.
Tidak ada kepentingan lain yang bersifat material di luar kapasitasnya sebagai anggota Direksi terkait Penawaran
Umum Efek bersifat utang atau pencatatannya di Bursa Efek dan tidak ada hal yang dapat menghambat
kemampuan anggota Direksi untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota Direksi demi
kepentingan Emiten.
REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Direksi menerima remunerasi tetap dan tidak tetap yang terdiri dari gaji, tunjangan dan bonus atas jasanya kepada
Perseroan. Anggota Dewan Komisaris menerima remunerasi dalam bentuk honorarium. Rumusan remunerasi
dihasilkan melalui pembahasan yang dilakukan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi yang selanjutnya diajukan
kepada Dewan Komisaris. Hasil rumusan tersebut kemudian diajukan persetujuannya kepada RUPS. Jumlah
remunerasi yang diterima Direksi dan Dewan Komisaris selama tahun 2024 dan 2023, masing-masing adalah
sebesar Rp167.959 Juta dan Rp169.927 juta.
76
Page 101
URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS
Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi telah diperbarui dan diatur dalam Surat Keputusan
Direksi No. KPTS/DIR/KB.01/HR/022/2024 tanggal 1 September 2024. Lebih lanjut mengenai tugas dan tanggung
jawab Dewan Komisaris telah diatur di dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang dapat dilihat
pada situs web www.ocbc.id.
FREKUENSI RAPAT DAN TINGKAT KEHADIRAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
Pada Tahun 2024, Dewan Komisaris mengadakan rapat dengan tingkat kehadiran sebagai berikut:
Rapat Dewan Komisaris
No Nama
Jumlah Rapat Kehadiran Persentase Kehadiran
1 Pramukti Surjaudaja 6 6 100%
2 Wong Pik Kuen Helen 6 6 100%
3 Lai Teck Poh* 6 6 100%
4 Na Wu Beng 6 6 100%
5 Jusuf Halim 6 6 100%
6 Betti S Alisjahbana 6 6 100%
7 Rama Pranata Kusumaputra* 6 6 100%
8 Tan Siak Kwang Nicholas 6 6 100%
*) Efektif tidak menjabat sesuai keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Maret 2025
URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI
Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi telah diperbarui dan diatur dalam Surat Keputusan
Direksi No. KPTS/DIR/KB.01/HR/022/2024 tanggal 1 September 2024. Lebih lanjut mengenai tugas dan tanggung
jawab Dewan Komisaris telah diatur di dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang dapat dilihat
pada situs web www.ocbc.id. Tugas dan tanggung jawab Direksi lebih detail diatur dalam Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Direksi yang dapat diakses pada situs web resmi Perseroan: www.ocbc.id.
FREKUENSI RAPAT DAN TINGKAT KEHADIRAN ANGGOTA DIREKSI
Pada Tahun 2024, Direksi mengadakan rapat dengan tingkat kehadiran sebagai berikut:
Rapat Direksi
No Nama
Jumlah Rapat Kehadiran Persentase Kehadiran
1 Parwati Surjaudaja 24 24 100%
2 Emilya Tjahjadi* 5 5 100%
3 Hartati 24 24 100%
4 Martin Widjaja 24 22 92%
5 Andrae Krishnawan W. 24 24 100%
6 Johannes Husin 24 24 100%
7 Joseph Chan Fook Onn** 24 23 96%
8 The Ka Jit 24 24 100%
9 Lili S Budiana 24 22 92%
*) Efektif tidak menjabat sesuai keputusan RUPS Tahunan tanggal 18 Maret 2024
**) Efektif tidak menjabat sesuai keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Maret 2025
KOMITE-KOMITE YANG BERTANGGUNG JAWAB KEPADA DEWAN KOMISARIS
Dalam rangka mendukung efektifitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, Peraturan Bank Indonesia (PBI)
dan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mewajibkan Dewan Komisaris untuk membentuk komite-komite, yang
pengangkatannya dilakukan oleh Direksi berdasarkan keputusan Rapat Dewan Komisaris.
Komite-komite yang dibentuk oleh Dewan Komisaris ialah Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi dan
Komite Pemantau Risiko.
Komite Audit
Komite Audit dibentuk Berdasarkan POJK No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum,
Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan, Perseroan telah memenuhi ketentuan tersebut
dengan telah menetapkan Kebijakan Piagam Komite Audit (Audit Committe Charter) tanggal 12 Desember 2023
dan Perseroan telah membentuk Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan
No.KPTS/DEKOM/012/2006 tanggal 7 Desember 2006 Tentang Perubahan Atas Keputusan Komisaris
No.KPTS/KOM/015/2001 tentang Pembentukan Komite Audit. Adapun susunan Komite Audit Perseroan adalah
sebagai berikut:
77
Page 102
Susunan Komite Audit Perseroan adalah sebagai berikut:
Ketua : Betti S Alisjahbana
Anggota : Angeline Nangoi
Anggota : Antony Kurniawan
Anggota : Lioe Fei Ling
Berikut ini adalah keterangan singkat mengenai anggota Komite Audit yang bukan merupakan anggota Dewan
Komisaris
1. Angeline Nangoi
Warga Negara Indonesia, 68 tahun.
Anggota Komite Audit Perseroan sejak 2 April 2020.
Sebelumnya menjabat sebagai Engineering Consultant di PT Desigras (1980-1982), menjabat di berbagai posisi
dengan posisi terakhir sebagai Manager and Head of Corporate Finance Division di PT Indonesian Investment
International (1982-193), menjabat berbagai posisi dengan posisi terakhir sebagai General Manager di PT Indovest
Bank (1993-1995), General Manager untuk bidang Marketing, Credit Division dan Anggota Komite Kredit
di PT Bank Bumiraya Utama (1995-1997), Direktur Kredit di PT Bank Global Internasional Tbk (1997-2001).
Direktur Kepatuhan di PT Bank Societe Generale Indonesia (2001-2003), Direktur Kepatuhan, PT Bank OCBC
Indonesia (2003-2010), Kepala Divisi Kepatuhan dan posisi terakhir sebagai Corporate Secretary PT Bank OCBC
NISP Tbk (2011-2014), Direktur Kepatuhan, PT Bank Commonwealth (2014-2017), Komisaris Independen,
PT Bank OKE Indonesia (2018-2019), Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank OCBC NISP Tbk (2019-2023).
Periode jabatan anggota Komite Audit sejak April 2023 sampai RUPST 2026.
Sarjana Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung (1980).
2. Antony Kurniawan
Warga Negara Indonesia, 61 tahun.
Anggota Komite Audit Perseroan sejak 11 April 2023.
Sebelumnya berkarir sebagai Manufacturing Engineer, Symbol Technologies, USA (1988), Jabatan terakhir
sebagai Deposits Funds & Clearing Head, VP, Citibank N.A., Jakarta, Indonesia (1989-1998), Citigroup North Asia
Audit Team, Manila, Philippines, and Citigroup Asia Consumer Audit Team (meliputi Singapore, Indonesia,
Thailand, Malaysia, Philippines, Hong Kong, Taiwan, South Korea, Japan, dan Australia) (1998-2003), Credit Audit
Group Head, Operation Risk Management Division Head, Control and Fraud Management Division Head, Chief
Internal Audit, Operations Head, Anggota Board of Management, Bank Danamon (2004-2016). Anggota Komite
Pemantau Risiko PT Bank OCBC NISP Tbk (2023-2024).
Periode jabatan anggota Komite Audit sejak April 2023 sampai RUPST 2026.
Bachelor of Science Industrial Engineering, di Iowa State University, USA (1986), Master of Science Industrial
Engineering, Columbia University (1988).
3. Lioe Fei Ling
Warga Negara Indonesia, 52 tahun.
Anggota Komite Audit Perseroan sejak RUPST 20 Oktober 2023.
Sebelumnya berkarir sebagai Junior – Audit Manager, KAP Hans Tuanakotta & Mustofa (member firm of Deloitte
Touche Tohmatsu) (1995-2000), Audit Supervisor, Deloitte & Touche, Hong Kong Office (2000-2002), Audit
Partner, KAP Osman Bing Satrio & Rekan (member firm Deloitte Touche Tohmatsu Limited) (2003-2010), Direktur
di PT GNV Business Consulting Indonesia (2011-2014), Audit Partner di KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang
& Rekan (member firm BDO International) (2015-2022). Sekarang menjabat sebagai Anggota Komite Audit
di PT Total Bangun Persada Tbk sejak Juni 2022.
Periode jabatan anggota Komite Audit sejak 20 Oktober 2023 sampai dengan 19 Oktober 2026.
Sarjana Ekonomi di Universitas Tarumanegara (1995), Sertifikasi sebagai Akuntan di Indonesia (1999), Akuntan
Publik di Indonesia (2000), dan Akuntan Publik di Amerika Serikat (2002).
78
Page 103
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit
Komite Audit membantu Dewan Komisaris dalam mengawasi kualitas dan integritas pelaporan keuangan, sistem
pengendalian intern, proses audit intern dan ekstern, tata kelola, serta proses pemantauan kepatuhan terhadap
ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku
FREKUENSI RAPAT DAN TINGKAT KEHADIRAN ANGGOTA KOMITE AUDIT
Selama tahun 2024, Komite Audit telah menyelenggarakan 28 kali rapat sebagai berikut:
Jumlah
No Posisi dalam Komite Nama Kehadiran Persentase Kehadiran
Rapat
1 Ketua Betti S. Alisjahbana 28 28 100%
3 Anggota (Pihak Independen) Angeline Nangoi 28 28 100%
4 Anggota (Pihak Independen) Antony Kurniawan 28 28 100%
5 Anggota (Pihak Independen) Lioe Fei Ling 28 28 100%
PELAKSANAAN KEGIATAN KOMITE AUDIT TAHUN 2024
Komite Audit telah melakukan kajian, evaluasi dan pemantauan sesuai dengan lingkup tugas dan tanggung
jawabnya selama tahun 2024, sebagai berikut:
Dengan Direktur yang membawahi fungsi Kepatuhan, membahas antara lain:
• Pelaksanaan peraturan dan perundang-undangan serta upaya untuk meningkatkan budaya kepatuhan.
• Perkembangan terkini peraturan dan perundangundangan dibidang perbankan dan ketentuan lainnya yang
relevan serta analisis dampaknya bagi Perseroan termasuk langkah-langkah penerapannya.
• Implementasi kebijakan, prosedur dan program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme
(APU-PPT), Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM), serta tindak lanjut atas
rekomendasi audit internal.
Dengan Direktur Keuangan, antara lain:
• Melakukan kajian atas sistem akuntansi dan proses pelaporan keuangan.
• Melakukan kajian terhadap tindak lanjut atas temuan audit dan rekomendasi audit intern, akuntan publik, dan
regulator terkait aspek akuntansi dan pelaporan keuangan.
• Melakukan kajian bahwa Manajemen senantiasa mengikuti perkembangan isu terkini dan perubahan standar
akuntansi.
• Melakukan kajian untuk memastikan bahwa isi dan pengungkapan laporan keuangan telah sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Dengan Audit Intern, antara lain:
• Melakukan diskusi atas rencana audit berbasis risiko, ruang lingkup dan fokus audit.
• Melakukan diskusi atas laporan audit berkala yang disampaikan Audit Intern.
• Memastikan bahwa terdapat koordinasi dan komunikasi yang efektif antara Audit Intern dengan Akuntan Publik,
Otoritas Jasa Keuangan dan otoritas pengawas lainnya.
• Melakukan diskusi kecukupan sumber daya, kompetensi, dan terselenggaranya pengembangan dan pelatihan
berkelanjutan bagi auditor intern.
• Melakukan rapat dengan Audit Intern tanpa kehadiran Manajemen.
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait penyusunan rencana audit, ruang lingkup audit,
anggaran Audit Intern, Piagam Audit Intern, pemberian remunerasi tahunan Audit Intern, pemilihan pengendali
mutu independen ekstern untuk mengkaji ulang kinerja Audit Intern.
Dengan Akuntan Publik, antara lain:
• Melakukan konfirmasi tentang independensi akuntan publik dan kantor akuntan publik, membahas rencana
audit, hasil penilaian risiko, strategi audit, ruang lingkup, fokus audit dan respon auditor terhadap risiko utama
teridentifikasi, kode etik, dan independensi auditor.
• Membahas hasil evaluasi auditor dan temuan audit yang signifikan.
• Mengawasi efektivitas penyelenggaraan proses audit ekstern yang independen dan obyektif sesuai standar
audit.
Dengan Dewan Komisaris antara lain:
Melaporkan kegiatan triwulanan Komite Audit, menyampaikan hal-hal penting untuk mendapat perhatian Dewan
Komisaris dan rekomendasi Komite Audit kepada Dewan Komisaris tentang aspek tata kelola, akuntansi, audit,
kepatuhan dan pengendalian intern, serta menyampaikan laporan hasil evaluasi Komite Audit terhadap
pelaksanaan audit oleh Akuntan Publik atas Laporan Keuangan tahun sebelumnya, di samping menyampaikan
rekomendasi Komite Audit atas usulan penunjukan Akuntan Publik untuk tahun berjalan.
79
Page 104
Komite Remunerasi dan Nominasi
Komite Remunerasi dan Nominasi telah dibentuk Perseroan untuk memenuhi ketentuan Peraturan POJK No.17
tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, Peraturan OJK No. 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum, dan Peraturan OJK
No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan atau
Perusahaan Publik. Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No.KPTS/DEKOM/010/ 2006
tanggal 7 Desember 2006 Tentang Pembentukan Komite Remunerasi Dan Nominasi.
Susunan Komite Remunerasi dan Nominasi Perseroan per 20 Maret 2025 adalah sebagai berikut:
Ketua : Betti S Alisjahbana
Anggota : Pramukti Surjaudaja
Anggota : Wong Pik Kuen Helen
Anggota : Na Wu Beng
Anggota : Jusuf Halim
Anggota : Tan Siak Kwang Nicholas
Anggota : Julie Anwar
Komite Remunerasi Dan Nominasi telah memenuhi kewajiban untuk menyusun pedoman yang bersifat mengikat
bagi setiap anggota Komite Nominasi dan Remunerasi berupa Pedoman Dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi
Dan Nominasi (The Remuneration and Nomination Committe Charter) tertanggal 25 Oktober 2024.
Berikut ini adalah keterangan singkat mengenai anggota Komite Remunerasi yang bukan merupakan anggota
Dewan Komisaris
Julie Anwar
Warga Negara Indonesia, 50 tahun.
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Perseroan sejak RUPST 30 Maret 2017. Sejak Juli 2014 menjabat
sebagai Head of Human Capital Perseroan. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Human Resources
PT Bank QNB Kesawan Tbk. (2013– 2014), menjabat berbagai posisi di Citibank N.A. Jakarta (2008-2013),
menjabat sebagai Associate di Mercer Human Resources Consulting, Jakarta (2001-2004), dan Analis di HSBC
Securities Indonesia, Jakarta (1998-2001).
Memperoleh gelar Bachelor Degree di bidang Bisnis dari Universitas Deakin, Victoria, Australia (1998).
Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Komite Remunerasi dan Nominasi
1. Bidang Remunerasi
Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi dan menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi
kepada Dewan Komisaris, memastikan kebijakan remunerasi telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan
melakukan evaluasi secara berkala atas penerapan kebijakan remunerasi.
2. Bidang Nominasi
Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai komposisi jabatan, pencalonan, penilaian
kinerja, dan program pengembangan kemampuan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan
Pengawas Syariah, serta anggota Komite di bawah Dewan Komisaris.
FREKUENSI RAPAT DAN TINGKAT KEHADIRAN ANGGOTA KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Selama tahun 2024, Komite Remunerasi dan Nominasi telah menyelenggarakan 5 kali rapat sebagai berikut:
Posisi dalam
No Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase Kehadiran
Komite
1 Ketua Jusuf Halim* 5 5 100%
2 Anggota Pramukti Surjaudaja 5 5 100%
3 Anggota Wong Pik Kuen Helen 5 5 100%
4 Anggota Na Wu Beng 5 5 100%
5 Anggota Betti S. Alisjahbana** 5 5 100%
6 Anggota Rama P. Kusumaputra*** 5 5 100%
7 Anggota Julie Anwar 5 5 100%
*) Efektif tidak menjabat sebagai ketua dan menjabat sebagai anggota sesuai keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Maret 2025
**) Efektif menjabat sebagai ketua dan tidak menjabat sebagai anggota sesuai keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Maret 2025
***) Efektif tidak menjabat sesuai keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Maret 2025
80
Page 105
PELAKSANAAN KEGIATAN KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI TAHUN 2024
Sepanjang tahun 2024, Komite Remunerasi dan Nominasi telah menjalankan tugas dan tanggung jawab, antara
lain sebagai berikut:
1. Fungsi Remunerasi
a. Melakukan Remunerasi bagi Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah dan Komite di bawah
Dewan Komisaris.
b. Melakukan Remunerasi bagi eksekutif dan pegawai secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi
c. Remunerasi variabel bagi Material Risk Takers (MRT), penangguhan pembayaran remunerasi variabel bagi
MRT.
2. Fungsi Nominasi
a. Usulan penunjukan maupun penunjukan kembali, dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris, anggota
Dewan Pengawas Syariah, dan Direksi untuk disampaikan kepada dan mendapat persetujuan RUPS.
b. Usulan penunjukan maupun penunjukan kembali, dan/atau penggantian anggota Komite di bawah Dewan
Komisaris.
Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko telah dibentuk Perseroan untuk memenuhi ketentuan Peraturan OJK
No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, No. 55/POJK.03/2016 tentang
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum serta Peraturan POJK No.17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
bagi Bank Umum. Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No.KPTS/DEKOM/ 011/2006
tanggal 7 Desember 2006 Tentang Pembentukan Komite Pemantau Risiko.
Susunan Komite Pemantau Risiko Perseroan per 20 Maret 2025 adalah sebagai berikut:
Ketua : Jusuf Halim
Anggota : Pramukti Surjaudaja
Anggota : Na Wu Beng
Anggota : Betti S Alisjahbana
Anggota : Tan Siak Kwang Nicholas
Anggota : Rudy Dekriadi*
Anggota : Iwan Dharmawan
*) Efektif menjadi Komite Pemantau Risiko sejak 1 Januari 2025
Perseroan telah memiliki pedoman dan tata kerja komite pemantau risiko berupa Pedoman Dan Tata Tertib Kerja
Komite Pemantau Risiko (The Risk Monitoring Committee Charter) tertanggal 12 Desember 2023.
Berikut ini adalah keterangan singkat mengenai anggota Komite Pemantau Risiko yang bukan merupakan
anggota Dewan Komisaris
1. Iwan Dharmawan
Warga Negara Indonesia, 52 tahun. Anggota Komite Pemantau Risiko Perseroan sejak September 2024.
Sebelumnya menjabat sebagai Assistant Supervisor Budget Department, PT Indoagri Inti Plantation (Salim
Plantations Group) (1994-1995), Senior Manager Capital Markets Division, PT Bank Internasional Indonesia Tbk
(1996-1999), Menjabat berbagai posisi antara lain Treasury & Capital Markets Division Head, Investment Banking
Division Head, dan posisi terakhir sebagai Market Risk and Treasury Control Division Head, PT Bank OCBC NISP
Tbk (1999-2014), Menjabat berbagai posisi antara lain Market & Liquidity Risk Head, Credit Risk Head (Wholesale
CCO), Integrated Risk Management Head (Acting CRO), dan posisi terakhir sebagai Credit & Enterprise Risk
Management Head, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2014-2021), Managing Director – Chief Risk Officer,
PT Bank KB Bukopin Tbk (2021-2022), Risk Management Independent Advisor (2022-sekarang), Banking Risk
Management Assessor, LSPP (2022-sekarang), Anggota Independen Komite Audit, PT Zurich Asuransi Indonesia
Tbk (2023-sekarang), Senior Advisor (Independen), Alvares and Marsal (2024-sekarang).
Memperoleh gelar Master of Business Administration di University of Arkansas, Sam M. Walton Graduate School
of Business, USA pada tahun 1996, Pre MBA, Economics Institute di University of Colorado (1995) dan Sarjana
Ekonomi di Universitas Tarumanegara (1994) lalu mengikuti Executive Education di INSEAD, Singapore (2018).
2. Rudy Dekriadi
Warga negara Indonesia, 65 tahun, Domisili: Jakarta, Indonesia
Sebelumnnya menjabat berbagai posisi antara lain sebagai Assistant Manager Mortgage Business, Credit
Approval Unit Head, Consumer Banking Treasurer, Credit Policy Head, dan posisi terakhir sebagai Vice President
81
Page 106
of Consumer Banking Investment, Citibank, N.A. Indonesia (1985-1995), Menjabat berbagai posisi antara lain
sebagai Senior Manager untuk membentuk Business Banking di Indonesia, International Staff untuk Standard
Chartered Bank Brunei Darussalam, dan posisi terakhir sebagai Head of Credit, Consumer Banking dan Acting
General Manager Credit Cards dan Personal Loans Business Indonesia, Standard Chartered Bank Indonesia.
(1995-2001), Menjabat sebagai Head of Unsecured Collection unit, DBS Bank Singapura (2001-2005), Menjabat
berbagai posisi antara lain Consumer Credit Risk reviewer, penugasan sebagai Head Internal Audit Division
di PT Bank OCBC NISP Tbk, dan posisi terakhir sebagai Department Head Regulatory Capital Audit dalam Internal
Audit Division, OCBC Bank Singapura (2005-2023). Saat ini telah ditunjuk sebagai Anggota Komite Pemantau
Risiko Perseroan sejak 1 Januari 2025.
Memperoleh gelar Sarjana Arsitektur, Institut Teknologi Bandung pada tahun 1984.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko adalah sebagai berikut:
Komite Pemantau Risiko menjalankan tugasnya berdasarkan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau
Risiko yang juga mengatur fungsi Komite ini.
Komite Pemantau Risiko bertugas dan bertanggung jawab melakukan kajian atas kebijakan manajemen risiko
serta memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris tentang hasil evaluasi kesesuaian antara kebijakan
manajemen risiko dengan implementasinya dan hasil evaluasi pelaksanaan tugas komite manajemen risiko dan
satuan kerja manajemen risiko.
FREKUENSI RAPAT DAN TINGKAT KEHADIRAN ANGGOTA KOMITE PEMANTAU RISIKO
Selama tahun 2024, Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan 14 (empat belas) kali rapat sebagai berikut:
Posisi dalam
No Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase Kehadiran
Komite
1 Ketua Jusuf Halim 14 14 100%
2 Anggota Pramukti Surjaudaja 14 14 100%
3 Anggota Lai Teck Poh** 14 14 100%
4 Anggota Na Wu Beng 14 14 100%
5 Anggota Betti S Alisjahbana 14 14 100%
6 Anggota Tan Siak Kwang Nicholas 14 14 100%
7 Anggota Paulus Agus Tjarman** 14 14 100%
8 Anggota Antony Kurniawan*** 14 14 100%
9 Anggota Iwan Dharmawan* 5 5 100%
*) Efektif menjadi Komite Pemantau Risiko sejak 1 September 2024
**) Efektif tidak menjabat sesuai keputusan RUPS Tahunan sejak 20 Maret 2025
***) Efektif tidak menjadi Komite Pemantau Risiko sejak 1 Januari 2025
PELAKSANAAN KEGIATAN KOMITE PEMANTAU RISIKO TAHUN 2024
Sepanjang tahun 2024, Komite Pemantau Risiko antara lain telah melakukan pembahasan mengenai hal-hal
berikut:
a. Risk Appetite Statement sebagai salah satu prinsip utama yang menjadi panduan kerangka kerja manajemen
risiko, limit risiko dan kebijakan terkait manajemen risiko.
b. Profil risiko Perseroan dan Konsolidasi, serta Unit Usaha Syariah berdasarkan pendekatan Risk Based Bank
Rating dan profil risiko Konglomerasi Keuangan, serta memberikan masukan dalam strategi dan pengelolaan
risiko Perseroan.
c. Persetujuan dan kaji ulang atas kebijakan-kebijakan manajemen risiko.
d. Penetapan limit risiko antara lain Market & Liquidity Risk Limit, Value at Risk (VaR) Limit Treasury Trading, dan
lain-lain.
e. Kaji ulang terhadap dokumen Recovery Plan
f. Kaji ulang Market & Liquidity Risk Limit.
g. Implementasi kebijakan dan strategi Manajemen Risiko antara lain terkait pengelolaan Risiko Teknologi, Informasi
& Siber, Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP), Anti-fraud Strategy, dan Outsourcing.
Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)
Sehubungan dengan pemenuhan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
Sekretaris Perusahaan Perseroan atau Perusahaan Publik dan Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia
No. Kep-00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014 tentang Perubahan Peraturan No. I-A, berdasarkan surat
Keputusan Direksi Perseroan No. KPTS/HCS/HK.02.02/180/2014 tanggal 28 Februari 2014 dimana Direksi
Perseroan telah menunjuk dan mengangkat Ivonne P. Chandra sebagai Sekretaris Perusahaan (Corporate
Secretary) Perseroan yang mulai berlaku terhitung sejak tanggal 28 Februari 2014.
Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 paling
kurang:
82
Page 107
a. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang
Pasar Modal;
b. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan
perundang-undangan di bidang Pasar Modal’
c. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
1. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web Perseroan
atau Perusahaan Publik;
2. Penyampaian laporan kepada OJK tepat waktu;
3. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham;
4. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
5. Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris
d. Sebagai penghubung antara Bank dengan pemegang saham, OJK dan pemangku kepentingan lainnya.
Profil Sekretaris Perusahaan
Ivonne P. Chandra
Warga Negara Indonesia, 62 tahun.
Domisili di Jakarta
Riwayat Jabatan:
• 28 Februari 2014-sekarang: Sekretaris Perusahaan Perseroan.
• Agustus 2013-Februari 2014: Consumer Quality Assurance Division Head, OCBC NISP.
• 2011-2013: Metropolitan Liabilities & Wealth Distribution Head, Bank OCBC NISP.
• 2009-2011: Metropolitan Consumer Distribution Head Perseroan, Bank OCBC NISP.
• 1989-2008: Berkarir selama lebih dari 25 tahun di bidang perbankan dan asuransi dengan berbagai posisi
di Citibank dengan jabatan terakhir sebagai Citigold Service Head (1989-1994), Bank Universal (Bank
Permata) (1994-2003), Sales & Marketing Director, Astra CMG Life (Commonwealth Life) (2003-2006), dan
Privilege Banking Head, Bank Danamon (2006-2008).
Riwayat Pendidikan:
Meraih gelar MBA dari Golden Gate University, San Francisco, USA jurusan Marketing (1988) dan Sarjana
Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi, dari Universitas Padjadjaran, Bandung. (1986).
Program Pelatihan dalam Rangka Mengembangkan Kompetensi Unit Kerja Sekretaris Perusahaan di Tahun
2024
Pada tahun 2024 Sekretaris Perusahaan mengikuti berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi, yang
diselenggarakan secara internal maupun eksternal oleh regulator dan institusi lainnya antara lain di bidang Tata
Kelola, Kepatuhan, Manajemen Risiko, Keberlanjutan, Cybersecurity, dan beberapa sosialisasi peraturan baru
Audit Internal
Perseroan telah membentuk Divisi Audit Internal (SKAI) berdasarkan Peraturan OJK No.1/POJK.03/2019 (POJK
1/2019) tentang Penerapan Fungsi Audit Internal pada Bank Umum.
Berdasarkan Piagam Audit internal, SKAI diharuskan memberikan keyakinan independen dan obyektif untuk
membantu meningkatkan kualitas dan efektivitas proses tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal,
dan membantu Perseroan mencapai tujuan strategisnya dengan menggunakan pendekatan audit berbasis risiko,
sistematis, dan disiplin.
Selain itu, SKAI memberikan penilaian independent terhadap kualitas portofolio kredit Perseroan dan proses
manajemen risiko kredit. SKAI melaporkan kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian internal kepada
Manajemen dan Dewan Komisaris (melalui Komite Audit), tetapi tidak merupakan bagian dari sistem pengendalian
internal.
SKAI mengadopsi pendekatan berbasis risiko dimana pelaksanaan audit diprioritaskan sesuai dengan penilaian risiko
saat ini dan yang akan timbul, termasuk risiko siber, pihak ketiga, tindakan kriminal keuangan dan sanction,
operasional, kredit, budaya dan perilaku. SKAI memenuhi Standar Internasional untuk Praktik Profesional Audit
Internal dari Institute of Internal Auditors (IIA).
Komite Audit telah menyetujui Piagam Audit Internal sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan audit dengan
perubahan terakhir tanggal 12 Desember 2024. Piagam Audit disusun berdasarkan POJK No. 1/POJK.03/2019
tentang Penerapan Fungsi Audit Internal Pada Bank Umum. SKAI telah menerapkan standar dan kode etik yang
diterbitkan oleh IIA. Piagam Audit Internal dapat diakses di www.ocbc.id.
83
Page 108
Peran dan tanggung jawab utama SKAI dapat dilihat dalam Piagam Audit Internal, antara lain:
• Menyusun dan melaksanakan Rencana Audit Tahunan dan memantau tindak lanjut temuan audit.
• Mengkomunikasikan ringkasan kegiatan audit dan status tindak lanjut temuan audit kepada Direksi, Dewan
Komisaris, Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah.
• Berkomunikasi dengan Auditor Ekstern, Manajemen Risiko, dan Regulator untuk menentukan cakupan audit
yang optimal.
• Memberikan informasi yang obyektif dan rekomendasi perbaikan.
Dewan Pengawas Syariah (DPS)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.16 tanggal 11 April 2023
yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH., Notaris di Jakarta yang pemberitahuan perubahan data Perseroan telah
diterima dan dicatat oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum - Kementerian Hukum Dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia di bawah No.AHU-AH.01.09-0111215 tanggal 17 April 2023 dan telah didaftarkan
dalam Daftar Perseroan No.AHU-0075889.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 17 April 2023 (“Akta PKR No.16/2023’),
POJK No. 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah,
serta Undang – Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, RUPS menyetujui pengangkatan Dewan
Pengawas Syariah, dengan susunan sebagai berikut:
Ketua : Dr. Muhammad Anwar Ibrahim
Anggota : Mohammad Bagus Teguh Perwira Lc. MA.
Yang masa jabatannya berlaku sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun 2026.
DPS wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan kerangka Tata Kelola Syariah dan prinsip tata
kelola yang baik.
Informasi mengenai tugas, tanggung jawab, dan wewenang DPS termasuk pengaturan kewenangan dan prosedur
keputusan DPS, pengaturan etika DPS, pengaturan rapat DPS, larangan terhadap DPS, evaluasi kinerja DPS dan
pola hubungan kerja DPS dengan Direksi dan Dewan Komisaris dapat diakses pada situs web www.ocbc.id bagian
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Pengawas Syariah.
DPS memberikan nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan prinsip syariah melalui Rapat DPS.Rapat DPS
wajib diselenggarakan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan, rapat DPS bersama Direksi paling sedikit 1
(satu) kali dalam (4) empat bulan dan rapat DPS dengan Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4
(empat) bulan. Pada periode Januari - Desember 2024 DPS telah menyelenggarakan rapat DPS sebanyak 13 (tiga
belas) kali rapat, 3 (tiga) kali rapat DPS dengan Direksi, dan 3 (tiga) kali rapat DPS dengan Dewan Komisaris
dengan tingkat kehadiran 100%.
DPS menyampaikan Laporan Pengawasan DPS Semester 1 dan Semester 2 Tahun 2024 kepada OJK berupa
Laporan pelaksanaan atas kesesuaian produk dan jasa Perseroan dengan fatwa Dewan Syariah Nasional –
Majelis Ulama Indonesia (DSN – MUI).
84
Page 109
6. DIAGRAM KEPEMILIKAN PERSEROAN
Berikut adalah diagram kepemilikan Perseroan per 31 Desember 2024:
*Kepemilikan langsung & tidak langsung
Pada tanggal Prospektus telah terdapat orang-perorangan (individu) yang menjadi pemilik manfaat dari Perseroan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat 1 Peraturan Presiden Republik Indonesia No.13 Tahun 2018 Tentang
Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat Dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan Dan Pemberantasan
Tindak Pidana Pencucian Uang Dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme dimana berdasarkan Surat Pernyataan
Perseroan tanggal 30 April 2024, dinyatakan bahwa pemilik manfaat (Beneficial Owner) dari Perseroan adalah
Wong Pik Kuen Helen selaku Group CEO dan oleh karenanya sah bertindak untuk dan atas nama Oversea-
Chinese Banking Corporation Ltd selaku pemegang saham pengendali Perseroan. Berdasarkan Surat Perseroan
No.038/CorpSecr/KB.05/KN/V/2024 tanggal 3 Mei 2024 Perihal Laporan Pengkinian Data Pemilik Manfaat
(Beneficial Owner) yang ditujukan kepada Kepala Departemen Pengawasan Bank Swasta 1, Otoritas Jasa
Keuangan, Perseroan telah menyampaikan laporan pemilik manfaat (Beneficial Owner) kepada Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada tanggal 1 Mei 2024.
Penunjukkan Wong Pik Kuen Helen selaku pemilik manfaat dari Perseroan selain dikarenakan oleh jabatannya
selaku Group CEO sehingga oleh karenanya sah bertindak untuk dan atas nama Oversea-Chinese Banking
Corporation Ltd., disamping itu dari komposisi pemegang saham Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd, tidak
ada pemegang saham individu yang memiliki saham secara mayoritas yang dapat bertindak sebagai pengendali
dari Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd.
85
Page 110
7. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, berikut adalah struktur organisasi Perseroan adalah sebagai berikut:
86
Page 111
8. SUMBER DAYA MANUSIA
Perseroan menyadari bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan syarat mutlak untuk dapat
mempertahankan kelangsungan hidup Perseroan dan untuk mampu bersaing di tengah kondisi persaingan yang
semakin ketat. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan secara intensif melakukan peningkatan kualitas
sumber daya manusia melalui perbaikan sistem informasi SDM, perekrutan karyawan sesuai dengan kebutuhan
Perseroan, serta peningkatan kualitas pelatihan karyawan. Perseroan secara konsisten menjaga dan memastikan
upah minimum di Kantor Pusat dan seluruh kantor cabang Perseroan tidak lebih rendah dari upah minimum yang
ditentukan pada setiap provinsi dan/atau daerah dimana kantor-kantor Perseroan berdomisili.
Salah satu usaha Perseroan untuk mengakomodir aspirasi karyawan adalah dengan dibentuknya serikat pekerja
yang dicatatkan di Kantor Dinas Tenaga Kerja di Kota Bandung dengan nomor bukti pencatatan : 250/SP.NIBA-
SPSI/BANK.ON-CTT.15-Disnaker/2010.
8.1. Komposisi Karyawan
Jumlah tenaga kerja Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024, adalah sebanyak 6.506 orang, yang terdiri dari
6.386 karyawan tetap dan 120 karyawan tidak tetap. Berikut tabel komposisi karyawan menurut jenjang
manajemen, pendidikan dan usia.
Tabel Komposisi Karyawan Menurut Status
31 Desember
Status 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Karyawan Tetap 6.386 98% 6.051 98%
Karyawan Tidak Tetap 120 2% 108 2%
Total 6.506 100% 6.159 100%
Tabel Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Manajemen
31 Desember
Jenjang Manajemen 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Executive Level 53 1% 55 1%
Senior Level 273 4% 214 3%
Mid-Level 2.457 38% 2.100 34%
Entry-Level 3.723 57% 3.790 62%
Total 6.506 100% 6.159 100%
Tabel Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
31 Desember
Jenjang Pendidikan 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
S1, S2 & S3 5.891 91% 5.528 90%
D1 - D4 435 7% 437 7%
SLTA 180 3% 194 3%
Total 6.506 100% 6.159 100%
Tabel Komposisi Karyawan Menurut Usia
31 Desember 31 Desember
Usia 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
17-25 433 7% 484 8%
26-35 3.110 48% 3.120 51%
36-45 2.149 33% 1.853 30%
46-55 799 12% 687 11%
>55 15 0% 15 0%
Total 6.506 100% 6.159 100%
87
Page 112
Tabel Komposisi Karyawan Menurut Wilayah
31 Desember 31 Desember
Wilayah 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Jawa, Bali & Nusa Tenggara 5.767 89% 5.380 87%
Sumatera 539 8% 578 1%
Kalimantan 85 1% 82 2%
Sulawesi 115 2% 119 9%
Total 6.506 100% 6.159 100%
*Karyawan yang tidak termasuk Region, misalnya Learning Center
Berikut adalah rincian tenaga kerja Entitas Anak (PT OCBC NISP Ventura):
Tabel Komposisi Karyawan Menurut Status
31 Desember
Status 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Karyawan Tetap 13 100% 13 100%
Karyawan Tidak Tetap - - - -
Total 13 100% 13 100%
Tabel Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Manajemen
31 Desember
Jenjang Manajemen 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Dewan Komisaris 3 23% 3 23%
Direksi 2 15% 2 15%
Staff 8 62% 8 62%
Total 13 100% 13 100%
Tabel Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
31 Desember
Jenjang Pendidikan 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
S1, S2 & S3 13 100% 13 100%
D1 - D4 - - - -
SLTA - - - -
Total 13 100% 13 100%
Tabel Komposisi Karyawan Menurut Usia
31 Desember
Usia 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
20-29 6 46% 7 54%
30-39 4 31% 3 23%
40-49 1 8% 1 8%
>50 2 15% 2 15%
Total 13 100% 13 100%
Tabel Komposisi Karyawan Menurut Wilayah
31 Desember
Wilayah 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Jakarta 13 100% 13 100%
Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa - - - -
Timur
Bali & Nusa Tenggara - - - -
Sumatera - - - -
Kalimantan - - - -
Sulawesi - - - -
Total 13 100% 13 100%
88
Page 113
Perseroan tidak memiliki perjanjian dalam hal melibatkan karyawan dan manajemen dalam kepemilikan saham
Perseroan, termasuk perjanjian yang berkaitan dengan program kepemilikan saham Perseroan oleh karyawan
atau anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris. Selain itu Perseroan juga tidak memiliki pegawai dengan
keahlian khusus di bidangnya yang membutuhkan perizinan dari pegawai di bidang tertentu.
8.2. Tenaga Kerja Asing
Perseroan juga mempekerjakan tenaga kerja asing pada tingkat Komisaris yaitu :
No. Nama Warga Negara No. KITAS/IMTA Masa Berlaku
1 Wong Pik Kuen Helen Tiongkok H21414985 9 Desember 2032
2 Na Wu Beng Singapura K1546592G 15 Juni 2025
3 Tan Siak Kwang Nicholas Singapura K2119274E 16 Agustus 2026
8.3. Budaya Perusahaan dan Keterikatan Karyawan
Internalisasi Budaya Perusahaan
Di sisi kesejahteraan, Perseroan menyediakan berbagai program yang mencakup kesehatan mental,
keseimbangan kehidupan kerja, serta fasilitas kerja yang nyaman. Perseroan tidak hanya meningkatkan
produktivitas dan keterlibatan karyawan, tetapi juga menciptakan budaya kerja yang inklusif dan beragam. Upaya
untuk memperkenalkan budaya perusahaan kepada karyawan baru dilakukan melalui Program New Employee
Orientation. Selain kepada karyawan baru, Perseroan, melalui berbagai kegiatan dan media komunikasi, secara
berkelanjutan melakukan internalisasi nilai-nilai inti perusahaan. Selain itu, Perseroan juga menempatkan nilai-
nilai perusahaan sebagai bagian dari penilaian kinerja individu.
Survei Keterikatan Karyawan (Employee Engagement Survey)
Perseroan menyadari bahwa mendapatkan dan mempertahankan karyawan terbaik serta memiliki keterikatan
yang erat dengan mereka adalah hal yang paling penting untuk mendukung pencapaian target perusahaan.
Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) Perseroan bertumpu kepada pilar HR Acquisition, HR Development,
HR Retention dan HR Engagement yang dilandasi nilai dan budaya Perseroan B!SA. Melalui pilar tersebut,
Perseroan berupaya memberikan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi karyawan dengan terus menjaga
keseimbangan kehidupan kerja dan karier dengan menawarkan dukungan pada kesejahteraan, kesehatan dan
keselamatan melalui berbagai inisiatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka baik selama bekerja
maupun di luar jam kerja sebagaimana telah diatur dalam kebijakan Employee Management. Hal ini dilakukan agar
karyawan terus termotivasi dan dapat menjaga serta meningkatkan kinerja mereka dalam melakukan pekerjaan
sehari-hari.
8.4. Pelatihan Karyawan Perseroan
Untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Perseroan telah menyusun
Training Roadmap, yaitu program-program pelatihan yang harus diikuti oleh karyawan sesuai dengan fungsi dan
jabatannya di masing-masing Divisi. Dengan demikian, program pelatihan dapat diselaraskan dengan kebutuhan
Perseroan dengan tetap memperhatikan pengembangan karir setiap karyawan.
Beberapa Program Pengembangan dan Pelatihan utama yang telah dilaksanakan yaitu:
• Program pengembangan dan pelatihan strategis untuk menyiapkan calon pimpinan yang profesional secara
organik, baik melalui jalur program Graduate Talent (GT) maupun melalui jalur Banking Academy (BA).
• Pembaharuan dan penambahan jenis program pelatihan teknis yang diperlukan karyawan Perseroan untuk
dapat menjalankan fungsinya dengan lebih efektif dan efisien. Pelatihan dilakukan melalui metode classroom
maupun web-based/e-learning.
• Program pengembangan Leadership dan Coaching yang berstandar internasional dan bersifat mandatory
untuk diikuti oleh setiap leader dalam Perseroan sesuai dengan tingkat jabatannya.
• Program-program pelatihan dan pengembangan yang didesain khusus untuk karyawan berpotensi sebagai
bagian dari proses Talent Development.
• Peningkatan keahlian yang terkait dengan Manajemen Risiko dan sekaligus memenuhi persyaratan dari Bank
Indonesia yang berkaitan dengan Sertifikasi Manajemen Risiko bagi pengurus dan karyawan Perseroan.
• Program pelatihan bagi seluruh karyawan guna memastikan seluruh karyawan telah memperoleh informasi
terkini terhadap perkembangan implementasi serta regulasi APU PPT PPPSPM.
• Sampai dengan bulan Desember 2024, Perseroan baik secara mandiri maupun berkolaborasi dengan Grup
OCBC telah menyelenggarakan Pelatihan, Sosialisasi dan Aktivitas terkait Penerapan Keuangan
Berkelanjutan.
89
Page 114
8.5. Penilaian Kinerja Karyawan dan Penerapan Remunerasi
Penerapan Remunerasi tidak dapat dipisahkan dari penilaian atas kinerja karyawan yang bersangkutan.
Target kinerja perorangan yang dituangkan di dalam goal setting diselaraskan dari Key Performance Indicator
(KPI) organisasi, divisi, dan unit kerja yang disusun bersama oleh atasan dan bawahan. Dalam menjaga
konsistensi kinerja Karyawan, Perseroan menetapkan periode Penilaian Tengah Tahun dan Penilaian Akhir Tahun
dengan didukung oleh proses coaching dan counceling yang sistematis untuk memberikan feedback kepada
masing-masing Karyawan.
Dalam hal remunerasi, Perseroan memiliki kebijakan Performance Management yang menerapkan prinsip reward
berbasis kinerja (meritocracy), dengan mempertimbangkan kinerja Perseroan, kinerja unit kerja, dan kinerja
individu dalam penentuan besaran bonus kinerja guna menciptakan keselarasan strategis yang diharapkan dalam
mencapai tujuan Perseroan.
8.6. Kesejahteraan Karyawan
Perseroan berupaya untuk menjaga kesejahteraan karyawan dengan memberikan penyesuaian gaji karyawan dan
performance bonus sesuai dengan kinerja individu dan kemampuan Perseroan.
Manfaat Kesehatan dan Kesejahteraan Karyawan. Berikut adalah rincian manfaat kesehatan dan kesejahteraan
bagi seluruh karyawan:
• Asuransi Kesehatan
• Program pensiun
• Medical check-up berkala
• Jam kerja fleksibel
• Sesi Konsultasi dan Pemeriksaan Dokter (In House Clinic)
• Sesi konsultasi psikolog
• Manfaat kacamata
Perseroan menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan mental karyawan dalam melakukan aktivitas pekerjaan
sehari-hari. Perseroan menyediakan program In House Clinic yang merupakan layanan pemeriksaan kesehatan
dan Vaksinasi oleh Dokter dan Tenaga Medis yang dapat dinikmati di Jakarta dan Bandung. Selain itu tersedia
juga Layanan Psikolog In-house yang merupakan layanan Konsultasi bersama Psikolog Profesional tersedia dalam
bentuk online maupun offline, Untuk kedua program ini Perseroan juga sudah menyediakan ruangan khusus untuk
memastikan sesi konsultasi dapat berlangsung dengan nyaman dan tetap menjaga privasi.
Perseroan memberikan pembekalan kepada karyawan yang akan memasuki usia pensiun 3 (tiga) tahun ke depan
dari tahun berjalan, berupa pengetahuan dan/atau keterampilan mengenai manajemen keuangan, kesehatan,
serta pembekalan mengenai kewirausahaan.
Sebagai bentuk kepedulian atas pentingnya pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia sekaligus untuk
mendukung peningkatan kualitas dan produktivitas karyawan, Perseroan memberikan beasiswa kepada karyawan
yang memenuhi persyaratan tertentu untuk melanjutkan jenjang pendidikan S1 dan S2. Perseroan juga
mengapresiasi kontribusi dan dedikasi karyawan yang berprestasi melalui Penghargaan Prestasi dan Masa Kerja
kepada karyawan yang telah memiliki masa kerja selama 8 (delapan), 16 (enam belas), dan 24 (dua puluh empat)
tahun.
9. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PEMEGANG SAHAM BERBENTUK BADAN HUKUM
Berikut merupakan keterangan singkat mengenai Pemegang Saham Perseroan:
OCBC Overseas Investments Pte. Ltd. (“OOI”)
9.1. Anggaran Dasar
OOI (sebelumnya bernama OCBC Finance Nominees Pte Ltd) didirikan pada tahun 1994 dengan berdasarkan
Memorandum and Articles of Association of OOI tanggal 31 Oktober 1994 dan dicatatkan pada kantor pendaftaran
perusahaan Singapura pada tanggal 4 Nopember 1994 dengan nomor Perusahaan 199408032H
Memorandum and Articles of Association of OOI tersebut terakhir kali diubah dengan Special Resolution
berdasarkan hasil Rapat Umum Luar Biasa tanggal 22 Februari 2023.
9.2. Kegiatan Usaha
Berdasarkan bisnis profil (business profile) perusahaan yang diperoleh dari Accounting and Corporate Regulatory
Authority of Singapore tanggal 6 Januari 2025,
90
Page 115
a. kegiatan usaha utama OOI adalah sebagai induk perusahaan dari perusahaan lain (other holding companies);
a. kegiatan usaha penunjang adalah jasa konsultasi manajemen (management consultancy services).
9.3. Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham
Berdasarkan bisnis profil (business profile) perusahaan yang diperoleh dari Accounting and Corporate Regulatory
Authority of Singapore tanggal 6 Januari 2025, struktur Permodalan OOI adalah sebagai berikut:
a. Modal Dasar sebesar SD 10.000,00 yang terbagi dalam 10.000 saham biasa dengan nilai nominal sebesar
SD1,00 per saham dan SD 1.532.500.000 yang terbagi dalam 1.532.500.000 saham preferen dengan nilai
nominal sebesar SD1,00 per saham;
b. Modal Setor sebesar SD 10.000,00 yang terbagi dalam 10.000 saham biasa dengan nilai nominal sebesar
SD1,00 per saham dan SD 1.532.500.000 yang terbagi dalam 1.532.500.000 saham preferen dengan nilai
nominal sebesar SD1,00 per saham;
Susunan pemegang saham OOI adalah sebagai berikut:
Jumlah Nilai
Nama Jumlah Saham
Nominal (SD)
Overseas-Chinese Banking Corporation 10.000 Saham Biasa 10.000
Limited 1.532.500.000 Saham Preferen 1.532.500.000
10.000 Saham Biasa 10.000
Jumlah
1.532.500.000 Saham Preferen 1.532.500.000
Keterangan
Saham Preferen adalah saham yang tidak dapat dialihkan kepada pihak lain sehingga dalam hal pemegang saham tersebut
hendak melepaskan saham preference tersebut harus dikembalikan kepada OOI, sedangkan saham biasa dapat dialihkan
kepada pihak lain.
9.4. Kepengurusan
Pada tanggal Prospektus berdasarkan bisnis profil (business profile) perusahaan yang diperoleh dari Accounting
and Corporate Regulatory Authority of Singapore tanggal 6 Januari 2025, susunan kepengurusan OOI adalah
sebagai berikut:
Direktur : Sng Koon San
Direktur : Goh Chin Yee
Direktur : Wong Pik Kuen Helen
Sekretaris : Tan Kah Ching
Sekretaris : Raewen Kiew
Adapun skema dan susunan pemegang saham dari Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd adalah sebagai
berikut:
20 Pemegang Saham Terbesar dari Entitas Induk*
Nama %
1. Citibank Nominees Singapore Pte Ltd 17,02
2. Selat (Pte) Limited 10,40
3. HSBC (Singapore) Nominees Pte Ltd 7,42
4. DBSN Services Pte. Ltd. 6,34
5. Raffles Nominees (Pte.) Limited 5,66
6. Lee Foundation 4,47
7. DBS Nominees (Private) Limited 4,06
8. Herald Investment Pte Ltd 4,04
9. Singapore Investments Pte Ltd 3,49
10. Lee Rubber Company Pte Ltd 3,15
11. United Overseas Bank Nominees (Private) Limited 1,13
12. Kallang Development (Pte) Limited 0,98
13. DB Nominees (Singapore) Pte Ltd 0,68
14. Lee Pineapple Company (Pte) Limited 0,68
15. Kew Estate Limited 0,63
16. BPSS Nominees Singapore (Pte.) Ltd. 0,62
17. OCBC Securities Private Limited 0,57
18. Phillip Securities Pte Ltd 0,54
19. OCBC Nominees Singapore Private Limited 0,47
20. UOB Kay Hian Private Limited 0,28
Total 72,63
* Sumber: "Shareholder Information-Major Shareholders" pada www.ocbc.com posisi 27 Februari 2025
91
Page 116
Perseroan OOI
Parwati Surjaudaja *) Presiden Direktur & CEO -
Hartati Direktur -
Martin Widjaja Direktur -
Johannes Husin Direktur -
Andrae Krishnawan W. Direktur -
The Ka Jit Direktur -
Lili S Budiana Direktur -
Heriyanto Direktur -
Pramukti Surjaudaja *) Presiden Komisaris -
Wong Pik Kuen Helen Komisaris Direktur
Na Wu Beng Komisaris -
Jusuf Halim Komisaris**) -
Betti S Alisjahbana Komisaris**) -
Tan Siak Kwang Nicholas Komisaris**) -
Hartadi Agus Sarwono Komisaris**) -
Keterangan :
*) Memiliki hubungan afiliasi
**) Komisaris Independen
Sehubungan pemenuhan ketentuan Pasal 85 Peraturan OJK No.3/POJK.04/2021 Tentang Penyelenggaraan
Kegiatan Di Bidang Pasar Modal, pihak pengendali Perseroan adalah Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd.,
dimana Perseroan telah mengungkapkannya pertama kali dalam Prospektus Obligasi Berkelanjutan IV OCBC
Tahap I Tahun 2025 yang disampaikan kepada OJK sebagai bagian dari dokumen pernyataan pendaftaran
10. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN ANAK
Sampai saat prospektus ini diterbitkan, Perseroan hanya memiliki 1 Perusahaan Anak secara langsung
yakni PT OCBC NISP Ventura yang memiliki kontribusi laba setelah pajak sebesar 0,0059% konsolidasi
Perseroan berdasarkan laporan keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2024.
PT OCBC NISP Ventura (“ONV”)
10.1. Riwayat Singkat
PT OCBC NISP Ventura (“ONV”), suatu Perseroan terbatas yang berkedudukan hukum di Kota Bandung didirikan
berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No.37 tanggal 15 Juli 2019, yang dibuat di hadapan Ashoya
Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah mendapat pengesahan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-
0035910.AH.01.01.Tahun 2019 tanggal 24 Juli 2019 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah
No.AHU-0119077.AH.01.11.TAHUN 2019 tanggal 24 Juli 2019 (“Akta Pendirian No.37/2019”).
Sejak pendirian, anggaran dasar ONV telah beberapa kali diubah, dan perubahan terakhir anggaran dasar ONV
adalah didasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No.16 tanggal 19 Juni 2024 yang dibuat
di hadapan Citra Buana Tungga, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, yang perubahan anggaran
dasarnya telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0036103.AH.01.02.TAHUN 2024 tanggal 20 Juni 2024 dan telah
didaftarkan dalam Daftar Perseroan dengan No.AHU-0120657.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 20 Juni 2024 (“Akta
PK No.16/2024”), yang berisikan perubahan anggaran dasar Pasal 3 tentang Maksud dan Tujuan serta Kegiatan
Usaha untuk menyesuaikan dengan Peraturan OJK No.25 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Usaha
Perusahaan Modal Ventura dan Perusahaan Modal Ventura Syariah serta penyesuaian dengan ketentuan online
single submission berbasis risiko (OSS RBA) dan klasifikasi baku lapangan usaha (KBLI) 2020.
10.2. Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar ONV sebagaimana tercantum dalam Akta PK No.16/2024, maksud dan
tujuan ONV adalah melakukan kegiatan usaha modal ventura (venture capital) yang berbentuk venture capital
corporation
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, ONV dalam melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
1. penyertaan modal:
2. penyertaan melalui pembelian obligasi konversi;
3. pembiayaan melalui pembelian surat utang yang diterbitkan pasangan usaha pada tahap rintisan awal
dan/atau pengembangan usaha;
4. pembiayaan;
5. pengelolaan dana ventura;
6. kegiatan berbasis imbal jasa;
7. kegiatan lain dengan persetujuan OJK.
92
Page 117
10.3. Permodalan
Komposisi permodalan ONV berdasarkan Akta Pendirian No.37/2019 jo Akta Pernyataan Para Pemegang Saham
No.10 tanggal 17 Juli 2023 yang dibuat di hadapan Citra Buana Tungga, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten
Tangerang yang pemberitahuan perubahan anggaran dasar Perseroan telah diterima oleh Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum di bawah
No.AHU-AH.01.03-0097734 tanggal 27 Juli 2023 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan dengan
No.AHU-0143130.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 27 Juli 2023 (“Akta PK No.10/2023”), adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Saham: Rp.100,00
Keterangan Jumlah Jumlah Nilai Nominal
%
Saham (Rp)
Modal Dasar: 4.000.000 400.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
a. Perseroan 2.997.000 299.700.000.000 99,90
b. PT Suyarso Sentosa 3.000 300.000.000 0,10
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 3.000.000 300.000.000.000 100,00
Jumlah saham dalam portepel: 1.000.000 100.000.000.000
10.4. Susunan Kepengurusan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No.38 tanggal 30 Juni 2022 yang dibuat
di hadapan Citra Buana Tungga, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang yang pemberitahuan perubahan
anggaran dasar Perseroan telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum di bawah No.AHU-AH.01.09-0035196 tanggal 21 Juli 2022 dan
telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan dengan No.AHU-0139978.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 21 Juli 2022,
susunan Dewan Komisaris dan Direksi ONV adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Ka Jit
Komisaris : Hartati
Komisaris : Martin Widjaja
Dewan Direksi
Direktur Utama : Darryl Nicholas Ratulangi
Direktur : Andreas Ardhianto
10.5. Perizinan
Dalam menjalankan kegiatan usaha utama yang dijalankan, ONV telah memiliki izin operasional yaitu Surat
Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No.1/KDK.05/2020 tanggal 3 Januari 2020 Tentang
Pemberian Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura Kepada PT OCBC NISP Ventura, yang berisikan mengenai
pemberian izin usaha Perusahaan Modal Ventura kepada PT OCBC NISP Ventura.
10.6. Data Keuangan Penting
Laporan Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Jumlah Aset 384.326 380.789
Jumlah Liabilitas 7.658 4.411
Jumlah Ekuitas 376.668 376.378
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pendapatan (2.130) 25.138
Beban Operasional (13.895) (10.142)
Laba Bersih 307 14.964
93
Page 118
10.7. Analisis Pembahasan Data Keuangan Penting
Mayoritas Aset Perusahaan terdiri dari investasi, yang dilakukan pada perusahaan rintisan yang mendukung
pengembangan UMKM. Ini sesuai dengan prinsip investasi yang bertanggung jawab serta prinsip strategi dan
praktik bisnis berkelanjutan.
Pendapatan Perusahaan mencapai minus Rp 2,1 miliar atau menurun sebesar lebih dari 100% dari tahun
sebelumnya yaitu Rp 25,1 miliar. Penurunan signifikan ini disebabkan oleh kerugian dari perubahan nilai wajar
investasi (fair value). Beban operasional terdiri dari beban gaji serta beban umum dan administrasi untuk
menjalankan kegiatan operasional. Sedangkan, penghasilan berasal dari pendapatan yang berasal dari bunga
bank serta keuntungan selisih kurs dari investasi yang belum direalisasi.
11. TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI
Pihak-pihak afiliasi adalah perusahaan dan perorangan yang mempunyai keterkaitan kepemilikan atau
kepengurusan secara langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan. Informasi mengenai pihak-pihak afiliasi
adalah sebagai berikut:
Pihak Afiliasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
CV Benih Jaya Sentosa Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Pinjaman yang diberikan dan simpanan
Perseroan secara tidak langsung nasabah
CV Gudang Rejeki Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Pinjaman yang diberikan dan simpanan
Perseroan secara tidak langsung nasabah
Great Eastern Life Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Simpanan nasabah
Singapore Perseroan secara tidak langsung
OCBC Al-Amin Bank Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Simpanan dari bank lain
Berhad Perseroan secara tidak langsung
OCBC Bank (Hong Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Giro pada bank lain
Kong) Limited Perseroan secara tidak langsung
OCBC Bank (Malaysia) Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Simpanan dari bank
Berhad Perseroan secara tidak langsung
OCBC Bank, Singapore Perusahaan yang secara tidak Giro pada bank lain, simpanan dari
langsung mengendalikan Bank bank lain, tagihan derivatif, liabilitas
derivatif, liabilitas akseptasi, pinjaman
subordinasi, beban Bunga, komitmen
dan kontijensi.
OCBC Overseas Pemegang saham pengendali Perjanjian Kerjasama dan perjanjian
Investments Pte. Ltd. bantuan teknis
OCBC Securities Pte. Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Giro pada bank lain
Ltd. Perseroan secara tidak langsung
OCBC Wing Hang Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Liabilitas akseptasi
(China) Limited Perseroan secara tidak langsung
PT Biolaborindo Makmur Dikendalikan oleh anggota keluarga dekat dari Simpanan nasabah
Sejahtera karyawan kunci
PT Dana Udaya Dikendalikan oleh anggota keluarga dekat dari Simpanan nasabah
Sentosa karyawan kunci
PT Great Eastern Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Simpanan nasabah, beban dibayar
General Insurance Perseroan secara tidak langsung dimuka, beban gaji dan tunjangan,
Indonesia provisi dan komisi
PT Great Eastern Life Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Perjanjian kerjasama Bancassurance,
Indonesia Perseroan secara tidak langsung Simpanan nasabah, provisi dan komisi
PT OCBC Sekuritas Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Simpanan nasabah, provisi dan komisi,
Indonesia Perseroan secara tidak langsung fasilitas pinjaman yang diberikan
PT Pakubumi Semesta Dikendalikan oleh anggota keluarga dekat dari Pinjaman yang diberikan, simpanan
karyawan kunci nasabah
PT Suryasono Sentosa Dikendalikan oleh anggota keluarga dekat dari Simpanan nasabah
karyawan kunci
PT Udayawira Utama Dikendalikan oleh karyawan kunci Beban dibayar dimuka, simpanan
nasabah
Sosial Enterpreneur Dikendalikan oleh anggota keluarga dekat dari Simpanan nasabah
Indonesia karyawan kunci
Koperasi Kamanda Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Pinjaman yang diberikan dan simpanan
Sejahtera Perseroan secara tidak langsung nasabah
Koperasi Bumi Permai Dimiliki oleh perusahaan yang mengendalikan Pinjaman yang diberikan dan simpanan
Raya Perseroan secara tidak langsung nasabah
Dewan Komisaris, Manajemen Perseroan Pinjaman yang diberikan dan simpanan
Direktur, dan nasabah
Manajemen Kunci
94
Page 119
Transaksi dengan pihak afiliasi dilakukan dengan kebijakan harga dan syarat normal, sebagaimana dilakukan
dengan pihak yang tidak terafiliasi kecuali untuk pinjaman yang diberikan kepada karyawan kunci.
Perjanjian kerjasama dengan pihak-pihak afiliasi
Pada tanggal 20 Januari 2005, Bank Indonesia mengeluarkan peraturan No. 7/3/PBI/2005 tentang “Batas
Maksimum Pemberian Kredit Bank Umum”. Peraturan tersebut menetapkan batas maksimum penyediaan dana
kepada satu kelompok peminjam yang merupakan pihak terkait tidak melebihi 10% dari modal Perseroan. Pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah memenuhi ketentuan Batas Maksimum Pemberian Kredit
(“BMPK”) baik untuk pihak berelasi maupun pihak ketiga sesuai dengan POJK No. 38/POJK.03/2019 tentang Batas
Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Umum.
Perjanjian bantuan teknis
Pada tanggal 17 Januari 2007, Perseroan menandatangani Technical Assistance Agreement dengan OCBC
Overseas Investments Pte. Ltd. sehubungan dengan pemberian bantuan teknis (termasuk training assistance)
untuk bidang-bidang sesuai dengan kesepakatan para pihak, di mana atas perjanjian tersebut telah dilakukan
beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir yang ditandatangani pada tanggal 25 Oktober 2022 berlaku untuk
jangka waktu 3 tahun yaitu sejak 1 November 2022 sampai dengan 31 Oktober 2025 dan dapat diperpanjang
secara otomatis untuk jangka waktu 3 tahun. Berdasarkan perjanjian tersebut, para pihak setuju bahwa tidak ada
imbalan jasa yang wajib dibayarkan oleh Perseroan kepada OCBC Overseas Investments Pte. Ltd dan sebaliknya.
Biaya-biaya yang terkait dengan biaya akomodasi, transportasi dan biaya terkait lainnya dari masing-masing pihak
akan menjadi tanggung jawab masing-masing pihak. Perjanjian bantuan teknis di atas telah memperoleh
persetujuan Pemegang Saham Independen, sebagaimana tertuang dalam Akta Berita Acara Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa No. 2 tanggal 10 November 2005 dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris
di Jakarta.
Perjanjian bancassurance
Pada tanggal 24 April 2011, Perseroan menandatangani Bancassurance Agreement dengan PT Great Eastern
Life Indonesia sehubungan dengan kerjasama penjualan produk asuransi PT Great Eastern Life Indonesia.
Berdasarkan perjanjian ini, Perseroan akan memperoleh komisi yang ditentukan berdasarkan nilai premi yang
diterima oleh PT Great Eastern Life Indonesia atas produk asuransi yang terjual. Pada tanggal 30 Juni 2021,
Perseroan telah memperpanjang perjanjian tersebut hingga 30 Juni 2026.
Fasilitas pinjaman
Pada tanggal 15 Oktober 2012, Perseroan menerima fasilitas pinjaman dari Oversea-Chinese Banking Corporation
Limited (“OCBC Limited”) sebesar USD300.000.000 (nilai penuh). Fasilitas pinjaman telah diperpanjang beberapa
kali dan akan jatuh tempo pada 2 Oktober 2025. Atas fasilitas yang belum digunakan bank dikenakan commitment
fee sebesar 0,15% per tahun dan pembatalan fasilitas dikenakan 0,40% dari limit fasilitas tersebut. Pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan belum mencairkan fasilitas pinjaman dari OCBC Limited tersebut.
Perjanjian Referensi
Pada tanggal 9 Juli 2015, Perseroan menandatangani Perjanjian Referensi dengan PT OCBC Sekuritas Indonesia
sehubungan dengan kerjasama untuk transaksi produk efek yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan
perjanjian ini, Perseroan akan memperoleh kompensasi dari aktivitas referensi ke PT OCBC Sekuritas Indonesia.
Pada tanggal 24 Juni 2022, Perseroan telah menandatangani amandemen atas perjanjian tersebut
12. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING
A. Perjanjian Dengan Pihak Afiliasi
1. Facility Agreement (Revolving) tanggal 3 Oktober 2024 dengan Oversea-Chinese Banking
Corporation Limited, untuk tujuan siaga likuiditas (standy liquidity), untuk jangka waktu sampai
dengan tanggal 2 Oktober 2025 dengan nilai pinjaman sebesar USD.300.000.000,00 (tiga ratus juta
Dollar Amerika Serikat) dengan suku bunga yang akan ditentukan oleh Oversea-Chinese Banking
Corporation Limited pada setiap penarikan fasilitas dengan nilai outstading per 30 Desember 2024
adalah USD.0,00
2. Perjanjian Tentang Pinjaman Subordinasi tanggal 26 September 2018 dengan Oversea-Chinese
Banking Corporation Limited untuk tujuan memenuhi POJK No.14/POJK.03/2017 tentang Rencana
Aksi (Recovery Plan) Bagi Bank Sistemik untuk jangka waktu sampai dengan tanggal 27 September
2025 dengan nilai pinjaman sebesar USD.10.000.000,00 (sepuluh juta Dollar Amerika Serikat)
dengan suku bunga sebesar 5.5% per tahun dengan nilai outstanding per 30 Desember 2024 adalah
sebesar USD.10.000.000,00 (sepuluh juta Dollar Amerika Serikat)
B. Perjanjian Dengan Pihak Ketiga
1. Perjanjian Pemesanan Obligasi Gender dan Obligasi Ramah Lingkungan tanggal 5 Februari 2020
dengan International Finance Corporation untuk tujuan
i. Obligasi Ramah Lingkungan ditujukan untuk membiayai atau membiayai kembali Sub-proyek
Obligasi Ramah Lingkungan yang memenuhi syarat sebagaimana ditentukan dalam Perjanjian,
95
Page 120
dimana Perseroan berjanji untuk menggunakan paling sedikit 50% dari dana hasil Obligasi
Ramah Lingkungan untuk tujuan menyediakan Sub-pinjaman Obligasi Ramah Lingkungan yang
baru.
ii. Obligasi Gender ditujukan untuk membiayai Sub-pinjaman Obligasi Gender yang memenuhi
syarat dengan tunduk pada ketentuan Perjanjian.
Jangka waktu perjanjian sampai dengan tanggal 25 November 2025, dengan nilai pinjaman sebesar
i. Obligasi Gender maksimal sebesar Rp1.375.000.000.000,00 (satu triliun tiga ratus tujuh puluh
lima miliar Rupiah);
ii. Obligasi Ramah Lingkungan maksimal sebesar Rp1.375.000.000.000,00 (satu triliun tiga ratus
tujuh puluh lima miliar Rupiah).
Dengan suku bunga yang akan ditentukan oleh International Finance Corporation dengan nilai
outstanding per 30 Desember 2024 adalah sebesar
i. Obligasi Gender sebesar Rp1.375.000.000.000,00 (satu triliun tiga ratus tujuh puluh lima miliar
Rupiah);
ii. Obligasi Ramah Lingkungan sebesar Rp1.375.000.000.000,00 (satu triliun tiga ratus tujuh puluh
lima miliar Rupiah).
13. PERKARA YANG DIHADAPI PERSEROAN
Perseroan tidak sedang terlibat dalam perkara apapun baik perkara perdata, pidana, tata usaha negara, hubungan
industrial, arbitrase, praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat serta perpajakan dan tidak sedang terlibat
dalam permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang dan/atau tidak terdaftar sebagai termohon dalam
perkara kepailitan atau telah dinyatakan dalam keadaan pailit dengan pihak lain di badan-badan peradilan. dan
disamping itu, Perseroan tidak terlibat dalam suatu sengketa hukum/perselisihan lain yang terjadi di luar
pengadilan dengan atau memperoleh teguran (somasi) dari pihak ketiga, yang dapat berpengaruh secara material
terhadap kondisi keuangan dan kegiatan usaha Perseroan atau berakibat menghambat rencana penawaran umum
berkelanjutan Obligasi
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dalam kedudukannya sebagai pribadi dan sesuai jabatannya masing-
masing, tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa atau gugatan di badan-badan peradilan di Indonesia baik untuk
perkara perdata dan atau perkara pidana dan atau perkara tata usaha negara dan atau perkara hubungan
industrial/ ketenagakerjaan dan atau arbitrase dan atau perkara perpajakan serta tidak sedang terlibat dalam
permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang dan/atau tidak terdaftar sebagai termohon dalam perkara
kepailitan atau telah dinyatakan dalam keadaan pailit dan tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa
hukum/perselisihan lain yang terjadi di luar pengadilan dengan atau memperoleh teguran (somasi) dari pihak ketiga
yang dapat memberikan dampak negatif secara material terhadap kondisi keuangan dan kegiatan usaha
Perseroan.
PT OCBC NISP Ventura selaku entitas anak beserta Direksi dan Dewan Komisaris PT OCBC NISP Ventura dalam
kedudukannya sebagai pribadi dan sesuai jabatannya masing-masing, tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa
atau gugatan di badan-badan peradilan di Indonesia baik untuk perkara perdata dan atau perkara pidana dan atau
perkara tata usaha negara dan atau perkara hubungan industrial/ ketenagakerjaan dan atau arbitrase dan atau
perkara perpajakan serta tidak sedang terlibat dalam permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang
dan/atau tidak terdaftar sebagai termohon dalam perkara kepailitan atau telah dinyatakan dalam keadaan pailit
dan tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa hukum/perselisihan lain yang terjadi di luar pengadilan dengan
atau memperoleh teguran (somasi) dari pihak ketiga yang dapat memberikan dampak negatif secara material
terhadap kondisi keuangan dan kegiatan usaha Perseroan dan/atau PT OCBC NISP Ventura.
14. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN USAHA PERSEROAN
UMUM
Perseroan memulai kegiatan operasi perbankannya sebagai Bank Umum berdasarkan Keputusan Menteri
Keuangan Republik Indonesia No. D. 15.6.2.27 tanggal 20 Juli 1967. Dalam menjalankan kegiatan usahanya,
Perseroan selalu memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku dan petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh
regulator.
Pada tanggal 19 Mei 1990, Perseroan ditingkatkan statusnya menjadi Bank Devisa berdasarkan Keputusan Direksi
Bank Indonesia No. 23/9/KEP/DIR. Selanjutnya, dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia
No. S-35/MK.03/1993 tanggal 6 Januari 1993, Perseroan ditunjuk menjadi salah satu Bank Persepsi yang diijinkan
menerima setoran pajak dan bukan pajak, serta dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan RI No. S-201/ MK.02/
2003 tanggal 14 Mei 2003 Perseroan ditunjuk sebagai Bank Persepsi dan Bank Devisa Persepsi On-Line.
96
Page 121
Berdasarkan surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. S-1601/PM/1994, pada tanggal 20 Oktober 1994,
Perseroan mencatatkan sahamnya di PT Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia), yang menandai
statusnya menjadi Bank Publik. Jumlah saham yang ditawarkan kepada masyarakat melalui Penawaran Umum
Perdana (Initial Public Offering) sebanyak 62.500.000 (enam puluh dua juta lima ratus ribu) lembar saham dengan
nilai nominal Rp1.000,00 (seribu Rupiah) per lembar saham dengan harga penawaran Rp3.100,- (tiga ribu seratus
Rupiah) per saham.
SALURAN DISTRIBUSI
Kantor Pusat Perseroan bertempat di Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 25, Jakarta 12940. Jaringan kantor sampai dengan
tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki 1 kantor pusat, 42 kantor cabang, 10 kantor cabang syariah, 153
kantor cabang pembantu, dan 1 kantor fungsional non-operasional berlokasi di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat,
Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Kepulauan Riau,
Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan,
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi
Utara.
Tabel di bawah ini menunjukkan jaringan kantor Perseroan menurut wilayah kerja pada tanggal 31 Desember
2024:
Jumlah Jumlah
No Provinsi
Kantor ATM
1 Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY 159 409
2 Bali, NTB 8 49
Bandar Lampung, Jambi, Kep. Bangka Belitung, Kep. Riau, Sumatera Barat,
3 26 58
Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau
4 Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur 8 9
5 Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawei Utara 6 6
Per tanggal 31 Desember 2024, Perseroan melayani nasabah melalui 207 jaringan kantor di 54 kota di Indonesia.
Selain itu, nasabah juga dapat bertransaksi melalui 531 ATM OCBC, lebih dari 90.000 jaringan ATM di Indonesia,
dan terhubung dengan lebih dari 580 jaringan ATM OCBC Group di Singapura dan Malaysia. Perseroan juga
melayani nasabah melalui berbagai channel digital, termasuk mobile banking dan internet banking – baik untuk
individu maupun korporasi.
Perseroan juga senantiasa mengembangkan atau menambah fitur baru dalam layanan e-channel agar dapat
memperluas pangsa pasar yang ada serta meningkatkan daya saing dari produk dan jasa perbankan yang
di tawarkannya. Pengembangan e-channel terus-menerus dilakukan untuk mendukung penyediaan layanan yang
nyaman, aman, dan fleksibel bagi nasabah Perseroan.
15. STRATEGI USAHA
Perseroan dalam menjalankan kegiatan usaha memiliki beberapa strategi usaha. Strategi usaha tersebut
dimaksudkan sebagai acuan dalam menghadapi persaingan usaha serta kelangsungan dan perkembangan usaha
Perseroan di masa mendatang. Adapun strategi yang dimiliki adalah sebagai berikut:
a. Melanjutkan transformasi model bisnis
Antara lain dengan meningkatkan pengalaman nasabah (customer experience) dan keterlibatan nasabah
(customer engagement), meningkatkan penetrasi nasabah premier dan private banking baik untuk nasabah
eksisting maupun baru, mengoptimalkan jaringan kantor cabang dan non kantor cabang (non-branch channel)
untuk dapat mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan dengan memberikan solusi perbankan yang
menyeluruh kepada nasabah.
b. Mengakselerasi transformasi yang mencakup inovasi berfokus pada nasabah mempercepat
transformasi operasional.
Melanjutkan proses transformasi yang mencakup antara lain integrasi seluruh titik kontak nasabah (integrated
customer touchpoints) dan pengembangan digital.
c. Memperkuat transformasi sumber daya manusia.
Memperkuat transformasi sumber daya manusia yang mencakup upaya peningkatan program pelatihan
sejalan dengan kebutuhan bisnis.
d. Meningkatkan efektivitas tiga lini pertahanan.
Memastikan ketiga lini pertahanan (three line of defense) yang efektif, termasuk upaya pengelolaan keamanan
siber.
97
Page 122
e. Mengoptimalkan sinergi dan kolaborasi dengan Grup OCBC.
Mengoptimalkan sinergi dan kolaborasi, baik kolaborasi dengan Grup OCBC maupun kerja sama antar
Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang tergabung dalam konglomerasi keuangan OCBC di Indonesia untuk
meningkatkan nilai tambah.
16. KEGIATAN USAHA
A. Retail Banking
1) Produk Simpanan
Selama tahun 2024, Perseroan melakukan beberapa inisiatif yang berhasil meningkatkan total Dana
Pihak Ketiga (DPK) menjadi Rp205,9 triliun atau meningkat sebesar 13,3% dibandingkan tahun 2023
sebesar Rp181,8 triliun, kontribusi utama berasal dari dana murah [CASA] sebesar 55,3%. Beberapa
inisiatif yang dilakukan Perseroan untuk menumbuhkan CASA pada perbankan ritel antara lain:
- Melanjutkan program akuisisi yang menarik melalui pameran/events untuk pembukaan rekening baru
secara mandiri melalui kanal digital dan menjalankan program member-get-member untuk
mendapatkan referral dari nasabah eksisting yang loyal terhadap OCBC melalui kanal digital.
- Secara konsisten melakukan kampanye #FinancialFit, yaitu memberikan edukasi mengenai
pengaturan finansial dengan bijak untuk nasabah personal melalui Ruangmenyala.com.
- Menjalin kerjasama dengan pihak ketiga yang memiliki kapabilitas untuk melakukan cross-selling
ataupun program referral untuk meningkatkan basis nasabah OCBC.
- Program payroll (Workplace Banking) untuk menawarkan solusi menyeluruh kepada perusahaan dan
karyawannya.
- Program kerjasama dengan komunitas pendidikan seperti sekolah dan universitas, serta dengan
komunitas rumah ibadah.
- Meluncurkan program portofolio tabungan dan deposito secara berkesinambungan melalui program
loyalitas maupun cross-selling.
- Upaya otomasi dan digitalisasi produk, program untuk nasabah, serta proses internal Perseroan.
- Melanjutkan pengembangan tampilan dan fitur pada aplikasi OCBC Mobile, dan dilengkapi dengan
kampanye 7 kemudahan OCBC Mobile.
- Melanjutkan kampanye fitur Global Debit pada kartu debit Mastercard yang didukung dengan
peningkatan kemudahan pengelolaan kartu debit melalui OCBC Mobile.
2) Kredit Konsumer
Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Perseroan pada tahun 2024 memberikan kontribusi sebesar 70% dari
total kredit konsumer. Kinerja di atas dicapai melalui pengembangan strategi, antara lain:
- Intensifikasi produk bernilai tambah untuk mendorong pertumbuhan kredit KPR di antaranya KPR
Kendali dengan fitur offset antara pinjaman dan tabungan, Step Up Instalment (KPR Easy Start)
dengan fitur pembayaran angsuran KPR yang progresif selama 10 tahun pertama, dan Green
Mortgage untuk bangunan tempat tinggal berwawasan lingkungan (green building).
- Pendalaman dan peningkatan hubungan dengan nasabah yang ada, antara lain melalui penawaran
pembiayaan properti atau penawaran produk pinjaman dengan jaminan produk investasi seperti
obligasi dan produk-produk bancassurance.
- Optimalisasi kampanye pemasaran melalui media digital, serta program referensi dari mitra
kerjasama baik mitra agen properti, mitra pengembang properti, maupun mitra kerjasama lainnya.
- Pengembangan program-program retensi untuk nasabah yang ada.
3) Kartu Kredit
Pada tahun 2024, Perseroan mencatat total transaksi Kartu Kredit sebesar Rp17,9 triliun atau meningkat
lebih dari 60%. Kegiatan pada produk kartu kredit difokuskan untuk membangun brand equity melalui
layanan pelanggan yang sangat baik dan bermanfaat sesuai target pasar. Salah satunya melalui
diferensiasi fiturfitur yang telah ada dari kartu kredit Titanium, Platinum, Nyala Platinum, 90°N dan
Voyage.
Kartu Titanium, Platinum, Nyala Platinum dan 90°N menyasar segmen nasabah kelas menengah
(emerging affluent dan affluent), sedangkan Voyage menyasar segmen Premier dan Private Banking
(high net worth)
Perseroan terus melanjutkan inisiatif untuk meningkatkan penggunaan kartu kredit Perseroan,
diantaranya:
- Melakukan penjualan silang untuk menjaga kualitas portofolio dan meningkatkan jumlah pengguna.
- Menawarkan layanan-layanan kartu kredit melalui jaringan distribusi digital.
98
Page 123
- Menawarkan program-program yang menarik, termasuk memperluas lingkup kerja sama dengan
sejumlah merchant di dalam dan luar negeri.
4) Wealth Management dan Premier Banking dan Private Banking
Wealth Management, Premier Banking dan Private Banking terus bersinergi dengan perusahaan asuransi
dan manajer investasi yang kredibel dalam mengembangkan ragam produk yang sesuai dengan
kebutuhan nasabah, termasuk untuk nasabah high net worth dan Perusahaan yang membutuhkan solusi
keuangan yang lebih kompleks dalam rangka meningkatkan kekayaan mereka. Dalam memenuhi
kebutuhan nasabah Private Banking, Perseroan juga menyediakan solusi Wealth Planning dalam upaya
memenuhi perencanaan pengelolaan kekayaan untuk diturunkan ke generasi selanjutnya.
Pada tahun 2024, beberapa inisiatif yang dilakukan Perseroan di antaranya:
- Meluncurkan produk Reksa Dana dan Bancassurance seperti Ashmore Dana USD Fixed Income,
Ashmore Saham Dinamis Nusantara, Great Prestige Optima Protector, Allianz Life LegacyPro,
Sompo Property All Risk/Industrial All Risk, dan eAZy ProLife.
- Berkolaborasi dengan Grup OCBC seperti Bank of Singapore untuk akses riset dan analisa pasar,
serta pelatihan bagi RM dan dengan PT OCBC Sekuritas Indonesia bagi para nasabah yang
memerlukan akses ke pasar modal nasional.
- Meluncurkan produk KPD (Kontrak Pengelolaan Dana melalui kerjasama dengan Sequis Asset
Manajemen untuk memenuhi kebutuhan nasabah atas investasi alternatif.
- Melanjutkan kampanye #Financial Fitness by NYALA.Secara reguler memberikan informasi
mengenai kinerja pasar, perkembangan ekonomi dan investasi melalui Daily Market Update dan
Monthly Outlook.
5) Unit Usaha Syariah
Pada tahun 2024, Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan menunjukkan perkembangan yang cukup baik,
hal ini terlihat dari total aset UUS sebesar Rp11,0 triliun dan laba bersih Rp82,2 miliar. Pembiayaan
tercatat sebesar Rp6,1 triliun dan dana yang dihimpun sebesar Rp8,6 triliun. Komposisi penyaluran dana
adalah 54,1% pada pembiayaan KPR iB dan 45,9% pada pembiayaan produktif, sedangkan komposisi
sumber dana adalah CASA sebesar 65,5%. Rasio pembiayaan bermasalah bruto dan rasio pembiayaan
bermasalah bersih masing-masing sebesar 2,5% dan 1,4%. Imbal Hasil Aset (ROA) dan financing to
deposit ratio (FDR) masing-masing sebesar 0,8% dan 70,3%.
UUS berfokus pada pengembangan produk di segmen ritel dan secara selektif di segmen Business
Banking untuk portofolio pendanaan maupun pembiayaan yang bersifat konsumtif serta produktif. UUS
juga bekerjasama dengan beberapa mitra asuransi rekanan untuk produk Asuransi Non Compulsory
dengan model bisnis referensi. Disamping itu Produk Asuransi Compulsory yang berupa asuransi jiwa
syariah yang memberikan manfaat asuransi jiwa dan pilihan fasilitas Wakaf bagi Peserta dengan
persentase Manfaat Asuransi tertentu.
Sebagai salah satu Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPSBPIH) oleh Badan
Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dengan fungsi sebagai Bank Penerima Setoran, Bank Penempatan
dan Bank Pengelolaan Nilai Manfaat, maka pendaftaran calon Jemaah dapat diterima di 10 Kantor
Cabang Syariah (KCS) serta didukung oleh 190 Kantor Layanan Syariah (KLS).
B. Business Banking
1) SME Banking
Perseroan mendukung sektor UKM melalui Small Medium Enterprise (SME) Banking dengan memberikan
layanan termasuk pembiayaan produktif kepada usaha kecil dan menengah serta individu. Perseroan
juga senantiasa berpartisipasi dalam Pembiayaan Inklusif.
Pada tahun 2024, SME Banking fokus pada peningkatan produktivitas penyaluran pada jalur distribusi
yang memberikan kontribusi besar dan menggali kebutuhan nasabah melalui komunitas dan ekosistem,
penjualan silang, program referensi serta secara konsisten melanjutkan layanan termasuk penyaluran
kredit kepada Pengusaha UKM Perempuan, yakni TAYTB Women Warriors. Inisiatif yang dilakukan akan
diiringi dengan peningkatan layanan kepada pengusaha UKM dengan menghadirkan layanan beyond
banking termasuk literasi keuangan untuk mendukung kelancaran usaha yang berkelanjutan. SME
Banking juga terus melakukan sinergi baik dengan OCBC Ventura dan mitra strategis lainnya dengan
fokus mendukung inklusi keuangan di Indonesia dan memanfaatkan sinergi antara sektor perbankan
dengan perusahaan, baik rintisan dan UKM di Indonesia.
99
Page 124
2) Business Banking Funding Business
Segmen Business Banking Funding Business (BBFB) fokus pada badan usaha yang tidak memiliki
fasilitas kredit. Perseroan meningkatkan dana murah pihak ketiga secara berkelanjutan antara lain:
Mengembangkan ekosistem grup nasabah secara sistematis dan terstruktur untuk mendapatkan leads
dari rantai pasok nasabah maupun grup nasabah.
- Mendorong pertumbuhan dana murah pihak ketiga, baik dari nasabah baru maupun grup nasabah
dengan memaksimalkan program-program yang ada sehingga nasabah tertarik untuk memindahkan
transaksi operasional perusahaan ke Perseroan.
- Menggali lebih dalam potensi bisnis dari segi Forex, Wealth Management, Cash Management dan
Trade Finance.
- Mengoptimalkan peluang dalam meningkatkan wallet share dan pendapatan non bunga.
3) Commercial Banking & Enterprise Banking
Segmen Commercial & Enterprise Banking mengalami pertumbuhan pada tahun 2024 ditunjang oleh
penyaluran kredit di sektor-sektor industri yang berkembang dan pada industri berwawasan
hijau/berkelanjutan.
Strategi dan inisiatif yang dilaksanakan pada tahun 2024, antara lain:
- Fokus pada membangun ekosistem nasabah dengan solusi pembiayaan rantai pasok untuk
memberikan Solusi keuangan yang komprehensif.
- Fokus pada akuisisi Nasabah non-pinjaman melalui produk-produk dan program-program yang
menawarkan solusi perbakan inovatif dan kompetitif.
- Meningkatkan cross-selling dengan berkolaborasi dengan tim produk untuk memberikan nilai tambah
dan pelayanan keuangan yang komprehensif kepada para Nasabah.
- Mendorong pertumbuhan pendapatan non bunga melalui penyediaan jasa-jasa keuangan dan
perbankan yang solutif dan memberikan nilai tambah.
4) Corporate Banking
Corporate Banking fokus menjadi penyedia solusi terintegrasi pilihan bagi perusahaan-perusahaan
nasional dan multinasional besar di Indonesia. Sepanjang tahun 2024, segmen Corporate Banking
mengimplementasikan inisiatif-inisiatif bisnis, di antaranya:
- Melakukan penyaluran kredit secara selektif dengan melihat sektor industri yang memiliki potensi
dalam pembangunan berkelanjutan (Green/Sustainable Financing).
- Mendorong terciptanya ekosistem dengan mengoptimalkan value chain nasabah.
- Mendorong peningkatan pendapatan non bunga melalui transaksi valuta asing, trade finance, cash
management dan meningkatkan layanan payroll services serta crosssell produk wealth management
atau private banking.
- Mengoptimalkan kerjasama Grup dalam menjaring investasi regional terutama yang berasal dari
China melalui CBO (China Business Office)
5) Financial Institution
Financial Institution (FI) berperan aktif dalam memperluas kerja sama dengan lembaga keuangan bank
dan non-bank, seperti perusahaan sekuritas, perusahaan pembiayaan, manajer investasi, dana pensiun
dan perusahaan asuransi. Dengan dukungan jaringan yang luas dari Grup OCBC dan kerja sama dengan
institusi ternama di dunia, FI mempunyai kapabilitas memberikan layanan yang sangat baik untuk
perdagangan internasional, pengiriman uang, pinjaman, penyimpanan dana dan surat berharga.
Inisiatif yang dilakukan FI pada tahun 2024, antara lain:
- Melakukan proses penyaluran kredit secara selektif sesuai dengan target pasar baik yang
konvensional maupun syariah, dan juga social loan.
- Menjalin hubungan kerja sama dengan bank rekanan dan memperluas kerjasama dengan lembaga
keuangan nonbank untuk meningkatkan dana pihak ketiga.
- Mendukung kebutuhan bisnis nasabah OCBC dengan mengoptimalkan hubungan melalui fasilitas
trade finance dengan bank koresponden di dalam dan luar negeri.
- Meningkatkan pertumbuhan pendanaan berjangka dari pihak ketiga bank dan melakukan cross-sell
produk.
100
Page 125
6) Transaction Banking
Transaction Banking terdiri dari Trade Finance dan Cash Management fokus meningkatkan kontribusi
pendapatan dari pembiayaan, layanan ekspor-impor, serta pengelolaan arus kas.
Sepanjang tahun Pada tahun 2024, Transaction Banking menjalankan beberapa inisiatif, di antaranya:
- Mendorong pertumbuhan pendapatan non bunga melalui penyediaan jasa-jasa keuangan dan
perbankan yang solutif dan memberikan nilai tambah.
- Terus mendorong peningkatan pendapatan dan volume transaksi Trade Finance.
- Memperbesar basis nasabah produk rantai pasok, yang berfokus pada industri yang telah ditetapkan
sebagai target pasar.
- Implementasi program yang menarik untuk mendorong operating account dan transaksi melalui
saluran digital.
- Pengembangan fitur-fitur pada OCBC Business website maupun mobile yang disesuaikan dengan
perkembangan teknologi dan kebutuhan nasabah.
- Melanjutkan kolaborasi dengan internal Perseroan dan Grup OCBC untuk menggali potensi nasabah
baru dan pemberian solusi Trade Finance dan Cash Management yang komprehensif untuk setiap
jenis industri nasabah.
C. Global Market
Selama tahun 2024, Global Markets telah meningkatkan layanan nasabah dalam bertransaksi secara online,
baik melalui OCBC Mobile dan OCBC Business mobile. Hal ini untuk memberikan kemudahan dan
meningkatkan layanan produk-produk Global Markets kepada nasabah, diantaranya: transaksi valuta asing
pada OCBC mobile yang dapat dilakukan dimana saja.
Untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin kompleks, Global Markets secara proaktif bersinergi
dengan semua segmen bisnis dan unit kerja pendukung. Perseroan meninjau serta meningkatkan kualitas
produk dan layanan secara konsisten, menyesuaikan proses distribusi penjualan, mempertahankan standar
kehati-hatian dan transparansi untuk melindungi kepentingan nasabah.
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan untuk menjadi penyedia solusi keuangan yang lengkap bagi
nasabah, Perseroan juga menyediakan layanan Bank Kustodian. Layanan Bank Kustodian yang disediakan
meliputi layanan custody services yaitu jasa penatausahaan, penyelesaian transaksi, pengurusan hak
nasabah atas surat berharga/efek dan jasa proxy untuk mewakili nasabah serta fund services yaitu jasa
pengadministrasian produk investasi pasar modal.
Sejak memperoleh izin kustodian dari OJK pada tahun 2022, Bank Kustodian telah secara aktif
menatausahakan dan mentransaksikan surat berharga untuk kepentingan nasabah serta
mengadministrasikan produk investasi dana kelolaan, dengan total nilai aset yang diadministrasikan oleh Bank
Kustodian per Desember 2024 mencapai lebih dari Rp127 triliun.
Perseroan tidak memiliki kegiatan usaha dengan modal kerja yang menimbulkan risiko khusus, adapun risiko-risiko
yang dihadapi oleh Perseroan sehubungan dengan kegiatan usaha yang dijalankan dapat dilihat pada Bab VI
Faktor Risiko dalam Prospektus ini.
17. TINGKAT KESEHATAN BANK
Dalam hal tingkat kesehatan bank, Perseroan telah melakukan penilaian sendiri tingkat kesehatan bank dengan
menggunakan pendekatan risiko (Risk Base Bank Rating / RBBR), cakupan penilaian tersebut meliputi faktor-
faktor Profil Risiko (risk profile), Good Corporate Governance (GCG), Rentabilitas (earnings) dan Permodalan
(capital). Hasil penilaian self-assessment, peringkat Perseroan untuk posisi 31 Desember 2024 dan 2023 adalah
peringkat komposit tingkat kesehatan adalah 1 (satu) atau secara umum mencerminkan kondisi Bank yang sangat
sehat.
Proses evaluasi yang lebih mendalam dilakukan oleh unit kerja manajemen risiko maupun unit kerja pendukung
terkait lainnya dengan menggunakan pendekatan berbasis risiko, Risk-Based Bank Rating (RBBR), sesuai dengan
arahan regulator mengenai tingkat kesehatan Perseroan melalui penilaian profil risiko. Penilaian profil risiko
dilaksanakan setiap triwulanan melalui proses evaluasi yang dimulai dari 8 (delapan) jenis risiko inheren hingga
evaluasi mengenai kualitas penerapan manajemen risiko Perseroan dalam mengelola kedelapan jenis risiko
tersebut. Yang termasuk di dalam 8 (delapan) risiko inheren Perseroan antara lain risiko kredit, risiko pasar, risiko
likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko stratejik, risiko kepatuhan, dan risiko reputasi. Sedangkan proses
evaluasi kualitas penerapan manajemen risiko untuk masing-masing risiko mencakup tata kelola risiko, kerangka
manajemen risiko, proses manajemen risiko, kecukupan sistem informasi manajemen, kecukupan sumber daya
manusia dan kecukupan sistem pengendalian risiko. Hasil akhir dari penilaian serta evaluasi risiko inheren dan
kualitas penerapan manajemen risiko disimpulkan dalam bentuk peringkat profil risiko Perseroan secara
101
Page 126
keseluruhan untuk kemudian disampaikan dan dievaluasi oleh Dewan Komisaris dan Direksi melalui Komite
Manajemen Risiko.
Sebagai bukti nyata bahwa impelementasi tata kelola dan manajemen risiko pada Perseroan telah dilakukan
dengan baik dan dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan, pada tahun 2024 Perseroan berhasil
mendapatkan predikat “Best Corporate Governance Bank Indonesia ” versi Global Banking and Finance Review
Awards 2024.
Hasil penilaian secara self-assessment Peringkat Komposit Tingkat Kesehatan Perseroan per 31 Desember 2024
dan 2023 adalah sebagai berikut:
Peringkat Komposit
Faktor Penilaian
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Profil Risiko 1 1
Tata Kelola 1 1
Rentabilitas 1 1
Permodalan 1 1
Peringkat Komposit 1 1
Di sepanjang tahun 2024, Perseroan telah melakukan 2 (dua) kali penilaian sendiri terhadap 11 faktor penilaian
Tata Kelola. Berdasarkan hasil penilaian sendiri oleh Perseroan (self-assessment), Peringkat Komposit Tingkat
Kesehatan Perseroan posisi 31 Desember 2024 berada pada peringkat 1.
18. PENGHIMPUNAN DANA
Dalam menghimpun dana dari masyarakat, Perseroan menekankan pada segi jasa pelayanan untuk memenuhi
kebutuhan nasabah. Dana masyarakat yang dihimpun melalui produk giro, tabungan dan deposito terus
mengalami kenaikan. Produk Giro dan Tabungan merupakan produk pendanaan dengan bunga rendah yang
memungkinkan Perseroan untuk memperoleh biaya pendanaan yang rendah.
- Giro
Produk yang mendukung transaksi bisnis baik perorangan maupun non perorangan, tersedia dalam mata
uang Rupiah dan berbagai mata uang utama dunia (USD, SGD, AUD, GBP, EUR, JPY, CAD, HKD, CHF,
NZD dan CNY).
- Tabungan
Produk ini terdiri dari Tanda 360, Tanda Premium, Tanda Junior, Rekening Dana Nasabah (RDN), Rekening
Dana Lender (RDL), dan Tabungan Berjangka (TAKA). Secara umum, Tanda 360 merupakan produk
tabungan multicurrency dengan 12 mata uang dalam 1 rekening untuk mendukung kebutuhan sehari-hari,
sementara produk Tanda Premium, Tanda Junior, RDN dan RDL merupakan produk tabungan single currency
dalam mata uang IDR, USD atau SGD dengan target market tertentu untuk memenuhi kebutuhan nasabah
sesuai peruntukan rekening. TAKA merupakan produk tabungan berjangka yang mewajibkan Nasabah
menyetorkan sejumlah dana dalam jangka waktu tertentu, yang dilengkapi dengan jaminan perlindungan
asuransi jiwa untuk membantu nasabah mewujudkan rencana masa depan.
- Deposito
Merupakan simpanan masyarakat yang penarikannya hanya dapat dilakukan berdasarkan jangka waktu
simpanan dan atas nama. Investasi optimal dalam berbagai pilihan mata uang Rupiah dan mata uang asing
(USD, SGD, AUD, EUR, GBP, JPY, CNH, NZD) dengan tingkat pengembalian yang menguntungkan dan
fleksibilitas waktu simpanan.
Berikut adalah tabel Dana Pihak Ketiga yang berhasil dihimpun Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023.
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
31 Desember
Keterangan 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Giro
a. Rupiah 33.945.817 16,5% 29.247.200 16,1%
b. Valas 25.698.286 12,5% 26.007.640 14,3%
Tabungan
a. Rupiah 31.122.946 15,1% 28.569.313 15,7%
b. Valas 23.186.996 11,3% 17.547.235 9,7%
Deposito
a. Rupiah 66.165.299 32,1% 63.949.922 35,2%
b. Valas 25.812.876 12,5% 16.433.915 9,0%
Jumlah 205.932.220 100,0% 181.755.225 100,0%
102
Page 127
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
31 Desember
Keterangan 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
∆ % (perubahan) 13,3% (yoy) 3,2% (yoy)
Tabel Jumlah Nominal dan Persentase Komposisi Deposito Berjangka Berdasarkan Jangka Waktu
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Rupiah Jumlah % Jumlah %
<1 bulan 35.909.035 54,3% 41.507.429 64,9%
1-3 bulan 6.630.362 10,0% 17.012.630 26,6%
3-6 bulan 2.189.422 3,3% 3.278.104 5,1%
6-12 bulan 21.411.327 32,4% 2.151.746 3,4%
>12 bulan 25.153 0,0% 13 0,0%
Sub-total 66.165.299 100,00% 63.949.922 100,00%
Valas
<1 bulan 13.133.583 50,9% 10.499.621 63,9%
1-3 bulan 2.123.785 8,2% 4.397.692 26,8%
3-6 bulan 978.108 3,8% 955.671 5,8%
6-12 bulan 9.573.063 37,1% 580.931 3,5%
>12 bulan 4.337 0,0% 0 0,0%
Sub-total 25.812.876 100,0% 16.433.915 100,0%
Jumlah 91.978.175 80.383.837
∆% perubahan 14,4% (yoy) 0,6% (yoy)
19. PENYALURAN DANA
Penempatan dan penyaluran dana ke dalam aset keuangan terutama dialokasikan dalam bentuk penyaluran kredit
dan selebihnya ditempatkan pada bank lain dan Bank Indonesia serta efek-efek dan obligasi pemerintah, sebagai
secondary reserve sambil tetap berupaya untuk mendapatkan pendapatan yang optimal. Berikut adalah tabel
jumlah nominal dan persentase komposisi penempatan dan penyaluran dana dalam aset keuangan pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
31 Desember
Keterangan 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Penempatan pada bank lain & Bank Indonesia –
7.520.072 2,9% 1.642.320 0,8%
bersih
Efek-efek – bersih dan Obligasi Pemerintah 86.780.911 33,8% 56.406.108 27,6%
Kredit yang diberikan - bersih 162.421.515 63,3% 146.007.794 71,6%
Jumlah 256.722.498 100,0% 204.056.222 100,0%
∆ % (perubahan) 25,8% (yoy) 8,1% (yoy)
Dilihat dari tujuan penggunaannya, Perseroan mengelompokkan portofolio kredit yang diberikan dalam 3 kategori,
yaitu: modal kerja, investasi dan konsumsi (termasuk kredit karyawan). Sebagian besar dari portofolio kredit yang
diberikan Perseroan dalam bentuk investasi. Berikut adalah tabel jumlah nominal dan persentase komposisi
penyaluran kredit yang diberikan berdasarkan jenis penggunaan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
31 Desember
Keterangan 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Modal Kerja 67.409.101 39,5% 62.396.144 40,5%
Investasi 73.891.042 43,4% 67.657.473 43,9%
Konsumsi 29.160.374 17,1% 24.040.300 15,6%
Jumlah 170.460.517 100,0% 154.093.917 100,0%
Penyisihan Penghapusan Kredit yang Diberikan (8.039.002) -8.086.123
Jumlah bersih 162.421.515 146.007.794
∆ % (perubahan) 11,2% (yoy) 12,1% (yoy)
Portofolio kredit yang diberikan Perseroan saat ini terutama disalurkan pada sektor perindustrian, perdagangan
dan jasa. Berikut ini adalah tabel jumlah nominal dan persentase komposisi portofolio kredit yang diberikan
berdasarkan sektor ekonomi pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
103
Page 128
(dalam jutaan Rupiah. kecuali %)
31 Desember
Keterangan 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Perindustrian 51.167.778 30,0% 45.848.053 29,8%
Perdagangan 36.241.210 21,3% 34.261.753 22,2%
Jasa 32.382.026 19,0% 29.350.278 19,0%
Pertanian & Pertambangan 9.363.044 5,5% 9.958.617 6,5%
Konstruksi 5.957.972 3,5% 4.922.951 3,2%
Lain-lain 35.348.487 20,7% 29.752.265 19,3%
Jumlah 170.460.517 100,0% 154.093.917 100,0%
Penyisihan Penghapusan Kredit yang Diberikan (8.039.002) (8.086.123)
Jumlah bersih 162.421.515 146.007.794
∆ % (perubahan) 11,2% (yoy) 12,1% (yoy)
Dilihat dari sisa jatuh tempo pemberian kredit yang diberikan, Perseroan lebih memfokuskan penyaluran dananya
ke dalam kredit yang diberikan jangka pendek dan jangka menengah. Berikut adalah tabel jumlah nominal dan
persentase komposisi penyaluran kredit yang diberikan berdasarkan sisa jatuh tempo pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
31 Desember
Keterangan 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
< 1 tahun 68.722.862 40,3% 59.409.114 38,6%
1-2 tahun 6.477.524 3,8% 9.358.703 6,1%
2-5 tahun 42.415.930 24,9% 38.102.036 24,7%
> 5 tahun 52.844.201 31,0% 47.224.064 30,6%
Jumlah 170.460.517 100,0% 154.093.917 100,0%
Penyisihan Penghapusan Kredit yang Diberikan (8.039.002) (8.086.123)
Jumlah bersih 162.421.515 146.007.794
∆ % (perubahan) 11,2% (yoy) 12,1% (yoy)
Penyaluran kredit yang diberikan oleh Perseroan didominasi oleh penyaluran kredit yang diberikan dalam mata
uang Rupiah. Berikut adalah tabel jumlah nominal dan persentase komposisi penyaluran kredit yang diberikan
berdasarkan mata uang dalam Rupiah dan valuta asing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
31 Desember
Keterangan 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Rupiah 129.856.113 76,2% 115.639.137 75,0%
Valas 40.604.404 23,8% 38.454.780 25,0%
Jumlah 170.460.517 100,0% 154.093.917 100,0%
Penyisihan Penghapusan Kredit yang Diberikan (8.086.123)
(8.039.002)
Jumlah bersih 162.421.515 146.007.794
∆ % (perubahan) 11,2% (yoy) 12,1% (yoy)
Penyaluran kredit yang diberikan oleh Perseroan didominasi oleh penyaluran kredit yang diberikan untuk Pihak
Ketiga. Pada tabel berikut disajikan tabel jumlah nominal dan persentase komposisi portofolio kredit yang diberikan
kepada pihak afiliasi dan pihak ketiga pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
31 Desember
Keterangan 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Pihak Ketiga 169.742.576 99,6% 153.224.194 99,4%
Pihak Berelasi 206.210 0,1% 272.635 0,2%
Pendapatan Bunga yang Masih akan Diterima 511.731 0,3% 597.088 0,4%
Jumlah 170.460.517 100,0% 154.093.917 100,0%
Penyisihan Penghapusan Kredit yang Diberikan (8.086.123)
(8.039.002)
Jumlah bersih 162.421.515 146.007.794
∆ % (perubahan) 11,2% (yoy) 12,1% (yoy)
Perseroan senantiasa menjaga kualitas kredit yang diberikannya berada di bawah batas maksimum NPL 5,0%
yang telah ditetapkan oleh Regulator. Berikut adalah tabel jumlah nominal dan persentase komposisi portfolio
kredit yang diberikan berdasarkan kolektibilitas pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
104
Page 129
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
31 Desember
Keterangan 2024 2023
Jumlah % Jumlah %
Lancar 162.473.257 95,3% 146.441.427 95,0%
Dalam Perhatian Khusus 4.857.417 2,8% 4.564.812 3,0%
Kurang Lancar 221.672 0,1% 98.462 0,1%
Diragukan 307.795 0,2% 160.148 0,1%
Macet 2.088.645 1,2% 2.231.980 1,4%
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 511.731 0,3% 597.088 0,4%
Jumlah 170.460.517 100,0% 154.093.917 100,0%
Penyisihan Penghapusan Kredit yang Diberikan (8.039.002) (8.086.123)
Jumlah bersih 162.421.515 146.007.794
∆ % (perubahan) 11,2% (yoy) 12,1% (yoy)
% NPL Bersih 0,6% 0,6%
% NPL Bruto 1,6% 1,6%
Skema Penyaluran Dana
Perseroan senantiasa berusaha memenuhi kebutuhan Nasabah dalam hal pemberian kredit melalui proses yang
cepat dan efisien namun tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian.
Skema proses persetujuan kredit yang dilakukan oleh Perseroan adalah:
- Target Market
Pada tahapan awal proses pemberian kredit, Unit Bisnis melakukan kajian atas seluruh Calon Debitur melalui
Pipeline Review untuk memastikan kesesuaian dengan Target Market yang telah ditetapkan oleh Komite
Manajemen Risiko Kredit. Unit bisnis menggunakan Target Market and Risk Acceptance Criteria (“TM/RAC”)
untuk mengidentifikasi sedini mungkin apakah profil risiko calon debitur tersebut sesuai dengan risk appetite
Perseroan.
- Minimum Data Requirement
Unit Bisnis mengumpulkan data-data awal yang diperlukan dari Calon Debitur dalam rangka pengenalan
nasabah/ KYC (“Know Your Customer”) serta untuk melakukan pemeriksaan awal melalui BI Checking/SID
Checking maupun Trade Checking. Seluruh informasi awal dan hasil pemeriksaan awal dituangkan ke dalam
Memo.
Kunjungan ke lokasi usaha juga dilakukan dalam rangka validasi data yang diberikan dengan keadaan
sebenarnya di lapangan.
- Decision Roundtable
Hasil analisa awal yang dituangkan ke dalam Memo Roundtable dibawa dan didiskusikan di dalam Rapat
Decision Roundtable untuk diputuskan apakah proses kredit dapat dilanjutkan. Rapat Decision Roundatble
dihadiri oleh seluruh stakeholder yang terlibat dalam proses pemberian kredit. Pihak-pihak yang turut serta
dalam rapat secara bersama-sama menyepakati data tambahan yang diperlukan, apabila ada, untuk
melakukan analisa kredit yang lebih detail. Di dalam rapat ini, disepakati pula syarat-syarat utama dan kondisi
kredit utama yang dituangkan ke dalam indicative term-sheet untuk didiskusikan dengan Calon Debitur.
- Credit Proposal & Analysis
Calon debitur yang memenuhi kriteria awal akan dianalisa lebih lanjut secara mendalam (credit due diligence).
Kegiatan usaha, prospek industri, kinerja keuangan, sumber pembayaran kembali, struktur dan tujuan
penggunaan fasilitas, risiko utama dan mitigasinya, jaminan, aspek manajemen, analisa dampak sosial
maupun dampak lingkungan, aspek kepatuhan terkait dengan aturan-aturan, pendapatan Perseroan dari
pemberian kredit kepada Calan Debitur terkait adalah beberapa hal yang dikaji lebih lanjut.
- Approval Process
Hasil analisa dan rekomendasi kredit akan dibawa ke dalam Rapat Komite Kredit untuk dilakukan pengambilan
keputusan kredit. Proses pengambilan keputusan kredit dilakukan oleh Komite Kredit yang terdiri dari
sedikitnya dua pejabat Perseroan yang masing-masing mewakili fungsi bisnis unit dan fungsi manajemen
risiko. Komite Kredit mempelajari dengan hati-hati dan mempertimbangkan semua aspek yang relevan atas
proposal kredit yang diajukan oleh unit bisnis termasuk hasil rekomendasi dari fungsi Risiko Kredit. Keputusan
yang diambil harus sesuai dengan Kebijakan Perkreditan yang senantiasa berpedoman pada prinsip kehati-
hatian.
- Loan Disbursement
Untuk kredit yang telah disetujui, Unit Legal akan mempersiapkan dokumentasi legal. Setelah ditandatangani
oleh Perseroan dan Calon Debitur, seluruh dokumentasi legal terkait dengan Perjanjian Kredit maupun
Perjanjian Jaminan akan direview kembali oleh Unit Legal untuk memastikan keabsahan seluruh dokumentasi
legal sebelum dilakukan proses facility setting di dalam sistem kredit oleh Unit Administrasi Kredit. Unit
105
Page 130
Administrasi Kredit akan memastikan bahwa seluruh syarat dan kondisi kredit telah dipenuhi pada saat
pencairan kredit awal maupun pada setiap pencairan kredit selanjutnya.
- Loan Monitoring
Perseroan melakukan pemantauan secara periodik atas pemenuhan covenant kredit (covenant monitoring)
hingga pinjaman dilunasi. Secara berkala, Perseroan melakukan Rapid Portfolio Review (RPR) dan Stress
Testing terhadap Debitur pada industri tertentu yang berpotensi terkena dampak negatif atas perubahan yang
terjadi dalam industri tersebut. Disamping sebagai Early Warning Tools, kegiatan ini juga digunakan untuk
menentukan account strategy bagi setiap debitur. Dalam pelaksanaan RPR dan Stress Testing, pejabat
Perseroan selain mempelajari data-data industri yang bersangkutan, juga mempelajari posisi usaha debitur
dengan melakukan kunjungan untuk memperoleh informasi perkembangan bisnis terkini dari debitur.
Kebijakan Perkreditan
Perseroan membentuk Komite Manajemen Risiko Kredit (Credit Risk Management Committee (CRMC)) untuk
membantu Direksi dalam memantau dan mengevaluasi perkembangan kondisi portofolio kredit, merumuskan dan
mengawasi pelaksanaan kebijakan perkreditan dan memberikan saran perbaikan serta langkah-langkah yang
diperlukan.
Tujuan Kebijakan Perkreditan adalah:
- Sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan perkreditan bagi seluruh unit perkreditan di Perseroan, sehingga
memiliki keseragaman praktik-praktik perkreditan dan meningkatkan budaya perkreditan yang sehat.
- Menjamin adanya pengawasan dan pengendalian internal yang memadai dalam setiap tahapan proses
pemberian kredit.
- Menetapkan tugas dan tanggung jawab bagi pejabat dan unit-unit yang terkait dengan pemberian kredit,
sehingga kewenangan dan tanggung jawab masing-masing diatur secara jelas.
- Menghasilkan portofolio kredit yang sehat dan menjaga indikator pengendalian kredit yang sesuai dengan risk
appetite Perseroan.
Penyelesaian Kredit Bermasalah
Perseroan mempunyai divisi khusus dan terpusat untuk penanganan kredit bermasalah yang disebut Asset
Recovery Management (ARM). ARM adalah divisi yang menangani kredit bermasalah untuk account Business
Banking dan Secured Loan.
Dalam upaya menyelesaikan kredit bermasalah, Perseroan akan berusaha melakukan Cash Collection dan
Restrukturisasi terlebih dahulu dibandingkan alternatif penyelesaian kredit lainnya dengan memperhatikan
kemampuan usaha debitur dan itikad baik dari debitur Apabila kredit bermasalah tidak dapat direstrukturisasi, maka
Perseroan akan menempuh alternatif penyelesaian kredit bermasalah lainnya dengan beberapa alternatif sebagai
berikut :
• Cash Settlement dengan jalan penjualan jaminan oleh debitur/penjamin sendiri, atau dari sumber dana lainnya.
• Pengambilalihan Agunan (AYDA).
• Loan Disposal
• Litigasi
Litigasi diperlukan apabila proses cash collection dan restrukturisasi berjalan kurang lancar dan dirasa perlu
adanya upaya hukum kepada debitur agar restrukturisasi dan settlement lainnya dapat terlaksana secepatnya.
Litigasi yang dapat dilakukan berupa:
- Eksekusi Hak Tanggungan melalui KPKNL, atau
- Eksekusi Agunan/Jaminan melalui Pengadilan.
- Gugatan Perdata melalui Pengadilan Negeri
- Proses kepailitan melalui Pengadilan Niaga.
20. PROSPEK USAHA DAN PERKEMBANGAN INDUSTRI PERBANKAN DI INDONESIA
Perkembangan ekonomi global di tahun 2025 diperkirakan masih penuh tantangan. Beberapa prioritas utama bagi
pemerintah termasuk mengelola ketidakpastian ekonomi global, meningkatkan daya beli masyarakat dan menjaga
kestabilan nilai tukar Rupiah. Optimisme atas perekonomian nasional terus meningkat meski di tengah gejolak
tantangan global. Transisi Pemerintahan yang lancar dan diterima positif oleh masyarakat menjadi salah satu
momentum positif bagi perekonomian nasional. Pemerintah Indonesia telah menerapkan dan melanjutkan
berbagai strategi seperti, implementasi kebijakan fiskal, menjaga stabilisasi harga, dan peningkatan kualitas SDM
melalui Program Kartu Prakerja, serta pengembangan UMKM.
Sambutan positif oleh pasar terhadap jajaran Pemerintahan baru Indonesia serta program keberlanjutan yang akan
diimplementasikan menciptakan optimisme bagi pasar maupun investor. Di tengah tantangan ekonomi global dan
geopolitik, pertumbuhan kredit perbankan diharapkan pada kisaran 11% - 13% pada tahun 2025.
106
Page 131
Prospek usaha dan strategi Perseroan yang disusun Direksi adalah sejalan dengan proyeksi pertumbuhan
ekonomi dan industri yang dipublikasikan oleh pemerintah, regulator, dan lembaga keuangan nasional maupun
internasional. Pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memproyeksikan ekonomi
pada tahun 2025 tumbuh sebesar 5,2%, inflasi diharapkan terjaga sebesar 2,5% dan nilai tukar Rupiah terhadap
Dolar Amerika Serikat pada Rp16.000/USD.
Sektor perbankan tetap mencatat kinerja positif melalui penyaluran kredit yang tumbuh 10,4%, likuditas terjaga
yang tercermin dari rasio CASA di atas 60% dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 4,5% yoy. Loan-to-Deposits
Ratio (LDR) industri mendekati 90%, NPL sebesar 2,1% dan CAR sebesar 26,7%.
Perseroan telah menyusun strategi pencapaian target atau sasaran di dalam Rencana Aksi Keuangan
Berkelanjutan (RAKB). Perseroan akan terus mempertajam kebijakan penyaluran kredit dengan menjaga aspek
ekonomi, sosial, dan lingkungan serta senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengeksekusi
prioritas strategi, walaupun tekanan dari laju rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) di industri
perbankan nasional diproyeksi akan terus turun.
21. PERSAINGAN USAHA
Perseroan mempunyai optimisme untuk menjaga kinerja yang baik di tahun mendatang dengan
mempertimbangkan perkembangan faktor-faktor eksternal dan kapabilitas Perseroan sebagai salah satu bank
swasta terbesar dalam jumlah aset. Termasuk tapi tidak terbatas pada dukungan permodalan yang kuat,
penerapan standar kualitas terbaik prinsip-prinsip GCG, basis nasabah yang loyal, jaringan (termasuk jaringan e-
channel) yang menjangkau secara luas, lini produk dan layanan yang terus dikembangkan untuk memenuhi
kebutuhan nasabah.
Perseroan terus berupaya meningkatkan kinerjanya tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dengan cara
memperluas cakupan pasar, meluncurkan beragam produk perbankan yang bernilai tambah sesuai kebutuhan
pasar, meningkatkan kualitas layanan, memperbaiki efisiensi operasional dan meningkatkan brand awareness.
Perseroan membangun daya saing jangka panjang yang berkesinambungan dan optimis dapat menghadapi
persaingan di sektor ini.
Per akhir Desember 2024, Perseroan mencatatkan kinerja yang solid yang terlihat pada rasio keuangan utama
seperti rasio kecukupan modal (CAR), rasio NPL, rasio kredit yang diberikan terhadap penghimpunan dana (LDR),
rasio imbal hasil ekuitas. Per Desember 2024, OCBC menduduki posisi ke-8 terbesar dalam hal total aset, dengan
pangsa pasar 2,3%. (sumber: laporan keuangan bank-bank yang dipublikasikan dan Statistik Perbankan Indonesia
- OJK).
22. MANAJEMEN RISIKO
Perseroan menempatkan fungsi pengelolaan risiko sebagai competitive advantage terutama dalam hal
pengambilan keputusan strategis guna memastikan bahwa risiko utama yang melekat pada aktivitas bisnis
Perseroan telah ditangani dengan baik tanpa mengabaikan dampak sosial dan lingkungan yang mungkin dapat
timbul di kemudian hari. Pengelolaan risiko yang efektif menjadi salah satu komponen penting untuk meningkatkan
kapabilitas Perseroan dalam mengejar peluang untuk mencapai tujuannya.
OVERVIEW MANAJEMEN RISIKO 2024
Di tengah transformasi organisasi dalam menerapkan sistem manajemen risiko melalui pendekatan three lines of
defense, selama tahun 2024 pengelolaan risiko yang dilakukan oleh Risk Management Group berfokus pada:
1. Analitik data risiko
2. Dukungan terhadap pembiayaan berkelanjutan
3. Pendekatan tiga lini pertahanan
4. Pengembangan infrastruktur, model dan metodologi manajemen risiko
5. Digitalisasi
Secara umum, Perseroan telah mengelola dan mengantisipasi dampak perkembangan ekonomi global dan
domestic dengan baik, sebagaimana terlihat dari Rasio Kredit Bermasalah (NPL) yang masih dalam batas
ketentuan Regulator dan kondisi keuangan serta operasional Perseroan yang terjaga baik.
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DI PERSEROAN
Manajemen risiko diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan dengan mengacu pada Risk Appetite Statement
(RAS) yang telah ditetapkan dan menjadi landasan dalam proses pengambilan risiko sehingga bisnis Perseroan
tetap bertumbuh secara hati-hati dan berkesinambungan.
107
Page 132
Secara keseluruhan, profil risiko Perseroan berdasarkan penilaian sendiri untuk Triwulan IV 2024 berada pada
peringkat risiko komposit “Low”. Seiring dengan perkembangan aktivitas perbankan yang semakin beragam dan
kompleks serta diiringi oleh potensi risiko yang meningkat, Perseroan akan terus menyempurnakan sistem
pengelolaan risikonya, baik dari segi struktur organisasi, sumber daya manusia, kebijakan, prosedur, sistem
pendukung dan metodologi lainnya untuk mengoptimalkan kinerja Perseroan yang berkesinambungan.
a. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan atas penerapan manajemen risiko di Perseroan, Dewan Komisaris
telah secara konsisten melakukan pemantauan terhadap batas toleransi risiko, kerangka kerja dan kebijakan
manajemen risiko yang telah ditetapkan, serta memberikan masukan termasuk arahan strategis untuk
meningkatkan kualitas serta efektivitas fungsi manajemen risiko. Di samping itu, Dewan Komisaris juga
melakukan kaji ulang dan memberi persetujuan atas rekomendasi Komite Pemantau Risiko terkait berbagai
aspek risiko, termasuk penetapan batasan dan limit risiko.
Dalam melaksanakan fungsi manajemen risiko, Direksi memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas,
di antaranya:
- Menyusun kebijakan dan strategi manajemen risiko secara tertulis dan komprehensif.
- Bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan manajemen risiko dan eksposur risiko yang diambil oleh
Perseroan secara keseluruhan.
- Mengevaluasi dan memutuskan transaksi yang memerlukan persetujuan Direksi.
- Mengembangkan budaya manajemen risiko pada seluruh jenjang organisasi Perseroan.
- Memastikan peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang terkait dengan manajemen risiko.
- Memastikan bahwa fungsi manajemen risiko telah beroperasi secara independen.
- Melaksanakan kaji ulang secara berkala untuk memastikan keakuratan metodologi penilaian risiko,
kecukupan implementasi sistem informasi manajemen risiko dan ketepatan kebijakan, prosedur,dan
penetapan limit risiko.
b. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit Manajemen Risiko
Terdapat delapan jenis risiko utama yang dikelola oleh Perseroan, yaitu risiko kredit, pasar, likuiditas,
operasional, hukum, reputasi, stratejik, dan kepatuhan. Perseroan memiliki kebijakan dan prosedur
manajemen risiko yang efektif serta penetapan limit risiko yang memadai, sehingga Perseroan dapat konsisten
bertumbuh, tetapi tetap dengan hati-hati. Seluruh kebijakan dan prosedur penetapan limit risiko dikaji ulang
secara berkala agar selalu selaras dengan perkembangan terbaru.
c. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan dan Pengendalian Risiko serta Sistem
Informasi Manajemen Risiko
Perseroan telah memiliki infrastruktur untuk mengidentifikasi mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko
dengan didukung oleh sistem informasi manajemen yang memadai dan mampu mendukung fungsi
manajemen risiko secara menyeluruh. Untuk mengantisipasi potensi risiko di masa mendatang, Perseroan
telah mengembangkan pendekatan emerging risk yang berfungsi sebagai peringatan dini untuk
mengidentifikasi berbagai potensi risiko yang mungkin akan dihadapi oleh Perseroan. Sejalan dengan
penerapan Pilar 2 Basel II, Perseroan menerapkan Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP)
guna memastikan kecukupan modal sesuai profil risiko Perseroan, di luar profil risiko yang sudah tercakup di
Pilar 1. Perseroan memastikan ketersediaan modal cukup agar mampu menyerap potensi kerugian material
yang mungkin terjadi dalam skenario kondisi stress serta mendukung pertumbuhan bisnis secara
berkelanjutan.
d. Organisasi dan Tata Kelola Manajemen Risiko
Perseroan memiliki beberapa unit kerja dalam struktur organisasi Risk Management Group (RMG) yang
bertanggung jawab mengelola berbagai jenis risiko. Sebagai lini pertahanan baris kedua, RMG bertanggung
jawab menjalankan fungsi tata Kelola manajemen risiko secara independen. RMG juga bekerja sama dengan
seluruh unit bisnis dan unit pendukung, mulai dari level strategis sampai dengan level transaksi dalam rangka
membangun proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian risiko, dan sistem informasi serta
sistem pengendalian intern yang menyeluruh.
Dalam melaksanakan manajemen risiko yang efektif, Direksi dibantu oleh komite atau council terkait fungsi
manajemen risiko, yaitu Komite Manajemen Risiko, Komite Manajemen Risiko Kredit, Komite Manajemen
Risiko Pasar, ALCO, dan Asset Liability Council Unit Usaha Syariah (ALCO Syariah). Sementara itu,
pengawasan organisasi secara keseluruhan dilakukan oleh Dewan Komisaris melalui komite-komite terkait,
seperti Komite Pemantau Risiko dan Komite Audit.
108
Page 133
PENGELOLAAN RISIKO KREDIT
Risiko kredit adalah risiko yang timbul akibat kegagalan debitur dan/atau pihak lain (counterparty) dalam memenuhi
kewajibannya kepada Perseroan. Risiko kredit Perseroan dapat muncul dari penyediaan dana untuk Nasabah
di segmen Business Banking (Corporate dan Commercial Business), Retail Banking (Consumer dan Emerging
Business), Lembaga Keuangan Bank (LKB) dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB). Kegiatan perbankan
berupa trading dan investment seperti trading derivatif, debt securities, pertukaran mata uang asing, dan transaksi
penyelesaian juga dapat membuat Perseroan terekspos risiko counterparty dan risiko issuer credit.
a. Pengawasan dan Organisasi Manajemen Risiko Kredit
Direksi melaksanakan fungsi pengawasan manajemen risiko kredit melalui KMRK yang menyetujui Kebijakan
Perkreditan Bank, mengawasi pelaksanaannya, memantau perkembangan dan kondisi portofolio perkreditan,
serta memberi masukan langkah-langkah perbaikan.
Pada tingkat operasional, Perseroan memiliki unit Credit Risk Management yang mengelola risiko sesuai
dengan RAS Bank. Dalam pemberian kredit, unit ini antara lain memperhatikan portofolio risiko, metodologi
pengukuran risiko, pelaporan risiko, dan remedial pinjaman.
Secara umum, hal-hal utama yang dilakukan Perseroan untuk mengelola risiko kredit adalah:
1. Memantau kualitas portofolio kredit berdasarkan tren, menganalisis portofolio dari berbagai sisi, dan
Menyusun berbagai laporan terkait secara berkala.
2. Merumuskan rencana kerja yang sejalan dengan pantauan dan hasil analisis kualitas portofolio kredit yang
telah dilakukan.
3. Melakukan stress test portofolio kredit dengan menggunakan skenario top-down maupun bottomup dan
menentukan langkah-langkah mitigasi yang akan diambil.
Hasil kegiatan-kegiatan tersebut dilaporkan secara teratur kepada Direksi melalui KMR dan KMRK. Dengan
laporan yang tepat waktu dan akurat, pihak manajemen dapat melakukan langkah perbaikan dan memastikan
kualitas portofolio kredit yang sehat.
b. Pengendalian Risiko Kredit
Berdasarkan stress testing risiko kredit, Perseroan mengambil langkah proaktif dan preventif untuk
mengendalikan risiko. Perseroan melakukan, antara lain, mengidentifikasi debitur berstatus Dalam
Pengawasan.
Tidak hanya melihat risiko saat ini, melalui Unit Bisnis dan Unit Manajemen Risiko Kredit, Perseroan juga
melakukan penilaian risiko masa mendatang. Analisis dilakukan dengan beberapa skenario, seperti risiko
krisis ekonomi global, kondisi makro ekonomi Indonesia, kenaikan suku bunga, kenaikan tingkat inflasi, dan
depresiasi Rupiah. Efektivitas pengendalian risiko kredit juga tidak lepas dari kualitas sumber daya
manusianya. Perseroan konsisten melaksanakan pelatihan dan mendorong kolaborasi antar unit bisnis dalam
manajemen risiko kredit, sejak pengajuan fasilitas hingga persetujuan kredit.
Melalui strategi pengendalian risiko di atas, Kredit Bermasalah Perseroan per 31 Desember 2024 secara konsisten
dapat dijaga pada level yang rendah yaitu sebesar 1,6% (gross). Hal ini mencerminkan Perseroan telah
menjalankan prinsip kehati-hatian yang sangat baik dalam mengelola risiko kredit di sepanjang tahun.
PENGELOLAAN RISIKO LIKUIDITAS
Manajemen risiko likuiditas bertujuan untuk memastikan Perseroan memiliki kecukupan dana pemenuhan
kewajiban kontraktual dan kewajiban keuangan sesuai ketentuan Regulator, sehingga dapat mempertahankan
bisnis secara berkelanjutan. Pemantauan likuiditas dilakukan secara harian dalam kerangka kerja untuk
memproyeksikan arus kas berdasarkan pendekatan kontraktual maupun behavioral. Indikator-indikator likuiditas
seperti Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR) dan Deposit Concentration Ratio (DCR)
digunakan untuk menjaga komposisi optimal antara pendanaan dan aset. Strategi pendanaan ditetapkan untuk
menyediakan diversifikasi yang efektif dan stabilitas dalam sumber-sumber pendanaan lintas tenor, produk dan
segmen nasabah.
Simulasi eksposur likuiditas untuk skenario stress dilakukan dan hasilnya digunakan untuk menyesuaikan strategi
manajemen risiko likuiditas serta Rencana Pendanaan Darurat (CFP). Perseroan memelihara aset-aset likuid yang
memadai memenuhi kebutuhan likuiditas pada situasi krisis. Aset-aset likuid tersebut terutama terdiri dari
instrumen bank sentral dan surat berharga Pemerintah.
109
Page 134
• Pengawasan dan Organisasi pada Manajemen Risiko
a. Aset dan Liabilitas
Manajemen risiko aset dan liabilitas (ALM) merupakan manajemen strategis yang dilakukan Perseroan untuk
mengatur komposisi dan struktur aset dan liabilitas Perseroan, dengan tujuan untuk memaksimalkan
pendapatan serta mengoptimalkan manajemen risiko likuiditas dan risiko suku bunga, sesuai dengan batas
toleransi risiko dan limit yang ditetapkan. Fokus utama dalam ALM adalah risiko likuiditas dan risiko suku
bunga dalam banking book (IRRBB).
Kerangka kerja manajemen risiko aset dan liabilitas Perseroan berpusat pada pengelolaan eksposur yang
timbul dari neraca Perseroan sehubungan dengan RAS Perseroan. Perseroan memantau profil risiko likuiditas
dan risiko IRRBB terhadap limit risiko baik dalam business-as-usual maupun scenario stress.Eksposur risiko
aset dan liabilitas dipantau secara harian oleh unit kerja independen dalam RMG dan dilaporkan kepada
ALCO, KMRP, KMR, dan Dewan Komisaris melalui RMC secara berkala. MRMD pada RMG bertanggung
jawab untuk memantau, mengukur dan melaporkan risiko likuiditas dan IRRBB. Adapun manajemen eksposur
risiko likuiditas dan IRRBB secara harian dilakukan oleh unit kerja Treasury ALM, sebagai unit pengambil
risiko, dalam limit dan trigger yang telah ditetapkan.
b. Pendekatan dan Pengukuran Manajemen Risiko Aset dan Liabilitas
Manajemen risiko likuiditas bertujuan untuk memastikan Perseroan memiliki kecukupan dana pemenuhan
kewajiban kontraktual dan kewajiban keuangan sesuai ketentuan Regulator, sehingga dapat
mempertahankan bisnis secara berkelanjutan. Pemantauan likuiditas dilakukan secara harian dalam kerangka
kerja untuk memproyeksikan arus kas berdasarkan pendekatan kontraktual maupun behavioral.
Indikator-indikator likuiditas seperti Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR) dan
Deposit Concentration Ratio (DCR) digunakan untuk menjaga komposisi optimal antara pendanaan dan aset.
Strategi pendanaan ditetapkan untuk menyediakan diversifikasi yang efektif dan stabilitas dalam sumber-
sumber pendanaan lintas tenor, produk dan segmen nasabah.
Simulasi eksposur likuiditas untuk skenario stress dilakukan dan hasilnya digunakan untuk menyesuaikan
strategi manajemen risiko likuiditas serta Rencana Pendanaan Darurat (CFP). Perseroan memelihara aset-
aset likuid yang memadai memenuhi kebutuhan likuiditas pada situasi krisis. Aset-aset likuid tersebut terutama
terdiri dari instrumen bank sentral dan surat berharga Pemerintah.
c. Manajemen Risiko Suku Bunga Dalam Banking Book
Fokus utama pengelolaan IRRBB adalah untuk memastikan bahwa eksposur risiko suku bunga dapat
teridentifikasi, terukur, terawasi, dan dikelola sesuai dengan toleransi risiko yang ditetapkan dan dalam risk
appetite. Perseroan menggunakan berbagai teknik untuk mengukur IRRBB baik dari perspektif pendapatan
maupun nilai ekonomi secara bulanan. Metode tersebut mengukur pengaruh berbagai skenario atas
pendapatan bunga bersih (NII) dan Nilai Ekonomis Ekuitas (EVE). Model-model behavioral digunakan untuk
menilai risiko suku bunga yang dihasilkan dari pelunasan pinjaman dipercepat, penarikan lebih awal untuk
deposito berjangka dan simpanan tanpa jatuh tempo.
d. Sistem dan Infrastruktur
Perseroan telah mengembangkan sistem dan infrastruktur yang memungkinkan proses manajemen risiko aset
dan liabilitas menjadi lebih efektif. Terkait pelaporan Basel III Liquidity Coverage Ratio (LCR), Perseroan telah
mengintegrasikan proses tersebut sebagai bagian dari laporan likuiditas harian. Sedangkan untuk perhitungan
Net Stable Funding Ratio (NSFR), sudah dihasilkan secara bulanan.
PENGELOLAAN RISIKO OPERASIONAL
Risiko Operasional melekat pada seluruh produk, aktivitas, sistem dan proses Perseroan. Pengelolaan risiko
operasional ditopang oleh kolaborasi tiga lini pertahanan yaitu unit bisnis/operation, manajemen risiko, dan audit
intern. Tujuan pengelolaan risiko operasional adalah meminimalkan/menghindari kerugian yang tidak terduga serta
mengelola kerugian yang terduga, mengelola modal, kepatuhan terhadap peraturan serta mendukung peluang
bisnis baru dengan risiko yang terkontrol.
a. Pendekatan Manajemen Risiko Operasional
Perseroan memiliki sistem manajemen risiko operasional yang memastikan eksposur risiko operasional
diidentifikasi, dinilai, dimitigasi, dimonitor, dan dilaporkan kepada Direksi dan Dewan Komisaris. Mengingat
sifat risiko operasional melekat pada seluruh kegiatan Perseroan, peran dan fungsi kontrol pun melekat ke
setiap karyawan. Untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran risiko, Perseroan mengadakan pelatihan
berkala untuk karyawan. Masing-masing unit kerja melakukan penilaian sendiri atas efektivitas kontrol
110
Page 135
terhadap risiko yang melekat pada proses kerjanya. Perseroan memiliki Key Risk Indicator (KRI) sebagai alat
deteksi dini untuk melakukan tindakan sebelum potensi risiko menimbulkan kerugian. Perseroan memiliki
program asuransi untuk mengurangi dampak kerugian finansial dan Control Assurance Function untuk
PENGELOLAAN RISIKO PASAR
Risiko pasar adalah risiko kerugian pada posisi neraca dan rekening administratif termasuk transaksi derivatif
akibat perubahan harga pasar, seperti perubahan suku bunga, nilai tukar, termasuk risiko perubahan harga opsi.
a. Kerangka Kerja Manajemen Risiko Pasar
Pengelolaan risiko pasar dilakukan dengan mengacu pada RAS dan strategi bisnis Perseroan, kerangka kerja
dan kebijakan manajemen risiko pasar yang meliputi pemisahan antara portofolio Trading Book dan Banking
Book, pembagian tugas antara unit pengambil risiko dan unit yang melakukan kontrol dan pengawasan. Untuk
mengontrol besaran risiko yang dapat diambil, Perseroan telah menetapkan berbagai limit dan threshold untuk
memastikan setiap eksposur risiko pasar berada di tingkat toleransi risiko dan RAS yang telah disetujui.
Eksposur risiko pasar dimonitor secara harian yang dilengkapi dengan proses eskalasi dan pelaporan kepada
Komite Manajemen Risiko Pasar.
b. Pengawasan dan Organisasi Manajemen Risiko Pasar
Untuk memastikan pengelolaan manajemen risiko pasar Perseroan memadai, diperlukan pengawasan aktif
dari Direksi dan Dewan Komisaris. Di tingkat Direksi, pengawasan risiko dilaksanakan oleh KMRP, ALCO,
ALCO Syariah, dan KMR, sedangkan di tingkat Dewan Komisaris, fungsi pengawasan risiko dilakukan oleh
RMC. KMRP merupakan komite yang beranggotakan manajemen senior yang mendukung KMR dan Presiden
Direktur dalam proses manajemen risiko pasar secara menyeluruh. KMRP bertanggung jawab atas
implementasi manajemen risiko pasar Perseroan dan memastikan bahwa kebijakan serta pelaksanaannya
sudah dilakukan dengan tepat, efektif, dan memadai serta sejalan dengan RAS dan strategi bisnis Perseroan.
Selanjutnya, setiap potensi masalah dalam pengelolaan risiko pasar akan didiskusikan di KMRP dan
dilaporkan ke KMR. Global Market merupakan unit pengambil risiko di mana terdapat pemisahan antara unit
yang melakukan trading dan unit yang melakukan aktivitas pada banking book. Market Risk Management
Division (MRMD) merupakan unit kontrol independen di Direktorat Manajemen Risiko yang bertanggung jawab
untuk memantau dan mengontrol risiko pasar sesuai dengan kerangka kerja dan kebijakan manajemen risiko
pasar, baik trading book maupun banking book. MRMD bertanggung jawab dalam mengidentifikasi risiko,
menetapkan, dan melakukan validasi model pengelolaan risiko, dan melaporkan risiko secara independen.
PENGELOLAAN RISIKO HUKUM
Risiko hukum adalah risiko yang timbul akibat tuntutan hukum dan/atau adanya kelemahan dalam aspek yuridis,
yang bersumber antara lain dari kelemahan aspek yuridis yang disebabkan oleh lemahnya perikatan yang
dilakukan Perseroan, ketiadaan dan/atau perubahan peraturan perundang-undangan yang menyebabkan suatu
transaksi yang telah dilakukan oleh Perseroan menjadi tidak sesuai dengan ketentuan yang akan ada, serta proses
litigasi baik yang timbul dari laporan/gugatan pihak ketiga terhadap Perseroan maupun sebaliknya.
a. Organisasi Manajemen Risiko Hukum
Pengendalian Risiko Hukum dilakukan oleh Unit Kerja Fungsi Hukum, yaitu Corporate Legal Department,
Divisi Asset Recovery Management, Human Resources Services Division, dan Integrated Lending Services
Division.
Strategi manajemen risiko hukum menyasar tiga aspek berikut:
1. Litigasi: merespons dengan tepat sengketa yang melibatkan Perseroan.
2. Kelemahan perjanjian dan hubungan hukum: dimitigasi dengan cara mengkaji setiap dokumen hukum,
kebijakan, dan prosedur internal untuk meminimalkan risiko hukum.
3. Ketiadaan atau perubahan peraturan perundangundangan: aspek ini diatasi melalui kajian secara berkala
terhadap ketentuan peraturan perundangundangan dan terhadap praktik terbaik di industri perbankan
dalam standar dokumentasi hukum.
Corporate Legal Department juga melakukan sosialisasi dan pelatihan untuk membangun budaya kehati-
hatian dan memastikan seluruh Unit Kerja memahami dan dapat mengendalikan risiko hukum. Untuk
memantau risiko hukum, Corporate Legal Department mengkonsolidasi pengumpulan data dan analisis untuk
mengukur indikator risiko hukum berdasarkan parameter yang ditentukan oleh OJK. Hasil pengukuran
dilaporkan kepada Direksi melalui Satuan Kerja Manajemen Risiko.
PENGELOLAAN RISIKO REPUTASI
Perseroan menyadari bahwa pengelolaan risiko reputasi yang baik berperan penting dalam meningkatkan
kepercayaan para pemangku kepentingan. Perseroan terus menerus menanamkan pentingnya manajemen risiko
reputasi kepada seluruh karyawan melalui sosialisasi visi dan internalisasi nilai-nilai perusahaan.
111
Page 136
Pengelolaan risiko reputasi dilakukan melalui tiga hal utama:
1. Konsisten menjalin komunikasi yang baik dan efektif dengan para pemangku kepentingan, antara lain dengan
mempublikasikan informasi terkini tentang Perseroan secara proaktif, membina hubungan baik dengan media,
dan secara konsisten melaksanakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.
2. Proaktif menanggapi dan menangani setiap hal negatif seperti keluhan, gangguan layanan, dan lainnya
sehubungan dengan Perseroan.
3. Melakukan pemantauan terhadap perkembangan industri dan usaha secara berkala.
a. Pengelolaan Risiko Reputasi Pada Saat Krisis
Perseroan juga memiliki mekanisme komunikasi krisis untuk meminimalkan dampak peristiwa negatif terhadap
reputasi. Untuk memastikan kesinambungan kegiatan usaha, Perseroan memiliki Business Continuity Plan
(BCP) dan membentuk Crisis Management Team sebagai koordinator respons dalam situasi krisis.
PENGELOLAAN RISIKO STRATEJIK
Risiko stratejik merupakan risiko yang dapat timbul akibat adanya keputusan dan/atau penerapan strategi
Perseroan yang tidak tepat atau kurang tepat, serta risiko yang mungkin timbul jika Perseroan gagal dalam
merespon atau mengantisipasi perubahan yang terjadi dalam lingkungan bisnis.
a. Upaya Mitigasi
hpaya pengelolaan risiko stratejik antara lain:
1. Mengidentifikasi rencana strategis dalam Rencana Bisnis Perseroan dan Rencana Korporasi.
2. Melakukan pemantauan secara berkala untuk mengetahui kelayakan target dan melakukan penyesuaian
jika dibutuhkan.
3. Mengomunikasikan pencapaian target keuangan, realisasi strategi, dan tindak lanjut Rencana Bisnis
Perseroan, dan Rencana Korporasi melalui berbagai forum dan rapat koordinasi.
PENGELOLAAN RISIKO KEPATUHAN
Perseroan telah memiliki kebijakan, prosedur, dan sistem untuk memastikan keberhasilan manajemen risiko
kepatuhan, termasuk melalui pendekatan secara terintegrasi dalam kerangka Konglomerasi Keuangan. Dengan
menerapkan langkah-langkah tersebut, Perseroan senantiasa melakukan langkah preventif sebagai strategi utama
pengendalian risiko kepatuhan. Perseroan berkomitmen mengikuti standar praktik perbankan yang sehat untuk
meningkatkan kinerja operasional, dan bisnis, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.
a. Strategi Manajemen Risiko Kepatuhan
Perseroan mengelola risiko kepatuhan dengan mengkaji tingkat kepatuhan untuk produk/aktivitas baru dan
sistem, kebijakan, dan prosedur terhadap peraturan yang berlaku. Direktur Kepatuhan menyampaikan laporan
hasil pemantauan dan pengendalian risiko kepatuhan kepada Presiden Direktur serta Dewan Komisaris
secara periodik.
23. TATA KELOLA PERUSAHAAN (GOOD CORPORATE GOVERNANCE)
IMPLEMENTASI TATA KELOLA PERUSAHAAN TAHUN 2024
Dengan dukungan komite-komite yang dibentuk, Dewan Komisaris melaksanakan pengawasan implementasi tata
kelola menggunakan pendekatan holistik untuk memastikan efektivitas implementasinya. Setiap komite memiliki
pedoman dan tata tertib kerja yang mengatur tugas, tanggung jawab, serta mekanisme kerja sehingga praktik kerja
yang sehat dan efektif terselenggara dengan baik. Perseroan secara berkala melakukan penilaian mandiri
terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dimana per Desember 2024 adalah peringkat 1
(Sangat Baik).
Dalam rangka penerapan manajemen risiko bagi bank umum, Perseroan secara berkala melakukan penilaian profil
risiko dan melaporkan profil risiko komposit berdasarkan pendekatan Risk Based Bank Rating (RBBR) kepada
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dewan Komisaris juga senantiasa meminta dan mengawasi agar Direksi segera
menindaklanjuti setiap temuan audit dan rekomendasi perbaikan, baik dari Satuan Kerja Audit Internal (SKAI),
akuntan publik, hasil pengawasan OJK dan BI maupun otoritas lainnya, serta mengambil pelajaran untuk Tindakan
pencegahan kedepannya. Pelaksanaan manajemen risiko telah sesuai dengan kebijakan risiko, risk appetite, dan
risk tolerance.
Penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan pencapaian kinerja yang dijalankan dengan penuh
komitmen mendapatkan pengakuan melalui diterimanya berbagai penghargaan dari dalam dan luar
negeri.
112
Page 137
INISIATIF TATA KELOLA PERUSAHAAN TAHUN 2025
Perseroan menjalankan tata kelola sesuai dengan Peraturan OJK, dan Undang-Undang Republik Indonesia,
termasuk merujuk pada ASEAN Corporate Governance Scorecard dalam pengembangan praktik terbaik tata kelola
perusahaan. Perseroan telah menerima berbagai penghargaan dalam bidang GCG, yang menegaskan komitmen
Perseroan dalam menjalankan tata kelola yang baik. Setiap temuan audit, baik dari Satuan Kerja Audit Internal
(SKAI), akuntan publik, hasil pengawasan OJK, BI dan otoritas lainnya ditindaklanjuti, termasuk mencegah hal
serupa terulang di kemudian hari.
Perseroan memiliki Pedoman Penerapan Tata Kelola yang memuat (1) Sistem Tata Kelola, (2) Peran dan
Tanggung jawab masing-masing Organ Perusahaan, serta (3) Pemantauan dan Pelaporan.
Perseroan menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik dalam setiap kegiatan usaha Perseroan,
dan di seluruh tingkatan organisasi. Penilaian dan evaluasi serta pengembangan penerapan tata kelola terus
dilaksanakan untuk melindungi kepentingan dan harapan para pemangku kepentingan.
a. Sistem Pengendalian Internal
Perseroan telah menetapkan kebijakan Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang efektif dan efisien di lingkungan
Perseroan sebagai suatu mekanisme pengawasan berkesinambungan yang diimplementasi-kan diseluruh level
jabatan dari kantor pusat dan kantor cabang. SPI Perseroan meliputi 5 (lima) komponen utama, yaitu:
1. Pengawasan manajemen dan lingkungan yang mendukung pengendalian.
2. Proses identifikasi dan pengukuran risiko.
3. Aktivitas kontrol dan pemisahan tugas serta tanggung jawab.
4. Keandalan sistem akuntansi, informasi dan komunikasi yang efektif.
5. Pemantauan dan perbaikan terhadap kelemahan.
Implementasi SPI dilakukan pada tiga aspek pengendalian utama, yaitu:
1. Pengendalian Operasional
a. Perseroan memiliki kebijakan dan prosedur lengkap dan dievaluasi secara berkala.
b. Perseroan menyusun kajian risiko pada setiap produk dan aktivitas, menerapkan Key Risk Indicator
(KRI) dan Risk and Control Self-Assessment (RCSA).
c. Perseroan menerapkan proses penyusunan, kaji ulang dan pengujian Business Continuity Plan serta
melaporkan kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
2. Pengendalian Kepatuhan terhadap Ketentuan Peraturan dan Perundang-undangan
a. Perseroan memiliki Unit Kerja yang mengelola dan mendukung kepatuhan terhadap ketentuan yang
berlaku.
b. Perseroan melakukan proses Regulatory Requirement Self-Assessment (RRSA).
3. Pengendalian Keuangan
a. Perseroan memiliki Rencana Bisnis untuk pencapaian jangka pendek dan jangka Panjang dengan
memperhitungkan kemampuan modal yang dimiliki.
b. Menekankan pelaksanaan kontrol yang efektif, seperti tersedianya:
• Unit Kontrol atau Quality Assurance untuk mengawasi proses dari masing-masing unit kerja terkait.
• Satuan Kerja Manajemen Risiko, Divisi Kepatuhan serta Audit Intern yang independen.
• Sistem informasi dan saluran komunitas dengan pengamanan sistem enkripsi.
b. Internal Audit
Fungsi Audit Internal dilaksanakan oleh Divisi Audit Internal yang dipimpin oleh seorang Kepala Divisi dengan
jabatan Kepala Divisi Audit Internal. Fungsi Divisi Audit Internal adalah:
• Memberikan keyakinan (assurance) kepada Direksi dan Dewan Komisaris (melalui Komite Audit) bahwa
tata kelola, manajemen risiko, dan proses pengendalian internal yang dirancang dan dilaksanakan telah
memadai dan efektif.
• Menjalankan fungsi konsultasi bagi pihak internal, terutama perihal yang tercakup dalam ruang lingkup
Audit Internal. Namun demikian, fungsi konsultasi tersebut tidak dilakukan apabila hal tersebut dapat
mengurangi independensi dan/atau obyektivitas Audit Internal.
c. Piagam Audit Internal
Kegiatan Divisi Audit Internal telah membentuk Divisi Audit Internal (SKAI) berdasarkan Peraturan OJK
No.1/POJK.03/2019 (POJK 1/2019) tentang Penerapan Fungsi Audit Internal pada Bank Umum. Berdasarkan
Piagam Audit internal, SKAI diharuskan memberikan keyakinan independen dan obyektif untuk membantu
meningkatkan kualitas dan efektivitas proses tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal, dan
membantu Perseroan mencapai tujuan strategisnya dengan menggunakan pendekatan audit berbasis risiko,
sistematis, dan disiplin.
Selain itu, SKAI memberikan penilaian independent terhadap kualitas portofolio kredit Perseroan dan proses
manajemen risiko kredit. SKAI melaporkan kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian internal kepada
Manajemen dan Dewan Komisaris (melalui Komite Audit), tetapi tidak merupakan bagian dari sistem
113
Page 138
pengendalian internal. SKAI juga menyediakan jasa advisory yang bertujuan untuk memberikan nilai tambah
dan meningkatkan tata Kelola perusahaan, manajemen risiko, dan proses pengendalian, tanpa mengemban
tanggung jawab manajemen. Pemberian jasa advisory tidak akan dilakukan apabila dinilai dapat
mempengaruhi independensi dan objektivitas SKAI baik secara faktual maupun persepsi, serta jika SKAI tidak
memiliki cukup pengetahuan, kemampuan, kompetensi atau sumber daya tidak mencukupi untuk
melaksanakannya secara efektif. SKAI mengadopsi pendekatan berbasis risiko dimana pelaksanaan audit
diprioritaskan sesuai dengan penilaian risiko saat ini dan yang akan timbul, termasuk risiko siber, pihak ketiga,
tindakan kriminal keuangan dan sanction, operasional, kredit, budaya dan perilaku. SKAI memenuhi Standar
Internasional untuk Praktik Profesional Audit Internal dari Institute of Internal Auditors (IIA).
24. TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY)
Perseroan telah menetapkan Strategi Keberlanjutan merujuk pada Kerangka Keberlanjutan yang menekankan tiga
pilar utama yaitu, Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) demi menuju target Net Zero pada tahun 2050.
Kerangka ini mencerminkan pendekatan keberlanjutan Perseroan dalam aspek LST yang dituangkan dalam 10
faktor LST material yang menjadi prioritas dalam mendorong kinerja dan dampak positif yang signifikan.
Perseroan juga telah mengembangkan proses manajemen risiko LST, termasuk risiko yang berkaitan dengan iklim,
dalam pemberian pinjaman dan investasi. Hal ini dilakukan dengan menilai dampak potensial terhadap aspek
keberlanjutan dan memastikan bahwa keputusan yang diambil sejalan dengan komitmen terhadap prinsip-prinsip
LST. Perseroan juga telah mengatur tata kelola keberlanjutan dengan menetapkan fungsi Dewan Komisaris
melalui Komite Keberlanjutan untuk mengawasi pengelolaan risiko dan peluang terkait LST termasuk iklim,
sementara Direksi melalui Sustainability Council yang didukung oleh Sustainability Steering Committee pada level
unit kerja bertugas melakukan penilaian dan pengelolaan atas risiko dan peluang terkait LST termasuk iklim
Perseroan.
Selain itu, sebagai bentuk komitmen mendukung pencapaian target keberlanjutan, Perseroan melakukan berbagai
inisiatif untuk mengurangi jejak karbon dan mendukung operasi bisnis berkelanjutan diantaranya melalui
penghematan energi, penghematan air, dan pengelolaan limbah dengan baik, sehingga sejak tahun 2023
Perseroan telah berhasil mencapai karbon netral emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dari aktivitas operasional. Selain
itu, Perseroan berupaya mengintegrasikan LST dengan melakukan inovasi produk investasi dalam solusi
keuangan berkelanjutan untuk mendukung proyek-proyek yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan
serta mengurangi risiko terkait perubahan iklim. Pada beberapa tahun terakhir, seiring bertumbuhnya produk
investasi berkelanjutan, Perseroan telah turut serta dalam menawarkan produk investasi berkelanjutan kepada
nasabah. Pada 31 Desember 2024, Perseroan telah berhasil mencatatkan investasi berkelanjutan sebesar Rp1,9
triliun yang terdiri dari Rp1,1 triliun obligasi/sukuk hijau ritel dan Rp784,1 miliar reksadana. Melalui pencapaian ini,
Perseroan berhasil mencatatkan peningkatan 46% dibandingkan dengan pencapaian di akhir tahun 2023.
Perseroan berkontribusi dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Tanggung
Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (CSR) yang berfokus pada 3 pilar utama, yaitu:
• Edukasi – Mendukung peningkatan pengetahuan masyarakat demi membangun kemerdekaan finansial agar
dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi
• Lingkungan dan Kesehatan – Mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat baik dalam aspek sosial,
kesehatan, dan lingkungan
• Kemanusiaan – Mendukung kebutuhan masyarakat yang membutuhkan melalui kerelawanan dan donasi
karyawan
Sepanjang tahun 2023 sampai April 2025, program kegiatan CSR yang dilakukan Perseroan antara lain:
Kegiatan CSR 2023
• Seri Edukasi dan Workshop Kewirausahaan untuk Pelaku UMKM di Jabodetabek & Secara Daring
• Gerakan Pungut Sampah di wilayah Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat
• Edukasi Literasi Keuangan Menggunakan Papan Permainan Interaktif Bagi Siswa tingkat SMA/SMK di Jakarta
• Penyaluran 2.139 Paket Sembako Bagi Warga di sekitar Wilayah Kantor OCBC se-Indonesia
• Donasi Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Prasejahtera di Tanah Abang, Jakarta Pusat
• Edukasi Literasi Keuangan untuk Siswa Prasejahtera di Tangerang dan Jakarta Pusat
• Edukasi Literasi Keuangan bagi Penyandang Disabilitas di Panti Asuhan Jakarta Barat serta Sekolah Luar
Biasa di Jakarta Selatan
• Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberian Paket Sembako untuk Desa Buninagara, Ciwidey, Jawa
Barat
• Bantuan Dana Pendidikan (Beasiswa) untuk Mahasiswa/i Prasejahtera
• Donor Darah
114
Page 139
Kegiatan CSR 2024
• Penanaman 10.000 bibit pohon mangrove di Semarang, Jawa Tengah dan 1.000 bibit pohon mangrove
di Tangerang, Banten
• Penyaluran Paket Makanan Bagi Binaan Panti Asuhan di Jabodetabek
• Seri Edukasi dan Workshop Kewirausahaan untuk Pelaku UMKM di Jabodetabek & Secara Daring
• Edukasi Literasi Keuangan bagi Penyandang Disabiliitas serta Kompetisi dan Workshop serta Pendampingan
UMKM Disabilitas
• Kegiatan Edukasi Literasi Keuangan untuk Siswa Prasejahtera di Jawa Barat
• Edukasi Literasi Keuangan Bagi Kelompok Perempuan Bersama XL Axiata dan Sahabat UMKM
• Penyaluran 2.740 Paket Sembako Bagi Warga di sekitar Wilayah Kantor OCBC se-Indonesia
• Donasi Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Prasejahtera di Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Banten
dan Yogyakarta
• Bantuan Dana Pendidikan (Beasiswa) untuk Mahasiswa/i Prasejahtera
• Penyaluran Bingkisan Makanan untuk Siswa Prasejahtera di Jawa Barat
• Edukasi Literasi Keuangan Menggunakan Papan Permainan Interaktif Bagi Siswa tingkat SMA/SMK di Jakarta
dan Yogyakarta
• Pemberdayaan Masyarakat (Pembangunan Pipanisasi Air, Bak Air, MCK, Akses Listrik, Lampu Jalan, Edukasi
Literasi Keuangan Keluarga & UMKM, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Bagi Anak, Gizi & Ketahanan Pangan
Keluarga Bagi Ibu, Peningkatan Produktivitas Pertanian & Peternakan, Seri Workshop Pengembangan
UMKM)
• Donor Darah
Kegiatan CSR 2025 (hingga April 2025)
• Gerakan Pungut Sampah di wilayah Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat
• Penyaluran 2.500 Paket Sembako Bagi Warga di sekitar Wilayah Kantor OCBC se-Indonesia
• Edukasi Literasi Keuangan Menggunakan Papan Permainan Interaktif Bagi Siswa tingkat SMA/SMK di
Jakarta
• Bantuan Alat Produksi dan Pelatihan Keterampilan Pelaku UMKM Binaan di Desa Sirnajaya, Kab. Bandung
Barat, Jawa Barat
• Donor Darah
25. RISET DAN PENGEMBANGAN
Perseroan secara berkelanjutan melakukan survey untuk mengetahui kebutuhan nasabah dan karyawan yang
terus berkembang serta feedback dari nasabah terhadap Perseroan agar Perseroan dapat melakukan
pengembangan produk dan jasa sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Adapun biaya riset dan pengembangan pada tahun 2023 dan 2024 adalah sebagai berikut:
(dalam satuan Rupiah)
Keterangan 2023 2024
Biaya Riset dan Pengembangan 8.189.872.470 11.716.602.835
26. ASURANSI
Perseroan telah mengasuransikan atas harta kekayaannya baik untuk bangunan kantor dan peralatannya yang
ada pada Perseroan, uang yang ada pada Perseroan, mesin-mesin dan kendaraan bermotor yang dimiliki
Perseroan, baik yang ada di kantor pusat maupun kantor-kantor cabang Perseroan. Adapun jenis-jenis asuransi
yang telah diasuransikan oleh Perseroan adalah:
• Asuransi Terorisme dan Sabotase
Perseroan telah mengasuransikan untuk perlindungan bangunan kantor, mesin-mesin, perlengkapan dan
barang persediaan (stok) kantor berdasarkan Polis Asuransi Terorisme dan Sabotase No.19-F0086417-ISR-
R002 tanggal 17 April 2025 untuk periode 31 Maret 2025 sampai dengan 31 Maret 2026 pada PT. Great
Eastern General Insurance Indonesia dengan nilai pertanggungan Rp1.423.432.659.699,46.
115
Page 140
• Asuransi Gempa Bumi
Perseroan telah mengasuransikan untuk perlindungan bangunan kantor, mesin-mesin, perlengkapan dan
inventaris kantor berdasarkan Polis Earthquake Insurance No.19-F0086422-ISR-R002 tanggal 17 April 2025
untuk periode 31 Maret 2025 sampai dengan 31 Maret 2026 pada PT. Great Eastern General Insurance
Indonesia dengan nilai pertanggungan Rp1.423.432.659.699,46.
• Asuransi Kendaraan Bermotor Roda Empat dan Dua
Perseroan telah mengasuransikan untuk perlindungan kendaraan bermotor roda empat dan roda dua yang
dimilikinya berdasarkan Polis Asuransi Kendaraan Bermotor No.19-V0080418-ISR-R002 tanggal 16 April
2025 untuk periode 31 Maret 2025 sampai dengan 31 Maret 2026 pada PT. Great Eastern General Insurance
Indonesia dengan nilai pertanggungan sebesar Rp7.774.505.803,00.
• Asuransi Cyber
Perseroan telah mengasuransikan untuk perlindungan bisnis dan data digital yang dimilikinya berdasarkan
Polis Cyber Insurance No.19-P0000994-PID tanggal 27 Desember 2024 untuk periode 7 Desember 2024
sampai dengan 7 Desember 2025 pada PT. Great Eastern General Insurance Indonesia dengan nilai
pertanggungan sebesar Rp29.500 juta.
• Asuransi Electronic Equipment
Perseroan telah mengasuransikan untuk perlindungan cash register elektronik dan perlengkapan kantor
serta media penyimpanan data eksternal yang dimilikinya berdasarkan Polis Electronic Equipment Insurance
No.19-E0005161-EEQ-R005 tanggal 23 Juli 2024 untuk periode 31 Juli 2024 sampai dengan 31 Juli 2025
pada PT. Great Eastern General Insurance Indonesia dengan nilai premi sebesar Rp353 juta untuk kantor
pusat dan sebesar Rp512 juta untuk kantor KCP OCBC Space.
• Asuransi Direktur dan Pejabat Elite III Preferred
Perseroan telah mengasuransikan untuk perlindungan atas kewajiban Direktur dan Pejabat Perseroan
berdasarkan Polis Elite III Preferred Directors & Officers Liability No.3020100004 tanggal 18 Desember 2024
untuk periode 1 November 2024 sampai dengan 31 Oktober 2025 pada PT. Chubb General Insurance
Indonesia dengan batas tanggung gugat kumulatif sebesar Rp78.125 juta.
• Asuransi Keuangan (Money Insurance) dan Perlindungan atas Tindakan Kecurangan (Fidelity
Guarantee)
Perseroan telah mengasuransikan untuk perlindungan atas kehilangan atas uang dan tindakan kecurangan
berdasarkan Policy Schedule Money Insurance No.19-G0002166-MON-R005 dan Fidelity Gurantee No.19-
G0002167-FGS-R005 tanggal 16 April 2025 untuk periode 31 Maret 2025 sampai dengan 31 Maret 2026
pada PT. Great Eastern General Insurance Indonesia dengan nilai premi sebesar Rp630.070.000,00.
Perseroan senantiasa mengasuransikan seluruh asset/ harta kekayaan material yang dimilikinya yang berkaitan
dengan kegiatan usahanya, terutama bangunan atas risiko kebakaran, kehilangan dan kerusakan dan/atau resiko
lainnya sesuai kebutuhan dan kondisi harta kekayaannya tersebut, dengan nilai pertanggungan asuransi yang
memadai untuk mengganti objek yang diasuransikan atau menutup risiko yang dipertanggungkan.
27. LISENSI, FRANCHISE, DAN HAK KEKAYAAN
PENCATATAN HAK CIPTA
Perseroan telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual yang terdaftar pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual
- Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berupa hak cipta yaitu Hak Cipta Lagu (dengan
teks) dengan judul “Lagu Mars OCBC” yang tercatat di bawah No. 000827790, untuk jangka waktu selama 50 (lima
puluh) tahun sejak pertama kali diumumkan yaitu tanggal 1 April 2059.
PENDAFTARAN HAK MEREK
Perseroan telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual berupa Hak Merek yang terdaftar pada Direktorat Jenderal Hak
Kekayaan Intelektual. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berupa :
116
Page 141
Tanggal Tanggal
No. No. Pendaftaran Nama Merek dan Kelas
Penerbitan Berakhir
1 IDM001037893 #FinanciallyFit-Kelas 9 15-Feb-22 15-Feb-32
2 IDM001039687 #FinanciallyFit-Kelas 16 15-Feb-22 15-Feb-32
3 IDM001047153 #FinanciallyFit-Kelas 35 15-Feb-22 15-Feb-32
4 IDM001047150 #FinanciallyFit-Kelas 36 15-Feb-22 15-Feb-32
5 IDM001086672 #FinanciallyFit-Kelas 38 15-Feb-22 15-Feb-32
6 IDM001059434 #FinanciallyFit-Kelas 42 15-Feb-22 15-Feb-32
7 IDM001038807 Financial Fitness - Kelas 9 10-Feb-22 10-Feb-32
8 IDM001038794 Financial Fitness - Kelas 16 10-Feb-22 10-Feb-32
9 IDM001038788 Financial Fitness - Kelas 35 10-Feb-22 10-Feb-32
10 IDM001038784 Financial Fitness - Kelas 36 10-Feb-22 10-Feb-32
11 IDM001038681 Financial Fitness - Kelas 38 10-Feb-22 10-Feb-32
12 IDM001038620 Financial Fitness - Kelas 42 10-Feb-22 10-Feb-32
13 IDM001047144 Financial Fitness Check Up - Kelas 9 15-Feb-22 15-Feb-32
14 IDM001059413 Financial Fitness Check Up - Kelas 16 15-Feb-22 15-Feb-32
15 IDM001059339 Financial Fitness Check Up - Kelas 35 15-Feb-22 15-Feb-32
16 IDM001059336 Financial Fitness Check Up - Kelas 36 15-Feb-22 15-Feb-32
17 IDM001059108 Financial Fitness Check Up - Kelas 38 15-Feb-22 15-Feb-32
18 IDM001059106 Financial Fitness Check Up - Kelas 42 15-Feb-22 15-Feb-32
19 IDM001036637 Financial Fitness Classes - Kelas 9 17-Feb-22 17-Feb-32
20 IDM001036926 Financial Fitness Classes - Kelas 16 17-Feb-22 17-Feb-32
21 IDM001036920 Financial Fitness Classes - Kelas 35 17-Feb-22 17-Feb-32
22 IDM001036640 Financial Fitness Classes - Kelas 36 17-Feb-22 17-Feb-32
23 IDM001036639 Financial Fitness Classes - Kelas 38 17-Feb-22 17-Feb-32
24 IDM001039327 Financial Fitness Classes - Kelas 41 17-Feb-22 17-Feb-32
25 IDM001036638 Financial Fitness Classes - Kelas 42 17-Feb-22 17-Feb-32
26 IDM001036417 Financial Fitness Gym - Kelas 9 11-Feb-22 11-Feb-32
27 IDM001036413 Financial Fitness Gym - Kelas 16 11-Feb-22 11-Feb-32
28 IDM001035781 Financial Fitness Gym - Kelas 35 11-Feb-22 11-Feb-32
29 IDM001035773 Financial Fitness Gym - Kelas 36 11-Feb-22 11-Feb-32
30 IDM001035767 Financial Fitness Gym - Kelas 38 11-Feb-22 11-Feb-32
31 IDM001035710 Financial Fitness Gym - Kelas 42 11-Feb-22 11-Feb-32
32 IDM001037346 Financial Fitness Index - Kelas 9 17-Feb-22 17-Feb-32
33 IDM001037345 Financial Fitness Index - Kelas 16 17-Feb-22 17-Feb-32
34 IDM001039378 Financial Fitness Index - Kelas 35 17-Feb-22 17-Feb-32
35 IDM001039330 Financial Fitness Index - Kelas 36 17-Feb-22 17-Feb-32
36 IDM001039329 Financial Fitness Index - Kelas 38 17-Feb-22 17-Feb-32
37 IDM001039328 Financial Fitness Index - Kelas 42 17-Feb-22 17-Feb-32
38 IDM000843182 Elevation - Kelas 9 16-Sep-19 16-Sep-29
39 IDM000843189 Elevation - Kelas 16 16-Sep-19 16-Sep-29
40 IDM000865283 Elevation - Kelas 35 16-Sep-19 16-Sep-29
41 IDM000865284 Elevation - Kelas 36 16-Sep-19 16-Sep-29
42 IDM000865285 Elevation - Kelas 38 16-Sep-19 16-Sep-29
43 IDM000865287 Elevation - Kelas 42 16-Sep-19 16-Sep-29
44 IDM000968355 Global Wallet - Kelas 9 27-Apr-21 27-Apr-31
45 IDM000968351 Global Wallet - Kelas 16 27-Apr-21 27-Apr-31
46 IDM000968347 Global Wallet - Kelas 35 27-Apr-21 27-Apr-31
47 IDM000968345 Global Wallet - Kelas 36 27-Apr-21 27-Apr-31
48 IDM000968343 Global Wallet - Kelas 38 27-Apr-21 27-Apr-31
49 IDM000968322 Global Wallet - Kelas 42 27-Apr-21 27-Apr-31
50 IDM001079096 HiRa - Kelas 35 5-Oct-18 5-Oct-28
51 IDM000697826 HiRa - Kelas 38 5-Oct-18 5-Oct-28
52 IDM000697889 HiRa - Kelas 41 5-Oct-18 5-Oct-28
53 IDM000899924 KPR Easy Start - Kelas 9 16-Jun-20 16-Jun-30
54 IDM000899957 KPR Easy Start - Kelas 16 16-Jun-20 16-Jun-30
55 IDM000904072 KPR Easy Start - Kelas 35 16-Jun-20 16-Jun-30
56 IDM000895084 KPR Easy Start - Kelas 36 16-Jun-20 16-Jun-30
57 IDM000904074 KPR Easy Start - Kelas 38 16-Jun-20 16-Jun-30
58 IDM000904076 KPR Easy Start - Kelas 42 16-Jun-20 16-Jun-30
59 IDM000789762 KPR Kendali - Kelas 16 12-Oct-18 12-Oct-28
60 IDM000789757 KPR Kendali - Kelas 35 12-Oct-18 12-Oct-28
61 IDM000789756 KPR Kendali - Kelas 36 12-Oct-18 12-Oct-28
62 IDM000789755 KPR Kendali - Kelas 42 12-Oct-18 12-Oct-28
63 IDM001050739 KTA Cashbiz - Kelas 9 26-Apr-21 26-Apr-31
64 IDM000968927 KTA Cashbiz - Kelas 16 26-Apr-21 26-Apr-31
65 IDM001110498 KTA Cashbiz - Kelas 35 26-Apr-21 26-Apr-31
66 IDM001110497 KTA Cashbiz -Kelas 42 26-Apr-21 26-Apr-31
67 IDM001062718 KTA Cashbiz Flex - Kelas 9 31-Mar-22 31-Mar-32
68 IDM001062716 KTA Cashbiz Flex - Kelas 16 31-Mar-22 31-Mar-32
69 IDM001062649 KTA Cashbiz Flex - Kelas 35 31-Mar-22 31-Mar-32
117
Page 142
Tanggal Tanggal
No. No. Pendaftaran Nama Merek dan Kelas
Penerbitan Berakhir
70 IDM001062644 KTA Cashbiz Flex - Kelas 42 31-Mar-22 31-Mar-32
71 IDM001163214 KTA Cashloan - kelas 9 26-Apr-21 26-Apr-31
72 IDM000968923 KTA Cashloan - Kelas 16 26-Apr-21 26-Apr-31
73 IDM001127886 KTA Cashloan - Kelas 35 26-Apr-21 26-Apr-21
74 IDM000968917 KTA Cashloan - Kelas 42 26-Apr-21 26-Apr-31
75 IDM001051042 KTA Cashloan Flex - Kelas 9 1-Apr-22 1-Apr-32
76 IDM001051157 KTA Cashloan Flex - Kelas 16 1-Apr-22 1-Apr-32
77 IDM001051038 KTA Cashloan Flex - Kelas 35 1-Apr-22 1-Apr-32
78 IDM001037590 me.Nyala - Kelas 9 14-Feb-22 14-Feb-32
79 IDM001037571 me.Nyala - Kelas 16 14-Feb-22 14-Feb-32
80 IDM001035878 me.Nyala - Kelas 35 14-Feb-22 14-Feb-32
81 IDM001035591 me.Nyala - Kelas 36 14-Feb-22 14-Feb-32
82 IDM001046916 me.Nyala - Kelas 38 14-Feb-22 14-Feb-32
83 IDM001047157 me.Nyala - Kelas 42 14-Feb-22 14-Feb-32
84 IDM000404191 Multicurrency - Kelas 36 28-Jul-21 28-Jul-31
85 IDM001061126 Nge-Gym Financial - Kelas 9 17-Feb-22 17-Feb-32
86 IDM001061124 Nge-Gym Financial - Kelas 16 17-Feb-22 17-Feb-32
87 IDM001061123 Nge-Gym Financial - Kelas 35 17-Feb-22 17-Feb-32
88 IDM001061122 Nge-Gym Financial - Kelas 36 17-Feb-22 17-Feb-32
89 IDM001061121 Nge-Gym Financial - Kelas 38 17-Feb-22 17-Feb-32
90 IDM001064428 Nge-Gym Financial - Kelas 41 17-Feb-22 17-Feb-32
91 IDM001067969 Nge-Gym Financial - Kelas 42 17-Feb-22 17-Feb-32
92 IDM000404066 e-tax@ocbcnisp - Kelas 36 21-Jul-21 28-Jul-31
93 IDM000404190 eAlerts@ocbcnisp - Kelas 36 28-Jul-21 28-Jul-31
94 IDM000404377 Tanda 360◦ OCBC NISP 10-Aug-21 10-Aug-31
95 IDM001094205 ONePocket - Kelas 38 21-Oct-22 21-Oct-32
96 IDM001094212 ONePocket - Kelas 42 21-Oct-22 21-Oct-32
97 IDM00807501 NYALA - Kelas 9 8-Aug-19 8-Aug-29
98 IDM000838455 NYALA - Kelas 16 8-Aug-19 8-Aug-29
99 IDM000863847 NYALA - Kelas 35 8-Aug-19 8-Aug-29
100 IDM000863848 NYALA - Kelas 36 8-Aug-19 8-Aug-29
101 IDM000863849 NYALA - Kelas 38 8-Aug-19 8-Aug-29
102 IDM000863850 NYALA - Kelas 42 8-Aug-19 8-Aug-29
103 IDM001061411 NYALA COFFEE - Kelas 9 17-Feb-22 17-Feb-32
104 IDM001061257 NYALA COFFEE - Kelas 16 17-Feb-22 17-Feb-32
105 IDM001061252 NYALA COFFEE - Kelas 35 17-Feb-22 17-Feb-32
106 IDM001061222 NYALA COFFEE - Kelas 36 17-Feb-22 17-Feb-32
107 IDM001061175 NYALA COFFEE - Kelas 38 17-Feb-22 17-Feb-32
108 IDM001061170 NYALA COFFEE - Kelas 42 17-Feb-22 17-Feb-32
109 IDM001023800 OCBC NISP 90 N - Kelas 9 8-Dec-21 8-Dec-31
110 IDM001023780 OCBC NISP 90 N - Kelas 16 8-Dec-21 8-Dec-31
111 IDM001025495 OCBC NISP 90 N - Kelas 35 8-Dec-21 8-Dec-31
112 IDM001025479 OCBC NISP 90 N - Kelas 36 8-Dec-21 8-Dec-31
113 IDM001025432 OCBC NISP 90 N - Kelas 38 8-Dec-21 8-Dec-31
114 IDM001025402 OCBC NISP 90 N - Kelas 42 8-Dec-21 8-Dec-31
115 IDM000837753 ONe Mobile - Kelas 9 5-Aug-19 5-Aug-29
116 IDM000837853 ONe Mobile - Kelas 16 5-Aug-19 5-Aug-29
117 IDM000837864 ONe Mobile - Kelas 35 5-Aug-19 5-Aug-29
118 IDM000837866 ONe Mobile - Kelas 36 5-Aug-19 5-Aug-29
119 IDM000978997 ONe Mobile - Kelas 38 5-Aug-19 5-Aug-29
120 IDM000837766 ONe Mobile - Kelas 42 5-Aug-19 5-Aug-29
121 IDM000907938 One Store - Kelas 9 14-Aug-20 14-Aug-30
122 IDM000910838 One Store - Kelas 16 14-Aug-20 14-Aug-30
123 IDM000910847 One Store - Kelas 35 14-Aug-20 14-Aug-30
124 IDM000910858 One Store - Kelas 36 14-Aug-20 14-Aug-30
125 IDM000910864 One Store - Kelas 38 14-Aug-20 14-Aug-30
126 IDM000910865 One Store - Kelas 42 14-Aug-20 14-Aug-30
127 IDM000837811 ONe Wallet - Kelas 9 5-Aug-19 5-Aug-29
128 IDM000837816 ONe Wallet - Kelas 16 5-Aug-19 5-Aug-29
129 IDM000837817 ONe Wallet - Kelas 35 5-Aug-19 5-Aug-29
130 IDM000837818 ONe Wallet - Kelas 36 5-Aug-19 5-Aug-29
131 IDM000837819 ONe Wallet - Kelas 38 5-Aug-19 5-Aug-29
132 IDM000837820 ONe Wallet - Kelas 42 5-Aug-19 5-Aug-29
133 IDM000843030 PO!NSERU - Kelas 9 16-Sep-19 16-Sep-29
134 IDM000843079 PO!NSERU - Kelas 16 16-Sep-19 16-Sep-29
135 IDM000865291 PO!NSERU - Kelas 35 16-Sep-19 16-Sep-29
136 IDM000865292 PO!NSERU - Kelas 36 16-Sep-19 16-Sep-29
137 IDM000865293 PO!NSERU - Kelas 38 16-Sep-19 16-Sep-29
138 IDM000865309 PO!NSERU - Kelas 42 16-Sep-19 16-Sep-29
118
Page 143
Tanggal Tanggal
No. No. Pendaftaran Nama Merek dan Kelas
Penerbitan Berakhir
139 IDM000978899 Tanda Link - Kelas 9 24-May-21 24-May-31
140 IDM000978896 Tanda Link - Kelas 16 24-May-21 24-May-31
141 IDM000978891 Tanda Link - Kelas 35 24-May-21 24-May-31
142 IDM000978887 Tanda Link - Kelas 36 24-May-21 24-May-31
143 IDM000978884 Tanda Link - Kelas 38 24-May-21 24-May-31
144 IDM000978421 Tanda Link - Kelas 42 24-May-21 24-May-31
145 IDM000887146 Raih by Poinseru - Kelas 9 29-May-20 28-May-30
146 IDM000887147 Raih by Poinseru - Kelas 16 29-May-20 28-May-30
147 IDM000894064 Raih by Poinseru - Kelas 35 29-May-20 28-May-30
148 IDM000894065 Raih by Poinseru - Kelas 36 29-May-20 28-May-30
149 IDM000894066 Raih by Poinseru - Kelas 38 29-May-20 28-May-30
150 IDM000907602 Raih by Poinseru - Kelas 42 29-May-20 28-May-30
151 IDM001037331 Ruang Me.Nyala Kelas 9 11-Feb-22 11-Feb-32
152 IDM001037325 Ruang Me.Nyala Kelas 16 11-Feb-22 11-Feb-32
153 IDM001036516 Ruang Me.Nyala Kelas 35 11-Feb-22 11-Feb-32
154 IDM001036512 Ruang Me.Nyala Kelas 36 11-Feb-22 11-Feb-32
155 IDM001036507 Ruang Me.Nyala Kelas 38 11-Feb-22 11-Feb-32
156 IDM001036429 Ruang Me.Nyala Kelas 42 11-Feb-22 11-Feb-32
157 IDM001107035 ONePocket - Kelas 9 21-Okt-22 21-Okt-32
158 IDM001106981 ONePocket - Kelas 16 21-Okt-22 21-Okt-32
159 IDM001106939 ONePocket - Kelas 35 21-Okt-22 21-Okt-32
160 IDM001106824 ONePocket - Kelas 36 21-Okt-22 21-Okt-32
161 IDM000105150 NISP - Kelas 36 Dec-23 29-Jun-34
162 IDM001153707 TIDAK ADA YANG TIDAK BISA - Kelas 9 5-Apr-23 5-Apr-33
163 IDM001153691 TIDAK ADA YANG TIDAK BISA - Kelas 16 5-Apr-23 5-Apr-33
164 IDM001153638 TIDAK ADA YANG TIDAK BISA - Kelas 35 5-Apr-23 5-Apr-33
165 IDM001153633 TIDAK ADA YANG TIDAK BISA - Kelas 36 5-Apr-23 5-Apr-33
166 IDM001153627 TIDAK ADA YANG TIDAK BISA - Kelas 38 5-Apr-23 5-Apr-33
167 IDM001153024 TIDAK ADA YANG TIDAK BISA - Kelas 42 5-Apr-23 5-Apr-33
168 IDM001167917 Logo OCBC Merah (main logo/ red on white) - kelas 36 19-May-23 19-May-33
169 IDM001160105 Logo OCBC Merah (main logo/red on white) - kelas 38 19-May-23 19-May-33
170 IDM001160079 Logo OCBC Putih (white on red) - kelas 36 19-May-23 19-May-33
171 IDM001159980 Logo OCBC Putih (white on red) - kelas 38 19-May-23 19-May-33
172 IDM001159979 Logo OCBC Putih (white on red) - kelas 42 19-May-23 19-May-33
173 IDM001160087 Logo OCBC Hitam - kelas 38 19-May-23 19-May-33
174 IDM001166815 Logo OCBC Hitam - kelas 42 19-May-23 19-May-33
175 IDM001167052 Tagline For now, and beyond - kelas 9 29-May-23 29-May-33
176 IDM001161705 Tagline For now, and beyond - kelas 16 29-May-23 29-May-33
177 IDM001161703 Tagline For now, and beyond - kelas 35 29-May-23 29-May-33
178 IDM001161702 Tagline For now, and beyond - kelas 36 29-May-23 29-May-33
179 IDM001167051 Tagline For now, and beyond - kelas 38 29-May-23 29-May-33
180 IDM001163583 Tagline For now, and beyond - kelas 42 29-May-23 29-May-33
181 IDM001166753 Logo OCBC NISP Syariah With You - kelas 9 16-Jun-23 16-Jun-33
182 IDM001173157 Logo OCBC NISP Syariah With You - kelas 35 16-Jun-23 16-Jun-33
183 IDM001166577 Logo OCBC NISP Syariah With You - kelas 36 16-Jun-23 16-Jun-33
184 IDM001166576 Logo OCBC NISP Syariah With You - kelas 38 16-Jun-23 16-Jun-33
185 IDM001166507 Logo OCBC NISP Syariah With You - kelas 42 16-Jun-23 16-Jun-33
186 IDM001166556 Logo OCBC NISP With You - kelas 9 25-May-23 25-May-33
187 IDM001166555 Logo OCBC NISP With You - kelas 36 25-May-23 25-May-33
188 IDM001166553 Logo OCBC NISP With You - kelas 38 25-May-23 25-May-33
189 IDM001166554 Logo OCBC NISP With You - kelas 42 25-May-23 25-May-33
190 IDM001168532 Logo OCBC B!SA (color) - kelas 9 12-Jun-23 12-Jun-33
191 IDM001164249 Logo OCBC B!SA (color) - kelas 36 12-Jun-23 12-Jun-33
192 IDM001172168 Logo OCBC B!SA (color) - kelas 38 12-Jun-23 12-Jun-33
193 IDM001168538 Logo OCBC B!SA (color) - kelas 42 12-Jun-23 12-Jun-33
194 IDM001168541 Logo OCBC B!SA (Black) - kelas 36 12-Jun-23 12-Jun-33
195 IDM001164284 Logo OCBC B!SA (Black) - kelas 38 12-Jun-23 12-Jun-33
196 IDM001168542 Logo OCBC B!SA (Black) - kelas 42 12-Jun-23 12-Jun-33
197 IDM001168234 Logo OCBC B!SA (white on red) - kelas 36 12-Jun-23 12-Jun-33
198 IDM001164245 Logo OCBC B!SA (white on red) - kelas 38 12-Jun-23 12-Jun-33
199 IDM001168531 Logo OCBC B!SA (white on red) - kelas 42 12-Jun-23 12-Jun-33
200 IDM001166870 Tulisan Nyala Cuan Cat - kelas 9 13-Jun-23 13-Jun-33
201 IDM001166813 Tulisan Nyala Cuan Cat - kelas 16 13-Jun-23 13-Jun-33
202 IDM001173657 Tulisan Nyala Cuan Cat - kelas 35 13-Jun-23 13-Jun-33
203 IDM001166811 Tulisan Nyala Cuan Cat - kelas 36 13-Jun-23 13-Jun-33
204 IDM001166810 Tulisan Nyala Cuan Cat - kelas 38 13-Jun-23 13-Jun-33
205 IDM001166788 Tulisan Nyala Cuan Cat - kelas 42 13-Jun-23 13-Jun-33
206 IDM001231397 Logo B!SA (abu-abu) - kelas 9 8-Jun-23 8-Jun-33
207 IDM001228330 Logo B!SA (abu-abu) - kelas 16 8-Jun-23 8-Jun-33
119
Page 144
Tanggal Tanggal
No. No. Pendaftaran Nama Merek dan Kelas
Penerbitan Berakhir
208 IDM001228329 Logo B!SA (abu-abu) - kelas 35 8-Jun-23 8-Jun-33
209 IDM001228328 Logo B!SA (abu-abu) - kelas 42 8-Jun-23 8-Jun-33
210 IDM001228327 Logo B!SA (hitam) - kelas 9 8-Jun-23 8-Jun-33
211 IDM001231396 Logo B!SA (hitam) - kelas 16 8-Jun-23 8-Jun-33
212 IDM001216752 Logo B!SA (hitam) - kelas 35 8-Jun-23 8-Jun-33
213 IDM001233064 Logo B!SA (hitam) - kelas 36 8-Jun-23 8-Jun-33
214 IDM001166700 Logo B!SA (hitam) kelas 38 8-Jun-23 8-Jun-33
215 IDM001215862 Logo B!SA (hitam) - kelas 42 8-Jun-23 8-Jun-33
216 IDM001231398 Logo B!SA (merah) - kelas 9 8-Jun-23 8-Jun-33
217 IDM001215127 Logo B!SA (merah) - kelas 35 8-Jun-23 8-Jun-33
218 IDM001172631 Logo B!SA (merah) - kelas 38 8-Jun-23 8-Jun-33
219 IDM001216756 Logo B!SA (merah) - kelas 42 8-Jun-23 8-Jun-33
220 IDM001166757 Character Cuan Cat - kelas 9 13-Jun-23 13-Jun-33
221 IDM001172166 Character Cuan Cat - kelas 16 13-Jun-23 13-Jun-33
222 IDM001172165 Character Cuan Cat - kelas 35 13-Jun-23 13-Jun-33
223 IDM001172163 Character Cuan Cat - kelas 36 13-Jun-23 13-Jun-33
224 IDM001172161 Character Cuan Cat - kelas 38 13-Jun-23 13-Jun-33
225 IDM001172157 Character Cuan Cat - kelas 42 13-Jun-23 13-Jun-33
226 IDM001187999 Logo Global Debit - kelas 16 5-Jul-23 5-Jul-33
227 IDM001172616 Logo Global Debit - kelas 35 5-Jul-23 5-Jul-33
228 IDM001172613 Logo Global Debit - kelas 36 5-Jul-23 5-Jul-33
229 IDM001172562 Logo Global Debit - kelas 38 5-Jul-23 5-Jul-33
230 IDM001187998 Logo Global Debit - kelas 42 5-Jul-23 5-Jul-33
231 IDM001190850 Logo Nyala Cuan & Coffee (sejajar) - kelas 9 4-Aug-23 4-Aug-33
232 IDM001188165 Logo Nyala Cuan & Coffee (sejajar) - kelas 16 4-Aug-23 4-Aug-33
233 IDM001188161 Logo Nyala Cuan & Coffee (sejajar) - kelas 35 4-Aug-23 4-Aug-33
234 IDM001190849 Logo Nyala Cuan & Coffee (sejajar) - kelas 36 4-Aug-23 4-Aug-33
235 IDM001188158 Logo Nyala Cuan & Coffee (sejajar) - kelas 38 4-Aug-23 4-Aug-33
236 IDM001188093 Logo Nyala Cuan & Coffee (sejajar) - kelas 42 4-Aug-23 4-Aug-33
237 IDM001188092 Logo Nyala Cuan & Coffee (tumpuk) - kelas 9 4-Aug-23 4-Aug-33
238 IDM001188090 Logo Nyala Cuan & Coffee (tumpuk) - kelas 16 4-Aug-23 4-Aug-33
239 IDM001187951 Logo Nyala Cuan & Coffee (tumpuk) - kelas 35 4-Aug-23 4-Aug-33
240 IDM001187884 Logo Nyala Cuan & Coffee (tumpuk) - kelas 36 4-Aug-23 4-Aug-33
241 IDM001190847 Logo Nyala Cuan & Coffee (tumpuk) - kelas 38 4-Aug-23 4-Aug-33
242 IDM001187878 Logo Nyala Cuan & Coffee (tumpuk) - kelas 42 4-Aug-23 4-Aug-33
243 IDM001205142 Logo OCBC Premier - kelas 9 21-Sep-23 21-Sep-33
244 IDM001205035 Logo OCBC Premier - kelas 36 21-Sep-23 21-Sep-33
245 IDM001205032 Logo OCBC Premier - kelas 38 21-Sep-23 21-Sep-33
246 IDM001205029 Logo OCBC Premier - kelas 42 21-Sep-23 21-Sep-33
247 IDM0010205025 Logo Nyala by OCBC - kelas 9 21-Sep-23 21-Sep-33
248 IDM0010205021 Logo Nyala by OCBC - kelas 16 21-Sep-23 21-Sep-33
249 IDM0010205018 Logo Nyala by OCBC - kelas 35 21-Sep-23 21-Sep-33
250 IDM0010205014 Logo Nyala by OCBC - kelas 36 21-Sep-23 21-Sep-33
251 IDM0010205013 Logo Nyala by OCBC - kelas 38 21-Sep-23 21-Sep-33
252 IDM0010205010 Logo Nyala by OCBC - kelas 42 21-Sep-23 21-Sep-33
253 IDM001207221 Logo Nyala Bisnis by OCBC - kelas 9 30-Oct-23 30-Oct-33
254 IDM001207220 Logo Nyala Bisnis by OCBC - kelas 16 30-Oct-23 30-Oct-33
255 IDM001216528 Logo Nyala Bisnis by OCBC - kelas 36 30-Oct-23 30-Oct-33
256 IDM001207218 Logo Nyala Bisnis by OCBC - kelas 38 30-Oct-23 30-Oct-33
257 IDM001216526 Logo Nyala Bisnis by OCBC - kelas 42 30-Oct-23 30-Oct-33
258 IDM001210733 Tagline Terus Bersama Melaju Jauh - kelas 9 9-Oct-23 9-Oct-33
259 IDM001210729 Tagline Terus Bersama Melaju Jauh - kelas 16 9-Oct-23 9-Oct-33
260 IDM001210727 Tagline Terus Bersama Melaju Jauh - kelas 35 9-Oct-23 9-Oct-33
261 IDM001210725 Tagline Terus Bersama Melaju Jauh - kelas 36 9-Oct-23 9-Oct-33
262 IDM001210723 Tagline Terus Bersama Melaju Jauh - kelas 38 9-Oct-23 9-Oct-33
263 IDM001210722 Tagline Terus Bersama Melaju Jauh - kelas 42 9-Oct-23 9-Oct-33
264 IDM001212091 Logo OCBC Private Bank - kelas 9 11-Oct-23 11-Oct-33
265 IDM001212089 Logo OCBC Private Bank - kelas 16 11-Oct-23 11-Oct-33
266 IDM001212084 Logo OCBC Private Bank - kelas 36 11-Oct-23 11-Oct-33
267 IDM001212083 Logo OCBC Private Bank - kelas 38 11-Oct-23 11-Oct-33
268 IDM001218128 Logo OCBC Private Bank - kelas 42 11-Oct-23 11-Oct-33
269 IDM001212369 Business smart & Business signature - kelas 9 25-Oct-23 25-Oct-33
270 IDM001212366 Business smart & Business signature - kelas 16 25-Oct-23 25-Oct-33
271 IDM001220127 Business smart & Business signature - kelas 35 25-Oct-23 25-Oct-33
272 IDM001212323 Business smart & Business signature - kelas 36 25-Oct-23 25-Oct-33
273 IDM001212322 Business smart & Business signature - kelas 38 25-Oct-23 25-Oct-33
274 IDM001212321 Business smart & Business signature - kelas 42 25-Oct-23 25-Oct-33
275 IDM001212411 EVP HR | Let's build the bank we need for the future we 25-Oct-23 25-Oct-33
want - kelas 36
276 IDM001218136 Logo OCBC Syariah - kelas 9 11-Oct-23 11-Oct-33
120
Page 145
Tanggal Tanggal
No. No. Pendaftaran Nama Merek dan Kelas
Penerbitan Berakhir
277 IDM001212598 Logo OCBC Syariah - kelas 35 11-Oct-23 11-Oct-33
278 IDM001218135 Logo OCBC Syariah - kelas 36 11-Oct-23 11-Oct-33
279 IDM001212596 Logo OCBC Syariah - kelas 38 11-Oct-23 11-Oct-33
280 IDM001212099 Logo OCBC Syariah - kelas 42 11-Oct-23 11-Oct-33
281 IDM001220716 Logo Cashloan - kelas 9 18-Oct-23 18-Oct-33
282 IDM001211351 Logo Cashloan - kelas 16 18-Oct-23 18-Oct-33
283 IDM001211293 Logo Cashloan - kelas 42 18-Oct-23 18-Oct-33
284 IDM001220713 Logo Cashloan Flex - kelas 9 18-Oct-23 18-Oct-33
285 IDM001220712 Logo Cashloan Flex - kelas 16 18-Oct-23 18-Oct-33
286 IDM001211282 Logo Cashloan Flex - kelas 35 18-Oct-23 18-Oct-33
287 IDM001211291 Logo Cashbiz - kelas 9 18-Oct-23 18-Oct-33
288 IDM001211290 Logo Cashbiz - kelas 16 18-Oct-23 18-Oct-33
289 IDM001211289 Logo Cashbiz - kelas 35 18-Oct-23 18-Oct-33
290 IDM001211287 Logo Cashbiz - kelas 42 18-Oct-23 18-Oct-33
291 IDM001211145 Logo Cashbiz Flex - kelas 9 18-Oct-23 18-Oct-33
292 IDM001211143 Logo Cashbiz Flex - kelas 16 18-Oct-23 18-Oct-33
293 IDM001211141 Logo Cashbiz Flex - kelas 35 18-Oct-23 18-Oct-33
294 IDM001211136 Logo Cashbiz Flex - kelas 42 18-Oct-23 18-Oct-33
295 IDM001216525 Logo Nyala Payroll by OCBC - kelas 9 30-Oct-23 30-Oct-33
296 IDM001216524 Logo Nyala Payroll by OCBC - kelas 16 30-Oct-23 30-Oct-33
297 IDM001227893 Logo Nyala Payroll by OCBC - kelas 35 30-Oct-23 30-Oct-33
298 IDM001207213 Logo Nyala Payroll by OCBC - kelas 36 30-Oct-23 30-Oct-33
299 IDM001207212 Logo Nyala Payroll by OCBC - kelas 38 30-Oct-23 30-Oct-33
300 IDM001207211 Logo Nyala Payroll by OCBC - kelas 42 30-Oct-23 30-Oct-33
301 IDM001223224 Logo Bank NISP - kelas 36 8-Nov-23 8-Nov-33
302 IDM001232306 Logo OCBC Ventura (white on red) - kelas 36 12-Dec-23 12-Dec-33
(PENANAMAN MODAL)
303 IDM001232317 Logo OCBC Ventura (red on white) - kelas 36 12-Dec-23 12-Dec-33
(PENANAMAN MODAL)
304 IDM001228376 Logo OCBC Ventura (black) - kelas 36 (PENANAMAN 12-Dec-23 12-Dec-33
MODAL)
305 IDM001217636 Logo OCBC Ventura (white on red) - kelas 36 26-Oct-23 26-Oct-33
(PERBANKAN)
306 IDM001217649 Logo OCBC Ventura (red on white) - kelas 36 26-Oct-23 26-Oct-33
(PERBANKAN)
121
Page 146
IX. PERPAJAKAN
Pajak Penghasilan atas Bunga Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi diperhitungkan dan
diperlakukan sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku di Indonesia.
Berdasarkan Undang-Undang Pajak Penghasilan dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 91 Tahun
2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang Perubahan Atas peraturan Pemerintah No. 100 Tahun 2013 tentang Pajak
Penghasilan Atas Penghasilan berupa Bunga Obligasi yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak Dalam Negeri
dan Bentuk Usaha Tetap, maka:
i. Atas penghasilan berupa bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh wajib pajak dalam
negeri dan bentuk usaha tetap (BUT) dikenai Pajak Penghasilan yang bersifat final sebesar 10% (sepuluh
persen) dari dasar pengenaan pajak penghasilan, yaitu:
a. Bunga dari Obligasi dengan kupon (interest bearing debt securities) sebesar jumlah bruto sesuai dengan
masa kepemilikan (holding period) Obligasi.
b. Diskonto dari obligasi dengan kupon sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga
perolehan Obligasi, tidak termasuk bunga berjalan (accrued interest).
c. Diskonto obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal
di atas harga perolehan Obligasi.
ii. Atas penghasilan berupa bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh wajib pajak luar negeri
selain BUT dikenai Pajak Penghasilan sebesar 20% atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan
penghindaran pajak berganda (P3B).
Pajak penghasilan yang bersifat final (point i) ini tidak berlaku dalam hal penerima penghasilan berupa bunga
dan/atau diskonto obligasi merupakan:
1. wajib pajak dana pensiun yang pendirian atau pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan atau
telah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan dan memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal
4 ayat (3) huruf h Undang-Undang Pajak Penghasilan dan peraturan pelaksanaannya; dan
2. wajib pajak bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.
CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI
DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL
DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN OBLIGASI YANG DIBELI
MELALUI PENAWARAN UMUM INI.
PEMENUHAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN
Sebagai Wajib Pajak, Perseroan memiliki kewajiban perpajakan dan Perseroan telah memenuhi kewajiban
perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan peraturan perpajakan yang berlaku. Perseroan
juga telah menyampaikan SPT Tahunan untuk tahun 2024 dan 2023 masing-masing pada tanggal 27 Februari
2025 dan 29 April 2024.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki tunggakan pajak.
122
Page 147
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan serta ketentuan yang tercantum dalam akta Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi
Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 No. 42 tanggal 26 Maret 2025, di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris
di Jakarta, Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum
di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan kepada masyarakat jumlah sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu
triliun Rupiah) dengan kesanggupan penuh (full commitment).
Susunan dan jumlah porsi penjaminan serta persentase dari sindikasi penjaminan emisi dalam Penawaran Umum
Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 Dengan Tingkat Bunga Tetap ini adalah sebagai berikut:
Porsi Penjaminan (Miliar Rp)
No. Penjamin Emisi Obligasi Total (Miliar Rp) (%)
Seri A Seri B Seri C
1. PT Indo Premier Sekuritas 80.965.000.000 184.030.000.000 35.005.000.000 300.000.000.000 20,00
2. PT Mandiri Sekuritas 245.000.000.000 55.000.000.000 - 300.000.000.000 20,00
3. PT Mega Capital Sekuritas 230.000.000.000 70.000.000.000 - 300.000.000.000 20,00
PT OCBC Sekuritas
4. 14.400.000.000 172.100.000.000 113.500.000.000 300.000.000.000 20,00
Indonesia (terafiliasi)
PT Trimegah Sekuritas
5. 178.200.000.000 56.800.000.000 65.000.000.000 300.000.000.000 20,00
Indonesia Tbk
Jumlah 748.565.000.000 537.930.000.000 213.505.000.000 1.500.000.000.000 100,00
Selanjutnya para Penjamin Emisi Obligasi yang ikut dalam Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan IV OCBC
Tahap I Tahun 2025 telah sepakat menunjuk PT Indo Premier Sekuritas selaku Manajer Penjatahan untuk
melaksanakan tugasnya sesuai dengan Peraturan Peraturan No.IX.A.7 tentang Tanggung Jawab Manajer
Penjatahan dalam Rangka Pemesanan dan Penjatahan Efek dalam Penawaran Umum.
Para Penjamin Emisi Obligasi dengan tegas menyatakan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan,
baik langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK, kecuali PT OCBC Sekuritas
Indonesia.
Perseroan memiliki hubungan Afiliasi dengan PT OCBC Sekuritas Indonesia selaku Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi adapun hubungan afiliasi antara Perseroan dengan PT OCBC Sekuritas Indonesia dikarenakan adanya
kepemilikan saham baik secara langsung maupun tidak langsung dari pemegang saham utama Perseroan pada
PT OCBC Sekuritas Indonesia.
Perseroan menerbitkan Obligasi dengan harga penawaran 100% atau sesuai dengan nilai nominal atau sama
dengan penerbitan obligasi-obligasi sebelumnya yang sampai saat ini masih beredar (belum jatuh tempo) hal ini
dilakukan Perseroan mengingat transaksi penerbitan obligasi yang beredar di pasar Indonesia menggunakan
metode yang sama dan juga mengingat struktur penawaran obligasi dengan tingkat bunga tetap.
Metode Penentuan Tingkat Kupon Obligasi
Tingkat Bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dengan mempertimbangkan faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran awal
(bookbuilding), kondisi pasar, benchmark kepada Obligasi Pemerintah yang disesuaikan dengan waktu jatuh
tempo masing-masing seri Obligasi, serta risk premium yang disesuaikan dengan masing-masing pemeringkatan
Obligasi.
123
Page 148
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan IV OCBC
Tahap I Tahun 2025 ini adalah sebagai berikut:
Wali Amanat PT Bank Mega Tbk.
Capital Market Services
Menara Bank Mega, Lantai 16
Jl. Kapten Tendean No. 12-14A, Jakarta 12790
Nomor STTD : 20/STTD-WA/PM/2000
Tanggal STTD : 2 Agustus 2000
Keanggotaan Asosiasi : Anggota Asosiasi Wali Amanat Indonesia (AWAI)
sesuai Surat Keterangan AWAI No.
AWAI/06/12/2008 tanggal 17 Desember 2008
Pedoman Kerja : Undang-undang Pasar Modal
Tugas dan kewajiban : Wali Amanat mewakili kepentingan Pemegang
pokok Obligasi baik di dalam maupun di luar pengadilan
mengenai pelaksanaan hak dan kewajiban
Pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat
Emisi, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan
yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan
serta peraturan perundang-undangan yang berlaku
di Negara Republik Indonesia khususnya peraturan
di bidang Pasar Modal.
Perseroan menunjuk Wali Amanat berdasarkan Surat No. 014/IR-
FINANCE/JT/PUB-IV/III/2025 tanggal 13 Maret 2025.
Konsultan Hukum HKGM & PARTNERS
Pondok Indah Plaza 3, Blok E/4 & E/5,
Jl. TB Simatupang, Jakarta 12310
Nomor STTD : STTD.KH-38/PJ-1/PM.02/2023 atas nama Ruli
Fajar Hidayat
Tanggal STTD : 9 Februari 2023
Keanggotaan : Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal
Asosiasi No.200134
Perseroan menunjuk Konsultan Hukum berdasarkan Surat No. 012/HKGM-
RL/Ext/II/2025 tanggal 20 Februari 2025
Pedoman Kerja : Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal
Lampiran dari Keputusan Himpunan Konsultan
Hukum Pasar Modal No.KEP.02/HKHPM/VIII/2018
tanggal 8 Agustus 2018
Fungsi utama dari Konsultan Hukum dalam rangka Emisi Obligasi ini adalah
memberikan Pendapat Hukum mengenai Perseroan dalam rangka Penawaran
Umum ini. Konsultan Hukum melakukan pemeriksaan dan penelitian (dari segi
hukum) atas fakta yang mengenai Perseroan dan keterangan lain yang
berhubungan dengan itu sebagaimana disampaikan oleh Perseroan. Hasil
pemeriksaan dan penelitian mana telah dimuat dalam Laporan Pemeriksaan
Hukum yang menjadi dasar dari Pendapat Hukum yang dimuat dalam
Prospektus sepanjang menyangkut segi hukum. Tugas lainnya adalah meneliti
informasi yang dimuat dalam Prospektus sepanjang menyangkut segi hukum.
124
Page 149
Akuntan Publik : Kantor Akuntan Publik
KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
(firma anggota jaringan global PwC)
WTC 3,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 29 - 31,
Jakarta 12920
Nomor STTD : STTD.AP-581/PM.2/2018 atas nama Jimmy Pangestu
Tanggal STTD : 16 Agustus 2018
Keanggotaan : Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) No-11.D37929
Asosiasi
Perseroan menunjuk Akuntan Publik berdasarkan Surat
No. EL202407010017/LLS/LLS tanggal 1 Juli 2024
Pedoman Kerja : Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP)
Tugas Pokok :
Fungsi utama dari Akuntan Publik adalah melakukan audit berdasarkan standar
audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Standar tersebut
megharuskan Akuntan Publik merencanakan dan melaksanakan audit agar
diperoleh keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan konsolidasian bebas
dari salah saji yang material. Suatu audit meliputi pemeriksaan atas dasar
pengujian bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam
laporan keuangan konsolidasian. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip
akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen,
serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan konsolidasian yang
keseluruhan.
Pedoman kerja yang digunakan oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, firma
anggota jaringan global PwC dalam menjalankan tugasnya sebagai Akuntan Publik
adalah Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP).
Notaris Fathiah Helmi, SH.
Graha Irama Jl. HR. Rasuna Said
Blok X-1 Kav 1-2
Kuningan, Jakarta Selatan 12950 – Indonesia
Nomor STTD : STTD.N-93/PJ-1/PM.02/2023
Tanggal STTD : 28 Maret 2023
Keanggotaan : Ikatan Notaris Indonesia (INI) No. 011.003.027.260958
Asosiasi
Surat Penunjukan Surat No. 013/IR-FINANCE/JT/PUB-IV/III/2025
tanggal 3 Maret 2025
Pedoman Kerja : Pernyataan Undang-undang No. 30 tahun 2004 tentang
Jabatan Notaris, Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tugas Pokok :
Ruang lingkup tugas Notaris dalam rangka Emisi Obligasi antara lain menghadiri
rapat-rapat mengenai pembahasan segala aspek dalam rangka Emisi Obligasi
antara lain Perjanjian Perwaliamanatan, Perjanjian Penjaminan Emisi Efek,
Pengakuan Hutang, serta akta-akta perubahannya dan bertanggung jawab atas
sahnya akta-akta yang dibuat.
Perusahaan PT Fitch Ratings Indonesia
Pemeringkat DBS Bank Tower 24th Floor, Suite 2403,
Efek Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5,
Jakarta Selatan 12940 - Indonesia
Izin Usaha : No. 001/FRI/XII/2005 tanggal 30 Desember 2005
Surat Penunjukan : Surat No. 026/PP/III/2023 tanggal 1 Maret 2023
Tugas utama Pemeringkat Efek adalah melakukan Pemeringkatan atas Obligasi
yang diterbitkan oleh Perseroan
125
Page 150
Berdasarkan Penjelasan Pasal 1 angka 1 juncto angka 23 UUPM, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya pada
Bab XIII Prospektus ini maka para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang terlibat dalam Penawaran
Umum ini menyatakan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan baik langsung maupun tidak
langsung sebagaimana didefinisikan dalam UUPM.
PT Bank Mega Tbk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025
menyatakan tidak akan :
1. Mempunyai hubungan kredit dengan Perseroan dalam jumlah yang melebihi ketentuan dalam peraturan
Bapepam dan LK tentang Hubungan Kredit Dan Penjaminan Antara Wali Amanat Dengan Perseroan,
dan/atau
2. Merangkap menjadi penanggung dan/atau pemberi agunan dalam penerbitan Obligasi dan/atau kewajiban
Perseroan dan menjadi Wali Amanat dari Pemegang Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan.
3. Menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat selaku
kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan, berdasarkan pertimbangan Wali Amanat,
sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada Pemegang Obligasi, dimana pelaksanaannya tetap
memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
126
Page 151
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT
Sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 telah
ditandatangani Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025, yang dibuat
di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, antara Perseroan dengan PT Bank Mega Tbk selaku Wali
Amanat.
Dengan demikian yang berhak sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili
kepentingan dan bertindak untuk dan atas nama Pemegang Obligasi dalam rangka Penawaran Umum Obligasi
Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 adalah PT Bank Mega Tbk. yang telah terdaftar di Bapepam
(sekarang OJK) dengan No. 20/STTD-WA/PM/2000 tanggal 2 Agustus 2000 sesuai dengan Undang-Undang No.
8 Tahun 1995 serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 45 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan
Kegiatan di Bidang Pasar Modal.
Berdasarkan:
− Surat pernyataan No. 1005/CAMS-WA/25 tanggal 24 Maret 2025, Wali Amanat menyatakan selama menjadi
Wali Amanat tidak akan: (i) mempunyai hubungan kredit dengan Perseroan dalam jumlah yang melebihi 25%
(dua puluh lima persen) dari jumlah efek bersifat utang yang diwaliamanati; (ii) merangkap sebagai
penanggung dan pemberi agunan dalam penerbitan efek bersifat utang; (iii) menerima dan meminta
pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat selaku kreditur dalam hal
Perseroan mengalami kesulitan keuangan, berdasarkan pertimbangan Wali Amanat, sehingga tidak mampu
memenuhi kewajibannya kepada Pemegang Obligasi, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 19/POJK.04/2020;
− Surat pernyataan No. 1006/CAMS-WA/25 tanggal 24 Maret 2025, Wali Amanat menyatakan saat ini tidak
mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan dan selama menjadi Wali Amanat tidak akan mempunyai
hubungan Afiliasi dengan Perseroan, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020;
− Surat pernyataan No. 1004/CAMS-WA/25 tanggal 24 Maret 2025, Wali Amanat menyatakan telah melakukan
uji tuntas (due diligence) terhadap Perseroan, sebagaimana diatur Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020.
Wali Amanat telah melakukan uji tuntas terhadap Perseroan sesuai Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal
22 April 2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk, sesuai dengan Surat
Pernyataan No. 1004/CAMS-WA/25 tanggal 24 Maret 2025 yang menerangkan bahwa Wali Amanat telah
melakukan uji tuntas (due diligence).
1. Riwayat Singkat
PT Bank Mega Tbk, didirikan dengan nama PT Bank Karman berkedudukan di Surabaya, berdasarkan Akta
Pendirian No. 32 tanggal 15 April 1969 yang kemudian diperbaiki berdasarkan Akta Perubahan No. 47 tanggal
26 Nopember 1969, kedua akta tersebut dibuat di hadapan Mr. Oe Siang Djie, pada waktu itu Notaris di Surabaya.
Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.J.A.5/8/1
tanggal 16 Januari 1970, didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Surabaya di bawah No. 94/1970 tanggal
4 Februari 1970 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 13 tanggal 13 Februari 1970.
Tambahan No. 55. Anggaran Dasar PT Bank Karman kemudian telah beberapa kali mengalami perubahan.
PT Bank Karman memperoleh izin untuk beroperasi sebagai bank umum berdasarkan Keputusan Menteri
Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. D.15.6.5.48 tanggal 14 Agustus 1969. Berdasarkan
Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 25 tanggal 18 Januari 1992, dibuat oleh Eddy Widjaja. SH,
Notaris di Surabaya, nama PT Bank Karman diubah menjadi PT Mega Bank dan domisili diubah menjadi di Jakarta,
akta mana telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat
Keputusan No. C2-1345 HT.01.04.TH.92 tanggal 12 Februari 1992, didaftarkan di dalam buku register di Kantor
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No.741/1992 tanggal 9 Maret 1992 serta telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No.36 tanggal 5 Mei 1992, Tambahan No. 2009. Perubahan nama PT Mega Bank ini
telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan surat No.S.611/MK.13/1992
tanggal 23 April 1992.
Perubahan Anggaran Dasar PT Mega Bank dalam rangka penawaran umum (go public) untuk disesuaikan dengan
UUPM dan peraturan pelaksanaannya tercantum dalam Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 13 tanggal
17 Januari 2000, dibuat di hadapan Imas Fatimah S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah memperoleh
persetujuan dari Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
No. C-682HT.01.04-TH.2000 tanggal 21 Januari 2000, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan di Kantor
Pendaftaran Perusahaan Departemen Perindustrian dan Perdagangan Kodya Jakarta Selatan di bawah
No. 077/RUB.09.03/II/2000 tanggal 3 Februari 2000 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 20 tanggal 10 Maret 2000, Tambahan No. 1240/2000. Perubahan tersebut termasuk perubahan
127
Page 152
nama dan status PT Mega Bank sehingga sejak tanggal persetujuan Menteri Hukum dan Perundang-undangan
tersebut nama PT Mega Bank berganti menjadi PT Bank Mega Tbk. PT Bank Mega Tbk memperoleh izin untuk
beroperasi sebagai bank devisa berdasarkan Keputusan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia
No.3/1/KEP.DGS/2001 tanggal 31 Januari 2001.
Anggaran Dasar PT Bank Mega Tbk, telah diubah seluruhnya untuk disesuaikan dengan Undang-undang Republik
Indonesia No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Dan Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Mega Tbk. No. 3 tanggal 5 Juni 2008 yang dibuat
di hadapan Masjuki, SH, pada waktu itu pengganti dari Imas Fatimah. SH. Notaris di Jakarta. akta mana telah
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
No. AHU-45346.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 28 Juli 2008, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 50 tanggal 23 Juni 2009, Tambahan No. 16490.
Anggaran dasar PT Bank Mega Tbk telah mengalami beberapa kali perubahan dan telah diubah untuk disesuaikan
dengan POJK Nomor 15/POJK.04/2020 dan POJK Nomor 16/POJK.04/2020 dengan Akta Perubahan Anggaran
Dasar PT Bank Mega Tbk tertanggal 12 Maret 2021 No. 07, dibuat di hadapan Dharma Akhyuzi, S.H., Notaris
di Jakarta, yang penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat dalam
database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan suratnya No. AHU-0049921.AH.01.11. Tahun 2021 tanggal 17 Maret 2021.
Anggaran dasar PT Bank Mega Tbk telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Perubahan
Anggaran Dasar PT Bank Mega Tbk tertanggal 12 Maret 2021 No. 07, dibuat di hadapan Dharma Akhyuzi, S.H.,
Notaris di Jakarta, yang penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat
dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan suratnya No. AHU-0049921.AH.01.11. Tahun 2021 tanggal 17 Maret 2021 serta Akta
Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Mega Tbk tertanggal 27 Februari 2023 No. 08, dibuat di hadapan Dharma
Akhyuzi, S.H., Notaris di Jakarta, yang penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya telah diterima
dan dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan suratnya No. AHU-AH.01.03-0038091 tanggal 10 Maret 2023 dan telah memperoleh
persetujuan dari Menkumham dengan Surat Keputusan No. AHU-0015234.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal
10 Maret 2023.
Perubahan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi terakhir sebagaimana dimuat dalam akta tertanggal No. 02
tanggal 4 Maret 2024 yang dibuat di hadapan Dharma Akhyuzi, S.H., Notaris di Jakarta, yang penerimaan
pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar nya telah diterima dan dicatat dalam database Sistem Administrasi
Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan suratnya
No. AHU-AH.01.09-0090709 tanggal 4 Maret 2024 dan perubahan Direksi terakhir sebagaimana dimuat dalam
akta tertanggal No. 11 tanggal 27 Maret 2025 yang dibuat di hadapan Dharma Akhyuzi, S.H., Notaris di Jakarta,
yang penerimaan dan pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar nya telah diterima dan dicatat dalam database
Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
suratnya No. AHU-AH.01.09-0182026 tanggal 11 April 2025.
2. Permodalan
Berdasarkan Laporan Kepemilikan Saham PT Bank Mega Tbk per tanggal 30 April 2025 yang diterbitkan oleh
PT Datindo Entrycom sesuai Surat No. DE/V/2025-1451 tanggal 2 Mei 2025, struktur permodalan dan susunan
pemegang saham PT Bank Mega Tbk terakhir adalah sebagai berikut:
Keterangan Nilai Nominal Rp500,- setiap saham
Jumlah Nilai Nominal
Jumlah Saham %
(Rp)
Modal Dasar 27.000.000.000 13.500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
PT Mega Corpora 6.812.223.614 3.406.111.807.000 58,02
Masyarakat (masing masing di bawah 5%) 4.928.699.751 2.464.349.875.500 41,98
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 11.740.923.365 5.870.461.682.500 100,000
Jumlah Saham Dalam Portepel 38.740.923.365 19.370.461.682.500
3. Pengurusan Dan Pengawasan
Susunan Dewan Komisaris Bank Mega berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Bank Mega Tbk
No. 02 tanggal 4 Maret 2024 yang dibuat di hadapan Dharma Akhyuzi, S.H., Notaris di Jakarta dan anggota Direksi
Bank Mega berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Bank Mega Tbk No. 11 tanggal 27 Maret 2025
yang dibuat di hadapan Dharma Akhyuzi, S.H., Notaris di Jakarta adalah sebagai berikut:
Komisaris
128
Page 153
Komisaris Utama : Chairul Tanjung
Komisaris (Independen) : Achjadi Ranuwisastra
Komisaris (Independen) : Lambock V. Nahattands
Komisaris (Independen) : Hizbullah
Direksi
Direktur Utama : Kostaman Thayib
Wakil Direktur Utama : Indivara Erni
Direktur : Madi Darmadi Lazuardi
Direktur : Martin Mulwanto
Direktur : YB Hariantono
Direktur : Yuni Lastianto
Direktur : Heriwan Gazali*
*) Pengangkatan Bapak Heriwan Gazali tersebut berlaku efektif sejak saat yang bersangkutan telah mendapatkan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) dan
memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4. Kegiatan Usaha
Selaku bank umum, PT Bank Mega Tbk menjalankan usaha di dalam bidang perbankan dalam arti seluas-luasnya
dengan visi menjadi kebanggaan bangsa dan misi menciptakan hubungan baik yang berkesinambungan dengan
nasabah melalui pelayanan jasa keuangan dan kemampuan kinerja organisasi terbaik untuk meningkatkan nilai
bagi para pemegang saham. PT Bank Mega Tbk juga terdaftar sebagai Wali Amanat berdasarkan Surat Tanda
Terdaftar sebagai Wali Amanat No. 20/STTD-WA/PM/2000 tanggal 2 Agustus 2000.
Berbagai macam jasa pelayanan telah dilengkapi, diantaranya dengan penyediaan Jasa Pembayaran
Telekomunikasi, Mega Transactional Banking, Mega Internet Banking, Jasa Pasar Modal (Wali Amanat, Agen
Pemantau, Jasa Kustodian, Agen Jaminan, Agen Fasilitas, Agen Rekening Penampungan/Escrow Agent), Bank
Administrator Rekening Dana Nasabah dan Bank Pembayaran, Kredit Konsumer, Kredit Komersial, Kredit
Korporasi, International Transaction (Remittance, Collection, Trade Finance), Treasury/Global Service (Foreign
Exchange Transaction, Money Market, Marketable Securities, SBI), Mega Visa Card, Debit ATM Card (Mega Pass,
Mega First), Mega Payroll, Mega Call, Mega SDB, Mega Cash, Mega Ultima, Program Free Talk, Pembayaran
Tagihan Listrik, serta peluncuran produk-produk simpanan.
Dalam upaya mewujudkan kinerja sesuai dengan nama yang disandangnya, PT Bank Mega Tbk. berpegang teguh
pada asas profesionalisme, keterbukaan, dan kehati-hatian dengan didukung struktur permodalan yang kuat dan
fasilitas perbankan terkini.
Sejalan dengan perkembangan kegiatan usahanya, jaringan operasional Bank Mega terus meluas, sehingga pada
akhir 31 Maret 2025, Bank Mega telah memiliki Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, Kantor Wilayah, dan
Kantor Fungsional sebanyak 369 Cabang.
Pada tahun 2020, Bank Mega telah meluncurkan M-SMILE (Mega Smart Mobile) yang memberikan customer
experience selayaknya layanan cabang dalam genggaman.
5. Pengalaman PT Bank Mega Tbk di Pasar Modal
a. Wali Amanat (Trustee)
● Obligasi PLN VIII Tahun 2006
● Obligasi Syariah Ijarah PLN I Tahun 2006
● Obligasi XII Bank BTN Tahun 2006
● Obligasi BCA Finance II Tahun 2007
● Obligasi Tunas Financindo Sarana IV Tahun 2007
● Obligasi II Bank Victoria Tahun 2007
● Obligasi Subordinasi I Bank Victoria Tahun 2007
● Obligasi I BNI Securities Tahun 2007
● Obligasi I Bank Danamon Indonesia Tahun 2007
● Obligasi Kresna Graha Sekurindo I Tahun 2007
● Obligasi Bank Mayapada II Tahun 2007
● Obligasi Subordinasi Bank Mayapada II Tahun 2007
● Obligasi Panin Sekuritas III Tahun 2007
● Obligasi Indofood Sukses Makmur IV Tahun 2007
● Obligasi I Radiant Utama Interinsco Tahun 2007
● Obligasi IV Adhi Tahun 2007
● Sukuk Mudharabah I Adhi Tahun 2007
129
Page 154
● Obligasi Japfa I Tahun 2007
● Obligasi Jasa Marga XIII Seri R Tahun 2007
● Obligasi BFI Finance Indonesia Tahun 2007
● Obligasi II Danareksa Tahun 2007
● Obligasi Bhakti Finance II Tahun 2007
● Obligasi Tunas Financindo Sarana V Tahun 2008
● Obligasi Subordinasi II Bank NISP Tahun 2008
● Obligasi V Bank DKI Tahun 2008
● Obligasi Subordinasi I Bank DKI Tahun 2008
● Obligasi Lautan Luas III Tahun 2008
● Obligasi Bhakti Securities I Tahun 2008
● Obligasi III Danareksa Tahun 2008
● Sukuk Ijarah Metrodata Electronics I Tahun 2008
● Obligasi Aneka Gas Industri I Tahun 2008
● Sukuk Ijarah Aneka Gas Industri I Tahun 2008
● Obligasi Matahari Putra Prima III Tahun 2009
● Sukuk Ijarah Matahari Putra Prima II Tahun 2009
● Obligasi IV Danareksa Tahun 2009
● Obligasi XIII Bank BTN Tahun 2009
● Obligasi Indofood Sukses Makmur V Tahun 2009
● Obligasi Bank Ekspor Indonesia IV Tahun 2009
● Obligasi Apexindo Pratama Duta II Tahun 2009
● Obligasi XIII Perum Pegadaian Tahun 2009
● Sukuk Ijarah I Bakrieland Development Tahun 2009
● Obligasi VI Bank Jabar Banten Tahun 2009
● Obligasi Salim Ivomas Pratama I Tahun 2009
● Sukuk Ijarah Salim Ivomas Pratama I Tahun 2009
● Obligasi Jasa Marga XII Seri Q Tahun 2006
● Obligasi SMS Finance I Tahun 2009
● Obligasi BFI Finance Indonesia II Tahun 2009
● Obligasi BCA Finance III Tahun 2010
● Obligasi Subordinasi BCA Finance I Tahun 2010
● Obligasi XI Perum Pegadaian Tahun 2006
● Obligasi XII Perum Pegadaian Tahun 2007
● Obligasi Bank Sulut IV Tahun 2010
● Obligasi Subordinasi Bank Sulut I Tahun 2010
● Obligasi Subordinasi III Bank OCBC NISP Tahun 2010
● Obligasi Wajib Konversi Bank ICB Bumiputera Tahun 2010
● Obligasi XIV Bank BTN Tahun 2010
● Obligasi XIV Jasa Marga Seri JM-10
● Obligasi I Jasa Marga Seri JM-10 Tanpa Bunga
● Obligasi V Danareksa Tahun 2010
● Obligasi VII Bank BJB Tahun 2011
● Obligasi Mandiri Tunas Finance VI Tahun 2011
● Obligasi Indomobil Finance Indonesia IV Tahun 2011
● Obligasi BCA Finance IV Tahun 2011
● Obligasi XV Bank BTN Tahun 2011
● Obligasi MNC Securities II Tahun 2011
● Obligasi Serasi Autoraya II Tahun 2011
● Obligasi I Bank Riau Kepri Tahun 2011
● Obligasi Berkelanjutan USD Medco Energi Internasional I Tahap I Tahun 2011
● Obligasi BFI Finance Indonesia III Tahun 2011
● Obligasi Berkelanjutan USD Medco Energi Internasional I Tahap II Tahun 2011
● Obligasi Berkelanjutan I Perum Pegadaian Tahap I Tahun 2011
● Obligasi Clipan Finance Indonesia III Tahun 2011
● Obligasi Berkelanjutan I Perum Pegadaian Tahap II Tahun 2011
● Obligasi Berkelanjutan I BCA Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2012
● Obligasi Berkelanjutan I Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2012
● Obligasi Panorama Transportasi I Tahun 2012
● Obligasi Indofood Sukses Makmur VI Tahun 2012
● Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap I Tahun 2012
● Obligasi Berkelanjutan I BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2012
● Obligasi Medco Energi Internasional III Tahun 2012
● Obligasi Indomobil Wahana Trada I Tahun 2012
● Obligasi Bank Victoria III Tahun 2012
● Obligasi Subordinasi Bank Victoria II Tahun 2012
● Obligasi Serasi Autoraya III Tahun 2012
130
Page 155
● Obligasi Berkelanjutan I SMART Tahap I Tahun 2012
● Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap I Tahun 2012
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I ADHI Tahap I Tahun 2012
● Obligasi Berkelanjutan USD Medco Energi Internasional I Tahap III Tahun 2012
● Obligasi I CIMB Niaga Auto Finance Tahun 2012
● Obligasi Aneka Gas Industri II Tahun 2012
● Sukuk Ijarah Aneka Gas Industri II Tahun 2012
● Obligasi Berkelanjutan I Medco Energi Internasional Tahap I Tahun 2012
● Obligasi I AKR Corporindo Tahun 2012 Dengan Tingkat Bunga Tetap
● Obligasi Berkelanjutan I Danareksa Tahap I Tahun 2012
● Obligasi I Bima Multi Finance Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I OCBC NISP Tahap I Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I BFI Finance Indonesia Tahap II Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap II Tahun 2013
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I ADHI Tahap II Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap II Tahun 2013
● Obligasi TPS Food I Tahun 2013
● Sukuk Ijarah TPS Food I Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I Indomobil Finance Indonesia Tahap II Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I BCA Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I Lautan Luas Tahap I Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I Panorama Sentrawisata Tahap I Tahun 2013
● Obligasi Subordinasi Bank Mayapada III Tahun 2013
● Obligasi PT Intiland Development Tahun 2013
● Obligasi Batavia Prosperindo Finance I Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan II Pegadaian Tahap I Tahun 2013
● Obligasi II PNM Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I Jasa Marga Tahap I Tahun 2013 Seri S
● Obligasi Berkelanjutan I Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I Indomobil Finance Indonesia Tahap III Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I Verena Multi Finance Tahap II Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan II BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2014
● Obligasi Berkelanjutan I Verena Multi Finance Tahap III Tahun 2014
● Obligasi Berkelanjutan I BCA Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap IV Tahun 2014
● Obligasi Berkelanjutan I Indomobil Finance Indonesia Tahap IV Tahun 2014
● Obligasi Berkelanjutan I Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2014
● Obligasi Indofood Sukses Makmur VII Tahun 2014
● Obligasi I Pupuk Indonesia Tahun 2014
● Obligasi Berkelanjutan II Pegadaian Tahap II Tahun 2014
● Obligasi Berkelanjutan I Jasa Marga Tahap II Tahun 2014 Seri T
● Obligasi Berkelanjutan I PNM Tahap I Tahun 2014
● Obligasi Subordinasi Bank Mayapada IV Tahun 2014
● Obligasi Subordinasi Bank Capital I Tahun 2014
● Obligasi Berkelanjutan I OCBC NISP Tahap II Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap II Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan II BFI Finance Indonesia Tahap II Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan II BCA Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan II Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan II Pegadaian Tahap III Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan I Panorama Sentrawisata Tahap II Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan I Tiphone Tahap I Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan I Waskita Karya Tahap II Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan II Indomobil Finance Tahap II Tahun 2015
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I XL Axiata Tahap I Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan II Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2015
● Obligasi Subordinasi Bank Capital II Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan II Indomobil Finance Tahap III Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan II Bank OCBC NISP Tahap I Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan II Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan II Waskita Karya Tahap I Tahun 2016
● Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Tahap II Tahun 2016
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank Maybank Indonesia Tahap II Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan II BCA Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2016
131
Page 156
● Obligasi Berkelanjutan I Batavia Prosperindo Finance Tahap I Tahun 2016
● Obligasi II Intiland Development Tahun 2016
● Obligasi I Angkasa Pura II Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan II Medco Energi Internasional Tahap I Tahun 2016
● Obligasi I Indonesia Infrastructure Tahun 2016
● Sukuk Ijarah TPS Food II Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap II Th. 2016
● Obligasi Berkelanjutan II Waskita Karya Tahap II Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan III Mandiri Tunas Finance Tahap Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan I Tiphone Tahap II Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan I PNM Tahap II Tahun 2016
● Obligasi I Angkasa Pura I Tahun 2016
● Sukuk Ijarah I Angkasa Pura I Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan II Japfa Tahap I Tahun 2016
● Obligasi I Impack Pratama Industri Tahun 2016
● Obligasi Sinar Mas Multifinance III Tahun 2016 Dengan Tingkat Bunga Tetap
● Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan II Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Th. 2016
● Obligasi Berkelanjutan II Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2016
● Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Th. 2016
● Obligasi Berkelanjutan II Waskita Karya Tahap III Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan II Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap IV Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan II Medco Energi Internasional Tahap IV Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan II Japfa Tahap II Th. 2017
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I XL Axiata Tahap II Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan I Batavia Prosperindo Finance Tahap II Th. 2017 DTBT
● Obligasi Indofood Sukses Makmur VIII Th. 2017 Dengan Tingkat Bunga Tetap
● Obligasi Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap I Th. 2017
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap I Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap II Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan III Mandiri Tunas Finance Tahap II Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan II Medco Energi Internasional Tahap V Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan II Lautan Luas Tahap I Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan I Tiphone Tahap III Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap I Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan I AKR Corporindo Tahap I Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan III Indomobil Finance Indonesia Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan I Bank Victoria Tahap I Th. 2017
● Obligasi I CSUL Finance Th. 2017
● Obligasi Subordinasi Bank Capital III Th. 2017 Dengan Tingkat Bunga Tetap
● Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Victoria Tahap I Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan I Pupuk Indonesia Tahap I Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan II PNM Tahap I Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan II Bank OCBC NISP Tahap II Th. 2017 Dengan Tingkat Bunga Tetap
● Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap III Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan II Medco Energi Internasional Tahap VI Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan III Pegadaian Tahap I Th. 2017
● Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Mayapada Tahap I Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap I Th. 2017
● Obligasi I Marga Lingkar Jakarta Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan I Pupuk Indonesia Tahap II Th. 2017
● Obligasi I Kereta Api Indonesia Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan II Lautan Luas Tahap II Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap II Th. 2017
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap II Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan I Bank BJB Tahap I Th. 2017
● Obligasi I Moratelindo Th. 2017
● Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank BJB Tahap I Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan II Bank OCBC NISP Tahap III Th. 2017 Dengan Tingkat Bunga Tetap
● Obligasi Berkelanjutan III Indomobil Finance Indonesia Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun
2018
● Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap II Th. 2018
● Obligasi Berkelanjutan III Pegadaian Tahap II Th. 2018
● Obligasi Berkelanjutan II PNM Tahap II Th. 2018
● Obligasi Berkelanjutan III Medco Energi Internasional Tahap I Th. 2018
132
Page 157
● Obligasi Berkelanjutan II OCBC NISP Tahap IV Tahun 2018
● Obligasi Berkelanjutan II PNM Tahap II Tahun 2018
● Obligasi Berkelanjutan II Indomobil Finance Indonesia Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun
2018
● Obligasi Berkelanjutan I Bank Victoria Tahap II Tahun 2018
● Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Victoria Tahap II Tahun 2018
● Obligasi Berkelanjutan II Batavia Prosperindo Finance Tahap I Tahun 2018 Dengan Tingkat Bunga Tetap
● Obligasi Medco Power Indonesia I Tahun 2018
● Sukuk Wakalah Medco Power Indonesia I Tahun 2018
● Obligasi Berkelanjutan III Bank OCBC NISP Tahap I Tahun 2018 Dengan Tingkat Bunga Tetap
● Obligasi Subordinasi Bank Mayapada V Tahun 2018
● Obligasi Berkelanjutan I Bank BJB Tahap II Tahun 2018
● Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap III Tahun 2018
● Obligasi Berkelanjutan I XL Axiata Tahap I Tahun 2018
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan II XL Axiata Tahap II Tahun 2018
● Obligasi Berkelanjutan I Angkasa Pura II Tahun 2018
● Obligasi I Kapuas Prima Coal Tahun 2018
● Obligasi Berkelanjutan I XL Axiata Tahap II Th. 2019
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan II XL Axiata Tahap II Th. 2019
● Obligasi Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap III Tahun 2019
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap III Tahun 2019
● Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019
● Sukuk Wakalah Medco Power Indonesia II Tahun 2019
● Obligasi Berkelanjutan III PNM Tahap I Tahun 2019
● Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap II Tahun 2019
● Obligasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap I Tahun 2019
● Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap I Tahun 2019
● Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap II Tahun 2019
● Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap I Tahun 2019
● Obligasi Berkelanjutan I Bank BJB Tahap III Tahun 2019
● Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap II Tahun 2019
● Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN Tahap I Tahun 2019
● Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap II Tahun 2019
● Obligasi Berkelanjutan III PNM Tahap II Tahun 2019
● Obligasi II Kereta Api Indonesia Tahun 2019
● Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2019
● Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank BJB Tahap I Tahun 2020
● Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap III Tahun 2020
● Obligasi Berkelanjutan II SMART Tahap I Tahun 2020
● Obligasi Berkelanjutan III PNM III PNM Tahap III Tahun 2020
● Obligasi Berkelanjutan II Batavia Prosperindo Finance Tahap II Tahun 2020
● Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Tahap I Tahun 2020
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian I Tahap I Tahun 2020
● Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Tahap II Tahun 2020
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian I Tahap II Tahun 2020
● Obligasi Berkelanjutan III Lautan Luas Tahap I Th. 2020
● Obligasi Berkelanjutan I Dharma Satya Nusantara Tahap I Tahun 2020
● Obligasi Berkelanjutan IV Indomobil Finance Indonesia Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2020
● Obligasi Berkelanjutan IV Waskita Karya Tahap I Tahun 2020
● Obligasi Berkelanjutan I Angkasa Pura II Tahap II Tahun 2020
● Obligasi Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap I Tahun 2020
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap I Tahun 2020
● Obligasi Berkelanjutan II Pupuk Indonesia Tahap I Th. 2020
● Obligasi Berkelanjutan II Jasa Marga Tahap I Tahun 2020
● Obligasi I Polytama Propindo Th. 2020
● Sukuk Ijarah I Polytama Propindo Th. 2020
● Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Tahap III Tahun 2020
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian I Tahap III Tahun 2020
133
Page 158
● Obligasi Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap II Th. 2020
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap II Th. 2020
● Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Th. 2020
● Obligasi Berkelanjutan II SMART Tahap II Th. 2020
● Obligasi Berkelanjutan III PNM Tahap IV Th. 2020
● Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Th. 2020
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Th. 2020
● Obligasi Berkelanjutan II SMART Tahap III Tahun 2021
● Obligasi Berkelanjutan III PNM Tahap V Th. 2021
● Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Th. 2021
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Th. 2021
● Obligasi Berkelanjutan II SMART Tahap III Th. 2021
● Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Th. 2021
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Th. 2021
● Obligasi Berkelanjutan II Pupuk Indonesia Tahap II Th. 2021
● Obligasi Berkelanjutan III PNM III PNM Tahap V Tahun 2021
● Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Tahap IV Tahun 2021
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian I Tahap IV Tahun 2021
● Obligasi Berkelanjutan III SMART Tahap I Th. 2021
● Obligasi Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap III Th. 2021
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap III Th. 2021
● Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap II Th. 2021
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Intiland Development Tahap I Th. 2021
● Obligasi III Waskita Karya Tahun 2021
● Obligasi Berkelanjutan III SMART Tahap II Tahun 2021
● Obligasi Berkelanjutan III Lautan Luas Tahap II Tahun 2021
● Obligasi Berkelanjutan IV Indomobil Finance Indonesia Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun
2021
● Obligasi Berkelanjutan IV PNM Tahap I Tahun 2021
● Obligasi Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap IV Tahun 2021
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap IV Tahun 2021
● Obligasi Berkelanjutan III SMART Tahap III Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan IV Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun 2022
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap V Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan IV PNM Tahap II Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan V Pegadaian Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Pegadaian Tahap I Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan IV SMART Tahap I Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan V Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan V Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Medco Power Indonesia Tahap I Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan I Kereta Api Indonesia Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Kereta Api Indonesia Tahap I Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan V PNM Tahap I Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan V Pegadaian Tahap II Tahun 2022
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Pegadaian Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Pegadaian Tahap II Tahun 2022
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Intiland Development Tahap II Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan II XL Axiata Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan III XL Axiata Tahap ITahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Intiland Development Tahap III Tahun 2022
● Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Medco Power Indonesia Tahap II Tahun 2022
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap V Tahun 2022
134
Page 159
● Obligasi Berkelanjutan IV PNM Tahap II Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan V Pegadaian Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Pegadaian Tahap I Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan IV SMART Tahap I Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan V Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Medco Power Indonesia Tahap I Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan I Kereta Api Indonesia Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Kereta Api Indonesia Tahap I Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan V PNM Tahap I Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan V Pegadaian Tahap II Tahun 2022
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Pegadaian Tahap II Tahun 2022
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Intiland Development Tahap II Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan II XL Axiata Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan III XL Axiata Tahap I Tahun 2022
● Obligasi Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Intiland Development Tahap III Tahun 2022
● Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Medco Power Indonesia Tahap II Tahun 2022
● Obligasi I TBS Energi Utama Tahun 2023
● Obligasi Berkelanjutan III Bank Victoria Tahap I Tahun 2023
● Obligasi Berkelanjutan V Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2023
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PNM Tahap II Tahun 2023
● Obligasi Berkelanjutan V Pegadaian Tahap III Tahun 2023
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Pegadaian Tahap III Tahun 2023
● Obligasi Berkelanjutan V Medco Energi Internasional Tahap I Tahun 2023
● Obligasi Berkelanjutan V Pegadaian Tahap IV Tahun 2023
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Pegadaian Tahap IV Tahun 2023
● Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023
● Surat Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan Indonesia Infrastructure Finance Tahun 2023
● Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Medco Power Tahap III Tahun 2024
● Obl. Berkelanjutan V Pegadaian Tahap V Tahun 2024
● Obl. Berkelanjutan V BTPN Tahap I Tahun 2024
● Obligasi Berkelanjutan V Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2024
● Obl. Berkelanjutan V PNM Tahap II Tahun 2024
● Obl. Berkelanjutan IV Lautan Luas Tahap I Tahun 2024
● Obl. Berkelanjutan V Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun 2024
● Obl. Berkelanjutan VI Pegadaian Tahap I Tahun 2024
● Obl. Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Pegadaian Tahap I Tahun 2024
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Pegadaian Tahap I Tahun 2024
● Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Pegadaian Tahap I Tahun 2024
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PNM Tahap III Tahun 2024
● Obl. Berkelanjutan III Bank Victoria Tahap II Tahun 2024
● Obl. Subordinasi Berkelanjutan III Bank Victoria Tahap I Tahun 2024
● Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Pegadaian Tahap II Tahun 2024
● Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Pegadaian Tahap II Tahun 2024
● Obligasi Berkelanjutan I Kereta Api Indonesia Tahap II Tahun 2024
● Sukuk Wakalah Berkelajutan I Medco Power Tahap IV Tahun 2025
b. Agen Jaminan (Security Agent)
● Obligasi Panin Sekuritas I Tahun 2003
● Obligasi Panin Sekuritas II Tahun 2005
● Obligasi Tunas Baru Lampung I Tahun 2004
● Obligasi I Matahari Putra Prima Tahun 2002
● Obligasi II Matahari Putra Prima Tahun 2004
● Obligasi Syariah Ijarah I Matahari Putra Prima Tahun 2004
● Obligasi Tunas Finance Sarana IV Tahun 2007
● Obligasi Tunas Finance Sarana V Tahun 2008
135
Page 160
● Obligasi IV Bank DKI Tahun 2004
● Obligasi Panorama Transportasi I Tahun 2012
● Obligasi TPS Food I Tahun 2013
● Sukuk Ijarah TPS Food I Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I Panorama Sentrawisata Tahap I Tahun 2013
● Obligasi PT Intiland Development Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2013
● Obligasi Berkelanjutan I Panorama Sentrawisata Tahap II Tahun 2015
● Obligasi Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap I Th. 2017
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap I Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap II Th. 2017
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap II Th. 2017
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap II Th. 2017
● Obligasi Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap III Tahun 2019
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap III Tahun 2019
● Obligasi Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap I Tahun 2020
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap I Tahun 2020
● Obligasi I Polytama Propindo Th. 2020
● Sukuk Ijarah I Polytama Propindo Th. 2020
● Obligasi Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap II Th. 2020
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap II Th. 2020
● Obligasi Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap III Th. 2021
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap III Th. 2021
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Intiland Development Tahap I Th. 2021
● Obligasi Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap IV Tahun 2021
● Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap IV Tahun 2021
6. Tugas Pokok dan Tanggung Jawab Wali Amanat
Sesuai dengan POJK No.20/2020 dan kemudian ditegaskan lagi di dalam akta Perjanjian Perwaliamanatan
Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025, tugas pokok dan tanggung jawab Wali Amanat antara lain
adalah :
a. mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan
Perjanjian Perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik
Indonesia;
b. mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam
huruf a sejak menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan dengan Perseroan, tetapi perwakilan tersebut
mulai berlaku efektif pada saat Obligasi telah dialokasikan kepada Pemegang Obligasi;
c. melaksanakan tugas sebagai Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lainnya
yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan;
d. memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas
perwaliamanatan kepada OJK.
7. Penunjukan, penggantian dan berakhirnya tugas Wali Amanat
Berdasarkan Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020, ketentuan mengenai penunjukan, penggantian, dan
berakhirnya tugas Wali Amanat, paling sedikit memuat hal-hal sebagai berikut:
a. Penunjukan Wali Amanat untuk pertama kalinya dilakukan oleh Perseroan;
b. Penggantian Wali Amanat dilakukan karena sebab-sebab sebagai berikut:
- Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
- Izin usaha Bank Umum yang melakukan kegiatan sebagai Wali Amanat dicabut;
- Pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat;
- Wali Amanat dibubarkan oleh suatu badan peradilan atau oleh suatu badan resmi lainnya atau
dianggap telah bubar berdasarkan ketentuan perundang-undangan;
- Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang atau dibekukan operasinya dan/
atau kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang;
- Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya;
- Wali Amanat melanggar ketentuan Kontrak Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-undangan
di sektor jasa keuangan;
- Timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali Amanat;
- Timbulnya hubungan kredit pembiayaan yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai Bank Umum yang melakukan kegiatan sebagai Wali Amanat; atau
- Atas permintaan Pemegang Obligasi;
136
Page 161
c. Berakhirnya tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat adalah pada saat:
- Obligasi telah dilunasi baik pokok, bunga termasuk denda (jika ada) dan Wali Amanat telah menerima
laporan pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen Pembayaran atau Perseroan, jika Perseroan tidak
menggunakan Agen Pembayaran
- Obligasi telah dikonversi seluruhnya menjadi saham;
- Tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan setelah tanggal jatuh tempo
pokok Obligasi;
- Setelah diangkatnya Wali Amanat baru.
8. Ikhtisar Laporan Keuangan Wali Amanat
Di bawah ini disajikan ikhtisar data keuangan penting Bank Mega pada 31 Maret 2025 (unaudited) serta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (audited). Laporan keuangan Bank Mega untuk
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
Mawar & Rekan (RSM Indonesia) dengan partner penanggung jawab adalah Bimo Iman Santoso, CPA, auditor
independen, berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI dengan opini Wajar Tanpa Modifikasian (dahulu
Wajar Tanpa Pengecualian), sebagaimana tercantum dalam laporannya tertanggal 26 Januari 2024. Sedangkan
laporan keuangan untuk tanggal 31 Desember 2024 diambil dari Laporan Keuangan yang telah diaudit oleh KAP
Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia) dengan partner penanggung jawab adalah Bimo
Iman Santoso, CPA, auditor independen, berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI dengan opini Wajar
Tanpa Modifikasian (dahulu Wajar Tanpa Pengecualian), sebagaimana tercantum dalam laporannya tertanggal
7 Februari 2025.
Laporan keuangan Bank Mega untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 telah disusun oleh
Manajemen Bank Mega dan tidak diaudit.
Laporan Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Pos-Pos
2025* 2024 2023
ASET
Kas 1.134.178 873.509 855.222
Giro pada Bank Indonesia 6.432.605 7.525.245 6.822.433
Giro pada bank lain
Pihak berelasi 106 360 104
Pihak ketiga 1.285.935 955.032 645.772
Total 1.266.041 955.392 645.876
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.101) (2.186) (1.203)
Giro pada bank lain - neto 1.263.940 953.206 644.673
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
Pihak ketiga 830.714 831.826 3.356.000
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai - - (3.373)
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto 830.714 831.826 3.352.627
Efek-efek
Pihak Berelasi 199.764 198.832 198.288
Pihak Ketiga 47.680.541 49.304.778 37.426.300
Total 47.880.305 49.503.610 37.624.588
Dikurangi :
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai - -
Efek-efek - neto - 49.503.610 37.624.588
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 47.880.305
Pihak berelasi - -
Pihak ketiga 194.395 1.389.981 7.215.441
137
Page 162
(dalam jutaan Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Pos-Pos
2025* 2024 2023
Tagihan derivatif 164.113
Pihak berelasi 2.101 -
Pihak ketiga 2.198 46.633 20.974
Total 45.987 48.734 20.974
Kredit yang diberikan
Pihak berelasi 1.740.398 1.743.050 1.318.592
Pihak ketiga 63.830.592 62.911.602 64.986.127
Total 65.570.990 64.654.652 66.304.719
Pendapatan bunga yang ditangguhkan - (9.371) (11.823)
Total Kredit yang diberikan 65.570.990 60.677.415 48.486.524
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (681.323) (664.877) (604.816)
Kredit yang diberikan - neto 64.889.667 63.980.404 65.688.080
Tagihan akseptasi
Pihak berelasi - - -
Pihak ketiga 33.926 9.234 -
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (49) (12) -
Tagihan akseptasi - neto 33.877 9.222 -
Aset pajak tangguhan 105.043 105.542 -
Aset tetap dan aset hak guna 8.217.593 8.205.441 8.121.885
Dikurangi:
Akumulasi penyusutan (2.194.262) (2.131.428) (1.924.127)
Aset tetap dan aset hak guna - neto 6.023.331 6.074.013 6.197.758
Aset lain-lain
Pihak berelasi 17.763 15.681 15.751
Pihak ketiga 3.921.369 3.604.521 3.612.044
TOTAL ASET 132.934.915 134.915.494 132.049.591
LIABILITAS
Liabilitas segera 499.576 179.318 296.179
Simpanan dari nasabah
Giro
Pihak berelasi 78.934 387.246 482.783
Pihak ketiga 8.689.854 9.995.402 9.642.942
Total 9.311.836 10.382.648 10.125.725
Tabungan
Pihak berelasi 78.934 72.339 113.643
Pihak ketiga 17.277.037 17.115.305 15.548.598
Total 17.355.971 17.187.644 15.662.241
Deposito berjangka
Pihak berelasi 1.296.934 622.090 1.717.317
Pihak ketiga 54.431.894 63.476.915 61.930.467
Total 55.728.828 64.099.005 63.647.784
Simpanan dari bank lain
138
Page 163
(dalam jutaan Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Pos-Pos
2025* 2024 2023
Pihak berelasi 80.299 1.808.949 1.202.082
Pihak ketiga 3.596.190 2.024.083 2.670.514
Total 3.676.489 3.833.032 3.872.596
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
Pihak berelasi 139.514 236.275 -
Pihak ketiga 19.644.297 12.710.913 12.573.231
Total 19.783.811 12.947.188 12.573.231
Liabilitas derivatif 118.756 121.059 18.931
Utang pajak 214.633 222.064 138.535
Pinjaman yang diterima 3.776.400 3.987.600 2.909.228
Utang akseptasi 33.926 9.234 -
Liabilitas pajak tangguhan - neto - - 156.812
Liabilitas imbalan pasca kerja 284.324 296.414 277.530
Obligasi Subordinasi - neto
Pihak berelasi 48.000 48.000 48.000
Pihak ketiga 2.000 2.000 2.000
Total 50.000 50.000 50.000
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain
Pihak berelasi 3.551 1.912 4.703
Pihak ketiga 382.489 416.175 560.653
Total 386.040 418.087 565.356
TOTAL LIABILITAS 111.220.590 113.733.293 110.294.148
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp500 (nilai penuh) per saham
Modal dasar - 27.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh 11.740.923.365 5.870.462 5.870.462 5.870.465
saham
Tambahan modal disetor 6.347.491 6.347.491 6.347.491
Cadangan umum 1.786 1.786 1.716
Saldo laba 7.727.452 6.671.020 6.221.696
Penghasilan komprehensif lain 2.226.704 2.291.442 3.314.078
TOTAL EKUITAS 21.718.895 21.182.201 21.755.443
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 132.939.485 134.915.494 132.049.591
Laporan Laba Rugi Komprehensif
(dalam jutaan Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Pos-Pos
2025* 2024* 2024 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga 2.574.284 2.598.442 10.289.306 10.271.532
Beban bunga (1.319.849) (1.217.818) (5.189.567) (4.685.387)
PENDAPATAN BUNGA - NETO 1.254.435 1.380.624 5.099.739 5.532.145
PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
Provisi dan komisi 358.024 435.113 1.696.891 1.671.911
Keuntungan penjualan efek-efek - neto 27.232 (2.839) 70.465 535.366
Keuntungan transaksi mata uang asing - neto (5.771) 31.024 36.466 55.255
Keuntungan perubahan nilai wajar instrumen 706 (2.023)
3.202 14.794
keuangan - neto
139
Page 164
(dalam jutaan Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Pos-Pos
2025* 2024* 2024 2023
Lain-lain 2.450 2.430 8.332 10.704
Total pendapatan operasional lainnya 382.641 463.705 1.815.356 2.288.030
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
Provisi dan komisi (4.316) (2.729) (12.536) (11.427)
Beban cadangan kerugian penurunan nilai aset (80.492) (50.195)
(216.464) (195.318)
keuangan dan aset non-keuangan - neto
Beban umum dan administrasi (505.024) (481.466) (2.055.670) (1.817.565)
Beban gaji dan tunjangan lainnya (395.699)] (325.633) (1.399.207) (1.463.387)
TOTAL BEBAN OPERASIONAL LAINNYA (985.531) (860.023) (3.683.877) (3.487.697)
PENDAPATAN OPERASIONAL - NETO 651.545 984.306 3.231.218 4.332.478
Pendapatan non-operasional - neto 5.246 5.914 25.688 10.251
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 656.791] 990.220 3.256.906 4.342.729
Beban pajak - neto (124.299) (187.707) (625.852) (832.059)
LABA BERSIH 532.492 802.513 2.631.054 3.510.670
Penghasilan komprehensif lain:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca kerja
(50.745) (48.533)
- neto
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Perubahan nilai wajar efek-efek yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
- neto 4.202 (163.701) (696.131) 496.444
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN 536.694 638.812
1.884.178 3.958.581
BERJALAN
LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh) 45 45 224 299
PT BANK MEGA Tbk.
Direksi
S.E & O.
Alamat PT Bank Mega Tbk. adalah sebagai berikut :
PT BANK MEGA Tbk.
Menara Bank Mega. Lantai 16
Jalan Kapten Tendean No. 12-14 A
Jakarta 12790
Telepon : (021) 79175000
Faksimili : (021) 79187100
Up. : Capital Market Services
140
Page 165
XIII. TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
1. Pemesan Yang Berhak
Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat
tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang
berhak membeli Obligasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.
2. Pemesan Pembelian Obligasi
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Prospektus
ini. Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (FPPO) dapat diperoleh dari Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
dan Penjamin Emisi Obligasi yang menjadi anggota BEI sebagaimana tercantum dalam Prospektus ini.
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan FPPO asli yang dikeluarkan melalui
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang dapat diperoleh pada alamat Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana tercantum pada Prospektus ini.
Pemesanan pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak
dilayani. Pemesanan pembelian yang telah diajukan tidak boleh dibatalkan oleh pemesan Obligasi.
3. Jumlah Minimum Pemesanan
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan
perdagangan yaitu Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
4. Masa Penawaran Umum
Masa Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 akan dilaksanakan selama
2 (dua) Hari Kerja, mulai pada tanggal 26 Juni 2025 sampai dengan 30 Juni 2025, dengan rincian sebagai
berikut:
Masa Penawaran Umum Waktu Pemesanan
Hari ke-1: 26 Juni 2025 09.00 – 16.00 WIB
Hari ke-2: 30 Juni 2025 09.00 – 16.00 WIB
5. Pendaftaran Obligasi ke dalam Penitipan Kolektif
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan kepada KSEI
berdasarkan Perjanjian Tentang Pendaftaran Obligasi di KSEI yang ditandatangani antara Perseroan dan
KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi ini berlaku ketentuan sebagai
berikut :
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang
diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan
diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil
Penawaran Umum Obligasi akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal
Emisi.
b. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda
bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek.
c. Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang
selanjutnya akan dikonfirmasikan oleh KSEI kepada Pemegang Rekening.
d. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO (kecuali
Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Anak Perusahaan dan/atau Perusahaan Afiliasi), serta hak-hak
lainnya yang melekat pada Obligasi.
e. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku
Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai
dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan
Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Perseroan
melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi berdasarkan data kepemilikan
Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga
Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang memiliki Obligasi pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi.
f. Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam
Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO, dan wajib
memperlihatkan KTUR yang diterbitkan KSEI kepada Wali Amanat.
141
Page 166
g. Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai
dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat
atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat, transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh
pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal
pelaksanaan RUPO.
h. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan pembelian Obligasi wajib membuka Rekening Efek
di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi Pemegang Rekening Efek di KSEI.
6. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi
Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian
Obligasi selama jam kerja dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Emisi Obligasi atau Agen Penjualan
yang ditunjuk, pada tempat dimana FPPO diperoleh.
7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Obligasi
Para Penjamin Emisi Obligasi atau Agen Penjualan yang menerima pengajuan pemesanan pembelian
Obligasi akan menyerahkan kembali satu tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti
tanda terima pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut
bukan merupakan jaminan dipenuhinya pesanan.
8. Penjatahan Obligasi
Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka
penjatahan akan dilakukan sesuai Peraturan No. IX.A.7. Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan
melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan Penjamin
Emisi Obligasi sesuai dengan porsi penjaminan. Penjatahan akan dilakukan pada tanggal 1 Juli 2025.
Setiap pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan
Obligasi untuk Penawaran Umum ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan obligasi dan terbukti bahwa
pihak tertentu mengajukan pemesanan efek melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk setiap
Penawaran Umum, baik secara langsung maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan, Manajer
Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan Efek yang pertama kali diajukan oleh
pemesan yang bersangkutan.
Dalam hal terjadi kelebihan permintaan beli dalam Penawaran Umum, maka Penjamin Emisi Obligasi dilarang
membeli atau memiliki Obligasi untuk portofolio sendiri.
Dalam hal terjadi kekurangan permintaan beli dalam Penawaran Umum, maka Penjamin Emisi Obligasi
dilarang menjual Obligasi yang telah dibeli atau akan dibelinya berdasarkan perjanjian penjaminan emisi
Obligasi sampai dengan Obligasi tersebut dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada Otoritas
Jasa Keuangan paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan sesuai dengan Peraturan
No.IX.A.2 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum dan Peraturan OJK No.
36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
Manajer Penjatahan dalam hal ini adalah PT Indo Premier Sekuritas akan menyampaikan Laporan Hasil
Pemeriksaan Akuntan kepada Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan
dengan berpedoman pada peraturan Bapepam No. VIII.G.12 tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan
Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan peraturan Bapepam No. IX.A.7
tentang Tanggung Jawab Manajer Penjatahan dalam Rangka Pemesanan dan Penjatahan Efek dalam
Penawaran Umum; paling lambat 30 hari setelah berakhirnya masa Penawaran Umum.
9. Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi
Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I, pemesan harus
segera melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada
Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan atau kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi pada rekening
di bawah ini :
142
Page 167
PT Indo Premier Sekuritas PT Mandiri Sekuritas PT OCBC Sekuritas Indonesia
Bank OCBC NISP Bank OCBC NISP Bank OCBC NISP
Cabang OCBC Tower Cabang Kantor Pusat Cabang Wisma Presisi
No. Rek: 545800064804 No. Rek: 545800022562 No. Rek: 576810018191
Atas Nama: Atas Nama: Atas Nama:
PT Indo Premier Sekuritas PT Mandiri Sekuritas PT OCBC Sekuritas Indonesia
PT Mega Capital Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Bank OCBC NISP Bank OCBC NISP
Cabang Mitra Hadiprana – Kemang Cabang OCBC Tower
No. Rek: 531800001970 No. Rek: 545800116877
Atas Nama: Atas Nama:
PT Mega Capital Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek dan bilyet giro yang bersangkutan harus
dapat diuangkan atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 2 Juli 2025 pada pukul 13.00
WIB (in good funds) pada rekening tersebut di atas.
Semua biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan
dibatalkan jika persyaratan tidak dipenuhi.
10. Distribusi Obligasi Secara Elektronik
Distribusi Obligasi elektronik akan dilakukan pada tanggal 3 Juli 2025, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat
Jumbo Obligasi, untuk diserahkan kepada KSEI dan memberikan instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan
Obligasi pada Sub Rekening Efek investor sesuai dengan daftar rekapitulasi instruksi distribusi Obligasi yang
disampaikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada KSEI.
Dalam hal terjadi keterlambatan dalam penerbitan Sertifikat Jumbo Obligasi dan pemberian instruksi kepada
KSEI untuk mengkreditkan Obligasi, untuk sejumlah Pokok Obligasi yang telah dibayarkan kepada dan
diterima oleh Perseroan, ke dalam Sub Rekening Efek investor Obligasi di KSEI, maka Perseroan wajib
membayar denda kepada Pemegang Obligasi sebesar Bunga Obligasi, yang dihitung secara harian (sesuai
dengan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan penerbitan Sertifikat Jumbo Obligasi dengan
ketentuan bahwa 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari atau 1 (satu ) bulan adalah 30 (tiga
puluh) hari dan pemberian instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi ke Sub Rekening Efek
investor.
11. Penundaan Masa Penawaran Umum Atau Pembatalan Penawaran Umum
Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya Masa Penawaran,
Perseroan dapat menunda Masa Penawaran untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak dimulainya Masa
Penawaran atau membatalkan Masa Penawaran, dengan ketentuan:
1. Terjadi suatu keadaan diluar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yang meliputi:
a. Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh persen) selama 3 (tiga)
Hari Bursa berturut-turut;
b. Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan
terhadap kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
c. Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan yang
ditetapkan oleh OJK berdasarkan Formulir No. IX.A.2-11 lampiran 11.
2. Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Mengumumkan penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum dalam
paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional
paling lambat satu Hari Kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping kewajiban
mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam
media massa lainnya
b. Menyampaikan informasi penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum
tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana
dimaksud dalam butir 2 huruf a di atas;
c. Menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 2 huruf a di atas kepada
Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
d. Perseroan yang menunda masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum yang
sedang dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan
143
Page 168
uang pemesanan Efek kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan
penundaan atau pembatalan tersebut.
Dalam hal Perseroan melakukan penundaan sebagaimana dimaksud dalam angka 1 dan 2 di atas, dan akan
memulai kembali masa Penawaran Umum berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Dalam hal penundaan masa Penawaran Umum disebabkan oleh kondisi sebagaimana dimaksud dalam
butir 1 huruf a di atas, maka Perseroan wajib memulai kembali masa Penawaran Umum paling lambat
8 (delapan) Hari Kerja setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan
paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi
dasar penundaan;
b. Dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali sebagaimana
dimaksud dalam butir 1 huruf a di atas, maka Perseroan dapat melakukan kembali penundaan masa
Penawaran Umum;
c. Wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum dan informasi
tambahan lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan masa
Penawaran Umum (jika ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang satu surat kabar harian
berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat satu Hari Kerja sebelum
dimulainya lagi masa Penawaran Umum. Di samping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar,
Perseroan dapat juga mengumumkan dalam media massa lainnya; dan
d. Wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 2 huruf c di atas kepada
OJK paling lambat satu Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud.
Perseroan tidak bertanggung jawab dan dengan ini dibebaskan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan
Penjamin Emisi Obligasi dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang
menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi. Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi tidak bertanggung jawab dan karenanya harus
dibebaskan oleh Perseroan dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban
yang menjadi tanggung jawab Perseroan.
12. Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi
Dalam hal suatu pemesanan Efek ditolak sebagian atau seluruhnya, jika pesanan Obligasi sudah dibayar
maka uang pemesanan harus dikembalikan oleh Manajer Penjatahan atau Agen Penjualan Efek kepada para
pemesan, paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah tanggal penjatahan.
Apabila uang pemesanan telah diterima oleh Perseroan maka tanggung jawab pengembalian tersebut
menjadi tanggungan Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI, dengan ketentuan
Perseroan telah menerima dana hasil Emisi dengan demikian Perseroan membebaskan Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi / Penjamin Emisi Obligasi dari segala tanggung jawabnya.
Jika terjadi keterlambatan maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi / Penjamin Emisi Obligasi atau Perseroan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut
wajib membayar denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga masing-masing Seri
Obligasi, untuk tiap hari keterlambatan. Denda Obligasi dihitung secara harian untuk setiap hari
keterlambatan (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan pembayaran
seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda), dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga
ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. Denda dikenakan
sejak hari ke-3 (ketiga) setelah berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi yang dihitung secara
harian.
13. Lain-Lain
Penjamin Pelaksana Emisi Efek berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi
secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
144
Page 169
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR
PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada tanggal 26 Juni – 30 Juni 2025
di kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi berikut ini:
PT Indo Premier Sekuritas PT Mandiri Sekuritas
Pacific Century Place Lt. 16 Menara Mandiri I, Lt. 24 - 25
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jl. Jend. Sudirman No. 54 - 55
Jakarta 12190 Jakarta 12190
Telepon: (021) 5088 7168 Telepon: (021) 5263445
Faksimili: (021) 5088 7167 Faksimili: (021) 5263507
Email: fixed.income@ipc.co.id Email: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id
www.indopremier.com www.mandirisekuritas.co.id
PT Mega Capital Sekuritas PT OCBC Sekuritas Indonesia
Menara Bank Mega, Lt.2 Indonesia Stock Exchange Building,
Jl. Kapt. Tendean Kav.12-14A Tower 2 / 29th Floor
Jakarta 12790 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Telepon: (021) 7917 5599 Jakarta 12190
Fax.: (021) 7919 3900 Telepon: (021) 2970 9377
Email: fit@megasekuritas.id Faksimili: (021) 2970 9378
www.megasekuritas.id E-mail: gib_indonesia@ocbcsekuritas.com
www.ocbcsekuritas.com
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Gedung Artha Graha Lt. 18 - 19
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53
Jakarta 12190
Telepon: (021) 2924 9080 (hunting)
Faksimili: (021) 2924 9150
Email: fit@trimegah.com
www.trimegah.com
145
Page 170
Halaman ini sengaja dikosongkan
146
Page 171
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
147
Page 172
Halaman ini sengaja dikosongkan
148
Page 173
HKGM & PARTNERS
Law Firm
No. Ref.: 038/HKGM-RL/Ext/VI/2025
17 Juni 2025
Kepada yang terhormat,
PT BANK OCBC NISP Tbk
OCBC NISP Tower
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav.25
Jakarta Selatan - Indonesia
u.p. Direksi.
Perihal: Pendapat Dari Segi Hukum Atas PT Bank OCBC NISP Tbk Dalam Rangka
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025.
Dengan hormat,
Sehubungan dengan maksud PT Bank OCBC NISP Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan
(selanjutnya disebut “Perseroan”) untuk melakukan penerbitan dan penawaran umum
berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC, dengan Target Dana Yang Akan Dihimpun
Sebesar Rp.8.000.000.000.000,00 (delapan triliun Rupiah). Bahwa dalam rangka Penawaran
Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi
Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025, dengan jumlah pokok pada tanggal emisi
sebesar Rp.1.500.000.000.000,00 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah) (untuk selanjutnya
disebut “Obligasi”), yang terbagi dalam 3 (tiga) seri Obligasi, yaitu.
- Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp.748.565.000.000,00
(tujuh ratus empat puluh delapan miliar lima ratus enam puluh lima juta Rupiah)
dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,25% (enam koma dua lima persen) per
tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender.
Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal
jatuh tempo Obligasi Seri A yaitu tanggal 13 Juli 2026;
- Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp.537.930.000.000,00
(lima ratus tiga puluh tujuh miliar sembilan ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan
tingkat bunga Obligasi sebesar 6,45% (enam koma empat lima persen) per tahun.
Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan
secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo Obligasi Seri B yaitu
tanggal 3 Juli 2028;
- Seri C : Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp.213.505.000.000,00
(dua ratus tiga belas miliar lima ratus lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga
Obligasi sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen) per tahun. Jangka waktu
Obligasi adalah 5 (lima) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh
(bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo Obligasi Seri C yaitu tanggal 3
Juli 2030.
Pondok Indah Plaza 3, Blok E/4 & E/5, Jl. TB Simatupang, Jakarta 12310, Indonesia
Telp. (62-21) 759-00.215, Fax (62-21) 759-00.225
E-mail: hkgmlaw@indo.net.id
149
Page 174
HKGM & PARTNERS
Obligasi tersebut telah mendapatkan peringkat AAA(idn) dari PT Fitch Ratings Indonesia
berdasarkan surat No.47/DIR/RATLTR/III/2025 tanggal 20 Maret 2025, yang akan
dicatatkan pada PT Bursa Efek Indonesia dan dijamin oleh Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi secara kesanggupan penuh (full commitment)
berdasarkan hasil penawaran awal, yang mana seluruh dana yang diperoleh dari hasil
penawaran umum Obligasi ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan
Perseroan untuk pertumbuhan usaha dalam bentuk pemberian kredit.
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari
jumlah pokok Obligasi pada tanggal Emisi dengan satuan jumlah Obligasi yang dapat
dipindahbukukan dari satu rekening efek ke rekening efek lainnya yang pada tanggal emisi
adalah senilai Rp.1,00 (satu Rupiah) atau kelipatannya dan dengan satuan perdagangan
Obligasi di bursa sebesar Rp.5.000.000,00 (lima juta Rupiah) dan kelipatannya.
Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah tanggal penjatahan,
Perseroan dapat melakukan pembelian kembali untuk sebagian atau seluruh Obligasi sebelum
tanggal pelunasan pokok Obligasi. Perseroan mempunyai hak untuk memberlakukan
pembelian kembali tersebut untuk dipergunakan sebagai pelunasan Obligasi atau disimpan
untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar dengan memperhatikan ketentuan dalam
Perjanjian Perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kami yang bertandatangan di bawah ini, Ruli Fajar Hidayat, Partner pada, dan oleh karena
itu bertindak untuk dan atas nama Kantor Konsultan Hukum HKGM & Partners, berkantor di
Pondok Indah Plaza 3, Blok E/4 & E/5, Jl. TB Simatupang, Jakarta 12310, yang terdaftar
sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal pada Otoritas Jasa Keuangan dengan nomor
pendaftaran STTD.KH-38/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 9 Pebruari 2023 dan terdaftar sebagai
anggota Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (sebagaimana diubah menjadi Himpunan
Konsultan Hukum Sektor Keuangan) dengan No.200134, telah ditunjuk oleh Perseroan
berdasarkan persetujuan Direksi Perseroan atas surat penawaran kami No. Ref.: 012/HKGM-
RL/Ext/II/2025 tanggal 20 Pebruari 2025 (“Surat Penunjukan”), untuk melaksanakan uji tuntas
sebagaimana termuat dalam Laporan Hasil Uji Tuntas kami No. Ref.: 025/HKGM-
RL/Ext/IV/2025 tanggal 30 April 2025 juncto Tambahan Laporan Hasil Uji Tuntas No.
Ref.:027/HKGM-RL/Ext/V/2025 tanggal 20 Mei 2025 juncto Tambahan II Laporan Hasil
Uji Tuntas No. Ref.:030/HKGM-RL/Ext/V/2025 tanggal 28 Mei 2025 juncto Tambahan III
Laporan Hasil Uji Tuntas No. Ref.:037/HKGM-RL/Ext/VI/2025 tanggal 17 Juni 2025 (untuk
selanjutnya disebut “LHUT”), dengan tembusan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar
Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Otoritas Jasa Keuangan (”OJK”) dan para
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau para Penjamin Emisi Obligasi, berturut-turut
yaitu PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Mega Capital Sekuritas, PT
OCBC Sekuritas Indonesia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Pelaksanaan uji tuntas tersebut pada pokoknya dilakukan dengan memeriksa dokumen-
dokumen Perseroan yang bersifat material dan/atau masih tetap berlaku sampai dengan
tanggal LHUT sebagaimana telah kami ungkapkan dalam LHUT.
2
150
Page 175
HKGM & PARTNERS
Asumsi dan Batasan
Dalam melakukan pelaksanaan uji tuntas untuk kepentingan Pendapat Dari Segi Hukum
ini, kami menganggap dan mendasarkan pada asumsi dan batasan sebagai berikut:
1. Bahwa dokumen, pernyataan, data, fakta, informasi dan keterangan serta konfirmasi baik
lisan maupun tertulis, baik dalam bentuk hard copy maupun soft copy, sehubungan
dengan aspek hukum yang kami peroleh langsung dari Perseroan termasuk namun tidak
terbatas pada pernyataan atau konfirmasi Perseroan sebagaimana termuat dalam Surat
Konfirmasi Perseroan No.033/IR-FINANCE/JT/PUB-IV/VI/2025 tanggal 16 Juni 2025
(“Surat Konfirmasi”) dan dokumen, pernyataan, data, fakta, informasi dan keterangan
serta konfirmasi yang diberikan pihak ketiga yang berkepentingan kepada kami untuk
tujuan pelaksanaan uji tuntas adalah benar, akurat, lengkap dan sesuai dengan keadaan
yang sebenarnya dan tidak menghilangkan fakta yang penting atau perlu diketahui, serta
sampai dengan tanggal LHUT dan Pendapat Dari Segi Hukum tidak mengalami
perubahan, dan tidak ada data, fakta, informasi dan keterangan serta konfirmasi material
yang tidak diberikan Perseroan dan/atau pihak ketiga lainnya kepada kami dan tidak ada
data, fakta, informasi dan keterangan serta konfirmasi yang salah, tidak benar dan/atau
keliru yang diberikan kepada kami yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan dalam
LHUT dan Pendapat Dari Segi Hukum;
2. Bahwa tanda tangan atas semua dokumen asli yang diberikan atau diperlihatkan oleh
pihak ketiga yang berkepentingan kepada kami dalam rangka LHUT dan Pendapat Dari
Segi Hukum adalah asli dan ditandatangani oleh yang berwenang, dan dokumen asli yang
diberikan atau diperlihatkan kepada kami adalah otentik, dan bahwa dokumen yang
diberikan kepada kami dalam bentuk fotokopi atau salinan lain adalah sesuai dengan
aslinya;
3. Bahwa data, informasi, keterangan, fakta, pernyataan, pemeriksaan dan penegasan
tertentu, baik lisan maupun tertulis, baik dalam bentuk hard copy maupun soft copy,
sehubungan dengan aspek hukum yang kami peroleh langsung dari pihak ketiga, yang
berhubungan erat dengan pelaksanaan uji tuntas dan untuk maksud pemberian LHUT dan
Pendapat Dari Segi Hukum adalah benar, lengkap dan tidak menghilangkan fakta yang
penting atau perlu diketahui sampai dengan tanggal LHUT dan Pendapat Dari Segi
Hukum;
4. Di dalam melakukan pelaksanaan uji tuntas dan pemberian pendapat hukum ini, atas
suatu transaksi dimana Perseroan menjadi pihak atau mempunyai kepentingan di
dalamnya atau harta kekayaannya terkait, kami tidak memberikan pandangan, pendapat
dan/atau penilaian atas hal-hal yang terkait dengan keuangan, akunting (accounting),
komersial, pajak, data statistik atau data industri dan Pendapat Dari Segi Hukum ini tidak
dapat dianggap, diinterpretasikan dan/atau diartikan sebagai pendapat dan/atau
pandangan di bidang pajak dan/atau hal-hal yang terkait dengan pajak.
5. Tanggung jawab kami sebagai Konsultan Hukum Perseroan yang independen
sehubungan dengan hal-hal yang diberikan dalam Pendapat Segi Hukum ini adalah
terbatas pada dan sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 80 Undang-Undang Nomor 8
Tahun 1995 tentang Pasar Modal sebagaimana diubah sebagian dengan Undang-Undang
No.4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.
3
151
Page 176
HKGM & PARTNERS
Berdasarkan pelaksanaan uji tuntas sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum serta
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan asumsi-asumsi tersebut di atas, bersama ini
kami sampaikan Pendapat Dari Segi Hukum sebagai berikut:
1. Perseroan, berkedudukan di Jakarta Selatan, adalah suatu perseroan terbatas yang
didirikan secara sah dan dijalankan sesuai dengan dengan ketentuan hukum dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.
Akta pendirian Perseroan beserta perubahan-perubahannya adalah benar dan sah serta
sesuai dengan anggaran dasar dan tidak menyalahi peraturan perundang-undangan yang
berlaku termasuk peraturan perundang-undangan di sektor pasar modal. Ketentuan-
ketentuan dalan akta perubahan anggaran dasar terakhir Perseroan telah sesuai dengan
Undang-Undang Republik Indonesia No.40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas
(“UUPT”) dan Undang-Undang No.4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan
Sektor Keuangan serta Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
No.IX.J.1 Tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar Perseroan Yang Melakukan Penawaran
Umum Efek Bersifat Ekuitas Dan Perusahaan Publik jo. Peraturan OJK
No.33/POJK.04/2014 Tentang Direksi Dan Dewan Komisaris Emiten Atau Perusahaan
Publik (“Peraturan OJK No.33/2014”) jo. Peraturan OJK No.15/POJK.04/2020 Tentang
Rencana Dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.
2. Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah benar dan sah serta
telah sesuai dengan ketentuan anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum, Direktur Perseroan telah melaksanakan
kewajiban untuk mengadakan dan menyimpan daftar pemegang saham dan daftar khusus
pemegang saham.
Berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 31 Mei 2025, tidak ada
pemegang saham masyarakat yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham
Perseroan.
Berdasarkan Daftar Khusus Pemegang Saham per tanggal 31 Mei 2025, terdapat anggota
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang memiliki saham-saham Perseroan yang
masuk dalam bagian saham Perseroan yang dimiliki oleh masyarakat. Anggota Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan telah melakukan pemenuhan kewajiban pelaporan atas
perolehan dan/atau perubahan kepemilikan saham Perseroan yang dimilikinya
sebagaimana diatur dalam Pasal 87 ayat 1 Undang-Undang No.8 Tahun 1995 tentang
Pasar Modal juncto Pasal 2 ayat 1 Peraturan OJK No.11/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret
2017 Tentang Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham
Perusahaan Terbuka.
4
152
Page 177
HKGM & PARTNERS
Setiap perubahan struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan serta
pengalihan saham yang terjadi sejak pendirian Perseroan sampai dengan saat ini adalah
benar dan sah serta telah dilakukan secara berkesinambungan dan telah disetor penuh dan
tunai sesuai dengan ketentuan anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Perseroan telah melakukan kewajiban untuk menyisihkan jumlah tertentu dari laba bersih
setiap tahun buku untuk cadangan dengan nilai untuk mencapai 20% (dua puluh persen)
dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor sebagaimana diatur dalam Pasal 70
UUPT, dengan jumlah total nilai sebesar Rp.2.750.000.000,00 (dua miliar tujuh ratus
lima puluh juta Rupiah), dimana penyisihan laba terakhir dilakukan berdasarkan Berita
Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.26 tanggal 20 Maret 2025 yang
dibuat dihadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta. Nilai cadangan tersebut di atas
belum mencapai 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor. Perseroan
berkomitmen untuk memenuhi kewajiban penyisihan jumlah tertentu dari dari laba bersih
Perseroan setiap tahun buku untuk cadangan dengan nilai mencapai paling sedikit 20%
(dua puluh persen) dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor sebagaimana diatur
dalam Pasal 70 ayat 3 UUPT. Pada tanggal 30 April 2025, total nilai cadangan adalah
sebesar Rp.2.850.000.000 atau sebesar 0,10% dari modal ditempatkan dan disetor
Perseroan.
Perseroan telah memenuhi ketentuan Pasal 4 ayat 3 Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia No.29 Tahun 1999 tanggal 7 Mei 1999 Tentang Pembelian Saham Bank
Umum, terkait pemenuhan minimum jumlah saham Perseroan yang tidak dicatatkan di
Bursa Efek yaitu sekurang-kurangnya 1% (satu persen) dari saham Perseroan yang telah
dikeluarkan, dimana pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum, total saham Perseroan
yang tidak tercatat di Bursa Efek adalah sebanyak 229.520.940 lembar saham atau
sebesar 1,00% dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan yang
dimiliki oleh:
a. PT Udayawira Utama sebanyak 129.406.636 lembar saham atau 0,56%;
b. PT Suryasono Sentosa sebanyak 100.114.304 lembar saham atau 0,44%.
Kepemilikan saham OCBC Overseas Invetments Pte. Ltd dalam Perseroan telah melebihi
batas maksimum sebesar 40% sebagaimana yang telah ditentukan dalam Pasal 2 ayat (2)
huruf a Peraturan OJK No.56/POJK.03/2016 tanggal 7 Desember 2016 tentang
Kepemilikan Saham Bank Umum (POJK No.56/2016) untuk kategori pemegang saham
berupa badan hukum lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank.
Namun, berdasarkan Pasal 22 POJK No.56/2016, pemegang saham pada bank yang
memperoleh penilaian tingkat kesehatan bank dan/atau penilaian tata kelola dengan
peringkat 1 (satu) atau 2 (dua) pada posisi penilaian bulan Desember 2013 dan tetap
dapat mempertahankan peringkat tersebut sejak tanggal 1 Januari 2014 sampai dengan
sebelum berlakunya POJK No.56/2016, tetap dapat memiliki saham sebesar persentase
saham yang telah dimiliki. Hasil penilaian sendiri terhadap tingkat kesehatan Perseroan
pada posisi penilaian per 31 Desember 2024 adalah peringkat 1 (satu) dan penilaian
faktor tata kelola Perseroan per 31 Desember 2024 adalah peringkat 1 (satu), sehingga
OCBC Overseas Invetments Pte. Ltd tidak diwajibkan untuk melakukan penyesuaian
batas maksimum kepemilikan saham.
5
153
Page 178
HKGM & PARTNERS
Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum, telah terdapat orang-perorangan (individu)
yang menjadi pemilik manfaat dari Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat
1 Peraturan Presiden Republik Indonesia No.13 Tahun 2018 Tentang Penerapan Prinsip
Mengenali Pemilik Manfaat Dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan Dan
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme
dimana berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 30 April 2024, dinyatakan
bahwa pemilik manfaat (Beneficial Owner) dari Perseroan adalah Wong Pik Kuen Helen
selaku Group CEO dan oleh karenanya sah bertindak untuk dan atas nama Oversea-
Chinese Banking Corporation Ltd selaku pemegang saham pengendali Perseroan.
Berdasarkan Surat Perseroan No.038/CorpSecr/KB.05/KN/V/2024 tanggal 3 Mei 2024
Perihal Laporan Pengkinian Data Pemilik Manfaat (Beneficial Owner) yang ditujukan
kepada Kepala Departemen Pengawasan Bank Swasta 1, Otoritas Jasa Keuangan,
Perseroan telah menyampaikan laporan pemilik manfaat (Beneficial Owner) kepada
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada tanggal 1 Mei
2024. Adapun kriteria yang dipenuhi oleh Wong Pik Kuen Helen untuk menjadi pemilik
manfaat (Beneficial Owner) adalah sebagai pihak yang menerima manfaat dari perseroan
terbatas dan Perseroan telah melakukan pengkinian terakhir informasi pemilik manfaat
pada tanggal 25 Maret 2025.
Penunjukkan Wong Pik Kuen Helen selaku pemilik manfaat dari Perseroan selain
dikarenakan oleh jabatannya selaku Group CEO sehingga oleh karenanya sah bertindak
untuk dan atas nama Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd., disamping itu dari
komposisi pemegang saham Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd, tidak ada
pemegang saham individu yang memiliki saham secara mayoritas yang dapat bertindak
sebagai pengendali dari Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd.
Adapun skema dan susunan pemegang saham dari Oversea-Chinese Banking Corporation
Ltd adalah sebagai berikut:
20 Pemegang Saham Terbesar dari Entitas Induk*
Nama %
1. Citibank Nominees Singapore Pte Ltd 17,02
2. Selat (Pte) Limited 10,40
3. HSBC (Singapore) Nominees Pte Ltd 7,42
4. DBSN Services Pte. Ltd. 6,34
5. Raffles Nominees (Pte.) Limited 5,66
6. Lee Foundation 4,47
7. DBS Nominees (Private) Limited 4,06
8. Herald Investment Pte Ltd 4,04
9. Singapore Investments Pte Ltd 3,49
10. Lee Rubber Company Pte Ltd 3,15
11. United Overseas Bank Nominees (Private) Limited 1,13
12. Kallang Development (Pte) Limited 0,98
13. Lee Pineapple Company (Pte) Limited 0,68
14. DB Nominees (Singapore) Pte Ltd 0,68
15. Kew Estate Limited 0,63
16. BPSS Nominees Singapore (Pte.) Ltd. 0,62
17. OCBC Securities Private Limited 0,57
18. Phillip Securities Pte Ltd 0,54
19. OCBC Nominees Singapore Private Limited 0,47
20. UOB Kay Hian Private Limited 0,28
Total 72,63
* Sumber: "Shareholder Information-Major Shareholders" pada www.ocbc.com posisi 27 Pebruari 2025
6
154
Page 179
HKGM & PARTNERS
Berdasarkan uji tuntas yang kami lakukan, pihak pengendali Perseroan adalah Oversea-
Chinese Banking Corporation Ltd. sebagai pihak pengendali telah sesuai dengan
ketentuan Pasal 85 Peraturan OJK No.3/POJK.04/2021 Tentang Penyelenggaraan
Kegiatan Di Bidang Pasar Modal, dimana Perseroan telah mengungkapkannya pertama
kali dalam Prospektus Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 yang
disampaikan kepada OJK sebagai bagian dari dokumen pernyataan pendaftaran.
3. Susunan direksi dan dewan komisaris Perseroan terakhir termuat dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.16 tanggal 11 April 2023 yang
dibuat dihadapan Fathiah Helmi, SH., Notaris di Jakarta yang pemberitahuan perubahan
data perseroan telah diterima dan dicatat oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum
Umum - Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah
No.AHU-AH.01.09-0111215 tanggal 17 April 2023 dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No.AHU-0075889.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 17 April 2023 (“Akta
PKR No.16/2023’) jo Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan No.26 tanggal 18 Maret 2024 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, SH,
Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan data perseroan telah diterima dan
dicatat oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum - Kementerian Hukum Dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah No.AHU-AH.01.09-0119157 tanggal
25 Maret 2024 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-
0062043.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 25 Maret 2024 (“Akta PKR No.26/2024”) jo
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.27 tanggal 20
Maret 2025 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, yang
pemberitahuan perubahan data perseroan telah diterima dan dicatat oleh Direktorat
Jenderal Administrasi Hukum Umum - Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia di bawah No.AHU-AH.01.09-0161914 tanggal 24 Maret 2025 dan
telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0069707.AH.01.11.TAHUN 2025
tanggal 24 Maret 2025 (“Akta PKR No.27/2025’) jo Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan No.20 tanggal 19 Mei 2025 yang dibuat dihadapan
Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan data perseroan
telah diterima dan dicatat oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum -
Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah No.AHU-
AH.01.09-0246192 tanggal 20 Mei 2025 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No.AHU-0108155.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 20 Mei 2025 (“Akta PKR
No.20/2025”) jo Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
No.41 tanggal 28 Mei 2025 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta,
, yang pemberitahuan perubahan data perseroan telah diterima dan dicatat oleh Direktorat
Jenderal Administrasi Hukum Umum - Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia di bawah No.AHU-AH.01.09-0272045 tanggal 28 Mei 2025 dan
telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0117915.AH.01.11.TAHUN 2025
tanggal 28 Mei 2025 (“Akta PKR No.41/2025”), telah memenuhi ketentuan UUPT.
Disamping itu masing-masing anggota direksi dan dewan komisaris Perseroan
merupakan orang perseorangan yang telah memenuhi persyaratan pada saat diangkat dan
selama menjabat sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.33/2014.
7
155
Page 180
HKGM & PARTNERS
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta ketentuan anggaran dasar
Perseroan terkait yang mengatur mengenai Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah
memenuhi ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No.33/POJK.04/2014 Tanggal 8 Desember 2014 Tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Emiten atau Perusahaan Publik (“Peraturan OJK No.33/2014”).
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut telah memenuhi peraturan perundang-
undangan yang berlaku sesuai ketentuan Pasal 27 ayat 3 Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 55/POJK.03/2016 tanggal 7 Desember 2016 tentang Penerapan Tata
Kelola Bagi Bank Umum (“POJK No.55/2016”) jo. Pasal 49 Peraturan OJK
No.12/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 Tentang Bank Umum (“POJK No.12/2021”).
Parwati Surjaudaja selaku Presiden Direktur Perseroan adalah berasal dari pihak yang
independen terhadap pemegang saham pengendali sebagaimana diatur dalam Pasal 7
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum (“POJK No.17/2023”).
Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum, tidak terdapat benturan kepentingan diantara
para anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan dan tidak ada benturan
kepentingan antara Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan dengan transaksi
penerbitan Obligasi Keberlanjutan.
Pihak utama Perseroan tidak melakukan pelanggaran atas ketentuan dari Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No.27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
4. Sehubungan dengan pemenuhan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No.55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 Tentang Pembentukan Dan Pedoman
Pelaksanaan Kerja Komite Audit (“POJK No.55/2015”) juncto POJK No.17/2023,
Perseroan telah memenuhi ketentuan tersebut dengan telah menetapkan Kebijakan
Piagam Komite Audit (Audit Committe Charter) tanggal 12 Desember 2023. Perseroan
telah membentuk Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris
Perseroan No.KPTS/DEKOM/012/2006 tanggal 7 Desember 2006 Tentang Perubahan
Atas Keputusan Komisaris No.KPTS/KOM/015/2001 tentang Pembentukan Komite
Audit dan penyusunan Piagam Komite Audit telah memenuhi Peraturan OJK
No.55/2015.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No.KPTS/DEKOM/ 010/2006
tanggal 7 Desember 2006 Tentang Pembentukan Komite Remunerasi Dan Nominasi,
Perseroan telah membentuk dan memiliki Komite Remunerasi dan Nominasi untuk
memenuhi kewajiban yang ditentukan oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No.34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi Dan
Remunerasi Emiten Atau Perusahaan Publik serta untuk memenuhi ketentuan Peraturan
OJK No.45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi
bagi Bank Umum dan POJK No.17/2023.
8
156
Page 181
HKGM & PARTNERS
Komite Nominasi Dan Remunerasi telah memenuhi kewajiban untuk menyusun pedoman
yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Komite Nominasi dan Remunerasi berupa
Pedoman Dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi Dan Nominasi (The Remuneration
and Nomination Committe Charter) tertanggal 25 Oktober 2024.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No.KPTS/DEKOM/011/2006
tanggal 7 Desember 2006 Tentang Pembentukan Komite Pemantau Risiko, Perseroan
telah membentuk dan memiliki Komite Pemantau Risiko untuk memenuhi ketentuan
POJK No.55/2016 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/POJK.03/2016
tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum serta
POJK No.17/2023 dan Perseroan telah memiliki pedoman dan tata kerja komite
pemantau risiko berupa Pedoman Dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko (The
Risk Monitoring Committee Charter) tertanggal 12 Desember 2023.
5. Perseroan telah mengangkat Ivonne Purnama Chandra sebagai Sekretaris Perusahaan
(Corporate Secretary) Perseroan berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No.KPTS/HCS/HK.02. 02/180/2014 tanggal 28 Pebruari 2014 tentang Pengangkatan
Sebagai Corporate Secretary Pada Bank OCBC NISP yang mulai berlaku terhitung sejak
tanggal 28 Februari 2014. Pengangkatan Sekretaris Perusahaan Perseroan telah dilakukan
sesuai dengan Peraturan OJK No.35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.
6. Perseroan telah memiliki piagam audit internal sebagaimana disyaratkan dalam ketentuan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015
Tentang Pembentukan Dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal (“POJK
No.56/2015”), dimana Perseroan telah memiliki Piagam Audit Internal (Internal Audit
Charter) tertanggal 12 Desember 2024 yang telah disetujui oleh Parwati Surjaudaja
selaku Presiden Direktur Perseroan dan Dewan Komisaris Perseroan. Berdasarkan Surat
Keputusan Direksi Perseroan No.KPTS/DIR/HCS/ HK.02.02/135/2015 tanggal 27
Nopember 2015, Perseroan telah menunjuk dan mengangkat Sani Effendy selaku Kepala
Divisi Internal Audit sejak 1 Desember 2015.
7. Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum, berdasarkan hasil RUPS Tahunan sebagaimana
termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
No.14 tanggal 15 Juli 2020 yang dibuat dihadapan Ashoya Ratam, SH., M.Kn., Notaris di
Kota Administrasi Jakarta Selatan yang pemberitahuan perubahan data perseroan telah
diterima dan dicatat oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum - Kementerian
Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah No.AHU-AH.01.03-
0289968 tanggal 15 Juli 2020 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-
0113375.AH.01.11.TAHUN 2020 tanggal 15 Juli 2020, Pemegang Saham Perseroan
telah menugaskan Lili S. Budiana sebagai direktur yang membawahi fungsi kepatuhan.
8. Perseroan telah memiliki Dewan Pengawas Syariah berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.16 tanggal 11 April 2023 yang
dibuat dihadapan Fathiah Helmi, SH., Notaris di Jakarta yang pemberitahuan perubahan
data perseroan telah diterima dan dicatat oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum
9
157
Page 182
HKGM & PARTNERS
Umum - Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah
No.AHU-AH.01.09-0111215 tanggal 17 April 2023 dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No.AHU-0075889.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 17 April 2023, dengan
susunan sebagai berikut:
Ketua : Muhammad Anwar Ibrahim
Anggota : Mohammad Bagus Teguh Perwira.
yang masa jabatannya berlaku untuk 3 (tiga) tahun sampai dengan ditutupnya RUPS
Tahunan tahun 2026.
9. Maksud dan tujuan Perseroan sebagaimana tercantum dalam pasal 3 anggaran dasar
Perseroan dan berdasarkan izin yang diperoleh dan dimiliki Perseroan dari badan atau
instansi pemerintah yang berwenang adalah melakukan usaha di bidang bank umum
termasuk kegiatan perbankan yang melaksanakan usaha syariah sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Maksud dan Tujuan dalam anggaran dasar Perseroan telah disesuaikan dengan Klasifikasi
Baku Lapangan Usaha Indonesia Tahun 2020, sebagaimana termuat dalam Peraturan
Badan Pusat Statistik No.2 Tahun 2020 tanggal 15 September 2020 Tentang Klasifikasi
Baku Lapangan Usaha Indonesia dengan telah dilakukan perubahan ke-7 atas Nomor
Induk Berusaha Perseroan pada tanggal 20 Desember 2022 dan penyelarasan dengan
ketentuan Undang-Undang No.4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan
Sektor Keuangan.
10. Dalam rangka melaksanakan kegiatan usahanya, berdasarkan pelaksanaan uji tuntas yang
kami lakukan, Perseroan telah memperoleh dan memiliki izin-izin pokok yang berkaitan
dengan usaha perbankan serta izin-izin untuk pembukaan kantor-kantor Perseroan dari
instansi yang berwenang yang masih tetap berlaku sampai dengan tanggal Pendapat Dari
Segi Hukum.
Perseroan hanya menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan
yang termuat dalam anggaran dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku dan Perseroan tidak pernah melakukan kegiatan usaha lain yang menyimpang
dari maksud dan tujuan tersebut.
Berdasarkan modal inti yang dimiliki oleh Perseroan sesuai dengan nilai ekuitas
Perseroan pada 31 Desember 2024 yaitu sebesar Rp.40.691.004.554.135,00, dimana
untuk nilai ekuitas tersebut Perseroan masuk dalam kelompok KBMI 3 yaitu bank dengan
modal inti lebih dari Rp.14.000.000.000.000,00 sampai dengan
Rp.70.000.000.000.000,00.
Status pengawasan bank terhadap Perseroan adalah termasuk dalam status pengawasan
normal sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No.15/POJK.03/2017 tanggal 4 April 2017 Tentang Penetapan Status Dan Tindak Lanjut
Pengawasan Bank Umum.
10
158
Page 183
HKGM & PARTNERS
11. Perseroan telah memiliki Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Nomor Induk Berusaha
(NIB) No.8120317141841.
12. Perseroan telah memenuhi kewajiban perizinan perpajakannya dengan telah
dikukuhkannya sebagai Pengusaha Kena Pajak dan Perseroan telah memiliki Nomor
Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk kantor pusat dan kantor-kantor cabang Perseroan,
dimana kewajiban perpajakan dari kantor pusat dan kantor cabang Perseroan meliputi
pula kewajiban perpajakan dari kantor cabang syariah, kantor cabang pembantu, yang
berada di bawah atau di domisili kantor pusat dan/atau kantor cabang Perseroan tersebut.
Perseroan tidak terlibat baik dalam suatu sengketa ataupun perkara perpajakan, di
hadapan pengadilan pajak yang berwenang dan/atau instansi yang berwenang lainnya di
Indonesia ataupun di luar pengadilan berdasarkan peraturan perundang-undangan di
bidang perpajakan, yang akan berdampak negatif secara material terhadap kegiatan usaha
dan kondisi keuangan Perseroan dan Perseroan telah mematuhi setiap ketentuan dan
peraturan perundang-undangan terkait perpajakan, melaksanakan kewajiban-kewajiban
pajak dan telah menyelesaikan tanggung jawab pajak Perseroan serta tidak berada dalam
keadaan lalai membayar atas setiap kewajiban, utang dan/atau tanggung jawab Perseroan
sehubungan dengan perpajakan sebagaimana termaktub dalam laporan keuangan
Perseroan terakhir.
13 Perseroan telah melaksanakan pemenuhan atas kewajiban-kewajiban penyampaian
pelaporan dengan secara tertib dan benar kepada Otoritas Jasa Keuangan Perbankan
berupa laporan keuangan publikasi triwulanan dan laporan keuangan tahunan untuk tahun
buku yang berakhir pada 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh akuntan publik.
14. Perseroan telah melaksanakan kewajiban untuk melakukan penilaian sendiri (self
assessment) atas tingkat kesehatan Bank sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.4/POJK.03/2016 tanggal 26 Januari 2016 tentang
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri atas tingkat kesehatan bank terakhir dari
Perseroan per tanggal 31 Desember 2024, yang telah disampaikan kepada Otoritas Jasa
Keuangan-Departemen Pengawasan Bank Swasta 1 berdasarkan Surat Perseroan
No.003/RCDiv/KS.01/RR/I/2025 tanggal 30 Januari 2025 Perihal Laporan Tingkat
Kesehatan PT Bank OCBC NISP Tbk posisi 31 Desember 2024, dinyatakan bahwa
peringkat tingkat kesehatan bank dari Perseroan adalah Peringkat 1 (satu).
15. Perseroan selalu memenuhi kewajiban-kewajiban sebagaimana ditentukan oleh peraturan
perundangan mengenai ketenagakerjaan seperti pemenuhan terhadap perjanjian kerja
bersama, lembaga kerja sama bipartit, wajib lapor ketenagakerjaan perusahaan (WLKP),
kewajiban pendaftaran/pencatatan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), program
asuransi ketenagakerjaan (sekarang disebut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS))
baik untuk program asuransi BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan yang diikuti
oleh seluruh karyawan Perseroan, penerapan upah minimum baik propinsi maupun kota
serta koperasi pegawai.
11
159
Page 184
HKGM & PARTNERS
16. Bahwa harta kekayaan Perseroan yang berupa barang tidak bergerak dan bergerak serta
hak kekayaan intelektual berupa hak cipta dan hak merek yang ada pada tanggal
Pendapat Dari Segi Hukum, setelah diteliti bukti pemilikannya berdasarkan dokumen
Perseroan adalah dimiliki secara sah oleh Perseroan serta tidak ada gugatan dari pihak
lain terhadap harta kekayaan yang dimiliki oleh Perseroan tersebut, dan terhadap harta
kekayaan tersebut tidak ada yang dijadikan jaminan atas hutang Perseroan kepada
krediturnya.
Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum, Perseroan sedang melakukan proses
pemerolehan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk bangunan gedung kantor-kantor milik
Perseroan. Sehubungan dengan belum dimilikinya SLF oleh Perseroan maka sesuai
ketentuan Undang-Undang No.28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung sebagaimana
diubah dengan Undang-Undang No.6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan
Pemerintah Pengganti Undang-Undang No.2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi
Undang-Undang dinyatakan bahwa konsekuesi hukum sehubungan hal tersebut adalah
dapat dikenakan sanksi administratif.
Pada saat Pendapat Dari Segi Hukum, Perseroan memiliki penyertaan modal pada 1
(satu) anak perusahaan yaitu PT OCBC NISP Ventura sebesar 2.997.000 saham senilai
Rp.299.700.000.000,00 atau 99,90% dari seluruh saham yang disetor dan ditempatkan.
Bahwa penyertaan Perseroan di dalam perusahaan tersebut adalah sah dan didukung oleh
dokumen kepemilikan yang benar serta tidak bertentangan dengan peraturan perundangan
yang berlaku dan anggaran dasar dan kegiatan usaha Perseroan serta telah sesuai dengan
anggaran dasar dari anak perusahan. Saham penyertaan yang dimiliki Perseroan pada PT
OCBC NISP Ventura tidak dibebankan sebagai jaminan dan/atau tidak ada sengketa atas
kepemilikan saham tersebut.
Pemilikan Perseroan atas harta kekayaannya adalah sah dan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
17. Perseroan telah melakukan perlindungan terhadap harta kekayaan yang dimilikinya
dengan melakukan penutupan asuransi terhadap resiko kebakaran, gempa bumi,
kerusakan, kehilangan serta resiko lainnya sesuai kebutuhan dan kondisi harta
kekayaannya tersebut dengan nilai pertanggungan dan jangka waktu asuransi yang
memadai. untuk mengganti objek yang diasuransikan atau menutup risiko yang
dipertanggungkan.
18. Perjanjian yang telah dibuat dan ditandatangani Perseroan dengan pihak ketiga yang
material, termasuk namun tidak terbatas pada perjanjian-perjanjian kredit, adalah sah dan
mengikat Perseroan serta tidak bertentangan dengan anggaran dasar Perseroan dan telah
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta tidak terdapat
pembatasan-pembatasan dari perjanjian-perjanjian material yang ditandatangani oleh
Perseroan dengan pihak ketiga (negative covenants) yang dapat merugikan hak dan
kepentingan dari pemegang saham publik dan pemegang Obligasi serta tidak akan
menghalangi rencana penerbitan Obligasi.
12
160
Page 185
HKGM & PARTNERS
Tidak ada kewajiban bagi Perseroan, berdasarkan perjanjian kredit yang telah dibuat dan
ditandatangani Perseroan untuk meminta persetujuan dari dan/atau melakukan
penyampaian pemberitahuan kepada para krediturnya sehubungan dengan pelaksanaan
penawaran umum Obligasi dan rencana penggunaan dana Obligasi yang diterima.
Seluruh perjanjian material yang dibuat oleh Perseroan dengan pihak terafiliasi telah
dibuat dengan syarat dan kondisi yang wajar (arm’s length) serta tidak merugikan
Perseroan.
19. Tidak ada kewajiban yang tidak dipenuhi Perseroan kepada kreditur selama perjanjian
kredit yang telah ditandatangani oleh Perseroan sampai dengan tanggal Pendapat Dari
Segi Hukum, termasuk namun tidak terbatas pada pemenuhan kewajiban untuk menjaga
rasio keuangan sebagaimana disepakati dalam setiap perjanjian kredit.
Tidak ada kewajiban Perseroan berdasarkan perjanjian-perjanjian yang telah
ditandatangani Perseroan yang akan terlanggar dalam hal Perseroan melakukan
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi.
Tidak ada kewajiban Perseroan untuk memperoleh persetujuan dari kreditur dan/atau
melakukan pemberitahuan kepada kreditur sehubungan dengan rencana Penawaran
Umum Berkelanjutan Obligasi dengan memperhatikan kesepakatan-kesepakatan yang
tertuang dalam tiap-tiap perjanjian yang telah ditandatangani.
Tidak ada kewajiban Perseroan untuk untuk melakukan pemenuhan peraturan Perundang-
undangan di bidang Pasar Modal yang mengatur mengenai Transaksi Material, Transaksi
Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan Kepentingan pada saat ditandatanganinya perjanjian
dan/atau apabila ada perubahan terhadap perjanjian-perjanjian tersebut.
20. Sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum, Perseroan tidak sedang terlibat
dalam perkara apapun yang berpengaruh secara material yang negatif terhadap kondisi
keuangan dan kegiatan usaha baik perkara perdata, pidana, tata usaha negara, hubungan
industrial, praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat, arbitrase dan perpajakan
serta tidak terdaftar sebagai pemohon untuk diri sendiri dan termohon dalam perkara
kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) di badan-badan
peradilan.
Perseroan tidak terlibat dalam suatu sengketa hukum/perselisihan yang terjadi di luar
pengadilan dengan atau memperoleh teguran (somasi) dari pihak ketiga, yang dapat
berpengaruh secara material terhadap kondisi keuangan dan kegiatan usaha Perseroan
atau berakibat menghambat rencana penerbitan Obligasi.
Sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum, Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan dalam kedudukannya sebagai pribadi dan sesuai jabatannya masing-masing,
tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa atau gugatan di badan-badan peradilan di
Indonesia baik untuk perkara pendata dan atau perkara pidana dan atau perkara tata usaha
13
161
Page 186
HKGM & PARTNERS
negara dan atau perkara hubungan industrial/ketenagakerjaan dan atau arbitrase dan atau
perkara perpajakan serta tidak sedang terlibat dalam permohonan penundaan kewajiban
pembayaran utang dan/atau tidak terdaftar sebagai termohon dalam perkara kepailitan
atau telah dinyatakan dalam keadaan pailit dan tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa
hukum/perselisihan lain yang terjadi di luar pengadilan dengan atau memperoleh teguran
(somasi) dari pihak ketiga yang dapat memberikan dampak negatif secara material
terhadap kondisi keuangan dan kegiatan usaha Perseroan dan rencana penawaran umum
berkelanjutan Obligasi.
21. Bahwa berdasarkan pelaksanaan uji tuntas yang telah kami lakukan, Perseroan tidak
melakukan pelanggaran atas ketentuan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) dan
atau pelampauan BMPK sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Bank Indonesia
No.7/3/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit
Bank Umum juncto Peraturan Bank Indonesia No.8/13/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006
tentang Perubahan Atas Peraturan Bank Indonesia No.7/3/PBI/2005 tentang Batas
Maksimum Pemberian Kredit Bank Umum.
22. Bahwa pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum, Perseroan telah memenuhi ketentuan
mengenai penyediaan modal minimum sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No.11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum Bank Umum sebagaimana telah diubah oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 34/POJK.03/2016 tanggal 22 September 2016 tentang Perubahan atas Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Modal Minimum
Bank Umum (“POJK No.11/2016 jo POJK No.34/2016”), dimana berdasarkan
pemeriksaan atas laporan keuangan audited Perseroan yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 rasio kecukupan modal Perseroan adalah sebesar 23,60%.
Perseroan telah memenuhi kewajiban penyediaan modal minimum sesuai profil risiko
sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat 3 POJK No.11/2016 jo POJK No.34/2016, dimana
Perseroan masuk dalam Profil Risiko Peringkat 1.
Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum, Perseroan telah melakukan kewajiban untuk
memenuhi modal inti minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.12/POJK.03/
2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.
23. Berdasarkan pelaksanaan uji tuntas yang telah kami lakukan, nilai agunan yang diambil
alih (AYDA) pada tanggal 31 Mei 2025 adalah sebesar Rp.2.707.265.599.569,00 yang
merupakan nilai dari agunan berupa benda tidak bergerak yang diberikan oleh para
debitur kepada Perseroan. Penjualan AYDA yang dilakukan oleh Perseroan tidak
termasuk dalam transaksi yang dikategorikan sebagai Transaksi Material dikarenakan
tidak memenuhi unsur batasan nilai sebagaimana diatur dalam Pasal 3 ayat 1 POJK
17/2020 yaitu tidak mencapai 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perseroan.
14
162
Page 187
HKGM & PARTNERS
24. Semua Perjanjian yang berkenaan dengan penerbitan Obligasi telah dibuat secara sah dan
memiliki sifat yang mengikat bagi Perseroan yang sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di bidang pasar modal, khususnya peraturan mengenai penawaran
obligasi kepada masyarakat dan perjanjian-perjanjian yang berkenaan dengan penerbitan
Obligasi tersebut tidak bertentangan dengan anggaran dasar Perseroan.
Adapun perjanjian perwaliamanatan yang dibuat dan ditandatangani oleh Perseroan dan
Wali Amanat sehubungan dengan penerbitan Obligasi telah sesuai dengan Peraturan OJK
Nomor 20/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek
Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk.
Obligasi telah mendapatkan peringkat AAA(idn) dari PT Fitch Ratings Indonesia
berdasarkan surat No.47/DIR/RATLTR/III/2025 tanggal 20 Maret 2025.
Rencana penggunaan dana dari penerbitan Obligasi tidak bertentangan dengan ketentuan
peraturan perudang-undangan yang berlaku, anggaran dasar serta ketentuan dalam
perjanjian-perjanjian yang telah ditandatangani oleh Perseroan, yang mana seluruh dana
yang diperoleh dari hasil penawaran umum Obligasi ini setelah dikurangi dengan biaya-
biaya emisi, akan digunakan Perseroan untuk pertumbuhan usaha dalam bentuk
pemberian kredit.
Sehubungan dengan penerbitan dan penawaran umum Obligasi, Perseroan telah
menerima persetujuan prinsip pencatatan efek bersifat utang dari PT Bursa Efek
Indonesia berdasarkan Surat PT Bursa Efek Indonesia No.S-04549/BEI.PP3/05-2025
tanggal 9 Mei 2025 Perihal Persetujuan Prinsip.
25. Penerbitan dan penawaran umum Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan telah
mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Surat Keputusan
Dewan Komisaris No.002/DEKOM/IPC-NK/III/2025 tanggal 2 Maret 2025 Tentang
Penerbitan Obligasi Rupiah (Penawaran Berkelanjutan/PUB IV), yang menyatakan
bahwa Dewan Komisaris Perseroan memberikan persetujuan kepada Direksi Perseroan
untuk melaksanakan penerbitan obligasi Rupiah (Penawaran Umum Berkelanjutan - PUB
IV) di Tahun 2025, dengan jumlah hingga Rp.8.000.000.000.000,00 (delapan triliun
Rupiah) dan melaksanakan tindakan yang diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan
transaksi penerbitan Obligasi.
Rencana penerbitan dan penawaran umum Obligasi telah dimuat dalam Rencana Bisnis
Bank (RBB) Perseroan Tahun 2025 - 2027 yang telah dilaporkan oleh Perseroan kepada
Otoritas Jasa Keuangan - Departemen Pengawasan Bank Swasta 1 berdasarkan Surat
Perseroan No.014/CPDD/PP.01.02_RBB/TL/11/2024 tanggal 29 Nopember 2024 Perihal
Penyampaian Rencana Bisnis PT Bank OCBC NISP Tbk Tahun 2025 - 2027. Adapun
rencana bisnis Perseroan tahun 2025 - 2027 telah mendapatkan persetujuan dari Dewan
Komisaris Perseroan dengan ikut ditandatanganinya Rencana Bisnis PT Bank OCBC
NISP Tbk Tahun 2025 - 2027 oleh Komisaris pada tanggal 29 Nopember 2024.
15
163
Page 188
HKGM & PARTNERS
26. Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta
kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah
ada maupun yang akan ada dikemudian hari menjadi jaminan bagi pemegang Obligasi ini
sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-Undang Hukum
Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak
kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun dikemudian hari.
27. Sehubungan dengan rencana penerbitan dan penawaran umum Obligasi, Perseroan tidak
diwajibkan untuk memenuhi ketentuan mengenai permohonan izin untuk
penyelenggaraan kegiatan yang dilakukan bank untuk bank sendiri dikarenakan tindakan
tersebut tidak memenuhi ketentuan Pasal 29 ayat 4 Peraturan OJK No.13/POJK.03/2021
Tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum dikarenakan rencana penerbitan dan
penawaran umum Obligasi tersebut tidak akan mempengaruhi komposisi kepemilikan
dan/atau permodalan Perseroan dikarenakan Obligasi tersebut bukan merupakan
instrumen yang diperhitungkan dalam komponen Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum atau tidak ditujukan dalam rangka recovery plan.
28. Perseroan memiliki hubungan terafiliasi dengan PT OCBC Sekuritas Indonesia selaku
penjamin pelaksana emisi obligasi dan penjamin emisi obligasi, dikarenakan adanya
kepemilikan saham baik secara langsung maupun tidak langsung dari pemegang saham
Perseroan pada PT OCBC Sekuritas Indonesia. Namun demikian, tidak terdapat
hubungan afiliasi antara Perseroan dengan PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri
Sekuritas, PT Mega Capital Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk selaku
penjamin pelaksana emisi obligasi dan/atau penjamin emisi obligasi dan PT Bank Mega
Tbk. selaku wali amanat, para profesi penunjang pasar modal serta PT Fitch Ratings
Indonesia yang terlibat dalam penerbitan Obligasi dan Perseroan tidak pula telah
memiliki hubungan kredit dengan PT Bank Mega Tbk. selaku wali amanat dalam
penerbitan Obligasi.
29. Sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum, tidak ada kewajiban-kewajiban yang
timbul sehubungan dengan pelaksanaan perjanjian perwaliamanatan dari penerbitan
obligasi terdahulu yang tidak dipenuhi oleh Perseroan kepada wali amanat dan tidak ada
kewajiban untuk mendapatkan izin terlebih dahulu dari wali amanat dan/atau pemegang
obligasi terdahulu sehubungan dengan penerbitan Obligasi.
30. Perseroan telah memenuhi persyaratan sebagai pihak yang dapat melakukan penawaran
umum berkelanjutan sebagaimana diatur dalam ketentuan Peraturan OJK
No.36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014, tentang Penawaran Umum
Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“Peraturan OJK No.36/2014”)
dikarenakan Perseroan merupakan emiten dalam kurun waktu paling singkat 2 (dua)
tahun dan tidak pernah mengalami gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum
penyampaian Pernyataan Pendafftaran dalam rangka penawaran umum Berkelanjutan
Obligasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 Peraturan POJK No.36/2014.
16
164
Page 189
165
Page 190
Halaman ini sengaja dikosongkan
166
Page 191
XVI. LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN
KEUANGAN PERSEROAN
167
Page 192
Halaman ini sengaja dikosongkan
168
Page 193
169
Page 194
170
Page 195
171
Page 196
172
Page 197
173
Page 198
174
Page 199
175
Page 200
176
Page 201
177
Page 202
178
Page 203
179
Page 204
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
2024 Notes 2023
ASET ASSETS
Kas 1,204,265 2d,2g,5 972,535 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 9,419,310 2d,2h,6 7,000,475 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 2d,2h,7 other banks
- Pihak berelasi 134,253 2f,44 235,591 Related parties -
- Pihak ketiga 546,646 904,206 Third parties -
680,899 1,139,797
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (2,247) (3,761) impairment losses
678,652 1,136,036
Penempatan pada bank lain dan Placements with other banks
Bank Indonesia 7,520,497 2d,2i,8 1,644,433 and Bank Indonesia
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (425) (2,113) impairment losses
7,520,072 1,642,320
Efek-efek 54,066,659 2d,2j,9 18,440,283 Marketable securities
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (834) (1,791) impairment losses
54,065,825 18,438,492
Obligasi pemerintah 32,903,419 2d,2k,10 38,229,653 Government bonds
Efek-efek yang dibeli 2d,2l,23a Securities purchased under
dengan janji dijual kembali 385,696 23,410,469 resale agreements
Tagihan derivatif 2d,2m,11 Derivative receivables
- Pihak berelasi 70,406 2f,44 435,192 Related parties -
- Pihak ketiga 1,158,212 687,527 Third parties -
1,228,618 1,122,719
Pinjaman yang diberikan 2d,2n,12 Loans
- Pihak berelasi 206,210 2f,44 272,635 Related parties -
- Pihak ketiga 169,742,576 153,224,194 Third parties -
Pendapatan bunga yang masih
akan diterima 511,731 597,088 Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (8,039,002) (8,086,123) impairment losses
162,421,515 146,007,794
Tagihan akseptasi 1,923,414 2d,2o,13 1,869,697 Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (13,281) (16,869) impairment losses
1,910,133 1,852,828
Pajak dibayar dimuka 833,458 2x,21a - Prepaid tax
Beban dibayar dimuka 2p,14 Prepayments
- Pihak berelasi 1,380 2f,44 1,198 Related parties -
- Pihak ketiga 235,763 206,285 Third parties -
237,143 207,483
Aset tetap 6,238,172 2q,2ab,15 5,615,160 Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2,217,790) (1,710,203) Less: Accumulated depreciation
4,020,382 3,904,957
Aset lain-lain 5,107,242 2d,2r,16 5,057,234 Other assets
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (1,418,007) (622,794) impairment losses
3,689,235 4,434,440
Aset pajak tangguhan 490,514 2x,21d 1,396,938 Deferred tax assets
JUMLAH ASET 281,008,237 249,757,139 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. form an integral part of these consolidated financial statements.
180– 1/1 – Page
Halaman
Page 205
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
2024 Notes 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 1,561,080 2d,2s,17 1,694,717 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 2d,2t,18 Deposits from customers
Giro Current accounts
- Pihak berelasi 215,267 2f,44 356,817 Related parties -
- Pihak ketiga 59,428,836 54,898,023 Third parties -
59,644,103 55,254,840
Tabungan Saving accounts
- Pihak berelasi 159,967 2f, 44 156,568 Related parties -
- Pihak ketiga 54,149,975 45,959,980 Third parties -
54,309,942 46,116,548
Deposito berjangka Time deposits
- Pihak berelasi 1,163,446 2f, 44 937,066 Related parties -
- Pihak ketiga 90,814,729 79,446,771 Third parties -
91,978,175 80,383,837
Simpanan dari bank lain 2d,2t,19 Deposits from other banks
Giro dan tabungan Current and saving accounts
- Pihak berelasi 90,714 2f,44 43,960 Related parties -
- Pihak ketiga 89,238 82,843 Third parties -
179,952 126,803
Inter-bank call money Inter-bank call money
- Pihak ketiga 2,266,570 19 1,190,000 Third parties -
Deposito berjangka Time deposits
- Pihak ketiga 3,950 11,350 Third parties -
Liabilitas derivatif 2d,2m,11 Derivative payables
- Pihak berelasi 426,763 2f,44 1,215 Related parties -
- Pihak ketiga 935,435 785,304 Third parties -
1,362,198 786,519
Liabilitas akseptasi 2d,2o,20 Acceptance payables
- Pihak berelasi 35,125 2f,44 82,717 Related parties -
- Pihak ketiga 1,888,289 1,786,980 Third parties -
1,923,414 1,869,697
Utang pajak 2x,21b Tax payables
- Pajak penghasilan - 235,925 Income tax -
- Pajak lain-lain 142,004 193,299 Other taxes -
142,004 429,224
Beban yang masih harus dibayar 2d,22 Accrued expenses
- Pihak berelasi 32 2f,44 88 Related parties -
- Pihak ketiga 1,436,546 1,169,262 Third parties -
1,436,578 1,169,350
Efek-efek yang dijual 2d,2l,23b Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 17,350,889 16,914,022 repurchase agreements
Pinjaman yang diterima 2,744,498 2d,2u,24 2,737,985 Borrowing
Pinjaman subordinasi 160,950 2d,2f,2u,25,44 153,970 Subordinated debts
Liabilitas imbalan kerja 185,862 2y,41 179,958 Employee benefits obligations
Liabilitas lain-lain 5,066,693 2d,26 3,418,051 Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 240,316,858 212,436,871 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. form an integral part of these consolidated financial statements.
181– 1/2 – Page
Halaman
Page 206
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
2024 Notes 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
(lanjutan) (continued)
EKUITAS EQUITY
Ekuitas diatribusikan kepada Equity attributable to
pemilik entitas induk: owners of the parent:
Modal saham - nilai nominal Share capital - par value
Rp 125 (nilai penuh) per saham Rp 125 (full amount) per share
Modal dasar Authorised capital
50.000.000.000 lembar saham 50,000,000,000 shares
pada tanggal 31 Desember as at 31 December
2024 dan 2023 2024 and 2023
Modal ditempatkan dan disetor 1c,1e,27 Issued and fully paid capital
penuh 22.945.296.972 lembar 27 22,945,296,972 shares
saham pada tanggal 31 as at 31 December
Desember 2024 dan 2023 2,868,162 2,868,162 2024 and 2023
Tambahan modal disetor/agio saham 5,395,280 5,395,280 Additional paid-in capital/agio
Kerugian bersih yang
belum direalisasi dari perubahan Unrealised loss from
nilai wajar efek-efek dan fair value change of marketable
obligasi pemerintah yang diukur securities and government
pada nilai wajar melalui bonds at fair value through
penghasilan komprehensif lain, other comprehensive income,
setelah dikurangi pajak (183,947) 2d,2j,2k (333,728) net of tax
Surplus revaluasi aset tetap 1,635,998 2q 1,635,998 Revaluation surplus of fixed assets
Saldo laba Retained earnings
- Sudah ditentukan penggunaannya 2,750 28 2,650 Appropriated -
- Belum ditentukan penggunaannya 30,972,760 27,751,530 Unappropriated -
Jumlah saldo laba 30,975,510 27,754,180 Total retained earnings
Kepentingan non-pengendali 376 2b 376 Non-controlling interest
JUMLAH EKUITAS 40,691,379 37,320,268 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES
DAN EKUITAS 281,008,237 249,757,139 AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. form an integral part of these consolidated financial statements.
182– 1/3 – Page
Halaman
Page 207
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
2024 Notes 2023
PENDAPATAN/(BEBAN) BUNGA INTEREST AND SHARIA
DAN SYARIAH INCOME/(EXPENSE)
Pendapatan bunga 17,819,661 2f,2v,29,44 15,532,562 Interest income
Pendapatan syariah 956,538 2f,2v,29,44 893,142 Sharia income
18,776,199 16,425,704
Beban bunga (7,041,711) 2f,2v,30,44 (6,096,581) Interest expense
Beban syariah (689,681) 2f,2v,30,44 (417,587) Sharia expense
(7,731,392) (6,514,168)
PENDAPATAN BUNGA DAN NET INTEREST AND SHARIA
SYARIAH BERSIH 11,044,807 9,911,536 INCOME
PENDAPATAN OPERASIONAL
LAINNYA OTHER OPERATING INCOME
Provisi, komisi dan lainnya 1,092,995 2f,2w,31,44 1,120,942 Fee, commissions and others
Keuntungan dari penjualan Gain from sale of
instrumen keuangan 202,935 2d,32 324,270 financial instruments
Rugi selisih kurs - bersih (352,428) 2e,33 (72,152) Foreign exchange loss - net
(Kerugian)/keuntungan dari perubahan (Loss)/gain from changes in fair
nilai wajar instrumen keuangan (52,290) 2d 28,558 value of financial instruments
Jumlah pendapatan operasional
lainnya 891,212 1,401,618 Total other operating income
Pembalikan/(pembentukan)
cadangan kerugian Reversal/(allowance) of impairment
penurunan nilai atas aset keuangan 636,429 2d,34 (843,332) losses on financial assets
Pembentukan Allowance of
penyisihan - lainnya (787,723) 2r,35 (289,788) possible losses - others
BEBAN OPERASIONAL OTHER OPERATING
LAINNYA EXPENSES
Gaji dan tunjangan (3,275,122) 2f,2y,36,44 (2,805,970) Salaries and benefits
Umum dan administrasi (2,271,453) 37 (1,930,033) General and administrative
Lain-lain (532,322) 38 (275,092) Others
Jumlah beban operasional lainnya (6,078,897) (5,011,095) Total other operating expenses
LABA OPERASIONAL 5,705,828 5,168,939 OPERATING INCOME
Pendapatan bukan
operasional - bersih 283,476 39 15,524 Non-operating income - net
LABA SEBELUM PAJAK
PENGHASILAN 5,989,304 5,184,463 INCOME BEFORE TAX
PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX
Beban pajak penghasilan 2x,21c Income tax expense
- Kini (260,355) (1,271,040) Current -
- Tangguhan (862,199) 177,620 Deferred -
Beban pajak penghasilan - bersih (1,122,554) (1,093,420) Income tax expense - net
LABA BERSIH 4,866,750 4,091,043 NET INCOME
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan The accompanying notes to the consolidated financial
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. statements form an integral part of these consolidated financial
statements.
183– 2/1 – Page
Halaman
Page 208
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
2024 Notes 2023
PENGHASILAN/(BEBAN) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN: INCOME/(EXPENSES):
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke Items that will be reclassified
laba rugi to profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada Financial assets measured
nilai wajar melalui penghasilan at fair value through
komprehensif lain 2d other comprehensive income
- Keuntungan
yang belum direalisasi Unrealised -
untuk tahun berjalan 420,813 402,707 gain for the year
- Perubahan nilai wajar yang telah Fair value changes -
direalisasi ke laporan laba rugi (228,685) (27,159) realised to profit or loss
Pajak penghasilan terkait (42,347) 21d (82,564) Related income tax
149,781 292,984
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi to profit or loss
Surplus of fixed assets -
- Surplus revaluasi aset tetap - 55,904 revaluation
Remeasurements from -
- Pengukuran kembali atas employee benefits
liabilitas imbalan kerja 8,519 2y,41 (38) obligations
Pajak penghasilan terkait (1,878) 21d 7 Related income tax
6,641 55,873
LABA KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN TAHUN INCOME FOR
BERJALAN, SETELAH PAJAK 156,422 348,857 THE YEAR, NET OF TAX
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN, INCOME FOR THE
SETELAH PAJAK 5,023,172 4,439,900 YEAR, NET OF TAX
LABA BERSIH YANG NET INCOME
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
- Pemilik entitas induk 4,866,750 4,091,028 Owners of the parent -
- Kepentingan non-pengendali - 15 Non-controlling interest -
4,866,750 4,091,043
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA: INCOME ATTRIBUTABLE TO:
- Pemilik entitas induk 5,023,172 4,439,885 Owners of the parent -
- Kepentingan non-pengendali - 15 Non-controlling interest -
5,023,172 4,439,900
LABA BERSIH PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
Dasar dan dilusian (dalam Rupiah Basic and diluted (full
penuh) 212,10 2aa,42 178.30 amount)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan The accompanying notes to the consolidated financial
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. statements form an integral part of these consolidated financial
statements.
184– 2/2 – Page
Halaman
Page 209
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to owners of the parent
Kerugian
bersih yang belum
direalisasi dari
perubahan
nilai wajar efek-
efek
dan obligasi
pemerintah
melalui
penghasilan
komprehensif lain/
Unrealised Saldo laba/
loss from fair Retained earnings
Tambahan value change of Surplus Jumlah Kepentingan
modal marketable revaluasi Sudah Belum ekuitas pihak non-
disetor/ securities and aset tetap/ ditentukan ditentukan pengendali/ pengendali/
Modal Additional government bonds Revaluation peng- peng- Total equity Non- Jumlah
Catatan/ saham/ paid-in measured at surplus of gunaannya/ gunaannya/ of controlling controlling ekuitas/
Notes Share capital capital FVOCI fixed asset Appropriated Unappropriated interest interest Total equity
Saldo awal 1 Januari 2024 2,868,162 5,395,280 (333,728) 1,635,998 2,650 27,751,530 37,319,892 376 37,320,268 Beginning balance as at 1 January 2024
185
Penghasilan komprehensif tahun berjalan Comprehensive income for the year
- Laba bersih tahun berjalan - - - - - 4,866,750 4,866,750 - 4,866,750 Net income for the year-
- Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income -
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan Financial assets measured at fair value
komprehensif lain through other comprehensive income
- Keuntungan yang belum direalisasi
untuk tahun berjalan 2d - - 420,813 - - - 420,813 - 420,813 Unrealised gain for the year -
- Transfer keuntungan ke laba rugi - - (228,685) - - - (228,685) - (228,685) Transfer of gain to profit or loss -
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurements from
imbalan kerja 2y - - - - - 8,519 8,519 - 8,519 employee benefits obligations
Pajak penghasilan terkait 21c - - (42,347) - - (1,878) (44,225) - (44,225) Related income tax
Jumlah laba komprehensif untuk
tahun berjalan - - 149,781 - - 4,873,391 5,023,172 - 5,023,172 Total comprehensive income for the year
Penyisihan cadangan wajib 28 - - - - 100 (100) - - - Appropriation to statutory reserve
Dividen tunai 28 - - - - - (1,652,061) (1,652,061) - (1,652,061) Cash dividend
Saldo akhir 31 Desember 2024 2,868,162 5,395,280 (183,947) 1,635,998 2,750 30,972,760 40,691,003 376 40,691,379 Ending balance as at 31 December 2024
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian tidak terpisahkan The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of
dari laporan keuangan konsolidasian. these consolidated financial statements.
Halaman – 3/1 – Page
Page 210
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to owners of the parent
Kerugian
bersih yang belum
direalisasi dari
perubahan
nilai wajar efek-
efek
dan obligasi
pemerintah
melalui
penghasilan
komprehensif lain/
Unrealised Saldo laba/
loss from fair Retained earnings
Tambahan value change of Surplus Jumlah Kepentingan
modal marketable revaluasi Sudah Belum ekuitas pihak non-
disetor/ securities and aset tetap/ ditentukan ditentukan pengendali/ pengendali/
Modal Additional government bonds Revaluation peng- peng- Total equity Non- Jumlah
Catatan/ saham/ paid-in measured at surplus of gunaanya/ gunaannya/ of controlling controlling ekuitas/
Notes Share capital capital FVOCI fixed asset Appropriated Unappropriated interest interest Total equity
186
Saldo awal 1 Januari 2023 2,868,162 5,395,280 (626,712) 1,586,802 2,550 24,984,692 34,210,774 261 34,211,035 Beginning balance as at 1 January 2023
Penghasilan komprehensif tahun berjalan Comprehensive income for the year
- Laba bersih tahun berjalan - - - - - 4,091,028 4,091,028 15 4,091,043 Net income for the year -
- Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income -
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan Financial assets measured at fair value
komprehensif lain 2e through other comprehensive income
- Keuntungan yang belum direalisasi
untuk tahun berjalan - - 402,707 - - - 402,707 - 402,707 Unrealised gain for the year -
- Transfer keuntungan ke laba rugi - - (27,159) - - - (27,159) - (27,159) Transfer of gain to profit or loss -
Surplus revaluasi aset tetap - - - 55,904 - - 55,904 - 55,904 Surplus of fixed asset revaluation
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurements from
imbalan kerja 2z - - - - - (38) (38) - (38) employee benefits obligations
Pajak penghasilan terkait 21c - - (82,564) - - 7 (82,557) - (82,557) Related income tax
Jumlah laba komprehensif untuk
tahun berjalan - - 292,984 55,904 - 4,090,997 4,439,885 15 4,439,900 Total comprehensive income for the year
Reklasifikasi nilai revaluasi atas Reclassification of revaluation
aset tetap yang dijual - - - (6,708) - 6,708 - - - value on sold fixed asset
Penyisihan cadangan wajib 28 - - - - 100 (100) - - - Appropriation to statutory reserve
Transaksi dengan kepentingan non-pengendali - - - - - - - 100 100 Transaction with non-controlling interest
Dividen tunai 28 - - - - - (1,330,767) (1,330,767) - (1,330,767) Cash dividend
Saldo akhir 31 Desember 2023 2,868,162 5,395,280 (333,728) 1,635,998 2,650 27,751,530 37,319,892 376 37,320,268 Ending balance as at 31 December 2023
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian tidak terpisahkan The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of
dari laporan keuangan konsolidasian. these consolidated financial statements.
Halaman – 3/2 – Page
Page 211
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
2024 Notes 2023
Cash flows from
Arus kas dari aktivitas operasi: operating activities:
Penerimaan bunga 18,243,896 15,559,842 Interest received
Penerimaan pendapatan syariah 901,404 817,802 Sharia income received
Pembayaran bunga (6,998,590) (5,952,737) Interest paid
Pembayaran beban syariah (690,151) (418,600) Sharia expense paid
Penerimaan lainnya 1,584,800 1,430,365 Other revenues received
Pembayaran beban
operasional lainnya (5,793,733) (4,647,314) Operational expenses paid
Penerimaan dari pinjaman yang
diberikan yang telah Recoveries from receivables
dihapusbukukan 148,736 12g 264,476 previously written-off
Penurunan/(kenaikan) dalam Decrease/(increase) in
aset operasi: operating assets:
Efek-efek dan obligasi pemerintah Marketable securities and
untuk diperdagangkan dan government bonds
diukur pada biaya traded and measured at
perolehan diamortisasi (2,028,306) (4,171,525) amortised cost portfolio
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali 23,024,773 6,775,806 resale agreements
Pinjaman yang diberikan (16,366,600) (16,472,534) Loans
Tagihan derivatif (105,899) 2,728 Derivative receivables
Aset lain-lain (813,820) (1,707,958) Other assets
Kenaikan/(penurunan) dalam Increase/(decrease) in
liabilitas operasi: operating liabilities:
Simpanan nasabah 24,176,994 5,670,232 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1,122,319 (1,346,280) Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 441,666 6,081,245 repurchase agreement
Liabilitas derivatif Derivative liabilities
dan liabilitas lain-lain 1,479,033 82,769 and other liabilities
Pembayaran pajak penghasilan Payment of corporate
badan: income tax:
- tahun berjalan (1,093,813) 21c (1,035,115) current year -
- tahun sebelumnya (235,925) 21b (142,913) previous year -
Arus kas diperoleh dari Net cash flows provided by
aktivitas operasi 36,996,784 790,289 operating activities
Cash flows from
Arus kas dari aktivitas investasi: investing activities:
Pembelian aset tetap (377,804) 15 (385,453) Acquisitions of fixed assets
Pembayaran atas aset hak-guna (59,351) (11,638) Payment to right-of-use assets
Proceeds from sale of
Hasil penjualan aset tetap 2,320 15 4,063 fixed assets
Purchase of marketable
Pembelian efek-efek dan obligasi securities and Government
Pemerintah yang diukur pada bonds measured at
nilai wajar melalui penghasilan fair value through
komprehensif lain (111,401,345) (45,283,874) other comprehensive income
Sale of marketable
Penjualan efek-efek dan obligasi securities and Government
Pemerintah yang diukur pada bonds measured at
nilai wajar melalui penghasilan fair value through
komprehensif lain 83,321,994 44,382,384 other comprehensive income
Kas bersih dari akuisisi PTBC 976,336 43 - Net cash from acquisition of PTBC
Arus kas bersih digunakan untuk Net cash flow used in
aktivitas investasi (27,537,850) (1,294,518) investing activities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. statements form an integral part of these consolidated financial
statements.
Halaman – 4/1 – Page
187
Page 212
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
2024 Notes 2023
Arus kas dari Cash flows from
aktivitas pendanaan: financing activities:
Penambahan penyertaan modal Additional capital investment
atas Entitas Anak dari in Subsidiary from
kepentingan non-pengendali - 100 non-controlling interest
Pembayaran dividen tunai (1,652,061) 28 (1,330,767) Cash dividend payment
Pelunasan pinjaman yang diterima - (2,000,000) Repayment of borrowing
Pembayaran sewa (2,673) (2,345) Payment for lease
Arus kas digunakan untuk Net cash flows used in
aktivitas pendanaan (1,654,734) (3,333,012) financing activities
Kenaikan/(penurunan) bersih Net increase/(decrease) in cash
kas dan setara kas 7,804,200 (3,837,241) and cash equivalents
Dampak perubahan selisih kurs Foreign exchange impact to
terhadap kas dan setara kas 263,531 (37,934) cash and cash equivalents
Kas dan setara kas Cash and cash equivalents
awal tahun 10,757,240 14,632,415 at beginning of the year
Kas dan setara kas Cash and cash equivalents
akhir tahun 18,824,971 10,757,240 at end of the year
Pengungkapan tambahan Supplementary disclosures
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari: consist of:
Kas 1,204,265 5 972,535 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 9,419,310 6 7,000,475 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 680,899 7 1,139,797 other banks
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia *) 7,520,497 8 1,644,433 and Bank Indonesia *)
Jumlah kas dan setara kas 18,824,971 10,757,240 Total cash and cash equivalents
*) Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia, Placements with other banks and Bank Indonesia, *)
dengan jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang with maturity of three months or less from the
sejak tanggal perolehannya, diklasifikasikan date of acquisition, are classified as
sebagai kas dan setara kas (Catatan 2a) cash and cash equivalents (Note 2a)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. statements form an integral part of these consolidated financial
statements.
Halaman – 4/2 – Page
188
Page 213
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tambahan informasi arus kas: Additional cash flows information:
Aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas Activities not affecting cash flows
Perubahan non-
kas/
31 Desember/ Arus kas/ Non-cash 31 Desember/
December 2023 Cash flows changes December 2024
Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari Reconciliation of liabilities
aktivitas pendanaan arising from financing activities
Pinjaman yang diterima 2,737,985 - 6,513 2,744,498 Borrowing
Pinjaman subordinasi 153,970 - 6,980 160,950 Subordinated debt
Liabilitas sewa 27,054 (2,673) 205,389 229,770 Lease liabilities
Perubahan non-
kas/
31 Desember/ Arus kas/ Non-cash 31 Desember/
December 2022 Cash flows changes December 2023
Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari Reconciliation of liabilities
aktivitas pendanaan arising from financing activities
Pinjaman yang diterima 4,728,401 (2,000,000) 9,584 2,737,985 Borrowing
Pinjaman subordinasi 155,675 - (1,705) 153,970 Subordinated debt
Liabilitas sewa 11,217 (2,345) 18,182 27,054 Lease liabilities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. statements form an integral part of these consolidated financial
statements.
Halaman – 4/3 – Page
189
Page 214
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
e. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, e. Board of Commissioners, Board of
Divisi Internal Audit, Karyawan Kunci dan Directors, Audit Committee, Internal Audit
Corporate Secretary (lanjutan) Division, Key Employees and Corporate
Secretary (continued)
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The Bank’s Audit Committee as at
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai 31 December 2024 and 2023 are comprised
berikut: of:
2024 dan/and 2023
Ketua Betti S. Alisjahbana Chairman
Anggota Angeline Nangoi Member
Anggota Antony Kurniawan Member
Anggota Lioe Fei Ling Member
Pembentukan Komite Audit Bank telah sesuai Establishment of the Bank’s Audit Committee
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan is in compliance with Financial Service
(“POJK”) No. 55/POJK.04/2015 tanggal Authority Regulation (“POJK”)
23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan No. 55/POJK.04/2015 dated 23 December
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. 2015 regarding the Establishment and
Guidelines of the Implementation of the Audit
Committee.
Susunan Dewan Pengawas Syariah pada The Sharia Supervisory Board as at
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023 based on the
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Deed of Resolution of AGMS of PT Bank
RUPST PT Bank OCBC NISP Tbk No. 16 OCBC NISP Tbk No. 16 dated 11 April 2023
tanggal 11 April 2023 dan Surat Keputusan and the Bank’s Board of Commissioners’
Dewan Komisaris Bank No. 014/DEKOM/ Decision Letter No. 014/DEKOM/UA/X/2009
UA/X/2009 tanggal 1 Oktober 2009 adalah dated 1 October 2009 are as follows:
sebagai berikut:
2024 dan/and 2023
Ketua Muhammad Anwar Ibrahim Chairman
Anggota Mohammad Bagus Teguh Perwira Member
Kepala Divisi Internal Audit Bank pada tanggal The Bank’s Head of Internal Audit Division as
31 Desember 2024 dan 2023 adalah Sani at 31 December 2024 and 2023 is Sani
Effendy. Effendy.
Corporate Secretary Bank pada tanggal The Bank’s Corporate Secretary as at
31 Desember 2024 dan 2023 adalah Ivonne 31 December 2024 and 2023 is Ivonne
Purnama Chandra. Purnama Chandra.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at 31 December 2024 and 2023, the Bank
Bank memiliki karyawan sebanyak 6.506 dan had 6,506 and 6,157 employees.
6.157 karyawan.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
INFORMATION
Laporan keuangan konsolidasian Bank dan Entitas The consolidated financial statements of the Bank
Anak (“Grup”) diselesaikan dan diotorisasi untuk and Subsidiary (the “Group”) were completed and
terbit oleh Direksi tanggal 2 Mei 2025. authorised for issuance by the Board of Directors
on 2 May 2025.
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan The consolidated financial statements were
disajikan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang prepared in accordance with the accounting
dipaparkan di bawah ini. policies outlined below.
Halaman – 5/7 – Page
190
Page 215
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK OCBC NISP TBK
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
Cash flows from financing
Arus kas dari aktivitas pendanaan: activities:
Pembayaran sewa (2,673) (2,345) Payment for lease
Pelunasn pinjaman yang diterima - (2,000,000) Repayment of borrowings
Pembayaran dividen tunai (1,652,061) (1,330,767) Cash dividend payment
Arus kas digunakan untuk Net cash flows used in
dari aktivitas pendanaan (1,654,734) (3,333,112) financing activities
Kenaikan/(penurunan) bersih Net increase/(decrease) in cash
kas dan setara kas 7,804,200 (3,837,241) and cash equivalents
Dampak perubahan selisih kurs Foreign exchange impact to
kas dan setara kas 263,531 (37,934) cash and cash equivalents
Kas dan setara kas Cash and cash equivalents
awal pada awal tahun 10,757,240 14,632,415 at beginning of the year
Kas dan setara kas Cash and cash equivalents
akhir tahun 18,824,971 10,757,240 at end of the year
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari: consist of:
Kas 1,204,265 972,535 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 9,419,310 7,000,475 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 680,899 1,139,797 other banks
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia *) 7,520,497 1,644,433 and Bank Indonesia *)
Jumlah kas dan setara kas 18,824,971 10,757,240 Total cash and cash equivalents
*) Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia, Placements with other banks and Bank Indonesia, *)
dengan jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang with maturity of three months or less from the
sejak tanggal perolehannya, diklasifikasikan date of acquisition, are classified as cash and cash
sebagai kas dan setara kas (Catatan 2a) equivalents (Note 2a)
Halaman – 5/173 – Page
191
Page 216
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DESEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Bank OCBC NISP Tbk (“Bank”) (dahulu PT Bank OCBC NISP Tbk (the “Bank”)
PT Bank NISP Tbk) didirikan pada tahun 1941 (formerly PT Bank NISP Tbk) was
berdasarkan Akta Pendirian No. 6 tanggal established in 1941 based on Deed of
4 April 1941 dari notaris Theodoor Johan establishment No. 6 dated 4 April 1941 of
Indewey Gerlings dengan nama NV. notary Theodoor Johan Indewey Gerlings,
Nederlandsch Indische Spaar En Deposito under the name NV. Nederlandsch Indische
Bank. Akta Pendirian ini telah didaftarkan di Spaar En Deposito Bank. The Deed of
Pengadilan Negeri dengan No. A 42/6/9 tanggal establishment was registered at the State
28 April 1941. Pada awal pendiriannya, Bank Court under No. A 42/6/9 dated 28 April
beroperasi sebagai bank tabungan. Bank 1941. On the establishment date, the Bank
memperoleh izin untuk beroperasi sebagai bank started its operations as saving bank. The
umum dari Menteri Keuangan Republik Bank obtained its operating license as a
Indonesia dengan Keputusan No. D.15.6.2.27 general bank from the Ministry of Finance in
tanggal 20 Juli 1967, izin sebagai bank devisa its Decision Letter No. D.15.6.2.27 dated
dengan Keputusan Bank Indonesia No. 20 July 1967, license as foreign exchange
23/9/KEP/DIR tanggal 19 Mei 1990, dan bank in Decision Letter of Bank Indonesia
mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia No. 23/9/KEP/DIR dated 19 May 1990 and
pada tahun 1994. listed in Indonesia Stock Exchange in 1994.
Berdasarkan Keputusan Deputi Gubernur Bank Based on the Decision Letter of Deputy
Indonesia No. 11/11/Kep.DpG/2009 tanggal Governor of Bank Indonesia
8 September 2009 tentang pemberian izin Unit No. 11/11/Kep.DpG/2009 dated 8
Usaha Syariah, Bank mulai melakukan kegiatan September 2009 regarding approval in
perbankan berdasarkan prinsip syariah pada conducting Sharia Business Unit, the Bank
tanggal 12 Oktober 2009. started its banking activities based on the
sharia principles on 12 October 2009.
Pada tanggal 1 Januari 2011, Bank OCBC On 1 January 2011, Bank OCBC Indonesia
Indonesia resmi bergabung dengan Bank OCBC officially merged with Bank OCBC NISP. The
NISP. Penggabungan ini merupakan komitmen merger was OCBC Bank Singapore’s
penuh Bank OCBC Singapura sebagai commitment as the controlling shareholder
pemegang saham pengendali untuk to focus its support only to one entity in
memusatkan dukungannya pada satu bank di Indonesia, which is Bank OCBC NISP.
Indonesia, yaitu Bank OCBC NISP.
Pada tanggal 11 Agustus 2016, Bank On 11 August 2016, the Bank obtained in-
mendapatkan izin prinsip dari Otoritas Jasa principle approval from the Financial
Keuangan (“OJK”) sehubungan aktivitas baru Services Authority (“OJK”) in relation to new
berupa Kegiatan Layanan Penitipan dengan activity of trust service under
Pengelolaan (trust service) dengan No. S-17/PB.32/2016 and on 15 August
No. S-17/PB.32/2016, dan pada tanggal 2016 obtained a Confirmation letter
15 Agustus 2016 mendapatkan Surat No. S-56/PB.32/2016.
penegasan dengan No. S-56/PB.32/2016.
Berdasarkan Surat Keputusan The Bank obtained the license of custodian
No. KEP-13/PM.2/2022 tanggal 18 April 2022 service from the Financial Services Authority
Bank memperoleh izin jasa kustodian dari based on Decision Letter
Otoritas Jasa Keuangan. Jasa kustodian No. KEP-13/PM.2/2022 on 18 April 2022.
tersebut mulai beroperasi pada tanggal 8 Juni The custodian service started its operation
2022. on 8 June 2022.
Halaman – 5/1 – Page
192
Page 217
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan) a. Establishment and General Information
(continued)
Anggaran Dasar Bank telah mengalami The Bank’s Articles of Association have
beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta been amended several times, the latest by
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang the Deed of Resolution of Annual General
Saham Tahunan (“RUPST”) PT Bank OCBC Meeting of Shareholders (“AGMS”) of
NISP Tbk No. 27 tanggal 18 Maret 2024 yang PT Bank OCBC NISP Tbk No. 27 dated
telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan 18 March 2024 which has been approved by
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan The Ministry of Law and Human Rights of
No. AHU-0019074.AH.01.02 tahun 2024 tanggal the Republic of Indonesia No. AHU-
25 Maret 2024. Akta tersebut dibuat dihadapan 0019074.AH.01.02 Year 2024 dated
Notaris Fathiah Helmi, S.H., di Jakarta. 25 March 2024. The Deed was made by
Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta.
Berdasarkan Pasal 3 ayat (1) Anggaran Dasar Pursuant to Article 3 paragraph (1) of the
Bank, maksud dan tujuan Bank adalah Bank’s Articles of Association, the Bank’s
melakukan usaha di bidang bank umum purposes and objectives are to carry out the
termasuk kegiatan perbankan yang business of commercial bank, including
melaksanakan usaha syariah sesuai dengan banking activities that carry out sharia
ketentuan peraturan perundang-undangan yang banking activities in accordance with the
berlaku. prevailing laws and regulations.
Kantor pusat Bank beralamat di Jl. Prof. The Bank’s head office is located in Jl. Prof.
Dr. Satrio Kav. 25 (Casablanca), Jakarta. Pada Dr. Satrio Kav. 25 (Casablanca), Jakarta. As
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank at 31 December 2024 and 2023, the Bank
mempunyai kantor cabang, kantor cabang has the following number of branch offices,
pembantu, kantor fungsional nonoperasional, sub-branch offices, non-operational
kantor cabang syariah, dan Anjungan Tunai functional offices, sub-branch sharia offices,
Mandiri (“ATM”) sebagai berikut di seluruh and Automatic Teller Machines (“ATM”) in
Indonesia: Indonesia:
2024 2023
ATM 531 496 ATM
Kantor cabang pembantu 153 144 Sub-branch offices
Kantor cabang 42 43 Branch offices
Kantor cabang syariah 10 10 Sub-branch sharia offices
Kantor fungsional nonoperasional 1 1 Non-operational functional offices
b. Penggabungan Usaha b. Merger
Pada tanggal 16 November 2023 dan 20 On 16 November 2023 and 20 December
Desember 2023, Bank telah menandatangani 2023, the Bank has entered into an
perjanjian dengan Commonwealth Bank of agreement with Commonwealth Bank of
Australia (“CBA”) dan pemegang saham lainnya, Australia (“CBA”) and other shareholders, in
dimana Bank akan membeli 99,00% saham PT which the Bank will acquire 99.00% of PT
Bank Commonwealth (“PTBC”) dari CBA dan Bank Commonwealth (“PTBC”) shares from
1,00% saham PTBC dari pemegang saham CBA and 1.00% of PTBC shares from other
lainnya (“Transaksi Akuisisi”). Transaksi shareholders (“Acquisition Transaction”).
pengambilalihan 100% saham PTBC oleh Bank The Bank’s acquisition of 100% PTBC
telah menjadi efektif pada tanggal 1 Mei 2024 shares became effective on 1 May 2024
berdasarkan Akta Pengambilalihan No. 45 through Acquisition Deed No. 45 dated 30
tanggal 30 April 2024, yang dibuat di hadapan April 2024 made before Fathiah Helmi, S.H.,
Fathiah Helmi, S.H., notaris di Jakarta. a notary in Jakarta. The acquisition is
Pengambilalihan tersebut telah mendapatkan approved by the OJK through Letter No.
persetujuan dari OJK melalui surat No. KEPR- KEPR-25/D.03/2024 dated 29 April 2024
25/D.03/2024 tanggal 29 April 2024 tentang Izin regarding Acquisition Authorisation of 100%
Pengambilalihan 100% Saham PTBC oleh PTBC shares by OCBC.
OCBC.
Halaman – 5/2 – Page
193
Page 218
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
b. Penggabungan Usaha (lanjutan) b. Merger (continued)
Total imbalan yang dibayarkan oleh Bank atas The total consideration paid by the Bank for
transaksi pengambilalihan 100% saham PTBC the acquisition of 100% PTBC shares
adalah Rp 2.170.346. Lihat Catatan 43 untuk amounting to Rp 2,170,346. Refer to Note 43
rincian aset teridentifikasi yang diperoleh dan for details of the identifiable assets acquired
liabilitas yang diambil alih, serta imbalan yang and liabilities assumed, as well as
dialihkan. consideration transferred.
Pada tanggal 11 Juni 2024 Bank On 11 June 2024, the Bank announced the
mengumumkan rencana penggabungan usaha merger plan with PTBC into the Bank. This
dengan PTBC ke dalam Bank. Penggabungan merger has been approved by the
usaha ini telah disetujui oleh Rapat Umum Extraordinary General Meeting of
Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 2 Shareholders on 2 August 2024 and has
Agustus 2024 dan telah disetujui oleh OJK been approved by OJK through its Letter No.
melalui Surat OJK No. KEP-63/D.03/2024 KEP-63/D.03/2024 dated 23 August 2024
tanggal 23 Agustus 2024 serta telah and notified to the Minister of Law and
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Human Rights based on Notification No.
Asasi Manusia (Menkumham) berdasarkan AHU-AH.01.09-0246589 dated 31 August
pemberitahuan No. AHU-AH.01.09-0246589 2024. The effective date of the merger is 1
tanggal 31 Agustus 2024. Tanggal efektif September 2024.
penggabungan usaha adalah 1 September
2024.
Sejak tanggal efektif penggabungan usaha Since the effective merger date, all assets
tersebut, seluruh aset dan liabilitas PTBC telah and liabilities of PTBC have been transferred
dialihkan kepada Bank, sebagai Bank hasil to the Bank, as the resulting merged entity
penggabungan dan PTBC berakhir secara and PTBC will be legally dissolved without
hukum tanpa proses likuidasi. undergoing a liquidation process.
Penggabungan usaha ini merupakan kombinasi The merger constitutes a common control
bisnis entitas sepengendali dan diperlakukan business combination and was accounted for
berdasarkan metode penyatuan kepemilikan under the pooling-of-interest method in
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi accordance with the Statement of Financial
Keuangan (“PSAK”) 338, “Kombinasi Bisnis Accounting Standards (“SFAS”) 338,
Entitas Sepengendali”. “Business Combination with Entities under
Common Control”.
c. Penawaran Umum Saham Bank c. Public Offering of the Bank’s Shares
Pada tanggal 16 September 1994, Bank On 16 September 1994, the Bank undertook
melakukan Penawaran Umum Perdana atas an Initial Public Offering of 62,500,000
62.500.000 lembar saham biasa dengan nilai ordinary shares with a par value of Rp 1,000
nominal per lembar saham Rp 1.000 (nilai (full amount) per share and an offering price
penuh) dan harga penawaran sebesar Rp 3.100 of Rp 3,100 (full amount) per share. On
(nilai penuh) per lembar saham. Pada tanggal 20 October 1994, the Bank’s shares were
20 Oktober 1994, saham tersebut telah listed on the Indonesia Stock Exchange
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (dahulu (formerly Jakarta Stock Exchange).
Bursa Efek Jakarta).
Halaman – 5/3 – Page
194
Page 219
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DESEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Penawaran Umum Saham Bank (lanjutan) c. Public Offering of the Bank’s Shares
(continued)
Penawaran Umum Perdana dan Terbatas, The details of the Bank’s Initial and Limited
perubahan modal saham melalui berbagai Public Offerings, changes in share capital
tindakan korporasi yang telah dilakukan oleh through various corporate actions are as
Bank adalah sebagai berikut: follows:
Nilai
nominal
per saham
Jumlah saham (nilai
yang ditawarkan penuh)/
Tanggal (nilai penuh)/ Par value Tempat
Jenis efek/ pencatatan/ Tanggal Number of per share tercatat efek/
Type of Registration efektif/ Surat efektif/ offered shares (full The place of
shares date Effective date Effective letter (full amount) amount) share listed
16
Saham biasa/ September/ Bursa Efek
Penawaran Umum Common 20 Oktober/ September Indonesia/Indonesia
Perdana share October 1994 1994 S-1601/PM/1994 62,500,000 1,000 Stock Exchange Initial Public Offering
Penurunan nilai Saham biasa/ Bursa Efek Decrease in par
saham melalui Common 3 Februari/ Indonesia/Indonesia value per share
stock split share February 1997 - - 62,500,000 500 Stock Exchange through stock split
Capitalisation of
Kapitalisasi agio Saham biasa/ Bursa Efek additional
saham Common 28 Februari/ Indonesia/Indonesia paid-in capital
(Bonus saham) share February 1997 - - 50,000,000 500 Stock Exchange (Bonus shares)
Saham biasa/ 4 Desember/ Bursa Efek
Common December Indonesia/Indonesia
Dividen saham share 1998 - - 63,000,000 500 Stock Exchange Share dividend
Capitalisation of
Kapitalisasi agio Saham biasa/ 4 Desember/ Bursa Efek additional
saham Common December Indonesia/Indonesia paid-in capital
(Bonus saham) share 1998 - - 57,750,000 500 Stock Exchange (Bonus shares)
Saham biasa/ 18 Desember/ 15 Desember/ Bursa Efek
Penawaran Umum Common December December Indonesia/Indonesia Pre-emptive Rights
Terbatas I share 1998 1998 S-2570/PM/1998 253,471,865 500 Stock Exchange Issue I
Penurunan nilai Saham biasa/ 4 November/ Bursa Efek Decrease in par
saham melalui Common November Indonesia/Indonesia value per share
stock split share 1999 - - 549,221,865 250 Stock Exchange through stock split
Saham biasa/ 18 Desember/ Bursa Efek
Penawaran Umum Common 18 Januari/ December Indonesia/Indonesia Pre-emptive Rights
Terbatas II share January 2001 2000 S-3670/PM/2000 117,432,571 250 Stock Exchange Issue II
Saham biasa/ Bursa Efek
Penawaran Umum Common 2 Juli/July 14 Juni/ Indonesia/Indonesia Pre-emptive Rights
Terbatas III share 2002 June 2002 S-1271/PM/2002 810,584,200 250 Stock Exchange Issue III
Penurunan nilai Saham biasa/ Bursa Efek Decrease in par
saham melalui Common 13 Februari/ Indonesia/Indonesia value per share
stock split share February 2003 - - 2,026,460,501 125 Stock Exchange through stock split
Saham biasa/ Bursa Efek
Common 7 Oktober/ Indonesia/Indonesia
Dividen saham share October 2003 - - 81,058,420 125 Stock Exchange Share dividend
Saham biasa/ 24 November/ 10 November/ Bursa Efek
Penawaran Umum Common November November Indonesia/Indonesia Pre-emptive Rights
Terbatas IV share 2005 2005 S-3145/PM/2005 801,992,008 125 Stock Exchange Issue IV
Saham biasa/ Bursa Efek
Penawaran Umum Common 8 Mei/May 24 April/ Indonesia/Indonesia Pre-emptive Rights
Terbatas V share 2007 April 2007 S-1871/BL/2007 878,602,915 125 Stock Exchange Issue V
Penawaran saham Saham biasa/ Bursa Efek
baru berkaitan Common 3 Januari/ Indonesia/Indonesia New share issued in
dengan Merger share January 2011 - - 1,227,368,320 125 Stock Exchange relation with Merger
Saham biasa/ Bursa Efek
Penawaran Umum Common 5 Juni/June 22 Mei/May Indonesia/Indonesia Pre-emptive Rights
Terbatas VI share 2012 2012 S-6103/BL/2012 1,506,975,730 125 Stock Exchange Issue VI
Saham biasa/ 22 November/ Bursa Efek
Penawaran Umum Common November 29 Oktober/ Indonesia/Indonesia Pre-emptive Rights
Terbatas VII share 2013 October 2013 S-340/D.04/2013 2,923,730,091 125 Stock Exchange Issue VII
Capitalisation of
Kapitalisasi agio Saham biasa/ Bursa Efek additional
saham Common 4 Mei/May Indonesia/Indonesia paid-in capital
(Bonus saham) share 2018 - - 11,472,648,486 125 Stock Exchange (Bonus shares)
Total 22,945,296,972 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As at 31 December 2024 and 2023, the
2023, sejumlah 22.715.776.032 lembar saham Bank’s shares totalling 22,715,776,032
Bank telah dicatat di Bursa Efek Indonesia dan shares are listed on the Indonesia Stock
sejumlah 229.520.940 lembar saham Exchange and founder’s shares totalling
merupakan saham pendiri yang tidak tercatat di 229,520,940 shares are not listed on the
Bursa Efek Indonesia. Indonesia Stock Exchange.
Halaman – 5/4 – Page
195
Page 220
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
d. Entitas Anak d. Subsidiary
Tahun mulai 2024 2023
operasi
komersial/
Year of
starting Bidang usaha/ Tempat Persentase kepemilikan/ Persentase kepemilikan/
Nama perusahaan/
Name of company commercial
operations business
Type of
Domicile
kedudukan/ Percentage of
ownership
Jumlah asset/
Total assets
Percentage of
ownership
Jumlah asset/
Total assets
PT OCBC NISP 2020 Modal Ventura/ Jakarta
99.90% 384,327 99.90% 380,789
Ventura Venture Capital
Grup juga mengkonsolidasikan reksa dana The Group also consolidates mutual funds
dimana Grup memiliki unit penyertaan lebih dari which the Group has more than 50%
50% dari unit penyertaan yang diterbitkan serta participation unit from total unit fund issued
Grup mempunyai pengendalian secara and also the Group has direct or indirect
langsung atau tidak langsung terhadap reksa control over the respective mutual funds.
dana tersebut.
PT OCBC NISP Ventura PT OCBC NISP Ventura
PT OCBC NISP Ventura (“OV”) didirikan PT OCBC NISP Ventura (“OV”) was
berdasarkan Akta Pendirian No. 37 tanggal established in accordance to Deed No. 37
15 Juli 2019 yang dibuat di hadapan Notaris dated 15 July 2019 made by Ashoya Ratam,
Ashoya Ratam di Jakarta. Akta tersebut telah Notary in Jakarta. The deed is accepted by
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi The Ministry of Law and Human Rights of the
Manusia Republik Indonesia melalui surat Republic of Indonesia through the letter No.
No. AHU-0119077.AH.01.11 tanggal 24 Juli AHU-0119077.AH.01.11 dated 24 July 2019.
2019. Tujuan pendirian OV adalah untuk The establishment of OV is intended to
menunjang kegiatan Bank. OV mempunyai support Bank’s activity. OV is located in
kedudukan di Jakarta dan memulai kegiatan Jakarta and started its commercial operation
operasionalnya pada tahun 2020. in 2020.
Penyertaan modal Bank atas OV telah Capital investment of the Bank for OV has
mendapatkan persetujuan dari OJK melalui been approved by the OJK through the letter
surat No. SR-70/PB.32/2019 tanggal 13 Mei No. SR-70/PB.32/2019 dated 13 May 2019.
2019.
Pada tanggal 3 Januari 2020, OV telah On 3 January 2020, OV has obtained
mendapatkan izin operasional dari OJK sesuai approval for operational activity from the OJK
Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK based on Decision Letter of OJK
No. 1/KDK.05/2020. Commissioner No. 1/KDK.05/2020.
Pada tanggal 26 Juli 2023, Bank telah On 26 July 2023, The Bank has completed
melakukan penyertaan modal lanjutan kepada the continuous capital investment to OV
OV sebesar Rp 99.900, sesuai dengan Akta amounted Rp 99,900, as stated in the Deed
Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham of Shareholders’ Resolution of OV No. 10
OV No. 10 tanggal 17 Juli 2023 yang telah dated 17 July 2023 which has been accepted
disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak by the Ministry of Law and Human Rights of
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. the Republic of Indonesia No. AHU-
AHU-AH.01.03-0097734 tanggal 27 Juli 2023. AH.01.03-0097734 dated 27 July 2023. The
Akta tersebut dibuat di hadapan Notaris Citra Deed was made by Citra Buana Tungga,
Buana Tungga, SH., M.Kn. di Tangerang. SH., M.Kn., Notary in Tangerang.
Halaman – 5/5 – Page
196
Page 221
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
e. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, e. Board of Commissioners, Board of
Divisi Internal Audit, Karyawan Kunci dan Directors, Audit Committee, Internal Audit
Corporate Secretary Division, Key Employees and Corporate
Secretary
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Based on Deed of Resolution of Annual
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) General Meeting of Shareholders (AGMS) of
PT Bank OCBC NISP Tbk. No. 26 tanggal 18 PT Bank OCBC NISP Tbk. No. 26 dated
Maret 2024 dan Surat Keputusan Direksi No. 18 March 2024 and Board of Directors (BOD)
KPTS/DIR/KB.01/HR/006/2024 mengenai Decree No. KPTS/DIR/KB.01/HR/006/2024
Perubahan Struktur Organisasi dan Pembagian concerning the Changes of Organizational
Tugas Direksi, susunan Dewan Komisaris dan Structure and Division of Duties of the Board
Direksi pada 31 Desember 2024 dan 2023 of Directors, composition of the Bank’s
adalah sebagai berikut: Boards of Commissioners and Board of
Directors as at 31 December 2024 and 2023
are as follows:
2024 dan/and 2023
Presiden Komisaris Pramukti Surjaudaja President Commissioner
Komisaris Helen Wong Commissioner
Komisaris Lai Teck Poh Commissioner
Komisaris Na Wu Beng Commissioner
Komisaris Independen Jusuf Halim Independent Commissioner
Komisaris Independen Betti S. Alisjahbana Independent Commissioner
Komisaris Independen Rama P. Kusumaputra Independent Commissioner
Komisaris Independen Nicholas Tan Independent Commissioner
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Based on Deed of Resolution of Annual
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) General Meeting of Shareholders (AGMS) of
PT Bank OCBC NISP Tbk. No. 26 tanggal 18 PT Bank OCBC NISP Tbk. No. 26 dated
Maret 2024 dan Surat Keputusan Direksi No. 18 March 2024 and Board of Directors (BOD)
KPTS/DIR/KB.01/HR/006/2024 mengenai Decree No. KPTS/DIR/KB.01/HR/006/2024
Perubahan Struktur Organisasi dan Pembagian concerning the Changes of Organizational
Tugas Direksi, susunan Dewan Komisaris dan Structure and Division of Duties of the Board
Direksi pada 31 Desember 2024 dan 2023 of Directors, composition of the Bank’s
adalah sebagai berikut: Boards of Commissioners and Board of
Directors as at 31 December 2024 and 2023
are as follows:
2024
Presiden Direktur, President Director,
Direktur Human Resources Parwati Surjaudaja Human Resources Director
Direktur Finance Hartati Finance Director
Direktur Wholesale dan Wholesale and Commercial
Commercial Banking Martin Widjaja Banking Director
Direktur Global Markets Johannes Husin Global Markets Director
Direktur Retail Banking Andrae Krishnawan W Retail Banking Director
Direktur Manajemen Risiko Joseph Chan Fook Onn Risk Management Director
Direktur Operations & Technology The Ka Jit Operations & Technology Director
Direktur Legal & Compliance Lili S. Budiana Legal & Compliance Director
2023
Presiden Direktur, President Director,
Direktur Human Resources Parwati Surjaudaja Human Resources Director
Direktur Commercial Banking Emilya Tjahjadi Commercial Banking Director
Direktur Finance Hartati Finance Director
Direktur Wholesale Banking Martin Widjaja Wholesale Banking Director
Direktur Global Markets Johannes Husin Global Markets Director
Direktur Retail Banking Andrae Krishnawan W Retail Banking Director
Direktur Manajemen Risiko Joseph Chan Fook Onn Risk Management Director
Direktur Operations & Technology The Ka Jit Operations & Technology Director
Direktur Legal & Compliance Lili S. Budiana Legal & Compliance Director
Halaman – 5/6 – Page
197
Page 222
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
a. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan a. Basis of measurement and preparation of
keuangan the financial statements
Laporan keuangan konsolidasian untuk tahun- The consolidated financial statements for the
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember years ended 31 December 2024 and 2023
2024 dan 2023 disusun dan disajikan sesuai were prepared in accordance with
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesian Financial Accounting Standards
Indonesia dan Keputusan Ketua Badan and the Decree of the Chairman of Capital
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Market and Financial Institution Supervisory
Keuangan ("Bapepam-LK") No. KEP- Agency (“Bapepam-LK”) No. KEP-
347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yaitu 347/BL/2012 dated 25 June 2012 which is
Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Regulation No. VIII.G.7 regarding Financial
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Statements Preparation and Presentation of
Perusahaan Publik. Public Company.
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements are
berdasarkan harga perolehan, kecuali untuk prepared under the historical cost concept,
aset tetap - kelompok tanah dan bangunan, except for fixed assets - land and buildings
aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai group, financial assets classified as at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui value through other comprehensive income,
pendapatan komprehensif lain, aset dan financial assets and liabilities held at fair
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar value through profit and loss and all
melalui laba rugi dan kontrak derivatif yang derivative contracts which are measured at
diukur berdasarkan nilai wajar. fair value.
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements are
dengan basis akrual, kecuali laporan arus kas prepared based on accrual basis, except for
konsolidasian. the consolidated statements of cash flows.
Laporan arus kas konsolidasian disusun The consolidated statements of cash flows
dengan menggunakan metode langsung are prepared based on the direct method by
dengan mengelompokkan arus kas ke dalam classifying cash flows into operating,
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. investing and financing activities. For the
Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, purpose of the consolidated statements of
kas dan setara kas mencakup kas, giro pada cash flows, cash and cash equivalents
Bank Indonesia, giro pada bank lain dan include cash, current accounts with Bank
penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia, current accounts with other banks
Indonesia lainnya dengan jangka waktu jatuh and placement with other banks and Bank
tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal Indonesia with original maturities of three
perolehan sepanjang tidak digunakan sebagai months or less from the date of acquisition as
jaminan atas pinjaman atau dibatasi long as they are not being pledged as
penggunaannya. collateral for borrowings or restricted.
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian The preparation of consolidated financial
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di statements in conformity with Indonesian
Indonesia mengharuskan penggunaan Financial Accounting Standards requires the
beberapa estimasi dan asumsi dan use of certain estimates and assumptions
mengharuskan manajemen untuk membuat and requires management to exercise its
pertimbangan dalam menentukan metodologi judgment in determining the appropriate
yang tepat. Area yang kompleks atau methodology. The areas involving a higher
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih degree of judgment or complexity, or areas
tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi where assumptions and estimates are
dapat berdampak signifikan terhadap laporan significant to the financial statements are
keuangan diungkapkan di Catatan 4. disclosed in Note 4.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik In order to provide further understanding of
atas kinerja keuangan Grup, karena sifat dan the financial performance of the Group, due
jumlahnya yang signifikan, beberapa pos-pos to the significance of their nature or amount,
pendapatan dan beban telah disajikan secara several items of income or expense have
terpisah. been shown separately.
Halaman – 5/8 – Page
198
Page 223
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
a. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan a. Basis of measurement and preparation of
keuangan (lanjutan) the financial statements (continued)
Laporan keuangan konsolidasian dijabarkan The consolidated financial statements are
dalam mata uang Rupiah, yang merupakan presented in Rupiah, which is the functional
mata uang fungsional dan pelaporan Grup. and reporting currency of the Group. Figures
Seluruh angka dalam laporan keuangan in these consolidated financial statements are
konsolidasian ini dibulatkan menjadi dan rounded to and stated in millions of Rupiah,
disajikan dalam jutaan Rupiah yang terdekat, unless otherwise stated.
kecuali dinyatakan secara khusus.
b. Prinsip konsolidasi b. Principles of consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements
laporan keuangan Grup. include the financial statements of the Group.
Grup mengendalikan suatu entitas ketika Bank The Group controls an entity when the Bank
terekspos terhadap, atau memiliki hak atas, is exposed to, or has right to, variable returns
pengembalian variabel dari keterlibatannya from its involvement with the entity and has
terhadap entitas dan memiliki kemampuan untuk the ability to affect those return through its
mempengaruhi pengembalian tersebut melalui power over the entity.
kekuasaannya atas entitas tersebut.
Grup mengkonsolidasikan reksa dana dimana The Group consolidates mutual funds which
Grup memiliki unit penyertaan lebih dari 50% the Group has more than 50% participation
dari unit penyertaan yang diterbitkan serta Grup unit from total unit fund issued and also the
mempunyai pengendalian secara langsung atau Group has direct or indirect control over the
tidak langsung terhadap reksa dana tersebut. respective mutual funds.
Pada tanggal pelaporan, Grup menyajikan At the reporting date, the Group presents the
reksa dana yang dikonsolidasikan berdasarkan consolidated mutual funds based on mutual
aset pendasar atas reksa dana yang dimiliki funds’ underlying assets for mutual funds
Grup. directly held by the Group.
Dampak signifikan dari seluruh transaksi dan The significant effects of all transactions and
saldo antara perusahaan-perusahaan yang balances between the consolidated
dikonsolidasikan telah dieliminasi dalam companies have been eliminated in
penyajian laporan keuangan konsolidasian. preparing the consolidated financial
statements.
Kebijakan akuntansi yang material yang dipakai The material accounting policies adopted in
dalam penyajian laporan keuangan preparing the consolidated financial
konsolidasian telah diterapkan secara konsisten statements have been consistently applied
oleh Grup, kecuali dinyatakan secara khusus. by the Group, unless otherwise stated.
Grup mengakui kepentingan nonpengendali The Group recognises a non-controlling
sebesar bagian proporsional kepentingan interest portion in the acquire at the non-
nonpengendali. Kepentingan nonpengendali controlling interest’s proportionate. Non-
disajikan di ekuitas dalam laporan keuangan controlling interest is reported as equity in
konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik the consolidated statements of financial
entitas induk, dan dinyatakan sebesar porsi position separated from the owner of the
pemegang saham nonpengendali atas laba parent’s equity and represents the non-
tahun berjalan dan ekuitas. controlling stockholders’ proportionate share
in the income for the year and equity.
Bila pengendalian atas suatu entitas diperoleh Where control of an entity is obtained during
dalam tahun berjalan, hasil usaha entitas current year, its results are recorded as profit
tersebut dicatat sebagai laba/rugi sejak tanggal or loss from the date on which control
pengendalian dimulai. Bila pengendalian commences. When control ceases during a
berakhir dalam tahun berjalan, hasil usaha current year, its results are included in the
entitas tersebut dimasukkan ke dalam laporan consolidated financial statements for the part
keuangan konsolidasian untuk periode dimana of the period during which control existed.
pengendalian masih berlangsung.
Halaman – 5/9 – Page
199
Page 224
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Entitas anak c. Subsidiary
Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh Subsidiary are fully consolidated from the
sejak tanggal dimana pengendalian dialihkan date on which control is transferred to the
kepada Grup. Entitas anak tidak Group. Subsidiary are deconsolidated from
dikonsolidasikan lagi sejak tanggal dimana Grup the date on which that control ceases.
kehilangan pengendalian.
d. Instrumen keuangan d. Financial instruments
A. Aset keuangan A. Financial assets
Grup mengklasifikasikan aset The Group classify their financial assets
keuangannya dalam kategori (a) aset in the category of (a) financial assets
keuangan yang diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit or
melalui laba rugi (“FVTPL”), (b) aset loss (“FVTPL”), (b) financial assets
keuangan yang diukur pada biaya measured at amortised cost, and (c)
perolehan diamortisasi, dan (c) aset financial assets measured at fair value
keuangan yang diukur pada nilai wajar through other comprehensive income
melalui penghasilan komprehensif lain (“FVOCI”). The classification depends on
(“FVOCI”). Klasifikasi ini tergantung pada the Group’s business model for
model bisnis Grup untuk mengelola aset managing the financial assets and the
keuangan dan persyaratan kontraktual arus contractual terms of the cash flows.
kas. Manajemen menentukan klasifikasi Management determines the
aset keuangan tersebut pada saat awal classification of its financial assets at
pengakuannya. initial recognition.
(a) Aset keuangan yang diukur pada nilai (a) Financial assets measured at fair
wajar melalui laba rugi (“FVTPL”) value through profit or loss
(“FVTPL”)
Aset keuangan diklasifikasikan dalam Financial assets are classified as fair
kelompok diukur pada nilai wajar value through profit or loss if they
melalui laba rugi jika diperoleh atau are acquired or owned primarily for
dimiliki terutama untuk tujuan dijual atau the purpose of selling or
dibeli kembali dalam waktu dekat atau repurchasing in the near future or if
jika merupakan bagian dari portofolio they are part of portfolio of certain
instrumen keuangan tertentu yang financial instruments that are jointly
dikelola bersama dan terdapat bukti managed and there is evidence of
mengenai pola ambil untung dalam profit taking patterns in the short-
jangka pendek (short-term profit taking) term. Derivatives are also
yang terkini. Derivatif juga dikategorikan categorised as fair value through
dalam kelompok diukur pada nilai wajar profit or loss, except for derivatives
melalui laba rugi, kecuali derivatif yang that are designated and effective as
ditetapkan dan efektif sebagai hedging instruments.
instrumen lindung nilai.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at
melalui laba rugi kecuali tes model fair value through profit or loss
bisnis dan tes arus kas kontraktual except business model test and
menunjukkan bahwa aset keuangan contractual cash flows test show that
tersebut masuk ke dalam klasifikasian financial assets are included in the
yang diukur pada biaya perolehan classification that are measured at
diamortisasi atau nilai wajar melalui amortised cost or fair value through
penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income.
Halaman – 5/10 – Page
200
Page 225
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DESEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
A. Aset keuangan (lanjutan) A. Financial assets (continued)
(a) Aset keuangan yang diukur pada nilai (a) Financial assets measured at fair
wajar melalui laba rugi (“FVTPL”) value through profit or loss
(lanjutan) (“FVTPL”) (continued)
Instrumen keuangan yang Financial instruments classified into
dikelompokkan ke dalam kategori ini this category are recognised at fair
diakui pada nilai wajarnya pada saat value at initial recognition;
pengakuan awal; biaya transaksi (jika transaction costs (if any) are
ada) diakui secara langsung ke dalam recognised directly in the profit or
laba rugi. Keuntungan dan kerugian loss. Gains and losses arising from
yang timbul dari perubahan nilai wajar changes in fair value and sale of
dan penjualan instrumen keuangan financial instruments are recognised
diakui di dalam laba rugi masing-masing in the profit or loss and are recorded
sebagai “Keuntungan/(kerugian) dari as “Gains/(losses) from changes in
perubahan nilai wajar instrumen fair value of financial instruments”
keuangan” dan “Keuntungan/(kerugian) and “Gains/(losses) from sales of
dari penjualan instrumen keuangan”. financial instruments”. Interest
Pendapatan bunga dari instrumen income from financial instruments
keuangan yang diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit
melalui laba rugi dicatat sebagai or loss is recorded as “Interest
“Pendapatan bunga”. income”.
(b) Aset keuangan yang diukur pada biaya (b) Financial assets measured at
perolehan diamortisasi amortised cost
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets measured at
perolehan diamortisasi jika aset amortised cost if the financial assets
keuangan dikelola dalam model bisnis are managed in a business model
yang bertujuan untuk memiliki aset that aims to have financial assets in
keuangan dalam rangka mendapatkan order to obtain contractual cash
arus kas kontraktual. Arus kas flows. Contractual cash flows of the
kontraktual dari aset keuangan yang financial assets which on a certain
pada tanggal tertentu hanya berasal dari date solely payment from principal
pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”) and interest (“SPPI”) of the
atas jumlah pokok terutang. outstanding principal.
Pada saat pengakuan awal, aset At initial recognition, financial assets
keuangan yang diukur pada biaya measured at amortised cost are
perolehan diamortisasi diakui pada nilai recognised at fair value plus
wajarnya ditambah biaya transaksi (jika transaction costs (if any) and
ada) dan selanjutnya diukur dengan subsequently measured using the
menggunakan suku bunga efektif. effective interest rate.
Biaya transaksi mencakup seluruh Transaction cost includes all fees
imbalan/provisi dan bentuk lain yang and provisions paid or received that
dibayarkan atau diterima yang are an integral part of the effective
merupakan bagian tak terpisahkan dari interest rate.
suku bunga efektif.
Halaman – 5/11 – Page
201
Page 226
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
A. Aset keuangan (lanjutan) A. Financial assets (continued)
(b) Aset keuangan yang diukur pada biaya (b) Financial assets measured at
perolehan diamortisasi (lanjutan) amortised cost (continued)
Tingkat suku bunga efektif adalah suku The effective interest rate is the
bunga yang secara tepat interest rate that exactly discounts
mendiskontokan estimasi arus kas di the estimated future cash flows
masa datang selama perkiraan umur through the expected life of the
dari aset keuangan atau liabilitas financial assets or financial liability
keuangan (atau jika lebih tepat, (or, where appropriate a shorter
digunakan periode yang lebih singkat) period) to the net carrying amount
untuk memperoleh nilai tercatat bersih at initial recognition. When
pada saat pengakuan awal. Pada saat calculating the effective interest
menghitung tingkat suku bunga efektif, rate, the Group estimate future cash
Grup mengestimasi arus kas di masa flows considering all contractual
datang dengan mempertimbangkan terms of the financial instrument,
seluruh persyaratan kontraktual dalam but does not consider any future
instrumen keuangan tersebut, namun credit losses.
tidak mempertimbangkan kerugian kredit
di masa mendatang.
Pendapatan bunga dari aset keuangan Interest income from financial
yang diukur pada biaya perolehan assets measured at amortised cost
diamortisasi dicatat dalam laba rugi is recorded in the profit or loss and
konsolidasian dan diakui sebagai is recognised as “Interest income”.
“Pendapatan bunga”.
Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian When an impairment occurs, an
penurunan nilai diakui sebagai impairment loss is recognised as a
pengurang dari nilai tercatat aset deduction from the carrying value of
keuangan dan diakui di dalam laba rugi financial assets and is recognised in
sebagai “Cadangan kerugian penurunan the profit or loss as “Allowance for
nilai”. impairment losses”.
(c) Aset keuangan yang diukur pada nilai (c) Financial assets measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain (“FVOCI”) income (“FVOCI”)
Aset keuangan yang diukur pada nilai Financial assets measured at fair
wajar melalui penghasilan komprehensif value through other comprehensive
lain merupakan aset keuangan dikelola income are financial assets that are
dalam model bisnis yang tujuannya akan managed in a business model
terpenuhi dengan mendapatkan arus whose objectives will be fulfilled by
kas kontraktual dan menjual aset obtaining contractual cash flows
keuangan. Arus kas kontraktual dari aset and selling financial assets. Cash
keuangan yang pada tanggal tertentu flows contractual of financial assets
hanya dari pembayaran pokok dan which on a certain date solely
bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok payment from principal and interest
terutang. (“SPPI”) of the outstanding
principal.
Halaman – 5/12 – Page
202
Page 227
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
A. Aset keuangan (lanjutan) A. Financial assets (continued)
(c) Aset keuangan yang diukur pada nilai (c) Financial assets measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain (“FVOCI”) (lanjutan) income (“FVOCI”) (continued)
Pada saat pengakuan awalnya, aset At initial recognition, financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar instruments measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive
diakui pada nilai wajarnya ditambah income are recognised at fair value
biaya transaksi (jika ada) dan plus transaction costs (if any) and
selanjutnya diukur pada nilai wajarnya subsequently measured at fair value
dimana keuntungan atau kerugian atas where gains or losses on changes in
perubahan nilai wajar, keuntungan atau fair value, gains or losses on foreign
kerugian atas selisih kurs, dan kerugian exchange, and impairment losses
penurunan nilai, diakui sebagai are recognised as other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Kerugian kredit ekspektasian diakui Expected credit losses are
sebagai penambah/pengurang dari recognised as addition/deduction to
penghasilan komprehensif lain di dalam other comprehensive income in the
laporan posisi keuangan (tidak statements of financial position (not
mengurangi jumlah tercatat aset reducing the carrying amount of
keuangan dalam laporan posisi financial assets in the statements of
keuangan). Pendapatan bunga dihitung financial position). Interest income is
menggunakan metode suku bunga calculated using the effective
efektif. interest method.
(d) Pengakuan (d) Recognition
Bank menggunakan akuntansi tanggal The Bank use trade date accounting
perdagangan untuk mencatat seluruh for regular way contracts when
transaksi aset keuangan yang lazim recording financial assets
(reguler). Aset keuangan yang transactions. Financial assets that
dialihkan kepada pihak ketiga tetapi are transferred to a third party but do
tidak memenuhi syarat penghentian not qualify for derecognition are
pengakuan disajikan di dalam laporan presented in the consolidated
posisi keuangan konsolidasian sebagai statements of financial position as
“Aset yang dijaminkan”, jika pihak “Pledged assets”, if the transferee
penerima memiliki hak untuk menjual has the right to sell or repledge
atau mentransfer kembali. them.
Penilaian pembayaran pokok dan bunga Solely payments of principal and
semata (“SPPI”) interest (“SPPI”) assessment
Untuk tujuan penilaian ini, 'pokok' For the purposes of this assessment,
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset ‘principal’ is defined as the fair value of
keuangan pada pengakuan awal. 'Bunga' the financial asset on initial recognition.
didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai ‘Interest’ is defined as consideration for
waktu atas uang dan untuk risiko kredit the time value of money and for the
yang terkait dengan jumlah pokok yang credit risk associated with the principal
terutang selama periode waktu tertentu dan amount outstanding during a particular
untuk risiko dan biaya pinjaman dasar period of time and for other basic
lainnya (misalnya risiko likuiditas dan biaya lending risks and costs (e.g. liquidity risk
administrasi), serta margin keuntungan. and administrative costs), as well as
profit margin.
Halaman – 5/13 – Page
203
Page 228
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
A. Aset keuangan (lanjutan) A. Financial assets (continued)
Penilaian pembayaran pokok dan bunga Solely payments of principal and
semata (“SPPI”) (lanjutan) interest (“SPPI”) assessment
(continued)
Dalam menilai apakah arus kas kontraktual In assessing whether the contractual
adalah SPPI, Bank mempertimbangkan cash flows are SPPI, the Bank
ketentuan kontraktual instrumen tersebut. considers the contractual terms of the
Hal ini termasuk menilai apakah aset instrument. This includes assessing
keuangan mengandung ketentuan whether the financial asset contains a
kontraktual yang dapat mengubah waktu contractual term that could change the
atau jumlah arus kas kontraktual sehingga timing or amount of contractual cash
tidak memenuhi kondisi ini. Dalam flows such that it would not meet this
melakukan penilaian, Bank condition. In making the assessment,
mempertimbangkan: the Bank considers:
- Kejadian kontinjensi yang akan - Contingent events that would
mengubah jumlah dan waktu arus kas; change the amount and timing of
cash flows;
- Fitur leverage; - Leverage features;
- Persyaratan pelunasan dipercepat dan - Prepayment and extension terms;
perpanjangan fasilitas;
- Ketentuan yang membatasi klaim Bank - Terms that limit the Bank’s claim to
atas arus kas dari aset tertentu (seperti cash flows from specified assets
pinjaman non-recourse); dan (e.g. non-recourse loans); and
- Fitur yang memodifikasi imbalan dari - Features that modify consideration
nilai waktu atas uang (seperti penetapan of the time value of money (e.g.
ulang suku bunga berkala). periodical reset of interest rates).
Penilaian model bisnis Business model assessment
Model bisnis mengacu pada bagaimana Business model refers to how financial
aset keuangan dikelola bersama untuk assets are managed together to
menghasilkan arus kas untuk Grup. Arus generate cash flows for the Group. This
kas mungkin dihasilkan dengan menerima may be collecting contractual cash flows,
arus kas kontraktual, menjual aset selling financial assets or both. Business
keuangan atau keduanya. Model bisnis models are determined at a level of
ditentukan pada tingkat agregasi di mana aggregation where groups of assets are
kelompok aset dikelola bersama untuk managed together to achieve a particular
mencapai tujuan tertentu dan tidak objective and do not depend on
bergantung pada niat manajemen pada management’s intentions for individual
instrumen individual. instruments.
Penentuan model bisnis dilakukan dengan Business model determinations are
mempertimbangkan semua bukti relevan made considering all relevant evidence
yang tersedia pada tanggal penilaian. Ini that is available at the date of the
termasuk, tetapi tidak terbatas pada: assessment. This includes, but not
limited to:
- Bagaimana kinerja bisnis dan aset - How the performance of the
keuangan yang ada di dalam unit business and the financial assets
bisnis itu dievaluasi dan dilaporkan held within that business unit are
kepada manajemen. Tingkat evaluated and reported to
pemisahan yang diidentifikasi untuk management. The level of
klasifikasi Pernyataan Standar segregation identified for Statement
Akuntansi Keuangan (PSAK) 109 of Financial Accounting Standards
harus konsisten dengan bagaimana (SFAS) 109 classification should be
portofolio aset dipisahkan dan consistent with how asset portfolios
dilaporkan kepada manajemen; are segregated and reported to
senior management;
Halaman – 5/14 – Page
204
Page 229
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
A. Aset keuangan (lanjutan) A. Financial assets (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Business model assessment
(continued)
Penentuan model bisnis dilakukan dengan Business model determinations are
mempertimbangkan semua bukti relevan made considering all relevant evidence
yang tersedia pada tanggal penilaian. Ini that is available at the date of the
termasuk, tetapi tidak terbatas pada: assessment. This includes, but not
(lanjutan) limited to: (continued)
- Risiko yang mempengaruhi kinerja unit - The risks that affect the performance
bisnis dan aset keuangan yang dimiliki of the business unit and the financial
dalam unit bisnis itu dan khususnya assets held within that business unit
bagaimana risiko itu dikelola; dan and in particular the way those risks
- Bagaimana manajer unit bisnis are managed; and
dikompensasi (berdasarkan pada nilai - How managers of the business unit
wajar dari aset yang dikelola atau pada are compensated (based on the fair
arus kas kontraktual yang value of the assets managed or on
dikumpulkan). the contractual cash flows collected).
Penentuan model bisnis dilakukan Business model determinations are
berdasarkan skenario yang diperkirakan made on the basis of scenarios that the
akan terjadi oleh Grup dan tidak dalam Group reasonably expect to occur and
kondisi sangat tertekan atau 'kondisi not under highly stressed or 'worst case'
terburuk'. Jika aset dijual dalam kondisi conditions. Where assets are disposed
yang tidak diharapkan oleh Bank untuk of under conditions that the Bank did not
berlaku ketika aset diakui, klasifikasi aset reasonably expect to prevail when the
keuangan yang ada dalam portofolio tidak assets were recognised, the
disajikan secara tidak akurat, tetapi kondisi classification of existing financial assets
tersebut harus dipertimbangkan untuk aset in the portfolio are not rendered
yang diperoleh di masa mendatang. inaccurate but the conditions in question
should be considered for any assets
acquired going forward.
Pemilihan model operasi dalam PSAK 109 The targeting operating model for
dirancang sedemikian rupa sehingga SFAS 109 is designed such that
akuntansi untuk instrumen di FVTPL accounting for instruments at FVTPL is
adalah pilihan yang tepat/conscious. a conscious choice.
Perubahan pada model bisnis atau Changes to business models or the
pengenalan model bisnis baru ditentukan introduction of new business models are
melalui proses persetujuan unit bisnis baru. determined through the new business
unit approval process.
B. Liabilitas keuangan B. Financial liabilities
Grup mengklasifikasikan liabilitas The Group classifies its financial
keuangan dalam kategori (a) liabilitas liabilities in the category of (a) financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar liabilities at fair value through profit or
melalui laba rugi dan (b) liabilitas keuangan loss and (b) financial liabilities measured
yang diukur dengan biaya perolehan at amortised cost. Financial liabilities are
diamortisasi. Liabilitas keuangan dihentikan derecognised when they have been
pengakuannya ketika liabilitas telah redeemed or otherwise extinguished or
dilepaskan atau dibatalkan atau expired.
kadaluwarsa.
Halaman – 5/15 – Page
205
Page 230
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
B. Liabilitas keuangan (lanjutan) B. Financial liabilities (continued)
(a) Liabilitas keuangan yang diukur pada (a) Financial liabilities at fair value
nilai wajar melalui laba rugi through profit or loss
Kategori ini terdiri dari dua sub- This category comprises two sub-
kategori: liabilitas keuangan categories: financial liabilities
diklasifikasikan sebagai classified as held for trading and
diperdagangkan dan liabilitas financial liabilities designated by the
keuangan yang pada saat pengakuan Bank as at fair value through profit
awal telah ditetapkan oleh Bank untuk or loss upon initial recognition. At
diukur pada nilai wajar melalui laba the initial and subsequent
rugi. Pada saat pengakuan awal dan recognition, this is recorded at fair
selanjutnya dicatat pada nilai wajar. value.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan A financial liability is classified as
sebagai diperdagangkan jika diperoleh held for trading if it is acquired or
atau dimiliki terutama untuk tujuan incurred principally for the purpose
dijual atau dibeli kembali dalam waktu of selling or repurchasing it in the
dekat atau jika merupakan bagian dari near term or if it is part of a portfolio
portofolio instrumen keuangan tertentu of identified financial instruments
yang dikelola bersama dan terdapat that are managed together and for
bukti mengenai pola ambil untung which there is evidence of a recent
dalam jangka pendek (short-term actual pattern of short-term profit-
profit-taking) yang terkini. Derivatif taking. Derivatives are also
diklasifikasikan sebagai instrumen categorised as held for trading
diperdagangkan kecuali ditetapkan dan instrument unless they are
efektif sebagai instrumen lindung nilai. designated and effective as hedging
instruments.
Keuntungan dan kerugian yang timbul Gains and losses arising from
dari perubahan nilai wajar liabilitas changes in fair value of financial
keuangan yang diklasifikasikan liabilities classified as held for
sebagai diperdagangkan dicatat dalam trading are included in the profit or
laba rugi sebagai “Keuntungan/ loss and reported as “Gains/(losses)
(kerugian) dari perubahan nilai wajar from changes in fair value of
instrumen keuangan”. Beban bunga financial instruments”. Interest
dari liabilitas keuangan yang diukur expenses on financial liabilities at
pada nilai wajar melalui laba rugi fair value through profit or loss are
dicatat sebagai “Beban bunga”. included in “Interest expenses”.
(b) Liabilitas keuangan yang diukur (b) Financial liabilities at amortised cost
dengan biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan yang tidak Financial liabilities that are not
diklasifikasikan sebagai liabilitas classified as at fair value through
keuangan yang diukur pada nilai wajar profit and loss fall into this category
melalui laba rugi dikategorikan dan and are measured as amortised
diukur dengan biaya perolehan cost.
diamortisasi.
Pada saat pengakuan awal, liabilitas Financial liabilities at amortised cost
keuangan yang diukur dengan biaya are initially recognised at fair value
perolehan diamortisasi diukur pada plus transaction costs (if any).
nilai wajar ditambah biaya transaksi
(jika ada).
Halaman – 5/16 – Page
206
Page 231
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
B. Liabilitas keuangan (lanjutan) B. Financial liabilities (continued)
(b) Liabilitas keuangan yang diukur (b) Financial liabilities at amortised cost
dengan biaya perolehan diamortisasi (continued)
(lanjutan)
Setelah pengakuan awal, Bank After initial recognition, the Bank
mengukur seluruh liabilitas keuangan measures all financial liabilities at
yang diukur dengan biaya perolehan amortised cost using effective
diamortisasi dengan menggunakan interest rates method.
metode suku bunga efektif.
C. Penentuan nilai wajar C. Determination of fair value
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to
harga yang akan dibayar untuk transfer a liability in an orderly
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaction between market participants
transaksi teratur (orderly transaction) at the measurement date in the principal
antara pelaku pasar (market participants) market or, in its absence, the most
pada tanggal pengukuran di pasar utama advantageous market to which the
atau, jika tidak terdapat pasar utama, di Group have access at that date. The fair
pasar yang paling menguntungkan dimana value of a liability reflects its non-
Grup memiliki akses pada tanggal tersebut. performance risk.
Nilai wajar liabilitas mencerminkan risiko
wanprestasinya.
Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar When available, the Group measure the
instrumen keuangan dengan menggunakan fair value of a financial instrument using
harga kuotasian di pasar aktif untuk the quoted price in an active market for
instrumen tersebut. that instrument.
Instrumen keuangan dianggap memiliki A financial instrument is regarded as
kuotasi di pasar aktif jika harga kuotasi quoted in an active market if quoted
tersedia sewaktu-waktu dan dapat prices are readily and regularly available
diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang from an exchange, dealer, broker,
efek (dealer), perantara efek (broker), industry group, pricing service or
kelompok industri, badan pengawas regulatory agency, and those prices
(pricing service atau regulatory agency), represent actual and regularly occurring
dan harga tersebut mencerminkan market transactions on an arm’s length
transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam basis. If the above criteria are not met,
suatu transaksi yang wajar. Jika kriteria di the market is regarded as being inactive.
atas tidak terpenuhi, maka pasar aktif Indications that a market is inactive are
dinyatakan tidak tersedia. Indikasi-indikasi when there is a wide bid-offer spread or
dari pasar tidak aktif adalah terdapat selisih significant increase in the bid-offer
yang besar antara harga penawaran dan spread or there are few recent
permintaan atau kenaikan signifikan dalam transactions.
selisih harga penawaran dan permintaan
dan hanya terdapat beberapa transaksi
terkini.
Halaman – 5/17 – Page
207
Page 232
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
C. Penentuan nilai wajar (lanjutan) C. Determination of fair value (continued)
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen The best evidence of the fair value of a
keuangan pada saat pengakuan awal financial instrument at initial recognition
adalah harga transaksi, yaitu nilai wajar is normally the transaction price, i.e., the
dari pembayaran yang diberikan atau fair value of the consideration given or
diterima. Jika Grup menetapkan bahwa received. If the Group determine that the
nilai wajar pada pengakuan awal berbeda fair value at initial recognition differs from
dengan harga transaksi dan nilai wajar the transaction price and the fair value is
tidak dapat dibuktikan dengan harga evidenced neither by a quoted price in
kuotasian di pasar aktif untuk aset atau an active market for an identical asset or
liabilitas yang sejenis atau berdasarkan liability nor based on a valuation
teknik penilaian yang hanya menggunakan technique that uses only data from
data dari pasar yang dapat diobservasi, observable markets, then the financial
maka nilai wajar instrumen keuangan pada instrument is initially measured at fair
saat pengakuan awal disesuaikan untuk value, adjusted to defer the difference
menangguhkan perbedaan antara nilai between the fair value at initial
wajar pada saat pengakuan awal dan recognition and the transaction price.
harga transaksi. Setelah pengakuan awal, Subsequently, that difference is
perbedaan tersebut diamortisasi dan diakui amortised and recognised in profit or
dalam laba rugi sepanjang umur dari loss over the life of the instrument.
instrumen tersebut.
Untuk instrumen keuangan yang tidak For financial instruments with no quoted
mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai market price, a reasonable estimate of
wajar ditetapkan dengan mengacu pada the fair value is determined by reference
nilai wajar instrumen lain yang to the current market value of another
substansinya sama atau dihitung instrument which substantially have the
berdasarkan arus kas yang diharapkan same characteristic or calculated based
terhadap aset bersih atas instrumen on the expected cash flows of the
keuangan. underlying net asset base of the financial
instrument.
Nilai wajar untuk semua instrumen For all other financial instruments, fair
keuangan lainnya ditentukan dengan value is determined using valuation
menggunakan teknik penilaian. Dengan techniques. In these techniques, fair
teknik ini, nilai wajar merupakan suatu values are estimated from observable
estimasi yang dihasilkan dari data yang data in respect of similar financial
dapat diobservasi dari instrumen keuangan instruments, using models to estimate
yang sama, menggunakan model-model the present value of expected future
untuk mendapatkan estimasi nilai kini dari cash flows or other valuation techniques,
arus kas masa depan yang diharapkan using inputs (for example, London
atau teknik penilaian lainnya menggunakan Interbank Offered Rate (LIBOR) yield
input (sebagai contoh London Interbank curve, foreign exchange rates, volatilities
Offered Rate (LIBOR) yield curve, nilai and counterparty spreads) existing at the
tukar mata uang asing, volatilitas, dan dates of the consolidated statements of
counterparty spreads) yang tersedia pada financial position.
tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian.
Halaman – 5/18 – Page
208
Page 233
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
D. Penghentian pengakuan D. Derecognition
Penghentian pengakuan aset keuangan Financial assets are derecognised when
dilakukan ketika hak kontraktual atas arus the contractual rights to receive the cash
kas yang berasal dari aset keuangan flows from these assets have ceased to
tersebut berakhir, atau ketika aset exist or the assets have been transferred
keuangan tersebut telah ditransfer dan and substantially all the risks and
secara substansial seluruh risiko dan rewards of ownership of the assets are
manfaat atas kepemilikan aset telah also transferred (that is, if substantially
ditransfer (jika, secara substansial seluruh all the risks and rewards have not been
risiko dan manfaat tidak ditransfer, maka transferred, the Group test control to
Grup melakukan evaluasi untuk ensure that continuing involvement on
memastikan keterlibatan berkelanjutan atas the basis of any retained powers of
kontrol yang masih dimiliki tidak mencegah control does not prevent derecognition).
penghentian pengakuan). Liabilitas Financial liabilities are derecognised
keuangan dihentikan pengakuannya ketika when they have been redeemed or
liabilitas telah dilepaskan atau dibatalkan otherwise extinguished or expired.
atau kadaluwarsa.
E. Reklasifikasi aset keuangan E. Reclassification of financial assets
Grup diperkenankan untuk melakukan The Group is permitted to reclassify its
reklasifikasi atas aset keuangan yang financial assets if the Group changes its
dimiliki jika Grup mengubah model bisnis business model for managing financial
untuk pengelolaan aset keuangan assets while reclassification for financial
sedangkan reklasifikasi untuk liabilitas liabilities is not permitted.
keuangan tidak diperkenankan.
Perubahan model bisnis sifatnya harus Changes in the business model should
berdampak secara signifikan terhadap significantly impact the Group's
kegiatan operasional Grup seperti operational activities such as acquiring,
memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri disposing or discontinuing a line of
suatu lini bisnis. business.
Grup akan mereklasifikasi seluruh aset The Group will reclassify financial assets
keuangan yang terkena dampak dari affected by changes in business models.
perubahan model bisnis. Perubahan model Changes in the Group’s business model
bisnis pada Grup harus berdampak objectives must have an impact before
sebelum tanggal reklasifikasi. the reclassification date.
Yang bukan merupakan perubahan model The followings are not a change in
bisnis adalah: business model:
- perubahan intensi berkaitan dengan - changes in intention relating to
aset keuangan tertentu (bahkan dalam certain financial assets (even in
situasi perubahan signifikan dalam situations of significant changes in
kondisi pasar); market conditions);
- hilangnya sementara pasar tertentu - temporary loss of certain markets
untuk aset keuangan; dan for financial assets; and
- pengalihan aset keuangan antara - transfer of financial assets between
bagian dari Grup dengan model bisnis parts of the Group with different
berbeda. business models.
Halaman – 5/19 – Page
209
Page 234
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
E. Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan) E. Reclassification of financial assets
(continued)
Grup menerapkan reklasifikasi secara The Group applies a prospective
prospektif dari tanggal reklasifikasi. Grup reclassification of the date of the
tidak menyajikan kembali keuntungan, reclassification. The Group does not
kerugian (termasuk keuntungan atau restate profits, losses (including
kerugian penurunan nilai), atau bunga yang impairment profit or loss), or interest
diakui sebelumnya. recognised earlier.
Reklasifikasi aset keuangan dari kategori Reclassification of financial asset from
pengukuran biaya perolehan diamortisasi amortised cost to fair value through profit
menjadi kategori pengukuran nilai wajar or loss, the fair value is measured on the
melalui laba rugi, nilai wajarnya diukur pada date of reclassification. The gains or
tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau losses arising from the difference
kerugian yang timbul dari selisih antara between the prior amortised cost and fair
biaya perolehan diamortisasi sebelumnya value of financial assets are recognised
dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam in profit/loss.
laba/rugi.
Reklasifikasi aset keuangan dari kategori Reclassification of financial assets from
pengukuran nilai wajar melalui laba rugi the fair value through profit or loss to the
menjadi kategori pengukuran biaya amortised cost, the fair value on the
perolehan diamortisasi, nilai wajar pada reclassification date becomes the new
tanggal reklasifikasi menjadi jumlah tercatat gross recorded amount. The effective
bruto yang baru. Suku bunga efektif interest rate is calculated as the fair
dihitung sebagai basis nilai wajar saat value basis at the date of
tanggal reklasifikasi. reclassification.
Reklasifikasi aset keuangan dari kategori Reclassification of financial assets from
pengukuran biaya perolehan diamortisasi amortised cost to fair value through other
menjadi kategori pengukuran nilai wajar comprehensive income, the fair value is
melalui penghasilan komprehensif lain, nilai measured on the date of reclassification.
wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. The gains or losses arising from the
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari difference between the previous
selisih antara biaya perolehan diamortisasi amortised cost and the fair value of the
sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan financial assets are recognised in other
diakui dalam penghasilan komprehensif comprehensive income. Effective interest
lain. Suku bunga efektif dan pengukuran rates and expected credit losses
kerugian kredit ekspektasian tidak measurements are not adjusted as a
disesuaikan sebagai akibat dari result of reclassification.
reklasifikasi.
Halaman – 5/20 – Page
210
Page 235
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
E. Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan) E. Reclassification of financial assets
(continued)
Reklasifikasi aset keuangan dari kategori Reclassification of financial assets from
pengukuran nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive
komprehensif lain menjadi kategori income to amortised cost, the financial
pengukuran biaya perolehan diamortisasi, asset is reclassified at fair value on the
aset keuangan direklasifikasi pada nilai date of the reclassification. However,
wajarnya pada tanggal reklasifikasi. Akan cumulative gains or losses previously
tetapi keuntungan atau kerugian kumulatif recognised in other comprehensive
yang sebelumnya diakui dalam income are removed from equity and
penghasilan komprehensif lain dihapus dari adjusted against the fair value of
ekuitas dan disesuaikan terhadap nilai financial assets on the date of
wajar aset keuangan pada tanggal reclassification. Difference between fair
reklasifikasi. Selisih antara nilai wajar aset value on the date of reclassification and
keuangan pada tanggal reklasifikasi par value recorded as premium/discount
dengan nilai nominal dicatat sebagai and amortised starting from the date of
premium/diskonto dan diamortisasi mulai reclassification until maturity date of that
dari tanggal reklasifikasi hingga tanggal financial asset. Effective interest rates
jatuh tempo aset keuangan tersebut. Suku and expected credit losses
bunga efektif dan pengukuran kerugian measurements are not adjusted as a
kredit ekspektasian tidak disesuaikan result of reclassification.
sebagai akibat dari reklasifikasi.
Reklasifikasi aset keuangan dari kategori Reclassification of financial assets from
pengukuran nilai wajar melalui laba rugi fair value through profit or loss to fair
menjadi kategori pengukuran nilai wajar value through other comprehensive
melalui penghasilan komprehensif lain, nilai income, fair value on the date of
wajar pada tanggal reklasifikasi menjadi reclassification becomes the new
nilai tercatat yang baru. Keuntungan atau carrying value. Cumulative gains or
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui losses previously recognised in profit or
pada laba rugi tidak direklasifikasi ke loss are not reclassified to other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Reklasifikasi aset keuangan dari kategori Reclassification of financial assets from
pengukuran nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive
komprehensif lain menjadi kategori income to fair value through profit or
pengukuran nilai wajar melalui laba rugi, loss, fair value on the date of
nilai wajar pada tanggal reklasifikasi reclassification becomes the new
menjadi nilai tercatat yang baru. carrying value. Cumulative gains or
Keuntungan atau kerugian kumulatif yang losses previously recognised in other
sebelumnya diakui di penghasilan comprehensive income are reclassified
komprehensif lain direklasifikasi dari from equity to profit/loss as a
ekuitas ke laba/rugi sebagai penyesuaian reclassification adjustment.
reklasifikasi.
Halaman – 5/21 – Page
211
Page 236
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
F. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan F. Classification of financial assets and
liabilities
Grup mengklasifikasikan instrumen The Group classifies the financial
keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang instruments into classes that reflect the
mencerminkan sifat dari informasi dan nature of information and take into
mempertimbangkan karakteristik dari account the characteristic of those
instrumen keuangan tersebut. Klasifikasi ini financial instruments. The classification
dapat dilihat pada tabel di bawah ini. can be seen in the table below.
Klasifikasi aset dan liabilitas Golongan
Subgolongan/
keuangan/ (ditentukan oleh Bank)/
Subclasses
Financial assets and liabilities Class
classification (as determined by the Bank)
Aset keuangan/financial assets
Efek-efek/Marketable securities
Aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi/Financial Obligasi pemerintah/Government bonds
assets at fair value through profit or
loss Tagihan derivatif - tidak terkait lindung nilai/Derivative receivables - non
hedging related
Kas/Cash
Giro pada Bank Indonesia/Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain/Current accounts with other banks
Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia/Placements with other
banks and Bank Indonesia
Efek-efek/Marketable securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali/Securities purchased under
resale agreements
Pinjaman yang diberikan/Loans
Aset keuangan yang diukur dengan Pendapatan bunga yang masih akan diterima/Accrued interest income
biaya perolehan diamortisasi/Financial Tagihan akseptasi/Acceptance receivables
assets at amortised cost
Tagihan transaksi Letter of Credit/Letter
of Credit transaction receivables
Piutang bunga/Interest receivables
Piutang penjualan efek-efek yang
Aset lain-lain/Other assets masih harus diterima/Receivables
from sale of marketable securities
Tagihan transaksi ATM dan kartu
kredit/ATM and credit card
transaction receivables
Lain-lain/Others
Aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui pendapatan Efek-efek/Marketable securities
komprehensif lain/
Financial assets at fair value through Obligasi pemerintah/Government bonds
other comprehensive income
Halaman – 5/22 – Page
212
Page 237
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
F. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan F. Classification of financial assets and
(lanjutan) liabilities (continued)
Klasifikasi aset dan liabilitas Golongan
Subgolongan/
keuangan / (ditentukan oleh Bank)/
Subclasses
Financial assets and liabilities Class
classification (as determined by the Bank)
Liabilitas keuangan/financial liabilities
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi/Financial
Liabilitas derivatif bukan lindung nilai/Derivative payables - non hedging
liabilities at fair value through profit or
loss
Liabilitas segera/Obligations due immediately
Simpanan nasabah/Deposits from customers
Simpanan dari bank lain/Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi/Acceptance payables
Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali/Securities sold under
repurchase agreements
Liabilitas keuangan yang diukur dengan Pinjaman subordinasi/Subordinated debts
biaya perolehan diamortisasi/
Financial liabilities at amortised cost Setoran jaminan/Security deposits
Kewajiban transaksi Letter of Credit
dan remittance yang masih harus
dibayar/Letter of Credit and
Liabilitas lain-lain/Other liabilities remittance transactions payable
Utang pembelian efek-efek yang masih
harus dibayar/Payables from
purchase of marketable securities
Lain-lain/Others
Pinjaman yang diterima/Borrowings
Rekening administratif/Administrative accounts
Fasilitas pinjaman yang diberikan yang belum digunakan/Undrawn loan facilities
Irrevocable letters of credit
Bank garansi yang diberikan/Bank guarantees issued
Standby letters of credit
G. Saling hapus instrumen keuangan G. Offsetting financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset
disalinghapuskan dan jumlah netonya and the net amount is reported in the
dilaporkan pada laporan posisi keuangan consolidated statements of financial
konsolidasian ketika terdapat hak yang position when there is a legally
berkekuatan hukum untuk melakukan enforceable right to offset the
saling hapus atas jumlah yang telah diakui recognised amounts and there is an
tersebut dan adanya niat untuk intention to settle on a net basis, or
menyelesaikan secara neto, atau untuk realise the asset and settle the liability
merealisasikan aset dan menyelesaikan simultaneously. The legally enforceable
liabilitas secara bersamaan. Hak saling right must not be contingent on future
hapus tidak kontinjen atas peristiwa di events and must be enforceable in the
masa depan dan dapat dipaksakan secara normal course of business and in the
hukum dalam situasi bisnis yang normal event of default in solvency or
dan dalam peristiwa gagal bayar, atau bankruptcy of the Group or the
peristiwa kepailitan atau kebangkrutan counterparty.
Grup atau pihak lawan.
Halaman – 5/23 – Page
213
Page 238
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
H. Kontrak jaminan keuangan dan tagihan H. Financial guarantee contracts and
komitmen lainnya other commitment receivables
Kontrak jaminan keuangan adalah kontrak Financial guarantee contracts are
yang mengharuskan penerbit untuk contracts that require the issuer to make
melakukan pembayaran yang ditetapkan specified payments to reimburse the
untuk mengganti uang pemegang kontrak holder for a loss incurred because a
atas kerugian yang terjadi karena debitur specified debtor defaulted to make
tertentu gagal untuk melakukan payments when due, in accordance with
pembayaran pada saat jatuh tempo, sesuai the terms of a debt instrument. Such
dengan ketentuan dari instrumen utang. financial guarantees are given to banks,
Jaminan keuangan tersebut diberikan financial institutions and other
kepada bank-bank, lembaga keuangan dan institutions on behalf of customers to
badan-badan lainnya atas nama debitur secure loans and other banking
untuk menjamin kredit dan fasilitas-fasilitas facilities, and unused provision of funds
perbankan lainnya, dan penyediaan dana facilities.
yang belum ditarik.
Jaminan keuangan awalnya diakui dalam Financial guarantees are initially
laporan keuangan sebesar nilai wajar pada recognised in the financial statements at
tanggal jaminan diberikan. Nilai wajar dari fair value on the date the guarantee was
jaminan keuangan pada saat dimulainya given. The fair value of a financial
transaksi pada umumnya sama dengan guarantee at inception is likely to equal
provisi yang diterima untuk jaminan the premium received because all
diberikan dengan syarat dan kondisi normal guarantees are agreed on arm’s length
dan nilai wajar awal diamortisasi sepanjang terms and the initial fair value is
umur jaminan keuangan. amortised over the life of the financial
guarantees.
Setelah pengakuan awal kontrak, jaminan Subsequently they are measured at the
keuangan dicatat pada nilai yang lebih higher of amortised amount and the
tinggi antara nilai wajar amortisasi dengan present value of any expected payment
nilai kini atas pembayaran kewajiban yang (when a payment under the guarantee
diharapkan akan terjadi (ketika pembayaran has become probable) and the
atas jaminan menjadi probable), dan difference is charged to other operating
selisihnya dibebankan sebagai biaya expense in the consolidated statements
operasi lain-lain pada laporan laba rugi of profit or loss.
konsolidasian.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas Allowance for impairment on financial
kontrak jaminan keuangan yang memiliki guarantee contracts with credit risk are
risiko kredit dihitung berdasarkan kerugian calculated based on historical
historis. experience.
I. Cadangan kerugian penurunan nilai aset I. Allowance for impairment losses of
keuangan financial assets
PSAK 109 mengharuskan cadangan SFAS 109 requires a loss allowance to
kerugian diakui sebesar Kerugian Kredit be recognised at an amount equal to
Ekspetasian 12 bulan (ECL) atau kerugian either 12-month Expected Credit Losses
kredit ekspektasian sepanjang umur aset (“ECL”) or lifetime ECLs. Lifetime ECLs
keuangan (lifetime ECL). Lifetime ECL are the ECLs that result from all possible
adalah kerugian kredit ekspektasian yang default events over the expected life of a
berasal dari semua kemungkinan kejadian financial instrument, whereas 12-months
gagal bayar sepanjang umur ekspektasian ECL are the portion of ECLs that result
suatu instrumen keuangan, sedangkan from default events that are possible
ECL 12 bulan adalah porsi dari kerugian within 12 months after reporting date.
kredit ekspektasian yang berasal dari
kemungkinan kejadian gagal bayar dalam
12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Halaman – 5/24 – Page
214
Page 239
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
I. Cadangan kerugian penurunan nilai aset I. Allowance for impairment losses of
keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Kerugian Kredit Ekspektasian (“ECL”) Expected Credit Losses (“ECL”) are
diakui untuk seluruh instrumen utang recognised for all financial debt
keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan instruments, loan commitments and
keuangan yang diklasifikasikan sebagai financial guarantees that are classified
held for collect/held for collect and sell dan as held for collect/held for collect and
memiliki arus kas SPPI. Kerugian kredit sell and have cash flows that are solely
ekspektasian tidak diakui untuk instrumen payments of principal and interest.
ekuitas yang ditetapkan sebagai FVOCI. Expected credit losses are not
recognised for equity instruments
designated at FVOCI.
ECL akan mencerminkan rata-rata The ECL will reflect weighted average of
tertimbang dari skenario berdasarkan the scenarios based on the probability of
probabilitas dari skenario yang relevan the relevant scenario to occur. The loss
untuk terjadi. Cadangan kerugian allowance represent the difference
penurunan nilai merupakan selisih antara between the present value of the cash
nilai sekarang dari arus kas yang flows expected to be recovered,
diperkirakan akan dipulihkan, didiskontokan discounted at the instrument’s original
pada suku bunga efektif awal, dan nilai effective interest rate, and the gross
tercatat bruto instrumen sebelum carrying value of the instrument prior to
penurunan nilai kredit. any credit impairment.
Periode yang diperhitungkan ketika The period considered when measuring
mengukur kerugian kredit ekspektasian expected credit loss is the shorter of the
adalah periode yang lebih pendek antara expected life and the contractual term of
umur ekspektasian dan periode kontrak the financial asset. The expected life
aset keuangan. Umur ekspektasian dapat may be impacted by prepayments and
dipengaruhi oleh pembayaran dimuka dan the maximum contractual term by
periode kontrak maksimum melalui opsi extension options. For certain revolving
perpanjangan kontrak. Untuk portofolio portfolios, including credit cards, the
revolving tertentu, termasuk kartu kredit, expected life is assessed over the period
umur ekspektasian dinilai sepanjang that the Bank is exposed to credit risk
periode dimana Bank terekspos dengan (which is based on the length of time it
risiko kredit (berdasarkan durasi waktu takes for credit facilities to be withdrawn)
yang dibutuhkan untuk fasilitas kredit rather than the contractual term.
ditarik), bukan sepanjang periode kontrak.
Bank menggunakan model yang The Bank primarily uses the matrix
menggunakan matriks Probability of models of the Probability of Default
Default (“PD”), Loss Given Default (“LGD”) (“PD”), Loss Given Default (“LGD”) and
dan Exposure at Default (“EAD”), yang Exposure at Default (“EAD”), discounted
didiskontokan menggunakan suku bunga using the effective interest rate.
efektif.
a. Probability of Default (“PD”) a. Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu The probability at a point in time that
waktu dimana debitur mengalami a counterparty will default, calibrated
gagal bayar, dikalibrasikan sampai over up to 12 months from the
dengan periode 12 bulan dari tanggal reporting date (Stage 1) or over the
laporan (Stage 1) atau sepanjang lifetime of the product (Stage 2
umur (Stage 2 dan 3) dan and 3) and incorporated with the
digabungkan pada dampak asumsi impact of forward-looking economic
ekonomi masa depan yang memiliki assumptions that have an effect on
risiko kredit. PD diestimasikan pada credit risk. PD estimated at a point in
point in time dimana hal ini time that means it will fluctuate in
berfluktuasi sejalan dengan siklus line with the economic cycle.
ekonomi.
Halaman – 5/25 – Page
215
Page 240
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
I. Cadangan kerugian penurunan nilai aset I. Allowance for impairment losses of
keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
b. Loss Given Default (“LGD”) b. Loss Given Default (“LGD”)
Kerugian yang diperkirakan akan The loss that is expected to arise
timbul dari debitur yang mengalami on default, incorporating the impact
gagal bayar dengan menggabungkan of relevant forward-looking
dampak dari asumsi ekonomi masa economic assumptions (if any),
depan (jika perlu), yang relevan which represents the difference
dimana hal ini mewakili perbedaan between the contractual cash flows
antara arus kas kontraktual yang akan due and those that the Bank
jatuh tempo dengan arus kas yang expects to receive. The Bank
diharapkan untuk diterima. Bank estimates LGD based on the
mengestimasikan LGD berdasarkan historical recovery rates and
data historis dari tingkat pemulihan dan considers the recovery of all assets
memperhitungkan pemulihan yang managed by the Bank, take into
berasal dari seluruh aset yang dikelola account forward-looking economic
oleh Bank dengan mempertimbangkan assumptions.
asumsi ekonomi masa depan.
c. Exposure of Default (“EAD”) c. Exposure of Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur neraca pada The expected balance sheet
saat gagal bayar dengan exposure at the time of default,
mempertimbangkan bahwa perubahan taking into account that expected
ekspektasi yang diharapkan selama change in exposure over the
masa eksposur. Hal ini lifetime of the exposure. This
menggabungkan dampak penarikan incorporates the impact of
fasilitas yang committed, pembayaran drawdowns of committed facilities,
pokok dan bunga, amortisasi dan repayments of principal and
pembayaran dipercepat, bersama interest, amortisation and
dengan dampak asumsi ekonomi masa prepayments, with the impact of
depan. forward-looking economic
assumptions.
Kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) 12 12-month expected credit losses
bulan (Stage 1 - tidak mengalami (“ECL”) (Stage 1 - non-credit-
penurunan nilai) impaired)
ECL diakui pada saat pengakuan awal ECL are recognised at the time of initial
instrumen keuangan dan recognition of a financial instrument and
merepresentasikan kekurangan kas represent the lifetime cash shortfalls
sepanjang umur aset yang timbul dari arising from possible default events up
kemungkinan gagal bayar di masa yang to twelve months into the future from the
akan datang dalam kurun waktu dua belas reporting date. ECL continues to be
bulan sejak tanggal pelaporan. ECL terus determined on this basis until there is
ditentukan oleh dasar ini sampai timbul either a significant increase in the credit
peningkatan risiko kredit yang signifikan risk of an instrument or the instrument
pada instrumen tersebut atau instrumen becomes credit-impaired. If an
tersebut telah mengalami penurunan nilai instrument is no longer considered to
kredit. Jika suatu instrumen tidak lagi exhibit a significant increase in credit
dianggap menunjukkan peningkatan risiko risk, ECL will revert to being determined
kredit yang signifikan, maka ECL dihitung on a 12-months basis.
kembali berdasarkan basis 12 bulan.
Halaman – 5/26 – Page
216
Page 241
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
I. Cadangan kerugian penurunan nilai aset I. Allowance for impairment losses of
keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Peningkatan risiko kredit yang Significant increase in credit risk
signifikan (Stage 2) (Stage 2)
Jika aset keuangan mengalami If a financial asset experiences a
peningkatan risiko kredit yang signifikan significant increase in credit risk (“SICR”)
(“SICR”) sejak pengakuan awal, kerugian since initial recognition, an expected
kredit ekspektasian diakui atas kejadian credit loss is recognised for default
gagal bayar yang mungkin terjadi events that may occur over the lifetime
sepanjang umur aset. Peningkatan of the asset. Significant increase in credit
signifikan dalam risiko kredit dinilai dengan risk is assessed by comparing the risk of
membandingkan risiko gagal bayar atas default of an exposure at the reporting
eksposur pada tanggal pelaporan dengan date to the risk of default at origination
risiko gagal bayar saat pengakuan awal (after taking into account the passage of
(setelah memperhitungkan perjalanan time). Significant does not mean
waktu dari akun tersebut). Signifikan tidak statistically significant nor is it assessed
berarti signifikan secara statistik, juga tidak in the context of changes in ECL.
dinilai dalam konteks perubahan dalam Whether a change in the risk of default is
ECL. Perubahan atas risiko gagal bayar significant or not is assessed using a
dinilai signifikan atau tidak, dengan number of quantitative and qualitative
menggunakan sejumlah faktor kuantitatif factors, the weight of which depends on
dan kualitatif, yang bobotnya bergantung the type of product and counterparty.
pada tipe produk dan pihak lawan. Aset Financial assets that are 30 or more
keuangan dengan tunggakan 30 hari atau days past due and not credit-impaired
lebih dan tidak mengalami penurunan nilai will always be considered to have
akan selalu dianggap telah mengalami experienced a significant increase in
peningkatan risiko kredit yang signifikan. credit risk.
Bank menggunakan berbagai pengukuran The Bank uses a number of qualitative
kualitatif dan kuantitatif dalam menilai SICR and quantitative measures in assessing
seperti berikut: SICR as follows:
Pinjaman yang diberikan Loans
a. Kriteria kuantitatif a. Quantitative criteria
Eksposur dinilai berdasarkan Exposures are assessed based on
perubahan Behavioral Scoring dari movement in Behavioral Scoring
pengakuan awal sampai dengan from origination to the reporting
tanggal pelaporan dan nilai scoring date and their latest scoring on the
terakhir pada tanggal pelaporan. reporting date.
b. Kriteria kualitatif b. Qualitative criteria
Business banking Business banking
Seluruh aset dari debitur yang All assets of debtors that have been
termasuk dalam Early Alert Risiko placed on High Risk Early Alert
Tinggi (watchlist) dianggap memiliki (i.e. watchlist) are deemed to have
kenaikan signifikan atas kredit risiko. experienced a significant increase
Akun termasuk dalam Early Alert in credit risk. An account is placed
Risiko Tinggi jika menunjukkan risiko on High Risk Early Alert if it
atau potensi kelemahan material yang exhibits risk or potential
membutuhkan pemantauan, weaknesses of material nature
pengawasan atau perhatian lebih dari requiring closer monitoring,
manajemen. Aset yang dikelola oleh supervision or attention by
unit khusus pemulihan kredit, Asset management. All assets are
Recovery Management (“ARM”) dan managed by the recovery specialist
account yang telah direstrukturisasi unit, Asset Recovery Management
juga digolongkan telah mengalami (“ARM”) or restructured account
peningkatan risiko kredit yang also considered to have a
signifikan. significant increase in credit risk.
Halaman – 5/27 – Page
217
Page 242
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
I. Cadangan kerugian penurunan nilai aset I. Allowance for impairment losses of
keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Peningkatan risiko kredit yang Significant increase in credit risk
signifikan (Stage 2) (lanjutan) (Stage 2) (continued)
Bank menggunakan berbagai pengukuran The Bank uses a number of qualitative
kualitatif dan kuantitatif dalam menilai SICR and quantitative measures in assessing
seperti berikut: (lanjutan) SICR as follows: (continued)
Pinjaman yang diberikan (lanjutan) Loans (continued)
b. Kriteria kualitatif (lanjutan) b. Qualitative criteria (continued)
Retail Banking Retail Banking
Debitur dengan Day Past Due (“DPD”) Debtors with Day Past Due (“DPD”)
kurang dari 30 hari yang telah less than 30 days which have been
direstrukturisasi atau telah dikelola restructured or already managed by
oleh ARM digolongkan telah the ARM unit will be considered to
mengalami peningkatan risiko kredit have a significant increase in credit
yang signifikan. risk.
Efek-efek Securities
a. Kriteria kuantitatif b. a. Quantitative criteria
Bank menggunakan kriteria kuantitatif The Bank is utilising the same
yang sama dengan segmen Business quantitative criteria as the Business
Banking, yaitu berdasarkan perubahan Banking segments, which are
absolut dan relatif atas PD dari based on absolute and relative
pengakuan awal sampai dengan changes in PD from initial
tanggal pelaporan. recognition up to the reporting date.
b. Kriteria kualitatif c. b. Qualitative criteria
d.
Bank menggunakan menggunakan The Bank is utilising the same
kriteria kualitatif yang sama dengan qualitative criteria as the Business
segmen Business Banking, termasuk Banking segment, including being
penempatan pada Early Alert. placed on Early Alert.
Eksposur yang mengalami penurunan Credit impaired or defaulted
nilai kredit atau gagal bayar (Stage 3) exposures (Stage 3)
Aset hanya akan dianggap mengalami An asset is only considered credit
penurunan nilai dan kerugian kredit impaired and lifetime expected credit
ekspektasian sepanjang umurnya diakui, losses recognised, if there is observable
jika terdapat bukti objektif penurunan nilai objective evidence of impairment. These
yang dapat diobservasi. Faktor-faktor yang factors are similar to the indicators of
diobservasi ini serupa dengan indikator objective evidence of impairment under
bukti objektif penurunan nilai pada SFAS 239, this includes, amongst other
PSAK 239, termasuk antara lain aset gagal factors, assets in default or experiencing
bayar atau mengalami kesulitan keuangan significant financial difficulty, or
yang signifikan atau mengalami experiencing forbearance on impaired
forbearance atas kredit yang mengalami credit (mentioned as ‘Stage 3 asset’).
penurunan nilai (disebut sebagai ‘aset The measurement of expected credit
Stage 3’). Pengukuran kerugian kredit losses across all stages is required to
ekspektasian di seluruh tahapan aset reflect an unbiased and probability
diperlukan untuk mencerminkan jumlah weighted amount that is determined by
yang tidak bias dan rata-rata probabilitas evaluating a range of reasonably
tertimbang yang ditentukan dengan possible outcomes using reasonable and
mengevaluasi serangkaian kemungkinan supportable information about past
yang dapat terjadi menggunakan informasi events, current conditions and forecasts
yang wajar dan dapat didukung dengan of future economic conditions.
peristiwa di masa lampau, kondisi saat ini
dan proyeksi terkait dengan kondisi
ekonomis di masa depan.
Halaman – 5/28 – Page
218
Page 243
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
I. Cadangan kerugian penurunan nilai aset I. Allowance for impairment losses of
keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan Credit impaired or defaulted
nilai kredit atau gagal bayar (Stage 3) exposures (Stage 3) (continued)
(lanjutan)
Aset keuangan yang mengalami penurunan Financial assets that are credit impaired
nilai (atau gagal bayar) merupakan aset (or in default) represent those that are at
yang setidaknya telah memiliki tunggakan least 90 days past due in respect of
lebih dari 90 hari atas pokok dan/atau principal and/or interest or has certain
bunga atau memiliki peringkat kredit credit grades. Financial assets are also
tertentu. Aset keuangan juga dianggap considered to be credit impaired where
mengalami penurunan nilai kredit dimana the debtors are unlikely to pay on the
debitur kemungkinan besar tidak akan occurrence of one or more observable
membayar dengan terjadinya satu atau events that have a detrimental impact on
lebih kejadian yang teramati yang memiliki the estimated future cash flows of the
dampak menurunkan jumlah estimasi arus financial asset. Loss allowance against
kas masa depan dari aset keuangan credit impaired financial assets are
tersebut. Cadangan kerugian penurunan determined based on an assessment of
nilai terhadap aset keuangan yang the recoverable cash flows under a
mengalami penurunan nilai ditentukan range of scenarios, including the
berdasarkan penilaian terhadap arus kas realisation of any collateral held where
yang dapat dipulihkan berdasarkan appropriate.
sejumlah skenario, termasuk realisasi
jaminan yang dimiliki.
Untuk aset yang diukur pada biaya For assets measured at amortised cost,
perolehan diamortisasi, saldo di neraca the balance sheet amount reflects the
mencerminkan aset bruto dikurangi gross asset less the expected credit
kerugian kredit ekspektasian. Untuk losses. For debt instruments held at
instrumen utang dalam kategori FVOCI, FVOCI, the balance sheet amount
saldo di neraca mencerminkan nilai wajar reflects the instrument’s fair value, with
dari instrumen, dengan cadangan kerugian the expected credit loss allowance held
kredit ekspektasian dibukukan terpisah as a separate reserve within other
sebagai cadangan pada pendapatan comprehensive income.
komprehensif lain.
Akun kredit bermasalah dikelola oleh unit Credit impaired accounts are managed
ARM. Ketika ada sejumlah kewajiban by ARM unit. Where some of the
debitur yang dianggap tidak dapat debtor’s obligation is considered
diselesaikan, maka cadangan kerugian irrecoverable, Stage 3 credit impairment
penurunan nilai kredit Stage 3 akan provision is provided. This Stage 3
dibentuk. Cadangan kerugian penurunan provision is the difference between the
nilai Stage 3 ini adalah selisih antara loan carrying amount and the probability
jumlah pinjaman yang tercatat dan weighted present value of estimated
probabilitas tertimbang nilai sekarang dari future cash flows, reflecting minimum
estimasi arus kas masa depan yang telah two scenarios (among others typically
dihitung menggunakan minimum dua the best, worst or most likely recovery
skenario (antara lain dari hasil outcomes) where the Bank assigns
penyelesaian terbaik, terburuk atau yang individual probability weighting for each
paling mungkin) dimana Bank akan recovery scenario that has been
memberikan bobot probabilitas individu identified based on the workout plan for
untuk setiap skenario pemulihan yang each individual debtor. The cash flows
diidentifikasi berdasarkan rencana workout projection includes realisable collateral,
untuk masing-masing debitur individu. the values used will incorporate the
Proyeksi arus kas juga mencakup jaminan impact of forward-looking economic
yang dapat direalisasi, nilai-nilai yang information. The individual
digunakan akan memperhitungkan dampak circumstances of each debtor are
dari informasi ekonomi di masa mendatang considered when ARM estimates future
(forward-looking). Keadaan dari masing- cash flows and timing of future
masing debitur secara individu recoveries which involve significant
dipertimbangkan ketika ARM judgment.
memperkirakan arus kas masa depan dan
kapan penyelesaian kewajiban diterima
dengan memasukan unsur pertimbangan
yang signifikan.
Halaman – 5/29 – Page
219
Page 244
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
I. Cadangan kerugian penurunan nilai aset I. Allowance for impairment losses of
keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan Credit impaired or defaulted
nilai kredit atau gagal bayar (Stage 3) exposures (Stage 3) (continued)
(lanjutan)
Ketika pinjaman yang diberikan tidak When a loan is uncollectible, it is written-
tertagih, kredit tersebut dihapus buku off against the related allowance for
dengan menjurnal balik cadangan kerugian impairment losses. Such loans are
penurunan nilai. Kredit tersebut dapat written-off after all the necessary
dihapus buku setelah semua prosedur yang procedures have been completed and
diperlukan telah dilakukan dan jumlah the amount of the loss has been
kerugian telah ditentukan. Beban determined. Loss allowance relating to
penurunan nilai yang terkait dengan aset financial assets category as amortised
keuangan dengan kategori diukur pada cost are classified in “Allowance for
biaya perolehan diamortisasi impairment losses”.
diklasifikasikan ke dalam “Cadangan
kerugian penurunan nilai”.
Jika, pada tahun berikutnya, jumlah If, in a subsequent year, the amount of
kerugian penurunan nilai berkurang dan the impairment loss decreases and the
pengurangan tersebut dapat dikaitkan decrease can be related objectively to an
secara obyektif pada peristiwa yang terjadi event occurring after the impairment was
setelah penurunan nilai diakui (seperti recognised (such as an improvement in
meningkatnya peringkat kredit debitur), the debtor’s credit rating), the previously
maka kerugian penurunan nilai yang recognised impairment loss is reversed
sebelumnya diakui harus dipulihkan, by adjusting the allowance account. The
dengan menyesuaikan akun cadangan. amount of the reversal is recognised in
Jumlah pembalikan aset keuangan diakui the profit or loss.
pada laba rugi.
Penerimaan kemudian atas pinjaman yang Subsequent recoveries of loans written-
diberikan yang telah dihapusbukukan off are credited to the allowance for
dikreditkan dengan menyesuaikan akun impairment losses account.
cadangan kerugian penurunan nilai.
Cadangan kerugian penurunan nilai aset Allowance for impairment losses on loan
keuangan atas komitmen kredit yang commitments and guarantee contracts
diberikan dan kontrak jaminan keuangan
Kerugian kredit ekspektasian atas Expected credit loss on loan
komitmen kredit yang diberikan dan commitments and financial guarantees is
jaminan keuangan diakui pada liabilitas recognised as other liabilities. Where a
lain-lain. Jika instrumen keuangan financial instrument includes both
mencakup komponen aset keuangan dan financial asset and an undrawn
komitmen yang belum ditarik dan tidak commitment and it is not possible to
dapat dipisahkan atas kerugian kredit separately identify the expected credit
ekspektasian pada komponen ini, jumlah loss on these components, expected
kerugian kredit atas komitmen tersebut credit loss amounts on the loan
diakui bersamaan dengan kerugian kredit commitment are recognised together
atas aset keuangan. Dalam kondisi jumlah with expected credit loss amounts on the
kerugian kredit ekspektasian gabungan financial asset. To the extent the
melebihi jumlah tercatat bruto dari aset combined expected credit loss exceeds
keuangan, maka kerugian kredit the gross carrying amount of the
ekspektasian diakui sebagai liabilitas lain- financial asset, the expected credit loss
lain. is recognised as other liabilities.
Halaman – 5/30 – Page
220
Page 245
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen keuangan (lanjutan) d. Financial instruments (continued)
I. Cadangan kerugian penurunan nilai aset I. Allowance for impairment losses of
keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai aset Allowance for impairment losses on non-
nonproduktif earning assets
Aset nonproduktif adalah aset Bank, antara Non-earning assets consist of foreclosed
lain dalam bentuk agunan yang diambil collaterals, inter-office accounts and
alih, rekening antar kantor dan suspense suspense accounts.
account.
Bank membentuk cadangan kerugian The Bank provided an allowance for
penurunan nilai atas agunan yang diambil- impairment losses of foreclosed
alih pada nilai yang lebih rendah antara collaterals to the value of the lower of
nilai tercatat dan nilai wajar setelah carrying amount and fair value net of
dikurangi biaya untuk menjual. Sedangkan costs to sell. As for the inter-office
untuk rekening antar kantor dan suspense account and suspense account, lower
account, pada nilai yang lebih rendah value of carrying value and the recovery
antara nilai tercatat dan nilai pemulihan. value.
e. Penjabaran mata uang asing e. Foreign currency translation
Laporan keuangan konsolidasian disajikan The consolidated financial statements are
dalam Rupiah yang merupakan mata uang presented in Rupiah, which is the functional
fungsional dan penyajian Bank. and presentation currency of the Bank.
Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang Monetary assets and liabilities denominated
asing dijabarkan ke dalam Rupiah in foreign currency are translated into Rupiah
menggunakan kurs penutupan pada tanggal with the closing rate as at the reporting date
pelaporan dengan menggunakan kurs spot using Bank Indonesia’s spot rate in Reuters
Bank Indonesia di sistem Reuters pada pukul system at 16.00 WIB (Western Indonesian
16.00 WIB. Aset dan liabilitas nonmoneter Time). Non-monetary assets and liabilities in
dalam mata uang asing yang diukur foreign currency that are measured at
berdasarkan biaya perolehan diamortisasi amortised cost are denominated are
dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs pada translated into Rupiah with the exchange rate
tanggal pengakuan awal. Aset dan liabilitas as at the date of initial recognition. Non-
nonmoneter yang diukur berdasarkan nilai wajar monetary assets and liabilities in a foreign
dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs pada currency that are measured at fair value are
tanggal nilai wajar ditentukan. translated into Rupiah using the exchange
rates at the date when the fair value was
determined.
Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang Foreign exchange gains or losses resulting
berasal dari penyelesaian transaksi dalam mata from the settlement of transactions in foreign
uang asing dan dari penjabaran aset dan currency and from the translation at year-end
liabilitas moneter dalam mata uang asing exchange rates of monetary assets and
menggunakan nilai tukar pada akhir tahun liabilities denominated in foreign currencies
diakui dalam laba rugi, kecuali ketika are recognised in the profit or loss, except
ditangguhkan di ekuitas sebagai keuntungan when deferred in equity as gains or losses
atau kerugian dari transaksi yang memenuhi from qualifying cash flows hedging
syarat sebagai instrumen lindung nilai arus kas instruments or qualifying net investment
dan lindung nilai investasi neto. hedging instruments.
Seluruh keuntungan dan kerugian selisih kurs All foreign exchange gains and losses
yang diakui dalam laba rugi disajikan bersih recognised in the profit or loss are presented
dalam laporan laba rugi konsolidasian. net in the consolidated statements of profit or
loss.
Halaman – 5/31 – Page
221
Page 246
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Penjabaran mata uang asing (lanjutan) e. Foreign currency translation (continued)
Perubahan nilai wajar efek moneter yang Changes in the fair value of monetary
didenominasikan dalam mata uang asing yang securities denominated in foreign currency
diklasifikasikan sebagai FVOCI dipisahkan classified as FVOCI are analysed between
antara selisih penjabaran yang timbul dari translation differences resulting from changes
perubahan biaya perolehan diamortisasi efek in the amortised cost of the securities and
dan perubahan nilai tercatat efek lainnya. other changes in the carrying amount of the
Selisih penjabaran terkait dengan perubahan securities. Translation differences related to
biaya perolehan diamortisasi diakui di dalam changes in amortised cost are recognised in
laba rugi, dan perubahan nilai tercatat lainnya profit or loss, and other changes in carrying
diakui pada penghasilan komprehensif lain. amount are recognised in other
comprehensive income.
Selisih penjabaran aset dan liabilitas keuangan Translation differences on non-monetary
nonmoneter yang dicatat pada nilai wajar diakui financial assets and liabilities carried at fair
sebagai bagian keuntungan atau kerugian value are reported as part of gains or losses
perubahan nilai wajar. Sebagai contoh, selisih from changes in fair value. For example,
penjabaran aset dan liabilitas keuangan translation differences on non-monetary
nonmoneter seperti ekuitas yang dimiliki dan financial assets and liabilities such as
dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi diakui equities held at fair value through profit or
pada laporan laba rugi konsolidasian sebagai loss are recognised in consolidated
bagian keuntungan atau kerugian nilai wajar statements of profit or loss as part of the fair
dan selisih penjabaran pada aset nonmoneter value gain or loss and translation differences
seperti ekuitas yang diklasifikasikan sebagai on non-monetary assets such as equities
FVOCI diakui dalam pendapatan komprehensif classified as FVOCI financial assets are
lain. recognised in other comprehensive income.
Berikut ini adalah kurs mata uang asing utama Below are the major foreign currencies
yang digunakan untuk penjabaran ke dalam exchange rates used for translation into
Rupiah bersumber dari Reuters pada tanggal Rupiah from Reuters at 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023 (nilai penuh). and 2023 (full amount).
2024 2023
Pound Sterling 20,218.54 19,626.56 Pound Sterling
Franc Swiss 17,815.04 18,299.27 Swiss Franc
Euro 16,758.12 17,038.32 Euro
Dolar Amerika Serikat 16,095.00 15,397.00 United States Dollars
Dolar Singapura 11,844.58 11,676.34 Singapore Dollars
Dolar Kanada 11,201.59 11,629.59 Canadian Dollars
Dolar Australia 10,013.51 10,520.77 Australian Dollars
Dolar Selandia Baru 9,067.93 9,765.55 New Zealand Dollars
Yuan China 2,204.99 2,170.06 Chinese Yuan
Dolar Hong Kong 2,073.11 1,970.73 Hong Kong Dollars
Yen Jepang 103.03 108.88 Japanese Yen
Penjabaran mata uang asing dicatat sesuai Foreign currency translation is recorded in
dengan PSAK 221, “Pengaruh Perubahan Nilai accordance with SFAS 221, “The Effects of
Tukar Valuta Asing”. Changes in Foreign Exchange Rates”.
Halaman – 5/32 – Page
222
Page 247
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DESEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Transaksi dengan pihak berelasi f. Transactions with related parties
Grup melakukan transaksi dengan pihak The Group has transactions with related
berelasi. Sesuai dengan PSAK 224, parties. In accordance with SFAS 224,
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, yang “Related Partis Disclosure”, the meaning of a
dimaksud dengan pihak berelasi adalah orang related party is a person or entity that is
atau entitas yang berelasi dengan entitas related to a reporting entity as follows:
pelapor sebagai berikut:
a. Orang atau anggota keluarga terdekatnya a. A person or a close member of that
berelasi dengan entitas pelapor jika orang person’s family is related to a reporting
tersebut: entity if that person:
i. memiliki pengendalian atau i. has control or joint control over the
pengendalian bersama terhadap reporting entity;
entitas pelapor;
ii. memiliki pengaruh signifikan terhadap ii. has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
iii. personal manajemen kunci entitas iii. is member of the key management
pelapor atau entitas induk pelapor. personnel of the reporting entity of a
parent of the reporting entity.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas b. An entity is related to a reporting entity if
pelapor jika memenuhi hal-hal sebagai any of the following conditions applies:
berikut:
i. entitas dan entitas pelapor adalah i. the entity and the reporting entity
anggota dari kelompok usaha yang are members of the same group
sama (artinya entitas induk, entitas (which means that each parent,
anak dan entitas anak berikutnya subsidiary and fellow subsidiary is
terkait dengan entitas lain); related to the others);
ii. suatu entitas adalah entitas asosiasi ii. one entity is an associate or joint
atau ventura bersama bagi entitas lain venture of the other entity (or an
(atau entitas asosiasi atau ventura associate or joint venture of member
bersama yang merupakan anggota of a company of which the other
suatu kelompok usaha, dimana entitas entity is a member);
lain tersebut adalah anggotanya);
iii. kedua entitas tersebut adalah ventura iii.both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama; same third party;
iv. suatu entitas adalah ventura bersama iv. one entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity;
ketiga;
v. entitas tersebut adalah suatu program v. the entity is a post-employment
imbalan pasca kerja untuk imbalan benefit plan for the benefit of
kerja dari suatu entitas pelapor atau employees of either the reporting
entitas yang terkait dengan entitas entity or an entity related to the
pelapor; reporting entity;
vi. entitas yang dikendalikan atau vi. the entity controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in
diidentifikasi dalam butir (a); atau (a); or
vii. orang yang diidentifikasi, dalam butir vii. a person identified in (a) (i) has
(a) (i) memiliki pengaruh signifikan significant influence over the entity
terhadap entitas atau anggota or is a member of the key
manajemen kunci entitas (atau entitas management personnel of the entity
induk dari entitas). (or of a parent of the entity).
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak-pihak The nature of transactions and balances of
berelasi diungkapkan pada Catatan 44. accounts with related parties are disclosed in
the Note 44.
Halaman – 5/33 – Page
223
Page 248
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DESEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
g. Kas g. Cash
Kas terdiri dari kas di khasanah, kas di Cash comprised of cash in vault, cash in
anjungan tunai mandiri, dan kas kecil. automated teller machine, and petty cash.
Tidak terdapat kas yang digunakan sebagai There is no cash that used as collateral or
jaminan atau dibatasi penggunaannya. restricted.
Kas diklasifikasikan sebagai biaya perolehan Cash are classified as amortised cost. Refer
diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan to Note 2d for the accounting policy of
akuntansi atas aset keuangan yang diukur financial assets at amortised cost.
dengan biaya perolehan diamortisasi.
h. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain h. Current accounts with Bank Indonesia
and other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and
disajikan sebesar nilai nominal atau nilai saldo other banks are stated at face value or the
bruto, dikurangi dengan cadangan kerugian gross value of the outstanding balance, less
penurunan nilai, jika diperlukan. allowance for impairment losses, where
appropriate.
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan other banks are classified as amortised cost.
diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan Refer to Note 2d for the accounting policy of
akuntansi atas aset keuangan yang diukur financial assets at amortised cost.
dengan biaya perolehan diamortisasi.
i. Penempatan pada bank lain dan Bank i. Placements with other banks and Bank
Indonesia Indonesia
Penempatan pada bank lain dan Bank Placements with other banks and Bank
Indonesia merupakan penanaman dana dalam Indonesia represent placements in the form
bentuk Fasilitas Simpanan Bank Indonesia of Bank Indonesia Deposit Facility (“FASBI”),
(“FASBI”), Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Bank Indonesia Sharia Deposit Facility
Syariah (“FASBIS”), inter-bank call money, (“FASBIS”), inter-bank call money, fixed-term
penempatan fixed-term, deposito berjangka, placements, time deposits, negotiable
negotiable certificate of deposit dan lain - lain. certificate of deposit and others.
Penempatan pada bank lain dan Bank Placements with other banks and Bank
Indonesia disajikan sebesar biaya perolehan Indonesia are stated at amortised cost using
diamortisasi dengan menggunakan suku bunga effective interest rate less any allowance for
efektif dikurangi dengan cadangan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
Penempatan pada bank lain dan Bank Placements with other banks and Bank
Indonesia diklasifikasikan sebagai aset Indonesia are classified as financial assets at
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan amortised costs. Refer to Note 2d for the
diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan accounting policy of financial assets at
akuntansi atas aset keuangan yang diukur amortised costs.
dengan biaya perolehan diamortisasi.
Halaman – 5/34 – Page
224
Page 249
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
j. Efek-efek j. Marketable securities
Efek-efek yang dimiliki terdiri dari efek-efek yang Marketable securities consist of securities
diperdagangkan di pasar uang seperti Sekuritas traded in the money market such as
Bank Indonesia, obligasi korporasi, wesel tagih, Securities of Bank Indonesia, corporate
efek-efek yang diperdagangkan di bursa efek bond, export bills and securities traded on
dan penyertaan saham. the stock exchanges and investment in
shares.
Efek-efek diklasifikasikan sebagai aset Marketable securities are classified as
keuangan dalam kelompok yang diukur pada financial assets at fair value through profit or
nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar melalui loss, at fair value through other
pendapatan komprehensif lain, dengan biaya comprehensive income, at amortised cost.
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk Refer to Note 2d for the accounting policy of
kebijakan akuntansi atas aset keuangan dalam financial assets at fair value through profit or
kelompok yang diukur pada nilai wajar melalui loss, at fair value through other
laba rugi, nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income, at amortised cost.
komprehensif lain, dengan biaya perolehan
diamortisasi.
k. Obligasi Pemerintah k. Government bonds
Obligasi Pemerintah adalah surat utang yang Government bonds represent bonds issued
diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia by the Government of the Republic of
yang dibeli dari pasar. Indonesia purchased from the market.
Obligasi Pemerintah diklasifikasikan sebagai Government bonds are classified as financial
aset keuangan dalam kelompok yang diukur assets at fair value through profit or loss and
pada nilai wajar melalui laba rugi dan nilai wajar at fair value through other comprehensive
melalui pendapatan komprehensif lain. Lihat income. Refer to Note 2d for the accounting
Catatan 2d untuk kebijakan akuntansi atas aset policy of financial assets at fair value through
keuangan dalam kelompok yang diukur pada profit or loss and at fair value through other
nilai wajar melalui laba rugi dan nilai wajar comprehensive income.
melalui pendapatan komprehensif lain.
Investasi pada sukuk diklasifikasikan sebagai Investments in sukuk are classified as
aset keuangan yang diukur pada: (i) nilai wajar financial assets and measured at: (i) fair
melalui penghasilan komprehensif lain dan (ii) value through other comprehensive income
nilai wajar melalui laba rugi, sesuai dengan and (ii) fair value through profit or loss, in
PSAK 410, “Akuntansi Sukuk”. accordance with SFAS 410, “Accounting for
Sukuk”.
Halaman – 5/35 – Page
225
Page 250
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
k. Obligasi Pemerintah (lanjutan) k. Government bonds (continued)
Untuk investasi pada sukuk yang diklasifikasikan For investments in sukuk classified as
sebagai diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain, pada saat comprehensive income, the Bank records
pengakuan awal, Bank mencatat investasi pada investments in sukuk initially at acquisition
sukuk sebesar biaya perolehan ditambah biaya cost plus directly attributable transaction
transaksi yang dapat diatribusikan secara costs. Subsequent to initial recognition,
langsung untuk perolehan investasi pada sukuk. investments in sukuk measured at fair value
Setelah pengakuan awal, investasi pada sukuk through other comprehensive income are
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan stated at fair value. Difference between
komprehensif lain dinyatakan sebesar nilai acquisition cost and nominal value is
wajar. Selisih antara biaya perolehan dan nilai amortised using a straight line during the
nominal diamortisasi secara garis lurus selama period of sukuk and recognised in profit or
jangka waktu sukuk dan diakui dalam laba rugi. loss. Gain or loss from fair value changes
Keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai recognised in other comprehensive income.
wajar diakui dalam penghasilan komprehensif
lain.
Untuk investasi pada sukuk yang diklasifikasikan For investments in sukuk classified as
sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, measured at fair value through profit and
pada saat pengakuan awal, Bank mencatat loss, at initial recognition, the Bank records
investasi pada sukuk sebesar nilai wajarnya dan investments in sukuk at fair value and
biaya transaksi diakui secara langsung ke dalam transaction costs are recognised directly to
laporan laba rugi konsolidasian. Keuntungan dan the consolidated statement of profit or loss.
kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar Gains and losses arising from changes in fair
dan penjualan instrumen keuangan diakui di value and sales of these financial
dalam laporan laba rugi konsolidasian dan instruments are included directly in the
dicatat masing-masing sebagai “Keuntungan/ consolidated statement of profit or loss and
(kerugian) dari perubahan nilai wajar instrumen are reported respectively as “Gain/(loss) from
keuangan” dan “Keuntungan/(kerugian) dari changes in fair value of financial instruments”
penjualan instrumen keuangan”. and “Gain/(loss) from sale of financial
instruments”.
l. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual l. Securities purchased under resale
kembali dan efek-efek yang dijual dengan agreements and securities sold under
janji dibeli kembali repurchase agreements
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale
(reverse repo) disajikan sebagai tagihan sebesar agreements (reverse repo) are presented as
harga jual kembali yang disepakati dikurangi receivables at the agreed resale price net of
dengan selisih antara harga beli dan harga jual the difference between the purchase price
kembali disepakati (pendapatan bunga yang and agreed resale price (unearned interest
ditangguhkan) dan cadangan kerugian income) and allowance for impairment
penurunan nilai. Selisih antara harga beli dan losses. The difference between the purchase
harga jual kembali yang disepakati tersebut price and the agreed resale price are
diamortisasi dengan menggunakan suku bunga amortised using effective interest rate as
efektif sebagai pendapatan bunga selama interest income over the period, commencing
jangka waktu sejak efek-efek itu dibeli hingga from the acquisition date to the resale date.
saat dijual kembali.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale
(reverse repo) diklasifikasikan sebagai biaya agreements (reverse repo) are classified as
perolehan yang diamortisasi. Lihat Catatan 2d amortised cost. Refer to Note 2d for the
untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan accounting policy for financial assets that are
yang diklasifikasikan sebagai biaya perolehan classified as amortised cost.
yang diamortisasi.
Halaman – 5/36 – Page
226
Page 251
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual l. Securities purchased under resale
kembali dan efek-efek yang dijual dengan agreements and securities sold under
janji dibeli kembali (lanjutan) repurchase agreements (continued)
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold subject to repurchase
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam agreements are presented as liabilities in the
laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar consolidated statement of financial position
harga pembelian kembali, dikurangi dengan at the agreed repurchase price less
bunga dibayar dimuka yang belum diamortisasi. unamortised prepaid interest. The difference
Selisih antara harga jual dan harga beli kembali between the selling price and the agreed
diperlakukan sebagai biaya dibayar dimuka dan repurchase price is treated as prepaid
diakui sebagai beban selama jangka waktu interest and is recognised as an expense
sejak efek-efek tersebut dijual hingga dibeli over the period, commencing from the selling
kembali menggunakan metode suku bunga date to the repurchase date using effective
efektif. interest rate method.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under repurchase
kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas agreements are classified as financial
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan liabilities at amortised cost. Refer Note 2d for
diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan the accounting policy of financial liabilities at
akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur amortised cost.
dengan biaya perolehan diamortisasi.
m. Instrumen keuangan derivatif m. Derivative financial instruments
Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada Derivatives are initially recognised at fair
nilai wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan, value on the date of which a derivative
dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Nilai contract is entered into and are subsequently
wajar didapatkan dari nilai pasar yang ada remeasured at their fair values. Fair values
dalam pasar aktif, termasuk transaksi yang baru are obtained from quoted market prices in
terjadi di pasar dan teknik penilaian, termasuk active markets, including recent market
penggunaan analisis arus kas yang didiskonto transactions and valuation techniques,
dan penggunaan option pricing model. Derivatif including discounted cash flow and options
dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai wajar pricing models, as appropriate. All
positif dan sebagai liabilitas apabila memiliki derivatives are carried as assets when fair
nilai wajar negatif. value is positive and as liabilities when fair
value is negative.
Instrumen keuangan derivatif diklasifikasikan Derivative financial instruments are classified
sebagai instrumen keuangan yang diukur pada as financial instruments at fair value through
nilai wajar melalui laba rugi. Lihat Catatan 2d profit or loss. Refer Note 2d for the
untuk kebijakan akuntansi atas instrumen accounting policy of financial instruments at
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui fair value through profit or loss.
laba rugi.
n. Pinjaman yang diberikan n. Loans
Pinjaman yang diberikan adalah penyediaan Loans represent provision of cash or cash
uang atau tagihan yang dapat disetarakan equivalent based on agreements with
dengan kas, berdasarkan persetujuan atau borrowers, where borrowers are required to
kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur repay their debts with interest after a
yang mewajibkan debitur untuk melunasi utang specified period.
berikut bunganya setelah jangka waktu tertentu.
Pinjaman yang diberikan diklasifikasikan Loans are classified as financial assets at
sebagai aset keuangan yang diukur dengan amortised costs. Refer to Note 2d for the
biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2d accounting policy of financial assets at
untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan amortised costs.
yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi.
Halaman – 5/37 – Page
227
Page 252
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Pinjaman yang diberikan (lanjutan) n. Loans (continued)
Pinjaman sindikasi, pinjaman dalam rangka Syndicated loans, direct financing and joint
pembiayaan langsung dan pembiayaan bersama financing, and channeling loans are recorded
serta kredit penerusan dicatat sesuai dengan according to the proportion of risks borne by
porsi pinjaman yang risikonya ditanggung oleh the Bank and stated at amortised cost.
Bank dinyatakan sebesar biaya perolehan
diamortisasi.
Restrukturisasi pinjaman dilakukan terhadap Loan restructuring is performed for debtors
debitur yang mengalami kesulitan untuk who are facing difficulties fulfilling their
memenuhi kewajibannya, yang dilakukan antara obligation, which is done through interest
lain melalui penurunan suku bunga pinjaman, rate discount, extension of loan period, and
perpanjangan jangka waktu pinjaman, dan changes of loan facilities.
perubahan fasilitas pinjaman.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi Losses on loan restructuring in respect of
pinjaman yang berkaitan dengan modifikasi modification of the terms of the loans are
persyaratan pinjaman diakui bila nilai sekarang recognised only if the present value of total
dari jumlah penerimaan kas yang akan datang future cash receipts specified by the new
yang telah ditentukan dalam persyaratan terms of the loans, including both receipts
pinjaman yang baru, termasuk penerimaan yang designated as interest and those designated
diperuntukkan sebagai bunga maupun pokok, as loan principal, are less than the carrying
adalah lebih kecil dari nilai pinjaman yang amount of loans before restructuring. The
diberikan yang tercatat sebelum restrukturisasi. losses on loan restructuring is charged in
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi profit or loss as “modification loss of financial
tersebut dibebankan pada laba rugi sebagai assets”.
“kerugian atas modifikasi aset keuangan”.
o. Tagihan dan liabilitas akseptasi o. Acceptance receivables and payables
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai aset Acceptance receivables are classified as
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan financial assets at amortised costs. Refer to
diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan Note 2d for the accounting policy of financial
akuntansi atas aset keuangan yang diukur assets at amortised costs.
dengan biaya perolehan diamortisasi.
Liabilitas akseptasi diklasifikasikan sebagai Acceptance payables are classified as
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya financial liabilities at amortised cost. Refer to
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk Note 2d for the accounting policy of financial
kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan liabilities at amortised cost.
yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi.
p. Beban dibayar dimuka p. Prepayments
Beban dibayar dimuka adalah beban yang telah Prepayments are expenses which have been
dikeluarkan tetapi belum diakui sebagai biaya incurred but have not been recognised as
pada periode terjadinya. Beban dibayar dimuka expense in the related period. Prepayments
akan diakui sebagai biaya pada laba rugi pada are recognised as expenses in profit or loss
saat diamortisasi sesuai dengan masa during the amortisation in accordance with
manfaatnya. the expected period of benefit.
q. Aset tetap q. Fixed assets
Tanah dan bangunan Bank disajikan sebesar The Bank’s land and buildings are shown at
nilai wajar, dikurangi akumulasi penyusutan dan fair value, less accumulated depreciation
cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). and impairment losses (if any). Valuation of
Penilaian terhadap tanah dan bangunan land and buildings are performed by external
dilakukan oleh penilai independen eksternal independent valuers with certain
yang telah memiliki sertifikasi. qualifications.
Halaman – 5/38 – Page
228
Page 253
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
q. Aset tetap (lanjutan) q. Fixed assets (continued)
Penilaian atas tanah dan bangunan tersebut Valuations of land and buildings are
dilakukan secara berkala untuk memastikan performed regularly to ensure that the fair
bahwa nilai wajar aset yang direvaluasi tidak value of revalued assets does not differ
berbeda secara material dengan nilai materially from its carrying amount. Any
tercatatnya. Akumulasi penyusutan pada accumulated depreciation at the date of
tanggal revaluasi dieliminasi terhadap nilai revaluation is eliminated against the gross
tercatat bruto aset, dan nilai bersihnya disajikan carrying amount of the assets, and the net
kembali sebesar nilai revaluasian aset tersebut. amount is restated to the revalued amount of
the assets.
Selisih atas revaluasi tanah dan bangunan The difference resulting from the revaluation
dikreditkan ke akun “surplus revaluasi aset of land and buildings is credited to the
tetap” yang disajikan pada bagian ekuitas. “revaluation surplus of fixed asset” account
Surplus revaluasi aset tetap selanjutnya presented in the equity section. The
dialihkan kepada saldo laba saat aset tersebut revaluation surplus of fixed assets is
dihentikan pengakuannya. Penurunan yang transferred directly to retained earnings
menghapus nilai kenaikan yang sebelumnya when the assets is derecognised. Decreases
atas aset yang sama dibebankan terhadap that offset previous increases of the same
“surplus revaluasi aset tetap” sebagai bagian asset are debited against “revaluation
dari laba komprehensif, penurunan lainnya surplus of fixed asset” as part of other
dibebankan pada laporan laba rugi. comprehensive income, all other decreases
are charged to the profit or loss.
Aset tetap, selain tanah dan bangunan, diakui Fixed assets other than land and buildings
sebesar harga perolehan setelah dikurangi are recognised at cost less accumulated
akumulasi penyusutan. depreciation.
Kecuali tanah, semua aset tetap disusutkan Fixed assets, except land, are depreciated
dengan menggunakan metode garis lurus using the straight line method based on the
sepanjang estimasi masa manfaat aset yang estimated useful lives as follows:
bersangkutan sebagai berikut:
Tahun/ Tarif/
Years Rates
Bangunan 20 5% Buildings
Peralatan kantor 4-8 12.5% - 25% Office equipment
Kendaraan bermotor 4 25% Motor vehicles
Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode The assets’ residual values, useful lives and
penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan, depreciation method are reviewed and
pada setiap akhir periode pelaporan. adjusted if appropriate, at the end of each
reporting period.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui Subsequent costs are included in the asset’s
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau carrying amount or recognised as a
sebagai aset yang terpisah sebagaimana separate assets, as appropriate, only when
mestinya, hanya jika kemungkinan besar Bank it is probable that future economic benefits
akan mendapatkan manfaat ekonomis masa associated with the item will flow to the Bank
depan berkenaan dengan aset tersebut dan and the cost of the item can be measured
biaya perolehan aset dapat diukur dengan reliably. The carrying amount of the replaced
handal. Nilai tercatat komponen yang diganti part is derecognised. Repairs and
tidak lagi diakui. Biaya perbaikan dan maintenance costs are charged to the
pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan consolidated statement of profit or loss when
laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya. incurred.
Halaman – 5/39 – Page
229
Page 254
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
q. Aset tetap (lanjutan) q. Fixed assets (continued)
Apabila nilai tercatat aset lebih besar dari nilai When the carrying amount of an assets is
yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset greater than its estimated recoverable
diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat amount, it is written down immediately to its
diperoleh kembali, dengan menggunakan nilai recoverable amount, which is determined as
tertinggi antara harga jual neto dan nilai pakai. the higher of net selling price or value in
use.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of fixed assets is derecognised
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat upon disposal or when no future economic
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang benefits are expected from its use or
diharapkan dari penggunaan atau disposal. Any gain or loss arising on
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari derecognition of the assets (calculated as
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai the difference between the proceeds from
perbedaan antara jumlah hasil penjualan bersih the disposal and the carrying amount of the
dan jumlah tercatat dari aset) diperhitungkan asset) is included in the consolidated
dalam laporan laba rugi konsolidasian pada statement of profit or loss in the period such
periode aset tersebut dihentikan pengakuannya. assets is derecognised.
Akumulasi biaya konstruksi bangunan, biaya The accumulated costs of the construction of
pengembangan/implementasi perangkat lunak, buildings, costs of the software
dan pemasangan peralatan kantor, development/implementation, and the
dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian. installation of office equipments are
Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap capitalised as construction in progress.
pada saat proses konstruksi/pemasangan These costs are reclassified to fixed assets
selesai atau aset tersebut siap digunakan. accounts when the construction/ installation
Penyusutan mulai dibebankan pada tanggal is complete or the assets are ready to be
yang sama. used. Depreciation is charged from such
date.
r. Aset lain-lain r. Other assets
Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi Letter Other assets include of Letter of Credit
of Credit, agunan yang diambil alih, piutang transaction receivables, foreclosed
bunga, uang muka, suspense account dan lain- collaterals, interest receivables, advances,
lain. suspense accounts and others.
Aset lain-lain disajikan sebesar nilai tercatat Other assets are stated at the carrying
setelah dikurangi dengan cadangan kerugian amounts less allowance for impairment
penurunan nilai. losses.
Bank mengakui kerugian penurunan nilai aset The Bank recognised impairment value of
apabila taksiran jumlah yang dapat diperoleh assets if the recoverable amount of assets is
kembali (recoverable amount) dari suatu aset lower than the carrying amount. At the
lebih rendah dari nilai tercatatnya. Pada setiap statement of financial position date, the Bank
tanggal laporan posisi keuangan, Bank evaluates the recoverable amount of assets
melakukan penelaahan untuk menentukan to determine whether there is any indication
apakah terdapat indikasi penurunan nilai. of assets impairment. Reversal of the
Pembalikan penurunan nilai diakui sebagai recoverable amount of assets is recognised
keuntungan di laba rugi pada saat terjadinya as gain in profit or loss when incurred.
pembalikan.
Halaman – 5/40 – Page
230
Page 255
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
r. Aset lain-lain (lanjutan) r. Other assets (continued)
Agunan yang diambil alih Foreclosed collaterals
Agunan yang diambil alih merupakan jaminan Foreclosed collaterals represent loans
kredit yang diberikan yang telah diambil alih collateral acquired in settlement of loans. The
sebagai bagian dari penyelesaian kredit yang Bank has a policy to sell foreclosed
diberikan. Bank memiliki kebijakan untuk selalu collaterals to settle debtors’ liabilities.
berusaha menjual agunan yang diambil alih.
Pada saat pengakuan awal, agunan yang Foreclosed collaterals acquired in
diambil alih sehubungan dengan penyelesaian conjunction with settlement of loans are
kredit dicatat sebesar nilai wajar setelah initially recorded at their fair value less costs
dikurangi biaya untuk menjualnya tetapi tidak to sell but not exceeding the carrying value of
melebihi nilai tercatat kredit yang diberikan. the loans. The Bank does not recognise any
Bank tidak mengakui keuntungan pada saat gains relating to the acquisition of foreclosed
pengambilalihan agunan. Selisih lebih antara collaterals. The excess between uncollectible
saldo kredit yang tidak dapat ditagih dengan loans balance and net realizable value of
nilai bersih agunan yang diambil alih yang dapat foreclosed collaterals is charged to allowance
direalisasikan dibebankan pada penyisihan for impairment losses.
penghapusan.
Setelah pengakuan awal, agunan yang diambil Subsequent to initial recognition, foreclosed
alih dicatat pada nilai yang lebih rendah antara collaterals are stated at the lower of carrying
nilai tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi amount and fair value less costs to sell. The
biaya untuk menjual. Selisih antara nilai agunan difference between the value of the
yang diambil alih dengan sisa pokok pinjaman foreclosed collaterals and the outstanding
yang diberikan, jika ada, dibebankan ke laba loans principal, if any, is charged to the
rugi periode berjalan. Selisih antara nilai agunan current period profit or loss. Any difference
yang diambil alih dan hasil penjualannya diakui between the value of the foreclosed
sebagai keuntungan atau kerugian pada saat collaterals and the proceeds from its sale is
penjualan agunan yang bersangkutan. recognised as a gain or loss on sale of the
foreclosed collaterals.
Biaya-biaya yang berkaitan dengan The cost of maintenance of foreclosed
pemeliharaan agunan yang diambil alih collaterals is charged to the profit or loss
dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. when incurred.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat If there is any permanent impairment losses
permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi occurred, the carrying value will be charged
untuk mengakui penurunan tersebut dan to recognise the impairment losses and the
kerugiannya dibebankan pada laba rugi losses to be charged to the current period
konsolidasian periode berjalan. consolidated statements of profit or loss.
s. Liabilitas segera s. Obligations due immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya Obligations due immediately are recorded at
liabilitas atau diterima perintah dari pemberi the time of the obligations occurred or receipt
amanat, baik dari masyarakat maupun dari bank of transfer order from customers or other
lain. banks.
Liabilitas segera diklasifikasikan sebagai liabilitas Obligations due immediately are classified as
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan financial liabilities at amortised cost. Refer to
diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan Note 2d for the accounting policy of financial
akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur liabilities at amortised cost.
dengan biaya perolehan diamortisasi.
Halaman – 5/41 – Page
231
Page 256
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
t. Simpanan nasabah dan simpanan dari bank t. Deposits from customers and deposits
lain from other banks
Simpanan nasabah adalah dana yang Deposits from customers are the fund trusted
dipercayakan oleh masyarakat (di luar bank) by customers (exclude banks) to the Bank
kepada Bank berdasarkan perjanjian based on fund deposits agreements.
penyimpanan dana. Termasuk dalam pos ini Included in this account are current accounts,
adalah giro, tabungan, deposito berjangka dan saving accounts, time deposits and
sertifikat deposito. certificates of deposits.
Tabungan wadiah merupakan simpanan pihak Wadiah savings deposits represent third
ketiga yang mendapatkan bonus berdasarkan party funds which earn bonuses based on
kebijaksanaan Bank. Tabungan wadiah the Bank’s policy. Wadiah savings deposits
dinyatakan sebesar nilai nominal pemegang are stated at the nominal value placed by the
tabungan di Bank. depositors.
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas Deposits from other banks represent liabilities
terhadap bank lain, baik lokal maupun luar to other banks, both domestic and overseas
negeri, dalam bentuk giro, tabungan, deposito banks, in the form of current and saving
berjangka dan interbank call money. accounts, time deposits and inter-bank call
money.
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain Deposits from customers and deposits from
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang other banks are classified as financial
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. liabilities at amortised cost. Incremental costs
Biaya tambahan yang dapat diatribusikan directly attributable to acquisition of deposits
secara langsung dengan perolehan simpanan from customers and deposits from other
nasabah dan simpanan dari bank lain banks are deducted from the amount of
dikurangkan dari jumlah simpanan nasabah dan deposits from customers and deposits from
simpanan dari bank lain. Lihat Catatan 2d untuk other banks. Refer to Note 2d for the
kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan accounting policy for financial liabilities at
yang diukur dengan biaya perolehan amortised cost.
diamortisasi.
u. Pinjaman yang diterima dan pinjaman u. Borrowing and subordinated debt
subordinasi
Pinjaman yang diterima merupakan dana yang Borrowing represents funds received from
diterima dari bank lain, Bank Indonesia atau other banks, Bank Indonesia or other parties
pihak lain dengan kewajiban pembayaran with the obligation of repayment in
kembali sesuai dengan persyaratan perjanjian accordance with the requirement of the loans
pinjaman. agreement.
Pinjaman yang diterima dan pinjaman Borrowing and subordinated debt are
subordinasi diklasifikasikan sebagai liabilitas classified as financial liabilities at amortised
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan cost. Instrument costs directly attributable to
diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat acquisition of borrowing are deducted from
diatribusikan secara langsung dengan the amount of borrowing. Refer to Note 2d for
perolehan pinjaman dikurangkan dari pinjaman the accounting policy for financial liabilities at
yang diterima. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan amortised cost.
akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi.
Halaman – 5/42 – Page
232
Page 257
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Pendapatan bunga dan pendapatan syariah, v. Interest income and sharia income, and
dan beban bunga dan beban syariah interest expense and sharia expense
(i) Konvensional (i) Conventional
Pendapatan bunga atas aset keuangan Interest income for financial assets held
Bank yang diukur dengan nilai wajar at either fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain atau comprehensive income or amortised
biaya perolehan diamortisasi dan beban cost and interest expense on all financial
bunga atas perolehan seluruh liabilitas liabilities held at amortised cost are
keuangan yang diukur dengan biaya recognised in profit or loss using the
perolehan diamortisasi, diakui pada laba effective interest method.
rugi berdasarkan suku bunga efektif.
Pendapatan bunga atas aset keuangan Interest income for financial assets that
yang diukur dengan nilai wajar melalui are either held at fair value through other
penghasilan komprehensif lain atau biaya comprehensive income or amortised
amortisasi yang mengalami penurunan nilai cost that have become credit impaired
setelah pengakuan awal (Stage 3) diakui subsequent to initial recognition
berdasarkan suku bunga efektif kredit yang (Stage 3) is recognised using adjusted
disesuaikan. Tingkat bunga ini dihitung credit effective interest rate. This rate is
dengan cara yang sama dalam perhitungan calculated in the same manner as the
suku bunga efektif kecuali bahwa cadangan effective interest rate except that
kerugian kredit ekspektasian sudah expected credit losses are included in
termasuk dalam arus kas ekspektasian. the expected cash flows. Interest income
Oleh karenanya, pendapatan bunga diakui is therefore recognised on the amortised
atas aset keuangan dalam klasifikasi biaya cost of the financial assets including
perolehan diamortisasi termasuk kerugian expected credit losses. Should the credit
kredit ekspektasian. Dalam kondisi risiko risk on a Stage 3 financial assets
kredit atas aset keuangan Stage 3 improve such that the financial assets is
mengalami perbaikan sehingga aset no longer considered credit impaired,
keuangan tidak lagi dipertimbangkan interest income recognition calculated
mengalami penurunan nilai, pengakuan based on gross carrying value of the
pendapatan bunga dihitung berdasarkan financial assets.
nilai tercatat bruto aset keuangan.
(ii) Syariah (ii) Sharia
Pendapatan syariah terdiri dari keuntungan Sharia income represents profit from
murabahah, pendapatan ijarah muntahiyah murabahah, ijarah muntahiyah bittamlik
bittamlik, bagi hasil pembiayaan income, mudharabah and musyarakah
mudharabah dan musyarakah serta financing profit sharing income and
pendapatan qardh. qardh income.
Keuntungan murabahah dan pendapatan Murabahah and ijarah muntahiyah
ijarah muntahiyah bittamlik diakui selama bittamlik income is recognised over the
periode akad berdasarkan konsep akrual. period of the agreement based on
Pendapatan bagi hasil pembiayaan accrual basis. Mudharabah and
mudharabah dan musyarakah diakui pada musyarakah income is recognised when
saat diterima atau dalam periode terjadinya cash is received or in a period where the
hak bagi hasil sesuai porsi bagi hasil right of revenue sharing is due based on
(nisbah) yang disepakati. Pendapatan dari agreed portion. Qardh income is
transaksi qardh diakui pada saat diterima. recognised upon receipt.
Hak pihak ketiga atas bagi hasil milik Third parties’ share on the return of fund
nasabah didasarkan pada prinsip owners’ share is based on the principle
mudharabah. Pendapatan yang dibagikan of Mudharabah. The profit sharing is
adalah pendapatan yang telah diterima. determined on a cash basis. Distribution
Pembagian laba dilakukan berdasarkan of profit sharing is based on the profit
prinsip bagi hasil yaitu dihitung dari sharing principle which is calculated
pendapatan yang diterima berupa laba from the gross profit margin.
bruto (gross profit margin).
Halaman – 5/43 – Page
233
Page 258
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
w. Pendapatan dan beban provisi dan komisi w. Fee and commissions income and
expense
Pendapatan dan beban provisi dan komisi yang Fees and commissions income and expense
dapat diatribusikan secara langsung kepada directly attributable to lending activity are
aktivitas peminjaman diakui sebagai pengurang recognised as a deduction and addition of
dan penambah biaya pinjaman dan nilai tercatat lending cost and will be recognised as
atas pinjaman tersebut akan diamortisasi interest income and expense by amortising
sebagai pendapatan dan beban bunga dengan the carrying value of loans using effective
menggunakan metode suku bunga efektif. interest rate method.
Pada umumnya pendapatan dan beban provisi Fees and commissions income and expense
dan komisi diakui menggunakan basis akrual are generally recognised on an accrual basis
pada saat jasa telah diberikan. Pendapatan when the service has been provided. Loans
provisi atas komitmen memberikan pinjaman commitment fees for loans that are likely to
yang kemungkinan besar akan dicairkan be drawn down (together with attributable
(bersama-sama dengan biaya transaksi lain costs) are recognised as an adjustment to
yang diatribusikan secara langsung) diakui the effective interest rate on the loans.
sebagai penyesuaian atas suku bunga efektif Provision fees of syndication loans are
atas pinjaman yang diberikan. Pendapatan recognised as revenue when the syndication
provisi atas pinjaman sindikasi diakui sebagai has been completed and the Bank has
pendapatan ketika proses sindikasi telah retained no part of the loans package for
selesai dan Bank tidak ambil bagian dalam itself or has retained a part at the same
pinjaman sindikasi atau telah mengambil bagian effective interest rate as the other
atas pinjaman sindikasi dengan suku bunga participants.
efektif yang sama dengan peserta lainnya.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions income which are not
berkaitan dengan kegiatan pemberian pinjaman related to lending activities and a specific
dan jangka waktu tertentu diakui sebagai period are recognised as revenues at the
pendapatan pada saat terjadinya transaksi. transaction date.
Pendapatan provisi dan komisi yang timbul dari Fees and commissions arising from
negosiasi atau partisipasi dalam negosiasi atas negotiating or participating in the negotiation
transaksi dengan pihak ketiga diakui pada saat of a transaction for a third party are
penyelesaian transaksi yang mendasarinya. recognised on completion of the underlying
transaction.
x. Perpajakan x. Taxation
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak The tax expense comprises current and
tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi deferred tax. Tax is recognised in the
konsolidasian, kecuali jika pajak tersebut terkait consolidated statement of profit or loss,
dengan transaksi atau kejadian yang diakui di except to the extent that it relates to items
pendapatan komprehensif lain atau langsung recognised in other comprehensive income
diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut or directly in equity. In this case, the tax is
masing-masing diakui dalam pendapatan also recognised in other comprehensive
komprehensif lain atau ekuitas. income or directly in equity, respectively.
Semua perbedaan temporer antara jumlah Deferred income tax is provided using the
tercatat aset dan liabilitas dengan dasar balance sheet liability method, for all
pengenaan pajaknya diakui sebagai pajak temporary differences arising between the
tangguhan dengan metode liabilitas laporan tax bases of assets and liabilities and their
keuangan (balance sheet liability method). Tarif carrying values for financial reporting
pajak yang berlaku saat ini dipakai untuk purposes. Current enacted tax rates are
menentukan pajak tangguhan. used to determine deferred income tax.
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar A deferred tax asset is recognised to the
kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal pada extent that it is probable that future taxable
masa mendatang akan memadai untuk profits will be available against which the
mengkompensasi perbedaan temporer yang deferred tax asset arising from temporary
menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut. differences can be utilised.
Halaman – 5/44 – Page
234
Page 259
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
x. Perpajakan (lanjutan) x. Taxation (continued)
Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan Deferred income tax assets and liabilities are
dapat saling hapus apabila terdapat hak yang offset when there is a legally enforceable
berkekuatan hukum untuk melakukan saling right to offset current tax assets against
hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas current tax liabilities and when the deferred
pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak income taxes assets and liabilities relate to
penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas income taxes levied by the same taxation
perpajakan yang sama, baik atas entitas kena authority on either the same taxable entity or
pajak yang sama ataupun berbeda dan adanya different taxable entities where there is an
niat untuk melakukan penyelesaian saldo-saldo intention to settle the balances on a net
tersebut secara neto. basis.
Perpajakan dicatat sesuai dengan PSAK 212, Taxation is recorded in accordance with
"Pajak Penghasilan". SFAS 212, “Income Taxes”.
y. Liabilitas imbalan pasca kerja y. Post-employee benefits
Kewajiban pensiun Pension obligations
Bank menyediakan program pensiun dengan The Bank provides a minimum amount of
imbalan minimal tertentu sesuai dengan UU pension benefits in accordance with the
Ketenagakerjaan yang berlaku. Karena UU applicable Labor Law. Since the Labor Law
Ketenagakerjaan menentukan rumus tertentu sets the formula for determining the minimum
untuk menghitung jumlah minimal imbalan amount of benefits, in substance, pension
pensiun, pada dasarnya, program pensiun plans under Labor Law represent defined
berdasarkan UU Ketenagakerjaan adalah benefit plans.
program imbalan pasti.
Program pensiun imbalan pasti adalah program A defined benefit plan is a pension plan
pensiun yang menetapkan jumlah imbalan programs where the pension amount to be
pensiun yang akan diterima oleh karyawan pada received by employees at the time of
saat pensiun, biasanya berdasarkan pada satu retirement will depend on one or more
faktor atau lebih seperti usia, masa kerja atau factors such as age, years of service or
kompensasi. compensation.
Liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui di The post-employee benefits liability
laporan posisi keuangan adalah nilai kini recognised in the consolidated statement of
kewajiban imbalan pasti pada tanggal laporan financial position in respect of defined
posisi keuangan konsolidasian dikurangi nilai pension benefit plan is the present value of
wajar aset program, serta disesuaikan dengan the defined benefit obligation at the statement
keuntungan/kerugian aktuarial dan biaya jasa of financial position date less the fair value of
lalu yang belum diakui. Liabilitas imbalan pasca the plan assets, adjusted for unrecognised
kerja dihitung setiap tahun oleh aktuaris actuarial gains or losses and past service
independen menggunakan metode projected costs. The present value of defined benefit
unit credit. Nilai kini liabilitas imbalan pasca obligation is calculated annually by
kerja ditentukan dengan mendiskontokan independent actuaries using the projected
estimasi arus kas keluar masa depan dengan unit credit method. The present value of the
menggunakan tingkat bunga obligasi defined benefit obligation is determined by
Pemerintah (dengan pertimbangan saat ini tidak discounting the estimated future cash
ada pasar aktif untuk obligasi korporasi outflows using interest rates of Government
berkualitas tinggi) dalam mata uang yang sama bonds (considering currently there is no deep
dengan mata uang imbalan yang akan market for high-quality corporate bonds) that
dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang are denominated in the currency in which the
lebih sama dengan waktu jatuh tempo imbalan benefit will be paid, and that have the terms
yang bersangkutan. to maturity approximating the terms of the
related pension liability.
Halaman – 5/45 – Page
235
Page 260
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Liabilitas imbalan pasca kerja (lanjutan) y. Post-employee benefits (continued)
Kewajiban pension (lanjutan) Pension obligations (continued)
Perubahan liabilitas imbalan kerja yang timbul Change in employee benefits liability from
atas liabilitas imbalan pasca kerja dari post-employee benefits liability arising from
penyesuaian dan perubahan dalam asumsi- experience adjustments and changes in
asumsi aktuarial langsung diakui seluruhnya actuarial assumptions are directly recognised
melalui penghasilan komprehensif lain. in other comprehensive income. Accumulated
Akumulasi pengukuran kembali dilaporkan di remeasurements are reported in retained
saldo laba. earnings.
Biaya jasa lalu yang timbul dari amendemen Past service costs arising from amendment
atau kurtailmen program diakui sebagai beban or curtailment programs are recognised as
dalam laba rugi pada saat terjadinya. expense in profit or loss when incurred.
Bank menyelenggarakan program pensiun iuran The Bank has implemented a defined
pasti untuk karyawan tetap. Iuran dana pensiun contribution retirement program for its
yang ditempatkan pada entitas terpisah permanent employees. Contribution to the
ditanggung bersama oleh karyawan dan Bank. retirement funds were placed into a separate
Jumlah kontribusi dari Bank dan hasil entity are paid by the employees and the
pengembangan investasinya diperhitungkan Bank. Total contribution from the Bank and its
sebagai bagian dari kewajiban imbalan pasti investment growth result is accounted as part
sesuai dengan UU Ketenagakerjaan yang of defined benefit liabilities in accordance
berlaku. with the applicable Labor Law.
Imbalan kerja dicatat sesuai dengan PSAK 219, Employee benefits are recorded in
“Imbalan Kerja”. accordance with SFAS 219, “Employee
Benefits”.
z. Biaya emisi z. Issuance costs
Biaya emisi saham Stock issuance costs
Biaya emisi saham disajikan sebagai pengurang Stock issuance costs are deducted from
dari tambahan modal disetor. additional paid-in capital.
Biaya emisi efek-efek yang diterbitkan Marketable securities issuance costs
Biaya emisi efek-efek yang diterbitkan langsung Marketable securities issuance costs are
dikurangi dari hasil emisi dalam rangka deducted directly from the proceeds of the
menentukan hasil emisi bersih. Selisih antara related securities to determine the net
hasil emisi bersih dan nilai nominal dari efek- proceeds. The differences between the net
efek yang diterbitkan merupakan biaya transaksi proceeds and nominal values of the
atau diskonto yang diamortisasi selama jangka marketable securities are considered as
waktu efek-efek yang diterbitkan tersebut transaction cost or discounts, which are
dengan menggunakan metode suku bunga amortised using the effective interest rate
efektif. method over the term of the marketable
securities.
aa. Laba bersih per saham aa. Earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share are calculated by
membagi laba yang dapat diatribusikan kepada dividing income attributable to shareholders
pemegang saham dengan jumlah rata-rata for the year by the weighted average number
tertimbang saham biasa yang beredar of ordinary shares outstanding during the
sepanjang tahun. year.
Halaman – 5/46 – Page
236
Page 261
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
aa. Laba bersih per saham (lanjutan) aa. Earnings per share (continued)
Laba bersih per saham dicatat sesuai dengan Earnings per share is recorded in
PSAK 233, “Laba Per Saham”. accordance with SFAS 233, “Earnings Per
Share”.
ab. Transaksi sewa ab. Leases transaction
Pada tanggal permulaan kontrak, Bank menilai At the inception of a contract, the Bank
apakah kontrak merupakan atau mengandung assesses whether the contract is or contains
sewa. Suatu kontrak merupakan atau a lease. A contract is or contains a lease if
mengandung sewa jika kontrak tersebut the contract conveys the right to control the
memberikan hak untuk mengendalikan use of an identified assets for a period of
penggunaan aset identifikasi selama suatu time in exchange for consideration. The
jangka waktu untuk dipertukarkan dengan Bank can choose not to recognise the right-
imbalan. Bank dapat memilih untuk tidak of-use asset and lease liabilities for short
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa term lease and low value assets.
untuk sewa jangka-pendek dan sewa yang aset
pendasarnya bernilai rendah.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak To assess whether a contract conveys the
untuk mengendalikan penggunaan aset right to control the use of an identified
identifikasian, Bank harus menilai apakah: assets, the Bank shall assess whether:
- Bank memiliki hak untuk mendapatkan - The Bank has the right to obtain
secara substansial seluruh manfaat substantially all the economic benefit
ekonomi dari penggunaan aset from use of the assets throughout the
identifikasian; dan period of use; and
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak To assess whether a contract conveys the
untuk mengendalikan penggunaan aset right to control the use of an identified
identifikasian, Bank harus menilai apakah: assets, the Bank shall assess whether:
- Bank memiliki hak untuk mengarahkan - The Bank has the right to direct the use
penggunaan aset identifikasian. Bank of the assets. The Bank has described
memiliki hak ini ketika Bank memiliki hak when it has a decision-making rights that
untuk pengambilan keputusan yang relevan are relevant to changing how and for
tentang bagaimana dan untuk tujuan apa what purpose the assets is used are
aset digunakan telah ditentukan predetermined:
sebelumnya dan:
1. Bank memiliki hak untuk 1. The Bank has the right to operate the
mengoperasikan aset; assets;
2. Bank telah mendesain aset dengan de 2. The Bank has designed the asset in
cara menetapkan sebelumnya a way that predetermine how and for
bagaimana dan untuk tujuan apa aset what purpose it will be used.
akan digunakan selama periode
penggunaan.
Halaman – 5/47 – Page
237
Page 262
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
ab. Transaksi sewa (lanjutan) ab. Leases transaction (continued)
Pada tanggal permulaan sewa, Bank mengakui The Bank recognises a right-of-use assets
aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak- and a lease liability at the lease
guna diukur pada biaya perolehan, dimana commencement date. The right-of-use assets
meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa is initially measured at cost, which comprises
yang disesuaikan dengan pembayaran sewa the initial amount of the lease liability adjusted
yang dilakukan pada atau sebelum tanggal for any leases payment made at or before the
permulaan, ditambah dengan biaya langsung commencement date, plus any initial direct
awal yang dikeluarkan. Aset hak-guna cost incurred. The right-of-use assets is
diamortisasi dengan menggunakan metode amortised over the straight-line method
garis lurus sepanjang jangka waktu sewa. throughout the lease term.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that are
tanggal permulaan, didiskontokan dengan not paid at the commencement date,
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa discounted using the interest rate implicit in
atau jika suku bunga tersebut tidak dapat the lease or, if that right cannot be readily
ditentukan, maka menggunakan suku bunga determined, using incremental borrowing rate.
pinjaman inkremental. Pada umumnya, Bank Generally, the Bank uses its incremental
menggunakan suku bunga pinjaman borrowing rate as a discount rate.
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian Each lease payment is allocated between the
pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan liability and finance cost. The finance cost is
dibebankan pada laba rugi selama periode charged to profit or loss over the lease period
sewa sehingga menghasilkan tingkat suku so as to produce a constant periodic rate of
bunga periodik yang konstan atas saldo interest on the remaining balance of the
liabilitas untuk setiap periode. liability for each period.
Bank menyajikan aset hak-guna sebagai bagian The Bank presents right-of-use assets as part
dari Aset tetap dan liabilitas sewa sebagai of Fixed assets and lease liabilities as part of
bagian dari Liabilitas lain-lain di dalam laporan Other liabilities in the consolidated statement
posisi keuangan konsolidasian. of financial position.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset If the leases transfers ownership of the
pendasar kepada Bank pada akhir masa sewa underlying assets to the Bank by the end of
atau jika biaya perolehan aset hak-guna the leases term or if the cost of the right-of-
merefleksikan Bank akan mengeksekusi opsi use asset reflects that the Bank will exercise a
beli, maka Bank menyusutkan aset hak-guna purchase option, the Bank depreciates the
dari tanggal permulaan hingga akhir umur right-of-use asset from the commencement
manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Bank date to the end of the useful life of the
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal underlying asset. Otherwise, the Bank
permulaan hingga tanggal yang lebih awal depreciates the right-of-use asset from the
antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau commencement date to the earlier of the end
akhir masa sewa. of the useful life of the right-of-use asset or the
end of the leases term.
Halaman – 5/48 – Page
238
Page 263
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
ac. Informasi segmen operasi ac. Operating segment information
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
(a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang (a) that engages in business activities from
mana memperoleh pendapatan dan which it may earn revenues and incur
menimbulkan beban (termasuk pendapatan expenses (including revenues and
dan beban terkait dengan transaksi dengan expenses relating to transactions with
komponen lain dari entitas yang sama); other components of the same entity);
(b) hasil operasinya dikaji ulang secara reguler (b) whose operating results are reviewed
oleh pengambil keputusan operasional regularly by the entity’s chief operating
untuk membuat keputusan tentang sumber decision maker to make decisions about
daya yang dialokasikan pada segmen resources to be allocated to the segment
tersebut dan menilai kinerjanya; dan and assess its performance; and
(c) tersedia informasi keuangan yang dapat (c) for which separate financial information
dipisahkan. is available.
Bank menyajikan segmen operasi berdasarkan The Bank presents an operating segment
laporan internal bank yang disajikan kepada based on the Bank’s internal reporting to the
pengambil keputusan operasional sesuai chief operating decision maker in accordance
PSAK 108, “Segmen Operasi”. Pengambil with SFAS 108, “Operating Segment”. The
keputusan operasional Bank adalah Direksi. Bank’s chief operating decision maker is the
Board of Directors.
Segmen operasi Bank disajikan berdasarkan The Bank discloses the operating segment
segmen bisnis yang terdiri dari: business based on business segments that consists of:
banking, perbankan konsumer, global markets business banking, consumer banking, global
dan lain-lain (lihat Catatan 45). markets and others (refer to Note 45).
ad. Kombinasi bisnis ad. Business combination
Akuntansi metode akuisisi digunakan untuk The acquisition method of accounting is used
mencatat seluruh kombinasi bisnis, terlepas dari to account for all business combinations,
apakah instrumen ekuitas atau aset lainnya regardless of whether equity instruments or
diperoleh. Imbalan yang dialihkan untuk akuisisi other assets are acquired. The consideration
entitas anak terdiri dari: transferred for the acquisition of a subsidiary
comprises the:
• nilai wajar aset yang dialihkan, • fair values of the assets transferred,
• liabilitas yang timbul kepada pemilik • liabilities incurred to the former owners of
sebelumnya dari bisnis yang diakuisisi, the acquired business,
• kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh • equity interests issued by the Group,
Grup,
• nilai wajar aset atau liabilitas yang • fair value of any assets or liability
dihasilkan dari pengaturan imbalan resulting from a contingent consideration
kontinjensi, dan arrangement, and
• nilai wajar kepentingan ekuitas yang • fair value of any pre-existing equity
sebelumnya dimiliki di anak perusahaan. interest in the subsidiary.
Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas Identifiable assets acquired and liabilities
yang diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis, assumed in a business combination, with
dengan pengecualian terbatas, pada awalnya limited exceptions, measured initially at their
diukur sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi. fair values at the acquisition date.
Halaman – 5/49 – Page
239
Page 264
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
ad. Kombinasi bisnis (lanjutan) ad. Business combination (continued)
Biaya terkait akuisisi dibebankan pada saat Acquisition-related costs are expensed as
terjadinya. incurred.
Kelebihan dari: The excess of the:
• imbalan yang dialihkan, • consideration transferred,
• jumlah kepentingan non-pengendali pada • amount of any non-controlling interest in
entitas yang diakuisisi, dan the acquired entity, and
• nilai wajar pada tanggal akuisisi dari • acquisition-date fair value of any
kepentingan ekuitas sebelumnya pada previous equity interest in the acquired
entitas yang diakuisisi entity
Atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang Over the fair value of the net identifiable
diperoleh dicatat sebagai goodwill. Jika jumlah assets acquired is recorded as goodwill. If
tersebut kurang dari nilai wajar aset bersih those amounts are less than the fair value of
teridentifikasi dari bisnis yang diakuisisi, the net identifiable assets of the business
selisihnya diakui secara langsung dalam laba acquired, the difference is recognised directly
rugi sebagai pembelian dengan diskon. in profit or loss as a bargain purchase.
Nilai wajar atas aset teridentifikasi yang The fair value of identifiable assets acquired
diperoleh dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi and liabilities and contingent liabilities
yang diambil alih dalam kombinasi bisnis diukur assumed in the business combination are
berdasarkan estimasi terbaik Grup dengan measured based on the Group’s best
menggunakan informasi yang tersedia pada estimates using the information available at
tanggal akuisisi. the acquisition date.
Akuntansi awal untuk kombinasi bisnis untuk The initial accounting for a business
aset, liabilitas, dan kepentingan non-pengendali combination for particular assets, liabilities,
tertentu, serta jenis imbalan dan jumlah yang non-controlling interests and items of
diakui dalam laporan keuangan konsolidasian consideration and the amounts recognised in
jika Bank belum selesai pada akhir periode the consolidated financial statements of the
pelaporan saat kombinasi terjadi, ditentukan Bank, if it is incomplete by the end of the
hanya bersifat sementara. reporting period in which the combination
occurs, determined only provisionally.
Periode pengukuran adalah periode setelah The measurement period is the period after
tanggal akuisisi selama Grup dapat the acquisition date during which the Group
menyesuaikan jumlah sementara yang diakui may adjust the provisional amounts
atas suatu kombinasi bisnis. Periode recognised for a business combination. The
pengukuran berakhir segera setelah Grup measurement period ends as soon as the
menerima informasi yang dicari tentang fakta Group receives the information it was
dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi seeking about facts and circumstances that
atau mempelajari bahwa informasi tambahan existed as of the acquisition date or learns
tidak dapat diperoleh. Akan tetapi, periode that more information is not obtainable.
pengukuran tidak melebihi satu tahun dari However, the measurement period does not
tanggal akuisisi. exceed one year from the acquisition date.
Halaman – 5/50 – Page
240
Page 265
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
ad. Kombinasi bisnis (lanjutan) ad. Business combination (continued)
Selama periode pengukuran, Grup During the measurement period, the Group
menyesuaikan secara retrospektif jumlah retrospectively adjusted the provisional
sementara yang diakui pada tanggal akuisisi amounts recognised at the acquisition date
untuk merepresentasikan informasi baru yang to reflect new information obtained about
diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada facts and circumstances that existed as of
pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, telah the acquisition date and, if known, would
berdampak pada pengukuran jumlah yang have affected the measurement of the
diakui pada tanggal tersebut. Selama periode amounts recognised as of that date. During
pengukuran, Grup juga mengakui aset atau the measurement period, the Group also
liabilitas tambahan jika informasi baru diperoleh recognise additional assets or liabilities if
mengenai fakta dan keadaan yang ada pada new information is obtained about facts and
tanggal akuisisi dan, jika diketahui, telah circumstances that existed as of the
berakibat pada pengakuan aset dan liabilitas acquisition date and, if known, would have
dimaksud pada tanggal tersebut. resulted in the recognition of those assets
and liabilities as of that date.
ae. Perubahan kebijakan akuntansi ae. Changes in accounting policies
Berikut ini adalah penerapan dari Pedoman The following are relevant adaptations of new
Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan and amended Standards (“SFAS”) and
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Interpretation of Financial Accounting
(“ISAK”) baru dan revisi yang relevan yang Standards (“ISFAS”) which were effective
berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2024: since 1 January 2024:
- Amendemen PSAK 201 “Penyajian - Amendment of SFAS No. 201
Laporan Keuangan” - Klasifikasi Liabilitas “Presentation of financial statement" -
Lancar atau Tidak Lancar; Classification of Liabilities as Current or
Noncurrent;
- Amendemen PSAK 201 “Penyajian - Amendment of SFAS No. 201
Laporan Keuangan” - Liabilitas Jangka “Presentation of financial statement" -
Panjang dengan Kovenan;dan Non-current Liabilities with
Covenants;and
- Amendemen PSAK 116 “Sewa” - Liabilitas - Amendment of SFAS 116 “Leases” -
Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa Balik. Lease liability in a Sale and Leaseback.
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak The implementation of the above standards
menghasilkan perubahan substansial terhadap did not result in substantial changes to the
kebijakan akuntansi Bank dan tidak memiliki Bank’s accounting policies and had no
dampak yang material terhadap laporan material impact to the consolidated financial
keuangan konsolidasian di tahun berjalan atau statements for current year or prior financial
tahun sebelumnya. year.
Halaman – 5/51 – Page
241
Page 266
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Kerangka manajemen risiko Risk management framework
Bank telah mengimplementasikan kebijakan dan The Bank has implemented risk management
prosedur manajemen risiko sesuai dengan POJK policy and procedure in accordance with POJK
No. 18/POJK.03/2016 tanggal 22 Maret 2016 No. 18/POJK.03/2016 dated 22 March 2016
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank regarding Risk Management Implementation for
Umum dan Surat Edaran OJK Commercial Bank and OJK Circular Letter
No. 34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 No. 34/SEOJK.03/2016 dated 1 September 2016
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank regarding Risk Management Implementation for
Umum. Menurut surat edaran tersebut, penerapan Commercial Bank. As stipulated in the decree,
manajemen risiko harus dilakukan pada risiko kredit, processes for application of risk management
risiko pasar, risiko operasional, risiko likuiditas, risiko shall be implemented for credit risk, market risk,
hukum, risiko reputasi, risiko stratejik, dan risiko operational risk, liquidity risk, legal risk, reputation
kepatuhan. risk, strategic risk, and compliance risk.
Bisnis Bank mencakup aktivitas pengambilan risiko The Bank’s business involves taking on risks and
tertentu yang disertai dengan pengelolaan yang managing risk professionally. The core functions
profesional. Fungsi utama dari manajemen risiko of the Bank’s risk management are to identify all
Bank adalah untuk mengidentifikasi seluruh risiko key risks for the Bank, measure these risks,
kunci, mengukur risiko-risiko ini, mengelola posisi manage the risk positions and determine capital
risiko dan menentukan alokasi modal. Bank secara allocations. The Bank regularly reviews its risk
rutin menelaah kebijakan dan sistem manajemen management policies and systems to reflect
risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di changes in markets, products and best market
pasar, produk dan praktik pasar terbaik. practices.
Pengelolaan risiko di Bank mengacu pada praktik The Bank manages risk in accordance with best
terbaik industri keuangan, dengan menyediakan practices of leading financial institutions, with
kebijakan dan kerangka kerja serta struktur clearly-defined policies and framework,
manajemen, perangkat dan proses yang jelas. management structure, tools and processes.
Aspek-aspek pengelolaan risiko yang efektif perlu Effective risk management necessitates sound
ditanamkan dalam lingkungan Bank untuk memastikan practices to be embedded in the Bank’s core
bahwa risiko dapat ditangani secara langsung pada systems and business processes, thus allowing
unit usaha yang bersangkutan. Pengelolaan risiko management of risk of respective business units.
merupakan tanggung jawab bersama di Bank dan At the Bank, managing risk is a responsibility that
diemban oleh seluruh karyawan di setiap lini is shared by all employees at all levels of the
organisasi. Bank juga membangun budaya yang organizational hierarchy. The Bank also adopts a
menitikberatkan kesadaran seluruh karyawan akan strong and proactive risk awareness mindset,
risiko guna mendorong konsistensi dan efektivitas which is fundamental in attaining consistent and
proses manajemen risiko Bank. Budaya tersebut effective risk management. This culture is
dibangun dan menjadi komitmen dari Dewan developed and is a commitment from Board of
Komisaris dan Direksi (tone from the top). Commissioners and Board of Directors (tone
from the top).
Halaman – 5/52 – Page
242
Page 267
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
Kerangka manajemen risiko (lanjutan) Risk management framework (continued)
Dengan menggunakan pendekatan three lines of By the three lines of defense approach, risk
defense, fungsi pengelolaan risiko dilakukan secara management functions are performed compre-
komprehensif oleh semua lini organisasi yang hensively by all levels within the organization
dimulai dengan oversight, yang dilakukan oleh which is started from oversight and done by
Dewan Komisaris dan Direksi. First Line of Defense Board of Commissioners and Board of Directors.
akan melaksanakan pertumbuhan usaha dengan First Line of Defense will achieve business
tetap mempertimbangkan aspek risiko dalam setiap growth by considering risk aspects in every
pengambilan keputusan, Second Line of Defense decision made, Second Line of Defense is in
mengelola risiko secara independen, dan Third Line charge of managing risk independently, and Third
of Defense bertugas melaksanakan risk assurance Line of Defense is responsible for providing risk
dan melakukan pengawasan serta evaluasi secara assurance as well as monitoring and periodic
berkala. evaluation.
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan penerapan In implementing the risk management
manajemen risiko, Dewan Komisaris mempunyai tugas supervision function, Board of Commissioners
dan tanggung jawab yang jelas diantaranya mengkaji has clear duties and responsibilities, which
dan menyetujui rekomendasi dari Komite Pemantau among others are reviewing and approving the
Risiko terkait dengan penerapan kebijakan dan limit recommendation from the Risk Monitoring
pengelolaan risiko serta penerapan manajemen risiko Committee in relation to implementation of risk
terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan. management policies and limits, as well as the
implementation of integrated risk management in
Financial Conglomeration.
Asset Liability Management Committee (“ALCO”) The Asset Liability Management Committee
bertanggung jawab untuk mengawasi pengelolaan (“ALCO”) is responsible for the oversight of the
neraca Bank. ALCO terdiri dari seluruh Direksi dan Bank’s balance sheet management. ALCO
diketuai oleh Presiden Direktur. consist of the entire of Board of Directors and
chaired by President Director.
Terkait dengan penerapan Manajemen Risiko In the Integrated Risk Management
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan dimana implementation for Financial Conglomeration,
Bank bertindak sebagai Entitas Utama, Bank wherein Bank has been appointed as the Main
melakukan penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Entity, the Bank has implemented the Integrated
secara komprehensif. Dalam konglomerasi keuangan Risk Management comprehensively. In the
ini, Bank berelasi dengan PT Great Eastern Life Financial Conglomeration, the Bank is related
Indonesia, PT OCBC Sekuritas Indonesia dan with PT Great Eastern Life Indonesia, PT OCBC
PT Great Eastern General Insurance Indonesia. Sekuritas Indonesia and PT Great Eastern
General Insurance Indonesia.
Risiko yang berasal dari instrumen keuangan Bank Risks arising from financial instruments to which
adalah risiko keuangan, termasuk di antaranya adalah the Bank exposes to are financial risks, which
risiko kredit, risiko likuiditas, risiko pasar dan risiko include credit risk, liquidity risk, market risk and
operasional. operational risk.
a. Risiko kredit a. Credit risk
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan Credit risk is the risk of financial losses,
yang timbul jika nasabah, klien atau rekanan should any of the Bank’s customers, clients or
Bank gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya market counterparties fail to fulfill their
kepada Bank. Risiko kredit terutama berasal dari contractual obligations to the Bank. Credit risk
pinjaman yang diberikan, garansi, letters of arises mainly from loans, guarantees, letters
credit, endorsement dan akseptasi. of credit, endorsements and acceptances.
Halaman – 5/53 – Page
243
Page 268
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Pengukuran risiko kredit (i) Credit risk measurement
Asumsi dan pertimbangan utama dalam Key assumptions and judgments in
menentukan kerugian kredit ekspektasian determining expected credit loss
Umur Aset Keuangan Lifetime of Financial Assets
Kerugian kredit ekspektasian diestimasikan Expected credit loss is estimated based
berdasarkan periode dimana Bank terpapar on the period over which the Bank is
pada risiko kredit. Untuk produk non- exposed to credit risk. For non-revolving
revolving, hal ini sama dengan periode product, this equates to the contractual
kontrak. Untuk produk revolving, Bank tidak period. For revolving product, the Bank
mengikuti periode kontrak, yang dapat does not follow the contractual period,
sesingkat satu hari. Oleh karena itu, periode which can be as short as one day.
dimana Bank terpapar pada risiko kredit Therefore, the period over which the Bank
untuk instrumen ini adalah berdasarkan is exposed to credit risk for these
behavioural life, yang menggabungkan instruments is based on their behavioural
ekspektasi perilaku nasabah dan sejauh life, which incorporates expectations of
mana tindakan manajemen risiko kredit customer behaviour and the extent to
membatasi periode paparan tersebut. which credit risk management actions
curtails the period of that exposure.
Variabel Makro Ekonomi (“MEV”) Macro Economic Variable (“MEV”)
Lingkungan ekonomi yang berkembang The developing economic environment is
adalah penentu utama dari kemampuan the key determinant of the ability of a
nasabah Bank untuk memenuhi kewajiban Bank’s customers to meet their obligations
mereka saat jatuh tempo. Ini adalah prinsip as they fall due. It is a fundamental
dasar PSAK 109 bahwa potensi kerugian principle of SFAS 109 that the potential
kredit di masa depan harus bergantung tidak future credit losses should depend not just
hanya pada kesehatan ekonomi saat ini, on the health of the economy today, but
tetapi juga harus memperhitungkan should also take into account potential
kemungkinan perubahan pada lingkungan changes to the economic environment.
ekonomi. Misalnya, jika Bank mengantisipasi For example, if the Bank was to anticipate
perlambatan tajam dalam ekonomi dunia, a sharp slowdown in the world economy,
Bank harus membentuk lebih banyak the Bank should make more provisions
cadangan hari ini untuk menyerap kerugian today to absorb the credit losses likely to
kredit yang kemungkinan akan terjadi dalam occur in the near future.
waktu dekat.
Untuk menangkap efek perubahan pada To capture the effect of changes to the
lingkungan ekonomi, model PD digunakan economic environment, PD model is used
untuk menghitung kerugian kredit to calculate expected credit loss, by
ekspektasian, dengan memasukkan incorporating forward-looking information
informasi forward-looking dalam bentuk in the form of forecasts of the values of
perkiraan nilai-nilai variabel ekonomi yang economic variables that are likely to have
kemungkinan akan berdampak pada an effect on the repayment ability of the
kemampuan pembayaran kembali debitur Bank’s debtors.
Bank.
Halaman – 5/54 – Page
244
Page 269
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Pengukuran risiko kredit (lanjutan) (i) Credit risk measurement (continued)
Variabel Makro Ekonomi (“MEV”) Macro Economic Variable (“MEV”)
(lanjutan) (continued)
Berbagai MEV digunakan untuk setiap Various MEVs are used for each PD
model PD, tergantung pada hasil analisis model, depending on the statistical analysis
statistik kesesuaian MEV dengan PD serta result of appropriateness of the MEV with
konsensus dari pakar kredit. Diantaranya PD as well as consensus from credit
adalah pertumbuhan Produk Domestik Bruto expert. Amongst others are real Gross
(“PDB”) riil, angka pengangguran, Domestic Product growth, unemployment
pertumbuhan Indeks Harga Saham rate, IDX Composite growth, Government
Gabungan (“IHSG”), bunga obligasi bonds 10 years yield and 1-month term
Pemerintah 10 tahun dan suku bunga deposit rate.
deposito 1 bulan.
Bank menggunakan metode pemodelan The Bank uses regression modeling
regresi untuk memproyeksikan hubungan method to forecast the relationship
MEV dan tingkat gagal bayar di masa between MEV and the NPL in the future.
depan. Bank menggunakan 3 skenario MEV, The Bank uses 3 MEV scenarios, i.e.
yaitu normal, boom dan bust. Bank akan normal, boom and bust. The Bank will give
memberikan bobot pada kedua skenario weight to both scenarios to obtain the base
tersebut untuk memperoleh proyeksi dasar forecast for each MEV. The Bank uses
untuk setiap MEV. Bank menggunakan independent party i.e. Oxford Economics
pihak independen yaitu Oxford Economics for MEV scenario. All projections are
untuk skenario MEV. Semua proyeksi updated on a quarterly basis.
diperbarui setiap tiga bulan.
Untuk mendukung pengelolaan risiko kredit, To support credit risk management, the
diperlukan pengawasan secara aktif oleh Bank requires active supervision by Board
Direksi dan Dewan Komisaris Bank. Pada of Director (“BOD”) and Board of
level Direksi dibentuk Komite Manajemen Commissioners (“BOC”). At the BOD level,
Risiko Kredit untuk membantu Direksi dalam the function is performed by Credit Risk
merumuskan Kebijakan Perkreditan Bank, Management Committee (“CRMC”) to
mengawasi pelaksanaannya dan memantau assist BOD in formulating the Bank Credit
perkembangan dan kondisi portofolio Policy, supervising its implementation and
perkreditan serta memberi masukan monitoring the progress and the condition
langkah-langkah perbaikan. Pada level of credit portfolio as well as giving
Dewan Komisaris, fungsi pengawasan risiko suggestions on remedial action. At BOC
kredit antara lain mencakup pemantauan level, the oversight function, among others,
profil risiko kredit Bank, evaluasi dan cover monitoring of the Bank’s credit risk
persetujuan kebijakan perkreditan, evaluasi profile, evaluation and approval of credit
dan persetujuan target market dan industry risk related policies, evaluation and
cap, pemantauan konsentrasi dan portofolio approval of target market and industry cap,
kredit, serta pemantauan pelaksanaan credit monitoring of credit concentration and
stress testing. Pelaksanaan tugas portfolio, as well as monitoring of credit
pengawasan Dewan Komisaris ini dibantu stress testing. This BOC’s oversight
oleh Komite Pemantau Risiko. function is assisted by Risk Monitoring
Committee (“RMC”).
Untuk kredit dengan kategori bermasalah, For credit with non-performing category, an
cadangan penurunan nilai dihitung dengan allowance for impairment is calculated in a
cara berbeda. Jika terbukti secara objektif different way. If objectively proven to be
terjadi penurunan nilai, maka cadangan impaired, the allowance is calculated based
penurunan nilai dihitung berdasarkan selisih on the difference of the outstanding to the
dari baki debit dengan nilai sekarang arus present value of cash flows whose value is
kas yang nilainya berbeda untuk tiap different for each segment. Especially for
segmen. Khusus untuk unsecured loan unsecured loan, the impairment value is
cadangan penurunan nilainya dihitung calculated as the outstanding value.
sebesar baki debit.
Halaman – 5/55 – Page
245
Page 270
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Pengukuran risiko kredit (lanjutan) (i) Credit risk measurement (continued)
Sensitivitas MEV terhadap ECL Sensitivity of MEV to ECL
Perhitungan cadangan kerugian penurunan The Expected Credit Loss (“ECL”)
nilai (“ECL”) bergantung pada beberapa calculation relies on multiple variables and
variabel dan pada dasarnya tidak linier dan is inherently non-linear and portfolio-
tergantung pada portofolio, yang dependent, which implies that no single
menyiratkan bahwa tidak ada analisis analysis can fully demonstrate the
tunggal yang dapat sepenuhnya sensitivity of the expected credit loss to
menunjukkan sensitivitas kerugian kredit changes in the MEVs. The Bank believes
ekspektasian terhadap perubahan dalam that sensitivity should be performed to all
MEV. Bank berkeyakinan bahwa sensitivitas variables, instead of single variable, as this
harus dilakukan terhadap seluruh variabel, aligns with the multi-variable nature of the
bukan hanya variabel tunggal, karena hal ini ECL calculation.
sejalan dengan sifat multi-variabel dari
perhitungan ECL.
(ii) Pengendalian batas risiko dan kebijakan (ii) Risk limit control and mitigation policies
mitigasi
Bank mengelola, membatasi dan The Bank manages, limits and controls
mengendalikan konsentrasi risiko kredit di concentrations of credit risk wherever they
manapun risiko tersebut teridentifikasi - are identified - in particular, to individual
secara khusus, terhadap debitur individu dan counterparties and group, and to industries
kelompok, dan industri serta geografis. and geographical.
Bank menentukan tingkat risiko kredit yang The Bank structures the levels of credit risk
dimiliki dengan menetapkan batas jumlah it undertakes by placing limits on the
risiko yang dapat diterima yang terkait amount of risk accepted in relation to one
dengan satu debitur, atau beberapa or a group of borrowers, and to geographic
kelompok debitur, dan berdasarkan segmen and industry segments.
geografis dan industri.
Batas pemberian kredit ditelaah mengikuti Lending limits are reviewed in light of
perubahan pada kondisi pasar dan ekonomi changing market and economic conditions
dan telaahan kredit secara periodik dan and periodic credit reviews and
penilaian atas kemungkinan wanprestasi. assessments of probability of default.
Dalam menentukan kerugian kredit In determining the expected credit loss,
ekspektasian, Bank telah menggunakan the Bank has implemented the updated
MEV yang terkini, dengan MEV, considering various relevant
mempertimbangkan berbagai informasi yang information including direction from the
relevan termasuk arahan regulator. regulator.
Agunan Collateral
Bank menerapkan berbagai kebijakan dan The Bank implements policies and
praktik untuk memitigasi risiko kredit. Praktik practices to mitigate credit risk. The
yang umum dilakukan adalah dengan common practice is the taking of collateral
meminta agunan sebagai jaminan. Bank as guarantee. The Bank implements
menerapkan berbagai panduan atas jenis- guidelines on the collateral in terms of
jenis agunan yang dapat diterima dalam credit risk mitigation. The collateral types
rangka memitigasi risiko kredit. Jenis-jenis for loans are as follows:
agunan atas pinjaman yang diberikan antara
lain adalah:
• Hipotek atas properti hunian, • Mortgage over residential properties,
• Agunan atas aset usaha seperti tanah • Collateral over business assets such
dan bangunan, persediaan dan piutang as land and buildings, inventory and
usaha, dan accounts receivable, and
• Agunan atas instrumen keuangan. • Collateral over financial instruments.
Halaman – 5/56 – Page
246
Page 271
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iii) Cadangan kerugian penurunan nilai dan (iii) Allowance for impairment losses and
kebijakan pencadangan provisioning policies
Cadangan kerugian penurunan nilai yang Impairment allowances are recognised for
diakui pada pelaporan keuangan hanyalah financial reporting purposes only of losses
kerugian yang telah terjadi pada tanggal that have been incurred at the date of the
laporan posisi keuangan berdasarkan bukti statement of financial position based on
objektif atas penurunan nilai, dan untuk yang objective evidence of impairment, and for
tidak mempunyai bukti objektif penurunan assets which do not have objective
nilai, pencadangan dihitung menggunakan evidence of impairment, allowances are
penilaian secara kolektif berdasarkan data calculated using collective assessment
kerugian historis yang disesuaikan based on historical loss data adjusted by
menggunakan informasi masa depan, yaitu forward-looking information, i.e. expected
kerugian kredit ekspektasian. credit loss.
(iv) Eksposur maksimum risiko kredit atas aset (iv) Maximum exposure to credit risk on
keuangan dan rekening administratif financial assets and administrative
accounts
Eksposur risiko kredit disajikan setelah Credit risk exposures presented net after
cadangan kerugian penurunan nilai terhadap allowance for impairment losses relating to
aset keuangan pada laporan posisi on-balance sheet financial assets on the
keuangan konsolidasian adalah sebagai consolidated statements of financial
berikut: position are as follows:
Eksposur maksimum/
Maximum exposure
2024 2023
Kas 1,204,265 972,535 Cash
Giro pada Bank Indonesia 9,419,310 7,000,475 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 678,652 1,136,036 Current accounts with other banks
Penempatan pada bank lain dan Placements with other banks and
Bank Indonesia 7,520,072 1,642,320 Bank Indonesia
Efek - efek Marketable securities
- Pada nilai wajar melalui laba rugi 8,024,321 4,802,596 At fair value through profit or loss -
- Pada nilai wajar melalui pendapatan At fair value through -
komprehensif lain 45,870,673 13,430,228 other comprehensive income
- Dengan biaya perolehan diamortisasi 170,831 205,668 At amortised cost -
Obligasi Pemerintah Government bonds
- Pada nilai wajar melalui laba rugi 885,792 1,758,699 At fair value through profit or loss -
- Pada nilai wajar melalui pendapatan At fair value through -
komprehensif lain 32,017,627 36,470,954 other comprehensive income
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 385,696 23,410,469 resale agreement
Tagihan derivatif 1,228,618 1,122,719 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan Loans
- Modal kerja 62,896,743 57,690,516 Working capital -
- Investasi 71,315,100 64,682,029 Investment -
- Konsumsi 28,209,672 23,635,249 Consumer -
Tagihan akseptasi 1,910,133 1,852,828 Acceptance receivables
Aset lain-lain 1,000,217 1,649,535 Other assets
272,737,722 241,462,856
Eksposur risiko kredit terhadap rekening Credit risk exposures on administrative
administratif: accounts:
Eksposur maksimum/
Maximum exposure
2024 2023
Komitmen dan kontinjensi Commitments and contingencies
- Fasilitas pinjaman yang diberikan
yang belum digunakan - committed 15,558,343 14,160,750 Undrawn loan facilities - committed -
- Bank garansi yang diberikan 7,147,873 5,913,375 Bank guarantees issued -
- Irrevocable letters of credit yang Outstanding irrevocable -
masih berjalan 2,763,590 2,844,901 letters of credit
- Standby letters of credit 1,593,483 1,402,203 Standby letters of credit -
27,063,289 24,321,229
Halaman – 5/57 – Page
247
Page 272
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iv) Eksposur maksimum risiko kredit atas aset (iv) Maximum exposure to credit risk on
keuangan dan rekening administratif financial assets and administrative
(lanjutan) accounts (continued)
Manajemen yakin akan kemampuannya Management is confident in its ability to
untuk mengendalikan dan memelihara continue to control and sustain minimum
eksposur risiko kredit. exposure of credit risk.
Konsentrasi risiko aset keuangan dengan Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit with credit risk exposure
a) Sektor geografis a) Geographic sectors
Tabel berikut menggambarkan rincian The following table breaks down the
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat Bank’s credit exposure at their carrying
setelah cadangan kerugian penurunan amounts net after allowance for
nilai (tanpa memperhitungkan agunan impairment losses (without taking into
atau pendukung kredit lainnya), yang account any collateral held or other
dikategorikan berdasarkan area credit support), as categorised by
geografis pada tanggal 31 Desember geographic region as at 31 December
2024 dan 2023. Untuk tabel ini, Bank 2024 and 2023. For this table, the Bank
telah mengalokasikan eksposur area has allocated exposures to regions
berdasarkan wilayah geografis tempat based on the geographic areas which
mereka beroperasi. activities are undertaken.
2024
Jawa Lainnya/ Jumlah/
Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Others Total
Kas 1,005,958 128,431 41,350 24,427 4,099 1,204,265 Cash
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 9,419,310 - - - - 9,419,310 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 678,652 - - - - 678,652 other banks
Penempatan pada bank Placements with
lain dan Bank other banks and
Indonesia 7,520,072 - - - - 7,520,072 Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui laba rugi 8,024,321 - - - - 8,024,321 profit or loss
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 45,870,673 - - - - 45,870,673 income
- Dengan biaya yang
Diamortisasi 170,831 - - - - 170,831 At amortised cost -
Obligasi pemerintah Government bonds
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui laba rugi 885,792 - - - - 885,792 profit or loss
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 32,017,627 - - - - 32,017,627 income
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual under resale
kembali 385,696 - - - - 385,696 agreement
Tagihan derivatif 1,228,618 - - - - 1,228,618 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan Loans
- Modal kerja 56,274,038 5,353,138 561,167 685,069 23,331 62,896,743 Working capital -
- Investasi 67,019,300 2,966,846 1,196,936 130,082 1,936 71,315,100 Investment -
- Konsumsi 25,688,649 1,693,455 384,689 430,781 12,098 28,209,672 Consumer -
Tagihan akseptasi 1,910,133 - - - - 1,910,133 Acceptance receivables
Aset lain-lain 1,000,090 62 57 8 - 1,000,217 Other assets
259,099,760 10,141,932 2,184,199 1,270,367 41,464 272,737,722
Halaman – 5/58 – Page
248
Page 273
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iv) Eksposur maksimum risiko kredit atas aset (iv) Maximum exposure to credit risk on
keuangan dan rekening administratif financial assets and administrative
(lanjutan) accounts (continued)
Konsentrasi risiko aset keuangan dengan Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit (lanjutan) with credit risk exposure (continued)
a) Sektor geografis (lanjutan) a) Geographic sectors (continued)
2023
Jawa Lainnya/ Jumlah/
Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Others Total
Kas 833,961 96,236 24,350 15,371 2,617 972,535 Cash
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 7,000,475 - - - - 7,000,475 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 1,136,034 2 - - - 1,136,036 other banks
Penempatan pada bank Placements with
lain dan Bank other banks and
Indonesia 1,642,320 - - - - 1,642,320 Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui laba rugi 4,802,596 - - - - 4,802,596 profit or loss
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 13,430,228 - - - - 13,430,228 income
- Dengan biaya yang
Diamortisasi 205,668 - - - - 205,668 At amortised cost -
Obligasi pemerintah Government bonds
- Pada nilai wajar melalui At fair value through -
laba rugi 1,758,699 - - - - 1,758,699 profit or loss
- Pada nilai wajar melalui At fair value through -
pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 36,470,954 - - - - 36,470,954 income
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual under resale
kembali 23,410,469 - - - - 23,410,469 agreement
Tagihan derivatif 1,122,719 - - - - 1,122,719 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan Loans
- Modal kerja 50,273,392 6,022,309 574,783 791,759 28,273 57,690,516 Working capital -
- Investasi 61,217,706 2,538,882 790,527 131,863 3,051 64,682,029 Investment -
- Konsumsi 21,355,878 1,544,023 307,805 411,882 15,661 23,635,249 Consumer -
Tagihan akseptasi 1,852,828 - - - - 1,852,828 Acceptance receivables
Aset lain-lain 1,649,493 27 13 2 - 1,649,535 Other assets
228,163,420 10,201,479 1,697,478 1,350,877 49,602 241,462,856
Eksposur risiko kredit atas komitmen Credit risk exposure relating to
dan kontinjensi berdasarkan wilayah commitments and contingencies based
geografis tempat Bank beroperasi on the geographic areas which the
adalah sebagai berikut: Bank’s activities are undertaken are as
follows:
2024
Jawa Lainnya/ Jumlah/
Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Others Total
Komitmen dan Commitments and
kontinjensi contingencies
- Fasilitas pinjaman
yang diberikan yang
belum digunakan - Undrawn loan facilities -
committed 14,287,282 992,890 278,171 - - 15,558,343 - committed
- Irrevocable letters of Outstanding -
credit yang irrevocable letters
masih berjalan 2,763,590 - - - - 2,763,590 of credit
- Bank garansi yang Bank guarantees -
diberikan 7,147,873 - - - - 7,147,873 issued
- Standby letters of credit 1,593,483 - - - - 1,593,483 Standby letters of credit -
25,792,228 992,890 278,171 - - 27,063,289
Halaman – 5/59 – Page
249
Page 274
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iv) Eksposur maksimum risiko kredit atas aset (iv) Maximum exposure to credit risk on
keuangan dan rekening administratif financial assets and administrative
(lanjutan) accounts (continued)
Konsentrasi risiko aset keuangan dengan Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit (lanjutan) with credit risk exposure (continued)
a) Sektor geografis (lanjutan) a) Geographic sectors (continued)
2023
Jawa Lainnya/ Jumlah/
Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Others Total
Komitmen dan Commitments and
kontinjensi contingencies
- Fasilitas pinjaman
yang diberikan yang
belum digunakan - , Undrawn loan facilities -
committed 13,447,228 374,683 270,575 68,264 - 14,160,750 - committed
- Irrevocable letters of Outstanding -
credit yang 2,844,901 - - - - 2,844,901 irrevocable letters
masih berjalan of credit
- Bank garansi yang Bank guarantees -
diberikan 5,913,375 - - - - 5,913,375 issued
- Standby letters of credit 1,402,203 - - - - 1,402,203 Standby letters of credit -
23,607,707 374,683 270,575 68,264 - 24,321,229
b) Sektor industri b) Industry sectors
Tabel berikut ini menggambarkan The following table breaks down the
rincian eksposur kredit Bank pada nilai Bank’s credit exposure at carrying
tercatat setelah cadangan kerugian amounts net after allowance for
penurunan nilai, yang dikategorikan impairment losses, as categorised by
berdasarkan sektor industri. the industry sectors.
2024
Lembaga Jasa dunia
keuangan/ usaha/
Pemerintah/ Financial Industri/ Pertanian/ Business Lain-lain/ Jumlah/
Government institution Manufacturing Agriculture services Others Total
Kas - - - - - 1,204,265 1,204,265 Cash
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 9,419,310 - - - - - 9,419,310 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - 678,652 - - - - 678,652 other banks
Penempatan pada Placements with
bank lain dan other banks and
Bank Indonesia 7,289,925 230,147 - - - - 7,520,072 Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui laba rugi 6,506,803 1,517,518 - - - - 8,024,321profit or loss
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 43,040,079 2,830,594 - - - - 45,870,673 income
- Dengan biaya At amortised -
yang diamortisasi - 170,831 - - - - 170,831 cost
Obligasi pemerintah Government bonds
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui laba rugi 885,792 - - - - - 885,792 profit or loss
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 32,017,627 - - - - - 32,017,627 income
Efek-efek yang dibeli Securities
dengan janji purchased under
dijual kembali 41,515 344,181 - - - - 385,696 resale agreement
Tagihan derivatif 651,282 449,431 - - - 127,905 1,228,618 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan - 1,324,846 64,045,465 7,053,565 24,496,817 65,500,822 162,421,515 Loans
Tagihan akseptasi - - 1,097,179 5,688 24,994 782,272 1,910,133 Acceptance receivables
Aset lain-lain - - 295,726 - - 704,491 1,000,217 Other assets
99,852,333 7,546,200 65,438,370 7,059,253 24,521,811 68,319,755 272,737,722
Halaman – 5/60 – Page
250
Page 275
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iv) Eksposur maksimum risiko kredit atas aset (iv) Maximum exposure to credit risk on
keuangan dan rekening administratif financial assets and administrative
(lanjutan) accounts (continued)
Konsentrasi risiko aset keuangan dengan Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit (lanjutan) with credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri (lanjutan) b) Industry sectors (continued)
2023
Lembaga Jasa dunia
keuangan/ usaha/
Pemerintah/ Financial Industri/ Pertanian/ Business Lain-lain/ Jumlah/
Government institution Manufacturing Agriculture services Others Total
Kas - - - - - 972,535 972,535 Cash
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 7,000,475 - - - - - 7,000,475 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - 1,136,036 - - - - 1,136,036 other banks
Penempatan pada Placements with
bank lain dan other banks and
Bank Indonesia 846,002 796,318 - - - - 1,642,320 Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui laba rugi 3,378,654 1,423,942 - - - - 4,802,596 profit or loss
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 9,910,579 680,121 - - - 2,839,528 13,430,228 income
- Dengan biaya At amortised -
yang diamortisasi - 150,000 8,228 - 3,880 43,560 205,668 cost
Obligasi pemerintah Government bonds
- Pada nilai wajar At fair value through -
Melalui laba rugi 1,758,699 - - - - - 1,758,699 profit or loss
- Pada nilai wajar At fair value through -
melalui pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 36,470,954 - - - - - 36,470,954 income
Efek-efek yang dibeli Securities
dengan janji purchased under
dijual kembali 23,370,407 40,062 - - - - 23,410,469 resale agreement
Tagihan derivatif 77,895 779,026 - - - 265,798 1,122,719 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan - 1,175,387 41,311,567 9,499,939 27,666,100 66,354,801 146,007,794 Loans
Tagihan akseptasi - - 495,113 67,256 58,085 1,232,374 1,852,828 Acceptance receivables
Aset lain-lain - - 462,727 - - 1,186,808 1,649,535 Other assets
82,813,665 6,180,892 42,277,635 9,567,195 27,728,065 72,895,404 241,462,856
Eksposur risiko kredit atas komitmen dan Credit risk exposure relating to
kontinjensi berdasarkan sektor industri commitments and contingencies based
adalah sebagai berikut: on the industry sectors are as follows:
2024
Lembaga Jasa dunia
keuangan/ usaha/
Pemerintah/ Financial Industri/ Pertanian/ Business Lain-lain/ Jumlah/
Government institution Manufacturing Agriculture services Others Total
Komitmen dan Commitments and
kontinjensi contingencies
- Fasilitas
pinjaman yang
diberikan yang Undrawn -
belum digunakan loan facilities
- committed - - 4,708,487 457,975 6,116,010 4,275,871 15,558,343 committed
- Irrevocable
letters of credit Outstanding -
yang masih irrevocable
berjalan - - 1,361,507 - 317 1,401,766 2,763,590 letters of credit
- Bank garansi yang Bank guarantees -
diberikan - 6,759 736,340 49,763 1,728,166 5,519,690 8,040,718 issued
- Standby letters Standby letters -
of credit - - - - - 700,638 700,638 of credit
- 6,759 6,806,334 507,738 7,844,493 11,897,965 27,063,289
Halaman – 5/61 – Page
251
Page 276
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iv) Eksposur maksimum risiko kredit atas aset (iv) Maximum exposure to credit risk on
keuangan dan rekening administratif financial assets and administrative
(lanjutan) accounts (continued)
Konsentrasi risiko aset keuangan dengan Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit (lanjutan) with credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri (lanjutan) b) Industry sectors (continued)
2023
Lembaga Jasa dunia
keuangan/ usaha/
Pemerintah/ Financial Industri/ Pertanian/ Business Lain-lain/ Jumlah/
Government institution Manufacturing Agriculture services Others Total
Komitmen dan Commitments and
kontinjensi contingencies
- Fasilitas
pinjaman yang
diberikan yang Undrawn -
belum digunakan loan facilities
- committed - - 3,966,747 140,918 6,878,716 3,174,369 14,160,750 committed
- Irrevocable
letters of credit Outstanding -
yang masih irrevocable
berjalan - - 1,356,818 357,616 60,285 1,070,182 2,844,901 letters of credit
- Bank garansi yang Bank guarantees -
diberikan - 213 280,157 143,809 1,063,412 4,425,784 5,913,375 issued
- Standby letters Standby letters -
of credit - - 166,868 9,700 822,815 402,820 1,402,203 of credit
- 213 5,770,590 652,043 8,825,228 9,073,155 24,321,229
c) Kualitas kredit dari aset keuangan c) Credit quality of financial assets
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As at 31 December 2024 and 2023,
2023, eksposur risiko kredit - bersih atas credit risk exposure - net relating to
aset keuangan terbagi atas: financial assets are divided as follows:
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Kas 1,204,265 - - 1,204,265 Cash
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 9,419,310 - - 9,419,310 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 678,652 - - 678,652 other banks
Penempatan pada Placements with
bank lain dan other banks and
Bank Indonesia 7,520,072 - - 7,520,072 Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
- Pada nilai wajar melalui At fair value through -
laba rugi 8,024,321 - - 8,024,321 profit or loss
- Pada nilai wajar melalui At fair value through -
pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 45,870,673 - - 45,870,673 income
- Dengan biaya yang At amortised -
diamortisasi 170,831 - - 170,831 cost
Obligasi pemerintah Government bonds
- Pada nilai wajar melalui At fair value through -
laba rugi 885,792 - - 885,792 profit or loss
- Pada nilai wajar melalui At fair value through -
pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 32,017,627 - - 32,017,627 income
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 385,696 - - 385,696 resale agreement
Tagihan derivatif 1,228,618 - - 1,228,618 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan Loans
- Modal kerja 56,956,976 5,470,442 469,325 62,896,743 Working capital -
- Investasi 68,912,135 2,123,810 279,155 71,315,100 Investment -
- Konsumsi 26,581,097 1,300,779 327,796 28,209,672 Consumer -
Tagihan akseptasi 1,631,855 278,278 - 1,910,133 Acceptance receivables
Aset lain-lain 1,000,217 - - 1,000,217 Other assets
262,488,137 9,173,309 1,076,276 272,737,722
Halaman – 5/62 – Page
252
Page 277
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iv) Eksposur maksimum risiko kredit atas aset (iv) Maximum exposure to credit risk on
keuangan dan rekening administratif financial assets and administrative
(lanjutan) accounts (continued)
Konsentrasi risiko aset keuangan dengan Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit (lanjutan) with credit risk exposure (continued)
c) Kualitas kredit dari aset keuangan c) Credit quality of financial assets
(lanjutan) (continued)
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Kas 972,535 - - 972,535 Cash
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 7,000,475 - - 7,000,475 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 1,136,036 - - 1,136,036 other banks
Penempatan pada Placements with
bank lain dan other banks and
Bank Indonesia 1,642,320 - - 1,642,320 Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
- Pada nilai wajar melalui At fair value through -
laba rugi 4,802,596 - - 4,802,596 profit or loss
- Pada nilai wajar melalui At fair value through -
pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 13,430,228 - - 13,430,228 income
- Dengan biaya yang At amortised -
diamortisasi 203,340 2,328 - 205,668 cost
Obligasi pemerintah Government bonds
- Pada nilai wajar melalui At fair value through -
laba rugi 1,758,699 - - 1,758,699 profit or loss
- Pada nilai wajar melalui At fair value through -
pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 36,470,954 - - 36,470,954 income
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 23,410,469 - - 23,410,469 resale agreement
Tagihan derivatif 1,122,719 - - 1,122,719 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan Loans
- Modal kerja 52,955,942 4,274,747 459,827 57,690,516 Working capital -
- Investasi 62,023,640 2,417,680 240,709 64,682,029 Investment -
- Konsumsi 22,418,070 894,810 322,369 23,635,249 Consumer -
Tagihan akseptasi 1,809,866 42,962 - 1,852,828 Acceptance receivables
Aset lain-lain 1,649,535 - - 1,649,535 Other assets
232,807,424 7,632,527 1,022,905 241,462,856
Dalam rangka pembelian obligasi, For bond purchase, minimum credit
minimum credit rating adalah sesuai rating is referring to investment grade
dengan peringkat investasi (investment from local or international rating agency.
grade) dari lembaga pemeringkat lokal Rating for Marketable securities and
maupun internasional. Peringkat atas Government bonds is disclosed in
Efek-efek dan Obligasi pemerintah Notes 9 and 10.
dinyatakan di dalam Catatan 9 dan 10.
b. Risiko pasar b. Market risk
Bank memiliki eksposur terhadap risiko pasar, The Bank is exposed to market risks, which is
yaitu risiko dimana nilai wajar atau arus kas the risk that the fair value or future cash flows
masa depan dari suatu instrumen keuangan of a financial instrument will fluctuate because
berfluktuasi karena perubahan pada harga of changes in market prices. Market risks arise
pasar. Risiko pasar berasal dari posisi terbuka from open positions in interest rate and foreign
yang terkait dengan produk-produk suku bunga currency, all of which are exposed to general
dan mata uang asing, yang seluruhnya and specific market movements. The Bank
dipengaruhi oleh pergerakan pasar baik secara separates exposures to market risk into either
spesifik maupun umum. Bank memisahkan fair value through profit or loss or through other
eksposur risiko pasar menjadi portofolio yang comprehensive income portfolios.
diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi dan
portofolio yang diukur dengan nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain.
Halaman – 5/63 – Page
253
Page 278
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
Untuk memastikan terselenggaranya To ensure the adequacy of market risk
manajemen risiko pasar yang baik, diperlukan management implementation, the Bank
pengawasan secara aktif oleh BOD dan BOC requires active supervision by BOD and BOC
untuk mendukung fungsi pengawasan tersebut. to support the supervisory function. At the BOD
Pada level Direksi dibentuk Komite Manajemen level, the function is performed by Market Risk
Risiko Pasar yang mendukung Komite Management Committee (MRMC) to support
Manajemen Risiko dan Presiden Direktur dalam Board Risk Committee and President Director
mengelola keseluruhan eksposur risiko pasar in managing the overall market risk exposure
secara menyeluruh. Pada level Dewan on a wide basis. At BOC level, the oversight
Komisaris fungsi pengawasan risiko dilakukan function is performed by RMC which is
oleh Komite Pemantau Risiko yang antara lain designed, among others, to monitor the Bank’s
memantau profil risiko pasar Bank, mengkaji market risk profile, review and concur market
dan mengesahkan kebijakan terkait risiko pasar risk related policies, and review and concur
serta mengkaji dan mengesahkan penetapan market risk limits.
market risk limit.
(i) Pengukuran risiko pasar (i) Market risk measurement
Bank melakukan pengukuran risiko sebagai Bank perform risk measurement as part of
bagian dari pengelolaan risiko pasar yang market risk management through a
dilakukan melalui berbagai teknik yang comprehensive technique such as Value at
komprehensif seperti Value at Risk (VaR), Risk (VaR), sensitivity and stress testing
sensitivitas risiko dan stress testing yang which are analysed and reported daily and
dianalisis dan dilaporkan secara harian dan regularly. In addition, to cap the potential
berkala. Selain itu, untuk membatasi losses that might happened, the Bank sets
besarnya kerugian yang mungkin terjadi, various market risk limit which are
Bank menetapkan berbagai limit atas risiko monitored on daily basis.
pasar yang dipantau secara harian.
(ii) Risiko nilai tukar mata uang asing dan suku (ii) Foreign exchange risk and interest rate
bunga risk
Bank memiliki eksposur terhadap fluktuasi The Bank is exposed to the effects of
nilai tukar mata uang asing dan suku bunga fluctuations in the prevailing foreign
yang berlaku atas posisi keuangan dan arus currency exchange and interest rates on its
kas. Direksi menetapkan batas atas tingkat financial position and cash flows. The
eksposur berdasarkan mata uang dan Board of Directors sets limits on the level
secara agregat untuk posisi overnight yang of exposure by currency and in aggregate
dimonitor secara harian, menentukan batas for both overnight positions, which are
maksimum kerugian (stop loss limit) untuk monitored daily, the utilisation of maximum
trading book dan Management Action loss limits (stop loss limits) for trading book
Trigger, untuk kegiatan trading maupun and Management Action Trigger, both for
banking book, serta melakukan lindung nilai trading and banking books, as well as the
(hedging) bila diperlukan. Bank memiliki hedging exposure mechanism (where
Value at Risk limit terhadap nilai tukar dan necessary). The Bank also sets Value at
suku bunga untuk mengukur potensi risiko Risk limit for foreign exchange and interest
kerugian maksimum yang mungkin terjadi rate to measure maximum potential losses
atas suatu eksposur dalam rentang waktu of an exposure over a given time horizon
tertentu dan berdasarkan tingkat and at given confidence level. On top of
kepercayaan tertentu. Selain itu, Bank that, the Bank has determined sensitivity
memiliki limit sensitivitas untuk posisi limit for Trading and Banking book which
Trading dan Banking yang dimonitor secara monitored on daily basis.
harian.
Halaman – 5/64 – Page
254
Page 279
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
(ii) Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan) (ii) Foreign exchange risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The table below summarises the Bank’s
Bank atas risiko nilai tukar mata uang asing exposure to foreign currency exchange
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 rate risk at 31 December 2024 and 2023
(ekuivalen Rupiah). Termasuk di dalamnya (Rupiah equivalent). Included in the table
adalah instrumen keuangan Bank pada nilai are the Bank’s financial instruments by
tercatat, dikategorikan berdasarkan jenis amounts carried, categorised by currency.
mata uang.
2024
Dolar
Amerika
Serikat/ Yen Dolar Hong Dolar Dolar
United Jepang/ Kong/ Hong Singapura/ Australia/
States Japanese Kong Singapore Pound Australian Lain-lain/
Dollars Yen Euro Dollars Dollars Sterling Dollars Others
Jumlah aset 49,233,552 190,492 1,096,159 26,283 945,173 23,273 180,132 207,235 Total assets
Jumlah liabilitas 54,578,530 7,681,004 3,092,419 142,855 7,161,327 882,388 3,344,627 1,958,342 Total liabilities
Net Assets/
Aset/(Liabilitas) Bersih (5,344,978) (7,490,512) (1,996,260) (116,572) (6,216,154) (859,115) (3,164,495) (1,751,107) (Liabilities)
Jumlah (26,939,193) Total
REKENING ADMINISTRATIVE
ADMINISTRATIF ACCOUNT
Tagihan 74,506,760 7,680,911 2,164,030 118,691 6,572,590 1,051,329 3,990,459 2,501,022 Receivables
Kewajiban 69,156,577 169,829 161,825 - 474,927 209,721 782,125 803,802 Payables
Komitmen dan Commitments and
kontinjensi - bersih 5,350,183 7,511,082 2,002,205 118,691 6,097,663 841,608 3,208,334 1,697,220 contingencies - net
Jumlah 26,826,986 Total
2023
Dolar
Amerika
Serikat/ Yen Dolar Hong Dolar Dolar
United Jepang/ Kong/ Hong Singapura/ Australia/
States Japanese Kong Singapore Pound Australian Lain-lain/
Dollars Yen Euro Dollars Dollars Sterling Dollars Others
Jumlah aset 49,657,466 202,875 2,469,113 17,841 365,862 20,068 64,166 404,551 Total assets
Jumlah liabilitas (39,912,691) (8,075,061) (2,858,175) (120,344) (5,734,037) (901,391) (2,122,700) (2,882,551) Total liabilities
Net Assets/
Aset/(Liabilitas) Bersih 9,744,775 (7,872,186) (389,062) (102,503) (5,368,175) (881,323) (2,058,534) (2,478,000) (Liabilities)
Jumlah (9,404,967) Total
REKENING ADMINISTRATIVE
ADMINISTRATIF ACCOUNT
Tagihan 57,385,807 7,965,765 566,558 103,796 5,738,829 914,576 2,511,531 3,207,105 Receivables
Kewajiban (67,354,838) (130,557) (146,639) (1,774) (388,228) (38,763) (451,088) (773,336) Payables
Komitmen dan Commitments and
kontinjensi - bersih (9,969,031) 7,835,208 419,919 102,022 5,350,601 875,813 2,060,443 2,433,769 contingencies - net
Jumlah 9,108,744 Total
Halaman – 5/65 – Page
255
Page 280
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
(ii) Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan) (ii) Foreign exchange risk (continued)
Sensitivitas Bank terhadap mata uang asing The Bank's sensitivity on foreign
diperhitungkan dengan menggunakan currencies is determined using the Net
informasi Posisi Devisa Neto yang Open Position information that is translated
ditranslasikan ke dalam mata uang asing into the Bank's main foreign currency,
utama Bank, yaitu USD. Tabel di bawah ini which is USD. The table below shows the
mengikhtisarkan sensitivitas laba sebelum sensitivity of the Bank’s income before tax
pajak Bank atas pelemahan/penguatan nilai to IDR depreciation/appreciation against
tukar mata Rupiah terhadap mata uang other foreign currencies by 5% on
asing sebesar 5% pada tanggal 31 31 December 2024 and 2023:
Desember 2024 dan 2023:
Pengaruh pada laba
sebelum pajak/
Impact on income before tax
+5% -5%
31 Desember 2024 1,346,960 (1,346,960) 31 December 2024
31 Desember 2023 470,248 (470,248) 31 December 2023
(iii) Risiko suku bunga dari posisi Banking Book (iii) Interest rate risk in Banking Book (IRRBB)
(IRRBB)
Risiko tingkat suku bunga arus kas adalah Cash flow interest rate risk is the risk that
risiko di mana arus kas masa depan dari the future cash flows of a financial
suatu instrumen keuangan berfluktuasi instrument will fluctuate because of
karena perubahan suku bunga pasar. Risiko changes in market interest rates. Fair value
nilai wajar suku bunga adalah risiko di mana interest rate risk is the risk that the value of
nilai dari suatu instrumen keuangan a financial instrument will fluctuate because
berfluktuasi karena perubahan suku bunga of changes in market interest rates. The
pasar. Bank memiliki eksposur terhadap Bank takes on exposure to the effects of
fluktuasi tingkat suku bunga pasar yang fluctuations in the prevailing levels of
berlaku baik atas risiko nilai wajar maupun market interest rates on both its fair value
arus kas. Margin bunga dapat meningkat and cash flow risks. Interest margins may
sebagai hasil dari perubahan tersebut tetapi increase as a result of such changes but
dapat menimbulkan kerugian ketika terdapat may causes losses in the event that
pergerakan yang tidak diharapkan. unexpected movements arise.
Kebijakan yang dijalankan Bank dalam Policies adopted by the Bank in managing
pengendalian terhadap risiko suku bunga: its interest rate risk include:
a) Melakukan pemantauan risiko suku a) Monitoring of interest rate risk for
bunga baik pada trading book maupun trading book and ALM banking book
pada ALM banking book (FVOCI). (FVOCI).
b) Mengukur sensitivitas pendapatan dan b) Measuring the sensitivity of the Bank’s
nilai ekonomis laporan posisi keuangan earning and economic value to
terhadap perubahan suku bunga pasar anticipate adverse movement of
untuk mengantisipasi pergerakan suku interest rate.
bunga yang berpotensi merugikan.
c) Melakukan pemantauan terhadap c) Monitoring of overall Repricing Gap
Repricing Gap Profile Asset and Profile Assets and Liabilities in order to
Liabilities secara keseluruhan dalam anticipate adverse movement of
mengantisipasi pergerakan tren suku interest rate.
bunga pasar yang dapat menyebabkan
kerugian.
d) ALCO melakukan peninjauan ulang d) Regular review on Repriced Gap
terhadap Repriced Gap Strategy Strategy by ALCO at least once a
setidak-tidaknya sekali dalam satu month.
bulan.
Halaman – 5/66 – Page
256
Page 281
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
(iii) Risiko suku bunga dari posisi Banking Book (iii) Interest rate risk in Banking Book (IRRBB)
(IRRBB) (lanjutan) (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The tables below summarise the Bank’s
eksposur instrumen keuangan Bank exposure to interest rate risks which is
terhadap risiko tingkat suku bunga yang categorized by the earlier of contractual
dikategorikan menurut mana yang terlebih repricing or maturity dates:
dahulu antara tanggal repricing atau tanggal
jatuh tempo:
2024
Lebih Lebih Lebih
dari 2 dari 3 dari 4
Lebih dari Lebih dari tahun tahun tahun
1 bulan 3 bulan Lebih dari tapi tidak tapi tidak tapi tidak
tapi tidak tapi tidak 1 tahun lebih lebih lebih Tidak
1 bulan lebih dari lebih dari tapi tidak dari 3 dari 4 dari 5 Lebih dikenakan
atau 3 bulan/ 1 tahun/ lebih dari tahun/ tahun/ tahun/ dari 5 bunga/
kurang/ Over 1 Over 3 2 tahun/ 2 years 3 years 4 years tahun/ Non
Less than month to 3 months to 1 year to 2 to 3 to 4 to 5 Over 5 interest Jumlah/
1 month months 1 year years years years years years bearing Total
Aset Assets
Kas - - - - - - - - 1,204,265 1,204,265 Cash
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia - - - - - - - - 9,419,310 9,419,310 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain - with other banks
bersih 680,899 - - - - - - - (2,247) 678,652 - net
Penempatan pada bank Placements with
lain dan Bank other bank and
Indonesia - bersih 7,520,497 - - - - - - - (425) 7,520,072 Bank Indonesia - net
Marketable securities
Efek - efek - bersih 7,470,296 2,712,491 36,878,032 689,627 2,000,043 1,206,453 1,842,783 1,266,934 (834) 54,065,825 - net
Obligasi pemerintah 18,366,895 1,634,311 5,843,971 458,594 883,736 1,287,017 932,839 3,496,056 - 32,903,419 Government bonds
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual under resale
kembali 344,181 5,841 35,674 - - - - - - 385,696 agreement
Pinjaman yang diberikan 70,852,620 64,435,686 14,629,557 8,150,791 5,301,174 2,481,641 1,015,179 397,886 3,195,983 170,460,517 Loans
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai - - - - - - - - (8,039,002) (8,039,002) impairment losses
Tagihan derivatif - - - - - - - - 1,228,618 1,228,618 Derivative receivables
Tagihan akseptasi - Acceptance
bersih - - - - - - - - 1,910,133 1,910,133 receivables - net
Aset lain-lain 85,605 136,230 81,046 - - - - - 697,336 1,000,217 Other assets
Jumlah aset Total financial
keuangan 105,320,993 68,924,559 57,468,280 9,299,012 8,184,953 4,975,111 3,790,801 5,160,876 9,613,137 272,737,722 assets
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera - - - - - - - - 1,561,080 1,561,080 immediately
Simpanan dari Deposits from
nasabah customers
- Giro 59,644,103 - - - - - - - - 59,644,103 Current accounts -
- Tabungan 52,455,778 163,627 474,761 44,216 524,936 645,962 103 559 - 54,309,942 Saving accounts -
- Deposito berjangka 55,420,602 24,983,600 11,573,933 40 - - - - - 91,978,175 Time deposits -
Simpanan dari Deposits from
bank lain other banks
Current and -
- Giro dan tabungan 179,952 - - - - - - - - 179,952 saving accounts
Inter-bank call -
- Inter-bank call money 2,266,570 - - - - - - - - 2,266,570 money
- Deposito berjangka 3,950 - - - - - - - - 3,950 Time deposits -
Liabilitas derivatif - - - - - - - - 1,362,198 1,362,198 Derivative payables
Liabilitas akseptasi - - - - - - - - 1,923,414 1,923,414 Acceptance payables
Efek-efek yang Securities sold
dibeli dengan janji under repurchase
dijual kembali 17,350,889 - - - - - - - - 17,350,889 agreements
Pinjaman subordinasi - - 160,950 - - - - - - 160,950 Subordinated debts
Pinjaman yang diterima - - 2,744,498 - - - - - - 2,744,498 Borrowing
Liabilitas lain-lain - - - - - - - - 1,891,194 1,891,194 Other liabilities
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan 187,321,844 25,147,227 14,954,142 44,256 524,936 645,962 103 559 6,737,886 235,376,915 liabilities
Jumlah gap repricing Total interest
suku bunga (82,000,851) 43,777,332 42,514,138 9,254,756 7,660,017 4,329,149 3,790,698 5,160,317 2,875,251 37,360,807 repricing gap
Halaman – 5/67 – Page
257
Page 282
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
(iii) Risiko suku bunga dari posisi Banking Book (iii) Interest rate risk in Banking Book (IRRBB)
(IRRBB) (lanjutan) (continued)
2023
Lebih Lebih Lebih
dari 2 dari 3 dari 4
Lebih dari Lebih dari tahun tahun tahun
1 bulan 3 bulan Lebih dari tapi tidak tapi tidak tapi tidak
tapi tidak tapi tidak 1 tahun lebih lebih lebih Tidak
1 bulan lebih dari lebih dari tapi tidak dari 3 dari 4 dari 5 Lebih dikenakan
atau 3 bulan/ 1 tahun/ lebih dari tahun/ tahun/ tahun/ dari 5 bunga/
kurang/ Over 1 Over 3 2 tahun/ 2 years 3 years 4 years tahun/ Non
Less than month to 3 months to 1 year to 2 to 3 to 4 to 5 Over 5 interest Jumlah/
1 month months 1 year years years years years years bearing Total
Aset Assets
Kas - - - - - - - - 972,535 972,535 Cash
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia - - - - - - - - 7,000,475 7,000,475 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain - with other banks
bersih 1,139,797 - - - - - - - (3,761) 1,136,036 - net
Penempatan pada bank Placements with
lain dan Bank other bank and
Indonesia - bersih 1,544,433 100,000 - - - - - - (2,113) 1,642,320 Bank Indonesia - net
Marketable securities
Efek - efek - bersih 181,322 973,540 13,379,188 1,112,354 917,622 1,085,060 480,625 310,572 (1,791) 18,438,492 - net
Obligasi pemerintah 4,383,140 846,665 8,808,595 11,800,792 613,040 1,002,448 3,918,506 6,856,467 - 38,229,653 Government bonds
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual under resale
kembali 10,707,937 1,841 12,700,691 - - - - - - 23,410,469 agreement
Pinjaman yang diberikan 65,166,966 56,775,423 12,852,564 5,534,484 6,004,922 2,329,735 1,851,890 361,264 3,216,669 154,093,917 Loans
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai - - - - - - - - (8,086,123) (8,086,123) impairment losses
Tagihan derivatif - - - - - - - - 1,122,719 1,122,719 Derivative receivables
Tagihan akseptasi - Acceptance
bersih - - - - - - - - 1,852,828 1,852,828 receivables - net
Aset lain-lain 59,404 132,196 283,728 - - - - - 1,505,807 1,981,135 Other assets
Jumlah aset Total financial
keuangan 83,182,999 58,829,665 48,024,766 18,447,630 7,535,584 4,417,243 6,251,021 7,528,303 7,577,245 241,794,456 assets
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera - - - - - - - - 1,694,717 1,694,717 immediately
Simpanan dari Deposits from
nasabah customers
- Giro 55,254,840 - - - - - - - - 55,254,840 Current accounts -
- Tabungan 43,325,818 156,604 440,309 57,730 36,836 1,095,750 1,002,960 541 - 46,116,548 Saving accounts -
- Deposito berjangka 53,827,478 19,987,899 6,568,448 12 - - - - - 80,383,837 Time deposits -
Simpanan dari Deposits from
bank lain other banks
Current and -
- Giro dan tabungan 126,803 - - - - - - - - 126,803 saving accounts
Inter-bank call -
- Inter-bank call money 1,190,000 - - - - - - - - 1,190,000 money
- Deposito berjangka 11,350 - - - - - - - - 11,350 Time deposits -
Liabilitas derivatif - - - - - - - - 786,519 786,519 Derivative payables
Liabilitas akseptasi - - - - - - - - 1,869,697 1,869,697 Acceptance payables
Efek-efek yang Securities sold
dibeli dengan janji under repurchase
dijual kembali 16,914,022 - - - - - - - - 16,914,022 agreements
Pinjaman subordinasi - - - 153,970 - - - - - 153,970 Subordinated debts
Pinjaman yang diterima - - - 2,737,985 - - - - - 2,737,985 Borrowing
Liabilitas lain-lain - - - - - - - - 889,296 889,296 Other liabilities
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan 170,650,311 20,144,503 7,008,757 2,949,697 36,836 1,095,750 1,002,960 541 5,240,229 208,129,584 liabilities
Jumlah gap repricing Total interest
suku bunga (87,467,312) 38,685,162 41,016,009 15,497,933 7,498,748 3,321,493 5,248,061 7,527,762 2,337,016 33,664,870 repricing gap
Halaman – 5/68 – Page
258
Page 283
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
(iii) Risiko suku bunga dari posisi Banking Book (iii) Interest rate risk in Banking Book (IRRBB)
(IRRBB) (lanjutan) (continued)
Dalam mengukur sensitivitas dari perspektif In measuring sensitivity from earning
pendapatan (NII), Bank mengukur perspective (NII), the Bank measures the
perubahan tingkat suku bunga terhadap interest rate changes to the net interest
pendapatan bunga bersih untuk 12 bulan ke income for the following 12 months. The
depan. Perhitungan ΔNII adalah perbedaan ΔNII is the difference in the future interest
dalam pendapatan bunga masa depan income between a base scenario and a
antara skenario dasar dan scenario shock rate shock scenario. The base scenario of
suku bunga. Skenario dasar NII NII reflects the interest income from the
mencerminkan pendapatan bunga dari bank's balance sheet which is obtained
neraca bank yang diperoleh berdasarkan from a constant balance sheet, where the
neraca konstan yaitu dimana besaran dan balance sheet amount and composition
komposisi neraca akan dipertahankan sesuai will be maintained according to the
kondisi pada saat awal perhitungan dengan conditions at the beginning of the
melakukan penggantian instrumen yang calculation by replacing similar
serupa atas aset atau kewajiban yang instruments on assets or liabilities that are
mengalami jatuh tempo. due.
Tabel berikut menyajikan sensitivitas This table presents a sensitivity of the
pendapatan bunga bersih Bank untuk Bank’s net interest income for combine
portofolio gabungan dalam mata uang Rupiah and USD portfolios due to an
Rupiah dan USD terhadap peningkatan atau increase or decrease of interest rate using
penurunan suku bunga yang menggunakan parallel up and parallel down shock
skenario shock parallel up dan parallel scenarios. For financial assets and
down. Untuk aset dan liabilitas keuangan liabilities in Rupiah, sensitivity is calculated
dalam mata uang Rupiah, sensitivitas using the increase or decrease of interest
dihitung menggunakan peningkatan atau rate by 400 bps. While, for financial assets
penurunan suku bunga sebesar 400 bps. and liabilities in USD, sensitivity is
Sedangkan, untuk aset dan liabilitas calculated using the increase or decrease
keuangan dalam mata uang USD, of interest rate by 200 bps.
sensitivitas dihitung menggunakan
peningkatan atau penurunan suku bunga
sebesar 200 bps.
Sensitivitas
Pendapatan bunga bersih/
Net interest income sensitivity
Peningkatan Penurunan
Paralel/ Paralel/
Parallel Up Parallel Down
31 Desember 2024 2,215,689 (2,217,841) 31 December 2024
31 Desember 2023 1,381,987 (1,385,671) 31 December 2023
Halaman – 5/69 – Page
259
Page 284
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
(iii) Risiko suku bunga dari posisi Banking Book (iii) Interest rate risk in Banking Book (IRRBB)
(IRRBB) (lanjutan) (continued)
Sensitivitas keuntungan/(kerugian) yang Sensitivity to unrealised gains/(loss) on
belum direalisasi atas efek-efek dan obligasi marketable securities and Government
pemerintah dalam kelompok yang diukur bonds at fair value through other
pada nilai wajar melalui pendapatan comprehensive income
komprehensif lain
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The table below shows the sensitivity of
sensitivitas keuntungan/(kerugian) yang the Bank’s unrealised gains/(loss) on
belum direalisasi atas efek-efek dalam FVOCI marketable securities to movement
kelompok FVOCI Bank pada tanggal of interest rates on 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023 atas 2023 to other comprehensive income. The
perubahan tingkat suku bunga terhadap Bank’s interest rate sensitivity is calculated
pendapatan komprehensif lain. Sensitivitas using the increase or decrease of interest
Bank terhadap suku bunga diperhitungkan rate by 100 bps for IDR exposure. While,
dengan menggunakan peningkatan dan for exposure in USD, sensitivity is
penurunan suku bunga sebesar 100 bps calculated using the increase of interest
untuk eksposur Rupiah. Sementara untuk rate by 100 bps and decrease of interest
eksposur dalam mata uang USD dihitung rate by 100 bps where the interest rate
menggunakan peningkatan suku bunga floored at 0 (zero) percent.
sebesar 100 bps dan penurunan suku
bunga sebesar 100 bps dengan batas
bawah suku bunga 0 (nol) persen.
Pengaruh terhadap keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi atas
efek-efek dan obligasi pemerintah dalam kelompok
yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain/
Impact to unrealised gains/(loss) on marketable securities and
Government bonds at fair value through other comprehensive income
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by 100 bps Decrease by 100 bps
31 Desember 2024 (856,620) 888,508 31 December 2024
31 Desember 2023 (973,740) 1,019,486 31 December 2023
Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa The projection above assumes that all
seluruh variabel lainnya adalah konstan dan other variables are held constant. It also
berdasarkan tanggal pelaporan yang assumes a constant reporting date
konstan serta seluruh posisi dipertahankan position and that all positions run to
hingga jatuh tempo. maturity.
Sensitivitas atas laba bersih dan The sensitivities of net income and
keuntungan yang belum direalisasi atas unrealised gains on marketable securities
efek-efek dalam kelompok yang diukur pada at fair value through other comprehensive
nilai wajar melalui pendapatan income, do not take into account the
komprehensif lain, tidak memperhitungkan effects of hedging and do not incorporate
efek dari lindung nilai dan tindakan-tindakan actions that the Bank would take to
Bank untuk mengurangi risiko atas tingkat mitigate the impact of this interest rate
suku bunga. Dalam kenyataannya, Bank risks. In practice, the Bank proactively
secara proaktif melakukan mitigasi atas efek seeks to mitigate the effect of prospective
prospektif pergerakan tingkat suku bunga. interest movements.
Halaman – 5/70 – Page
260
Page 285
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
(iii) Risiko suku bunga dari posisi Banking Book (iii) Interest rate risk in Banking Book (IRRBB)
(IRRBB) (lanjutan) (continued)
Tingkat suku bunga efektif rata-rata atas The average effective interest rate for the
aset dan liabilitas keuangan Bank adalah Bank’s financial assets and liabilities are
sebagai berikut: as follows:
2024 2023
Mata uang Mata uang
Rupiah/ asing/ Rupiah/ asing/
Rupiah Foreign Rupiah Foreign
% currencies % currencies
ASET ASSETS
Current accounts with
Giro pada bank lain 0.47 3.23 0.29 2.79 other banks
Penempatan pada Placements with other
bank lain dan banks and
Bank Indonesia 5.71 5.18 5.67 4.96 Bank Indonesia
Efek-efek dan Marketable securities
obligasi pemerintah 6.64 3.67 6.05 2.13 and government bonds
Pinjaman yang diberikan 8.07 6.99 8.14 6.96 Loans
LIABILITAS LIABILITIES
Simpanan nasabah Deposits from customers
- Giro 2.26 2.08 2.24 1.04 Current accounts -
- Tabungan 1.19 0.18 1.33 0.09 Saving accounts -
- Deposito berjangka 4.71 4.11 4.36 3.37 Time deposits -
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
- Giro 1.21 - 1.05 - Current accounts -
- Tabungan 0.05 - 0.13 - Saving accounts -
- Inter-bank call money 6.23 5.44 6.18 - Inter-bank call money -
- Deposito berjangka 3.53 - 2.99 - Time deposits -
Pinjaman subordinasi - 5.50 - 5.50 Subordinated debts
Pinjaman yang diterima 6.29 - 7.25 - Borrowing
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas merupakan risiko akibat adanya Liquidity risk is defined as the current and
kemungkinan Bank tidak mampu dalam prospective risk to earnings or capital arising
memenuhi kewajiban arus kas yang bersifat from the likelihood of the Bank’s inability to
kontraktual baik untuk saat ini maupun di masa meet its current and future contractual cash
yang akan datang atau kewajiban yang flow or regulatory obligations when they are
diharuskan peraturan yang telah jatuh tempo due without affecting daily operations and
tanpa mempengaruhi aktivitas harian dan incurring unacceptable losses.
menimbulkan kerugian yang tidak dapat diterima.
Risiko ini mencakup ketidakmampuan dalam This risk includes the inability to manage
mengelola kekurangan atau perubahan sumber- unplanned decreases or changes in funding
sumber pendanaan yang tidak direncanakan dan sources and the failure to recognise or address
kegagalan dalam mengenali atau mengatasi changes in market conditions that affect the
perubahan kondisi pasar yang kemudian ability to liquidate assets quickly with minimal
mempengaruhi kemampuan untuk melikuidasi loss in value.
aset secara cepat dengan nilai kerugian yang
minimal.
Halaman – 5/71 – Page
261
Page 286
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DESEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan The maturity tables below provide information
informasi mengenai perkiraan jatuh tempo dari about maturities on contractual undiscounted
liabilitas sesuai arus kas kontraktual yang tidak cash flows of liabilities on 31 December 2024
didiskontokan pada tanggal 31 Desember 2024 and 2023:
dan 2023:
2024
Kurang dari/ 1–3 3 – 12 1–5 Lebih dari/
Jumlah/ Less than 1 bulan/ bulan/ tahun/ More than
Total bulan/month months months years 5 tahun/years
Obligations due
Liabilitas segera 1,561,080 1,561,080 - - - - immediately
Deposits from
Simpanan nasabah customers
Giro 59,644,103 59,644,103 - - - - Current accounts
Tabungan 54,309,942 52,424,663 144,040 269,317 1,449,853 22,069 Saving accounts
Deposito berjangka 91,978,175 49,042,618 8,754,147 34,151,920 29,490 - Time deposits
Deposits from other
Simpanan dari bank lain 2,450,472 2,450,472 - - - - banks
Liabilitas derivatif 1,362,198 870,842 363,093 101,102 27,161 - Derivative payables
Liabilitas akseptasi 1,923,414 747,651 845,686 330,077 - - Acceptance payables
Beban yang masih harus
dibayar 1,436,578 1,436,578 - - - - Accrued expenses
Efek-efek yang Securities sold
dijual dengan under repurchase
janji dibeli kembali 17,350,889 17,350,889 - - - - agreement
Pinjaman subordinasi 160,950 - - 160,950 - - Subordinated debts
Pinjaman yang diterima 2,744,498 - - 2,744,498 - - Borrowing
Liabilitas lain-lain 1,891,194 1,891,194 - - - - Other liabilities
236,813,493 187,420,090 10,106,966 37,757,864 1,506,504 22,069
2023
Kurang dari/ 1–3 3 – 12 1–5 Lebih dari/
Jumlah/ Less than 1 bulan/ bulan/ tahun/ More than
Total bulan/month months months years 5 tahun/years
Obligations due
Liabilitas segera 1,694,717 1,694,717 - - - - immediately
Deposits from
Simpanan nasabah customers
Giro 55,376,129 55,376,129 - - - - Current accounts
Tabungan 46,500,911 43,303,465 116,804 281,259 2,771,261 28,122 Saving accounts
Deposito berjangka 80,800,373 52,101,288 21,570,618 7,128,454 13 - Time deposits
Deposits from other
Simpanan dari bank lain 1,328,667 1,328,667 - - - - banks
Liabilitas derivatif 786,519 427,510 22,312 336,697 - - Derivative payables
Liabilitas akseptasi 1,869,697 953,076 630,933 285,688 - - Acceptance payables
Beban yang masih harus
dibayar 1,169,350 1,169,350 - - - - Accrued expenses
Efek-efek yang Securities sold
dijual dengan under repurchase
janji dibeli kembali 16,914,022 16,914,022 - - - - agreement
Pinjaman subordinasi 153,970 - - - 153,970 - Subordinated debts
Pinjaman yang diterima 2,737,985 - - - 2,737,985 - Borrowing
Liabilitas lain-lain 3,418,050 3,418,050 - - - - Other liabilities
212,750,390 176,686,274 22,340,667 8,032,098 5,663,229 28,122
Halaman – 5/72 – Page
262
Page 287
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel berikut ini menyediakan informasi The tables below provide information about
mengenai perkiraan cash outflow dari rekening estimated cash outflow of off-balance sheet as
administratif pada tanggal 31 Desember 2024 at 31 December 2024 and 2023:
dan 2023:
2024
Kurang dari/ 1–3 3 – 12 1–5 Lebih dari/
Jumlah/ Less than bulan/ bulan/ tahun/ More than
Total 1 bulan/month months months years 5 tahun/years
Fasilitas pinjaman yang
diberikan yang belum Undrawn loan facilities
ditarik - committed 15,558,343 312,003 - 227,198 5,277,888 9,741,254 - committed
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
Yang masih berjalan 2,763,590 433,048 2,041,169 150,892 138,481 - letters of credit
Bank garansi Bank guarantees
yang diberikan 7,147,872 1,033,728 2,346,448 2,752,520 994,835 20,341 issued
Standby letter of credit 1,593,483 216,710 312,755 828,089 230,218 5,711 Standby letter of credit
27,063,288 1,955,489 4,700,372 3,958,699 6,641,422 9,767,306
2023
Kurang dari/ 1–3 3 – 12 1–5 Lebih dari/
Jumlah/ Less than bulan/ bulan/ tahun/ More than
Total 1 bulan/month months months years 5 tahun/years
Fasilitas pinjaman yang
diberikan yang belum Undrawn loan facilities
ditarik - committed 14,160,750 21,468 5,500 1,005,909 4,414,268 8,713,605 - committed
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
Yang masih berjalan 2,844,901 1,402,607 873,194 413,447 155,653 - letters of credit
Bank garansi Bank guarantees
yang diberikan 5,913,374 1,149,129 1,546,620 2,487,640 723,282 6,703 issued
Standby letter of credit 1,402,203 80,509 107,906 718,800 389,408 105,580 Standby letter of credit
24,321,228 2,653,713 2,533,220 4,625,796 5,682,611 8,825,888
d. Risiko operasional d. Operational risk
Risiko operasional merupakan risiko atas kerugian Operational risk is the risk of loss resulting
dari ketidakcukupan/kegagalan proses internal, from inadequate or failed internal processes,
manusia, sistem dan manajemen atau kerugian people, system and management or losses
dari kejadian eksternal. from external events.
Pengelolaan risiko operasional bertujuan untuk Operational risk management aims to
meminimalkan kerugian yang tidak terduga minimize unexpected or catastrophic losses
(catastrophic), serta mengelola kerugian yang and expected losses from product, activity,
terduga yang timbul dari risiko produk, aktivitas, process, system, and infrastructure risks, as
proses, sistem, infrastruktur, dan faktor well as external factors, in order to support
eksternal dalam mendukung peluang bisnis new business opportunities with controlled
baru dengan risiko yang terkontrol. risk.
Bank telah melakukan pengelolaan risiko The Bank have implemented operational risk
operasional yang meliputi risk identification, risk management covering risk identification, risk
assessment, risk treatment, risk monitoring dan assessment, risk treatment, risk monitoring
reporting dengan tujuan agar eksposur risiko atau and reporting in order to properly control and
kerugian yang mungkin timbul dapat dikendalikan keep risk exposure or potential loss within the
secara memadai dan masih dalam batas risk Bank‘s risk appetite.
appetite Bank.
Halaman – 5/73 – Page
263
Page 288
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
d. Risiko operasional (lanjutan) d. Operational risk (continued)
Bank telah memiliki infrastruktur yang memadai The Bank has the infrastructure to support
untuk mendukung pelaksanaan proses such risk management process, such as
manajemen risiko, antara lain tersedianya sistem application system or operational risk
aplikasi atau database pengelolaan risiko management database, tools, and staffs
operasional, tools dan personil yang mendukung supporting the management of operational risk
pengelolaan risiko operasional pada berbagai unit in all working units and support from top
kerja serta dukungan top manajemen dalam management in managing it.
pelaksanaannya.
Bank telah menetapkan manajemen teknologi The Bank has determined adequate
yang memadai untuk melindungi Bank dari technology management to protect the Bank
penyalahgunaan aset informasi dan ancaman from misuse of the asset information and
serangan cyber. Selain dari sisi teknologi, Bank cyber attack. With the application of current
secara berkala melakukan program sosialisasi technology of the Bank also periodically
dan pelatihan kepada seluruh karyawan untuk communicate and train all employees to
meningkatkan teknologi, informasi dan cyber risk increase cyber risk awareness.
awareness.
Identifikasi, assessment dan mitigasi risiko Risk identification, assessment and mitigation
dilakukan antara lain dengan menerapkan have been implemented such as by
kebijakan New Product Approval Process (NPAP) implementing New Product Approval Process
sebelum produk/program diimplementasi, (NPAP) before implementing such
pelaporan kejadian risiko operasional, pengujian product/program, operational risk event
Risk and Control Self Assessment (RCSA), Key reporting, assessment of Risk and Control Self
Risk Indicator (KRI) serta analisis emerging risk. Assessment (RCSA), Key Risk Indicator (KRI)
Dalam rangka mengoptimalkan fungsi kontrol, and also emerging risk analysis. To optimize
Bank telah membentuk unit Control Assurance the control function, the Bank has established
Function. a Control Assurance Function unit.
Monitoring atas perbaikan kontrol dilakukan The monitoring of control enhancement has
secara berkesinambungan terhadap kejadian been implemented continuously on identified
risiko operasional yang telah teridentifikasi. operational risk event.
Bank memiliki Manajemen Keberlangsungan The Bank’s Business Continuity Management
Bisnis dan Manajemen Krisis yang bertujuan and Crisis Management that aims at reducing
untuk mengurangi dampak gangguan proses disruption to business processes and the
bisnis dan operasional Bank terutama pada saat Bank’s operations mainly in crisis situations.
Bank tengah menghadapi kondisi krisis. Dalam Bank has a system to monitor Business
pelaksanaannya Bank telah memiliki sistem untuk Continuity Management.
mendukung pelaksanaan Manajemen
Keberlangsungan Bisnis dan Manajemen Krisis.
Bank menyadari adanya risiko yang terkait The Bank is aware of the inherent risks due to
dengan program alih daya. Oleh karenanya, Bank its outsourcing program. Therefore, the Bank
sudah memiliki kebijakan untuk mengelola has policies for managing any potential risks
potensi risiko yang muncul sesuai dengan that may arise in this program in accordance
regulasi yang berlaku. with the prevailing regulations.
Pengawasan secara aktif oleh Direksi dan Dewan The Board of Directors and the Board of
Komisaris Bank atas laporan profil risiko dan Commissioners actively monitor the Bank’s
pelaksanaan manajemen risiko dilakukan secara risk profile report and its risk management
berkala melalui berbagai rapat komite, seperti implementation periodically through various
Operational Risk Management Council, Board committee meetings, such as Operational Risk
Risk Committee dan Risk Monitoring Committee. Management Council, Board Risk Committee
and Risk Monitoring Committee.
Halaman – 5/74 – Page
264
Page 289
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
d. Risiko operasional (lanjutan) d. Operational risk (continued)
Untuk pengelolaan risiko fraud, Bank telah In terms of the managing of fraud risk, the
memiliki dokumen kebijakan dan prosedur Bank has documented fraud handling policy
penanganan fraud yang dikinikan secara berkala. and procedure which are updated regularly. In
Selain itu, Bank mendorong seluruh karyawan addition, the Bank encourages all staffs to
untuk melaporkan indikasi kejadian fraud report any fraud event indication
(whistleblower) apabila mengetahuinya dan Bank (whistleblower) if they recognise it and Bank
memberikan perlindungan kepada pelapor. Bank guarantees protection for the whistleblower.
juga telah memiliki web whistleblowing yang Bank has implemented whistleblowing web
dapat diakses tidak hanya oleh karyawan Bank that can be accessed by Bank’s staffs and
tetapi juga oleh pihak eksternal. Direksi Bank external parties. The Bank’s Board of
terlibat aktif dalam pengelolaan risiko fraud antara Directors are actively involved in fraud risk
lain memberikan pengarahan atas strategi management by providing strategic direction
pengelolaan risiko fraud, pengawasan on fraud risk management, the monitoring of
penanganan kejadian fraud, pemberian sanksi fraud handling, the sanction concerning fraud
dan monitoring perkembangan perbaikan kontrol event, and the monitoring of control
untuk memastikan kejadian yang sama dapat improvement to prevent or minimise the
dicegah atau diminimalisir. Hal ini dilakukan occurrence of similar event. This action is
melalui Fraud Council yang diketuai oleh performed through Fraud Council that is
Presiden Direktur maupun dalam rapat Board chaired by the President Director or through
Risk Committee. Apabila ada kejadian yang Board Risk Committee Meeting. If there is any
sifatnya signifikan, maka ketua Tim Penanganan significant event, the Chairman of Fraud
Fraud dapat melaporkannya secara langsung Handling Team may directly report to the
kepada Ketua Fraud Council atau Komisaris. Head of Fraud Council or Board of
Untuk memitigasi dampak finansial akibat Commissioners. To mitigate financial impact
kejadian fraud, Bank telah memiliki asuransi from fraud events, the Bank has insurance
perlindungan terhadap fraud. covers for fraud.
Bank secara terus menerus membangun The Bank has continuously developed its risk
lingkungan budaya kesadaran risiko yang awareness culture and support the
mendukung pelaksanaan manajemen risiko implementation for operational risk
operasional melalui penguatan pada tiga lini management, through the implementation of
pertahanan (three line of defense) yaitu unit bisnis the three line of defense which consists of the
dan unit fungsional sebagai lini pertahanan business or functional unit as the first line of
pertama, manajemen risiko operasional sebagai defense, operational risk management as
lini pertahanan kedua dan Internal Audit sebagai second line of defense and Internal Audit as
lini pertahanan ketiga. third line of defense.
e. Risiko hukum e. Legal risk
Risiko hukum merupakan risiko yang disebabkan Legal risk can be caused by weaknesses in
oleh adanya kelemahan aspek yuridis, yang legal aspects such as lawsuits, an absence of
antara lain disebabkan adanya tuntutan hukum, clear and supportive laws, or weaknesses in
ketiadaan peraturan perundang-undangan yang contracts, claims or collateral agreements.
mendukung atau kelemahan pengikatan seperti
tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak dan
pengikatan agunan yang tidak sempurna.
Pengelolaan risiko hukum dilakukan untuk Legal risk is managed by ensuring that all
memastikan agar seluruh aktivitas dan activities and business relationships between
hubungan kegiatan usaha Bank dengan pihak the Bank and third parties are based on rules
ketiga didasarkan pada aturan dan persyaratan and conditions that are capable of protecting
yang dapat melindungi kepentingan Bank dari the Bank’s interests from a legal perspective.
segi hukum.
Halaman – 5/75 – Page
265
Page 290
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
f. Risiko reputasi f. Reputation risk
Risiko reputasi timbul dari adanya pemberitaan Reputation risk arise from negative publicity
negatif terkait dengan kegiatan usaha Bank concerning the operations of the Bank or
atau persepsi negatif mengenai Bank. negative perceptions of the Bank. Given that
Mengingat risiko reputasi ini bukan merupakan reputation risk management is an integral part
risiko yang dikelola secara terpisah dari risiko- of risk management, especially in a bank with
risiko lainnya, khususnya bagi Bank dengan highly complex operations, the management of
kompleksitas usaha yang tinggi, maka each functional aspect of the Bank is
pengelolaan setiap aktivitas fungsional Bank integrated into a single accurate and
sedapat mungkin terintegrasi ke dalam suatu comprehensive risk management system and
sistem dan proses pengelolaan risiko yang process as much as possible. The Bank has
akurat dan komprehensif. Penanganan keluhan established an integrated CHM system
dari nasabah telah terintegrasi dalam sistem (Complaint Handling Management) to handle
CHM (Complaint Handling Management) Bank. complain from customer.
g. Risiko stratejik g. Strategic risk
Risiko stratejik mengacu pada risiko yang Strategic risk refers to the risk of a bad
disebabkan oleh adanya keputusan dan/atau outcome attributed due to a decision and/or
penerapan strategi Bank yang tidak tepat, implementation of the Bank’s strategy, a bad
pengambilan keputusan strategis yang tidak or misjudged strategic decision or the Bank’s
tepat, atau kegagalan Bank dalam merespon failure to respond to external changes.
perubahan-perubahan eksternal.
Bank mengelola risiko stratejik melalui proses The Bank manages strategic risks through a
pertimbangan dan pengambilan keputusan comprehensive and collective consideration
secara kolektif dan komprehensif di lingkungan and decision-making processes encompassing
komite-komite pengawasan dan eksekutif, yang areas of the supervisory and executive
turut mempengaruhi dan berdampak pada committees that influence and impact business
langkah-langkah bisnis yang akan diambil decisions on policies and directions that the
dalam kerangka kebijakan dan arah yang telah Bank will embark on.
ditetapkan.
h. Risiko kepatuhan h. Compliance risk
Risiko kepatuhan merupakan risiko yang timbul Compliance risk is the risk when the Bank does
ketika Bank tidak mematuhi atau tidak not comply or implement current laws and
melaksanakan peraturan perundang-undangan regulations and other policies. If compliance
dan ketentuan lain yang berlaku. Risiko risk is not managed well, it will potentially lead
kepatuhan, jika tidak dikelola dengan baik, to penalty charges, punishments, or damage to
berpotensi pada pengenaan denda, hukuman, reputation.
atau rusaknya reputasi.
Bank melakukan identifikasi dan pengelolaan The Bank implements early detection and
risiko kepatuhan sejak awal dengan management of compliance risks by providing
memberikan bantuan kepada unit bisnis dan assistance to business and operational units
unit operasional dalam hal pengembangan and in the development of new products and
produk dan aktivitas baru dan secara aktif activities and also actively evaluated the
melakukan penilaian terhadap kebijakan Bank’s Guidelines and Procedures to ensure
Pedoman dan Prosedur Internal yang dimiliki that all external regulations have been
oleh Bank untuk memastikan bahwa seluruh accommodated and complied accordingly in
peraturan eksternal telah diakomodir the implementation.
sedemikian rupa dan selanjutnya untuk dipatuhi
dalam pelaksanaannya.
Halaman – 5/76 – Page
266
Page 291
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
i. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan i. Fair value of financial assets and liabilities
Tabel dibawah ini menggambarkan nilai tercatat The table below summarises the carrying
dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan amounts and fair values of those financial
yang tidak disajikan di laporan posisi keuangan assets and liabilities not presented in the
Bank pada nilai wajarnya: Bank’s statement of financial position at their
fair values:
2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset Assets
Kas 1,204,265 1,204,265 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 9,419,310 9,419,310 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 678,652 678,652 other banks
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia 7,520,072 7,520,072 and Bank Indonesia
Efek - efek Marketable securities
- Dengan biaya perolehan
diamortisasi 170,831 170,831 At amortised cost -
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 385,696 385,696 resale agreement
Pinjaman yang diberikan 162,421,515 162,400,857 Loans
Tagihan akseptasi 1,910,133 1,910,133 Acceptance receivables
Aset lain-lain 2,330,874 2,330,874 Other assets
186,041,348 186,020,690
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 1,561,080 1,561,080 Obligations due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
- Giro 59,644,103 59,644,103 Current accounts -
- Tabungan 54,309,942 54,309,942 Saving accounts -
- Deposito berjangka 91,978,175 91,978,175 Time deposits -
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
- Giro dan tabungan 179,952 179,952 Current and saving accounts -
- Inter-bank call money 2,266,570 2,266,570 Inter-bank call money -
- Deposito berjangka 3,950 3,950 Time deposits -
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 17,350,889 17,350,889 repurchase agreement
Liabilitas akseptasi 1,923,414 1,923,414 Acceptance payables
Beban yang masih harus dibayar 1,436,578 1,436,578 Accrued expenses
Pinjaman subordinasi 160,950 160,950 Subordinated Debts
Pinjaman yang diterima 2,744,498 2,744,498 Borrowing
Liabilitas lain-lain 4,446,600 4,446,600 Other liabilities
238,006,701 238,006,701
Halaman – 5/77 – Page
267
Page 292
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
i. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan i. Fair value of financial assets and liabilities
(lanjutan) (continued)
Tabel dibawah ini menggambarkan nilai tercatat The table below summarises the carrying
dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan amounts and fair values of those financial
yang tidak disajikan di laporan posisi keuangan assets and liabilities not presented in the
Bank pada nilai wajarnya: (lanjutan) Bank’s statement of financial position at their
fair values: (continued)
2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset Assets
Kas 972,535 972,535 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 7,000,475 7,000,475 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 1,136,036 1,136,036 other banks
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia 1,642,320 1,642,320 and Bank Indonesia
Efek - efek Marketable securities
- Dengan biaya perolehan
diamortisasi 205,668 205,668 At amortised cost -
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 23,410,469 23,410,469 resale agreement
Pinjaman yang diberikan 146,007,794 147,990,310 Loans
Tagihan akseptasi 1,852,828 1,852,828 Acceptance receivables
Aset lain-lain 1,649,533 1,649,533 Other assets
183,877,658 185,860,174
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 1,694,717 1,694,717 Obligations due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
- Giro 55,254,840 55,254,840 Current accounts -
- Tabungan 46,116,548 46,116,548 Saving accounts -
- Deposito berjangka 80,383,837 80,383,837 Time deposits -
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
- Giro dan tabungan 126,803 126,803 Current and saving accounts -
- Inter-bank call money 1,190,000 1,190,000 Inter-bank call money -
- Deposito berjangka 11,350 11,350 Time deposits -
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 16,914,022 16,914,022 repurchase agreement
Liabilitas akseptasi 1,869,697 1,869,697 Acceptance payables
Beban yang masih harus dibayar 1,169,350 1,169,350 Accrued expenses
Pinjaman subordinasi 153,970 153,970 Subordinated Debts
Pinjaman yang diterima 2,737,985 2,737,985 Borrowing
Liabilitas lain-lain 3,418,051 3,418,051 Other liabilities
211,041,170 211,041,170
Halaman – 5/78 – Page
268
Page 293
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
i. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan i. Fair value of financial assets and
(lanjutan) liabilities (continued)
(i) Kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada (i) Cash, current accounts with Bank
bank lain, penempatan pada bank lain dan Indonesia, current accounts with other
Bank Indonesia, efek-efek, efek-efek yang bank, placements with other banks and
dibeli dengan janji dijual kembali, tagihan Bank Indonesia, marketable securities,
akseptasi dan aset lain-lain. securities purchased under resale
agreements, acceptance receivables and
other assets.
Nilai tercatat dari giro dan penempatan The carrying amount of floating rate
dengan suku bunga mengambang adalah current account and placements is a
perkiraan yang layak atas nilai wajar. reasonable approximation of fair value.
Estimasi nilai wajar terhadap kas, The estimated fair value of cash, fixed
penempatan dengan suku bunga tetap, interest-bearing placements, marketable
efek-efek, tagihan akseptasi dan aset lain- securities, acceptance receivables and
lain ditetapkan berdasarkan diskonto arus other assets is based on discounted cash
kas dengan menggunakan suku bunga flows using prevailing money-market
pasar uang yang berlaku untuk utang interest rates for debts with similar credit
dengan risiko kredit dan sisa jatuh tempo risk and remaining maturity. Since the
yang serupa. Karena sisa jatuh tempo di maturity is below 1 year, the carrying
bawah 1 tahun, nilai tercatat dari amount of fixed interest-bearing
penempatan dengan suku bunga tetap, placements, marketable securities,
efek-efek, tagihan akseptasi dan aset lain- acceptance receivables and other assets
lain adalah perkiraan yang layak atas nilai is a reasonable approximation of fair
wajar. value.
(ii) Pinjaman yang diberikan (ii) Loans
Pinjaman yang diberikan dinyatakan Loans are recognised at carrying amount
berdasarkan jumlah nilai tercatat setelah net of charges for impairment.
dikurangi oleh cadangan kerugian
penurunan nilai.
Nilai tercatat dari pinjaman yang diberikan The carrying amount of floating rate loans
dengan suku bunga mengambang adalah is a reasonable approximation of fair
perkiraan yang layak atas nilai wajar. value.
Untuk pinjaman yang diberikan dengan For fixed rate loans, the estimated fair
suku bunga tetap, estimasi nilai wajar dari value of those loans represents the
pinjaman yang diberikan tersebut discounted amount of estimated future
mencerminkan jumlah diskonto dari cash flows expected to be received.
estimasi kini dari arus kas masa depan Estimated cash flows are discounted at
yang diharapkan akan diterima. Arus kas current market rates to determine fair
yang diharapkan didiskontokan pada tingkat value.
suku bunga pasar terkini untuk menentukan
nilai wajar.
(iii) Liabilitas segera, simpanan nasabah dan (iii) Obligations due immediately, deposits
simpanan dari bank lain, liabilitas from customers and deposits from other
akseptasi, efek-efek yang dijual dengan banks, acceptance payables, securities
janji dibeli kembali, beban yang masih sold under repurchase agreement,
harus dibayar, pinjaman yang diterima, accrued expenses, borrowing,
pinjaman subordinasi dan liabilitas lain-lain. subordinated debt and other liabilities.
Estimasi nilai wajar simpanan tanpa jatuh The estimated fair value of deposits with
tempo, termasuk simpanan tanpa bunga no stated maturity, which includes non-
adalah sebesar jumlah terutang ketika interest bearing deposits, is the amount
hutang tersebut dibayarkan. repayable on demand.
Halaman – 5/79 – Page
269
Page 294
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
i. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan i. Fair value of financial assets and liabilities
(lanjutan) (continued)
(iii) Liabilitas segera, simpanan nasabah dan (iii) Obligations due immediately, deposits
simpanan dari bank lain, liabilitas from customers and deposits from other
akseptasi, efek-efek yang dijual dengan banks, acceptance payables, securities
janji dibeli kembali, beban yang masih sold under repurchase agreement,
harus dibayar, pinjaman yang diterima, accrued expenses, borrowing,
pinjaman subordinasi dan liabilitas lain-lain. subordinated debt and other liabilities.
(lanjutan) (continued)
Estimasi nilai wajar terhadap simpanan The estimated fair value of fixed interest-
dengan tingkat suku bunga tetap, liabilitas bearing deposits, acceptance payables,
akseptasi, efek-efek yang dijual dengan securities sold under repurchase
janji dibeli kembali, pinjaman subordinasi, agreement, subordinated debt, accrued
beban yang masih harus dibayar, dan expenses and other liabilities not quoted
liabilitas lain-lain yang tidak memiliki in an active market is based on
kuotasi di pasar aktif ditetapkan discounted cash flows using interest rates
berdasarkan diskonto arus kas dengan for new debts with similar remaining
menggunakan suku bunga hutang baru maturity. Since the maturity is below one
dengan sisa jatuh tempo yang serupa. year, the carrying amount of fixed rate
Karena sisa jatuh tempo dibawah satu deposits, acceptance payables, securities
tahun sehingga nilai tercatat dari simpanan sold under repurchase agreement,
dengan suku bunga tetap, liabilitas accrued expenses and other liabilities is a
akseptasi, efek-efek yang dijual dengan reasonable approximation of fair value.
janji dibeli kembali, beban yang masih
harus dibayar dan liabilitas lain-lain adalah
perkiraan yang layak atas nilai wajar.
(iv) Efek-efek yang diterbitkan (iv) Marketable securities issued
Nilai wajar agregat dihitung berdasarkan The aggregate fair values are calculated
harga pasar kuotasi. Jika informasi ini tidak based on quoted market prices. For
tersedia, model diskonto arus kas those where quoted market prices are
digunakan berdasarkan kurva yield terkini not available, a discounted cash flow
yang sesuai dengan sisa periode jatuh model is used based on a current yield
temponya. curve appropriate for the remaining item
to maturity.
Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada Financial assets and liabilities measured at
nilai wajar menggunakan hierarki nilai wajar fair value use the following fair value
sebagai berikut: hierarchy of:
a. Tingkat 1 a. Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam Quoted prices (unadjusted) in active
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang markets for identical assets or liabilities;
identik;
b. Tingkat 2 b. Level 2
Input selain harga kuotasian yang termasuk Inputs other than quoted prices included
dalam Tingkat 1 yang dapat diobservasi within Level 1 that are observable for the
untuk aset atau liabilitas, baik secara assets or liabilities, either directly (that is,
langsung (misalnya harga) maupun tidak as prices) or indirectly (that is, derived
langsung (misalnya derivasi harga); dan from prices); and
c. Tingkat 3 c. Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang bukan Inputs for the assets or liabilities that are
berdasarkan data pasar yang dapat not based on observable market data
diobservasi (input yang tidak dapat (unobservable inputs).
diobservasi).
Halaman – 5/80 – Page
270
Page 295
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
i. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan i. Fair value of financial assets and liabilities
(lanjutan) (continued)
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai Financial instruments measured at fair values
wajar
Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas The table below shows the Bank’s assets and
Bank yang diukur sebesar nilai wajar pada liabilities that are measured at fair value as at
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023 based on fair
berdasarkan hierarki nilai wajar: value hierarchy:
2024
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Nilai wajar/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Efek-efek 53,894,994 53,658,468 11,484 225,042 53,894,994 Marketable securities
Obligasi pemerintah 32,903,419 32,903,419 - - 32,903,419 Government bonds
Tagihan derivatif 1,228,618 3,976 1,224,642 - 1,228,618 Derivative receivables
88,027,031 86,565,863 1,236,126 225,042 88,027,031
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 1,362,198 6,276 1,355,922 - 1,362,198 Derivative payables
1,362,198 6,276 1,355,922 - 1,362,198
2023
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Nilai wajar/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Efek-efek 18,232,824 18,132,817 100,007 - 18,232,824 Marketable securities
Obligasi pemerintah 38,229,653 38,229,653 - - 38,229,653 Government bonds
Tagihan derivatif 1,122,719 7,092 1,115,627 - 1,122,719 Derivative receivables
57,423,157 56,107,523 1,215,624 - 57,423,157
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 786,519 6,633 779,886 - 786,519 Derivative payables
786,519 6,633 779,886 - 786,519
Halaman – 5/81 – Page
271
Page 296
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
i. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan i. Fair value of financial assets and liabilities
(lanjutan) (continued)
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai Financial instruments not measured at fair
wajar values
Tabel berikut menyajikan nilai wajar atas aset The table below shows the fair value of the
dan liabilitas keuangan (setelah dikurangi Bank’s financial assets and liabilities (net of
cadangan kerugian penurunan nilai) Bank yang allowance for impairment losses) that are not
tidak diukur sebesar nilai wajar pada tanggal measured at fair value as at 31 December
31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan 2024 and 2023 based on fair value hierarchy:
hierarki nilai wajar:
2024
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset Assets
Marketable
Efek-efek 170,831 - - 170,831 170,831 securities
Pinjaman yang diberikan 162,421,515 - - 162,400,857 162,400,857 Loans
162,592,346 - - 162,571,688 162,571,688
Liabilitas Liabilities
Deposits from
Simpanan nasabah customers
- Giro 59,644,103 - 59,644,103 - 59,644,103 Current accounts -
- Tabungan 54,309,942 - 54,309,942 - 54,309,942 Saving accounts -
- Deposito berjangka 91,978,175 - 91,978,175 - 91,978,175 Time deposits -
Deposits from
Simpanan dari bank lain other banks
Current and -
- Giro dan tabungan 179,952 - 179,952 - 179,952 saving
Inter-bank call -
- Inter-bank call money 2,266,570 - 2,266,570 - 2,266,570 money
- Deposito berjangka 3,950 - 3,950 - 3,950 Time deposits -
Pinjaman subordinasi 160,950 - 160,950 - 160,950 Subordinated debts
Pinjaman yang diterima 2,744,498 - 2,744,498 - 2,744,498 Borrowing
211,288,140 - 211,288,140 - 211,288,140
2023
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset Assets
Marketable
Efek-efek 205,668 - - 205,668 205,668 securities
Pinjaman yang diberikan 146,007,794 - - 147,990,310 147,990,310 Loans
146,213,462 - - 148,195,978 148,195,978
Liabilitas Liabilities
Deposits from
Simpanan nasabah customers
- Giro 55,254,840 - 55,254,840 - 55,254,840 Current accounts -
- Tabungan 46,116,548 - 46,116,548 - 46,116,548 Saving accounts -
- Deposito berjangka 80,383,837 - 80,383,837 - 80,383,837 Time deposits -
Deposits from
Simpanan dari bank lain other banks
Current and -
- Giro dan tabungan 126,803 - 126,803 - 126,803 saving
Inter-bank call -
- Inter-bank call money 1,190,000 - 1,190,000 - 1,190,000 money
- Deposito berjangka 11,350 - 11,350 - 11,350 Time deposits -
Pinjaman subordinasi 153,970 - 153,970 - 153,970 Subordinated debts
Pinjaman yang diterima 2,737,985 - 2,737,985 - 2,737,985 Borrowing
185,975,333 - 185,975,333 - 185,975,333
Halaman – 5/82 – Page
272
Page 297
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
i. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan i. Fair value of financial assets and liabilities
(lanjutan) (continued)
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai Financial instruments not measured at fair
wajar (lanjutan) values (continued)
Perhitungan nilai wajar dilakukan hanya untuk The fair values calculated are for disclosure
kepentingan pengungkapan dan tidak purposes only and do not have any impact on
berdampak pada pelaporan posisi atau kinerja the Bank’s reported financial performance or
keuangan Bank. Nilai wajar yang dihitung oleh position. The fair values calculated by the
Bank mungkin berbeda dengan jumlah aktual Bank may be different from the actual amount
yang akan diterima atau dibayar pada saat that will be received or paid on the settlement
penyelesaian atau jatuh tempo instrumen or maturity of the financial instrument. As
keuangan. Karena terdapat instrumen keuangan certain categories of financial instruments are
tertentu yang tidak diperdagangkan, maka not traded, there is management judgment
perhitungan nilai wajar melibatkan pertimbangan involved in calculating the fair values.
dan estimasi manajemen.
j. Manajemen risiko permodalan j. Capital risk management
Modal regulasi Regulatory capital
Tujuan manajemen permodalan Bank adalah The Bank's capital management objectives
untuk mempertahankan posisi modal yang kuat are to maintain a strong capital position to
untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan support business growth and to sustain
mempertahankan investor, deposan, pelanggan investor, depositor, customer and market
dan kepercayaan pasar. Dalam pengelolaan confidence. In managing its capital, the Bank
permodalan, Bank mempertimbangkan faktor- considers factors such as: providing an
faktor seperti: pengembalian modal yang optimal optimal capital rate of return to shareholders
pada pemegang saham, menjaga and maintaining a balance between high
keseimbangan antara keuntungan yang lebih return and gearing ratio and safety provided
tinggi dengan gearing ratio serta keamanan by a sound capital position.
yang diberikan oleh posisi modal yang sehat.
OJK menentukan dan mengawasi kebutuhan OJK sets and monitors capital requirements
modal Bank sebagai entitas tersendiri dan for the Bank as an individual entity and the
secara keseluruhan. Bank diwajibkan untuk Bank as a whole. The Bank is required to
mematuhi peraturan BI yang berlaku dalam hal comply with prevailing BI regulations in
modal yang diwajibkan regulator. (lihat Catatan respect of regulatory capital. (refer to Notes
51c) 51c)
4. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 4. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING AND JUDGMENTS
Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam rangka Certain estimates and assumptions are made in
penyusunan laporan keuangan dimana dibutuhkan the preparation of the financial statements. These
pertimbangan manajemen dalam menentukan require management judgment in determining the
metodologi yang tepat untuk penilaian aset dan appropriate methodology for valuation of assets
liabilitas. and liabilities.
Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang Management makes estimations and assumptions
berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan liabilitas that affect the reported amounts of assets and
atas tahun keuangan satu tahun ke depan. Semua liabilities within the next financial year. All
estimasi dan asumsi yang diharuskan oleh PSAK estimations and assumptions required in
adalah estimasi terbaik yang didasarkan pada conformity with SFAS are best estimates
standar yang berlaku. Estimasi dan pertimbangan undertaken in accordance with the applicable
dievaluasi secara terus menerus dan berdasarkan standard. Estimations and judgments are
pengalaman masa lalu dan faktor-faktor lain evaluated on a continuous basis, and are based
termasuk harapan atas kejadian yang akan datang. on past experience and other factors, including
expectations with regard to future events.
Halaman – 5/83 – Page
273
Page 298
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 4. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat Although these estimations and assumptions are
berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas based on management’s best knowledge of
kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang timbul current events and activities, actual result may
mungkin berbeda dengan estimasi dan asumsi differ from those estimates and assumptions.
semula.
Pengungkapan ini melengkapi pengungkapan pada These disclosures supplement the commentary
manajemen risiko keuangan (lihat Catatan 3). on financial risk management (see Note 3).
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset a. Allowances for impairment losses of financial
keuangan assets
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets at amortised cost are
perolehan diamortisasi dievaluasi penurunan evaluated for impairment on a basis described
nilainya sesuai dengan Catatan 2d.I. in Note 2d.I.
Kondisi spesifik counterparty yang mengalami Specific conditions on counterparties identified
penurunan nilai dalam pembentukan cadangan to have credit impaired on the impairment on
kerugian atas aset keuangan dievaluasi secara financial assets will be evaluated individually
individu berdasarkan estimasi terbaik for impairment and is based upon
manajemen atas nilai kini arus kas yang management's best estimate of the present
diharapkan akan diterima. Dalam mengestimasi value of the cash flows that are expected to
arus kas tersebut, manajemen membuat be received. In estimating these cash flows,
pertimbangan tentang situasi keuangan management makes judgments about the
counterparty dan nilai realisasi bersih dari counterparty's financial situation and the net
setiap agunan. Setiap aset yang mengalami realisable value of any underlying collateral.
penurunan nilai dinilai sesuai dengan manfaat Each impaired asset is assessed on its
yang ada, dan strategi penyelesaian serta benefits, and the workout strategy and
estimasi arus kas yang diperkirakan dapat estimated cash flows considered recoverable
diterima disetujui secara independen oleh are independently approved by the Risk
Manajemen Risiko. Management.
Perhitungan cadangan penurunan nilai kolektif Collectively assessed impairment allowances
meliputi kerugian kredit yang melekat dalam cover credit losses inherent in portfolios of
portofolio aset keuangan dengan karakteristik financial assets with similar economic
ekonomi yang sama ketika terdapat bukti characteristics when there is objective
objektif penurunan nilai terganggu, tetapi evidence to suggest that they contain
penurunan nilai secara individu belum dapat impaired financial assets, but the individual
diidentifikasi. Dalam menilai kebutuhan untuk impaired items cannot yet be identified. In
cadangan kolektif, manajemen assessing the need for collective allowances,
mempertimbangkan faktor-faktor seperti management considers factors such as credit
kualitas kredit dan jenis produk. Guna membuat quality and type of product. In order to
estimasi cadangan yang diperlukan, estimate the required allowance, assumptions
manajemen membuat asumsi untuk are made to define the way inherent losses
menentukan kerugian yang melekat, dan untuk are modelled and to determine the required
menentukan parameter input yang diperlukan, input parameters, based on historical
berdasarkan pengalaman masa lalu dan kondisi experience and current economic conditions.
ekonomi saat ini. Keakuratan penyisihan The accuracy of the allowances depends on
tergantung pada seberapa baik estimasi arus how well these estimate future cash flows for
kas masa depan untuk cadangan counterparty specific counterparty allowances and the
tertentu dan asumsi model dan parameter yang model assumptions and parameters used in
digunakan dalam menentukan cadangan determining collective allowances.
kolektif.
Halaman – 5/84 – Page
274
Page 299
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 4. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
b. Menentukan nilai wajar instrumen keuangan b. Determining fair values of financial
instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset dan In determining the fair value for financial
liabilitas keuangan yang tidak mempunyai assets and financial liabilities for which there
harga pasar, Bank menggunakan teknik is no observable market price, the Bank uses
penilaian seperti yang dijelaskan dalam Catatan the valuation techniques as described in Note
2d.C untuk instrumen keuangan yang jarang 2d.C for financial instruments that are traded
diperdagangkan dan memiliki informasi harga infrequently and a lack of price transparency,
yang terbatas, nilai wajar yang kurang obyektif fair value is less objective and requires
dan membutuhkan berbagai tingkat penilaian varying degrees of judgment depending on
tergantung pada likuiditas, konsentrasi, faktor liquidity, concentration, uncertainty of market
ketidakpastian pasar, asumsi harga dan risiko factors, pricing assumptions and other risks
lainnya. affecting the specific instrument.
c. Liabilitas imbalan kerja c. Employee benefits obligations
Nilai kini kewajiban pensiun tergantung pada The present value of the pension obligations
beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar depends on a number of factors that are
aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. determined on an actuarial basis using a
Asumsi yang digunakan untuk menentukan number of assumptions. The assumptions
biaya/(penghasilan) pensiun neto mencakup used in determining the net cost/(income) for
tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa pensions include the discount rate and future
datang. Adanya perubahan pada asumsi ini salary increase. Any changes in these
akan mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban assumptions will have an impact on the
pensiun. carrying amount of pension obligations.
Bank menentukan tingkat diskonto dan The Bank determines the appropriate
kenaikan gaji masa datang yang sesuai pada discount rate and future salary increase at
akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto the end of each reporting period. The
adalah tingkat suku bunga yang harus discount rate is the interest rate that should
digunakan untuk menentukan nilai kini atas be used to determine the present value of
estimasi arus kas keluar masa depan yang estimated future cash outflows expected to
diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban be required to settle the pension obligations.
pensiun. Dalam menentukan tingkat suku In determining the appropriate discount rate,
bunga yang sesuai, Bank mempertimbangkan the Bank considers the interest rates of
tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang government bonds that are denominated in
didenominasikan dalam mata uang imbalan the currency in which the benefits will be paid
akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang and that have terms to maturity
serupa dengan jangka waktu kewajiban approximating the terms of the related
pensiun yang terkait. pension obligation.
d. Nilai wajar dari tanah dan bangunan d. Fair value of land and buildings
Nilai wajar dari tanah dan bangunan ditentukan The fair value of land and buildings is
menggunakan teknik valuasi, yang dilakukan determined by using valuation techniques,
secara berkala oleh penilai yang memiliki which were valued regularly by valuers with
kualifikasi dan pengalaman yang relevan, serta relevant qualification and experience, and by
dilakukan oleh penilai independen profesional independent professional valuer at a
minimal setiap 3 tahun. Nilai wajar ditentukan minimum every 3 years. The fair value was
menggunakan pendekatan pasar dengan yang determined using a market approach
disesuaikan dengan beberapa faktor seperti adjusted for several factors such as location
lokasi dan kondisi dari tanah dan bangunan and condition of the land and buildings.
tersebut.
Halaman – 5/85 – Page
275
Page 300
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 4. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
e. Kombinasi Bisnis e. Business Combination
Proses awal akuisisi melibatkan The initial process of the acquisition involves
pengidentifikasian dan penentuan nilai wajar identifying and determining the fair values to
yang akan dialokasikan ke aset dan liabilitas be assigned to the identifiable assets and
yang dapat diidentifikasi dari entitas yang liabilities of the entities acquired. The fair
diakuisisi. Nilai wajar atas aset dan liabilitas value of identifiable assets and liabilities is
teridentifikasi dinilai melalui alokasi harga assessed through a price purchase
perolehan ("AHP”). Manajemen melibatkan allocation ("PPA") exercise. Management
penilai independen professional dalam involved independent professional valuer in
melakukan AHP. Setiap perubahan dalam carrying out the PPA. Any changes in the
asumsi yang digunakan dan estimasi yang assumptions used and estimates made in
dibuat dalam menentukan nilai wajar, dan determining the fair values, and
kemampuan manajemen untuk mengukur management's ability to measure reliably the
dengan andal imbalan kontinjensi dari entitas contingent consideration of the acquired
yang diakuisisi, akan berdampak pada nilai entity, will impact the carrying amount of
tercatat aset dan liabilitas tersebut. these assets and liabilities.
f. Provisi perpajakan f. Provision for taxes
Bank mencatatkan provisi perpajakan The Bank records tax provisions based on
berdasarkan estimasi utang pajak yang estimated tax payable that might arise as a
mungkin muncul atas ketidakpastian posisi result of any uncertain tax positions. When
pajak. Jika hasil berbeda dari estimasi awal the results differ from the Bank's initial
Bank, maka perbedaan tersebut akan estimates, the differences will impact the
berdampak pada laporan laba/rugi. profit/loss statements.
5. KAS 5. CASH
2024 2023
Rupiah 1,033,004 870,736 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
- Dolar Amerika Serikat 106,807 25,743 United States Dollars -
- Dolar Singapura 28,853 35,641 Singapore Dollars -
- Euro 20,190 13,669 Euro -
- Dolar Australia 6,571 13,687 Australian Dollars -
- Yen Jepang 5,170 8,314 Japanese Yen -
- Yuan Cina 2,117 2,174 Chinese Yuen -
- Pound Sterling 1,552 2,413 Pound Sterling -
- Dolar Hong Kong 1 158 Hong Kong Dollars -
171,261 101,799
1,204,265 972,535
Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk kas pada The Rupiah balance includes cash in ATMs
ATM (Anjungan Tunai Mandiri) sejumlah (Automatic Teller Machines) amounting to Rp
Rp 348.076 pada tanggal 31 Desember 2024 (2023: 348,076 as at 31 December 2024 (2023:
Rp 348.396). Rp 348,396).
Halaman – 5/86 – Page
276
Page 301
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK INDONESIA 6. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK
INDONESIA
2024 2023
Rupiah 6,009,878 4,649,806 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 3,409,432 2,350,669 United States Dollars
9,419,310 7,000,475
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo giro pada As at 31 December 2024, the Rupiah balance of
Bank Indonesia dalam mata uang Rupiah termasuk current accounts with Bank Indonesia includes
giro yang didasarkan pada prinsip perbankan current accounts based on sharia banking
syariah sebesar Rp 469.416 (2023: principle amounting Rp 469,416 (2023: Rp
Rp 494.201). 494,201).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank As of 31 December 2024 and 2023, the Bank has
telah memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum complied with the Minimum Statutory Reserve in
(“GWM”) dalam mata uang Rupiah dan mata uang Rupiah and foreign currencies for both
asing baik untuk Konvensional maupun Unit Usaha Conventional and Sharia Business Unit. Minimum
Syariah. Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai Statutory Reserves (GWM) Bank in accordance
dengan Peraturan Bank Indonesia dan Peraturan with Bank Indonesia (BI) Regulation Regulation of
Anggota Dewan Gubernur (PADG) (lihat Catatan Members of The Board of Governors (PADG)
51b). (refer to Note 51b).
7. GIRO PADA BANK LAIN 7. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
2024 2023
Rupiah 6,546 434,551 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
- Dolar Amerika Serikat 160,076 206,466 United States Dollars -
- Yen Jepang 117,320 14,442 Japanese Yen -
- Yuan Cina 101,849 286,841 Chinese Yuan -
- Dolar Singapura 96,602 53,109 Singapore Dollars -
- Euro 71,407 50,204 Euro -
- Dolar Australia 70,799 47,617 Australian Dollars -
- Dolar Hong Kong 20,949 13,335 Hong Kong Dollars -
- Pound Sterling 17,426 17,254 Pound Sterling -
- Dolar Kanada 6,907 5,745 Canadian Dollars -
- Dolar Selandia Baru 5,618 4,430 New Zealand Dollars -
- Frank Swiss 5,400 5,803 Swiss Franc -
674,353 705,246
680,899 1,139,797
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (2,247) (3,761) Allowance for impairment losses
678,652 1,136,036
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at 31 December 2024 and 2023, there are
tidak terdapat giro pada bank lain yang no current accounts with other banks on
didasarkan pada prinsip perbankan syariah. sharia banking principle.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at 31 December 2024 and 2023, there are
tidak terdapat giro pada bank lain yang dijadikan no current accounts with other banks used as
agunan. collateral.
Halaman – 5/87 – Page
277
Page 302
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DESEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 7. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
b. Berdasarkan bank b. By bank
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Bank Mandiri 4,301 4,302 Bank Mandiri
Bank Negara Indonesia 2,000 2,000 Bank Negara Indonesia
Standard Chartered Bank 243 161,071 Standard Chartered Bank
Bank Maybank Indonesia 2 65,703 Bank Maybank Indonesia
Bank Central Asia - 201,475 Bank Central Asia
6,546 434,551
Mata uang asing Foreign currencies
Sumitomo Mitsui Bank 91,089 11,599 Sumitomo Mitsui Bank
Deutsche Bank AG 90,231 53,483 Deutsche Bank AG
Bank of China 80,604 117,640 Bank of China
JP Morgan Chase 67,172 59,578 JP Morgan Chase
Standard Chartered Bank 40,310 19,859 Standard Chartered Bank
ANZ Bank 31,897 42,687 ANZ Bank
Commonwealth Bank 29,854 - Commonwealth Bank
Bank of New York 19,764 16,132 Bank of New York
National Australia Bank 14,666 9,360 National Australia Bank
Citibank 14,408 49,794 Citibank
Wachovia Bank 10,745 - Wachovia Bank
Bank of America 10,081 26,316 Bank of America
Bank Permata 8,424 8,052 Bank Permata
HSBC 8,419 9,652 HSBC
Toronto Dominion Bank 6,907 5,745 Toronto Dominion Bank
Credit Suisse 5,400 5,803 Credit Suisse
Mizuho Bank 5,005 332 Mizuho Bank
Bank Maybank 4,411 11,877 Bank Maybank
Bank DBS 440 - DBS Bank
Bank Central Asia 185 175 Bank Central Asia
Bank Mandiri 88 61 Bank Mandiri
Wells Fargo Bank - 21,510 Wells Fargo Bank
540,100 469,655
546,646 904,206
Pihak berelasi Related parties
Mata uang asing Foreign currencies
OCBC Bank, Singapura 102,836 59,241 OCBC Bank, Singapore
OCBC Bank (Hong Kong) Limited 25,951 4,070 OCBC Bank (Hong Kong) Limited
OCBC Securities Pte. Ltd. 3,219 3,079 OCBC Securities Pte. Ltd.
OCBC Bank (China) Limited 2,247 - OCBC Bank (China) Limited
OCBC Wing Hang Limited, China - 169,201 OCBC Wing Hang Limited, China
134,253 235,591
680,899 1,139,797
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (2,247) (3,761) Allowance for impairment losses
678,652 1,136,036
c. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan c. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas giro pada bank lain sesuai Collectibility current accounts with other
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 51. banks in accordance with Financial Service
Authority Rule are disclosed in Note 51.
Halaman – 5/88 – Page
278
Page 303
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 7. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Rincian perubahan cadangan kerugian Details of the movements of allowance for
penurunan nilai giro pada bank lain menurut impairment losses on current accounts with
stage untuk tahun yang berakhir 31 Desember other banks by stage for the year ended
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: 31 December 2024 and 2023 are as follows:
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 3,761 - - 3,761 Beginning balance
Saldo dari PTBC 240 - - 240 Balance from PTBC
Pemulihan selama Reversal
periode berjalan (1,797) - - (1,797) during the period
Lain-lain 43 - - 43 Others
Saldo, akhir periode 2,247 - - 2,247 Balance, end of period
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 1,923 - - 1,923 Beginning balance
Pembentukan selama Allowance
periode berjalan 1,833 - - 1,833 during the period
Lain-lain 5 - - 5 Others
Saldo akhir 3,761 - - 3,761 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah The management believes that the above
cadangan kerugian penurunan nilai di atas telah allowance for impairment losses is adequate.
memadai.
e. Informasi mengenai tingkat suku bunga dan e. Information in respect of interest rates and
jatuh tempo diungkapkan pada Catatan 3b maturities is disclosed in Note 3b and 3c.
dan 3c.
f. Informasi mengenai transaksi dengan pihak f. Information in respect of transactions with
berelasi diungkapkan pada Catatan 44. related parties is disclosed in Note 44.
8. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 8. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA BANK INDONESIA
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Penempatan pada Bank Indonesia Placement in Bank Indonesia -
- Deposito Berjangka 4,698,630 599,650 Time Deposit -
- Inter-bank call money Inter-bank call money -
- Bank SMBC Indonesia - 100,000 Bank SMBC Indonesia -
- Bank DBS Indonesia - 100,000 Bank DBS Indonesia -
4,698,630 799,650
Halaman – 5/89 – Page
279
Page 304
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 8. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA (lanjutan) BANK INDONESIA (continued)
a. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) a. By currency and type(continued)
2024 2023
Mata uang asing Foreign currencies
- Penempatan pada Bank Indonesia Placement in Bank Indonesia -
- Deposito berjangka 2,591,295 246,352 Time deposits -
- Inter-bank call money Inter-bank call money -
- Bank ANZ 128,760 184,764 ANZ Bank -
- Bank of New York 101,812 158,330 Bank of New York -
- Bank Mega - 138,573 Bank Mega -
- Bank Negara Indonesia - 116,764 Bank Negara Indonesia -
2,821,867 844,783
7,520,497 1,644,433
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (425) (2,113) Allowance for impairment losses
7,520,072 1,642,320
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at 31 December 2024 and 2023, there are
tidak terdapat penempatan pada bank lain yang no placements with other banks on sharia
didasarkan pada prinsip perbankan syariah. banking principle.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at 31 December 2024 and 2023, there is
tidak terdapat penempatan pada bank lain dan no placements with other banks and Bank
Bank Indonesia yang diblokir. Indonesia which has been blocked.
b. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan b. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas penempatan pada bank lain dan Collectibility placements with other banks
Bank Indonesia sesuai Peraturan OJK and Bank Indonesia in accordance with
diungkapkan pada Catatan 51. Financial Service Authority Rule are
disclosed in Note 51.
c. Berdasarkan jatuh tempo c. Based on maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Kurang dari 1 bulan 4,698,630 699,650 Less than 1 month -
- 1 - 3 bulan - 100,000 1 - 3 months -
4,698,630 799,650
Mata uang asing Foreign currencies
- Kurang dari 1 bulan 2,821,867 844,783 Less than 1 month -
7,520,497 1,644,433
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (425) (2,113) losses
7,520,072 1,642,320
Halaman – 5/90 – Page
280
Page 305
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 8. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA (lanjutan) BANK INDONESIA (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Rincian perubahan cadangan kerugian Details of the movements of allowance for
penurunan nilai penempatan pada bank lain dan impairment losses on placement with other
Bank Indonesia menurut stage untuk periode banks and Bank Indonesia by stage for the
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 period ended 31 December 2024 and 2023
adalah sebagai berikut: are as follows:
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 2,113 - - 2,113 Beginning balance
Saldo dari PTBC 51 51 Balance from PTBC
Pemulihan selama Reversal
periode berjalan (1,792) - - (1,792) during the period
Lain-lain 53 - - 53 Others
Saldo, akhir periode 425 - - 425 Balance, end of period
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 2,871 - - 2,871 Beginning balance
Pemulihan selama Reversal
periode berjalan (809) - - (809) during the period
Lain-lain 51 - - 51 Others
Saldo akhir 2,113 - - 2,113 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah The management believes that the above
cadangan kerugian penurunan nilai di atas allowance for impairment losses is adequate.
telah memadai.
e. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, e. As at 31 December 2024 and 2023, there
tidak terdapat penempatan pada bank lain yang were no placements pledged as cash
digunakan sebagai jaminan. collateral.
f. Informasi mengenai tingkat suku bunga dan f. Information in respect of interest rates and
jatuh tempo diungkapkan pada Catatan 3b maturities is disclosed in Note 3b and 3c.
dan 3c.
Halaman – 5/91 – Page
281
Page 306
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK 9. MARKETABLE SECURITIES
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2024 2023
Diukur pada nilai wajar melalui At fair value through
laba rugi: profit or loss:
Rupiah Rupiah
- Sekuritas Rupiah Bank Indonesia -
Bank Indonesia 6,506,803 3,378,654 Rupiah Securities
- Obligasi korporasi 1,255,013 1,107,714 Corporate bonds -
- Penyertaan saham 236,526 262,037 Investment in shares -
7,998,342 4,748,405
Mata uang asing Foreign currencies
- Obligasi korporasi 25,979 54,191 Corporate bonds -
25,979 54,191
Jumlah 8,024,321 4,802,596 Total
Diukur pada nilai wajar melalui At fair value through
pendapat komprehensif lain: other comprehensive income:
Rupiah Rupiah
- Sekuritas Rupiah Bank Indonesia -
Bank Indonesia 36,842,870 7,282,614 Rupiah Securities
- Sukuk Bank Indonesia 3,803,673 2,475,312 Sukuk Bank Indonesia -
- Obligasi korporasi 2,743,080 2,960,135 Corporate bonds -
43,389,623 12,718,061
Mata uang asing Foreign currencies
- Sekuritas Valas Bank Indonesia -
Bank Indonesia 2,393,536 152,653 Foreign Currencies Securities
- Obligasi korporasi 87,514 559,514 Corporate bonds -
2,481,050 712,167
Jumlah 45,870,673 13,430,228 Total
Dicatat dengan biaya perolehan
amortisasi At amortised cost
Rupiah Rupiah
- Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah -
Antarbank 100,000 150,000 Securities Certificate
- Wesel Tagih 54,284 17,351 Export Bills -
Mata uang asing Foreign currencies
- Wesel Tagih 17,381 40,108 Export Bills -
Jumlah 171,665 207,459 Total
54,066,659 18,440,283
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (834) (1,791) losses
54,065,825 18,438,492
Halaman – 5/92 – Page
282
Page 307
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK (lanjutan) 9. MARKETABLE SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) a. By currency and type (continued)
Efek-efek dalam mata uang asing adalah dalam Marketable securities in foreign currencies
Dolar Amerika Serikat. are denominated in United States Dollars.
Sekuritas Bank Indonesia adalah sebagai berikut: Securities of Bank Indonesia are as follows:
2024
Nilai tercatat/ Jatuh tempo/ Suku bunga/
Carrying value Maturity Interest rate
Rupiah/Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 3,294,790 17 Januari/January 2025 6.85 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 2,132,788 11 Juni/June 2025 7.34 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 2,091,761 30 Mei/May 2025 7.47 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,821,318 4 Juni/June 2025 7.44 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,800,409 22 Agustus/August 2025 7.20 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,711,254 7 November/November 2025 7.01 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,582,028 4 Juli/July 2025 7.53 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,448,644 13 Juni/June 2025 7.36 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,435,129 30 Juli/July 2025 7.24 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,406,331 28 November/November 2025 7.18 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,353,282 25 Juni/June 2025 7.54 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,340,305 3 Januari/January 2025 6.90 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,337,670 7 Mei/May 2025 7.60 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,183,943 10 Januari/January 2025 6.88 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,161,167 20 Juni/June 2025 7.43 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,155,300 15 Agustus/August 2025 7.20 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,150,538 23 Juli/July 2025 7.29 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,134,762 11 Juli/July 2025 7.45 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,123,416 24 Oktober/October 2025 6.99 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 960,883 25 Juli/July 2025 7.15 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 955,333 24 Januari/January 2025 6.85 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 945,350 17 Oktober/October 2025 6.87 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 936,259 5 Desember/December 2025 7.24 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 876,712 2 Mei/May 2025 7.55 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 860,582 9 Juli/July 2025 7.51 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 789,448 16 Mei/May 2025 7.50 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 783,132 26 September/September 2025 6.75 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 773,992 28 Mei/May 2025 7.45 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 719,566 14 Mei/May 2025 7.40 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 570,069 14 November/November 2025 7.10 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 565,480 29 Agustus/August 2025 7.18 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 552,722 18 Juli/July 2025 7.35 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 497,447 31 Januari/January 2025 6.83 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 466,837 19 Desember/December 2025 7.32 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 455,540 2 Juli/July 2025 7.55 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 397,360 12 Desember/December 2025 7.24 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 298,220 31 Oktober/October 2025 7.08 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 194,090 6 Juni/June 2025 7.46 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 190,107 19 September/September 2025 6.85 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 125,793 20 Juni/June 2025 7.27 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 99,489 31 Januari/January 2025 7.12 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 98,282 4 April/April 2025 7.40 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 97,738 2 Mei/May 2025 7.20 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 90,978 3 Oktober/October 2024 6.85 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 72,100 8 September/September 2025 6.80 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 50,000 2 Januari/January 2025 7.00 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 48,281 30 Juni/June 2025 7.51 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 47,979 1 Agustus/August 2025 7.25 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 29,770 14 Februari/February 2025 6.82 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 29,702 26 Februari/February 2025 6.82 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 29,662 5 Maret/March 2025 6.87 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 19,740 14 Maret/March 2025 7.43 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 14,784 21 Maret/March 2025 7.40 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 9,897 28 Februari/February 2025 7.38 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 9,870 14 Maret/March 2025 6.85 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 9,856 21 Maret/March 2025 6.90 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 6,859 21 November/November 2025 7.20 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 4,928 21 Maret/March 2025 6.93 Bank Indonesia Rupiah Securities
43,349,673
Halaman – 5/93 – Page
283
Page 308
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK (lanjutan) 9. MARKETABLE SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) a. By currency and type (continued)
Sekuritas Bank Indonesia adalah sebagai berikut: Securities of Bank Indonesia are as follows:
(lanjutan) (continued)
2024 (lanjutan/continued)
Nilai tercatat/ Jatuh tempo/ Suku bunga/
Carrying value Maturity Interest rate
Mata uang asing/Foreign currencies
Bank Indonesia
Sekuritas Valas Bank Indonesia 1,595,182 12 Maret/March 2025 4.83 Foreign Currencies Securities
Bank Indonesia
Sekuritas Valas Bank Indonesia 798,354 5 Maret/March 2025 4.96 Foreign Currencies Securities
2,393,536
2023
Nilai tercatat/ Jatuh tempo/ Suku bunga/
Carrying value Maturity Interest rate
Rupiah/Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 2,058,093 27 Desember/December 2024 6.90% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,500,653 13 Desember/December 2024 6.92% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1,032,078 11 Desember/December 2024 6.92% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 936,683 20 Desember/December 2024 6.90% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 901,411 11 Oktober/October 2024 7.03% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 836,491 1 November/November 2024 7.01% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 659,320 20 November/November 2024 6.85% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 470,770 22 November/November 2024 6.89% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 469,731 4 Desember/December 2024 6.95% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 381,547 13 September/September 2024 6.43% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 356,202 15 Mei/May 2024 6.78% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 342,932 20 September/September 2024 6.43% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 193,580 28 Juni/June 2024 6.73% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 190,260 27 September/September 2024 7.03% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 95,008 4 Oktober/October 2024 6.95% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 94,920 9 Oktober/October 2024 7.00% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 94,067 27 November/November 2024 6.90% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 47,522 2 Oktober/October 2024 6.94% Bank Indonesia Rupiah Securities
10,661,268
Mata uang asing/Foreign currencies
Bank Indonesia
Sekuritas Valas Bank Indonesia 152,653 26 Februari/February 2024 5.62% Foreign Currencies Securities
152,653
Sukuk Bank Indonesia adalah sebagai berikut: Sukuk Bank Indonesia are as follows:
2024
Nilai tercatat/ Jatuh tempo/ Suku bunga/
Carrying value Maturity Interest rate
Rupiah/Rupiah
Sukuk Bank Indonesia 700,000 5 Desember/December 2025 7.20 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 468,380 3 Januari/January 2025 6.44 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 450,000 2 Mei/May 2025 7.11 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 450,000 8 September/September 2025 6.99 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 450,000 3 Oktober/October 2025 6.71 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 350,000 4 Juli/July 2025 7.25 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 350,000 1 Agustus/August 2025 7.03 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 300,000 6 Juni/June 2025 7.08 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 235,293 31 Januari/January 2025 6.41 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 50,000 6 Januari/January 2025 6.00 Sukuk Bank Indonesia
3,803,673
Halaman – 5/94 – Page
284
Page 309
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK (lanjutan) 9. MARKETABLE SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) a. By currency and type (continued)
Sukuk Bank Indonesia adalah sebagai berikut: Sukuk Bank Indonesia are as follows:
(lanjutan) (continued)
2023
Nilai tercatat/ Jatuh tempo/ Suku bunga/
Carrying value Maturity Interest rate
Rupiah/Rupiah
Sukuk Bank Indonesia 727,274 3 Mei/May 2024 6.21 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 350,000 2 Februari/February 2024 6.31 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 306,316 6 Desember/December 2024 6.89 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 219,438 1 November/November 2024 6.95 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 202,528 11 Oktober/October 2024 6.34 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 175,898 7 Juni/June 2024 6.19 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 119,051 2 Agustus/August 2024 6.25 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 100,000 17 Januari/January 2024 6.08 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 82,304 13 September/September 2024 6.29 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 80,000 5 Januari/January 2024 6.00 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 62,503 5 Juli/July 2024 6.22 Sukuk Bank Indonesia
Sukuk Bank Indonesia 50,000 10 Januari/January 2024 6.08 Sukuk Bank Indonesia
2,475,312
Obligasi korporasi adalah sebagai berikut: Corporate bonds are as follows:
2024
Nama Entitas/ Nilai tercatat/ Rating/ Jatuh tempo/ Suku bunga/
Entity Name Carrying value Rating Maturity Interest
Rupiah/Rupiah
PT Sarana Multigriya Finansial 1,344,886 AAA 18 Februari 2025 – 26 November 2029/ 6.00 – 7.50
(Persero) 18 February 2025 – 26 November 2029
Adira Dinamika Multifinance 616,221 AAA 7 Juli 2026 – 10 Oktober 2029/ 6.00 – 6.80
7 July 2026 – 10 October 2029
PT Mandiri Tunas Finance 577,168 AAA 20 Mei 2026 – 19 November 2029/ 6.00 – 7.65
20 May 2026 – 19 November 2029
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) 438,858 AAA 8 November/November 2025 6.98
PT Federal International Finance 183,019 AAA 11 Juli 2026 – 6 September 2027/ 6.00 – 6.90
11 July 2026 – 6 September 2027
PT Bank SMBC Indonesia Tbk 149,242 AAA 17 Desember/December 2027 6.70
BRI Multifinance Indonesia 139,777 AA 9 Agustus 2025 – 11 Juli 2026/ 6.40 – 6.95
9 August 2025 – 11 July 2026
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk 129,642 AA- 27 September 2026 – 9 Agustus 2027/ 7.00 – 8.00
27 September 2026 – 9 August 2027
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk 128,905 AA+ 3 Desember/December 2027 6.75
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 93,132 AAA 20 Juli 2025 – 20 Juli 2027/ 5.75 – 8.80
20 July 2025 – 20 July 2027
Maybank Indonesia Finance 53,789 AAA 30 Maret/March 2025 5.80
BPD Jawa Barat 31,343 AA 10 Desember/December 2027 7.00
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 24,685 AAA 8 Juli/July 2027 6.80
PT Pegadaian 24,647 AAA 16 Juni/June 2026 6.20
PT Barito Pacific 24,479 A+ 16 Juli/July 2029 9.00
PT Wahana Ottomitra Multiartha 19,821 AA 11 April/April 2026 7.00
PT Kereta Api Indonesia 17,978 AAA 19 November 2029 – 19 November 2031/ 7.00 – 7.30
19 November 2029 – 19 November 2031
Halaman – 5/95 – Page
285
Page 310
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK (lanjutan) 9. MARKETABLE SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) a. By currency and type (continued)
Obligasi korporasi adalah sebagai berikut: Corporate bonds are as follows: (continued)
(lanjutan)
2024 (lanjutan/continued)
Nama Entitas/ Nilai tercatat/ Rating/ Jatuh tempo/ Suku bunga/
Entity Name Carrying value Rating Maturity Interest
Rupiah/Rupiah (lanjutan/continued)
PT Perusahaan Listrik Negara 401 AAA 18 Februari 2025 – 8 September 2030/ 7.20 – 8.50
18 February 2025 – 8 September 2030
PT Indosat Tbk 100 AAA 3 Mei/May 2025 8.20
3,998,093
Mata uang asing/Foreign currencies
National Australia Bank Limited 50,551 AA- 21 Januari 2025 – 30 Mei 2025/ 1.65 – 3.90
21 January 2025 – 30 May 2025
Westpac Banking Corporation 19,949 AA- 17 Maret 2025 – 11 Agustus 2025/ 2.70 – 3.90
17 March 2025 – 11 August 2025
Australia and New Zealand Banking 17,014 AA- 16 Januari 2025 – 12 Mei 2025/ 0.76 – 4.05
Group Limited 16 January 2025 – 12 May 2025
PT Indonesia Asahan Aluminium 10,205 BBB- 15 April 2025 – 15 Mei 2050/ 4.75 – 6.76
15 April 2025 – 15 May 2050
PT Pertamina (Persero) 9,805 BBB 21 Januari 2030 – 21 Januari 2050/ 2.30 – 4.18
21 January 2030 – 21 January 2050
PT Perusahaan Listrik Negara 4,605 AAA 5 Februari 2030 – 30 Juni 2050/ 3.00 – 5.25
5 February 2030 – 30 June 2050
PT Bank Mandiri Tbk 1,284 BBB 13 Mei/May 2025 4.75
Bank Negara Indonesia 80 BBB- 5 April/April 2029 5.28
113,493
4,111,586
2023
Nama Entitas/ Nilai tercatat/ Rating/ Jatuh tempo/ Suku bunga/
Entity Name Carrying value Rating Maturity Interest
Rupiah/Rupiah
PT Sarana Multigriya Finansial 891,478 AAA 12 Februari 2024 – 22 Desember 2028/ 6.00 – 9.25
12 February 2024 – 22 December 2028
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) 813,285 AAA 28 Agustus 2024 – 17 Mei 2027/ 6.80 – 8.30
28 August 2024 – 17 May 2027
PT Mandiri Tunas Finance 555,994 AAA 20 Mei 2024 – 27 September 2028/ 5.90 – 7.65
20 May 2024 – 27 September 2028
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk 316,124 AA- 27 September 2026 – 27 September 2030/ 7.00 – 8.40
27 September 2026 – 27 September 2030
PT Adira Dinamika Multifinance 297,568 AAA 23 Januari 2024 – 7 Juli 2028/ 5.60 – 9.50
23 January 2024 – 7 July 2028
PT BRI Multifinance Indonesia 238,674 AA 17 September 2024 – 11 Juli 2026/ 6.40 – 6.95
17 September 2024 – 11 July 2026
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk 153,937 AA+ 17 Februari 2024 – 11 Agustus 2025/ 6.35 – 6.75
17 February 2024 – 11 August 2025
Maybank Indonesia Finance 135,291 AAA 2 April 2024 – 30 Maret 2025/ 5.80 – 9.35
2 April 2024 – 30 March 2025
PT Bank Negara Indonesia Tbk 121,857 AAA 21 Juni/June 2027 6.85
Halaman – 5/96 – Page
286
Page 311
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK (lanjutan) 9. MARKETABLE SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) a. By currency and type (continued)
Obligasi korporasi adalah sebagai berikut: Corporate bonds are as follows: (continued)
(lanjutan)
2023 (lanjutan/continued)
Nama Entitas/ Nilai tercatat/ Rating/ Jatuh tempo/ Suku bunga/
Entity Name Carrying value Rating Maturity Interest
Rupiah/Rupiah (lanjutan/continued)
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 105,239 AAA 24 Agustus 2024 – 20 Juli 2027/ 5.75 – 8.90
24 August 2024 – 20 July 2027
PT Federal International Finance 88,786 AAA 8 Juni 2024 – 24 Februari 2026/ 6.25 – 6.80
8 June 2024 – 24 February 2026
PT Wahana Ottomitra Multiartha 78,765 AA 8 April/April 2025 6.30
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 63,279 AAA 8 Juli 2025 – 8 Juli 2027/ 6.25 – 6.80
8 July 2025 – 8 July 2027
PT Mandala Multifinance Tbk 50,320 A 6 Agustus/August 2024 9.50
PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Tbk 50,277 AAA 26 November/November 2024 7.75
PT Pegadaian 41,169 AAA 16 Juni/June 2026 6.20
PT Perusahaan Listrik Negara 22,225 AAA 19 Februari 2024 – 8 September 2030/ 7.20 – 9.10
19 February 2024 – 8 September 2030
PT Permodalan Nasional Madani 20,187 AA+ 28 Mei/May 2024 9.85
PT Kereta Api Indonesia 8,560 AAA 21 November 2024 – 5 Agustus 2027/ 7.10 – 8.25
21 November 2024 – 5 August 2027
PT Bank Pembangunan Daerah 7,053 AA 18 Oktober/October 2024 8.50
Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Mandiri Tbk 6,269 AAA 15 Juni 2024 – 4 Juli 2028/ 6.10 – 8.50
15 June 2024 – 4 July 2028
PT Indosat Tbk 1,512 AAA 31 Mei 2024 – 3 Mei 2025/ 8.20 – 9.25
31 May 2024 – 3 May 2025
4,067,849
Mata uang asing/Foreign currencies
PT Bank Mandiri Tbk 454,049 BBB 11 April 2024 – 19 April 2026/ 2.00 – 5.50
11 April 2024 – 19 April 2026
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 108,736 BBB 28 Maret/March 2024 3.95
PT Indonesia Asahan Aluminium 33,107 BBB 15 April 2025 – 15 Mei 2050/ 4.75 – 6.76
15 April 2025 – 15 May 2050
PT Perusahaan Listrik Negara 16,075 BBB 15 Mei 2027 – 30 Juni 2050/ 3.00 – 6.15
15 May 2027 – 30 June 2050
PT Pertamina (Persero) 1,738 BBB 21 Januari 2030 – 21 Januari 2050/ 2.30 – 4.18
21 January 2030 – 21 January 2050
613,705
4,681,554
Halaman – 5/97 – Page
287
Page 312
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK (lanjutan) 9. MARKETABLE SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan penerbit b. By issuer
2024 2023
Bank Indonesia 49,546,882 13,289,233 Bank Indonesia
Korporasi 4,111,586 4,681,554 Corporates
Penyertaan saham 236,526 262,037 Investment in shares
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah Antarbank 100,000 150,000 Securities Certificate
Lain-lain 71,665 57,459 Others
54,066,659 18,440,283
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (834) (1,791) Allowance for impairment losses
54,065,825 18,438,492
c. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan c. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas efek-efek sesuai Peraturan OJK Collectibility marketable securities in
diungkapkan pada Catatan 51. accordance with Financial Service Authority
Rule are disclosed in Note 51.
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Rincian perubahan cadangan kerugian Details of the movements of allowance for
penurunan nilai efek-efek menurut stage untuk impairment losses on marketable securities
periode yang berakhir 31 Desember 2024 dan by stage for the period ended 31 December
2023 adalah sebagai berikut: 2024 and 2023 are as follows:
(i) Diukur pada biaya perolehan diamortisasi (i) At amortized cost
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 1,767 24 - 1,791 Beginning balance
Pemulihan selama Reversal
periode berjalan (1,027) (2) - (1,029) during the period
Lain-lain 71 1 - 72 Others
Saldo, akhir periode 811 23 - 834 Balance, end of period
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 197 - - 197 Beginning balance
Pembentukan selama Allowance
periode berjalan 1,553 24 - 1,577 during the period
Lain-lain 17 - - 17 Others
Saldo akhir 1,767 24 - 1,791 Ending balance
Halaman – 5/98 – Page
288
Page 313
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK (lanjutan) 9. MARKETABLE SECURITIES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai (lanjutan) d. Allowance for impairment losses
(continued)
(ii) Diukur pada nilai wajar melalui pendapatan (ii) At fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 432 107 - 539 Beginning balance
Pemulihan selama Reversal
periode berjalan (251) (107) - (358) during the period
Lain-lain - - - - Others
Saldo akhir 181 - - 181 Ending balance
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 283 - - 283 Beginning balance
Pembentukan selama Allowance
periode berjalan 149 107 - 256 during the period
Saldo akhir 432 107 - 539 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah The management believes that the above
cadangan kerugian penurunan nilai di atas telah allowance for impairment losses is adequate.
memadai.
e. Berdasarkan jatuh tempo e. Based on maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Kurang dari 1 bulan 7,470,145 386,819 Less than 1 month -
- 1 - 3 bulan 1,100,869 731,732 1 - 3 months -
- 3 - 12 bulan 39,432,665 12,924,337 3 - 12 months -
- 1 - 2 tahun 689,627 1,100,084 1 - 2 years -
- 2 - 5 tahun 2,836,844 2,480,956 2 - 5 years -
- Lebih dari 5 tahun 12,099 9,889 More than 5 years -
51,542,249 17,633,817
Mata uang asing Foreign currencies
- Kurang dari 1 bulan 21,595 24,503 Less than 1 month -
- 1 - 3 bulan 2,443,850 273,916 1 - 3 months -
- 3 - 12 bulan 40,524 454,851 3 - 12 months -
- 1 - 2 tahun - 12,199 1 - 2 years -
- 2 - 5 tahun 80 2,351 2 - 5 years -
- Lebih dari 5 tahun 18,361 38,646 More than 5 years -
2,524,410 806,466
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (834) (1,791) Allowance for impairment losses
54,065,825 18,438,492
f. Informasi mengenai tingkat suku bunga f. Information in respect of interest rates is
diungkapkan pada Catatan 3b. disclosed in Note 3b.
Halaman – 5/99 – Page
289
Page 314
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. OBLIGASI PEMERINTAH 10. GOVERNMENT BONDS
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Diukur pada nilai wajar melalui At fair value through
laba rugi: profit or loss:
- Rupiah 529,685 1,608,659 Rupiah -
- Mata uang asing 356,107 150,040 Foreign currencies -
885,792 1,758,699
Diukur pada nilai wajar melalui At fair value through
pendapat komprehensif lain: other comprehensive income:
Kepemilikan langsung Direct ownership
- Rupiah 26,958,735 27,687,606 Rupiah -
- Mata uang asing 1,658,256 8,783,348 Foreign currencies -
Kepemilikan tidak langsung Indirect ownership
- Rupiah 3,400,636 - Rupiah -
32,017,627 36,470,954
32,903,419 38,229,653
Obligasi pemerintah dalam mata uang asing Government bonds in foreign currencies are
adalah dalam Dolar Singapura. Termasuk denominated in Singapore Dollars. Included
dalam obligasi pemerintah dalam mata uang in government bonds are the bonds issued
asing adalah obligasi yang diterbitkan by the government of Singapore.
pemerintah Singapura.
b. Berdasarkan jatuh tempo b. Based on maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Kurang dari 1 bulan 17,508,998 4,129,603 Less than 1 month -
- 1 - 3 bulan 1,634,311 1,076,516 1 - 3 months -
- 3 - 12 bulan 1,694,052 6,438,629 3 - 12 months -
- 1 - 2 tahun 256,073 6,822,625 1 - 2 years -
- 2 - 5 tahun 3,070,630 4,932,732 2 - 5 years -
- Lebih dari 5 tahun 6,724,992 5,896,160 More than 5 years -
30,889,056 29,296,265
Mata uang asing Foreign currencies
- Kurang dari 1 bulan 4,225 23,537 Less than 1 month -
- 1 - 3 bulan - 77 1 - 3 months -
- 3 - 12 bulan 1,602,954 2,369,967 3 - 12 months -
- 1 - 2 tahun 202,520 4,978,166 1 - 2 years -
- 2 - 5 tahun 32,962 601,261 2 - 5 years -
- Lebih dari 5 tahun 171,702 960,380 More than 5 years -
2,014,363 8,933,388
32,903,419 38,229,653
Pada 31 Desember 2024 dan 2023, peringkat As at 31 December 2024 and 2023,
obligasi pemerintah yang diberikan oleh salah Government bonds rating given by one of
satu lembaga pemeringkat yang diakui oleh rating institutions that recognised by OJK
OJK berkisar antara AA+ dan BBB. ranging between AA+ and BBB.
Pada 31 Desember 2024 obligasi pemerintah As at 31 December 2024, government bonds
yang merupakan instrumen portofolio reksadana which are the underlying instrument of
yang dimiliki Bank adalah sebesar Rp mutual fund portfolio owned by Bank
3.471.783. amounted Rp 3,471,783.
Pada 31 Desember 2024 obligasi pemerintah As at 31 December 2024, government bonds
yang didasarkan pada prinsip perbankan on sharia banking principle amounting
syariah adalah sebesar Rp 533.452 Rp 533,452 (2023: Rp 645,703).
(2023: Rp 645.703).
Halaman – 5/100 – Page
290
Page 315
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 10. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan jatuh tempo (lanjutan) b. Based on maturity (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, obligasi As at 31 December 2024, government bonds
pemerintah dengan jumlah nominal with nominal amount of Rp 17,499,724
Rp 17.499.724 (2023: Rp 4.129.603) (2023: Rp 4,129,603): is the underlying of the
merupakan surat berharga yang menjadi dasar securities sold under repurchase agreement
transaksi efek-efek yang dijual dengan janji (refer to Note 23b).
untuk dibeli kembali (lihat Catatan 23b).
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 11. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
a. Berdasarkan jenis a. By type
2024
Nilai wajar/
Jumlah nosional Fair values
(Jumlah penuh Tagihan Liabilitas
dalam mata uang Derivatif Derivatif
asli)/ (dalam Rupiah)/ (dalam Rupiah)/
Mata Notional amount Derivative Derivative
uang/ (Full amount in receivables payables
Instrumen Currency original currency) (in Rupiah) (in Rupiah) Instruments
Tidak terkait instrumen
lindung nilai Non-hedging instrument
Kontrak berjangka valuta
asing IDR 43,422,174,733,085 349,679 384,018 Foreign currency forwards
USD 175,318,470 3,792 77,650
AUD 66,769,140 11,910 1,770
SGD 39,187,093 1,072 1,111
EUR 12,242,952 2,168 1,667
GBP 4,972,855 702 815
NZD 4,345,638 385 4
CAD 1,323,980 77 68
Kontrak spot valuta
asing IDR 1,998,551,547,945 2,869 5,782 Foreign currency spots
USD 36,854,780 1,107 623
SGD 586,900 - 2
GBP 22,271 - -
Kontrak swaps valuta
asing IDR 70,056,212,323,433 813,230 496,565 Foreign currency swaps
USD 1,188,113,240 4,367 350,009
Cross currency swaps IDR 277,834,586,112 4,477 2,654 Cross currency swaps
USD 9,000,000 - -
Swaps suku bunga USD 54,931,646 21,679 21,679 Interest rate swaps
Opsi suku bunga USD 14,860,668 10,833 10,833 Interest rate options
Dual Currency Dual Currency
Return (“DCR”) IDR 101,073,117,203 270 119 Return (“DCR”)
USD 201,862 1 -
Bid Offer Fx Spread
Reserve IDR - - 4,318 Bid Offer Fx Spread Reserve
USD - - 832
SGD - - 509
JPY - - 443
AUD - - 440
CNH - - 115
CAD - - 57
EUR - - 42
GBP - - 42
NZD - - 18
CNY - - 7
CHF - - 3
HKD - - 3
1,228,618 1,362,198
Halaman – 5/101 – Page
291
Page 316
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
2023
Nilai wajar/
Jumlah nosional Fair values
(Jumlah penuh Tagihan Liabilitas
dalam mata uang Derivatif Derivatif
asli)/ (dalam Rupiah)/ (dalam Rupiah)/
Mata Notional amount Derivative Derivative
uang/ (Full amount in receivables payables
Instrumen Currency original currency) (in Rupiah) (in Rupiah) Instruments
Tidak terkait instrumen
lindung nilai Non-hedging instrument
Kontrak berjangka valuta
asing IDR 20,951,525,721,988 161,968 120,110 Foreign currency forwards
USD 207,980,140 104,457 1,940
SGD 27,783,356 3,184 26
EUR 13,127,796 482 3,237
AUD 8,821,273 260 781
GBP 5,352,297 220 1,248
CAD 2,306,817 514 -
Kontrak spot valuta
asing IDR 6,447,511,930,043 6,471 5,640 Foreign currency spots
USD 39,273,358 605 999
GBP 179,010 7 -
EUR 162,810 - 2
CAD 105,299 5 -
AUD 75,516 2 -
SGD 60,100 1 -
Kontrak swaps valuta
asing IDR 67,525,438,066,251 412,294 538,536 Foreign currency swaps
USD 1,033,135,168 364,784 1,973
Cross currency swaps IDR 213,336,257,790 - 21,234 Cross currency swaps
USD 53,000,000 - -
Swaps suku bunga IDR 58,800,000,000 - 101 Interest rate swaps
USD 154,538,528 58,594 58,595
Opsi suku bunga USD 17,551,874 8,845 8,845 Interest rate options
Dual Currency Dual Currency
Return (“DCR”) JPY 42,117,830 26 7 Return (“DCR”)
Bid Offer Fx Spread
Reserve IDR - - 18,646 Bid Offer Fx Spread Reserve
USD - - 2,535
SGD - - 914
CNH - - 470
JPY - - 432
AUD - - 131
GBP - - 41
EUR - - 29
CAD - - 20
CNY - - 17
HKD - - 5
NZD - - 3
CHF - - 2
1,122,719 786,519
Halaman – 5/102 – Page
292
Page 317
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
b. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, b. As at 31 December 2024 and 2023, there are
tidak terdapat tagihan derivatif yang mengalami no impairment in respect of derivative
penurunan nilai. receivables.
c. Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan c. Information in respect of maturities is
pada Catatan 3c. disclosed in Note 3c.
d. Informasi mengenai transaksi dengan pihak d. Information in respect of transactions with
berelasi diungkapkan pada Catatan 44. related parties is disclosed in Note 44.
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN 12. LOANS
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Modal kerja 56,687,343 52,059,894 Working capital -
- Investasi 44,011,256 39,542,893 Investment -
- Konsumsi 28,336,930 23,267,972 Consumer -
- Pinjaman karyawan 820,584 768,378 Employee loan -
129,856,113 115,639,137
Mata uang asing Foreign currencies
- Dolar Amerika Serikat United States Dollars -
- Investasi 29,787,951 28,002,774 Investment -
- Modal kerja 10,676,895 10,231,302 Working capital -
- Konsumsi 2,860 3,950 Consumer -
40,467,706 38,238,026
- Euro Euro -
- Modal kerja 2,578 11,758 Working capital -
- Dolar Singapura Singapore Dollars -
- Investasi 91,835 111,806 Investment -
- Modal kerja 42,285 43,137 Working capital -
134,120 154,943
- Yuan Cina Chinese Yuan
- Modal kerja - 50,053 Working capital -
40,604,404 38,454,780
170,460,517 154,093,917
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (8,039,002) (8,086,123) Allowance for impairment losses
162,421,515 146,007,794
Pada tanggal 31 Desember 2024, termasuk di As at 31 December 2024, included in loans
dalam pinjaman yang diberikan adalah are sharia financing, net of allowance for
pembiayaan syariah setelah dikurangi cadangan impairment losses amounting Rp 5.927.636
penurunan kerugian nilai sebesar Rp 5.927.636 (2023: Rp 5,250,758).
(2023: Rp 5.250.758).
Halaman – 5/103 – Page
293
Page 318
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
b. Berdasarkan sektor ekonomi b. By economic sector
2024 2023
Perindustrian 51,167,778 45,848,053 Manufacturing
Perdagangan 36,241,210 34,261,753 Trading
Jasa 32,382,026 29,350,278 Services
Pertanian dan pertambangan 9,363,044 9,958,617 Agricultural and mining
Konstruksi 5,957,972 4,922,951 Construction
Lain-lain 35,348,487 29,752,265 Others
170,460,517 154,093,917
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (8,039,002) (8,086,123) Allowance for impairment losses
162,421,515 146,007,794
Termasuk dalam lain-lain diatas adalah kredit Included in others are housing, vehicle and
pemilikan rumah, kredit pemilikan kendaraan personal loans.
dan personal loans.
c. Pinjaman yang diberikan yang mengalami c. Impaired loans and allowance for
penurunan nilai dan cadangan kerugian impairment losses by economic sector
penurunan nilainya berdasarkan sektor
ekonomi
2024 2023
Perdagangan 1,115,547 721,779 Trading
Perindustrian 520,662 677,167 Manufacturing
Jasa 128,929 313,322 Services
Pertanian dan pertambangan 69,844 21,079 Agricultural and mining
Konstruksi 18,729 268,244 Construction
Lain-lain 764,400 488,999 Others
2,618,111 2,490,590
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (1,680,817) (1,609,628) Allowance for impairment losses
937,294 880,962
d. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan d. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas pinjaman yang diberikan sesuai Collectibility loans in accordance with
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 51. Financial Service Authority Rule are
disclosed in Note 51.
Halaman – 5/104 – Page
294
Page 319
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
e. Berdasarkan periode perjanjian pinjaman e. By period of loan agreement
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Kurang dari 1 tahun 37,120,835 33,597,005 Less than 1 year -
- 1 - 2 tahun 5,672,166 5,745,358 1 - 2 years -
- 2 - 5 tahun 25,035,319 19,911,832 2 - 5 years -
- Lebih dari 5 tahun 62,027,793 56,384,942 More than 5 years -
129,856,113 115,639,137
Mata uang asing Foreign currencies
- Kurang dari 1 tahun 10,997,722 10,290,366 Less than 1 year -
- 1 - 2 tahun 2,118,135 1,800,460 1 - 2 years -
- 2 - 5 tahun 15,261,651 11,757,101 2 - 5 years -
- lebih dari 5 tahun 12,226,896 14,606,853 More than 5 years -
40,604,404 38,454,780
170,460,517 154,093,917
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (8,039,002) (8,086,123) Allowance for impairment losses
162,421,515 146,007,794
f. Berdasarkan jatuh tempo f. Based on maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Kurang dari 1 tahun 58,488,866 50,492,872 Less than 1 year -
- 1 - 2 tahun 3,877,415 6,265,450 1 - 2 years -
- 2 - 5 tahun 25,748,832 21,395,097 2 - 5 years -
- Lebih dari 5 tahun 41,741,000 37,485,718 More than 5 years -
129,856,113 115,639,137
Mata uang asing Foreign currencies
- Kurang dari 1 tahun 10,233,996 8,916,242 Less than 1 year -
- 1 - 2 tahun 2,600,109 3,093,253 1 - 2 years -
- 2 - 5 tahun 16,667,098 16,706,939 2 - 5 years -
- lebih dari 5 tahun 11,103,201 9,738,346 More than 5 years -
40,604,404 38,454,780
170,460,517 154,093,917
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (8,039,002) (8,086,123) Allowance for impairment losses
162,421,515 146,007,794
Halaman – 5/105 – Page
295
Page 320
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
g. Berdasarkan stage g. Based on stage
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 139,444,504 10,211,941 4,437,472 154,093,917 Beginning balance
Saldo dari PTBC 7,543,844 259,262 241,168 8,044,274 Balance from PTBC
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 1,618,603 (1,615,678) (2,925) - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (4,330,090) 4,372,408 (42,318) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (545,007) (886,055) 1,431,062 - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih pada
eksposur 9,237,764 (782,525) (1,109,607) 7,345,632 Net change in exposure
Penghapusan - - (394,798) (394,798) Written-off
Lain-lain 1,253,576 66,313 51,603 1,371,492 Others
Saldo akhir 154,223,194 11,625,666 4,611,657 170,460,517 Ending balance
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 123,503,355 10,826,273 3,291,755 137,621,383 Beginning balance
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 2,303,380 (2,290,891) (12,489) - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (5,606,966) 6,669,795 (1,062,829) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (461,107) (3,273,821) 3,734,928 - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih pada
eksposur 20,045,226 (1,699,028) (1,244,456) 17,101,742 Net change in exposure
Penghapusan - - (264,187) (264,187) Written-off
Lain-lain (339,384) (20,387) (5,250) (364,021) Others
Saldo akhir 139,444,504 10,211,941 4,437,472 154,093,917 Ending balance
Halaman – 5/106 – Page
296
Page 321
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
h. Pinjaman yang diberikan yang h. Restructured loans
direstrukturisasi
2024 2023
Perpanjangan jangka waktu Extension of loan period and
dan penurunan suku bunga 4,145,620 4,605,372 interest rate discount
Pendapatan bunga yang masih Accrued interest
akan diterima 3,314 4,836 income
4,148,934 4,610,208
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3,076,285) (3,326,063) Allowance for impairment losses
1,072,649 1,284,145
i. Pinjaman sindikasi i. Syndicated loans
Keikutsertaan Bank dalam pinjaman sindikasi The Bank’s participation in syndicated loans
dengan bank lain pada tanggal 31 Desember with other banks as at 31 December 2024
2024 adalah sebesar Rp 17.894.973 (2023: Rp amounted to Rp 17,894,973 (2023:
14.892.452). Partisipasi Bank dalam pinjaman 14,892,452). The Bank’s participation in
sindikasi tersebut berkisar antara 1,75% - syndicated loans range between 1.75% -
100,00% pada tanggal 31 Desember 2024 dan 100.00% as at 31 December 2024 and 2023.
2023. Bank tidak bertindak selaku pimpinan The Bank did not act as lead manager and/or
dan/atau arranger dari seluruh pinjaman arranger of the total syndicated loans as at
sindikasi tersebut pada tanggal 31 Desember 31 December 2024 and 2023.
2024 dan 2023.
j. Pembiayaan bersama j. Joint financing
Bank mengadakan perjanjian pemberian The Bank has entered into joint financing
fasilitas pembiayaan bersama dengan beberapa agreements with several multi-finance
lembaga pembiayaan untuk membiayai companies to finance the retail purchases of
kepemilikan kendaraan bermotor secara ritel vehicles under without recourse terms and
berdasarkan syarat dan ketentuan tanpa conditions. The outstanding loan balance of
tanggungan. Jumlah saldo piutang pembiayaan joint financing as at 31 December 2024 is
bersama pada tanggal 31 Desember 2024 Rp 3,027,117 (2023: Rp nil). Accrued interest
adalah sebesar Rp 3.027.117 (2023: Rp nihil). of joint financing as at 31 December 2024 is
Saldo pendapatan bunga yang masih akan Rp 11,371 (2023: Rp nil). Allowance for
diterima untuk pembiayaan bersama pada impairment losses of joint financing as at 31
tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp December 2024 is Rp 185,642 (2023: Rp
11.371 (2023: Rp nihil). Saldo cadangan nil).
penurunan nilai untuk pembiayaan bersama
pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
sebesar Rp 185.642 (2023: Rp nihil).
Halaman – 5/107 – Page
297
Page 322
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
k. Agunan kredit k. Collaterals for loans
Pinjaman yang diberikan pada umumnya Loans are generally secured by pledged
dijamin dengan agunan yang diikat dengan hak collaterals, bind with powers of attorney with
tanggungan atau surat kuasa untuk menjual, the rights to sell, time deposits or other
deposito berjangka atau jaminan lain yang dapat collaterals accepted by the Bank.
diterima oleh Bank.
l. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai l. Movements of allowance for impairment
pinjaman yang diberikan loan losses
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai The movements of allowance for impairment
pinjaman yang diberikan adalah sebagai berikut: loan losses are as follows:
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 2,046,852 2,624,704 3,414,567 8,086,123 Beginning balance
Saldo dari PTBC 393,567 63,340 104,571 561,478 Balance from PTBC
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 257,009 (256,757) (252) - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (191,714) 204,904 (13,190) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (10,878) (228,120) 238,998 - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih pada Net change in exposure
eksposur (lihat Catatan 34) (741,292) 300,937 (5,339) (445,694) (refer to Note 34)
Penghapusan - - (394,798) (394,798) Written-off
Penerimaan kembali pinjaman
yang diberikan yang telah Recoveries from receivables
dihapusbukukan - - 148,736 148,736 previously written-off
Lain-lain 19,442 21,627 42,088 83,157 Others
Saldo, akhir periode 1,772,986 2,730,635 3,535,381 8,039,002 Balance, end of period
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 2,524,769 2,849,775 1,988,348 7,362,892 Beginning balance
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 144,648 (140,983) (3,665) - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (411,634) 1,176,991 (765,357) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (56,681) (1,505,779) 1,562,460 - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih pada Net change in exposure
eksposur (lihat Catatan 34) 59,053 194,261 477,391 730,705 (refer to Note 34)
Penerimaan kembali pinjaman
yang diberikan yang telah Recoveries from receivables
dihapusbukukan - - 264,476 264,476 previously written-off
Penghapusan - - (264,187) (264,187) Written-off
Lain-lain (213,303) 50,439 155,101 (7,763) Others
Saldo akhir 2,046,852 2,624,704 3,414,567 8,086,123 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai pinjaman impairment losses on loans is adequate.
yang diberikan telah memadai.
Halaman – 5/108 – Page
298
Page 323
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
m. Informasi pokok lainnya sehubungan dengan m. Other significant information relating to
pinjaman yang diberikan loans
• Pinjaman yang diberikan kepada karyawan • Loans to the Bank’s employees consist
Bank terdiri dari pinjaman yang diberikan of motor vehicle loans, housing loans
untuk pembelian kendaraan, rumah dan and loans for other purposes with interest
keperluan lainnya dengan tingkat suku rate at 4.5% and various loan terms;
bunga sebesar 4,5% dan berbagai jangka repayment of which will be affected
waktu yang pelunasannya dilakukan melalui through monthly salary deductions.
pemotongan gaji setiap bulan.
• Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, • As at 31 December 2024 and 2023, no
tidak terdapat pinjaman yang dijadikan loans pledged as collaterals.
jaminan.
n. Informasi mengenai transaksi dengan pihak n. Information in respect of transactions with
berelasi diungkapkan pada Catatan 44. related parties is disclosed in Note 44.
o. Informasi mengenai tingkat suku bunga o. Information in respect of interest rates is
diungkapkan pada Catatan 3b. disclosed in Note 3b.
13. TAGIHAN AKSEPTASI 13. ACCEPTANCE RECEIVABLES
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
2024 2023
Rupiah 730,156 843,857 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
- Dolar Amerika Serikat 1,041,153 975,907 United States Dollars -
- Yuan Cina 70,499 8,807 Chinese Yuan -
- Euro 53,123 20,241 Euro -
- Yen Jepang 28,483 20,885 Japanese Yen -
1,193,258 1,025,840
1,923,414 1,869,697
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (13,281) (16,869) Allowance for impairment losses
1,910,133 1,852,828
b. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan b. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas tagihan akseptasi yang diberikan Collectibility acceptance receivables in
sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada accordance with Financial Service Authority
Catatan 51. Rule are disclosed in Note 51.
Halaman – 5/109 – Page
299
Page 324
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 13. ACCEPTANCE RECEIVABLES (continued)
c. Cadangan kerugian penurunan nilai c. Allowance for impairment losses
Rincian perubahan cadangan kerugian Details of the movements of allowance for
penurunan nilai tagihan akseptasi menurut stage impairment acceptance receivables losses
untuk periode yang berakhir 31 Desember 2024 by stage for the period ended 31 December
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2024 and 2023 are as follows:
2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 9,485 7,384 - 16,869 Beginning balance
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) - - - - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) - - - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - - - - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih pada model Net changes in models
atau parameter risiko or risk parameter
dan pengukuran kembali - - - - and remeasurement
Pemulihan selama periode Reversal
berjalan (3,842) (87) - (3,929) during the period
Lain-lain 333 8 - 341 Others
Saldo, akhir periode 5,976 7,305 - 13,281 Balance, end of period
2023
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 8,097 8,553 - 16,650 Beginning balance
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 4,031 (4,031) - - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) - - - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - - - - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih pada model Net changes in models
atau parameter risiko or risk parameter
dan pengukuran kembali (2,671) 2,866 - 195 and remeasurement
Lain-lain 28 (4) - 24 Others
Saldo akhir 9,485 7,384 - 16,869 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah The Management believes that the above
cadangan kerugian penurunan nilai di atas telah allowance for impairment losses is adequate.
memadai.
d. Berdasarkan jatuh tempo d. Based on maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Kurang dari 1 bulan 278,091 582,443 Less than 1 month -
- 1 - 3 bulan 328,365 230,899 1 - 3 months -
- 3 - 12 bulan 123,700 30,515 3 - 12 months -
730,156 843,857
Mata uang asing Foreign currencies
- Kurang dari 1 bulan 469,560 370,633 Less than 1 month -
- 1 - 3 bulan 517,321 400,034 1 - 3 months -
- 3 - 6 bulan 194,808 247,093 3 - 6 months -
- 6 - 12 bulan 11,569 8,080 6 - 12 months -
1,193,258 1,025,840
1,923,414 1,869,697
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (13,281) (16,869) Allowance for impairment losses
1,910,133 1,852,828
Halaman – 5/110 – Page
300
Page 325
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 13. ACCEPTANCE RECEIVABLES (continued)
e. Informasi mengenai tingkat suku bunga e. Information in respect of interest rates is
diungkapkan pada Catatan 3b. disclosed in Note 3b.
14. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 14. PREPAYMENTS
2024 2023
Pemeliharaan 124,037 111,983 Maintenance
Interest from deposits
Bunga dari simpanan nasabah 62,637 47,733 from customers
Renovasi 36,138 33,524 Renovations
Lain-lain 14,331 14,243 Others
237,143 207,483
Lain-lain terdiri dari beban dibayar dimuka atas Others consist of prepaid of insurance and
asuransi dan lainnya. others.
Informasi mengenai transaksi dengan pihak berelasi Information in respect of transactions with related
diungkapkan pada Catatan 44. parties is disclosed in Note 44.
15. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
Aset tetap dan aset hak guna terdiri dari: Fixed assets and right-of-use assets consist of
the following:
2024
Saldo awal/ Saldo dari Saldo akhir/
Beginning PTBC/Balance Penambahan/ Pengurangan/ Transfer/ Ending
balance from PTBC Additions Disposals Transferred balance
Nilai revaluasi Revalued amount
Tanah 1,900,098 - - - - 1,900,098 Land
Bangunan 1,392,355 - - - 5,105 1,397,460 Buildings
Harga perolehan Cost
Peralatan kantor 2,081,329 32,068 235,797 (98,192) 117,343 2,368,345 Office equipment
Kendaraan bermotor 12,935 2 3,900 (6,065) - 10,772 Motor vehicles
Construction in
Aset dalam penyelesaian 32,753 29,251 138,107 (5,495) (122,448) 72,168 progress
5,419,470 61,321 377,804 (109,752) - 5,748,843
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 282,614 - 74,314 - - 356,928 Buildings
Peralatan kantor 1,333,107 - 321,442 (92,006) - 1,562,543 Office equipment
Kendaraan bermotor 7,630 - 2,940 (5,300) - 5,270 Motor vehicles
1,623,351 - 398,696 (97,306) - 1,924,741
Nilai buku bersih 3,796,119 3,824,102 Net book value
Halaman – 5/111 – Page
301
Page 326
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
2024
Saldo awal/ Saldo dari
Beginning PTBC/Balance Penambahan/ Penguranga/ Saldo akhir/
balance from PTBC Additions Disposals Ending balance
Aset Hak Guna Right-of-use assets
Harga perolehan Cost
Bangunan 184,206 18,612 423,074 (148,785) 477,107 Buildings
Ruang ATM 11,484 147 10,486 (10,357) 11,760 ATM spot
Kendaraan bermotor - - 462 - 462 Motor vehicles
Perangkat Keras TI - 147 2,886 (3,033) - IT Hardware
195,690 18,906 436,908 (162,175) 489,329
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 81,228 - 314,508 (108,519) 287,217 Buildings
Ruang ATM 5,624 - 10,071 (10,120) 5,575 ATM spot
Kendaraan bermotor - - 257 - 257 Motor vehicles
Perangkat Keras TI - - 2,755 (2,755) - IT Hardware
86,852 - 327,591 (121,394) 293,049
Nilai buku bersih 108,838 196,280 Net book value
2023
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Transfer/ Revaluasi/ Ending
balance Additions Disposals Transferred Revaluation balance
Nilai revaluasi Revalued amount
Tanah 1,870,831 - - - 29,267 1,900,098 Land
Bangunan 1,319,456 - (1,310) 42,853 31,356 1,392,355 Buildings
Harga perolehan Cost
Peralatan kantor 1,719,342 318,883 (33,235) 76,339 - 2,081,329 Office equipment
Kendaraan bermotor 15,146 3,624 (5,835) - - 12,935 Motor vehicles
Construction in
Aset dalam penyelesaian 88,999 62,946 - (119,192) - 32,753 progress
5,013,774 385,453 (40,380) - 60,623 5,419,470
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 215,339 68,432 (1,157) - - 282,614 Buildings
Peralatan kantor 1,119,515 246,409 (32,817) - - 1,333,107 Office equipment
Kendaraan bermotor 12,188 1,278 (5,836) - - 7,630 Motor vehicles
1,347,042 316,119 (39,810) - - 1,623,351
Nilai buku bersih 3,666,732 3,796,119 Net book value
2023
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
balance Additions Disposals Ending balance
Aset Hak Guna Right-of-use assets
Harga perolehan Acquisition cost
Bangunan 166,918 59,965 (42,677) 184,206 Buildings
Ruang ATM 12,837 6,462 (7,815) 11,484 ATM spot
Kendaraan bermotor 543 - (543) - Motor vehicles
180,298 66,427 (51,035) 195,690
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 78,100 45,805 (42,677) 81,228 Buildings
Ruang ATM 5,534 7,905 (7,815) 5,624 ATM spot
Kendaraan bermotor 385 158 (543) - Motor vehicles
84,019 53,868 (51,035) 86,852
Nilai buku bersih 96,279 108,838 Net book value
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, semua As at 31 December 2024 and 2023, all fixed
aset tetap yang dimiliki Bank merupakan assets held by the Bank are direct ownership.
kepemilikan langsung.
Halaman – 5/112 – Page
302
Page 327
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Aset dalam penyelesaian per 31 Desember 2024 Construction in progress as at 31 December 2024
adalah sebesar 1% - 92% (2023: 1% - 96%) dari is 1% - 92% (2023: 1% - 96% from project value
nilai proyek dengan estimasi akan diselesaikan with estimated completion time at the earliest on
paling cepat pada tahun 2025. Aset dalam 2025. This construction in progress comprises:
penyelesaian meliputi:
2024 2023
Gedung 64,833 14,422 Buildings
Peralatan kantor 7,335 18,331 Office equipment
72,168 32,753
Rincian penjualan aset tetap adalah sebagai berikut: Details of sale of fixed assets are as follows:
2024 2023
Hasil penjualan aset tetap 2,320 4,063 Proceeds from sale of fixed assets
Nilai buku (919) (570) Net book value
Keuntungan penjualan aset tetap Gain on sale of fixed assets
(lihat Catatan 39) 1,401 3,493 (refer to Note 39)
Nilai wajar tanah dan bangunan yang dimiliki Grup There is no significant difference between fair
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tidak value and carrying value of land and building
berbeda jauh dengan nilai tercatatnya. owned by the Group as of 31 December 2024
and 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank As at 31 December 2024 and 2023, the Bank
memiliki beberapa bidang tanah dan bangunan owns several pieces of land and buildings with
dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan Building Use Rights (“HGB”). Building Use Rights
(“HGB”). Hak Guna Bangunan berjangka waktu 13 have periods of 13 to 58 years and will expire
hingga 58 tahun dan akan berakhir antara tahun between year 2025 to 2053. The management
2025 sampai dengan 2053. Manajemen believes that there will be no difficulty in obtaining
berpendapat tidak terdapat masalah dengan the extension of the land rights as all the land was
perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah acquired legally and is supported by sufficient
diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti evidence of ownership.
kepemilikan yang memadai.
Aset tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan pada Fixed assets, except land, are insured to
perusahaan asuransi terhadap risiko kebakaran, insurance companies for fire, theft and other
kecurian dan risiko lainnya. Pada tanggal possible risks. As at 31 December 2024 the total
31 Desember 2024 jumlah nilai pertanggungan yang sum insured amounted to Rp 1,925,722 (2023:
diasuransikan adalah sebesar Rp 1.925.722 (2023: Rp 1,797,610), fully insured to the Bank’s related
Rp 1.797.610), seluruhnya diasuransikan pada pihak party, which is PT Great Eastern General
berelasi Bank, yakni PT Great Eastern General Insurance Indonesia.
Insurance Indonesia.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan Management believes that the insurance
tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan coverage is adequate to cover the potential
kerugian atas aset yang dipertanggungkan. losses on the assets insured.
Halaman – 5/113 – Page
303
Page 328
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Revaluasi aset tetap Revaluation fixed assets
Pada tanggal 31 Desember 2023, Bank melakukan On 31 December 2023, the Bank did revaluation
penilaian kembali aset tetap oleh Ir. Muhammad A. again of their fixed assets, appraised by Ir.
Muttaqin, M.Sc., MAPPI (Cert) dari Kantor Jasa Muhammad A. Muttaqin, M.Sc., MAPPI (Cert)
Penilai Publik (KJPP) Muttaqin Bambang Purwanto from Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Muttaqin
Rozak Uswatun & Rekan, penilai properti Bambang Purwanto Rozak Uswatun & Rekan,
independen eksternal. external independent property appraiser.
Metode penilaian yang digunakan adalah Metode Appraisal method used is Market Data Approach
Pendekatan Data Pasar dan Metode Biaya. Elemen- and Cost Approach Method. Elements used in
elemen yang digunakan dalam perbandingan data data comparison process to determine assets’
untuk menentukan nilai wajar aset, antara lain: fair value are as follows:
1. Jenis hak yang melekat pada properti; 1. Type of right on property;
2. Kondisi pasar; 2. Market condition;
3. Lokasi; 3. Location;
4. Karakteristik fisik; 4. Physical characteristics;
5. Karakteristik dalam menghasilkan pendapatan; 5. Income producing characteristics; and
dan
6. Karakteristik tanah. 6. Land characteristics.
Surplus dari revaluasi tanah dan bangunan sebesar Surplus arising on the revaluation of land and
Rp 60.623, diakui sebagai pendapatan dalam building amounted Rp 60,623 is recognised in
penghasilan komprehensif lain dan dibukukan other comprehensive income and recorded as
sebagai surplus revaluasi aset tetap, bagian dari revaluation surplus of fixed assets, component of
ekuitas, setelah dikurangi nilai bersih keuntungan equity, after deducted by net amount of gain of
revaluasi aset tetap sebesar Rp 4.719 yang diakui fixed assets revaluation amounted Rp 4,719
sebagai pendapatan bukan operasional pada laba which is recognised and recorded as non-
rugi. operating income, component of profit and loss.
Nilai wajar aset tetap Fair value of fixed assets
Tabel di bawah ini menganalisis aset tetap yang The table below analyses fixed assets measured
dicatat pada nilai wajar pada tanggal 31 Desember at fair value as at 31 December 2024 and 2023,
2024 dan 2023, berdasarkan tingkatan metode by level of valuation method. The difference in
penilaian. Perbedaan pada setiap tingkatan metode levels of valuation methods are defined as
penilaian dijelaskan sebagai berikut: follows:
- Level 1: Input yang berasal dari harga kuotasian - Level 1: Inputs that are quoted prices
(tanpa penyesuaian) dalam pasar aktif untuk (unadjusted) in active markets for identical
aset yang identik; assets;
- Level 2: Input selain harga kuotasian pasar - Level 2: Inputs other than quoted market
dalam level 1 yang dapat di observasi baik price included in level 1 that are observable
secara langsung maupun tidak langsung; either directly or indirectly;
- Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi. - Level 3: Inputs that are unobservable.
Halaman – 5/114 – Page
304
Page 329
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Nilai wajar aset tetap (lanjutan) Fair value of fixed assets (continued)
2024
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Total
Tanah 1,900,098 - 1,900,098 - 1,900,098 Land
Bangunan 1,397,460 - 1,397,460 - 1,397,460 Buildings
3,297,558 - 3,297,558 - 3,297,558
2023
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Total
Tanah 1,900,098 - 1,900,098 - 1,900,098 Land
Bangunan 1,392,355 - 1,392,355 - 1,392,355 Buildings
3,292,453 - 3,292,453 - 3,292,453
Tanah dan bangunan yang diukur dengan nilai wajar Land and buildings measured at fair value using
melalui pengukuran nilai wajar berulang recurring fair value measurement are classified
diklasifikasikan pada nilai wajar tingkat 2. as level 2 fair values.
Tidak terdapat perpindahan antar tingkat selama There were no transfers between level of
periode berjalan. valuations during the period.
Nilai wajar tingkat 2 dari tanah dan bangunan Level 2 fair values of land and buildings were
dihitung dengan menggunakan pendekatan valued using the comparable market data and
perbandingan harga pasar dan estimasi biaya cost reproduction or cost replacement approach.
reproduksi baru atau biaya pengganti baru. Harga The approximate market prices are adjusted for
pasar dari tanah dan bangunan yang paling differences in key attributes such as, property
mendekati disesuaikan dengan perbedaan atribut, size, location, and use of assets.
seperti ukuran aset, lokasi, dan penggunaan aset.
Jika tanah dan bangunan dicatat sebesar harga If land and buildings are presented at historical
perolehan, maka per 31 Desember 2024 dan 2023 cost, as of 31 December 2024 and 2023 the
dicatat dalam jumlah sebagai berikut: amount would be as follows:
2024 2023
Tanah 666,466 666,466 Land
Bangunan Buildings
Harga perolehan 472,617 467,512 Cost
Akumulasi depresiasi (305,665) (286,627) Accumulated depreciation
Nilai buku 833,418 847,351 Net book amount
Pada 31 Desember 2024 dan 2023, Manajemen As of 31 December 2024 and 2023, Management
berpendapat bahwa tidak terdapat indikasi terjadinya believes that there is no indication of permanent
penurunan nilai permanen aset tetap. impairment in the value of fixed assets.
Halaman – 5/115 – Page
305
Page 330
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET LAIN-LAIN 16. OTHER ASSETS
2024 2023
Agunan yang diambil alih sebelum dikurangi Foreclosed collaterals before
penyisihan sebesar Rp 1.412.453 deduct with allowance Rp 1,412,453
pada 31 Desember 2024 as at 31 December 2024
(2023: Rp 615.848) 2,542,739 2,270,187 (2023: Rp 615,848)
Term deposit valas devisa Foreign exchange term deposits
hasil ekspor 555,278 - from export activities
Piutang bunga 484,752 615,878 Interest receivables
Uang muka 445,030 233,890 Advances
Piutang penjualan efek-efek yang Receivables from sale of
masih harus diterima 342,709 966,014 marketable securities
Tagihan transaksi Letter of Credit 308,034 481,119 Letter of Credit transaction
Tagihan transaksi ATM ATM and credit card transaction
dan kartu kredit 147,068 426,272 receivables
Lain-lain 281,632 63,874 Others
5,107,242 5,057,234
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (1,418,007) (622,794) Allowance for impairment losses
3,689,235 4,434,440
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The changes in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
2024 2023
Saldo awal 622,794 335,140 Beginning balance
Saldo dari PTBC 8,128 - Balance from PTBC
Penyisihan selama periode berjalan Allowance during the period
(lihat Catatan 35) 787,170 298,719 (refer to Note 35)
Penghapusan - (11,088) Write off
Selisih kurs penjabaran (85) 23 Exchange rate differences
Saldo, akhir periode 1,418,007 622,794 Balance, end of period
Agunan yang diambil alih merupakan jaminan Foreclosed collaterals represent loan collateral
pinjaman yang diberikan yang telah diambil alih oleh that has been foreclosed by the Bank in the form
Bank berupa tanah, bangunan dan kendaraan. of land, buildings and vehicles.
2024 2023
Saldo awal 2,270,187 1,899,217 Beginning balance
Penambahan selama periode berjalan 817,876 1,089,988 Addition during the period
Penjualan selama periode berjalan (545,324) (719,018) Sold during the period
Saldo, akhir periode 2,542,739 2,270,187 Balance, end of period
Jumlah nilai jual agunan yang diambil alih selama Total foreclosed collaterals selling value for the
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember year ended 31 December 2024 amounted to Rp
2024 adalah sebesar Rp 530.821 dengan rugi 530,821 with loss on sale of foreclosed collateral
sebesar amounted to Rp 14,503 (2023: Rp 723,953 with
Rp 14.503 (2023: Rp 723.953 dengan laba sebesar gain on sale Rp 4,935).
Rp 4.935).
Uang muka terdiri antara lain uang muka sewa, uang Advances consist of advances for rental,
muka pembelian inventaris kantor dan pembayaran- advances on purchase of office equipments and
pembayaran yang berjangka waktu pendek. other short-term payments.
Lain-lain terdiri antara lain tagihan dalam Others consist of bills in progress, clearing in
penyelesaian, penyelesaian kliring, persediaan process, stamp duty, printed goods and office
materai, barang cetakan dan alat tulis kantor. supplies.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan Management believes that the above allowance
aset lain-lain di atas telah memadai. for other assets is adequate.
Halaman – 5/116 – Page
306
Page 331
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. LIABILITAS SEGERA 17. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
2024 2023
Rupiah Rupiah
Kewajiban yang masih harus dibayar 608,908 905,143 Liabilities payable
Kiriman uang 249,580 318,837 Fund transfers
858,488 1,223,980
Mata uang asing Foreign currencies
Kewajiban yang masih harus dibayar 708,161 454,008 Liabilities payable
Kiriman uang (5,569) 16,729 Fund transfers
702,592 470,737
1,561,080 1,694,717
Kewajiban yang masih harus dibayar meliputi antara Liabilities payable mainly consist of clearing
lain penyelesaian kliring, kewajiban ATM, biaya settlements, ATM liabilities, notary fees and
notaris dan premi asuransi. insurance premium.
18. SIMPANAN NASABAH 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Giro 33,945,817 29,247,200 Current accounts -
- Tabungan 31,122,946 28,569,313 Savings -
- Deposito berjangka 66,165,299 63,949,922 Time deposits -
131,234,062 121,766,435
Mata uang asing Foreign currencies
- Giro Current accounts -
- Dolar Amerika Serikat 20,744,296 19,344,762 United States Dollars -
- Yen Jepang 2,514,500 3,635,236 Japanese Yen -
- Euro 756,480 577,565 Euro -
- Dolar Singapura 721,588 630,945 Singapore Dollars -
- Yuan China 486,185 1,409,720 Chinese Yuan -
- Dolar Australia 346,631 265,425 Australian Dollars -
- Pound Sterling 69,114 77,059 Pound Sterling -
- Frank Swiss 33,580 23,248 Frank Swiss -
- Dolar Selandia Baru 10,008 10,787 New Zealand Dollars -
- Dolar Hong Kong 9,540 9,847 Hong Kong Dollars -
- Dolar Kanada 6,364 23,046 Canadian Dollars -
25,698,286 26,007,640
- Tabungan Savings -
- Dolar Amerika Serikat 8,630,895 6,047,052 United States Dollars -
- Yen Jepang 5,096,998 3,801,580 Japanese Yen -
- Dolar Singapura 4,135,297 3,566,064 Singapore Dollars -
- Dolar Australia 2,479,362 1,692,181 Australian Dollars -
- Euro 1,534,949 1,306,595 Euro -
- Pound Sterling 418,431 454,781 Pound Sterling -
- Yuan China 335,890 304,699 Chinese Yuan -
- Dolar Kanada 173,222 118,667 Canadian Dollars -
- Dolar Selandia Baru 137,251 77,144 New Zealand Dollars -
- Dolar Hong Kong 129,980 106,061 Hong Kong Dollars -
- Frank Swiss 114,721 72,411 Swiss Franc -
23,186,996 17,547,235
Halaman – 5/117 – Page
307
Page 332
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN NASABAH 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
a. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) a. By currency and type (continued)
2024 2023
- Deposito berjangka Time deposits -
- Dolar Amerika Serikat 21,435,197 12,116,184 United States Dollars -
- Dolar Singapura 2,260,271 1,492,721 Singapore Dollars -
- Euro 690,842 945,629 Euro -
- Dolar Australia 495,756 132,446 Australian Dollars -
- Pound Sterling 390,103 361,678 Pound Sterling -
- Dolar Kanada 368,461 227,643 Canadian Dollars -
- Yuan China 138,218 570,317 Chinese Yuan -
- Dolar Selandia Baru 33,049 265 New Zealand Dollars -
- Yen Jepang 979 587,032 Japanese Yen -
25,812,876 16,433,915
Jumlah simpanan Total deposits in
dalam mata uang asing 74,698,158 59,988,790 foreign currencies
205,932,220 181,755,225
b. Simpanan yang diblokir dan dijadikan b. Amounts blocked and pledged as loan
jaminan atas pinjaman yang diberikan collateral
Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah giro dan As at 31 December 2024, current accounts
deposito berjangka yang diblokir dan dijadikan and time deposits blocked and pledged as
jaminan pinjaman yang diberikan adalah sebesar loan collateral amounted to Rp 6,722,329
Rp 6.722.329 (2023: Rp 6.545.451). (2023: Rp 6,545,451).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at 31 December 2024 and 2023, there
tidak terdapat tabungan yang diblokir dan was no saving account pledged as loan
dijadikan jaminan pinjaman yang diberikan. collateral.
Halaman – 5/118 – Page
308
Page 333
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo c. Based on maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Giro Current accounts -
Kurang dari 1 bulan 33,945,817 29,247,200 Less than 1 month
- Tabungan Saving accounts -
Kurang dari 1 bulan 29,243,610 25,764,823 Less than 1 month
1 - 3 bulan 143,653 115,005 1 - 3 months
3 - 6 bulan 147,738 113,094 3 - 6 months
6 - 12 bulan 118,768 160,029 6 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 1,469,177 2,416,362 More than 12 months
- Deposito berjangka Time deposits -
Kurang dari 1 bulan 35,909,035 41,507,429 Less than 1 month
1 - 3 bulan 6,630,362 17,012,630 1 - 3 months
3 - 6 bulan 2,189,422 3,278,104 3 - 6 months
6 - 12 bulan 21,411,327 2,151,746 6 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 25,153 13 More than 12 months
131,234,062 121,766,435
Mata uang asing Foreign currencies
- Giro Current accounts -
Kurang dari 1 bulan 25,698,286 26,007,640 Less than 1 month
- Tabungan Saving accounts -
Kurang dari 1 bulan 23,181,053 17,538,298 Less than 1 month
1 - 3 bulan 387 1,300 1 - 3 months
3 - 6 bulan 1,336 3,330 3 - 6 months
6 - 12 bulan 1,475 1,086 6 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 2,745 3,221 More than 12 months
- Deposito berjangka Time deposits -
Kurang dari 1 bulan 13,133,583 10,499,621 Less than 1 month
1 - 3 bulan 2,123,785 4,397,692 1 - 3 months
3 - 6 bulan 978,108 955,671 3 - 6 months
6 - 12 bulan 9,573,063 580,931 6 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 4,337 - More than 12 months
74,698,158 59,988,790
205,932,220 181,755,225
d. Informasi mengenai transaksi dengan pihak d. Information in respect of transactions with
berelasi diungkapkan pada Catatan 44. related parties is disclosed in Note 44.
e. Pada 31 Desember 2024, jumlah giro dan e. As at 31 December 2024, total Wadiah and
tabungan Wadiah dan Mudharabah yang Mudharabah current and saving account,
dikelola oleh Unit Usaha Syariah Bank managed by the Bank’s Sharia Unit
mempunyai nilai sebesar masing-masing amounted to Rp 1,611,442 and Rp 4,023,588
Rp 1.611.442 dan Rp 4.023.588 (2023: Rp (2023: Rp 1,002,187 and Rp 4,934,933),
1.002.187 dan Rp 4.934.933) dan deposito respectively and Mudharabah time deposits,
berjangka Mudharabah yang dikelola unit managed by the Bank’s Sharia unit amounted
Syariah Bank mempunyai nilai sebesar to Rp 2,965,676 (2023: Rp 1,297,398).
Rp 2.965.676 (2023: Rp 1.297.398).
Halaman – 5/119 – Page
309
Page 334
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
(i) GIRO (i) CURRENT ACCOUNTS
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Pihak berelasi 121,765 103,394 Related parties -
- Pihak ketiga 33,824,052 29,143,806 Third parties -
33,945,817 29,247,200
Mata uang asing Foreign currencies
- Pihak berelasi 93,502 253,423 Related parties -
- Pihak ketiga 25,604,784 25,754,217 Third parties -
25,698,286 26,007,640
59,644,103 55,254,840
b. Pada tanggal 31 Desember 2024, giro dari b. As at 31 December 2024, total current
pihak berelasi sebesar Rp 215.267 atau accounts from related parties were
0,36% (2023: Rp 356.817 atau 0,65%) dari amounting to Rp 215,267 or 0.36% (2023:
jumlah giro. Rp 356,817 or 0.65%) from total current
accounts.
c. Informasi mengenai tingkat suku bunga dan c. Information in respect of interest rates
jatuh tempo diungkapkan pada Catatan 3b and maturities is disclosed in Note 3b
dan 3c. and 3c.
(ii) TABUNGAN (ii) SAVING ACCOUNTS
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Pihak berelasi 109,810 98,626 Related parties -
- Pihak ketiga 31,013,137 28,470,687 Third parties -
31,122,947 28,569,313
Mata uang asing Foreign currencies
- Pihak berelasi 50,157 57,942 Related parties -
- Pihak ketiga 23,136,838 17,489,293 Third parties -
23,186,995 17,547,235
Jumlah 54,309,942 46,116,548 Total
b. Pada tanggal 31 Desember 2024, tabungan b. As at 31 December 2024, total savings
dari pihak berelasi sebesar Rp 159.967 atau accounts from related parties were
0,29% (2023: Rp 156.568 atau 0,34%) dari amounting to Rp 159,967 or 0.29% (2023:
jumlah tabungan. 156,568 or 0.34%) from total saving
accounts.
c. Informasi mengenai tingkat suku bunga dan c. Information in respect of interest rates
jatuh tempo diungkapkan pada Catatan 3b and maturities is disclosed in Note 3b
dan 3c. and 3c.
Halaman – 5/120 – Page
310
Page 335
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
(iii) DEPOSITO BERJANGKA (iii) TIME DEPOSITS
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Pihak berelasi 842,190 637,056 Related parties -
- Pihak ketiga 65,323,109 63,312,866 Third parties -
66,165,299 63,949,922
Mata uang asing Foreign currencies
- Pihak berelasi 321,256 300,010 Related parties -
- Pihak ketiga 25,491,620 16,133,905 Third parties -
25,812,876 16,433,915
91,978,175 80,383,837
b. Pada tanggal 31 Desember 2024, deposito b. As at 31 December 2024, total
berjangka dari pihak berelasi sebesar time deposits from related parties were
Rp 1.163.446 atau 1,26% (2023: Rp 937.066 amounting to Rp 1,163,446 or 1.26%
atau 1,17%) dari jumlah deposito. (2023: Rp 937,066 or 1.17%) from total
time deposits.
c. Informasi mengenai tingkat suku bunga dan c. Information in respect of interest rates
jatuh tempo diungkapkan pada Catatan 3b and maturities is disclosed in Note 3b
dan 3c. and 3c.
19. SIMPANAN DARI BANK LAIN 19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Giro 173,754 120,058 Current accounts -
- Tabungan 3,730 4,049 Saving accounts -
- Inter-bank call money 2,266,570 1,190,000 Inter-bank call money -
- Deposito berjangka 3,950 11,350 Time deposits -
2,448,004 1,325,457
Mata uang asing Foreign currencies
- Giro 2,468 2,696 Current accounts -
2,468 2,696
2,450,472 1,328,153
b. Berdasarkan jatuh tempo b. Based on maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Giro Current accounts -
Kurang dari 1 bulan 173,754 120,058 Less than 1 month
- Tabungan Saving accounts -
Kurang dari 1 bulan 3,730 4,049 Less than 1 month
- Inter-bank call money Inter-bank call money -
Kurang dari 1 bulan 2,266,570 1,190,000 Less than 1 month
- Deposito berjangka Time deposits -
Kurang dari 1 bulan 3,950 11,350 Less than 1 month
2,448,004 1,325,457
Mata uang asing Foreign currencies
- Giro Current accounts -
Kurang dari 1 bulan 2,468 2,696 Less than 1 month
2,468 2,696
2,450,472 1,328,153
Halaman – 5/121 – Page
311
Page 336
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
c. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, c. As at 31 December 2024 and 2023, there
tidak terdapat simpanan dari bank lain yang were no deposits from other banks pledged
digunakan sebagai jaminan. as cash collateral.
d. Informasi mengenai tingkat suku bunga dan d. Information in respect of interest rates and
jatuh tempo diungkapkan pada Catatan 3b maturities is disclosed in Note 3b and 3c.
dan 3c.
e. Informasi mengenai transaksi dengan pihak e. Information in respect of transactions with
berelasi diungkapkan pada Catatan 44. related parties is disclosed in Note 44.
f. Pada 31 Desember 2024, jumlah giro Wadiah f. As at 31 December 2024, total Wadiah
yang dikelola oleh unit Syariah Bank current accounts, managed by the Bank’s
mempunyai nilai sebesar Rp 4.568 (2023: Rp Sharia unit amounted to Rp 4,568 (2023: Rp
3.576), tabungan Wadiah yang dikelola oleh unit 3,576), Wadiah saving accounts, managed
Syariah Bank mempunyai nilai sebesar Rp by the Bank’s Sharia unit amounted to Rp
1.293 (2023: Rp 85) dan deposito berjangka 1,293 (2023: Rp 85) and Mudharabah time
Mudharabah yang dikelola unit Syariah Bank deposits, managed by the Bank’s Sharia unit
sebesar Rp 1.000 (2023: Rp nihil). amounted to Rp 1,000 (2023: Rp nil).
20. LIABILITAS AKSEPTASI 20. ACCEPTANCE PAYABLES
2024 2023
Rupiah 730,156 843,857 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
- Dolar Amerika Serikat 1,041,153 975,907 United States Dollars -
- Yuan Cina 70,499 8,807 Chinese Yuan -
- Euro 53,123 20,241 Euro -
- Yen Jepang 28,483 20,885 Japanese Yen -
1,193,258 1,025,840
1,923,414 1,869,697
Informasi mengenai transaksi dengan pihak berelasi Information in respect of transactions with related
diungkapkan pada Catatan 44. parties is disclosed in Note 44.
21. PAJAK PENGHASILAN 21. INCOME TAX
a. Pajak dibayar dimuka a. Prepaid tax
2024 2023
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
Bank 833,458 - Bank
Entitas Anak - - Subsidiary
833,458 -
Halaman – 5/122 – Page
312
Page 337
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 21. INCOME TAX (continued)
b. Utang pajak b. Tax payables
2024 2023
Bank Bank
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
- Utang pajak periode berjalan Tax payable of current period -
Pasal 29 - 130,461 Article 29
Pasal 25 - 105,464 Article 25
- 235,925
Pajak lain-lain Other taxes
- Pajak penghasilan lainnya 139,565 191,455 Other income taxes -
- Pajak pertambahan nilai 1,792 1,374 Value added tax -
- Bea materai 477 470 Stamp duty -
141,834 193,299
Entitas Anak 170 - Subsidiary
142,004 429,224
c. Beban pajak penghasilan c. Income tax expense
2024 2023
Bank Bank
- Kini (260,355) (1,271,040) Current -
- Tangguhan (862,199) 177,620 Deferred -
(1,122,554) (1,093,420)
Entitas Anak - - Subsidiary
Konsolidasian Consolidated
- Kini (260,355) (1,271,040) Current -
- Tangguhan (862,199) 177,620 Deferred -
(1,122,554) (1,093,420)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak seperti The reconciliation between income before
yang disajikan pada laba atau rugi dengan tax, as shown in the profit or loss, with current
beban pajak penghasilan kini adalah: year income tax expense are as follows:
2024 2023
Laba konsolidasian sebelum pajak 5,989,304 5,184,463 Consolidated income before tax
Dikurang: Kepentingan non-pengendali Adjusted for consolidation
dan eliminasi (26) (15) and elimination
Laba sebelum pajak - Income before tax -
PT Bank OCBC NISP Tbk 5,989,278 5,184,448 PT Bank OCBC NISP Tbk
Dikurang: Kerugian/(keuntungan) Less: Loss/(gain)
dari Entitas Anak 172,687 (15,034) from Subsidiaries
6,161,965 5,169,414
Halaman – 5/123 – Page
313
Page 338
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 21. INCOME TAX (continued)
c. Beban pajak penghasilan (lanjutan) c. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak seperti The reconciliation between income before
yang disajikan pada laba atau rugi dengan tax, as shown in the profit or loss, with current
beban pajak penghasilan kini adalah: (lanjutan) year income tax expense are as follows:
(continued)
2024 2023
Perbedaan temporer Temporary differences
Differences between
Perbedaan antara komersial commercial and fiscal
dan fiskal untuk: amounts on:
- Imbalan kerja 21,186 10,859 Employee benefits -
- Cadangan kerugian Allowance for impairment -
penurunan nilai aset keuangan (4,293,288) 844,638 losses of financial assets
- Keuntungan/(kerugian) yang belum
direalisasi dari surat
berharga untuk tujuan Unrealised gain/(loss) -
diperdagangkan 31,255 (3,434) on trading securities
- Beban penyusutan (54,467) (44,699) Depreciation expense -
- Biaya merger 376,228 - Merger cost -
(3,919,086) 807,364
Perbedaan tetap Permanent differences
- Pendapatan tidak kena pajak (1,059,447) (199,322) Non-taxable income -
Penghasilan kena pajak 1,183,432 5,777,456 Taxable Income
Beban pajak penghasilan 260,355 1,271,040 Income tax expense
Dikurangi: Less:
Pajak dibayar dimuka (1,093,813) (1,140,579) Prepaid tax
Corporate prepaid tax/
(Tagihan)/utang pajak penghasilan badan (833,458) 130,461 Income tax payable
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax
dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum expense and the theoretical tax amount on
pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku profit before income tax is as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba konsolidasian Consolidated income
sebelum pajak penghasilan 5,989,304 5,184,463 before income tax
Beban pajak penghasilan sesuai Income tax expense at effective
tarif pajak 1,317,647 1,140,582 tax rates
Dampak pajak penghasilan yang tidak Tax effects on
dapat diperhitungkan menurut fiskal (195,093) (47,162) non-deductible expenses
Beban pajak penghasilan - bersih 1,122,554 1,093,420 Income tax expense - net
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Based on Law No. 7 Year 2021 regarding
Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Harmonization of Tax Regulation, for tax
Perpajakan, untuk pajak tahun 2024 dan 2023, year 2024 and 2023, the Bank has used tax
Bank telah menggunakan tarif pajak sebesar rate of 22%.
22%.
Halaman – 5/124 – Page
314
Page 339
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 21. INCOME TAX (continued)
c. Beban pajak penghasilan (lanjutan) c. Income tax expense (continued)
Peraturan Menteri Keuangan No. PMK-136 The MOF Regulation no. PMK-136 Year
Tahun 2024 (PMK-136) telah disahkan di 2024 (PMK-136) was enacted in Indonesia,
Indonesia, yurisdiksi di mana Grup didirikan, the jurisdiction in which the Group is
dan akan berlaku mulai 1 Januari 2025. Karena incorporated, and will come into effect from 1
PMK-136 belum efektif pada tanggal pelaporan, January 2025. Since the PMK-136 was not
Grup tidak memiliki eksposur pajak saat ini yang effective at the reporting date, the Group has
terkait. Grup menerapkan pengecualian untuk no related current tax exposure. The Group
mengakui dan mengungkapkan informasi applies the exception to recognising and
tentang aset dan kewajiban pajak tangguhan disclosing information about deferred tax
yang terkait dengan pajak penghasilan Pilar assets and liabilities related to Pillar Two
Dua, sebagaimana diatur dalam amandemen income taxes, as provided in the
PSAK 212 yang diterbitkan pada bulan amendments to SFAS 212 issued in
Desember 2023. December 2023.
Grup sedang dalam proses menilai apakah The Group is in the process of assessing
mereka termasuk dalam cakupan model Pilar whether they are within the scope of Pillar
Dua dan apakah ada eksposur terhadap Two model and if there is any exposure to
PMK136 ketika peraturan tersebut mulai the PMK-136 for when it comes into effect.
berlaku. Karena kompleksitas dalam Due to the complexities in applying the PMK-
menerapkan PMK136 dan menghitung 136 and calculating GloBE income, the
pendapatan GloBE, dampak kuantitatif dari quantitative impact of the enacted PMK-136
PMK-136 yang disahkan belum dapat is not yet reasonably estimable.
diperkirakan secara wajar.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The calculation of corporate income tax for
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 the year ended 31 December 2024 and 2023
dan 2023 merupakan dasar dalam pengisian is the basis in filing the Company’s Annual
SPT PPh Badan Perseroan dan telah sesuai Corporate Income Tax Return and consistent
dengan SPT yang dilaporkan ke kantor pajak. with the Corporate Income Tax Return
submitted to the tax office.
d. Aset pajak tangguhan d. Deferred tax assets
2024
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi/
Credited/ Dibebankan ke
Saldo awal/ (charged) to ekuitas/
Beginning statement Charged to Saldo akhir/
balance of income equity Ending balance
Entitas induk - Bank Parent entity - Bank
Imbalan kerja 42,614 4,660 (1,878) 45,396 Employee benefits
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai aset losses on financial
keuangan dan lainnya 1,295,198 (944,523) - 350,675 assets and others
Keuntungan yang belum
direalisasi dari efek untuk Unrealised gain on trading
tujuan diperdagangkan (1,942) 6,876 - 4,934 marketable securities
Beban penyusutan (33,214) (11,982) - (45,196) Depreciation expenses
Keuntungan yang belum Unrealised gain
direalisasi dari efek on marketable securities
yang diukur pada nilai wajar at fair value through
melalui pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 94,282 - (42,347) 51,935 income
Cadangan merger - 82,770 - 82,770 Merger accruals
Aset pajak tangguhan - Bank 1,396,938 (862,199) (44,225) 490,514 Deferred tax assets - Bank
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Entitas Anak - - - - Subsidiary
Jumlah aset pajak tangguhan 1,396,938 (862,199) (44,225) 490,514 Total deferred tax assets
Halaman – 5/125 – Page
315
Page 340
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 21. INCOME TAX (continued)
d. Aset pajak tangguhan (lanjutan) d. Deferred tax assets (continued)
2023
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi/
Credited/ Dibebankan ke
Saldo awal/ (charged) to ekuitas/
Beginning statement Charged to Saldo akhir/
balance of income equity Ending balance
Imbalan kerja 40,218 2,389 7 42,614 Employee benefits
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai aset losses on financial
keuangan dan lainnya 1,109,377 185,821 - 1,295,198 assets and others
Keuntungan yang belum
direalisasi dari efek untuk Unrealised gain on trading
tujuan diperdagangkan (1,186) (756) - (1,942) marketable securities
Beban penyusutan (23,380) (9,834) - (33,214) Depreciation expenses
Keuntungan yang belum Unrealised gain
direalisasi dari efek on marketable securities
yang diukur pada nilai wajar at fair value through
melalui pendapatan other comprehensive
komprehensif lain 176,846 - (82,564) 94,282 income
Jumlah aset pajak tangguhan 1,301,875 177,620 (82,557) 1,396,938 Total deferred tax assets
Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak The management believes that deferred tax
tangguhan dapat dipulihkan dan assets can be utilised and compensated
dikompensasikan dengan laba fiskal pada masa against future taxable income.
mendatang.
e. Administrasi e. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Under the Taxation Laws of Indonesia, the
berlaku di Indonesia, Bank menghitung, Bank calculates, determines, submits tax
menetapkan, dan membayar sendiri besarnya returns on the basis of self assessment. The
jumlah pajak yang terhutang. Direktur Jenderal Director General of Tax (DGT) may assess or
Pajak (DJP) dapat menetapkan atau mengubah amend taxes within 5 (five) years since the
liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun tax becomes due.
sejak saat terhutangnya pajak.
f. Hal lainnya f. Other
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, there
terdapat beberapa Surat Ketetapan Pajak (SKP) were various Surat Ketetapan Pajak (SKP)
yang telah diterbitkan oleh DJP sehubungan which had been issued by DGT related to the
dengan tahun fiskal berikut ini: following fiscal years:
Tahun fiskal 2016 Fiscal year 2016
Pada bulan November 2019, Bank menerima In November 2019, the Bank received
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) assessment letter of tax underpayment
terkait pemeriksaan tahun fiskal 2016 atas Pajak (“SKPKB”) in relation of tax audit for fiscal
Penghasilan Badan, Pajak Penghasilan Pasal year 2016 of corporate income tax, income
21, 23, 4(2), dan 26 dan Pajak Pertambahan tax articles 21, 23, 4(2), 26 and value added
Nilai sebesar Rp 313.199 (termasuk denda dan tax in total of Rp 313,199 (including penalty
sanksi administrasi). Bank telah mengajukan and administration charges). The Bank has
keberatan ke Kantor Pajak atas surat ketetapan filed an objection to the Tax Office on the
yang tidak disetujui. disagreed assessment letter.
Halaman – 5/126 – Page
316
Page 341
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 21. INCOME TAX (continued)
f. Hal lainnya (lanjutan) f. Other (continued)
Tahun fiskal 2016 (lanjutan) Fiscal year 2016 (continued)
Direktorat Jenderal Pajak telah mengabulkan The Director General of Taxation has
sebagian keberatan dengan jumlah Rp 255.898 accepted part of objection in total of
(termasuk denda dan sanksi administrasi). Bank Rp 255,898 (including penalty and
telah mengajukan permohonan banding ke administrative charges). The Bank has
Pengadilan Pajak sebesar Rp 32.370. Bank submitted appeal to the Tax Court amounting
belum menerima keputusan dari Pengadilan Rp 32,370. The Bank has not received any
Pajak. decision from the Tax Court.
Tahun fiskal 2017 Fiscal year 2017
Pada bulan September 2021, Bank menerima In September 2021, the Bank received
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) assessment letter of tax underpayment
terkait pemeriksaan tahun fiskal 2017 atas (“SKPKB”) in relation of tax audit for fiscal
Pajak Penghasilan Badan, Pajak Penghasilan year 2017 of corporate income tax, income
Pasal 21, 23, 26, 4(2), dan Pajak Pertambahan tax articles 21, 23, 26, 4(2) and value added
Nilai sebesar Rp 59.520 (termasuk denda dan tax in total of Rp 59,520 (including penalty
sanksi administrasi). Bank telah mengajukan and administration charges). The Bank has
keberatan ke Kantor Pajak atas surat ketetapan filed an objection to the Tax Office on the
yang tidak disetujui. disagreed assessment letter.
Direktorat Jenderal Pajak telah mengabulkan The Director General of Taxation has
sebagian keberatan dengan jumlah Rp 8.297 accepted part of objection in total of Rp 8,297
(termasuk denda dan sanksi administrasi). Bank (including penalty and administrative
telah mengajukan permohonan banding ke charges). The Bank has submitted appeal to
Pengadilan Pajak. Bank belum menerima the Tax Court. The Bank has not received any
keputusan dari Pengadilan Pajak. decision from the Tax Court.
Tahun fiskal 2018 Fiscal year 2018
Pada bulan Desember 2022, Bank menerima In December 2022, the Bank received
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) assessment letter of tax underpayment
terkait pemeriksaan tahun fiskal 2018 atas (“SKPKB”) in relation of tax audit for fiscal
Pajak Penghasilan Badan, Pajak Penghasilan year 2018 of corporate income tax, income
Pasal 21, 23, 26, 4(2), dan Pajak Pertambahan tax articles 21, 23, 26, 4(2), and value added
Nilai sebesar Rp 54.566 (termasuk denda dan tax in total of Rp 54,566 (including penalty
sanksi administrasi). Bank telah mengajukan and administration charges). The Bank has
keberatan ke Kantor Pajak atas surat ketetapan filed an objection to the Tax Office on the
yang tidak disetujui. Direktorat Jenderal Pajak disagreed assessment letter. The Director
telah mengabulkan sebagian keberatan dengan General of Taxation has accepted part of
jumlah Rp 406 (termasuk denda dan sanksi objection in total of Rp 406 (including penalty
administrasi). Bank telah mengajukan and administrative charges). The Bank has
permohonan banding ke Pengadilan Pajak. submitted appeal to the Tax Court. The Bank
Bank belum menerima keputusan dari has not received any decision from the Tax
Pengadilan Pajak. Court.
Tahun fiskal 2019 Fiscal year 2019
Pada bulan Juni 2024, Bank menerima Surat In June 2024, the Bank received assessment
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) letter of tax underpayment (“SKPKB”) in
terkait pemeriksaan tahun fiskal 2019 atas relation of tax audit for fiscal year 2019 of
Pajak Penghasilan Badan, Pajak Penghasilan corporate income tax, income tax articles 21,
Pasal 21, 23, 26, 4(2), dan Pajak Pertambahan 23, 26, 4(2), and value added tax in total of
Nilai sebesar Rp 79.811 (termasuk denda dan Rp 79,811 (including penalty and
sanksi administrasi). Bank telah mengajukan administration charges). The Bank has filed
keberatan ke Kantor Pajak atas surat ketetapan an objection to the Tax Office on the
yang tidak disetujui. disagreed assessment letter.
Halaman – 5/127 – Page
317
Page 342
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 21. INCOME TAX (continued)
f. Hal lainnya (lanjutan) f. Other (continued)
Tahun fiskal 2020 Fiscal year 2020
Pada bulan Februari 2024, Bank menerima In February 2024, the Bank received
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) assessment letter of tax underpayment
terkait pemeriksaan tahun fiskal 2020 atas (“SKPKB”) in relation of tax audit for fiscal
Pajak Penghasilan Badan, Pajak Penghasilan year 2020 of corporate income tax, income
Pasal 21, 23, 26, 4(2), dan Pajak Pertambahan tax articles 21, 23, 26, 4(2), and value added
Nilai sebesar Rp 103.226 (termasuk denda dan tax in total of Rp 103,226 (including penalty
sanksi administrasi). Bank telah mengajukan and administration charges). The Bank has
keberatan ke Kantor Pajak atas surat ketetapan filed an objection to the Tax Office on the
yang tidak disetujui. disagreed assessment letter.
22. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 22. ACCRUED EXPENSES
2024 2023
Beban pegawai yang masih harus dibayar 670,703 696,791 Accrued employee expenses
Bunga yang masih harus dibayar 506,693 388,319 Accrued interest
Biaya poin kartu kredit 253,790 81,614 Credit card points expenses
Biaya operasional lainnya 5,392 2,626 Other operational expenses
1,436,578 1,169,350
Informasi mengenai transaksi dengan pihak berelasi Information in respect of transactions with related
diungkapkan pada Catatan 44. parties is disclosed in Note 44.
23. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 23. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
DIJUAL KEMBALI DAN YANG DIJUAL DENGAN AGREEMENTS AND SOLD UNDER
JANJI DIBELI KEMBALI REPURCHASE AGREEMENTS
a. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual a. Securities purchased under resale
kembali agreements
2024
Piutang
Tanggal bunga/ Nilai bersih/
Pihak lawan/ Rentang tanggal pembelian/ jatuh tempo/ Nilai beli/ Interest Carrying
Counterparty Range of starting date Maturity date Purchase price receivables amount
Rupiah (lanjutan/continued)
Maybank Indonesia 24 Desember/December 2024 7 Januari/January 2025 51,720 75 51,795
Bank CIMB Niaga 31 Desember/December 2024 14 Januari/January 2025 50,347 9 50,356
Bank DBS Indonesia 23 Desember/December 2024 6 Januari/January 2025 49,634 80 49,714
Bank DBS Indonesia 19 Desember/December 2024 2 Januari/January 2025 49,567 115 49,682
Maybank Indonesia 27 Desember/December 2024 10 Januari/January 2025 48,772 44 48,816
Bank DBS Indonesia 5 Desember/December 2024 2 Januari/January 2025 46,836 234 47,070
Bank DBS Indonesia 18 Desember/December 2024 2 Januari/January 2025 46,632 117 46,749
Individu/Individual 2 Desember/December 2024 28 Februari/February 2025 5,094 27 5,121
Individu/Individual 3 Oktober/October 2024 3 Oktober/October 2025 3,484 55 3,539
Individu/Individual 2 Desember/December 2024 2 Desember/December 2025 2,598 14 2,612
Individu/Individual 2 September/September 2024 2 September/September 2025 2,468 56 2,524
Individu/Individual 24 Desember/December 2024 24 Desember/December 2025 2,232 3 2,235
Individu/Individual 24 Desember/December 2024 24 Juni/June 2025 2,186 3 2,189
Individu/Individual 12 November/November 2024 12 November/November 2025 1,989 18 2,007
Individu/Individual 18 November/November 2024 19 Mei/May 2025 1,956 15 1,971
Individu/Individual 4 April/April 2024 8 April/April 2025 1,782 86 1,868
Individu/Individual 12 Juli/July 2024 11 Juli/July 2025 1,505 51 1,556
Individu/Individual 22 Oktober/October 2024 22 Oktober/October 2025 1,399 18 1,417
Individu/Individual 5 Juli/July 2024 4 Juli/July 2025 1,327 47 1,374
Individu/Individual 25 November/November 2024 25 November/November 2025 1,336 9 1,345
Individu/Individual 7 Agustus/August 2024 7 Agustus/August 2025 1,083 30 1,113
Individu/Individual 6 September/September 2024 3 September/September 2025 1,077 23 1,100
Individu/Individual 29 November/November 2024 28 November/November 2025 858 5 863
Individu/Individual 22 Juli/July 2024 22 Juli/July 2025 722 22 744
Halaman – 5/128 – Page
318
Page 343
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 23. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
DIJUAL KEMBALI DAN YANG DIJUAL DENGAN AGREEMENTS AND SOLD UNDER
JANJI DIBELI KEMBALI (lanjutan) REPURCHASE AGREEMENTS (continued)
a. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual a. Securities purchased under resale
kembali (lanjutan) agreements (continued)
2024 (lanjutan/continued)
Piutang
Tanggal bunga/ Nilai bersih/
Pihak lawan/ Rentang tanggal pembelian/ jatuh tempo/ Nilai beli/ Interest Carrying
Counterparty Range of starting date Maturity date Purchase price receivables amount
Rupiah (lanjutan/continued)
Individu/Individual 15 Agustus/August 2024 15 Agustus/August 2025 713 19 732
Individu/Individual 22 Februari/February 2024 21 Februari/February 2025 683 38 721
Individu/Individual 5 Agustus/August 2024 5 Agustus/August 2025 697 20 717
Individu/Individual 7 November/November 2024 7 November/November 2025 709 7 716
Individu/Individual 3 Mei/May 2024 30 April/April 2025 676 31 707
Individu/Individual 27 Desember/December 2024 30 Juni/June 2025 698 1 699
Individu/Individual 16 Agustus/August 2024 15 Agustus/August 2025 643 17 660
Individu/Individual 11 Oktober/October 2024 10 Oktober/October 2025 645 9 654
Individu/Individual 31 Juli/July 2024 31 Juli/July 2025 503 15 518
Individu/Individual 3 Desember/December 2024 3 Juni/June 2025 509 3 512
Individu/Individual 9 Desember/December 2024 4 Juni/June 2025 505 2 507
Individu/Individual 6 Desember/December 2024 4 Juni/June 2025 436 2 438
Individu/Individual 8 Mei/May 2024 8 Mei/May 2025 339 16 355
Total 384,360 1,336 385,696
2023
Piutang
Tanggal bunga/ Nilai bersih/
Pihak lawan/ Rentang tanggal pembelian/ jatuh tempo/ Nilai beli/ Interest Carrying
Counterparty Range of starting date Maturity date Purchase price receivables amount
Rupiah
Bank Indonesia 27 Januari/January 2023 26 Januari/January 2024 5,220,485 355,651 5,576,136
Bank Indonesia 06 Januari/January 2023 05 Januari/January 2024 4,811,815 319,986 5,131,801
Bank Indonesia 21 Juli/July 2023 19 Juli/July 2024 2,866,576 83,969 2,950,545
Bank Indonesia 19 Mei/May 2023 17 Mei/May 2024 2,799,867 114,756 2,914,623
Bank Indonesia 23 Juni/June 2023 21 Juni/June 2024 1,929,441 66,167 1,995,608
Bank Indonesia 9 Juni/June 2023 7 Juni/June 2024 1,806,643 66,439 1,873,082
Bank Indonesia 4 Agustus/August 2023 2 Agustus/August 2024 1,432,597 38,381 1,470,978
Bank Indonesia 12 Mei/May 2023 13 Mei/May 2024 1,398,546 59,088 1,457,634
Individu/Individual 23 Oktober/October 2023 22 Oktober/October 2024 2,920 34 2,954
Individu/Individual 25 Oktober/October 2023 24 Oktober/October 2024 2,853 33 2,886
Individu/Individual 24 Oktober/October 2023 23 Oktober/October 2024 2,781 31 2,812
Individu/Individual 20 November/November 2023 19 November/November 2024 2,525 19 2,544
Individu/Individual 24 Agustus/August 2023 23 Agustus/August 2024 2,279 49 2,328
Individu/Individual 29 September/September 2023 27 September/September 2024 2,019 31 2,050
Individu/Individual 29 Agustus/August 2023 29 Februari/February 2024 1,804 37 1,841
Individu/Individual 30 Oktober/October 2023 29 Oktober/October 2024 1,652 18 1,670
Individu/Individual 30 November/November 2023 29 November/November 2024 1,572 8 1,580
Individu/Individual 18 Oktober/October 2023 17 Oktober/October 2024 1,435 18 1,453
Individu/Individual 12 September/September 2023 11 September/September 2024 1,424 26 1,450
Individu/Individual 22 November/November 2023 21 November/November 2024 1,432 10 1,442
Individu/Individual 17 Oktober/October 2023 16 Oktober/October 2024 1,369 17 1,386
Individu/Individual 13 Desember/December 2023 13 Juni/June 2024 1,363 5 1,368
Individu/Individual 26 Oktober/October 2023 25 Oktober/October 2024 1,097 13 1,110
Individu/Individual 31 Oktober/October 2023 30 Oktober/October 2024 1,017 11 1,028
Individu/Individual 23 November/November 2023 22 November/November 2024 883 6 889
Individu/Individual 12 Juli/July 2023 11 Juli/July 2024 803 23 826
Individu/Individual 7 November/November 2023 7 November/November 2024 758 7 765
Individu/Individual 2 Agustus/August 2023 1 Agustus/August 2024 743 19 762
Individu/Individual 3 Agustus/August 2023 2 Agustus/August 2024 740 19 759
Individu/Individual 29 Agustus/August 2023 28 Agustus/August 2024 723 15 738
Individu/Individual 15 Desember/December 2023 20 Juni/June 2024 718 1 719
Halaman – 5/129 – Page
319
Page 344
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 23. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
DIJUAL KEMBALI DAN YANG DIJUAL DENGAN AGREEMENTS AND SOLD UNDER
JANJI DIBELI KEMBALI (lanjutan) REPURCHASE AGREEMENTS (continued)
a. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual a. Securities purchased under resale
kembali (lanjutan) agreements (continued)
2023 (lanjutan/continued)
Piutang
Tanggal bunga/ Nilai bersih/
Pihak lawan/ Rentang tanggal pembelian/ jatuh tempo/ Nilai beli/ Interest Carrying
Counterparty Range of starting date Maturity date Purchase price receivables amount
Rupiah (lanjutan/continued)
Individu/Individual 5 Oktober/October 2023 4 Oktober/October 2024 698 11 709
Individu/Individual 6 Oktober/October 2023 4 Oktober/October 2024 690 9 699
Individu/Individual 24 November/November 2023 22 November/November 2024 690 4 694
Individu/Individual 22 September/September 2023 20 September/September 2024 644 11 655
Individu/Individual 27 Juli/July 2023 26 Juli/July 2024 459 12 471
Individu/Individual 18 Juli/July 2023 17 Juli/July 2024 373 10 383
Individu/Individual 28 Agustus/August 2023 27 Agustus/August 2024 362 8 370
Individu/Individual 9 November/November 2023 8 November/November 2024 361 3 364
Individu/Individual 11 Oktober/October 2023 10 Oktober/October 2024 352 5 357
Total 22,305,509 1,104,960 23,410,469
b. Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli b. Securities sold under repurchase
kembali agreements
2024
Piutang
Tanggal bunga/ Nilai bersih/
Pihak lawan/ Rentang tanggal pembelian/ jatuh tempo/ Nilai beli/ Interest Carrying
Counterparty Range of starting date Maturity date Purchase price receivables amount
Rupiah
Bank Indonesia 27 Desember/December 2024 3 Januari/January 2025 4,904,440 4,256 4,908,696
Bank Rakyat 31 Desember/December 2024 2 Januari/January 2025 4,749,350 811 4,750,161
Indonesia
Bank Indonesia 31 Desember/December 2024 7 Januari/January 2025 3,851,239 669 3,851,908
Bank Indonesia 30 Desember/December 2024 6 Januari/January 2025 3,838,791 1,333 3,840,124
Total 17,343,820 7,069 17,350,889
2023
Piutang
Tanggal bunga/ Nilai bersih/
Pihak lawan/ Rentang tanggal pembelian/ jatuh tempo/ Nilai beli/ Interest Carrying
Counterparty Range of starting date Maturity date Purchase price receivables amount
Rupiah
Bank Indonesia 27 Desember/December 2023 3 Januari/January 2024 2,853,628 2,477 2,856,105
Bank Indonesia 27 Desember/December 2023 3 Januari/January 2024 2,820,127 2,448 2,822,575
Bank Indonesia 29 Desember/December 2023 5 Januari/January 2024 2,374,603 1,256 2,375,859
Bank Rakyat
Indonesia 29 Desember/December 2023 2 Januari/January 2024 2,016,348 982 2,017,330
Bank Indonesia 28 Desember/December 2023 4 Januari/January 2024 1,930,117 1,340 1,931,457
Bank Indonesia 28 Desember/December 2023 4 Januari/January 2024 1,900,012 1,320 1,901,332
Bank Rakyat
Indonesia 29 Desember/December 2023 2 Januari/January 2024 996,165 489 996,654
Bank Indonesia 27 Desember/December 2023 3 Januari/January 2024 939,866 815 940,681
Bank Mandiri 28 Desember/December 2023 4 Januari/January 2024 486,949 338 487,287
BPD Jawa Timur 28 Desember/December 2023 3 Januari/January 2024 584,339 403 584,742
Total 16,902,154 11,868 16,914,022
Halaman – 5/130 – Page
320
Page 345
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA 24. BORROWING
2024 2023
International Finance Corporation 2,750,000 2,750,000 International Finance Corporation
Dikurangi: Less:
Biaya yang belum diamortisasi (5,502) (12,015) Unamortised costs
2,744,498 2,737,985
Termasuk di dalam pinjaman yang diterima adalah Included in borrowing is processing fee that
biaya pemrosesan yang dicatat sebagai biaya recorded as transaction cost and deducted from
transaksi dan menjadi pengurang dari pinjaman yang the amount of borrowing.
diterima.
Pada tanggal 5 Februari 2020, Bank telah On 5 February 2020, the Bank signed the
menandatangani perjanjian dengan IFC atas Obligasi agreement with IFC for the Gender Bond and
Gender dan Obligasi Ramah Lingkungan dengan Green Bond with total maximum facility amounted
jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 2.750.000. Rp 2,750,000. Bank has paid the processing fee
Bank telah membayar biaya pemrosesan sebesar amounted Rp 13,750 that recorded as transaction
Rp 13.750 yang dicatat sebagai biaya transaksi. cost.
Pada tanggal 26 Oktober dan 25 November 2020, On 26 October and 25 November 2020, the Bank
Bank telah mencairkan pinjaman fasilitas pinjaman has withdrawn the borrowing facility of Gender
Gender Bond dan Obligasi Ramah Lingkungan Bond and Green Bond amounted Rp 2,750,000
tersebut sebesar Rp 2.750.000 untuk jangka waktu for 5 years with interest of 6.35% and 6.00%,
5 tahun dengan bunga 6,35% dan 6,00%. respectively.
Bunga pinjaman ini dibayarkan setiap semester. The interest is payable semiannually. The Gender
Tanggal pembayaran bunga pertama untuk Gender Bond and Green Bond first interest payment is on
Bond dan Obligasi Ramah Lingkungan dilakukan 26 April 2021 and 25 May 2021, respectively. The
pada tanggal 26 April 2021 dan 25 Mei 2021. Jatuh bonds will mature on 26 October 2025 and
tempo kedua pinjaman tersebut pada tanggal 25 November 2025.
26 Oktober 2025 dan 25 November 2025.
Untuk tahun yang berakhir pada For the year ended 31 December 2024, Bank has
31 Desember 2024, Bank telah melakukan made the interest payment amounted Rp Rp
pembayaran bunga sebesar Rp 170.360 secara 170,360 accurately and timely (2023: 346,436).
tepat jumlah dan waktu (2023: Rp 346.436).
25. PINJAMAN SUBORDINASI 25. SUBORDINATED DEBT
2024 2023
OCBC Bank, Singapura 160,950 153,970 OCBC Bank, Singapore
160,950 153,970
Pada tanggal 26 September 2018, Bank telah On 26 September 2018, the Bank has signed the
menandatangani fasilitas pinjaman subordinasi dari agreement of subordinated credit facility from
Bank OCBC Singapura sebesar USD 10.000.000 OCBC Bank Singapore amounted
(nilai penuh) untuk jangka waktu 7 tahun dengan USD 10,000,000 (full amount) for the 7 years
bunga 5,5% per tahun. Tujuan pinjaman adalah with interest of 5.5% p.a. The purpose of the
untuk memenuhi POJK No.14/POJK.03/2017 credit facility is to fulfill POJK
tentang Rencana Aksi (Recovery Plan) bagi Bank No.14/POJK.03/2017 regarding Recovery Plan
Sistemik, yang mewajibkan Bank untuk memiliki for Systemic Bank, which is required to have debt
instrumen utang atau investasi yang memiliki instrument or investment in form of capital.
karakteristik modal. Pada tanggal 27 September On 27 September 2018, the Bank has disbursed
2018, Bank telah mencairkan fasilitas pinjaman the subordinated credit facility.
subordinasi tersebut.
Halaman – 5/131 – Page
321
Page 346
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. PINJAMAN SUBORDINASI 25. SUBORDINATED DEBT
Bunga pinjaman ini dibayarkan tahunan. Tanggal The debt interest are paid annually. The first
pembayaran bunga pinjaman pertama dilakukan interest payment was on 27 September 2019,
pada tanggal 27 September 2019, dan akan jatuh and will mature on 27 September 2025.
tempo pada tanggal 27 September 2025.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan For the year ended 31 December 2024 and 2023,
2023, Bank telah melakukan pembayaran bunga Bank has paid the interest of Subordinated Credit
Pinjaman Subordinasi masing-masing sebesar USD Facility, amounted USD 550,000 on timely basis
550.000 secara tepat waktu dan tepat jumlah. and accurately, respectively.
Informasi mengenai transaksi dengan pihak berelasi Information in respect of transactions with related
diungkapkan pada Catatan 44. parties is disclosed in Note 44.
26. LIABILITAS LAIN-LAIN 26. OTHER LIABILITIES
2024 2023
Utang pembelian efek-efek yang Payables from purchase of
masih harus dibayar 1,302,814 325,178 marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses
pada komitmen dan kontinjensi 1,145,831 1,304,395 of commitment and contingencies
Kewajiban yang masih harus dibayar 960,592 893,535 Accrued liabilities
Term deposit valas devisa Foreign exchange term deposits
hasil ekspor 555,278 - from export activities
Setoran jaminan 323,804 385,129 Security deposits
Kewajiban transaksi Letter of Credit dan Letter of Credit and remittance
remittance yang masih harus dibayar 273,045 183,644 transactions payable
Liabilitas sewa 229,770 27,054 Lease liabilities
Pendapatan bunga diterima dimuka 137,366 108,247 Unearned interest income
Lain-lain 138,193 190,869 Others
5,066,693 3,418,051
Lain-lain meliputi antara lain liabilitas ATM, retensi Others consist of ATM liabilities, retention fee and
dan liabilitas pada pihak ketiga. liabilities to third parties.
27. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 27. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR CAPITAL
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Based on Deed of Resolution of Annual General
Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) Meeting for Shareholder (“AGMS”) No. 43 dated
Perseroan Terbatas No. 43 tanggal 17 Mei 2018 dari 17 May 2018 from Fathiah Helmi, S.H., notary in
Fathiah Helmi, S.H., notaris di Jakarta, Bank Jakarta, the Bank increases its authorized capital
meningkatkan modal dasar menjadi sebesar Rp to Rp 6,250,000, which consists of
6.250.000, yang terdiri dari 50.000.000.000 saham 50,000,000,000 shares with nominal value of
dengan nilai nominal Rp 125 (nilai penuh) per Rp 125 (full amount) per shares.
saham.
Pada tanggal 4 Mei 2018, Bank membagikan saham On 4 May 2018, the Bank distributed bonus
bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham shares from agio capitalisation with ratio 1:1
dengan rasio 1:1 sebanyak 11.472.648.486 lembar amounting to 11,472,648,486 shares with
saham dengan nilai nominal Rp 125 (nilai penuh) per nominal value of Rp 125 (full amount) per share,
saham sehingga jumlah modal ditempatkan dan therefore, amount of issued and fully paid shares
disetor penuh menjadi sebanyak 22.945.296.972 becoming 22,945,296,972 shares.
lembar saham.
322
Halaman – 5/132 – Page
Page 347
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 27. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR (lanjutan) CAPITAL (continued)
Pembelian kembali saham Bank Shares buyback
Sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Based on Annual General Meeting for
Saham Tahunan pada tanggal 11 April 2023, Bank Shareholders dated 11 April 2023, the Bank has
telah melaksanakan pembelian kembali saham performed buyback of 152,000 and 250,000
sebanyak 152.000 dan 250.000 saham dengan nilai shares with price per share at Rp 1,225 and
per saham masing-masing Rp 1.225 dan Rp 1.220 Rp 1,220 (full amount), respectively on 6 July
(nilai penuh) pada tanggal 6 Juli 2023. Pembelian 2023. The shares buyback are used to give
kembali saham digunakan untuk pemberian variable remuneration which based on 2022
remunerasi yang bersifat variabel atas kinerja tahun performance, to Board of Directors and
2022 kepada Direksi dan karyawan yang memenuhi employees who have eligible criterias determined
kriteria yang ditetapkan Bank. by the Bank.
Pada tanggal 20 Juli 2023, Bank telah mengalihkan On 20 July 2023, the Bank distributed the shares
seluruh saham hasil pembelian kembali tersebut buyback in compliance to OJK Regulation
dalam rangka pemenuhan POJK No. 45/POJK.03/ No. 45/POJK.03/2015 regarding Corporate
2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Governance of Commercial Bank’s Remuneration.
Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum.
Sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Based on Annual General Meeting for
Saham Tahunan pada tanggal 18 Maret 2024, Bank Shareholders dated 18 March 2024, the Bank has
telah melaksanakan pembelian kembali saham performed buyback of 20,000, 242,000 and
sebanyak 20.000, 242.000 dan 140.000 saham 140,000 shares with price per share at Rp 1,365,
dengan nilai per saham masing-masing Rp 1.365, Rp 1,370 and Rp 1,375 (full amount), respectively
Rp 1.370 dan Rp 1.375 (nilai penuh) pada tanggal on 17 September 2024. The shares buyback are
17 September 2024. Pembelian kembali saham used to give variable remuneration which based on
digunakan untuk pemberian remunerasi yang 2023 performance, to Board of Directors and
bersifat variabel atas kinerja tahun 2023 kepada employees who have eligible criterias determined
Direksi dan karyawan yang memenuhi kriteria yang by the Bank.
ditetapkan Bank.
Pada tanggal 23 dan 25 September 2024, Bank telah On 23 and 25 September 2024, the Bank
mengalihkan seluruh saham hasil pembelian kembali distributed the shares buyback in compliance to
tersebut dalam rangka pemenuhan POJK No. OJK Regulation No. 45/POJK.03/2015 regarding
45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Corporate Governance of Commercial Bank’s
Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum. Remuneration.
Susunan pemegang saham pada tanggal The shareholder’s composition as at
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: 31 December 2024 and 2023 as follows:
2024
Jumlah lembar saham
ditempatkan dan Persentase
disetor penuh/ kepemilikan/
Number of shares Percentage Jumlah dalam Rupiah/
Pemegang saham issued and fully paid of ownership Amount in Rupiah Shareholders
- OCBC Overseas OCBC Overseas -
Investments Pte. Ltd 19,521,391,224 85.08% 2,440,174 Investments Pte. Ltd
- Komisaris Bank Board of Commissioners -
Pramukti Surjaudaja 451,942 0.00% 56 Pramukti Surjaudaja
- Direksi Bank Board of Directors -
Parwati Surjaudaja 3,250,420 0.01% 406 Parwati Surjaudaja
Hartati 252,000 0.00% 32 Hartati
Martin Widjaja 252,000 0.00% 32 Martin Widjaja
Andrae Krishnawan W. 252,000 0.00% 32 Andrae Krishnawan W.
Johannes Husin 252,000 0.00% 32 Johannes Husin
Joseph Chan Fook Onn 252,000 0.00% 32 Joseph Chan Fook Onn
The Ka Jit 144,000 0.00% 18 The Ka Jit
Lili S. Budiana 144,000 0.00% 18 Lili S. Budiana
- Pemegang saham lainnya Other shareholders -
(kepemilikan masing- (ownership interest
masing di bawah 5%) 3,418,655,386 14.91% 427,330 each below 5%)
22,945,296,972 100.00% 2,868,162
323
Halaman – 5/133 – Page
Page 348
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 27. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR (lanjutan) CAPITAL (continued)
Pembelian kembali saham Bank (lanjutan) Shares buyback (continued)
Susunan pemegang saham pada tanggal The shareholder’s composition as at
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: 31 December 2024 and 2023 as follows:
(lanjutan) (continued)
2023
Jumlah lembar saham
ditempatkan dan Persentase
disetor penuh/ kepemilikan/
Number of shares Percentage Jumlah dalam Rupiah/
Pemegang saham issued and fully paid of ownership Amount in Rupiah Shareholders
- OCBC Overseas OCBC Overseas -
Investments Pte. Ltd 19,521,391,224 85.08% 2,440,174 Investments Pte. Ltd
- Komisaris Bank Board of Commissioners -
Pramukti Surjaudaja 451,942 0.00% 56 Pramukti Surjaudaja
- Direksi Bank Board of Directors -
Parwati Surjaudaja 3,208,420 0.01% 401 Parwati Surjaudaja
Emilya Tjahjadi 216,000 0.00% 27 Emilya Tjahjadi
Hartati 216,000 0.00% 27 Hartati
Martin Widjaja 216,000 0.00% 27 Martin Widjaja
Andrae Krishnawan W. 216,000 0.00% 27 Andrae Krishnawan W.
Johannes Husin 216,000 0.00% 27 Johannes Husin
Joseph Chan Fook Onn 216,000 0.00% 27 Joseph Chan Fook Onn
The Ka Jit 108,000 0.00% 14 The Ka Jit
Lili S. Budiana 108,000 0.00% 14 Lili S. Budiana
- Pemegang saham lainnya Other shareholders -
(kepemilikan masing- (ownership interest
masing di bawah 5%) 3,418,733,386 14.91% 427,341 each below 5%)
22,945,296,972 100.00% 2,868,162
Tambahan modal disetor pada tanggal Additional paid-in capital as at
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai 31 December 2024 and 2023 as follows:
berikut:
Biaya emisi
Agio saham/ saham/
Additional paid-in Share issuance Jumlah/
capital costs Total
Saldo per 31 Desember 2024 dan Balance as at 31 December 2024
31 Desember 2023 5,395,280 - 5,395,280 and 31 December 2023
28. SALDO LABA 28. RETAINED EARNINGS
Penggunaan laba bersih tahun 2022 Appropriation of 2022 net income
Berdasarkan hasil RUPST Bank yang Based on the result of the Bank’s AGMS which
diselenggarakan tanggal 11 April 2023, pemegang was held on 11 April 2023, the shareholders have
saham telah menyetujui penetapan laba bersih tahun agreed the appropriation of the Bank’s net profit
2022 digunakan sebesar 40% atau of financial year 2022 amounting to 40% or
Rp 1.330.767 sebagai dividen tunai atau (Rp 58 Rp 1,330,767 as cash dividend (equal to Rp 58
(nilai penuh) per saham), dan Rp 100 sebagai dana (full amount) per share), and Rp 100 as
cadangan wajib Bank. Cadangan ini dibentuk appropriate into the Bank’s statutory reserve.
sehubungan dengan Undang-undang No. 40/2007 This reserve was provided in relation with the
tanggal 16 Agustus 2007 tentang Perseroan Law No. 40 of 2007 dated 16 August 2007
Terbatas. regarding Limited Liability Company.
Halaman – 5/134 – Page
324
Page 349
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. SALDO LABA (lanjutan) 28. RETAINED EARNINGS (continued)
Penggunaan laba bersih tahun 2023 Appropriation of 2023 net income
Berdasarkan hasil RUPST Bank yang Based on the result of Bank’s AGMS which was
diselenggarakan tanggal 18 Maret 2024, pemegang held on 18 March 2024, the shareholders have
saham telah menyetujui penetapan laba bersih tahun agreed the appropriation of the Bank’s net profit
2023 digunakan sebesar 40,4% atau of financial year 2023 amounting to 40.4% or
Rp 1.652.061 sebagai dividen tunai atau (Rp 72 Rp 1,652,061 as cash dividend equal to (Rp 72
(nilai penuh) per saham), dan Rp 100 sebagai dana (full amount) per share), and Rp 100 as
cadangan wajib Bank. Cadangan ini dibentuk appropriate into the Bank’s statutory reserve.
sehubungan dengan Undang-undang No. 40/2007 This reserve was provided in relation with the
tanggal 16 Agustus 2007 tentang Perseroan Law No. 40 of 2007 dated 16 August 2007
Terbatas. regarding Limited Liability Company.
29. PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH 29. INTEREST INCOME AND SHARIA INCOME
2024 2023
Pinjaman yang diberikan 12,376,761 11,072,365 Loans
Marketable securities and
Efek-efek dan obligasi pemerintah 5,388,091 4,435,841 government bonds
Giro dan penempatan Current accounts and
pada bank lain placements with other banks
dan Bank Indonesia 266,622 205,660 and Bank Indonesia
Lain-lain 744,725 711,838 Others
18,776,199 16,425,704
Termasuk dalam pendapatan bunga pinjaman Included in loan interest income is Sharia income
adalah pendapatan Syariah untuk tahun yang for the year ended 31 December 2024 amounting
berakhir 31 Desember 2024 sebesar Rp 956.538 to Rp 956,538 (1 January - 31 December 2023:
(1 Januari - 31 Desember 2023: Rp 893.142). Rp 893,142).
Pendapatan bunga atas aset keuangan yang tidak Interest income from financial assets not carried
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi untuk tahun at fair value through profit or loss for the year
yang berakhir 31 Desember 2024 adalah sebesar ended 31 December 2024 are Rp 16,801,704
Rp 16.801.704 (2023: Rp 12.694.594). (2023: Rp 12,694,594).
Termasuk dalam pendapatan bunga dari pinjaman Included in interest income from loans is accrued
yang diberikan adalah pendapatan bunga yang interest income on impaired loans for the year
masih akan diterima dari pinjaman yang diberikan ended 31 December 2024 amounting to
yang mengalami penurunan nilai untuk tahun yang Rp 61,058 (2023: Rp 14,730).
berakhir 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp 61.058 (2023: Rp 14.730).
Termasuk dalam pendapatan bunga dari efek-efek Included in interest income from marketable
dan obligasi pemerintah adalah pendapatan bunga securities and government bonds is interest
yang berasal dari kepemilikan tidak langsung income from indirect ownership of government
obligasi pemerintah dalam bentuk reksa dana untuk bonds in form of mutual funds for the year ended
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 adalah 31 December 2024 amounting to Rp 71,259
sebesar Rp 71.259 (2023: Rp nihil). (2023: Rp nil).
Informasi mengenai transaksi dengan pihak berelasi Information in respect of transactions with related
diungkapkan pada Catatan 44. parties is disclosed in Note 44.
Halaman – 5/135 – Page
325
Page 350
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. BEBAN BUNGA DAN SYARIAH 30. INTEREST AND SHARIA EXPENSE
2024 2023
Simpanan nasabah Deposits from customers
- Deposito berjangka 3,938,637 3,410,912 Time deposits -
- Giro 1,224,175 900,627 Current accounts -
- Tabungan 382,402 369,428 Saving accounts -
Pinjaman yang diterima dan efek-efek yang Borrowing and securities sold under
dijual dengan janji dibeli kembali 1,211,435 816,693 repurchase agreements
Simpanan dari bank lain 227,043 297,992 Deposits from other banks
Lain-lain 747,700 718,516 Others
7,731,392 6,514,168
Termasuk dalam beban bunga adalah beban Included in interest expense is Sharia expense for
Syariah untuk tahun yang berakhir 31 Desember the year ended 31 December 2024 amounting to
2024 sebesar Rp 689.681 (2023: Rp 417.587). Rp 689,681 (2023: Rp 417,587).
Seluruh beban bunga untuk tahun yang berakhir 31 All interest expense for the year ended 31
Desember 2024 dan 2023 adalah beban bunga atas December 2024 and 2023 are interest expense
liabilitas keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar from financial liabilities not carried at fair value
melalui laba rugi. through profit or loss.
Informasi mengenai transaksi dengan pihak berelasi Information in respect of transactions with related
diungkapkan pada Catatan 44. parties is disclosed in Note 44.
31. PROVISI, KOMISI DAN LAINNYA 31. FEE, COMMISSIONS AND OTHERS
2024 2023
Jasa administrasi, Administration fee,
pelayanan perbankan dan e-channel 517,353 497,989 banking service and e-channel
Asuransi dan wealth management 321,282 290,699 Insurance and wealth management
Trade finance 158,476 155,400 Trade finance
Remittance and collection 68,589 53,770 Remittance and collection
Kartu kredit - bersih 9,449 123,084 Credit card - net
Lainnya 17,846 - Others
1,092,995 1,120,942
Informasi mengenai transaksi dengan pihak berelasi Information in respect of transactions with related
diungkapkan pada Catatan 44. parties is disclosed in Note 44.
32. KEUNTUNGAN DARI PENJUALAN INSTRUMEN 32. GAIN FROM SALE OF FINANCIAL
KEUANGAN INSTRUMENTS
2024 2023
Obligasi pemerintah 415,277 358,449 Government bonds
Efek-efek (212,342) (34,179) Marketable securities
202,935 324,270
Halaman – 5/136 – Page
326
Page 351
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. KEUNTUNGAN DARI PENJUALAN INSTRUMEN 32. GAIN FROM SALE OF FINANCIAL
KEUANGAN (lanjutan) INSTRUMENTS (continued)
Untuk periode dari 1 Januari 2024 sampai dengan For the period from 1 January 2024 to 31
31 Desember 2024, kerugian instrumen keuangan December 2024, realised loss from financial
yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan instruments at fair value through other
komprehensif lain yang telah direalisasi adalah Rp comprehensive income is Rp 228,635 (1 January
228.635 (1 Januari - 31 Desember 2023: - 31 December 2023: Gain Rp 27,159) and gain
Keuntungan Rp 27.159) dan keuntungan yang diukur at fair value through profit or loss is Rp 431,620
pada nilai wajar melalui laba rugi adalah Rp 431.620 (1 January - 31 December 2023: Gain Rp
(1 Januari - 31 Desember 2023: Keuntungan Rp 351,429).
351.429).
33. RUGI SELISIH KURS - BERSIH 33. FOREIGN EXCHANGE LOSS - NET
Rugi selisih kurs bersih merupakan keuntungan dan Foreign exchange loss - net is the foreign
kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi exchange gains and losses arising from
dalam valuta asing dan dari penjabaran aset transactions in foreign currencies and from the
moneter dan liabilitas moneter dalam valuta asing. translation of monetary assets and monetary
liabilities denominated in foreign currencies.
2024 2023
Keuntungan selisih kurs telah direalisasi 113,883 67,418 Realised foreign exchange gain
Rugi selisih kurs yang belum direalisasi (466,311) (139,570) Unrealised foreign exchange loss
(352,428) (72,152)
34. (PEMBALIKAN)/PEMBENTUKAN CADANGAN 34. (REVERSAL)/ALLOWANCE OF IMPAIRMENT
KERUGIAN PENURUNAN NILAI ATAS ASET LOSSES ON FINANCIAL ASSETS
KEUANGAN
2024 2023
Pinjaman yang diberikan (Catatan 12l) (445,694) 730,705 Loans (Note 12l)
Komitmen dan kontinjensi (181,277) 100,900 Commitments and contingencies
Aset lain-lain (Catatan 16) (553) 8,931 Other assets (Note 16)
Current account
Giro pada bank lain (Catatan 7d) (1,797) 1,833 in other bank (Note 7d)
Efek-efek (Catatan 9d) (1,387) 1,577 Marketable securities (Note 9d)
Tagihan akseptasi (Catatan 13c) (3,929) 195 Acceptances receivable (Note 13c)
Placement with
Penempatan pada bank lain (Catatan 8d) (1,792) (809) other bank (Note 8d)
(636,429) 843,332
35. PEMBENTUKAN PENYISIHAN – LAINNYA 35. ALLOWANCE OF POSSIBLE LOSSES –
OTHERS
2024 2023
Pembentukan cadangan Allowance for
kerugian penurunan nilai atas: impairment losses on:
aset lain-lain (lihat Catatan 16) 787,723 289,788 other assets (refer to Note 16)
787,723 289,788
36. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN 36. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES
2024 2023
Gaji dan tunjangan 3,027,587 2,641,173 Salaries and allowances
Pendidikan dan latihan 107,800 108,414 Education and training
Lain-lain 139,735 56,383 Others
3,275,122 2,805,970
Halaman – 5/137 – Page
327
Page 352
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN (lanjutan) 36. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES
(continued)
Informasi mengenai imbalan pasca kerja Information in respect of post-employment
diungkapkan pada Catatan 41 dan transaksi dengan benefits is disclosed in Note 41 and transactions
pihak berelasi pada Catatan 44. with related parties in Note 44.
Perincian gaji dan tunjangan untuk Dewan The detail of salaries and allowance paid to
Komisaris, Direksi dan Manajemen kunci Bank untuk Boards of Commissioners, Directors and Key
tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan management of the Bank for the years ended
2023 adalah sebagai berikut: from 31 December 2024 and 2023 are as follows:
2024 2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
- Gaji dan imbalan kerja Salary and short-term -
jangka pendek 34,452 38,343 employee benefit
Direksi Board of Directors
- Gaji dan imbalan kerja Salary and short-term -
jangka pendek 133,507 128,471 employee benefit
Manajemen kunci Key management
- Gaji dan imbalan kerja Salary and short-term -
jangka pendek 293,032 279,675 employee benefit
- Imbalan kerja
jangka panjang lainnya 27,146 27,470 Other long-term benefit -
320,178 307,145
488,137 473,959
Gaji dan tunjangan untuk anggota Komite Audit yang The salaries and allowance to members of the
tidak termasuk Dewan Komisaris untuk Tahun yang Audit Committee, who are not members of the
berakhir 31 Desember 2024 adalah sebesar Board of Commissioners for the year ended
Rp 1.568 (2023: Rp 1.089). 31 December 2024 amounting to
Rp 1,568 (2023: Rp 1,089).
Yang dimaksud dengan manajemen kunci adalah Key management are employees who directly
karyawan yang bertanggung jawab langsung kepada report to Director or has a significant influence on
Dewan Direksi atau mempunyai pengaruh yang the Bank’s policy and/or operational.
signifikan terhadap kebijakan dan/atau operasional
Bank.
37. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 37. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
2024 2023
Pemeliharaan, perbaikan, Repairs, maintenance,
dan transportasi 575,818 391,537 and transportation
Asuransi 421,227 377,851 Insurance
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
(lihat Catatan 15) 398,696 316,119 (refer to Note 15)
Promosi 275,977 292,389 Promotions
Komunikasi dan utilitas 176,756 152,648 Communications and utilities
Keamanan dan outsourcing 116,700 106,219 Security and outsourcing
Sewa 60,300 73,923 Rental
Alat-alat kantor dan ekspedisi 26,519 22,652 Office supplies and courier charges
Lain-lain 219,460 196,695 Others
2,271,453 1,930,033
Halaman – 5/138 – Page
328
Page 353
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. BEBAN OPERASIONAL LAINNYA - LAIN-LAIN 38. OTHER OPERATING EXPENSES - OTHERS
2024 2023
Beban operasional ATM, beban sortasi, ATM operational expenses,
beban kliring dan RTGS dan money sorting, clearing and RTGS
lain-lain 404,164 162,655 expenses and others
Biaya tahunan Annual fee for
Otoritas Jasa Keuangan 128,158 112,437 Financial Services Authority
532,322 275,092
39. PENDAPATAN BUKAN OPERASIONAL - BERSIH 39. NON OPERATING INCOME - NET
2024 2023
Pembelian dengan diskon Bargain purchase
(lihat Catatan 43) 852,946 - (refer to Note 43)
Biaya merger (588,998) - Merger cost
Agunan yang diambil alih dan Foreclosed collaterals and
pendapatan lainnya - bersih 18,127 12,767 other income - net
Keuntungan dari penjualan aset tetap Gain from sale of fixed assets
(lihat Catatan 15) 1,401 3,493 (refer to Note 15)
Kerugian revaluasi Loss from fixed asset
aset tetap bersih - (736) revaluation - net
283,476 15,524
40. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 40. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
2024 2023
Tagihan komitmen Commitment receivables
- Fasilitas pinjaman yang diterima
yang belum digunakan Unused loan facility -
Pihak berelasi (lihat Catatan 44) 4,828,500 4,619,100 Related party (refer to Note 44)
4,828,500 4,619,100
Liabilitas komitmen Commitment payables
- Fasilitas pinjaman yang diberikan
yang belum digunakan Undrawn loan facilities -
Pihak berelasi (lihat Catatan 44) 220,000 110,000 Related party (refer to Note 44)
Pihak ketiga 81,780,354 76,590,617 Third parties
82,000,354 76,700,617
- Irrevocable letters of credit yang Outstanding irrevocable -
masih berjalan 2,763,590 2,844,901 letters of credit
84,763,944 79,545,518
Liabilitas komitmen - bersih (79,935,444) (74,926,418) Commitment payables - net
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
- Bank garansi yang diterima 1,977,714 1,297,243 Bank guarantees received -
Liabilitas kontinjensi Contingent payables
- Bank garansi yang diberikan Bank guarantees issued -
- Garansi pelaksanaan 1,959,165 1,687,084 Performance bond -
- Garansi uang muka 1,954,703 1,213,178 Advance payment guarantees -
- Standby letters of credit 1,593,483 1,402,203 Standby letters of credit -
- Garansi penawaran 278,817 246,085 Bid bond -
- Lain-lain 2,955,188 2,767,028 Others -
8,741,356 7,315,578
Liabilitas kontinjensi - bersih (6,763,642) (6,018,335) Contingent payables - net
Halaman – 5/139 – Page
329
Page 354
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. LIABILITAS IMBALAN KERJA 41. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATIONS
2024 2023
Post-employment
Liabilitas imbalan pasca kerja benefit obligations
- Bank 207,045 194,069 Bank -
- Entitas Anak 97 - Subsidiary -
207,142 194,069
Nilai wajar aset program (21,280) (14,111) Fair value of plan assets
185,862 179,958
Dana pensiun Pension fund
Sejak bulan Februari 2007, Bank menyelenggarakan Since February 2007, the Bank has a defined
program pensiun iuran pasti untuk karyawan tetap contribution retirement program covering its
yang memenuhi syarat yang dikelola dan qualified permanent employees, which is
diadministrasikan oleh PT Asuransi Jiwa Manulife managed and administered by PT Asuransi Jiwa
Indonesia. Manulife Indonesia.
Jumlah karyawan Bank yang ikut serta dalam The number of Bank’s employees participated in
program pensiun iuran pasti pada tanggal 31 defined contribution retirement programs as at
Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah 31 December 2024 and 2023 are 6,485 and 5,780
6.485 dan 5.780 karyawan. employees.
Imbalan pasca kerja Post-employment benefits
Bank membukukan imbalan pasca kerja imbalan The Bank provides defined post-employment
pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang benefits to its employees in accordance with the
Undang Ketenagakerjaan yang berlaku. applicable Labor Law.
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan The amount recognised in the consolidated
penghasilan komprehensif lain konsolidasian: statements of profit or loss and other
comprehensive income:
2024 2023
Biaya jasa kini 38,754 27,560 Current service cost
Biaya jasa lalu (4,292) - Past service cost
Biaya bunga 11,779 12,037 Interest cost
Kerugian aktuarial Actuarial loss
yang diakui periode berjalan (4,400) (4,781) recognised during the period
Saldo, akhir tahun 41,841 34,816 Balance, end of year
Mutasi atas liabilitas imbalan pasca kerja adalah The movement in post-employment benefits
sebagai berikut: obligations is as follows:
2024 2023
Saldo awal 194,069 185,287 Beginning balance
Biaya jasa kini 38,754 27,560 Current service cost
Biaya jasa lalu (4,292) - Past service cost
Pembayaran manfaat dari pemberi kerja (7,496) (4,266) Benefit paid by employer
Pembayaran manfaat dari aset program (12,788) (17,516) Benefit paid by plan assets
Pengukuran kembali: Remeasurements:
Kerugian aktuarial yang timbul Loss from changed in
dari perubahan asumsi keuangan 18,670 19,165 financial assumptions
Keuntungan dari penyesuaian
pengalaman (19,872) (16,161) Experience gain adjustment
12,976 8,782
Saldo, akhir tahun 207,045 194,069 Balance, end of year
Halaman – 5/140 – Page
330
Page 355
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATIONS
(continued)
Imbalan pasca kerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Mutasi nilai wajar aset program selama periode The movement in the fair value of plan assets of
berjalan adalah sebagai berikut: the period is as follows:
2024 2023
Nilai wajar aset program pada Fair value of plan assets
awal periode 14,111 13,636 at the beginning of period
Pendapatan bunga atas aset program 1,017 1,033 Interest income on plan assets
Iuran yang dibayarkan oleh pemberi kerja 20,000 20,000 Contribution paid by employer
Pembayaran manfaat dari aset program (12,788) (17,516) Benefit paid by plan assets
Imbal hasil atas aset program, Return on plan assets,
tidak termasuk bunga excluding net interest on
atas imbalan pasti neto (1,060) (3,042) the net defined benefit
Fair value of plan assets
Nilai wajar aset program sebelum konsolidasi 21,280 14,111 before consolidation
Saldo, akhir tahun 21,280 14,111 Balance, end of year
Perhitungan imbalan pasca kerja karyawan pada The calculation of post-employment benefits as at
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dilakukan oleh 31 December 2024 and 2023 are calculated by
aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria Yusi an independent actuary, Kantor Konsultan
& Rekan berdasarkan laporan aktuaris tertanggal 22 Aktuaria Yusi & Rekan based on an independent
Januari 2025 atas karyawan Bank (31 Desember actuary report dated 22 January 2025 for Bank’s
2023: 19 Januari 2024). Perhitungan imbalan pasca employees (31 December 2023: 19 January
kerja karyawan dengan menggunakan asumsi utama 2024). The calculation of post-employment
sebagai berikut: benefits are using the following key assumptions:
2024 2023
Usia pensiun normal 55 tahun/years 55 tahun/years Normal retirement age
Tingkat diskonto per tahun 6.46% - 7.11% 6.71% - 7.24% Annual discount rate
Tingkat kenaikan penghasilan dasar
per tahun 7% 7% Annual salary growth rate
Tingkat mortalitas TMI’19 TMI’19 Mortality rate
Tingkat ketidakmampuan 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate
mortalitas/ mortalitas/
10% of mortality rate 10% of mortality rate
Tingkat pengunduran diri 5% dari usia sebelum 5% dari usia sebelum Resignation rate
30 tahun dan menurun 30 tahun dan menurun
secara bertahap secara bertahap
sebesar 0% pada usia sebesar 0% pada usia
50 tahun/ 45 tahun/
5% from age before 30 5% from age before
and reduced to 0% at 30 and reduced to 0%
age 50 at age 45
Tingkat pensiun dini 1% dari tingkat 1% dari tingkat Early retirement rate
kelangsungan hidup/ kelangsungan hidup/
1% of survival rate 1% of survival rate
Asumsi tingkat pengunduran diri yang digunakan Assumption of resignation rate used by the Bank
Bank adalah 5% dari usia sebelum 30 tahun dan is 5% from age before 30 and reduced to 0% at
menurun secara bertahap sebesar 0% pada usia 50 age 50.
tahun.
Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas program The weighted average duration of the Bank’s
pensiun imbalan pasti Bank pada tanggal 31 defined benefit pension obligation at 31
Desember 2024 adalah 13,75 tahun (2023: 12 December 2024 is 13.75 years (2023: 12 years).
tahun).
Halaman – 5/141 – Page
331
Page 356
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATIONS
(continued)
Imbalan pasca kerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Tabel dibawah menunjukkan sensitivitas atas The following table represent the sensitivity
kemungkinan perubahan tingkat diskonto dan tingkat analysis of a reasonably possible change in
kenaikan gaji terhadap kewajiban imbalan pasca discount rate and future salary of obligation to
kerja dan biaya jasa kini Bank pada 31 Desember post-employment benefit obligation and current
2024 dan 2023: service cost of the Bank as of 31 December 2024
and 2023:
2024 2023
Nilai kini kewajiban Nilai kini kewajiban
Perubahan imbalan pasti/ imbalan pasti/
asumsi/ Present value of Present value of
Change in the benefit the benefit
assumption obligation obligation
Tingkat diskonto Kenaikan/Increase 1% 183,020 172,556 Discount rate
Penurunan/Decrease 1% 244,203 226,893
Future salary
Tingkat kenaikan gaji Kenaikan/Increase 1% 240,897 223,809 incremental rate
Penurunan/Decrease 1% 184,571 174,086
Analisis sensitivitas Bank didasarkan pada The Bank’s sensitivity analysis are based on a
perubahan atas satu asumsi aktuarial dimana change in an assumption while holding all other
asumsi lainnya dianggap konstan. Dalam assumptions constant. In practice, this is unlikely
prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan to occur, and changes in some of the
beberapa asumsi mungkin saling berkorelasi. Dalam assumptions may be correlated. When calculating
perhitungan sensitivitas kewajiban imbalan pasti the sensitivity of the defined medical benefit
kesehatan atas asumsi aktuarial utama, metode obligation to significant actuarial assumptions the
yang sama (perhitungan nilai kini kewajiban imbalan same method (present value of the defined
pasti kesehatan dengan menggunakan metode medical benefit obligation calculated with the
projected unit credit di akhir periode) telah projected unit credit method at the end of the
diterapkan seperti dalam penghitungan kewajiban reporting period) has been applied as when
pensiun yang diakui dalam laporan posisi keuangan. calculating the pension liability recognised within
the statements of financial position.
42. LABA BERSIH PER SAHAM 42. EARNINGS PER SHARE
2024 2023
Net income attributable to
Laba bersih kepada pemegang saham 4,866,750 4,091,043 shareholders
Weighted average number of
Rata-rata tertimbang jumlah saham ordinary shares
biasa yang beredar (nilai penuh) 22,945,296,972 22,945,296,972 outstanding (full amount)
Laba bersih per lembar saham dasar dan Basic and diluted earnings
dilusian (nilai penuh) 212.10 178.30 per share (full amount)
Halaman – 5/142 – Page
332
Page 357
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. KOMBINASI BISNIS 43. BUSINESS COMBINATIONS
Efektif pada tanggal 1 Mei 2024, Grup mengakuisisi Effective on 1 May 2024, the Group acquired
100% saham PT Bank Commonwealth, dengan 100% of the share capital of PT Bank
jumlah imbalan yang dialihkan sebesar Rp Commonwealth with total consideration
2.184.421. transferred of Rp 2,184,421.
1 Mei/
May 2024
Jumlah imbalan yang dialihkan 2,184,421 Total consideration transferred
Imbalan kas yang dibayar 2,126,011 Cash consideration
Utang kepada pemegang
saham sebelumnya 58,410 Liabilities to previous shareholders
Jumlah sementara yang diakui atas aset The provisional recognised amounts of identifiable
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang assets acquired and liabilities assumed as at 1
diambil alih pada tanggal 1 Mei 2024, sesuai May 2024, based on KJPP report
dengan laporan KJPP No.00077/2.0162- No.00077/2.0162-00/BS/07/0153/1/VI/2024 dated
00/BS/07/0153/1/VI/2024 tanggal 6 Juni 2024 yang 6 June 2024 which was signed by Willy D.
ditandatangan oleh Willy D. Kusnanto dari Kantor Kusnanto from Kantor Jasa Penilai Publik
Jasa Penilai Publik Kusnanto dan Rekan, adalah Kusnanto dan Rekan, are as follows:
sebagai berikut:
Nilai wajar/
Fair value
ASET ASSETS
Kas 122,073 Cash
Giro pada Bank Indonesia 1,686,089 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain – bersih 590,970 Current accounts with other banks – net
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
bank lain – bersih 702,924 and other banks – net
Efek-efek 2,281,322 Marketable securities
Obligasi pemerintah 1,334,615 Government bonds
Tagihan derivatif 6,933 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan – bersih 7,482,796 Loans – net
Aset tetap – bersih 80,227 Fixed assets – net
Aset lain-lain 211,107 Other assets
Jumlah aset 14,499,056 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 18,739 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 10,840,730 Deposits from customers
Simpanan dari bank-bank lain 17,168 Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 181 Derivative payables
Utang pajak 46,149 Tax payables
Liabilitas imbalan kerja 29,435 Employee benefit obligation
Liabilitas lain-lain 1,031,357 Other liabilities
Jumlah liabilitas 11,983,759 Total liabilities
Jumlah aset teridentifikasi neto 2,515,297 Total identifiable net assets
Jumlah imbalan yang dialihkan 2,184,421 Total consideration transferred
Pembelian dengan diskon 330,876 Bargain purchase
Halaman – 5/143 – Page
333
Page 358
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. KOMBINASI BISNIS (lanjutan) 43. BUSINESS COMBINATIONS (continued)
Jumlah imbalan yang dialihkan dan utang kepada Total consideration transferred and liabilities to
pemegang saham sebelumnya masih dapat previous shareholders is subject to adjustments
disesuaikan berdasarkan kesepakatan bersama based on the mutual agreements between the
antara Bank dan pemegang saham sebelumnya dari Bank and the previous shareholders of PTBC, in
PTBC, berdasarkan Perjanjian Jual Beli Bersyarat accordance with Sales and Purchase Agreement
(PJBB). (SPA).
Pada tanggal 1 Mei 2024, akuntansi awal untuk As at 1 May 2024, the initial accounting for this
transaksi ini belum selesai dikarenakan pengukuran transaction has not been completed because the
akhir atas aset teridentifikasi yang diperoleh belum final measurement of the identifiable assets
selesai karena dibutuhkannya analisis lanjutan atas acquired has not yet been completed as further
nilai wajar aset tetap dan pendapatan yang belum analysis was required on the fair value at
diamortisasi dari perjanjian bancassurance pada acquisition date of fixed asset and unamortised
tanggal akuisisi, yang termasuk pada liabilitas lain- upfront fee from bancassurance arrangement,
lain. Sebagai akibatnya, akuntansi awal di atas which included in other liabilities. Therefore, the
masih belum selesai dan dilaporkan menggunakan above initial accounting was still incomplete and
jumlah sementara. were reported using provisional amounts.
Pada tanggal 31 Desember 2024, akuntansi awal As of 31 December 2024, the initial accounting
untuk transaksi ini telah selesai dan terdapat for this transaction has been completed and
penyesuaian atas jumlah imbalan yang dialihkan there is adjustment to the total consideration
menjadi Rp 2.170.346 sesuai dengan completion transferred amounting to Rp 2,170,346 in
account tertanggal 4 November 2024 yang telah accordance with completion account dated 4
disepakati antara Bank dan Commonwealth Bank of November 2024 which was agreed between the
Australia Bank and Commonwealth Bank of Australia.
Pengukuran akhir atas imbalan, jumlah aset yang The final measurement of consideration, total
diperoleh, dan liabilitas yang diambil alih, dan acquired assets and liabilities assumed and the
pembelian dengan diskon, sesuai dengan laporan related bargain purchase at the acquisition date,
KJPP No. 00179/2.0162-00/BS/07/0153/1/XII/2024 based on KJPP report No. 00179/2.0162-
tanggal 12 Desember 2024 yang ditandatangan oleh 00/BS/07/0153/1/XII/2024 dated 12 December
Willy D. Kusnanto dari Kantor Jasa Penilai Publik 2024 which was signed by Willy D. Kusnanto
Kusnanto dan Rekan, adalah sebagai berikut: from Kantor Jasa Penilai Publik Kusnanto dan
Rekan, are as follows:
Nilai wajar/
Fair value
ASET ASSETS
Kas 122,073 Cash
Giro pada Bank Indonesia 1,686,089 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - bersih 590,970 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
bank lain - bersih 702,924 and other banks - net
Efek-efek 2,281,322 Marketable securities
Obligasi pemerintah 1,334,615 Government bonds
Tagihan derivatif 6,933 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan - bersih 7,482,796 Loans - net
Aset tetap - bersih 78,840 Fixed assets - net
Aset lain-lain 211,107 Other assets
Jumlah aset 14,497,669 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 18,739 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 10,840,730 Deposits from customers
Simpanan dari bank-bank lain 17,168 Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 181 Derivative payables
Utang pajak 46,149 Tax payables
Liabilitas imbalan kerja 29,435 Employee benefit obligation
Liabilitas lain-lain 521,975 Other liabilities
Jumlah liabilitas 11,474,377 Total liabilities
Jumlah asset teridentifikasi neto 3,023,292 Total identifiable net assets
Jumlah imbalan yang dialihkan 2,170,346 Total consideration transferred
Pembelian dengan diskon 852,946 Bargain purchase
Halaman – 5/144 – Page
334
Page 359
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. KOMBINASI BISNIS (lanjutan) 43. BUSINESS COMBINATIONS (continued)
Pembelian dengan diskon sebesar Rp 852.946 The bargain purchase of Rp 852,946 was
dikreditkan dalam laporan laba/(rugi) periode credited in the current period consolidated
berjalan dan dicatat dalam pendapatan bukan statement of profit and loss and recorded as non-
operasional. operating income.
Jika PT Bank Commonwealth dikonsolidasi sejak Had PT Bank Commonwealth been consolidated
1 Januari 2024, maka laba rugi akan menunjukkan from 1 January 2024, the profit or loss would
pendapatan bunga dan syariah sebesar show interest and sharia income of
Rp 12.322.605 dan laba sebelum pajak sebesar Rp 12,322,605 and a profit before tax of
Rp 3.706.862. Rp 3,706,862.
Pendapatan bunga PT Bank Commonwealth yang The interest income included in the Group’s profit
termasuk di dalam laporan laba rugi konsolidasian or loss since 1 May 2024 contributed by PT Bank
Grup sejak 1 Mei 2024 sebesar Rp 281.848. PT Commonwealth was Rp 281,848. PT Bank
Bank Commonwealth juga memberikan kontribusi Commonwealth also contributed the Group’s loss
rugi Grup sebesar Rp 484.528 selama periode yang of Rp 484,528 over the same period.
sama.
Akuisisi PT Bank Commonwealth telah dilaksanakan The acquisition of PT Bank Commonwealth has
sesuai Peraturan Bapepam-LK No. KEP- been carried out according to Bapepam-LK
347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yaitu Peraturan Regulation No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June
VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan 2012 which is Regulation VIII.G.7 regarding
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Presentation and Disclosure of Financial Reports
of Issuers or Public Companies.
Tabel berikut ini merupakan rekonsiliasi arus kas The following table is the reconciliation of cash
yang dibayarkan dan diperoleh dalam transaksi flow payment and received from the acquisition
akuisisi PT Bank Commonwealth: of PT Bank Commonwealth:
1 Mei/
May 2024
Kas dan setara kas yang diperoleh dari Cash and cash equivalents obtained from
PTBC terdiri dari: PTBC consist of:
Kas 122,073 Cash
Giro pada Bank Indonesia 1,686,089 Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 591,210 Current account with other bank
Penempatan pada bank lain dan Placements with other banks
Bank Indonesia *) 702,975 and Bank Indonesia *)
3,102,347
Imbalan kas awal Initial cash consideration
yang dibayar atas akuisisi PTBC (2,126,011) paid for acquisition of PTBC
Kas bersih dari akuisisi PTBC 976,336 Net cash from acquisition of PTBC
*) Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia, Placements with other banks and Bank Indonesia, *)
dengan jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang with maturity of three months or less from the
sejak tanggal perolehannya, diklasifikasikan date of acquisition, are classified as
sebagai kas dan setara kas (Catatan 2a) cash and cash equivalents (Note 2a)
Halaman – 5/145 – Page
335
Page 360
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI PIHAK-PIHAK BERELASI 44. RELATED PARTIES INFORMATION
Sifat relasi Nature of relationship
Pihak-pihak berelasi adalah perusahaan dan Related parties are companies and individuals
perorangan yang mempunyai keterkaitan who directly or indirectly have relationships with
kepemilikan atau kepengurusan secara langsung the Bank through ownership or management.
maupun tidak langsung dengan Bank.
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
CV Benih Jaya Sentosa Dimiliki oleh perusahaan yang Pinjaman yang diberikan/
mengendalikan Bank secara tidak Loans
langsung/ Simpanan nasabah/
Owned by the company which Deposits from customers
indirectly control the Bank
CV Gudang Rejeki Dimiliki oleh perusahaan yang Pinjaman yang diberikan/
mengendalikan Bank secara tidak Loans
langsung/ Simpanan nasabah/
Owned by the company which Deposits from customers
indirectly control the Bank
Great Eastern Life Singapore Dimiliki oleh perusahaan yang Simpanan nasabah/
mengendalikan Bank secara tidak Deposits from customers
langsung/
Owned by the company which
indirectly control the Bank
OCBC Al-Amin Bank Berhad Dimiliki oleh perusahaan yang Simpanan dari bank lain/
mengendalikan Bank secara tidak Deposits from other banks
langsung/
Owned by the company which
indirectly control the Bank
OCBC Bank (Hong Kong) Dimiliki oleh perusahaan yang Giro pada bank lain/
Limited mengendalikan Bank secara tidak Current account with other banks
langsung/
Owned by the company which
indirectly control the Bank
OCBC Bank (Malaysia) Berhad Dimiliki oleh perusahaan yang Simpanan dari bank lain/
mengendalikan Bank secara tidak Deposits from other banks
langsung/
Owned by the company which
indirectly control the Bank
OCBC Bank, Singapore Perusahaan yang secara tidak Giro pada bank lain/
langsung mengendalikan Bank/ Current account with other banks
Company which is indirectly control Simpanan dari bank lain/
the Bank Deposits from other banks
Tagihan derivatif/
Derivative receivables
Liabilitas derivatif/
Derivative payables
Liabilitas akseptasi/
Acceptance payables
Pinjaman subordinasi/
Subordinated debt
Beban bunga/
Interest expense
Komitmen dan kontinjensi/
Commitment and contingencies
Halaman – 5/146 – Page
336
Page 361
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI PIHAK-PIHAK BERELASI 44. RELATED PARTIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
Sifat relasi (lanjutan) Nature of relationship (continued)
Pihak-pihak berelasi adalah perusahaan dan Related parties are companies and individuals
perorangan yang mempunyai keterkaitan who directly or indirectly have relationships with
kepemilikan atau kepengurusan secara langsung the Bank through ownership or management.
maupun tidak langsung dengan Bank. (lanjutan) (continued)
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
OCBC Overseas Investments Pemegang saham pengendali/ Perjanjian kerjasama/
Pte. Ltd. Controlling shareholder Cooperation agreement
Perjanjian bantuan teknis/
Technical Assistance agreement
OCBC Securities Pte. Ltd. Dimiliki oleh perusahaan yang Giro pada bank lain/
mengendalikan Bank secara tidak Current accounts with other banks
langsung/
Owned by the company which
indirectly control the Bank
OCBC Wing Hang (China) Dimiliki oleh perusahaan yang Liabilitas akseptasi/
Limited mengendalikan Bank secara tidak Acceptance payables
langsung/
Owned by the company which
indirectly control the Bank
PT Biolaborindo Makmur Dikendalikan oleh anggota keluarga Simpanan nasabah/
Sejahtera dekat dari karyawan kunci/ Deposits from customers
Controlled by the close members of
key management personnel’s
family
PT Dana Udaya Sentosa Dikendalikan oleh anggota keluarga Simpanan nasabah/
dekat dari karyawan kunci/ Deposits from customers Deposits from
Controlled by the close members of
key management personnel’s
family
PT Great Eastern General Dimiliki oleh perusahaan yang Simpanan nasabah/
Insurance Indonesia mengendalikan Bank secara tidak Deposits from customers
langsung/ Beban dibayar dimuka/
Owned by the company which Prepayments
indirectly control the Bank Beban gaji dan tunjangan/
Salaries and benefits expenses
Provisi dan komisi/
Fee and Commissions
PT Great Eastern Life Indonesia Dimiliki oleh perusahaan yang Perjanjian kerjasama Bancassurance/
mengendalikan Bank secara tidak Bancassurance Cooperation
langsung/ agreement
Owned by the company which Simpanan nasabah/
indirectly control the Bank Deposits from customers
Provisi dan komisi/
Fee and Commissions
PT OCBC Sekuritas Indonesia Dimiliki oleh perusahaan yang Simpanan nasabah/
mengendalikan Bank secara tidak Deposits from customers
langsung/ Provisi dan komisi/
Owned by the company which Fee and Commissions
indirectly control the Bank Fasilitas pinjaman yang diberikan
yang belum digunakan/Undrawn loan
facility
Halaman – 5/147 – Page
337
Page 362
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI PIHAK-PIHAK BERELASI 44. RELATED PARTIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
Sifat relasi (lanjutan) Nature of relationship (continued)
Pihak-pihak berelasi adalah perusahaan dan Related parties are companies and individuals
perorangan yang mempunyai keterkaitan who directly or indirectly have relationships with
kepemilikan atau kepengurusan secara langsung the Bank through ownership or management.
maupun tidak langsung dengan Bank. (lanjutan) (continued)
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
PT Pakubumi Semesta Dikendalikan oleh anggota keluarga Pinjaman yang diberikan/
dekat dari karyawan kunci/ Loans
Controlled by the close members of Simpanan nasabah/
key management personnel’s Deposits from customers
family
PT Suryasono Sentosa Dikendalikan oleh anggota keluarga Simpanan nasabah/
dekat dari karyawan kunci/ Deposits from customers
Controlled by the close members of
key management personnel’s
family
PT Udayawira Utama Dikendalikan oleh karyawan kunci/ Beban dibayar dimuka/
Controlled by the key management Prepayments
personnel Simpanan nasabah/
Deposits from customers
Sosial Enterpreneur Indonesia Dikendalikan oleh anggota keluarga Simpanan nasabah/
dekat dari karyawan kunci/ Deposits from customers
Controlled by the close members of
key management personnel’s
family
Koperasi Kamanda Sejahtera Dimiliki oleh perusahaan yang Pinjaman yang diberikan/
Bersama mengendalikan Bank secara tidak Loans
langsung/ Simpanan nasabah/
Owned by the company which Deposits from customers
indirectly control the Bank
Koperasi Bumi Permai Raya Dimiliki oleh perusahaan yang Pinjaman yang diberikan/
mengendalikan Bank secara tidak Loans
langsung/ Simpanan nasabah/
Owned by the company which Deposits from customers
indirectly control the Bank
Karyawan Kunci / Manajemen Grup/ Group’s Pinjaman yang diberikan/
Key Management* Management Loans
Simpanan nasabah/
Deposits from customers
*) Karyawan kunci termasuk dewan komisaris, Key management includes board of commissioners, directors *)
direktur dan pejabat eksekutif and executive officers
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi Transactions with related parties
Dalam kegiatan usahanya, Bank juga mengadakan In the normal course of business, the Bank
transaksi-transaksi tertentu dengan pihak-pihak entered into certain transactions with related
berelasi. Transaksi-transaksi tersebut meliputi: parties. These transactions include the following:
Halaman – 5/148 – Page
338
Page 363
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI PIHAK-PIHAK BERELASI 44. RELATED PARTIES INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
Dalam kegiatan usahanya, Bank juga mengadakan In the normal course of business, the Bank
transaksi-transaksi tertentu dengan pihak-pihak entered into certain transactions with related
berelasi. Transaksi-transaksi tersebut meliputi: parties. These transactions include the following:
(lanjutan) (continued)
a. Giro pada bank lain a. Current accounts with other banks
2024 2023
OCBC Bank, Singapura 102,836 59,241 OCBC Bank, Singapore
OCBC Bank (Hong Kong) Limited 25,951 4,070 OCBC Bank (Hong Kong) Limited
OCBC Securities Pte. Ltd. 3,219 3,079 OCBC Securities Pte. Ltd.
OCBC Bank (China) Limited 2,247 - OCBC Bank (China) Limited
OCBC Wing Hang (China), Limited - 169,201 OCBC Wing Hang (China) Limited
134,253 235,591
Persentase terhadap jumlah aset 0.05% 0.09% Percentage of total assets
b. Tagihan derivatif b. Derivative receivables
2024 2023
OCBC Bank, Singapura 70,406 435,192 OCBC Bank, Singapore
Persentase terhadap jumlah aset 0.03% 0.17% Percentage of total assets
c. Pinjaman yang diberikan c. Loans
2024 2023
- Koperasi Kamanda Sejahtera 58,132 83,121 Koperasi Kamanda Sejahtera -
- Direktur dan karyawan kunci 50,287 43,911 Directors and key employees -
- Koperasi Bumi Permai Raya 48,584 69,472 Koperasi Bumi Permai Raya -
- PT Pakubumi Semesta 44,363 66,665 PT Pakubumi Semesta -
- CV Benih Jaya Sentosa 4,844 4,467 CV Benih Jaya Sentosa -
- CV Gudang Rejeki - 4,999 CV Gudang Rejeki -
206,210 272,635
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 635 783 Accrued interest income
Cadangan kerugian penurunan nilai (4,514) (10,561) Allowance for impairment losses
202,331 262,857
Persentase terhadap jumlah aset 0.07% 0.11% Percentage of total assets
d. Beban dibayar dimuka d. Prepayments
2024 2023
Premi asuransi 1,380 1,198 Insurance premium
Persentase terhadap jumlah aset 0.00% 0.00% Percentage of total assets
Halaman – 5/149 – Page
339
Page 364
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI PIHAK-PIHAK BERELASI 44. RELATED PARTIES INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
Dalam kegiatan usahanya, Bank juga mengadakan In the normal course of business, the Bank
transaksi-transaksi tertentu dengan pihak-pihak entered into certain transactions with related
berelasi. Transaksi-transaksi tersebut meliputi: parties. These transactions include the following:
(lanjutan) (continued)
e. Simpanan nasabah e. Deposits from customers
2024 2023
- Deposito berjangka 1,163,446 937,066 Time deposits -
- Giro 215,267 356,817 Current accounts -
- Tabungan 159,967 156,568 Saving accounts -
1,538,680 1,450,451
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.64% 0.68% Percentage of total liabilities
f. Simpanan dari bank lain f. Deposits from other banks
2024 2023
- Giro 90,714 43,960 Current accounts -
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.04% 0.02% Percentage of total liabilities
g. Liabilitas derivatif g. Derivative payables
2024 2023
OCBC Bank, Singapura 425,619 - OCBC Bank, Singapore
OCBC Wang Hang (China) Limited 1,144 1,215 OCBC Wing Hang (China) Limited
426,763 1,215
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.18% 0.00% Percentage of total liabilities
h. Liabilitas akseptasi h. Acceptance payables
2024 2023
OCBC Bank, Singapura 28,767 21,418 OCBC Bank, Singapore
OCBC Wing Hang (China) Limited 6,358 61,299 OCBC Wing Hang (China) Limited
35,125 82,717
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.01% 0.04% Percentage of total liabilities
i. Beban yang masih harus dibayar i. Accrued expenses
2024 2023
Beban yang masih harus dibayar 32 88 Accrued expenses
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.00% 0.00% Percentage of total liabilities
j. Pinjaman subordinasi j. Subordinated debt
2024 2023
OCBC Bank, Singapura 160,950 153,970 OCBC Bank, Singapore
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.07% 0.07% Percentage of total liabilities
Halaman – 5/150 – Page
340
Page 365
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI PIHAK-PIHAK BERELASI 44. RELATED PARTIES INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
Dalam kegiatan usahanya, Bank juga mengadakan In the normal course of business, the Bank
transaksi-transaksi tertentu dengan pihak-pihak entered into certain transactions with related
berelasi. Transaksi-transaksi tersebut meliputi: parties. These transactions include the following:
(lanjutan) (continued)
k. Pendapatan bunga k. Interest income
2024 2023
Pinjaman yang diberikan 18,915 22,552 Loans
Current accounts and
Giro dan penempatan pada bank lain 945 843 placements with other banks
19,860 23,395
Persentase terhadap pendapatan bunga 0.11% 0.14% Percentage of interest income
l. Beban bunga l. Interest expense
2024 2023
Simpanan nasabah: Deposits from customers:
- Deposito berjangka 44,706 34,093 Time deposits -
- Giro 6,272 4,750 Current accounts -
- Tabungan 838 828 Saving accounts -
51,816 39,671
Simpanan dari bank lain: Deposits from other banks:
- Giro 2,091 1,867 Current accounts -
- Inter-bank call money 10,178 101,618 Inter-bank call money -
64,085 143,156
Pinjaman yang diterima 9,744 7,474 Borrowing
Pinjaman subordinasi 8,921 8,426 Subordinated bond
82,750 159,056
Persentase terhadap beban bunga 1.07% 2.44% Percentage of interest expense
m. Provisi dan komisi m. Fee and commissions
2024 2023
PT Great Eastern Life Indonesia 178,930 150,635 PT Great Eastern Life Indonesia
PT Great Eastern General PT Great Eastern General
Insurance Indonesia 3,630 2,931 Insurance Indonesia
PT OCBC Sekuritas Indonesia 2,793 3,637 PT OCBC Sekuritas Indonesia
185,353 157,203
Persentase terhadap provisi dan komisi 16.96% 14.02% Percentage of fee and commissions
Halaman – 5/151 – Page
341
Page 366
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI PIHAK-PIHAK BERELASI 44. RELATED PARTIES INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
Dalam kegiatan usahanya, Bank juga mengadakan In the normal course of business, the Bank
transaksi-transaksi tertentu dengan pihak-pihak entered into certain transactions with related
berelasi. Transaksi-transaksi tersebut meliputi: parties. These transactions include the following:
(lanjutan) (continued)
n. Beban gaji dan tunjangan n. Salaries and benefits expenses
2024 2023
Beban premi asuransi 101,421 94,429 Insurance premium expense
Persentase terhadap beban Percentage of salaries
gaji dan tunjangan 3.10% 3.37% and benefits expenses
o. Komitmen dan kontinjensi o. Commitments and contingencies
2024 2023
Tagihan Komitmen Commitment receivables
Fasilitas pinjaman yang diterima
yang belum digunakan Unused loan facility
OCBC Bank, Singapura 4,828,500 4,619,100 OCBC Bank, Singapore
Percentage of
Persentase terhadap tagihan komitmen 100% 100% Commitment receivables
Liabilitas Komitmen Commitment payables
Fasilitas pinjaman yang diberikan
yang belum digunakan Undrawn loan facility
PT OCBC Sekuritas Indonesia 220,000 110,000 PT OCBC Sekuritas Indonesia
Persentase terhadap liabilitas Percentage of commitment
komitmen 0.26% 0.14% payables
Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan dengan Transactions with related parties are conducted
kebijakan harga dan syarat normal, sebagaimana with normal pricing policy and conditions as
dilakukan dengan pihak yang tidak berelasi kecuali similar with third parties except for loans to key
untuk pinjaman yang diberikan kepada karyawan management personnel.
kunci.
Perjanjian kerjasama dengan pihak-pihak Cooperation agreements with related parties
berelasi
Perjanjian bantuan teknis Technical assistance agreement
Pada tanggal 17 Januari 2007, Bank On 17 January 2007 The Bank signed a
menandatangani Technical Assistance Agreement Technical Assistance Agreement with OCBC
dengan OCBC Overseas Investments Pte. Ltd. Overseas Investments Pte. Ltd., in regard to
sehubungan dengan pemberian bantuan teknis technical assistance (including training
(termasuk training assistance) untuk bidang-bidang assistance) for subjects that are mutually agreed
sesuai dengan kesepakatan para pihak, di mana by both parties, whereby the agreement has
atas perjanjian tersebut telah dilakukan beberapa been amended for several times, the latest was
kali perubahan. Perubahan terakhir yang signed on 25 October 2022 effective for 3 years,
ditandatangani pada tanggal 25 Oktober 2022 which is since 1 November 2022 until 31 October
berlaku untuk jangka waktu 3 tahun yaitu sejak 2025 and can be extended automatically for the
1 November 2022 sampai dengan 31 Oktober 2025 3 years afterward. Based on the agreement, the
dan dapat diperpanjang secara otomatis untuk parties agree that there is no fee paid from the
jangka waktu 3 tahun. Berdasarkan perjanjian Bank to OCBC Overseas Investments Pte. Ltd
tersebut, para pihak setuju bahwa tidak ada imbalan and vice versa. Both parties are responsible for
jasa yang wajib dibayarkan oleh Bank kepada OCBC their own cost related to accommodation cost,
Overseas Investments Pte. Ltd dan sebaliknya. transportation and other related costs.
Biaya-biaya yang terkait dengan biaya akomodasi,
transportasi dan biaya terkait lainnya dari masing-
masing pihak akan menjadi tanggung jawab masing-
masing pihak.
Halaman – 5/152 – Page
342
Page 367
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI PIHAK-PIHAK BERELASI 44. RELATED PARTIES INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Perjanjian kerjasama dengan pihak-pihak Cooperation agreements with related parties
berelasi (lanjutan) (continued)
Perjanjian bantuan teknis (lanjutan) Technical assistance agreement (continued)
Perjanjian bantuan teknis di atas telah memperoleh The above Technical Assistance Agreement was
persetujuan Pemegang Saham Independen, approved by the Independent Shareholders in
sebagaimana tertuang dalam Akta Berita Acara accordance with Extraordinary General Meeting
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa of Shareholders Deed No. 2 dated 10 November
No. 2 tanggal 10 November 2005 dibuat dihadapan 2005 in front of Fathiah Helmi, SH, Notary in
Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta. Jakarta.
Perjanjian bancassurance Bancassurance agreement
Pada tanggal 24 April 2011, Bank menandatangani The Bank signed a Bancassurance Agreement
Bancassurance Agreement dengan PT Great with PT Great Eastern Life Indonesia on 24 April
Eastern Life Indonesia sehubungan dengan 2011, in relation with agreement to sell the
kerjasama penjualan produk asuransi PT Great insurance products of PT Great Eastern Life
Eastern Life Indonesia. Berdasarkan perjanjian ini, Indonesia. According to that agreement, the
Bank akan memperoleh komisi yang ditentukan Bank will receive commission, which will be
berdasarkan nilai premi yang diterima oleh PT Great determined based on insurance premium
Eastern Life Indonesia atas produk asuransi yang received by PT Great Eastern Life Indonesia on
terjual. Pada tanggal 30 Juni 2021, Bank telah the insurance products sold. On 30 June 2021,
memperpanjang perjanjian tersebut hingga 30 Juni the Bank has extended the agreement until
2026. 30 June 2026.
Fasilitas pinjaman Credit facility
Pada tanggal 15 Oktober 2012, Bank menerima On 15 October 2012, the Bank received
fasilitas pinjaman dari Oversea-Chinese Banking Revolving Credit Facility (“RCF”) from Oversea-
Corporation Limited (“OCBC Limited”) sebesar USD Chinese Banking Corporation Limited (“OCBC
300.000.000 (nilai penuh). Fasilitas pinjaman telah Limited”) amounting USD 300,000,000 (full
diperpanjang beberapa kali dan akan jatuh tempo amount). This loan has been extended several
pada 2 Oktober 2025. Atas fasilitas yang belum times and will mature on 2 October 2025. For the
digunakan bank dikenakan commitment fee sebesar undrawn portion facility will be charged at 0.15%
0,15% per tahun dan pembatalan fasilitas dikenakan per annum and cancellation will be charged at
0,40% dari limit fasilitas tersebut. 0.40% from the respective limit facility.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank As at 31 December 2024 and 2023, the Bank has
belum mencairkan fasilitas pinjaman dari OCBC not drawdown the Revolving Credit Facility (RCF)
Limited tersebut. from OCBC Limited.
Perjanjian referensi Referral agreement
Pada tanggal 9 Juli 2015, Bank menandatangani The Bank signed a Referral Agreement with
Perjanjian Referensi dengan PT OCBC Sekuritas PT OCBC Sekuritas Indonesia on 9 July 2015, in
Indonesia sehubungan dengan kerjasama untuk relation with agreement on transaction of
transaksi produk efek yang terdaftar di Bursa Efek securities products listed in Indonesia Stock
Indonesia. Berdasarkan perjanjian ini, Bank akan Exchange. According to the agreement, the Bank
memperoleh kompensasi dari aktivitas referensi will receive compensation from referral activity to
ke PT OCBC Sekuritas Indonesia. Pada tanggal 24 PT OCBC Sekuritas Indonesia. On 24 June
Juni 2022, Bank telah menandatangani amandemen 2022, the Bank has signed an amendment to the
atas perjanjian tersebut. agreement.
Halaman – 5/153 – Page
343
Page 368
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. SEGMEN OPERASI 45. OPERATING SEGMENT
Segmen operasi Bank dibagi berdasarkan kelompok The Bank’s operating segments represent the
nasabah utama dan produk, sebagai berikut: key customer and product groups, as follows:
Business Banking, Perbankan Consumer dan Global Business Banking, Consumer Banking and
Markets. Dalam menentukan hasil segmen, Global Markets. In determining the segment
beberapa akun aset dan liabilitas secara internal di results, certain assets and liabilities items are
transfer pricing, dan pendapatan dan biaya yang internally transfer priced and related revenues
terkait diatribusikan ke masing-masing segmen and expenses are attributed to each segment
berdasarkan kebijakan pelaporan internal based on internal management reporting policies.
manajemen. Transaksi antar segmen usaha yang Transaction between business segments are
terkait dengan transaksi pihak ketiga dicatat ke recorded within the segment as if they are third
dalam masing-masing segmen dan dieliminasi di party transactions and are eliminated at the Bank
level Bank. Walaupun Bank menerima laporan level. While the Bank receives separate reports
terpisah di dalam kelompok business banking, akan inside the Business Banking group, however, for
tetapi untuk pelaporan segmen ini digabungkan this operating segment have been aggregated
menjadi satu segmen karena memiliki tingkat risiko into one segment as they have similar risks.
yang sama.
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing- The following summary describes the operations
masing segmen dalam pelaporan segmen Bank: in each of the Bank's reportable segments:
- Business banking Termasuk pinjaman yang - Business banking Includes loans, deposits
diberikan, deposito dan and other transactions
transaksi lainnya dan and balances with
saldo dengan nasabah corporate customers.
korporat.
- Perbankan consumer Termasuk pinjaman yang - Consumer banking Includes loans, deposits
diberikan, deposito dan and other transactions
transaksi lainnya dan and balances with
saldo dengan nasabah individual customers.
individu.
- Global markets Termasuk produk Tresuri, - Global markets Includes Treasury
advisory services, dan products, advisory
manajemen neraca. services, and balance
sheet management.
- Lain-lain Termasuk ALCO book dan - Others Includes ALCO book and
kantor pusat. head office.
Informasi mengenai hasil dari masing-masing bisnis Information regarding the results of each
segmen disajikan di bawah ini. Kinerja diukur reportable segment is included below.
berdasarkan laba segmen sebelum pajak Performance is measured based on segment
penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam laporan profit before income tax, as included in the
internal manajemen yang direviu oleh Manajemen internal management reports that are reviewed
Bank. Keuntungan segmen digunakan untuk by the Bank's Management. Segment profit is
mengukur kinerja dimana manajemen berkeyakinan used to measure performance of that business
bahwa informasi tersebut paling relevan dalam segment as management believes that such
mengevaluasi hasil segmen tersebut relatif terhadap information is the most relevant in evaluating the
entitas lain yang beroperasi dalam industri tersebut. results of those segments relative to other
entities that operate within these industries.
2024
Perbankan
Consumer/
Business Consumer Global Lain-lain/ Eliminasi/ Jumlah/
Banking Banking markets Others Offset Total
Pendapatan bunga dan Net interest and
syariah bersih 3,333,001 3,787,792 833,839 3,091,623 (1,448) 11,044,807 sharia income
Pendapatan operasional Other operating
lainnya 557,768 1,108,609 (216,841) 63,018 (621,342) 891,212 income
Pendapatan bukan Non operating
operasional - - - 283,476 - 283,476 income
Total pendapatan 3,890,769 4,896,401 616,998 3,438,117 (622,790) 12,219,495 Total income
(Pembentukan)/pembalikan
cadangan kerugian (Allowance)/reversal of
penurunan nilai atas impairment losses
aset keuangan on financial and
dan non-keuangan 307,347 (114,719) - (343,922) - (151,294) non-financial assets
Other operating
Beban operasional lainnya (929,284) (3,435,134) (354,912) (1,359,567) - (6,078,897) expenses
Laba sebelum pajak 3,268,832 1,346,548 262,086 1,734,628 (622,790) 5,989,304 Income before tax
Halaman – 5/154 – Page
344
Page 369
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 45. OPERATING SEGMENT (continued)
2024
Perbankan
Consumer/
Business Consumer Global Lain-lain/ Eliminasi/ Jumlah/
Banking Banking markets Others Offset Total
Jumlah aset 112,499,612 59,443,434 94,302,241 14,762,950 - 281,008,237 Total assets
Jumlah liabilitas 85,938,889 122,421,457 19,617,459 12,339,053 - 240,316,858 Total liabilities
2023
Perbankan
Consumer/
Business Consumer Global Lain-lain/ Eliminasi/ Jumlah/
Banking Banking markets Others Offset Total
Pendapatan bunga dan Net interest and
syariah bersih 3,438,980 3,700,847 326,349 2,451,897 (6,537) 9,911,536 sharia income
Pendapatan operasional Other operating
lainnya 519,241 1,201,255 263,919 31,315 (614,112) 1,401,618 income
Pendapatan bukan Non operating
operasional - - - 15,524 - 15,524 income
Total pendapatan 3,958,221 4,902,102 590,268 2,498,736 (620,649) 11,328,678 Total income
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai atas impairment losses
aset keuangan on financial and
dan non-keuangan 529,788 (384,503) - (1,278,405) - (1,133,120) non-financial assets
Other operating
Beban operasional lain (855,498) (2,841,859) (340,793) (972,945) - (5,011,095) expenses
Laba sebelum pajak 3,632,511 1,675,740 249,475 247,386 (620,649) 5,184,463 Income before tax
2023
Perbankan
Consumer/
Business Consumer Global Lain-lain/ Eliminasi/ Jumlah/
Banking Banking markets Others Offset Total
Jumlah aset 103,642,721 52,091,094 58,052,330 35,970,994 - 249,757,139 Total assets
Jumlah liabilitas 80,169,353 103,944,592 18,104,022 10,218,904 - 212,436,871 Total liabilities
Informasi wilayah geografis adalah sebagai berikut: Geographic information is as follows:
2024
Lainnya/ Jumlah/
Jawa Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Others Total
Pendapatan bunga 17,626,966 860,340 163,440 121,252 4,201 18,776,199 Interest income
Beban bunga (7,129,347) (485,536) (89,968) (24,163) (2,378) (7,731,392) Interest expenses
Pendapatan bunga bersih 10,497,619 374,804 73,472 97,089 1,823 11,044,807 Net interest income
Pendapatan operasional Other operating
lainnya 769,457 78,033 33,107 10,211 404 891,212 income
Pendapatan bukan Non operating
operasional 283,476 - - - - 283,476 income
(Pembentukan)/pembalikan
cadangan kerugian (Allowance)/reversal of
penurunan nilai atas aset impairment losses
keuangan dan on financial and
non keuangan 94,996 (246,237) 49,491 (49,912) 368 (151,294) non financial assets
2023
Lainnya/ Jumlah/
Jawa Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Others Total
Pendapatan bunga 15,362,374 802,272 142,111 114,500 4,447 16,425,704 Interest income
Beban bunga (6,017,497) (401,850) (73,634) (19,690) (1,497) (6,514,168) Interest expenses
Pendapatan bunga bersih 9,344,877 400,422 68,477 94,810 2,950 9,911,536 Net interest income
Pendapatan operasional Other operating
lainnya 1,273,949 88,206 24,806 13,969 688 1,401,618 income
Pendapatan bukan Non operating
operasional 15,524 - - - - 15,524 income
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai atas aset impairment losses
keuangan dan on financial and
non keuangan (915,743) (81,878) (120,556) (7,261) (7,682) (1,133,120) non financial assets
Halaman – 5/155 – Page
345
Page 370
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. KOMITMEN SIGNIFIKAN ATAS BARANG MODAL 46. SIGNIFICANT CAPITAL COMMITMENTS
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank As at 31 December 2024 and 2023, the Bank
memiliki sejumlah komitmen yang signifikan atas had significant capital commitments with various
barang modal dengan beberapa pemasok sebagai vendors as follows: Silverlake Mobility
berikut: Silverlake Mobility Ecosystem, Silverlake Ecosystem, Silverlake Structured Services SDN
Structured Services SDN BHD, dan PT DXC BHD, and PT DXC Technology Indonesia
Technology Indonesia. Sisa saldo komitmen atas Outstanding capital commitment as at 31
barang modal pada tanggal 31 Desember 2024 dan December 2024 and 2023 amounting to
2023 adalah sebesar Rp 52.742 dan Rp 117.695. Rp 52,742 and Rp 117,695.
47. NILAI TERCATAT INSTRUMEN KEUANGAN 47. THE CARRYING AMOUNT OF FINANCIAL
INSTRUMENTS
Berikut ini adalah nilai tercatat instrumen keuangan The carrying amount of the Bank’s financial
Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 instruments as at 31 December 2024 and 2023
adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Kas 1,204,265 972,535 Cash
Current accounts
Giro pada Bank Indonesia 9,419,310 7,000,475 with Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - bersih 678,652 1,136,036 other banks - net
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia and Bank Indonesia
Nominal - bersih 7,520,072 1,642,320 Nominal - net
Pendapatan yang masih harus diterima 1,028 850 Accrued income
Jumlah tercatat 7,521,100 1,643,170 Carrying amount
Efek-efek Marketable securities
Nominal - bersih 54,065,825 18,438,492 Nominal - net
Pendapatan yang masih harus diterima 161,123 39,059 Accrued income
Jumlah tercatat 54,226,948 18,477,551 Carrying amount
Obligasi pemerintah Government bonds
Nominal - bersih 32,903,419 38,229,653 Nominal - net
Pendapatan yang masih harus diterima 285,942 463,678 Accrued income
Jumlah tercatat 33,189,361 38,693,331 Carrying amount
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali 385,696 23,410,469 under resale agreements
Tagihan derivatif 1,228,618 1,122,719 Derivative receivable
Pinjaman yang diberikan Loans
Nominal - bersih 161,909,784 146,007,794 Nominal - net
Pendapatan yang masih harus diterima 511,731 597,089 Accrued income
Komisi diterima dimuka (378,099) (367,770) Unearned commissions
Kerugian modifikasi - (61,042) Modification of loss
Jumlah tercatat 162,043,416 146,176,071 Carrying amount
Tagihan akseptasi - bersih Acceptance receivables - net
Nominal - bersih 1,910,133 1,852,828 Nominal - net
Pendapatan yang masih harus diterima 5,767 6,882 Accrued income
Jumlah tercatat 1,915,900 1,859,710 Carrying amount
Aset lain-lain - bersih 1,570,745 1,649,533 Other assets - net
Jumlah aset keuangan 273,384,011 242,141,600 Total financial assets
Halaman – 5/156 – Page
346
Page 371
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
47. NILAI TERCATAT INSTRUMEN KEUANGAN 47. THE CARRYING AMOUNT OF FINANCIAL
(lanjutan) INSTRUMENTS (continued)
Berikut ini adalah nilai tercatat instrumen keuangan The carrying amount of the Bank’s financial
Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 instruments as at 31 December 2024 and 2023
adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas segera 1,561,080 1,694,717 Obligations due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
Nominal - bersih 205,932,220 181,755,225 Nominal - net
Bunga yang masih harus dibayar 424,637 304,508 Accrued interest
Jumlah tercatat 206,356,857 182,059,733 Carrying amount
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Nominal - bersih 2,450,472 1,328,153 Nominal - net
Bunga yang masih harus dibayar 384 662 Accrued interest
Jumlah tercatat 2,450,856 1,328,815 Carrying amount
Liabilitas derivatif 1,362,198 786,519 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 1,923,414 1,869,697 Acceptance payables
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 17,350,889 16,914,022 repurchase agreements
Beban yang masih harus dibayar 985,021 5,224 Accrued expenses
Pinjaman subordinasi Subordinated debt
Nominal - bersih 2,744,498 153,970 Nominal - net
Bunga yang masih harus dibayar 23,390 2,869 Accrued interest
Jumlah tercatat 2,767,888 156,839 Carrying amount
Pinjaman yang diterima Borrowing
Nominal - bersih 160,950 2,737,985 Nominal - net
Bunga yang masih harus dibayar 3,147 23,882 Accrued interest
Jumlah tercatat 164,097 2,761,867 Carrying amount
Liabilitas lain-lain 1,891,194 889,295 Other liabilities
Jumlah liabilitas keuangan 236,813,494 208,466,728 Total financial liabilities
Saling hapus Offsetting
Pada 31 Desember 2024 dan 2023, tidak terdapat As at 31 December 2024 and 2023, there is no
aset dan liabilitas keuangan yang saling hapus pada financial assets and liabilities that are subject to
laporan posisi keuangan konsolidasian. offsetting in the consolidated statements of
financial position.
Bank memiliki kredit yang diberikan yang dijamin
dengan jaminan tunai (Catatan 12k), yang menjadi The Bank has loans collateralised by cash
subjek untuk memenuhi netting arrangements dan collateral (Note 12k), which are subject to
perjanjian serupa, yang tidak saling hapus pada enforceable netting arrangements and similar
laporan posisi keuangan konsolidasian. agreements that are not set off in the consolidated
statements of financial position.
48. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 48. GOVERNMENT GUARANTEE ON
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OBLIGATIONS OF COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on Law No. 24 dated 22 September 2004,
22 September 2004 yang berlaku efektif sejak effective on 22 September 2005, which was
tanggal 22 September 2005, sebagaimana diubah amended by the Government Regulation No. 3
dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- dated 13 October 2008, the Indonesia Deposit
Undang Republik Indonesia No. 3 tanggal Insurance Agency (LPS) was formed to guarantee
13 Oktober 2008, Lembaga Penjaminan Simpanan certain liabilities of commercial banks under the
(LPS) dibentuk untuk menjamin liabilitas tertentu applicable guarantee program, which the amount
bank-bank umum berdasarkan program penjaminan of guarantee can be amended if the situation
yang berlaku, yang besaran nilai jaminannya dapat complies with the valid particular criterias.
berubah jika memenuhi kriteria tertentu yang
berlaku.
Halaman – 5/157 – Page
347
Page 372
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 48. GOVERNMENT GUARANTEE ON
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OBLIGATIONS OF COMMERCIAL BANKS
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at 31 December 2024 and 2023, based on
berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Government Regulation No. 66 Year 2008 dated
Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal 13 Oktober 13 October 2008 regarding The Amount of
2008 mengenai Besarnya Nilai Simpanan yang Deposit Guaranteed by Indonesia Deposit
dijamin Lembaga Penjaminan Simpanan, jumlah Insurance Corporation, the amount of deposits
simpanan yang dijamin LPS adalah simpanan covered by LPS is customer deposits up to Rp
sampai dengan Rp 2.000 untuk per nasabah per 2,000 per depositor per bank. Customer deposits
bank. Simpanan nasabah dijamin hanya jika suku are only covered if the rate of interest is equal to
bunganya sama dengan atau dibawah 4,25% untuk or below 4.25% for deposits denominated in
simpanan dalam Rupiah dan 2,25% untuk simpanan Rupiah and 2.25% for deposits denominated in
dalam mata uang asing pada tanggal 31 Desember foreign currency as at 31 December 2024 and
2024 dan 2023. 31 December 2023.
49. PERKARA HUKUM 49. LEGAL CASE
Terdapat sejumlah perkara hukum yang belum There are numbers of unresolved legal cases until
selesai sampai dengan tanggal laporan keuangan the date of these consolidated financial
konsolidasian ini. Mengingat bahwa proses hukum statements. Since those legal cases are still in the
masih berlangsung, maka sampai saat ini belum process, therefore the Bank has not been able to
dapat ditentukan jumlah kerugian yang mungkin determine possible losses that might arise.
timbul. Namun, Manajemen berkeyakinan bahwa However, Management believes that there are no
tidak terdapat kerugian signifikan yang mungkin significant losses that might arise from those legal
timbul dari sejumlah perkara hukum tersebut. cases.
50. STANDAR AKUNTANSI BARU 50. NEW ACCOUNTING STANDARDS
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) The Statements of Financial Accounting
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Standards (“SFAS”) and Interpretation of Financial
(”ISAK”) yang telah disahkan oleh Dewan Standar Accounting Standards (“ISFAS”) issued by the
Akuntansi Keuangan (”DSAK”), berlaku efektif sejak Board of Financial Accounting Standards
1 Januari 2025 dan penerapan dini diperkenankan: (“DSAK”), will be effective on 1 January 2025 and
early implementation is permitted:
- PSAK 117 “Kontrak Asuransi”; - SFAS 117 “Insurance Contracts”;
- Amandemen PSAK 117 “Kontrak Asuransi terkait - Amendment to SFAS 117 on “Insurance
Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 – Contracts on Initial Application of SFAS 117
Informasi Komparatif”; dan and SFAS 109 – Comparative Information”;
and
- Amandemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan - Amendment to SFAS 221 on “The Effects of
Kurs Valuta Asing”. Changes in Foreign Exchange Rates”.
Pada saat penerbitan laporan keuangan As at the authorisation date of this consolidated
konsolidasian, Grup masih mengevaluasi dampak financial statements, the Group is still evaluating
yang mungkin timbul dari penerapan standar baru the potential impact of these new and revised
dan revisi tersebut terhadap laporan keuangan standards to the consolidated financial
konsolidasian. statements.
Halaman – 5/158 – Page
348
Page 373
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 51. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA STANDARDS
Informasi tambahan berikut merupakan informasi S The following additional information is information
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan required by applicable regulations and is not
bukan/tidak merupakan informasi yang required by the Indonesian Financial Accounting
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan Standards.
di Indonesia.
a. Pinjaman Bermasalah a. Non Performing Loans
2024 2023
Pinjaman bermasalah - bruto 1.55% 1.64% Non performing loans - gross
Pinjaman bermasalah - bersih 0.56% 0.58% Non performing loans - net
Rasio pinjaman bermasalah dihitung Non performing loans (“NPL”) ratio are calculated
berdasarkan dengan pedoman perhitungan based on financial ratio calculation guidance as
rasio keuangan yang tercantum dalam Surat stated in Circular Letter of Financial Service
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. Authority No. 9/SEOJK.03/2020 dated 30 June
9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang 2020 related Transparency and Publication of
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Conventional Commercial Bank Reports.
Umum Konvensional.
b. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) b. Legal Lending Limit (LLL)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the Bank has
Bank telah memenuhi ketentuan Batas complied with the Legal Lending Limit (“LLL”)
Maksimum Pemberian Kredit (“BMPK”) baik requirements for both related parties and third
untuk pihak berelasi maupun pihak ketiga parties in accordance with POJK No.
sesuai dengan POJK No. 38/POJK.03/2019 38/POJK.03/2019 regarding Maximum Limit for
tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Credit Provision and Provision of Large Funds for
Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Umum. Commercial Bank.
c. Giro Wajib Minimum (GWM) c. Minimum Statutory Reserves
2024 2023
Konvensional Conventional
Rupiah Rupiah
- Giro Wajib Minimum 7.70% 8.08% Minimum Statutory Reserve -
- Penyangga Likuiditas Macroprudential -
Makroprudential 47.60% 32.44% Liquidity Buffer
- Ratio Intermediasi Macroprudential -
Makroprudential 83.27% 84.79% Intermediation Ratio
Mata uang asing 4.00% 4.01% Foreign currencies
Unit Usaha Syariah Sharia Business Unit
Rupiah 8.31% 7.66% Rupiah
Mata uang asing 1.01% 4.12% Foreign currencies
Giro Wajib Minimum adalah simpanan minimum Minimum Statutory Reserve is a minimum
yang wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk reserve that should be maintained by the
saldo Rekening Giro pada Bank Indonesia. Bank in the current accounts with Bank
Indonesia.
Rasio Intermediasi Makroprudential (“RIM”) Macroprudential Intermediation Ratio (“RIM”)
adalah rasio hasil perbandingan pinjaman yang is resulted from comparison of Bank’s loan
diberikan dan surat berharga korporasi yang and corporate bonds towards third party fund
dimiliki Bank terhadap dana pihak ketiga dalam in the form of current account, savings and
bentuk giro, tabungan dan simpanan berjangka time deposits (excluded interbank funds) and
(tidak termasuk dana antar bank) dan surat bonds issued by the Bank that meet certain
berharga yang memenuhi persyaratan tertentu requirements.
yang diterbitkan oleh Bank.
Halaman – 5/159 – Page
349
Page 374
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 51. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
c. Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) c. Minimum Statutory Reserves (continued)
RIM dihitung berdasarkan Peraturan Anggota RIM is calculated based on Peraturan
Dewan Gubernur ("PADG") No.10 Tahun 2023 Anggota Dewan Gubernur (“PADG”) No.10
efektif 15 September 2023 dan PADG No. Year 2023 effective per 15 September 2023
23/7/PADG/2021 efektif 1 Mei 2021, untuk RIM and PADG No. 23/7/PADG/2021 effective per
di bawah 84%, ditetapkan disinsentif sebesar 1 May 2021, disincentive at 0.15 is applied for
0,15 jika Bank memiliki rasio kredit bermasalah the RIM below 84% if the Bank has gross
secara bruto lebih kecil dari 5% dan KPMM non-performing loan ratio less than 5% and
lebih besar dari 19%. CAR greater than 19%.
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (“PLM”) Macroprudential Liquidity Buffer (“MPLB”) is
adalah cadangan likuiditas minimum dalam the minimum liquidity reserve in Rupiah that
Rupiah yang wajib dipelihara oleh Bank dalam the Bank is required to maintain in form of the
bentuk surat berharga yang besarnya percentage of treasury bonds over third party
ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar fund that settled by Bank Indonesia in
persentase tertentu dari dana pihak ketiga Rupiah.
dalam Rupiah.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at 31 December 2024 and 2023, the
GWM Rupiah Bank telah sesuai dengan PADG Bank’s minimum statutory reserves complies
No. 24/8/PADG/2022 yang berlaku 1 September with PADG No. 24/8/PADG/2022 effective per
2022 dengan ketentuan GWM Rupiah Bank 1 September 2022 with the requirement of
sebesar untuk pemenuhan GWM harian 0,00% GWM Rupiah of Bank for daily reserves of
dan rata-rata 9,00% dan GWM Rupiah Unit 0.00% and an average of 9.00% and GWM
Usaha Syariah sebesar untuk pemenuhan Rupiah for Sharia Business Unit with
GWM harian 0,00% dan rata-rata 7,50%, dan requirement for daily reserves 0.00% and an
disinsentif RIM sebesar 0,15, serta insentif average of 7.50%, and disincentive of RIM at
kelonggaran GWM Rupiah Bank masing-masing 0.15, along with incentives in the form of
sebesar 1,10% dan 1,50% dan untuk Unit relaxation of the Rupiah Statutory Reserves
Usaha Syariah sebesar 2,00% dan 0,00% for Bank of 1.10% and 1.50%, and for Sharia
sesuai dengan dengan ketentuan PADG Business Unit of 2.00% and 0.00%, in
No.24/12/PADG/2022 yang berlaku 1 Desember accordance with PADG No.24/12/PADG/2022
2022. effective per 1 December 2022.
d. Posisi Devisa Neto (PDN) d. Net Open Position (NOP)
2024 2023
Posisi Devisa Neto (PDN) 0.75% 1.55% Net Open Position (NOP)
Posisi Devisa Neto (PDN) dihitung berdasarkan Net Open Position (NOP) is calculated based
Peraturan Bank Indonesia No. 17/5/PBI/2015 on Bank Indonesia Regulation No
tanggal 29 Mei 2015 tentang Posisi Devisa Neto 17/5/PBI/2015 dated 29 May 2015 related
bank umum. Net Open Position conventional commercial
banks.
Halaman – 5/160 – Page
350
Page 375
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 51. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
e. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum e. Capital Adequacy Ratio (CAR)
(KPMM)
2024 2023
Bank/ Konsolidasi/ Bank/ Konsolidasi/
Bank Consolidated Bank Consolidated
Modal inti (Tier 1) Core Capital (Tier 1)
Modal inti utama (CET 1) Main Core Capital (CET 1)
Modal disetor 2,868,162 2,868,162 2,868,162 2,868,162 Paid-in capital
Cadangan tambahan modal 37,674,613 37,674,639 34,227,346 34,227,346 Additional paid-in capital
Kepentingan non-pengendali Recognised
yang dapat diperhitungkan - 376 - 376 non-interest shareholders
Faktor pengurang modal inti utama (866,805) (490,514) (1,772,980) (1,396,938) Deducting factor main core capital
39,675,970 40,052,663 35,322,528 35,698,946
Modal pelengkap (Tier 2) 1,832,156 1,830,759 1,673,298 1,672,158 Supplementary Capital (Tier 2)
Total modal regulasi 41,508,126 41,883,422 36,995,826 37,371,104 Total regulatory capital
Aset tertimbang menurut risiko Risk weighted assets
Risiko kredit 162,013,429 161,998,474 144,955,409 144,956,117 Credit risk
Risiko pasar 5,440,706 5,440,706 2,688,846 2,925,583 Market risk
Risiko operasional 10,038,698 10,035,700 9,904,073 9,895,326 Operational risk
Total aset tertimbang menurut risiko 177,492,833 177,474,880 157,548,328 157,777,026 Total risk weighted assets
Rasio penyediaan modal: Capital adequacy ratio:
- Rasio Modal Inti Utama (CET 1) 22.35% 22.57% 22.42% 22.63% Main Core Capital (CET 1) Ratio -
- Rasio Modal Inti 22.35% 22.57% 22.42% 22.63% Tier 1 Ratio -
- Rasio Modal Pelengkap 1.03% 1.03% 1.06% 1.06% Tier 2 Ratio -
- Rasio Total 23.39% 23.60% 23.48% 23.69% Total Ratio -
Capital conservation buffer*) . 2.50% 2.50% 2.50%. 2.50% Capital conservation buffer*)
Countercyclical buffer*) . 0.00% 0.00% 0.00%. 0.00% Countercyclical buffer*)
Capital surcharge untuk D-SIB . 1.00% 1.00% 1.00%. 1.00% Capital surcharge for D-SIB
Rasio penyediaan modal Required capital adequacy based
sesuai Profil Risiko 9.00% 9.00% 9.00% 9.00% on Risk Profile
*) Sesuai dengan POJK No. 17/POJK.03/2021, In compliance with POJK No. 17/POJK.03/2021 *)
perubahan kedua atas No.11/POJK.03/2020 second amendment of POJK No. 11/POJK.03/2020
Bank menghitung kebutuhan modal posisi The Bank calculated its capital requirements
31 Desember 2024 dan 2023 sesuai dengan for 31 December 2024 and 2023 in
POJK No. 11/POJK.03/2016, tentang accordance with POJK No.
“Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank 11/POJK.03/2016, concerning “Minimum
Umum” yang berlaku sejak 2 Februari 2016 dan Capital Adequacy of Commercial Banks”
sebagaimana telah diubah dengan POJK No. which has been effective since 2 February
34/POJK.03/2016. 2016 as amended by POJK
No. 34/POJK.03/2016.
Beberapa batasan juga diberlakukan untuk Various limits have also been set to elements
bagian-bagian modal yang diwajibkan oleh of the regulatory capital, such as the Banks
regulator, antara lain Bank wajib menyediakan are required to provide core capital (tier 1) at
modal inti (tier 1) paling rendah sebesar 6% dari a minimum of 6% from Risk Weighted Assets
ATMR dan modal inti utama (Common Equity and Common Equity tier 1 at a minimum of
tier 1) paling rendah sebesar 4,5% dari ATMR. 4.5% from Risk Weighted Assets.
Halaman – 5/161 – Page
351
Page 376
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 51. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
e. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum e. Capital Adequacy Ratio (CAR) (continued)
(KPMM) (lanjutan)
Manajemen menggunakan peraturan rasio Management uses regulatory capital ratios in
permodalan untuk memantau kecukupan modal, order to monitor its capital base, and these
sesuai dengan standar industri. Pendekatan capital ratios remain the industry standards
Bank Indonesia untuk pengukuran modal for measuring capital adequacy. Bank
tersebut terutama didasarkan pada pemantauan Indonesia's approach to such measurement
kebutuhan modal yang diwajibkan terhadap is primarily based on monitoring the
modal yang tersedia. relationship of the capital resources
requirement to available capital resources.
f. Giro pada bank lain f. Current accounts with other banks
Seluruh giro pada bank lain pada tanggal All current accounts with other banks as at
31 Desember 2024 dan 2023 digolongkan 31 December 2024 and 2023 were classified
sebagai lancar. as current.
g. Penempatan pada bank lain dan Bank g. Placements with other banks and Bank
Indonesia Indonesia
Seluruh penempatan pada bank lain dan Bank All placements with other banks and Bank
Indonesia pada tanggal 31 Desember 2024 dan Indonesia as at 31 December 2024 and 2023
2023 digolongkan sebagai lancar. were classified as current.
h. Efek-efek h. Marketable securities
Seluruh efek-efek pada tanggal 31 Desember All marketable securities as at 31 December
2024 dan 2023 digolongkan sebagai lancar. 2024 and 2023 were classified as current.
i. Pinjaman yang diberikan i. Loans
Kolektibilitas pinjaman yang diberikan pada Loans collectibility as at 31 December 2024
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah and 2023 are as follows:
sebagai berikut:
2024 2023
Cadangan
kerugian Cadangan
Jumlah penurunan Jumlah kerugian
pinjaman yang nilai/ pinjaman yang penurunan nilai/
diberikan/ Allowance for diberikan/ Allowance for
Total impairment Total impairment
loans losses loans losses
Lancar 162,473,257 3,370,805 146,441,427 3,850,308 Current
Dalam perhatian
khusus 4,857,417 2,987,379 4,564,812 2,626,187 Special mention
Kurang lancar 221,672 117,958 98,462 35,200 Substandard
Diragukan 307,795 159,374 160,148 60,318 Doubtful
Macet 2,088,645 1,403,486 2,231,980 1,514,110 Loss
169,948,786 8,039,002 153,496,829 8,086,123
Pendapatan bunga yang Accrued interest
masih akan diterima 511,731 - 597,088 - income
170,460,517 8,039,002 154,093,917 8,086,123
Halaman – 5/162 – Page
352
Page 377
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
51. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 51. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
i. Pinjaman yang diberikan (lanjutan) i. Loans (continued)
Kolektibilitas pinjaman yang diberikan kepada Loans to related parties’ collectibility as at 31
pihak berelasi pada tanggal 31 Desember December 2024 and 2023 are as follows:
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Lancar 206,210 272,635 Current
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 635 783 Accrued interest income
206,845 273,418
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (4,514) (10,561) Allowance for impairment losses
202,331 262,857
k. Tagihan akseptasi k. Acceptance receivables
Seluruh tagihan akseptasi pada tanggal 31 All acceptance receivables as at 31
Desember 2024 dan 2023 digolongkan sebagai December 2024 and 2023 were classified as
lancar. current.
l. Tagihan dan liabilitas derivatif l. Derivative Receivable and payables
Seluruh tagihan derivatif pada tanggal All derivative receivables as at 31 December
31 Desember 2024 dan 2023 digolongkan 2024 and 2023 were classified as current.
sebagai lancar.
52. PERISTIWA SIGNIFIKAN SETELAH PERIODE 52. SIGNIFICANT EVENT AFTER THE REPORTING
PELAPORAN PERIOD
Pada tanggal 20 Maret 2025, telah diadakan Rapat On 20 March 2025, an General Meeting of
Umum Pemegang Saham (“RUPS”) dimana Shareholders (“AGMS”) was held whereby the
pemegang saham Bank menyetujui: Bank’s shareholders approved the following:
• pengunduran diri Joseph Chan Fook Onn sebagai • the resignation of Joseph Chan Fook Onn as
Direktur yang berlaku efektif sejak ditutupnya Director, effective upon the conclusion of the
RUPS; AGMS;
• mengangkat Hartadi Agus Sarwono selaku • the appointment of Hartadi Agus Sarwono as
Komisaris Independen dan Heriyanto selaku Independent Commissioner and Heriyanto as
Direktur dengan masa jabatan efektif setelah Director, with their terms effective upon
memperoleh persetujuan dari OJK. obtaining approval from the Financial Services
Authority (OJK).
Halaman – 5/163 – Page
353
Page 378
PT BANK OCBC NISP TBK
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
53. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN 53. REISSUANCE OF FINANCIAL STATEMENTS
Sehubungan dengan rencana Bank untuk In relation to the Bank's plan for “Penawaran
melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV
Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun OCBC Tahap I Tahun 2025”, the Bank has
2025, Bank telah menerbitkan kembali laporan reissued its consolidated financial statements
keuangan konsolidasian tanggal as at 31 December 2024 and 2023 and for the
31 Desember 2024 dan 2023 dan untuk tahun- years then ended, to align the disclosures with
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, untuk capital market regulations.
menyesuaikan pengungkapan dengan peraturan
pasar modal.
Penerbitan kembali laporan keuangan The reissuance of consolidated financial
konsolidasian tersebut mengubah beberapa statements changed several notes to the
catatan dalam laporan keuangan konsolidasian consolidated financial statements as follows:
sebagai berikut:
- Catatan 15. Aset tetap dan aset hak-guna - Note 15. Fixed assets and right-of-use
assets
- Catatan 16. Aset lain-lain - Note 16. Other assets
- Catatan 18. Simpanan nasabah - Note 18. Deposits from customers
- Catatan 21. Pajak penghasilan - Note 21. Income tax
- Catatan 33. Rugi selisih kurs - Note 33. Foreign exchange loss
- Catatan 52. Peristiwa signifikan setelah periode - Note 52. Significant event after the reporting
pelaporan period
- Catatan 53. Penerbitan kembali laporan - Note 53. Reissuance of financial statements
keuangan
54. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN 54. SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
Grup menerbitkan laporan keuangan konsolidasian The Group published the consolidated financial
yang merupakan laporan keuangan utama. statements as its primary financial statements.
Informasi keuangan tambahan PT Bank OCBC NISP The supplementary financial information of PT
Tbk (Entitas Induk) ini, dimana Bank OCBC NISP Bank OCBC NISP Tbk (Parent Entity), where
menggunakan metode ekuitas dalam pencatatan Bank OCBC NISP uses the equity method to
investasi pada Entitas Anak, disajikan untuk dapat record the investment in Subsidiary, have been
menganalisis hasil usaha entitas induk saja. prepared in order that the parent entity’s results
Informasi keuangan tambahan PT Bank OCBC NISP of operations can be analysed. The following
Tbk (Entitas Induk) (halaman 5/165 - 5/174) berikut supplementary financial information of PT OCBC
ini harus dibaca bersamaan dengan laporan NISP Tbk (Parent Entity) (pages 5/165 - 5/174)
keuangan konsolidasian PT Bank OCBC NISP Tbk should be read in conjunction with the
dan Entitas Anak. consolidated financial statements of PT Bank
OCBC NISP Tbk and Subsidiary.
Halaman – 5/164 – Page
354
Page 379
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK OCBC NISP TBK
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
ASET ASSETS
Kas 1,204,265 972,535 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 9,419,310 7,000,475 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain other banks
- Pihak berelasi 134,253 235,591 Related parties -
- Pihak ketiga 546,646 904,206 Third parties -
680,899 1,139,797
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (2,247) (3,761) impairment losses
678,652 1,136,036
Penempatan pada bank lain dan Placements with other banks
Bank Indonesia 7,520,497 1,644,433 and Bank Indonesia
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (425) (2,113) impairment losses
7,520,072 1,642,320
Efek-efek 57,278,962 18,178,246 Marketable securities
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (834) (1,791) impairment losses
57,278,128 18,176,455
Obligasi pemerintah 29,502,783 38,229,653 Government bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
Dijual kembali 385,696 23,410,469 resale agreements
Tagihan derivatif Derivative receivables
- Pihak berelasi 70,406 435,192 Related parties -
- Pihak ketiga 1,158,212 687,527 Third parties -
1,228,618 1,122,719
Pinjaman yang diberikan Loans
- Pihak berelasi 206,210 272,635 Related parties -
- Pihak ketiga 169,742,576 153,224,194 Third parties -
Pendapatan bunga yang masih
akan diterima 511,731 597,088 Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (8,039,002) (8,086,123) impairment losses
162,421,515 146,007,794
Penyertaan pada entitas anak 376,291 376,042 Investments in subsidiary
Tagihan akseptasi 1,923,414 1,869,697 Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (13,281) (16,869) impairment losses
1,910,133 1,852,828
Pajak dibayar dimuka 833,458 - Prepaid tax
Beban dibayar dimuka Prepayments
- Pihak berelasi 1,380 1,198 Related parties -
- Pihak ketiga 235,763 206,285 Third parties -
237,143 207,483
Aset tetap 6,237,876 5,614,939 Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2,217,635) (1,710,090) Less: Accumulated depreciation
4,020,241 3,904,849
Aset lain-lain 5,078,364 5,056,634 Other assets
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (1,418,007) (622,794) impairment losses
3,660,357 4,433,840
Aset pajak tangguhan 490,514 1,396,938 Deferred tax assets
JUMLAH ASET 281,167,176 249,870,436 TOTAL ASSETS
Halaman – 5/165 – Page
355
Page 380
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK OCBC NISP TBK
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 1,561,080 1,694,717 Obligations due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro Current accounts
- Pihak berelasi 316,312 474,861 Related parties -
- Pihak ketiga 59,449,646 54,898,023 Third parties -
59,765,958 55,372,884
Tabungan Saving accounts
- Pihak berelasi 136,475 156,568 Related parties -
- Pihak ketiga 54,173,467 45,959,980 Third parties -
54,309,942 46,116,548
Deposito berjangka Time deposits
- Pihak berelasi 1,209,330 937,066 Related parties -
- Pihak ketiga 90,814,729 79,446,771 Third parties -
92,024,059 80,383,837
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Giro dan tabungan Current and saving accounts
- Pihak berelasi 90,714 29,189 Related parties -
- Pihak ketiga 89,238 97,614 Third parties -
179,952 126,803
Inter-bank call money Inter-bank call money
- Pihak ketiga 2,266,570 1,190,000 Third parties -
Deposito berjangka Time deposits
- Pihak ketiga 3,950 11,350 Third parties -
Liabilitas derivatif Derivative payables
- Pihak berelasi 426,763 1,215 Related parties -
- Pihak ketiga 935,435 785,304 Third parties -
1,362,198 786,519
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
- Pihak berelasi 35,125 82,717 Related parties -
- Pihak ketiga 1,888,289 1,786,980 Third parties -
1,923,414 1,869,697
Utang pajak Tax payables
- Pajak penghasilan - 235,925 Corporate income tax -
- Pajak lain-lain 141,835 193,299 Other tax -
141,835 429,224
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses
- Pihak berelasi 32 88 Related parties -
- Pihak ketiga 1,436,546 1,169,262 Third parties -
1,436,578 1,169,350
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 17,350,889 16,914,022 repurchase agreements
Pinjaman subordinasi 160,950 153,970 Subordinated debts
Pinjaman yang diterima 2,744,498 2,737,985 Borrowing
Liabilitas imbalan kerja 185,765 179,958 Employee benefits obligations
Liabilitas lain-lain 5,058,535 3,413,672 Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 240,476,173 212,550,536 TOTAL LIABILITIES
Halaman – 5/166 – Page
356
Page 381
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK OCBC NISP TBK
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
(lanjutan) (continued)
EKUITAS EQUITY
Modal saham - Share capital -
Modal dasar Authorised capital
50.000.000.000 lembar saham 50,000,000,000 shares
pada tanggal 31 Desember as at 31 December
2024 dan 2023 dengan nilai 2024 and 2023 with par
nominal Rp 125 (nilai penuh) per saham value Rp 125 (full amount) per share
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid
22.945.296.972 lembar saham 22,945,296,972 shares
pada tanggal 31 Desember as at 31 December
2024 dan 2023 2,868,162 2,868,162 2024 and 2023
Tambahan modal disetor/ Additional paid-in capital/
agio saham 5,395,280 5,395,280 share premium
Keuntungan bersih yang
belum direalisasi dari kenaikan Unrealised gain from
nilai wajar efek-efek dan fair value change of marketable
obligasi pemerintah yang diukur securities and government
pada nilai wajar melalui bonds at fair value through
penghasilan komprehensif lain, other comprehensive income,
setelah dikurangi pajak (183,947) (333,728) net of tax
Surplus revaluasi aset tetap 1,635,998 1,635,998 Revaluation surplus of fixed assets
Saldo laba Retained earnings
- Sudah ditentukan penggunaannya 2,750 2,650 Appropriated -
- Belum ditentukan penggunaannya 30,972,760 27,751,538 Unappropriated -
Jumlah saldo laba 30,975,510 27,754,188 Total retained earnings
JUMLAH EKUITAS 40,691,003 37,319,900 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES
DAN EKUITAS 281,167,176 249,870,436 AND EQUITY
Halaman – 5/167 – Page
357
Page 382
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK OCBC NISP TBK
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
PENDAPATAN/(BEBAN) BUNGA INTEREST AND SHARIA
DAN SYARIAH INCOME/(EXPENSE)
Pendapatan bunga 17,819,257 15,531,639 Interest income
Pendapatan syariah 956,561 893,142 Sharia income
18,775,818 16,424,781
Beban bunga (7,222,978) (6,098,756) Interest expense
Beban syariah (512,507) (417,587) Sharia expense
(7,735,485) (6,516,343)
PENDAPATAN BUNGA DAN NET INTEREST AND SHARIA
SYARIAH BERSIH 11,040,333 9,908,438 INCOME
PENDAPATAN OPERASIONAL
LAINNYA OTHER OPERATING INCOME
Provisi, komisi dan lainnya 1,075,397 1,135,923 Fee, commissions and others
Keuntungan dari penjualan Gain from sale of
instrumen keuangan 202,935 324,270 financial instruments
Rugi selisih kurs - bersih (363,868) (68,131) Foreign exchange loss - net
(Kerugian)/keuntungan dari perubahan (Loss)/gain from changes in
nilai wajar instrumen keuangan (31,932) 4,343 fair value of financial instruments
Jumlah pendapatan operasional lainnya 882,532 1,396,405 Total other operating income
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai atas aset keuangan 636,429 (834,332) losses on financial assets
Pembentukan penyisihan - lainnya (787,723) (289,788) Allowance of possible losses - others
BEBAN OPERASIONAL OTHER OPERATING
LAINNYA EXPENSES
Gaji dan tunjangan (3,264,505) (2,798,979) Salaries and benefits
Umum dan administrasi (2,268,369) (1,927,061) General and administrative
Lain-lain (532,096) (274,945) Others
Jumlah beban operasional lainnya (6,064,970) (5,000,985) Total other operating expenses
LABA OPERASIONAL 5,706,601 5,170,738 INCOME FROM OPERATIONS
Pendapatan bukan Non-operating
operasional - bersih 282,677 13,710 income - net
LABA SEBELUM PAJAK
PENGHASILAN 5,989,278 5,184,448 INCOME BEFORE TAX
PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX
(Beban)/manfaat pajak penghasilan Income tax (expense)/benefit
- Kini (260,355) (1,271,040) Current -
- Tangguhan (862,199) 177,620 Deferred -
Beban pajak penghasilan - bersih (1,122,554) (1,093,420) Income tax expense - net
LABA BERSIH 4,866,724 4,091,028 NET INCOME
Halaman – 5/168 – Page
358
Page 383
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK OCBC NISP TBK
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
PENGHASILAN/(BEBAN) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN: INCOME/(EXPENSES):
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke Items that will be reclassified
laba rugi subsequently to profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada Financial assets
nilai wajar melalui penghasilan measured at fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
- Keuntungan yang belum Unrealised -
direalisasi untuk tahun berjalan 420,813 402,707 gain for the year
- Perubahan nilai wajar yang telah Fair value changes -
direalisasi ke laporan laba rugi (228,685) (27,159) realised to profit or loss
Pajak penghasilan terkait (42,347) (82,564) Related income tax
149,781 292,984
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi subsequently to profit or loss
Surplus revaluasi aset tetap - 55,904 Surplus of fixed asset revaluation
Remeasurements from post
Pengukuran kembali atas liabilitas employment benefits
imbalan pasca kerja 8,537 (30) obligations
Pajak penghasilan terkait (1,878) 7 Related income tax
6,659 55,881
LABA/(BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN, INCOME/(EXPENSES) FOR
SETELAH PAJAK 156,440 348,865 THE YEAR, NET OF TAX
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN, INCOME FOR THE
SETELAH PAJAK 5,023,164 4,439,893 YEAR, NET OF TAX
LABA BERSIH PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
(nilai penuh) 212,10 178.30 (full amount)
Halaman – 5/169 – Page
359
Page 384
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK OCBC NISP TBK
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Kerugian
bersih yang belum
direalisasi dari
perubahan
nilai wajar efek-efek
dan obligasi
pemerintah
melalui
penghasilan
komprehensif lain/
Unrealised
loss from fair value Surplus Saldo laba/
change of revaluasi aset Retained earnings
Tambahan marketable tetap/ Sudah Belum
modal disetor/ securities and Revaluation ditentukan peng- ditentukan Jumlah
Modal saham/ Additional government bonds surplus of fixed gunaanya/ penggunaannya/ ekuitas/
Share capital paid in capital measured at FVOCI asset Appropriated Unappropriated Total equity
360
Saldo awal 1 Januari 2024 2,868,162 5,395,280 (333,728) 1,635,998 2,650 27,751,538 37,319,900 Beginning balance as at 1 January 2024
Penghasilan komprehensif tahun berjalan Comprehensive income for the year
- Laba bersih tahun berjalan - - - - - 4,866,724 4,866,724 Net income for the year -
- Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income -
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets at fair value through
melalui pendapatan komprehensif lain - - 420,813 - - - 420,813 other comprehensive income
- Keuntungan yang belum direalisasi
untuk tahun berjalan Unrealised gain for the year -
- Transfer keuntungan ke laba rugi - - (228,685) - - - (228,635) Transfer of gain to profit or loss -
Surplus revaluasi aset tetap Surplus of fixed asset revaluation
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurements from
imbalan pasca kerja - - - - - 8,537 8,537 employee benefits obligations
Beban pajak penghasilan terkait - - (42,347) - - (1,878) (44,225) Related income tax expense
Jumlah laba komprehensif untuk
tahun berjalan - - 149,781 - - 4,873,383 5,023,164 Total comprehensive income for the year
Penyisihan cadangan wajib - - - - 100 (100) - Appropriation to statutory reserve
Dividen tunai - - - - - (1,652,061) (1,652,061) Cash dividend
Saldo akhir 31 Desember 2024 2,868,162 5,395,280 (183,947) 1,635,998 2,750 30,972,760 40,691,003 Ending balance as at 31 December 2024
Halaman – 5/170 – Page
Page 385
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK OCBC NISP TBK
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Kerugian
bersih yang belum
direalisasi dari
perubahan
nilai wajar efek-efek
dan obligasi
pemerintah
melalui
penghasilan
komprehensif lain/
Unrealised
loss from fair value Surplus Saldo laba/
change of revaluasi aset Retained earnings
Tambahan marketable tetap/ Sudah Belum
modal disetor/ securities and Revaluation ditentukan peng- ditentukan Jumlah
Modal saham/ Additional government bonds surplus of fixed gunaanya/ penggunaannya/ ekuitas/
Share capital paid in capital measured at FVOCI asset Appropriated Unappropriated Total equity
361
Saldo awal 1 Januari 2023 2,868,162 5,395,280 (626,712) 1,586,802 2,550 24,984,692 34,210,774 Beginning balance as at 1 January 2023
Penghasilan komprehensif tahun berjalan Comprehensive income for the year
- Laba bersih tahun berjalan - - - - - 4,091,028 4,091,028 Net income for the year -
- Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income -
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets at fair value through
melalui pendapatan komprehensif lain other comprehensive income
- Keuntungan yang belum direalisasi-
untuk tahun berjalan - - 402,707 - - - 402,707 Unrealised gain for the year -
- Transfer keuntungan ke laba rugi - - (27,159) - - - (27,159) Transfer of gain to profit or loss -
Surplus revaluasi aset tetap - - - 55,904 - - 55,904 Surplus of fixed asset revaluation
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurements from
imbalan pasca kerja - - - - - (30) (30) employee benefits obligations
Beban pajak penghasilan terkait - - (82,564) - - 7 (82,557) Related income tax expense
Jumlah laba komprehensif untuk
tahun berjalan - - 292,984 55,904 - 4,091,005 4,439,893 Total comprehensive income for the year
Reklasifikasi nilai revaluasi atas Reclassification of revaluation
aset tetap yang dijual - - - (6,708) - 6,708 - value on sold fixed asset
Penyisihan cadangan wajib - - - - 100 (100) - Appropriation to statutory reserve
Dividen tunai - - - - - (1,330,767) (1,330,767) Cash dividend
Saldo akhir 31 Desember 2023 2,868,162 5,395,280 (333,728) 1,635,998 2,650 27,751,538 37,319,900 Ending balance as at 31 December 2023
Halaman – 5/171 – Page
Page 386
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK OCBC NISP TBK
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
Cash flows from
Arus kas dari aktivitas operasi: operating activities:
Penerimaan bunga 18,271,063 15,558,933 Interest received
Penerimaan pendapatan syariah 901,404 817,802 Sharia income received
Pembayaran bunga (7,002,683) (5,954,912) Interest paid
Pembayaran beban syariah (690,151) (418,600) Sharia expense paid
Penerimaan lainnya 1,575,072 1,408,291 Other revenues received
Pembayaran beban operasional lainnya (5,779,848) (4,637,246) Operational expenses paid
Penerimaan dari pinjaman yang Recoveries from receivables
diberikan yang telah dihapusbukukan 148,736 264,476 previously written-off
(Kenaikan)/penurunan dalam (Increase)/decrease in
asset operasi: operating assets:
Efek-efek dan obligasi pemerintah Marketable securities and
untuk diperdagangkan dan government bonds
diukur pada biaya traded and
perolehan diamortisasi (2,338,535) (3,909,488) measured at amortised cost
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali 23,024,773 6,775,806 resale agreements
Pinjaman yang diberikan (16,366,600) (16,472,534) Loans
Tagihan derivatif (105,899) 2,728 Derivative receivables
Aset lain-lain (813,092) (1,707,958) Other assets
Kenaikan/(penurunan) dalam Increase/(decrease) in
liabilitas operasi: operating liabilities:
Simpanan nasabah 24,226,689 5,740,229 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1,122,319 (1,346,280) Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 441,666 6,081,245 repurchase agreements
Liabilitas derivatif Derivative liabilities
dan liabilitas lain-lain 1,475,083 80,981 and other liabilities
Pembayaran pajak penghasilan Payment of corporate
badan: income tax:
- tahun berjalan (1,093,813) (1,035,115) current year -
- tahun lalu (235,926) (142,913) prior year -
Arus kas diperoleh dari/ Net cash flows provided by/
(digunakan untuk) (used in)
aktivitas operasi 36,760,258 1,105,445 operating activities
Cash flows from
Arus kas dari aktivitas investasi: investing activities:
Pembelian aset tetap (377,804) (385,364) Acquisitions of fixed assets
Pembayaran atas sewa hak-guna (59,351) (11,638) Payment to right-of-use assets
Proceeds from sale of
Hasil penjualan aset tetap 2,320 4,063 fixed assets
Purchase of marketable
Pembelian efek-efek dan obligasi securities and Government
Pemerintah yang diukur pada bonds measured at
nilai wajar melalui penghasilan fair value through
komprehensif lain (111,391,256) (45,499,119) other comprehensive income
Sale of marketable
Penjualan efek-efek dan obligasi securities and Government
Pemerintah yang diukur pada bonds measured at
nilai wajar melalui penghasilan fair value through
komprehensif lain 83,548,431 44,382,384 other comprehensive income
Penyertaan modal kepada Entitas Anak 976,336 (99,900) Capital investment to Subsidiary
Arus kas bersih (digunakan untuk)/ Net cash flow (used in)/
diperoleh dari provided from
aktivitas investasi (27,301,324) (1,609,574) investing activities
Halaman – 5/172 – Page
362
Page 387
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK OCBC NISP TBK
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Informasi tambahan arus kas: Supplementary cash flows information:
Aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas Activities not affecting cash flows
Perubahan non-
kas/
31 Desember/ Arus kas/ Non-cash 31 Desember/
December 2023 Cash flows changes December 2024
Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari Reconciliation of liabilities
aktivitas pendanaan arising from financing activities
Pinjaman yang diterima 2,737,985 - 6,513 2,744,498 Borrowing
Pinjaman subordinasi 153,970 - 6,980 160,950 Subordinated debt
Liabilitas sewa 27,054 (2,673) 205,389 229,770 Lease liabilities
Perubahan non-
kas/
31 Desember/ Arus kas/ Non-cash 31 Desember/
December 2022 Cash flows changes December 2023
Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari Reconciliation of liabilities
aktivitas pendanaan arising from financing activities
Pinjaman yang diterima 4,728,401 (2,000,000) 9,584 2,737,985 Borrowing
Pinjaman subordinasi 155,675 - (1,705) 153,970 Subordinated debt
Liabilitas sewa 11,217 (2,345) 18,182 27,054 Lease liabilities
Halaman – 5/174 – Page
363
Page 388
Halaman ini sengaja dikosongkan
364
Page 389
Names mentioned 151 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×7
unresolved
org
PT FITCH RATINGS INDONESIA DENGAN PERINGKAT
p.1
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas
p.1 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia
p.5 ×65
unresolved
org
Bank Indonesia. BMPK
p.5
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia. Formulir Pemesanan
p.7
unresolved
org
Berarti Oversea-Chinese Banking Corporation Limited
p.7
unresolved
org
OCBC Overseas Investment Pte. Ltd.
p.7 ×5
unresolved
org
Bank Kustodian. LDR
p.8
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas. Masa Penawaran
p.8
unresolved
org
Indonesia
p.8
unresolved
org
Berarti OCBC Overseas Investments Pte. Ltd.
p.9
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.9 ×6
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.10 ×23
unresolved
org
PT Indo Premier Se
p.10
unresolved
org
Bank Indonesia. Seri Obligasi
p.13
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.15 ×8
unresolved
org
Menteri Keuangan RI
p.15
unresolved
org
Bank NISP Tbk
p.15 ×16
unresolved
org
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum
p.15 ×11
unresolved
org
Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.15 ×11
unresolved
org
PT Fitch
p.17
unresolved
org
Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji
p.19
unresolved
org
Pengelola Keuangan Haji
p.19
unresolved
org
Bank Penempatan
p.19
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.22 ×5
unresolved
person
Jimmy Pangestu
p.22 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.31 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.32
unresolved
—
SSR
· Pemegang Saham
p.37
unresolved
org
Rintis
p.42 ×5
unresolved
org
Bank OCBC Singapura
p.48
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.
p.48
unresolved
org
Bank Kustodi.
p.59
unresolved
org
PT Bank Commonwealth
p.61 ×3
unresolved
—
Likuidit
· Penilai
p.62
unresolved
org
Bank Indonesia. GWM
p.62
unresolved
org
Rianto dan Rekan
p.63
unresolved
org
Overseas-Chinese Banking Corporation Limited
p.68
unresolved
org
OCBC Limited
p.68 ×3
unresolved
org
PT DXC Technology Indonesia
p.71
unresolved
org
Menteri Keuangan RI No. S-
p.78 ×2
unresolved
org
Bank Persepsi
p.78 ×3
unresolved
org
Bank Devisa Persepsi On-Line.
p.78 ×2
unresolved
org
PT Bank OCBC Indonesia
p.78 ×6
unresolved
org
Bank Umum Syariah Dan Unit Usaha Syariah
p.79
unresolved
org
Departemen Pengawasan Bank
p.81
unresolved
org
Bank Devisa.
p.81 ×2
unresolved
org
Bank Persepsi Untuk Penerimaan Pajak
p.81
unresolved
org
Bank Indonesia-Direktorat Luar Negeri
p.81
unresolved
org
Bank Indonesia SESPIBI XVI
p.94
unresolved
org
Bank New York
p.94
unresolved
org
Bank Singapura
p.94 ×3
unresolved
org
PT Biolaborindo Makmur Sejahtera Wong Pik Kuen Helen
p.94
unresolved
org
DBS Asia Ltd.
p.94
unresolved
org
Singapore Ltd
p.94 ×3
unresolved
org
Great Eastern Holdings Ltd
p.94
unresolved
org
OCBC Bank Ltd
p.94 ×2
unresolved
org
OCBC Wing Hang Bank Ltd.
p.95
unresolved
org
Hong Kong Life Insurance Ltd.
p.95
unresolved
org
Bank Consortium Trust Ltd.
p.95
unresolved
org
Yeo Hiap Seng Ltd.
p.95
unresolved
org
Bank Indonesia Institute
p.95
unresolved
org
Bank International Indonesia
p.99
unresolved
person
Asisten
· Direktur
p.99
unresolved
org
Bank Dagang Nasional Indonesia.
p.99
unresolved
org
Bank Bali.
p.99 ×2
unresolved
org
Bank ABN Amro Indonesia Tahun
p.100
unresolved
person
FREKUENSI RAPAT DAN TINGKAT KEHADIRAN
· KOMISARIS
p.101
unresolved
person
KOMITE-KOMITE YANG BERTANGGUNG JAWAB
· KOMISARIS
p.101
unresolved
—
Tan Siak Kwang Nichol
· Anggota
p.104 ×2
unresolved
org
Bank QNB Kesawan Tbk.
p.104 ×2
unresolved
person
Wong Pik Kuen Helen
· Anggota
p.104
unresolved
person
Rama P. Kusumaputra
· Anggota
p.104
unresolved
person
Julie Anwar
· Anggota
p.104
unresolved
org
PT Indoagri Inti Plantation
p.105
unresolved
org
Bank Internasional Indonesia Tbk
p.105 ×2
unresolved
org
Zurich Asuransi Indonesia Tbk
p.105 ×2
unresolved
org
Bank Brunei Darussalam
p.106
unresolved
person
Lai Teck Poh
· Anggota
p.106
unresolved
person
Tan Siak Kwang Nicholas
· Anggota
p.106
unresolved
person
Paulus Agus Tjarman
· Anggota
p.106
unresolved
person
Antony Kurniawan
· Anggota
p.106
unresolved
person
Iwan Dharmawan
· Anggota
p.106
unresolved
—
Ivonne P. Chandra
· Sekretaris Perusahaan
p.106
unresolved
org
Bank Universal
p.107
unresolved
org
Bank Umum. Berdasarkan Piagam Audit
p.107
unresolved
org
Bank Umum. SKAI
p.107
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.108
unresolved
person
Dr. Muhammad Anwar Ibrahim
p.108
unresolved
person
Citra Buana Tungga
· Notaris
p.117 ×3
unresolved
org
PT Suyarso Sentosa
p.117
unresolved
org
Investments Pte. Ltd.
p.118
unresolved
org
PT Biolaborindo Makmur
p.118
unresolved
org
PT Dana Udaya
p.118
unresolved
org
PT Great Eastern
p.118
unresolved
org
PT Great Eastern Life
p.118
unresolved
org
PT OCBC Sekuritas
p.118
unresolved
org
PT Pakubumi Semesta
p.118
unresolved
org
PT Suryasono Sentosa
p.118
unresolved
org
PT Udayawira Utama
p.118
unresolved
org
Koperasi Kamanda
p.118
unresolved
org
Koperasi Bumi Permai
p.118
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia No. D.
p.120
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia No. S-
p.120
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.