Skip to content
Back to announcement

20250701_INDY_Informasi Transaksi Afiliasi_31910128_lamp5.pdf

Asset transaction Needs review INDY

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 101

Page 1
  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
        RENCANA TRANSAKSI
    PENGALIHAN KONTRAK PLTS
                  MILIK
     PT TRIPATRA MULTI ENERGI
                KEPADA
  PT INDIKA EMPAT MITRA SURYA

No. 00015/2.0113-03/BS/10/0340/1/VI/2025
           Tanggal: 30 Juni 2025




                                           1
Page 2
  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
        RENCANA TRANSAKSI
    PENGALIHAN KONTRAK PLTS
                  MILIK
     PT TRIPATRA MULTI ENERGI
                KEPADA
  PT INDIKA EMPAT MITRA SURYA

No. 00015/2.0113-03/BS/10/0340/1/VI/2025
           Tanggal: 30 Juni 2025
Page 3
No. 00015/2.0113-03/BS/10/0340/1/VI/2025                              Bekasi, 30 Juni 2025
SURAT PENGANTAR
Kepada:
PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya
Graha Mitra, Lantai 3
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 21
Jakarta 12930, Indonesia


Perihal: Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak PLTS
          Beserta Seluruh Aset Tetap yang Terkait dengan Bisnis Ini


Dengan hormat,


KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah memiliki
perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan Surat
lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik
lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD) No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023.


Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 0030/SPK/MSE-01/ES/V/2025, tanggal 26 Mei 2025,
kami ditunjuk untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Pengalihan
Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait dengan bisnis ini milik PT Tripatra Multi
Energi (atau selanjutnya disebut “TIME”) yang merupakan Entitas Anak PT Indika Energy Tbk
(atau selanjutnya disebut “INDY”), kepada PT Indika Empat Mitra Surya (atau selanjutnya
disebut “IEMS”). IEMS merupakan Entitas Anak Tidak Langsung dari Pihak Berelasi PT Indika
Tenaga Baru (atau selanjutnya disebut “ITB”) melalui PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (atau
selanjutnya disebut “EMITS”), sedangkan ITB merupakan Entitas Anak INDY.


Latar Belakang


Sehubungan dengan Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak PLTS yang dimiliki oleh TIME,
Entitas Anak dari INDY, kepada IEMS yang merupakan Entitas Anak Tidak Langsung dari Pihak
Berelasi ITB melalui EMITS, sedangkan ITB merupakan Entitas Anak INDY, KJPP Syarif Endang
& Rekan telah ditunjuk oleh INDY sebagai penilai independen untuk memberikan laporan
pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak tersebut.


Berdasarkan kepemilikan terdapat hubungan afiliasi antara pihak pemberi maupun penerima
baik langsung maupun tidak langsung. Dari sisi kepengurusan tidak terdapat hubungan lebih
dari satu anggota Direksi dan Dewan Komisaris dengan struktur yang sama dengan struktur
Direksi dan Dewan Komisaris pada pihak-pihak yang terkait.




                                                                                             i
Page 4
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
          sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
          No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
          Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut “POJK No. 42/POJK.04/2020”) karena dilakukan
          dengan pihak yang merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan.


          Nilai Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait
          dengan bisnis ini adalah sebesar Rp31.000.000.000,- atau setara dengan US$1.918.079
          (asumsi kurs tengah per 31 Desember 2024 dari Bank Indonesia sebesar Rp16.162). Nilai
          Rencana Transaksi tersebut adalah sebesar 0,14% terhadap jumlah ekuitas INDY yaitu sebesar
          US$1.355.186.935.


          Nilai Rencana Transaksi tersebut tidak memenuhi ketentuan terkait transaksi material
          sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
          No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
          Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “POJK No. 17/POJK.04/2020”). Rencana Transaksi
          dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih
          dari ekuitas Perseroan.


          Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


          Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan Laporan
          No. 00015/2.0113-03/BS/10/0340/1/VI/2025, tanggal 30 Juni 2025.


          Tanggal Penilaian


          Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 31 Desember 2024.


          Objek Penilaian


          Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak
          PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait dengan bisnis ini yang dimiliki oleh TIME, Entitas
          Anak dari INDY, kepada IEMS yang merupakan Entitas Anak Tidak Langsung dari Pihak Berelasi
          ITB melalui EMITS, sedangkan ITB merupakan Entitas Anak INDY.


          Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


          Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran atas
          Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait dengan
          bisnis ini milik TIME, Entitas Anak dari INDY, kepada IEMS yang merupakan Entitas Anak Tidak
          Langsung dari Pihak Berelasi ITB melalui EMITS, sedangkan ITB merupakan Entitas Anak INDY.
          Pendapat kewajaran ini diberikan dalam rangka memenuhi POJK No. 42/POJK.04/2020




                                                                                                       ii
Page 5
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          tentang       Transaksi     Afiliasi    dan   Transaksi   Benturan    Kepentingan   dan   POJK
          No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.


          Dalam        melakukan      Penilaian   Pendapat   Kewajaran    ini   kami   berpedoman   pada
          POJK No. 35/POJK.04/2020, Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020 tentang Pedoman
          Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal, POJK No. 42/POJK.04/2020,
          POJK No. 17/POJK.04/2020, Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), serta Standar Penilaian
          Indonesia 2018 (SPI 2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).


          Pendekatan dan Metode


          Pendekatan dan Metode dalam penyusunan laporan Pendapat Kewajaran ini, diantaranya
          adalah:
           a.   Analisis transaksi;
           b.   Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
           c.   Analisis atas kewajaran nilai transaksi; dan
           d.   Analisis atas faktor lain yang relevan.


          Asumsi dan Kondisi Pembatas


          Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini
          adalah:
          •     Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
          •     Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
                Pendapat Kewajaran.
          •     Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
                informasi yang disediakan oleh manajemen atau data yang diperoleh dari informasi yang
                tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
          •     Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi serta
                Proforma Laporan Keuangan yang disampaikan oleh INDY dengan mencerminkan
                kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
          •     Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
                yang telah disesuaikan.
          •     Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
                rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional INDY.
          •     Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
                dihasilkan.
          •     Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat Kewajaran dari
                pemberi tugas.




                                                                                                      iii
Page 6
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          Kesimpulan


          A.   Analisis Transaksi


                  Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi antara lain:
                  • TIME sebagai pihak pemberi Kontrak
                       1.   Nama                          :   PT Tripatra Multi Energi
                       2.   Alamat                        :   Jl. Boulevard Bintaro Jaya Blok B7/A6,
                                                              Sektor VII CBD Bintaro Jaya, Tangerang
                                                              Selatan 15424
                       3.   No. Telp, Faks, dan Email     :   -
                       4.   Kegiatan usaha                :   a. Instalasi Listrik (43211)
                                                              b. Pembangkitan Tenaga Listrik (35111)
                                                              c. Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
                                                              Tanpa Hak Opsi Mesin Pertambangan
                                                              dan Energi serta Peralatannya (77395)
                       5.   Pengurus                      :   Joseph Pangalila
                       6.   Pengawasan                    :   Kamen Kamenov Palatov
                       7.   Susunan Pemegang Saham        :   a. PT Indika Energy Tbk
                                                              b. PT Indika Energy Infrastructure


                  • IEMS sebagai pihak penerima Kontrak
                       1.   Nama                          :   PT Indika Empat Mitra Surya
                       2.   Alamat                        :   Graha Mitra Lantai 3.
                                                              Jl. Jend. Gatot Subroto Kav 21 – 23.
                                                              Jakarta Selatan. Indonesia.
                       3.   No. Telp, Faks, dan Email     :   -
                       4.   Kegiatan usaha                :   77395 – Aktivitas Penyewaan dan Sewa
                                                              Guna     Tanpa      Hak        Opsi   Mesin
                                                              Pertambangan       dan     Energi     serta
                                                              Peralatannya
                       5.   Pengurus                      :   Yovie Priadi
                       6.   Pengawasan                    :   Kapil Kumar Dongle
                       7.   Susunan Pemegang Saham        :   a. PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya
                                                              b. PT Indika Tenaga Baru


               Rencana Transaksi yang akan dilakukan merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana
               dimaksud dalam POJK No. 42/POJK.04/2020, karena dilakukan dengan pihak yang
               merupakan pihak terafiliasi dengan INDY. Namun, Rencana Transaksi ini bukan
               merupakan transaksi yang mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud
               dalam POJK No. 42/2020 karena tidak terdapat perbedaan antara kepentingan ekonomis
               Perusahaan dan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan
               Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau pengendali yang dapat merugikan Perusahaan.



                                                                                                        iv
Page 7
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




               Dari sisi materialitas, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas adalah sebesar 0,14%.
               Suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama
               dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka. Dengan demikian, Rencana
               Transaksi tidak termasuk transaksi material sesuai dengan POJK No. 17/POJK.04/2020
               tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.


          B.   Analisis Kualitatif


               Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait
               dengan bisnis ini milik TIME merupakan restrukturisasi internal grup, dimana seluruh
               bisnis grup terkait dengan energi terbarukan, khususnya pembangkit listrik tenaga surya
               disentralisasi ke EMITS dan entitas anaknya, termasuk salah satunya adalah IEMS.


               Keuntungan


               Pelaksanaan Transaksi didasarkan pada pertimbangan strategi Grup untuk melakukan
               konsolidasi dan sentralisasi seluruh aktivitas usaha terkait energi terbarukan, khususnya
               pembangkit listrik tenaga surya, di bawah satu entitas utama yaitu EMITS dan entitas
               anaknya, termasuk IEMS. Pertimbangan utama pelaksanaan transaksi ini adalah untuk
               menciptakan struktur bisnis yang lebih efisien dan terintegrasi sehingga dapat
               meningkatkan efektivitas operasional dan memanfaatkan sinergi antar entitas dalam
               Grup.


               Alasan pelaksanaan Transaksi adalah untuk mendukung strategi jangka panjang Grup
               dalam memperkuat posisi kompetitif di industri energi terbarukan, mempercepat proses
               dekarbonisasi, serta meningkatkan kemampuan Grup dalam menyediakan solusi energi
               berkelanjutan bagi sektor komersial, industri, dan utilitas di Indonesia. Dengan
               melakukan sentralisasi energi bisnis terbarukan, Grup dapat lebih fokus dalam
               pengelolaan sumber daya dan mempercepat pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.


               Dengan dilakukannya pengalihan PLTS ini, Grup diharapkan dapat mencapai efisiensi
               operasional yang lebih optimal melalui sentralisasi energi bisnis terbarukan di bawah
               EMITS dan entitasnya. Selain itu, Transaksi bertujuan mengeliminasi biaya-biaya antar
               perusahaan di dalam Grup, yang pada akhirnya akan meningkatkan profitabilitas secara
               konsolidasi. Pengalihan PLTS ini juga akan memperkuat kapabilitas Grup dalam
               menyediakan solusi energi berkelanjutan, sejalan dengan komitmen Grup terhadap
               transisi energi dan kepunahan lingkungan.


               Kerugian


               Tidak ada kerugian yang diantisipasi atas Rencana Transaksi.




                                                                                                      v
Page 8
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          C.   Analisis Kuantitatif


               Berdasarkan hasil analisis inkremental menunjukkan bahwa Rencana Transaksi akan
               memberikan nilai tambah atas total aset dan ekuitas sebesar US$31,08 ribu pada tahun
               2026 hingga tercatat nilai tambah pada 2038 sebesar US$295,79 ribu. Selanjutnya
               Rencana Transaksi akan memberikan dampak pada laba bersih di tahun 2026 sebesar
               US$31,65 ribu pada tahun 2026 hingga tercatat nilai tambah pada 2038 sebesar
               US$57,00 ribu. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa transaksi tersebut layak
               dilakukan dengan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 20,09%, yang lebih tinggi dari
               discount rate 9,35%, dan Net Present Value (NPV) sebesar US$1.131.885.200, sehingga
               transaksi ini dinilai layak untuk dilaksanakan.


          D.   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi


               Berdasarkan Laporan Unit Bisnis PLTS kapasitas 2.916,54 kWp, termasuk seluruh aset
               tetap yang terkait dengan kegiatan operasional bisnis tersebut milik PT Tripatra Multi
               Energi, No. 00014/2.0113-03/BS/10/0340/1/VI/2025, tanggal 30 Juni 2025, oleh
               Penilai Publik Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) dari Kantor Jasa Penilai Publik
               Syarif,   Endang   &   Rekan    pada   tanggal    31   Desember   2024   adalah   sebesar
               Rp31.063.364.000,- (Tiga Puluh Satu Miliar Enam Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Enam Puluh
               Empat Ribu Rupiah) atau setara dengan US$1.922.000 (Satu Juta Sembilan Ratus Dua
               Puluh Dua Ribu Dolar Amerika Serikat) (asumsi kurs tengah per 31 Desember 2024 dari
               Bank Indonesia sebesar Rp16.162,-).


               Berdasarkan informasi manajemen yang tertuang dalam Draft Perjanjian Jual Beli
               Bersyarat, Nilai Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap
               yang terkait dengan bisnis ini adalah sebesar Rp31.000.000.000,- (Tiga Puluh Satu Miliar
               Rupiah) atau setara dengan US$1.918.079 (Satu Juta Sembilan Ratus Delapan Belas Ribu
               Tujuh Puluh Sembilan Dolar Amerika Serikat) (asumsi kurs tengah per 31 Desember 2024
               dari Bank Indonesia sebesar Rp16.162,-).


               Dengan nilai Rencana Transaksi sebesar US$1.918.079 (Satu Juta Sembilan Ratus Delapan
               Belas Ribu Tujuh Puluh Sembilan Dolar Amerika Serikat) dan Nilai Pasar sebesar
               US$1.922.000 (Satu Juta Sembilan Ratus Dua Puluh Dua Ribu Dolar Amerika Serikat),
               maka nilai Rencana Transaksi lebih rendah sebesar 0,20% dari Nilai Pasar maka nilai
               Rencana Transaksi memenuhi ketentuan berada pada kisaran yang tidak melebihi 7,5%
               dari batas atas dan batas bawah Nilai Pasar. Dengan demikian kami berpendapat bahwa
               nilai transaksi adalah wajar.


          E.   Analisis Atas Faktor Lain yang Relevan


               Terdapat faktor-faktor lain yang relevan pada Rencana Pengalihan Kontrak PLTS beserta
               seluruh aset tetap yang terkait dengan bisnis ini milik TIME kepada IEMS yaitu:


                                                                                                      vi
Page 9
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




               1.      Laporan   Pendapat    Kewajaran   dilakukan     dengan      tanggal       penilaian        per
                       31 Desember 2024. Dengan demikian, seluruh manfaat ekonomi berupa pendapatan
                       dari sewa yang timbul sejak Januari 2025 hingga tanggal efektif transaksi akan
                       menjadi hak pihak yang menerima pelimpahan perjanjian.
               2.      IEMS sebagai penerima kontrak akan memperoleh manfaat ekonomis setelah masa
                       kontrak berakhir.
               3.      IEMS akan menerima segala bentuk risiko dan tanggung jawab atas adanya
                       keberlangsungan Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait dengan bisnis
                       ini.


          Pendapat Mengenai Kewajaran Transaksi

          Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas
          Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan,
          maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh
          aset tetap yang terkait dengan bisnis ini yang dimiliki oleh TIME kepada IEMS adalah Wajar.

          Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
          material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas
          pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara eksternal yaitu kondisi pasar
          dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan serta peraturan-
          peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan
          Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran
          ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai
          kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.

          Hormat kami,
          KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




          Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)
          Rekan                                                                 Digitally signed by Endang Sunardi
                                                                                DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif
          MAPPI                     : No. 09-S-02341                            Endang dan Rekan,
                                                                                email=syarifendangdanrekan@gmail.com
          Izin Penilai Publik       : No. B-1.12.00340
          Klasifikasi Izin          : Penilaian Bisnis
          Register                  : No. RMK-2017.00303
          STTD OJK                  : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
          STTD IKNB                 : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                                   vii
Page 10
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                          PERNYATAAN PENILAI


          Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
          di bawah ini menyatakan bahwa:
           1.   Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara
                independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan INDY, dan pihak-pihak
                yang terkait dengan rencana transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau
                keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
                kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada
                pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
                pendapat yang dihasilkan dari proses analisis pendapat kewajaran ini dan kami hanya
                menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum pada Surat Perjanjian Kerja
                No. 0030/SPK/MSE-01/ES/V/2025, tanggal 26 Mei 2025;
           2.   Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah
                dilakukan dengan benar;
           3.   Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran;
           4.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
                tanggal Pendapat Kewajaran;
           5.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
                Pendapat Kewajaran;
           6.   Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
                pembatas;
           7.   Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari
                berbagai sumber yang diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
           8.   Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020, POJK
                No. 42/POJK.04/2020, POJK No. 17/POJK.04/2020, dan memenuhi Kode Etik Penilai
                Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan
                oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI);
           9.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
                diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah; dan
           10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam Laporan ini, telah menyediakan
                bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.




                                                                                                  viii
Page 11
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
          penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
          penilaian yang baik.


          No.     Nama                                                    Tugas        Tanda Tangan




            1.    Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)      Penanggung Jawab      (....................)
                  MAPPI              : No. 09-S-02341
                  Izin Penilai       : No. B-1.12.00340
                  Klasifikasi Izin   : Penilaian Bisnis
                  Register           : No. RMK-2017.00303
                  STTD OJK           : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                  STTD IKNB          : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




            2.    Meilindra Indriani, S.Si.                              Reviewer      (....................)
                  MAPPI              : No. 14-T-05006
                  Register           : No. RMK-2017.01002




            3.    Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev.                         Staf Penilai   (....................)
                  MAPPI              : No. 09-P-02398
                  Register           : No. RMK-2021.03694




            4.    Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt.                     Tenaga Inspeksi    (....................)
                  MAPPI              : No. 13-A-04453




                                                                                                           ix
Page 12
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                                  DAFTAR ISI

          SURAT PENGANTAR .......................................................................................................... i
          PERNYATAAN PENILAI .................................................................................................... viii
          DAFTAR ISI ...................................................................................................................... x
          DAFTAR TABEL .............................................................................................................. xii
          DAFTAR GAMBAR ............................................................................................................ 1
          DEFINISI DAN ISTILAH ...................................................................................................... 2
          1         PENDAHULUAN .................................................................................................... 3
          1.1       Latar Belakang ..................................................................................................... 3
          1.2       Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian ................................................................ 4
          1.3       Tanggal Penilaian ................................................................................................ 4
          1.4       Identitas Status Penilai ......................................................................................... 5
          1.5       Identitas Pemberi Tugas ...................................................................................... 5
          1.6       Identitas Pengguna Laporan ................................................................................ 5
          1.7       Objek Penilaian .................................................................................................... 6
          1.8       Jenis Mata Uang yang digunakan ......................................................................... 6
          1.9       Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran............................................ 6
          1.10      Tingkat Kedalaman Investigasi ............................................................................ 6
          1.11      Benturan Kepentingan atas Rencana Transaksi .................................................... 7
          1.12      Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan .................................................... 7
          1.13      Ruang Lingkup Penilaian ...................................................................................... 9
          1.14      Pendekatan dan Metode ...................................................................................... 9
          1.15      Asumsi dan Kondisi Pembatas ............................................................................. 9
          1.16      Hasil Penilaian yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian Pendapat Kewajaran ....... 10
          1.17      Persyaratan atas Persetujuan Untuk Publikasi .................................................... 10
          1.18      Konfirmasi Bahwa Penilaian Telah Dilakukan Berdasarkan SPI ............................ 11
          1.19      Kejadian Setelah Tanggal Penilaian .................................................................... 11
          2         ANALISIS TRANSAKSI .......................................................................................... 12
          2.1       Pihak-Pihak yang Terkait dalam Rencana Transaksi .......................................... 12
          2.2       Hubungan Pihak-Pihak yang akan Melakukan Transaksi .................................... 12
          2.3       Materialitas Nilai Transaksi ................................................................................ 14
          2.4       Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi .............. 15
          2.5       Nilai dari Objek yang Ditransaksikan ................................................................. 17
          2.6       Dampak Keuangan dari Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan
                    Pemegang Saham .............................................................................................. 17
          2.7       Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Perusahaan Terkait
                    dengan Rencana Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan
                    Pemegang Saham .............................................................................................. 17
          2.8       Ketidakpastian Rencana Pembiayaan dalam Rencana Transaksi ......................... 17
          2.9       Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang ............................................................... 18
          2.10      Ketidakpastian Risiko Pasar ............................................................................... 18
          2.11      Faktor Lain Yang Berpengaruh ........................................................................... 18


                                                                                                                                                x
Page 13
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          2.12    Manfaat dan Risiko Atas Transaksi yang Akan Dilakukan................................... 18
          3       ANALISIS KUALITATIF ......................................................................................... 19
          3.1     Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha .................................................... 19
          3.2     Analisis Industri dan Lingkungan ....................................................................... 21
          3.2.1   Perkembangan Ekonomi Global ......................................................................... 21
          3.2.2   Kondisi Ekonomi Indonesia ................................................................................ 22
          3.2.3   Kondisi Industri ................................................................................................. 27
          3.3     Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan ................................................... 31
          3.4     Alasan Dilakukannya Transaksi.......................................................................... 32
          3.5     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ............................................. 32
          4       ANALISIS KUANTITATIF ...................................................................................... 34
          4.1     Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                  Perusahaan ........................................................................................................ 34
          4.1.1   Penilaian Kinerja Historis ................................................................................... 34
          4.1.2   Penilaian Arus Kas ............................................................................................. 45
          4.1.3   Penilaian atas Proyeksi Keuangan ...................................................................... 49
          4.1.4   Analisis Rasio Keuangan .................................................................................... 59
          4.1.5   Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
                  Setelah Transaksi Dilakukan .............................................................................. 64
          4.2     Analisis Inkremental .......................................................................................... 70
          4.2.1   Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................. 70
          4.2.2   Analisis Kelayakan ............................................................................................. 80
          4.2.3   Analisis Sensitivitas ........................................................................................... 80
          4.3     Biaya atau Pendapatan yang Relevan.................................................................. 81
          4.4     Informasi Non Keuangan yang Relevan .............................................................. 81
          4.5     Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perusahaan dalam Menentukan Rencana
                  dan Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain ............................... 81
          4.6     Hal Material Lainnya .......................................................................................... 81
          5       ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ............................................................. 82
          5.1     Perbandingan Antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas
                  Transaksi yang akan Dilakukan ......................................................................... 82
          5.2     Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai
                  Tambah dari Transaksi yang akan Dilakukan ..................................................... 82
          5.3     Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini Bahwa
                  Rencana Nilai Transaksi Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil
                  Penilaian ............................................................................................................ 82
          6       ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ............................................... 84
          7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI .................................................. 85
          8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA ............................................................................... 86
          9       KESIMPULAN ...................................................................................................... 87




                                                                                                                                          xi
Page 14
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                            DAFTAR TABEL

          Tabel 1 Struktur Kepengurusan Pihak Terkait.................................................................. 13
          Tabel 2 Nilai Transaksi Material ...................................................................................... 15
          Tabel 3 Susunan Pemegang Saham INDY......................................................................... 20
          Tabel 4 Pertumbuhan PDB Dunia ..................................................................................... 21
          Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .............. 22
          Tabel 6 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........ 23
          Tabel 7 Neraca Pembayaran Indonesia ............................................................................ 23
          Tabel 8 Kuota PLTS Atap ................................................................................................. 31
          Tabel 9 Kinerja Posisi Keuangan INDY (US$) .................................................................... 34
          Tabel 10 Kinerja Laba (Rugi) INDY (US$) .......................................................................... 40
          Tabel 11 Rasio Keuangan ................................................................................................ 44
          Tabel 12 Kinerja Arus Kas INDY (US$) ............................................................................. 45
          Tabel 13 Asumsi Pendapatan .......................................................................................... 50
          Tabel 16 Asumsi Biaya .................................................................................................... 50
          Tabel 15 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (US$ Ribu) ....................... 51
          Tabel 16 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (US$ Ribu) ................................. 56
          Tabel 17 Rasio Keuangan ................................................................................................ 60
          Tabel 18 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Ringkasan Proforma (US$) .................. 64
          Tabel 19 Laporan Laba Rugi Komprehensif Lain Konsolidasian Ringkasan Proforma ....... 67
          Tabel 20 Inkremental Posisi Keuangan (US$ Ribu) ........................................................... 71
          Tabel 21 Inkremental Laba Rugi (US$ Ribu) ..................................................................... 77
          Tabel 22 Uji Batas Atas dan Batas Bawah ......................................................................... 83




                                                                                                                                   xii
Page 15
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                          DAFTAR GAMBAR

          Gambar 1 Struktur Korporasi ........................................................................................... 13
          Gambar 2 Grafik Neraca Perdagangan ............................................................................. 24
          Gambar 3 Grafik Cadangan Devisa .................................................................................. 24
          Gambar 4 Grafik Aliran Modal Asing ................................................................................ 25
          Gambar 5 Grafik Rupiah vs Negara Kawasan .................................................................... 25
          Gambar 6 Grafik Inflasi IHK dan Komponen ..................................................................... 26
          Gambar 7 Inflasi IHK Provinsi ........................................................................................... 27
          Gambar 8 Perbandingan Trend LCOE untuk Pembangkit Surya dan Angin Sampai Tahun
                        2050 di Asia Pasifik ......................................................................................... 29
          Gambar 9 Perbandingan Grafik Trend Penurunan Harga Panel PV .................................... 30
          Gambar 10 Analisis Sensitivitas ....................................................................................... 80




                                                                                                                                       1
Page 16
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                DEFINISI DAN ISTILAH


           INDY             :     PT Indika Energy Tbk
           TIME             :     PT Tripatra Multi Energi yang merupakan Entitas Anak
                                  PT Indika Energy Tbk
           ITB              :     PT Indika Tenaga Baru yang merupakan Entitas Anak
                                  PT Indika Energy Tbk
           EMITS            :     PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya yang merupakan
                                  Pihak Berelasi PT Indika Tenaga Baru.
           IEMS             :     PT Indika Empat Mitra Surya yang merupakan Entitas
                                  Anak PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya
           PLTS             :     Pembangkit Listrik Tenaga Surya
           PLN IG           :     PT PLN Indonesia Geothermal sebelumnya bernama
                                  PT Indo Tenaga Hijau yang melakukan kerjasama
                                  Sewa Daya Listrik PLTS dengan PT Tripatra Multi
                                  Energi
           Novasi Kontrak   :     Pembaharuan atau penggantian suatu perjanjian
                                  (kontrak) lama dengan perjanjian baru, baik itu
                                  dengan mengganti salah satu pihak atau mengganti
                                  isi   perjanjiannya.    Akibatnya,   perjanjian    lama
                                  dinyatakan hapus dan perjanjian baru yang mengikat.
           PPJB             :     Perjanjian   Jual   Beli Bersyarat   adalah   perjanjian
                                  pendahuluan dalam transaksi jual beli di mana
                                  pemenuhan perjanjian tersebut bergantung pada
                                  suatu peristiwa yang belum pasti terjadi di masa
                                  depan. Dalam PPJB bersyarat, kedua belah pihak
                                  (penjual dan pembeli) terikat untuk melakukan jual
                                  beli, tetapi dengan syarat bahwa peristiwa tertentu
                                  harus terjadi terlebih dahulu.




                                                                                             2
Page 17
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          1       PENDAHULUAN


          1.1     Latar Belakang


                  INDY adalah sebuah Perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka yang
                  didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 31, tanggal 19 Oktober 2000, oleh Hasanal
                  Yani Ali Amin, S.H., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian ini disahkan oleh Menteri
                  Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya
                  No. C-13115 HT.01.01.TH.2001, tanggal 18 Oktober 2001 serta diumumkan dalam
                  Berita Negara No. 53, Tambahan No. 6412, tanggal 2 Juli 2002.


                  PT Indo Tenaga Hijau selanjutnya berubah nama menjadi menjadi PT PLN Indonesia
                  Geothermal (selanjutnya disebut sebagai “PLN IG”) menandatangani Surat Perjanjian
                  No. 005.PJ/01/ITH/2021, tanggal 14 Oktober 2021 tentang Sewa Daya Listrik PLTS
                  di Pembangkit PT Indonesia Power. Terdapat 4 (empat) lokasi yang menjadi objek
                  sewa PLTS oleh PLN IG, yaitu Grati, Bali, Semarang serta Suralaya dan masa sewa
                  yang diberikan oleh TIME kepada PLN IG adalah 15 (lima belas) tahun sejak
                  ditandatanganinya berita acara tanggal mulai masa sewa masing-masing lokasi.


                  TIME dan IEMS, telah menandatangani Perjanjian Induk (Heads of Agreement). Dalam
                  perjanjian tersebut, TIME sepakat untuk mengalihkan proyek yang terkait dengan
                  Perjanjian kepada IEMS, dan IEMS sepakat untuk menerima pengalihan tersebut,
                  dengan tunduk kepada persetujuan yang akan diberikan oleh PLN IG atas
                  kesepakatan pengalihan tersebut.


                  Sehubungan dengan Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak PLTS, KJPP Syarif
                  Endang & Rekan telah ditunjuk oleh INDY sebagai penilai independen untuk
                  memberikan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi Pengalihan
                  Kontrak tersebut.


                  Transaksi ini dilaksanakan sebagai bagian dari restrukturisasi internal Grup dengan
                  tujuan sentralisasi pengelolaan aset dan kegiatan usaha Grup yang terkait dengan
                  energi terbarukan, khususnya pembangkit listrik tenaga surya, kepada EMITS
                  beserta entitas anaknya, termasuk IEMS. Langkah restrukturisasi ini merupakan
                  bagian dari strategi Grup untuk mengintegrasikan pengelolaan aset energi
                  terbarukan secara efisien, meningkatkan daya saing bisnis Grup, serta mendukung
                  program dekarbonisasi yang tengah berlangsung di sektor komersial, industri, dan
                  utilitas di Indonesia.


                  Dengan pengalihan PLTS ini, Grup diharapkan mampu menciptakan efisiensi
                  operasional yang lebih optimal melalui konsolidasi pengelolaan bisnis energi
                  terbarukan di bawah EMITS dan entitas anaknya. Selain itu, Transaksi ini bertujuan
                  untuk mengeliminasi biaya antar perusahaan di dalam Grup, sehingga mampu



                                                                                                   3
Page 18
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  meningkatkan profitabilitas secara konsolidasi. Lebih lanjut, pengalihan PLTS ini
                  akan memperkuat kapabilitas Grup dalam menyediakan solusi energi berkelanjutan
                  yang sejalan dengan komitmen Grup terhadap transisi energi dan keberlanjutan
                  lingkungan.


                  Berdasarkan kepemilikan terdapat hubungan afiliasi antara pihak pemberi maupun
                  penerima, baik langsung maupun tidak langsung. Dari sisi kepengurusan tidak
                  terdapat hubungan lebih dari satu anggota Direksi dan Dewan Komisaris dengan
                  struktur yang sama dengan struktur Direksi dan Dewan Komisaris pada pihak-pihak
                  yang terkait.


                  Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi
                  afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
                  Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi
                  dan    Transaksi      Benturan     Kepentingan      (selanjutnya    disebut   “POJK
                  No. 42/POJK.04/2020”) karena dilakukan dengan pihak yang merupakan pihak
                  terafiliasi dengan Perseroan.


                  Nilai Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap yang
                  terkait dengan bisnis ini adalah sebesar Rp31.000.000.000,- atau setara dengan
                  US$1.918.079 (asumsi kurs tengah per 31 Desember 2024 dari Bank Indonesia
                  sebesar Rp16.162). Nilai Rencana Transaksi tersebut adalah sebesar 0,14% terhadap
                  jumlah ekuitas INDY yaitu sebesar US$1.355.186.935.


                  Nilai Rencana Transaksi tersebut tidak memenuhi ketentuan terkait transaksi
                  material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                  Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi
                  Material   dan      Perubahan    Kegiatan   Usaha    (selanjutnya   disebut   “POJK
                  No. 17/POJK.04/2020”). Rencana Transaksi dikategorikan sebagai            Transaksi
                  Material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perseroan.


          1.2     Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


                  Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan
                  No. 00015/2.0113-03/BS/10/0340/1/VI/2025, tanggal 30 Juni 2025.


          1.3     Tanggal Penilaian


                  Tanggal Penilaian dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per 31 Desember
                  2024 dengan parameter dan Laporan Keuangan yang digunakan dalam analisis
                  menggunakan data per 31 Desember 2024 yaitu Laporan Keuangan atas Reviu
                  Akuntan Publik Independen yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Adapun




                                                                                                   4
Page 19
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  batas tersebut diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan Pendapat
                  Kewajaran.


          1.4     Identitas Status Penilai


                  KJPP Syarif, Endang & Rekan ditetapkan sebagai Kantor Jasa Penilai Publik resmi
                  berdasarkan     Keputusan      Menteri   Keuangan     No. 1498/KM.1/2012,       tanggal
                  28 Desember 2012, dengan Surat Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik (SIUKJPP)
                  No. 2.12.0113.


                  Kami adalah Penilai Independen/Penilai Eksternal yang memberikan penilaian
                  objektif dan tidak memihak. Penilai dalam posisi bebas ikatan, yang pada saat ini
                  atau di kemudian hari tidak memiliki kepentingan finansial yang berhubungan
                  dengan subjek dan atau objek Penilaian selain dari jasa penilaian serta Penilai
                  memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian.


          1.5     Identitas Pemberi Tugas


                  Pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                   Nama                 :    PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya
                   Bidang Usaha         :    Pembangkit Listrik Energi Terbarukan
                   Alamat               :    Graha Mitra, Lantai 3, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 21
                                             Jakarta 12930, Indonesia
                   Telepon/fax.         :    (021) 25579888/-
                   Website/Email        :    https://emits.id/info@emits.id


          1.6     Identitas Pengguna Laporan


                  Pengguna laporan dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                   Nama                 :    PT Indika Energy Tbk
                   Bidang Usaha         :    Bidang    perdagangan,     pembangunan,       pertambangan,
                                             pengangkutan dan jasa
                   Alamat               :    Graha Mitra, Lantai 3, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 21
                                             Jakarta 12930, Indonesia
                   Telepon/fax.         :    (021) 25579888/-
                   Website/Email        :    https://www.indikaenergy.co.id/info@indikaenergy.co.id




                                                                                                       5
Page 20
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          1.7     Objek Penilaian


                  Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi
                  Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait dengan bisnis ini
                  yang dimiliki oleh TIME, Entitas Anak dari INDY, kepada IEMS yang merupakan
                  Entitas Anak Tidak Langsung dari Pihak Berelasi ITB melalui EMITS, sedangkan ITB
                  merupakan Entitas Anak INDY.


          1.8     Jenis Mata Uang yang digunakan


                  Jenis mata uang yang digunakan adalah mata uang Negara Amerika Serikat yaitu
                  Dolar Amerika Serikat (US$).


          1.9     Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


                  Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah memberikan Pendapat
                  Kewajaran atas Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh aset
                  tetap yang terkait dengan bisnis ini yang dimiliki oleh TIME, Entitas Anak dari INDY,
                  kepada IEMS yang merupakan Entitas Anak Tidak Langsung dari Pihak Berelasi ITB
                  melalui EMITS, sedangkan ITB merupakan Entitas Anak INDY. Pendapat kewajaran
                  ini diberikan dalam rangka memenuhi POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang
                  Transaksi      Afiliasi   dan    Transaksi    Benturan    Kepentingan       dan     POJK
                  No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.


                  Dalam melakukan Penilaian Pendapat Kewajaran ini kami berpedoman pada
                  POJK No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020 tentang Pedoman
                  Penilaian    dan   Penyajian    Laporan   Penilaian   Usaha   di   Pasar   Modal,   POJK
                  No. 42/POJK.04/2020, POJK No. 17/POJK.04/2020, Kode Etik Penilai Indonesia
                  (KEPI), serta Standar Penilaian Indonesia 2018 (SPI 2018) yang ditetapkan oleh
                  Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).


          1.10 Tingkat Kedalaman Investigasi


                Dalam melakukan pekerjaan penilaian saham, kami telah melakukan:
                1.     Inspeksi lapangan untuk mengetahui kondisi kegiatan usaha.
                2.     Pengumpulan data yang diperlukan dalam proses penilaian baik data internal
                       perusahaan maupun data eksternal perusahaan.
                3.     Diskusi dengan pihak manajemen dalam rangka memperoleh informasi,
                       gambaran dan permasalahan usaha serta rencana usaha ke depan.
                4.     Klarifikasi atas semua data yang telah diterima.
                5.     Meminta tambahan data dan informasi.
                6.     Mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen untuk menyamakan persepsi
                       terkait dengan asumsi-asumsi yang digunakan.



                                                                                                        6
Page 21
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          1.11    Benturan Kepentingan atas Rencana Transaksi


                  Rencana Transaksi melibatkan pihak-pihak yang secara kepentingan ekonomis
                  diketahui tidak memiliki benturan kepentingan atas Rencana Transaksi yang akan
                  dilakukan.


          1.12    Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan


                  Untuk dapat memberikan pendapat atas Kewajaran Rencana Transaksi, sebagai
                  Penilai Independen kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu atau
                  melaksanakan akan prosedur atas hal-hal sebagai berikut:


                  1.   Laporan Keuangan Audit Konsolidasian INDY dan Entitas Anak periode
                       31 Desember 2020 No. 00106/2.1265/AU.1/02/0556-2/1/III/2021, tanggal
                       31 Maret 2021, yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Alvin Ismanto, dari
                       Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal
                       yang material;
                  2.   Laporan Keuangan Audit Konsolidasian INDY dan Entitas Anak periode
                       31 Desember 2021 No. 00101/2.1265/AU.1/02/0556-3/1/III/2022, tanggal
                       30 Maret 2022, yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Alvin Ismanto, dari
                       Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal
                       yang material;
                  3.   Laporan Keuangan Audit Konsolidasian INDY dan Entitas Anak periode
                       31 Desember 2022 No. 00084/2.1265/AU.1/02/0565-1/1/III/2023, tanggal
                       27 Maret 2023, yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Muhammad Irfan, dari
                       Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal
                       yang material;
                  4.   Laporan Keuangan Audit Konsolidasian INDY dan Entitas Anak periode
                       31 Desember 2023 No. 00119/2.1265/AU.1/02/0565-2/1/III/2024, tanggal
                       28 Maret 2024, yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Muhammad Irfan, dari
                       Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal
                       yang material;
                  5.   Laporan Keuangan Audit Konsolidasian INDY dan Entitas Anak periode
                       31 Desember 2024, No. 00102/2.1460/AU.1/02/0565-3/1/III/2025, tanggal
                       26 Maret 2025, yang telah diaudit oleh Akuntan oleh Akuntan Publik
                       Muhammad Irfan, dari Kantor Liana Ramon Xenia & Rekan dengan opini wajar
                       dalam semua hal yang material;
                  6.   Akta dan Legalitas Umum INDY, TIME dan IEMS;
                  7.   Proyeksi Keuangan INDY dengan dan tanpa transaksi periode 2025 sampai
                       dengan 2038;
                  8.   Laporan Penilaian Unit Bisnis PLTS kapasitas 2.916,54 kWp, termasuk seluruh
                       aset tetap yang terkait dengan kegiatan operasional bisnis tersebut milik PT
                       Tripatra Multi Energi No. 00014/2.0113-03/BS/10/0340/1/VI/2025, tanggal



                                                                                                 7
Page 22
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                       30 Juni 2025, oleh Penilai Publik Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) dari
                       Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang & Rekan;
                  9.   Laporan Konsolidasian Proforma Inhouse per 31 Desember 2024;
                  10. Draft Perjanjian Induk antara PT Tripatra Multi Energi, PT Empat Mitra Indika
                       Tenaga Surya, dan PT Indika Empat Mitra Surya;
                  11. Draft Perjanjian Jual Beli Bersyarat yang direncanakan antara PT Tripatra Multi
                       Energi dan PT Indika Empat Mitra Surya;
                  12. Wawancara dan diskusi dengan manajemen INDY sehubungan dengan
                       penugasan pendapat kewajaran, diantaranya adalah:
                       - Adi Pramono sebagai Corporate Secretary; dan
                       - Kamen Kamenov Palatov sebagai Direktur;
                  13. Surat       Pernyataan       Manajemen        atas       Transaksi      Material
                       No. 064/IE/BOD/LET/VI/2025, tanggal 30 Juni 2025, dinyatakan bahwa
                       Rencana Transaksi tidak termasuk pada transaksi material;
                  14. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
                       No. 063/IE/BOD/LET/VI/2025, tanggal 30 Juni 2025, dinyatakan bahwa
                       Rencana Transaksi mengandung unsur transaksi afiliasi dan tidak terdapat
                       benturan kepentingan; dan
                  15. Surat Pernyataan Manajemen atas kebenaran data dan informasi yang diberikan
                       No. 065/IE/BOD/LET/VI/2025, tanggal 30 Juni 2025.


                  Prosedur yang Digunakan


                  Laporan dan fakta yang terkandung dalam Laporan adalah berdasarkan informasi
                  dan representasi yang disediakan oleh INDY dan dikompilasi oleh Penilai. Informasi
                  yang terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam semua hal yang
                  material, tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya, yang mana jika
                  dihilangkan dapat membuat Laporan ini dan informasi atau pernyataan di dalamnya
                  menjadi menyesatkan.


                  Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
                  diperoleh dari data riset dari domain publik. Dalam penyusunan laporan ini, telah
                  dilakukan prosedur sebagai berikut: (i) INDY telah diberikan kesempatan untuk
                  meminta dan me-review, dan telah menerima semua informasi yang diperlukan
                  untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk melengkapi informasi
                  di dalamnya (ii) INDY tidak bergantung kepada Penilai atau seseorang yang memiliki
                  hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi dengan Penilai
                  sehubungan     dengan    pemeriksaan     keakuratan   informasi   atau   keputusan.
                  Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan
                  Laporan ini, dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi
                  yang terkandung adalah benar setelah tanggal Laporan ini. Prosedur lain yang
                  dilakukan Penilai adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen Transaksi,
                  Laporan Keuangan, dan tiap bagian dari Rencana Transaksi dalam hal kewajarannya.



                                                                                                     8
Page 23
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          1.13    Ruang Lingkup Penilaian


                  Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan
                  oleh Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan
                  adalah wajar atau tidak wajar. Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                  No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
                  Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah dilakukan analisis atas:


                  a. Nilai dari objek yang ditransaksikan;
                  b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
                           pemegang saham; dan
                  c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait
                           dengan Rencana Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
                           pemegang saham.


                  Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara
                  pihak-pihak yang bertransaksi diatur sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020,
                  tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu dan nilai
                  materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan No. 17/POJK.04/2020 tentang
                  Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.


                  Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukan
                  Penilai untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang
                  lingkup pendapat kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana
                  Transaksi tersebut.


          1.14    Pendekatan dan Metode


                  Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan
                  adalah:
                  a.       Analisis transaksi;
                  b.       Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
                  c.       Analisis atas kewajaran nilai transaksi; dan
                  d.       Analisis atas faktor lain yang relevan.


          1.15    Asumsi dan Kondisi Pembatas


                  Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
                  Kewajaran ini adalah:


                       •    Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
                       •    Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
                            dalam Pendapat Kewajaran.



                                                                                                   9
Page 24
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                       •   Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan
                           kelengkapan informasi yang disediakan oleh INDY atau data yang diperoleh
                           dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta
                           penelitian yang kami anggap relevan.
                       •   Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
                           Transaksi serta Proforma Laporan Keuangan yang disampaikan oleh INDY
                           dengan mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan
                           pencapaiannya (fiduciary duty).
                       •   Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
                           keuangan yang telah disesuaikan.
                       •   Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
                           bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional INDY.
                       •   Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan
                           yang dihasilkan.
                       •   Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat
                           Kewajaran dari pemberi tugas.


                  Selanjutnya kami jelaskan bahwa pada Pendapat Kewajaran ini kami tidak
                  menerapkan asumsi khusus.


          1.16    Hasil Penilaian yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian Pendapat Kewajaran


                  Berdasarkan Laporan Unit Bisnis PLTS kapasitas 2.916,54 kWp, termasuk seluruh
                  aset tetap yang terkait dengan kegiatan operasional bisnis tersebut milik PT Tripatra
                  Multi Energi No. 00014/2.0113-03/BS/10/0340/1/VI/2025, tanggal 30 Juni 2025,
                  oleh Penilai Publik Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) dari Kantor Jasa Penilai
                  Publik Syarif, Endang & Rekan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
                  Rp31.063.364.000,- (Tiga Puluh Satu Miliar Enam Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Enam
                  Puluh Empat Ribu Rupiah) atau setara dengan US$1.922.000 (Satu Juta Sembilan
                  Ratus Dua Puluh Dua Ribu Dolar Amerika Serikat) (asumsi kurs tengah per 31
                  Desember 2024 dari Bank Indonesia sebesar Rp16.162,-).


          1.17    Persyaratan atas Persetujuan Untuk Publikasi

                  Laporan ini tidak bertujuan untuk disirkulasikan atau didistribusikan secara umum
                  dan tidak untuk direproduksi serta digunakan untuk tujuan lain, kecuali atas
                  persetujuan kami secara tertulis. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau
                  kehilangan yang diderita akibat penggunaan laporan ini oleh pihak lain tanpa
                  persetujuan kami secara tertulis.


                  Namun bila laporan ini ditujukan untuk kepentingan pasar modal, maka laporan
                  kami dapat       disirkulasikan   secara   utuh   untuk   mengakomodir   kepentingan
                  stakeholder agar dapat melindungi kepentingan masyarakat luas.



                                                                                                     10
Page 25
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          1.18    Konfirmasi Bahwa Penilaian Telah Dilakukan Berdasarkan SPI


                  Penilaian dilakukan dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
                  Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
                  Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020,
                  serta Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020.


          1.19    Kejadian Setelah Tanggal Penilaian

                  Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting yang
                  diketahui maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan
                  tanggal laporan penilaian.




                                                                                              11
Page 26
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          2       ANALISIS TRANSAKSI

          2.1     Pihak-Pihak yang Terkait dalam Rencana Transaksi


                  Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi antara lain:
                  • TIME sebagai pihak pemberi Kontrak
                       1.   Nama                        :   PT Tripatra Multi Energi
                       2.   Alamat                      :   Jl. Boulevard Bintaro Jaya Blok B7/A6,
                                                            Sektor VII CBD Bintaro Jaya, Tangerang
                                                            Selatan 15424
                       3.   No. Telp, Faks, dan Email   :   -
                       4.   Kegiatan usaha              :   a. Instalasi Listrik (43211)
                                                            b. Pembangkitan Tenaga Listrik (35111)
                                                            c. Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
                                                            Tanpa Hak Opsi Mesin Pertambangan
                                                            dan Energi serta Peralatannya (77395)
                       5.   Pengurus                    :   Joseph Pangalila
                       6.   Pengawasan                  :   Kamen Kamenov Palatov
                       7.   Susunan Pemegang Saham      :   a. PT Indika Energy Tbk
                                                            b. PT Indika Energy Infrastructure


                  • IEMS sebagai pihak penerima Kontrak
                       1.   Nama                        :   PT Indika Empat Mitra Surya
                       2.   Alamat                      :   Graha Mitra Lantai 3.
                                                            Jl. Jend. Gatot Subroto Kav 21 – 23.
                                                            Jakarta Selatan. Indonesia.
                       3.   No. Telp, Faks, dan Email   :   -
                       4.   Kegiatan usaha              :   77395 – Aktivitas Penyewaan dan Sewa
                                                            Guna     Tanpa     Hak     Opsi     Mesin
                                                            Pertambangan       dan     Energi    serta
                                                            Peralatannya
                       5.   Pengurus                    :   Yovie Priadi
                       6.   Pengawasan                  :   Kapil Kumar Dongle
                       7.   Susunan Pemegang Saham      :   a. PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya
                                                            b. PT Indika Tenaga Baru


          2.2     Hubungan Pihak-Pihak yang akan Melakukan Transaksi


                  Berdasarkan kepemilikannya, hubungan antara pihak-pihak yang melakukan
                  transaksi Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait dengan
                  bisnis ini, tercermin dalam rincian struktur sebagai berikut.




                                                                                                         12
Page 27
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                   Gambar 1 Struktur Korporasi




                  TIME sebagai pihak pemberi kontrak merupakan entitas anak dari INDY memiliki
                  penyertaan saham TIME sebesar 99,99%. IEMS sebagai penerima kontrak merupakan
                  Entitas Anak Tidak Langsung dari Pihak Berelasi ITB melalui EMITS. Penyertaan EMITS
                  pada IEMS sebesar 99,99%, kemudian ITB merupakan Entitas Anak INDY dengan
                  penyertaan saham sebesar 51,001% pada EMITS. Sedangkan, penyertaan saham
                  INDY baik secara langsung maupun tidak langsung pada ITB adalah sebesar 99,99%.


                  Berdasarkan kepengurusan, hubungan afiliasi antara pihak-pihak yang melakukan
                  Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait dengan bisnis ini
                  pada saat tanggal penilaian adalah sebagai berikut.


                                            Tabel 1 Struktur Kepengurusan Pihak Terkait
                                                                           Posisi/Jabatan
                                Nama
                                                           INDY                    TIME     IEMS
                       Agus Lasmono                Komisaris Utama
                       Richard Bruce Ness          Wakil Komisaris Utama
                       Indracahya Basuki           Komisaris
                       Farid Harianto              Komisaris Independen
                       Eko Putro Sandjojo          Komisaris Independen
                       M. Arsjad Rasjid P.M        Direktur Utama
                       Azis Armand                 Wakil Direktur Utama


                                                                                                   13
Page 28
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                                          Posisi/Jabatan
                                 Nama
                                                             INDY                  TIME              IEMS
                       Retina Rosabai             Direktur
                       Purbaja Pantja             Direktur
                       Kamen Kamenov Palatov      Direktur                    Komisaris
                       Josep Pangalila                                        Direktur
                       Yovie Priadi                                                           Komisaris
                       Kapil Kumar Dongle                                                     Direktur


                  Atas informasi-informasi tersebut maka dapat terlihat hubungan afiliasi antara TIME
                  dari sisi kepemilikan saham antara pihak pemberi maupun penerima baik langsung
                  maupun tidak langsung. Sedangkan dari sisi kepengurusan tidak terdapat
                  hubungan lebih dari satu anggota Direksi dan Dewan Komisaris dengan struktur
                  yang sama dengan struktur Direksi dan Dewan Komisaris pada pihak-pihak yang
                  terkait.


                  Berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020, Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas
                  dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan
                  terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi,
                  anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali, termasuk
                  setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau
                  perusahaan terkendali untuk kepentingan afiliasi dari perusahaan terbuka atau
                  afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama,
                  atau pengendali.


                  Dengan demikian, Rencana Transaksi yang akan dilakukan merupakan Transaksi
                  Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/POJK.04/2020, karena dilakukan
                  dengan pihak yang merupakan pihak terafiliasi dengan INDY.


                  Rencana Transaksi ini bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan
                  kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020 karena tidak terdapat
                  perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan dan kepentingan ekonomis
                  pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau
                  pengendali yang dapat merugikan Perusahaan.


          2.3     Materialitas Nilai Transaksi


                  Berdasarkan Laporan Keuangan Audit Konsolidasian INDY dan Entitas Anak periode
                  31 Desember 2024 No. 00102/2.1460/AU.1/02/0565-3/1/III/2025, dari Kantor
                  Liana Ramon Xenia & Rekan untuk Laporan Keuangan INDY per 31 Desember 2024,
                  total ekuitas INDY adalah sebesar US$1.355.186.935. Berdasarkan informasi
                  manajemen             INDY   bahwa    nilai       Rencana     Transaksi   adalah       sebesar
                  Rp31.000.000.000,- atau setara dengan US$1.918.079 (asumsi kurs tengah per 31


                                                                                                             14
Page 29
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  Desember 2024 dari Bank Indonesia sebesar Rp16.162). Dengan demikian,
                  persentase nilai transaksi terhadap ekuitas adalah sebesar 0,14%.


                  Berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020, suatu transaksi dikategorikan sebagai
                  transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas
                  Perusahaan Terbuka. Dengan demikian, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi
                  material sebagaimana yang dimaksud dengan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
                  Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.


                                                    Tabel 2 Nilai Transaksi Material
                                            Uraian                                US$           (%)

                   Nilai Rencana Transaksi Jual-Beli                              1.918.079
                                                                                               0,14%
                   Ekuitas INDY berdasarkan Laporan Audit per
                                                                             1.355.186.935
                   31 Desember 2024


          2.4     Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi


                  Rencana Perjanjian Jual Beli Bersyarat antara TIME dan IEMS memiliki perikatan dan
                  syarat diantaranya sebagai berikut:
                  - Para Pihak sepakat bahwa Penyelesaian tunduk pada pemenuhan syarat
                       pendahuluan (“Syarat Pendahuluan”) oleh masing-masing Pihak.
                  - Syarat Pendahuluan yang harus dipenuhi oleh Pemberi kontrak adalah sebagai
                       berikut:
                       (a) Pemberi kontrak telah memperoleh semua persetujuan korporasi yang
                          diperlukan dari organ korporasinya sesuai anggaran dasar Pemberi kontrak
                          untuk pelaksanaan Transaksi;
                          (i)     Persetujuan di mana Pemberi kontrak dapat menjual dan mengalihkan
                                  hak, wewenang, dan kepentingannya atas Proyek kepada Penerima
                                  kontrak; dan
                          (ii)    Persetujuan atau pengesahan penandatanganan dan pelaksanaan
                                  Perjanjian ini;
                       (b) Salinan surat pemberitahuan kepada PLN IG sehubungan dengan rencana
                          Transaksi dan novasi Perjanjian Sewa Daya;
                       (c) Pernyataan tertulis dari PLN IG bahwa PLN IG bersedia menandatangani
                          Perjanjian Novasi atas Perjanjian Sewa Daya;
                       (d) Pemberi kontrak telah menyerahkan kepada Penerima kontrak suatu
                          pernyataan yang ditandatangani oleh wakil Pemberi kontrak yang berwenang
                          yang menegaskan bahwa:
                           (i)    Pemberi kontrak telah memperoleh semua persetujuan yang diperlukan
                                  (bila ada), termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan dari otoritas
                                  mana pun (termasuk Otoritas Pemerintahan), Penerima Sewa, atau pihak
                                  ketiga, sebagaimana berlaku, untuk pelaksanaan dan implementasi



                                                                                                       15
Page 30
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                  Dokumen-Dokumen Transaksi di mana Pemberi kontrak menjadi salah
                                  satu pihak;
                           (ii)   semua pernyataan dan jaminan yang dibuat dalam Perjanjian ini adalah
                                  benar, akurat, dan lengkap;
                           (iii) semua garansi yang terkait dengan Peralatan yang dimiliki oleh Pemberi
                                  kontrak,   jika    masih      berlaku   pada   Tanggal   Penyelesaian,   telah
                                  sepenuhnya dialihkan dan akan diberikan kepada Penerima kontrak
                                  setelah penyelesaian Transaksi. Pemberi kontrak harus mengambil
                                  semua langkah yang diperlukan untuk memastikan pengalihan garansi
                                  tersebut dengan benar, termasuk menyediakan semua dokumentasi
                                  yang relevan dan memberi tahu penyedia garansi, jika diperlukan; dan
                           (iv) semua salinan dokumen yang diberikan oleh Pemberi kontrak kepada
                                  Penerima kontrak adalah benar, lengkap, dan sepenuhnya efektif;
                       (e) Menyampaikan salinan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); dan
                       (f) Menyampaikan nomor Rekening Khusus Pemberi kontrak.
                  - Syarat Pendahuluan yang harus dipenuhi oleh Penerima kontrak adalah sebagai
                       berikut:
                       (a) Penerima kontrak telah memperoleh semua persetujuan korporasi yang
                           diperlukan dari organ korporasinya sesuai anggaran dasar Penerima kontrak
                           untuk pelaksanaan Transaksi:
                           (i)    Persetujuan untuk dapat membeli dari Pemberi kontrak, hak, kewajiban,
                                  dan kepentingan atas Proyek termasuk pelaporan atau persetujuan
                                  wajib terkait status Penerima kontrak; dan
                           (ii) Persetujuan penandatanganan dan pelaksanaan Perjanjian ini.
                       (b) Penerima kontrak telah menyerahkan kepada Pemberi kontrak suatu
                           pernyataan yang ditandatangani oleh wakil Penerima kontrak yang
                           berwenang yang menegaskan bahwa:
                           (i)    Penerima      kontrak    telah    memperoleh     semua    persetujuan    yang
                                  diperlukan     (jika   ada)    untuk    penandatanganan    dan   pelaksanaan
                                  Dokumen-Dokumen Transaksi di mana Penerima kontrak menjadi salah
                                  satu pihak;
                           (ii) semua pernyataan dan jaminan yang dibuat dalam Perjanjian ini adalah
                                  benar, akurat, dan lengkap; dan
                           (iii) semua salinan dokumen yang disampaikan Penerima kontrak kepada
                                  Pemberi kontrak adalah benar, lengkap, dan sah.
                  - Setiap Pihak harus memberitahukan Pihak lainnya segera setelah menyadari
                       bahwa Syarat Pendahuluan telah terpenuhi. Jika sewaktu-waktu salah satu Pihak
                       menyadari adanya peristiwa, keadaan, atau kondisi yang mungkin menghalangi
                       pemenuhan Syarat Pendahuluan atau pelanggaran Perjanjian ini, Pihak tersebut
                       harus segera memberitahukan Pihak lainnya.
                  - Setiap Pihak setuju untuk menggunakan upaya terbaiknya untuk memenuhi
                       Syarat Pendahuluan sehingga dapat dipenuhi paling lambat pada Tanggal
                       Penyelesaian.


                                                                                                             16
Page 31
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  - Penerima kontrak dapat, sejauh dianggapnya sesuai dan berhak secara hukum
                       untuk      melaksanakannya,    mengesampingkan   Syarat    Pendahuluan     yang
                       ditetapkan dalam Pasal 4.2, seluruhnya atau sebagian, melalui pemberitahuan
                       tertulis kepada Pemberi kontrak.
                  - Tunduk pada Pasal 4.6, jika salah satu Syarat Pendahuluan tidak dipenuhi (atau
                    dikesampingkan sesuai dengan Pasal 4.6) sampai dengan Long Stop Date (untuk
                       menghindari keraguan, termasuk yang diperpanjang yang dapat disepakati
                       antara Para Pihak), Perjanjian ini diakhiri secara otomatis dan segera tidak
                       berlaku sehubungan dengan Para Pihak kecuali untuk Ketentuan yang Tetap
                       Berlaku.


          2.5     Nilai dari Objek yang Ditransaksikan


                  Para Pihak sepakat bahwa Transaksi akan dilakukan dengan harga pembelian total
                  Proyek oleh Penerima kontrak dari Pemberi kontrak dalam Rupiah sebesar
                  Rp31.000.000.000,- (Tiga Puluh Satu Miliar Rupiah) (“Harga Pembelian”).


                  Para Pihak sepakat bahwa pembayaran Harga Pembelian akan dilakukan oleh
                  Penerima kontrak kepada Pemberi kontrak dengan ketentuan pembayaran
                  dilakukan pada Tanggal Penyelesaian kepada Rekening Khusus Pemberi kontrak.


          2.6     Dampak Keuangan dari Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan
                  Pemegang Saham

                  Dampak       keuangan    terhadap   kepentingan   pemegang     saham   dapat   dilihat
                  berdasarkan proyeksi rasio keuangan dengan dilakukannya transaksi. Selama
                  periode proyeksi, rata-rata net profit margin adalah sebesar 6,911%. Semakin tinggi
                  net profit margin menunjukkan bahwa perusahaan berhasil mengelola biaya dengan
                  baik dan menghasilkan laba bersih yang lebih besar, sehingga meningkatkan
                  potensi dividen atau capital gain bagi pemegang saham.


          2.7     Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Perusahaan Terkait dengan
                  Rencana Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan Pemegang Saham

                  Pertimbangan dilakukannya transaksi dengan afiliasi dalam Pengalihan Kontrak
                  PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait dengan bisnis ini merupakan strategi
                  dalam restrukturisasi pengelolaan aset grup yang lebih relevan dan efisien.


          2.8     Ketidakpastian Rencana Pembiayaan dalam Rencana Transaksi

                  Kami tidak menerima adanya informasi terkait ketidakpastian rencana pembiayaan
                  dalam Rencana Transaksi.




                                                                                                     17
Page 32
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          2.9     Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang

                  Rencana Transaksi yang dilakukan menggunakan mata uang Dolar Amerika Serikat.
                  Sehingga ketidakpastian nilai tukar mata uang perlu dipertimbangkan atas adanya
                  fluktuasi nilai tukar yang dapat memengaruhi nilai transaksi secara keseluruhan.

          2.10    Ketidakpastian Risiko Pasar

                  Ketidakpastian risiko pasar terkait Rencana Transaksi Kontrak berkaitan dengan
                  performa dan keandalan teknologi, ketergantungan pada kondisi cuaca, serta
                  regulasi yang belum optimal.

          2.11    Faktor Lain Yang Berpengaruh


                  Tidak ada faktor lain yang berpengaruh atas Rencana Transaksi yang akan
                  dilaksanakan.


          2.12    Manfaat dan Risiko Atas Transaksi yang Akan Dilakukan


                  Manfaat


                  Rencana Transaksi merupakan restrukturisasi internal grup, dimana seluruh bisnis
                  grup terkait dengan energi terbarukan, khususnya pembangkit listrik tenaga surya
                  disentralisasi ke EMITS dan entitas anaknya, termasuk salah satunya adalah IEMS.
                  EMITS dan entitas anak menyediakan solusi energi surya untuk sektor komersial dan
                  industri di Indonesia, dengan fokus utama membantu perusahaan, BUMN, dan
                  sektor utilitas dalam proses dekarbonisasi.


                  Manfaat dari adanya Transaksi yang akan dilakukan adalah grup diharapkan mampu
                  menciptakan     efisiensi   operasional   yang   lebih   optimal   melalui   konsolidasi
                  pengelolaan bisnis energi terbarukan di bawah EMITS dan entitas anaknya. Selain
                  itu, Transaksi ini bertujuan untuk mengeliminasi biaya antar perusahaan di dalam
                  Grup, sehingga mampu meningkatkan profitabilitas secara konsolidasi. Lebih
                  lanjut, pengalihan PLTS ini akan memperkuat kapabilitas Grup dalam menyediakan
                  solusi energi berkelanjutan, yang sejalan dengan komitmen Grup terhadap transisi
                  energi dan keberlanjutan lingkungan.




                                                                                                       18
Page 33
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          3       ANALISIS KUALITATIF


          3.1     Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha


                  INDY didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 31, tanggal 19 Oktober 2000, oleh
                  Hasanal Yani Ali Amin, S.H., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian ini disahkan oleh
                  Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
                  Keputusannya No. C-13115 HT.01.01.TH.2001, tanggal 18 Oktober 2001 serta
                  diumumkan dalam Berita Negara No. 53, Tambahan No. 6412, tanggal 2 Juli 2002.
                  Akta Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, dan perubahan terakhir
                  sehubungan dengan perubahan dan pengangkatan kembali susunan Dewan
                  Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah sebagaimana tercantum di dalam Akta
                  No. 11, tanggal 19 April 2023, yang dibuat oleh Notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn.,
                  Notaris di Jakarta Selatan. Akta perubahan tersebut telah diterima oleh Kementerian
                  Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan
                  Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan No. AHU-AH.01.09-0118385, tanggal
                  15 Mei 2023.


                  Pada tanggal 2 Juni 2008, INDY memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
                  Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan dengan Surat No. S-3398/BL/2008,
                  untuk melakukan penawaran umum atas 937.284.000 saham perusahaan kepada
                  masyarakat. Pada tanggal 11 Juni 2008, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa
                  Efek Indonesia.


                  Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan
                  Perusahaan terutama meliputi bidang perdagangan, pembangunan, pertambangan,
                  pengangkutan dan jasa. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun
                  2004.


                  Perusahaan berdomisili di Jakarta, dengan kantor pusatnya berlokasi di Gedung
                  Mitra, Lantai 11, Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 21, Jakarta.


                  Susunan Pemegang Saham


                  Susunan Pemegang Saham INDY sampai dengan tanggal 31 Desember 2024 adalah
                  sebagai berikut.




                                                                                                     19
Page 34
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                             Tabel 3 Susunan Pemegang Saham INDY
                                                                    Jumlah
                                                                                                  Jumlah Modal
                             Nama Pemegang Saham                    Saham           Kepemilikan
                                                                                                     (US$)
                                                                   (Lembar)
                       1    PT Indika Inti Investindo            1.968.882.699         37,84%       21.499.012
                       2    PT Teladan Resource                  1.463.155.591         28,12%       15.976.777
                       3    Pandri Prabono-Moelyo                  261.401.300          5,02%        2.840.374
                       4    Agus Lasmono                            10.156.000          0,20%          110.897
                       5    Indracahya Basuki                         1.403.500         0,03%           15.325
                       6    M. Arsjad Rasjid P.M.                     1.208.000         0,02%           13.191
                       7    Azis Armand                               1.208.000         0,02%           13.191
                       8    PT Indika Mitra Holdiko                            10       0,00%                0,11
                       9    Masyarakat                           1.495.276.900         28,74%       16.063.442
                            Total                                5.202.692.000         100,00%      56.532.209
                       10   Saham Treasuri                            7.500.000                        359.945
                            Jumlah modal ditempatkan dan
                                                                 5.210.192.000                      56.892.154
                                disetor
                  Sumber: Laporan Keuangan Audit 31 Desember 2024


                  Susunan Komisaris dan Direksi


                  Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi INDY per 31 Desember 2024 adalah
                  sebagai berikut:


                  Dewan Komisaris:
                  Komisaris Utama                       : Agus Lasmono
                  Wakil Komisaris Utama                 : Richard Bruce Ness
                  Komisaris                             : Indracahya Basuki
                  Komisaris Independen                  : Farid Harianto
                                                        : Eko Putro Sandjojo


                  Dewan Direksi:
                  Direktur Utama                        : M. Arsjad Rasjid P.M
                  Wakil Direktur Utama                  : Azis Armand
                  Direktur                              : Retina Rosabai
                  Direktur                              : Purbaja Pantja
                  Direktur                              : Kamen Kamenov Palatov




                                                                                                               20
Page 35
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          3.2     Analisis Industri dan Lingkungan

          3.2.1   Perkembangan Ekonomi Global


                  Divergensi pertumbuhan ekonomi dunia melebar dan ketidakpastian pasar
                  keuangan global berlanjut. Perekonomian Amerika Serikat (AS) tumbuh lebih kuat
                  dari prakiraan didukung oleh stimulus fiskal yang meningkatkan permintaan
                  domestik dan kenaikan investasi di bidang teknologi yang mendorong peningkatan
                  produktivitas. Sebaliknya, ekonomi Eropa, Tiongkok, dan Jepang masih lemah
                  dipengaruhi oleh menurunnya keyakinan konsumen dan tertahannya produktivitas,
                  sementara ekonomi India masih tertahan akibat sektor manufaktur yang terbatas.
                  Sejalan dengan itu, prospek pertumbuhan ekonomi dunia 2025 diprakirakan lebih
                  tinggi dari proyeksi sebelumnya menjadi 3,2%.


                  Di sisi lain, arah kebijakan Pemerintah dan bank sentral AS berpengaruh pada
                  ketidakpastian pasar keuangan global. Kuatnya ekonomi AS serta dampak kebijakan
                  tarif menahan proses disinflasi di AS dan berdampak pada menguatnya ekspektasi
                  penurunan Fed Funds Rate (FFR) yang lebih terbatas. Kebijakan fiskal AS yang lebih
                  ekspansif mendorong yield US Treasury tetap tinggi, baik pada tenor jangka pendek
                  maupun    jangka   panjang.   Bersamaan   dengan   ketegangan    geopolitik   yang
                  meningkat, perkembangan tersebut menyebabkan makin besarnya preferensi
                  investor global untuk memindahkan portofolionya ke AS. Indeks mata uang dolar
                  AS naik tinggi makin menambah tekanan pelemahan berbagai mata uang dunia.
                  Berbagai perkembangan global ini memerlukan penguatan respons kebijakan dalam
                  memitigasi dampak rambatan global untuk tetap menjaga stabilitas dan mendorong
                  pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.


                                           Tabel 4 Pertumbuhan PDB Dunia




                  Sumber: Bank Indonesia




                                                                                                 21
Page 36
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          3.2.2   Kondisi Ekonomi Indonesia


                  Pertumbuhan Ekonomi


                  Pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2024 sedikit di bawah prakiraan dipengaruhi oleh
                  lebih rendahnya permintaan domestik, baik konsumsi maupun investasi. Secara
                  keseluruhan, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan sedikit di bawah titik tengah
                  kisaran 4,7—5,5%. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan juga cenderung
                  lebih rendah dari prakiraan sebelumnya. Ekspor diprakirakan lebih rendah
                  sehubungan dengan melambatnya permintaan negara-negara mitra dagang utama,
                  kecuali AS. Konsumsi rumah tangga juga masih lemah, khususnya golongan
                  menengah ke bawah sehubungan dengan belum kuatnya ekspektasi penghasilan
                  dan ketersediaan lapangan kerja. Pada saat yang sama, dorongan investasi swasta
                  juga belum kuat karena masih lebih besarnya kapasitas produksi dalam memenuhi
                  permintaan, baik domestik maupun ekspor. Bank Indonesia memprakirakan
                  pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 mencapai kisaran 4,7—5,5%, sedikit lebih
                  rendah dari kisaran prakiraan sebelumnya 4,8—5,6%. Dalam kaitan ini, Bank
                  Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakannya untuk tetap menjaga
                  stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Upaya
                  tersebut dilakukan melalui optimalisasi stimulus kebijakan makro-prudensial dan
                  akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran yang ditempuh Bank Indonesia dengan
                  kebijakan stimulus fiskal Pemerintah. Lebih dari itu, Bank Indonesia mendukung
                  penuh implementasi program-program Pemerintah dalam Asta Cita, termasuk
                  untuk ketahanan pangan, pembiayaan ekonomi, serta akselerasi ekonomi dan
                  keuangan digital.


                       Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran




                  Sumber: Bank Indonesia




                                                                                               22
Page 37
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                   Tabel 6 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha




                  Sumber: Bank Indonesia


                  Neraca Pembayaran Indonesia


                  Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap sehat sehingga mendukung ketahanan
                  eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember 2024 yang tercatat
                  2,2 miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama Indonesia yang
                  kuat, seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta besi dan
                  baja. Perkembangan ini mendukung transaksi berjalan 2024 tetap sehat dan
                  diprakirakan dalam kisaran defisit rendah 0,1% sampai dengan 0,9% dari PDB.
                  Sementara itu, tingginya ketidakpastian pasar keuangan global menurunkan aliran
                  masuk modal asing ke instrumen keuangan domestik dengan SBN dan SRBI masing-
                  masing hanya mencatat inflows 19 juta dolar AS dan 288 juta dolar AS pada awal
                  tahun 2025 (hingga 13 Januari 2025).


                                        Tabel 7 Neraca Pembayaran Indonesia




                Sumber: Bank Indonesia *Angka sementara; **Angka sangat sementara



                                                                                                 23
Page 38
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                          Gambar 2 Grafik Neraca Perdagangan




                       Sumber: Bank Indonesia


                  Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2024 tercatat tinggi sebesar
                  155,7 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan
                  impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar
                  kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. NPI pada 2025 diprakirakan tetap
                  sehat seiring dengan surplus transaksi modal dan finansial yang berlanjut dan
                  defisit transaksi berjalan yang terjaga dalam kisaran defisit 0,5% sampai dengan
                  1,3% dari PDB. Surplus neraca transaksi modal dan finansial didukung oleh aliran
                  masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek
                  perekonomian domestik yang lebih baik dan imbal hasil investasi yang menarik.


                                            Gambar 3 Grafik Cadangan Devisa




                  Sumber: Bank Indonesia



                                                                                                  24
Page 39
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                         Gambar 4 Grafik Aliran Modal Asing




                       Sumber: Bank Indonesia


                Nilai Tukar Rupiah


                                     Gambar 5 Grafik Rupiah vs Negara Kawasan




                       Sumber: Bank Indonesia


                Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS pada Januari 2025 (hingga 14 Januari 2025)
                hanya melemah sebesar 1,00% (ptp) dari level nilai tukar akhir 2024. Perkembangan
                nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS juga relatif lebih baik dibandingkan dengan mata
                uang regional lainnya, seperti rupee India, peso Filipina, dan baht Thailand yang
                masing-masing melemah sebesar 1,20%; 1,33%; dan 1,92%. Sebaliknya, nilai tukar
                Rupiah tercatat menguat terhadap mata uang kelompok negara maju di luar dolar AS,
                dan stabil terhadap mata uang kelompok negara berkembang. Perkembangan
                tersebut sejalan dengan kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta didukung oleh


                                                                                                  25
Page 40
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                aliran masuk modal asing yang masih berlanjut, imbal hasil instrumen keuangan
                domestik yang menarik, serta prospek ekonomi Indonesia yang tetap baik. Ke depan,
                nilai tukar Rupiah diprakirakan stabil didukung komitmen Bank Indonesia menjaga
                stabilitas nilai tukar Rupiah, imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, dan
                prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik. Seluruh instrumen
                moneter akan terus dioptimalkan, termasuk penguatan strategi operasi moneter pro-
                market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI, untuk memperkuat
                efektivitas kebijakan dalam menarik aliran masuk investasi portofolio asing dan
                mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah.


                Inflasi


                Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti yang terkendali pada level 2,26% (yoy)
                sejalan dengan konsistensi suku bunga kebijakan Bank Indonesia (Bl-Rate) untuk
                mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya. Sementara itu, kelompok
                volatile food (VP) mencatat inflasi 0,12% (yoy) didukung oleh peningkatan pasokan
                pangan seiring berlanjutnya musim panen, serta eratnya sinergi pengendalian inflasi
                TPIP/TPID melalui GNPIP. Secara spasial, inflasi IHK di berbagai daerah juga terkendali
                dalam kisaran sasaran inflasi nasional. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK
                tetap terkendali dalam sasarannya. Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi
                inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan
                dapat merespons permintaan domestik, imported inflation yang terkendali sejalan
                dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif
                berkembangnya digitalisasi. Inflasi VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi
                pengendalian inflasi Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah. Bank
                Indonesia terus berkomitmen memperkuat efektivitas kebijakan moneter guna
                menjaga inflasi tahun 2025 dan 2026 terkendali dalam sasaran 2,5±1%, dengan tetap
                mendukung upaya turut mendorong pertumbuhan ekonomi.


                                     Gambar 6 Grafik Inflasi IHK dan Komponen




                          Sumber: Bank Indonesia



                                                                                                    26
Page 41
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                Gambar 7 Inflasi IHK Provinsi




                   Sumber: Bank Indonesia

          3.2.3   Kondisi Industri


                  Energi dengan Teknologi Ramah Lingkungan


                  Pengembangan sistem ketenagalistrikan di masa yang akan datang, terutama di sisi
                  pembangkitan energi listrik, akan mengarah kepada pengembangan pembangkit
                  dengan teknologi yang rendah emisi dan ramah lingkungan seiring dengan upaya
                  PLN dan Pemerintah untuk bertransisi menuju Net Zero Emmission. Dengan adanya
                  komitmen transisi energi, konsep konvensional pengembangan pembangkit energi
                  listrik   yang   sebelumnya     terfokus       hanya   pada  affordability
                                                                                 2   pilar    yaitu
                  (keterjangkauan, biaya pembangkit paling rendah) dan security of supply
                  (keandalan sistem), menjadi fokus pada tiga pilar dengan menambahkan kriteria
                  Environmental      (rendah    emisi,     berdampak      positif    bagi    lingkungan)   dalam
                  pertimbangan pemilihan pembangkit energi listrik.


                  Pemenuhan ketiga pilar tersebut merupakan tantangan, tidak hanya bagi PLN
                  namun bagi seluruh perusahaan utilitas ketenagalistrikan di seluruh dunia yang
                  disebut dengan energy trilemma. Hal ini disebabkan karena pada kondisi teknologi
                  pembangkit       yang   ada   saat     ini,   sangat   sulit   untuk      mendapatkan    sistem
                  pembangkitan yang dapat memenuhi ketiga kriteria tersebut. Namun demikian,
                  seiring dengan semakin meningkatnya pemanfaatan pembangkit ramah lingkungan
                  dan perkembangan inovasi teknologi pembangkit energi baru, sistem pembangkit
                  yang andal dan ramah lingkungan akan dapat dibangun dengan harga yang lebih
                  murah. Hal ini akan sangat berpengaruh pada kebutuhan biaya yang akan
                  dikeluarkan dalam mengembangkan sistem ketenagalistrikan menuju target Net
                  Zero Emmission di masa yang akan datang.



                                                                                                              27
Page 42
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  Pemenuhan demand listrik yang terus tumbuh dengan energi bersih menuju Net
                  Zero Emission Tahun 2060 akan membutuhkan penetrasi EBT yang bersifat
                  intermiten/variable renewable energy (VRE) seperti pembangkit listrik tenaga surya
                  (PLTS) dan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) secara masif. Untuk dapat
                  mengakomodir integrasi pembangkit berbasis VRE dalam jumlah yang besar
                  dibutuhkan modernisasi grid PLN yang mampu mengantisipasi fluktuasi baik di sisi
                  beban maupun di sisi pembangkitan. Kemampuan grid harus lebih cerdas untuk
                  dapat memprediksi perubahan output pembangkit intermiten, perubahan pada sisi
                  beban listrik, dan kemudian memberikan respons yang sesuai agar sistem
                  ketenagalistrikan dapat beroperasi dengan andal dan efisien. Pengembangan grid
                  yang cerdas (Smart Grid) dilakukan secara menyeluruh dari sisi hulu ke hilir ( end-
                  to-end) untuk menjaga integritas keandalan dan efisiensi operasi sistem dari hulu
                  ke hilir. Pengembangan end-to-end Smart Grid ini perlu dilengkapi dengan jenis
                  pembangkit yang fleksibel berupa pembangkit berbahan bakar gas, pembangkit
                  dengan energy storage, ataupun modifikasi pembangkit eksisting yang dapat
                  merespons perubahan kondisi sistem ketenagalistrikan dengan cepat.


                  Trend Perubahan Cost Teknologi EBT

                  Pembangkit listrik yang berasal dari energi terbarukan baik untuk baseload (seperti
                  PLTA, PLTP, pump storage) maupun intermiten (seperti PLTS dan PLTB) akan
                  dimanfaatkan secara masif untuk mendukung pencapaian Net Zero Emissions (NZE)
                  pada tahun 2060. Sumber energi listrik berbahan bakar solar dan wind sangat
                  melimpah   namun    sifat   alami intermiten   pada pembangkit     tersebut akan
                  mempengaruhi kestabilan sistem tenaga listrik. Teknologi tambahan pada
                  pembangkit tersebut akan meningkatkan reliability nya untuk menghasilkan output
                  yang lebih stabil. Namun, tambahan teknologi tersebut juga akan memberikan
                  additional cost of energy, yang membuat pembangkit intermiten menjadi mahal.

                  Seiring dengan perubahan trend harga teknologi untuk mendukung pembangkit
                  intermiten diharapkan pemanfaatan energi terbarukan akan semakin meningkat.
                  Perbandingan tren Levelized Cost of Electricity (LCOE) untuk pembangkit surya dan
                  angin sampai tahun 2050 di Asia Pasifik yang cenderung mengalami penurunan.
                  Penurunan ini membuat energi terbarukan semakin kompetitif dengan pembangkit
                  batubara konvensional yang berbiaya rendah, didorong oleh penurunan capital cost
                  yang signifikan untuk energi terbarukan. Biaya energi terbarukan pada tahun 2023
                  adalah 13% lebih murah daripada batubara konvensional dan diperkirakan akan
                  menjadi 32% lebih murah pada tahun 2030 (Wood McKenzie, 2024).




                                                                                                  28
Page 43
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                       Gambar 8 Perbandingan Trend LCOE untuk Pembangkit Surya dan Angin Sampai
                                               Tahun 2050 di Asia Pasifik




                  Sumber: Wood Mackenzie Asia Pacific Power & Renewable Services (RUPTL 2025-
                             2034)


                  Sedangkan biaya pembangkitan batubara dan gas meningkat dan diproyeksikan
                  akan terus meningkat hingga tahun 2050, terutama karena mekanisme penetapan
                  harga karbon (carbon pricing).


                  Pembangkit Tenaga Surya


                  PLTS merupakan pembangkit dengan sumber energi intermiten, menghasilkan
                  energi listrik dalam jumlah yang fluktuatif. Dalam pengoperasiannya, dibutuhkan
                  pembangkit cadangan yang dapat beroperasi secara fleksibel sebagai pembangkit
                  pendukung untuk mengantisipasi ketika intensitas cahaya matahari mengalami
                  penurunan akibat awan atau kondisi malam hari. Sehingga, untuk setiap daerah
                  dengan karakter sistem berbeda, dibutuhkan kajian yang berbeda juga untuk
                  menilai kelayakan PLTS, terutama untuk yang skala besar. Sampai dengan bulan
                  Desember 2023, PLTS yang sudah beroperasi mencapai sekitar 242 MW.


                  Teknologi energi surya PV yang saat ini sedang berkembang adalah teknologi
                  Pembangkit Listrik Tenaga Surya di atap bangunan atau PLTS Atap. Sistem PLTS Atap
                  adalah sistem PLTS yang lebih kecil dibandingkan dengan sistem PLTS yang
                  dipasang di tanah, PLTS Atap dipasang di atap perumahan, bangunan komersial
                  atau kompleks industri. Listrik yang dihasilkan oleh PLTS Atap dapat dimanfaatkan
                  oleh konsumen tersebut, apabila ada kelebihan energi dapat dimasukkan ke dalam
                  jaringan PLN dengan mekanisme sesuai ketentuan yang berlaku.


                  Manfaat lain yang diperoleh dari pembangunan PLTS Atap dapat meningkatkan
                  kontribusi masyarakat dalam bisnis energi listrik Indonesia dan terciptanya
                  masyarakat mandiri energi.




                                                                                                29
Page 44
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  Untuk mencapai target bauran energi dari EBT, PLN juga berencana akan
                  mengembangkan PLTS Terapung. Salah satu PLTS Terapung yang baru diresmikan
                  oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 9 November 2023 adalah PLTS Cirata
                  dengan kapasitas 145 MW.


                  PLTS tersebut akan dapat memberikan kontribusi terhadap NZE sebesar 245
                  GWh/Tahun Energi Hijau dan 214.000 Ton reduksi CO2/Tahun. PLTS Terapung
                  Cirata juga merupakan skala utilitas pertama di Indonesia dan terbesar di Asia
                  Tenggara yang memiliki kapasitas 145 Mwac atau setara 192 MWp, menempati area
                  waduk seluas 200 hektar, dan memiliki tarif yang kompetitif.


                  Teknologi Pembangkit Tenaga Surya


                  Biaya pembangkit tenaga surya fotovoltaik mengalami penurunan yang signifikan
                  sebesar 23% pada tahun 2023, sedangkan biaya proyek pembangkit listrik tenaga
                  surya yang baru dibangun akan turun 20% lagi pada tahun 2030, didorong oleh
                  turunnya capital cost untuk Regional Asia Pasifik (Wood McKenzie, 2024).


                  Penurunan biaya teknologi tenaga surya memberikan tekanan pada batubara dan
                  gas, dengan LCOE untuk utility PV yang di perkirakan turun 52% di seluruh Asia
                  Pasifik pada tahun 2050, hal tersebut didorong oleh penurunan capital cost. Trend
                  penurunan LCOE utility PV salah satunya dipengaruhi harga panel PV yang semakin
                  menurun dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.


                           Gambar 9 Perbandingan Grafik Trend Penurunan Harga Panel PV




                       Sumber: Wood Mackenzie Asia Pacific Power & Renewable Services (RUPTL
                               2025-2034)




                                                                                                30
Page 45
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  Rencana Implementasi PLTS Atap


                  Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian ESDM mendukung pengembangan
                  PLTS Atap di Indonesia dengan mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 02
                  Tahun 2024 tentang PLTS Atap yang Terhubung pada Jaringan Tenaga Listrik
                  Pemegang IUPTL untuk Kepentingan Umum.


                  PLN telah menyusun kuota pengembangan PLTS Atap di beberapa sistem besar
                  untuk memberi ruang terhadap pengembangan PLTS Atap di Indonesia. Perlu
                  menjadi perhatian bahwa kuota PLTS Atap ini harus tetap mempertimbangkan
                  kondisi sistem dan integrasi PLTS Atap skala besar dapat berdampak terhadap
                  peningkatan biaya dan kompensasi dari Pemerintah.
                  Besarnya VRE yang dapat terintegrasi ke sistem mencakup rencana pengembangan
                  VRE utility scale, PLTS Atap dan VRE lainnya milik pelanggan yang akan paralel
                  dengan sistem. PLN mengevaluasi kuota PLTS Atap dan kuota yang diperlukan untuk
                  menumbuhkan listrik hijau di sektor industri berdasarkan kemampuan sistem.


                  Kuota PLTS Atap ini dapat berubah seiring dengan perubahan profil beban maupun
                  perubahan dari kemampuan kondisi sistem menerima penetrasi VRE.


                                              Tabel 8 Kuota PLTS Atap




                  Sumber: RUPTL 2025-2034


          3.3     Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan


                  INDY terus memperkuat diversifikasi bisnis ke sektor non-batubara dan rendah
                  karbon, menuju target pendapatan 50% dari sektor non-batubara pada 2028.
                  Mempertimbangkan tantangan ekonomi dan industri dalam beberapa tahun
                  terakhir, serta perkembangan bisnis baru yang sebagian besar masih berada dalam
                  tahap awal pertumbuhan di Indonesia, target tersebut telah disesuaikan dari semula
                  tahun 2025 menjadi tahun 2028. Langkah ini bukan sekadar strategi bisnis,
                  melainkan transformasi fundamental yang akan menentukan             masa depan
                  perusahaan dalam ekosistem energi yang terus berkembang, sejalan dengan visi
                  global Net-Zero 2050.




                                                                                                 31
Page 46
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  EMITS merupakan perusahaan gabungan (joint venture) yang dibentuk oleh ITB
                  sebagai entitas anak Indika Energy, bersama Fourth Partner Energy Singapore Pte.
                  Ltd. (4PEL). EMITS dibentuk pada 3 Maret 2021, dengan kepemilikan saham ITB
                  sebesar 51%. EMITS menjadi bagian dari strategi ekspansi Indika Energy ke energi
                  terbarukan, khususnya pembangkit listrik tenaga surya. EMITS menyediakan solusi
                  energi surya untuk sektor komersial dan industri di Indonesia. Untuk fleksibilitas
                  finansial,     EMITS   juga   menawarkan   dua   skema    investasi.   Model     Capex
                  memungkinkan pelanggan untuk memiliki aset sepenuhnya dengan investasi awal
                  mereka sendiri dan tidak dikenakan biaya berdasarkan konsumsi listrik. Sementara
                  itu, Model Leasing memungkinkan pelanggan menggunakan sistem tenaga surya
                  tanpa perlu investasi awal, dengan pembayaran berdasarkan konsumsi listrik.
                  Dengan pendekatan ini, EMITS tidak hanya mendukung transisi menuju energi hijau
                  tetapi juga memberikan solusi yang lebih efisien, fleksibel, dan terjangkau bagi
                  bisnis di Indonesia.


                  EMITS adalah penyedia solusi energi terbarukan yang berorientasi pada pelanggan
                  di Indonesia, dengan fokus utama membantu perusahaan, BUMN, dan sektor utilitas
                  dalam proses dekarbonisasi. Perusahaan ini memiliki target ambisius untuk
                  membangun portofolio operasional hingga 500 MW di seluruh Indonesia pada tahun
                  2027, dengan kapasitas yang telah digarap mencapai 60 MW.


          3.4     Alasan Dilakukannya Transaksi


                  Transaksi ini dilaksanakan sebagai bagian dari restrukturisasi internal Grup dengan
                  tujuan sentralisasi pengelolaan aset dan kegiatan usaha Grup yang terkait dengan
                  energi terbarukan, khususnya pembangkit listrik tenaga surya, kepada EMITS
                  beserta entitas anaknya, termasuk IEMS. Langkah restrukturisasi ini merupakan
                  bagian dari strategi Grup untuk mengintegrasikan pengelolaan aset energi
                  terbarukan secara efisien, meningkatkan daya saing bisnis Grup, serta mendukung
                  program dekarbonisasi yang tengah berlangsung di sektor komersial, industri, dan
                  utilitas di Indonesia.


          3.5     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif


                  Keuntungan


                  Pelaksanaan Transaksi didasarkan pada pertimbangan strategi Grup untuk
                  melakukan konsolidasi dan sentralisasi seluruh aktivitas usaha terkait energi
                  terbarukan, khususnya pembangkit listrik tenaga surya, di bawah satu entitas utama
                  yaitu EMITS dan entitas anaknya, termasuk IEMS. Pertimbangan utama pelaksanaan
                  transaksi ini adalah untuk menciptakan struktur bisnis yang lebih efisien dan
                  terintegrasi     sehingga     dapat   meningkatkan   efektivitas   operasional    dan
                  memanfaatkan sinergi antar entitas dalam Grup.


                                                                                                     32
Page 47
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  Alasan pelaksanaan Transaksi adalah untuk mendukung strategi jangka panjang
                  Grup dalam memperkuat posisi kompetitif di industri energi terbarukan,
                  mempercepat proses dekarbonisasi, serta meningkatkan kemampuan Grup dalam
                  menyediakan solusi energi berkelanjutan bagi sektor komersial, industri, dan
                  utilitas di Indonesia. Dengan melakukan sentralisasi energi bisnis terbarukan, Grup
                  dapat lebih fokus dalam pengelolaan sumber daya dan mempercepat pertumbuhan
                  bisnis yang berkelanjutan.


                  Dengan dilakukannya pengalihan PLTS ini, Grup diharapkan dapat mencapai
                  efisiensi operasional yang lebih optimal melalui sentralisasi energi bisnis
                  terbarukan di bawah EMITS dan entitasnya. Selain itu, Transaksi bertujuan
                  mengeliminasi biaya-biaya antar perusahaan di dalam Grup, yang pada akhirnya
                  akan meningkatkan profitabilitas secara konsolidasi. Pengalihan PLTS ini juga akan
                  memperkuat kapabilitas Grup dalam menyediakan solusi energi berkelanjutan,
                  sejalan dengan komitmen Grup terhadap transisi energi dan kepunahan lingkungan.


                  Kerugian


                  Tidak ada kerugian yang diantisipasi atas Rencana Transaksi.




                                                                                                  33
Page 48
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




           4           ANALISIS KUANTITATIF


           4.1         Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                       Perusahaan


           4.1.1       Penilaian Kinerja Historis


                       Kinerja Posisi Keuangan


                       Kinerja Posisi Keuangan INDY selama per 31 Desember 2020 sampai dengan per 31
                       Desember 2024 adalah sebagai berikut.


                                           Tabel 9 Kinerja Posisi Keuangan INDY (US$)
                        Uraian                2024             2023            2022            2021           2020

       ASET
       Aset Lancar
       Kas dan setara kas                  455.009.407      449.204.420    1.155.539.134    867.404.826     651.193.109
       Aset keuangan lainnya – jatuh
       tempo dalam satu tahun              122.309.017      133.654.475      25.367.386      55.124.177      57.163.835
       Piutang usaha
       > Pihak berelasi                      69.251.806      80.612.755      71.860.522      74.610.819     101.557.056
       > Pihak ketiga                      300.897.924      262.997.390     462.464.072     411.219.647     360.796.718
       Aset kontrak                          66.150.926      19.506.377       4.919.983       1.798.930       1.692.846
       Piutang lain-lain
       > Pihak berelasi                       1.288.616               -       2.621.962               -      16.661.810
       > Pihak ketiga                        22.080.058      32.372.076      26.397.403      31.335.968      27.364.504
       Persediaan
       > Batubara                            14.193.111      22.915.424      46.905.108      33.601.003      26.009.264
       > Ekstrak, minyak atsiri, dan
       bahan aroma kimia                      8.082.419               -               -               -               -
       > Kendaraan bermotor                   6.982.692       9.567.847          58.185               -               -
       > Minyak pelumas dan bahan
       peledak                                6.589.586       5.229.539         518.357         487.015         683.793
       > Suku cadang dan bahan
       pembantu                               5.545.225       6.173.046       7.740.940       6.796.125      13.601.517
       > Barang dalam perjalanan              4.751.425       4.128.948       1.081.290               -               -
       > Bahan bakar diesel dan minyak        4.584.867       3.850.739       6.226.085       5.239.142       4.133.984
       > Bauksit                              1.265.923         310.028          56.700               -               -
       > Cangkang sawit                         916.743               -               -               -               -
       > Peralatan terkait panel surya                -               -         519.566               -               -
       > Lainnya                                 99.731         370.561               -               -               -
       > Penyisihan penurunan nilai
       persediaan                            (1.351.864)     (1.207.125)     (2.514.634)     (2.383.211)     (2.671.785)
       Pajak dibayar dimuka                  92.682.494      72.734.833      23.586.535      20.803.881      60.397.196
       Aset biologis                            739.544         414.271               -               -               -
       Aset Derivatif                                 -         689.188               -               -          70.200
       Aset lancar lainnya                   89.568.684     116.575.208     169.488.788     137.685.266      75.460.690
       Aset tidak lancar yang dimiliki
       untuk dijual                                   -     264.002.477               -     448.226.774               -
       Total Aset Lancar                  1.271.638.334    1.484.102.477   2.002.837.382   2.091.950.362   1.394.114.737



                                                                                                               34
Page 49
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                       Uraian               2024            2023            2022            2021              2020


       Aset Tidak Lancar
       Aset keuangan lainnya – setelah
       dikurangi bagian yang jatuh
       tempo dalam satu tahun              61.144.605     113.457.446      76.536.252      63.981.345        83.715.728
       Piutang lain-lain setelah
       dikurangi bagian yang jatuh
       tempo dalam satu tahun
       > Pihak berelasi                    16.815.497      20.375.957      20.585.854      10.213.675        10.405.449
       > Pihak ketiga                       5.393.812       5.078.780      20.654.542       8.788.667        10.031.180
       Investasi pada entitas asosiasi
       dan ventura bersama                267.972.941     264.581.258     241.629.064     138.198.372       159.001.882
       Klaim pengembalian pajak            24.796.551      23.526.588      25.576.353      66.769.765         9.883.327
       Aset eksplorasi dan evaluasi       114.939.193     102.123.524     104.711.711      90.714.559        12.088.391
       Properti pertambangan                6.194.766       5.707.631      29.903.659      11.303.291         9.443.433
       Tanaman produktif – tanaman
       belum menghasilkan                  12.457.637       9.750.025               -               -                 -
       Aset aktivitas pengupasan
       lapisan tanah                                -               -       2.894.709       7.013.261         4.348.339


       Aset Tetap
       Biaya Perolehan
       Pemilikan langsung
       > Tanah                             46.900.255      40.538.418      48.390.094      41.290.578        44.902.320
       > Bangunan, infrastruktur,
       prasarana dan perbaikan
       bangunan                           271.655.833     257.513.956     300.477.419     280.854.071       347.162.298
       > Perabotan, perlengkapan dan
       peralatan kantor lainnya            67.920.804      62.513.883      58.941.375      55.281.364        63.888.662
       > Kapal                                347.851         347.851         533.124         589.862       337.186.652
       > Kendaraan Bermotor                34.845.823      22.415.237      13.411.730       7.308.195         8.162.629
       > Mesin dan peralatan              162.295.746     181.736.175     188.349.142     187.447.611       184.238.633
       > Alat berat, peralatan,
       pengangkutan dan kendaraan         175.501.712     165.131.475     143.727.415     152.363.750       694.233.563
       > Aset dalam penyelesaian          139.380.128      97.489.371      24.245.560      35.992.386        25.598.424

       Jumlah                             898.848.152     827.686.366     778.075.859     761.127.817     1.705.373.181

       Akumulasi penyusutan
       Pemilikan langsung
       > Bangunan, infrastruktur,
       prasarana dan perbaikan
       bangunan                          (186.332.610)   (184.994.574)   (213.190.621)   (182.925.013)    (225.768.468)
       > Perabotan, perlengkapan dan
       peralatan kantor lainnya           (43.013.252)    (40.430.570)    (37.325.058)    (33.668.744)      (37.626.702)
       > Kapal                               (347.851)       (347.851)       (533.124)       (585.424)    (190.638.858)
       > Kendaraan Bermotor                (9.154.506)     (6.884.816)     (6.054.363)     (5.778.655)       (6.417.335)
       > Mesin dan peralatan             (116.595.877)   (139.902.397)   (144.974.853)   (135.510.074)    (130.346.026)
       > Alat berat, peralatan,
       pengangkutan dan kendaraan        (152.270.766)   (145.423.303)   (143.727.415)   (151.711.618)    (481.738.368)

       Jumlah                            (507.714.862)   (517.983.511)   (545.805.434)   (510.179.528)   (1.072.535.757)




                                                                                                              35
Page 50
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                        Uraian               2024            2023            2022            2021            2020

       Cadangan kerugian penurunan
                                             (927.724)     (2.581.733)    (11.619.347)    (11.619.347)     (18.847.101)
       nilai

       Nilai Buku                         390.205.566     307.121.122     220.651.078     239.328.942      613.990.323

       Aset hak guna
       Biaya perolehan
       > Tanah                                      -               -               -               -        3.450.130
       > Gedung dan perbaikan gedung       16.123.506       7.303.410       5.257.960       5.401.779        5.441.269
       > Kendaraan bermotor                 5.595.169       5.235.997       6.602.752       5.974.672        5.107.119
       > Perabotan, perlengkapan dan
       peralatan kantor lainnya             6.390.586       6.150.552       6.149.985       6.149.985        5.886.367
       > Alat berat, peralatan,
       pengangkutan dan kendaraan          52.703.425      52.464.948      38.041.886      35.043.886      123.939.659
       > Aset dalam penyelesaian              219.263         219.263         219.263         219.263          357.275
       Akumulasi penyusutan
       > Tanah                                      -               -               -               -       (1.091.644)
       > Gedung dan perbaikan gedung      (12.195.441)     (6.782.180)     (5.052.640)     (4.216.915)      (2.856.624)
       > Kendaraan bermotor                (5.585.004)     (5.397.014)     (6.259.968)     (5.897.076)      (3.904.626)
       > Perabotan, perlengkapan dan
       peralatan kantor lainnya            (4.197.907)     (4.148.578)     (4.062.667)     (3.910.171)        (882.540)
       > Alat berat, peralatan,
       pengangkutan dan kendaraan         (46.246.951)    (38.081.987)    (37.070.142)    (34.932.571)     (72.914.865)

       Nilai Buku                          12.806.646      16.964.411       3.826.429       3.832.852       62.531.520

       Aset tidak berwujud                 37.522.199      36.761.135     110.348.195     239.419.749      375.622.993
       Goodwill                           650.080.866     649.164.208     649.164.208     648.036.713      701.815.473
       Uang jaminan                         2.307.966       2.489.197       2.416.222       1.757.820        3.689.135
       Aset pajak tangguhan                17.725.031      25.581.704      29.080.571      26.753.724        4.717.516
       Uang muka dan aset tidak lancar
       lainnya                             70.762.199      46.316.927      50.175.097      43.414.007       38.303.431
       Aset derivatif                               -               -       2.880.715               -                -

       Total Aset Tidak Lancar           1.691.125.475   1.628.999.913   1.591.034.659   1.599.526.742   2.099.588.120


       TOTAL ASET                        2.962.763.809   3.113.102.390   3.593.872.041   3.691.477.104   3.493.702.857

       LIABILITAS DAN EKUITAS
       LIABILITAS JANGKA PENDEK
       Pinjaman jangka pendek              70.004.194      58.409.213      50.538.098      58.122.340       65.972.114
       Utang usaha
       > Pihak berelasi                     3.882.042       4.077.079       5.824.241       5.691.528       12.114.573
       > Pihak ketiga                     298.257.720     273.893.283     336.723.273     291.896.466      323.301.431
       Liabilitas kontrak                   3.065.239      10.572.038      16.581.292      11.272.664       17.447.646
       Utang pajak                         13.183.307      15.518.704     544.149.673     304.333.276       62.531.520
       Utang lain-lain
       > Pihak berelasi                             0               0               0               0                0
       > Pihak ketiga                      34.205.936      52.992.973      16.031.293      13.515.367       15.983.160
       Biaya yang masih harus dibayar      86.159.312     133.480.871     135.593.149      93.657.517       78.424.869
       Uang muka pelanggan dari pihak
       ketiga                              10.090.138      15.643.267       7.186.845       5.794.196        7.225.184
       Utang dividen                                0          10.743          10.527          13.528          260.014



                                                                                                             36
Page 51
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                       Uraian                2024            2023            2022            2021           2020

       Liabilitas jangka panjang yang
       jatuh tempo dalam satu tahun:
       > Pinjaman jangka panjang           56.914.106      58.297.225      50.156.453      67.500.000      88.579.716
         >> Pihak berelasi                     21.738               0               0               0                0
         >> Pihak ketiga                   56.892.368      58.297.225               0               0                0
       > Liabilitas sewa                    8.867.164       7.870.164       4.411.235       1.001.063      20.939.427
       > Utang obligasi – nett              6.512.538     304.359.120      11.720.490      15.552.951      14.934.201
       Liabilitas terkait langsung
       dengan aset tidak lancar yang
       dimiliki untuk dijual                        0      47.365.177               0     267.413.000                0
       Total Liabilitas Jangka Pendek     591.141.696     982.489.857    1.178.926.569   1.135.763.896    707.713.855

       LIABILITAS JANGKA PANJANG
       Liabilitas jangka panjang –
       setelah dikurangi bagian yang
       jatuh tempo dalam satu tahun:
       > Pinjaman jangka panjang
         >> Pihak berelasi                  1.054.663       1.253.300               -               -                -
         >> Pihak ketiga                  445.004.953     104.275.570      91.225.010      81.568.303     251.453.384
       > Pinjaman yang dapat
       dikonversikan                       28.528.752      20.092.531       7.538.295               -                -
       > Liabilitas sewa                    4.234.158       8.450.249       1.401.770       2.651.336      30.004.937
       > Utang obligasi – nett            447.680.894     528.922.780     880.010.701    1.229.590.712   1.224.881.921
       Utang jangka panjang lainnya –
       pihak ketiga                         2.370.068         439.668       8.160.737               -                -
       Provisi rehabilitasi tambang,
       penutupan dan pembongkaran          43.105.706      43.265.139      38.687.331      35.241.633      33.032.580
       Liabilitas pajak tangguhan           9.486.823      12.253.706      25.127.407      88.590.083     156.335.479
       Utang kontingensi                            -               -               -     206.269.350     164.476.468
       Liabilitas derivatif                 9.294.353       8.109.675               -       1.640.340       6.219.412
       Imbalan kerja                       25.674.808      26.412.465      22.620.259      26.447.783      52.287.427

       Total Liabilitas Jangka Panjang   1.016.435.178    753.475.083    1.074.771.510   1.671.999.540   1.918.691.608

       TOTAL LIABILITAS                  1.607.576.874   1.735.964.940   2.253.698.079   2.807.763.436   2.626.405.463


       EKUITAS
       Modal saham                         56.892.154      56.892.154      56.892.154      56.892.155      56.892.155
       > PT Indika Inti Investindo         21.499.012      21.499.012      21.499.012      21.499.012      21.499.012
       > PT Teladan Resources              15.976.777      15.976.777      15.976.777      17.438.027      17.438.027
       > Agus Lasmono                         110.897         110.897         110.897         110.897         110.897
       > Indracahya Basuki                     15.325          15.325          15.325          15.325          15.325
       > M. Arsjad Rasjid P.M.                 13.191          13.191          13.191          13.191          13.191
       > Azis Armand                           13.191          13.191          13.191          13.191          13.191
       > Richard Bruce Ness                                                                     8.845             8.845
       > PT Indika Mitra Haldiko                    0               0               0               0                0
       > Masyarakat                        18.903.816      18.903.816      19.263.761      17.793.667      17.793.667
       > Saham Treasuri                       359.945         359.945               -               -                -
       Tambahan modal disetor             253.826.135     253.826.135     253.826.135     253.826.135     253.826.135
       Komponen ekuitas lainnya            13.969.827     (12.109.145)     (9.236.583)     34.739.171      14.643.752
       Saham treasury                        (359.945)       (359.945)       (359.945)       (359.945)       (359.945)
       Saldo laba
       > Dicadangkan                       11.378.431      11.378.431       5.312.496       5.312.496       5.312.496


                                                                                                             37
Page 52
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                    Uraian                    2024            2023            2022            2021           2020

       > Tidak dicadangkan                 869.806.121     923.214.754     882.849.440     412.988.522     355.269.018

       Ekuitas yang dapat diatribusikan
       kepada pemilik entitas induk       1.205.512.723   1.232.842.384   1.189.283.697    763.398.534     685.583.611

       Kepentingan non-pengendali          149.674.212     144.295.066     150.890.266     120.315.132     181.713.784

       TOTAL EKUITAS                      1.355.186.935   1.377.137.450   1.340.173.963    883.713.666     867.297.395


       TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS       2.962.763.809   3.113.102.390   3.593.872.042   3.691.477.102   3.493.702.858
      Sumber: Laporan Keuangan INDY


                    Pada periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024 aset INDY
                    tercatat mengalami perkembangan yang fluktuatif. Berikut ini adalah deskripsi rinci
                    perkembangan aset INDY dari 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
                    2024.


                   - Total aset pada tahun 2021 adalah sebesar US$3,69 miliar, mengalami
                       peningkatan sebesar 5,66% dari total aset pada tahun 2020 yang tercatat sebesar
                       US$3,49 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh tercatatnya aset
                       tidak lancar yang dimiliki untuk dijual pada bagian aset lancar sebesar
                       US$448,23 juta pada tahun 2021.
                   - Total aset pada tahun 2022 adalah sebesar US$3,59 miliar mengalami penurunan
                       sebesar 2,64% dari total aset pada tahun 2021 yang tercatat sebesar US$3,69
                       miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh nihilnya aset tidak lancar
                       yang dimiliki untuk dijual pada bagian aset lancar yang sebelumnya tercatat
                       sebesar US$448,23 juta pada tahun 2021.
                   - Total aset pada 31 Desember 2023 adalah sebesar US$3,11 miliar, mengalami
                       penurunan yang cukup signifikan sebesar 13,38% dari total aset pada tahun 2022
                       yang tercatat sebesar US$3,59 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan
                       oleh penurunan kas dan setara kas pada sisi aset lancar yang turun sebesar
                       US$706,33 juta menjadi sebesar US$449,20 juta pada tahun 2023.
                   - Total aset pada 31 Desember 2024 adalah sebesar US$2,96 miliar, menurun
                       sebesar 4,83% dari total aset pada 31 Desember 2023 yang tercatat sebesar
                       US$3,11 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh nihilnya aset tidak
                       lancar yang dimiliki untuk dijual pada bagian aset lancar yang sebelumnya
                       tercatat sebesar US$264,00 juta pada tahun 2023.


                    Selama 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024, liabilitas INDY
                    mengalami perkembangan yang fluktuatif dengan rincian sebagai berikut.


                   - Total liabilitas pada tahun 2021 adalah sebesar US$2,81 miliar mengalami
                       peningkatan sebesar 6,91% dari total liabilitas pada tahun 2020 yang tercatat
                       sebesar US$2,63 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh


                                                                                                              38
Page 53
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                       peningkatan akun liabilitas kontrak pada sisi liabilitas jangka pendek yang naik
                       sebesar US$241,80 juta menjadi sebesar US$304,03 juta pada tahun 2021.
                  - Total liabilitas pada tahun 2022 adalah sebesar US$2,25 miliar, mengalami
                       penurunan yang cukup signifikan sebesar 19,73% dari total liabilitas pada tahun
                       2021 yang tercatat sebesar US$2,81 miliar. Penurunan tersebut terutama
                       disebabkan oleh menurunnya utang obligasi bersih di utang liabilitas jangka
                       panjang – setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada
                       liabilitas jangka panjang yang turun sebesar US$349,58 juta menjadi sebesar
                       US$880,01 juta pada tahun 2022.
                  - Total liabilitas pada 31 Desember 2023 adalah sebesar US$1,74 miliar,
                       mengalami penurunan sebesar 22,97% dari total liabilitas pada tahun 2022 yang
                       tercatat sebesar US$2,25 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
                       menurunnya utang obligasi bersih di utang liabilitas jangka panjang setelah
                       dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada liabilitas jangka
                       panjang yang turun sebesar US$351,09 juta menjadi sebesar US$528,92 juta
                       pada tahun 2023.
                  - Total liabilitas pada 31 Desember 2024 adalah sebesar US$1,61 miliar
                       mengalami penurunan sebesar 7,40% dari total liabilitas pada tahun 2022 yang
                       tercatat sebesar US$2,25 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
                       menurunnya utang obligasi bersih di utang liabilitas jangka panjang setelah
                       dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada liabilitas jangka
                       panjang yang turun sebesar US$297,85 juta menjadi sebesar US$6,51 juta pada
                       tahun 2024.


                  Pada 31 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2024, ekuitas INDY
                  cenderung mencatatkan perkembangan yang fluktuatif dengan rincian sebagai
                  berikut.


                  -     Ekuitas INDY pada tahun 2021 adalah sebesar US$883,71 juta, mengalami
                        peningkatan sebesar 1,89% dari jumlah ekuitas pada tahun 2020 yang tercatat
                        sebesar US$867,40 juta. Peningkatan ekuitas terutama disebabkan oleh
                        meningkatnya akun saldo laba sebesar US$57,72 juta.
                  -     Ekuitas INDY pada tahun 2022 adalah sebesar US$1,34 miliar, mengalami
                        peningkatan sebesar 51,65% dari jumlah ekuitas pada tahun 2021 yang tercatat
                        sebesar US$883,71 juta. Peningkatan ekuitas terutama disebabkan oleh
                        meningkatnya akun saldo laba sebesar US$469,86 juta.
                  -     Ekuitas INDY pada 31 Desember 2023 adalah sebesar US$1,38 miliar,
                        mengalami peningkatan sebesar 2,76% dari jumlah ekuitas pada tahun 2022
                        yang tercatat sebesar US$1,34 miliar. Peningkatan ekuitas terutama disebabkan
                        oleh meningkatnya akun saldo laba sebesar US$40,37 juta.
                  -     Ekuitas INDY pada 31 Desember 2024 adalah sebesar US$1,36 miliar, menurun
                        sebesar 1,59% dari jumlah ekuitas pada 31 Desember 2023 yang tercatat
                        sebesar US$1,38 miliar. Penurunan ekuitas terutama disebabkan oleh


                                                                                                    39
Page 54
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                            menurunnya saldo laba yang semula tercatat sebesar US$63,21 juta pada 31
                            Desember 2023, menjadi sebesar US$53,41 juta pada 31 Desember 2024.


                       Laba Rugi


                       Kinerja Laba (Rugi) INDY selama per 31 Desember 2020 sampai dengan per 31
                       Desember 2024 adalah sebagai berikut:


                                               Tabel 10 Kinerja Laba (Rugi) INDY (US$)
                   Uraian                    2024              2023              2022              2021              2020


    PENDAPATAN                           2.446.679.750     3.026.839.190     4.334.910.725     3.069.161.119     2.077.212.345
    Sumber daya energi                   2.053.709.323     2.662.224.471     3.860.273.574     2.807.893.247     1.528.630.359
    Jasa energi                            238.100.040       220.553.683       412.410.827       224.502.963       485.935.538
    Logistik dan infrastruktur              38.812.771        38.890.268        34.572.722        27.536.164        60.685.775
    Bisnis hijau                            37.981.678        11.107.445         9.571.234                 -                 -
    Ventura digital                         14.620.182         8.412.529         8.279.672         9.228.745                 -
    Mineral                                  6.701.971         6.094.070         9.802.696                 -                 -
    Lain-lain                               56.753.785        79.556.724                 -                 -         1.960.673

    BEBAN POKOK KONTRAK DAN
                                        (2.113.986.772)   (2.474.863.205)   (2.884.098.670)   (2.151.039.318)   (1.823.333.756)
    PENJUALAN
    Sub-kontraktor, instalasi, beban     (831.309.707)     (837.477.540)     (946.265.103)     (816.467.460)     (690.531.016)
    perlengkapan, komunikasi dan
    beban usaha langsung
    Royalti                              (440.056.094)     (711.196.678)     (617.627.213)     (313.504.767)     (166.163.942)
    Bahan baku                           (322.109.518)     (336.107.198)     (556.818.650)     (366.317.698)     (185.150.911)
    Bahan bakar                          (135.461.890)     (183.855.162)     (233.810.927)     (132.438.912)     (115.545.703)
    Bongkar muat suku cadang               (95.559.471)      (93.220.267)      (83.598.702)    (100.857.669)       (83.662.388)
    Sewa, perbaikan dan                    (75.385.935)      (56.241.901)    (104.105.911)       (54.751.237)      (55.068.136)
    pemeliharaan
    Biaya pemakaian barang                 (67.519.307)      (98.363.182)    (118.625.606)     (130.658.243)     (116.849.852)
    Gaji, Upah dan tunjangan               (63.959.835)      (61.991.206)      (52.802.612)      (48.055.515)    (145.652.272)
    karyawan
    Penyusutan dan amortisasi              (29.660.143)      (25.433.189)      (61.278.517)      (33.063.693)    (121.676.634)
    Beban reklamasi dan lingkungan         (19.487.875)      (25.174.273)      (15.586.266)      (45.306.186)      (19.646.672)
    Penurunan (kenaikan) persediaan        (11.010.662)      (20.617.828)        9.186.933         5.409.247        (4.704.978)
    batubara
    Jasa profesional                        (6.694.156)       (2.113.168)      (15.342.391)      (14.370.539)      (12.409.220)
    Perjalanan dinas dan transportasi       (2.611.942)       (7.505.940)       (9.061.387)      (31.152.919)      (26.620.390)
    Asuransi                                         -                 -        (2.063.484)      (12.727.417)       (6.077.766)
    Lain-lain                              (13.160.237)      (15.565.673)      (76.298.834)      (56.776.310)      (73.573.876)

    LABA (RUGI) BRUTO                      332.692.978       551.975.985     1.450.812.055       918.121.801       253.878.589


    Beban Penjualan, Administrasi
                                         (174.597.665)     (239.780.249)     (240.725.758)     (145.401.075)     (138.020.163)
    dan Umum
    Gaji, upah dan tunjangan               (63.685.341)      (64.701.465)      (76.217.280)      (51.927.841)      (68.861.217)
    Beban pemasaran dan komisi             (38.989.406)      (46.588.788)      (66.452.852)      (36.378.157)      (18.003.517)
    Jasa profesional                       (25.660.106)      (24.454.060)      (23.998.360)      (12.064.608)      (12.897.722)
    PNPB bagian pemerintah pusat           (15.742.261)      (27.017.740)                -                 -                 -
    dan pemerintah daerah


                                                                                                                    40
Page 55
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                    Uraian                2024           2023            2022            2021            2020
    Penyusutan dan amortisasi            (7.465.035)    (6.868.444)     (7.688.078)     (5.669.174)     (6.597.630)
    Biaya surveyor                       (5.421.561)    (5.011.307)     (3.483.357)     (3.463.239)     (3.102.031)
    Sewa                                 (4.328.873)   (14.058.702)    (10.514.716)     (8.275.316)     (3.510.983)
    Perjalanan dinas dan transportasi    (2.030.616)    (3.559.292)     (2.527.734)     (1.804.631)     (1.610.773)
    Lisensi dan perizinan                (1.379.033)    (2.168.350)              -               -               -
    Donasi                                 (401.473)    (1.201.791)     (2.882.583)     (1.938.870)     (2.924.727)
    Asuransi                               (217.570)    (1.356.972)     (1.020.710)     (1.132.947)              -
    Lain-lain                            (9.276.390)   (42.793.338)    (45.940.088)    (22.746.292)    (20.511.563)

    LABA (RUGI) USAHA                   158.095.313    312.195.736    1.210.086.297    772.720.726     115.858.426

    PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN        (73.207.187)   (73.765.102)   (199.749.069)   (270.613.242)   (215.035.612)
    Beban keuangan                      (91.167.385)   (85.551.070)   (103.531.626)   (104.860.082)   (119.509.218)
    Beban pajak final                    (8.540.438)    (7.551.575)     (8.875.640)     (6.774.116)     (9.179.477)
    Amortisasi aset tidak berwujud       (1.434.592)   (37.635.675)   (136.071.528)   (135.946.869)   (135.626.774)
    Perubahan nilai wajar pinjaman          (45.468)     1.349.559               -               -               -
    yang dapat dikonversikan
    Perubahan nilai wajar utang                   -              -      46.269.350     (41.792.882)     (2.563.314)
    kontinjensi
    Bagian laba bersih entitas           15.456.654     22.876.701      31.174.667      27.880.564      32.623.747
    asosiasi dan ventura bersama
    Keuntungan pembelian dengan                   -              -               -               -      16.192.130
    diskon
    Pendapatan investasi                 18.802.612     20.195.064       9.302.646       4.270.293      11.423.964
    Penurunan nilai aset                          -              -               -               -      (5.991.508)
    Lain-lain                            (6.278.570)    12.551.894     (38.016.938)    (13.390.150)     (2.405.162)

    LABA SEBELUM PAJAK
                                         84.888.126    238.430.634    1.010.337.228    502.107.484     (99.177.186)
    PENGHASILAN

    BEBAN PAJAK PENGHASILAN             (53.074.918)   (87.387.543)   (499.561.131)   (294.689.659)     (4.270.588)

    Rugi bersih tahun berjalan dari               -              -               -    (144.101.228)              -
    operasi yang dihentikan

    LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN           31.813.208    151.043.091     510.776.097      63.316.597    (103.447.774)
                                            -78,94%        -70,43%         706,70%        -161,21%
    PENGHASILAN KOMPREHENSIF
    LAINNYA
    Pos yang tidak akan
    direklasifikasi ke laba rugi rugi
    > Pengukuran kembali atas               797.833       (911.971)        576.208       2.197.639      (1.056.694)
    kewajiban imbalan pasti

    Pos-pos yang akan direklasifikasi
    ke laba rugi:
    > Selisih kurs karena penjabaran     (3.856.002)     1.205.695      (2.130.303)      1.140.291      (1.265.443)
    laporan keuangan
    > Keuntungan (kerugian) yang
    belum direalisasi atas
      instrumen keuangan derivatif        4.549.844     (3.897.534)     48.179.740      13.892.183     (24.150.709)


    > Kerugian yang belum
    direalisasi atas investasi


                                                                                                        41
Page 56
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                    Uraian                   2024           2023           2022           2021           2020
      pada nilai wajar melalui              (3.512.867)      (448.949)      (802.020)     9.664.444       (419.767)
    penghasilan komprehensif
    lainnya

    Jumlah laba komprehensif –
                                            (2.021.192)    (4.052.759)    45.823.625     26.894.557    (26.892.613)
    setelah pajak

    JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
                                            29.792.016    146.990.332    556.599.722     90.211.154   (130.340.387)
    TAHUN BERJALAN
   Sumber: Laporan Keuangan INDY


                       Dari sisi Pendapatan, INDY mencatatkan perkembangan yang cenderung fluktuatif
                       dari 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024, sebagaimana dirinci
                       sebagai berikut:


                       - Pendapatan pada tahun 2021 tercatat sebesar US$3,01 miliar mengalami
                             peningkatan sebesar 47,75% dari tahun sebelumnya yang sebesar US$2,08
                             miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya segmen pendapatan
                             sumber daya energi sebesar US$1,28 miliar menjadi US$2,81 miliar.
                       - Pendapatan pada tahun 2022 tercatat sebesar US$4,33 miliar mengalami
                             peningkatan sebesar 41,24% dari tahun sebelumnya yang sebesar US$3,07
                             miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya segmen pendapatan
                             sumber daya energi sebesar US$1,05 miliar menjadi US$3,86 miliar.
                       - Pendapatan pada 31 Desember 2023 tercatat sebesar US$3,03 miliar mengalami
                             penurunan sebesar 30,18% dari tahun sebelumnya yang sebesar US$4,33 miliar.
                             Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya segmen pendapatan sumber daya
                             energi sebesar US$1,20 miliar menjadi US$2,66 miliar.
                       - Pendapatan pada 31 Desember 2024 tercatat sebesar US$2,45 miliar mengalami
                             penurunan sebesar 19,17% dari tahun sebelumnya yang sebesar US$3,03 miliar.
                             Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya segmen pendapatan sumber daya
                             energi sebesar US$580,16 juta menjadi US$2,05 miliar.


                       Selama tahun 2020 sampai dengan 31 Desember 2024, laba (rugi) kotor INDY
                       tercatat mengalami perkembangan yang fluktuatif dengan rincian sebagai berikut:


                      -      Beban pokok pendapatan pada tahun 2021 sebesar US$2,15 miliar mengalami
                             peningkatan sebesar 17,97% dari tahun 2020 yang sebesar US$1,82 miliar.
                             Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh biaya sub-kontraktor, instalasi,
                             beban perlengkapan, komunikasi dan beban usaha langsung sebesar US$125,94
                             juta. Sehingga pada tahun 2021 laba kotor tercatat sebesar US$918,12 juta atau
                             mengalami peningkatan sebesar 261,64% dari tahun 2020 yang mencatatkan
                             laba kotor sebesar US$253,88 juta.
                       - Beban pokok pendapatan pada tahun 2022 sebesar US$2,88 miliar mengalami
                             peningkatan sebesar 34,08% dari tahun 2021 yang sebesar US$2,15 miliar.


                                                                                                        42
Page 57
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                       Peningkatan tersebut disebabkan biaya royalti sebesar US$304,12 juta. Sehingga
                       pada tahun 2022 laba kotor tercatat sebesar US$1,45 miliar atau mengalami
                       peningkatan sebesar 58,02% dari tahun 2021 yang mencatatkan laba kotor
                       sebesar US$918,12 juta.
                  - Beban pokok pendapatan pada tahun 2023 sebesar US$2,47 miliar mengalami
                       penurunan sebesar 14,19% dari tahun 2022 yang sebesar US$2,88 miliar.
                       Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh biaya bahan baku yang turun
                       sebesar US$220,71 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Sehingga pada tahun
                       2023 laba kotor tercatat sebesar US$551,96 juta atau mengalami penurunan dari
                       tahun 2022 yang mencatatkan laba kotor sebesar US$1,45 miliar.
                  - Beban pokok pendapatan pada 31 Desember 2024 sebesar US$2,11 miliar
                       mengalami penurunan sebesar 14,58% dari tahun 2023 yang sebesar US$2,47
                       miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh biaya bahan baku yang
                       turun sebesar US$271,14 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Sehingga pada
                       tahun 2024 laba kotor tercatat sebesar US$332,69 juta atau mengalami
                       penurunan dari tahun 2023 yang mencatatkan laba kotor sebesar US$551,98
                       juta.

                  Selama tahun 2020 sampai dengan 31 Desember 2024, INDY tercatat mengalami
                  perkembangan laba (rugi) usaha yang fluktuatif dengan rincian sebagai berikut:


                  - Beban usaha pada tahun 2021 sebesar US$145,40 juta mengalami peningkatan
                       sebesar 5,35% dari tahun 2020 yang sebesar US$138,02 juta. Atas peningkatan
                       beban usaha, maka pada tahun 2021, INDY mencatatkan laba usaha sebesar
                       US$772,72 juta atau meningkat sebesar 566,95% dari tahun sebelumnya yang
                       mencatatkan laba sebesar US$115,86 juta.
                  - Beban usaha pada tahun 2022 sebesar US$240,73 juta mengalami peningkatan
                       65,65% dari tahun 2021 yang sebesar US$145,40 juta. Atas peningkatan beban
                       usaha dan meningkatnya laba kotor, maka pada tahun 2022, INDY mencatatkan
                       laba usaha sebesar US$1,21 miliar atau meningkat sebesar 56,60% dari tahun
                       sebelumnya yang mencatatkan laba sebesar US$772,72 juta.
                  - Beban usaha pada tahun 2023 sebesar US$239,78 juta mengalami penurunan
                       sebesar 0,39% dari tahun 2022 yang sebesar US$240,73 juta. Atas penurunan
                       beban usaha dan laba kotor, maka pada tahun 2023, INDY mencatatkan laba
                       usaha sebesar US$312,20 juta atau menurun sebesar 74,29% dari tahun
                       sebelumnya yang mencatatkan laba sebesar US$1,21 miliar.
                  - Beban usaha pada 31 Desember 2024 sebesar US$174,60 miliar atau setara
                       dengan penurunan sebesar 27,18% dari tahun sebelumnya yang sebesar
                       US$174,60 miliar. Atas penurunan beban usaha dan laba kotor, Maka pada 31
                       Desember 2024, INDY mencatatkan laba usaha sebesar US$158,10 juta atau
                       menurun sebesar 49,38% dari tahun sebelumnya yang mencatatkan laba sebesar
                       US$158,10 juta.




                                                                                                   43
Page 58
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  Setelah diakumulasi dengan pendapatan atau biaya lain-lain serta manfaat (beban)
                  pajak penghasilan, laba (rugi) tahun berjalan dari tahun 2020 sampai dengan 31
                  Desember 2024 yang dicatatkan INDY mengalami perkembangan yang fluktuatif
                  dengan rincian sebagai berikut:


                  - Pada tahun 2021 INDY mencatatkan laba tahun berjalan tercatat sebesar
                       US$63,32 juta atau mengalami peningkatan sebesar 161,21% dari tahun 2020
                       yang mencatat rugi sebesar US$103,32 juta.
                  - Pada tahun 2022 INDY mencatatkan laba tahun berjalan sebesar US$510,78 juta
                       atau mengalami peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 706,60% dari tahun
                       2021 yang mencatatkan laba sebesar US$63,32 juta.
                  - Pada tahun 2023 INDY mencatatkan laba tahun berjalan tercatat sebesar
                       US$151,04 juta atau mengalami penurunan sebesar 70,43% dari tahun 2022
                       yang mencatatkan laba sebesar US$510,78 juta.
                  - Pada 31 Desember 2024 INDY mencatatkan laba tahun berjalan tercatat sebesar
                       US$31,81 juta meskipun setara dengan penurunan sebesar 78,94% dari tahun
                       sebelumnya yang mencatatkan laba tahun berjalan sebesar US$151,04 juta.


                  Rasio Keuangan

                  Berdasarkan atas kinerja keuangan INDY per 31 Desember 2020 sampai dengan per
                  31 Desember 2024, diperoleh hasil analisis rasio sebagai berikut.

                                                  Tabel 11 Rasio Keuangan
                       KETERANGAN                 2024       2023       2022       2021       2020       Rata-rata


                LIQUIDITY (%)
                Current Ratio                     215,12%    151,06%    169,89%    184,19%    196,99%    183,45%
                Quick Ratio                       139,59%     80,69%    143,34%    119,15%    157,34%    128,02%
                Working Capital to Total Assets    22,97%     16,11%     22,93%     25,90%     19,65%      21,51%


                ACTIVITY (X)
                Total Assets Turnover (X)            0,83       0,97       1,21       0,83       0,59        0,89
                Inventory Turnover (X)              40,92      48,21      47,60      49,18      43,67       45,91
                Average Days Inventory (Day)             9          8          8          7          8           8
                Account Receivable Turnover (X)      6,61       8,81       8,11       6,32       4,49        6,87
                Average Collection Period (Day)       55         41         45         58         81           56
                Working Capital Turnover (X)         3,60       6,03       5,26       3,21       3,03        4,23


                SOLVABILITY (%)
                Total Debt to Equity Ratio        118,62%    126,06%    168,16%    317,72%    302,83%    206,68%
                Total Debt to Asset Ratio          54,26%     55,76%     62,71%     76,06%     75,18%      64,79%
                Long Term Debt To Equity Ratio     75,00%     54,71%     80,20%    189,20%    221,23%    124,07%


                RENTABILITY (%)
                Gross Profit Margin                13,60%     18,24%     33,47%     29,91%     12,22%      21,49%
                Operating Profit Margin             6,46%     10,31%     27,91%     25,18%      5,58%      15,09%
                Net Profit Margin                   1,30%      4,99%     11,78%      2,06%     -4,98%       3,03%


                                                                                                            44
Page 59
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                        KETERANGAN                    2024       2023       2022        2021       2020      Rata-rata
                  Rate of Return on Investment          1,07%      4,85%     14,21%      1,72%      -2,96%      3,78%
                  Rate of Return on Equity              2,35%    10,97%      38,11%      7,16%     -11,93%      9,33%


                    Rasio Likuiditas
                    Rasio likuiditas menunjukkan selama periode 31 Desember 2020—31 Desember
                    2024 rata-rata current ratio dan quick ratio adalah sebesar 183,45% dan 128,02%.
                    Hal tersebut menunjukkan bahwa INDY mempunyai aset lancar yang cukup untuk
                    membayar seluruh utang jangka pendeknya. Sementara itu, untuk working capital
                    to total assets ratio memiliki rata-rata sebesar 21,51%.

                    Rasio Solvabilitas
                    Debt to equity ratio (DER) menunjukkan besarnya porsi utang terhadap ekuitas
                    dalam pembiayaan perusahaan sedangkan debt to asset ratio (DAR) menunjukkan
                    posisi liabilitas terhadap aset dalam pembiayaan perusahaan. Rasio solvabilitas ini
                    menunjukkan seberapa besar kemampuan sebuah perusahaan untuk melunasi
                    seluruh liabilitasnya dengan ekuitas atau aset yang dimiliki jika perusahaan tersebut
                    dilikuidasi. Rasio solvabilitas menunjukkan selama periode 31 Desember 2020—31
                    Desember 2024, rata-rata DER dan DAR, masing-masing sebesar 206,68% dan
                    64,79%.


                    Rasio Profitabilitas
                    Tingkat balikan terhadap total investasi (ROI) menunjukkan kemampuan INDY untuk
                    menghasilkan laba bersih yang diukur dengan membandingkan antara laba bersih
                    dengan jumlah aset yang diinvestasikan. Rata-rata tingkat balikan terhadap total
                    investasi pada INDY dari periode 31 Desember 2020—31 Desember 2024 adalah
                    sebesar 3,78%. Sedangkan tingkat balikan terhadap total ekuitas (ROE) menunjukkan
                    kemampuan Perusahaan untuk menghasilkan laba bersih yang diukur dengan
                    membandingkan antara laba bersih dengan jumlah ekuitas. Pada periode
                    31 Desember 2020—31 Desember 2024, rata-rata tingkat balikan terhadap total
                    ekuitas mencatatkan sebesar 9,33%.

          4.1.2     Penilaian Arus Kas


                    Arus Kas INDY selama per 31 Desember 2020 sampai dengan per 31 Desember
                    2024 adalah sebagai berikut.


                                                 Tabel 12 Kinerja Arus Kas INDY (US$)
                  Uraian                 2024             2023             2022             2021             2020
          ARUS KAS DARI
            (UNTUK) AKTIVITAS
            OPERASI
          Penerimaan kas dari       2.372.964.272      3.188.456.528    4.295.779.712   3.280.729.991     2.056.303.725
            pelanggan




                                                                                                                 45
Page 60
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                    Uraian              2024              2023              2022            2021              2020
          Pengeluaran kas          (1.666.445.333)   (1.885.845.177)   (2.226.705.719) (2.086.721.277)   (1.385.739.546)
            kepada pemasok
          Pengeluaran kas           (110.045.783)     (110.493.945)     (100.534.981)   (106.683.730)     (213.529.613)
            kepada direktur,
            komisaris dan
            karyawan
          Pembayaran royalti        (474.065.186)     (656.880.200)     (624.139.034)   (342.052.756)     (154.060.047)
            kepada Pemerintah


          Kas yang dihasilkan         122.407.970       535.237.206     1.344.399.978     745.272.228       302.974.519
            dari operasi
          Penerimaan klaim             34.442.170        25.133.877        35.238.318      34.395.500        42.121.651
            pengembalian pajak
          Penghasilan bunga            24.466.215        14.767.555         4.933.553       4.828.252        11.573.026
          Pembayaran beban           (95.060.276)      (81.455.121)      (92.228.498)     (98.528.551)    (105.549.351)
            keuangan
          Pembayaran klaim             (8.442.566)     (16.425.834)                 -     (33.868.929)                -
            pengembalian pajak
          Pembayaran pajak          (133.027.368)     (676.339.319)     (366.267.903)   (167.015.409)     (128.438.282)
            penghasilan dan
            pajak lainnya
          Kas bersih Diperoleh       (55.213.855)     (199.081.636)      926.075.448      485.083.091       122.681.563
            dari (Digunakan
            untuk) aktivitas
            operasi


          ARUS KAS DARI
            AKTIVITAS INVESTASI
          Pencairan aset              487.718.195        31.238.043        35.097.601      46.938.213        16.589.343
            keuangan lainnya
          Hasil penjualan aset         13.943.930           276.827           295.716       5.461.488         6.734.096
            tetap
          Penerimaan dividen            5.778.359        11.621.200        26.011.554      21.930.295        16.792.033
          Penerimaan piutang            3.216.833         1.440.000         3.820.000       1.761.207         1.008.568
            lain-lain dari pihak
            berelasi
          Penerimaan piutang                                      -         5.042.577
            lain-lain dari pihak
            ketiga
          Pemberian piutang ke                                    -      (13.605.287)
            pihak berelasi
          Pembayaran aset              (9.580.220)       (4.348.309)     (43.291.620)      (6.192.034)       (3.103.794)
            eksplorasi dan
            evaluasi dan
            properti
            pertambangan
          Kenaikan investasi di        (1.274.554)     (26.850.124)      (50.055.138)      (2.537.030)     (21.804.498)
            entitas asosiasi dan
            ventura bersama
          Akuisisi entitas anak,     (13.598.229)         6.460.672                 -               -                 -
            setelah dikurangi
            dengan kas yang
            diperoleh



                                                                                                                 46
Page 61
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                     Uraian           2024            2023           2022           2021            2020
          Perolehan aset             (1.511.730)     (2.200.531)    (1.928.757)   (11.607.007)     (8.134.216)
            takberuwjud
          Kenaikan tanaman           (2.634.414)              -              -              -               -
            produktif - tanaman
            belum
            menghasilkan
          Pembayaran uang           (13.591.859)     (5.643.079)   (16.104.839)    (6.390.510)    (13.227.418)
            muka dan aset
            lancar lainnya
          Penerimaan uang               500.000               -      1.051.229              -               -
            muka dan aset tidak
            lancar lainnya
          Penerimaan uang                     -               -              -              -               -
            muka terkait dengan
            aset tidak lancar
            yang dimiliki untuk
            dijual
          Penerimaan dari aset                       22.310.049
            tidak lancar untuk
            dijual dikurangi
            biaya transaksi
          Perolehan aset tetap      (90.905.524)   (112.446.865)   (28.421.319)   (67.209.288)    (84.222.740)
          Penempatan aset          (425.508.493)   (198.035.550)   (19.044.575)   (24.663.696)    (22.992.002)
            keuangan lainnya
          Penerimaan atas           200.781.973               -    (12.245.324)   (46.473.838)        378.765
            penjualan entitas
            anak
          Pembayaran piutang         (3.000.000)     (7.242.665)             -              -               -
            pinjaman yang
            dapat dikonversikan
          Penjualan entitas anak                                   146.215.160     41.172.751
          Kas bersih Diperoleh      150.334.267    (283.420.332)    32.836.978    (47.809.449)   (111.981.863)
            dari (Digunakan
            untuk) aktivitas
            investasi


          ARUS KAS DARI
            AKTIVITAS
            PENDANAAN
          Penerimaan bersih         576.817.790     227.163.476     82.565.934      8.462.000     215.671.466
            pinjaman jangka
            pendek, pinjaman
            yang dapat
            dikonversikan dan
            utang jangka
            panjang, setelah
            biaya transaksi
          Penerimaan uang                     -       1.719.401     43.019.865              -               -
            muka setoran modal
            dari kepemilikan
            non-pengendali




                                                                                                       47
Page 62
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  Uraian             2024            2023            2022            2021            2020
          Penerimaan dari            1.443.274               -               -               -               -
            penerbitan saham
            baru entitas anak
          Penerimaan bersih        449.315.393
            dari penerbitan
            utang obligasi
            setelah biaya emisi
            obligasi
          Penerimaan dari                                                                           13.052.248
            transaksi jual dan
            sewa balik
          Penerimaan dari                                                                          675.000.000
            penerbitan obligasi
          Penerimaan dari                           20.350.000
            pinjaman yang
            dapat dikonversikan
          Pembelian kembali                                                                           (359.945)
            saham perusahaan
          Pembelian kembali                                                                         (2.033.441)
            saham entitas anak
          Pembayaran biaya                          (3.974.360)
            utang bank
          Pembayaran biaya                                                          (1.588.522)
            emisi obligasi
          Pembayaran biaya                                                                         (10.587.668)
            transaksi terkait
            penerbitan utang
            obligasi
          Pembayaran utang        (830.916.753)    (63.185.000)   (358.600.121)              -    (550.000.000)
            obligasi dan premi
          Pembayaran dividen       (21.390.869)    (39.686.553)    (45.000.000)    (24.916.000)    (12.014.000)
            entitas anak kepada
            kepentingan non-
            pengendali
          Pembayaran dividen       (30.000.000)    (73.252.551)    (40.000.000)              -     (31.586.743)
          Pembayaran pinjaman     (227.489.989)   (193.818.799)   (347.282.930)   (112.194.623)   (225.037.551)
            jangka pendek,
            utang jangka
            panjang dan sewa
            pembiayaan
          Kas bersih Diperoleh     (82.221.154)   (124.684.386)   (665.297.252)   (130.237.145)     72.104.366
            dari (Digunakan
            untuk) Aktivitas
            Pendanaan


          KENAIKAN BERSIH KAS       12.899.258    (607.186.354)    293.615.174     307.036.497      82.804.066
            DAN SETARA KAS


          KAS DAN SETARA KAS       449.204.420    1.155.539.134    867.404.826     651.193.109     568.633.705
            AWAL TAHUN




                                                                                                        48
Page 63
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                    Uraian               2024            2023             2022             2021          2020
          Pengaruh perubahan            (7.094.271)      1.085.262        (5.480.866)     (1.499.436)     (244.662)
            kurs mata uang
            asing


          KAS DAN SETARA KAS           455.009.407     549.438.042    1.155.539.134      956.730.170    651.193.109
            AKHIR TAHUN




                     Pada 31 Desember 2024, kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi sebesar
                     US$55,21 juta, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi sebesar US$150,33
                     juta, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar US$82,22
                     juta sehingga terjadi kenaikan kas sebesar US$12,90 juta.


                     Pada tahun 2023, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar
                     US$199,08 juta, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
                     US$283,42 juta, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar
                     US$124,68 juta sehingga terjadi penurunan kas sebesar US$607,19 juta.


                     Pada tahun 2022, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar
                     US$926,08 juta, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi sebesar US$32,84
                     juta, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar US$665,30
                     juta sehingga terjadi peningkatan kas sebesar US$293,62 juta.


                     Pada tahun 2021, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar
                     US$485,08 juta, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
                     US$47,81 juta, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar
                     US$130,24 juta sehingga terjadi kenaikan kas sebesar US$307,04 juta.


                     Pada tahun 2020, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar
                     US$122,68 juta, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
                     US$111,98 juta, dan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar
                     US$72,10 juta sehingga terjadi kenaikan kas sebesar US$82,80 juta.


          4.1.3      Penilaian atas Proyeksi Keuangan


                     Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan Rencana Transaksi dari
                     manajemen. asumsi dalam penyusunan proyeksi adalah sebagai berikut.
                     • Proyeksi       keuangan    disajikan   mulai   1    Oktober      2024   sampai   dengan
                        31 Desember 2029.
                     • Pendapatan tahun 2024 sesuai proyeksi keuangan yang disampaikan oleh
                        manajemen terdiri dari:
                        Sumber Daya Energi                            US$      2.036.379.999
                        Jasa Energi                                   US$         240.628.996


                                                                                                             49
Page 64
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                       Logistik and Infrastruktur                                   US$              37.594.503
                       Mineral                                                      US$               7.660.642
                       Kendaraan Listrik                                            US$              28.500.937
                       Bisnis hijau                                                 US$              28.722.637
                       Produk dan Jasa Digital                                      US$              13.030.939
                       Lainnya                                                      US$              54.161.096


                       Selanjutnya pendapatan pada tahun 2025 sampai dengan tahun 2038
                       diasumsikan mengalami perkembangan sebagai berikut:


                                                         Tabel 13 Asumsi Pendapatan
                            Sumber                                                                                     Produk
                                                         Logistik dan                     Kendaraan        Bisnis
                  Tahun      Daya         Jasa Energi                       Mineral                                    dan Jasa     Lainnya
                                                         Infrastruktur                     Listrik         hijau
                             Energi                                                                                     Digital

                  2025       -3,77%         32,63%            33,82%     1174,61%           99,34%       214,28%        43,16%      -93,70%
                  2026       -5,87%         17,28%            33,02%        92,31%          22,04%         36,57%       34,96%       26,92%
                  2027        1,15%         23,41%              9,90%      143,69%          56,70%         81,11%       23,81%       24,97%
                  2028        0,30%         11,94%              9,38%         7,50%         56,89%         22,23%       22,43%       16,30%
                  2029       -1,18%        -11,31%              1,58%       25,71%          31,65%          3,46%       18,69%       15,75%
                  2030       16,17%           0,00%             0,00%       11,30%          -0,01%          0,00%         0,00%       0,00%
                  2031        0,39%           0,00%             0,00%         8,39%          0,00%          0,00%         0,00%       0,00%
                  2032       -0,09%           0,00%             0,00%         0,79%          0,00%          0,00%         0,00%       0,00%
                  2033       -0,76%           0,00%             0,00%        -5,24%          0,01%          0,00%         0,00%       0,00%
                  2034       -2,09%           0,00%             0,00%        -3,66%          0,00%          0,00%         0,00%       0,00%
                  2035       -8,51%           0,00%             0,00%      -11,41%           0,00%          0,00%         0,00%       0,00%
                  2036      -18,05%           0,00%             0,00%        -1,99%         -2,33%          0,00%         0,00%       0,00%
                  2037       -7,16%           0,00%             0,00%         9,89%         -2,38%          0,00%         0,00%       0,00%
                  2038       -7,72%           0,00%             0,00%      -15,92%          -2,44%          0,00%         0,00%       0,00%


                  • Beban pokok pendapatan, beban usaha, serta pendapatan (beban) lain-lain
                       selama periode proyeksi diasumsikan sebagai berikut:


                                                             Tabel 14 Asumsi Biaya
                             Beban Pokok Penjualan                                           Pendapatan (beban) lain-lain

                                                                                                     Keuntungan
                                                             Beban                                                                Bagian laba
                                                                                                      (kerugian)
                                                             Usaha        Beban                                     Pendapatan      bersih
                           Non Batubara       Batubara                                Amortisasi        atas
                  Uraian                                                 Bunga                                        bunga       perusahaan
                                                                                                      penjualan
                                                                                                                                   asosiasi
                                                                                                        aset

                             To sales         To sales      Growth       To sales      To sales       To sales       To sales      To sales

                   2025          97,57%        82,84%         4,18%      -3,73%         -0,03%            0,00%         0,00%          0,68%
                   2026          95,60%        81,11%       18,70%       -3,42%         -0,03%            0,00%         0,00%          0,71%
                   2027          88,58%        76,55%         9,99%      -3,93%         -0,03%            0,00%         0,01%          0,70%
                   2028          89,85%        77,74%         6,36%      -4,07%         -0,03%            0,00%         0,01%          0,76%
                   2029          88,51%        76,38%         3,38%      -3,37%         -0,03%            0,00%         0,01%          0,79%
                   2030          87,83%        81,71%         2,60%      -2,65%         -0,02%            0,00%         0,01%          0,61%



                                                                                                                                     50
Page 65
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                              Beban Pokok Penjualan                                         Pendapatan (beban) lain-lain

                                                                                                 Keuntungan
                                                           Beban                                                               Bagian laba
                                                                                                  (kerugian)
                                                           Usaha       Beban                                     Pendapatan      bersih
                            Non Batubara       Batubara                           Amortisasi         atas
                  Uraian                                               Bunga                                       bunga       perusahaan
                                                                                                  penjualan
                                                                                                                                 asosiasi
                                                                                                     aset

                              To sales         To sales   Growth      To sales     To sales        To sales       To sales       To sales

                   2031           85,18%        79,41%      1,73%      -2,21%       -0,02%            0,00%          0,01%          0,60%
                   2032           84,56%        72,15%      4,53%      -1,84%       -0,02%            0,00%          0,01%          0,60%
                   2033           86,23%        69,00%      1,52%      -0,51%       -0,02%            0,00%          0,01%          0,61%
                   2034           87,32%        68,70%     -0,70%      -0,51%       -0,02%            0,00%          0,01%          0,62%
                   2035           90,37%        62,11%     -0,43%      -0,55%       -0,02%            0,00%          0,01%          0,67%
                   2036           91,01%        66,92%    -10,11%      -0,61%       -0,03%            0,00%          0,02%          0,74%
                   2037           89,21%        68,50%     -2,71%      -0,62%       -0,03%            0,00%          0,02%          0,76%
                   2038           84,74%        59,93%      0,36%      -0,66%       -0,03%            0,00%          0,02%          0,81%


                  Proyeksi Posisi Keuangan

                  Proyeksi laba rugi INDY selama tahun 2025 sampai dengan 2038 adalah sebagai
                  berikut.

                           Tabel 15 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (US$ Ribu)
                                  Keterangan                  2025               2026            2027            2028           2029

                   ASET
                   ASET LANCAR
                       Kas dan setara kas                     412.804            330.082         410.045         412.669        365.920
                       Aset Keuangan Lainnya                  105.000            105.000         105.000         105.000        105.000
                       Piutang                                446.008            473.126         553.458         581.964        571.483
                       Persediaan                                  46.631         48.943           52.984         60.676         66.568
                       Kontrak yang belum ditagih                  21.823         21.823           21.823         21.823         21.823
                       Pajak dibayar dimuka                   128.441            127.223         156.252         168.775        177.600
                       Aset Biologis                                 666            666               666             666            666
                       Aset derivatif                                   -               -                   -              -              -
                       Aset lancar lainnya                    205.120            227.532         244.960         260.205        217.434
                   Total Aset Lancar                         1.366.493         1.334.395       1.545.189        1.611.779      1.526.495


                   ASET TIDAK LANCAR
                       Aset Keuangan Lainnya                       84.004         84.194           84.194         84.194         84.441
                       Piutang dari pihak terkait                       -               0                   -              -              -
                       Hak guna aset                               26.340         23.353           19.999         17.036         14.616
                       Aset Tetap                             635.532            752.077         848.745         859.794        789.113
                       Aset eksplorasi dan evaluasi                17.283         18.393           19.302         20.211         23.306
                       Properti penambangan                   159.431            200.738         193.925         199.380        193.692
                       Investasi pada perusahaan
                       asosiasi                               301.370            307.865         317.004         323.423        329.913
                       Klaim pengembalian pajak                    26.083         26.083           26.083         26.083         26.083
                       Goodwill                               651.393            651.393         651.393         651.393        651.393
                       Aset takberwujud                            37.753         37.094           36.133         35.147         34.179
                       Eksplorasi yang tertunda                         -               -                   -              -              -
                       Aset pajak tangguhan                        17.582         17.366           17.033         16.208         14.561


                                                                                                                                   51
Page 66
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                 Keterangan                2025        2026          2027        2028        2029

                       Aset derivatif                             -            -            -           -            -
                       Aset tidak lancar lainnya            88.004     211.543        92.009      91.845      89.366
                   Total Aset Tidak Lancar                2.044.776   2.330.100     2.305.820   2.324.716   2.250.663


                   TOTAL ASET                             3.411.269   3.664.494     3.851.009   3.936.495   3.777.158


                   LIABILITAS DAN EKUITAS
                   LIABILITAS LANCAR
                       Utang usaha                         174.751     181.934       226.048     253.385     240.688
                       Utang pajak                          72.529      87.569       111.244     126.191     116.855
                       Beban yang masih harus
                          dibayar                          138.526     146.728       165.405     176.311     164.556
                       Tagihan berlebih                      1.928       2.336         3.008       3.402       3.053
                       Liabilitas sewa                       7.830       7.835         7.830       7.763       7.758
                       Utang bank                           80.746      82.108       109.210     109.531      99.133
                       Liabilitas lancar lainnya            75.019      75.386        72.798      74.909      70.406
                   Total Liabilitas Lancar                 551.329     583.895       695.544     751.492     702.449


                   LIABILITAS TIDAK LANCAR
                       Liabilitas sewa                      13.792      10.458         7.128       3.865       1.081
                       Utang Bank                          819.019     964.986       915.035     792.768     579.958
                       Convertible loan                           -            -            -           -            -
                       Utang pihak berelasi                       0           (0)           0           0           (0)
                       Senior Notes - due 2024                    -            -            -           -            -
                       Senior Notes - due 2025                    0            0            0           0            0
                       Senior Notes - due 2029             455.000     455.000       455.000            -            -
                       Senior Notes - due 2030                    -            -            -    550.000     550.000
                       Senior Notes                               -            -            -           -            -
                       Senior Notes                               -            -            -           -            -
                       Biaya penerbitan obligasi yang
                       belum diamortisasi                   (6.732)     (4.415)       (2.398)     (8.631)     (8.250)
                       Provisi untuk rehabilitasi
                       tambang                              47.741      52.376        57.012      61.647      51.546
                       Liabilitas pajak tangguhan            9.593       9.593         9.593       9.593       9.593
                       Provisi untuk liabilitas imbalan
                       pascakerja                           40.411      40.523        40.639      40.759      40.883
                       Liabilitas tidak lancar lainnya      33.681      93.551        84.594     107.867      99.928
                   Total Liabilitas Tidak Lancar          1.412.506   1.622.072     1.566.603   1.557.868   1.324.739


                   Kepentingan Non-pengendali              264.582     261.058       263.671     234.831     227.705


                   EKUITAS
                       Modal disetor                       310.358     310.358       310.358     310.358     310.358
                       Laba ditahan                        876.145     879.814       889.303     985.153    1.054.612
                       Pendapatan Bersih saat ini            9.925      20.873       139.106     110.369     170.870
                       Lainnya                             (13.607)    (13.607)      (13.607)    (13.607)    (13.607)
                   Total Ekuitas                          1.447.403   1.458.496     1.588.831   1.627.104   1.749.938


                   TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS           3.411.238   3.664.463     3.850.978   3.936.464   3.777.127




                                                                                                               52
Page 67
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                  Keterangan           2030        2031        2032        2033        2034

                   ASET
                   ASET LANCAR
                       Kas dan setara kas              300.464     281.230     593.860     428.505     752.312
                       Aset Keuangan Lainnya           105.000     105.000     105.000     105.000     105.000
                       Piutang                         611.288     619.277     619.808     613.233     605.357
                       Persediaan                       72.025      71.345      68.832      67.571      66.979
                       Kontrak yang belum ditagih       21.823      21.823      21.823      21.823      21.823
                       Pajak dibayar dimuka            185.319     183.900     184.449     182.889     183.408
                       Aset Biologis                       666         666         666         666         666
                       Aset derivatif                         -           -           -           -           -
                       Aset lancar lainnya             233.811     271.205     272.448     256.322     262.274
                   Total Aset Lancar                  1.530.397   1.554.446   1.866.887   1.676.010   1.997.819


                   ASET TIDAK LANCAR
                       Aset Keuangan Lainnya            84.441      84.441      84.441      84.441      84.441
                       Piutang dari pihak terkait             -           -           -           -           -
                       Hak guna aset                    14.616      14.616      14.616      14.616      14.616
                       Aset Tetap                      734.981     675.332     631.060     580.101     556.007
                       Aset eksplorasi dan evaluasi     27.961      32.616      37.272      41.927      43.697
                       Properti penambangan            174.298     154.905     135.511     116.118      96.724
                       Investasi pada perusahaan
                       asosiasi                        334.046     337.768     341.489     345.202     348.924
                       Klaim pengembalian pajak         26.083      26.083      26.083      26.083      26.083
                       Goodwill                        651.393     651.393     651.393     651.393     651.393
                       Aset takberwujud                 33.281      32.383      31.485      30.588      29.690
                       Eksplorasi yang tertunda               -           -           -           -           -
                       Aset pajak tangguhan             14.561      14.561      14.561      14.561      14.561
                       Aset derivatif                         -           -           -           -           -
                       Aset tidak lancar lainnya        84.595      79.824      75.052      70.281      65.510
                   Total Aset Tidak Lancar            2.180.257   2.103.923   2.042.965   1.975.312   1.931.647


                   TOTAL ASET                         3.710.655   3.658.369   3.909.851   3.651.322   3.929.466


                   LIABILITAS DAN EKUITAS
                   LIABILITAS LANCAR
                       Utang usaha                     289.906     285.120     265.162     255.179     250.285
                       Utang pajak                     117.436     117.335     117.115     116.956     116.929
                       Beban yang masih harus
                          dibayar                      164.556     164.556     164.556     164.556     164.556
                       Tagihan berlebih                  3.053       3.053       3.053       3.053       3.053
                       Liabilitas sewa                   7.758       7.758       7.758       7.758       7.758
                       Utang bank                       82.255      81.087      79.920      78.752      77.585
                       Liabilitas lancar lainnya        77.478      76.597      73.340      71.706      70.939
                   Total Liabilitas Lancar             742.443     735.506     710.904     697.961     691.105


                   LIABILITAS TIDAK LANCAR
                       Liabilitas sewa                   1.081       1.081       1.081       1.081       1.081
                       Utang Bank                      370.644      98.998      78.720      74.298      73.547
                       Convertible loan                       -           -           -           -           -
                       Utang pihak berelasi                   0           0           0           0           0
                       Senior Notes - due 2024                -           -           -           -           -
                       Senior Notes - due 2025                0           0           0           0           0



                                                                                                         53
Page 68
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                  Keterangan               2030        2031        2032        2033        2034

                       Senior Notes - due 2029                    -           -           -           -           -
                       Senior Notes - due 2030             550.000     550.000     550.000            -           -
                       Senior Notes                               -           -           -           -           -
                       Senior Notes                               -           -           -           -           -
                       Biaya penerbitan obligasi yang
                       belum diamortisasi                   (8.250)     (8.250)     (8.250)     (8.250)     (8.250)
                       Provisi untuk rehabilitasi
                       tambang                              41.253      30.765      20.078       9.020      (3.816)
                       Liabilitas pajak tangguhan            9.593       9.593       9.593       9.593       9.593
                       Provisi untuk liabilitas imbalan
                       pascakerja                           40.919      40.956      40.993      41.030      41.068
                       Liabilitas tidak lancar lainnya     102.770     108.200     113.631     119.061     124.491
                   Total Liabilitas Tidak Lancar          1.108.010    831.343     805.845     245.833     237.714


                   Kepentingan Non-pengendali              233.081     267.861     273.517     257.337     256.749


                   EKUITAS
                       Modal disetor                       310.358     310.358     310.358     310.358     310.358
                       Laba ditahan                       1.167.326   1.274.580   1.448.797   1.714.296   2.028.625
                       Pendapatan Bersih saat ini          162.031     251.314     373.025     438.132     417.510
                       Lainnya                             (12.626)    (12.626)    (12.626)    (12.626)    (12.626)
                   Total Ekuitas                          1.860.171   2.091.489   2.393.071   2.707.497   3.000.616


                   TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS           3.710.624   3.658.338   3.909.820   3.651.291   3.929.435


                                  Keterangan               2035        2036        2037        2038
                   ASET
                   ASET LANCAR
                       Kas dan setara kas                 1.112.735   1.357.046   1.598.282   1.910.012
                       Aset Keuangan Lainnya               105.000     105.000     105.000     105.000
                       Piutang                             577.122     539.144     534.256     509.232
                       Persediaan                           63.024      60.809      59.977      56.918
                       Kontrak yang belum ditagih           21.823      21.823      21.823      21.823
                       Pajak dibayar dimuka                178.603     171.272     170.809     155.158
                       Aset Biologis                           666         666         666         666
                       Aset derivatif                             -           -           -           -
                       Aset lancar lainnya                 268.100     251.468     265.012     281.494
                   Total Aset Lancar                      2.327.074   2.507.228   2.755.826   3.040.304


                   ASET TIDAK LANCAR
                       Aset Keuangan Lainnya                84.441      84.441      84.441      84.441
                       Piutang dari pihak terkait                 -           -           -           -
                       Hak guna aset                        14.616      14.616      14.616      14.616
                       Aset Tetap                          524.780     491.033     462.888     451.952
                       Aset eksplorasi dan evaluasi         43.407      43.116      42.826      42.535
                       Properti penambangan                 77.331      57.937      38.544      28.867
                       Investasi pada perusahaan
                       asosiasi                            352.645     356.367     360.090     363.781
                       Klaim pengembalian pajak             26.083      26.083      26.083      26.083
                       Goodwill                            651.393     651.393     651.393     651.393
                       Aset takberwujud                     28.792      27.894      26.996      26.099
                       Eksplorasi yang tertunda                   -           -           -           -


                                                                                                             54
Page 69
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                 Keterangan                2035        2036        2037        2038
                       Aset pajak tangguhan                 14.561      14.561      14.561      14.561
                       Aset derivatif                             -           -           -           -
                       Aset tidak lancar lainnya            60.738      55.967      51.196      48.851
                   Total Aset Tidak Lancar                1.878.787   1.823.409   1.773.634   1.753.179


                   TOTAL ASET                             4.205.862   4.330.637   4.529.460   4.793.482


                   LIABILITAS DAN EKUITAS
                   LIABILITAS LANCAR
                       Utang usaha                         217.957     200.588     197.311     145.998
                       Utang pajak                         116.499     116.309     116.193     115.918
                       Beban yang masih harus
                          dibayar                          164.556     164.556     164.556     164.556
                       Tagihan berlebih                      3.053       3.053       3.053       3.053
                       Liabilitas sewa                       7.758       7.758       7.758       7.758
                       Utang bank                           76.417      75.250      74.082      72.914
                       Liabilitas lancar lainnya            65.813      62.942      61.864      57.900
                   Total Liabilitas Lancar                 652.054     630.455     624.818     568.098


                   LIABILITAS TIDAK LANCAR
                       Liabilitas sewa                       1.081       1.081       1.081       1.081
                       Utang Bank                           74.321      75.096      75.871      76.645
                       Convertible loan                           -           -           -           -
                       Utang pihak berelasi                       0           0           0           0
                       Senior Notes - due 2024                    -           -           -           -
                       Senior Notes - due 2025                    0           0           0           0
                       Senior Notes - due 2029                    -           -           -           -
                       Senior Notes - due 2030                    -           -           -           -
                       Senior Notes                               -           -           -           -
                       Senior Notes                               -           -           -           -
                       Biaya penerbitan obligasi yang
                       belum diamortisasi                   (8.250)     (8.250)     (8.250)     (8.250)
                       Provisi untuk rehabilitasi
                       tambang                              (3.816)     (3.816)     (3.816)     (3.816)
                       Liabilitas pajak tangguhan            9.593       9.593       9.593       9.593
                       Provisi untuk liabilitas imbalan
                       pascakerja                           41.106      41.144      41.183      41.222
                       Liabilitas tidak lancar lainnya     129.922     135.352     140.783     146.213
                   Total Liabilitas Tidak Lancar           243.957     250.200     256.444     262.688
                   Kepentingan Non-pengendali              265.790     238.818     245.456     263.670


                   EKUITAS
                       Modal disetor                       310.358     310.358     310.358     310.358
                       Laba ditahan                       2.327.488   2.627.326   2.827.611   3.021.367
                       Pendapatan Bersih saat ini          418.810     286.074     277.367     379.895
                       Lainnya                             (12.626)    (12.626)    (12.626)    (12.626)
                   Total Ekuitas                          3.309.820   3.449.950   3.648.167   3.962.665


                   TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS           4.205.830   4.330.606   4.529.429   4.793.451




                                                                                                          55
Page 70
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  Selama periode proyeksi 2025—2038, total aset INDY diproyeksikan akan terus
                  mengalami perkembangan yang fluktuatif dari sebesar US$3,41 miliar pada tahun
                  2025 menjadi sebesar US$4,79 miliar pada tahun 2038.


                  Pada sisi liabilitas, selama periode proyeksi 2025—2038, jumlah liabilitas
                  diperkirakan akan mengalami fluktuasi namun cenderung menurun yaitu dari
                  sebesar US$1,96 miliar pada tahun 2025 menjadi sebesar US$830,79 juta pada
                  tahun 2038.


                  Pada sisi ekuitas, selama periode 2025—2038, INDY diproyeksikan akan mengalami
                  peningkatan jumlah ekuitas. Pada tahun 2025, ekuitas INDY diproyeksikan sebesar
                  US$1,45 miliar dan menjadi sebesar US$3,96 miliar pada tahun 2038.

                  Proyeksi Laba Rugi

                  Proyeksi laba rugi INDY selama tahun 2025 sampai dengan 2038 adalah sebagai
                  berikut:

                              Tabel 16 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (US$ Ribu)
                               Keterangan            2025        2026        2027        2028        2029


                   Pendapatan                      2.595.886    2.695.725   3.227.421   3.448.767   3.567.448


                   Beban Pokok Pendapatan         (2.244.203) (2.309.873) (2.634.352) (2.872.102) (2.933.259)


                   Laba Kotor                        351.683     385.852     593.069     576.665     634.189


                   Beban Usaha                     (181.903)    (215.922)   (237.484)   (252.576)   (261.114)


                   Laba Usaha                        169.780     169.929     355.585     324.090     373.074


                   Pendapatan (biaya) lain-lain
                       Beban bunga                   (96.760)    (92.321)   (126.911)   (140.455)   (120.367)
                       Pendapatan bunga                     -           -           -           -            -
                       Amortisasi                       (898)       (898)       (898)       (898)         (898)
                       Kerugian/keuntungan
                       forex                                -           -           -           -            -
                       Penyisihan piutang ragu-
                       ragu                                 -           -           -           -            -
                       Keuntungan atas
                       penjualan aset tetap              (58)           -           -           -            -
                       Keuntungan (Kerugian)
                       atas operasi yang
                       dihentikan                           -           -           -           -            -




                                                                                                     56
Page 71
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                Keterangan              2025        2026        2027        2028        2029

                        Perubahan nilai wajar pada
                        derivatif tertanam dari
                        pinjaman konversi                      -           -           -           -            -
                        Biaya/pendapatan lainnya               9        (24)        201         206           504
                        Bagian laba bersih
                        perusahaan asosiasi              17.571      19.157      22.572      26.359      28.203
                   Total Pendapatan (biaya)
                                                       (80.135)     (74.085)   (105.035)   (114.788)    (92.558)
                       lain-lain


                   Laba (Rugi) Sebelum Pajak
                                                         89.644      95.844     250.551     209.302     280.516
                   Penghasilan


                   Beban Pajak Penghasilan             (55.520)     (53.646)    (85.984)    (76.994)    (86.523)


                   Kepentingan Non-pengendali          (24.199)     (21.326)    (25.461)    (21.939)    (23.123)


                   Laba (Rugi) Bersih Tahun
                                                          9.925      20.873     139.106     110.369     170.870
                   Berjalan


                                Keterangan              2030        2031        2032        2033        2034


                   Pendapatan                         3.936.416    4.002.495   4.006.510   3.950.653   3.879.873


                   Beban Pokok Pendapatan            (3.325.917) (3.285.068) (3.120.590) (3.038.311) (2.997.957)


                   Laba Kotor                          610.499      717.428     885.920     912.341     881.916


                   Beban Usaha                        (267.895)    (272.539)   (284.896)   (289.235)   (287.222)


                   Laba Usaha                          342.604      444.889     601.024     623.106     594.694


                   Pendapatan (biaya) lain-lain
                        Beban bunga                   (104.187)     (88.652)    (73.672)    (20.057)    (19.904)
                        Pendapatan bunga                       -           -           -           -            -
                        Amortisasi                        (898)        (898)       (898)       (898)         (898)
                        Kerugian/keuntungan
                        forex                                  -           -           -           -            -
                        Penyisihan piutang ragu-
                        ragu                                   -           -           -           -            -
                        Keuntungan atas
                        penjualan aset tetap                   -           -           -           -            -
                        Keuntungan (Kerugian)
                        atas operasi yang
                        dihentikan                             -           -           -           -            -




                                                                                                        57
Page 72
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                Keterangan              2030        2031        2032        2033        2034
                        Perubahan nilai wajar pada
                        derivatif tertanam dari
                        pinjaman konversi                      -           -           -           -           -
                        Biaya/pendapatan lainnya            504         504         504         504          504
                        Bagian laba bersih
                        perusahaan asosiasi              24.006      24.031      24.055      24.080      24.105
                   Total Pendapatan (biaya)
                                                       (80.574)     (65.015)    (50.010)      3.629         3.808
                       lain-lain


                   Laba (Rugi) Sebelum Pajak
                                                       262.029      379.874     551.014     626.736     598.501
                   Penghasilan


                   Beban Pajak Penghasilan             (80.260)    (105.576)   (145.113)   (151.105)   (144.805)


                   Kepentingan Non-pengendali          (19.737)     (22.984)    (32.876)    (37.499)    (36.187)


                   Laba (Rugi) Bersih Tahun
                                                       162.031      251.314     373.025     438.132     417.510
                   Berjalan


                                Keterangan              2035        2036        2037        2038


                   Pendapatan                         3.623.395    3.260.353   3.201.690   2.979.679


                   Beban Pokok Pendapatan            (2.733.189) (2.589.022) (2.554.245) (2.191.208)


                   Laba Kotor                          890.206      671.331     647.445     788.471


                   Beban Usaha                        (285.988)    (257.086)   (250.127)   (251.016)


                   Laba Usaha                          604.218      414.246     397.318     537.455


                   Pendapatan (biaya) lain-lain
                        Beban bunga                    (19.781)     (19.781)    (19.781)    (19.781)
                        Pendapatan bunga                       -           -           -           -
                        Amortisasi                        (898)        (898)       (898)       (898)
                        Kerugian/keuntungan
                                                               -           -           -           -
                        forex
                        Penyisihan piutang ragu-
                                                               -           -           -           -
                        ragu
                        Keuntungan atas
                                                               -           -           -           -
                        penjualan aset tetap
                        Keuntungan (Kerugian)
                        atas operasi yang                      -           -           -           -
                        dihentikan




                                                                                                       58
Page 73
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                               Keterangan             2035        2036       2037        2038
                        Perubahan nilai wajar pada
                        derivatif tertanam dari              -           -          -             -
                        pinjaman konversi
                        Biaya/pendapatan lainnya          504         504        504         504
                        Bagian laba bersih
                                                       24.129      24.154     24.180      24.172
                        perusahaan asosiasi
                    Total Pendapatan (biaya)
                                                        3.954       3.979      4.005       3.997
                       lain-lain


                    Laba (Rugi) Sebelum Pajak
                                                      608.172     418.225    401.323     541.452
                    Penghasilan


                    Beban Pajak Penghasilan          (148.279)   (103.210)   (98.549)   (130.843)


                    Kepentingan Non-pengendali        (41.084)    (28.941)   (25.408)    (30.714)


                    Laba (Rugi) Bersih Tahun
                                                      418.810     286.074    277.367     379.895
                    Berjalan


                  Pendapatan INDY pada tahun 2025 diproyeksikan sebesar US$2,60 miliar dan terus
                  meningkat hingga sebesar US$2,98 miliar di tahun 2038. Dengan adanya transaksi,
                  INDY memproyeksikan bagian laba bersih perusahaan asosiasi pada pendapatan lain-
                  lain yaitu sebesar US$17,57 juta pada tahun 2025 dan terus meningkat menjadi
                  sebesar US$24,17 juta juta pada tahun 2038. Sehingga laba bersih tahun berjalan
                  diproyeksikan dari sebesar US$9,93 juta di tahun 2025 menjadi sebesar US$379,90
                  juta di tahun 2038.


          4.1.4    Analisis Rasio Keuangan

                   Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan oleh pihak manajemen
                   INDY, diperoleh hasil analisis rasio atas proyeksi tersebut sebagai berikut.




                                                                                                      59
Page 74
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                                                               Tabel 17 Rasio Keuangan
                                                                                                                                                                                                              Average
                        Ke te ra nga n                        2025      2026      2027      2028       2029       2030       2031      2032      2033      2034      2035      2036      2037      2038      Th'2025 s/d
                                                                                                                                                                                                              Th'2038

           I. RATIO LIKUIDITAS
              Dengan
              Current Ratio                                   247,85%   228,53%   222,16%   214,48%    217,31%    206,13%    211,34%   262,61%   240,13%   289,08%   356,88%   397,69%   441,06%   535,17%      290,74%
              Quick (Acid Test) Ratio                         183,27%   163,93%   161,24%   154,40%    157,87%    146,65%    146,41%   195,17%   173,98%   221,33%   284,93%   327,07%   367,71%   454,35%      224,17%
              Working Capital To Total Assets Ratio            23,90%    20,48%    22,06%    21,85%     21,82%     21,23%     22,39%    29,57%    26,79%    33,25%    39,83%    43,34%    47,05%    51,57%       30,37%
              Tanpa
              Current Ratio                                   247,54%   232,70%   225,67%   217,75%    220,83%    209,48%    214,74%   266,14%   243,75%   292,75%   360,80%   401,75%   445,19%   539,69%      294,20%
              Quick (Acid Test) Ratio                         173,51%   154,35%   152,63%   145,67%    148,14%    138,10%    139,21%   189,46%   169,74%   218,56%   284,09%   328,11%   370,46%   459,60%      219,40%
              Working Capital To Total Assets Ratio            23,85%    21,14%    22,70%    22,48%     22,47%     21,91%     23,07%    30,21%    27,48%    33,90%    40,43%    43,93%    47,62%    52,11%       30,95%
              Dengan-Tanpa
              Current Ratio                                    0,31%     -4,17%    -3,52%    -3,27%     -3,52%     -3,35%     -3,40%    -3,53%    -3,62%    -3,67%    -3,91%    -4,07%    -4,12%    -4,52%       -3,45%
              Quick (Acid Test) Ratio                          9,77%      9,58%     8,61%     8,73%      9,73%      8,54%      7,20%     5,72%     4,24%     2,78%     0,83%    -1,04%    -2,75%    -5,25%        4,76%
              Working Capital To Total Assets Ratio            0,05%     -0,66%    -0,64%    -0,62%     -0,65%     -0,67%     -0,68%    -0,64%    -0,69%    -0,65%    -0,61%    -0,59%    -0,57%    -0,54%       -0,58%

           II. RATIO LEVERAGE
               Dengan
               Total Debt To Equity Ratio             DER     135,68%   151,25%   142,38%   141,93%    115,84%    99,48%     74,92%    63,38%    34,86%    30,95%    27,07%    25,53%    24,16%    20,97%        77,74%
               Total Debt To Total Assets Ratio       DAR      57,57%    60,20%    58,74%    58,67%     53,67%    49,87%     42,83%    38,79%    25,85%    23,64%    21,30%    20,34%    19,46%    17,33%        39,16%
               Time Interest Earned Ratio              Kali      1,75      1,84      2,80      2,31       3,10      3,29       5,02      8,16     31,07     29,88     30,54     20,94     20,09     27,17         13,43
               Tanpa
               Total Debt To Equity Ratio             DER     135,68%   151,25%   142,38%   141,94%    115,85%    99,48%     74,92%    63,38%    34,86%    30,96%    27,07%    25,53%    24,16%    20,97%        77,75%
               Total Debt To Total Assets Ratio       DAR      57,57%    60,20%    58,74%    58,67%     53,67%    49,87%     42,83%    38,79%    25,85%    23,64%    21,30%    20,34%    19,46%    17,33%        39,16%
               Time Interest Earned Ratio              Kali      1,75      1,84      2,80      2,31       3,10      3,29       5,02      8,15     30,97     29,79     30,45     20,88     20,03     27,08         13,39
               Dengan-Tanpa
               Total Debt To Equity Ratio             DER      0,00%     0,00%     0,00%     -0,01%     -0,01%     -0,01%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%         0,00%
               Total Debt To Total Assets Ratio       DAR      0,00%     0,00%     0,00%      0,00%      0,00%      0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%         0,00%
               Time Interest Earned Ratio              Kali      0,00      0,00      0,00       0,00       0,00       0,00      0,00      0,01      0,09      0,09      0,09      0,06      0,06      0,09         0,04




                                                                                                                                                                                                                    60
Page 75
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                                                                                                                                                                                              Average
                         Ke te ra nga n               2025        2026        2027        2028        2029        2030        2031        2032        2033        2034        2035        2036        2037        2038       Th'2025 s/d
                                                                                                                                                                                                                              Th'2038



           III. RATIO AKTIVITAS
                Dengan
                Total Assets Turnover         Kali      0,76        0,74        0,84        0,88        0,94        1,06        1,09        1,02        1,08        0,99        0,86        0,75        0,71        0,62          0,88
                Receivables Turnover          Kali     55,67       55,08       60,91       56,84       53,59       54,65       56,10       58,21       58,47       57,93       57,49       53,62       53,38       52,35         56,02
                Collection Period             Hari          7           7           6           6           7           7           7           6           6           6           6           7           7           7            7
                Inventory Turnover( Total )   Kali     102,84      105,85      120,71      131,61      134,41      152,40      150,53      143,00      139,22      137,38      125,24      118,64      117,04      100,41       127,09
                Average Day'a Inventory       Hari          4           3           3           3           3           2           2           3           3           3           3           3           3           4            3
                Working Capital Turnover      Kali       3,18        3,59        3,80        4,01        4,33        5,00        4,89        3,47        4,04        2,97        2,16        1,74        1,50        1,21         3,28
                Tanpa
                Total Assets Turnover         Kali       0,76        0,74        0,84        0,88        0,94        1,06        1,09        1,02        1,08        0,99        0,86        0,75        0,71        0,62          0,88
                Receivables Turnover          Kali      48,13       47,20       49,72       47,34       44,07       46,18       46,05       45,34       44,97       44,76       43,37       42,58       42,59       38,50         45,06
                Collection Period             Hari          7           7           6           6           7           7           7           6           6           6           6           7           7           7             7
                Inventory Turnover( Total )   Kali      48,13       47,20       49,72       47,34       44,07       46,18       46,05       45,34       44,97       44,76       43,37       42,58       42,59       38,50         45,06
                Average Day'a Inventory       Hari          4           3           3           3           3           2           2           3           3           3           3           3           3           4             3
                Working Capital Turnover      Kali       3,19        3,48        3,69        3,90        4,20        4,84        4,74        3,39        3,94        2,91        2,13        1,71        1,48        1,19          3,20
                Dengan-Tanpa
                Total Assets Turnover         Kali      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)        (0,00)
                Receivables Turnover          Kali       7,54        7,88       11,19        9,50        9,52        8,47       10,05       12,87       13,50       13,16       14,12       11,04       10,79       13,85         10,96
                Collection Period             Hari        -           -           -           -           -           -           -           -           -           -           -           -           -           -             -
                Inventory Turnover( Total )   Kali      54,71       58,65       70,99       84,27       90,34      106,22      104,49       97,66       94,26       92,61       81,87       76,06       74,45       61,91         82,04
                Average Day'a Inventory       Hari        -           -           -           -           -           -           -           -           -           -           -           -           -           -             -
                Working Capital Turnover      Kali      (0,01)       0,11        0,11        0,11        0,13        0,15        0,14        0,07        0,10        0,06        0,03        0,02        0,02        0,01          0,08

           IV. RATIO KEUANGAN
               Dengan
               Gross Profit Margin                   13,5477%    14,3135%    18,3759%    16,7209%    17,7771%    15,5090%    17,9245%    22,1120%    23,0934%    22,7305%    24,5683%    20,5908%    20,2220%    26,4616%     19,5677%
               Operating Profit Margin                6,5403%     6,3037%    11,0176%     9,3973%    10,4577%     8,7034%    11,1153%    15,0012%    15,7722%    15,3277%    16,6755%    12,7055%    12,4096%    18,0373%     12,1046%
               Net Profit Margin                      0,3824%     0,7743%     4,3101%     3,2002%     4,7897%     4,1162%     6,2789%     9,3105%    11,0901%    10,7609%    11,5585%     8,7743%     8,6631%    12,7495%      6,9113%
               Return On Investment, ROI              0,2910%     0,5696%     3,6122%     2,8037%     4,5238%     4,3667%     6,8696%     9,5406%    11,9993%    10,6251%     9,9578%     6,6058%     6,1236%     7,9252%      6,1296%
               Return On Equity, ROE                  0,6857%     1,4311%     8,7552%     6,7831%     9,7644%     8,7106%    12,0161%    15,5877%    16,1822%    13,9141%    12,6536%     8,2921%     7,6029%     9,5869%      9,4261%
               Tanpa
               Gross Profit Margin                   13,5513%    14,3168%    18,3783%    16,7232%    17,7792%    15,5111%    17,9263%    22,1135%    23,0949%    22,7320%    24,5696%    20,5926%    20,2238%    26,4617%     19,5696%
               Operating Profit Margin                6,5447%     6,3079%    11,0207%     9,4002%    10,4604%     8,7060%    11,1176%    15,0032%    15,7742%    15,3296%    16,6774%    12,7080%    12,4121%    18,0378%     12,1071%
               Net Profit Margin                      0,3823%     0,7730%     4,3087%     3,1991%     4,7886%     4,1153%     6,2779%     9,3092%    11,0887%    10,7595%    11,5569%     8,7728%     8,6616%    12,7471%      6,9101%
               Return On Investment, ROI              0,2910%     0,5687%     3,6114%     2,8030%     4,5232%     4,3662%     6,8692%     9,5404%    11,9991%    10,6250%     9,9576%     6,6055%     6,1233%     7,9245%      6,1292%
               Return On Equity, ROE                  0,6858%     1,4290%     8,7535%     6,7817%     9,7634%     8,7099%    12,0157%    15,5876%    16,1822%    13,9142%    12,6535%     8,2919%     7,6027%     9,5861%      9,4255%
               Dengan-Tanpa
               Gross Profit Margin                   -0,0036%    -0,0033%    -0,0024%    -0,0023%    -0,0021%    -0,0021%    -0,0018%    -0,0015%    -0,0014%    -0,0014%    -0,0014%    -0,0018%    -0,0018%    -0,0001%      -0,0019%
               Operating Profit Margin               -0,0044%    -0,0042%    -0,0030%    -0,0029%    -0,0027%    -0,0025%    -0,0023%    -0,0020%    -0,0019%    -0,0020%    -0,0020%    -0,0025%    -0,0025%    -0,0004%      -0,0025%
               Net Profit Margin                      0,0000%     0,0013%     0,0014%     0,0011%     0,0011%     0,0009%     0,0010%     0,0012%     0,0014%     0,0014%     0,0016%     0,0015%     0,0016%     0,0024%       0,0013%
               Return On Investment, ROI              0,0000%     0,0009%     0,0008%     0,0007%     0,0006%     0,0005%     0,0004%     0,0003%     0,0001%     0,0001%     0,0001%     0,0003%     0,0003%     0,0007%       0,0004%
               Return On Equity, ROE                 -0,0001%     0,0021%     0,0017%     0,0015%     0,0009%     0,0007%     0,0004%     0,0000%    -0,0001%     0,0000%     0,0000%     0,0002%     0,0002%     0,0007%       0,0006%




                                                                                                                                                                                                                                    61
Page 76
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  Rasio Likuiditas


                  Rasio ini untuk mengetahui sampai seberapa jauh perusahaan dapat melunasi
                  liabilitas jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar
                  pembayaran liabilitas jangka pendeknya.


                  Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 290,74% dan quick ratio
                  menunjukkan rata-rata sebesar 224,17%.


                  Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 294,20% dan quick ratio
                  menunjukkan rata-rata sebesar 219,40%.


                  Dengan demikian, dengan dan tanpa dilakukannya transaksi, diperoleh rata-rata
                  current ratio dan quick ratio lebih dari 100,00%. Hal ini menunjukan bahwa
                  perusahaan berada dalam kondisi yang likuid, dimana perusahaan mampu melunasi
                  liabilitas lancar dengan menggunakan aset lancar yang dimilikinya termasuk apabila
                  melunasi liabilitas lancar dengan menggunakan aset lancar selain persediaan yang
                  dimilikinya.


                  Rasio Leverage


                  Rasio ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar kegiatan operasi dibiayai oleh
                  modal pinjaman, semakin kecil rasio ini semakin bagus atau lancar.


                  Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan trend fluktuatif dengan rata-
                  rata sebesar 77,74%, hal ini berarti setiap US$1,- modal sendiri digunakan untuk
                  menjamin US$0,78 hutang. Total debt to total asset ratio (DAR) menunjukkan trend
                  yang cenderung stabil dengan rata-rata sebesar 39,16%, hal ini berarti setiap
                  US$1,- aset digunakan untuk menjaminkan US$0,39 hutang.


                  Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan trend fluktuatif dengan rata-
                  rata sebesar 77,75%, hal ini berarti setiap US$1,- modal sendiri digunakan untuk
                  menjamin US$0,78 hutang. Total debt to total asset ratio (DAR) menunjukkan trend
                  cenderung stabil dengan rata-rata sebesar 39,16%, hal ini berarti setiap US$1,- aset
                  digunakan untuk menjaminkan US$0,39 hutang.


                  Dengan demikian, dengan dilakukannya transaksi, rata-rata debt to equity ratio
                  (DER) sebesar 77,74%. hal ini menunjukan bahwa struktur modal perusahaan
                  didominasi oleh ekuitas. Sementara itu, dengan dilakukannya transaksi, debt to


                                                                                                   62
Page 77
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  asset ratio (DAR) menunjukkan trend yang cenderung stabil dengan rata-rata
                  sebesar 39,16%. Hal ini mengindikasikan risiko yang dihadapi perusahaan dari
                  penggunaan utang berada pada tingkat menengah.


                  Rasio Aktivitas


                  Rasio ini bertujuan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktivitas perusahaan
                  dalam menggunakan dana-dananya secara efektif dan efisien.


                  Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak 0,88 kali per tahunnya.
                  Sementara itu, rata-rata perputaran piutang adalah sebanyak 56,02 kali per tahun
                  atau setiap 7 hari.


                  Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak 0,88 kali per tahunnya.
                  Sementara itu, rata-rata perputaran piutang adalah sebanyak 45,06 kali per tahun
                  atau setiap 7 hari.


                  Perputaran aset mengukur aktivitas aset dan kemampuan perusahaan menghasilkan
                  penjualan melalui asetnya. Sementara itu, perputaran piutang untuk mengukur
                  berapa kali piutang dapat diubah oleh perusahaan menjadi kas.


                  Dengan demikian, dengan dan dilakukannya transaksi, perputaran aset perusahaan
                  berkisar antara 0,62 kali hingga 1,09 kali dengan rata-rata perputaran aset adalah
                  sebanyak 0,88 kali per tahunnya. Semakin besar rasio perputaran aset, berarti aset
                  semakin baik, karena itu berarti aset semakin produktif menghasilkan pendapatan.
                  Perputaran aset digunakan sebagai ukuran efisiensi bisnis perusahaan. Sebaliknya,
                  jika perusahaan mempunyai tingkat perputaran aset yang rendah, berarti
                  perusahaan tersebut kurang efisien dalam mengelola aset untuk menghasilkan
                  pendapatan.


                  Dari sisi perputaran piutang, dengan dilakukannya transaksi, perputaran piutang
                  perusahaan berkisar antara 52,35 kali hingga 60,91 kali per tahun dengan rata-rata
                  perputaran piutang adalah sebanyak 56,02 kali per tahunnya atau setiap 7 hari.
                  Semakin besar rasio perputaran piutang maka peluang perusahaan untuk
                  mendapatkan kas semakin tinggi dan cepat. Sehingga semakin cepat perputaran
                  piutang maka akan menjadi lebih baik kondisi keuangan perusahaan.


                  Rasio Keuangan


                  Rasio   ini   bertujuan   untuk   kemampuan   yang   dimiliki   perusahaan   untuk
                  menghasilkan laba. Gross profit margin merupakan perbandingan laba kotor


                                                                                                 63
Page 78
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  dengan besarnya tingkat penjualan. Sementara itu, net profit margin merupakan
                  rasio yang membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan perusahaan dari
                  pendapatan bersih.


                  Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi, rata-rata gross profit margin adalah sebesar 19,5677%. Sementara itu
                  rata-rata net profit margin adalah sebesar 6,9113%.


                  Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi, rata-rata gross profit margin adalah sebesar 19,5696%. Sementara itu
                  rata-rata net profit margin adalah sebesar 6,9101%.


                  Dengan demikian, dengan dilakukannya transaksi, rata-rata gross profit margin
                  adalah sebesar 19,5677%. Semakin tinggi marjin laba kotornya, maka semakin baik
                  keadaan operasi perusahaannya. Sementara itu, rata-rata net profit margin adalah
                  sebesar 6,9113%. Net profit margin penting untuk mengukur efisiensi kinerja
                  perusahaan. Matriks ini tidak memiliki nilai ideal. Semua tergantung dengan jenis
                  industri dan komponen biaya yang harus dibayar perusahaan.


          4.1.5   Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
                  Setelah Transaksi Dilakukan

                  Berikut ini adalah posisi keuangan sebelum transaksi dan proforma posisi keuangan
                  setelah transaksi dilakukan:

                         Tabel 18 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Ringkasan Proforma (US$)
                                                       31 Desember
                                      Uraian              2024         Penyesuaian     Proforma
                                                         Audited


                       ASET LANCAR
                       Kas dan setara kas               455.009.407        (164.279)   454.845.128
                       Aset keuangan lainnya - jatuh    122.309.017                    122.309.017
                         tempo dalam satu tahun
                       Piutang usaha
                       > Pihak berelasi                  69.251.806                     69.251.806
                       > Pihak ketiga                   300.897.924                    300.897.924
                       Aset kontrak                      66.150.926                     66.150.926
                       Piutang lain-lain yang jatuh
                         tempo dalam satu tahun
                       > Pihak berelasi                    1.288.616                     1.288.616
                       > Pihak ketiga                    22.080.058                     22.080.058
                       Persediaan                        51.659.858                     51.659.858
                       Pajak dibayar dimuka              92.682.494                     92.682.494


                                                                                                   64
Page 79
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                         31 Desember
                                     Uraian                 2024           Penyesuaian      Proforma
                                                           Audited
                       Aset biologis                          739.544                           739.544
                       Aset derivatif                                  -                               -
                       Aset lancar lainnya                 89.568.684                        89.568.684
                       Jumlah Aset Lancar                1.271.638.334         (164.279)   1.271.474.055


                       ASET TIDAK LANCAR
                       Aset keuangan lainnya - setelah     61.144.605                        61.144.605
                         dikurangi bagian yang JTDST
                       Piutang lain-lain - setelah
                         dikurangi bagian yang JTDS
                       > Pihak berelasi                    16.815.497                        16.815.497
                       > Pihak ketiga                        5.393.812                        5.393.812
                       Investasi pada entitas asosiasi
                         dan ventura bersama              267.972.941            29.424     268.002.365
                       Klaim pengembalian pajak            24.796.551                        24.796.551
                       Aset eksplorasi dan evaluasi       114.939.193                       114.939.193
                       Properti pertambangan                 6.194.766                        6.194.766
                       Tanaman produktif - tanaman         12.457.637                        12.457.637
                         belum menghasilkan
                       Aset tetap                         390.205.566        (1.975.774)    388.229.792
                       Aset hak-guna                       12.806.646                        12.806.646
                       Aset tidak berwujud                 37.522.199                        37.522.199
                       Goodwill                           650.080.866                       650.080.866
                       Uang jaminan                          2.307.966                        2.307.966
                       Aset pajak tangguhan                17.725.031                        17.725.031
                       Uang muka dan aset tidak            70.762.199                        70.762.199
                         lancar lainnya
                       Jumlah Aset Tidak Lancar          1.691.125.475       (1.946.350)   1.689.179.125


                       JUMLAH ASET                       2.962.763.809       (2.110.629)   2.960.653.180


                       LIABILITAS DAN EKUITAS


                       LIABILITAS JANGKA PENDEK
                       Pinjaman jangka pendek              70.004.194                        70.004.194
                       Utang usaha
                       > Pihak berelasi                      3.882.042                        3.882.042
                       > Pihak ketiga                     298.257.720                       298.257.720
                       Liabilitas kontrak                    3.065.239                        3.065.239
                       Utang lain-lain - pihak ketiga                  -                               -
                       Utang pajak                         13.183.307                        13.183.307



                                                                                                       65
Page 80
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                        31 Desember
                                     Uraian                2024           Penyesuaian        Proforma
                                                          Audited
                       Utang lain-lain kepada pihak      120.365.248        (1.005.957)      119.359.291
                         ketiga dan biaya masih harus
                         dibayar
                       Uang muka dari pihak ketiga        10.090.138                    -     10.090.138
                       Utang dividen                                  -                                 -
                       Liabilitas jangka panjang yang
                         JTDST
                       Pinjaman jangka panjang
                       > Pihak berelasi                       21.738           (21.738)                 -
                       > Pihak ketiga                     56.892.368                          56.892.368
                       Liabilitas sewa                      8.867.164                          8.867.164
                       Utang obligasi - bersih              6.512.538                          6.512.538
                       Jumlah Liabilitas Lancar          591.141.696        (1.027.695)      590.114.001


                       LIABILITAS JANGKA PANJANG
                       Liabilitas jangka panjang -
                         setelah dikurangi
                       bagian yang JTDST
                       Pinjaman jangka panjang
                       > Pihak berelasi                     1.054.663       (1.054.663)                 -
                       > Pihak ketiga                    445.004.953                         445.004.953
                       Pinjaman yang dapat                28.528.752                          28.528.752
                         dikonversikan
                       Liabilitas sewa                      4.234.158                          4.234.158
                       Utang obligasi - bersih           447.680.894                         447.680.894
                       Utang jangka panjang lainnya -       2.370.068                          2.370.068
                         pihak ketiga
                       Provisi rehabilitasi tambang,      43.105.706                          43.105.706
                         penutupan tambang dan
                         pembongkaran
                       Liabilitas pajak tangguhan           9.486.823                          9.486.823
                       Liabilitas derivatif                 9.294.353                          9.294.353
                       Imbalan kerja                      25.674.808                          25.674.808
                       Jumlah Liabilitas Tidak Lancar   1.016.435.178       (1.054.663)     1.015.380.515


                       Jumlah Liabilitas                1.607.576.874       (2.082.358)     1.605.494.516


                       EKUITAS
                       Modal ditempatkan dan disetor      56.892.154                          56.892.154
                         dan saham treasuri
                       Tambahan modal disetor            253.826.135                         253.826.135
                       Komponen ekuitas lainnya           13.969.827                          13.969.827


                                                                                                        66
Page 81
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                         31 Desember
                                    Uraian                  2024          Penyesuaian       Proforma
                                                           Audited
                       Saham treasuri                         (359.945)                         (359.945)
                       Saldo laba
                       > Dicadangkan                        11.378.431                        11.378.431
                       > Tidak dicadangkan                 869.806.121         (28.271)      869.777.850


                       Jumlah ekuitas yang dapat         1.205.512.723         (28.271)    1.205.484.452
                         diatribusikan kepada pemilik
                         entitas induk


                       Kepentingan non-pengendali          149.674.212                       149.674.212


                       Jumlah Ekuitas                    1.355.186.935         (28.271)    1.355.158.664


                       JUMLAH LIABILITAS DAN
                                                         2.962.763.809      (2.110.629)    2.960.653.180
                         EKUITAS


                  Berikut ini adalah laba (rugi) sebelum transaksi dan proforma laba (rugi) setelah
                  transaksi dilakukan:


                  Tabel 19 Laporan Laba Rugi Komprehensif Lain Konsolidasian Ringkasan Proforma
                                                              (US$)
                                                         31 Desember
                                    Uraian                  2024          Penyesuaian       Proforma
                                                           Audited
                   PENDAPATAN                            2.446.679.750                     2.446.679.750


                   BEBAN POKOK KONTRAK DAN              (2.113.986.772)                   (2.113.986.772)
                        PENJUALAN


                   LABA KOTOR                              332.692.978                       332.692.978


                   Beban penjualan, umum dan             (174.597.665)                     (174.597.665)
                        administrasi
                   Beban keuangan                         (91.167.385)                      (91.167.385)
                   Beban pajak final                        (8.540.438)                       (8.540.438)
                   Amortisasi aset tidak berwujud           (1.434.592)                       (1.434.592)
                   Perubahan nilai wajar pinjaman              (45.468)                          (45.468)
                        yang dapat dikonversikan
                   Bagian laba bersih entitas               15.456.654          29.424        15.486.078
                        asosiasi dan ventura
                        bersama
                   Pendapatan investasi                     18.802.612                        18.802.612
                   Lain-lain - bersih                       (6.278.570)        (57.695)       (6.336.265)


                                                                                                       67
Page 82
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                       31 Desember
                                  Uraian                  2024         Penyesuaian   Proforma
                                                         Audited


                   LABA SEBELUM PAJAK                    84.888.126                   84.859.855


                   BEBAN PAJAK                          (53.074.918)                 (53.074.918)


                   LABA BERSIH TAHUN BERJALAN            31.813.208                   31.784.937


                   PENGHASILAN (RUGI)
                       KOMPREHENSIF LAIN
                   Pos-pos yang tidak akan
                       direklasifikasi ke laba rugi:
                   > Pengukuran kembali atas                797.833                      797.833
                       kewajiban imbalan pasti
                   Pos-pos yang akan
                       direklasifikasi ke laba rugi:
                   > Akumulasi selisih kurs              (3.856.002)                  (3.856.002)
                       karena penjabaran laporan
                       keuangan
                   > Keuntungan (kerugian) yang           4.549.844                    4.549.844
                       belum direalisasi atas
                       instrumen keuangan
                       derivatif (hedging reserve)
                   > Jumlah penghasilan                  (3.512.867)                  (3.512.867)
                       komprehensif lain tahun
                       berjalan setelah pajak atas
                       investasi pada nilai wajar
                       melalui penghasilan
                       komprehensif lainnya
                   Jumlah penghasilan
                       komprehensif lain tahun           (2.021.192)                  (2.021.192)
                       berjalan setelah pajak


                   JUMLAH PENGHASILAN
                       KOMPREHENSIF TAHUN                29.792.016                   29.763.745
                       BERJALAN


                   LABA TAHUN BERJALAN YANG
                       DAPAT
                   DIATRIBUSIKAN KEPADA:
                   Pemilik entitas induk                 10.083.796                   10.055.525
                   Kepentingan non-pengendali            21.729.412                   21.729.412
                   Jumlah                                31.813.208                   31.784.937




                                                                                                68
Page 83
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                                    31 Desember
                                Uraian                   2024        Penyesuaian        Proforma
                                                        Audited
                   JUMLAH PENGHASILAN
                       KOMPREHENSIF TAHUN
                   BERJALAN YANG DAPAT
                       DIATRIBUSIKAN KEPADA:
                   > Pemilik entitas induk               4.039.880                           4.011.609
                   > Kepentingan non-                   25.752.136                          25.752.136
                       pengendali
                   Jumlah                               29.792.016                          29.763.745


                  Penjelasan dan rincian penyesuaian penyusunan kompilasi informasi keuangan
                  konsolidasian proforma adalah sebagai berikut.


                  Posisi Keuangan
                  1.    Kas dan setara kas
                        Kas setara kas yang semula sebesar US$455.009.407 mengalami penyesuaian
                        sebesar negatif US$164.279, sebagai kas masuk atas pengalihan kontrak
                        sebesar US$1.918.079 yang telah dikoreksi oleh pelunasan pokok pinjaman
                        kepada EMITS sebesar US$925.628, pembayaran bunga pinjaman kepada EMITS
                        US$150.773, dan pembayaran supply agreement EMITS sebesar US$1.005.957.
                        Setelah mengalami penyesuaian, saldo kas setara kas menjadi sebesar
                        US$454.845.128.
                  2.    Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama
                        Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama yang semula sebesar
                        US$267.972.941 mengalami penyesuaian sebesar US$29.424 atas adanya
                        absorbsi keuntungan EMITS saat terjadinya pengalihan kontrak. Setelah
                        mengalami penyesuaian, Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama
                        menjadi sebesar US$268.002.365.
                  3.    Aset tetap
                        Aset tetap yang semula sebesar US$390.205.566 mengalami penyesuaian
                        sebesar US$1.975.774 atas terkoreksinya aset panel surya pada saldo aset
                        tetap saat terjadinya pengalihan kontrak. Setelah mengalami penyesuaian, aset
                        tetap menjadi sebesar US$388.229.792.
                  4.    Utang lain-lain kepada pihak ketiga dan biaya masih harus dibayar
                        Utang lain-lain kepada pihak ketiga dan biaya masih harus dibayar yang semula
                        sebesar US$120.365.248 mengalami penyesuaian sebesar US$1.005.957 atas
                        terbayarnya supply agreement EMITS saat pengalihan kontrak terjadi. Setelah
                        mengalami penyesuaian, utang lain-lain kepada pihak ketiga dan biaya masih
                        harus dibayar menjadi sebesar US$119.359.291.
                  5.    Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun pada pinjaman
                        jangka panjang pihak berelasi




                                                                                                    69
Page 84
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                       Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun pada pinjaman
                       jangka panjang pihak berelasi yang semula sebesar US$21.738 menjadi
                       terkoreksi karena pelunasan utang bunga pinjaman.
                  6.   Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
                       satu tahun pada pinjaman jangka panjang pihak berelasi
                       Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
                       satu tahun pada pinjaman jangka panjang pihak berelasi yang semula sebesar
                       US$1.054.663 menjadi terkoreksi oleh nihilnya liabilitas keuangan pada biaya
                       perolehan yang diamortisasi pihak berelasi karena terbayarnya pelunasan
                       pokok pinjaman kepada EMITS sebesar US$925.628, pembayaran bunga
                       pinjaman kepada EMITS US$129.035, saat pengalihan kontrak terjadi.
                  7.   Saldo laba tidak dicadangkan
                       Saldo laba tidak dicadangkan yang semula sebesar US$869.806.121 mengalami
                       penyesuaian sebesar negatif US$28.271 atas adanya kerugian yang dicatatkan
                       atas transaksi penjualan aset panel surya yang terutama disebabkan oleh
                       dampak selisih kurs dan telah dikoreksi oleh absorbsi keuntungan EMITS saat
                       terjadinya pengalihan kontrak.


                  Laba Rugi
                   1. Bagian laba bersih entitas asosiasi dan ventura bersama
                       Bagian laba bersih entitas asosiasi dan ventura bersama yang semula sebesar
                       US$15.456.654 mengalami penyesuaian sebesar US$29.424 atas adanya
                       absorbsi keuntungan EMITS saat terjadinya pengalihan kontrak.
                   2. Lain-lain - bersih
                       Lain-lain - bersih yang semula sebesar negatif US$6.278.570 mengalami
                       penyesuaian sebesar US$57.695 atas adanya kerugian          yang terutama
                       disebabkan oleh dampak selisih kurs dan transaksi penjualan aset panel surya
                       saat terjadinya pengalihan kontrak.


          4.2     Analisis Inkremental

          4.2.1   Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan


                  Analisis    inkremental   dilakukan   dengan   membandingkan    proyeksi   tanpa
                  dilakukannya transaksi dan proyeksi dengan dilakukannya transaksi.




                                                                                                70
Page 85
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  Inkremental Posisi Keuangan


                  Inkremental posisi keuangan adalah sebagai berikut.


                                        Tabel 20 Inkremental Posisi Keuangan (US$ Ribu)
                              Keterangan               2025        2026        2027        2028        2029

                   ASET
                   ASET LANCAR
                       Kas dan setara kas                7.223       6.980       6.876       4.956       1.772
                       Aset Keuangan Lainnya                   -           -           -           -           -
                       Piutang                                 -           -           -           -           -
                       Persediaan                              -           -           -           -           -
                       Kontrak yang belum ditagih              -           -           -           -           -
                       Pajak dibayar dimuka                    -           -           -           -           -
                       Aset Biologis                           -           -           -           -           -
                       Aset derivatif                          -           -           -           -           -
                       Aset lancar lainnya             (5.500)     (31.303)    (31.330)    (29.540)    (26.488)
                   Total Aset Lancar                     1.723     (24.323)    (24.454)    (24.584)    (24.716)


                   ASET TIDAK LANCAR
                       Aset Keuangan Lainnya                   -           -           -           -           -
                       Piutang dari pihak terkait              0           0        (0)         (0)            -
                       Hak guna aset                           -           -           -           -           -
                       Aset Tetap                      (1.819)      (1.663)     (1.508)     (1.352)     (1.197)
                       Aset eksplorasi dan
                       evaluasi                                -           -           -           -           -
                       Properti penambangan                    -           -           -           -           -
                       Investasi pada perusahaan
                       asosiasi                               96          69          68          64          59
                       Klaim pengembalian pajak                -    25.948      25.948      25.948      25.948
                       Goodwill                                -           -           -           -           -
                       Aset takberwujud                        -           -           -           -           -
                       Eksplorasi yang tertunda                -           -           -           -           -
                       Aset pajak tangguhan                    -           -           -           -           -
                       Aset derivatif                          -           -           -           -           -
                       Aset tidak lancar lainnya               -           -           -           -           -
                   Total Aset Tidak Lancar             (1.723)      24.354      24.509      24.660      24.810


                   TOTAL ASET                              (1)            31          55          76          95


                   LIABILITAS DAN EKUITAS
                   LIABILITAS LANCAR
                       Utang usaha                             -           -           -           -           -
                       Utang pajak                             -           -           -           -           -




                                                                                                         71
Page 86
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                              Keterangan            2025       2026        2027        2028        2029
                       Beban yang masih harus
                         dibayar                           -           -           -           -           -
                       Tagihan berlebih                    -           -           -           -           -
                       Liabilitas sewa                     -           -           -           -           -
                       Utang bank                          -           -           -           -           -
                       Liabilitas lancar lainnya           -           -           -           -           -
                   Total Liabilitas Lancar                 -           -           -           -           -


                   LIABILITAS TIDAK LANCAR
                       Liabilitas sewa                     -           -           -           -           -
                       Utang Bank                          -           -           -           -           -
                       Convertible loan                    -           -           -           -           -
                       Utang pihak berelasi                -           -      (0)          (0)             -
                       Senior Notes - due 2024             -           -           -           -           -
                       Senior Notes - due 2025             -           -           -           -           -
                       Senior Notes - due 2029             -           -           -           -           -
                       Senior Notes - due 2030             -           -           -           -           -
                       Senior Notes                        -           -           -           -           -
                       Senior Notes                        -           -           -           -           -
                       Biaya penerbitan obligasi
                       yang belum diamortisasi             -           -           -           -           -
                       Provisi untuk rehabilitasi
                       tambang                             -           -           -           -           -
                       Liabilitas pajak tangguhan          -           -           -           -           -
                       Provisi untuk liabilitas
                       imbalan pasca kerja                 -           -           -           -           -
                       Liabilitas tidak lancar
                         lainnya                           -           -           -           -           -
                   Total Liabilitas Tidak Lancar           -           -           -           -           -


                   Kepentingan Non-pengendali              -           -           -           -           -


                   EKUITAS
                       Modal disetor                       -           -           -           -           -
                       Laba ditahan                        -      (1)             23          47          69
                       Pendapatan Bersih saat ini      (1)            32          32          29          26
                       Lainnya                             -           -           -    (0,00)             -
                   Total Ekuitas                       (1)            31          55          76          95


                   TOTAL LIABILITAS DAN
                   EKUITAS                             (1)            31          55          76          95




                                                                                                    72
Page 87
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                              Keterangan            2030        2031        2032        2033        2034

                   ASET
                   ASET LANCAR
                       Kas dan setara kas            (8.588)    (18.391)    (28.193)    (37.992)    (47.791)
                       Aset Keuangan Lainnya                -           -           -           -           -
                       Piutang                              -           -           -           -           -
                       Persediaan                           -           -           -           -           -
                       Kontrak yang belum ditagih           -           -           -           -           -
                       Pajak dibayar dimuka                 -           -           -           -           -
                       Aset Biologis                        -           -           -           -           -
                       Aset derivatif                       -           -           -           -           -
                       Aset lancar lainnya          (16.262)     (6.595)      3.071      12.736      22.401
                   Total Aset Lancar                (24.850)    (24.986)    (25.121)    (25.256)    (25.390)


                   ASET TIDAK LANCAR
                       Aset Keuangan Lainnya                -           -           -           -           -
                       Piutang dari pihak terkait           -           -           -           -           -
                       Hak guna aset                        -           -           -           -           -
                       Aset Tetap                           -           -           -           -           -
                       Aset eksplorasi dan
                       evaluasi                      (1.042)       (888)       (733)       (579)       (426)
                       Properti penambangan                 -           -           -           -           -
                       Investasi pada perusahaan
                       asosiasi                             -           -           -           -           -
                       Klaim pengembalian pajak            55          54          54          53          52
                       Goodwill                      25.948      25.948      25.948      25.948      25.948
                       Aset takberwujud                     -           -           -           -           -
                       Eksplorasi yang tertunda             -           -           -           -           -
                       Aset pajak tangguhan                 -           -           -           -           -
                       Aset derivatif                       -           -           -           -           -
                       Aset tidak lancar lainnya            -           -           -           -           -
                   Total Aset Tidak Lancar           24.961      25.115      25.268      25.422      25.575


                   TOTAL ASET                           111         129         147         166         185


                   LIABILITAS DAN EKUITAS
                   LIABILITAS LANCAR
                       Utang usaha                          -           -           -           -           -
                       Utang pajak                          -           -           -           -           -
                       Beban yang masih harus
                          dibayar                           -           -           -           -           -
                       Tagihan berlebih                     -           -           -           -           -
                       Liabilitas sewa                      -           -           -           -           -
                       Utang bank                           -           -           -           -           -
                       Liabilitas lancar lainnya            -           -           -           -           -
                   Total Liabilitas Lancar                  -           -           -           -           -


                                                                                                      73
Page 88
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                              Keterangan            2030        2031        2032        2033        2034


                   LIABILITAS TIDAK LANCAR
                       Liabilitas sewa                      -           -           -           -           -
                       Utang Bank                           -           -           -           -           -
                       Convertible loan                     -           -           -           -           -
                       Utang pihak berelasi                 -           0           0           0           0
                       Senior Notes - due 2024              -           -           -           -           -
                       Senior Notes - due 2025              -           -           -           -           -
                       Senior Notes - due 2029              -           -           -           -           -
                       Senior Notes - due 2030              -           -           -           -           -
                       Senior Notes                         -           -           -           -           -
                       Senior Notes                         -           -           -           -           -
                       Biaya penerbitan obligasi
                       yang belum diamortisasi              -           -           -           -           -
                       Provisi untuk rehabilitasi
                       tambang                              -           -           -           -           -
                       Liabilitas pajak tangguhan           -           -           -           -           -
                       Provisi untuk liabilitas
                       imbalan pascakerja                   -           -           -           -           -
                       Liabilitas tidak lancar
                          lainnya                           -           -           -           -           -
                   Total Liabilitas Tidak Lancar            -           -           -           -           -


                   Kepentingan Non-pengendali               -           -           -           -           -


                   EKUITAS
                       Modal disetor                        -           -           -           -           -
                       Laba ditahan                        88       105         123         141        159
                       Pendapatan Bersih saat ini          23          23          24          25          25
                       Lainnya                              0           -           0           -           0
                   Total Ekuitas                        111         129         147         166        185


                   TOTAL LIABILITAS DAN
                   EKUITAS                              111         129         147         166        185


                              Keterangan            2035        2036        2037        2038

                   ASET
                   ASET LANCAR
                       Kas dan setara kas           (57.588)    (67.383)    (77.162)    (86.743)
                       Aset Keuangan Lainnya                -           -           -           -
                       Piutang                              -           -           -           -
                       Persediaan                           -           -           -           -
                       Kontrak yang belum ditagih           -           -           -           -
                       Pajak dibayar dimuka                 -           -           -           -



                                                                                                     74
Page 89
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                              Keterangan            2035        2036        2037        2038

                       Aset Biologis                        -           -           -           -
                       Aset derivatif                       -           -           -           -
                       Aset lancar lainnya           32.065      41.728      51.391      61.053
                   Total Aset Lancar                (25.523)    (25.655)    (25.771)    (25.690)


                   ASET TIDAK LANCAR
                       Aset Keuangan Lainnya                -           -           -           -
                       Piutang dari pihak terkait           -           -           -           -
                       Hak guna aset                        -           -           -           -
                       Aset Tetap                      (272)       (119)           19          19
                       Aset eksplorasi dan
                       evaluasi                             -           -           -           -
                       Properti penambangan                 -           -           -           -
                       Investasi pada perusahaan
                       asosiasi                            51          51          50          19
                       Klaim pengembalian pajak      25.948      25.948      25.948      25.948
                       Goodwill                             -           -           -           -
                       Aset takberwujud                     -           -           -           -
                       Eksplorasi yang tertunda             -           -           -           -
                       Aset pajak tangguhan                 -           -           -           -
                       Aset derivatif                       -           -           -           -
                       Aset tidak lancar lainnya            -           -           -           -
                   Total Aset Tidak Lancar           25.727      25.880      26.017      25.986


                   TOTAL ASET                           205         225         246         296


                   LIABILITAS DAN EKUITAS
                   LIABILITAS LANCAR
                       Utang usaha                          -           -           -           -
                       Utang pajak                          -           -           -           -
                       Beban yang masih harus
                         dibayar                            -           -           -           -
                       Tagihan berlebih                     -           -           -           -
                       Liabilitas sewa                      -           -           -           -
                       Utang bank                           -           -           -           -
                       Liabilitas lancar lainnya            -           -           -           -
                   Total Liabilitas Lancar                  -           -           -           -


                   LIABILITAS TIDAK LANCAR
                       Liabilitas sewa                      -           -           -           -
                       Utang Bank                           -           -           -           -
                       Convertible loan                     -           -           -           -
                       Utang pihak berelasi                 0           0           0           0
                       Senior Notes - due 2024              -           -           -           -
                       Senior Notes - due 2025              -           -           -           -


                                                                                                    75
Page 90
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                              Keterangan            2035        2036        2037        2038
                       Senior Notes - due 2029              -           -           -           -
                       Senior Notes - due 2030              -           -           -           -
                       Senior Notes                         -           -           -           -
                       Senior Notes                         -           -           -           -
                       Biaya penerbitan obligasi
                       yang belum diamortisasi              -           -           -           -
                       Provisi untuk rehabilitasi
                       tambang                              -           -           -           -
                       Liabilitas pajak tangguhan           -           -           -           -
                       Provisi untuk liabilitas
                       imbalan pascakerja                   -           -           -           -
                       Liabilitas tidak lancar
                         lainnya                            -           -           -           -
                   Total Liabilitas Tidak Lancar            -           -           -           -


                   Kepentingan Non-pengendali               -           -           -           -


                   EKUITAS
                       Modal disetor                        -           -           -           -
                       Laba ditahan                    179         198         218         239
                       Pendapatan Bersih saat ini          26          27          27          57
                       Lainnya                         (0)              -      (0)              -
                   Total Ekuitas                       205         225         246         296


                   TOTAL LIABILITAS DAN
                                                       205         225         246         296
                   EKUITAS


                  Dari tabel di atas diperkirakan bahwa Rencana Transaksi akan memberikan nilai
                  tambah atas total aset sebesar US$31,08 ribu pada tahun 2026 hingga tercatat nilai
                  tambah pada 2038 sebesar US$295,79 ribu.

                  Sementara itu, Rencana Transaksi diperkirakan akan memberikan nilai tambah dari
                  sisi ekuitas sebesar US$31,08 ribu pada tahun 2026 hingga tercatat nilai tambah
                  pada 2038 sebesar US$295,79 ribu.

                  Inkremental Laba Rugi


                  Inkremental laba rugi INDY adalah sebagai berikut:




                                                                                                    76
Page 91
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                              Tabel 21 Inkremental Laba Rugi (US$ Ribu)
                                 Keterangan              2025       2026       2027       2028       2029


                   Pendapatan                              (290)     (288)      (285)      (283)      (281)


                   Beban Pokok Pendapatan                  (156)     (156)      (156)      (155)      (155)


                   Laba Kotor                              (133)     (131)      (130)      (128)      (126)


                   Beban Usaha                                  -          -          -          -          -


                   Laba Usaha                              (133)     (131)      (130)      (128)      (126)


                   Pendapatan (biaya) lain-lain
                        Beban bunga                          65        65         65         65         65
                        Pendapatan bunga                        -          -          -          -          -
                        Amortisasi                              -          -          -          -          -
                        Kerugian/keuntungan
                                                                -          -          -          -          -
                        forex
                        Penyisihan piutang ragu-
                                                                -          -          -          -          -
                        ragu
                        Gain on sale of fixed
                                                            (58)           -          -          -          -
                        assets
                        Keuntungan (Kerugian)
                        atas operasi yang                       -          -          -          -          -
                        dihentikan
                        Perubahan nilai wajar pada
                        derivatif tertanam dari                 -          -          -          -          -
                        pinjaman konversi
                        Biaya/pendapatan lainnya                -          -          -          -          -
                        Bagian laba bersih
                                                             96        69         68         64         59
                        perusahaan asosiasi
                   Total Pendapatan (biaya)
                                                            103       134        133        129        124
                       lain-lain


                   Laba (Rugi) Sebelum Pajak
                                                            (30)           3          4          1      (2)
                   Penghasilan


                   Beban Pajak Penghasilan                  (29)      (29)       (29)       (28)       (28)


                   Minority interest                            -          -          -          -          -


                   Laba (Rugi) Bersih Tahun
                                                             (1)       32         32         29         26
                   Berjalan




                                                                                                            77
Page 92
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                 Keterangan          2030       2031       2032       2033       2034


                   Pendapatan                         (279)      (277)      (275)      (273)      (271)


                   Beban Pokok Pendapatan             (155)      (155)      (154)      (154)      (154)


                   Laba Kotor                         (124)      (123)      (121)      (119)      (117)


                   Beban Usaha                              -          -          -          -          -


                   Laba Usaha                         (124)      (123)      (121)      (119)      (117)


                   Pendapatan (biaya) lain-lain
                        Beban bunga                     65         65         65         65         65
                        Pendapatan bunga                    -          -          -          -          -
                        Amortisasi                          -          -          -          -          -
                        Kerugian/keuntungan
                        forex                               -          -          -          -          -
                        Penyisihan piutang ragu-
                        ragu                                -          -          -          -          -
                        Gain on sale of fixed
                        assets                              -          -          -          -          -
                        Keuntungan (Kerugian)
                        atas operasi yang
                        dihentikan                          -          -          -          -          -
                        Perubahan nilai wajar pada
                        derivatif tertanam dari
                        pinjaman konversi                   -          -          -          -          -
                        Biaya/pendapatan lainnya            -          -          -          -          -
                        Bagian laba bersih
                        perusahaan asosiasi             55         54         54         53         52
                   Total Pendapatan (biaya)
                       lain-lain                       120        119        118        118        117


                   Laba (Rugi) Sebelum Pajak
                                                        (5)        (4)        (3)        (1)        (0)
                   Penghasilan


                   Beban Pajak Penghasilan             (27)       (27)       (27)       (26)       (26)


                   Minority interest                        -          -          -          -          -


                   Laba (Rugi) Bersih Tahun
                                                        23         23         24         25         25
                   Berjalan




                                                                                                        78
Page 93
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                                 Keterangan          2035       2036       2037       2038


                   Pendapatan                         (269)      (267)      (265)      (119)


                   Beban Pokok Pendapatan             (153)      (153)      (153)       (85)


                   Laba Kotor                         (116)      (114)      (112)       (35)


                   Beban Usaha                              -          -          -          -


                   Laba Usaha                         (116)      (114)      (112)       (35)


                   Pendapatan (biaya) lain-lain
                        Beban bunga                     65         65         65         65
                        Pendapatan bunga                    -          -          -          -
                        Amortisasi                          -          -          -          -
                        Kerugian/keuntungan
                        forex                               -          -          -          -
                        Penyisihan piutang ragu-
                        ragu                                -          -          -          -
                        Gain on sale of fixed
                        assets                              -          -          -          -
                        Keuntungan (Kerugian)
                        atas operasi yang
                        dihentikan                          -          -          -          -
                        Perubahan nilai wajar pada
                        derivatif tertanam dari
                        pinjaman konversi                   -          -          -          -
                        Biaya/pendapatan lainnya            -          -          -          -
                        Bagian laba bersih
                        perusahaan asosiasi             51         51         50         19
                   Total Pendapatan (biaya)
                                                       116        116        115         84
                       lain-lain


                   Laba (Rugi) Sebelum Pajak
                                                            1          2          3      49
                   Penghasilan


                   Beban Pajak Penghasilan             (25)       (25)       (25)        (8)


                   Minority interest                        -          -          -          -


                   Laba (Rugi) Bersih Tahun
                                                        26         27         27         57
                   Berjalan


                  Dari tabel di atas diperkirakan bahwa Rencana Transaksi akan memberikan dampak
                  pada laba bersih di tahun 2026 sebesar US$31,65 ribu pada tahun 2026 hingga
                  tercatat nilai tambah pada 2038 sebesar US$57,00 ribu.

                                                                                                 79
Page 94
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          4.2.2   Analisis Kelayakan


                  Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa                                          dengan       dilakukannya
                  transaksi didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut.


                    •              Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate → Layak
                                   IRR yang dihasilkan adalah sebesar 20,09% yang berarti di atas tingkat discount
                                   rate yang sebesar 9,35%.
                    •              Net Present Value (NPV) > 0 → Layak
                                   NPV   yang     dihasilkan     menunjukkan         angka     yang      positif        yaitu     sebesar
                                   US$1.131.885.200.
                    •              Profitability Index (PI) > 1 → Layak
                                   PI yang diperoleh adalah sebesar 1,41438 yang berarti lebih besar dari 1.
                    •              Payback Period (PP)
                                   PP akan diperoleh dalam waktu 6 tahun dan 10 bulan.


          4.2.3   Analisis Sensitivitas


                  Analisis sensitivitas dilakukan terhadap adanya penurunan pendapatan, biaya
                  investasi naik, kenaikan struktur biaya, dan kenaikan discount rate yang
                  berpengaruh terhadap kelayakan dengan dilakukannya transaksi digambarkan
                  dengan grafik sensitivitas sebagai berikut.


                                                             Gambar 10 Analisis Sensitivitas
                                  1.400.000
                                  1.200.000
                                  1.000.000
                                   800.000
                                   600.000
                  NPV (US$.000)




                                   400.000
                                   200.000
                                          0
                                                    NORMAL            1,50%           3,00%                  4,50%              6,00%
                                   (200.000)
                                   (400.000)
                                   (600.000)

                                         PENDAPATAN TURUN      STRUKTUR BIAYA NAIK    BIAYA INVESTASI NAIK           DISCOUNT RATE NAIK




                  Berdasarkan grafik sensitivitas terlihat bahwa kelayakan dengan dilakukannya
                  transaksi lebih sensitif terhadap penurunan pendapatan.




                                                                                                                                          80
Page 95
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          4.3     Biaya atau Pendapatan yang Relevan


                  Rencana Transaksi yang akan dilakukan menimbulkan biaya-biaya sehubungan
                  dengan pelaksanaan Rencana Transaksi yang termasuk tetapi tidak terbatas pada
                  biaya lembaga penunjang.

          4.4     Informasi Non Keuangan yang Relevan


                  Dengan restrukturisasi yang telah dijelaskan, diharapkan Rencana Transaksi dapat
                  meningkatkan efisiensi operasional.

          4.5     Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perusahaan dalam Menentukan Rencana dan
                  Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain


                  Proses governansi di INDY mengacu pada Anggaran Dasar, Project & Investment
                  Committee (apabila ada), dan Perjanjian Para Pemegang Saham (apabila ada) dari
                  masing-masing perusahaan.


                  Persetujuan TIME:
                  Keputusan Direksi untuk menyetujui novasi & pelepasan aset tidak berwujud (nilai
                  ≈ US$1,8 juta).


                  Persetujuan IEMS:
                  ➢    Keputusan Direksi untuk menerima pengalihan kontrak
                  ➢    Keputusan Dewan Komisaris terkait penandatanganan kontrak dengan nilai
                       >US$5 juta
                  ➢    Keputusan RUPS: shareholder Reserved Matter (> US$10 juta) tidak terpicu
                       tetapi tetap diadakan sebagai praktik kehati-hatian.


                  Persetujuan IEMS:
                  ➢    Keputusan Direksi: mengakhiri Cooperation Agreement 2021 dan menyetujui
                       pengalihan kontrak beserta seluruh aset tetap yang terkait dengan bisnis ke
                       IEMS.
                  ➢    Keputusan Dewan Komisaris dan RUPS: mengikuti threshold SHA sama seperti
                       IEMS.

          4.6     Hal Material Lainnya


                  Tidak terdapat hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari
                  Rencana Transaksi. Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai
                  meyakini bahwa Rencana Transaksi memberikan nilai tambah bagi INDY.




                                                                                               81
Page 96
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          5       ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI

          5.1     Perbandingan Antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas Transaksi
                  yang akan Dilakukan

                  Hasil Penilaian

                  Berdasarkan Laporan Unit Bisnis PLTS kapasitas 2.916,54 kWp, termasuk seluruh
                  aset tetap yang terkait dengan kegiatan operasional bisnis tersebut milik PT Tripatra
                  Multi Energi No. 00014/2.0113-03/BS/10/0340/1/VI/2025, tanggal 30 Juni 2025,
                  oleh Penilai Publik Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) dari Kantor Jasa Penilai
                  Publik Syarif, Endang & Rekan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
                  Rp31.063.364.000,- (Tiga Puluh Satu Miliar Enam Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Enam
                  Puluh Empat Ribu Rupiah) atau setara dengan US$1.922.000 (Satu Juta Sembilan
                  Ratus Dua Puluh Dua Ribu Dolar Amerika Serikat) (asumsi kurs tengah per 31
                  Desember 2024 dari Bank Indonesia sebesar Rp16.162,-).

                  Nilai Transaksi

                  Berdasarkan informasi manajemen yang tertuang dalam Draft Perjanjian Jual Beli
                  Bersyarat, Nilai Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh aset
                  tetap yang terkait dengan bisnis ini adalah sebesar Rp31.000.000.000,- (Tiga Puluh
                  Satu Miliar Rupiah) atau setara dengan US$1.918.079 (Satu Juta Sembilan Ratus
                  Delapan Belas Ribu Tujuh Puluh Sembilan Dolar Amerika Serikat) (asumsi kurs
                  tengah per 31 Desember 2024 dari Bank Indonesia sebesar Rp16.162,-).


          5.2     Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai
                  Tambah dari Transaksi yang akan Dilakukan


                  Berdasarkan hasil analisis inkremental menunjukkan bahwa Rencana Transaksi akan
                  memberikan nilai tambah atas total aset dan ekuitas sebesar US$31,08 ribu pada
                  tahun 2026 hingga tercatat nilai tambah pada 2038 sebesar US$295,79 ribu.
                  Selanjutnya Rencana Transaksi akan memberikan dampak pada laba bersih di tahun
                  2026 sebesar US$31,65 ribu pada tahun 2026 hingga tercatat nilai tambah pada
                  2038 sebesar US$57,00 ribu.


          5.3     Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini Bahwa Rencana
                  Nilai Transaksi Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil Penilaian

                  Kewajaran nilai transaksi berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang
                  Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal,
                  menyatakan bahwa batas atas dan batas bawah pada kisaran nilai tidak melebihi
                  7,50% dari nilai hasil penilaian.




                                                                                                     82
Page 97
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




                  Berdasarkan hal tersebut, uji batas atas dan batas bawah atas Rencana Transaksi
                  tersaji pada tabel berikut.

                                           Tabel 22 Uji Batas Atas dan Batas Bawah
                                                                         Nilai       Selisih Nilai
                            Uraian                Keterangan                                         Selisih
                                                                         (US$)        Transaksi

                        Batas Atas Nilai
                                            7,5% di atas Nilai Pasar   2.066.150
                       Rencana Transaksi
                                                                                                     7,5%


                                              Laporan Penilaian
                          Nilai Pasar                                  1.922.000
                                                     KJPP

                                                                                       -0,20%

                         Nilai Rencana
                                                  Draft PPJB           1.918.079
                           Transaksi
                                                                                                     -7,5%


                       Batas Bawah Nilai     7,5% di bawah Nilai
                                                                       1.777.850
                       Rencana Transaksi             Pasar



                  Berdasarkan tabel di atas, maka Rencana Transaksi tersebut adalah wajar karena
                  berada pada uji batas atas dan batas bawah sebesar 7,5%. Sedangkan selisih harga
                  dalam Rencana Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait
                  dengan bisnis milik TIME kepada IEMS adalah lebih rendah sebesar 0,20%
                  dibandingkan dengan Nilai Pasar.




                                                                                                          83
Page 98
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          6       ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN


                  Terdapat faktor-faktor lain yang relevan pada Rencana Pengalihan Kontrak PLTS
                  beserta seluruh aset tetap yang terkait dengan bisnis ini milik TIME kepada IEMS
                  yaitu:
                  1.   Laporan       Pendapat   Kewajaran   dilakukan   dengan   tanggal   penilaian   per
                       31 Desember 2024. Dengan demikian, seluruh manfaat ekonomi berupa
                       pendapatan dari sewa yang timbul sejak Januari 2025 hingga tanggal efektif
                       transaksi akan menjadi hak pihak yang menerima pelimpahan perjanjian.
                  2.   IEMS sebagai penerima kontrak akan memperoleh manfaat ekonomis setelah
                       masa kontrak berakhir.
                  3.   IEMS akan menerima segala bentuk risiko dan tanggung jawab atas adanya
                       keberlangsungan Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait dengan
                       bisnis ini.




                                                                                                       84
Page 99
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI

                  Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis
                  kuantitatif atas Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan
                  analisis faktor lain yang relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi
                  Pengalihan Kontrak PLTS beserta seluruh aset tetap yang terkait dengan bisnis ini
                  yang dimiliki oleh TIME kepada IEMS adalah Wajar.

                  Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki
                  dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk,
                  namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara
                  eksternal   yaitu   kondisi   pasar   dan   perekonomian,   kondisi   umum   bisnis,
                  perdagangan dan keuangan serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan
                  peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini
                  dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan
                  terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai
                  kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.




                                                                                                   85
Page 100
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA

                  Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
                  berdasarkan        Keputusan   Menteri    Keuangan   No. 1498/KM.1/2012,   tanggal
                  28 Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan
                  Rekan dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.

                  Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
                  Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

                  MAPPI                    : No. 09-S-02341
                  Izin Penilai Publik      : No. B-1.12.00340
                  Klasifikasi izin         : Penilaian Bisnis
                  Register                 : No. RMK-2017.00303
                  STTD OJK                 : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                  STTD IKNB                : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                 86
Page 101
Pendapat Kewajaran
PT Indika Energy Tbk




          9       KESIMPULAN

                  Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Kewajaran Rencana Transaksi yang
                  meliputi analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas Rencana
                  Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan,
                  maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Pengalihan Kontrak PLTS beserta
                  seluruh aset tetap yang terkait dengan bisnis ini milik TIME kepada IEMS adalah Wajar.




                                                                                                        87

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.3 MB
Published2 Jul 2025
Pages101
Characters317,183
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 68 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT INDIKA EMPAT MITRA SURYA p.1 ×15
linked org Indika Energy Tbk p.3 ×318
linked person Agus Lasmono · Komisaris Utama p.27 ×4
linked person Richard Bruce Ness p.27 ×3
linked person Indracahya Basuki · Komisaris p.27 ×4
linked person Farid Harianto · Komisaris Independen p.27 ×2
linked person Eko Putro Sandjojo · Komisaris Independen p.27 ×2
linked person M. Arsjad Rasjid P.M p.27 ×4
linked person Retina Rosabai · Direktur p.28 ×2
linked person Purbaja Pantja · Direktur p.28 ×2
possible person Gatot Subroto p.3 ×6
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.33
possible org PT Indika Inti Investindo p.34 ×3
possible org PT Teladan Resources p.51
unresolved org PT TRIPATRA MULTI ENERGI p.1 ×12
unresolved org PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya Graha Mitra p.3
unresolved org KJPP Syarif p.3 ×3
unresolved org Endang & Rekan p.3 ×7
unresolved org Menteri Keuangan Republik p.3
unresolved org PT Indika Tenaga Baru p.3 ×3
unresolved org PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya p.3 ×5
unresolved org KJPP Syarif Endang & Rekan p.3 ×2
unresolved org KJPP Syarif Endang p.3 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.4 ×5
unresolved org Bank Indonesia p.4 ×29
unresolved — Faks, p.6 ×4
unresolved org PT Indika Energy Infrastructure p.6 ×2
unresolved org PT Indika Tenaga Baru Rencana Transaksi p.6
unresolved person Penilai Publik Endang Sunardi p.8 ×5
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Syarif p.8 ×3
unresolved org REKAN Endang Sunardi p.9
unresolved person Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) · Rekan | Digitally signed by Endang Sunardi p.9
unresolved org KJPP Syarif MAPPI p.9
unresolved org Endang dan Rekan p.9 ×2
unresolved person Meilindra Indriani p.11
unresolved person Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev. p.11 ×2
unresolved org Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt. p.11
unresolved org PT Indika Tenaga Baru. IEMS p.16
unresolved org PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya PLTS p.16
unresolved org PT PLN Indonesia Geothermal p.16 ×2
unresolved org PT Indo Tenaga Hijau p.16 ×2
unresolved org PT Tripatra Multi Energi Novasi Kontrak p.16
unresolved person Hasanal Yani Ali Amin · Notaris p.17 ×3
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.17 ×2
unresolved org PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya Bidang p.19
unresolved — Telepon/fax. p.19 ×2
unresolved — Website/Email p.19 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan p.21 ×4
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda p.21 ×4
unresolved org Kantor Liana Ramon Xenia & Rekan p.21 ×2
unresolved — Adi Pramono · Corporate Secretary p.22
unresolved person Kamen Kamenov Palatov · Direktur p.22 ×7
unresolved person Josep Pangalila · Direktur p.28
unresolved person Yovie Priadi · Komisaris p.28
unresolved person Kapil Kumar Dongle · Direktur p.28
unresolved person Aryanti Artisari · Notaris p.33
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.33
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.33
unresolved org PT Teladan Resource p.34
unresolved org PT Indika Mitra Holdiko p.34
unresolved org Bank Indonesia Neraca Pembayaran Indonesia Neraca Pembayaran Indonesia p.37
unresolved org Bank Indonesia Nilai Tukar Rupiah Gambar p.39
unresolved org Kementerian ESDM p.45
unresolved org Menteri ESDM p.45
unresolved org Fourth Partner Energy Singapore Pte. Ltd. p.46
unresolved org PT Indika Mitra Haldiko p.51
unresolved org KJPP p.100

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.273 13216 ms 12 Sep 2026 22:37
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': '0.14',
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '15'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result