Skip to content
Back to announcement

20250701_WIKA_Informasi Transaksi Afiliasi_31910461_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review WIKA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 79

Page 1
 Laporan No. 00120/2.0118-00/BS/03/0520/1/VI/2025
        File No. 048.1/IDR/DO.2/BFO/VI/2025
          LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
                 RENCANA TRANSAKSI
           PENAMBAHAN SETORAN MODAL
DENGAN SKEMA KONVERSI UTANG PEMEGANG SAHAM
      MENJADI SAHAM (DEBT TO EQUITY SWAP)
   PADA PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
       OLEH PT WIJAYA KARYA (PERSERO) Tbk




          KJPP ISKANDAR DAN REKAN
                    2025
Page 2
        SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI


Laporan No. 00120/2.0118-00/BS/03/0520/1/VI/2025
File No. 048.1/IDR/DO.2/BFO/VI/2025                                     Jakarta, 13 Juni 2025

Kepada Yth.
Direksi
PT WIJAYA KARYA (PERSERO) Tbk
WIKA Tower II
Jalan D.I. Panjaitan Kav. 9-10
Jakarta, 13340


Dengan hormat,

       Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Penambahan Setoran Modal
                 Dengan Skema Konversi Utang Pemegang Saham Menjadi Saham (Debt To Equity
                 Swap) pada PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi oleh PT Wijaya Karya (Persero)
                 Tbk

Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (KJPP IDR atau Penilai atau Kami) telah memperoleh izin
usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 772/KM.1/2013 tanggal 12
November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-
774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal No. STTD.PPB-33/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis
di Pasar Modal.
Berdasarkan surat proposal/kontrak perjanjian kerja yang telah disepakati antara KJPP IDR dengan PT
Wijaya Karya (Persero) Tbk No. 035.1/IDR/DO.2/Pr-BFO/II/2025 tanggal 26 Februari 2025 dan PPJ No.
TP.01.03/A.FIN.00005.A/2025 tanggal 26 Maret 2025, KJPP IDR telah melaksanakan Penilaian untuk
Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Penambahan Setoran Modal Dengan Skema Konversi Utang
Pemegang Saham Menjadi Saham (Debt To Equity Swap) pada PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi
oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk seperti yang tertuang dalam laporan ini.
Latar Belakang
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (selanjutnya disebut Perseroan atau Perusahaan atau Pemberi Tugas
atau WIKA) merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (selanjutnya
disebut BEI). WIKA memiliki perusahaan terkendali yaitu PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi
(selanjutnya disebut WRK) dengan kepemilikan 97,99% saham.
WRK memiliki pinjaman kepada WIKA berdasarkan perjanjian pengakuan utang antara WIKA dengan
WRK No. TP.01.03/A.DIR.00015/2025 sebesar Rp 190.903.239.380,- yang merupakan saldo pokok
pinjaman Shareholder Loan (SHL) (selanjutnya disebut Perjanjian Pinjaman).
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman tersebut, WIKA dengan WRK berencana untuk menyelesaikan
pinjaman dengan skema konversi utang pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap)
sebesar Rp 190.903.000.000,- dan pembayaran pinjaman secara tunai sebesar Rp 239.380,-.
Rencana penambahan setoran modal dengan skema konversi utang pemegang saham menjadi saham
(debt to equity swap) pada WRK oleh WIKA selanjutnya disebut Rencana Transaksi.




                                                                                                    i
Page 3
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk
melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk serta menggunakan
pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya disebut KJPP IDR atau Penilai
atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi
tersebut.
KJPP IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya
disebut OJK) berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat
Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PPB-33/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli
2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
(selanjutnya disebut Perseroan atau Perusahaan atau Pemberi Tugas atau WIKA) merupakan
perusahaan terbuka yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (selanjutnya disebut BEI). WIKA
memiliki perusahaan terkendali yaitu PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi (selanjutnya disebut WRK)
dengan kepemilikan 40,00% saham dan PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi (selanjutnya disebut
WRK) dengan kepemilikan 97,99% saham. WRK sebagai perusahaan terkendali WIKA merupakan
pemegang 60,00% saham WRK. Dengan demikian WIKA memiliki 100% saham WRK secara langsung
dan tidak langsung melalui WRK.
Objek Penilaian
Objek Penilaian adalah rencana transaksi penambahan setoran modal dengan skema konversi utang
pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WRK oleh WIKA.
Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah WIKA dengan WRK, dimana WIKA sebagai pemberi setoran
modal dan WRK sebagai penerima setoran modal.
Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat kewajaran
(Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.
Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian 31 Desember 2024 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Eishennoraz dari
Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan yang terdaftar di OJK.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
• Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan dalam
   proses penilaian.
• Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
• Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
   mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
   pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi keuangan.
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                             ii
Page 4
• Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
   memengaruhi operasional perusahaan.
• Penilai bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
• Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari Pemberi Tugas.
• Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas lainnya diungkapkan dalam laporan.
Pendekatan dan Metode
Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah:
a. Melakukan analisis transaksi.
b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi.
e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.
Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
Berdasarkan akta pernyataan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan WRK tanggal 15 Mei
2025 No. 17 oleh Notaris Ryan Bayu Candra, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta. Dengan demikian susunan
dewan komisaris dan direksi WRK adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Plt. Komisaris Utama                                               : Dwi Purnomo
Komisaris                                                          : Mira Rahardjo Djarot
Komisaris                                                          : Sujono
Komisaris Independen                                               : Ahmad Thontowi Djauhari
Direksi
Direktur Utama                                                     : Rosman Pria Utama
Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko             : Ika Rosmayanti Dewi
Direktur Operasi                                                   : Fafan Khoirul Fanani
Direktur Strategi Bisnis dan Investasi                             : Hadi Irawan

Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang dapat
secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                         iii
Page 5
Pendapat Kewajaran Atas Transaksi
Hasil analisis atas nilai transaksi penambahan setoran modal dengan skema konversi utang pemegang
saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WRK oleh WIKA adalah nilai transaksi dibawah dari
Nilai Pasarnya. Dengan dilakukannya transaksi persentase kepemilikan saham Perseroan pada WRK
mengalami peningkatan . Dengan demikian transaksi akan menguntungkan Perseroan.

Hasil analisis atas dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham memberikan kesimpulan bahwa berdasarkan analisis laporan keuangan proforma
dan proyeksi keuangan Perseroan tidak terdapat kontribusi nilai tam bah bagi Perseroan, namun
dengan dilakukannya transaksi akan meningkatkan laba, likuiditas dan solvabilitas WRK yang dapat
memberikan nilai tambah bagi Perseroan secara konsolidasi, dengan demikian sesuai dengan
kepentingan pemegang saham.

Hasil analisis atas pertimbangan bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap kepentingan
pemegang saham adalah WIKA dapat membantu WRK untuk meningkatkan solvabilitasnya dalam
rangka     penyehatan             dan   perbaikan   rasio    keuangan     WRK   memberikan   kesimpulan   bahwa
pertimbangan bisnis dari manajemen tersebut sejalan dengan kepentingan pemegang saham.

Berdasarkan kesimpulan dari hasil analisis tersebut diatas, maka Kami berpendapat bahwa transaksi
adalah wajar.




              ~   ..       .,.,
                       j; ~
                         ~
                       •
               fhUa ito SE. M.Ec.Oev.

Penil   Properti! Aset dan Bisnis
MAP I No. : 10-5-02670
RMK-2017.00316
NIPP Menkeu No. P -1.13.00355
NIPP Menkeu No. B - 1.18.00520
5TTO OJK No: 5TTO.PPB-33/PJ-1/PM.02/2023




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                       iv
Page 6
                                                PERNYATAAN PENILAI


1.    Bahwa penugasan penilaian Pendapat Kewajaran dilakukan atas Rencana Transaksi.
2.    Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini Kam i telah bertindak secara independen
      tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun pemegang saham
      Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut. Kami juga tidak
      mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini.
      Selanjutnya, lapo ran pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
      atau kerugian pada pihak mana pun .
3.    Bahwa perhitungan dan analisis dalam pemberian pendapat kewajaran telah dilakukan
      dengan benar sebagaimana diungkapkan dalam laporan in i.
4.    Bahwa penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
      perundang-undangan yang berlaku.
5.    Penilai menaati Kode Etik Penilai Indonesia dan penilaian dilakukan sesuai dengan Standar
      Penilaian Indonesia (KEPI & SPI VII-2018)
6.    Bahwa penilaian yang dihasilkan dalam penugasan penila ian professional te lah disajikan sebagai
      kesimpulan .
7.    Bahwa lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan .
8.    Bahwa kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran .
9.    Bahwa kesimpulan pen ilaian telah sesua i dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
10. Bahwa data ekonomi dan industri dalam laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang diyakini
      penilai dapat dipertanggungjawabkan.

       Penilai Publik,
       Radithe Pramudito, SE., M .Ec.Dev., MAP PI (Cert.)
       MAPPI No.: 10-5-02670
       RMK-2017.00316
       NIPP Menkeu No. P -1 .13.00355
       NIPP Menkeu No. B -1 .18.00520
       STTD OJK No: 5TTD. PPB-33/ PJ-1/ PM. 02/2023


       Reviuer,
       Adhitya An indito, S.I.Kom., S.H., M .M., MAPPI (Cert.)
       MAPPI No.: 11-5-03079
       RMK-2017.00547


        Penilai,
        Sigit E. Purnomo, S.E.
        MAPPI No.: 19-T-09657
                                                                            f(/YVJJrW .-
        RMK-2020.03575




        Ryan Suradireja, S.Ak
        MAPPI No.: 19-P-09941
        RMK-2021 .03692




        Muhammad Dena ldy, S.M.
        MAPPI No.: 21 -P-10891
        RMK- 2022.04282




 Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaks i PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                            v
Page 7
                                                                 DAFTAR ISI

SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI .......................................... i
PERNYATAAN PENILAI .................................................................................................................. v
DAFTAR ISI .................................................................................................................................. vi
BAB I PENDAHULUAN................................................................................................................. I-1
1.1. Latar Belakang ............................................................................................................................ I-1
1.2. Identitas Pemberi Tugas ............................................................................................................. I-1
1.3. Objek Penilaian ........................................................................................................................... I-2
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian..................................................................................................... I-2
1.5. Tanggal Penilaian ........................................................................................................................ I-2
1.6. Ruang Lingkup Penilaian ............................................................................................................. I-2
1.7. Pendekatan dan Metode ............................................................................................................ I-3
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi .................................................................................................... I-3
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan ........................................ I-3
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh ................
      Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian ........................
      Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi ............................................................................ I-3
1.11. Sumber Data ............................................................................................................................... I-3
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai .....................
      Dan Hubungannya Dengan Objek Penilaian ............................................................................... I-4
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas .................................................................................................... I-4
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ............................................................ I-6
1.15. Definisi dan Istilah ...................................................................................................................... I-7
BAB II ANALISIS TRANSAKSI ....................................................................................................... II-1
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan .................................................... II-1
2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi ................................................................................................ II-1
2.3. Nilai Transaksi ............................................................................................................................ II-1
2.4. Materialitas Nilai Transaksi........................................................................................................ II-1
2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ..................................................................... II-2
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati ...................................................... II-3
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi ............................................................................... II-4
BAB III ANALISIS KUALITATIF .................................................................................................... III-1
3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha ................................................................... III-1
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan .............................................................................................. III-3
3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi ................................................................................................. III-8
3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan ........ III-8
BAB IV ANALISIS KUANTITATIF ................................................................................................. IV-1
4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan ......................... IV-1
4.2. Analisis Inkremental .............................................................................................................. IV-24
BAB V ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ......................................................................... V-1
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi ................................................................................................ V-1
5.2. Nilai Transaksi ........................................................................................................................... V-1
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi ............................................................................................ V-1
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan ..... V-2
BAB VI ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ................................................................ VI-1
6.1. Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi ............................... VI-1
6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang ....................................................................... VI-1
6.3. Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar ......................................................................................... VI-1



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                                            vi
Page 8
6.4.    Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh.................................................................................... VI-2

BAB VII KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI ............................................. VII-1
LAMPIRAN




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                            vii
Page 9
                                                DEFINISI DAN ISTILAH

Arus Kas Bersih                   : Jumlah kas yang tersedia setelah terpenuhinya kebutuhan kas untuk kegiatan
                                    operasional; merupakan arus kas yang tersedia bagi penyedia modal yang terdiri
                                    dari utang dan ekuitas; dan telah bebas dari kewajiban untuk mempertahankan
                                    operasi saat ini dan untuk mengantisipasi pertumbuhan perusahaan
Asumsi                            : Sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau keadaan yang
                                    mungkin dapat mempengaruhi objek Penilaian atau pendekatan penilaian dan
                                    kewajarannya telah dianalisis oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari proses
                                    Penilaian
BEI                               : Bursa Efek Indonesia

Business Interest                 : Kepemilikan dalam perusahaan yang meliputi penyertaan dalam perusahaan,
                                    surat berharga, aset keuangan lainnya, dan aset tak berwujud
Dasar Penilaian                   : Suatu penjelasan dan/atau pendefinisian tentang jenis Nilai yang sedang diteliti
                                    berdasarkan kriteria tertentu
Diskon Likuiditas Pasar           : Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari Nilai suatu
                                    ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas objek Penilaian
Diskon Tanpa                      : Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari Nilai suatu
Pengendalian                        ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya tingkat pengendalian atas objek Penilaian
Faktor Kapitalisasi               : Semua jenis rasio yang digunakan untuk mengkonversi pendapatan menjadi suatu
                                    Nilai
Holding Company                   : Suatu perusahaan yang sebagian besar pendapatannya atau seluruhnya berasal
                                    dari penyertaan pada perusahaan lain
KAP                               : Kantor Akuntan Publik
KJPP IDR                          : Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan
Kapitalisasi                      : Pengkonversian arus kas bersih atau penghasilan bersih lain, baik yang bersifat
                                    aktual maupun perkiraan, selama periode tertentu yang ekuivalen dengan Nilai
                                    aset pada suatu tanggal tertentu atau pengakuan atas suatu pengeluaran modal
Kelangsungan Usaha                : Suatu kondisi yang mencerminkan usaha yang sedang beroperasi atau dalam
                                    konstruksi, atau suatu premis dalam Penilaian, dimana Penilai Bisnis menganggap
                                    suatu perusahaan akan terus melanjutkan operasinya secara berkelanjutan
KEPI                              : Kode Etik Penilai Indonesia

Laporan Penilaian Bisnis          : laporan tertulis yang dibuat oleh Penilai Bisnis yang memuat pendapat Penilai
                                    Bisnis mengenai objek Penilaian serta menyajikan informasi tentang proses
                                    Penilaian
Metode Kapitalisasi               : Metode Penilaian yang mendasarkan pada suatu pendapatan yang dianggap
Pendapatan                          mewakili kemampuan di masa mendatang dari suatu perusahaan atau Business
                                    Interest yang dinilai, dibagi dengan suatu tingkat kapitalisasi atau dikali dengan
                                    Faktor Kapitalisasi, sehingga menjadi suatu indikasi Nilai dari perusahaan atau
                                    Business Interest
Metode Penilaian                  : Suatu cara atau rangkaian cara tertentu dalam melakukan Penilaian
Modal Investasi                   : Jumlah utang jangka panjang dan ekuitas pada suatu perusahaan



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                 viii
Page 10
Nilai                             : Perkiraan harga yang diinginkan oleh penjual dan/atau pembeli atas suatu barang
                                    atau jasa dan merupakan jumlah manfaat ekonomi berdasarkan nilai pasar yang
                                    akan diperoleh dari objek Penilaian pada tanggal Penilaian
Nilai Aset Bersih                 : Total nilai pasar aset dikurangi total nilai pasar liabilitas
Nilai Buku                        : Hasil kapitalisasi atas biaya perolehan aset, dikurangi akumulasi depresiasi,
                                    deplesi, amortisasi atau penurunan nilai sebagaimana yang tercatat dalam laporan
                                    keuangan atau selisih antara total aset dikurangi dengan total liabilitas dari
                                    perusahaan sebagaimana tercatat dalam laporan keuangan
Nilai Pasar (OJK)                 : Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau
                                    liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan
                                    penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
                                    pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing
                                    bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa
                                    paksaan
Nilai Pasar (SPI)                 : Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar untuk penukaran suatu
                                    aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli
                                    dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
                                    pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing
                                    bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa
                                    paksaan (SPI 101 Edisi VII-2018 angka 3.1).
Nilai Terminal                    : Nilai dari jumlah arus kas untuk periode setelah periode waktu tetap, dimana arus
                                    kas yang diterapkan dapat menggunakan model ekuitas atau Modal Investasi
OJK                               : Otoritas Jasa Keuangan

Pendapat Kewajaran                : Suatu pernyataan yang diberikan oleh Penilai Bisnis untuk menyatakan bahwa
                                    suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau tidak wajar
Pendapat Kewajaran                : Suatu pernyataan yang diberikan oleh Penilai Bisnis untuk menyatakan bahwa
atas Transaksi Pinjam-              transaksi pinjam-meminjam dana dan/atau penjaminan adalah wajar atau tidak
Meminjam Dana                       wajar
dan/atau Penjaminan
Pendekatan Aset       : Pendekatan Penilaian berdasarkan laporan keuangan historis objek Penilaian yang
                        telah diaudit, dengan cara menyesuaikan seluruh aset dan liabilitas menjadi Nilai
                        Pasar sesuai dengan Premis Nilai yang digunakan dalam Penilaian Bisnis
Pendekatan Pasar      : Pendekatan Penilaian dengan cara membandingkan objek Penilaian dengan objek
                        lain yang sebanding dan sejenis serta telah tersedia informasi harga transaksi atau
                        penawaran
Pendekatan Pendapatan : Pendekatan Penilaian dengan cara mengkonversi manfaat ekonomis atau
                        pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh objek Penilaian dengan tingkat
                        diskonto tertentu
Pendekatan Penilaian  : Suatu cara untuk memperkirakan Nilai dengan menggunakan satu atau lebih
                        metode penilaian
Penilai               : Orang perseorangan yang dengan keahliannya menjalankan kegiatan Penilaian di
                        pasar modal




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                  ix
Page 11
Penilai Bisnis                    : Penilai yang melakukan kegiatan penilaian bisnis sebagaimana dimaksud dalam
                                    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai yang melakukan kegiatan di
                                    pasar modal
Penilai Properti                  : Penilai yang melakukan kegiatan Penilaian properti sebagaimana dimaksud dalam
                                    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai yang melakukan kegiatan di
                                    pasar modal
Penilaian                         : Proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis atas nilai ekonomi suatu objek
                                    penilaian
Penilaian Bisnis                  : Proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis atas objek Penilaian Bisnis
                                    sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai
                                    yang melakukan kegiatan di pasar modal
Penugasan Penilaian               : Penugasan yang diterima oleh Penilai dari pemberi penugasan untuk melakukan
Profesional                         Penilaian atas objek, tujuan Penilaian, dan tanggal tertentu dimana Penilai
                                    mendasarkan opininya, yang disajikan dalam laporan Penilaian
Pihak                             : Orang perseorangan, perusahaan, usaha bersama, asosiasi, atau kelompok yang
                                    terorganisasi
Premi Pengendalian                : Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan penambah dari Nilai suatu
                                    ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian atas objek Penilaian
Premis Nilai                      : Asumsi Nilai yang berhubungan dengan suatu kondisi transaksi yang dapat
                                    digunakan pada objek Penilaian
RUPS                              : Rapat Umum Pemegang Saham
SPI                               : Standar Penilaian Indonesia
Studi Kelayakan Bisnis            : Suatu Penugasan Penilaian Profesional yang diberikan oleh Penilai Bisnis berupa
                                    pendapat untuk menyatakan kelayakan suatu usaha atau proyek
Tanggal Laporan                   : Tanggal ditandatanganinya Laporan Penilaian Bisnis oleh Penilai Bisnis
Penilaian Bisnis
Tanggal Penilaian                 : Tanggal pada saat Nilai, hasil Penilaian, atau perhitungan manfaat ekonomi
adalah                              dinyatakan
Tenaga Ahli                       : Orang yang mempunyai keahlian dan kualifikasi pada suatu bidang tertentu di luar
                                    ruang lingkup kegiatan Penilaian dan tidak bekerja pada kantor jasa Penilai publik
Tingkat Diskonto                  : Suatu Tingkat Imbal Balik untuk mengkonversikan nilai di masa depan ke nilai
                                    sekarang yang mencerminkan nilai waktu dari uang dan ketidakpastian atas
                                    terealisasinya pendapatan ekonomi
Tingkat Imbal Balik               : Jumlah laba atau rugi dan/atau perubahan nilai yang direalisasikan atau
                                    diharapkan dari suatu investasi yang dinyatakan dalam persentase
Tingkat Kapitalisasi              : Jumlah pembagi yang digunakan untuk mengkonversi pendapatan menjadi Nilai




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                   x
Page 12
                                                         BAB I
                                                     PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
     PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (selanjutnya disebut Perseroan atau Perusahaan atau Pemberi
     Tugas atau WIKA) merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia
     (selanjutnya disebut BEI). WIKA memiliki perusahaan terkendali yaitu PT Wijaya Karya Rekayasa
     Konstruksi (selanjutnya disebut WRK) dengan kepemilikan 97,99% saham.
       WRK memiliki pinjaman kepada WIKA berdasarkan perjanjian pengakuan utang antara WIKA
       dengan WRK No. TP.01.03/A.DIR.00015/2025 sebesar Rp 190.903.239.380,- yang merupakan
       saldo pokok pinjaman Shareholder Loan (SHL) (selanjutnya disebut Perjanjian Pinjaman).
       Berdasarkan Perjanjian Pinjaman tersebut, WIKA dengan WRK berencana untuk menyelesaikan
       pinjaman dengan skema konversi utang pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap)
       sebesar Rp 190.903.000.000,- dan pembayaran pinjaman secara tunai sebesar Rp 239.380,-.
       Rencana penambahan setoran modal dengan skema konversi utang pemegang saham menjadi
       saham (debt to equity swap) pada WRK oleh WIKA selanjutnya disebut Rencana Transaksi.
       Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
       untuk melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
       Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020
       tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
       Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk serta
       menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya disebut
       KJPP IDR atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat
       kewajaran atas Rencana Transaksi tersebut.
       KJPP IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya
       No. 772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan
       (selanjutnya disebut OJK) berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013
       dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PPB-33/PJ-
       1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.
1.2. Identitas Pemberi Tugas
     Nama Pemberi Tugas : PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
     Bidang Usaha          : Industri konstruksi, industri pabrikasi, jasa penyewaan, jasa
                             keagenan, investasi, agro industri, industri energi, energi
                             terbarukan      dan        energi     konversi,       penyelenggaraan
                             perkeretaapian, penyelenggaraan pelabuhan, penyelenggaraan
                             kebandarudaraan,         logistik,     perdagangan,       engineering
                             procurement construction, pengembangan dan pengelolaan
                             kawasan, layanan peningkatan kemampuan dibidang jasa
                             konstruksi,   teknologi       informasi,    jasa    enjinering    dan
                             perencanaan, investasi dan pengelolaan usaha dibidang
                             prasarana dan sarana dasar (infrastruktur) untuk menghasilkan
                             barang dan/ atau jasa
     Alamat Kantor         : WIKA Tower II Jalan D.I. Panjaitan Kav. 9-10 Jakarta, 13340
     No. Telepon/Faksimile : 021 – 8067 9200


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                         I-1
Page 13
       E-mail                       : adwijaya@wika.co.id
       Situs Web                    : www.wika.co.id
1.3. Objek Penilaian
     Objek Penilaian adalah rencana transaksi penambahan setoran modal dengan skema konversi
     utang pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WRK oleh WIKA.
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian
     Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat
     kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.
1.5. Tanggal Penilaian
     Tanggal penilaian 31 Desember 2024 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang
     berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Eishennoraz
     dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan yang terdaftar di
     OJK.
1.6. Ruang Lingkup Penilaian
     Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan oleh
     Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau
     tidak wajar. Ruang lingkup penilaian, antara lain:
       a. Identifikasi masalah (identifikasi asumsi dan kondisi pembatas, tujuan dan objek penilaian,
           definisi penilaian dan tanggal penilaian),
       b. Pengumpulan data,
       c. Analisis data,
       d. Estimasi nilai sesuai dengan dasar nilai dan premis nilai yang digunakan dengan
           menggunakan pendekatan penilaian,
       e. Penulisan laporan.
       Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
       dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah
       dilakukan analisis atas:
       a. Nilai dari objek yang ditransaksikan.
       b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang
           saham.
       c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait dengan Rencana
           Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang saham.
       Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara pihak-pihak yang
       bertransaksi diatur sesuai dengan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
       dan Transaksi Benturan Kepentingan dan nilai materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai
       dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
       Kegiatan Usaha.
       Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukan KJPP IDR
       untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang lingkup pendapat
       kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana Transaksi tersebut.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                           I-2
Page 14
1.7. Pendekatan dan Metode
     Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah:
     a. Melakukan analisis transaksi.
     b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
     c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
     d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi.
     e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
     Pihak-pihak yang bertransaksi adalah WIKA dengan WRK, dimana WIKA sebagai pemberi
     setoran modal dan WRK sebagai penerima setoran modal.
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan
     1. Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini Kami tidak ada benturan
         kepentingan dengan Perseroan maupun pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan
         transaksi yang akan dilakukan Perseroan.
       2. Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini Kami telah bertindak secara
          independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun pemegang
          saham Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut. Kami juga
          tidak mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan
          ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan
          keuntungan atau kerugian pada pihak manapun.
       3. Tidak ada satupun dari pemilik ataupun pegawai Kami yang memiliki kepentingan dalam
          bentuk apapun yang dapat menghalangi Kami untuk melakukan penilaian secara
          independen terhadap pendapat kewajaran ini. Kompensasi dan honorarium Kami tidak
          bergantung kepada kejadian maupun kesimpulan yang diambil oleh Perseroan sebagai
          akibat dari laporan Kami ini.
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh Penilai
      Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian Pendapat Kewajaran
      Atas Rencana Transaksi
      Dalam pendapat kewajaran ini Kami menggunakan hasil penilaian dari Penilai Usaha yang telah
      melakukan penilaian terhadap objek transaksi. Objek transaksi adalah saham WRK.
       Berdasarkan Laporan Penilaian Saham WRK No. 00108/2.0118-00/BS/03/0520/1/V/2025
       tanggal 26 Mei 2025 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai
       Pasar 212.796 saham atau 100% saham WRK per 31 Desember 2024 adalah
       Rp 332.800.000.000,- atau untuk setiap saham adalah Rp 1.563.939,-.
1.11. Sumber Data
      Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, Kami telah menelaah, mempertimbangkan,
      mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:
       a) Copy legalitas dan perizinan WIKA.
       b) Copy legalitas dan perizinan WRK.
       c) Laporan keuangan WIKA untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
          yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Eishennoraz dari KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
          Mawar & Rekan dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                       I-3
Page 15
         d) Laporan keuangan WIKA untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
            yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Benny Andria dari KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
            Mawar & Rekan dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
         e) Laporan keuangan WIKA untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
            yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Benny Andria dari KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
            Mawar & Rekan dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
         f) Laporan keuangan WIKA untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
            yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Benny Andria dari KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
            Mawar & Rekan dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
         g) Laporan keuangan WIKA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang
            yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Rudi Hartono Purba dari KAP Amir Abadi Jusuf,
            Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
         h) Laporan keuangan proforma WIKA per 31 Desember 2024 sebelum dan setelah transaksi
            dari manajemen Perseroan.
         i) Laporan Penilaian Saham WRK No. 00108/2.0118-00/BS/03/0520/1/V/2025 tanggal 26
            Mei 2025 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan.
         j) Perjanjian pengakuan utang antara WIKA dengan WRK No. TP.01.03/A.DIR.00015/2025.
         k) Proyeksi keuangan dari manajemen Perseroan.
         l) Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang,
            dan hal-hal lain yang terkait dengan Transaksi.
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai Dan
      Hubungannya Dengan Objek Penilaian
      Kami telah melakukan diskusi dan wawancara dengan manajemen Perseroan pada tanggal 22
      April 2025 – 4 Juni 2025. Identitas yang Kami wawancarai adalah Bapak Dhonny Ariyanto Sigit
      dan Sebtiana Ady Candra sebagai representatif WIKA.
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas
       a. Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
       b. Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan
          dalam proses penilaian.
       c. Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
       d. Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
          mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
          kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi
          keuangan.
       e. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
       f. Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang
          dapat memengaruhi operasional perusahaan.
       g. Penilai bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
       h. Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari Pemberi Tugas.
       i. KJPP IDR mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan pendapat ini sampai dengan
          terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara
          material terhadap Rencana Transaksi.
       j. Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian dari
          analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                         I-4
Page 16
            menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat
            tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak
            dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
         k. Pendapat Kewajaran tersebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan
            perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan pemerintah pada
            tanggal Pendapat ini dikeluarkan. Penilaian Kewajaran ini hanya dilakukan terhadap
            Rencana Transaksi seperti yang diuraikan di atas.
         l. KJPP IDR tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi
            pendapatnya karena peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.
         m. Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan prinsip integritas informasi dan data. Dalam
            menyusun Pendapat Kewajaran ini, KJPP IDR melandaskan dan berdasarkan pada informasi
            dan data sebagaimana diberikan manajemen Perseroan yang mana berdasarkan hakikat
            kewajaran adalah benar, lengkap, dapat diandalkan, serta tidak menyesatkan. KJPP IDR
            tidak melakukan audit ataupun uji kepatuhan secara mendetail atas penjelasan maupun
            data-data yang diberikan oleh manajemen Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan
            dengan demikian KJPP IDR tidak dapat memberikan jaminan atau bertanggung-jawab
            terhadap kebenaran dan kelengkapan dari informasi atau penjelasan tersebut.
         n. Sebagai dasar bagi KJPP IDR untuk melakukan analisis dalam mempersiapkan Pendapat
            Kewajaran atas Rencana Transaksi, KJPP IDR menggunakan data-data sebagaimana
            tercantum pada Sumber Data pada laporan pendapat kewajaran sebagai bahan
            pertimbangan.
         o. Segala perubahan terhadap data-data tersebut di atas dapat memengaruhi hasil penilaian
            KJPP IDR secara material. Oleh karena itu, KJPP IDR tidak dapat menerima tanggung jawab
            atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan perubahan data
            tersebut.
         p. Pendapat Kewajaran ini disusun hanya dengan mempertimbangkan sudut pandang
            pemegang saham Perseroan dan tidak mempertimbangkan sudut pandang stakeholders
            lain serta aspek-aspek lainnya.
         q. KJPP IDR menganggap bahwa sejak tanggal penerbitan laporan pendapat kewajaran ini
            sampai dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan yang sangat
            berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam laporan
            pendapat kewajaran.
         r. Dengan ini KJPP IDR menyatakan bahwa penugasan KJPP IDR tidak termasuk menganalisis
            transaksi-transaksi di luar Rencana Transaksi yang mungkin tersedia bagi Perseroan serta
            pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap Rencana Transaksi.
         s. KJPP IDR tidak melakukan penelitian atas keabsahan Rencana Transaksi dari segi hukum
            dan implikasi aspek perpajakan dari Rencana Transaksi tersebut.
         t. Mengingat bahwa adanya kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan
            ini dengan pelaksanaan Rencana Transaksi, maka kesimpulan di atas berlaku bila tidak ada
            perubahan yang memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai dari Rencana Transaksi.
            Perubahan tersebut termasuk perubahan baik secara internal pada masing-masing
            perusahaan maupun secara eksternal meliputi: kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
            umum bisnis dan keuangan, serta peraturan pemerintah Indonesia setelah tanggal laporan
            ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal laporan ini dikeluarkan terjadi perubahan
            tersebut di atas, maka pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                          I-5
Page 17
         u. Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana Transaksi
             dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lain maupun pihak lain.
         v. Pendapat Kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk
             menyetujui atau tidak menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu
             atas Rencana Transaksi tersebut.
         w. KJPP IDR juga berpegang kepada surat pernyataan manajemen Perseroan (management
             representation letter) atas penugasan KJPP IDR untuk mempersiapkan laporan pendapat
             kewajaran, bahwa Perseroan telah menyampaikan seluruh informasi penting dan relevan
             berkenaan dengan Rencana Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen Perseroan
             tidak ada faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.
         x. Data dan informasi yang diterima Penilai dari Pemberi Tugas diasumsikan benar dan dapat
             dipertanggungjawabkan, antara lain termasuk penunjukan letak lokasi tempat, spesifikasi
             jenis dan jumlah aset objek penilaian dan apabila data dan informasi tersebut tidak benar
             maka Pemberi Tugas membebaskan Penilai dari tanggung jawab atas hasil penilaian yang
             tidak tepat dikarenakan kesalahan tersebut.
         y. Informasi yang telah diberikan pihak lain kepada Penilai seperti yang telah disebutkan
             dalam laporan penilaian dianggap layak dan dipercaya, tetapi Penilai tidak
             bertanggungjawab jika ternyata informasi yang diberikan itu terbukti tidak sesuai dengan
             hal yang sesungguhnya. Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi
             tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemberi Tugas.
         z. Adalah bukan tugas Penilai untuk melakukan uji tuntas (due diligence) dari aspek hukum
             atas catatan publik serta catatan kepemilikan.
         aa. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas dari laporan penilaian yang dibuat terpisah sebagai
             satu kesatuan dari laporan ini akan dituangkan di dalam laporan penilaian yang dibuat
             terpisah tersebut.
         bb. Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi tandatangan asli/basah Pemimpin Rekan/Rekan
             dan stempel/seal perusahaan KJPP Iskandar dan Rekan serta tidak dapat
             dipertanggungjawabkan bilamana Pemberi Tugas tidak melunasi imbalan jasa atas
             pekerjaan penilaian ini.
         cc. Asumsi-asumsi dan kondisi pembatas ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan
             (integral) dari laporan ini.
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
      Berdasarkan akta pernyataan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan WRK tanggal
      15 Mei 2025 No. 17 oleh Notaris Ryan Bayu Candra, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta. Dengan
      demikian susunan dewan komisaris dan direksi WRK adalah sebagai berikut:
        Dewan Komisaris
        Plt. Komisaris Utama                                              : Dwi Purnomo
        Komisaris                                                         : Mira Rahardjo Djarot
        Komisaris                                                         : Sujono
        Komisaris Independen                                              : Ahmad Thontowi Djauhari
        Direksi
        Direktur Utama                                                    : Rosman Pria Utama
        Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko            : Ika Rosmayanti Dewi
        Direktur Operasi                                                  : Fafan Khoirul Fanani
        Direktur Strategi Bisnis dan Investasi                            : Hadi Irawan




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                               I-6
Page 18
       Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
       berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang
       dapat secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                       I-7
Page 19
                                                      BAB II
                                                ANALISIS TRANSAKSI


2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan
     Berdasarkan proforma posisi keuangan dan proyeksi keuangan, dengan dilakukannya transaksi
     profitabilitas, likuiditas dan solvabilitas Perseroan tidak mengalami perubahan.

2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi
     Berdasarkan analisis proforma posisi keuangan dan proyeksi keuangan Perseroan dengan
     dilakukannya transaksi likuiditas Perseroan tidak mengalami perubahan.

2.3. Nilai Transaksi
     Berdasarkan perjanjian pengakuan utang antara WIKA dengan WRK No.
     TP.01.03/A.DIR.00015/2025, rencana transaksi yang akan dilakukan yaitu penambahan setoran
     modal dengan skema konversi utang pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap)
     pada WRK oleh WIKA. WIKA akan mengambil bagian saham baru yang diterbitkan WRK sebesar
     Rp 190.903.000.000,- dengan nilai transaksi sebesar Rp 1.000.000,- per saham.

2.4. Materialitas Nilai Transaksi
     Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
     Kegiatan Usaha, suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi
     sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka.
       Dalam hal perusahaan terbuka memiliki ekuitas negatif transaksi dikategorikan sebagai
       transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 10% atau lebih dari total aset perusahaan
       terbuka.
       Perusahaan terbuka yang akan melakukan transaksi material wajib terlebih dahulu memperoleh
       persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam hal:
       1. Transaksi material lebih dari 50% terhadap ekuitas atau aset atau laba bersih atau
          pendapatan usaha Perseroan.
       2. Transaksi material lebih dari 25% terhadap aset Perseroan apabila ekuitas Perseroan
          negatif.
       3. Laporan Penilai menyatakan bahwa transaksi material yang akan dilakukan tidak wajar.
       Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
       Kegiatan Usaha, transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen
       operasi dikategorikan sebagai transaksi material dalam hal:
       a. Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka;
       b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset perusahaan terbuka nilainya sama
          dengan atau lebih dari 20%;
       c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih perusahaan terbuka nilainya sama
          dengan atau lebih dari 20%; atau
       d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha perusahaan terbuka
          nilainya sama dengan atau lebih dari 20%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                            II-1
Page 20
       Nilai transaksi Rencana Transaksi adalah sebesar Rp 190.903.000.000,- dan ekuitas Perseroan
       berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Eishennoraz dari KAP
       Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan per 31 Desember 2024 adalah sebesar
       Rp 11.871.419.792.000,-, dengan demikian materialitas nilai transaksi 1,61% dari ekuitas
       Perseroan.
       Dari uraian tersebut diatas, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi material dan tidak
       memerlukan persetujuan RUPS sesuai dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
       Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
     Pihak-pihak yang bertransaksi adalah WIKA dengan WRK, dimana WIKA sebagai pemberi setoran
     modal dan WRK sebagai penerima setoran modal.

       Hubungan Kepemilikan Saham




       Keterangan
       WIKA       : PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
       WRK        : PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi

       Berdasarkan analisis hubungan kepemilikan saham, terdapat hubungan kepemilikan saham
       antara WIKA dengan WRK yaitu WIKA sebagai pemegang 97,99% saham WRK . Dengan demikian
       antara WIKA dengan WRK terdapat hubungan kepemilikan.
       Hubungan Kepengurusan
       Hubungan kepengurusan antara WIKA dan WRK adalah sebagai berikut:
                    Nama                   WIKA           WRK
        Jarot Widyoko                        KU
        Firdaus Ali                          K
        Satya Bhakti Parikesit               K
        Harris Arthur Hedar                  K
        Adityawarman                         KI
        Suryo Hapsoro Tri Utomo              KI
        Rusmanto                             KI
        Agung Budi Waskito                   DU
        Adityo Kusumo                        D
        Hadjar Seti Adji                     D
        Sumadi                               D
        Hananto Aji                          D
        Harum Akhmad Zuhdi                   D
        Tri Prabowo                                        KU
        Sujono                                             K
        Mira Rahardjo Djarot                               K
        Ahmad Thontowi Djauhari                            KI
        Rosman Pria Utama                    P             DU
        Hadi Irawan                          P              D
        Ika Rosmayanti Dewi                  P              D
        Fafan Khoirul Fanani                 P              D



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                       II-2
Page 21
       Keterangan:
       KU : Komisaris Utama
       K     : Komisaris
       KI    : Komisaris Independen
       DU : Direktur Utama
       D     : Direktur
       P     : Pegawai

       Berdasarkan analisis hubungan kepengurusan, terdapat hubungan kepengurusan antara WIKA
       dan WRK dimana Rosman Pria Utama sebagai Pegawai WIKA juga merupakan Direktur Utama
       WRK, Hadi Irawan sebagai Pegawai WIKA juga merupakan Direktur WRK, Ika Rosmayanti Dewi
       sebagai Pegawai WIKA juga merupakan Direktur WRK dan Fafan Khoirul Fanani sebagai Pegawai
       WIKA juga merupakan Direktur WRK.
       Dengan demikian Rencana Transaksi termasuk transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
       Peraturan OJK No. 42 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
       Kepentingan.
       Uraian mengenai ada atau tidak adanya benturan kepentingan atas transaksi yang akan
       dilakukan Perseroan dinyatakan dalam Surat Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris
       Perseroan.
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati
     Berdasarkan Perjanjian Pinjaman, hal-hal pokok dalam dokumen tersebut adalah sebagai
     berikut:
       -         WIKA dengan WRK sepakat untuk menyelesaikan pokok pinjaman sebesar
                 Rp190.903.000.000,- melalui skema konversi utang pemegang saham menjadi saham (debt
                 to equity swap).
       -         WRK menyetujui pelaksanaan penambahan modal melalui pengeluaran saham dalam
                 simpanan dengan mekanisme debt to equity dengan harga per lembar saham sesuai nilai
                 nominal saham WRK sebesar Rp1.000.000,- yang pelaksanannya setelah mendapatkan
                 persetujuan dewan komisaris.
       -         Berdasarkan konfirmasi manajemen, pemegang saham WRK lain yaitu Widjanarko Tantono,
                 Ir. Hastjaryo, dan Hendro Isworo tidak mengambil bagian atas penambahan modal WRK
                 tersebut.
       Dengan demikian susunan pemegang saham WRK sebelum dan setelah transaksi dengan asumsi
       efektif per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
           PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
           Sebelum dilakukannya transaksi
                                                 Jumlah Saham   Persentase       Jumlah
           No.         Pemegang Saham
                                                   (Lembar)        (%)            (Rp)
            1    PT Wijaya Karya (Persero) Tbk        208.525        97,99%   208.525.000.000
            2    Widjanarko Tantono                     2.124         1,00%     2.124.000.000
            3    Ir. Hastjaryo                          1.416         0,67%     1.416.000.000
            4    Hendro Isworo                            731         0,34%       731.000.000
                 Jumlah                               212.796       100,00%   212.796.000.000

        PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
        Setelah dilakukannya transaksi
                                                 Jumlah Saham   Persentase       Jumlah
        No.            Pemegang Saham
                                                   (Lembar)        (%)            (Rp)
           1     PT Wijaya Karya (Persero) Tbk        399.428        98,94%   399.428.000.000
           2     Widjanarko Tantono                     2.124         0,53%     2.124.000.000
           3     Ir. Hastjaryo                          1.416         0,35%     1.416.000.000
           4     Hendro Isworo                            731         0,18%       731.000.000
                 Jumlah                               403.699       100,00%   403.699.000.000



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                          II-3
Page 22
       Pihak-pihak yang bertransaksi telah memiliki perjanjian dan persyaratan tertulis yang telah
       disepakati dan mengikat.
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi
     Manfaat transaksi adalah sebagai berikut:
      • Dengan dilakukannya transaksi, WIKA dapat meningkatkan kepemilikan sahamnya secara
          langsung kepada WRK.
      • Dengan dilakukannya transaksi, akan meningkatkan solvabilitas WRK dan WRK dapat
          melakukan penghematan biaya bunga pinjaman kepada WIKA.
       Risiko transaksi adalah sebagai berikut:
        • Tidak tercapainya kinerja keuangan WRK seperti yang diproyeksikan, sehingga target yang
            direncanakan Perseroan tidak berjalan secara optimal sebagaimana yang direncanakan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                       II-4
Page 23
                                                      BAB III
                                                ANALISIS KUALITATIF


  3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha
       Perseroan
       a) Riwayat Singkat
          PT Wijaya Karya (Persero) Tbk didirikan pada tanggal 29 Maret 1961 berdasarkan Peraturan
          Pemerintah No. 64 tahun 1961, dari perusahaan asing bernama "Naamloze Vennotschap
          Technische Handel Maatschappij en Bouwbedijf Vis en Co.” yang dinasionalisasi Pemerintah
          Republik Indonesia.
            Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 40 tahun 1971, status Perusahaan berubah dari
            Perusahaan Negara menjadi Perusahaan (Persero). Selanjutnya, Perusahaan dinamakan PT
            Wijaya Karya (Persero) berdasarkan Akta Perusahaan Terbatas No. 110 tanggal 20 Desember
            1972 dari Dian Paramita Tamzil, pengganti Djojo Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta, dan
            perubahan naskah pendirian Perseroan Terbatas dari Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta
            berdasarkan Akta No. 106 tanggal 17 April 1973. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri
            Kehakiman Republik Indonesia pada tanggal 8 Mei 1973 dengan Surat Keputusan No.
            Y.A.5/165/14 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 76 tanggal 21
            September 1973, tambahan Berita Negara No. 683.
            Anggaran Dasar WIKA telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir kali diubah
            dengan Akta No. 7 tanggal 17 Januari 2024 dan Akta No. 37 tanggal 26 Juni 2024 dibuat di
            hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, tentang peningkatan modal dasar dan modal
            ditempatkan dan disetor.
        b) Kegiatan Usaha
           Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar WIKA, maksud dan tujuan WIKA adalah berusaha
           dalam industri konstruksi, industri pabrikasi, jasa penyewaan, jasa keagenan, investasi, agro
           industri, industri energi, energi terbarukan dan energi konversi, penyelenggaraan
           perkeretaapian, penyelenggaraan pelabuhan, penyelenggaraan kebandarudaraan, logistik,
           perdagangan, engineering procurement construction, pengembangan dan pengelolaan
           kawasan, layanan peningkatan kemampuan dibidang jasa konstruksi, teknologi informasi,
           jasa enjinering dan perencanaan, investasi dan pengelolaan usaha dibidang prasarana dan
           sarana dasar (infrastruktur) untuk menghasilkan barang dan/atau jasa.
        c) Susunan Pemegang Saham
           Susunan Pemegang saham WIKA berdasarkan laporan keuangan audit tahun 2024 adalah
           sebagai berikut:
                                                       Jumlah Saham       Persentase      Jumlah
             No.         Pemegang Saham
                                                         (Lembar)            (%)         (Rp.000)
              1    Saham Preferen (Seri A                           1           0,00%               0
              2    Saham Biasa (Seri B)                36.291.702.780          91,02%   3.629.170.278
              3    Agung Budi Waskito (Dirut)               1.434.200           0,00%         143.420
              4    Adityo Kusumo                              510.000           0,00%          51.000
              5    Hananto Aji                              1.269.000           0,00%         126.900
              6    Harum Akhmad Zuhdi                       1.269.000           0,00%         126.900
              7    Hadjar Seti Adji                           510.000           0,00%          51.000
              8    Sumadi                                     850.000           0,00%          85.000
              9    Masyarakat                           3.575.518.877           8,97%     357.551.888
                   Jumlah                              39.873.063.858         100,00%   3.987.306.386



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                 III-1
Page 24
        d) Susunan Pengurus
           Susunan pengurus WIKA berdasarkan laporan keuangan audit tahun 2024 adalah sebagai
           berikut:
            Dewan Komisaris
            Komisaris Utama                              : Jarot Widyoko
            Komisaris                                    : Firdaus Ali
            Komisaris                                    : Satya Bhakti Parikesit
            Komisaris                                    : Harris Arthur Hedar
            Komisaris Independen                         : Adityawarman
            Komisaris Independen                         : Suryo Hapsoro Tri Utomo
            Komisaris Independen                         : Rusmanto
            Direksi
            Direktur Utama                               : Agung Budi Waskito
            Direktur Keuangan                            : Adityo Kusumo
            Direktur Manajemen Sumber Daya               : Hadjar Seti Adji
            Direktur Manajemen Risiko dan Legal          : Sumadi
            Direktur Operasi I                           : Hananto Aji
            Direktur Operasi II                          : Harum Akhmad Zuhdi

       PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi (WRK)
       a) Riwayat Singkat
          PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi sebelumnya bernama PT Wijaya Karya Insan Pertiwi
          didirikan berdasarkan Akta Notaris Ali Harsoyo, S.H., No. 21 tertanggal 28 Februari 1984. Akta
          Pendirian Perusahaan disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat
          Keputusan No. C2-6005.HT.01.01 TH.84 tertanggal 24 Oktober 1984.
           Anggaran Dasar WRK telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir
           berdasarkan Akta Notaris Bayu Candra, S.H., No. 52 tertanggal 30 Mei 2024 tentang
           perubahan Anggaran Dasar dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan
           Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0210355
           tahun 2024 tanggal 5 Juni 2024.
        b) Kegiatan Usaha
           Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar WRK, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha adalah
           jasa konstruksi, jasa engineering procurement dan construction, jasa fabrikasi, jasa
           pengoperasian dan pemeliharaan serta kegiatan investasi yang menunjang kegiatan usaha
           dimaksud.
        c) Susunan Pemegang Saham
           Susunan Pemegang saham WRK berdasarkan laporan keuangan (audited) periode 31
           Desember 2024 adalah sebagai berikut:
                                                      Jumlah Saham        Persentase      Jumlah
             No.         Pemegang Saham
                                                        (Lembar)             (%)           (Rp)
              1    PT Wijaya Karya (Persero) Tbk              208.525          97,99% 208.525.000.000
              2    Widjanarko Tantono                           2.124           1,00%   2.124.000.000
              3    Ir. Hastjaryo                                1.416           0,67%   1.416.000.000
              4    Hendro Isworo                                  731           0,34%     731.000.000
                   Jumlah                                     212.796         100,00% 212.796.000.000




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                 III-2
Page 25
        d) Susunan Pengurus
           Susunan pengurus WRK berdasarkan laporan keuangan (audited) periode 31 Desember 2024
           adalah sebagai berikut:
            Dewan Komisaris
            Komisaris Utama                   : Tri Prabowo
            Komisaris                         : Sujono
            Komisaris                         : Mira Rahardjo Djarot
            Komisaris Independen              : Ahmad Thontowi Djauhari
            Direksi
            Direktur Utama                    : Rosman Pria Utama
            Direktur Bisnis dan Investasi     : Hadi Irawan
            Direktur Keuangan                 : Ika Rosmayanti Dewi
            Direktur Operasi                  : Fafan Khoirul Fanani


3.2. Analisis Industri dan Lingkungan
3.2.1. Tinjauan Makro Ekonomi
       PDB Menurut Lapangan Usaha
       Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2024 terhadap 2023 (C-to-C)
       Ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03%. Pertumbuhan terjadi pada seluruh
       lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Lainnya
       sebesar 9,80%; diikuti Transportasi dan Pergudangan sebesar 8,69%; dan Penyediaan
       Akomodasi dan Makan Minum sebesar 8,56%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang memiliki
       peran dominan tumbuh 4,43%. Sedangkan Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan
       Sepeda Motor serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masing-masing tumbuh sebesar
       4,86% dan 0,67%.




                          Gambar 1. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (C-to-C) (%), 2022—2024
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik
       Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku tahun 2024
       didominasi oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,98%; diikuti oleh Perdagangan
       Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 13,07%; Pertanian, Kehutanan,
       dan Perikanan sebesar 12,61%; Konstruksi sebesar 10,09%; serta Pertambangan dan Penggalian
       sebesar 9,15%. Peranan kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia
       mencapai 63,90%.
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2024 Terhadap Triwulan IV-2023 (Y-on-Y)
       Ekonomi Indonesia triwulan IV-2024 terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,02%.
       Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang tumbuh signifi kan



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                               III-3
Page 26
       adalah Jasa Lainnya sebesar 11,36%; diikuti oleh Jasa Perusahaan sebesar 8,08%; Transportasi
       dan Pergudangan sebesar 7,92%; dan Informasi dan Komunikasi sebesar 7,45%. Sebagai
       lapangan usaha yang memiliki peran dominan, Industri Pengolahan tumbuh sebesar 4,89%.
       Sedangkan Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; serta Pertanian,
       Kehutanan, dan Perikanan masing-masing tumbuh sebesar 5,19% dan 0,71%.




                                Gambar 2. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (Y-on-Y) (%),
                                    Triwulan IV-2023, Triwulan III-2024, dan Triwulan IV-2024
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik

       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2024 Terhadap Triwulan III-2024 (Q-to-Q)
       Ekonomi Indonesia triwulan IV-2024 tumbuh sebesar 0,53% (q-to-q). Pertumbuhan terjadi pada
       beberapa lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifi kan
       diantaranya Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 16,63%;
       diikuti oleh Jasa Pendidikan sebesar 14,94%; serta Jasa Lainnya sebesar 8,40%. Sementara itu,
       lapangan usaha yang mengalami kontraksi terdalam adalah Pertanian, Kehutanan, dan
       Perikanan sebesar 18,49%.




                                Gambar 3. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (Q-to-Q) (%),
                                    Triwulan IV-2023, Triwulan III-2024, dan Triwulan IV-2024
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik

       PDB Menurut Pengeluaran, Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2024 terhadap 2023 (C-to-C)
       Ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03% (c-to-c) dibanding tahun 2023.
       Pertumbuhan terjadi pada semua komponen PDB Pengeluaran. Pertumbuhan terti nggi terjadi
       pada PK-LNPRT sebesar 12,48%; diikuti Komponen PK-P sebesar 6,61%; Komponen Ekspor
       Barang dan Jasa sebesar 6,51%; Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT)
       sebesar 4,94%; dan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,61%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                           III-4
Page 27
       Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa (faktor pengurang dalam PDB menurut
       pengeluaran) tumbuh sebesar 7,95%.




                      Gambar 4. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (C-to-C) (%), 2022-2024
                                               Sumber: Badan Pusat Statistik

       Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku tahun 2024 ti dak
       menunjukkan perubahan yang signifi kan. Perekonomian Indonesia didominasi oleh Komponen
       PK-RT dengan kontribusi sebesar 54,04%. Komponen PMTB memiliki kontribusi terbesar kedua
       yakni sebesar 29,15%, diikuti Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 22,18%; Komponen
       PK-P sebesar 7,73%; Komponen Perubahan Inventori sebesar 2,25%; dan Komponen PK-LNPRT
       sebesar 1,36%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa memiliki kontribusi sebesar
       20,39%.
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2024 Terhadap Triwulan IV-2023 (Y-on-Y)
       Ekonomi Indonesia triwulan IV-2024 terhadap triwulan IV-2023 tumbuh sebesar 5,02% (y-on-y).
       Pertumbuhan terjadi pada semua komponen pengeluaran. Pertumbuhan terti nggi terjadi pada
       Komponen Ekspor Barang dan Jasa, yang mengalami peningkatan sebesar 7,63%, diikuti
       Komponen PK-LNPRT tumbuh sebesar 6,06%. Selain itu, Komponen PMTB, PK-RT, dan PK-P
       tumbuh masing-masing sebesar 5,03%, 4,98%, dan 4,17%. Sementara itu, Komponen Impor
       Barang dan Jasa tumbuh sebesar 10,36%.




                            Gambar 5. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (Y-on-Y) (%),
                                    Triwulan IV-2023, Triwulan III-2024, dan Triwulan IV-2024
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik

       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2024 Terhadap Triwulan III-2024 (Q-to-Q)
       Ekonomi Indonesia pada triwulan IV-2024 dibanding triwulan III-2024 tumbuh sebesar 0,53% (q-
       to-q). Pertumbuhan terti nggi dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 38,58%, diikuti Komponen
       PK-LNPRT sebesar 6,36%. Selain itu, Komponen Ekspor Barang dan Jasa, Komponen PMTB, dan




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                 III-5
Page 28
        Komponen PK-RT masing-masing tumbuh sebesar 4,63%, 2,44%, dan 1,64%. Sementara itu,
        Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 3,23%.




                                  Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (Q-to-Q) (%),
                                      Triwulan IV-2023, Triwulan III-2024, dan Triwulan IV-2024
                                                   Sumber: Badan Pusat Statistik

3.2.2. Perkembangan Industri
       Perkembangan Industri Konstruksi
       Industri konstruksi di Indonesia memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung
       pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur negara. Dalam beberapa tahun
       terakhir, sektor konstruksi di Indonesia terus berkembang pesat, didorong oleh kebutuhan akan
       infrastruktur yang lebih baik di daerah perkotaan maupun pedesaan. Pemerintah Indonesia,
       melalui berbagai program seperti Proyek Strategis Nasional (PSN), terus mendorong
       pembangunan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
        Pada tahun 2024, sektor konstruksi Indonesia mengalami perkembangan signifikan yang
        mempengaruhi perekonomian nasional. Kontribusi sektor konstruksi terhadap Produk Domestik
        Bruto (PDB) Indonesia mencapai 10,23% pada tahun 2024, menempatkannya sektor konstruksi
        sebagai sektor dengan kontribusi terbesar keempat dalam perekonomian nasional.
        Pertumbuhan sektor ini didorong oleh beberapa proyek infrastruktur utama, termasuk
        pembangunan jalan tol Trans-Sumatra dan pengembangan infrastruktur di Ibu Kota Negara
        (IKN). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran
        infrastruktur sebesar Rp423,4 triliun untuk tahun 2024, yang digunakan untuk mempercepat
        penyelesaian proyek.
        Menurut laporan Indonesia Construction Industry Report 2024, sektor konstruksi diperkirakan
        tumbuh sebesar 7% secara riil pada tahun tersebut. Hal ini didukung oleh fokus pemerintah
        pada pembangunan infrastruktur dan energi, ditambah dengan meningkatnya penanaman
        modal asing (Foreign Direct Investment/FDI) di Indonesia. Berdasarkan data dari Badan Pusat
        Statistik, pada triwulan IV tahun 2023, indeks nilai konstruksi yang diselesaikan tercatat sebesar
        168,49, sementara pada triwulan IV tahun 2024, nilainya meningkat menjadi 183,52.
        Peningkatan ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 8,92% secara tahunan (y-on-y), yang
        menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai konstruksi yang diselesaikan dibandingkan
        periode yang sama pada tahun sebelumnya.




 Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                             III-6
Page 29
                    Grafik 3. Pertumbuhan (q-to-q) Nilai Konstruksi yang Diselesaikan, Triwulan IV/2023–IV/2024
                                                   Sumber: Badan Pusat Statistik

       Secara triwulanan (q-to-q), indeks nilai konstruksi yang diselesaikan pada triwulan IV tahun 2024
       juga mengalami pertumbuhan sebesar 5,07 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.
       Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan q-to-q pada triwulan IV tahun 2023, yang
       tercatat sebesar 4,61 persen, mencerminkan akselerasi positif dalam sektor konstruksi.
       Industri konstruksi berfungsi sebagai penggerak investasi dan pembangunan daerah.
       Pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya meningkatkan
       konektivitas antar wilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta membuka akses pasar
       baru. Ketersediaan infrastruktur yang memadai juga menarik minat investor untuk
       menanamkan modalnya, baik domestik maupun asing, yang pada gilirannya mempercepat
       pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.
3.1.1. Analisis Operasional Dan Prospek Perusahaan
       Ditinjau dari segi kinerja keuangan tahun 2024, terjadi penurunan pendapatan 14,59% dari
       semula pada tahun 2023 dan laba kotor mengalami penurunan 16,28% dan laba bersih
       mengalami penurunan 67,87%. Dari sisi aset dan ekuitas, Perseroan mengalami penurunan aset
       pada tahun 2024 sebesar -3,68%, namun ekuitas Perseroan meningkat 24,03%.
       IMF memproyeksi ekonomi global tahun 2025 akan tumbuh stabil dari tahun 2024 sebesar 3,2%.
       Namun demikian, masih terdapat sejumlah risiko yang dapat menghambat pertumbuhan
       ekonomi global, sepert i ketegangan geopolitik di beberapa kawasan dan tingkat suku bunga
       yang masih relatif tinggi. Ekonomi Indonesia diproyeksikan akan tumbuh lebih baik
       dibandingkan tahun 2024. Bank Indonesia memprediksi ekonomi Indonesia akan tumbuh pada
       kisaran 4,7%-5,5%, sedangkan pemerintah pada APBN 2025 menargetkan untuk meraih
       pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%.
       Di tengah kondisi tersebut, industri konstruksi masih memiliki potensi yang cukup baik. Investasi
       dalam infrastruktur transportasi seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara terus meningkat.
       Menurut laporan Bappenas, proyek infrastruktur transportasi di Indonesia membutuhkan
       investasi sebesar Rp 6.421 triliun hingga 2025. Selain itu, permintaan energi yang terus
       meningkat mendorong pembangunan infrastruktur kelistrikan seperti pembangkit listrik tenaga
       surya dan angin. Proyek energi baru terbarukan juga menjadi fokus pemerintah. Laporan
       International Renewable Energy Agency (IRENA) menunjukkan bahwa investasi di energi
       terbarukan di Indonesia meningkat 40% pada 2024. Hal ini membuka peluang baru untuk bisnis



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                           III-7
Page 30
       konstruksi dalam pengembangan infrastruktur energi. Dengan diversifikasi layanan ke sektor ini,
       bisnis konstruksi dapat mengakses pasar yang berkembang pesat.
       Mengacu pada publikasi “Indonesia Construction Industry Report 2025” oleh GlobeNewswire,
       sektor konstruksi Indonesia diproyeksikan terus bertumbuh hingga 2029, mencakup segmen
       residensial, komersial, industri, dan institusional. Sepanjang periode 2020 hingga 2024, sektor
       ini mencatatkan pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 9,2%, mencerminkan
       ekspansi yang signifikan seiring dengan pembangunan infrastruktur dan sektor properti di
       berbagai wilayah. Pasar konstruksi di Indonesia diperkirakan tumbuh sebesar 6,4% secara
       tahunan hingga mencapai Rp2.223.723,9 miliar pada tahun 2025. Lebih jauh, industri konstruksi
       Indonesia diproyeksikan akan terus berkembang dengan CAGR sebesar 5,1% sepanjang periode
       2025–2029. Pada akhir tahun 2029, nilai pasar diperkirakan akan mencapai sekitar IDR 2.876,8
       triliun.
       Dalam dunia konstruksi yang terus berkembang, integrasi teknologi informasi (TI) telah menjadi
       kunci untuk mendorong efisiensi, produktivitas, dan daya saing. Di sektor konstruksi, TI tidak
       hanya berfungsi untuk administratif, tetapi juga mendukung manajemen proyek, perencanaan,
       pengendalian biaya, serta pemantauan progres lapangan. Beberapa teknologi yang kini menjadi
       standar adalah Building Information Modeling (BIM), modular prefabrikasi, dan penggunaan
       material ramah lingkungan. Menurut laporan McKinsey, digitalisasi sektor konstruksi berpotensi
       meningkatkan produktivitas hingga 15% dan mengurangi biaya proyek sebesar 6%. Hal ini tentu
       menjadi peluang strategis bagi perusahaan yang siap melakukan transformasi digital.

3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi
     Alasan dilakukannya transaksi antara lain adalah:
     − Dengan dilakukannya transaksi, WIKA dapat membantu WRK untuk meningkatkan
         solvabilitasnya dalam rangka penyehatan dan perbaikan rasio keuangan WRK.

3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan
     Keuntungan Perseroan yang bersifat kualitatif adalah Perseroan sebagai induk WRK dapat
     membantu memperbaiki kemampuan keuangan WRK sehingga Perseroan dapat memperoleh
     reputasi sebagai induk perusahaan yang profesional dalam mengelola group Perseroan.
       Kerugian Perseroan yang bersifat kualitatif atas transaksi yang dilakukan tidak ada.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                           III-8
Page 31
                                                      BAB IV
                                               ANALISIS KUANTITATIF

4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan
4.1.1. Penilaian Kinerja Historis
       Kinerja historis diperoleh dari laporan keuangan WIKA periode 31 Desember 2020 – 2024
       (audited) oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan.
       Laporan Laba Rugi
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Laba Rugi (Rp.Juta)
                                                                                          Tahun
                          Uraian
                                                          2020           2021              2022           2023           2024
        PENDAPATAN BERSIH                               16.536.382     17.809.718        21.480.792     22.530.356     19.242.727
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                         (15.011.596)   (16.115.148)      (19.278.402)   (20.668.209)   (17.724.124)
        LABA KOTOR                                       1.524.785      1.694.570         2.202.390      1.862.146      1.518.602
        Beban usaha
          Umum dan administrasi                           (883.293)         (779.834)      (722.177)      (973.998)    (1.223.876)
          Penjualan                                        (11.276)           (8.579)        (4.762)       (10.271)       (20.059)
        LABA (RUGI) USAHA                                  630.216           906.156      1.475.451        877.878        274.667
        Pendapatan lain-lain                             3.067.647         1.471.688      1.557.288        663.475      5.445.684
        Beban lain-lain                                 (2.233.922)       (1.254.860)    (1.317.587)    (5.369.804)    (3.734.349)
        Beban keuangan                                  (1.221.502)       (1.157.284)    (1.371.878)    (3.206.109)    (3.282.891)
        Beban pajak penghasilan final                     (400.877)         (412.524)      (374.564)      (500.558)      (336.804)
        Bagian rugi entitas asosiasi                        (3.459)          (28.886)       (99.355)       (91.144)      (221.037)
        Bagian laba entitas ventura bersama                472.172           672.373        306.726       (139.283)      (606.662)
        LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                          310.276           196.664        176.081     (7.765.545)    (2.461.392)
        PAJAK                                               12.067            17.760       (163.494)       (58.994)       (52.422)
        LABA (RUGI) BERSIH                                 322.343           214.425         12.586     (7.824.539)    (2.513.814)
        Penghasilan Komprehensif Lain                      (20.775)           22.375          5.284        (74.396)       (79.215)
        LABA KOMPREHENSIF                                  301.567           236.800         17.871     (7.898.935)    (2.593.029)
                                        Rata-rata
        Rasio Profitabilitas
                                        2020-2024
        Margin Laba Kotor                    9,03%           9,22%            9,51%         10,25%           8,27%          7,89%
        Margin Laba Usaha                    4,22%           3,81%            5,09%          6,87%           3,90%          1,43%
        Margin Laba Sebelum Pajak           -8,69%           1,88%            1,10%          0,82%         -34,47%        -12,79%
        Margin Laba Bersih                  -8,92%           1,95%            1,20%          0,06%         -34,73%        -13,06%
       Sumber : Laporan Keuangan tahun 2020 – 2024 (audited)




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                       IV-1
Page 32
       Laporan laba rugi yang telah disesuaikan pencatatannya yang meliputi EBITDA adalah sebagai
       berikut:
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Laba Rugi Penyesuaian (Rp.Juta)
                                                                                             Tahun
                           Uraian
                                                          2020               2021             2022           2023            2024
        PENDAPATAN BERSIH                               16.536.382         17.809.718       21.480.792     22.530.356      19.242.727
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                         (14.496.897)       (14.889.974)     (18.787.282)   (20.176.539)    (17.272.199)
        LABA KOTOR                                       2.039.485          2.919.744        2.693.509      2.353.817       1.970.528
        Beban usaha
          Umum dan administrasi                           (883.293)          (779.834)        (722.177)      (929.683)       (1.205.437)
          Penjualan                                        (11.276)            (8.579)          (4.762)       (10.271)          (20.059)
        EBITDA                                           1.144.916          2.131.331        1.966.570      1.413.863           745.032
        Depresiasi                                        (514.699)        (1.225.174)        (491.120)      (535.985)         (470.365)
        EBIT                                               630.216            906.156        1.475.451        877.878           274.667
        Pendapatan lain-lain                             3.067.647          1.471.688        1.557.288        663.475         5.445.684
        Beban lain-lain                                 (2.233.922)        (1.254.860)      (1.317.587)    (5.369.804)       (3.734.349)
        Beban keuangan                                  (1.221.502)        (1.157.284)      (1.371.878)    (3.206.109)       (3.282.891)
        Beban pajak penghasilan final                     (400.877)          (412.524)        (374.564)      (500.558)         (336.804)
        Bagian rugi entitas asosiasi                        (3.459)           (28.886)         (99.355)       (91.144)         (221.037)
        Bagian laba entitas ventura bersama                472.172            672.373          306.726       (139.283)         (606.662)
        EBT                                                310.276            196.664          176.081     (7.765.545)       (2.461.392)
        PAJAK                                               12.067             17.760         (163.494)       (58.994)          (52.422)
        LABA BERSIH (EAT)                                  322.343            214.425           12.586     (7.824.539)       (2.513.814)
        Penghasilan Komprehensif Lain                      (20.775)            22.375            5.284        (74.396)          (79.215)
        LABA KOMPREHENSIF                                  301.567            236.800           17.871     (7.898.935)       (2.593.029)
                                        Rata-rata
        Rasio Profitabilitas
                                        2020-2024
        EBITDA/Sales                         7,64%            6,92%           11,97%              9,16%           6,28%          3,87%
        EBIT/Sales                           4,22%            3,81%            5,09%              6,87%           3,90%          1,43%
        EBT/Sales                           -8,69%            1,88%            1,10%              0,82%         -34,47%        -12,79%
        EAT/Sales                           -8,92%            1,95%            1,20%              0,06%         -34,73%        -13,06%

       Analisis vertikal laporan laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
        Analisis Vertikal Laba Rugi Penyesuaian
                                                                                   Tahun                                   Rata-rata
                         Uraian
                                                     2020          2021             2022             2023         2024     2020-2024
        PENDAPATAN BERSIH                             100,00%       100,00%          100,00%          100,00%      100,00%    100,00%
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                        -87,67%       -83,61%          -87,46%          -89,55%      -89,76%    -87,61%
        LABA KOTOR                                     12,33%        16,39%           12,54%           10,45%       10,24%     12,39%
        Beban usaha
          Umum dan administrasi                        -5,34%         -4,38%             -3,36%        -4,13%       -6,26%        -4,69%
          Penjualan                                    -0,07%         -0,05%             -0,02%        -0,05%       -0,10%        -0,06%
        EBITDA                                          6,92%         11,97%              9,16%         6,28%        3,87%         7,64%
        Depresiasi                                     -3,11%         -6,88%             -2,29%        -2,38%       -2,44%        -3,42%
        EBIT                                            3,81%          5,09%              6,87%         3,90%        1,43%         4,22%
        Pendapatan lain-lain                           18,55%          8,26%              7,25%         2,94%       28,30%        13,06%
        Beban lain-lain                               -13,51%         -7,05%             -6,13%       -23,83%      -19,41%       -13,99%
        Beban keuangan                                 -7,39%         -6,50%             -6,39%       -14,23%      -17,06%       -10,31%
        Beban pajak penghasilan final                  -2,42%         -2,32%             -1,74%        -2,22%       -1,75%        -2,09%
        Bagian rugi entitas asosiasi                   -0,02%         -0,16%             -0,46%        -0,40%       -1,15%        -0,44%
        Bagian laba entitas ventura bersama             2,86%          3,78%              1,43%        -0,62%       -3,15%         0,86%
        EBT                                             1,88%          1,10%              0,82%       -34,47%      -12,79%        -8,69%
        PAJAK                                           0,07%          0,10%             -0,76%        -0,26%       -0,27%        -0,22%
        LABA BERSIH (EAT)                               1,95%          1,20%              0,06%       -34,73%      -13,06%        -8,92%
        Penghasilan Komprehensif Lain                  -0,13%          0,13%              0,02%        -0,33%       -0,41%        -0,14%
        LABA KOMPREHENSIF                               1,82%          1,33%              0,08%       -35,06%      -13,48%        -9,06%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                            IV-2
Page 33
       Analisis horizontal laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
        Analisis Horizontal Laba Rugi Penyesuaian
                                                                             Tahun                             Rata-rata
                         Uraian
                                                    2020          2021        2022        2023        2024     2020-2024
        PENDAPATAN BERSIH                                  n/a       7,70%      20,61%       4,89%     -14,59%      4,65%
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                             n/a       2,71%      26,17%       7,39%     -14,39%      5,47%
        LABA KOTOR                                         n/a      43,16%      -7,75%     -12,61%     -16,28%      1,63%
        Beban usaha
          Umum dan administrasi                            n/a     -11,71%      -7,39%       28,73%    29,66%      9,82%
          Penjualan                                        n/a     -23,91%     -44,49%      115,67%    95,30%     35,64%
        EBITDA                                             n/a      86,16%      -7,73%      -28,11%   -47,31%      0,75%
        Depresiasi                                         n/a     138,04%     -59,91%        9,14%   -12,24%     18,75%
        EBIT                                               n/a      43,78%      62,83%      -40,50%   -68,71%     -0,65%
        Pendapatan lain-lain                               n/a     -52,03%       5,82%      -57,40%   720,78%    154,29%
        Beban lain-lain                                    n/a     -43,83%       5,00%      307,55%   -30,46%     59,57%
        Beban keuangan                                     n/a      -5,26%      18,54%      133,70%     2,39%     37,35%
        Beban pajak penghasilan final                      n/a       2,91%      -9,20%       33,64%   -32,71%     -1,34%
        Bagian rugi entitas asosiasi                       n/a     735,10%     243,96%       -8,26%   142,52%    278,33%
        Bagian laba entitas ventura bersama                n/a      42,40%     -54,38%     -145,41%   335,56%     44,54%
        EBT                                                n/a     -36,62%     -10,47%    -4510,21%   -68,30%  -1156,40%
        PAJAK                                              n/a      47,18%   -1020,56%      -63,92%   -11,14%   -262,11%
        LABA BERSIH (EAT)                                  n/a     -33,48%     -94,13%   -62266,44%   -67,87% -15615,48%
        Penghasilan Komprehensif Lain                      n/a    -207,70%     -76,38%    -1507,83%     6,48%   -446,36%
        LABA KOMPREHENSIF                                  n/a     -21,48%     -92,45%   -44300,07%   -67,17% -11120,29%

       Berdasarkan analisis horizontal laba rugi penyesuaian, pertumbuhan pendapatan bersih
       Perseroan selama tahun 2020 – 2024 cenderung fluktuatif dengan rata-rata pertumbuhan
       positif sebesar 4,65%. Kemudian, berdasarkan analisis vertikal laba rugi penyesuaian, beban
       pokok pendapatan cenderung berfluktuasi dari 87,67% terhadap pendapatan di tahun 2020
       menjadi 89,76% pada tahun 2024.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                              IV-3
Page 34
       Laporan Posisi Keuangan
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                                                                                         Tahun
                              Uraian
                                                                2020         2021         2022         2023         2024
        ASET
        Aset Lancar
        Kas dan setara kas                                    14.951.761    6.983.870    5.669.693    3.233.071    3.361.003
        Bank dibatasi penggunaannya                                  -            -            -            -      2.392.794
        Piutang usaha                                          2.175.553    2.266.835    2.828.398    3.310.322    2.330.251
        Piutang retensi                                        1.649.588    1.256.818    1.264.153    1.572.096    1.283.805
        Tagihan bruto pemberi kerja                            8.356.967    4.067.667    4.537.979    2.463.049    1.743.506
        Persediaan                                             9.813.054   10.934.221   12.012.496   11.411.412   11.507.714
        Piutang yang belum ditagih                             2.301.754    2.214.485    1.316.134      754.219      709.597
        Piutang lain-lain - bag. lancar                        4.826.182    1.083.748    1.309.839      299.796      404.014
        Uang muka - bag. lancar                                  862.323      773.692    1.095.052      879.097      594.733
        Jaminan usaha                                             97.722      111.047      339.808      342.873      372.139
        Aset keuangan                                                -            -            -            -            -
        Pajak dibayar dimuka                                   2.139.156    1.724.203    1.547.098    1.567.878    1.309.123
        Biaya dibayar dimuka                                     806.886      929.061    1.280.008      965.398      649.385
        Aset lancar lain-lain                                        -            -            -            -        267.906
        Pekerjaan dalam proses                                       -      4.840.988    6.434.138    4.002.444    3.312.548
        Jumlah Aset Lancar                                    47.980.946   37.186.634   39.634.795   30.801.656   30.238.519
        Aset Tidak Lancar
        Aset tetap
           Nilai perolehan                                     7.727.439   12.614.919   12.579.010   12.821.067    9.209.732
           Akumulasi penyusutan                                2.556.883    3.782.057    4.273.176    4.705.367    3.879.285
           Nilai buku                                          5.170.557    8.832.862    8.305.834    8.115.700    5.330.447
        Piutang usaha - bag. tidak lancar                            -            -            -            -
        Piutang lain-lain - bag. tidak lancar                        -            -            -            -
        Piutang belum ditagih - bag. tidak lancar                    -            -            -            -
        Uang muka - bag. tidak lancar                            280.000    3.885.355          -            -
        Aset real estat                                        1.215.038    2.033.627    2.081.813    2.103.448    1.438.576
        Investasi pada entitas asosiasi                        1.709.108    1.864.824    2.059.784    1.854.701    2.708.297
        Investasi pada ventura bersama                         4.622.540    6.371.991   11.636.485   12.022.212   11.388.954
        Properti investasi - neto                              2.022.806    1.919.753    1.978.947    1.308.364    1.319.968
        Aset kerjasama operasi                                       -        422.499      920.306      267.839      256.993
        Goodwill                                                   4.847        4.847        4.847        4.847        4.847
        Investasi jangka panjang lainnya                         781.391    1.044.858    1.010.545    1.029.675    1.034.566
        Aset takberwujud                                       3.864.332    5.128.200    6.484.152    7.601.854    9.138.764
        Aset pajak tangguhan                                      63.689       90.880       68.072       32.193       18.261
        Aset tidak lancar lain-lain                              393.931      599.463      884.027      838.747      678.151
        Jumlah Aset Tidak Lancar                              20.128.239   32.199.160   35.434.810   35.179.580   33.317.824
        JUMLAH ASET                                           68.109.185   69.385.794   75.069.604   65.981.236   63.556.343
        LIABILITAS DAN EKUITAS
        Liabilitas Jangka Pendek
        Pinjaman jangka pendek                                15.363.351   14.089.945   14.782.733   17.613.134      553.144
        Utang usaha                                           14.241.491   12.824.151   12.816.199    9.339.844    6.054.267
        Utang lain-lain                                          475.183    1.221.329    1.224.052      942.284    1.019.695
        Kewajiban bruto pemberi kerja                                -            -            -            -            -
        Utang pajak                                              329.076      409.939      367.499      757.471      316.513
        Uang muka dari pelanggan jangka pendek                 1.495.257      645.718      297.056      602.423    1.284.705
        Beban akrual                                           6.503.697    5.776.223    5.731.970    5.399.695    5.515.316
        Pendapatan diterima dimuka                               111.220       93.115      196.106      294.179      183.079
        Bagian jangka pendek dari:
           Pinjaman jangka menengah                            5.605.000    1.345.000      255.000    1.545.000          -
           Liabilitas sewa                                        44.194      100.152       73.170       44.130       30.605
           Pinjaman jangka panjang                                   -        463.998      391.546      189.334    1.651.001
           Obligasi                                                  -            -            -      1.066.000    1.733.750
           Sukuk mudharabah                                          -            -            -        643.800      681.225
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                       44.168.468   36.969.570   36.135.331   38.437.294   19.023.300
        Liabilitas Jangka Panjang
        Liabilitas imbalan paska kerja                           180.733      219.811      163.441      269.871     272.216
        Liabilitas pajak tangguhan                                98.483       91.021      116.144       77.043     102.581
        Uang muka dari pelanggan jangka panjang                      -        317.844      448.831      239.959      77.806
        Uang muka proyek jangka panjang                        1.434.956    1.262.797    2.001.511    1.390.092     856.919
        Utang lain-lain                                          304.164      124.514      129.491      108.252     378.872
        Bagian jangka panjang dikurangi
        bagian   jangka
           Pinjaman      pendek:
                       jangka menengah                         1.789.410      545.000    1.545.000      235.000    1.705.000
           Liabilitas sewa                                       116.620      248.981      178.933      110.643        9.821
           Pinjaman jangka panjang                             1.367.695    4.186.190    4.730.088    5.723.225   21.309.859
        Utang ventura bersama                                        -        528.702      681.250       77.287       84.764
        Obligasi                                               1.491.232    5.706.287    8.664.562    7.602.943    6.272.696
        Sukuk mudharabah                                         500.000    1.750.000    2.781.815    2.138.015    1.591.090
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                       7.283.292   14.981.147   21.441.067   17.972.329   32.661.623
        JUMLAH LIABILITAS                                     51.451.760   51.950.717   57.576.398   56.409.623   51.684.923
        Ekuitas
        Modal saham                                              896.995    896.995    896.995     896.995   3.987.306
        Modal saham diperoleh kembali                               (110)      (110)      (110)       (110)       (110)
        Tambahan modal disetor                                 6.555.499  6.555.499  6.555.499   6.555.499   9.040.356
        Perubahan ekuitas entitas anak                         1.238.084  1.137.690  1.139.038   1.121.143   1.003.022
        Saldo (defisit) laba                                   4.390.063  4.457.009  4.372.391  (2.823.649) (5.161.894)
        Surat berharga perpetual                                 597.600        -          -           -           -
        Kepentingan non pengendali                             2.979.294  4.387.995  4.529.394   3.821.735   3.002.739
        Jumlah Ekuitas                                        16.657.425 17.435.078 17.493.206   9.571.613 11.871.420
        JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                         68.109.185 69.385.794 75.069.604 65.981.236 63.556.343
                                                 Rata-rata
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                2020-2024
        Current Ratio                               111,60%     108,63%      100,59%      109,68%       80,13%      158,96%
        Debt to Equity Ratio                        392,14%     308,88%      297,97%      329,14%      589,34%      435,37%
        Debt to Asset Ratio                          78,79%      75,54%       74,87%       76,70%       85,49%       81,32%

       Sumber : Laporan Keuangan tahun 2020 – 2024 (audited)



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                        IV-4
Page 35
       Laporan Arus Kas
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Laporan Arus Kas (Rp.Juta)
                                                                                                       Tahun
                                    Uraian
                                                                         2020           2021            2022           2023           2024
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
        Penerimaan kas dari pelanggan                                  19.238.418 13.865.691 22.163.558 23.763.968 20.049.349
        Pembayaran kepada pemasok                                     (16.185.826) (15.610.594) (23.028.964) (24.598.626) (17.598.941)
        Pembayaran kepada direksi dan karyawan                         (1.804.821) (1.571.681) (1.754.577) (1.649.915) (1.531.227)
        Penerimaan (pembayaran) pajak-pajak                            (1.106.492)    (762.103)    (335.280)    (562.392)    (967.634)
        Penerimaan restitusi pajak                                            -        338.642       73.668      151.731      116.676
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Operasi          141.279   (3.740.044) (2.881.595) (2.895.234)        68.223
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
        Penambahan aset takberwujud                                    (2.369.202)    (1.266.288)     (1.236.338)    (1.221.363)    (1.349.270)
        Pengembalian (penambahan) jaminan usaha                             8.101        (13.325)       (228.761)         (3.066)       (29.546)
        Pembelian aset tetap                                             (652.239)      (596.714)       (176.469)      (164.644)      (300.320)
        Penjualan aset tetap                                                  -              -                -            2.098          2.053
        Penambahan properti investasi                                    (159.068)        (1.887)             -              -              -
        Penjualan aset kerjasama operasi                                      -              -                -         644.813             -
        Penambahan aset kerjasama operasi                                     -         (155.775)       (112.957)            -              -
        Penempatan saham pada entitas asosiasi                            (65.830)       (82.651)       (132.591)            -        (100.556)
        Penjualan saham pada entitas asosiasi                                 -          100.480              -              -              -
        Penambahan pinjaman jangka panjang kepada entitas asosiasi       (922.524)       (18.798)       (280.596)         80.422            -
        Pengembalian setoran modal entitas asosiasi                           -              -                -           50.000            -
        Pengembalian (penambahan) investasi ventura bersama              (389.345)      (548.376)        278.854       (645.561)       318.361
        Penjualan saham pada investasi lainnya                                -              -           239.087             -              -
        Penambahan uang muka investasi                                   (111.190)           -        (1.503.624)        (10.000)       (36.852)
        Penjualan saham pada entitas anak                                                                192.000             -              -
        Pengembalian (penambahan) aset lain-lain                          36.391          (26.351)         11.147        (11.936)        (5.007)
        Penempatan bank dibatasi penggunaannya                               -                -               -              -      (2.392.794)
        Penambahan aset real estat                                      (154.293)             -               -              -              -
        Penambahan tanah untuk pengembangan                                  -          (813.745)         (91.202)       (74.669)          (811)
        Penambahan tanah yang sedang dikembangkan                       (292.546)       (329.368)       (124.738)            -              -
        Penerimaan bunga                                                 173.807         107.023       1.310.226          34.360         76.064
        Penambahan investasi lainnya                                    (161.642)         (65.273)      (111.079)        (16.500)           -
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi    (5.059.580)     (3.711.048)     (1.967.043)    (1.336.045)    (3.818.677)
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
        Pinjaman jangka pendek
          Penerimaan pinjaman                                          23.839.153            -          692.788      3.007.314             -
          Pembayaran pinjaman                                         (13.584.652)    (1.273.405)           -              -              (119)
        Pinjaman jangka menengah
          Penerimaan pinjaman                                                -               -               -              -              -
          Pembayaran pinjaman                                           (750.000)     (5.599.410)        (90.000)       (20.000)       (25.000)
        Pinjaman Jangka panjang
          Penerimaan pinjaman                                            243.111       3.270.377         827.859        951.718        885.061
          Pembayaran pinjaman                                           (498.837)       (440.455)       (356.412)      (337.707)      (229.250)
        Pinjaman jangka panjang
          Penerimaan obligasi                                           1.500.000       4.250.000      2.954.880             -              -
          Pembayaran liabilitas sewa                                       (84.992)        (95.167)       (97.030)       (97.331)       (25.808)
        Pembayaran utang sewa pembiayaan                                       -               -              -              -              -
        Penerimaan sukuk mudharabah                                       500.000       1.250.000      1.031.815             -              -
        Biaya emisi penyertaan modal negara                                    -               -              -              -          (10.920)
        Penerimaan modal disetor pada entitas anak                             -               -              -              -           28.667
        Pembayaran obligasi                                                    -               -              -              -        (671.000)
        Pembayaran biaya emisi obligasi                                     (8.768)        (38.161)       (36.958)           -              -
        Pembayaran biaya sukuk mudharabah                                   (2.923)        (14.437)       (11.803)           -              -
        Pembayaran sukuk mudharabah                                            -               -              -              -        (509.500)
        Penerimaan surat berharga perpetual                                    -         (600.000)            -              -              -
        Penjualan modal saham diperoleh kembali                                -               -              -              -              -
        Penambahan saham entitas anak                                     159.845              -              -              -              -
        Pembayaran dividen perusahaan                                    (457.008)             -              -              -              -
        Pembayaran dividen entitas anak                                    (91.562)        (21.720)       (16.057)       (22.649)        (5.686)
        Pembayaran bunga perpetual                                         (63.000)        (63.000)           -              -              -
        Penerimaan modal disetor                                               -               -              -              -       6.087.913
        Setoran modal dari entitas non pengendali                              -             8.600            -              -              -
        Modal saham diperoleh kembali                                         (918)            -              -              -              -
        Pembayaran bunga pinjaman                                      (1.221.502)     (1.157.284)    (1.371.878)    (1.675.221)    (1.536.824)
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan      9.477.948        (524.062)     3.527.203      1.806.126      3.987.534
        KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS & SETARA KAS                    4.559.647     (7.975.154)     (1.321.435)    (2.425.153)       237.080
        KAS & SETARA KAS AWAL TAHUN                                   10.346.734      14.951.761       6.983.870      5.669.693      3.233.071
        Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                             45.380           7.262          7.259        (11.469)         4.013
        Kas dan bank pengaruh divestasi entitas anak tidak langsung            -               -              -              -        (113.161)
        KAS & SETARA KAS AKHIR TAHUN                                  14.951.761        6.983.870      5.669.693      3.233.071      3.361.003
       Sumber : Laporan Keuangan tahun 2020 – 2024 (audited)



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                                            IV-5
Page 36
       Pendapatan
       Komposisi pendapatan berdasarkan segmen pendapatan dalam tahun 2020 – 2024 adalah
       sebagai berikut:
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Komposisi Pendapatan Berdasarkan Segmen Pendapatan
                                                                           Tahun                                   Rata-rata
                     Uraian
                                              2020           2021           2022         2023          2024        2020-2024
        Komposisi Pendapatan
        (%)
          Infrastruktur dan Gedung             51,36%         52,95%         50,24%       52,63%        48,93%        51,22%
          Industri Beton                       30,61%         25,83%         26,49%       22,27%        27,52%        26,54%
          Energi dan Industrial Plant          14,81%         18,61%         18,04%       18,20%        17,33%        17,40%
          Hotel                                 0,00%          1,28%          3,30%        3,86%         4,56%         2,60%
          Realty dan Properti                   3,22%          1,29%          1,05%        2,66%         0,85%         1,82%
          Investasi                             0,00%          0,04%          0,89%        0,37%         0,80%         0,42%
          Jumlah                              100,00%        100,00%        100,00%      100,00%       100,00%       100,00%
        (Rp.Juta)
          Infrastruktur dan Gedung          8.492.522     9.430.244       10.792.249   11.857.978     9.415.344
          Industri Beton                    5.061.921     4.601.080        5.689.399    5.017.322     5.295.532
          Energi dan Industrial Plant       2.448.889     3.313.902        3.875.611    4.101.581     3.334.977
          Hotel                                   -         228.179          708.176      869.199       878.147
          Realty dan Properti                 533.049       229.717          224.896      600.410       163.915
          Investasi                               -           6.597          190.460       83.865       154.811
          Jumlah                           16.536.382    17.809.718       21.480.792   22.530.356    19.242.727

       Komposisi pendapatan Perseroan terdiri atas pendapatan infrastruktur dan gedung, industri
       beton, energi dan industrial plant, hotel, realty dan properti serta investasi. Selama tahun 2020
       – 2024 komposisi pendapatan didominasi oleh pendapatan infrastruktur dan gedung dengan
       rata-rata terhadap seluruh pendapatan sebesar 51,22% diikuti oleh pendapatan industri beton
       dengan rata-rata sebesar 26,54%, pendapatan energi dan industrial plant dengan rata-rata
       sebesar 17,40%, pendapatan hotel dengan rata-rata sebesar 2,60%, pendapatan realty dan
       properti dengan rata-rata sebesar 1,82%, dan pendapatan investasi dengan rata-rata sebesar
       0,42%. Tahun 2023, komposisi pendapatan Perseroan terdiri dari pendapatan atas infrastruktur
       dan gedung dengan sebesar 52,63% diikuti oleh pendapatan industri beton sebesar 22,27%,
       pendapatan energi dan industrial plant sebesar 18,20%, pendapatan realty dan properti sebesar
       2,66%, pendapatan hotel sebesar 3,86% dan pendapatan investasi sebesar 0,37%. Tahun 2024,
       komposisi pendapatan Perseroan terdiri dari pendapatan atas infrastruktur dan gedung dengan
       sebesar 48,93% diikuti oleh pendapatan industri beton sebesar 27,52%, pendapatan energi dan
       industrial plant sebesar 17,33%, pendapatan hotel sebesar 4,56%, pendapatan realty dan
       properti sebesar 0,85%, dan pendapatan investasi sebesar 0,80%.
       Pertumbuhan pendapatan berdasarkan segmen pendapatan dalam tahun 2020 – 2024 adalah
       sebagai berikut:
        Pertumbuhan Pendapatan Berdasarkan Segmen Pendapatan
                                                          Tahun                                                     Rata-rata
                     Uraian
                                      2020     2021        2022                           2023           2024       2020-2024
        (%)
          Infrastruktur dan Gedung         n/a   11,04%     14,44%                           9,87%       -20,60%         3,69%
          Industri Beton                   n/a   -9,10%     23,65%                         -11,81%         5,54%         2,07%
          Energi dan Industrial Plant      n/a   35,32%     16,95%                           5,83%       -18,69%         9,85%
          Hotel                            n/a       n/a   210,36%                          22,74%         1,03%        78,04%
          Realty dan Properti              n/a  -56,91%      -2,10%                        166,97%       -72,70%         8,82%
          Investasi                        n/a       n/a 2787,16%                          -55,97%        84,60%       938,60%
          Jumlah                           n/a    7,70%     20,61%                           4,89%       -14,59%         4,65%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                   IV-6
Page 37
       Perseroan mencatatkan pendapatan tahun 2020 sebesar Rp 16.536.382 juta. Tahun 2021,
       pertumbuhan pendapatan meningkat 7,70% sehingga total pendapatan menjadi Rp 17.809.718
       juta. Pada tahun 2022, pertumbuhan pendapatan kembali meningkat 20,61% menjadi
       Rp 21.480.792 juta. Pada tahun 2023, pertumbuhan pendapatan kembali mengalami
       peningkatan 4,89% menjadi Rp 22.530.356 juta. Tahun 2024, pertumbuhan pendapatan
       mengalami penurunan 14,59% menjadi Rp 19.242.727 juta.
       Aset
       Perkembangan komposisi aset perusahaan dalam tahun 2020 – 2024 adalah sebagai berikut:
        Komposisi Aset
                                                                 Tahun                                      Rata-rata
               Uraian
                                    2020           2021           2022          2023            2024        2020-2024
        (%)
        Aset Lancar                  70,45%         53,59%         52,80%        46,68%          47,58%         54,22%
        Aset Tidak Lancar            29,55%         46,41%         47,20%        53,32%          52,42%         45,78%
          Jumlah                    100,00%        100,00%        100,00%       100,00%         100,00%        100,00%
        (Rp.Juta)
        Aset Lancar             47.980.946       37.186.634    39.634.795     30.801.656      30.238.519
        Aset Tidak Lancar       20.128.239       32.199.160    35.434.810     35.179.580      33.317.824
          Jumlah                68.109.185       69.385.794    75.069.604     65.981.236      63.556.343

       Pada tahun 2020 – 2024, mayoritas komposisi aset Perseroan berupa aset lancar dengan rata-
       rata proporsi terhadap total aset sebesar 54,22% aset lancar dan 45,78% aset tidak lancar.
       Komposisi aset lancar terbesar berupa persediaan, sedangkan komposisi aset tidak lancar
       didominasi utamanya oleh investasi pada ventura bersama. Di tahun 2023, komposisi aset
       Perseroan terdiri dari 46,68% aset lancar dan 53,32% aset tidak lancar. Pada tahun 2024,
       komposisi aset Perseroan terdiri dari 47,58% aset lancar dan 52,42% aset tidak lancar.
       Selanjutnya, pertumbuhan aset perusahaan disajikan sebagai berikut:
        Pertumbuhan Aset
                                                                  Tahun                                       Rata-rata
                Uraian
                                    2020             2021          2022          2023             2024        2020-2024
        (%)
        Aset Lancar                        n/a       -22,50%          6,58%         -22,29%        -1,83%         -10,01%
        Aset Tidak Lancar                  n/a        59,97%         10,05%          -0,72%        -5,29%          16,00%
          Jumlah                           n/a         1,87%          8,19%         -12,11%        -3,68%          -1,43%

       Selama tahun 2020 – 2024, pertumbuhan aset Perseroan cenderung fluktuatif dengan tingkat
       pertumbuhan rata-rata sebesar negatif 1,43%. Di tahun 2020, Perseroan membukukan aset
       sebesar Rp 68.109.185 juta yang terdiri Rp 47.980.946 juta aset lancar dan Rp 20.128.239 juta
       aset tidak lancar, hingga tahun 2024 aset Perseroan menjadi Rp 63.556.343 juta yang terdiri dari
       Rp 30.238.519 juta aset lancar dan Rp 33.317.824 juta aset tidak lancar.
       Liabilitas
       Perkembangan komposisi liabilitas dalam tahun 2020 – 2024 adalah sebagai berikut:
        Komposisi Liabilitas
                                                                            Tahun                                     Rata-rata
                    Uraian
                                              2020            2021           2022          2023            2024       2020-2024
        (%)
        Liabilitas Jangka Pendek               85,84%          71,16%        62,76%         68,14%          36,81%         64,94%
        Liabilitas Jangka Panjang              14,16%          28,84%        37,24%         31,86%          63,19%         35,06%
           Jumlah                             100,00%         100,00%       100,00%        100,00%         100,00%        100,00%
        (Rp.Juta)
        Liabilitas Jangka Pendek           44.168.468       36.969.570   36.135.331     38.437.294       19.023.300
        Liabilitas Jangka Panjang           7.283.292       14.981.147   21.441.067     17.972.329       32.661.623
           Jumlah                          51.451.760       51.950.717   57.576.398     56.409.623       51.684.923




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                           IV-7
Page 38
       Pada tahun 2020 – 2024, komposisi liabilitas Perseroan rata-rata didominasi oleh liabilitas
       jangka pendek dengan rata-rata proporsi terhadap total liabilitas sebesar 64,94% diikuti liabilitas
       jangka panjang sebesar 35,06%. Komposisi liabilitas jangka pendek didominasi utamanya oleh
       pinjaman jangka pendek, sedangkan komposisi liabilitas jangka panjang terbesar berupa
       obligasi. Di tahun 2023, komposisi liabilitas Perseroan terdiri dari 68,14% liabilitas jangka pendek
       dan 31,86% liabilitas jangka panjang. Pada tahun 2024, terjadi perubahan pada komposisi
       liabilitas Perseroan sehingga liabilitas Perseroan terdiri dari 36,81% liabilitas jangka pendek dan
       63,19% liabilitas jangka panjang.
       Selanjutnya, pertumbuhan liabilitas Perseroan disajikan sebagai berikut:
        Pertumbuhan Liabilitas
                                                                          Tahun                         Rata-rata
                    Uraian
                                            2020           2021            2022     2023      2024      2020-2024
        (%)
        Liabilitas Jangka Pendek                   n/a     -16,30%         -2,26%     6,37%   -50,51%     -15,67%
        Liabilitas Jangka Panjang                  n/a     105,69%         43,12%   -16,18%    81,73%      53,59%
           Jumlah                                  n/a       0,97%         10,83%    -2,03%    -8,38%       0,35%

       Selama tahun 2020 – 2024, pertumbuhan liabilitas Perseroan cenderung fluktuatif dengan
       tingkat pertumbuhan liabilitas rata-rata sebesar 0,35%. Tahun 2020, Perseroan membukukan
       liabilitas sebesar Rp 51.451.760 juta. Di tahun 2021, pertumbuhan liabilitas Perseroan kembali
       meningkat 0,97% menjadi Rp 51.950.717 juta. Tahun 2022, pertumbuhan liabilitas Perseroan
       kembali mengalami peningkatan 10,83% sehingga total liabilitas menjadi Rp 57.576.398 juta. Di
       tahun 2023, pertumbuhan liabilitas Perseroan menurun -2,03% sehingga total liabilitas menjadi
       Rp 56.409.623 juta. Tahun 2024, pertumbuhan liabilitas Perseroan kembali mengalami
       penurunan 8,38% sehingga total liabilitas menjadi Rp 51.684.923 juta.
       Penilaian Arus Kas
       Di tahun 2020, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 141.279 juta yang
       utamanya berasal dari penerimaan kas dari pelanggan. Di tahun 2021, Perseroan menggunakan
       kas untuk aktivitas operasi sebesar Rp 3.740.044 juta yang utamanya disebabkan oleh
       pembayaran kepada pemasok. Pada tahun 2022, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas
       operasi sebesar Rp 2.881.595 juta utamanya untuk pembayaran kepada pemasok. Tahun 2023,
       Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas operasi sebesar Rp 2.895.234 juta utamanya untuk
       pembayaran kepada pemasok. Tahun 2024, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas operasi
       sebesar Rp 68.223 juta utamanya dari penerimaan kas dari pelanggan.
       Selanjutnya tahun 2020, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp
       5.059.580 juta utamanya untuk penambahan aset takberwujud. Pada tahun 2021, Perseroan
       menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 3.711.048 juta utamanya untuk
       penambahan aset takberwujud. Di tahun 2022, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas
       investasi sebesar Rp 1.967.043 juta utamanya untuk penambahan uang muka investasi. Tahun
       2023, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 1.336.045 juta utamanya
       untuk penambahan aset takberwujud. Tahun 2024, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas
       investasi sebesar Rp 3.818.677 juta utamanya untuk penempatan bank dibatasi
       penggunaannya.
       Tahun 2020, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 9.477.948 juta
       utamanya berasal dari penerimaan pinjaman jangka pendek. Di tahun 2021, Perseroan
       menggunakan kas untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp 524.062 juta utamanya untuk


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                             IV-8
Page 39
       pembayaran pinjaman jangka menengah. Tahun 2022, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas
       pendanaan sebesar Rp 3.527.203 juta utamanya berasal dari penerimaan obligasi pinjaman
       jangka panjang. Tahun 2023, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp
       1.806.126 juta utamanya berasal dari penerimaan pinjaman jangka pendek. Tahun 2024,
       Perseroan memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 3.987.534 juta utamanya
       berasal dari penerimaan modal disetor.
       Kas Perseroan di tahun 2020 tercatat sebesar Rp 14.951.761 juta yang disebabkan oleh
       perolehan kas dari aktivitas pendanaan. Tahun 2021 kas Perseroan mengalami penurunan
       -53,29% menjadi Rp 6.983.870 juta yang utamanya karena kas aktivitas pendanaan yang negatif.
       Pada tahun 2022 kas Perseroan kembali menurun -18,82% menjadi Rp 5.669.693 juta yang
       utamanya karena kas aktivitas operasi yang negatif. Tahun 2023 kas Perseroan mengalami
       penurunan -42,98% menjadi Rp 3.233.071 juta yang utamanya disebabkan oleh arus kas
       aktivitas operasi negatif. Tahun 2024 kas Perseroan mengalami peningkatan 3,96% menjadi
       Rp 3.361.003 juta yang utamanya disebabkan oleh arus kas aktivitas investasi negatif.
       Saldo kas pada setiap tahun selalu positif karena kebutuhan kas untuk operasi dan investasi
       disesuaikan dengan pendanaannya.
4.1.2. Analisis Rasio Keuangan
       Rasio keuangan disajikan sebagai berikut:
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Analisis Rasio
                                                                       Tahun                         Rata-rata
                        Uraian
                                                  2020      2021      2022         2023       2024   2020-2024
        Pertumbuhan Pendapatan                       n/a     7,70%    20,61%        4,89%    -14,59%      4,65%
        Rasio Profitabilitas
        EBITDA/Sales                              6,92% 11,97%            9,16%      6,28%     3,87%      7,64%
        EBIT/Sales                                3,81% 5,09%             6,87%      3,90%     1,43%      4,22%
        EBT/Sales                                 1,88% 1,10%             0,82%    -34,47%   -12,79%     -8,69%
        EAT/Sales                                 1,95% 1,20%             0,06%    -34,73%   -13,06%     -8,92%
        ROE                                       1,94% 1,23%             0,07%    -81,75%   -21,18%    -19,94%
        ROA                                       0,47% 0,31%             0,02%    -11,86%    -3,96%     -3,00%
        Rasio Efektivitas
        Perputaran Piutang Usaha                   7,60 x    7,86 x       7,59 x    6,81 x    8,26 x     7,62 x
        Perputaran Persediaan                      1,48 x    1,36 x       1,56 x    1,77 x    1,50 x     1,53 x
        Perputaran Aset                            0,24 x    0,26 x       0,29 x    0,34 x    0,30 x     0,29 x
        Perputaran Utang Usaha                     1,02 x    1,16 x       1,47 x    2,16 x    2,85 x     1,73 x
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
        Current Ratio                              1,09 x    1,01 x       1,10 x    0,80 x    1,59 x     1,12 x
        Debt to Equity                             3,09 x    2,98 x       3,29 x    5,89 x    4,35 x     3,92 x
        Debt to Asset                              0,76 x    0,75 x       0,77 x    0,85 x    0,81 x     0,79 x

       Rasio Profitabilitas
       Profitabilitas Perseroan selama tahun 2020 – 2024 cenderung berfluktuasi, yang ditunjukkan
       oleh EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales dengan rata-rata masing-masing
       7,64%, 4,22%, -8,69% dan -8,92%, artinya Perseroan rata-rata memperoleh laba masing-masing
       Rp 0,0764 EBITDA, Rp 0,0422 EBIT, dan memperoleh rugi rata-rata masing-masing Rp 0,0869
       EBT, dan Rp 0,0892 EAT atas setiap Rp 1 pendapatan yang berhasil dilakukan. Pada tahun 2024,
       EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales masing-masing sebesar 3,87%, 1,43%,
       -12,79% dan -13,06%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                           IV-9
Page 40
       Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
       Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek yang
       harus dibayar dengan aset lancarnya maka dalam mengukur tingkat likuiditas perusahaan,
       digunakan Current Ratio (CR). Semakin tinggi CR maka semakin tinggi likuiditas perusahaan.
       Pada tahun 2020 – 2024, likuiditas perusahaan cenderung fluktuatif dengan Current Ratio tahun
       2024 sebesar 1,59x, artinya Perseroan memiliki Rp 1,59 aset lancar yang dapat digunakan untuk
       memenuhi setiap Rp 1 utang lancarnya.
       Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk melunasi seluruh kewajibannya ketika
       dilikuidasi yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR). Semakin
       tinggi DER dan DAR maka semakin rendah solvabilitas perusahaan. Semakin tinggi solvabilitas
       perusahaan, maka semakin rendah risiko kebangkrutan perusahaan. Solvabilitas Perseroan
       tahun 2020 – 2024 cenderung fluktuatif, dengan Debt to Equity dan Debt to Asset pada tahun
       2024 masing-masing adalah 4,35x dan 0,81x. Artinya, perusahaan memiliki utang Rp 4,35 untuk
       setiap Rp 1 ekuitas yang dimilikinya serta setiap Rp 1 aset perusahaan dibiayai oleh utang
       sebesar Rp 0,81.
4.1.3. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan Setelah
       Transaksi
       Analisis dilakukan mencakup analisis dampak Transaksi terhadap laporan keuangan Perseroan
       yang dilakukan berdasarkan informasi Keuangan Proforma Perseroan sebelum dan setelah
       Transaksi pada tanggal 31 Desember 2024 dari manajemen Perseroan. Tujuan Informasi
       Keuangan Proforma adalah untuk memperlihatkan dampak signifikan Transaksi yang terjadi
       atas informasi keuangan historis. Namun, Informasi Keuangan Proforma bukan merupakan
       petunjuk hasil usaha atau dampak yang berkaitan atas posisi keuangan sebagai akibat dari
       transaksi yang telah terjadi sebelumnya. Informasi keuangan proforma disusun dengan
       menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:
         • Laporan posisi keuangan sebelum transaksi diambil dari laporan keuangan Perseroan untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik
           Eishennoraz dari KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan.
         • Pelaksanaan transaksi telah berlaku efektif pada tanggal 31 Desember 2024.
         • Pelaksanaan transaksi telah efektif dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang
           berlaku.
       Informasi keuangan proforma tersebut adalah sebagai berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                          IV-10
Page 41
        PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
        Laporan Posisi Keuangan Proforma (Rp.Juta)
                                                          Sebelum                       Setelah
                             Uraian                      Transaksi      Penyesuaian    Transaksi
                                                        31 Des 2024                   31 Des 2024
        ASET
        Aset Lancar
        Kas dan setara kas                                 3.361.003         -           3.361.003
        Bank dibatasi penggunaannya                        2.392.794         -           2.392.794
        Piutang usaha                                      2.330.251         -           2.330.251
        Piutang retensi                                    1.283.805         -           1.283.805
        Tagihan bruto pemberi kerja                        1.743.506         -           1.743.506
        Persediaan                                        11.507.714         -          11.507.714
        Piutang yang belum ditagih                           709.597         -             709.597
        Piutang lain-lain - bag. lancar                      404.014         -             404.014
        Uang muka - bag. lancar                              594.733         -             594.733
        Jaminan usaha                                        372.139         -             372.139
        Aset keuangan                                            -           -                 -
        Pajak dibayar dimuka                               1.309.123         -           1.309.123
        Biaya dibayar dimuka                                 649.385         -             649.385
        Aset lancar lain-lain                                267.906         -             267.906
        Pekerjaan dalam proses                             3.312.548         -           3.312.548
        Jumlah Aset Lancar                                30.238.519         -          30.238.519
        Aset Tidak Lancar
        Aset tetap                                         5.330.447         -           5.330.447
        Piutang usaha - bag. tidak lancar                        -           -                 -
        Piutang lain-lain - bag. tidak lancar                    -           -                 -
        Piutang belum ditagih - bag. tidak lancar                -           -                 -
        Uang muka - bag. tidak lancar                            -           -                 -
        Aset real estat                                    1.438.576         -           1.438.576
        Investasi pada entitas asosiasi                    2.708.297         -           2.708.297
        Investasi pada ventura bersama                    11.388.954         -          11.388.954
        Properti investasi - neto                          1.319.968         -           1.319.968
        Aset kerjasama operasi                               256.993         -             256.993
        Goodwill                                               4.847         -               4.847
        Investasi jangka panjang lainnya                   1.034.566         -           1.034.566
        Aset takberwujud                                   9.138.764         -           9.138.764
        Aset pajak tangguhan                                  18.261         -              18.261
        Aset tidak lancar lain-lain                          678.151         -             678.151
        Jumlah Aset Tidak Lancar                          33.317.824         -          33.317.824
        JUMLAH ASET                                       63.556.343         -          63.556.343
        LIABILITAS DAN EKUITAS
        Liabilitas Jangka Pendek
        Pinjaman jangka pendek                               553.144         -             553.144
        Utang usaha                                        6.054.267         -           6.054.267
        Utang lain-lain                                    1.019.695         -           1.019.695
        Utang pajak                                          316.513         -             316.513
        Uang muka dari pelanggan jangka pendek             1.284.705         -           1.284.705
        Beban akrual                                       5.515.316         -           5.515.316
        Pendapatan diterima dimuka                           183.079         -             183.079
        Bagian jangka pendek dari:
          Pinjaman jangka menengah                               -           -                 -
          Liabilitas sewa                                     30.605         -              30.605
          Pinjaman jangka panjang                          1.651.001         -           1.651.001
          Obligasi                                         1.733.750         -           1.733.750
          Sukuk mudharabah                                   681.225         -             681.225
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                   19.023.300         -          19.023.300
        Liabilitas Jangka Panjang
        Liabilitas imbalan paska kerja                      272.216          -             272.216
        Liabilitas pajak tangguhan                          102.581          -             102.581
        Uang muka dari pelanggan jangka panjang              77.806          -              77.806
        Uang muka proyek jangka panjang                     856.919          -             856.919
        Utang lain-lain                                     378.872          -             378.872
        Bagian jangka panjang dikurangi bagian jangka
        pendek:
           Pinjaman jangka menengah                        1.705.000         -           1.705.000
           Liabilitas sewa                                     9.821         -               9.821
           Pinjaman jangka panjang                        21.309.859         -          21.309.859
        Utang ventura bersama                                 84.764         -              84.764
        Obligasi                                           6.272.696         -           6.272.696
        Sukuk mudharabah                                   1.591.090         -           1.591.090
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                  32.661.623         -          32.661.623
        JUMLAH LIABILITAS                                 51.684.923         -          51.684.923
        Ekuitas
        Modal saham                                        3.987.306         -            3.987.306
        Modal saham diperoleh kembali                           (110)        -                 (110)
        Tambahan modal disetor                             9.040.356         -            9.040.356
        Perubahan ekuitas entitas anak                     1.003.022         -            1.003.022
        Saldo (defisit) laba                              (5.161.894)        -           (5.161.894)
        Kepentingan non pengendali                         3.002.739         -            3.002.739
        Jumlah Ekuitas                                    11.871.420         -          11.871.420
        JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                     63.556.343         -          63.556.343
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
        Current Ratio                                       158,96%                        158,96%
        Debt to Equity Ratio                                435,37%                        435,37%
        Debt to Asset Ratio                                  81,32%                         81,32%

        Sumber: Manajemen Perseroan



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                IV-11
Page 42
       Berikut adalah analisis singkat atas informasi posisi keuangan proforma Perseroan per 31
       Desember 2024 atas transaksi:
        • Proforma aset lancar tidak mengalami perubahan.
        • Proforma aset tidak lancar tidak mengalami perubahan.
        • Secara keseluruhan proforma aset Perseroan setelah dilakukannya Rencana Transaksi
            tidak mengalami perubahan.
        • Proforma liabilitas jangka pendek tidak mengalami perubahan.
        • Proforma liabilitas jangka panjang tidak mengalami perubahan.
        • Secara keseluruhan proforma liabilitas Perseroan tidak mengalami perubahan.
        • Proforma ekuitas tidak mengalami perubahan.
        • Proforma Current Ratio tidak mengalami perubahan.
        • Proforma Debt to Equity Ratio dan Debt to Asset Ratio tidak mengalami perubahan.
       Berdasarkan uraian tersebut diatas dapat disimpulkan dengan dilakukannya transaksi kondisi
       likuiditas tidak mengalami perubahan.
4.1.4. Penilaian Atas Proyeksi Keuangan yang Diperoleh dari Manajemen
       Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan transaksi dari manajemen. Proyeksi
       keuangan tersebut telah Kami sesuaikan. Berdasarkan penilaian Kami, proyeksi keuangan
       tersebut yang telah disesuaikan telah mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat
       oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya. Proyeksi keuangan yang digunakan
       adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
       a. Proyeksi Keuangan Perseroan Tanpa Transaksi
          Proyeksi keuangan WIKA dari manajemen yang telah disesuaikan adalah sebagai berikut:
            Asumsi – Asumsi
            Jangka Waktu Proyeksi
            Periode proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam jangka waktu paling singkat
            5 (lima) tahun ke depan. Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Januari 2025 – 31
            Desember 2029.
            Laporan Laba (Rugi)
            ▪ Pendapatan tahun 2025 diasumsikan meningkat 5,00% dari tahun sebelumnya dan
               selanjutnya meningkat 3,00% dari tahun sebelumnya.
            ▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 87,50% dari pendapatan.
            ▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 6,00% dari pendapatan.
            ▪ Beban penjualan sebesar 0,10% dari pendapatan.
            ▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
               ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
            ▪ Pendapatan lain-lain diasumsikan 24,00% dari pendapatan.
            ▪ Beban lain-lain diasumsikan 19,00% dari pendapatan.
            ▪ Perhitungan beban pendanaan dari pinjaman jangka pendek, pinjaman jangka
               menengah, pinjaman jangka panjang, obligasi dan sukuk mudharabah disajikan pada
               lampiran 2.
            ▪ Beban pajak penghasilan final diasumsikan 2,25% dari pendapatan.
            ▪ Bagian rugi entitas asosiasi diasumsikan -4,00% dari investasi pada entitas asosiasi.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                      IV-12
Page 43
            ▪    Bagian laba entitas ventura bersama diasumsikan 0,75% dari investasi pada ventura
                 bersama.
            ▪    Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
                 loss carry forward.
            Laporan Posisi Keuangan
             ▪ Aset lancar
                − Bank dibatasi penggunaannya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2024.
                − Piutang usaha diasumsikan 45 hari dari pendapatan setiap tahun.
                − Piutang retensi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                − Tagihan bruto pemberi kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2024.
                − Persediaan diasumsikan 240 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
                − Piutang yang belum ditagih diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2024.
                − Piutang lain-lain bagian lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2024.
                − Uang muka - bagian lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                − Jaminan usaha - bagian lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2024.
                − Aset keuangan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                − Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                − Biaya dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                − Aset lancar lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                − Pekerjaan dalam proses dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2024.
             ▪    Aset tidak lancar
                  − Aset tetap
                      Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
                      capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
                      penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
                      lampiran 1.
                  − Piutang usaha – bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2024.
                  − Piutang lain-lain – bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2024.
                  − Piutang belum ditagih – bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2024.
                  − Uang muka - bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Aset real estat diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Investasi pada entitas asosiasi diasumsikan meningkat 5,00% setiap tahun.
                  − Investasi pada ventura bersama diasumsikan meningkat 5,00% setiap tahun.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                        IV-13
Page 44
                  −    Properti investasi – neto diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  −    Aset kerjasama operasi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  −    Goodwill diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  −    Investasi jangka panjang lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                       2024.
                  −    Aset takberwujud diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  −    Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  −    Aset lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
             ▪    Liabilitas jangka pendek
                  − Perhitungan pinjaman jangka pendek disajikan pada lampiran 2.
                  − Utang usaha diasumsikan 300 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
                  − Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Kewajiban bruto pemberi kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Utang pajak diasumsikan tetap diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Uang muka pelanggan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Beban akrual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Pendapatan diterima dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Perhitungan bagian jangka pendek dari pinjaman jangka menengah, liabilitas sewa,
                      pinjaman jangka panjang, obligasi dan sukuk mudharabah disajikan pada lampiran
                      2.
             ▪    Liabilitas jangka panjang
                  − Liabilitas imbalan pasca kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Liabilitas pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Uang muka dari pelanggan jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2024.
                  − Uang muka proyek jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2024.
                  − Utang lain-lain jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Perhitungan bagian jangka panjang dari pinjaman jangka menengah, liabilitas sewa,
                      pinjaman jangka panjang, obligasi dan sukuk mudharabah disajikan pada lampiran
                      2.
                  − Utang ventura bersama diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
             ▪    Ekuitas
                  − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Modal saham diperoleh kembali diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                         IV-14
Page 45
                  −    Perubahan ekuitas entitas anak diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                       2024.
                  −    Saldo (defisit) laba adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
                       dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
                  −    Surat berharga perpetual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  −    Kepentingan non pengendali diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                       2024.
            Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
            proyeksi posisi keuangan adalah wajar.
            Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                         Tahun                                Tahun Proyeksi
                               Uraian
                                                          2024         2025             2026           2027           2028           2029
            PENDAPATAN BERSIH                           19.242.727     20.204.863     20.811.009     21.435.339     22.078.399     22.740.751
            BEBAN POKOK PENDAPATAN                     (17.272.199)   (17.679.255)   (18.209.633)   (18.755.922)   (19.318.599)   (19.898.157)
            LABA KOTOR                                   1.970.528      2.525.608      2.601.376      2.679.417      2.759.800      2.842.594
            Beban usaha
              Umum dan administrasi                     (1.205.437)    (1.212.292)    (1.248.661)    (1.286.120)    (1.324.704)    (1.364.445)
              Penjualan                                    (20.059)       (20.205)       (20.811)       (21.435)       (22.078)       (22.741)
            EBITDA                                         745.032      1.293.111      1.331.905      1.371.862      1.413.018      1.455.408
            Depresiasi                                    (470.365)      (456.452)      (437.464)      (452.923)      (471.655)      (432.530)
            EBIT                                           274.667        836.659        894.441        918.939        941.362      1.022.878
            Pendapatan lain-lain                         5.445.684      4.849.167      4.994.642      5.144.481      5.298.816      5.457.780
            Beban lain-lain                             (3.734.349)    (3.838.924)    (3.954.092)    (4.072.714)    (4.194.896)    (4.320.743)
            Beban keuangan                              (3.282.891)    (2.071.057)    (1.718.023)    (1.454.426)    (1.160.303)      (999.470)
            Beban pajak penghasilan final                 (336.804)      (454.609)      (468.248)      (482.295)      (496.764)      (511.667)
            Bagian rugi entitas asosiasi                  (221.037)      (113.748)      (119.436)      (125.408)      (131.678)      (138.262)
            Bagian laba entitas ventura bersama           (606.662)        89.688         94.172         98.881        103.825        109.016
            EBT                                         (2.461.392)      (702.824)      (276.543)        27.458        360.362        619.533
            PAJAK                                          (52.422)           -              -              -              -           (6.157)
            LABA BERSIH (EAT)                           (2.513.814)      (702.824)      (276.543)        27.458        360.362        613.376
                                            Rata-rata
            Rasio Profitabilitas
                                            2025-2029
            EBITDA/Sales                         6,40%       3,87%          6,40%          6,40%          6,40%          6,40%          6,40%
            EBIT/Sales                           4,30%       1,43%          4,14%          4,30%          4,29%          4,26%          4,50%
            EBT/Sales                           -0,06%     -12,79%         -3,48%         -1,33%          0,13%          1,63%          2,72%
            EAT/Sales                           -0,07%     -13,06%         -3,48%         -1,33%          0,13%          1,63%          2,70%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                   IV-15
Page 46
            Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                  Tahun                                 Tahun Proyeksi
                                     Uraian
                                                                   2024        2025         2026            2027           2028          2029
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                                   3.361.003   5.386.260       690.376       1.041.040      1.087.449     2.859.406
            Bank dibatasi penggunaannya                          2.392.794   2.392.794     2.392.794       2.392.794      2.392.794     2.392.794
            Piutang usaha                                        2.330.251   2.491.011     2.565.741       2.642.713      2.721.994     2.803.654
            Piutang retensi                                      1.283.805   1.283.805     1.283.805       1.283.805      1.283.805     1.283.805
            Tagihan bruto pemberi kerja                          1.743.506   1.743.506     1.743.506       1.743.506      1.743.506     1.743.506
            Persediaan                                          11.507.714 11.624.716     11.973.457      12.332.661     12.702.641    13.083.720
            Piutang yang belum ditagih                             709.597     709.597       709.597         709.597        709.597       709.597
            Piutang lain-lain - bag. lancar                        404.014     404.014       404.014         404.014        404.014       404.014
            Uang muka - bag. lancar                                594.733     594.733       594.733         594.733        594.733       594.733
            Jaminan usaha                                          372.139     372.139       372.139         372.139        372.139       372.139
            Aset keuangan                                              -           -             -               -              -             -
            Pajak dibayar dimuka                                 1.309.123   1.309.123     1.309.123       1.309.123      1.309.123     1.309.123
            Biaya dibayar dimuka                                   649.385     649.385       649.385         649.385        649.385       649.385
            Aset lancar lain-lain                                  267.906     267.906       267.906         267.906        267.906       267.906
            Pekerjaan dalam proses                               3.312.548   3.312.548     3.312.548       3.312.548      3.312.548     3.312.548
            Jumlah Aset Lancar                                  30.238.519 32.541.537     28.269.125      29.055.965     29.551.635    31.786.331
            Aset Tidak Lancar
            Aset tetap
               Nilai perolehan                                   9.209.732   9.471.986     9.734.240       9.996.494     10.258.748    10.521.002
               Akumulasi penyusutan                              3.879.285   4.335.737     4.773.201       5.226.124      5.697.779     6.130.309
               Nilai buku                                        5.330.447   5.136.249     4.961.039       4.770.370      4.560.969     4.390.692
            Piutang usaha - bag. tidak lancar                                      -             -               -              -             -
            Piutang lain-lain - bag. tidak lancar                                  -             -               -              -             -
            Piutang belum ditagih - bag. tidak lancar                              -             -               -              -             -
            Uang muka - bag. tidak lancar                                          -             -               -              -             -
            Aset real estat                                      1.438.576   1.438.576     1.438.576       1.438.576      1.438.576     1.438.576
            Investasi pada entitas asosiasi                      2.708.297   2.843.712     2.985.898       3.135.192      3.291.952     3.456.550
            Investasi pada ventura bersama                      11.388.954 11.958.402     12.556.322      13.184.138     13.843.345    14.535.512
            Properti investasi - neto                            1.319.968   1.319.968     1.319.968       1.319.968      1.319.968     1.319.968
            Aset kerjasama operasi                                 256.993     256.993       256.993         256.993        256.993       256.993
            Goodwill                                                 4.847       4.847         4.847           4.847          4.847         4.847
            Investasi jangka panjang lainnya                     1.034.566   1.034.566     1.034.566       1.034.566      1.034.566     1.034.566
            Aset takberwujud                                     9.138.764   9.138.764     9.138.764       9.138.764      9.138.764     9.138.764
            Aset pajak tangguhan                                    18.261      18.261        18.261          18.261         18.261        18.261
            Aset tidak lancar lain-lain                            678.151     678.151       678.151         678.151        678.151       678.151
            Jumlah Aset Tidak Lancar                            33.317.824 33.828.488     34.393.384      34.979.826     35.586.391    36.272.880
            JUMLAH ASET                                         63.556.343 66.370.026     62.662.509      64.035.791     65.138.027    68.059.211
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Pinjaman jangka pendek                                 553.144         -             -               -              -             -
            Utang usaha                                          6.054.267 14.530.895     14.966.822      15.415.826     15.878.301    16.354.650
            Utang lain-lain                                      1.019.695   1.019.695     1.019.695       1.019.695      1.019.695     1.019.695
            Kewajiban bruto pemberi kerja                              -           -             -               -              -             -
            Utang pajak                                            316.513     316.513       316.513         316.513        316.513       316.513
            Uang muka dari pelanggan jangka pendek               1.284.705   1.284.705     1.284.705       1.284.705      1.284.705     1.284.705
            Beban akrual                                         5.515.316   5.515.316     5.515.316       5.515.316      5.515.316     5.515.316
            Pendapatan diterima dimuka                             183.079     183.079       183.079         183.079        183.079       183.079
            Bagian jangka pendek dari:
               Pinjaman jangka menengah                                -       341.000       341.000         341.000        341.000           -
               Liabilitas sewa                                      30.605      30.605        30.605          30.605         30.605        30.605
               Pinjaman jangka panjang                           1.651.001   1.651.001     1.651.001       1.651.001      1.651.001     1.651.001
               Obligasi                                          1.733.750   1.437.500     1.746.130       2.241.500        875.000           -
               Sukuk mudharabah                                    681.225     437.400       365.050         487.100        301.540           -
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                     19.023.300 26.747.708     27.419.915      28.486.340     27.396.755    26.355.564
            Liabilitas Jangka Panjang
            Liabilitas imbalan paska kerja                         272.216     272.216      272.216         272.216        272.216       272.216
            Liabilitas pajak tangguhan                             102.581     102.581      102.581         102.581        102.581       102.581
            Uang muka dari pelanggan jangka panjang                 77.806      77.806       77.806          77.806         77.806        77.806
            Uang muka proyek jangka panjang                        856.919     856.919      856.919         856.919        856.919       856.919
            Utang lain-lain                                        378.872     378.872      378.872         378.872        378.872       378.872
            Bagian jangka panjang dikurangi
            bagian   jangka pendek:
               Pinjaman jangka menengah                          1.705.000   1.023.000       682.000         341.000            -             -
               Liabilitas sewa                                       9.821       9.821         9.821           9.821          9.821         9.821
               Pinjaman jangka panjang                          21.309.859 19.658.858     18.007.857      21.356.856     24.705.854    28.054.853
            Utang ventura bersama                                   84.764      84.764        84.764          84.764         84.764        84.764
            Obligasi                                             6.272.696   4.835.196     3.089.066         847.566        (27.434)      (27.434)
            Sukuk mudharabah                                     1.591.090   1.153.690       788.640         301.540            -             -
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                    32.661.623 28.453.722     24.350.541      24.629.940     26.461.399    29.810.398
            JUMLAH LIABILITAS                                   51.684.923 55.201.431     51.770.456      53.116.280     53.858.154    56.165.962
            Ekuitas
            Modal saham                                          3.987.306   3.987.306     3.987.306       3.987.306      3.987.306     3.987.306
            Modal saham diperoleh kembali                             (110)       (110)         (110)           (110)          (110)         (110)
            Tambahan modal disetor                               9.040.356   9.040.356     9.040.356       9.040.356      9.040.356     9.040.356
            Perubahan ekuitas entitas anak                       1.003.022   1.003.022     1.003.022       1.003.022      1.003.022     1.003.022
            Saldo (defisit) laba                                (5.161.894) (5.864.718)   (6.141.261)     (6.113.803)    (5.753.441)   (5.140.064)
            Surat berharga perpetual                                   -           -             -               -              -             -
            Kepentingan non pengendali                           3.002.739   3.002.739     3.002.739       3.002.739      3.002.739     3.002.739
            Jumlah Ekuitas                                      11.871.420 11.168.595     10.892.053      10.919.511     11.279.873    11.893.249
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                       63.556.343 66.370.026     62.662.509      64.035.791     65.138.027    68.059.211
                                                     Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                    2025-2029
            Current Ratio                               111,05%    158,96%     121,66%      103,10%         102,00%        107,87%       120,61%
            Debt to Equity Ratio                        481,14%    435,37%     494,26%      475,30%         486,43%        477,47%       472,25%
            Debt to Asset Ratio                          82,79%     81,32%      83,17%       82,62%          82,95%         82,68%        82,53%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                                              IV-16
Page 47
            Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                         Tahun Proyeksi
                                         Uraian
                                                                                2025          2026           2027            2028          2029
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                        (702.824)     (276.543)         27.458        360.362       613.376
            Depresiasi                                                          456.452       437.464         452.923        471.655       432.530
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                 (160.760)      (74.730)        (76.972)       (79.281)      (81.660)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang retensi                                    -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Tagihan bruto pemberi kerja                        -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                    (117.002)     (348.741)       (359.204)      (369.980)     (381.079)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang yang belum ditagih                         -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - bag. lancar                    -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka - bag. lancar                            -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Jaminan usaha                                      -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset keuangan                                      -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                               -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar dimuka                               -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha - bag. tidak lancar                  -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - bag. tidak lancar              -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang belum ditagih - bag. tidak lancar          -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka - bag. tidak lancar                      -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan                               -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset lancar lain-lain                              -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lain-lain                        -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                  8.476.627       435.927         449.005        462.475       476.349
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                    -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Kewajiban bruto pemberi kerja                      -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                        -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Uang muka dari pelanggan jangka pendek             -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Beban akrual                                       -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Pendapatan diterima dimuka                         -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan paska kerja                     -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas pajak tangguhan                         -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Uang muka dari pelanggan jangka panjang            -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Uang muka proyek jangka panjang                    -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                    -             -               -              -             -
                                                     Perubahan Modal Kerja    8.198.866        12.455           12.829        13.214        13.610
                        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi    7.952.494       173.376         493.210        845.231     1.059.517
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Bank dibatasi penggunaannya                        -              -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Pekerjaan dalam proses                             -              -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                    (262.254)      (262.254)       (262.254)      (262.254)     (262.254)
            (Kenaikan) Penurunan Aset real estat                                    -              -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Investasi pada entitas asosiasi               (135.415)      (142.186)       (149.295)      (156.760)     (164.598)
            (Kenaikan) Penurunan Investasi pada ventura bersama                (569.448)      (597.920)       (627.816)      (659.207)     (692.167)
            (Kenaikan) Penurunan Properti investasi - neto                          -              -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset kerjasama operasi                             -              -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Goodwill                                           -              -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Investasi jangka panjang lainnya                   -              -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset takberwujud                                   -              -               -              -             -
                       Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi    (967.116)    (1.002.360)     (1.039.365)    (1.078.220)   (1.119.019)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Pinjaman jangka pendek                        (553.144)             -             -                -             -
            Kenaikan (Penurunan) Bagian jangka pendek dari:
                                 Pinjaman jangka menengah                       341.000           -               -               -       (341.000)
                                 Liabilitas sewa                                    -             -               -               -            -
                                 Pinjaman jangka panjang                            -             -               -               -            -
                                 Obligasi                                      (296.250)      308.630         495.370      (1.366.500)    (875.000)
                                 Sukuk mudharabah                              (243.825)      (72.350)        122.050        (185.560)    (301.540)
            Kenaikan (Penurunan) Bagian jangka panjang dikurangi bagian
                                 jangka pendek:
                                 Pinjaman jangka menengah                       (682.000)     (341.000)       (341.000)     (341.000)          -
                                 Liabilitas sewa                                     -             -               -             -             -
                                 Pinjaman jangka panjang                      (1.651.001)   (1.651.001)      3.348.999     3.348.999     3.348.999
            Kenaikan (Penurunan) Utang ventura bersama                               -             -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Obligasi                                     (1.437.500)   (1.746.130)     (2.241.500)     (875.000)          -
            Kenaikan (Penurunan) Sukuk mudharabah                               (437.400)     (365.050)       (487.100)     (301.540)          -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                         -             -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham diperoleh kembali                       -             -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                              -             -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Perubahan ekuitas entitas anak                      -             -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Surat berharga perpetual                            -             -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non pengendali                          -             -               -             -             -
            Penyesuaian                                                              -             -                 (0)         -             -
                    Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan      (4.960.120)   (3.866.901)       896.819        279.399     1.831.459
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                          2.025.258     (4.695.884)       350.664         46.410     1.771.957
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                           3.361.003     5.386.260         690.376      1.041.040     1.087.449
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                          5.386.260       690.376       1.041.040      1.087.449     2.859.406




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                                        IV-17
Page 48
        b. Proyeksi Keuangan Perseroan Dengan Transaksi
           Proyeksi keuangan WIKA dari manajemen yang telah disesuaikan adalah sebagai berikut:
            Jangka Waktu Proyeksi
            Periode proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam jangka waktu paling singkat
            5 (lima) tahun ke depan. Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Januari 2025 – 31
            Desember 2029.
            Laporan Laba (Rugi)
            ▪ Pendapatan tahun 2025 diasumsikan meningkat 5,00% dari tahun sebelumnya dan
               selanjutnya meningkat 3,00% dari tahun sebelumnya.
            ▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 87,50% dari pendapatan.
            ▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 6,00% dari pendapatan.
            ▪ Beban penjualan sebesar 0,10% dari pendapatan.
            ▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
               ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
            ▪ Pendapatan lain-lain diasumsikan 24,00% dari pendapatan.
            ▪ Beban lain-lain diasumsikan 19,00% dari pendapatan.
            ▪ Perhitungan beban pendanaan dari pinjaman jangka pendek, pinjaman jangka
               menengah, pinjaman jangka panjang, obligasi dan sukuk mudharabah disajikan pada
               lampiran 2.
            ▪ Beban pajak penghasilan final diasumsikan 2,25% dari pendapatan.
            ▪ Bagian rugi entitas asosiasi diasumsikan -4,00% dari investasi pada entitas asosiasi.
            ▪ Bagian laba entitas ventura bersama diasumsikan 0,75% dari investasi pada ventura
               bersama.
            ▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
               loss carry forward.
            Laporan Posisi Keuangan
             ▪ Aset lancar
                − Bank dibatasi penggunaannya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2024.
                − Piutang usaha diasumsikan 45 hari dari pendapatan setiap tahun.
                − Piutang retensi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                − Tagihan bruto pemberi kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2024.
                − Persediaan diasumsikan 240 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
                − Piutang yang belum ditagih diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2024.
                − Piutang lain-lain bagian lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2024.
                − Uang muka - bagian lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                − Jaminan usaha - bagian lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                    2024.
                − Aset keuangan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                − Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                − Biaya dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                      IV-18
Page 49
                  −    Aset lancar lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  −    Pekerjaan dalam proses dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                       2024.
             ▪    Aset tidak lancar
                  − Aset tetap
                      Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
                      capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
                      penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
                      lampiran 1.
                  − Piutang usaha – bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2024.
                  − Piutang lain-lain – bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2024.
                  − Piutang belum ditagih – bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2024.
                  − Uang muka - bagian tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Aset real estat diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Investasi pada entitas asosiasi diasumsikan meningkat 5,00% setiap tahun.
                  − Investasi pada ventura bersama diasumsikan meningkat 5,00% setiap tahun.
                  − Properti investasi – neto diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Aset kerjasama operasi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Goodwill diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Investasi jangka panjang lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Aset takberwujud diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Aset lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
             ▪    Liabilitas jangka pendek
                  − Perhitungan pinjaman jangka pendek disajikan pada lampiran 2.
                  − Utang usaha diasumsikan 300 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
                  − Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Kewajiban bruto pemberi kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Utang pajak diasumsikan tetap diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Uang muka pelanggan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Beban akrual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Pendapatan diterima dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Perhitungan bagian jangka pendek dari pinjaman jangka menengah, liabilitas sewa,
                      pinjaman jangka panjang, obligasi dan sukuk mudharabah disajikan pada lampiran
                      2.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                        IV-19
Page 50
             ▪    Liabilitas jangka panjang
                  − Liabilitas imbalan pasca kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Liabilitas pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Uang muka dari pelanggan jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2024.
                  − Uang muka proyek jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
                      Desember 2024.
                  − Utang lain-lain jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Perhitungan bagian jangka panjang dari pinjaman jangka menengah, liabilitas sewa,
                      pinjaman jangka panjang, obligasi dan sukuk mudharabah disajikan pada lampiran
                      2.
                  − Utang ventura bersama diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
             ▪    Ekuitas
                  − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Modal saham diperoleh kembali diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Perubahan ekuitas entitas anak diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
                  − Saldo (defisit) laba adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
                      dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
                  − Surat berharga perpetual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
                  − Kepentingan non pengendali diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
                      2024.
            Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
            proyeksi posisi keuangan adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                         IV-20
Page 51
            Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                      Tahun                                       Tahun Proyeksi
                            Uraian
                                                       2024           2025                 2026         2027            2028           2029
            PENDAPATAN BERSIH                        19.242.727       20.204.863         20.811.009   21.435.339      22.078.399     22.740.751
            BEBAN POKOK PENDAPATAN                  (17.272.199)     (17.679.255)       (18.209.633) (18.755.922)    (19.318.599)   (19.898.157)
            LABA KOTOR                                1.970.528        2.525.608          2.601.376    2.679.417       2.759.800      2.842.594
            Beban usaha
              Umum dan administrasi                  (1.205.437)      (1.212.292)        (1.248.661)   (1.286.120)    (1.324.704)    (1.364.445)
              Penjualan                                 (20.059)         (20.205)           (20.811)      (21.435)       (22.078)       (22.741)
            EBITDA                                      745.032        1.293.111          1.331.905     1.371.862      1.413.018      1.455.408
            Depresiasi                                      (470.365)      (456.452)      (437.464)     (452.923)      (471.655)      (432.530)
            EBIT                                             274.667        836.659        894.441       918.939        941.362      1.022.878
            Pendapatan lain-lain                            5.445.684      4.849.167      4.994.642     5.144.481      5.298.816      5.457.780
            Beban lain-lain                                (3.734.349)    (3.838.924)    (3.954.092)   (4.072.714)    (4.194.896)    (4.320.743)
            Beban keuangan                                 (3.282.891)    (2.071.057)    (1.718.023)   (1.454.426)    (1.160.303)      (999.470)
            Beban pajak penghasilan final                    (336.804)      (454.609)      (468.248)     (482.295)      (496.764)      (511.667)
            Bagian rugi entitas asosiasi                     (221.037)      (113.748)      (119.436)     (125.408)      (131.678)      (138.262)
            Bagian laba entitas ventura bersama              (606.662)        89.688         94.172        98.881        103.825        109.016
            Selisih nilai wajar properti investasi                -              -              -             -              -              -
            EBT                                            (2.461.392)      (702.824)      (276.543)       27.458        360.362        619.533
            PAJAK                                             (52.422)          -              -             -              -           (6.157)
            LABA BERSIH (EAT)                              (2.513.814)     (702.824)      (276.543)       27.458        360.362        613.376
                                               Rata-rata
                 Rasio Profitabilitas
                                               2025-2029
            EBITDA/Sales                           6,40%       3,87%           6,40%          6,40%        6,40%           6,40%          6,40%
            EBIT/Sales                             4,30%       1,43%           4,14%          4,30%        4,29%           4,26%          4,50%
            EBT/Sales                             -0,06%     -12,79%          -3,48%         -1,33%        0,13%           1,63%          2,72%
            EAT/Sales                             -0,07%     -13,06%          -3,48%         -1,33%        0,13%           1,63%          2,70%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                     IV-21
Page 52
            Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                            Tahun                                  Tahun Proyeksi
                                     Uraian
                                                             2024        2025          2026            2027           2028          2029
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                             3.361.003   5.386.260        690.376       1.041.040      1.087.449     2.859.406
            Bank dibatasi penggunaannya                    2.392.794   2.392.794      2.392.794       2.392.794      2.392.794     2.392.794
            Piutang usaha                                  2.330.251   2.491.011      2.565.741       2.642.713      2.721.994     2.803.654
            Piutang retensi                                1.283.805   1.283.805      1.283.805       1.283.805      1.283.805     1.283.805
            Tagihan bruto pemberi kerja                    1.743.506   1.743.506      1.743.506       1.743.506      1.743.506     1.743.506
            Persediaan                                    11.507.714 11.624.716      11.973.457      12.332.661     12.702.641    13.083.720
            Piutang yang belum ditagih                       709.597     709.597        709.597         709.597        709.597       709.597
            Piutang lain-lain - bag. lancar                  404.014     404.014        404.014         404.014        404.014       404.014
            Uang muka - bag. lancar                          594.733     594.733        594.733         594.733        594.733       594.733
            Jaminan usaha                                    372.139     372.139        372.139         372.139        372.139       372.139
            Aset keuangan                                        -            -             -               -              -             -
            Pajak dibayar dimuka                           1.309.123   1.309.123      1.309.123       1.309.123      1.309.123     1.309.123
            Biaya dibayar dimuka                             649.385     649.385        649.385         649.385        649.385       649.385
            Aset lancar lain-lain                            267.906     267.906        267.906         267.906        267.906       267.906
            Pekerjaan dalam proses                         3.312.548   3.312.548      3.312.548       3.312.548      3.312.548     3.312.548
            Jumlah Aset Lancar                            30.238.519 32.541.537      28.269.125      29.055.965     29.551.635    31.786.331
            Aset Tidak Lancar
            Aset tetap
               Nilai perolehan                             9.209.732   9.471.986      9.734.240       9.996.494     10.258.748    10.521.002
               Akumulasi penyusutan                        3.879.285   4.335.737      4.773.201       5.226.124      5.697.779     6.130.309
               Nilai buku                                  5.330.447   5.136.249      4.961.039       4.770.370      4.560.969     4.390.692
            Piutang usaha - bag. tidak lancar                    -            -             -               -              -             -
            Piutang lain-lain - bag. tidak lancar                -            -             -               -              -             -
            Piutang belum ditagih - bag. tidak lancar            -            -             -               -              -             -
            Uang muka - bag. tidak lancar                        -            -             -               -              -             -
            Aset real estat                                1.438.576   1.438.576      1.438.576       1.438.576      1.438.576     1.438.576
            Investasi pada entitas asosiasi                2.708.297   2.843.712      2.985.898       3.135.192      3.291.952     3.456.550
            Investasi pada ventura bersama                11.388.954 11.958.402      12.556.322      13.184.138     13.843.345    14.535.512
            Properti investasi - neto                      1.319.968   1.319.968      1.319.968       1.319.968      1.319.968     1.319.968
            Aset kerjasama operasi                           256.993     256.993        256.993         256.993        256.993       256.993
            Goodwill                                           4.847       4.847          4.847           4.847          4.847         4.847
            Investasi jangka panjang lainnya               1.034.566   1.034.566      1.034.566       1.034.566      1.034.566     1.034.566
            Aset takberwujud                               9.138.764   9.138.764      9.138.764       9.138.764      9.138.764     9.138.764
            Aset pajak tangguhan                              18.261      18.261         18.261          18.261         18.261        18.261
            Aset tidak lancar lain-lain                      678.151     678.151        678.151         678.151        678.151       678.151
            Jumlah Aset Tidak Lancar                      33.317.824 33.828.488      34.393.384      34.979.826     35.586.391    36.272.880
            JUMLAH ASET                                   63.556.343 66.370.026      62.662.509      64.035.791     65.138.027    68.059.211
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Pinjaman jangka pendek                           553.144          -             -               -              -             -
            Utang usaha                                    6.054.267 14.530.895      14.966.822      15.415.826     15.878.301    16.354.650
            Utang lain-lain                                1.019.695   1.019.695      1.019.695       1.019.695      1.019.695     1.019.695
            Kewajiban bruto pemberi kerja                        -            -             -               -              -             -
            Utang pajak                                      316.513     316.513        316.513         316.513        316.513       316.513
            Uang muka dari pelanggan jangka pendek         1.284.705   1.284.705      1.284.705       1.284.705      1.284.705     1.284.705
            Beban akrual                                   5.515.316   5.515.316      5.515.316       5.515.316      5.515.316     5.515.316
            Pendapatan diterima dimuka                       183.079     183.079        183.079         183.079        183.079       183.079
            Bagian jangka pendek dari:
               Pinjaman jangka menengah                          -       341.000        341.000         341.000        341.000           -
               Liabilitas sewa                                30.605      30.605         30.605          30.605         30.605        30.605
               Pinjaman jangka panjang                     1.651.001   1.651.001      1.651.001       1.651.001      1.651.001     1.651.001
               Obligasi                                    1.733.750   1.437.500      1.746.130       2.241.500        875.000           -
               Sukuk mudharabah                              681.225     437.400        365.050         487.100        301.540           -
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek               19.023.300 26.747.708      27.419.915      28.486.340     27.396.755    26.355.564
            Liabilitas Jangka Panjang
            Liabilitas imbalan paska kerja                   272.216     272.216       272.216         272.216        272.216       272.216
            Liabilitas pajak tangguhan                       102.581     102.581       102.581         102.581        102.581       102.581
            Uang muka dari pelanggan jangka panjang           77.806      77.806        77.806          77.806         77.806        77.806
            Uang muka proyek jangka panjang                  856.919     856.919       856.919         856.919        856.919       856.919
            Utang pihak berelasi
            Utang lain-lain                                  378.872     378.872       378.872         378.872        378.872       378.872
            Bagian jangka panjang dikurangi bagian jangka
            pendek:
               Pinjaman jangka menengah                    1.705.000   1.023.000        682.000         341.000            -             -
               Liabilitas sewa                                 9.821       9.821          9.821           9.821          9.821         9.821
               Pinjaman jangka panjang                    21.309.859 19.658.858      18.007.857      21.356.856     24.705.854    28.054.853
            Utang ventura bersama                             84.764      84.764         84.764          84.764         84.764        84.764
            Obligasi                                       6.272.696   4.835.196      3.089.066         847.566        (27.434)      (27.434)
            Sukuk mudharabah                               1.591.090   1.153.690        788.640         301.540            -             -
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang              32.661.623 28.453.722      24.350.541      24.629.940     26.461.399    29.810.398
            JUMLAH LIABILITAS                             51.684.923 55.201.431      51.770.456      53.116.280     53.858.154    56.165.962
            Ekuitas
            Modal saham                                    3.987.306   3.987.306      3.987.306       3.987.306      3.987.306     3.987.306
            Modal saham diperoleh kembali                       (110)        (110)         (110)           (110)          (110)         (110)
            Tambahan modal disetor                         9.040.356   9.040.356      9.040.356       9.040.356      9.040.356     9.040.356
            Perubahan ekuitas entitas anak                 1.003.022   1.003.022      1.003.022       1.003.022      1.003.022     1.003.022
            Saldo (defisit) laba                          (5.161.894) (5.864.718)    (6.141.261)     (6.113.803)    (5.753.441)   (5.140.064)
            Surat berharga perpetual                             -            -             -               -              -             -
            Kepentingan non pengendali                     3.002.739   3.002.739      3.002.739       3.002.739      3.002.739     3.002.739
            Jumlah Ekuitas                                11.871.420 11.168.595      10.892.053      10.919.511     11.279.873    11.893.249
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                 63.556.343 66.370.026      62.662.509      64.035.791     65.138.027    68.059.211
                                                Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                2025-2029
            Current Ratio                          111,05%    158,96%     121,66%      103,10%         102,00%        107,87%       120,61%
            Debt to Equity Ratio                   481,14%    435,37%     494,26%      475,30%         486,43%        477,47%       472,25%
            Debt to Asset Ratio                      82,79%    81,32%      83,17%       82,62%          82,95%         82,68%        82,53%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                                         IV-22
Page 53
            Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                         Tahun Proyeksi
                                         Uraian
                                                                               2025           2026           2027            2028          2029
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                        (702.824)     (276.543)         27.458        360.362       613.376
            Depresiasi dan Amortisasi                                           456.452       437.464         452.923        471.655       432.530
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                 (160.760)      (74.730)        (76.972)       (79.281)      (81.660)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang retensi                                    -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Tagihan bruto pemberi kerja                        -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                    (117.002)     (348.741)       (359.204)      (369.980)     (381.079)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang yang belum ditagih                         -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - bag. lancar                    -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka - bag. lancar                            -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Jaminan usaha                                      -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset keuangan                                      -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                               -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar dimuka                               -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha - bag. tidak lancar                  -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - bag. tidak lancar              -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang belum ditagih - bag. tidak lancar          -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka - bag. tidak lancar                      -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan                               -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset lancar lain-lain                              -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lain-lain                        -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                  8.476.627       435.927         449.005        462.475       476.349
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                    -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Kewajiban bruto pemberi kerja                      -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                        -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Uang muka dari pelanggan jangka pendek             -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Beban akrual                                       -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Pendapatan diterima dimuka                         -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan paska kerja                     -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas pajak tangguhan                         -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Uang muka dari pelanggan jangka panjang            -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Uang muka proyek jangka panjang                    -             -               -              -             -
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                    -             -               -              -             -
                                                      Perubahan Modal Kerja   8.198.866        12.455           12.829        13.214        13.610
                        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi    7.952.494       173.376         493.210        845.231     1.059.517
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Bank dibatasi penggunaannya                        -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Pekerjaan dalam proses                             -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                    (262.254)     (262.254)       (262.254)      (262.254)     (262.254)
            (Kenaikan) Penurunan Aset real estat                                    -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Investasi pada entitas asosiasi               (135.415)     (142.186)       (149.295)      (156.760)     (164.598)
            (Kenaikan) Penurunan Investasi pada ventura bersama                (569.448)     (597.920)       (627.816)      (659.207)     (692.167)
            (Kenaikan) Penurunan Properti investasi - neto                          -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset kerjasama operasi                             -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Goodwill                                           -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Investasi jangka panjang lainnya                   -             -               -              -             -
            (Kenaikan) Penurunan Aset takberwujud                                   -             -               -              -             -
                       Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi    (967.116)    (1.002.360)     (1.039.365)    (1.078.220)   (1.119.019)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Pinjaman jangka pendek                        (553.144)             -             -                -             -
            Kenaikan (Penurunan) Bagian jangka pendek dari:
                                 Pinjaman jangka menengah                       341.000           -               -               -       (341.000)
                                 Liabilitas sewa                                    -             -               -               -            -
                                 Pinjaman jangka panjang                            -             -               -               -            -
                                 Obligasi                                      (296.250)      308.630         495.370      (1.366.500)    (875.000)
                                 Sukuk mudharabah                              (243.825)      (72.350)        122.050        (185.560)    (301.540)
            Kenaikan (Penurunan) Utang pihak berelasi                               -             -               -               -            -
            Kenaikan (Penurunan) Bagian jangka panjang dikurangi bagian
                                 jangka pendek:
                                 Pinjaman jangka menengah                       (682.000)     (341.000)       (341.000)     (341.000)          -
                                 Liabilitas sewa                                     -             -               -             -             -
                                 Pinjaman jangka panjang                      (1.651.001)   (1.651.001)      3.348.999     3.348.999     3.348.999
            Kenaikan (Penurunan) Utang ventura bersama                               -             -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Obligasi                                     (1.437.500)   (1.746.130)     (2.241.500)     (875.000)          -
            Kenaikan (Penurunan) Sukuk mudharabah                               (437.400)     (365.050)       (487.100)     (301.540)          -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                         -             -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham diperoleh kembali                       -             -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                              -             -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Perubahan ekuitas entitas anak                      -             -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Surat berharga perpetual                            -             -               -             -             -
            Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non pengendali                          -             -               -             -             -
            Penyesuaian                                                              -             -                 (0)         -             -
                    Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan      (4.960.120)   (3.866.901)        896.819       279.399     1.831.459
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                           2.025.258    (4.695.884)        350.664        46.410     1.771.957
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                           3.361.003     5.386.260         690.376      1.041.040     1.087.449
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                          5.386.260       690.376       1.041.040      1.087.449     2.859.406




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                                           IV-23
Page 54
            Tanpa dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
            Perseroan masing-masing sebesar 6,40%, 4,30%, -0,06% dan -0,07%. Sedangkan dengan
            dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
            Perseroan setiap tahun masing-masing sebesar 6,40%, 4,30%, -0,06% dan -0,07%. Dengan
            demikian dengan dilakukannya transaksi profitabilitas EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales
            dan EAT/Sales Perseroan tidak mengalami perubahan.
            Tanpa dilakukannya transaksi likuiditas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Current
            Ratio (CR) sebesar 111,05% sedangkan dengan dilakukannya transaksi CR Perseroan tidak
            mengalami perubahan.
            Tanpa dilakukannya transaksi solvabilitas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Debt to
            Equity Ratio (DER) dan Debt to Assets Ratio (DAR) masing-masing 481,14% dan 82,79%
            sedangkan dengan dilakukannya transaksi DER dan DAR Perseroan tidak mengalami
            perubahan.
            Dengan transaksi, proyeksi posisi keuangan Perseroan menunjukan bahwa likuiditas dan
            solvabilitas Perseroan tidak mengalami perubahan.
            Selain itu tanpa transaksi dan dengan transaksi proyeksi arus kas Perseroan tidak
            menunjukkan adanya cash deficiency.

4.2.   Analisis Inkremental
       Analisis inkremental untuk mengukur nilai tambah dari transaksi dengan mempertimbangkan:
       − Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi dan dampaknya
           terhadap proyeksi keuangan.
       − Biaya dan pendapatan yang relevan.
       − Informasi non keuangan yang relevan.
       − Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai
           transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
       − Hal-hal material lain.
4.2.1. Kontribusi Nilai Tambah
       Berdasarkan analisis laporan keuangan proforma dan proyeksi keuangan konsolidasi Perseroan
       tidak terdapat kontribusi nilai tambah bagi Perseroan, namun dengan dilakukannya transaksi
       WRK akan memperoleh kontribusi nilai tambah dengan perhitungan sebagai berikut:
        Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Laba WRK
        (Rp.Juta)
                                                                            Tahun Proyeksi
                        Uraian                                                                                   Jumlah
                                                    2025         2026           2027         2028      2029
        Dengan Transaksi (1)
        EBT                                          35.564        40.361        41.961       43.333    44.602   205.821
        EAT                                          35.564        40.361        41.961       43.333    44.602   205.821
        Tanpa Transaksi (2)
        EBT                                          17.981        25.075        31.770       38.238    44.602   157.667
        EAT                                          17.981        25.075        31.770       38.238    44.602   157.667
        Kontribusi Nilai Tambah (1-2)
        EBT                                          17.582        15.286        10.191        5.095       -      48.154
        EAT                                          17.582        15.286        10.191        5.095       -      48.154

       Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
       kontribusi nilai tambah terhadap laba WRK. Dengan dilakukannya transaksi, kontribusi nilai
       tambah selama tahun 2025 – 2029 terhadap laba EBT dan EAT WRK masing-masing sebesar


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                             IV-24
Page 55
       Rp 48.154 juta dan Rp 48.154 juta. Kontribusi nilai tambah tersebut berasal dari penghematan
       biaya bunga pinjaman kepada WIKA.
       Analisis kontribusi nilai tambah terhadap solvabilitas dan likuiditas WRK dapat dihitung sebagai
       berikut:
        Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Likuiditas dan Solvabilitas WRK
                                                                    Tahun Proyeksi                        Rata-rata
                     Uraian
                                            2025          2026          2027         2028      2029      2025-2029
        Dengan Transaksi (1)
        Current Ratio                       143,00%       146,52%       152,98%      159,51%   166,10%      153,62%
        Debt to Equity Ratio                130,10%       128,92%       121,19%      114,22%   107,95%      120,47%
        Debt to Asset Ratio                   56,54%        56,32%        54,79%      53,32%    51,91%       54,58%
        Tanpa Transaksi (2)
        Current Ratio                       135,34%       127,68%       123,53%      120,51%   127,52%      126,91%
        Debt to Equity Ratio                262,86%       241,55%       208,94%      178,56%   162,97%      210,98%
        Debt to Asset Ratio                   72,44%        70,72%        67,63%      64,10%    61,97%       67,37%
        Kontribusi Nilai Tambah (1-2)
        Current Ratio                          5,66%        14,75%        23,84%      32,36%    30,26%       21,37%
        Debt to Equity Ratio                  50,51%        46,63%        42,00%      36,03%    33,76%       41,79%
        Debt to Asset Ratio                   21,95%        20,37%        18,99%      16,82%    16,24%       18,87%

       Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
       kontribusi nilai tambah terhadap peningkatan likuiditas dan solvabilitas WRK. Dengan
       dilakukannya transaksi, kontribusi nilai tambah tahun 2025 – 2029 terhadap likuiditas current
       ratio sebesar 21,37% dan solvabilitas debt to equity ratio (DER) dan debt to asset ratio (DAR)
       masing-masing sebesar 41,79% dan 18,87%.
       Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan dilakukannya transaksi, WRK
       akan memperoleh nilai tambah berupa peningkatan laba, likuiditas dan solvabilitas yang akan
       menguntungkan Perseroan secara konsolidasi.
       Perhitungan proyeksi keuangan WRK tanpa dilakukannya transaksi dan dengan dilakukannya
       transaksi disajikan pada lampiran 3.
4.2.2. Biaya dan Pendapatan yang Relevan
       Perseroan akan memperhatikan biaya dan pendapatan yang relevan sesuai dengan keadaan
       industri dan margin laba yang diharapkan. Apabila pendapatan berkurang Perseroan akan
       menurunkan biaya secara proporsional hingga margin laba yang diharapkan dapat tercapai.
       Dengan demikian transaksi yang dilakukan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
4.2.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan
       Informasi non keuangan yang relevan adalah dengan dilakukannya transaksi, dapat
       meningkatkan reputasi Perseroan sebagai induk perusahaan yang profesional dengan terus
       mendukung kelancaran operasional group Perseroan.
4.2.4. Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perseroan Dalam Menentukan Rencana Transaksi dan
       Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif lain
       Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan rencana transaksi dan
       nilai transaksi adalah dilakukan oleh Direksi dengan pengawasan Komisaris Perseroan. Rencana
       transaksi dan nilai transaksi dengan persyaratan yang mudah, transparan dan akuntabel yang
       dapat dipenuhi Perseroan sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                       IV-25
Page 56
       Alternatif lain dari rencana transaksi, apabila dilakukan dengan pihak lain, tidak ada dan
       Perseroan tidak mengenal pihak lain tersebut, sehingga rencana transaksi tidak dapat
       dilaksanakan.
4.2.5. Hal-Hal Material Lainnya
       Hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari rencana transaksi tidak ada.
       Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai meyakini bahwa rencana transaksi
       adalah wajar dan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                        IV-26
Page 57
                                                BAB V
                                  ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI

Analisis kewajaran nilai transaksi meliputi :
a. Perbandingan antara nilai transaksi dengan hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan.
b. Analisis untuk memastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi yang
   dilakukan.
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi
     Berdasarkan Laporan Penilaian Saham WRK No. 00108/2.0118-00/BS/03/0520/1/V/2025
     tanggal 26 Mei 2025 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai
     Pasar 212.796 saham atau 100% saham WRK per 31 Desember 2024 adalah
     Rp 332.800.000.000,- atau untuk setiap saham adalah Rp 1.563.939,-.
5.2. Nilai Transaksi
     Berdasarkan perjanjian pengakuan utang antara WIKA dengan WRK No.
     TP.01.03/A.DIR.00015/2025, rencana transaksi yang akan dilakukan yaitu penambahan setoran
     modal dengan skema konversi utang pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap)
     pada WRK oleh WIKA. WIKA akan mengambil bagian saham baru yang diterbitkan WRK sebesar
     Rp 190.903.000.000,- dengan nilai transaksi sebesar Rp 1.000.000,- per saham.
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
     Dengan nilai transaksi WRK sebesar Rp 1.000.000,- per saham dan Nilai Pasar setiap saham WRK
     adalah Rp 1.563.939,-, maka nilai transaksi lebih rendah dari Nilai Pasarnya.
       Analisis perubahan persentase kepemilikan pada WRK sebelum dan setelah transaksi adalah
       sebagai berikut:
        PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
        Sebelum dilakukannya transaksi
                                               Jumlah Saham        Persentase      Jumlah
        No.         Pemegang Saham
                                                 (Lembar)             (%)           (Rp)
         1    PT Wijaya Karya (Persero) Tbk             208.525         97,99% 208.525.000.000
         2    Widjanarko Tantono                          2.124          1,00%   2.124.000.000
         3    Ir. Hastjaryo                               1.416          0,67%   1.416.000.000
         4    Hendro Isworo                                 731          0,34%     731.000.000
              Jumlah                                    212.796        100,00% 212.796.000.000

        PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
        Setelah dilakukannya transaksi
                                               Jumlah Saham        Persentase      Jumlah
        No.         Pemegang Saham
                                                 (Lembar)             (%)           (Rp)
         1    PT Wijaya Karya (Persero) Tbk             399.428         98,94% 399.428.000.000
         2    Widjanarko Tantono                          2.124          0,53%   2.124.000.000
         3    Ir. Hastjaryo                               1.416          0,35%   1.416.000.000
         4    Hendro Isworo                                 731          0,18%     731.000.000
              Jumlah                                    403.699        100,00% 403.699.000.000

       Dengan dilakukannya transaksi persentase kepemilikan saham Perseroan pada WRK mengalami
       peningkatan dari 97,99% menjadi 98,94%.
       Dengan demikian transaksi akan menguntungkan Perseroan sehingga kami berpendapat bahwa
       nilai transaksi adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                          V-1
Page 58
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan
     Berdasarkan hasil analisis dapat dipastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah
     sebagai berikut:
       •     Dengan dilakukannya transaksi, kontribusi nilai tambah selama tahun 2025 – 2029 terhadap
             laba EBT dan EAT WRK masing-masing sebesar Rp 48.154 juta dan Rp 48.154 juta. Kontribusi
             nilai tambah tersebut berasal dari penghematan biaya bunga pinjaman kepada WIKA.
       •     Dengan dilakukannya transaksi, kontribusi nilai tambah tahun 2025 – 2029 terhadap
             likuiditas current ratio sebesar 21,37% dan solvabilitas debt to equity ratio (DER) dan debt
             to asset ratio (DAR) masing-masing sebesar 41,79% dan 18,87%.
  Berdasarkan analisis tersebut, Kami berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                              V-2
Page 59
                                               BAB VI
                              ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN


6.1.   Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi
       Rencana Transaksi merupakan penambahan setoran modal dengan skema konversi utang
       pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WRK oleh WIKA sehingga tidak
       diperlukan ketersediaan kas untuk melakukan rencana transaksi.
6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang
     Laporan keuangan Perseoan menggunakan Rupiah.
       Analisis kemampuan uang adalah suatu proses evaluasi yang mencakup sejumlah faktor penting
       yang mempengaruhi kinerja uang antara lain stabilitas nilai, likuiditas, penerimaan oleh
       masyarakat, portabilitas dan kepercayaan.
       Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Desember 2024 memutuskan untuk
       mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku
       bunga Lending Facility sebesar 6,75%. Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter
       untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025, serta
       mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Fokus kebijakan moneter diarahkan
       untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak makin tingginya ketidakpastian
       perekonomian global akibat arah kebijakan Amerika Serikat (AS) dan eskalasi ketegangan
       geopolitik di berbagai wilayah. Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati pergerakan nilai
       tukar Rupiah dan prospek inflasi serta dinamika kondisi ekonomi yang berkembang, dalam
       memanfaatkan ruang penurunan suku bunga kebijakan lanjutan.

6.3.   Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar
       Ketidakpastian risiko pasar dalam industri konstruksi dapat berasal dari berbagai faktor dan
       faktor-faktor ini dapat sangat beragam. Berikut adalah beberapa faktor utama yang dapat
       menyebabkan ketidakpastian risiko pasar dalam industri konstruksi:
       1. Perubahan Ekonomi Makro: Fluktuasi dalam ekonomi makro, seperti resesi atau
           pertumbuhan ekonomi yang lambat, dapat mengurangi permintaan untuk proyek
           konstruksi. Kondisi ekonomi yang buruk dapat mengakibatkan penurunan investasi di sektor
           ini.
       2. Inflasi: Kenaikan biaya bahan bangunan dan tenaga kerja akibat inflasi dapat mengurangi
           margin keuntungan proyek konstruksi. Biaya yang meningkat tanpa disertai peningkatan
           harga kontrak dapat menyebabkan kerugian finansial.
       3. Suku Bunga: Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan biaya pembiayaan proyek
           konstruksi, sehingga mengurangi profitabilitas dan mempengaruhi kemampuan perusahaan
           untuk mendapatkan pembiayaan.
       4. Keterlambatan Pembayaran: Keterlambatan dalam pembayaran oleh klien atau kontraktor
           utama dapat menyebabkan masalah likuiditas bagi perusahaan konstruksi. Aliran kas yang
           tidak stabil dapat menghambat kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban
           finansialnya.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                        VI-1
Page 60
       5. Manajemen Proyek: Kesalahan dalam manajemen proyek, termasuk estimasi biaya yang
          tidak akurat dan penjadwalan yang buruk, dapat menyebabkan pembengkakan biaya dan
          penundaan yang merugikan secara finansial.

6.4.   Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh
       Dengan dilakukannya transaksi maka WRK dapat meningkatkan solvabilitasnya melalui
       perbaikan rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio, DER).
       Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan asumsi bahwa transaksi yang akan dilakukan oleh
       manajemen Perseroan sesuai dengan Rencana Transaksi.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                      VI-2
Page 61
                                        BAB VII
                     KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI


        Hasil analisis atas nilai transaksi penambahan setoran modal dengan skema konversi utang
        pemegang saham menjadi saham (debt to equity swap) pada WRK oleh WIKA adalah nilai
        transaksi dibawah dari Nilai Pasarnya. Dengan dilakukannya transaksi persentase kepemilikan
        saham Perseroan pada WRK mengalami peningkatan. Dengan demikian transaksi akan
        menguntungkan Perseroan.
        Hasil analisis atas dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
        pemegang saham memberikan kesimpulan bahwa berdasarkan analisis laporan keuangan
        proforma dan proyeksi keuangan Perseroan tidak terdapat kontribusi nilai tambah bagi
        Perseroan, namun dengan dilakukannya transaksi akan meningkatkan laba, likuiditas dan
        solvabilitas WRK yang dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan secara konsolidasi,
        dengan demikian sesuai dengan kepentingan pemegang saham.
        Hasil analisis atas pertimbangan bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap
        kepentingan pemegang saham adalah WIKA dapat membantu WRK untuk meningkatkan
        solvabilitasnya dalam rangka penyehatan dan perbaikan rasio keuangan WRK memberikan
        kesimpulan bahwa pertimbangan bisnis dari manajemen tersebut sejalan dengan kepentingan
        pemegang saham.
        Berdasarkan kesimpulan dari hasil analisis tersebut diatas, maka Kami berpendapat bahwa
        transaksi adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                       VII-1
Page 62
                                                        LAMPIRAN




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk   VII-1
Page 63
Lampiran 1
PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta)
                                  Umur       Tahun                          Tahun Proyeksi
            Uraian
                                Ekonomis      2024       2025        2026        2027                 2028         2029
NILAI PEROLEHAN
Aset Tetap
  Hak atas tanah                                  2.606.729     2.606.729   2.606.729   2.606.729    2.606.729    2.606.729
  Lahan tambang                                      60.330        60.330      60.330      60.330       60.330       60.330
  Bangunan                                        1.548.741     1.548.741   1.548.741   1.548.741    1.548.741    1.548.741
  Prasarana                                         564.126       564.126     564.126     564.126      564.126      564.126
  Perlengkapan kantor                               157.968       157.968     157.968     157.968      157.968      157.968
  Peralatan pabrik dan proyek                     4.214.785     4.214.785   4.214.785   4.214.785    4.214.785    4.214.785
  Kendaraan                                          10.397        10.397      10.397      10.397       10.397       10.397
Aset dalam penyelesaian
  Aset dalam penyelesaian                            46.657        46.657      46.657      46.657       46.657       46.657
Capex                                                             262.254     262.254     262.254      262.254      262.254
Akumulasi Capex                                                   262.254     524.508     786.762    1.049.015    1.311.269
Jumlah Nilai Perolehan                            9.209.732     9.471.986   9.734.240   9.996.494   10.258.748   10.521.002
PENYUSUTAN
Aset Tetap
  Lahan tambang                         20                          3.016      3.016       3.016        3.016        3.016
  Bangunan                              15                        103.249    103.249     103.249      103.249      103.249
  Prasarana                             20                         28.206     28.206      28.206       28.206       28.206
  Perlengkapan kantor                   4                          39.492      3.274         -            -            -
  Peralatan pabrik dan proyek           15                        280.986    280.986     280.986      280.986      223.128
  Kendaraan                             5                           1.502        -           -            -            -
Capex                                   14                                    18.732      37.465       56.197       74.930
Jumlah Penyusutan Aset Tetap                                      456.452    437.464     452.923      471.655      432.530
AKUMULASI PENYUSUTAN
Aset Tetap
  Lahan tambang                                      12.551        15.567      18.584      21.600       24.617       27.633
  Bangunan                                          554.071       657.320     760.570     863.819      967.069    1.070.318
  Prasarana                                         320.853       349.059     377.265     405.472      433.678      461.884
  Perlengkapan kantor                               115.202       154.694     157.968     157.968      157.968      157.968
  Peralatan pabrik dan proyek                     2.867.714     3.148.700   3.429.685   3.710.671    3.991.657    4.214.785
  Kendaraan                                           8.894        10.397      10.397      10.397       10.397       10.397
Capex                                                                 -        18.732      56.197      112.395      187.324
Jumlah Akumulasi Penyusutan                       3.879.285     4.335.737   4.773.201   5.226.124    5.697.779    6.130.309
NILAI BUKU
Aset Tetap
  Hak atas tanah                                  2.606.729     2.606.729   2.606.729   2.606.729    2.606.729    2.606.729
  Lahan tambang                                      47.779        44.762      41.746      38.729       35.713       32.696
  Bangunan                                          994.671       891.421     788.172     684.922      581.673      478.423
  Prasarana                                         243.273       215.067     186.861     158.655      130.448      102.242
  Perlengkapan kantor                                42.766         3.274         -           -            -            -
  Peralatan pabrik dan proyek                     1.347.071     1.066.085     785.100     504.114      223.128          -
  Kendaraan                                           1.502           -           -           -            -            -
Aset dalam penyelesaian
  Aset dalam penyelesaian                            46.657        46.657      46.657      46.657       46.657       46.657
Capex                                                   -         262.254     505.775     730.564      936.621    1.123.945
Jumlah Nilai Buku                                 5.330.447     5.136.249   4.961.039   4.770.370    4.560.969    4.390.692




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                               VII-1
Page 64
Lampiran 1 (lanjutan)
PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                   Umur      Tahun                  Tahun Proyeksi
             Uraian
                                 Ekonomis 2024        2025     2026     2027     2028      2029
ASET TETAP
Nilai Perolehan
  Tanah                                       9.485    9.485   9.485     9.485     9.485   9.485
  Bangunan                                   35.801 35.801 35.801 35.801 35.801 35.801
  Peralatan kantor                              648      648     648       648       648     648
  Peralatan proyek                            4.819    4.819   4.819     4.819     4.819   4.819
Capex                                                  2.063   2.063     2.063     2.063   2.063
Akumulasi Capex                                        2.063   4.127     6.190     8.254 10.317
Jumlah Nilai Perolehan                      50.753 52.816 54.879 56.943 59.006 61.070
Penyusutan
  Bangunan                          20                 1.790   1.790     1.790     1.790   1.790
  Peralatan kantor                   8                     0      -        -         -       -
  Peralatan proyek                  30                   161     161       161         9     -
Capex                               20                           103       206       310     413
Jumlah Penyusutan                                      1.951   2.054     2.157     2.108   2.203
Akumulasi Penyusutan
  Bangunan                                   14.304 16.094 17.884 19.674 21.464 23.254
  Peralatan kantor                              648      648     648       648       648     648
  Peralatan proyek                            4.328    4.489   4.650     4.810     4.819   4.819
Capex                                           -        -       103       310       619   1.032
Jumlah Akumulasi Penyusutan                 19.280 21.231 23.285 25.442 27.550 29.753
Nilai Buku
  Tanah                                       9.485    9.485   9.485     9.485     9.485   9.485
  Bangunan                                   21.497 19.707 17.917 16.127 14.337 12.547
  Peralatan kantor                                0      -        -        -         -       -
  Peralatan proyek                              491      330     169         9       -       -
Capex                                           -      2.063   4.024     5.881     7.635   9.285
Jumlah Nilai Buku                           31.472 31.585 31.595 31.501 31.456 31.317

PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                  Umur     Tahun                  Tahun Proyeksi
             Uraian
                                Ekonomis 2024       2025     2026      2027     2028     2029
ASET TETAP
Nilai Perolehan
  Tanah                                     9.485    9.485    9.485    9.485     9.485    9.485
  Bangunan                                 35.801 35.801 35.801 35.801 35.801 35.801
  Peralatan kantor                            648      648      648      648       648      648
  Peralatan proyek                          4.819    4.819    4.819    4.819     4.819    4.819
Capex                                                2.063    2.063    2.063     2.063    2.063
Akumulasi Capex                                      2.063    4.127    6.190     8.254 10.317
Jumlah Nilai Perolehan                     50.753 52.816 54.879 56.943 59.006 61.070
Penyusutan
  Bangunan                         20                1.790    1.790    1.790     1.790    1.790
  Peralatan kantor                  8                     0     -         -        -        -
  Peralatan proyek                 30                  161      161      161         9      -
Capex                              20                           103      206       310      413
Jumlah Penyusutan                                    1.951    2.054    2.157    2.108    2.203
Akumulasi Penyusutan
  Bangunan                                 14.304 16.094 17.884 19.674 21.464 23.254
  Peralatan kantor                            648      648      648      648       648      648
  Peralatan proyek                          4.328    4.489    4.650    4.810     4.819    4.819
Capex                                         -         -       103      310       619    1.032
Jumlah Akumulasi Penyusutan                19.280 21.231 23.285 25.442 27.550 29.753
Nilai Buku
  Tanah                                     9.485    9.485    9.485    9.485     9.485    9.485
  Bangunan                                 21.497 19.707 17.917 16.127 14.337 12.547
  Peralatan kantor                              0       -       -         -        -        -
  Peralatan proyek                            491      330      169         9      -        -
Capex                                         -      2.063    4.024    5.881     7.635    9.285
Jumlah Nilai Buku                          31.472 31.585 31.595 31.501 31.456 31.317




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                               VII-2
Page 65
Lampiran 2
PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Pembayaran Utang Jangka Pendek (Rp. Juta)
                             Tahun
          Uraian
                              2024           2025              2026          2027            2028         2029
Penarikan kredit                                  -                   -             -               -            -
Jumlah Utang                                  553.144                 -             -               -            -
Bunga             8,67%                        47.958                 -             -               -            -
Angsuran Pokok                                553.144                 -             -               -            -
Saldo                          553.144            -                   -             -               -            -
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga rata-rata untuk pembiayaan modal kerja dari Bank Pemerintah (sumber :
www.bi.go.id).

PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Pembayaran Pinjaman Jangka Menengah (Rp. Juta)
                             Tahun                                         Tahun
          Uraian
                              2024           2025       2026                2027             2028         2029
Penarikan kredit                                  -          -                   -               -            -
Jumlah Utang                                1.705.000 1.364.000            1.023.000         682.000      341.000
Bunga             9,21%                       157.031   125.624               94.218          62.812       31.406
Angsuran Pokok                                341.000   341.000              341.000         341.000      341.000
Saldo                        1.705.000      1.364.000 1.023.000              682.000         341.000          -
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga rata-rata untuk pembiayaan investasi dari Bank Pemerintah (sumber :

PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Pinjaman Jangka Panjang (Rp. Juta)
                             Tahun                                 Tahun
          Uraian
                              2024           2025       2026         2027                    2028         2029
Penarikan kredit                                    -          -           -                5.000.000    5.000.000
Jumlah Utang                               22.960.860 21.309.859 19.658.858                23.007.857   26.356.856
Bunga             4,00%                       918.434    852.394     786.354                  720.314      854.274
Angsuran Pokok                              1.651.001  1.651.001   1.651.001                1.651.001    1.651.001
Saldo                       22.960.860     21.309.859 19.658.858 18.007.857                21.356.856   24.705.854
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga restrukturisasi pinjaman WIKA (sumber : www.bi.go.id).

PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Pembayaran Pokok Bunga Obligasi (Rp. Juta)
                             Tahun                                         Tahun
          Uraian
                              2024           2025              2026         2027             2028         2029
Penarikan kredit                                    -                -             -                -           -
Jumlah Utang                                8.006.446        6.272.696     4.835.196        3.089.066     847.566
Bunga                                         736.039          588.027       461.463          299.496      84.088
Angsuran Pokok                              1.733.750        1.437.500     1.746.130        2.241.500     875.000
Saldo                        8.006.446      6.272.696        4.835.196     3.089.066          847.566     (27.434)
Catatan :
Suku bunga obligasi berdasarkan suku bunga obligasi WIKA

PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Pembayaran Pokok Bunga Sukuk Mudharabah(Rp. Juta)
                             Tahun                                           Tahun
          Uraian
                              2024           2025      2026                   2027            2028         2029
Penarikan kredit                                    -         -                      -              -            -
Jumlah Utang                                2.272.315 1.591.090              1.153.690        788.640      301.540
Imbal Hasil                                   211.596   151.977                112.390         77.681       29.702
Angsuran Pokok                                681.225   437.400                365.050        487.100      301.540
Saldo                        2.272.315      1.591.090 1.153.690                788.640        301.540            -
Catatan :
Suku bunga berdasarkan tingkat rata-rata imbal hasil sukuk mudharabah WIKA




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                              VII-3
Page 66
Lampiran 2 (lanjutan)
PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
Perhitungan Pembayaran Bunga dan Angsuran Pokok Utang Afiliasi Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp. Juta)
                        Tahun                              Tahun Proyeksi
        Uraian
                        2024        2025         2026           2027          2028          2029
Penarikan kredit
Jumlah utang                        221.296      165.972         110.648       55.324               -
Bunga            9,21%               20.381       15.286          10.191        5.095               -
Angsuran pokok                       55.324       55.324          55.324       55.324               -
Saldo                  221.296      165.972      110.648          55.324             -              -
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga bank pemerintah untuk pinjaman investasi per Desember 2024 (sumber: bi.go.id)

PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
Perhitungan Pembayaran Bunga dan Angsuran Pokok Utang Afiliasi Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp. Juta)
                                                Tahun                                Tahun Proyeksi
                       Uraian
                                                 2024          2025         2026         2027           2028          2029
Penarikan kredit
Jumlah utang                                                   221.296             -              -               -          -
Bunga                                     9,21%                  2.799             -              -               -          -
Angsuran pokok                                                  30.393             -              -               -          -
Konversi utang WIKA menjadi modal saham                        190.903
Saldo konversi utang WIKA menjadi modal saham   190.903
Pinjaman afiliasi lainnya                        30.393
Saldo                                           221.296               -            -              -               -          -
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga bank pemerintah untuk pinjaman investasi per Desember 2024 (sumber: bi.go.id)




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                 VII-4
Page 67
Lampiran 3
Asumsi proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi adalah
sebagai berikut:

Jangka Waktu Proyeksi
Periode proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam jangka waktu paling singkat 5 (lima)
tahun ke depan. Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Januari 2025 – 31 Desember 2029.
Laporan Laba (Rugi)
▪ Pendapatan tahun 2025 diasumsikan meningkat 5,00% dan selanjutnya pendapatan disumsikan
   meningkat 3,00% setiap tahun.
▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 89,50% dari pendapatan setiap tahun.
▪ Beban usaha sebesar 4,00% dari pendapatan setiap tahun.
▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur ekonomis
   yang wajar disajikan pada lampiran 1.
▪ Laba (rugi) ventura bersama tahun 2025 diasumsikan 0,20% dari investasi pada ventura bersama
   dan selanjutnya diasumsikan nol atau tidak ada dari investasi pada ventura bersama setiap tahun.
▪ Perhitungan beban keuangan disajikan pada lampiran 2.
▪ Pendapatan (beban) lainnya diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Beban pajak penghasilan final diasumsikan 2,65% dari pendapatan setiap tahun.
Laporan Posisi Keuangan
▪ Aset lancar
   − Piutang usaha diasumsikan 90 hari dari pendapatan setiap tahun.
   − Piutang retensi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Tagihan bruto kepada pemberi kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Hasil akan diterima diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Persediaan diasumsikan 20 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
   − Uang muka dan biaya dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
       2024.
   − Pekerjaan dalam pelaksanaan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Aset keuangan lancar lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
▪ Aset tidak lancar
   − Investasi pada entitas anak diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Investasi pada ventura bersama diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Aset tetap
       Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai capex.
       Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi penyusutan tahun
       sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada lampiran 1.
   − Perhitungan aset tidak berwujud disajikan pada lampiran 1.
   − Aset tidak lancar lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Perhitungan aset hak guna disajikan pada lampiran 1.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                       VII-5
Page 68
▪    Liabilitas jangka pendek
     − Utang usaha tahun 2025 diasumsikan 60 hari dari beban pokok pendapatan dan selanjutnya
         utang usaha diasumsikan 75 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
     − Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     − Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     − Biaya masih harus dibayar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     − BAD Retensi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     − Uang muka pelanggan dan pendapatan diterima dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per
         31 Desember 2024.
     − Beban akrual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
▪    Liabilitas jangka panjang
     − Liabilitas imbalan pascakerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     − Perhitungan utang afiliasi disajikan pada lampiran 2.
     − Pendapatan diterima dimuka jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
         Desember 2024.
     − Liabilitas sewa diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
▪    Ekuitas
     − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     − Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     − Saldo (defisit) laba adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan dengan
         saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam proyeksi posisi
keuangan adalah wajar.

PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                      Tahun                                            Tahun Proyeksi
               Uraian
                                       2024         2025                    2026           2027         2028         2029
PENDAPATAN                          1.028.709 1.080.144                   1.112.549      1.145.925    1.180.303    1.215.712
BEBAN POKOK PENDAPATAN               (914.969) (966.729)                   (995.731) (1.025.603) (1.056.371) (1.088.062)
LABA KOTOR                            113.740      113.415                  116.818        120.322      123.932      127.650
Beban usaha                            (41.094)     (43.206)                 (44.502)       (45.837)     (47.212)     (48.628)
EBITDA                                  72.646       70.209                   72.316         74.485       76.720       79.021
Depresiasi dan amortisasi                (2.930)      (3.857)                  (2.472)        (2.157)      (2.108)      (2.203)
EBIT                                    69.716       66.353                   69.843         72.328       74.611       76.819
Laba (rugi) ventura bersama               3.611          634                      -              -            -            -
Beban keuangan                           (1.943)    (20.381)                 (15.286)       (10.191)       (5.095)         -
Pendapatan (beban) lainnya           (187.838)           -                        -              -            -            -
Pajak penghasilan final                (24.376)     (28.624)                 (29.483)       (30.367)     (31.278)     (32.216)
EBT                                  (140.828)       17.981                   25.075         31.770       38.238       44.602
Pajak                                       -            -                        -              -            -            -
LABA BERSIH (EAT)                    (140.828)       17.981                   25.075         31.770       38.238       44.602
                          Rata-rata
  Rasio Profitabilitas
                         2025-2029
Laba Kotor/Sales            10,50%      11,06%       10,50%                  10,50%        10,50%        10,50%        10,50%
EBITDA/Sales                  6,50%       7,06%        6,50%                  6,50%         6,50%         6,50%         6,50%
EBIT/Sales                    6,27%       6,78%        6,14%                  6,28%         6,31%         6,32%         6,32%
EBT/Sales                     2,72%    -13,69%         1,66%                  2,25%         2,77%         3,24%         3,67%
EAT/Sales                     2,72%    -13,69%         1,66%                  2,25%         2,77%         3,24%         3,67%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                   VII-6
Page 69
PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                            Tahun                               Tahun Proyeksi
                             Uraian
                                                             2024        2025        2026           2027          2028        2029
 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                                         187.810      131.191     137.460        110.271        89.390     130.176
 Piutang usaha                                              263.704      266.337     274.327        282.557       291.034     299.765
 Piutang retensi                                              95.973      95.973      95.973         95.973        95.973      95.973
 Pajak dibayar dimuka                                         16.509      16.509      16.509         16.509        16.509      16.509
 Piutang lain-lain                                            62.699      62.699      62.699         62.699        62.699      62.699
 Tagihan bruto kepada pemberi kerja                           54.828      54.828      54.828         54.828        54.828      54.828
 Hasil akan diterima                                          18.553      18.553      18.553         18.553        18.553      18.553
 Persediaan                                                   21.072      52.971      54.561         56.197        57.883      59.620
 Uang muka dan biaya dibayar di muka                            9.502      9.502       9.502          9.502         9.502       9.502
 Pekerjaan dalam pelaksanaan                                  42.383      42.383      42.383         42.383        42.383      42.383
 Aset keuangan lancar lainnya                                     -          -           -              -             -           -
 Jumlah Aset Lancar                                         773.033      750.947     766.795        749.473       738.754     790.007
 ASET TIDAK LANCAR
 Investasi pada entitas anak                                  95.000      95.000      95.000         95.000        95.000      95.000
 Investasi pada ventura bersama                             316.999      316.999     316.999        316.999       316.999     316.999
 Aset tetap
   Nilai perolehan                                            50.753      52.816      54.879         56.943        59.006      61.070
   Akumulasi penyusutan                                       19.280      21.231      23.285         25.442        27.550      29.753
   Nilai buku                                                 31.472      31.585      31.595         31.501        31.456      31.317
 Aset tidak berwujud
   Nilai perolehan                                              5.718       5.718       5.718         5.718          5.718       5.718
   Akumulasi penyusutan                                         3.394       5.300       5.718         5.718          5.718       5.718
   Nilai buku                                                   2.325         419         -             -              -           -
 Aset tidak lancar lain-lain                                      -           -           -             -              -           -
 Aset hak guna
   Nilai perolehan                                                849         849         849           849            849         849
   Akumulasi penyusutan                                           849         849         849           849            849         849
   Nilai buku                                                     -           -           -             -              -           -
 Jumlah Aset Tidak Lancar                                   445.796       444.002     443.593       443.500        443.455     443.316
 JUMLAH ASET                                              1.218.829     1.194.949   1.210.388     1.192.973      1.182.209   1.233.323
 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Utang usaha                                                145.451      158.914     204.602        210.740       217.063     223.574
 Utang pajak                                                      477        477         477            477           477         477
 Utang lain-lain                                                1.779      1.779       1.779          1.779         1.779       1.779
 Biaya masih harus dibayar                                  313.194      313.194     313.194        313.194       313.194     313.194
 BAD Retensi                                                  25.076      25.076      25.076         25.076        25.076      25.076
 Uang muka pelanggan dan pendapatan diterima dimuka           55.434      55.434      55.434         55.434        55.434      55.434
 Beban akrual                                                     -          -           -              -             -           -
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                            541.413      554.876     600.564        606.702       613.024     619.536
 LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pascakerja                                   9.645      9.645       9.645          9.645         9.645       9.645
Utang afiliasi                                              221.296      165.972     110.648         55.324           -           -
 Pendapatan diterima dimuka jangka panjang                  135.146      135.146     135.146        135.146       135.146     135.146
 Liabilitas sewa                                                  -          -           -              -             -           -
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                           366.087      310.763     255.439        200.115       144.791     144.791
 JUMLAH LIABILITAS                                          907.500      865.639     856.003        806.817       757.815     764.327
 EKUITAS
 Modal saham                                                212.796       212.796     212.796       212.796        212.796     212.796
Tambahan modal disetor                                        21.378       21.378      21.378        21.378         21.378      21.378
 Saldo laba (rugi)                                            77.155       95.137     120.211       151.982        190.220     234.822
 Jumlah Ekuitas                                             311.329       329.311     354.385       386.156        424.394     468.996
 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                            1.218.829     1.194.949   1.210.388     1.192.973      1.182.209   1.233.323
                                             Rata-rata
 Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                           2025-2029
 Current Ratio                                 126,91%       142,78%      135,34%     127,68%       123,53%        120,51%     127,52%
 Debt to Equity Ratio                          210,98%       291,49%      262,86%     241,55%       208,94%        178,56%     162,97%
 Debt to Asset Ratio                             67,37%       74,46%       72,44%      70,72%        67,63%         64,10%      61,97%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                          VII-7
Page 70
PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                Tahun Proyeksi
                                      Uraian
                                                                          2025        2026          2027         2028        2029
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba bersih                                                                17.981      25.075        31.770       38.238      44.602
Depresiasi                                                                  3.857       2.472         2.157        2.108       2.203
Perubahan Modal Kerja :
(Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                          (2.633)     (7.990)       (8.230)      (8.477)     (8.731)
(Kenaikan) Penurunan Piutang retensi                                           -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                                      -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain                                         -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Tagihan bruto kepada pemberi kerja                        -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Hasil akan diterima                                       -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Persediaan                                           (31.900)      (1.589)       (1.637)      (1.686)     (1.737)
(Kenaikan) Penurunan Uang muka dan biaya dibayar di muka                       -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset keuangan lancar lainnya                              -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lain-lain                               -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                           13.463      45.688          6.138        6.322       6.512
Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                               -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                           -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Biaya masih harus dibayar                                 -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) BAD Retensi                                               -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Uang muka pelanggan dan pendapatan diterima dimuka        -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Beban akrual                                              -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan pascakerja                             -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Pendapatan diterima dimuka jangka panjang                 -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa                                           -           -             -            -           -
                               Perubahan Modal Kerja                      (21.070)     36.109        (3.729)      (3.840)     (3.956)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Operasi                       769     63.656        30.199       36.506      42.849
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Kenaikan) Penurunan Pekerjaan dalam pelaksanaan                              -           -              -           -           -
(Kenaikan) Penurunan Investasi pada entitas anak                              -           -              -           -           -
(Kenaikan) Penurunan Investasi pada ventura bersama                           -           -              -           -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                            (2.063)     (2.063)        (2.063)     (2.063)     (2.063)
(Kenaikan) Penurunan Aset tidak berwujud                                      -           -              -           -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset hak guna                                            -           -              -           -           -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi                 (2.063)     (2.063)        (2.063)     (2.063)     (2.063)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kenaikan (Penurunan) Utang afiliasi                                        (55.324)    (55.324)      (55.324)     (55.324)       -
Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                               -           -             -            -          -
Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                                    -           -             -            -          -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan                (55.324)    (55.324)      (55.324)     (55.324)        -
Penyesuaian                                                                    -           -             -            -          -
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS & SETARA KAS                              (56.619)       6.268      (27.189)     (20.881)     40.786
KAS & SETARA KAS AWAL TAHUN                                               187.810     131.191       137.460      110.271      89.390
KAS & SETARA KAS AKHIR TAHUN                                              131.191     137.460       110.271        89.390    130.176




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                        VII-8
Page 71
Asumsi proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi adalah
sebagai berikut:

Jangka Waktu Proyeksi
Periode proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam jangka waktu paling singkat 5 (lima)
tahun ke depan. Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Januari 2025 – 31 Desember 2029.
Laporan Laba (Rugi)
▪ Pendapatan tahun 2025 diasumsikan meningkat 5,00% dan selanjutnya pendapatan disumsikan
   meningkat 3,00% setiap tahun.
▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 89,50% dari pendapatan setiap tahun.
▪ Beban usaha sebesar 4,00% dari pendapatan setiap tahun.
▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur ekonomis
   yang wajar disajikan pada lampiran 1.
▪ Laba (rugi) ventura bersama tahun 2025 diasumsikan 0,20% dari investasi pada ventura bersama
   dan selanjutnya diasumsikan nol atau tidak ada dari investasi pada ventura bersama setiap tahun.
▪ Perhitungan beban keuangan disajikan pada lampiran 2.
▪ Pendapatan (beban) lainnya diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Beban pajak penghasilan final diasumsikan 2,65% dari pendapatan setiap tahun.
Laporan Posisi Keuangan
▪ Aset lancar
   − Piutang usaha diasumsikan 90 hari dari pendapatan setiap tahun.
   − Piutang retensi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Tagihan bruto kepada pemberi kerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Hasil akan diterima diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Persediaan diasumsikan 20 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
   − Uang muka dan biaya dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
       2024.
   − Pekerjaan dalam pelaksanaan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Aset keuangan lancar lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
▪ Aset tidak lancar
   − Investasi pada entitas anak diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Investasi pada ventura bersama diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Aset tetap
       Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai capex.
       Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi penyusutan tahun
       sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada lampiran 1.
   − Perhitungan aset tidak berwujud disajikan pada lampiran 1.
   − Aset tidak lancar lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
   − Perhitungan aset hak guna disajikan pada lampiran 1.
▪ Liabilitas jangka pendek
   − Utang usaha tahun 2025 diasumsikan 60 hari dari beban pokok pendapatan dan selanjutnya
       utang usaha diasumsikan 75 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                       VII-9
Page 72
     −   Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     −   Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     −   Biaya masih harus dibayar diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     −   BAD Retensi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     −   Uang muka pelanggan dan pendapatan diterima dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per
         31 Desember 2024.
     − Beban akrual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
▪    Liabilitas jangka panjang
     − Liabilitas imbalan pascakerja diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     − Perhitungan utang afiliasi disajikan pada lampiran 2.
     − Pendapatan diterima dimuka jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
         Desember 2024.
     − Liabilitas sewa diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
▪    Ekuitas
     − Perhitungan modal saham dengan dilakukannya transaksi disajikan pada lampiran 4 dan
         selanjutnya diasumsikan tetap.
     − Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2024.
     − Saldo (defisit) laba adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan dengan
         saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam proyeksi posisi
keuangan adalah wajar.

PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                     Tahun                                      Tahun Proyeksi
              Uraian
                                     2024        2025                2026           2027         2028         2029
PENDAPATAN                         1.028.709 1.080.144             1.112.549      1.145.925    1.180.303    1.215.712
BEBAN POKOK PENDAPATAN              (914.969) (966.729)             (995.731) (1.025.603) (1.056.371) (1.088.062)
LABA KOTOR                           113.740    113.415              116.818        120.322      123.932      127.650
Beban usaha                           (41.094)   (43.206)             (44.502)       (45.837)     (47.212)     (48.628)
EBITDA                                 72.646     70.209               72.316         74.485       76.720       79.021
Depresiasi dan amortisasi               (2.930)    (3.857)              (2.472)        (2.157)      (2.108)      (2.203)
EBIT                                   69.716     66.353               69.843         72.328       74.611       76.819
Laba (rugi) ventura bersama              3.611        634                  -              -            -            -
Beban keuangan                          (1.943)    (2.799)                 -              -            -            -
Pendapatan (beban) lainnya          (187.838)         -                    -              -            -            -
Pajak penghasilan final               (24.376)   (28.624)             (29.483)       (30.367)     (31.278)     (32.216)
EBT                                 (140.828)     35.564               40.361         41.961       43.333       44.602
Pajak                                      -          -                    -              -            -            -
LABA BERSIH (EAT)                   (140.828)     35.564               40.361         41.961       43.333       44.602
                         Rata-rata
 Rasio Profitabilitas
                        2025-2029
Laba Kotor/Sales           10,50%      11,06%     10,50%                  10,50%    10,50%        10,50%        10,50%
EBITDA/Sales                 6,50%       7,06%      6,50%                  6,50%     6,50%         6,50%         6,50%
EBIT/Sales                   6,27%       6,78%      6,14%                  6,28%     6,31%         6,32%         6,32%
EBT/Sales                    3,58%    -13,69%       3,29%                  3,63%     3,66%         3,67%         3,67%
EAT/Sales                    3,58%    -13,69%       3,29%                  3,63%     3,66%         3,67%         3,67%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                VII-10
Page 73
PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                            Tahun                               Tahun Proyeksi
                             Uraian
                                                            2024        2025         2026           2027          2028        2029
 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                                         187.810     173.705      250.583        288.909       328.447      369.233
 Piutang usaha                                              263.704     266.337      274.327        282.557       291.034      299.765
 Piutang retensi                                             95.973      95.973       95.973         95.973        95.973       95.973
 Pajak dibayar dimuka                                        16.509      16.509       16.509         16.509        16.509       16.509
 Piutang lain-lain                                           62.699      62.699       62.699         62.699        62.699       62.699
 Tagihan bruto kepada pemberi kerja                          54.828      54.828       54.828         54.828        54.828       54.828
 Hasil akan diterima                                         18.553      18.553       18.553         18.553        18.553       18.553
 Persediaan                                                  21.072      52.971       54.561         56.197        57.883       59.620
 Uang muka dan biaya dibayar di muka                          9.502       9.502        9.502          9.502         9.502        9.502
 Pekerjaan dalam pelaksanaan                                 42.383      42.383       42.383         42.383        42.383       42.383
 Aset keuangan lancar lainnya                                    -          -            -              -             -            -
 Jumlah Aset Lancar                                         773.033     793.460      879.918        928.111       977.811    1.029.064
 ASET TIDAK LANCAR
 Investasi pada entitas anak                                 95.000      95.000       95.000         95.000        95.000      95.000
 Investasi pada ventura bersama                             316.999     316.999      316.999        316.999       316.999     316.999
 Aset tetap
   Nilai perolehan                                           50.753       52.816      54.879         56.943        59.006      61.070
   Akumulasi penyusutan                                      19.280       21.231      23.285         25.442        27.550      29.753
   Nilai buku                                                31.472       31.585      31.595         31.501        31.456      31.317
 Aset tidak berwujud
   Nilai perolehan                                            5.718        5.718        5.718         5.718          5.718       5.718
   Akumulasi penyusutan                                       3.394        5.300        5.718         5.718          5.718       5.718
   Nilai buku                                                 2.325          419          -             -              -           -
 Aset tidak lancar lain-lain                                     -           -            -             -              -           -
 Aset hak guna
   Nilai perolehan                                               849         849          849           849            849         849
   Akumulasi penyusutan                                          849         849          849           849            849         849
   Nilai buku                                                    -           -            -             -              -           -
 Jumlah Aset Tidak Lancar                                   445.796      444.002      443.593       443.500        443.455     443.316
 JUMLAH ASET                                             1.218.829     1.237.463    1.323.511     1.371.610      1.421.266   1.472.380
 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Utang usaha                                                145.451     158.914      204.602        210.740       217.063     223.574
 Utang pajak                                                     477        477          477            477           477         477
 Utang lain-lain                                              1.779       1.779        1.779          1.779         1.779       1.779
 Biaya masih harus dibayar                                  313.194     313.194      313.194        313.194       313.194     313.194
 BAD Retensi                                                 25.076      25.076       25.076         25.076        25.076      25.076
 Uang muka pelanggan dan pendapatan diterima dimuka          55.434      55.434       55.434         55.434        55.434      55.434
 Beban akrual                                                    -          -            -              -             -           -
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                            541.413     554.876      600.564        606.702       613.024     619.536
 LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pascakerja                                 9.645       9.645        9.645          9.645         9.645       9.645
Utang afiliasi                                              221.296         -            -              -             -           -
 Pendapatan diterima dimuka jangka panjang                  135.146     135.146      135.146        135.146       135.146     135.146
 Liabilitas sewa                                                 -          -            -              -             -           -
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                           366.087     144.791      144.791        144.791       144.791     144.791
 JUMLAH LIABILITAS                                          907.500     699.667      745.355        751.493       757.815     764.327
 EKUITAS
 Modal saham                                                212.796      403.699      403.699       403.699        403.699     403.699
Tambahan modal disetor                                       21.378       21.378       21.378        21.378         21.378      21.378
 Saldo laba (rugi)                                           77.155      112.719      153.080       195.041        238.374     282.976
 Jumlah Ekuitas                                             311.329      537.796      578.157       620.118        663.451     708.053
 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                           1.218.829     1.237.463    1.323.511     1.371.610      1.421.266   1.472.380
                                            Rata-rata
 Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                           2025-2029
 Current Ratio                                 153,62%      142,78%       143,00%     146,52%       152,98%        159,51%     166,10%
 Debt to Equity Ratio                          120,47%      291,49%       130,10%     128,92%       121,19%        114,22%     107,95%
 Debt to Asset Ratio                            54,58%       74,46%        56,54%      56,32%        54,79%         53,32%      51,91%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                        VII-11
Page 74
PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                 Tahun Proyeksi
                                     Uraian
                                                                          2025         2026          2027         2028        2029
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba bersih                                                                35.564       40.361        41.961       43.333      44.602
Depresiasi                                                                  3.857        2.472         2.157        2.108       2.203
Perubahan Modal Kerja :
(Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                           (2.633)     (7.990)       (8.230)      (8.477)     (8.731)
(Kenaikan) Penurunan Piutang retensi                                            -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                                       -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain                                          -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Tagihan bruto kepada pemberi kerja                         -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Hasil akan diterima                                        -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Persediaan                                            (31.900)      (1.589)       (1.637)      (1.686)     (1.737)
(Kenaikan) Penurunan Uang muka dan biaya dibayar di muka                        -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset keuangan lancar lainnya                               -           -             -            -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lain-lain                                -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                            13.463      45.688          6.138        6.322       6.512
Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                                -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                            -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Biaya masih harus dibayar                                  -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) BAD Retensi                                                -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Uang muka pelanggan dan pendapatan diterima dimuka         -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Beban akrual                                               -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan pascakerja                              -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Pendapatan diterima dimuka jangka panjang                  -           -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa                                            -           -             -            -           -
                               Perubahan Modal Kerja                       (21.070)     36.109        (3.729)      (3.840)     (3.956)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Operasi                    18.351      78.942        40.390       41.601      42.849
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Kenaikan) Penurunan Pekerjaan dalam pelaksanaan                               -           -              -           -           -
(Kenaikan) Penurunan Investasi pada entitas anak                               -           -              -           -           -
(Kenaikan) Penurunan Investasi pada ventura bersama                            -           -              -           -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                             (2.063)     (2.063)        (2.063)     (2.063)     (2.063)
(Kenaikan) Penurunan Aset tidak berwujud                                       -           -              -           -           -
(Kenaikan) Penurunan Aset hak guna                                             -           -              -           -           -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi                  (2.063)     (2.063)        (2.063)     (2.063)     (2.063)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kenaikan (Penurunan) Utang afiliasi                                       (221.296)        -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                           190.903         -             -            -           -
Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                                    -           -             -            -           -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan                 (30.393)        -             -            -           -
Penyesuaian                                                                    -           -             -            -           -
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS & SETARA KAS                               (14.106)     76.878        38.326       39.538      40.786
KAS & SETARA KAS AWAL TAHUN                                                187.810     173.705       250.583      288.909     328.447
KAS & SETARA KAS AKHIR TAHUN                                               173.705     250.583       288.909      328.447     369.233




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                       VII-12
Page 75
Lampiran 4
PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI
Setelah dilakukannya transaksi
                                      Jumlah Saham      Persentase      Jumlah
No.         Pemegang Saham
                                        (Lembar)           (%)           (Rp)
  1   PT Wijaya Karya (Persero) Tbk          399.428         98,94% 399.428.000.000
  2   Widjanarko Tantono                       2.124          0,53%   2.124.000.000
  3   Ir. Hastjaryo                            1.416          0,35%   1.416.000.000
  4   Hendro Isworo                              731          0,18%     731.000.000
      Jumlah                                 403.699        100,00% 403.699.000.000




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk               VII-13
Page 76
                                   SURAT PENGANTAR
Laporan No. 00108/2.0118-00/BS/03/0520/1/V/2025
File No. 041.2/IDR/DO.2/BS/V/2025                                    Jakarta, 26 Mei 2025

Kepada Yth.
PT WIJAYA KARYA (PERSERO) Tbk
Wika Tower 2
Jalan Panjaitan Kav. 10
Jakarta Timur

Dengan Hormat,
    Perihal:   Laporan Penilaian Saham PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi per 31
               Desember 2024

Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (IDR atau Penilai atau Kami) telah memperoleh
izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 772/KM.1/2013
tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan
Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar
Profesi Penunjang Pasar Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No.
STTD.PPB-33/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di
Pasar Modal.
Berdasarkan surat proposal/kontrak perjanjian kerja yang telah disepakati antara IDR dengan
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk No. 035.1/IDR/DO.2/Pr-BFO/II/2025 dan No.
035.2/IDR/DO.2/Pr-BFO/II/2025 tanggal 26 Februari 2025 serta Perjanjian Pengadaan Jasa
No. TP.01.03/A.FIN.00005.A/2025 tanggal 26 Maret 2025, IDR telah melaksanakan penilaian
saham PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi per 31 Desember 2024, seperti yang tertuang
dalam laporan ini.
Latar Belakang
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (selanjutnya disebut WIKA atau Pemberi Tugas) merupakan
pemegang saham PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi (selanjutnya disebut WRK atau Objek
Penilaian atau Perusahaan atau Perseroan). WRK merupakan anak perusahaan WIKA yang
berfokus pada jasa konstruksi serta operasi dan pemeliharaan di sektor industrial dan energi.
WIKA berencana melakukan penambahan setoran modal pada WRK melalui Debt to Equity
Swap. Rencana transaksi penambahan setoran modal pada WRK oleh WIKA melalui Debt to
Equity Swap selanjutnya disebut Rencana Transaksi. Untuk keperluan tersebut maka
diperlukan penilaian saham oleh Penilai Independen. WRK merupakan operating holding
company.
Objek Penilaian
Objek penilaian adalah 212.796 saham atau 100% saham WRK per 31 Desember 2024. WRK
merupakan operating holding company yang memiliki penyertaan pada PT Wijaya Karya
Industri Energi (selanjutnya disebut WINNER). WINNER bergerak dalam bidang industri
pengolahan, konstruksi, pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin, perdagangan
dan aktivitas perusahaan holding.
Page 77
   Maksud dan Tujuan Penilaian
   Maksud penilaian adalah untuk memberikan pendapat atas Nilai Pasar saham objek penilaian
   per 31 Desember 2024 berdasarkan laporan keuangan perusahaan (audited) yang dinyatakan
   dalam mata uang sesuai dengan laporan keuangan yang akan digunakan untuk tujuan Jual -
   Beli (Transfer of Ownership).
   Pendekatan dan Metode Penilaian
   WRK merupakan Operating Holding Company yang memiliki Entitas Anak yang dapat
   digambarkan pada diagram sebagai berikut:




   Keterangan:
    1. WRK     : PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi
    2. WINNER : PT Wijaya Karya Industri Energi

   Merujuk peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2020, dalam penilaian
   Holding Company, wajib dilakukan penilaian terhadap seluruh penyertaan atau kepemilikan
   pada entitas lain.
   Pemilihan pendekatan dan metode penilaian yang digunakan serta alasannya untuk setiap
   perusahaan yang dinilai adalah sebagai berikut:
     No.    Nama Perusahaan            Pendekatan         Metode                   Alasan
     1      PT Wijaya Karya            Pendapatan     Discounted        Perusahaan telah beroperasi
            Rekayasa                                  Cash Flow         secara     komersial      dan
            Konstruksi                                (DCF)             pendapatannya     di     masa
                                                                        mendatang dapat diperkirakan.
                                       Pasar          Guideline         Data pasar Perusahaan untuk
                                                      Publicly Traded   industri yang sejenis cukup
                                                      Company           tersedia.
                                                      Method (GPTC)
     2      PT Wijaya Karya            Pendapatan     Discounted        Perusahaan telah beroperasi
            Industri Energi                           Cash Flow         secara     komersial      dan
                                                      (DCF)             pendapatannya     di     masa
                                                                        mendatang dapat diperkirakan.
                                       Pasar          Guideline         Data pasar Perusahaan untuk
                                                      Publicly Traded   industri yang sejenis cukup
                                                      Company           tersedia.
                                                      Method (GPTC)

   Pendekatan dan metode penilaian diatas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
   diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen Objek
   Penilaian dan Pemberi Tugas.
   Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
   melakukan pembobotan untuk menghasilkan kesimpulan nilai.




Penilaian Saham PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi                                                     ii
Page 78
   Independensi Penilai
   • Dalam mempersiapkan laporan ini kami tidak ada benturan kepentingan dengan
      Perseroan maupun pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan transaksi yang akan
      dilakukan Perseroan.
   • Dalam mempersiapkan laporan ini kami telah bertindak secara independen tanpa adanya
      konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun pemegang saham Perseroan
      ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut. Kami juga tidak mempunyai
      kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya,
      laporan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak
      manapun.
   • Tidak ada satupun dari pemilik ataupun pegawai kami yang memiliki kepentingan dalam
      bentuk apapun yang dapat menghalangi kami untuk melakukan penilaian secara
      independen. Kompensasi dan honorarium kami tidak bergantung kepada kejadian
      maupun kesimpulan yang diambil oleh Perseroan sebagai akibat dari laporan kami ini.
   Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
   Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan WRK No.
   17 tanggal 15 Mei 2025 yang dibuat oleh Notaris Ryan Bayu Candra, S.H., M.Kn.,
   berkedudukan di Jakarta Timur, Perseroan menyetujui perubahan susunan pengurus
   Perseroan sehingga susunan komisaris dan direksi menjadi sebagai berikut:
    Dewan Komisaris
    Plt Komisaris Utama                        : Dwi Purnomo
    Komisaris                                  : Mira Rahardjo Djarot
    Komisaris                                  : Sujono
    Komisaris Independen                       : Ahmad Thontowi Djauhari

    Direksi
    Direktur Utama                         : Rosman Pria Utama
    Direktur Strategi Bisnis dan Investasi : Hadi Irawan
    Direktur Keuangan, Human Capital, dan : Ika Rosmayanti Dewi
    Manajemen Risiko
    Direktur Operasi                       : Fafan Khoirul Fanani
   Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
   berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang
   dapat secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.




Penilaian Saham PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi                                        iii
Page 79
   Kesimpulan Nilai
   Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informas i yang telah kami ter ima dan dengan
   mempertimbangka n semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian, maka
   menurut pendapat kami Ni lai Pasar 212 .796 saham atau 100% saham WRK per 31 Desember
   2024 adalah:

                                                Rp 332.800.000.000,-
                (TIGA RATUS TIGA PULUH DUA MillAR DELAPAN RATUS JUTA RUPIAH)

   atau untuk setiap saham adalah :

                                                      Rp 1.563.939,-
                             (SATU JUTA LIMA RATUS ENAM PULUH TIGA RIBU
                             SEMBILAN RATUS TIGA PULUH SEMBILAN RUPIAH)

   Demikian kami sampaikan , atas kepercayaan yang diberikan, kami ucapkan terima kasih.




                             S.E. M.Ec.Dev.

   Penil   Properti/ Aset dan Bisnis
   MAPPI No .: 10-S-02670
   RMK-2017.00316
   NIPP Menkeu No. P-1 .13 .00355
   NIPP Menkeu No . 8-1 .18.00520
   STTD OJK No : STTD. PP8-33/ PJ-1 / PM. 02/ 2023




Penilaian Saham PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi                                            iv

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.25 MB
Published1 Jul 2025
Pages79
Characters307,166
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 66 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI p.1 ×51
linked person Amir Abadi Jusuf p.3 ×17
linked person Fafan Khoirul Fanani p.4 ×6
linked person Firdaus Ali p.20 ×2
linked person Satya Bhakti Parikesit p.20 ×2
linked person Harris Arthur Hedar p.20 ×2
linked person Suryo Hapsoro Tri Utomo p.20 ×2
linked person Agung Budi Waskito p.20 ×3
linked person Adityo Kusumo p.20 ×3
linked person Hananto Aji p.20 ×3
linked person Harum Akhmad Zuhdi p.20 ×3
linked org PT Wijaya Karya Industri Energi p.76 ×2
possible org WIJAYA KARYA (PERSERO) Tbk p.1 ×342
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×12
possible org Bursa Efek Indonesia p.2 ×4
possible person Dwi Purnomo p.4 ×3
possible org KJPP Iskandar p.14 ×4
possible person Jarot Widyoko p.20 ×2
possible person Hadjar Seti Adji p.20 ×3
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.23
possible person Dian Paramita p.23
possible org Negara Republik Indonesia p.23
unresolved org PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI OLEH p.1
unresolved org KJPP ISKANDAR DAN REKAN p.1 ×5
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar p.2 ×5
unresolved org KJPP IDR p.2 ×23
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×4
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan p.3 ×4
unresolved org Mawar & Rekan p.3 ×10
unresolved person Ryan Bayu Candra · Notaris p.4 ×4
unresolved person Plt. · Komisaris Utama p.4 ×3
unresolved person Radithe Pramudito p.6
unresolved person Sigit E. Purnomo p.6
unresolved org Kantor Akuntan Publik KJPP IDR p.9
unresolved person Dhonny Ariyanto Sigit p.15
unresolved — Rosman Pria p.20
unresolved — Hadi Irawan p.20
unresolved — Ika Rosmayanti Dewi p.20
unresolved person Ir. Hastjaryo p.21 ×7
unresolved org PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI Sebelum p.21 ×2
unresolved org PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI Setelah p.21 ×3
unresolved — II-3 p.21
unresolved person Djojo Muljadi p.23
unresolved person Kartini Muljadi p.23
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.23 ×2
unresolved person Fathiah Helmi · Notaris p.23
unresolved — III-1 p.23
unresolved org PT Wijaya Karya Insan Pertiwi p.24
unresolved person Akta Notaris Ali Harsoyo p.24
unresolved person Akta Notaris Bayu Candra p.24
unresolved org Menteri p.24
unresolved — III-2 p.24
unresolved org Pusat Statistik Struktur PDB Indonesia p.25 ×2
unresolved org Pusat Statistik Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV- p.26 ×2
unresolved org Pusat Statistik PDB Menurut Pengeluaran p.26
unresolved org Pusat Statistik p.28 ×2
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat p.28
unresolved org Pusat Statistik Secara p.29
unresolved org Bank Indonesia p.29 ×3
unresolved org PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI Perhitungan Nilai Perolehan p.64 ×2
unresolved org PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI Perhitungan Pembayaran Bunga p.66 ×2
unresolved org PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI Proyeksi Laba Rugi p.68 ×2
unresolved org PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI Proyeksi Posisi Keuangan p.69 ×2
unresolved org PT WIJAYA KARYA REKAYASA KONSTRUKSI Proyeksi Arus Kas p.70 ×2
unresolved — VII-13 p.75
unresolved org PT Wijaya Karya Industri Energi Merujuk p.77

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 23494 ms 12 Sep 2026 22:38
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': '................................................................................................ '
                            'V-1'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '................................................................................................ '
                'V-1',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result