Skip to content
Back to announcement

20250630_PRDA_Informasi Transaksi Afiliasi_31909786_lamp5.pdf

Asset transaction Needs review PRDA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 82

Page 1
                                                       Graha STH
                                                       Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
                                                       Tel        : 021 – 563 7373 (Hunting)
                                                       Fax        : 021 – 563 6404
                                                       Email      : sth@kjppsth.com
                                                       Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
                                                       Bidang Jasa       : Penilaian Properti & Bisnis
                                                       Wilayah Kerja     : Indonesia




                  PENILAIAN SAHAM
     PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
              PER 31 DESEMBER 2024




Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 2
                                                                                    Graha STH
                                                                                    Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
                                                                                    Tel        : 021 – 563 7373 (Hunting)
                                                                                    Fax        : 021 – 563 6404
                                                                                    Email      : sth@kjppsth.com
                                                                                    Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
                                                                                    Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis
                                                                                    Wilayah Kerja : Indonesia
Jakarta, 18 Juni 2025


Direksi
PT PRODIA WIDYAHUSADA TBK.
Prodia Tower
Jl. Kramat Raya No. 150
Jakarta Pusat 10440


Dengan hormat,


Ref.   : File No. 00035/2.0007-00/BS/10/0027/1/VI/2025
         Penilaian Saham PT Prodia StemCell Indonesia

Menindak lanjuti Surat Perjanjian Kerja No. STH-104/PR.016/SG/V/2025, kami sebagai
Kantor Jasa Penilai Publik resmi berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai Publik
No.2.08.0007 dan Surat Izin Penilai Publik No. PB-1.08.00027 yang dikeluarkan oleh
Menteri Keuangan Republik Indonesia dan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang
Pasar Modal STTD PPPM-OJK Bidang Bisnis No. STTD.PPB-38/PJ-1/PM.021/2024
yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, telah melakukan penelitian dan
penilaian atas nilai pasar saham PT Prodia StemCell Indonesia per tanggal
31 Desember 2024.




DAFTAR ISTILAH

Perseroan               : PT Prodia Widyahusada Tbk.

POJK 35          dan : Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020, ditetapkan
SEOJK 17               tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan Penyajian
                       Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Surat
                       Edaran OJK Nomor 17/SEOJK.04/2020, ditetapkan
                       tanggal 9 Agustus 2020 tentang Pedoman Penilaian dan
                       Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.

ProStem                 : PT Prodia StemCell Indonesia
Prodia Utama            : PT Prodia Utama

Tanggal Penilaian       : 31 Desember 2024
SPI                     : Kode Etik Penilai dan Standar Penilaian Indonesia Edisi
                          VII-2018 yang dikeluarkan oleh Masyarakat Penilai
                          Indonesia (MAPPI)
OJK                     : Otoritas Jasa Keuangan.


                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 3
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



 Nilai Pasar             : Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah
                           uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu
                           aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara
                           pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang
                           berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan,
                           yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana
                           kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar
                           pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa
                           paksaan. (POJK 35).




IDENTITAS PEMBERI TUGAS

Pelaksanaan penilaian saham ProStem ini sebagai realisasi dari penugasan
untuk melakukan penilaian saham dari Perseroan, sesuai dengan Surat Perjanjian
Kerja No. STH-104/PR.016/SG/V/2025 tanggal 14 Mei 2025.

Adapun identitas lengkap dari pemberi tugas adalah sebagai berikut :

 Pemberi tugas          : PT Prodia WIdyahusada Tbk.
 Alamat                 : Jl. Kramat Raya No 150
                          Kel. Kenari, Kec. Senen
                          Jakarta Pusat
 Telpon                 : (021) 3144182 / (021) 29803800
 Faksimili              : (021) 3144181
 Email                  : legal@prodia.co.id
 Bidang usaha           : Laboratorium klinik, pelayanan kesehatan.


TANGGAL PENILAIAN
Penilaian ini dilakukan per tanggal 31 Desember 2024.


OBYEK PENILAIAN
Obyek penilaian adalah saham ProStem yang dimiliki oleh PT Prodia Utama dengan
kepemilikan sebesar 30%.


MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN

Penilaian yang kami lakukan adalah dengan tujuan untuk menentukan nilai pasar
saham ProStem untuk kepemilikan sebesar 30% atau sebanyak 69.512 lembar saham
yang dimiliki oleh Prodia Utama per Tanggal Penilaian dalam rangka jual beli saham
antara Prodia Utama dan Perseroan.




                                                                                        2
                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 4
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



BENTUK KEPEMILIKAN
Sesuai dengan data dan informasi yang kami terima, pemegang saham ProStem per
Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:

                                                                    Modal Disetor        Kepemilikan
  Pemegang Saham                       Lembar Saham
                                                                       (Rp)                 (%)

  PT Prodia Utama                                 230.707           182.368.115.825         99,57
  Tn Prof Aw Tar Choon                                1.000                790.475.000      0,43
               Total                              231.707           183.158.590.825         100%


PEDOMAN PENILAIAN
Dalam melakukan penilaian ini kami berpedoman pada SPI dan POJK 35 dan SEOJK
17.


DASAR NILAI DAN DEFINISI
Dasar nilai yang digunakan dalam penilaian ini adalah Nilai Pasar.

Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari
hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas
ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-
masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa
paksaan. (POJK 35).


BENTURAN KEPENTINGAN
Kami sebagai penilai tidak memiliki benturan kepentingan baik aktual maupun potensial
dengan para pihak yang akan bertransaksi maupun dengan saham yang dinilai.


KOMPETENSI DAN STATUS PENILAI
Penilaian ini dilakukan oleh Penilai Publik dari KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
yang mempunyai kompetensi untuk melakukan penilaian ini, sesuai dengan Izin Penilai
Publik Bidang Properti dan Bisnis No. : PB-1.08.00027 yang dikeluarkan oleh Menteri
Keuangan dan STTD PPPM-OJK Bidang Properti dan Bisnis No. : STTD.PPB-38/PJ-
1/PM.021/2024, yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.


INDEPENDENSI PENILAI

Dalam penyusunan laporan penilaian ini, kami telah bertindak dengan independen
tanpa adanya konflik kepentingan dan tidak terafiliasi dengan perusahaan ataupun
pihak-pihak lain yang terafiliasi.

                                                                                                       3
                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 5
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan
keuntungan atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan yang kami terima sama
sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses penilaian ini.


TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Untuk penilaian ini kami melakukan analisis terhadap data-data dan dokumen-dokumen
yang kami terima, akan tetapi tidak melakukan penelitian yang mendalam atas
keabsahan terhadap data-data dan dokumen-dokumen tersebut.


PENGGUNA LAPORAN PENILAIAN
Sesuai dengan tujuan penilaian ini maka laporan penilaian akan digunakan oleh
Perseroan.


SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Sifat dan sumber dari informasi yang relevan yang digunakan di dalam proses penilaian,
mencakup informasi yang dipublikasi, data riset atau data yang diperoleh dari
Pemerintah tanpa diperlukan verifikasi.


ASUMSI - ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Laporan Penilaian Bisnis ini bergantung kepada asumsi-asumsi dan kondisi pembatas
sebagai berikut :
 1. Laporan Penilaian Bisnis yang dihasilkan oleh Penilai Bisnis bersifat non-disclaimer
    opinion.
 2. Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam
    proses penilaian.
 3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai Bisnis berasal dari sumber yang
    dapat dipercaya keakuratannya.
 4. Penilai Bisnis menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
    mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
    kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty).
 5. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran
    proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
 6. Penilai Bisnis menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
    kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
    operasional perusahaan.
 7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
    Nilai.
 8. Penilai Bisnis telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
    pemberi tugas.


                                                                                        4
                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 6
    KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



PERSYARATAN ATAS PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI
Persetujuan Penilai harus didapatkan atas setiap publikasi terhadap keseluruhan atau
sebagian dari laporan, atau referensi yang dipublikasikan, termasuk referensi mengenai
laporan keuangan perusahaan, dan/atau laporan direksi/pimpinan perusahaan,
dan/atau pernyataan atau kajian lainnya atau pernyataan atau edaran apapun dari
perusahaan.


LAPORAN PENILAIAN
Adapun laporan penilaian ini terdiri dari :
-      Surat ini yang berisi ringkasan dari hasil penilaian kami;
-      Asumsi-asumsi dan syarat-syarat pembatasan;
-      Uraian laporan (Narrative Report) yang berisikan informasi secara terperinci dari
       ProStem, asumsi-asumsi serta metode penilaian yang digunakan, dan hasil
       penilaian yang dicapai;
-      Lampiran-lampiran dari penjelasan-penjelasan perhitungan nilai pasar saham
       ProStem.


MATA UANG YANG DIGUNAKAN
Untuk penilaian ini kami menggunakan mata uang Rupiah.


KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan per tanggal 31 Desember 2024,
diungkapkan bahwa ProStem telah menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar
(SKPLB) Nomor: 00003/407/23/023/25 tanggal 23 Januari 2025 atas restitusi PPN
untuk masa Desember 2023. Nilai kelebihan pembayaran pajak yang diberikan kepada
Wajib Pajak sebesar Rp 2.168.048.831 yang diterima tanggal 26 Februari 2025.


PENDEKATAN PENILAIAN

Berdasarkan analisis yang kami lakukan dan faktor-faktor yang ada hubungannya
dengan penilaian ini, kami uraikan dibawah ini pendekatan dan hasil penilaian kami
sebagai berikut :

1. Indikasi Nilai Pasar Ekuitas berdasarkan perhitungan dengan Pendekatan
   Pendapatan (Income Based Approach), dengan Metode Diskonto Arus Kas untuk
   Perusahaan (Discounted Cash Flow to Firm Method - DCF).
    Metode ini merupakan metode yang umum digunakan dalam penilaian saham,
    dengan cara proyeksi arus kas bersih setelah pajak yang dihasilkan ProStem dari
    kegiatan usahanya di tahun-tahun mendatang didiskonto untuk memperoleh nilai kini
    dengan memakai tingkat diskonto, yang menggambarkan risiko yang berhubungan
    kegiatan usaha ProStem. Dalam hal ini, metode yang diterapkan adalah Metode
    Diskonto Arus Kas untuk Perusahaan (Discounted Cash Flow to Firm Method).


                                                                                          5
                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 7
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



   ProStem merupakan perusahaan yang berusaha dalam bidang industri jasa
   pelayanan penunjang kesehatan terutama dalam bidang penyimpanan dan
   pengolahan sel punca. Oleh karena itu dapat disusun proyeksi Laporan Posisi
   Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif ProStem untuk menentukan prospek usaha
   dimasa akan datang, sebagai dasar perhitungan nilai Ekuitas (Net-Worth) dan
   saham ProStem dengan menggunakan Metode Diskonto Arus Kas (Discounted
   Cash Flow).

2. Indikasi Nilai Pasar dari Saham (Net Worth) berdasarkan perhitungan dengan
   Pendekatan Aset dengan Metode Penyesuaian Nilai Aset Bersih (Adjusted Net
   Asset Method - ANAM)

   Metode ini dilakukan dengan membawa seluruh akun di dalam laporan posisi
   keuangan ProStem ke nilai pasarnya untuk mendapatkan nilai pasar dari ekuitas
   ProStem yang dinilai. Dalam metode ini, dilakukan juga penilaian terhadap aset
   tetap dan aset takberwujud yang dimiliki ProStem berupa Goodwill.

3. Rekonsiliasi nilai dari Indikasi Nilai Pasar Saham berdasarkan kedua metode
   penilaian dalam butir 1 dan 2.

4. Diperhitungkan adanya Diskon Tanpa Pengendalian mengingat saham yang dinilai
   merupakan saham dengan indikasi kepemilikan minoritas sebesar 40%.

5. Diperhitungkan adanya Diskon Likuiditas Pasar sebesar 30% mengingat saham
   ProStem yang dinilai merupakan saham perusahaan tertutup.

6. Nilai Pasar untuk 231.707 lembar saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh
   atau setara dengan kepemilikan sebesar 100%, atas dasar perhitungan pada butir 3,
   4, dan 5 diatas.

7. Kesimpulan Nilai Pasar untuk 69.512 lembar saham ProStem yang setara dengan
   kepemilikan sebesar 30%.


DISKON LIKUIDITAS PASAR DAN DISKON TANPA PENGENDALIAN

Oleh karena Prostem merupakan perusahaan tertutup dan tidak tercatat di pasar modal,
maka untuk menghitung nilai pasarnya diperhitungkan Diskon Likuiditas Pasar (Discount
for Lack of Marketability), yang menurut pendapat kami adalah sebesar 30%, mengingat
pendapatan Prostem yang selalu meningkat cukup pesat dalam 5 tahun terakhir dan
pada 2 tahun terakhir mampu membukukan laba.

Disamping itu, sesuai dengan Tujuan Penilaian, dimana penilaian dilakukan untuk
kepemilikan saham minoritas, maka perlu diterapkan Diskon Tanpa Pengendalian
(Discount for Lack of Control). Besarnya Diskon Tanpa Pengendalian berdasarkan
pertimbangan kami adalah sebesar 40% mengingat jumlah saham yang dinilai
merepresentasikan kepemilikan yang cukup signifikan meskipun bukan merupakan
kepemilikan mayoritas.




                                                                                        6
                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 8
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



HASIL PENILAIAN
Kesimpulan hasil penilaian nilai pasar saham ProStem, berdasarkan hal-hal yang
kami uraikan dimuka adalah sebagai berikut:

                                                                              Bobot        Nilai Hasil
                                                    Indikasi Nilai
                                                                              Relatif     Rekonsiliasi
                                                         (Rp)
                                                                               (%)            (Rp)
a. Menurut Metode Diskonto
   Arus Kas
   Indikasi Nilai Pasar per                        329.693.641.118                60     197.816.184.671
   31 Desember 2024
b. Menurut Metode Penyesuaian
   Nilai Aset Bersih
   Indikasi Nilai Pasar per
                                                   179.849.558.946                40      71.939.823.579
   31 Desember 2024
c. Indikasi Nilai Pasar Ekuitas                                                  Rp.     269.756.008.250
d. Diskon tanpa pengendalian @
                                                                                 Rp.    (107.902.403.300)
   40%
                                                                                 Rp.     161.853.604.950

e. Diskon likuiditas pasar @ 30%                                                 Rp.     (48.556.081.485)

f. Nilai Pasar Ekuitas – untuk
                                                                                 Rp.     113.297.523.465
   231.707 saham (100%)

g. Nilai Pasar Ekuitas - untuk
                                                                                 Rp.      33.989.208.143
   69.512 saham (30%)


Perhitungan kami dapat dilihat pada Lampiran : E, Lampiran : G, dan Lampiran : H
dalam laporan ini.


KESIMPULAN AKHIR
Dengan demikian, menurut pendapat kami jumlah Rp.33.989.208.143 (Tiga Puluh Tiga
Miliar Sembilan Ratus Delapan Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Delapan Ribu
Seratus Empat Puluh Tiga Rupiah) merupakan Nilai Pasar dari 69.512 lembar
saham ProStem yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada tanggal 31
Desember 2024 yang setara dengan kepemilikan sebesar 30%, dengan
berpedoman pada Asumsi-asumsi dan Syarat-syarat Pembatasan yang terlampir dalam
laporan ini.

Hasil penilaian di atas kami dasarkan pada informasi-informasi yang kami peroleh dari
pihak Perseroan, termasuk wawancara dengan pejabat-pejabat kuncinya, salinan
laporan keuangan yang berupa Laporan Posisi Keuangan dan laporan laba-rugi dan
data-data lainnya.



                                                                                                         7
                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 9

          
Page 10
File No – STH – 2012 – 106 – B
    KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan




                                        PERNYATAAN PENILAI


Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menyatakan bahwa:

 1. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang
     terhadap Penilaian yang dibuat, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan
     kepada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap Laporan Penilaian Bisnis
     yang dibuat.
 2. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
     dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
 3. Penilai memiliki pemahaman atas objek penilaian yang dinilai.
 4. Kami bertanggungjawab atas Laporan Penilaian Bisnis yang kami lakukan.
 5. Kami telah melakukan penugasan penilaian profesional sesuai dengan Tanggal Penilaian
     (Cut Off Date).
 6. Kami telah melakukan analisis untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
     Penilaian Bisnis, opini dan kesimpulan dalam Laporan Penilaian Bisnis ini, sebatas
     pengetahuan kami, adalah benar dan akurat.
 7. Kami telah melakukan penugasan penilaian profesional sesuai dengan peraturan
     perundang-undangan yang berlaku.
 8. Kami telah menyajikan hasil Penilaian dalam penugasan penilaian profesional sebagai
     Kesimpulan Penilaian.
 9. Kami telah mengungkapkan lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis di dalam Laporan
     Penilaian Bisnis.
 10. Kesimpulan Penilaian telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
 11. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Penilaian Bisnis berasal dari berbagai sumber
     yang diyakini Penilai Bisnis dapat dipertanggungjawabkan.
 12. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang dibuat
     yang telah disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
 13. Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan penilaian yang dibuat, pencapaian hasil
     yang dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang
     berhubungan secara langsung dengan penggunaan yang dimaksud.
 14. Penilai    Bisnis   telah    mengikuti    persyaratan   pendidikan   profesional   yang
     ditetapkan/dilaksanakan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
 15. Penilai Bisnis memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan Penilaian yang
     dibuat.
 16. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta Laporan Penilaian Bisnis
     telah dibuat dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
     Penilaian Indonesia (KEPI & SPI) Edisi VII – SPI 2018 dan POJK 35.
 17. Penilai melakukan inspeksi fisik maupun rapat dan diskusi secara daring dengan
     manajemen sehubungan dengan objek penilaian yang dinilai.
 18. Tidak seorangpun selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
     pelaksanaan Penilaian, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang
     dinyatakan dalam Laporan Penilaian Bisnis ini.




                                                                                           1

                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 11

          
Page 12
    KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan




                          ASUMSI-ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS



Laporan Penilaian Usaha ini bergantung kepada asumsi-asumsi dan kondisi pembatas sebagai
berikut :

 1. Laporan Penilaian Usaha yang dihasilkan oleh Penilai Usaha bersifat non-disclaimer
    opinion.

 2. Penilai Usaha telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
    dalam proses penilaian.

 3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai Usaha berasal dari sumber yang dapat
    dipercaya keakuratannya.

 4. Penyesuaian atas proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen, mencerminkan
    kewajaran dan kemampuan untuk pencapaiannya.

 5. Penilai Usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
    keuangan, selama tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaannya.

 6. Laporan Penilaian Usaha ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
    rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.

 7. Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Usaha dan Kesimpulan
    Penilaian Usaha.

 8. Informasi atas status hukum obyek penilaian dari pemberi tugas dianggap benar dan dapat
    dipercaya, Penilai Usaha tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi yang diberikan
    itu terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya.

 9. Penilai Usaha menerima data yang disampaikan oleh perusahaan pada dasarnya adalah
    data yang benar dan merefleksikan kegiatan usaha dan kondisi keuangan yang
    sebenarnya dari perusahaan.

 10. Penilai Usaha menganggap bahwa semua informasi dan data dari manajemen tersebut
     adalah benar, lengkap dan dapat diandalkan dan tidak ada yang tidak terungkap yang
     akan mempengaruhi hasil yang diperoleh dari penilaian usaha ini.

 11. Penilai Usaha telah melakukan penelaahan atas informasi dan data yang digunakan
     dalam proses penilaian saham ini dan telah menyampaikan daftar pertanyaan kepada
     perusahaan berkenaan dengan aspek-aspek tertentu dari kegiatan usaha perusahaan.
     Demikian pula Penilai Usaha telah mewawancara pejabat-pejabat kunci di perusahaan.
     Dalam penilaian usaha inipun Penilai Usaha mempertimbangkan pula informasi yang
     diperoleh dari jawaban atas daftar pertanyaan dan jawaban wawancara dari pejabat kunci
     tersebut.

 12. Informasi keuangan prospektif yang digunakan dalam penilaian ini merupakan informasi
     keuangan prospektif yang dibuat oleh manajemen dan telah dilakukan penelaahan serta
     dilakukan penyesuaian bila diperlukan sesuai dengan praktek-praktek penilaian yang
     lazim.


                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 13
   KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan




13. Hasil yang dicantumkan dalam Laporan Penilaian Usaha ini serta setiap nilai lain dalam
    Laporan yang merupakan bagian dari bisnis yang dinilai hanya berlaku sesuai dengan
    maksud dan tujuan penilaian. Hasil Penilaian Usaha ini tidak boleh digunakan untuk tujuan
    penilaian lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan.

14. Laporan Penilaian Usaha ini harus digunakan secara keseluruhan yang tidak terpisahkan
    dan penggunaannya terbatas pada maksud dan tujuan penilaian ini saja. Laporan ini tidak
    akan berlaku untuk maksud dan tujuan berbeda.

15. Laporan ini disusun berdasarkan pada prinsip integritas informasi dan data yang telah
    diberikan oleh manajemen perusahaan.

16. Penilai Usaha tidak melakukan penelitian terhadap keabsahan dokumen-dokumen yang
    terkait dengan penilaian, oleh karenanya Penilai Usaha tidak menjamin kebenaran atau
    keabsahannya.

17. Pembatalan, penundaan maupun revisi surat penugasan dapat dilakukan Penilai terkait
    perbedaan maupun penyimpangan informasi yang telah disampaikan pemberi tugas.

18. Penilai Usaha juga berpegang kepada surat pernyataan manajemen (management
    representation letter) bahwa manajemen telah menyampaikan seluruh informasi penting
    dan relevan dengan penilaian saham sepanjang pengetahuan manajeman Perusahaan
    tidak ada faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.

19. Penilai Usaha dibebaskan dari setiap tuntutan, kewajiban, beban dan biaya yang timbul
    atau yang terjadi akibat penggunaan laporan yang tidak sesuai dengan maksud dan
    tujuan dari laporan, kesalahan data maupun informasi yang diberikan pemberi tugas
    sehubungan dengan jasa yang diberikan.

20. Penilai Usaha tidak memiliki tanggung jawab kepada pihak ketiga, selama tidak
    menyimpang dari peraturan dan hukum yang berlaku.

21. Apabila di kemudian hari ada tuntutan dari pihak Pemberi Tugas / Pihak Ketiga, yang
    disebabkan oleh kekurang sempurnaan ataupun ketidakhati-hatian Penilai dalam
    melaksanakan penugasan ini, maka tuntutan ganti rugi kepada Penilai adalah tidak
    melebihi dari fee penugasan ini.

22. Apabila di kemudian hari ada permintaan dari pihak manapun yang bukan diakibatkan oleh
    kesalahan Penilai dan/atau Penilai harus memberikan keterangan atau memenuhi
    panggilan pihak berwajib, maka biaya yang ditimbulkan akan ditagihkan kepada Pemberi
    Tugas sesuai dengan biaya dan tenaga penilai yang dikeluarkan oleh Penilai.




                          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 14
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



                                                  DAFTAR ISI

                                                                                           Halaman

SURAT PENGANTAR                                                                                  1

DAFTAR ISI                                                                                       9

PENILAIAN USAHA                                                                                 11

   Pendahuluan                                                                                  11
   Tujuan Penilaian                                                                             11
   Identitas Pemberi Tugas                                                                      11
   Tingkat Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Obyek Penilaian                                   11
   Tingkat Likuiditas Saham Yang Dinilai                                                        11
   Pedoman Penilaian                                                                            12

   Dasar Nilai dan Definisi Nilai                                                               12
   Independensi Penilai                                                                         12

   Identifikasi Obyek Penilaian                                                                 12
   Bentuk Kepemilikan Obyek Penilaian                                                           12
   Mata Uang Yang Digunakan                                                                     12
   Tingkat Kedalaman Investigasi                                                                12
   Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan                                             13
   Tanggal Penilaian                                                                            13
   Status Penilai                                                                               13
   Kompetensi Penilai                                                                           13
   Premis Nilai                                                                                 13
   Dokumen-dokumen untuk referensi Penilaian                                                    14
       Latar belakang ProStem                                                                   15
   Hasil Pelaksanaan Inspeksi                                                                   15
   Informasi Empiris Lainnya                                                                    21
   Informasi Umum                                                                               21

  Sumber Informasi                                                                              22

  Tinjauan Kondisi Perekonomian Indonesia Tinjauan Kegiatan Usaha
  Sel Punca                                                                                     23
      Tinjauan Kondisi Perekonomian Indonesia                                                   23
      Tinjauan Industri Usaha Sel Punca                                                         33
      Analisis Laporan Keuangan ProStem                                                         38

  Pendekatan Penilaian                                                                          50

  Kesimpulan Akhir                                                                              58



ASUMSI-ASUMSI DAN SYARAT-SYARAT PEMBATASAN


                                                                                                     9
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 15
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



LAMPIRAN-LAMPIRAN :

PENILAIAN SAHAM PROSTEM

      A-1         : Laporan Posisi Keuangan per 31 Desember 2020 sampai 2024
      A-2         : Laba Rugi Komprehensif untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                    31 Desember 2020 sampai 2024
      B-1         : Laporan Posisi Keuangan Common Size per 31 Desember 2020
                    sampai 2024
      B-2         : Laba Rugi Komprehensif Common Size untuk tahun yang berakhir
                    pada tanggal per 31 Desember 2020 sampai 2024
      C-1         : Normalisasi Laporan Posisi Keuangan
      C-2         : Normalisasi Laba Rugi Komprehensif
      D-1         : Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
      D-2         : Proyeksi Perhitungan Laba Rugi Komprehensif
      D-3         : Proyeksi Arus Kas
       E          : Metode Diskonto Arus Kas
       F          : Perhitungan Goodwill
       G          : Metode Penyesuaian Aset Bersih
       H          : Perhitungan Nilai Pasar Saham
       I          : Perhitungan Faktor Diskonto




                                                                                           10
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 16
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



                                           PENILAIAN USAHA


MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN
Penilaian yang kami lakukan adalah dengan tujuan untuk menentukan Nilai Pasar dari
30% kepemilikan saham ProStem yang dimiliki oleh Prodia Utama, yang telah
ditempatkan dan disetor penuh per tanggal 31 Desember 2024.

Kami mengerti bahwa penilaian Ini diperlukan untuk menilai 69.512 lembar saham
ProStem yang dimiliki oleh Prodia Utama yang setara dengan kepemilikan sebesar 30%
dalam rangka jual beli saham ProStem.


IDENTITAS PEMBERI TUGAS
Pelaksanaan penilaian saham ProStem ini sebagai realisasi dari penugasan untuk
melakukan    penilaian  saham    sesuai    dengan    Surat    Perjanjian Kerja
No. STH-104/PR.016/SG/V/2025 tanggal 14 Mei 2025.

Adapun identitas lengkap dari pemberi tugas adalah sebagai berikut :
Nama                 : PT Prodia Widyahusada Tbk.
Kantor Pusat         : Prodia Tower
                       Jl. Kramat Raya No. 150
                       Jakarta Pusat
Telepon              : (021) 3144182 / (021) 29803800
Faks                 : (021) 3144181
Website              : https://www.prodia.co.id/
Bidang Usaha         : Laboratorium klinik, pelayanan kesehatan.


TINGKAT KEPEMILIKAN DAN SIFAT PENGENDALIAN OBYEK PENILAIAN

Komposisi pemegang saham dan kepemilikan saham ProStem pada Tanggal Penilaian
adalah sebagai berikut:

                                          Jumlah Saham                     Jumlah Modal           %
      Pemegang Saham
                                            (lembar)                        Disetor (Rp.)     Kepemilikan
PT Prodia Utama                                 230.707                    182.368.115.825       99,57
Tn Prof Aw Tar Choon                              1.000                         790.475.000      0,43
            Total                               231.707                    183.158.590.825     100,00%

Mengingat saham yang dinilai untuk tujuan jual beli atau setara dengan kepemilikan
sebesar 30%, maka sifat pengendalian obyek penilaian adalah untuk kepemilikan
minoritas.


TINGKAT LIKUIDITAS SAHAM YANG DINILAI
Mengingat bahwa ProStem merupakan perusahaan tertutup yang sahamnya tidak
diperjualbelikan di bursa efek, maka tidak dapat ditentukan tingkat likuiditas pasarnya.


                                                                                                        11
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 17
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



PEDOMAN PENILAIAN
Dalam melakukan penilaian ini kami berpedoman pada SPI dan POJK 35 serta SEOJK
17.


DASAR NILAI DAN DEFINISI
Dasar nilai yang digunakan dalam penilaian saham ini adalah Nilai Pasar (“Market
Value”).

Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari
hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas
ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-
masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa
paksaan. (POJK 35).


INDEPENDENSI PENILAI
Dalam melaksanakan penilaian ini kami telah bertindak dengan independen tanpa
adanya konflik kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-pihak
lain yang terafiliasi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi
berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan yang kami
terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses penilaian ini.


IDENTIFIKASI OBYEK PENILAIAN
Obyek penilaian yaitu 69.512 lembar saham ProStem yang setara dengan 30%
kepemilikan saham ProStem oleh Prodia Utama .


BENTUK KEPEMILIKAN OBYEK PENILAIAN
Sesuai dengan dokumen dan informasi yang kami terima, saham yang dinilai adalah
69.512 lembar saham ProStem yang dimiliki oleh Prodia Utama, yang setara dengan
kepemilikan sebesar 30%.


MATA UANG YANG DIGUNAKAN

Dalam penilaian ini kami akan menggunakan mata uang Rupiah.


TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Untuk penilaian ini kami telah melakukan analisis terhadap data-data dan dokumen-
dokumen yang kami terima, akan tetapi tidak melakukan penelitian yang mendalam atas
keabsahan terhadap data-data dan dokumen-dokumen tersebut.



                                                                                           12
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 18
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN

Sifat dan sumber dari informasi yang relevan yang digunakan di dalam proses penilaian,
mencakup informasi yang dipublikasi, data riset atau data yang diperoleh dari
Pemerintah tanpa diperlukan verifikasi.



TANGGAL PENILAIAN

Penilaian saham ini dilakukan per tanggal 31 Desember 2024.



STATUS PENILAI

Penilaian yang independen ini dilakukan oleh penilai di KJPP Stefanus Tonny Hardi &
Rekan.



KOMPETENSI PENILAI

Penilaian ini dilakukan oleh Penilai Publik dari KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan yang
mempunyai kompetensi untuk melakukan penilaian ini, sesuai dengan Izin Penilai Publik
Bidang Properti dan Bisnis No. : PB-1.08.00027 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan
dan STTD PPPM-OJK Bidang Properti dan Bisnis No. : STTD.PPB-38/PJ-1/PM.021/2024,
yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.



PREMIS NILAI

Dalam penilaian saham ProStem ini kami menggunakan premis nilai bahwa ProStem
merupakan perusahaan yang memiliki kesinambungan usaha (going concern company),
oleh karena itu nilai saham yang diperoleh dari hasil penilaian didasarkan pada asumsi
perusahaan yang memiliki kesinambungan usaha dan bukan asumsi likuidasi.



KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN

Berdasarkan informasi dari laporan keuangan per tanggal 31 Desember 2024,
diungkapkan bahwa ProStem telah menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar
(SKPLB) Nomor: 00003/407/23/023/25 tanggal 23 Januari 2025 atas restitusi PPN
untuk masa Desember 2023. Nilai kelebihan pembayaran pajak yang diberikan kepada
Wajib Pajak sebesar Rp 2.168.048.831 yang diterima tanggal 26 Februari 2025.




                                                                                           13
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 19
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



DOKUMEN-DOKUMEN UNTUK REFERENSI PENILAIAN

Untuk penilaian ini kami telah menerima dokumen-dokumen untuk referensi sebagai
berikut:

   •   Anggaran Dasar ProStem berikut perubahannya.
   •   Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh
       Kantor Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi
       Nusantara Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 31 Maret 2021 dengan opini
       wajar tanpa modifikasian.
   •   Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh
       Kantor Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi
       Nusantara Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 25 Februari 2022 dengan
       opini wajar tanpa modifikasian.
   •   Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh
       Kantor Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi
       Nusantara Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 10 Maret 2023 dengan opini
       wajar tanpa modifikasian.
   •   Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh
       Kantor Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi
       Nusantara Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 29 Februari 2024 dengan
       pendapat wajar tanpa modifikasian.
   •   Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2024 yang diaudit oleh Kantor
       Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Drs. Yannes
       Manurung, MM.Ak.Ca.CPA pada tanggal 20 Maret 2025 dengan pendapat wajar
       tanpa modifikasian.
   •   Proyeksi Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif serta Arus Kas
       ProStem untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 sampai 31
       Desember 2029 berikut asumsi-asumsi dasarnya.
   •   Laporan Penilaian Aset Tetap ProStem per tanggal 31 Desember 2024 yang
       dilakukan penilaiannya oleh KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan pada tanggal
       16 Juni 2024 dengan File No. 00034/2.0007-00/PI/10/0027/1/VI/2025
   •   Susunan pengurus ProStem.
   •   Susunan pemegang saham ProStem.
   •   Data lain yang berhubungan dengan penilaian.
   •   Disamping data-data tersebut diatas, kami pun telah mengadakan wawancara
       dan diskusi dengan pejabat-pejabat kunci dari ProStem.

Kami menerima data yang disampaikan oleh ProStem pada dasarnya adalah data yang
benar dan merefleksikan kegiatan usaha dan kondisi keuangan yang sebenarnya dari
ProStem.




                                                                                           14
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 20
    KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



HASIL PELAKSANAAN INSPEKSI

Kami telah melakukan prosedur-prosedur penilaian, sebagai berikut:

-   pengumpulan data-data ProStem antara lain anggaran dasar, akta-akta, izin-izin,
    susunan pemegang saham dan pengurus, perjanjian-perjanjian, laporan keuangan,
    dan proyeksi laporan keuangan.

-   Wawancara dengan manajemen ProStem dan Perseroan yang diwakili oleh Puput
    Pasandra Putri selaku supervisor Accounting Prostem dan ibu DR.Cyntia Retna
    Sartika, M.Si sebagai Direktur Prostem .

-   Kunjungan lapangan ke ProStem pada tanggal 19 & 20 Mei 2025, dengan
    perwakilan dari Prostem yaitu DR.Cyntia Retna Sartika, M.Si selaku Direktur dan
    Puput Pasandra Putri selaku supervisor Finance & Accounting.



INFORMASI NON KEUANGAN YANG RELEVAN

a. Sifat, Latar Belakang, dan Riwayat Perusahaan

    Pendirian ProStem

    ProStem adalah perusahaan swasta yang didirikan berdasarkan Akta No. 1 yang
    dibuat dihadapan Notaris Rismalena Kasri, SH, pada tanggal 05 Oktober 2010. Akta
    pendirian ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia
    dengan Surat Keputusan No. AHU-55596.AH.01.01.Tahun 2010 pada tanggal
    26 November 2010.

    Akta pendirian tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan
    terakhir berdasarkan Akta No. 16 yang dibuat dihadapan Notaris Doddy Radjasa
    Waluyo, S.H., tanggal 19 Desember 2023 tentang pernyataan keputusan sirkuler
    Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. Perubahan tersebut telah memperoleh
    persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
    Direktorat Jendral Administrasi Hukum       sesuai dengan Surat Keputusan
    No.00081698.AH.01.02 pada tahun 2023.

    ProStem berdomisili di Jl. Kramat VII No.11, Kota Adm. Jakarta Pusat, Provinsi DKI
    Jakarta.


    Kegiatan Usaha ProStem

    Kegiatan usaha ProStem sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar adalah berusaha
    dalam bidang jasa pelayanan penunjang kesehatan.




                                                                                             15
                              Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 21
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



  Izin-izin yang diperoleh ProStem

  1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) 0031 0103 3302 3000.
  2. Nomor Induk Berusaha (NIB) 9120209351415 yang ditanda tangani oleh Menteri
     Investasi / Kepala badan Koordinasi Penanaman Modal diterbitkan pada tanggal
     11 Maret 2019 dengan perubahan pertama pada tanggal 14 April 2023 dan
     dicetak pada tanggal 20 September 2024.
  3. Sertifikat Hak Guna Bangunan dengan no 572 yang berakhir pada 15 April 2034
     yang ditanda tangani oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota pada tanggal 16 April
     2014.
 4. Sertifikat Hak Guna Bangunan dengan no 459 yang berakhir pada tanggal 26
    Januari 2034 yang ditanda tangani oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota pada
    tanggal 27 Januari 2004
 5. Izin Laboratorium Pengolahan Sel Punca yang dikeluarkan oleh Pemerintah
    Republik Indonesia atas nama menteri Kesehatan dan Menteri Investasi / Kepala
    Badan Koordinasi Penanaman Modal berdasarkan Perizinan Usaha Bebas Risiko
    No. 91202093514150005 tanggal 4 Mei 2023
 6. Izin Bank Sel, Sel Punca dan / atau Jaringan yang dikeluarkan oleh Pemerintah
    Republik Indonesia atas nama menteri Kesehatan dan Menteri Investasi / Kepala
    Badan Koordinasi Penanaman Modal berdasarkan Perizinan Usaha Bebas Risiko
    No. 91202093514150005 tanggal 2 Agustus 2024


b. Fasilitas Produksi
  Fasilitas produksi yang dimiliki oleh Prostem saat ini adalah berupa Advanced Cell
  Theraphy Production Lab (ACT-PLab) yang dibangun pada tahun 2022 dan telah
  diresmikan pada tahun 2023.
c. Struktur Organisasi




                                                                                           16
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 22
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



d. Susunan Manajemen

  Susunan pengurus ProStem pada saat penilaian adalah sebagai berikut:

  Dewan Komisaris :

  Komisaris Utama           :     Tn. Drs. Andi Widjaja
  Komisaris                 :     Tn. Drs. Gunawan Prawiro Soeharto
  Komisaris                 :     Ny. Dra. Endang Wahyuningtyas Hoyaranda
  Komisaris                 :     Tn. Prof. Dr. Aw Tar Choon

  Dewan Direksi :

  Direktur                  :      Ny. DR.Cyntia Retna Sartika, M.Si

e. Jenis Ekuitas dan Hak yang Melekat

  Modal dasar ProStem adalah Rp.183.158.590.825,- terbagi atas 231.707 lembar
  saham dengan nilai nominal per saham sebesar R.790.475,-. Dari modal dasar
  tersebut seluruhnya telah ditempatkan dan disetor penuh.

  Komposisi pemegang saham pada saat penilaian ini dilakukan adalah sebagai
  berikut :

                                        Jumlah Saham                       Jumlah Modal         Persentase
       Pemegang Saham                     (lembar)                            Disetor           Kepemilikan
                                                                               (Rp)                 (%)
   PT Prodia Utama                                   230.707               182.368.115.825        99,57

   Tn Prof Aw Tar Choon                                  1.000                    790.475.000      0,43

               Total                                 231.707               183.158.590.825         100

f. Produk dan/atau Jasa yang dihasilkan


  Prostem adalah laboratorium stem cell terkemuka di Indonesia yang menawarkan
  jasa komprehensif berupa :
     • Laboratorium penyimpanan
     • Laboratorium pengolahan sel
     • Laboratorium research & development
     • Laboratorium pengujian kualitas; dan
     • Laboratorium pelatihan dan edukasi

  Pada awalnya, laboratorium penyimpanan merupakan pendapatan utama Prostem,
  namun seiring dengan berjalannya waktu, beberapa terapi mulai dikembangkan
  untuk penyembuhan penyakit. Dan seiring dengan treatment stem cell untuk
  penyembuhan meningkat, layanan penyimpanan mulai mengalami penurunan.




                                                                                                              17
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 23
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan




g. Latar Belakang Ekonomi
  Dengan semakin berkembangnya dunia Kesehatan dan kedokteran, terutama dalam
  mengembangkan obat-obatan dan therapy untuk menyembuhkan atau meringankan
  berbagai penyakit yang ada saat ini serta kebutuhan pada industry kecantikan dan
  perawatan kecantikan maka salah satu bahan baku untuk pengembangan ini adalah
  sel punca.

  Di berbagai belahan dunia pengembangan dan penelitian sel punca ini telah
  dilakukan secara massive contohnya di beberapa negara di Asia seperti China,
  Thailand, Malaysia, dan Singapura. Dengan pengembangan an penelitian atas sel
  punca yang dilakukan oleh negara-negara tersebut maka mendorong
  berkembangnya industry kesehatan di negara-negara tersebut.

  Perkembangan Industri Kesehatan di negara tersebut mendorong banyaknya pasien
  Indonesia yang kemudian melakukan therapy dan berobat ke luar negeri seperti di
  negara China, Malaysia, Singapura maupun Thailand.

  Berdasarkan pernyataan manajemen ProStem, hal inilah yang mendorong Prodia
  StemCell untuk berusaha membangun Perusahaan ini, apalagi dengan kredibilitas
  hasil penelitian laboratorium Prodia yang telah diakui di beberapa negara termasuk di
  Amerika Serikat sendiri.

h. Pasar Geografis
  Industri Stemcell telah berkembang di berbagai belahan dunia dan menjadi salah
  satu cara untuk melakukan penyembuhan atas beberapa penyakit dan juga menjadi
  pengobatan yang efektif. Di beberapa negara Asia Tenggara seperti Singapura, dan
  Thailand telah banyak dilakukan penelitian sehingga menghasilkan berbagai
  pengobatan menggunakan stemcell. Namun di Indonesia sendiri perkembangan
  pengobatan dengan menggunakan stemcell baru saja mulai diminati, akan tetapi
  masih banyak para pasien stemcell dari Indonesia justru berobat ke negara tetangga
  seperti Singapura dan Malaysia.

i. Pemasok dan Pelanggan Kunci
  Berdasarkan informasi yang kami terima dari pihak manajemen, sebagai penyedia
  jasa penyimpanan dan pengolahan sel punca pemasok dan pelanggan kuncinya
  adalah para pasien yang menjalani Screening, Therapy, atau melakukan
  penyimpanan sel punca, selain itu dari beberapa universitas yang melakukan
  penelitian atas sel punca.



                                                                                           18
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 24
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



j. Persaingan Usaha
  Saat ini, belum banyak persaingan usaha yang menjalankan kegiatan usaha yang
  serupa dengan ProStem di Indonesia, namun beberapa pesaing yang ada di
  Indonesia adalah:
      •    Regenic yang merupakan bagian dari PT Kalbe Farma Tbk.
      •    Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo yang bekerja sama dengan PT Kimia
           Farma Tbk.
      •    Daewoong Indonesia


k. Risiko usaha
  Industri Sel Punca di Indonesia ini memiliki beberapa risiko usaha yang jenis-jenisnya
  dapat diuraikan sebagai berikut:

 No           Tipe risiko                 Bentuk Risiko                                        Mitigasi
  1   Risiko proses produksi:
                                                                     - Lakukan market research sebelum finalisasi
                                   Spesifikasi teknis tidak          spesifikasi
      Perencanaan Produk
                                   sesuai kebutuhan pasar             - Libatkan tim marketing & klinis saat penentuan
                                                                     konsep
                                   Bahan tidak sesuai atau
                                                                     - Daftar supplier alternatif
      Pemilihan Bahan Baku         tidak tersedia saat
                                                                      - Perjanjian suplai jangka panjang
                                   produksi massal
                                   Kontaminasi,
                                                                     - Validasi proses dan pelatihan personel
      Proses Produksi              inkonsistensi kualitas
                                                                      - In-process control & monitoring ketat
                                   antar batch
                                   Desain tidak menarik              - Koordinasi dengan marketing
      Pengemasan
                                   atau tidak informatif              - Uji preferensi desain kemasan
                                   Strategi promosi tidak            - Gunakan strategi go-to-market plan
      Peluncuran Produk
                                   efektif                            - Lakukan uji coba pasar terbatas (soft launch)
                                                                     - Gunakan project timeline dengan milestone ketat
                                                                     (Gantt Chart/kanban)
      Keterlambatan Launch         Produk tidak diluncurkan
                                                                      - Rapat lintas divisi untuk status progres rutin
      Produk Baru                  sesuai jadwal
                                                                      - Buffer waktu untuk registrasi & promosi
                                                                      - Siapkan kontingensi (plan B)
                                                                     - Review semua materi promosi oleh QA/RA
      Klaim Produk & Materi        Klaim tidak sesuai
                                                                      - Training pemasaran tentang regulasi (BPOM,
      Promosi                      regulasi
                                                                     Kemenkes, dll)
                                   Tim tidak memahami                - Pelatihan produk untuk tim penjualan &
      Edukasi Tim Pemasaran        fitur dan keunggulan              marketing
                                   produk                             - Buat FAQ teknis dan materi edukatif
                                   Tidak ada deteksi
                                                                     - Buat sistem pelaporan & survei pelanggan
      Monitoring Pasca-Pasar       terhadap efek samping /
                                                                      - Audit rutin dan customer follow-up
                                   feedback
                                                                     - Perencanaan Anggaran yang lebih konservatif
                                   Tidak dapat mencapai
 2    Risiko bisnis                                                  - Monitoring cashflow mingguan
                                   target
                                                                      - Diversifikasi sumber pendapatan (B2B, layanan)
      Risiko bisnis &              Ketergantungan pada               Pengembangan portofolio produk sejak dini (R&D
 3
      manajemen                    produk tertentu                   paralel)
                                   Turnover karyawan                 Career development plan, SOP dan dokumentasi,
                                   kunci                             insentif kinerja
                                   Perubahan regulasi tiba-
 4    Risiko regulasi                                                Monitoring berkala aturan BPOM & Kemenkes
                                   tiba

                                                                                                                         19
                                Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 25
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



 No           Tipe risiko             Bentuk Risiko                                        Mitigasi
  5   Risiko Produk
                               Penurunan permintaan              - Lakukan market review secara berkala
      Produk Existing
                               pasar                              - Tingkatkan nilai tambah (bundling, layanan)
                               Produk tidak relevan
                                                                 - Lakukan rebranding / reformulasi
                               dengan kebutuhan saat
                                                                  - Survei pengguna aktif
                               ini
                               Tim sales tidak mencapai          - Evaluasi kinerja sales
                               target                             - Sistem insentif & pelatihan ulang
                               Ketergantungan pada               - Diversifikasi segmen pelanggan
                               klien tertentu                     - Bangun channel distribusi baru
                                                                 - Lakukan soft launch
      Produk Baru              Penetrasi pasar lambat
                                                                  - Fokus edukasi dan testimonial pengguna awal
                               Target penjualan tidak            - Edukasi berbasis evidence
                               tercapai                           - Kembangkan KOL / duta medis
                               Posisi harga tidak                - Analisis ulang harga dan nilai jual
                               kompetitif                         - Pertimbangkan versi hemat / paket bulk
                               Keterlambatan waktu
                                                                 - Jadwal peluncuran dengan buffer
                               masuk pasar (launch
                                                                  - Proyek lintas fungsi yang terintegrasi
                               delay)



l. Strategi dan Rencana Masa Depan




  Pada tahun 2025 ini, Perseroan berencana untuk melanjutkan pembangunan
  Advanced Cell Threaphy Production Lab Tahap Kedua, dan juga akan melakukan
  beberapa uji klinis untuk produk seperti nasal spray, DC Cell yang direncanakan akan
  dapat dipasarkan pada akhir 2026 atau tahun 2027 dan untuk Rethinities Pigmentosa
  dan Spinal Cord Injury, sedangkan pengembangan secretome dan organoid akan
  dimulai setelah selesainya pengembangan laboratorium yang saat ini sedang
  dilakukan. Perseroan juga akan melakukan berbagai pengembangan pengobatan/
  therapy lainnya. Salah itu therapy yang rencananya akan dikembangkan oleh
  Perseroan adalah therapy kanker, yang diharapkan akan bisa direalisasi dan
  diterapkan kepada para pasien di tahun 2031.




                                                                                                                  20
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 26
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



INFORMASI EMPIRIS LAINNYA
Untuk keperluan penilaian bisnis ini, kami telah melakukan penelaahan terhadap data
dan laporan keuangan ProStem serta telah menyampaikan daftar pertanyaan dan
melakukan wawancara dengan manajemen ProStem berkenaan dengan aspek-aspek
tertentu dari kegiatan usaha ProStem. Demikian pula kami telah mewawancara pejabat-
pejabat kunci di Perseroan. Dalam penilaian usaha inipun kami mempertimbangkan
pula informasi yang kami peroleh dari jawaban atas daftar pertanyaan dan jawaban
wawancara dari pejabat kunci tersebut.

Hasil penilaiannya kami sajikan sebagai berikut :


INFORMASI UMUM

Laporan ini meliputi penelaahan dan analisis terhadap entitas perusahaan dalam rangka
memberikan pendapat mengenai penilaian saham ProStem, sekaligus menjelaskan
langkah-langkah kerja dan metode penilaian yang telah dilakukan yang digunakan
dalam penilaian saham tersebut. Penilaian saham ini dilakukan dalam rangka rencana
jual beli saham ProStem sebanyak 69.512 lembar saham atau setara dengan
kepemilikan saham sebesar 30% yang dimiliki oleh Prodia Utama.

Penilaian kami lakukan sesuai dengan SPI dan POJK 35 dan SEOJK 17 dengan
mendasarkan pada beberapa faktor, antara lain :

   ▪   Sifat usaha dan latar belakang ProStem

   ▪   Perkembangan ekonomi secara umum dan perkembangan dan kondisi kegiatan
       usaha ProStem secara khusus.

   ▪   Laporan keuangan historis dari ProStem serta prospek usaha dimasa depan

   ▪   Faktor-faktor lain yang kiranya mempengaruhi penilaian

Dalam rangka penilaian saham ini, kami telah memperoleh laporan keuangan ProStem
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sampai dengan 2024 yang
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik sebagaimana telah disebutkan sebelumnya,
serta dokumen ProStem lainnya yang relevan diantaranya proyeksi laporan keuangan
ProStem, serta juga melakukan diskusi dengan pejabat kunci dari Perseroan. Kami
telah telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
penilaian. Tanpa melakukan verifikasi lebih jauh, kami berpendapat bahwa data di atas
merupakan data posisi keuangan dan hasil usaha ProStem yang representatif.

Faktor-faktor tersebut di atas mempunyai pengaruh dan peranan penting dalam
penilaian saham ProStem, namun pada akhirnya penilaian saham ProStem akan
bergantung pada data dan informasi yang tersedia pada Tanggal Penilaian. ProStem
bergerak dalam bidang usaha pengobatan regeneratif, penanganan, pengolahan,
penyimpanan, produksi, dan distribusi Stem Cell, Cell dan Secretome.

Oleh karena itu dalam penilaian saham ini kami menggunakan Pendekatan
Pendapatan (Income based approach) yaitu dengan menggunakan Metode Diskonto
Arus Kas untuk Perusahaan (Discounted Cash Flow to Firm Method).

                                                                                           21
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 27
    KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Selain dari pada itu dalam penilaian saham ProStem ini kami lakukan pula dengan
Pendekatan Aset (Asset based approach) yaitu dengan menggunakan Metode
Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Net Aset Method).

Dalam melakukan penilaian saham ini pertimbangan yang utama adalah pada data
masa lalu sampai dengan Tanggal Penilaian dan faktor-faktor lain yang dapat
mempengaruhi posisi keuangan ProStem pada Tanggal Penilaian.


SUMBER INFORMASI
Kami menggunakan informasi-informasi dari dokumen-dokumen berikut ini di dalam
melakukan analisa penilaian, yaitu:
•    Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Kantor
     Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi Nusantara
     Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 31 Maret 2021 dengan opini wajar tanpa
     modifikasian.
•    Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor
     Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi Nusantara
     Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 25 Februari 2022 dengan opini wajar tanpa
     modifikasian.
•    Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor
     Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi Nusantara
     Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 10 Maret 2023 dengan opini wajar tanpa
     modifikasian.
•    Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor
     Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi Nusantara
     Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 29 Februari 2024 dengan pendapat wajar
     tanpa modifikasian.
•    Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2024 yang diaudit oleh Kantor
     Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Drs. Yannes Manurung,
     MM.Ak.Ca.CPA pada tanggal 20 Maret 2025 dengan pendapat wajar tanpa
     modifikasian.
•    Proyeksi Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif serta Arus Kas
     ProStem untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 sampai
     31 Desember 2029 berikut asumsi-asumsi dasarnya.
•    Laporan Penilaian Aset Tetap ProStem per tanggal 31 Desember 2024 yang
     dilakukan penilaiannya oleh KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan pada tanggal
     16 Juni 2024 dengan File No. 00034/2.0007-00/PI/10/0027/1/VI/2025
•    Susunan pengurus ProStem.
•    Susunan pemegang saham ProStem.
•    Dalam melakukan analisis terhadap kondisi perekonomian Indonesia, kami
     dasarkan pada informasi dari berbagai tulisan pada website Bank Indonesia, Badan
     Pusat statistik, Departemen Keuangan, Yahoo Finance, dan data dari internet yang
     diakses antara bulan Januari sampai dengan April 2025.

                                                                                             22
                              Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 28
    KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



•    Untuk informasi keuangan dan informasi perusahaan industri sejenis, kami
     dasarkan pada informasi yang diperoleh dari Laporan Tahunan Perusahaan
     Terbuka dengan industri sejenis di BEI dan bursa saham regional maupun
     internasional lainnya, dan data dari internet yang diakses pada bulan Januari – Juni
     2025.
•    Equity Risk Premium dan Default Spread berdasarkan data dari Damodaran dengan
     link http://www.stern.nyu.edu/~adamodar/pc/datasets/ctryprem.xlsx
•    Beta     didasarkan     pada    beta     dari    Damodaran                              dengan   link
     http://www.stern.nyu.edu/~adamodar/pc/datasets/betaemerg.xls
•    Tingkat suku bunga bebas risiko dalam Rupiah berdasarkan data yield dari Penilai
     Harga Efek Indonesia (PHEI, d/h Indonesian Bond Pricing Agency) per tanggal 31
     Desember 2024.
•    Tingkat bunga bank didasarkan pada Suku Bunga Pinjaman dalam Dolar dan
     Rupiah yang diberikan menurut kelompok bank dan jenis pinjaman berdasarkan
     data           dari         Bank         Indonesia      dengan         link
     https://www.bi.go.id/SEKI/tabel/TABEL1_26.xls
•    Data lain yang berhubungan dengan penilaian.
•    Disamping data-data tersebut diatas, kami pun telah mengadakan wawancara dan
     diskusi dengan pejabat-pejabat kunci dari ProStem yang diwakili oleh DR.Cyntia
     Retna Sartika, M.Si selaku direktur dan Puput Pasandra Putri selaku supervisor
     Finance & Accounting.


Tinjauan Kondisi Perekonomian Indonesia dan Tinjauan Industri Sel Punca (Stem
Cell)

Tinjauan Kondisi Perekonomian Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang
2024 tumbuh sebesar 5,03% secara tahunan (year on year/yoy). Realisasi itu lebih
rendah dari pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 5,05% dan lebih rendah dari
target pemerintah yang sebesar 5,2%.

Kinerja ekonomi Indonesia sepanjang tahun lalu tak lepas dari kinerja pertumbuhan
ekonomi kuartal IV-2024 yang sebesar 5,02% (yoy). Realisasi ini lebih rendah
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 5,04. Secara lebih
rinci, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2024 tercatat sebesar 5,11%, lalu
di kuartal II-2024 tumbuh sebesar 5,05%, dan pada kuartal III-2024 tumbuh sebesar
4,95%. Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam Kompas.com
mengatakan, secara kumulatif atau c to c, ekonomi Indonesia pada tahun 2024 tumbuh
sebesar 5,03%. Amalia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun
2024 turut dipengaruhi kondisi perekonomian global. Ekonomi global diproyeksi akan
tetap tumbuh, namun melambat pada 2024. Imbas dari perlambatan ekonomi tersebut,
aktivitas perdagangan global pun melemah. Hal ini kemudian berimplikasi terhadap
sumber pertumbuhan ekonomi nasional yang berasal dari perdagangan internasional.
Secara rinci, pertumbuhan ekonomi 2024 tercatat sebesar 5,11% pada kuartal I, 5,05%
pada Kuartal II, dan 4,95% pada Kuartal III.

                                                                                                       23
                              Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 29
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam kontan.co.id menyampaikan, lima
lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi kuartal IV 2024 adalah,
industri pengolahan tumbuh 4,89% yoy, perdagangan 5,19% yoy, pertanian 0,71% yoy,
konstruksi 5,81% yoy, dan pertambangan 3,95% yoy. Adapun total share dari kelima
lapangan usaha tersebut mencakup 63,34% dari total produk domestik bruto (PDB).
Dari sisi lapangan usaha pada kuartal IV 2024, seluruh lapangan usaha tumbuh positif.
Amalia menambahkan, lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi yakni jasa
lainnya sebesar 11,36% yoy, didukung oleh peningkatan aktivitas rekreasi seiring
peningkatan jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara. Kemudian, jasa
perusahaan yang tumbuh 8,08% yoy, ditopang oleh peningkatan aktivitas agen
perjalanan, penyelenggaraan tur, dan jasa reservasi lainya selama periode Natal dan
tahun Baru 2024, serta peningkatan jumlah jamaah umroh. Selanjutnya, transportasi
dan pergudangan tumbuh 7,92%, sejalan dengan peningkatan jumlah penumpang dan
barang di berbagai moda transportasi terutama saat libur Natal dan tahun Baru.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh baik dengan kecenderungan lebih rendah dari
prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024 sedikit di bawah
prakiraan dipengaruhi oleh lebih rendahnya permintaan domestik, baik konsumsi
maupun investasi. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan juga cenderung lebih
rendah dari prakiraan sebelumnya. Ekspor diprakirakan lebih rendah sehubungan
dengan melambatnya permintaan negara-negara mitra dagang utama, kecuali AS.
Konsumsi rumah tangga juga masih lemah, khususnya golongan menengah ke bawah
sehubungan dengan belum kuatnya ekspektasi penghasilan dan ketersediaan lapangan
kerja. Pada saat yang sama, dorongan investasi swasta juga belum kuat karena masih
lebih besarnya kapasitas produksi dalam memenuhi permintaan, baik domestik maupun
ekspor. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025
mencapai kisaran 4,7 - 5,5%, sedikit lebih rendah dari kisaran prakiraan sebelumnya 4,8
- 5,6%. Dalam kaitan ini, Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakannya
untuk tetap menjaga stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi stimulus kebijakan
makroprudensial dan akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran yang ditempuh Bank
Indonesia dengan kebijakan stimulus fiskal Pemerintah.

Lebih dari itu, Bank Indonesia mendukung penuh implementasi program-program
Pemerintah dalam Asta Cita, termasuk untuk ketahanan pangan, pembiayaan ekonomi,
serta akselerasi ekonomi dan keuangan digital.

            Tabel Indikator Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 – 2024

        Indikasi Ekonomi                      2020              2021              2022      2023       2024
 Pertumbuhan PDB (yoy, %)                     -2,07              3,69              5,31     5,05       5,03
 Nominal PDB (Rp. Triliun)                 15.434,2          16.970,8           19.588,4   20.892,4   22.139,0
 Tingkat Inflasi(%, akhir tahun)              1,68               1,87              5,51      2,61      1,57
 Suku Bunga BI (%)                            3,75               3,50              5,50      6,00      6,00
 Cadangan Devisa (USD Miliar)                135,9              144,9             137,2     146,4      155,7
 Nilai Tukar Rupiah
                                             13.901            14.269            15.731    15.399     16.157
 (Rp/USD, akhir tahun)
                          Sumber: BPS, Bank Indonesia dan sumber lainnya (diolah)




                                                                                                               24
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 30
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Desember
2024 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku bunga Deposit
Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%. Keputusan ini
konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi
dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025, serta mendukung pertumbuhan ekonomi
yang berkelanjutan. Fokus kebijakan moneter diarahkan untuk memperkuat stabilitas
nilai tukar Rupiah dari dampak makin tingginya ketidakpastian perekonomian global
akibat arah kebijakan Amerika Serikat (AS) dan eskalasi ketegangan geopolitik di
berbagai wilayah. Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati pergerakan nilai tukar
Rupiah dan prospek inflasi serta dinamika kondisi ekonomi yang berkembang, dalam
memanfaatkan ruang penurunan suku bunga kebijakan lanjutan. Sementara itu,
kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran terus diarahkan untuk mendukung
pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial longgar terus
ditempuh untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor-sektor prioritas
pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja, termasuk UMKM dan ekonomi hijau,
melalui penguatan strategi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) mulai
Januari 2025, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Kebijakan sistem
pembayaran juga diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan, khususnya sektor
perdagangan dan UMKM, dengan memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur
industri sistem pembayaran, serta memperluas akseptasi digitalisasi sistem
pembayaran.

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap sehat sehingga mendukung ketahanan
eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember 2024 yang tercatat
2,2 miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama Indonesia yang
kuat, seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta besi dan baja.
Perkembangan ini mendukung transaksi berjalan 2024 tetap sehat dan diprakirakan
dalam kisaran defisit rendah 0,1% sampai dengan 0,9% dari PDB. Posisi cadangan
devisa Indonesia pada akhir Desember 2024 tercatat tinggi sebesar 155,7 miliar dolar
AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran
utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional
sekitar 3 bulan impor.

Ke depan, NPI pada 2025 diprakirakan tetap sehat seiring dengan surplus transaksi
modal dan finansial yang berlanjut dan defisit transaksi berjalan yang terjaga dalam
kisaran defisit 0,5% sampai dengan 1,3% dari PDB. Surplus neraca transaksi modal dan
finansial didukung oleh aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif
investor terhadap prospek perekonomian domestik yang lebih baik dan imbal hasil
investasi yang menarik.

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2024 terjaga dalam kisaran sasarannya 2,5±1%,
sejalan inflasi IHK Desember 2024 yang tercatat 1,57% (yoy). Perkembangan ini
dipengaruhi oleh inflasi inti yang terkendali pada level 2,26% (yoy) sejalan dengan
konsistensi suku bunga kebijakan Bank Indonesia (BI-Rate) untuk mengarahkan
ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya. Sementara itu, kelompok volatile
food (VF) mencatat inflasi 0,12% (yoy) didukung oleh peningkatan pasokan pangan
seiring berlanjutnya musim panen, serta eratnya sinergi pengendalian inflasi TPIP/TPID
melalui GNPIP. Secara spasial, inflasi IHK di berbagai daerah juga terkendali dalam
kisaran sasaran inflasi nasional. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap
terkendali dalam sasarannya.



                                                                                           25
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 31
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran,
kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan
domestik, imported inflation yang terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi nilai
tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi. Inflasi
VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi Bank Indonesia
dan Pemerintah Pusat dan Daerah. Bank Indonesia terus berkomitmen memperkuat
efektivitas kebijakan moneter guna menjaga inflasi tahun 2025 dan 2026 terkendali
dalam sasaran 2,5±1%, dengan tetap mendukung upaya turut mendorong pertumbuhan
ekonomi.

Sepanjang 2024, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami
fluktuasi yang signifikan. Dalam waktu singkat rupiah menguat namun dalam sekejap
juga rupiah dapat melemah. Dikutip dari cnbcindonesia.com, per 27 Desember 2024
rupiah ditutup di angka Rp16.230/USD. Posisi ini merupakan yang terlemah sejak 19
Desember 2024. Secara month to date/mtd, rupiah telah terdepresiasi sebesar 2,46%
dan secara year to date/ytd, rupiah telah ambruk sebesar 5,42%. Dalam perjalannya
rupiah sempat mengalami posisi terkuat yakni pada 25 September 2024 di angka
Rp15.095/USD. Sementara rupiah juga pernah anjlok hingga menyentuh level
terburuknya di tahun ini yakni pada 21 Juni 2024 di angka Rp16.445/USD. Sebelumnya,
nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam asumsi makro Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) 2024 yakni sebesar Rp15.000/USD.

Jika dilihat hingga saat ini, posisi rupiah sudah melenceng sekitar Rp1.230/USD atau
telah ambles 8,2% dibandingkan target dari APBN itu sendiri. Sementara menurut
Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), kurs rupiah terhadap dolar AS pada 31
Desember 2024 sebesar Rp 16.157. Ke depan, nilai tukar Rupiah diprakirakan stabil
didukung komitmen Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, imbal hasil
yang menarik, inflasi yang rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang
tetap baik.



Produk Domestik Bruto

Perekonomian Indonesia 2024 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB)
atas dasar harga berlaku mencapai Rp22.139,0 triliun dan PDB per kapita mencapai
Rp78,6 juta atau USD4.960,3. Ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03%.
Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami
pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Lainnya sebesar 9,80%; diikuti Transportasi dan
Pergudangan sebesar 8,69%; dan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar
8,56%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan tumbuh
4,43%. Sedangkan Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masing-masing tumbuh sebesar 4,86% dan
0,67%. Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku
tahun 2024 didominasi oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,98%;
diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar
13,07%; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 12,61%; Konstruksi sebesar
10,09%; serta Pertambangan dan Penggalian sebesar 9,15%. Peranan kelima lapangan
usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 63,90%.




                                                                                           26
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 32
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 terhadap kuartal IV-2023 (y-on-y) tumbuh sebesar
5,02%. Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang
tumbuh signifi kan adalah Jasa Lainnya sebesar 11,36%; diikuti oleh Jasa Perusahaan
sebesar 8,08%; Transportasi dan Pergudangan sebesar 7,92%; dan Informasi dan
Komunikasi sebesar 7,45%. Sebagai lapangan usaha yang memiliki peran dominan,
Industri Pengolahan tumbuh sebesar 4,89%. Sedangkan Perdagangan Besar dan
Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
masing-masing tumbuh sebesar 5,19% dan 0,71%.

Sementara itu, ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 tumbuh sebesar 0,53% (q-to-q).
Pertumbuhan terjadi pada beberapa lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami
pertumbuhan signifi kan diantaranya Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib sebesar 16,63%; diikuti oleh Jasa Pendidikan sebesar 14,94%;
serta Jasa Lainnya sebesar 8,40%. Sementara itu, lapangan usaha yang mengalami
kontraksi terdalam adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 18,49%.




                                                   Sumber: BPS

Dari sisi pengeluaran, ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03% (c-to-c)
dibanding tahun 2023. Pertumbuhan terjadi pada semua komponen PDB Pengeluaran.
Pertumbuhan tertinggi terjadi pada PK-LNPRT sebesar 12,48%; diikuti Komponen PK-P
sebesar 6,61%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 6,51%; Komponen
Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 4,94%; dan Komponen
Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,61%. Sementara itu, Komponen
Impor Barang dan Jasa (factor pengurang dalam PDB menurut pengeluaran) tumbuh
sebesar 7,95%. Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku
tahun 2024 tidak menunjukkan perubahan yang signifi kan. Perekonomian Indonesia
didominasi oleh Komponen PK-RT dengan kontribusi sebesar 54,04%. Komponen
PMTB memiliki kontribusi terbesar kedua yakni sebesar 29,15%, diikuti Komponen
Ekspor Barang dan Jasa sebesar 22,18%; Komponen PK-P sebesar 7,73%; Komponen
Perubahan Inventori sebesar 2,25%; dan Komponen PK-LNPRT sebesar 1,36%.
Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa memiliki kontribusi sebesar 20,39%

Ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 terhadap kuartal IV-2023 tumbuh sebesar 5,02% (y-
on-y). Pertumbuhan terjadi pada semua komponen pengeluaran. Pertumbuhan terti nggi
terjadi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa, yang mengalami peningkatan sebesar
7,63%, diikuti Komponen PK-LNPRT tumbuh sebesar 6,06%. Selain itu, Komponen
PMTB, PK-RT, dan PK-P tumbuh masing-masing sebesar 5,03%, 4,98%, dan 4,17%.
Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 10,36%.

                                                                                           27
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 33
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2024 dibanding kuartal III-2024 tumbuh sebesar
0,53% (q-to-q). Pertumbuhan terti nggi dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 38,58%,
diikuti Komponen PK-LNPRT sebesar 6,36%.

Selain itu, Komponen Ekspor Barang dan Jasa, Komponen PMTB, dan Komponen PK-
RT masing-masing tumbuh sebesar 4,63%, 2,44%, dan 1,64%. Sementara itu,
Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 3,23%. Kelompok provinsi di Pulau
Jawa masih mewarnai struktur perekonomian Indonesia secara spasial selama tahun
2024 dengan kontribusi sebesar 57,02%; diikuti Pulau Sumatera sebesar 22,12%; Pulau
Kalimantan sebesar 8,24%; Pulau Sulawesi sebesar 7,12%; Pulau Bali dan Nusa
Tenggara sebesar 2,81%; serta Pulau Maluku dan Papua sebesar 2,69%. Pada tahun
2024, pertumbuhan ekonomi semua kelompok pulau tercatat kondusif walaupun
dibayangi tekanan global geopolitik dan internal dalam negeri. Secara kumulatif,
pertumbuhan tertinggi (c-to-c) tercatat di kelompok Pulau Maluku dan Papua yang
tumbuh sebesar 7,81%; diikuti Pulau Sulawesi sebesar 6,18%; Pulau Kalimantan
sebesar 5,52%; Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 5,04%; dan Pulau Jawa
sebesar 4,92%. Selanjutnya, kelompok provinsi di Pulau Sumatera tumbuh sebesar
4,45%

                            PDB Menurut Lapangan Usaha
                   Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010
                                    (triliun rupiah)




                                                                                           28
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 34
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



                    Laju Pertumbuhan PDB Menurut Lapangan Usaha
                                      (persen)




                                                Sumber: bps.go.id



Perkembangan Ekspor Impor Indonesia

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor Indonesia Desember 2024
mencapai USD23,46 miliar atau turun 2,24% dibanding ekspor November 2024.
Dibanding Desember 2023 nilai ekspor naik sebesar 4,78%. Ekspor nonmigas
Desember 2024 mencapai USD21,92 miliar, turun 3,36% dibanding November 2024
dan naik 4,83% jika dibanding ekspor nonmigas Desember 2023. Secara kumulatif, nilai
ekspor Indonesia Januari - Desember 2024 mencapai USD264,70 miliar atau naik
2,29% dibanding periode yang sama tahun 2023. Sejalan dengan total ekspor, nilai
ekspor nonmigas yang mencapai USD248,83 miliar juga naik 2,46%. Dari sepuluh
komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Desember 2024, sebagian besar
komoditas mengalami penurunan, dengan penurunan terbesar pada mesin dan
peralatan mekanis serta bagiannya sebesar USD206,1 juta (26,38%). Sementara yang
mengalami peningkatan terbesar adalah logam mulia dan perhiasan/permata sebesar
USD41,9 juta (6,54%).




                                                                                           29
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 35
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari - Desember 2024
naik 5,33% dibanding periode yang sama tahun 2023, demikian juga ekspor hasil
pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 29,81%, sedangkan ekspor hasil
pertambangan dan lainnya turun 10,20%. Ekspor nonmigas Desember 2024 terbesar
adalah ke Tiongkok yaitu USD5,79 miliar, disusul Amerika Serikat USD2,46 miliar, dan
Jepang USD1,45 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 44,21%. Sementara
ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar USD4,10 miliar
dan USD1,35 miliar. Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada
Januari - Desember 2024 berasal dari Provinsi Jawa Barat dengan nilai USD37,87 miliar
(14,31%), diikuti Jawa Timur USD25,72 miliar (9,72%) dan Kalimantan Timur USD25,46
miliar (9,62%).




                                             Sumber : www.bps.go.id

Sedangkan untuk nilai impor Indonesia Desember 2024 mencapai USD21,22 miliar,
naik 8,10% dibandingkan November 2024 atau naik 11,07% dibandingkan Desember
2023. Impor migas Desember 2024 senilai USD3,30 miliar, naik 28,26% dibandingkan
November 2024 atau turun 2,24% dibandingkan Desember 2023. Impor nonmigas
Desember 2024 senilai USD17,92 miliar, naik 5,06% dibandingkan November 2024
atau naik 13,92% dibandingkan Desember 2023.

Dari sepuluh golongan barang utama nonmigas Desember 2024, golongan
mesin/peralatan mekanis dan bagiannya yang mengalami peningkatan tertinggi senilai
USD197,2 juta (6,93%) dibandingkan November 2024. Sementara golongan logam
mulia dan perhiasan/permata mengalami penurunan terbesar senilai USD143,4 juta
(21,11%). Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Desember
2024 adalah Tiongkok USD7,29 miliar (40,65%), Jepang USD1,34 miliar (7,48%), dan
Australia USD0,87 miliar (4,84%). Impor nonmigas dari ASEAN USD2,70 miliar
(15,08%) dan Uni Eropa USD1,14 miliar (6,38%). Seluruh nilai impor menurut golongan
penggunaan barang selama Januari - Desember 2024 mengalami peningkatan
terhadap periode yang sama tahun sebelumnya. Golongan bahan baku/penolong
meningkat tertinggi senilai USD8,52 miliar (5,29%), diikuti barang modal USD2,09 miliar
(5,34%) dan barang konsumsi USD1,16 miliar (5,37%). Neraca perdagangan Indonesia
Desember 2024 mengalami surplus USD2,24 miliar terutama berasal dari sektor
nonmigas USD4,00 miliar, namun sektor migas deficit senilai USD1,76 miliar.


                                                                                           30
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 36
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Inflasi dan IHSG

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada Desember 2024 terjadi inflasi year on
year (y-on-y) sebesar 1,57% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,80.
Inflasi provinsi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 5,36%
dengan IHK sebesar 111,80 dan terendah terjadi di Provinsi Sulawesi Utara sebesar
0,44% dengan IHK sebesar 107,28. Deflasi provinsi y-on-y terjadi di Provinsi Gorontalo
sebesar 0,79% dengan IHK sebesar 106,60. Sedangkan inflasi kabupaten/kota y-on-
y tertinggi terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 5,36% dengan IHK sebesar 111,80
dan terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 0,02% dengan IHK sebesar
110,61. Deflasi kabupaten/kota y-on-y terdalam terjadi di Kota Gorontalo sebesar 1,10%
dengan IHK sebesar 105,07 dan terendah terjadi di Kabupaten Muko Muko sebesar
0,16% dengan IHK sebesar 104,79. Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga
yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu:
kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,90%; kelompok pakaian dan
alas kaki sebesar 1,16%; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah
tangga sebesar 0,59%; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin
rumah tangga sebesar 1,04%; kelompok kesehatan sebesar 1,93%; kelompok rekreasi,
olahraga, dan budaya sebesar 1,17%; kelompok pendidikan sebesar 1,94%; kelompok
penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,48%; dan kelompok perawatan
pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,02%. Sementara kelompok pengeluaran yang
mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok transportasi sebesar 0,30% dan
kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,27%. Tingkat
inflasi month to month (m-to-m) Desember 2024 sebesar 0,44% dan tingkat inflasi year
to date (y-to-d) Desember 2024 sebesar 1,57%. Tingkat inflasi y-on-y komponen inti
Desember 2024 sebesar 2,26%, inflasi m-to-m sebesar 0,17%, dan inflasi y-to-
d sebesar 2,26%.

                                            Inflasi (2020-2024)




                                                 Sumber: BPS, BI


Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,62% menjadi
7.079,90 pada penutupan perdagangan Senin (30/12/2024). Menurut Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), Inarno Djajadi dalam katadata.co.id, pasar modal Indonesia
menunjukkan resiliensi dalam setahun terakhir di tengah banyaknya tantangan global
dan domestik.



                                                                                           31
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 37
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 10 dari 11 sektor saham menguat hari ini, Sektor
teknologi memimpin dengan kenaikan 3,01%. Diikuti sektor barang konsumen primer
dan sektor industri yang masing-masing naik 2,28% dan 1,68%. Sementara hanya ada
satu sektor yang melemah, yaitu sektor keuangan yang terkoreksi 0,28%. Menurut data
RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam negeri mencapai 1 juta kali
transaksi. Total saham berpindah tangan mencapai 26,27 miliar lembar dengan nilai
total transaksi Rp12,39 triliun. Sebanyak 338 saham ditutup menguat, lalu 251 saham
melemah, dan 210 saham stagnan. Emiten top gainers adalah WAPO yang meningkat
34,65%, diikuti MMIX dan KEJU yang masing-masing naik 34,02% dan 24,62%. Di sisi
lain, emiten berkode VTNY menjadi top loser setelah ambles 14,57%, disusul JGLE dan
KREN yang sama-sama terkoreksi 14,29%. Bursa saham Asia sore ini ditutup variatif.
Indeks Nikkei turun 0,96% ke 39.894,54; indeks Hang Seng turun 0,24% ke 20.041,42;
indeks Shanghai naik 0,21% ke 3.407,33; dan indeks Strait Times naik 0,64% ke
3.795,73.

Perlu diketahui bahwa IHSG sudah pernah menempati posisi tertinggi dan terendahnya.
Posisi terendah berada di level 6.993,07 sementara level IHSG pada akhir perdagangan
2024 merupakan posisi tertinggi sepanjang perdagangan berlangsung. Sampai akhir
perdagangan, IHSG tercatat telah memperjualbelikan 26,27 miliar lembar saham
dengan frekuensi sebanyak 1.009,286 kali. Adapun nilai transaksi yang berhasil
dibukukan mencapai Rp12,39 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.367 triliun. Posisi
top gainers LQ45 ditempati oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang melonjak
11,11%. Disusul PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang menguat 5,73% dan
PT United Tractors Tbk (UNTR) yang naik 5,41%. Sementara posisi saham top losers
LQ45 diduduki oleh PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang melemah -
4,43%. Kemudian, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang ambruk -2,63%
dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (JK:BMRI) yang merosot -1,72%.

                                      Grafik Pertumbuhan IHSG




                                           Sumber: finance.yahoo.com



Prospek Perekonomian Indonesia

Pemerintah memasang target proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai
5,2% pada 2025, seperti yang ditetapkan dalam UU APBN 2025. Target tersebut tidak
berbeda dari target 2024 yang sama-sama sebesar 5,2%.

                                                                                           32
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 38
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dalam bisnis.com mengungkapkan
realisasi target pertumbuhan tahun depan akan sangat bergantung pada kebijakan
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Selanjutnya,
International Monetary Fund (IMF) dalam laporan World Economic Outlook edisi
Oktober 2024, memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1%
pada 2025. Bahkan, angka tersebut diperkirakan stagnan hingga 2029. Secara umum,
laporan World Economic Outlook Oktober 2024 menggambarkan bahwa perjuangan
global melawan Inflasi sebagian besar berhasil dimenangkan. Tingkat inflasi secara
global diperkirakan mencapai 3,5% pada akhir 2025, di bawah tingkat rata-rata 2000 -
2019 sebesar 3,6%. Lalu, meskipun terjadi pengetatan kebijakan moneter yang tajam di
banyak belahan dunia, kondisi ekonomi global tetap tangguh sehingga terhindar dari
resesi.

Bank Dunia atau World Bank dalam laporan Indonesia Economic Prospects edisi
Desember 2024, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1% pada
2025. Bank Dunia menyoroti bahwa prospek ekonomi ini menghadapi risiko yang
seimbang. Di mana risiko negatif mencakup ketegangan geopolitik yang meningkat
sekaligus potensi penundaan dalam reformasi fiskal dan struktural. Sementara itu,
dalam laporan Economic Surveys Indonesia edisi November 2024, Organisation for
Economic Co-operation and Development (OECD) memproyeksikan ekonomi Indonesia
akan tumbuh mencapai 5,2% pada 2025. Secara keseluruhan, OECD memandang
perekonomian Indonesia telah pulih dari efek pandemi Covid-19. Kendati demikian, kini
Indonesia terdampak ketidakpastian perekonomian global. Oleh sebab itu, lembaga
yang beranggotakan banyak negara-negara maju tersebut menekankan perlunya
kebijakan moneter dan fiskal yang tetap prudent untuk mempertahankan stabilitas
ekonomi makro Indonesia.

Tinjauan Industri Sel Punca (Stem Cell)

Sel punca (Stem Cell) adalah sel tubuh manusia dengan kemampuan istimewa yakni
mampu memperbaharui atau meregenerasi dirinya sendiri (self regenerate / self
renewal) dan mampu berdiferensiasi menjadi sel lain yang spesifik (differentiate).
Karena sifatnya tersebut, sel punca kerap digunakan sebagai bahan transplantasi
dalam pengobatan medis. Prosedur transplantasi sel punca dilakukan dengan
menanam sel punca di organ tubuh tertentu untuk menggantikan sel yang rusak akibat
suatu penyakit. Pelayanan dengan Terapi Sel Punca (Stem Cell) saat ini masih terus
dikembangkan khususnya untuk berbagai penyakit kronis dan penyakit degeneratif yang
belum bisa disembuhkan dengan obat-obatan yang sudah ada. Beberapa potensi Sel
Punca (Stem Cell) diantaranya yaitu dapat meredakan peradangan, menjaga
keseimbangan sistem imun, agen anti-mikrobial, dan lain-lain. Potensi tersebut dapat
dimanfaatkan dalam proses penyembuhan penyakit degeneratif seperti; Kasus
Orthopedi (Tulang), Stroke, Jantung, Luka Bakar, Kebotakan, dll. Terapi Stem cell di
Indonesia diatur secara ketat melalui berbagai macam regulasi guna memastikan
keamanan, efektivitas, serta kepatuhan terhadap standar medis dan hukum yang
berlaku. Regulasi yang dimaksud tertuang dalam Undang Undang No. 17 Tahun 2023
tentang Kesehatan, Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024 tentang Petunjuk
Pelaksana Undang Undang Kesehatan, serta Permenkes No. 14 Tahun 2021 Standar
Kegiatan Usaha Dan Produk Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis
Risiko Sektor Kesehatan.



                                                                                           33
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 39
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Seiring dengan perkembangan terapi regeneratif tersebut, PT Prodia Widyahusada
(Laboratorium Klinik Prodia), laboratorium klinik swasta di Indonesia mengembangkan
fasilitas dan layanannya dengan membangun perusahaan baru yaitu PT Prodia
StemCell Indonesia (ProSTEM) yang khusus bergerak di bidang laboratorium sel punca.
Prodia StemCell Indonesia telah menjadi Laboratorium Penyimpanan, Pemrosesan,
Pengolahan, Penelitian serta Pengaplikasian Klinis Stem Cell yang pertama dengan izin
terlengkap dimana Tahun 2021 lalu ProSTEM telah memperoleh sertifikasi CPOB (Cara
Pembuatan Obat yang Baik) dari BPOM RI. Tahun 2024 lalu, ProSTEM mencatat
tonggak sejarah baru di dunia terapi berbasis stem cell. ProSTEM menjadi laboratorium
pengolahan dan penyimpanan stem cell pertama di Indonesia yang berhasil meraih
Sertifikat Akreditasi PARIPURNA sebagai Laboratorium Penunjang Fasilitas Pelayanan
Kesehatan dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI
yang pertama di Indonesia. Pencapaian ini merupakan salah satu wujud komitmen
ProSTEM baik kepada Lembaga penyelenggara layanan Kesehatan, klinisi maupun
pasien bahwa ProSTEM dalam menjamin mutu dan keamanan produk serta layanan di
ProSTEM. Dengan akreditasi ini, ProSTEM bertekad untuk terus meningkatkan kualitas
dan inovasi, demi menyediakan produk dan layanan terbaik. Harapannya, ProSTEM
dapat mendukung Indonesia menjadi pemimpin dalam terapi stem cell di negeri sendiri.

PT. Prodia StemCell Indonesia (ProSTEM) terus menunjukkan komitmennya dalam
mengembangkan industri bioteknologi di Indonesia dengan menerapkan standar
internasional dalam setiap aspek operasionalnya. Sebagai perusahaan yang berfokus
pada penelitian, pengembangan, dan produksi sel punca (stem cell), ProSTEM
berperan penting dalam mendorong inovasi serta memberikan dampak nyata bagi dunia
kesehatan nasional. Dr. Cynthia, Direktur PT Prodia StemCell Indonesia dalam
jpnn.com menuturkan dengan sertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP) yang
diakui secara global, pihaknya memastikan seluruh proses produksi sel punca dilakukan
dengan standar tertinggi guna menjamin keamanan, kualitas, dan efikasi produk. Hal ini
menjadikan ProSTEM sebagai salah satu pelopor dalam industri terapi sel di Indonesia,
yang mampu bersaing di kancah internasional. Dr. Cynthia menambahkan, melalui
penelitian yang berkelanjutan dan kerja sama dengan berbagai institusi kesehatan, kami
berupaya menghadirkan terapi berbasis sel punca yang aman dan efektif. ProSTEM
juga aktif berkontribusi dalam pengembangan ekosistem bioteknologi nasional melalui
berbagai kerja sama strategis dengan rumah sakit, universitas, dan lembaga riset.
Upaya ini bertujuan untuk mempercepat implementasi terapi sel punca di Indonesia,
membuka peluang pengobatan bagi berbagai penyakit degeneratif, serta mendukung
pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.

Terapi sel punca merupakan peluang besar dalam dunia medis, namun juga diiringi
dengan tantangan yang signifikan. Chyntia Retna Sartika yang juga menjabat sebagai
Wakil Ketua Asosiasi Sel Punca Indonesia, dikutip dalam kontan.co.id menyampaikan,
pengembangan terapi sel punca memerlukan kerjasama berbagai pihak untuk
mengoptimalkan peluang dan menghadapi tantangan. Teknologi berkembang sangat
cepat, tetapi regulator harus memastikan asas kemanfaatan, kesehatan, dan
keamanan. Sunarno, Kepala Pusat Riset Biomedis BRIN, menekankan pentingnya
presentasi hasil riset secara transparan untuk memastikan keamanan bagi masyarakat.
Di Indonesia, beberapa fasilitas sudah mulai menerapkan terapi sel punca, terutama di
kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali. Namun, Amin Soebandrio, Ketua
Komite Sel Punca, mengingatkan pentingnya verifikasi produk sel punca yang
digunakan. Fasilitas yang menerapkan terapi sel punca di Indonesia ada yang sudah
mendapatkan izin operasional dari Kementerian Kesehatan dan beberapa juga telah
menerima sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM.
                                                                                           34
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 40
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Namun, proses untuk mendapatkan sertifikasi ini tidaklah mudah. Hanya ada empat
fasilitas yang sudah mendapatkan CPOB, sementara sepuluh lainnya mendapatkan izin
dari Kementerian Kesehatan. Perbedaan antara laboratorium yang memiliki izin CPOB
dan yang hanya memiliki izin dari Kementerian Kesehatan terletak pada jenis
pengolahan sel punca yang dilakukan. Laboratorium dengan izin CPOB biasanya
mengolah sel punca untuk penggunaan alogenik, sementara yang lain untuk otologus.
Dalam penerapannya, terapi sel punca harus dilakukan oleh dokter spesialis sesuai
dengan indikasi penyakit. Dengan berkembangnya teknologi sel punca, masyarakat
diharapkan dapat semakin memahami manfaat dan risiko dari terapi ini. Kolaborasi
antara akademisi, peneliti, dan pemerintah, harapannya, bisa mempercepat
pengembangan riset sel punca di Indonesia, sehingga dapat memberikan dampak
positif yang nyata bagi masyarakat luas.

Pandemi Covid-19 yang lalu telah menjadi berkah bagi pengembangan stem cells atau
sel punca dan metabolitnya di Tanah Air. Saat ini, harga sel punca komersial masih
tergolong mahal di kisaran Rp 200 juta-Rp 250 juta per tindakan. Inovasi sel punca
untuk pengobatan berbagai macam penyakit pun terus dikembangkan. Harga tindakan
terapi sel punca yang mahal tak bisa dihindari karena proses produksinya berbiaya
besar. Tingginya biaya produksi ini antara lain terlihat dari fasilitas produksi sel punca
dan metabolitnya. Laboratorium pengolahan sel punca harus memiliki fasilitas
spesifikasi cGMP (current Good Manufacturing Practices), yang memperhatikan
pengendalian mikroba, jumlah partikel, suhu ruangan, kelembapan, intensitas cahaya
serta aliran, kecepatan dan tekanan udara. Laboratorium dengan spesifikasi seperti ini
sangat penting untuk diterapkan pada laboratorium pengolahan sel punca karena dapat
mempengaruhi kualitas sel punca. Sel punca disimpan pada suhu -196°C dalam tangki
nitrogen cair fase uap untuk mempertahankan kestabilan suhu sehingga dipastikan sel
punca tersimpan dengan baik dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Ketua Komite Pengembangan Sel Punca dan Sel Amin Soebandrio dalam Kompas.id
mengatakan, produk stem cells untuk Indonesia masih sangat mahal karena biaya
produksinya memang sangat mahal, medianya semuanya impor, alatnya semuanya
impor. Penelitian sel punca telah dilakukan di Indonesia selama beberapa dekade.
Namun pengembangan sel punca diakui semakin terdongkrak sejak pandemi Covid-19.
Ketika pandemi, menurut Amin, memang terjadi pengecualian. Semua pendekatan yang
dianggap bisa menyelamatkan jiwa pasien dicoba dengan aturan yang lebih longgar.
Hal ini juga berlaku pada pemanfaatan sel punca di era pandemi. Jadi, otomatis pada
saat itu penggunaan stem cell melonjak dan walaupun sebelumnya penggunaan stem
cell untuk keperluan lain itu sudah ada, tapi belum begitu terdengar. Nah, setelah era
Covid, tentu semua peraturan dikembalikan, termasuk peraturan untuk pengembangan
pengobatan. Indonesia saat ini resmi memiliki 5 fasilitas pengembangan sel punca yang
telah bersertifikat CPOB, yaitu PT Bifarma Adiluhung, Prodia StemCell Indonesia, RSU
Dr Cipto Mangunkusumo, PT Daewoong Biologics Indonesia (DBI), dan Stem Cell and
Cancer Research (SCCR) Indonesia.

Berdasarkan kemampuan mengubah bentuk dan kemampuan pembelahan dirinya,
produk Sel Punca (stem cell) dibedakan menjadi totipotent, pluripotent, multipotent,
oligopotent, dan unipotent. Sel punca totipotent dan pluripotent dilarang digunakan
karena berasal dari embrio atau janin manusia. Selain karena alasan etika dan
agama, sel embrionic ini bisa memicu keganasan. Sementara untuk stem cell
oligopotent dan unipotent berpotensi memunculkan reaksi penolakan jika digunakan.



                                                                                           35
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 41
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Sel punca yang tergolong paling aman digunakan adalah multipotent yang bersumber
dari bagian organ tubuh yang memiliki pembuluh darah. Salah satu stem cell yang
dipakai atau dikembangkan oleh Bifarma dengan merek Regenic adalah sel punca dari
tali pusat karena merupakan sel yang paling muda. Harga rata-rata stem cell komersial
sebesar Rp 200 juta - Rp 250 juta untuk satu kali tindakan infus. Untuk sel punca yang
masih standar pelayanan berbasis penelitian, harga bisa lebih murah karena diatur
hanya untuk menggantikan ongkos produksi. Karena harga sel punca yang mahal,
pasien akhirnya lebih banyak menggunakan hasil metabolik atau produk turunan sel
punca berupa sekretom. Harga sekretom lebih murah, yaitu Rp 2 juta - Rp 2,5 juta untuk
1,5 cc sekretom. Jadi waktu membuat sekretom, stem cell yang sudah jadi diproses,
dikelola lagi dimasukkan di dalam satu medium pengembang. Tapi tujuannya bukan
memperbanyak stem cell, namun supaya stem cell itu mengeluarkan metaboliknya.

Research and Markets menilai pasar pengobatan regeneratif Indonesia bernilai sebesar
USD 13,57 juta pada tahun 2024, dan diperkirakan akan mencapai USD 22,30 juta
pada tahun 2030, meningkat dengan CAGR sebesar 8,83%. Pasar pengobatan
regeneratif di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan, didorong oleh
kemajuan dalam penelitian medis, peningkatan kesadaran akan perawatan kesehatan,
dan meningkatnya permintaan akan pilihan pengobatan yang inovatif. Sebagai negara
dengan perekonomian yang berkembang pesat dengan infrastruktur kesehatan yang
terus berkembang, Indonesia menawarkan peluang yang besar untuk pertumbuhan
pengobatan regeneratif. Meningkatnya prevalensi penyakit kronis, termasuk diabetes,
penyakit jantung, dan kanker, semakin mendorong kebutuhan akan pengobatan inovatif
seperti terapi sel punca dan regenerasi jaringan. Peningkatan yang sedang berlangsung
dalam sistem perawatan kesehatan Indonesia, didukung oleh inisiatif pemerintah untuk
memodernisasi sektor ini, menciptakan lingkungan yang mendukung untuk adopsi
pengobatan regeneratif. Fokus pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur perawatan
kesehatan dan keterbukaannya terhadap solusi medis yang canggih, termasuk terapi
regeneratif, memperkuat potensi pasar.

Namun, kerangka kerja peraturan untuk pengobatan regeneratif di Indonesia masih
terus berkembang, sehingga menimbulkan tantangan dalam memastikan keamanan,
kemanjuran, dan standarisasi pengobatan. Selain itu, tingginya biaya terapi regeneratif,
khususnya pengobatan berbasis sel punca dan pengeditan gen, membatasi akses bagi
masyarakat luas. Ke depannya, pasar untuk pengobatan regeneratif di Indonesia
diperkirakan akan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi yang
meningkatkan efektivitas pengobatan dan mengurangi biaya. Meningkatnya permintaan
akan solusi perawatan kesehatan yang canggih, dikombinasikan dengan dukungan
pemerintah dan perbaikan infrastruktur perawatan kesehatan yang sedang berlangsung,
kemungkinan besar akan menciptakan lingkungan pasar yang menguntungkan. Seiring
dengan semakin matangnya pasar, kerangka kerja peraturan yang lebih jelas
diantisipasi, memfasilitasi adopsi terapi regeneratif yang lebih luas di seluruh dunia.

Industri Stem Cell Dunia

Menurut Precedence Research, pasar sel punca global bernilai USD 16,73 miliar pada
tahun 2024 dan diproyeksikan mencapai USD 48,83 miliar pada tahun 2034, dengan
CAGR sebesar 11,3% dari tahun 2024 hingga 2034. Sel punca adalah sel khusus
dalam tubuh manusia yang dapat berdiferensiasi menjadi jenis sel lain seperti jantung,
otak, dan sel otot untuk menjalankan fungsi tertentu. Sel punca sangat penting dalam
ilmu kedokteran karena terapi sel punca atau pengobatan regeneratif membantu
memprediksi kemungkinan penyebab penyakit dan mengobatinya dengan tepat.
                                                                                           36
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 42
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Di India, Satuan Tugas Sel Punca (SCTF) bertanggung jawab untuk mengevaluasi
proposal proyek, mendukung perumusan protokol, serta memantau dan mengevaluasi
hasil. Lembaga-lembaga pendanaan utama seperti CSIR, DBT, ICMR, dan DST
mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan sel punca di India. Reliance Life
Sciences mencetak pencapaian penting melalui lini sel hES, yang pertama dari India
yang menerima penerimaan dan terdaftar di registri Sel Punca Inggris. Perusahaan-
perusahaan terkemuka yang berkontribusi terhadap pertumbuhan pasar sel punca
adalah Reliance Life Sciences, Advanced Cell Therapeutics, CryoCell, Life Cell, dll.

Namun, ada standar untuk mengumpulkan, memproses, dan menyimpan sel punca
yang dapat diterapkan untuk penggunaan klinis. Komite Puncak Nasional dan Komite
Institusional adalah badan pengatur yang menangani masalah-masalah yang berkaitan
dengan sel punca. Cryo-Save, bank darah tali pusat menginvestasikan $1,6 juta untuk
bank sel punca di India. Di Bangalore, Institut Biologi Sel Punca dan Pengobatan
Regeneratif (inStem) adalah sebuah institut otonom yang didanai oleh Departemen
Bioteknologi, Pemerintah India yang berkomitmen untuk mempelajari sel punca dan
biologi regeneratif. Asia Pasifik diperkirakan akan menjadi wilayah dengan pertumbuhan
tercepat di pasar sel punca selama periode perkiraan karena meningkatnya populasi
pasien dan terapi berbasis sel yang kuat. Organisasi pemerintah yang mendukung
penelitian sel punca termasuk Masyarakat Jepang untuk Pengobatan Regeneratif,
Masyarakat Korea untuk Penelitian Sel Punca, Masyarakat Sel Punca Singapura, Sel
Punca Australia, Masyarakat Taiwan untuk Penelitian Sel Punca, dan Yayasan Sel
Punca Nasional Australia.

International Society for Stem Cell Research (ISSCR) bekerja sama dengan Stem Cell
Society Singapore, merencanakan sebuah simposium pada tahun 2024 dengan
mengundang para peneliti di seluruh kawasan Asia Pasifik. Dalam simposium ini, para
peneliti diizinkan untuk berbagi penelitian terbaru mereka tentang sel punca jaringan
dengan perannya dalam pemeliharaan, perbaikan, dan penuaan. Negara-negara seperti
Singapura, Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang muncul sebagai pemain kuat dengan
teknologi mutakhir dan fasilitas canggih mereka.




                                                                                           37
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 43
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

1. Penyesuaian Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif

   Sesuai dengan POJK 35 Pasal 32, Penilai Bisnis wajib melakukan penyesuaian
   terhadap pos yang bersifat tidak berulang (non-recurring), pos diluar operasi normal
   (non-operational) perusahaan, penyesuaian pengaruh unsur kendali, dan
   penyesuaian pos lainnya yang tidak wajar.

   Kami berpendapat bahwa Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif
   ProStem perlu dilakukan penyesuaian dalam rangka normalisasi Laporan Posisi
   Keuangan dan Laba-Rugi untuk memberikan gambaran nilai ekonomi yang
   sesungguhnya dari ProStem.

   Laporan Posisi Keuangan pada umumnya perlu dilakukan penyesuaian terhadap
   akun-akun yang bersifat non operasi dan aset-aset yang tidak digunakan dalam
   operasi perusahaan. Dalam Laporan Posisi Keuangan ProStem per 31 Desember
   2024, akun yang memerlukan normalisasi adalah aset pajak tangguhan.

   Laba Rugi Komprehensif perlu dilakukan penyesuaian terhadap pendapatan dan
   biaya yang tidak berulang (non-recurring) dan non-operasi antara lain sebagai
   berikut :

        - Pendapatan jasa giro
        - Pendapatan lain-lain
        - Beban lain-lain

   Normalisasi Laporan Posisi Keuangan dan Laba-Rugi Komprehensif tersebut di atas
   akan menjadi dasar dalam penyusunan proyeksi Laporan Posisi Keuangan dan
   Laba Rugi Komprehensif ProStem.

   Laporan Posisi Keuangan dan Laba-Rugi yang telah dinormalisasi dapat dilihat
   pada Lampiran : C-1 dan C-2.


2. Analisis Laporan Posisi Keuangan dan Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
   Komprehensif Lain

  Laporan keuangan ProStem per 31 Desember 2024 merupakan laporan keuangan
  yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik.

   Perbandingan Kinerja Per Tanggal Penilaian dengan Kinerja Historis

   Laporan keuangan ProStem per 31 Desember 2024 merupakan laporan keuangan
   yang sudah diaudit, demikian juga laporan keuangan ProStem per 31 Desember
   2020 - 2023 merupakan laporan keuangan yang telah diaudit. Berdasarkan
   penelaahan kami atas laporan keuangan per Tanggal Penilaian dan laporan
   keuangan historis dapat kami simpulkan antara lain sebagai berikut:




                                                                                           38
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 44
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



                                     PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                       LAPORAN POSISI KEUANGAN
                    UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
                                                                (dalam Rupiah)
                                           31-Dec-20           31-Dec-21            31-Dec-22         31-Dec-23          31-Dec-24

 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                        1,121,134,906       5,936,967,922      24,428,474,193      8,720,833,342      8,053,590,607
 Piutang usaha                             2,001,358,509       1,894,056,510       1,618,475,663      1,615,415,794      3,121,319,441
 Piutang lain-lain                           167,937,004         102,366,524          58,079,420        160,568,920         97,902,296
 Piutang lain pihak berelasi                           -                                              7,082,155,045                  -
 Pajak dibayar dimuka                                  -                                              2,343,997,249      2,377,155,595
 Persediaan                                3,704,403,281      3,193,504,495        3,055,688,676      3,652,442,277      5,762,030,492
 Biaya dibayar dimuka                         23,454,691         21,557,012           22,249,772         22,404,141          9,402,226
 Uang muka                                   199,473,994      1,681,141,056       28,655,056,478            555,000      4,140,131,357
 Total Aset Lancar                         7,217,762,385     12,829,593,519       57,838,024,202     23,598,371,768     23,561,532,014

 ASET TIDAK LANCAR
 Aset tetap                              35,797,119,101      35,486,123,466       35,757,621,252     37,558,668,976     48,256,946,827
 Aset tak berwujud                           34,483,834                                                 163,527,773        451,366,801
 Aset dalam penyelesaian                                                           3,527,588,462     64,081,454,822     54,879,197,184
 Aset tidak lancar lainnya                                                                     -        245,490,958        245,592,986
 Aset pajak tangguhan                                                                                             -        318,407,197
 Total Aset tidak lancar lainnya         35,831,602,935      35,486,123,466       39,285,209,714    102,049,142,529    104,151,510,995
 TOTAL ASET                              43,049,365,320      48,315,716,985       97,123,233,916    125,647,514,297    127,713,043,009

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS LANCAR
 Utang bank                                2,742,857,143       2,742,857,143       2,742,857,143                  -
 Utang usaha                                 514,991,610         660,202,023         849,882,650      2,968,322,197      2,370,386,638
 Pendapatan diterima di muka                  26,712,000          13,500,000          75,625,000         69,195,505         87,471,655
 Beban akrual                                 40,995,000          58,330,071         125,909,126        357,139,170        111,250,249
 Utang pajak                                  47,601,153          85,820,994         172,157,351        154,482,834        244,929,795

 Total Liabilitas lancar                   3,373,156,906       3,560,710,231       3,966,431,270      3,549,139,706      2,814,038,337

 LIABILITAS TIDAK LANCAR
 Utang lain-lain                         63,485,954,352      51,492,983,717      107,021,247,209                  -
 Liabilitas jangka panjang
 - Utang bank                            13,257,142,857      10,514,285,714        7,771,428,571                 -
 Liabilitas imbalan pasca kerja                       -         186,977,534          211,405,653       284,189,224        297,674,622

 Total Liabilitas tidak lancar           76,743,097,209      62,194,246,965      115,004,081,433       284,189,224        297,674,622

 EKUITAS
 Modal saham                              15,809,500,000     39,523,750,000       39,523,750,000    183,158,590,825    183,158,590,825
 Agio saham                                 (195,052,045)      (195,052,045)        (195,052,045)      (195,052,045)      (195,052,045)
 Penghasilan komprehensif lain                         -                              41,438,516         62,440,046        385,526,945
 Saldo Laba                              (52,681,336,750)    (56,767,938,166)    (61,217,415,258)   (61,211,793,459)   (58,747,735,675)

 Total Ekuitas                           (37,066,888,795)    (17,439,240,211)    (21,847,278,787)   121,814,185,367    124,601,330,050

 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS            43,049,365,320      48,315,716,985       97,123,233,916    125,647,514,297    127,713,043,009




                                                                                                                                39
                                   Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 45
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



 Kas dan Setara Kas.

 Jumlah kas dan setara kas ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020,
 2021, 2022, 2023, dan 2024 adalah sebagai berikut :

 2020      :   Rp. 1.121.134.906
 2021      :   Rp. 5.936.967.922
 2022      :   Rp. 24.428.474.193
 2023      :   Rp. 8.720.833.342
 2024      :   Rp. 8.053.590.607

 Pada tanggal 31 Desember 2024, kas dan setara kas milik ProStem sebesar
 Rp. 8.053.590.607,-, jumlah ini jauh sedikit lebih rendah dari periode yang berakhir
 pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp. 8.720.833.342,- dikarenakan adanya
 penambahan aset tetap.

 Kas dan setara kas milik ProStem pada periode yang berakhir pada tanggal
 31 Desember 2023 sebesar Rp. 8.720.833.342,-, jumlah          ini lebih rendah
 dibandingkan periode yang berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar
 Rp. 24.428.474.193,-. Penurunan kas setara kas yang terjadi tahun 2022 terjadi
 karena pelunasan hutang.

 Kas dan setara kas milik ProStem pada periode yang berakhir pada tanggal
 31 Desember 2022 sebesar Rp. 24.428.474.193,-, jumlah          ini lebih tinggi
 dibandingkan periode yang berakhir pada 31 Desember 2021 sebesar
 Rp. 5.936.967.922,-. Peningkatan ini terutama karena adanya pada penambahan
 utang lain-lain.

 Pada tanggal 31 Desember 2021, kas dan setara kas milik ProStem sebesar
 Rp. 5.936.967.922,- lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada tanggal
 31 Desember 2020 yaitu sebesar Rp. 1.121.134.906,- yang disebabkan oleh
 adanya peningkatan modal.


 Piutang Usaha

 Piutang usaha ProStem Per 31 Desember 2024 sebesar Rp. 3.121.319.441,- yang
 terdiri dari Rp. 404.793.080,- merupakan piutang klien dan Rp. 4.005.135.700,-
 merupakan piutang terapi. Piutang usaha per 31 Desember 2024 ini juga telah
 memperhitungkan cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha sebesar
 Rp. 1.288.609.339,-. Jumlah piutang usaha ProStem pada tanggal-tanggal
 31 Desember 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024 adalah sebagai berikut :

 2020      :   Rp. 2.001.358.509
 2021      :   Rp. 1.894.056.510
 2022      :   Rp. 1.618.475.663
 2023      :   Rp. 1.615.415.794
 2024      :   Rp. 3.121.319.441




                                                                                         40
                          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 46
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



 Piutang usaha ProStem per 31 Desember 2024 sebesar Rp. 3.121.319.441,- jauh
 lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
 sebesar Rp. 1.615.415.794,- disebabkan oleh peningkatan piutang terapi.

 Pada periode 31 Desember 2023, piutang usaha ProStem sebesar
 Rp. 1.615.415.794,- mengalami penurunan dibandingkan periode yang berakhir
 pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp. 1.618.475.663,- disebabkan oleh
 penurunan jumlah piutang klien.

 Pada periode 31 Desember 2022, piutang usaha ProStem sebesar
 Rp. 1.618.475.663,- mengalami penurunan dibandingkan periode yang berakhir
 pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp. 1.894.056.510,- disebabkan oleh
 peningkatan cadangan kerugian piutang.

 Berdasarkan penelaahan manajemen perusahaan terhadap masing-masing akun
 piutang pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian nilai
 atas piutang tak tertagih adalah cukup.


 Persediaan
 Terdiri dari persediaan bahan baku, barang jadi, barang dalam proses, barang jadi,
 barang habis pakai, dan bahan pembantu.

 Jumlah Persediaan ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
 2023, dan 2024 adalah sebagai berikut :
 2020      :   Rp. 3.704.403.281
 2021      :   Rp. 3.193.504.495
 2022      :   Rp. 3.055.688.676
 2023      :   Rp. 3.652.442.277
 2024      :   Rp. 5.762.030.492

 Persediaan ProStem untuk periode yang berakhir 31 Desember 2024 sebesar
 Rp. 5.762.030.492,- lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada 31
 Desember 2023 sebesar Rp. 3.652.442.277,- disebabkan oleh peningkatan bahan
 baku, barang dalam proses, barang jadi, dan barang habis pakai.

 Pada tanggal 31 Desember 2023, persediaan ProStem sebesar Rp. 3.652.442.277,-
 lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
 sebesar Rp. 3.055.688.676,- Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan jumlah
 persediaan.

 Pada tanggal 31 Desember 2022, persediaan ProStem sebesar Rp. 3.055.688.676,-
 lebih rendah dibandingkan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
 sebesar Rp. 3.193.504.495,- Penurunan ini disebabkan oleh penurunan jumlah
 persediaan.

 Pada tanggal 31 Desember 2021, persediaan ProStem sebesar Rp. 3.193.504.495,-
 lebih rendah dibandingkan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
 sebesar Rp. 3.704.403.281,- Penurunan ini disebabkan oleh penurunan jumlah
 persediaan dan diterapkannya cadangan penyisihan persediaan.
                                                                                         41
                          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 47
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



 Berdasarkan penelaahan manajemen perusahaan terhadap masing-masing akun
 piutang pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian
 penurunan nilai atas persediaan adalah cukup

 Utang Bank
 Terdiri dari utang jangka pendek dan utang jangka panjang.

 Jumlah utang bank pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022, 2023,
 dan 2024 adalah sebagai berikut :

 2020      :   Rp.16.000.000.000
 2021      :   Rp.13.257.142.857
 2022      :   Rp.10.514.285.714
 2023      :   Rp. -
 2024      :   Rp. -

 ProStem untuk periode yang berakhir 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2024
 tidak memiliki utang bank.

 Pada tanggal 31 Desember 2023, utang bank ProStem sebesar Rp. NIHIL,- lebih
 rendah dibandingkan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
 sebesar Rp. 10.514.285.714,- Penurunan ini disebabkan oleh pembayaran utang.

 Pada tanggal 31 Desember 2022, utang bank ProStem sebesar
 Rp. 10.514.285.714,- lebih rendah dibandingkan periode yang berakhir pada
 tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp. 13.257.142.857,- Penurunan ini
 disebabkan oleh pembayaran utang.

 Pada tanggal 31 Desember 2021, utang bank ProStem sebesar
 Rp. 13.257.142.857,- lebih rendah dibandingkan periode yang berakhir pada
 tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp. 16.000.000.000,- Penurunan ini
 disebabkan oleh pembayaran utang.

 Ekuitas
 Jumlah Ekuitas ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
 2023, dan 2024 masing-masing adalah sebesar :

 2020      :   Rp ( 37.066.888.795)
 2021      :   Rp. (17.439.240.211)
 2022      :   Rp. (21.847.278.787)
 2023      :   Rp. 121.814.185.367
 2024      :   Rp. 124.601.330.050

 Peningkatan Ekuitas ProStem untuk periode yang berakhir 31 Desember 2024
 sebesar Rp. 124.601.330.050,- lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir
 pada 31 Desember 2023 sebesar Rp. 121.814.185.367,- disebabkan oleh
 peningkatan penghasilan komprehensif lain dan peningkatan saldo laba akibat
 meningkatnya pendapatan.


                                                                                         42
                          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 48
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan


                                           PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                         LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
                                                               (dalam Rupiah)

                                                   31-Dec-20         31-Dec-21         31-Dec-22          31-Dec-23          31-Dec-24

  Pendapatan                                      3,718,656,949      8,258,310,458     9,882,482,810    17,375,113,180     25,347,694,222
  Beban Pokok Penjualan                          (2,593,687,625)    (2,877,844,133)   (3,198,194,170)   (5,897,913,448)    (7,903,881,757)
  LABA BRUTO                                      1,124,969,324      5,380,466,325     6,684,288,640    11,477,199,732     17,443,812,465

  BEBAN OPERASIONAL
  Penjualan dan Pemasaran                          (490,093,737)      (288,834,551)     (302,659,561)      (438,246,748)      (557,629,794)
  Beban Umum dan Administrasi                    (7,426,984,570)    (7,453,190,658)   (9,082,241,152)   (10,418,718,335)   (14,607,227,434)
  Jumlah Beban Operasional                       (7,917,078,307)    (7,742,025,209)   (9,384,900,713)   (10,856,965,083)   (15,164,857,228)

  Laba Operasional                               (6,792,108,983)    (2,361,558,884)   (2,700,612,073)      620,234,649      2,278,955,237

  PENDAPATAN / (BEBAN) LAIN-LAIN
  Pendapatan jasa giro                               12,427,672         22,597,923        53,738,059        77,945,379         39,609,396
  Beban bunga                                    (1,834,406,349)    (1,478,422,222)   (1,085,406,349)     (507,220,952)                 -
  Penghasilan (beban) lainnya                       188,617,176       (269,218,233)      (58,475,131)     (185,337,277)       145,493,154
                                                 (1,633,361,501)    (1,725,042,532)   (1,090,143,421)     (614,612,850)       185,102,550


  LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                 (8,425,470,484)    (4,086,601,416)   (3,790,755,494)        5,621,799      2,464,057,787

  MANFAAT / (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
  - Pajak kini
  - Pajak tangguhan
                                                               -                 -                 -                  -                  -

  LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                     (8,425,470,484)    (4,086,601,416)   (3,790,755,494)        5,621,799      2,464,057,787

  PENGHASILAN / (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN                      -                 -        41,438,516        21,001,530         (49,769,722)

  TOTAL KOMPREHENSIF
  LABA TAHUN BERJALAN                            (8,425,470,484)    (4,086,601,416)   (3,749,316,978)       26,623,329      2,414,288,065




 Pendapatan

 Pendapatan ini berasal dari penjualan bahan kimia, instrument, imunologi, servis,
 hermatologi.

 Jumlah Pendapatan ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
 2022, 2023, dan 2024 masing-masing adalah sebesar :

 2020        :   Rp. 3.718.656.949
 2021        :   Rp. 8.258.310.458
 2022        :   Rp. 9.882.482.810
 2023        :   Rp. 17.375.113.180
 2024        :   Rp. 25.347.694.222

 Pendapatan ProStem sampai dengan 31 Desember 2024 sebesar
 Rp. 25.347.694.222,- mengalami peningkatan dibandingkan periode per tanggal
 31 Desember 2023 sebesar Rp. 17.375.113.180. Peningkatan ini disebabkan oleh
 kenaikan pendapatan laboratorium pengolahan sel punca, pendapatan bank
 jaringan dan/atau sel punca, dan pendapatan laboratorium penelitian sel, sel punca
 dan turunannya.




                                                                                                                                  43
                                Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 49
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



 Pendapatan ProStem sampai dengan 31 Desember 2023 sebesar
 Rp. 17.375.113.180,- mengalami peningkatan dibandingkan periode per tanggal
 31 Desember 2022 sebesar Rp. 9.882.482.810. Peningkatan ini disebabkan oleh
 kenaikan pendapatan laboratorium pengolahan sel punca

 Sampai dengan periode 31 Desember 2022 pendapatan ProStem sebesar
 Rp. 9.882.482.810 lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada
 31 Desember 2021 sebesar Rp. 8.258.310.458. Meningkatnya pendapatan ini
 disebabkan oleh pendaftaran sel punca, pemrosesan dan penyimpanan sel punca.

 Sampai dengan periode 31 Desember 2021 pendapatan ProStem sebesar
 Rp. 8.258.310.458 lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada
 31 Desember 2020 sebesar Rp. 3.718.656.949. Meningkatnya pendapatan ini
 disebabkan antara lain oleh pemrosesan dan penyimpanan sel punca, rujukan, dan
 penelitian.


 Laba / (rugi) Bersih

Jumlah laba / (rugi) bersih ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
2022, 2023, dan 2024 masing-masing adalah sebesar:

 2020      :   Rp. (8.425.470.484)
 2021      :   Rp. (4.086.601.416)
 2022      :   Rp. (3.790.755.494)
 2023      :   Rp.      5.621.799
 2024      :   Rp. 2.464.057.787

Laba bersih ProStem sampai dengan 31 Desember 2024 sebesar
Rp. 2.464.057.787,-, lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada
31 Desember 2023 sebesar Rp. 5.621.799,- yang disebabkan oleh peningkatan
penjualan bersih.

Pada periode yang berakhir 31 Desember 2023, ProStem mencatatkan laba bersih
sebesar Rp. 5.621.799,- lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada
31 Desember 2022 yang mencatatkan rugi sebesar Rp. 3.790.755.494,-, disebabkan
oleh peningkatan penjualan bersih.

Pada periode yang berakhir 31 Desember 2022, ProStem mencatatkan rugi bersih
sebesar Rp. 3.790.755.494,- lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada
31 Desember 2021 yang mencatatkan rugi sebesar Rp. 4.086.601.416,-, disebabkan
oleh peningkatan penjualan bersih.

Pada periode yang berakhir 31 Desember 2021, ProStem mencatatkan rugi bersih
sebesar Rp. 4.086.601.416,- lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada
31 Desember 2021 yang mencatatkan rugi sebesar Rp. 8.425.470.484,-, disebabkan
oleh peningkatan penjualan bersih.




                                                                                         44
                          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 50
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



 Analisa Laporan Keuangan Common Size Prostem
 Berikut ini laporan posisi keuangan common size ProStem pada tanggal
 31 Desember 2020 sampai dengan 2024:




 Berdasarkan tabel diatas, terlihat bahwa selama 5 tahun terakhir aset utama
 ProStem lebih didominasi oleh aset tidak lancar meskipun pada tahun berikutnya
 mengalami penurunan komposisinya bila dibandingkan dengan aset lancar.
 Komponen aset tidak lancar yang terbesar pada tahun 2024 yaitu pada aset tetap
 dan aset alam penyelesaian.




                                                                                         45
                          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 51
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



 Sedangkan untuk liabilitas dan ekuitas ProStem pada tahun 2020 hingga 2022 lebih
 didominasi oleh Liabilitas tidak lancar, namun sejak tahun 2023 lebih dikontribusikan
 oleh ekuitas terutama modal saham.




 Kemudian berdasarkan common size dari laba rugi ProStem, terlihat bahwa sejak
 2021 beban pokok penjualan relative kecil dengan jumlah beban pokok penjualan
 berturut-turut adalah sebesar 69,75%, 34,85%, 32,36%, 33,94%, 31,18%. ProStem
 berhasil membukukan laba sejak tahun 2023.


 Perbandingan Informasi Keuangan Industri Yang Sebanding (common size)




                                                                                         46
                          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 52
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



 Berdasarkan commonsize laporan posisi keuangan diatas, terlihat bahwa aset tetap,
 goodwill, maupun aset tak berwujud ProStem maupun perusahaan-perusahaan
 pembandingnya merupakan komponen yang mendominasi keseluruhan jumlah aset
 kecuali Medeze dimana porsi terbesar berada pada investasi.




 Dari sisi commonsize liabilitas dan ekuitas juga terlihat bahwa, ProStem maupun
 perusahaan-perusahaan pembandingnya mayoritas dikontribusikan oleh modal
 usaha.




                                                                                         47
                          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 53
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



   Berdasarkan common size dari laporan laba rugi ProStem maupun perusahaan-
   perusahaan pembandingnya, terlihat bahwa beban usaha lebih besar dibandingkan
   beban pokoknya namun untuk PT Kalbe Farma Tbk. justru beban pokok penjualan
   yang lebih besar dibandingkan beban usahanya hal ini dikarenakan industri ini
   selain melakukan industri StemCell juga bergerak di industri lainnya seperti farmasi.

   Untuk laba bersih, terlihat bahwa Perseroan maupun perusahaan-perusahaan
   pembandingnya sama-sama berada dalam kondisi mampu untuk menghasilkan laba
   kecuali untuk Biofarma Group yang saat ini mengalami kerugian.


3. Informasi Non-Keuangan Lainnya

   Informasi Perpajakan

   Berdasarkan informasi dari manajemen, liabilitas perpajakan ProStem meliputi:

   1. PPH Badan yaitu ps 25 dan ps 29
   2. PPH ps 21, ps 22, ps 23, dan ps 4 ayat (2)
   3. PBB
   4. PPN
   5. Bea materai dan pajak-pajak daerah sesuai ketentuan daerah masing-masing

   Berdasarkan informasi manajemen ProStem, seluruh liabilitas pajak hingga tanggal
   penilaian telah dipenuhi dan tidak ada liabilitas pajak yang belum tercatat (Off
   balance sheet) dalam laporan keuangan ProStem.

   Informasi Kompensasi Bagi Pemegang Saham

   Berdasarkan pasal 18 dalam anggaran dasar ProStem, laba bersih dalam suatu
   tahun buku seperti tercantum dalam neraca dan perhitungan laba rugi yang telah
   disahkan oleh RUPS tahunan dan merupakan saldo laba yang positif, dibagi
   menurut cara penggunaannya yang ditentukan oleh RUPS. Apabila perhitungan
   laba rugi pada suatu tahun buku menunjukkan kerugian yang tidak dapat ditutup
   dengan dana cadangan, maka kerugian itu akan tetatp dicatat dan dimasukan
   dalam perhitungan laba rugi dan dalam tahun buku selanjutnya ProStem dianggap
   tidak mempunyai saldo laba yang positif selama kerugian yang tercatat dan
   dimasukan dalam perhitungan laba rugi itu belum tertutup seluruhnya. Dalam hal
   RUPS Tahunan tidak menentukan penggunaannya, laba bersih setelah dikurangi
   dengan cadangan, yang diwajibkan oleh Undang-undang dan Anggaran Dasar
   Perseroan dibagi sebagai dividen.


   Hasil Penjualan Produk Oleh Perusahaan Pada Periode Sebelumnya

   Jumlah penjualan ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
   2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp. 3.718.656.949,
   Rp. 8.258.310.458, Rp. 9.882.482.810, Rp. 17.375.113.180, dan Rp.
   25.347.694.222.




                                                                                           48
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 54
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



   Perbandingan Kinerja Saat Ini Dengan Kinerja Historis Pada Objek Penilaian
   Jumlah laba / (rugi) bersih ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
   2022, 2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar minus Rp. 8.425.470.484,
   minus Rp. 4.086.601.416, minus Rp. 3.749.316.978, Rp. 26.623.329, dan
   Rp. 2.414.288.065.

   Perbandingan Kinerja Objek Penilaian dengan Tren Industri
  Tabel dibawah ini menunjukkan perbandingan kinerja ProStem dengan perusahaan-
  perusahaan pembanding:




4. Rasio Keuangan Tertentu
   Kami menghitung rasio-rasio keuangan dari ProStem berdasarkan laporan
   keuangan dan kami sajikan dengan daftar dibawah ini :

                                         2020                2021                2022         2023      2024
Rasio Likuiditas
 Rasio lancar (current ratio) (x)             2,14                  3,60             14,58       6,65      8,37
 Rasio cepat
                                              1,04                  2,71             13,81       5,62      6,33
(quick assets ratio) (x)

Rasio Profitabilitas
 Margin laba Kotor                        30,25%               65,15%             67,64%      66,06%    68,82%
 (Gross Profit Margin)
 Margin laba bersih
                                       -226,57%               -49,48%            -38,36%       0,03%     9,72%
(Net Profit Margin)
 Operating margin ratio                -182,65%               -28,60%            -27,33%       3,57%     8,99%
 Return on Aset                         -19,57%                -8,46%             -3,90%       0,00%     1,93%
 Return on Equity                        22,73%                23,43%             17,35%       0,00%     1,98%
 Return on Sales                       -226,57%               -49,48%            -38,36%       0,03%     9,72%

Rasio Solvabilitas
Rasio Hutang terhadap
                                       -216,14%              -377,05%           -544,56%       3,15%     2,50%
Ekuitas (x)

Rasio Aktivitas
Jumlah hari piutang                            196                    84                 60        34        45
Jumlah hari persediaan                         364                  141                113         77        83
 Perputaran piutang (kali)                                          4,24               5,63     10,75     10,70
 Perputaran persediaan (kali)                                       2,39               3,16      5,18      5,38



                                                                                                               49
                             Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 55
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



   Likuiditas ProStem pada tahun 2024 yang ditunjukkan melalui Current Ratio dan
   Quick Ratio memberikan gambaran yang dimana ProStem telah mampu memenuhi
   kewajiban jangka pendeknya, dan kemampuan ProStem untuk memeuhi kewajiban
   jangka pendeknya semakin meningkat tiap tahun.

   Berdasarkan rasio Solvabilitas yang ditunjukkan melalui Rasio hutang terhadap
   ekuitas terlihat bahwa liabilitas ProStem semakin membaik, Rasio hutang terhadap
   ekuitas pada tahun 2020-2022 yang negative dikarenakan ekuitasnya yang masih
   negative.

   Sedangkan berdasarkan rasio profitabilitas 2020-2024 yang ditunjukkan oleh Return
   on Sale dan Return on Equity memberikan gambaran ProStem telah mampu untuk
   memperoleh laba sejak tahun 2023 dan semakin meningkat kemampuan meraih
   laba ini pada tahun 2024.

   Dilihat dari rasio aktivitasnya yaitu pada rasio perputaran piutang dan perputaran
   hutangnya terlihat bahwa dalam menjalankan usahanya ProStem berusaha untuk
   mengefisiensikan keuangannya.


5. Data Keuangan Penting Lainnya

   Realisasi pendapatan ProStem pada tahun 2020 adalah sebesar Rp.3.718.656.949
   yang kemudian meningkat pesat di tahun 2021 hingga 2024 menjadi
   Rp.8.258.310.458, Rp.9.882.482.810, dan Rp.17.375.113.180. Sedangkan hingga
   akhir 31 Desember 2024 ProStem telah membukukan pendapatan sebesar
   Rp.25.347.694.222.



PENDEKATAN PENILAIAN

A. Umum

  Kami menerapkan penilaian yang mendasar untuk menetapkan Nilai Pasar dari
  saham ProStem yang berada dalam kondisi berkelanjutan usaha (going-concern).

  Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh
  dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara
  pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam
  suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana
  kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya,
  kehati-hatian, dan tanpa paksaan, (POJK 35).

  Kami mempunyai keyakinan bahwa beberapa metode penilaian dapat diterapkan
  untuk menilai saham ProStem yang bergantung pada data yang dapat diperoleh dari
  Perusahaan. Metode yang pertama yang perlu diterapkan dalam menilai ProStem
  adalah penilaian dengan pendekatan pendapatan (income based approach),
  yaitu berdasarkan prospek usaha ProStem dimasa depan yang disebut Metode
  Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method).



                                                                                           50
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 56
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



   Metode ini merupakan metode yang umum digunakan dalam penilaian saham,
   dengan cara proyeksi arus kas bersih setelah pajak yang dihasilkan ProStem dari
   kegiatan usahanya di tahun-tahun mendatang didiskonto untuk memperoleh nilai kini
   dengan memakai tingkat diskonto, yang menggambarkan risiko yang berhubungan
   kegiatan usaha ProStem. Dalam hal ini, metode yang diterapkan adalah Metode
   Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method).

   Disamping dengan pendekatan pendapatan digunakan pula penilaian atas dasar
   Pendekatan Aset (Asset Based Approach), yaitu berdasarkan Metode
   Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Net Asset Method).

   Uraian dari masing-masing metode penilaian usaha tersebut diatas kami jelaskan
   lebih jauh dibawah ini :


PENILAIAN SAHAM PROSTEM

Dalam melakukan penilaian saham ProStem, kami menggunakan metode Diskonto Arus
Kas dan Penyesuaian Aset Bersih, seperti dijelaskan sebagai berikut:


Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method)

a) Pertimbangan penggunaan Metode Diskonto Arus Kas

ProStem merupakan perusahaan yang berusaha dalam bidang industri jasa penunjang
Kesehatan terutama dalam bidang sel punca. Oleh karena itu dapat disusun proyeksi
Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif ProStem untuk menentukan
prospek usaha dimasa akan datang, sebagai dasar perhitungan nilai Ekuitas (Net-
Worth) dan saham ProStem dengan menggunakan Metode Diskonto Arus Kas
(Discounted Cash Flow).

b) Data yang digunakan dalam perhitungan Metode Diskonto Arus Kas antara lain
• Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2024 digunakan sebagai dasar
  proyeksi laporan keuangan.

• Proyeksi laporan keuangan ProStem merupakan proyeksi yang diperoleh dari
  manajemen dan telah dilakukan penyesuaian-penyesuaian antara lain:
     - Asumsi jumlah hari penagihan piutang usaha didasarkan pada data historis
       jumlah hari penagihan piutang usaha.
     - Asumsi jumlah hari pembayaran utang usaha didasarkan pada data historis
       jumlah hari pembayaran utang usaha.
     - Perhitungan beban pajak menggunakan asumsi akumulasi kerugian pajak

• Proyeksi laporan keuangan meliputi periode yang berakhir 31 Desember 2025
  sampai 31 Desember 2030 yang merupakan periode eksplisit. Periode selanjutnya
  setelah 31 Desember 2030 merupakan periode “Continuing” dan periode ini
  digunakan untuk perhitungan “Terminal Value”, Dalam periode continuing kami
  asumsikan dengan pertumbuhan sebesar 2,5% yang didasarkan pada prediksi tingkat
  inflasi dimasa mendatang dan data inflasi aktual year-on-year dari Bank Indonesia.

                                                                                           51
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 57
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Asumsi-asumsi dasar lainnya dalam penyusunan proyeksi yang disiapkan oleh
manajemen ProStem diantaranya yaitu:

o    Pendapatan ProStem diproyeksikan sebagai berikut:

                                                                                                  (dalam ribuan Rupiah)
                          2025              2026              2027             2028             2029          2030
 Penyimpanan Sel
                           501,678                    -                -                 -             -             -
 Punca
 Quality Assessment
                           327,303           360,033          396,037           435,640         479,205        527,125
 Test
 Penelitian Eksternal      258,023           283,826          312,208           343,429         377,772        415,549
 Pengolahan Sel
 Punca / Terapi
 - MeSCPro              20,269,379       26,350,192        34,255,250       44,531,825        55,664,781    66,797,737
 - USEPro               13,180,809       17,135,052        22,275,568       28,958,238        36,197,798    43,437,357
 - SVF                     123,633          135,996           149,596          164,556           181,011       199,112
 - PBMNC                 1,371,752        1,508,927         1,659,820        1,825,802         2,008,382     2,209,221
 IPSC RPE                        -                -           600,000        1,140,000         1,710,000     2,280,000
 Eye-stem                        -          529,200         1,092,000        1,121,400         1,155,000     1,192,800
 Face Cream                      -                -            90,000           91,800            93,636        95,509
 DC Cell                         -          400,000         1,200,000        1,200,000         1,600,000     1,600,000
 MeSCPro Frozen                  -                -           571,961          636,436           649,165       662,148
 Neurotome                       -                -            93,005          121,752           127,389       133,025
 Nasal Spray                     -                -            50,397           77,107            78,649        80,222
 PP-01                           -                -                 -                -            57,200        93,600
 Workshop                   95,600          105,160           115,676          150,379           195,492       254,140
        Jumlah          36,128,177       46,808,387        62,861,517       80,798,364       100,575,480   119,977,546


o Beban pokok penjualan diproyeksikan sebagai berikut :

                                                                                                  (dalam ribuan Rupiah)
                          2025              2026              2027             2028             2029          2030
 Material Expense &
                         5,235,254        7,701,198        10,599,721       13,528,565        16,804,474    19,960,637
 Direct Cost
 Indirect Cost           3,726,024        6,822,787         8,809,623       11,383,509        14,169,387    16,955,264
 Jumlah                  8,961,279       14,523,985        19,409,343       24,912,074        30,973,861    36,915,901



o    Beban operasional terdiri dari beban penjualan dan pemasaran, serta beban
     umum dan administrasi yang diproyeksikan sebagai berikut:

                                                                                                 (dalam ribuan Rupiah)
                          2025              2026              2027             2028            2029          2030
 Penjualan dan
                         1,801,734        1,475,320         1,612,552        1,780,492         1,955,211     2,157,884
 Pemasaran
 Beban Umum dan
                        15,905,884       16,402,406       18,626,091        20,979,117       22,896,256     24,968,500
 Administrasi
 Beban Penyusutan        3,386,837        4,812,167       11,889,976        13,142,476       13,317,476     11,732,064
 Jumlah                 21,094,455       22,689,893       32,128,619        35,902,085       38,168,943     38,858,448



o    Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.
o    Pajak Penghasilan Badan diasumsikan 22% dari laba sebelum pajak dengan
     memperhitungkan akumulasi kerugian pajak.
o    Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 56 hari.
o    Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 118 hari.



                                                                                                                    52
                          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 58
     KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



c) Perhitungan Faktor Diskonto (Discount Factor)

Perhitungan indikasi nilai pasar saham ProStem dengan Metode Diskonto Arus Kas
untuk Perusahaan (Discounted Cash Flow To Firm) didasarkan pada Arus Kas Bersih
Untuk Perusahaan. Oleh karena itu faktor diskonto yang akan digunakan adalah atas
dasar Cost of Capital.

Untuk menghitung Cost of Capital akan dihitung dengan rata-rata biaya kapital
(Weighted Average Cost of Capital – WACC) dengan mendasarkan pada Cost of Equity
atas dasar perhitungan Capital Asset Pricing Model (CAPM) dengan formula sebagai
berikut:


                    E (Ri) = Rf + B (RPm) - Ds

           E (Ri)          =   Tingkat balikan yang diharapkan (Cost of Equity)
           Rf              =   Risk free rate
           B               =   Beta
           RPm             =   Equity risk premium
           Ds              =   Default Spread

Untuk menghitung Cost of Equity digunakan data-data sebagai berikut:

 -     Mengingat mata uang yang disajikan dalam laporan keuangan ProStem adalah
       dalam Rupiah, maka tingkat bunga tanpa resiko (risk free rate) ditetapkan
       berdasarkan yield Obligasi Pemerintah RI dalam Rupiah dengan jangka waktu
       selama 30 tahun sebesar 7,11%, berdasarkan data yang diperoleh dari Penilai
       Harga Efek Indonesia (PHEI) yang dikeluarkan per 31 Desember 2024;

 -     Equity Risk Premium dan Default Spread berdasarkan data dari Damodaran untuk
       Indonesia tahun 2024 yang merupakan emerging market dengan besarnya
       masing-masing sebesar 6,87% dan 1,89%;

 -     Besarnya beta didasarkan pada beta dari Damodaran untuk industri Jasa
       Pelayanan Penunjang Kesehatan (Healthcare Support Services). Berdasarkan
       data tersebut, beta unleverednya adalah sebesar 0,62, Debt to Equity Ratio
       sebesar 50,42%.

       Tingkat pajak selama perusahaan masih mengalami kerugian adalah 0%, tingkat
       pajak perusahaan pada saat rugi pajak mulai habis dipergunakan adalah 5%
       sesuai dengan jumlah pajak yang dibayarkan pada saat rugi pajak sudah habis
       dipergunakan, dan kemudian menjadi 22%.

       Oleh karenanya, dengan memperhitungkan perbandingan komposisi utang dan
       ekuitas sebesar 33,5% berbanding 66,5%, Levered Beta dan Cost of Equity adalah
       sebagai berikut:

                          Tingkat Pajak             Levered Beta                Cost of Equity
                               0%                       0,93                       11,62%
                               5%                       0,92                       11,52%
                              22%                       0,86                       11,15%


                                                                                                 53
                               Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 59
     KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Kemudian berdasarkan tingkat bunga pinjaman investasi dalam Rupiah dari Bank
Pemerintah sebesar 9,21% per tahun, maka besarnya Cost of Capital (WACC) adalah
sebagai berikut:

                                 Tingkat Pajak                 Levered Beta                     Cost of Equity                      WACC
                                      0%                           0,93                            11,62%                           10,04%
                                      5%                                   0,92                       11,52%                         9,98%
                                     22%                                   0,86                       11,15%                        9,73%


Perhitungan Cost of Capital dapat dilihat pada Lampiran : I - 1 sampai Lampiran : I - 3


Kesimpulan Penilaian Dengan Metode Diskonto Arus Kas

                                                                PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                                                 METODE DISKONTO ARUS KAS
                                                                               (dalam Rupiah)
                                                                                                                                                         Terminal
             Keterangan                    2025                2026               2027              2028              2029               2030
                                                                                                                                                          Value

Proyeksi Laba Bersih                   6,072,443,524       9,161,437,195      8,832,372,981     15,587,679,539    24,517,487,244     34,478,493,544

Ditambah:
- Beban bunga setelah pajak                        -                   -                  -                  -                 -                  -
- Depresiasi dan amortisasi            3,386,836,990       4,812,166,716     11,889,976,136     13,142,476,136    13,317,476,136     11,732,064,165

Dikurangi:
- Perubahan modal kerja                (7,786,683,977)      3,228,318,791      7,401,916,284    (1,575,406,698)   (1,316,498,237)    (2,252,069,493)
- Capex                               (14,851,859,861)    (15,402,367,550)   (11,861,000,000)   (5,010,000,000)     (700,000,000)    (5,550,000,000)

Arus kas bersih                       (13,179,263,324)     1,799,555,151     16,263,265,401     22,144,748,977    35,818,465,143     38,408,488,216
Terminal value                2.50%                                                                                                                    456,875,306,389
Faktor diskonto @            10.04%        0.9087605
                              9.98%                            0.8262961
                              9.73%                                               0.7530266         0.6862541         0.6254024          0.5699466          0.5699466

                                      (11,976,793,279)     1,486,965,403     12,246,671,624     15,196,924,513    22,400,955,190     21,890,788,223    260,394,538,836

Nilai kini arus kas bersih            321,640,050,511

Ditambah / (dikurangi):
Kas dan setara kas                     8,053,590,607
Pinjaman berbunga                                  -

Indikasi nilai pasar ekuitas per 31
Desember 2024                         329,693,641,118



Berdasarkan Metode Diskonto Arus Kas, indikasi Nilai Pasar Saham ProStem untuk
100% kepemilikan saham per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp.329.693.641.118,-

Perhitungannya dapat dilihat pada Lampiran : E.


Metode Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Net Assets Method)

Dalam metode ini pertama-tama kami melakukan penelaahan terhadap Laporan Posisi
Keuangan ProStem per Tanggal Penilaian, untuk menilai apakah terdapat pos-pos aset
dan liabilitas yang memerlukan penyesuaian. Dalam hal ini kami menelaah hal-hal yang
terjadi dalam kegiatan usaha ProStem termasuk melakukan diskusi dengan pejabat
kunci perusahaan untuk mengetahui kemungkinan perlu dilakukan penyesuaian
terhadap Laporan Posisi Keuangan ProStem termasuk karena adanya kewajiban
bersyarat yang harus tercatat dalam Laporan Posisi Keuangan ProStem.

                                                                                                                                                                    54
                                                  Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 60
   KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Penilaian ini dilaksanakan dengan menentukan nilai pasar dari aset dan nilai pasar
(current value) dari liabilitas pada Tanggal Penilaian. Aset takberwujud berupa Goodwill
yang merupakan pos yang tidak tercatat dalam Laporan Posisi Keuangan perusahaan
(Off Balance Sheet Record) nilainya berdasarkan penilaian dengan dengan Metode
Kelebihan Pendapatan (Excess Earning Method).

Berdasarkan review kami atas laporan keuangan ProStem per Tanggal Penilaian, kami
dapat mengidentifikasi hal-hal seperti dibawah ini :


Aset Tetap
Aset tetap yang dimiliki oleh ProStem semuanya digunakan untuk kegiatan operasional
perusahaan. Aset tetapnya terdiri dari tanah, bangunan, kendaraan, peralatan kantor,
alat mesin, peralatan laboratorium, dan inventaris kantor. Kami tidak melakukan
penilaian pada sebagian peralatan dan inventaris kantor karena nilainya yang tidak
signifikan dan dengan memperhatikan jenis aset yang dimiliki, maka nilai tercatatnya
mendekati nilai wajarnya. Oleh karena itu dalam penilaian saham ini kami gunakan nilai
buku nya.

Sedangkan untuk tanah, bangunan, kendaraan, alat mesin, peralatan laboratorium, dan
sebagian peralatan dan inventaris kantor telah dilakukan penilaian kembali per tanggal
penilaian oleh penilai properti di KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan berdasarkan
Laporan Penilaian dengan File No. 00034/2.0007-00/PI/10/0027/1/VI/2025 tanggal 16
Juni 2024.

Hasil penilaian kembali tersebut adalah sebagai berikut :
                                                                                            Nilai Pasar

 Tanah                                                                       Rp.            54.609.588.000
 Bangunan                                                                    Rp.              3.517.151.000
 Kendaraan                                                                   Rp.               251.440.000
 Alat Mesin dan sebagian peralatan & inventaris                              Rp.              2.549.180.000
 kantor (dikategorikan sebagai utilitas)
 Peralatan Laboratorium                                                      Rp.            12.319.350.000
                          TOTAL                                              Rp.            73.246.709.000

Terhadap aset tetap yang tidak dilakukan penilaian, untuk tujuan penilaian saham ini
dipergunakan nilai bukunya per Tanggal Penilaian.

Nilai buku aset tetap tersebut adalah sebagai berikut :
                                                                                            Nilai Buku

Peralatan Kantor                                                             Rp.              3.219.923.851
Inventaris Kantor                                                            Rp.               318.013.333
                     TOTAL                                                   Rp               3.537.937.184


                                                                                                              55
                             Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 61
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Nilai pasar aset tetap seluruhnya setelah penilaian kembali adalah sebesar
Rp 76.784.646.184,- sehingga terdapat selisih penilaian sebesar Rp. 28.527.699.357,-

Goodwill
Dalam penilaian Goodwill dari ProStem kami memakai Metode Kelebihan Pendapatan
(Excess Earning Method). Teknik penilaian ini didasarkan pada rata-rata proyeksi laba
ekonomi normal yang diperoleh oleh BIB dari kegiatan usahanya. Selanjutnya rata-rata
proyeksi laba ekonomi normal ini dikurangi dengan hasil balikan (return) investasi dari
Nilai Modal Kerja Bersih dan Aset Tetap. Sisa dari hasil pengurangan tersebut atau
kelebihan pendapatan (excess earning) sebagai dasar untuk menghitung Goodwill
perusahaan.

Di dalam menghitung nilai Goodwill, kami mendasarkan pada beberapa asumsi sebagai
berikut :
     o    Goodwill didasarkan pada proyeksi perhitungan arus kas bersih selama masa
          proyeksi tahun 2025 sampai dengan 2030 yang diasumsikan sebagai proyeksi
          yang dapat dipertahankan perusahaan .
     o    Rata-rata tingkat balikan aset berwujud bersih sebesar 9.09%.
     o    Tingkat kapitalisasi untuk perhitungan goodwill ditentukan                       dengan
          mempertimbangkan besarnya cost of equity sebesar 11.15%.

Berdasarkan asumsi-asumsi tersebut diatas terdapat kelebihan pendapatan (excess
earning) sebagai dasar perhitungan nilai Goodwill per Tanggal Penilaian. Nilai Goodwill
ProStem berdasarkan perhitungan ini adalah sebesar Rp.26.720.529.539,-

Perhitungan dapat dilihat pada Lampiran : F – 1 sampai F - 3.


Aset dan Kewajiban Lainnya
Berdasarkan penelaahan kami terhadap Laporan Posisi Keuangan ProStem Tanggal
Penilaian, aset dan kewajiban lainnya telah menggambarkan nilai wajarnya.

Kesimpulan Penilaian Dengan Metode Penyesuaian Aset Bersih
Berdasarkan Metode Penyesuaian Aset Bersih, indikasi nilai pasar saham ProStem
untuk 100% kepemilikan per Tanggal Penilaian adalah sebesar Rp.179.849.558.946,-

Perhitungannya dapat dilihat pada Lampiran : G.



B. REKONSILIASI NILAI
Untuk sampai pada pendapat kami mengenai nilai pasar saham ProStem kami
melakukan rekonsiliasi atas hasil penilaian dari penggunaan kedua metode yang kami
uraikan diatas, yaitu untuk Metode Diskonto Arus Kas dan Metode Penyesuaian Aset
Bersih, dimana kami lakukan rekonsiliasi dengan bobot masing-masing 60% untuk
Metode Diskonto Arus Kas, 40% untuk Metode Penyesuaian Aset bersih.


                                                                                               56
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 62
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Metode Diskonto Arus Kas didasarkan kepada pendekatan pendapatan, yaitu pada
prospek usaha dimasa yang akan datang, sedangkan Metode Penyesuaian Aset Bersih
didasarkan pada kondisi keuangan pada Tanggal Penilaian, oleh karena itu Metode
Diskonto Arus Kas diberi bobot nilai yang lebih tinggi.



C. DISKON LIKUIDITAS PASAR DAN DISKON TANPA PENGENDALIAN

Oleh karena Prostem merupakan perusahaan tertutup dan tidak tercatat di pasar modal,
maka untuk menghitung nilai pasarnya diperhitungkan Diskon Likuiditas Pasar (Discount
for Lack of Marketability), yang menurut pendapat kami adalah sebesar 30%, mengingat
pendapatan Prostem yang selalu meningkat cukup pesat dalam 5 tahun terakhir dan
pada 2 tahun terakhir mampu membukukan laba.
Disamping itu, sesuai dengan Tujuan Penilaian, dimana penilaian dilakukan untuk
kepemilikan saham minoritas, maka perlu diterapkan Diskon Tanpa Pengendalian
(Discount for Lack of Control). Besarnya Diskon Tanpa Pengendalian berdasarkan
pertimbangan kami adalah sebesar 40% mengingat jumlah saham yang dinilai
merepresentasikan kepemilikan yang cukup signifikan meskipun bukan merupakan
kepemilikan mayoritas.


D. HASIL PENILAIAN

Untuk mencapai pada kesimpulan penilaian kami mempertimbangkan pada hal-hal
berikut ini :

 a. Indikasi nilai pasar saham untuk 100% kepemilikan berdasarkan perhitungan
    dengan Metode Diskonto Arus Kas untuk Perusahaan.

 b. Indikasi nilai pasar saham untuk 100% kepemilikan berdasarkan perhitungan
    dengan Metode Penyesuaian Aset Bersih.

 c. Rekonsiliasi nilai dari indikasi nilai pasar saham berdasarkan kedua metode
    penilaian dalam butir a dan b diatas.

 d. Nilai pasar untuk 100% kepemilikan saham yang telah ditempatkan dan disetor
    penuh atas dasar perhitungan pada butir c diatas.

 e. Diskon Tanpa Pengendalian kami perhitungkan sebesar 40%.

 f. Diperoleh indikasi nilai pasar saham untuk indikasi kepemilikan minoritas.

 g. Diskon Likuiditas Pasar kami perhitungkan sebesar 30%.

 h. Diperoleh nilai pasar untuk 231.707 saham atau setara dengan 100% kepemilikan
    saham.

 i.   Diperoleh nilai pasar untuk 69.512 saham atau setara dengan 30% kepemilikan
      saham.



                                                                                           57
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 63
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Kesimpulan hasil penilaian kami berdasarkan hal-hal yang kami uraikan di atas adalah
sebagai berikut :

                                                                                           Bobot       Nilai Hasil
                                                              Hasil Penilaian                         Rekonsiliasi
                                                                                           Relatif
                                                                   (Rp)                                   (Rp)
                                                                                            (%)
  Ekuitas (Equity)
  a. Menurut Metode Diskonto Arus Kas
     Indikasi Nilai Pasar per 31 Desember                       329.693.641.118              60       197.816.184.671
     2024
  b. Menurut Metode Penyesuaian Aset
     Bersih
      Indikasi Nilai Pasar per 31 Desember
                                                                179.849.558.946              40        71.939.823.579
      2024
  c. Indikasi Nilai Pasar Ekuitas                                                           Rp.       269.756.008.250
  d. Diskon Tanpa Pengendalian sebesar
                                                                                            Rp.      (107.902.403.300)
     40%
                                                                                            Rp.       161.853.604.950
  e. Diskon Likuiditas Pasar sebesar 30%                                                    Rp.       (48.556.081.485)
  f. Nilai Pasar Ekuitas – untuk 231.707
                                                                                            Rp.       113.297.523.465
     saham (100%)
  g. Nilai Pasar Ekuitas - untuk 69.512
                                                                                            Rp.        33.989.208.143
     saham (30%)

   Perhitungan kami dapat dilihat pada Lampiran : E, Lampiran : G dan Lampiran : H
   dalam laporan ini.


KESIMPULAN AKHIR
Dengan demikian, menurut pendapat kami jumlah Rp.33.989.208.143 (Tiga Puluh Tiga
Miliar Sembilan Ratus Delapan Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Delapan Ribu
Seratus Empat Puluh Tiga Rupiah) merupakan Nilai Pasar dari 69.512 lembar
saham ProStem yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada tanggal 31
Desember 2024 yang setara dengan kepemilikan sebesar 30%, dengan
berpedoman pada Asumsi-asumsi dan Syarat-syarat Pembatasan yang terlampir dalam
laporan ini.




                                                                                                                58
                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 64
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Page 65
                                                                                                                                 Lampiran: A - 1

                                                   PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                                     LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                  UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
                                                                     (dalam Rupiah)
                                                    31-Dec-20              31-Dec-21         31-Dec-22          31-Dec-23          31-Dec-24

ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                 1.121.134.906          5.936.967.922     24.428.474.193      8.720.833.342      8.053.590.607
Piutang usaha                                      2.001.358.509          1.894.056.510      1.618.475.663      1.615.415.794      3.121.319.441
Piutang lain-lain                                    167.937.004            102.366.524         58.079.420        160.568.920         97.902.296
Piutang lain pihak berelasi                                    -                                                7.082.155.045                  -
Pajak dibayar dimuka                                           -                                                2.343.997.249      2.377.155.595
Persediaan                                         3.704.403.281          3.193.504.495      3.055.688.676      3.652.442.277      5.762.030.492
Biaya dibayar dimuka                                  23.454.691             21.557.012         22.249.772         22.404.141          9.402.226
Uang muka                                            199.473.994          1.681.141.056     28.655.056.478            555.000      4.140.131.357

Total Aset Lancar                                  7.217.762.385         12.829.593.519     57.838.024.202     23.598.371.768     23.561.532.014

ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap                                        35.797.119.101         35.486.123.466     35.757.621.252     37.558.668.976     48.256.946.827
Aset tak berwujud                                     34.483.834                                                  163.527.773        451.366.801
Aset dalam penyelesaian                                                                      3.527.588.462     64.081.454.822     54.879.197.184
Aset tidak lancar lainnya                                                                                -        245.490.958        245.592.986
Uang jaminan                                                                                                                                   -
Aset pajak tangguhan                                                                                                        -        318.407.197

Total Aset tidak lancar lainnya                   35.831.602.935         35.486.123.466     39.285.209.714    102.049.142.529    104.151.510.995
TOTAL ASET                                        43.049.365.320         48.315.716.985     97.123.233.916    125.647.514.297    127.713.043.009

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang bank                                         2.742.857.143          2.742.857.143      2.742.857.143                  -
Utang usaha                                          514.991.610            660.202.023        849.882.650      2.968.322.197      2.370.386.638
Pendapatan diterima di muka                           26.712.000             13.500.000         75.625.000         69.195.505         87.471.655
Beban akrual                                          40.995.000             58.330.071        125.909.126        357.139.170        111.250.249
Utang lain-lain                                                                                                             -
Utang pajak                                           47.601.153             85.820.994       172.157.351         154.482.834       244.929.795
Liabilitas sewa                                                                                                             -

Total Liabilitas lancar                            3.373.156.906          3.560.710.231      3.966.431.270      3.549.139.706      2.814.038.337

LIABILITAS TIDAK LANCAR
Utang lain-lain                                   63.485.954.352         51.492.983.717    107.021.247.209                  -
Liabilitas jangka panjang
- Pihak berelasi                                                                                                           -
- Utang bank                                      13.257.142.857         10.514.285.714      7.771.428.571                 -
Liabilitas imbalan pasca kerja                                 -            186.977.534        211.405.653       284.189.224        297.674.622

Total Liabilitas tidak lancar                     76.743.097.209         62.194.246.965    115.004.081.433       284.189.224        297.674.622

EKUITAS
Modal saham                                        15.809.500.000        39.523.750.000     39.523.750.000    183.158.590.825    183.158.590.825
Agio saham                                           (195.052.045)         (195.052.045)      (195.052.045)      (195.052.045)      (195.052.045)
Penghasilan komprehensif lain                                   -                               41.438.516         62.440.046        385.526.945
Saldo Laba                                        (52.681.336.750)      (56.767.938.166)   (61.217.415.258)   (61.211.793.459)   (58.747.735.675)

Total Ekuitas                                     (37.066.888.795)      (17.439.240.211)   (21.847.278.787)   121.814.185.367    124.601.330.050

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                      43.049.365.320         48.315.716.985     97.123.233.916    125.647.514.297    127.713.043.009




                                   Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 66
                                                                                                                            Lampiran : A - 2

                                               PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                             LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
                              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
                                                                 (dalam Rupiah)

                                               31-Dec-20              31-Dec-21        31-Dec-22          31-Dec-23           31-Dec-24

                                                #VALUE!                     122,08%           19,67%             75,82%              45,89%
Pendapatan                                     3.718.656.949          8.258.310.458    9.882.482.810     17.375.113.180      25.347.694.222

Beban Pokok Penjualan                          (2.593.687.625)       (2.877.844.133)   (3.198.194.170)    (5.897.913.448)    (7.903.881.757)

LABA BRUTO                                     1.124.969.324          5.380.466.325    6.684.288.640     11.477.199.732      17.443.812.465

BEBAN OPERASIONAL
Penjualan dan Pemasaran                          (490.093.737)         (288.834.551)     (302.659.561)      (438.246.748)      (557.629.794)
Beban Umum dan Administrasi                    (7.426.984.570)       (7.453.190.658)   (9.082.241.152)   (10.418.718.335)   (14.607.227.434)
Jumlah Beban Operasional                       (7.917.078.307)       (7.742.025.209)   (9.384.900.713)   (10.856.965.083)   (15.164.857.228)

Laba Operasional                               (6.792.108.983)       (2.361.558.884)   (2.700.612.073)      620.234.649       2.278.955.237

PENDAPATAN / (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan jasa giro                               12.427.672            22.597.923        53.738.059        77.945.379          39.609.396
Beban bunga                                    (1.834.406.349)       (1.478.422.222)   (1.085.406.349)     (507.220.952)                  -
Penghasilan (beban) lainnya                       188.617.176          (269.218.233)      (58.475.131)     (185.337.277)        145.493.154
Beban pajak
                                               (1.633.361.501)       (1.725.042.532)   (1.090.143.421)     (614.612.850)        185.102.550


LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                 (8.425.470.484)       (4.086.601.416)   (3.790.755.494)        5.621.799       2.464.057.787

MANFAAT / (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
- Pajak kini
- Pajak tangguhan
                                                            -                     -                 -                  -                  -

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                     (8.425.470.484)       (4.086.601.416)   (3.790.755.494)        5.621.799       2.464.057.787

PENGHASILAN / (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN                     -                     -       41.438.516         21.001.530         (49.769.722)

TOTAL KOMPREHENSIF
LABA TAHUN BERJALAN                            (8.425.470.484)       (4.086.601.416)   (3.749.316.978)       26.623.329       2.414.288.065




                               Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 67
                                                                                                   Lampiran : B - 1

                                    PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                LAPORAN POSISI KEUANGAN COMMON SIZE
                          PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
                                                    (dalam Persentase)
                                                       31-Dec-20   31-Dec-21     31-Dec-22    31-Dec-23    31-Dec-24
                                                          (%)          (%)          (%)          (%)          (%)
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                          2,60        12,29        25,15         6,94         6,31
Piutang usaha                                               4,65         3,92         1,67         1,29         2,44
Piutang lain-lain                                           0,39         0,21         0,06         0,13         0,08
Piutang lain pihak berelasi                                    -            -            -         5,64            -
Pajak dibayar dimuka                                           -            -            -         1,87         1,86
Persediaan                                                  8,61         6,61         3,15         2,91         4,51
Biaya dibayar dimuka                                        0,05         0,04         0,02         0,02         0,01
Uang muka                                                   0,46         3,48        29,50         0,00         3,24

Total Aset Lancar                                          16,77        26,55        59,55        18,78        18,45

ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap                                                 83,15        73,45        36,82        29,89        37,79
Aset tak berwujud                                           0,08            -            -         0,13         0,35
Aset dalam penyelesaian                                        -            -         3,63        51,00        42,97
Aset tidak lancar lainnya                                      -            -            -         0,20         0,19
Uang jaminan                                                   -            -            -            -            -
Aset pajak tangguhan                                           -            -            -            -         0,25

Total Aset tidak lancar lainnya                            83,23        73,45        40,45        81,22        81,55
TOTAL ASET                                                100,00      100,00        100,00       100,00       100,00

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang bank                                                  6,37         5,68         2,82            -            -
Utang usaha                                                 1,20         1,37         0,88         2,36         1,86
Pendapatan diterima di muka                                 0,06         0,03         0,08         0,06         0,07
Beban akrual                                                0,10         0,12         0,13         0,28         0,09
Utang lain-lain                                                -            -            -            -            -
Utang pajak                                                 0,11         0,18         0,18         0,12         0,19
Liabilitas sewa                                                -            -            -            -            -

Total Liabilitas lancar                                     7,84         7,37         4,08         2,82         2,20

LIABILITAS TIDAK LANCAR
Utang lain-lain                                           147,47      106,58        110,19            -            -
Liabilitas jangka panjang
 - Pihak berelasi                                              -            -            -            -            -
- Utang bank                                               30,80        21,76         8,00            -            -
Liabilitas imbalan pasca kerja                                 -         0,39         0,22         0,23         0,23

Total Liabilitas tidak lancar                             178,27      128,72        118,41         0,23         0,23

EKUITAS
Modal saham                                                36,72        81,80        40,69       145,77       143,41
Agio saham                                                 (0,45)       (0,40)       (0,20)       (0,16)       (0,15)
Penghasilan komprehensif lain                                  -            -         0,04         0,05         0,30
Saldo Laba                                               (122,37)     (117,49)      (63,03)      (48,72)      (46,00)

Total Ekuitas                                             (86,10)      (36,09)      (22,49)       96,95        97,56

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                              100,00      100,00        100,00       100,00       100,00


                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 68
                                                                                                 Lampiran : B - 2

                              PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                     PERHITUNGAN LABA RUGI KONSOLIDASI COMMON SIZE
             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
                                                (dalam Persentase)

                                                   31-Dec-20    31-Dec-21      31-Dec-22    31-Dec-23    31-Dec-24
                                                      (%)          (%)            (%)          (%)          (%)
                                                                    0,00%          0,00%        0,00%        0,00%
Pendapatan                                            100,00       100,00         100,00       100,00       100,00

Beban Pokok Penjualan                                 (69,75)        (34,85)      (32,36)      (33,94)      (31,18)

LABA BRUTO                                             30,25         65,15        67,64        66,06        68,82

BEBAN OPERASIONAL
Penjualan dan Pemasaran                               (13,18)         (3,50)       (3,06)       (2,52)       (2,20)
Beban Umum dan Administrasi                          (199,72)        (90,25)      (91,90)      (59,96)      (57,63)
Jumlah Beban Operasional                             (212,90)        (93,75)      (94,97)      (62,49)      (59,83)

Laba Operasional                                     (182,65)        (28,60)      (27,33)       3,57         8,99

PENDAPATAN / (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan jasa giro                                    0,33           0,27         0,54         0,45        0,16
Beban bunga                                           (49,33)        (17,90)      (10,98)       (2,92)          -
Penghasilan (beban) lainnya                             5,07          (3,26)       (0,59)       (1,07)       0,57
                                                      (43,92)        (20,89)      (11,03)       (3,54)       0,73


LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                       (226,57)        (49,48)      (38,36)       0,03         9,72

MANFAAT / (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
- Pajak kini                                               -              -            -            -            -
- Pajak tangguhan                                          -              -            -            -            -
                                                           -              -            -            -            -

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                           (226,57)        (49,48)      (38,36)       0,03         9,72

PENGHASILAN / (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN                    -              -        0,42         0,12         (0,20)

TOTAL KOMPREHENSIF
LABA TAHUN BERJALAN                                  (226,57)        (49,48)      (37,94)       0,15         9,52




                        Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 69
                                                                                                                               Lampiran : C - 1

                                                  PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                              NORMALISASI LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                 UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
                                                                 (dalam Rupiah)
                                                     31-Dec-20          31-Dec-21          31-Dec-22          31-Dec-23          31-Dec-24

ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                   1.121.134.906     5.936.967.922      24.428.474.193      8.720.833.342      8.053.590.607
Piutang usaha                                        2.001.358.509     1.894.056.510       1.618.475.663      1.615.415.794      3.121.319.441
Piutang lain-lain                                      167.937.004       102.366.524          58.079.420        160.568.920         97.902.296
Piutang lain pihak berelasi                                      -                 -                   -      7.082.155.045                  -
Pajak dibayar dimuka                                             -                 -                   -      2.343.997.249      2.377.155.595
Persediaan                                           3.704.403.281     3.193.504.495       3.055.688.676      3.652.442.277      5.762.030.492
Biaya dibayar dimuka                                    23.454.691        21.557.012          22.249.772         22.404.141          9.402.226
Uang muka                                              199.473.994     1.681.141.056      28.655.056.478            555.000      4.140.131.357

Total Aset Lancar                                    7.217.762.385    12.829.593.519      57.838.024.202     23.598.371.768     23.561.532.014

ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap                                          35.797.119.101    35.486.123.466      35.757.621.252     37.558.668.976     48.256.946.827
Aset tak berwujud                                       34.483.834                 -                   -        163.527.773        451.366.801
Aset dalam penyelesaian                                          -                 -       3.527.588.462     64.081.454.822     54.879.197.184
Aset tidak lancar lainnya                                        -                 -                   -        245.490.958        245.592.986
Uang jaminan                                                     -                 -                   -                  -                  -
Aset pajak tangguhan                                             -                 -                   -                  -                  -

Total Aset tidak lancar lainnya                     35.831.602.935    35.486.123.466      39.285.209.714    102.049.142.529    103.833.103.798
TOTAL ASET                                          43.049.365.320    48.315.716.985      97.123.233.916    125.647.514.297    127.394.635.812

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang bank                                           2.742.857.143     2.742.857.143       2.742.857.143                  -                  -
Utang usaha                                            514.991.610       660.202.023         849.882.650      2.968.322.197      2.370.386.638
Pendapatan diterima di muka                             26.712.000        13.500.000          75.625.000         69.195.505         87.471.655
Beban akrual                                            40.995.000        58.330.071         125.909.126        357.139.170        111.250.249
Utang lain-lain                                                  -                 -                   -                  -                  -
Utang pajak                                             47.601.153        85.820.994         172.157.351        154.482.834        244.929.795
Liabilitas sewa                                                  -                 -                   -                  -                  -

Total Liabilitas lancar                              3.373.156.906     3.560.710.231       3.966.431.270      3.549.139.706      2.814.038.337

LIABILITAS TIDAK LANCAR
Utang lain-lain                                     63.485.954.352    51.492.983.717     107.021.247.209                  -                  -
Liabilitas jangka panjang
 - Pihak berelasi                                                -                 -                   -                 -                   -
 - Utang bank                                       13.257.142.857    10.514.285.714       7.771.428.571                 -                   -
Liabilitas imbalan pasca kerja                                   -       186.977.534         211.405.653       284.189.224         297.674.622

Total Liabilitas tidak lancar                       76.743.097.209    62.194.246.965     115.004.081.433       284.189.224         297.674.622

EKUITAS
Modal saham                                         15.809.500.000     39.523.750.000     39.523.750.000    183.158.590.825    183.158.590.825
Agio saham                                            (195.052.045)      (195.052.045)      (195.052.045)      (195.052.045)      (195.052.045)
Penghasilan komprehensif lain                                    -                  -         41.438.516         62.440.046        385.526.945
Saldo Laba                                         (52.681.336.750)   (56.767.938.166)   (61.217.415.258)   (61.211.793.459)   (59.066.142.872)

Total Ekuitas                                      (37.066.888.795)   (17.439.240.211)   (21.847.278.787)   121.814.185.367    124.282.922.853

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                        43.049.365.320    48.315.716.985      97.123.233.916    125.647.514.297    127.394.635.812




                                  Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 70
                                                                                                                         Lampiran: C - 2

                                               PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                            NORMALISASI LABA RUGI KOMPREHENSIF
                              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
                                                             (dalam Rupiah)

                                                 31-Dec-20          31-Dec-21       31-Dec-22          31-Dec-23           31-Dec-24

                                                                         122,08%           19,67%             75,82%              45,89%
Pendapatan                                      3.718.656.949      8.258.310.458    9.882.482.810     17.375.113.180      25.347.694.222

Beban Pokok Penjualan                           (2.593.687.625)   (2.877.844.133)   (3.198.194.170)    (5.897.913.448)    (7.903.881.757)

LABA BRUTO                                      1.124.969.324      5.380.466.325    6.684.288.640     11.477.199.732      17.443.812.465

BEBAN OPERASIONAL
Penjualan dan Pemasaran                           (490.093.737)     (288.834.551)     (302.659.561)      (438.246.748)      (557.629.794)
Beban Umum dan Administrasi                     (7.426.984.570)   (7.453.190.658)   (9.082.241.152)   (10.418.718.335)   (14.607.227.434)
Jumlah Beban Operasional                        (7.917.078.307)   (7.742.025.209)   (9.384.900.713)   (10.856.965.083)   (15.164.857.228)

Laba Operasional                                (6.792.108.983)   (2.361.558.884)   (2.700.612.073)      620.234.649       2.278.955.237

PENDAPATAN / (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan jasa giro                                         -                 -                 -                 -                   -
Beban bunga                                     (1.834.406.349)   (1.478.422.222)   (1.085.406.349)     (507.220.952)                  -
Penghasilan (beban) lainnya                                  -                 -                 -                 -                   -
Beban pajak                                                  -                 -                 -                 -                   -
                                                (1.834.406.349)   (1.478.422.222)   (1.085.406.349)     (507.220.952)                  -


LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                  (8.626.515.332)   (3.839.981.106)   (3.786.018.422)      113.013.697       2.278.955.237

MANFAAT / (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
- Pajak kini                                                 -                  -                -                  -                  -
- Pajak tangguhan                                            -                  -                -                  -                  -
                                                             -                  -                -                  -                  -

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                      (8.626.515.332)   (3.839.981.106)   (3.786.018.422)      113.013.697       2.278.955.237

PENGHASILAN / (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN                      -                  -                -                  -                  -

TOTAL KOMPREHENSIF
LABA TAHUN BERJALAN                             (8.626.515.332)   (3.839.981.106)   (3.786.018.422)      113.013.697       2.278.955.237




                              Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 71
                                                                                                                                                             Lampiran : D - 1

                                                  PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                               PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                             PER 31 DESEMBER 2025 SAMPAI DENGAN 2030
                                                                       (dalam Rupiah)
                                           31-Dec-25              31-Dec-26              31-Dec-27              31-Dec-28              31-Dec-29                31-Dec-30
                                                        -                      -                      -                      -                      -                        -
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                          2.539.079.657           944.262.726           8.843.937.440         31.005.916.197         66.842.472.608           85.314.215.549
Piutang usaha                               5.502.654.544 #        7.129.349.001 #        9.574.388.708 #       12.306.335.888 #       15.318.572.958 #         18.273.686.531 #
Piutang lain-lain                              97.902.296             97.902.296             97.902.296             97.902.296             97.902.296               97.902.296
Piutang lain pihak berelasi                             -                      -                      -                      -                      -                        -
Pajak dibayar dimuka                         276.363.629            219.202.348            249.179.195            184.763.940            174.625.800              255.462.576
Persediaan                                  6.399.673.207    #     6.980.632.605    #     7.368.819.472    #     8.365.302.452    #     8.984.779.668    #      10.461.415.694    #

Biaya dibayar dimuka                           37.020.695             40.722.765             50.903.456             55.993.801             61.593.181               67.752.499
Uang muka                                  11.790.000.000          8.380.000.000                      -                      -                      -                        -


Total Aset Lancar                          26.642.694.027         23.792.071.741         26.185.130.567         52.016.214.574         91.479.946.511          114.470.435.145


ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap                                 44.954.325.209         45.748.741.415        126.305.169.053        119.506.908.290        108.223.647.526          102.821.873.301
Aset tak berwujud                            367.151.429           1.782.936.057          3.448.720.685          2.114.505.313           780.289.941                         -
Aset dalam penyelesaian                    62.081.188.402         73.871.188.402                      -                      -                      -                        -
Aset tidak lancar lainnya                    245.592.986            245.592.986            245.592.986            245.592.986            245.592.986              245.592.986
Uang jaminan                                            -                      -                      -                      -                      -                        -
Aset pajak tangguhan                                    -                      -                      -                      -                      -                        -


Total Aset tidak lancar lainnya           107.648.258.026        121.648.458.860        129.999.482.724        121.867.006.589        109.249.530.453          103.067.466.287

TOTAL ASET                                134.290.952.053        145.440.530.602        156.184.613.292        173.883.221.162        200.729.476.964          217.537.901.433


LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang bank                                              -                      -                      -                      -                      -                        -
Utang usaha                                 2.908.678.371    #     4.714.238.094    #     6.299.942.197    #     8.086.034.984    #    10.053.587.559    #      11.982.272.453    #
Pendapatan diterima di muka                  200.071.950            259.217.210            348.116.824            447.448.155            556.970.593              664.416.069
Beban akrual                                 111.250.249            111.250.249            111.250.249            111.250.249            111.250.249              111.250.249
Utang lain-lain
Utang pajak                                  403.026.753            510.835.206            731.531.885            939.806.319           1.173.408.595            1.403.954.425
Liabilitas sewa


Total Liabilitas lancar                     3.623.027.323          5.595.540.759          7.490.841.154          9.584.539.706         11.895.216.996           14.161.893.197

LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan                              -                      -                      -                      -                      -                        -
Utang lain-lain                                         -                      -                      -                      -                      -                        -
Liabilitas jangka panjang
- Pihak berelasi                                        -                      -                      -                      -                      -                        -
- Utang bank                                            -                      -                      -                      -                      -                        -
Liabilitas imbalan pasca kerja               312.558.353            328.186.271            344.595.584            361.825.364            379.916.632              398.912.463


Total Liabilitas tidak lancar                312.558.353            328.186.271            344.595.584            361.825.364            379.916.632              398.912.463


EKUITAS
Modal saham                               183.158.590.825        183.158.590.825        183.158.590.825        183.158.590.825        183.158.590.825          183.158.590.825
Agio saham                                   (195.052.045)          (195.052.045)          (195.052.045)          (195.052.045)          (195.052.045)            (195.052.045)
Penghasilan komprehensif lain                385.526.945            385.526.945            385.526.945            385.526.945            385.526.945              385.526.945
Saldo Laba                                (52.993.699.348)       (43.832.262.153)       (34.999.889.172)       (19.412.209.633)         5.105.277.611           19.628.030.048


Total Ekuitas                             130.355.366.377        139.516.803.572        148.349.176.553        163.936.856.092        188.454.343.336          202.977.095.773


TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS              134.290.952.053        145.440.530.602        156.184.613.292        173.883.221.162        200.729.476.964          217.537.901.433




                                  Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 72
                                                                                                                                                        Lampiran : D - 2

                                                  PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                                       PROYEKSI LABA RUGI
                                             PER 31 DESEMBER 2025 SAMPAI DENGAN 2030
                                                                      (dalam Rupiah)

                                           31-Dec-25             31-Dec-26             31-Dec-27             31-Dec-28             31-Dec-29               31-Dec-30
                                              AD                    AA                     X                     U                     R                       O
                                                   42,53%                29,56%                34,30%                28,53%                24,48%                  19,29%
Pendapatan                                 36.128.177.341       46.808.387.299        62.861.517.187        80.798.364.107        100.575.479.716         119.977.545.829


Beban Pokok Penjualan                      (8.961.278.598) ##   (14.523.984.969) ##   (19.409.343.347) ##   (24.912.074.491) ##   (30.973.860.820) ##     (36.915.900.628) ##


LABA BRUTO                                 27.166.898.743       32.284.402.331        43.452.173.840        55.886.289.616         69.601.618.896          83.061.645.201
                                                    223%                     -18%                  9%                    10%                   10%                     10%
BEBAN OPERASIONAL                                      41%                    3%                   14%                   13%                   9%                      9%
Penjualan dan Pemasaran                    (1.801.734.486) #     (1.475.320.000) #     (1.612.552.000) #     (1.780.492.200) #     (1.955.210.670) #       (2.157.884.449) #
Beban Umum dan Administrasi               (15.905.883.743) #    (16.402.406.257) #    (18.626.090.601) #    (20.979.116.743) #    (22.896.256.136) #      (24.968.499.736) #
Beban Penyusutan                           (3.386.836.990)       (4.812.166.716)      (11.889.976.136)      (13.142.476.136)      (13.317.476.136)        (11.732.064.165)
Jumlah Beban Operasional                  (21.094.455.219) #    (22.689.892.973) #    (32.128.618.737) #    (35.902.085.078) #    (38.168.942.942) #      (38.858.448.350) #


Laba Operasional                            6.072.443.524 #      9.594.509.358 #      11.323.555.104 #      19.984.204.538 #       31.432.675.954 #        44.203.196.851 #


PENDAPATAN / (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan jasa giro                                    -                      -                     -                     -                     -                       -
Beban bunga                                             -                      -                     -                     -                     -                       -
Penghasilan (beban) lainnya                             -                      -                     -                     -                     -                       -
Beban pajak                                             -                      -                     -                     -                     -                       -
                                                        -                      -                     -                     -                     -                       -



LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN              6.072.443.524        9.594.509.358        11.323.555.104        19.984.204.538         31.432.675.954          44.203.196.851


MANFAAT / (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
- Pajak kini                                            -         (433.072.162)        (2.491.182.123)       (4.396.524.998)       (6.915.188.710)         (9.724.703.307)
                                                        -         (433.072.162)        (2.491.182.123)       (4.396.524.998)       (6.915.188.710)         (9.724.703.307)


LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                  6.072.443.524        9.161.437.195         8.832.372.981        15.587.679.539         24.517.487.244          34.478.493.544




                                  Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 73
                                                                                                                                                      Lampiran : D - 3

                                                                 PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                                              STATEMENT OF CASH FLOW PROJECTION
                                                            PER 31 DESEMBER 2025 SAMPAI DENGAN 2030
                                                                                  (dalam Rupiah)

                                                          31-Dec-25          31-Dec-26          31-Dec-27         31-Dec-28         31-Dec-29            31-Dec-30


CASH FLOW FROM OPERATING ACTIVITIES
Net Income / (loss) for the year                          6.072.443.524      9.161.437.195      8.832.372.981     15.587.679.539    24.517.487.244       34.478.493.544


Added / (Deducted) by adjustments for :
Depreciation                                              3.302.621.618      4.227.951.344     10.555.760.764     11.808.260.764    11.983.260.764       10.951.774.224
Amortisation                                                 84.215.372        584.215.372      1.334.215.372      1.334.215.372     1.334.215.372         780.289.941
Liabilitas imbalan kerja                                     14.883.731         15.627.918          16.409.314       17.229.779        18.091.268           18.995.832
(Increase) / Decrease of :
    Piutang usaha                                         (2.381.335.103)    (1.626.694.458)    (2.445.039.706)   (2.731.947.180)   (3.012.237.070)      (2.955.113.574)
    Piutang lain-lain                                                  -                  -                  -                 -                 -                    -
    Piutang lain pihak berelasi                                        -                  -                  -                 -                 -                    -
    Pajak dibayar dimuka                                  2.100.791.966         57.161.281         (29.976.847)      64.415.255        10.138.141           (80.836.777)
    Persediaan                                             (637.642.715)      (580.959.399)      (388.186.867)      (996.482.980)     (619.477.216)      (1.476.636.025)
    Biaya dibayar dimuka                                     (27.618.469)        (3.702.070)       (10.180.691)       (5.090.346)       (5.599.380)          (6.159.318)
    Uang muka
    Uang jaminan                                                       -                  -                  -                 -                 -                    -
    Aset pajak tangguhan                                               -                  -                  -                 -                 -                    -
    Utang usaha                                             538.291.733      1.805.559.723      1.585.704.104      1.786.092.786     1.967.552.575        1.928.684.894
    Pendapatan diterima di muka                             112.600.295         59.145.260          88.899.614       99.331.331       109.522.439          107.445.476
    Beban akrual                                                       -                  -                  -                 -                 -                    -
    Utang lain-lain                                                    -                  -                  -                 -                 -                    -
    Utang pajak                                             158.096.958        107.808.453         220.696.678      208.274.434       233.602.276          230.545.830


Cash flows from operating activities                      9.337.348.911     13.807.550.619     19.760.674.714     27.171.978.756    36.536.556.411       43.977.484.048


CASH FLOW FROM INVESTING ACTIVITIES
    (Pembelian) / penjualan Aset tetap                   (14.851.859.861)   (13.402.367.550)    (8.861.000.000)   (5.010.000.000)     (700.000.000)      (5.550.000.000)
    (Penambahan) / pengurangan Aset tak berwujud                       -     (2.000.000.000)    (3.000.000.000)                -                 -                    -
    (Pembayaran) Deviden                                               -                  -                  -                 -                 -      (19.955.741.107)


Cash flows from investing activities                     (14.851.859.861)   (15.402.367.550)   (11.861.000.000)   (5.010.000.000)     (700.000.000)     (25.505.741.107)


CASH FLOW FROM FINANCING ACTIVITIES
    Additional / (Payment) of bank loan                                -                  -                  -                 -                 -                    -
    Additional / (Payment) of leasing payables                         -                  -                  -                 -                 -                    -
    Additional / (Payment) of long term loan                           -                  -                  -                 -                 -                    -


Cash flows from financing activities                                   -                  -                  -                 -                 -                    -


NET INCREASE IN CASH                                      (5.514.510.950)    (1.594.816.931)    7.899.674.714     22.161.978.756    35.836.556.411       18.471.742.941


CASH AT THE BEGINNING OF THE YEAR                         8.053.590.607      2.539.079.657         944.262.726     8.843.937.440    31.005.916.197       66.842.472.608


CASH AT THE END OF THE YEAR                               2.539.079.657        944.262.726      8.843.937.440     31.005.916.197    66.842.472.608       85.314.215.549




                                                 Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 74
                                                                                                                                                      Lampiran : E

                                                                  PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                                                   METODE DISKONTO ARUS KAS
                                                                               (dalam Rupiah)

                                                                                                                                                      Terminal
             Keterangan               2025                   2026               2027                2028              2029              2030
                                                                                                                                                       Value

Proyeksi Laba Bersih                6.072.443.524          9.161.437.195      8.832.372.981     15.587.679.539    24.517.487.244    34.478.493.544

Ditambah:
- Beban bunga setelah pajak                    -                      -                  -                   -                 -                 -
- Depresiasi dan amortisasi        3.386.836.990          4.812.166.716     11.889.976.136      13.142.476.136    13.317.476.136    11.732.064.165
Dikurangi:

- Perubahan Modal Kerja            (7.786.683.977)         3.228.318.791      7.401.916.284     (1.575.406.698)   (1.316.498.237)   (2.252.069.493)
- Capex                           (14.851.859.861)       (15.402.367.550)   (11.861.000.000)    (5.010.000.000)     (700.000.000)   (5.550.000.000)


Arus kas bersih                   (13.179.263.324)        1.799.555.151     16.263.265.401      22.144.748.977    35.818.465.143    38.408.488.216
Terminal value            2,50%                                                                                                                       456.875.306.389
Faktor diskonto @        10,04%        0,9087605
                          9,98%                               0,8262961
                          9,73%                                                  0,7530266          0,6862541         0,6254024         0,5699466          0,5699466

                                  (11.976.793.279)        1.486.965.403     12.246.671.624      15.196.924.513    22.400.955.190    21.890.788.223    260.394.538.836

Nilai kini arus kas bersih        321.640.050.511

Ditambah / (dikurangi):
Kas dan setara kas                 8.053.590.607
Pinjaman berbunga                              -

Indikasi nilai pasar ekuitas
per 31 Desember 2024              329.693.641.118




                                                     Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 75
                                                                                          Lampiran : F - 1
                              PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE
                      PERHITUNGAN RATA RATA TERTIMBANG BALIKAN
                     (METODE KAPITALISASI KELEBIHAN PENDAPATAN)
                                                       (dalam Rupiah)

     Kelompok Aset                       Nilai Pasar                         Bobot            Kapasitas
                                            (Rp)                            pinjaman            (Rp)
                               Perhitungan Rata-Rata Balikan untuk Aset Berwujud Bersih
Piutang                                    3.219.221.737                       80%            2.575.377.390

Persediaan                                 5.762.030.492                       60%            3.457.218.295

Aset Tetap                                76.784.646.184                       50%           38.392.323.092

                                          85.765.898.413                                     44.424.918.777

Biaya pinjaman                                     9,21%

Biaya Ekuitas (Cost of equity)                   11,15%

Rata-rata balikan yang diharapkan untuk aset berwujud bersih

Utang                                              3,72%
Ekuitas                                            5,37%

Rata-rata tertimbang balikan                       9,09%




                      Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 76
                                                                                          Lampiran : F - 2

                               PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE
                                PERHITUNGAN GOODWILL
                      (METODE KAPITALISASI KELEBIHAN PENDAPATAN)
                                                    (dalam Rupiah)


Operating Cash Flow                                                                          16.875.876.594


Nilai Pasar dari Aset Berwujud Bersih
- Total Asset (minus Aset Tetap)                                                             79.137.688.985
- Total Liabilitas                                                                            3.111.712.959
Aset Berwujud bersih (ekuitas)                                                               76.025.976.026
Aset berwujud (aset tetap)                                                                   76.784.646.184
Utang Berbunga                                                                                            -
Nilai Pasar Aset Berwujud Bersih                                                            152.810.622.210


                               Perhitungan Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan

Operating Cash Flow                                                                          16.875.876.594

Nilai Pasar dari Aset Berwujud Bersih                                   152.810.622.210

Rata-rata balikan yang diharapkan untuk aset berwujud bersih                     9,09%

Balikan yang diharapkan dari Aset Berwujud Bersih                                            13.897.201.395

Kelebihan Pendapatan                                                                          2.978.675.199

Tingkat Kapitalisasi untuk goodwill                                                                 11,15%

Goodwill                                                                                     26.720.529.539




                      Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 77
                                                                                                                               Lampiran: F - 3

                                                    PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE
                                                         ARUS KAS BERSIH
                                                                 (dalam Rupiah)

         Description                 2025                2026               2027              2028               2029              2030

                                            166%                51%                 -4%                76%              57%               41%
Laba (rugi) bersih                 6.072.443.524      9.161.437.195      8.832.372.981     15.587.679.539    24.517.487.244    34.478.493.544
Ditambah
- Bunga setelah pajak                           0                  0                  0                 0                  0                 0
- Penyusutan dan amortisasi        3.386.836.990      4.812.166.716     11.889.976.136    13.142.476.136     13.317.476.136    11.732.064.165
- Perubahan modal kerja bersih    (7.786.683.977)     3.228.318.791      7.401.916.284    (1.575.406.698)    (1.316.498.237)   (2.252.069.493)
- Capex                          (14.851.859.861)   (15.402.367.550)   (11.861.000.000)   (5.010.000.000)      (700.000.000)   (5.550.000.000)


Arus Kas Bersih                  (13.179.263.324)    1.799.555.151     16.263.265.401     22.144.748.977     35.818.465.143    38.408.488.216



Rata-rata Arus Kas Bersih                                                                                                      16.875.876.594




                                        Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 78
                                                                                                                                                                  Lampiran: G

                                                                         PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE
                                                                      METODE PENYESUAIAN ASET BERSIH
                                                                           PER 31 DESEMBER 2023
                                                                                 (dalam Rupiah)
                                                                         Setelah                                                                                 Setelah
                                   Nilai Buku       Penyesuaian        Penyesuaian                                         Nilai Buku        Penyesuaian       Penyesuaian

ASET                                                                                     LIABILITAS DAN EKUITAS
ASET LANCAR                                                                              LIABILITAS LANCAR
Kas dan setara kas                  8.053.590.607                        8.053.590.607   Utang bank                                     -                                    -
Piutang usaha                       3.121.319.441                        3.121.319.441   Utang usaha                        2.370.386.638                        2.370.386.638
Piutang lain-lain                      97.902.296                           97.902.296   Pendapatan diterima di muka           87.471.655                           87.471.655
Piutang lain pihak berelasi                     -                                    -   Beban akrual                         111.250.249                          111.250.249
Pajak dibayar dimuka                2.377.155.595                        2.377.155.595   Utang lain-lain                                -                                    -
Persediaan                          5.762.030.492                        5.762.030.492   Utang pajak                          244.929.795                          244.929.795
Biaya dibayar dimuka                    9.402.226                            9.402.226   Liabilitas sewa                                -                                    -
Uang muka                           4.140.131.357                        4.140.131.357   Liabilitas lancar lainnya                      -

Total Aset Lancar                  23.561.532.014                 -     23.561.532.014   Total Liabilitas lancar            2.814.038.337                  -     2.814.038.337

ASET TIDAK LANCAR                                                                        LIABILITAS TIDAK LANCAR
Aset tetap                         48.256.946.827   28.527.699.357      76.784.646.184   Liabilitas pajak tangguhan                     -                                    -
Aset tak berwujud                     451.366.801                          451.366.801   Utang lain-lain                                -                                    -
Aset dalam penyelesaian            54.879.197.184                       54.879.197.184   Liabilitas jangka panjang
Aset tidak lancar lainnya             245.592.986                          245.592.986    - Pihak berelasi                             -                                    -
Uang jaminan                                    -                                    -    - Utang bank                                 -                                    -
Aset pajak tangguhan                  318.407.197                          318.407.197   Liabilitas imbalan pasca kerja      297.674.622                          297.674.622

Total Aset tidak lancar lainnya   104.151.510.995   28.527.699.357     132.679.210.352   Total Liabilitas tidak lancar       297.674.622                   -      297.674.622

Goodwill                                            26.720.529.539      26.720.529.539   EKUITAS
                                                                                         Modal saham                      183.158.590.825                      183.158.590.825
                                                                                         Agio saham                          (195.052.045)                        (195.052.045)
                                                                                         Penghasilan komprehensif lain        385.526.945                          385.526.945
                                                                                         Saldo Laba                       (58.747.735.675)                     (58.747.735.675)
                                                                                         Penyesuaian
                                                                                         - Aset tetap                                        28.527.699.357     28.527.699.357
                                                                                         - Goodwill                                          26.720.529.539     26.720.529.539
                                                                                         Total Ekuitas                    124.601.330.050    55.248.228.896    179.849.558.946

TOTAL ASET                        127.713.043.009   55.248.228.896     182.961.271.905   TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS     127.713.043.009    55.248.228.896    182.961.271.905




                                                Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 79
                                                                                          Lampiran : H


                                 PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                                PERHITUNGAN NILAI PASAR EKUITAS
                                            (dalam Rupiah)

                                                                       Bobot
               Metode Penilaian                     Indikasi Nilai     Relatif     Rekonsiliasi Nilai
                                                                        (%)

Diskonto Arus Kas                                   329.693.641.118      60          197.816.184.671
Penyesuaian Aset Bersih                             179.849.558.946      40           71.939.823.579
Indikasi Nilai Pasar                                                                 269.756.008.250

Dikurangi:
Diskon Tanpa Pengendalian @ 40%                                                     (107.902.403.300)

                                                                                     161.853.604.950
Dikurangi:
Diskon Likuiditas Pasar @ 30%                                                        (48.556.081.485)

Nilai Pasar Ekuitas per 31 Desember 2024
untuk 100% kepemilikan                                                               113.297.523.465

Nilai Pasar Ekuitas per 31 Desember 2024
untuk kepemilikan minoritas sebesar 30% oleh PT Prodia Utama                          33.989.208.143




                    Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 80
                                                                                  Lampiran : I - 1


                            PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                            PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO
                                PER 31 DESEMBER 2024


Cost Of Equity = Risk free rate + beta X Equity Risk Premium - Default Spread       =     11,62%

WACC     =   (Ke x We) + (( (1-T) x Kd) x Wd)                                        =    10,04%

Ekuitas                                                                              =    66,48%
Liabilitas Berbunga                                                                  =    33,52%
Total Ekuitas dan Liabilitas Berbunga                                                =   100,00%

Cost of debt - Kredit Investasi Bank Pemerintah                                      =    9,21%

Equity risk premium                                                                  =    6,87%
Default Spread                                                                       =    1,89%
Risk Free Rate - Yield Obligasi Pemerintah Republik Indonesia dalam Rupiah           =    7,11%
Beta - Damodaran untuk Industri                                                      =     0,93




                   Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 81
                                                                                  Lampiran : I - 2


                            PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                            PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO
                                PER 31 DESEMBER 2024


Cost Of Equity = Risk free rate + beta X Equity Risk Premium - Default Spread        =    11,52%

WACC     =   (Ke x We) + (( (1-T) x Kd) x Wd)                                        =     9,98%

Ekuitas                                                                              =    66,48%
Liabilitas Berbunga                                                                  =    33,52%
Total Ekuitas dan Liabilitas Berbunga                                                =   100,00%

Cost of debt - Kredit Investasi Bank Pemerintah                                      =    9,21%

Equity risk premium                                                                  =    6,87%
Default Spread                                                                       =    1,89%
Risk Free Rate - Yield Obligasi Pemerintah Republik Indonesia dalam Rupiah           =    7,11%
Beta - Damodaran untuk Industri                                                      =     0,92




                   Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 82
                                                                                  Lampiran : I - 3


                            PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
                            PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO
                                PER 31 DESEMBER 2024


Cost Of Equity = Risk free rate + beta X Equity Risk Premium - Default Spread       =     11,15%

WACC     =   (Ke x We) + (( (1-T) x Kd) x Wd)                                        =     9,73%

Ekuitas                                                                              =    66,48%
Liabilitas Berbunga                                                                  =    33,52%
Total Ekuitas dan Liabilitas Berbunga                                                =   100,00%

Cost of debt - Kredit Investasi Bank Pemerintah                                      =    9,21%

Equity risk premium                                                                  =    6,87%
Default Spread                                                                       =    1,89%
Risk Free Rate - Yield Obligasi Pemerintah Republik Indonesia dalam Rupiah           =    7,11%
Beta - Damodaran untuk Industri                                                      =     0,86




                   Professional Services in Valuation and Financial Consultancy

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.31 MB
Published30 Jun 2025
Pages82
Characters231,326
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PRODIA WIDYAHUSADA TBK. p.2 ×13
linked person Drs. Andi Widjaja p.22
linked org Kalbe Farma Tbk. p.24 ×5
linked org Kimia Farma Tbk. p.24 ×2
linked org GoTo Gojek Tokopedia Tbk p.37 ×2
linked org Adaro Minerals Indonesia Tbk p.37 ×2
linked org United Tractors Tbk p.37 ×2
linked org Indocement Tunggal Prakarsa Tbk p.37 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.37 ×2
linked org Pemerintah RI p.58
linked org PRODIA DIAGNOSTIC LINE p.75 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×5
possible org Prodia Utama p.2 ×17
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.21 ×5
possible org Alamtri Resources Indonesia Tbk p.37 ×2
unresolved org PT PRODIA STEMCELL INDONESIA PER p.1
unresolved org PT Prodia StemCell Indonesia Menindak p.2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia dan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal p.2
unresolved org PT Prodia StemCell Indonesia p.2 ×9
unresolved org PT Prodia StemCell Indonesia Prodia Utama p.2
unresolved org PT Prodia Utama Tanggal Penilaian p.2
unresolved org KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan p.3 ×64
unresolved org KJPP Stefanus Tonny Hardi p.3 ×65
unresolved org Menteri Keuangan dan STTD PPPM-OJK Bidang Properti dan Bisnis p.4 ×2
unresolved org B KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan p.10
unresolved — Faks p.16
unresolved org Kantor Akuntan Publik Djoko Sidik p.19 ×4
unresolved org Abdi Nusantara Manihuruk p.19 ×8
unresolved person Drs. Yannes Manurung p.19 ×4
unresolved — Cyntia Retna Sartika · Direktur p.20 ×6
unresolved person Rismalena Kasri p.20
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia p.20
unresolved person Doddy Radjasa Waluyo p.20
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jendral Administrasi p.20
unresolved org Menteri Investasi p.21 ×3
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal p.21 ×2
unresolved org Bank Sel p.21
unresolved person Drs. Gunawan Prawiro Soeharto p.22 ×2
unresolved person Dra. Endang Wahyuningtyas Hoyaranda p.22
unresolved person Prof. Dr. Aw Tar Choon p.22
unresolved org PT Prodia p.22
unresolved org Bank Indonesia p.27 ×15
unresolved org Pusat p.27
unresolved org Departemen Keuangan p.27
unresolved org Pusat Statistik p.28 ×3
unresolved org Menteri Keuangan Thomas Djiwandono p.38
unresolved org Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan p.39
unresolved org Kementerian Kesehatan RI p.39
unresolved person Dr. Cynthia p.39 ×2
unresolved org Kementerian Kesehatan p.39 ×2
unresolved org Kementerian Kesehatan. Perbedaan p.40
unresolved org PT Bifarma Adiluhung p.40
unresolved org PT Daewoong Biologics Indonesia p.40
unresolved org Departemen Bioteknologi p.42
unresolved org Yayasan Sel Punca Nasional Australia. International Society p.42
unresolved org PT PRODIA STEMCELL INDONESIA METODE DISKONTO ARUS KAS p.59 ×2
unresolved org PT PRODIA STEMCELL INDONESIA PERHITUNGAN LABA RUGI KONSOLIDASI p.68
unresolved org PT PRODIA STEMCELL INDONESIA NORMALISASI p.69
unresolved org PT PRODIA STEMCELL INDONESIA NORMALISASI LABA RUGI KOMPREHENSIF p.70
unresolved org PT PRODIA STEMCELL INDONESIA PROYEKSI p.71
unresolved org PT PRODIA STEMCELL INDONESIA PROYEKSI LABA RUGI PER p.72
unresolved org PT PRODIA STEMCELL INDONESIA STATEMENT OF CASH FLOW p.73
unresolved org PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE PERHITUNGAN RATA RATA TERTIMBANG p.75
unresolved org PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE PERHITUNGAN GOODWILL p.76
unresolved org PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE ARUS KAS BERSIH p.77
unresolved org PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE METODE PENYESUAIAN ASET BERSIH p.78
unresolved org PT PRODIA STEMCELL INDONESIA PERHITUNGAN NILAI PASAR EKUITAS p.79
unresolved org PT PRODIA STEMCELL INDONESIA PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO PER p.80 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 14420 ms 12 Sep 2026 22:38
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': '2024-12-31',
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result