Back to announcement
20250630_PRDA_Informasi Transaksi Afiliasi_31909786_lamp5.pdf
Asset transaction Needs review PRDASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 82
Page 1
Graha STH
Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
Tel : 021 – 563 7373 (Hunting)
Fax : 021 – 563 6404
Email : sth@kjppsth.com
Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis
Wilayah Kerja : Indonesia
PENILAIAN SAHAM
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
PER 31 DESEMBER 2024
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 2
Graha STH
Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
Tel : 021 – 563 7373 (Hunting)
Fax : 021 – 563 6404
Email : sth@kjppsth.com
Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis
Wilayah Kerja : Indonesia
Jakarta, 18 Juni 2025
Direksi
PT PRODIA WIDYAHUSADA TBK.
Prodia Tower
Jl. Kramat Raya No. 150
Jakarta Pusat 10440
Dengan hormat,
Ref. : File No. 00035/2.0007-00/BS/10/0027/1/VI/2025
Penilaian Saham PT Prodia StemCell Indonesia
Menindak lanjuti Surat Perjanjian Kerja No. STH-104/PR.016/SG/V/2025, kami sebagai
Kantor Jasa Penilai Publik resmi berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai Publik
No.2.08.0007 dan Surat Izin Penilai Publik No. PB-1.08.00027 yang dikeluarkan oleh
Menteri Keuangan Republik Indonesia dan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang
Pasar Modal STTD PPPM-OJK Bidang Bisnis No. STTD.PPB-38/PJ-1/PM.021/2024
yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, telah melakukan penelitian dan
penilaian atas nilai pasar saham PT Prodia StemCell Indonesia per tanggal
31 Desember 2024.
DAFTAR ISTILAH
Perseroan : PT Prodia Widyahusada Tbk.
POJK 35 dan : Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020, ditetapkan
SEOJK 17 tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan Penyajian
Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Surat
Edaran OJK Nomor 17/SEOJK.04/2020, ditetapkan
tanggal 9 Agustus 2020 tentang Pedoman Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
ProStem : PT Prodia StemCell Indonesia
Prodia Utama : PT Prodia Utama
Tanggal Penilaian : 31 Desember 2024
SPI : Kode Etik Penilai dan Standar Penilaian Indonesia Edisi
VII-2018 yang dikeluarkan oleh Masyarakat Penilai
Indonesia (MAPPI)
OJK : Otoritas Jasa Keuangan.
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 3
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Nilai Pasar : Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah
uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu
aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara
pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang
berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan,
yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana
kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar
pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa
paksaan. (POJK 35).
IDENTITAS PEMBERI TUGAS
Pelaksanaan penilaian saham ProStem ini sebagai realisasi dari penugasan
untuk melakukan penilaian saham dari Perseroan, sesuai dengan Surat Perjanjian
Kerja No. STH-104/PR.016/SG/V/2025 tanggal 14 Mei 2025.
Adapun identitas lengkap dari pemberi tugas adalah sebagai berikut :
Pemberi tugas : PT Prodia WIdyahusada Tbk.
Alamat : Jl. Kramat Raya No 150
Kel. Kenari, Kec. Senen
Jakarta Pusat
Telpon : (021) 3144182 / (021) 29803800
Faksimili : (021) 3144181
Email : legal@prodia.co.id
Bidang usaha : Laboratorium klinik, pelayanan kesehatan.
TANGGAL PENILAIAN
Penilaian ini dilakukan per tanggal 31 Desember 2024.
OBYEK PENILAIAN
Obyek penilaian adalah saham ProStem yang dimiliki oleh PT Prodia Utama dengan
kepemilikan sebesar 30%.
MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN
Penilaian yang kami lakukan adalah dengan tujuan untuk menentukan nilai pasar
saham ProStem untuk kepemilikan sebesar 30% atau sebanyak 69.512 lembar saham
yang dimiliki oleh Prodia Utama per Tanggal Penilaian dalam rangka jual beli saham
antara Prodia Utama dan Perseroan.
2
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 4
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
BENTUK KEPEMILIKAN
Sesuai dengan data dan informasi yang kami terima, pemegang saham ProStem per
Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Modal Disetor Kepemilikan
Pemegang Saham Lembar Saham
(Rp) (%)
PT Prodia Utama 230.707 182.368.115.825 99,57
Tn Prof Aw Tar Choon 1.000 790.475.000 0,43
Total 231.707 183.158.590.825 100%
PEDOMAN PENILAIAN
Dalam melakukan penilaian ini kami berpedoman pada SPI dan POJK 35 dan SEOJK
17.
DASAR NILAI DAN DEFINISI
Dasar nilai yang digunakan dalam penilaian ini adalah Nilai Pasar.
Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari
hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas
ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-
masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa
paksaan. (POJK 35).
BENTURAN KEPENTINGAN
Kami sebagai penilai tidak memiliki benturan kepentingan baik aktual maupun potensial
dengan para pihak yang akan bertransaksi maupun dengan saham yang dinilai.
KOMPETENSI DAN STATUS PENILAI
Penilaian ini dilakukan oleh Penilai Publik dari KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
yang mempunyai kompetensi untuk melakukan penilaian ini, sesuai dengan Izin Penilai
Publik Bidang Properti dan Bisnis No. : PB-1.08.00027 yang dikeluarkan oleh Menteri
Keuangan dan STTD PPPM-OJK Bidang Properti dan Bisnis No. : STTD.PPB-38/PJ-
1/PM.021/2024, yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam penyusunan laporan penilaian ini, kami telah bertindak dengan independen
tanpa adanya konflik kepentingan dan tidak terafiliasi dengan perusahaan ataupun
pihak-pihak lain yang terafiliasi.
3
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 5
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan
keuntungan atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan yang kami terima sama
sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses penilaian ini.
TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Untuk penilaian ini kami melakukan analisis terhadap data-data dan dokumen-dokumen
yang kami terima, akan tetapi tidak melakukan penelitian yang mendalam atas
keabsahan terhadap data-data dan dokumen-dokumen tersebut.
PENGGUNA LAPORAN PENILAIAN
Sesuai dengan tujuan penilaian ini maka laporan penilaian akan digunakan oleh
Perseroan.
SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Sifat dan sumber dari informasi yang relevan yang digunakan di dalam proses penilaian,
mencakup informasi yang dipublikasi, data riset atau data yang diperoleh dari
Pemerintah tanpa diperlukan verifikasi.
ASUMSI - ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Laporan Penilaian Bisnis ini bergantung kepada asumsi-asumsi dan kondisi pembatas
sebagai berikut :
1. Laporan Penilaian Bisnis yang dihasilkan oleh Penilai Bisnis bersifat non-disclaimer
opinion.
2. Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam
proses penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai Bisnis berasal dari sumber yang
dapat dipercaya keakuratannya.
4. Penilai Bisnis menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran
proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
6. Penilai Bisnis menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
operasional perusahaan.
7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
Nilai.
8. Penilai Bisnis telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
pemberi tugas.
4
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 6
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PERSYARATAN ATAS PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI
Persetujuan Penilai harus didapatkan atas setiap publikasi terhadap keseluruhan atau
sebagian dari laporan, atau referensi yang dipublikasikan, termasuk referensi mengenai
laporan keuangan perusahaan, dan/atau laporan direksi/pimpinan perusahaan,
dan/atau pernyataan atau kajian lainnya atau pernyataan atau edaran apapun dari
perusahaan.
LAPORAN PENILAIAN
Adapun laporan penilaian ini terdiri dari :
- Surat ini yang berisi ringkasan dari hasil penilaian kami;
- Asumsi-asumsi dan syarat-syarat pembatasan;
- Uraian laporan (Narrative Report) yang berisikan informasi secara terperinci dari
ProStem, asumsi-asumsi serta metode penilaian yang digunakan, dan hasil
penilaian yang dicapai;
- Lampiran-lampiran dari penjelasan-penjelasan perhitungan nilai pasar saham
ProStem.
MATA UANG YANG DIGUNAKAN
Untuk penilaian ini kami menggunakan mata uang Rupiah.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan per tanggal 31 Desember 2024,
diungkapkan bahwa ProStem telah menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar
(SKPLB) Nomor: 00003/407/23/023/25 tanggal 23 Januari 2025 atas restitusi PPN
untuk masa Desember 2023. Nilai kelebihan pembayaran pajak yang diberikan kepada
Wajib Pajak sebesar Rp 2.168.048.831 yang diterima tanggal 26 Februari 2025.
PENDEKATAN PENILAIAN
Berdasarkan analisis yang kami lakukan dan faktor-faktor yang ada hubungannya
dengan penilaian ini, kami uraikan dibawah ini pendekatan dan hasil penilaian kami
sebagai berikut :
1. Indikasi Nilai Pasar Ekuitas berdasarkan perhitungan dengan Pendekatan
Pendapatan (Income Based Approach), dengan Metode Diskonto Arus Kas untuk
Perusahaan (Discounted Cash Flow to Firm Method - DCF).
Metode ini merupakan metode yang umum digunakan dalam penilaian saham,
dengan cara proyeksi arus kas bersih setelah pajak yang dihasilkan ProStem dari
kegiatan usahanya di tahun-tahun mendatang didiskonto untuk memperoleh nilai kini
dengan memakai tingkat diskonto, yang menggambarkan risiko yang berhubungan
kegiatan usaha ProStem. Dalam hal ini, metode yang diterapkan adalah Metode
Diskonto Arus Kas untuk Perusahaan (Discounted Cash Flow to Firm Method).
5
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 7
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
ProStem merupakan perusahaan yang berusaha dalam bidang industri jasa
pelayanan penunjang kesehatan terutama dalam bidang penyimpanan dan
pengolahan sel punca. Oleh karena itu dapat disusun proyeksi Laporan Posisi
Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif ProStem untuk menentukan prospek usaha
dimasa akan datang, sebagai dasar perhitungan nilai Ekuitas (Net-Worth) dan
saham ProStem dengan menggunakan Metode Diskonto Arus Kas (Discounted
Cash Flow).
2. Indikasi Nilai Pasar dari Saham (Net Worth) berdasarkan perhitungan dengan
Pendekatan Aset dengan Metode Penyesuaian Nilai Aset Bersih (Adjusted Net
Asset Method - ANAM)
Metode ini dilakukan dengan membawa seluruh akun di dalam laporan posisi
keuangan ProStem ke nilai pasarnya untuk mendapatkan nilai pasar dari ekuitas
ProStem yang dinilai. Dalam metode ini, dilakukan juga penilaian terhadap aset
tetap dan aset takberwujud yang dimiliki ProStem berupa Goodwill.
3. Rekonsiliasi nilai dari Indikasi Nilai Pasar Saham berdasarkan kedua metode
penilaian dalam butir 1 dan 2.
4. Diperhitungkan adanya Diskon Tanpa Pengendalian mengingat saham yang dinilai
merupakan saham dengan indikasi kepemilikan minoritas sebesar 40%.
5. Diperhitungkan adanya Diskon Likuiditas Pasar sebesar 30% mengingat saham
ProStem yang dinilai merupakan saham perusahaan tertutup.
6. Nilai Pasar untuk 231.707 lembar saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh
atau setara dengan kepemilikan sebesar 100%, atas dasar perhitungan pada butir 3,
4, dan 5 diatas.
7. Kesimpulan Nilai Pasar untuk 69.512 lembar saham ProStem yang setara dengan
kepemilikan sebesar 30%.
DISKON LIKUIDITAS PASAR DAN DISKON TANPA PENGENDALIAN
Oleh karena Prostem merupakan perusahaan tertutup dan tidak tercatat di pasar modal,
maka untuk menghitung nilai pasarnya diperhitungkan Diskon Likuiditas Pasar (Discount
for Lack of Marketability), yang menurut pendapat kami adalah sebesar 30%, mengingat
pendapatan Prostem yang selalu meningkat cukup pesat dalam 5 tahun terakhir dan
pada 2 tahun terakhir mampu membukukan laba.
Disamping itu, sesuai dengan Tujuan Penilaian, dimana penilaian dilakukan untuk
kepemilikan saham minoritas, maka perlu diterapkan Diskon Tanpa Pengendalian
(Discount for Lack of Control). Besarnya Diskon Tanpa Pengendalian berdasarkan
pertimbangan kami adalah sebesar 40% mengingat jumlah saham yang dinilai
merepresentasikan kepemilikan yang cukup signifikan meskipun bukan merupakan
kepemilikan mayoritas.
6
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 8
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
HASIL PENILAIAN
Kesimpulan hasil penilaian nilai pasar saham ProStem, berdasarkan hal-hal yang
kami uraikan dimuka adalah sebagai berikut:
Bobot Nilai Hasil
Indikasi Nilai
Relatif Rekonsiliasi
(Rp)
(%) (Rp)
a. Menurut Metode Diskonto
Arus Kas
Indikasi Nilai Pasar per 329.693.641.118 60 197.816.184.671
31 Desember 2024
b. Menurut Metode Penyesuaian
Nilai Aset Bersih
Indikasi Nilai Pasar per
179.849.558.946 40 71.939.823.579
31 Desember 2024
c. Indikasi Nilai Pasar Ekuitas Rp. 269.756.008.250
d. Diskon tanpa pengendalian @
Rp. (107.902.403.300)
40%
Rp. 161.853.604.950
e. Diskon likuiditas pasar @ 30% Rp. (48.556.081.485)
f. Nilai Pasar Ekuitas – untuk
Rp. 113.297.523.465
231.707 saham (100%)
g. Nilai Pasar Ekuitas - untuk
Rp. 33.989.208.143
69.512 saham (30%)
Perhitungan kami dapat dilihat pada Lampiran : E, Lampiran : G, dan Lampiran : H
dalam laporan ini.
KESIMPULAN AKHIR
Dengan demikian, menurut pendapat kami jumlah Rp.33.989.208.143 (Tiga Puluh Tiga
Miliar Sembilan Ratus Delapan Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Delapan Ribu
Seratus Empat Puluh Tiga Rupiah) merupakan Nilai Pasar dari 69.512 lembar
saham ProStem yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada tanggal 31
Desember 2024 yang setara dengan kepemilikan sebesar 30%, dengan
berpedoman pada Asumsi-asumsi dan Syarat-syarat Pembatasan yang terlampir dalam
laporan ini.
Hasil penilaian di atas kami dasarkan pada informasi-informasi yang kami peroleh dari
pihak Perseroan, termasuk wawancara dengan pejabat-pejabat kuncinya, salinan
laporan keuangan yang berupa Laporan Posisi Keuangan dan laporan laba-rugi dan
data-data lainnya.
7
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 9
Page 10
File No – STH – 2012 – 106 – B
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menyatakan bahwa:
1. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang
terhadap Penilaian yang dibuat, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan
kepada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap Laporan Penilaian Bisnis
yang dibuat.
2. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
3. Penilai memiliki pemahaman atas objek penilaian yang dinilai.
4. Kami bertanggungjawab atas Laporan Penilaian Bisnis yang kami lakukan.
5. Kami telah melakukan penugasan penilaian profesional sesuai dengan Tanggal Penilaian
(Cut Off Date).
6. Kami telah melakukan analisis untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
Penilaian Bisnis, opini dan kesimpulan dalam Laporan Penilaian Bisnis ini, sebatas
pengetahuan kami, adalah benar dan akurat.
7. Kami telah melakukan penugasan penilaian profesional sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
8. Kami telah menyajikan hasil Penilaian dalam penugasan penilaian profesional sebagai
Kesimpulan Penilaian.
9. Kami telah mengungkapkan lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis di dalam Laporan
Penilaian Bisnis.
10. Kesimpulan Penilaian telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
11. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Penilaian Bisnis berasal dari berbagai sumber
yang diyakini Penilai Bisnis dapat dipertanggungjawabkan.
12. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang dibuat
yang telah disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
13. Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan penilaian yang dibuat, pencapaian hasil
yang dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang
berhubungan secara langsung dengan penggunaan yang dimaksud.
14. Penilai Bisnis telah mengikuti persyaratan pendidikan profesional yang
ditetapkan/dilaksanakan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
15. Penilai Bisnis memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan Penilaian yang
dibuat.
16. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta Laporan Penilaian Bisnis
telah dibuat dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
Penilaian Indonesia (KEPI & SPI) Edisi VII – SPI 2018 dan POJK 35.
17. Penilai melakukan inspeksi fisik maupun rapat dan diskusi secara daring dengan
manajemen sehubungan dengan objek penilaian yang dinilai.
18. Tidak seorangpun selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
pelaksanaan Penilaian, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang
dinyatakan dalam Laporan Penilaian Bisnis ini.
1
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 11
Page 12
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
ASUMSI-ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Laporan Penilaian Usaha ini bergantung kepada asumsi-asumsi dan kondisi pembatas sebagai
berikut :
1. Laporan Penilaian Usaha yang dihasilkan oleh Penilai Usaha bersifat non-disclaimer
opinion.
2. Penilai Usaha telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam proses penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai Usaha berasal dari sumber yang dapat
dipercaya keakuratannya.
4. Penyesuaian atas proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen, mencerminkan
kewajaran dan kemampuan untuk pencapaiannya.
5. Penilai Usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan, selama tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaannya.
6. Laporan Penilaian Usaha ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
7. Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Usaha dan Kesimpulan
Penilaian Usaha.
8. Informasi atas status hukum obyek penilaian dari pemberi tugas dianggap benar dan dapat
dipercaya, Penilai Usaha tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi yang diberikan
itu terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya.
9. Penilai Usaha menerima data yang disampaikan oleh perusahaan pada dasarnya adalah
data yang benar dan merefleksikan kegiatan usaha dan kondisi keuangan yang
sebenarnya dari perusahaan.
10. Penilai Usaha menganggap bahwa semua informasi dan data dari manajemen tersebut
adalah benar, lengkap dan dapat diandalkan dan tidak ada yang tidak terungkap yang
akan mempengaruhi hasil yang diperoleh dari penilaian usaha ini.
11. Penilai Usaha telah melakukan penelaahan atas informasi dan data yang digunakan
dalam proses penilaian saham ini dan telah menyampaikan daftar pertanyaan kepada
perusahaan berkenaan dengan aspek-aspek tertentu dari kegiatan usaha perusahaan.
Demikian pula Penilai Usaha telah mewawancara pejabat-pejabat kunci di perusahaan.
Dalam penilaian usaha inipun Penilai Usaha mempertimbangkan pula informasi yang
diperoleh dari jawaban atas daftar pertanyaan dan jawaban wawancara dari pejabat kunci
tersebut.
12. Informasi keuangan prospektif yang digunakan dalam penilaian ini merupakan informasi
keuangan prospektif yang dibuat oleh manajemen dan telah dilakukan penelaahan serta
dilakukan penyesuaian bila diperlukan sesuai dengan praktek-praktek penilaian yang
lazim.
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 13
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
13. Hasil yang dicantumkan dalam Laporan Penilaian Usaha ini serta setiap nilai lain dalam
Laporan yang merupakan bagian dari bisnis yang dinilai hanya berlaku sesuai dengan
maksud dan tujuan penilaian. Hasil Penilaian Usaha ini tidak boleh digunakan untuk tujuan
penilaian lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan.
14. Laporan Penilaian Usaha ini harus digunakan secara keseluruhan yang tidak terpisahkan
dan penggunaannya terbatas pada maksud dan tujuan penilaian ini saja. Laporan ini tidak
akan berlaku untuk maksud dan tujuan berbeda.
15. Laporan ini disusun berdasarkan pada prinsip integritas informasi dan data yang telah
diberikan oleh manajemen perusahaan.
16. Penilai Usaha tidak melakukan penelitian terhadap keabsahan dokumen-dokumen yang
terkait dengan penilaian, oleh karenanya Penilai Usaha tidak menjamin kebenaran atau
keabsahannya.
17. Pembatalan, penundaan maupun revisi surat penugasan dapat dilakukan Penilai terkait
perbedaan maupun penyimpangan informasi yang telah disampaikan pemberi tugas.
18. Penilai Usaha juga berpegang kepada surat pernyataan manajemen (management
representation letter) bahwa manajemen telah menyampaikan seluruh informasi penting
dan relevan dengan penilaian saham sepanjang pengetahuan manajeman Perusahaan
tidak ada faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.
19. Penilai Usaha dibebaskan dari setiap tuntutan, kewajiban, beban dan biaya yang timbul
atau yang terjadi akibat penggunaan laporan yang tidak sesuai dengan maksud dan
tujuan dari laporan, kesalahan data maupun informasi yang diberikan pemberi tugas
sehubungan dengan jasa yang diberikan.
20. Penilai Usaha tidak memiliki tanggung jawab kepada pihak ketiga, selama tidak
menyimpang dari peraturan dan hukum yang berlaku.
21. Apabila di kemudian hari ada tuntutan dari pihak Pemberi Tugas / Pihak Ketiga, yang
disebabkan oleh kekurang sempurnaan ataupun ketidakhati-hatian Penilai dalam
melaksanakan penugasan ini, maka tuntutan ganti rugi kepada Penilai adalah tidak
melebihi dari fee penugasan ini.
22. Apabila di kemudian hari ada permintaan dari pihak manapun yang bukan diakibatkan oleh
kesalahan Penilai dan/atau Penilai harus memberikan keterangan atau memenuhi
panggilan pihak berwajib, maka biaya yang ditimbulkan akan ditagihkan kepada Pemberi
Tugas sesuai dengan biaya dan tenaga penilai yang dikeluarkan oleh Penilai.
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 14
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
DAFTAR ISI
Halaman
SURAT PENGANTAR 1
DAFTAR ISI 9
PENILAIAN USAHA 11
Pendahuluan 11
Tujuan Penilaian 11
Identitas Pemberi Tugas 11
Tingkat Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Obyek Penilaian 11
Tingkat Likuiditas Saham Yang Dinilai 11
Pedoman Penilaian 12
Dasar Nilai dan Definisi Nilai 12
Independensi Penilai 12
Identifikasi Obyek Penilaian 12
Bentuk Kepemilikan Obyek Penilaian 12
Mata Uang Yang Digunakan 12
Tingkat Kedalaman Investigasi 12
Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan 13
Tanggal Penilaian 13
Status Penilai 13
Kompetensi Penilai 13
Premis Nilai 13
Dokumen-dokumen untuk referensi Penilaian 14
Latar belakang ProStem 15
Hasil Pelaksanaan Inspeksi 15
Informasi Empiris Lainnya 21
Informasi Umum 21
Sumber Informasi 22
Tinjauan Kondisi Perekonomian Indonesia Tinjauan Kegiatan Usaha
Sel Punca 23
Tinjauan Kondisi Perekonomian Indonesia 23
Tinjauan Industri Usaha Sel Punca 33
Analisis Laporan Keuangan ProStem 38
Pendekatan Penilaian 50
Kesimpulan Akhir 58
ASUMSI-ASUMSI DAN SYARAT-SYARAT PEMBATASAN
9
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 15
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
LAMPIRAN-LAMPIRAN :
PENILAIAN SAHAM PROSTEM
A-1 : Laporan Posisi Keuangan per 31 Desember 2020 sampai 2024
A-2 : Laba Rugi Komprehensif untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 sampai 2024
B-1 : Laporan Posisi Keuangan Common Size per 31 Desember 2020
sampai 2024
B-2 : Laba Rugi Komprehensif Common Size untuk tahun yang berakhir
pada tanggal per 31 Desember 2020 sampai 2024
C-1 : Normalisasi Laporan Posisi Keuangan
C-2 : Normalisasi Laba Rugi Komprehensif
D-1 : Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
D-2 : Proyeksi Perhitungan Laba Rugi Komprehensif
D-3 : Proyeksi Arus Kas
E : Metode Diskonto Arus Kas
F : Perhitungan Goodwill
G : Metode Penyesuaian Aset Bersih
H : Perhitungan Nilai Pasar Saham
I : Perhitungan Faktor Diskonto
10
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 16
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PENILAIAN USAHA
MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN
Penilaian yang kami lakukan adalah dengan tujuan untuk menentukan Nilai Pasar dari
30% kepemilikan saham ProStem yang dimiliki oleh Prodia Utama, yang telah
ditempatkan dan disetor penuh per tanggal 31 Desember 2024.
Kami mengerti bahwa penilaian Ini diperlukan untuk menilai 69.512 lembar saham
ProStem yang dimiliki oleh Prodia Utama yang setara dengan kepemilikan sebesar 30%
dalam rangka jual beli saham ProStem.
IDENTITAS PEMBERI TUGAS
Pelaksanaan penilaian saham ProStem ini sebagai realisasi dari penugasan untuk
melakukan penilaian saham sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja
No. STH-104/PR.016/SG/V/2025 tanggal 14 Mei 2025.
Adapun identitas lengkap dari pemberi tugas adalah sebagai berikut :
Nama : PT Prodia Widyahusada Tbk.
Kantor Pusat : Prodia Tower
Jl. Kramat Raya No. 150
Jakarta Pusat
Telepon : (021) 3144182 / (021) 29803800
Faks : (021) 3144181
Website : https://www.prodia.co.id/
Bidang Usaha : Laboratorium klinik, pelayanan kesehatan.
TINGKAT KEPEMILIKAN DAN SIFAT PENGENDALIAN OBYEK PENILAIAN
Komposisi pemegang saham dan kepemilikan saham ProStem pada Tanggal Penilaian
adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham Jumlah Modal %
Pemegang Saham
(lembar) Disetor (Rp.) Kepemilikan
PT Prodia Utama 230.707 182.368.115.825 99,57
Tn Prof Aw Tar Choon 1.000 790.475.000 0,43
Total 231.707 183.158.590.825 100,00%
Mengingat saham yang dinilai untuk tujuan jual beli atau setara dengan kepemilikan
sebesar 30%, maka sifat pengendalian obyek penilaian adalah untuk kepemilikan
minoritas.
TINGKAT LIKUIDITAS SAHAM YANG DINILAI
Mengingat bahwa ProStem merupakan perusahaan tertutup yang sahamnya tidak
diperjualbelikan di bursa efek, maka tidak dapat ditentukan tingkat likuiditas pasarnya.
11
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 17
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PEDOMAN PENILAIAN
Dalam melakukan penilaian ini kami berpedoman pada SPI dan POJK 35 serta SEOJK
17.
DASAR NILAI DAN DEFINISI
Dasar nilai yang digunakan dalam penilaian saham ini adalah Nilai Pasar (“Market
Value”).
Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari
hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas
ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-
masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa
paksaan. (POJK 35).
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam melaksanakan penilaian ini kami telah bertindak dengan independen tanpa
adanya konflik kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-pihak
lain yang terafiliasi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi
berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan yang kami
terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses penilaian ini.
IDENTIFIKASI OBYEK PENILAIAN
Obyek penilaian yaitu 69.512 lembar saham ProStem yang setara dengan 30%
kepemilikan saham ProStem oleh Prodia Utama .
BENTUK KEPEMILIKAN OBYEK PENILAIAN
Sesuai dengan dokumen dan informasi yang kami terima, saham yang dinilai adalah
69.512 lembar saham ProStem yang dimiliki oleh Prodia Utama, yang setara dengan
kepemilikan sebesar 30%.
MATA UANG YANG DIGUNAKAN
Dalam penilaian ini kami akan menggunakan mata uang Rupiah.
TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Untuk penilaian ini kami telah melakukan analisis terhadap data-data dan dokumen-
dokumen yang kami terima, akan tetapi tidak melakukan penelitian yang mendalam atas
keabsahan terhadap data-data dan dokumen-dokumen tersebut.
12
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 18
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Sifat dan sumber dari informasi yang relevan yang digunakan di dalam proses penilaian,
mencakup informasi yang dipublikasi, data riset atau data yang diperoleh dari
Pemerintah tanpa diperlukan verifikasi.
TANGGAL PENILAIAN
Penilaian saham ini dilakukan per tanggal 31 Desember 2024.
STATUS PENILAI
Penilaian yang independen ini dilakukan oleh penilai di KJPP Stefanus Tonny Hardi &
Rekan.
KOMPETENSI PENILAI
Penilaian ini dilakukan oleh Penilai Publik dari KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan yang
mempunyai kompetensi untuk melakukan penilaian ini, sesuai dengan Izin Penilai Publik
Bidang Properti dan Bisnis No. : PB-1.08.00027 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan
dan STTD PPPM-OJK Bidang Properti dan Bisnis No. : STTD.PPB-38/PJ-1/PM.021/2024,
yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
PREMIS NILAI
Dalam penilaian saham ProStem ini kami menggunakan premis nilai bahwa ProStem
merupakan perusahaan yang memiliki kesinambungan usaha (going concern company),
oleh karena itu nilai saham yang diperoleh dari hasil penilaian didasarkan pada asumsi
perusahaan yang memiliki kesinambungan usaha dan bukan asumsi likuidasi.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan per tanggal 31 Desember 2024,
diungkapkan bahwa ProStem telah menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar
(SKPLB) Nomor: 00003/407/23/023/25 tanggal 23 Januari 2025 atas restitusi PPN
untuk masa Desember 2023. Nilai kelebihan pembayaran pajak yang diberikan kepada
Wajib Pajak sebesar Rp 2.168.048.831 yang diterima tanggal 26 Februari 2025.
13
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 19
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
DOKUMEN-DOKUMEN UNTUK REFERENSI PENILAIAN
Untuk penilaian ini kami telah menerima dokumen-dokumen untuk referensi sebagai
berikut:
• Anggaran Dasar ProStem berikut perubahannya.
• Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi
Nusantara Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 31 Maret 2021 dengan opini
wajar tanpa modifikasian.
• Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi
Nusantara Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 25 Februari 2022 dengan
opini wajar tanpa modifikasian.
• Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi
Nusantara Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 10 Maret 2023 dengan opini
wajar tanpa modifikasian.
• Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi
Nusantara Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 29 Februari 2024 dengan
pendapat wajar tanpa modifikasian.
• Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2024 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Drs. Yannes
Manurung, MM.Ak.Ca.CPA pada tanggal 20 Maret 2025 dengan pendapat wajar
tanpa modifikasian.
• Proyeksi Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif serta Arus Kas
ProStem untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 sampai 31
Desember 2029 berikut asumsi-asumsi dasarnya.
• Laporan Penilaian Aset Tetap ProStem per tanggal 31 Desember 2024 yang
dilakukan penilaiannya oleh KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan pada tanggal
16 Juni 2024 dengan File No. 00034/2.0007-00/PI/10/0027/1/VI/2025
• Susunan pengurus ProStem.
• Susunan pemegang saham ProStem.
• Data lain yang berhubungan dengan penilaian.
• Disamping data-data tersebut diatas, kami pun telah mengadakan wawancara
dan diskusi dengan pejabat-pejabat kunci dari ProStem.
Kami menerima data yang disampaikan oleh ProStem pada dasarnya adalah data yang
benar dan merefleksikan kegiatan usaha dan kondisi keuangan yang sebenarnya dari
ProStem.
14
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 20
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
HASIL PELAKSANAAN INSPEKSI
Kami telah melakukan prosedur-prosedur penilaian, sebagai berikut:
- pengumpulan data-data ProStem antara lain anggaran dasar, akta-akta, izin-izin,
susunan pemegang saham dan pengurus, perjanjian-perjanjian, laporan keuangan,
dan proyeksi laporan keuangan.
- Wawancara dengan manajemen ProStem dan Perseroan yang diwakili oleh Puput
Pasandra Putri selaku supervisor Accounting Prostem dan ibu DR.Cyntia Retna
Sartika, M.Si sebagai Direktur Prostem .
- Kunjungan lapangan ke ProStem pada tanggal 19 & 20 Mei 2025, dengan
perwakilan dari Prostem yaitu DR.Cyntia Retna Sartika, M.Si selaku Direktur dan
Puput Pasandra Putri selaku supervisor Finance & Accounting.
INFORMASI NON KEUANGAN YANG RELEVAN
a. Sifat, Latar Belakang, dan Riwayat Perusahaan
Pendirian ProStem
ProStem adalah perusahaan swasta yang didirikan berdasarkan Akta No. 1 yang
dibuat dihadapan Notaris Rismalena Kasri, SH, pada tanggal 05 Oktober 2010. Akta
pendirian ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. AHU-55596.AH.01.01.Tahun 2010 pada tanggal
26 November 2010.
Akta pendirian tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan
terakhir berdasarkan Akta No. 16 yang dibuat dihadapan Notaris Doddy Radjasa
Waluyo, S.H., tanggal 19 Desember 2023 tentang pernyataan keputusan sirkuler
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. Perubahan tersebut telah memperoleh
persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Direktorat Jendral Administrasi Hukum sesuai dengan Surat Keputusan
No.00081698.AH.01.02 pada tahun 2023.
ProStem berdomisili di Jl. Kramat VII No.11, Kota Adm. Jakarta Pusat, Provinsi DKI
Jakarta.
Kegiatan Usaha ProStem
Kegiatan usaha ProStem sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar adalah berusaha
dalam bidang jasa pelayanan penunjang kesehatan.
15
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 21
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Izin-izin yang diperoleh ProStem
1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) 0031 0103 3302 3000.
2. Nomor Induk Berusaha (NIB) 9120209351415 yang ditanda tangani oleh Menteri
Investasi / Kepala badan Koordinasi Penanaman Modal diterbitkan pada tanggal
11 Maret 2019 dengan perubahan pertama pada tanggal 14 April 2023 dan
dicetak pada tanggal 20 September 2024.
3. Sertifikat Hak Guna Bangunan dengan no 572 yang berakhir pada 15 April 2034
yang ditanda tangani oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota pada tanggal 16 April
2014.
4. Sertifikat Hak Guna Bangunan dengan no 459 yang berakhir pada tanggal 26
Januari 2034 yang ditanda tangani oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota pada
tanggal 27 Januari 2004
5. Izin Laboratorium Pengolahan Sel Punca yang dikeluarkan oleh Pemerintah
Republik Indonesia atas nama menteri Kesehatan dan Menteri Investasi / Kepala
Badan Koordinasi Penanaman Modal berdasarkan Perizinan Usaha Bebas Risiko
No. 91202093514150005 tanggal 4 Mei 2023
6. Izin Bank Sel, Sel Punca dan / atau Jaringan yang dikeluarkan oleh Pemerintah
Republik Indonesia atas nama menteri Kesehatan dan Menteri Investasi / Kepala
Badan Koordinasi Penanaman Modal berdasarkan Perizinan Usaha Bebas Risiko
No. 91202093514150005 tanggal 2 Agustus 2024
b. Fasilitas Produksi
Fasilitas produksi yang dimiliki oleh Prostem saat ini adalah berupa Advanced Cell
Theraphy Production Lab (ACT-PLab) yang dibangun pada tahun 2022 dan telah
diresmikan pada tahun 2023.
c. Struktur Organisasi
16
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 22
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
d. Susunan Manajemen
Susunan pengurus ProStem pada saat penilaian adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris :
Komisaris Utama : Tn. Drs. Andi Widjaja
Komisaris : Tn. Drs. Gunawan Prawiro Soeharto
Komisaris : Ny. Dra. Endang Wahyuningtyas Hoyaranda
Komisaris : Tn. Prof. Dr. Aw Tar Choon
Dewan Direksi :
Direktur : Ny. DR.Cyntia Retna Sartika, M.Si
e. Jenis Ekuitas dan Hak yang Melekat
Modal dasar ProStem adalah Rp.183.158.590.825,- terbagi atas 231.707 lembar
saham dengan nilai nominal per saham sebesar R.790.475,-. Dari modal dasar
tersebut seluruhnya telah ditempatkan dan disetor penuh.
Komposisi pemegang saham pada saat penilaian ini dilakukan adalah sebagai
berikut :
Jumlah Saham Jumlah Modal Persentase
Pemegang Saham (lembar) Disetor Kepemilikan
(Rp) (%)
PT Prodia Utama 230.707 182.368.115.825 99,57
Tn Prof Aw Tar Choon 1.000 790.475.000 0,43
Total 231.707 183.158.590.825 100
f. Produk dan/atau Jasa yang dihasilkan
Prostem adalah laboratorium stem cell terkemuka di Indonesia yang menawarkan
jasa komprehensif berupa :
• Laboratorium penyimpanan
• Laboratorium pengolahan sel
• Laboratorium research & development
• Laboratorium pengujian kualitas; dan
• Laboratorium pelatihan dan edukasi
Pada awalnya, laboratorium penyimpanan merupakan pendapatan utama Prostem,
namun seiring dengan berjalannya waktu, beberapa terapi mulai dikembangkan
untuk penyembuhan penyakit. Dan seiring dengan treatment stem cell untuk
penyembuhan meningkat, layanan penyimpanan mulai mengalami penurunan.
17
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 23
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
g. Latar Belakang Ekonomi
Dengan semakin berkembangnya dunia Kesehatan dan kedokteran, terutama dalam
mengembangkan obat-obatan dan therapy untuk menyembuhkan atau meringankan
berbagai penyakit yang ada saat ini serta kebutuhan pada industry kecantikan dan
perawatan kecantikan maka salah satu bahan baku untuk pengembangan ini adalah
sel punca.
Di berbagai belahan dunia pengembangan dan penelitian sel punca ini telah
dilakukan secara massive contohnya di beberapa negara di Asia seperti China,
Thailand, Malaysia, dan Singapura. Dengan pengembangan an penelitian atas sel
punca yang dilakukan oleh negara-negara tersebut maka mendorong
berkembangnya industry kesehatan di negara-negara tersebut.
Perkembangan Industri Kesehatan di negara tersebut mendorong banyaknya pasien
Indonesia yang kemudian melakukan therapy dan berobat ke luar negeri seperti di
negara China, Malaysia, Singapura maupun Thailand.
Berdasarkan pernyataan manajemen ProStem, hal inilah yang mendorong Prodia
StemCell untuk berusaha membangun Perusahaan ini, apalagi dengan kredibilitas
hasil penelitian laboratorium Prodia yang telah diakui di beberapa negara termasuk di
Amerika Serikat sendiri.
h. Pasar Geografis
Industri Stemcell telah berkembang di berbagai belahan dunia dan menjadi salah
satu cara untuk melakukan penyembuhan atas beberapa penyakit dan juga menjadi
pengobatan yang efektif. Di beberapa negara Asia Tenggara seperti Singapura, dan
Thailand telah banyak dilakukan penelitian sehingga menghasilkan berbagai
pengobatan menggunakan stemcell. Namun di Indonesia sendiri perkembangan
pengobatan dengan menggunakan stemcell baru saja mulai diminati, akan tetapi
masih banyak para pasien stemcell dari Indonesia justru berobat ke negara tetangga
seperti Singapura dan Malaysia.
i. Pemasok dan Pelanggan Kunci
Berdasarkan informasi yang kami terima dari pihak manajemen, sebagai penyedia
jasa penyimpanan dan pengolahan sel punca pemasok dan pelanggan kuncinya
adalah para pasien yang menjalani Screening, Therapy, atau melakukan
penyimpanan sel punca, selain itu dari beberapa universitas yang melakukan
penelitian atas sel punca.
18
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 24
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
j. Persaingan Usaha
Saat ini, belum banyak persaingan usaha yang menjalankan kegiatan usaha yang
serupa dengan ProStem di Indonesia, namun beberapa pesaing yang ada di
Indonesia adalah:
• Regenic yang merupakan bagian dari PT Kalbe Farma Tbk.
• Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo yang bekerja sama dengan PT Kimia
Farma Tbk.
• Daewoong Indonesia
k. Risiko usaha
Industri Sel Punca di Indonesia ini memiliki beberapa risiko usaha yang jenis-jenisnya
dapat diuraikan sebagai berikut:
No Tipe risiko Bentuk Risiko Mitigasi
1 Risiko proses produksi:
- Lakukan market research sebelum finalisasi
Spesifikasi teknis tidak spesifikasi
Perencanaan Produk
sesuai kebutuhan pasar - Libatkan tim marketing & klinis saat penentuan
konsep
Bahan tidak sesuai atau
- Daftar supplier alternatif
Pemilihan Bahan Baku tidak tersedia saat
- Perjanjian suplai jangka panjang
produksi massal
Kontaminasi,
- Validasi proses dan pelatihan personel
Proses Produksi inkonsistensi kualitas
- In-process control & monitoring ketat
antar batch
Desain tidak menarik - Koordinasi dengan marketing
Pengemasan
atau tidak informatif - Uji preferensi desain kemasan
Strategi promosi tidak - Gunakan strategi go-to-market plan
Peluncuran Produk
efektif - Lakukan uji coba pasar terbatas (soft launch)
- Gunakan project timeline dengan milestone ketat
(Gantt Chart/kanban)
Keterlambatan Launch Produk tidak diluncurkan
- Rapat lintas divisi untuk status progres rutin
Produk Baru sesuai jadwal
- Buffer waktu untuk registrasi & promosi
- Siapkan kontingensi (plan B)
- Review semua materi promosi oleh QA/RA
Klaim Produk & Materi Klaim tidak sesuai
- Training pemasaran tentang regulasi (BPOM,
Promosi regulasi
Kemenkes, dll)
Tim tidak memahami - Pelatihan produk untuk tim penjualan &
Edukasi Tim Pemasaran fitur dan keunggulan marketing
produk - Buat FAQ teknis dan materi edukatif
Tidak ada deteksi
- Buat sistem pelaporan & survei pelanggan
Monitoring Pasca-Pasar terhadap efek samping /
- Audit rutin dan customer follow-up
feedback
- Perencanaan Anggaran yang lebih konservatif
Tidak dapat mencapai
2 Risiko bisnis - Monitoring cashflow mingguan
target
- Diversifikasi sumber pendapatan (B2B, layanan)
Risiko bisnis & Ketergantungan pada Pengembangan portofolio produk sejak dini (R&D
3
manajemen produk tertentu paralel)
Turnover karyawan Career development plan, SOP dan dokumentasi,
kunci insentif kinerja
Perubahan regulasi tiba-
4 Risiko regulasi Monitoring berkala aturan BPOM & Kemenkes
tiba
19
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 25
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
No Tipe risiko Bentuk Risiko Mitigasi
5 Risiko Produk
Penurunan permintaan - Lakukan market review secara berkala
Produk Existing
pasar - Tingkatkan nilai tambah (bundling, layanan)
Produk tidak relevan
- Lakukan rebranding / reformulasi
dengan kebutuhan saat
- Survei pengguna aktif
ini
Tim sales tidak mencapai - Evaluasi kinerja sales
target - Sistem insentif & pelatihan ulang
Ketergantungan pada - Diversifikasi segmen pelanggan
klien tertentu - Bangun channel distribusi baru
- Lakukan soft launch
Produk Baru Penetrasi pasar lambat
- Fokus edukasi dan testimonial pengguna awal
Target penjualan tidak - Edukasi berbasis evidence
tercapai - Kembangkan KOL / duta medis
Posisi harga tidak - Analisis ulang harga dan nilai jual
kompetitif - Pertimbangkan versi hemat / paket bulk
Keterlambatan waktu
- Jadwal peluncuran dengan buffer
masuk pasar (launch
- Proyek lintas fungsi yang terintegrasi
delay)
l. Strategi dan Rencana Masa Depan
Pada tahun 2025 ini, Perseroan berencana untuk melanjutkan pembangunan
Advanced Cell Threaphy Production Lab Tahap Kedua, dan juga akan melakukan
beberapa uji klinis untuk produk seperti nasal spray, DC Cell yang direncanakan akan
dapat dipasarkan pada akhir 2026 atau tahun 2027 dan untuk Rethinities Pigmentosa
dan Spinal Cord Injury, sedangkan pengembangan secretome dan organoid akan
dimulai setelah selesainya pengembangan laboratorium yang saat ini sedang
dilakukan. Perseroan juga akan melakukan berbagai pengembangan pengobatan/
therapy lainnya. Salah itu therapy yang rencananya akan dikembangkan oleh
Perseroan adalah therapy kanker, yang diharapkan akan bisa direalisasi dan
diterapkan kepada para pasien di tahun 2031.
20
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 26
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
INFORMASI EMPIRIS LAINNYA
Untuk keperluan penilaian bisnis ini, kami telah melakukan penelaahan terhadap data
dan laporan keuangan ProStem serta telah menyampaikan daftar pertanyaan dan
melakukan wawancara dengan manajemen ProStem berkenaan dengan aspek-aspek
tertentu dari kegiatan usaha ProStem. Demikian pula kami telah mewawancara pejabat-
pejabat kunci di Perseroan. Dalam penilaian usaha inipun kami mempertimbangkan
pula informasi yang kami peroleh dari jawaban atas daftar pertanyaan dan jawaban
wawancara dari pejabat kunci tersebut.
Hasil penilaiannya kami sajikan sebagai berikut :
INFORMASI UMUM
Laporan ini meliputi penelaahan dan analisis terhadap entitas perusahaan dalam rangka
memberikan pendapat mengenai penilaian saham ProStem, sekaligus menjelaskan
langkah-langkah kerja dan metode penilaian yang telah dilakukan yang digunakan
dalam penilaian saham tersebut. Penilaian saham ini dilakukan dalam rangka rencana
jual beli saham ProStem sebanyak 69.512 lembar saham atau setara dengan
kepemilikan saham sebesar 30% yang dimiliki oleh Prodia Utama.
Penilaian kami lakukan sesuai dengan SPI dan POJK 35 dan SEOJK 17 dengan
mendasarkan pada beberapa faktor, antara lain :
▪ Sifat usaha dan latar belakang ProStem
▪ Perkembangan ekonomi secara umum dan perkembangan dan kondisi kegiatan
usaha ProStem secara khusus.
▪ Laporan keuangan historis dari ProStem serta prospek usaha dimasa depan
▪ Faktor-faktor lain yang kiranya mempengaruhi penilaian
Dalam rangka penilaian saham ini, kami telah memperoleh laporan keuangan ProStem
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sampai dengan 2024 yang
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik sebagaimana telah disebutkan sebelumnya,
serta dokumen ProStem lainnya yang relevan diantaranya proyeksi laporan keuangan
ProStem, serta juga melakukan diskusi dengan pejabat kunci dari Perseroan. Kami
telah telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
penilaian. Tanpa melakukan verifikasi lebih jauh, kami berpendapat bahwa data di atas
merupakan data posisi keuangan dan hasil usaha ProStem yang representatif.
Faktor-faktor tersebut di atas mempunyai pengaruh dan peranan penting dalam
penilaian saham ProStem, namun pada akhirnya penilaian saham ProStem akan
bergantung pada data dan informasi yang tersedia pada Tanggal Penilaian. ProStem
bergerak dalam bidang usaha pengobatan regeneratif, penanganan, pengolahan,
penyimpanan, produksi, dan distribusi Stem Cell, Cell dan Secretome.
Oleh karena itu dalam penilaian saham ini kami menggunakan Pendekatan
Pendapatan (Income based approach) yaitu dengan menggunakan Metode Diskonto
Arus Kas untuk Perusahaan (Discounted Cash Flow to Firm Method).
21
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 27
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Selain dari pada itu dalam penilaian saham ProStem ini kami lakukan pula dengan
Pendekatan Aset (Asset based approach) yaitu dengan menggunakan Metode
Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Net Aset Method).
Dalam melakukan penilaian saham ini pertimbangan yang utama adalah pada data
masa lalu sampai dengan Tanggal Penilaian dan faktor-faktor lain yang dapat
mempengaruhi posisi keuangan ProStem pada Tanggal Penilaian.
SUMBER INFORMASI
Kami menggunakan informasi-informasi dari dokumen-dokumen berikut ini di dalam
melakukan analisa penilaian, yaitu:
• Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi Nusantara
Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 31 Maret 2021 dengan opini wajar tanpa
modifikasian.
• Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi Nusantara
Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 25 Februari 2022 dengan opini wajar tanpa
modifikasian.
• Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi Nusantara
Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 10 Maret 2023 dengan opini wajar tanpa
modifikasian.
• Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Abdi Nusantara
Manihuruk, CA.,CPA.,BKP pada tanggal 29 Februari 2024 dengan pendapat wajar
tanpa modifikasian.
• Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2024 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Djoko Sidik & Indra dan ditandatangani oleh Drs. Yannes Manurung,
MM.Ak.Ca.CPA pada tanggal 20 Maret 2025 dengan pendapat wajar tanpa
modifikasian.
• Proyeksi Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif serta Arus Kas
ProStem untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 sampai
31 Desember 2029 berikut asumsi-asumsi dasarnya.
• Laporan Penilaian Aset Tetap ProStem per tanggal 31 Desember 2024 yang
dilakukan penilaiannya oleh KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan pada tanggal
16 Juni 2024 dengan File No. 00034/2.0007-00/PI/10/0027/1/VI/2025
• Susunan pengurus ProStem.
• Susunan pemegang saham ProStem.
• Dalam melakukan analisis terhadap kondisi perekonomian Indonesia, kami
dasarkan pada informasi dari berbagai tulisan pada website Bank Indonesia, Badan
Pusat statistik, Departemen Keuangan, Yahoo Finance, dan data dari internet yang
diakses antara bulan Januari sampai dengan April 2025.
22
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 28
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Untuk informasi keuangan dan informasi perusahaan industri sejenis, kami
dasarkan pada informasi yang diperoleh dari Laporan Tahunan Perusahaan
Terbuka dengan industri sejenis di BEI dan bursa saham regional maupun
internasional lainnya, dan data dari internet yang diakses pada bulan Januari – Juni
2025.
• Equity Risk Premium dan Default Spread berdasarkan data dari Damodaran dengan
link http://www.stern.nyu.edu/~adamodar/pc/datasets/ctryprem.xlsx
• Beta didasarkan pada beta dari Damodaran dengan link
http://www.stern.nyu.edu/~adamodar/pc/datasets/betaemerg.xls
• Tingkat suku bunga bebas risiko dalam Rupiah berdasarkan data yield dari Penilai
Harga Efek Indonesia (PHEI, d/h Indonesian Bond Pricing Agency) per tanggal 31
Desember 2024.
• Tingkat bunga bank didasarkan pada Suku Bunga Pinjaman dalam Dolar dan
Rupiah yang diberikan menurut kelompok bank dan jenis pinjaman berdasarkan
data dari Bank Indonesia dengan link
https://www.bi.go.id/SEKI/tabel/TABEL1_26.xls
• Data lain yang berhubungan dengan penilaian.
• Disamping data-data tersebut diatas, kami pun telah mengadakan wawancara dan
diskusi dengan pejabat-pejabat kunci dari ProStem yang diwakili oleh DR.Cyntia
Retna Sartika, M.Si selaku direktur dan Puput Pasandra Putri selaku supervisor
Finance & Accounting.
Tinjauan Kondisi Perekonomian Indonesia dan Tinjauan Industri Sel Punca (Stem
Cell)
Tinjauan Kondisi Perekonomian Indonesia
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang
2024 tumbuh sebesar 5,03% secara tahunan (year on year/yoy). Realisasi itu lebih
rendah dari pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 5,05% dan lebih rendah dari
target pemerintah yang sebesar 5,2%.
Kinerja ekonomi Indonesia sepanjang tahun lalu tak lepas dari kinerja pertumbuhan
ekonomi kuartal IV-2024 yang sebesar 5,02% (yoy). Realisasi ini lebih rendah
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 5,04. Secara lebih
rinci, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2024 tercatat sebesar 5,11%, lalu
di kuartal II-2024 tumbuh sebesar 5,05%, dan pada kuartal III-2024 tumbuh sebesar
4,95%. Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam Kompas.com
mengatakan, secara kumulatif atau c to c, ekonomi Indonesia pada tahun 2024 tumbuh
sebesar 5,03%. Amalia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun
2024 turut dipengaruhi kondisi perekonomian global. Ekonomi global diproyeksi akan
tetap tumbuh, namun melambat pada 2024. Imbas dari perlambatan ekonomi tersebut,
aktivitas perdagangan global pun melemah. Hal ini kemudian berimplikasi terhadap
sumber pertumbuhan ekonomi nasional yang berasal dari perdagangan internasional.
Secara rinci, pertumbuhan ekonomi 2024 tercatat sebesar 5,11% pada kuartal I, 5,05%
pada Kuartal II, dan 4,95% pada Kuartal III.
23
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 29
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam kontan.co.id menyampaikan, lima
lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi kuartal IV 2024 adalah,
industri pengolahan tumbuh 4,89% yoy, perdagangan 5,19% yoy, pertanian 0,71% yoy,
konstruksi 5,81% yoy, dan pertambangan 3,95% yoy. Adapun total share dari kelima
lapangan usaha tersebut mencakup 63,34% dari total produk domestik bruto (PDB).
Dari sisi lapangan usaha pada kuartal IV 2024, seluruh lapangan usaha tumbuh positif.
Amalia menambahkan, lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi yakni jasa
lainnya sebesar 11,36% yoy, didukung oleh peningkatan aktivitas rekreasi seiring
peningkatan jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara. Kemudian, jasa
perusahaan yang tumbuh 8,08% yoy, ditopang oleh peningkatan aktivitas agen
perjalanan, penyelenggaraan tur, dan jasa reservasi lainya selama periode Natal dan
tahun Baru 2024, serta peningkatan jumlah jamaah umroh. Selanjutnya, transportasi
dan pergudangan tumbuh 7,92%, sejalan dengan peningkatan jumlah penumpang dan
barang di berbagai moda transportasi terutama saat libur Natal dan tahun Baru.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh baik dengan kecenderungan lebih rendah dari
prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024 sedikit di bawah
prakiraan dipengaruhi oleh lebih rendahnya permintaan domestik, baik konsumsi
maupun investasi. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan juga cenderung lebih
rendah dari prakiraan sebelumnya. Ekspor diprakirakan lebih rendah sehubungan
dengan melambatnya permintaan negara-negara mitra dagang utama, kecuali AS.
Konsumsi rumah tangga juga masih lemah, khususnya golongan menengah ke bawah
sehubungan dengan belum kuatnya ekspektasi penghasilan dan ketersediaan lapangan
kerja. Pada saat yang sama, dorongan investasi swasta juga belum kuat karena masih
lebih besarnya kapasitas produksi dalam memenuhi permintaan, baik domestik maupun
ekspor. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025
mencapai kisaran 4,7 - 5,5%, sedikit lebih rendah dari kisaran prakiraan sebelumnya 4,8
- 5,6%. Dalam kaitan ini, Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakannya
untuk tetap menjaga stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi stimulus kebijakan
makroprudensial dan akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran yang ditempuh Bank
Indonesia dengan kebijakan stimulus fiskal Pemerintah.
Lebih dari itu, Bank Indonesia mendukung penuh implementasi program-program
Pemerintah dalam Asta Cita, termasuk untuk ketahanan pangan, pembiayaan ekonomi,
serta akselerasi ekonomi dan keuangan digital.
Tabel Indikator Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 – 2024
Indikasi Ekonomi 2020 2021 2022 2023 2024
Pertumbuhan PDB (yoy, %) -2,07 3,69 5,31 5,05 5,03
Nominal PDB (Rp. Triliun) 15.434,2 16.970,8 19.588,4 20.892,4 22.139,0
Tingkat Inflasi(%, akhir tahun) 1,68 1,87 5,51 2,61 1,57
Suku Bunga BI (%) 3,75 3,50 5,50 6,00 6,00
Cadangan Devisa (USD Miliar) 135,9 144,9 137,2 146,4 155,7
Nilai Tukar Rupiah
13.901 14.269 15.731 15.399 16.157
(Rp/USD, akhir tahun)
Sumber: BPS, Bank Indonesia dan sumber lainnya (diolah)
24
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 30
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Desember
2024 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku bunga Deposit
Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%. Keputusan ini
konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi
dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025, serta mendukung pertumbuhan ekonomi
yang berkelanjutan. Fokus kebijakan moneter diarahkan untuk memperkuat stabilitas
nilai tukar Rupiah dari dampak makin tingginya ketidakpastian perekonomian global
akibat arah kebijakan Amerika Serikat (AS) dan eskalasi ketegangan geopolitik di
berbagai wilayah. Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati pergerakan nilai tukar
Rupiah dan prospek inflasi serta dinamika kondisi ekonomi yang berkembang, dalam
memanfaatkan ruang penurunan suku bunga kebijakan lanjutan. Sementara itu,
kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran terus diarahkan untuk mendukung
pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial longgar terus
ditempuh untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor-sektor prioritas
pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja, termasuk UMKM dan ekonomi hijau,
melalui penguatan strategi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) mulai
Januari 2025, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Kebijakan sistem
pembayaran juga diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan, khususnya sektor
perdagangan dan UMKM, dengan memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur
industri sistem pembayaran, serta memperluas akseptasi digitalisasi sistem
pembayaran.
Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap sehat sehingga mendukung ketahanan
eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember 2024 yang tercatat
2,2 miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama Indonesia yang
kuat, seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta besi dan baja.
Perkembangan ini mendukung transaksi berjalan 2024 tetap sehat dan diprakirakan
dalam kisaran defisit rendah 0,1% sampai dengan 0,9% dari PDB. Posisi cadangan
devisa Indonesia pada akhir Desember 2024 tercatat tinggi sebesar 155,7 miliar dolar
AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran
utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional
sekitar 3 bulan impor.
Ke depan, NPI pada 2025 diprakirakan tetap sehat seiring dengan surplus transaksi
modal dan finansial yang berlanjut dan defisit transaksi berjalan yang terjaga dalam
kisaran defisit 0,5% sampai dengan 1,3% dari PDB. Surplus neraca transaksi modal dan
finansial didukung oleh aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif
investor terhadap prospek perekonomian domestik yang lebih baik dan imbal hasil
investasi yang menarik.
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2024 terjaga dalam kisaran sasarannya 2,5±1%,
sejalan inflasi IHK Desember 2024 yang tercatat 1,57% (yoy). Perkembangan ini
dipengaruhi oleh inflasi inti yang terkendali pada level 2,26% (yoy) sejalan dengan
konsistensi suku bunga kebijakan Bank Indonesia (BI-Rate) untuk mengarahkan
ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya. Sementara itu, kelompok volatile
food (VF) mencatat inflasi 0,12% (yoy) didukung oleh peningkatan pasokan pangan
seiring berlanjutnya musim panen, serta eratnya sinergi pengendalian inflasi TPIP/TPID
melalui GNPIP. Secara spasial, inflasi IHK di berbagai daerah juga terkendali dalam
kisaran sasaran inflasi nasional. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap
terkendali dalam sasarannya.
25
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 31
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran,
kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan
domestik, imported inflation yang terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi nilai
tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi. Inflasi
VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi Bank Indonesia
dan Pemerintah Pusat dan Daerah. Bank Indonesia terus berkomitmen memperkuat
efektivitas kebijakan moneter guna menjaga inflasi tahun 2025 dan 2026 terkendali
dalam sasaran 2,5±1%, dengan tetap mendukung upaya turut mendorong pertumbuhan
ekonomi.
Sepanjang 2024, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami
fluktuasi yang signifikan. Dalam waktu singkat rupiah menguat namun dalam sekejap
juga rupiah dapat melemah. Dikutip dari cnbcindonesia.com, per 27 Desember 2024
rupiah ditutup di angka Rp16.230/USD. Posisi ini merupakan yang terlemah sejak 19
Desember 2024. Secara month to date/mtd, rupiah telah terdepresiasi sebesar 2,46%
dan secara year to date/ytd, rupiah telah ambruk sebesar 5,42%. Dalam perjalannya
rupiah sempat mengalami posisi terkuat yakni pada 25 September 2024 di angka
Rp15.095/USD. Sementara rupiah juga pernah anjlok hingga menyentuh level
terburuknya di tahun ini yakni pada 21 Juni 2024 di angka Rp16.445/USD. Sebelumnya,
nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam asumsi makro Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) 2024 yakni sebesar Rp15.000/USD.
Jika dilihat hingga saat ini, posisi rupiah sudah melenceng sekitar Rp1.230/USD atau
telah ambles 8,2% dibandingkan target dari APBN itu sendiri. Sementara menurut
Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), kurs rupiah terhadap dolar AS pada 31
Desember 2024 sebesar Rp 16.157. Ke depan, nilai tukar Rupiah diprakirakan stabil
didukung komitmen Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, imbal hasil
yang menarik, inflasi yang rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang
tetap baik.
Produk Domestik Bruto
Perekonomian Indonesia 2024 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB)
atas dasar harga berlaku mencapai Rp22.139,0 triliun dan PDB per kapita mencapai
Rp78,6 juta atau USD4.960,3. Ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03%.
Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami
pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Lainnya sebesar 9,80%; diikuti Transportasi dan
Pergudangan sebesar 8,69%; dan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar
8,56%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan tumbuh
4,43%. Sedangkan Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masing-masing tumbuh sebesar 4,86% dan
0,67%. Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku
tahun 2024 didominasi oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,98%;
diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar
13,07%; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 12,61%; Konstruksi sebesar
10,09%; serta Pertambangan dan Penggalian sebesar 9,15%. Peranan kelima lapangan
usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 63,90%.
26
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 32
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 terhadap kuartal IV-2023 (y-on-y) tumbuh sebesar
5,02%. Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang
tumbuh signifi kan adalah Jasa Lainnya sebesar 11,36%; diikuti oleh Jasa Perusahaan
sebesar 8,08%; Transportasi dan Pergudangan sebesar 7,92%; dan Informasi dan
Komunikasi sebesar 7,45%. Sebagai lapangan usaha yang memiliki peran dominan,
Industri Pengolahan tumbuh sebesar 4,89%. Sedangkan Perdagangan Besar dan
Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
masing-masing tumbuh sebesar 5,19% dan 0,71%.
Sementara itu, ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 tumbuh sebesar 0,53% (q-to-q).
Pertumbuhan terjadi pada beberapa lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami
pertumbuhan signifi kan diantaranya Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib sebesar 16,63%; diikuti oleh Jasa Pendidikan sebesar 14,94%;
serta Jasa Lainnya sebesar 8,40%. Sementara itu, lapangan usaha yang mengalami
kontraksi terdalam adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 18,49%.
Sumber: BPS
Dari sisi pengeluaran, ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03% (c-to-c)
dibanding tahun 2023. Pertumbuhan terjadi pada semua komponen PDB Pengeluaran.
Pertumbuhan tertinggi terjadi pada PK-LNPRT sebesar 12,48%; diikuti Komponen PK-P
sebesar 6,61%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 6,51%; Komponen
Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 4,94%; dan Komponen
Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,61%. Sementara itu, Komponen
Impor Barang dan Jasa (factor pengurang dalam PDB menurut pengeluaran) tumbuh
sebesar 7,95%. Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku
tahun 2024 tidak menunjukkan perubahan yang signifi kan. Perekonomian Indonesia
didominasi oleh Komponen PK-RT dengan kontribusi sebesar 54,04%. Komponen
PMTB memiliki kontribusi terbesar kedua yakni sebesar 29,15%, diikuti Komponen
Ekspor Barang dan Jasa sebesar 22,18%; Komponen PK-P sebesar 7,73%; Komponen
Perubahan Inventori sebesar 2,25%; dan Komponen PK-LNPRT sebesar 1,36%.
Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa memiliki kontribusi sebesar 20,39%
Ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 terhadap kuartal IV-2023 tumbuh sebesar 5,02% (y-
on-y). Pertumbuhan terjadi pada semua komponen pengeluaran. Pertumbuhan terti nggi
terjadi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa, yang mengalami peningkatan sebesar
7,63%, diikuti Komponen PK-LNPRT tumbuh sebesar 6,06%. Selain itu, Komponen
PMTB, PK-RT, dan PK-P tumbuh masing-masing sebesar 5,03%, 4,98%, dan 4,17%.
Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 10,36%.
27
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 33
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2024 dibanding kuartal III-2024 tumbuh sebesar
0,53% (q-to-q). Pertumbuhan terti nggi dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 38,58%,
diikuti Komponen PK-LNPRT sebesar 6,36%.
Selain itu, Komponen Ekspor Barang dan Jasa, Komponen PMTB, dan Komponen PK-
RT masing-masing tumbuh sebesar 4,63%, 2,44%, dan 1,64%. Sementara itu,
Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 3,23%. Kelompok provinsi di Pulau
Jawa masih mewarnai struktur perekonomian Indonesia secara spasial selama tahun
2024 dengan kontribusi sebesar 57,02%; diikuti Pulau Sumatera sebesar 22,12%; Pulau
Kalimantan sebesar 8,24%; Pulau Sulawesi sebesar 7,12%; Pulau Bali dan Nusa
Tenggara sebesar 2,81%; serta Pulau Maluku dan Papua sebesar 2,69%. Pada tahun
2024, pertumbuhan ekonomi semua kelompok pulau tercatat kondusif walaupun
dibayangi tekanan global geopolitik dan internal dalam negeri. Secara kumulatif,
pertumbuhan tertinggi (c-to-c) tercatat di kelompok Pulau Maluku dan Papua yang
tumbuh sebesar 7,81%; diikuti Pulau Sulawesi sebesar 6,18%; Pulau Kalimantan
sebesar 5,52%; Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 5,04%; dan Pulau Jawa
sebesar 4,92%. Selanjutnya, kelompok provinsi di Pulau Sumatera tumbuh sebesar
4,45%
PDB Menurut Lapangan Usaha
Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010
(triliun rupiah)
28
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 34
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Laju Pertumbuhan PDB Menurut Lapangan Usaha
(persen)
Sumber: bps.go.id
Perkembangan Ekspor Impor Indonesia
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor Indonesia Desember 2024
mencapai USD23,46 miliar atau turun 2,24% dibanding ekspor November 2024.
Dibanding Desember 2023 nilai ekspor naik sebesar 4,78%. Ekspor nonmigas
Desember 2024 mencapai USD21,92 miliar, turun 3,36% dibanding November 2024
dan naik 4,83% jika dibanding ekspor nonmigas Desember 2023. Secara kumulatif, nilai
ekspor Indonesia Januari - Desember 2024 mencapai USD264,70 miliar atau naik
2,29% dibanding periode yang sama tahun 2023. Sejalan dengan total ekspor, nilai
ekspor nonmigas yang mencapai USD248,83 miliar juga naik 2,46%. Dari sepuluh
komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Desember 2024, sebagian besar
komoditas mengalami penurunan, dengan penurunan terbesar pada mesin dan
peralatan mekanis serta bagiannya sebesar USD206,1 juta (26,38%). Sementara yang
mengalami peningkatan terbesar adalah logam mulia dan perhiasan/permata sebesar
USD41,9 juta (6,54%).
29
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 35
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari - Desember 2024
naik 5,33% dibanding periode yang sama tahun 2023, demikian juga ekspor hasil
pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 29,81%, sedangkan ekspor hasil
pertambangan dan lainnya turun 10,20%. Ekspor nonmigas Desember 2024 terbesar
adalah ke Tiongkok yaitu USD5,79 miliar, disusul Amerika Serikat USD2,46 miliar, dan
Jepang USD1,45 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 44,21%. Sementara
ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar USD4,10 miliar
dan USD1,35 miliar. Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada
Januari - Desember 2024 berasal dari Provinsi Jawa Barat dengan nilai USD37,87 miliar
(14,31%), diikuti Jawa Timur USD25,72 miliar (9,72%) dan Kalimantan Timur USD25,46
miliar (9,62%).
Sumber : www.bps.go.id
Sedangkan untuk nilai impor Indonesia Desember 2024 mencapai USD21,22 miliar,
naik 8,10% dibandingkan November 2024 atau naik 11,07% dibandingkan Desember
2023. Impor migas Desember 2024 senilai USD3,30 miliar, naik 28,26% dibandingkan
November 2024 atau turun 2,24% dibandingkan Desember 2023. Impor nonmigas
Desember 2024 senilai USD17,92 miliar, naik 5,06% dibandingkan November 2024
atau naik 13,92% dibandingkan Desember 2023.
Dari sepuluh golongan barang utama nonmigas Desember 2024, golongan
mesin/peralatan mekanis dan bagiannya yang mengalami peningkatan tertinggi senilai
USD197,2 juta (6,93%) dibandingkan November 2024. Sementara golongan logam
mulia dan perhiasan/permata mengalami penurunan terbesar senilai USD143,4 juta
(21,11%). Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Desember
2024 adalah Tiongkok USD7,29 miliar (40,65%), Jepang USD1,34 miliar (7,48%), dan
Australia USD0,87 miliar (4,84%). Impor nonmigas dari ASEAN USD2,70 miliar
(15,08%) dan Uni Eropa USD1,14 miliar (6,38%). Seluruh nilai impor menurut golongan
penggunaan barang selama Januari - Desember 2024 mengalami peningkatan
terhadap periode yang sama tahun sebelumnya. Golongan bahan baku/penolong
meningkat tertinggi senilai USD8,52 miliar (5,29%), diikuti barang modal USD2,09 miliar
(5,34%) dan barang konsumsi USD1,16 miliar (5,37%). Neraca perdagangan Indonesia
Desember 2024 mengalami surplus USD2,24 miliar terutama berasal dari sektor
nonmigas USD4,00 miliar, namun sektor migas deficit senilai USD1,76 miliar.
30
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 36
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Inflasi dan IHSG
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada Desember 2024 terjadi inflasi year on
year (y-on-y) sebesar 1,57% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,80.
Inflasi provinsi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 5,36%
dengan IHK sebesar 111,80 dan terendah terjadi di Provinsi Sulawesi Utara sebesar
0,44% dengan IHK sebesar 107,28. Deflasi provinsi y-on-y terjadi di Provinsi Gorontalo
sebesar 0,79% dengan IHK sebesar 106,60. Sedangkan inflasi kabupaten/kota y-on-
y tertinggi terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 5,36% dengan IHK sebesar 111,80
dan terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 0,02% dengan IHK sebesar
110,61. Deflasi kabupaten/kota y-on-y terdalam terjadi di Kota Gorontalo sebesar 1,10%
dengan IHK sebesar 105,07 dan terendah terjadi di Kabupaten Muko Muko sebesar
0,16% dengan IHK sebesar 104,79. Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga
yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu:
kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,90%; kelompok pakaian dan
alas kaki sebesar 1,16%; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah
tangga sebesar 0,59%; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin
rumah tangga sebesar 1,04%; kelompok kesehatan sebesar 1,93%; kelompok rekreasi,
olahraga, dan budaya sebesar 1,17%; kelompok pendidikan sebesar 1,94%; kelompok
penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,48%; dan kelompok perawatan
pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,02%. Sementara kelompok pengeluaran yang
mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok transportasi sebesar 0,30% dan
kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,27%. Tingkat
inflasi month to month (m-to-m) Desember 2024 sebesar 0,44% dan tingkat inflasi year
to date (y-to-d) Desember 2024 sebesar 1,57%. Tingkat inflasi y-on-y komponen inti
Desember 2024 sebesar 2,26%, inflasi m-to-m sebesar 0,17%, dan inflasi y-to-
d sebesar 2,26%.
Inflasi (2020-2024)
Sumber: BPS, BI
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,62% menjadi
7.079,90 pada penutupan perdagangan Senin (30/12/2024). Menurut Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), Inarno Djajadi dalam katadata.co.id, pasar modal Indonesia
menunjukkan resiliensi dalam setahun terakhir di tengah banyaknya tantangan global
dan domestik.
31
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 37
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 10 dari 11 sektor saham menguat hari ini, Sektor
teknologi memimpin dengan kenaikan 3,01%. Diikuti sektor barang konsumen primer
dan sektor industri yang masing-masing naik 2,28% dan 1,68%. Sementara hanya ada
satu sektor yang melemah, yaitu sektor keuangan yang terkoreksi 0,28%. Menurut data
RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam negeri mencapai 1 juta kali
transaksi. Total saham berpindah tangan mencapai 26,27 miliar lembar dengan nilai
total transaksi Rp12,39 triliun. Sebanyak 338 saham ditutup menguat, lalu 251 saham
melemah, dan 210 saham stagnan. Emiten top gainers adalah WAPO yang meningkat
34,65%, diikuti MMIX dan KEJU yang masing-masing naik 34,02% dan 24,62%. Di sisi
lain, emiten berkode VTNY menjadi top loser setelah ambles 14,57%, disusul JGLE dan
KREN yang sama-sama terkoreksi 14,29%. Bursa saham Asia sore ini ditutup variatif.
Indeks Nikkei turun 0,96% ke 39.894,54; indeks Hang Seng turun 0,24% ke 20.041,42;
indeks Shanghai naik 0,21% ke 3.407,33; dan indeks Strait Times naik 0,64% ke
3.795,73.
Perlu diketahui bahwa IHSG sudah pernah menempati posisi tertinggi dan terendahnya.
Posisi terendah berada di level 6.993,07 sementara level IHSG pada akhir perdagangan
2024 merupakan posisi tertinggi sepanjang perdagangan berlangsung. Sampai akhir
perdagangan, IHSG tercatat telah memperjualbelikan 26,27 miliar lembar saham
dengan frekuensi sebanyak 1.009,286 kali. Adapun nilai transaksi yang berhasil
dibukukan mencapai Rp12,39 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.367 triliun. Posisi
top gainers LQ45 ditempati oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang melonjak
11,11%. Disusul PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang menguat 5,73% dan
PT United Tractors Tbk (UNTR) yang naik 5,41%. Sementara posisi saham top losers
LQ45 diduduki oleh PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang melemah -
4,43%. Kemudian, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang ambruk -2,63%
dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (JK:BMRI) yang merosot -1,72%.
Grafik Pertumbuhan IHSG
Sumber: finance.yahoo.com
Prospek Perekonomian Indonesia
Pemerintah memasang target proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai
5,2% pada 2025, seperti yang ditetapkan dalam UU APBN 2025. Target tersebut tidak
berbeda dari target 2024 yang sama-sama sebesar 5,2%.
32
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 38
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dalam bisnis.com mengungkapkan
realisasi target pertumbuhan tahun depan akan sangat bergantung pada kebijakan
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Selanjutnya,
International Monetary Fund (IMF) dalam laporan World Economic Outlook edisi
Oktober 2024, memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1%
pada 2025. Bahkan, angka tersebut diperkirakan stagnan hingga 2029. Secara umum,
laporan World Economic Outlook Oktober 2024 menggambarkan bahwa perjuangan
global melawan Inflasi sebagian besar berhasil dimenangkan. Tingkat inflasi secara
global diperkirakan mencapai 3,5% pada akhir 2025, di bawah tingkat rata-rata 2000 -
2019 sebesar 3,6%. Lalu, meskipun terjadi pengetatan kebijakan moneter yang tajam di
banyak belahan dunia, kondisi ekonomi global tetap tangguh sehingga terhindar dari
resesi.
Bank Dunia atau World Bank dalam laporan Indonesia Economic Prospects edisi
Desember 2024, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1% pada
2025. Bank Dunia menyoroti bahwa prospek ekonomi ini menghadapi risiko yang
seimbang. Di mana risiko negatif mencakup ketegangan geopolitik yang meningkat
sekaligus potensi penundaan dalam reformasi fiskal dan struktural. Sementara itu,
dalam laporan Economic Surveys Indonesia edisi November 2024, Organisation for
Economic Co-operation and Development (OECD) memproyeksikan ekonomi Indonesia
akan tumbuh mencapai 5,2% pada 2025. Secara keseluruhan, OECD memandang
perekonomian Indonesia telah pulih dari efek pandemi Covid-19. Kendati demikian, kini
Indonesia terdampak ketidakpastian perekonomian global. Oleh sebab itu, lembaga
yang beranggotakan banyak negara-negara maju tersebut menekankan perlunya
kebijakan moneter dan fiskal yang tetap prudent untuk mempertahankan stabilitas
ekonomi makro Indonesia.
Tinjauan Industri Sel Punca (Stem Cell)
Sel punca (Stem Cell) adalah sel tubuh manusia dengan kemampuan istimewa yakni
mampu memperbaharui atau meregenerasi dirinya sendiri (self regenerate / self
renewal) dan mampu berdiferensiasi menjadi sel lain yang spesifik (differentiate).
Karena sifatnya tersebut, sel punca kerap digunakan sebagai bahan transplantasi
dalam pengobatan medis. Prosedur transplantasi sel punca dilakukan dengan
menanam sel punca di organ tubuh tertentu untuk menggantikan sel yang rusak akibat
suatu penyakit. Pelayanan dengan Terapi Sel Punca (Stem Cell) saat ini masih terus
dikembangkan khususnya untuk berbagai penyakit kronis dan penyakit degeneratif yang
belum bisa disembuhkan dengan obat-obatan yang sudah ada. Beberapa potensi Sel
Punca (Stem Cell) diantaranya yaitu dapat meredakan peradangan, menjaga
keseimbangan sistem imun, agen anti-mikrobial, dan lain-lain. Potensi tersebut dapat
dimanfaatkan dalam proses penyembuhan penyakit degeneratif seperti; Kasus
Orthopedi (Tulang), Stroke, Jantung, Luka Bakar, Kebotakan, dll. Terapi Stem cell di
Indonesia diatur secara ketat melalui berbagai macam regulasi guna memastikan
keamanan, efektivitas, serta kepatuhan terhadap standar medis dan hukum yang
berlaku. Regulasi yang dimaksud tertuang dalam Undang Undang No. 17 Tahun 2023
tentang Kesehatan, Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024 tentang Petunjuk
Pelaksana Undang Undang Kesehatan, serta Permenkes No. 14 Tahun 2021 Standar
Kegiatan Usaha Dan Produk Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis
Risiko Sektor Kesehatan.
33
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 39
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Seiring dengan perkembangan terapi regeneratif tersebut, PT Prodia Widyahusada
(Laboratorium Klinik Prodia), laboratorium klinik swasta di Indonesia mengembangkan
fasilitas dan layanannya dengan membangun perusahaan baru yaitu PT Prodia
StemCell Indonesia (ProSTEM) yang khusus bergerak di bidang laboratorium sel punca.
Prodia StemCell Indonesia telah menjadi Laboratorium Penyimpanan, Pemrosesan,
Pengolahan, Penelitian serta Pengaplikasian Klinis Stem Cell yang pertama dengan izin
terlengkap dimana Tahun 2021 lalu ProSTEM telah memperoleh sertifikasi CPOB (Cara
Pembuatan Obat yang Baik) dari BPOM RI. Tahun 2024 lalu, ProSTEM mencatat
tonggak sejarah baru di dunia terapi berbasis stem cell. ProSTEM menjadi laboratorium
pengolahan dan penyimpanan stem cell pertama di Indonesia yang berhasil meraih
Sertifikat Akreditasi PARIPURNA sebagai Laboratorium Penunjang Fasilitas Pelayanan
Kesehatan dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI
yang pertama di Indonesia. Pencapaian ini merupakan salah satu wujud komitmen
ProSTEM baik kepada Lembaga penyelenggara layanan Kesehatan, klinisi maupun
pasien bahwa ProSTEM dalam menjamin mutu dan keamanan produk serta layanan di
ProSTEM. Dengan akreditasi ini, ProSTEM bertekad untuk terus meningkatkan kualitas
dan inovasi, demi menyediakan produk dan layanan terbaik. Harapannya, ProSTEM
dapat mendukung Indonesia menjadi pemimpin dalam terapi stem cell di negeri sendiri.
PT. Prodia StemCell Indonesia (ProSTEM) terus menunjukkan komitmennya dalam
mengembangkan industri bioteknologi di Indonesia dengan menerapkan standar
internasional dalam setiap aspek operasionalnya. Sebagai perusahaan yang berfokus
pada penelitian, pengembangan, dan produksi sel punca (stem cell), ProSTEM
berperan penting dalam mendorong inovasi serta memberikan dampak nyata bagi dunia
kesehatan nasional. Dr. Cynthia, Direktur PT Prodia StemCell Indonesia dalam
jpnn.com menuturkan dengan sertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP) yang
diakui secara global, pihaknya memastikan seluruh proses produksi sel punca dilakukan
dengan standar tertinggi guna menjamin keamanan, kualitas, dan efikasi produk. Hal ini
menjadikan ProSTEM sebagai salah satu pelopor dalam industri terapi sel di Indonesia,
yang mampu bersaing di kancah internasional. Dr. Cynthia menambahkan, melalui
penelitian yang berkelanjutan dan kerja sama dengan berbagai institusi kesehatan, kami
berupaya menghadirkan terapi berbasis sel punca yang aman dan efektif. ProSTEM
juga aktif berkontribusi dalam pengembangan ekosistem bioteknologi nasional melalui
berbagai kerja sama strategis dengan rumah sakit, universitas, dan lembaga riset.
Upaya ini bertujuan untuk mempercepat implementasi terapi sel punca di Indonesia,
membuka peluang pengobatan bagi berbagai penyakit degeneratif, serta mendukung
pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.
Terapi sel punca merupakan peluang besar dalam dunia medis, namun juga diiringi
dengan tantangan yang signifikan. Chyntia Retna Sartika yang juga menjabat sebagai
Wakil Ketua Asosiasi Sel Punca Indonesia, dikutip dalam kontan.co.id menyampaikan,
pengembangan terapi sel punca memerlukan kerjasama berbagai pihak untuk
mengoptimalkan peluang dan menghadapi tantangan. Teknologi berkembang sangat
cepat, tetapi regulator harus memastikan asas kemanfaatan, kesehatan, dan
keamanan. Sunarno, Kepala Pusat Riset Biomedis BRIN, menekankan pentingnya
presentasi hasil riset secara transparan untuk memastikan keamanan bagi masyarakat.
Di Indonesia, beberapa fasilitas sudah mulai menerapkan terapi sel punca, terutama di
kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali. Namun, Amin Soebandrio, Ketua
Komite Sel Punca, mengingatkan pentingnya verifikasi produk sel punca yang
digunakan. Fasilitas yang menerapkan terapi sel punca di Indonesia ada yang sudah
mendapatkan izin operasional dari Kementerian Kesehatan dan beberapa juga telah
menerima sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM.
34
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 40
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Namun, proses untuk mendapatkan sertifikasi ini tidaklah mudah. Hanya ada empat
fasilitas yang sudah mendapatkan CPOB, sementara sepuluh lainnya mendapatkan izin
dari Kementerian Kesehatan. Perbedaan antara laboratorium yang memiliki izin CPOB
dan yang hanya memiliki izin dari Kementerian Kesehatan terletak pada jenis
pengolahan sel punca yang dilakukan. Laboratorium dengan izin CPOB biasanya
mengolah sel punca untuk penggunaan alogenik, sementara yang lain untuk otologus.
Dalam penerapannya, terapi sel punca harus dilakukan oleh dokter spesialis sesuai
dengan indikasi penyakit. Dengan berkembangnya teknologi sel punca, masyarakat
diharapkan dapat semakin memahami manfaat dan risiko dari terapi ini. Kolaborasi
antara akademisi, peneliti, dan pemerintah, harapannya, bisa mempercepat
pengembangan riset sel punca di Indonesia, sehingga dapat memberikan dampak
positif yang nyata bagi masyarakat luas.
Pandemi Covid-19 yang lalu telah menjadi berkah bagi pengembangan stem cells atau
sel punca dan metabolitnya di Tanah Air. Saat ini, harga sel punca komersial masih
tergolong mahal di kisaran Rp 200 juta-Rp 250 juta per tindakan. Inovasi sel punca
untuk pengobatan berbagai macam penyakit pun terus dikembangkan. Harga tindakan
terapi sel punca yang mahal tak bisa dihindari karena proses produksinya berbiaya
besar. Tingginya biaya produksi ini antara lain terlihat dari fasilitas produksi sel punca
dan metabolitnya. Laboratorium pengolahan sel punca harus memiliki fasilitas
spesifikasi cGMP (current Good Manufacturing Practices), yang memperhatikan
pengendalian mikroba, jumlah partikel, suhu ruangan, kelembapan, intensitas cahaya
serta aliran, kecepatan dan tekanan udara. Laboratorium dengan spesifikasi seperti ini
sangat penting untuk diterapkan pada laboratorium pengolahan sel punca karena dapat
mempengaruhi kualitas sel punca. Sel punca disimpan pada suhu -196°C dalam tangki
nitrogen cair fase uap untuk mempertahankan kestabilan suhu sehingga dipastikan sel
punca tersimpan dengan baik dalam jangka waktu yang cukup panjang.
Ketua Komite Pengembangan Sel Punca dan Sel Amin Soebandrio dalam Kompas.id
mengatakan, produk stem cells untuk Indonesia masih sangat mahal karena biaya
produksinya memang sangat mahal, medianya semuanya impor, alatnya semuanya
impor. Penelitian sel punca telah dilakukan di Indonesia selama beberapa dekade.
Namun pengembangan sel punca diakui semakin terdongkrak sejak pandemi Covid-19.
Ketika pandemi, menurut Amin, memang terjadi pengecualian. Semua pendekatan yang
dianggap bisa menyelamatkan jiwa pasien dicoba dengan aturan yang lebih longgar.
Hal ini juga berlaku pada pemanfaatan sel punca di era pandemi. Jadi, otomatis pada
saat itu penggunaan stem cell melonjak dan walaupun sebelumnya penggunaan stem
cell untuk keperluan lain itu sudah ada, tapi belum begitu terdengar. Nah, setelah era
Covid, tentu semua peraturan dikembalikan, termasuk peraturan untuk pengembangan
pengobatan. Indonesia saat ini resmi memiliki 5 fasilitas pengembangan sel punca yang
telah bersertifikat CPOB, yaitu PT Bifarma Adiluhung, Prodia StemCell Indonesia, RSU
Dr Cipto Mangunkusumo, PT Daewoong Biologics Indonesia (DBI), dan Stem Cell and
Cancer Research (SCCR) Indonesia.
Berdasarkan kemampuan mengubah bentuk dan kemampuan pembelahan dirinya,
produk Sel Punca (stem cell) dibedakan menjadi totipotent, pluripotent, multipotent,
oligopotent, dan unipotent. Sel punca totipotent dan pluripotent dilarang digunakan
karena berasal dari embrio atau janin manusia. Selain karena alasan etika dan
agama, sel embrionic ini bisa memicu keganasan. Sementara untuk stem cell
oligopotent dan unipotent berpotensi memunculkan reaksi penolakan jika digunakan.
35
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 41
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Sel punca yang tergolong paling aman digunakan adalah multipotent yang bersumber
dari bagian organ tubuh yang memiliki pembuluh darah. Salah satu stem cell yang
dipakai atau dikembangkan oleh Bifarma dengan merek Regenic adalah sel punca dari
tali pusat karena merupakan sel yang paling muda. Harga rata-rata stem cell komersial
sebesar Rp 200 juta - Rp 250 juta untuk satu kali tindakan infus. Untuk sel punca yang
masih standar pelayanan berbasis penelitian, harga bisa lebih murah karena diatur
hanya untuk menggantikan ongkos produksi. Karena harga sel punca yang mahal,
pasien akhirnya lebih banyak menggunakan hasil metabolik atau produk turunan sel
punca berupa sekretom. Harga sekretom lebih murah, yaitu Rp 2 juta - Rp 2,5 juta untuk
1,5 cc sekretom. Jadi waktu membuat sekretom, stem cell yang sudah jadi diproses,
dikelola lagi dimasukkan di dalam satu medium pengembang. Tapi tujuannya bukan
memperbanyak stem cell, namun supaya stem cell itu mengeluarkan metaboliknya.
Research and Markets menilai pasar pengobatan regeneratif Indonesia bernilai sebesar
USD 13,57 juta pada tahun 2024, dan diperkirakan akan mencapai USD 22,30 juta
pada tahun 2030, meningkat dengan CAGR sebesar 8,83%. Pasar pengobatan
regeneratif di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan, didorong oleh
kemajuan dalam penelitian medis, peningkatan kesadaran akan perawatan kesehatan,
dan meningkatnya permintaan akan pilihan pengobatan yang inovatif. Sebagai negara
dengan perekonomian yang berkembang pesat dengan infrastruktur kesehatan yang
terus berkembang, Indonesia menawarkan peluang yang besar untuk pertumbuhan
pengobatan regeneratif. Meningkatnya prevalensi penyakit kronis, termasuk diabetes,
penyakit jantung, dan kanker, semakin mendorong kebutuhan akan pengobatan inovatif
seperti terapi sel punca dan regenerasi jaringan. Peningkatan yang sedang berlangsung
dalam sistem perawatan kesehatan Indonesia, didukung oleh inisiatif pemerintah untuk
memodernisasi sektor ini, menciptakan lingkungan yang mendukung untuk adopsi
pengobatan regeneratif. Fokus pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur perawatan
kesehatan dan keterbukaannya terhadap solusi medis yang canggih, termasuk terapi
regeneratif, memperkuat potensi pasar.
Namun, kerangka kerja peraturan untuk pengobatan regeneratif di Indonesia masih
terus berkembang, sehingga menimbulkan tantangan dalam memastikan keamanan,
kemanjuran, dan standarisasi pengobatan. Selain itu, tingginya biaya terapi regeneratif,
khususnya pengobatan berbasis sel punca dan pengeditan gen, membatasi akses bagi
masyarakat luas. Ke depannya, pasar untuk pengobatan regeneratif di Indonesia
diperkirakan akan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi yang
meningkatkan efektivitas pengobatan dan mengurangi biaya. Meningkatnya permintaan
akan solusi perawatan kesehatan yang canggih, dikombinasikan dengan dukungan
pemerintah dan perbaikan infrastruktur perawatan kesehatan yang sedang berlangsung,
kemungkinan besar akan menciptakan lingkungan pasar yang menguntungkan. Seiring
dengan semakin matangnya pasar, kerangka kerja peraturan yang lebih jelas
diantisipasi, memfasilitasi adopsi terapi regeneratif yang lebih luas di seluruh dunia.
Industri Stem Cell Dunia
Menurut Precedence Research, pasar sel punca global bernilai USD 16,73 miliar pada
tahun 2024 dan diproyeksikan mencapai USD 48,83 miliar pada tahun 2034, dengan
CAGR sebesar 11,3% dari tahun 2024 hingga 2034. Sel punca adalah sel khusus
dalam tubuh manusia yang dapat berdiferensiasi menjadi jenis sel lain seperti jantung,
otak, dan sel otot untuk menjalankan fungsi tertentu. Sel punca sangat penting dalam
ilmu kedokteran karena terapi sel punca atau pengobatan regeneratif membantu
memprediksi kemungkinan penyebab penyakit dan mengobatinya dengan tepat.
36
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 42
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Di India, Satuan Tugas Sel Punca (SCTF) bertanggung jawab untuk mengevaluasi
proposal proyek, mendukung perumusan protokol, serta memantau dan mengevaluasi
hasil. Lembaga-lembaga pendanaan utama seperti CSIR, DBT, ICMR, dan DST
mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan sel punca di India. Reliance Life
Sciences mencetak pencapaian penting melalui lini sel hES, yang pertama dari India
yang menerima penerimaan dan terdaftar di registri Sel Punca Inggris. Perusahaan-
perusahaan terkemuka yang berkontribusi terhadap pertumbuhan pasar sel punca
adalah Reliance Life Sciences, Advanced Cell Therapeutics, CryoCell, Life Cell, dll.
Namun, ada standar untuk mengumpulkan, memproses, dan menyimpan sel punca
yang dapat diterapkan untuk penggunaan klinis. Komite Puncak Nasional dan Komite
Institusional adalah badan pengatur yang menangani masalah-masalah yang berkaitan
dengan sel punca. Cryo-Save, bank darah tali pusat menginvestasikan $1,6 juta untuk
bank sel punca di India. Di Bangalore, Institut Biologi Sel Punca dan Pengobatan
Regeneratif (inStem) adalah sebuah institut otonom yang didanai oleh Departemen
Bioteknologi, Pemerintah India yang berkomitmen untuk mempelajari sel punca dan
biologi regeneratif. Asia Pasifik diperkirakan akan menjadi wilayah dengan pertumbuhan
tercepat di pasar sel punca selama periode perkiraan karena meningkatnya populasi
pasien dan terapi berbasis sel yang kuat. Organisasi pemerintah yang mendukung
penelitian sel punca termasuk Masyarakat Jepang untuk Pengobatan Regeneratif,
Masyarakat Korea untuk Penelitian Sel Punca, Masyarakat Sel Punca Singapura, Sel
Punca Australia, Masyarakat Taiwan untuk Penelitian Sel Punca, dan Yayasan Sel
Punca Nasional Australia.
International Society for Stem Cell Research (ISSCR) bekerja sama dengan Stem Cell
Society Singapore, merencanakan sebuah simposium pada tahun 2024 dengan
mengundang para peneliti di seluruh kawasan Asia Pasifik. Dalam simposium ini, para
peneliti diizinkan untuk berbagi penelitian terbaru mereka tentang sel punca jaringan
dengan perannya dalam pemeliharaan, perbaikan, dan penuaan. Negara-negara seperti
Singapura, Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang muncul sebagai pemain kuat dengan
teknologi mutakhir dan fasilitas canggih mereka.
37
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 43
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
1. Penyesuaian Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif
Sesuai dengan POJK 35 Pasal 32, Penilai Bisnis wajib melakukan penyesuaian
terhadap pos yang bersifat tidak berulang (non-recurring), pos diluar operasi normal
(non-operational) perusahaan, penyesuaian pengaruh unsur kendali, dan
penyesuaian pos lainnya yang tidak wajar.
Kami berpendapat bahwa Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif
ProStem perlu dilakukan penyesuaian dalam rangka normalisasi Laporan Posisi
Keuangan dan Laba-Rugi untuk memberikan gambaran nilai ekonomi yang
sesungguhnya dari ProStem.
Laporan Posisi Keuangan pada umumnya perlu dilakukan penyesuaian terhadap
akun-akun yang bersifat non operasi dan aset-aset yang tidak digunakan dalam
operasi perusahaan. Dalam Laporan Posisi Keuangan ProStem per 31 Desember
2024, akun yang memerlukan normalisasi adalah aset pajak tangguhan.
Laba Rugi Komprehensif perlu dilakukan penyesuaian terhadap pendapatan dan
biaya yang tidak berulang (non-recurring) dan non-operasi antara lain sebagai
berikut :
- Pendapatan jasa giro
- Pendapatan lain-lain
- Beban lain-lain
Normalisasi Laporan Posisi Keuangan dan Laba-Rugi Komprehensif tersebut di atas
akan menjadi dasar dalam penyusunan proyeksi Laporan Posisi Keuangan dan
Laba Rugi Komprehensif ProStem.
Laporan Posisi Keuangan dan Laba-Rugi yang telah dinormalisasi dapat dilihat
pada Lampiran : C-1 dan C-2.
2. Analisis Laporan Posisi Keuangan dan Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain
Laporan keuangan ProStem per 31 Desember 2024 merupakan laporan keuangan
yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik.
Perbandingan Kinerja Per Tanggal Penilaian dengan Kinerja Historis
Laporan keuangan ProStem per 31 Desember 2024 merupakan laporan keuangan
yang sudah diaudit, demikian juga laporan keuangan ProStem per 31 Desember
2020 - 2023 merupakan laporan keuangan yang telah diaudit. Berdasarkan
penelaahan kami atas laporan keuangan per Tanggal Penilaian dan laporan
keuangan historis dapat kami simpulkan antara lain sebagai berikut:
38
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 44
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
(dalam Rupiah)
31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23 31-Dec-24
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 1,121,134,906 5,936,967,922 24,428,474,193 8,720,833,342 8,053,590,607
Piutang usaha 2,001,358,509 1,894,056,510 1,618,475,663 1,615,415,794 3,121,319,441
Piutang lain-lain 167,937,004 102,366,524 58,079,420 160,568,920 97,902,296
Piutang lain pihak berelasi - 7,082,155,045 -
Pajak dibayar dimuka - 2,343,997,249 2,377,155,595
Persediaan 3,704,403,281 3,193,504,495 3,055,688,676 3,652,442,277 5,762,030,492
Biaya dibayar dimuka 23,454,691 21,557,012 22,249,772 22,404,141 9,402,226
Uang muka 199,473,994 1,681,141,056 28,655,056,478 555,000 4,140,131,357
Total Aset Lancar 7,217,762,385 12,829,593,519 57,838,024,202 23,598,371,768 23,561,532,014
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap 35,797,119,101 35,486,123,466 35,757,621,252 37,558,668,976 48,256,946,827
Aset tak berwujud 34,483,834 163,527,773 451,366,801
Aset dalam penyelesaian 3,527,588,462 64,081,454,822 54,879,197,184
Aset tidak lancar lainnya - 245,490,958 245,592,986
Aset pajak tangguhan - 318,407,197
Total Aset tidak lancar lainnya 35,831,602,935 35,486,123,466 39,285,209,714 102,049,142,529 104,151,510,995
TOTAL ASET 43,049,365,320 48,315,716,985 97,123,233,916 125,647,514,297 127,713,043,009
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang bank 2,742,857,143 2,742,857,143 2,742,857,143 -
Utang usaha 514,991,610 660,202,023 849,882,650 2,968,322,197 2,370,386,638
Pendapatan diterima di muka 26,712,000 13,500,000 75,625,000 69,195,505 87,471,655
Beban akrual 40,995,000 58,330,071 125,909,126 357,139,170 111,250,249
Utang pajak 47,601,153 85,820,994 172,157,351 154,482,834 244,929,795
Total Liabilitas lancar 3,373,156,906 3,560,710,231 3,966,431,270 3,549,139,706 2,814,038,337
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Utang lain-lain 63,485,954,352 51,492,983,717 107,021,247,209 -
Liabilitas jangka panjang
- Utang bank 13,257,142,857 10,514,285,714 7,771,428,571 -
Liabilitas imbalan pasca kerja - 186,977,534 211,405,653 284,189,224 297,674,622
Total Liabilitas tidak lancar 76,743,097,209 62,194,246,965 115,004,081,433 284,189,224 297,674,622
EKUITAS
Modal saham 15,809,500,000 39,523,750,000 39,523,750,000 183,158,590,825 183,158,590,825
Agio saham (195,052,045) (195,052,045) (195,052,045) (195,052,045) (195,052,045)
Penghasilan komprehensif lain - 41,438,516 62,440,046 385,526,945
Saldo Laba (52,681,336,750) (56,767,938,166) (61,217,415,258) (61,211,793,459) (58,747,735,675)
Total Ekuitas (37,066,888,795) (17,439,240,211) (21,847,278,787) 121,814,185,367 124,601,330,050
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 43,049,365,320 48,315,716,985 97,123,233,916 125,647,514,297 127,713,043,009
39
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 45
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kas dan Setara Kas.
Jumlah kas dan setara kas ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020,
2021, 2022, 2023, dan 2024 adalah sebagai berikut :
2020 : Rp. 1.121.134.906
2021 : Rp. 5.936.967.922
2022 : Rp. 24.428.474.193
2023 : Rp. 8.720.833.342
2024 : Rp. 8.053.590.607
Pada tanggal 31 Desember 2024, kas dan setara kas milik ProStem sebesar
Rp. 8.053.590.607,-, jumlah ini jauh sedikit lebih rendah dari periode yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp. 8.720.833.342,- dikarenakan adanya
penambahan aset tetap.
Kas dan setara kas milik ProStem pada periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 sebesar Rp. 8.720.833.342,-, jumlah ini lebih rendah
dibandingkan periode yang berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar
Rp. 24.428.474.193,-. Penurunan kas setara kas yang terjadi tahun 2022 terjadi
karena pelunasan hutang.
Kas dan setara kas milik ProStem pada periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 sebesar Rp. 24.428.474.193,-, jumlah ini lebih tinggi
dibandingkan periode yang berakhir pada 31 Desember 2021 sebesar
Rp. 5.936.967.922,-. Peningkatan ini terutama karena adanya pada penambahan
utang lain-lain.
Pada tanggal 31 Desember 2021, kas dan setara kas milik ProStem sebesar
Rp. 5.936.967.922,- lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 yaitu sebesar Rp. 1.121.134.906,- yang disebabkan oleh
adanya peningkatan modal.
Piutang Usaha
Piutang usaha ProStem Per 31 Desember 2024 sebesar Rp. 3.121.319.441,- yang
terdiri dari Rp. 404.793.080,- merupakan piutang klien dan Rp. 4.005.135.700,-
merupakan piutang terapi. Piutang usaha per 31 Desember 2024 ini juga telah
memperhitungkan cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha sebesar
Rp. 1.288.609.339,-. Jumlah piutang usaha ProStem pada tanggal-tanggal
31 Desember 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024 adalah sebagai berikut :
2020 : Rp. 2.001.358.509
2021 : Rp. 1.894.056.510
2022 : Rp. 1.618.475.663
2023 : Rp. 1.615.415.794
2024 : Rp. 3.121.319.441
40
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 46
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Piutang usaha ProStem per 31 Desember 2024 sebesar Rp. 3.121.319.441,- jauh
lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
sebesar Rp. 1.615.415.794,- disebabkan oleh peningkatan piutang terapi.
Pada periode 31 Desember 2023, piutang usaha ProStem sebesar
Rp. 1.615.415.794,- mengalami penurunan dibandingkan periode yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp. 1.618.475.663,- disebabkan oleh
penurunan jumlah piutang klien.
Pada periode 31 Desember 2022, piutang usaha ProStem sebesar
Rp. 1.618.475.663,- mengalami penurunan dibandingkan periode yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp. 1.894.056.510,- disebabkan oleh
peningkatan cadangan kerugian piutang.
Berdasarkan penelaahan manajemen perusahaan terhadap masing-masing akun
piutang pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian nilai
atas piutang tak tertagih adalah cukup.
Persediaan
Terdiri dari persediaan bahan baku, barang jadi, barang dalam proses, barang jadi,
barang habis pakai, dan bahan pembantu.
Jumlah Persediaan ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
2023, dan 2024 adalah sebagai berikut :
2020 : Rp. 3.704.403.281
2021 : Rp. 3.193.504.495
2022 : Rp. 3.055.688.676
2023 : Rp. 3.652.442.277
2024 : Rp. 5.762.030.492
Persediaan ProStem untuk periode yang berakhir 31 Desember 2024 sebesar
Rp. 5.762.030.492,- lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada 31
Desember 2023 sebesar Rp. 3.652.442.277,- disebabkan oleh peningkatan bahan
baku, barang dalam proses, barang jadi, dan barang habis pakai.
Pada tanggal 31 Desember 2023, persediaan ProStem sebesar Rp. 3.652.442.277,-
lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
sebesar Rp. 3.055.688.676,- Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan jumlah
persediaan.
Pada tanggal 31 Desember 2022, persediaan ProStem sebesar Rp. 3.055.688.676,-
lebih rendah dibandingkan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
sebesar Rp. 3.193.504.495,- Penurunan ini disebabkan oleh penurunan jumlah
persediaan.
Pada tanggal 31 Desember 2021, persediaan ProStem sebesar Rp. 3.193.504.495,-
lebih rendah dibandingkan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
sebesar Rp. 3.704.403.281,- Penurunan ini disebabkan oleh penurunan jumlah
persediaan dan diterapkannya cadangan penyisihan persediaan.
41
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 47
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Berdasarkan penelaahan manajemen perusahaan terhadap masing-masing akun
piutang pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian
penurunan nilai atas persediaan adalah cukup
Utang Bank
Terdiri dari utang jangka pendek dan utang jangka panjang.
Jumlah utang bank pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022, 2023,
dan 2024 adalah sebagai berikut :
2020 : Rp.16.000.000.000
2021 : Rp.13.257.142.857
2022 : Rp.10.514.285.714
2023 : Rp. -
2024 : Rp. -
ProStem untuk periode yang berakhir 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2024
tidak memiliki utang bank.
Pada tanggal 31 Desember 2023, utang bank ProStem sebesar Rp. NIHIL,- lebih
rendah dibandingkan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
sebesar Rp. 10.514.285.714,- Penurunan ini disebabkan oleh pembayaran utang.
Pada tanggal 31 Desember 2022, utang bank ProStem sebesar
Rp. 10.514.285.714,- lebih rendah dibandingkan periode yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp. 13.257.142.857,- Penurunan ini
disebabkan oleh pembayaran utang.
Pada tanggal 31 Desember 2021, utang bank ProStem sebesar
Rp. 13.257.142.857,- lebih rendah dibandingkan periode yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp. 16.000.000.000,- Penurunan ini
disebabkan oleh pembayaran utang.
Ekuitas
Jumlah Ekuitas ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
2023, dan 2024 masing-masing adalah sebesar :
2020 : Rp ( 37.066.888.795)
2021 : Rp. (17.439.240.211)
2022 : Rp. (21.847.278.787)
2023 : Rp. 121.814.185.367
2024 : Rp. 124.601.330.050
Peningkatan Ekuitas ProStem untuk periode yang berakhir 31 Desember 2024
sebesar Rp. 124.601.330.050,- lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir
pada 31 Desember 2023 sebesar Rp. 121.814.185.367,- disebabkan oleh
peningkatan penghasilan komprehensif lain dan peningkatan saldo laba akibat
meningkatnya pendapatan.
42
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 48
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
(dalam Rupiah)
31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23 31-Dec-24
Pendapatan 3,718,656,949 8,258,310,458 9,882,482,810 17,375,113,180 25,347,694,222
Beban Pokok Penjualan (2,593,687,625) (2,877,844,133) (3,198,194,170) (5,897,913,448) (7,903,881,757)
LABA BRUTO 1,124,969,324 5,380,466,325 6,684,288,640 11,477,199,732 17,443,812,465
BEBAN OPERASIONAL
Penjualan dan Pemasaran (490,093,737) (288,834,551) (302,659,561) (438,246,748) (557,629,794)
Beban Umum dan Administrasi (7,426,984,570) (7,453,190,658) (9,082,241,152) (10,418,718,335) (14,607,227,434)
Jumlah Beban Operasional (7,917,078,307) (7,742,025,209) (9,384,900,713) (10,856,965,083) (15,164,857,228)
Laba Operasional (6,792,108,983) (2,361,558,884) (2,700,612,073) 620,234,649 2,278,955,237
PENDAPATAN / (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan jasa giro 12,427,672 22,597,923 53,738,059 77,945,379 39,609,396
Beban bunga (1,834,406,349) (1,478,422,222) (1,085,406,349) (507,220,952) -
Penghasilan (beban) lainnya 188,617,176 (269,218,233) (58,475,131) (185,337,277) 145,493,154
(1,633,361,501) (1,725,042,532) (1,090,143,421) (614,612,850) 185,102,550
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (8,425,470,484) (4,086,601,416) (3,790,755,494) 5,621,799 2,464,057,787
MANFAAT / (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
- Pajak kini
- Pajak tangguhan
- - - - -
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN (8,425,470,484) (4,086,601,416) (3,790,755,494) 5,621,799 2,464,057,787
PENGHASILAN / (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN - - 41,438,516 21,001,530 (49,769,722)
TOTAL KOMPREHENSIF
LABA TAHUN BERJALAN (8,425,470,484) (4,086,601,416) (3,749,316,978) 26,623,329 2,414,288,065
Pendapatan
Pendapatan ini berasal dari penjualan bahan kimia, instrument, imunologi, servis,
hermatologi.
Jumlah Pendapatan ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
2022, 2023, dan 2024 masing-masing adalah sebesar :
2020 : Rp. 3.718.656.949
2021 : Rp. 8.258.310.458
2022 : Rp. 9.882.482.810
2023 : Rp. 17.375.113.180
2024 : Rp. 25.347.694.222
Pendapatan ProStem sampai dengan 31 Desember 2024 sebesar
Rp. 25.347.694.222,- mengalami peningkatan dibandingkan periode per tanggal
31 Desember 2023 sebesar Rp. 17.375.113.180. Peningkatan ini disebabkan oleh
kenaikan pendapatan laboratorium pengolahan sel punca, pendapatan bank
jaringan dan/atau sel punca, dan pendapatan laboratorium penelitian sel, sel punca
dan turunannya.
43
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 49
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pendapatan ProStem sampai dengan 31 Desember 2023 sebesar
Rp. 17.375.113.180,- mengalami peningkatan dibandingkan periode per tanggal
31 Desember 2022 sebesar Rp. 9.882.482.810. Peningkatan ini disebabkan oleh
kenaikan pendapatan laboratorium pengolahan sel punca
Sampai dengan periode 31 Desember 2022 pendapatan ProStem sebesar
Rp. 9.882.482.810 lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada
31 Desember 2021 sebesar Rp. 8.258.310.458. Meningkatnya pendapatan ini
disebabkan oleh pendaftaran sel punca, pemrosesan dan penyimpanan sel punca.
Sampai dengan periode 31 Desember 2021 pendapatan ProStem sebesar
Rp. 8.258.310.458 lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada
31 Desember 2020 sebesar Rp. 3.718.656.949. Meningkatnya pendapatan ini
disebabkan antara lain oleh pemrosesan dan penyimpanan sel punca, rujukan, dan
penelitian.
Laba / (rugi) Bersih
Jumlah laba / (rugi) bersih ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
2022, 2023, dan 2024 masing-masing adalah sebesar:
2020 : Rp. (8.425.470.484)
2021 : Rp. (4.086.601.416)
2022 : Rp. (3.790.755.494)
2023 : Rp. 5.621.799
2024 : Rp. 2.464.057.787
Laba bersih ProStem sampai dengan 31 Desember 2024 sebesar
Rp. 2.464.057.787,-, lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada
31 Desember 2023 sebesar Rp. 5.621.799,- yang disebabkan oleh peningkatan
penjualan bersih.
Pada periode yang berakhir 31 Desember 2023, ProStem mencatatkan laba bersih
sebesar Rp. 5.621.799,- lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada
31 Desember 2022 yang mencatatkan rugi sebesar Rp. 3.790.755.494,-, disebabkan
oleh peningkatan penjualan bersih.
Pada periode yang berakhir 31 Desember 2022, ProStem mencatatkan rugi bersih
sebesar Rp. 3.790.755.494,- lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada
31 Desember 2021 yang mencatatkan rugi sebesar Rp. 4.086.601.416,-, disebabkan
oleh peningkatan penjualan bersih.
Pada periode yang berakhir 31 Desember 2021, ProStem mencatatkan rugi bersih
sebesar Rp. 4.086.601.416,- lebih tinggi dibandingkan periode yang berakhir pada
31 Desember 2021 yang mencatatkan rugi sebesar Rp. 8.425.470.484,-, disebabkan
oleh peningkatan penjualan bersih.
44
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 50
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Analisa Laporan Keuangan Common Size Prostem
Berikut ini laporan posisi keuangan common size ProStem pada tanggal
31 Desember 2020 sampai dengan 2024:
Berdasarkan tabel diatas, terlihat bahwa selama 5 tahun terakhir aset utama
ProStem lebih didominasi oleh aset tidak lancar meskipun pada tahun berikutnya
mengalami penurunan komposisinya bila dibandingkan dengan aset lancar.
Komponen aset tidak lancar yang terbesar pada tahun 2024 yaitu pada aset tetap
dan aset alam penyelesaian.
45
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 51
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Sedangkan untuk liabilitas dan ekuitas ProStem pada tahun 2020 hingga 2022 lebih
didominasi oleh Liabilitas tidak lancar, namun sejak tahun 2023 lebih dikontribusikan
oleh ekuitas terutama modal saham.
Kemudian berdasarkan common size dari laba rugi ProStem, terlihat bahwa sejak
2021 beban pokok penjualan relative kecil dengan jumlah beban pokok penjualan
berturut-turut adalah sebesar 69,75%, 34,85%, 32,36%, 33,94%, 31,18%. ProStem
berhasil membukukan laba sejak tahun 2023.
Perbandingan Informasi Keuangan Industri Yang Sebanding (common size)
46
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 52
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Berdasarkan commonsize laporan posisi keuangan diatas, terlihat bahwa aset tetap,
goodwill, maupun aset tak berwujud ProStem maupun perusahaan-perusahaan
pembandingnya merupakan komponen yang mendominasi keseluruhan jumlah aset
kecuali Medeze dimana porsi terbesar berada pada investasi.
Dari sisi commonsize liabilitas dan ekuitas juga terlihat bahwa, ProStem maupun
perusahaan-perusahaan pembandingnya mayoritas dikontribusikan oleh modal
usaha.
47
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 53
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Berdasarkan common size dari laporan laba rugi ProStem maupun perusahaan-
perusahaan pembandingnya, terlihat bahwa beban usaha lebih besar dibandingkan
beban pokoknya namun untuk PT Kalbe Farma Tbk. justru beban pokok penjualan
yang lebih besar dibandingkan beban usahanya hal ini dikarenakan industri ini
selain melakukan industri StemCell juga bergerak di industri lainnya seperti farmasi.
Untuk laba bersih, terlihat bahwa Perseroan maupun perusahaan-perusahaan
pembandingnya sama-sama berada dalam kondisi mampu untuk menghasilkan laba
kecuali untuk Biofarma Group yang saat ini mengalami kerugian.
3. Informasi Non-Keuangan Lainnya
Informasi Perpajakan
Berdasarkan informasi dari manajemen, liabilitas perpajakan ProStem meliputi:
1. PPH Badan yaitu ps 25 dan ps 29
2. PPH ps 21, ps 22, ps 23, dan ps 4 ayat (2)
3. PBB
4. PPN
5. Bea materai dan pajak-pajak daerah sesuai ketentuan daerah masing-masing
Berdasarkan informasi manajemen ProStem, seluruh liabilitas pajak hingga tanggal
penilaian telah dipenuhi dan tidak ada liabilitas pajak yang belum tercatat (Off
balance sheet) dalam laporan keuangan ProStem.
Informasi Kompensasi Bagi Pemegang Saham
Berdasarkan pasal 18 dalam anggaran dasar ProStem, laba bersih dalam suatu
tahun buku seperti tercantum dalam neraca dan perhitungan laba rugi yang telah
disahkan oleh RUPS tahunan dan merupakan saldo laba yang positif, dibagi
menurut cara penggunaannya yang ditentukan oleh RUPS. Apabila perhitungan
laba rugi pada suatu tahun buku menunjukkan kerugian yang tidak dapat ditutup
dengan dana cadangan, maka kerugian itu akan tetatp dicatat dan dimasukan
dalam perhitungan laba rugi dan dalam tahun buku selanjutnya ProStem dianggap
tidak mempunyai saldo laba yang positif selama kerugian yang tercatat dan
dimasukan dalam perhitungan laba rugi itu belum tertutup seluruhnya. Dalam hal
RUPS Tahunan tidak menentukan penggunaannya, laba bersih setelah dikurangi
dengan cadangan, yang diwajibkan oleh Undang-undang dan Anggaran Dasar
Perseroan dibagi sebagai dividen.
Hasil Penjualan Produk Oleh Perusahaan Pada Periode Sebelumnya
Jumlah penjualan ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp. 3.718.656.949,
Rp. 8.258.310.458, Rp. 9.882.482.810, Rp. 17.375.113.180, dan Rp.
25.347.694.222.
48
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 54
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Perbandingan Kinerja Saat Ini Dengan Kinerja Historis Pada Objek Penilaian
Jumlah laba / (rugi) bersih ProStem pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
2022, 2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar minus Rp. 8.425.470.484,
minus Rp. 4.086.601.416, minus Rp. 3.749.316.978, Rp. 26.623.329, dan
Rp. 2.414.288.065.
Perbandingan Kinerja Objek Penilaian dengan Tren Industri
Tabel dibawah ini menunjukkan perbandingan kinerja ProStem dengan perusahaan-
perusahaan pembanding:
4. Rasio Keuangan Tertentu
Kami menghitung rasio-rasio keuangan dari ProStem berdasarkan laporan
keuangan dan kami sajikan dengan daftar dibawah ini :
2020 2021 2022 2023 2024
Rasio Likuiditas
Rasio lancar (current ratio) (x) 2,14 3,60 14,58 6,65 8,37
Rasio cepat
1,04 2,71 13,81 5,62 6,33
(quick assets ratio) (x)
Rasio Profitabilitas
Margin laba Kotor 30,25% 65,15% 67,64% 66,06% 68,82%
(Gross Profit Margin)
Margin laba bersih
-226,57% -49,48% -38,36% 0,03% 9,72%
(Net Profit Margin)
Operating margin ratio -182,65% -28,60% -27,33% 3,57% 8,99%
Return on Aset -19,57% -8,46% -3,90% 0,00% 1,93%
Return on Equity 22,73% 23,43% 17,35% 0,00% 1,98%
Return on Sales -226,57% -49,48% -38,36% 0,03% 9,72%
Rasio Solvabilitas
Rasio Hutang terhadap
-216,14% -377,05% -544,56% 3,15% 2,50%
Ekuitas (x)
Rasio Aktivitas
Jumlah hari piutang 196 84 60 34 45
Jumlah hari persediaan 364 141 113 77 83
Perputaran piutang (kali) 4,24 5,63 10,75 10,70
Perputaran persediaan (kali) 2,39 3,16 5,18 5,38
49
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 55
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Likuiditas ProStem pada tahun 2024 yang ditunjukkan melalui Current Ratio dan
Quick Ratio memberikan gambaran yang dimana ProStem telah mampu memenuhi
kewajiban jangka pendeknya, dan kemampuan ProStem untuk memeuhi kewajiban
jangka pendeknya semakin meningkat tiap tahun.
Berdasarkan rasio Solvabilitas yang ditunjukkan melalui Rasio hutang terhadap
ekuitas terlihat bahwa liabilitas ProStem semakin membaik, Rasio hutang terhadap
ekuitas pada tahun 2020-2022 yang negative dikarenakan ekuitasnya yang masih
negative.
Sedangkan berdasarkan rasio profitabilitas 2020-2024 yang ditunjukkan oleh Return
on Sale dan Return on Equity memberikan gambaran ProStem telah mampu untuk
memperoleh laba sejak tahun 2023 dan semakin meningkat kemampuan meraih
laba ini pada tahun 2024.
Dilihat dari rasio aktivitasnya yaitu pada rasio perputaran piutang dan perputaran
hutangnya terlihat bahwa dalam menjalankan usahanya ProStem berusaha untuk
mengefisiensikan keuangannya.
5. Data Keuangan Penting Lainnya
Realisasi pendapatan ProStem pada tahun 2020 adalah sebesar Rp.3.718.656.949
yang kemudian meningkat pesat di tahun 2021 hingga 2024 menjadi
Rp.8.258.310.458, Rp.9.882.482.810, dan Rp.17.375.113.180. Sedangkan hingga
akhir 31 Desember 2024 ProStem telah membukukan pendapatan sebesar
Rp.25.347.694.222.
PENDEKATAN PENILAIAN
A. Umum
Kami menerapkan penilaian yang mendasar untuk menetapkan Nilai Pasar dari
saham ProStem yang berada dalam kondisi berkelanjutan usaha (going-concern).
Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh
dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara
pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam
suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana
kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya,
kehati-hatian, dan tanpa paksaan, (POJK 35).
Kami mempunyai keyakinan bahwa beberapa metode penilaian dapat diterapkan
untuk menilai saham ProStem yang bergantung pada data yang dapat diperoleh dari
Perusahaan. Metode yang pertama yang perlu diterapkan dalam menilai ProStem
adalah penilaian dengan pendekatan pendapatan (income based approach),
yaitu berdasarkan prospek usaha ProStem dimasa depan yang disebut Metode
Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method).
50
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 56
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Metode ini merupakan metode yang umum digunakan dalam penilaian saham,
dengan cara proyeksi arus kas bersih setelah pajak yang dihasilkan ProStem dari
kegiatan usahanya di tahun-tahun mendatang didiskonto untuk memperoleh nilai kini
dengan memakai tingkat diskonto, yang menggambarkan risiko yang berhubungan
kegiatan usaha ProStem. Dalam hal ini, metode yang diterapkan adalah Metode
Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method).
Disamping dengan pendekatan pendapatan digunakan pula penilaian atas dasar
Pendekatan Aset (Asset Based Approach), yaitu berdasarkan Metode
Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Net Asset Method).
Uraian dari masing-masing metode penilaian usaha tersebut diatas kami jelaskan
lebih jauh dibawah ini :
PENILAIAN SAHAM PROSTEM
Dalam melakukan penilaian saham ProStem, kami menggunakan metode Diskonto Arus
Kas dan Penyesuaian Aset Bersih, seperti dijelaskan sebagai berikut:
Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method)
a) Pertimbangan penggunaan Metode Diskonto Arus Kas
ProStem merupakan perusahaan yang berusaha dalam bidang industri jasa penunjang
Kesehatan terutama dalam bidang sel punca. Oleh karena itu dapat disusun proyeksi
Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif ProStem untuk menentukan
prospek usaha dimasa akan datang, sebagai dasar perhitungan nilai Ekuitas (Net-
Worth) dan saham ProStem dengan menggunakan Metode Diskonto Arus Kas
(Discounted Cash Flow).
b) Data yang digunakan dalam perhitungan Metode Diskonto Arus Kas antara lain
• Laporan Keuangan ProStem per 31 Desember 2024 digunakan sebagai dasar
proyeksi laporan keuangan.
• Proyeksi laporan keuangan ProStem merupakan proyeksi yang diperoleh dari
manajemen dan telah dilakukan penyesuaian-penyesuaian antara lain:
- Asumsi jumlah hari penagihan piutang usaha didasarkan pada data historis
jumlah hari penagihan piutang usaha.
- Asumsi jumlah hari pembayaran utang usaha didasarkan pada data historis
jumlah hari pembayaran utang usaha.
- Perhitungan beban pajak menggunakan asumsi akumulasi kerugian pajak
• Proyeksi laporan keuangan meliputi periode yang berakhir 31 Desember 2025
sampai 31 Desember 2030 yang merupakan periode eksplisit. Periode selanjutnya
setelah 31 Desember 2030 merupakan periode “Continuing” dan periode ini
digunakan untuk perhitungan “Terminal Value”, Dalam periode continuing kami
asumsikan dengan pertumbuhan sebesar 2,5% yang didasarkan pada prediksi tingkat
inflasi dimasa mendatang dan data inflasi aktual year-on-year dari Bank Indonesia.
51
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 57
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Asumsi-asumsi dasar lainnya dalam penyusunan proyeksi yang disiapkan oleh
manajemen ProStem diantaranya yaitu:
o Pendapatan ProStem diproyeksikan sebagai berikut:
(dalam ribuan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029 2030
Penyimpanan Sel
501,678 - - - - -
Punca
Quality Assessment
327,303 360,033 396,037 435,640 479,205 527,125
Test
Penelitian Eksternal 258,023 283,826 312,208 343,429 377,772 415,549
Pengolahan Sel
Punca / Terapi
- MeSCPro 20,269,379 26,350,192 34,255,250 44,531,825 55,664,781 66,797,737
- USEPro 13,180,809 17,135,052 22,275,568 28,958,238 36,197,798 43,437,357
- SVF 123,633 135,996 149,596 164,556 181,011 199,112
- PBMNC 1,371,752 1,508,927 1,659,820 1,825,802 2,008,382 2,209,221
IPSC RPE - - 600,000 1,140,000 1,710,000 2,280,000
Eye-stem - 529,200 1,092,000 1,121,400 1,155,000 1,192,800
Face Cream - - 90,000 91,800 93,636 95,509
DC Cell - 400,000 1,200,000 1,200,000 1,600,000 1,600,000
MeSCPro Frozen - - 571,961 636,436 649,165 662,148
Neurotome - - 93,005 121,752 127,389 133,025
Nasal Spray - - 50,397 77,107 78,649 80,222
PP-01 - - - - 57,200 93,600
Workshop 95,600 105,160 115,676 150,379 195,492 254,140
Jumlah 36,128,177 46,808,387 62,861,517 80,798,364 100,575,480 119,977,546
o Beban pokok penjualan diproyeksikan sebagai berikut :
(dalam ribuan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029 2030
Material Expense &
5,235,254 7,701,198 10,599,721 13,528,565 16,804,474 19,960,637
Direct Cost
Indirect Cost 3,726,024 6,822,787 8,809,623 11,383,509 14,169,387 16,955,264
Jumlah 8,961,279 14,523,985 19,409,343 24,912,074 30,973,861 36,915,901
o Beban operasional terdiri dari beban penjualan dan pemasaran, serta beban
umum dan administrasi yang diproyeksikan sebagai berikut:
(dalam ribuan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029 2030
Penjualan dan
1,801,734 1,475,320 1,612,552 1,780,492 1,955,211 2,157,884
Pemasaran
Beban Umum dan
15,905,884 16,402,406 18,626,091 20,979,117 22,896,256 24,968,500
Administrasi
Beban Penyusutan 3,386,837 4,812,167 11,889,976 13,142,476 13,317,476 11,732,064
Jumlah 21,094,455 22,689,893 32,128,619 35,902,085 38,168,943 38,858,448
o Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.
o Pajak Penghasilan Badan diasumsikan 22% dari laba sebelum pajak dengan
memperhitungkan akumulasi kerugian pajak.
o Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 56 hari.
o Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 118 hari.
52
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 58
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
c) Perhitungan Faktor Diskonto (Discount Factor)
Perhitungan indikasi nilai pasar saham ProStem dengan Metode Diskonto Arus Kas
untuk Perusahaan (Discounted Cash Flow To Firm) didasarkan pada Arus Kas Bersih
Untuk Perusahaan. Oleh karena itu faktor diskonto yang akan digunakan adalah atas
dasar Cost of Capital.
Untuk menghitung Cost of Capital akan dihitung dengan rata-rata biaya kapital
(Weighted Average Cost of Capital – WACC) dengan mendasarkan pada Cost of Equity
atas dasar perhitungan Capital Asset Pricing Model (CAPM) dengan formula sebagai
berikut:
E (Ri) = Rf + B (RPm) - Ds
E (Ri) = Tingkat balikan yang diharapkan (Cost of Equity)
Rf = Risk free rate
B = Beta
RPm = Equity risk premium
Ds = Default Spread
Untuk menghitung Cost of Equity digunakan data-data sebagai berikut:
- Mengingat mata uang yang disajikan dalam laporan keuangan ProStem adalah
dalam Rupiah, maka tingkat bunga tanpa resiko (risk free rate) ditetapkan
berdasarkan yield Obligasi Pemerintah RI dalam Rupiah dengan jangka waktu
selama 30 tahun sebesar 7,11%, berdasarkan data yang diperoleh dari Penilai
Harga Efek Indonesia (PHEI) yang dikeluarkan per 31 Desember 2024;
- Equity Risk Premium dan Default Spread berdasarkan data dari Damodaran untuk
Indonesia tahun 2024 yang merupakan emerging market dengan besarnya
masing-masing sebesar 6,87% dan 1,89%;
- Besarnya beta didasarkan pada beta dari Damodaran untuk industri Jasa
Pelayanan Penunjang Kesehatan (Healthcare Support Services). Berdasarkan
data tersebut, beta unleverednya adalah sebesar 0,62, Debt to Equity Ratio
sebesar 50,42%.
Tingkat pajak selama perusahaan masih mengalami kerugian adalah 0%, tingkat
pajak perusahaan pada saat rugi pajak mulai habis dipergunakan adalah 5%
sesuai dengan jumlah pajak yang dibayarkan pada saat rugi pajak sudah habis
dipergunakan, dan kemudian menjadi 22%.
Oleh karenanya, dengan memperhitungkan perbandingan komposisi utang dan
ekuitas sebesar 33,5% berbanding 66,5%, Levered Beta dan Cost of Equity adalah
sebagai berikut:
Tingkat Pajak Levered Beta Cost of Equity
0% 0,93 11,62%
5% 0,92 11,52%
22% 0,86 11,15%
53
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 59
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kemudian berdasarkan tingkat bunga pinjaman investasi dalam Rupiah dari Bank
Pemerintah sebesar 9,21% per tahun, maka besarnya Cost of Capital (WACC) adalah
sebagai berikut:
Tingkat Pajak Levered Beta Cost of Equity WACC
0% 0,93 11,62% 10,04%
5% 0,92 11,52% 9,98%
22% 0,86 11,15% 9,73%
Perhitungan Cost of Capital dapat dilihat pada Lampiran : I - 1 sampai Lampiran : I - 3
Kesimpulan Penilaian Dengan Metode Diskonto Arus Kas
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
METODE DISKONTO ARUS KAS
(dalam Rupiah)
Terminal
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Value
Proyeksi Laba Bersih 6,072,443,524 9,161,437,195 8,832,372,981 15,587,679,539 24,517,487,244 34,478,493,544
Ditambah:
- Beban bunga setelah pajak - - - - - -
- Depresiasi dan amortisasi 3,386,836,990 4,812,166,716 11,889,976,136 13,142,476,136 13,317,476,136 11,732,064,165
Dikurangi:
- Perubahan modal kerja (7,786,683,977) 3,228,318,791 7,401,916,284 (1,575,406,698) (1,316,498,237) (2,252,069,493)
- Capex (14,851,859,861) (15,402,367,550) (11,861,000,000) (5,010,000,000) (700,000,000) (5,550,000,000)
Arus kas bersih (13,179,263,324) 1,799,555,151 16,263,265,401 22,144,748,977 35,818,465,143 38,408,488,216
Terminal value 2.50% 456,875,306,389
Faktor diskonto @ 10.04% 0.9087605
9.98% 0.8262961
9.73% 0.7530266 0.6862541 0.6254024 0.5699466 0.5699466
(11,976,793,279) 1,486,965,403 12,246,671,624 15,196,924,513 22,400,955,190 21,890,788,223 260,394,538,836
Nilai kini arus kas bersih 321,640,050,511
Ditambah / (dikurangi):
Kas dan setara kas 8,053,590,607
Pinjaman berbunga -
Indikasi nilai pasar ekuitas per 31
Desember 2024 329,693,641,118
Berdasarkan Metode Diskonto Arus Kas, indikasi Nilai Pasar Saham ProStem untuk
100% kepemilikan saham per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp.329.693.641.118,-
Perhitungannya dapat dilihat pada Lampiran : E.
Metode Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Net Assets Method)
Dalam metode ini pertama-tama kami melakukan penelaahan terhadap Laporan Posisi
Keuangan ProStem per Tanggal Penilaian, untuk menilai apakah terdapat pos-pos aset
dan liabilitas yang memerlukan penyesuaian. Dalam hal ini kami menelaah hal-hal yang
terjadi dalam kegiatan usaha ProStem termasuk melakukan diskusi dengan pejabat
kunci perusahaan untuk mengetahui kemungkinan perlu dilakukan penyesuaian
terhadap Laporan Posisi Keuangan ProStem termasuk karena adanya kewajiban
bersyarat yang harus tercatat dalam Laporan Posisi Keuangan ProStem.
54
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 60
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Penilaian ini dilaksanakan dengan menentukan nilai pasar dari aset dan nilai pasar
(current value) dari liabilitas pada Tanggal Penilaian. Aset takberwujud berupa Goodwill
yang merupakan pos yang tidak tercatat dalam Laporan Posisi Keuangan perusahaan
(Off Balance Sheet Record) nilainya berdasarkan penilaian dengan dengan Metode
Kelebihan Pendapatan (Excess Earning Method).
Berdasarkan review kami atas laporan keuangan ProStem per Tanggal Penilaian, kami
dapat mengidentifikasi hal-hal seperti dibawah ini :
Aset Tetap
Aset tetap yang dimiliki oleh ProStem semuanya digunakan untuk kegiatan operasional
perusahaan. Aset tetapnya terdiri dari tanah, bangunan, kendaraan, peralatan kantor,
alat mesin, peralatan laboratorium, dan inventaris kantor. Kami tidak melakukan
penilaian pada sebagian peralatan dan inventaris kantor karena nilainya yang tidak
signifikan dan dengan memperhatikan jenis aset yang dimiliki, maka nilai tercatatnya
mendekati nilai wajarnya. Oleh karena itu dalam penilaian saham ini kami gunakan nilai
buku nya.
Sedangkan untuk tanah, bangunan, kendaraan, alat mesin, peralatan laboratorium, dan
sebagian peralatan dan inventaris kantor telah dilakukan penilaian kembali per tanggal
penilaian oleh penilai properti di KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan berdasarkan
Laporan Penilaian dengan File No. 00034/2.0007-00/PI/10/0027/1/VI/2025 tanggal 16
Juni 2024.
Hasil penilaian kembali tersebut adalah sebagai berikut :
Nilai Pasar
Tanah Rp. 54.609.588.000
Bangunan Rp. 3.517.151.000
Kendaraan Rp. 251.440.000
Alat Mesin dan sebagian peralatan & inventaris Rp. 2.549.180.000
kantor (dikategorikan sebagai utilitas)
Peralatan Laboratorium Rp. 12.319.350.000
TOTAL Rp. 73.246.709.000
Terhadap aset tetap yang tidak dilakukan penilaian, untuk tujuan penilaian saham ini
dipergunakan nilai bukunya per Tanggal Penilaian.
Nilai buku aset tetap tersebut adalah sebagai berikut :
Nilai Buku
Peralatan Kantor Rp. 3.219.923.851
Inventaris Kantor Rp. 318.013.333
TOTAL Rp 3.537.937.184
55
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 61
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Nilai pasar aset tetap seluruhnya setelah penilaian kembali adalah sebesar
Rp 76.784.646.184,- sehingga terdapat selisih penilaian sebesar Rp. 28.527.699.357,-
Goodwill
Dalam penilaian Goodwill dari ProStem kami memakai Metode Kelebihan Pendapatan
(Excess Earning Method). Teknik penilaian ini didasarkan pada rata-rata proyeksi laba
ekonomi normal yang diperoleh oleh BIB dari kegiatan usahanya. Selanjutnya rata-rata
proyeksi laba ekonomi normal ini dikurangi dengan hasil balikan (return) investasi dari
Nilai Modal Kerja Bersih dan Aset Tetap. Sisa dari hasil pengurangan tersebut atau
kelebihan pendapatan (excess earning) sebagai dasar untuk menghitung Goodwill
perusahaan.
Di dalam menghitung nilai Goodwill, kami mendasarkan pada beberapa asumsi sebagai
berikut :
o Goodwill didasarkan pada proyeksi perhitungan arus kas bersih selama masa
proyeksi tahun 2025 sampai dengan 2030 yang diasumsikan sebagai proyeksi
yang dapat dipertahankan perusahaan .
o Rata-rata tingkat balikan aset berwujud bersih sebesar 9.09%.
o Tingkat kapitalisasi untuk perhitungan goodwill ditentukan dengan
mempertimbangkan besarnya cost of equity sebesar 11.15%.
Berdasarkan asumsi-asumsi tersebut diatas terdapat kelebihan pendapatan (excess
earning) sebagai dasar perhitungan nilai Goodwill per Tanggal Penilaian. Nilai Goodwill
ProStem berdasarkan perhitungan ini adalah sebesar Rp.26.720.529.539,-
Perhitungan dapat dilihat pada Lampiran : F – 1 sampai F - 3.
Aset dan Kewajiban Lainnya
Berdasarkan penelaahan kami terhadap Laporan Posisi Keuangan ProStem Tanggal
Penilaian, aset dan kewajiban lainnya telah menggambarkan nilai wajarnya.
Kesimpulan Penilaian Dengan Metode Penyesuaian Aset Bersih
Berdasarkan Metode Penyesuaian Aset Bersih, indikasi nilai pasar saham ProStem
untuk 100% kepemilikan per Tanggal Penilaian adalah sebesar Rp.179.849.558.946,-
Perhitungannya dapat dilihat pada Lampiran : G.
B. REKONSILIASI NILAI
Untuk sampai pada pendapat kami mengenai nilai pasar saham ProStem kami
melakukan rekonsiliasi atas hasil penilaian dari penggunaan kedua metode yang kami
uraikan diatas, yaitu untuk Metode Diskonto Arus Kas dan Metode Penyesuaian Aset
Bersih, dimana kami lakukan rekonsiliasi dengan bobot masing-masing 60% untuk
Metode Diskonto Arus Kas, 40% untuk Metode Penyesuaian Aset bersih.
56
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 62
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Metode Diskonto Arus Kas didasarkan kepada pendekatan pendapatan, yaitu pada
prospek usaha dimasa yang akan datang, sedangkan Metode Penyesuaian Aset Bersih
didasarkan pada kondisi keuangan pada Tanggal Penilaian, oleh karena itu Metode
Diskonto Arus Kas diberi bobot nilai yang lebih tinggi.
C. DISKON LIKUIDITAS PASAR DAN DISKON TANPA PENGENDALIAN
Oleh karena Prostem merupakan perusahaan tertutup dan tidak tercatat di pasar modal,
maka untuk menghitung nilai pasarnya diperhitungkan Diskon Likuiditas Pasar (Discount
for Lack of Marketability), yang menurut pendapat kami adalah sebesar 30%, mengingat
pendapatan Prostem yang selalu meningkat cukup pesat dalam 5 tahun terakhir dan
pada 2 tahun terakhir mampu membukukan laba.
Disamping itu, sesuai dengan Tujuan Penilaian, dimana penilaian dilakukan untuk
kepemilikan saham minoritas, maka perlu diterapkan Diskon Tanpa Pengendalian
(Discount for Lack of Control). Besarnya Diskon Tanpa Pengendalian berdasarkan
pertimbangan kami adalah sebesar 40% mengingat jumlah saham yang dinilai
merepresentasikan kepemilikan yang cukup signifikan meskipun bukan merupakan
kepemilikan mayoritas.
D. HASIL PENILAIAN
Untuk mencapai pada kesimpulan penilaian kami mempertimbangkan pada hal-hal
berikut ini :
a. Indikasi nilai pasar saham untuk 100% kepemilikan berdasarkan perhitungan
dengan Metode Diskonto Arus Kas untuk Perusahaan.
b. Indikasi nilai pasar saham untuk 100% kepemilikan berdasarkan perhitungan
dengan Metode Penyesuaian Aset Bersih.
c. Rekonsiliasi nilai dari indikasi nilai pasar saham berdasarkan kedua metode
penilaian dalam butir a dan b diatas.
d. Nilai pasar untuk 100% kepemilikan saham yang telah ditempatkan dan disetor
penuh atas dasar perhitungan pada butir c diatas.
e. Diskon Tanpa Pengendalian kami perhitungkan sebesar 40%.
f. Diperoleh indikasi nilai pasar saham untuk indikasi kepemilikan minoritas.
g. Diskon Likuiditas Pasar kami perhitungkan sebesar 30%.
h. Diperoleh nilai pasar untuk 231.707 saham atau setara dengan 100% kepemilikan
saham.
i. Diperoleh nilai pasar untuk 69.512 saham atau setara dengan 30% kepemilikan
saham.
57
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 63
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kesimpulan hasil penilaian kami berdasarkan hal-hal yang kami uraikan di atas adalah
sebagai berikut :
Bobot Nilai Hasil
Hasil Penilaian Rekonsiliasi
Relatif
(Rp) (Rp)
(%)
Ekuitas (Equity)
a. Menurut Metode Diskonto Arus Kas
Indikasi Nilai Pasar per 31 Desember 329.693.641.118 60 197.816.184.671
2024
b. Menurut Metode Penyesuaian Aset
Bersih
Indikasi Nilai Pasar per 31 Desember
179.849.558.946 40 71.939.823.579
2024
c. Indikasi Nilai Pasar Ekuitas Rp. 269.756.008.250
d. Diskon Tanpa Pengendalian sebesar
Rp. (107.902.403.300)
40%
Rp. 161.853.604.950
e. Diskon Likuiditas Pasar sebesar 30% Rp. (48.556.081.485)
f. Nilai Pasar Ekuitas – untuk 231.707
Rp. 113.297.523.465
saham (100%)
g. Nilai Pasar Ekuitas - untuk 69.512
Rp. 33.989.208.143
saham (30%)
Perhitungan kami dapat dilihat pada Lampiran : E, Lampiran : G dan Lampiran : H
dalam laporan ini.
KESIMPULAN AKHIR
Dengan demikian, menurut pendapat kami jumlah Rp.33.989.208.143 (Tiga Puluh Tiga
Miliar Sembilan Ratus Delapan Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Delapan Ribu
Seratus Empat Puluh Tiga Rupiah) merupakan Nilai Pasar dari 69.512 lembar
saham ProStem yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada tanggal 31
Desember 2024 yang setara dengan kepemilikan sebesar 30%, dengan
berpedoman pada Asumsi-asumsi dan Syarat-syarat Pembatasan yang terlampir dalam
laporan ini.
58
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 64
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Page 65
Lampiran: A - 1
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
(dalam Rupiah)
31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23 31-Dec-24
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 1.121.134.906 5.936.967.922 24.428.474.193 8.720.833.342 8.053.590.607
Piutang usaha 2.001.358.509 1.894.056.510 1.618.475.663 1.615.415.794 3.121.319.441
Piutang lain-lain 167.937.004 102.366.524 58.079.420 160.568.920 97.902.296
Piutang lain pihak berelasi - 7.082.155.045 -
Pajak dibayar dimuka - 2.343.997.249 2.377.155.595
Persediaan 3.704.403.281 3.193.504.495 3.055.688.676 3.652.442.277 5.762.030.492
Biaya dibayar dimuka 23.454.691 21.557.012 22.249.772 22.404.141 9.402.226
Uang muka 199.473.994 1.681.141.056 28.655.056.478 555.000 4.140.131.357
Total Aset Lancar 7.217.762.385 12.829.593.519 57.838.024.202 23.598.371.768 23.561.532.014
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap 35.797.119.101 35.486.123.466 35.757.621.252 37.558.668.976 48.256.946.827
Aset tak berwujud 34.483.834 163.527.773 451.366.801
Aset dalam penyelesaian 3.527.588.462 64.081.454.822 54.879.197.184
Aset tidak lancar lainnya - 245.490.958 245.592.986
Uang jaminan -
Aset pajak tangguhan - 318.407.197
Total Aset tidak lancar lainnya 35.831.602.935 35.486.123.466 39.285.209.714 102.049.142.529 104.151.510.995
TOTAL ASET 43.049.365.320 48.315.716.985 97.123.233.916 125.647.514.297 127.713.043.009
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang bank 2.742.857.143 2.742.857.143 2.742.857.143 -
Utang usaha 514.991.610 660.202.023 849.882.650 2.968.322.197 2.370.386.638
Pendapatan diterima di muka 26.712.000 13.500.000 75.625.000 69.195.505 87.471.655
Beban akrual 40.995.000 58.330.071 125.909.126 357.139.170 111.250.249
Utang lain-lain -
Utang pajak 47.601.153 85.820.994 172.157.351 154.482.834 244.929.795
Liabilitas sewa -
Total Liabilitas lancar 3.373.156.906 3.560.710.231 3.966.431.270 3.549.139.706 2.814.038.337
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Utang lain-lain 63.485.954.352 51.492.983.717 107.021.247.209 -
Liabilitas jangka panjang
- Pihak berelasi -
- Utang bank 13.257.142.857 10.514.285.714 7.771.428.571 -
Liabilitas imbalan pasca kerja - 186.977.534 211.405.653 284.189.224 297.674.622
Total Liabilitas tidak lancar 76.743.097.209 62.194.246.965 115.004.081.433 284.189.224 297.674.622
EKUITAS
Modal saham 15.809.500.000 39.523.750.000 39.523.750.000 183.158.590.825 183.158.590.825
Agio saham (195.052.045) (195.052.045) (195.052.045) (195.052.045) (195.052.045)
Penghasilan komprehensif lain - 41.438.516 62.440.046 385.526.945
Saldo Laba (52.681.336.750) (56.767.938.166) (61.217.415.258) (61.211.793.459) (58.747.735.675)
Total Ekuitas (37.066.888.795) (17.439.240.211) (21.847.278.787) 121.814.185.367 124.601.330.050
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 43.049.365.320 48.315.716.985 97.123.233.916 125.647.514.297 127.713.043.009
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 66
Lampiran : A - 2
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
(dalam Rupiah)
31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23 31-Dec-24
#VALUE! 122,08% 19,67% 75,82% 45,89%
Pendapatan 3.718.656.949 8.258.310.458 9.882.482.810 17.375.113.180 25.347.694.222
Beban Pokok Penjualan (2.593.687.625) (2.877.844.133) (3.198.194.170) (5.897.913.448) (7.903.881.757)
LABA BRUTO 1.124.969.324 5.380.466.325 6.684.288.640 11.477.199.732 17.443.812.465
BEBAN OPERASIONAL
Penjualan dan Pemasaran (490.093.737) (288.834.551) (302.659.561) (438.246.748) (557.629.794)
Beban Umum dan Administrasi (7.426.984.570) (7.453.190.658) (9.082.241.152) (10.418.718.335) (14.607.227.434)
Jumlah Beban Operasional (7.917.078.307) (7.742.025.209) (9.384.900.713) (10.856.965.083) (15.164.857.228)
Laba Operasional (6.792.108.983) (2.361.558.884) (2.700.612.073) 620.234.649 2.278.955.237
PENDAPATAN / (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan jasa giro 12.427.672 22.597.923 53.738.059 77.945.379 39.609.396
Beban bunga (1.834.406.349) (1.478.422.222) (1.085.406.349) (507.220.952) -
Penghasilan (beban) lainnya 188.617.176 (269.218.233) (58.475.131) (185.337.277) 145.493.154
Beban pajak
(1.633.361.501) (1.725.042.532) (1.090.143.421) (614.612.850) 185.102.550
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (8.425.470.484) (4.086.601.416) (3.790.755.494) 5.621.799 2.464.057.787
MANFAAT / (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
- Pajak kini
- Pajak tangguhan
- - - - -
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN (8.425.470.484) (4.086.601.416) (3.790.755.494) 5.621.799 2.464.057.787
PENGHASILAN / (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN - - 41.438.516 21.001.530 (49.769.722)
TOTAL KOMPREHENSIF
LABA TAHUN BERJALAN (8.425.470.484) (4.086.601.416) (3.749.316.978) 26.623.329 2.414.288.065
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 67
Lampiran : B - 1
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN COMMON SIZE
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
(dalam Persentase)
31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23 31-Dec-24
(%) (%) (%) (%) (%)
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 2,60 12,29 25,15 6,94 6,31
Piutang usaha 4,65 3,92 1,67 1,29 2,44
Piutang lain-lain 0,39 0,21 0,06 0,13 0,08
Piutang lain pihak berelasi - - - 5,64 -
Pajak dibayar dimuka - - - 1,87 1,86
Persediaan 8,61 6,61 3,15 2,91 4,51
Biaya dibayar dimuka 0,05 0,04 0,02 0,02 0,01
Uang muka 0,46 3,48 29,50 0,00 3,24
Total Aset Lancar 16,77 26,55 59,55 18,78 18,45
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap 83,15 73,45 36,82 29,89 37,79
Aset tak berwujud 0,08 - - 0,13 0,35
Aset dalam penyelesaian - - 3,63 51,00 42,97
Aset tidak lancar lainnya - - - 0,20 0,19
Uang jaminan - - - - -
Aset pajak tangguhan - - - - 0,25
Total Aset tidak lancar lainnya 83,23 73,45 40,45 81,22 81,55
TOTAL ASET 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang bank 6,37 5,68 2,82 - -
Utang usaha 1,20 1,37 0,88 2,36 1,86
Pendapatan diterima di muka 0,06 0,03 0,08 0,06 0,07
Beban akrual 0,10 0,12 0,13 0,28 0,09
Utang lain-lain - - - - -
Utang pajak 0,11 0,18 0,18 0,12 0,19
Liabilitas sewa - - - - -
Total Liabilitas lancar 7,84 7,37 4,08 2,82 2,20
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Utang lain-lain 147,47 106,58 110,19 - -
Liabilitas jangka panjang
- Pihak berelasi - - - - -
- Utang bank 30,80 21,76 8,00 - -
Liabilitas imbalan pasca kerja - 0,39 0,22 0,23 0,23
Total Liabilitas tidak lancar 178,27 128,72 118,41 0,23 0,23
EKUITAS
Modal saham 36,72 81,80 40,69 145,77 143,41
Agio saham (0,45) (0,40) (0,20) (0,16) (0,15)
Penghasilan komprehensif lain - - 0,04 0,05 0,30
Saldo Laba (122,37) (117,49) (63,03) (48,72) (46,00)
Total Ekuitas (86,10) (36,09) (22,49) 96,95 97,56
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 68
Lampiran : B - 2
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
PERHITUNGAN LABA RUGI KONSOLIDASI COMMON SIZE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
(dalam Persentase)
31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23 31-Dec-24
(%) (%) (%) (%) (%)
0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Pendapatan 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Beban Pokok Penjualan (69,75) (34,85) (32,36) (33,94) (31,18)
LABA BRUTO 30,25 65,15 67,64 66,06 68,82
BEBAN OPERASIONAL
Penjualan dan Pemasaran (13,18) (3,50) (3,06) (2,52) (2,20)
Beban Umum dan Administrasi (199,72) (90,25) (91,90) (59,96) (57,63)
Jumlah Beban Operasional (212,90) (93,75) (94,97) (62,49) (59,83)
Laba Operasional (182,65) (28,60) (27,33) 3,57 8,99
PENDAPATAN / (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan jasa giro 0,33 0,27 0,54 0,45 0,16
Beban bunga (49,33) (17,90) (10,98) (2,92) -
Penghasilan (beban) lainnya 5,07 (3,26) (0,59) (1,07) 0,57
(43,92) (20,89) (11,03) (3,54) 0,73
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (226,57) (49,48) (38,36) 0,03 9,72
MANFAAT / (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
- Pajak kini - - - - -
- Pajak tangguhan - - - - -
- - - - -
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN (226,57) (49,48) (38,36) 0,03 9,72
PENGHASILAN / (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN - - 0,42 0,12 (0,20)
TOTAL KOMPREHENSIF
LABA TAHUN BERJALAN (226,57) (49,48) (37,94) 0,15 9,52
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 69
Lampiran : C - 1
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
NORMALISASI LAPORAN POSISI KEUANGAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
(dalam Rupiah)
31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23 31-Dec-24
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 1.121.134.906 5.936.967.922 24.428.474.193 8.720.833.342 8.053.590.607
Piutang usaha 2.001.358.509 1.894.056.510 1.618.475.663 1.615.415.794 3.121.319.441
Piutang lain-lain 167.937.004 102.366.524 58.079.420 160.568.920 97.902.296
Piutang lain pihak berelasi - - - 7.082.155.045 -
Pajak dibayar dimuka - - - 2.343.997.249 2.377.155.595
Persediaan 3.704.403.281 3.193.504.495 3.055.688.676 3.652.442.277 5.762.030.492
Biaya dibayar dimuka 23.454.691 21.557.012 22.249.772 22.404.141 9.402.226
Uang muka 199.473.994 1.681.141.056 28.655.056.478 555.000 4.140.131.357
Total Aset Lancar 7.217.762.385 12.829.593.519 57.838.024.202 23.598.371.768 23.561.532.014
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap 35.797.119.101 35.486.123.466 35.757.621.252 37.558.668.976 48.256.946.827
Aset tak berwujud 34.483.834 - - 163.527.773 451.366.801
Aset dalam penyelesaian - - 3.527.588.462 64.081.454.822 54.879.197.184
Aset tidak lancar lainnya - - - 245.490.958 245.592.986
Uang jaminan - - - - -
Aset pajak tangguhan - - - - -
Total Aset tidak lancar lainnya 35.831.602.935 35.486.123.466 39.285.209.714 102.049.142.529 103.833.103.798
TOTAL ASET 43.049.365.320 48.315.716.985 97.123.233.916 125.647.514.297 127.394.635.812
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang bank 2.742.857.143 2.742.857.143 2.742.857.143 - -
Utang usaha 514.991.610 660.202.023 849.882.650 2.968.322.197 2.370.386.638
Pendapatan diterima di muka 26.712.000 13.500.000 75.625.000 69.195.505 87.471.655
Beban akrual 40.995.000 58.330.071 125.909.126 357.139.170 111.250.249
Utang lain-lain - - - - -
Utang pajak 47.601.153 85.820.994 172.157.351 154.482.834 244.929.795
Liabilitas sewa - - - - -
Total Liabilitas lancar 3.373.156.906 3.560.710.231 3.966.431.270 3.549.139.706 2.814.038.337
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Utang lain-lain 63.485.954.352 51.492.983.717 107.021.247.209 - -
Liabilitas jangka panjang
- Pihak berelasi - - - - -
- Utang bank 13.257.142.857 10.514.285.714 7.771.428.571 - -
Liabilitas imbalan pasca kerja - 186.977.534 211.405.653 284.189.224 297.674.622
Total Liabilitas tidak lancar 76.743.097.209 62.194.246.965 115.004.081.433 284.189.224 297.674.622
EKUITAS
Modal saham 15.809.500.000 39.523.750.000 39.523.750.000 183.158.590.825 183.158.590.825
Agio saham (195.052.045) (195.052.045) (195.052.045) (195.052.045) (195.052.045)
Penghasilan komprehensif lain - - 41.438.516 62.440.046 385.526.945
Saldo Laba (52.681.336.750) (56.767.938.166) (61.217.415.258) (61.211.793.459) (59.066.142.872)
Total Ekuitas (37.066.888.795) (17.439.240.211) (21.847.278.787) 121.814.185.367 124.282.922.853
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 43.049.365.320 48.315.716.985 97.123.233.916 125.647.514.297 127.394.635.812
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 70
Lampiran: C - 2
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
NORMALISASI LABA RUGI KOMPREHENSIF
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DI 31 DESEMBER 2020 SAMPAI DENGAN 2024
(dalam Rupiah)
31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23 31-Dec-24
122,08% 19,67% 75,82% 45,89%
Pendapatan 3.718.656.949 8.258.310.458 9.882.482.810 17.375.113.180 25.347.694.222
Beban Pokok Penjualan (2.593.687.625) (2.877.844.133) (3.198.194.170) (5.897.913.448) (7.903.881.757)
LABA BRUTO 1.124.969.324 5.380.466.325 6.684.288.640 11.477.199.732 17.443.812.465
BEBAN OPERASIONAL
Penjualan dan Pemasaran (490.093.737) (288.834.551) (302.659.561) (438.246.748) (557.629.794)
Beban Umum dan Administrasi (7.426.984.570) (7.453.190.658) (9.082.241.152) (10.418.718.335) (14.607.227.434)
Jumlah Beban Operasional (7.917.078.307) (7.742.025.209) (9.384.900.713) (10.856.965.083) (15.164.857.228)
Laba Operasional (6.792.108.983) (2.361.558.884) (2.700.612.073) 620.234.649 2.278.955.237
PENDAPATAN / (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan jasa giro - - - - -
Beban bunga (1.834.406.349) (1.478.422.222) (1.085.406.349) (507.220.952) -
Penghasilan (beban) lainnya - - - - -
Beban pajak - - - - -
(1.834.406.349) (1.478.422.222) (1.085.406.349) (507.220.952) -
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (8.626.515.332) (3.839.981.106) (3.786.018.422) 113.013.697 2.278.955.237
MANFAAT / (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
- Pajak kini - - - - -
- Pajak tangguhan - - - - -
- - - - -
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN (8.626.515.332) (3.839.981.106) (3.786.018.422) 113.013.697 2.278.955.237
PENGHASILAN / (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN - - - - -
TOTAL KOMPREHENSIF
LABA TAHUN BERJALAN (8.626.515.332) (3.839.981.106) (3.786.018.422) 113.013.697 2.278.955.237
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 71
Lampiran : D - 1
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN
PER 31 DESEMBER 2025 SAMPAI DENGAN 2030
(dalam Rupiah)
31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28 31-Dec-29 31-Dec-30
- - - - - -
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 2.539.079.657 944.262.726 8.843.937.440 31.005.916.197 66.842.472.608 85.314.215.549
Piutang usaha 5.502.654.544 # 7.129.349.001 # 9.574.388.708 # 12.306.335.888 # 15.318.572.958 # 18.273.686.531 #
Piutang lain-lain 97.902.296 97.902.296 97.902.296 97.902.296 97.902.296 97.902.296
Piutang lain pihak berelasi - - - - - -
Pajak dibayar dimuka 276.363.629 219.202.348 249.179.195 184.763.940 174.625.800 255.462.576
Persediaan 6.399.673.207 # 6.980.632.605 # 7.368.819.472 # 8.365.302.452 # 8.984.779.668 # 10.461.415.694 #
Biaya dibayar dimuka 37.020.695 40.722.765 50.903.456 55.993.801 61.593.181 67.752.499
Uang muka 11.790.000.000 8.380.000.000 - - - -
Total Aset Lancar 26.642.694.027 23.792.071.741 26.185.130.567 52.016.214.574 91.479.946.511 114.470.435.145
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap 44.954.325.209 45.748.741.415 126.305.169.053 119.506.908.290 108.223.647.526 102.821.873.301
Aset tak berwujud 367.151.429 1.782.936.057 3.448.720.685 2.114.505.313 780.289.941 -
Aset dalam penyelesaian 62.081.188.402 73.871.188.402 - - - -
Aset tidak lancar lainnya 245.592.986 245.592.986 245.592.986 245.592.986 245.592.986 245.592.986
Uang jaminan - - - - - -
Aset pajak tangguhan - - - - - -
Total Aset tidak lancar lainnya 107.648.258.026 121.648.458.860 129.999.482.724 121.867.006.589 109.249.530.453 103.067.466.287
TOTAL ASET 134.290.952.053 145.440.530.602 156.184.613.292 173.883.221.162 200.729.476.964 217.537.901.433
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang bank - - - - - -
Utang usaha 2.908.678.371 # 4.714.238.094 # 6.299.942.197 # 8.086.034.984 # 10.053.587.559 # 11.982.272.453 #
Pendapatan diterima di muka 200.071.950 259.217.210 348.116.824 447.448.155 556.970.593 664.416.069
Beban akrual 111.250.249 111.250.249 111.250.249 111.250.249 111.250.249 111.250.249
Utang lain-lain
Utang pajak 403.026.753 510.835.206 731.531.885 939.806.319 1.173.408.595 1.403.954.425
Liabilitas sewa
Total Liabilitas lancar 3.623.027.323 5.595.540.759 7.490.841.154 9.584.539.706 11.895.216.996 14.161.893.197
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan - - - - - -
Utang lain-lain - - - - - -
Liabilitas jangka panjang
- Pihak berelasi - - - - - -
- Utang bank - - - - - -
Liabilitas imbalan pasca kerja 312.558.353 328.186.271 344.595.584 361.825.364 379.916.632 398.912.463
Total Liabilitas tidak lancar 312.558.353 328.186.271 344.595.584 361.825.364 379.916.632 398.912.463
EKUITAS
Modal saham 183.158.590.825 183.158.590.825 183.158.590.825 183.158.590.825 183.158.590.825 183.158.590.825
Agio saham (195.052.045) (195.052.045) (195.052.045) (195.052.045) (195.052.045) (195.052.045)
Penghasilan komprehensif lain 385.526.945 385.526.945 385.526.945 385.526.945 385.526.945 385.526.945
Saldo Laba (52.993.699.348) (43.832.262.153) (34.999.889.172) (19.412.209.633) 5.105.277.611 19.628.030.048
Total Ekuitas 130.355.366.377 139.516.803.572 148.349.176.553 163.936.856.092 188.454.343.336 202.977.095.773
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 134.290.952.053 145.440.530.602 156.184.613.292 173.883.221.162 200.729.476.964 217.537.901.433
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 72
Lampiran : D - 2
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
PROYEKSI LABA RUGI
PER 31 DESEMBER 2025 SAMPAI DENGAN 2030
(dalam Rupiah)
31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28 31-Dec-29 31-Dec-30
AD AA X U R O
42,53% 29,56% 34,30% 28,53% 24,48% 19,29%
Pendapatan 36.128.177.341 46.808.387.299 62.861.517.187 80.798.364.107 100.575.479.716 119.977.545.829
Beban Pokok Penjualan (8.961.278.598) ## (14.523.984.969) ## (19.409.343.347) ## (24.912.074.491) ## (30.973.860.820) ## (36.915.900.628) ##
LABA BRUTO 27.166.898.743 32.284.402.331 43.452.173.840 55.886.289.616 69.601.618.896 83.061.645.201
223% -18% 9% 10% 10% 10%
BEBAN OPERASIONAL 41% 3% 14% 13% 9% 9%
Penjualan dan Pemasaran (1.801.734.486) # (1.475.320.000) # (1.612.552.000) # (1.780.492.200) # (1.955.210.670) # (2.157.884.449) #
Beban Umum dan Administrasi (15.905.883.743) # (16.402.406.257) # (18.626.090.601) # (20.979.116.743) # (22.896.256.136) # (24.968.499.736) #
Beban Penyusutan (3.386.836.990) (4.812.166.716) (11.889.976.136) (13.142.476.136) (13.317.476.136) (11.732.064.165)
Jumlah Beban Operasional (21.094.455.219) # (22.689.892.973) # (32.128.618.737) # (35.902.085.078) # (38.168.942.942) # (38.858.448.350) #
Laba Operasional 6.072.443.524 # 9.594.509.358 # 11.323.555.104 # 19.984.204.538 # 31.432.675.954 # 44.203.196.851 #
PENDAPATAN / (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan jasa giro - - - - - -
Beban bunga - - - - - -
Penghasilan (beban) lainnya - - - - - -
Beban pajak - - - - - -
- - - - - -
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 6.072.443.524 9.594.509.358 11.323.555.104 19.984.204.538 31.432.675.954 44.203.196.851
MANFAAT / (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
- Pajak kini - (433.072.162) (2.491.182.123) (4.396.524.998) (6.915.188.710) (9.724.703.307)
- (433.072.162) (2.491.182.123) (4.396.524.998) (6.915.188.710) (9.724.703.307)
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 6.072.443.524 9.161.437.195 8.832.372.981 15.587.679.539 24.517.487.244 34.478.493.544
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 73
Lampiran : D - 3
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
STATEMENT OF CASH FLOW PROJECTION
PER 31 DESEMBER 2025 SAMPAI DENGAN 2030
(dalam Rupiah)
31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28 31-Dec-29 31-Dec-30
CASH FLOW FROM OPERATING ACTIVITIES
Net Income / (loss) for the year 6.072.443.524 9.161.437.195 8.832.372.981 15.587.679.539 24.517.487.244 34.478.493.544
Added / (Deducted) by adjustments for :
Depreciation 3.302.621.618 4.227.951.344 10.555.760.764 11.808.260.764 11.983.260.764 10.951.774.224
Amortisation 84.215.372 584.215.372 1.334.215.372 1.334.215.372 1.334.215.372 780.289.941
Liabilitas imbalan kerja 14.883.731 15.627.918 16.409.314 17.229.779 18.091.268 18.995.832
(Increase) / Decrease of :
Piutang usaha (2.381.335.103) (1.626.694.458) (2.445.039.706) (2.731.947.180) (3.012.237.070) (2.955.113.574)
Piutang lain-lain - - - - - -
Piutang lain pihak berelasi - - - - - -
Pajak dibayar dimuka 2.100.791.966 57.161.281 (29.976.847) 64.415.255 10.138.141 (80.836.777)
Persediaan (637.642.715) (580.959.399) (388.186.867) (996.482.980) (619.477.216) (1.476.636.025)
Biaya dibayar dimuka (27.618.469) (3.702.070) (10.180.691) (5.090.346) (5.599.380) (6.159.318)
Uang muka
Uang jaminan - - - - - -
Aset pajak tangguhan - - - - - -
Utang usaha 538.291.733 1.805.559.723 1.585.704.104 1.786.092.786 1.967.552.575 1.928.684.894
Pendapatan diterima di muka 112.600.295 59.145.260 88.899.614 99.331.331 109.522.439 107.445.476
Beban akrual - - - - - -
Utang lain-lain - - - - - -
Utang pajak 158.096.958 107.808.453 220.696.678 208.274.434 233.602.276 230.545.830
Cash flows from operating activities 9.337.348.911 13.807.550.619 19.760.674.714 27.171.978.756 36.536.556.411 43.977.484.048
CASH FLOW FROM INVESTING ACTIVITIES
(Pembelian) / penjualan Aset tetap (14.851.859.861) (13.402.367.550) (8.861.000.000) (5.010.000.000) (700.000.000) (5.550.000.000)
(Penambahan) / pengurangan Aset tak berwujud - (2.000.000.000) (3.000.000.000) - - -
(Pembayaran) Deviden - - - - - (19.955.741.107)
Cash flows from investing activities (14.851.859.861) (15.402.367.550) (11.861.000.000) (5.010.000.000) (700.000.000) (25.505.741.107)
CASH FLOW FROM FINANCING ACTIVITIES
Additional / (Payment) of bank loan - - - - - -
Additional / (Payment) of leasing payables - - - - - -
Additional / (Payment) of long term loan - - - - - -
Cash flows from financing activities - - - - - -
NET INCREASE IN CASH (5.514.510.950) (1.594.816.931) 7.899.674.714 22.161.978.756 35.836.556.411 18.471.742.941
CASH AT THE BEGINNING OF THE YEAR 8.053.590.607 2.539.079.657 944.262.726 8.843.937.440 31.005.916.197 66.842.472.608
CASH AT THE END OF THE YEAR 2.539.079.657 944.262.726 8.843.937.440 31.005.916.197 66.842.472.608 85.314.215.549
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 74
Lampiran : E
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
METODE DISKONTO ARUS KAS
(dalam Rupiah)
Terminal
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Value
Proyeksi Laba Bersih 6.072.443.524 9.161.437.195 8.832.372.981 15.587.679.539 24.517.487.244 34.478.493.544
Ditambah:
- Beban bunga setelah pajak - - - - - -
- Depresiasi dan amortisasi 3.386.836.990 4.812.166.716 11.889.976.136 13.142.476.136 13.317.476.136 11.732.064.165
Dikurangi:
- Perubahan Modal Kerja (7.786.683.977) 3.228.318.791 7.401.916.284 (1.575.406.698) (1.316.498.237) (2.252.069.493)
- Capex (14.851.859.861) (15.402.367.550) (11.861.000.000) (5.010.000.000) (700.000.000) (5.550.000.000)
Arus kas bersih (13.179.263.324) 1.799.555.151 16.263.265.401 22.144.748.977 35.818.465.143 38.408.488.216
Terminal value 2,50% 456.875.306.389
Faktor diskonto @ 10,04% 0,9087605
9,98% 0,8262961
9,73% 0,7530266 0,6862541 0,6254024 0,5699466 0,5699466
(11.976.793.279) 1.486.965.403 12.246.671.624 15.196.924.513 22.400.955.190 21.890.788.223 260.394.538.836
Nilai kini arus kas bersih 321.640.050.511
Ditambah / (dikurangi):
Kas dan setara kas 8.053.590.607
Pinjaman berbunga -
Indikasi nilai pasar ekuitas
per 31 Desember 2024 329.693.641.118
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 75
Lampiran : F - 1
PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE
PERHITUNGAN RATA RATA TERTIMBANG BALIKAN
(METODE KAPITALISASI KELEBIHAN PENDAPATAN)
(dalam Rupiah)
Kelompok Aset Nilai Pasar Bobot Kapasitas
(Rp) pinjaman (Rp)
Perhitungan Rata-Rata Balikan untuk Aset Berwujud Bersih
Piutang 3.219.221.737 80% 2.575.377.390
Persediaan 5.762.030.492 60% 3.457.218.295
Aset Tetap 76.784.646.184 50% 38.392.323.092
85.765.898.413 44.424.918.777
Biaya pinjaman 9,21%
Biaya Ekuitas (Cost of equity) 11,15%
Rata-rata balikan yang diharapkan untuk aset berwujud bersih
Utang 3,72%
Ekuitas 5,37%
Rata-rata tertimbang balikan 9,09%
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 76
Lampiran : F - 2
PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE
PERHITUNGAN GOODWILL
(METODE KAPITALISASI KELEBIHAN PENDAPATAN)
(dalam Rupiah)
Operating Cash Flow 16.875.876.594
Nilai Pasar dari Aset Berwujud Bersih
- Total Asset (minus Aset Tetap) 79.137.688.985
- Total Liabilitas 3.111.712.959
Aset Berwujud bersih (ekuitas) 76.025.976.026
Aset berwujud (aset tetap) 76.784.646.184
Utang Berbunga -
Nilai Pasar Aset Berwujud Bersih 152.810.622.210
Perhitungan Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan
Operating Cash Flow 16.875.876.594
Nilai Pasar dari Aset Berwujud Bersih 152.810.622.210
Rata-rata balikan yang diharapkan untuk aset berwujud bersih 9,09%
Balikan yang diharapkan dari Aset Berwujud Bersih 13.897.201.395
Kelebihan Pendapatan 2.978.675.199
Tingkat Kapitalisasi untuk goodwill 11,15%
Goodwill 26.720.529.539
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 77
Lampiran: F - 3
PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE
ARUS KAS BERSIH
(dalam Rupiah)
Description 2025 2026 2027 2028 2029 2030
166% 51% -4% 76% 57% 41%
Laba (rugi) bersih 6.072.443.524 9.161.437.195 8.832.372.981 15.587.679.539 24.517.487.244 34.478.493.544
Ditambah
- Bunga setelah pajak 0 0 0 0 0 0
- Penyusutan dan amortisasi 3.386.836.990 4.812.166.716 11.889.976.136 13.142.476.136 13.317.476.136 11.732.064.165
- Perubahan modal kerja bersih (7.786.683.977) 3.228.318.791 7.401.916.284 (1.575.406.698) (1.316.498.237) (2.252.069.493)
- Capex (14.851.859.861) (15.402.367.550) (11.861.000.000) (5.010.000.000) (700.000.000) (5.550.000.000)
Arus Kas Bersih (13.179.263.324) 1.799.555.151 16.263.265.401 22.144.748.977 35.818.465.143 38.408.488.216
Rata-rata Arus Kas Bersih 16.875.876.594
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 78
Lampiran: G
PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE
METODE PENYESUAIAN ASET BERSIH
PER 31 DESEMBER 2023
(dalam Rupiah)
Setelah Setelah
Nilai Buku Penyesuaian Penyesuaian Nilai Buku Penyesuaian Penyesuaian
ASET LIABILITAS DAN EKUITAS
ASET LANCAR LIABILITAS LANCAR
Kas dan setara kas 8.053.590.607 8.053.590.607 Utang bank - -
Piutang usaha 3.121.319.441 3.121.319.441 Utang usaha 2.370.386.638 2.370.386.638
Piutang lain-lain 97.902.296 97.902.296 Pendapatan diterima di muka 87.471.655 87.471.655
Piutang lain pihak berelasi - - Beban akrual 111.250.249 111.250.249
Pajak dibayar dimuka 2.377.155.595 2.377.155.595 Utang lain-lain - -
Persediaan 5.762.030.492 5.762.030.492 Utang pajak 244.929.795 244.929.795
Biaya dibayar dimuka 9.402.226 9.402.226 Liabilitas sewa - -
Uang muka 4.140.131.357 4.140.131.357 Liabilitas lancar lainnya -
Total Aset Lancar 23.561.532.014 - 23.561.532.014 Total Liabilitas lancar 2.814.038.337 - 2.814.038.337
ASET TIDAK LANCAR LIABILITAS TIDAK LANCAR
Aset tetap 48.256.946.827 28.527.699.357 76.784.646.184 Liabilitas pajak tangguhan - -
Aset tak berwujud 451.366.801 451.366.801 Utang lain-lain - -
Aset dalam penyelesaian 54.879.197.184 54.879.197.184 Liabilitas jangka panjang
Aset tidak lancar lainnya 245.592.986 245.592.986 - Pihak berelasi - -
Uang jaminan - - - Utang bank - -
Aset pajak tangguhan 318.407.197 318.407.197 Liabilitas imbalan pasca kerja 297.674.622 297.674.622
Total Aset tidak lancar lainnya 104.151.510.995 28.527.699.357 132.679.210.352 Total Liabilitas tidak lancar 297.674.622 - 297.674.622
Goodwill 26.720.529.539 26.720.529.539 EKUITAS
Modal saham 183.158.590.825 183.158.590.825
Agio saham (195.052.045) (195.052.045)
Penghasilan komprehensif lain 385.526.945 385.526.945
Saldo Laba (58.747.735.675) (58.747.735.675)
Penyesuaian
- Aset tetap 28.527.699.357 28.527.699.357
- Goodwill 26.720.529.539 26.720.529.539
Total Ekuitas 124.601.330.050 55.248.228.896 179.849.558.946
TOTAL ASET 127.713.043.009 55.248.228.896 182.961.271.905 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 127.713.043.009 55.248.228.896 182.961.271.905
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 79
Lampiran : H
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
PERHITUNGAN NILAI PASAR EKUITAS
(dalam Rupiah)
Bobot
Metode Penilaian Indikasi Nilai Relatif Rekonsiliasi Nilai
(%)
Diskonto Arus Kas 329.693.641.118 60 197.816.184.671
Penyesuaian Aset Bersih 179.849.558.946 40 71.939.823.579
Indikasi Nilai Pasar 269.756.008.250
Dikurangi:
Diskon Tanpa Pengendalian @ 40% (107.902.403.300)
161.853.604.950
Dikurangi:
Diskon Likuiditas Pasar @ 30% (48.556.081.485)
Nilai Pasar Ekuitas per 31 Desember 2024
untuk 100% kepemilikan 113.297.523.465
Nilai Pasar Ekuitas per 31 Desember 2024
untuk kepemilikan minoritas sebesar 30% oleh PT Prodia Utama 33.989.208.143
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 80
Lampiran : I - 1
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO
PER 31 DESEMBER 2024
Cost Of Equity = Risk free rate + beta X Equity Risk Premium - Default Spread = 11,62%
WACC = (Ke x We) + (( (1-T) x Kd) x Wd) = 10,04%
Ekuitas = 66,48%
Liabilitas Berbunga = 33,52%
Total Ekuitas dan Liabilitas Berbunga = 100,00%
Cost of debt - Kredit Investasi Bank Pemerintah = 9,21%
Equity risk premium = 6,87%
Default Spread = 1,89%
Risk Free Rate - Yield Obligasi Pemerintah Republik Indonesia dalam Rupiah = 7,11%
Beta - Damodaran untuk Industri = 0,93
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 81
Lampiran : I - 2
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO
PER 31 DESEMBER 2024
Cost Of Equity = Risk free rate + beta X Equity Risk Premium - Default Spread = 11,52%
WACC = (Ke x We) + (( (1-T) x Kd) x Wd) = 9,98%
Ekuitas = 66,48%
Liabilitas Berbunga = 33,52%
Total Ekuitas dan Liabilitas Berbunga = 100,00%
Cost of debt - Kredit Investasi Bank Pemerintah = 9,21%
Equity risk premium = 6,87%
Default Spread = 1,89%
Risk Free Rate - Yield Obligasi Pemerintah Republik Indonesia dalam Rupiah = 7,11%
Beta - Damodaran untuk Industri = 0,92
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 82
Lampiran : I - 3
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA
PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO
PER 31 DESEMBER 2024
Cost Of Equity = Risk free rate + beta X Equity Risk Premium - Default Spread = 11,15%
WACC = (Ke x We) + (( (1-T) x Kd) x Wd) = 9,73%
Ekuitas = 66,48%
Liabilitas Berbunga = 33,52%
Total Ekuitas dan Liabilitas Berbunga = 100,00%
Cost of debt - Kredit Investasi Bank Pemerintah = 9,21%
Equity risk premium = 6,87%
Default Spread = 1,89%
Risk Free Rate - Yield Obligasi Pemerintah Republik Indonesia dalam Rupiah = 7,11%
Beta - Damodaran untuk Industri = 0,86
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA PER
p.1
unresolved
org
PT Prodia StemCell Indonesia Menindak
p.2
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia dan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
p.2
unresolved
org
PT Prodia StemCell Indonesia
p.2 ×9
unresolved
org
PT Prodia StemCell Indonesia Prodia Utama
p.2
unresolved
org
PT Prodia Utama Tanggal Penilaian
p.2
unresolved
org
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
p.3 ×64
unresolved
org
KJPP Stefanus Tonny Hardi
p.3 ×65
unresolved
org
Menteri Keuangan dan STTD PPPM-OJK Bidang Properti dan Bisnis
p.4 ×2
unresolved
org
B KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
p.10
unresolved
—
Faks
p.16
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Djoko Sidik
p.19 ×4
unresolved
org
Abdi Nusantara Manihuruk
p.19 ×8
unresolved
person
Drs. Yannes Manurung
p.19 ×4
unresolved
—
Cyntia Retna Sartika
· Direktur
p.20 ×6
unresolved
person
Rismalena Kasri
p.20
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia
p.20
unresolved
person
Doddy Radjasa Waluyo
p.20
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jendral Administrasi
p.20
unresolved
org
Menteri Investasi
p.21 ×3
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal
p.21 ×2
unresolved
org
Bank Sel
p.21
unresolved
person
Drs. Gunawan Prawiro Soeharto
p.22 ×2
unresolved
person
Dra. Endang Wahyuningtyas Hoyaranda
p.22
unresolved
person
Prof. Dr. Aw Tar Choon
p.22
unresolved
org
PT Prodia
p.22
unresolved
org
Bank Indonesia
p.27 ×15
unresolved
org
Pusat
p.27
unresolved
org
Departemen Keuangan
p.27
unresolved
org
Pusat Statistik
p.28 ×3
unresolved
org
Menteri Keuangan Thomas Djiwandono
p.38
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan
p.39
unresolved
org
Kementerian Kesehatan RI
p.39
unresolved
person
Dr. Cynthia
p.39 ×2
unresolved
org
Kementerian Kesehatan
p.39 ×2
unresolved
org
Kementerian Kesehatan. Perbedaan
p.40
unresolved
org
PT Bifarma Adiluhung
p.40
unresolved
org
PT Daewoong Biologics Indonesia
p.40
unresolved
org
Departemen Bioteknologi
p.42
unresolved
org
Yayasan Sel Punca Nasional Australia. International Society
p.42
unresolved
org
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA METODE DISKONTO ARUS KAS
p.59 ×2
unresolved
org
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA PERHITUNGAN LABA RUGI KONSOLIDASI
p.68
unresolved
org
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA NORMALISASI
p.69
unresolved
org
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA NORMALISASI LABA RUGI KOMPREHENSIF
p.70
unresolved
org
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA PROYEKSI
p.71
unresolved
org
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA PROYEKSI LABA RUGI PER
p.72
unresolved
org
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA STATEMENT OF CASH FLOW
p.73
unresolved
org
PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE PERHITUNGAN RATA RATA TERTIMBANG
p.75
unresolved
org
PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE PERHITUNGAN GOODWILL
p.76
unresolved
org
PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE ARUS KAS BERSIH
p.77
unresolved
org
PT PRODIA DIAGNOSTIC LINE METODE PENYESUAIAN ASET BERSIH
p.78
unresolved
org
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA PERHITUNGAN NILAI PASAR EKUITAS
p.79
unresolved
org
PT PRODIA STEMCELL INDONESIA PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO PER
p.80 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.182
14420 ms
12 Sep 2026 22:38
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': '2024-12-31',
'value': None}