Back to announcement
20250620_TBIG_Penyampaian Bukti Iklan_31897038_lamp2.pdf
Other Text extracted TBIGSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Prospektus Ringkas AWAL _ PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE Tbk. _ Halaman 2 Investor Daily _ 20 Juni 2025
INVESTOR DAILY – JUMAT, 20 JUNI 2025 | 11
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Pajak tangguhan. Grup Tower Bersama mencatatkan manfaat pajak tangguhan sebesar a. Pencairan pinjaman Penjelasan lebih lengkap mengenai Perseroan dan Perusahaan Anak dapat dilihat dalam
(dalam jutaan Rupiah) Rp9,9 miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya beban pajak tangguhan sebesar Rp82,8 • Fasilitas pinjaman revolving PT Bank Mizuho Indonesia (“Bank Mizuho”) Prospektus.
juta pada tahun 2023. Pada tanggal 18 Juni 2025, Perseroan telah menarik sebagian fasilitas pinjaman B. KETERANGAN TENTANG KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Sebagai akibat uncommitted revolving dari Bank Mizuho sebesar Rp994,7 miliar. PROSPEK USAHA
dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Umum
2024 2023 b. Pembayaran pinjaman
pemilik entitas induk turun sebesar 12,7% menjadi Rp1.361,6 miliar pada tahun 2024 dari
Pendapatan 6.867.339 6.640.645 sebelumnya Rp1.560,3 miliar pada tahun 2023. • Fasilitas pinjaman Bank QNB Perseroan, didirikan dengan nama PT Banyan Mas pada tahun 2004, awalnya merupakan
Pada tanggal 16 Juni 2025, GHON telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman dari perusahaan yang melakukan kegiatan usaha di bidang perdagangan, pembangunan,
Beban pokok pendapatan (1.941.212) (1.902.397) Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali. Sebagai pengadaan barang, pertambangan, industri, pertanian, jasa, konsultan, penerbitan, angkutan,
Laba bruto 4.926.187 4.738.248 akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan Bank QNB sebesar Rp1,0 miliar.
dan perbengkelan. Perseroan selanjutnya melakukan perubahan nama menjadi PT Tower
Beban usaha (607.431) (504.176) kepada kepentingan non-pengendali pada tahun 2024 dan 2023 tercatat sebesar Rp61,4 • Fasilitas pinjaman revolving PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank Mandiri”) Bersama Infrastructure pada tahun 2009 dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk pada
miliar. Pada tanggal 20 Juni 2025, Perseroan telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman tahun 2010 sehubungan dengan Penawaran Umum Perdana Saham.
Laba usaha 4.318.756 4.234.072
Laba tahun berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba tahun berjalan uncommitted revolving dari Bank Mandiri sebesar Rp560,7 miliar. Sejak resmi menjadi perusahaan publik pada tahun 2010, Perseroan telah berkembang
Pendapatan lain 37.939 2.247 Grup Tower Bersama turun sebesar 12,3% menjadi Rp1.423,0 miliar pada tahun 2024 dari menjadi perusahaan holding dari grup perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan
Beban lain (222.168) (60.780) sebelumnya Rp1.621,7 miliar pada tahun 2023. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, jasa telekomunikasi, menara, jaringan fiber optik, pekerjaan telekomunikasi dan investasi,
Pendapatan keuangan 30.993 20.289 Penghasilan komprehensif lain. Grup Tower Bersama mencatatkan penghasilan komprehensif
Beban keuangan utang bank dan obligasi (1.871.178) (1.696.345) lain sebesar sebesar Rp(1.412,5) miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp443,3 miliar
KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN dan saat ini merupakan salah satu perusahaan menara terbesar di Indonesia yang dikenal
dengan nama Grup Tower Bersama. Kegiatan usaha utama Grup Tower Bersama adalah
Beban keuangan lain (177.059) (129.245) pada tahun 2023. Penurunan ini terutama dikarenakan adanya kenaikan defisit revaluasi PROSPEK USAHA menyewakan ruangan pada sites sebagai tempat pemasangan perangkat telekomunikasi
dan penurunan perubahan lindung nilai arus kas. untuk transmisi sinyal berdasarkan skema perjanjian sewa jangka panjang dengan operator
Laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan 2.117.283 2.370.238 A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN
Defisit revaluasi. Defisit revaluasi naik sebesar 652,1% menjadi Rp1.600,8 miliar pada telekomunikasi. Grup Tower Bersama juga menyediakan akses untuk operator telekomunikasi
Beban pajak final (640.733) (565.719) tahun 2024 dari sebelumnya Rp212,8 miliar pada tahun 2023, berdasarkan perhitungan Riwayat Singkat Perseroan ke jaringan In-Building System (“IBS”) milik Grup Tower Bersama di gedung-gedung
Laba sebelum pajak penghasilan 1.476.550 1.804.519 penilai independen. Perseroan, berkedudukan di Jakarta Selatan, didirikan dengan nama PT Banyan Mas, sebuah perkantoran dan pusat-pusat perbelanjaan yang terletak pada wilayah perkotaan. Selain itu,
Manfaat (beban) pajak penghasilan Perubahan lindung nilai arus kas. Perubahan lindung nilai arus kas turun sebesar 71,3% perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan dan diatur menurut hukum Republik Indonesia, Grup Tower Bersama memiliki dan mengoperasikan infrastruktur komunikasi seperti serat
Kini (63.386) (100.029) menjadi Rp189,6 miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp659,5 miliar pada tahun berdasarkan Akta Pendirian No. 14, tanggal 8 November 2004, yang dibuat dihadapan Dewi optik. Per 31 Desember 2024, Grup Tower Bersama mengoperasikan sekitar 23.892 sites
Tangguhan 9.871 (82.796) 2023, terutama disebabkan oleh perubahan nilai tukar Rupiah dari Rp15.416 per 1 Dolar Himijati Tandika, S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut telah mendapat pengesahan dari telekomunikasi, yang terdiri dari 23.778 sites menara telekomunikasi dan 114 jaringan IBS,
AS pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp16.162 per 1 Dolar AS pada tanggal Menteri Hukum Republik Indonesia (“Menkum”) berdasarkan Surat Keputusan No. C-28415 dan Grup Tower Bersama memiliki 42.722 penyewaan pada sites telekomunikasi dengan
Beban pajak penghasilan - neto (53.515) (182.825) HT.01.01.TH.2004 tanggal 12 November 2004, didaftarkan pada Daftar Perusahaan di Kantor
31 Desember 2024. 4 (empat) operator telekomunikasi berbeda. Sekitar 77,7% dan 79,9% dari pendapatan Grup
Laba tahun berjalan 1.423.035 1.621.694 Pendaftaran Perusahaan Kotamadya Jakarta Selatan dengan No. 2564/BH.09.03/XII/2004 Tower Bersama masing-masing pada tahun 2024 dan 2023 berasal dari penyewaan menara
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan
Penghasilan komprehensif lain di atas, total penghasilan komprehensif tahun berjalan turun sebesar 99,5% menjadi Rp10,5 tanggal 14 Desember 2004 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia telekomunikasi dengan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Indosat Tbk (IOH) dan
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi miliar dari sebelumnya Rp2.065,0 miliar pada tahun 2023. No. 5 tanggal 18 Januari 2005, Tambahan No. 616. Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata). Grup Tower Bersama menyewakan tower space dan jaringan
kegiatan usaha Perseroan pada saat pendirian adalah melakukan kegiatan usaha di bidang serat optik melalui perjanjian sewa jangka panjang umumnya sampai dengan jangka waktu
Defisit revaluasi (1.600.768) (212.844) Aset, Liabilitas, dan Ekuitas perdagangan, pembangunan, pengadaan barang, pertambangan, industri, pertanian, jasa, 10 tahun dan menyewakan akses terhadap IBS milik Grup Tower Bersama melalui perjanjian
Laba (rugi) atas pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja 6.678 (1.643) Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023 konsultan, penerbitan, angkutan, dan perbengkelan. Adapun kegiatan usaha yang telah sewa jangka panjang umumnya dengan jangka waktu 5 (lima) sampai 8 (delapan) tahun.
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi Aset dijalankan pada saat pendirian adalah perusahaan holding. Per 31 Desember 2024, rata-rata sisa periode perjanjian sewa seluruh penyewaan Perseroan
Selisih translasi mata uang asing (7.965) (1.683) Total aset Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2024 naik sebesar 1,7% menjadi Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan susunan pemegang saham serta adalah sekitar 5,8 tahun dan Grup Tower Bersama memiliki pendapatan kontrak yang akan
Perubahan lindung nilai arus kas 189.556 659.478 sebesar Rp47.316,3 miliar dibandingkan total aset pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar komposisi kepemilikan saham dalam Perseroan adalah sebagai berikut : diterima dari penyewa untuk semua jenis penyewaan sebesar Rp39.170,2 miliar. Pendapatan
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan 10.536 2.065.002 Rp46.547,0 miliar. Kenaikan tersebut terutama berasal peningkatan aset keuangan derivatif Grup Tower Bersama dari penyewaaan tower space, serat optik, dan properti investasi
Keterangan Nilai Nominal Rp1.000.000 per Saham (%) masing-masing memberikan kontribusi sebesar 91,8%, 8,1%, dan 0,1% dari pendapatan
dan kas dan bank.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada : Jumlah Nilai Nominal Grup Tower Bersama pada tahun 2024.
Total aset lancar Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2024 naik sebesar 9,6% Jumlah Saham
Pemilik entitas induk 1.361.624 1.560.307 (Rupiah)
menjadi Rp4.830,0 miliar dibandingkan total aset lancar pada tanggal 31 Desember 2023 Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa industri penyewaan menara di Indonesia memiliki
Kepentingan non-pengendali 61.411 61.387 sebesar Rp4.407,1 miliar, terutama disebabkan oleh kenaikan kas dan bank dan piutang Modal Dasar 100 100.000.000 potensi yang besar untuk terus bertumbuh baik melalui pembangunan menara baru maupun
Total 1.423.035 1.621.694 usaha - pihak ketiga. Kas dan bank naik sebesar 85,0% menjadi Rp1.481,9 miliar pada Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh penambahan jumlah kolokasi dari menara telekomunikasi yang ada. Grup Tower Bersama
Total penghasilan komprehensif yang dapat diatribusikan kepada : tanggal 31 Desember 2024 dari Rp800,9 miliar pada tanggal 31 Desember 2023 terutama Jenny Marlina The 1 1.000.000 4,00% akan mengakuisisi portofolio menara telekomunikasi hanya apabila telah memenuhi kriteria
disebabkan oleh peningkatan penerimaan dari pelanggan. Piutang usaha - pihak ketiga naik Eddy Yanto Hendra 24 24.000.000 96,00% investasi Grup Tower Bersama yang mencakup, antara lain, tingkat pengembalian investasi,
Pemilik entitas induk (61.744) 2.011.244 sebesar 12,8% menjadi Rp1.901,9 miliar pada tanggal 31 Desember 2024 dari Rp1.685,8 potensi kolokasi masa yang akan datang, kemudahan untuk membeli atau menyewa lahan,
Kepentingan non-pengendali 72.280 53.758 miliar pada tanggal 31 Desember 2023. Grup Tower Bersama secara konsisten menerapkan Jumlah Modal Ditempatkan dan kemudahan mendapatkan perizinan warga dari masyarakat sekitar dan kualitas kredit calon
Total 10.536 2.065.002 kebijakan piutang usaha yang cermat, dengan didukung oleh proses pemantauan secara Disetor Penuh 25 25.000.000 100,00% penyewa. Grup Tower Bersama memiliki suatu kebijakan hanya akan membangun sites
Laba bersih per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada berkala terhadap kualitas kredit dan kemampuan pelanggan untuk memenuhi kewajiban Saham Dalam Portepel 75 75.000.000 telekomunikasi baru ketika Grup Tower Bersama telah mendapatkan komitmen penyewaan
pemegang saham biasa entitas induk (nilai penuh) 60,38 69,11 mereka. Per 31 Desember 2024, 82,3% dari piutang usaha Grup Tower Bersama masuk dari pelanggan. Meskipun Grup Tower Bersama telah membangun site menara di hampir
dalam kategori belum jatuh tempo. Kenaikan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan Pada tahun 2009, Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT Tower Bersama
Infrastructure berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa seluruh provinsi di Indonesia, sebagian besar site menara Grup Tower Bersama berada
Data Keuangan Lainnya pendapatan yang masih harus diterima sebesar 27,9% menjadi Rp645,6 miliar pada tanggal di wilayah padat penduduk dengan 81,5% site menara di Jawa, Bali dan Sumatra dan 18,5%
31 Desember 2024 dari Rp895,9 miliar pada tanggal 31 Desember 2023, terutama disebabkan No. 24 tanggal 24 Oktober 2009, yang dibuat dihadapan Hestyani Hassan, S.H., M.Kn., Notaris
(dalam jutaan Rupiah) di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan site di wilayah lain di Indonesia per 31 Desember 2024.
oleh telah selesainya proses pengujian fisik menara telekomunikasi dan verifikasi dokumen,
31 Desember dan penurunan pajak dibayar di muka sebesar 32,9% menjadi Rp436,6 miliar pada tanggal No. AHU-52458.AH.01.02 Tahun 2009 tanggal 29 Oktober 2009 dan telah didaftarkan pada Grup Tower Bersama berupaya secara konsisten untuk terus meningkatkan jumlah kolokasi
2024 2023 31 Desember 2024 dari sebelumnya Rp650,6 miliar pada tanggal 31 Desember 2023, Daftar Perseroan No. AHU-0071304.AH.01.09. Tahun 2009 tanggal 29 Oktober 2009. dari menara telekomunikasi yang ada untuk mendukung peningkatan arus kas dan margin
terutama disebabkan oleh peningkatan penggunaan PPN masukan selama tahun 2024 Pada tahun 2010, sehubungan dengan Penawaran Umum Perdana Saham, Perseroan laba operasi. Hal ini terjadi karena biaya tambahan yang timbul sehubungan dengan
EBITDA(1) 5.869.273 5.727.650 kolokasi relatif rendah dibandingkan dengan tambahan pendapatan atas kolokasi tersebut.
Belanja Modal 2.535.195 2.740.238 untuk mengurangi PPN keluaran. melakukan perubahan nama menjadi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk berdasarkan
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa operator telekomunikasi Indonesia telah dan akan
Pinjaman Bersih(2) 30.706.416 28.569.991 Total aset tidak lancar Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2024 naik terus mencari untuk memenuhi kebutuhan peningkatan cakupan dan kapasitas jaringan,
sebesar 0,8% menjadi Rp42.486,4 miliar dibandingkan total aset tidak lancar pada tanggal No. 145 tanggal 21 Juli 2010, yang dibuat dihadapan Aulia Taufani, S.H., sebagai pengganti
Catatan: dari Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan dari Menkum sementara di saat yang sama mengendalikan belanja modal mereka dari kegiatan-kegiatan
31 Desember 2023 sebesar Rp42.139,8 miliar, terutama disebabkan oleh kenaikan aset non-inti, seperti dengan pengalihan kegiatan pembangunan sites dan penyewaan tower space
(1) EBITDA = Laba dari operasi + Amortisasi perizinan + Penyusutan menara dan menara bergerak + Penyusutan aset keuangan derivatif. Aset keuangan derivatif naik sebesar 131,2% menjadi Rp1.756,3 berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-37825.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 30 Juli 2010
hak guna + Penyusutan aset tetap. dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0057189.AH.01.09.Tahun 2010 kepada perusahaan penyewaan menara. Per 31 Desember 2024, Grup Tower Bersama
miliar pada tanggal 31 Desember 2024 dari Rp759,5 miliar pada tanggal 31 Desember memiliki rasio kolokasi 1,79x.
(2) Pinjaman bersih = Pinjaman - Kas dan setara kas. 2023, terutama disebabkan oleh perubahan nilai tukar Rupiah dari Rp15.416 per 1 Dolar tanggal 30 Juli 2010.
Rasio-rasio Penting AS pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp16.162 per 1 Dolar AS pada tanggal Anggaran dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan sejak pendirian, Pendapatan Grup Tower Bersama pada tahun 2024 dan 2023 masing-masing sebesar
31 Desember 2024. Kenaikan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan aset tetap dengan perubahan terakhir adalah sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rp6.867,4 miliar dan Rp6.641 miliar. EBITDA dan margin EBITDA Grup Tower Bersama
31 Desember untuk tahun 2024 adalah sebesar Rp5.869,3 miliar atau mencapai 85,5%, dan EBITDA
sebesar 1,3% menjadi Rp36.001,5 miliar pada tanggal 31 Desember 2024 dari Rp36.462,5 Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 116 tanggal 23 Mei 2022, dibuat dihadapan Jose
2024 2023 miliar pada tanggal 31 Desember 2024 terutama disebabkan oleh penurunan nilai wajar Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah disetujui oleh Menkum dan margin EBITDA Grup Tower Bersama untuk tahun 2023 adalah sebesar Rp5.728 miliar
RASIO PERTUMBUHAN (%) menara telekomunikasi berdasarkan perhitungan dari penilai independen pada akhir berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0038668.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 8 Juni atau mencapai 86,3%.
Pendapatan 3,4% 1,8% periode pelaporan, dan penurunan aset hak-guna sebesar 8,4% menjadi Rp3.346,5 miliar 2022 dan didaftarkan pada Daftar Perseroan dengan No. AHU-0106607.AH.01.11.TAHUN Perseroan berkantor pusat di The Convergence Indonesia, lantai 11, Kawasan Rasuna
Laba bruto 4,0% (0,1%) pada tanggal 31 Desember 2024 dari Rp3.652,4 miliar pada tanggal 31 Desember 2023 2022 tanggal 8 Juni 2022 (”Akta No. 116/2022”). Berdasarkan Akta No. 116/2022, para Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan 12940 – Indonesia dan mengoperasikan
terutama disebabkan oleh perubahan estimasi akuntansi mengenai eksekusi opsi untuk pemegang saham dalam RUPS Perseroan telah menyetujui, antara lain perubahan Pasal 3 18 titik pelayanan regional yang terletak di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang,
Laba usaha 2,0% (1,1%) memperpanjang jangka waktu sewa. anggaran dasar Perseroan dalam rangka penyelarasan dan penyesuaian dengan KBLI 2020. Padang, Lampung, Jakarta, Banten, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan,
Laba tahun berjalan (12,3%) (4,0%) Liabilitas Kegiatan usaha Perseroan berdasarkan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan dan/atau Banjarmasin, Pontianak, Manado, Makassar dan Papua, melalui Perusahaan Anak.
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan (99,5%) (474,6%) Total liabilitas Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2024 naik sebesar 7,5% KBLI adalah berusaha dalam aktivitas perusahaan holding (KBLI No. 64200) dan aktivitas Keunggulan Kompetitif
EBITDA 2,5% 1,2% menjadi Rp36.750,8 miliar dibandingkan total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023 konsultasi manajemen lainnya (KBLI No. 70209). Untuk menunjang kegiatan usaha utama - Hubungan yang erat dengan operator-operator telekomunikasi berkualitas baik
Total aset 1,7% 8,5% sebesar Rp34.186,0 miliar. Kenaikan terutama disebabkan oleh kenaikan utang bank yang tersebut, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha penunjang, yaitu konstruksi sentral di Indonesia;
sebagian di-offset dengan penurunan utang obligasi. telekomunikasi, instalasi telekomunikasi dan aktivitas telekomunikasi dengan kabel. Adapun
Total liabilitas 7,5% 6,9% kegiatan usaha yang telah benar-benar dijalankan saat ini adalah perusahaan holding - Kontrak jangka panjang Grup Tower Bersama dengan pelanggan memberikan kepastian
Total ekuitas (14,5%) 13,2% Total liabilitas jangka pendek Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2024 naik atas jumlah pendapatan yang masih akan diterima di masa mendatang;
sebesar 54,0% menjadi Rp23.300,9 miliar dibandingkan total liabilitas jangka pendek pada dari grup perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan jasa telekomunikasi, menara,
RASIO USAHA (%) tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp15.132,9 miliar, terutama disebabkan oleh kenaikan jaringan fiber optik, pekerjaan telekomunikasi, investasi, dan real estat. Pada tanggal - Pengalaman yang ektensif untuk melakukan build-to-suit dan menjalankan kegiatan
Laba bruto / Pendapatan 71,7% 71,4% bagian lancar atas utang obligasi. Kenaikan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki penyertaan secara langsung dan tidak langsung operasional;
liabilitas sewa sebesar 86,8% menjadi Rp13,7 miliar pada tanggal 31 Desember 2024 dari pada 21 Perusahaan Anak dan 2 (dua) Perusahaan Asosiasi. - Kemampuan untuk melakukan akuisisi kemudian mengintegrasikan dengan portofolio
Laba usaha / Pendapatan 62,9% 63,8%
Laba tahun berjalan / Pendapatan 20,7% 24,4% Rp103,8 miliar pada tanggal 31 Desember 2023. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Perseroan yang telah ada;
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan / Pendapatan 0,2% 31,1% Total liabilitas jangka panjang Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2024 turun Berdasarkan Akta No. 166/2019 dan DPS Perseroan per 31 Mei 2025 yang dikeluarkan oleh - Marjin keuntungan dan tingkat leverage operasional yang signifikan;
sebesar 29,4% menjadi Rp13.450,0 miliar dibandingkan total liabilitas jangka panjang pada PT Datindo Entrycom selaku BAE Perseroan, struktur permodalan dan susunan pemegang - Tim manajemen yang berpengalaman dan pemegang saham yang bereputasi baik.
EBITDA / Pendapatan 85,5% 86,3% saham Perseroan adalah sebagai berikut :
tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp19.053,0 miliar, terutama disebabkan oleh penurunan Strategi Bisnis Grup Tower Bersama
Laba tahun berjalan / Jumlah ekuitas 13,5% 13,1% porsi liabilitas jangka panjang atas utang obligasi, sebesar 29,8% menjadi Rp12.550,2 miliar Keterangan Nilai Nominal Rp20 per Saham %(1) - Memaksimalkan pertambahan penyewaan kolokasi pada portofolio menara telekomunikasi
Laba tahun berjalan / Jumlah aset 3,0% 3,5% pada tanggal 31 Desember 2024 dari Rp17.868,1 miliar pada tanggal 31 Desember 2023,
sejalan dengan kenaikan bagian lancar atas utang obligasi. Jumlah Nilai Nominal Grup Tower Bersama yang telah ada;
RASIO KEUANGAN (x) Jumlah Saham (Rupiah) - Terus mempererat hubungan dengan operator telekomunikasi;
Total aset lancar / Total liabilitas jangka pendek 0,2x 0,3x Per 31 Desember 2024, Grup Tower Bersama mampu menjaga posisi keuangan yang
kuat agar mampu memenuhi seluruh kewajiban pinjaman. Rasio total pinjaman dengan Modal Dasar 72.100.600.000 1.442.012.000.000 - Memperbesar portofolio Perseroan melalui proses konstruksi build-to-suit dan akuisisi
Total liabilitas / Total ekuitas 3,5x 2,8x Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
menggunakan kurs lindung nilainya (total debt at hedged rate) terhadap EBITDA kuartal yang selektif;
Total liabilitas / Total aset 0,8x 0,7x keempat tahun 2024 yang disetahunkan adalah 4,9x, jauh di bawah pembatasan dari surat Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd. 18.067.840.623 361.356.812.460 80,96% - Tetap fokus pada kecepatan dalam melakukan eksekusi dan terus meningkatan kinerja
Interest coverage ratio(1) 3,1x 3,4x utang Perseroan yaitu rasio total pinjaman dengan menggunakan kurs lindung nilainya PT Wahana Anugerah Sejahtera 2.122.271.590 42.445.431.800 9,51% operasional;
Debt coverage service ratio(2) 0,3x 0,5x terhadap EBITDA triwulan terakhir yang disetahunkan untuk tidak lebih dari 6,25x. Grup
Tower Bersama masih memiliki ruang untuk penambahan pinjaman berdasarkan covenant Edwin Soeryadjaya 71.585.630 1.431.712.600 0,32% - Terus terlibat dalam pemenuhan kebutuhan pelanggan atas kapitalisasi perkembangan
Catatan: Hardi Wijaya Liong 68.359.905 1.367.198.100 0,31% teknologi yang memerlukan infrastruktur telekomunikasi;
(1) Dihitung dengan membandingkan EBITDA dengan beban keuangan - bunga. yang disyaratkan oleh fasilitas bank dan surat utang.
(2) Dihitung dengan membandingkan EBITDA dengan jumlah beban keuangan - bunga, surat utang bagian jangka pendek, Ekuitas Budianto Purwahjo 5.025.000 100.500.000 0,02% - Mengoptimalkan struktur permodalan untuk mencapai fleksibilitas pendanaan dan
dan pinjaman jangka panjang - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun. Herman Setya Budi 4.625.000 92.500.000 0,02% meminimalkan biaya pinjaman.
Jumlah ekuitas Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2024 turun sebesar 14,5%
Rasio-rasio Dalam Perjanjian Pinjaman menjadi Rp10.565,5 miliar dibandingkan jumlah ekuitas pada 31 Desember 2023 sebesar Helmy Yusman Santoso 3.125.000 62.500.000 0,01% Kegiatan Usaha
Rp12.361,0 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan penghasilan Masyarakat (kepemilikan di bawah 5%) 1.972.263.697 39.445.273.940 8,84% i. Penyewaan tower space pada menara telekomunikasi / tower space leasing
Persyaratan komprehensif lainnya dan pembelian kembali saham treasuri, yang sebagian di-offset dengan
Keuangan 31 Desember 2024 22.315.096.445 446.301.928.900 100,00% Kegiatan usaha utama Grup Tower Bersama adalah penyewaan tower space pada
kenaikan saldo laba tahun 2024. menara telekomunikasi yang dimiliki oleh Grup Tower Bersama. Grup Tower Bersama
GHON Saham treasuri 341.903.000 6.838.060.000 -
Likuiditas dan Sumber Pendanaan menyewakan tower space kepada operator telekomunikasi untuk keperluan transmisi
Fasilitas pinjaman revolving PT Bank UOB Indonesia Jumlah Modal Ditempatkan dan sinyal suara (voice) dan data nirkabel.
Penggunaan utama dari kas Grup Tower Bersama adalah untuk ekspansi portofolio sites
Debt to EBITDA yang disesuaikan dan dianualisasi maksimum 3,75x 2,7x dengan membangun sites baru, akuisisi perusahaan penyewaan menara dan/atau portofolio Disetor Penuh 22.656.999.445 453.139.988.900 100,00% ii. Penyewaan jaringan IBS
Rasio top tier revenue minimum 50% 85,3% sites mereka, dan penambahan kolokasi. Sumber likuiditas utama Grup Tower Bersama Saham Dalam Portepel 49.443.600.555 988.872.011.100 Grup Tower Bersama memiliki dan mengoperasikan IBS pada pusat perbelanjaan
Fasilitas pinjaman revolving PT KEB Hana Bank Indonesia adalah kas yang diterima dari pelanggan, pinjaman bank serta surat utang. Grup Tower Catatan: dan gedung perkantoran. Dengan pengecualian terhadap pelanggaran (breach) dan
Bersama saat ini mengandalkan arus kas dari kegiatan operasi dan pinjaman bank untuk (1) Perhitungan berdasarkan hak suara. kebangkrutan (solvency), perjanjian sewa tidak dapat dibatalkan.
Debt Service Coverage Ratio minimum 2x 2,0x mendanai kegiatan operasi, konstruksi sites baru dan akuisisi perusahaan penyewaan
Debt to Equity Ratio maksimum 2x 0,6% menara dan/atau portofolio sites mereka. Pada tanggal 31 Desember 2024, Grup Tower Pengurusan dan Pengawasan Portofolio Sites Telekomunikasi Grup Tower Bersama
Rasio Debt to EBITDA maksimum 3,5x 2,7x Bersama memiliki sumber likuiditas material yang belum digunakan sebesar US$292,0 juta Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 40 tanggal 10 Juni 2025, yang dibuat Grup Tower Bersama telah menambah jumlah sites telekomunikasi dan jumlah penyewaan
dan Rp7.245,6 miliar, yang terdiri dari (i) sumber likuiditas internal dalam bentuk kas dan di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan melalui kombinasi pembangunan menara build-to-suit, akuisisi aset dan/atau perusahaan
Rasio top tier revenue minimum 30% 85,3% kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan
setara kas sebesar Rp1.481,9 miliar; dan (ii) sumber likuiditas eksternal dalam bentuk fasilitas penyewaan menara dan meningkatkan rasio kolokasi. Per 31 Desember 2024, Grup Tower
Fasilitas pinjaman revolving PT Bank QNB Indonesia Tbk (“Bank QNB”) pinjaman yang belum dicairkan sebesar US$292,0 juta dan Rp5.763,7 miliar. No. AHU-AH.01.09-0297393 tanggal 12 Juni 2025 dan didaftarkan pada Daftar Perseroan Bersama telah mengoperasikan sekitar 23.892 sites telekomunikasi, yang terdiri dari 23.778
Debt Service Coverage Ratio minimum 2x 2,0x Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa dengan memperhitungkan dana dari hasil dengan No. AHU-0129707.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 12 Juni 2025, susunan anggota sites menara telekomunikasi dan 114 jaringan IBS, dan Grup Tower Bersama memiliki 42.722
Debt to Equity Ratio maksimum 2x 0,6x Penawaran Umum ini, kas yang diharapkan akan dihasilkan dari kegiatan operasi dan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut : penyewaan pada sites telekomunikasi.
sumber keuangan yang saat ini tersedia untuk Grup Tower Bersama, Grup Tower Bersama Dewan Komisaris Menara Telekomunikasi Built-to-Suit
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN memiliki likuiditas yang cukup untuk kebutuhan modal kerja, kewajiban pembayaran utang Presiden Komisaris : Edwin Soeryadjaya
Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa kemampuan Grup Tower Bersama untuk
dan kebutuhan akan kas lainnya untuk saat ini dan 12 bulan ke depan. Jika nantinya likuiditas Komisaris : Verena Lim melaksanakan pembangunan menara telekomunikasi build-to-suit secara tepat waktu,
Analisis dan pembahasan yang disajikan dalam bab ini harus dibaca bersama-sama dengan Grup Tower Bersama tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan belanja Komisaris Independen : Ludovicus Sensi Wondabio
“Ikhtisar Data Keuangan Penting” dan laporan keuangan konsolidasian Perseroan beserta termasuk kemampuan Site Acquisition (“SITAC”), Civil Mechanical Electrical (CME) dan
modal, Grup Tower Bersama akan berusaha untuk mendapatkan fasilitas pinjaman baru Komisaris Independen : Heri Sunaryadi pemenuhan perizinan merupakan komponen penting dalam memperoleh dan menyelesaikan
catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang tercantum dalam Prospektus. Informasi maupun mengakses pendanaan dari pasar modal. Kemampuan Grup Tower Bersama untuk Direksi
keuangan yang disajikan berikut bersumber dari laporan keuangan konsolidasian, yang memperoleh pendanaan yang memadai, termasuk fasilitas pinjaman baru, untuk memenuhi pekerjaan build-to-suit. Grup Tower Bersama pada umumnya berusaha untuk membangun
terdiri dari laporan keuangan Perseroan, disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Presiden Direktur : Herman Setya Budi menara build-to-suit dengan kapasitas kolokasi optimal sesuai dengan persetujuan warga
kebutuhan belanja modal, kewajiban kontraktual, dan membayar utang dan bunga dapat
Akuntansi Keuangan di Indonesia. dibatasi oleh kondisi keuangan dan hasil operasi Grup Tower Bersama serta likuiditas pasar Wakil Presiden Direktur : Hardi Wijaya Liong dan pembuat peraturan. Untuk seluruh menara yang dibangun Grup Tower Bersama dengan
keuangan domestik dan operasional. Perseroan tidak dapat menjamin bahwa Perseroan akan Direktur : Budianto Purwahjo skema build-to-suit, Grup Tower Bersama mempertahankan hak kepemilikan serta hak
Informasi keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2024 eksklusif untuk melakukan kolokasi dengan penyewa baru pada menara tersebut.
berhasil memperoleh pendanaan dengan persyaratan yang dapat diterima oleh Perseroan. Direktur : Helmy Yusman Santoso
dan 2023, serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut yang disajikan
pada tabel di bawah ini diambil dari: Direktur : Dr. Leonardus Wahyu Wasono Mihardjo Seluruh proses sejak diterimanya surat perintah kerja sampai dengan penyelesaian konstruksi
Sampai dengan tanggal Prospektus Ringkas ini diterbitkan, tidak terdapat pembatasan
terhadap kemampuan Perusahaan Anak untuk mengalihkan dana kepada Perseroan Keterangan Tentang Perusahaan Anak menara build-to-suit diperkirakan membutuhkan waktu 90 sampai 120 hari. Realisasi waktu
(i) Laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember
2024 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah diaudit oleh KAP yang dapat berdampak terhadap kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban Pada tanggal Prospektus Ringkas ini diterbitkan, Perseroan memiliki penyertaan secara yang dibutuhkan dan langkah-langkah yang harus diikuti dapat bervariasi bergantung pada
Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited) berdasarkan pembayaran tunai. Kegiatan usaha Grup Tower Bersama juga tidak memiliki modal kerja langsung dan tidak langsung pada 21 Perusahaan Anak dan 2 (dua) Perusahaan Asosiasi, penyewa, dan lokasi dari sites tersebut dan hal yang teridentifikasi pada saat proses SITAC.
standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor yang menimbulkan risiko khusus. sebagai berikut : Kegiatan Pemasaran dan Penjualan
independen No. 01583/2.1032/AU.1/06/1561-1/1/VI/2025 tanggal 13 Juni 2025 yang Sampai dengan tanggal Prospektus Ringkas ini diterbitkan, Perseroan tidak mengetahui Kepemilikan (%) Kegiatan pemasaran dan penjualan Grup Tower Bersama dijalankan oleh unit pemasaran
ditandatangani oleh Benediktio Salim, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP.1561) adanya kecenderungan, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau Tahun Tahun kepada operator-operator telekomunikasi, yang seluruhnya terpusat di Jakarta. Unit
dengan opini tanpa modifikasi dan mencantumkan: (i) paragraf “Hal Audit Utama” yang ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang Nama Penyertaan Tahun Operasi Secara Secara Tidak
No. Perusahaan Kegiatan Usaha(1) Domisili Perseroan Pendirian Komersial Langsung Langsung pemasaran senantiasa berusaha untuk meningkatkan hubungan dengan operator
menjelaskan: (a) alasan revaluasi menara telekomunikasi merupakan hal yang KAP material terhadap likuiditas Grup Tower Bersama. telekomunikasi besar serta pengetahuan Grup Tower Bersama terhadap rencana dan
pertimbangkan sebagai hal paling signifikan dalam audit kami atas periode kini dan Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perusahaan Anak kebutuhan operator telekomunikasi untuk melakukan perluasan cakupan jaringan dan
oleh karena itu merupakan hal audit utama, (b) prosedur audit yang telah KAP lakukan 1. PT Telenet KBLI No. 42206 Jakarta 2004 1999 1999 99,50% - peningkatan kapasitas di seluruh Indonesia. Tujuan dari unit pemasaran adalah untuk
untuk merespons hal audit utama tersebut, dan (c) rujukan pada catatan atas laporan Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi terdiri dari kas yang diterima dari
pelanggan, pembayaran kas ke karyawan, pembayaran kas ke pemasok, dan arus kas Internusa (Konstruksi Sentral Selatan mengidentifikasi peluang bisnis dari kemampuan build-to-suit dan portofolio menara, dan
keuangan yang menjelaskan hal audit utama tersebut, serta (ii) paragraf “Hal-Hal Lain” (“TI”) Telekomunikasi) IBS yang telah ada sehingga dapat meningkatkan jumlah sites build-to-suit dan kolokasi.
yang menjelaskan: (i) tujuan penerbitan laporan auditor independen atas Laporan masuk dan keluar yang berasal dari penerimaan penghasilan bunga, pembayaran pajak
penghasilan, dan penerimaan dari pengembalian tagihan pajak penghasilan. 2. PT United KBLI No. 42206 Jakarta 2005 2004 2004 99,90% 0,10% Dengan demikian, penyebaran geografis portofolio sites telekomunikasi Grup Tower Bersama
Keuangan Konsolidasian Auditan, dan (ii) penerbitan kembali laporan auditor independen Towerindo (Konstruksi Sentral Selatan melalui TB akan selalu mengikuti kebutuhan operator telekomunikasi di Indonesia.
atas Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan sehubungan dengan penerbitan kembali Pada tahun 2024, arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi Grup Tower Bersama
mengalami peningkatan sebesar 17,1% menjadi Rp5.129,5 miliar dari sebelumnya Rp4.381,6 (“UT”) Telekomunikasi) Persaingan Usaha
Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan; dan
miliar pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan dari pelanggan 3. PT Batavia KBLI No. 42206 Jakarta 2005 2005 2006 - 89,90% Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa persaingan pada industri penyewaan menara
(ii) Laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember Towerindo (Konstruksi Sentral Selatan melalui UT
2023 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah diaudit oleh KAP sebesar 14,5% menjadi Rp7.294,4 miliar dari sebelumnya Rp6.371,1 miliar pada tahun telekomunikasi di Indonesia terutama bergantung pada lokasi menara dan hubungan dengan
2023. Kenaikan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan pembayaran kas ke pemasok (“BT”) Telekomunikasi) dan 10,10% operator telekomunikasi, serta kualitas dan ketinggian menara. Disamping itu, persaingan
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan standar audit yang ditetapkan melalui TB
oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 00515/2.1068/ sebesar 47,0% menjadi Rp1.005,2 miliar dari sebelumnya Rp684,0 miliar pada tahun 2023. usaha juga dipengaruhi oleh jumlah portofolio sites, harga, manajemen operasional dan jasa
AU.1/06/0117-2/1/VI/2025 tanggal 13 Juni 2025 yang ditandatangani oleh E. Wisnu Susilo Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi 4. PT Tower KBLI No. 42206 Jakarta 2006 2006 2006 99,99% 0,01% layanan tambahan yang dapat ditawarkan kepada penyewa.
Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. 0117) dengan opini tanpa Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi terutama terdiri dari penambahan Bersama (Konstruksi Sentral Selatan melalui TO Grup Tower Bersama utamanya bersaing dengan PT Sarana Menara Nusantara Tbk
modifikasian. aset tetap termasuk akuisisi sites telekomunikasi, penambahan properti investasi, (“TB”) Telekomunikasi), KBLI (“Protelindo”) dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (“Mitratel”), suatu perusahaan
penambahan aset hak guna dan penambahan aset keuangan. No. 61100 (Aktivitas penyewaan menara telekomunikasi yang memiliki skala yang sebanding, dan beberapa
Pembahasan ini dapat mengandung pernyataan yang menggambarkan keadaan di masa Telekomunikasi Dengan
mendatang (forward looking statement) dan merefleksikan pandangan Perseroan saat ini Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi adalah sebesar Rp2.525,4 miliar perusahaan penyewaan menara telekomunikasi yang lebih kecil. Berdasarkan data yang
Kabel), KBLI No. 68111 diperoleh dari situs web Protelindo dan Mitratel, Protelindo mengoperasikan sekitar 35.400
berkenaan dengan peristiwa dan kinerja keuangan di masa mendatang yang hasil aktualnya dan Rp2.745,7 miliar masing-masing pada tahun 2024 dan 2023, yang terutama terdiri dari (Real Estate Yang Dimiliki
dapat berbeda secara material sebagai akibat dari faktor-faktor yang telah diuraikan pada penambahan aset tetap, penambahan aset hak guna, pembelian saham, dan pembelian sites dengan jumlah penyewaan sebanyak 58.035 dan Mitratel mengoperasikan 39.404 sites
Sendiri Atau Disewa), dengan jumlah penyewaan sebanyak 59.868 per 31 Desember 2024. Persaingan tersebut
Prospektus mengenai Faktor Risko. aset keuangan. KBLI No. 61921 (Internet
Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini khususnya dalam hal menjalin hubungan jangka panjang dengan operator telekomunikasi
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Service Provider) terbesar di Indonesia, rekam jejak layanan dan kepuasan penyewa terhadap Grup Tower
dapat sedikit berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatik. Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan terutama terdiri dari arus kas 5. PT Towerindo KBLI No. 42206 Jakarta 2011 2009 2009 0,02% 99,98% Bersama. Dengan lokasi sites Grup Tower Bersama yang berada di wilayah padat penduduk
Faktor yang Memengaruhi Kondisi Keuangan dan Hasil Operasional Perseroan dari penerimaan dari utang bank dan penerbitan utang obligasi, dan kas yang dibayarkan Konvergensi (Konstruksi Sentral Selatan melalui TB di mana operator telekomunikasi memperoleh lalu lintas komunikasi pelanggan yang tinggi,
Kondisi keuangan dan hasil operasional Grup Tower Bersama telah dan akan terus untuk utang bank dan utang obligasi, dan pembayaran bunga dan biaya utang bank dan (“TK”) Telekomunikasi) Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa sebagian besar dari pelanggan Grup Tower
dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, termasuk berikut ini: (i) kualitas kredit dari utang obligasi. 6. PT Prima KBLI No. 42206 Jakarta 2009 2003 2003 0,01% 99,99% Bersama akan memperpanjang perjanjian sewanya pada akhir masa perjanjian untuk
pelanggan Perseroan; (ii) perubahan dalam jumlah penyewaan dan rasio kolokasi; (iii) beban Pada tahun 2024, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan mengalami Media Selaras (Konstruksi Sentral Selatan melalui TB mengurangi gangguan pada cakupan layanan di wilayah tersebut, menghindari potensi
bunga; (iv) belanja modal; (v) perpajakan; (vi) regulasi Pemerintah; dan (vii) perubahan peningkatan sebesar 7,5% menjadi Rp1.929,1 miliar dari sebelumnya Rp1.794,1 miliar pada (“PMS”) Telekomunikasi) kehilangan pendapatan dan juga mencegah timbulnya biaya-biaya terkait proses relokasi
keadaan ekonomi Indonesia dan teknologi baru. tahun 2023, terutama digunakan untuk pembayaran utang bank dan utang obligasi sebesar 7. PT Mitrayasa KBLI No. 42206 Jakarta 2011 2004 2004 - 70,00% peralatan antena.
Hasil Kegiatan Operasional Rp24.392,0 miliar dan pembayaran bunga dan biaya utang bank dan utang obligasi sebesar Sarana (Konstruksi Sentral Selatan melalui TB
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun Rp2.048,0 miliar. Pembayaran tersebut terutama diperoleh dari penerimaan dari utang bank Informasi Telekomunikasi) dan 30,00% PERPAJAKAN
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp21.690,7 miliar dan penerbitan utang obligasi sebesar Rp4.700,0 miliar. (“Mitrayasa”) melalui SKP
Pendapatan. Pendapatan naik sebesar 3,4% menjadi Rp6.867,4 miliar pada tahun 2024 dari Belanja Modal 8. PT Metric KBLI No. 64200 (Aktivitas Jakarta 2010 2010 2010 98,74% 1,26% CALON PEMBELI OBLIGASI DAN/ATAU SUKUK IJARAH DALAM PENAWARAN
sebelumnya Rp6.640,6 miliar pada tahun 2023, sejalan dengan peningkatan penyewaan Secara historis Perseroan membiayai belanja modal melalui kombinasi antara arus kas Solusi Perusahaan Holding) Selatan melalui TB UMUM OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI
organik. Jumlah sites telekomunikasi Grup Tower Bersama meningkat menjadi 23.892 per operasi dan pinjaman jangka panjang dan jangka pendek. Belanja modal Perseroan meliputi Integrasi DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN
31 Desember 2024 dari 22.475 per 31 Desember 2023, dan jumlah penyewaan meningkat antara lain penambahan aset tetap, terutama menara telekomunikasi, aset hak guna, properti (“MSI”) YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA OBLIGASI/CICILAN IMBALAN IJARAH,
menjadi 42.722 per 31 Desember 2024 dari 41.227 per 31 Desember 2023. Rasio kolokasi investasi, dan pembelian saham. Perseroan mencatatkan biaya belanja modal ini dalam 9. PT Solu KBLI No. 42206 Jakarta 2010 1999 1999 - 99,71% PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN
Grup Tower Bersama turun dari 1,84x per 31 Desember 2023 menjadi 1,79x per tanggal posisi keuangan Perseroan pada saat diselesaikannya pembangunan. Belanja modal Grup Sindo Kreasi (Konstruksi Sentral selatan melalui MSI CARA LAIN ATAS OBLIGASI DAN/ATAU SUKUK IJARAH YANG DIBELI MELALUI
31 Desember 2024. Tower Bersama pada tahun 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp2.535,2 miliar dan Pratama Telekomunikasi) PENAWARAN UMUM OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH INI.
Beban pokok pendapatan. Beban pokok pendapatan naik sebesar 2,0% menjadi Rp1.941,2 Rp2.740,2 miliar. (“SKP”)
miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp1.902,4 miliar pada tahun 2023, terutama
disebabkan oleh kenaikan penyusutan aset hak-guna dan penyusutan serat optik.
Penjelasan lebih lengkap mengenai analisis dan pembahasan manajemen dapat dilihat
dalam Prospektus.
10. PT Tower One KBLI No. 64200 (Aktivitas Jakarta 2007 2006 2006 99,90% - PENJAMINAN EMISI OBLIGASI DAN
(“TO”) Perusahaan Holding) Selatan
Penyusutan menara. Beban penyusutan menara naik sebesar 1,0% menjadi Rp804,8 11. PT Bali KBLI No. 42206 Jakarta 2008 2003 2003 0,01% 99,99% SUKUK IJARAH
miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp796,5 miliar pada tahun 2023, terutama FAKTOR RISIKO Telekom (Konstruksi Sentral Selatan melalui TO Metode Penentuan Jumlah Pokok Obligasi dan Sisa Imbalan Ijarah, serta Tingkat Sukuk
disebabkan oleh kenaikan jumlah sites menara telekomunikasi dan penyewaan. Berikut adalah risiko material yang disusun berdasarkan bobot risiko dan dimulai dari risiko (“Balikom”) Telekomunikasi) bunga Obligasi dan Cicilan Imbalan Ijarah
Penyusutan aset hak-guna. Beban penyusutan aset hak-guna naik sebesar 3,5% menjadi utama yang dihadapi Grup Tower Bersama dalam menjalankan kegiatan usahanya yang 12. PT Triaka KBLI No. 42206 Jakarta 2009 2009 2009 90,00% 10,00%
Rp465,8 miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp449,9 miliar pada tahun 2023, Jumlah Pokok Obligasi dan Sisa Imbalan Ijarah ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan
dapat memengaruhi kinerja maupun harga Obligasi dan Sukuk Ijarah baik secara langsung Bersama (Konstruksi Sentral Selatan melalui TB dan negosiasi antara Perseroan dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah,
terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah sites menara telekomunikasi. maupun tidak langsung: (“Triaka”) Telekomunikasi) dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan parameter, yaitu hasil Penawaran Awal
Perbaikan dan pemeliharaan. Beban perbaikan dan pemeliharaan naik sebesar 0,03% A. Risiko utama yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha 13. PT Solusi KBLI No. 42206 Jakarta 2011 2011 2012 70,03% 29,97% (bookbuilding), kondisi pasar untuk obligasi dan sukuk, benchmark terhadap obligasi
menjadi Rp301,4 miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp301,3 miliar pada tahun 2023. Perseroan Menara (Konstruksi Sentral Selatan melalui SKP Pemerintah (sesuai jatuh tempo masing-masing seri Obligasi dan Sukuk Ijarah), dan risk
Penyusutan serat optik. Beban penyusutan serat optik naik sebesar 11,3% menjadi • Perseroan sebagai perusahaan holding bergantung pada pembayaran dari Indonesia Telekomunikasi) premium (sesuai dengan peringkat Obligasi dan Sukuk Ijarah).
Rp135,8 miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp122,0 miliar pada tahun 2023, sejalan Perusahaan Anak. (“SMI”)
dengan meningkatnya pemasangan kabel serat optik. B. Risiko usaha yang bersifat material baik secara langsung maupun tidak langsung 14. TBG Global Perusahaan investasi Singapura 2013 2013 2013 100,00% - LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG
Keamanan. Beban keamanan turun sebesar 1,5% menjadi Rp54,1 miliar pada tahun yang dapat memengaruhi hasil usaha dan kondisi keuangan Grup Tower Bersama Pte. Ltd.
2024 dari sebelumnya Rp55,0 miliar pada tahun 2023. (“TBGG”) Lembaga dan Profesi Penunjang yang berpartisipasi dalam rangka Penawaran Umum
• Pendapatan Grup Tower Bersama bergantung pada pendapatan sewa jangka panjang Obligasi dan Sukuk Ijarah ini adalah sebagai berikut:
Amortisasi perizinan. Amortisasi perizinan turun sebesar 23,0% menjadi Rp50,7 miliar dari pelanggan. 15. PT Menara KBLI No. 42206 Jakarta 2013 2013 belum 99,99% 0,01%
pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp65,8 miliar pada tahun 2023, terutama disebabkan • Sejumlah besar pendapatan Grup Tower Bersama berasal hanya dari beberapa Bersama (Konstruksi Sentral Selatan beroperasi melalui TB Konsultan Hukum : Indrawan Darsyah Santoso
oleh efisiensi biaya perizinan selama tahun 2024. operator telekomunikasi. Terpadu Telekomunikasi) Akuntan Publik : Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young
Asuransi. Beban asuransi naik sebesar 5,3% menjadi Rp39,2 miliar pada tahun 2024 • Penggabungan usaha atau konsolidasi dapat terjadi di antara para pelanggan Grup (“MBT”) Global Limited)
dari sebelumnya Rp37,3 miliar pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh peningkatan Tower Bersama. 16. PT Jaringan KBLI No. 42206 Jakarta 2016 2015 2016 0,08% 83,36% Notaris : Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
jumlah penyewaan yang harus diasuransikan oleh Grup Tower Bersama. • Persaingan dalam industri penyewaan menara telekomunikasi dapat menyebabkan Pintar (Konstruksi Sentral Pusat melalui TB
Indonesia Telekomunikasi) Wali Amanat : PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Listrik. Beban listrik turun sebesar 6,1% menjadi Rp28,6 miliar pada tahun 2024 dari tekanan pada penentuan harga sewa.
• Grup Tower Bersama mungkin tidak berhasil menjalankan strategi pertumbuhan. (“JPI”) Pemeringkat Efek : PT Fitch Ratings Indonesia
sebelumnya Rp30,4 miliar pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh menurunnya
pemaikaian listrik yang menjadi beban Grup Tower Bersama. • Grup Tower Bersama memiliki utang dalam jumlah besar. 17. PT Gihon KBLI No. 42206 Jakarta 2018 2001 2001 50,43% - Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Obligasi
• Grup Tower Bersama mungkin mencatatkan tambahan utang. Telekomunikasi (Konstruksi Sentral Barat dan Sukuk Ijarah ini menyatakan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan
Penyusutan menara bergerak. Beban penyusutan menara bergerak turun sebesar 4,3% sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.
menjadi Rp12,9 miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp13,5 miliar pada tahun 2023. • Beban keuangan yang tinggi dapat menekan marjin Grup Tower Bersama. Indonesia Tbk Telekomunikasi)
• Kenaikan beban operasi dapat mengurangi marjin operasi. (“GHON”)
Lainnya. Beban lainnya naik sebesar 56,3% menjadi Rp47,9 miliar pada tahun 2024 dari
• Menara yang dioperasikan Grup Tower Bersama di beberapa lokasi tidak memiliki 18. PT Visi KBLI No. 64200 (Aktivitas Jakarta 2018 1995 1995 51,09% - PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN
sebelumnya Rp30,7 miliar pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh kenaikan biaya
perangkat FTTH, biaya perjalanan dinas untuk mengunjungi sites, kenaikan biaya pajak izin.
• Grup Tower Bersama mungkin mendapat penentangan dari masyarakat setempat
Telekomunikasi Perusahaan Holding)
Infrastruktur
Selatan FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI DAN
bumi dan bangunan atas sites menara telekomunikasi, serta iuran dan donasi.
di beberapa lokasi menara. Tbk (“GOLD”) SUKUK IJARAH
Laba bruto. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba bruto Grup Tower • Grup Tower Bersama mungkin tidak mampu memperpanjang atau memperbaharui
Bersama naik sebesar 4,0% menjadi Rp4.926,2 miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya 19. PT Permata KBLI No. 42206 Jakarta 2018 2013 2013 - 99,99% Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi/Formulir Pemasanan Pembelian
sewa lahan, atau melindungi hak-hak Grup Tower Bersama atas tanah di tempat Karya Perdana (Konstruksi Sentral Selatan melalui
Rp4.738,2 miliar pada tahun 2023. berdirinya menara telekomunikasi. Sukuk Ijarah dapat diperoleh selama Masa Penawaran Umum yaitu pada tanggal 1 Juli
(“PKP”) Telekomunikasi), KBLI GOLD
Beban usaha. Beban usaha naik sebesar 20,5% menjadi Rp607,4 miliar pada tahun 2024 • Revaluasi atas aset tetap menara telekomunikasi Grup Tower Bersama dapat berubah- No. 61100 (Aktivitas 2025 sampai dengan 3 Juli 2025, pada kantor dan/atau dengan cara mengirimkan e-mail
dari sebelumnya Rp504,2 miliar pada tahun 2023, terutama dikarenakan oleh kenaikan ubah. Telekomunikasi dengan kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah dan Penjamin Emisi Obligasi
beban gaji dan tunjangan, penyusutan dan beban manfaat karyawan. Beban gaji dan • Teknologi baru dapat menyebabkan para calon pelanggan menjadi kurang tertarik Kabel) dan Sukuk Ijarah:
tunjangan naik sebesar 12,1% menjadi Rp351,9 miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya untuk menyewa tower space dari Grup Tower Bersama. PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH
Rp314,0 miliar pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh kenaikan gaji pokok tahunan 20. PT Unicom KBLI No. 61100 (Aktivitas Jakarta 2022 2020 2021 - 80,00%
• Grup Tower Bersama mungkin tidak dapat mendeteksi dan mencegah tindakan Muda Utama Telekomunikasi dengan Barat melalui UT
dan tunjangan. Beban penyusutan meningkat sebesar 76,4% menjadi Rp68,9 miliar pada penyuapan atau penyalahgunaan lain yang dilakukan oleh karyawan Grup Tower PT Indo Premier Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
tahun 2024 dari sebelumnya Rp39,0 miliar pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh (“Unicom”) Kabel) Pacific Century Place, lantai 16 Gedung Artha Graha, lantai 18 & 19
Bersama, perwakilan, agen, pelanggan atau pihak ketiga lainnya.
peningkatan pembangunan menara telekomunikasi dan serat optik. Beban manfaat karyawan • Grup Tower Bersama dapat memiliki tanggung jawab hukum dalam undang-undang 21. PT Global KBLI No. 61100 (Aktivitas Tangerang 2023 2018 2021 - 80,00% SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 -53
naik sebesar 151,0% menjadi Rp25,4 miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp10,1 lingkungan hidup. Patra Telekomunikasi dengan Selatan melalui Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
miliar pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh penambahan manfaat yang diterima Sinertama Kabel) GHON Jakarta 12190 Telp: (62 21) 2924 9088
• Menara-menara Grup Tower Bersama dapat terkena dampak bencana alam dan (“GPS”)
oleh karyawan di masa depan. kerusakan yang tidak terduga. Telp: (62 21) 5088 7168 Faks: (62 21) 2924 9168
Laba usaha. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba usaha Grup Tower • Keberhasilan Grup Tower Bersama bergantung pada kemampuan dalam menarik dan Perusahaan Asosiasi Faks: (62 21) 5088 7167 E-mail : FIT@trimegah.com
Bersama naik sebesar 2,0% menjadi Rp4.318,8 miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya mempertahankan para personil penting. 1. PT Telinco KBLI No. 42206 Kabupaten 2024 2023 2024 - 46,67% E-mail : fixed.income@ipc.co.id www.trimegah.com
Rp4.234,1 miliar pada tahun 2023. • Persepsi mengenai risiko-risiko kesehatan yang ditimbulkan dari emisi radio dapat Networks (Konstruksi Sentral Tangerang melalui MSI www.indopremier.com
Pendapatan lain. Pendapatan lain naik sebesar 1.588,4% menjadi Rp38,0 miliar pada tahun terus meningkat. Indonesia Telekomunikasi),
2024 dari sebelumnya Rp2,2 miliar pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh pemulihan (“Telinco”) KBLI No. 42101 PT CIMB Niaga Sekuritas PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
C. Risiko umum Graha CIMB Niaga, lantai 25 DBS Bank Tower, Ciputra World 1, lantai 32
atas pengakuan berdasarkan kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya pada akhir (Konstruksi Bangunan
• Perubahan ekonomi domestik, regional, dan global yang material. Sipil Jalan) Jl. Jend. Sudirman Kav. 58 Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
periode pelaporan.
• Depresiasi atau volatilitas nilai Rupiah. Jakarta 12190 Jakarta 12940
Beban lain. Beban lain naik sebesar 265,5% menjadi Rp222,2 miliar pada tahun 2024 dari • Dari waktu ke waktu, Grup Tower Bersama mungkin terlibat dalam perselisihan hukum 2. PT Ciptajaya KBLI No. 33119 (Reparasi Kabupaten 2024 2006 2006 - 40,00%
sebelumnya Rp60,8 miliar pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh penurunan nilai wajar Sejahtera Produk Logam Pabrikasi Tangerang melalui MSI Telp : (62 21) 5084 7847 Telp: (62 21) 3003 4945
dan litigasi lainnya sehubungan dengan kegiatan usahanya. Faks : - Faks: (62 21) 3003 4944
menara telekomunikasi, penurunan nilai persediaan, beban pajak penghasilan dari periode Abadi (“CSA”) Lainnya), KBLI No. 63111
• Bisnis Grup Tower Bersama tunduk pada berbagai peraturan yang diterbitkan (Aktivitas Pengolahan E-mail : jk.dcmproject@cimbniaga-ibk.co.id E-mail : corporate.finance@dbs.com
sebelumnya, amortisasi aset tidak berwujud dan kerugian atas pembongkaran menara. Pemerintah dan perubahan-perubahannya di masa mendatang.
Pendapatan keuangan. Pendapatan keuangan naik sebesar 52,8% menjadi Rp31,0 miliar Data), KBLI No. 46599 www.dbsvickers.com.id
• Grup Tower Bersama tunduk pada ketentuan negara lain atau peraturan internasional (Perdagangan Besar
pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp20,3 miliar pada tahun 2023, terutama sebagai akibat sehubungan dengan penerbitan surat utang berdenominasi Dolar Amerika Serikat. PT UOB Kay Hian Sekuritas PT BNI Sekuritas
saldo kas dan bank rata-rata yang lebih tinggi selama tahun 2024 dan penambahan piutang Mesin, Peralatan, dan
D. Risiko bagi investor Perlengkapan Lainnya), UOB Plaza Thamrin Nine, lantai 36 Sudirman Plaza, Indofood Tower, lantai 16
asosiasi. Jl M.H. Thamrin Kav. 8-10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78
• Risiko tidak likuidnya Obligasi dan Sukuk Ijarah yang ditawarkan dalam Penawaran KBLI No. 78300
Beban keuangan utang bank dan obligasi. Beban keuangan utang bank dan obligasi naik Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah ini antara lain dikarenakan tujuan pembelian Obligasi (Penyediaan Sumber Jakarta 10230 Jakarta 12910
sebesar 10,3% menjadi Rp1.871,2 miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp1.696,3 miliar, dan Sukuk Ijarah sebagai investasi jangka panjang. Daya Manusia dan Telp : (62 21) 2993 3888 Telp : (62 21) 2554 3946
sejalan dengan perolehan utang bank baru. • Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan Manajemen Fungsi Faks : (62 21) 230 0238 Faks : -
Beban keuangan lain. Beban keuangan lain naik sebesar 37,0% menjadi Rp177,1 miliar pada pembayaran Bunga Obligasi/Cicilan Imbalan Ijarah dan pelunasan Pokok Obligasi/ Sumber Daya Manusia), E-mail : fixedincome@uobkayhian.com E-mail : dcm@bnisekuritas.co.id
tahun 2024 dari sebelumnya Rp129,2 miliar pada tahun 2023, sejalan dengan perolehan pembayaran kembali Sisa Imbalan Ijarah pada waktu yang telah ditetapkan, atau KBLI No.70209 (Aktivitas www.uobkayhian.co.id www.bnisekuritas.co.id
utang bank baru. kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam kontrak Konsultasi Manajemen
Lainnya), KBLI No. 33111 PT RHB Sekuritas Indonesia PT BCA Sekuritas
Laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan Obligasi dan Sukuk Ijarah sebagai akibat dari memburuknya kinerja dan perkembangan Revenue Tower, lantai 10 & 11 Menara BCA - Grand Indonesia, lantai 41
di atas, laba Grup Tower Bersama sebelum pajak final dan pajak penghasilan turun sebesar usaha Grup Tower Bersama. (Reparasi Produk Logam
Siap Pasang Untuk District 8, SCBD Lot 13 Jl. M.H. Thamrin No. 1
10,7% menjadi Rp2.117,3 miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp2.370,2 miliar pada Penjelasan lebih lengkap mengenai faktor risiko dapat dilihat pada Prospektus.
tahun 2023. Bangunan, Tangki, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 10310
MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SEMUA RISIKO USAHA MATERIAL Tandon Air dan Generator Jakarta 12910 Telp : (62 21) 2358 7222
Beban pajak final. Beban pajak final naik sebesar 13,3% menjadi Rp640,7 miliar pada tahun Uap), KBLI No. 62024 Telp : (62 21) 5093 9868 Faks : (62 21) 2358 7250/7290/7300
2024 dari sebelumnya Rp565,7 miliar pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh kenaikan YANG DIHADAPI OLEH GRUP TOWER BERSAMA DALAM MELAKSANAKAN
KEGIATAN USAHA TELAH DIUNGKAPKAN DAN DISUSUN BERDASARKAN (Aktivitas Konsultasi dan Faks : (62 21) 5093 9859 E-mail : dcm@bcasekuritas.co.id
porsi pendapatan sewa menara dari kontrak penyewaan yang ditandatangani pada atau Perancangan Internet
setelah 2 Januari 2018, di mana tarif pajak penghasilan final sebesar 10% dari nilai bruto BERDASARKAN BOBOT DARI DAMPAK MASING-MASING RISIKO TERHADAP E-mail : rhbosk.id.fixedincome@rhbgroup.com www.bcasekuritas.co.id
KEGIATAN USAHA DAN KINERJA KEUANGAN GRUP TOWER BERSAMA DALAM of Things [IoT]), KBLI www.rhbtradesmart.co.id
sewa dibebankan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 2017 tentang Pajak No. 42101 (Konstruksi
Penghasilan atas Penghasilan dari Persewaan Tanah dan/atau Bangunan (“PP No. 34/2017”), PROSPEKTUS. PENJAMIN EMISI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH
Bangunan Sipil Jalan),
yang mulai diterapkan pada bulan Januari 2018. KBLI No. 43212 (Instalasi [Akan ditentukan kemudian]
Laba sebelum pajak penghasilan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL Telekomunikasi), KBLI
Grup Tower Bersama sebelum pajak penghasilan turun sebesar 18,2% menjadi Rp1.476,6
miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp1.804,5 miliar pada tahun 2023. LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN No. 43120 (Penyiapan
Lahan), KBLI No. 43213 SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK
Beban pajak penghasilan. Beban pajak penghasilan turun sebesar 70,7% menjadi Rp53,5
miliar pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp182,8 miliar pada tahun 2023.
Tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan
keuangan dan hasil usaha Perseroan dan Perusahaan Anak yang terjadi setelah tanggal
(Instalasi Elektronika),
KBLI No. 42206 MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT
Pajak kini. Beban pajak kini turun sebesar 36,6% menjadi Rp63,4 miliar pada tahun
2024 dari sebelumnya Rp100,0 miliar pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh
laporan Auditor Independen tertanggal 13 Juni 2025 atas laporan keuangan konsolidasian
Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, serta untuk tahun yang
(Konstruksi Sentral
Telekomunikasi) MENGENAI PENAWARAN UMUM INI MELALUI
meningkatnya porsi pendapatan sewa menara yang dikenakan pajak penghasilan yang
bersifat final sehubungan dengan penerapan PP No. 34/2017.
berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, sampai dengan Pernyataan Pendaftaran menjadi
Efektif, selain hal-hal sebagai berikut:
Catatan:
(1) kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan oleh masing-masing perusahaan.
INFORMASI YANG TERSAJI DALAM PROSPEKTUS
Names mentioned 77 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank QNB
p.1 ×3
unresolved
org
PT Banyan Mas
p.1 ×2
unresolved
person
Himijati Tandika
p.1
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.1
unresolved
org
PT Telekomunikasi Selular
p.1
unresolved
person
Hestyani Hassan
· Notaris
p.1
unresolved
person
Aulia Taufani
p.1
unresolved
person
Sutjipto
p.1
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1
unresolved
person
Jose Dima Satria
· Notaris
p.1 ×3
unresolved
person
Telekomunikasi Built-to-Suit
· Komisaris
p.1
unresolved
person
Dr. Leonardus Wahyu Wasono Mihardjo
p.1 ×2
unresolved
org
Young Global Limited
p.1
unresolved
person
Benediktio Salim
p.1
unresolved
org
PT Telenet
p.1
unresolved
org
PT United
p.1
unresolved
org
PT Batavia
p.1
unresolved
org
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
p.1
unresolved
person
Broto
p.1
unresolved
person
CPA
p.1
unresolved
org
PT Towerindo KBLI
p.1
unresolved
org
PT Prima
p.1
unresolved
org
PT Mitrayasa KBLI
p.1
unresolved
org
PT Metric
p.1
unresolved
org
PT Solu
p.1
unresolved
org
PT Tower One KBLI
p.1
unresolved
—
Telekom
p.1
unresolved
org
PT Triaka
p.1
unresolved
org
Pte. Ltd.
p.1
unresolved
org
PT Jaringan KBLI
p.1
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.1
unresolved
org
PT Gihon
p.1
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.1
unresolved
org
PT Permata KBLI
p.1
unresolved
org
PT Unicom
p.1
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas
p.1
unresolved
org
PT Telinco
p.1
unresolved
org
PT CIMB Niaga Sekuritas
p.1
unresolved
org
PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia C. Risiko
p.1
unresolved
org
PT Ciptajaya KBLI
p.1
unresolved
org
PT UOB Kay Hian Sekuritas
p.1
unresolved
person
H. Thamrin
p.1 ×2
unresolved
org
PT RHB Sekuritas Indonesia
p.1
unresolved
org
PT BCA Sekuritas Laba
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.