Skip to content
Back to announcement

20250616_WOMF_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31895348_lamp2.pdf

Other Text extracted WOMF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 22

Page 1
         INFORMASI TAMBAHAN DAN/ATAU PERBAIKAN ATAS INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
INFORMASI INI MERUPAKAN INFORMASI TAMBAHAN DAN/ATAU PERBAIKAN ATAS INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS YANG TELAH DIPUBLIKASIKAN PADA
TANGGAL 26 MEI 2025.
OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN
KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT
ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PT WAHANA OTTOMITRA MULTIARTHA TBK (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS
KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
INI.
PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN EFEK BERSIFAT UTANG TAHAP KE - II DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN EFEK BERSIFAT UTANG
YANG TELAH MENJADI EFEKTIF.




                                                       PT WAHANA OTTOMITRA MULTIARTHA TBK
                                                                      KEGIATAN USAHA UTAMA
                                       Pembiayaan Investasi, Pembiayaan Modal Kerja, Pembiayaan Multiguna dan Pembiayaan Syariah
                                                        Berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Utara, Indonesia
                                     KANTOR PUSAT                                                                         KANTOR PUSAT
                          Altira Office Tower, Lantai 32, 33, 35                           Per 31 Maret 2025, Perseroan memiliki 1 Kantor Pusat dan 181 Kantor Cabang
              Jl. Yos Sudarso Kav. 85, RT/RW. 0/0, Kelurahan Sunter Jaya                     (termasuk 46 Kantor Cabang yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan
            Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara 14350                 prinsip syariah) dan 31 Kantor selain Kantor Cabang (“KSKC”) yang tersebar di
                             Telp: (021) 2188 2400 (hunting)                              Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bangka dan
                                  Faks: (021) 2188 2420                                                                        Batam.
                                 Website: www.wom.co.id
                        E-mail: corporate_secretary@wom.co.id
                                              PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                                           OBLIGASI BERKELANJUTAN V WOM FINANCE
             DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR RP5.000.000.000.000,- (LIMA TRILIUN RUPIAH)

         BAHWA DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN:
                                 OBLIGASI BERKELANJUTAN V WOM FINANCE TAHAP II TAHUN 2025
                    DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR RP1.500.000.000.000,- (SATU TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, sebagai bukti utang kepada
Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi dan terdiri dari 2 (dua) seri Obligasi yang ditawarkan sebagai berikut:

Seri A         :     Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp595.000.000.000,- (lima ratus sembilan puluh lima miliar Rupiah) dengan bunga dengan
                     tingkat bunga tetap sebesar 6,45% (enam koma empat lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender.
                     Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Pokok Obligasi Seri A pada saat tanggal jatuh tempo.

Seri B         :     Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp905.000.000.000,- (sembilan ratus lima miliar Rupiah) dengan bunga Obligasi sebesar
                     6,85% (enam koma delapan lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet
                     payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Pokok Obligasi Seri B pada saat tanggal jatuh tempo.

Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 24 September 2025, sedangkan Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-
masing Obligasi adalah pada tanggal 4 Juli 2026 untuk Obligasi Seri A, dan 24 Juni 2028 untuk Obligasi Seri B.

                   OBLIGASI BERKELANJUTAN V WOM FINANCE TAHAP III DAN TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.
                                                           PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN SUATU JAMINAN KHUSUS, NAMUN DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN
BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB
UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAIN BAIK YANG ADA
SEKARANG MAUPUN DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH
ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN.

PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI
SEJAK SATU TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. DALAM HAL PERSEROAN TELAH MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI
MAKA PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT SEBAGAI PELUNASAN ATAU SEBAGAI OBLIGASI YANG DIBELI KEMBALI
UNTUK DISIMPAN DAN YANG DI KEMUDIAN HARI DAPAT DIJUAL KEMBALI DAN/ATAU UNTUK DIBERLAKUKAN SEBAGAI PELUNASAN. KETERANGAN LEBIH LANJUT
MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN MENGENAI PENAWARAN UMUM.


RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO PEREKONOMIAN, DI MANA KONDISI PEREKONOMIAN MENJADI TANTANGAN UTAMA BAGI PERTUMBUHAN
INDUSTRI KEUANGAN SAAT INI DIKARENAKAN PERTUMBUHAN YANG TIDAK PASTI.

RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA
LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.

PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN
DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.

          DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT HUTANG JANGKA PANJANG DARI
                                                          PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
                                                                 Id AAA (TRIPLE A)
                   KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN

                         PENCATATAN ATAS OBLIGASI YANG DITAWARKAN INI AKAN DILAKUKAN PADA BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)
                                        PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI




                                         PT DBS Vickers Sekuritas                                                   PT Maybank Sekuritas               Trimegah Sekuritas
  PT BRI Danareksa Sekuritas                                                  PT KB Valbury Sekuritas
                                                Indonesia                                                           Indonesia (Terafiliasi)               Indonesia Tbk

                                             PENAWARAN OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)

                                                                            WALI AMANAT
                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                              Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 16 Juni 2025.
Page 2
                                                  JADWAL

Tanggal Efektif                                                         :                        21 Juni 2024
Masa Penawaran Umum                                                     :                   16 – 19 Juni 2025
Tanggal Penjatahan                                                      :                        20 Juni 2025
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan (“Tanggal Emisi”)                   :                        24 Juni 2025
Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik                           :                        24 Juni 2025
Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia                              :                        25 Juni 2025

                                           PERNYATAAN UTANG

Berdasarkan Laporan Keuangan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025,
Perseroan mempunyai liabilitas yang keseluruhannya berjumlah Rp5.033.073 juta, yang terdiri dari:

                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                            31 Maret*
 Keterangan
                                                                                               2025
  LIABILITAS
  Utang Bank
    Pihak Ketiga                                                                                  2.591.367
  Total Utang Bank                                                                                2.591.367
  Biaya yang Masih Harus Dibayar
    Pihak Ketiga                                                                                     37.057
    Pihak-pihak Berelasi                                                                              2.710
  Total Biaya yang Masih Harus Dibayar                                                               39.767
  Utang Pajak                                                                                        50.570
  Utang Lain-lain
    Pihak Ketiga                                                                                    134.446
    Pihak-pihak Berelasi                                                                             20.386
  Total Utang Lain-lain                                                                             154.832
  Liabilitas Sewa
    Pihak Ketiga                                                                                     30.275
    Pihak Berelasi                                                                                        -
  Total Liabilitas Sewa                                                                              30.275
  Utang Obligasi
    Pihak Ketiga                                                                                  1.682.630
    Pihak Berelasi                                                                                   93.903
  Total Utang Obligasi - Neto                                                                     1.776.533
  Liabilitas Imbalan Kerja                                                                          110.854
  Utang Subordinasi                                                                                 200.000
  Utang Dividen
    Pihak Ketiga                                                                                      5.904
    Pihak-pihak berelasi                                                                             72.971
  Total Utang Dividen                                                                                78.875
  TOTAL LIABILITAS                                                                                5.033.073
*) Tidak diaudit

Tidak terdapat pembatasan-pembatasan (negative covenant) yang dapat merugikan hak-hak pemegang Obligasi,
sehingga tidak terdapat pencabutan dari pembatasan-pembatasan.

                                    IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Tabel-tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan berdasarkan Laporan
Keuangan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 (tidak diaudit) dan
2024 (direviu) dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023.

Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota dari Ernst & Young Global
Limited) (“KAP PSS”), sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen tanggal 18 Februari 2025 No.
00066/2.1032/AU.1/09/0703-4/1/II/2025 yang ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan Publik No. 0703)
dengan opini wajar tanpa modifikasian.
Page 3
LAPORAN POSISI KEUANGAN

                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                         31 Maret*              31 Desember
Keterangan
                                           2025            2024                2023
ASET
Kas Dan Setara Kas
Kas                                                6.645         5.640               5.012
Bank
  Pihak Ketiga                                   176.129       163.965             104.586
  Pihak Berelasi                                 270.059       370.611             234.169
Total Kas dan Setara Kas                         452.833       540.216             343.767
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                  (398)         (492)               (797)
Neto                                             452.435       539.724             342.970
Piutang Pembiayaan Multiguna
Piutang Pembiayaan Multiguna -                                                   4.858.515
Bruto                                        4.307.140       4.527.843
Pendapatan Pembiayaan Multiguna yang
  Belum Diakui                               (998.512)      (1.054.012)         (1.113.201)
Piutang Pembiayaan Multiguna                 3.308.628        3.473.831           3.745.314
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai            (134.950)        (130.986)           (151.691)
Neto                                         3.173.678        3.342.845           3.593.623
Piutang Pembiayaan Modal Kerja
Piutang Pembiayaan Modal Kerja -
  Bruto                                          815.729       621.028             625.549
Pendapatan Pembiayaan Modal Kerja
  yang Belum Diakui                          (172.767)       (119.266)            (110.347)
Piutang Pembiayaan Modal Kerja                 642.962         501.762              515.202
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai             (11.980)        (10.484)             (10.639)
Neto                                           630.982         491.278              504.563
Piutang Pembiayaan Investasi
Piutang Pembiayaan Investasi -   Bruto       3.142.287       3.061.539           2.634.560
Pendapatan Pembiayaan Investasi yang
  Belum Diakui                               (854.925)       (833.355)           (746.524)
Piutang Pembiayaan Investasi                 2.287.362       2.228.184           1.888.036
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai              (85.392)        (69.243)            (50.358)
Neto                                         2.201.970       2.158.941           1.837.678
Piutang Lain-lain
  Pihak Ketiga                                  90.953          77.252              51.951
  Pihak-pihak berelasi                              749             802               1.011
Total Piutang Lain-lain                         91.702          78.054              52.962
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai               (4.159)         (4.103)             (1.864)
Neto                                            87.543          73.951              51.098
Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka              50.832          36.552              26.010
Aset Tetap - Neto                               92.067          86.017              81.769
Aset Hak-Guna - Neto                           100.260          98.064              92.273
Aset Tidak Berwujud - Neto                      50.628          49.284              49.463
Aset Pajak Tangguhan - Neto                     26.624          24.691              14.495
Aset Lain-lain                                  42.239          44.994              41.773
TOTAL ASET                                   6.909.258       6.946.341           6.635.715

LIABILITAS
Utang Bank
  Pihak Ketiga                               2.591.367       2.190.467           2.626.237
Total Utang Bank                             2.591.367       2.190.467           2.626.237
Biaya yang Masih Harus Dibayar
  Pihak Ketiga                                    37.057        84.564              83.222
  Pihak-pihak Berelasi                             2.710         3.228               3.480
Total Biaya yang Masih Harus Dibayar              39.767        87.792              86.702
Utang Pajak                                       50.570        32.733              50.699
Utang Lain-lain
  Pihak Ketiga                                   134.446       145.683             164.714
  Pihak-pihak Berelasi                            20.386        21.169              17.155
Total Utang Lain-lain                            154.832       166.852             181.869
Liabilitas Sewa
  Pihak Ketiga                                    30.275        31.980              40.714

                                             2
Page 4
                                               31 Maret*                             31 Desember
 Keterangan
                                                 2025                        2024                  2023
   Pihak Berelasi                                              -                        34                   428
 Total Liabilitas Sewa                                    30.275                    32.014                41.142
 Utang Obligasi
   Pihak Ketiga                                      1.682.630                 2.116.246             1.536.496
   Pihak Berelasi                                       93.903                   123.873               123.757
 Total Utang Obligasi - Neto                         1.776.533                 2.240.119             1.660.253
 Liabilitas Imbalan Kerja                              110.854                   104.263                92.891
 Utang Subordinasi                                     200.000                   200.000               200.000
 Utang Dividen
   Pihak Ketiga                                          5.904                         -                     -
   Pihak-pihak berelasi                                 72.971                         -                     -
 Total Utang Dividen                                    78.875                         -                     -
 TOTAL LIABILITAS                                    5.033.073                 5.054.240             4.939.793

  EKUITAS
  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                    348.148                348.148                348.148
  Modal Disetor Lainnya                                  160.190                160.190                160.190
  Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan
    Kerja - Neto Setelah Pajak Tangguhan                  49.782                    49.782                45.600
  Saldo laba:
    Cadangan Umum                                       27.500                    25.000                22.500
    Belum Ditentukan Penggunaannya                   1.290.565                 1.308.981             1.119.484
  TOTAL EKUITAS                                      1.876.185                 1.892.101             1.695.922
  TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                       6.909.258                 6.946.341             6.635.715
*) Tidak diaudit


LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
                                                   31 Maret                              31 Desember
 Keterangan
                                           2025*              2024**                 2024             2023
 PENDAPATAN
   Pembiayaan Multiguna,
    Pembiayaan Modal Kerja, dan
    Pembiayaan Investasi - Neto              456.041               453.861            1.819.420       1.700.753
   Bunga Bank                                  4.374                 2.935               21.145          12.774
   Administrasi                                9.108                 9.205               37.387          41.284
   Lain-lain                                  70.044                73.594              288.988         240.599
 Total Pendapatan                            539.567               539.595            2.166.940       1.995.410
 BEBAN
   Umum dan Administrasi                     153.125               137.271             618.188            593.561
   Gaji dan Tunjangan                        100.399                99.724             410.387            378.391
   Beban Pendanaan dan
     Keuangan                                 83.084                82.492             356.319            309.881
   Pembentukan Cadangan
     Kerugian Penurunan Nilai                 97.293               112.277              357.231         292.171
   Penyusutan dan Amortisasi                  22.672                19.297               81.052          78.434
   Lain-lain                                   2.317                 2.245               10.521          20.363
 Total Beban                                 458.890               453.306            1.833.698       1.672.801
 Laba Sebelum Beban Pajak Final
   dan Beban Pajak Penghasilan                80.677                86.289             333.242            322.609
 Beban Pajak Final                               875                   587               4.229              2.555
 Laba Sebelum Beban Pajak
   Penghasilan                                79.802                85.702             329.013            320.054
 Beban Pajak Penghasilan                      16.843                22.894              66.098             83.647
 Laba Periode/Tahun Berjalan                  62.959                62.808             262.915            236.407




                                                     3
Page 5
                                                    31 Maret                             31 Desember
 Keterangan
                                            2025*               2024**               2024            2023
  Penghasilan Komprehensif Lain
  Pos yang tidak akan direklasifikasi
    ke laba rugi
    Keuntungan (Kerugian) Aktuarial                   -                  -                5.361               4.702
    Pajak Penghasilan                                 -                  -              (1.179)             (1.034)
  Laba Komprehensif Lainnya -
    Neto Setelah Pajak                                -                  -               4.182               3.668
  Total Laba Komprehensif
    Periode/Tahun Berjalan                     62.959               62.808             267.097          240.075
  Laba Per Saham Dasar
    (dinyatakan dalam nilai Rupiah
    penuh)                                      18,08                18,04               75,52               67,90
*) Tidak Diaudit
**) Direviu


RASIO-RASIO KEUANGAN PENTING


                                                    31 Maret*                         31 Desember
 Keterangan
                                                      2025                    2024                   2023
 Rasio Usaha
 Laba Sebelum Beban Pajak
                                                     14,79%                  15,18%                 16,04%
   Penghasilan/Total Pendapatan
 Laba Periode atau Tahun Berjalan/Total
                                                     11,67%                  12,13%                 11,85%
   Pendapatan
 Laba Periode atau Tahun Berjalan/Total
                                                     3,36%                   13,90%                 13,94%
   Ekuitas
 Laba Periode atau Tahun Berjalan/Total
                                                     0,91%                   3,78%                  3,56%
 Aset
 Total Pendapatan/Total Aset                         7,81%                   31,20%                 30,07%

 Rasio Keuangan
 Total Liabilitas/Total Ekuitas                       2,68x                    2,67x                2,91x
 Total Liabilitas/Total Aset                          0,73x                    0,73x                0,74x
 Financing to Asset Ratio(1)                         86,94%                   86,28%               89,45%
 Gearing Ratio                                        2,23x                    2,24x                2,40x
 Current Ratio                                        1,88x                    1,60x                1,88x
 Interest Coverage Ratio                            223,34%                  215,08%              228,56%
 Debt Service Coverage Ratio                          3,69%                   15,16%               14,34%
 Rasio Saldo Piutang Pembiayaan terhadap
                                                    131,50%                  129,42%              132,31%
    Pinjaman
 Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Investasi
    dan Pembiayaan Modal Kerja terhadap              46,97%                  44,00%                 39,09%
    Total Saldo Piutang Pembiayaan
 Rasio Permodalan                                    38,95%                   37,71%               35,14%
 Rasio Ekuitas terhadap Modal Disetor               538,90%                  543,48%              487,13%

  Rasio Pertumbuhan
  Total Pendapatan                                  (0,01)%               8,60%               17,76%
  Laba Periode atau Tahun Berjalan                   0,24%               11,21%               19,64%
  Total Aset                                        (0,53)%               4,68%               17,52%
  Total Liabilitas                                  (0,42)%               2,32%               19,57%
  Total Ekuitas                                     (0,84)%              11,57%               11,94%
*) Tidak diaudit
Keterangan:
(1) Financing to Assets Ratio: perbandingan antara jumlah piutang pembiayaan multiguna-neto, pembiayaan
     modal kerja-neto, pembiayaan investasi-neto dengan total asset




                                                       4
Page 6
                            ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisis dan pembahasan kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dalam bab ini harus dibaca bersama-
sama dengan “Ikhtisar Data Keuangan Penting” dan laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan
keuangan yang tidak tercantum dalam Informasi Tambahan ini. Analisis dan pembahasan oleh manajemen yang
disajikan di bawah ini disusun berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk periode/tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Maret 2025, 31 Desember 2024, dan 31 Desember 2023.

Tabel-tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan berdasarkan Laporan
Keuangan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 (tidak diaudit) dan
31 Maret 2024 (direviu) dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023.

Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota dari Ernst & Young Global
Limited) (“KAP PSS”), sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen tanggal 18 Februari 2025 yang
ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan Publik No. 0703) dengan opini wajar tanpa modifikasian.

Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat sedikit berbeda
dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatika.

1.   ANALISIS LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)

                                                      31 Maret                       31 Desember
      Keterangan
                                                 2025*         2024**            2024          2023
      PENDAPATAN
        Pembiayaan Multiguna,
         Pembiayaan Modal Kerja, dan
         Pembiayaan Investasi - Neto                456.041       453.861        1.819.420        1.700.753
        Bunga Bank                                    4.374         2.935           21.145           12.774
        Administrasi                                  9.108         9.205           37.387           41.284
        Lain-lain                                    70.044        73.594          288.988          240.599
      Total Pendapatan                              539.567       539.595        2.166.940        1.995.410
      BEBAN
        Umum dan Administrasi                       153.125       137.271          618.188          593.561
        Gaji dan Tunjangan                          100.399        99.724          410.387          378.391
        Beban Pendanaan dan Keuangan                 83.084        82.492          356.319          309.881
        Pembentukan Cadangan
          Kerugian Penurunan Nilai                   97.293       112.277          357.231          292.171
        Penyusutan dan Amortisasi                    22.672        19.297           81.052           78.434
        Lain-lain                                     2.317         2.245           10.521           20.363
      Total Beban                                   458.890       453.306        1.833.698        1.672.801
      Laba Sebelum Beban Pajak Final
        dan Beban Pajak Penghasilan                  80.677        86.289          333.242          322.609
      Beban Pajak Final                                 875           587            4.229            2.555
      Laba Sebelum Beban Pajak
        Penghasilan                                  79.802        85.702          329.013          320.054
      Beban Pajak Penghasilan                        16.843        22.894           66.098           83.647
      Laba Periode/Tahun Berjalan                    62.959        62.808          262.915          236.407

       Penghasilan Komprehensif Lain
       Pos yang tidak akan direklasifikasi
         ke laba rugi
         Keuntungan (Kerugian) Aktuarial                   -             -            5.361            4.702
         Pajak Penghasilan                                 -             -          (1.179)          (1.034)
       Laba Komprehensif Lainnya -
         Neto Setelah Pajak                                -             -           4.182             3.668
       Total Laba Komprehensif
         Periode/Tahun Berjalan                      62.959        62.808          267.097          240.075
       Laba Per Saham Dasar
         (dinyatakan dalam nilai Rupiah
         penuh)                                       18,08         18,04            75,52             67,90
     *) Tidak Diaudit
     **) Direviu



                                                      5
Page 7
A.   Pendapatan

     Pendapatan Perseroan terbesar berasal dari pendapatan pembiayaan konsumen yang merupakan
     pendapatan yang diperoleh dari kegiatan pembiayaan sepeda motor dan multiguna serta pembiayaan
     bersama. Di dalam transaksi kerjasama pembiayaan bersama, Perseroan menentukan tingkat bunga
     yang lebih tinggi ke nasabah daripada tingkat bunga yang ditetapkan oleh bank. Selisih bunga tersebut
     merupakan bagian dari pendapatan pembiayaan konsumen.

     (i)   Pendapatan Pembiayaan Multiguna, Modal Kerja, dan Investasi- Neto

           Pendapatan Perseroan terbesar berasal dari pendapatan pembiayaan konsumen yang merupakan
           pendapatan yang diperoleh dari kegiatan pembiayaan multiguna. Porsi pendapatan pembiayaan
           konsumen multiguna dibandingkan total pendapatan pembiayaan konsumen selama periode 3
           (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Maret 2024 masing-masing adalah
           59,99% dan 66,30%.

           Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode
           3 (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
           Pendapatan Pembiayaan multiguna, pembiayaan modal kerja, dan pembiayaan investasi - neto
           Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar
           Rp456.041 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp2.180 juta atau setara dengan 0,48%
           dibandingkan dengan pendapatan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret
           2024 sebesar Rp453.861 juta. Hal tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan
           portofolio pembiayaan modal kerja dan investasi.

           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
           pada Tanggal 31 Desember 2023
           Pendapatan pembiayaan multiguna, pembiayaan modal kerja, dan pembiayaan investasi - neto
           Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
           Rp1.819.420 juta, di mana terjadi peningkatan sebesar Rp118.667 juta atau setara dengan 6,98%
           dibandingkan dengan pendapatan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
           sebesar Rp1.700.753 juta. Hal tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan portofolio
           pembiayaan investasi.

     (ii) Pendapatan Bunga Bank

           Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode
           3 (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
           Pendapatan bunga Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret
           2025 adalah sebesar Rp4.374 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp1.439 juta atau setara
           dengan 49,04% dibandingkan dengan pendapatan bunga Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan
           yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar Rp2.935 juta. Hal tersebut terutama disebabkan
           oleh peningkatan saldo kas di bank dengan tingkat suku bunga yang lebih tinggi.

           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
           pada Tanggal 31 Desember 2023
           Pendapatan bunga Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
           sebesar Rp21.145 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp8.371 juta atau setara dengan
           65,53% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp12.774 juta. Hal tersebut terutama disebabkan
           oleh peningkatan saldo kas di bank dengan tingkat suku bunga yang lebih tinggi.

     (iii) Pendapatan Administrasi

           Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode
           3 (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
           Pendapatan administrasi Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31
           Maret 2025 adalah sebesar Rp9.108 juta di mana terjadi penurunan sebesar Rp97 juta atau setara
           dengan 1,06% dibandingkan dengan pendapatan administrasi Perseroan untuk periode 3 (tiga)
           bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar Rp9.205 juta. Penurunan ini disebabkan
           oleh berkurangnya volume transaksi baru yang dikenakan biaya administrasi.

           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
           pada Tanggal 31 Desember 2023
           Pendapatan administrasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
           adalah sebesar Rp37.387 juta di mana terjadi penurunan sebesar Rp3.897 juta atau 9,44%
           dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp41.284 juta. Penurunan ini disebabkan oleh
           berkurangnya volume transaksi baru yang dikenakan biaya administrasi.


                                                   6
Page 8
     (iv) Pendapatan Lain-lain

           Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode
           3 (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
           Pendapatan lain-lain Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret
           2025 adalah sebesar Rp70.044 juta di mana terjadi penurunan sebesar Rp3.550 juta atau setara
           dengan 4,82% dibandingkan dengan pendapatan lain-lain Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan
           yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar Rp73.594 juta. Hal tersebut terutama
           disebabkan oleh adanya penurunan pendapatan denda dan penurunan pendapatan pelunasan
           awal konsumen.

           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
           pada Tanggal 31 Desember 2023
           Pendapatan lain-lain Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
           sebesar Rp288.988 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp48.389 juta atau 20,11%
           dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp240.599 juta. Hal tersebut terutama berasal dari
           peningkatan penerimaan kembali piutang yang telah dihapusbukukan.

B.   Beban

     (i)   Beban Umum dan Administrasi

           Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode 3
           (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
           Beban umum dan administrasi Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal
           31 Maret 2025 adalah sebesar Rp153.125 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp15.854 juta
           atau setara dengan 11,55% dibandingkan dengan beban umum dan administrasi Perseroan untuk
           periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar Rp137.271 juta. Hal
           tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan biaya atas kerugian agunan yang ditarik
           kembali.

           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
           pada Tanggal 31 Desember 2023
           Beban umum dan administrasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
           2024 adalah sebesar Rp618.188 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp24.627 juta atau
           4,15% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp593.561 juta. Hal tersebut terutama
           disebabkan oleh adanya peningkatan biaya atas kerugian agunan yang ditarik kembali.

     (ii) Beban Gaji dan Tunjangan

           Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode 3
           (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
           Beban gaji dan tunjangan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31
           Maret 2025 adalah sebesar Rp100.399 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp675 juta atau
           setara dengan 0,68% dibandingkan dengan beban gaji dan tunjangan Perseroan untuk periode 3
           (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar Rp99.724 juta. Peningkatan ini
           dikaitkan dengan penyesuaian gaji serta insentif yang diberikan kepada karyawan.

           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
           pada Tanggal 31 Desember 2023
           Beban gaji dan tunjangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
           adalah sebesar Rp410.387 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp31.996 juta atau 8,46%
           dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp378.391 juta. Peningkatan ini dikaitkan dengan
           penyesuaian gaji serta insentif yang diberikan kepada karyawan.

     (iii) Beban Pendanaan dan Keuangan

           Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode 3
           (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
           Beban pendanaan dan keuangan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal
           31 Maret 2025 adalah sebesar Rp83.084 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp592 juta atau
           setara dengan 0,72% dibandingkan dengan beban pendanaan dan keuangan Perseroan untuk
           periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar Rp82.492 juta.
           Peningkatan ini dikaitkan dengan peningkatan atas rata-rata saldo pinjaman yang diperoleh.




                                                   7
Page 9
    Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
    pada Tanggal 31 Desember 2023
    Beban pendanaan dan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
    2024 adalah sebesar Rp356.319 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp46.438 juta atau
    14,99% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp309.881 juta. Peningkatan ini dikaitkan
    dengan peningkatan atas rata-rata saldo pinjaman yang diperoleh.

(iv) Beban Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai

    Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode 3
    (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
    Beban pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan
    yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp97.293 juta di mana terjadi penurunan
    sebesar Rp14.984 juta atau setara dengan 13,34% dibandingkan dengan beban pembentukan
    cadangan kerugian penurunan nilai Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada
    tanggal 31 Maret 2024 sebesar Rp112.277 juta. Hal tersebut terutama disebabkan karena adanya
    perbaikan kualitas kredit atas piutang pembiayaan konsumen serta adanya penurunan portofolio
    pembiayaan.

    Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
    pada Tanggal 31 Desember 2023
    Beban pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
    tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp357.231 juta di mana terjadi peningkatan sebesar
    Rp65.060 juta atau 22,27% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp292.171 juta. Hal
    tersebut mencerminkan strategi konservatif Perseroan dalam memperkuat pencadangan atas risiko
    pembiayaan.

(v) Beban Penyusutan dan Amortisasi

    Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode 3
    (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
    Beban penyusutan dan amortisasi Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada
    tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp22.672 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp3.375
    juta atau setara dengan 17,49% dibandingkan dengan beban penyusutan dan amortisasi Perseroan
    untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar Rp19.297 juta.
    Kenaikan ini berasal dari tambahan aset tetap, aset hak-guna, dan aset tidak berwujud yang
    diperoleh selama periode berjalan.

    Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
    pada Tanggal 31 Desember 2023
    Beban penyusutan dan amortisasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
    2024 adalah sebesar Rp81.052 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp2.618 juta atau 3,34%
    dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp78.434 juta. Kenaikan ini berasal dari
    tambahan aset tetap, aset hak-guna, dan aset tidak berwujud yang diperoleh selama tahun berjalan.

(vi) Beban Lain-lain

    Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode 3
    (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
    Beban lain-lain Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
    adalah sebesar Rp2.317 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp72 juta atau setara dengan
    3,20% dibandingkan dengan beban lain-lain Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
    pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar Rp2.245 juta. Hal tersebut terutama disebabkan oleh adanya
    kenaikan pada biaya balai lelang atas aktivitas operasional Perseroan.

    Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
    pada Tanggal 31 Desember 2023
    Beban lain-lain Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
    sebesar Rp10.521 juta, di mana terjadi penurunan sebesar Rp9.842 juta atau 48,33% dibandingkan
    dengan tahun sebelumnya sebesar Rp20.363 juta. Penurunan ini mengindikasikan efisiensi dalam
    pengeluaran operasional Perseroan.

(vii) Laba Periode/Tahun Berjalan

    Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode 3
    (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024



                                            8
Page 10
                Laba periode berjalan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret
                2025 adalah sebesar Rp62.959 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp151 juta atau setara
                dengan 0,24% dibandingkan dengan laba periode berjalan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan
                yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar Rp62.808 juta. Kinerja ini mencerminkan
                pengelolaan pendapatan dan beban yang efisien dan stabil.

                Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
                pada Tanggal 31 Desember 2023
                Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
                sebesar Rp262.915 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp26.508 juta atau setara dengan
                11,21% dibandingkan dengan laba tahun berjalan tahun sebelumnya sebesar Rp236.407 juta.
                Kinerja ini mencerminkan pengelolaan pendapatan dan beban yang efisien.

          (viii) Laba Komprehensif Lainnya - Neto Setelah Pajak Tahun Berjalan

                Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
                pada Tanggal 31 Desember 2023
                Laba komprehensif lainnya - neto setelah pajak tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir
                pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp4.182 juta di mana terjadi peningkatan sebesar
                Rp514 juta atau 14,01% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp3.668 juta, ditopang
                oleh keuntungan aktuarial atas pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja

            (ix) Laba Komprehensif Periode/Tahun Berjalan

                Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode
                3 (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
                Laba komprehensif periode berjalan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada
                tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp62.959 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp151
                juta atau setara dengan 0,24% dibandingkan dengan laba komprehensif periode berjalan
                Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar
                Rp62.808 juta. Kinerja ini mencerminkan pengelolaan pendapatan dan beban yang efisien dan
                stabil.

                Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
                pada Tanggal 31 Desember 2023
                Laba komprehensif tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                Desember 2024 adalah sebesar Rp267.097 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp27.022
                juta atau 11,26% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp240.075 juta, ditopang oleh
                keuntungan aktuarial atas pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja

2.   ANALISIS LAPORAN POSISI KEUANGAN

     A.     Aset
                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)
                                                            31 Maret*                 31 Desember
             Keterangan
                                                              2025               2024               2023
             ASET
             Kas Dan Setara Kas
             Kas                                                   6.645              5.640              5.012
             Bank
               Pihak Ketiga                                      176.129            163.965            104.586
               Pihak Berelasi                                    270.059            370.611            234.169
             Total Kas dan Setara Kas                            452.833            540.216            343.767
             Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                     (398)              (492)              (797)
             Neto                                                452.435            539.724            342.970
             Piutang Pembiayaan Multiguna
             Piutang Pembiayaan Multiguna -
               Bruto                                           4.307.140          4.527.843          4.858.515
             Pendapatan Pembiayaan Multiguna
               yang Belum Diakui                               (998.512)        (1.054.012)         (1.113.201)
             Piutang Pembiayaan Multiguna                      3.308.628          3.473.831           3.745.314
             Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                 (134.950)          (130.986)           (151.691)
             Neto                                              3.173.678          3.342.845           3.593.623
             Piutang Pembiayaan Modal Kerja
             Piutang Pembiayaan Modal Kerja -
               Bruto                                             815.729            621.028            625.549


                                                        9
Page 11
                                                  31 Maret*                 31 Desember
 Keterangan
                                                    2025             2024                 2023
  Pendapatan Pembiayaan Modal Kerja
    yang Belum Diakui                                (172.767)         (119.266)           (110.347)
  Piutang Pembiayaan Modal Kerja                       642.962           501.762             515.202
  Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                   (11.980)          (10.484)            (10.639)
  Neto                                                 630.982           491.278             504.563
  Piutang Pembiayaan Investasi
  Piutang Pembiayaan Investasi -
    Bruto                                            3.142.287        3.061.539           2.634.560
  Pendapatan Pembiayaan Investasi
    yang Belum Diakui                                (854.925)        (833.355)           (746.524)
  Piutang Pembiayaan Investasi                       2.287.362        2.228.184           1.888.036
  Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                    (85.392)         (69.243)            (50.358)
  Neto                                               2.201.970        2.158.941           1.837.678
  Piutang Lain-lain
    Pihak Ketiga                                        90.953           77.252              51.951
    Pihak-pihak berelasi                                    749              802               1.011
  Total Piutang Lain-lain                               91.702           78.054              52.962
  Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                     (4.159)          (4.103)             (1.864)
  Neto                                                  87.543           73.951              51.098
  Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka                    50.832           36.552              26.010
  Aset Tetap - Neto                                     92.067           86.017              81.769
  Aset Hak-Guna - Neto                                 100.260           98.064              92.273
  Aset Tidak Berwujud - Neto                            50.628           49.284              49.463
  Aset Pajak Tangguhan - Neto                           26.624           24.691              14.495
  Aset Lain-lain                                        42.239           44.994              41.773
  TOTAL ASET                                         6.909.258        6.946.341           6.635.715
*) Tidak diaudit

Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
Total aset Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp6.909.258 juta di mana terjadi
penurunan sebesar Rp37.083 juta atau setara dengan 0,53% dibandingkan total aset Perseroan pada
tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp6.946.341 juta. Penurunan aset Perseroan terutama karena
adanya penurunan jumlah kas dan setara kas - neto yang dimiliki Perseroan sebesar 16,17%.

Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
Total aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp6.946.341 juta di mana terjadi
peningkatan sebesar Rp310.626 juta atau setara dengan 4,68% dibandingkan total aset Perseroan pada
tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp6.635.715 juta. Kenaikan aset Perseroan karena adanya
peningkatan jumlah kas dan setara kas - neto yang dimiliki Perseroan sebesar 57,37%.

(i)    Kas dan Setara Kas - Neto

       Kas dan setara kas - neto Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp452.435 juta
       di mana terjadi penurunan sebesar Rp87.289 juta atau setara dengan 16,17% dibandingkan kas
       dan setara kas - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp539.724 juta.
       Penurunan jumlah kas dan setara kas - neto Perseroan karena Perseroan harus menjaga jumlah
       kas dan setara kas agar tidak terjadi idle yang dapat menyebabkan cost of fund tinggi.

       Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
       Kas dan setara kas - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp539.724
       juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp196.754 juta atau setara dengan 57,37% dibandingkan
       kas dan setara kas - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp342.970 juta.
       Kenaikan jumlah kas dan setara kas - neto Perseroan karena adanya aktivitas pendanaan
       Perseroan dalam penambahan utang bank dan penambahan utang obligasi masing - masing
       sebesar Rp1.625.000 juta dan Rp1.000.000 juta.

(ii)   Piutang Pembiayaan Multiguna - Neto

       Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
       Piutang pembiayaan multiguna - neto Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar
       Rp3.173.678 juta di mana terjadi penurunan sebesar Rp169.167 juta atau setara dengan 5,06%
       dibandingkan piutang pembiayaan multiguna - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024
       sebesar Rp3.342.845 juta. Penurunan piutang pembiayaan multiguna - neto Perseroan karena
       adanya penurunan rata-rata penyaluran pembiayaan baru sebesar 21,76%.


                                             10
Page 12
      Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
      Piutang pembiayaan multiguna - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
      Rp3.342.845 juta di mana terjadi penurunan sebesar Rp250.778 juta atau setara dengan 6,98%
      dibandingkan piutang pembiayaan multiguna - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023
      sebesar Rp3.593.623 juta. Penurunan piutang pembiayaan multiguna - neto Perseroan karena
      adanya penurunan penyaluran pembiayaan baru sebesar 10,92%.

(iii) Piutang Pembiayaan Modal Kerja - Neto

      Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
      Piutang pembiayaan modal kerja - neto Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar
      Rp630.982 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp139.704 juta atau setara dengan 28,44%
      dibandingkan piutang pembiayaan modal kerja - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024
      sebesar Rp491.278 juta. Kenaikan piutang pembiayaan modal kerja - neto Perseroan karena
      adanya peningkatan rata-rata penyaluran pembiayaan baru sebesar 109,63%.

      Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
      Piutang pembiayaan modal kerja - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
      sebesar Rp491.278 juta di mana terjadi penurunan sebesar Rp13.285 juta atau setara dengan
      2,63% dibandingkan piutang pembiayaan modal kerja - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember
      2023 sebesar Rp504.563 juta. Penurunan piutang pembiayaan modal kerja - neto Perseroan
      karena adanya penurunan penyaluran pembiayaan baru sebesar 0,67%.

(iv) Piutang Pembiayaan Investasi - Neto

      Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
      Piutang pembiayaan investasi - neto Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar
      Rp2.201.970 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp43.029 juta atau setara dengan 1,99%
      dibandingkan piutang pembiayaan investasi - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024
      sebesar Rp2.158.941 juta. Kenaikan piutang pembiayaan investasi - neto Perseroan karena
      adanya penyaluran pembiayaan baru selama periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31
      Maret 2025 sebesar Rp426.971 juta.

      Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
      Piutang pembiayaan investasi - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
      Rp2.158.941 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp321.263 juta atau setara dengan 17,48%
      dibandingkan piutang pembiayaan investasi - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023
      sebesar Rp1.837.678 juta. Kenaikan piutang pembiayaan investasi - neto Perseroan karena
      adanya penyaluran pembiayaan baru selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
      sebesar Rp1.737.230 juta.

(v)   Piutang Lain-lain - Neto

      Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
      Piutang lain-lain - neto Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp87.543 juta di
      mana terjadi peningkatan sebesar Rp13.592 juta atau setara dengan 18,38% dibandingkan
      piutang lain-lain - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp73.951 juta.
      Kenaikan piutang lain-lain - neto Perseroan karena adanya peningkatan piutang penerimaan
      angsuran konsumen sebesar Rp18.494 juta.

      Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
      Piutang lain-lain - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp73.951 juta
      di mana terjadi peningkatan sebesar Rp22.853 juta atau setara dengan 44,72% dibandingkan
      piutang lain-lain - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp51.098 juta.
      Kenaikan piutang lain-lain - neto Perseroan karena adanya peningkatan piutang aset tarikan
      sebesar Rp27.495 juta.

(vi) Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka

      Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
      Biaya dibayar dimuka dan uang muka Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp
      50.832 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp14.280 juta atau setara dengan 39,07%
      dibandingkan biaya dibayar dimuka dan uang muka Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024
      sebesar Rp36.552 juta. Kenaikan biaya dibayar dimuka dan uang muka Perseroan terutama
      disebabkan karena adanya peningkatan biaya lain-lain dibayar di muka sebesar Rp24.109 juta.



                                           11
Page 13
      Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
      Biaya dibayar dimuka dan uang muka Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
      Rp36.552 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp10.542 juta atau setara dengan 40,53%
      dibandingkan biaya dibayar dimuka dan uang muka Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023
      sebesar Rp26.010 juta. Kenaikan biaya dibayar dimuka dan uang muka Perseroan terutama
      disebabkan karena adanya peningkatan uang muka perangkat lunak, perangkat keras, dan lisensi
      sebesar Rp8.887 juta.

(vii) Aset Tetap

      Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
      Aset tetap Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp92.067 juta di mana terjadi
      peningkatan sebesar Rp6.050 juta atau setara dengan 7,03% dibandingkan aset tetap Perseroan
      pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp86.017 juta. Kenaikan aset tetap karena adanya
      penambahan aset tetap sebesar Rp16.690 juta.

      Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
      Aset tetap Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp86.017 juta di mana
      terjadi peningkatan sebesar Rp4.248 juta atau setara dengan 5,20% dibandingkan aset tetap
      Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp81.769 juta. Kenaikan aset tetap karena
      adanya penambahan aset tetap sebesar Rp40.603 juta.

(viii) Aset Hak-Guna

      Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
      Aset hak-guna Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp100.260 juta di mana
      terjadi peningkatan sebesar Rp2.196 juta atau setara dengan 2,24% dibandingkan aset hak-guna
      Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp98.064 juta. Kenaikan aset hak-guna
      karena adanya penambahan aset hak-guna sebesar Rp11.510 juta.

      Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
      Aset hak-guna Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp98.064 juta di mana
      terjadi peningkatan sebesar Rp5.791 juta atau setara dengan 6,28% dibandingkan aset hak-guna
      Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp92.273 juta. Kenaikan aset hak-guna
      karena adanya penambahan aset hak-guna sebesar Rp39.240 juta.

(ix) Aset Tidak Berwujud

      Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
      Aset tidak berwujud Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp50.628 juta di mana
      terjadi peningkatan sebesar Rp1.344 juta atau setara dengan 2,73% dibandingkan aset tidak
      berwujud Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp49.284 juta. Kenaikan aset tidak
      berwujud karena adanya penambahan aset tidak berwujud sebesar Rp4.303 juta.

      Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
      Aset tidak berwujud Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp49.284 juta di
      mana terjadi penurunan sebesar Rp179 juta atau setara dengan 0,36% dibandingkan aset tidak
      berwujud Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp49.463 juta. Penurunan aset
      tidak berwujud seiring dengan meningkatnya akumulasi amortisasi selama tahun berjalan.

(x)   Aset Pajak Tangguhan

      Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
      Aset pajak tangguhan Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp26.624 juta di
      mana terjadi peningkatan sebesar Rp1.933 juta atau setara dengan 7.83% dibandingkan aset
      pajak tangguhan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp24.691 juta. Komponen
      terbesar aset pajak tangguhan berasal dari perbedaan waktu penyisihan imbalan kerja.

      Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
      Aset pajak tangguhan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp24.691 juta
      di mana terjadi peningkatan sebesar Rp10.196 juta atau setara dengan 70,34% dibandingkan aset
      pajak tangguhan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp14.495 juta. Komponen
      terbesar aset pajak tangguhan berasal dari perbedaan waktu penyisihan imbalan kerja.

(xi) Aset Lain-lain

      Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024


                                           12
Page 14
           Aset lain-lain Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp42.239 juta di mana terjadi
           penurunan sebesar Rp2.755 juta atau setara dengan 6,12% dibandingkan aset lain-lain Perseroan
           pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp44.994 juta. Penurunan aset lain-lain karena adanya
           penurunan PPh 21 dibayar di muka sebesar Rp2.820 juta.

           Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
           Aset lain-lain Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp44.994 juta di mana
           terjadi peningkatan sebesar Rp3.221 juta atau setara dengan 7,71% dibandingkan aset lain-lain
           Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp41.773 juta. Kenaikan aset lain-lain karena
           adanya peningkatan PPh 21 dibayar di muka sebesar Rp2.820 juta.

B.   Liabilitas
                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                       31 Maret*      31 Desember
      Keterangan
                                                         2025             2024                2023
      LIABILITAS
      Utang Bank
       Pihak Ketiga                                       2.591.367         2.190.467           2.626.237
      Total Utang Bank                                    2.591.367         2.190.467           2.626.237
      Biaya yang Masih Harus Dibayar
        Pihak Ketiga                                         37.057            84.564              83.222
        Pihak-pihak Berelasi                                  2.710             3.228               3.480
      Total Biaya yang Masih Harus Dibayar                   39.767            87.792              86.702

       Utang Pajak                                           50.570            32.733              50.699
       Utang Lain-lain
         Pihak Ketiga                                       134.446           145.683            164.714
         Pihak-pihak Berelasi                                20.386            21.169             17.155
       Total Utang Lain-lain                                154.832           166.852            181.869
       Liabilitas Sewa
         Pihak Ketiga                                        30.275            31.980              40.714
         Pihak Berelasi                                           -                34                 428
       Total Liabilitas Sewa                                 30.275            32.014              41.142
       Utang Obligasi
         Pihak Ketiga                                     1.682.630         2.116.246           1.536.496
         Pihak Berelasi                                      93.903           123.873             123.757
       Total Utang Obligasi - Neto                        1.776.533         2.240.119           1.660.253
       Liabilitas Imbalan Kerja                             110.854           104.263              92.891
       Utang Subordinasi                                    200.000           200.000             200.000
       Utang Dividen
         Pihak Ketiga                                         5.904                 -                   -
         Pihak-pihak berelasi                                72.971                 -                   -
       Total Utang Dividen                                   78.875                 -                   -
       TOTAL LIABILITAS                                   5.033.073         5.054.240           4.939.793
     *) Tidak diaudit

     Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
     Total liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp5.033.073 juta di mana terjadi
     penurunan sebesar Rp21.167 juta atau setara dengan 0,42% dibandingkan total liabilitas Perseroan
     pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp5.054.240 juta. Penurunan liabilitas Perseroan karena
     adanya aktivitas pendanaan Perseroan terkait pelunasan utang obligasi - neto sebesar Rp465.000 juta.

     Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
     Total liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp5.054.240 juta di mana
     terjadi peningkatan sebesar Rp114.447 juta atau setara dengan 2,32% dibandingkan total liabilitas
     Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp4.939.793 juta. Kenaikan liabilitas Perseroan
     karena adanya aktivitas pendanaan Perseroan penerimaan dari penerbitan utang obligasi - neto sebesar
     Rp1.000.000 juta.

     (i)   Utang Bank

           Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
           Utang bank Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp2.591.367 juta di mana
           terjadi peningkatan sebesar Rp400.900 juta atau setara dengan 18,30% dibandingkan utang bank
           Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp2.190.467 juta. Kenaikan utang bank



                                                  13
Page 15
       Perseroan karena adanya aktivitas pendanaan Perseroan dari penambahan utang bank sebesar
       Rp800.000 juta.

       Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
       Utang bank Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp2.190.467 juta di mana
       terjadi penurunan sebesar Rp435.770 juta atau setara dengan 16,59% dibandingkan utang bank
       Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp2.626.237 juta. Penurunan utang bank
       Perseroan karena adanya aktivitas pendanaan Perseroan untuk pelunasan utang bank sebesar
       Rp2.061.468 juta.

(ii)   Utang Lain-lain

       Rincian Utang lain-lain untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 dan
       tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut:
                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                        31 Maret*      31 Desember
         Keterangan
                                                          2025              2024              2023
         Pihak Ketiga
         - Utang Promosi                                      24.178            23.998           21.001
         - Utang Dealer                                       20.847            17.601           22.410
         - Utang Asuransi                                     17.827            17.395           19.430
         - Provisi Biaya Pemulihan                            12.905            12.363           12.216
         - Setoran dana Ta’zir                                 8.610             8.774            9.063
         - Setoran Konsumen                                    3.027             3.450            3.059
         - Lain-lain                                          47.052            62.102           77.535
         Subtotal                                            134.446          145.683          164.714
         Pihak-pihak Berelasi
         - Utang Pembiayaan - Kendaraan                       18.629            19.987           16.095
         - Utang Asuransi                                      1.257               432              513
         - Utang Dealer                                          500               366              394
         - Utang atas Transaksi Pembiayaan
                                                                   -               384              153
             Bersama
         Subtotal                                             20.386            21.169           17.155
         Total                                               154.832          166.852          181.869
        *) Tidak diaudit

       Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
       Utang lain-lain Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp154.832 juta di mana
       terjadi penurunan sebesar Rp12.020 juta atau setara dengan 7,20% dibandingkan utang lain-lain
       Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp166.852 juta. Penurunan utang lain-lain
       Perseroan karena adanya penurunan utang lain-lain - lain-lain Perseroan sebesar Rp15.050 juta.

       Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
       Utang lain-lain Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp166.852 juta di
       mana terjadi penurunan sebesar Rp15.017 juta atau setara dengan 8,26% dibandingkan utang
       lain-lain Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp181.869 juta. Penurunan utang
       lain-lain Perseroan karena adanya penurunan utang lain-lain - lain-lain Perseroan sebesar
       Rp15.433 juta.

(iii) Utang Obligasi

       Rincian dari Utang Obligasi untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
       dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut:

                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                       31 Maret*              31 Desember
        Keterangan
                                                         2025              2024            2023
        Nilai Nominal Obligasi
         - Pihak ketiga                                   1.685.000        2.120.000        1.539.000
         - Pihak berelasi                                    94.000          124.000          124.000
        Dikurangi Biaya Emisi Obligasi
        Ditangguhkan
         (setelah dikurangi akumulasi amortisasi
         sebesar Rp4.603, Rp4.527, dan Rp2.691


                                              14
Page 16
                  pada tanggal 31 Maret 2025, 31
                  Desember 2024, dan 31 Desember
                  2023)
                  - Pihak ketiga                                    (2.370)               (3.754)         (2.504)
                  - Pihak berelasi                                     (97)                 (127)           (243)
                 Total Utang Obligasi                            1.776.533             2.240.119       1.660.253
               *) Tidak diaudit

               Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
               Utang obligasi Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp1.776.533 juta di mana
               terjadi penurunan sebesar Rp463.586 juta atau setara dengan 20,69% dibandingkan utang
               obligasi Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp2.240.119 juta. Penurunan utang
               obligasi Perseroan karena adanya aktivitas pendanaan Perseroan terkait pelunasan utang obligasi
               sebesar Rp465.000 juta.

               Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
               Utang obligasi Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp2.240.119 juta di
               mana terjadi peningkatan sebesar Rp579.866 juta atau setara dengan 34,93% dibandingkan utang
               obligasi Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp1.660.253 juta. Kenaikan aset
               Perseroan karena adanya aktivitas pendanaan Perseroan penerimaan dari penerbitan utang
               obligasi sebesar Rp1.000.000 juta.

     C.   Ekuitas
                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                               31 Maret*                  31 Desember
           Keterangan
                                                                 2025                  2024            2023
            Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                    348.148              348.148         348.148
            Modal Disetor Lainnya                                  160.190              160.190         160.190
            Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja -
              Neto Setelah Pajak Tangguhan                             49.782             49.782          45.600
            Saldo laba:
              Cadangan Umum                                        27.500                 25.000          22.500
              Belum Ditentukan Penggunaannya                    1.290.565              1.308.981       1.119.484
            TOTAL EKUITAS                                        1.876.185             1.892.101       1.695.922
          *) Tidak diaudit

          Posisi Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2024
          Total ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp1.876.185 juta di mana terjadi
          penurunan sebesar Rp15.916 juta atau setara dengan 0,84% dibandingkan total ekuitas Perseroan pada
          tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp1.892.101 juta. Penurunan ekuitas Perseroan seiring pencapaian
          laba periode berjalan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 sebesar
          Rp62.959 juta.

          Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Posisi 31 Desember 2023
          Total ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp1.892.101 juta di mana
          terjadi peningkatan sebesar Rp196.179 juta atau setara dengan 11,57% dibandingkan total ekuitas
          Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp1.695.922 juta. Kenaikan ekuitas Perseroan
          seiring pencapaian laba tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
          sebesar Rp262.915 juta.

3.   LAPORAN ARUS KAS
                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                 31 Maret                     31 Desember
      Keterangan
                                                            2025*       2024**              2024         2023
       Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk)
         aktivitas operasi                                     2.426        (64.082)        239.589    (685.871)
      Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi          (24.849)        (27.802)        (98.107)   (114.794)
      Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk)
         aktivitas pendanaan                                (64.960)        169.689           54.967     659.784
      Kenaikan (penurunan) neto kas dan
         setara kas                                         (87.383)         77.805         196.449    (140.881)
      Kas dan setara kas awal periode/tahun                 540.216         343.767         343.767      484.648
      Kas dan setara kas akhir periode/tahun                452.833         421.572         540.216      343.767
     *) Tidak diaudit
     **) Direviu



                                                      15
Page 17
     A.   Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi

          Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode 3
          (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
          Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada
          tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp2.426 di mana terjadi peningkatan sebesar Rp66.508 juta
          atau setara dengan 103,79% dibandingkan dengan kas neto digunakan untuk aktivitas operasi
          Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar Rp64.082
          juta. Hal tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya penerimaan dari konsumen sebesar
          Rp9.531 juta.

          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
          pada Tanggal 31 Desember 2023
          Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
          Desember 2024 adalah sebesar Rp239.589 juta di mana terjadi peningkatan sebesar Rp925.460 juta
          atau setara dengan 134,93% dibandingkan dengan kas neto digunakan untuk aktivitas operasi
          Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp685.871
          juta. Hal tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya penerimaan dari konsumen sebesar
          Rp566.442 juta.

     B.   Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi

          Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode 3
          (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
          Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
          pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp24.849 juta di mana terjadi penurunan sebesar
          Rp2.953 juta atau setara dengan 10,62% dibandingkan dengan kas neto digunakan untuk aktivitas
          investasi Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar
          Rp27.802 juta. Hal tersebut terutama disebabkan oleh adanya penurunan penambahan nilai aset hak-
          guna sebesar Rp3.426 juta atau setara dengan 22,94%.

          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
          pada Tanggal 31 Desember 2023
          Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
          Desember 2024 adalah sebesar Rp98.107 juta di mana terjadi penurunan sebesar Rp16.687 juta atau
          setara dengan 14,54% dibandingkan dengan kas neto digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan
          untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp114.794 juta. Hal
          tersebut terutama disebabkan oleh adanya penurunan penambahan nilai aset hak-guna sebesar
          Rp10.697 juta atau setara dengan 21,42%.

     C.   Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan

          Periode 3 (tiga) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 Dibandingkan dengan Periode 3
          (tiga) Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2024
          Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
          pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp64.960 juta di mana terjadi penurunan sebesar
          Rp234.649 juta atau setara dengan 138,28% dibandingkan dengan kas neto diperoleh dari aktivitas
          pendanaan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 sebesar
          Rp169.689 juta. Hal tersebut terutama disebabkan oleh adanya aktivitas pendanaan Perseroan terkait
          pelunasan utang obligasi sebesar Rp465.000 juta.

          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir
          pada Tanggal 31 Desember 2023
          Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
          Desember 2024 adalah sebesar Rp54.967 juta di mana terjadi penurunan sebesar Rp604.817 juta
          atau setara dengan 91,67% dibandingkan dengan kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan
          Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp659.784
          juta. Hal tersebut terutama disebabkan oleh adanya aktivitas pendanaan Perseroan terkait pelunasan
          utang bank sebesar Rp2.061.468 juta.

4.   LIKUIDITAS DAN SUMBER PENDANAAN

     Tingkat likuiditas dalam perusahaan pembiayaan merupakan sebuah cerminan dari kemampuan Perseroan
     dalam mengelola perputaran arus kas dalam jangka pendek yang terdiri dari arus kas masuk dan arus kas
     keluar. Arus kas masuk Perseroan yang utama diperoleh dari penerimaan angsuran konsumen. Arus kas
     keluar Perseroan yang utama adalah untuk membayar transaksi pembiayaan konsumen kepada Dealer serta
     membayar beban usaha dan pajak penghasilan Perseroan.


                                                    16
Page 18
      Perseroan mengelola likuiditasnya melalui kebijakan keuangan yang terpusat dan konsisten, disamping
      penyelarasan waktu antara sumber pendanaan dan Piutang pembiayaan. Sumber pendanaan Perseroan
      berasal dari pembiayaan bersama dengan bank, penerbitan Obligasi. Pinjaman bank dan modal sendiri. Saat
      ini, Perseroan tidak melihat adanya permasalahan dalam sumber pendanaan dikarenakan dukungan dan
      komitmen penuh dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk., sebagai perusahaan induk yang terus-menerus
      menyediakan pendanaan bagi Perseroan dalam mendapatkan pembiayaan baru.

      Sampai dengan 31 Maret 2025, Sumber Likuiditas yang belum digunakan antara lain:
      -  Fasilitas Joint Financing dari PT Bank Maybank Indonesia, Tbk sebesar Rp2 triliun.
      -  Fasilitas Rekening Koran dari PT Bank Pan Indonesia, Tbk sebesar Rp50 miliar.
      -  Fasilitas Money Market Line dari PT Bank Pan Indonesia, Tbk sebesar Rp200 miliar.
      -  Fasilitas Pinjaman Tetap dari PT Bank Pan Indonesia, Tbk sebesar Rp650 miliar.
      -  Fasilitas Working Capital Installment dari PT Bank KEB Hana Indonesia sebesar Rp250 miliar.
      -  Fasilitas Kredit Angsuran Berjangka dari PT Bank Danamon Indonesia, Tbk sebesar Rp500 miliar.
      -  Fasilitas Kredit Lokal dari PT Bank Central Asia, Tbk sebesar Rp25 miliar.
      -  Fasilitas Kredit Modal Kerja dari PT Bank Mandiri (Persero,) Tbk sebesar Rp500 miliar.
      -  Fasilitas Kredit Jangka Pendek dari PT Bank Mandiri (Persero), Tbk sebesar Rp100 miliar.
      -  Fasilitas Money Market Line dari PT Bank Permata, Tbk sebesar Rp200 miliar.
      -  Fasilitas Revolving Loan dari PT Bank HSBC Indonesia sebesar Rp200 miliar.

      Sampai dengan informasi tambahan ini disampaikan, Perseroan memiliki jumlah fasilitas pinjaman dari 16
      bank, termasuk fasilitas subordinasi dan joint financing dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk., dengan
      total outstanding utang bank per Maret 2025 adalah sebesar Rp2,8 triliun.

      Perseroan selalu melakukan pengelolaan kas (cash management) secara efektif, dengan melakukan
      monitoring serta evaluasi secara berkala terhadap besaran saldo pos kas dan setara kas yang dimiliki
      Perseroan agar selalu berada dalam posisi yang optimal sesuai dengan kebutuhan bisnis, sehingga apabila
      dibutuhkan modal kerja tambahan, Perseroan telah memiliki fasilitas kerjasama dari bank yang siap
      digunakan, ataupun menerbitkan Obligasi.

      Tidak ada kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau
      ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap
      likuiditas Perseroan.

5.    PENGELUARAN BELANJA MODAL

      Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025, serta untuk tahun yang berakhir
      pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023, pengeluaran belanja modal Perseroan masing-
      masing sejumlah Rp16.690 juta, Rp40.603 juta, dan Rp 49.949 juta.

      Jenis belanja modal yaitu perolehan aset tetap (renovasi kantor, kendaraan, peralatan kantor, dan perabot
      kantor). Pihak yang terkait dengan renovasi kantor adalah kontraktor, sedangkan vendor untuk pembelian
      kendaraan, peralatan kantor, dan perabot kantor. Penyelesaian proses pembangunan dalam rangka
      investasi barang modal sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati dan penyelesaian proses
      pembangunan dalam rangka investasi barang modal sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.

      Pendanaan pengeluaran belanja modal tersebut berasal dari saldo laba Perseroan yang merupakan hasil
      usaha Perseroan dan sebagian besar digunakan untuk mendukung kelancaran operasional Perseroan.

                                    TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI

Perseroan dan Penjamin Emisi Obligasi menetapkan langkah-langkah sehubungan dengan proses atau
mekanisme pemesanan dan pembelian Obligasi Perseroan selama masa Penawaran Umum sebagai berikut:

(1)   Pemesan Yang Berhak

      Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing di manapun mereka bertempat
      tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing di manapun mereka berkedudukan yang
      berhak membeli Obligasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.

(2)   Pemesanan Pembelian Obligasi

      Pemesanan Pembelian Obligasi harus diajukan dengan menggunakan FPPO yang dapat diperoleh dari
      Penjamin Emisi Efek, baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy melalui email, sebagaimana tercantum
      dalam Bab XIII Informasi Tambahan. Setelah FPPO dilengkapi dan ditandatangani oleh pemesan, scan
      FPPO tersebut beserta scan bukti identitas wajib disampaikan kembali melalui email dan FPPO asli

                                                      17
Page 19
      dikirimkan melalui jasa kurir kepada Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum dalam Bab IX
      Informasi Tambahan. Pemesanan yang telah dimasukkan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Penjamin
      Pelaksana Emisi Efek berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara
      keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan tersebut di atas.

(3)   Jumlah Minimum Pemesanan Obligasi

      Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan
      perdagangan yaitu Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.

(4)   Masa Penawaran Umum Obligasi

      Masa Penawaran Umum akan dimulai pada tanggal 16 Juni 2025 pukul 09.00 WIB dan ditutup pada tanggal
      19 Juni 2025 pukul 15.00 WIB.

(5)   Pendaftaran

      Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan kepada KSEI
      berdasarkan Perjanjian Tentang Pendaftaran Obligasi di KSEI antara Perseroan dengan KSEI (“Perjanjian
      Tentang Pendaftaran Obligasi di KSEI”). Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas
      Obligasi ini berlaku ketentuan sebagai berikut:
      a.   Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang
           diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan
           diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil
           Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi;
      b.   KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai
           tanda bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan
           bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
      c.   Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI,
           yang selanjutnya akan dikonfirmasikan oleh KSEI kepada Pemegang Rekening;
      d.   Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak
           atas pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO (kecuali
           Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Anak Perusahaan dan/atau Perusahaan Afiliasi), serta hak-
           hak lainnya yang melekat pada Obligasi;
      e.   Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku
           Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
           sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan
           Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Perseroan
           melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi berdasarkan data
           kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan. Pemegang Obligasi yang berhak
           atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang memiliki Obligasi pada 4 (empat) Hari Kerja
           sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi;
      f.   Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam
           Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO, dan
           wajib memperlihatkan KTUR yang diterbitkan KSEI kepada Wali Amanat;
      g.   Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
           dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai
           dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Amanat atau
           setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat, transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh
           pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal
           pelaksanaan RUPO;
      h.   Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan pembelian Obligasi wajib membuka Rekening Efek
           di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi Pemegang Rekening Efek di KSEI.

(6)   Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi

      Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian
      Obligasi selama jam kerja dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Emisi Obligasi, baik dalam bentuk
      hardcopy maupun softcopy melalui email.

(7)   Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi

      Para Penjamin Emisi Obligasi atau Agen Penjualan yang menerima pengajuan pemesanan pembelian
      Obligasi akan menyerahkan kembali 1 (satu) tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya, baik dalam
      bentuk hardcopy maupun softcopy melalui email, sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi.
      Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan merupakan jaminan dipenuhinya pesanan.



                                                      18
Page 20
(8)   Penjatahan Obligasi

      Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan IX.A.7. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 20 Juni
      2025 dan penjatahan dilakukan pada pukul 16.00 WIB.

      Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Efek dan terbukti bahwa Pihak tertentu mengajukan pemesanan
      Efek melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk setiap Penawaran Umum, baik secara langsung
      maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan
      satu formulir pemesanan Efek yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan sesuai
      Peraturan IX.A.7.

      Penjamin Emisi Obligasi atau Perseroan wajib menyerahkan laporan hasil Penawaran Umum kepada OJK
      paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan.

      Manajer Penjatahan dalam Penawaran Umum ini adalah PT Maybank Sekuritas Indonesia, akan
      menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan
      penjatahan dengan berpedoman kepada Peraturan Bapepam No. VIII.G.12 tentang Pedoman Pemeriksaan
      oleh Akuntan atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan IX.A.7
      paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya masa Penawaran Umum.

(9)   Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi

      Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, Pemesan harus segera melaksanakan
      pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi
      melalui tempat mengajukan pemesanan.

      Dana tersebut harus sudah efektif pada rekening Penjamin Emisi Obligasi selambat-lambatnya tanggal 23
      Juni 2025 pukul 16.00 WIB (in good funds) yang ditujukan pada rekening di bawah ini:

        PT BRI Danareksa Sekuritas          PT DBS Vickers Sekuritas          PT KB Valbury Sekuritas
                                                   Indonesia

          Bank Maybank Indonesia            Bank Maybank Indonesia             Bank Maybank Indonesia
          Cabang Thamrin Jakarta            Cabang Thamrin Jakarta              Wisma KEIAI, Jakarta
             No. 200 356 3922                  No. 200 355 8447                   No. 215 900 0301
                 Atas nama:                       Atas nama:                         Atas nama:
         PT BRI Danareksa Sekuritas         PT DBS Vickers Sekuritas           PT KB Valbury Sekuritas
                                                   Indonesia

              PT Maybank Sekuritas Indonesia                   PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
                  Bank Maybank Indonesia                             Bank Maybank Indonesia
                Cabang Bursa Efek Indonesia                            Cabang Summitmas
                     No. 217 041 6728                                   No. 217.043.1142
                        Atas nama:                                         Atas nama:
               PT Maybank Sekuritas Indonesia                  PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk

      Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek atau bilyet giro yang bersangkutan harus
      dapat diuangkan atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 23 Juni 2025 (in good funds)
      pada rekening tersebut di atas. Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban
      Pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.

      Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban Pemesan. Pemesanan akan
      dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.

      Selanjutnya, setelah dana telah diterima oleh Penjamin Emisi Efek, Penjamin Emisi Efek melalui Penjamin
      Pelaksana Emisi Efek wajib mentransfer dana hasil Penawaran Umum kepada Perseroan selambat-
      lambatnya pada tanggal 24 Juni 2025 pukul 14.00. Dana hasil Penawaran Umum tersebut ditransfer oleh
      Penjamin Pelaksana Emisi Efek ke rekening Perseroan di bawah ini:

                                       PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
                                            Bank Maybank Indonesia
                                                Cabang Thamrin
                                                No. 200 307 2099
                                  Atas nama: PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk




                                                      19
Page 21
(10) Distribusi Obligasi Secara Elektronik

     Pada Tanggal Emisi yaitu pada tanggal 24 Juni 2025, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi
     untuk sejumlah Pokok Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk
     mengkreditkan Obligasi ke dalam Rekening Efek atau Sub Rekening Efek yang berhak sesuai data dalam
     rekapitulasi instruksi distribusi Obligasi yang akan disampaikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.
     Data dalam rekapitulasi instruksi distribusi Obligasi yang diserahkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
     tersebut semata-mata merupakan tanggung jawab dari Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

     Dalam hal Perseroan terlambat menyerahkan Sertifikat Jumbo Obligasi dan memberi instruksi kepada KSEI
     untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek, maka Perseroan wajib membayar Denda sebesar 2%
     (dua persen) per tahun di atas tingkat bunga Obligasi dari masing-masing seri Obligasi yang dihitung secara
     harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan distribusi Obligasi
     yang seharusnya dikreditkan) dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari
     Kalender atau 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender kepada Pemegang Obligasi.

(11) Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi

     Dalam hal suatu pemesanan Efek ditolak sebagian atau seluruhnya, jika pesanan Obligasi sudah dibayar
     maka uang pemesanan harus dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi
     Obligasi kepada para pemesan, paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah tanggal penjatahan.

     Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi/Penjamin Emisi Obligasi yang
     menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para pemesan untuk tiap hari
     keterlambatan Denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari masing-masing
     seri Obligasi per tahun dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai
     dengan pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda), dengan
     ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga
     puluh) Hari Kalender.

     Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
     mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan, maka Perseroan dan/atau
     Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau Denda kepada para
     pemesan Obligasi.

(12) Lain-lain

     Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak Pemesanan Pembelian Obligasi
     secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

(13) Agen Pembayaran

     Agen Pembayaran adalah KSEI, berkedudukan di Jakarta yang telah ditunjuk sesuai dengan Perjanjian Agen
     Pembayaran, di mana KSEI berkewajiban membantu melaksanakan pembayaran jumlah pokok dan bunga
     Obligasi kepada Pemegang Obligasi untuk dan atas nama Perseroan setelah Agen Pembayaran menerima
     dana tersebut dari Perseroan dengan hak-hak dan kewajiban-kewajiban sebagaimana diatur dalam
     perjanjian antara Perseroan dan KSEI.

     Alamat Agen Pembayaran adalah sebagai berikut:

                                     PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
                                  Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I, Lantai 5
                                      Jalan Jenderal Sudirman, Kav. 52-53
                                                Jakarta 12190
                                           Telepon: (021) 5299 1099
                                           Faksimili: (021) 5299 1199




                                                      20
Page 22
    PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

 Informasi Tambahan serta Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada tanggal Penawaran
 Umum Obligasi di kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, yaitu tanggal 16 Juni 2025 sampai dengan 19 Juni
 2025 dari pukul 09.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB, pada alamat di bawah ini:

                                   PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI

      PT BRI Danareksa Sekuritas          PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia      PT KB Valbury Sekuritas
           Gedung BRI II Lt. 23             DBS Bank Tower, Ciputra World 1    Sahid Sudirman Centre Lantai 41
    Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46                     Lantai 32                          Unit AC,
         Jakarta 10210, Indonesia              Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5     Jl. Jenderal Sudirman No.86,
        Telepon : (021) 5091 4100               Jakarta 12940, Indonesia       Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10220
         Faksimili: (021) 2520 990             Telepon: (021) 3003 4945            Telepon: (021) 2509 8300
                   Email:                      Faksimili: (021) 3003 4944         Faksimili: (021) 2509 8400
 IB-Group1@bridanareksasekuritas.co.id     Email: corporate.finance@dbs.com     Email: dcm.ib@kbvalbury.com
debtcapitalmarket@bridanareksasekuritas
                    .co.id


         PT Maybank Sekuritas Indonesia                           PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
              Sentral Senayan III Lantai 22                               Gedung Artha Graha 18
                 Jalan Asia Afrika No. 8                              Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
              Gelora Bung Karno, Senayan                              Gelora Bung Karno, Senayan
                     Jakarta 10270                                            Jakarta 12190
                Telepon: (021) 8066 8500                                 Telepon: (021) 2924 9088
                       Faksimili: -                                     Faksimili: (021) 2924 9150
     Email: fixedincome.indonesia@maybank.com                           Email: fit@trimegah.com

    SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
     PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN.




                                                       21

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.97 MB
Published16 Jun 2025
Pages22
Characters105,483
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 32 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org WAHANA OTTOMITRA MULTIARTHA TBK p.1 ×11
linked org PT Maybank Sekuritas p.1
linked org Trimegah Sekuritas p.1
linked org KB Valbury Sekuritas p.1 ×4
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk. p.18 ×4
linked org PT Bank KEB Hana Indonesia p.18
linked org PT Bank Danamon Indonesia p.18
linked org PT Bank Central Asia p.18
linked org PT Bank Mandiri p.18 ×3
linked org PT Bank Permata p.18
linked org PT Bank HSBC Indonesia p.18
linked org PT Maybank Sekuritas Indonesia p.20 ×7
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.20 ×7
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1
possible org BURSA EFEK INDONESIA p.1 ×4
possible — DBS Vickers p.1 ×4
possible org DBS Bank p.22
possible person Prof. Dr. Satrio p.22
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1 ×5
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA Id AAA p.1
unresolved org PT DBS Vickers Sekuritas p.1 ×3
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.1 ×4
unresolved org PT KB Valbury Sekuritas Indonesia p.1 ×2
unresolved org Indonesia Tbk p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwantono p.2 ×2
unresolved org Young Global Limited p.2 ×2
unresolved org PSS p.2 ×2
unresolved org Bapepam p.20 ×2
unresolved org PT KB Valbury Sekuritas Indonesia Bank Maybank Indonesia p.20
unresolved org Bank Maybank Indonesia Cabang Thamrin p.20
unresolved org PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia p.22

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result