Back to announcement
20260710_AHAP_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32110748_lamp2.pdf
Other Text extracted AHAPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 26
Page 1
INFORMASI PENTING SEHUBUNGAN DENGAN PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK
TERLEBIH DAHULU V (“PMHMETD V”) KEPADA PEMEGANG SAHAM
OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN
ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR
HUKUM.
KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN
DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT ASURANSI HARTA AMAN PRATAMA TBK (“PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU
LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS.
PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk
Kegiatan Usaha Utama:
Bergerak di bidang Asuransi Umum Konvensional
Berkedudukan di Jakarta Pusat, Indonesia
Kantor Pusat
Wisma 46 Lantai 33 Kota BNI
Jl. Jend Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat – 10220
Telepon: (62 21) 570 2060, 574 6789 (hunting)
Faksimili : (62 21) 572 7589
Website: www.asuransi-harta.co.id
Email: harta@asuransi-harta.co.id
Jaringan Kantor
3 (tiga) Kantor Cabang dan 3 (tiga) Kantor Pemasaran yang tersebar di wilayah
DKI Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang dan Solo
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU V (“PMHMETD V”) KEPADA
PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (“HMETD”)
Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 3.500.000.000 (tiga miliar lima ratus juta) saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) per saham
(”Saham Baru”) dengan Harga Pelaksanaan Rp50,- (lima puluh Rupiah) per saham, sehingga jumlah dana yang akan diterima Perseroan dalam PMHMETD V ini sebanyak-
banyaknya sebesar Rp175.000.000.000- (seratus tujuh puluh lima miliar Rupiah). Jumlah Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD V akan dikeluarkan dari portepel
serta akan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia dengan senantiasa memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setiap pemegang 7(tujuh) Saham Lama
yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 24 September 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 5 (lima) HMETD, dimana setiap 1 (satu)
HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan Rp50, - (lima puluh Rupiah) per saham yang harus
dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham.
Saham yang diterbitkan dalam PMHMETD V memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak dividen dengan saham yang telah disetor penuh lainnya.
Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (rounded down). Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32/POJK.04/2015 tentang
Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebagaimana terakhir diubah dalam Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2019
Tentang Perubahan Atas Peraturan OJK No. 32/POJK.04/2015 Tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(POJK No. 32/2015), dalam hal Pemegang Saham memiliki Sertifikat Bukti Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“SBHMETD”) dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan
efek tersebut wajib dijual oleh Perseroan dan hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan.
Berdasarkan Surat Pernyataan dari Pemegang Saham Utama Perseroan yakni PT Asuransi Central Asia tanggal 20 Mei 2026, menyatakan akan mengambil seluruh HMETD
yang menjadi haknya dalam PMHMETD V dengan jumlah saham HMETD sebesar 2.190.245.006 (dua miliar seratus sembilan puluh juta dua ratus empat puluh lima ribu
enam) saham atau mewakili 62,58% ( enam puluh dua koma lima delapan persen) dengan nilai nominal sebesar Rp109.512.250.321,- (seratus sembilan miliar lima ratus dua
belas juta dua ratus lima puluh ribu tiga ratus dua puluh satu Rupiah) dari seluruh saham yang dikeluarkan dalam PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk yang menjadi haknya,
dengan mengkonversi seluruh Pinjaman Subordinasi sebesar Rp30.000.000.000,- (tiga puluh miliar Rupiah) yang telah tercatat dalam Laporan Keuangan per 31 Maret 2026
menjadi setoran modal untuk pengambilan HMETD yang menjadi haknya dan sisanya sebesar Rp79.512.250.321- (tujuh puluh sembilan miliar lima ratus dua belas juta dua
ratus lima puluh ribu tiga ratus dua puluh satu Rupiah) akan dibayarkan secara tunai pada saat pelaksanaan PMHMETD tersebut.
Dalam rangka PMHMETD V, tidak terdapat pihak yang bertindak sebagai Pembeli Siaga dan apabila saham yang ditawarkan dalam PMHMETD V ini tidak seluruhnya diambil
oleh Pemegang Saham atau pemegang bukti HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang Saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari
haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing Pemegang Saham yang meminta penambahan efek berdasarkan
Harga Pelaksanaan. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, maka saham tersebut tidak akan dikeluarkan dari portepel.
RISIKO UTAMA YANG MEMPUNYAI PENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN ADALAH RISIKO ASURANSI
RISIKO ASURANSI ADALAH RISIKO KEGAGALAN PERUSAHAAN ASURANSI UNTUK MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA PEMEGANG POLIS, TERTANGGUNG,
ATAU PESERTA SEBAGAI AKIBAT DARI KETIDAKCUKUPAN PROSES SELEKSI RISIKO (UNDERWRITING), PENETAPAN PREMI ATAU KONTRIBUSI,
PENGGUNAAN REASURANSI, DAN/ATAU PENANGANAN KLAIM. RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA AKAN DICANTUMKAN PADA PROSPEKTUS.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PARA PEMEGANG SAHAM
PEMEGANG SAHAM LAMA YANG TIDAK MELAKSANAKAN HAKNYA UNTUK MEMBELI SAHAM BARU YANG DITAWARKAN DALAM PMHMETD V INI SESUAI
DENGAN HMETD-NYA AKAN MENGALAMI PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN SAHAMNYA (DILUSI) MAKSIMUM SEBESAR 41,67% (EMPAT PULUH
SATU KOMA ENAM TUJUH PERSEN).
PERSEROAN TELAH MENYAMPAIKAN PERNYATAAN PENDAFTARAN KE OTORITAS JASA KEUANGAN PADA TANGGAL 8 JULI 2026 DAN BELUM
MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OTORITAS JASA KEUANGAN. TAMBAHAN INFORMASI AKAN DISAMPAIKAN PALING LAMBAT 2 (DUA) HARI
SETELAH PERSEROAN MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OTORITAS JASA KEUANGAN
Informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 9 Juli 2026
1
Page 2
JADWAL
Tanggal Rapat Umum Pemegang Tanggal Pencatatan Saham di Bursa
Saham Luar Biasa : 02 Juli 2026 Efek Indonesia : 28 September 2026
28 September – 02
Tanggal Efektif dari OJK : 14 September 2026 Periode Perdagangan HMETD : Oktober 2026
Tanggal Cum-HMETD di Pasar Periode Pendaftaran, Pembayaran 28 September – 02
Regular dan Pasar Negosiasi : 22 September 2026 dan Pelaksanaan HMETD : Oktober 2026
Tanggal Cum-HMETD di Pasar Tunai : 24 September 2026
Tanggal Ex-HMETD di Pasar Regular Periode Penyerahan Saham Hasil 30 September – 06
dan Pasar Negosiasi : 23 September 2026 Pelaksanaan HMETD : Oktober 2026
Tanggal Terakhir Pembayaran
Tanggal Ex-HMETD di Pasar Tunai : 25 September 2026 Pemesanan Saham Tambahan : 06 Oktober 2026
Tanggal Pencatatan dalam DPS yang Tanggal Penjatahan Pemesanan
berhak atas HMETD (Recording Date) : 24 September 2026 Saham Tambahan : 07 Oktober 2026
Tanggal Distribusi Saham Hasil
Penjatahan dan Pengembalian uang
Pemesanan Pembelian Saham
Tanggal Distribusi HMETD : 25 September 2026 Tambahan : 09 September 2026
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (“PMHMETD V”)
III”)
Jumlah Saham : Sebanyak-banyaknya 3.500.000.000 (tiga miliar lima ratus juta) saham biasa atas nama
yang merupakan Saham Baru yang dikeluarkan dari portepel Perseroan, memiliki hak yang
sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham biasa atas nama lainnya yang telah
ditempatkan dan disetor penuh.
Nilai Nominal : Rp50,- (lima puluh Rupiah) per saham.
Harga : Setiap pemegang 1 (satu) HMETD berhak untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru
Pelaksanaan dengan Harga Pelaksanaan Rp50,- (lima puluh Rupiah) setiap saham yang harus dibayar
penuh pada saat pelaksanaan HMETD.
Nilai Emisi : Sebanyak-banyaknya sebesar Rp175.000.000.000- (seratus tujuh puluh lima miliar Rupiah).
Rasio HMETD : Setiap pemegang 7 (tujuh) Saham Lama yang tercatat dalam DPS pada tanggal 24
September 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 5 (lima) HMETD, dimana setiap pemegang 1
(satu) HMETD berhak untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru.
Dilusi Kepemilikan : Pemegang Saham yang tidak menggunakan haknya akan mengalami penurunan
persentase kepemilikan sampai dengan maksimum 41,67 % (empat puluh satu koma enam
tujuh persen)
Pencatatan : PT Bursa Efek Indonesia tanggal 28 September 2026.
Struktur permodalan dan komposisi Pemegang Saham Perseroan pada saat Prospektus diterbitkan berdasarkan DPS
Perseroan per tanggal 31 Maret 2026 yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek, adalah
sebagai berikut:
Modal Saham
Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
dengan Nilai Nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) per Saham
(%)
Jumlah Nilai
Keterangan Jumlah Saham
Nominal (Rp)
Modal Dasar 6.000.000.000 300.000.000.000 -
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
1. PT Asuransi Central Asia 3.066.343.009 153.317.150.450 62,58
2. Sendra Gunawan, MSME 566.781.066 28.339.053.300 11,57
3. Masyarakat dengan kepemilikan kurang dari 5% 1.266.875.925 63.343.796.250 25,85
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 4.900.000.000 245.000.000.000 100,00
Modal Dalam Portepel 1.100.000.000 55.000.000.000 -
Pada tanggal 20 Mei 2026 Perseroan telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, dengan salah satu
keputusannya adalah Persetujuan Peningkatan Modal Dasar yang mana keputusannya telah dimuat dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat No. 05 tanggal 20 Mei 2026, dibuat di hadapan Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di Jakarta dan
akta tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU-0034011.AH.01.02 tanggal 25
Mei 2026, yang menyetujui peningkatan Modal Dasar Perseroan dari sebesar Rp300.000.000.000 (tiga ratus miliar Rupiah)
menjadi sebesar Rp500.000.000.000 (lima ratus miliar Rupiah), masing-masing saham dengan nilai nominal Rp50 (lima
puluh Rupiah), dan merubah Pasal 4 Anggaran Dasar Peseroan menjadi sebesar Rp500.000.000.000 (lima ratus miliar
Rupiah) yang terbagi atas 10.000.000.000 (sepuluh miliar) saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp50,- (lima
puluh Rupiah).
2
Page 3
Struktur permodalan dan komposisi Pemegang Saham Perseroan setelah Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan tanggal 20 Mei 2026, berdasarkan DPS Perseroan per tanggal 30 Juni 2026 yang dikeluarkan oleh PT Datindo
Entrycom selaku Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
Modal Saham
Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
dengan Nilai Nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) per Saham
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp) (%)
Modal Dasar 10.000.000.000 500.000.000.000 -
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
1. PT Asuransi Central Asia 3.066.343.009 153.317.150.450 62,58
2. Sendra Gunawan, MSME 594.981.066 29.749.053.300 12,14
3. Masyarakat dengan kepemilikan kurang dari 5% 1.238.675.925 61.933.796.250 25,28
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 4.900.000.000 245.000.000.000 100,00
Modal Dalam Portepel 5.100.000.000 255.000.000.000 -
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham perseroan sebelum dan setelah PMHMETD V dengan asumsi seluruh
HMETD diambil bagian dan dilaksanakan oleh para pemegang HMETD dan seluruh saham dalam PMHMETD V dapat
diterbitkan, maka permodalan Perseroan menjadi sebagai berikut:
Modal Saham
Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
dengan Nilai Nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) per Saham
Sebelum PMHMETD V Sesudah PMHMETD V
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai (%) Jumlah Saham Jumlah Nilai (%)
Nominal (Rp) Nominal (Rp)
Modal Dasar 10.000.000.000 500.000.000.000 - 10.000.000.000 500.000.000.000 -
Modal Ditempatkan dan Disetor
Penuh:
1. PT Asuransi Central sia 3.066.343.009 153.317.150.450 62,58 5.256.588.015 262.829.400.750 62,58
2. Sendra Gunawan, MSME 594.981.066 29.749.053.300 12,14 1.019.967.542 50.998.377.100 12,14
3. Masyarakat dengan kepemilikan 1.238.675.925 61.933.796.250 25,28 2.123.444.443 106.172.222.150 25,28
kurang dari 5%
Jumlah Modal Ditempatkan dan 4.900.000.000 245.000.000.000 100,00 8.400.000.000 420.000.000.000 100,00
Disetor Penuh
Modal Dalam Portepel 5.100.000.000 255.000.000.000 1.600.000.000 80.000.000.000 -
Berikut ini asumsi Struktur Permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum dan setelah PMHMETD V
dengan asumsi hanya Pemegang Saham Utama Perseroan yakni PT Asuransi Central Asia yang melaksanakan seluruh
HMETD yang menjadi haknya sesuai dengan pernyataan tanggal 20 Mei 2026, dan pemegang saham lainnya tidak
mengambil bagian dalam PMHMETD V, maka proforma permodalan sebelum dan setelah HMETD menjadi sebagai berikut:
Modal Saham
Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
dengan Nilai Nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) per Saham
Sebelum PMHMETD V Sesudah PMHMETD V
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai (%) Jumlah Saham Jumlah Nilai (%)
Nominal (Rp) Nominal (Rp)
Modal Dasar 10.000.000.000 500.000.000.000 - 10.000.000.000 500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor
Penuh:
1. PT Asuransi Central Asia 3.066.343.009 153.317.150.450 62,58 5.256.588.015 262.829.400.750 74,14
2. Sendra Gunawan, MSME 594.981.066 29.749.053.300 12,14 594.981.066 29.749.053.300 8,39
3. Masyarakat dengan kepemilikan 1.238.675.925 61.933.796.250 25,28 1.238.675.925 61.933.796.250 17,47
kurang dari 5%
Jumlah Modal Ditempatkan dan 4.900.000.000 245.000.000.000 100,00 7.090,245.006 354.512.250.300 100,00
Disetor Penuh
Modal Dalam Portepel 5.100.000.000 255.000.000.000 2.909.754.994 145.487.749.700 -
Dengan memperhatikan bahwa jumlah Saham Baru yang diterbitkan dalam PMHMETD V ini berjumlah sebanyak-
banyaknya 3.500.000.000 (tiga miliar lima ratus juta) saham, maka Pemegang Saham yang tidak melaksanakan haknya
untuk membeli Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD V ini sesuai HMETD-nya akan mengalami penurunan
persentase kepemilikan sahamnya (dilusi) maksimum sebesar 41,67% (empat puluh satu koma enam tujuh persen).
Dengan asumsi bahwa seluruh HMETD dilaksanakan, jumlah saham Perseroan yang dikeluarkan akan sebanyak-
banyaknya berjumlah 3.500.000.000 (tiga miliar lima ratus juta) saham.
3
Page 4
KETERANGAN TENTANG HMETD
Efek yang ditawarkan dalam PMHMETD V ini diterbitkan berdasarkan HMETD yang dapat diperdagangkan selama masa
perdagangan yang ditentukan dan merupakan salah satu persyaratan pembelian efek. Saham Baru hasil pelaksanaan
HMTED yang ditawarkan dalam PMHMETD V ini dapat diperdagangkan selama masa perdagangan.
Beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam HMETD ini adalah:
a. Penerima Saham Yang Berhak Menerima HMETD
Pemegang Saham Perseroan yang namanya dengan sah tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 24 September 2026
pukul 16.00 WIB berhak mendapatkan HMETD. Setiap pemegang 7 (tujuh) Saham Lama akan mendapatkan 5 (lima)
HMETD, di mana setiap 1 (satu) HMETD akan memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan 1 (satu) Saham
Baru Perseroan, yang akan ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan Rp50,- (lima puluh Rupiah) per saham.
b. Pemegang Sertifikat HMETD yang Sah
Pemegang HMETD yang sah adalah:
1) Para Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dengan sah dalam DPS Perseroan pada tanggal 24
September 2026 sampai dengan pukul 16.00 WIB yang tidak dijual HMETDnya sampai dengan akhir periode
perdagangan HMETD; atau
2) Pembeli HMETD yang namanya tercantum dalam SBHMETD sampai dengan akhir periode perdagangan
HMETD, atau
3) Para pemegang HMETD dalam penitipan Kolektif KSEI, sampai dengan tanggal terakhir periode perdagangan
HMETD.
c. Perdagangan dan Pelaksanaan HMETD Sertifikat Bukti HMETD
Pemegang HMETD dapat memperdagangkan HMETD yang dimilikinya selama periode perdagangan, yaitu mulai tanggal
28 September 2026 sampai dengan tanggal 02 Oktober 2026. HMETD yang tidak dilaksanakan hingga tanggal akhir
periode tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.
Perdagangan HMETD tanpa warkat harus memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Negara
Kesatuan Republik Indonesia, termasuk tetapi tidak terbatas pada ketentuan perpajakan dan ketentuan di bidang Pasar
Modal termasuk peraturan bursa dimana HMETD tersebut diperdagangkan, yaitu PT Bursa Efek Indonesia dan peraturan
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Bila pemegang HMETD mengalami keragu-raguan dalam mengambil
keputusan, sebaiknya anda berkonsultasi atas biaya sendiri dengan penasehat investasi, perantara pedagang efek,
manajer investasi, penasehat hukum, akuntan publik, atau penasehat profesional lainnya.
HMETD yang berada dalam penitipan kolektif di KSEI diperdagangkan di BEI sedangkan HMETD yang berbentuk
SBHMETD hanya bisa diperdagangkan di luar bursa.
Penyelesaian perdagangan HMETD yang dilakukan melalui bursa akan dilaksanakan dengan cara pemindahbukuan atas
nama rekening efek atas nama Bank Kustodian atau Perusahaan Efek di KSEI.
Segala biaya dan pajak yang mungkin timbul akibat perdagangan dan pemindahtanganan HMETD menjadi tanggung jawab
dan beban pemegang HMETD atau calon pemegang HMETD.
Pemegang HMETD yang bermaksud mengalihkan HMETD-nya tersebut dapat melaksanakannya melalui Anggota
Bursa/Bank Kustodian.
Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah tanggal 06 Oktober 2026, sehingga HMETD yang tidak dilaksanakan sampai
dengan tanggal tersebut tidak akan berlaku lagi.
d. Bentuk SBHMETD
Bagi Pemegang Saham yang sahamnya belum dimasukkan dalam sistem penitipan kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD yang mencantumkan nama dan alamat pemegang HMETD, jumlah saham yang dimiliki dan jumlah
HMETD yang dapat digunakan untuk membeli saham serta kolom jumlah saham yang akan dibeli, jumlah harga yang
harus dibayar dan jumlah pemesanan saham tambahan, kolom endorsemen dan keterangan lain yang diperlukan.
4
Page 5
Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem penitipan kolektif di KSEI, Perseroan tidak akan menerbitkan
SBHMETD, melainkan akan melakukan pengkreditan HMETD ke rekening efek atas nama Bank Kustodian atau
perusahaan efek yang ditunjuk masing-masing Pemegang Saham di KSEI.
e. Pendistribusian HMETD
HMETD dalam bentuk elektronik akan didistribusikan ke dalam rekening efek di KSEI atau didistribusikan kepada
Pemegang Saham melalui Pemegang Rekening KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja setelah tanggal DPS yang
berhak atas HMETD (recording date) yaitu pada tanggal 25 September 2026
SBHMETD bagi Pemegang Saham yang sahamnya belum dimasukkan ke dalam penitipan kolektif di KSEI tersedia di
BAE. Pemegang Saham agar menghubungi BAE untuk mendapatkan SBHMETD tersebut, dimulai 1 (satu) hari kerja
setelah tanggal DPS yang berhak atas HMETD (recording date) yaitu pada tanggal 25 September 2026.
f. Permohonan Pemecahan SBHMETD
Bagi pemegang SBHMETD yang ingin menjual atau mengalihkan sebagian dari HMETD yang dimilikinya, maka pemegang
SBHMETD yang bersangkutan dapat menghubungi BAE Perseroan untuk mendapatkan denominasi HMETD yang
diinginkan. Pemegang HMETD dapat melakukan pemecahan SBHMETD mulai tanggal 30 September 2026 sampai
dengan tanggal 06 Oktober 2026.
Setiap pemecahan akan dikenakan biaya yang menjadi beban pemohon, yaitu sebesar Rp25.000,- (dua puluh lima ribu
Rupiah) per SBHMETD baru hasil pemecahan. Biaya tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai.
SBHMETD hasil pemecahan dapat diambil dalam waktu 1 (satu) Hari Bursa setelah permohonan diterima lengkap oleh
BAE Perseroan.
g. Nilai Teoritis HMETD
Nilai teoritis dari HMETD yang ditawarkan oleh pemegang HMETD yang sah akan berbeda-beda antara pemegang HMETD
satu dengan yang lainnya, yang tergantung dari permintaan dan penawaran dari pasar yang ada.
Berikut disajikan perhitungan nilai teoritis HMETD dalam PMHMETD V ini. Perhitungan ini merupakan ilustrasi teoritis dan
bukan dimaksudkan sebagai jaminan atau perkiraan dari nilai HMETD yang sesungguhnya. Ilustrasi diberikan untuk
memberikan gambaran umum untuk menghitung nilai HMETD.
Asumsi:
• Harga Penutupan Saham pada Hari Bursa Terakhir
sebelum perdagangan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu : Rpa
• Harga Pelaksanaan HMETD : Rpb
• Jumlah saham yang beredar sebelum PMHMETD : A
• Jumlah saham yang diterbitkan dalam PMHMETD : B
• Jumlah saham yang beredar sesudah PMHMETD : A+B
• Harga teoritis Saham sesudah PMHMETD : (Rpa x A) + (Rpb x B) = Rpc
(A+B)
Dengan demikian, secara teoritis harga HMETD per saham adalah: Rpc - Rpb
Perhitungan harga teoritis HMETD telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku berdasarkan Peraturan II-A Surat
Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00012/BEI/02-2009.
h. Pecahan HMETD
Sesuai dengan POJK No.32/2015 dan POJK No.14/2019, dalam hal pemegang saham mempunyai HMETD dalam bentuk
pecahan, maka hak atas pecahan efek tersebut wajib dijual oleh Perseroan dan hasil penjualannya akan dimasukkan ke
dalam rekening Perseroan.
i. Penggunaan SBHMETD
SBHMETD adalah bukti hak yang diberikan Perseroan kepada pemegangnya untuk membeli Saham Baru. SBHMETD
hanya diterbitkan bagi Pemegang Saham yang belum melakukan konversi saham dan digunakan untuk memesan Saham
Baru. SBHMETD tidak dapat ditukarkan dengan uang atau apapun pada Perseroan, serta tidak dapat diperdagangkan
dalam bentuk fotokopi. Bukti kepemilikan HMETD untuk pemegang HMETD dalam penitipan kolektif KSEI. Perseroan tidak
5
Page 6
akan menerbitkan SBHMETD, melainkan akan melakukan pengkreditan HMETD ke rekening efek atas nama Bank
Kustodian atau Anggota Bursa yang ditunjuk masing-masing Pemegang Saham di KSEI.
j. Tata Cara Pengalihan HMETD
Pemegang HMETD yang tidak ingin melaksanakan haknya dan bermaksud untuk mengalihkan HMETD-nya yang diperoleh
dalam rangka PMHMETD V ini, dapat melakukan pengalihan HMETD kepada pihak lain pada Periode Perdagangan
HMETD dan dilakukan melalui Anggota Bursa atau Bank Kustodian. Mengenai mekanisme perdagangan HMETD
dilakukan sesuai dengan mekanisme perdagangan bursa pada umumnya.
k. Distribusi HMETD
Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik melalui Rekening Efek masing-masing Pemegang Saham yang berhak di KSEI selambat-
lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Pencatatan pada DPS Perseroan yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal
25 September 2026. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan akan diunggah dalam situs web Perseroan (www.asuransi-
harta.co.id) dan situs web Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id).
Bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem penitipan kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham Yang Berhak. Para Pemegang Saham Yang Berhak dapat
menghubungi BAE setiap hari mulai tanggal 25 September 2026 melalui email yang tertera di bawah ini dengan
menyebutkan (i) nama, (ii) alamat, (iii) nomor rekening Bank dari pemegang saham yang akan digunakan untuk membayar
pembelian saham dan melampirkan
a. Copy KTP
b. Copy Surat Kolektif saham atas nama pemegang saham.
Biro Administrasi Efek Perseroan
PT Datindo Entrycom
Jl. Hayam Wuruk No. 28, Lantai 2 Jakarta 10220
Telp. +62 21 – 3508077
datindo.ahapput@gmail.com
l. Lain-lain
Setiap dan semua biaya konversi sehubungan pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk
elektronik dan/atau sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung sepenuhnya
oleh Pemegang Saham yang bersangkutan.
RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL HMETD
Tujuan pelaksanaan PMHMETD V adalah untuk memenuhi ketentuan pasal 56 POJK No. 23 tahun 2023 tanggal 20
Desember 2023 yang mengatur tentang ekuitas atau modal minimum perusahaan asuransi yang disyaratkan naik secara
bertahap yang harus dipenuhi paling lambat tanggal 31 Desember 2026 untuk tahap pertama yaitu sebesar
Rp250.000.000.000,- (dua ratus lima puluh miliar Rupiah).
Dana yang diperoleh Perseroan dari hasil PMHMETD V ini setelah dikurangi dengan seluruh biaya yang terkait dengan
PMHMETD V akan digunakan Perseroan adalah untuk modal kerja. Dana-dana tersebut akan ditempatkan dalam instrumen-
instrumen investasi yang diatur pada POJK No. 26 Tahun 2025, POJK No. 17/POJK.04/2020 dan/atau POJK No.
42/POJK.04/2020.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Tabel dibawah ini menyajikan Ikhtisar Data Keuangan Penting Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada 31
Maret 2026 dan dua belas bulan yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan.
Laporan keuangan Perseroan untuk periode 31 Maret 2026 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kanaka
Puradiredja, Suhartono dan ditandatangani oleh Tan Siddharta, CPA, Registrasi Akuntan Publik No. AP.0111 dan untuk
periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024`telah diaudit oleh kantor Akuntan Publik (KAP) Kanaka
Puradiredja, Suhartono dan ditandatangani oleh Desman PL Tobing, Registrasi Akuntan Publik No. AP.0127, dengan opini
bahwa Laporan Keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan perseroan pada
tanggal-tanggal 31 Maret 2026, 31 Desember 2025 dan 2024, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, sesuai Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
6
Page 7
Laporan Posisi Keuangan
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Keterangan 2026 2025 2024 2023
(Disajikan kembali) (Disajikan kembali)
ASET
Kas dan bank 23.847.224.288 15.905.550.477 13.573.987.974 12.798.662.310
Piutang lain-lain 2.568.787.923 1.162.894.518 878.947.068 11.865.981.324
Uang muka dan biaya dibayar dimuka
9.709.476.283 10.403.130.573 11.919.726.855 7.292.205.656
Investasi:
Deposito berjangka 139.045.450.000 178.673.000.000 203.611.360.000 192.473.600.000
Investasi pada FVOCI 3.707.187.956 3.795.859.887 4.980.997.345 4.453.270.821
Obligasi/Investasi pada biaya
perolehan diamortisasi 76.554.223.343 61.618.503.537 61.776.665.985 61.934.828.433
Aset kontrak reasuransi 579.919.049.903 597.473.946.370 526.317.507.202 552.784.435.132
Aset tetap- neto 5.669.201.142 5.912.940.212 6.049.755.789 7.001.221.183
Aset hak guna - neto 3.663.533.201 3.913.319.555 4.912.464.973 726.551.119
Aset pajak tangguhan 17.464.218.208 12.121.740.907 10.566.223.506 8.155.556.756
Aset lain-lain 1.021.797.651 1.025.938.639 671.126.056 162.245.914
JUMLAH ASET 863.170.149.898 892.006.824.675 845.258.762.753 859.648.558.648
LIABILITAS
Liabilitas kontrak asuransi 626.913.058.280 670.819.529.465 588.792.388.888 616.021.088.419
Utang lain-lain 569.140.158 423.533.880 279.849.091 2.422.429.757
Utang pajak 5.580.174.132 615.982.531 1.487.459.731 1.329.543.555
Biaya masih harus dibayar 1.224.313.722 1.344.807.987 810.130.119 1.153.784.835
Pendapatan diterima dimuka 9.917.669.990 2.251.300.611 4.864.916.967 10.098.979.251
Liabilitas sewa 3.835.154.935 3.013.561.331 4.894.036.424 856.218.856
Liabilitas imbalan pasca kerja 8.765.057.069 11.988.713.796 12.057.709.110 11.694.755.181
Utang Subordinasi 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000
JUMLAH LIABILITAS 686.804.568.286 721.499.823.036 643.186.490.330 673.576.799.854
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp50,-
per saham. Modal Dasar -
6.000.000.000 saham. 245.000.000.000 245.000.000.000 245.000.000.000 245.000.000.000
Modal ditempatkan dan disetor penuh –
4.900.000.0000 saham
Tambahan modal disetor 78.178.625.152 78.178.625.152 78.178.625.152 78.178.625.152)
Penghasilan komprehensif lain
Keuntungan (kerugian) nilai wajar
atas investasi pada FVOCI 1.022.058.829 1.110.730.899 1.460.106.987 800.195.945
Pengukuran kembali imbalan kerja 6.860.074.397 5.100.942.076 5.811.288.664 6.096.708.432
Akumulasi rugi :
Ditentukan penggunaannya 775.991.100 725.991.100 725.991.100 600.000.000
Belum ditentukan penggunaannya (155.471.167.866) (159.609.287.588) (129.103.739.480) (144.603.770.735)
JUMLAH EKUITAS 176.365.581.612 170.507.001.639 202.072.272.423 186.071.758.794
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 863.170.149.898 892.006.824.675 845.258.762.753 859.648.558.648
Laporan Laba Rugi
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Keterangan 2026 2025 2025 2024
(Disajikan kembali)
PENDAPATAN JASA ASURANSI
Pendapatan jasa asuransi 197.692.283.352 186.830.845.918 800.357.232.266 724.863.298.797
Beban jasa asuransi (165.575.454.567) (179.490.797.709) (710.849.370.301) (626.837.160.896)
Hasil Jasa Asuransi dari Kontrak Asuransi 32.116.828.785 7.340.048.209 89.507.861.965 98.026.137.901
Terbitan
Beban dari kontrak reasuransi - bersih (29.055.453.137) (11.486.765.853) (101.804.932.857) (53.535.780.284)
Hasil Jasa Asuransi - bersih 3.061.375.648 (4.146.717.644) (12.297.070.892) 44.490.357.617
Hasil dari investasi - bersih 2.538.148.478 2.743.598.983 12.447.242.055 11.138.883.376
PENDAPATAN (BEBAN) KEUANGAN
ASURANSI DAN REASURANSI
Beban keuangan dari kontrak asuransi terbitan (5.296.839.442) (8.340.914.620) (33.185.224.329) (28.409.781.865)
Pendapatan keuangan dari kontrak reasuransi 7.184.378.466 7.423.484.538 20.036.877.249 6.569.840.924
milikan
7
Page 8
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Keterangan 2026 2025 2025 2024
(Disajikan kembali)
Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan Asuransi 1.887.539.024 (917.430.082) (13.148.347.080) (21.839.940.941)
dan Reasuransi
HASIL BERSIH DARI ASURANSI DAN INVESTASI 7.487.063.150 (2.320.548.742) (12.998.175.917) 33.789.300.052
Beban usaha (5.565.137.011) (5.895.093.372) (24.568.829.306) (25.470.151.912)
Laba (Rugi) Usaha 1.921.926.139 (8.215.642.114) (37.567.005.223) 8.319.148.140
Pendapatan (beban) lain-lain - neto 517.369.455 1.007.301.601 5.706.293.880 6.192.179.276
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan 2.439.295.594 (7.208.340.513) (31.860.711.343) 14.511.327.416
Manfaat (beban) pajak penghasilan
Pajak kini (4.089.818.700) (1.977.339.100) - (1.341.459.900)
Pajak tangguhan 5.838.642.827 3.406.461.802 1.355.163.235 2.330.163.739
Jumlah manfaat (beban) pajak penghasilan 1.748.824.127 1.429.122.702 1.355.163.235 988.703.839
Laba (Rugi) Neto Periode/Tahun Berjalan 4.188.119.721 (5.779.217.811) (30.505.548.108) 15.500.031.255
Penghasilan Komprehensif Lain
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
dalam periode berikutnya:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti – 1.759.132.321 801.423.124 (710.346.588) (285.419.768)
setelah pajak
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi dalam
periode berikutnya:
Laba (rugi) yang belum direalisasi atas efek pada (88.672.070) (153.862.010) (349.376.088) 659.911.042
FVOCI
Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif Periode/Tahun 5.858.579.972 (5.131.656.697) (31.565.270.784) 15.874.522.529
Berjalan
Laba (Rugi) Neto per Saham Dasar 0,85 (1,18) (6,23) 3,16
Laporan Arus Kas Konsolidasian
(dalam Rupiah)
Keterangan 31 Maret 31 Desember
2026 2025 2025 2024
(Disajikan kembali)
Arus kas dari aktivitas operasi
Laba (rugi) neto tahun berjalan 4.188.119.721 (5.779.217.811) (30.505.548.108) 15.500.031.255
Penambahan (pengurangan) dari kontrak asuransi
(43.906.402.622) 40.233.478.710 45.703.863.384 3.742.965.002
Penambahan (pengurangan) dari kontrak
reasuransi (17.544.404.229) 24.034.846.762 2.911.317.946 62.132.644.625
Amortisasi marjin jasa kontraktual 12.271.510.943 21.243.140.347 (28.881.474.784) (3.138.682.028)
Depresiasi, amortisasi, dan penurunan nilai dari
aset tetap dan aset lainnya (494.277.723) (591.513.512) (2.810.559.137) (1.924.252.824)
Keuntungan (kerugian) yang direalisasi,
penurunan nilai, dan valuasi dari investasi dan
aset lainnya 2.449.476.408 2.589.736.974 12.097.865.967 11.798.794.418
Aset ( liabilitas ) pajak tangguhan 5.342.477.301 3.180.419.383 1.555.517.401 2.410.666.751
Pendapatan (beban) non-kas lainnya
20.855.424.187 (81.164.857.622) (23.149.007.142) (78.984.819.435)
Kas Neto Diperoleh dari (digunakan untuk)
aktivitas operasi (16.838.076.014) 3.746.033.231 (23.078.024.473) 11.537.347.764
Arus kas dari aktivitas investasi
Perolehan aset tetap (752.300) (1.119.146.820) (1.292.391.800) (129.992.900)
Pelepasan asset tetap - - 420.318.870 875.294.877
Pelepasan (perolehan) dari aktivitas investasi
lainnya 24.780.502.125 (2.751.077.401) 26.281.659.906 (11.507.324.077)
Kas Neto Diperoleh dari (digunakan untuk)
aktivitas investasi 24.779.749.825 (3.870.224.221) 25.409.586.976 (10.762.022.100)
Kenaikan Neto Kas dan Bank 7.941.673.811 (124.190.990) 2.331.562.503 775.325.664
8
Page 9
Kas dan Bank awal tahun 15.905.550.477 13.573.987.974 13.573.987.974 12.798.662.310
Kas dan bank akhir tahun 23.847.224.288 13.449.796.984 15.905.550.477 13.573.987.974
Rasio-Rasio Keuangan
31 Maret 31 Desember
Keterangan
2026 2025 2024
Rasio Laba (Rugi) terhadap Total Aset 0,5% (3,44%) 1,8%
Rasio Laba (Rugi) terhadap Ekuitas 2,4% (17,9%) 7,7%
Rasio Laba (Rugi) terhadap Pendapatan Jasa Asuransi 2,1% (3,81%) 2,1%
Rasio Aset Lancar terhadap Liabilitas Lancar 116% 120% 127%
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 389,4% 423,1% 318,3%
Rasio Liabilitas terhadap Total Aset 79,6% 80,9% 76,1%
K
EKUITAS
Berikut ini adalah tabel proforma ekuitas pada tanggal 31 Maret 2026 dengan asumsi bahwa perubahan struktur permodalan
yang terjadi karena PMHEMTD V, telah terjadi pada tanggal tersebut di atas.
(dalam Rupiah)
Posisi Ekuitas per 31
Posisi Ekuitas per 31 Tambahan Modal
Keterangan Biaya Emisi Maret 2026 setelah
Maret 2026 Hasil PMHMETD V
PMHMETD V
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp50,- per saham
Modal dasar - 6.000.000.000 saham pada
tanggal 31 Maret 2026, 31 Desember 2025
dan 2024
Modal ditempatkan dan disetor penuh –
4.900.000.000 saham pada tanggal 31
Maret 2026, 31 Desember 2025 dan 2024
245.000.000.000 175.000.000.000 - 420.000.000.000
Tambahan modal disetor 78.178.625.152 - 1.736.700.000 76.441.925.152
Penghasilan komprehensif lain
Keuntungan nilai wajar atas investasi pada
FVOCI 1.022.058.829 - - 1.022.058.829
Pengukuran Kembali imbalan kerja 6.860.074.397 - - 6.860.074.397
Akumulasi rugi :
Ditentukan penggunaannya 775.991.100 - - 775.991.100
Belum ditentukan penggunaannya (155.471.167.866) - - (155.471.167.866)
JUMLAH EKUITAS 176.365.581.612 175.000.000.000 1.736.700.000 349.628.881.612
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan yang disajikan di bawah ini disusun berdasarkan Laporan keuangan Perseroan Laporan keuangan
Perseroan untuk periode 31 Maret 2026 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kanaka Puradiredja, Suhartono dan
ditandatangani oleh Tan Siddharta, CPA, Registrasi Akuntan Publik No. AP.0111 dan untuk periode yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024`telah diaudit oleh kantor Akuntan Publik (KAP) Kanaka Puradiredja, Suhartono dan
ditandatangani oleh Desman PL Tobing, Registrasi Akuntan Publik No. AP.0127, dengan opini bahwa Laporan Keuangan
menyajikan opini wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan perseroan pada tanggal-tanggal 31 Maret 2026, 31
Desember 2025 dan 2024, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut,
sesuai Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Pembahasan dibawah ini berisi prediksi kinerja ke depan dan mencerminkan pandangan Perseroan pada saat ini sehubungan
dengan kejadian-kejadian di masa yang akan datang dan kinerja keuangan. Hasil yang sebenarnya dapat berbeda secara
materiil dari yang diantisipasi dalam pernyataan-pernyataan untuk masa yang akan datang ini sebagai akibat dari faktor-faktor
tertentu seperti yang dimaksud dalam Prospektus.
Sesuai dengan PSAK di Indonesia, informasi tertentu untuk periode/tahun yang ditetapkan bukan merupakan suatu acuan
untuk kinerja keuangan Perseroan dan tidak bisa dijadikan sebagai alternatif untuk menyesuaikan seluruh hal-hal yang
terdapat di laporan keuangan Perseroan atau acuan kinerja lainnya, acuan likuiditas atau acuan lainya yang sesuai dengan
PSAK di Indonesia.
9
Page 10
Analisis Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas
Tabel berikut merupakan ikhtisar laporan posisi keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026, 31
Desember 2025, 2024 dan 2023:
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Keterangan 2025 2024 2023
2026
(Disajikan kembali) (Disajikan kembali)
Laporan Posisi Keuangan
Jumlah Aset 863.170.149.898 892.006.824.675 845.258.762.753 859.648.558.648
Jumlah Liabilitas 686.804.568.286 721.499.823.036 643.186.490.330 673.576.799.854
Jumlah Ekuitas 176.365.581.612 170.507.001.639 202.072.272.423 186.071.758.794
Total Aset
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
ASET 2026 2025 2024 2023
(Disajikan kembali) (Disajikan kembali)
Kas dan bank 23.847.224.288 15.905.550.477 13.573.987.974 12.798.662.310
Deposito berjangka 139.045.450.000 178.673.000.000 203.611.360.000 192.473.600.000
Piutang lain-lain 2.568.787.923 1.162.894.518 878.947.068 11.865.981.324
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 9.709.476.283 10.403.130.573 11.919.726.855 7.292.205.656
Investasi pada FVOCI 3.707.187.956 3.795.859.887 4.980.997.345 4.453.270.821
Obligasi pada biaya perolehan diamortisasi 76.554.223.343 61.618.503.537 61.776.665.985 61.934.828.433
Aset kontrak reasuransi 579.919.049.903 597.473.946.370 526.317.507.202 552.784.435.132
Aset tetap - neto 5.669.201.142 5.912.940.212 6.049.755.789 7.001.221.183
Aset hak-guna - neto 3.663.533.201 3.913.319.555 4.912.464.973 726.551.119
Aset pajak tangguhan - neto 17.464.218.208 12.121.740.907 10.566.223.506 8.155.556.756
Aset lain-lain 1.021.797.651 1.025.938.639 671.126.056 162.245.914
JUMLAH ASET 863.170.149.898 892.006.824.675 845.258.762.753 859.648.558.648
Posisi tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2025
Total Aset Perseroan per tanggal 31 Maret 2026 berjumlah Rp863.170.149.898, lebih rendah sebesar Rp28.836.674.777
atau 3,23% dibandingkan Total Aset Perseroan per tanggal 31 Desember 2025 yang berjumlah Rp892.006.824.675.
Penurunan total aset terutama disebabkan oleh penurunan deposito berjangka sebesar Rp39.627.550.000 dan aset kontrak
reasuransi sebesar Rp17.554.896.467, yang sebagian diimbangi oleh peningkatan obligasi pada biaya perolehan diamortisasi
sebesar Rp14.935.719.806, aset pajak tangguhan sebesar Rp5.342.477.301, dan kas dan bank sebesar Rp7.941.673.811.
Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2024
Total Aset Perseroan per tanggal 31 Desember 2025 berjumlah Rp892.006.824.675, meningkat sebesar Rp46.748.061.922
atau 5,53% dibandingkan Total Aset Perseroan per tanggal 31 Desember 2024 yang berjumlah Rp845.258.762.753.
Kenaikan total aset terutama disebabkan oleh peningkatan aset kontrak reasuransi sebesar Rp71.156.439.168 dan aset
pajak tangguhan sebesar Rp1.555.517.401. Kenaikan tersebut sebagian diimbangi oleh penurunan aset hak-guna sebesar
Rp999.145.418, investasi pada FVOCI sebesar Rp1.185.137.458, dan uang muka serta biaya dibayar dimuka sebesar
Rp1.516.596.282.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023
Penurunan total aset terutama disebabkan oleh penurunan aset kontrak reasuransi sebesar Rp26.466.927.930 dan piutang
lain-lain sebesar Rp10.987.034.256. Penurunan tersebut sebagian diimbangi oleh peningkatan deposito berjangka sebesar
Rp11.137.760.000, aset hak-guna sebesar Rp4.185.913.854, aset pajak tangguhan sebesar Rp2.410.666.750, dan investasi
pada FVOCI sebesar Rp527.726.524.
Total Liabilitas
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
LIABILITAS 2026 2025 2024 2023
(Disajikan kembali) (Disajikan kembali)
Liabilitas kontrak asuransi 626.913.058.280 670.819.529.465 588.792.388.888 616.021.088.419
Utang lain-lain 569.140.158 423.533.880 279.849.091 2.422.429.757
Utang pajak 5.580.174.132 615.982.531 1.487.459.731 1.329.543.555
Biaya masih harus dibayar 1.224.313.722 1.344.807.987 810.130.119 1.153.784.835
Pendapatan diterima dimuka 9.917.669.990 2.251.300.611 4.864.916.967 10.098.979.251
Liabilitas sewa 3.835.154.935 4.055.954.766 4.894.036.424 856.218.856
Liabilitas imbalan pasca kerja 8.765.057.069 11.988.713.796 12.057.709.110 11.694.755.181
10
Page 11
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
LIABILITAS 2026 2025 2024 2023
(Disajikan kembali) (Disajikan kembali)
Pinjaman subordinasi 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000
JUMLAH LIABILITAS 686.804.568.286 721.499.823.036 643.186.490.330 673.576.799.854
Posisi tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2025
Total Liabilitas Perseroan per tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp686.804.568.286, menurun sebesar
Rp34.695.254.750 atau 4,81% dibandingkan Total Liabilitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2025 yang sebesar
Rp721.499.823.036. Penurunan total liabilitas Perseroan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya liabilitas kontrak
asuransi sebesar Rp43.906.471.185. Penurunan tersebut sebagian diimbangi oleh meningkatnya pendapatan diterima
dimuka sebesar Rp7.666.369.379 dan utang pajak sebesar Rp4.964.191.601.
Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2024
Total Liabilitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp721.499.823.036, meningkat sebesar
Rp78.313.332.706 atau 12,18% dibandingkan Total Liabilitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2024 yang sebesar
Rp643.186.490.330. Peningkatan total liabilitas Perseroan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya liabilitas kontrak
asuransi sebesar Rp82.027.140.577. Peningkatan tersebut sebagian diimbangi oleh menurunnya pendapatan diterima
dimuka sebesar Rp2.613.616.356, utang pajak sebesar Rp871.477.200, dan liabilitas sewa sebesar Rp838.081.658.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023
Total Liabilitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp643.186.490.330, menurun sebesar
Rp30.390.309.524 atau 4,51% dibandingkan Total Liabilitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar
Rp673.576.799.854. Penurunan total liabilitas Perseroan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya liabilitas kontrak
asuransi sebesar Rp27.228.699.531 dan pendapatan diterima dimuka sebesar Rp5.234.062.284. Penurunan tersebut
sebagian diimbangi oleh meningkatnya liabilitas sewa sebesar Rp4.037.817.568.
Total Ekuitas
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
EKUITAS 2026 2025 2024 2023
(Disajikan kembali) (Disajikan kembali)
Modal saham 245.000.000.000 245.000.000.000 245.000.000.000 245.000.000.000
Tambahan modal disetor 78.178.625.152 78.178.625.152 78.178.625.152 78.178.625.152
Keuntungan (kerugian) nilai wajar atas investasi 1.022.058.829 1.110.730.899 1.460.106.987 800.195.945
pada FVOCI
Pengukuran kembali imbalan kerja 6.860.074.397 5.100.942.076 5.811.288.664 6.096.708.432
Akumulasi rugi - ditentukan penggunaannya 775.991.100 725.991.100 725.991.100 600.000.000
Akumulasi rugi - belum ditentukan (155.471.167.866) (159.609.287.588) (129.103.739.480) (144.603.770.735)
penggunaannya
JUMLAH EKUITAS 176.365.581.612 170.507.001.639 202.072.272.423 186.071.758.794
Posisi tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2025
Total Ekuitas Perseroan per tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp176.365.581.612, meningkat sebesar
Rp5.858.579.973 atau 3,44% dibandingkan Total Ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2025 yang sebesar
Rp170.507.001.639. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya akumulasi rugi yang belum ditentukan
penggunaannya sebesar Rp4.138.119.722 dan meningkatnya saldo pengukuran kembali imbalan kerja sebesar
Rp1.759.132.321. Peningkatan tersebut sebagian diimbangi oleh penurunan keuntungan nilai wajar atas investasi pada
FVOCI sebesar Rp88.672.070.
Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2024
Total Ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp170.507.001.639, menurun sebesar
Rp31.565.270.784 atau 15,62% dibandingkan Total Ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2024 yang sebesar
Rp202.072.272.423. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh bertambahnya akumulasi rugi yang belum ditentukan
penggunaannya sebesar Rp30.505.548.108, menurunnya keuntungan nilai wajar atas investasi pada FVOCI sebesar
Rp349.376.088, serta menurunnya saldo pengukuran kembali imbalan kerja sebesar Rp710.346.588.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023
Total Ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp202.072.272.423, meningkat sebesar
Rp16.000.513.629 atau 8,60% dibandingkan Total Ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar
Rp186.071.758.794. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya akumulasi rugi yang belum ditentukan
11
Page 12
penggunaannya sebesar Rp15.500.031.255, meningkatnya keuntungan nilai wajar atas investasi pada FVOCI sebesar
Rp659.911.042, serta bertambahnya saldo akumulasi rugi yang ditentukan penggunaannya sebesar Rp125.991.100.
Peningkatan tersebut sebagian diimbangi oleh menurunnya saldo pengukuran kembali imbalan kerja sebesar Rp285.419.768.
Analisis Laporan Laba (Rugi) Dan Penghasilan Komprehensif Lain
Tabel berikut berisi rincian atas laporan laba rugi Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret
2026, 2025, Desember 2025 dan 2024.
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Keterangan 2026 2025 2025 2024
(Disajikan kembali)
Pendapatan jasa asuransi 197.692.283.352 186.830.845.918 800.357.232.266 724.863.298.797
Beban jasa asuransi (165.575.454.567) (179.490.797.709) (710.849.370.301) (626.837.160.896)
Hasil Jasa Asuransi dari Kontrak Asuransi 32.116.828.785 7.340.048.209 89.507.861.965 98.026.137.901
Terbitan
Beban dari kontrak reasuransi - bersih (29.055.453.137) (11.486.765.853) (101.804.932.857) (53.535.780.284)
Hasil Jasa Asuransi - bersih 3.061.375.648 (4.146.717.644) (12.297.070.892) 44.490.357.617
Hasil dari investasi - bersih 2.538.148.478 2.743.598.983 12.447.242.055 11.138.883.376
Beban keuangan dari kontrak asuransi terbitan (5.296.839.442) (8.340.914.620) (33.185.224.329) (28.409.781.865)
Pendapatan keuangan dari kontrak reasuransi 7.184.378.466 7.423.484.538 20.036.877.249 6.569.840.924
milikan
Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan Asuransi 1.887.539.024 (917.430.082) (13.148.347.080) (21.839.940.941)
dan Reasuransi
Hasil Bersih dari Asuransi dan Investasi 7.487.063.150 (2.320.548.742) (12.998.175.917) 33.789.300.052
Beban usaha (5.565.137.011) (5.895.093.372) (24.568.829.306) (25.470.151.912)
Laba (Rugi) Usaha 1.921.926.139 (8.215.642.114) (37.567.005.223) 8.319.148.140
Pendapatan (beban) lain-lain - neto 517.369.455 1.007.301.601 5.706.293.880 6.192.179.276
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan 2.439.295.594 (7.208.340.513) (31.860.711.343) 14.511.327.416
Pajak kini (4.089.818.700) (1.977.339.100) - (1.341.459.900)
Pajak tangguhan 5.838.642.827 3.406.461.802 1.355.163.235 2.330.163.739
Jumlah manfaat (beban) pajak penghasilan 1.748.824.127 1.429.122.702 1.355.163.235 988.703.839
Laba (Rugi) Neto Periode/Tahun Berjalan 4.188.119.721 (5.779.217.811) (30.505.548.108) 15.500.031.255
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti – setelah 1.759.132.321 801.423.124 (710.346.588) (285.419.768)
pajak
Laba (rugi) yang belum direalisasi atas efek pada (88.672.070) (153.862.010) (349.376.088) 659.911.042
FVOCI
Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif Periode/Tahun 5.858.579.972 (5.131.656.697) (31.565.270.784) 15.874.522.529
Berjalan
Laba (Rugi) Neto per Saham Dasar 0,85 (1,18) (6,23) 3,16
Pendapatan Jasa Asuransi
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Pendapatan Jasa Asuransi Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar
Rp197.692.283.352 dibandingkan sebesar Rp186.830.845.918 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan
Jasa Asuransi mengalami peningkatan sebesar Rp10.861.437.434 atau 5,81%. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh
meningkatnya pendapatan jasa asuransi pada produk asuransi harta benda, aneka, dan kendaraan bermotor, yang sebagian
diimbangi oleh penurunan pendapatan jasa asuransi pada produk asuransi rekayasa dan pengangkutan.
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024
Pendapatan Jasa Asuransi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar
Rp800.357.232.266 dibandingkan sebesar Rp724.863.298.797 pada tahun sebelumnya. Pendapatan Jasa Asuransi
mengalami peningkatan sebesar Rp75.493.933.469 atau 10,41%. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh
meningkatnya pendapatan jasa asuransi pada produk asuransi kendaraan bermotor, harta benda, dan aneka, yang sebagian
diimbangi oleh penurunan pendapatan jasa asuransi pada produk asuransi rekayasa.
12
Page 13
Hasil Jasa Asuransi – Bersih
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Hasil Jasa Asuransi Bersih Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar
Rp3.061.375.648 dibandingkan rugi sebesar Rp4.146.717.644 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian,
Hasil Jasa Asuransi Bersih mengalami peningkatan sebesar Rp7.208.093.292. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh
membaiknya hasil jasa asuransi pada produk asuransi rekayasa, pengangkutan, dan aneka, yang sebagian diimbangi oleh
penurunan hasil jasa asuransi pada produk asuransi harta benda.
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024
Hasil Jasa Asuransi Bersih Perseroan mengalami penurunan dari laba sebesar Rp44.490.357.617 pada tahun 2024 menjadi
rugi sebesar Rp12.297.070.892 pada tahun 2025. Penurunan tersebut sebesar Rp56.787.428.509. Penurunan tersebut
terutama disebabkan oleh menurunnya hasil jasa asuransi pada produk asuransi harta benda, kendaraan bermotor, dan
rekayasa dibandingkan tahun sebelumnya.
Hasil Investasi – Bersih
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Hasil Investasi Bersih Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar
Rp2.538.148.478 dibandingkan sebesar Rp2.743.598.983 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Hasil Investasi Bersih
mengalami penurunan sebesar Rp205.450.505 atau 7,49%. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya
pendapatan bunga deposito biasa sebesar Rp201.564.796 dan pendapatan bunga deposito wajib sebesar Rp27.747.517
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, meskipun sebagian diimbangi oleh peningkatan pendapatan bunga
obligasi sebesar Rp28.276.308.
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024
Hasil Investasi Bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar
Rp12.447.242.055 dibandingkan sebesar Rp11.138.883.376 pada tahun sebelumnya. Hasil Investasi Bersih mengalami
peningkatan sebesar Rp1.308.358.679 atau 11,75%. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya
pendapatan bunga deposito sebesar Rp525.710.950 dan keuntungan atas pelepasan investasi sebesar Rp841.902.812
dibandingkan tahun sebelumnya, yang sebagian diimbangi oleh penurunan pendapatan dividen dan bunga deposito wajib.
Hasil Bersih dari Asuransi dan Investasi
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Hasil Bersih dari Asuransi dan Investasi Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah
sebesar Rp7.487.063.150 dibandingkan rugi sebesar Rp2.320.548.742 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan
demikian, Hasil Bersih dari Asuransi dan Investasi mengalami peningkatan sebesar Rp9.807.611.892. Peningkatan tersebut
terutama disebabkan oleh meningkatnya Hasil Jasa Asuransi Bersih sebesar Rp7.208.093.292 dan membaiknya Pendapatan
(Beban) Keuangan Asuransi dan Reasuransi sebesar Rp2.804.969.106, meskipun sebagian diimbangi oleh penurunan Hasil
Investasi Bersih sebesar Rp205.450.505.
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024
Hasil Bersih dari Asuransi dan Investasi Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah rugi
sebesar Rp12.998.175.917 dibandingkan laba sebesar Rp33.789.300.052 pada tahun sebelumnya. Dengan demikian, Hasil
Bersih dari Asuransi dan Investasi mengalami penurunan sebesar Rp46.787.475.969. Penurunan tersebut terutama
disebabkan oleh menurunnya Hasil Jasa Asuransi Bersih sebesar Rp56.787.428.509, yang sebagian diimbangi oleh
meningkatnya Hasil Investasi Bersih sebesar Rp1.308.358.679 dan membaiknya Pendapatan (Beban) Keuangan Asuransi
dan Reasuransi sebesar Rp8.691.593.861.
13
Page 14
Beban Usaha
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Beban Usaha Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar
Rp5.565.137.011 dibandingkan sebesar Rp5.895.093.372 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Beban Usaha
mengalami penurunan sebesar Rp329.956.361 atau 5,60%. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya
beban pegawai, beban lain-lain, dan beban penyusutan, meskipun sebagian diimbangi oleh peningkatan beban konsultan
serta beban pendidikan dan pelatihan.
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024
Beban Usaha Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp24.568.829.306
dibandingkan sebesar Rp25.470.151.912 pada tahun sebelumnya. Beban Usaha mengalami penurunan sebesar
Rp901.322.606 atau 3,54%. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya beban pegawai sebesar
Rp2.653.977.940 dan beban lain-lain sebesar Rp409.082.876 dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun sebagian
diimbangi oleh peningkatan beban konsultan sebesar Rp2.133.973.991.
Laba (Rugi) Usaha
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Perseroan membukukan Laba Usaha sebesar Rp1.921.926.139 pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret
2026 dibandingkan Rugi Usaha sebesar Rp8.215.642.114 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian,
Perseroan mengalami peningkatan Laba Usaha sebesar Rp10.137.568.253. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
membaiknya Hasil Bersih dari Asuransi dan Investasi sebesar Rp9.807.611.892 serta penurunan Beban Usaha sebesar
Rp329.956.361 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024
Perseroan membukukan Rugi Usaha sebesar Rp37.567.005.223 pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
dibandingkan Laba Usaha sebesar Rp8.319.148.140 pada tahun sebelumnya. Dengan demikian, Perseroan mengalami
penurunan kinerja usaha sebesar Rp45.886.153.363. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan Hasil Jasa
Asuransi Bersih yang mengakibatkan Hasil Bersih dari Asuransi dan Investasi mengalami penurunan sebesar
Rp46.787.475.969, meskipun sebagian diimbangi oleh penurunan Beban Usaha sebesar Rp901.322.606.
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Perseroan membukukan Laba Sebelum Pajak Penghasilan sebesar Rp2.439.295.594 pada periode tiga bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan Rugi Sebelum Pajak Penghasilan sebesar Rp7.208.340.513 pada periode yang
sama tahun sebelumnya. Dengan demikian, Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp9.647.636.107. Peningkatan
tersebut terutama disebabkan oleh membaiknya kinerja usaha Perseroan yang tercermin dari peningkatan Laba Usaha
sebesar Rp10.137.568.253, meskipun sebagian diimbangi oleh penurunan Pendapatan (Beban) Lain-lain Neto sebesar
Rp489.932.146.
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024
Perseroan membukukan Rugi Sebelum Pajak Penghasilan sebesar Rp31.860.711.343 pada tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan Laba Sebelum Pajak Penghasilan sebesar Rp14.511.327.416 pada tahun
sebelumnya. Dengan demikian, Perseroan mengalami penurunan sebesar Rp46.372.038.759. Penurunan tersebut terutama
disebabkan oleh menurunnya Laba Usaha sebesar Rp45.886.153.363 dibandingkan tahun sebelumnya, yang juga diikuti
oleh penurunan Pendapatan (Beban) Lain-lain Neto.
14
Page 15
Laba (Rugi) Neto Periode Berjalan
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Perseroan membukukan Laba Neto sebesar Rp4.188.119.721 pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret
2026 dibandingkan Rugi Neto sebesar Rp5.779.217.811 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian,
Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp9.967.337.532. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh membaiknya
Hasil Jasa Asuransi Bersih yang mendorong Perseroan membukukan laba usaha dan laba sebelum pajak pada periode
berjalan.
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024
Perseroan membukukan Rugi Neto sebesar Rp30.505.548.108 pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
dibandingkan Laba Neto sebesar Rp15.500.031.255 pada tahun sebelumnya. Dengan demikian, Perseroan mengalami
penurunan sebesar Rp46.005.579.363. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan Hasil Jasa Asuransi Bersih
yang mengakibatkan Perseroan membukukan rugi usaha dan rugi sebelum pajak pada tahun 2025.
Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Jumlah Laba Komprehensif Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar
Rp5.858.579.972 dibandingkan Rugi Komprehensif sebesar Rp5.131.656.697 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dengan demikian, Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp10.990.236.669. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh meningkatnya Laba Neto Periode Berjalan sebesar Rp9.967.337.532 serta meningkatnya penghasilan
komprehensif lain sebesar Rp1.022.899.137 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024
Jumlah Rugi Komprehensif Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar
Rp31.565.270.784 dibandingkan Laba Komprehensif sebesar Rp15.874.522.529 pada tahun sebelumnya. Dengan demikian,
Perseroan mengalami penurunan sebesar Rp47.439.793.313. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh rugi neto yang
dibukukan Perseroan pada tahun 2025 serta menurunnya penghasilan komprehensif lain dibandingkan tahun sebelumnya.
Analisis Laporan Arus Kas
Tabel berikut merupakan Arus Kas Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026, 2025, Desember
2025 dan 2024:
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Keterangan 2026 2025 2025 2024
(Disajikan kembali)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba (Rugi) Neto Periode Berjalan 4.188.119.721 (5.779.217.811) (30.505.548.108) 15.500.031.255
Penambahan (Pengurangan) dari Kontrak Asuransi (43.906.402.622) 40.233.478.718 45.703.863.384 3.742.965.002
Penambahan (Pengurangan) dari Kontrak
(17.544.404.229) 24.034.846.762 2.911.317.946 62.132.644.625
Reasuransi
Amortisasi Marjin Jasa Kontraktual 12.271.510.943 21.243.140.347 (28.881.474.784) (3.138.682.028)
Depresiasi, Amortisasi, dan Penurunan Nilai Aset
(494.277.723) (591.513.512) (2.810.559.137) (1.924.252.824)
Tetap dan Aset Lainnya
Keuntungan (Kerugian) yang Direalisasi, Penurunan
2.449.476.408 2.589.736.974 12.097.865.967 11.798.794.418
Nilai, dan Valuasi dari Investasi dan Aset Lainnya
Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan 5.342.477.301 3.180.419.383 1.555.517.401 2.410.666.751
Pendapatan (Beban) Non-Kas Lainnya 20.855.424.187 (81.164.857.622) (23.149.007.142) (78.984.819.435)
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
(16.838.076.014) 3.746.033.231 (23.078.024.473) 11.537.347.764
Aktivitas Operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Aset Tetap (752.300) (1.119.146.820) (1.292.391.800) (129.992.900)
Pelepasan Aset Tetap - - 420.318.870 875.294.877
Pelepasan (Perolehan) dari Aktivitas Investasi
24.780.502.125 (2.751.077.401) 26.281.659.906 (11.507.324.077)
Lainnya
15
Page 16
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Keterangan 2026 2025 2025 2024
(Disajikan kembali)
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
24.779.749.825 (3.870.224.221) 25.409.586.976 (10.762.022.100)
Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan - - - -
KENAIKAN NETO KAS DAN BANK 7.941.673.811 (124.190.990) 2.331.562.503 775.325.664
Kas dan Bank Awal Tahun 15.905.550.477 13.573.987.974 13.573.987.974 12.798.662.310
Kas dan Bank Akhir Tahun 23.847.224.288 13.449.796.984 15.905.550.477 13.573.987.974
Arus Kas Bersih Aktivitas Operasi
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret
2026 adalah sebesar Rp16.838.076.014. Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan pada periode yang sama
tahun sebelumnya adalah sebesar Rp3.746.033.231. Dengan demikian, terjadi penurunan sebesar Rp20.584.109.245.
Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh perubahan kontrak asuransi dan kontrak reasuransi dibandingkan periode
yang sama tahun sebelumnya, meskipun sebagian diimbangi oleh perubahan pendapatan (beban) non-kas lainnya.
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 202
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
adalah sebesar Rp23.078.024.473. Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan pada tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp11.537.347.764. Dengan demikian, terjadi penurunan sebesar
Rp34.615.372.237. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya kontribusi perubahan kontrak reasuransi
serta perubahan hasil usaha Perseroan dari laba neto pada tahun 2024 menjadi rugi neto pada tahun 2025. Dampak tersebut
sebagian diimbangi oleh meningkatnya kontribusi perubahan kontrak asuransi dibandingkan tahun sebelumnya.
Arus Kas Bersih Aktivitas Investasi
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
adalah sebesar Rp24.779.749.825. Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan pada periode yang sama
tahun sebelumnya adalah sebesar Rp3.870.224.221. Dengan demikian, terjadi peningkatan sebesar Rp28.649.974.046.
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya pelepasan dari aktivitas investasi lainnya dibandingkan
periode yang sama tahun sebelumnya.
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 202
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah
sebesar Rp25.409.586.976. Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan pada tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp10.762.022.100. Dengan demikian, terjadi peningkatan sebesar
Rp36.171.609.076. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya pelepasan dari aktivitas investasi lainnya
dibandingkan tahun sebelumnya.
Arus Kas Bersih Aktivitas Pendanaan
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Perseroan tidak mencatat arus kas dari aktivitas pendanaan baik pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31
Maret 2026 maupun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
16
Page 17
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024
Perseroan tidak mencatat arus kas dari aktivitas pendanaan baik pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
maupun pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Bank
Posisi periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Kas dan Bank Perseroan pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 mengalami kenaikan neto
sebesar Rp7.941.673.811 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sedangkan pada posisi tanggal 31 Maret 2025
mengalami penurunan neto sebesar Rp124.190.990 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Dengan demikian apabila dijumlahkan maka terjadi peningkatan sebesar Rp8.065.864.801. Hal tersebut disebabkan oleh
aktifitas arus kas bersih dari aktivitas investasi yang mampu mengimbangi penurunan arus kas bersih dari aktivitas operasi.
Posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024
Kas dan Bank Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 mengalami kenaikan neto sebesar
Rp2.331.562.503 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sedangkan pada posisi 31 Desember 2024 mengalami
kenaikan sebesar Rp775.325.664 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian, apabila dijumlahkan
maka terjadi peningkatan sebesar Rp1.556.236.839. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya arus kas
bersih dari aktivitas investasi, meskipun sebagian diimbangi oleh penurunan arus kas bersih dari aktivitas operasi.
Analisis Operasi Per Segmen
(dalam Rupiah)
Keterangan Harta Benda Kendaraan Pengangkutan Rekayasa Aneka Jumlah
Bermotor
Pendapatan jasa 85.084.434.516 47.288.086.469 12.701.058.131 24.192.609.022 28.426.095.214 197.692.283.352
asuransi
Beban jasa asuransi (92.995.134.894) (44.658.658.298) (6.714.154.069) (8.943.456.686) (12.264.050.620) (165.575.454.567)
Beban bersih dari 7.222.283.744 (1.982.751.537) (6.348.295.610) (12.516.570.895) (15.430.118.839) (29.055.453.137)
kontrak reasuransi
Hasil Jasa Asuransi – (688.416.634) 646.676.634 (361.391.548) 2.732.581.441 731.925.755 3.061.375.648
bersih
Perseroan membagi segmen usaha berdasarkan lini usaha asuransi yang dipasarkan, yaitu asuransi harta benda, asuransi
kendaraan bermotor, asuransi pengangkutan, asuransi rekayasa, dan asuransi aneka. Pendapatan jasa asuransi yang
diperoleh sehubungan dengan kontrak asuransi diakui sebagai pendapatan selama periode pertanggungan sesuai dengan
ketentuan PSAK 117.
Pendapatan jasa asuransi Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar
Rp197.692.283.352, yang terdiri dari pendapatan jasa asuransi harta benda sebesar Rp85.084.434.516, kendaraan bermotor
sebesar Rp47.288.086.469, pengangkutan sebesar Rp12.701.058.131, rekayasa sebesar Rp24.192.609.022, dan aneka
sebesar Rp28.426.095.214.
Beban jasa asuransi Perseroan berjumlah (Rp165.575.454.567), yang terdiri dari beban jasa asuransi harta benda sebesar
(Rp92.995.134.894), kendaraan bermotor sebesar (Rp44.658.658.298), pengangkutan sebesar (Rp6.714.154.069), rekayasa
sebesar (Rp8.943.456.686), dan aneka sebesar (Rp12.264.050.620).
Beban bersih dari kontrak reasuransi Perseroan berjumlah (Rp29.055.453.137), yang terdiri dari hasil bersih reasuransi pada
lini usaha harta benda sebesar Rp7.222.283.744 serta beban bersih reasuransi pada lini usaha kendaraan bermotor sebesar
(Rp1.982.751.537), pengangkutan sebesar (Rp6.348.295.610), rekayasa sebesar (Rp12.516.570.895), dan aneka sebesar
(Rp15.430.118.839).
Hasil jasa asuransi bersih Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar
Rp3.061.375.648. Hasil jasa asuransi bersih tersebut berasal dari lini usaha rekayasa sebesar Rp2.732.581.441, aneka
sebesar Rp731.925.755, dan kendaraan bermotor sebesar Rp646.676.634, yang sebagian diimbangi oleh rugi jasa asuransi
pada lini usaha harta benda sebesar (Rp688.416.634) dan pengangkutan sebesar (Rp361.391.548). Kontribusi terbesar
terhadap hasil jasa asuransi bersih Perseroan berasal dari lini usaha rekayasa yang memberikan kontribusi sebesar 89,26%
dari total hasil jasa asuransi bersih.
17
Page 18
Analisis Mengenai Likuiditas Perseroan.
Sumber Likuiditas Secara Internal Dan Eksternal
Sumber dana internal Perseroan terutama berasal dari aktivitas usaha asuransi dan pengelolaan investasi. Dalam laporan
arus kas Perseroan, aktivitas usaha asuransi tercermin antara lain melalui perubahan kontrak asuransi dan kontrak reasuransi
yang dimiliki, yang dipengaruhi oleh penerimaan premi, pembayaran klaim, pembayaran premi reasuransi serta penerimaan
klaim bagian reasuradur. Selain itu, Perseroan memperoleh sumber dana internal dari hasil pengelolaan investasi yang dalam
laporan arus kas tercermin melalui aktivitas investasi. Sumber dana eksternal Perseroan berasal dari pinjaman subordinasi
dan penambahan modal dari pemegang saham.
Likuiditas Perseroan ditinjau dari arus kas operasi dan kemampuan Perseroan dalam mengelola arus kas tersebut untuk
mendukung kegiatan operasional serta memenuhi kewajiban yang jatuh tempo.
Pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026, Perseroan membukukan kas neto yang digunakan untuk
aktivitas operasi adalah sebesar minus Rp16.838.076.014 sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya kas neto
yang diperoleh dari aktivitas operasi adalah sebesar Rp3.746.033.231. Hal tersebut terutama disebabkan oleh perubahan
kontrak asuransi dan kontrak reasuransi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan membukukan kas neto yang digunakan untuk aktivitas
operasi sebesar Rp23.078.024.473 dibandingkan kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp11.537.347.764
pada tahun 2024. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya kontribusi perubahan kontrak reasuransi serta
perubahan hasil usaha Perseroan dari laba neto pada tahun 2024 menjadi rugi neto pada tahun 2025.
Likuiditas Perseroan dipengaruhi antara lain oleh penerimaan premi, penerimaan klaim bagian reasuradur, hasil investasi,
pembayaran klaim, pembayaran reasuransi dan kewajiban operasional lainnya. Sampai saat ini, Perseroan tidak memiliki
perikatan, komitmen, kejadian maupun ketidakpastian yang diketahui manajemen yang diperkirakan dapat mengakibatkan
peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas Perseroan selain yang timbul dari kegiatan usaha normal
Perseroan.
Sumber Likuiditas Yang Material Yang Belum Digunakan
Sampai saat ini, Perseroan tidak memiliki sumber likuiditas material yang belum digunakan berupa fasilitas pinjaman atau
sumber pendanaan lainnya yang telah tersedia namun belum dimanfaatkan.
Kecenderungan Yang Diketahui, Permintaan, Perikatan Atau Komitmen, Kejadian Dan/Atau Ketidakpastian Yang
Mungkin Mengakibatkan Terjadinya Peningkatan Atau Penurunan Yang Material Terhadap Likuiditas Perseroan
Tidak ada kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian yang
mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas.
Pernyataan Perseroan Mengenai Kecukupan Modal Kerja Atau Jika Modal Kerja Tidak Mencukupi, Langkah Yang
Akan Dilakukan Perseroan Untuk Mendapatkan Modal Kerja Tambahan Yang Diperlukan
Manajemen berpendapat bahwa modal kerja Perseroan cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional Perseroan. Dana
hasil PMHMETD V akan digunakan sesuai dengan rencana penggunaan dana sebagaimana diuraikan dalam Prospektus.
Analisis mengenai sumber dan jumlah arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan serta pola arus kas
dikaitkan dengan karakteristik dan siklus bisnis Perseroan
Analisis mengenai sumber dan jumlah arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan serta pola arus kas dikaitkan
dengan karakteristik dan siklus bisnis Perseroan telah dijelaskan pada bagian analisis laporan arus kas.
Analisis mengenai pembatasan yang ada terhadap kemampuan Perusahaan Anak untuk mengalihkan dana kepada
Perseroan dan dampak dari adanya pembatasan tersebut terhadap kemampuan Perseroan dalam memenuhi
kewajiban pembayaran tunai;
Perseroan tidak memiliki Perusahaan Anak.
Analisis mengenai komitmen investasi barang modal yang material yang dilakukan
Tidak terdapat komitmen investasi barang modal yang bersifat material yang dilakukan oleh Perseroan.
18
Page 19
Risiko fluktuasi kurs mata uang asing atau suku bunga acuan pinjaman dan pengaruhnya terhadap hasil usaha atau
keadaan keuangan
Sebagai perusahaan asuransi umum, Perseroan menghadapi risiko fluktuasi nilai tukar mata uang asing dan suku bunga
yang dapat mempengaruhi kondisi keuangan dan hasil usaha Perseroan. Risiko nilai tukar terutama timbul dari adanya aset
dan liabilitas yang terkait dengan transaksi asuransi dan reasuransi dalam mata uang asing. Perubahan nilai tukar dapat
mengakibatkan perbedaan antara nilai aset dan liabilitas yang dicatat pada saat pengakuan awal dengan nilai
penyelesaiannya pada saat jatuh tempo, sehingga berpotensi menimbulkan keuntungan atau kerugian selisih kurs.
Untuk mengelola risiko tersebut, Perseroan berupaya menjaga keseimbangan antara aset dan liabilitas dalam masing-masing
mata uang serta melakukan pemantauan secara berkala terhadap posisi aset dan liabilitas yang terekspos terhadap risiko
nilai tukar.
Risiko suku bunga terutama berkaitan dengan pengelolaan aset investasi Perseroan serta sumber pendanaan yang dimiliki
Perseroan. Perubahan tingkat suku bunga dapat mempengaruhi hasil investasi dan nilai wajar instrumen keuangan tertentu
yang dimiliki Perseroan.
Sampai saat ini, Perseroan memiliki Pinjaman Subordinasi sebesar Rp30.000.000.000 (tiga puluh miliar Rupiah) yang
diperoleh dari PT Asuransi Central Asia. Pinjaman subordinasi tersebut direncanakan untuk dikonversi menjadi setoran modal
dalam rangka pelaksanaan PMHMETD V.
Selain pinjaman subordinasi tersebut, Perseroan tidak memiliki pinjaman atau komitmen material yang didenominasikan
dalam mata uang asing maupun pinjaman dengan tingkat suku bunga yang tidak ditetapkan terlebih dahulu yang dapat
menimbulkan eksposur material terhadap risiko fluktuasi nilai tukar mata uang asing atau suku bunga.
Kejadian atau transaksi yang tidak normal atau perubahan penting dalam ekonomi yang dapat mempengaruhi jumlah
pendapatan dan profitabilitas
Sampai saat ini tidak terdapat kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang terjadi yang memberikan dampak material
terhadap kondisi keuangan Perseroan.
Komponen Penting Dari Pendapatan Atau Beban
Komponen penting yang berpengaruh terhadap hasil usaha perseroan sebagai perusahaan asuransi adalah sebagai berikut:
• Pendapatan, terdiri dari pendapatan jasa asuransi, hasil investasi, pendapatan keuangan asuransi dan reasuransi, dan
pendapatan lainnya
• Beban, terdiri dari premi beban jasa asuransi, beban bersih dari kontrak reasuransi yang dimiliki, beban keuangan
asuransi dan reasuransi, beban usaha, dan beban lainnya.
Perubahan pendapatan jasa asuransi, beban jasa asuransi, beban bersih dari kontrak reasuransi yang dimiliki, hasil investasi,
serta beban usaha merupakan faktor-faktor utama yang mempengaruhi hasil usaha Perseroan.
Peningkatan yang material dari penjualan atau pendapatan bersih
Kenaikan atas penjualan atau pendapatan bersih dari Perseroan telah dijelaskan pada perubahan-perubahan pos-pos akun
keuangan di atas.
Dampak perubahan harga terhadap penjualan dan pendapatan bersih Perseroan serta laba operasi Perseroan selama
3 (tiga) tahun terakhir
Tidak terdapat dampak material atas dampak perubahan harga, inflasi dan perubahan kurs valuta asing terhadap penjualan
dan pendapatan bersih Perseroan serta laba operasi Perseroan selama 3 (tiga) tahun terakhir.
Perubahan kebijakan akuntansi dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun buku terakhir
Pada tanggal 1 Januari 2025, Perseroan menerapkan PSAK 117: Kontrak Asuransi yang menggantikan PSAK 104: Kontrak
Asuransi. PSAK 117 memperkenalkan pendekatan pengukuran baru atas kontrak asuransi dan reasuransi yang menekankan
estimasi arus kas masa depan, penyesuaian risiko, serta pengakuan laba secara sistematis selama periode penyediaan jasa
asuransi. Sesuai ketentuan transisi PSAK 117, tanggal transisi ditetapkan pada 1 Januari 2024 sehingga informasi komparatif
tahun 2024 telah disajikan kembali (restated) seolah-olah PSAK 117 telah diterapkan sejak tanggal tersebut.
19
Page 20
Sehubungan dengan penerapan PSAK 117, Perseroan juga menerapkan PSAK 109: Instrumen Keuangan secara bersamaan
dan menggunakan pendekatan classification overlay sebagaimana diperkenankan dalam ketentuan transisi PSAK 117 untuk
menghindari ketidaksesuaian akuntansi (accounting mismatch) antara pengukuran aset keuangan dan liabilitas kontrak
asuransi.
Dalam menerapkan PSAK 117, Perseroan menggunakan pendekatan transisi yang diperkenankan oleh standar, termasuk
Pendekatan Retrospektif Modifikasian (Modified Retrospective Approach) untuk kelompok kontrak tertentu yang tidak praktis
diterapkan secara retrospektif penuh.
Dampak Penerapan Awal PSAK 117 ‘Kontrak Asuransi’ dan PSAK 109 ‘Instrumen Keuangan’ dapat dilihat dalam tabel
dibawah ini:
1. Rekonsiliasi liabilitas kontrak asuransi penerapan PSAK 117 diakui sebagai penyesuaian terhadap saldo laba pada
tanggal 1 Januari 2024 sebagai berikut (dalam Rupiah) :
Saldo Liabilitas Saldo Liabilitas
Kontrak Asuransi Kontrak Asuransi
per PSAK Per PSAK 117
sebelumnya
1 Januari 2024 Penyesuaian 1 Januari 2024
Saldo Liabilitas Kontrak Asuransi per PSAK
sebelumnya
Piutang premi 88.140.102.378 (88.140.102.378) -
Utang klaim 3.745.550.803 (3.745.550.803) -
Utang komisi 3.540.984.094 (3.540.984.094) -
Liabilitas kontrak asuransi:
Premi yang belum merupakan pendapatan 245.839.569.072 (245.839.569.072) -
Estimasi klaim 453.747.735.777 (453.747.735.777) -
Saldo Liabilitas Kontrak Asuransi Per PSAK
117
Penyesuaian arus kas masa depan - 508.329.917.036 508.329.917.036
Pengakuan risk adjustment - 13.576.991.288 13.576.991.288
Pengakuan CSM - 94.114.180.095 94.114.180.095
Jumlah 922.844.417.566 (306.823.329.147) 616.021.088.419
Posisi Menurut PSAK 117 pada 1 Januari 2024
Komponen PSAK 117
Liabilitas sisa masa pertanggungan/LRC
(termasuk CSM) 164.983.090.635
Liabilitas atas klaim yang terjadi/LIC 451.037.997.784
Total Liabilitas Kontrak Asuransi (PSAK 117) 616.021.088.419
2. Rekonsiliasi aset kontrak reasuransi penerapan PSAK 117 diakui sebagai penyesuaian terhadap saldo laba pada tanggal
1 Januari 2024 sebagai berikut (dalam Rupiah) :
Saldo Aset Kontrak Saldo Aset Kontrak
Reasuransi per Reasuransi Per
PSAK sebelumnya PSAK 117
1 Januari 2024/ Penyesuaian 1 Januari 2024/
Saldo Aset Kontrak Reasuransi per PSAK
sebelumnya
Piutang reasuransi 108.578.539.530 (108.578.539.530) -
Utang reasuransi 19.251.935.912 (19.251.935.912) -
Liabilitas kontrak asuransi:
Premi asuransi belum merupakan pendapatan 102.401.787.891 (102.401.787.891) -
Estimasi klaim reasuransi 386.862.253.280 (386.862.253.280) -
Saldo Aset Kontrak Resuransi Per PSAK 117
Penyesuaian arus kas masa depan - 517.803.175.427 517.803.175.427
Pengakuan risk adjustment - 6.907.959.212 6.907.959.212
Pengakuan CSM - 28.073.300.493 28.073.300.493
Jumlah 617.094.516.613 (64.310.081.481) 552.784.435.132
Jumlah/
Amount
Aset kontrak reasuransi menurut PSAK
sebelumnya (1 Januari 2024) 489.264.041.171
Pengakuan kembali berdasarkan PSAK 117:
Sisa Komponen Pertanggungan/ARC (39.208.755.140)
Komponen Klaim yang Terjadi/AIC 591.993.190.272
20
Page 21
Aset kontrak reasuransi menurut PSAK 117
(1 Januari 2024) 552.784.435.132
3. Rekonsiliasi aset keuangan Perusahaan dari PSAK sebelumnya ke PSAK 109 pada tanggal 1 Januari 2024 (dalam
Rupiah) :
Penyesuaian
Kerugian
Kredit Penghasilan Reklasifik
Ekspektasi Komprehensi asi ke
Klasifikasi Klasifikasi an & Nilai f Lain-PSAK Saldo Saldo
PSAK 239 Nilai Tercatat PSAK 109 Wajar 239 Laba 1 Januari 2024
Pinjaman
yang
Deposito dierikan & Biaya perolehan
berjangka Piutang 192.473.600.000 diamortisasi/ - - - 192.473.600.000
Tersedia
untuk Nilai wajar
Penyertaan dijual 3.032.057.113 melalui laba rugi - - - 3.032.057.113
Tersedia
untuk Nilai wajar
Reksadana dijual 131.774.422 melalui laba rugi - - - 131.774.422
Tersedia Nilai wajar
Saham untuk melalui laba rugi
dijual 1.289.434.195 - - - 1.289.434.195
Dimiliki hingga Biaya perolehan
Obligasi
jatuh tempo 61.934.828.433 diamortisasi - - - 61.934.828.433
Laporan posisi keuangan pada tanggal 1 Januari 2024 mencerminkan pengakuan Kerugian Kredit Ekspektasian (Expectation Credit Loss/ECL) sesuai PSAK 109 dan tidak identik dengan laporan
posisi keuangan yang sebelumnya diterbitkan pada tanggal 31 Desember 2023.
4. Jumlah Dampak Pada Saldo Laba dan Penghasilan Komprehensif Lain
Rekonsiliasi Saldo Laba dan Penghasilan Komprehensif Lain (OCI) pada 1 Januari 2024 pada Penerapan Awal PSAK 117 dan 109 Secara Bersamaan (dalam Rupiah) :
Penghasilan
Saldo Laba Komprehensif Lain
Saldo 31 Desember 2023 (114.696.417.808) -
Dampak penerapan awal PSAK 117 (29.907.352.927) -
Dampak penerapan PSAK 109 - -
Saldo 1 Januari 2024 (144.603.770.735) -
Selain perubahan kebijakan akuntansi tersebut, tidak terdapat perubahan kebijakan akuntansi material lainnya yang
berdampak signifikan terhadap laporan keuangan Perseroan selama periode yang disajikan dalam Prospektus.
Kebijakan pemerintah dan institusi lainnya dalam bidang fiskal, moneter, ekonomi publik, dan politik yang
berdampak pada kegiatan usaha dan investasi Perseroan
Kegiatan usaha Perseroan dipengaruhi oleh berbagai ketentuan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan regulator
lainnya yang mengatur industri perasuransian. Sampai saat ini, tidak terdapat perubahan kebijakan pemerintah yang diketahui
oleh Perseroan telah memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan Perseroan selain ketentuan yang berlaku
secara umum bagi industri perasuransian.
Jumlah pinjaman yang masih terutang pada tanggal laporan keuangan terakhir
Sampai saat ini, Perseroan memiliki Pinjaman Subordinasi sebesar Rp30.000.000.000 yang diberikan oleh PT Asuransi
Central Asia. Pinjaman subordinasi tersebut tetap sebesar Rp30.000.000.000 pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31
Desember 2024. Perseroan tidak memiliki pinjaman bank maupun fasilitas pinjaman lainnya yang bersifat material.
Pinjaman subordinasi tersebut direncanakan untuk dikonversi menjadi setoran modal dalam rangka pelaksanaan PMHMETD
V sesuai dengan rencana Perseroan.
Investasi barang modal yang dikeluarkan dalam rangka pemenuhan persyaratan regulasi dan isu lingkungan hidup
Perseroan tidak mempunyai komitmen investasi barang modal. Perseroan bergerak di bidang usaha Asuransi Umum
Konvensional sehingga dalam melaksanakan kegiatan usahanya tidak memiliki dampak material terhadap lingkungan hidup.
21
Page 22
TATA CARA PEMESANAN SAHAM
Perseroan telah menunjuk PT Datindo Entrycom sebagai Pelaksana Pengelola Administrasi Saham dan sebagai Agen
Pelaksana PMHMETD V PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk, sebagaimana termaktub dalam Akta Perjanjian Pengelolaan
Administrasi Saham dan Agen Pelaksanaan dalam rangka Penawaran Umum Terbatas V PT Asuransi Harta Aman Pratama
Tbk No. 02 tanggal 2 Juli 2026 dibuat di hadapan Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, oleh
dan antara Perseroan dengan PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek.
Berikut ini adalah persyaratan dan tata cara pemesanan pembelian saham sehubungan dengan PMHMETD V Perseroan:
1. Pemesan Yang Berhak
Para Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada penutupan perdagangan saham Perseroan
di Bursa Efek Indonesia tanggal 24 September 2026, berhak memperoleh HMETD (“Pemegang Saham Yang Berhak”)
untuk mengajukan pemesanan pembelian Saham dalam rangka PMHMETD V ini dengan ketentuan bahwa setiap
pemegang 7 (tujuh) Saham Lama, mempunyai 5 (lima) HMETD dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada
pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan nilai nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) per
saham dalam PMHMETD V dengan Harga Pelaksanaan Rp50,- (lima puluh Rupiah) setiap saham yang harus dibayar
penuh pada saat mengajukan pemesanan pembelian Saham Tambahan.
Pemesan yang berhak membeli Saham Baru adalah:
a. Para pemegang SBHMETD yang namanya tercantum dalam Sertifikat HMETD atau yang memperoleh HMETD
secara sah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku; atau
b. Pemegang HMETD elektronik yang tercatat dalam Penitipan Kolektif pada KSEI sampai dengan periode
perdagangan HMETD; atau
c. Pemesan dapat terdiri atas Perorangan Warga Negara Indonesia dan/atau Warga Negara Asing dan/atau
Lembaga/Badan Hukum Indonesia atau Asing, sebagaimana diatur dalam UUPM berikut dengan peraturan
pelaksanaannya.
Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran Pemegang Saham yang berhak, maka para Pemegang
Saham yang memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya untuk memperoleh
HMETD dan belum melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan untuk mendaftar di BAE 1 (satu)
hari kerja sebelum batas akhir pendaftaran pemegang saham yaitu tanggal 24 September 2026.
2. Distribusi HMETD
Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik melalui Rekening Efek masing-masing Pemegang Saham yang berhak di KSEI
selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Pencatatan pada DPS Perseroan yang berhak atas HMETD,
yaitu tanggal 25 September 2026. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan akan diunggah dalam situs web Perseroan
(www.asuransi-harta.co.id) dan situs web Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id).
Bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem penitipan kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham Yang Berhak. Para Pemegang Saham Yang Berhak dapat
menghubungi BAE setiap hari mulai tanggal 25 September 2026 melalui email yang tertera di bawah ini dengan
menyebutkan (i) nama, (ii) alamat, (iii) nomor rekening Bank dari pemegang saham yang akan digunakan untuk
membayar pembelian saham dan melampirkan:
a. Copy KTP
b. Copy Surat Kolektif saham atas nama pemegang saham.
Biro Administrasi Efek Perseroan
PT Datindo Entrycom
Jl. Hayam Wuruk No. 28, Lantai 2 Jakarta 10120
Telepon: (62 21) 350 8077
Email : datindo.ahapput@gmail.com
22
Page 23
3. Tata Cara Pelaksanaan HMETD
a. Para pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang akan melaksanakan HMETD-nya wajib mengajukan
permohonan pelaksanaan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai pengelola efeknya.
Selanjutnya Anggota Bursa/Bank Kustodian melakukan permohonan atau instruksi pelaksanaan (exercise) melalui
sistem Central Depository-Book Entry Settlement System (C-BEST) sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan
oleh KSEI. Dalam melakukan instruksi pelaksanaan, Anggota Bursa/Bank Kustodian harus memenuhi ketentuan
sebagai berikut:
1. Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan
tersebut; dan
2. Kecukupan HMETD dan dana pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam rekening
efek pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan.
1 (satu) Hari Kerja berikutnya KSEI akan menyampaikan daftar Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di
KSEI yang melaksanakan haknya dan menyetorkan dana pembayaran pelaksanaan HMETD tersebut ke rekening
bank Perseroan.
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan oleh Perseroan/BAE Perseroan dalam bentuk
elektronik ke rekening yang telah ditentukan oleh KSEI untuk selanjutnya didistribusikan ke masing-masing
rekening efek Pemegang HMETD yang bersangkutan yang melaksanakan haknya oleh KSEI. Saham Baru hasil
pelaksanaan akan didistribusikan Perseroan/BAE Perseroan selambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan
pelaksanaan diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in good funds) di rekening bank
Perseroan.
b. Para pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang akan melaksanakan HMETD-nya harus
mengajukan permohonan pelaksanaan HMETD kepada BAE Perseroan, dengan mengirimkan scan copy dokumen
melalui email kepada BAE sebagai berikut:
1. SBHMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
2. Bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari Bank tempat
menyetorkan pembayaran yang mencantumkan nama penyetor; dan
3. KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan lampiran
susunan direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum).
Pemegang HMETD akan diarahkan untuk menerima Saham Baru hasil pelaksanaan dalam bentuk elektronik dengan
membuka sub rekening efek di Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian partisipan KSEI dan BAE akan memberikan
informasi proses pembukaan sub rekening efek yang diperlukan.
Perseroan akan menerbitkan saham hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk fisik SKS jika pemegang SBHMETD tidak
menginginkan saham hasil pelaksanaannya dimasukkan dalam Penitipan Kolektif di KSEI.
Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk elektronik
dan/atau sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung sepenuhnya oleh
Pemegang Saham yang bersangkutan.
Pendaftaran pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 28 September 2026 sampai dengan 02 Oktober 2026
pada hari dan jam kerja (Senin s/d Jumat, 09.00-15.00 WIB).
Bilamana pengisian SBHMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan saham yang tercantum dalam
SBHMETD dan Prospektus, maka hal ini dapat mengakibatkan penolakan pemesanan. HMETD hanya dianggap telah
dilaksanakan pada saat pembayaran tersebut telah terbukti diterima dengan baik (in good funds) di rekening Bank
Perseroan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam syarat-syarat pembelian.
4. Pemesanan Saham Tambahan
Pemegang Saham Yang Berhak yang tidak menjual HMETD-nya atau pembeli/pemegang HMETD yang namanya
tercantum dalam SBHMETD atau Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI, dapat memesan Saham
Tambahan melebihi hak yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan pembelian Saham Tambahan yang
telah disediakan pada SBHMETD dan atau FPPS Tambahan.
23
Page 24
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan Saham Baru hasil pelaksanaannya dalam
bentuk elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian.
Sedangkan Pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang tetap menginginkan saham hasil pelaksanaannya dalam
bentuk warkat/fisik SKS dapat mengajukan sendiri permohonan kepada BAE Perseroan.
a. Bagi Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan Saham Baru hasil penjatahannya
dalam bentuk elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan melalui Anggota Bursa/Bank
Kustodian dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
- Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
- Asli surat kuasa dari Pemegang HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank Kustodian untuk mengajukan
permohonan pemesanan pembelian Saham Tambahan dan melakukan pengelolaan efek atas Saham Baru
hasil penjatahan dalam Penitipan Kolektif di KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan sehubungan
dengan pemesanan pembelian Saham Tambahan atas nama pemberi kuasa;
- Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan
lampiran susunan direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
- Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Bank Perseroan dari Bank
tempat menyetorkan pembayaran;
- Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan pendistribusian
saham hasil pelaksanaan oleh BAE; dan
- Dikenakan biaya konversi sebesar 1 (satu) permil kali nilai nominal saham, minimal Rp25.000 (dua puluh lima
ribu Rupiah) maksimal Rp10.000.000,- (sepuluh juta Rupiah) ditambah PPn 11%.
b. Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan Saham Baru hasil penjatahannya tetap
dalam bentuk warkat/fisik SKS harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan dengan menyerahkan
dokumen sebagai berikut:
- Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
- Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan
lampiran susunan direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
- Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan
fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa; dan
- Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Bank Perseroan dari Bank
tempat menyetorkan pembayaran.
c. Bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang telah
didistribusikan melalui email ke BAE dengan melampirkan scan copy dokumen sebagai berikut:
- Instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-BEST yang sesuai atas
nama Pemegang HMETD tersebut (khusus bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang
telah melaksanakan haknya melalui sistem C-BEST);
- Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan pendistribusian
Saham Baru hasil pelaksanaan oleh BAE; dan
- Bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Bank Perseroan dari Bank
tempat menyetorkan pembayaran.
Dokumen tersebut diatas dapat disampaikan melalui email ke datindo.ahapput@gmail.com pada periode pelaksanaan
HMETD dan pemesanan saham tambahan.
Pembayaran atas pemesanan Saham Tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima pada rekening
Bank Perseroan selambat-lambatnya pada tanggal 06 Oktober 2026 dalam keadaan baik (in good funds). Pemesanan
yang tidak memenuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan pemesanan.
5. Penjatahan Atas Pemesanan Saham Tambahan
Penjatahan atas pemesanan Saham Tambahan akan ditentukan pada tanggal 7 Oktober 2026 dengan ketentuan
sebagai berikut:
a. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan Saham Tambahan tidak melebihi jumlah seluruh
Saham Tambahan yang ditawarkan dalam PMHMETD V ini, maka seluruh pesanan atas Saham Tambahan akan
dipenuhi.
b. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan Saham Tambahan melebihi jumlah seluruh Saham
Tambahan yang ditawarkan dalam PMHMETD V ini, maka kepada pemesan yang melakukan pemesanan Saham
Tambahan akan diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional, berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah
dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta pemesanan Saham Tambahan.
24
Page 25
Perseroan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajiban dari
pelaksanaan penjatahan saham dalam PMHMETD V ini sesuai dengan POJK No.32/2015 dan POJK No. 14/2019 serta
berpedoman pada Peraturan Bapepam No. VIII.G.12, Lampiran dari Keputusan Ketua Bapepam No. Kep-17/PM/2004
tanggal 13 April 2004 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesan dan Penjatahan Efek atau Pembagian
Saham Bonus paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak Tanggal Penjatahan berakhir.
6. Persyaratan Pembayaran bagi para Pemegang SBHMETD (di luar Penitipan Kolektif KSEI) dan Pemesanan
Saham Tambahan
Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD V yang permohonan pemesanannya diajukan
langsung kepada BAE Perseroan harus dibayar penuh (in good funds) dalam mata uang Rupiah pada saat pengajuan
pemesanan secara tunai/cek/bilyet giro/pemindahbukuan/transfer dengan mencantumkan Nomor SBHMETD atau
Nama Pemesan Saham Tambahan dan pembayaran harus dilakukan ke rekening Bank Perseroan sebagai berikut:
PT. Bank Central Asia Tbk
KCP Empat Enam
Wisma 46 – Kota BNI, Jl. Jendral Sudirman No 1, Jakarta Pusat
No. Rekening: 5255 919 889
Atas nama: PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk
Semua cek dan wesel Bank akan segera dicairkan pada saat diterima. Bilamana pada saat pencairan cek atau wesel
Bank tersebut ditolak oleh Bank yang bersangkutan, maka pemesanan pembelian Saham Tambahan dianggap batal.
Bila pembayaran dilakukan dengan cek/pemindahbukuan/bilyet giro, maka tanggal pembayaran dihitung berdasarkan
tanggal penerimaan cek/pemindahbukuan/bilyet giro yang dananya telah diterima baik (in good funds) di rekening Bank
Perseroan tersebut di atas.
Untuk pemesanan pembelian Saham Tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana pembayaran
tersebut harus sudah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Bank Perseroan tersebut di atas paling lambat
tanggal 06 Oktober 2026.
Segala biaya yang mungkin timbul dalam rangka pembelian saham PMHMETD V ini menjadi beban pemesan.
Pemesanan saham yang tidak memenuhi persyaratan pembayaran akan dibatalkan.
7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham
Perseroan melalui BAE Perseroan yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Saham Baru akan menyampaikan
melalui surat elektronik ke alamat surat elektronik yang sama ketika Pemegang HMETD menginstruksikan pelaksanaan
HMETD kepada BAE, bukti tanda terima pemesanan Saham Baru yang telah dicap dan ditandatangani kepada pemesan
sebagai tanda bukti pemesanan pembelian Saham Baru untuk kemudian dijadikan salah satu bukti pada saat mengambil
Saham Baru. Bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI akan mendapat konfirmasi atas permohonan
pelaksanaan HMETD (exercise) dari C-BEST di KSEI melalui Pemegang Rekening di KSEI.
8. Pembatalan Pemesanan Saham
Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru, baik sebagian atau secara keseluruhan dengan
memperhatikan persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan mengenai pembatalan pemesanan Saham Baru akan
disampaikan dengan surat pemberitahuan penjatahan dan pengembalian uang pemesanan kepada anggota bursa/Bank
Kustodian/pemegang saham dalam bentuk warkat.
Hal-hal yang menyebabkan dibatalkannya pemesanan antara lain:
a. Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan saham yang
ditawarkan dalam PMHMETD V yang tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus.
b. Persyaratan pembayaran tidak terpenuhi.
c. Persyaratan kelengkapan dokumen permohonan tidak terpenuhi.
9. Pengembalian Uang Pemesanan
Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari pemesanan Saham Baru dalam PMHMETD V atau dalam
hal terjadi pembatalan pemesanan Saham Baru, maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau seluruh uang
pemesanan tersebut dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening Bank atas nama pemesan.
Pengembalian uang oleh Perseroan akan dilakukan pada tanggal 09 Oktober 2026. Pengembalian uang yang dilakukan
sampai dengan tanggal 11 Oktober 2026 tidak akan disertai bunga.
25
Page 26
Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang pemesanan melebihi tanggal pengembalian uang pemesanan yang
telah dijadwalkan, maka akan dikenakan denda yang besarnya dihitung secara harian sama dengan tingkat suku
Deposit jangka waktu 12 bulan di Bank BCA yakni sebesar 2,50% (dua koma lima persen) per tahun.
Bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang melaksanakan haknya melalui KSEI pengembalian uang
pemesanan akan dilakukan oleh KSEI.
10. Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai haknya melalui KSEI, akan
dikreditkan pada Rekening Efek selambatnya dalam 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD
diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening Bank Perseroan.
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi Pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD
sesuai haknya akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah
permohonan diterima oleh BAE Perseroan dan dana pembayaran telah efektif (in good funds) di rekening Bank
Perseroan.
Adapun Saham Baru hasil penjatahan atas pemesanan Saham Tambahan akan tersedia untuk diambil SKSnya atau
akan didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI selambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah
penjatahan.
SKS baru hasil pelaksanaan HMETD sesuai hak dapat diambil pada setiap hari kerja (Senin s/d Jumat, 09.00 - 15.00
WIB) mulai tanggal 30 September 2026, sedangkan SKS baru hasil penjatahan dapat diambil pada tanggal 06 Oktober
2026 atau selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah proses penjatahan.
Pengambilan dilakukan di BAE Perseroan dengan menunjukkan/menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
- Asli KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan); atau
- Fotokopi anggaran dasar (bagi lembaga/badan hukum) dan susunan direksi komisaris atau pengurus yang masih
berlaku;
- Asli surat kuasa yang sah (untuk lembaga/badan hukum atau perorangan yang dikuasakan) bermeterai Rp10.000,-
(sepuluh ribu Rupiah) dilengkapi dengan fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa; dan
- Asli Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian.
11. Alokasi Terhadap HMETD Yang Tidak Dilaksanakan
Jika Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD V ini tidak seluruhnya diambil/dibeli oleh Pemegang Saham Yang
Berhak dan/atau para pemegang HMETD, maka sisa Saham Baru akan dialokasikan kepada pemegang HMETD
lainnya yang telah melaksanakan haknya dan telah melakukan pemesanan melebihi hak yang dimilikinya sebagaimana
tercantum dalam SBHMETD dan/atau FPPS Tambahan, secara proporsional berdasarkan jumlah HMETD yang telah
dilaksanakan. Apabila terdapat sisa saham setelah dilakukan alokasi maka tidak akan dikeluarkan dari portepel.
12. Lain-Lain
Setiap dan semua biaya konversi sehubungan pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk
elektronik dan/atau sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung sepenuhnya
oleh Pemegang Saham yang bersangkutan.
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FPPS
Prospektus, Sertifikat Bukti HMETD, FPPS Tambahan dan Formulir Permohonan Pemecahan Sertifikat Bukti HMETD
tersedia mulai tanggal 24 September 2026 di:
PT Datindo Entrycom
Jl. Hayam Wuruk No 28 lantai 2 Jakarta 10120
Telp.: (021) 3508077
Email : datindo.ahapput@gmail.com
Para Pemegang Saham Yang Berhak dapat menghubungi BAE setiap hari mulai tanggal 24 September 2026. Apabila
pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan belum mengambil Prospektus dan Sertifikat Bukti
HMETD serta tidak menghubungi PT Datindo Entrycom, maka seluruh risiko kerugian bukan menjadi tanggung jawab BAE
ataupun Perseroan, melainkan merupakan tanggung jawab para pemegang saham yang bersangkutan.
SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PENAMBAHAN MODAL
DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM
PROSPEKTUS
26
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.2 ×8
unresolved
person
Rahayu Ningsih
· Notaris
p.2 ×3
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU-
p.2
unresolved
org
PT Asuransi Central
p.3
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.4
unresolved
person
Tan Siddharta
p.6 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Central Asia. Pinjaman
p.19 ×2
unresolved
org
Indonesia
p.22
unresolved
org
Bank Kustodian. Sedangkan Pemegang HMETD
p.24
unresolved
org
Bapepam
p.25 ×4
unresolved
org
Bank BCA
p.26
unresolved
org
Bank Perseroan. Adapun Saham Baru
p.26
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.