Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 200
Page 1
Building
Circular Impact
Membangun Dampak Sirkular
Laporan Keberlanjutan 20
Sustainability Report 25
Page 2
1
Untuk Dicermati
Disclaimer
Laporan Keberlanjutan ini disusun oleh PT Humpuss Maritim
Internasional Tbk sebagai bentuk transparansi atas kinerja
ekonomi, lingkungan, dan sosial Perusahaan sepanjang tahun
2025. Penyebutan “HUMI”, “Perseroan” atau “Kami” merujuk
pada PT Humpuss Maritim Internasional Tbk.
Laporan ini memuat informasi yang bersumber dari data
internal Perseroan serta pihak terkait lainnya yang disusun
secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun,
laporan ini juga dapat mengandung pernyataan yang bersifat
prospektif (forward-looking statements) yang mencerminkan
pandangan saat ini terkait perkembangan di masa depan.
Perseroan tidak dapat memastikan bahwa prediksi yang
disajikan akan memberikan hasil yang diharapkan pada masa
depan. Oleh karena itu, kami memperingatkan pembaca untuk
menggunakannya dengan bijak.
Laporan ini disusun dengan mengacu pada standar pelaporan
keberlanjutan yang berlaku dan praktik terbaik yang relevan.
Seluruh data numerik dalam tabel, bagan, dan teks di seluruh
laporan disajikan menggunakan kaidah Bahasa Indonesia. Kami
berharap penyajian informasi yang jelas dan konsisten dalam
laporan ini dapat membantu pembaca memahami konteks dan
substansi yang disampaikan.
Combined Report I 2025
Page 3
2 This Sustainability Report has been prepared by PT Humpuss Maritim Internasional Tbk as part of its commitment to transparency regarding the Company’s economic, environmental, and social performance throughout 2025. The terms “HUMI,” “the Company,” or “We” refer to PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. This report contains information derived from the Company’s internal data as well as other relevant sources, prepared with due accuracy and accountability. However, it may also include forward-looking statements that reflect current views regarding future developments. The Company does not guarantee that the projections presented will be realized in the future. Therefore, readers are advised to interpret such statements with caution. This report has been prepared in accordance with applicable sustainability reporting standards and relevant best practices. All numerical data in tables, charts, and text throughout the report are presented in accordance with Indonesian language conventions. We hope that the clear and consistent presentation of information in this report will assist readers in understanding the context and substance conveyed.
Page 4
3
Tema
Theme
Menciptakan Dampak Sirkular
“Building Circular Impact” menegaskan
transformasi HUMI dari penyedia layanan
menjadi penggerak ekosistem maritim yang
berkelanjutan. Melalui integrasi prinsip
Environmental, Social, dan Governance
(ESG) dalam seluruh proses bisnis, HUMI
memastikan bahwa efisiensi operasional,
kesejahteraan sosial, dan praktik tata
kelola yang beretika saling memperkuat
dalam satu siklus nilai yang berkelanjutan.
Tema ini mencerminkan kematangan
strategi Perseroan dengan menempatkan
keberlanjutan sebagai hasil dari cara
HUMI beroperasi—bukan sekadar dari apa
yang dihasilkan—sehingga pertumbuhan
bisnis turut berkontribusi pada ketahanan
industri, penguatan kapasitas sosial, serta
penerapan tata kelola yang berintegritas
pada masyarakat dan lingkungan secara
luas. Dengan demikian, keberlanjutan
menjadi prinsip yang melekat dalam setiap
aspek operasional HUMI.
Building Circular Impact
“Building Circular Impact” underscores HUMI’s
transformation from a service provider into a driver
of a sustainable maritime ecosystem. Through
the integration of Environmental, Social, and
Governance (ESG) principles across all business
processes, HUMI ensures that operational efficiency,
social well-being, and ethical governance practices
reinforce one another within a continuous cycle of
sustainable value creation.
This theme reflects the Company’s strategic maturity
by positioning sustainability as an outcome of
how HUMI operates—rather than merely what it
produces. In doing so, business growth contributes
to industry resilience, the strengthening of social
capacity, and the implementation of governance
Combined Report I 2025
practices rooted in integrity across the broader
community and environment. Consequently,
sustainability becomes an embedded principle in
every aspect of HUMI’s operations.
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
03
Ikhtisar
Keberlanjutan
Sustainability Highlight
Kinerja Bisnis
9 Business Performance
Kinerja Tata Kelola
9 Governance Performance
Kinerja Lingkungan
10 Environmental Performance
Kinerja Sumber Daya Manusia
11 Human Capital Performance
Kinerja Sosial
12 Social Performance
Page 9
Page 10
9 Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainablity Hightlight
Kinerja Bisnis [POJK B.1]
Business Performance [POJK B.1]
Pendapatan Usaha (USD-ribu) Laba Tahun Berjalan (USD-ribu)
Operating Revenue (USD-thousand) Profit for the Year (USD-thousand)
0,37%
75,42%
Jumlah Kapal yang Dimiliki dan Beroperasi Berdasarkan Aspek Komersial (unit)
Number of Owned and Operated Vessels Based on Commercial Aspects (units) 8,51%
2025 53
2024 47
39
2023
Kinerja Tata Kelola
Governance Performance
0 0 0 0
Combined Report I 2025
Insiden Korupsi Laporan Pelanggaran Insider Trading Benturan Kepentingan
Corruption Incidents Violation Report Insider Trading Conflict of Interest
Page 11
Ikhtisar Keberlanjutan
ustainablity HightlightS 10
Kinerja Lingkungan [POJK B.2]
Environmental Performance [POJK B.2]
0
Tumpahan minyak
0
Pengaduan Masalah Lingkungan
0 km
Pelayaran Melewati Area Konservasi
Oil spills Environmental Complaints Navigation Through Conservation Areas
Kinerja Pengelolaan Energi dan Emisi
Energy and Emission Management Performance
Intensitas emisi
Penggunaan energi Intensitas energi
Energy consumption
Emission intensity
Energy Intensity
2,87 ton CO2e/USD-ribu
1.457.556,24 GJ 11.127,23 GJ/USD-juta 2.87 ton CO2e/USD-thousand
8,18% dari tahun 2024* 5,44% dari tahun 2024* 18,80% dari tahun 2024*
8.18% compared to 2024* 5.44% compared to 2024* 18.80% compared to 2024*
Total emisi Emisi Cakupan 1 Emisi Cakupan 2 Emisi Cakupan 3
Total emission Emission Scope 1 Emission Scope 2 Emission Scope 3
369.520,73 ton CO2e 347,54 ton CO2e 75,36 ton CO2e
369.943,63 ton CO2e
19,12% dari tahun 2024* 2,28% dari tahun 2024* 52,43% dari tahun 2024*
19.12% compared to 2024* 2.28% compared to 2024* 52.43% compared to 2024*
19,07% dari tahun 2024*
19.07% compared to 2024*
*Peningkatan penggunaan energi, emisi dan *The increase in energy consumption, emissions,
intensitas emisi dipengaruhi oleh peningkatan and emission intensity was driven by the growth
jumlah kapal operasional, jumlah karyawan dan in the number of operational vessels, number of
kebutuhan energi operasional employees, and operational energy demand.
**Penurunan signifikan terjadi karena pembaruan **The significant decrease was attributed to
metode pengumpulan data emisi cakupan 3 an update in the emissions data collection
methodology.
Kinerja Pengelolaan Limbah
Waste Management Performance
Produksi limbah padat Produksi limbah padat Produksi limbah cair
non B3 B3 B3
Non-hazardous solid waste Hazardous solid waste Hazardous liquid waste
generation generation generation
548.616 kg 48,64 ton 30,07 ton
3,28% dari tahun 2024 89,09% dari tahun 2024 92,77% dari tahun 2024
3.28% compared to 2024 89.09% compared to 2024 92.77% compared to 2024
Page 12
11 Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainablity Hightlight
Kinerja Sumber Daya Manusia [POJK B.3]
Human Capital Performance [POJK B.3]
Kinerja Sumber Daya Manusia
Human Capital Performance
Jumlah karyawan perempuan Jumlah awak kapal perempuan
Total female employees Total female crew members
40,85% dari tahun 2024. 49,01% dari tahun 2024.
40.85% from 2024. 49.01% from 2024.
Jumlah rekrutmen karyawan
Total Employee Recruitment
45,20% dari tahun 2024. 20,00% Rekrutmen karyawan 82,35% Rekrutmen karyawan
45.20% from 2024. laki-laki perempuan
20.00% Male hires 82,35% Female hires
100% Total Jam Pelatihan Karyawan:
Total Employee Training Hours:
karyawan mengikuti pelatihan
Employees participated in training 12.800,90
programs
39,8% dari tahun 2024.
39.8% from 2024.
100% karyawan mendapatkan evaluasi kerja | 100% of employees received performance evaluations
Kinerja K3
OHS Performance
Total Jam Pelatihan K3 Rata-Rata Jam Pelatihan K3/
0 untuk Karyawan
Total Employee OHS
Karyawan: 1,11 jam/orang
Average OHS Training Hours per
Nihil Fatalitas Employee: 1.11 hours/person
Training Hours
Zero Fatality 289,33
Total Jam Pelatihan K3 untuk Awak Rata-Rata Jam Pelatihan K3/Awak
Kapal Kapal: 3,28 jam/orang
Total Crew OHS Training Hours Average OHS Training Hours Per
Crew: 3.28 hours/person
7.460,5
Combined Report I 2025
Page 13
Ikhtisar Keberlanjutan
ustainablity HightlightS 12
Kinerja Sosial [POJK B.3]
Kinerja K3
Social Performance [POJK B.3]
OHS Performance
58,7%
Pemasok Lokal
Rp 863.994.012
Biaya pengelolaan masyarakat
0
Pengaduan Masyarakat
Local Supplier Community management expenditure Community Complaints
Page 14
13 Penjelasan Direktur Utama
President Director’s Statement
Penjelasan Direktur Utama
President Director’s Statement
Tahun ini menjadi
momentum penting bagi
kami untuk mempertegas
peran Perseroan dalam
ekosistem maritim nasional,
dengan memastikan bahwa
pertumbuhan usaha berjalan
seiring dengan penguatan
kinerja keberlanjutan.
“This year marks an important
milestone for us to reaffirm the
Company’s role within the national
maritime ecosystem, ensuring that
business growth progresses in tandem
with strengthened sustainability
performance.”
I Gusti Ngurah
Askhara
Danadiputra
Direktur Utama
President Director
Combined Report I 2025
Page 15
Penjelasan Direktur Utama
President Director’s Statement 14
Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Esteemed Stakeholders,
Selamat datang dalam Laporan Keberlanjutan Welcome to the 2025 Sustainability Report of PT
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI). This
tahun 2025. Laporan ini mencerminkan komitmen report reflects the Company’s commitment to building
Perseroan untuk membangun bisnis maritim yang a resilient and responsible maritime business that
tangguh, bertanggung jawab, dan memberikan nilai creates long-term value for the environment and
jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. society. This year marks an important milestone for us
Tahun ini menjadi momentum penting bagi kami in reaffirming the Company’s role within the national
untuk mempertegas peran Perseroan dalam maritime ecosystem, by ensuring that business growth
ekosistem maritim nasional, dengan memastikan progresses in tandem with strengthened sustainability
bahwa pertumbuhan usaha berjalan seiring dengan performance.
penguatan kinerja keberlanjutan.
Sejalan dengan arah tersebut, pada 2025 HUMI In line with this direction, in 2025 HUMI initiated the
memulai implementasi ESG Roadmap sebagai implementation of its ESG Roadmap as the foundation
landasan transformasi keberlanjutan Perseroan. for the Company’s sustainability transformation.
Penyelarasan pemahaman dan penguatan koordinasi Aligning perspectives and strengthening cross-
lintas fungsi menjadi langkah awal untuk memastikan functional coordination became the initial steps to
bahwa prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola ensure that Environmental, Social, and Governance
(Environmental, Social, and Governance/ESG) semakin (ESG) principles are increasingly integrated into
terintegrasi dalam pengambilan keputusan strategis strategic decision-making and the Company’s
dan pengelolaan kinerja perusahaan. performance management.
Tantangan dan Strategi Keberlanjutan [POJK Sustainability Challenges and Strategy [POJK
D.1] [GRI 2-22] D.1] [GRI 2-22]
Industri maritim pada 2025 menghadapi dinamika The maritime industry in 2025 is facing increasingly
yang semakin kompleks, termasuk meningkatnya complex dynamics, including rising LNG demand, the
permintaan LNG, transisi energi bersih, percepatan clean energy transition, accelerated digitalization,
digitalisasi, serta persaingan usaha yang semakin and intensifying business competition. In response
ketat. Dalam merespons kondisi tersebut, kami to these conditions, we have strengthened our
memperkuat fondasi keberlanjutan melalui sustainability foundation through the ratification of the
pengesahan Kebijakan ESG, perolehan sertifikasi ISO ESG Policy, the attainment of ISO 37301 Compliance
37301 Sistem Manajemen Kepatuhan, serta dimulainya Management System certification, and the initiation
implementasi ESG Roadmap. Langkah ini menjadi of our ESG Roadmap implementation. These steps
dasar untuk memperkuat tata kelola, menyelaraskan form the basis for strengthening governance, aligning
arah lintas fungsi, dan mendorong penerapan prinsip cross-functional direction, and promoting more
ESG secara lebih konsisten di seluruh kegiatan usaha. consistent implementation of ESG principles across all
business activities.
Perseroan menargetkan pengurangan emisi cakupan The Company targets a reduction of Scope 1 emissions
1 hingga 30% pada 2030 dan telah memulai langkah by up to 30% by 2030 and has begun its transition
transisi dengan mengoperasikan kapal berbahan by operating vessels using more environmentally
bakar yang lebih ramah lingkungan pada 64% armada. friendly fuel across 64% of the fleet. We also continue
Kami juga terus mengevaluasi peluang penerapan to evaluate opportunities to adopt technologies and
Page 16
15 Penjelasan Direktur Utama
President Director’s Statement
teknologi dan praktik operasional yang dapat operational practices that support a gradual energy
mendukung transisi energi secara bertahap dalam transition within our shipping operations.
kegiatan pelayaran.
Di sisi bisnis, kami memanfaatkan peluang ekspansi From a business perspective, we have leveraged
dan diversifikasi secara selektif melalui akuisisi kapal expansion and diversification opportunities selectively
tanker baru dan penambahan lini usaha pengelolaan through the acquisition of new tanker vessels and the
kapal. Langkah tersebut memperkuat kapabilitas addition of ship management business lines. These
Perseroan dalam distribusi dan infrastruktur energi, initiatives strengthen the Company’s capabilities in
sekaligus mendukung diversifikasi usaha yang lebih energy distribution and infrastructure while supporting
terarah. a more focused business diversification strategy.
Di sisi operasional, percepatan digitalisasi menjadi Operationally, accelerated digitalization has become
tantangan sekaligus kebutuhan untuk meningkatkan both a challenge and a necessity to enhance fleet
efisiensi dan keandalan armada. HUMI terus efficiency and reliability. HUMI continues to strengthen
memperkuat digitalisasi armada melalui sistem fleet digitalization through data-driven management
manajemen berbasis data. Sejumlah 53 kapal telah systems. A total of 53 vessels have been equipped
dilengkapi dengan perangkat Vessel Management with the Vessel Management Operating System
Operating System (VMOS) dan SERTICA untuk (VMOS) and SERTICA to support vessel performance
mendukung pemantauan kinerja kapal, pengelolaan monitoring, maintenance management, and operational
pemeliharaan, serta optimalisasi operasional. optimization.
Ke depan, Perseroan menargetkan ekspansi yang Looking ahead, the Company targets selective
selektif, efisiensi biaya, dan struktur organisasi yang expansion, cost efficiency, and a leaner organizational
lebih ramping untuk memperkuat rantai usaha serta structure to strengthen its value chain while enhancing
meningkatkan daya saing dan diversifikasi bisnis. Pada competitiveness and business diversification. At the
saat yang sama, kami berkomitmen memastikan bahwa same time, we remain committed to ensuring that
prinsip keberlanjutan tetap terintegrasi di seluruh lini sustainability principles are integrated across all
operasi sebagai dasar pertumbuhan yang bertanggung operational lines as the foundation for responsible
jawab. growth.
KINERJA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY PERFORMANCE
Seiring dengan penguatan praktik ESG di lingkungan Alongside the strengthening of ESG practices within
Perseroan, prinsip-prinsip keberlanjutan semakin the Company, sustainability principles have become
terintegrasi ke dalam kebijakan, program, dan aktivitas increasingly integrated into policies, programs,
operasional. Kinerja keberlanjutan HUMI pada 2025 and operational activities. HUMI’s sustainability
menunjukkan bahwa penguatan bisnis Perseroan performance in 2025 demonstrates that the
berjalan seiring dengan penerapan prinsip ESG. Company’s business strengthening goes hand in hand
Sepanjang tahun pelaporan, kami terus memperkuat with the implementation of ESG principles. Throughout
sinergi antar fungsi agar pertimbangan ekonomi, sosial, the reporting year, we continued to enhance cross-
lingkungan, dan tata kelola semakin terintegrasi dalam functional synergy to ensure that economic, social,
pengelolaan usaha. Berbagai inisiatif yang dijalankan environmental, and governance considerations are
Combined Report I 2025
tidak hanya mendukung kinerja operasional, tetapi juga more fully integrated into business management.
memberikan manfaat yang lebih nyata bagi pemangku The various initiatives implemented not only support
kepentingan. operational performance but also deliver more tangible
benefits to stakeholders.
Page 17
Penjelasan Direktur Utama
President Director’s Statement 16
Kinerja Ekonomi Economic Performance
Di tengah dinamika industri maritim dan logistik yang Amid the increasingly complex dynamics of the
semakin kompleks, HUMI terus memperkuat roda maritime and logistics industry, HUMI continues to
operasional melalui pengelolaan bisnis berbasis risiko strengthen its operational engine through measured
yang terukur. Total aset Perseroan meningkat sekitar risk-based business management. The Company’s
15,18% pada tahun 2025. Pendapatan grup juga tumbuh total assets increased by approximately 15.18% in 2025.
sebesar 0,37%, Pertumbuhan tersebut didukung oleh Group revenue also grew by 0.37%, The increase was
kinerja jasa sewa kapal pada segmen pengangkutan supported by the strong performance of the Company’s
bahan kimia, minyak mentah dan BBM, serta gas alam vessel chartering services in the transportation of
cair. chemicals, crude oil, fuel products, and liquefied
natural gas (LNG)
Kinerja Tata Kelola
Governance Performance
Pengelolaan usaha HUMI dijalankan melalui kerangka
tata kelola yang menekankan disiplin operasional HUMI’s business management is conducted within a
dan akuntabilitas kinerja. Seiring dengan penguatan governance framework that emphasizes operational
praktik ESG di lingkungan Perseroan, prinsip-prinsip discipline and performance accountability. As ESG
keberlanjutan semakin terintegrasi ke dalam kebijakan, practices continue to strengthen across the Company,
program, dan aktivitas operasional. Pada 2025, sustainability principles are increasingly integrated
pengesahan kebijakan ESG yang berlaku bagi seluruh into policies, programs, and operational activities. In
entitas dalam grup mempertegas arah penerapan ESG 2025, the ratification of the ESG Policy, which applies
sekaligus mendorong keselarasan implementasi di to all entities within the Group, further reinforced the
seluruh lingkup usaha kami. direction of ESG implementation while promoting
alignment across all areas of our business.
Kinerja Sosial
Social Performance
HUMI memandang sumber daya manusia sebagai mitra
strategis dalam mendukung pertumbuhan Perseroan. HUMI views human capital as a strategic partner in
Karena itu, kami terus membangun lingkungan supporting the Company’s growth. Therefore, we
kerja yang menjunjung meritokrasi, inklusivitas, dan continuously foster a work environment that upholds
keselamatan, serta mendorong budaya kerja yang meritocracy, inclusivity, and safety, while encouraging a
saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama. collaborative culture to achieve shared goals. Through
Melalui pendekatan tersebut, Perseroan berupaya this approach, the Company seeks to ensure that
memastikan bahwa pertumbuhan perusahaan berjalan business growth progresses alongside the well-being
seiring dengan kesejahteraan karyawan dan komunitas of employees and surrounding communities.
di sekitarnya.
Lingkungan kerja yang lebih inklusif tercermin dari
peningkatan jumlah karyawan perempuan sebanyak A more inclusive workplace is reflected in the
39%. Sementara itu, peningkatan jam pelatihan dan 39% increase in the number of female employees.
partisipasi karyawan menunjukkan komitmen kami Meanwhile, the increase in training hours and
dalam memperkuat kapabilitas sumber daya manusia employee participation demonstrates our commitment
agar siap menghadapi tantangan industri yang terus to strengthening human capital capabilities to address
berkembang. the evolving challenges of the industry.
Keselamatan dan kesehatan kerja tetap menjadi
prioritas utama Perseroan. Pada 2025, HUMI berhasil Occupational health and safety remain a key priority for
mempertahankan nihil fatalitas, Temuan ini menjadi the Company. In 2025, HUMI successfully maintained
dasar bagi Perseroan untuk memperkuat pelatihan K3, zero fatalities; These findings serve as the basis for the
disiplin operasional, dan langkah pencegahan secara Company to further reinforce HSE training, operational
lebih konsisten. discipline, and preventive measures more consistently.
Di sisi masyarakat dan mitra, kami juga berupaya In terms of communities and partners, we also strive
Page 18
17 Penjelasan Direktur Utama
President Director’s Statement
menciptakan dampak sosial yang positif. Lebih dari to create positive social impact. More than half of the
setengah pemasok Perseroan berasal dari komunitas Company’s suppliers come from local communities,
lokal, sehingga turut membuka peluang ekonomi helping to generate economic opportunities and
dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam strengthen community participation within our
rantai operasional. Selain itu, sepanjang periode operational value chain. Furthermore, throughout
pelaporan tidak terdapat pengaduan dari masyarakat, the reporting period, no complaints were received
yang mencerminkan bahwa hubungan kami dengan from the public, reflecting that our relationship with
masyarakat terjaga dengan baik. Hal ini menegaskan surrounding communities remains well maintained.
bahwa bagi HUMI, pertumbuhan usaha tidak hanya This underscores HUMI’s belief that business growth
diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kemampuan is not only measured by financial performance but
menciptakan manfaat sosial bagi para pemangku also by the ability to create meaningful social value for
kepentingan. stakeholders.
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Sepanjang 2025, kami terus memperkuat pengelolaan
lingkungan, khususnya dalam pencegahan Throughout 2025, we continued to strengthen
pencemaran, pengelolaan air ballast, pengelolaan environmental management, particularly in pollution
limbah, dan pemantauan kepatuhan lingkungan. Dalam prevention, ballast water management, waste
konteks operasional maritim, salah satu fokus utama management, and environmental compliance
Perseroan adalah mencegah terjadinya tumpahan monitoring. In the context of maritime operations, one
minyak. Karena itu, kami berhasil mempertahankan of the Company’s key priorities is preventing oil spills.
nihil insiden tumpahan minyak melalui penerapan Oil Accordingly, we successfully maintained zero oil spill
Spill Response Plan, inspeksi rutin, pelatihan awak incidents through the implementation of the Oil Spill
kapal, dan kesiapan peralatan tanggap darurat. Response Plan, routine inspections, crew training, and
the readiness of emergency response equipment.
Dalam pengelolaan air ballast, HUMI mematuhi
Ballast Water Management Convention 2004, In managing ballast water, HUMI complies with the
dengan pertukaran air dilakukan di tengah laut sesuai Ballast Water Management Convention 2004, with
persyaratan kedalaman dan jarak aman. kami juga mulai ballast water exchange conducted in open seas in
mengarahkan pengadaan armada yang dilengkapi accordance with the required depth and safe distance
sistem ballast water modern sebagai langkah proaktif standards. We have also begun directing our fleet
untuk mendukung operasional yang lebih bertanggung procurement toward vessels equipped with modern
jawab. ballast water systems as a proactive step to support
more responsible operations.
Pengelolaan limbah di kantor dan kapal dijalankan
berdasarkan prinsip 5R (Reuse, Reduce, Recycle, Waste management in both offices and vessels is
Replace, Return to Supplier). Upaya ini antara lain carried out based on the 5R principles (Reuse, Reduce,
tercermin dari pengurangan penggunaan kertas di Recycle, Replace, Return to Supplier). One example of
salah satu anak perusahaan hingga 66% dibanding this effort is reflected in the reduction of paper usage
tahun sebelumnya. HUMI juga memperkuat kesadaran at one of the Company’s subsidiaries by up to 66%
ekologis melalui program edukasi dan pemberdayaan, compared to the previous year. HUMI also strengthens
termasuk pengelolaan sampah di kapal dan kegiatan ecological awareness through educational and
beach clean-up. empowerment programs, including waste management
on vessels and beach clean-up activities.
Selain itu, Perseroan melakukan pengukuran dan
pemantauan rutin atas seluruh parameter lingkungan In addition, the Company conducts routine
Combined Report I 2025
untuk memastikan pengelolaan lingkungan berjalan measurement and monitoring of all environmental
sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil pemantauan parameters to ensure environmental management
menunjukkan bahwa seluruh parameter berada dalam complies with applicable regulations. Monitoring
ambang batas yang dipersyaratkan, dan sepanjang results show that all parameters remained within the
periode pelaporan tidak terdapat sanksi maupun required threshold limits, and throughout the reporting
denda lingkungan. period the Company did not incur any environmental
sanctions or penalties.
Page 19
18 PENUTUP CLOSING REMARKS Tahun 2025 menjadi langkah penting bagi HUMI The year 2025 marked an important step for HUMI in dalam memperkuat fondasi keberlanjutan Perseroan. strengthening the Company’s sustainability foundation. Berbagai inisiatif ESG yang dijalankan sepanjang tahun The various ESG initiatives carried out throughout the ini mencerminkan upaya kami untuk menumbuhkan year reflect our efforts to grow the business responsibly usaha secara bertanggung jawab, dengan tetap while continuing to give due consideration to the memperhatikan lingkungan dan masyarakat. Kami environment and society. We extend our appreciation menyampaikan terima kasih kepada seluruh karyawan, to all employees, partners, and stakeholders for their mitra, dan pemangku kepentingan atas dukungan, support, collaboration, and contributions. With a spirit kerja sama, dan kontribusi yang telah diberikan. of togetherness, HUMI will continue moving forward to Dengan semangat kebersamaan, HUMI akan terus create long-term value and strengthen its role in a more melangkah untuk menciptakan nilai jangka panjang responsible maritime industry. dan memperkuat perannya dalam industri maritim yang lebih bertanggung jawab.
Page 20
19 Pernyataan Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan
Statement of Responsibility on Sustainability Report
Pernyataan Tanggung Jawab Laporan
Keberlanjutan
Statement of Responsibility on Sustainability Report
Seluruh isi dalam Laporan Keberlanjutan PT Humpuss The entire contents of the Sustainability Report of
Maritim Internasional Tbk. tahun buku 2025 telah PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. for the 2025
ditinjau dan disetujui oleh Dewan Komisaris selaku financial year have been reviewed and approved by the
Badan Tata Kelola tertinggi Perseroan. Melalui Board of Commissioners as the highest Governance
peninjauan dan persetujuan ini, Dewan Komisaris Body of the Company. Through this review and
bersama-sama dengan Direksi selaku Badan Eksekutif approval, the Board of Commissioners together with
bertanggung jawab terhadap seluruh isi Laporan the Board of Directors as the Executive Board are
Keberlanjutan tahun buku 2025. responsible for the entire contents of the Sustainability
Report for the 2025 financial year.
Jakarta, 7 Juli 2026
Jakarta, 7 July 2026
Hormat Kami,
Best Regards,
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk PT Humpuss Maritim Internasional Tbk
Mahdan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra
Komisaris Utama (Komisaris Independen) Direktur Utama
President Commissioner (Independent President Director
Commissioner)
Combined Report I 2025
Dedi Hudayana Indra Yurana Sugiarto
Komisaris Direktur
Commissioner Director
Page 21
Page 22
06
Profil
Perusahaan
Company Profile
Sekilas Perusahaan
23 Company Overview
Informasi Umum dan Identitas Perusahaan
25 General Information and Company Identity
Struktur Grup dan Kelompok Usaha
27 Business Group Structure
Jejak Langkah Kami
28 Our Milestones
Wilayah Operasional
29 Operational Area
Rantai Nilai HUMI
30 HUMI Value Chain
Kinerja Bisnis Perseroan
31 Company Business Performance
Sertifikasi dan Penghargaan
35 Certification & Awards
Page 23
Page 24
23
Sekilas Perusahaan
Company Overview
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) is
merupakan perseroan yang bergerak di bidang distribusi an integrated energy distribution and infrastructure
dan infrastruktur energi yang terintegrasi dengan company operating within the port and maritime
ekosistem pelabuhan dan maritim. Berkedudukan di ecosystem. Headquartered in Jakarta, HUMI supports
Jakarta, HUMI mendukung kelancaran rantai pasok the reliability of the energy supply chain through logistics
energi melalui layanan logistik dan jasa maritim yang and maritime services that emphasize operational
menekankan keandalan operasional, keselamatan, dan reliability, safety, and regulatory compliance. HUMI was
kepatuhan. Pada awal didirikan 20 September 2016, established on 20 September 2016, initially operating
HUMI bergerak di bidang jasa tug assist di pelabuhan, in tug assist services at ports, dry bulk transportation,
jasa angkutan dry bulk, jasa pengerukan dan reklamasi, dredging and reclamation services, the provision of
penyedia outsourcing awak kapal serta penyedia outsourced ship crew, as well as education and training
pendidikan dan pelatihan bagi awak kapal. Pada services for seafarers. In 2022, HUMI merged with
tahun 2022, HUMI melakukan penggabungan dengan other subsidiaries of HITS, further strengthening and
entitas anak HITS lainnya, terus memperkuat dan expanding its business through a service portfolio that
mengembangkan usahanya melalui portofolio layanan includes LNG transportation, oil and petrochemical
yang mencakup transportasi LNG, transportasi minyak transportation, port services, ship management, and
dan petrokimia, jasa kepelabuhanan, manajemen human capital development, particularly for seafarers.
kapal, serta pengelolaan dan pengembangan sumber
daya manusia, khususnya awak kapal.
Combined Report I 2025
Melalui portofolio layanan tersebut, HUMI Through this service portfolio, HUMI integrates asset-
mengintegrasikan kapabilitas dari sisi aset, operasional, based capabilities, operational expertise, and human
dan kompetensi untuk menyediakan layanan end- capital competencies to deliver end-to-end services
to-end sesuai kebutuhan pelanggan, termasuk tailored to customer needs, including operational
dukungan operasional di area pelabuhan. Pendekatan support within port areas. This approach is carried out
ini dijalankan dalam lingkungan operasi maritim yang in a highly disciplined maritime operating environment,
menuntut disiplin tinggi, dengan penekanan pada with a strong focus on service reliability, safety, and
keandalan layanan, keselamatan, dan kepatuhan. compliance.
Page 25
Profil Perusahaan
Company Profile 24
Visi | Vision [POJK C.1]
Menjadi Solusi Ekosistem Kemaritiman yang Terkemuka
Becoming A Leading Maritime Ecosystem Solution
Misi | Mission [POJK C.1]
1 2 3
Menjalankan usaha distribusi Menerapkan standar Mewujudkan layanan yang
dan infrastruktur energi serta internasional kesehatan dan andal untuk pelanggan dan para
ekosistem kepelabuhan secara keselamatan kerja serta pemangku kepentingan.
terintegrasi berlandaskan tata lingkungan yang berkelanjutan. Creating reliable services for
kelola perseroan yang baik. Implementing international customers and stakeholders.
Conducting business of energy occupational health and safety
distribution and infrastructure standards and a sustainable
as well as port ecosystem in an environment.
integrated manner based on
good corporate governance.
Nilai-Nilai Utama Perusahaan [POJK C.1]
Corporate Core Values
Perseroan menerapkan budaya keberlanjutan dengan berlandaskan pada nilai-nilai “HUMI”, yaitu Harmony,
Uncompromised Integrity, Meaningful, dan Innovation for Growth.
The sustainability culture within the Company is built upon the “HUMI” values, namely Harmony, Uncompromised
Integrity, Meaningful, and Innovation for Growth.
H U M I
Harmony Uncompromised Meaningful Innovation for
Integrity Growth
Menunjukkan Menunjukkan etika Menunjukkan kesadaran Mengembangkan
kebersamaan, persatuan, sosial dan mengikuti untuk bertindak terobosan dan bertindak
saling peduli, dan saling prinsip - prinsip dan memberikan implikasi untuk mewujudkan
menghargai perbedaan norma-norma yang positif bagi lingkungan tercapainya Inovasi
untuk mencapai sinergi berlaku di masyarakat. kerja, perseroan, Perseroan yang
Demonstrates Demonstrates social masyarakat, dan negara. berkelanjutan dan dapat
togetherness, unity, ethics and adhering Demonstrates diandalkan.
mutual care, and mutual to the principles and togetherness, unity, Develop breakthroughs
respect for differences to norms upheld in society. mutual care, and mutual and act to realize
achieve synergy. respect for differences to the achievement of
achieve synergy. sustainable and reliable
Company Innovation.
Page 26
25
Informasi Umum dan Identitas
Perusahaan [GRI 2-1]
General Information and Company Identity
Lokasi Operasional | Operational Locations [POJK C.3]
Indonesia
Dasar Hukum Pendirian | Legal Basis of
Establishment
Akta Pendirian No. 21 tanggal 20 September 2016,
yang dibuat di hadapan Martina, SH, Notaris di Jakarta
dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui
Surat Keputusan No. AHU-0042923. AH.01.01.TAHUN
2016 tanggal 28 September 2016 dan telah terdaftar
dalam Daftar Perseroan No. AHU-0113592.AH.01.11.
TAHUN 2016 tanggal 28 September 2016 dan telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 83 tanggal 28 September 2016, Tambahan Berita
Negara Republik Indonesia No. 76811/2016.
Deed of Establishment No. 21 dated September 20,
2016, made before Martina, SH, Notary in Jakarta and
has been approved by the Minister of Justice and
Human Rights of the Republic of Indonesia through
Decree No. AHU-0042923.AH.01.01.YEAR 2016 dated
September 28, 2016 and has been registered in the
Nama Perseroan | Company Name Company Registration No. AHU-0113592.AH.01.11.
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. YEAR 2016 dated September 28, 2016 and has
been published in the State Gazette of the Republic
Bentuk Badan Hukum | Legal Entity Form of Indonesia No. 83 dated September 28, 2016,
Perseroan Terbatas/Perseroan Terbuka Supplement to the State Gazette of the Republic of
Limited Liability Company/Public Company Indonesia No. 76811/2016.
Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut
Bidang Usaha | Line of Business [POJK C.4]
(SIUPAL) | Sea Transportation Company Business
Aktivitas perusahaan holding, aktivitas konsultasi
Licenses (SIUPAL)
manajemen, angkutan laut, pengadaan dan distribusi
Perseroan Terbatas/Perusahaan Terbuka No.
gas alam dan buatan, aktivitas penunjang angkutan,
AL001/714/SP-SIUPAL/VII/2022 tanggal 1 Juli 2022.
aktivitas penempatan tenaga kerja, perdagangan
Limited Liability Company/Public Company No.
besar khusus lainnya, konstruksi bangunan sipil
AL001/714/SP-SIUPAL/VII/2022 dated July 1, 2022.
lainnya, pembongkaran dan penyiapan lahan, aktivitas
penyediaan tenaga kerja waktu tertentu, penyediaan Alamat Kantor Pusat | Head Office Address [POJK C.2]
SDM dan manajemen fungsi SDM, pendidikan lainnya
dan kegiatan penunjang pendidikan. Mangkuluhur City Tower One 27th Floor
Holding company activities, management consulting Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1-3
Combined Report I 2025
activities, sea transportation, procurement and Jakarta 12930, Indonesia
distribution of natural and manufactured gas,
transportation support activities, employment Situs Web | Website
placement activities, other specialized wholesale
trade, other civil engineering construction, demolition www.humi.co.id
and site preparation, temporary staffing services,
human resource provision and HR management Layanan Informasi | Information Services
services, other education services, and educational
support activities. 62-21 395 06655
Page 27
Profil Perusahaan
Company Profile 26
Informasi Surat Elektronik | E-mail Information
corpsec@humi.co.id
Media Sosial | Social Media
Linkedln
HUMI - PT Humpuss Maritim Internasional Tbk
Facebook
Humpuss Maritim Internasional
Instagram
Humpussmaritim
Youtube
Lighthouse Seafarer Network
Kepemilikan di bawah 5%
Public, each less than 5%
4.241.725.225
%
5
23,
Kepemilikan
Saham
Shares PT Humpuss
Ownership Intermoda
Transportasi Tbk.
%
,5
13.805.172.800
76
Nama Bursa Efek | Stock Exchange Name
Bursa Efek Indonesia (BEI)
Indonesia Stock Exchange (IDX)
Tanggal Pencatatan di Bursa | Listing Date on the
Stock Exchange
9 Agustus 2023
August 9, 2023
Kode Saham | Ticker Code
HUMI
Page 28
27
Struktur Grup dan Kelompok Usaha [GRI 2-2]
Business Group Structure [GRI 2-2]
PT Gumpuss Intermoda Transportasi Tbk. (HITS)
99,99% 99,90%
PT LIS Internasional (LISI) PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK)
76,50%
HUMI
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk.
84,79% 99,99% 99,90% 99,90% 99,90% 99,90% 99,09%
PT GTS PT PCS PT OTS PT Humpuss PT MCS PT ETSI Hutama PT ENERGI Maritim
International Tbk. International International Transportasi International Tbk. Maritim (ETSI) international
(GTSI) (PCSI) (OTSI) Curah (HTC) (MCSI) (GTSI)
99,99% 99,90% 99,04% 99,60% 51,00%
PT Hikmah Sarana PT Hutama Trans PT CTS PT McMOL
PT Hutama Metan
Bahari (HSB) Kencana Internasional Crewing
Perkasa (HMP)
(MATRANS) (CTSI) Internasional
51,00% 99,00% 99,90%
PT Bhaskara Inti PT Hutama Trans PT Baraka Alam
Samudera (BIS) Kontinenental Sari (BAS)
(MATRAKO)
99,90% 99,00%
PT Humico LNG PT Hummingbird
Indonesia (HLI) ans Ocean
(HTO)
99,90% 20,00%
PT Permata PT Jawa Satu
Khatulistiwa Regas Regas (JSR)
(PKR)
99,99%
PT GTSI Energi
Nusantara
(GTSEN)
100%
GTS Energy
Trading PTE LTD
(GET)
Combined Report I 2025
99,99%
PT Surya
Gaschem Perkasa
(SGP)
51,00% 60,00% Pemegang Saham Utama/Pengendali Entitas Anak dengan Kepemilikan Langsung
Main/Controlling Shareholder Subsidiary with Direct Ownership
PT Solusi PT Solusi
Prakarsa Metana Prisma Metana
(SPM 1) (SPM 2) Entitas Anak dengan Kepemilikan Tidak Langsung Entitas Asosiasi
Subsidiary with Indirect Ownership Associated Entity
Informasi detail terkait kepemilikan dapat dilihat pada Laporan Tahunan HUMI 2025.
Detailed ownership information can be found in HUMI’s 2025 Annual Report.
Page 29
28
Jejak Langkah Kami
Our Milestones
Berawal sebagai perseroan jasa kemaritiman, HUMI Starting as a maritime services company, HUMI
bertransformasi menjadi perseroan distribusi dan has transformed into an energy distribution and
infrastruktur energi, serta layanan kemaritiman terpadu infrastructure company, as well as a provider of
dalam ekosistem kepelabuhanan dan kemaritiman. integrated maritime services within the port and
maritime ecosystem.
Perseroan ini didirikan dengan nama PT Misi Hutama Internasional dan merupakan anak
perseroan dari PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. Pada tahun-tahun awal, HUMI
beroperasi di sektor jasa kemaritiman, dengan kegiatan usaha yang mencakup jasa tunda di
pelabuhan, angkutan kargo curah, pengerukan dan reklamasi, serta menyediakan layanan
2016 tenaga kerja awak kapal sekaligus program pendidikan dan pelatihan bagi awak kapal.
The Company was established under the name PT Misi Hutama Internasional and is a subsidiary
of PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. In its early years, HUMI operated within the maritime
services sector, engaging in tug assist, dry bulk transportation, dredging and reclamation, as
well as offering both crew provision services and education and training programs for crews.
• Perseroan mengubah namanya menjadi PT Humpuss Maritim Internasional (HUMI).
• HUMI melakukan penggabungan dengan entitas anak perseroan PT Humpuss Intermoda
Transportasi lainnya. Penggabungan ini memungkinkan pemanfaatan sumber daya dan
2022 •
peralatan secara maksimal
The Company changed its name to PT Humpuss Maritim Internasional (HUMI).
• HUMI merged with other subsidiary entities of PT Humpuss Intermoda Transportasi. This
merger enables the optimal utilization of resources and equipment.
• HUMI mencatatkan saham dengan kode “HUMI” di Bursa Efek Indonesia pada 9 Agustus
2023 dan menawarkan 2,7 miliar lembar saham.
• HUMI memperoleh sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, Sistem Manajemen
Lingkungan ISO 14001:2015, dan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
ISO 45001:2018.
2023 • HUMI listed its shares with ticker “HUMI” on the Indonesia Stock Exchange on August 9,
2023, offering 2.7 billion shares.
• HUMI has obtained ISO 9001:2015 Quality Management System, ISO 14001:2015 on
Environmental Management System, and ISO 45001:2018 Occupational Health and Safety
Management System certificates.
Pada 25 November 2024, HUMI menyusun Peta Jalan ESG yang memuat rencana strategis
jangka panjang perseroan, yang selaras dengan strategi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(TPB) Sekretariat IMO untuk mendukung Agenda Global TPB.
2024 On 25 November 2024, HUMI developed its ESG Roadmap, outlining the Company’s long-
term strategic plans, aligned with the IMO Secretariat’s Sustainable Development Goals (SDGs)
strategy to support the global SDGs agenda.
HUMI mengawali implementasi ESG Roadmap melalui penyelarasan persepsi dan penguatan
koordinasi lintas fungsi. Langkah ini diperkuat dengan pengesahan kebijakan ESG, perolehan
sertifikasi ISO 37301 Sistem Manajemen Kepatuhan dan inisiasi program prioritas berbasis topik
material, khususnya penguatan infrastruktur governansi untuk implementasi ESG.
2025 HUMI began implementing its ESG Roadmap by aligning internal understanding and
strengthening cross-functional coordination. This approach was reinforced through the
formalization of ESG policies, the attainment of ISO 37301 Compliance Management System
certification, and the initiation of priority programs based on material topics, particularly the
strengthening of governance infrastructure to support ESG implementation.
Page 30
29
Wilayah Operasional
Operational Area
Wilayah operasional HUMI tersebar di sejumlah HUMI’s operational footprint spans several strategic
simpul pelabuhan dan pusat aktivitas maritim ports and maritime activity hubs across Indonesia,
strategis di Indonesia, mencerminkan peran reflecting the Company’s role in supporting the reliability
Perseroan dalam mendukung keandalan of the energy supply chain and inter-island maritime
rantai pasok energi dan layanan maritim lintas services. The following map illustrates the Company’s
kepulauan. Peta berikut menggambarkan key operational locations and the connectivity of
titik-titik utama aktivitas operasional serta service routes linking various regions, in line with
konektivitas rute layanan yang menghubungkan HUMI’s integrated service portfolio. The different colors
berbagai wilayah, sejalan dengan portofolio indicate the involvement of respective entities within
HUMI yang terintegrasi. Perbedaan warna the HUMI Group across the relevant areas and activities.
menunjukkan keterlibatan masing-masing
entitas dalam Grup HUMI pada wilayah dan
Combined Report I 2025
aktivitas terkait.
Page 31
30 Rantai Nilai HUMI [POJK E.3] [GRI 2-6] HUMI Value Chain HUMI membangun rantai nilai maritim yang HUMI has established an integrated maritime value terintegrasi untuk mendukung distribusi energi chain to support national energy distribution and dan logistik nasional melalui penyediaan layanan logistics through the provision of complementary yang saling melengkapi. Rantai nilai Perseroan services. The Company’s value chain begins with dimulai dari penyediaan armada melalui jasa sewa vessel chartering services and is further strengthened kapal kemudian diperkuat dengan pengelolaan by ship management, which encompasses technical kapal yang mencakup aspek teknis, operasional, and operational management, safety, regulatory keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, serta compliance, and fleet maintenance to ensure pemeliharaan armada guna memastikan keandalan reliable operations. operasional. Untuk mendukung operasional armada secara To support end-to-end fleet operations, HUMI also menyeluruh, HUMI juga menyediakan layanan provides professional and certified crewing services, penyediaan awak kapal yang profesional while delivering continuous training programs to dan tersertifikasi, serta menyelenggarakan enhance crew competency, occupational safety, pelatihan awak kapal secara berkelanjutan guna and compliance with national and international meningkatkan kompetensi, keselamatan kerja, standards. dan kepatuhan terhadap standar nasional maupun internasional. Melalui integrasi layanan jasa sewa kapal, By integrating vessel chartering, ship management, pengelolaan kapal, pelatihan awak kapal, dan crew training, and crewing services, HUMI delivers penyediaan awak kapal, HUMI menghadirkan comprehensive maritime solutions that create solusi maritim yang terintegrasi, menciptakan nilai added value for customers, improve operational tambah bagi pelanggan, meningkatkan efisiensi efficiency, and support sustainable business growth operasional, serta mendukung pertumbuhan in the maritime logistics and transportation sector. bisnis yang berkelanjutan di sektor logistik dan transportasi maritim.
Page 32
31
Segmen Usaha Entitas Anak Perusahaan Bidang Usaha
Business Segment Subsidiary Business Field
Angkutan LNG
PT GTS Internasional Tbk. (GTSI)
LNG Transportation
Angkutan Minyak & Petrokimia
PT PCS Internasional (PCSI)
Jasa Sewa Kapal Oil & Petrochemical Transportation
Vessel Charter Services Offshore Support Vessel
PT OTS Internasional (OTSI)
Offshore Support Vessel
Marine Support
PT Humpuss Transportasi Curah (HTC)
Marine Support
Crew Management
PT MCS Internasional (MCSI)
Crew Management
Jasa Manajemen Awak Kapal dan Jasa
Lainnya Crew Training
PT ETSI Hutama Maritim (ETSI)
Crew Management Services and Other Crew Training
Services
Ship Management
PT Energi Maritim Internasional (EMI)
Ship Management
Kinerja Bisnis Perseroan
Company Business Performance
Skala Bisnis [POJK E.3]
Business Scale
Entitas Anak Perusahaan (unit) Jumlah Kapal yang Dimiliki berdasarkan Aspek
Subsidiaries (unit) Komersial (unit)
Number of Owned Vessels based on Commercial
Aspect (unit)
2025 9 2025 53
2024 9 2024 47
2023 9 2023 39
Combined Report I 2025
Page 33
32
Jumlah Karyawan Darat* (orang) Jumlah Awak Kapal yang Dikelola (orang)
Total Employees* (people) Number of Managed Crew Members (people)
2025 245 2025 2.278
2024 225 2024 1.849
207 1.518
2023 2023
*Tidak Termasuk Dewan Komisaris, Direksi, Outsource, Magang
*Excluding Board of Commissioners, Board of Directors,
Outsourcers, Interns
Pendapatan (ribu dollar AS) Laba Tahun Berjalan (ribu dollar AS)
Revenue (thousand USD) Profit for the Year (thousand USD)
2025 128.150 2025 3.210
2024 127.681 2024 13.058
2023 106.382 2023 12.689
Total Ekuitas (ribu dollar AS) Total Aset (ribu dollar AS)
Total Equity (thousand USD) Total Assets (thousand USD)
2025 172.874 2025 346.160
2024 173.441 2024 300.533
164.973 271.732
2023 2023
Total Liabilitas (ribu dollar AS)
Total Liabilities (thousand USD)
2025 173.286
2024 127.092
106.759
2023
Page 34
33 Profil Perusahaan
Company Profile
Kinerja Bisnis Business Performance
Pada tahun 2025, HUMI membukukan pendapatan In 2025, HUMI recorded revenue of USD128.149
sebesar USD128.150 ribu, meningkat 0,37% thousand, representing an increase of 0.37% from
dibandingkan USD127.681 ribu pada tahun 2024. USD127,681 thousand in 2024. This growth was
Pertumbuhan tersebut didukung oleh kinerja jasa supported by the performance of vessel chartering
sewa kapal pada segmen pengangkutan bahan kimia, services in the transportation of chemicals, crude oil
minyak mentah dan BBM, serta gas alam cair. and fuel oil, as well as liquefied natural gas.
Dari sisi pencapaian target, realisasi pendapatan In terms of target achievement, the revenue realization
tersebut setara dengan 98,39% dari target tahunan reached 98.39% of the annual target of USD 130,243
sebesar USD130.243 ribu, mencerminkan bahwa thousand, reflecting the Company’s ability to maintain
aktivitas operasional Perseroan tetap terjaga dengan stable operational performance amid ongoing business
baik di tengah proses ekspansi usaha, meskipun expansion, although revenue growth remained slightly
pertumbuhan pendapatan masih sedikit di bawah below the established target. [POJK F.2]
target yang telah ditetapkan. [POJK F.2]
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, total aset In line with revenue growth, the Company’s total assets
Perseroan meningkat 15,18% menjadi USD346.160 increased by 15.18% to USD346,160 thousand at the end
ribu pada akhir tahun 2025. Liabilitas meningkat of 2025. Liabilities increased by 36.35% to USD173,286
36,35% menjadi USD173.286 ribu, sementara ekuitas thousand, while equity stood at USD172,874 thousand,
berada pada posisi USD172.874 ribu atau menurun a decrease of 0.33% from the previous year. The
0,33% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan Company recorded a profit of USD3,210 thousand in
membukukan laba sebesar USD3.210 ribu pada 2025, down 75,42% from the previous year. Therefore,
tahun 2025, menurun 75,42% dibandingkan tahun the Company remains committed to maintaining
sebelumnya. Oleh karena itu, Perseroan berkomitmen business resilience through operational strengthening
Combined Report I 2025
menjaga ketahanan bisnis melalui penguatan and service development.
operasional dan pengembangan layanan.
Perubahan Signifikan pada Organisasi [POJK Significant Changes in the Organization
C.6] [GRI 2-6] [POJK C.6] [GRI 2-6]
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan Throughout 2025, there were no significant changes in
signifikan yang terjadi pada Perseroan. the Company.
Page 35
34
Sertifikasi dan Penghargaan
Certification & Awards
Sertifikasi Certification
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan disiplin As part of efforts to strengthen governance and
operasional, HUMI dan entitas anak menerapkan sistem operational discipline, HUMI and its subsidiaries
manajemen yang mengacu pada standar internasional. implement management systems aligned with
Sertifikasi ini menjadi salah satu mekanisme untuk international standards. These certifications serve as a
memastikan proses kerja terdokumentasi, konsisten, key mechanism to ensure that work processes are well
dan dapat diaudit, sekaligus mendukung peningkatan documented, consistently applied, and auditable, while
berkelanjutan pada aspek mutu layanan, pengelolaan also supporting continuous improvement in service
lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja. quality, environmental management, and occupational
health and safety.
Sertifikasi
Certification
Perseroan ISO 9001:2015 ISO 14001:2015 Sistem ISO 45001:2018 ISO 37301:2021
Company Sistem Manajemen Manajemen Lingkungan Sistem Manajemen Sistem Manajemen
Mutu Environmental Keselamatan Kepatuhan
Quality Management System Safety Management Compliance
Management System System Management System
PT Humpuss Maritim
● ● ● ●
Internasional Tbk.
PT PCS Internasional ● ● ●
PT Humolco LNG
● ● ●
Indonesia
PT Humpuss
● ● ●
Transportasi Curah
PT MCS Internasional ● ●
PT ETSI Hutama
●
Maritim
Keanggotaan Asosiasi [POJK C.5] [GRI 2-28] Association Membership [POJK C.5] [GRI 2-28]
HUMI dan entitas anak perusahaannya merupakan HUMI and its subsidiary entities are active members of
anggota aktif dari berbagai organisasi, baik nasional various organizations, both national and international,
maupun internasional. Rincian keanggotaan organisasi including:
dan asosiasi dapat dilihat pada tabel berikut:
Page 36
35 Profil Perusahaan
Company Profile
Asosiasi
Association
Perseroan United Indonesian Indonesia Asosiasi P3Migas Indonesian Consortium
Company Nations National Corporate Emiten (Perkumpulan Gas Society Indonesia
Global Shipowners’ Secretary Indonesia Perusahaan Manning
Compact Association Association (AEI) Pelayaran Agency
(UNGC) (INSA) (ICSA) Migas) (CIMA)
PT Humpuss
Maritim
● ● ● ●
Internasional
Tbk.
PT GTS
Internasional ● ● ● ●
Tbk.
PT Humpuss
Transportasi ●
Curah
PT PCS
●
Internasional
PT Hikmah
●
Sarana Bahari
PT Hutama
Trans ● ●
Kontinental
PT MCS
●
Internasional
Penghargaan Penghargaan Keberlanjutan
Sustainability Awards
Nama Penghargaan & Kategori | Nama Penghargaan & Kategori | Nama Penghargaan & Kategori |
Award Name & Category : Award Name & Category : Award Name & Category :
Indeks Integritas Bisnis Lestari OSH Maturity Commitment : OSH Maturity Commitment :
Combined Report I 2025
- Verified Badge The Best Leadership on OSH The Best Occupational Safety
Sustainable Business Integrity Culture and Health Performance in
Index – Verified Badge Penyelenggara | Organizer : Maritime Industry
Penyelenggara | Organizer : OSH ASIA’s SUMMIT 2025 Penyelenggara | Organizer :
TEMPO - Institute for OSH ASIA’S SUMMIT 2025
Strategic Initiatives
Page 37
Profil Perusahaan
Company Profile 36
Verified Badge INSTAR: Bukti Komitmen INSTAR Verified Badge: A Testament to
HUMI terhadap Bisnis Berkelanjutan HUMI’s Commitment to Sustainability
Menjelang akhir tahun 2025, HUMI menorehkan As 2025 drew to a close, HUMI achieved a significant
pencapaian berharga melalui peraihan Verified milestone by earning the Verified Badge from
Badge Indeks Integritas Bisnis Lestari (INSTAR) the Sustainable Business Integrity Index (INSTAR)
2025. Penghargaan ini menjadi penegasan 2025. This recognition affirms HUMI’s consistent
atas konsistensi HUMI dalam membangun dan commitment to implementing business practices
menerapkan praktik bisnis yang berintegritas, that are ethical, transparent, and sustainable across
transparan, dan berkelanjutan di seluruh aktivitas all operational activities.
operasional perusahaan.
INSTAR 2025 menilai kinerja perusahaan dari INSTAR 2025 evaluates corporate performance
berbagai dimensi, termasuk integritas bisnis, across multiple dimensions, including business
lingkungan, aspek sosial dan hak asasi manusia, integrity, environmental management, social and
serta ketahanan korporasi. Dengan capaian skor human rights aspects, and corporate resilience.
yang melampaui ambang penilaian, HUMI dinilai With a score surpassing the evaluation threshold,
berhasil menunjukkan implementasi tata kelola HUMI was recognized for demonstrating strong and
yang kuat dan bertanggung jawab. accountable governance practices.
Pengakuan ini menjadi penutup tahun yang This acknowledgment marks a meaningful end to the
bermakna sekaligus memperkuat komitmen HUMI year and reinforces HUMI’s dedication to maintaining
untuk terus menjaga kepercayaan pemangku stakeholder trust through ethical and sustainable
kepentingan melalui praktik bisnis yang etis dan business practices.
berkelanjutan.
Page 38
07
Memulai Perjalanan
Menuju Dampak
Berkelanjutan
Setting Sail for Sustainable Impact
Arah Keberlanjutan HUMI
39 HUMI’s Sustainability Direction
Topik Material
46 Material Topic
Tata Kelola Keberlanjutan
51 Sustainablity Governance
Page 39
Page 40
39
Arah Keberlanjutan HUMI
HUMI’s Sustainability Direction
Sebagai perusahaan pelayaran, HUMI menghadapi As a shipping company, HUMI faces several challenges
sejumlah tantangan dalam penerapan keberlanjutan, in implementing sustainability, including rising
termasuk peningkatan standar lingkungan industri environmental standards in the maritime industry, the
maritim, kebutuhan penguatan sistem pengelolaan need to strengthen ESG management systems, and
ESG, serta kesiapan organisasi dalam mengintegrasikan organizational readiness to integrate sustainability
prinsip keberlanjutan ke dalam operasional. Tantangan principles into operations. These challenges remain
ini menjadi perhatian Perseroan dalam memastikan a key focus for the Company to ensure that business
keberlanjutan usaha tetap berjalan seiring dengan sustainability progresses in line with evolving industry
tuntutan industri dan regulasi yang terus berkembang. demands and regulatory requirements. [POJK E.5]
[POJK E.5]
Tahun 2025 menjadi fase fondasi bagi HUMI dalam The year 2025 marked a foundational phase for
menghadapi tantangan serta menata arah keberlanjutan HUMI in addressing challenges and shaping the
Perseroan. Pada tahun ini, komitmen keberlanjutan Company’s sustainability direction. During this year,
ditegaskan melalui pengesahan kebijakan HUMI reinforced its commitment to sustainability by
keberlanjutan dan kebijakan terkait kinerja ESG yang endorsing the Sustainability Policy and other ESG-
dipublikasikan secara luas. Bersamaan dengan itu, related policies, which were broadly communicated
HUMI memulai pelaksanaan Flagship Programs, across the organization. Simultaneously, the Company
pengelolaan topik material, serta implementasi awal began implementing its Flagship Programs, managing
ESG Roadmap dengan penekanan pada penyamaan material topics, and initiating the ESG Roadmap, with
persepsi dan penguatan sinergi lintas divisi. Rangkaian a focus on aligning understanding and strengthening
inisiatif ini diarahkan untuk mendorong dampak nyata cross-divisional collaboration. These initiatives are
pada kegiatan operasional, memperkuat pemahaman designed to drive tangible impacts on operations,
internal, serta membangun kapasitas, tata kelola, dan enhance internal awareness, and build structured
mekanisme pemantauan yang terstruktur sebagai capacity, governance, and monitoring mechanisms as a
dasar bagi pencapaian keberlanjutan jangka panjang. foundation for achieving long-term sustainability.
Kebijakan Keberlanjutan dan Kebijakan ESG lainnya dapat diakses pada
The Sustainability Policy and other ESG-related policies are accessible at
https://humi.co.id/esg-governance/
Unique Sustainability
Value Proposition
Dengan komitmen untuk mengintegrasikan
Combined Report I 2025
prinsip-prinsip ESG ke dalam setiap aspek
operasional, HUMI menghadirkan solusi jangka
panjang yang memberikan nilai untuk lingkungan,
komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan.
With a commitment to integrate ESG principles
into every operational aspects, HUMI delivers
long-term solutions that create values to the
environment, communities, and all stakeholders.
Page 41
Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact 40
Misi Keberlanjutan HUMI
HUMI Sustainability Mission
1
Mengurangi jejak karbon Menciptakan
2 lingkungan Menerapkan
3 tata kelola
dan mengelola limbah kerja yang sehat, aman, perseroan yang baik,
secara berkelanjutan seraya dan inklusif dengan modal transparan, akuntabel,
melestarikan lingkungan manusia yang beragam dan dan etis yang berakar
laut dan mendukung upaya kompeten serta menjunjung pada keberlanjutan serta
mitigasi perubahan iklim tinggi prinsip-prinsip hak kepatuhan terhadap regulasi
global. asasi manusia. dan praktik anti-korupsi.
Reducing carbon footprint Creating a healthy, safe, and Implementing a transparent,
and managing waste inclusive work environment accountable, and ethical
sustainably while preserving with diverse, competent governance rooted in
marine environments and human capital upholding sustainability and compliance
supporting global climate human rights principles. with regulations and anti-
change mitigation. corruption practices.
Strategi ESG HUMI [POJK A.1] Strategi ESG HUMI [POJK A.1]
HUMI menerapkan strategi keberlanjutan untuk HUMI implements a sustainability strategy to achieve
mewujudkan visi dan misi perseroan serta mendukung the company’s vision and mission and to create long-
penciptaan nilai jangka panjang. Strategi ini term value. This strategy is operationalized through five
diterjemahkan dalam lima program utama (flagship flagship programs within the ESG portfolio, designed to
programs) yang menjadi bagian dari portofolio ESG. address the company’s material topics and integrate
Program-program ini dirancang untuk mengelola topik sustainability principles throughout its operations.
material Perseroan dan mengintegrasikan prinsip
keberlanjutan ke dalam kegiatan operasional.
Flagship Programs HUMI mendukung keberlanjutan di HUMI’s flagship programs address sustainability
tiga dimensi ESG: lingkungan, sosial, dan tata kelola. across environmental, social, and governance (ESG)
Dari sisi lingkungan, program utama mengurangi jejak dimensions. Environmentally, the programs focus on
ekologis melalui pengelolaan energi dan sumber minimizing the company’s ecological footprint through
daya yang bertanggung jawab serta praktik maritim responsible energy and resource management and the
berkelanjutan. Dari sisi sosial, HUMI meningkatkan adoption of sustainable maritime practices. Socially,
kesejahteraan karyawan, kebijakan yang inklusif, HUMI promotes the well-being of employees and crew,
pelatihan, keselamatan kerja, dan inisiatif filantropi. inclusive policies, training, workplace safety initiatives,
Dari sisi tata kelola, Perseroan menegakkan prinsip and philanthropic activities. From a governance
transparansi, akuntabilitas, etika, kepatuhan regulasi, perspective, the Company strengthens transparency,
dan manajemen risiko yang kuat untuk menciptakan accountability, ethical conduct, regulatory compliance,
nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan. and risk management to deliver long-term value to
stakeholders.
Page 42
41 Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact
Business Integrity: Menjadi fondasi utama untuk memastikan seluruh aktivitas perseroan dijalankan
sesuai hukum, regulasi, dan nilai-nilai etika.
Provides the foundation for ensuring that all business activities comply with laws, regulations, and
ethical values.
Maritime Operation Safeguard: Memperkuat ketahanan dan keamanan operasi maritim, termasuk
keselamatan awak dan perlindungan terhadap ancaman siber.
Maritime Operation Safeguard: Strengthens the resilience and safety of maritime operations, including
crew safety and protection against cyber threats.
Emission & Energy Management: Mendukung transisi menuju operasi yang lebih efisien dan rendah
emisi melalui pengelolaan energi yang bertanggung jawab.
Supports the transition toward more efficient and low-emission operations through responsible
energy management.
Health & well-being: Memastikan keselamatan kerja dan pengelolaan sumber daya manusia secara
berkelanjutan.
Ensures workplace safety and sustainable human resource management.
Ecological Management: Pengelolaan dampak ekologis dan limbah untuk meminimalkan jejak
lingkungan dari kegiatan operasional.
Manages ecological impacts and waste to minimize the environmental footprint of operational
activities.
Secara keseluruhan, implementasi strategi In general, HUMI implements its sustainability strategy
keberlanjutan HUMI dilakukan dengan pendekatan through a holistic approach that includes governance,
holistik yang mencakup aspek tata kelola, manajemen risk management, strategic planning, performance
risiko, strategi, kinerja, pelaporan, komunikasi, dan management, reporting, communication, and
keterlibatan pemangku kepentingan. Pendekatan ini stakeholder engagement. This approach is supported
didukung oleh sumber daya yang berkomitmen penuh by dedicated resources committed to advancing
terhadap portofolio ESG perseroan. Selain itu, HUMI the company’s ESG portfolio. HUMI also aligns its
juga merujuk pada standar dan regulasi yang relevan, practices with relevant standards and regulations,
termasuk SASB, GRI, MARPOL, SOLAS, serta peraturan including SASB, GRI, MARPOL, SOLAS, and applicable
pemerintah, guna memastikan keselarasan dengan government regulations, ensuring adherence to best
praktik terbaik dan kepatuhan hukum. practices and legal compliance.
Combined Report I 2025
Page 43
Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact 42
ESG Roadmap HUMI HUMI ESG Roadmap
Pada tahun 2025, HUMI memulai implementasi ESG In 2025, HUMI initiated the implementation of its ESG
Roadmap dengan fase Sinergi, yang menekankan Roadmap with the Synergy phase, which emphasizes
penyamaan persepsi dan penguatan koordinasi lintas aligning perspectives and strengthening coordination
divisi dan Anak Perusahaan sebagai dasar untuk across divisions and Subsidiaries as the foundation
menjalankan seluruh program ESG. Sebagai bagian for implementing all ESG programs. As part of this
dari fase ini, Perseroan mengesahkan kebijakan ESG phase, the Company endorsed ESG policies that serve
yang menjadi pijakan bagi penetapan prioritas program as the basis for prioritizing programs and managing
serta pengelolaan isu keberlanjutan secara terstruktur sustainability issues in a structured and integrated
dan terintegrasi. Selain itu, HUMI juga menjalankan manner. In addition, HUMI implemented various ESG
berbagai program inisiasi ESG Roadmap termasuk Roadmap initiatives, including employee development
pengembangan karyawan dan tata kelola anti-korupsi, and anti-corruption governance, emission and energy
pengelolaan emisi dan energi, serta penguatan management, and the enhancement of cyber security.
keamanan siber.
ESG Roadmap HUMI disusun berdasarkan topik HUMI’s ESG Roadmap was developed based on
material yang ditetapkan melalui penilaian materialitas the material topics identified through a materiality
sesuai GRI Standards 2021, dengan melibatkan assessment in accordance with the GRI Standards
masukan dari pemangku kepentingan internal dan 2021, incorporating input from internal and external
eksternal serta diskusi lintas fungsi dan entitas anak stakeholders as well as cross-functional discussions
perusahaan. Roadmap ini merupakan pembaruan dari across subsidiaries. The 2025–2029 Roadmap updates
ESG Roadmap sebelumnya, yaitu ESG Roadmap 2023– the previous ESG Roadmap 2023–2027, taking into
2027, dengan mempertimbangkan dinamika bisnis dan account business dynamics and the evolution of the
perkembangan strategi perseroan. Company’s strategies.
Dalam penyusunannya, strategi ESG HUMI juga In its development, HUMI’s ESG strategy also refers to
mengacu pada standar dan praktik terbaik internasional, international standards and best practices, including
termasuk IFRS, GRI, SASB, serta ketentuan sektor IFRS, GRI, SASB, as well as maritime sector regulations
maritim seperti MARPOL dan SOLAS, dengan tetap such as MARPOL and SOLAS, while ensuring
memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan compliance with applicable Indonesian laws and
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. ESG regulations. The ESG Roadmap has been endorsed by
Roadmap ini telah disahkan oleh Direktur Utama dan the President Director and the President Commissioner
Komisaris Utama sebagai bentuk komitmen pimpinan as a demonstration of leadership commitment to the
terhadap implementasi dan pengawasan kinerja ESG implementation and oversight of the Company’s ESG
Perseroan. performance.
Page 44
43 Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact
Combined Report I 2025
Page 45
Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact 44
Sosialisasi ESG: Menyelaraskan Persepsi, ESG Engagement: Aligning Vision, Driving
Menggerakkan Aksi [POJK F.1] Action [POJK F.1]
Untuk membangun budaya keberlanjutan di lingkungan To embed a culture of sustainability throughout
Perseroan, HUMI secara konsisten melakukan the Company, HUMI consistently communicates its
sosialisasi visi keberlanjutan dan ESG flagship sustainability vision and ESG flagship programs across
programs kepada seluruh insan Perseroan, baik di the Company, covering both office-based employees
lingkungan perkantoran maupun operasional kapal. and ship operations. These initiatives aim to build a
Inisiatif ini bertujuan membangun pemahaman yang shared understanding of the Company’s sustainability
selaras mengenai arah keberlanjutan Perseroan dan direction and the role of every individual in supporting
peran setiap individu dalam mendukung kinerja ESG. ESG performance.
IHT-VIBES#4: ESG 101 & Deep Dive IHT-EXPERT#3: The A to Z Flagship Sosialisasi ESG kepada Awak Kapal
into HUMI’s ESG Roadmap Program Sustainability HUMI 11 November 2025
13 Juni 2025 24 Oktober 2025
Bagi karyawan kantor, HUMI memberikan pelatihan For office employees, HUMI conducted IHT-VIBES#4
IHT-VIBES#4 bertema “ESG 101 & Deep Dive training titled “ESG 101 & Deep Dive into HUMI’s ESG
into HUMI’s ESG Roadmap” untuk meningkatkan Roadmap” to enhance employees’ understanding of
pemahaman karyawan mengenai prinsip ESG dan ESG principles and their implementation strategies.
strategi implementasinya. Pelatihan ini menekankan The training emphasized how ESG is integrated into
bagaimana ESG diintegrasikan ke dalam operasi the Company’s operations, introduced the targets and
perusahaan, memperkenalkan target dan indikator performance indicators to be achieved, and prepared
yang akan dicapai, serta menyiapkan Tim Task Force the ESG Task Force Team to effectively execute the
ESG untuk melaksanakan roadmap secara efektif. roadmap.
Selanjutnya pada program IHT-XPERT#3, dilakukan Subsequently, during IHT-XPERT#3, a session was
sosialisasi yang membahas visi keberlanjutan HUMI, held to socialize HUMI’s sustainability vision, the five
lima Flagship Programs ESG, serta keterkaitannya ESG Flagship Programs, and their relevance to the
dengan aktivitas dan target kerja Perseroan. Kegiatan Company’s operational activities and performance
ini menjadi wadah pembelajaran bersama untuk targets. This program served as a collaborative learning
mendorong integrasi prinsip ESG dalam proses kerja platform to encourage the integration of ESG principles
sehari-hari. into daily work processes.
Di sisi operasional, sosialisasi ditujukan kepada awak On the operational side, the socialization is directed
kapal untuk memperkuat pemahaman mengenai at ship crews to enhance awareness of occupational
keselamatan kerja, perlindungan lingkungan laut, dan safety, marine environmental protection, and
praktik operasional yang bertanggung jawab. Dengan responsible operational practices. By tailoring the
pendekatan yang disesuaikan untuk masing-masing approach to each line of work, HUMI ensures that
lini, HUMI memastikan pesan keberlanjutan dipahami sustainability messages are understood contextually
secara kontekstual dan diterapkan secara konsisten di and applied consistently across the organization.
seluruh organisasi.
Langkah-langkah ini menegaskan bahwa ESG bukan These initiatives reinforce that ESG extends beyond
sekadar strategi di atas kertas, tetapi mulai menjadi formal policy and is integrated into HUMI’s organizational
bagian dari budaya kerja HUMI, membangun sinergi culture, fostering cross-divisional collaboration and
lintas divisi, dan menjadi fondasi bagi pelaksanaan laying the foundation for the implementation of
program ESG berikutnya. subsequent ESG programs.
Page 46
45 Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact
ESG Roadmap HUMI 2025: From Targets to Meaningful Impact
HUMI ESG Roadmap 2025: From Targets to Meaningful Impact
HUMI secara konsisten memonitor pelaksanaan HUMI consistently monitors the implementation
ESG Roadmap di seluruh entitas, memastikan of its ESG Roadmap across all entities, ensuring
strategi keberlanjutan diterapkan secara that sustainability strategies are applied
menyeluruh dan selaras dengan prioritas topik comprehensively and aligned with material topic
material. Monitoring ini mencakup seluruh lini priorities. This monitoring covers all operational
operasional, mulai dari perkantoran hingga areas, from office functions to ship units, to assess
unit kapal, untuk menilai progres implementasi progress against established ESG targets.
program ESG sesuai target yang telah ditetapkan
.
Target pelaksanaan untuk tahun 2025 mencakup, Key targets for 2025 include achieving a minimum
antara lain, pencapaian CII rating minimal D3 untuk CII rating of D3 for all vessels, providing ESG
semua kapal, edukasi karyawan dan awak kapal and sustainability education for employees and
terkait ESG dan keberlanjutan, serta penguatan crew, and strengthening cybersecurity through
keamanan siber dengan 100% perangkat lunak 100% licensed software and the appointment
berlisensi dan penunjukan Cyber Security Officer of Cyber Security Officers across the Group and
di seluruh grup dan anak perusahaan. subsidiaries.
Hasil pemantauan menunjukkan HUMI berhasil Monitoring results show that HUMI successfully
merealisasikan 83% ESG Roadmap dari target achieved 83% of its ESG Roadmap, exceeding the
80%. Hal ini, termasuk penyelesaian pelatihan ESG 80% target. This includes completion of ESG training
untuk 129 karyawan dan awak kapal, implementasi for 129 employees and crew, implementation of
langkah pengelolaan emisi sesuai CII dan EEXI, emissions management measures in line with CII
serta penerapan sistem keamanan siber yang and EEXI, and the deployment of a comprehensive
komprehensif di seluruh entitas. Pencapaian cybersecurity system across all entities. These
ini menegaskan bahwa ESG Roadmap HUMI achievements demonstrate that HUMI’s ESG
Combined Report I 2025
bukan sekadar dokumen strategi, tetapi telah Roadmap is not merely a strategic document but
diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak has been translated into concrete actions that
bagi operasional, karyawan, dan lingkungan. [POJK create real impact for operations, employees, and
F.3]
the environment. [POJK F.3]
Page 47
Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact 46
Topik Material [GRI 3-2, 3-3]
Material Topic
Pada tahun 2024, HUMI telah melakukan penilaian In 2024, HUMI carried out a materiality assessment to
materialitas (materiality assessment) yang bertujuan identify and prioritize the sustainability issues that are
untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan isu most significant to the company and its stakeholders.
keberlanjutan yang paling signifikan bagi Perseroan The resulting material topics provide a reference for
dan pemangku kepentingan. Penetapan topik material HUMI, ensuring that its sustainability strategies and
berdasarkan penilaian ini menjadi acuan bagi HUMI reporting are focused on addressing the issues of
untuk memastikan strategi dan pelaporan keberlanjutan greatest impact.
yang tepat sasaran terhadap isu paling signifikan.
Metodologi yang digunakan dalam penilaian ini This assessment followed the GRI 3: Material Topics
mengacu pada Standar GRI 3: Material Topics (2021) Standard. It involved identifying the impacts of the
(2021). Penilaian dilakukan dengan mengidentifikasi company’s activities across economic, environmental,
dampak aktivitas Perseroan terhadap aspek ekonomi, and social dimensions, with each impact evaluated for
lingkungan, dan sosial. Setiap dampak kemudian its severity and likelihood. The process was carried
dievaluasi berdasarkan tingkat keparahan dan out through Focus Group Discussions (FGDs) with
kemungkinan terjadinya. Proses ini dilaksanakan HUMI’s ESG Task Force, involving 27 participants from
melalui Diskusi Kelompok Terfokus (Focus Group relevant business units and other related entities, as
Discussions) bersama ESG Task Force HUMI yang well as through the distribution of questionnaires to
melibatkan 27 peserta dari unit bisnis terkait dan entitas 113 internal and external stakeholder respondents. This
lain yang relevan, serta melalui penyebaran kuesioner approach ensures that the material topics determined
kepada 113 responden pemangku kepentingan by the Board of Directors consider both the Company’s
internal dan eksternal. Pendekatan ini memastikan internal perspectives and stakeholder expectations. [GRI
bahwa topik material yang ditetapkan oleh Direksi 2-14, 3-1]
mempertimbangkan perspektif internal Perseroan
sekaligus ekspektasi para pemangku kepentingan.
[GRI 2-14, 3-1]
Topik material yang ditetapkan pada 2024 ini masih The material topics identified in 2024 remained aligned
sejalan dengan prioritas para pemangku kepentingan with stakeholder priorities and therefore continued to
sehingga tetap menjadi acuan pada tahun 2025. serve as key references in 2025. These topics formed
Langkah ini menjadi dasar bagi penyusunan strategi, the basis for the development of the Company’s ESG
kebijakan, dan program ESG, sehingga fokus Perseroan strategies, policies, and programs, ensuring that its
tetap pada isu keberlanjutan paling signifikan. focus remained on the most significant sustainability
issues.
Topik TPB Penjelasan Topik Material Pengelolaan Topik Material
Topic SDG Description of Material Topics Material Topics Management
Emission and Energy Pengelolaan emisi dan energi • Penetapan kebijakan emisi GRK dan
Management mencakup pengurangan emisi manajemen energi di tingkat HUMI dan
gas rumah kaca (GRK), efisiensi entitas anak perusahaan yang selaras
penggunaan energi, transisi ke
dengan IMO.
sumber energi terbarukan, dan
Establishment of GHG emission and
kepatuhan terhadap regulasi terkait
energy management policies at HUMI
seperti IMO 2020.
and subsidiary levels, aligned with IMO
Emissions and energy management
regulations.
includes reducing greenhouse
• Penetapan baseline emisi tahun 2024
gas (GHG) emissions, enhancing
energy efficiency, transitioning melalui perhitungan emisi scope 1, 2, dan
to renewable energy sources, 3.
and ensuring compliance with Determination of the 2024 emission
applicable regulations, including baseline through calculation of Scope 1, 2,
IMO 2020. and 3 emissions.
Page 48
47 Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact
Topik TPB Penjelasan Topik Material Pengelolaan Topik Material
Topic SDG Description of Material Topics Material Topics Management
• Penetapan dan sosialisasi target emisi,
yaitu penurunan emisi cakupan 1 sebesar
30% pada 2030.
Setting and communication of emission
targets, including a 30% reduction in
Scope 1 emissions by 2030.
• Penguatan implementasi melalui
penyesuaian SOP anak perusahaan,
pengembangan strategi pencapaian
target emisi, serta sosialisasi kebijakan
dan inisiatif kepada Direksi dan seluruh
entitas usaha.
Strengthening implementation through
adjustments to subsidiary SOPs,
development of strategies to achieve
emission targets, and communication of
policies and initiatives to the Board of
Directors and all business units.
Ecological Impacts Dampak ekologis meliputi • Peninjauan dan pembaruan kebijakan
perlindungan keanekaragaman internal HUMI dan anak perusahaan,
hayati, pengelolaan sumber mencakup pengelolaan ballast
daya alam yang berkelanjutan,
water, penanganan tumpahan,
pencegahan pencemaran laut, serta
mitigasi risiko terhadap ekosistem pengelolaan kebisingan, perlindungan
perairan dan pesisir. keanekaragaman hayati, efisiensi energi
Ecological impacts include (EEDI), kualitas gas buang, serta aspek
the protection of biodiversity, lingkungan lainnya dalam pembangunan
sustainable management of natural kapal baru.
resources, prevention of marine Review and update HUMI’s and
pollution, and mitigation of risks to its subsidiaries’ internal policies,
aquatic and coastal ecosystems. covering ballast water management,
spill response, noise management,
biodiversity protection, energy efficiency
(EEDI), exhaust gas quality, and other
environmental aspects in new vessel
construction.
• Pelatihan internal terkait pentingnya
keanekaragaman hayati dan dampak
aktivitas maritim terhadap ekosistem.
Internal capacity-building initiatives
to enhance awareness of biodiversity
conservation and the impacts of maritime
activities on ecosystems.
• Perencanaan pemasangan sistem
pengolahan ballast water pada kapal yang
relevan.
Planning for the installation of ballast
water treatment systems on relevant
vessels.
Combined Report I 2025
Page 49
Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact 48
Topik TPB Penjelasan Topik Material Pengelolaan Topik Material
Topic SDG Description of Material Topics Material Topics Management
Compliance to Law Kepatuhan terhadap hukum • Mendapatkan sertifikasi ISO 37301
and Regulations dan peraturan meliputi aspek Compliance Management System untuk
lingkungan, sosial, dan tata tingkat HUMI.
kelola, termasuk regulasi maritim Obtaining ISO 37301 Compliance
internasional yang ketat Management System certification at the
Compliance with laws and HUMI level.
regulations covers environmental,
• Menunjuk penanggung jawab di
social, and governance aspects,
tingkat HUMI untuk memperbarui dan
including stringent international
maritime regulations. menyelaraskan regulasi serta standar
operasional kapal.
Appointing a designated officer at the
HUMI level to update and align regulatory
requirements and vessel operating
standards.
• Mensosialisasikan pembaruan regulasi dan
standar operasional kapal ke seluruh anak
perusahaan.
Communicating updates to regulations
and vessel operating standards across all
subsidiaries.
Maritime Safety and Pengelolaan keselamatan • Memastikan PT GTS Internasional Tbk.,
Operational Risk maritim mencakup pencegahan selaku entitas anak perusahaan HUMI,
Management kecelakaan, pengelolaan risiko mendapatkan hasil TMSA level 3.0 (office)
operasional, dan perlindungan
berdasarkan self-assessment.
terhadap lingkungan serta
Ensuring PT GTS Internasional Tbk., a HUMI
karyawan selama kegiatan
subsidiary, achieves a TMSA Level 3.0
operasional.
(office) rating based on self-assessment.
Maritime safety management
includes accident prevention,
operational risk management,
and the protection of both the
environment and employees
throughout its operations.
Occupational Kesehatan dan keselamatan kerja • Perencanaan dan uji coba program
Health and Safety meliputi perlindungan karyawan kesejahteraan yang menyeluruh untuk
dari risiko kecelakaan dan HUMI dan seluruh entitas anak perusahaan.
penyakit akibat kerja, khususnya Planning and piloting a comprehensive
dalam lingkungan operasional well-being program for HUMI and all its
yang berisiko tinggi seperti subsidiaries.
maritim.
• Menetapkan target untuk K3 di tingkat
Occupational health and safety
encompasses the protection HUMI untuk diterapkan di seluruh anak
of employees from workplace perusahaan.
accidents and occupational Setting HUMI-level occupational health and
illnesses, particularly within high- safety targets for implementation across all
risk operational environments subsidiaries.
such as maritime operations.
Page 50
49 Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact
Penjelasan Topik Material
Topik TPB Pengelolaan Topik Material
Description of Material
Topic SDG Material Topics Management
Topics
Maritime Keamanan siber maritim • Meningkatkan kesadaran karyawan dan awak kapal
Cyber Security mencakup perlindungan melalui edukasi terkait Manajemen Keamanan Siber.
Management data, sistem navigasi, dan Raising awareness among employees and crew on
teknologi operasional Cyber Security Management.
dari ancaman dunia maya • Memantau penerapan sistem keamanan siber di
yang dapat mengganggu
tingkat HUMI dan entitas anak perusahaan.
operasional atau
Monitoring the implementation of cybersecurity
membahayakan
systems across HUMI and its subsidiaries.
keselamatan.
• Menunjuk Cyber Security Officer di tingkat HUMI dan
Maritime cybersecurity
encompasses the anak perusahaan untuk memimpin implementasi dan
protection of data, pengawasan kebijakan keamanan siber.
navigation systems, and Appointing Cyber Security Officers at HUMI and
operational technologies subsidiary levels to lead policy implementation and
against cyber threats that oversight.
could disrupt operations • Penggunaan perangkat lunak, sistem IT, dan proteksi
or compromise safety. anti-virus yang berlisensi 100% di tingkat HUMI dan
seluruh entitas anak perusahaan.
Ensuring 100% licensed software, IT systems, and
antivirus protection across HUMI and all subsidiaries.
Sustainable Pengelolaan modal • Meninjau dan memperbarui kebijakan SDM
Human Capital manusia berkelanjutan (termasuk awak kapal) untuk memastikan aspek ESG
Management mencakup pelatihan, tercakup, seperti anti-diskriminasi, penghormatan
pengembangan
HAM, praktik ketenagakerjaan, serta pencegahan
keterampilan, inklusivitas,
kesetaraan, dan kekerasan dan pelecehan.
kesejahteraan karyawan Reviewing and updating human capital (including
untuk memastikan crew) policies to ensure ESG coverage, including
keberlanjutan tenaga anti-discrimination, human rights, labor practices,
kerja. and prevention of violence and harassment.
Sustainable human • Menyelenggarakan pelatihan ESG dan hak asasi
capital management manusia bagi karyawan HUMI dan anak perusahaan.
encompasses training, Conducting ESG and human rights training for HUMI
skills development, and subsidiary employees.
inclusivity, equality, and • Menyusun rencana pelatihan ESG sebagai
employee well-being pembekalan bagi PIC ESG dalam menjalankan
to ensure a sustainable roadmap ESG.
workforce. Developing ESG training plans to equip ESG PICs in
implementing the ESG Roadmap.
• Menjalankan Individual Development Program
di seluruh perusahaan untuk mendukung
pengembangan karir karyawan.
Implementing the Individual Development Program
across the company to support employee career
growth.
• Mengadakan visitasi dan kegiatan seperti workshop
atau booth di universitas dan SMK Pelayaran untuk
memperluas saluran pencarian kandidat.
Organizing campus visits, workshops, and booths
at universities and maritime vocational schools to
expand talent sourcing channels.
• Meluncurkan program percontohan untuk
mendukung karyawan dalam transisi karir, termasuk
Combined Report I 2025
bimbingan persiapan pensiun atau relokasi posisi.
Launching pilot programs to support employees in
career transitions, including retirement preparation
and position relocation guidance.
Page 51
Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact 50
Penjelasan Topik Material
Topik TPB Pengelolaan Topik Material
Description of Material
Topic SDG Material Topics Management
Topics
Business Ethics & Etika bisnis dan integritas • Memperbarui kebijakan di tingkat HUMI mengenai
Integrity mencakup antikorupsi, pencegahan fraud yang juga berlaku di tingkat
transparansi, kepatuhan entitas anak perusahaan.
terhadap prinsip tata Updating HUMI-level fraud prevention policies,
kelola yang baik, dan applicable across all subsidiaries.
integritas dalam seluruh
• Melakukan penilaian GCG (ACGS dan PUCKI)
aspek operasional.
Business ethics and dan memperbarui dokumen GCG berdasarkan
integrity encompass anti- peraturan terbaru dan hasil penilaian GCG.
corruption, transparency, Conducting GCG assessments (ACGS and PUCKI)
adherence to good and updating GCG documents in line with the latest
governance principles, regulations and assessment results.
and integrity across all • Memperbarui komitmen pakta integritas untuk
operational aspects.
seluruh karyawan dan awak kapal.
Reaffirming integrity pact commitments for all
employees and crew.
• Melaksanakan strategi komunikasi anti korupsi
(contoh: blast email, Whatsapp, media sosial) dan
pelatihan sosialisasi antikorupsi.
Implementing anti-corruption communication
strategies (e.g., email blasts, WhatsApp, social
media) and conducting anti-corruption awareness
training.
Waste Pengelolaan limbah • Edukasi pengelolaan sampah untuk karyawan
Management meliputi pencegahan, internal.
pengurangan, daur ulang, Providing waste management education for internal
dan pembuangan limbah employees.
secara bertanggung jawab • Melakukan perencanaan untuk program
untuk meminimalkan
pengelolaan sampah di kantor.
dampak lingkungan.
Planning office-based waste management
Waste management
programs.
includes the prevention,
reduction, recycling, and • Melakukan perencanaan program paperless
responsible disposal dengan digitalisasi (contoh: digitalisasi prosedur
of waste to minimize dan dokumen) sesuai dengan IMO HTW 11/INF.9.
environmental impact. Planning paperless initiatives through digitalization
(e.g., digitalizing procedures and records) in
accordance with IMO HTW 11/INF.9.
Page 52
51 Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact
Tata Kelola Keberlanjutan[GRI 2-12, 2-13]
Sustainability Governance
HUMI beroperasi dalam industri pelayaran yang HUMI operates in the shipping industry, which is
memiliki kompleksitas tinggi serta menuntut standar characterized by high operational complexity, stringent
ketat terhadap keselamatan, kepatuhan regulasi, dan safety requirements, regulatory compliance obligations,
pengelolaan aset strategis. Dalam konteks tersebut, and the management of strategic assets. In this context,
penerapan Good Corporate Governance (GCG) menjadi the implementation of Good Corporate Governance
fondasi utama untuk memastikan setiap aktivitas usaha (GCG) serves as a fundamental foundation to ensure
dijalankan secara transparan, akuntabel, etis, dan that business activities are carried out in a transparent,
terkendali. accountable, ethical, and well-controlled manner.
Penerapan GCG tidak hanya memperkuat disiplin GCG implementation not only strengthens the
kepatuhan Perseroan terhadap peraturan dan standar Company’s compliance with applicable regulations and
yang berlaku, tetapi juga memperkuat integritas dalam standards, but also reinforces the integrity of decision-
proses pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, making, risk management, performance oversight,
pengawasan kinerja, serta tata kelola keberlanjutan. and sustainability governance. Through principled
Melalui praktik tata kelola yang baik dan berprinsip, governance practices, HUMI fosters stakeholder trust
HUMI berupaya membangun kepercayaan pemangku while supporting the Company’s sustainable long-term
kepentingan sekaligus menopang pertumbuhan growth.
Perseroan yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Tata kelola keberlanjutan di HUMI dijalankan melalui Sustainability governance at HUMI is implemented
peran Direksi dan Dewan Komisaris, dengan dukungan through the roles of the Board of Directors and the
komite serta fungsi terkait di dalam organisasi. Direksi Board of Commissioners, supported by relevant
bertanggung jawab untuk memimpin, mengelola, dan committees and functions within the organization.
mengarahkan kegiatan usaha Perseroan, termasuk The Board of Directors is responsible for leading,
memastikan bahwa prinsip-prinsip keberlanjutan managing, and directing the Company’s business
terintegrasi dalam strategi operasional, pengambilan activities, including ensuring that sustainability
keputusan, dan berbagai inisiatif korporasi. Di bawah principles are integrated into operational strategies,
kepemimpinan Direktur Utama, Direksi mendukung business decisions, and corporate initiatives. Under
pelaksanaan visi dan misi keberlanjutan Perseroan the leadership of the President Director, the Board of
yang mencakup aspek ekonomi, lingkungan, sosial, Directors works to support the implementation of the
dan tata kelola. Company’s sustainability vision and mission, covering
economic, environmental, social, and governance
aspects.
Sementara itu, Dewan Komisaris menjalankan fungsi Meanwhile, the Board of Commissioners performs
pengawasan untuk memastikan bahwa pengelolaan an oversight role to ensure that the Company’s
Perseroan dan penerapan keberlanjutan dilaksanakan management and sustainability implementation are
sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik. carried out in line with good governance principles.
Dalam menjalankan fungsi tersebut, Dewan Komisaris In performing this role, the Board of Commissioners is
didukung oleh beberapa komite, termasuk Komite supported by several committees, including the ESG
ESG yang secara khusus berperan dalam pengawasan Committee, which plays a specific role in overseeing
aspek-aspek keberlanjutan. sustainability-related matters.
Combined Report I 2025
Komite ESG [POJK E.1] ESG Committee [POJK E.1]
Komite ESG dibentuk berdasarkan Surat Keputusan The ESG Committee was established based on the
Dewan Komisaris No. 001/SK/Dekom-HUMI/I/2024 Board of Commissioners’ Decree No. 001/SK/Dekom-
tanggal 19 Januari 2024. Komite ini bertanggung jawab HUMI/I/2024 dated 19 January 2024, which defines
langsung kepada Dewan Komisaris dan berperan the committee’s composition and responsibilities.
mendukung pengawasan implementasi program ESG The committee reports directly to the Board of
Perseroan serta entitas anak perusahaan, sekaligus Commissioners and supports the oversight of
the Company’s and its subsidiaries’ ESG program
Page 53
Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact 52
memberikan masukan secara independen dan implementation, while providing independent and
profesional terkait isu keberlanjutan. professional advice on sustainability matters.
Tugas Komite ESG meliputi penetapan arahan strategis The ESG Committee’s responsibilities include setting
terkait isu ESG, pengawasan pelaksanaan program, strategic direction on ESG issues, overseeing program
serta pengelolaan risiko dan dampak yang terkait. implementation, and managing related risks and
Untuk memastikan koordinasi inisiatif dan memantau impacts. To ensure initiative coordination and monitor
kemajuan program, pertemuan rutin diselenggarakan program progress, the committee holds regular
setidaknya dua kali dalam setahun. Hasil pemantauan meetings at least twice a year. The outcomes of these
tersebut kemudian dilaporkan secara berkala kepada reviews are reported periodically to the Board of
Dewan Komisaris untuk memastikan bahwa tujuan Commissioners to ensure that ESG goals and targets
dan target ESG selaras di seluruh unit bisnis dan are aligned across business units and contribute to the
mendukung peningkatan kinerja ESG Perseroan. Company’s overall ESG performance improvement.
Corporate Communication & Sustainability Corporate Communication & Sustainability
Department [POJK E.1] Department [POJK E.1]
Corporate Communication & Sustainability Department The Corporate Communication & Sustainability
berperan sebagai penggerak utama dalam penerapan Department serves as the key driver in advancing
agenda keberlanjutan Perseroan. Selain bertanggung the Company’s sustainability agenda. In addition to
jawab dalam komunikasi Perseroan, departemen ini being responsible for corporate communications,
juga mengorganisasi serta melakukan kajian dan the department also organizes assessments and
pemberian masukan strategis untuk memastikan provides strategic input to ensure that ESG principles
prinsip ESG terintegrasi ke dalam aktivitas bisnis are integrated into business activities through cross-
melalui koordinasi lintas fungsi di seluruh organisasi. functional coordination across the organization.
Selain itu, departemen ini juga bertanggung jawab atas In addition, the Department is responsible for
pelaksanaan program-program ESG unggulan (flagship implementing the Company’s flagship ESG programs
ESG programs) dan pengembangan inisiatif yang and developing initiatives that support HUMI’s ESG
mendukung tujuan ESG Perseroan. Untuk memastikan objectives. To ensure these initiatives are effective, the
inisiatif ini berjalan efektif, departemen ini secara department consistently monitors ESG implementation
konsisten memantau implementasi ESG di seluruh unit across all business units.
usaha.
Evaluasi Kinerja Keberlanjutan Sustainability Performance Evaluation
HUMI melakukan evaluasi kinerja keberlanjutan HUMI evaluates sustainability performance through
melalui laporan bulanan, rapat strategis triwulanan, monthly reports, quarterly strategic meetings, and
serta pemantauan rutin di setiap unit usaha. Hasil routine monitoring at each business unit. The results of
evaluasi ini menjadi dasar bagi langkah perbaikan these evaluations serve as the basis for improvement
dan penguatan tata kelola ESG. Langkah tersebut measures and strengthening ESG governance. These
mencakup penyusunan rencana aksi, peningkatan measures include action plan development, enhancing
kompetensi karyawan melalui pelatihan, penyesuaian employee competencies through training, adjusting
target, serta koordinasi intens antar anak usaha. targets, and intensive coordination among subsidiaries.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan[POJK E.4] Stakeholder Engagement [POJK E.4] [GRI 2-29]
[GRI 2-29]
Keberhasilan strategi keberlanjutan HUMI tidak hanya The effectiveness of HUMI’s sustainability strategy is
ditentukan oleh kebijakan dan program internal, tetapi not determined solely by internal policies and programs,
juga oleh kualitas hubungan dan dialog yang dibangun but also by the quality of relationships and dialogue
dengan para pemangku kepentingan. Melalui established with its stakeholders. Through structured
keterlibatan yang terstruktur, Perseroan berupaya engagement, the Company seeks to understand
memahami risiko, peluang yang relevan, serta aspirasi relevant risks, opportunities, and stakeholder
dari berbagai pihak sehingga strategi ESG tetap relevan expectations, ensuring that its ESG strategy remains
dan berdampak. Pendekatan ini juga memperkuat relevant and impactful. This approach also fosters trust,
kepercayaan, menciptakan sinergi, dan mendorong builds synergy, and drives the creation of shared value.
terciptanya nilai bersama.
Page 54
53 Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact
HUMI telah melakukan identifikasi pemangku HUMI has conducted a stakeholder identification
kepentingan sebagai dasar dalam pengelolaan process as a foundation for managing corporate
keberlanjutan Perseroan. Proses ini dilakukan dengan sustainability. This process takes into account the
mempertimbangkan tingkat keterlibatan dan intensitas level of engagement and the intensity of interactions
interaksi masing-masing pemangku kepentingan between each stakeholder group and HUMI’s
terhadap kegiatan usaha HUMI, sehingga Perseroan operations, enabling the Company to assess the roles,
dapat memahami peran, pengaruh, serta kepentingan influence, and relative interests of its stakeholders.
dari setiap kelompok.
Identifikasi tersebut dilakukan melalui metode Focus Stakeholder identification was carried out through
Group Discussion (FGD) yang melibatkan unit-unit Focus Group Discussions (FGDs) involving relevant
terkait di lingkungan HUMI. Melalui proses ini, para internal units within HUMI. Following this process,
pemangku kepentingan kemudian dikelompokkan stakeholders were categorized into several groups
ke dalam beberapa kategori pemangku kepentingan of key stakeholders, which serve as priorities in the
kunci (key stakeholders), yang menjadi prioritas formulation of the Company’s sustainability policies,
dalam perumusan kebijakan, strategi, dan program strategies, and programs.
keberlanjutan Perseroan.
Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, HUMI secara Based on this process, HUMI actively engages its
aktif melibatkan para pemangku kepentingan dalam stakeholders in the implementation of its sustainability
pelaksanaan kebijakan keberlanjutan perseroan. policies. Engagement is conducted through various
Keterlibatan ini dilakukan melalui berbagai bentuk forms of meetings, both formal and informal, held on
pertemuan, baik formal maupun informal, yang a regular basis. These forums provide a platform for
diselenggarakan secara berkala. Melalui forum- dialogue to gather aspirations, input, and feedback
forum tersebut, HUMI membuka ruang dialog untuk from stakeholders.
memperoleh aspirasi, masukan, dan umpan balik dari
para pemangku kepentingan.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholders Engagement
Pemangku Identifikasi Pemangku Pendekatan Harapan Pemangku Topik Isu
Kepentingan Kepentingan Approach Kepentingan Issue Topic
Stakeholder Identification of Stakeholder Expectation
Stakeholder
Pemegang saham Memastikan hal • Laporan kinerja, • Perseroan memiliki • Kinerja Perseroan
dan investor kepemilikan atas tata kelola sesuai kinerja dan baik finansial
Shareholder and HUMI dan berhak kebutuhan. keberlanjutan yang maupun
Investor atas keuntungan Performance, sangat baik sehingga operasional.
berdasarkan jumlah governance mampu memberikan Company
saham yang dimiliki. reports as
kontribusi positif bagi performance,
Ensure ownership needed. both financial and
rights over HUMI and seluruh pemangku
• RUPS operational.
be entitled to profits kepentingan.
GMS • Penerapan tata
based on the number The Company has
• Komunikasi kelola Perseroan
of shares owned. excellent performance
melalui surat and sustainability so Implementation
resmi, kunjungan/ that it is able to provide of corporate
panggilan positive contributions to governance
kehormatan, dan all stakeholders.
platform digital
Combined Report I 2025
sesuai kebutuhan
Communication
via official letters,
courtesy calls and
digital platforms
as needed.
Page 55
Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact 54
Pemangku Identifikasi Pemangku Pendekatan Harapan Pemangku Topik Isu
Kepentingan Kepentingan Approach Kepentingan Issue Topic
Stakeholder Identification of Stakeholder Expectation
Stakeholder
• Program keterlibatan
pemangku kepentingan,
baik dengan pemegang
saham utama dan non
utama serta investor
melalui korespondensi
dan pertemuan yang
dilakukan secara
langsung maupun
daring.
Engagement
programs, both with
major and non-major
shareholders and
investors through
correspondence and
meetings conducted
directly or online.
Pembuat • Mematuhi • Laporan FGD • Kontribusi pada negara. • Penyampaian
Kebijakan: OJK aturan terkait Berkala Contribution to the pelaporan yang
Departemen Pasar Modal Periodic FGD State. rutin atas proses
Perhubungan dan penerapan Report • Kepatuhan dengan kerja.
Laut/Perpajakan/ GCG dalam • kunjungan/ hukum yang berlaku. Submission
Syahbandar/ panggilan Compliance with of regular
operasionalnya.
Perbankan kehormatan applicable laws. reporting on work
Comply with the
Policy Maker: Courtesy Call • Perseroan tunduk dan processes.
rules related
OJK Department menjaga sertifikasi yang • Pelaksanaan GCG
to the Capital • Konsultasi
of Maritime Implementation of
Market and the Consultation dimiliki untuk memenuhi
Transportation/ GCG.
implementation • Rapat standar internasional
Taxation/ Harbor
of GCG in its Meeting yang berkualitas. • Komunikasi yang
Master/Banking
operations. • Kunjungan Kerja The company complies cepat dan efektif.
• Sertifikasi Safety Working Visit with and maintains Fast and effective
Management dan certifications to meet communication.
International Ship international quality • Pencegahan
Security. standards. pencemaran laut
Safety dan pengurangan
Management polusi udara.
and International Prevention of
Ship Security marine pollution
Certification. and reduction of
• Mendapatkan air pollution
ISO dan • Safety Operations.
menjadikannya Safety Operations
sebagai acuan
standar untuk
operasional HUMI.
Obtaining ISO
certification
and using it
as a reference
standard
for HUMI’s
operations.
Page 56
55 Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact
Pemangku Identifikasi Pemangku Pendekatan Harapan Pemangku Topik Isu
Kepentingan Kepentingan Approach Kepentingan Issue Topic
Stakeholder Identification of Stakeholder Expectation
Stakeholder
Pelanggan Mendapatkan sewa • Pertemuan • Hubungan komersial, • Informasi Jasa.
Customer kapal dari kontrak langsung. termasuk daya saing Service
distribusi/jual beli Face to face dan keandalan Information.
energi (minyak, gas, meeting • Keselamatan
layanan, dengan tetap
dan kimia), penyewaan • Email dan platform muatan yang
kapal LNG & LPG, mempertahankan
digital sesuai kualitas. diangkut.
kapal tunda, kapal
kebutuhan. Commercial Safety of
pengerukan, kapal
Email and digital relationships, including transported cargo.
oil tanker, dan kapal
platforms as service competitiveness • Layanan
chemical tanker, serta
needed. and reliability, while pelanggan.
pengelolaan kapal dan
awak kapal. • Audit maintaining quality. Customer service.
Providing vessel Audit • Memberikan perhatian • Kecepatan
chartering services for • Proses tender khusus kepada dan ketepatan
energy distribution and Bidding process pelanggan dengan merespon
trading (oil, gas, and • Survei pelanggan penyelesaian komplain pengaduan.
chemicals), including 2 kali per tahun Speed and
dengan waktu yang
LNG and LPG vessels, Customer surveys accuracy of
tugboats, dredgers, oil cepat.
twice a year. responding to
tankers, and chemical Providing special
• Gathering attention to customers complaints.
tankers, as well as ship Gatherings by resolving complaints • Komitmen dan
and crew management.
• Kunjungan. quickly. Inisiatif ESG.
Visits. • Kepatuhan terhadap ESG Commitment
peraturan dan and Initiatives.
persyaratan terkait ESG.
Compliance with
regulations and
requirements related
to ESG.
Karyawan dan • Memberikan • Town Hall Meeting • Kesejahteraan yang • Pengembangan
Awak Kapal jasa tenaga kerja Townhall Meeting memadai. karir.
Employee and kepada HUMI, • Gathering Adequate welfare Career
Crew karyawan dan Gathering • Memberikan development
awak kapal akan • Email kesempatan untuk • Kesehatan dan
E-mail berkembang melalui Keselamatan
mendapatkan
• Publikasi Internal pelatihan dan Kerja.
balas jasa
Internal Occupational
berupa gaji dan pengembangan karir.
Publication Health and Safety.
kompensasi- Providing opportunities
• Laporan for growth through • Pendidikan dan
kompensasi
Pengaduan training and career pelatihan.
lainnya sesuai Complaint Report. development. Education and
dengan ketentuan training.
• Peningkatan Program
ketenagakerjaan • Kesejahteraan
K3.
yang berlaku. Enhancement of OHS karyawan.
Providing labor Programs Employee welfare.
services to HUMI, • Peningkatan saluran • Komunikasi yang
employees and
komunikasi transparan.
crew will receive
Improving Transparent
compensation
communication communication
in the form of
channels.
salaries and other
compensations in
Combined Report I 2025
accordance with
applicable labor
regulations
Page 57
Memulai Perjalanan Menuju Dampak Berkelanjutan
Setting Sail For Sustainable Impact 56
Identifikasi Pemangku
Pemangku Harapan Pemangku
Kepentingan Pendekatan Topik Isu
Kepentingan Kepentingan
Identification of Approach Issue Topic
Stakeholder Stakeholder Expectation
Stakeholder
• Tugas karyawan
dan awak kapal
di atas kapal
sesuai dengan
jabatannya
Duties of
employees and
crews on board
according to their
positions
Pemasok Memperkuat bisnis • Tender dan • Hubungan komersial. Sistem Pengadaan
Supplier kedua belah pihak Seleksi Commercial relations. Procurement System.
sehingga dapat tumbuh Tender and • Proses pengadaan yang
bersama. Negosiasi Selection obyektif, transparan dan
dilakukan tidak untuk • Kontrak Kerja menghindari benturan
mendapatkan harga
Sama. kepentingan.
serendah mungkin
Cooperation Objective, transparent.
namun ke arah total
Contract. procurement process
cost of ownership yang
• Evaluasi Pemasok and avoid conflict of
fokus pada value
Supplier interest.
Strengthening the
Evaluation. • Untuk saling
business of both
parties so as to grow mendapatkan
together. Negotiations kerja sama yang
are not conducted to menguntungkan.
get the lowest possible To obtain mutually
price but towards the beneficial cooperation.
total cost of ownership • Penyelesaian
that focuses on value.
pembayaran tepat
waktu.
Timely payment
settlement.
Page 58
08
Menuju
Keunggulan
melalui Tata
Kelola yang
Baik
Navigating Excellence through
Good Corporate Governance
Tata kelola yang Baik
59 Good Corporate Governance
Etika Bisnis dan Integritas
70 Business Ethics and Integrity
Manajemen Risiko
75 Risk Management
Page 59
Page 60
59
Tata Kelola yang Baik
Good Corporate Governance
HUMI beroperasi dalam industri pelayaran yang HUMI operates in the shipping industry, which is
memiliki kompleksitas tinggi serta menuntut standar characterized by high complexity and stringent
ketat terhadap keselamatan, kepatuhan regulasi, dan requirements for safety, regulatory compliance, and
pengelolaan aset strategis. Dalam konteks tersebut, the management of strategic assets. In this context, the
penerapan Good Corporate Governance (GCG) menjadi implementation of Good Corporate Governance (GCG)
fondasi utama untuk memastikan setiap aktivitas usaha serves as a fundamental foundation to ensure that
dijalankan secara transparan, akuntabel, dan terkendali. all business activities are conducted in a transparent,
accountable, and well-controlled manner.
Penerapan GCG tidak hanya memperkuat disiplin The implementation of GCG not only strengthens the
kepatuhan Perseroan terhadap peraturan dan standar Company’s compliance discipline with applicable
yang berlaku, tetapi juga membangun integritas proses regulations and standards but also reinforces
pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, serta the integrity of decision-making processes, risk
pengawasan kinerja. Melalui tata kelola yang berprinsip, management, and performance oversight. Through
HUMI mendorong terciptanya kepercayaan pemangku principled governance practices, HUMI fosters
kepentingan sekaligus menopang pertumbuhan stakeholder trust while supporting the Company’s
Perseroan yang berkelanjutan dalam jangka panjang. sustainable long-term growth.
Struktur Tata Kelola [GRI 2-9]
Governance Structure
Combined Report I 2025
Page 61
Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance 60
Sesuai dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007, In accordance with Law No. 40 of 2007, HUMI’s
struktur tata kelola HUMI terdiri dari Rapat Umum governance structure comprises the General Meeting
Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners,
Direksi. Untuk menegaskan pembagian peran dan and the Board of Directors. To ensure clear delineation
tanggung jawab, HUMI menerapkan sistem dua badan of roles and responsibilities, HUMI adopts a two-tier
(two-tier system). Dewan Komisaris menjalankan fungsi governance system. The Board of Commissioners
pengawasan strategis, sementara Direksi memimpin provides strategic oversight, while the Board of
operasional sehari-hari dan bertanggung jawab penuh Directors leads day-to-day operations and assumes full
atas jalannya perusahaan. responsibility for the management of the Company.
Direksi merupakan eksekutif senior yang dipilih The Board of Directors consists of senior executives
langsung oleh pemegang saham, dengan Direktur appointed directly by the shareholders, with the
Utama sebagai penanggung jawab tertinggi. Hingga President Director serving as the highest executive
akhir 2025, HUMI belum memiliki posisi chairman of authority. As of the end of 2025, HUMI did not have a
the board sehingga seluruh keputusan strategis tetap Chairman of the Board position; therefore, all strategic
berada di bawah kepemimpinan Direktur Utama yang decisions remain under the leadership of the President
dibantu oleh Direktur, Direksi Anak Usaha dan organ Director, supported by the Directors, Subsidiary
pendukung Direksi. [GRI 2-11] Directors, and the Board of Directors’ supporting
organs. [GRI 2-11]
Untuk mendukung koordinasi dan pengawasan, To strengthen coordination and oversight, each
setiap organ tata kelola dibantu oleh unit pendukung governance body is supported by relevant internal
yang relevan. Hubungan antar organ dirancang agar functions. The interaction among these bodies is
pengawasan, koordinasi, serta kebijakan Perseroan structured to ensure that oversight, coordination,
dijalankan secara profesional. and corporate decision-making are carried out in a
professional and effective manner.
Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan The General Meeting of Shareholders (GMS) serves as
organ tata kelola tertinggi yang memiliki kewenangan the highest governing body, with the authority to make
untuk mengambil keputusan strategis sesuai dengan strategic decisions in accordance with the Articles
anggaran dasar dan ketentuan peraturan perundang- of Association and prevailing laws and regulations.
undangan. Melalui RUPS, pemegang saham Through the GMS, shareholders exercise oversight
menjalankan fungsi pengawasan atas kinerja Perseroan, over the Company’s performance, including approving
termasuk menyetujui laporan tahunan, menetapkan the annual report, determining remuneration, and
remunerasi, serta mengangkat dan memberhentikan appointing and dismissing members of the Board of
anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Directors and the Board of Commissioners.
Sebagaimana ditentukan dalam Peraturan OJK No. 32/ As stipulated in OJK Regulation No. 32/POJK.04/2014,
POJK.04/2014, Perseroan menyelenggarakan RUPS the Company convenes an Annual GMS and other GMS
Tahunan dan RUPS lainnya sesuai kebutuhan. Pada meetings as required. During the reporting period,
periode pelaporan, HUMI mengadakan RUPS Tahunan HUMI held its Annual GMS and an Extraordinary GMS
dan RUPS Luar Biasa pada tanggal 20 Mei 2025, yang on 20 May 2025, which were attended by all members
dihadiri seluruh Dewan Komisaris dan Direksi sebagai of the Board of Commissioners and the Board of
bentuk akuntabilitas kepada pemegang saham. Directors as part of their accountability to shareholders.
Keputusan yang dihasilkan dari RUPS tersebut telah Resolutions adopted at these meetings were duly
dilaporkan kepada OJK dan diumumkan pada situs reported to the Financial Services Authority (OJK) and
web Perseroan, Bursa Efek Indonesia, dan Kustodian disclosed on the Company’s website, the Indonesia
Sentral Efek Indonesia. Seluruh keputusan tersebut Stock Exchange, and the Indonesia Central Securities
juga telah direalisasikan sepenuhnya. Informasi lebih Depository. All resolutions have been fully implemented.
rinci mengenai penyelenggaraan dan keputusan RUPS Further details on the conduct and resolutions of the
disajikan dalam Laporan Tahunan Perseroan Tahun GMS are presented in the Company’s 2025 Annual
2025. Report.
Page 62
61 Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Dewan Komisaris bertanggung jawab menjalankan The Board of Commissioners is responsible for
fungsi pengawasan dan memberikan nasihat overseeing and providing advice on the policies
atas kebijakan dan pengelolaan Perseroan yang and management of the Company as carried out by
dilaksanakan oleh Direksi. Melalui peran tersebut, the Board of Directors. Through this role, the Board
Dewan Komisaris mengawal penerapan tata kelola of Commissioners ensures the implementation of
perusahaan yang baik serta memastikan arah kegiatan good corporate governance, while maintaining the
usaha Perseroan selaras dengan kepentingan Company’s business direction aligned with the interests
pemegang saham dan pemangku kepentingan. of shareholders and other stakeholders.
Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris In performing its duties, the Board of Commissioners
mengacu pada Piagam Dewan Komisaris sebagai refers to the Board of Commissioners Charter as its
pedoman kerja resmi yang mengatur peran, wewenang, official working guideline, which defines its roles,
dan mekanisme pelaksanaan tugasnya. Sepanjang authorities, and procedures. Throughout the reporting
tahun pelaporan, Dewan Komisaris aktif memantau year, the Board of Commissioners actively monitored
kinerja, arah strategis, serta risiko dan peluang the Company’s performance, strategic direction, as well
Perseroan, dibantu komite-komite yang mendukung as its risks and opportunities, supported by committees
efektivitas pengawasan sesuai ruang lingkup tugasnya. that enhance the effectiveness of its oversight in
accordance with their respective mandates.
Berdasarkan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014, In accordance with Regulation No. 33/POJK.04/2014
Perseroan Terbuka sedikitnya memiliki dua anggota issued by Otoritas Jasa Keuangan, a public company
Dewan Komisaris, yang satu di antaranya diangkat is required to have at least two members of the Board
sebagai Komisaris Utama. Anggota Dewan Komisaris of Commissioners, one of whom serves as President
HUMI memiliki latar belakang pendidikan dan Commissioner. The members of HUMI’s Board of
pengalaman profesional yang beragam, mencakup Commissioners bring diverse educational backgrounds
keahlian di bidang keuangan, hukum, dan operasional and professional experience, including expertise in
perseroan. [GRI 405-1] finance, legal, and corporate operations. [GRI 405-1]
Sepanjang tahun 2025 tidak terdapat perubahan Throughout 2025, there were no changes in the
susunan Dewan Komisaris HUMI. Namun, per 14 Januari composition of HUMI’s Board of Commissioners.
2026 terdapat perubahan sebagai berikut: However, effective 14 January 2026, the following
changes took place:
Nama Jenis Kelamin Jabatan Masa Jabatan
Name Gender Position Term of Office
14 Januari 2026 - Sekarang
14 January 2026 - Now
Komisaris Utama (Komisaris 14 Januari 2026 - Sekarang
Laki-laki Independen) 14 January 2026 - Now
Mahdan
Male President Commissioner
(Independent Commissioner)
Laki-laki Komisaris 14 Januari 2026 - Sekarang
Dedi Hudayana
Male Commissioner 14 January 2026 - Now
1 Januari 2025 - 14 Januari 2026
1 January 2025 - 14 January 2026
Abdul Rachim Sofyan, SE, Laki-laki Komisaris Utama 3 November 2022 - 14 Januari 2026
Combined Report I 2025
Ak. Male President Commissioner 3 November 2022 - 14 January 2026
Laki-laki Komisaris Independen 3 November 2022 - 14 Januari 2026
Daryono
Male Independent Commissioner 3 November 2022 - 14 January 2026
Seluruh informasi terkait kebijakan penentuan anggota, nominasi dan remunerasi, serta kebijakan suksesi Dewan
Komisaris disajikan dalam Laporan Tahunan Perseroan. [GRI 2-9, 2-10]
All information regarding the policies for appointing members, nominations and remuneration, as well as the Board of
Commissioners’ succession policy, is presented in the Company’s Annual Report. [GRI 2-9, 2-10]
Page 63
Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance 62
Direksi Board of Directors
Direksi HUMI memimpin operasional sehari-hari dan The Board of Directors of HUMI leads the Company’s
bertanggung jawab penuh atas jalannya Perseroan, day-to-day operations and holds full responsibility for
dengan Direktur Utama sebagai penanggung jawab its management, with the President Director serving
tertinggi. Direksi melaporkan kinerja dan isu strategis as the highest executive authority. The Board reports
kepada Dewan Komisaris. Tugas dan wewenang performance and strategic matters to the Board of
Direksi diatur lebih rinci dalam Piagam Direksi. Commissioners. The roles and responsibilities of the
Board of Directors are further detailed in the Board
Charter.
Jumlah dan komposisi Direksi ditetapkan oleh RUPS, The number and composition of the Board of Directors
dengan minimal dua anggota termasuk Direktur are determined by the General Meeting of Shareholders
Utama. Anggota Direksi HUMI memiliki latar belakang (GMS), with a minimum of two members, including
profesional yang beragam, mencakup sektor the President Director. HUMI’s Board members have
pelayaran, manajemen operasional, dan layanan diverse professional backgrounds, covering the
keuangan, sehingga memperkaya perspektif dalam shipping sector, operational management, and financial
pengambilan keputusan strategis. Komposisi ini juga services, which enriches the perspective in strategic
mempertimbangkan tingkat independensi untuk decision-making. This composition also considers the
mendukung efektivitas tata kelola perusahaan.[GRI 405-1] level of independence to support the effectiveness of
corporate governance. [GRI 405-1]
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan Throughout 2025, there were no changes in HUMI’s
susunan direksi HUMI. Namun, per 14 Januari 2026 Board of Directors. However, as of 14 January 2026, the
terdapat perubahan sebagai berikut: composition was updated as follows:
Nama Jenis Kelamin Jabatan Masa Jabatan
Name Gender Position Term of Office
14 Januari 2026 - Sekarang
14 January 2026 - Now
I Gusti Ngurah Askhara Laki-laki Direktur Utama 14 Januari 2026 - Sekarang
Danadiputra Male President Director 14 January 2026 - Now
Laki-laki Direktur 14 Januari 2026 - Sekarang
Indra Yurana Sugiarto
Male Director 14 January 2026 - Now
3 November 2022 - 14 Januari 2026
3 November 2022 - 14 January 2026
Laki-laki Direktur Utama 3 November 2022 - 14 januari 2026
Tirta Hidayat
Male President Director 3 November 2022 - 14 January 2026
Laki-laki Direktur 3 November 2022 - 14 Januari 2026
Dedi Hudayana
Male Director 3 November 2022 - 14 January 2026
Page 64
63 Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance
Penanganan Masalah Kritis dengan Strategis [GRI 2-16]
Strategic Handling of Critical Issues
Direksi dan Dewan Komisaris secara rutin The Board of Directors and the Board of
menyelenggarakan rapat untuk meninjau Commissioners routinely hold meetings to review
perkembangan bisnis, kinerja keuangan, dan business developments, financial performance, and
peluang usaha. Selain itu, semua isu penting yang business opportunities. In addition, all emerging
muncul, termasuk pengaduan dari Whistleblowing critical issues, including complaints submitted
System (WBS), juga dapat dibahas secara through the Whistleblowing System (WBS), are
terperinci. Setiap laporan WBS dianalisis oleh discussed in detail. Each WBS report is analyzed
tim pengelola untuk memverifikasi fakta dan by the management team to verify facts and
menentukan langkah tindak lanjut yang tepat. Isu determine appropriate follow-up actions. Issues
yang memerlukan keputusan strategis dibawa requiring strategic decisions are escalated to the
ke rapat Direksi, Dewan Komisaris, atau rapat Board of Directors, the Board of Commissioners,
gabungan keduanya. or joint meetings of both boards.
Pengaduan yang bersifat kritis atau strategis Critical or strategic complaints are reviewed
ditelaah bersama badan tata kelola tertinggi together with the highest governance body to
untuk memastikan keputusan yang diambil ensure that decisions consider risks, compliance,
mempertimbangkan risiko, kepatuhan, dan and potential impacts on operations and
dampak terhadap operasional serta pemangku stakeholders. This process enables HUMI to
kepentingan. Proses ini memungkinkan HUMI respond to issues promptly and in a structured
menanggapi permasalahan secara cepat dan manner, while ensuring that actions taken remain
terstruktur, sekaligus memastikan bahwa tindakan consistent with the principles of good corporate
yang diambil konsisten dengan prinsip tata kelola governance.
perusahaan yang baik.
Informasi lengkap mengenai direksi, termasuk nominasi dan remunerasi, serta kebijakan suksesi Direksi disajikan
dalam Laporan Tahunan tahun buku 2025 Perseroan. [GRI 2-9] [GRI 2-10]
Detail information on the Board of Directors, including nomination and remuneration, as well as succession policies,
is presented in the Company’s Annual Report Year of 2025.[GRI 2-9] [GRI 2-10]
Komite Audit Audit Committee
Komite Audit membantu Dewan Komisaris dalam The Audit Committee assists the Board of
memantau dan memastikan efektivitas sistem Commissioners in monitoring and ensuring the
pengendalian internal dan pelaksanaan tugas auditor effectiveness of the internal control system and the
internal, serta auditor eksternal. Dalam melaksanakan performance of both internal and external auditors. In
tugas dan tanggung jawabnya, Komite Audit melakukan carrying out its duties and responsibilities, the Audit
pemantauan dan mengevaluasi perencanaan dan Committee oversees and evaluates the planning and
pelaksanaan audit dalam rangka menilai kecukupan execution of audits to assess the adequacy of internal
pengendalian internal, meliputi proses pelaporan controls, including financial reporting processes,
keuangan, serta manajemen risiko dan penerapan risk management, and the implementation of good
sistem tata kelola perusahaan yang baik. corporate governance practices.
Perseroan telah memiliki Piagam Komite Audit yang The Company has established an Audit Committee
Combined Report I 2025
telah disahkan oleh Dewan Komisaris Perseroan pada Charter, approved by the Board of Commissioners on
tanggal 20 November 2025 dan digunakan sebagai 20 November 2025, which serves as a guideline for
pedoman arah dan perilaku Komite Audit dalam the direction and conduct of the Audit Committee in
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara performing its duties professionally and independently.
profesional dan independen dan telah diunggah ke The Charter has been uploaded on the Company’s
situs web Perseroan, www.humi.co.id. website, www.humi.co.id.
Page 65
Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance 64
Tidak ada perubahan susunan dan komposisi Komite There were no changes to the composition of the Audit
Audit sepanjang tahun 2025, namun mulai tanggal Committee throughout 2025; however, effective 21
21 Januari 2026 terdapat perubahan susunan dan January 2026, the composition of the Audit Committee
komposisi Komite Audit, menjadi: was revised as follows:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Basis of Appointment Term of Office
21 Januari 2026 - Sekarang
21 January 2026 - Now
SK Dewan Komisaris Nomor 006/SK/
Dekom-HUMI/I/2026 tanggal 21 Januari
Ketua 2026 21 Januari 2026 - Sekarang
Mahdan
Head Decree of the Board of Commissioners 21 January 2026 - Now
No. 006/SK/Dekom-HUMI/I/2026 dated
21 January 2026
SK Dewan Komisaris Nomor 006/SK/
Dekom-HUMI/I/2026 tanggal 21 Januari
Anggota 2026 21 Januari 2026 - Sekarang
JT Duma
Member Decree of the Board of Commissioners 21 January 2026 - Now
No. 006/SK/Dekom-HUMI/I/2026 dated
21 January 2026
SK Dewan Komisaris Nomor 006/SK/
Dekom-HUMI/I/2026 tanggal 21 Januari
Anggota 2026 21 Januari 2026 - Sekarang
Mirawati Sudjono
Member Decree of the Board of Commissioners 21 January 2026 - Now
No. 006/SK/Dekom-HUMI/I/2026 dated
21 January 2026
1 Januari 2025 – 21 Januari 2026
1 January 2025 - 21 January 2026
SK Dewan Komisaris Nomor 002/SK/
Dekom-HUMI/III/2023 tanggal 31 Maret
Ketua 2023 31 Maret 2023 - 21 Januari 2026
Daryono
Head Decree of the Board of Commissioners 31 March 2023 - 21 January 2026
No. 002/SK/Dekom-HUMI/III/2023 dated
31 March 2023
SK Dewan Komisaris Nomor 002/SK/
Dekom-HUMI/III/2023 tanggal 31 Maret
Anggota 2023 31 Maret 2023 - 21 Januari 2026
JT Duma
Member Decree of the Board of Commissioners 31 March 2023 - 21 January 2026
No. 002/SK/Dekom-HUMI/III/2023 dated
31 March 2023
SK Dewan Komisaris Nomor 002/SK/
Dekom-HUMI/III/2023 tanggal 31 Maret
Anggota 2023 31 Maret 2023 - 21 Januari 2026
Mirawati Sudjono
Member Decree of the Board of Commissioners 31 March 2023 - 21 January 2026
No. 002/SK/Dekom-HUMI/III/2023 dated
31 March 2023
Pengungkapan informasi lengkap tentang Komite Audit, termasuk mengenai nominasi dan remunerasi, disampaikan
dalam bab Tata Kelola di Laporan Tahunan 2025 Perseroan. [GRI 2-9, 2-10]
Full disclosure of information regarding the Audit Committee, including details on nomination and remuneration, is
presented in the Governance chapter of the Company’s 2025 Annual Report. [GRI 2-9, 2-10]
Page 66
65 Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance
Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) dibentuk The Nomination and Remuneration Committee (NRC)
untuk membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan was established to assist the Board of Commissioners
fungsi pengawasan dan pemberian nasihat mengenai in carrying out its oversight function and providing
penetapan kualifikasi dan proses nominasi serta advice regarding the determination of qualifications,
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi. nomination processes, and remuneration of the Board
of Commissioners and the Board of Directors.
KNR Perseroan telah memiliki Piagam atau Pedoman The Company’s NRC has a Charter approved by the
yang disetujui pada tanggal 4 November 2022 oleh Board of Commissioners on 4 November 2022, which
Dewan Komisaris, dan digunakan sebagai Landasan serves as the Nomination and Remuneration Committee
Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi (Nomination Charter (NRCC) and is binding for all committee
and Remuneration Committee Charter/NRCC) yang members. The Charter has also been uploaded on the
bersifat mengikat bagi seluruh anggota komite, dan Company’s website, www.humi.co.id.
telah diunggah ke situs web Perseroan, www.humi.
co.id.
Tidak ada perubahan susunan dan komposisi Komite There were no changes in the composition of the
Nominasi dan Remunerasi sepanjang tahun 2025, Nomination and Remuneration Committee throughout
namun mulai tanggal 21 Januari 2026 terdapat 2025. However, effective 21 January 2026, the
perubahan susunan dan komposisi Komite Nominasi composition of the Nomination and Remuneration
Combined Report I 2025
dan Remunerasi, menjadi: Committee was updated as follows:
Page 67
Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance 66
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Basis of Appointment Term of Office
21 Januari 2026 - Sekarang
21 January 2026 - Now
SK Dewan Komisaris Nomor 007/SK/
Dekom-HUMI/I/2026 tanggal 21 Januari
Ketua 2026 21 Januari 2026 - Sekarang
Mahdan
Head Decree of the Board of Commissioners 21 January of 2026 - Now
Number 007/SK/Dekom-HUMI/I/2026
dated 21 January 2026
SK Dewan Komisaris Nomor 007/SK/
Dekom-HUMI/I/2026 tanggal 21 Januari
Anggota 2026 21 Januari 2026 - Sekarang
HM Roy Sembel
Member Decree of the Board of Commissioners 21 January of 2026 - Now
Number 007/SK/Dekom-HUMI/I/2026
dated 21 January 2026
SK Dewan Komisaris Nomor 007/SK/
Dekom-HUMI/I/2026 tanggal 21 Januari
Anggota 2026 21 Januari 2026 - Sekarang
Desi Arifianti
Member Decree of the Board of Commissioners 21 January of 2026 - Now
Number 007/SK/Dekom-HUMI/I/2026
dated 21 January 2026
1 Januari 2025 – 21 Januari 2026
1 January 2025 - 21 January 2026
SK Dewan Komisaris Nomor 006/SK/
Dekom-HUMI/I/2026 tanggal 21 Januari
Ketua 2026 31 Maret 2023 – 21 Januari 2026
Daryono
Head Decree of the Board of Commissioners 31 March 2023-21 January 2026
No. 006/SK/Dekom-HUMI/I/2026 dated
21 January 2026
SK Dewan Komisaris Nomor 006/SK/
Dekom-HUMI/I/2026 tanggal 21 Januari
Anggota 2026 31 Maret 2023 – 21 Januari 2026
HM Roy Sembel
Member Decree of the Board of Commissioners 31 March 2023-21 January 2026
No. 006/SK/Dekom-HUMI/I/2026 dated
21 January 2026
SK Dewan Komisaris Nomor 006/SK/
Dekom-HUMI/I/2026 tanggal 21 Januari
Anggota 2026 31 Maret 2023 – 21 Januari 2026
Desi Arifianti
Member Decree of the Board of Commissioners 31 March 2023-21 January 2026
No. 006/SK/Dekom-HUMI/I/2026 dated
21 January 2026
Informasi lengkap mengenai Komite Nominasi dan Remunerasi disampaikan dalam bab Tata Kelola di Laporan
Tahunan 2025 Perseroan. [GRI 2-9, 2-10]
Detail information on the Nomination and Remuneration Committee is presented in the Corporate Governance section
of the Company’s 2025 Annual Report.
Page 68
67 Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance
Komite ESG ESG Committee
Komite ESG dibentuk oleh Dewan Komisaris untuk The ESG Committee was established by the Board of
mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris Commissioners to support the Board in overseeing
terkait pengawasan terhadap implementasi ESG yang HUMI and its subsidiaries’ ESG implementation, and
dilakukan oleh HUMI dan entitas anak, yang untuk subsequently report its recommendations and opinions
selanjutnya melaporkan rekomendasi dan pendapatnya independently and professionally to the Board of
secara independen dan profesional kepada Dewan Commissioners.
Komisaris.
Komite ESG Perseroan telah memiliki Piagam atau The Company’s ESG Committee has an approved
Pedoman yang disetujui pada tanggal 21 Januari Charter, ratified by the Board of Commissioners on 21
2026 oleh Dewan Komisaris, dan digunakan sebagai January 2026, which serves as the ESG Committee’s
Landasan Kerja Komite ESG yang bersifat mengikat binding working framework for all committee members
bagi seluruh anggota komite, dan telah diunggah ke and has been uploaded on the Company’s website,
situs web Perseroan, www.humi.co.id. www.humi.co.id.
Selain itu, Komite ESG memantau pelaksanaan inisiatif In addition, the ESG Committee monitors the
serta mengevaluasi pencapaian kinerja ESG, termasuk implementation of initiatives and evaluates ESG
kemajuan terhadap target dan komitmen keberlanjutan performance, including progress against the
Perseroan. Hasil pemantauan tersebut menjadi bahan Company’s sustainability targets and commitments.
masukan bagi Dewan Komisaris dalam memastikan The results of this monitoring provide input to the Board
Combined Report I 2025
implementasi ESG berjalan secara konsisten dan of Commissioners to ensure ESG implementation is
berkelanjutan. consistent and sustainable.
Tidak ada perubahan susunan dan komposisi Komite There were no changes to the composition of the
ESG sepanjang tahun 2025, namun mulai tanggal ESG Committee throughout 2025. However, as of 21
21 Januari 2026 terdapat perubahan susunan dan January 2026, the composition of the ESG Committee
komposisi Komite ESG, menjadi: has been updated as follows:
Page 69
Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance 68
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Basis of Appointment Term of Office
21 Januari 2026 - Sekarang
21 January 2026 - Now
SK Dewan Komisaris Nomor 008/SK/
Dekom-HUMI/1/2026 tanggal 21 Januari
Ketua
2026 21 Januari 2026 - Sekarang
Dedi Hudayana Head of the ESG
Decree of the Board of Commissioners 21 January 2026 - Now
Committee
No. 008/SK/Dekom-HUMI/I/2026 dated
21 January 2026
SK Dewan Komisaris Nomor 008/SK/
Dekom-HUMI/1/2026 tanggal 21 Januari
Anggota
2026 21 Januari 2026 - Sekarang
HM Roy Sembel Member of the
Decree of the Board of Commissioners 21 January 2026 - Now
ESG Committee
No. 008/SK/Dekom-HUMI/I/2026 dated
21 January 2026
SK Dewan Komisaris Nomor 008/SK/
Dekom-HUMI/1/2026 tanggal 21 Januari
Anggota
2026 21 Januari 2026 - Sekarang
Okty Saptarini M. Member of the
Decree of the Board of Commissioners 21 January 2026 - Now
ESG Committee
No. 008/SK/Dekom-HUMI/I/2026 dated
21 January 2026
19 Januari 2024 – 21 Januari 2026
19 January 2024 - 21 January 2026
SK Dewan Komisaris Nomor 001/SK/
Dekom-HUMI/1/2024 tanggal 19 Januari
Ketua
Abdul Rachim 2024 19 Januari 2024 s.d 21 Januari 2026
Head of the ESG
Sofyan, SE, Ak Decree of the Board of Commissioners 19 January 2024 - 21 January 2026
Committee
No. 001/SK/Dekom-HUMI/I/2024 dated 19
January 2024
SK Dewan Komisaris Nomor 001/SK/
Dekom-HUMI/1/2024 tanggal 19 Januari
Anggota
2024 19 Januari 2024 s.d 21 Januari 2026
HM Roy Sembel Member of the
Decree of the Board of Commissioners 19 January 2024 - 21 January 2026
ESG Committee
No. 001/SK/Dekom-HUMI/I/2024 dated 19
January 2024
SK Dewan Komisaris Nomor 001/SK/
Dekom-HUMI/1/2024 tanggal 19 Januari
Anggota
2024 19 Januari 2024 s.d 21 Januari 2026
Okty Saptarini M. Member of the
Decree of the Board of Commissioners 19 January 2024 - 21 January 2026
ESG Committee
No. 001/SK/Dekom-HUMI/I/2024 dated 19
January 2024
Informasi lengkap mengenai Komite ESG disampaikan dalam bab Tata Kelola di Laporan Tahunan 2025 Perseroan.
[GRI 2-9, 2-10]
Detail information on the ESG Committee is presented in the Governance chapter of the Company’s 2025 Annual
Report.
Page 70
69 Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance
Peningkatan Kapasitas Tata Kelola [POJK E.2] [GRI Governance Capacity Building [POJK E.2] [GRI 2-17]
2-17]
Sepanjang 2025, HUMI meningkatkan kapasitas Throughout 2025, HUMI enhanced the capacity of
anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan komite members of the Board of Commissioners, Board of
pendukung melalui pelatihan, workshop, dan kegiatan Directors, and supporting committees through training
pengembangan kompetensi. Program-program ini programs, workshops, and competency development
mencakup topik seperti soft skills (kepemimpinan, initiatives. These programs covered topics such as
kerja tim, dan budaya), ESG/manajemen keberlanjutan, soft skills (leadership, teamwork, and culture), ESG/
hukum dan tata kelola, siber/digital/TI, keuangan, sustainability management, legal and governance,
akuntansi, dan perpajakan (FAT), investasi dan cyber/digital/IT, finance, accounting, and taxation
hubungan investor, layanan dan operasional bisnis, (FAT), investment and investor relations, services and
manajemen strategi, serta sumber daya manusia dan business operations, strategy management, as well as
urusan umum. human capital and general affairs.
Rincian lebih lanjut mengenai program pelatihan dan Further details of training and capacity-building
peningkatan kapasitas yang diikuti oleh anggota programs attended by members of the Board of
Dewan Komisaris, Direksi, dan komite pendukung Commissioners, Board of Directors, and supporting
sepanjang tahun 2025 dapat dilihat pada Lampiran. committees throughout 2025 can be found in the
Appendix.
Evaluasi Kinerja dan Remunerasi [GRI 2-18, 2-19, Performance and Remuneration Evaluation
2-20, 2-21] [GRI 2-18, 2-19, 2-20, 2-21]
HUMI melakukan evaluasi kinerja Dewan Komisaris HUMI conducts performance evaluations of the Board
dan Direksi dilakukan sendiri (self assessment) setiap of Commissioners and the Board of Directors through
6 bulan oleh masing-masing anggota Direksi dan self-assessments every six months by each member of
anggota Dewan Komisaris. Hasil self-assessment the Board of Directors and the Board of Commissioners.
Direksi direviu oleh Direktur Utama guna mendapatkan The results of the Directors’ self-assessments are
masukan sebelum diajukan ke Dewan Komisaris untuk reviewed by the President Director to provide feedback
disetujui. Sedangkan hasil penilaian (self assessment) before being submitted to the Board of Commissioners
masing-masing anggota Dewan Komisaris dikompilasi for approval. Meanwhile, the self-assessment results of
dan dilakukan reviu oleh Komisaris Utama guna each Board of Commissioners member are compiled
menjadi masukan untuk peningkatan kinerja Dewan and reviewed by the President Commissioner to serve
Komisaris di masa mendatang maupun action plan ( jika as input for enhancing the future performance of the
diperlukan). Board of Commissioners and for developing an action
plan, if necessary.
Setelah itu, evaluasi dilakukan secara kolegial untuk Following this, a collective evaluation is conducted
mengidentifikasi area yang perlu perbaikan. Evaluasi to identify areas for improvement. The assessment
dilakukan dengan mempertimbangkan efektivitas considers task effectiveness, risk management,
pelaksanaan tugas, manajemen risiko, kepatuhan adherence to governance principles, achievement of
terhadap prinsip tata kelola, pencapaian target financial and operational targets, and contributions to
keuangan dan operasional, serta kontribusi terhadap the Company’s sustainability.
keberlanjutan Perseroan.
HUMI menerapkan kebijakan remunerasi bagi anggota HUMI implements a remuneration policy for members of
Dewan Komisaris dan Direksi, yang mencakup the Board of Commissioners and the Board of Directors,
Combined Report I 2025
komponen tetap dan insentif kinerja. Remunerasi which includes fixed components and performance-
ditetapkan dengan memperhatikan hasil evaluasi based incentives. Remuneration is determined based
kinerja, serta menggunakan jasa konsultan eksternal on the performance evaluation results and incorporates
untuk benchmarking agar tetap kompetitif, adil, dan external consultancy benchmarking to ensure
seimbang. Peninjauan remunerasi dilakukan secara competitiveness, fairness, and balance. Remuneration
berkala untuk memotivasi, mempertahankan, dan reviews are conducted periodically to motivate, retain,
mendorong kinerja anggota Direksi serta mendukung and enhance the performance of Board members while
pencapaian tujuan jangka panjang Perseroan. supporting the achievement of the Company’s long-
term objectives.
Page 71
70
Perseroan berkomitmen untuk menerapkan sistem remunerasi yang
kompetitif, adil, dan seimbang.
The Company is committed to maintaining a competitive, fair, and balanced remuneration
system.
Informasi lebih rinci mengenai hasil evaluasi kinerja dan More detailed information on performance evaluation
kebijakan remunerasi dapat dilihat di Laporan Tahunan results and remuneration policies is available in the
Perseroan Tahun 2025. Company’s 2025 Annual Report.
Etika Bisnis dan Integritas
Business Ethics and Integrity
Integritas menjadi kompas HUMI dalam menjalankan Integrity serves as HUMI’s guiding compass in
setiap aktivitas bisnisnya. Perseroan berkomitmen conducting all business activities. The Company is
untuk mengambil keputusan yang tidak hanya patuh committed to making decisions that not only comply
pada hukum dan peraturan, tetapi juga mencerminkan with laws and regulations but also reflect ethical values
nilai-nilai etika yang konsisten dengan budaya consistent with the corporate culture and stakeholder
perusahaan dan harapan pemangku kepentingan. expectations. This foundation ensures that governance
Landasan ini memastikan bahwa HUMI menjadikan and ethics are embedded in HUMI’s everyday work
tata kelola dan etika sebagai bagian dari budaya kerja culture.
sehari-hari.
Pedoman Perilaku [GRI 2-23, 2-24] Code of Conduct [GRI 2-23, 2-24]
Kepercayaan pemangku kepentingan dan keberlanjutan Stakeholder trust and business sustainability are
usaha terjaga melalui perilaku etis dan kepatuhan strengthened through ethical behavior and good
terhadap prinsip tata kelola yang baik. Sebagai bagian governance practices. As part of the Company’s
dari komitmen Perseroan dalam menjalankan praktik commitment to ethical business practices, HUMI has
bisnis yang beretika, Perseroan menetapkan Pedoman established a Code of Conduct as a guideline to direct
Perilaku sebagai acuan yang mengarahkan setiap insan all individuals within the organization to act ethically,
perusahaan dalam bertindak secara etis, profesional, professionally, and in compliance with applicable
dan selaras dengan peraturan yang berlaku.[GRI 2-23] regulations. [GRI 2-23]
Pedoman Perilaku berlaku bagi seluruh individu The Code of Conduct applies to all individuals
yang bekerja untuk dan atas nama HUMI, termasuk working for and on behalf of HUMI, including
Dewan Komisaris, Direksi, karyawan, serta pihak lain members of the Board of Commissioners, the Board of
yang mewakili kepentingan Perseroan. Penerapan Directors, employees, and other parties representing
yang menyeluruh ini bertujuan untuk membentuk the Company’s interests. This comprehensive
standar perilaku yang konsisten sehingga nilai-nilai implementation aims to establish consistent standards
etika Perseroan dapat dijalankan secara nyata dalam of behavior, ensuring that the Company’s ethical values
keseharian. are reflected in daily practices.
Sebagai pedoman resmi yang telah disahkan oleh As an official guideline approved by the Board of
Direksi, dokumen ini memuat prinsip-prinsip etika Directors, the document outlines ethical principles that
yang menjadi rujukan dalam menjalankan aktivitas serve as a reference in carrying out business activities,
usaha, antara lain integritas, penghindaran benturan including integrity, avoidance of conflicts of interest,
kepentingan, perlindungan atas kerahasiaan protection of confidential information, and prohibition
informasi, serta larangan penyalahgunaan jabatan dan of abuse of position or acceptance of gratuities. The
Page 72
71 Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance
penerimaan gratifikasi. Pedoman ini juga menegaskan Code also reaffirms HUMI’s commitment to respecting
komitmen Perseroan dalam menghormati Hak Asasi human rights, including ensuring a workplace free from
Manusia, termasuk memastikan lingkungan kerja yang discrimination, harassment, or unfair treatment.
bebas dari diskriminasi, pelecehan, maupun perlakuan
tidak adil.
Informasi lengkap mengenai Pedoman Perilaku HUMI dapat diakses oleh
pemangku kepentingan melalui situs resmi Perseroan di
Detail information on HUMI’s Code of Conduct is available to stakeholders on the Company’s
official website at
https://humi.co.id/assets/pdf/doc/GovernancePolicy/Code-of-Conduct.pdf
Untuk memastikan penerapannya berjalan efektif, To ensure effective implementation, the Code of
Pedoman Perilaku disosialisasikan kepada seluruh insan Conduct is communicated to all employees. Each
perusahaan. Setiap individu diwajibkan memahami individual is required to understand and formally
dan menyatakan komitmennya terhadap pedoman ini commit to the Code by signing a compliance statement
melalui pernyataan kepatuhan yang ditandatangani prior to starting work, as a demonstration of awareness
sebelum memulai bekerja, sebagai bentuk kesadaran and responsibility in upholding the Company’s ethical
dan tanggung jawab dalam menjaga standar etika standards. In addition, the principles outlined in the
Perseroan. Selain itu, prinsip-prinsip yang terkandung Code are also communicated to business partners. [GRI
di dalam pedoman perilaku juga dikomunikasikan 2-24]
kepada mitra usaha. [GRI 2-24]
Pelaksanaan Pedoman Perilaku menjadi bagian dari The Code of Conduct is integrated into HUMI’s internal
sistem pengendalian internal yang dipantau secara control system and is regularly monitored. HUMI has
berkala. HUMI memiliki target agar tidak terdapat set a target of zero compliance violations and enforces
pelanggaran kepatuhan dan secara tegas memberikan strict sanctions for employees who breach the rules.
sanksi bagi karyawan yang melanggar ketentuan. Sanctions may include verbal warnings, written
Sanksi dapat berupa teguran lisan, peringatan tertulis, notices, restitution, and termination of employment in
ganti kerugian, dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) accordance with applicable laws and regulations.
sesuai dengan peraturan dan ketentuan perundang-
undangan yang berlaku.
Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat insiden ketidakpatuhan
terhadap hukum dan peraturan yang signifikan yang mengakibatkan
denda atau sanksi. [GRI 2-27]
Throughout the reporting year, there were no significant instances of non-compliance
with laws and regulations that resulted in fines or penalties. [GRI 2-27]
Kebijakan Pencegahan Perdagangan Orang Insider Trading Prevention Policy
Dalam
HUMI menegaskan komitmennya untuk memastikan HUMI reaffirms its commitment to ensure that all
seluruh aktivitas transaksi saham oleh manajemen share transactions conducted by management and
Combined Report I 2025
dan karyawan berjalan sesuai dengan peraturan yang employees comply with applicable regulations. The
berlaku. Perseroan menetapkan Kebijakan Informasi Company has established an Insider Trading Policy,
Orang Dalam (Insider Trading) yang mengatur adanya which includes designated blackout periods during
periode blackout, di mana seluruh anggota Dewan which all members of the Board of Commissioners,
Komisaris, Direksi, dan karyawan dilarang melakukan Directors, and employees are prohibited from
transaksi saham pada periode tertentu. conducting share transactions.
Page 73
Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance 72
HUMI secara rutin memantau kepatuhan terhadap HUMI regularly monitors compliance with this policy
kebijakan ini dan menetapkan bahwa setiap and stipulates that any violation will be subject to
pelanggaran akan dikenakan tindakan disipliner sesuai disciplinary action in accordance with prevailing
regulasi yang berlaku. Seluruh pemegang jabatan regulations. All relevant position holders are also
juga wajib melaporkan kepemilikan sahamnya kepada required to report their shareholdings to the Company
Perseroan setiap akhir tahun. at the end of each year.
Sepanjang tahun pelaporan 2025, tidak terdapat perdagangan orang
dalam yang dilakukan oleh anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun
karyawan HUMI.
Throughout the 2025 reporting period, no insider trading was recorded among HUMI’s
Board of Commissioners, Directors, or employees.
Kebijakan Anti-Korupsi & Anti-Fraud Anti-Corruption & Anti-Fraud Policy
HUMI menerapkan prinsip zero tolerance terhadap HUMI applies a zero-tolerance principle toward fraud
fraud dan korupsi sebagai bagian dari komitmen and corruption as part of its commitment to fostering
membangun budaya kerja yang berintegritas. Perseroan a culture of integrity. The Company emphasizes
menekankan pentingnya tata kelola yang bersih the importance of clean governance free from
dari tindak pidana korupsi dan kecurangan sebagai corruption and fraudulent practices, which is essential
prinsip utama, yang berperan dalam mempertahankan to maintaining customer trust and the integrity of
kepercayaan pelanggan dan integritas hubungan stakeholder relationships.
dengan pemangku kepentingan.
Pada tahun 2024, HUMI telah mengidentifikasi risiko In 2024, HUMI identified corruption-related risks as
terkait korupsi sebagai bagian dari penilaian risiko ESG, part of its ESG risk assessment, including potential
termasuk potensi dampak negatif terhadap reputasi, negative impacts on reputation, legal exposure, and
tuntutan hukum, dan kepercayaan investor. Perseroan investor confidence. The Company mapped areas
memetakan area-area yang rawan korupsi berdasarkan prone to corruption based on the level of interaction
tingkat interaksi dengan pihak eksternal, kewenangan with external parties, decision-making authority, and
pengambilan keputusan, dan akses terhadap sumber access to company resources. Units with prioritized
daya perusahaan. Unit kerja yang memiliki risiko risks are reinforced through internal control systems,
prioritas diperkuat melalui sistem pengendalian anti-corruption training, and the implementation of
internal, pelatihan anti-korupsi, serta implementasi violation reporting mechanisms. [GRI 205-1, 205-2, 3-3]
mekanisme pelaporan pelanggaran. [GRI 205-1, 205-2, 3-3]
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat kasus korupsi maupun tindakan
fraud yang dilakukan oleh insan HUMI. [GRI 205-3]
Throughout 2025, there were no reported cases of corruption or fraudulent acts
committed by HUMI personnel. [GRI 205-3]
Mengelola Benturan Kepentingan [GRI 2-15] Managing Conflicts of Interest [GRI 2-15]
Perseroan memiliki mekanisme untuk mengidentifikasi, The Company has mechanisms in place to identify,
menilai, dan mengelola potensi benturan kepentingan assess, and manage potential conflicts of interest that
yang mungkin timbul dalam aktivitas bisnis maupun may arise in business activities or decision-making
pengambilan keputusan. Setiap karyawan dan pihak processes. All employees and parties acting on behalf
yang bekerja untuk Perseroan diwajibkan untuk of the Company are required to report situations that
melaporkan situasi yang berpotensi menimbulkan could give rise to a conflict of interest, enabling timely
konflik kepentingan, sehingga langkah mitigasi dapat mitigation measures to be implemented.
segera dilakukan.
Page 74
73 Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance
Informasi lebih lengkap mengenai pengelolaan More detailed information on conflict of interest
benturan kepentingan disampaikan dalam bab Tata management is presented in the Governance chapter
Kelola Laporan Tahunan Perseroan. of the Company’s Annual Report.
Sistem Pelaporan Pelanggaran [GRI 2-25, 2-26] Whistleblowing System [GRI 2-25, 2-26]
Perseroan telah menetapkan Whistleblowing System The Company has established a Whistleblowing
(WBS) sebagai bagian dari mekanisme pengendalian System (WBS) as part of its internal control mechanisms
internal dalam menjaga tata kelola perusahaan yang to uphold good corporate governance. Through
baik. Melalui sistem ini, HUMI mendorong partisipasi this system, HUMI encourages all employees and
seluruh insan perusahaan untuk menyampaikan personnel to report actual or potential violations that
informasi atas pelanggaran atau potensi pelanggaran may adversely affect the Company. [GRI 2-26]
yang dapat merugikan Perseroan. [GRI 2-26]
Laporan yang dapat disampaikan melalui WBS Reports submitted via the WBS may include, but are not
mencakup, namun tidak terbatas pada: limited to:
1. Penyimpangan peraturan/ perundangan (termasuk 1. Violation of laws and regulations (including
pajak). taxation)
2. Penyalahgunaan jabatan. 2. Abuse of authority/position
3. Korupsi, kolusi dan nepotisme. 3. Corruption, collusion, and nepotism (KKN)
4. Kecurangan (Fraud). 4. Fraud
5. Gratifikasi. 5. Gratification
6. Pelanggaran pedoman etika perusahaan. 6. Violation of the Company’s code of ethics
7. Perbuatan yang membahayakan K3. 7. Acts endangering occupational health and safety
8. Perbuatan kerugian finansial atau non finansial. 8. Acts causing financial or non-financial loss
9. Pelanggaran prosedur operasi standar 9. Violation of the Company’s standard operating
Perusahaan. procedures (SOPs)
10. Pelecehan Sosial dan/atau Non Diskriminasi 10. Social and/or non-discrimination violations,
termasuk Pelecehan seksual dan kekerasan including sexual harassment and violence against
terhadap perempuan di lingkungan Kerja women in the workplace
11. Dan/atau berbagai tindakan lain yang patut 11. And/or other actions that warrant management’s
menjadi perhatian manajemen attention
HUMI memberikan kebebasan dan tidak mewajibkan HUMI allows reporters to remain anonymous. The
pelapor untuk menyertakan identitasnya. Perseroan identity of the whistleblower is strictly protected, and
menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan measures are in place throughout the reporting and
memberikan perlindungan selama proses pelaporan investigation process to ensure that information can be
dan investigasi. Perlindungan ini dikelola oleh tim submitted safely and without concern.
WBS untuk memastikan pelapor dapat menyampaikan
informasi secara aman dan tanpa kekhawatiran.
Setiap pelapor wajib memiliki alasan yang kuat Reporters are expected to have valid reasons and act in
dan itikad yang baik dalam menyampaikan laporan good faith when submitting reports of actual or potential
pelanggaran atau potensi pelanggaran. Pelaporan violations. Reporting through the WBS is facilitated via
melalui WBS difasilitasi melalui saluran pelaporan resmi official channels managed by the Company. All reports
yang dikelola oleh Perseroan. Setiap laporan yang received are processed according to established
diterima akan ditangani sesuai dengan prosedur yang procedures to ensure objective and accountable
berlaku untuk memastikan proses penanganan yang handling.
Combined Report I 2025
objektif, dan akuntabel.
Pada tahun 2025, HUMI tidak menerima laporan In 2025, HUMI received 0 reports of alleged violations.
dugaan pelanggaran. [GRI 2-25] [GRI 2-25]
Page 75
Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance 74
Saluran Pelaporan Pelanggaran Resmi | Official Whistleblowing Reporting Channels
E-mail: ayolapor@humi.co.id
Laporan dalam bentuk cetak dapat dikirimkan ke Tim Pengelola WBS:
Mangkuluhur City Tower One Lantai 27
Physical reports can be submitted to the WBS Management Team at:
Mangkuluhur City Tower One, 27th Floor
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1-3
Jakarta 12930, Indonesia
Safe to Report, Safe on Board
Safe to Report, Safe on Board
Upaya membangun lingkungan kerja yang To foster a transparent working environment,
transparan juga menjangkau para awak kapal these efforts also extend to HUMI’s ship crew, who
HUMI sebagai garda terdepan operasional. Pada are at the forefront of operations. In November
November 2025, Perseroan menyelenggarakan 2025, the Company conducted a Whistleblowing
sosialisasi Whistleblowing System (WBS) untuk System (WBS) socialization to introduce safe and
memperkenalkan saluran pelaporan pelanggaran accessible reporting channels for all ship crew
yang aman dan dapat diakses oleh seluruh awak members.
kapal.
Melalui diskusi yang dikemas secara terbuka Through open discussions tailored to the onboard
dan relevan dengan situasi di kapal, awak kapal environment, crew members were encouraged to
diajak melihat bahwa WBS bukan sekadar understand that the WBS is not merely a formal
mekanisme formal, tetapi sarana perlindungan mechanism but a shared protection tool against
bersama dari praktik yang tidak semestinya. inappropriate practices. The sessions helped crew
Kegiatan ini membantu awak kapal memahami members learn when and how to report incidents,
kapan dan bagaimana menyampaikan laporan emphasizing that every voice plays a vital role in
serta menegaskan bahwa setiap suara memiliki maintaining professionalism on board.
peran penting dalam menjaga profesionalisme di
lingkungan kerja.
Page 76
75
Manajemen Risiko [POJK E.3] [GRI 2-25]
Risk Management
Seiring meningkatnya kompleksitas operasional As operational complexity increases in the maritime
di sektor kemaritiman dan distribusi energi dalam sector and energy distribution within the marine
ekosistem laut, HUMI menyadari bahwa penerapan ecosystem, HUMI recognizes that implementing
usaha berkelanjutan juga menghadirkan berbagai sustainable business practices also introduces various
risiko yang perlu dikelola secara sistematis. Risiko- risks that must be managed systematically. These risks
risiko tersebut dapat memengaruhi keberlangsungan may affect business continuity, operational safety,
usaha, keselamatan operasional, kepatuhan, reputasi, compliance, reputation, as well as the achievement of
serta pencapaian tujuan keberlanjutan Perseroan. the Company’s sustainability objectives.
Untuk itu, HUMI menerapkan kerangka kerja To address this, HUMI implements a comprehensive
manajemen risiko yang komprehensif berdasarkan risk management framework based on the COSO-ERM
COSO-ERM (Committee of Sponsoring Organizations (Committee of Sponsoring Organizations – Enterprise
– Enterprise Risk Management Integrated Framework) Risk Management Integrated Framework), which is
yang diterapkan di seluruh tingkatan organisasi, applied across all levels of the organization, from the
mulai dari kantor pusat hingga entitas anak. Kerangka head office to subsidiaries. This framework serves
ini menjadi acuan dalam mengidentifikasi, menilai, as a reference for identifying, assessing, mitigating,
memitigasi, memantau, dan melaporkan risiko monitoring, and reporting risks in a systematic manner.
secara sistematis. Penilaian risiko dilakukan dengan Risk assessments are conducted by considering both
mempertimbangkan tingkat keparahan dampak dan the severity of potential impacts and the likelihood
kemungkinan terjadinya risiko, sehingga Perseroan of occurrence, enabling the Company to prioritize
dapat memprioritaskan penanganan risiko yang paling the management of the most material risks. Its
material. Pelaksanaannya menjadi tanggung jawab implementation is the responsibility of management
manajemen di bawah arahan Direksi dan pengawasan under the direction of the Board of Directors and the
Dewan Komisaris. oversight of the Board of Commissioners.
Dalam mendukung efektivitas pengendalian, HUMI To support effective control, HUMI also applies the
juga menerapkan model Three Lines of Defense Three Lines of Defense model, which clarifies the
yang memperjelas peran masing-masing fungsi dalam roles of each function in risk ownership, oversight, and
kepemilikan risiko, pengawasan, dan penjaminan. Risiko assurance. Identified risks are reported and escalated
yang telah diidentifikasi dilaporkan dan dieskalasikan through established mechanisms so that they can
melalui mekanisme yang telah ditetapkan agar dapat be appropriately reviewed at the management and
ditinjau secara tepat pada level manajemen maupun supervisory levels, and followed up through mitigation
organ pengawasan, serta ditindaklanjuti melalui measures and corrective actions that are monitored
langkah mitigasi dan tindakan korektif yang dipantau regularly.
secara berkala.
Dalam proses tersebut, HUMI memetakan risiko utama Through this process, HUMI maps the Company’s
Perseroan yang mencakup risiko finansial, perencanaan key risks, which include financial risks, planning
dan strategi, operasional, eksternal, reputasi, hukum and strategic risks, operational risks, external risks,
dan litigasi, serta keselamatan. Di dalam keseluruhan reputational risks, legal and litigation risks, and safety
kategori tersebut, aspek lingkungan, sosial, dan tata risks. Across these categories, environmental, social,
kelola (ESG) telah terintegrasi sebagai bagian dari and governance (ESG) aspects have been integrated
penilaian risiko Perseroan. Rincian lebih lanjut terkait as part of the Company’s risk assessment. Further
Combined Report I 2025
manajemen risiko dapat dilihat di Laporan Tahunan details on risk management can be found in the 2025
2025. Annual Report.
Page 77
Menuju keunggulan melalui tata kelola yang baik
Navigating excellence through good corporate governance 76
Kerangka Kerja Manajemen Risiko
Risk Management Framework
Pengelolaan Risiko ESG
ESG Risk Management
Perseroan mengelola risiko keberlanjutan melalui The Company manages sustainability risks through
penerapan manajemen risiko terintegrasi dengan the implementation of integrated risk management
mengintegrasikan aspek ESG ke dalam proses by systematically incorporating ESG aspects into
identifikasi, penilaian, dan pengelolaan risiko the processes of risk identification, assessment, and
secara sistematis. Pendekatan ini dilakukan untuk management. This approach aims to minimize potential
meminimalkan potensi dampak negatif terhadap negative impacts on operations, compliance, reputation,
operasional, kepatuhan, reputasi, serta pemangku and stakeholders, while supporting long-term business
kepentingan, sekaligus mendukung keberlangsungan sustainability.
usaha jangka panjang.
Upaya pengelolaan tersebut mencakup beberapa These management efforts include several key aspects
aspek utama sebagai berikut: as follows:
1. Aspek Operasional 1. Operational Aspect
Pengelolaan risiko pada aspek operasional Risk management in the operational aspect is
dilakukan melalui penerapan Pedoman carried out through the implementation of the
Manajemen Kapal yang mencakup sistem mutu, Vessel Management Guidelines, which cover
kesehatan dan keselamatan kerja (K3), serta quality systems, occupational health and safety
pengelolaan lingkungan, dengan nakhoda sebagai (OHS), and environmental management, with the
penanggung jawab operasional kapal. ship’s master serving as the person responsible for
2. Aspek Hukum dan Kepatuhan vessel operations.
Fungsi AVP Legal & Compliance memastikan 2. Legal and Compliance Aspect
kepatuhan Perseroan terhadap seluruh peraturan The AVP Legal & Compliance function ensures
perundang-undangan yang berlaku, termasuk the Company’s compliance with all applicable
regulasi OJK dan Bursa Efek Indonesia. Upaya ini laws and regulations, including regulations issued
dilakukan untuk melindungi investor, kreditur, dan by the Financial Services Authority (OJK) and the
pemangku kepentingan lainnya dari risiko hukum, Indonesia Stock Exchange. These efforts aim to
kepatuhan, dan reputasi. protect investors, creditors, and other stakeholders
3. Aspek Sosial from legal, compliance, and reputational risks.
HUMI secara proaktif mengidentifikasi dan 3. Social Aspect
memitigasi risiko sosial melalui keterbukaan, HUMI proactively identifies and mitigates
pelibatan pemangku kepentingan, dan penerapan social risks through transparency, stakeholder
prinsip ESG dalam kegiatan operasional. Upaya ini engagement, and the implementation of ESG
mencakup komunikasi dengan komunitas lokal, principles in operational activities. These efforts
keterlibatan pemasok, serta respons terhadap include communication with local communities,
ekspektasi masyarakat. supplier engagement, and responsiveness to
community expectations.
Page 78
09
Menjaga
Lingkungan,
Meningkatkan
Keunggulan
Operasional
Protecting Environment,
Advancing Operations
Operasional Berintegritas untuk Kelestarian Lingkungan
79 Operations with Integrity for Environmental Sustainability
Manajemen Energi dan Emisi
83 Energy and Emission Management
Manajemen Ekologi
91 Ecological Management
Manajemen Limbah
95 Waste Management
Mekanisme Pengaduan Lingkungan
100 Environmental Grievance Mechanism
Page 79
Page 80
79
Operasional Berintegritas untuk
Kelestarian Lingkungan
Operations with Integrity for Environmental Sustainability
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor maritim, As a maritime company, HUMI conducts its operations
operasional HUMI dijalankan melalui pengelolaan through fleet management and supporting activities that
armada kapal serta aktivitas pendukung yang require significant use of energy and resources. These
memerlukan penggunaan energi dan sumber daya activities have the potential to impact the environment,
secara signifikan. Aktivitas tersebut berpotensi including through air emissions, interactions with
menimbulkan dampak terhadap lingkungan, antara lain marine ecosystems, and the management of
melalui emisi ke udara, interaksi dengan ekosistem laut, operational facilities. Therefore, HUMI considers
serta pengelolaan fasilitas operasional. Oleh karena itu, environmental management as an integral part of
HUMI memandang pengelolaan lingkungan sebagai operational execution, ensuring smooth operations
bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan while maintaining the environment.
operasional, untuk memastikan kelancaran operasional
sekaligus memperhatikan lingkungan.
Kepatuhan Lingkungan Environmental Compliance
Kepatuhan terhadap peraturan dan perundang- Compliance with environmental laws and regulations
undangan di bidang lingkungan hidup merupakan forms a fundamental basis for HUMI’s operational
landasan utama dalam pelaksanaan operasional activities. The Company ensures that all business
HUMI. Perseroan memastikan bahwa seluruh kegiatan operations, both at office facilities and on board vessels,
usaha, baik di lingkungan perkantoran maupun dalam are conducted in accordance with applicable legal
Combined Report I 2025
operasional kapal, dijalankan sesuai dengan ketentuan requirements as well as established internal standards.
hukum yang berlaku serta standar internal yang telah
ditetapkan.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, HUMI telah As part of this commitment, HUMI has obtained
memperoleh sejumlah sertifikasi terkait lingkungan several environmental certifications that support the
yang mendukung penerapan sistem pengelolaan implementation of a structured and well-documented
lingkungan secara terstruktur dan terdokumentasi. environmental management system.
Page 81
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
80
Sertifikasi Kepatuhan Lingkungan HUMI
HUMI Environmental Compliance Certification
Jenis Sertifikasi | Type of Deskripsi | Description
Kepatuhan terhadap SOLAS & Seacomm.
ISM Code
Compliance with SOLAS & Seacomm
Sebagai komitmen manajemen untuk bertanggung jawab terhadap
ISO 14001:2015 lingkungan.
As part of management’s commitment to environmental responsibility
Certificate of Insurance Removal Melindungi dari risiko kewajiban biaya atas penyingkiran kerangka kapal.
Wreck Mitigating financial liability risks related to shipwreck removal.
Menjaga kesehatan awak kapal melalui pengukuran kualitas air yang
Certificate of Water Quality Control digunakan di atas kapal.
Safeguarding crew health through monitoring of onboard water quality.
Certificate of International Air Perlindungan lingkungan dari pencemaran polusi udara.
Pollution Prevention (IAPP) Protecting the environment from air pollution.
Certificate of International Ballast Perlindungan lingkungan dari polusi pencampuran air laut.
Water Management Preventing marine pollution from ballast water mixing.
Perlindungan lingkungan dengan penghematan fuel consumption kapal.
Certificate of International Energy
Promoting environmental protection through reduced fuel consumption on
Efficiency
vessels.
Verifikasi atas material berbahaya yang terdapat di dalam struktur dan
Certificate of Inventory of Hazardous peralatan kapal.
Materials Verifying hazardous materials contained in vessel’s structures and
equipment.
Certificate of International Oil Perlindungan lingkungan dari pencemaran minyak.
Pollution Prevention Preventing oil pollution in the marine environment.
Sertifikat pemenuhan ketentuan MARPOL Annex IV terkait sistem
pengelolaan dan pencegahan pencemaran laut akibat limbah domestik
Certificate of International Sewage
(sewage).
Pollution Prevention
Certification of compliance with MARPOL Annex IV regarding the
management and prevention of marine pollution from domestic sewage.
Sertifikasi kelengkapan obat dan peralatan medis wajib di atas kapal.
Certificate of Medical Chest
Certification of required onboard medicines and medical equipment.
Melindungi lambung kapal dari adanya organisme atau tumbuhan dan
Certificate of National Anti-Fouling hewan laut (tritip).
System Protecting ship hulls from organisms, plants, and marine animals (e.g.,
shipworms).
Sertifikat Nasional Pencegahan dan Perlindungan lingkungan dari pencemaran polusi udara, minyak, kotoran
Pencemaran dari Kapal (SNPP) dan sampah dari kapal.
National Certificate for Ship Pollution Protecting the environment from air pollution, oil, sewage, and waste
Prevention and Control (SNPP) discharged from vessels.
Sertifikat bebas dari risiko kesehatan masyarakat, termasuk hama dan
Certificate of Ship Sanitation Control sumber penyakit, sesuai ketentuan International Health Regulations (IHR).
Exemption Certification confirming absence of public health risks, including pests and
disease sources, in accordance with International Health Regulations (IHR).
Page 82
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
81 Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
Kegiatan operasional HUMI dilaksanakan HUMI’s operational activities are carried out in
berdasarkan kebijakan lingkungan dan Kesehatan accordance with environmental as well as Occupational
serta Keselamatan Kerja (K3), termasuk kebijakan Health and Safety (OHS) policies, including workplace
pemeliharaan kebersihan lingkungan kerja dan cleanliness policies and waste management
prosedur pengelolaan limbah yang diperbarui dengan procedures, which have been updated with reference
mengacu pada ISO 37301:2021 Sistem Manajemen to ISO 37301:2021 Compliance Management Systems.
Kepatuhan. Perusahaan juga menerapkan Sistem The Company also implements an Occupational
Manajemen Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Health, Safety, and Environmental Management
Lingkungan (SMK3L) yang dikelola oleh Departemen System (OHS&E) managed by the Health, Safety,
Health, Safety, and Environment (HSE) dan diadopsi and Environment (HSE) Department and adopted in
sesuai standar ISO 14001:2015. Sistem ini memastikan accordance with ISO 14001:2015 standards. This system
pengelolaan lingkungan dilakukan secara terstruktur, ensures that environmental management is conducted
terukur, dan berkelanjutan, dengan pemantauan in a structured, measurable, and sustainable manner,
berkala untuk menjamin kesesuaian terhadap regulasi with regular monitoring to guarantee compliance with
nasional maupun standar internasional. national regulations and international standards.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan secara konsisten Throughout 2025, the Company consistently
melaksanakan pengukuran dan pemantauan parameter conducted periodic measurement and monitoring of
lingkungan secara berkala. Hasil pemantauan environmental parameters. The monitoring results
menunjukkan bahwa seluruh parameter yang diuji indicated that all tested parameters were within the
berada dalam batas ambang yang ditetapkan oleh threshold limits established by applicable laws and
peraturan perundang-undangan. Berdasarkan hasil regulations. Based on these results, HUMI did not
pemantauan, HUMI tidak menerima sanksi maupun receive any sanctions or fines for non-compliance with
denda atas ketidakpatuhan terhadap peraturan dan environmental laws and regulations.
perundang-undangan di bidang lingkungan.
Sepanjang tahun 2025, HUMI tidak menerima denda atau sanksi terkait ketidakpatuhan
lingkungan.
Throughout 2025, HUMI did not receive any fines or sanctions related to environmental non-
compliance.
SOP Pengelolaan Lingkungan HUMI.
HUMI Environmental Management SOP.
1. Kepatuhan dengan peraturan nasional dan internasional, Konvensi MARPOL, dan target pelanggan
terintegrasi dengan Standard Operating Procedure (SOP) dan Work Instruction. [GRI 2-27]
Compliance with national and international regulations, the MARPOL Convention, and customer targets
integrated with Standard Operating Procedures (SOPs) and Work Instructions. [GRI 2-27]
2. Mengendalikan dampak lingkungan dari kegiatan Perusahaan dan meminimalkan dampak lingkungan
yang merugikan.
Controlling the environmental impacts of the Company’s activities and minimizing adverse environmental
impacts.
3. Menentukan persyaratan, perencanaan, dan metode untuk secara efektif menangani limbah dan
mengurangi sampah, dengan melakukan pengukuran pengelolaan limbah yang ditetapkan serta
perencanaan untuk pengurangan konsumsi energi yang efektif.
Determining requirements, planning, and methods to effectively manage waste and reduce waste
generation, by implementing established waste management measurements as well as planning for
effective energy consumption reduction.
4. Pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.
Responsible waste management
Combined Report I 2025
5. Mekanisme pengaduan untuk semua insiden lingkungan yang mengakibatkan polusi.
Grievance mechanism for all environmental incidents resulting in pollution
6. Menetapkan target pengurangan untuk semua dampak lingkungan.
Setting reduction targets for all environmental impacts
7. Evaluasi hasil dan peningkatan berkelanjutan dari kinerja lingkungan.
Evaluation of results and continuous improvement of environmental performance
8. Melakukan penghematan energi melalui berbagai inisiatif efisiensi energi.
Carrying out energy savings through various energy efficiency initiatives.
Page 83
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
82
Perseroan mengalokasikan biaya terkait Quality, The Company allocated expenditures related to
Safety, Security, Health, and Environment (QSSHE), Quality, Safety, Security, Health, and Environment
termasuk biaya pengelolaan lingkungan sebesar (QSSHE), including environmental management costs,
Rp 2.605.054.670. Perseroan melakukan audit amounting to IDR 2,605,054,670 during the reporting
lingkungan untuk mendapat gambaran yang utuh period. Environmental audits were conducted to
terkait pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan obtain a comprehensive overview of the Company’s
Perseroan, sekaligus untuk menyusun strategi environmental management practices, as well as
pengelolaan lingkungan ke depan. Melalui langkah- to support the development of forward-looking
langkah ini, Perseroan tidak hanya memenuhi regulasi environmental management strategies. Through these
dan standar yang berlaku, tetapi juga meminimalkan efforts, the Company not only complies with applicable
dampak ekologis dan mengintegrasikan prinsip regulations and standards but also minimizes ecological
keberlanjutan ke dalam aktivitas operasional. [POJK F.4] impacts and integrates sustainability principles into its
operational activities.[POJK F.4]
Kinerja Lingkungan Kinerja Energi dan Emisi
Environmental Performance. Energy and Emission Management Performance
0
Tumpahan minyak
Penggunaan energi
Energy consumption
Intensitas energi
Energy Intensity
Oil spills
1.457.556,24 GJ 11.127,23 GJ/USD-juta
8,18% dari tahun 2024* 5,44% dari tahun 2024*
8.18% compared to 2024* 5.44% compared to 2024*
0
Pengaduan Masalah Total emisi
Intensitas emisi
Total emission Emission intensity
Lingkungan
Environmental 2,87 ton CO2e/USD-ribu
369.943,63 ton CO2e 2.87 ton CO2e/USD-thousand
Complaints
19,07% dari tahun 2024* 18,80% dari tahun 2024*
0
19.07% compared to 2024* 18.80% compared to 2024*
km Emisi Cakupan 1 Emisi Cakupan 2 Emisi Cakupan 3
Emission Scope 1 Emission Scope 2 Emission Scope 3
Pelayaran Melewati
369.520,73 ton CO2e 347,54 ton CO2e 75,36 ton Co2e
Area Konservasi
19,12% dari tahun 2024* 2,28% dari tahun 2024* 52,43% dari tahun 2024*
Navigation Through 19.12% compared to 2.28% compared to 52.43% compared to
Conservation Areas 2024* 2024* 2024*
*Peningkatan penggunaan energi, emisi dan intensitas *The increase in energy consumption, emissions, and
emisi dipengaruhi oleh peningkatan jumlah kapal emission intensity was driven by the growth in the
operasional, jumlah karyawan dan kebutuhan energi number of operational vessels, number of employees,
operasional and operational energy demand.
**Penurunan signifikan terjadi karena pembaruan **The significant decrease was attributed to an update
metode pengumpulan data emisi cakupan 3 in the emissions data collection methodology.
Kinerja Limbah
Waste Management Performance.
Produksi limbah padat Produksi limbah padat Produksi limbah cair
non B3 B3 B3
Non-hazardous solid waste Hazardous solid waste Hazardous liquid waste
generation generation generation
548.616 kg 48,64 ton 30,07 ton
3,28% dari tahun 2024 89,09% dari tahun 2024 92,77% dari tahun 2024
3.28% compared to 2024 89.09% compared to 2024 92.77% compared to 2024
Page 84
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
83 Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
Manajemen Energi dan Emisi
Energy and Emission Management
Pengelolaan dan Efisiensi Energi Energy Management and Efficiency
Efisiensi energi menjadi perhatian global seiring Energy efficiency has become a global priority alongside
dengan kebutuhan untuk mengurangi emisi dan the need to reduce emissions and optimize resource
mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya. Selaras utilization. In line with this, energy management is a
dengan hal ini, pengelolaan energi menjadi aspek strategic aspect for HUMI to ensure smooth operations
strategis HUMI dalam memastikan kelancaran while controlling environmental impacts. The Company
operasional dan mengendalikan dampak lingkungan. implements systematic and measurable energy
Perseroan mengimplementasikan pengelolaan energi management practices. [GRI 3-3]
yang sistematis dan terukur. [GRI 3-3]
Pada tahun 2025, HUMI melalui anak usahanya mengoperasikan armada LNG dan FSRU
(Floating Storage Regasification Unit) dengan mempergunakan bahan bakar energi
yang ramah lingkungan. Hal ini menjadi salah satu langkah strategis Perseroan dalam
mendukung transisi ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
In 2025, HUMI, through its subsidiaries, operated LNG and FSRU (Floating Storage Regasification Unit) vessels
using environmentally friendly fuels. This represents a key strategic step in supporting the transition to cleaner
energy sources.
HUMI mengelola operasional kapal secara optimal HUMI optimizes vessel operations to maintain engine
untuk menjaga performa mesin dan efisiensi bahan performance and fuel efficiency. Practices include
bakar. Praktik ini mencakup penyesuaian beban mesin adjusting engine loads, conducting routine inspections
dan pemeriksaan rutin terhadap sistem pemulihan of energy recovery systems, selecting navigation
energi, pemilihan rute pelayaran sesuai rekomendasi routes based on IMO and Directorate General of
IMO dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Sea Transportation (DJPL) recommendations, and
(DJPL), serta penentuan kecepatan kapal oleh Master determining vessel speed by the ship’s Master
kapal berdasarkan karakteristik teknis masing-masing according to each vessel’s technical characteristics. In
armada. Selain itu, HUMI memanfaatkan sistem GPS addition, HUMI utilizes GPS systems to ensure precise
untuk memastikan jalur pelayaran presisi, sehingga navigation routes, further enhancing fuel efficiency. Hull
efisiensi penggunaan bahan bakar dapat lebih cleanliness is also maintained to reduce hydrodynamic
optimal. Kebersihan lambung kapal juga dijaga untuk resistance that could increase fuel consumption.
mengurangi hambatan laut yang dapat meningkatkan
penggunaan bahan bakar.
Untuk memastikan pengelolaan energi yang ramah To ensure environmentally responsible energy
lingkungan, HUMI telah mengadopsi Ship Energy management, HUMI has adopted the Ship Energy
Efficiency Management Plan (SEEMP) sesuai dengan Efficiency Management Plan (SEEMP) in accordance
ketentuan International Maritime Organization (IMO). with International Maritime Organization (IMO)
Penerapan SEEMP ini didukung oleh Object Target regulations. SEEMP implementation is supported
Combined Report I 2025
Program (OTP) melalui Index Fuel Consumption, yang by the Object Target Program (OTP) using the Fuel
memungkinkan pemantauan kinerja mesin utama Consumption Index, allowing regular monitoring of
dan konsumsi bahan bakar secara berkala. Informasi main engine performance and fuel consumption.
tersebut menjadi dasar evaluasi untuk memastikan This information serves as the basis for evaluating
pengoperasian kapal berlangsung secara efisien dan operations to ensure vessels operate efficiently and in
sesuai standar yang ditetapkan. compliance with established standards.
Page 85
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
84
Transformasi Digital untuk Pemantauan Kapal
Digital Transformation for Vessel Monitoring
Salah satu anak perusahaan HUMI, yaitu PT PCS One of HUMI’s subsidiaries, PT PCS Internasional (PCSI),
Internasional (PCSI) pada pertengahan tahun 2025 introduced a digital innovation in mid-2025 to support
menghadirkan inovasi digital untuk mendukung more efficient and sustainable vessel operations.
operasional kapal yang lebih efisien dan berkelanjutan. Two integrated systems, VMOS and SERTICA, ensure
Dua sistem terintegrasi, VMOS dan SERTICA, structured fleet management, consolidated operational
memastikan pengelolaan armada lebih terstruktur, data, and timely preventive actions.
data operasional terkonsolidasi, dan tindakan preventif
dapat dilakukan tepat waktu.
Sejak tahun 2024, PCSI telah memulai untuk Since 2024, PCSI has been developing the Vessel
merancang Vessel Monitoring & Operating System Monitoring & Operating System (VMOS) as an integrated
(VMOS) sebagai solusi terintegrasi untuk pelaporan solution for vessel operational reporting. By mid-2025,
operasional kapal dan pada pertengahan tahun 2025 the system went live on PCSI-owned vessels. Through a
secara go live sistem tersebut beroperasi di kapal- single digital platform, VMOS consolidates operational
kapal milik PCSI. Dengan satu platform digital, VMOS data in real-time, enhances efficiency, and supports
memastikan data operasional terkonsolidasi secara data-driven decision-making. This initiative reflects
real-time, meningkatkan efisiensi, dan mendukung PCSI’s commitment to introducing innovation for more
pengambilan keputusan berbasis data. Langkah ini transparent and accurate shipping management. With
sejalan dengan komitmen PCSI untuk menghadirkan VMOS, the management of PCSI-operated vessels
inovasi dalam manajemen pelayaran yang lebih becomes easier and more structured, from monitoring
transparan dan akurat. Dengan VMOS, pengelolaan vessel performance to analyzing operational data, all
kapal-kapal milik dan dioperasikan PCSI kini lebih within a single connected system.
mudah dan terstruktur. Dari monitoring performa kapal
hingga analisis operasional, semuanya tersaji dalam
satu sistem yang terhubung.
Pada tahun yang sama, PCSI mengadopsi SERTICA In the same year, PCSI adopted SERTICA for vessel
untuk manajemen pemeliharaan kapal. Sistem ini maintenance management. The system integrates the
mengintegrasikan Planned Maintenance System (PMS) Planned Maintenance System (PMS) with automatic
dengan notifikasi otomatis ketika kapal memerlukan notifications whenever a vessel requires routine
pemeriksaan rutin atau perawatan. Alert yang diberikan inspection or maintenance. Alerts cover engine
mencakup jadwal perawatan mesin, inspeksi peralatan maintenance schedules, safety equipment inspections,
keselamatan, hingga evaluasi kondisi lambung and hull condition evaluations. With SERTICA, the
kapal. Dengan SERTICA, tim operasional dapat operations team can take proactive measures before
mengambil langkah proaktif sebelum terjadi kerusakan technical issues arise, maintaining vessel performance
teknis, menjaga performa kapal tetap optimal, dan and ensuring fuel efficiency. All data is centralized,
memastikan konsumsi bahan bakar tetap efisien. facilitating maintenance planning and evidence-based
Semua data tersentralisasi, memudahkan perencanaan decision-making.
pemeliharaan dan pengambilan keputusan berbasis
bukti.
Kombinasi VMOS dan SERTICA memastikan The combination of VMOS and SERTICA ensures
kapal beroperasi secara optimal, konsumsi bahan vessels operate optimally, fuel consumption is more
bakar lebih efisien, dan emisi dapat dikendalikan, efficient, emissions are controlled, and operational
sekaligus mendukung praktik operasional yang lebih practices are aligned with sustainability objectives.
berkelanjutan.
Page 86
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
85 Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
Di luar operasional kapal, HUMI juga mengelola energi Outside of vessel operations, HUMI also manages
dari penggunaan kendaraan operasional kantor dan energy use from office operational vehicles and
kendaraan dinas. Perusahaan menggunakan bahan official vehicles. The Company utilizes fuel with an
bakar dengan nilai oktan 92 ke atas yang relatif lebih octane rating of 92 or higher, which is relatively more
ramah lingkungan, yang disediakan oleh perusahaan environmentally friendly, sourced from both national
penyedia BBM nasional maupun swasta. Praktik ini and private fuel suppliers. This practice reflects HUMI’s
mencerminkan upaya HUMI dalam mengendalikan commitment to responsibly controlling emissions from
emisi dari aktivitas pendukung operasional perusahaan activities supporting corporate operations.
secara bertanggung jawab.
Inisiatif Penghematan Energi di Kantor [POJK Office Energy-Saving Initiatives [POJK F.7] [GRI 302-
F.7] [GRI 302-4] 4]
1. Pengaturan suhu Air Conditioning (AC) pada 23oC 1. Setting air conditioning (AC) temperature at 23oC
selama jam kerja dan memastikan AC dimatikan during working hours and ensuring AC units are
saat tidak digunakan. turned off when not in use.
2. Penggunaan lampu hemat energi (LED) secara 2. Efficient use of energy-saving lighting (LED),
efisien, dengan mematikan lampu saat ruangan including turning off lights during breaks and when
jam istirahat serta saat ruangan tidak dipakai serta rooms are unoccupied, and maximizing natural
memaksimalkan cahaya alami (matahari) sebagai sunlight as the primary source of illumination
sumber pencahayaan utama di siang hari. during daytime.
3. Penerapan fitur hemat daya (power saving mode) 3. Enabling power-saving features on electronic
pada perangkat elektronik seperti televisi, audio- devices such as TVs, audio-visual equipment,
video, komputer, dan monitor, baik dalam mode computers, and monitors, both in standby and
standby maupun sleep. sleep modes.
4. Peningkatan kesadaran karyawan melalui 4. Raising employee awareness through internal
kampanye internal mengenai pentingnya campaigns on the importance of energy
penghematan energi dalam aktivitas sehari-hari. conservation in daily activities.
5. Identifikasi dan evaluasi area konsumsi energi 5. Periodic identification and evaluation of high-
secara berkala untuk menemukan potensi energy consumption areas to identify further
tambahan dalam pengurangan beban listrik. opportunities for reducing electricity load.
Inisiatif Penghematan Bahan Bakar Minyak Fuel-Saving Initiatives [POJK F.7] [GRI 302-4]
(BBM) [POJK F.7] [GRI 302-4]
1. Penggunaan kendaraan operasional secara 1. Selective use of operational vehicles, only for tasks
selektif, hanya untuk kebutuhan yang benar-benar that are truly necessary.
diperlukan. 2. Regular vehicle maintenance at authorized
2. Perawatan kendaraan secara berkala di bengkel workshops to ensure vehicles remain in optimal
resmi, guna memastikan kendaraan tetap prima, condition, fuel-efficient, and with minimized
efisien dalam konsumsi BBM, dan meminimalkan emissions.
emisi. 3. Prioritizing toll or expressways to support time
3. Penggunaan jalan tol atau bebas hambatan lebih efficiency and more controlled fuel consumption.
diutamakan untuk mendukung efisiensi waktu dan
konsumsi BBM yang lebih terukur.
Pada tahun 2025, HUMI menetapkan Kebijakan In 2025, HUMI established a Holding-Level Energy and
Pengelolaan Energi dan Emisi Gas Rumah Kaca Greenhouse Gas (GHG) Management Policy, which
Combined Report I 2025
(GHG) di tingkat holding, yang diterjemahkan ke has been translated into specific policies at each
kebijakan spesifik di masing-masing anak perusahaan. subsidiary. HUMI’s energy consumption is calculated in
Perhitungan konsumsi energi HUMI diperoleh dari GigaJoules, based on conversion references from the
konversi ke satuan Giga Joule mengacu pada referensi International Energy Agency (IEA) and IPCC. The table
International Energy Agency (IEA) dan IPCC. Berikut below presents HUMI’s energy consumption data.
merupakan data konsumsi energi di HUMI.
Page 87
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
86
Konsumsi Energi HUMI [POJK F.6] [GRI 302-1, 302-3]
HUMI’s Energy Consumption [POJK F.6] [GRI 302-1, 302-3]
Konsumsi Energi Satuan
2025 2024 2023
Energy Consumption Unit
209.133,51 72.759,24 87.164,91
Kilo Liter
Konsumsi BBM Kapal
Vessel Fuel
Consumption 1.455.502,56 1.343.076,67 1.089.517,13
Giga Joule
18,00 68,00 54,00
Kilo Liter
Konsumsi BBM
Kendaraan Operasional
Operational Vehicle 615,60 2.880,00 2.267,00
Fuel Consumption
Giga Joule
1.456.118,16 1.345.956,67 1.091.784,13
Total Konsumsi BBM
Giga Joule
Total Fuel Consumption
399.466,40 390.569,60 362.472,00
kWh
Listrik PLN
PLN Electricity 1.438,08 1.406,05 1.304,90
Giga Joule
Total Konsumsi Energi 1.457.556,24 1.347.362,72 1.093.089,03
Total Energy Giga Joule
Consumption
128,15 127,68 106,38
Pendapatan USD-Juta
Revenue USD-million
11.373,92 10.552,65 10.275,32
Intensitas Energi Giga Joule USD-Juta
Energy Intensity Giga Joule USD-million
Page 88
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
87 Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
Pengendalian Emisi [POJK F.12] Emission Management [POJK F.12]
Seiring dengan target Net Zero Emission 2050 yang Aligned with the International Maritime Organization
ditetapkan oleh International Maritime Organization (IMO) target of Net Zero Emissions by 2050 and the
(IMO) dan komitmen Pemerintah Indonesia untuk Indonesian Government’s commitment to achieve
mencapai Net Zero Emission pada 2060, industri Net Zero Emissions by 2060, the global shipping
pelayaran global tengah bertransisi menuju industry is transitioning toward more efficient and low-
operasional kapal yang lebih efisien dan rendah emisi. emission vessel operations. As a shipping company,
Sebagai perusahaan pelayaran, HUMI menempatkan HUMI prioritizes emission control as a strategic focus,
pengendalian emisi sebagai prioritas strategis, dengan aiming to reduce the environmental impact of its
tujuan menurunkan dampak operasional terhadap operations while supporting both global and national
lingkungan sekaligus mendukung pencapaian target decarbonization targets. [GRI 3-3]
dekarbonisasi global dan nasional. [GRI 3-3]
Untuk memperkuat pengelolaan emisi secara To strengthen systematic emission management,
sistematis, pada tahun 2025 HUMI menyusun Pedoman in 2025 HUMI developed the Quality, OHS, and
Sistem Manajemen Mutu, K3, & Lingkungan di tingkat Environmental Management Guidelines at both the
HUMI serta di masing-masing anak perusahaan. holding and subsidiary levels. The policy covers the
Kebijakan tersebut mencakup penerapan Fuel Cup use of Fuel Cup 20 (Low Sulphur), the calculation and
20 (Low Sulphur), perhitungan dan penetapan target setting of Carbon Intensity Indicator (CII) targets in
Carbon Intensity Indicator (CII) sesuai ketentuan IMO, line with IMO requirements, and compliance with the
serta pemenuhan Energy Efficiency Existing Ship Index Energy Efficiency Existing Ship Index (EEXI). This policy
(EEXI). Kebijakan ini menjadi kerangka tata kelola provides a governance framework to promote energy
dalam mendorong efisiensi energi dan pengendalian efficiency and emission control in vessel operations.
emisi dari operasional kapal.
Sebagai dasar penetapan target, pada tahun 2024 As a basis for target setting, HUMI calculated Scope 1,
HUMI melakukan perhitungan emisi Scope 1, 2, dan 2, and 3 emissions in 2024 to establish the Company’s
3 untuk memperoleh baseline emisi Perseroan. emission baseline. Based on this assessment, HUMI set
Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, pada tahun a 2025 target for all vessels to achieve CII rating below
2025 HUMI menetapkan target agar seluruh kapal D3 and established a Scope 1 emission reduction
berada di bawah CII rating D3, serta menyiapkan target of 30% by 2030. To support these targets,
target penurunan emisi Scope 1 sebesar 30% pada subsidiaries updated vessel operational SOPs to align
tahun 2030. Untuk mendukung pencapaian target with CII standards and implement more energy-efficient
tersebut, anak perusahaan melakukan pembaruan SOP operational practices.
operasional kapal agar selaras dengan standar CII dan
praktik pengelolaan energi yang lebih efisien.
HUMI secara konsisten menerapkan penggunaan HUMI consistently implements the use of low-
bahan bakar rendah sulfur pada seluruh armadanya, sulfur fuel across its fleet, including both owned and
baik kapal milik maupun kapal sewaan. Jenis bahan chartered vessels. The fuels used include Low Sulphur
bakar yang digunakan meliputi Low Sulphur Fuel Oil Fuel Oil (LSFO), Low Sulphur Diesel Oil (LSDO), and
(LSFO), Low Sulphur Diesel Oil (LSDO), serta Pertadex Pertadex with sulfur content below 0.5% by volume.
dengan kandungan sulfur di bawah 0,5% (berdasarkan These practices align with HUMI’s GHG Management
volume). Praktik ini sejalan dengan Pengelolaan GRK and Emission Policy, emphasizing fuel combustion
dan Kebijakan Emisi HUMI yang menekankan efisiensi efficiency to reduce exhaust emissions from shipping
pembakaran bahan bakar untuk menekan emisi gas activities. The use of low-sulfur fuels also adheres to
buang dari aktivitas pelayaran. Penggunaan bahan the International Convention for the Prevention of
Combined Report I 2025
bakar rendah sulfur juga mengacu pada ketentuan Pollution from Ships (MARPOL) Annex VI and national
International Convention for the Prevention of Pollution regulations on sulfur content limits for marine fuels,
from Ships (MARPOL) Annex VI, serta regulasi nasional helping to curb sulfur oxide (SOx) emissions and other
terkait batas kandungan sulfur bahan bakar kapal, air pollutants. [GRI 305-5]
sehingga membantu menekan emisi sulfur oksida
(SOx) dan pencemar udara lainnya. [GRI 305-5]
Page 89
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
88
Kapal dengan Bahan Bakar Ramah Eco-Friendly Fuel Vessels [POJK F.5, F.26] [GRI 302-5,
Lingkungan [POJK F.5, F.26] [GRI 302-5, 305-5] 305-5]
Ketersediaan bahan bakar ramah lingkungan, termasuk The availability of environmentally friendly fuels,
bahan bakar rendah sulfur dan biodiesel, di sejumlah including low-sulfur fuel and biodiesel, remains
pelabuhan pelanggan di Indonesia masih belum merata. uneven across several customer ports in Indonesia.
Meskipun demikian, HUMI tetap berupaya menjalankan Nonetheless, HUMI continues to implement responsible
praktik ramah lingkungan secara bertanggung jawab di environmental practices throughout its operational
seluruh wilayah operasional. areas.
Dalam konteks pengendalian emisi udara, HUMI In terms of air emission management, HUMI applies
menerapkan kebijakan penggunaan bahan bakar a policy of using low-sulfur fuel across its fleet,
rendah sulfur pada armada kapalnya, khususnya saat particularly when operating in Indonesian waters. This
beroperasi di wilayah perairan Indonesia. Kebijakan policy supports compliance with regulations on Sulphur
ini mendukung kepatuhan terhadap ketentuan Oxides (SOx) and Particulate Matter as stipulated
terkait Sulphur Oxides (SOx) dan Particulate Matter in MARPOL Annex VI Regulation 14, which sets a
sebagaimana diatur dalam Konvensi MARPOL Annex maximum sulfur content of 0.5% m/m for international
VI Regulasi 14, yang mensyaratkan batas maksimum voyages. For vessels operating in domestic waters,
kandungan sulfur sebesar 0,5% m/m untuk pelayaran HUMI also adheres to national regulations, which allow
internasional. Sementara itu, untuk kapal yang up to 3.5% m/m sulfur content and require reporting of
beroperasi di wilayah perairan domestik, Perseroan fuel consumption as part of regulatory compliance.
tetap memperhatikan ketentuan nasional yang
menetapkan batas kandungan sulfur hingga 3,5% m/m
serta kewajiban pelaporan konsumsi bahan bakar
sebagai bagian dari kepatuhan regulasi.
HUMI juga mendorong inovasi melalui peningkatan HUMI is also promoting innovation by increasing the use
penggunaan bahan bakar berbasis energi terbarukan of renewable-based fuels, namely biodiesel sourced
yakni biodiesel yang terbuat dari bahan organik. Pada from organic materials. In 2025, HUMI gradually
tahun 2025, HUMI melakukan transisi bertahap dari transitioned from B35 biodiesel to B50. This initiative
biodiesel B35 menuju B40. Inisiatif ini sejalan dengan aligns with the global energy transition agenda and
agenda transisi energi global dan memperkuat peran strengthens HUMI’s role in promoting more sustainable
HUMI dalam praktik pelayaran yang lebih berkelanjutan. shipping practices.
Persentase Kapal dengan Bahan Bakar Ramah Lingkungan
Percentage of Vessels Using Environmentally Friendly Fuel
Low Sulphur
19,3%
19,3
Biodiesel
Biodiesel Low Sulphur
%
46,2%
68,4% 38,5%
%
38
4 6, 2
,5 %
2025 High Sulphur
2024
2,3 %
4%
12,3%
1
8,
6
15
%
,4
High Sulphur
15,4%
Page 90
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
89 Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
Untuk menghitung emisi GRK Perseroan tahun 2025, To calculate HUMI’s greenhouse gas (GHG) emissions
HUMI melakukan penyesuaian metode perhitungan.1 for 2025, the Company adjusted its calculation
Emisi yang dihitung mencakup gas CO2 dan dikonversi methodology.1 The emissions accounted for include
ke dalam satuan setara karbon dioksida (CO₂e) sesuai CO₂ and were converted into carbon dioxide
dengan Global Warming Potential (GWP) 100 tahun equivalent (CO₂e) using the 100-year Global Warming
dari IPCC. Oleh karena itu, terdapat perubahan data Potential (GWP) from the IPCC. As a result, emission
emisi tahun 2023-2024 yang ditampilkan dari Laporan data for 2023–2024 has been restated from the 2024
Keberlanjutan 2024. Sustainability Report.
Pada tahun 2025, total emisi GRK HUMI tercatat sebesar In 2025, HUMI’s total GHG emissions amounted to
369.943,63 tCO₂e, meningkat 19,07% dibandingkan 369,943.63 tCO₂e, representing an increase of 19.07%
tahun 2024. Sementara, intensitas emisi Perseroan compared to 2024. HUMI’s emission intensity in 2025
pada tahun 2025 tercatat sebesar 2,82 meningkat was recorded at 2.82, representing an increase of
sebesar 16,22% dibandingkan tahun sebelumnya. 16.22% compared to the previous year. This rise was
Kenaikan ini didorong oleh Emisi Cakupan 1 yang primarily driven by Scope 1 emissions, which reached
mencapai 369.520,73 tCO₂e, naik 19,12% dari tahun 369,520.73 tCO₂e, up 19.12% from the previous year
sebelumnya seiring dengan penambahan jumlah kapal due to an increase in the number of operational vessels.
operasional. Emisi Cakupan 2 sebesar 347,54 tCO₂e, Scope 2 emissions amounted to 347.54 tCO₂e, rising
juga mengalami peningkatan 2,28%, sejalan dengan 2.28% in line with the growing number of employees
bertambahnya jumlah karyawan dan kebutuhan energi and operational energy requirements. Conversely,
operasional. Sebaliknya, Emisi Cakupan 3 mengalami Scope 3 emissions decreased significantly by 52.40%
penurunan signifikan sebesar 52,40% dari tahun to 75.36 tCO₂e, influenced by updates in data collection
sebelumnya, menjadi 75,36 tCO₂e. Hal ini dipengaruhi methodology. [GRI 305-1, 305-2, 305-3]
oleh pembaruan metode pengumpulan data emisi. [GRI
305-1, 305-2, 305-3]
Emisi Cakupan 2
0,09%
Emisi Cakupan 3
0,02%
,09% 00,02
00
%
Persentase Emisi
GRK Tahun 2025
Greenhouse
Emisi Cakupan 1 Gas Emissions
99,89% Percentage in
2025
99,89%
Combined Report I 2025
Total Emisi: 369.943,63
HUMI melakukan penyesuaian metode perhitungan dengan mengacu pada referensi yang dapat diakses melalui bit.ly/EmissionCalculationReference1HUMI
1
dan bit.ly/EmissionCalculationReference2HUMI
1
HUMI adjusted its calculation methodology by referring to bit.ly/EmissionCalculationReference1HUMI and bit.ly/EmissionCalculationReference2HUMI
Page 91
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
90
Emisi yang Dihasilkan Perseroan [POJK F.11] [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4]
Emission Generated by The Company [POJK F.11] [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4]
Cakupan Emisi Satuan
2025 2024 2023
Scope Unit
369.520,73 310.206,69 275.421,15
Emisi Cakupan 1
TonCO2e
Emission Scope 1
347,54 339,80 315,35
Emisi Cakupan 2
TonCO2e
Emission Scope 2
75,36 158,41 124,66
Emisi Cakupan 3
TonCO2e
Emission Scope 3
369.943,63 310.704,90 275.861,1
Jumlah Emisi
TonCO2e
Total Emissions
128.149,96 127.681,24 106.381,90
Pendapatan USD-ribu
Total Revenue USD thousand
2,87 2,43 2,59
Intensitas Emisi
TonCO2e/USD-ribu
Emissions Intensity
Catatan: Notes:
1. Terdapat penyajian kembali (restatement) atas 1. A restatement of the reported emissions for 2023
jumlah emisi yang dilaporkan pada tahun 2023 and 2024 has been made to improve data quality,
dan 2024 untuk perbaikan kualitas data yang lebih ensuring greater accuracy and consistency across
akurat dan konsisten antar periode. reporting periods.
2. Emisi cakupan 3 merupakan data yang terlapor 2. Scope 3 emissions are reported based on the
berdasarkan informasi yang tersedia pada periode information available during the reporting period.
pelaporan
Page 92
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
91 Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
Manajemen Ekologi
Ecological Management
Pengelolaan Air [POJK F.8] Water Management [POJK F.8]
Penggunaan air di HUMI berlangsung pada dua konteks HUMI utilizes water across two operational contexts,
operasional, yaitu lingkungan perkantoran di darat namely office operations on land and vessel operations
dan operasional kapal di laut, dengan karakteristik at sea, each with different demand characteristics and
kebutuhan dan sumber pasokan yang berbeda. Karena sources of supply. Accordingly, water management
itu, pengelolaannya dilakukan secara menyesuaikan practices are adapted to the specific conditions of each
dengan kondisi masing-masing aktivitas. activity.
Di lingkungan kantor, penggunaan air terutama untuk Within the office environment, water is primarily used
kebutuhan dasar operasional, seperti kebersihan, for basic operational needs such as hygiene, sanitation,
sanitasi, dan fasilitas ibadah. Pasokan air bersih berasal and prayer facilities. Clean water is supplied through
dari jaringan air bersih yang dikelola manajemen the building’s water network managed by the building
gedung, sehingga fokus HUMI berada pada upaya management. Therefore, HUMI focuses on promoting
mendorong penggunaan air secara bertanggung responsible water use through employee awareness
jawab melalui edukasi dan imbauan efisiensi kepada initiatives and efficiency reminders.
karyawan.
Pengelolaan air di lingkungan kapal, dilakukan dengan Water management in vessel operations takes into
mempertimbangkan kapasitas tangki, durasi pelayaran, account tank capacity, voyage duration, and crew
dan kebutuhan awak kapal. Ketersediaan air dipenuhi requirements. Water availability is supported by fresh
melalui Fresh Water Generator (FWG) pada sebagian water generators (FWG) installed on certain vessels,
kapal yang mengolah air laut menjadi air tawar, serta which convert seawater into freshwater, as well as
pasokan air isi ulang saat kapal bersandar di pelabuhan. through refilled water supplies when vessels are
Penggunaannya kemudian dikendalikan secara efisien docked at ports. Water use is then controlled efficiently
untuk mendukung kelangsungan operasional dan to support operational continuity and crew well-being.
kenyamanan awak kapal.
Pada tahun 2025, kami melakukan pendisiplinan In 2025, we strengthened the discipline of water
pencatatan air dan meningkatkan akurasi data. Total recording and improved data accuracy. HUMI’s total
konsumsi air HUMI tercatat sebesar 1.206,17 m3. water consumption was recorded at 1,206.17 m³.
Konsumsi Air
2025
Water Consumption
Kapal
Vessel
Operasional Kapal (Dek, Mesin, Toilet, dll.)
321,60
Vessel Operations (Deck, Machine, Toilet, etc.)
Air Minum/Air Mineral
416,20
Drinking Water/Mineral Water
Kantor
Office
Combined Report I 2025
Operasional Kantor (Toilet dll)
435,00
Office Operations (Toilet, etc.)
Air Minum/Air Mineral
33,37
Drinking Water/Mineral Water
Jumlah Volume Air
1.206,17
Total Water Volume
Page 93
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
92
Mitigasi Dampak Lingkungan Maritim Mitigation of Maritime Environmental
Impacts
Dalam operasional pelayaran, HUMI menerapkan In its shipping operations, HUMI implements
standar pencegahan pencemaran laut yang terukur, measurable marine pollution prevention standards,
dengan fokus pada pengendalian risiko utama yang focusing on controlling key risks that may directly
berpotensi berdampak langsung pada kualitas affect water quality. One of the primary priorities is
perairan. Salah satu fokus tersebut adalah pencegahan oil spill prevention, which several subsidiaries have
tumpahan minyak, yang oleh sejumlah entitas anak established as a zero oil spill target within their annual
ditetapkan sebagai target zero oil spill dalam kinerja environmental performance indicators. Throughout
lingkungan tahunan. Sepanjang 2025, Perseroan 2025, the Company successfully maintained zero oil
berhasil mempertahankan nihil insiden tumpahan spill incidents across all vessel activities, including
minyak dari seluruh aktivitas kapal, baik saat berlayar, sailing, cargo handling, and bunkering operations.
bongkar muat, maupun pengisian bahan bakar. Capaian This achievement was supported by the consistent
ini ditopang oleh penerapan Oil Spill Response Plan, implementation of the Oil Spill Response Plan, routine
inspeksi rutin, pelatihan awak kapal, serta kesiapan inspections, crew training, and the readiness of
peralatan tanggap darurat yang dijalankan secara emergency response equipment. [POJK F.15] [GRI 306-3]
konsisten. [POJK F.15][GRI 306-3]
HUMI menetapkan target zero ballast water on port HUMI has also set a zero ballast water discharge in
untuk mencegah masuknya spesies asing invasif ke port targets to prevent the introduction of invasive
wilayah pesisir yang sensitif secara ekologi. Untuk alien species into ecologically sensitive coastal areas.
mendukung target ini, pertukaran air ballast hanya To support this target, ballast water exchange is
dilakukan di tengah laut, dengan ketentuan teknis conducted only at sea, in accordance with the technical
sesuai International Convention for the Control and requirements of the International Convention for the
Management of Ships’ Ballast Water and Sediments Control and Management of Ships’ Ballast Water and
(Ballast Water Management Convention) 2004, yakni Sediments (Ballast Water Management Convention)
pada kedalaman minimum 200 meter dan jarak 2004, specifically at a minimum depth of 200 meters and
sedikitnya 50 mil laut dari garis pantai terdekat. Selain at least 50 nautical miles from the nearest coastline. In
itu, dalam perencanaan akuisisi kapal baru, Perseroan addition, as part of its new vessel acquisition planning,
memasukkan poin penting dimana kapal harus sudah the Company includes the requirement that vessels
dilengkapi sistem pengelolaan ballast water modern, be equipped with modern ballast water management
sebagai langkah proaktif untuk memperkuat praktik systems, as a proactive measure to strengthen
keberlanjutan operasional maritim. Sepanjang 2025, sustainable maritime operational practices. Throughout
total volume air ballast yang dikelola armada HUMI 2025, the total volume of ballast water managed by
tercatat sebesar 2.708.528 m³. HUMI’s fleet reached 2,708,528 m³.
Indikator
2025 2024 2023
Indicator
Jumlah Air Ballast (m³)
2.708.528 3.655.527 2.175.392
Total Ballast Water (m³)
Jumlah Kapal (unit)
53 47 39
Total Vessels (unit)
Page 94
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
93 Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
Armada Ramah Lingkungan: Cat Anti-Fouling untuk Perawatan Lambung Kapal
Environmentally Friendly Vessel: Anti-Fouling Coating for Hull Maintenance
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam As part of the Company’s commitment to responsible
mendukung praktik operasional yang bertanggung operational practices and the protection of marine
jawab serta perlindungan keanekaragaman hayati biodiversity, HUMI has applied environmentally
laut, sejak awal operasional HUMI telah menerapkan friendly anti-fouling coatings across its entire fleet
penggunaan cat anti-fouling ramah lingkungan since the beginning of its operations. The use of this
pada seluruh armada kapal miliknya. Penggunaan coating serves as a preventive measure to minimize
pelapis ini merupakan langkah preventif untuk the potential for marine pollution while supporting
meminimalkan potensi pencemaran perairan the preservation of marine ecosystem balance in the
sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut di Company’s areas of operation.
sekitar wilayah operasional Perseroan.
Pelapis tersebut bebas dari kandungan Tributiltin The coating is free from Tributyltin (TBT), a hazardous
(TBT), yaitu senyawa berbahaya yang dapat compound known to adversely affect marine
mengganggu organisme laut, serta telah memenuhi organisms, and complies with the Anti-Fouling
ketentuan Konvensi Anti-Fouling Systems yang Systems Convention established by the International
ditetapkan oleh International Maritime Organization. Maritime Organization (IMO). This implementation
Implementasi ini sejalan dengan komitmen aligns with the Company’s commitment to managing
Perseroan terhadap praktik pengelolaan dampak environmental impacts, as reflected in disclosures
lingkungan sebagaimana direfleksikan dalam related to biodiversity protection and pollution
pengungkapan aspek keanekaragaman hayati dan prevention under GRI reporting standards.
pencegahan pencemaran pada standar pelaporan
GRI.
Perlindungan Keanekaragaman Hayati [POJK Biodiversity Protection [POJK F.9, F.10] [GRI 304-2]
F.9, F.10] [GRI 304-2]
Penerapan perlindungan keanekaragaman hayati di HUMI’s approach to biodiversity protection is reflected
HUMI tercantum dalam kebijakan Mutu, Kesehatan in its Quality, Occupational Health and Safety (OHS),
Keselamatan Kerja (K3) dan Lingkungan. HUMI and Environmental policies. The Company operates
mengelola aktivitas pelayaran yang beroperasi di shipping activities in waters with varying levels
wilayah perairan dengan tingkat sensitivitas ekologis of ecological sensitivity. To minimize impacts on
yang beragam. Untuk meminimalkan dampak terhadap marine ecosystems, HUMI identifies areas with high
ekosistem laut, Perseroan melakukan identifikasi vulnerability to biodiversity that could be affected by
wilayah perairan yang memiliki kerentanan tinggi vessel traffic, ballast water movements, and other
terhadap keanekaragaman hayati dan berpotensi operational activities. [GRI 3-3, 304-2]
terdampak oleh lalu lintas kapal, pergerakan air ballast,
serta aktivitas operasional lainnya. [GRI 3-3, 304-2]
Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar dalam The results of this assessment form the basis for
penetapan jalur pelayaran, di mana seluruh rute defining shipping routes, ensuring that all operational
operasional dipastikan tidak melintasi kawasan routes avoid marine conservation zones and
konservasi laut maupun wilayah dengan status ekologis ecologically sensitive areas, including coral reef
sensitif, termasuk habitat terumbu karang. Salah habitats. One such area is the Muara Angke region,
Combined Report I 2025
satunya yakni Kawasan Muara Angke, yang menjadi home to species such as green vine snakes (Ahaetulla
habitat ular gadung (Ahaetulla prasina), laba-laba St. prasina), St. Andrew’s cross spiders (Argiope mangal),
Andrew (Argiope mangal), bubut jawa (Centropus Javan coucals (Centropus nigrorufus), green paddy
nigrorufus), kongkang gading (Rana erythraea), bunglon frogs (Rana erythraea), oriental garden lizards (Calotes
(Calotes versicolor), monyet ekor panjang (Macaca versicolor), long-tailed macaques (Macaca fascicularis),
fascicularis) dan tumbuhan rhizophora. Pengaturan and Rhizophora plants. These route arrangements are
jalur ini bertujuan membatasi interaksi langsung antara intended to limit direct interactions between vessels
kapal dan ekosistem laut yang rentan. [GRI 304-1, 304-4] and vulnerable marine ecosystems. [GRI 304-1, 304-4]
Page 95
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
94
HUMI memiliki target 0 km pelayaran melewati kawasan konservasi laut
untuk melindungi ekosistem dan keanekaragaman hayati.
HUMI has set a target of 0 km of navigation through marine conservation areas to protect
ecosystems and biodiversity.
Selain pengaturan rute, HUMI mengoptimalkan sistem In addition to route planning, HUMI optimizes vessel
navigasi dan monitoring kapal untuk mencegah navigation and monitoring systems to prevent collisions
tabrakan dengan satwa laut, seperti mamalia besar, with marine wildlife, including large mammals, and to
serta menjaga jarak aman dari area bernilai ekologis maintain safe distances from ecologically significant
tinggi. Pendekatan ini memungkinkan aktivitas areas. This approach allows shipping operations to
pelayaran tetap berlangsung tanpa menimbulkan continue while avoiding physical disturbances to
gangguan fisik terhadap biota laut. marine life.
Pemulihan Mangrove: Menjaga Pesisir Pantai Bahagia [GRI 304-3]
Mangrove Restoration: Safeguarding Bahagia Beach Coastline [GRI 304-3]
Setelah menanam ribuan bibit mangrove Following the planting of thousands of
pada tahun 2024, HUMI melanjutkan upaya mangrove seedlings in 2024, HUMI continued
pemulihan ekosistem pesisir di Pantai its coastal ecosystem restoration efforts at
Bahagia, Muara Gembong – Bekasi, melalui Bahagia Beach, Muara Gembong – Bekasi,
program monitoring berkelanjutan pada tahun through a sustained monitoring program
2025. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi in 2025. This initiative aimed to evaluate
perkembangan mangrove, menilai mangrove development, assess seedling
kelangsungan hidup bibit, pertumbuhan survival, plant growth, and environmental
tanaman, serta kondisi lingkungan yang conditions affecting the restoration area.
memengaruhi restorasi kawasan.
Tim konservasi melakukan kunjungan The conservation team conducted field visits
lapangan untuk memeriksa bibit secara to inspect the seedlings directly, recording
langsung, mencatat tinggi, diameter height, stem diameter, and leaf condition,
batang, dan kondisi daun, serta mengambil while also taking comparative photographs
foto perbandingan dengan dokumentasi with previous documentation. Observations
sebelumnya. Hasil observasi menunjukkan indicated that most plants were healthy, with
sebagian besar tanaman tumbuh sehat, strong roots and lush green leaves, although
dengan akar kuat dan daun hijau lebat, meski around 40% of seedlings were affected by
sekitar 40% bibit terdampak banjir dan stres flooding and other environmental stressors.
lingkungan lainnya.
Sebagai tindak lanjut, HUMI menanam As a follow-up, HUMI replanted approximately
kembali sekitar 1.000 bibit, sekaligus 1,000 seedlings and carried out routine
melakukan perawatan rutin dan pembersihan maintenance and site cleaning. These efforts
lokasi. Upaya ini diharapkan memperkuat are expected to strengthen the long-term
ketahanan mangrove jangka panjang dan resilience of the mangrove area and support
mendukung pemulihan ekosistem pesisir. the restoration of the coastal ecosystem.
Page 96
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
95 Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
Manajemen Limbah [POJK F.14]
Waste Management [POJK F.14]
Pengelolaan limbah di HUMI dijalankan sebagai bagian Waste management at HUMI is implemented as part
dari pengendalian dampak lingkungan yang terintegrasi of an integrated approach to mitigate environmental
dalam operasional perusahaan, baik di darat maupun impacts across both onshore and offshore operations.
di laut. Tanggung jawab atas pelaksanaan pengelolaan Responsibility for waste management lies under the
limbah berada di bawah koordinasi Departemen QHSE, coordination of the QHSE Department, which regularly
yang secara berkala memantau dan melaporkan monitors and reports performance to the Board of
kinerjanya kepada Direksi sebagai bagian dari Directors as part of management oversight. [GRI 3-3]
pengawasan manajemen. [GRI 3-3]
Dalam menjalankan praktik pengelolaan limbah, HUMI In practicing waste management, HUMI adopts the
mengadopsi prinsip 5R (Reuse, Reduce, Recycle, 5R principles (Reuse, Reduce, Recycle, Replace,
Replace, dan Return to Supplier) sebagai kerangka and Return to Supplier) as a foundational framework
dasar yang diterapkan secara konsisten di seluruh consistently applied across all company activities. At
aktivitas perusahaan. Di lingkungan perkantoran, the office level, these principles focus on minimizing
penerapan prinsip ini difokuskan pada upaya waste generation at the source, particularly through
pengurangan timbulan limbah sejak sumbernya, reducing paper usage. The optimization of digital
khususnya melalui pembatasan penggunaan kertas. tools, electronic communications, and double-sided
Optimalisasi perangkat digital, komunikasi elektronik, printing is implemented to curb physical printing needs,
serta penerapan pencetakan dua sisi dilakukan untuk including avoiding paper-based internal memos.
menekan kebutuhan pencetakan fisik, termasuk
menghindari penggunaan kertas untuk memo internal.
Menekan Penggunaan Kertas di GTSI
Reducing Paper Usage at GTSI
Upaya pengurangan penggunaan kertas menjadi Efforts to reduce paper consumption represent a
salah satu langkah nyata PT GTS Internasional Tbk concrete step by PT GTS Internasional Tbk (GTSI)
(GTSI) dalam menerapkan prinsip efisiensi sumber in applying resource efficiency principles and
daya dan mendukung operasional yang lebih ramah supporting more environmentally friendly operations.
lingkungan. Pada tahun 2025, GTSI menetapkan In 2025, GTSI set a target to reduce paper usage by
target penurunan penggunaan kertas sebesar 23% 23% compared to 2024.
dari tahun 2024.
Capaian pada tahun 2025 menunjukkan hasil yang The achievement in 2025 exceeded this target. Paper
melampaui target tersebut. Jumlah penggunaan consumption was successfully reduced by 66%, from
kertas berhasil ditekan sebanyak 66% dari 65.000 65,000 sheets in 2024 to 22,121 sheets in 2025. This
lembar pada 2024 menjadi 22.121 lembar pada reduction was made possible through the consistent
2025. Penurunan ini dicapai melalui konsistensi implementation of digital-based workflows and
penerapan proses kerja berbasis digital serta limiting physical printing for administrative purposes.
pembatasan pencetakan fisik untuk kebutuhan
administratif.
Combined Report I 2025
Hasil ini menegaskan bahwa pengendalian These results demonstrate that controlling paper
penggunaan kertas tidak hanya berfungsi sebagai usage not only contributes to waste reduction but
upaya pengurangan limbah, tetapi juga menjadi also forms part of a broader transformation toward
bagian dari transformasi cara kerja yang lebih efisien more efficient and sustainable working practices
dan berkelanjutan di lingkungan operasional GTSI. across GTSI’s operational environment.
Page 97
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
96
Selain aktivitas darat, HUMI juga bertanggung jawab In addition to onshore activities, HUMI is also
atas pengelolaan limbah yang dihasilkan dari kegiatan responsible for managing waste generated from its
operasional di laut. Jenis limbah yang dikelola maritime operations. The types of waste managed
mencakup limbah padat dan cair, serta limbah Bahan include solid and liquid waste, as well as Hazardous
Berbahaya dan Beracun (B3) baik dalam bentuk padat and Toxic Materials (B3) in both solid and liquid forms.
maupun cair. Pengelolaan limbah B3 dan non-B3 Management of B3 and non-B3 waste is carried out
dilakukan secara terpisah, sesuai dengan prosedur dan separately, in accordance with applicable procedures
ketentuan yang berlaku. Hal ini bertujuan mencegah and regulations. This approach aims to prevent
terjadinya pencemaran lingkungan laut maupun darat pollution of both marine and terrestrial environments
dan memastikan operasional pelayaran dijalankan and ensures that shipping operations are conducted
secara bertanggung jawab. [GRI 303-2, 306-1] responsibly. [GRI 303-2, 306-1]
Pengelolaan Sampah di Atas Kapal [GRI 303-2]
Onboard Waste Management [GRI 303-2]
Pengelolaan sampah dalam armada HUMI dijalankan Waste management within HUMI’s fleet is
sebagai bagian dari disiplin operasional harian, implemented as part of daily operational discipline,
bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif. rather than merely fulfilling administrative obligations.
Di ruang kapal yang terbatas dan dengan aktivitas In the confined spaces of the vessels and amid
operasional yang berlangsung terus-menerus, continuous operational activities, crew members
awak kapal menerapkan pemilahan sampah yang carry out waste segregation covering organic,
meliputi sampah organik, anorganik, dan B3, untuk inorganic, and hazardous waste (B3) to ensure safe
memastikan penanganan yang aman dan terkendali and controlled handling during voyages.
selama pelayaran.
Seluruh sampah yang dihasilkan dikelola sesuai All waste generated is managed in accordance
Garbage Management Plan dan ketentuan with the Garbage Management Plan and MARPOL
MARPOL 73/78 Annex V, dengan pengaturan yang 73/78 Annex V, with arrangements taking into
mempertimbangkan jenis sampah, lokasi kapal, account waste type, vessel location, and regulations
serta ketentuan boleh atau tidaknya pembuangan regarding whether disposal at sea is permitted.
ke laut. Sampah yang tidak diperkenankan dibuang Waste that cannot be discharged is stored in
disimpan di area khusus di atas kapal hingga dapat designated areas onboard until it can be transferred
diserahkan ke fasilitas penerima di darat. Setiap to onshore reception facilities. Every disposal and
proses pembuangan maupun penyerahan sampah handover process is consistently recorded in the
tersebut dicatat secara konsisten dalam Garbage Garbage Record Book, including receipts from
Record Book, termasuk dilengkapi tanda terima dari onshore facilities as proof of accountability.
fasilitas darat sebagai bentuk akuntabilitas.
Melalui penerapan prosedur yang terstruktur, Through structured procedures, disciplined record-
pencatatan yang disiplin, serta pengawasan keeping, and operational oversight onboard, HUMI
operasional di atas kapal, HUMI memastikan ensures that waste management does not lead to
bahwa pengelolaan sampah tidak menimbulkan marine pollution. These practices support vessel
pencemaran laut. Praktik ini mendukung kebersihan hygiene, maintain water quality, and reinforce HUMI’s
kapal, menjaga kualitas perairan, dan memperkuat commitment to responsible shipping and sustainable
komitmen HUMI terhadap pelayaran yang marine environmental protection.
bertanggung jawab serta perlindungan lingkungan
laut secara berkelanjutan.
Page 98
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
97 Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
Pengelolaan limbah B3 yang dihasilkan HUMI HUMI manages hazardous and toxic waste (B3) through
dilakukan melalui mekanisme penanganan oleh pihak handling mechanisms conducted by authorized
ketiga/fasilitas yang berwenang sesuai ketentuan yang third-party facilities in accordance with applicable
berlaku. Oleh karena itu, limbah B3 yang dihasilkan dari regulations. Waste generated from vessels is first
kapal disimpan terlebih dahulu di Tempat Penyimpanan stored at Temporary Storage Sites (TPS) in ports that
Sementara (TPS) di pelabuhan yang memiliki fasilitas are equipped with licensed waste reception facilities.
penerimaan limbah berizin. Sementara itu, pengelolaan Meanwhile, waste from office activities is managed
limbah yang berasal dari aktivitas perkantoran dilakukan in collaboration with building management, which
melalui kerja sama dengan pengelola gedung, yang holds the authority and responsibility for the disposal
memiliki kewenangan dan tanggung jawab terhadap of both domestic and hazardous waste. This scheme
sistem pengelolaan limbah domestik maupun limbah ensures that all waste is processed through channels
B3. Skema ini memastikan bahwa seluruh limbah that comply with regulatory requirements and
ditangani melalui jalur pengelolaan yang sesuai dengan the principles of environmental prudence. [GRI 306-2]
peraturan dan prinsip kehati-hatian lingkungan. [GRI 306-2]
Pada tahun 2025, kami melakukan pendisiplinan In 2025, we strengthened the discipline of waste
pencatatan produksi limbah dan meningkatkan akurasi generation recording and improved data accuracy.
data. Total limbah yang diproduksi HUMI tercatat The total waste generated by HUMI was recorded at
sebesar 548.610,8 Kg untuk limbah padat non B3, 548,610.8 Kg of non-hazardous solid waste, 29,240
29.240 liter untuk limbah cair non B3, dan 78,6 ton liters of non-hazardous liquid waste, and 78.6 tons of
untuk limbah B3, dengan rincian dapat dilihat pada hazardous waste, as detailed in the table below:
tabel berikut:
Jenis-Jenis Limbah dan Pengelolaannya [POJK F.13] [GRI 306-1, 306-2, GRI 306-3, GRI 306-4, GRI 306-5]
Waste Type and Management [POJK F.13] [GRI 306-1, 306-2, GRI 306-3, GRI 306-4, GRI 306-5]
Jumlah
Jenis Limbah Keterangan Prosedur Pengelolaan Total
Type of Waste Description Management Procedure
2025
Limbah makanan, plastik, Digunakan kembali, didaur 9.202,85
Limbah Padat Non B3 di
kardus, kertas ulang [GRI 306-4] dan dikirimkan
Kantor (Kg)
Food waste, plastic, ke pembuangan akhir (landfill)
Non-Hazardous Solid Waste in
cardboard, paper Reused, recycled [GRI 306-4] or
Office (Kg)
sent to final disposal (landfill)
Plastik, sisa makanan, kayu Dikumpulkan di dalam plastik 539.408
bekas, kain bekas, sampah sampah dan kemudian
operasional, kemasan, botol diserahkan kepada fasilitas
Limbah Padat Non B3 di Kapal plastik dan kaca dan debu pembuangan sampah di
(Kg) pembakaran incinerator. pelabuhan.
Non-Hazardous Solid Waste in Plastic, food waste, used Collected in garbage bags
Vessels (Kg) wood, used cloth, operational and handed over to port
waste, packaging, plastic and waste reception facilities
glass bottles, and incinerator
ash.
Sisa campuran air dan minyak, 1. Sampah sisa campuran 29.240
sisa minyak goreng dapur. air dan minyak
Residues of oil-water mixtures, dikumpulkan di dalam
used cooking oil.
Slop Tank yang
kemudian dapat dibuang
Limbah Cair Non B3 di Kapal ke dalam fasilitas
(L) [GRI 303-2] pembuangan minyak di
Combined Report I 2025
Non-Hazardous Liquid Waste
pelabuhan.
in Vessels (L) [GRI 303-2]
Oil-water mixture
residues are collected
in the slop tank and
discharged to oil waste
reception facilities at
the port
Page 99
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
98
Jumlah
Jenis Limbah Keterangan Prosedur Pengelolaan Total
Type of Waste Description Management Procedure
2025
2. Sisa minyak goreng
dikumpulkan di tabung
minyak kemudian
dibuang ke fasilitas
pembuangan sampah di
Pelabuhan.
Used cooking oil is
collected in designated
containers and delivered
to port waste reception
facilities
1. Sampah toner dan 48,6
cartridge dikumpulkan
di dalam plastik dan
kemudian diserahkan
kembali kepada
pemasok. [GRI 306-4]
Toner and cartridges
Toner dan mesin fotokopi, are collected in plastic
lampu bekas, baterai bekas bags and returned to
dan barang elektronik bekas suppliers. [GRI 306-4]
Limbah Padat B3 di Kapal
dan obat-obatan yang sudah 2. Sampah baterai bekas
(Ton)
kedaluwarsa. dan barang elektronik
Hazardous Solid Waste in
Toner and photocopier dikumpulkan dalam
Vessels (Ton)
cartridges, used lamps, used
kardus dan kemudian
batteries, electronic waste,
expired medicines diserahkan kepada
fasilitas pembuangan
sampah di pelabuhan.
Used batteries and
electronic waste are
collected in boxes and
delivered to port waste
reception facilities.
Sisa minyak pelumas bekas, Sampah dikumpulkan 30,07
sisa cairan cat dan tiner, bekas di dalam tabung yang
alat pemadam api, sisa cairan kemudian dibuang di fasilitas
Limbah Cair B3 di Kapal (Ton) kimia untuk air mesin boiler. pembuangan sampah di
Hazardous Liquid Waste in Used lubricating oil, residual pelabuhan.
Vessels (Ton) paint and thinner, expired fire Waste is collected in
extinguisher contents, residual designated containers and
chemical liquids from boiler delivered to port waste
water treatment. reception facilities.
Page 100
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
99 Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
Protecting the Ocean: HUMI Employees in Action
Protecting the Ocean: HUMI Employees in Action
Dalam rangka memperingati World Oceans In celebration of World Oceans Day, HUMI
Day, HUMI melaksanakan aksi beach clean-up organized a beach clean-up along coastal areas as
di kawasan pesisir sebagai bentuk kepedulian part of its commitment to addressing marine litter
terhadap isu sampah laut dan pencemaran and environmental pollution. This activity serves
lingkungan. Kegiatan ini menjadi pengingat as a reminder that protecting the oceans starts
bahwa upaya menjaga laut tidak hanya dimulai not only from vessel operations but also from
dari operasional kapal, tetapi juga dari kondisi the coastal ecosystems, which act as vulnerable
pesisir sebagai ekosistem penyangga yang rentan buffers against waste accumulation.
terhadap akumulasi sampah.
Melalui kegiatan ini, karyawan HUMI terlibat Through this initiative, HUMI employees actively
langsung dalam pengumpulan sampah di participated in collecting waste along the shoreline.
area pantai. Dalam 60 menit, mereka berhasil Within 60 minutes, they successfully gathered over
mengumpulkan lebih dari 111,2 kg sampah, yang 111.2 kg of waste, which was then transported to
kemudian diangkut ke lokasi pengelolaan limbah local waste management facilities. The activity also
setempat. Aktivitas ini sekaligus menjadi sarana served as an educational platform on the impact of
edukasi mengenai dampak sampah terhadap waste on marine ecosystems and the importance
ekosistem laut serta pentingnya pengurangan of waste reduction at its source.
sampah dari sumbernya.
Aksi bersih pantai salah satu program HUMI The beach clean-up is part of HUMI’s programs
untuk peningkatan budaya pada karyawan aimed at fostering a culture of ocean pollution
untuk pencegahan pencemaran laut dengan prevention among employees through a
pendekatan partisipatif dan berbasis komunitas. participatory and community-based approach.
Melalui kegiatan sederhana, HUMI menegaskan Through this simple yet meaningful initiative, HUMI
Combined Report I 2025
komitmennya untuk berkontribusi dalam menjaga reinforces its commitment to maintaining clean
kebersihan laut dan pesisir sebagai bagian dari oceans and coastlines as an integral part of its
praktik keberlanjutan. sustainability practices.
Page 101
Menjaga Lingkungan, Meningkatkan
Keunggulan Operasional
Protecting Environment, Advancing Operations
100
Mekanisme Pengaduan Lingkungan
Environmental Grievance Mechanism
HUMI menyediakan mekanisme pengaduan yang HUMI provides an accessible grievance mechanism for
terbuka bagi masyarakat dan seluruh pemangku the public and all stakeholders to submit complaints
kepentingan untuk menyampaikan keluhan atau or reports related to environmental issues. Grievances
laporan terkait isu lingkungan. Akses pengaduan dapat may be submitted through various communication
disampaikan melalui berbagai saluran komunikasi, channels, including telephone and email, as part of the
termasuk telepon dan surat elektronik, sebagai Company’s commitment to transparency and openness
bagian dari komitmen Perseroan dalam menjunjung of information.
transparansi dan keterbukaan informasi.
Setiap pengaduan yang diterima akan diteruskan All grievances received are forwarded to the relevant
kepada fungsi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai functions for follow-up in accordance with applicable
dengan prosedur dan standar internal yang berlaku. internal procedures and standards. The handling
Proses penanganan dilakukan secara profesional dan process is conducted professionally and accountably,
akuntabel, dengan mengacu pada ketentuan hukum in line with legal requirements and Company policies,
serta kebijakan perusahaan, guna memastikan bahwa to ensure that environmental issues are addressed
setiap isu lingkungan ditangani secara tepat dan appropriately and responsibly.
bertanggung jawab.
Mekanisme penanganan pengaduan lingkungan The environmental grievance handling mechanism is
dilaksanakan melalui langkah-langkah berikut: implemented through the following procedures:
1. Pengaduan dari operasional kantor: 1. Grievances related to office operations:
Tim QHSE di masing-masing entitas anak dan The QHSE team at each subsidiary, together
Sekretaris Perusahaan akan berkoordinasi dengan with the Corporate Secretary, coordinates with
pengelola gedung serta instansi pemerintah building management and the relevant local
setempat yang mengeluarkan Surat Pernyataan government authorities responsible for issuing
Pengelolaan Lingkungan (SPPL). the Environmental Management Statement Letter
2. Pengaduan dari operasional kapal: (SPPL).
Awak kapal akan menyampaikan laporan kepada 2. Grievances related to vessel operations:
Designated Person Ashore (DPA), yang selanjutnya Ship crew report the matter to the Designated
akan melakukan koordinasi dengan pihak Person Ashore (DPA), who then coordinates
Syahbandar, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai with the Harbourmaster Office, the Indonesian
(KPLP), serta Polairud, sesuai dengan wilayah kerja. Sea and Coast Guard (KPLP), and the Marine
Police (Polairud), in accordance with the relevant
jurisdiction
Sepanjang tahun 2025, HUMI tidak menerima Throughout 2025, HUMI did not receive any complaints
pengaduan maupun keluhan dari masyarakat terkait or grievances from the public related to environmental
isu lingkungan. Selain itu, tidak terdapat pelanggaran issues. In addition, there were no violations or sanctions
maupun sanksi atas ketidakpatuhan terhadap peraturan for non-compliance with environmental regulations
lingkungan hidup dalam seluruh kegiatan operasional across all operational activities of HUMI and its
HUMI dan entitas anak perusahaan. [POJK F.16] subsidiaries. [POJK F.16]
Page 102
10
Mengelola
Talenta
untuk Kinerja
Berkelanjutan
Managing Talent for
Sustaining Performance
Mengembangkan Talenta, Menguatkan Budaya
103 Developing Talent, Strengthening Culture
Statistik Karyawan
105 Employee Statistic
Rekrutmen dan Pergantian Karyawan
108 Employee Recruitment and Turnover
Komitmen terhadap Hak Asasi Manusia
113 Human Rights Commitment
Pengembangan Kompetensi dan Pelatihan
116 Training and Competency Development
Remunerasi dan Dukungan Kesejahteraan Karyawan
121 Employee Remuneration and Welfare Support
Evaluasi Kinerja dan Tingkat Kebahagiaan Karyawan
127 Employee Performance and Well-being Assessment
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
128 Occupational Health and Safety
Page 103
Page 104
103
Mengembangkan Talenta, Menguatkan
Budaya
Developing Talent, Strengthening Culture
Pengelolaan sumber daya manusia menjadi salah satu Human capital management remains one of the key
tantangan penting bagi HUMI dalam mendukung praktik challenges for HUMI in supporting sustainable business
bisnis yang berkelanjutan. Industri maritim yang memiliki practices. The maritime industry, which is characterized
karakteristik operasional berisiko tinggi, kebutuhan by high-risk operations, the need for competent and
tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi, serta certified personnel, and the requirement to comply with
tuntutan kepatuhan terhadap standar keselamatan global safety and sustainability standards, requires the
dan keberlanjutan global menuntut Perseroan untuk Company to ensure that human capital management
memastikan pengelolaan human capital yang tidak is not only oriented toward productivity, but also
hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga pada toward the protection, development, and well-being of
perlindungan, pengembangan, dan kesejahteraan employees and crew members. [GRI 3-3]
karyawan serta awak kapal. [GRI 3-3]
Sebagai bagian dari komitmen terhadap aspek sosial As part of its commitment to the social aspect of
dalam implementasi ESG, HUMI terus memperkuat ESG implementation, HUMI continues to strengthen
pengembangan kapasitas karyawan melalui berbagai employee capacity development through various
program pelatihan dan Individual Development training programs and Individual Development Programs
Program (IDP) yang selaras dengan ESG Roadmap (IDP) aligned with the Company’s ESG Roadmap. These
Perseroan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan initiatives aim to enhance competencies, reinforce a
kompetensi, memperkuat budaya keselamatan, serta safety culture, and build talent readiness to address
membangun kesiapan talenta dalam menghadapi industry changes and future sustainability demands.
perubahan industri dan tuntutan keberlanjutan di masa
depan.
Selain itu, Perseroan menegaskan komitmennya In addition, the Company reaffirms its commitment to
terhadap penghormatan hak asasi manusia melalui respecting human rights through a publicly disclosed
Combined Report I 2025
kebijakan HAM yang telah disahkan secara publik, Human Rights Policy, while ensuring the implementation
sekaligus memastikan penerapan sistem keselamatan of a structured Occupational Health and Safety (OHS)
dan kesehatan kerja (K3) yang terstruktur bagi karyawan management system for both employees and seafarers.
maupun awak kapal. Melalui pendekatan tersebut, Through this approach, HUMI strives to create a safe,
HUMI berupaya menciptakan lingkungan kerja yang inclusive, and equitable working environment, while
aman, inklusif, dan berkeadilan, sekaligus membangun building resilient and competitive human capital to
human capital yang tangguh dan berdaya saing untuk support responsible and sustainable business growth.
mendukung pertumbuhan usaha yang bertanggung
jawab dan berkelanjutan.
Page 105
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 104
Culture Shift Challenge: Dari Perayaan menuju Transformasi
Culture Shift Challenge: From Celebration to Transformation
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan 9th As part of the 9th Synergy Anniversary
Synergy Anniversary, HUMI menghadirkan celebration series, HUMI introduced the Culture
Culture Shift Challenge, sebuah kompetisi inovasi Shift Challenge, an innovation competition that
yang mendorong karyawan yang terpilih sebagai encourages employees selected as Change
Change Agents dari setiap entitas perusahaan Agents from each entity within the HUMI Group
di HUMI Grup untuk menerjemahkan nilai-nilai to translate the Company’s values into tangible
perusahaan ke dalam praktik nyata di lingkungan workplace practices. This program serves as a
kerja. Program ini menjadi wadah bagi karyawan platform for employees to develop innovative
untuk mengembangkan ide inovatif yang ideas that strengthen organizational culture and
memperkuat budaya organisasi dan sinergi antar enhance synergy across teams.
tim.
Dampak inisiatif ini tidak hanya dirasakan secara The impact of this initiative extends beyond
internal, HUMI juga meraih Anugerah Inovasi internal benefits. HUMI also received the Indonesia
Indonesia 2025 dari IDX Channel sebagai Innovation Award 2025 from IDX Channel in
pengakuan atas keberhasilan mengintegrasikan recognition of its success in integrating corporate
nilai perusahaan ke dalam aksi nyata. Penghargaan values into concrete actions. This award affirms
ini menegaskan bahwa nilai-nilai seperti Harmony, that values such as Harmony, Integrity, Meaningful,
Integrity, Meaningful, dan Innovation for Growth and Innovation for Growth are not merely slogans,
tidak hanya menjadi slogan, tetapi telah menjadi but have become embedded ways of working that
cara kerja yang memperkuat kinerja dan reinforce HUMI’s overall performance and long-
kesinambungan HUMI secara keseluruhan. term sustainability.
Kinerja Sumber Daya Manusia
Human Capital Performance
Jumlah karyawan perempuan Jumlah awak kapal perempuan
Total female employees Total female crew members
40,85% dari tahun 2024. 49,01% dari tahun 2024.
40.85% from 2024. 49.01% from 2024.
Jumlah rekrutmen karyawan
Total Employee Recruitment
45,20% dari tahun 2024. 20,00% Rekrutmen karyawan 82,35% Rekrutmen karyawan
45.20% from 2024. laki-laki perempuan
20.00% Male hires 82.35% Female hires
100% Total Jam Pelatihan Karyawan:
Total Employee Training Hours:
karyawan mengikuti pelatihan
employees participated in training 12.800,90
programs
39,8% dari tahun 2024.
39.8% from 2024.
100% karyawan mendapatkan evaluasi kerja | 100% of employees received performance evaluations
Page 106
105
Kinerja K3
OHS Performance
Total Jam Pelatihan K3 Rata-Rata Jam Pelatihan K3/
0 untuk Karyawan
Total Employee OHS
Karyawan: 1,11 jam/orang
Average OHS Training Hours per
Nihil Fatalitas Employee: 1.11 hours/person
Training Hours
Zero Fatality 289,33
Total Jam Pelatihan K3 untuk Awak Rata-Rata Jam Pelatihan K3/Awak
Kapal Kapal: 3,28 jam/orang
Total Crew OHS Training Hours Average OHS Training Hours Per
Crew: 3.28 hours/person
7.460,5
Statistik Karyawan [POJK C.3] [GRI 2-7, 2-8]
Employee Statistics [POJK C.3] [GRI 2-7, 2-8]
Karyawan dan awak kapal menempati posisi sentral Employees and crew members play a central role in all
dalam setiap kegiatan HUMI. Hingga akhir 2025, HUMI HUMI activities, both office-based and as ship crew. As of
memiliki 245 karyawan tetap, terdiri dari 145 laki-laki the end of 2025, HUMI had 245 permanent employees,
dan 100 perempuan. Terdapat peningkatan jumlah including 145 men and 100 women. The number of
karyawan perempuan sebesar 40,85% dari tahun female employees increased by 40.85% compared to
2024. Peningkatan ini mencerminkan komitmen HUMI 2024, reflecting HUMI’s commitment to providing equal
dalam memberikan kesempatan yang setara untuk opportunities for growth and contribution. Meanwhile,
berkembang dan berkontribusi. Sedangkan jumlah HUMI’s total crew count reached 909 at year-end,
awak kapal HUMI hingga akhir tahun ini berjumlah 909, reflecting a 7.96% increase.
meningkat sebesar 7,96%
HUMI juga memiliki tenaga kerja tidak tetap yang HUMI also engages a non-permanent workforce to
turut mendukung operasional perusahaan. Sebanyak support its operations. A total of 35 outsourced staff
35 tenaga outsource memberikan dukungan pada provide assistance in operational and administrative
kegiatan operasional maupun administratif yang activities, supporting smooth day-to-day processes. 14
membantu kelancaran proses kerja sehari-hari. Tenaga interns participate in internal projects and programs.
magang, berjumlah 14 orang, terlibat dalam proyek dan They gain hands-on experience in the maritime industry.
program internal sekaligus memperoleh pengalaman
belajar langsung tentang industri maritim.
Di lingkungan kapal, terdapat awak kapal prinsipal Within vessel operations, HUMI also works with
yang merupakan pekerja pihak ketiga. Pada tahun principal seafarers who are third-party personnel. In
2025, terdapat 1.369 awak kapal prinsipal yang 2025, there were 1,369 principal seafarers, consisting
Combined Report I 2025
terdiri dari 1.294 laki-laki dan 75 perempuan. Jumlah of 1,294 men and 75 women. This figure increased by
ini mengalami peningkatan sebesar 35,95% seiring 35.95% in line with the expansion of HUMI’s vessels.
dengan penambahan jumlah kapal HUMI.
Page 107
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 106
Kehadiran karyawan tetap, awak kapal, maupun tenaga The presence of permanent employees, seafarers, and
tambahan ini memastikan HUMI dapat menjalankan supporting personnel ensures that HUMI can carry out
operasional dengan aman sekaligus menyiapkan its operations safely while also preparing talent to grow
talenta yang siap berkembang di masa depan industri in the future maritime industry.
maritim.
Perempuan > 55 Tahun
Female 6,1%
44 - 55 18 - 25
40,8%
24,1% 9,8%
15 24
Komposisi
59
Komposisi
Karyawan
Karyawan
100
Berdasarkan Laki - Laki 25 - 35
Male
Berdasarkan Usia
Jenis Kelamin
14 5
Employee
84
34,3%
Employee 59,2% Composition by
Composition by
Age
Gender
63
35 - 45
25,7%
Tenaga Outsource
Outsource
Executive Level Magang
11,9% Intern
8,2%
4,8%
22 14
Senior Level 5
3
2 8,1%
Komposisi
1
Karyawan Komposisi Karyawan
Berdasarkan Berdasarkan Status
Jenjang Jabatan Ketenagakerjaan
Employee
Employee
Composition by
Composition by Employment Status
8
Position Level 6
1 49
Middle Level 245
Karyawan*
26,2% Employee
83,3%
Entry Level
57,3%
Page 108
107 Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance
Perempuan
Female
2,3%
Awak Kapal Milik
76
HUMI Tidak Tetap
Non-Permanent
Komposisi Awak
Crews Owned by
909
Kapal Berdasarkan
Status Kepegawaian HUMI Komposisi Awak
Kapal Berdasarkan
Crew Member 39,9% Jenis Kelamin
Composition by
Crew Member
Employment Status Laki-laki
1 36
Composition by
Gender Male
9
97,7%
Awak Kapal Prinsipal 2 2 02
Principal Crews
60,1%
35 - 45 Tahun Rating
35 - 45 years 45 - 55 Tahun 65,2%
Cadet
4,4% 45 - 55 years
> 55 Tahun 3,6%
4,4%
>55 years
10 0 4,4% 83
6
4
4 73
18 - 25 Tahun Perwira
Komposisi Awak Komposisi Awak
70 9
18 - 25 years
68 4
Kapal Berdasarkan Kapal Berdasarkan Officer
Usia 30,0% Jenjang Jabatan 31,1%
Crew Member Crew Member
Composition by Composition by
Age Position Level
25 - 35 Tahun
1.4
25 - 35 years 6
8
9 57 42,0%
Indonesianisasi: Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Indonesianisasi (Indonesianization): Employing Local Workforce
Sebagai bagian dari industri strategis nasional, As part of a strategic national industry, HUMI is
HUMI berkomitmen memperluas kontribusi committed to expanding its economic contribution
ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja bagi through the creation of employment opportunities
tenaga kerja Indonesia. Komitmen ini diwujudkan for Indonesian nationals. This commitment is
melalui Program Indonesianisasi yang telah implemented through the Indonesianization
dijalankan sejak 2010 untuk meningkatkan peran Program, implemented since 2010, is aimed at
tenaga kerja nasional di atas kapal. strengthening the participation of the national
workforce onboard vessels.
Salah satu tonggak penting terjadi pada 2011, A significant milestone was achieved in 2011,
ketika untuk pertama kalinya kendali kapal when command of the LNG vessel Ekaputra
LNG Ekaputra dipercayakan kepada Nakhoda was entrusted for the first time to an Indonesian
Combined Report I 2025
berkebangsaan Indonesia, menggantikan national as Master, replacing a Japanese national.
Nakhoda Jepang. Sejak saat itu, HUMI terus Since then, HUMI has continued to strengthen
memperkuat pengembangan kompetensi dan competency development and leadership
suksesi kepemimpinan, sehingga semakin banyak succession, enabling more strategic positions to
posisi strategis yang dapat diisi oleh tenaga kerja be filled by local personnel. As of the reporting
lokal. Hingga tahun pelaporan, tercatat 100% year, 100% of the Masters, who lead the Company’s
Nakhoda, yang memimpin operasional kapal vessel operations, are Indonesian nationals
Perseroan, berkebangsaan Indonesia.
Page 109
108
Rekrutmen dan Pergantian Karyawan
Employee Recruitment and Turnover
Sebagai perusahaan maritim yang terus bertumbuh, As a growing maritime company, HUMI views employee
HUMI memandang rekrutmen dan pergantian recruitment and turnover as a key element in developing
karyawan sebagai bagian penting untuk membangun a capable workforce to support its operational needs.
tim yang kompeten dalam mendukung kegiatan This approach also enables employees to strengthen
operasional Perseroan. Proses ini juga menjadi sarana their competencies and contribute meaningfully to the
bagi karyawan untuk mengembangkan kemampuan Company’s performance.
dan berkontribusi secara optimal.
HUMI melaksanakan proses rekrutmen berdasarkan HUMI conducts recruitment based on workforce
analisis kebutuhan sumber daya manusia dan rencana planning and the company’s business development.
pengembangan bisnis perusahaan. Melalui proses ini, This process ensures that recruited employees have
setiap karyawan yang direkrut memiliki kompetensi the necessary skills to perform their roles effectively.
yang sesuai untuk menjalankan tugas secara efektif.
Selain itu, HUMI menerapkan prinsip rekrutmen yang In addition, HUMI implements the principle of non-
bebas diskriminasi serta menjunjung kesetaraan discriminatory recruitment and ensures equal
kesempatan bagi seluruh calon karyawan. Setiap opportunities for all candidates. Each stage of the
tahapan rekrutmen dilaksanakan secara transparan dan recruitment process is conducted transparently and
akuntabel sebagai bagian dari komitmen Perseroan accountably, reflecting the Company’s commitment to
terhadap praktik ketenagakerjaan yang adil. fair employment practices.
Sepanjang tahun 2025, HUMI dan entitas anak Throughout 2025, HUMI and its subsidiaries recruited 61
perusahaan merekrut 61 karyawan baru, terdiri dari new employees, including 30 men and 31 women. This
30 laki-laki dan 31 perempuan. Jumlah ini mengalami figure increased by 45.2%, reflecting a 20% increase in
peningkatan sebesar 45,2% dengan peningkatan male hires and an 82.35% increase in female hires. The
rekrutmen karyawan laki-laki 20% dan karyawan new hires span various age groups, fostering a balance
perempuan 82,35%. Rekrutmen ini menghadirkan between work experience and learning opportunities in
tenaga kerja dari berbagai rentang usia, yang supporting operational activities.
mendukung perpaduan antara pengalaman kerja dan
proses pembelajaran dalam pelaksanaan kegiatan
operasional.
Jumlah Karyawan Baru [GRI 401-1]
Total New Employees [GRI 401-1]
Page 110
109 Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance
Mengarungi Masa Depan: Dialog Karier dan Keberlanjutan
Navigating the Future: Career and Sustainability Dialogue
Pada 31 Oktober - 1 November 2025, HUMI On 31 October – 1 November 2025, HUMI
berpartisipasi dalam Titian Karier Terpadu ITB participated in Titian Karier Terpadu ITB (the ITB
sebagai ruang dialog dengan generasi muda Integrated Career Bridge), engaging with the
mengenai masa depan industri maritim. Melalui next generation on the future of the maritime
booth bertema “From Sea to Sustainability”, HUMI industry. Through a booth themed “From Sea to
berbagi cerita tentang perjalanan transformasi Sustainability”, HUMI shared its journey toward
menuju praktik bisnis yang berkelanjutan, sustainable business practices, while introducing
sekaligus memperkenalkan nilai, budaya kerja, its corporate values, work culture, and career
dan peluang pengembangan karier di lingkungan development opportunities in a growing maritime
maritim yang terus berkembang. environment.
Dalam sesi presentasi “From Sea to Sustainability: During the presentation session “From Sea to
HUMPUSS MARITIME Dialogue” pada tanggal Sustainability: HUMPUSS MARITIME Dialogue”
31 Oktober 2025, Okty Saptarini (Direktur PT on 31 October 2025, Okty Saptarini (Director of
MCS Internasional) dan Dika Handika (QHSSE PT MCS Internasional) and Dika Handika (QHSSE
Executive) membahas penerapan prinsip ESG Executive) highlighted HUMI’s ESG implementation
dalam operasional HUMI, dinamika karir di industri in operations, career dynamics in the modern
maritim modern, serta peran QHSSE di kantor dan maritime industry, and the role of QHSSE both
kapal. Sesi ini berjalan interaktif dengan berbagai onshore and onboard vessels. The session was
pertanyaan dari peserta mengenai pengukuran interactive, with participants asking questions on
dampak lingkungan dan program pengembangan environmental impact measurement and employee
karyawan. development programs.
Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi The event provided students with a deeper
Combined Report I 2025
mahasiswa untuk lebih mengenal HUMI dan understanding of HUMI and its role in promoting
perannya dalam praktik keberlanjutan di sektor sustainability in the maritime sector. Direct
maritim. Interaksi langsung dengan tim HUMI engagement with the HUMI team also offered
juga membuka peluang bagi calon talenta muda aspiring talent insights into the company’s work
untuk memahami budaya kerja, pengembangan culture, competency development, and career
kompetensi, dan potensi karier yang dapat pathways.
mereka jalani di HUMI.
Page 111
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 110
Selain karyawan darat, HUMI juga melakukan In addition to office employees, HUMI also recruits
rekrutmen untuk awak kapal, yang bersifat project- crews on a project basis, aligned with vessel departures
based sesuai keberangkatan kapal dan periode and specific contract periods. Throughout 2025, HUMI
tertentu. Sepanjang tahun 2025, HUMI telah merekrut recruited a total of 1,877 crew members. Initial sourcing
1.877 awak kapal. Proses penjaringan awal dilakukan is conducted by identifying potential crew members
dengan mengidentifikasi calon awak kapal melalui through maritime industry events, visits to maritime
event industri maritim maupun kunjungan ke sekolah schools, as well as cadet and internship programs that
pelayaran, serta program kadet dan magang yang provide practical experience before full deployment.
mempersiapkan calon pelaut dengan pengalaman This approach enables HUMI to build a competent
praktis sebelum bergabung secara penuh. Pendekatan crew, ready to meet operational demands at sea.
ini memungkinkan HUMI membangun tim kapal yang
kompeten dan siap menghadapi tuntutan operasional
di laut. [GRI 401-1]
Jumlah Awak Kapal Baru [GRI 401-1]
Total New Crew Members [GRI 401-1]
Crew for the Blue: Menemukan Talenta untuk Keberlanjutan
Crew for the Blue: Discovering Talent for a Sustainable View
HUMI berpartisipasi di Indonesia Maritime Week HUMI participated in the Indonesia Maritime Week
pada 26–28 Mei 2025. Hadir dengan booth held from 26 to 28 May 2025. Featuring an ESG-
bertema ESG, HUMI menampilkan komitmen themed booth, HUMI showcased its concrete
nyata melalui ESG Roadmap HUMI 2025–2029. commitment through the 2025–2029 ESG
Booth ini juga menjadi ruang interaksi dengan Roadmap. The booth also served as an interactive
peserta, termasuk tokoh penting seperti General space for participants, including key figures such
Secretary IMO, Ketua KADIN, dan Ketua INSA. as the IMO General Secretary, the Chair of KADIN,
Selain itu, MCSI selaku entitas anak perusahaan and the Chair of INSA. In addition, MCSI/ETSI, a
HUMI juga mengelola talent pool yang menjadi HUMI subsidiary, manages a talent pool that serves
database seleksi calon awak kapal. as a database for seafarer recruitment.
Pada 27 Mei 2025, Johan Novitrian (President On 27 May 2025, Johan Novitrian (President
Director PT MCSI) hadir sebagai speaker dengan Director of PT MCSI) spoke on the topic “Building
topik “Building a Resilient Maritime Workforce”. a Resilient Maritime Workforce”.The session
Sesi ini membahas kesiapan tenaga kerja maritim addressed the preparedness of maritime personnel
dalam menghadapi tantangan global. to face global challenges.
Page 112
111 Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance
Dalam pengungkapan tingkat perputaran karyawan In disclosing employee turnover, the Company
(employee turnover), Perseroan memperhatikan considers the characteristics of its workforce, which
karakteristik tenaga kerja yang terdiri dari karyawan comprises both office-based employees and seafarers.
darat dan awak kapal. Tingkat turnover karyawan darat The turnover rate of office employees is relatively
relatif lebih stabil dan dapat dianalisis secara periodik stable and can be analyzed periodically due to the more
karena hubungan kerja bersifat lebih permanen. permanent nature of their employment. In 2025, HUMI
Pada tahun 2025, HUMI menetapkan target tingkat set a target of below 5% for office employee turnover.
pergantian karyawan di darat di bawah 5%. Sepanjang Throughout the year, HUMI recorded a turnover rate
tahun 2025, HUMI mencatat tingkat pergantian of 1.1%, with 31 employees leaving due to resignation,
karyawan sebesar 1,1% dengan 31 karyawan yang contract expiration, or normal retirement. [GRI 401-1]
mengakhiri masa kerja. Pergantian ini terjadi karena
pengunduran diri, berakhirnya kontrak, maupun
pensiun normal. [GRI 401-1]
Tingkat Pergantian Karyawan [GRI 401-1]
Employee Turnover Rate [GRI 401-1]
Sementara itu, tingkat perputaran awak kapal memiliki Meanwhile, crew member turnover exhibits different
dinamika yang berbeda dan tidak selalu dapat dynamics and cannot always be projected consistently
diproyeksikan secara tetap dari tahun ke tahun. from year to year.
Hal ini disebabkan oleh pola hubungan kerja awak kapal This is due to the contract-based employment pattern
yang umumnya berbasis kontrak dan sistem pergantian and the crew replacement system, which is a common
penugasan (crew replacement), yang merupakan practice in the shipping industry. Under this system,
praktik umum dalam industri pelayaran. Dalam sistem seafarers serve fixed-term contracts onboard and may
tersebut, awak kapal menjalankan masa kontrak return for subsequent contracts after completing rest
tertentu di atas kapal dan dapat kembali bergabung periods or assignments. Therefore, changes in the
pada kontrak berikutnya setelah masa istirahat atau number of seafarers recorded as joining or leaving
penugasan berakhir. Oleh karena itu, perubahan jumlah during the reporting period do not necessarily reflect
awak kapal yang tercatat sebagai masuk atau keluar actual turnover, but rather are part of the operational
Combined Report I 2025
dalam periode pelaporan tidak selalu mencerminkan assignment cycle. Throughout 2025, 150 crew
tingkat turnover yang sebenarnya, melainkan bagian members ended their employment, resulting in a crew
dari siklus penugasan operasional. Sepanjang tahun member turnover rate of 7.26%. [GRI 401-1]
2025, terdapat 150 awak kapal yang mengakhiri masa
kerja dengan tingkat pergantian awak kapal sebesar
7,26%. [GRI 401-1]
Page 113
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 112
Tingkat Pergantian Awak Kapal [GRI 401-1]
Crew Members Turnover Rate [GRI 401-1]
Sejalan dengan pendekatan tersebut, Perseroan In line with this approach, the Company manages
mengelola sumber daya manusia pelaut melalui maritime human resources through a talent pool,
pengelolaan talent pool, sistem rekrutmen yang structured recruitment system, and ongoing
terstruktur, serta pengembangan kompetensi dan competency development and certification programs.
sertifikasi yang berkelanjutan. Langkah ini dilakukan These measures ensure the availability of competent
untuk memastikan ketersediaan awak kapal yang seafarers and support safe, compliant operations that
kompeten serta mendukung keberlangsungan align with sustainability principles, as expected under
operasional yang aman, patuh terhadap regulasi, the GRI 401 framework.
dan selaras dengan prinsip-prinsip keberlanjutan
sebagaimana diharapkan dalam kerangka pelaporan
GRI 401.
Untuk merespons dinamika pergantian karyawan ini, To address employee turnover, HUMI implements
HUMI menerapkan perencanaan tenaga kerja yang systematic workforce planning, sustainable recruitment,
sistematis, rekrutmen berkelanjutan dan program and employee development programs to strengthen
pengembangan karyawan untuk meningkatkan retention and loyalty. Succession and rotation policies
retensi dan loyalitas. Kebijakan suksesi dan rotasi juga are also implemented to ensure strategic positions
dilaksanakan secara efektif agar posisi strategis tetap remain filled and operations run smoothly.
terisi dan operasional berjalan lancar.
Page 114
113
Komitmen terhadap Hak Asasi
Manusia
Human Rights Commitment
HUMI menempatkan penghormatan terhadap hak HUMI places respect for human rights as an integral
asasi manusia sebagai bagian penting dari praktik element of its sustainable business practices. In
bisnis yang berkelanjutan. Pada tahun 2025, Perseroan 2025, the Company publicly formalized its human
mengesahkan kebijakan-kebijakan HAM secara publik rights policies as a way to strengthen its commitment
sebagai bentuk penguatan komitmen dan penghargaan to upholding and respecting individual rights. This
terhadap hak-hak individu. Kebijakan ini tidak berarti formalization does not imply the absence of prior
HUMI sebelumnya tidak memiliki aturan terkait HAM, human rights provisions, but rather represents the
melainkan dipertegas dalam kebijakan tersendiri yang consolidation of existing commitments into dedicated
menjadi representasi komitmen bersama seluruh policies that reflect a shared commitment across all
entitas anak perusahaan. subsidiaries.
Kebijakan HAM ini mencakup antara lain, Kebijakan These human rights policies include the Anti-Harassment
Pelecehan Sosial dan/atau Non-Diskriminasi, Kebijakan and/or Non-Discrimination Policy, the Human Rights
Hak Asasi Manusia, serta Kebijakan Pekerja Anak dan Policy, and the Child and Forced Labor Policy. Beyond
Pekerja Paksa. Selain kebijakan tersebut, komitmen these standalone policies, HUMI’s commitment to
HUMI terhadap HAM juga dituangkan dalam berbagai human rights is further embedded in various internal
kebijakan, prosedur, dan pedoman internal yang policies, procedures, and guidelines managed by the
dikelola oleh Departemen Human Capital. Komitmen ini Human Capital Division. This commitment is reflected
tercermin dalam Kode Etik, kebijakan ketenagakerjaan, in the Company’s Code of Ethics, employment-related
serta Whistleblowing System (WBS) sebagai mekanisme policies, and the Whistleblowing System (WBS), which
pelaporan untuk mencegah praktik yang bertentangan serves as a reporting mechanism to prevent practices
dengan prinsip-prinsip HAM. [GRI 3-3] that are inconsistent with human rights principles. [GRI 3-3]
Dalam pelaksanaannya, HUMI menerapkan prinsip- HUMI implements human rights principles across both
prinsip HAM, baik di lingkungan kantor maupun office and shipboard operations as follows:
operasional kapal, sebagai berikut:
1. Kebebasan Berpendapat: HUMI mendorong 1. Freedom of Expression: HUMI fosters a workplace
terciptanya ruang terbuka bagi karyawan dan awak where employees and crew can freely share
kapal untuk menyampaikan pendapat, melalui their opinions through available communication
saluran komunikasi yang tersedia di lingkungan channels, discussion forums, and meetings
kerja serta forum diskusi dan pertemuan yang addressing labor or operational matters.
membahas isu-isu ketenagakerjaan atau 2. Freedom of Association: HUMI respects
operasional. employees’ rights to join or form associations and
2. Kebebasan Berserikat: HUMI menghormati hak to collectively express their views in accordance
karyawan untuk berserikat dan menyampaikan with regulations.
aspirasi secara kolektif sesuai dengan peraturan 3. Right to Collective Bargaining: HUMI guarantees
yang berlaku. that all employees (100%) have the right to
3. Hak Atas Perundingan Kolektif: HUMI menjamin participate in collective bargaining agreements,
hak seluruh karyawan (100%) untuk berserikat which regulate working conditions, remuneration,
Combined Report I 2025
melalui Perjanjian Kerja Bersama yang mengatur and protection of workers’ rights. [GRI 2-30]
kondisi kerja, remunerasi, dan perlindungan hak- 4. Discrimination-Free Workplace: HUMI is committed
hak pekerja. [GRI 2-30] to fostering a workplace culture that respects all
4. Lingkungan Kerja Bebas Diskriminasi: HUMI individuals and is free from discrimination or
berkomitmen membangun budaya kerja yang harassment, whether verbal, physical, or in any
saling menghargai dan bebas dari diskriminasi other form. This policy applies to all work-related
maupun pelecehan, baik verbal, fisik, maupun activities, including offices, ships, and business
bentuk lainnya. Kebijakan ini berlaku di semua travel.
Page 115
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 114
kegiatan yang berkaitan dengan pekerjaan, 5. Prohibition of Child and Forced Labor: HUMI strictly
termasuk di kantor, kapal, maupun selama prohibits employment of children below the legal
perjalanan dinas. working age and rejects all forms of forced labor
5. Larangan Pekerja Anak dan Pekerja Paksa: HUMI across its operational chain. [POJK F.19]
berkomitmen untuk tidak mempekerjakan anak di 6. Compliance with Minimum Wage: HUMI ensures
bawah usia kerja dan menolak segala bentuk kerja that all employees receive compensation that
paksa di seluruh rantai operasionalnya. [POJK F.19] meets or exceeds the applicable minimum wage
6. Pemenuhan Upah Minimum: HUMI memastikan requirements, and is committed to fair and timely
seluruh karyawan menerima upah yang sesuai payment.
atau lebih tinggi dari ketentuan upah minimum 7. Safe and Healthy Working Environment: HUMI
yang berlaku, serta berkomitmen untuk melakukan provides a safe working environment, including
pembayaran secara adil dan tepat waktu. on board vessels, by implementing occupational
7. Lingkungan Kerja yang Aman dan Sehat: HUMI health and safety (OHS) standards, providing
menyediakan lingkungan kerja yang aman, personal protective equipment, and offering safety
termasuk di atas kapal, dengan menerapkan training to employees and crew. Details of HUMI’s
standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), OHS commitments and initiatives can be found on
menyediakan alat pelindung diri, serta pelatihan page 128. [POJK F.21]
keselamatan kerja bagi karyawan dan awak kapal. 8. Reasonable Working Hours and Rest Periods: The
Rincian komitmen dan inisiatif HUMI terhadap K3 Company adheres to working hour regulations
dapat dilihat pada halaman 128. [POJK F.21] in line with statutory requirements, including
8. Jam Kerja yang Wajar dan Hak atas Istirahat: overtime, leave, and adequate rest periods for all
Perusahaan menerapkan pengaturan jam kerja employees and crew members.
sesuai ketentuan perundangan, termasuk lembur,
cuti, dan waktu istirahat yang layak bagi seluruh
karyawan dan awak kapal.
Penerapan kebijakan HAM di HUMI didukung The implementation of human rights policies at HUMI
melalui kegiatan sosialisasi kepada karyawan untuk is reinforced through employee awareness programs,
meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap which aim to enhance understanding of human rights
prinsip-prinsip HAM, termasuk pencegahan diskriminasi principles and prevent discrimination and harassment
dan pelecehan di lingkungan kerja. Sosialisasi ini in the workplace. These initiatives are part of
menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan HUMI’s efforts to build a respectful and safe working
kerja yang saling menghormati dan aman bagi seluruh environment for all employees.
karyawan.
HUMI memiliki target untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan bebas diskriminasi.
Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat insiden diskriminasi yang dilaporkan melalui
mekanisme internal perusahaan. [GRI 406-1]
HUMI aims to achieve an inclusive and non-discriminatory work environment. During the reporting
period, no incidents of discrimination were reported through the Company’s internal reporting
mechanisms. [GRI 406-1]
Keberagaman dan Kesetaraan [POJK F.18] [GRI 405-1] Diversity and Equity [POJK F.18] [GRI 405-1]
HUMI berkomitmen menciptakan lingkungan kerja HUMI is committed to fostering an inclusive and
yang inklusif dan setara bagi seluruh karyawan, equitable work environment for all employees,
termasuk perempuan dan penyandang disabilitas. including women and persons with disabilities. In 2025,
Pada tahun 2025, terdapat 1 karyawan penyandang HUMI had one employee with a disability. The Company
disabilitas. Perseroan memastikan bahwa setiap ensures that every employee has equal opportunities
karyawan memiliki kesempatan yang sama dalam for career development, access to training programs,
pengembangan karier, akses ke program pelatihan, and participation in operational activities, both in office
dan partisipasi dalam kegiatan operasional, baik di and on board vessels. [GRI 3-3]
kantor maupun di kapal. [GRI 3-3]
Page 116
115 Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance
Hingga akhir tahun 2025, 9% jajaran direksi HUMI As of the end of 2025, 9% of the Board of Directors of
dan Entitas Anak adalah perempuan, yakni sebanyak HUMI and its Subsidiaries were women, representing
1 dari 11 direksi. 14,29% level senior HUMI juga diisi 1 out of 11 directors. Women also comprised 14.29% of
oleh perempuan dengan komposisi 3 perempuan dan HUMI’s senior level, with a composition of 3 women
18 laki-laki. Kemudian, level middle sebanyak 29,41% and 18 men. Then, 29.41% of middle-level employees
adalah perempuan atau 20 dari 68 karyawan level were women, representing 20 out of 68 employees at
middle. Sedangkan untuk awak kapal yang dikelola the middle level. Meanwhile, among HUMI-managed
HUMI terdiri dari 3,33% perempuan, yakni sebanyak 76 crews, women accounted for 3.33%, representing 76
dari 2.278 awak kapal. [GRI 405-1] out of 2,278 crews. [GRI 405-1]
Dalam praktik ketenagakerjaan, HUMI menerapkan In its employment practices, HUMI implements policies
kebijakan dan fasilitas yang mendukung peran and provides facilities that support female employees,
karyawan perempuan, termasuk terkait pemenuhan including maternity-related entitlements. The Company
hak maternitas. Perseroan menyediakan ruang laktasi offers lactation rooms for female employees and
bagi karyawan perempuan serta fasilitas kesehatan healthcare facilities accessible to all staff regardless of
yang dapat diakses oleh seluruh karyawan tanpa gender.
membedakan gender.
Selain itu, karyawan perempuan berhak memperoleh Female employees are entitled to three calendar
cuti melahirkan selama 3 bulan kalender, terdiri dari months of maternity leave, comprising 1.5 months
1,5 bulan sebelum dan 1,5 bulan setelah melahirkan, before and 1.5 months after childbirth, with full
dengan upah tetap dibayarkan penuh selama masa cuti. pay maintained throughout the leave period. This
Hak ini tidak mengurangi hak atas cuti tahunan maupun entitlement does not reduce annual or extended leave
cuti besar. Setelah masa cuti berakhir, karyawan berhak rights. Upon completion of maternity leave, employees
kembali bekerja pada posisi yang sama atau setara. are guaranteed the right to return to the same or an
Bagi karyawan pria yang istrinya melahirkan, HUMI equivalent position. Male employees whose spouses
memberikan cuti istri melahirkan selama 2 hari. give birth are granted two days of paternity leave.
Pada tahun 2025, terdapat 12 karyawan perempuan dan In 2025, 12 female employees and 6 male employees
6 karyawan laki-laki yang mengambil cuti melahirkan. took maternity or paternity leave. 50% of them
50% dari karyawan tersebut kembali bekerja setelah returned to work after completing their entitled leave.
memperoleh hak cuti sesuai ketentuan. Sementara The remainder has not returned yet due to ongoing
sisanya belum kembali karena masih dalam masa cuti leave although the Company continues to provide
meskipun Perseroan tetap menyediakan kesempatan opportunities and support for employees to return to
dan fasilitas bagi karyawan untuk kembali bekerja. work. Detailed maternity leave data is presented on
Rincian data cuti melahirkan disajikan pada halaman page 177. [GRI 401-3]
177. [GRI 401-3]
Mekanisme Pengaduan dan Perlindungan Grievance Mechanism and Protection of
Hak Ketenagakerjaan Labor Rights
HUMI menyediakan mekanisme pengaduan untuk HUMI provides a grievance mechanism to ensure that
memastikan setiap karyawan memiliki saluran yang all employees have a safe and clear channel to raise
aman dan jelas dalam menyampaikan keluhan terkait concerns related to working conditions, labor relations,
kondisi kerja, hubungan ketenagakerjaan, serta and potential violations. The Human Capital Department
dugaan pelanggaran. Departemen Human Capital serves as the responsible party to accommodate and
berperan sebagai pihak yang mengakomodasi dan follow up on all complaints in accordance with the
menindaklanjuti seluruh pengaduan sesuai dengan Company’s applicable regulations.
Combined Report I 2025
ketentuan Peraturan Perusahaan yang berlaku.
Hubungan ketenagakerjaan di lingkungan Perseroan Labor relations within the Company are governed by
diatur dalam Peraturan Perusahaan (PP) yang menjadi the Company Regulations, which serve as a shared
landasan bersama antara Perseroan dan karyawan framework between HUMI and its employees to
dalam membangun hubungan industrial yang saling establish a respectful, fair, and constructive industrial
menghormati, adil, dan konstruktif. Laporan yang relationship. Complaints submitted through direct
disampaikan melalui atasan masing-masing akan supervisors are processed according to established
diproses sesuai dengan mekanisme yang berlaku untuk
Page 117
116 memastikan penanganan yang adil dan akuntabel. [GRI procedures to ensure fair and accountable handling. 3-3] [GRI 3-3] Bagi awak kapal, mekanisme pengaduan merupakan For ship crews, the grievance mechanism is a key part bagian penting dari perlindungan hak dan penciptaan of protecting rights and fostering a healthy working iklim kerja yang sehat di atas kapal. Prosedur environment on board. Complaint procedures refer pengaduan ini mengacu pada ketentuan Maritime to the provisions of the Maritime Labour Convention Labour Convention (MLC) 2006, khususnya Regulation (MLC) 2006, specifically Regulation 5.1.5 on On- 5.1.5 tentang On-board Complaint Procedures, yang board Complaint Procedures, which requires a fair, mewajibkan adanya proses pengaduan yang adil, confidential, and retaliation-free grievance process. bersifat rahasia, dan bebas dari ancaman pembalasan. Pelaporan pengaduan awak kapal dilakukan secara Crew members report grievances in a stepwise manner, bertahap, dimulai dengan penyampaian masalah secara starting with informal discussion with their immediate informal kepada atasan langsung, yaitu Chief Officer supervisor, such as the Chief Officer or Chief Engineer. atau Chief Engineer. Apabila belum terselesaikan, If the issue remains unresolved, the complaint may pengaduan dapat diteruskan kepada Master. Dalam be escalated to the Master. In cases where resolution hal permasalahan tidak dapat diselesaikan di atas cannot be achieved on board, crew members have kapal, awak kapal memiliki akses untuk menyampaikan access to submit grievances to the Company’s pengaduan kepada kantor pusat Perseroan. headquarters. Pengembangan Kompetensi dan Pelatihan Training and Competency Development Pengembangan kompetensi karyawan merupakan Employee competency development is a key bagian penting dari pengelolaan modal manusia component of sustainable human capital management. yang berkelanjutan. Di sektor maritim yang dinamis, In the dynamic maritime sector, workforce sustainability keberlanjutan tenaga kerja tidak hanya ditentukan is determined not only by the number of employees but oleh jumlah karyawan, tetapi juga oleh kesiapan also by the readiness of skills, access to development keterampilan, kesempatan pengembangan, serta opportunities, and support for well-being and equality dukungan terhadap kesejahteraan dan kesetaraan di in the workplace. [GRI 3-3] lingkungan kerja. [GRI 3-3] Sejalan dengan hal tersebut, HUMI mengelola program In line with this, HUMI manages a structured competency pengembangan kompetensi dan pelatihan secara development and training program, covering technical terencana, mencakup peningkatan kemampuan skill enhancement, non-technical skill strengthening, teknis, penguatan keterampilan non-teknis, serta and understanding of safety, compliance, and pemahaman terhadap aspek keselamatan, kepatuhan, sustainability aspects. This approach is designed to dan keberlanjutan. Pendekatan ini diarahkan untuk ensure that employees, both onshore and onboard, memastikan karyawan, baik di darat maupun di have the capacity to perform their roles effectively. atas kapal, memiliki kapasitas yang memadai untuk menjalankan peran secara efektif. Pengembangan Kompetensi Karyawan [POJK Employee Competency Development [POJK F.22][GRI 404-2] F.22] [GRI 404-2] Sejalan dengan ESG Roadmap 2025, HUMI In line with the 2025 ESG Roadmap, HUMI implements menjalankan Individual Development Program (IDP) the Individual Development Program (IDP) as a sebagai kerangka pengembangan karier karyawan framework for career development of office employees kantor di seluruh entitas usaha. Program ini dirancang across all business entities. The program is designed to untuk memastikan pengembangan kompetensi ensure that employee competency development aligns
Page 118
117 Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance
karyawan selaras dengan kebutuhan organisasi serta with organizational needs and supports a structured
mendukung career journey secara terarah. career journey. [GRI 3-3]
Sebagai bagian dari IDP, HUMI melaksanakan Training As part of the IDP, HUMI conducts a Training Needs
Need Analysis (TNA) untuk mengidentifikasi kebutuhan Analysis (TNA) to identify training requirements
pelatihan berdasarkan pendidikan, pengetahuan, based on education, knowledge, skills, behaviors,
keterampilan, perilaku, dan pengalaman kerja. and work experience. Training needs are determined
Penetapan kebutuhan pelatihan mengacu pada hasil with reference to competency assessments,
asesmen kompetensi, rekomendasi pihak penilai dan recommendations from assessors and direct
atasan langsung, serta evaluasi pemenuhan standar supervisors, as well as evaluation of compliance with
kompetensi yang berlaku. Kesenjangan kompetensi existing competency standards. Identified competency
yang teridentifikasi menjadi masukan untuk kebutuhan gaps serve as input for the training plan.
rencana pelatihan.
Departemen Human Capital bersama atasan langsung The Human Capital Department, together with direct
bertanggung jawab menilai kebutuhan ini di masing- supervisors, is responsible for assessing these needs
masing divisi, baik untuk pemenuhan standar jabatan in each division, both to meet job standards and to
maupun pengembangan karier karyawan. Hasil TNA support career development. The TNA results form the
menjadi dasar perencanaan program pelatihan yang basis for planning training programs that are relevant to
relevan dengan fungsi dan tanggung jawab masing- each employee’s function and responsibilities.
masing karyawan.
Individual Development Program: Kompas Perjalanan Karier Karyawan
Individual Development Program: Career Compass for Employees
Individual Development Program (IDP) dirancang The Individual Development Program (IDP) is
untuk memberikan jalur pengembangan designed to provide a clear competency and career
kompetensi dan karier yang jelas bagi setiap development pathway for every HUMI employee.
karyawan HUMI. Program ini memungkinkan The program enables individuals to enhance their
setiap individu mengasah kemampuan dan skills and grow professionally along their career
berkembang secara profesional seiring perjalanan journey, fostering employee development that
kariernya. IDP mendorong pertumbuhan karyawan aligns with operational needs and the Company’s
yang selaras dengan kebutuhan operasional dan strategic objectives.
strategi Perseroan.
Sejak Januari hingga Februari 2025, HUMI From January to February 2025, HUMI conducted
memulai pemetaan kompetensi seluruh karyawan a competency mapping of all employees based
berdasarkan hasil asesmen internal dan on internal and external assessments, supervisor
eksternal, penilaian atasan, serta pencapaian evaluations, and KPI achievements. Based on
KPI. Berdasarkan proses pemetaan ini, setiap this mapping process, each employee was
karyawan dikategorikan dan kebutuhan categorized, and individual development needs
pengembangan individu dirumuskan menjadi were formulated into a training plan. Employees
rencana pelatihan. Karyawan dengan kebutuhan with similar development needs participate in in-
serupa akan mengikuti program in-house. Seluruh house programs. The entire process is validated
proses ini kemudian divalidasi oleh direksi dan by the Board of Directors and documented in
didokumentasikan sebagai career journey report individual career journey reports.
untuk setiap individu.
Combined Report I 2025
Page 119
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 118
Berdasarkan hasil TNA, HUMI menyelenggarakan Based on the results of the Training Needs Analysis
program pelatihan yang mencakup topik ESG, (TNA), HUMI implements training programs covering
kepemimpinan, digitalisasi, manajemen strategi dan ESG, leadership, digitalization, strategic and operational
operasional, serta berbagai topik lain yang relevan. management, as well as other relevant topics. Trainings
Pelatihan disampaikan dalam bentuk formal, on the job are delivered through formal sessions, on-the-job
training dan tim task force, serta coaching, mentoring, training, task force participation, coaching, mentoring,
benchmarking dan feedback. [GRI 404-2] benchmarking, and feedback. [GRI 404-2]
Pelatihan di HUMI diberikan untuk seluruh jenjang HUMI provides training programs across all levels,
jabatan, termasuk Dewan Komisaris dan Direksi yang including the Board of Commissioners and Board of
juga mengikuti pelatihan guna mendukung penguatan Directors, who also participate in training programs to
tata kelola dan pengambilan keputusan strategis. [GRI 404- strengthen governance and support strategic decision-
2]
making. [GRI 404-2]
Sepanjang tahun 2025, program pelatihan diikuti oleh Throughout 2025, a total of 260 employees participated
260 karyawan dengan total jam pelatihan 12.800,90 in training programs, accumulating 12,800.90 training
dan rata-rata jam pelatihan 49,23 jam/orang. Jumlah hours, with an average of 49.23 hours per employee.
karyawan dan jam pelatihan mengalami peningkatan Both employee participation and total training hours
dari tahun sebelumnya. Hal ini menegaskan prioritas increased compared to the previous year. These
HUMI dalam pengembangan kompetensi karyawan, results underscore HUMI’s commitment to developing
sekaligus memberikan kesempatan bagi setiap individu employee competencies while providing opportunities
untuk mengasah keterampilan dan mendukung kinerja for individuals to enhance their skills and support the
operasional Perseroan. [GRI 404-1] Company’s operational performance. [GRI 404-1]
100%
karyawan telah berpartisipasi dalam program pelatihan.
All employees (100%) participated in training programs.
Jumlah Jam Pelatihan untuk Karyawan Jumlah Rata-Rata Jam Pelatihan untuk
Total Employee Training Hours Karyawan [GRI 404-1]
Average Employee Training Hours [GRI 404-1]
Executive Senior Level Middle Level Entry Level Executive Senior Level Middle Level Entry Level
Level Level
Page 120
119 Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance
HUMI Directorship Program: Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan
HUMI Directorship Program: Shaping the Future Leaders
Di tengah dinamika industri maritim yang semakin Amid the increasingly complex maritime
kompleks, HUMI terus berinvestasi dalam industry, HUMI continues to invest in leadership
pengembangan kepemimpinan dan kapabilitas development and strategic capabilities for its
strategis bagi calon pemimpin perusahaan. HUMI future leaders. The HUMI Directorship Program
Directorship Program menyiapkan karyawan equips selected employees at the Vice President
terpilih level Vice President (Board-1) untuk (Board-1) level to navigate business challenges
menghadapi tantangan bisnis dan menggerakkan and drive the Company’s transformation.
transformasi Perseroan.
Bekerja sama dengan School of Business and In collaboration with the School of Business
Management ITB Executive Education, program and Management ITB Executive Education, the
ini diselenggarakan pada 1 Oktober–10 Desember program was held from 1 October to 10 December
2025. Program yang diikuti oleh 6 peserta ini, 2025. The program, attended by 6 participants,
dijalankan secara blended, dimulai dengan kick- was conducted in a blended format, beginning with
off daring dan sesi utama di Kampus Jakarta SBM an online kick-off and followed by main sessions at
ITB. the Jakarta Campus of SBM ITB.
Dengan menghadirkan akademisi dan praktisi Featuring national academics and practitioners,
nasional, termasuk Chief Strategy Officer dan including Chief Strategy Officers and board
board members dari berbagai industri, peserta members from various industries, participants
dapat mendalami berbagai isu krusial seperti explored critical topics such as strategic planning,
perencanaan strategis, transformasi digital, digital transformation, operational excellence,
keunggulan operasional, strategi komersial maritime commercial strategy, and compliance
maritim, hingga kepatuhan & manajemen risiko. & risk management. The interactive learning
Metode pembelajaran dilaksanakan secara approach combined lectures, discussions, case
interaktif yang dipadukan dengan penyusunan studies, and the development of Learning Insights
Learning Insight berbasis isu bisnis nyata HUMI based on real HUMI business issues, along with
dan framework application untuk menerapkan a framework application to implement strategic
solusi strategis secara bertahap. solutions step by step.
Combined Report I 2025
Program ini memperkuat pipeline kepemimpinan The program strengthens HUMI’s leadership
HUMI dengan insight yang aplikatif, memastikan pipeline with actionable insights, ensuring that
setiap ide langsung diterjemahkan menjadi every idea is translated into concrete steps
langkah konkret yang memperkuat kinerja dan that enhance the Company’s performance and
daya saing perusahaan. competitiveness.
Page 121
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 120
Membaca Masa Depan, Merumuskan Solusi Nyata
Seeing the Future, Shaping Real Solutions
Mengikuti Directorship Program menjadi pengalaman yang memperluas
cara pandang saya terhadap kepemimpinan dan masa depan bisnis. Melalui
pembahasan mengenai strategic foresight, manajemen risiko, transformasi
digital, dan keberlanjutan, saya belajar melihat tantangan secara lebih
strategis serta merumuskan solusi yang relevan bagi perusahaan.
Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi saya, tetapi juga
memperkuat komitmen untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi
HUMI. Terima kasih, HUMI, atas kesempatan yang berharga ini!
Participating in the Directorship Program broadened my perspective on
leadership and the future of business. Through discussions on strategic
foresight, risk management, digital transformation, and sustainability, I gained
a deeper understanding of how to approach challenges strategically and
develop solutions that create value for the Company.
The program not only enhanced my competencies but also strengthened my
commitment to making a greater contribution to HUMI. Thank you, HUMI, for
this valuable opportunity!
Okty Saptarini M.
Direktur PT MCS Internasional
Director of PT MCS Internasional
Page 122
121
Remunerasi dan Dukungan
Kesejahteraan Karyawan
Employee Remuneration and Welfare Support
Remunerasi Remuneration
HUMI berkomitmen memberikan remunerasi HUMI is committed to providing competitive
yang kompetitif kepada seluruh karyawan untuk remuneration to all employees to enhance their
meningkatkan kesejahteraan dan motivasi kerja. welfare and motivation. The system is designed to be
Sistem ini disusun secara adil dan berbasis kinerja fair and performance-based, taking into account labor
dengan mempertimbangkan regulasi ketenagakerjaan regulations and the responsibilities associated with
serta tanggung jawab setiap jabatan. each role.
Sistem remunerasi HUMI mempertimbangkan struktur HUMI’s remuneration system considers job levels,
jabatan, kompetensi, dan beban kerja, serta melibatkan competencies, and workloads, and includes salary
salary benchmarking untuk posisi Dewan Komisaris benchmarking for the Board of Commissioners and
dan Direksi dengan dukungan konsultan independen. Board of Directors with the support of independent
Pendekatan ini memastikan penetapan kompensasi consultants. This ensures that compensation is
dilakukan secara profesional, adil, dan berbasis determined professionally, fairly, and based on
kinerja. Selain itu, Perseroan menjunjung tinggi prinsip performance. In addition, the Company upholds the
kesetaraan upah antar gender, dengan memastikan principle of gender pay equality, maintaining a 1:1 ratio
rasio 1:1 antara karyawan perempuan dan laki-laki pada between female and male employees at the same
tingkat jabatan yang sama, sehingga setiap karyawan level, ensuring equitable and fair compensation for all
menerima kompensasi yang adil dan setara. [GRI 405-2] employees. [GRI 405-2]
Prinsip Sistem Remunerasi HUMI:
HUMI Remuneration System Principles
1. Penetapan remunerasi dilakukan secara objektif dan adil, tanpa membedakan gender, ras, agama, etnis,
atau latar belakang lainnya, sejalan dengan filosofi remunerasi Perusahaan dan ketentuan internal yang
berlaku dalam proses penyesuaian remunerasi berkala.
Remuneration is determined objectively and fairly, without discrimination based on gender, race, religion,
ethnicity, or other personal backgrounds, in line with the Company’s remuneration philosophy and internal
regulations governing periodic adjustments
2. Penyesuaian remunerasi mempertimbangkan kinerja, kompetensi, potensi, dan sikap kerja yang ditunjukkan
oleh karyawan.
Remuneration adjustments take into account consistent performance, competencies, potential, and
demonstrated work behavior of employees.
Dalam praktiknya, gaji pokok seluruh karyawan wage standards. Salary determination takes into account
ditetapkan setara atau lebih tinggi dari standar individual performance as well as the industry average.
peraturan upah yang berlaku. Penetapan upah For example, entry-level permanent employees receive
mempertimbangkan kinerja individu serta rata-rata a base salary of IDR 5,396,761, which is 1.07% higher
industri sejenis. Sebagai contoh, karyawan tetap than the applicable Regional/Provincial Minimum
Combined Report I 2025
golongan terendah menerima gaji pokok sebesar Wage. For seafarers, wage arrangements follow sector-
Rp5.396.761, atau 1,07% lebih tinggi dari Upah Minimum specific regulations under Law No. 11 of 2020 on Job
Regional/Provinsi yang berlaku. Bagi awak kapal, Creation. [POJK F.20]
pengaturan pengupahan mengikuti regulasi khusus
sektor pelayaran sesuai Undang-Undang No. 11 Tahun
2020 tentang Cipta Kerja. [POJK F.20]
Page 123
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 122
Remunerasi Perbandingan Upah Karyawan Perseroan Tingkat Terendah dan
Upah Minimum Provinsi* [POJK F.20]
Comparison of the Company’s Lowest Level Employee Wages and Provincial
Minimum Wages* [POJK F.20]
Upah Karyawan HUMI Tingkat
Upah Minimum yang Terendah (Rp) Persentase Rasio (%)
Ditetapkan Pemerintah HUMI’s Lowest Level Employee Ratio Percentage (%)
Wilayah
(Rp) Wages (Rp)
Region
Minimum Wage Set by
the Government (Rp) Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
Male Female Male Female
DKI Jakarta 5.067.381 5.396.761 9.125.000 1,07 1,80
*Upah berlaku untuk karyawan darat
*The wages apply to onshore employees.
Kompensasi dan Tunjangan Compensation and Benefits
HUMI memberikan kompensasi dan tunjangan HUMI provides compensation and benefits to all
bagi seluruh karyawan dan awak kapal, baik tetap employees and crew members, both permanent
maupun tidak tetap. Tunjangan ini diberikan sebagai and non-permanent. These benefits are offered as
bentuk apresiasi atas kontribusi karyawan serta untuk recognition of employee contributions and to support
mendukung produktivitas dan kualitas hidup mereka. their productivity and quality of life. They include meal
Jenis tunjangan ini mencakup tunjangan makan, allowances, transportation, healthcare, religious holiday
transportasi, kesehatan, hari raya keagamaan (THR), allowances (THR), and other benefits in accordance
dan tunjangan lain sesuai ketentuan Perseroan dan with the Company’s policies and applicable regulations.
peraturan yang berlaku. Rincian jenis dan besaran Details of the types and amounts of benefits provided
tunjangan yang diberikan kepada karyawan dan awak to HUMI employees and crew members are presented
kapal HUMI dapat dilihat pada tabel berikut: in the table below:
Kompensasi dan Tunjangan Karyawan HUMI [GRI 401-2]
HUMI Employee’s Compensation and Benefits [GRI 401-2]
Jenis Tunjangan Karyawan Tetap Karyawan Tidak Tetap
Type of Benefits Permanent Employees Non-Permanent Employees
Tunjangan Makan*
Meal Allowance*
Tunjangan Transportasi*
Transportation Allowance*
Tunjangan Telekomunikasi*
Telecommunication Allowance*
Tunjangan Jabatan*
Position Allowance*
Tunjangan Hari Raya
Religious Holiday Allowance
Tunjangan Cuti Tahunan
Annual Leave Allowance
Tunjangan Cuti 5 Tahunan
5-Year Leave Allowance
Tunjangan Kendaraan*
Vehicle Allowance*
Tunjangan Kehadiran*
Attendance Allowance*
Tunjangan Insentif*
Incentive Allowance*
Page 124
123 Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance
Jenis Tunjangan Karyawan Tetap Karyawan Tidak Tetap
Type of Benefits Permanent Employees Non-Permanent Employees
Asuransi Kesehatan
Health Insurance
Asuransi Jiwa
Life Insurance
Asuransi JSHK
JSHK Insurance
BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan (Social Security Agency
for Health)
BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan (Social Security
Agency for Employment)
BPJS Pensiun
BPJS Pensiun (Social Security Agency for
Retirement)
Dana Pensiun (DPLK)
Pension Fund (DPLK)
Fasilitas Kendaraan*
Vehicle Facilities*
MCU
MCU
Penggantian Kacamata
Eyeglass Replacement
*) Tunjangan diberikan bervariasi sesuai dengan fungsi/jabatan/tingkatan
*) The allowances given vary according to function/position/level
Kompensasi dan Tunjangan Awak Kapal HUMI [GRI 401-2]
HUMI Crew Member’s Compensation and Benefits [GRI 401-2]
Awak Kapal Harbour
Jenis Tunjangan Awak Kapal LNG Awak Kapal Oil Awak Kapal Cruise
Tug
Type of Benefits LNG Ship Crew Oil Ship Crew Cruise Crew
Harbour Tug Crew
Tunjangan Makan
-
Meal Allowance
Tunjangan Transportasi
Transportation
Allowance
Tunjangan Pajak
Penghasilan
Income Tax Allowance
Tunjangan Hari Raya
Religious Holiday
Asuransi Kesehatan
Allowance
Combined Report I 2025
Asuransi Jiwa
Health Insurance
Asuransi JSHK
Life Insurance
BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan (Social
Security Agency for
Health)
Page 125
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 124
Awak Kapal Harbour
Jenis Tunjangan Awak Kapal LNG Awak Kapal Oil Awak Kapal Cruise
Tug
Type of Benefits LNG Ship Crew Oil Ship Crew Cruise Crew
Harbour Tug Crew
BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan
(Social Security Agency
for Employment)
BPJS Pensiun
BPJS Pensiun (Social
Security Agency for
Retirement)
Dana Pensiun (DPLK)
Pension Fund (DPLK)
MCU
MCU
*) Tunjangan diberikan bervariasi sesuai dengan fungsi/jabatan/tingkatan
*) The allowances given vary according to function/position/level
HUMI juga memberikan sejumlah manfaat tambahan HUMI also provides a range of additional benefits to
bagi karyawan untuk mendukung keseimbangan support employees’ work-life balance. These benefits
kehidupan kerja. Manfaat ini berlaku bagi seluruh apply to all employees and are aligned with applicable
karyawan dan disesuaikan dengan peraturan laws and the Company’s internal policies. Some of
perundang-undangan serta kebijakan internal these benefits include:
Perusahaan. Beberapa manfaat tersebut antara lain:
1. Cuti Melahirkan 1. Maternity and Paternity Leave
HUMI memberikan cuti melahirkan bagi karyawan HUMI grants maternity leave for female employees
perempuan dan cuti istri melahirkan bagi karyawan and paternity leave for male employees in
laki-laki sesuai dengan ketentuan yang dijelaskan accordance with the provisions detailed in the
lebih rinci pada sub bab Dukungan Keberagaman Diversity and Inclusion section on page 177. This
dan Kesetaraan pada halaman 177. Kebijakan ini policy is implemented to ensure that the family
diterapkan untuk memastikan hak-hak keluarga rights of all employees are adequately supported.
bagi seluruh karyawan tetap terpenuhi. 2. Leave of Absence
2. Izin Tidak Masuk Kerja HUMI allows employees to take leave for personal
HUMI memberikan izin tidak masuk kerja untuk reasons such as marriage, childbirth, bereavement,
keperluan pribadi seperti perkawinan, kelahiran or caring for sick family members. The duration of
anak, kedukaan, atau perawatan anggota keluarga leave depends on the purpose and is regulated
yang sakit. Durasi izin disesuaikan dengan alasan under the Company’s internal regulations.
pengajuan dan diatur dalam Peraturan Perseroan. Employees are entitled to full pay during the leave
Selama masa izin, karyawan tetap berhak period, subject to approval by their supervisor and
menerima upah penuh, dengan persetujuan dari the Board of Directors.
atasan dan Direksi. 3. Healthcare Facilities
3. Fasilitas Kesehatan To support employee health and productivity, HUMI
Untuk mendukung kesehatan dan produktivitas provides various healthcare facilities, including:
kerja, HUMI menyediakan berbagai fasilitas a. Regular medical check-ups conducted at RS
kesehatan, meliputi: Bunda Jakarta through an official partnership.
a. Pemeriksaan kesehatan berkala yang dilakukan b. Participation in BPJS Kesehatan for all employees.
di RS Bunda Jakarta melalui kerja sama resmi. c. Additional private health insurance through
b. Kepesertaan dalam BPJS Kesehatan bagi seluruh providers appointed by the Company.
karyawan. 4. Additional Allowances
c. Asuransi kesehatan swasta tambahan melalui As a form of recognition and support for employee
penyedia yang ditunjuk oleh Perusahaan. welfare, HUMI also provides various allowances in
4. Tunjangan Tambahan accordance with the Company’s internal policies.
Sebagai bentuk penghargaan dan dukungan Details of these allowances can be found in the
terhadap kesejahteraan karyawan, HUMI juga table above.
memberikan berbagai tunjangan yang diberikan
sesuai kebijakan internal perusahaan. Rincian
tunjangan dapat dilihat pada tabel di atas.
Page 126
125 Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance
Program Pensiun Karyawan Employee Retirement Program
HUMI memahami pentingnya memastikan HUMI recognizes the importance of ensuring employee
kesejahteraan karyawan tidak hanya saat bekerja, well-being not only during active service but also after
tetapi juga setelah memasuki masa purnabakti. Untuk retirement. To this end, the Company implements a
itu, Perseroan melaksanakan program pensiun dan retirement program and provides post-employment
memberikan imbalan pasca kerja dengan mengacu benefits in accordance with Law No. 13 of 2003 on
pada ketentuan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Manpower and the latest provisions under Law No. 11 of
tentang Ketenagakerjaan serta peraturan terbaru 2020 on Job Creation.
dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang
Cipta Kerja.
Imbalan pasca-kerja yang diberikan, yaitu uang pensiun, The post-employment benefits include pensions,
uang pisah, dan uang penghargaan masa kerja. Untuk severance pay, and long-service awards. To ensure the
memastikan akurasi dan kewajaran manfaat yang accuracy and fairness of the benefits received, all forms
diterima karyawan, seluruh bentuk imbalan tersebut of post-employment compensation are calculated
disusun berdasarkan perhitungan aktuaria independen based on independent actuarial assessments and
dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. applicable regulations.
Selain itu, HUMI menyediakan perlindungan dan In addition, HUMI provides long-term protection and
tabungan jangka panjang hingga memasuki masa savings until retirement at the age of 57 through two
pensiun, yakni usia 57 tahun, melalui dua skema utama: main schemes:
• BPJS Ketenagakerjaan, mencakup jaminan • BPJS Ketenagakerjaan (Social Security Agency
kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan for Employment), covering work accident
kematian, dengan kontribusi 8,24% ditanggung insurance, old-age benefits, and death benefits,
Perseroan dan 1% oleh karyawan. with contributions of 8.24% borne by the
• Program pensiun iuran pasti (DPLK) yang dikelola Company and 1% by employees.
Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara • Defined Contribution Pension Program (DPLK)
Indonesia (Persero) Tbk., dengan kontribusi 6% managed by PT Bank Negara Indonesia (Persero)
dari gaji pokok dibayarkan oleh HUMI dan entitas Tbk., with a contribution of 6% of basic salary
anak perusahaan, serta 3% oleh karyawan. paid by HUMI and its subsidiaries, and 3% paid by
employees.
Dalam pengelolaan kewajiban pensiun, HUMI In managing pension obligations, HUMI records
mencatat liabilitas imbalan kerja karyawan berdasarkan employee benefit liabilities based on the minimum
persyaratan minimum sebagaimana diatur dalam UU requirements as stipulated in the Job Creation Law. As
Cipta Kerja. Liabilitas imbalan kerja per 31 Desember of 31 December 2025, employee benefit liabilities were
2025 ditentukan melalui perhitungan aktuaria determined through independent actuarial calculations
independen dan diakui dalam laporan posisi keuangan and recognized in the consolidated statement of
konsolidasian. financial position.
Selama tahun 2025, Perseroan telah melakukan During 2025, the Company settled pension obligations
pembayaran kewajiban pensiun kepada 4 karyawan for four employees who reached retirement age. These
yang telah memasuki masa pensiun. Cadangan ini provisions are prepared to ensure the availability of
disiapkan untuk memastikan ketersediaan dana dalam funds to meet employee entitlements upon retirement
memenuhi hak karyawan pada saat memasuki masa or at the termination of employment.
pensiun maupun ketika hubungan kerja berakhir.
Combined Report I 2025
Page 127
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 126
Persiapan Purnabakti: Menuju Babak Baru yang Produktif dan Mandiri
Retirement Preparation: Embracing Self-Reliant Future
Menjelang masa purnabakti, perusahaan Ahead of retirement, the Company organized
menyelenggarakan Pembekalan Pra Purna Tugas a Pre-Retirement Briefing in collaboration with
bersama Trainers DT Insani bertajuk “Persiapan Trainers DT Insani titled “Preparing for a Happier
Menuju Hidup Lebih Bahagia”. Program ini Life.” The program was designed to strengthen
dirancang untuk memperkuat kesiapan mental, participants’ mental, financial, professional, and
finansial, profesional, dan spiritual agar peserta spiritual readiness, enabling them to navigate the
mampu menjalani transisi secara lebih adaptif dan transition in a more adaptive and independent
mandiri. manner.
Melalui pembekalan kewirausahaan, manajemen Through sessions covering entrepreneurship,
keuangan keluarga, pengelolaan hidup sehat, family financial management, healthy living, and
hingga pemahaman aspek hukum waris, peserta an understanding of inheritance law, participants
diajak memandang purnabakti bukan sebagai were encouraged to view retirement not as the
akhir perjalanan, melainkan fase baru yang tetap end of a journey, but as a new phase that remains
produktif dan bernilai diri. Sesi interaktif dan productive and meaningful. Interactive discussions
kunjungan usaha ke Ina Cookies, Batagor Instan, and business visits to Ina Cookies, Batagor Instan,
serta Sukses Laundry menghadirkan inspirasi and Sukses Laundry provided practical insights
nyata tentang peluang usaha yang realistis dan into realistic and applicable entrepreneurial
aplikatif. opportunities.
Pembekalan ini membantu peserta membangun This program supported participants in building
kesadaran kewirausahaan serta memahami entrepreneurial awareness and understanding the
dinamika usaha mandiri. Selain itu, peserta dynamics of running an independent business. It
didorong menata kehidupan pasca-kerja yang also encouraged them to plan for a productive and
produktif dan sejahtera. prosperous post-employment life.
Page 128
127
Evaluasi Kinerja dan Tingkat
Kebahagiaan Karyawan
Employee Performance and Well-being Assessment
Evaluasi Karyawan Employee Performance Assessment
HUMI melaksanakan penilaian kinerja secara rutin HUMI conducts regular performance assessments
untuk seluruh karyawan, baik di kantor maupun awak for all employees, both office staff and seafarers, to
kapal untuk memastikan pengembangan kompetensi ensure competency development and individual goal
dan pencapaian target individu selaras dengan achievement are aligned with organizational objectives.
tujuan organisasi. Proses ini juga menjadi dasar bagi This process also serves as the basis for identifying
penentuan kebutuhan pelatihan, penghargaan, dan training needs, rewards, and career development
pengembangan karier. opportunities.
Untuk karyawan kantor, sistem penilaian kinerja For office employees, the performance assessment
meliputi dua aspek: Key Result Area (KRA), yang system covers two main aspects: Key Result Areas
menentukan sasaran utama yang harus dicapai, dan (KRA), which define the primary objectives to be
Key Performance Indicator (KPI), yang mengukur achieved, and Key Performance Indicators (KPI), which
hasil pencapaian tersebut. Setiap semester (Juli dan measure the outcomes of these objectives. KRAs are
Januari), KRA dievaluasi berdasarkan RKAP tahun evaluated each semester (July and January) based on
berjalan, dengan fokus pada aspek Penting (Finance) the current year’s work plan, with emphasis on critical
dan Genting (Waktu). aspects of Finance and Time.
Selain itu, perilaku karyawan dinilai berdasarkan Core Employee behavior is also assessed based on
Competencies dan kompetensi manajerial sesuai Core Competencies and managerial competencies
tingkat jabatan. Core Competencies mencakup nilai- appropriate to their position. Core Competencies
nilai HUMI, sementara kompetensi manajerial meliputi reflect HUMI’s values, while managerial competencies
kemampuan berpikir (Thinking Ability), pengelolaan include Thinking Ability, Managing Tasks, and Managing
tugas (Managing Task), dan pengelolaan orang People. Assessments are conducted through a
(Managing People). Penilaian ini dilakukan secara 360 360-degree approach, involving supervisors, peers,
derajat, melibatkan atasan, rekan kerja, dan bawahan, and subordinates, providing a comprehensive view
sehingga memberikan gambaran menyeluruh atas of individual performance and behavior. The results
kinerja dan perilaku setiap individu. Hasil penilaian form the basis for determining training needs, career
menjadi dasar bagi penentuan kebutuhan pelatihan, development, as well as performance allowances and
pengembangan karier, serta besaran tunjangan kinerja other recognitions.
dan apresiasi lainnya.
Sementara itu, penilaian kinerja awak kapal difokuskan For ship crews, performance assessments focus on
pada evaluasi kinerja dan pengembangan karier di atas on-board performance and career development. The
kapal. Head of Department menyusun appraisal report, Head of Department prepares the appraisal report,
yang selanjutnya disahkan oleh Master dan dikirim ke which is approved by the Master and submitted to Ship
Ship Management, untuk memastikan evaluasi objektif Management to ensure evaluations are objective and
dan konsisten dengan standar operasional serta consistent with operational standards and maritime
prosedur keselamatan pelayaran. safety procedures.
Combined Report I 2025
Seluruh karyawan (100%) menerima penilaian rutin tahunan yang mencerminkan kinerja dan
progres pengembangan karier mereka. [GRI 404-3]
All employees (100%) undergo regular annual performance assessments reflecting their work
performance and career development progress. [GRI 404-3]
Page 129
128 Tingkat Kebahagiaan Karyawan Employee Happiness HUMI secara rutin melakukan survei Employee HUMI routinely conducts an Employee Happiness Happiness untuk memahami tingkat kepuasan, survey to understand overall employee satisfaction, keterlibatan, dan kesejahteraan karyawan secara engagement, and well-being. The survey assesses menyeluruh. Survei ini menilai berbagai dimensi various dimensions reflecting employees’ work yang mencerminkan pengalaman kerja dan motivasi experience and motivation. karyawan. Hasil survei tahun 2025 menunjukkan mayoritas The 2025 survey results show that the majority of karyawan merasa puas dengan suasana kerja, employees are satisfied with the work environment, integritas perusahaan, serta peluang pengembangan corporate integrity, and opportunities for career dan pertumbuhan karier. Secara keseluruhan, growth and development. Overall, HUMI’s Employee tingkat Employee Happiness HUMI tercatat sebesar Happiness score was recorded at 78,34%, underscoring 78,34%, menegaskan keberhasilan Perseroan dalam the Company’s success in creating a supportive and menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan conducive work environment that promotes employee mendukung kesejahteraan karyawan. well-being. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Health and Safety Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan Occupational Health and Safety (OHS) is a fundamental aspek fundamental dalam operasional HUMI, seiring aspect of HUMI’s operations, given the high-risk nature karakteristik kegiatan usaha yang melibatkan of its work environments, both onshore and offshore. lingkungan kerja dengan tingkat risiko tinggi, baik di HUMI views OHS implementation not merely as a legal darat maupun di laut. HUMI memandang penerapan compliance requirement, but as a means to protect K3 bukan hanya sebagai kewajiban kepatuhan hukum, employee safety, ensure operational continuity, and tetapi juga untuk melindungi keselamatan pekerja, foster a safe and responsible work culture. [GRI 3-3] menjaga kelancaran operasional, dan membangun budaya kerja yang aman serta bertanggung jawab. [GRI 3-3] Sejalan dengan itu, sistem manajemen K3 mencakup In line with this, the OHS management system covers seluruh karyawan dan awak kapal, yang dijamin all office employees and crews, secured through the melalui Peraturan Perusahaan dan Perjanjian Kerja (PK) Company Regulations and Employment Agreements untuk memastikan perlindungan bagi semua elemen. to ensure protection for all personnel. The Company Perseroan juga menerapkan pendekatan K3 yang adopts a structured and integrated OHS approach, terstruktur dan terintegrasi, mencakup penguatan which includes strengthening management systems, sistem manajemen, pengorganisasian fungsi K3, serta organizing OHS functions, and implementing preventive langkah-langkah pencegahan dan mitigasi risiko kerja. and risk mitigation measures. This approach is further Pendekatan ini juga diperkuat melalui pengelolaan reinforced through maritime safety management keselamatan maritim dan risiko operasional, khususnya and operational risk oversight for seafarers, as well bagi awak kapal, serta pemantauan kinerja K3 as regular OHS performance monitoring to support secara berkala sebagai dasar evaluasi dan perbaikan evaluation and continuous improvement. [GRI 403-8] berkelanjutan. [GRI 403-8] Sistem Manajemen Keselamatan dan Occupational Health and Safety Kesehatan Kerja [GRI 403-1] Management System [GRI 403-1] HUMI menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan HUMI implements a comprehensive OHS Management dan Kesehatan Kerja (K3) yang menyeluruh untuk System for all employees and seafarers. The
Page 130
129
seluruh karyawan dan awak kapal. Implementasi ini implementation is guided by applicable laws and
berpedoman pada peraturan perundang-undangan regulations as well as relevant international standards,
yang berlaku serta standar internasional, sekaligus and is integrated into the Company Regulations and
diintegrasikan ke dalam Peraturan Perusahaan dan Employment Agreements to ensure protection for all
Perjanjian Kerja untuk melindungi seluruh karyawan. personnel. Details of the applicable regulations and
Rincian peraturan tersebut adalah sebagai berikut: standards are as follows:
1. Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang 1. Law No. 1 of 1970 concerning Occupational Safety.
Keselamatan Kerja. 2. Law No. 23 of 1992 concerning Health.
2. Undang-undang No. 23 Tahun 1992 tentang 3. Law No. 13 of 2003 concerning Manpower.
Kesehatan. 4. International Safety Management (ISM Code).
3. Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang 5. Quality Management (ISO 9001).
Ketenagakerjaan. 6. Occupational Health and Safety Management
4. Manajemen Keselamatan Pelayaran (ISM Code). System (ISO 45001).
5. Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001). 7. Environmental Management System (ISO 14001).
6. Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan
Kerja (ISO 45001)
7. Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001).
HUMI menempatkan keselamatan dan kesehatan karyawan serta awak kapal sebagai prioritas
utama, dengan memastikan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan sesuai regulasi.
HUMI places the safety and health of its employees and seafarers as a top priority by ensuring a
safe, healthy, and regulation-compliant working environment.
Kebijakan Perseroan mengenai K3 juga merupakan The Company’s OHS policy forms an integral part of
bagian dari penerapan prinsip Quality, Health, Safety, the implementation of the Quality, Health, Safety, and
and Environment (QHSE) yang mendukung keunggulan Environment (QHSE) principles that support service
pelayanan dan operasional. HUMI meyakini bahwa excellence and operational performance. HUMI
kualitas penerapan K3 memiliki korelasi yang sangat believes that effective OHS implementation is closely
kuat dengan tingkat produktivitas karyawan. Oleh linked to employee productivity. Accordingly, the
karena itu, HUMI menyediakan sarana dan prasarana Company provides work facilities and infrastructure in
kerja sesuai standar, melakukan identifikasi bahaya, accordance with applicable standards, conducts hazard
penilaian risiko, serta mendorong partisipasi dan identification and risk assessments, and encourages
konsultasi karyawan, dengan tujuan meminimalkan employee participation and consultation to minimize
risiko kecelakaan dan gangguan kesehatan kerja. the risk of workplace accidents and occupational
health issues.
Aktivitas pemantauan dan analisis manajemen Safety management monitoring and analysis activities
keselamatan dilakukan secara rutin untuk memastikan are carried out on a regular basis to ensure the
efektivitas sistem K3, mutu layanan, serta pencegahan effectiveness of the OHS management system, service
pencemaran di atas kapal. Setiap masukan yang quality, and the prevention of pollution on board vessels.
diterima melalui kuesioner pelanggan maupun Feedback received through customer questionnaires
mekanisme internal ditindaklanjuti sebagai bagian dari and internal mechanisms is systematically followed
proses perbaikan berkelanjutan. Informasi lebih rinci up as part of the Company’s continuous improvement
mengenai mekanisme pemantauan, evaluasi kuesioner, process. More detailed information on monitoring
dan tindak lanjutnya dibahas pada sub bab Evaluasi K3. mechanisms, questionnaire evaluations, and follow-up
actions is presented in the OHS Evaluation subsection.
Combined Report I 2025
Organisasi dan Tata Kelola K3 OHS Organization and Governance
Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) The management of Occupational Health and Safety
di HUMI berada di bawah koordinasi fungsi Quality, (OHS) at HUMI is coordinated under the Quality, Health,
Health, Safety, and Environment (QHSE) yang dipimpin Safety, and Environment (QHSE) function, led by the
oleh Kepala Departemen HSE. Dalam pelaksanaannya, Head of the HSE Department. In its implementation,
fungsi QHSE didukung oleh Departemen Operasi the QHSE function is supported by the Operations
serta Departemen Human Capital & General Affair Department and the Human Capital & General Affairs
Page 131
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 130
untuk memastikan penerapan K3 berjalan konsisten di Department to ensure consistent application of OHS
seluruh aktivitas operasional, baik di darat maupun di across all operational activities, both onshore and
laut. offshore.
Sebagai bentuk pelibatan dan konsultasi pekerja As part of employee involvement and consultation
dalam pengelolaan K3, Perseroan membentuk tim in OHS management, the Company has established
K3 lintas fungsi yang melibatkan Departemen Human a cross-functional OHS team involving the Human
Capital & General Affair, Departemen Operasi, serta Capital & General Affairs Department, the Operations
Departemen Finance & Accounting. Tim ini berperan Department, and the Finance & Accounting Department.
dalam pelaksanaan inspeksi K3 secara rutin di seluruh This team is responsible for conducting regular OHS
lini operasional. Inspeksi difokuskan pada kepatuhan inspections across all operational areas. The inspections
penggunaan alat pelindung diri (APD), penerapan focus on compliance with the use of personal
prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin), protective equipment (PPE), the implementation of the
ketertiban area kerja, serta kesiapan perlengkapan 5S principles (Sort, Set in Order, Shine, Standardize,
pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). and Sustain), workplace orderliness, and the readiness
Mekanisme ini mendorong keterlibatan aktif karyawan of first aid equipment. This mechanism promotes active
dalam menjaga lingkungan kerja yang aman dan tertib. employee participation in maintaining a safe and well-
organized working environment.
Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap standar ISO In compliance with ISO standards and applicable
dan ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku, HUMI labor regulations, HUMI and its subsidiaries have also
dan entitas anak perusahaan juga membentuk Tim established an OHS team, commonly referred to in
K3 yang juga dikenal di industri secara umum Panitia the industry as the Occupational Safety and Health
Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3). Committee (P2K3). The composition of the OHS
Susunan Tim K3 mengacu pada ketentuan Dinas team follows the requirements set by the Manpower
Tenaga Kerja, dengan Direktur menjabat sebagai Authority, with the Director serving as the Chair, the HSE
Ketua Tim K3, Manajer HSE sebagai Sekretaris, dan Manager as the Secretary, and members representing
keanggotaan yang melibatkan perwakilan dari berbagai various departments. The OHS team serves as a formal
departemen. Keberadaan Tim K3 menjadi wadah formal platform for cross-functional coordination, consultation,
bagi koordinasi, konsultasi, dan partisipasi lintas fungsi and participation in OHS management within the
dalam pengelolaan K3 di lingkungan Perseroan.[GRI 403-4] Company. [GRI 403-4]
Penilaian Risiko Bahaya K3 [GRI 403-2] OHS Risk Assessment [GRI 403-2]
HUMI secara rutin melakukan identifikasi bahaya HUMI routinely conducts hazard identification and risk
dan penilaian risiko yang terintegrasi dengan sistem assessments integrated with the quality management
manajemen mutu di seluruh operasional, baik di system across all operations, both onshore and onboard
darat maupun di atas kapal. Proses ini melibatkan vessels. This process involves employees and the
karyawan dan tim K3, serta menggunakan metode OHS team, utilizing the HIRADC (Hazard Identification,
HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Assessment, and Determining Control) method
Determining Control) untuk menilai potensi kecelakaan to evaluate potential workplace accidents and
dan penyakit akibat kerja. Hasil penilaian menjadi occupational illnesses. The assessment results serve
dasar perencanaan langkah pengendalian, tindakan as the basis for planning control measures, preventive
preventif, dan perbaikan berkelanjutan guna menjaga actions, and continuous improvements to safeguard
keselamatan, kesehatan, dan keberlangsungan employee safety, health, and operational continuity.
operasional perusahaan.
Beberapa risiko utama yang telah diidentifikasi meliputi: Key risks identified include:
1. Bahaya operasional kapal, seperti kecelakaan di 1. Vessel operational hazards, such as deck
dek, jatuh ke laut, serta kebakaran kapal. accidents, falls overboard, and shipboard fires.
2. Paparan bahan kimia berbahaya, termasuk bahan 2. Exposure to hazardous chemicals, including fuels,
bakar, pelumas, serta gas beracun di ruang lubricants, and toxic gases in enclosed spaces.
tertutup. 3. Ergonomic factors, such as fatigue from long
3. Faktor ergonomi, seperti kelelahan akibat jam kerja working hours and physically demanding postures.
panjang dan postur kerja yang membebani tubuh. 4. Accidents involving heavy equipment and
4. Risiko kecelakaan akibat alat berat dan mesin. machinery.
Page 132
131
5. Penyakit akibat kerja, seperti gangguan 5. Occupational illnesses, including hearing loss from
pendengaran akibat kebisingan mesin, penyakit engine noise, respiratory diseases from pollutant
pernapasan akibat paparan polutan, serta cedera exposure, and musculoskeletal injuries due to
otot akibat beban fisik berlebih. excessive physical loads.
Pencegahan dan Mitigasi Dampak K3 OHS Impact Prevention and Mitigation
Dalam memastikan keamanan kinerja operasional, To ensure safe operational performance, HUMI
HUMI mengimplementasikan langkah pencegahan implements preventive and mitigation measures
dan mitigasi dampak K3 pada seluruh aktivitas kerja di for OHS across all onshore and onboard activities.
darat dan di atas kapal. Pendekatan ini bertujuan untuk This approach aims to proactively manage potential
mengendalikan potensi kecelakaan kerja dan penyakit workplace accidents and occupational illnesses while
akibat kerja sejak dini, sekaligus meminimalkan minimizing the impact in case incidents occur.
dampak apabila terjadi insiden.
HUMI menjalankan berbagai program pencegahan HUMI conducts various OHS prevention and mitigation
dan mitigasi K3 yang dirancang untuk meningkatkan programs designed to raise safety awareness, maintain
kesadaran keselamatan, memastikan kondisi kerja safe working conditions, and protect the health of
yang aman, serta melindungi kesehatan karyawan dan employees and crew members. These programs
awak kapal. Program tersebut meliputi: include:
• Induksi dan re-induksi K3 • OHS Induction and Re-Induction
Dilaksanakan bagi karyawan baru, familiarisation Conducted for new employees, pre-assignment
pre-joint bagi awak kapal sebelum penugasan, familiarisation for crew members, and visitors
serta tamu yang memasuki area kerja, untuk entering work areas to ensure understanding of
memastikan pemahaman terhadap risiko dan risks and safety procedures.
prosedur keselamatan. • OHS Campaign and Socialisation
• Kampanye dan Sosialisasi K3 Carried out regularly through safety talks, posters,
Dilakukan secara berkala melalui safety talk, and internal media, including safety briefings
poster, dan media internal, termasuk penyampaian delivered by departmental representatives based
materi keselamatan oleh perwakilan departemen on the risk profile of each work function.
sesuai risiko masing-masing fungsi kerja. • OHS Competency Development
• Pengembangan Kompetensi K3 Safety training and certification for employees and
Pelatihan dan sertifikasi keselamatan bagi crew members.
karyawan dan awak kapal. • Emergency Drills
• Simulasi Keadaan Darurat Conducted routinely in offices (once a year) and
Dilaksanakan secara rutin di kantor (setahun onboard vessels (once a month) using scenarios
sekali) dan di atas kapal (sebulan sekali) dengan tailored to the risk characteristics of each work
skenario yang disesuaikan dengan karakteristik environment to enhance OHS preparedness.
risiko masing-masing lingkungan kerja, sebagai • On-Sport Work and Vessel Inspections
bagian dari peningkatan kesiapsiagaan K3. Includes routine workplace inspections, internal
• Inspeksi Kerja (On Spot Inspection/OSI) dan vessel inspections, and external audits by
Inspeksi Kapal authorities and certification bodies.
Mencakup inspeksi rutin di area kerja, ipal oleh • Safety Signage Installation, Inspection, and
internal perusahaan, serta pemeriksaan eksternal Monitoring
oleh otoritas dan lembaga sertifikasi. Conducted regularly to raise safety awareness
• Pemasangan, Inspeksi, dan Pemantauan Rambu across all work areas.
Keselamatan • Work Environment Monitoring
Combined Report I 2025
Dilakukan secara berkala untuk meningkatkan Covers measurement of risk factors such as
kesadaran keselamatan noise, dust, vibration, ergonomics, and other
• Pemantauan Lingkungan Kerja environmental aspects that may affect employee
Meliputi pengukuran faktor risiko seperti health.
kebisingan, debu, getaran, ergonomi, dan • Employee Health Monitoring
aspek lingkungan kerja lainnya yang berpotensi the management of working hours and rest
memengaruhi kesehatan pekerja. periods for employees and crew members
Page 133
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 132
• Pemantauan Kesehatan Karyawan (fatigue management), pre-assignment medical
Dilakukan melalui pengelolaan jam kerja dan examinations for seafarers, alcohol and drug
waktu istirahat karyawan dan awak kapal (fatigue testing, as well as periodic health checks for office
management), pemeriksaan kesehatan bagi awak employees.
kapal sebelum penugasan, pengujian bebas • Safety Committee and Regular Evaluation
alkohol dan narkoba, serta pemeriksaan kesehatan Meetings are held to review OHS data, evaluate
berkala bagi karyawan kantor. inspection findings and incidents, and formulate
• Safety Committee dan Evaluasi Berkala continuous improvement measures.
Dilakukan melalui pertemuan komite keselamatan
untuk meninjau data K3, mengevaluasi temuan
inspeksi dan insiden, serta merumuskan langkah
perbaikan secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari penguatan mitigasi risiko, As part of risk mitigation, HUMI consistently monitors
HUMI melakukan pemantauan insiden K3 secara OHS incidents, including recording events, analyzing
konsisten, termasuk pencatatan kejadian, analisis root causes, and following up on corrective actions.
penyebab, serta tindak lanjut atas tindakan perbaikan Evaluations also cover near-miss incidents as learning
yang telah ditetapkan. Evaluasi juga mencakup opportunities to prevent recurrence. This approach
kejadian near miss sebagai bahan pembelajaran enables the Company to identify risk trends and
untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa strengthen preventive measures on an ongoing basis.
mendatang. Pendekatan ini memungkinkan Perseroan
mengidentifikasi tren risiko dan memperkuat langkah
pencegahan secara berkelanjutan.
Selain di lingkungan internal, HUMI menerapkan Beyond internal operations, HUMI applies OHS
standar K3 bagi mitra kerja yang terlibat dalam rantai standards to business partners involved in the
nilai operasional, termasuk pemasok dan subkontraktor. operational value chain, including suppliers and
Audit dan evaluasi dilakukan secara berkala untuk subcontractors. Regular audits and evaluations ensure
memastikan penerapan praktik keselamatan yang that safety practices align with the Company’s OHS
sejalan dengan kebijakan K3 Perusahaan, sehingga policies, thereby effectively controlling potential
potensi risiko kecelakaan kerja dapat dikendalikan workplace hazards across the entire supply chain. [GRI
secara menyeluruh. [GRI 403-7] 403-7]
Pelatihan K3 [POJK F.22] [GRI 403-5, 404-2] OHS Training [POJK F.22] [GRI 403-5, 404-2]
HUMI menyelenggarakan pelatihan K3 sebagai bagian HUMI conducts OHS training as part of efforts to build
dari upaya membangun kompetensi, kesiapsiagaan, competence, preparedness, and a safety culture across
dan budaya keselamatan di seluruh lingkungan kerja. all work environments. The OHS training program
Program pelatihan K3 dirancang untuk mencakup covers all employees, both in the office and onboard
seluruh karyawan, baik di kantor maupun di atas kapal, vessels, with the goal of ensuring that every employee
dengan tujuan memastikan setiap karyawan dan awak and crew member understands workplace risks and
kapal memahami risiko kerja serta mampu menerapkan can consistently apply safety procedures. To reinforce
prosedur keselamatan secara konsisten. Sebagai understanding from the start, all new employees are
bagian dari penguatan pemahaman sejak awal, setiap required to participate in an orientation program that
karyawan baru wajib mengikuti program orientasi yang includes OHS induction.
mencakup induksi K3.
Pelaksanaan pelatihan K3 dilakukan melalui kombinasi OHS training is delivered through a combination of
pelatihan sertifikasi dan non-sertifikasi. Pelatihan non- certification and non-certification programs. Non-
sertifikasi umumnya diselenggarakan secara in-house, certification training is generally conducted in-house
antara lain melalui simulasi evakuasi, simulasi gempa and includes activities such as evacuation drills,
bumi, pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan earthquake simulations, first aid (P3K) training, and
(P3K), serta pelatihan terkait kesehatan. Materi dan health-related sessions. Training materials and methods
metode pelatihan disesuaikan dengan karakteristik are tailored to the nature of the work and risk levels,
pekerjaan dan tingkat risiko, sehingga karyawan kantor ensuring that office staff and crew members receive
Page 134
133 Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance
dan awak kapal memperoleh pembekalan yang relevan relevant preparation aligned with their operational
dengan kondisi operasional masing-masing. environment.
Bagi awak kapal, pengembangan kompetensi For ship crew, competency development focuses on
difokuskan pada peningkatan keahlian teknis, enhancing technical skills, occupational safety, and
keselamatan kerja, serta pemenuhan sertifikasi maritim obtaining maritime certifications, which are essential
yang menjadi prasyarat utama dalam operasional prerequisites for operational readiness. Training
pelayaran. Pelatihan diberikan sejak tahap rekrutmen begins at the recruitment stage through the fulfillment
melalui pemenuhan sertifikasi yang dipersyaratkan, of required certifications and continues with in-house
serta dilanjutkan dengan in-house training sebagai training as a mandatory program for all crew members.
kewajiban bagi awak kapal. Pelatihan ini dirancang The training is designed to ensure crew members are
untuk memastikan kesiapan awak kapal dalam prepared to perform their duties in compliance with
menjalankan tugas sesuai dengan standar keselamatan safety standards and applicable regulations.
dan regulasi yang berlaku.
Sepanjang 2025, HUMI telah menyelenggarakan During 2025, HUMI delivered OHS training to all office
pelatihan K3 yang diikuti oleh seluruh karyawan kantor employees, totaling 289.33 training hours, and all crew
dengan total jam pelatihan sebesar 289,33 jam serta members, totaling 7,640.5 training hours.
seluruh awak kapal dengan total jam pelatihan sebesar
7.640,5 jam.
2025 2024 2023
Jenis Peserta
Participants Jam Kegiatan Jam Kegiatan Jam Kegiatan
Training Hours Training Hours Training Hours
Karyawan Darat
289,33 320,50 437,05
Employees
Awak Kapal
7.640,50 1.754,95 98,18
Ships Crew
Pengaturan Jam Kerja dan Dukungan Working Hours Management and Employee
Kesehatan Karyawan. Health Support
HUMI menempatkan pengelolaan jam kerja dan HUMI prioritizes the management of working hours
dukungan kesehatan sebagai aspek penting dalam and employee health as key aspects of ensuring safety,
menjaga keselamatan, produktivitas, dan kesejahteraan productivity, and overall well-being. This approach
karyawan. Pendekatan ini memastikan setiap pekerja, ensures that all employees, both in the office and
baik di kantor maupun di kapal, memiliki waktu istirahat onboard vessels, have adequate rest periods and
yang cukup serta akses terhadap program kesehatan access to appropriate health programs.
yang memadai.
Bagi karyawan kantor, Perseroan menerapkan For office employees, HUMI implements working
ketentuan jam kerja sesuai dengan peraturan hours in accordance with applicable labor regulations,
perundang-undangan yang berlaku, yaitu delapan which stipulate eight hours per day or 40 hours per
jam per hari atau 40 jam per minggu, di luar waktu week, excluding breaks. Employees who work beyond
istirahat. Karyawan yang bekerja melebihi jam kerja these hours are entitled to overtime compensation in
Combined Report I 2025
berhak menerima kompensasi lembur sesuai Peraturan accordance with Company Regulations and applicable
Perusahaan dan ketentuan yang berlaku. laws.
Sementara itu, pengaturan jam kerja dan waktu istirahat For crew members, working hours and rest periods
awak kapal mengacu pada Maritime Labour Convention comply with the Maritime Labour Convention (MLC)
(MLC) 2006 dan Standards of Training, Certification and 2006 and the Standards of Training, Certification,
Watchkeeping (STCW) 1978 beserta perubahannya. and Watchkeeping (STCW) 1978 and its amendments.
Batas maksimum jam kerja adalah 14 jam dalam 24 jam Maximum working hours are set at 14 hours within a
Page 135
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 134
dan 72 jam dalam 7 hari, dengan jam istirahat minimum 24-hour period and 72 hours within a 7-day period, with
10 jam dalam 24 jam. Jam istirahat dapat dibagi menjadi a minimum of 10 hours of rest in 24 hours. Rest periods
dua periode, salah satunya minimal 6 jam, dan jarak may be split into two segments, with one segment
antar periode tidak melebihi 14 jam. Jam kerja dan lasting at least six hours, and the interval between
waktu istirahat dicatat dan dipantau secara berkala segments not exceeding 14 hours. Working hours and
untuk mencegah kelelahan, serta menjadi objek rest periods are recorded and monitored regularly to
pemeriksaan dalam inspeksi internal dan audit otoritas prevent fatigue and are subject to internal inspections
terkait. Dalam kondisi darurat tertentu, penyesuaian and audits by relevant authorities. In certain emergency
jam kerja dapat dilakukan dengan tetap memberikan situations, adjustments to working hours may be made,
kompensasi waktu istirahat setelahnya. with compensatory rest provided afterward.
Perseroan juga berkomitmen untuk memastikan setiap The Company is also committed to ensuring that
karyawan, khususnya yang terlibat langsung dalam all employees, especially those directly involved
aktivitas operasional, berada dalam kondisi fisik yang in operational activities, are in optimal physical
prima agar mampu menjalankan tugas secara aman condition to perform their duties safely and effectively.
dan optimal. HUMI menyediakan fasilitas kesehatan HUMI provides adequate health facilities, conducts
yang memadai, melakukan pemeriksaan kesehatan routine medical examinations, and monitors fatigue,
rutin, serta memantau kelelahan (fatigue management), particularly for employees and crew working in high-
khususnya bagi karyawan dan awak kapal yang bekerja risk operational areas. [GRI 403-3]
di area operasional dengan risiko tinggi. [GRI 403-3]
Selain itu, HUMI mendorong penerapan gaya hidup In addition, HUMI promotes a healthy lifestyle through
sehat melalui program preventif dan edukatif. Kegiatan preventive and educational programs. These activities
ini mencakup olahraga rutin, edukasi pola hidup include regular exercise, health education, balanced
sehat, nutrisi seimbang, In-House Training, kampanye nutrition, in-house training, health campaigns, and
kesehatan, serta akses terhadap informasi medis yang access to relevant medical information. These initiatives
relevan. Upaya ini bertujuan meningkatkan kesadaran aim to raise employee awareness of the importance
karyawan akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai of maintaining health as an integral part of workplace
bagian dari keselamatan kerja dan kesejahteraan safety and overall well-being. [GRI 403-6]
secara menyeluruh. [GRI 403-6]
Page 136
135 Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance
Sepanjang tahun 2025, HUMI telah melaksanakan Throughout 2025, HUMI has conducted various
berbagai kegiatan health talk dan health campaign, health talks and health campaigns, including:
antara lain:
1. Evaluasi menu makan siang untuk memastikan 1. Evaluation of lunch menus to ensure adequate
kecukupan gizi dan keseimbangan nutrisi nutrition and dietary balance for employees.
karyawan. 2. Physical fitness exercises to enhance employee
2. Aktivitas senam kesegaran jasmani untuk well-being and promote the “5,000 Steps a
meningkatkan kebugaran karyawan & Day” movement.
mendorong Gerakan 5.000 langkah untuk 3. Group sports activities.
karyawan setiap hari. 4. Influenza vaccination programs for office
3. Kegiatan olahraga bersama. employees.
4. Program vaksinasi influenza bagi karyawan 5. Health talks covering various relevant health
kantor. topics.
5. Health Talk dengan berbagai topik kesehatan 6. Health awareness campaigns through multiple
yang relevan. channels, such as banners, bulletins, health
6. Sosialisasi tentang kesehatan melalui berbagai talks, in-house training, and other media.
media, seperti spanduk, banner, buletin, health 7. Health examinations for new employees,
talk, In-House Training, dsb. periodic check-ups, and special medical
7. Pemeriksaan kesehatan karyawan prakerja, assessments (Medical Check-Up).
berkala, dan khusus (Medical Check-Up). 8. Periodic GCU screenings (Glucose, Cholesterol,
8. Pemeriksaan GCU (Glukosa, Cholesterol, Uric Uric Acid).
Acid) secara berkala. 9. Office hygiene and cleanliness inspections,
9. Inspeksi kebersihan dan higiene kantor including monitoring and spraying for mosquito
termasuk pemantauan dan penyemprotan larvae, fogging, and other preventive measures.
jentik nyamuk, fogging, dan tindakan 10. Workplace environment monitoring, including
Combined Report I 2025
pencegahan lainnya. measurements of dust, vibration, noise,
10. Pemantauan lingkungan kerja seperti ergonomics, and other factors affecting
pengukuran tingkat debu, getaran, bising, employee health.
ergonomi, dan faktor lain yang dapat
memengaruhi kesehatan pekerja.
Page 137
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 136
Healthy Sitting, Comfortable Working: Health Talk HUMI untuk Kesehatan Karyawan
Healthy Sitting, Comfortable Working: HUMI Health Talk on Employee Well-being
Pada 10 Oktober 2025, HUMI menyelenggarakan On 10 October 2025, HUMI held a Health Talk
Health Talk bertajuk “Ergonomi & Posisi Duduk entitled “Ergonomics & Proper Sitting Posture
yang Tepat Saat Bekerja” sebagai bagian dari at Work” as part of efforts to maintain employee
upaya menjaga kesehatan dan kebugaran health and fitness amidst high work intensity. The
karyawan di tengah intensitas kerja yang tinggi. event was organized in collaboration with Good
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Doctor and featured Dr. Anisa Zulfiya Rahmah as
Good Doctor dan menghadirkan dr. Anisa Zulfiya the speaker.
Rahmah sebagai pembicara.
Dalam sesi edukatif tersebut, peserta memperoleh During this educational session, participants
pemahaman praktis mengenai prinsip ergonomi, gained practical understanding of ergonomic
yaitu penyesuaian cara kerja dan postur tubuh untuk principles, focusing on adjusting work habits and
mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal. body posture to reduce the risk of musculoskeletal
Materi yang disampaikan mencakup cara duduk disorders. The session covered correct sitting
yang benar, posisi punggung yang ideal saat techniques, ideal back positioning while working,
bekerja, serta tips sederhana untuk meminimalkan and simple tips to minimize muscle strain from
ketegangan otot akibat duduk dalam durasi yang prolonged sitting. The activity also included light
lama. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik stretching exercises that can be performed during
peregangan ringan yang dapat dilakukan di sela- short breaks.
sela jam kerja.
Melalui health talk ini, HUMI menegaskan Through this Health Talk, HUMI reaffirmed its
komitmennya dalam mendukung kesehatan kerja commitment to supporting employee occupational
karyawan sebagai bagian dari pengelolaan K3 health as part of its OHS management and
dan upaya pencegahan gangguan kesehatan preventive measures against work-related
akibat kerja. Edukasi ergonomi menjadi salah satu health issues. Ergonomic education represents a
langkah preventif yang dilakukan Perseroan untuk proactive initiative to enhance workplace comfort,
menunjang kenyamanan kerja, menjaga kondisi maintain employee physical well-being, and
fisik karyawan, serta mendukung keberlanjutan support sustainable operational performance.
kinerja operasional.
Page 138
137 Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance
Inisiatif Kesehatan & Kebugaran di Entitas Health & Wellness Initiatives at HUMI
Anak Perusahaan HUMI Subsidiaries
Sebagai bagian dari komitmen Grup HUMI dalam As part of HUMI Group’s commitment to supporting
mendukung keselamatan dan kesehatan kerja, entitas occupational health and safety, its subsidiaries have
anak perusahaan juga mengembangkan berbagai also developed various initiatives tailored to the
inisiatif yang disesuaikan dengan karakteristik kegiatan characteristics of their business activities and the
usaha dan kebutuhan karyawannya. Program-program needs of their employees. These programs focus on
ini berfokus pada peningkatan kesadaran kesehatan, promoting health awareness, physical fitness, and
kebugaran fisik, serta penguatan komunikasi strengthening safety communication in the workplace.
keselamatan di lingkungan kerja.
GTSI – Fasilitas Kebugaran Karyawan GTSI – Employee Fitness Facilities
GTSI menyediakan fasilitas keanggotaan pusat GTSI provides gym membership facilities for employees
kebugaran bagi karyawan melalui kerja sama dengan through partnerships with third-party providers. This
pihak ketiga. Program ini mendorong karyawan untuk program encourages employees to maintain physical
menjaga kebugaran fisik dan menerapkan gaya hidup fitness and adopt a healthy lifestyle independently, with
sehat secara mandiri dengan akses yang fleksibel flexible access according to individual schedules and
sesuai waktu dan kebutuhan masing-masing. Hingga needs. To date, the program has been participated in by
saat ini, program tersebut telah diikuti oleh puluhan dozens of employees and received positive feedback
karyawan dan mendapatkan respons positif sebagai as a reflection of the company’s support for employee
bentuk dukungan perusahaan terhadap kesehatan dan health and work motivation.
semangat kerja.
PCSI – Edukasi Kesehatan dan Manajemen Stres
PCSI – Health Education and Stress Management
PCSI melaksanakan kegiatan diskusi kesehatan PCSI conducts health discussion sessions
yang membahas isu-isu seperti manajemen stres covering topics such as stress management and
dan penyakit yang berpotensi memengaruhi illnesses that could potentially affect employee
kinerja karyawan. Inisiatif ini bertujuan performance. This initiative aims to raise awareness
meningkatkan kesadaran akan pentingnya of the importance of mental and physical health
kesehatan mental dan fisik sebagai bagian
Combined Report I 2025
as part of occupational safety, while promoting a
dari keselamatan kerja serta keseimbangan balance between work demands and employees’
antara tuntutan pekerjaan dan kondisi personal personal well-being.
karyawan.
Page 139
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 138
MCSI – Aktivitas Olahraga Rutin
MCSI – Regular Sport Activities
MCSI mendorong kebugaran karyawan melalui MCSI promotes employee fitness through regular
pelaksanaan kegiatan olahraga futsal dan badminton futsal and badminton activities. These initiatives aim
secara rutin. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga to maintain employees’ physical health and well-
kebugaran dan kesehatan karyawan serta untuk being, while raising awareness of the benefits of
mendukung dan meningkatkan kesadaran karyawan regular exercise. In addition, these sports activities
akan pentingnya manfaat berolahraga. Selain itu, help strengthen teamwork and camaraderie among
olahraga rutin ini sekaligus dapat memperkuat employees, supporting the creation of a healthy and
kebersamaan antar karyawan, serta mendukung productive work environment.
terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
HSE Bulletin - Occupational Health & Ergonomic HSE Bulletin - Waste Management & Environmental Protection
HTC – Komunikasi Keselamatan melalui Media Internal
HTC – Safety Communication via Internal Media
HTC secara aktif menyampaikan pesan keselamatan HTC actively communicates occupational health and
dan kesehatan kerja melalui buletin dan email internal. safety messages through internal newsletters and
Materi yang disampaikan mencakup topik-topik K3 emails. The materials cover OHS and environmental
dan lingkungan, seperti pengelolaan limbah dan topics, such as waste management and environmental
perlindungan lingkungan, sebagai upaya meningkatkan protection, as part of efforts to raise employee
kesadaran dan kepatuhan karyawan terhadap praktik awareness and ensure compliance with safe and
kerja yang aman dan bertanggung jawab. responsible work practices.
Page 140
139
Mendorong Budaya K3 melalui Apresiasi
Promoting a Safety Culture through Awards
HUMI percaya bahwa budaya keselamatan bukan HUMI believes that a safety culture is not only about
hanya soal aturan, tapi juga soal pengakuan dan rules but also about acknowledging and rewarding
apresiasi terhadap perilaku K3 yang baik. Untuk good OHS behavior. Accordingly, the Company
itu, Perseroan menyelenggarakan berbagai implements various awards designed to raise
penghargaan yang dirancang untuk mendorong awareness and encourage the implementation of
kesadaran dan implementasi K3 di seluruh OHS practices across all workplaces, both onshore
lingkungan kerja, baik di kantor maupun di kapal, and onboard, with mechanisms tailored to the
dengan mekanisme yang disesuaikan dengan characteristics of each subsidiary.
karakteristik masing-masing anak perusahaan.
Di lingkungan kantor, misalnya, karyawan In office environments, for example, employees
didorong untuk aktif bergerak melalui Gerakan are encouraged to stay active through the Monthly
5.000 Langkah setiap bulan, sementara HSE 5,000 Steps Movement, while the HSE Award
Award diberikan setiap tiga bulan kepada individu is presented quarterly to individuals or teams
atau tim yang menunjukkan praktik keselamatan demonstrating best safety practices. Every six
terbaik. Setiap enam bulan, HUMI juga memberikan months, HUMI also presents the Zero Accident
Zero Accident Award dan Vessel Safety Award Award and Vessel Safety Award to units or vessels
bagi kapal yang terbukti tidak mencatat insiden, that have recorded no incidents, submitted
melaporkan semua temuan secara lengkap, dan all findings comprehensively, and remained
bebas dari keluhan. Tak ketinggalan, Crew Safety complaint-free. In addition, the Crew Safety Award
Award menyoroti perhatian terhadap keselamatan highlights individual safety attention through safety
individu, melalui pengecekan kartu keselamatan card checks and crew compliance.
dan kepatuhan awak kapal.
Selain itu, setiap tahun HUMI memberikan Furthermore, HUMI annually presents awards
penghargaan bagi karyawan dan awak kapal yang to outstanding employees and crew through
menonjol melalui Best Performance Appraisal the Best Performance Appraisal and Best OHS
dan Best Employee K3, mengapresiasi perilaku Employee awards, appreciating consistent safety
keselamatan yang konsisten dan pengelolaan behavior and effective management of OHS
temuan K3 yang baik. Dengan serangkaian findings. Through this series of programs, HUMI
program ini, HUMI menegaskan bahwa reinforces that safety is a shared responsibility,
keselamatan adalah tanggung jawab bersama, and acknowledgment is one of the most effective
dan pengakuan menjadi salah satu cara paling ways to foster a proactive and sustainable safety
efektif untuk menumbuhkan budaya K3 yang culture.
proaktif dan berkelanjutan.
Kinerja dan Evaluasi K3 OHS Performance and Evaluation
HUMI secara konsisten memantau dan mengevaluasi HUMI consistently monitors and evaluates the
penerapan sistem K3 di seluruh wilayah operasional, implementation of its Occupational Health and Safety
baik di darat maupun di atas kapal. Pemantauan ini (OHS) system across all operational areas, both
mencakup efektivitas program pencegahan, pelatihan, onshore and onboard vessels. This monitoring covers
mitigasi risiko, serta pengelolaan kesehatan karyawan the effectiveness of prevention programs, training, risk
dan awak kapal, termasuk potensi gangguan penyakit mitigation, and the management of employee and crew
akibat kerja. health, including potential work-related illnesses.
Combined Report I 2025
Sebagai bagian dari mekanisme evaluasi, HUMI As part of the evaluation mechanism, HUMI employs
menggunakan berbagai metode pemantauan, various monitoring methods, including collecting
termasuk pengumpulan masukan dari karyawan, awak feedback from employees, crew members, and
kapal, dan pelanggan melalui kuesioner. Setiap temuan customers through questionnaires. All findings are
dianalisis untuk menilai kesesuaian praktik K3 dengan analyzed to assess the alignment of OHS practices
standar perusahaan, kepatuhan prosedur keselamatan, with company standards, compliance with safety
dan efektivitas sistem manajemen keselamatan. Hasil procedures, and the effectiveness of the safety
Page 141
Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
Managing Talent for Sustaining Performance 140
analisis ini menjadi dasar bagi perumusan tindakan management system. The results of these analyses
perbaikan dan peningkatan berkelanjutan, sehingga serve as the basis for formulating corrective actions
sistem manajemen keselamatan tetap efektif dan and continuous improvements, ensuring that the safety
responsif terhadap risiko yang muncul. management system remains effective and responsive
to emerging risks.
Berdasarkan hasil pemantauan sepanjang tahun 2025, Based on monitoring results throughout 2025, there
tidak terdapat kasus gangguan kesehatan akibat were no cases of work-related health disorders or
kerja maupun kecelakaan kerja yang mengakibatkan occupational accidents resulting in fatalities among
fatalities, baik pada karyawan kantor maupun awak both office employees and vessel crew. Details of
kapal. Adapun rincian insiden kecelakaan kerja, occupational incidents, severity levels, and categories
tingkat keparahan, dan kategori kejadian pada seluruh of events for all employees and crew members are
karyawan dan awak kapal disajikan pada tabel berikut: presented in the following table:
Kinerja K3 di Lingkungan Kantor
OHS Performance in Office Environment
2025 2024 2023
Karyawan Pekerja Karyawan Pekerja Karyawan Pekerja Bukan
Kinerja K3 Employees Employees Employees
Bukan Bukan Karyawan
OHS Performance Non-Employee
Karyawan Karyawan
Non-Employee Non-Employee Workers
Workers Workers
Fatalitas akibat kerja 0 0 0 0 0 0
(kecelakaan & penyakit
akibat kerja) [GRI 403-9] [GRI
403-10]
Work-related fatalities
(occupational accidents
& work-related
illnesses) [GRI 403-9] [GRI 403-10]
Lost Time Incident (LTI) 0 0 0 0 0 0
Kecelakaan kerja 0 0 0 0 1 0
tercatat
Recordable work-
related incidents
Near Miss 0 0 0 0 1 0
Kinerja K3 di Lingkungan Kapal
OHS Performance on Board Vessels
Kinerja K3
2025 2024 2023
OHS Performance
Fatalitas akibat kerja 0 0 0
(kecelakaan & penyakit akibat
kerja) [GRI 403-9, 403,10]
Work-related fatalities
(occupational accidents &
work-related illnesses) [GRI 403-9,
430-10
Lost Time Incident (LTI) 0 0 0
Kecelakaan kerja tercatat [GRI
403-9]
0 0 0
Recordable work-related
incidents[GRI 403-9]
Near Miss 102 116 201
Page 142
11
Meningkatkan
Kualitas dan Layanan
untuk Mewujudkan
Keunggulan
Pengalaman Pelanggan
Elevating Quality and Service for
Customer Excellence
Menjaga Keandalan dan Kepercayaan Layanan Maritim
143 Steering Reliable and Trustworthy Maritime Services
Maritime Operations Safeguard
144 Maritime Operations Safeguard
Menjaga Kepuasan dan Kepercayaan Pelanggan
148 Ensuring Customer Satisfaction and Trust
Page 143
Page 144
143
Menjaga Keandalan dan Kepercayaan
Layanan Maritim
Steering Reliable and Trustworthy Maritime Services
HUMI menghadirkan solusi maritim dan distribusi HUMI provides maritime and energy distribution
energi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan solutions designed to reliably and consistently
operasional secara andal dan terpercaya. Setiap support operational needs. All operational activities
kegiatan operasional dilaksanakan dengan are conducted with a focus on safety, regulatory
menekankan keselamatan, kepatuhan terhadap compliance, and quality, while providing transparent
regulasi, dan kualitas, sekaligus menyediakan and clear information to stakeholders.
informasi yang transparan dan jelas bagi pihak yang
berkepentingan.
Keandalan operasi, keamanan kargo dan awak kapal, Operational reliability, cargo and crew safety, as well as
serta standar etika dan kompetensi dalam setiap ethical standards and competence in every interaction,
Combined Report I 2025
interaksi menjadi fokus utama Perseroan. Pendekatan remain the Company’s primary focus. This approach
ini membentuk fondasi bagi HUMI dalam membangun forms the foundation for HUMI to build long-term,
hubungan jangka panjang yang terpercaya, sekaligus trusted relationships while supporting smooth and
mendukung kelancaran dan keberlanjutan bisnis. sustainable business operations.
Page 145
144
Maritime Operations Safeguard
Maritime Operations Safeguard
Keselamatan awak kapal dan keandalan operasional Crew safety and the reliability of maritime operations are
menjadi fokus utama HUMI dalam menjalankan HUMI’s primary focus in providing energy transportation
layanan transportasi energi dan dukungan maritim. and maritime support services. All ship operations are
Setiap kegiatan operasional di kapal diterapkan conducted following strict safety procedures and a risk
melalui prosedur keselamatan yang ketat dan sistem management system based on international standards,
manajemen risiko berbasis standar internasional, ensuring that operations are safe and compliant with
sehingga operasi dapat berjalan aman dan sesuai maritime regulations. [GRI 3-3, 403-1]
regulasi maritim. [GRI 3-3, 403-1]
Pendekatan ini mencakup pengelolaan risiko HUMI’s approach includes a structured maritime safety
operasional secara terstruktur, perlindungan terhadap management system, covering risk identification,
potensi insiden kritis, serta penguatan keamanan operational risk assessment, and mitigation of potential
siber sebagai bagian dari tata kelola operasional. critical incidents. In addition, cybersecurity and
Melalui integrasi aspek keselamatan maritim dan data protection are integral parts of the Company’s
keamanan digital, HUMI memastikan setiap operasi operational governance to support safe, reliable, and
dilakukan secara profesional, andal, dan memberikan consistent operations across all entities. These actions
kepercayaan bagi pelanggan. ensure that every maritime operation carried out
professionally, reliably, and provides confidence and
trust to all customers.
HUMI menargetkan zero fatality dalam seluruh kegiatan operasional maritim
dan pengendalian risiko.
HUMI targets zero fatalities across all maritime operations and risk management activities.
Maritime Safety and Operational Risk Maritime Safety and Operational Risk
Management Management
HUMI menerapkan sistem manajemen keselamatan HUMI implements a maritime safety management
maritim yang mengacu pada prinsip COSO-ERM system based on the COSO-ERM principles (Committee
(Committee of Sponsoring Organizations - Enterprise of Sponsoring Organizations – Enterprise Risk
Risk Management Integrated Framework) untuk Management Integrated Framework) to identify, assess,
mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko and mitigate operational risks with the potential for
operasional yang berpotensi menimbulkan dampak extreme impact. This approach ensures that major risks,
ekstrem. Pendekatan ini memastikan risiko besar, including vessel accidents and emergency situations,
termasuk kecelakaan kapal dan kondisi darurat, dapat are managed proactively. [GRI 403-2]
dikelola secara proaktif. [GRI 403-2]
Pengendalian keselamatan dilaksanakan melalui Safety controls are carried out through standard
prosedur operasional standar, inspeksi berkala, operating procedures, periodic inspections, crew
pelatihan awak kapal, pemantauan kondisi kapal, serta training, vessel condition monitoring, as well as internal
audit internal dan eksternal seperti program Ship and external audits such as the Ship Inspection Report
Inspection Report Programme (SIRE) yang dikelola Oil Programme (SIRE) managed by the Oil Companies
Companies International Marine Forum (OCIMF). Dalam International Marine Forum (OCIMF). To support the
mendukung efektivitas pengelolaan keselamatan effectiveness of these safety management measures,
tersebut, HUMI juga memastikan keselarasan dengan HUMI also ensures alignment with relevant international
konvensi internasional yang relevan. conventions.
Page 146
145 Layanan Kami
Our Service
Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap praktik As part of compliance with global maritime practices,
maritim global, HUMI memastikan keselarasan dengan HUMI ensures alignment with the International
International Convention for the Safety of Life at Sea Convention for the Safety of Life at Sea (SOLAS)
(SOLAS) melalui kesiapan sistem keselamatan kapal, through vessel safety system readiness, safety
pemeriksaan peralatan keselamatan, serta pelaksanaan equipment inspections, and regular emergency
latihan keadaan darurat secara rutin. Implementasi ini drills. This implementation supports the management
mendukung pengendalian risiko katastrofik maupun of catastrophic and tail-end risks while enhancing
risiko ekor (tail-end risks), sekaligus meningkatkan emergency preparedness.
kesiapan mitigasi darurat.
Sebagai bagian dari inspeksi dan pemeliharaan, HUMI As part of inspection and maintenance, HUMI
menjalankan Planned Maintenance System (PMS) implements a Planned Maintenance System (PMS) for
untuk pemeriksaan teknis kapal secara rutin, serta routine technical inspections of vessels and conducts
melaksanakan docking berkala sesuai aturan docking periodic docking in accordance with national (Ministry
kapal yang diatur ketat secara regulasi nasional of Transportation) and international (IMO/SOLAS)
(Kemenhub) dan internasional (IMO/SOLAS) untuk regulations. This ensures vessel seaworthiness, with
menjamin kelaiklautan, umumnya diwajibkan setiap intermediate surveys generally required every 2–3
2–3 tahun untuk intermediate survey dan 5 tahun years and special surveys every 5 years. In Indonesia,
untuk special survey. Di Indonesia, peraturan utamanya the main regulation is the Directorate General of Sea
meliputi Peraturan Dirjen Perhubungan Laut No. Transportation Regulation No. HK.103/1/3/DJPL-17 (and
HK.103/1/3/DJPL-17 (dan revisinya) tentang Pengedokan its amendments) on Docking of Indonesian-Flagged
Kapal Berbendera Indonesia. Jadwal docking dan Vessels. The docking and PMS schedule ensures
PMS ini memastikan kelayakan operasional kapal operational readiness of vessels and minimizes the risk
dan meminimalkan risiko kegagalan teknis selama of technical failure during voyages.
pelayaran.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden maritim, Throughout 2025, there were no maritime incidents,
pengaduan, penahanan kapal, atau sanksi dari otoritas complaints, vessel detentions, or sanctions from port
pelabuhan. Hal ini menunjukkan efektivitas penerapan authorities. This demonstrates the effectiveness of
sistem manajemen keselamatan dan mitigasi risiko HUMI’s maritime safety management and risk mitigation
maritim, sekaligus memastikan operasional kapal system, ensuring that vessel operations are safe and
berjalan aman dan sesuai standar internasional. [GRI 2-27] compliant with international standards.[GRI 2-27]
Keamanan Siber dan Perlindungan Data [GRI Cybersecurity and Data Protection [GRI 3-3]
3-3]
HUMI menyadari pentingnya keamanan siber sebagai HUMI acknowledges cybersecurity as an integral part
bagian integral dari tata kelola dan manajemen risiko of the Company’s governance and risk management. In
Perseroan. Selaras dengan ESG Roadmap HUMI untuk line with HUMI’s 2025 ESG Roadmap, we emphasized
tahun 2025, kami menekankan penguatan Maritime strengthening Maritime Cybersecurity Management
Cyber Security Management melalui Kebijakan through the Information Technology Governance Policy,
Tata Kelola Teknologi Informasi yang kemudian which was further translated into a series of strategic
diturunkan menjadi serangkaian inisiatif strategis untuk initiatives to prevent and/or mitigate risks related to
menghindari dan/atau memitigasi risiko dengan sistem cyber threats, intellectual property rights in information
keamanan dunia maya, hak atas kekayaan intelektual systems, password management, and email usage.
pada sistem informasi, penggunaan passwords, serta These measures are designed to protect operational
Combined Report I 2025
penggunaan email. Langkah-langkah ini dirancang systems while fostering internal awareness.
untuk memastikan perlindungan sistem operasional
sekaligus membangun kesadaran internal.
HUMI memperkuat keamanan siber melalui monitoring HUMI enhances cybersecurity through active monitoring
aktif untuk mendeteksi serta menangani potensi to systematically detect and address potential threats.
ancaman secara sistematis. Untuk memastikan To ensure consistent implementation, a Cyber Security
Page 147
Layanan Kami
Our Service 146
implementasi berjalan konsisten, pada level operasional Officer has been appointed at the operational level
di Anak Perusahaan telah menunjuk Cyber Security in the Subsidiaries to be responsible for managing
Officer sebagai penanggung jawab dan pengelola cybersecurity in coordination with relevant functions.
keamanan siber yang berkoordinasi dengan fungsi Internal awareness is continuously strengthened,
terkait. Kesadaran internal terus ditingkatkan salah including through the IHT-XPERT#5 – Cyber Security
satunya melalui IHT-XPERT#5 – Awareness Cyber Awareness training, ISO/IEC 27001-based programs
Security, pelatihan berbasis ISO/IEC 27001 yang diikuti attended by the MIS department and representatives
oleh tim dari departemen MIS dan perwakilan unit lain from other units in the subsidiaries, ensuring that
di anak perusahaan, agar seluruh tim memahami peran all teams understand their roles in maintaining
mereka dalam menjaga keamanan siber. cybersecurity.
Untuk memperkuat keandalan sistem manajemen To enhance the reliability of the cybersecurity
keamanan siber, HUMI menerapkan pengendalian management system, HUMI implements monitored
akses yang terpantau, pencadangan data secara access controls, regular data backups, IT systems,
berkala, sistem IT, dan perlindungan anti-virus di and antivirus protection across all operational
seluruh lingkungan operasional, termasuk perkantoran environments, including offices and vessel units. In
dan unit kapal. Pada tahun 2025, HUMI meningkatkan 2025, HUMI improved its data security system from a
sistem keamanan data yang sebelumnya pasif menjadi previously passive approach to an active monitoring
aktif siaga melalui Endpoint Detection Response system through the implementation of Endpoint
(EDR). Migrasi EDR ini dapat membatasi penggunaan Detection Response (EDR). This EDR migration
perangkat USB serta mendeteksi instalasi aplikasi/ enables restrictions on USB device usage and detects
perangkat lunak tidak sah. HUMI juga berupaya unauthorized application or software installations. HUMI
agar seluruh aplikasi dan perangkat lunak berlisensi also strives to ensure that all applications and software
resmi. Langkah-langkah ini menjaga keamanan data, are properly licensed. These measures protect data,
meminimalkan risiko gangguan akibat ancaman siber minimize the risk of disruption from cyber threats, and
dan mendukung kelancaran operasional. support smooth operational continuity.
Berdasarkan pemantauan dan pelaporan internal selama periode pelaporan,
tidak terdapat insiden keamanan siber yang terdeteksi, termasuk pengaduan
yang terbukti terkait pelanggaran privasi pelanggan maupun kehilangan data
pelanggan. [GRI 418-1]
During the reporting period, no cybersecurity incidents were detected, including
any substantiated complaints related to customer privacy breaches or loss of
customer data. [GRI 418-1]
Page 148
147 Layanan Kami
Our Service
Membangun Kesiapan Keamanan Siber di Lingkungan Maritim
Enhancing Cybersecurity Readiness in the Maritime Environment
Sebagai bagian dari implementasi ESG Roadmap As part of the implementation of the ESG Roadmap
dan pengelolaan topik material Maritime Cyber and the management of the Maritime Cybersecurity
Security Management, HUMI menyelenggarakan material topic, HUMI conducted IHT-XPERT#5 –
IHT-XPERT#5 – Awareness Cyber Security Cybersecurity Awareness on 10 November 2025.
pada 10 November 2025. Sesi pelatihan ini The training session focused on ISO/IEC 27001
berfokus pada ISO/IEC 27001 dan Sistem and the Information Security Management System
Manajemen Keamanan Informasi (ISMS), dengan (ISMS), aiming to enhance understanding of the
tujuan meningkatkan pemahaman mengenai importance of protecting data, navigation systems,
pentingnya perlindungan data, sistem navigasi, and operational technology. This awareness is
dan teknologi operasional. Kesadaran tersebut crucial in responding to cyber threats that could
menjadi krusial dalam menghadapi ancaman siber disrupt operations or compromise safety in the
yang dapat mengganggu operasional maupun maritime sector.
membahayakan keselamatan di sektor maritim.
Pelatihan ini diikuti oleh 34 peserta dari The training was attended by 34 participants
Departemen MIS HUMI serta perwakilan berbagai from HUMI’s MIS Department, along with
departemen terkait dari entitas anak usaha. representatives from various related departments
Melalui sesi ini, HUMI membangun kesadaran across subsidiaries. Through this session, HUMI
peran individu dalam menjaga keamanan fostered individual accountability in safeguarding
informasi sekaligus memperkuat kesiapan internal information security while strengthening internal
dalam mengelola risiko siber, sebagai bagian dari preparedness to manage cyber risks, contributing
upaya memastikan keandalan operasional dan to operational reliability and the Company’s
keberlanjutan bisnis Perseroan. business sustainability.
Combined Report I 2025
Page 149
148 Menjaga Kepuasan dan Kepercayaan Pelanggan Ensuring Customer Satisfaction and Trust Komitmen atas Layanan Setara untuk Commitment to Equal Service for Customers Pelanggan [POJK F.17] [POJK F.17] HUMI berkomitmen untuk menyediakan layanan dan HUMI is committed to providing equal, professional, produk yang setara, profesional, dan berkualitas and high-quality services and products to all customers. tinggi bagi seluruh pelanggan. Sebagai perusahaan As an energy distribution company, HUMI serves a distribusi energi, HUMI melayani berbagai segmen wide range of customer segments with diverse needs, pelanggan dengan kebutuhan yang beragam, mulai including LNG, oil, and petrochemical vessel chartering, dari penyewaan kapal LNG, minyak, dan petrokimia, offshore support vessel services, and ship and crew hingga jasa offshore support vessel dan manajemen management. kapal. Layanan HUMI memberikan dampak positif bagi HUMI’s services deliver positive impacts to customers, pelanggan, antara lain ketepatan waktu tiba kargo, including on-time cargo arrivals, crew and cargo safety, keselamatan awak kapal dan kargo yang terjaga, and service assurance through clear information on serta kepastian layanan melalui informasi spesifikasi, specifications, certifications, and quality guarantees. sertifikasi, dan jaminan mutu yang jelas. Dampak ini These efforts create a safe, seamless, and professional menciptakan pengalaman pelanggan yang aman, customer experience. In addition, HUMI proactively nyaman, dan profesional. Selain itu, HUMI juga secara minimizes potential negative impacts, such as vessel proaktif meminimalkan potensi dampak negatif, seperti delays, cargo damage, or operational disruptions, risiko keterlambatan kapal, kerusakan kargo, atau through standard procedures, crew competencies, and gangguan operasional, melalui prosedur standar, a robust safety management system. This approach kompetensi awak kapal, dan sistem manajemen ensures that every service provided supports customer keselamatan yang ketat. Pendekatan ini memastikan satisfaction. Other impacts related to environmental and setiap layanan yang diberikan mendukung kepuasan community considerations are addressed separately in pelanggan. Dampak lain yang terkait dengan aspek the Environment and Community chapters. [POJK F.28] lingkungan dan masyarakat dibahas secara terpisah pada bab Lingkungan dan Masyarakat. [POJK F.28] Untuk menjamin mutu dan kualitas layanan, setiap To ensure service quality and reliability, each of the kapal Perseroan disertai informasi akurat mengenai Company’s vessels is accompanied by accurate spesifikasi, jaminan mutu, dan sertifikasi produk, information on specifications, quality assurance, sehingga pelanggan memperoleh kepastian dan and product certifications, providing customers with transparansi dalam setiap transaksi. Seluruh layanan certainty and transparency in every transaction. All HUMI dan entitas anak dievaluasi dari sisi keselamatan services provided by HUMI and its subsidiaries are dan keamanan, termasuk kapal yang dikelola dengan evaluated in terms of safety and security, including memenuhi standar dan peraturan yang berlaku. [POJK F.27] vessels that are managed in compliance with applicable Informasi lengkap mengenai layanan HUMI maupun standards and regulations. [POJK F.27] Comprehensive entitas anak tersedia untuk publik di situs web resmi information on HUMI’s services and those of its Perseroan, sehingga dapat diakses oleh seluruh pihak subsidiaries is publicly available on the Company’s yang berkepentingan. official website and accessible to all stakeholders.
Page 150
149 Layanan Kami
Our Service
INSERT PHOTO
Kualitas layanan HUMI juga tercermin dalam kompetensi HUMI’s service quality is also reflected in the
dan sertifikasi awak kapal, serta profesionalisme tim competence and certification of its crew, as well as
dalam menyediakan dukungan maritim, manajemen the professionalism of its teams in delivering maritime
kapal, dan pengembangan awak kapal melalui support, ship management, and crew development
lembaga pelatihan resmi. Semua ini dilakukan dengan through accredited training institutions. Customer
memperhatikan masukan dan keluhan pelanggan, feedback and complaints are taken into account
yang ditanggapi secara responsif sesuai pedoman and addressed responsively in accordance with the
layanan Perseroan. Company’s service guidelines.
Selain itu, HUMI dan seluruh anak perusahaan Furthermore, HUMI and all subsidiaries reaffirm their
menegaskan komitmen terhadap layanan yang inklusif, commitment to inclusive services, whereby every
yakni setiap pelanggan diperlakukan dengan hormat, customer is treated with respect, professionalism, and
profesionalisme, dan integritas, tanpa memandang integrity, regardless of background, gender, religion,
latar belakang, jenis kelamin, agama, ras, atau race, or nationality. This approach serves as the
kewarganegaraan. Pendekatan ini menjadi fondasi bagi foundation for HUMI in building customer satisfaction,
HUMI dalam membangun kepuasan, kepercayaan, dan trust, and long-term relationships.
hubungan jangka panjang dengan seluruh pelanggan.
Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Customer Satisfaction Survey on Products
Produk dan Layanan Jasa [POJK F.30] and Services [POJK F.30]
Combined Report I 2025
HUMI melakukan survei kepuasan pelanggan secara HUMI conducts customer satisfaction surveys on
rutin dua kali dalam setahun untuk menilai kualitas a regular basis, twice a year, to assess the quality of
layanan yang diberikan kepada seluruh pelanggan. services delivered to all customers. The survey covers
Survei ini mencakup berbagai aspek layanan, various service aspects, including vessel schedule
termasuk ketepatan jadwal kapal, kinerja awak kapal, reliability, crew performance, safety, administrative
keselamatan, administrasi, komunikasi, dan kerja sama processes, communication, and collaboration with
dengan pelanggan. customers.
Page 151
Layanan Kami
Our Service 150
Berdasarkan survei pada tahun 2025 kepada 28 Based on a 2025 survey of 28 customers, the customer
pelanggan, tingkat kepuasan pelanggan adalah satisfaction level was 4.59 out of a total score of 5, with
sebesar 4,59 dari total skor 5 dengan skor pada aspek a score of 4.72 for service importance and 4.46 for
keutamaan jasa sebesar 4,72 dan aspek kepuasan service satisfaction. These results are used by HUMI
layanan sebesar 4,46. Hasil ini digunakan HUMI untuk to comprehensively evaluate service performance and
menganalisis performa layanan secara menyeluruh dan to formulate more targeted improvement measures for
merencanakan langkah-langkah perbaikan yang lebih subsequent periods.
terarah pada periode berikutnya.
Melalui pelaksanaan survei ini, HUMI dapat memperkuat Through the implementation of this survey, HUMI
kualitas layanan secara proaktif sekaligus memperkuat proactively enhances service quality while strengthening
hubungan yang profesional dan berkelanjutan dengan professional and sustainable relationships with all
seluruh pelanggan. customers.
Mekanisme Pengaduan dan Penanganan Customer Complaint Mechanism and
Keluhan Pelanggan Grievance Handling
HUMI menyediakan mekanisme pengaduan yang HUMI provides an easily accessible complaint
mudah diakses untuk seluruh pelanggan, guna mechanism for all customers to ensure that every
memastikan setiap keluhan dapat ditangani secara grievance is addressed promptly, transparently, and
cepat, transparan, dan profesional. Pelanggan dapat professionally. Customers can submit complaints
menyampaikan keluhan melalui berbagai sarana through various official communication channels of the
komunikasi resmi Perseroan, termasuk situs web Company, including HUMI’s website at www.humi.co.id
HUMI di www.humi.co.id maupun melalui saluran resmi and other official channels.
Perseroan.
Saluran Pengaduan Pelanggan | Customer Complaint Channels
Kantor Pusat | Head Office (62-21) 395 06655
Mangkuluhur City Tower One Lantai 27 Jl. www.humi.co.id
Jenderal Gatot Subroto Kav. 1–3 Jakarta 12930,
Indonesia corpsec@humi.co.id
Setiap laporan yang diterima akan dicatat, dikelola, All reports received are recorded, managed, and
dan ditindaklanjuti secara sistematis. Perseroan systematically followed up. The Company forwards
meneruskan setiap pengaduan kepada fungsi terkait each complaint to the relevant function for resolution
untuk dilakukan penyelesaian sesuai pedoman internal, in accordance with internal guidelines, ensuring that
sehingga keluhan dapat diselesaikan secara tepat grievances are addressed in a timely and effective
waktu dan efektif. manner.
Selama periode pelaporan, tidak terdapat pengaduan During the reporting period, HUMI did not receive any
pelanggan yang diterima oleh HUMI. Selain itu, tidak customer complaints. In addition, none of the vessels
ada kapal yang dimiliki atau dikelola Perseroan maupun owned or managed by the Company or its subsidiaries
entitas anak yang ditarik kembali. Seluruh kapal telah were withdrawn. All vessels comply with the required
memenuhi standar yang diwajibkan serta seluruh standards as well as all applicable laws and regulations.
peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. [POJK [POJK F.29]
F.29]
Page 152
12
Jejak Dampak
Sosial HUMI
HUMI’s Social Impact
Tumbuh Bersama untuk Dampak yang Bermakna
153 Growing Together for Meaningful Impact
Kemitraan Berkualitas dengan Pemasok Lokal
153 Quality Partnership with Local Suppliers
Memberi Dampak untuk Masyarakat
155 Creating Impact for Communities
Pengaduan Masyarakat
158 Community Complaints
Page 153
Page 154
153
Tumbuh Bersama untuk Dampak yang
Bermakna
Growing Together for Meaningful Impact
HUMI memandang keberlanjutan sosial sebagai HUMI views social sustainability as an integral part
bagian integral dari praktik bisnis yang bertanggung of responsible business practices, focusing not only
jawab, yang tidak hanya berfokus pada pengelolaan on the Company’s internal management but also
internal perusahaan tetapi juga pada kualitas interaksi on the quality of its engagement with stakeholders
Perseroan dengan para pemangku kepentingan di in the surrounding communities. Every decision-
lingkungan sekitarnya. Setiap proses pengambilan making process, from supply chain management to
keputusan mulai dari rantai pasok hingga pelaksanaan the implementation of social initiatives, is designed
inisiatif sosial dirancang dengan mempertimbangkan with consideration for the broader social impacts on
dampak sosial yang lebih luas terhadap komunitas, communities, business partners, and groups affected
mitra usaha, serta kelompok masyarakat yang by the Company’s operational activities.
terdampak oleh kegiatan operasional Perseroan.
Pendekatan ini menegaskan komitmen HUMI This approach underscores HUMI’s commitment to
untuk memastikan bahwa pertumbuhan Perseroan ensuring that the Company’s growth aligns with the
berjalan selaras dengan penciptaan nilai sosial yang creation of sustainable social value. By strengthening
berkelanjutan. Melalui penguatan hubungan yang relationships grounded in mutual respect, fairness,
dilandasi prinsip saling menghormati, keadilan, dan nilai and shared value, HUMI builds a strong foundation for
tambah bersama, HUMI membangun fondasi kemitraan long-term partnerships with suppliers and the wider
jangka panjang dengan pemasok serta masyarakat community.
secara luas.
Biaya pengelolaan
Kinerja Sosial 58,7% masyarakat
Social Performance
Pemasok Lokal
Local Supplier
Community management
expenditure
Rp
863.994.012
0 Pengaduan
Masyarakat
Community Complaints
Kemitraan Berkualitas Dengan
Pemasok Lokal
Quality Partnership With Local Suppliers
Pemasok merupakan bagian penting bagi HUMI dalam Suppliers play a vital role in supporting HUMI’s
mendukung kelancaran operasional dan penciptaan operational continuity and creating social value. The
nilai sosial. Proses pemilihan pemasok dilakukan selection process is carried out in line with operational
sesuai kebutuhan operasional serta standar mutu yang needs and the quality standards set by the Company.
Combined Report I 2025
ditetapkan Perseroan. Komitmen ini diimplementasikan This commitment is implemented through HUMI’s Third-
berdasarkan Kebijakan Pihak Ketiga HUMI yang Party Policy, which governs procurement mechanisms
mengatur mekanisme pengadaan melalui swakelola, including in-house procurement, open selection, and
seleksi umum, dan seleksi langsung berdasarkan nilai direct selection based on the value and characteristics
dan karakteristik pekerjaan. of the work.
Melalui mekanisme pengadaan swakelola, HUMI Through in-house procurement, HUMI creates
membuka peluang pelibatan masyarakat setempat opportunities to involve local communities and support
Page 155
Jejak Dampak Sosial HUMI
HUMI’s Social Impact 154
serta mendukung peningkatan kemampuan SDM the development of human resources for specific tasks.
pada pekerjaan tertentu. Selain itu, prioritas terhadap Prioritizing local suppliers also reflects the Company’s
pemasok lokal merupakan wujud kontribusi Perseroan contribution to strengthening regional economies
dalam memperkuat perekonomian daerah dan and generating economic benefits for surrounding
menciptakan manfaat ekonomi bagi komunitas sekitar. communities.
Pada tahun 2025, HUMI belum memiliki kebijakan In 2025, HUMI did not yet have a dedicated policy
khusus terkait penerapan aspek ESG bagi pemasok. on ESG implementation for suppliers. Nevertheless,
Meski demikian, komitmen sosial Perusahaan the Company’s social commitment is evident from
tercermin dari komposisi pemasok, di mana 58,66% its supplier composition, with 58.66% local suppliers
merupakan pemasok lokal dan 41,34% pemasok and 41.34% international suppliers. In 2025, 30.04%
internasional. Sepanjang tahun 2025, Biaya Pengadaan of the Company’s procurement was sourced from
untuk pemasok lokal adalah 30,04% dan pemasok local suppliers, while 69.96% came from international
internasional sebesar 69,96%. Proporsi ini dipengaruhi suppliers. This distribution reflects the higher cost
oleh tingginya harga suku cadang tertentu yang masih of certain spare parts that are still sourced from
dipasok dari pasar internasional. international markets.
Pemasok Internasional Persentase Pengadaan
International Suppliers Percentage of Procurement Value
41,3%
Internasional Lokal
International Local
69,96%
2025
% Persentase 30,04%
41,3
Pemasok HUMI
2025
,7 %
Percentage of
0,22%
2024
Procurement
58
Value Ownership 99,78%
Pemasok Lokal
Local Suppliers
94,82%
2023
58,7%
5,18%
Untuk menjaga standar kualitas pengadaan, HUMI To maintain procurement quality standards, HUMI
melakukan evaluasi pemasok secara berkala satu kali conducts supplier evaluations on an annual basis. The
dalam setahun. Evaluasi difokuskan pada aspek teknis, evaluation focuses on technical aspects, particularly
terutama kualitas serta ketepatan waktu penyediaan the quality of goods and services and the timeliness
barang dan jasa, dan hingga tahun pelaporan belum of delivery. As of the reporting year, the evaluation
mencakup audit langsung kepada pemasok. Ke process has not included on-site supplier audits.
depan, HUMI akan melengkapi mekanisme ini dengan This mechanism will be strengthened through the
penerapan pakta integritas bagi pemasok yang implementation of a Supplier Integrity Pact, which is
direncanakan mulai berlaku pada tahun 2026. scheduled to take effect in 2026.
Dalam pemenuhan kebutuhan jasa penunjang In fulfilling its operational support service needs, HUMI
operasional, HUMI tidak menggunakan kontraktor atau does not engage external contractors or outsourcing
penyedia jasa outsourcing eksternal. Jasa penunjang service providers. Supporting services, such as cleaning
seperti petugas kebersihan dan pengemudi dikelola and driver services, are managed through the Employee
melalui Koperasi Karyawan yang diwadahi oleh HUMI, Cooperative established under HUMI. Accordingly,
sehingga kebutuhan layanan tersebut tidak termasuk these services are not included within the scope of
dalam lingkup pengadaan dari pemasok pihak ketiga. third-party supplier procurement. This arrangement
Skema ini memastikan pengelolaan tenaga kerja ensures that the management of supporting personnel
pendukung dilakukan secara terstruktur dan selaras is conducted in a structured manner and remains
dengan kebijakan internal Perseroan. [GRI 2-6] aligned with the Company’s internal policies. [GRI 2-6]
Page 156
155
Memberi Dampak Untuk
Masyarakat [POJK F.25]
Creating Impact for Communities
HUMI meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan HUMI believes that sustainable growth is achieved
dapat terwujud ketika perseroan dan masyarakat when the Company grows together with the
berkembang bersama. Kegiatan operasional HUMI communities it serves. HUMI’s operational activities
berpotensi menimbulkan berbagai dampak sosial may generate various social and economic impacts,
dan ekonomi, seperti peluang kerja dan peningkatan including employment opportunities and increased
aktivitas ekonomi lokal, maupun potensi gangguan local economic activity, as well as potential disturbances
terhadap kenyamanan lingkungan dan dinamika sosial to community comfort and social dynamics. HUMI is
masyarakat. HUMI berkomitmen untuk mengelola committed to managing these impacts responsibly
dampak tersebut secara bertanggung jawab dan while maximizing the positive contributions it can
memaksimalkan kontribusi positif yang dapat diberikan provide to society. [POJK F.23]
kepada masyarakat. [POJK F.23]
Program sosial HUMI menjangkau berbagai kelompok HUMI’s social programs reach diverse community
masyarakat, mulai dari mereka yang terdampak groups, from those directly affected by operations
langsung oleh operasional hingga komunitas yang to wider communities benefiting from initiatives that
memperoleh manfaat lebih luas bagi kesejahteraan enhance social welfare. These programs are designed
sosial. Program-program yang dijalankan bertujuan to foster inclusive social benefits.
menumbuhkan manfaat sosial yang inklusif.
Dukungan Pendidikan Maritim Maritime Education Support
HUMI menempatkan pendidikan sebagai fondasi HUMI recognizes education as a key foundation for
penting dalam memperkuat keberlanjutan industri strengthening the sustainability of the national maritime
maritim nasional. Dalam mendukung sektor ini, industry. In support of this sector, the Company
Perseroan memprioritaskan peningkatan kualitas prioritizes improving the quality of education relevant
pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia to the needs of shipping and maritime operations.
pelayaran dan operasional maritim.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, HUMI As part of this commitment, HUMI promotes
mendorong penyetaraan mutu pendidikan di standardization of quality at Maritime Vocational
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pelayaran guna High Schools (SMK Pelayaran) to develop competent
menghasilkan calon perwira laut yang andal dan siap future ship officers who are ready to fulfill professional
menjalankan tanggung jawab profesional di atas kapal. responsibilities on board. These efforts aim to ensure
Upaya ini diarahkan untuk memperkuat kesiapan graduates meet the industry’s required competency
lulusan agar mampu memenuhi standar kompetensi standards.
yang dibutuhkan industri.
Selain itu, HUMI juga berkolaborasi dengan institusi In addition, HUMI collaborates with maritime education
pendidikan kemaritiman dalam berbagai bentuk institutions through various support initiatives and
dukungan dan kegiatan pengayaan pembelajaran. enrichment activities. Through these partnerships,
Melalui sinergi ini, HUMI turut berkontribusi dalam HUMI contributes to building a maritime education
Combined Report I 2025
membangun ekosistem pendidikan maritim yang ecosystem that is more responsive to industry dynamics
lebih responsif terhadap dinamika industri sekaligus while expanding access to competency development
memperluas akses pengembangan kompetensi bagi for the next generation of Indonesian seafarers.
generasi pelaut Indonesia.
Page 157
Jejak Dampak Sosial HUMI
HUMI’s Social Impact 156
Okty Saptarini, Direktur PT MCS Internasional, menjadi pemateri dalam “ITB Power Up
Series – Prepare Your Professional Journey from Here” yang diselenggarakan pada 17
Oktober 2025
Okty Saptarini, Director of PT MCS Internasional, served as a speaker in the “ITB Power Up Series – Prepare
Your Professional Journey from Here” held on 17 October 2025.
Menebar Manfaat Bagi Sekitar Spreading Positive Impact to Community
Semangat kebersamaan dan kepedulian menjadi A spirit of togetherness and care is embedded in HUMI’s
bagian yang tumbuh bersama perjalanan HUMI. journey. Through various social initiatives, the Company
Melalui berbagai inisiatif sosial, Perseroan mendorong encourages employees to actively contribute, ensuring
partisipasi aktif karyawan dalam menghadirkan manfaat that giving back becomes both a corporate program
nyata bagi masyarakat, sehingga kegiatan berbagi and a reflection of HUMI’s collective culture.
tidak hanya menjadi program perusahaan, tetapi juga
cerminan budaya kolektif di lingkungan HUMI.
Salah satu inisiatif utama kami adalah program One of our key initiatives is the BERSAMA (BERbagi
BERSAMA (BERbagi untuk seSAMA), berupa kegiatan untuk seSAMA) program, a monthly donation activity
santunan bulanan yang disalurkan kepada 38 panti distributed to 38 orphanages, majelis ta’lim, the
asuhan selama setahun, majelis ta’lim, Yayasan Kasih Indonesian Children’s Cancer Foundation (YKAKI),
Anak Kanker Indonesia (YKAKI), Panti Sosial Tresna Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1, as well as
Werdha Budi Mulia 1, serta berbagai penerima manfaat various other beneficiaries, including support for flood
lainnya, termasuk dukungan bagi korban banjir di victims in Sumatra and Kopkar Bhakti Samudra. This
Sumatera dan Kopkar Bhakti Samudra. Program ini program reflects HUMI’s commitment to caring for the
menjadi wujud kepedulian HUMI terhadap masyarakat surrounding community.
sekitar.
Selain itu, HUMI menyelenggarakan berbagai kegiatan HUMI also organizes targeted social programs during
sosial pada momen-momen tertentu untuk menjangkau special occasions. During Eid al-Adha, sacrificial animals
masyarakat luas maupun internal karyawan. Pada are distributed to Masjid Baitussalam and Mushollah
Hari Raya Iduladha, Perseroan menyalurkan hewan Assalam BVJ3. During Ramadan, BERTANDING
kurban ke Masjid Baitussalam dan Mushollah Assalam (BERbagi Takjil untuk orANg Di SekelilING) provides
BVJ3. Selama bulan Ramadan, program BERTANDING meals to surrounding communities, while BERISI
(BERbagi Takjil untuk orANg Di SekelilING) memberikan (BERbagi bIngkiSan Idul Fitri) supports outsource
dukungan bagi masyarakat sekitar HUMI Group, employees and employees at the Management Building
sementara program BERISI (BERbagi bIngkiSan Idul as a gesture of internal care.
Fitri) diperuntukkan bagi karyawan outsource serta
karyawan management building sebagai bentuk
apresiasi dan kepedulian internal.
Page 158
157 Jejak Dampak Sosial HUMI
HUMI’s Social Impact
Sepanjang tahun pelaporan, total dana yang In 2025, HUMI allocated a total of IDR 863,994,012
dialokasikan untuk pelaksanaan berbagai program for these programs. These activities demonstrate the
sosial ini mencapai Rp 863.994.012. Rangkaian Company’s commitment to fostering a culture of care
kegiatan tersebut menunjukkan komitmen HUMI dalam that engages employees and delivers tangible positive
menumbuhkan budaya kepedulian yang melibatkan impacts for communities around its operations.
karyawan dan memberikan dampak positif bagi
masyarakat di sekitar wilayah operasional.
BERSAMA: HUMI Eco Adventure – Berbagi Kebahagiaan di Ulang Tahun ke‑9
BERSAMA: HUMI Eco Adventure – Sharing Happiness on HUMI’s 9th Anniversary
Dalam rangka ulang tahun HUMI yang ke‑9, In celebration of HUMI’s 9th anniversary,
Perseroan menyelenggarakan BERSAMA: the Company organized BERSAMA: HUMI
HUMI Eco Adventure di Jakarta Escape, Eco Adventure at Jakarta Escape, engaging
melibatkan 105 anak dari tujuh panti asuhan. 105 children from seven orphanages. The
Kegiatan ini menghadirkan pengalaman program offered an enjoyable learning
belajar yang menyenangkan melalui experience through interactive games,
permainan, eksplorasi alam, dan kegiatan outdoor exploration, and educational
edukatif, memberikan anak-anak kesempatan activities, providing children with opportunities
untuk bereksplorasi dan belajar secara aktif. to actively explore, learn, and grow in a
supportive environment.
Anak-anak yang terlibat berasal dari
berbagai yayasan, termasuk Yayasan Mutiara The participating children represented various
Qolbu, Griya Yatim dan Dhuafa Jatiasih, foundations, including Yayasan Mutiara Qolbu,
Domyadhu Asrama Jatimurni, Mizan Amanah Griya Yatim dan Dhuafa Jatiasih, Domyadhu
Salihara, Yayasan Rumah Yatim Kemang Asrama Jatimurni, Mizan Amanah Salihara,
Bekasi, Griya Yatim dan Dhuafa Kranggan, Yayasan Rumah Yatim Kemang Bekasi, Griya
serta Nurul Quran. Kegiatan ini dirancang Yatim dan Dhuafa Kranggan, and Nurul
tidak hanya untuk menghadirkan keceriaan, Quran. The initiative was designed not only to
Combined Report I 2025
tetapi juga untuk menumbuhkan rasa create moments of joy, but also to foster self-
percaya diri dan inspirasi bagi anak-anak, confidence and inspire the children, while
sekaligus memperkuat ikatan HUMI dengan strengthening HUMI’s connection with the
masyarakat sekitar. communities in which it operates.
Page 159
158
Pengaduan Masyarakat [POJK F.24]
Community Complaints
HUMI menyediakan mekanisme pengaduan HUMI provides a complaint mechanism as part of
sebagai bentuk keterbukaan terhadap masyarakat its commitment to transparency with the community
dan pemangku kepentingan eksternal. Sistem ini and external stakeholders. This system ensures that
memastikan setiap keluhan atau keberatan yang any concerns or objections related to the Company’s
berkaitan dengan aktivitas perusahaan dapat activities can be submitted and addressed in an orderly
disampaikan dan ditindaklanjuti secara tertib. manner.
Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan melalui The community can submit complaints through
berbagai saluran komunikasi, seperti telepon, SMS, various communication channels, including telephone,
WhatsApp, surat elektronik, surat tertulis, maupun SMS, WhatsApp, email, written letters, or via the
melalui Whistleblowing System yang tersedia di situs Whistleblowing System available on the Company’s
https://wbs.humi.co.id/. Ketersediaan kanal yang website. The availability of multiple channels aims to
beragam ini bertujuan untuk memberikan akses yang provide easy, safe, and transparent access for external
mudah, aman, dan transparan bagi pihak eksternal parties to voice their concerns or complaints.
dalam menyampaikan aspirasi atau keluhan.
Setiap pengaduan yang diterima dicatat dan ditelaah All received complaints are recorded and reviewed
oleh Departemen Corporate Communication, kemudian by the Corporate Communication Department, then
diteruskan kepada manajemen dan unit terkait untuk forwarded to management and the relevant units
diverifikasi. Apabila diperlukan, perusahaan melakukan for verification. If necessary, the Company conducts
investigasi serta menetapkan langkah perbaikan investigations and implements appropriate corrective
yang sesuai. Hasil penanganan disampaikan kembali actions. The outcomes of the complaint handling are
kepada pihak pelapor sebagai bentuk akuntabilitas communicated back to the complainant as a form of
dan penyelesaian yang transparan. accountability and transparent resolution.
Sepanjang periode pelaporan, tidak terdapat pengaduan dari masyarakat
yang diterima oleh HUMI.
During the reporting period, HUMI did not receive any complaints from the community.
Page 160
13
Tentang
Laporan Ini
About This Report
Pendahuluan
161 Introduction
Topik Material dan Referensi Pengungkapan
163 Material Topic and Disclosure References
Keterbukaan dan Akuntabilitas Pelaporan
165 Transparency and Reporting Accountability
Page 161
Page 162
161
Pendahuluan
Introduction
Pada 2025, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. In 2025, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk.
(“HUMI”) menerbitkan Laporan Keberlanjutan ketiga (“HUMI”) published its third Sustainability Report as
sebagai wujud komitmen terhadap transparansi a demonstration of its commitment to transparency
pengelolaan aspek keberlanjutan dan sarana in managing sustainability aspects and as a means
komunikasi dengan pemangku kepentingan. Laporan of communication with stakeholders. This report also
ini juga mendukung upaya Perseroan memperkuat supports the Company’s efforts to strengthen investor
kepercayaan investor dan meningkatkan kredibilitas. confidence and enhance its credibility.
Sebagai perusahaan publik, Laporan Keberlanjutan In line with HUMI’s status as a publicly listed company,
HUMI diterbitkan secara tahunan. Penyusunan laporan the Sustainability Report is published annually. The
ini melibatkan koordinasi lintas fungsi dan ditelaah oleh preparation of this report involves cross-functional
manajemen level middle dan senior sebelum disetujui coordination and is reviewed by the middle and
Direksi. Dewan Komisaris mengawasi proses ini untuk senior management level prior to approval by the
memastikan setiap informasi telah merefleksikan Board of Directors. The Board of Commissioners
kinerja, dampak, dan komitmen keberlanjutan oversees this process to ensure that the information
Perseroan secara akurat dan fairness. [GRI 2-14] presented accurately and fairly reflects the Company’s
sustainability performance, impacts, and commitments.
[GRI 2-14]
Rujukan Laporan [POJK G.4]
Report Reference [POJK G.4]
Laporan Keberlanjutan ini disusun dengan mengacu
pada ketentuan peraturan perundang-undangan This Sustainability Report has been prepared in
yang berlaku, yaitu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan accordance with prevailing laws and regulations,
(POJK) No. 51/POJK.03/2017 serta Surat Edaran including Otoritas Jasa Keuangan Regulation No. 51/
Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021 POJK.03/2017 and Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau concerning the Form and Content of Annual Reports of
Perusahaan Publik. Selain itu, laporan ini disusun Issuers or Public Companies. In addition, this report has
sepenuhnya sesuai (in accordance) dengan standar been prepared in accordance with the Global Reporting
pelaporan Global Reporting Initiative (GRI) Standards Initiative (GRI) Standards 2021.
2021.
Untuk memudahkan keterlacakan dan keterbandingan
informasi, Perseroan menyertakan penanda khusus To enhance traceability and comparability, the
berupa angka dan huruf, serta mencantumkan nomor Company provides specific markers in the form of
pengungkapan Standar GRI dan POJK pada kalimat letters and numbers and includes references to the
atau alinea yang relevan. Informasi lengkap mengenai relevant GRI and POJK disclosure numbers within the
kesesuaian isi laporan dengan seluruh rujukan tersebut corresponding sentences or paragraphs. Detailed
disajikan pada bagian belakang laporan ini. information on the alignment of this report with these
references is presented at the end of this report.
Laporan Keberlanjutan ini juga menjadi sarana bagi
HUMI untuk mengkomunikasikan kontribusi perusahaan This Sustainability Report also serves as a means for
dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan HUMI to communicate the Company’s contributions
Combined Report I 2025
Berkelanjutan (TPB) yang ditetapkan oleh United in supporting the achievement of the Sustainable
Nations (Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB) melalui Development Goals (SDGs) established by the United
Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan. Nations through the 2030 Agenda for Sustainable
Melalui laporan ini, Perseroan memberikan gambaran Development. Through this report, the Company
menyeluruh mengenai kinerja dan inisiatif keberlanjutan provides stakeholders with a comprehensive overview
yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025 kepada of its sustainability performance and initiatives
para pemangku kepentingan. implemented throughout 2025.
Page 163
Tentang Laporan Ini
About This Report 162
Cakupan dan Batasan Laporan [GRI 2-2] Report Scope and Boundaries [GRI 2-2]
Laporan Keberlanjutan HUMI menyajikan kinerja HUMI’s Sustainability Report presents the Company’s
keberlanjutan Perseroan untuk tahun 2025 dan sustainability performance for the 2025 fiscal year and
diterbitkan pada Juli 2026. Laporan ini mencakup was published in July 2026. The report covers HUMI
HUMI dan entitas anak yang dimiliki secara langsung, and its operational subsidiaries with direct ownership
telah beroperasi, serta dikonsolidasikan dalam Laporan interests that are consolidated in the Company’s
Keuangan Perseroan, yaitu PT GTS Internasional Tbk. Financial Statements, namely PT GTS Internasional
(GTSI), PT PCS Internasional (PCSI), PT OTS Internasional Tbk. (GTSI), PT PCS Internasional (PCSI), PT OTS
(OTSI), PT Humpuss Transportasi Curah (HTC), PT MCS Internasional (OTSI), PT Humpuss Transportasi Curah
Internasional (MCSI), dan PT ETSI Hutama Maritim (HTC), PT MCS Internasional (MCSI), and PT ETSI
(ETSI). Cakupan pelaporan meliputi kinerja ekonomi, Hutama Maritim (ETSI). The reporting scope includes
sosial, lingkungan, dan tata kelola yang relevan dengan financial, social, environmental, and governance
kegiatan usaha Perseroan dan entitas anak tersebut. performance relevant to the business activities of the
Company and these subsidiaries.
Laporan Keberlanjutan ini memuat informasi kinerja This Sustainability Report presents the Company’s
keberlanjutan Perseroan untuk tahun buku 2025 sustainability performance for the 2025 fiscal year
dan diterbitkan pada April 2026, sebagai bagian dari and was published in April 2026. It reflects the
komitmen Perseroan dalam menyediakan informasi Company’s commitment to providing stakeholders with
keberlanjutan yang relevan, tepat waktu, dan dapat sustainability information that is relevant, timely, and
diandalkan bagi para pemangku kepentingan reliable.
Informasi keuangan yang disajikan dalam laporan ini The financial information presented in this report
mengacu pada Laporan Keuangan Konsolidasian PT refers to the Consolidated Financial Statements of PT
Humpuss Maritim Internasional Tbk dan entitas anak Humpuss Maritim Internasional Tbk and its subsidiaries
untuk periode 1 Januari 2025 hingga 31 Desember for the period from January 1 to December 31, 2025.
2025. Laporan keuangan tersebut telah diaudit oleh These financial statements were audited by Ernst and
Ernst and Young (EY) dan dipublikasikan pada tanggal Young (EY) and published on 17 April 2026.
17 April 2026.
The data and information disclosed in this Sustainability
Data dan informasi yang diungkapkan dalam Report are presented in qualitative and quantitative
Laporan Keberlanjutan ini disajikan dalam bentuk forms, or a combination of both, reflecting the
data kualitatif, kuantitatif, maupun kombinasi Company’s policies, initiatives, and performance in
keduanya, yang mencerminkan kebijakan, upaya, implementing sustainability practices. To enhance
serta capaian Perseroan dalam menjalankan praktik comparability, the Company, where possible, presents
keberlanjutan. Untuk meningkatkan keterbandingan, performance data for three consecutive years, enabling
Perseroan sedapat mungkin menyajikan data dengan any significant deviations to be adequately explained.
perbandingan kinerja selama tiga tahun berturut-turut,
sehingga deviasi yang signifikan dapat dijelaskan
secara memadai.
Reporting Principles
Prinsip Pelaporan
The Company prepared this Sustainability Report in
Perseroan menyusun Laporan Keberlanjutan ini dengan reference to the sustainability reporting principles set
mengacu pada prinsip-prinsip pelaporan keberlanjutan out in the Global Reporting Initiative GRI Standards
sebagaimana ditetapkan dalam GRI Standards 2021. 2021. These principles serve as the foundation for
Prinsip-prinsip tersebut menjadi landasan dalam ensuring the quality, accuracy, and transparency of the
memastikan kualitas, akurasi, dan transparansi information presented, which include: These principles
informasi yang disampaikan, yang meliputi: include:
Page 164
163 Tentang Laporan Ini
About This Report
Penyajian Kembali [GRI 2-4] Restatement [GRI 2-4]
Dalam Laporan Keberlanjutan ini, Perseroan menyajikan In this Sustainability Report, the Company has restated
kembali sejumlah data kinerja tahun 2024 dan periode certain performance data for 2024 and prior periods
sebelumnya yang telah diungkapkan pada laporan that were previously disclosed in earlier reports,
tahun sebelumnya, yaitu: including:
1. Data Energi Tahun 2023 dan 2024 1. Energy Data for 2023 and 2024
2. Data Emisi Tahun 2023 dan 2024 2. Emissions Data for 2023 and 2024
Perubahan penyajian data dilakukan sebagai dampak These restatements were made as a result of refinements
dari penyesuaian metode perhitungan dan/atau to the calculation methodologies and/or data collection
pengumpulan data yang diterapkan Perseroan pada processes implemented by the Company in 2025,
tahun 2025, dengan tujuan meningkatkan akurasi, with the aim of improving the accuracy, consistency,
konsistensi, dan keterbandingan informasi yang and comparability of the information presented. The
disajikan. Perseroan memastikan bahwa penyajian Company confirms that these restatements do not alter
kembali data tersebut tidak mengubah komitmen its sustainability commitments or the strategic direction
maupun arah kebijakan keberlanjutan yang telah of its sustainability policies.
ditetapkan.
Penjaminan Eksternal [POJK G.1] [GRI 2-5] External Assurance [POJK G.1] [GRI 2-5]
Laporan Keberlanjutan Perseroan untuk tahun buku The Company’s Sustainability Report for the 2025
2025 ini belum mendapatkan penjaminan (assurance) reporting year has not been externally assured.
dari pihak eksternal. Meskipun demikian, Perseroan Nevertheless, the Company has conducted internal
telah melaksanakan proses verifikasi dan validasi verification and validation processes on the data and
internal atas data dan informasi yang disajikan dalam information presented in this report.
laporan ini.
Seluruh informasi dalam Laporan Keberlanjutan, All information disclosed in this Sustainability Report,
termasuk data Energi, Emisi, Limbah, serta Keselamatan including data on Energy, Emissions, Waste, and
dan Kesehatan Kerja (K3), telah melalui proses verifikasi Occupational Health and Safety (OHS), has undergone
dan validasi internal dan memperoleh persetujuan internal verification and validation and has been
Direksi sebagai bentuk pertanggungjawaban approved by the Board of Directors. This approval
Combined Report I 2025
manajemen atas keandalan dan kelengkapan reflects management’s responsibility for the reliability
pengungkapan yang disampaikan kepada para and completeness of the disclosures provided to
pemangku kepentingan. stakeholders.
Page 165
164
Topik Material dan Referensi
Pengungkapan [GRI 3-2]
Material Topic and Disclosure References
Pengungkapan masing-masing topik material dalam The disclosures for each material topic in this
Laporan Keberlanjutan ini disusun dengan mengacu Sustainability Report are prepared with reference to
pada Standar GRI 2021. Keterkaitan antara topik the GRI Standards 2021. The alignment between each
material dan standar pengungkapan terkait disajikan material topic and the corresponding GRI disclosure
dalam tabel berikut. standard is presented in the table below.
Topik Material Referensi Pengungkapan: GRI
Material Topic Disclosure Reference: GRI
Pengelolaan Emisi dan Energi 302: Energi 2016 302: Energy 2016
Emission and Energy Management 305: Emisi 2016 305: Emissions 2016
306: Efluen & Limbah 2016
Dampak Ekologi 306: Waste & Effluent 2016
304: Keanekaragaman Hayati
Ecological Impact 304: Biodiversity2016
2016
Manajemen Limbah
306: Limbah 2020 306: Waste 2020
Waste Management
Kesehatan dan Keselamatan Kerja 403: Kesehatan dan 403: Occupational Health and
Occupational Health and Safety Keselamatan Kerja 2018 Safety 2018
401: Kepegawaian 2016 401: Employment 2016
402: Hubungan Tenaga Kerja 402: Labor/Management
2016 Relations 2016
Pengelolaan Sumber Daya Manusia yang Berkelanjutan 404: Pelatihan dan 404: Training and Education
Sustainable Human Capital Management Pendidikan 2016 2016
405: Keberagaman dan 405: Diversity and Equity
Peluang Setara 2016 2016
406: Nondiskriminasi 2016 406: Non-discrimination 2016
Pengelolaan Keselamatan Maritim & Risiko Operasional 403: Kesehatan dan 403: Occupational Health and
Maritime Safety and Operational Risk Management Keselamatan Kerja 2018 Safety 2018
Etika Bisnis & Integritas
205: Antikorupsi 2016 205: Anti-corruption 2016
Business Ethics and Integrity
Kepatuhan terhadap Hukum dan Regulasi
2: Pengungkapan Umum 2021 2: General Disclosure 2021
Compliance to Law and Regulations
Pengelolaan Keamanan Siber Maritim
418: Privasi Pelanggan 2016 418: Customer Privacy 2016
Maritime Cyber Security Management
Angka-angka pada seluruh tabel dan grafik dalam Laporan Tahunan ini menggunakan notasi Bahasa Indonesia
Numerical notations in all tables and graphs in this Annual Report are presented in Indonesia
Page 166
165
Keterbukaan dan Akuntabilitas
Pelaporan
Transparency and Reporting Accountability
Akses Informasi Atas Laporan Keberlanjutan Access to the Sustainability Report [GRI 2-3]
[GRI 2-3]
HUMI menyediakan Laporan Keberlanjutan sebagai HUMI provides the Sustainability Report as a means
sarana bagi para pemangku kepentingan untuk for stakeholders to understand the Company’s
memahami kinerja dan inisiatif keberlanjutan yang telah performance and sustainability initiatives. The report is
dijalankan. Laporan ini dirancang untuk membantu designed to help stakeholders assess the Company’s
pemangku kepentingan mengevaluasi kontribusi contribution to responsible business practices, covering
Perseroan terhadap praktik bisnis yang bertanggung environmental, social, and governance aspects. To
jawab, mencakup aspek lingkungan, sosial, dan ensure broad access to information, HUMI welcomes
tata kelola. Untuk memastikan akses informasi yang all stakeholders, including investors, to request a copy
seluas-luasnya, Perseroan membuka kesempatan bagi of the report or submit questions regarding its content.
seluruh pemangku kepentingan, termasuk investor, Stakeholders can contact the Company through the
untuk memperoleh salinan laporan atau mengajukan official channels below:
pertanyaan terkait isi laporan. Pemangku kepentingan
dapat menghubungi Perseroan melalui saluran resmi
Perseroan.
Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary
Kantor Pusat | Head Office (62-21) 395 06655
Mangkuluhur City Tower One 27th Floor Jl. Jend. corpsec@humi.co.id
Gatot Subroto Kav. 1-3 Jakarta 12930, Indonesia
www.humi.co.id
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Response to Feedback on the Previous
Keberlanjutan Tahun Sebelumnya [POJK G.3] Year’s Sustainability Report [POJK G.3]
Selama periode pelaporan sebelumnya, HUMI During the previous reporting period, HUMI received
menerima 61 tanggapan dari para pemangku 61 feedback submissions from stakeholders regarding
kepentingan internal dan external terkait Laporan the prior year’s Sustainability Report. Each input was
Keberlanjutan tahun sebelumnya. Setiap masukan addressed through a systematic internal process aimed
ditindaklanjuti melalui proses internal yang sistematis at improving data presentation, narrative quality, and
untuk memperbaiki penyajian data, kualitas narasi, dan overall reporting practices.
praktik pelaporan Perseroan.
Combined Report I 2025
Perseroan menyampaikan terima kasih atas partisipasi The Company appreciates the participation and
dan masukan yang diberikan oleh para pemangku feedback provided by stakeholders. Each contribution
kepentingan. Setiap masukan berperan penting dalam plays a crucial role in supporting the quality and
mendukung kualitas dan keberlanjutan pelaporan continuous improvement of HUMI’s sustainability
HUMI. reporting.
Page 167
Page 168
14
Tabel Data
Data Table
Bab 8. Menuju Keunggulan melalui Tata Kelola yang Baik
169 Bab 8. Navigating Excellence through Good Corporate
Governance
Bab 9. Menjaga Lingkungan, Meningkatkan Keunggulan
170 Operasional
Chapter 9. Protecting the Environment, Advancing Operations
Bab 10. Mengelola Talenta untuk Kinerja Berkelanjutan
173 Chapter 10. Managing Talent for Sustaining Performance
Page 169
Page 170
169
Bab 8. Menuju Keunggulan melalui Tata
Kelola yang Baik
Bab 8. Navigating Excellence through Good Corporate Governance
Daftar Peningkatan Kapasitas Tata Kelola yang diikuti oleh Anggota Dewan Komisaris,
Direksi, dan Komite Pendukung Sepanjang Tahun 2025 [POJK E.2] [GRI 2-17]
List of Governance Capacity-Building Programs Attended by Members of the Board of
Commissioners, Board of Directors, and Supporting Committees Throughout 2025 [POJK E.2] [GRI
2-17]
Nama Jabatan Pelatihan Tanggal Penyelenggara
Name Position Training Date Organizer
VP of Corporate Bursa Efek
Okty Saptarini Investor Relations Forum 2025 21 Januari 2025
Secretary Indonesia
IHT-VIBES#1:ISO 37301:2021
Compliance Management Systems
VP of Corporate PT Mitra Bersama
Okty Saptarini Internal Audit based on ISO 19011:2018 11 Februari 2025
Secretary Archipelago
Guidelines for Auditing Management
Systems
IHT-VIBES #2 : Humi Values Our Power
Dedi Hudayana Direktur 17 Februari 2025 Dunamis
For A Sustainable Growth
Social Investment Roundtable
Discussion (SIRD) #75 "Implementing
VP of Corporate
Okty Saptarini IFRS S2 in Indonesia’s Energy Sector: 7 Maret 2025 SIRD
Secretary
Assess and Prepare for Reporting on
Climate".
VP of Corporate
Okty Saptarini ESG Talk Series#3 - Road to Labor Day 28 April 2025 AEI
Secretary
VP of Corporate
Okty Saptarini Digital IR &GRC-AEI xTICMI 28 April 2025 AEI dan TICMI
Secretary
VP of Corporate
Okty Saptarini Pendalaman POJK 45/2024 28 April 2025 AEI dan OJK
Secretary
VP of Corporate IHT-VIBES #4 :ESG 101 Deep Dive ESG
Okty Saptarini 13 Juni 2025 HUMI
Secretary Journey
VP of Corporate
Okty Saptarini IHT-LEAD #1 :Business Presentation 18 Juni 2025 HUMI
Secretary
Ar Sofyan Komisaris Utama IHT-LEAD #1 :Business Presentation 4-5 Juli 2025 HUMI
Daryono Komisaris IHT-LEAD #1 :Business Presentation 4-5 Juli 2025 HUMI
Tirta Hidayat Direktur Utama IHT-LEAD #1 :Business Presentation 4-5 Juli 2025 HUMI
Dedi Hudayana Direktur IHT-LEAD #1 :Business Presentation 4-5 Juli 2025 HUMI
VP of Corporate Katadata Sustainability Action for the 10-11 September
Okty Saptarini KataData
Combined Report I 2025
Secretary Future Economy (SAFE) 2025 2025
ESG Talk Series#6 : IFRS S2
VP of Corporate 19 September
Okty Saptarini Governance : The Strategic Role of AEI
Secretary 2025
ESG Committees
VP of Corporate 1 Oktober - 29
Okty Saptarini Directorship Program HUMI dan ITB
Secretary Oktober 2025
Page 171
Tabel Data
Data Table 170
Nama Jabatan Pelatihan Tanggal Penyelenggara
Name Position Training Date Organizer
VP of Corporate Workshop on ESG-Driven Education Sampoerna
Okty Saptarini 3 Oktober 2025
Secretary Impact Schools System
"From Compliance to Confidence :
VP of Corporate 7 November
Okty Saptarini Redefining ACGS through ESG and ICSA
Secretary 2025
Digital Governance "
VP of Corporate Rated For Growth Rating, Reputasi dan 7 November
Okty Saptarini AEI
Secretary Daya Saing Emiten di Era Keberlanjutan 2025
VP of Corporate Training Platform Regulatory 13 November
Okty Saptarini HukumOnline
Secretary Compliance System (RCS) 2025
Training Effective Leadership dan HUMI, Insulindo
VP of Corporate 28 November
Okty Saptarini Sosialisasi Bantuan Pendidikan dan Universitas
Secretary 2025
Karyawan, Kerjasama Grup Humpuss Borobudur
TEMPO - Institute
Indeks Integritas Bisnis Lestari 3 Desember
Tirta Hidayat Direktur Utama for Strategic
(INSTAR) 2025 2025
Initiatives
TEMPO - Institute
Indeks Integritas Bisnis Lestari 3 Desember
Dedi Hudayana Direktur for Strategic
(INSTAR) 2025 2025
Initiatives
VP of Corporate 4 Desember
Okty Saptarini Responsible Business Forum Indonesia AGCN
Secretary 2025
Bab 9. Menjaga Lingkungan,
Meningkatkan Keunggulan Operasional
Chapter 9. Protecting the Environment, Advancing Operations
Timbulan Limbah B3 Tahun 2025 [GRI 306-3, 306-5]
Hazardous Waste Generation in 2025 [GRI 306-3, 306-5]
Pengerjaan
Pembuangan
Jenis Limbah Produksi Limbah (Ton) Insinerasi (tanpa perolehan energi) Penimbunan
Type of Waste Waste Generation (Ton) Incineration (without energy recovery) Landfilling
(Lainnya)
Disposal
Processing (Other)
Accu/ Baterai - kantor
Batteries/ 0,54 0,54 - -
Accumulators – Office
Oli bekas
29,09 - - 1,05
Used Oil
Accu/Baterai - kapal
Batteries/
1,16 - - -
Accumulators –
Vessels
Kaleng cat
17,01 - - -
Paint Cans
Page 172
171 Tabel Data
Data Table
Pengerjaan
Pembuangan
Jenis Limbah Produksi Limbah (Ton) Insinerasi (tanpa perolehan energi) Penimbunan
Type of Waste Waste Generation (Ton) Incineration (without energy recovery) Landfilling
(Lainnya)
Disposal
Processing (Other)
Kain majun
9,89 - - -
Oily Rags
Obat kedaluwarsa/
Limbah Medis
0,43 - - -
Expired Medicines /
Medical Waste
Limbah operasional
15,57 - - -
Operational Waste
Cooking oil
0,98 - - -
Cooking oil
Sampah elektronik
4,48 - - -
Electronic Waste
Medicine
0,11 - - -
Medicine
Timbulan Limbah Non B3 Tahun 2025 [GRI 306-3, 306-5]
Non-Hazardous Waste Generation in 2025 [GRI 306-3, 306-5]
Jenis Limbah Produksi Limbah (Ton) Digunakan kembali Didaur ulang Penimbunan
Type of Waste Waste Generation (Ton) Reuse Recycle Landfilling
Limbah makanan -
kantor 5,25 0,06 1,49 1,51
Food waste - Office
Plastik - kantor
1,68 0,034 0,47 0,48
Plastic - Office
Kardus, kertas - kantor
Cardboard and paper 2,29 0,11 0,38 0,37
- Office
Jenis-Jenis Limbah dan Pengelolaannya [POJK F.13] [GRI 306-1, 306-2, GRI 306-3, GRI 306-4, GRI 306-5]
Waste Type and Management [POJK F.13] [GRI 306-1, 306-2, GRI 306-3, GRI 306-4, GRI 306-5]
Jumlah
Jenis Limbah Produksi Limbah (Ton) Prosedur Pengelolaan Total
Type of Waste Waste Generation (Ton) Management Procedure
2025 2024 2023
Digunakan kembali,
didaur ulang [GRI 306-4]
Limbah Padat Non B3 dan dikirimkan ke
di Kantor (Kg) Limbah makanan, plastik, kardus, pembuangan akhir
9.208 567.230* 336.290*
Combined Report I 2025
Non-Hazardous Solid kertas (landfill)
Waste in Office (Kg) Reused, recycled [GRI
306-4] or sent to final
disposal (landfill)
Page 173
Tabel Data
Data Table 172
Jumlah
Jenis Limbah Produksi Limbah (Ton) Prosedur Pengelolaan Total
Type of Waste Waste Generation (Ton) Management Procedure
2025 2024 2023
Dikumpulkan di dalam plastik 539.408
sampah dan kemudian
Plastik, sisa makanan, kayu
Limbah Padat Non B3 diserahkan kepada fasilitas
bekas, kain bekas, sampah
di Kapal (Kg) pembuangan sampah di
operasional, kemasan, botol
Non-Hazardous Solid pelabuhan
plastik dan kaca dan debu
Waste in Vessels (Kg) Collected in garbage bags
pembakaran incinerator.
and handed over to port waste
reception facilities
1. Sampah sisa campuran air 29.240,0 10.293,0 6.000,0
dan minyak dikumpulkan
di dalam Slop Tank
yang kemudian dapat
dibuang ke dalam fasilitas
pembuangan minyak di
pelabuhan.
Oil-water mixture residues
Sisa campuran air dan are collected in the slop
Limbah Cair Non B3 di
minyak, sisa minyak goreng tank and discharged to oil
Kapal (L) [GRI 303-2]
dapur. waste reception facilities
Non-Hazardous Liquid
Residues of oil-water at the port.
Waste in Vessels (L)
[GRI 303-2] mixtures, used cooking oil. 2. Sisa minyak goreng
dikumpulkan di tabung
minyak kemudian dibuang
ke fasilitas pembuangan
sampah di Pelabuhan.
Used cooking oil is
collected in designated
containers and delivered
to port waste reception
facilities
1. Sampah toner dan 48,64 445,70 213,00
cartridge dikumpulkan
di dalam plastik dan
kemudian diserahkan
kembali kepada pemasok.
[GRI 306-4]
Toner and cartridges are
Toner dan mesin fotokopi, collected in plastic bags
lampu bekas, baterai bekas and returned to suppliers.
dan barang elektronik bekas [GRI 306-4]
Limbah Padat B3 di
dan obat-obatan yang sudah
Kapal (Ton) 2. Sampah baterai bekas
kedaluwarsa.
Hazardous Solid Waste dan barang elektronik
Toner and photocopier
in Vessels (Ton) dikumpulkan dalam
cartridges, used lamps, used
batteries, electronic waste, kardus dan kemudian
expired medicines diserahkan kepada
fasilitas pembuangan
sampah di pelabuhan.
Used batteries and
electronic waste are
collected in boxes and
delivered to port waste
reception facilities.
Page 174
173 Tabel Data
Data Table
Jumlah
Jenis Limbah Produksi Limbah (Ton) Prosedur Pengelolaan Total
Type of Waste Waste Generation (Ton) Management Procedure
2025 2024 2023
Sisa minyak pelumas bekas, Sampah dikumpulkan 30,07 416,00 216,00
sisa cairan cat dan tiner, di dalam tabung yang
bekas alat pemadam api, kemudian dibuang di fasilitas
Limbah Cair B3 di Kapal sisa cairan kimia untuk air pembuangan sampah di
(Ton) mesin boiler. pelabuhan.
Hazardous Liquid Used lubricating oil, residual Waste is collected in
Waste in Vessels (Ton) paint and thinner, expired designated containers and
fire extinguisher contents, delivered to port waste
residual chemical liquids reception facilities.
from boiler water treatment.
*Pada tahun 2023 dan 2024 perhitungan limbah padat non B3 dilakukan secara kumulatif dan belum dikategorikan menjadi limbah padat non B3 di
kantor dan di kapal
*In 2023 and 2024, non-hazardous solid waste was calculated on a cumulative basis and was not yet categorized into office and vessel non-
hazardous solid waste.
Bab 10. Mengelola Talenta untuk
Kinerja Berkelanjutan
Chapter 10. Managing Talent for Sustaining Performance
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian (orang) [POJK C.3]
Composition of Employees and Crews Based on Employment Status (people) [POJK C.3]
2025 2024** 2023**
Kategori Usia
Category Age Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
Lingkungan Kantor
Office
18 - 25 Tahun 9 16 138 87 131 76
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun 41 42
25 - 35 Years
Karyawan* 35 - 45 Tahun 37 28
Employee 35 - 45 Years
45 - 55 Tahun 44 12
45 - 55 Years
> 55 Tahun 14 2
> 55 Years
18 - 25 Tahun 2 - 26 - 29 -
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun 3 -
25 - 35 Years
Karyawan
Outsource 35 - 45 Tahun 18 -
Outsource 35 - 45 Years
Combined Report I 2025
Employee
45 - 55 Tahun 9 -
45 - 55 Years
> 55 Tahun 3 -
> 55 Years
Page 175
Tabel Data
Data Table 174
2025 2024** 2023**
Kategori Usia
Category Age Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
18 - 25 Tahun 3 7 0 0 41 13
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun - -
25 - 35 Years
Karyawan
35 - 45 Tahun - -
Magang
35 - 45 Years
Intern
45 - 55 Tahun - -
45 - 55 Years
> 55 Tahun 4 -
> 55 Years
Jumlah 187 107 164 87 201 89
Total
Lingkungan Kapal
Onboard
18 - 25 Tahun 79 - 842 0 757 1
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun 492 -
Awak Kapal
25 - 35 Years
Milik Sendiri
Tidak Tetap*** 35 - 45 Tahun 253 -
Non-Permanent 35 - 45 Years
Crews
45 - 55 Tahun 38 -
Owned***
45 - 55 Years
> 55 Tahun 47 -
> 55 Years
18 - 25 Tahun 550 55 956 51 721 39
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun 445 20
25 - 35 Years
Awak Kapal
35 - 45 Tahun 221 -
Prinsipal
35 - 45 Years
Principal Crews
45 - 55 Tahun 62 -
45 - 55 Years
> 55 Tahun 16 -
> 55 Years
Jumlah 2.202 76 1.798 51 1.478 40
Total
*Karyawan terdiri dari Karyawan Tetap dan Tidak Tetap. Tidak Termasuk Dewan Komisaris dan Direksi.
**Terdapat pembaruan metode dokumentasi data pada tahun 2025 sehingga data yang ditampilkan pada tahun 2023 dan 2024 adalah data
kumulatif.
***Awak Kapal Milik Sendiri Tidak Tetap terdiri dari Awak Kapal HUMI Grup dan LISI
*Employees consist of Permanent and Non-Permanent staff. Excludes the Board of Commissioners and Board of Directors.
**Following an update to the data documentation methodology in 2025, the 2023 and 2024 figures are reported on a cumulative basis.
***Non-Permanent Crews Owned include HUMI Group and LISI crews
Komposisi Karyawan Berdasarkan Level Organisasi/Jenjang Jabatan (orang)
Composition of Employees and Crews Based on Organizational/Position Level (people)
2025 2024** 2023**
Kategori Usia
Category Age Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
Karyawan Level Eksekutif
Executive Level Employees
Dewan 18 - 25 Tahun - - 11 0 11 0
Komisaris 18 - 25 Years
Board of 25 - 35 Tahun - -
Commissioners 25 - 35 Years
Page 176
175 Tabel Data
Data Table
2025 2024** 2023**
Kategori Usia
Category Age Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
35 - 45 Tahun - -
35 - 45 Years
45 - 55 Tahun 1 -
45 - 55 Years
> 55 Tahun 10 -
> 55 Years
18 - 25 Tahun - - 11 1 10 0
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun - -
25 - 35 Years
Direksi 35 - 45 Tahun - -
Director 35 - 45 Years
45 - 55 Tahun 3 1
45 - 55 Years
> 55 Tahun 7 -
> 55 Years
Karyawan Level Senior
Senior Level Employees
18 - 25 Tahun - - 15 3 10 5
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun - -
25 - 35 Years
Vice President
& Tenaga Ahli 35 - 45 Tahun 3 1
Vice President 35 - 45 Years
& Expert
45 - 55 Tahun 5 1
45 - 55 Years
> 55 Tahun 10 1
> 55 Years
Karyawan Level Middle
Middle Level Employees
18 - 25 Tahun - - 28 7 6 32
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun 2 -
25 - 35 Years
Assistant Vice
President 35 - 45 Tahun 7 4
Assistant Vice 35 - 45 Years
President
45 - 55 Tahun 17 4
45 - 55 Years
> 55 Tahun - 1
> 55 Years
18 - 25 Tahun - - 22 7 21 7
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun 3 2
25 - 35 Years
Junior Assistant
Vice President 35 - 45 Tahun 8 6
Combined Report I 2025
Junior Assistant 35 - 45 Years
Vice President
45 - 55 Tahun 10 3
45 - 55 Years
> 55 Tahun 1 -
> 55 Years
Page 177
Tabel Data
Data Table 176
2025 2024** 2023**
Kategori Usia
Category Age Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
Karyawan Level Entry
Entry Level Employees
18 - 25 Tahun 9 15 73 70 74 58
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun 36 41
25 - 35 Years
Senior Eksekutif
& Eksekutif 35 - 45 Tahun 17 17
Executive & 35 - 45 Years
Executive
45 - 55 Tahun 15 4
45 - 55 Years
> 55 Tahun 2 -
> 55 Years
Jumlah 159 101 138 87 131 76
Total
Awak Kapal yang Dikelola
Managed Crews
18 - 25 Tahun 66 - 613 4 580 4
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun 417 1
25 - 35 Years
Perwira 35 - 45 Tahun 142 -
Officer 35 - 45 Years
45 - 55 Tahun 56 -
45 - 55 Years
> 55 Tahun 27 -
> 55 Years
18 - 25 Tahun 482 53 1.109 47 853 36
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun 520 19
25 - 35 Years
Rating 35 - 45 Tahun 331 -
Rating 35 - 45 Years
45 - 55 Tahun 43 1
45 - 55 Years
> 55 Tahun 37 -
> 55 Years
18 - 25 Tahun 81 2 76 0 45 0
18 - 25 Years
25 - 35 Tahun - -
25 - 35 Years
Cadet 35 - 45 Tahun - -
Cadet 35 - 45 Years
45 - 55 Tahun - -
45 - 55 Years
> 55 Tahun - -
> 55 Years
Jumlah 2.202 76 1.798 51 1.478 40
Total
*Terdapat pembaruan metode dokumentasi data pada tahun 2025 sehingga data yang ditampilkan pada tahun 2023 dan 2024 adalah data
kumulatif.
*Following an update to the data documentation methodology in 2025, the 2023 and 2024 figures are reported on a cumulative basis.
Page 178
177 Tabel Data
Data Table
Komposisi Karyawan dan Awak Kapal Baru Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 401-1]
Composition of New Employees and Crews based on Gender [GRI 401-1]
2025 2024* 2023*
Kategori
Category Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
Karyawan 30 31 25 17 24 12
Employee
355 2 505 15 504 2
Awak Kapal Milik
Sendiri Tidak Tetap
Non-Permanent
Crews Owned
Awak Kapal 1.361 159
Prinsipal
Principal Crews
Jumlah 1.746 191 525 32 528 14
Total
*Terdapat pembaruan metode dokumentasi data pada tahun 2025 sehingga data yang ditampilkan pada tahun 2023 dan 2024 adalah data kumulatif.
*Following an update to the data documentation methodology in 2025, the 2023 and 2024 figures are reported on a cumulative basis.
Cuti Melahirkan [GRI 401-3]
Parental Leave [GRI 401-3]
Kategori Unit Laki-Laki Perempuan Jumlah
Category Unit Male Female Total
Total jumlah karyawan yang berhak 20 10 30
mendapat cuti melahirkan Orang
Total number of employees entitled People
to maternity leave
Total jumlah karyawan yang 6 12 18
mengambil cuti melahirkan Orang
Total number of employees who People
took maternity leave
Total jumlah karyawan yang kembali 2 7 9
bekerja setelah cuti melahirkan Orang
berakhir, yang masih dipekerjakan People
12 bulan setelah kembali bekerja
Cuti Melahirkan [GRI 401-3]
Parental Leave [GRI 401-3]
Kategori Unit Laki-Laki Perempuan Jumlah
Category Unit Male Female Total
Total number of employees who 2 7 9
returned to work after maternity Orang
leave and remained employed 12 People
months after returning
Tingkat karyawan yang kembali 30,00% 58,33% 50,00%
bekerja setelah mengambil cuti
Combined Report I 2025
melahirkan %
Return-to-work rate after maternity
leave
Tingkat karyawan yang kembali 30,00% 58,33% 50,00%
bekerja dan dapat dipertahankan
setelah mengambil cuti melahirkan %
Retention rate after returning from
maternity leave
Page 179
Tabel Data
Data Table 178
Jumlah Karyawan yang Mengikuti Pelatihan
Total Employee Training Participants
Jenjang Jabatan Laki-Laki Perempuan Jumlah
Position Male Female Total
Executive Level 21 1 22
Senior Level 18 3 40
Middle Level 48 20 68
Entry Level 73 76 149
Jumlah 159 101 260
Jumlah Jam Pelatihan Karyawan
Total Employee Training Hours
Jenjang Jabatan Laki-Laki Perempuan Jumlah
Position Male Female Total
Executive Level 309,5 52,5 362,0
Senior Level 619,0 216,0 835,0
Middle Level 3.199,0 1.202,0 4.401,0
Entry Level 3.475,4 3.727,5 7.202,9
Jumlah 7.602,9 5.198,00 12.800,90
Jumlah Rata-Rata Jam Pelatihan [GRI 404-1]
Average Training Hours [GRI 404-1]
Jenjang Jabatan Laki-Laki Perempuan Jumlah
Position Male Female Total
Executive Level 14,74 52,50 16,45
Senior Level 34,39 72,00 39,76
Middle Level 66,65 60,10 64,72
Entry Level 47,61 49,05 48,34
Jumlah 49,23 47,82 51,47
Page 180
15
Indeks
Index
Indeks Isi POJK
181 POJK Content Index
Indeks Isi GRI
186 GRI Content Index
Page 181
Page 182
181
Indeks Isi POJK [POJK G.4]
POJK Content Index [POJK G.4]
Indeks POJK dalam laporan ini disusun berdasarkan: The POJK index in this report is compiled based on:
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor • Financial Services Authority Regulation (POJK)
51/POJK.03/2017 Number 51/POJK.03/2017
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) • Financial Services Authority Circular Letter
Nomor 16/SEOJK.04/2021 (SEOJK) Number 16/SEOJK.04/2021
Topik Lokasi
Topic Location
Strategi Keberlanjutan
A.
Sustainability Strategy
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1. 40
Elaboration of Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.
Overview of Performance on Sustainability Aspects
Aspek Ekonomi, paling sedikit memuat:
B.1. 9
Economic Aspects, covering at least:
a. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual;
a. Quantity of products or services sold;
b. Pendapatan atau penjualan;
b. Revenue or sales;
c. Laba atau rugi bersih;
c. Net profit or loss;
d. Produk ramah lingkungan; dan
d. Environmentally friendly products; and
e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan
Berkelanjutan.
e. Engagement of local stakeholders on sustainable finance business process.
Aspek Lingkungan Hidup, paling sedikit memuat:
B.2. 10
Environmental Aspects, covering at least:
a. Penggunaan energi;
a. Energy consumption;
b. Pengurangan emisi yang dihasilkan;
b. Reduction of Emission produced;
c. Pengurangan limbah dan efluen; dan
c. Reduction of waste and effluent; and
d. Pelestarian keanekaragaman hayati.
d. Biodiversity conservation.
Aspek Sosial
B.3. 11-12
Social Aspect
Combined Report I 2025
Profil Perusahaan
C.
Company Profile
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1. 24
Vision, Mission, and Sustainability Values
Alamat Perusahaan
C.2. 25
Company Address
Page 183
Indeks
Index 182
Topik Lokasi
Topic Location
Skala Usaha, paling sedikit memuat:
C.3. 25, 105, 173
Business Scale, covering at least:
a. Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban;
a. Total assets or assets capitalization, and total liabilities
b. Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan
status ketenagakerjaan;
b. Number of employees by gender, position, age, education and
employment status
c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan Wilayah
operasional.
c. Shareholders name and percentage of stock ownership; and operational
areas
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4. 25
Products, Services, and Business Activities
Keanggotaan pada Asosiasi
C.5. 34
Membership of Associations
Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
C.6. 33
Significant Changes in Issuers and Public Companies
Penjelasan Direksi
D.
Elaboration Of Board Of Directors
Penjelasan Direksi
D.1. 14
Elaboration of Board of Directors
a. Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi
keberlanjutan
a. Policy to respond to challenges in fulfilling sustainability strategies
b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan
b. Implementation of sustainable finance
c. Strategi pencapaian target
c. Target achievement strategies
Tata Kelola Keberlanjutan
E.
Sustainability Governance
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.1. 51-53
Person in Charge of Sustainable Finance Implementation
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
E.2. 69, 169
Competency Development on Sustainable Finance
Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.3. 30, 32, 75
Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance
Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
E.4. 52
Relationship with Stakeholders
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5. 39
Issues Regarding the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Keberlanjutan
F.
Sustainability Performance
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
F.1. 44
Activities to Building a Culture of Sustainability
Page 184
183
Topik Lokasi
Topic Location
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan atau
Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
F.2. 33
Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financing or
Investment Targets, Revenue and Profit/Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi
pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan
Berkelanjutan
F.3. 45
Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing or Investment
Targets on Financial Instruments or Projects that Align with Sustainable
Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspect
Biaya Lingkungan Hidup
F.4. 82
Environmental Costs
Aspek Material
Material Aspect
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5. 88
Consumption of Environmentally Friendly Materials.
Aspek Energi
Energy Aspect
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6. 86
The Quantity and Intensity of Energy Consumed
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7. Efforts and Achievements in Energy Efficiency and the Use of Renewable 85
Energy.
Aspek Air
Water Aspect
Penggunaan Air
F.8. 91
Water Consumption
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah
Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.9. 93
The Impact of Operational Areas that are Near or Located in Conservation
Areas or Areas with Biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10. 93
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emissions Aspect
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
Combined Report I 2025
F.11. 90, 97
The Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12. 87
Efforts and Achievements in Reducing Emission
Page 185
Indeks
Index 184
Topik Lokasi
Topic Location
Aspek Limbah Dan Efluen
Waste and Effluent
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
F.13. 171
The Amount of Waste and Effluent Produced by Type
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14. 95
Mechanism of Waste and Effluent Management
Tumpahan yang Terjadi ( jika ada)
F.15. 92
Spill That Occurs (if any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan
F.16. Diselesaikan 100
Number and Content of Environmental Complaint Received and Resolved
Kinerja Sosial
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara
F.17. kepada Konsumen 148
Commitment to Provide Equal Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18. 114
Equal Employment Opportunity
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19. 114
Child Labor and Forced Labor
Upah Minimum Regional
F.20. 121-122
Regional Minimum Wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21. 114
Safe and Healthy Working Environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
F.22. 117, 132
Employee Training and Development
Aspek Masyarakat
Community Aspect
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
F.23. 155
Operational Impacts on Local Communities
Pengaduan Masyarakat
F.24. 158
Community Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25. 155
Corporate Social Responsibility (CSR)
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility For Sustainable Products/ Services
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.26. 88
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
F.27. 158
Products/Services that Have Been Evaluated for Customer Safety
Dampak Produk/Jasa
F.28. 158
Product/Service Impacts
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29. 150
Number of Products Recalled
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan
F.30. Berkelanjutan 149
Customer Satisfaction Surveys for Sustainable Financial Products/Services
Page 186
185
Topik Lokasi
Topic Location
Lain-lain
G.
Others
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen ( jika ada)
G.1. 163
Written Verification by an Independent Party (if any)
Lembar Umpan Balik
G.2. 196
Feedback Form
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
G.3. 165
Response to Feedback on the Previous Year’s Sustainability Report
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
G.4. List of Disclosures in Accordance with the Financial Services Authority 161, 182
Regulation Number 51/POJK.03/2017 concerning The Implementation of
Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers And Public
Company
Combined Report I 2025
Page 187
Indeks
Index 186
Indeks Isi GRI
GRI Content Index
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk telah melaporkan sesuai dengan Standar
Pernyataan Penggunaan GRI untuk periode 1 Januari 2025 - 31 Desember 2025
Statement of Use PT Humpuss Maritim Internasional Tbk has reported in accordance with the GRI
Standards for the period 1 January 2025 - 31 December 2025
GRI 1 yang digunakan GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 used GRI 1: Foundation 2021
Yang Tidak Dicantumkan
Omission
No. Rujukan
Standar
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard Disclosure Location yang Tidak GRI Sector
Alasan Penjelasan
dicantumkan Standard Ref.
Reason Explanation
Requirement(s) No.
Omitted
Pengungkapan Umum
2-1 Rincian organisasi
25
2-1 Organizational details
2-2 Entitas yang dicantumkan
dalam pelaporan
keberlanjutan organisasi
27, 162
2-2 Entities included in the
organization’s sustainability
reporting
2-3 Periode, frekuensi, dan
titik kontak pelaporan
165
2-3 Reporting period,
frequency and contact point
2-4 Penyajian kembali
informasi
GRI 2: 163
2-4 Restatements of
Pengungkapan
information
Umum 2021
GRI 2: General 2-5 Penjaminan eksternal
163
Disclosures 2-5 External assurance
2021
2-6 Kegiatan, rantai nilai dan
hubungan bisnis lain
30, 33, 154
2-6 Activities, value chain and
other business relationships
2-7 Tenaga kerja
105
2-7 Employees
2-8 Pekerja yang bukan
pekerja langsung
105
2-8 Workers who are not
employees
2-9 Struktur dan komposisi
tata kelola 59, 61, 63-64,
2-9 Governance structure and 66, 68
composition
Page 188
187
Yang Tidak Dicantumkan
Omission
No. Rujukan
Standar
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard Disclosure Location yang Tidak GRI Sector
Alasan Penjelasana
dicantumkan Standard Ref.
Reason Explaination
Requirement(s) No.
Omitted
2-10 Pencalonan dan
pemilihan badan tata kelola
tertinggi 61, 63-64,
2-10 Nomination and selection 66, 68
of the highest governance
body
2-11 Ketua badan tata kelola
tertinggi
60
2-11 Chair of the highest
governance body
2-12 Peran badan tata kelola
tertinggi dalam mengawasi
manajemen dampak
2-12 Role of the highest 51
governance body in
overseeing the management
of impacts
2-13 Delegasi tanggung jawab
untuk mengelola dampak
2-13 Delegation of 51
responsibility for managing
impacts
2-14 Peran badan tata kelola
tertinggi dalam pelaporan
keberlanjutan
46, 161
2-14 Role of the highest
governance body in
sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan
72
2-15 Conflicts of interest
2-16 Komunikasi masalah
penting
63
2-16 Communication of critical
concerns
2-17 Pengetahuan kolektif
badan tata kelola tertinggi
69, 169
2-17 Collective knowledge of
the highest governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan
tata kelola tertinggi
2-18 Evaluation of the 69
performance of the highest
governance body
Combined Report I 2025
2-19 Kebijakan remunerasi
69
2-19 Remuneration policies
2-20 Proses untuk
menentukan remunerasi
69
2-20 Process to determine
remuneration
Page 189
Indeks
Index 188
Yang Tidak Dicantumkan
Omission
No. Rujukan
Standar
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard Disclosure Location yang Tidak GRI Sector
Alasan Penjelasana
dicantumkan Standard Ref.
Reason Explaination
Requirement(s) No.
Omitted
2-21 Rasio kompensasi total
tahunan
69
2-21 Annual total
compensation ratio
2-22 Pernyataan tentang
strategi pembangunan
berkelanjutan 14
2-22 Statement on sustainable
development strategy
2-23 Komitmen kebijakan
70
2-23 Policy commitments
2-24 Menanamkan komitmen
kebijakan
70-71
2-24 Embedding policy
commitments
2-25 Proses untuk
memperbaiki dampak negatif
73, 75
2-25 Processes to remediate
negative impacts
2-26 Mekanisme untuk
mencari nasihat dan
mengemukakan masalah 73
2-26 Mechanisms for seeking
advice and raising concerns
2-27 Kepatuhan terhadap
hukum dan peraturan
71, 81, 145
2-27 Compliance with laws
and regulations
2-28 Asosiasi keanggotaan
34
2-28 Membership associations
2-29 Pendekatan untuk
keterlibatan pemangku
kepentingan 52
2-29 Approach to stakeholder
engagement
2-30 Perjanjian perundingan
kolektif
113
2-30 Collective bargaining
agreements
Topik Material
Material topics
3-1 Proses untuk menentukan
GRI 3: Topik topik material
46
Material 2021 3-1 Process to determine
GRI 3: Material material topics
Topics 2021 3-2 Daftar topik material
46, 164
3-2 List of material topics
Page 190
189
Yang Tidak Dicantumkan
Omission
No.
Rujukan
Persyaratan Standar
Standar GRI Pengungkapan Lokasi
yang Tidak Sektor GRI
GRI Standard Disclosure Location Alasan Penjelasana
dicantumkan GRI Sector
Reason Explaination Standard
Requirement(s)
Omitted Ref.No.
Antikorupsi
Anti-corruption
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
3-3 Management of material 72
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
205-1 Operasi-operasi yang
dinilai memiliki risiko terkait
korupsi 72
205-1 Operations assessed for
risks related to corruption
205-2 Komunikasi dan
GRI 205:
pelatihan tentang kebijakan
Antikorupsi
dan prosedur antikorupsi
2016 72
205-2 Communication and
GRI 205: Anti-
training about anti-corruption
corruption 2016
policies and procedures
205-3 Insiden korupsi yang
terbukti dan tindakan yang
diambil 72
205-3 Confirmed incidents of
corruption and actions taken
Energi
Energy
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
3-3 Management of material 83
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
302-1 Konsumsi energi di
dalam organisasi
86
302-1 Energy consumption
within the organization
Seluruh Data tidak HUMI belum
Pengungkapan tersedia melakukan
All Disclosures Reason: perhitungan energi
302-2 Konsumsi energi di luar Data not di luar organisasi
organisasi available Explanation: HUMI
-
302-2 Energy consumption has not conducted
outside of the organization energy accounting
outside of the
GRI 302:
Company’s
Energi2016
operational
GRI 302:
Energy 2016 302-3 Intensitas energi
86
302-3 Energy intensity
Combined Report I 2025
302-4 Pengurangan konsumsi
energi
85
302-4 Reduction of energy
consumption
302-5 Pengurangan
kebutuhan energi untuk
produk dan layanan
88
302-5 Reductions in energy
requirements of products and
services
Page 191
Indeks
Index 190
Yang Tidak Dicantumkan
Omission
No. Rujukan
Standar
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard Disclosure Location yang Tidak GRI Sector
Alasan Penjelasana
dicantumkan Standard Ref.
Reason Explaination
Requirement(s) No.
Omitted
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik
Material 2021 material
93
GRI 3: Material 3-3 Management of material
Topics 2021 topics
304-1 Lokasi operasional
yang dimiliki, disewa,
dikelola di dalam, atau
berdekatan dengan
kawasan lindung dan
kawasan dengan nilai
keanekaragaman hayati
tinggi di luar kawasan 93
lindung.
304-1 Operational sites
owned, leased, managed
in, or adjacent to, protected
areas and areas of high
biodiversity value
outside protected areas
304-2 Dampak signifikan
GRI 304: dari kegiatan, produk
Keanekaragaman dan layanan terhadap
Hayati 2016 keanekaragaman hayati 93
GRI 304: 304-2 Significant impacts
Biodiversity 2016 of activities, products and
services on biodiversity
304-3 Habitat yang
dilindungi atau dipulihkan
94
304-3 Habitats protected or
restored
304-4 Spesies dalam Daftar
Merah IUCN dan spesies
dalam daftar konservasi
nasional yang habitatnya
berada di wilayah yang
terkena dampak operasi 93
304-4 IUCN Red List
species and national
conservation list species
with habitats in areas
affected by operations
Emisi
Emissions
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik
Material 2021 material
87
GRI 3: Material 3-3 Management of material
Topics 2021 topics
Page 192
191
Yang Tidak Dicantumkan
Omission
No. Rujukan
Standar
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard Disclosure Location yang Tidak GRI Sector
Alasan Penjelasana
dicantumkan Standard Ref.
Reason Explaination
Requirement(s) No.
Omitted
305-1 Emisi GRK (Cakupan 1)
langsung
89-90, 97
305-1 Direct (Scope 1) GHG
emissions
305-2 Emisi energi GRK
(Cakupan 2) tidak langsung
89-90, 97
305-2 Energy indirect (Scope
GRI 305: Emisi 2) GHG emissions
2016
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3)
GRI 305:
tidak langsung lainnya
Emissions 2016 89-90, 97
305-3 Other indirect (Scope 3)
GHG emissions
305-4 Intensitas Emisi GRK
90
305-4 GHG Emissions Intensity
305-5 Pengurangan emisi GRK
305-5 Reduction of GHG 87-88
emissions
Limbah
Waste
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
3-3 Management of material 95
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 306: Efluen
dan Limbah
2016 306-3 Tumpahan Signifikan
92
GRI 306: 306-3 Significant spills
Effluents and
Waste 2016
306-1 Produksi limbah dan
dampak penting terkait limbah
306-1 Waste generation and 96, 171
significant waste-related
impacts
306-2 Pengelolaan dampak
penting terkait limbah
306-2 Management of 96, 171
GRI 306: significant waste-related
Limbah 2020 impacts
GRI 306: Waste
306-3 Limbah yang dihasilkan
2020 170-171
306-3 Waste generated
Combined Report I 2025
306-4 Limbah yang dialihkan
dari pembuangan 97-98, 171-
306-4 Waste diverted from 173
disposal
306-5 Limbah yang dibuang
306-5 Waste directed to 170-171
disposal
Page 193
Indeks
Index 192
Yang Tidak Dicantumkan
Omission
No. Rujukan
Standar
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard Disclosure Location yang Tidak GRI Sector
Alasan Penjelasana
dicantumkan Standard Ref.
Reason Explaination
Requirement(s) No.
Omitted
Kepegawaian
Employment
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
3-3 Management of material 103
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
401-1 Perekrutan karyawan
baru dan pergantian
108, 110-
karyawan
112, 177
401-1 New employee hires
and employee turnover
401-2 Tunjangan yang
GRI 401: diberikan kepada karyawan
Kepegawaian purnawaktu yang tidak
2016 diberikan kepada karyawan
GRI 401: pada kurun waktu tertentu
122-123
Employment 2016 atau paruh waktu
401-2 Benefits provided to
full-time employees that are
not provided to temporary or
part-time employees
401-3 Cuti melahirkan
115
401-3 Parental leave
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and Safety
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
3-3 Management of material 128
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
403-1 Sistem manajemen
kesehatan dan keselamatan
kerja
129, 144
403-1 Occupational health
and safety management
GRI 403:
system
Keselamatan dan
Kesehatan Kerja 403-2 Identifikasi bahaya,
2018 penilaian risiko, dan
GRI 403: investigasi insiden
130, 144
Occupational 403-2 Hazard identification,
Health and Safety risk assessment, and incident
2018 investigation
403-3 Layanan kesehatan
kerja
134
403-3 Occupational health
services
Page 194
193
Yang Tidak Dicantumkan
Omission
No. Rujukan
Standar
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard Disclosure Location yang Tidak GRI Sector
Alasan Penjelasana
dicantumkan Standard Ref.
Reason Explaination
Requirement(s) No.
Omitted
403-4 Partisipasi pekerja,
konsultasi, dan komunikasi
mengenai kesehatan dan
keselamatan kerja
130
403-4 Worker participation,
consultation, and
communication on
occupational health and safety
403-5 Pelatihan pekerja
tentang kesehatan dan
keselamatan kerja 132
403-5 Worker training on
occupational health and safety
403-6 Promosi kesehatan
pekerja
134
403-6 Promotion of worker
health
403-7 Pencegahan dan
mitigasi dampak kesehatan
dan keselamatan kerja yang
terkait langsung dengan
hubungan bisnis
132
403-7 Prevention and
mitigation of occupational
health and safety impacts
directly linked by business
relationships
403-8 Pekerja yang dilindungi
oleh sistem manajemen
kesehatan dan keselamatan
kerja 128
403-8 Workers covered by an
occupational health and safety
management system
403-9 Cedera akibat
pekerjaan
403-9 Workers covered by an 140
occupational health and safety
management system
403-10 Penyakit akibat
pekerjaan 140
403-10 Work-related ill health
Combined Report I 2025
Page 195
Indeks
Index 194
Yang Tidak Dicantumkan
Omission
No. Rujukan
Standar
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard Disclosure Location yang Tidak GRI Sector
Alasan Penjelasana
dicantumkan Standard Ref.
Reason Explaination
Requirement(s) No.
Omitted
Pelatihan dan Pendidikan
Training and education
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik
Material 2021 material
116
GRI 3: Material 3-3 Management of material
Topics 2021 topics
404-1 Rata-rata jam
pelatihan per tahun per
karyawan
118, 178
404-1 Average hours
of training per year per
employee
404-2 Program untuk
meningkatkan keterampilan
karyawan dan program
GRI 404: Pelatihan
bantuan peralihan
dan Pendidikan 117-118, 132
404-2 Programs for
2016
upgrading employee skills
GRI 404: Training
and transition assistance
and Education
programs
2016
404-3 Persentase karyawan
yang menerima tinjauan
rutin terhadap kinerja dan
pengembangan karier
404-3 Percentage of 127
employees receiving
regular performance
and career development
reviews
Keanekaragaman dan Peluang Setara
Diversity and equal opportunity
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik
Material 2021 material
114
GRI 3: Material 3-3 Management of material
Topics 2021 topics
Page 196
195
Yang Tidak Dicantumkan
Omission
No. Rujukan
Standar
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard Disclosure Location yang Tidak GRI Sector
Alasan Penjelasana
dicantumkan Standard Ref.
Reason Explaination
Requirement(s) No.
Omitted
405-1 Keanekaragaman
badan tata kelola dan
GRI 405: karyawan
61-62, 114-115
Keanekaragaman 405-1 Diversity of
dan Peluang governance bodies and
Setara 2016 employees
GRI 405: 405-2 Rasio gaji pokok dan
Diversity remunerasi perempuan
and Equal dibandingkan laki-laki
Opportunity 2016 121
405-2 Ratio of basic salary
and remuneration of women
to men
Nondiskriminasi
Non-discrimination
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik
Material 2021 material
113
GRI 3: Material 3-3 Management of material
Topics 2021 topics
GRI 406: 406-1 Insiden diskriminasi
Nondiskriminasi dan tindakan perbaikan
2016 yang dilakukan
114
GRI 406: Non- 406-1 Incidents of
discrimination discrimination and corrective
2016 actions taken
Privasi Pelanggan
Customer Privacy
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik
Material 2021 material
145
GRI 3: Material 3-3 Management of material
Topics 2021 topics
418-1 Pengaduan yang
terbukti terkait pelanggaran
GRI 418: Privasi privasi pelanggan dan
Pelanggan 2016 kehilangan data pelanggan
GRI 418: 418-1 Substantiated 146
Customer Privacy complaints concerning
2016 breaches of customer
privacy and losses of
customer data
Combined Report I 2025
Page 197
Page 198
197
Feedback Form [POJK G.2]
Lembar Umpan Balik [POJK G.2]
Terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/ Thank you for taking the time to read the 2025
Saudari untuk membaca Laporan Keberlanjutan PT Sustainability Report of PT Humpuss Maritim
Humpuss Maritim Internasional Tbk Tahun 2025. Internasional Tbk. To improve the quality of
Untuk meningkatkan kualitas Laporan, meningkatkan our reporting and increase transparency of our
transparansi kinerja keberlanjutan dan sebagai sustainability performance, we kindly request that you
masukan untuk penyusunan Laporan tahun mendatang, fill in the Feedback Form below and send it back to us.
Kami berharap Bapak/Ibu/Saudara dapat mengisi Your feedback will be valuable in helping us to better
Lembar Umpan Balik berikut dan mengirimkan kembali prepare our Sustainability Report for next year.
kepada kami.
1. Laporan ini mudah dimengerti | The report can be easily understood
Setuju / Agree Netral / Neutral Tidak Setuju / Disagree
2. Laporan ini telah menggambarkan informasi yang tercakup dalam aspek material yang sesuai dengan kegiatan
usaha Perseroan | This report has already presented information contained in the material aspects that are
prepared in line with the Company’s business activities
Setuju | Agree Netral / Neutral Tidak Setuju / Disagree
3. Laporan ini telah menggambarkan informasi yang tercakup dalam aspek material yang sesuai dengan kegiatan
usaha Perseroan | This report has already presented information contained in the material aspects that are
prepared in line with the Company’s business activities
Efluen dan Limbah / Kepatuhan Lingkungan /
Antikorupsi / Antikorupsi
Effluents and Waste Environmental Compliance
Dampak Ekonomi Tidak
Pelatihan dan Pendidikan /
Energi / Energy Langsung / Indirect
Training and Education
Economic Impacts
Kinerja Ekonomi / Economic Masyarakat Lokal / Local
Material / Materials Communities
Performance
Combined Report I 2025
Kesehatan dan Keselamatan
Kerja / Occupational Health Emisi / Emission
and Safety
* Keterangan / Note
Nilai 1= paling tidak penting s.d. 5= paling penting
Score 1: for least important topics up to 5= the most important
Page 199
Feedback Form
Lembar Umpan Balik 198
4. Saran Anda terkait laporan ini | Your suggestion for this report:
Profil Pembaca | Your Profile:
Nama (bila berkenan)
:
Name (if willing to provide)
Nama Institusi/Perusahaan
:
Name Institution/Company
Surel
:
E-mail
Profil Pembaca | Your Profile:
Regulator, Legislatif, dan Lembaga
Pemegang Saham / Pengawas Lembaga Swadaya
Investor / Investor
Shareholders Masyarakat / Regulator, Legislative, and
Supervisory Bodies
Lembaga Penelitian dan Perguruan
Pelanggan /
Pekerja / Employee Tinggi / Research Institute and
Customers
Universities
Terima kasih telah meluangkan waktu untuk memberikan masukan untuk Laporan ini. Kami menghargai kontribusi
Anda dalam mengisi lembar ini. Mohon kirimkan lembar umpan balik yang telah diisi ke:
Thank you for taking the time to provide your feedback for this Report. We value your input and encourage you to
send your completed feedback form to:
CORPORATE SECRETARY
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk
Mangkuluhur City Tower One 27th Floor
(62-21) 395 06655
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1-3
Jakarta 12930, Indonesia corpsec@humi.co.id
Page 200
Mangkuluhur City Tower One 27th Floor Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1-3 Jakarta 12930, Indonesia Email Informasi Information Email corpsec@humi.co.id Layanan Informasi Information Services 62-21 395 06655 www.humi.co.id
Names mentioned 77 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Maritim Internasional Tbk.
p.20
unresolved
org
Tata Kelola
p.20
unresolved
person
Body
· Komisaris
p.20
unresolved
org
Eksekutif
p.20
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.26
unresolved
org
Minister of Justice
p.26
unresolved
org
PT Humpuss Ownership
p.27
unresolved
org
Intermoda Transportasi Tbk.
p.27
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.27 ×3
unresolved
org
Gumpuss Intermoda Transportasi Tbk.
p.28 ×2
unresolved
org
PT LIS Internasional
p.28
unresolved
org
PT GTS
p.28
unresolved
org
PT PCS
p.28 ×3
unresolved
org
PT OTS
p.28
unresolved
org
PT MCS
p.28 ×2
unresolved
org
PT ETSI Hutama
p.28 ×2
unresolved
org
ENERGI Maritim International Tbk.
p.28 ×2
unresolved
org
PT Hikmah Sarana
p.28
unresolved
org
PT Hutama Trans
p.28 ×3
unresolved
org
PT CTS
p.28
unresolved
org
PT McMOL
p.28
unresolved
org
PT Hutama Metan Bahari
p.28
unresolved
org
PT Bhaskara Inti
p.28
unresolved
org
PT Baraka Alam Samudera
p.28
unresolved
org
PT Humico LNG
p.28
unresolved
org
PT Hummingbird Indonesia
p.28
unresolved
org
PT Permata
p.28
unresolved
org
PT Jawa Satu Khatulistiwa Regas
p.28
unresolved
org
PT GTSI Energi Nusantara
p.28
unresolved
org
GTS Energy Trading PTE LTD
p.28
unresolved
org
PT Surya Gaschem Perkasa
p.28
unresolved
org
PT Solusi Prakarsa Metana
p.28
unresolved
org
PT Misi Hutama Internasional
p.29 ×2
unresolved
org
PT Humpuss Intermoda Transportasi. This
p.29
unresolved
org
PT PCS Internasional
p.32 ×3
unresolved
org
PT OTS Internasional
p.32
unresolved
org
PT Humpuss Transportasi Curah
p.32
unresolved
org
PT MCS Internasional
p.32 ×4
unresolved
org
PT ETSI Hutama Maritim
p.32
unresolved
org
PT Energi Maritim Internasional
p.32
unresolved
org
Internasional Tbk.
p.35 ×2
unresolved
org
PT Humolco LNG
p.35
unresolved
org
PT Hikmah
p.36
unresolved
org
Financial Services Authority
p.61 ×2
unresolved
person
Laki-laki
· Komisaris
p.62 ×7
unresolved
—
I Gusti Ngurah Askhara
· Direktur Utama
p.63
unresolved
—
Danadiputra
· President Director
p.63
unresolved
person
Decree
· Member
p.65 ×8
unresolved
person
ESG Sofyan
p.69
unresolved
person
HUMI
· Komisaris
p.70
unresolved
org
Departemen QHSE
p.96
unresolved
org
PT Mitra Bersama Okty Saptarini
p.170
unresolved
person
IHT-LEAD
· Komisaris Utama
p.170 ×4
unresolved
person
Daryono
· Komisaris
p.170
unresolved
person
Tirta Hidayat
· Direktur Utama
p.170
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.