Back to announcement
20250521_HDTX_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31887917_lamp2.pdf
Asset transaction Needs review HDTXSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 11
Page 1
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
Public Appraisers and Consultants
Bidang Jasa Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja Seluruh Indonesia
No. KMK : 722/KM.1/2015 Izin Usaha: 2.15.0131
LAPORAN RINGKAS STUDI KELAYAKAN
FEASIBILITY STUDY SHORT REPORT
Rencana Penambahan Kegiatan Usaha
Oleh
PT Panasia Indo Resources, Tbk.
Jalan Moch. Toha No. KM 6
Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot
Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40256
Head Office : 18 Office Park 3rd floor Unit A-3E, Jl. TB Simatupang, No.18 Jakarta 12520
Telp. (021) 22708555, 22708666, 22708777 Fax (021) 22708288
Website : www.kjpp-spr.co.id
E-mail :admin.pusat@kjpp-spr.co.id ; sugiantodanrekan@yahoo.co.id
Branch Office: Bandung (P), Bali (PS), Makassar (P), Pontianak (PS), Semarang (PS), Surabaya (PS), Cirebon (PS), Lampung (P),
Palembang (P), dan Sukoharjo Solo (PS), Serang (P), dan Karawang (P)
Page 2
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
Public Appraisers and Consultants
Bidang Jasa Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja Seluruh Indonesia
No. KMK : 722/KM.1/2015 Izin Usaha: 2.15.0131
19 Mei 2025
Kepada Yth,
PT Panasia Indo Resources, Tbk.
Jalan Moch. Toha No. KM 6
Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot
Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40256
No. Laporan : 00061/2.0131-09/BS-FS/04/0643/1/V/2025
Hal : Studi Kelayakan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha
Dengan hormat,
Dalam rangka memenuhi kontrak penugasan penilaian yang dilakukan berdasarkan surat penawaran yang telah
disetujui sekaligus menjadi kontrak kerja penugasan Nomor: 00110/2.0131-09/KJPPSPR/FS-PIR/IV/2025 tanggal
21 April 2025. Dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah melakukan proses penilaian atas Objek Penilaian.
Kami telah melakukan Investigasi yang terdiri dari Inspeksi, penelaahan, penghitungan, analisis, dan memastikan
bahwa Proses Penilaian sudah dilakukan dengan cara yang benar.
STATUS KONSULTAN
Penilai Publik yang bertanda tangan didalam Laporan Penilaian ini yaitu Ginanjar Rizki Tarekat, S.T,
M.Ec.Dev, MAPPI (Cert) merupakan Penilai Publik Properti dan Bisnis dengan Nomor Izin No. P-
1.18.00532 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 782/KM.1/2018 Tanggal 17 Desember
2018 dan Nomor Izin Penilai Publik No. B-1.23.00643 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan
Nomor 214/KM.1/2023 Tanggal 17 Mei 2023, bertindak atas nama Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
Sugianto Prasodjo dan Rekan yang memperoleh Izin Usaha dari Kementrian Keuangan No. 2.15.0131
berdasarkan Kepmenkeu No. 722/KM.1/2015 tanggal 9 September 2015.
Penilai Publik terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal dengan nomor izin STTD.PPB-
47/PM.02/2023 tanggal 17 Juli 2023 yang tergabung dalam KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan dengan
Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. S-859/PM.223/2015 tanggal 17 November
2015.
Penilai dalam posisi untuk memberikan penilaian secara obyektif dan tidak memihak.
Penilai tidak memiliki potensi benturan kepentingan dengan subjek dan/atau objek penilaian.
Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian sehingga tidak memerlukan bantuan tenaga ahli
untuk melengkapi pelaksanaan tugas sebagaimana yang dimaksud dalam Lingkup Penugasan.
Seluruh Penilai, ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini dibawah koordinator Penilai berizin atau
Penilai Publik pada laporan penilaian.
Head Office : 18 Office Park 3rd floor Unit A-3E, Jl. TB Simatupang, No.18 Jakarta 12520
Telp. (021) 22708555, 22708666, 22708777 Fax (021) 22708288
Website : www.kjpp-spr.co.id
E-mail :admin.pusat@kjpp-spr.co.id ; sugiantodanrekan@yahoo.co.id
Branch Office: Bandung (P), Bali (PS), Makassar (P), Pontianak (PS), Semarang (PS), Surabaya (PS), Cirebon (PS), Lampung (P),
Palembang (P), dan Sukoharjo Solo (PS), Serang (P), dan Karawang (P)
Page 3
PEMBERI TUGAS
Pemberi Tugas adalah PT Panasia Indo Resources, Tbk yang beralamat di Jalan Moch. Toha No. KM.6,
Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40256.
PENGGUNA LAPORAN
Pengguna Laporan adalah PT Panasia Indo Resources, Tbk yang beralamat di Jalan Moch. Toha No. KM.6,
Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40256.
OBJEK STUDI KELAYAKAN
Studi Kelayakan atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Baru yaitu KBLI 68111, Kelompok ini
mencakup usaha pembelian, penjualan, persewaan dan pengoperasian real estat baik yang dimiliki sendiri
maupun disewa, seperti bangunan apartemen, bangunan hunian dan bangunan non hunian (seperti fasilitas
penyimpanan/gudang, mall, pusat perbelanjaan dan lainnya) serta penyediaan rumah dan flat atau apartemen
dengan atau tanpa perabotan untuk digunakan secara permanen, baik dalam bulanan atau tahunan. Termasuk
kegiatan penjualan tanah, pengembangan gedung untuk dioperasikan sendiri (untuk penyewaan ruang-ruang
di gedung tersebut), pembagian real estat menjadi tanah kapling tanpa pengembangan lahan dan
pengoperasian kawasan hunian untuk rumah yang bisa dipindah-pindah.
JENIS MATA UANG YANG DIGUNAKAN
Objek Penilaian dinilai dengan menggunakan mata uang Rupiah. Sebagai tambahan informasi, nilai kurs
tengah Bank Indonesia pada tanggal penilaian adalah USD 1 = Rp16.162
MAKSUD DAN TUJUAN STUDI KELAYAKAN
Maksud dan tujuan adalah memberikan pendapat kelayakan atas rencana kegiatan usaha baru oleh
PT Panasia Indo Resources, Tbk. untuk kepentingan Pasar Modal dengan lingkup indikator Net Present Value
(NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI), dan Payback Period.
Studi Kelayakan dilakukan dengan mengacu POJK No. 35/POJK.04/2020 tentang penilaian dan penyajian
laporan penilaian bisnis di pasar modal dan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang pedoman penilaian dan
penyajian laporan bisnis di pasar modal.
METODOLOGI STUDI KELAYAKAN
Metodologi yang digunakan dalam menyusun laporan studi kelayakan ini yaitu:
Pengumpulan data-data primer dari Perusahaan yang terkait dengan proyek yang meliputi data data
identitas, perizinan, rencana usaha serta data-data lainnya yang terkait dengan rencana proyek.
Analisis makroekonomi dan industri.
Dalam melakasanakan penugasan ini, analisis dilakukan terhadap kelayakan proyek. Analisis ini
dilakukan dengan menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR),
Profitability Index (PI), dan Payback Period.
TANGGAL STUDI KELAYAKAN
Tanggal studi kelayakan per 31 Desember 2024. Sehubungan dengan kemungkinan perubahan yang terjadi
terhadap kondisi pasar dan kondisi objek tersebut, maka laporan penilaian ini hanya dapat mempresentasikan
tentang opini kelayakan pada tanggal studi kelayakan.
Laporan Studi Kelayakan PT Panasia Indo Resources, Tbk. ii
Page 4
TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Studi Kelayakan ini dilakukan dengan batasan investigasi sebagai berikut:
Tidak dilakukan uji tuntas atas laporan keuangan objek studi kelayakan dan penelaahan atas informasi
pada laporan keuangan hanya dilakukan sebatas untuk keperluan studi kelayakan.
Tidak dilakukan uji tuntas atas aspek legal termasuk dokumen legalitas objek studi kelayakan.
Pengumpulan data dan informasi dari pihak manajemen Perusahaan bertujuan untuk mendapatkan
dokumen kelengkapan analisis yang dibutuhkan dan selanjutnya diverifikasi secara tertulis atau
wawancara langsung.
Penelaahan, perhitungan, dan analisa dapat dilakukan dengan baik tanpa terhalang oleh informasi yang
tersembunyi atau sengaja disembunyikan.
Dalam studi kelayakan ini, kami telah melakukan investigasi untuk mendapatkan keyakinan yang memadai
diantaranya dengan melakukan wawancara terhadap Manajemen Perseroan, yaitu Astiya selaku Corporate
Secretary Perusahaan dan Cahyono selaku staff Corporate Secretary.
SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Informasi dan data yang relevan namun tidak membutuhkan verifikasi, dapat disetujui untuk digunakan
sepanjang sumber data tersebut dipublikasikan pada tingkat nasional maupun internasional. Sumber data
tersebut antara lain:
Badan Indonesia atau bank sentral negara lain
Bursa efek Indonesia atau bursa lainnya
Badan Pusat Statistik atau Lembaga statistik lain
Data riset dari Lembaga independent, namun tidak terbatas pada Bloomberg, IMF, dan Bank Dunia
Informasi dari media elektronik dan media cetak
ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
Perusahaan diasumsikan sebagai perusahaan yang sedang berjalan dan akan melanjutkan kegiatan
usahanya di masa yang akan datang.
Perusahaan diasumsikan telah memenuhi seluruh aspek legal dan perundang-undangan yang berlaku
secara umum maupun spesifik terhadap industrinya agar dapat melakukan kegiatan operasional.
Laporan keuangan audit yang digunakan sebagai dasar dalam analisis penilaian ini diasumsikan akurat
dan benar serta tidak ada informasi disembunyikan atau sengaja disembunyikan.
Studi Kelayakan dilakukan dengan adanya akses untuk pelaksanaan investigasi yang memadai.
Studi kelayakan didasarkan atas proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaian (fiduciary
duty).
Proyeksi harga, volume penjualan, dan informasi keuangan lainnya didasarkan atas informasi keuangan
prospektif yang disiapkan oleh manajemen yang telah disesuaikan dan diasumsikan dapat dicapai.
Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan Studi Kelayakan dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah
disesuaikan.
Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
Untuk tujuan Studi Kelayakan, telah dilengkapi data yang disediakan oleh manajemen Perusahaan serta
data verbal yang didapatkan selama investigasi dan data tersebut diasumsikan akurat dan benar.
Laporan Studi Kelayakan PT Panasia Indo Resources, Tbk. iii
Page 5
PERSYARATAN DAN PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI
Laporan studi kelayakan ini bersifat terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi rahasia yang dapat
mempengaruhi operasional perusahaan. Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan Studi Kelayakan ini
sebagaimana yang disebutkan dalam lingkup penugasan, menginformasikan bahwa tidak terdapat informasi
rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan di dalam laporan ini. Penggunaan Laporan di luar
dari ketentuan yang disebutkan dalam Lingkup Penugasan Laporan ini harus mendapatkan persetujuan tertulis
dari KJPP SPR serta Pemberi Tugas.
Tanda tangan Penilai Publik dan cap KJPP SPR yang resmi merupakan syarat mutlak Laporan Studi Kelayakan
yang dihasilkan.
KONFIRMASI DILAKUKAN BERDASARKAN PERATURAN OJK SERTA KEPI & SPI
Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan telah dibuat dengan memenuhi ketentuan
POJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Surat
SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal, serta Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII-2018
beserta Edisi Revisi SPI 330 Tahun 2020.
ANALISA KELAYAKAN
1. Analisis Kelayakan Pasar
Kondisi Pasar
Ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03 persen. Pertumbuhan terjadi pada seluruh
lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan terti nggi adalah Jasa Lainnya
sebesar 9,80 persen; diikuti Transportasi dan Pergudangan sebesar 8,69 persen; dan Penyediaan
Akomodasi dan Makan Minum sebesar 8,56 persen. Sementara itu, Industri Pengolahan yang memiliki
peran dominan tumbuh 4,43 persen. Sedangkan Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan
Sepeda Motor serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masing-masing tumbuh sebesar 4,86 persen
dan 0,67 persen.
Ekonomi Indonesia triwulan IV-2024 terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,02 persen.
Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang tumbuh signifi kan adalah
Jasa Lainnya sebesar 11,36 persen; diikuti oleh Jasa Perusahaan sebesar 8,08 persen; Transportasi
dan Pergudangan sebesar 7,92 persen; dan Informasi dan Komunikasi sebesar 7,45 persen. Sebagai
lapangan usaha yang memiliki peran dominan, Industri Pengolahan tumbuh sebesar 4,89 persen.
Sedangkan Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; serta Pertanian,
Kehutanan, dan Perikanan masing-masing tumbuh sebesar 5,19 persen dan 0,71 persen.
Tinjauan Industri Real Estate di Indonesia
Kawasan industri merupakan elemen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional
Indonesia. Sebagai negara berkembang dengan potensi sumber daya alam yang besar dan tenaga
kerja yang melimpah, Indonesia telah menjadikan pengembangan kawasan industri sebagai prioritas
dalam kebijakan pembangunan ekonomi jangka panjang. Kawasan-kawasan ini dirancang untuk
menjadi pusat konsentrasi aktivitas industri manufaktur dan pengolahan, yang tidak hanya
meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga mempercepat aliran investasi, menciptakan lapangan kerja,
dan mendorong ekspor.
Industri real estate di Indonesia, khususnya sektor lahan industri, mengalami perkembangan signifikan
dalam beberapa tahun terakhir. Pada kuartal kedua tahun 2024, penjualan lahan industri di kawasan
Jabodetabek tercatat mencapai 182,90 hektar, meningkat 184% dibandingkan kuartal sebelumnya.
Laporan Studi Kelayakan PT Panasia Indo Resources, Tbk. iv
Page 6
Sektor otomotif, terutama yang terkait dengan kendaraan listrik, mendominasi sekitar 70% dari total
transaksi tersebut . Hal ini mencerminkan tren positif dalam investasi industri otomotif di
Indonesia.Selain itu, kawasan industri di luar Pulau Jawa juga menunjukkan potensi yang menjanjikan.
Kawasan seperti Subang Smartpolitan di Jawa Barat mengalami lonjakan penjualan lahan hingga
2.706% pada kuartal III/2024 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini
didorong oleh masuknya industri manufaktur dan investasi asing yang signifikan. Namun, tantangan
seperti keterbatasan pasokan lahan dan peningkatan harga lahan industri, yang rata-rata mencapai
Rp2.792.000 per m² pada Juni 2024, perlu diantisipasi oleh pengembang dan investor.
Perkembangan Penjualan Industri Real Estat Di Jabodetabek
Pada triwulan I 2024, industri real estat di Jabodetabek menunjukkan kinerja yang positif. Penjualan
rumah tapak meningkat pesat, terutama di Tangerang Selatan dan Tangerang, yang mencatatkan
pertumbuhan permintaan sebesar 84% dan 41% secara kuartalan. Hal ini didorong oleh insentif
pembebasan PPN untuk rumah dengan harga jual hingga Rp2 miliar dan pengurangan PPN untuk
rumah dengan harga jual di atas Rp2 miliar hingga Rp5 miliar. Kebijakan ini memberikan stimulus
signifikan terhadap permintaan rumah baru di kawasan tersebut.
Ke depan, pasar properti Jabodetabek diperkirakan akan terus berkembang, terutama dengan adanya
proyek infrastruktur seperti Jalan Tol Serpong-Balaraja yang meningkatkan aksesibilitas ke kawasan
penyangga. Selain itu, segmen milenial dan konsep properti hijau diprediksi akan menjadi tren utama,
mengingat semakin tingginya kesadaran akan pentingnya lingkungan dan gaya hidup berkelanjutan.
2. Analisis Kelayakan Teknis;
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
menjalankan usaha dalam bidang industri khususnya industri Tekstil dan investasi, yang mencakup
usaha utama dalam bidang industri tekstil antara lain polimerisasi, serat sintetis, permintalan,
pertenunan. Menjalankan usaha bidang usaha bidang pembangkit listrik dengan menggunakan tenaga
air, gas, panas bumi, batu bara dan lain-lain serta usaha pengembangan bidang tenaga uap.
Menjalankan usaha-usaha di bidang perdagangan umum secara impor, ekspor, lokal serta antar pulau
(interinsulair) baik untuk perhitungan sendiri maupun secara komisi atas perhitungan pihak lain,
demikian pula usaha-usaha perdagangan sebagai leveransier (supplier), grosir dan distributor,
perwakilan atau peragenan dari perusahaan – perusahaan atau badan-badan lain baik dari dalam
maupun luar negeri. Investasi diberbagai bidang industri. Investasi diberbagai bidang industri. Untuk
kegiatan usaha penunjang dapat menjalankan usaha dalam bidang industri semen dan bahan
bangunan.
Kegiatan usaha yang tercantum dalam pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sudah Perusahaan
jalankan. Namun, Perusahaan berhenti beroperasi di tahun 2017 dan sempat menjalankan kembali
beberapa bagian unit produksi di tahun 2019, kemudian berhenti kembali di tahun 2022. Setelah
berhenti beroperasi di tahun 2017, untuk memenuhi biaya-biaya yang tetap harus dibayar, Perusahaan
menjual sebagian aset yang sudah tidak dipakai dan menyewakan bangunan-bangunan gudang yang
dimiliki yang sebagaimana dimaksud pada tujuan pada Studi Kelayakan ini sesuai dengan KBLI 68111.
Kelompok ini mencakup usaha pembelian, penjualan, persewaan dan pengoperasian real estat baik
yang dimiliki sendiri maupun disewa, seperti bangunan apartemen, bangunan hunian dan bangunan
non hunian (seperti fasilitas penyimpanan/gudang, mall, pusat perbelanjaan dan lainnya) serta
penyediaan rumah dan flat atau apartemen dengan atau tanpa perabotan untuk digunakan secara
permanen, baik dalam bulanan atau tahunan. Termasuk kegiatan penjualan tanah, pengembangan
gedung untuk dioperasikan sendiri (untuk penyewaan ruang-ruang di gedung tersebut), pembagian real
Laporan Studi Kelayakan PT Panasia Indo Resources, Tbk. v
Page 7
estat menjadi tanah kapling tanpa pengembangan lahan dan pengoperasian kawasan hunian untuk
rumah yang bisa dipindah-pindah.
Saat ini, perusahaan telah memiliki total 22 aset gudang yang semua nya berada didalam satu kawasan
yang sama yakni di Jalan Moch. Toha No. KM.6, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot,
Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40256. Dari ke 22 gudang yang akan disewakan tersebut memiliki
luas bangunan dan fasilitas yang bervariasi. Total luas bangunan gudang keseluruhan yang akan
disewakan pada penyusunan laporan studi kelayakan ini adalah 67.223 m 2.
3. Analisis Kelayakan Pola Bisnis
Perseroan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri khususnya industri Tekstil
dan investasi, yang mencakup usaha utama dalam bidang industri tekstil antara lain polimerisasi, serat
sintetis, permintalan, pertenunan. Namun, Perseroan berhenti beroperasi di tahun 2017 dan sempat
menjalankan kembali beberapa bagian unit produksi di tahun 2019, kemudian berhenti kembali di tahun
2022. Setelah berhenti beroperasi di tahun 2017, untuk memenuhi biaya-biaya yang tetap harus dibayar,
Perusahaan menjual sebagian aset yang sudah tidak dipakai dan menyewakan bangunan-bangunan
gudang yang dimiliki yang sebagaimana dimaksud pada tujuan pada Studi Kelayakan ini.
Keunggulan kompetitif yang dapat dikembangkan oleh Perseroan dalam bisnis sewa menyewa bangunan
dalam hal ini adalah gudang adalah sebagai berikut :
1. Memiliki harga sewa yang kompetitif.
2. Lokasi yang strategis serta berada di area industrial yang cocok sebagaimana fungsi bangunan sebagai
gudang.
3. Menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang dibutuhkan, seperti listrik, air bersih, fasilitas keamanan,
akses internet, pemelihaan gudang, dan kebersihan.
Perseroan dapat menciptakan nilai tambah dari penambahan KBLI baru, karena dengan dilakukannya
penambahan kegiatan usaha ini dapat meningkatkan potensi bisnis dan berpeluang besar dalam
memperoleh laba. Perseroan memiliki pangsa pasar yang tepat sesuai dengan lokasi dari aset-aset gudang
yang berada di kawasan industri. Dengan memanfaatkan aset-aset yang non operasional eksisting yang
akan disewakan, hal ini memberikan peluang yang besar bagi Perseroan dalam mempertahankan
keberlangsungan usaha.
4. Analisis Kelayakan Model Manajemen
a. Ketersediaan Tenaga Kerja
Dalam rencana penambahan KBLI baru ini diperlukan tenaga kerja yang berkompeten dibidangnya
dalam kaitannya dengan pengelolaan dan pemasaran properti. Saat ini, Perseroan telah memiliki
jumlah sumber daya manusia yang memadai, dimana tenaga ahli tersebut berasal dari tenaga ahli yang
telah bekerja pada Perseroan. Meskipun demikian, dalam rangka mendukung rencana ekspansi usaha
ke depan, perusahaan merencanakan penambahan tenaga kerja profesional melalui perluasan tim
yang secara khusus akan difokuskan pada pengelolaan dan pemasaran properti. Langkah ini juga
diharapkan dapat mendorong pengelolaan dan pemasaran terhadap aset-aset yang akan disewakan
secara optimal.
Laporan Studi Kelayakan PT Panasia Indo Resources, Tbk. vi
Page 8
b. Manajemen Risiko
Manajemen risiko adalah suatu proses identifikasi, penilaian, dan pengelolaan risiko yang mungkin
terjadi pada suatu kegiatan usaha atau operasional. Risiko yang muncul bisa dipengaruhi oleh faktor-
faktor internal maupun eksternal. Oleh karena itu, perlu adanya tindakan ataupun pencegahan mitigasi
dari risiko-risiko tersebut. Perseroan dalam hal ini telah melakukan identifikasi serta kemungkinan
munculnya potensi risko dan dampak yang akan timbul kedepannya.
Risiko Internal, terkait dengan risiko keuangan, risiko operasional, risiko reputasi dan risiko
persaingan.
Risiko Eksternal, terkait dengan risiko regulasi dan kebijakan pemerintah, risiko pasar dan
permintaan, risiko lingkungan, dan risiko teknologi
c. Kesesuaian Struktur Organisasi Dan Manajemen
Dalam setiap organisasi diperlukan ketegasan dalam pembagian tugas yang disesuaikan dengan
bagan organisasi, pendelegasian wewenang yang jelas dan koordinasi kerja yang terpadu.
Penempatan tenaga kerja yang sesuai dengan pengalaman, keahlian dan keterampilannya merupakan
faktor yang penting dalam menerapkan kebijaksanaan perusahaan. Hal ini juga akan memperlancar
pendelegasian tugas kepada unit di bawahnya atau sebaliknya, yang pada akhirnya akan
memperlancar kerja perusahaan.
5. Analisis Kelayakan Keuangan
a. Biaya Pendirian (Start Up Costs)
Investasi Unit Total (IDR)
Laptop 2 30.000.000
Furniture Kantor 2 20.000.000
Tanah Existing 38.738.574.735
Bangunan Existing 19.203.620.427
Total 57.992.195.162
Struktur Investasi Porsi Nilai Investasi
Pendanaan Sendiri 100% 57.992.195.162
Pendanaan Pihak Ketiga 0% -
Total 100% 57.992.195.162
Berdasarkan informasi dari manajemen, manajemen akan menjalankan kegiatan usaha yang baru ini
dengan memanfaatkan bangunan dan fasilitas lainnya yang sudah dimiliki dalam aset tetap
perusahaan. Dengan demikian perusahaan hanya memerlukan investasi berupa 2 Unit Laptop dan 2
set Furniture Kantor berupa meja dan kursi untuk mendukung kegiatan usaha yang baru. Sedangkan,
untuk aset berupa tanah dan bangunan adalah aset yang telah dimiliki oleh perusahaan namun dalam
studi kelayakan ini dimasukkan ke dalam perhitungan sebagai opportunity cost.
Rencana penambahan kegiatan usaha dengan investasi berupa pembelian peralatan kantor dan
hardware sebagai berikut:
Laptop dengan jumlah 2 unit
Meja dan kursi set dengan jumlah 2 unit
Laporan Studi Kelayakan PT Panasia Indo Resources, Tbk. vii
Page 9
b. Modal Kerja
Tahun ke 1 Tahun ke 2 Tahun ke 3 Tahun ke 4 Tahun ke 5
Modal Kerja
Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des
Piutang Usaha 1.157.592.744 1.599.110.153 1.996.228.050 2.102.172.737 2.154.727.055
Tahun ke 6 Tahun ke 7 Tahun ke 8 Tahun ke 9 Tahun ke 10
Modal Kerja
Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des
Piutang Usaha 2.154.727.055 2.208.595.232 2.208.595.232 2.263.810.113 2.263.810.113
Modal kerja yang dibutuhkan terdiri dari Piutang Usaha. Modal kerja sebesar Rp.1,1 Miliar – 2,2 Miliar
per tahun selama tahun proyeksi.
c. Sumber Pembiayaan
Sumber pembiayaan 100% Pendanaan Sendiri.
d. Proyeksi Penjualan
Berdasarkan informasi dari manajemen, pada tahun pertama perusahaan sudah mulai melakukan
kegiatan usaha nya yaitu memasarkan aset-aset yang akan disewakan. Pada tahun pertama,
perusahaan memproyeksikan tingkat okupansi sebesar 55% dari seluruh aset total yang akan
disewakan yaitu 22 unit gudang, sedangkan pada tahun ke 2 tingkat okupansi yang proyeksikan
oleh perusahaan naik sebesar 68% dari seluruh aset total yang akan disewakan yaitu 22 unit
gudang. Pada tahun ke 3 perusahaan menjalani kegiatan usaha, perusahaan sudah
memproyeksikan tingkat okupansi yang sebesar 100% atau terisi sepenuhnya dari seluruh total
aset yang akan disewakan.
Harga sewa gudang yang akan disewakan juga akan naik pada setiap 2 tahun sekali dari tahun
pertama perusahaan menjalankan kegiatan usaha nya sebesar 2,5%.
e. Biaya Operasional
Beban HPP sebesar 2,082 miliar – 2,447 miliar selama tahun proyeksi yang terdiri dari gaji tenaga
kerja langsung, listrik air dan telfon, dan Pajak PBB. Gaji tenaga kerja langsung sebesar 1,01%-
1,26% dari total penjualan selama tahun proyeksi. Beban listrik air dan telfon sebesar 5,18%-6,48%
dari total penjualan selama tahun proyeksi. Beban pajak PBB sebesar 2,2% - 3,15% dari total
penjualan selama tahun proyeksi.
Beban umum dan administrasi sebesar 704 juta – 1,377 selama tahun proyeksi yang terdiri dari
fee agen sebesar 5% dari total pendapatan selama tahun proyeksi.
f. Proyeksi Laporan Keuangan
Pada tahun proyeksi Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perusahaan diproyeksikan
mendapatkan EBIT (Earning Before Interest dan Tax) berkisar antara 8,302 miliar – 19,421 miliar.
Beban pajak penghasilan sebesar 0% karena transaksi sewa-menyewa merupakan objek pajak
final sehingga Perusahaan mendapatkan EAT (Earning After Tax) berkisar 8,302 miliar – 19,421
miliar.
Metodologi Analisa, Metodologi dilakukan dengan menganalisa potensi keuntungan ekonomis
yang dapat diperoleh dari Rencana Penambahan Kegiatan Usaha.
Model Arus Kas yang Digunakan, Untuk melakukan analisis keuangan dalam studi kelayakan
dengan menggunakan metode diskonto arus kas, dengan menggunakan arus kas terhadap proyek
Free Cash Flow to Firm (FCFF).
Laporan Studi Kelayakan PT Panasia Indo Resources, Tbk. viii
Page 10
Penetapan Tingkat Diskonto, Tingkat diskonto diestimasikan dengan menggunakan metode
Weighted Average Cost of Capital (WACC). Biaya Ekuitas (Ke) diestimasikan dengan metode
Capital Asset Pricing Model (CAPM). Tingkat diskonto yang digunakan adalah sebesar 10,79%.
Analisis Kelayakan Investasi Rencana Penambahan Kegiatan Usaha oleh Perusahaan dianalisa
dengan menggunakan 4 (empat) indikator yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return
(IRR), Profitability Index (PI), dan Payback Period dengan ringkasan sebagai berikut:
Net Present Value (NPV) : 45.145.059.041
Internal Rate of Return (IRR) : 24,88%
Profitability Index (PI) : 1,78
Payback Period : 3 Tahun 2 Bulan
Berdasarkan analisa kelayakan di atas, NPV menunjukkan nilai positif, IRR lebih tinggi daripada
Discount Rate dan PI lebih dari 1, dengan demikian investasi tersebut layak.
Analisis dan Profitabilitas
Tahun ke 1 Tahun ke 2 Tahun ke 3 Tahun ke 4 Tahun ke 5 Tahun ke 6 Tahun ke 7 Tahun ke 8 Tahun ke 9 Tahun ke 10
Analisis Profitabilitas
Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des Jan - Des
Profit Margin 58,95% 65,95% 69,59% 70,21% 70,42% 70,27% 70,47% 70,31% 70,51% 70,35%
Return On Equity 12,16% 15,82% 17,24% 15,48% 13,73% 12,05% 11,02% 9,91% 9,24% 8,44%
Return On Investment 14,32% 22,75% 30,83% 33,74% 35,75% 36,80% 39,07% 40,30% 42,88% 44,33%
Return of investment berada diangka 14,32% - 44,33% dengan demikian Return of Investment
penambahan kegiatan usaha menunjukan bahwa usaha dalam bidang jasa sangat normal untuk
mendapatkan keuntungan yang sangat besar. Profit margin berada di angka 58,95% - 70,51%
selama tahun proyeksi.
Laporan Studi Kelayakan PT Panasia Indo Resources, Tbk. ix
Page 11
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Ginanjar Rizki Tarekat
p.2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2 ×2
unresolved
org
Sugianto Prasodjo dan Rekan
p.2 ×2
unresolved
org
KJPP Sugianto Prasodjo
p.2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.3
unresolved
org
Indonesia
p.4
unresolved
org
Pusat Statistik
p.4
unresolved
org
KJPP SPR
p.5 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
1127 ms
12 Sep 2026 22:50
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}