Back to announcement
20250506_OKAS_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31883139_lamp1.pdf
Asset transaction Needs review OKASSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 46
Page 1 OCR 0.941
PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN ATAS KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM PT ANCORA INDONESIA RESOURCES TBK (“PERSEROAN”) DALAM RANGKA RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM (“KETERBUKAAN INFORMASP”) INI DISAMPAIKAN OLEH DIREKSI PERSEROAN DALAM RANGKA MEMENUHI KETENTUAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA (“POJK 17/2020”) DAN MEMBERIKAN INFORMASI MAUPUN GAMBARAN YANG LEBIH LENGKAP KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN. INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING UNTUK DIBACA DAN DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG SAHAM PERSEROAN. JIKA ANDA MENGALAMI KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI SEBAIKNYA ANDA BERKONSULTASI DENGAN PENASIHAT HUKUM, AKUNTAN PUBLIK, PENASEHAT KEUANGAN ATAU PROFESIONAL LAINNYA. DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DAN KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI. DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN MENYATAKAN KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA SEKSAMA, MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL DAN RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG DIBERIKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN. aa ancora indonesia resources PT ANCORA INDONESIA RESOURCES TBK Kegiatan Usaha Utama: Pertambangan, Perdagangan, Pengangkutan, Pertanian, Industri, Pembangunan, dan Jasa, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui anak perusahaan Perseroan Berkedudukan di Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia Kantor Pusat: Eguity Tower Lt. 41, Sudirman Central Business District, Lot 9 Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia Situs Web: www.ancorair.com Email: corporate.secretary@ancorair.com Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 28 Maret 2025 sebagaimana diubah dan dinyatakan kembali pada tanggal 6 Mei 2025. le Media Pengumuman: Situs Web Bursa Efek Indonesia / Situs Web Perseroan / Situs Web eASY.KSEI
Page 2 OCR 0.956
DEFINISI DAN SINGKATAN Biro Administrasi Efek DPS Entitas Anak Hari Kerja Kemenkum Keterbukaan Informasi Laporan Keuangan Konsolidasian Laporan Studi Kelayakan Menkum OJK Pemegang Saham Perseroan Penilai PT Sinartama Gunita sebagai biro administrasi efek Perseroan yang ditunjuk oleh Perseroan untuk melaksanakan administrasi saham Perseroan. Dafiar Pemegang Saham Perseroan yang diterbitkan oleh Biro Administrasi Efek. Perusahaan yang laporan keuangannya terkonsolidasi dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian Hukum Republik Indonesia (dahulu dikenal dengan nama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia). Keterbukaan Informasi yang disampaikan kepada Pemegang Saham Perseroan dalam rangka pemenuhan POJK No. 17/2020 sehubungan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha ini. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diaudit oleh Johannes Juara & Rekan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024. Laporan tertulis yang dibuat oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Guntur, Eki Andri dan Rekan yang memuat pendapat mengenai studi kelayakan dari Rencana Penambahan Kegiatan Usaha sebagaimana tercantum dalam Laporan No. 00022/2.0116-06/BS/02/0511/1/11/2025 tanggal 26 Maret 2025. Menteri Hukum Republik Indonesia, sebagaimana diubah dari waktu ke waktu, dahulu dikenal sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan Menteri Kehakiman Republik Indonesia. Singkatan dari Otoritas Jasa Keuangan, suatu lembaga independen sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No. 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (“UU OJK”), yang tugas dan wewenangnya meliputi pengaturan dan pengawasan kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan, pasar modal, perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan dan lembaga keuangan lainnya. Para pemegang saham Perseroan yang namanya terdaftar dalam DPS. KJPP Guntur, Eki Andri dan Rekan, penilai independen yang terdaftar di OJK yang mengeluarkan Laporan Studi Kelayakan sehubungan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha. tg
Page 3 OCR 0.927
POJK 15/2020 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. POJK 16/2020 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham i Perusahaan Terbuka Secara Elektronik. POJK 17/2020 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Rencana Penambahan 1 Rencana Perseroan untuk menambah maksud dan tujuan serta : Kegiatan Usaha kegiatan usaha Perseroan yang tercantum dalam Pasai 3 : Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka menambahkan i kegiatan usaha KBLI 52291 dan KBLI 52295 yang akan ! dilakukan oleh Entitas Anak Perseroan sehubungan dengan potensi pengembangan usaha secara non-organik melalui kemitraan strategis, akuisisi, atau pembentukan perusahaan patungan dengan kategori skala kecil dan menengah (“Rencana Pengembangan Usaha”). RUPS 2 Rapat Umum Pemegang Saham. RUPSLB 1 Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. PENDAHULUAN Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 88 tanggal 31 Agustus 2021 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU- 0059027.AH.02.01.Tahun 2021 tanggal 25 Oktober 2021 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 48 tanggal 16 Juni 2023, Tambahan Nomor 17189 (“Akta ! No.88/2021”), maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan adalah sebagai berikut: i i 1. Maksud dan tujuan Perseroan ini adalah berusaha di bidang pertambangan, perdagangan, | pengangkutan, pertanian, industri, pembangunan dan jasa baik secara langsung maupun | tidak langsung melalui anak Perusahaan Perseroan. 2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut. A. Pertambangan 1. Aktivitas Penunjang Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam (09100) Kelompok ini mencakup kegiatan jasa yang berkaitan dengan pertambangan minyak dan gas bumi yang dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, seperti jasa eksplorasi pengambilan minyak atau gas dengan cara tradisional yaitu membuat observasi geologi, pemasangan alat pengeboran, perbaikan dan pembongkaran penyemenan sumur minyak dan sumur gas, penyumbatan dan penutupan sumur produksi, pengujian produksi, dismantling, pencairan dan regasifikasi gas alam untuk kebutuhan transportasi di lokal pertambangan, pengeboran percobaan dalam rangka penyulingan minyak bumi dan gas alam dan jasa pemadam kebakaran ladang minyak bumi dan gas alam. 2. Aktivitas Penunjang Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam (09100) Kelompok ini mencakup kegiatan jasa yang berkaitan dengan pertambangan minyak dan gas bumi yang dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, seperti jasa eksplorasi pengambilan minyak atau gas dengan cara tradisional yaitu tg
Page 4 OCR 0.955
membuat observasi geologi, pemasangan alat pengeboran, perbaikan dan pembongkaran penyemenan sumur minyak dan sumur gas, penyumbatan dan penutupan sumur produksi, pengujian produksi, dismantling, pencairan dan regasifikasi gas alam untuk kebutuhan transportasi di lokal pertambangan, pengeboran percobaan dalam rangka penyulingan minyak bumi dan gas alam dan jasa pemadam kebakaran ladang minyak bumi dan gas alam. B. Perdagangan 1. Perdagangan Besar Atas Dasar Balas Jasa (Fee) Atau Kontrak (46100) Kelompok ini mencakup usaha agen yang menerima komisi, perantara (makelar), pelelangan, dan pedagang besar lainnya yang memperdagangkan barang-barang di dalam negeri, luar negeri atas nama pihak lain. Kegiatannya antara lain agen komisi, broker barang dan seluruh perdagangan besar lainnya yang menjual atas nama dan tanggungan pihak lain: kegiatan yang terlibat dalam penjualan dan pembelian bersama atau melakukan transaksi atas nama perusahaan, termasuk melalui internet: dan agen yang terlibat dalam perdagangan seperti bahan baku pertanian, binatang hidup: bahan baku tekstil dan barang setengah jadi: bahan bakar, bijih-bijihan, logam dan indusiri kimia, termasuk pupuk, makanan, minuman dan tembakau, tekstil, pakaian, bulu, alas kaki dan barang dari kulit: kayu-kayuan dan bahan bangunan, mesin, termasuk mesin kantor dan komputer, perlengkapan industri, kapal, pesawat: furnitur, barang keperluan rumah tangga dan perangkat keras, kegiatan perdagangan besar rumah pelelangan, agen komisi zat radioaktif dan pembangkit radiasi pengion. Termasuk penyelenggara pasar lelang komoditas. Tidak termasuk kegiatan perdagangan besar mobil dan sepeda motor, dimasukkan dalam golongan 451 s.d. 454. Perdagangan Besar Bahan Bakar Padat, Cair Dan Gas Dan Produk YBDI (46610) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan bakar gas, cair, dan padat serta produk sejenisnya, seperti minyak bumi mentah, minyak mentah, bahan bakar diesel, gasoline, bahan bakar oli, kerosin, premium, solar, minyak tanah, batu bara, arang, ampas arang batu, bahan bakar kayu, nafta, bahan bakar nabati (biofuels) dan bahan bakar lainnya termasuk pula bahan bakar gas (LPG, gas butana dan propana, dan lain-lain) dan minyak semir, minyak pelumas dan produk minyak bumi yang telah dimurnikan, serta bahan bakar nuklir. Perdagangan Besar Logam Dan Bijih Logam (46620) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bijih logam dan logam dasar, seperti bijih besi dan bijih bukan besi dalam bentuk dasar, seperti bijih nikel, bijih tembaga, alumunium, besi, baja dan perdagangan besar produk logam besi dan bukan besi setengah jadi ytdl dan lain-lainnya. Termasuk perdagangan besar emas dan logam mulia lain (perak, platina). C. Transportasi 1 Angkutan Melalui Saluran Pipa (49300) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan minyak dan gas bumi (minyak bumi, bahan bakar minyak, hasil olahan dan gas bumi), cairan, air, lumpur, dan komoditas lainnya dari tempat pembuat (produsen) ke tempat pemakai (konsumen) dengan saluran pipa atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Termasuk pengoperasian gardu pompa. Angkutan Bermotor Untuk Barang Umum (49431) Kelompok ini mencakup operasional angkutan barang dengan kendaraan bermotor dan dapat mengangkut lebih dari satu jenis barang, separate angkutan dengan truk, pick up, bak terbuka dan bak tertutup (box) Angkutan Bermotor untuk Barang Khusus (49432) Kelompok ini mencakup operasional angkutan barang dengan kendaraan bermotor untuk barang yang secara khusus mengangkut satu jenis barang, seperti a la
Page 5 OCR 0.957
angkutan bahan bakar minyak, minyak bumi, hasil olahan, LPG, LNG dan CNG, angkutan barang berbahaya, limbah bahan berbahaya dan beracun, angkutan barang alat-alat berat, angkutan peti kemas, angkutan tumbuhan hidup, angkutan hewan hidup dan pengangkutan kendaraan bermotor. D. Pertanian Perkebunan Buah Kelapa Sawit (01262) Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa sawit. Termasuk kegiatan pembibitan dan pembenihan tanaman buah kelapa sawit. E. Industri Perkebunan Buah Kelapa Sawit (01262) Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa sawit. Termasuk kegiatan pembibitan dan pembenihan tanaman buah kelapa sawit. F. Pembangunan Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan (42916) Kelompok ini mencakup usaha pembangunan, pemeliharaan, dan/atau pembangunan kembali fasilitas eksplorasi dan operasi produksi pertambangan, termasuk pengendalian dampak lingkungan. G. Jasa 1. Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (70209) Kelompok ini mencakup ketentuan bantuan nasihat, bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan organisasi dan manajemen iainnya, seperti perencanaan strategi dan organisasi: keputusan berkaitan dengan keuangan, tujuan dan kebijakan pemasaran: perencanaan, praktik dan kebijakan sumber daya manusia, perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. Penyediaan jasa usaha ini dapat mencakup bantuan nasihat, bimbingan dan operasional berbagai fungsi manajemen, konsultasi manajemen olah agronomist dan agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya, rancangan dari metode dan prosedur akuntansi, program akuntansi biaya, prosedur pengawasan anggaran belanja, pemberian nasihat dan bantuan untuk usaha dan pelayanan masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi dan pengawasan, informasi manajemen dan lain-lain. Termasuk jasa pelayanan studi investasi infrastruktur 2. Aktivitas Konsultasi Bisnis dan Broker Bisnis (74902) Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional ada dunia bisnis, separate kegiatan broker bisnis yang mengatur pembelian dan penjualan bisnis berskala kecil dan menengah, termasuk praktik professional, kegiatan broker hak paten (pengaturan pembelian dan penjualan hak paten), kegiatan penilaian selain real estat dan asuransi (untuk barang antic, perhiasan dan lain — lain), audit rekening dan informasi tarif barang atau muatan, kegiatan pengukuran kuantitas dan kegiatan peramalan cuaca. Tidak termasuk makelar real estat. Informasi sebagaimana tercantum dalam Keterbukaan Informasi ini disampaikan kepada para Pemegang Saham Perseroan berkaitan dengan rencana Perseroan untuk menyelaraskan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan yang tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan dengan kegiatan usaha yang secara aktual telah dilakukan oleh Perseroan selama ini, yaitu s te
Page 6 OCR 0.952
aktivitas perusahaan induk (holding company) dan aktivitas konsultasi manajemen industri yang secara aktual telah dilakukan cleh Perseroan selama ini. Sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, Perseroan tidak memiliki kegiatan operasi aktif, kecuali yang berhubungan dengan peranannya sebagai perusahaan induk (holding company). Hal ini sejalan dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, yang menyatakan bahwa maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha di bidang pertambangan, perdagangan, pengangkutan, pertanian, industri, pembangunan dan jasa baik secara langsung maupun tidak langsung melalui anak perusahaan Perseroan. Saat ini, Perseroan bermaksud untuk mengubah Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan dengan menambah kegiatan usaha berikut dengan mengacu kepada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia sebagaimana dalam Peraturan Badan Pusat Statistik No. 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (“KBLI”) sebagai berikut: No KBLI Judul 1 52291 Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) 52295 Angkutan Multimoda Adapun penjelasan lebih lanjut mengenai rencana perubahan Anggaran Dasar termasuk Penambahan Kegiatan Usaha tersebut adalah sebagai berikut: a. Perseroan telah melaksanakan kegiatan usaha sebagai perusahaan induk (holding company) sebagaimana tercantum dalam Pasal 3 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan. Dengan dikeluarkannya pembaharuan KBLI pada tahun 2020 berdasarkan Peraturan Badan Pusat Statistik No. 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia, Perseroan bermaksud untuk menyelaraskan ketentuan Pasal 3 tersebut dengan menambahkan KBLI 64200 dan KBLI 70204 sebagai upaya kepatuhan Perseroan dalam memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku: Lebih lanjut, penambahan KBLI 70204 merupakan kegiatan usaha yang mempunyai keterkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan sebagai perusahaan induk (holding Company) sebagai pelengkap dari KBLI 70209 (Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya) yang saat ini sudah tercantum di dalam Anggaran Dasar Perseroan dan dinyatakan dalam Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 0220308200056 serta sudah benar-benar dijalankan. Sehingga penambahan KBLI 70204 di dalam Anggaran Dasar Perseroan akan memberikan lingkup yang lebih luas dari peranan Perseroan sebagai perusahaan induk (holding company). Mengingat pencantuman KBLI 64200 dan 70204 hanya penyelarasan terhadap Peraturan Badan Pusat Statistik No. 2 Tahun 2020, maka pencantuman KBLI 64200 dan KBLI 20204 bukan merupakan perubahan kegiatan usaha. b. Penambahan kegiatan usaha KBLI 52291 dan KBLI 52295 yang belum terdapat dalam Anggaran Dasar Perseroan adalah untuk menambah dasar hukum untuk menjalankan kegiatan usaha yang saat ini belum dijalankan atau akan dijalankan oleh Entitas Anak, baik langsung maupun tidak langsung. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari Rencana Pengembangan Usaha yang akan mendukung integrasi logistik dan rantai pasok (supply chain), guna meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing untuk meningkatkan profitabilitas serta memberikan nilai tambah kepada pemangku kepentingan. Oleh karenanya, dengan mempertimbangkan Rencana Pengembangan Usaha, Perseroan bermaksud untuk menambah kegiatan usaha yang belum terdapat di dalam Anggaran Dasar Perseroan dan yang akan dijalankan oleh Entitas Anak dengan rincian sebagai berikut: - Penambahan KBLI 52291 berdasarkan rencana Perseroan untuk melakukan akuisisi atas PT Wahana Logistik Semesta, suatu perseroan terbatas yang bergerak di bidang Jasa Pengurusan Transportasi (KBLI 52291) yang akan dilakukan oleh salah satu Entitas Anak, PT Ancora Shipping (“Rencana Akuisisi”). Pada tanggal 9 April 2025, 4
Page 7 OCR 0.948
PT Ancora Shipping dan pemilik 6095 saham dalam PT Wahana Logistik Semesta telah menandatangani Perjanjian Pemindahan Hak atas Saham Bersyarat, dimana saat ini kedua belah pihak masih dalam proses pemenuhan Kondisi Prasyarat dari masing-masing pihak dengan Tanggal Penyelesaian tidak lebih dari tanggal 30 Juni 2025. Penambahan KBLI 52295 berdasarkan potensi Perseroan untuk menjalankan strategi pertumbuhan non-organik melalui kemitraan strategis, akuisisi, maupun pembentukan perusahaan patungan (joint venture) yang sejalan dengan sifat dasar kegiatan usaha Perseroan sebagai perusahaan induk (holding company), dimana penambahan KBLI 52295 ke dalam Anggaran Dasar Perseroan dilakukan untuk membentuk dasar hukum dalam mengantisipasi perubahan atau perluasan kegiatan usaha yang mungkin diperlukan di masa mendatang guna mencapai efisiensi operasional dengan mempertimbangkan kompleksitas dan kekhususan kegiatan usaha Entitas Anak dan tersebarnya wilayah operasi kegiatan usaha Entitas Anak di hampir seluruh pulau di Indonesia. Sehingga menurut penilaian Perseroan, keunggulan sistem logistik yang terintegrasi, terpadu dan mencakup berbagai moda transportasi menjadi sangat penting dalam mendukung kelancaran operasional dan efisiensi di lingkungan usaha Perseroan dan Entitas Anak. Sampai dengan saat ini, Perseroan belum menentukan Entitas Anak yang akan menjalankan KBLI 52295 ini. Dengan demikian, apabila Rencana Penambahan Kegiatan Usaha disetujui, maka ruang lingkup kegiatan usaha yang tercantum dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan akan menjadi sebagai berikut: Sebelum Sesudah No | KBLI Judul No KBLI Judul 1 09100 Aktivitas Penunjang 1 09100 Aktivitas Penunjang Pertambangan Minyak dan Pertambangan Minyak dan Sas Alam Gas Alam 2 | 09990 Aktivitas Penunjang 2 09900 Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Pertambangan dan Penggalian Lainnya Penggalian Lainnya 3 | 4e1o0 Perdagangan Besaratas | 3 46100 Perdagangan Besar atas Dasar Balas Jasa (Fee) Dasar Balas Jasa (Fee) atau atau Kontrak Kontrak 4 46610 | Perdagangan Besar Bahan | 4 46610 Perdagangan Besar Bahan Bakar Padat, Cair, dan Gas Bakar Padat, Cair, dan Gas dan Produk YBDI dan Produk YBDI 5 | 46620 | Perdagangan Besar Logam | 5 46620 Perdagangan Besar Logam dan Bijih Logam dan Bijih Logam 6 | 49300 | Angkutan Melalui Saluran | 6 49300 Angkutan Melalui Saluran Pipa Pipa 7 | 49431 Angkutan Bermotor untuk | 7 49431 Angkutan Bermotor untuk Barang Umum Barang Umum 8 | 49423 | Angkutan Bermotoruntuk | 8 49423 Angkutan Bermotor untuk. Barang Khusus Barang Khusus 9 01262 Perkebunan Buah Kelapa | 9 01262 Perkebunan Buah Kelapa Sawit Sawit 10 | 19100 Industri Produk dari Batu | 10 19100 Industri Produk dari Batu Bara Bara 11 | 42916 | Konstruksi Bangunan Sipil | 1t 42916 Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan Pertambangan 12 | 70209 Aktivitas Konsultasi 12 70209 Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya Manajemen Lainnya 13 | 74902 | Aktivitas Konsultasi Bisnis | 13 74902 Aktivitas Konsultasi Bisnis dan Broker Bisnis dan Broker Bisnis 14 64200 Aktivitas Perusahaan Holding &
Page 8 OCR 0.944
15 70204 Aktivitas Konsultasi Manajemen Industri 16 52291 Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) 17 52295 Angkutan Multimoda Sesuai dengan POJK 17/2020, maka sehubungan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha, Perseroan wajib untuk: a mengumumkan Keterbukaan Informasi ini sesuai dengan Pasal 22 ayat (1) huruf (c) POJK 17/2020 dengan maksud untuk memberikan informasi maupun gambaran yang lebih lengkap kepada para Pemegang Saham Perseroan mengenai Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Kewajiban Perseroan ini telah dilaksanakan dengan pengumuman Keterbukaan informasi ini yang dilakukan pada hari Jumat, tanggal 28 Maret 2025 melalui (i) Situs Web Aplikasi Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Secara Elektronik (eASY.KSEI) yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, (ii) Situs Web Bursa Efek Indonesia, dan Situs Web Perseroan (secara bersama-sama disebut “Media Pengumuman Keterbukaan Informasi”): b. memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari para pemegang saham Perseroan dalam RUPS sehubungan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Kewajiban Perseroan ini akan dilaksanakan dengan menyelenggarakan RUPLSB pada hari Kamis, tanggal 8 Mei 2025, dimana Pengumuman RUPSLB telah disampaikan pada bagian akhir dari Keterbukaan Informasi ini yang diumumkan melalui Media Pengumuman Keterbukaan Informasi pada hari Jumat, tanggal 28 Maret 2025. o. menggunakan Penilai untuk melakukan studi kelayakan terhadap Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Kewajiban Perseroan ini telah dilaksanakan dengan penunjukan KJPP Guntur, Eki Andri dan Rekan, penilai independen yang terdaftar di OJK yang mengeluarkan Laporan Studi Kelayakan sehubungan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha. Sehubungan dengan penyelenggaraan RUPSLB untuk menyetujui Rencana Penambahan Kegiatan Usaha sehingga mengubah Anggaran Dasar Perseroan, Perseroan telah mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PT Bank Pan Indonesia Tbk (“Bank Panin”), selaku kreditur Perseroan berdasarkan Akta Perjanjian Kredit dan Perjanjian Jaminan No. 05 tanggal 4 September 2024, yang dibuat di hadapan Sri Rahayuningsih, SH., notaris di Jakarta Pusat (selanjutnya beserta seluruh perubahan/amandemennya disebut sebagai “Perjanjian Kredit Bank Panin”). Perseroan telah menerima persetujuan dari Bank Pan Indonesia Tbk sehubungan dengan perubahan kegiatan usaha Perseroan pada tanggal 18 April 2025. Perseroan tidak membutuhkan persetujuan terlebih dahulu dari Kreditur Baru berdasarkan Perjanjian Fasilitas sehubungan dengan rencana perubahan kegiatan usaha Perseroan URAIAN SINGKAT MENGENAI PERSEROAN 1. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN Perseroan, didirikan dengan nama PT Okansa Persada yang berkedudukan di Jakarta berdasarkan Akta Perseroan Terbatas No. 36 tanggal 15 September 2003 yang dibuat di hadapan Sugito Tedjamulja, S.H., Notaris di Jakarta, telah mendapat pengesahan oleh Menkumham daiam keputusannya tertanggal 16 Oktober 2003 Nomor: C-24761 HT.01.01.TH.2003 dan telah didaftarkan dalam daftar perusahaan dengan No. TDP090315341015 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Selatan No. 8 (ati | i | |
Page 9 OCR 0.942
237/BH.09.03/11/2003 (“Akta Pendirian”) serta telah diumumkan di dalam Berita Negara Republik Indonesia No, 2738 tanggal 16 Maret 2004, Tambahan No. 2738. Anggaran Dasar sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian tersebut telah diubah beberapa kali, dan terakhir kali diubah dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 27 tanggal 19 Oktober 2023, yang dibuat di hadapan Kirana Ivyminerva Wilamarta, S.H., LLM, Notaris di Jakarta Barat, perubahan Anggaran Dasar mana telah diberitahukan kepada Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0135279 tanggal 31 Oktober 2023 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan Perseroan pada Kemenkumham No. AHU- 0217379.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggai 31 Oktober 2023 serta telah diumumkan di dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 88 tanggal 3 November 2023, Tambahan No. 34174 (“Akta No. 27/2023”) Anggaran dasar Perseroan sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian beserta perubahannya tersebut di atas selanjutnya disebut sebagai "Anggaran Dasar Perseroan”. Saat ini Perseroan berdomisili di Jakarta Selatan, dengan kantor pusat di Eguity Tower Lt. 41, Sudirman Central Business District, Lot 9, Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53, Jakarta, Indonesia, 12190. Perseroan tidak membuka kantor cabang. KEGIATAN USAHA PERSEROAN Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana dinyatakan dalam Akta No.88/2021, maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha di bidang pertambangan, perdagangan, pengangkutan, pertanian, industri, pembangunan dan jasa baik secara langsung maupun tidak langsung melalui anak perusahaan Perseroan. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut: a Pertambangan, melalui kegiatan usaha sebagai berikut: 1) Aktivitas Penunjang Pertambangan Minyak dan Gas Alam (KBLI 09100): dan 2) Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya (KBLI 09900). b. Perdagangan, melalui kegiatan usaha sebagai berikut: 1) Perdagangan Besar atas Dasar Balas Jasa (Fee) atau Kontrak (KBLI 46100), 2) Perdagangan Besar Bahan Bakar Padat, Cair, dan Gas dan Produk YBDI (KBLI 46610): dan 3) Perdagangan Besar Logam dan Bijih Logam (KBLI 46620) Cc. Transportasi, melalui kegiatan usaha sebagai berikut: 1) Angkutan Melalui Saluran Pipa (KBLI 49300), 2) Angkutan Bermotor untuk Barang Umum (KBLI 49431). dan 3) Angkutan Bermotor untuk Barang Khusus (KBLI 49423). d. Pertanian, melalui kegiatan usaha Perkebunan Buah Kelapa Sawit (KBLI 01262). e. Industri, melalui kegiatan usaha Industri Produk dari Batu Bara (KBLI 19100). f. Pembangunan, melalui kegiatan usaha Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan (KBLI 42918). 9. Jasa, melalui kegiatan usaha sebagai berikut: 1) Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (KBLI 70209), dan 2) Aktivitas Konsultasi Bisnis dan Broker Bisnis (KBLI 74902).
Page 10 OCR 0.889
Adapun kegiatan usaha yang dijalankan secara aktual dan sebenar-benarnya saat ini oleh Perseroan adalah Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (KBLI 70209) dan aktivitas sebagai perusahaan induk (holding company). SUSUNAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 21 tanggal 17 Januari 2025, yang dibuat di hadapan Stephanie Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0070568 tanggal 11 Februari 2025 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham No. AHU-0029127.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 11 Februari 2025, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang menjabat pada tanggal Keterbukaan Informasi adalah sebagai berikut. Direksi Direktur Utama : Ratno Paskalis Hendrawan Direktur 1 Gian Putra Wirjawan Dewan Komisaris Komisaris Utama merangkap : Hamid Awaluddin Komisaris Independen Wakil Komisaris Utama 1 Edwin Stamboel Komisaris | Ariawan Wijaya Komisaris Independen 1 Mursid Setiadji STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN Berdasarkan (i) Akta No. 27/2023 dan (ii) Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Maret 2025 yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut: | Nilai Nominal Rp100 per Saham ! Informasi Jumlah Jumlah Nilai » i ! saham Nominal(Rp) id | ! Modal Dasar 7.000.000.000 | 700.000.000.000 - : | Nama Pemegang Saham : PT Multi Berkat Energi 918.304.978 91.830.497.800 38,69K | Island Spice Investments Limited 607.521.388 60.752.138.800 25,60Y4 | Bangue Pictet and Cie SA Burgundy 194.996.613 19.499.661.300 8,21Y6 | Assets Corp | PT Dua Usaha Karya Negeri 140.482.600 14.048.260.000 5,921 : : Masyarakat 512.143.586 51.214.358.600 21,58 : Total Modal Ditempatkan dan 2.373.449.165 | 237.344.916.500 100,005 Disetor | Saham dalam Portepel 4.626.550.835 | 462.655.083.500 - IKHTISAR DATA KEUANGAN DAN RASIO KEUANGAN PENTING Berikut adalah ikhtisar data keuangan dan rasio keuangan penting Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang telah diumumkan pada tanggal 25 Maret 2025 i ' !
Page 11 OCR 0.905
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 31 Desember 2024 (Diaudit) 31 Desember 2023 (Diaudit) Keterangan Dalam AS Dolar Dalam AS Dolar Aset Aset lancar 75.926.540 79.258.215 Aset tidak lancar 100.187.641 104.803.527 Total Aset 176.114.181 184.061.742 Liabilitas dan Ekuitas Liabilitas jangka pendek 58.459.813 75.756.120 Liabilitas jangka panjang 58.041.713 86.570.745 Total Liabilitas 116.501.526 142.326.865 Modal ditempatkan dan disetor penuh 22.455.375 22.455.375 Tambahan modal disetor 6.165.338 6.165.338 Komponen ekuitas lain 5.217.810 5.717.313 Saldo laba - Telah ditentukan 43.052 43.052 penggunaannya Saldo laba (defisit) - Belum ditentukan| (13.477.078) (23.764.501) penggunaannya Kepentingan non pengendali 39.208.158 31.118.300 Total Ekuitas 59.612.655 41.734.877 Total Liabilitas dan Ekuitas 176.114.181 184.061.742 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 31 Desember 2024 31 Desember 2023 Keterangan (Diaudit) (Diaudit) Dalam AS Dolar Dalam AS Dolar Pendapatan 182.200.632 185.090.463 Laba kotor 55.452.626 50.991.107 Beban operasional (15.732.497) (29.176.844) Laba usaha 39.720.129 21.814.263 Laba (rugi) tahun berjalan 25.950.813 8.378.898 Laba (rugi) tahun berjalan yang Giatribusikan kepada: Pemilik entitas induk 10.287.423 1.442 431 Kepentingan non-pengendali 15.663.390 6.936.467 Laba (rugi) komprehensif tahun berjalan! ang diatribusikan kepada: Pemilik entitas induk 10.344.036 1.337.839 Kepentingan non-pengendali 15.713.681 6.835.357 Laba (rugi) tahun berjalan per saham 0,0043 0,0003 Rasio Keuangan Penting Perseroan Berdasarkan Laporan Keuangan Konsotidasian Perseroan Keterangan 2024 2023 Rasio Pertumbuhan: Pertumbuhan penjualan neto 1,56 16,9246 Pertumbuhan laba bruto 8,759 10,284 Pertumbuhan laba neto 209 7296 -48,72Y6 1 ta | | |
Page 12 OCR 0.903
Rasio usaha: Marjin laba bruto 30,43Yo 27,554 Marjin taba (rugi) bersih 14 24Yo 4,5390 ROA 14,74Y0 4,550 ROE 43,536 20,0876 Rasio lancar 1298845 104,629 Rasio kredit: Liabilitas terhadap aset 68 1596 77,336 Liabilitas terhadap ekuitas 195,43Y6 341,039 Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik dengan informasi sebagai berikut: Kantor Akuntan Publik 1 Johannes Juara & Rekan Akuntan Publik 1 Frans Jimmi Parlindungan Sijabat, CPA Laporan Auditor Independen — : No.: 00071/2.1007/AU.1/02/1171-2/1111/2025 Tanggal 21 Maret 2025 Opini 1 Wajar dalam semua hal yang material RINGKASAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA NAMBAHAN KEGIATAN USAHA Dalam rangka pelaksanaan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha, Persercan telah menunjuk KJPP Guntur, Eki Andri dan Rekan sebagai Kantor Jasa Penilai Publik yang telah ditugaskan oleh manajemen Perseroan untuk memberikan studi kelayakan atas Rencana Perubahan Kegiatan Usaha sesuai dengan Surat No. JKT.017/PN.RV.GFAR/2025 tanggal ?1 Februari 2025, Hal: Penawaran Harga Biaya Jasa Penilaian Kajian Penambahan Kegiatan Usaha, yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan. Berikut ini adalah ringkasan Laporan Studi Kelayakan atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha berdasarkan Laporan No. 00022/2.0116-06/BS/02/0511/1/111/2025 tanggal 26 Maret 2025: a Identifikasi Status Penilai Sesuai Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 277/KM.1/2018 tertanggal 16 April 2018 mengenai Izin Penilai Dwi Hari Prasetiyo, ST., MM., M.Ec.Dev. MAPPI (Cert) yang ditetapkan sebagai penilai di Bidang Jasa Penilaian Bisnis dengan kualifikasi (B) No. B- 01.18.00511 dan terdaftar di OJK untuk Pasar Modal dengan No. STTD.PB-51/PM.223/2021 Tanggal 04 Mei 2021 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK IKNB dengan No. 211/NB.122/STTD-P/2020 tanggal 10 September 2020 dan juga sebagai anggota MAPPI dengan No. 14-S-05089 tanggal 6 Desember 2017 dan Nomor Register RMK- 2017.01120 tanggal 12 September 2017. b. Maksud dan Tujuan Maksud dan Tujuan Penugasan ini adalah untuk Melakukan Kajian Kelayakan atas Penambahan Kegiatan Usaha PT. Ancora Indonesia Resources Tbk, yaitu KBLI 52295 - Angkutan Multi Moda dan KBLI 52291 - Jasa Pengurusan Transportasi yang diperlukan dalam rangka memenuhi peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”), yang digunakan untuk mendukung akuisisi WLS. Cc. Tanggal Studi Kelayakan Tanggal Studi Kelayakan adalah tanggal 31 Desember 2024, dimana batas tersebut diambil | atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian. | ke 12
Page 13 OCR 0.960
Kondisi Pembatas dan Asumsi-asumsi Khusus Beberapa asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Studi Kelayakan ini adalah: Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion. Perusahaan diasumsikan sebagai perusahaan yang sedang berjalan dan akan melanjutkan kegiatan usahanya di masa yang akan datang. Perusahaan diasumsikan telah memenuhi seluruh aspek legal dan perundang- Undangan yang berlaku secara umum maupun spesifik terhadap industrinya agar dapat melakukan kegiatan operasional. Laporan keuangan audit yang digunakan sebagai dasar dalam analisis penilaian ini diasumsikan akurat dan benar serta tidak ada informasi disembunyikan atau sengaja disembunyikan. Studi Kelayakan dilakukan dengan adanya akses untuk pelaksanaan investigasi yang memadai, Studi kelayakan didasarkan atas proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaian (fiduciary duty). Proyeksi harga, volume penjualan, dan informasi keuangan lainnya didasarkan atas informasi keuangan prospektif yang disiapkan oleh manajemen yang telah disesuaikan dan diasumsikan dapat dicapai. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan. Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan. Metode yang Digunakan Dalam menyusun laporan Studi Kelayakan ini, kami telah melakukan analisis melalui pendekatan dan prosedur studi kelayakan yang mencakup hal-hal sebagai berikut: Pengumpulan Data Pengumpulan data-data primer dari Perseroan yang terkait dengan rencana ekspansi atas penambahan kegiatan usaha yang meliputi data-data indentitas Perseroan, perizinan, spesifikasi proyek, aspek keuangan, dan rencana usaha serta data-data lainnya yang terkait. Pengumpulan data-data sekunder dari sumber-sumber terkait yang dapat dipertanggungjawabkan, Pengumpulan data dari hasil diskusi perihal pembahasan dari aspek yang berpengaruh dalam kelayakan dengan pihak Perseroan. Proses Analisis Aspek legalitas yang mengkaji terhadap kelengkapan dokumen legalitas dan perizinan penambahan kegiatan usaha. Analisis Pasar yang mengkaji kondisi pasar angkutan multimoda dan jasa pegurusan transportasi di Indonesia. Lag 13
Page 14 OCR 0.941
e Analisis teknis yang mengkaji secara teknis proses bisnis Perseroan dari rencana
penambahan kegiatan usaha.
e Analisis pola bisnis yang mengkaji model bisnis atas penambahan kegiatan usaha,
risiko yang berpotensi muncul dan Langkah pengendaliannya serta analisis SWOT.
& Aspek model manajemen yang mengkaji struktur dan kebutuhan karyawan atas
rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan.
. Analisis keuangan yang mengkaji nilai-nilai parameter kelayakan ekonomi.
Dalam metaksanakan penugasan ini, analisis dilakukan terhadap kelayakan atas
penambahan kegiatan usaha. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan indicator Net
Present Value ("NPV"), Profitability Index (“PI”), Internal Rate of Return (“IRR”), dan Payback
Period.
Analisa Kelayakan Aspek Pasar
Pertumbuhan Ekonomi yang Stabil, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang semester
112024 tercatat sebesar 5,08 persen (c-to-c). Pada triwulan 1l/2024, ekonomi Indonesia
mengalami pertumbuhan 5,05 persen (y-on-y) dibandingkan triwulan 11/2923, dengan semua
lapangan usaha mengalami pertumbuhan. Sektor yang mencatatkan pertumbuhan
signifikan antara lain Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,17 persen,
serta Transportasi dan Pergudangan sebesar 9,56 persen.
Kontribusi Sektor Transportasi yang Meningkat, data dari BPS menunjukkan bahwa sektor
Transportasi dan Pergudangan mengalami kenaikan yang stabil dari tahun ke tahun, baik
secara tahunan (y-on-y) maupun kuartalan (g-to-g). Misalnya, pada triwulan 11/2024, sektor
ini mengalami kenaikan sebesar 9.56 persen secara tahunan. Ini menunjukkan adanya
permintaan yang terus meningkat di sektor transportasi, yang berperan sebagai pendorong
utama bagi ekspansi dan diversifikasi usaha di sektor ini.
Peningkatan Ekspor dan Impor, sektor logistik mendukung pertumbuhan ekspor dan impor
Indonesia. Dengan meningkatnya volume ekspor dan impor melalui berbagai moda
transportasi (laut, udara, darat), terutama ekspor yang dominan menggunakan moda
transportasi laut (94,8692), sektor ini akan semakin penting dalam mendukung perdagangan
internasional Indonesia.
Pesaing dan Pasar Potensial, meskipun OKAS akan menghadapi persaingan dari
perusahaan yang sudah berpengalaman, pasar untuk angkutan multimoda dan jasa
pengurusan transportasi masih sangat besar, dengan peluang yang signifikan di pasar
logistik domestik dan internasional. Dengan fokus pada efisiensi, teknologi, dan sinergi
dengan penyedia jasa logistik lainnya, OKAS dapat meningkatkan pangsa pasar di sektor
ini.
Potensi Peningkatan Efisiensi dan Kolaborasi, Pengembangan teknologi dan proses serta
kompetensi sumber daya manusia akan mempercepat efisiensi dan efektivitas sektor
logistik. Hal ini akan memperkuat daya saing OKAS di industri angkutan muitimoda dan jasa
pengurusan transportasi.
Sebagai perusahaan yang berencana menambah kegiatan usaha di bidang angkutan
multimoda dan jasa pengurusan transportasi, OKAS akan menghadapi persaingan yang
cukup ketat dengan para pesaing yang sudah berpengalaman di sektor ini. Jika OKAS tidak
dapat mempertahankan keunggulan kompetitifnya, maka pangsa pasar yang dimilikinya
dapat tergerus, karena pelanggan akan beralih menggunakan produk dan jasa dari pesaing.
Sebaliknya, apabila OKAS berhasil mempertahankan daya saingnya, maka dapat
meningkatkan pangsa pasar, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada
pendapatan, kinerja operasional, dan kinerja keuangan.
Pada Saat ini WLS hanya memiliki izin khusus pengangkutan bahan peledak, dalam
kaitanya dengan penambahan kegiatan usaha ini. OKAS dapat mengakses pasar langsung
dan menjalankan operasional yang telah dimiliki oleh WLS.
14
Page 15 OCR 0.949
Berikut ini adalah beberapa profil pesaing OKAS yang telah tumbuh dan berkembang di Indonesia, baik dari sektor swasta maupun pemerintah, dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia: . PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) PT Prima Giobalindo Logistik Tbk (PPGL) PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC) PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) PT Putra Rajawali Kencana Tbk PT Armada Berjaya Trans Tbk Dengan melihat peluang pengembangan usaha angkutan multimoda dan jasa pengurusan transportasi Indonesia masih memiliki prospek yang baik kedepannya, serta OKAS sudah mempunyai pengalaman dalam hal mengelola atau memberikan jasa pada pihak ketiga, dimana hal ini memberikan manfaat dan kontribusi yang positif bagi OKAS maka rencana penambahan kegiatan usaha secara aspek pasar layak. Analisa Aspek Teknis Penambahan KBLI 52291 oleh Perseroan dilakukan antara lain dengan mengakuisisi PT Wahana Logistik Semesta (“WLS”) yang bergerak di bidang Jasa Pengurusan Transportasi (“JPT”) oleh PT Ancora Shipping, Entitas Anak Perseroan, yang selanjutnya akan menjadi bagian dari segmen usaha Perseroan. Pada saat ini WLS hanya memiliki izin khusus pengangkutan bahan peledak dan dalam operasionalnya, armada angkutan menyewa dari pihak ketiga, WLS merupakan perusahaan JPT yang telah beroperasi lebih dari 3 tahun. Perseroan menilai bahwa manajemen dan karyawan WLS merupakan tim yang profesional. Untuk itu Perseroan akan tetap menggunakan mayoritas tim WLS untuk memastikan kelangsungan usaha. Selanjutnya terkait dengan KBLI 55295 masih dalam Rencana Pengembangan Usaha yang belum diinisiasi. WLS telah mengimplementasikan proses bisnis yang terstruktur dan efisien, dengan pengawasan yang baik di setiap tahapan untuk memastikan operasional yang aman dan terkontrol, terutama dalam pengangkutan bahan peledak. Supply chain WLS berjalan dengan koordinasi yang kuat antara pihak internal dan eksternal, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. WLS juga memiliki rencana ekspansi pasar yang jelas, dengan fokus pada peningkatan kemitraan dengan pihak ketiga setelah kondisi keuangan dan sumber daya stabil, yang akan mendukung pertumbuhan dan potensi pendapatan jangka panjang. Ketersediaan tenaga kerja terlatih menjadi faktor kunci dalam mendukung kelancaran operasional. Secara keseluruhan, aspek teknis dalam analisis kelayakan ini menunjukkan bahwa rencana akuisisi dan ekspansi WLS oleh PT Ancora Shipping memiliki dasar yang kuat, dengan prospek operasional yang baik dan potensi keuntungan yang signifikan. Diharapkan, akuisisi ini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis WLS dan memperkuat posisi perusahaan di pasar, maka rencana penambahan kegiatan usaha secara aspek teknis layak. Analisa Aspek Pola Bisnis Berdasarkan Anggaran Dasar OKAS, maksud dan tujuan OKAS ialah bergerak dalam bidang pertambangan, perdagangan, Transportasi, Pertanian, Industri, Pembangunan, dan Jasa. Dalam menjalankan kegiatan usahanya OKAS didukung oleh tim manajemen yang telah berpengalaman di bidangnya. OKAS melakukan kegiatan usahanya melalui entitas Ug
Page 16 OCR 0.949
anak yaitu PT Multi Nitrotama Kimia (“MNK”), PT Bormindo Nusantara (“BN”), dan PT Indotan Lombok Barat Bangkit (“ILBB”). Penambahan kegiatan usaha Angkutan Multimoda dan Jasa Pengurusan Transportasi oleh OKAS merupakan langkah strategis yang memungkinkan perusahaan untuk menciptakan nilai tambah yang signifikan, baik dari segi operasional, finansial, maupun reputasi, Analisis kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah dari usaha baru ini dapat dilihat melalui beberapa perspektif penting, seperti inovasi, pengelolaan sumber daya, dan manajemen risiko Agar penambahan kegiatan usaha dapat berjalan maksimal, manajemen OKAS perlu melakukan langkah-langkah strategis antara lain: 1 Pemanfaatan Peluang Usaha Kreatif, yaitu pada Angkutan Multimoda dengan melakukan Integrasi berbagai moda transportasi memungkinkan efisiensi biaya dan waktu, serta memberikan solusi fleksibel bagi pelanggan. Serta Jasa Pengurusan Transportasi dengan menyediakan layanan pengurusan dokumen dan izin secara terintegrasi memberi kenyamanan dan menghemat waktu bagi pelanggan. 2. Pengelolaan Sumber Daya yang Efektif, yaitu pengelolaan armada transportasi secara efisien mengurangi biaya dan meningkatkan margin keuntungan, menggunakan sistem manajemen transportasi yang dapat memaksimalkan efisiensi dan meminimalkan pemborosan, dan sumber daya manusia yang terampil dan berpengalaman guna mendukung operasi yang efisien. 3. Pengelolaan Risiko, yaitu risiko-risiko dalam hal keterlambatan dan kerusakan yang dapat diminimalkan melalui pemeliharaan armada dan pengawasan yang cermat, persaingan pasar, serta mematuhi regulasi transportasi dan kepabeanan penting untuk menghindari masalah hukum. 4 Inovasi Model Bisnis, yaitu menggunakan Platform Digital untuk mempermudah pelanggan dalam memesan layanan dan memantau pengiriman, serta mengumpulkan data untuk perbaikan proses dan memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pelanggan untuk meningkatkan loyalitas dan margin keuntungan. Dengan melakukan penambahan kegiatan usaha Angkutan Multimoda dan Jasa Pengurusan Transportasi, nilai tambah yang diperoleh adalah tambahan penghasilan dan keuntungan. Hal ini dapat dilihat pada proyeksi keuangan OKAS yang dijelaskan pada aspek keuangan dalam laporan ini. OKAS meyakini bahwa keunggulan kompetitif akan mendukung OKAS dalam melaksanakan strateginya dan memberikan keunggulan kompetitif dibandingkan dengan para pesaingnya. Berikut adalah beberapa keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh OKAS saat ini, yakni: 1. Diversifikasi Industri yang luas 2. Pengalaman Manajerial yang kuat 3. Keterlibatan dalam sektor Pertambangan 4 Keunggulan dalam Sektor Transportasi 5. Kemampuan dalam sektor Pertanian dan Industri 6. Infrastruktur dan Fasilitas yang Mendukung 7. Relasi Bisnis yang Kuat dan Jaringan yang Luas 18
Page 17 OCR 0.957
8 Adaptasi terhadap teknologi dan inovasi Hasil analisis kelayakan pola bisnis penambahan usaha Angkutan Multimoda dan Jasa Pengurusan Transportasi menunjukkan bahwa langkah strategis ini memiliki potensi yang sangat baik untuk meningkatkan nilai tambah bagi PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS). Diversifikasi usaha ini memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan peluang yang ada di sektor transportasi dan logistik yang terus berkembang, didukung oleh peningkatan infrastruktur nasional dan potensi pasar ekspor. Dengan memanfaatkan pengalaman manajerial yang kuat, jaringan distribusi yang luas, serta inovasi teknologi, OKAS dapat mengoptimalkan efisiensi operasional dan memperluas pangsa pasar, baik domestik maupun internasional. Meskipun demikian, perusahaan harus siap mengelola risiko yang terkait dengan persaingan yang ketat, fluktuasi harga bahan bakar, perubahan regulasi, dan potensi gangguan operasional lainnya. Oleh karena itu, penting bagi OKAS untuk mengintegrasikan sistem manajemen yang efektif, berinvestasi dalam infrastruktur yang mendukung, serta menjaga kepatuhan terhadap kebijakan yang berlaku untuk memastikan kelancaran dan keberlanjutan usaha ini. Dengan memperhatikan pola bisnis yang akan diterapkan oleh manajemen OKAS dilihat dari segmen usaha, kemampuan untuk mencipatan nilai serta keunggulan kompetitif dan melihat analisis industri, risiko dan analisis SWOT dalam rencana penambahan kegiatan usaha, maka rencana penambahan kegiatan usaha secara aspek pola bisnis layak. Analisa Model Manajemen Untuk mendukung ekspansi usaha ini, sejalan dengan rencana pengembangan bisnis, saat ini WLS memiliki sumber daya manusia yang berpengalaman dalam industri angkutan multimoda dan jasa pengurusan transportasi. Kemampuan WLS dalam menyediakan sumber daya yang kompeten telah siap untuk mendukung penambahan kegiatan usaha yang dilakukan oleh OKAS melalui AS. Salah satu faktor kunci yang sangat menentukan keberhasilan dalam pengelolaan perusahaan adalah peran penting yang dimainkan oleh sumber daya manusia yang menangani berbagai aspek operasional. Oleh karena itu, sangat diperlukan adanya manajemen yang profesional dan terampil dalam setiap fungsi operasional perusahaan, agar semua kegiatan dapat berjalan secara efisien dan efektif. Manajemen yang baik akan memastikan koordinasi yang optimal antara berbagai divisi dan departemen, serta mampu mengelola sumber daya dengan baik untuk mencapai tujuan perusahaan. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat meminimalkan kesalahan, meningkatkan produktivitas, dan menghadapi tantangan dengan lebih baik. Untuk mendukung hal tersebut, struktur organisasi perusahaan disusun dalam bentuk struktur organisasi fungsional, yang memungkinkan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas di setiap fungsi operasional. Struktur ini juga memudahkan pengawasan dan pengendalian, serta menciptakan jalur komunikasi yang lebih terarah dan efisien. Berdasarkan informasi manajemen OKAS, OKAS tidak melakukan recruitment atau tambahan tenaga kerja pada rencana kegiatan penambahan usaha ini. Dengan mempertimbangkan aspek model manajemen yang akan diterapkan, berdasarkan analisis yang telah dilakukan, penambahan usaha di bidang angkutan multimoda dan jasa pengurusan transportasi oleh OKAS menunjukkan kelayakan yang signifikan dari berbagai aspek. Struktur organisasi yang jelas dan terorganisir, dengan pembagian tugas dan delegasi wewenang yang tepat, memastikan keordinasi yang efektif antar unit dalam menjalankan operasional perusahaan. Selain itu, kemampuan manajerial WLS yang berpengalaman dalam industri ini memberikan keyakinan bahwa ekspansi usaha dapat berjalan dengan lancar tanpa perlu tambahan tenaga kerja. Risiko yang terkait dengan ekspansi telah diidentifikasi dengan jelas, dan berbagai strategi mitigasi telah disiapkan untuk mengurangi dampak risiko yang mungkin muncul, mulai dari risiko operasional hingga risiko eksternal, maka rencana penambahan kegiatan usaha secara aspek model manajemen layak. 17
Page 18 OCR 0.794
Analisa Proyeksi Keuangan Biaya investasi berkaitan dengan penambahan kegiatan usaha, OKAS secara garis besar rencana Anggaran Biaya Penambahan Kegiatan Usaha yang dibutuhkan oleh OKAS sebesar Rp2.400.000.000 (Dua Miliar Empat Ratus Juta Rupiah) atau sebesar USD 148.496 (Seratus Empat Puluh Delapan Ribu Empat Ratus Sembilan Enam Dollar Amerika Serikat). Transaksi pembelian saham WLS dilakukan oleh salah satu anak perusahaan (PT Ancora Shipping) yang dananya berasal dari pinjaman Induk Perusahaan dan/atau grup usaha, tidak menggunakan dana pinjaman dari lembaga keuangan. Asumsi Proyeksi Penjualan OKAS akan mencapai USD241,709 ribu pada tahun pertama dan mencapai USD343,024 ribu pada akhir proyeksi dengan incremental pada laba kotor 0,91”5 pada tahun pertama sampai dengan 0,81Y6 pada akhir proyeksi. Asumsi tanpa Penambahan Kegiatan Usaha Proyeksi Proyeksi Sales (Osithn) 303100 | 35.0256 42470 4,819 2430| 81496 'COGS (Ohof Sales) 710578| G4lose| 6395| 603930| e3ose| es,9016 Growth SG&A (O6'th) 10.869 9.516 9.763 9916| 10,0826| — 10,6896 Perputaran Piutang Usaha 62.10 60,62 74,02 74,43 75.12 85,21 | Perputaran Persediaan. 57.51 53,38 58,63 58,83 59,35 64,06 Perputaran Utang Usaha 5942 55,87 49.29 31.66 26,51 27,58 Asumsi dengan Penambahan Kegiatan Usaha Sales (“sithn) 30,319 35,0202 42470 4,819 4,439 581496 'COGS (Oeof Sales) 70,78”6 | 638ya| 63,740 | 63.7200| G34s0e| 65,790 Growth SG&A (Oeith) 10,9624 9.5896 9.836 9998| 101696 | — 10,7596 | Perputaran Piutang Usaha 62,09 60,62 74,02 74,43 75.12 2496 Perputaran Persediaan 57,73 53,35 58,82 59.02 59,55 6404 (Perputaran Utang Usaha 5624 53.17 4617 28,09 2251 22,63 Dalam menjalankan usaha diproyeksikan Biaya akan tumbuh berkisar 10,866 sampai 10,687c pertahun dari tahun sebelumnya. Yaitu dari USD26.503 ribu pada tahun pertama menjadi USD 36.877 ribu pada akhir periode. Analisis Kelayakan Keuangan Biaya investasi berkaitan dengan penambahan kegiatan usaha, OKAS secara garis besar rencana Anggaran Biaya Penambahan Kegiatan Usaha yang dibutuhkan oleh OKAS sebesar Rp2.400.000.000 (Dua Miliar Empat Ratus Juta Rupiah) atau sebesar USD 148.496 (Seratus Empat Puluh Delapan Ribu Empat Ratus Sembilan Enam Dollar Amerika Serikat). W
Page 19 OCR 0.785
Transaksi pembelian saham WLS dilakukan oleh salah satu anak perusahaan (PT Ancora Shipping) yang dananya berasal dari pinjaman Induk Perusahaan dan/atau grup usaha, tidak menggunakan dana pinjaman dari lembaga keuangan. Asumsi Proyeksi Penjualan OKAS akan mencapai USD.241,709 ribu pada tahun pertama dan mencapai USD.343,024 ribu pada akhir proyeksi dengan incremental pada laba kotor 0,9195 pada tahun pertama sampai dengan 0,81Y4 pada akhir proyeksi. Dalam menjalankan usaha diproyeksikan Biaya akan tumbuh berkisar 108646 sampai 10,68Yc pertahun dari tahun sebelumnya. Yaitu dari USD26.503 ribu pada tahun pertama menjadi USD 36.877 ribu pada akhir periode. Proyeksi Posisi Keuangan OKAS dengan Penambahan Kegiatan Usaha (In thousands of USD) Keterangan Aset Liabilitas Ekuitas 275.959 5 .30. 175.081 150.840 126.263 100.879 147.109 196.038 390.141 102.593 287.548 Proyeksi Laba - Rugi OKAS dengan Penambahan Kegiatan Usaha (In thousands of USD) 241.709 326.358 356.561 r 1 Beban Pokok Penjualan 47.089 | @0ss19| @es»| Oni99| @s619D| 25670 Laba Kotor 70.622 117.844 123.356 129.363 136.165 117354 Ba aa al asn Gi2m| Gasap| Gsenl Gn | Gss7n Adoninistrasi Laba Usaha Sebelum & Sa oi #4119 86.567 gogo | 9270| 08333 80.477 DerresisidanAmoriasi |) City G3 Gaal CI Ca 633 Laba Usaha 42.007 $1051 s4388 | se222 | 92518 74962 Pendapatan Bunga 14 10 173 196 344 617 Beban Bunga (1.360) (6934) (6.124) G299) (3474) (3.649) Perubahan Kurs (565) 684) (ani (642) (661) 6 Pendapatan Jain-Tain aon Gal aa sma un Ge9 Laba Sebelum Pajak 33.050 65.363 698961 74.201 79.176 62604 Beban Pajak (6.656) (12.013) (12832) (13.749) (14.720) (11.067) Hana 26394 53950 51065 60452 64456 51537 Minoriries Interest Dan nan as 2 533 21593 Laba Bersih 13.284 33.528 35.264 37.168 39424 26.938 Proyeksi Arus Kas OKAS Dengan Penambahan Kegiatan Usaha (In thousands of USD) Proyeksi Arus Kas Aktivitas Operasi 12.915 28.521 Arus Kas Aktivitas Investasi (31.373) (7.202) Arus Kas Aktivitas Pendanaan 30.667 (8.872) Kas dan Setara Awal Tahun 7.809 20.018 Kas dan Setara Akhir Tahun 20.018 32.465
Page 20 OCR 0.790
Proyeksi Rasio Keuangan Dengan Penambahan Kegiatan Usaha Current Rario Tonesna | TasGaa 3oomose | 3snsitse | 4720306 Ouick Rario 75.1598 |. 100,0906 24530261 320.546 | “408.7006 Cash Ratio 218590 | 328720 66.6ora| 123.1056| 197.798 | 264.506 Penutara Kintane. 62.09 60,62 74,02 7443 Tsa2| 8496 3773 5335 58:82 3902 3955| co 56,44 53,17 4617 28.09 2si| 2263 Debt to Asset KATA MEKA 5003w| 391se| —317o0e| 263056 Debr to Eguirv 3155556) 1730| —102sase| caare| asare| 35.600 Gross Margin 222n| See 3626 3625| 3osme| 34216 Operaring Margin 17,380 24,84Y0 24,81Yo 24,74YO 24,93Y0 21,85y9 Net Profit Margin 16.534 16.77Y0 16955 17.319 15.029 ROA 12,1596 118499 115386 10,834 6.90Y6 ROE 23,7196 33,24Y9 23,974 18,967 15.869 9,37Ya Kelayakan dari Penambahan kegiatan usaha ini dihitung dari manfaat ekonomis yang diantisipasi dimasa mendatang dari Penambahan kegiatan usaha yang dihitung dari selisih antara Free Cash Flow to Firm apabila ada penambahan kegiatan usaha dengan Free Cash Flow to Firm apabila OKAS tidak melakukan penambahan kegiatan usaha. Yang selanjutnya dibandingkan dengan pengorbanan ekonomisnya. Sehingga diperoleh Free Cash Flow to Incremental. Berdasarkan analisis kelayakan penambahan kegiatan usaha dengan mempertimbangkan asumsi-asumsi dan tingkat diskonto yang digunakan dalam USD adalah 7,44Yo, dengan cost of eguity sebesar 7,9546 dan cost of debt 4,985 maka diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut: Net Present Value (NPV): 2.431,92 USD Internal Rate of Return (IRR): 58,294 Profitability Index (PI): 17,38 Payback Period (PP): 5 tahun 1 bulan Total NPV diperoleh dari hasil present value arus kas yang sudah mempertimbangkan tingkat risiko. Berdasarkan analisa kami, bahwa setelah adanya penambahan kegiatan usaha dibidang Angkutan Multimoda dan Jasa Pengurusan Transportasi, maka proyeksi arus kas inkremental nya bernilai positif. IRR sebesar 58,294 menunjukkan bahwa aksi korporasi OKAS dengan melakukan penambahan kegiatan usaha dianggap layak karena besaran IRR lebih besar dibandingkan tingkat diskonto. Berikut adalah Ringkasan Proyeksi OKAS 2025-2030 Berdasarkan kajian evaluasi dan analisa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan syarat asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka rencana penambahan kegiatan usaha secara aspek keuangan layak. Kesimpulan Berdasarkan kajian evaluasi dan analisa pasar, teknis, pola bisnis, model manajemen dan keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan syarat asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka rencana penambahan kegiatan usaha secara aspek keuangan Layak. 20
Page 21 OCR 0.929
KETERSEDIAAN TENAGA AHLI SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA Sehubungan dengan rencana perubahan kegiatan usaha, yaitu kegiatan Jasa Pengurusan Transportasi, dan Angkutan Multimoda, sebagaimana telah diungkapkan dalam bagian “Pendahuluan” Keterbukaan Informasi ini, akan dilaksanakan setelah Rencana Akuisisi direalisasikan dan efektif. WLS merupakan perusahaan jasa pengurusan transportasi yang telah beroperasi lebih dari 3 tahun. Perseroan menilai bahwa manajemen dan karyawan WLS merupakan tim yang profesional. Untuk itu Perseroan akan tetap menggunakan mayoritas tim WLS untuk memastikan kelangsungan usaha. PENJELASAN TENTANG PENGARUH RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PADA KONDISI KEUANGAN PERSEROAN Rencana Penambahan Kegiatan Usaha yang menjalankan Aktivitas Konsultasi Manajemen Industri tidak mempunyai pengaruh terhadap kondisi keuangan Perseroan karena kegiatan usaha tersebut sudah berjalan dan telah direfleksikan dalam Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan. Saat ini, Perseroan dan/atau Entitas Anak, belum memulai Jasa Pengurusan Transportasi, dan Angkutan Multimoda, karena bergantung pada realisasi dari Rencana Pengembangan Usaha dan/atau Rencana Akuisisi. Akan tetapi Perseroan telah melakukan analisa awal atas Rencana Pengembangan Usaha dan/atau Rencana Akuisisi terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha KBLI No. 52291 dan 52295 sebagai berikut: - Penambahan belanja modal yang berasal dari pendanaan internal untuk Rencana Akuisisi oleh Entitas Anak Perseroan, yaitu dengan estimasi sebesar Rp2.400.000.000,- (dua milyar empat ratus juta Rupiah), - Dampak pendapatan, Harga Pokok Penjualan (HPP), Laba Kotor dan Laba Bersih Perseroan (Konsolidasi) dengan dan tanpa rencana penambahan kegiatan usaha, yaitu: Dengan 2025 2026 2027 2028 2029 Penambahan: Pendapatan 241.709.347 | 326.357.551 340.198.083 | 356.560.846 | 372.357.726 HPP 173.199.653 | 214.029.284 222.357.588 | 232.713.008 | 241.707.812 Laba Kotor 68.509.694 | 112.328.266 117.840.494 | 123.847.383 130.649.013 Laba Bersih “"/ 26.394.289 53.950.045 57.064.567 60.451.574 84.456.134 Tanpa 2025 2026 2027 2028 2029 Penambahan: Pendapatan 241.698.784 | 326.345.404 340.184.114 | 356.544.782 372.339.252 HPP 173.827.495 | 214.687.980 223.058.282 | 233.454.604 242.492.592 Laba Kotor 57.871.289 111.657.424 117.125.831 123.090.178 129.846.660 Laba Bersih " 26.094.712 53.659.529 56.739.618 60.092.555 64.062.187 Catatan: dalam Dollar Amerika Serika “/ termasuk beban depresiasi dan amortisasi “" sebelum dikurangi kepentingan non-pengendali Dengan membandingkan proyeksi laporan laba (rugi) Perseroan tanpa penambahan kegiatan usaha dan dengan penambahan kegiatan usaha, terdapat perubahan rasio-rasio profitablilitas, likuiditas dan solvabilitas dari Perseroan, namun perubahan tersebut tidak material. te
Page 22 OCR 0.894
PERKIRAAN JADWAL WAKTU RUPSLB Berikut adalah jangka waktu indikatif pelaksanaan RUSPLB Perseroan sehubungan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha: Pemberitahuan Rencana RUPSLB kepada OJK 20 Maret 2025 TT 28 Maret 2025 “Pengumuman Keterbukaan Informasi melalui situs web” 28 Maret2025 Perseroan dan Bursa Efek Indonesia Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak mengikuti 15 April 2025 RUPSLB (Recording Date) “Pemanggilan RUPSLB NN "16 April 2025 —— Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan ——— 6Mei2025 Informasi (jika ada) “Tanggal Penyelenggaraan RUPSLB DE Mei 2025 Pengumuman Ringkasan Risalah RUPSLB”——— 2025 Paling lambat 14Mei PENGUMUMAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA Dengan ini Direksi Perseroan mengumumkan kepada para Pemegang Saham Perseroan bahwa Perseroan akan menyelenggarakan RUPSLB yang akan diselenggarakan pada: Hari/tanggal : Kamis, 8 Mei 2025 Waktu 1 10.00 WIB - Selesai Tempat 1 Primedge — Gedung Eguity Tower Lt. 40, SCBD Lot 9 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190 atau di waktu dan tempat/lokasi RUPSLB lain yang akan diumumkan dalam Pemanggilan RUPFSLB. Mata Acara RUPSLB sehubungan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha adalah sebagai berikut: Perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Perseroan, termasuk pembahasan Studi Kelayakan tentang Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan dalam rangka pemenuhan persyaratan dan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Sesuai dengan ketentuan Pasal 42 POJK 15/2020 dan Pasal 14 ayat (2) angka 2 Anggaran Dasar Perseroan, untuk mata acara RUPSLB dapat dilangsungkan apabila dihadiri paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, dan keputusan RUPS tersebut sah apabila disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS. Dalam hal kuorum kehadiran tidak tercapai, maka RUPS kedua dapat diadakan dengan ketentuan RUPS kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika dalam RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 22 le
Page 23 OCR 0.952
3/5 (tiga per lima) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah, dan keputusan RUPS kedua tersebut sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak suara yang sah dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Perseroan. Sesuai dengan Pasal 17 dan 18 POJK 15/2020, bahan terkait mata acara rapat berupa salinan dokumen elektronik tersedia bagi pemegang saham sejak tanggal dilakukannya pemanggilan RUPSLB sampai dengan RUPSLB diselenggarakan dan dapat diakses dan diunduh melalui situs web Perseroan (www.ancorair.com). Perseroan menghimbau kepada para pemegang saham untuk memberikan kuasa secara elektronik melalui fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI) yang akan disediakan oleh KSEI sebagai mekanisme pemberian kuasa secara elektronik (“e- Proxy”) dalam proses penyelenggaraan Rapat. Prosedur, panduan registrasi, penggunaan dan penjelasan lebih lanjut terkait e-Proxy dapat diakses pada Aplikasi @ASY.KSEI. Fasilitas e-Proxy ini tersedia bagi pemegang saham yang berhak hadir dalam RUPSLB sejak tanggal pemanggilan RUPSLB sampai sehari sebelum hari penyelenggaraan RUPSLB yaitu tanggal 7 Mei 2025. DALAM HAL RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA TIDAK MEMPEROLEH PERSETUJUAN RUPS, MAKA RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA BARU DAPAT DIMINTAKAN PERSETUJUAN RUPS KEMBALI PALING SINGKAT 12 (DUA BELAS) BULAN SETELAH PELAKSANAAN RUPS YANG TIDAK MENYETUJUI PERUBAHAN KEGIATAN USAHA TERSEBUT, INFORMASI TAMBAHAN Untuk memperoleh informasi sehubungan dengan Rencana Transaksi, pemegang saham Perseroan dapat menyampaikannya kepada Corporate Secretary Perseroan, pada setiap hari dan jam kerja Perseroan pada alamat tersebut di bawah ini: Corporate Secretary PT Ancora Indonesia Resources Tbk Eguity Tower Lt. 41, Sudirman Central Business District, Lot 9 Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia Tel.: (021) 290 35333 Email: corporate.secretary@ancorair.com
Page 24 OCR 0.934
CHANGES AND/OR ADDITIONAL DISCLOSURE OF INFORMATION TO SHAREHOLDERS OF PT ANCORA INDONESIA RESOURCES TBK (“COMPANY”) ON THE PROPOSED ADDITION IN BUSINESS ACTIVITIES THIS DISCLOSURE OF INFORMATION TO SHAREHOLDERS (“DISCLOSURE OF INFORMATION”) IS PRESENTED BY THE BOARD OF DIRECTORS OF THE COMPANY IN COMPLIANCE WITH THE PROVISIONS OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY REGULATION NUMBER 17/POJK.04/2020 CONCERNING MATERIAL TRANSACTIONS AND CHANGES IN BUSINESS ACTIVITIES (“POJK 17/2020”) AND TO PROVIDE INFORMATION AND A MORE COMPREHENSIVE OVERVIEW TO THE COMPANY'S SHAREHOLDERS. INFORMATION AS CONTAINED IN THIS DISCLOSURE OF INFORMATION IS IMPORTANT TO BE READ AND CONSIDERED BY THE SHAREHOLDERS OF THE COMPANY. IF YOU EXPERIENCE DIFFICULTIES IN UNDERSTANDING THIS DISCLOSURE OF INFORMATION, IT IS BEST TO CONSULT TO YOUR LEGAL COUNSEL, PUBLIC ACCOUNTANT, OR OTHER PROFESSIONAL ADVISORS. THE BOARD OF DIRECTORS AND THE BOARD OF COMMISSIONERS OF THE COMPANY, EITHER INDIVIDUALLY OR JOINTLY, ARE FULLY RESPONSIBLE FOR THE ACCURACY AND COMPLETENESS OF THE INFORMATION AS DISCLOSED IN THIS DISCLOSURE OF INFORMATION. THE BOARD OF DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS OF THE COMPANY DECLARE THE COMPLETENESS OF INFORMATION AS DISCLOSED IN THIS INFORMATION DISCLOSURE AND AFTER CONDUCTING CAREFUL RESEARCH, CONFIRM THAT THE INFORMATION CONTAINED IN THIS DISCLOSURE OF INFORMATION IS TRUE AND THERE ARE NO MATERIAL AND RELEVANT IMPORTANT FACTS THAT ARE NOT DISCLOSED OR OMITTED IN THIS DISCLOSURE OF INFORMATION SO AS TO CAUSE THE INFORMATION PROVIDED IN THIS DISCLOSURE OF INFORMATION TO BE INACCURATE AND/OR ak ancora indonesia resources PT ANCORA INDONESIA RESOURCES TBK Main Business Activites: Mining, Trading, Transportation, Agriculture, Industry, Development and Services, either directly or indirectly through the Company's subsidiaries Domiciled in South Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Head Office: Eguity Tower 41st Floor, Sudirman Central Business District, Lot 9 Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53, Jakarta, Indonesia, 12190 Website: www.ancorair.com Email: corporate.secretary@ancorair.com This Information Disclosure was published in Jakarta on 28 March 2025, as amended and restated on 6 May 2025. Announcement Media : Website of Indonesia Stock Exchange / Company's Website / Website of eASY.KSEI KUN
Page 25 OCR 0.931
DEFINITIONS AND ABBREVIATIONS
Securities Administration
Bureau
Share Register
Subsidiaries
Business Day
Ministry of Law
Disclosure of Information
Consolidated Financial
Statements
Feasibility Study Report
Minister of Law
OJK
Company's Shareholders
Appraiser
PT Sinartama Gunita that is appointed by the Company as the
securities administration bureau to carry out the administration
of the Company's shares.
Company's Register of Shareholders issued by the Securities
Administration Bureau.
Companies whose financial statements are consolidated in the
Company's Consolidated Financia! Statements
Monday to Friday, except for national holidays stipulated by the
Government of the Republic of Indonesia.
Ministry of Law of the Republic of Indonesia (formerly known as
the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Indonesia)
The Disclosure of Information presented to the Sharehoiders of
the Company in compliance with POJK No. 17/2020 in
connection with the Proposed Addition in Business Activities.
The Company's Conseclidated Financial Statements audited by
Johannes Juara & Rekan for the year ihat ended on 31
December 2024.
A written report prepared by the Public Appraisal Service Office
(Kantor Jasa Penilai Publik or "KJPP”) Guntur, Eki Andri, and
Partners, containing an opinion on the feasibility study of the
Proposed Addition in Business Activities as stated in Report No.
00022/2.0116-06/BS/02/0511/1/11/2025 dated 26 March 2025.
The Minister of Law and Human Rights of the Republic of
Indonesia, as amended from time to time, formerly known as
the Minister of Justice of the Republic of Indonesia.
The abbreviation for Otoritas Jasa Keuangan, an independent
institution as referred to in Law No. 21 of 2011 on the Financial
Services Authority, as amended by Law No. 4 of 2023 on the
Development and Strengthening of the Financial Sector ("OJK
Law"), whose duties and authorities include regulating and
supervising financial services activities in the banking, capital
markets, insurance, pension funds, financing institutions, and
other financial institutions sectors.
The Company's shareholders whose names are registered in
the Share Register.
KJPP Guntur, Eki Andri dan Rekan, an independent appraiser
registered with OJK, which issued the Feasibility Study Report
in connection with the Proposed Addition to Business Activities
Page 26 OCR 0.929
POJK 15/2020 1 Financial Services Authority Regulation No. 15/POJK.04/2020 on the Planning and Implementation of the General Meeting of Shareholders of Public Companies. POJK 16/2020 1 Financial Services Authority Regulation No. 16/POJK.04/2020 POJK 17/2020 on the Implementation of the General Meeting of Shareholders of Public Companies Electronically. Financial Services Authority Regulation No. 17/POJK.04/2020 on the Material Transactions and Change in Business Activities. Proposed Addition to Business : The Company's plan to amend its purpose, objectives, and Activities GMS EGMS business activities as stated in Article 3 of the Company's Articles of Association, in order to include business activities under KBLI 52291 and KBLI 52295, which will be carried out by the Company's Subsidiary in connection with the potential for non-organic business expansion through strategic partnerships, arguisitions, or the establishment of joint ventures within the small to medium-scale category (“Business Development Plan”). General Meeting of Shareholders. Extraordinary General Meeting of Shareholders. INTRODUCTION Based on Article 3 of the Company's Articles of Assosiation as stated in the Deed of Statement of the Extraordinary General Meeting of Shareholders No. 88 dated 31 August 2021, made before Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, which has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia under Approval No. AHU-0059027.AH.02.01.Tahun 2021 dated 25 October 2021 and announced in the State Gazeite of the Republic of Indonesia No. 48 dated 16 June 2023, Supplement No. 17189 (“Deed No. 88/2021"), the purposes, objectives, and business activities of the Company are as follows: 1. The purpose and objective of the Company are to engage in the sectors of mining, trading, transpoi through rtation, agriculture, industry, construction, and services, either directly or indirectly the Company's subsidiaries. To achieve the above purposes and objectives, the Company may carry out the following business activities: A. Min 1. ing Support Activities for Oil and Natural Gas Mining (09100) This group includes service activities related to oil and gas mining carried out on a fee Or contract basis, such as exploration services for extracting oil or gas using traditional methods, namely geological observation, installation of drilling eguipment, repair and dismantling of oit and gas well cementing, plugging and closing production wells, production testing, dismantling, liguefaction and regasification of natural gas for transportation needs at local mining sites, trial drilling in the context of oil and natural gas refining and fire-fighting services at oil and gas flelds Support Activities for Other Mining and Guarryig (09900) This group includes support services on a fee or contract basis, reguired in mining activities in groups 05, 07, and 08, such as exploration services using traditional methods such as ore sampling and geological observation, pumping and distribution 3 Ya
Page 27 OCR 0.925
services of mining products, and trial excavation and drilling services for mining fields or wells. B. Trade 1. Wholesale Trade on a Fee or Contract Basis (46100) This group includes agency businesses that receive commissions, intermediaries (brokers), auctions, and other wholesalers trading goods domestically and internationally on behalf of other parties. Activities include commission agents, goods brokers, and all other wholesale trade selling on behalf of and at the responsibility of other parties, activities involved in joint sales and purchases or transactions on behaif of companies, including via the internet, and agents involved in trading such as raw agricultural materials, live animals: textile raw materials and semi-finished goods, fuel, ores, metals, and chemical industries, including fertilizers: food, beverages, and tobacco: textiles, clothing, furs, footwear, and leather goods, timber and building materials: machinery, including office machines and computers, industrial eguipment, ships, aircraft, furniture, household goods, and hardware: wholesale trading activities at auction houses, commission agents for radioactive substances and ionizing radiation generators. Includes commodity auction market organizers. Excludes wholesale trade of cars and motorcycles, classified in groups 451 to 454 Wholesale of Solid, Liguid, and Gaseous Fuels and Related Products (46610) This group includes the wholesale trade of gas, liguid, and solid fuels and related products, such as crude petroleum, crude oil, diesel fuel, gasoline, fuel oil, kerosene, premium, solar oil, kerosene, coal, charcoal, cual residue, firewood, maphtha, biofuels, and other fuels including gas fuels (LPG, butane gas, propane, etc.) and polishing ciis, lubricating oils, and refined petroleum products, as well as nuclear fuel Wholesale of Metals and Metal Ores (46620) This group includes the wholesale trade of metal ores and base metals, such as iron ore and non-ferrous ores in raw form, such as nickel ore, copper ore, aluminum, iron, steel, and wholesale trade of semi-finished ferrous and non-ferrous metal products etc. Includes wholesale trade of gold and other precious metais (silver, platinum). C. Transportation 1. Pipeline Transportation (49300) This group includes the transportation of oil and natural gas (petroleum, fuel oil, refined products and natural gas), liguids, water, mud, and other commodities from the manufacturer (producer) to the User (consumer) via pipeline on a fee or contract basis. Includes operation of pumping stations. Motor Freight Transport for General Cargo (49431) This group includes the operation of goods transportation by motor vehicles capable of transporting more than one type of goods, such as transportation using trucks, pick- ups, open-bed and closed-bed (box) vehicles. Motor Freight Transport for Specialized Cargo (49432) This group includes the operation of goods transportation by motor vehicles for goods that specifically carry one type of goods, such as transportation of fuel oil, petroleum, 4 &
Page 28 OCR 0.929
refined products, LPG, LNG and CNG, transportation of hazardous goods, hazardous and toxic waste, transportation of heavy eguipment, container transport, transportation of live plants, transportation of live animals, and transportation of motor vehicles. D. Agriculture Palm Oil Plantation (01262) This group includes plantation businesses starting from land processing, seeding, nursery, planting, maintenance, and harvesting of palm oil fruits. Includes nursery and breeding activities for palm oil fruit plants. E. Industry Coal Products Industry (19100) This group includes the coal processing industry for gas, coke, including coal distillation which is not part of a gas plant or iron and steel plant, or coat distillation which is part of an iron and steel plant whose bookkeeping can be separated. Includes the operation of coke ovens, production of cake and semi-coke, production of coke piich, production of raw coke and lignite tar, and coke agglomeraticn. Gas distillation activities by gas plants that distribute through pipeline networks are included in group 35202. The manufacture of gas and coke integrated with iron and steel processing activities is included in groups 24101 to 24103. F. Construction Civil Construction for Mining (42916) This group includes business activities related to the construction, maintenance, and/or reconstruction of exploration facilities and mining production operations, including environmental impact control. G. Services 1. Other Management Consulting Activities (70209) This group includes the provision of advisory assistance, guidance, and business operations and organizational and other management issues, such as strategy and organizational planning: decisions related to finance: marketing objectives and policies, planning, practices and human resource policies, planning, scheduling and production control. The provision of this business service may include advisory assistance, guidance and operational support for various management functions, management consulting by agronomists and agricultura! economists in the field of agriculture and the like, design of accounting methods and procedures, cost accounting programs, budget control procedures, provision of advice and assistance to business and public services in planning, organization, efficiency and supervision, management informaticn, and others. Includes services for infrastructure investment study services. 2. Business Consulting and Business Brokerage Activities (74902) This group includes the provision of advice and operational assistance in the business world, such as business broker activities that arrange the buying and selling of small and medium-scale businesses, including professional practices, patent brokerage activities (arranging the buying and selling of patent rights), valuation activities other than real estate and insurance (for antigues, jewelry, etc.), account audits and goods or freight rate information, guantity measurement activities and weather forecasting activities. Excludes real estate brokers. The information as stated in this Disclosure of Information is delivered to the Company's Shareholders in relation to the Company's plan to align the Company's purposes, objectives, and business activities as stipulated in its Articles of Association with the business activities that have actually been carried out 5 IN
Page 29 OCR 0.926
by the Company to date, namely the activities of a holding company and industrial management consultancy activities that have actually been conducted by the Company. As disclosed in the Company's Consolidated Financial Statements, the Company does not have any active operational activities, except for those related to its role as a holding company. This is in line with Article 3 of the Company's Articles of Association, which states that the purposes and objectives of the Company are to engage in the fields of mining, trading, transportation, agriculture, industry, construction, and services, either directly or indirectly through the Company's subsidiaries. Currentiy, the Company intends to amend Article 3 of its Articles of Association by adding the following business activities with reference to the Indonesian Standard Industrial Classification (KBLI) as stipulated in the Regulation of the Central Bureau of Statistics No. 2 of 2020 on the Indonesian Standard Industrial Classification (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia or "KBLI”) as foltows: No KBLI Title 4 52291 Transportation Management Services 2 52295 Multimodal Transportation The further explanation regarding the proposed amendment of the Articles of Association including Proposed Addition to Business Activities is as follows: a The Company has conducted business activities as a holding company as stipulated in Article 3 paragraph (1) of the Company's Articles of Association. With the issuance of the updated KBLI (Indonesian Standard Industrial Classification) in 2020 based on the Regulation of the Central Bureau of Statistics No. 2 of 2020 on the Indonesian Standard Industrial Classificatian, the Company intends to align the provisions of said Article 3 by adding KBLI 64200 and KBLI 70204 as part of the Company's compliance with the prevailing laws and regulations. Furthermore, the addition of KBLI 70204 constitutes a business activity that is related to the Company's business as a holding company and complements KBLI 70209 (Other Management Consultancy Activities), which is currently stated in the Company's Articles of Association and reflected in the Business Identification Number (NIB) No. 0220308200056 and has already been effectively carried out. Therefore, the addition of KBLI 70204 in the Company's Articles of Association will provide a broader scope for the Company's role as a holding company. Considering that the inclusion of KBLI 64200 and KBLI 70204 is merely an alignment with the Regulation of the Central Bureau of Statistics No. 2 of 2020, such inclusion does not constitute a change in the Company's business activities. b. The addition of business activities KBLI 52291 and KBLI 52295, which are not yet included in the Company's Articles of Association, is intended to establish a legal basis for conducting business activities that are currently not yet carried out or will be carried out by the Subsidiaries, either directly or indirectly. This initiative is part of the Business Development Plan to support logistics and supply chain integration, aiming to improve operational @fficiency and competitiveness in order to enhance profitability and deliver added value to stakeholders. Therefore, in consideration of the Business Development Plan, the Company intends to add business activities not yet stated in the Company's Articles of Association, which will be carried out by its Subsidiaries, with the following details: - The addition of KBLI 52291 is based on the Company's plan to acguire PT Wahana Logistik Semesta, a limited liability company engaged in Freight Forwarding Services (KBLI 52291), which will be acguired by one of the Company's Subsidiaries, PT Ancora Shipping (“Acguisition Plan”). On 9 April 2025, PT Ancora Shipping and the 6 ut
Page 30 OCR 0.929
holder of 8095 of the shares in PT Wahana Logistik Semesta signed a Conditional Share Transfer Agreement, and both parties are currently in the process of fulfilling the Conditions Precedent, with the Completion Date no later than 30 June 2025. The addition of KBLI 52295 is based on the Company's potential to implement a non- organic growth strategy through strategic partnerships, acguisitions, or the establishment of joint ventures that align with the inherent nature of the Company's activities as a holding company. The addition of KBLI 52295 to the Company's Articles of Association is intended to form a legal foundation in anticipation of any changes or expansion in business activities that may be reguired in the future to achieve operational efficiency, taking into account the Complexity and specificity of the Subsidiaries' business activities and the geographic spread of their operations across nearly all isiands in Indonesia. Therefore, in the Company's assessment, an integrated and multimodal logistics system is highly important to support smooth operations and efficiency within the business environment of the Company and its Subsidiaries. As of now, the Company has not yet determined which Subsidiary will carry out activities under KBLI 52295. Accordingly, ifthe Proposed Addition to Business Activities is approved, the scope of business activities set forth in Article 3 of the Company's Articles of Association will be as follows: Before After No KBLI Title No KBLI Title 1 09100 Oil and Natural Gas 1 09100 Oil and Natural Gas Mining Mining Support Activities Support Activities 2 09900 Other Mining and 2 09900 Other Mining and Guarrying Guarrying Support Support Activities Activities 3 46100 Wholesale Trade on a 3 46100 Wholesale Trade on a Fee Fee or Contract Basis or Contract Basis 4 46610 Wholesale Trade in Solid, 4 46610 Wholesale Trade in Solid, Liguid and Gaseous Fuels Liguid and Gaseous Fuels and other related products and other related products 5 46620 Wholesale Trade in 5 46620 Wholesale Trade in Metals Metais and Metal Ores and Metal Ores 6 49300 Pipeline Transport 6 49300 Pipeline Transport 7 49431 Motorised Transport for 7 49431 Motorised Transport for Public Goods Public Goods 8 49423 Motorised Transport of 8 49423 Motorised Transport of Special Goods Special Goods 9 01262 Oil Palm Fruit Plantation El 01262 Oil Palm Fruit Plantation 10 19100 Coal-based Products 10 19100 Coal-based Products Industry Industry 11 42916 Civil Building Construction | 11 42916 Civil Building Construction Mining Mining 12 70209 Other Management 12 70209 Other Management Consultacy Activities Consultacy Activities 13 74902 Business Consultancy 13 74902 Business Consultancy and and Business Brokerage Business Brokerage Activities Activities 14 64200 Activities of Holding Company
Page 31 OCR 0.939
15 70204 Industrial Management Consultancy Activities 16 52201 Transportation Management Services 17 52295 Multimodal Transport. In accordance with POJK 17/2020, in relation to the Proposed Addition to Business Activities, the Company is reguired to: a. announce this Disclosure of Information in accordance with Article 22 paragraph (1) letter (c) POJK 17/2020 with the intention of providing information and a more complete picture to the Company's Shareholders regarding the Proposed Additions in Business Activities The Company's obligation is carried out with the announcement of this Disclosure of Information made today, Friday, 28 March 2025 through (i) the Website of the Application for the Implementation of the Electronic General Meeting of Shareholders (sASY.KSEI) provided by PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, (ii) the Website of the Indonesia Stock Exchange, and the Company's Website (collectively called “Disclosure of Information Announcement Media”): b. obtain prior approval from the Company's shareholders in the GMS in relation to the Proposed Additions in Business Activities The Company's obligation will be carried cut by holding an EGMS on Thursday, 8 May 2025, where the EGMS Announcement is submitted at the end of this Disclosure of Information which will be announced through the Disclosure of Information Announcement Media on this day, Thursday, 27 March 2025. c. use an Appraiser to conduct a feasibility study of the Proposed Additions in Business Activity This obligation of the Company has been carried out with the appointment of KJPP Guntur, Eki Andri dan Rekan, an independent appraiser registered with OJK who issued a Feasibility Study Report in relation with the Proposed Additions in Business Activity. In connection with the holding of the EGMS to approve the Proposed Addition to Business Activities, which will amend the Company's Articles of Association, the Company has obtained prior written approval from PT Bank Pan Indonesia Tbk (“Bank Panin"), as the Company's creditor based on the Credit Agreement and Collateral Agreement No. 05 dated 4 September 2024, executed before Sri Rahayuningsih, SH., a notary in Central Jakarta (hereinafter, together with all amendments referred to as the “Bank Panin Credit Agreement”). The Company received approval irom Bank Panin regarding the change in the Company's business activities on 16 April 2025. The Company does not reguire prior approval from new creditors based on the Faciliiy Agreement in relation to the planned change in the Company's business activities. BRIEF INFORMATION OF THE COMPANY 1. COMPANY BRIEF DESCRIPTION The Company. originally establisned under the name PT Okansa Persada and domiciled in Jakarta, was established based on the Deed of Company Establishment No. 36 dated 15 September 2003, made before Sugito Tedjamulja, S.H., Notary in Jakarta, and has been approved by the Minister of Law in his decision dated 16 October 2003 Number: C-24761 HT.01.01.TH.2003 and has been registered in the company register under No. TDPO90315341015 in the South Jakarta City Registration Office No. 237/BH.09.03/11/2903
Page 32 OCR 0.935
(“Deed of Establishment”) and has been announced in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 2738 dated 16 March 2004, Supplement No. 2738. The Articles of Association as contained in the Deed of Establishment have been amended several times, and the last time amended by Deed of Meeting Resolution No. 27 dated 19 October 2023, made before Kirana Ivyminerva Wilamarta, S.H., L.L.M, Notary in West Jakarta, which amendment of the Articles of Association has been notified to the Ministry of Law based on the Letter of Acceptance of Notification of Amendment of Articles of Association No. AHU- AH.01.03-0135279 dated 31 October 2023 and has been registered in the Company Register at the Ministy of Law No. AHU-0217379,AH.01.11.TAHUN 2023 dated 31 October 2023 and has been announced in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 88 dated 3 November 2023, Supplement No. 34174 (“Deed No. 27/2023”) The Company's articles of association as contained in the Deed of Establishment and its amendments mentioned above are hereinafter referred to as the “Company's Articles of Association" Currentiy the Company is domiciled in South Jakarta, with its head office at Eguity Tower Lt. 41, Sudirman Central Business District, Lot 9, Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53, Jakarta, Indonesia, 12190. The Company does not open a branch office COMPANY'S BUSINESS ACTIVITIES Based on Article 3 of the Company's Articles of Association as stated in Deed No. 88/2021, the purpose and objectives of the Company are to engage in activities in the fields of mining, trade, transportation, agriculture, industry, construction, and services, both directly and indirectly through the Company's subsidiaries. To achieve these purposes and objectives, the Company may conduct the following business activities: a Mining, through the following business activities: 1) Oil and Natural Gas Mining Support Activities (KBLI 09100): and 2) Other Mining and Guarrying Support Activities (KBLI 09900). b. Trade, through the following business activities: 1) Wholesale Trade on Fee or Contract Basis (KBLI 46100), 2) Wholesale Trade in Solid, Liguid and Gas Fuels and YBDI Products (KBLI 46610): and 3) Wholesale Trade in Metals and Metal Ores (KBLI 46620). Cc. Transportation, through the following business activities: 1) Transportation by Pipeline (KBLI 49300), 2) Motorized Transportation of General Goods (KBLI 49431): and 3) Motorized Transportation of Special Goods (KBLI 49423). d. Agriculture, through the business activity of Oil Palm Fruit Plantation (KBLI 01262). e. Industry, through the business activity of Coal Products Industry (KBLI 19100). f. Constructions, through Mining Civil Building Construction business activities (KBLI 42916) 9g. Services, through the following business activities: 1) Other Management Consulting Activities (KBLI 70209): and 2) Business Consulting and Business Brokerage Activities (KBLI 74902).
Page 33 OCR 0.903
Meanwhile, the actual and currently ongoing business activity of the Company is Other Management Consulting Activities (KBLI 70209). This is atso in line with the disclosures in the Company's Consolidated Financial Statements, where the Company does not have active Operational activities, except for its role as a holding company. 3. COMPOSITION OF BOARD OF DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS Based on the Deed of Meeting Resolution No. 21 dated 17 January 2025, made before Stephanie Wilamarta, S.H., Notary in Jakarta, which has been notified to the Minister of Law based on the Letter of Acceptance of Notification of Changes in Company Data No. AHU- AH.01.09-0070568 dated 11 February 2025 and has been registered in the Register of Companies at the Ministry of Law No. AHU-0029127.AH.01.11.TAHUN 2025 dated 11 February 2025, the composition of the Company's Board of Directors and. Board of Commissioners who served as of the date of Disclosure of Information is as follows: Board of Directors President Director 1 Ratno Paskalis Hendrawan Director 1 Gian Putra Wirjawan Board of Commissioners President Commissioner : Hamid Awaluddin concurrenty as Independent Commissioner Vice President Commissioner |. Edwin Stamboel Commissioner 1 Ariawan Wijaya Independent Commissioner : Mursid Setiadji 4. CAPITAL STRUCTURE AND SHAREHOLDERS COMPOSITION Based on (i) Deed Na. 27/2023 and (ii) the Monthly Report of Securities Holder Registration ended on March, 31 2025 issued by the Securities Administration Bureau, the Company's capital structure and shareholder composition are as follows: Nominal Value Rp100 per Share Information Number of Total Nominat v Shares Value (Rp) Authorized Capital 7,000,000,000 700,000,000,000 - Shareholder's Name PT Multi Berkat Energi 918,304,978 91,830,497,800 38.695 Island Spice Investments Limited 607.521.388 60.752.138.800 25,604 Bangue Pictet and Cie SA 194,996,613 19,499,661,300 8.21K Burgundy Assets Corp PT Dua Usaha Karya Negeri 140,482,600 14,048,260, 000 5.92Y Public 512,143,586 51,214,358,600 21.581 Total Issued and Paid-up Capital | 2,373,449,165 237,344,916,500 100.00” Number of Shares in Portfolio 4,626,550,835 462,655,083,500 - 5. OVERVIEW OF FINANCIAL DATA AND KEY FINANCIAL RATIOS The following is a summary of the Company's key financial data and ratios based on the Consolidated Financial Statements which was announced on 25 March 2025 10 Na
Page 34 OCR 0.821
Consolidated Statement of Financial P osition 31 December 2024 31 December 2023 Description (Audited) (Audited) In USD In USD Assets Current Assets 75,928,540 79,258,215 Non-Current Assets 100,187,641 104,803,527 Total Assets 176,114,181 184,061,742 Liabilities and Eguity Short-Term Liabilities 58,459,813 75,756,120 Leng-Term Liabilities 58,041,713 6,570,745 Total Liabilities 116,501,526 142,326,365 Issued and Fully Paid Capital 22.455,375 22,455375 Additional Paid-in Capital 5,165,338 6,165,338 Other Eguity Components 5,217,810 5,717,313 Retained Earnings - Appropriated 43,052 43.052 Retained Earnings (Deficit) - (13.477,078) (23,764,501) Unappropriated Non-Controlling Interest 39,208,158 31,118,300 Total Eguity 59,612,655 41,734,877 Totai Liabilities and Eguity 176,114,131 184,061,742 Consolidated Statements of Profit or L. 0S$ and Other Compreh ensive Income For the Year Ended For the Year Ended 31 December 2024 31 December 2023 Description (Audited) (Audited) In USD In USD Revenue 182,200,632 185.090,463 Gross Profit 55,452,626 50,991,107 Operating Expenses (15,732,497) (29, 176,844) Operating Profit 39,720,129 21 814,263 Profit (Loss) for the Year 25,950,813 8,378,898 Profit (Loss) for the Year Attributable to: Owners of the Parent Entity 10,287,423 1,442,431 Non-Controlling Interest 15,663,390 6,936,467 Comprehensive Profit (Loss) for the Year Attributable to: Owners of the Parent Entity 10,344,036 1,337,839 Non-Controlling Interest 15,713,681 6,835,357 Profit (Loss) per Share 0.0043 0.0003 Key Financial Ratios of the Company Based on the Company's Consolidated Financial Statements Description 2024 2023 Growth Ratios: Net Sales Growth 15699 16.92K Gross Profit Growth 8.754 10.2879 Net Profit Growth 209.72Yo -48.7210 Operating Ratios: 11 A1
Page 35 OCR 0.905
Gross Profit Margin 30.434 27.55Ya Net Profit (Loss) Margin 14.249 4.534 ROA 14.749 4.55Y ROE 43.53Yo 20.084 Current ratio 129.884 104.622 Credit Ratio: Liabilities to assets 66.154 77.332 Liabilities to eguity 195.436 341.03Yo The Consolidated Financial Statements have been audited by the Public Accounting Firm and Public Accountant with the following information: Public Accounting Firm 1 Johannes Juara & Rekan Public Accountant 1 Frans Jimmi Parlindungan Sijabat, CPA Independent Auditor's Report : — No.: 00071/2.1007/AU.1/02/1171-2/1/11/2025 Dated 21 March 2025 Opinion 1 Fairin all material aspect MMARY OF FEASIBILITY STUDY REPORT IN CONNECTION WITH THE PROPOSED DDITION TO BUSINESS ACTIVITIES In order to implement the the Proposed Adddition to Business Activities, the Company has appointed KJPP Guntur, Eki Andri dan Rekan as the Public Appraisal Services Office assigned by the Company's management to provide a feasibility study on the Proposed Addition to Business Activities in accordance with Letter No. JKT.017/PN.BV.GEAR/2025 dated 21 February 2025, Suhject: Fee Propasai for Appraisal Services for the Study on the Addition of Business Activities, which has been approved by the Company's management. The following is a summary of the Feasibility Study Report on the Proposed Addition to Business Activities based on Report No. 00022/2.0116-06/BS/02/0511/1/111/2025 dated 26 March 2025: a Identification of Appraiser Status Pursuant to the Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 277/KM.1/2018 dated 16 April 2018 regarding ihe Appraiser License of Dwi Hari Prasetiyo, ST., MM., M.Ec.Dev. MAPPI (Cert), who is appointed as an appraiser in the field of Business Valuation Services with gualification (B) No. B-01.18.00511 and is registered with the OJK for the Capital Market under No. STTD.PB-51/PM.223/2021 dated 04 May 2021, and is also registered as a professional office supporting the capital market with the OJK based on the Capital Market Supporting Professional Registration Certificate from OJK IKNB No. 211/NB.122/STTD-P/2020 dated 10 September 2020, and also as a member of MAPPI under No. 14-5-05089 dated & December 2017 and Registration Number RMK-2017.01120 dated 12 September 2017. b. Purpose and Objective The Purpose and Objective of this Assignment is to Conduct a Feasibility Study on the Proposed Addition to Business Activities of PT Ancora Indonesia Resources Tbk, namely KBLI 52295 - Multi-Modal Transport and KBLI 52291 - Transportation Management Services, which is reguired in order to comply with the regulations of the Financial Services Authority (“OJK”), to support the acguisition of WLS. c. Feasibility Study Date The date of the Feasibility Study is 31 December 2024, which limit is taken on the basis of consideration of the importance and purpose of the assessment. 12
Page 36 OCR 0.932
d. Constraints and Specific Assumptions Some of the assumptions and limitations used in preparing this Feasibility Study are as follows: This feasibility study report is a non-disclaimer opinion. The Company is assumed to be an ongoing entity and will continue its business Operations in the future. The Company is assumed to have complied with all applicable general and industry- specific legal and regulatory reguirements in order to conduct operational activities. The audited financial statements used as the basis for this valuation analysis are assumed to be accurate and correct, and no information has been concealed or deliberately hidden. The feasibility study was conducted with access to adeguate investigation implementation The feasibility study is based on adjusted financial projections that reflect the reasonableness of the financial projections made by the management, in line with their ability to achieve them (fiduciary duty). Projections of prices, sales volume, and other financial information are based on prospective financial information prepared by management, which has been adjusted and assumed to be achievable. We are responsible for the implementation of the Valuation and the reasonableness of the adjusted financial projections. This Feasibility Study report is open to the public, except for confidential information that may affect the company's operations. Methods Used In preparing this Feasibility Study report, we have conducted an analysis using feasibility study approaches and procedures, which include the following: Data Collection Primary data collection from the Company related to the expansion plan for the addition of business activities, including data on the Company's identity, permits, project specifications, financial aspects, business plans, and other related data. Secondary data collection from accountable related sources. Data collection from discussions regarding aspects that affect feasibility with the Company. Analysis Process Legal aspects reviewing the completeness of legal documents and permits for the addition of business activities. Market analysis reviewing the multimodal transport market conditions and transportation management services in Indonesia. 13 ANTA
Page 37 OCR 0.929
# Technical analysis reviewing the Company's business processes from the planned addition of business activities. » Business model analysis reviewing the business model of the addition of business activities, potential risks, control measures, and SWOT analysis. « Management model aspecis reviewing the structure and employee needs for the planned addition of business activities. # Financial analysis reviewing the values of the economic feasibility parameters. In carrying out this assignment, the analysis was conducted on the feasibility of the proposed addition to business activities. This analysis was carried out using indicators such as Net Present Value (“NPV”), Profitability Index (“PI"), Internal Rate of Return (“IRR”), and Payback Period. Feasibility Analysis of the Market Aspect Stable Economic Growth, Indonesia's economic growth throughout the first semester of 2024 was recorded at 5.08 percent (c-to-c). In the second guarter of 2024, Indonesia's economy experienced growth of 5.05 percent (y-on-y) compared to the second guarter of 2023, with all business sectors experiencing growth. Sectors that recorded significant growth included Accommodation and Food & Beverage Services at 10.17 percent, and Transportation and Warehousing at 9.56 percent. Increased Contribution from the Transportation Sector, data from BPS shows that the Transportation and Warehousing sector experienced stable increases from year to year, both annually (y-on-y) and guarteriy (g-to-g). For example, in the second guarter of 2024, this sector experienced an increase of 9.56 percent annually. This indicates increasing demand in the transportation sector, which acts as a main driver for expansion and business diversification in this sector. Increase in Exports and Imports, the logistics sector supports the growth of Indonesia's exports and imports. With the increasing volume of exports and imports through various modes of transportation (sea, air, land), especially exports which predominantly use sea iransportation (94.8692), this sector will become increasingly important in supporting Indonesia's international trade. Competitors and Potential Market, although OKAS will face competition from already @experienced companies, the market for multimodal iransportation and freight forwarding services is still very large, with significant opportunities in the domestic and international logistics market By focusing on efficiency, technology, and synergy with other logistics service providers, OKAS can increase its market share in this sector. Potential for Increased Efficiency and Collaboration, the development of technology and processes as well as human rescurce competencies will accelerate efficiency and effectiveness in the logistics sector. This will strengthen OKAS's competitiveness in the multimodal transportation and freight forwarding industry. As a company that plans to add business activities in the field of multimodal transportation and freight forwarding services, OKAS will face tight competition with already experienced competfitors in this sector. If OKAS fails to maintain its competitive advantage, then its market share may be eroded, as customers switch to using products and services from competitors. Conversely, if OKAS succeeds in maintaining its competitiveness, then it can increase its market share, which in turn will positively impact revenue, operational performance, and financial performance. Currently, WLS only has a special permit for the transportation of explosives, in relation to this Proposed Addition to Business Activities. OKAS can access the market directly and operate through the facilities already owned by WLS. 14
Page 38 OCR 0.927
Below are several profiles of OKAS competitors that have grown and developed in Indonesia,
both from the private and government sectors, and are listed on the Indonesia Stock Exchange:
PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK)
PT Logisticsplus International Tbk (LOPI)
PT Dewata Freightinternational Tbk. (DEAL)
PT Prima Globalindo Logistik Tbk. (PPGL)
PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC)
PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)
PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM)
PT Putra Rajawali Kencana Tbk.
PT Armada Berjaya Trans Tbk.
..coococo.
Considering the development opportunities of the multimodal transportation and freight
forwarding services business, Indonesia still has good prospects going forward, and OKAS
already has experience in managing or providing services to third parties, which brings benefits
and positive contributicns to OKAS, therefore the proposed addition to business activities is
feasible from a market aspect.
Technical Aspect Analysis
The addition of KBLI 52291 by the Company is carried out among others by acguiring PT Wahana
Logistik Semesta ("WLS”) which operates in the ficid of Freight Forwarding Services (“JPT”) by
PT Ancora Shipping, a Subsidiary of the Company, which will subseguently become part of the
Company's business segment.
Currently, WLS only has a special permit forthe transportation of explosives and in its operations,
the transport fleet is rented from third parties. WLS is a JPT company that has been operating
for more than 3 years. The Company assesses that the management and employees of WLS are
a professional team. Therefore, the Company will continue to use the majority of the WLS team
to ensure business continuity.
Furthermore, with regard to KBLI 55295, it is still within the Business Development Plan which
has not yet been initiated. WLS has implemented a structured and efficient business process,
with good supervision at every stage to ensure safe and controlled operations, especially in the
transportation of explosives. WLS's supply chain runs with strong coordination between internal
and external parties, as well as compliance with applicable regulations.
WLS also has a clear market expansion plan, focusing on enhancing partnerships with third
parties once financial conditions and resources are stable, which will support long-term growth
and revenue potential. The availability of trained labor is a key factor in supporting smooth
Operations. Overall, the technical aspect in this feasibility analysis indicates that the plan for
acguisition and expansion of WLS by PT Ancora Shipping has a strong foundation, with good
operational prospects and significant profit potential.
Itis expected that this acguisition will have a positive impact on the business growth of WLS and
strengthen the company's position in the market, therefore the proposed addition to business
activities is technically feasible.
Business Model Aspect Analysis
Based on OKAS's Articles of Association, the purpose and objective of OKAS is to engage in the
fields of mining, trade, transportation, agriculture, industry, construction, and services. In carrying
out its business activities, OKAS is supported by a management team with experience in their
respeciive fields. OKAS conducts its business activities through its subsidiaries, namely PT Multi
15
Ken
Page 39 OCR 0.931
Nitrotama Kimia (“MNK”), PT Bormindo Nusantara ("BN”), and PT Indotan Lombok Barat Bangkit
(CILBB”).
The addition of Multimodal Transport and Freight Forwarding activities by OKAS is a strategic
step that enables the company to create significant added value, both operationally, financially,
and in terms of reputation. Analysis of the company's ability to create added value from this new
venture can be seen through several important perspectives, such as innovation, resource
management, and risk management.
To ensure the business expansion runs optimally, OKAS management needs to take the
following strategic steps:
1. Utilization of Creative Business Opportunities, namely in Multimodal Transport by
integrating varibus modes of transportation to enable cost and time efficiency, as well as
providing flexible solutions for customers. Also, Freight Forwarding by providing integrated
document and permit handling services offers convenience and time savings for
customers.
2. Effective Resource Management, namely efficient management of transport fleets reduces
costs and increases profit margins, using transport management systems that can
maximize efficiency and minimize waste, and skilled and experienced human resources to
support efficient operations.
3. Risk Management, namely minimizing risks in terms of delays and darnage through fieet
maintenance and careful supervision, market competition, and compliance with
transportation and customs regulations is important to avoid legal issues.
4 Business Model Innovation, namely using digital plaiforms to facilitate customers in
ordering services and monitoring shipments, as well as collecting data for process
improvement and providing services tailored to specific customer needs to increase loyalty
and profit margins.
By adding Multimodal Transport and Freight Forwarding activities, the added value gained is
additional income and profit. This can be seen in the financial projections of OKAS as explained
in the financial aspect of this report.
OKAS believes that its competitive advantages will support OKAS in executing its strategy and
provide a competitive edge compared to its competitors. The following are some of the
competitive advantages currently possessed by OKAS:
1. Wide Industry Diversification
2. Strong Managerial Experience
3. Involvement in the Mining Sector
4. Excellence in the Transportation Sector
5. Capability in Agriculture and Industrial Sectors
6. Supporting Infrastructure and Facilities
7. Strong Business Relations and Broad Network
Page 40 OCR 0.930
8 Adaptation to Technology and Innovation The results of the feasibility analysis of the business model for the addition of Multimodal Transport and Freight Forwarding services show that this strategic step has very good potential to increase added value for PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS). This business diversification allows the company to take advantage of existing opportunities in the growing transportation and logistics sector, supported by improved national infrastructure and export market potential. By leveraging strong managerial experience, a brcad distribution network, and technological innovation, OKAS can optimize operational efficiency and expand market share, both domestically and internationally. Nevertheless, the company must be prepared to manage risks associated with intense competition, fuel price fluctuations, regulatory changes, and potential operational disruptions. Therefore, it is important for OKAS to integrate effective management systems, invest in supporting infrastructure, and maintain compliance with applicable policies to ensure the smooth running and sustainability of this business. By considering the business model to be applied by OKAS management in terms of business segments, the ability to create value as well as competitive advantages, and reviewing industry analysis, risks, and SWOT analysis in the plan to add business activities, then the business activity addition plan is feasible in terms of business model aspect. Management Model Analysis To support this business expansion, in line with the business development plan, WLS currently has human resources with experience in the multimodal transport and freight forwarding industry. WLS's ability to provide competent resources is ready to support the addition of business activities carried out by OKAS through AS. One of the key factors that greatiy determines the success in managing a company is the important role played by human resources handling various operational aspects. Therefore, it is essential to have professional and skilled management in every operational function of the company, so that all activities can run efficiently and effectively. Good management will ensure optimal coordination between various divisions and departments and be able to manage resources well to achieve the company's goals. With this approach, the company can minimize errors, increase productivity, and face challenges more effectively. To support this, the company's organizational structure is arranged in the form of a functional organizational structure, which allows for a clear division of duties and responsibilities in each operational function. This structure also facilitates supervision and control, as well as creates a more directed and efficient communication channel. Based on OKAS management information, OKAS will not conduct recruitment or additional hiring of workers in this planned business activity expansion. By considering the management model aspectto be applied, based on the analysis that has been carried out, the addition of business activities in the field of multimodal transport and freight forwarding by OKAS shows significant feasibility from various aspects. A clear and organized organizational structure, with proper division of tasks and delegation of authority, ensures effective coordination between units in carrying out the company's operations. In addition, the managerial capabilities of WLS, which has experience in this industry, provide confidence that the business expansion can run smoothly without the need for additional labor. Risks associated with the expansion have been clearly identified, and various mitigation strategies have been prepared to reduce the impact of potential risks, ranging from operational risks to external risks, therefore the business activity addition plan is feasible in terms of the management model aspect
Page 41 OCR 0.848
Financial Projection Analysis Investment costs related to the addition of business activities, OKAS in general has a Planned Budget for the Addition of Business Activities reguired by OKAS amounting to IDR 2,400,000,000 (Two Billion Four Hundred Million Rupiah) or USD 148,496 (One Hundred Forty-Eight Thousand Four Hundred Ninety-Six United States Dollars). The share purchase transaction of WLS was carried out by one of the subsidiaries (PT Ancora Shipping), with funds sourced from loans from the Parent Company and/or business group, and does not use Ioan funds from financial institutions. Sales Projection Assumption OKAS will reach USD 241,709 thousand in the first year and reach USD 343,024 thousand at the end of the projection with an incremental in gross profit of 0.9196 in the first year to 0.8195 at the end of the projection. Assumption without Addition of Business Activities 2026 2027 2028 2 2030 Projection Projection Projection Proj Projection Sales (“/year) 30.314 35.024 42416 481 44396 BAK COGS (“el of Sales) | 74.050 64.101 63.954 63.931 83.6546 65.98K SG8A Growth | 40.8606 9511 9.762 91K 10.087 10.684 (Ohlyear) Accounts Receivable | 62.19 60.62 74.02 74.43 7542 85.21 Turnover Inventory Tumover 57.51 53.38 53.63 58.83 59.35 64.06 Accounts Payable Tumover 59.42 55.87 49.29 31.66 26.51 27.58 Assumption with Addition of Business Activities Sales (“6!/year) 30.314 35.024 4.24h 4814 44376 B4 COGS (“6/01 Sales) | 70.7806 63.894 63.744 63.7216 63.431 65.791 SGBA Growth | 40.9696 9.584 9.8316 9.99 10.164 10.754 (Iolyear) Accounts Receivable | 62.99 60.62 74.02 74.43 7512 34.96 Turnover Inventory Turnover | 57.73 53.55 58.82 59.02 59.55 64.04 Accounts “Payable bad 56.44 5347 46.7 28.09 22.51 22.63 In running the business, it is projected that costs will grow around 10.86Y4 to 10.68Y4 per year from the previous year. That is from USD 26,503 thousand in the first year to USD 36,877 thousand at the end of the period. Financial Feasibility Analysis The investment costs related to the addition of business activities, OKAS, generally plan for a Budget for the Additional Business Activities needed by OKAS amounting to Rp2,400,000,000 (Two Billion Four Hundred Million Rupiah) or USD 148,496 (One Hundred Forty-Eight Thousand Four Hundred Ninety-Six US Dollars). 18 (0g
Page 42 OCR 0.813
The transaction for the purchase of WLS shares is carried out by one of the subsidiaries (PT Ancora Shipping) with funds sourced from loans from the Parent Company and/or the business group, without using loans from financial institutions. Sales Projection Assumption: OKAS is projected to reach USD 241,709 thousand in the first year and reach USD 343,024 thousand at the end of the projection, with an incremental gross profit of 0.917 in the first year to 0.817 at the end of the projection In running the business, it is projected that costs will grow around 10.8676 to 10.68”6 per year from the previous year. That is from USD 26,503 thousand in the first year to USD 36,877 thousand at the end of the period. Financial Position Projection of OKAS with the Addition of Business Activities (In thousands of USD: 2025 2026 2027 2028 2029 2030 Projection | Projection | Projection Projection Projection Projection Assets 232,839 275,959 297,949 322,301 363,998 390,141 Liabilities 176,807 175,081 150,840 126,263 115,394 102,593 Eguity 56,032 100,879 147,109 196,038 248,604 287,548 Projection of OKAS Profit and Loss with the Addition of Business Activities (In thousands of USI Description Sales 340,198 356,561 372,358 343,024 Cost of Sales @71089| pos» | etos» | “Ceragg | Ce3s19p | 225670) Gross Profit 70.622 117,844 123,356 129,363 136,165 117,354 General and (28,503) 81.277 (33.453) (35,624) (37,832) (36,877) Administrative Expenses Operating —— Profit 24119 86,567 36,904 93,739 03,333 20277 Before Depreciation and Amortization Depreciation — and RA 6.518) G.516) G515) 6515) 6515) Amortization Operating Profit 42007 31.051 34 388 38.224 92.818 74.962 Interest Income 74 70 173 196 344 617 Interest Expense (1.360) (6.934) 6124) (5289) @.a7a) 8649) Exchange — Rate (565) (584) (611) (642) (681) (677) Changes Other Income G1 7.629) G2) &273) (8.850) (8630) Profit before Tax 33,050 65,963 69,806 74,201 78,176 62,604 Tax Expense (6.656) (12,013) (2,832) (3.749 (14,720) (1.087) Profit before 26,394 53,950 57,065 60,452 64,456 51,537 Minorities Interest Minorities Interest 1311 20.422 21,800 23,283 25,033 24,595 Net Profit 13,284 33,528 35,264 37,168 39,424 26,938 Projection of OKAS Cash Flow 2025 2026 2027 2028 2029 2030 with the Addition of Business Activities (In thousands of USD) Bgn Projection Projection Projection Projection Projection — Projection Cash Flow Operating 12915 28,521 37,206 38,354 56,681 43,654 Activities Cash Flow of 73 7202 048) 1839) (Gor) G2 Investing Activities Cash Flow — of 30.867 B3) G.0007 G.0007 Goo) @000) Financing Activities Cash and 7,809 20,018 32,465 35,624 33,839 130.693 Eguivalents at Beginning of Year Cash and 20,018 32,485 55,624 33,636 130,693 182,719 Eguivalents at the End of Year 19
Page 43 OCR 0.832
Projection of Financial Ratios with the Addition of Business Activities 2025 2026 2027 2028 2029 2030 Projection — Projection Projection Projection Projection Projection Liguidity Ratio Current Ratio 104 68 143.647 203.83 300.79 389.11 27265h Guick Ratio 75 A5 109.09 161.017 245.308h 329.54 408.700 Cash Ratio 2185 31.870h 66.60 123.104 19T.TPh 264.506 Ratio Activities Accounts Receivable 62.09 6062 74.02 7443 7512 34.96 Turnover Inventory Turnover 57.73 5355 58.82 59.02 | 59.55 64.04 Accounts Payable 56.44 53.17 4617 28.09 22.51 22.63 Turnover Solvency Ratio Debt to Asset 75.94 63.447 50.63 3918 31.700 26.307 Debt to Eguity 315.5596 173.567 102.549 84.4196 48.427 35.686 Profitability Ratio Gross Margin 29.221 36A 1 36.267 36.28 36.579 3421H Operating Margin 17.389 24.840 24.81 24.727 24.939 2185 Net Profit Margin 10.921 16.5306 16.779 16.957 17.219 15.021 ROA 5.71 12.159h 11,840 11.539 10.830 6.901, ROE 23.719 33.240 23.97 18.967 15.867 9.379 The feasibility of the addition of business activities is calculated from the anticipated economic benefits in the future from the additional business activities, which is calculated from the difference between the Free Cash Flow to Firm when there is an addition of business activities and the Free Cash Flow to Firm when OKAS does not undertake the additional business activities. This is then compared with the economic sacrifice. Thus, the Free Cash Flow to Incremental is obtained. Based on the feasibility analysis of the addition of business activities, considering the assumptions and discount rate used in USD of 7.444, with a cost of eguity of 7.95Y and a cost of debt of 4.989, the following results were obtained: Net Present Value (NPV): USD 2,431.92 Internal Rate of Return (IRR): 58.2995 Profitability Index (PI): 17.38 Payback Period (PP): 5 years 1 month ..... The total NPV is derived from the present value of cash flows that have considered the risk level. Based on our analysis, after the addition of business activities in the Multimodal Transportation and Transportation Management Services sectors, the projected incremental cash flows are positive. An IRR of 58.29 indicates that OKAS's corporate action of adding business activities is deemed feasible because the IRR is greater than the discount rate. Below is a Summary of OKAS Projections for 2025-2030. Based on the evaluation study, financial analysis, and other projections with the assumption reguirements that have been set and can be met, the planned addition of business activities from a financial aspect is feasible. Conclusion Based on the evaluation study and analysis of the market, technical aspects, business model, management model, financial aspects, and other projections with the assumption reguirements that have been set and can be met, the plan for the addition of business activities from a financial aspect is feasible. Lu 20
Page 44 OCR 0.908
AVAILABILITY OF EXPERTS IN CONNECTION WITH THE PROPOSED ADDITION TO BUSINESS ACTIVITIES In connection with the the Proposed Addition to Business Activities, namely Transportation Management Services and Multimodal Transportation, as disclosed in the "Introduction" section of this Disclosure of Information, the activities will be implemented after the Acguisition Plan is realized and becomes effective. WLS is a transportation management services company that has been operating for more than 3 years. The Company assesses that the management and employees of WLS are a professional team. “Therefore, the Company will continue to utilize the majority ofthe WLS team to ensure the continuity of the business. EXPLANATION OF THE EFFECT OF THE PROPOSED ADDITION TO BUSINESS ACTIVITIES ON THE COMPANY'S FINANCIAL CONDITION The Proposed Addition to Business Activities in the fields of Industrial Management Consulting Activities does not impact the Company's financial condition, as these business activities have already been in Operation and are reflected in the Company's Consolidated Financial Statements. Currentiy, the Company and/or its Subsidiaries have not commenced Freight Forwarding Services and Multimodal Transport activities, as these depend on the realization of the Business Development Plan. However, the Company has conducted a preliminary analysis of the addition of business activities under KBLI No. 52291 and 52295 as follows: - Additional capital expenditure sourced from internal funding for the Business Development Plan by the Company's Subsidiary, estimated at Rp2,400,000,000 (two billion four hundred million Rupiah), - The impact on revenue, Cost of Goods Sold (COGS), Gross Profit, and Net Profit of the Company (Consolidated) with and without the planned addition of business activities, as follows: With additions: 2025 2026 2027 2028 2029 Revenue 241,709,347 | 326,357,551 | 340,198,083 | 358,560,846 | 372,357,726 COGS 1 173,199,653 | 214,029,284 | 222,357,588 | 232,713,008 | 241,707,812 Gross Profit 68,509.694 | 112,328,266 | 117,840,494 | 123,847,383 | 130,649,913 Net Profit 4“ 26,394,289 | 53,950,045 57,064,567 | 60,451,574 | 64,456,134 Without additions: 2025 2026 2027 2028 2029 Revenue 241698.784 | 326,345,404 | 340,.184,114 | 356,544,782 | 372,339,252 COGS 1 173,827,495 | 214,687,980 | 223,058,282 | 233,454,604 | 242.492.592 Gross Profit 67,871,289 | 111,657,424 | 117,125,831 | 123,090,178 | 129,846,660 Net Profit “/ 26,094,712 | 53,659,529 56,739,618 | 60,092,555 | 64,062,187 Notes: in United States Dollars “/ include depreciation and amortization expenses ”"J before minority interest By comparing the Company's projected statement of profit (loss) without the addition of business activities and with the addition of business activities, there are changes in the Company's profitability, figuidity, and solvency ratios, however, these changes are not material. Na
Page 45 OCR 0.925
ESTIMA EDULE OF THE EGMS The following is the indicative timeline for the implementation of the Company's EGMS in relation to the Proposed Addition to Business Activities: Notification of the EGMS Plan to OJK 20 March 2025 Announcement of the EGMS Plan — 28 March 2025 Disclosure of Information Announcement via the Company's 28 March 2025 website and the Indonesia Stock Exchange Recording Date for Shareholders Entitled to Attend the EGMS 15 April 2025 “Invitation to EGMS — 16 April 2025 Amendments and/or Additional Information on Disclosure of 6 May 2025 Information (if any) Date of the EGMS 8 May 2025 Announcement of the Summary of EGMS Minutes No Tater than 14 May 2025 ANNOUNCEMENT OF EXTRAORDINARY GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS The Board of Directors of the Company hereby announces to the Shareholders of the Company that the Company will hold an EGMS which will be held on: Day/date 1 Thursday, 8 May 2025 Time : 10 a.m. Indonesian Western Time — concluded Venue 1 Primedge — Gedung Eguity Tower Lt. 40, SCBD Lot 9 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190 or at other time/venue of the EMGS to be announced in the EGMS' Convocaticn. The agenda of the EGMS in connection with the Proposed Addition to Business Activities is as follows: Amendment to Article 3 of the Company's Articles of Association regarding the Purpose and Objectives and Business Activities of the Company, including discussion of the Feasibility Study regarding the Proposed Addition to Business Activities of the Company in order to fulfill the reguirements and provisions of the Financial Services Authority Regulation No. 17/POJK.04/2020 regarding Material Transactions and Changes in Business Activities. In accordance with the provisions of Article 42 POJK 15/2020 and Article 14 paragraph (2) number 2 of the Company's Articles of Association, the EGMS may be held if attended by at least 2/3 (two-thirds) of the total number of shares with valid voting rights issued by the Company, and the resolutions of the GMS are valid if approved by more than 2/3 (wo-thirds) of the total number of shares with voting rights present at the GMS. In the event that the attendance guorum is not reached, the second GMS may be held provided that the second GMS shall be valid and entitled to adopt resolutions if it is attended by shareholders representing at least 3/5 (three-fifths) of the total number of shares with valid voting rights, and the resolutions of the second GMS shall be valid if approved by more than 1/2 (one-half) of the total number of shares with voting rights present in the GMS. In the eveni that the attendance guorum at the 22 &
Page 46 OCR 0.940
second GMS is not achieved, the third GMS may be held provided that the third GMS is valid and entitled to adopt resolutions if attended by shareholders of shares with valid voting rights within the attendance guorum and decision guorum determined by OJK at the reguest of the Company. In accordance with Articles 17 and 18 POJK 15/2020, materials related to the meeting agenda in the form of electronic copies of documents are available to shareholders from the date of the EGMS invitation until the EGMS is held and can be accessed and downloaded through the Company's website www.ancorair.com). The Company appeals to shareholders to provide electronic power of attorney through the KSEI Electronic General Meeting System facility (eASY.KSEI) which will be provided by KSEI as a mechanism for granting electronic power of attorney (“e-Proxy”) in the process of holding the Meeting. Procedures, registration guidelines, usage and further explanation regarding e-Proxy can be accessed on the eASY.KSEI Application. This e-Proxy facility is available to shareholders who are entitled to attend the EGMS from the date of the EGMS invitation until the day before the day of the EGMS, which is May 7, 2025. IN THE EVENT THAT THE PROPOSED ADDITION TO BUSINESS ACTIVITIES DOES NOT OBTAIN GMS APPROVAL, THEN THE PROPOSED ADDITION TO BUSINESS ACTIVITIES CAN ONLY BE REGUESTED FOR GMS APPROVAL AGAIN AT LEAST 12 (TWELVE) MONTHS AFTER THE IMPLEMENTATION OF THE GMS THAT DID NOT APPROVE THE CHANGE IN BUSINESS ACTIVITIES. ADDITIONAL INFORMATION To obtain information in connection with the Proposed Transaction, the shareholders of the Company may submit it to the Corporate Secretary of the Company, on any day and working hours of the Company at the address mentioned below: Corporate Secretary PT Ancora Indonesia Resources Tbk Eguity Tower 41st Floor, Sudirman Central Business District, Lot 9 Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53, Jakarta, 12190, Indonesia Phone: (021) 290 35333 Email: corporate.secretary@ancorair.com Jakarta, 6 Mei 2025 | 6 May 2025 PT ANCORA INDONESIA RESOURCES TBK be 23
Names mentioned 64 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian Hukum Republik Indonesia
p.2
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.2
unresolved
org
Johannes Juara & Rekan
p.2 ×4
unresolved
org
Eki Andri dan Rekan
p.2 ×7
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.2
unresolved
org
Menteri
p.2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia. Singkatan
p.2
unresolved
org
KJPP Guntur
p.2 ×6
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.3 ×3
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-
p.3
unresolved
org
Pusat Statistik
p.6 ×3
unresolved
org
PT Wahana Logistik Semesta
p.6 ×6
unresolved
org
PT Ancora Shipping
p.6 ×12
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.8 ×3
unresolved
person
Sri Rahayuningsih
p.8 ×2
unresolved
org
PT Okansa Persada
p.8 ×2
unresolved
person
Sugito Tedjamulja
· Notaris
p.8 ×3
unresolved
person
Kirana Ivyminerva Wilamarta
· Notaris
p.9 ×3
unresolved
person
Stephanie Wilamarta
· Notaris
p.10 ×3
unresolved
person
Frans Jimmi Parlindungan Sijabat
p.12 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.12
unresolved
org
Dewata Freightinternational Tbk
p.15 ×4
unresolved
org
Prima Giobalindo Logistik Tbk
p.15 ×2
unresolved
org
PT Multi Nitrotama Kimia
p.16
unresolved
org
PT Bormindo Nusantara
p.16 ×2
unresolved
org
PT Indotan Lombok Barat Bangkit
p.16 ×2
unresolved
org
FINANCIAL SERVICES AUTHORITY
p.24 ×7
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.24 ×4
unresolved
org
Ministry of Law Disclosure of Information Consolidated Financial Statements Feasibility Study Report Minister
p.25
unresolved
org
Government of the Republic of Indonesia
p.25
unresolved
org
Ministry of Law
p.25 ×2
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.25
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.25 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.25
unresolved
org
Minister of Law
p.31 ×2
unresolved
org
Ministry of Law No. AHU-
p.33
unresolved
org
Burgundy Assets Corp
p.33
unresolved
org
Minister of Finance
p.35
unresolved
org
PT Multi
p.38
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.182
3028 ms
13 Sep 2026 15:31
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [{'name': 'Perdagangan Besar Bahan Bakar Padat, Cair Dan Gas Dan '
'Produk YBDI',
'relationship': '(46610)'},
{'name': 'Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan '
'bakar gas,',
'relationship': 'cair, dan'}],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}