Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 68
Page 1 OCR 0.954
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK Laporan Keuangan Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 Financial Statements For the year ended 31 March 2025
Page 2 OCR 0.933
PT. AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk Noble House #36 - 11 Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. E4.2 No.2. Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950 SURAT PERNYATAAN DIREKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 MARET 2025 PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK DIRECTORS' STATEMENT LETTER RELATING TO THE RESPONSIBILITY ON THE FINANCIAL STATEMENTS FOR THE YEAR ENDED 31 MARCH 2025 PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK Kami yang bertanda tangan dibawah ini: 1. Nama/Name Alamat kantor/Office address Alamat domisili sesuai KTP/Domicile as stated in ID Card Nomor Telepon/Phone Number Jabatan/Position menyatakan bahwa: Tt Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan Perusahaan: Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. a. Semua informasi dalam laporan keuangan Perusahaan tetah dimuat secara lengkap dan benar, b. Laporan keuangan Perusahaan tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material, Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal dalam Perusahaan. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. We the undersigned: Teny Siti Febryani Noble House Lt.36, Jln. Dr. Ide Anak Gede Agung Kav. E.42 No.2, Setiabudi, Jakarta Selatan Jalan Jatihandap, RT 006, RW 010, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Bandung 021-29183111 Direktur Utama / President Director state that: 1. We are responsible for the preparation and presentation of the financial statements of the Company, 2. The financial statements of the Company have been prepared and presented in conformity with Indonesian Financial Accounting Standards. 3. a. All information contained in the financial statements of the Company is complete and correct, b. The financial statements of the Company do not contain misleading material information or facts, and do not omit material information or facts: 4. We are responsible for the Company's internal control system. This statement has been made truthfully. Jakarta, 30 April 2025 / 30 April 2025 Direktur Utama, Teny Siti Febryani——
Page 3 OCR 0.901
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK LAPORAN POSISI KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK STATEMENT OF FINANCIAL POSITION As at March 31, 2025 and December 31, 2024 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language Catatan/ 3I MARET 31 DESEMBER Notes 2025 2024 ASET Aset Lancar Kas dan bank 4 4,102.089,848 9.805.856 Piutang usaha 5 Pihak berelasi 5a 2.846.638.480 Pihak ketiga Sa 3.254.994.124 Pajak dibayar di muka Ta 146514905 . Jumlah Aset Lancar 8.604.843 138.460 Aset Tidak Lancar Aset tetap - neto 6 992.856.251 1.109.664.125 Aset hak guna - neto 2 - Total Aset Tidak Lancar 92. 1.109.664. Jumlah Aset Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan 5.541.461.094 7221102585 ASSETS Current Assets Cash and banks Trade receivables Related parties Third parties Prepaid Tax Total Current Assets Non-current Assets Fixed assets-net Righu of use asset- net Total Non-current Assets Total Asset See accompanying notes to financial statements which are the integrated part of the financial statements as a whole
Page 4 OCR 0.870
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK LAPORAN POSISI KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK STATEMENT OF FINANCIAL POSITION As at March 31, 2025 and December 31, 2024 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language LIABILITAS DAN EKUITAS Liabilitas Jangka Pendek Utang usaha Utang pajak Jumlah Liabilitas Jangka Pendek Liabilitas Jangka Panjang Liabiltas imbalan kerja Jumlah Liabilitas Jangka Panjang JUMLAH LIABILITAS EKUITAS Modal saham — nilai nominal Rp10 per saham. Modal dasar - Modal ditempatkan dan disetor penuh - 40.000.000.000 saham. Modal ditempatkan dan disetor penuh - 1.250.000.000 saham Tambahan modal disetor Saldo laba (defisit) Sudah ditentukan penggunaannya Belum ditentukan penggunaannya Penghasilan komprehensif lain JUMLAH EKUITAS JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan Catatan/ Notes 2025 31 MARET 31 DESEMBER 2024 9 113.249.518 113 249.518 85249518 LIABILITIES AND EGUITY Current Liabilities Trude puvubles 555.448.014 Taxes payable Total Current Liabilities Non-current Liabilities 85249518 Employee henvfir iabiliwes Total Non-curreni Liabilities 113.249.518 10 12.500.000.000 u 21.243.857143 (28315:645.566) 640.698.432 7.221.102.585 TOTAL LIABILITIES EOVITY Share capital - par value of Rp 10 per share, Awihorized - 40,000.000.000 shares Iswued and fully paid - 1,250,000,000 shares Additional paid in capital Retained carnings (deficiy) 12.500.000.000 21243857143 (28214613.029) Appropriated 401.770.550 Unappropriated 649.389.489 Other comprehensive income 6.580.404.153 TOTAL EOVITY TOTAL LIABILITIES AND EOUITY See accompanying notes to financial statements which are the integrated part of the financial statemenis as a whole
Page 5 OCR 0.906
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN Untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Maret 2025 dan 2024 STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME For the years ended March 31, 2025 and 2024 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language Catatan/ 31 MARCH 31 MARCH Notes 2025 2024 PENDAPATAN 12 - 521.915.271 REVENUES BEBAN POKOK PENDAPATAN 13 (210.560.430) COST OF REVENUES LABA BRUTO - 311.354.841 GROSS PROFIT Beban umum dan General and adniinistrative administrasi 14 (1151302043) (283.507.152) expenses LABA (RUGI) USAHA (4151.302.043) 21.841.689 OPERATING PROFIT (LOSS) PENDAPATAN (BEBAN) FINANCE INCOME KEUANGAN (EXPENSES) Pendapatan keuangan - - Financial income Beban keuangan 15 Financial erpenses JUMLAH BEBAN KEUANGAN TOTAL FINANCE EXPENSES LABA (RUGI) SEBELUM PROFIT (LOSS) BEFORE PAJAK FINAL - 21.688.378 FINAL TAX PAJAK FINAL Te - - FINIL TAX LABA (RUGI) PROFIT (LOSS) TAHUN BERJALAN (152.192.576) 21.688.378 FOR THE YEAR LABA (RUGI) BASIC EARNING PER SAHAM DASAR 2 (0.92) 002 PER SHARES Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to financial statements which bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan are the integrated part of the financial statements as a secara keseluruhan whole
Page 6 OCR 0.268
ajoyan D sp sjuawaynis pprdupuif ay fo jand ponbABojul Di dan yonyar siudtwajDiS (O1JUDUIY O) Sa1OU Buiundwo320 9g Weynanjasay 81829 urBuenoy unsodey ep uRJyesIdIN Sep) BueA UerBeg ueyednydw Bus urSuenoy urJodgj SeJe UEIEIEO JEUTI STOT PAEW I£ OPIPS Se0g “18 Wany so 2dunng JISMTBTPS 2 (9S SP9SIFBU EPILSBEPTIT — 000/000”00S"ZT “wak ay s0fss0g ran (score) - - - - mag unyen (3ny . . . 2 . fto gosed wepeguur w01181go njfowag pawfap pena fo owaansvowoy ! kene 'iengundag msnaduong —EAYOPORSD OCEGBEGP— BSOLLTOP ”— OGUIIPICBO EPFLAEPTIZ O000000OSTI ma — —---- pTOg sagwasog 1£ OpIes nak oyi of ufoad tan TE8'999088”1 P . - - uejefisg unyen eger) w0yyn811go 1Yowag pouufop (Spg'custe) (srge1ste) - - - efioy wosed wejeguI fo mawamsvaway Iegway ueunyn3uag sega "1eJagunoag W Sp Odunpng IV PELP PEE LOBI OS$0LL10p (19gouz'Sco'0E) — EPILS8EPTIZ — 000'00000S"TI £101 “ogwosag 1 OPIPS anak oyg a0f ss0g IN 9EP LLL TOL - 2 - 2 urgofag ungen (Enny 01181190 1yawog pauIyap 6S00LE”9S 6800L£”9S d - 5 elhay eosed ueyegu fo mowainsvawng Ipang ueanynBuog £c0e 1 Knung w s0 22umppg MASEOISLSP SLTEGSLU9 OS#OLLTOP —— ((6TLSOBGTOE) EPILSBEPCIZ 00000DOOSCT Kata Misaneri Opsi Damon — ma — — ina duo do, 1 Gnbo og Sa pamudoiddy en msl urpwd muoyppp nda ang PEN MAN? evayaiduroy ——'eefBumprarg unpg pojasp fweyes (epoja UgyseySuag Tepour ueyegweg, ssujuana pauinjay/eGEl OPIBS 280n3uvy visawopur Lu Sr uauay papnyouu Moda1 jouiBuo 241 (pawis asimJayio ssajun 'yoidny ul passaadxg) POC puD STOT 1£ Y240N papus sanak ayj 104 ALINGT NI SIONVHI JO JNIWALKLS MAL TVNOISVNATINI INA NIISAV Ld (urey wenyejeXurp 1jendoy “yerdny wrerep ueyeyeAurg) pcOZ UeP STOT JIE I£ eped anyyeyog BueA unyeJ-unye| ynUn SVLINMA NVHVANGAd NV4OdVTI MAL TVNOISVNAA.LNI dNAI NJASAY Ld
Page 7 OCR 0.914
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK LAPORAN ARUS KAS Untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Maret 2025 dan 2024 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK STATEMENT OF CASH FLOWS For the years ended March 31, 2025 and 2024 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 31 MARCH 2025 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan kas dari pelanggan 1.101.577.603 Penerimaan dari pendapatan bunga 1651584 dan pendapatan keuangan lainnya Pembayaran kepada pemasok (2.684.926.131) Pembayaran beban bunga dan beban keuangan lainnya (24.563.064) Arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi 4392.283.992 Kenaikan (penurunan) neto kas dan bank 4.392.283.992 Kas dan bank awal tahun 9.805.856 KAS DAN BANK 31 MARET 2025 4.402.089.848 Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan 64.644.778 31 MARCH 2024 CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES 906.990.109 (Cash received from customers 40.189 Received from interest income and other financial income (848.920.274) Cash paid to suppliers Payment for interest expenses and (199.500) other financial expenses Net cash flows provided by 57.910.524 (used for) operating activities 319154 Net increase (decrease) cash and banks 6.734.254 Cash and banks at the beginning of year CASH AND BANKS AT MARCH 31, 2025 See accompanying notes to financial statements which are the integrated part of the financial statements asa whole
Page 8 OCR 0.920
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut Ihe years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 1. UMUM 1. GENERAL a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information PT Aesler Grup Internasional Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta Pendirian No. 14 tanggal 4 Agustus 2017 oleh Ferdinandus Indra Santoso Atmajaya, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah mendapat pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan kepada Surat Keputusan No. AHU-0036586. AH.01.01. TAHUN 2017 tertanggal 23 Agustus 2017. Anggaran Perusahaan telah mengalami perubahan, berdasarkan Akta No. 21 tertanggal 16 Juni 2023 oleh Miki Tanumiharja, S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perusahaan. Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia No. AHU- AH.01.09-0133928 tertanggal 26 Juni 2023. Anggaran Perusahaan telah mengalami perubahan, berdasarkan Akta No. 59 tertanggal 30 Agustus 2019 oleh Esther Mercia Sulaiman, S.H. Notaris di Jakarta. Akta tersebut menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor. Akta tersebut telah disetujui Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia pada No. AHU-0066888.AH.01.02.TAHUN 2019 tertanggal 9 September 2019. Anggaran Perusahaan telah mengalami perubahan, berdasarkan pada Akta No. 3 tanggal 4 November 2019 oleh Fathiah Helmi, S.H. Notaris di Jakarta. Akta tersebut menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan dari Perusahaan tertutup menjadi Perusahaan terbuka — dan perubahan susunan Dewan Komisaris Perusahaan. Akta tersebut disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia No. AHU-0211214.AH.O1.11. TAHUN 2019 tanggal 5 November 2019. PT Aesler Grup Internasional Tbk (“the Company") was established in the Republic of Indonesia based on the Notarial Deed No. 14 dated August 4, 2017 by Ferdinandus Indra Santoso Atmajaya, SH, M.Kn, Notary in Jakarta. The Deed of establishment was approved by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. AHU- 0036586.AH.01.01.TAHUN 2017 dated August 23, 2017. The Company 's article of association have been amended by the Deed No. 21 dated June 16, 2023 by Miki Tanumiharja, S.H., Notary in Jakarta. The Deed approved the changes on Company's Board of Commissioner and Board of Director. The Deed was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No.” AHU-AH-01.09-0133928 dated June 26, 2023 The Company 's article of association have been amended by Deed No. 59 dated August 30, 2019 by Esther Mercia Sulaiman S.H., Notary in Jakarta. The Deed approved the increased in issued and Jully paid shares. The deed was approved by the Minister of Law and Human Rights Of the Republic of Indonesia No. AHU- 09066888.AH.01.02 TAHUN 2019 dated September 9, 2019. The Company 's article of association have been amended by Deed No. 3 dated November 4, 2019 by Fathiah Helmi S.H., Notary in Jakarta. The Deed approved the changes of article in association from previously private company to public company and The Company's Board of Commissioner. The Deed was approved by Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-0211214. AH.OLII.TAHUN 2019 dated November 5, 2019.
Page 9 OCR 0.915
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued) Pendirian dan Informasi Umum (Lanjutan) Anggaran Perusahaan telah mengalami perubahan, berdasarkan Akta No. 51 tanggal 29 November 2019 oleh Fathiah Helmi, S.H. Notaris di Jakarta. Akta tersebut tentang Pernyataan Persetujuan Bersama Seluruh Pemegang Saham Perusahaan yang menyetujui perubahan susunan Dewan Direksi Perusahaan. Akta tersebut disetujui Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia No. AHU- 023120.AH.O1.11. Tahun 2019 tanggal 29 November 2019. Anggaran Perusahaan telah mengalami perubahan, berdasarkan Akta No. 87 tanggal 15 November 2022 oleh Jimmy Tanah, S.H., M. Kn., Notaris di Jakarta. Akta tersebut adalah tentang Pernyataan Persetujuan Bersama Seluruh Pemegang Saham Perusahaan yang menyetujui perubahan susunan Dewan Direksi Perusahaan. Akta tersebut disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia No.AHU-0235861.AH.O1.11. Tahun 2022 tanggal 24 November 2022. Anggaran Perusahaan telah mengalami perubahan, berdasarkan Akta No. 21 tanggal 16 Juni 2023 oleh Miki Tanumiharja, S.H.. Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan. Akta tersebut menyetujui adanya Pernyataan Persetujuan Bersama Seluruh Pemegang Saham Perusahaan yang menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perusahaan. Akta tersebut telah disetujui Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia No. AHU- 0123805.AH.O1.11. Tahun 2023 tanggal 26 Juni 2023. Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan kantor pusat beralamat di Gedung Noble House Lt. 36 Jalan Dr. Ide Anak Gde Agung, Kav. E.4.2 No. 2, RT/RW. 005/ 002 Kel. Kuningan Timur, Kec. Setia Budi, Kota Administrasi Jakarta Selatan. (3 Establishment and General Information (Continued) The Company 's article of association has been amended by Deed No. 51 dated November 29, 2019 by Fathiah Helmi S.H, Notary in Jakarta. The Deed approved Statement of Joint Agreement of All Company Shareholders who approved the change in composition of the Company's Board of Directors. The Deed was approved by Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-023120.AH.01.11. Tahun 2019 dated November 29, 2019. The Company 's article of association have been amended by Deed No. 87 dated November 15, 2022 by Jimmy Tanah, S.H., M. Kn, in Jakarta. The Deed approved the Statement of Joint Agreement of All Company Shareholders who approved changes in composition of the Company's Board of Directors. The deed was approved by Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-0235861.AH.01. — 1I.Tahun 2022 dated November 24, 2022. The Company 's article of association have been amended by Deed No. 21 dated June 16, 2023, by Miki Tanumiharja, S.H. a Notary in South Jakarta Administrative City. The Deed approved the Statement of Joint Agreement of All — Company Shareholders who approved the change in Ihe composition of the Company's Board Of Directors. The deed was approved bv the Minister of Law and Human Righis of the Republic of Indonesia No. AHU- 0123805.AH.O1 1 1.Tahun 2023 dated June 26, 2023. The Company is domiciled in Jakarta and head Office located at Noble House Building, 36th Floor, Jalan Dr. Ide Anak Gde Agung, Kav. E.4.2 No. 2, RTRW. 005/002 Kel. Kuningan Timur, Kec. Setia Budi, Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Page 10 OCR 0.915
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal-tanggal
31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
As at
March 31, 2025 and 2024 and for
the years then ended
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
The original report included herein is in Indonesia language
1. UMUM (Lanjutan) 1
a. Pendirian dan Informasi Umum a
(Lanjutan)
Sesuai pasal 3 Akta Pendirian Perusahaan
No. 14 oleh Ferdinandus Indra Santoso
Atmajaya, S.H., M.Kn., ruang lingkup
kegiatan Perusahaan adalah bergerak di
dalam bidang arsitektur, penyelesaian
konstruksi bangunan, aktivitas arsitektur
dan keinsinyuran serta konsultasi teknis,
dan aktivitas perancangan khusus.
Perusahaan mulai beroperasi secara
komersial pada tahun 2017.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan Pada b.
1 April 2020, Perusahaan memeroleh
pernyataan efektif dari Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”) dalam surat No. S-NI/
D.04/2020 untuk melakukan Penawaran
Umum Terbatas (“PUT”) yaitu sejumlah
250.000.000 lembar saham Perusahaan
kepada masyarakat dengan nilai nominal
Rp10 (Rupiah penuh) per saham dengan
harga pelaksanaan Rp100 (Rupiah penuh)
per saham.
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, «
dan Karyawan
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31
Desember 2024 susunan Dewan Direksi
dan Dewan Komisaris Perusahaan adalah
sebagai berikut:
GENERAL (Continued)
Establishment and General Information
(Continned)
In accordance with article 3 of the
Company's Notarial Deed No. 14 of
Ferdinandus Indra Santoso Atmajaya,
S.H. M.Kn., scope of activities mainly in
architectural, bulding construction
completion, and the architectural and
engineering activities as well as technical
consultancy and special design activities.
The Company started its commercial
activity in 2017.
Public Offering Company Securities
On April 1, 2020, the Company obtained
effective notification from the Financial
Services Authority ("OJK") in its letter
No S-III/D.04/2020 to conduct the Limited
Public Offering (“PUT”) for 250.000.000
Of the Company 's shares to public with par
value of Rp 10 (full Rupiah) per share and
Olfering price af Rp 100 (full Rupiah) per
share.
Board of Commissioners, Directors, Audit
Committee, and Employees
As at March 31, 2025 and December 31,
2024, the composition — Of the
Company's Board of Directors and Board
of Commissioners was as ollows:
31 March 31 December
2025 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Handojo Koentoro Setyadi Handojo Koentoro Setyadi President Commissioner
Komisaris Independen Brian Praneda Brian Praneda Independent Commissioner
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama Teny Siti Febryani Teny Siti Febryani President Director
Direktur Fenny Fenny Director
Page 11 OCR 0.927
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 1. UMUM (Lanjutan) c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Karyawan (Lanjutan) Kepala Audit Internal dan Sekretaris Perusahaan pada tanggal 31 Maret2025 dan 31 Desember 2024 (Kendrick Wisepyn dan Angelika) Per tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan masing- masing memiliki 10 dan 10 karyawan (tidak diaudit). d. Tanggung Jawab Manajemen dan Persetujuan Atas Laporan Keuangan Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Laporan keuangan telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 28 April 2025. 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN Berikut ini adalah kebijakan akuntansi penting yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan. Kebijakan ini telah diaplikasikan secara konsisten terhadap semua tahun yang disajikan. kecuali dinyatakan lain. 1. 2 GENERAL (Continued) c. Board of Commissioners, Directors, Audit Committee, and Employees (Continued) Head of Internal Audit and Corporate Secretary as at March 31, 2025 and December 31, 2024 (Kendrick Wisepyn and Angelika) As at March 31, 2025 and December 31, 2024, the Company has 10 and 10 employees (unaudited), respectively. d. Management Responsibility and Approval of Financial Statements The Company management is responsible Jor the preparation and presentation of the Jinancial — statements. — The financial statemenis were authorized to be issued by the Board of Directors on April 28, 2025. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES Presented below are the significant accounting policies adopted in preparing the financial statements of the Company. These policies have been consistently applied to all of the years presented, unless otherwise stated.
Page 12 OCR 0.935
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Laporan keuangan Perusahaan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan peraturan-peraturan serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Laporan arus kas disusun menggunakan metode langsung dengan mengelompok- kan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, dibulatkan dan disajikan dalam Rupiah (Rp), kecuali dinyatakan lain. Kecuali dinyatakan berbeda, kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 yang telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Perusahaan, karena sifat dan jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan secara terpisah. Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi. Perusahaan Arca yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan di Catatan 3. 2 a SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) Basis of Preparation of Financial Statements The Company's financial statements was preparedinconformitywith the Indonesian Financial Accounting Standards and the Regulations and Guidelines on Financial Statement Presentation and Disclosures issued by Indonesian Financial Services Authority (OJK). Basic of Measurement and Preparation of Financial Statements The statement of cash flow is prepared based on the direct method by classifving cash flows on the basis of operating, investing, and financing activities. Figures in the financial statements are rounded to and stated in Rupiah (Rp), unless otherwise stated. Except as described differenly, the accounting policies applied are consistent with those af the Jinancial statements for the year ended 31 December 2024 and 2023, which conform lo the Indonesian Financial Accounting Standards. In order to provide further understanding Of the financial performance of the Company, due to the significance of their nature or amount, several items of income or expense have been shown separately. The preparation of financial statements in conformity with Indonesian Financial Accounting Standards reguires the use of certain critical accounting estimates and asumplions. It also reguires management lo exercise its judgement in the process of' applying Company's accounting policies. The areas involving a higher degree of Judgement or complexity, or areas where assumplions and estimates are significant to the financial statements are disclosed in Note 3.
Page 13 OCR 0.905
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) €. Perubahan Kebijakan Akuntansi Perusahaan menerapkan pertama kali seluruh standar baru dan/atau yang direvisi yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah | Januari 2021 termasuk standar baru dan/atau yang direvisi berikut ini yang mempengaruhi laporan keuangan Perusahaan: # Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis tentang Definisi Bisnis » Amendemen PSAK 71: Instrumen Keuangan, Amendemen PSAK 55: Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, Amendemen PSAK 60: Instrumen Keuangan: Pengungkapan dan Amendemen PSAK 73: Sewa tentang Reformasi Acuan Suku Bunga - Tahap 2 Penerapan standar dan interpretasi yang baru dan direvisi berikut ini tidak menghasilkan perubahan besar terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak material pada jumlah yang dilaporkan untuk periode keuangan saat ini atau sebelumnya. Di tanggal persetujuan laporan keuangan, amendemen PSAK yang relevan bagi Perusahaan diterbitkan namun belum berlaku efektif sebagai berikut: Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2022. » PSAK 57 (amendemen) Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontin- jensi tentang Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak » Penyesuaian Tahunan 2020 atas PSAK (amendemen PSAK 69 Agrikultur, PSAK 71 Instrumen Keuangan, dan PSAK 73 Sewa) Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023. » PSAK 1 (amendemen) Penyajian Laporan — Keuangan: — Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang 2 SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) « Changes in Accounting Policies The Company adopted for the first time all the new and/or revised standards effective for the periods beginning on or afier January I, 2021, including the following new and/or revised standards that have affected the financial statements of the Company: e Amendments to PSAK 22: Business Combinations on Definition ofa Business » Amendments to PSAK 71: Financial Instruments, Amendments to PSAK 55: Financial Instruments: Recognition and Measurement, Amendments to PSAK 60: Financial Instruments: Disclosures and Amendments to PSAK 73: Leases on Interest Rate Reference Reform - Stage 2 The adoptions of the following new and revised standards and interpretations did not result in substantial changes to the 'Company's accounting policies and had no material effect on the amounts reported Jor the current or prior financial periods. At the date of authorization of these the Jinancial —statemenis, the — following amendments to PSAK relevant to the Company were issued but not effective: Effective for periods beginning on or afier 1 January 2022. e PSAK 57 (famendment) Provisions, Contingent Liabilities and Contingent Assets: Onerous Contracts - Cost of Fulfilling the Contracts e 2020 Annual Improvemenis to PSAK (amendments to PSAK 69 Agriculture, PSAK 71 Financial Instruments, and PSAK 73 Leases Effective for periods beginning on or afier I January 2023. e PSAK 1 (amendment) Presentation of the financial statements: Classification of Liabilities as Current or Non-current
Page 14 OCR 0.909
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) €. Perubahan Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) « PSAK 16 (amendemen) Aset Tetap: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan » PSAK 25 (Amendemen) Kebijakan Akuntansi, — Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi e PSAK 1 (Amendemen) Penyajian Laporan Keuangan: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, dampak dari penerapan standar, amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen. d. Penjabaran Mata Uang Asing Mata uang fungsional dan penyajian Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap entitas dalam Perusahaan diukur menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang fungsional dan penyajian Perusahaan. ransaksi dan saldo Transaksi dalam mata uang asing dijabar- kan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs penutup. Kurs yang digunakan sebagai acuan adalah kurs yang dikeluarkan Bank Indonesia. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) c Changes in Accounting Policies (Continued) e PSAK 16 (amendment) Property, Plant and Eguipment: Proceeds — before Intended Use » PSAK 25 (Amendment) Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors: Definition of Accounting Estimates » Amendments to PSAK 1 (Amendment) Presentation of Financial Statements: Disclosure of Accounting Policies As at issuance date of financial statemenis, the effects of adopting these standards, amendments and inter-pretations on the Jinancial statements are not known nor reasonably estimable by management. Foreign Currency Translation Functional and presentation currency The accounts included in the consolidated Jinancial statemenis of each entity in the Company are measured using currency of primary economic environment in which the entity operates (functional currency). The financial statements are presented in Rupiah, which is the functional and presentation Company currency. Ir ic 1. Foreign currency transactions are trans- lated into Rupiah using the exchange rates prevailing at the dates of the transactions. At each reporting date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currency are translated into Rupiah using the closing exchange rate. Exchange rate used as benchmark is the rate which is issued by Bank Indonesia.
Page 15 OCR 0.914
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for Ihe years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) d. Penjabaran Mata Uang Asing (Lanjutan) d. Foreign Currency Translation (Continued) Transaksi dan saldo (Lanjutan) Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui di dalam laporan laba rugi komprehensif, kecuali jika ditangguhkan di dalam ekuitas sebagai lindung nilai arus kas dan lindung nilai investasi bersih/ neto yang memenuhi syarat. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang berhubungan dengan pinjaman, serta kas dan bank disajikan pada laporan laba rugi komprehensif sebagai “penghasilan atau biaya keuangan”. Keuntungan atau kerugian neto selisih kurs lainnya disajikan pada laporan laba rugi komprehensif sebagai “(kerugian/keuntungan lain-lain - neto)”. Perubahan nilai wajar efek moneter yang didenominasikan dalam mata uang asing yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dianalisis antara selisih pejabaran yang timbul dari perubahan biaya perolehan diamortisasi efek dan perubahan nilai tercatat efek lainnya. Selisih penjabaran terkait dengan perubahan biaya perolehan diamortisasi diakui di dalam laporan laba rugi, dan perubahan nilai tercatat lainnya diakui pada laba komprehensif lainnya. Pada Transactions and balances (Continued) Foreign exchange gains and losses resulting from the settlement of such transactions and from the translation at period-end exchange rates of monetary assets and liabilities denominatedin foreign currenciesare recognised in the statements Of comprehensive income, except when deferred in eguity as gualifjing cash flow hedges and gualifving net investment hedges. Foreign exchange gains and losses that relate to borrowings and cash and cash on hand in bank are presented in the slatements of comprehensive income within the “finance income or costs". All other net foreign exchange gains and losses are presented in the statements of comprehensive income within the “(other losses/gains - net)". Changes in the fair value af monetary securities denominated in foreign currency classified as available-for-sale — are analysed between translation differences resulting from changes in the amortised cost of the security and other changes in the carrving amount of the security. Translation differences related to changes in amortised cost are recognised in profit or loss, and other changes in carrying amount are recognised in — other comprehensive income. As at March 31, tanggal 31 Maret 2025 dan 31 2025 and December 31, 2024 the Desember 2024 nilai tukar yang exchange rate used as follow: digunakan, sebagai berikut: 31 Maret/ 31 Desember/ Mata Uang March 2025 December 2024 Foreign Currency Doilar AS 16.588 16.162 US Dollar
Page 16 OCR 0.926
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) d. Penjabaran Mata Uang Asing (Lanjutan) Transaksi dan saldo (Lanjutan) Selisih dari penjabaran aset dan liabilitas keuangan non-moneter yang dicatat pada nilai wajar diakui sebagai bagian dari keuntungan atau kerugian perubahan nilai wajar. Sebagai contoh, selisih penjabaran aset dan liabilitas keuangan non-moneter seperti ekuitas yang dimiliki dan dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba rugi komprehensif diakui pada laporan laba rugi sebagai bagian dari keuntungan atau kerugian nilai wajar dan selisih penjabaran pada aset non-monecter seperti ekuitas yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya. Istrumen Keuangan in pengukuran awal Perusahaan mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan jika dan hanya jika, Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrument tersebut. Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Perusahaan mengukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur dalam nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut. Biaya transaksi yang dikeluarkan terkait dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera. 2 SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) d. Foreign Currency Translation (Continued) Transactions and balances (Continued) Translation differences on non-monetarv Jinancial assets and liabilities carried at Jair value are reported as part of the fair value gain or loss. For example, translation differences on non-monetary financial assets and liabilities such as eguities held at fair value through statements of comprehensive income are recognised in profit or loss as part of the fair value gain or loss and translation differences on non monetary assets such as eguities classified as available-for-sale financial assets are recognisedin other comprehensive income, & Financial Instrument Initial recognition and n rement The Company recognizes a financial asset or a financial liability in the statement of Jinancial position when, and only when, it becomes a party to ihe contractual provisions of the instrument. At initial recognition, the Company measures all Jinancial assets and financial liabilities at its fair value. In the case of financial asset or financial liability not at fair value through profit or loss, fair value plus or minus with the transaction costs that are directly attributable to the acguisition or issue of the financial asset or financial liabiliry. Transaction costs incurred on acguisition ofa financial asset and issue of a financial liability classified atfair value through profit or loss are expense immediately.
Page 17 OCR 0.911
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) e. Istrumen Keuangan (Lanjutan) & Financial Instrument (Continued) Pengakuan dan pengukuran awal (Lanjutan) Komponen liabilitas pada instrumen keuangan majemuk diakui pada awalnya sebesar nilai wajar liabilitas yang serupa yang tidak memiliki opsi konversi ekuitas. Komponen ekuitas diakui pada awalnya sebesar selisih antaranilai wajar instrumen keuangan majemuk secara keseluruhan dan nilai wajar komponen liabilitas. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dialokasikan pada komponen liabilitas dan ekuitas sesuai dengan proporsi nilai tercatat awalnya. Pengukuran selanjutnya aset keuangan Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diklasifikasikan ke dalam tiga kategori sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. (H Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi Aset keuangan dapat diukur dengan biaya perolehan diamortisasi hanya Jika memenuhi kedua kondisi berikut dan tidak ditetapkan sebagai FVTPL: a) keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan untuk tujuan mendapatkan arus kas kontraktual (held to collect): dan b) kriteria kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu menghasilkan arus kas yang merupakan pembayaran pokok dan bunga semata (SPPI) dari jumlah pokok terutang. Initial recognition and measurement (Continued) The liability component of compound Jinancial instrument is recognized initially at the fair value of a similar liability that does not have an eguity conversion option. The eguity component is recognized initially as the difference between the fair value of the compound financial instrument as awhole and the fair value of the Iiability component. Any directly attributable Iransaction costs are allocated to the liability and eguity components in proportion to their initial carrying amounts. Subse assets uent measurement Oj At initial recognition, financial assets are classifiedinthe three categories as follows: Jinancial 'assets at amortized costs, Jinancial assets at fair value through other comprehensive income, and financial assets at fair value through profit or loss. (HW Financial assets measured at amortized costs A4 financial asset is measured at amortized cost only if it meets both of the following conditions and it is not designated as at FVTPL: @) the financial assets is held within @a business — model — whose objective is to hold the asset to collect contractual cash flows (held to colleci): and b) contractual terms of the financial assets give rise on specified dates to cash flows that are solely paymenis of principal and interest (SPPI) on the principal amount outstanding.
Page 18 OCR 0.910
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) €e. Istrumen Keuangan (Lanjutan) & Financial Instrument (Continued) Pengukuran selanjutnya aset keuangan (Lanjutan) (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi (Lanjutan) Asetkeuangan ini diukur pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan dikurangi dengan pembayaran pokok. kemudian dikurangi atau ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif atas perbedaan jumlah pengakuan awal dengan jumlah pada saat jatuh tempo, dan penurunan nilainya. Pendapatan — keuangan — dihitung dengan metode menggunakan suku bunga efektif dan diakui di laba rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di laba rugi ketika aset dihentikan atau direklasifikasi. Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dapat dijual saat terdapat peningkatan risiko kredit. Penghentian untuk alasan lainnya diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak signifikan jumlahnya atau tidak sering. (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVTOCI") Aset keuangan diukur pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut terpenuhi: a) aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan, dan Subseguen measurement of financial assets (Continued) (H Financial assets measured at amortized costs (Continued) The financial asset is measured at Ihe amount recognized at the initial recognition minus the principal repayments, plus or minus the cumulative amortization of any difference between the initial amount and the maturity amount, and any loss allowance. Interest income is calculated using the effective interest method and is recognized in profit or loss. Changes in fair value are recognized in profit and loss when asset is derecognized or reclassified. Financial assets are classified to amortized cost may be sold where there is an increase in credit risk. Disposals for other reasons are permitted but such sales should be insignificant in value or infreguent in nature. (ii) Financial assets measured at fair value through other comprehensive income (“FVTOCI") The financial assets are measured at FITOCI if these conditions are met: a) the financial asset is held within 'abusiness model whose objective is achieved by both collecting contractual cashflowsand selling the financial asset: and
Page 19 OCR 0.915
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) e. Istrumen Keuangan (Lanjutan) Pengukuran selanjutnya aset keuangan POLICIES (Continued) e Financial Instrument (Continued) Subsegueni measurement of financial (Lanjutan) assets (Continued) (ii) Aset keuangan yang diukur pada (ii) Financial assets measured at fair nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive komprehensif lain (“FVTOCI”) income (“FVTOCI") (Continued) (Lanjutan) b) persyaratan kontraktual dari aset b) the contractual terms of the keuangan tersebut memberikan Jinancial asset give rise on hak pada tanggal tertentu atas specified dates to cash flows that arus kas yang semata dari are solely paymenis of principal pembayaran pokok dan bunga and interest (“SPPI") on the (solely payments of principal principal amount outstanding. and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan tersebut diukur sebesar Financial assets are measured at fair nilai wajar, dimana keuntungan atau value. The changes in fair value are kerugian diakui dalam penghasilan recognized initially — in other komprehensif lain, kecuali untuk comprehensive income (OCI), except kerugian akibat penurunan nilai dan Jor impairment gains and losses, and keuntungan atau kerugian akibat a portion of foreign exchange gains perubahan kurs, diakui pada laba rugi. and losses, are recognized in profit Saataset keuangan tersebut dihentikan or loss. When asset is derecognized pengakuannya atau direklasifikasi, or reclassified, changes in fair value keuntungan atau kerugian kumulatif previously recognized in other yang sebelumnya diakui dalam peng- comprehensive — income and hasilan komprehensif lain direklasi- accumulatedineguity are reclassified fikasi dari ekuitas ke laba rugi Jom eguity to profit or loss as a sebagai penyesuaian reklasifikasi. reclassification adjustment. (ii) Aset keuangan yang diukur pada (iii) Financial assets measured at fair nilai wajar melalui laba rugi CFVTPL”) Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau untuk diukur FVTOCI. Setelah pengakuan awalnya, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya. Laba atau rugi dari perubahan nilai wajar asetkeuangan diakui dalam laba rugi. value through profit or loss (CFVTPL") Financial assets measured at FVTPL are those which do not meet both criteria for neither amortized costs nor FVTOCI. After initial recognition, FVTPL Jinancial assets are measured at fair value. The changes in fair value are recognized in profit or loss.
Page 20 OCR 0.911
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Pada tanggal-tanggal As at
31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
The original report inetuded herein is in Indonesia language
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued)
e. Istrumen Keuangan (Lanjutan) & Financial Instrument (Conlinued)
Pengukuran selanjutnya aset keuangan Subseguent measuremenu of financial
(Lanjutan) assets (Continued)
(iii) Aset keuangan yang diukur pada (iiiy Financial assets measured at fair
nilai wajar melalui laba rugi value through profit or loss
("FVTPL”) (Lanjutan) (CFVTPL”) (Continued)
Aset keuangan berupa derivatif dan Financialassets inform of derivatives
investasi padainstrumen ekuitas tidak and investment in eguity instrument
memenuhi kriteria untuk diukur pada are not eligible to meet both criteria
biaya perolehan diamortisasi atau Jor amortized costs or fair value
kriteria untuk diukur pada FVTOCI, Ihrough other comprehensive income
sehingga diukur pada FVTPL. FVTOCI. Hence, these are measured
Namun demikian, Perusahaan dapat at fair value through profit or loss
menetapkan pilihan yang tidak dapat FVTPL. Nonetheless, the Company
dibatalkan saat pengakuan awal atas may irrevocably designate an
investasi pada instrumen ekuitas yang investment in an eguity instrument
bukan untuk diperjualbelikan dalam which is not held for trading in any
waktu dekat (held for trading) untuk time soon as FFTOCI.
diukur pada FVTOCI.
Penetapan ini menyebabkan semua This designation result in gains and
keuntungan atau kerugian disajikan losses 10 be presented in other
di penghasilan komprehensif lain, comprehensive income, except for
kecuali pendapatan dividen tetap dividend income on @ gualifying
diakui di laba rugi. Keuntungan atau investment which is recognized in
kerugian kumulatif yang sebelumnya profit or loss. Cumulative gains or
diakui dalam penghasilan kompre- losses previously recognized in other
hensif lain direklasifikasi ke saldo comprehensiveincomearereclassified
laba tidak melalui laba rugi. to retained earnings, not 10 profit or
loss.
Pengukuran selanjutnya liabilitas Pengukuran selanjutnya liabilitas
keuangan keuangan
Perusahaan mengklasifikasikan seluruh The Company shall classifv all financial
liabilitas keuangan sehingga setelah liabilities as subseguently measured at
pengakuan awal liabilitas keuangan diukur amortised cost, except for:
pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali:
(i) Liabilitas keuangan pada nilai wajar (i) Jinancial liabilities atfair value through
melalui laba rugi. Liabilitas dimaksud. profit or loss. Such liabilities, including
termasuk derivatif yang merupakan derivatives that are liabilities, shall be
liabiliatas, selanjutnya akan diukur subseguently measured at fair value.
pada nilai wajar.
Page 21 OCR 0.908
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) e Istrumen Keuangan (Lanjutan) Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan (Lanjutan) (ii) Liabilitas keuangan yang timbul saat pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi kualifikasi penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan. Gili) Kontrak jaminan keuangan dan komitmen — untuk — menyediakan pinjaman dengan suku bunga dibawah pasar. Setelah pengakuan awal, penerbit kontrak dan penerbit komitmen selanjutnya mengukur kontrak tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi antara: a) Jumlah penyisihan kerugian dan b) Jumlah yang pertama kali diakui dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari penghasilan yang diakui sesuai dengan prinsip PSAK 72. (iv) Imbalan kontijensi yang diakui oleh pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis Ketika PSAK 22 diterapkan. Imbalan kontijensi selanjutnya diukur padanilai wajar dan selisihnya dalam laba rugi. Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh standar atau jika penetapan akan menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena: (i) mengeliminasi ataupun mengurangi secara signifikan inkosistensi pada pengukuran atau pengakuan (kadang disebut juga “accounting mismatch”) yang dapat timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau liabilitas dengan dasar yang berbeda beda: atau 2 SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) « Financial Instrument (Continued) Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan (Continued) (ii) financial liabilities that arise when a transfer of a financial asset does not gualify for derecognition or when the continuing involvement — approach applies, (iiifinancial guarantee contracis and commitments to provide a loan at a below-market interest rate. After initial recognition, an issuer of such a@ contract and an issuer of such a commitment shall subseguently measure it at the higher of: @) the amount of loss allowance and b) theamoun initially recognised less, when appropriate, the cumulative amount of income recognised in accordance with the principles of PSAK 72. (iv) Contingent consideration recognised by an acguirer in a business combination to which PSAK 22 applies. Such contingent consideration shall sub- seguently be measuredat fair value with changes recognised in profit or loss. The Company may, at initial recognition, irrevocably designate a financial liability as measured at fair value through profit or loss when permitted by the standard or when doing so results in more relevant information, because either: @ it eliminates or significantly reduces a measurement or inconsistency in recognition (sometimes referred to as 'an accounting mismatch') that would otherwise arise from measuring assets or liabilities or recognising the gains and losses on them on different bases: or
Page 22 OCR 0.922
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) e. Istrumen Keuangan (Lanjutan) € Financial Instrument (Continued) Pengukuran selanjutnya liabilitas Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan (Lanjutan) keuangan (Continued) (ii) sekelompok liabilitas keuangan atau (ii) a Company of financial liabilities or asetkeuangan dan liabilitas keuangan Jinancial assets and financial liabilities dikelola dan kinerjanya dievaluasi is managed and its performance is berdasarkan nilai wajar sesuai dengan evaluated on a fair value basis, in manajemen risiko atau strategi accordance with a documented risk investasi yang terdokumentasi, dan management or investment strategy, informasi dengan dasar nilai wajar and information about the Company is dimaksud atas kelompok tersebut di- provided internally on that basis to the sediakan secara internal bagi personil Company's key management personnel. manajemen kunci Perusahaan. Penurunan nilai aset keuangan Impairmen of financial assets Aset keuangan dinilai apakah ada indikasi Financial assets are assessed for indicators penurunan nilai pada setiap akhir periode Of impairment at the end of each reporting pelaporan. Aset keuangan diturunkan date. Financial assets are impaired where nilainya apabila terdapat bukti obyektif Ihere is objective evidence that, as a result sebagai akibat satu atau lebih peristiwa Of one or more events that occurred after yang terjadi setelah pengakuan awal aset the initial recognition of the financial asset keuangan tersebut dan dilakukan estimasi and the estimated future cash flows of the terhadap arus kas masa depan dari investment have been affected. investasi tersebut yang akan terdampak. Perusahaan mengakui penyisihan kerugian The Company recognize expected credit untuk aset keuangan yang diukur pada loss for its financial assets measured at biaya perolehan diamortisasi. amortized cost. Padasetiap tanggal pelaporan, Perusahaan At the end of each reporting date, the mengukur penyisihan kerugian instrumen Company calculates any impairment keuangan sejumlah kerugian kredit provision in financial instruments based ckspektasian sepanjang umurnya jika On its lifetime expected credit loss if the risiko kredit atas instrumen keuangan credit risk of the financial instruments has tersebut telah meningkat secara signifikan increased significantly since its initial sejak pengakuan awal. recognition, Namun, jika risiko kredit instrumen However, if credit risk has not increased keuangan tersebut tidak meningkat secara significanily since initial recognition, then signifikan sejak pengakuan awal, maka 12 months expected credit loss (stage 1) is Perusahaan mengakui sejumlah kerugian recognized. kredit ekspektasian 12 bulan. 20
Page 23 OCR 0.910
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) e. Istrumen Keuangan (Lanjutan) & Financial Instrument (Continued) Penurunan nilai aset keuangan (Lanjutan) Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan. Perusahaan menganggap aset keuangan gagal bayarsaat pihak ketiga tidak mampu membayar kewajiban kreditnya kepada Perusahaan secara penuh. Periode maksi- mum yang dipertimbangkan saat memper- kirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periodemaksimum kontrak dimana Perusahaan terekspos risiko kredit. Penyisihan kerugian diakui sebagai pengurang jumlah tercatat aset keuangan kecuali untuk aset keuangan yang diukur pada FVTOCI yang penyisihan kerugian nya diakui pada penghasilan komprehensif: lain. Sedangkan jumlah kerugian kredit ekspektasian (atau pemulihan kerugian kredit) diakui dalam laba rugi, sebagai keuntungan atau kerugian penurunan nilai. Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari instrumen keuangan dilakukan dengan suatu cara yang mencerminkan: (i) jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas tertimbang yang ditentu- kan dengan mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang dapat terjadi, (ii) nilai waktu uang: dan (iii) informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya Impairment of financial assets (Continued) The Company applied a simplified approach to measure such expected credit loss for trade receivables and contract assets without significant financing component. The Company considers a financial asset to be in default when the counterparty is unlikely to pay its credit obligations to the Company in full. The maximum period considered when estimating expected credit loss is the maximum contractual period over which the Company is exposed 10 credit risk. Impairment losses are recognized as a deduction in financial assets” carrying amount, except for financial assets measuredat FVTOCI where its impairment is recognized in other comprehensive income. The expected credit loss (or recovery of credit loss) is recognized in profitorloss, as gains or losses of financial asset impairment. The expected credit loss of financial intruments are conducted by a means which reflect: (H) an unbiased and probability-weighted amount that reflects a range of possible outcomes: (ii) time value of money: and (ifi)reasonable and supportable information that is available without undue cost or berlebihan pada tanggal pelaporan effort about past events, current mengenai peristiwa masa lalu, kondisi conditions and forecasis of future kini. dan perkiraan kondisi ekonomi conditions. masa depan. Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal jika aset keuangan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Financial assets may be considered to not having significant increase in credit risk since initial recognition if the financial assets have a low credit risk at the reporting date. 21
Page 24 OCR 0.928
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) e. Istrumen Keuangan (Lanjutan) & Financial Instrument (Continued) Penurunan nilai aset keuangan (Lanjutan) Impairment of financial assets (Continued) Risiko kredit pada instrumen keuangan Credit risk on financial instrument may be dianggap rendah ketika aset keuangan considered be low if there is a low risk of tersebut memiliki risiko gagal bayar yang default, the borrower has a strong rendah, peminjam memiliki kapasitas capacity to meet ils contractual cash flow yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus obligations in the near term and adverse kas kontraktualnya dalam jangka waktu changes in economic and business dekat dan memburuknya kondisi ekonomi conditions in the longer term may, but will dan bisnis dalam jangka waktu panjang not necessarily, reduce the ability of the mungkin, namun tidak selalu, menurun- borrower to fulfil its contractual cash flow kan kemampuan peminjam untuk meme- obligations. nuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. Untuk menentukan apakah aset keuangan To determine whether a financial asset has memiliki risiko kredit rendah, Perusahaan a low credit risk, the Company may use dapat menggunakan peringkatrisiko kredit internal credit risk rating or external internal atau penilaian eksternal. Misal, assessment. For example, a financial asset aset keuangan berperingkat “investment with “investment grade" according t0 grade” berdasarkan penilaian eksternal external assessment has a low credit risk merupakan instrumen yang memiliki rating, thus it does not experience an risiko kredit yang rendah, sehingga tidak increase in significant credit risk since mengalami peningkatan risiko kredit initial recognition. secara signifikan sejak pengakuan awal. Penghentian pengakuan aset dan liabilitas Derecognition of'financial assets and keuangan liabilities Aset keuangan Financial assets Perusahaan menghentikan pengakuan aset The Company derecognizes a financial keuangan,jikadan hanyajika, hak kontrak- asset, if and only if, the contractual rights tual atas arus kas yang berasal dari aset to the cash flows from the financial asset keuangan berakhir atau Perusahaan meng- expired or the Company transfers the alihkan hak kontraktual untuk menerima contractual rights to receive the cash flows kas yang berasal dari aset keuangan atau Of the financial asset or retains the tetap memiliki hak kontraktual untuk contractual rights to receive the cash flows menerima kas tetapi juga menanggung but assumes a contractual obligation to kewajiban kontraktual untuk membayar pay the cash flows to one or more arus kas yang diterima tersebut kepada recipienis in an arrangement. satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan. 22
Page 25 OCR 0.934
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) e. Istrumen Keuangan (Lanjutan) & Financial Instrument (Continued) Penghentian pengakuan aset dan liabilitas Derecognition of financial assets and keuangan (Lanjutan) liabilities (Continued) Aset keuangan (Lanjutan) Financial assets (Lanjutan) Apabila Perusahaan secara substansial If the Company transfers substantially all mengalihkan seluruh risiko dan manfaat the risks and benefits of ownership of the atas kepemilikan aset keuangan, maka Jinancial asset, the Company derecognizes Perusahaan menghentikan pengakuan aset thefinancialasset and recognize separately keuangan dan mengakui secara terpisah as asset or liabilities any rights and sebagai aset atau liabilitas untuk setiap obligation created or retained in the hak dan kewajiban yang timbul atau yang transfer. masih dimiliki dalam pengalihan tersebut. Jika Perusahaan secara substansial tidak If the Company neither transfers nor mengalihkan dan tidak memiliki seluruh retains substantially all the risks and risiko dan manfaat atas kepemilikan aset benefits of ownership of the financial asset keuangan tersebut dan masih memiliki and has retained control, the Company pengendalian, maka Perusahaan mengakui continues to recognizes the financial asset aset keuangan sebesar keterlibatan ber- lo the extent Of its continuing involvement kelanjutan dengan aset keuangan tersebut. in the financial asset. If the Company Jika Perusahaan secara substansial masih retains substantially all the risks and memiliki seluruh risiko dan manfaat atas benefits of ownership of the financial kepemilikan aset keuangan, maka asset, the Company continues to recognize Perusahaan tetap mengakui aset keuangan the financial asset. tersebut. Perusahaan melakukan transaksi dengan The Company enters into transactions mana ia mentransfer aset yang diakui whereby it transfers assets recognised in dalam laporan posisi keuangannya, tetapi its statement of financial position, but tetap memiliki semua atau secara sub- retains either all or substantially all of the stansial semuarisiko dan manfaat dari aset risks and rewards of the transferred assets. yang ditransfer. Pada kasus ini, aset yang In these cases, the transferred assets are ditransfer tidak dihentikan pengakuannya. not derecognised. Pada saat penghentian pengakuan aset On derecognition of a financial asset in its keuangan secara keseluruhan, selisih entirety, the difference between the assets antara jumlah tercatat aset dan jumlah carrying amount and the sum of the pembayaran dan piutang yang diterima consideration received and receivable and dan keuntungan atau kerugian kumulatif the cumulative gain or loss that had been yang telah diakui dalam penghasilan recognized in other comprehensive income komprehensif lain dan terakumulasi di and accumulated in eguity is reclassified dalam ekuitas direklasifikasi ke laba rugi. to profit or loss. 23
Page 26 OCR 0.927
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2 YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICTES (Continued) Istrumen Keuangan (Lanjutan) Penghentian pengakuan aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) Aset keuangan (Lanjutan) Pada saat penghentian pengakuan aset keuangan terhadap satu bagian saja Perusahaan mengalokasikan jumlah tercatat sebelumnya dari aset keuangan tersebut pada bagian yang tetap diakui berdasarkan keterlibatan berkelanjutan dan bagian yang tidak lagi diakui ber- dasarkan nilai wajar relatif dari kedua bagian tersebut pada tanggal transfer. Selisih antara jumlah tercatat yang dialokasikan pada bagian yang tidak lagi diakui dan jumlah dari pembayaran yang diterima untuk bagian yang tidak lagi diakui dan setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang dialokasikan pada bagian yang tidak lagi diakui tersebut yang sebelumnya telah diakui pada penghasilan komprehensif lain diakui pada laba rugi. Keuntungan dan kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dialokasikan pada bagian yang tetap diakui dan bagian yang dihentikan pengakuannya. berdasarkan nilai wajar relatif kedua bagian tersebut. Perusahaan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, menghentikan pengakuan liabilitas keuangan tersebut berakhir, yaitu ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Metode suku bunga efektif Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset atau liabilitas keuangan (atau kelompok aset atau liabilitas keuangan) dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau « Financial Instrument (Continued) Derecognition of financial assets and liabilities (Continued) Financial assets (Lanjutan) On derecognition of a financial asset other than in its enlirety the Company allocate the previous carrying amount of the Jinancial asset between the part they continue to recognize under continuing involvement and the part Ihey no longer recognize on the basis of the relative Jair values of those parts on the date of the transfer. The difference between the carrying amount allocated to the part that is no longer recognized and the sum of'the consideration received for the part no longer recognized and any cumulative gain or loss allocated to it that had been recognized in other comprehensive income isrecognized in profit or loss. A cumulative gain or loss that had been recognized in other comprehensive income is allocated between the part that continues to be recognized and the part that is no longer recognized on the basis of the relative fair values of those parts Financial liabilities The Company removes a financial liability Jrom its statement of financial position if, and only if, it is extinguished, i.e. when the obligation specified in the contract is discharged or cancelled or expired. The effective interest method The effective interest method is a method Of calculating the amortized cost of a Jinancial asset or a financial liability (or Company of financial assets or financial liabilities) and allocating of the interest income or interest expense over (he relevant 24
Page 27 OCR 0.918
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language beban bunga selama periode yang relevan. period. 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) e. Istrumen Keuangan (Lanjutan) & Financial Instrument (Continued) Metode suku bunga efektif (Lanjutan) The effective interest method (Continued) Suku bunga efektif adalah suku bunga The effective interest rate is the rate that yang secara tepat mendiskonto estimasi exactly discount estimated future cash pembayaran atau penerimaan kas masa payments or receipts through the expected depan selama perkiraan umur instrumen life of the financial instrument or, when keuangan, atau jika lebih tepat. digunakan appropriate, a shorter period to the net periode yang lebih singkat untuk carrying amount of the financial asset or memperoleh jumlah tercatat neto dari aset Jinancial liability. keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga cfektif, When calculating the effective interest Perusahaan mengestimasi arus kas dengan rate, the Company estimates cash flows mempertimbangkan seluruh persyaratan considering all contractual terms of the kontraktual dalam instrumen keuangan Jinancial — instrument, — for example, tersebut, seperti pelunasan dipercepat, opsi prepayment, call and similar option, but beli dan opsi serupa lain, tetapi tidak shall not consider future credit losses. The mempertimbangkan kerugian kredit masa calculation includes all fees and points depan. Perhitungan ini mencakup seluruh paid or received between parties to the komisi dan bentuk lain yang dibayarkan contract that are an integral part of the atau diterima oleh pihak-pihak di dalam effective interest rate, transaction costs, kontrak yang merupakan bagian yang tak and all other premiums or discounts. terpisahkan dari suku bunga efektif. biaya transaksi, dan seluruh premium ataupun diskonto lain. Saling hapus aset keuangan dan liabilitas Ofisetting a financial asset and a financial keuangan liability Aset keuangan dan liabilitas keuangan A financial asset and financial liabilitv disalinghapuskan, jika dan hanya jika, shall be offset, if and only if. the Company Perusahaan saat ini memiliki hak yang currently has a legally enforceable right to dapat dipaksakan secara hukum untuk set off the recognized amount, and intends melakukan saling hapus atas jumlah yang either to sellle on a net basis, or to realize telah diakui tersebut, dan berintensi untuk asset and setile liability simultaneously. menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Pengukuran nilai wajar Fair value measurement Nilai wajar merupakan harga yang akan Fair value is the price that would be diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to transfer harga yang akan dibayar untuk mengalih- aliabilityinan orderly transaction between kan suatu liabilitas dalam transaksi teratur market participants at the measurement antara para pelaku pasar pada tanggal date. pengukuran. 25
Page 28 OCR 0.919
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut Ihe years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) e. Istrumen Keuangan (Lanjutan) & Financial Instrument (Continued) Pengukuran nilai wajar (Lanjutan) Fair value measurement (Continued) Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan The fair value of financial assets and diestimasikan untuk keperluan pengakuan Jinancial liabilities must be estimated for dan pengukuran atau untuk keperluan recognition and measurement or for pengungkapan. disclosure purposes. Nilai wajar dikategorikan dalam tingkat Fair values are categorized into different yang berbeda dalam suatu hirarki nilai levels in a fair value hierarchy based on wajar berdasarkan pada apakah input lhe degree to which the inputs to the Suatu pengukuran dapat diobservasi dan measurement are observable and the signifikansi input terhadap keseluruhan significance of the inputs to the fair value pengukuran nilai wajar: measurement in its entirety: (i) Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) (H) Ouoted prices (unadjusted) in active di pasar aktif untuk aset atau liabilitas markets foridentical assets or liabilities yang identik yang dapat diakses pada that can be accessed at the measure- tanggal pengukuran (Tingkat 1): ment date (Level I): (ii) Input selain harga kuotasian yang (ii) Inputs other than guotedprices included termasuk dalam Level | yang dapat in Level 1 that are observable for the diobservasi untuk aset atau liabilitas, assets or liabilities, either directly or baik secara langsung maupun tidak indirecily (Level 2): langsung (Tingkat 2): (iii) Input yang tidak dapat diobservasi (iii) Unobservable inputs for the assets or untuk aset atau liabilitas (Tingkat 3). liabilities (Level 3). Dalam mengukur nilai wajar aset atau When measuring the fair value of an asset liabilitas, Perusahaan sebisa mungkin or a liability, the Company uses market menggunakan data pasar yang dapat observable data to the extent possible. If diobservasi. Apabila nilai wajar asct atau the fair value of an asset or a liability is liabilitas tidak dapat diobservasi secara not directly observable, the Company uses langsung, Perusahaan menggunakanteknik valuation technigues that appropriate in penilaian yang sesuai dengan keadaannya the circumstances and maximizes the use dan memaksimalkan penggunaan input Ofrelevant observable inputs and minimizes yang dapat diobservasi yang relevan dan Ihe use of unobservable inputs. meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Perpindahan antara tingkat hirarki nilai Transfers between levels of the fair value wajar diakui oleh Perusahaan pada akhir hierarchy are recognized by the Company periode pelaporan di mana perpindahan at the end of the reporting period during terjadi. which the change occurred. 26
Page 29 OCR 0.922
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) f. Kas dan Bank If. Cash and Banks Kas dan bank di dalam laporan posisi Cash onhand and in banks in the statement keuangan terdiri dari kas yang tidak of financial position consist of cash which dijaminkan atau dibatasi penggunaannya are neither pledged as collateral nor dan memiliki risiko yang tidak signifikan restricted for use and are subject to an terhadap perubahan nilai. insignificani risk of changes in value. & Piutang Usaha & Trade Receivables Piutang usaha adalah piutang pelanggan Trade receivables are amounts due from terkait dengan penjualan atau jasa yang customers for sales or services performed dilakukan dalam kegiatan usaha. Piutang in the ordinary course of business. Other lain-lain adalah jumlah piutang pihak receivables are amounts due from third or ketiga atau pihak berelasi untuk transaksi related parties for transactions outside the di luar kegiatan usaha normal. Jika tingkat ordinary course of business. If collection is kolektabilitas diekspektasikan dalam satu expected in one year or less, they are tahun atau kurang, akan diklasifikasikan classified as current assets. If not, they are sebagai aset lancar. Jika tidak, maka akan presented as non-current assets. disajikan sebagai aset tidak lancar. h. Beban Tangguhan h. Deferred Expenses Biaya-biaya terkait pengerjaan proyek Certain expenditures related to work in pelanggan yang masih dalam pengerjaan progress project from customers from dan yang pendapatannya belum diakui which the revenues is not yet recognized, oleh Perusahaan, biaya tersebut ditangguh- Ihose expenditures recognition is deferred kan pengakuannya pada laporan laba rugi Jtom the Company statement of profit and Perusahaan sampai dengan periode dimana loss until the period of revenues from the pendapatan terkait dengan pengerjaan related project is recognized. proyek tersebut diakui. i. Biaya Dibayar di Muka dan Uang i Prepaid Expenses and Advances Muka Biaya dibayar di muka diamortisasikan Prepaid expenses are amortised over the selama masa manfaat masing-masing periods benefited using the straight-line biaya menggunakan metode garis lurus. method. j- Aset Tetap Kh Fixed Assets Aset tetap Perusahaan dinyatakan sebesar Fixed assets are stated at cost of biaya perolehannya, dikurangi akumulasi acguisition, less accumulated depreciation penyusutan dan penurunan nilai, jika ada. and impair-ment, if any. Fixed assets are Aset tetap disusutkan menggunakan depreciated using the straight-line method metode garis lurus ke nilai sisa diperkira- to their estimated residual value over the kan mereka selama lebih rendah dari lesser of estimated useful lives of the estimasi masa manfaat aset. assets. 27
Page 30 OCR 0.923
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) ji. Aset Tetap (Lanjutan) Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut: Apartemen Kendaraan Peralatan kantor Perabotan kantor Biaya selanjutnya termasuk dalam nilai tercatat aset atau diakui sebagai aset yang terpisah, sebagaimana mestinya, hanya Jika kemungkinan bahwa manfaat ekonomi masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya tersebut dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti tidak lagi diakui. Semua perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke laporan laba rugi selama periode dimana terjadinya. Masa manfaat aset dan nilai sisa ditelaah dan disesuaikan jika perlu. Ulasan ini akan terjadi setidaknya di akhir tahun keuangan. Efek dari setiap revisi diakui dalam laporan laba rugi, ketika perubahan muncul. Ketika aset tetap dijual. nilai tercatatnya dikeluarkan dari laporan keuangan, dan keuntungan dan kerugian yang dihasilkan dari penjualan aset tetap diakui dalam laporan laba rugi. k. Sewa Sewa merupakan suatu perjanjian dimana lessor memberikan kepada pesewa hak untuk menggunakan suatu aset selama periode waktu yang disepakati dan sebagai imbalannya/essee melakukan pembayaran atau serangkaian pembayaran kepada penyewa. 2 » san SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) JL Fixed Assets (Continued) Depreciation is computed using straight- line method based on the estimated useful lives of the property, plant and eguipment as follows: Tahun/Years Apartment Vehicle Office Eguipment Office Furniture Subseguent costsare included in the asset's carrying amount or recognised as a@ separate asset, as appropriate, only when it is probable that future economic benefits associated with the item will flow to the Company and the cost of the item can be measured reliably. The carrying amount of thereplaced part is derecognised. All other repairs and maintenance are charged to profit or loss during the financial period in which they are incurred! The assets ' useful lives and residual values are reviewed and adjusted if appropriate. This review will occur by at least at the Jinancial year-end. The effects of any revisions are recognised in the profit or loss, when the changes arise. When fixed assets are disposed of their carrying values are eliminated from the Jinancial statements, and the resulting gains and losses on the disposal of fixed assets are recognised in the profit or loss. Leases A lease is an agreement in which the lessor conveys to the lessee in return for a payment, or series of paymenis, the right lo use an asset for an agreed period of lime. 28
Page 31 OCR 0.913
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) k Sewa (Lanjutan) Perusahaan telah menerapkan PSAK 73 menggunakan pendekatan retrospektif. Rincian perubahan kebijakan akuntansi disajikan sebagai berikut. Pada tanggal insepsi kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung sewa. Suatu kontrak merupa- kan, atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menguji apakah suatu kontrak memberi hak mengendali- kan aset identifikasian, Perusahaan akan menguji apakah: # Kontrak melibatkan penggunaan aset identifikasian - ini dapat ditentukan secara eksplisit atau implisit dan harus berbeda secara fisik atau mewakili secara substantial semua kapasitas aset yang berbedasccara fisik. Jika pemasok memiliki hak substitusi substantif, maka aset tidak teridentifikasi: e Kontrak melibatkan penggunaan aset identifikasian - ini dapat ditentukan secara eksplisit atau implisit dan harus berbeda secara fisik atau mewakili secara substantial semua kapasitas aset yang berbeda secara fisik. Jika pemasok memiliki hak substitusi substantif, maka aset tidak teridentifikasi: # Perusahaan memiliki hak untuk memperoleh secara substansial semua manfaat ekonomi dari penggunaan aset selama periode penggunaan: # Perusahaan memiliki hak mengarah- kan penggunaan dari aset. Perusahaan memiliki hak ini saat hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah bagaimana dan untuk apa tujuan aset tersebut. Dalam kasus yang jarang terjadi dimana semua keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset itu digunakan telah ditentukan sebelumnya, Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset tersebut jika: POLICIES (Continuedj k Leases (Continued) The Company has adopted PSAK 73 using Ihe retrospective approach. The details of Ihe changes in accounting policies are diselosed below. At inception of a contract, The Company assess whether a contract is, or contains, a lease. A contract is, or contains, a lease if Ihe contract conveys the right to control the use of an identified asset for a period Of lime in exchange for consideration. To assess whether a contract conveys the right to control the use of an identified asset, The Company assesses whether: & The contract involves the use of an identified asset - this may be specified explicitly or implicitly and should be physically district or represent substantially all of the capacity of a physically distinct asset. If the supplier has a substantive substitution right, Ihen the asset is not identified: &# The contract involves the use of an identified asset - this may be specified explicitly or implicitly and should be physically district — or represent substantially all of the capacity of a physically distinct asset. If the supplier has a substantive substitution right, then the asset is not identified, e The Company has the right to obtain substantially all of economic benefits Jtom use of the asset throughout the period of use: « The Company has right to direct the use of the asset. The Company has this right when it has the decision- making rights that are most relevant to changing how and for what purpose Ihe asset is use. In rare cases where all Ihe decisions about how and for what purpose the asset is used are predetermined, The Company has the right to direct the use of the asset if cither: 29
Page 32 OCR 0.912
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) k. Sewa (Lanjutan) ko Leases (Continued) - Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset: atau - Perusahaan merancang aset dengan cara yang telah ditentukan sebelum- nya tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset itu akan digunakan. Pada awal atau pada penilaian kembali kontrak yang mengandung komponen sewa, — Perusahaan — mengalokasikan pertimbangan dalam kontrak untuk setiap komponen sewa berdasarkan harga relatif yang berdiri sendiri. Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri dari: # Pembayaran tetap, termasuk untuk pembayaran tetap secara substansi: e Pembayaran sewa variabel yang ber- gantung pada indeks atau kurs, awal- nya diukur menggunakan kurs indeks sebagai tanggal dimulainya: & Jumlah yang diharapkan akan dibayar- kan berdasarkan jaminan residual: dan « Harga pelaksanaan di bawah opsi pembelian bahwa Perusahaan cukup yakin untuk melakukan, pembayaran sewa dalam periode perpanjangan opsional jika Perusahaan cukup yakin untuk melakukan opsi perpanjangan, dan penalti untuk penghentian awal dari sewa kecuali jika Perusahaan cukup yakin tidak berakhir lebih awal. Perusahaan mengakui asct hak-guna dan liabilitas sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak-guna awalnya diukur pada biaya. yang terdiri dari jumlah awal dari liabilitas sewa disesuaikan untuk setiap pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan perkiraan biaya untuk membongkar dan menghapus yang mendasari aset atau untuk memulihkan aset atau lokasi dimana berada, dikurangi insentif sewa yang diterima. - The Company has the right to operate the asset: or - The Company designed the asset in a way that predetermines how and Jor what purpose it will be used. At inception or on reassessment of a contract that contains a lease component, The Company allocates the consideration in the contract to each lease component on the basis of their relative stand-alone prices. Lease paymenis included in the measure- ment of the lease liability comprise the following: « Fixed payments, including insubstance Jixed payments: # Variable lease payments that depend Onanindexora rate, initially measured using index rate as the commencement date, & Amounts expected to be payable under a residual guarantee: and & The exercise price under a purchase option that the Company is reasonably certain to exercise, lease payments in an optional renewal period if the Company is reasonably certain to exercise an extension oplion, and penalties for early termination of a leaseunless the Company is reasonably certain not to terminate early. The Company recognizes a right-ofuse asset and lease liability at the lease commencement date. The right of-use asset is initially measured at cost, which comprises the initial amount of the lease liability adjusted for any lease paymenis made at or before the commencement date, plus any initial direct cost incurred and estimate of costs to dismantle and remove the underlying asset or to restore the underlying asset or the site on which it is located, less any lease incentives received. 30
Page 33 OCR 0.920
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) k. Sewa (Lanjutan) Kk. Leases (Continued) Aset hak-guna kemudian disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus dari tanggal dimulainya sewa hingga mana yang lebih dahulu diantara akhir masa manfaat aset hak- guna atau akhir masa sewa. Estimasi masa manfaat dari aset hak-guna secara berkala dikurangi dengan kerugian penurunan nilai, jika ada, dan disesuaikan dengan pengukuran kembali dari liabilitas sewa. Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas pembayaran sewa yang belum dibayarkan pada tanggal “ permulaan. didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau, jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman inkremental Perseroan. Umumnya, Perseroan meng- gunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai suku bunga diskonto. Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan diamortisasikan menggunakan metodesuku bunga cfektif. Liabilitas sewa diukur kembali ketika terdapat perubahan pembayaran sewa masa depan yang timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, jikaada perubahan estimasi Perseroan atas jumlah yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai residual, atau jika Perseroan mengubah penilaiannya apakah mengeksekusi opsi beli, perpanjangan atau penghentian. Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini, penyesuaian yang terkait dilakukan terhadap jumlah tercatat aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat aset hak-guna telah berkurang menjadi nol. Sewa kantor Perusahaan menyewa tempat oprasional kantor sebesar 118 m2 berlokasi di Noble House Lt. 36 Unit 3B. Sewa tersebut berlaku 5 tahun. Sewa ini memasukkan Opsi untuk memperbaharui masa durasi. The right-ofuse asset is subseguently depreciated using the straight-line method Jrom commencement date to the earlier of the end of the useful life of the right -of use- asset or Ihe end of the lease term. The estimated useful lives of right-of-use asset is periodically reduced by impairment losses, if any, and adjusted to certain remeasurements of the lease liability. The lease liability is initially measured at Ihe present value of the lease payments that are not yet paid at the commencement date, discounted using the interest rate implicit in the lease or, if that rate cannot be readily determined, the Company's incremental borrowing rate. Generally, the Company uses its incremental borrowing rate as the discount rate, The lease liability is measured at amortized cost using the effective interest method. It is remeasured when there is a change in Juture lease payments arising from @ change in an index or rate, if there is ad change in the Company's estimate of the amount expected to be payable under a residual value guarantee, or if the Company changes its assessment of whether it will exercise purchase, extension or termination option. When the lease liability is remeasured in this way, a corresponding adjustment is made to the carrying amount of the right- ofuse assets, or is recorded in profit or loss if the carrying amount of the right-of- use asset has been reduced to zero. Leases of building The Company leases of building of 118 m2 to operational, located at Noble House Floor No. 36 Unit 3B. The lease is valid Jor 5 years. This lease includes an option lo renew the duration period.
Page 34 OCR 0.918
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) k Sewa (Lanjutan) Opsi perpanjangan Sewa kantor tersebut mengandung opsi perpanjangan yang dapat dieksekusi oleh Perusahaan sebelum periode kontrak yang tidak dapat dibatalkan tersebut berakhir. Jika memungkinkan, Perusahaan berupaya untuk memasukkan opsi perpanjangan dalam sewa baru untuk memberikan flek- sibilitas operasional. Perusahaan menilai saat permulaan sewa apakah Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan. Perusahaan menilai kembali apakah cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut jika ada pcristiwa signifikan atau perubahan signifikan dalam kondisi berada dalam pengendalian Perusahaan. Utang Usaha Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari pemasok dalam kegiatan usaha biasa. Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur sebesar biaya perolehan yang diamortisasi. Pendapatan Diterima di Muka Pendapatan diterima di muka diukur sebesar biaya perolehan. Pendapatan diterima di muka merupakan semua penerimaan uang dari pelanggan sampai seluruh pemenuhan obligasi kontrak oleh pihak penyedia jasa dipenuhi, metode yang digunakan adalah pengakuan pada suatu titik waktu tertentu. Pengakuan Pendapatan dan Beban Pendapatan diakui jika besar kemungkinan manfaat ekonomi akan mengalir ke Perusahaan dan dapat diukur secara andal. Pendapatan diukur pada nilai wajar dari imbalan yang diterima atau dapat diterima. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) k. Leases (Continued) Extension options Leases of building contain extension options exercisable by the Company before Ihe end of the non-cancellable contract period. Where practicable, The Company seeks to include extension options in new leases 10 provide operational flexibility. The Company assesses at lease commencemeni whether it is reasonably certain to exercise the extension options. The Company reassesses whether it is reasonably certain to exercise the options if there is a significant event or significant change in circumstances within the Company 's control. IL Trade Payables decounts payable is an obligation to pay Jor goods or services obtained from @ supplier in ordinary course of business. Accounts payable are initially recognized at fair value and subseguenily measured at amortized cos. mm. Unearned Revenue The unearned revenue is measured at cost. The unearned revenue is all receipts from customers until all performance obligations is satisfied by the service provider, using the point in time method. n. Revenue and Expenses Recognition Revenue is recognized when it is probable the economic benefits will flow to the Company and can be measured reliably. Revenue is measured at the fair value of the consideration received or receivable. 32
Page 35 OCR 0.932
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) n. Pengakuan Pendapatan dan Beban n. Revenue and Expenses Recognition (Lanjutan) (Continued) Pendapatan dicatat sebesar nilai wajar Revenue is recorded at the fair value of atas pembayaran yang diterima atau masih payments received or accrued gross basis, harus diterima secara bruto, tidak termasuk excluding sales discounts and volume diskon penjualan dan potongan volume. pieces Jumlah yang menjadi bagian pihak ketiga The amount to be part ofa third party such seperti misalnya pajak pertambahan nilai as value added tax excluded from revenue. dikeluarkan dari pendapatan. Jika terjadi In case of deferred payment, the Company pembayaran tangguhan. maka Perusahaan recognizes revenue at fair value is as the mengakui pendapatan sebesar nilai wajar present value of all future receipts yaitu sebagai nilai kini seluruh penerimaan determined based on the imputed interest masa depan yang ditentukan berdasarkan rate. tingkat bunga terkait (imputed interest rate). Pendapatan terdiri dari penjualan jasa. Revenue consists of sales of services. Pendapatan diakui yaitu sebagai berikut: Revenue is recognized as follows: Penjualan jasa Sales of services Penjualan jasa diakui saat semua kondisi Sales of services are recognized when all berikut telah terpenuhi, yaitu: Jollowing conditions are met, consists of: - Risiko dan manfaat signifikan terkait Significant risks and rewards related dengan jasa tersebut telah dialihkan with the services have been transferred kepada pembeli: lo the buyer: - Perusahaan tidak mempertahankan atau - The Company does not retain or pass on meneruskan keterlibatan manajerial managerial involvement to the level sampai kepada tingkat dimana biasanya which is usually associated with owner- diasosiasikan dengan kepemilikan dan ship and the effective control over the kontrol efektifatas jasa yang terjual: services sold: - Jumlah pendapatan dapat diukur dengan The amount of revenue can be measured andal: reliably: - Besar kemungkinan manfaat ekonomi - It is probable that the economic benefits yang berhubungan dengan transaksi related with the transaction will flow akan mengalir masuk ke Perusahaan: into the Company: and dan - Biaya yang telah terjadi atau akan Costs incurred or to be incurred in terjadi sehubungan dengan transaksi relation to the transaction can be dapat diukur secara andal. measured reliably. 33
Page 36 OCR 0.930
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) n. Pengakuan Pendapatan dan Beban n Revenue and Expenses Recognition (Lanjutan) (Continued) Penerapan amandemen dan interprestasi The application of following amendments standar PSAK 72 memiliki pengaruh andinterpretation of PSAK 72 to standards signifikan atas pengungkapan atau jumlah have resulted in materials impact to yang dicatat Perusahaan dalam laporan disclosure or on the amounts recognized in keuangan pada tahun berjalan dan tahun the current year and prior year's financial sebelumnya. Perusahaan mengakui suatu statements. The Company recognizes sales penjualan jasa sepanjang waktu tertentu Of inventory at overtime as described in (overtime) sebagaimana dijelaskan pada points as explained above. poin-poin diatas. PSAK 72: Pendapatan dari kontrak dengan PSAK 72: Revenue (rom contracts with pelanggan customers PSAK 72 menetapkan model lima langkah PSAK 72 establishes a five-step model for untuk memperhitungkan pendapatan yang accounting for revenue arising from timbul dari kontrak dengan pelanggan dan contracts with customers and reguires that mensyaratkan bahwa pendapatan diakui revenue be recognized at an amount that pada jumlah yang telah mencerminkan reflects the consideration the Company pertimbangan yang diharapkan Perusahaan expects in exchange for transferring goods pada pertukaran untuk mentransfer barang or services to the customers. PSAK 72 atau jasa kepada pelanggan. PSAK 72 replaces the current revenue recognition menggantikan pedoman dalam pengakuan guide, that is, PSAK 23: Income and PSAK pendapatan pada saat ini yaitu PSAK 23: 34: Construction Contracts and related Pendapatan, yaitu PSAK 34: Kontrak interpretations. Konstruksi dan interpretasi terkait. Perusahaan menerapkan PSAK 72 dengan The Company adopted PSAK 72 using a penerapan retrospektif yang dimodifikasi. modified retrospective application method. Pendekatan ini memungkinkan Perusahaan This approach allows the Company not to untuk tidak menyajikan kembali periode restale the previous period, but adjustments sebelumnya, tapi penyesuaian dilakukan are made to the opening balance for the pada saldo awal periode pelaporan. reporting period. Perusahaan mengakui pendapatan dari jasa The Company recognized construction konstruksinya pada titik waktu tertentu service at a point in time and use deferred dan menerapkan pendapatan konstruksi construction revenue to describe contract ditangguhkan untuk mendeskripsi adanya liability. liabilitas kontrak. Beban diakui pada saat terjadinya (basis Expenses are recognized when incurred akrual). (acerual basis). 34
Page 37 OCR 0.925
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) 0. Perpajakan 0. Taxation Paji 1 Final tax Peraturan pajak di Indonesia menentukan Tax regulation in Indonesia determined bahwajenis pendapatan tertentu dikenakan Ihat certain type of income is subject to pajak final. Pajak final yang berlaku atas /inal tax. Final tax applied to the gross nilai bruto transaksi diterapkan meskipun value of transactions is applied even when pihak-pihak yang melakukan transaksi the parties carrying transaction recognizing mengakui kerugian. losses. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. Inaccordance with Government Regulation 8/2022, tertanggal 21 Februari 2022. No. 8/2022, dated February 21, 2022, pendapatan dari perencanaan konstruksi revenue from construction planning or atau pengawasan konstruksi yang tidak construction control who have no business memiliki kualifikasi usaha dikenakan gualifications are subject to final tax with pajak final sebesar 696 dari nilai kontrak the rate of 646 from construction service jasa konstruksi sedangkan pendapatan contract value. Meanwhile, revenue from dari perencanaan konstruksi, dikenakan construction planning or construction pajak final sebesar 2,65Y6 dari nilai control are subjected to final tax with the kontrak jasa konstruksi. rate of 26546 from construction service contract value. Beban pajak final ditentukan berdasarkan Final tax expense is determined based on pada jumlah pengakuan pendapatan yang revenue recognition amount computed dihitung berdasarkan tarif pajak final dan using the final tax rates and tax regulation peraturan perpajakan yang berlaku atau that has been enacted or substantively secara substansial telah berlaku pada enacted at the reporting date. tanggal pelaporan. Perusahaan tidak menghitung pajak The Company does not calculate deferred penghasilan tangguhan karena pajak income taxes because the income taxes are penghasilan Perusahaan dikenakan final. Jinal tax. p- Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan Pp. Decrease Value of Non-Financial Assets Pada akhir periode pelaporan. Perusahaan At end of period, the Company undertakes melakukan penelaahan untuk menentukan a review to determine whether there is any apakah terdapat indikasi penurunan nilai indication of asset impairment. aset. Aset tetap dan aset tidak lancar lainnya Fixed assets and other non-current assets ditelaah untuk penurunan nilai ataupun are reviewed for the impairment losses apakah telah terjadi perubahan keadaan whenever events or changes in circum- yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat stances indicate that the carrying amount tidak dapat diperoleh kembali. may not be recoverable. 35
Page 38 OCR 0.939
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2 IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) Pp. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (Lanjutan) Penurunan nilai yang diakui untuk jumlah dimana nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan, yang merupakan lebih tinggi dari nilai wajar aset untuk biaya kurang untuk menjual atau nilai pakai. Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang ada arus kas terpisah. Pembalikan atas penyisihan penurunan nilai diakui sebagai pendapatan pada periode pemulihan itu terjadi. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi atas penurunan potensial atas nilai aset non-keuangan pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. Liabilitas Imbalan Kerja Berdasarkan pada PSAK No. 24 (revisi 2013), tentang “Imbalan Kerja”. PSAK ini mewajibkan Perusahaan mengakui seluruh imbalan kerja yang diberikan melalui pro- gram atau perjanjian formal dan informal. peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan industri, yang mencakup imbalan pasca kerja, imbalan kerja jangka pendek dan imbalan kerja jangka panjang lain- nya, pesangon pemutusan hubungan kerja dan imbalan berbasis ekuitas. Perusahaan diharuskan untuk menyediakan imbalan pensiun minimum yang diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP 35/2021. yang merupa- kan liabilitas imbalan pasti. Jika imbalan pensiun sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP 35/2021 lebih besar, selisih tersebut diakui sebagai bagian dari liabilitas imbalan pensiun. Karena Undang-Undang Cipta Kerja menentukan rumus tertentu untuk meng- hitung jumlah minimal imbalan pensiun, pada dasarnya program pensiun berdasar- kan Undang-Undang Cipta Kerja adalah program imbalan pasti. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) Pp. 4 Decrease Value of Non-Financial Assets (Continued) An impairment loss is recognised for the amount by which an asset's carrying amount exceeds its recoverable amount, which is the higher of an asset 's fair value less cost to sell or value in use. For the purpose of assessing impairment, assets are grouped at the lowest levels for which there are separately identifiable cash flows. Reversal of an impairment provision is recorded as income in the period in which the reversal occurs. Management believes that there is no indication of a potential value decline of non-financial assets as at March 31, 2025 and December 31, 2024. Employee Benefit Liabilities Based on the PSAK No.24 (revised 2013), on the “Employee Benefit”. This PSAK reguires the Company to recognize all employee benefits offeredthrought program or formal and/or informal agreements, law or industry regulations, which include employment benefits, short term employee benefits and rewards of short-term and others long-term employment, severance, and the termination compensation eguity- based. The Company is reguired to provide a minimum pension benefits as stipulated in Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 and PP 35/2021 which represents an underlying defined benefit obligation. If the pension benefits based on Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 and PP 35/2021 are higher, the difference is recorded as part of. Since Undang-Undang Cipta Kerja sets the formula for determining the minimum amount of benefits, in substance pension plans under the Undang-Undang Cipta Kerja represent defined benefit plans. 36
Page 39 OCR 0.935
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) a@- Liabilitas Imbalan Kerja (Lanjutan) Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan arus kas keluar yang diestimasikan dengan menggunakan tingkat bunga Obligasi Pemerintah (dikarenakan saat ini tak ada pasaraktifuntuk obligasi perusahaan yang berkualitas tinggi) yang didenominasikan dalam Rupiah dimana imbalan akan dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh tempo mendekati jangka waktu kewajiban pensiun. Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya saat terjadinya. Biaya jasa lalu diakui segera pada laporan laba rugi. Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau penyelesaian program manfaat pasti diakui di laba rugi ketika kurtailmen atau saat penyelesaian tersebut terjadi. Tahun 2023, Perusahaan telah menunjuk aktuaris independen, PT Sigma Prima Solusindo, dimana aktuaris independen ini melakukan perhitungan atas liabilitas imbalan pasti sesuai dengan PSAK 24 (Revisi 2013). Laba (Rugi) per Saham Sesuai dengan PSAK No. 56, “Laba (Rugi) per Saham”, laba (rugi) bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama tahun berjalan, yang perhitungannya berdasarkan atas saham dan 11.495.890.411 saham pada tahun 2023 dan 2022. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) 9. Employee Benefit Liabilities (Continued) The present value of the defined benefit obligation is determined by discounting Ihe estimated future cash outflows using interest rates of the Government Bonds (considering that currently there is no active market for highguality corporate bonds) that are denominated in Rupiah in which the benefits will be paid, and that have terms to maturity approximating to the terms of the related pension obligation. Actuarial gains and losses arising from experience adjustments and changes in actuarial assumptions are charged or credited to eguity in other comprehensive income in the period in which they arise. Past-service — costs are recognized immediately in profit or loss. Gains or losses on the curtailment or settlement ofa defined benefit plan are recognized in profit or loss when the curtailment or settlemeni occurs. Year 2023, the Company has appointed an independent actuary, PT Sigma Prima Solusindo, which the independent actuary has calculated on the defined employee benefit obligation in accordance with PSAK No. 24 (Revised 2013). Earning (Loss) per Share In accordance with the PSAK No. 56, “Earnings (Loss) per Share”. basic earning (lo88) per share are computed by dividing net income (loss) and the weighted average number of issued and fully paid shares during the year, which calculations were based on shares and 11,495,890,411 shares in 2023 and 2022. 37
Page 40 OCR 0.919
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued) r s. Laba (Rugi) per Saham (Lanjutan) Jika terdapat perubahan jumlah saham beredar atas saham biasa sebagai akibat dari pemecahan saham, maka jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar selama satu periode dan untuk seluruh periode penyajiannya disesuaikan terkait dengan pemecahan saham tersebut. Informasi Segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan yang secara regular direview oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama): b) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh para pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya: dan c) informasi yang digunakan pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penilaian kinerjamereka terfokus pada kategori dari setiap bidang usaha. Transaksi dengan Pihak Berelasi Perusahaan menerapkan PSAK No. 7 (Penyesuaian 2015) tentang “Pengung- kapan Pihak-pihak Berelasi”". Pihak yang dipandang sebagai berelasi dengan Perusahaan adalah: r Earning (Loss) per Share (Continued) If there's any change in the number of outstanding shares of share capital ordinary which arises from share split, the number of weighted average outstanding shares of share capital ordinary for all periods' presentation is adjusted in connection with the related share split. Segment Information Operating segments are identified on the basis of internal reports about components Ofthe Company that are regularly reviewed by the chief operating decision maker in order to allocate resources to the segmenis and assess their performances. An operating segment is a component of an entity: a) which engages in business activities from which it may earns revenue and incurred expenses (including revenue andexpenses relating to the transaction with other components of the same entity): bj) Whose operating results are reviewed regularly by the Company's chief operating decision maker to make the decision about resources to be allocated tosegmenisandassess its performance: and c) the information reported to the chief operating decision maker for the purpose af resource allocation and assessment of performance is more specifically focused on the category of each business. Transactions with Related Parties The Company has adopted PSAK No. 7 (Improvement 2015), about "Related Party Disclosures”. A party is considered to be related to the Company if: 38
Page 41 OCR 0.915
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) t. Transaksi dengan Pihak Berelasi 1. Transactions with Related Parties (Lanjutan) (Continued) a) Orang atau anggota keluarga terdekat a) A person or a close member of the memiliki relasi dengan entitas pelapor Jika orang tersebut: ()- Memili pengendalian pengendalian bersama entitas pelapor, (ii) Memi pengaruh signifikan atas entitas pelapor: atau (iii) Personil ' manajemen — kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor. atau atas person's family is related to the reporting entity if that person: (H) Has control or joint control over the reporting entity: (ii) Has significant influence over the reporting entity: or (iti) Is a member of key management personnel of the reporting entity or ofa parent of reporting entity. b) Suatu entitas berelasi dengan entitas b) An entity is related to a reporting pelapor jika memenuhi salah satu hal entity if any of the following conditions berikut: applies: (D Entitas dan entitas pelapor (H) The entity and the reporting entity adalah anggota dari kelompok are members ofthe same Company usaha yang sama (artinyaentitas (which means that each parent, induk, entitas anak dan entitas subsidiary and fellow subsidiary anak berikutnya terkait dengan is related to the others). entitas lain). Gi) Suatu entitas merupakan entitas (ii) An entity is an associate or joint asosiasi atau ventura bersama venture of the other entity (or an dari entitas lain (atau entitas associate or joint venture of a asosiasi atau ventura bersama member of a Company of which yang merupakan anggota suatu the other entity is a member). kelompok usaha, dimana entitas laintersebutadalah anggotanya). (iii) Kedua entitas tersebut adalah (iii) Both enlities are joint ventures of ventura bersama dari pihak the same third party. ketiga yang sama. c) Suatu entitas berelasi dengan entitas Cc) An entity is related to the reporting pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: (i) Suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. (Gi) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor. entity if it meets one of the following: (D An entity is a joint venture of a Ihird entity and the other entity is an associate of the third entity. (ii) The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the sponsoring employers are also related to the reporting entity. 39
Page 42 OCR 0.920
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) t. Transaksi dengan Pihak Berelasi 1. Transactions with Related Parties (Lanjutan) (Continued) (iii) Entitas yang dikendalikan atau (ii) The entity is controlled or jointly dikendalikan bersama oleh orang controlled by a person identified yang diidentifikasi dalam huruf in ta) 2). (iv) Orang yang diidentifikasik: dalam huruf a) (i) memili (iv) Those who identified in (a)(i) has significant influence over the pengaruh signifikan atas entitas entity or is a member of the key atau personil manajemen kunci management personnel of the entitas (atau entitas induk dari entity (or of a parent of the entity). entitas). 3. PENGGUNAAN ESTIMASI, ASUMSI DAN 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, PERTIMBANGAN YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS AND ASSUMPTIONS Estimasi terus dievaluasi berdasarkan pada Estimates are continually evaluated based on pengalaman historis dan faktor-faktor lain, historical experiences and other factors, termasuk ekspektasi peristiwa masa depan including expectations of future events that are yang diyakini wajar. believed reasonable. Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Considerations in the Application of Accounting Akuntansi Policies Pertimbangan yang memiliki pengaruh paling The following considerations with significant signifikan atas jumlah-jumlah yang diakui di effect on the amounts recognized in the financial dalam laporan keuangan berikut ini dibuat oleh statements are prepared by management in the manajemen dalam rangka penerapan kebijakan application of the Company accounting policies. akuntansi Perusahaan. Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap Estimated useful lives of fixed assets Manajemen mengestimasi masa manfaat aset Management estimates the useful lives of fixed tetap berdasarkan penggunaan dari aset yang assets based on the expected use of the assets diharapkan dapat didukung dengan rencana which can be supported by business plans and dan strategi usaha yang juga mempertimbang- strategies that also consider the development of kan perkembangan fitur teknologi dan model future technological features and models as di masa depan serta perilaku pasar. Estimasi well as market behavior. Estimates of useful dari masa manfaat aset tetap adalah berdasar- lives of property and eguipment are based on kan penelaahan Perusahaan secara kolektif the Company collective review of industry terhadap praktek industri, evaluasi teknis practices, internal technical evaluations and intern dan pengalaman untuk aset yang sama. experience for similar assets. 40
Page 43 OCR 0.931
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 3. PENGGUNAAN ESTIMASI, ASUMSI DAN PERTIMBANGAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) Estimasi dan Asumsi (Lanjutan) Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap (Lanjutan) Estimasi masa manfaat ditelaah paling sedikit setiapakhir periode pelaporan dan diperbaharui jika ekspektasi berbeda dari estimasi sebelum- nya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis atau komersial dan hukum atau pembatasan lain terhadap penggunaan aset. Namun demikian, hasil dimasa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh perubahan-perubahan dalam estimasi yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang disebutkan di atas. 4. KAS DAN BANK Akun ini terdiri dari: 31 Maret 2025 Kas 4.377.168.695 Bank PT Bank Central Asia Tbk 24921153 Total Kas di Bank 24.921.153 Total Kas dan Kas di Bank 4.402.089.848 MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND ASSUMPTIONS (Continued) Estimates and Assumptions (Continued) Estimated useful lives of fixed assets (Continued) Estimated useful lives are reviewed at least at Ihe end of each reporting period and updated if expectations differ from previous estimates due to physical wear and tear, technical or commercial obsolescence and legal or other restrictions on the use of the assets. Therefore, future results of operations could be materially affected by the changes in estimates resulling from changes in the factors mentioned above. CASH AND BANKS This account consists of: 31 December 2024 s Cash on hand Cash in banks 9.805 856 PT Bank Central Asia Tbk 9.805.856 Total Cash in Banks 9.805.856 Total Cash in Hand and in Banks 4
Page 44 OCR 0.885
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 5. PIUTANG USAHA Akun ini terdiri dari: a. Berdasarkan pelanggan 31 Maret 2025 Pihak Berelasi ( Catatan 23) PT Pollux Barelang Megasuperblok 51M.603,531 PT Pollux Lito Karawang 242414193 PT Mega Daya Prima 191.216.613 PT Besen Citra Permata - Sub-total 31608.234.338 Pihak Ketiga PT Pollux Adi ollux Aditama Kencana Lasso Sub-total 1.783.053.456 Dikurangi: Penurunan nilai atas piutang usaha (1.391.287.195) Jumlah piutang usaha - Piutang usaha diperoleh dari kontrak-kontrak jasa arsitektural dan manajemen konstruksi kepada pihak berelasi (Catatan 19). Mutasi cadangan Kerugian Kredit Ekspetasian (KKE) adalah sebagai berikut: 31 March 2025 Saldo Awal Tahun Penambahan di tahun berjalan cadangan kerugian kredit ekspektasian Saldo akhir tahun 7.391.287.795 TRADE RECEIVABLES This account consisis of! @. By customers 31 December 2024 Related Parties (Note 23) 9.446.325.929 PT Pollus Barelang Megasuperblok 442.531.195 PT Pollux Lito Karawang 349.069.149 PT Mega Daya Prima - PT Besen Citra Permata 10.237.926.273 Sub-total Third Parties 3254994.126 PT Pollux Aditama Kencana 3.254.994.126 Sub-total Less: Provision for impairment of (7.391.287.795) trade receivables 6.101.632.604 Total trade receivables Trade receivables is obtained from providence Of architectural and construction management service contract to related parties (Note 19). The movement of allowance for Expected Credit Loss (ECL) of trade receivable are as follows: 31 December 2024 1391287795 Beginning Balance of the Year Addiwonal allowance for tixpected Credit # Loss (CL) 1.391.287.795 Ending Balance of the Year 42
Page 45 OCR 0.908
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 5. PIUTANG USAHA (Lanjutan) 5. TRADE RECEIVABLES (Continued) b. Berdasarkan umur piutang b. By aging 31 Maret 2025 31 December 2024 Belum jatuh tempo Nor yet due 1-30 hari 7391 287795 286.781.250 1-30 dans 31 -90 hari - 360.525.000 31-90 das Diatas 90 hari 3 12.845.614.149 Over 90 das Jumlah piutang usaha 1.391.287.795 13.492.920.399 Total trade receivables Dikurangi: Penurunan nilai atas Less: Provision for impairment of piutang usaha (7.391.287.795) (7.391.287.795) Irade receivables Neto 2 6.101.632.604 Net Pada 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, As at March 31, 2025 and December 31, 2024, berdasarkan penelahaan manajemen atas saldo based on review of management on status of piutang individu di akhir periode pelaporan, individual account receivable at the end of piutang usaha tertentu mengalami penurunan reporting period, certain account receivables nilai. Manajemen telah membentuk cadangan were impaired. management has made allowance kerugian penurunan nilai berdasarkan kebijakan Jor impairment loss according to the Company's Akuntansi Perusahaan. Accounting Policy. Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan atas Management believes that allowance for expected kerugian kredit ekspektasian piutang cukup credit losses on receivables is sufficient to cover untuk menutup kemungkinan tidak tertagihnya the possible losses on the uncollectible accounts piutang usaha di kemudian hari. receivable in the future. 6. ASET TETAP 6. FIXED ASSETS Rincian aset tetap dan akumulasi penyusutannya The details of fixed assets and accumulated pada 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, depreciation as at March 31, 2025 and adalah sebagai berikut: December 31, 2024, are as follows: 43
Page 46 OCR 0.792
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 6. ASET TETAP (Lanjutan) 6. FIXED ASSETS (Continued) 31 Maret / March 2025 Saldo Awal/ Penambahan/ —— Pengurangan/ Saldo Akhir/ Beginning Balance” Adiitions Deduetion Ending Balance Biaya perolehan Aeguisition costs Apartemen Apartment Kendaraan 5 - - - Fehtcle Peralatan kantor 2120256672 : 2 2.120256672 Office eguipmemi Perabotan kantor 6171584667 - ' 6.171.584.667 Office furnirure Jumlah 8291841339 - - 8.291.841.339 Total Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation Apartemen : s - Apariment Kendaraan - - . 8 Yehicle Peralatan kantor 2120256672 - - 2120256672 Office eguipmemi Perabotan kantor 51061920542 350.423.622 Mn Office furniture Jumlah TAB2ATI21A 350413622 5 1.298.985.088 Total Nilai buku neto 1.109.664.125 992.856.251 Net book value 31 Desember/December 2024: Saldo Awal Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir/ Balance Additions Deduction Ending Balance Biaya perolehan Acguisition costs Peralatan kantor 2120256672 - - 2120256672 Office eguipment Perabotan kantor 6171584667 - - 6171584667 Office furniture Jumlah 3.291.841.339 - Ho 8291841339 Total Akumulasi Aceumulated penyusutan depreciation Peralatan kantor 2120256672 - - 21201256672 Office eguipment Perabotan kantor 4.618.546.191 443.374.351 £ 5:061920.542 Ofice furniture Jumlah 6.138.802.863 443.374.351 -0 1482177214 Total buku neto 1.553.038.476 Net book value
Page 47 OCR 0.869
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 6. ASET TETAP (Lanjutan) 6. FIXED ASSETS (Continued) Beban penyusutan aset tetap dibebankan dalam Depreciation expense for fixed assets is charged beban umum dan administrasi, dengan rincian to general and administrative expenses, with the sebagai berikut: Jollowing details: 2025 2024 Beban administrasi dan umum General and administrative (Catatan 20) 116.807.874 443.374.351 expense (Note 20) Jumlah beban penyusutan 116.807.874 443.374.351 Total depreciation expense 7. PERPAJAKAN Akun ini terdiri dari: a. Pajak Dibayar Dimuka 31 Maret 2025 7. Taxation This account consists of: @ Prepaid Tax 31 Desember 2024 Pajak Pertambahan Nilai 146.514.995 - Pajak Pertambahan Nilai Jumlah pajak dibayar dimuka 146.514.995 - Total prepaid tax b. Utang pajak b. Tax payables 31 Maret 2025 31 Desember 2024 Pajak Pertambahan Nilai 420.580.317 Value Added Tax Pajak Penghasilan: Income Tax: Pasal 4(2) 134.868.597 Article 42) Jumlah utang pajak 555.448.914 Total tax payable c. Pajak final &. Final tax 2025 2024 Sa ba Ba . 2.600.628.521 Gross revenue praject “jak peng Ka an W Kai Final income tax- non hara pasa utas gualification construction ualifikasi (46) 68.916.656 supervision services (496) 45
Page 48 OCR 0.929
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 8. 9. Per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan dikenakan pajak final berdasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 9 Tahun 2022 dan PP No. SI Tahun 2008 tentang penghasilan dari perencanaan konstruksi atau pengawasan konstruksi yang telah memiliki kualifikasi usaha dengan tarif sebesar 2,65Y6 dan 4/0 dari nilai kontrak jasa konstruksi (lihat catatan 20). Seluruh pendapatan yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain ini (Catatan 14) menjadi dasar bagi Perusahaan untuk pelaporan Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Badan. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR Akun ini terdiri dari: 31 March 2025 On March 31, 2025 and December 31, 2024, The Company was subjected to final tax based on Government Regulation No. 9 Year 2022 and Government Regulation No. 51 Year 2008 about about revenues from construction planning or construction gualifications at a rate of 2,6546 and 446 from construction service contract value. (see note 20). control who have business All revenue reported in statement of profit or loss and other comprehensive income (Note 14) form the basis for the Company in reporting Corporate Income Tax Report. ACCRUED EXPENSES This account consists of: 31 December 2024 Lain-lain » Others Jumlah biaya yang masih harus dibayar - Total accrued expense LIABILITAS IMBALAN KERJA Sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia No. 11/2020 tentang Cipta Kerja, Perusahaan wajib memberikan imbalan pasca kerja kepada karyawannya pada saat pemutusan hubungan kerja atau saat — karyawan menyelesaikan — masa kerjanya. — Imbalan pascakerja ini diberikan berdasarkan pada masa kerja dan kompensasi karyawan pada saat pemutusan hubungan kerja atau selesainya masa kerja. Imbalan pasca kerja ini merupakan program imbalan pasti. 9. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES In accordance with the Law af the Republic of Indonesia No. 11/2020 concerning Job Creation Act, the Company is reguired to provide post- employment benefits to its employees when their employments are terminated or when they retire. These benefits are primarily based on years of services and the employees' compensation at termination or retirement. The post-employment benefits are defined benefits program. 46
Page 49 OCR 0.889
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 9. LIABILITAS IMBALAN KERJA 9. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (Lanjutan) (Continued) Tabel di bawah ini merangkum komponen- The following lables summarize the components of komponen atas beban imbalan kerja bersih yang employee benefits expense recognize in the profit diakui dalam laporan laba rugi dan jumlah yang or loss and ihe amounts recognized in the disajikan dalam laporan posisi keunagan sebagai statements of financial position as employee liabilitas imbalan kerja berdasarkan penilaian benefits liability as determined by and independent aktuaria yang dilakukan oleh aktuaris actuary Kantor Konsultan Aktuaria Nurichwan in independen — Kantor — Konsultan — Aktuaria its reports No. 109/KKA-N/R-I/11/2024 dated Nurichwan berdasar-kan laporannya February 19, 2024 for the year ended December No.109/KKA-N/R-1/11/2024 pada 19 Februari 31, 2023 and reports No. 224/KKA-N/R-I/I11/2023 2024 untuk tahun yang berakhir pada 31 dated March 20, 2025 for the year ended Desember 2023 dan laporan No. 224/KKA-N/R-1/ December 31, 2024. TNI/2023 pada 20 Maret 2025 untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024. Asumsi-asumsi dasar yang dipergunakan untuk The basic assumptions used in determining the menentukan liabilitas imbalan kerja pada tanggal defined benefits obligations as at December 31, 31 Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut: 2024 and 2023 are as follows: 2024 2023 Metode perhitungan aktuaria Projected Unit Credit Actuaria cost method Tingkat diskonto 7,089 6.84Yo Discounted rate Tingkat kenaikan gaji 10,004 10,007 Salary increase rate Tingkat kematian TMEIV tahun 2019 — TMI-IV tahun 2019 Mortality rate Tingkat cacat 50046 5,004 Disability rate Tingkat pengunduran diri 0-39 554 Resignation rate 40-44 —3Y9 45-49 —2Yo 50-54 1Yo 2555019 Umur pensiun normal (tahun) 56 Normal retirement age (year) Asumsi-asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto dan kenaikan gaji yang diharapkan. Analisis sensitivitas di bawah ini ditentukan berdasarkan masing-masing perubahan asumsi yang mungkin terjadi dia akhir periode pelaporan, dengan semua asumsi lain konstan. Significant actuarial assumplions for determination of the defined obligation are discount rate and expected salary increase. The sensitivity analysis below have been determined based on reasonably possible changes of the respective assumptions occuring at the end of the reporting period, while holding all other assumptions constant. 47
Page 50 OCR 0.919
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 9. LIABILITAS IMBALAN KERJA 9. (Lanjutan) Beban imbalan kerja yang diakui sebagai bagian dari beban usaha pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (Continued) Employee benefit expenses which was presented in as part of operating expenses in statements of profit or loss and other comprehensive income was as follows: berikut: 31-Mar-2025 Biaya jasa kini 28.000.000 Biaya bunga 2 Jumlah 28.000.000 2024 19.416.508 Current service cost 2.001.242 Interest cost 21.417.750 Total Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: Remeasurement in defined benefit obligation which is recognized as other comprehensive income was as follows: 2025 Jumlah pengukuran kembali awal periode 649.389.489 (Kerugian)/keuntungan aktuaria - Akumulasi jumlah pengukuran kembali 649.389.489 2024 Total remeasurement - 683.963.334 beginning (34.573.845) Actuarial gains/(loss) Accumulated total 649.389.489 remeasurement Mutasi liabilitas imbalan kerja jangka panjang untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: The mutations of long-term employees' benefit liabilities for the year ended December 31, 2024 and 2023 are as follows: 2025 Saldo awal tahun (85.249.518) Beban imbalan pada tahun berjalan (28.000.000) (Kerugian)/keuntungan aktuaria : Akumulasi jumlah pengukuran kembali (113.249.518) 2024 (29.257.923) Beginning balance 21417750) Expenses of current year (34.573.845) Actuarial gains/(loss) Total assets iability) at the (85.249.518) end ofthe year Pada halaman berikut adalah analisa sensitivitas terhadap asumsi-asumsi aktuarial: In the following page is the sensitivity analysis to actuarial assumptions: 48
Page 51 OCR 0.902
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for Ihe years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 9. LIABILITAS IMBALAN KERJA 9. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (Lanjutan) (Continued) 31 Desember 2024/ December 31, 2024 Kenaikan 196) Penurunan 196/ 16 Increase 196 Decrease Tingkat bunga diskonto Discounted interest rate Kewajiban imbalan kerja 71.368.809 94.664.903 Employee benefit Iabilties Kenaikan gaji Salary increases Kewajiban imbalan kerja 94.302.659 11496004 Employee benefit liabilties Analisis sensitivitas yang disajikan tersebut di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam hal kewajiban imbalan pasti mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain karena beberapa asumsi tersebut mungkin berkorelasi. Lebih jauh, dalam kaitan menyajikan analisis sensitivitas di atas, nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung menggunakan metode projected unil credit pada akhir periode pelaporan, yang sama dengan yang diterapkan dalam menghitung liabilitas manfaat pasti yang diakui dalam laporan posisi keuangan. 10. MODAL SAHAM Susunan pemegang saham Perusahaan pada 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, adalah sebagai berikut: 10. The sensitivity analysis presented above may not be representative of the actual change in the defined benefit obligation as it is unlikely that the change in assumptions would occur in isolation of One another as some of those assumptions may be correlated. Furthermore, in presenting the above sensitivity analysis, the present value of the defined benefit Obligation has been calculated using the projected unit credit method at the end of reporting period, which is the same as that applied in calculating the defined benefit obligation liability recognised in the statement of financial position. SHARE CAPITAL The composition of the Companv's shareholders as at March 31, 2025 and December 31, 2024, were as follows: 31 Mareh 2025 Presentase Jumlah Saham/ Kepemilikan Number of Percentage af Jumlah/ Pemegang saham Shares Ownership Total Name of Shareholders Honour Accord Limited 1.000.000.000 800074 10.000.000.000 Honour Accord Limited Masyarakat 250.000.000 20,004 2.500.000.000 Public Jumlah 1.250.000.000 100,0074 — 12.500.000.000 Total 49
Page 52 OCR 0.875
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 31 Desember/December 2024 Presentase Jumlah Saham/ — Kepemilikan/ Numberof —— Percentageof Jumlah/ Pemegang saham Shares Ownership Total Name of Shareholders PT Nakula Investama Indonesia 610.625.000 488555 61062501000 pT Nakula Investama Indonesia Pt Karimun Jawa Pratama 450.000.000 360076 4.500.000.000 Pt Karimun Jawa Pratama Masyarakat 189.375.000 151594 1.893.750.000 Public Jumlah 1.250.000.000 100,007, — 12.500.000.000 Total 11. TAMBAHAN MODAL DISETOR 31-Mar-25 Agio atas saham terkait dengan Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan (Catatan Id) Biaya emisi terkait dengan Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan Jumlah PENDAPATAN 31-Mar-25 Jasa manajemen konstruksi Jasa arsitektur Jumlah Terdapat pendapatan dari kontrak penyediaan jasa kepada pihak berelasi (Catatan 19). BEBAN POKOK PENDAPATAN 22.500.000.000 (1.256.142.857) 1.243.857.143 31-Mar-25 Manajemen konstruksi Jumlah 1. ADDITIONAL PAID IN CAPITAL 31-Mar-24 22.500.000.000 (1.256.142.857) 21,243.857.143 12. REVENUES 31-Mar-24 521.915.271 521.915.271 Additional paid income related to Initial Public Offering of the Company 's Shares (Note Id) Emission cost related to Initial Public Offering of ihe Company's Shares Total Management construction services Architectural services Total There were revenues originated from providence of services contract to related parties (Note 19). 13. COST OF REVENUES 31-Mar-24 210.560.430 430 Management construction Total 50
Page 53 OCR 0.911
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 14. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 14. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES 31-Mar-25 31-Mar-24 Penyusutan (Catatan 6) - 116.807.874 Depreciation (Note 6) Penyusutan aset hak guna Depreciation of right of use asset (Catatan 7) - 72.317.209 Note 7) Perizinan dan jasa profesional - 25.500.000 License and profesional fee Gaji dan tunjangan - 65.000.000 Salaries and allowances Denda - 3.882.069 Pinalty Lain-lain 1.151.302.043 - Others Jumlah 1.151.302.043 283.507.152 Total 15. BEBAN KEUANGAN 15. FINANCIAL EXPENSES — 31-Mar25 ———”—” 31-Mar-24 Beban Keuangan: Financial Expenses: Beban bunga 2 40.189 Interest expenses Pendapatan jasa giro 890.533 (199.500) Income on giro services Jumlah (890.533) (159.311) Total 16. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI a. Sifat hubungan dan transaksi dengan pihak- a 16. RELATED PARTIES INFORMATION Nature of relationship and transactions with pihak berelasi: related parties: Pihak-pihak berelasi/ Hubungan/ Sifat saldo akun atau transaksi/ Relatd parties Relationship Nature of account balance or transactions PT Pollux Barelang Megasuperblok Entitas di bawah pengandalian yang sama/Enlity under common control Piutang usaha dan pendapatan/ Trade receivables and revenue PT Pollux Lito Karawang Entitas di bawah pengandalian yang sama/Entity under common control Piutang usaha dan pendapatan/Trade receivables and revenue PT Mega Daya Prima Entitas di bawah pengandalian yang sama/Entity under common control Piutang usaha dan pendapatan Trade receivables and revenue 51
Page 54 OCR 0.879
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 16. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI (Lanjutan) b. Ikhtisar saldo hasil transaksi-transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi: Pihak Berelasi ( Catatan 23) PT Pollux Barelang Megasuperblok 3174603,531 PT Pollux Lito Karawang 242414193 PT Mega Daya Prima. 241 191216613 Sub-total 5.608.234.338 Pihak Ketiga PT Pollux Aditama Kencana 1.783.053.456 Sub-total 1.783.053.456 Dikurangi: Penurunan nilai atas piutang usaha (7.391.287.795) Jumlah piutang usaha NN Total Aset Persentase atas Jumlah Aset Seluruh piutang usaha tersebut diperoleh dari kontrak penyediaan jasa arsitektural dan jasa manajemen konstruksi kepada pihak berelasi. 17. INSTRUMEN KEUANGAN 17. Nilai wajar adalah saat suatu instrumen keuangan dapat dipertukarkan antara pihak yang memahami dan berkeinginan untuk melakukan transaksi nilai wajar, dan bukan merupakan nilai penjualan akibat kesulitan keuangan atau likuiditas yang dipaksa-kan. Nilai wajar diperoleh dari kuotasi harga atau model arus kas diskonto. Berikut ini adalah nilai tercatat dan estimasi nilai wajar atas aset dan liabilitas keuangan Perusahaan pada tanggal 3! Maret 2025 dan 31 Desember 2024: 16. RELATED PARTIES INFORMATION (Continued) b. Summary of balances arasing from significant transaction with related parties: 31 Desember 2024 Related Parties (Note 23) 9.446:325:929 PT Pos Barelang Merasuperblok Polis: Liio Karawang 142531195 PI Mega Daya Prima 349.069.149 10.237926.273 Sub total Third Parties 3254994126 PT Pollux Aditama Kencana 3.254994.126 Sub total Less: Provision for impairment of (1391.287,795) trade receivables EK anang Total trade receivables —I22NO2,584 Total Asset 39A2” Percentage to Total Asset All of those Company trade receivables above is obtained from providence of architectural and construction management Service contract to related parties. FINANCIAL INSTRUMENT The fair value is a financial instrument which could be exchanged between those who understand and desire to make fair transaction and is not Ihe value of sales due to the financial difficulty or liguidity forced. The fair values are based on guoted prices or discounted cash flow model. Below are the Company's carrying value and estimated fair values of those financial assets and liabilities as at Maret 31, 2025 and December 31, 2024: s2
Page 55 OCR 0.922
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 31 Maret 2025 Jumlah Tercatat/ Carrying Value Estimasi Nilai Wajar/ Estimated Fair Value Aset keuangan 4.402.089.848 1.391.287.794 Kas dan bank 4.402.089.848 Utang usaha - Jumlah aset keuangan 4.402.089.848 11,793,377,642 Labilitas keuangan Utang usaha Liabilitas sewa Jumlah liabilitas keuangan 2024 Jumlah Tercatat” Estimasi Nilai Wajar/ Carrying Value Estimated Fair Value Aset keuangan Kas dan bank 9.805.856 9.805.856 Piutang usaha 6.101.632.604 6.101.632.604 Jumlah aset keuangan 6.111.438.460 6.111.438.460 Liabilitas keuangan Utang usaha Liabilitas sewa Jumlah liabilitas keuangan Metode-metode dan asumsi-asumsi dibawah ini digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk masing-masing kelas instrumen keuangan: - Nilai tercatat kas dan setara kas, piutang usaha. utang usaha, dan beban yang masih harus dibayar mendekati nilai wajarnya karena transaksi bersifat jangka pendek. Financial assets Cash and bank Trade receivables Total financial assets Financial liabilities Trade payables Lease liabilities Total financial liabilities Financial assets Cash and bank Trade receivables Total financial assets Financial liabilities Trade payables Lease liabilities Total financial laibilities The methods and assumptions below are used to estimate fair value for each class of the financial instruments: - Carrying values of cash and cash eguivalents, Irade receivables, trade payables and accrued expenses are approximate their fair values due to short-term nature of transactions. 53
Page 56 OCR 0.820
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 18. INSTRUMEN KEUANGAN (Lanjutan) - Manajemen tidak dapat mengestimasi arus kasmasa depan dari piutang lain-lain pihak berelasi, utang lain-lain pihak berelasi, dan uang jaminan karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal, sehingga diukur berdasar-kan biaya perolehannya. - Nilai tercatat dari utang pembiayaan konsumen dan utang bank mendekati nilai tercatat karena suku bunga yang dikenakan tersebut sudah mencerminkan tingkat bunga pasar. 19. INFORMASI SEGMEN Perusahaan melaporkan segmen-segmen menurut PSAK 5 (Revisi 2009), berdasarkan usaha sebagai berikut: 18. FINANCIAL INSTRUMENT (Continued) - Management can not estimate future cash flows from other receivables from related parties, other payables to related parties, and security deposits because it cannot be realibly measured and conseguenily, these are measured at cost. - The carrying amount of customer financing payables and bank loan are approaching the carrying value as the interest rate charged on Ihe consumer financing had an interest rate reflecting the market. 19. SEGMENT INFORMATION The Company reported its segments based on SFAS 5 (Revised 2009) based on businesses as follows: 31 Maret 2025 Jasa manajemen Jasaarsitektur! — konstruksi/ Jasa rendering Architecture Construction Rendering Eliminasi / Kombinasi / Services”) managementservice services Elimination Combined Pendapatan usaha 2 Reverues Hasil segmen R ” 8 - - Segmnent resulis Beban umum dan administrasi » 1151302043) - (1.151.302.043) | and administrative expenses Beban operasional lainnya. # - - - - Other operational expenses Pendapatan keuangan - - - P Beban keuangan - (890.533) " (8905333) Laba sebelum piak 4 SEN) ST 205) Beban pajak - 5 2 3 » Rugi Bersih. - (1.152.192.576) " - (1.152.192.576) LAPORAN POSISI STATEMENTS OF KEUANGAN FINANCHL POSITION Aset segmen 354146109 554146109 Segment assets Liabilitas segmen 113.249518 13249518 Segment liabilites Penyusutan 116.807874 116.807.874 Segmen libilites 54
Page 57 OCR 0.823
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 20. 21. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan) 20. SEGMENT INFORMATION (Continued) 1024 Jasa manajemen konstruksi/ Jasaarsitektur/ — Construction Jasa rendering! Architecture management Rendering Himinasi/ Kombinasi/ Service Service services Elimination Combined Pendapatan usaha - 2.600.628.521 2.600.628.521 Revenues Hasil segmen - 1.564.423.091 - 1.564.423.091 Segment resulis Beban umum dan General and administrasi &.11.036.205430) (1.036.205.430) adinisiralive erpense Beban operasional Other operation lainnya 5 : - arpenses Pendapatan keuangan 188.885 188.885 Financial income Beban keuangan ba (15.958.639) (15.958.639) Financial ezpenses Rugi sebelum pajak Lo 1856621942 5 £ (856.621-942 Loss before tax Beban pajak 3 (68.916.656) (68216656) Income tax Rugi bersih - pasang : : 05328) Net Loss Laporan Posisi Statement of Keuangan Financial Position Aset segmen - 1221102.585 - - 1221.02,585 Segment assets Liabilitas segmen - 2.410.698.432 . - 2410698432 Segment liabilities Penyusutan 4331451 . “ 143374451 Depreciation PERJANJIAN PENTING 21. SIGNIFICANT AGREEMENTS Perjanjian kerjasama antara PT Acsler Grup Internasional Tbk. dan PT Pollux Aditama Kencana Berdasarkan perjanjian kerjasama No.300423/ 001/PAK/PRO/SPK/AGI tanggal 30 April 2023 mengenai pekerjaan jasa design dan build kantor lantai 67-World Capital Tower Kuningan Jakarta Selatan. Lama waktu pekerjaan selama 210 hari kalender terhitung sejak tanggal 2 Mei 2023 sampai 2 Desember 2023. Cooperation agreement between PT desler Grup Internasional Tbk. PT Pollux Aditama Kencana Based on cooperation agreement No.300423/001/ PAK/PRO/SPK/AGI dated 30 April 2023 regarding design and build service work for the 67th floor of the World Capital Tower Kuningan, South Jakarta. The length of time for work is 210 calendar days starting from May 2, 2023 to December 2, 2023. 55
Page 58 OCR 0.915
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 andfor the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original repori included herein is in Indonesia language 21. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan) Perjanjian kerjasama antara PT Aesler Grup Internasional Tbk. dan PT Astra Internasional Tbk. Berdasarkan pada perjanjian kerjasama No. LCS/ GA-001/002/2022 tertanggal 22 Desember 2021 tentang pekerjaan jasa manajemen konstruksi atas pembangunan dan pekerjaan interior bangunan kantor main dealer, sales Office, main dealer training center, dan warehouse unit retail astra motor Kaltim 2 Samarinda yang berlokasi di Gunung Kelua, Samarinda Ulu. Samarinda, Kalimantan Timur. Perusahan menyetujui adanya kerjasama pekerjaan jasa konsultan manajemen kontruksi pekerjaan — pembangunan — dan konsultan manajemen konstruksi pekerjaan interior. Lama waktu pekerjaan adalah selama 480 hari kalender terhitung sejak tanggal 26 Januari 2022 sampai 21 Mei 2023. erjanjian kerjasama antara PT ional Tbk. PT ii Berdasarkan — pada perjanjian — kerjasama No.23001/ 001/AGI/PRO/PRP/IV/2023 tanggal 5 April 2023 mengenai pekerjaan Jasa Perencanaan Desain Arsitektur, Struktur, B9 dan MEP untuk proyek Sentul House yang berlokasi di Sentul. Lama waktu pekerjaan adalah selama 180 hari kalender terhitung sejak tanggal 05 April 2023 sampai 05 September 2023. Berdasarkan perjanjian kerjasama No. 23002/ 001/AGI/PRO/PRP/V/2023 tanggal 11 Mei 2023 mengenai pekerjaan Jasa Perencanaan Desain Arsitektur, Struktur, BO dan MEP untuk proyek Teuku Umar Private Residence yang berlokasi di Teuku Umar. Lama waktu pekerjaan selama 180 hari kalender terhitung sejak tanggal 11 Mei 2023 sampai 11 Oktober 2023. Berdasarkan perjanjian kerjasama No. 180823/ 002/BCP/PRO/SPK/AGI tertanggal 18 Agustus 2023 mengenai pekerjaan kontraktor utama untuk proyek Villa Sentul. Lama waktu pekerjaan selama 120 hari kalender terhitung sejak tanggal 21 Agustus 2023 dan 11 Desember 2023. 2. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued) Cooperation agreement berween PT Mesler Grup rnasione P' Ira Internasion Tbk. Based on the cooperation agreement No. LCS/GA- 001/002/2022 dated December 22, 2021 regarding construction management services for the construction and interior work of the main dealer Office building, sales office, main dealer training center, and warehouse unit retail astra motor Kaltim 2 Samarinda located in Gunung Kelua, Samarinda Ulu, Samarinda, East Kalimantan, the Company agreed to cooperate on the work of construction management consultant services for development work and services interior work construction management consultant. The length Of lime for work is 480 calendar days starting Jom January 26, 2022 to May 21, 2023. ration ment between P' 1 Internasional Tbk. and PT Besen Citra Permata Based on cooperation agreement No.23001/001/ AGI/PRO/PRP/IV/2023 dated April 5, 2023 about Ihe work of Architectural Design Planning Services, Structural, B9 and MEP for the Sentul House project located in Sentul. The duration of work is 180-days calendar starting from April 5, 2023 to September 5, 2023. Based on cooperation agreement No. 23002/001/ AGUPRO/PRP/V/2023 dated May 11, 2023 about work of Architectural Design — Planning, Structural, BO and MEP Services for the Teuku Umar Private Residence project located in Jalan Teuku Umar. The length of time for work is 180 calendar days starting from May 11, 2023 to October 11, 2023. Based on cooperation agreement No. 180823/002/ BCP/PRO/SPK/AGI dated August 18, 2023 about Ihe work of Main Contractor of Villa Sentul. The length of time for work is 120 calendar days Starting from August 21, 2023 to December II, 2023. 56
Page 59 OCR 0.901
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 22. LABA (RUGI) PER SAHAM 22. EARNINGS (LOSS) PER SHARE 31-Mar-25 31-Dec-24 Laba (Rugi) Earnings (Loss) Laba (Rugi) bersih (0.152.192.576) 1.846.092.987 Net income (loss) Jumlah saham Lembar/Shares — Lembar/Shares Total shares Jumlah rata-rata tertimbang Weighted average number of saham untuk tujuan perhitungan shares for the computation of laba (rugi) bersih per saham 1.250.000.000 1.250.000.000 carnings (loss) per share Laba (rugi) per saham dasar (0,92) 1,50 Earnings (loss) per share basic 23. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN Risiko utama instrumen keuangan Perusahaan adalah risiko usaha dan risiko umum. Dewan Direksi menelaah dan menyetujui kebijakan untuk — mengelola masing-masing risiko, sebagaimana dijelaskan secara rinci sebagai berikut: Manajemen Risiko a Risiko usaha Risiko usaha yang dihadapi oleh Perusahaan berasal dari beberapa risiko, sebagaimana dijelaskan secara rinci sebagai berikut: 1) Risiko ketergantungan terhadap kondisi pasar konstruksi dan properti di Indonesia Terdapat sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi industri — konstruksi, antara — lain — mencakup — kondisi perekonomian Indonesia, kinerja pasar property secara umum, — tingkat pengangguran, keterse-diaan dana, kenaikan harga bahan baku, fluktuasi tingkat suku bunga beserta faktor lain yang berada di luar kendali Perusahaan. 23. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES AND POLICIES The main risks arising from the Company's Jinancial instruments are business risk and general risk. Board of Directors review and approve policies for managing each of these risks, which are described in more detail are as follows: Risk Management a. Business risk The Company is exposed to business risk arising from several risks, which are deseribed in more detail are as follows: 1) Risk of dependency on the condition of the construction and property markets in Indonesia There are a number of factors affecting the construction industry, including condition of Indonesian economy, the performance of the property market in general, the unemployment rate, the availability of funds, rising raw material prices, interest rate fluctuations and other factors that are beyond the Company's control. 57
Page 60 OCR 0.907
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 andfor tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 23. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN 23. FINANCTAL RISK MANAGEMENT RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) OBJECTIVES AND POLICIES (Continued) Manajemen Risiko (Lanjutan) Risk Management (Continued) a, Risiko usaha (Lanjutan) @ Business risk (Continued) Risiko usaha yang dihadapi oleh Perusahaan The Company is exposed to the business risks berasal dari beberapa risiko, sebagaimana arising from several risks, which are Ea ma aa d detail Ilows: dijelaskan secara rinci sebagai berikut: deseribad.inlmore detaifarelas Yoilowa I) Risk of dependency on the condition of Ihe construction and property markets in Indonesia (Continued) 1) Risiko ketergantungan terhadap kondisi pasar konstruksi dan properti di Indonesia (Lanjutan) Industri konstruksi yang merupakan The construction industry which is penunjang dalam industri properti, supporting the property — industry, pertumbuhan usahanya secara umum business growth in general is directly berbanding lurus dengan pertumbuhan proportional to the growih of the industri properti, dimana pada saat property industry. which when property industry increases tends to have a industri properti meningkat cenderung positive effect on the construction akan memberikan efek positif pada " N industry. industri konstruksi. Dilihat dari kegiatan usaha Perusahaan In terms of the Company's business yang bergantung pada tingkat activities that depend on the level of ketersediaan proyek pembangunan, availability of development projects, even meskipun Perusahaan telah menjalankan though the Company has carried out its usahanya dengan seoptimal mungkin business as optimally as possible with advantages compared to its competitors, there is no guarantee that the Company will be able to improve and / or maintain its business growth when the property industry in Indonesia is stagnating or dengan keunggulan apabila dibandingkan para pesaingnya, tidak ada jaminan bahwa Perusahaan mampu untuk meningkatkan dan/atau menjaga tingkat pertumbuhan usahanya di saat decreases. industri properti di Indonesia sedang stagnan atau menurun. Decreasing the number of reguests for high rise building property products in Penurunan jumlah permintaan terhadap Indonesia such as aparimenis, office buildings, hospitals, hotels, apartment buildings, can have a negative effect on . the Company so that it will have a perkantoran, rumah sakit, hotel, rumah negative impact on the condition of susun, dapat memberikan pengaruh profitability, results of operations and the yang bersifat — negatif — kepada Company's growth prospects. Perusahaan sehingga hal tersebut akan memberikan dampak negatif pada kondisi keuangan, hasil operasi dan prospek pertumbuhan Perusahaan. produk properti high rise building di Indonesia seperti apartemen, gedung 58
Page 61 OCR 0.924
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 23. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) Manajemen Risiko (Lanjutan) a Risiko usaha (Lanjutan) » 3) Risiko persaingan usaha Pertumbuhan ekonomi dan prospek pembangunan di Indonesia mendorong persaingan yang semakin ketat pada bidang usaha jasa konsultan konstruksi dan manajemen konstruksi baik bagi perusahaan yang dimiliki oleh swasta maupun Pemerintah. Dengan jumlah pelaku usaha yang relatif cukup banyak, terdapat kemungkinan salah satu atau beberapa — pelaku — usaha — akan memberikan harga yang kompetitif bahkan harga yang lebih rendah daripada harga yang ditawarkan oleh Perusahaan, sehingga hal tersebut berpotensi akan mengurangi permintaan terhadap jasa Perusahaan. Selain segi harga. pesaing Perusahaan dapat meningkatkan nilai kompetitif mereka dengan memberikan kualitas layanan yang lebih baik dengan harga yang relatif sama dengan harga pasar. Keterlambatan atau ketidakmampuan Perusahaan dalam mengantisipasi dan mencermati persaingan usaha di sektor usaha, akan mengakibatkan beralihnya pelanggan ke pesaing yang lebih kompetitif baik dari segi harga maupun kualitas. Hal ini dapat memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha, kinerja operasional, kondisi keuangan dan prospek usaha Perusahaan. Risiko pembayaran oleh pelanggan Dalam memberikan jasanya, Perusahaan memberikan kemudahan kepada para pelanggan melakukan pembayaran secara bertahap yang diatur sesuai termin yang disepakati. untuk 23. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES AND POLICIES (Continued) Risk Management (Continued) a. Business risk (Continued) 2) 3 & Business competition risk Economic growih and development prospects in Indonesia — encourage increasingly fierce competition in the Jield of construction consulting services and construction management both for companies owned by the private sector and the Government. With a relatively large number of business actors, there is a possibility that one or several business actors will provide competitive prices or even prices that are lower than the prices offered by the Company, so that it has the potential to reduce demand for the Company's services. Apart from price, the Company's competitors can increase their competitive value by providing better guality services at prices that are relatively the same as market prices. Delays or the inability of the Company to anticipate — and — observe — business competition in the business sector will result in the shift of customers to a more competitive in terms of price and guality. This can have a negative impact on business activities, operational performance, financial condition and business prospects of the Company. Risk of payment by customers In providing its services, the Company makes it easy for its customers to make paymenis in stages which are set according to agreed terms 59
Page 62 OCR 0.921
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal-tanggal As at 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk March 31, 2025 and 2024 and for tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut the years then ended (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 23. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN 23. FINANCIAL RISK MANAGEMENT RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) OBJECTIVES AND POLICIES (Continued) Manajemen Risiko (Lanjutan) Risk Management (Continued) a Risiko usaha (Lanjutan) a. Business risk (Continued) 3) Risiko pembayaran oleh pelanggan 3) Risk of payment by customers (Lanjutan) (Continued) Dengan adanya time lag antara periode With the time lag between the period of pengeluaran dikeluarkan Perusahaaan expenditure incurred by the Company in dalam melakukan pengerjaan proyek carrying out the project and the period of dengan periode penagihan pembayaran collection of paymenis from customers, dari para pelanggan, dan antara periode and between the period of collection of payments and the period of payment made by the customer, this creates a risk for the Company in obtaining expected payments so as to disrupt the cash inflows that have been projected by the Company. Apart from being delayed, the " n payment of receivables by the customer sudah diproyeksikan oleh Perusahaan. may not be collected if the customer is Selain tertunda, pembayaran piutang experiencing financial difficulties or in oleh pelanggan tersebut mungkin tidak itw own bad faith the customer does not dapat tertagih jika pelanggan sedang pay it off, mengalami kesulitan keuangan ataupun dengan itikad tidak baik dari pelanggan tersebut tidak melunasinya. penagihan pembayaran dengan periode pembayaran yang dilaksanakan oleh pelanggan, hal tersebut menimbulkan risiko Perusahaan dalam memperoleh pembayaran yang diharapkan sehingga dapat menganggu arus kas masuk yang 4) Industry risk 4) Risiko industry Pasar properti di Indonesia merupakan The property market in Indonesia is d sebuah siklus dan secara signifikan bisa cycle and is significantly affected by dipengaruhi oleh perubahan kondisi changes in general and local economic ekonomi secara umum maupun lokal conditions — that — are — essentially yang pada dasarnya tidak dapat unpredictable, including unemployment diprediksi, termasuk tingkat rates, availability of funding, interest pengangguran, keterse-diaan pendanaan, rates, consumer confidence and demand tingkat suku bunga. tingkat kepercayaan Jor finished products, both retail, office or housing. When a project is started, finance and other resources have been given long before the project is delivered to Ihe market, where this commitment occurs when the property industry is ina declining condition. The decline in market conditions in the property industry in Indonesia can have a material adverse effect on business activities, operating income, results af operations and business prospects af the Company. konsumen dan permintaan untuk produk yang telah selesai dibangun. baik ritel, perkantoran atau perumahan. Saat suatu proyek dimulai, keuangan dan sumber daya lainnya sudah diberikan jauh sebelum proyek disampaikan kepada pasar, dimana komitmen ini terjadi pada saat industri properti dalam kondisi yang menurun. Penurunan kondisi pasar pada. industri properti di Indonesia dapat memberikan dampak material yang merugikan terhadap kegiatan usaha, pendapatan usaha, hasil usaha dan prospek usaha Perusahaan. 60
Page 63 OCR 0.918
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 23, TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) Manajemen Risiko (Lanjutan) b. Risiko umum I) 2) Risiko perekonomian makro dan global Kondisi perekonomian Indonesia secara nasional dan kawasan regional secara umum akan memberikan pengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap usaha Perusahaan. Dalam konteks yang positif, maka Perusahaan berharap untuk dapat ikut serta dalam proyek-proyek pembangunan yang relatif marak. Akan tetapi, dalam hal kondisi perekonomian yang sulit, dapat dipasti-kan jumlah proyek pembangunan akan menurun drastis dan Perusahaaan pun akan mengalami penurunan frekuensi usaha. Sebagai tambahan kondisi aktual yang mungkin membawa pengaruh negatif bagi Perusahaan adalah tingkat suku bunga pinjaman perbankan dimana Perusahaan mungkin saja dimasa depan akan membutuhkan — fasilitas — pinjaman tersebut untuk mendukung modal kerja seiring dengan pertumbuhan usahanya. Kemudian faktor nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing yang melemah juga memberi tekanan pada profitabilitas Perusahaan karena beberapa komponen biaya dapat berupa tagihan dari pemasok dengan mata uang negara tertentu. Risiko nilai tukar valuta asing Tidak menutup kemungkinan akan adanya fasilitas pinjaman diperoleh Perusahaan adalah dalam bentuk mata uang asing yang rentan terhadap risiko perubahan kurs. Serta proyek-proyek yang berada di luar negeri dengan kontrak pembayaran menggunakan mata uang asing. Transaksi — tersebut membuka adanya tekanan terhadap profitabilitas perusahaan jiakalau nilai tukar rupiah melemah atau menguat terhadap valuta asing transaksi tersebut. 23. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES AND POLICIES (Continued) Risk Management (Continued) b. General risk 1 2) Risk of macro and global economic The condition of the national economy of Indonesia and on the regional level in general will have a direct and indirect effect on the Company's business. In a positive context, the Company is hoping to be able to participate in relatively wide-spread — development — projects. However, in difficult economic conditions, it is certain that the number Of development projecis will decrease dramatically and the Company will also experience a decrease in business Jreguency. In addition to the actual conditions that may have a negative effect on the Company, the interest rates of bank loans where the Company may in the future reguire loan facilities to support working capital in line with its business growth. Then the Rupiah exchange rate factor against a weakening Joreign currency also puts pressure on the Company's profitability because some cost components can be in the form of bills from suppliers with certain national currencies. Foreign exchange risk Does not excluding the possibility of a loan facility or trade payables obtained or transact by the Company is in the Jorm of foreign currencies that are vulnerable to the risk of exchange rate changes. And projects that are abroad with payment contracts using foreign currencies. Those transactions open the possibilities of pressure to company profitabilities if rupiah exchange rate is weakening or strengthening to the relative foreign exchange af those transactions. 61
Page 64 OCR 0.922
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As al March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 23. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) Manajemen Risiko (Lanjutan) b. Risiko umum (Lanjutan) 3) Risiko terhadap kewajiban dari tuntutan hukum pihak ketiga Perusahaan pada saat ini dan dari waktu ke waktu dapat menghadapi tuntutan dari pihak ketiga, termasuk terkait properti yang dimiliki oleh Perusahaan. Apabila keputusan hukum atas suatu tuntutan memberatkan Perusahaan, hal tersebut dapat memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, laba bersih. hasil usaha dan prospek usaha Perusahaan. 4) Risiko likuiditas Perusahaan menghadapi risiko jika Perusahaaan tidak memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi kegiatan operasional dan kewajiban keuangan pada saat jatuh tempo. Ketidakmampuan Perusahaaan dalam mengatur arus kas yang cukup untuk memenuhi kegiatan operasional dan kewajiban keuangan pada saat jatuh tempo dapat berdampak negatif terhadap kegiatan usaha dan operasional Perusahaaan. Manajemen Modal Perusahaan bertujuan mencapai struktur modal yang optimal untuk memenuhi tujuan usaha, di antaranya dengan mempertahankan rasio modal yang sehat, maksimalisasi nilai pemegang saham. Perusahaan menetapkan sejumlah modal sesuai dengan proporsi terhadap risiko. Perusahaan mengelola struktur modalnya dan membuat penyesuaian dengan memperhatikan perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik risiko aset yang mendasari. Untuk menjaga atau menyesuaikan struktur — modal, — perusahaan mungkin menyesuaikan jumlah dividen yang dibayar kepada pemegang saham, pengembalian modal kepada pemegang saham, penerbitan saham baru, atau menjual aset untuk mengurangi utang. 23. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES AND POLICIES (Continued) Risk Management (Continued) b. General risk (Continued) 3) Risk of liability from third party lawsuits The Company at this time and from time to time can face claims from third parties, including related to property owned by the Company. If a legal decision on a@ claim weighs on the Company, it can have a material adverse effect on business activities, financial condition, net profit, results of operations and business prospects ofthe Company. 4) Liguidity risk The Company face risks if the Company do not have sufficient cash flow to fidfill their operational activities and financial obligations when they are due. The inability of the Company to regulate sufficient cash flow to meet operational activities and financial obligations at maturity can have a negative impact on the Company's business and operational activities. Capital Management The Company aims to achieve an optimal capital Structure in pursuit of its business objectives, which include maintaining healthy capital ratios and maximizing stockholder value. The Company sets the amount of capital in its proportion to risk. The Company manages its capital structure and makes adjustments with respect to changes in economic conditions and the risk characteristics of the underlying assets. To maintain or adjust the capital structure, the company may adjust the amount of dividends paid to shareholders, return of capital to shareholders, issue new shares, or sell assets to reduce debt. 62
Page 65 OCR 0.935
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 23. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) Manajemen Modal (Lanjutan) Konsisten dengan entitas Jain dalam industri, perusahaan memonitor modal dengan dasar ratio utang terhadap modal yang disesuaikan. Utang neto dihitung: total utang (sebagaimana jumlah dalam laporan posisi keuangan) dikurangi kas dan setara kas. Modal yang disesuaikan terdiri dari seluruh komponen ekuitas (misalnya modal saham, agio saham, kepentingan non-pengendali, saldo laba dan cadangan revaluasi) selain jumlah akumulasi dalam ekuitas terkait dengan lindung nilai arus kas, dan termasuk beberapa bentuk hutang subordinasi. Berikut ini dalah gearing ratio yang merupakan perbandingan antara jumlah liabilitas (dikurangi kas dan setara kas) terhadap jumlah ekuitas pada 23. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES AND POLICIES (Continued) Capital Management (Continued) Consistent with other entities in the industry, the company monitors capital on the basis of the ratio of debt to adjusted capital. Net debt is calculated: total debt (as the amount in the statement of financial position) less cash and cash eguivalents. Adjusted capital comprises all components of eguity (i.e. share capital, share premium, non-controlling interests, retained earnings and revaluation reserves) than thc amount accumulated in eguity relating to cash flow hedges, and includes some form of subordinated debt. Here is a gearing ratio which is the ratio between total debt (net of cash and cash eguivalents) to total tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember eguity at March 31, 2025 and December 31, 2024: 2024: 31-Mar-25 31-Dec-24 Jumlah liabilitas 113.249.518 640.698.431 Total liabilities Dikurangi : Less : kas dan bank 4.402.089.948 9.805.856 cash and bank Jumlah liabilitas - bersih - 630.892.575 Total liabilities — net Jumlah ekuitas 5.428.211.576 6.580.404.153 Total eguity Gearing rasio - 0,10 Gearing ratio Perusahaan tidak memiliki liabilitas lain terkait dengan — permodalan. — Perusahaan — bukan merupakan entitas yang dipersyaratkan atau diwajibkan oleh pemerintah untuk memenuhi ketentuan permodalan The Company has no other liabilities associated with capital. The Company is an entity that is not reguired or mandated by the government to meet the capital reguirements. 63
Page 66 OCR 0.784
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 24. REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN 24. RECONCILIATION OF LIABILITIES ARISING FROM FINANCING ACTIVITIES erabban makasi omesh changen Tertahan enbokanuii tani map 2Desember — Amskal Anis! Fiaga Faridue Lina? Jam Domba 4 Cb Agan echunge dang Ottas Mun M3 Li sera Jum bas dri Tabita kas pembaaan nanang ads Pembahan omdasi Nona chmges Perubahan —— Perubahanniai kar maja N Desember M1 Araslas/ Akuisisi! Forign Pairvalue Lainnya! J Desember 1014! DecmbadlN Cashllows degan exchange Changes Wars December 3, MA Lilis sewa TANGIS 1 leese disisi Jumlahliablits dari Tata! iabilities rom alatas penangan BASA LIAR) ning anis 25. KONDISI EKONOMI 25. ECONOMIC CONDITIONS Ketidakpastian Kondisi Ekonomi Perlambatan perekonomian global dan dampak negatif yang terjadi pada pasar finansial utama di dunia saat ini cukup dirasakan oleh dunia usaha. Hal ini telah menimbulkan volatilitas yang tinggi padanilai wajar instrumen keuangan, perlambatan operasional Perusahaan, Pasar saham yang tidak stabil, Volatilitas nilai tukar mata uang asing, dan likuiditas yang ketat pada sektor-sektor ekonomi tertentu di Indonesia, termasuk aktivitas di bidang arsitektur dan manajemen konstruksi yang dilakukan Perusahaan. Kemampuan Indonesia meminimalkan dampak dari perlambatan perekonomian global terhadap perekonomian nasional sangat tergantung pada Uncertainty Economic Conditions The global economic slowdown and the negative impact on the major financial markets in the world are impacted to Company nowadays. This has led to high volatility in the fair value of the financial instrumenis, the disruption of the Company's operations, unstable stock markets, volatility in foreign exchange rates, and tight liguidity in certain economic sectors in Indonesia, including operational activity in architecture — and management consulting sector which is done by The Company. Indonesia's ability to minimize impact of the global economic slowdown on the national economy is highly dependent on actions of fiscal policy and 64
Page 67 OCR 0.923
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 26. kebijakan fiskal dan kebijakan lain yang diterapkan Pemerintah. Kebijakan tersebut, termasuk pelaksanaannya dan kejadian-kejadian yang timbul, berada di luar kontrol Perusahaan. Berdasarkan ketidakpastian kondisi perekonomian tersebut, Perusahaan melihat adanya tantangan dan peluang sehinggga Perusahaan terus mengelola usahanya dengan prinsip kehati-hatian (prudent) sambil membuat rencana-rencana ke depan untuk memanfaatkan peluang yang ada. Beberapa rencana kerja yang telah ditetapkan oleh Perusahaan adalah sebagai berikut: a. Fokus pada penyelesaian proyek yang sedang berjalan agar dapat segera diserahterimakan kepada klien. b. Menggunakan fasilitas online dengan klien agar lebih efisien. c. Melakukan efisiensi kegiatan operasional untuk menekan biaya. d. Berpartisipasi dalam lelang tender LPSE di meeting setiap — instansi — Pemerintahan — untuk mendapat-kan proyek-proyek Pemerintahan sehingga dapat menaikan pendapatan perusahaan. Penyelesaian atas tidak stabilnya kondisi ekonomi saat ini dan/atau peningkatan ekonomi lebih lanjut tergantung pada kebijakan fiskal, moneter. energi, dan kebijakan-kebijakan lainnya yang telah dan akan diupayakan pemerintah Indonesia untuk menyehatkan ekonomi, suatu tindakan yang berada di luar kendali Perusahaan. KELANGSUNGAN USAHA Kondisi Pandemi Covid-19 yang mulai timbul secara global pada awal tahun 2020 dan di Indonesia pada Maret. Pasca Kondisi tersebut memberikan dampak signifikan dan menyeluruh atas jasa arsitektur. Pada tahun 31 Maret 2025 dan 2024, Perusahaan ' mengalami — kerugian dan keuntungan bersih masing-masing sebesar (Rp1.152.925.576) dan Rp27.688.378. Perusahaan juga menghadapi suatu kondisi yang tidak kondusif untuk mendapatkan pendanaan tambahan. 26. other policies implemented by the government. The policy, including its implementation and events arising, is beyond the Company's control. Based on uncertain economic conditions, The Company saw the challenges and opportunities s0 as The Company continues to manage its business with the precautionary principle (prudent) as well as make plans for the future to take advantage of existing opportunities. Some of the plans made by The Company are as Jollows: a. Focus on completing an ongoing project so Ihat it can be immediately handed over to the client. b. Use online meeting facilities with clients to be more efficient. c. Perform operational efficiency to reduce costs. d. Participate in LPSE tender auctions in each Government agency to obtain the Government projects s0 as to increase the revenue of the Company. Completion of the unstable current economic conditions and/or further economic improvement depends on the fiscal, monetary, energy, and other policies that have been and will be the Indonesian government sought to nourish the economy, actions which are beyond The Company's control. GOING CONCERN The Covid-19 Pandemic condition which began to emerge globally in early 2020) and in Indonesia in March 2020. After Covid conditions have a significant and comprehensive impact on the architectural services. In 31 March 2025 and 2024, the Company suffered from net loss and net gain amounted to (Rp1.152.192.576) and Rp27.688.378. The Company also faces a condition that is not conducive to obtaining additional funding. 65
Page 68 OCR 0.922
PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT AESLER GRUP INTERNASIONAL TBK NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As at March 31, 2025 and 2024 and for the years then ended (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) The original report included herein is in Indonesia language 26. KELANGSUNGAN USAHA (Lanjutan) Kemampuan Perusahaan terbatas keuangan untuk mendanai kegiatan operasional. menjadi sangat Hal ini menyebabkan Perusahaan menghadapi resiko ketidakpastian tinggi dalam menjaga kelangsungan usahanya. Berdasarkan penelaahan individual dan kolektif atas kolektibilitas piutang usaha pada akhir tahun, manajemen Perusahaan berpendapat bahwa cadangan atas penurunan nilai piutang usaha diperlukan, dan pada tanggal 31 Desember 2024, manajemen melakukan pencadangan penurunan nilai piutang usaha dengan nilai total sejumlah Rp7.391.287.795. Kondisi-kondisi di atas tersebut telah menyebabkan Perusahaan mengalami keuntungan bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sejumlah Rp1.846.092.987, mengakibatkan defisit saldo laba sebesar Rp27.812.842.479. Sebagai respon dari manajemen Perusahaan atas hal-hal tersebut di atas, manajemen memiliki beberapa rencana bisnis sebagaimana dijelaskan pada Catatan atas Laporan Keuangan 26. Pada tanggal persetujuan laporan keuangan ini. standar, interpretasi dan amendemen-amendemen atas PSAK yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif, dengan penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut: Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 - PSAK 74 Kontrak Asuransi. Sampai tanggal penerbitan laporan keuangan ini, dampak dari penerapan standar. amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan tidak dapat diketahui atau diestimasikan oleh manajemen. 26. 27. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN 27. GOING CONCERN (Continued) The Company's financial capabilities have become very limited to fund operational activities. This causes the Company to face the risk of high uncertainty in maintaining its business continuity. Based on individual and collective assessment of Irade receivables collectability at the end of the year, Ihe management of the Company 's is of the opinion that allowance for impairment for trade receivables are reguired, and as at December 31, 2023, management provided allowance for impairment for trade receivables totally to Rp7,391,287,795. These conditions have caused the Company to experience net gain for the year ended on December 31, 2024 amounted to Rp1.846.092.987 which resulted in a deficit retained earning amounted to 27.812.842.479. As a response from the Company's management on the matters mentioned above, the management has several business plans as described in Notes to Financial Statements 26. STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS At the date of authorization of these financial statements, the Jollowing Standards, interpretations and amendments to PSAK were issued but not effective, with early application permitted: Effective for periods beginning on or after January 1, 2025 - PSAK 74 Insurance Contracis. As at the issuance date of the financial statements, the effects of adopting these standards, amendments and interpretations on the financial statements are not known nor reasonably estimable by management. 66
Names mentioned 52 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
p.2
unresolved
person
Dr. Ide Anak Gede Agung
p.2
unresolved
person
Ferdinandus Indra Santoso Atmajaya
· Notaris
p.8 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.8
unresolved
person
Miki Tanumiharja
· Notaris
p.8 ×6
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia No. AHU- AH.
p.8
unresolved
person
Esther Mercia Sulaiman
· Notaris
p.8 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia
p.8 ×2
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.8 ×4
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia No. AHU-
p.8 ×2
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.8
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.8 ×4
unresolved
org
Menteri
p.9
unresolved
person
Jimmy Tanah
p.9 ×2
unresolved
person
Dr. Ide Anak Gde Agung
p.9 ×2
unresolved
org
Minister of Law
p.9
unresolved
org
Minister of Law and Human Righis
p.9
unresolved
org
Financial Services Authority
p.10 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.14 ×2
unresolved
org
Bank If. Cash
p.29
unresolved
org
PT Sigma Prima Solusindo
p.39 ×2
unresolved
org
PT Pollux Barelang Megasuperblok
p.44 ×2
unresolved
org
PT Pollux Lito Karawang
p.44 ×3
unresolved
org
PT Mega Daya Prima
p.44 ×3
unresolved
org
PT Besen Citra Permata
p.44 ×2
unresolved
org
PT Pollux Adi
p.44
unresolved
org
PT Pollus Barelang Megasuperblok
p.44
unresolved
org
PT Pollux Aditama Kencana
p.44 ×4
unresolved
org
Shareholders Honour Accord Limited
p.51
unresolved
org
PT Pollux Barelang Megasuperblok Entitas
p.53
unresolved
org
PT Pollux Lito Karawang Entitas
p.53
unresolved
org
PT Mega Daya Prima Entitas
p.53
unresolved
org
PT Pos Barelang Merasuperblok Polis
p.54
unresolved
org
Acsler Grup Internasional Tbk.
p.57 ×2
unresolved
org
Grup Internasional Tbk.
p.57
unresolved
org
PT Pollux Aditama Kencana Based
p.57
unresolved
org
Astra Internasional Tbk.
p.58 ×2
unresolved
org
PT Mesler Grup
p.58
unresolved
org
P' Ira Internasion Tbk.
p.58
unresolved
org
Internasional Tbk.
p.58
unresolved
org
PT Besen Citra Permata Based
p.58
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.