Skip to content
Back to announcement

Laporan Keuangan BOLA - Q1 2025.pdf

Financial statement Text extracted BOLA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 64

Page 1
               PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAK


                    LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                     UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR
                       31 MARET 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                                         DAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN PER 31 MARET 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN
                                  31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)
Page 2
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2025 DAN 2024
(TIDAK DIAUDIT)
DAN LAPORAN POSISI KEUANGAN PER 31 MARET 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN
31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)



DAFTAR ISI



                                                                            Ekshibit

Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim                                     A

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim         B

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim                                   C

Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim                                            D

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim                               E
Page 3

          
Page 4
Ekshibit A/1

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 31 MARET 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                     Catatan          31 Maret 2025            31 Desember 2024
                                                                            Rp                        Rp

ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                  2e, 2g, 4              26.922.907.413            45.489.572.732
Investasi jangka pendek                               2e, 5               303.741.766.782           327.367.252.790
Piutang usaha                                         2e, 6
    Pihak berelasi                                                           654.679.855                842.160.409
    Pihak ketiga                                                          102.484.189.997           106.645.646.310
Piutang lain-lain                                     2e, 7
    Pihak berelasi                                                         10.777.469.489             9.460.575.636
    Pihak ketiga                                                           18.350.715.937            20.384.710.497
Persediaan                                            2h, 8                10.160.214.566             9.562.027.411
Pajak dibayar dimuka                                 2u, 16                12.947.036.173            11.712.628.125
Biaya dibayar dimuka dan uang muka                    2i, 9                43.347.449.688            37.555.301.183

TOTAL ASET LANCAR                                                      529.386.429.900           569.019.875.093

ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada entitas asosiasi                       2j, 10               16.556.842.027            16.556.842.027
Aset hak guna                                       2k, 2r, 11             19.167.339.912            20.465.088.156
Aset tetap                                           2k, 12                79.976.582.864            85.289.602.948
Aset tidak berwujud                                   2l, 13               24.915.008.100            25.490.334.982
Aset pajak tangguhan                                                       15.797.109.750            15.797.109.750
Aset tidak lancar lainnya                          2e, 2m, 14              61.588.575.628            61.588.575.628

TOTAL ASET TIDAK LANCAR                                                218.001.458.281           225.187.553.491

TOTAL ASET                                                             747.387.888.181           794.207.428.584


  Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian
                                           secara keseluruhan.
Page 5
Ekshibit A/2

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 31 MARET 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                      Catatan         31 Maret 2025             31 Desember 2024
                                                                            Rp                          Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                             2o, 15
    Pihak berelasi                                                           1.668.309.500               1.337.129.347
    Pihak ketiga                                                            15.701.118.350              27.330.325.719
Utang lain-lain                                           2o                 4.067.930.039               2.650.157.575
Utang pajak                                            2u, 16                4.852.119.239               9.681.782.487
Beban akrual                                              2o                11.759.740.971              19.540.667.718
Pendapatan ditangguhkan                                   2t                24.312.086.478              20.303.038.188
Liabilitas sewa jatuh tempo dalam satu tahun          2o, 2r, 17             3.285.012.370               3.285.012.370
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK                                           65.646.316.947              84.128.113.404
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas sewa pembiayaan setelah dikurangi
 bagian jatuh tempo dalam satu tahun                  2o, 2r, 17            15.167.838.392              15.278.949.503
Liabilitas imbalan pascakerja                          2p, 18                3.557.456.977               3.557.456.977
Liabilitas pajak tangguhan                                                   1.672.183.392               1.672.183.392
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG                                          20.397.478.761              20.508.589.872
TOTAL LIABILITAS                                                         86.043.795.708             104.636.703.276
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 10
   Modal dasar - 16.000.000.000 saham
   Modal ditempatkan dan disetor - 6.000.000.000        2s, 19              60.000.000.000              60.000.000.000
Tambahan modal disetor                                  2s, 20             408.047.183.674             408.047.183.674
Akumulasi keuntungan belum direalisasi dari
    perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI                               1.400.015.391               1.400.015.391
Saldo laba                                                                 127.653.871.139             155.353.654.309
Ekuitas yang dapat diatribusikan
    kepada pemilik entitas induk                                           597.101.070.204             624.800.853.374
Kepentingan non-pengendali                               2b                 64.243.022.269              64.769.871.934
TOTAL EKUITAS                                                           661.344.092.473             689.570.725.308
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                            747.387.888.181             794.207.428.584




  Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian
                                           secara keseluruhan.
Page 6
Ekshibit B
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                          Catatan       31 Maret 2025         31 Maret 2024
                                                                             Rp                     Rp

PENDAPATAN                                                 2t, 21         60.440.580.447         56.552.209.655
BEBAN OPERASI                                              2t, 22        (70.831.838.537)        (74.922.079.681)
LABA (RUGI) OPERASI                                                      (10.391.258.090)        (18.369.870.026)
Keuntungan dan kerugian lain-lain                          2t, 23        (17.835.374.745)        18.386.465.979
LABA SEBELUM PAJAK                                                       (28.226.632.835)            16.595.953
PENGHASILAN PAJAK                                                                       -                      -
LABA TAHUN BERJALAN                                                      (28.226.632.835)            16.595.953
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang akan reklasifikasi ke laba rugi
   Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan
     nilai wajar aset keuangan melalui penghasilan komprehensif lain,
      sebelum pajak                                                                     -                      -
Total penghasilan komprehensif lain
   tahun berjalan - setelah pajak                                                       -                      -
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  TAHUN BERJALAN                                                         (28.226.632.835)            16.595.953
RUGI YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik entitas induk                                                  (27.699.783.170)            16.595.953
  Kepentingan non-pengendali                                 2b             (526.849.665)                     -
   Total                                                                 (28.226.632.835)            16.595.953
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik entitas induk                                                  (28.226.632.835)            16.595.953
  Kepentingan non-pengendali                                 2b                        -                      -
   Total                                                                 (28.226.632.835)            16.595.953
LABA (RUGI) PER SAHAM                                                              (4,70)                   0,00



     Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara
                                               keseluruhan.
Page 7
Ekshibit C
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                   Keuntungan belum
                                                                                    direalisasi dari
                                                                                                                                Ekuitas yang dapat
                                                          Tambahan modal          perubahan keuangan                                                       Kepentingan non-
                                    Modal disetor                                                          Saldo Laba          diatribusikan kepada                               Total ekuitas
                                                               disetor               tersedia dijual                                                          pengendali
                                                                                                                               pemilik entitas induk
                                                                                    investasi jangka
                                                                                        pendek


Saldo per 01/01/2024                  60.000.000.000         408.047.183.674                30.882.674     196.174.256.064           664.252.322.412          62.944.192.514        727.196.514.926

Laba periode berjalan                                 -                       -                        -      3.261.745.980              3.261.745.980                                  3.261.745.980
Kerugian komprehensif
  lain tahun berjalan                                 -                       -              (4.683.281)                   -               (4.683.281)         (3.339.170.245)        (3.343.853.526)

Saldo per 31/03/2024                  60.000.000.000         408.047.183.674                26.199.393     199.436.002.044           667.509.385.111          59.605.022.269        727.114.407.380


Saldo per 01/01/2025                  60.000.000.000         408.047.183.674            1.400.015.391      155.353.654.309           624.800.853.374          64.769.871.934        689.570.725.308

(Rugi) periode berjalan                               -                       -                        -    (27.699.783.170)          (27.699.783.170)           (526.849.665)       (28.226.632.835)
Kerugian komprehensif
  lain tahun berjalan                                 -                       -                        -                                               -                      -                     -
Total kerugian komprehensif
  tahun berjalan                                      -                       -                        -    (27.699.783.170)          (27.699.783.170)           (526.849.665)       (28.226.632.835)
Saldo per 31/03/2025                  60.000.000.000         408.047.183.674             1.400.015.391     127.653.871.139           597.101.070.204          64.243.022.269        661.344.092.473
                                  catatan/ notes 19       catatan/ notes 20




                          Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan.
Page 8
Ekshibit D
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 dan 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                (Periode tiga bulan)
                                                                         2025                      2024
                                                                           Rp                          Rp

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                                              91.410.828.901            93.786.770.191
Pembayaran pada pemasok                                                (86.825.786.528)          (53.756.696.057)
Pembayaran pada karyawan                                               (23.640.649.885)          (28.980.887.210)
Kas digunakan untuk operasi                                          (19.055.607.512)          11.049.186.924

Penerimaan Bunga                                                          160.474.038                  328.555.588
Pembayaran Pajak Penghasilan                                            (1.108.728.203)           (2.418.046.342)
Pembayaran Beban Bunga                                                   (111.111.111)                  (25.800.000)

Kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi                         (20.114.972.788)           8.933.896.170

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pencairan (penempatan) Investasi Jangka Pendek                          2.000.000.000             (3.000.000.000)
Pembayaran untuk perolehan aset takberwujud                              (371.249.568)                 (371.249.568)
Pembayaran untuk perolehan aset tetap                                    (245.840.736)            (2.251.540.474)
Penerimaan dari penjualan aset tetap                                                                              -

Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi       1.382.909.696            (5.622.790.042)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan (pembayaran) utang lain-lain                                 1.417.772.464                  192.191.611
Penerimaan (pembayaran) piutang pihak berelasi                          (1.252.374.691)                242.234.160

Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan                           165.397.773               434.425.771

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
  KAS DAN SETARA KAS                                                   (18.566.665.319)            3.745.531.899

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                        45.489.572.732            40.530.111.117

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                     26.922.907.413            44.275.643.016




     Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara
                                               keseluruhan.
Page 9
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM
     a. Pendirian dan informasi umum

          PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan akta notaris No. 3 tanggal 3 Desember
          2014 oleh Yurisa Martanti, S.H., M.H., notaris di Jakarta. Akta ini telah mendapat pengesahan dari Menteri
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusannya No. AHU-38135.40.10.2014
          Tahun 2014 tanggal 5 Desember 2014. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali
          perubahan, terakhir dengan akta No. 7 tanggal 27 Mei 2024 dari Dr. Putra Hutomo, S.H., M.Kn. notaris di
          Jakarta mengenai pengangkatan kembali pengurus Perusahaan. Perubahan data ini telah memperoleh
          persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No.AHU-0108466 tanggal
          4 Juni 2024.

          Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha utama Perusahaan meliputi
          manajemen klub sepakbola, perdagangan eceran dan aktivitas konsultasi manajemen dan bisnis, serta
          kegiatan usaha penunjang sebagai perusahaan holding.

          Perusahaan berlokasi di Jl. Mahendradata Utara, No. 75, Ubung, Denpasar Utara, Bali, Indonesia.

          Pada akhir tahun 2014, Perusahaan mengakuisisi bisnis klub sepakbola dari PT Putra Samarinda Indonesia
          (PSI) (Catatan 12). Pada tahun 2015, Perusahaan telah memindahkan home base klub ke Stadion Kapten I
          Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Indonesia dan mendaftarkan klub di liga sepakbola Indonesia dengan nama Bali
          United Pusam. Selanjutnya pada tahun 2016, Perusahaan mengubah pendaftaran nama tersebut dengan
          nama Bali United. Pada tahun 2025, Perusahaan telah selesai mengurus perubahan nama dan perpanjangan
          penggunaan logo Bali United.

          Pada akhir periode pelaporan, pemegang saham utama yang mempunyai kemampuan untuk menentukan,
          baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijakan Perusahaan
          adalah Pieter Tanuri.

     b.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan

          Susunan anggota Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                  31/03/2025 dan 31/12/2024


           Komisaris Utama                             Jemi Wiyono Prihadi
           Komisaris                                     Edy Soehartono
           Komisaris Independen                         Andy Flores Noya
           Direktur Utama                                 Yabes Tanuri
           Direktur                                  Y. Ade Bunian Moniaga
           Direktur                                     Katharine Wianna
           Direktur                                   Putri Paramita Sudali
           Komite Audit
           Ketua                                        Andy Flores Noya
           Anggota                                       J. Anwar Hasan
                                                         Achmad Sofyan
           Sekretaris Perusahaan                     Y. Ade Bunian Moniaga

          Grup memiliki 44 karyawan tetap (31 Desember 2024: 44 karyawan).
Page 10
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     c.     Struktur Grup

            Perusahaan mengendalikan entitas anak berikut, yang semuanya berdomisili di Indonesia:

                                                                                             Tahun          Persentase pemilikan           Total aset sebelum
                                                                                       operasi komersial/     efektif/Effective          eliminasi/Total assets
                                                         Bidang usaha/                Start of commercial percentage of ownership          before elimination
             Entitas anak/Subsidiaries                  Type of business                   operations     31/03/2025 31/12/2024     31/03/2025          31/12/2024
                                                                                                                                        Rp                  Rp

          PT Kreasi Karya Bangsa              Sport agency dan live video streaming /        2019            90%         90%        242.844.870.494   251.628.649.369
                                               Sport agency and live video streaming
          PT Rahasia Gadis Nusantara*                   Perdagangan dan jasa/                2020           23,55%     23,55%        10.128.768.411    10.332.094.818
                                                         Trading and service
          PT Ekonomi Baru Investasi                        Aktivitas holding/                2021            90%         90%        136.533.443.573   136.309.008.300
             Teknologi                                    Holding activation
          PT Pedagang Aset Kripto**         Pengelolaan portal web dan platform digital/       -             70%         70%        100.246.459.036   101.653.327.964
                                          Management of web portals and digital platforms
          PT IOG Indonesia Sejahtera           Aktivitas olahraga dan rekreasi lainnya/      2019            95%         95%          4.059.909.988     4.048.106.810
                                               Sports activities and other recreation
          PT Bali Boga Sejahtera                          Restoran dan kafe/                 2019            90%         90%          1.421.476.076     1.524.722.148
                                                         Restaurant and café
          PT Radio Swara Bukit Bali Indah                  Penyiaran radio/                  2019            99%         99%           434.054.744       466.687.388
                                                         Radio broadcasting
          PT Manusia Masa Depan                         Perdagangan dan jasa/                2022            50%         50%          9.637.450.588     9.559.240.659
                                                         Trading and service


            *) Kepemilikan tidak langsung melalui PT Kreasi Karya Bangsa
            **) Kepemilikan tidak langsung melalui PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi

            Berdasarkan perjanjian jual beli saham No. 1 tanggal 5 Agustus 2024, dari Pradita Ayu Yustisia, S.H., M.Kn.,
            dari notaris di Bogor, PT Kreasi Karya Bangsa (KKB) telah mengalihkan kepemilikan saham pada PT Rahasia
            Gadis Nusantara (RGN) sebesar 36,45%, entitas anak yang berdomisili di Jakarta, kepada Andhikaputri
            Himawan, Putri Paramita Sudali dan Adellene Odelia Tanuri masing-masing sebesar 14%, 14% dan 8,45%.

            PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BBS) secara de jure dan de facto masih mengendalikan operasi dan kebijakan
            keuangan RGN melalui KKB, walaupun kepemilikan KKB hanya 23,55% melalui kepemilikan Putri (24%) dan
            Adelle (24%), sehingga RGN masih tetap dikonsolidasi dalam laporan keuangan konsolidasian KKB dan
            selanjutnya dalam laporan keuangan konsolidasian BBS tahun 2024.
Page 11
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian

          Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
          Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
          Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan
          Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah - Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan regulator pasar
          modal dan peraturan terkait yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk entitas yang berada
          dibawah pengawasannya, khususnya Peraturan No. VIII.G.7 tanggal 25 Juni 2012 tentang Penyajian dan
          Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

          Manajemen Grup telah menilai kemampuan kelangsungan usaha secara berkelanjutan dan berkeyakinan
          bahwa Grup memiliki sumber daya untuk melanjutkan usaha di masa datang. Selain itu, manajemen tidak
          mengetahui adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan atas kemampuan
          kelangsungan usaha Grup secara berkelanjutan. Oleh karena itu, laporan keuangan konsolidasian tetap
          disusun berdasarkan kelangsungan usaha.

          Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, telah disusun berdasarkan
          akuntansi basis akrual. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung
          dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

          Laporan keuangan konsolidasian Grup disajikan dalam mata uang Rupiah (Rp), yang merupakan mata uang
          fungsional Grup.

          Laporan keuangan konsolidasian telah disusun berdasarkan biaya historis, kecuali untuk akun tertentu yang
          disusun berdasarkan pengukuran seperti diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
          Biaya historis pada umumnya berdasarkan nilai wajar yang digunakan pada saat pertukaran aset.

          Nilai wajar merupakan harga yang akan diterima untuk menjual aset atau dibayar untuk mentransfer
          liabilitas pada transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran, terlepas dari apakah harga
          yang langsung dapat diobservasi atau diestimasi dengan menggunakan teknik penilaian lain. Dalam
          mengestimasi nilai wajar aset atau liabilitas, Grup memperhitungkan karakteristik dari aset atau liabilitas
          jika pelaku pasar akan menggunakan karakteristik tersebut dalam perhitungan ketika menilai aset atau
          liabilitas pada tanggal pengukuran. Nilai wajar untuk keperluan pengukuran dan/atau pengungkapan dalam
          laporan keuangan konsolidasian ditentukan secara seperti itu, kecuali untuk pengukuran yang memiliki
          beberapa kesamaan dengan nilai wajar tetapi bukan merupakan nilai wajar, seperti nilai realisasi neto
          persediaan dalam PSAK 202 atau nilai pakai dalam PSAK 236.

          Input yang digunakan dalam menentukan pengukuran nilai wajar dikategorikan dalam level berbeda
          berdasarkan bagaimana diobservasi input yang digunakan dalam teknik penilaian yang digunakan (hirarki
          nilai wajar):
                • Level 1: Harga kuotasian di pasar aktif untuk pos yang identik (tanpa penyesuaian);
                • Level 2: Input yang dapat diobservasi baik langsung maupun tidak selain input level 1; dan
                • Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi (seperti tidak berasal dari data pasar).

          Penyusunan laporan keuangan konsolidasian berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
          mengharuskan penggunaan asumsi dan estimasi akuntansi kritikal tertentu. Manajemen juga diharuskan
          membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup.
Page 12
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

          Area yang membutuhkan pertimbangan lebih tinggi atau kompleks, atau area yang asumsi dan estimasinya
          signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian dijelaskan pada Catatan 3.

          Kebijakan akuntansi material yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian diatur di
          bawah. Kebijakan ini diterapkan secara konsisten dengan semua periode penyajian, kecuali disebutkan lain.

          Amendemen PSAK

          Amendemen PSAK, yang telah diterbitkan dan berlaku untuk tahun buku pada atau setelah 1 Januari 2024
          yang tidak berdampak secara substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan tidak berpengaruh
          material terhadap laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:

          Amendemen PSAK 116, ”Sewa” tentang liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa balik

          Amendemen ini mengatur pengukuran selanjutnya atas transaksi jual dan sewa balik, mencakup penjelasan
          bagaimana entitas mencatat penjualan dan penyewaan kembali setelah tanggal transaksi. Sebelum
          Amendemen, PSAK 116 tidak membuat persyaratan pengukuran khusus untuk kewajiban sewa yang mungkin
          memuat pembayaran sewa variabel yang timbul dalam transaksi jual dan sewa balik, seperti transaksi jual
          dan sewa kembali yang sebagian atau seluruh pembayaran sewa merupakan pembayaran sewa variabel yang
          tidak bergantung pada indeks atau suku bunga, kemungkinan besar akan terkena dampaknya. Dalam
          menerapkan persyaratan pengukuran kewajiban sewa berikutnya pada transaksi jual dan sewa balik,
          amendemen mengharuskan penjual-penyewa untuk menentukan ‘pembayaran sewa’ atau ‘pembayaran
          sewa yang direvisi’ sedemikian rupa sehingga penjual-penyewa tidak akan mengakui sejumlah keuntungan
          atau kerugian yang terkait dengan hak pengguna yang dimiliki oleh penjual-penyewa.

          Amendemen PSAK 201, “Penyajian laporan keuangan” tentang liabilitas jangka panjang dengan kovenan

          Amendemen ini mengatur bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas pada atau sebelum tanggal
          pelaporan sehingga kondisi yang harus dipatuhi suatu entitas dalam waktu dua belas bulan setelah periode
          pelaporan mempengaruhi klasifikasi suatu kewajiban yang akan memengaruhi klasifikasi liabilitas jangka
          pendek atau jangka panjang serta pengungkapannya.

          Amendemen PSAK 207, ”Laporan arus kas” tentang pengungkapan terkait pengaturan pembiayaan pemasok

          Amendemen ini memperjelas pengungkapan terkait pengaturan pembiayaan pemasok, sehingga
          memungkinkan pengguna untuk menilai dampak fasilitas pembiayaan tersebut terhadap liabilitas, arus kas,
          dan likuiditas, serta dampaknya jika fasilitas pembiayaan tidak lagi tersedia. Amendemen tersebut
          mengharuskan entitas untuk memberikan pengungkapan tertentu (kualitatif dan kuantitatif) yang terkait
          dengan pengaturan pembiayaan pemasok. Amendemen tersebut juga memberikan panduan tentang
          karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok.

          Standar baru dan amandemen yang belum efektif

          Pada tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen sedang mengevaluasi dampak yang
          mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amendemen berikut yang telah diterbitkan, namun belum
          berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai 1 Januari 2024 sebagai berikut:

          PSAK 117, “Kontrak asuransi”
Page 13
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

          Kontrak asuransi mengatur relaksasi beberapa ketentuan pada perusahaan asuransi seperti pemisahan
          antara pendapatan yang diperoleh dari bisnis asuransi dan bisnis investasi, termasuk penambahan
          pengecualian ruang lingkup, penyesuaian penyajian laporan keuangan, penerapan opsi mitigasi risiko dan
          beberapa modifikasi pada ketentuan transisi.

          Amendemen PSAK 221, ”Pengaruh perubahan kurs valuta asing” tentang kekurangan ketertukaran

          Pengaruh perubahan kurs valuta asing tentang kekurangan ketertukaran. Amendemen ini menjelaskan
          pengaturan pengungkapan terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan.

     b. Dasar Konsolidasian

          Ketika Perusahaan mengendalikan investee, akan diklasifikasikan sebagai entitas anak. Perusahaan
          mengendalikan investee jika ketiga unsur berikut ini dipenuhi: (a) kekuasaan atas investee, (b) eksposur
          atau hak atas imbal hasil variabel dari investee, dan (c) kemampuan untuk menggunakan kekuasannya atas
          investee untuk mempengaruhi imbal hasil. Pengendalian dinilai kembali jika fakta dan keadaan
          mengindikasikan adanya perubahan terhadap setiap unsur pengendalian.

          Pengendalian de facto terdapat pada situasi ketika Perusahaan memiliki kemampuan praktis untuk
          mengarahkan aktivitas yang relevan dari investee tanpa memegang hak suara mayoritas. Dalam penentuan
          terdapatnya pengendalian de facto, Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan
          termasuk; ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif baik ukuran dan penyebaran pihak lain yang
          memegang hak suara, hak suara potensial yang dimiliki oleh Perusahaan dan oleh pihak lain, pengaturan
          kontraktual lain, dan pola kehadiran dalam pemilihan hak suara.

          Laporan keuangan konsolidasian menyajikan kinerja dari Perusahaan dan entitas anaknya seolah-olah
          Perusahaan dan entitas anaknya membentuk satu kesatuan usaha. Transaksi dan saldo antara entitas–entitas
          dalam Grup dieliminasi secara penuh.

          Jika diperlukan, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansi
          yang digunakan sesuai dengan Perusahaan.

          Konsolidasian entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak dan
          dihentikan pada saat Perusahaan kehilangan pengendalian entitas anak. Secara khusus, pendapatan dan
          beban entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi
          dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian sampai dengan
          tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian entitas anak.

          Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan dengan pemilik entitas induk
          dan kepentingan non-pengendali. Total penghasilan komprehensif entitas anak tersebut diatribusikan
          kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali bahkan jika hasilnya mengakibatkan
          kepentingan non-pengendali menjadi saldo defisit.

          Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
          pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan kepentingan non-
          pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya atas entitas anak.
Page 14
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     b.   Dasar Konsolidasian (lanjutan)

          Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang
          diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik entitas induk.

          Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka keuntungan atau kerugian pelepasan diakui
          dalam laba rugi dan dihitung dari perbedaan antara (a) nilai wajar seluruh pembayaran yang diterima dan
          nilai wajar dari kepentingan yang tersisa dan (b) nilai tercatat sebelumnya atas aset (termasuk goodwill)
          dan liabilitas entitas anak serta setiap kepentingan non-pengendali.

          Seluruh jumlah yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas
          anak tersebut dicatat seolah olah Grup telah langsung melepas aset dan liabilitas terkait dari entitas anak
          (misalnya reklasifikasi ke laba rugi atau transfer ke kategori lain ekuitas sesuai dengan standar yang berlaku).

          Nilai wajar sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian dianggap sebagai
          nilai wajar pada saat pengakuan awal aset keuangan sesuai dengan PSAK 109, atau jika sesuai, biaya
          perolehan saat pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.

     c.   Kombinasi Bisnis

          Akuisisi bisnis Grup dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan atau imbalan yang
          dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang meliputi nilai wajar aset yang
          diperoleh, liabilitas yang diambil alih dan instrumen ekuitas yang diterbitkan, ditambah jumlah kepentingan
          non-pengendali yang diakuisisi ditambah, jika kombinasi bisnis secara bertahap, nilai wajar kepentingan
          ekuitas yang ada pada pihak yang diakuisisi.

          Imbalan kontijensi termasuk dalam biaya perolehan sebesar nilai wajar pada saat tanggal akuisisi dan,
          dalam kasus pertimbangan kontingen diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan, diukur kemudian melalui
          laba rugi. Biaya langsung akuisisi diakui segera sebagai beban.

          Pada saat tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada
          nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur berdasarkan standar akuntansi yang
          relevan.

          Goodwill dikapitalisasi sebagai aset tidak berwujud dengan setiap penurunan nilai tercatat dibebankan pada
          laba rugi.

          Jika nilai wajar aset teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontijensi melebihi nilai wajar imbalan yang
          dibayarkan, selisih tersebut dikreditkan secara penuh ke laba atau rugi pada saat tanggal akuisisi.

          Grup memiliki pilihan, atas suatu transaksi berdasarkan basis transaksi, untuk pengakuan awal kepentingan
          non-pengendali pada pihak pengakuisisi yang merupakan kepentingan kepemilikan dan memberikan hak
          kepada pemegangnya bagian secara proporsional aset bersih entitas baik dalam hal likuidasi maupun nilai
          wajar pada saat tanggal akuisisi atau, pada proporsi instrumen kepemilikan dalam jumlah yang diakui dari
          aset bersih teridentifikasi.
Page 15
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     c.   Kombinasi Bisnis (lanjutan)

          Komponen lain kepentingan non-pengendali seperti opsi saham yang beredar umumnya diukur pada nilai
          wajar. Grup tidak memilih untuk mengambil opsi untuk menggunakan nilai wajar dalam akuisisi yang telah
          selesai sampai dengan saat ini. Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk
          aset atau liabilitas yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration
          arrangement), imbalan kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk
          sebagai bagian dari imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis.

          Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode
          pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill.

          Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh
          selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan
          kondisi yang ada pada tanggal akuisisi.

          Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat sebagai
          penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut diklasifikasikan.
          Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada tanggal sesudah tanggal
          pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas.

          Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai
          dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam laba rugi.

          Apabila akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi
          terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai dalam
          laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas
          tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang
          ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal
          tersebut.

     d.   Transaksi dengan pihak-pihak berelasi

          Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor).

          (a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:

              (1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
                  tersebut:
              (2) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
              (3) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.

          (b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:

              (1) entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
                  entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
              (2) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi
                  atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain
                  tersebut adalah anggotanya).
Page 16
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     d.   Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)

              (3) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
              (4) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
                  dari entitas ketiga.
              (5) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu
                  entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah
                  entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan
                  entitas pelapor.
              (6) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf
                  (a).
              (7) orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (1) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
                  merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
              (8) entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
                  menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk
                  dari entitas pelapor.

          Transaksi dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak.

          Seluruh transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan laporan keuangan
          konsolidasian.

      e. Aset Keuangan

          Tanggal pengakuan

          Aset keuangan awalnya diakui pada tanggal perdagangan di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian,
          jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen keuangan.
          Termasuk perdagangan reguler, pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan pengiriman aset
          dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau konvensi di pasar.

          Pengakuan awal dan pengukuran kemudian

          Semua aset keuangan awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan
          secara langsung, kecuali untuk aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

          Grup mengklasifikasikan aset keuangan dalam salah satu kategori berikut (1) biaya perolehan diamortisasi;
          (2) nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVTOCI) dan; (3) nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).
          Pengklasifikasian ini tergantung pada model bisnis entitas untuk pengelolaan aset keuangan dan
          karakteristik arus kas kontraktual.

          Grup memiliki aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi, FVTOCI dan FVTPL pada akhir periode
          pelaporan. Kebijakan akuntansi Grup untuk setiap kategori adalah sebagai berikut:

          Biaya perolehan diamortisasi

          Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model
          bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
          persyaratan kontraktual aset keuangan pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari
          pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Page 17
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Aset Keuangan (lanjutan)

          Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Grup timbul terutama dari penyediaan barang dan jasa
          kepada pelanggan (misalnya piutang usaha), tetapi juga termasuk jenis aset keuangan non-ekuitas. Aset
          pada awalnya diakui pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang berkaitan langsung dengan akuisisi atau
          penerbitan, dan kemudian dinyatakan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
          bunga efektif, dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai.

          Piutang usaha diukur pada jumlah imbalan yang diharapkan oleh Grup berhak dalam pertukaran transfer
          barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak
          ketiga, dan piutang usaha tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan pada saat pengakuan
          awal aset.

          Pendapatan bunga aset keuangan termasuk dalam pendapatan keuangan. Keuntungan atau kerugian yang
          timbul dari penghentian pengakuan aset diakui di laba rugi dan disajikan pada keuntungan dan kerugian
          lain-lain.

          Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari kas dan setara kas, piutang
          usaha dan piutang lain-lain dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVTOCI)

          Aset keuangan diklasifikasi dan diukur pada FVTOCI, jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang
          tujuannya akan terpenuhi dengan maupun mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan
          dan persyaratan kontraktual aset keuangan memenuhi tes SPPI.
          •   Investasi pada instrumen utang

              Grup memiliki investasi pada instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVTOCI (Catatan 5). Nilai
              wajar ditentukan dengan cara seperti dijelaskan dalam Catatan 5, 14, dan 26. Investasi pada instrumen
              utang ini pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi. Kemudian, perubahan nilai
              tercatat investasi pada instrumen utang akibat dari keuntungan atau kerugian penurunan nilai, dan
              penghasilan bunga yang dihitung dengan menggunakan metode bunga efektif diakui dalam laba rugi.

              Jumlah yang diakui dalam laba rugi adalah sama dengan jumlah yang akan diakui dalam laba rugi jika
              investasi pada instrumen utang ini telah diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Semua perubahan
              lainnya dalam nilai tercatat investasi pada instrumen utang ini diakui dalam penghasilan komprehensif
              lain dan diakumulasikan di dalam keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset
              keuangan FVTOCI.

              Ketika investasi pada instrumen utang ini dihentikan pengakuannya, akumulasi keuntungan atau
              kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi.

          •   Investasi pada insturmen ekuitas

              Grup memiliki sejumlah investasi strategis dalam entitas yang listed dan tidak-listed yang tidak
              diperhitungkan sebagai entitas anak, asosiasi atau entitas pengendalian bersama.
Page 18
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   e.    Aset Keuangan (lanjutan)

         Untuk investasi tersebut, Grup telah melakukan pemilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk
         mengklasifikasikan investasi pada FVTOCI daripada FVTPL karena Grup menganggap pengukuran ini paling
         representatif untuk model bisnis aset ini.Penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak
         agar kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan Perusahaan.

         Investasi pada instrumen ekuitas pada FVTOCI pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya
         transaksi. Kemudian, aset diukur pada nilai wajar dengan keuntungan dan kerugian yang timbul dari
         perubahan nilai wajar diakui pada penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam keuntungan
         belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI.

         Akumulasi keuntungan atau kerugian tidak direklasifikasi ke laba rugi pada saat penarikan investasi pada
         instrumen ekuitas, sebaliknya, ditransfer ke saldo laba.

         Dividen atas investasi pada instrumen ekuitas ini diakui dalam laba rugi, kecuali dividen jelas merupakan
         pemulihan sebagian dari biaya perolehan investasi.

         Aset keuangan FVTOCI Grup merupakan investasi pada instrumen ekuitas pada PT Vidio Dot Com, PT Rans
         Entertainmen Indonesia, PT Liga Indonesia Baru, PT Mitra Maha Meta dan Stargo Pte. Ltd dan investasi
         pada instrumen utang pada PT Indozone Media Indonesia dan Tjufoo Pte. (31 Desember 2024: PT Vidio Dot
         Com, PT Rans Entertainmen Indonesia, PT Liga Indonesia Baru, PT Mitra Maha Meta dan Stargo Pte. Ltd
         dan investasi pada instrumen utang pada PT Indozone Media Indonesia dan Tjufoo Pte.) (Catatan 14) yang
         biaya perolehannya merupakan estimasi terbaik nilai wajarnya terkait dengan informasi terbaik kini yang
         tersedia tidak cukup untuk mengukur nilai wajar.

         Nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL)

         Aset keuangan yang tidak dimiliki dalam salah satu dari dua model bisnis yang disebutkan di atas atau yang
         tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI diukur pada FVTPL.
         Aset keuangan diklasifikasikan sebagai FVTPL, jika aset keuangan baik dimiliki untuk perdagangan atau
         konsiderasi kontinjen yang timbul dari kombinasi bisnis pada pengakuan awal.

         Aset keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika diperoleh terutama untuk dijual dalam waktu dekat;
         atau pada pengakuan awal merupakan bagian portofolio instrumen keuangan yang diidentifikasi bahwa
         Grup mengelola bersama-sama dan memiliki bukti dari pola aktual ambil untung jangka pendek; atau
         derivatif (kecuali derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau instrumen lindung nilai yang
         ditentukan dan efektif).

         Grup telah menetapkan investasi pada instrumen ekuitas melalui perusahaan sekuritas (Catatan 5) sebagai
         aset keuangan pada FVTPL pada saat pengakuan awal. Grup tidak memiliki aset lainnya untuk
         diperdagangkan dan secara sukarela mengklasifikasikan aset keuangan sebagai FVTPL.

         Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan, dengan
         keuntungan atau kerugian nilai wajar diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian neto yang diakui
         dalam laba rugi mencakup dividen dan termasuk dalam pos keuntungan dan kerugian lain-lain (Catatan
         23). Nilai wajar ditentukan seperti dijelaskan pada Catatan 5 dan 26.
Page 19
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Aset Keuangan (lanjutan)

          Penghentian pengakuan aset keuangan

          Grup menghentikan pengakuan aset keuangan hanya jika hak kontraktual arus kas aset berakhir, atau
          ketika transfer aset keuangan dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset ke entitas
          lain.

          Jika Grup tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat
          kepemilikan aset dan terus mengendalikan aset yang ditransfer, Grup mengakui kepentingan yang
          dipertahankan dalam aset dan liabilitas terkait untuk jumlah yang harus dibayar. Jika Grup
          mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer,
          Grup terus mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin untuk hasil yang diterima.

          Penurunan nilai aset keuangan

          Grup menilai dasar forward-looking kerugian kredit ekspektasian (ECLs) terkait dengan instrumen utang
          yang dinyatakan pada biaya perolehan diamortisasi. Metodologi penurunan nilai diterapkan tergantung
          pada apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit secara signifikan.

          ECLs didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual sesuai dengan kontrak dan semua arus kas
          yang Grup harapkan untuk menerima, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas
          diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan jaminan atau peningkatan kredit lainnya yang
          merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual.

          ECL diakui untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
          pengakuan awal aset, ECL dibentuk untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa default yang
          mungkin terjadi dalam 12-bulan berikutnya (12-bulan ECL). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi
          peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal aset, cadangan kerugian diakui untuk
          kerugian kredit ekspektasian selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (ECL sepanjang
          umurnya).

          Untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung ECLs. Oleh
          karena itu, Grup tidak melacak perubahan risiko kredit, tetapi memperbarui cadangan kerugian
          berdasarkan ECLs sepanjang umur pada setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko
          kredit sejak pengakuan awal instrumen keuangan seumur hidup. Grup telah menetapkan ketentuan matriks
          berdasarkan pengalaman histori kerugian kredit, yang disesuaikan dengan faktor forward-looking yang
          spesifik bagi debitur dan lingkungan ekonomi yang dapat mempengaruhi kemampuan bayar debitur.

          Grup menganggap aset keuangan dalam default ketika pembayaran kontraktual jatuh tempo 120 hari.
          Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga dapat mempertimbangkan aset keuangan dalam default ketika
          informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak akan menerima jumlah sesuai kontrak
          secara penuh sebelum memperhitungkan peningkatan kredit yang dimiliki oleh Grup.

          Cadangan tersebut dicatat di dalam akun beban operasi dengan kerugian yang diakui pada laporan laba
          rugi konsolidasian. Aset keuangan dihapuskan ketika tidak terdapat ekspektasian yang pasti untuk
          memulihkan arus kas kontraktual, nilai tercatat bruto aset dihapuskan terhadap cadangan terkait.
Page 20
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Aset Keuangan (lanjutan)

          Reklasifikasi aset keuangan

          Reklasifikasi aset keuangan diperbolehkan, jika dan hanya jika, ada perubahan model bisnis pengelolaan
          aset keuangan. Setelah pengakuan awal, Grup tidak melakukan reklasifikasi aset keuangan selama periode-
          periode penyajian.

     f.   Offsetting aset keuangan dan liabilitas keuangan

          Aset keuangan dan liabilitas keuangan di offset dan dilaporkan dalam jumlah neto di laporan posisi
          keuangan konsolidasian Grup, jika terdapat hak yang dapat dilakukan secara hukum untuk offset jumlah
          yang diakui dan terdapat niat untuk menyelesaikan secara neto atau merealisasikan aset dan
          menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

     g.   Kas dan setara kas

          Kas dan setara kas meliputi kas, bank, dan deposito berjangka yang tidak dibatasi penggunaannya serta
          tidak dijaminkan sebagai jaminan utang yang mudah dikonversi pada jumlah yang diketahui dalam kas dan
          tunduk pada risiko yang tidak signifikan dari perubahan nilai.

     h.   Persediaan

          Persediaan diakui pada awalnya sebesar biaya perolehan dan kemudian pada nilai yang lebih rendah antara
          biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya perolehan persediaan Grup meliputi biaya pembelian dan
          biaya lainnya yang timbul sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini.

          Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga
          jual dikurangi taksiran biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk menjual.

          Penyisihan untuk persediaan yang usang, jika diperlukan, disajikan berdasarkan hasil penelaahan terhadap
          harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada akhir tahun.

     i.   Biaya dibayar di muka

          Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing beban dengan menggunakan metode
          garis lurus.

     j.   Investasi pada entitas asosiasi

          Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana Grup mempunyai pengaruh yang signifikan. Pengaruh
          signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional
          investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.

          Penghasilan operasi dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi digabungkan dalam laporan keuangan
          konsolidasian dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi diklasifikasikan
          sebagai dimiliki untuk dijual, sesuai dengan PSAK 105, Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual dan
          operasi yang dihentikan.
Page 21
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     j.   Investasi pada entitas asosiasi (lanjutan)

          Investasi pada entitas asosiasi dicatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan
          dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Grup atas aset bersih entitas
          asosiasi yang terjadi setelah perolehan, dikurangi dengan penurunan nilai yang ditentukan untuk setiap
          investasi secara individu.

          Bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi yang melebihi nilai tercatat dari investasi (yang mencakup semua
          kepentingan jangka panjang, secara substansi, merupakan bagian dari Grup dan nilai investasi bersih dalam
          entitas asosiasi) diakui hanya sebatas bahwa Grup telah mempunyai kewajiban hukum atau kewajiban
          konstruktif atau melakukan pembayaran atas kewajiban entitas asosiasi.

          Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan metode ekuitas dari tanggal pada saat investee menjadi
          entitas asosiasi. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Grup atas nilai wajar neto dari aset
          yang teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontinjen dari entitas asosiasi yang diakui pada tanggal akuisisi,
          diakui sebagai goodwill termasuk dalam jumlah tercatat investasi.

          Setiap kelebihan dari kepemilikan Grup dari nilai wajar neto dari aset yang teridentifikasi, liabilitas dan
          liabilitas kontinjen atas biaya perolehan investasi, sesudah pengujian kembali segera diakui pada laba rugi
          pada periode di mana investasinya diperoleh.

          Persyaratan dalam PSAK 109, instrumen keuangan, diterapkan untuk menentukan apakah perlu untuk
          mengakui setiap penurunan nilai sehubungan dengan investasi pada entitas asosiasi Grup.

          Jika perlu, jumlah tercatat investasi yang tersisa (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai dengan
          PSAK 236, Penurunan Nilai Aset, sebagai suatu aset tunggal dengan membandingkan antara jumlah
          terpulihkan (mana yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual)
          dengan jumlah tercatat.

          Rugi penurunan nilai yang diakui pada keadaan tersebut tidak dialokasikan pada setiap aset yang
          membentuk bagian dari nilai tercatat investasi. Setiap pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai
          dengan PSAK 236 sepanjang jumlah terpulihkan dari investasi tersebut kemudian meningkat.

          Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas dari tanggal ketika investasinya berhenti menjadi
          investasi pada entitas asosiasi atau ketika investasi diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual.

          Ketika Grup mempertahankan kepentingan dalam entitas asosiasi terdahulu dan sisa kepentingan adalah
          aset keuangan, Grup mengukur setiap sisa kepentingan pada nilai wajar pada tanggal tersebut dan nilai
          wajar dianggap sebagai nilai wajarnya pada saat pengakuan awal sesuai dengan PSAK 109. Selisih antara
          jumlah tercatat entitas asosiasi pada tanggal metode ekuitas dihentikan, dan nilai wajar setiap investasi
          yang tersisa dan setiap hasil dari pelepasan bagian kepentingan dalam entitas asosiasi termasuk dalam
          penentuan keuntungan atau kerugian pelepasan dari entitas asosiasi.

          Selanjutnya, Grup mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif
          lain yang terkait dengan entitas asosiasi tersebut dengan dasar perlakuan yang sama dengan yang
          disyaratkan jika entitas asosiasi telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas yang terkait.
Page 22
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   j.    Investasi pada entitas asosiasi (lanjutan)

         Oleh karena itu, jika keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif
         lain oleh entitas asosiasi akan direklasifikasi ke laba rugi pada saat pelepasan dari aset atau liabilitas
         terkait, Grup mereklasifikasi keuntungan atau kerugian dari ekuitas ke laba rugi (sebagai penyesuaian
         reklasifikasi) ketika metode ekuitas dihentikan.

         Ketika Grup mengurangi kepemilikannya di entitas asosiasi tetapi Grup masih menggunakan metode
         ekuitas, Grup mereklasifikasi ke dalam laba rugi proporsi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya telah
         diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang berkaitan dengan penurunan kepemilikan (jika
         keuntungan atau kerugian tersebut akan direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas
         terkait).

         Ketika Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi keuntungan dan kerugian yang timbul dari
         transaksi dengan entitas asosiasi diakui dalam laporan keuangan konsolidasian Grup hanya sepanjang
         kepemilikan dalam entitas asosiasi yang tidak terkait dengan Grup.

   k.    Aset Tetap

         Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
         nilai, jika ada.

         Biaya perolehan awal aset meliputi harga perolehan termasuk bea impor dan pajak dan biaya yang dapat
         diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai tujuan
         penggunaan.

         Grup menerapkan model biaya setelah pengakuan awal untuk aset tetap. Penyusutan diakui sebagai
         penghapusan biaya perolehan aset dikurangi nilai sisa selama masa manfaat aset menggunakan metode
         garis lurus selama masa manfaat aset tetap sebagai berikut:

                                                      Tahun              Tarif
          Pemilikan langsung
           Bangunan                                    20                  5%
           Peralatan                                    5                 20%
           Kendaraan bermotor                           5                 20%
           Instalasi                                    5                 20%
           Mesin dan perlengkapan                       5                 20%
          Aset hak guna
           Tanah                                      6-31           16,67% - 3,23%
           Bangunan                                   6-22           16,67% - 4,55%
           Stadion                                     5                  20%
Page 23
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   k.    Aset Tetap (lanjutan)

         Estimasi masa manfaat, nilai residu dan metode penyusutan direviu minimum setiap akhir tahun buku,
         dengan pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi diterapkan secara prospektif.

         Tanah diklasifikasi aset tetap pemilikan langsung terkait hak atas tanah tersebut mengalihkan
         pengendalian atas aset pendasar kepada Perusahaan karena itu secara substansial menyerupai pembelian
         tanah. Tanah dicatat pada harga perolehan dan tidak disusutkan. Jika hak atas tanah tidak mengalihkan
         pengendalian asset pendasar kepada Grup melainkan mengalihkan hak menggunakan asset pendasar, Grup
         menerapkan sebagai transaksi sewa sesuai PSAK 116, “Sewa”.

         Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada saat terjadinya. Biaya lain yang terjadi setelah
         pengakuan awal untuk menambah, mengganti sebagian atau memperbaiki aset diakui aset tetap jika dan
         hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomi di masa datang berkenaan dengan aset akan mengalir ke
         Perusahaan dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.

         Aset dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan tersebut termasuk biaya
         pinjaman (apabila ada) yang terjadi selama masa pembangunan yang timbul dari utang yang digunakan
         untuk pembangunan aset tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing aset
         tetap yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan.

         Jika aset tetap baik ditarik maupun dilepaskan, keuntungan atau kerugian yang timbul dari pelepasan atau
         penarikan aset tetap ditentukan sebagai perbedaan antara hasil penjualan dan nilai tercatat aset tetap
         dan diakui di dalam laba rugi.

   l.    Aset Tidak Berwujud

         Koin kripto

         Koin kripto Grup merupakan aset kripto berupa mata uang kripto yang terdiri dari Bitcoin (BTC) dan
         Ethereum (ETH) yang tidak masuk dalam kriteria aset keuangan, namun memenuhi definisi aset tidak
         berwujud berdasarkan PSAK 238 yang awalnya diukur berdasarkan harga perolehan dan kemudian dicatat
         menggunakan model revaluasi karena koin kripto memiliki pasar aktif.

         Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup untuk memastikan bahwa nilai tercatat tidak berbeda
         secara material dari jumlah yang ditentukan menggunakan nilai wajar pada tanggal pelaporan. Koin kripto
         tidak disusutkan karena masa manfaatnya yang tidak terbatas.

         Setiap kenaikan yang berasal dari revaluasi koin kripto langsung dikreditkan ke penghasilan komprehensif
         lain dan akumulasinya ke surplus revaluasi pada bagian ekuitas, kecuali sebelumnya penurunan revaluasi
         atas aset tidak berwujud yang sama pernah diakui dalam laba rugi, dalam hal ini, kenaikan revaluasi hingga
         sebesar penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba rugi.

         Penurunan nilai tercatat yang berasal dari revaluasi koin kripto dibebankan dalam laba rugi apabila
         penurunan tersebut melebihi saldo akun surplus revaluasi coin yang berasal dari revaluasi koin sebelumnya.

         Jika koin kripto yang telah direvaluasi dijual, saldo surplus revaluasi tersisa dipindahkan langsung ke saldo
         laba.
Page 24
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   l.   Aset Tidak Berwujud (lanjutan)

        Goodwill

        Aset tidak berwujud merupakan goodwill yang timbul dari akuisisi bisnis diakui sebagai aset pada tanggal
        diperolehnya pengendalian (tanggal akuisisi).

        Biaya perolehan atau imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang
        meliputi nilai wajar aset yang diperoleh, liabilitas yang diambil alih dan instrumen ekuitas yang diterbitkan,
        ditambah jumlah kepentingan non-pengendali yang diakuisisi ditambah, jika kombinasi bisnis secara
        bertahap, nilai wajar kepentingan ekuitas yang ada pada pihak yang diakuisisi.

        Imbalan kontijensi termasuk dalam biaya perolehan sebesar nilai wajar pada saat tanggal akuisisi dan,
        dalam kasus pertimbangan kontingen diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan, diukur kemudian melalui
        laba rugi. Biaya langsung akuisisi diakui segera sebagai beban. Pada saat tanggal akuisisi, aset teridentifikasi
        yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas
        tertentu yang diukur berdasarkan standar akuntansi yang relevan.

        Goodwill akan diuji penurunan nilainya setiap tahun dan ketika terdapat indikasi penurunan nilai, goodwill
        dialokasikan pada setiap unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas untuk tujuan uji penurunan
        nilai. Nilai tercatat goodwill dibandingkan dengan nilai yang dapat dipulihkan yakni nilai tertinggi antara
        nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual.

        Pendaftaran

        Biaya yang terkait dengan akuisisi pendaftaran pemain dan manajemen staf kunci (ofisial) sepakbola
        dikapitalisasi pada nilai wajar konsideran yang dibayarkan. Biaya ini meliputi biaya transfer, biaya agen
        yang dikeluarkan oleh klub dan biaya langsung terkait lainnya, pertimbangan kontingen yang terutama
        terutang untuk klub mantan pemain dan biaya pendaftaran pemain.

        Biaya pendaftaran diamortisasi sepenuhnya dengan menggunakan metode garis lurus selama periode
        kontrak yang dicakup oleh kontrak pemain dan ofisial. Ketika kontrak diperpanjang, biaya yang terkait
        dengan usaha perpanjangan kontrak ditambahkan ke saldo yang belum diamortisasi pada tanggal
        perpanjangan dan nilai tercatat yang direvisi diamortisasi selama masa sisa kontrak yang direvisi.

        Registrasi merupakan pemain terdaftar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual ketika nilai
        tercatat diharapkan akan dipulihkan melalui transaksi penjualan dan penjualan tersebut dianggap sangat
        mungkin akan terjadi.

        Sangat mungkin didefinisikan sebagai dipasarkan secara aktif oleh klub, dengan penawaran tanpa syarat
        telah diterima sebelum akhir periode pelaporan. Aset ini dinyatakan pada jumlah yang terendah antara nilai
        tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.

        Keuntungan dan kerugian pelepasan pemain dan ofisial sepak bola terdaftar ditentukan dengan
        membandingkan antara nilai wajar konsideran piutang, dikurangi dengan biaya transaksi, dan nilai tercatat
        dan diakui dalam laba rugi yang disajikan pada keuntungan dan kerugian lain-lain. Pendapatan dari
        peminjaman pemain yang dipinjamkan sementara pada klub sepakbola lain juga diakui dalam laba rugi yang
        disajikan dalam keuntungan dan kerugian lain-lain.
Page 25
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   l.   Aset Tidak Berwujud (lanjutan)

        Akun media sosial

        Grup memiliki akun media sosial Instagram yang diperoleh dengan membeli dari pihak ketiga, akun media
        sosial pada awalnya dinyatakan sebesar biaya perolehan dan kemudian akan diakui sebesar biaya perolehan
        setelah dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada. Grup menetapkan akun media
        sosial diamortisasi sejak tanggal perolehan dengan menggunakan metode garis lurus selama 8 tahun.

        Virtual human

        Grup memiliki virtual human pada awalnya dinyatakan sebesar biaya perolehan dan kemudian akan diakui
        sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada. Grup
        menetapkan virtual human diamortisasi sejak tanggal perolehan dengan menggunakan metode garis lurus
        selama 8 tahun.

        Lisensi

        Grup memiliki lisensi atas keanggotaan klub basket Bali United pada Indonesian Basketball League (IBL) dan
        wajib menjadi peserta IBL selama minimal 5 tahun. Lisensi pada awalnya dinyatakan sebesar biaya
        perolehan dan kemudian akan diakui sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi amortisasi dan
        rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya sepenuhnya diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus
        selama 5 tahun.

        Perangkat Lunak

        Biaya perolehan perangkat lunak yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun diakui sebagai aset
        tidak berwujud dan diamortisasi selama 8-10 tahun dengan metode garis lurus.

        Aset tidak berwujud lain

        Aset tidak berwujud lain meliputi biaya pengurusan hak hukum pendaftaran merek dagang pada awalnya
        dinyatakan sebesar biaya perolehan dan kemudian akan diakui sebesar biaya perolehan setelah dikurangi
        akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada.

   m.   Biaya perbaikan stadion yang ditangguhkan

        Biaya perbaikan stadion, yang disajikan dalam aset tidak lancar lain, yang manfaat ekonomis di masa datang
        akan mengalir ke Grup dan biaya perolehan dapat diukur secara andal, ditangguhkan dan diamortisasi
        berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset yang diperbaiki antara 4 tahun.

        Namun, apabila terdapat kepastian yang beralasan bahwa kontrak stadion yang disewa tidak akan dapat
        diperpanjang pada akhir masa sewa, biaya perbaikan stadion dan mess yang disewa, diamortisasi selama
        jangka waktu yang lebih pendek antara periode sewa dan masa manfaat ekonomisnya.

        Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup mereviu nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan
        apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi
        tersebut, jumlah yang dapat dipulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian penurunan
        nilai (apabila ada). Apabila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah yang dapat dipulihkan atas
        suatu aset individu, Grup mengestimasi jumlah yang dapat dipulihkan dari unit penghasil kas atas aset.
Page 26
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   n.   Penurunan nilai aset non-keuangan (tidak termasuk persediaan dan aset pajak tangguhan) (lanjutan)

        Jika rugi penurunan nilai kemudian dibalik, nilai tercatat aset (atau unit penghasil kas) ditambahkan
        menjadi estimasi jumlah terpulihkan setelah revisi, tetapi kenaikan nilai tercatat tidak melebihi nilai
        tercatat yang telah ditetapkan sebelum rugi penurunan nilai diakui atas aset (atau unit penghasil kas) pada
        tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui langsung dalam laba rugi. Pihak berelasi
        adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor).

   o.   Liabilitas Keuangan

        Liabilitas keuangan diakui di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup menjadi
        salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen keuangan. Grup menetapkan klasifikasi liabilitas
        keuangan pada saat pengakuan awal. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya pada nilai wajar
        ditambah dalam hal liabilitas keuangan tidak dinyatakan pada FTVPL, biaya transaksi langsung yang dapat
        diatribusikan. Grup tidak memiliki liabilitas yang diklasifikasikan pada FVTPL pada akhir periode pelaporan.

        Liabilitas keuangan Grup diukur kemudian pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode bunga
        efektif.

        Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan,
        dibatalkan atau kadaluarsa. Perbedaan antara nilai tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan
        pengakuannya dan pembayaran dan jumlah terutang diakui pada laba rugi.

        Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Grup meliputi, utang usaha, utang lain-lain, beban
        akrual dan liabilitas sewa.

   p.   Imbalan pascakerja

        Grup memberikan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang No. 11
        Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 35 dan 36 Tahun 2021.

        Pada saat ini, Grup sedang dalam proses perubahan Peraturan Perusahaan kepada Dinas Ketenagakerjaan
        untuk disesuaikan dengan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Tidak terdapat pendanaan yang
        disisihkan terkait imbalan pascakerja ini.

        Perhitungan program imbalan pascakerja pasti ditentukan dengan menggunakan Metode Projected Unit
        Credit yang perhitungan aktuarianya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan. Keuntungan dan
        kerugian aktuaria dari kewajiban imbalan kerja pasti diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada
        periode saat terjadi dan dicerminkan secara langsung pada saldo laba dan tidak akan direklasifikasi pada
        laba rugi.

        Biaya jasa diakui dalam laba rugi, dan termasuk juga biaya jasa kini dan biaya jasa lalu maupun keuntungan
        dan kerugian atas kurtailmen dan penyelesaian. Biaya bunga diakui dalam laba rugi, dan dihitung dengan
        menggunakan suku bunga diskonto yang digunakan untuk mengukur kewajiban imbalan pasti pada awal
        periode tahunan atas saldo kewajiban imbalan pasti, dengan mempertimbangkan pengaruh dari pembayaran
        imbalan kerja dalam periode berjalan.

        Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan skema imbalan kerja atau skema kurtailmen diakui
        langsung dalam laba rugi. Grup menyajikan biaya jasa, biaya bunga dalam beban operasi (Catatan 21, 22,
        23).
Page 27
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   q.   Provisi dan kontinjensi

        Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat
        peristiwa masa lalu dan besar kemungkinan Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal
        mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dilakukan.

        Jumlah diakui sebagai provisi merupakan estimasi terbaik dan pertimbangan yang diperlukan untuk
        penyelesaian kewajiban pada akhir periode pelaporan, dengan memperhatikan unsur risiko dan
        ketidakpastian yang melekat pada kewajiban. Provisi diukur menggunakan estimasi arus kas penyelesaian
        kewajiban kini dengan nilai tercatatnya sebesar nilai kini dari arus kas tersebut.

        Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomis untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat
        dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian
        akan dapat diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.

        Liabilitas kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian. Liabilitas kontinjensi
        diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian kecuali kemungkinan arus keluar sumber
        daya ekonomi adalah kecil.

        Aset kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian, namun diungkapkan di dalam catatan
        atas laporan keuangan konsolidasian jika terdapat kemungkinan suatu arus masuk manfaat ekonomis
        mengalir ke dalam entitas.

   r.   Transaksi sewa

        Grup sebagai penyewa

        Grup menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Grup
        mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan semua pengaturan sewa dalam hal
        sebagai penyewa, kecuali untuk sewa jangka pendek dengan durasi 12 bulan atau kurang dan sewa yang
        aset pendasarnya bernilai rendah.

        Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk penyewaan jangka pendek (yaitu
        sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal permulaan dan tidak mengandung opsi
        pembelian). Pembayaran sewa pada sewa jangka pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah
        diakui sebagai biaya atas dasar garis lurus selama masa sewa.

        Aset hak guna

        Grup mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu pada tanggal aset pendasarnya tersedia
        untuk digunakan atas tanah, bangunan dan stadion (31 Desember 2024: tanah, bangunan dan stadion) yang
        disewa untuk digunakan dalam operasi Grup).

        Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi setiap akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan
        nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa.
Page 28
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     Biaya perolehan aset hak guna termasuk jumlah liabilitas sewa diakui, biaya langsung awal yang dikeluarkan,
     dan pembayaran sewa dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurang insentif sewa yang diterima
     serta jumlah provisi diakui, jika Grup secara kontraktual diwajibkan untuk membongkar, memindahkan,
     merestorasi tempat dimana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat
     dan ketentuan sewa.

     Aset hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara masa sewa dan masa manfaat dari aset
     pendasar selama 5-31 tahun (Catatan 2k).

     Jika sewa mentransfer kepemilikan aset pendasar atau biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan bahwa
     Grup mengharapkan untuk melaksanakan opsi pembelian, aset hak guna terkait disusutkan selama masa manfaat
     dari aset pendasar. Penyusutan dimulai sejak tanggal dimulainya sewa.

     Aset hak guna juga dapat mengalami penurunan nilai. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai diungkapkan
     dalam Catatan 2n. Aset hak guna disajikan didalam pos aset tetap dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
     (Catatan 11).

     Liabilitas sewa

     Pada awalnya liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal tersebut,
     didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga tidak dapat ditentukan,
     Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental.

     Pembayaran sewa termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran sewa tetap (termasuk
     pembayaran tetap secara substansi), dikurangi dengan piutang insentif sewa; pembayaran sewa variabel yang
     bergantung pada indeks atau suku bunga, yang awalnya diukur menggunakan indeks atau suku bunga pada
     tanggal permulaan; jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual; harga
     eksekusi opsi beli, jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan pembayaran penalti karena
     penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa.

s.   Instrumen Ekuitas

     Instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Grup diklasifikasikan sebagai ekuitas hanya jika tidak memenuhi
     definisi liabilitas keuangan atau aset keuangan. Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak
     residual atas aset Grup setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.

     Modal saham Grup diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas. Instrumen ekuitas dicatat sebesar hasil
     penerimaan bersih setelah dikurangi biaya emisi saham. Biaya emisi saham disajikan sebagai pengurang
     tambahan modal disetor dalam ekuitas.
Page 29
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban

          Kebijakan akuntansi pendapatan dan beban dibawah ini diterapkan berdasarkan PSAK 115.

          Pendapatan

          Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:

          (1)   identifikasi kontrak dengan pelanggan;
          (2)   identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak;
          (3)   penetapan harga transaksi;
          (4)   alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dalam kontrak; dan
          (5)   pengakuan pendapatan ketika (pada saat) entitas telah menyelesaikan kewajiban pelaksanaan.

          Kewajiban pelaksanaan kontrak dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:

          (a) Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
          (b) Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
              pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai
              untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
              pelaksanaan.

          Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan
          dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.

          Liabilitas kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
          pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak
          disajikan terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Kriteria spesifik berikut ini juga harus
          dipenuhi sebelum pendapatan diakui.

          Pendapatan manajemen klub

          Grup memiliki pendapatan yang diperoleh dari aktivitas yang berkaitan dengan Bali United (klub sepak
          bola dan basket) sebagai berikut:

          •     Pendapatan sponsorship dan komersial

                Pendapatan sponsorship dan komersial (baik yang diterima dalam bentuk tunai atau barang)
                merupakan pendapatan dari eksploitasi logo dan foto pemain Bali United melalui perjanjian sponsor
                dan perjanjian komersial lain, pendapatan dari ritel barang bermerek dan lisensi Bali United dan
                pendapatan tur dari tim utama Bali United.

                Pendapatan diakui selama masa perjanjian sponsor sesuai dengan kewajiban pelaksanaan yang
                termasuk dalam kontrak dan berdasarkan hak sponsor yang dinikmati oleh sponsor individu. Dalam
                kasus di mana hak sponsor tetap sama selama durasi kontrak, pendapatan diakui saat kewajiban
                pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke waktu (persentase penyelesaian).

                Sehubungan dengan kontrak dengan banyak kewajiban pelaksanaan, Grup mengalokasikan total
                piutang untuk setiap elemen yang dapat diidentifikasi secara terpisah berdasarkan nilai wajarnya,
                dan kemudian mengakui pendapatan saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu
                ke waktu (persentase penyelesaian).
Page 30
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

              Pendapatan ritel diakui ketika pengendalian atas produk telah dialihkan, pada waktu penjualan
              kepada pelanggan. Pendapatan lisensi sehubungan dengan hak untuk mengakses lisensi diakui
              sejalan dengan kewajiban pelaksanaan yang tercakup dalam kontrak, dalam hal ini tetap sama
              selama durasi kontrak, pendapatan diakui secara merata pada waktu yang telah berlalu (persentase
              penyelesaian).

          •   Pendapatan Kontribusi

              Pendapatan kontribusi merupakan tagihan atas pembagian pendapatan dari aktivitas komersial
              termasuk dalam kompetisi sponsorship dan kontrak penyiaran, hak untuk mendapatkan pendapatan
              komersial dari pertandingan berdasarkan regulasi kompetisi serta aktivitas lain yang terkait dengan
              keikutsertaan yang dinegosiasikan secara terpusat oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), Asian Football
              Confederation (AFC) dan operator kompetisi domestik lain.

              Pendapatan diakui saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke waktu
              (persentase penyelesaian) yaitu pada saat pertandingan dimainkan dan atau saat pendapatan diketahui
              pada akhir setiap musim sepakbola.

              Pendapatan kontribusi yang diterima sebelum akhir periode tetapi berkaitan dengan masa datang
              diperlakukan sebagai liabilitas kontrak. Liabilitas kontrak kemudian diakui pendapatan sesuai dengan
              kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke waktu (persentase penyelesaian).

          •   Pendapatan Pertandingan

              Pendapatan pertandingan diakui berdasarkan pertandingan yang dimainkan sepanjang tahun dengan
              pendapatan dari setiap pertandingan diakui pada saat kewajiban pelaksanaan diselesaikan yaitu pada
              saat pertandingan telah dimainkan.

              Pendapatan pertandingan mencakup semua aktivitas pertandingan dalam dan luar negeri dari
              pertandingan Bali United yang dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, dan bagian kuota
              penerimaan tiket dari pertandingan domestik yang tidak dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta,
              dan biaya untuk mengatur acara lainnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

              Bagian penerimaan tiket yang dibayarkan ke klub peserta lainnya dan biaya lainnya penyelenggaraan
              kompetisi pertandingan domestik yang dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta diperlakukan sebagai
              pengurang pendapatan pertandingan.

              Pendapatan pertandingan yang diterima sebelum akhir periode tetapi berkaitan dengan masa datang
              (terutama penjualan fasilitas musiman untuk pertandingan tim utama di Stadion Kapten I Wayan Dipta)
              dicatat sebagai liabilitas kontrak. Liabilitas kontrak akan diakui pendapatan pada saat kewajiban
              pelaksanaan diselesaikan yaitu pada saat pertandingan telah dimainkan.

          Pendapatan agensi

          Grup memiliki pendapatan dari entitas anak yang berkaitan dengan aktivitas kreatif, seni dan hiburan
          sebagai berikut:
          •   Pendapatan live streaming

              Pendapatan live streaming dari live video streaming dan rekaman video merupakan tagihan yang
              diperoleh dari jasa pembuatan video berdasarkan kontrak dengan pelanggan yang diakui pada satu titik
              waktu.
Page 31
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

              Pendapatan live streaming diakui saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke
              waktu (persentase penyelesaian).

          •   Pendapatan event dan promosi

              Pendapatan event dan promosi termasuk jasa virtual human diakui berdasarkan event dan promosi
              yang diadakan sepanjang tahun melalui event/festival yang diadakan dan juga melalui sosial media.
              Pendapatan dari setiap event dan promosi diakui pada saat kewajiban pelaksanaan event dan promosi
              telah selesai (pada satu titik waktu).

          •   Pendapatan sport agency

              Pendapatan sport agency dari kontrak sponsor merupakan tagihan kepada sponsor yang bekerja sama
              untuk aktivitas sponsorship kepada klub-klub sepakbola di Indonesia.

              Pendapatan sport agency diakui saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke
              waktu (persentase penyelesaian).

          Pendapatan lainnya

          Pendapatan dari penjualan barang dagang Cafe dan boneka tumochi diakui ketika pengendalian atas produk
          telah dialihkan, yaitu pada saat barang diserahkan kepada pelanggan.

          Beban

          Remunerasi pemain dan ofisial dan beban lainnya

          Remunerasi dibebankan sebagai beban operasi secara metode garis lurus sepanjang masa kontrak
          berdasarkan jumlah yang dibayarkan kepada pemain dan ofisial dalam periode tersebut. Setiap bonus
          kinerja diakui ketika Grup menganggap bahwa kemungkinan kondisi terkait dengan pembayaran akan
          tercapai.

          Uang muka pada saat persetujuan kontrak biasanya dibayar ke pemain dan ofisial dalam jumlah tertentu
          untuk jangka waktu kontrak yang disepakati.

          Uang muka kontrak disepakati pada atau menjelang awal tahun keuangan dan diakui sebagai uang muka
          kontak yang disajikan pada biaya dibayar dimuka dan uang muka dan aset tidak lancar lain-lain. Uang muka
          kontrak kemudian dibebankan sebagai beban operasi secara metode garis lurus sepanjang masa kontrak.

          Beban lainnya

          Beban lainnya diakui pada periode saat terjadinya (basis akrual).

          Biaya yang langsung berhubungan dengan kontrak, menghasilkan sumber daya untuk memenuhi kontrak
          (biaya untuk memenuhi) atau penambahan untuk mendapatkan kontrak (biaya untuk memperoleh) dan
          diharapkan dapat dipulihkan.
Page 32
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

          Beban tersebut dengan demikian memenuhi syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK 115 dan diakui sebagai
          aset tidak lancar lainnya. Beban tersebut diamortisasi dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan
          barang atau jasa yang terkait dengan aset tersebut.

     u.   Perpajakan

          Beban pajak meliputi pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laba rugi, kecuali pajak tersebut
          terkait dengan pos yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung di ekuitas. Dalam hal
          ini, pajak juga diakui masing-masing dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung di ekuitas.

          Pajak kini

          Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku
          pada tanggal pelaporan. Aset dan/atau liabilitas pajak kini meliputi kewajiban, atau klaim dari, otoritas
          pajak terkait dengan periode pelaporan saat ini atau sebelumnya, yang belum dibayar pada akhir setiap
          tanggal periode pelaporan. Pajak dihitung sesuai dengan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku pada
          periode fiskal terkait, berdasarkan laba kena pajak untuk periode tersebut. Semua perubahan aset atau
          liabilitas pajak kini diakui sebagai komponen beban pajak dalam laba rugi.

          Pajak tangguhan

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui pada saat nilai tercatat suatu aset atau liabilitas dalam laporan
          posisi keuangan konsolidasian berbeda dengan dasar pengenaan pajaknya, kecuali untuk perbedaan yang
          timbul dari; pengakuan awal goodwill, pengakuan awal suatu aset atau liabilitas dalam suatu transaksi yang
          bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak,
          dan investasi pada entitas anak, asosiasi dan ventura bersama dimana Grup mampu mengendalikan
          pembalikan perbedaan temporer dan kemungkinan besar perbedaan temporer tidak akan dibalik di masa
          datang yang dapat diperkirakan.

          Pengakuan aset pajak tangguhan dibatasi untuk hal-hal yang besar kemungkinan bahwa jumlah laba kena
          pajak akan tersedia terhadap perbedaan yang dapat digunakan. Jumlah aset atau liabilitas ditentukan
          dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan
          dan diharapkan berlaku pada saat liabilitas (aset) pajak tangguhan diselesaikan (terpulihkan).

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan di-offset apabila Grup memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
          meng-offset aset pajak dan liabilitas pajak kini dan aset dan liabilitas pajak tangguhan yang terkait dengan
          pajak yang dipungut otoritas pajak yang sama maupun; laba kena pajak yang sama entitas grup, atau entitas
          grup yang berbeda yang bermaksud menyelesaikan aset dan libilitas pajak kini secara neto, atau
          merealisasikan aset dan menyelesaikan libilitasnya secara simultan, dalam setiap periode masa datang di
          mana aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan diselesaikan atau dipulihkan.

     v.   Laba (rugi) per saham

          Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) periode berjalan yang dapat diatribusikan
          kepada pemilik Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama periode
          berjalan.
Page 33
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     w. Informasi segmen

          Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang secara
          regular direviu oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan
          menilai kinerja segmen operasi.

          Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
          a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
              (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
              sama);
          b) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat
              keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
          c) dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

          Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan
          penilaian kinerja Grup terfokus pada kategori dari setiap produk, yang menyerupai informasi segmen usaha
          yang dilaporkan di periode sebelumnya.


 3. PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI

     Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Grup, seperti dijelaskan dalam Catatan 2, manajemen diharuskan untuk
     membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi mengenai nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia dari
     sumber lain. Estimasi dan asumsi terkait berdasarkan pengalaman masa lalu dan faktor lain yang
     dipertimbangkan menjadi relevan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi. Estimasi dan asumsi
     yang mendasarinya direviu secara berkelanjutan. Perubahan atas estimasi akuntansi diakui pada periode
     terjadinya perubahan estimasi, bila perubahan mempengaruhi hanya pada periode tersebut, atau pada periode
     perubahan dan periode masa datang bila perubahan mempengaruhi masa kini dan periode masa datang.

     a.   Pertimbangan yang dibuat dalam penerapan kebijakan akuntansi

          Berikut ini pertimbangan kritis, selain dari yang berkaitan dengan keterlibatan estimasi (lihat 3b dibawah),
          yang dilakukan manajemen pada saat proses penerapan kebijakan akuntansi Grup yang berpengaruh paling
          signifikan pada jumlah yang diakui di laporan keuangan konsolidasian.

          Penilaian model bisnis

          Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan tergantung pada hasil dari SPPI dan tes model bisnis. Penilaian
          ini mencakup pertimbangan yang merefleksikan semua bukti yang relevan, termasuk bagaimana kinerja aset
          dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang mempengaruhi kinerja aset dan bagaimana kinerja dikelola
          dan bagaimana manajer aset dikompensasi.

          Grup memonitor aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan FVTOCI yang telah
          mengalami penghentian sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasan aset dan apakah alasan
          tersebut konsisten dengan tujuan bisnis untuk aset yang dimiliki tersebut.

          Monitoring merupakan bagian dari penilaian Grup yang terus menerus mengenai apakah model bisnis aset
          keuangan tersisa yang masih dipegang tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan
          dalam model bisnis dan sehingga perubahan prosfektif pada klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak
          terdapat perubahan yang diperlukan selama periode penyajian.
Page 34
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

 3. PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

    a.   Pertimbangan yang dibuat dalam penerapan kebijakan akuntansi

         Peningkatan risiko kredit secara signifikan

         Seperti dijelaskan dalam Catatan 2e dan 26, kerugian kredit ekspektasian diukur sebagai cadangan setara
         dengan ECL-12 bulan untuk tahap 1 aset, atau ECL sepanjang umur untuk tahap 2 atau tahap 3 aset. Aset
         berubah ke tahap 2 ketika risiko kredit telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal.

         PSAK 109 tidak menentukan apa yang merupakan peningkatan risiko kredit secara signifikan. Dalam menilai
         apakah risiko kredit aset telah meningkat secara signifikan Grup memperhitungkan kualitatif dan kuantitatif
         yang tepat dan didukung informasi forward-looking.

         Sewa

         Grup mempunyai beberapa perjanjian sewa di mana Grup bertindak sebagai penyewa untuk beberapa aset
         tetap tertentu. Berdasarkan PSAK 116, Grup mengevaluasi apakah terdapat risiko dan manfaat kepemilikan
         yang signifikan dari aset sewa yang di transfer kepada penyewa atau tetap berada pada Grup, jangka waktu
         sewa dan suku bunga pinjaman inkremental antara lain, mensyaratkan Grup untuk membuat pertimbangan
         dan estimasi.

         Grup menyewa tanah, bangunan, stadion dan peralatan berdasarkan perjanjian sewa operasi. Berdasarkan
         PSAK 116, aset hak guna dan liabilitas sewa harus diakui untuk sewa jangka panjang. Dalam menentukan
         jangka waktu sewa, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang menciptakan insentif ekonomi
         untuk melakukan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi penghentian.

         Ketika Grup tidak dapat dengan mudah menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan suku
         bunga pinjaman inkremental Grup sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang perlu
         dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, diantaranya memerlukan
         pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan sampai pada tingkat
         diskonto akhir.

         Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Grup mempertimbangkan risiko kredit, jangka waktu
         sewa, jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan ekonomi dan waktu di mana sewa dimasukkan.

    b.   Estimasi dan asumsi

         Informasi asumsi utama mengenai masa datang dan sumber utama dari estimasi lain pada akhir periode
         pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai
         tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini.

         Pengukuran nilai wajar
         Beberapa aset dan liabilitas yang termasuk dalam laporan keuangan Grup memerlukan pengukuran,
         dan/atau pengungkapan pada nilai wajar.

         Input yang digunakan dalam menentukan pengukuran nilai wajar dikategorikan dalam level berbeda
         berdasarkan bagaimana diobservasi input yang digunakan dalam Teknik penilaian yang digunakan (hirarki
         nilai wajar).
Page 35
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

          • Level 1: Harga kuotasian di pasar aktif untuk pos yang identik (tanpa penyesuaian)
          • Level 2: Input yang dapat diobservasi baik langsung maupun tidak selain input level 1
          • Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi (seperti tidak berasal dari data pasar)

          Pengklasifikasi pos ke level 1, 2 dan 3 didasarkan pada level terendah dari input yang digunakan yang
          memiliki pengaruh signifikan pada pengukuran nilai wajar pos. Transfer pos antara level diakui pada saat
          periode tersebut terjadi. Grup telah menyusun prosedur untuk menentukan teknik penilaian dan input untuk
          pengukuran nilai wajar. Dalam mengestimasi nilai wajar liabilitas, Grup menggunakan data pasar yang dapat
          diobservasi sejauh itu tersedia. Jika input Level 1 tidak tersedia, Grup melibatkan penilai yang memenuhi
          syarat untuk melakukan penilaian. Apabila Grup bekerja sama dengan penilai eksternal untuk menetapkan
          teknik penilaian yang sesuai dan input untuk model, Grup melaporkan temuan penilaian kepada direksi Grup
          untuk menjelaskan penyebab fluktuasi nilai wajar aset dan liabilitas. Informasi tentang teknik penilaian dan
          input yang digunakan dalam penentuan nilai wajar liabilitas diungkapkan dalam Catatan 26.

          Manajemen yakin bahwa teknik penilaian yang dipilih dan asumsi yang digunakan sudah tepat dalam
          penentuan nilai wajar liabilitas tersebut.

          Cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha

          Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL
          untuk piutang usaha. Tingkat provisi didasarkan pada hari jatuh tempo untuk akun tertentu. Matriks provisi
          awalnya didasarkan pada sejarah tingkat default Grup yang diobservasi.

          Grup akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman historis kerugian kredit dengan informasi
          forward looking. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat default historis diperbarui dan perubahan pada
          estimasi forward looking dianalisis.

          Penilaian korelasi antara tingkat historis default yang diobservasi, perkiraan kondisi ekonomi dan ECLs
          merupakan estimasi yang signifikan. Jumlah dari ECLs sensitif terhadap perubahan dalam keadaan dan
          perkiraan kondisi ekonomi. Pengalaman historis kerugian kredit Grup dan perkiraan kondisi ekonomi juga
          tidak dapat merepresentasikan aktual default pelanggan di masa datang. Informasi mengenai ECls atas
          piutang usaha Grup diungkapkan pada Catatan 6.

          Nilai tercatat piutang usaha Grup sebesar Rp 102.786.955.789 (31 Desember 2024: Rp 107.487.806.719 97).

3.   PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

     b.   Estimasi dan asumsi (lanjutan)

          Rugi penurunan nilai persediaan

          Grup melakukan penyisihan bagi penurunan nilai persediaan apabila nilai realisasi neto persediaan lebih
          rendah dibandingkan dengan biaya karena kerusakan, penurunan nilai fisik persediaan, keusangan,
          perubahan tingkat harga dan penyebab-penyebab lain.

          Akun penyisihan dikaji ulang untuk mencerminkan penilaian yang disesuaikan di dalam pencatatan
          keuangan. Nilai tercatat persediaan diungkapkan dalam Catatan 8.

          Estimasi masa manfaat aset tetap dan aset tidak berwujud (tidak termasuk koin kripto, goodwill dan
          pendaftaran)
Page 36
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

    c.   Estimasi dan asumsi (lanjutan)

         Masa manfaat dari masing-masing item aset tetap dan aset tidak berwujud diestimasi berdasarkan jangka
         waktu aset tersebut diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian
         kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis.

         Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari
         perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta
         keterbatasan hak atau pembatasan terhadap penggunaan aset.

         Dengan demikian, kinerja operasi di masa datang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan oleh
         perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh faktor-faktor
         yang disebutkan di atas.

         Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset akan menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan
         penurunan nilai tercatat aset, sementara peningkatan nilai residu dari setiap item aset akan mengurangi
         penyusutan yang tercatat dan meningkatkan nilai tercatat aset ini.

         Perubahan masa manfaat setiap item aset tetap dan aset tidak berwujud dapat mempengaruhi jumlah biaya
         penyusutan dan amortisasi yang diakui serta nilai tercatat aset tetap dan aset tidak berwujud.

         Tidak terdapat perubahan dalam estimasi masa manfaat aset selama periode berjalan. Nilai tercatat aset
         tetap dan aset tidak berwujud pada akhir periode pelaporan diungkapkan pada Catatan 12 dan 13.

         Estimasi masa manfaat aset tetap

         Masa manfaat setiap item aset tetap Grup ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari
         penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal. Masa manfaat setiap
         aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila estimasi berbeda dengan estimasi sebelumnya karena
         keausan fisik, keusangan teknis dan kadaluarsa komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian
         aset tersebut.

         Tidak terdapat perubahan dalam estimasi masa manfaat aset tetap selama periode berjalan. Nilai tercatat
         aset tetap Grup pada akhir periode pelaporan diungkapkan pada Catatan 12.

         Goodwill

         Akuntansi akuisisi mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi secara ekstensif dalam mengalokasikan
         biaya perolehan kepada nilai pasar wajar yang dapat diandalkan atas aset dan liabilitas yang diakuisisi,
         termasuk aset takberwujud.

         Sesuai PSAK 103, “Kombinasi Bisnis”, goodwill tidak diamortisasi dan diuji untuk penurunan nilai setiap
         tahun.

         Penentuan apakah goodwill diturunkan nilainya memerlukan estimasi nilai pakai dari unit penghasil kas dari
         goodwill telah dialokasikan. Perhitungan nilai pakai memerlukan Grup mengestimasi arus kas masa datang
         yang diharapkan yang timbul dari unit penghasil kas dan kesesuaian tingkat diskonto didalam menghitung
         nilai kini. Informasi lebih lanjut mengenai goodwill diungkapkan pada Catatan 13.
Page 37
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

     b. Estimasi dan asumsi (lanjutan)

         Liabilitas imbalan pascakerja

         Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh
         aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat diskonto
         dan tingkat kenaikan gaji. Hasil realisasi yang berbeda dari asumsi akan berpengaruh terhadap jumlah biaya
         serta liabilitas yang diakui di masa datang.

         Walaupun asumsi dianggap telah sesuai dan memadai, namun perubahan signifikan pada hasil aktual atau
         perubahan signifikan terhadap asumsi akan berpengaruh material terhadap liabilitas imbalan pascakerja.
         Informasi selanjutnya termasuk nilai tercatat terdapat dalam Catatan 18.

         Perpajakan

         Grup memiliki eksposur pajak penghasilan dan pajak lainnya terkait dengan pertimbangan signifikan dalam
         menentukan provisi pajak. Grup melaporkan pajak berdasarkan sistem self-assessment dan mengakui
         liabilitas bagi isu perpajakan yang diharapkan berdasarkan estimasi apakah pajak tambahan akan jatuh
         tempo. Fiskus dapat menetapkan atau mengubah pajak-pajak tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai
         dengan peraturan yang berlaku.

         Apabila hasil perpajakan final dari hal-hal tersebut berbeda dari jumlah yang semula diakui, maka jumlah
         tersebut akan berdampak pada pajak kini dan pajak lainnya pada periode dimana penentuan tersebut
         dibuat. Nilai tercatat pajak dibayar dimuka dan utang pajak Grup diungkapkan dalam Catatan 16.
Page 38
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.   KAS DAN SETARA KAS

                                                   31/03/2025          31/12/2024
                                                       Rp                  Rp
     Kas                                              265.321.041         265.321.041                                  Cash on hand
     Bank                                                                                                              Cash in banks
       Pihak berelasi (Catatan 24)                                                                        Related party (Note 27)
          PT Bank Ina Perdana Tbk                  14.277.591.532       9.953.627.720                  PT Bank Ina Perdana Tbk
       Pihak ketiga                                                                                                 Third parties
          PT Bank Central Asia Tbk                  5.165.785.669      10.708.976.113                 PT Bank Central Asia Tbk
          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk    1.239.861.426       7.959.911.476   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk             1.620.481.763       2.397.307.576            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk    1.681.949.168       1.534.528.153   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
          PT Bank Mega Tbk                          1.145.227.897       1.144.349.132                        PT Bank Mega Tbk
          PT Bank Maybank Indonesia Tbk             1.078.466.896       1.077.144.061           PT Bank Maybank Indonesia Tbk
          PT Bank Permata Tbk                          56.111.811          56.209.059                     PT Bank Permata Tbk
          PT Bank UOB                                   9.364.483           9.364.483                              PT Bank UOB
          PT Bank QNB Indonesia Tbk                     5.350.026           5.350.026                PT Bank QNB Indonesia Tbk
          PT Bank Syariah Indonesia Tbk                 2.395.701           2.483.892            PT Bank Syariah Indonesia Tbk
       Sub-total                                   26.282.586.372      34.849.251.691                                   Sub-total
     Setara kas - deposito berjangka                                                               Cash equivalents - time deposits
       Pihak berelasi (Catatan 24)                                                                       Related party (Note 27)
          PT Bank Ina Perdana Tbk                                  -   10.000.000.000                 PT Bank Ina Perdana Tbk
       Pihak ketiga                                                                                                Third parties
          PT Bank Mega Tbk                            375.000.000         375.000.000                       PT Bank Mega Tbk
          PT Bank Central Asia Tbk                              -                   -                PT Bank Central Asia Tbk
       Sub-total                                      375.000.000      10.375.000.000                                   Sub-total
     Total                                         26.922.907.413      45.489.572.732                                         Total
     Suku bunga deposito berjangka                                                                      Interest rate per annum on
       per tahun                                   2,50% - 6,25%       2,50% - 6,25%                                time deposits

     Seluruh kas dan setara kas didenominasi dalam mata uang Rupiah.

     Nilai wajar kas dan setara kas mendekati nilai tercatat karena instrumen jatuh tempo dalam jangka pendek.
Page 39
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   INVESTASI JANGKA PENDEK


                                                                                  31/03/2025                       31/12/2024
                                                                                         Rp                                 Rp
     Aset keuangan pada FVTOCI                                                                                                                                           Financial assets at FVTOCI
       Instrumen utang - Harga kuotasian                                                                                                                          Debt instrument - Quoted price
         PT Trimegah Asset Management                                             71.853.223.304                   67.113.630.748                                 PT Trimegah Asset Management
         PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                                       9.999.990.000                   15.258.121.790                        PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
         PT Syailendra Capital                                                        124.277.679                          124.277.679                                        PT Syailendra Capital
         Sub-total                                                                81.977.490.983                   82.496.030.217                                                               Sub-total
     Aset keuangan pada FVTPL                                                                                                                                             Financial assets at FVTPL
         Instrumen ekuitas - Harga kuotasian                                                                                                                 Equity instrument - Quoted price
         PT Buana Capital Sekuritas                                              112.054.394.553                 112.940.237.769                                       PT Buana Capital Sekuritas
         PT Juara Capital Indonesia                                               78.528.905.095                   94.037.675.905                                      PT Juara Capital Indonesia
         PT Nusadana Investama Indonesia                                          31.180.976.151                   37.893.308.899                             PT Nusadana Investama Indonesia
         Sub-total                                                               221.764.275.799                 244.871.222.573                                                                Sub-total
     Total                                                                       303.741.766.782                 327.367.252.790                                                                           Total



     PT Trimegah Asset Management

     Entitas anak melakukan investasi pada Reksadana Dana Kas PT Trimegah Asset Management dengan mutasi
     unit penyertaan sebagai berikut:

                                                                                                         31/03/2025
                                               Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan                                         Trim Kas 2 Kelas A
                                    Unit penyertaan/      Nilai aset neto/          Sub-total/        Unit penyertaan/        Nilai aset neto/       Sub-total/            Total/
                                    Participation unit   Net assets value           Sub-total         Participation unit      Net assets value       Sub-total             Total
                                                                Rp                      Rp                                          Rp                  Rp                   Rp
     Saldo awal tahun                 52.118.834,9074           1.150,9422         59.985.766.510        3.759.795,0718             1.895,8119       7.127.864.238      67.113.630.748     At beginning of the year
     Penambahan                       61.942.275,8021           1.169,3952         72.435.000.000                                                                       72.435.000.000                  Placement
     Penarikan                       (52.118.834,9074)          1.150,9422         (59.985.766.510)     (3.759.795,0718)            1.895,8119       (7.127.864.238)    (67.113.630.748)               Withdrawal
     Kerugian direalisasi dari                                                                                                                                                                   Realized loss from
       perubahan nilai wajar                                                         (581.776.696)                                                                        (581.776.696)     changes in fair value
     Saldo akhir tahun                61.942.275,8021                        -     71.853.223.304                      -                         -                 0    71.853.223.304          At end of the year

                                                                                                                                                                        71.853.223.304




                                                                                                         31/12/2024
                                               Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan                                         Trim Kas 2 Kelas A
                                    Unit penyertaan/      Nilai aset neto/          Sub-total/        Unit penyertaan/        Nilai aset neto/       Sub-total/            Total/
                                    Participation unit   Net assets value           Sub-total         Participation unit      Net assets value       Sub-total             Total
                                                                Rp                      Rp                                          Rp                  Rp                   Rp
     Saldo awal tahun                 43.306.430,0238           1.131,6231         49.006.556.593                      -                         -                 -    49.006.556.593     At beginning of the year
     Penambahan                       14.060.375,4278           1.137,9497         16.000.000.000        3.759.795,0718             1.895,8119       7.000.000.000      23.000.000.000                  Placement
     Penarikan                        (5.247.970,5442)          1.143,2991          (6.000.000.000)                    -                         -                 -     (6.000.000.000)               Withdrawal
     Keuntungan belum direalisasi                                                                                                                                                             Unrealized gain from
       dari perubahan nilai wajar                    -                       -      1.235.172.156                      -                         -     127.864.238       1.363.036.394      changes in fair value
     Kerugian direalisasi dari                                                                                                                                                                   Realized loss from
       perubahan nilai wajar                         -                       -       (255.962.239)                     -                         -                 -      (255.962.239)     changes in fair value
     Saldo akhir tahun                52.118.834,9074           1.150,9422         59.985.766.510        3.759.795,0718             1.895,8119       7.127.864.238      67.113.630.748          At end of the year
Page 40
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)

    Grup mengakui keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI sebesar Rp 0,-
    (Desember 2024: Rp 1.363.036.394) sehingga Grup mengakui akumulasi keuntungan belum direalisasi, setelah
    dikurangi dengan kerugian direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI sebesar Rp 531.854.052
    (Desember 2024: Rp 1.113.630.748) pada penghasilan komprehensif lain.

    PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

    Pada tanggal 12 Oktober 2023, Perusahaan menempatkan dana pada Obligasi Berkelanjutan I Oki Pulp and Paper
    Mills tahap I tahun 2023 seri B sebesar Rp 50 miliar. Jangka waktu obligasi selama 3 tahun dengan tingkat bunga
    tetap sebesar 10,5%. Pada tanggal 26 Oktober 2023, Perusahaan menarik sebagian dana sebesar Rp 35 miliar
    dan mengakui pendapatan bunga sebesar Rp 128,63 juta dan pada tanggal 28 Desember 2023 menarik sisa dana
    sebesar Rp 15 miliar dan mencatat pendapatan bunga sebesar Rp 306 juta.

    Pada tanggal 31 Oktober 2023, entitas anak menempatkan dana pada Obligasi Berkelanjutan I Oki Pulp and Paper
    Mills tahap I tahun 2023 seri B sebesar Rp 35 miliar. Jangka waktu obligasi selama 3 tahun dengan tingkat bunga
    tetap sebesar 10,5%. Pada 28 Desember 2023 entitas anak telah menarik seluruh dana pada obligasi ini dan
    mengakui pendapatan bunga obligasi sebesar Rp 732,38 juta pada pendapatan keuangan.

    Perusahaan juga melakukan investasi pada Reksadana Dana Kas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dengan
    mutasi unit penyertaan sebagai berikut:


                                                                                    31 Maret 2025
                                                             Unit penyertaan        Nilai aset neto       Total
                                                                                          Rp                Rp
    Saldo awal                                                 13.257.070,4155           1.150,9422     15.258.121.790
    Penambahan                                                  8.551.428,9780           1.169,3952     10.000.000.000
    Penarikan                                                 (13.257.070,4155)          1.150,9422    (15.258.121.790)
    Kerugian direalisasi dari
       perubahan nilai wajar                                                   -                                 (10.000)
    Saldo akhir                                                8.551.428,9780            3.471,2796     9.999.990.000


                                                                                   31 Desember 2024
                                                             Unit penyertaan        Nilai aset neto       Total
                                                                                          Rp                Rp
    Saldo awal                                                 13.257.070,4155            1.131,6231    15.002.007.121
    Penambahan                                                                               19,3191
    Keuntungan belum direalisasi dari
       perubahan nilai wajar                                                 -                             256.114.669
    Saldo akhir                                                13.257.070,4155            1.150,9422    15.258.121.790


    Grup mengakui keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI sebesar Rp 0,-
    (Desember 2024: Rp 256.114.669) sehingga Grup mengakui akumulasi keuntungan belum direalisasi, setelah
    dikurangi dengan kerugian direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI sebesar Rp 258.111.790
    (Desember 2024: Rp 258.121.790) pada penghasilan komprehensif lain.
Page 41
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)

    PT Syailendra Capital

    Grup melakukan investasi pada Reksadana Dana Kas PT Syailendra Capital dengan mutasi unit penyertaan sebagai
    berikut:

                                                                   31/03/2025
                                           Unit penyertaan/       Nilai aset neto/                Total/
                                          Participation unit     Net assets value                 Total
                                                                         Rp                        Rp
    Saldo awal tahun                              73.824,7118            1.683,4157               124.277.679         At beginning of the year
    Keuntungan belum direalisasi dari                                                                             Unrealized gain from changes
      perubahan nilai wajar                                 -                        -                       -                  in fair value
    Saldo akhir tahun                             73.824,7118            1.683,4157               124.277.679                At end of the year




                                                                   31/12/2024
                                           Unit penyertaan/       Nilai aset neto/                Total/
                                          Participation unit     Net assets value                 Total
                                                                         Rp                        Rp
    Saldo awal tahun                              73.824,7118            1.602,9021               118.333.786         At beginning of the year
    Keuntungan belum direalisasi dari                                                                             Unrealized gain from changes
      perubahan nilai wajar                                 -                        -              5.943.893                   in fair value
    Saldo akhir tahun                             73.824,7118            1.683,4157               124.277.679                At end of the year

    Grup mengakui keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI sebesar Rp 0,-
    (Desember 2024: Rp 5.943.893) sehingga Grup mengakui akumulasi keuntungan belum direalisasi dari perubahan
    nilai wajar aset keuangan FVTOCI sebesar Rp 5.943.893 (Desember 2024: Rp 28.262.853) pada penghasilan
    komprehensif lain.

    Mutasi akumulasi keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan pada FVTOCI adalah
    sebagai berikut:

                                                       31/03/2025            31/12/2024
                                                            Rp                       Rp
    Saldo awal tahun                                     1.400.015.391               30.882.674                        At beginning of the year
    Keuntungan belum direalisasi dari perubahan                                                            Unrealized gain from changes in fair
      nilai wajar tahun berjalan                                     -         1.625.094.956                              value current year
    Kerugian direalisasi dari perubahan nilai                                                                Realized loss from changes in fair
      wajar tahun berjalan                                           -          (255.962.239)                             value current year
    Saldo akhir tahun                                    1.400.015.391         1.400.015.391                                 At end of the year




    Seluruh investasi jangka pendek pada FVTOCI menggunakan nilai wajar surat berharga kuotasian didasarkan
    pada publikasi harga pasar di Bursa Efek Indonesia yang merupakan hirarki nilai wajar pada level 1.
Page 42
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)

    Aset keuangan pada FVTPL - Harga kuotasian

    Pada tanggal 19 September 2019, Perusahaan menandatangani Kontrak Pengelolaan Portofolio Efek Untuk
    Kepentingan Nasabah Secara Individual dengan PT Nusadana Investama Indonesia (Nusadana). Nusadana ditunjuk
    sebagai manajer investasi dan jangka waktu perjanjian selama 1 tahun dan secara otomatis akan diperpanjang
    kecuali terjadi pengakhiran.

    Tujuan investasi untuk memperoleh keuntungan (capital gain), dengan batasan alokasi aset pada efek bersifat
    ekuitas, utang, KIK dan instrumen pasar uang yaitu: deposito, deposits on call, kas, SBI. Perusahaan akan
    membayar imbal jasa sebesar presentase tertentu kepada Nusadana.

    Pada tanggal September 2019, Perusahaan telah menyetorkan dana tunai sebesar Rp 10 miliar dan pada April
    2020 sebesar Rp 20 miliar. Pada akhir periode pelaporan, seluruh aset pendasar Kontrak Pengelolaan Portofolio
    Efek merupakan instrumen ekuitas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

    Perusahaan juga menempatkan dana investasi pada PT Buana Capital Sekuritas (Buana), pihak berelasi dan PT
    Juara Capital Indonesia (Juara) (31 Desember 2024: PT Buana Capital Sekuritas (Buana), pihak berelasi dan PT
    Juara Capital Indonesia (Juara)) dengan tujuan investasi untuk memperoleh keuntungan (capital gain) melalui
    perdagangan instrumen ekuitas di Bursa Efek Indonseia.

    Pengaruh pajak tidak diperhitungkan terkait keuntungan yang timbul dari seluruh investasi jangka pendek Grup
    dikenakan pajak penghasilan final. Grup berharap dapat menjual aset keuangan tersebut dalam 12 bulan ke
    depan, oleh karena itu aset tersebut diklasifikasikan sebagai aset lancar.

    Seluruh investasi jangka pendek pada FVTPL menggunakan nilai wajar surat berharga kuotasian didasarkan pada
    publikasi harga pasar di Bursa Efek Indonesia yang merupakan hirarki nilai wajar pada level 1, dengan rincian
    sebagai berikut:


                                                              31/03/2025
                                   Nusadana/            Buana/           Juara/                Total/
                                   Nusadana             Buana            Juara                 Total
                                      Rp                  Rp               Rp                   Rp
   Saldo awal tahun                37.893.308.899    112.940.237.769    94.037.675.905     244.871.222.573    At beginning of the year
   Penempatan                                   -                  -                 -                   -                  Placement
   Penarikan                                    -                  -                 -                   -                 Withdrawal
   Dividen                                      -                  -                 -                   -                    Dividend
   Keuntungan                                                                                                            Realized gain
     direalisasi dari                                                                                                 from changes
     perubahan nilai wajar                      -      1.357.082.935      (360.836.352)       996.246.583              in fair value
   Kerugian                                                                                                            Unrealized loss
     belum direalisasi dari                                                                                           from changes
     perubahan nilai wajar         (6.712.332.748)    (2.242.926.151)   (15.147.934.458)   (24.103.193.357)            in fair value
   Saldo akhir tahun               31.180.976.151    112.054.394.553    78.528.905.095     221.764.275.799         At end of the year
Page 43
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.     INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)

     Aset keuangan pada FVTPL - Harga kuotasian


                                                                 31/12/2024
                                      Nusadana/            Buana/           Juara/                Total/
                                      Nusadana             Buana            Juara                 Total
                                         Rp                  Rp               Rp                   Rp
Saldo awal tahun                      45.528.065.139    141.099.569.900    102.930.283.203    289.557.918.242                At beginning of the year
Penempatan                                         -      1.460.406.336                  -      1.460.406.336                              Placement
Penarikan                             (5.000.000.000)   (17.812.917.797)                 -    (22.812.917.797)                            Withdrawal
Dividen                                            -      2.211.452.800                  -      2.211.452.800                                Dividend
Keuntungan                                                                                                                              Realized gain
  direalisasi dari                                                                                                                   from changes
  perubahan nilai wajar                2.630.343.085        364.630.985      4.545.376.394      7.540.350.464                         in fair value
Kerugian                                                                                                                              Unrealized loss
  belum direalisasi dari                                                                                                             from changes
  perubahan nilai wajar               (5.265.099.325)   (14.382.904.455)   (13.437.983.692)   (33.085.987.472)                        in fair value
Saldo akhir tahun                     37.893.308.899    112.940.237.769     94.037.675.905    244.871.222.573                     At end of the year


6.     PIUTANG USAHA

                                                         31/03/2025                31/12/2024
                                                             Rp                        Rp
      Berdasarkan pelanggan                                                                                                              By creditors
      Pihak berelasi (Catatan 24)                            654.679.855               842.160.409                           Related parties (Note 24)
      Pihak ketiga                                                                                                                        Third parties
         PT Liga Indonesia Baru                          58.572.659.696             35.882.833.225                            PT Liga Indonesia Baru
         PT Indofood Sukses Makmur Tbk                   10.264.619.361             11.913.886.776                   PT Indofood Sukses Makmur Tbk
         PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk                2.682.107.210             14.364.641.195              PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
         PT XL Axiata Tbk                                 1.518.446.660             13.625.289.033                                  PT XL Axiata Tbk
         PT Smartfren Telecom Tbk                         1.401.822.638              1.401.822.638                        PT Smartfren Telecom Tbk
         PT Vidio Dot Com                                   925.529.763              2.002.006.653                                 PT Vidio Dot Com
         Lain-lain (masing-masing
           dibawah 5% dari total)                        29.513.654.076             29.849.816.198                  Others (each below 5% of total)
         Sub-total                                      104.878.839.405           109.040.295.718                                           Sub-total
         Cadangan kerugian penurunan nilai               (2.394.649.408)            (2.394.649.408)                  Allowance for impairment loss
         Neto                                           102.484.189.997           106.645.646.310                                                  Net
      Total                                             103.138.869.852           107.487.806.719                                                   Total


     Seluruh piutang usaha didenominasi dalam mata uang Rupiah.

     Nilai wajar piutang usaha yang diklasifikasi sebagai aset keuangan biaya perolehan diamortisasi mendekati nilai
     tercatat.

     Sebelum menerima suatu pelanggan baru, Grup menilai kualitas kredit pelanggan yang potensial tersebut.
     Manajemen melakukan reviu secara berkala atas piutang tersebut untuk mengurangi risiko konsentransi kredit.
     Jangka waktu rata-rata kredit pendapatan jasa adalah 30 hari.
Page 44
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6. PIUTANG USAHA (lanjutan)

    Grup menerapkan PSAK 109 dengan pendekatan yang disederhanakan untuk ECLs menggunakan cadangan ECLs
    sepanjang umur untuk piutang usaha. Untuk mengukur ECLs, piutang usaha dikelompokkan berdasarkan risiko
    kredit dan umur yang sama. Untuk menilai karakteristik risiko sesuai jenis kontrak.

    Tingkat kerugian ekspektasian didasarkan pada pengalaman historis kerugian kredit Grup selama periode tiga
    tahun sebelum periode berakhir. Tingkat kerugian historis disesuaikan untuk informasi saat ini dan forward-
    looking tentang faktor makroekonomi yang mempengaruhi pelanggan Grup. Grup telah mengidentifikasi produk
    domestik bruto (PDB), tingkat pengangguran dan inflasi sebagai faktor makroekonomi utama tempat Grup
    beroperasi.

    Berikut ini analisa umur dan ringkasan dasar penentuan cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha:


                                                31/03/2025                                                          31/12/2024
                            Tingkat             Nilai tercatat                                  Tingkat             Nilai tercatat
                           kerugian             bruto piutang     Cadangan kerugian             kerugian            bruto piutang       Cadangan kerugian
                         ekspektasian/          usaha/Gross           penurunan nilai/      ekspektasian/           usaha/Gross         penurunan nilai/
                         Expected loss        carrying amounts         Allowance for        Expected loss         carrying amounts        Allowance for
                             rate             trade receivables       impairment loss            rate             trade receivables      impairment loss
                               %                     Rp                        Rp                  %                     Rp                    Rp
    Belum jatuh tempo/
      not past due                    3,59%     11.157.279.683             400.604.187                    0,52%     77.039.531.054           400.604.187
    Sudah jatuh tempo/
      past due
      1- 60                           2,08%      5.339.395.299             111.179.901                    0,91%     12.268.818.711           111.179.901
      61 - 120                        0,07%     55.656.218.159              36.766.204                    1,80%      2.037.094.565            36.766.204
      > 120                           5,59%     33.028.712.056           1.846.099.116                    9,96%     18.537.011.797         1.846.099.116
    Total/Total                                105.181.605.197           2.394.649.408                             109.882.456.127         2.394.649.408


    Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                              2025                       2024
                                                                 Rp                       Rp
    Saldo awal tahun                                      2.394.649.408             4.490.680.654                             At beginning of the year
    Pemulihan tahun berjalan                                               -        (1.968.814.996)                             Recovery for the year
    Penghapusan piutang                                                    -           (127.216.250)                                 Write-off allowance
    Saldo akhir tahun                                     2.394.649.408             2.394.649.408                                     At end of the year


    Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah memadai. Grup
    tidak memiliki jaminan atas saldo-saldo piutang usaha ini.
Page 45
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.     PIUTANG LAIN-LAIN

                                              31/03/2025          31/12/2024
                                                  Rp                  Rp
 Pihak berelasi (Catatan 24)                  10.777.469.489       9.460.575.636                  Related parties (Note 24)
 Pihak ketiga                                                                                                 Third parties
     PT Gelora Trisula Semesta                16.600.854.106      19.236.291.953               PT Gelora Trisula Semesta
     Lain-lain                                 1.749.861.831       1.148.418.544                                  Others
     Sub-total                                18.350.715.937      20.384.710.497                               Sub-total
     Cadangan kerugian penurunan nilai                      -                   -          Allowance for impairment loss
     Total                                    18.350.715.937      20.384.710.497                                   Total
 Total                                        29.128.185.426      29.845.286.133                                     Total


     Pada tanggal 1 April 2021, Grup memberikan pinjaman kepada PT Teknologi Kreasi Bangsa, pihak berelasi, dengan
     jumlah maksimum sebesar Rp 450.000.000 dengan jangka waktu sampai dengan tanggal 31 Maret 2025. Pinjaman
     ini tidak dikenakan bunga.

     Pada tanggal 27 Agustus 2021, Grup memberikan pinjaman kepada PT Gelora Trisula Semesta dengan jumlah
     maksimum sebesar Rp 25.000.000.000. Jangka waktu pinjaman sampai dengan jangka waktu 1 tahun. Pinjaman
     ini tidak dikenakan bunga. Pinjaman ini telah diperpanjang beberapa kali, sampai dengan 27 Agustus 2025.

     Untuk tujuan penilaian penurunan nilai, jumlah piutang lain-lain, kecuali piutang kepada PSSI dianggap memiliki
     risiko kredit yang rendah karena belum jatuh tempo pada akhir periode pelaporan dan tidak ada peningkatan
     yang signifikan dalam risiko gagal bayar piutang sejak pengakuan awal. Oleh karena itu, untuk tujuan penilaian
     penurunan nilai piutang ini, cadangan kerugian penurunan nilai diukur dengan jumlah yang setara dengan ECL 12
     bulan.

     Dalam menentukan ECL, manajemen telah memperhitungkan pengalaman historis gagal bayar dan posisi
     keuangan counterparty, disesuaikan dengan faktor-faktor yang spesifik bagi debitur dan kondisi ekonomi umum
     industri tempat debitur beroperasi.

     Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang lain-lain adalah memadai.

8. PERSEDIAAN LANCAR

                                                31/03/2025            31/12/2024
                                                       Rp                  Rp

      Jersey dan merchandise                      9.256.641.259         6.017.842.638                Jersey and merchandise
      Kosmetik                                      537.384.348         2.786.229.369                               Cosmetics
      Kebutuhan cafe                                188.755.564             27.637.626                             Cafe needs
      Lain - lain                                   177.433.395            730.317.778                                 Others

      Total                                      10.160.214.566         9.562.027.411                                      Total


      Persediaan tidak diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lain. Berdasarkan hasil penelaahan atas nilai
      realisasi neto dan keadaan fisik persediaan pada akhir tahun, Grup berkeyakinan bahwa semua persediaan dapat
      dijual atau digunakan, sehingga penyisihan untuk persediaan usang dan penurunan nilai persediaan tidak
      diperlukan.
Page 46
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.   BIAYA DIBAYAR DIMUKA DAN UANG MUKA


                                                             31/03/2025              31/12/2024
                                                                   Rp                     Rp
      Uang muka pembelian aset tetap                        28.200.382.527           21.751.402.608          Advances for acquisition of fixed assets
      Uang muka operasional                                 11.552.683.382           10.959.078.972                                Operational advances
      Uang muka remunerasi                                                                                                 Advance for remuneration
        pemain dan staf (Catatan 14)                             865.320.335          1.751.662.837                  of players and staff (Note 14)
      Biaya sewa dibayar di muka                                1.349.241.669           946.666.667                                Prepaid rent expenses
      Asuransi dibayar di muka                                   448.643.961            839.692.829                                    Prepaid insurance
      Lain-lain                                                  931.177.814          1.306.797.270                                                 Others
      Total                                                 43.347.449.688           37.555.301.183                                                     Total


     Uang muka operasional terutama merupakan uang muka operasional pertandingan, perlengkapan pemain dan
     operasional live video streaming. Uang muka pembelian aset tetap terbesar merupakan uang muka pembelian
     peralatan stadion berupa peralatan Video Assistant Referee (VAR) (31 Desember 2024: Video Assistant Referee
     (VAR)).


10. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI

       Grup memiliki investasi pada entitas asosiasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas dengan rincian
       kepemilikan investasi sebagai berikut:



                                                                           Tempat    Persentase kepemilikan/              Nilai tercatat/
          Nama perusahaan/                      Bidang usaha/            kedudukan/ Percentage of ownership              Carrying amount
        Name of the company                     Main business             Domicile   31/03/2025 31/12/2024        31/03/2025           31/12/2024
                                                                                         %          %                 Rp                   Rp
PT Hiperion Kapital Investama                   Jasa konsultasi/           Jakarta      40,00        40,00         5.163.951.907       5.163.951.907
                                              Consultant services
PT Karya Digital Madani                           Periklanan/              Jakarta      47,00        47,00         5.339.165.575       5.339.165.575
                                                  Advertising
PT Kelola Aset Digital                           Pemrogaman/               Jakarta      30,00        30,00                     -                    -
                                                 Progamming
Digital Technology Mediatama Pte. Ltd        Jasa telekomunikasi/          Jakarta      20,00        20,00         1.629.447.288       1.629.447.288
                                           Telecomunication service
PT Samville Koda Studio                           Jasa design/             Jakarta      35,06        35,06         3.701.129.821       3.701.129.821
                                                Design service
PT Aspirasi Lintas Talenta                Reproduksi media rekaman/       Surabaya      20,00        20,00          723.147.436         723.147.436
                                        Reproduction of recorded media
Total/ Total                                                                                                      16.556.842.027      16.556.842.027
Page 47
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI (LANJUTAN)

     Investasi pada entitas asosiasi tersebut dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. Mutasi investasi pada
     entitas asosiasi sebagai berikut:

                                           31/03/2025               31/12/2024
                                               Rp                       Rp
Saldo awal tahun                            16.556.842.027           15.502.590.297                         At beginning of the year
Penambahan biaya perolehan awal                           -           1.200.000.000            Additonal of initial acquisition cost
Penjualan investasi asosiasi                              -                      -                   Selling investment in associate
Bagian laba (rugi) tahun berjalan                         -           (145.748.270)          Equity share in gain (loss) for the year
Saldo akhir tahun                           16.556.842.027          16.556.842.027                                At end of the year


     PT Aspirasi Lintas Talenta

     Berdasarkan akta No. 4 tanggal 20 Mei 2024 dari notaris Pradita Ayu Yustisia S.H., M.Kn, notaris di Bogor, Grup
     telah mengambil bagian saham baru PT Aspirasi Lintas Talenta (ALT) sebanyak 12.000.000 saham dengan nilai
     nominal sebesar Rp 1,2 miliar atau setara dengan 20% dari total modal ditempatkan dan disetor ALT.

11. ASET HAK GUNA

     Rincian Aset hak guna adalah sebagai berikut:


                                                                            31 Maret 2025
                                    Saldo Awal/        Penambahan/            Penghapusan/       Reklasifikasi/     Saldo Akhir/

      Biaya Perolehan
       Tanah                         8.606.939.652                      -                -                    -       8.606.939.652
       Bangunan                     15.546.453.920                      -                -                    -      15.546.453.920
       Stadion                       2.868.956.034                      -                -                    -       2.868.956.034
       Peralatan                                 -                      -                -                    -                   -

               Jumlah               27.022.349.606                      -                -                    -      27.022.349.606
      Akumulasi
       Penyusutan
       Tanah                         2.482.394.314            433.510.740                -                    -       2.915.905.054
       Bangunan                      3.070.732.524            709.239.702                -                    -       3.779.972.226
       Stadion                       1.004.134.612            154.997.802                -                    -       1.159.132.414
       Peralatan                                 -                      -                -                    -                   -

              Jumlah                 6.557.261.450        1.297.748.244                  -                    -       7.855.009.694

      Jumlah Tercatat               20.465.088.156                                                                   19.167.339.912
                                                      catatan/ notes 22
Page 48
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET HAK GUNA (lanjutan)

      Rincian Aset hak guna adalah sebagai berikut:


                                                                                      31 Desember 2024
                                     Saldo Awal/             Penambahan/                Penghapusan/          Reklasifikasi/            Saldo Akhir/

          Biaya Perolehan
           Tanah                      8.606.939.652                                                                                      8.606.939.652
           Bangunan                  26.160.845.963            6.889.311.377           (17.503.703.420)                                 15.546.453.920
           Stadion                    2.868.956.034                                                                                      2.868.956.034
           Peralatan                              -                                                                                                  -

                 Jumlah              37.636.741.649            6.889.311.377           (17.503.703.420)                        -        27.022.349.606
          Akumulasi
           Penyusutan
           Tanah                      1.619.583.969              862.810.345                         -                         -          2.482.394.314
           Bangunan                  12.047.292.954            3.467.423.619           (12.443.984.049)                        -          3.070.732.524
           Stadion                      430.343.405              573.791.207                         -                         -          1.004.134.612
           Peralatan                              -                        -                         -                         -                      -

                Jumlah               14.097.220.328            4.904.025.171           (12.443.984.049)                        -          6.557.261.450

          Jumlah Tercatat            23.539.521.321                                                                                     20.465.088.156
                                                          catatan/ notes 22



12.       ASET TETAP

          Berikut adalah mutasi aktiva tetap untuk periode 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024:
                                               Penambahan/         Pengurangan/           Reklasifikasi/
                             01/01/2025          Additions          Deductions           Reclassification   31/03/2025
                                 Rp                 Rp                  Rp                      Rp              Rp
  Biaya perolehan                                                                                                                         Acquisition cost
  Pemilikan langsung:                                                                                                                  Direct acquisition:
    Bangunan                  37.554.354.157                  -                   -                     -    37.554.354.157                    Buildings
    Peralatan                 94.582.870.516        245.840.723                                              94.828.711.239                  Equipment
    Kendaraan bermotor        19.591.740.616                  -                   -                     -    19.591.740.616                     Vehicles
    Instalasi                 10.065.386.553                  -                   -                     -    10.065.386.553                 Installation
    Mesin dan perlengkapan    21.316.689.220                  -                   -                     -    21.316.689.220    Machinery and equipment
    Aset dalam pembangunan       254.000.000                  -                   -                     -       254.000.000     Construction in progress
  Total                      183.365.041.062        245.840.723                   -                     -   183.610.881.785                         Total
  Akumulasi penyusutan                                                                                                         Accumulated depreciation
  Pemilikan langsung:                                                                                                                  Direct acquisition:
    Bangunan                   8.768.215.688         471.058.788                  -                     -     9.239.274.476                    Buildings
    Peralatan                 54.162.890.550       2.901.794.379                  -                     -    57.064.684.929                  Equipment
    Kendaraan bermotor         9.615.754.159         699.477.785                  -                     -    10.315.231.944                     Vehicles
    Instalasi                  7.877.765.806         270.536.746                  -                     -     8.148.302.552                 Installation
    Mesin dan perlengkapan    17.650.811.911       1.215.993.109                  -                     -    18.866.805.020    Machinery and equipment
  Total                       98.075.438.114       5.558.860.807                  -                     -   103.634.298.921                         Total
  Nilai tercatat neto         85.289.602.948                                                                 79.976.582.864          Net carrying amount
Page 49
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.       ASET TETAP (lanjutan)

          Berikut adalah mutasi aktiva tetap untuk periode 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024: (lanjutan)
                                               Penambahan/      Pengurangan/       Reklasifikasi/
                             01/01/2024          Additions       Deductions       Reclassification       31/12/2024
                                 Rp                 Rp               Rp                  Rp                  Rp
  Biaya perolehan                                                                                                                    Acquisition cost
  Pemilikan langsung:                                                                                                             Direct acquisition:
    Bangunan                  37.188.704.157      338.800.000                -          26.850.000       37.554.354.157                   Buildings
    Peralatan                 93.475.030.707    1.107.839.809                -                   -       94.582.870.516                 Equipment
    Kendaraan bermotor        14.571.665.259    5.378.463.957     (358.388.600)                  -       19.591.740.616                    Vehicles
    Instalasi                 10.065.386.553                -                -                   -       10.065.386.553                Installation
    Mesin dan perlengkapan    20.896.139.596      420.549.624                -                   -       21.316.689.220   Machinery and equipment
    Aset dalam pembangunan       280.850.000                -                -         (26.850.000)         254.000.000    Construction in progress
  Total                      176.477.776.272    7.245.653.390     (358.388.600)                  -      183.365.041.062                        Total
  Akumulasi penyusutan                                                                                                    Accumulated depreciation
  Pemilikan langsung:                                                                                                             Direct acquisition:
    Bangunan                   6.894.740.064    1.873.475.624                -                   -        8.768.215.688                   Buildings
    Peralatan                 41.377.744.330   12.785.146.220                -                   -       54.162.890.550                 Equipment
    Kendaraan bermotor         7.420.475.413    2.526.716.483     (331.437.737)                  -        9.615.754.159                    Vehicles
    Instalasi                  6.776.303.064    1.101.462.742                -                   -        7.877.765.806                Installation
    Mesin dan perlengkapan    12.750.306.618    4.900.505.293                -                   -       17.650.811.911   Machinery and equipment
  Total                       75.219.569.489   23.187.306.362     (331.437.737)                  -       98.075.438.114                        Total
  Nilai tercatat neto        101.258.206.783                                                             85.289.602.948         Net carrying amount




  Penyusutan aset tetap sebesar Rp 5.558.860.807 (Desember 2024: Rp 23.187.306.362) dibebankan pada beban
  operasi (Catatan 22).


13. ASET TIDAK BERWUJUD

                                                                                                      31 Maret 2025            31 Desember 2024

             Koin kripto                                                                                  398.848.758                 398.848.758
             Goodwill                                                                                  16.700.000.000              16.700.000.000
             Lisensi                                                                                    2.000.000.000               2.000.000.000
             Pendaftaran                                                                                4.488.099.550               4.488.099.550
             Akun Media Sosial                                                                         11.360.794.500              11.360.794.500
             Virtual Human                                                                              1.462.484.674               1.462.484.674
             Lain-lain                                                                                    505.849.398                 505.849.398
                 Sub-total                                                                             36.916.076.880              36.916.076.880
             Akumulasi Amortisasi (Catatan 22)                                                        (12.001.068.780)            (11.425.741.898)
                    Total                                                                              24.915.008.100              25.490.334.982


            Koin Kripto

            Koin kripto Grup dinyatakan sebesar nilai revaluasi, yang merupakan nilai wajar pada tanggal revaluasi yang
            terdiri dari Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masing-masing sebesar 0,175447 units dan 2,3756 units dengan
            nilai Rp 1.533.095.936 dan Rp 54.669.000 (31 Desember 2024: 0,175447 units dan 2,3756 units dengan nilai
            Rp 1.533.095.936 dan Rp 54.669.000).
Page 50
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. ASET TIDAK BERWUJUD (lanjutan)

        Goodwill

        Goodwill timbul dari proses akuisisi bisnis PT Putra Samarinda Indonesia (PSI) yang dialokasikan ke unit
        penghasil kas yang manfaatnya diharapkan dari akuisisi bisnis yang dapat diatribusikan.

        Pada tanggal 3 Desember 2014, Tuan Harbiansyah Hanafiah (“Penjual”) yang merupakan pemegang saham
        pengendali dari PSI dan pemilik sah klub sepakbola Putra Samarinda dan Tuan Yabes Tanuri (“Pembeli”)
        menandatangani nota kesepahaman yang antara lain sebagai berikut:

        a.   Penjual sepakat untuk menjual dan mengalihkan kepada pembeli klub sepakbola Putra Samarinda
             termasuk klub pembinaan pemain mudanya, yang terdaftar dan telah diverifikasi oleh PT Liga Indonesia
             sebagai peserta kompetisi ISL tahun 2014/2015 dengan izin kompetisi termasuk di dalamnya adalah
             nama dan entitas serta keanggotaan PSSI berikut dengan segala legalitasnya dan hak komersial serta
             hak kekayaan intelektual (termasuk namun tidak terbatas pada merk) yang terkait dengan klub setelah
             persyaratan pendahuluan telah dipenuhi.
        b.   Penjual dan pembeli sepakat bahwa pembeli bermaksud menjalankan klub sepakbola Putra Samarinda
             dengan homebase di Bali sehingga pembeli berhak memperpanjang dan mengakhiri kontrak para
             pemain, ofisial, pelatih dan karyawan klub, sponsor atau mitra yang akan disepakati kemudian.
        c.   Penjual dan pembeli sepakat bahwa pembeli membeli klub sepak bola Putra Samarinda dan bukan
             saham PSI, dengan harga pembelian sebesar Rp 16,7 miliar. Oleh karena itu, seluruh kewajiban,
             kerugian dan tanggung jawab, pajak, bea, tunggakan, biaya, ongkos, pengeluran, gaji, bonus, biaya
             kompetisi dan semua kewajiban lainnya yang ada pada saat kesepakatan dan yang akan datang menjadi
             tanggung jawab PSI.

             Nota kesepahaman akan efektif setelah perjanjian pendahuluan telah dipenuhi pada saat tanggal
             penyelesaian. Pada tanggal 12 Desember 2014, Tuan Yabes Tanuri telah mengalihkan seluruh hak dan
             kewajibannya berdasarkan nota kesepahaman kepada Perusahaan.

        Selanjutnya, pada tanggal 15 Desember 2015, nota kesepahaman ini telah efektif melalui penandatanganan
        Perjanjian Jual Beli dimana ditegaskan bahwa yang dijual adalah klub sepak bola Putra Samarinda yang
        homebasenya di Bali. Apabila biaya lebih lanjut terkait dengan perpindahan operasi di Bali diperlukan,
        penjual akan menanggung biaya tersebut. Pembeli juga memiliki hak eksklusif untuk memilih dan
        mengontrak ulang pemain, pelatih, ofisial dan karyawan yang telah habis masa kontrak kerjanya dan penjual
        wajib dengan biaya sendiri mendaftarkan Perusahaan kepada badan yang berwenang termasuk namun tidak
        terbatas pada PSSI, PT Liga Indonesia, AFC dan FIFA.

        Perusahaan berkeyakinan bahwa akuisisi ini merupakan akuisisi bisnis karena Perusahaan memperoleh klub
        sepakbola yang merupakan input sebagai sumber daya ekonomik dan memperoleh hak eksklusif untuk
        memilih dan mengontrak ulang pemain, pelatih dan ofisial yang diperlukan dalam proses menghasilkan out-
        put. Oleh karena itu, seluruh hak dan kewajiban klub sepakbola Putra Samarinda berada pada PSI, tidak
        terdapat aset dan liabilitas teridentifikasi yang diakui oleh Perusahaan dan Perusahaan mengakui seluruh
        harga pembelian klub sepakbola Putra Samarinda sebagai goodwill.

        Grup melakukan pengukuran atas penurunan goodwill secara tahunan atau lebih sering, jika terdapat
        indikasi penurunan nilai goodwill. Pada saat pengukuran penurunan nilai, goodwill dialokasikan pada unit
        penghasil kas yang terendah yang diharapkan dapat memberikan manfaat atas penggabungan usaha, yang
        ditentukan oleh Grup.
Page 51
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. ASET TIDAK BERWUJUD (lanjutan)

        Goodwill (lanjutan)

        Jumlah yang dapat diperoleh kembali dari unit penghasil kas ditentukan berdasarkan perhitungan nilai
        pakainya. Asumsi utama terhadap perhitungan nilai pakai adalah tingkat diskonto dan tingkat pertumbuhan
        pendapatan. Manajemen mengestimasi tingkat diskonto menggunakan tarif sebelum pajak yang
        merefleksikan penilaian pasar saat ini atas nilai waktu daripada uang dan risiko-risiko spesifik atas unit
        penghasil kas. Tingkat pertumbuhan berdasarkan pada perkiraan tingkat pertumbuhan industri.

        Suku bunga untuk mendiskontokan perkiraan arus kas dari unit penghasil kas adalah rata-rata tingkat
        bunga pinjaman pada tanggal laporan posisi keuangan yang telah disesuaikan, untuk mengestimasi tingkat
        bunga dari pasar yang diharapkan dari investasi. Suku bunga ini tidak melampui tingkat pertumbuhan rata-
        rata jangka panjang.

        Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai goodwill pada akhir periode pelaporan.

        Lisensi

        Pada tanggal 3 September 2020, PT Kreasi Karya Bangsa, entitas anak telah membayar license fee sebesar
        Rp 2 miliar untuk memperoleh lisensi keanggotaan dari Indonesian Basketball League (IBL), agar klub bola
        basket “Bali United” yang dimiliki dan dikelola oleh Grup dapat mengikuti kompetisi IBL selama minimal 5
        tahun.

        Pendaftaran

        Saldo yang belum diamortisasi dari pendaftaran pemain dan ofisial tim sebesar Rp 645.130.080 (31
        Desember 2024: Rp 715.055.356). Sisa saldo diharapkan akan diamortisasi selama masa kontrak pemain atau
        ofisial tim. Hal ini tidak memperhitungkan penambahan pemain atau ofisial tim setelah 31 Desember 2024,
        yang berdampak pada peningkatan biaya amortisasi di masa datang, juga tidak mempertimbangkan
        pelepasan setelah 31 Desember 2024, yang akan berdampak pada penurunan biaya amortisasi di masa
        datang. Selain itu, setiap negosiasi ulang kontrak juga akan berdampak pada biaya di masa datang.

        Akun media sosial

        Pada tahun 2023 dan 2021, PT Kreasi Karya Bangsa, Entitas Anak telah membeli beberapa akun media sosial
        Instagram dari pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 240.000.000 dan Rp 4.730.000.000, untuk tujuan
        mengelola dan mengembangkan setiap akun tersebut.

        Pada tanggal 15 Oktober 2020, PT Rahasia Gadis Nusantara, Entitas Anak telah membeli dan menerima
        pengalihan hak atas akun media sosial Instagram Rahasia Gadis dari pihak ketiga dengan harga Rp
        5.500.000.000 untuk tujuan mengelola dan mengembangkan akun Rahasia Gadis tersebut.

        Virtual Human

        Pada tahun 2023, PT Manusia Masa Depan, entitas anak, memiliki aset digital dalam bentuk virtual human
        yang digunakan sebagai media promosi.
Page 52
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. ASET TIDAK BERWUJUD (lanjutan)

        Lain- lain

        Merupakan biaya yang dikeluarkan oleh Perusahaan untuk memperoleh hak merek “Bali United” dan
        pendaftaran hak merek tersebut kepada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum
        dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan perangkat lunak.

        Sampai dengan tanggal 31 Desember 2024 status hak merek yang didaftarkan pada tanggal 14 Januari
        2015 di Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
        Indonesia masih dalam proses pemeriksaan substantif 1. Pada tahun 2025, Perusahaan telah selesai
        mengurus perubahan nama dan perpanjangan penggunaan logo Bali United.


 14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA

     Grup memiliki aset tidak lancar lainnya yang terdiri dari:

                                               31/03/2025         31/12/2024
                                                   Rp                 Rp
     Aset keuangan pada FVTOCI-investasi                                              Financial assets at FVTOCI-investment
        pada instrumen ekuitas                 50.254.608.000     50.254.608.000                        equity instrument
     Aset keuangan pada FVTOCI-investasi                                              Financial assets at FVTOCI-investment
        pada instrumen utang                    8.723.379.125        8.723.379.125                        debt instrument
     Uang muka remunerasi                                                                        Advance for remuneration
        pemain dan staf (Catatan 9)             1.912.600.000        1.912.600.000           of players and staff (Note 9)
     Biaya perbaikan stadion                                                                        Deferred charges of cost
        yang ditangguhkan                         697.988.503         697.988.503                improvement of stadium
     Total                                     61.588.575.628     61.588.575.628                                      Total




     Aset keuangan pada FVTOCI - investasi pada instrumen ekuitas

                                               31/03/2025         31/12/2024
                                                   Rp                 Rp
     PT Vidio Dot Com                          29.138.000.000     29.138.000.000                         PT Vidio Dot Com
     PT Rans Entertainmen Indonesia            16.000.000.000     16.000.000.000           PT Rans Entertainmen Indonesia
     PT Liga Indonesia Baru                     3.000.250.000      3.000.250.000                    PT Liga Indonesia Baru
     PT Mitra Maha Meta                         1.400.000.000      1.400.000.000                      PT Mitra Maha Meta
     Stargo Pte. Ltd                              716.358.000        716.358.000                           Stargo Pte. Ltd
     Total                                     50.254.608.000     50.254.608.000                                      Total


     PT Vidio Dot Com

     Berdasarkan akta No. 23 tanggal 14 Juni 2022 dari notaris Candra Lim, S.H., LL.M notaris di Jakarta Utara,
     Perusahaan melakukan investasi saham pada PT Vidio Dot Com sebanyak 13.406 saham atau 0,21% hak
     kepemilikan dengan harga perolehan sebesar Rp 29.138.000.000.
Page 53
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (lanjutan)

     PT Rans Entertainment Indonesia

     Berdasarkan akta No. 126 tanggal 29 Desember 2021 dari notaris Sugih Haryati S.H. M.Kn, notaris di
     Tangerang, PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (EBIT), entitas anak, telah mengambil bagian saham baru
     PT Rans Entertainmen Indonesia (RANS) sebanyak 307 saham dengan nilai nominal sebesar Rp 307 juta atau
     setara dengan 0,77% dari total modal ditempatkan dan disetor RANS. EBIT telah menyetorkan modal
     sebesar Rp 16 miliar atas 307 saham tersebut kepada RANS.

     PT Liga Indonesia Baru

     Berdasarkan akta No 14 tanggal 20 September 2017 dari notaris Hartojo S.H., notaris di Jakarta, Perusahaan
     telah menerima pengalihan/hibah atas saham kelas B pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dari Persatuan
     Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebesar 2.805 saham dengan nominal Rp 1.000 atau setara dengan 5,5%
     dari total modal ditempatkan dan disetor LIB. Saham kelas B memiliki hak seperti pemengang saham biasa
     dan hanya boleh dimiliki oleh badan hukum yang memiliki klub sepak bola yang hanya berkompetisi di Liga
     1 Indonesia.

     Berdasarkan akta No 31 tanggal 20 Juni 2023 dari notaris Emmy Yatmini S.H, notaris di Jakarta Selatan,
     Perusahaan telah menyetujui peningkatan atas saham pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dari Persatuan
     Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi sebesar 2.002.805 saham dengan nominal Rp 1.000 atau setara
     dengan 5,26% melalui konversi piutang usaha milik Perusahaan.

     Berdasarkan akta No. 43 tanggal 26 Juni 2024 dari notaris Emmy Yatmini S.H, notaris di Jakarta Selatan,
     Perusahaan telah menyetujui peningkatan atas saham pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dari Persatuan
     Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi sebesar 3.000.250 saham dengan nominal Rp 1.000 atau setara
     dengan 5,26% melalui konversi piutang usaha milik Perusahaan.

     PT Mitra Maha Meta

     Berdasarkan perjanjian surat utang tanggal 11 Juni 2022, Perusahaan melakukan investasi sebesar USD
     100.000 atau setara Rp 1.400.000.000 pada surat utang PT Mitra Maha Meta. Jatuh tempo surat utang
     tersebut tanggal 31 Desember 2022.

     Surat utang dapat dikonversi ke modal saham dengan jumlah 583 saham seri C dengan hak kepemilikan
     4,96%.

     Berdasarkan dokumen Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) tanggal 3 November 2023,
     Grup mengkonversi menjadi saham preference. Surat utang dapat dikonversi ke modal saham dengan
     jumlah 583 saham seri C dengan hak kepemilikan 4,96%.

     PT Aspirasi Lintas Talenta

     Berdasarkan akta No 04 tanggal 20 Mei 2024 dari notaris Pradita Ayu Yustisia, SH, M.Kn notaris di Kota
     Bogor, Perusahaan melakukan investasi saham pada PT Aspirasi Lintas Talenta sebanyak 12.000.000 saham
     atau 20% hak kepemilikan dengan harga perolehan sebesar Rp 1.200.000.000 dari total keseluruhan
     sejumlah Rp 6.000.000.000 (atau 60.000.000 lembar saham).

     Stargo Pte. Ltd

     Berdasarkan dokumen Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) tanggal 21 Juli 2022,
     Perusahaan melakukan investasi dalam saham Stargo Pte. Ltd sebanyak 10.417 saham atau 0,62 % hak
     kepemilikan dengan biaya perolehan sebesar Rp 716.358.000.
Page 54
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (lanjutan)

      Aset keuangan pada FVTOCI - investasi pada instrumen utang

                                                                         31 Maret 2025         31 Desember 2024
                                                                              Rp                      Rp

      PT Indozone Media Indonesia                                              5.131.770.000        5.131.770.000
      Tjufoo Pte. Ltd                                                          3.591.609.125        3.591.609.125
      Total                                                               8.723.379.125           8.723.379.125

      PT Indozone Media Indonesia

      Pada tanggal 10 September 2021, Grup memberikan pinjaman kepada PT Indozone Media Indonesia sebesar
      USD 120.000 atau setara dengan Rp 1.887.720.000 dengan jangka waktu 3 tahun. Pinjaman ini tidak
      dikenakan bunga dan dapat dikonversi sewaktu-waktu menjadi modal dengan harga konversi sebesar Rp
      1.701.300.000.

      Berdasarkan perjanjian surat sanggup tanggal 5 April 2022, Perusahaan melakukan investasi sebesar USD
      225.000 atau setara Rp 3.244.050.000 pada surat utang PT Indozone Media Indonesia. Surat tersebut tidak
      dikenakan bunga, tanpa jangka waktu pembayaran yang tetap dan dapat dikonversi sewaktu-waktu
      menjadi modal.

      Tjufoo Pte. Ltd

      Berdasarkan perjanjian surat utang tanggal 28 Maret 2022, Perusahaan melakukan investasi sebesar USD
      250.000 atau setara Rp 3.591.609.125 pada surat utang Tjufoo Pte. Ltd. Surat utang ini tidak dikenakan
      bunga dan dapat dikonversi sewaktu – waktu menjadi modal.

      Uang muka remunerasi pemain dan staff


                                         31/03/2025         31/12/2024
                                             Rp                 Rp
Saldo awal tahun                          3.664.262.837       7.754.143.747                    At beginning of the year
Penambahan                                            -       4.552.511.007                                    Addition
Amortisasi (Catatan 22)                    (886.342.502)     (8.642.391.917)                    Amortization (Note 22)
Saldo akhir tahun                         2.777.920.335       3.664.262.837                          At end of the year
Bagian lancar (Catatan 9)                  (865.320.335)     (1.751.662.837)                   Current portion (Note 9)
Bagian tidak lancar                       1.912.600.000       1.912.600.000                        Non-current portion


      Biaya perbaikan stadion yang ditangguhkan

      Merupakan biaya renovasi stadion Kapten I Wayan Dipta dengan rincian sebagai berikut:

                                         31/03/2025         31/12/2024
                                             Rp                 Rp
Saldo awal tahun                            697.988.503       1.235.165.084                    At beginning of the year
Amortisasi (Catatan 22)                               -        (537.176.581)                    Amortization (Note 22)
Saldo akhir tahun                           697.988.503        697.988.503                           At end of the year
Page 55
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. UTANG USAHA


                                               31/03/2025       31/12/2024
                                                   Rp                Rp
    Berdasarkan pemasok                                                                                    By creditors
    Pihak berelasi (Catatan 24)                 1.668.309.500    1.337.129.347                 Related parties (Note 24)
    Pihak ketiga                                                                                           Third parties
       PT Supersport Sensasion Internasional    4.440.000.000                -   PT Supersport Sensasion Internasional
       PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk        3.208.946.528    3.168.625.778      PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
       PT Mahesa Jenar Semarang                 1.387.500.000    1.250.000.000             PT Mahesa Jenar Semarang
       Ordia Rental Equipment                   1.174.016.125    1.494.616.125                Ordia Rental Equipment
       PT Asvinia Travel Services                755.987.209     1.464.691.568              PT Asvinia Travel Services
       PT City Neonindo Indah Murni              499.500.000                 -          PT City Neonindo Indah Murni
       PT Galva Technologies Tbk                 223.587.091     1.233.194.700             PT Galva Technologies Tbk
       PT Garuda Sepakbola Indonesia                1.103.290    3.062.327.780         PT Garuda Sepakbola Indonesia
       PT Persebaya Indonesia                               -    2.755.000.000                 PT Persebaya Indonesia
       PT Celebest                                          -    1.500.000.001                            PT Celebest
       PT Persija Jaya Jakarta                              -    1.349.285.786                 PT Persija Jaya Jakarta
       Lain-lain (masing-masing
         dibawah 5% dari total)                 4.010.478.107   10.052.583.981      Others (each below 5% from total)
       Sub-total                               15.701.118.350   27.330.325.719                              Sub-total
    Total                                      17.369.427.850   28.667.455.066                                     Total

    Utang usaha timbul dari pembelian barang dagangan, streaming, renovasi stadion dan operasional lainnya
    serta penggunaan jasa yang dibutuhkan untuk operasional Grup. Seluruh utang usaha tidak dijamin dan
    didenominasi dalam mata uang Rupiah. Nilai tercatat utang usaha yang diklasifikasi sebagai liabilitas
    keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi mendekati nilai wajarnya karena sifat jangka
    pendek utang tersebut.
Page 56
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN

    a.   Pajak dibayar dimuka

                                                                       31 Maret 2025        31 Desember 2024
                                                                                       Rp                      Rp
         Pajak Penghasilan Pasal 28 a
            2024                                                           3.457.143.228          3.457.143.228
            2023                                                           5.871.574.477          5.871.574.477
         Pajak Penghasilan
           PPh Psl 23                                                      1.108.728.203                       -
           PPh Psl 4(2)                                                       62.205.044                       -
           PPh Psl 21                                                         61.231.237            63.557.887
           PPN Masukan                                                     2.386.153.984          2.320.352.533
         Total                                                          12.947.036.173         11.712.628.125



    b.   Utang pajak


                                              31/03/2025             31/12/2024
                                                  Rp                     Rp
         Pajak penghasilan                                                                                 Income tax
           Pasal 4 (2)                            123.370.117           225.169.615                    Article 4 (2)
           Pasal 21                               414.361.983           680.914.139                      Article 21
           Pasal 23                               255.599.081           428.605.523                      Article 23
           Pasal 25                                         -                     -                      Article 25
           Pasal 26                                12.557.632            41.600.000                      Article 26
           Pasal 29                                         -                     -                      Article 29
         Pajak penghasilan final                    7.803.540            15.076.435                  Final income tax
         Pajak Pertambahan Nilai                4.007.976.782         8.171.230.793                   Valued Add Tax
         Pajak pembangunan I (PB I)                30.450.104           119.185.982           Development tax I (PB I)
         Total                                  4.852.119.239         9.681.782.487                                 Total



17. LIABILITAS SEWA

    Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka panjang. Grup memiliki kontrak sewa
    tanah, bangunan dan stadion. Kewajiban Grup dalam sewa ini dijamin dengan hak pesewa atas aset yang
    disewakan. Grup dilarang mengalihkan dan menyewakan kembali aset yang disewakan. Beberapa kontrak
    sewa terdapat opsi perpanjangan yang akan dibahas lebih lanjut di bawah ini.

    Perusahaan juga memiliki sewa apartemen tertentu dengan jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dan
    sewa peralatan kantor dengan nilai yang rendah. Perusahaan menerapkan pengakuan pengecualian sewa
    jangka pendek dan sewa aset pendasar nilai rendah untuk sewa tersebut.

    Aset hak guna

    Perusahaan menyajikan nilai tercatat aset hak guna yang diklasifikasikan dalam aset tetap seperti
    diungkapkan pada Catatan 11.
Page 57
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. LIABILITAS SEWA (lanjutan)

    Nilai tercatat liabilitas sewa dan analisis jatuh tempo liabilitas sewa diungkapkan di bawah ini:

                                          31/03/2025               31/12/2024
                                              Rp                       Rp
Tanah                                       3.395.931.118               3.395.931.118                                   Land
Bangunan                                   13.234.953.967              13.234.953.967                                Building
Stadion                                     1.821.965.677               1.933.076.788                                Stadium
Total                                      18.452.850.762              18.563.961.873                                    Total



                              Pembayaran sewa
                              minimum/ Minimum          Bunga/                Nilai kini/
                               lease payment           Interest             Present value
                                     Rp                     Rp                    Rp
31/12/2024                                                                                                        31/12/2024
Tidak lebih dari satu tahun        5.234.060.000       1.949.047.630           3.285.012.370           Not later than one year
Antara satu dan lima tahun        21.142.608.889       5.974.770.497          15.167.838.392   Between one year and five years

Total                             26.376.668.889       7.923.818.127          18.452.850.762                             Total

Liabilitas jangka pendek                                                       3.285.012.370                Current liabilities
Liabilitas jangka panjang                                                     15.167.838.392            Non-current liabilities




                              Pembayaran sewa
                              minimum/ Minimum          Bunga/                Nilai kini/
                               lease payment           Interest             Present value
                                     Rp                     Rp                    Rp
31/12/2024                                                                                                        31/12/2024
Tidak lebih dari satu tahun        5.234.060.000       1.949.047.630           3.285.012.370           Not later than one year
Antara satu dan lima tahun        21.253.720.000       5.974.770.497          15.278.949.503   Between one year and five years

Total                             26.487.780.000       7.923.818.127          18.563.961.873                             Total

Liabilitas jangka pendek                                                       3.285.012.370                Current liabilities
Liabilitas jangka panjang                                                     15.278.949.503            Non-current liabilities
Page 58
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

    Grup tidak melakukan pencadangan atas imbalan pascakerja dari bulan Januari s/d Maret 2025 dengan
    pertimbangan fluktuatifnya turnover karyawan selama 3 bulan terakhir. Maka dari itu Perusahaan
    menyajikan kembali perhitungan dan rincian Liabilitas Imbalan Pascakerja sesuai dengan hasil perhitungan
    terakhir yang telah dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Riana dan Rekan untuk pelaporan keuangan
    yang berakhir pada bulan Desember 2024 dan telah diaudit sebagai berikut:


                                             31/03/2025          31/12/2024
                                                 Rp                  Rp
     Saldo awal tahun                         3.557.456.977          2.996.765.954           Balance at beginning of the year
     Biaya jasa kini                                      -           828.209.406                         Current service cost
     Biaya jasa lalu                                      -                     -                            Past service cost
     Biaya bunga                                          -           182.775.381                                Interest cost
     Termasuk dalam laba rugi (Catatan 22)                -          1.010.984.787        Included in profit or loss ( Note 22 )
     Keuntungan (kerugian) akturial
       yang timbul dari:                                                                           Actuarial gain (loss) from:
       Perubahan asumsi keuangan                          -           (150.785.769)        Changes on financial assumption
       Penyesuaian atas pengalaman                        -           (290.007.995)             Adjustment of experience
     Termasuk dalam penghasilan                                                                             Included in other
       (kerugian) komprehensif lain                       -           (440.793.764)             comprehensive income (loss)
     Pembayaran imbalan                                   -             (9.500.000)                                Benefit paid
     Saldo akhir tahun                        3.557.456.977          3.557.456.977              Balance at the end of the year




19. MODAL SAHAM


                                                                          31/03/2025
                                              Jumlah saham/           Persentase                       Total modal
                Nama pemegang saham/             Number         kepemilikan/Percentage           ditempatkan dan disetor/
                 Name of shareholders           of shares            of ownership                 Total paid-up capital
                                                                           %                                Rp
Pieter Tanuri                                   2.295.830.720                          38,26%              22.958.307.200
PT Asuransi Central Asia                          533.000.000                           8,88%               5.330.000.000
PT Asuransi Central Asia Raya                     384.000.000                           6,40%               3.840.000.000
Ayu Patricia Rachmat                              304.627.000                           5,08%               3.046.270.000
Masyarakat/Public (masing-masing dibawah
  5% dari total/each below 5% of total )        2.482.542.280                          41,38%              24.825.422.800
Total/Total                                     6.000.000.000                         100,00%              60.000.000.000
Page 59
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MODAL SAHAM (lanjutan)

                                                                               31/12/2024
                                                  Jumlah saham/            Persentase                     Total modal
                    Nama pemegang saham/             Number          kepemilikan/Percentage         ditempatkan dan disetor/
                     Name of shareholders           of shares             of ownership               Total paid-up capital
                                                                                %                              Rp
    Pieter Tanuri                                   2.295.830.720                          38,26%             22.958.307.200
    PT Asuransi Central Asia                          533.000.000                           8,88%              5.330.000.000
    PT Asuransi Central Asia Raya                     384.000.000                           6,40%              3.840.000.000
    Ayu Patricia Rachmat                              304.627.000                           5,08%              3.046.270.000
    Masyarakat/Public (masing-masing dibawah
      5% dari total/each below 5% of total )        2.482.542.280                          41,38%             24.825.422.800
    Total/Total                                     6.000.000.000                      100,00%                60.000.000.000


    Berdasarkan akta No. 32 tanggal 12 Februari 2019 dari Christina Dwi Utami, SH., M.Hum., M.Kn., notaris di
    Jakarta, Perusahaan telah meningkatkan modal dasar Perusahaan dari Rp 60 miliar menjadi Rp 160 miliar
    dan perubahan nilai nominal saham Perusahaan yang semula Rp 100 per saham menjadi Rp 10 per saham
    dan menerbitkan saham baru melalui Penawaran Umum, dalam jumlah sebanyak-banyaknya 2 miliar saham
    dengan nilai nominal Rp 10 per saham atau setara dengan 33,33 % dari total modal ditempatkan dan disetor
    Perusahaan setelah Penawaran Umum.

    Perubahan anggaran dasar telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
    Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0007609.AH.01.02 Tahun 2019 tanggal 13 Februari 2019 dan telah
    diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Republik Indonesia sesuai dengan surat penerimaan dan pemberitahuan perubahan data No. AHU-AH.01.03-
    0087719 dan No. AHU-AH.01.03-0087720 masing-masing tanggal 13 Februari 2019.


20. TAMBAHAN MODAL DISETOR

                                                                      31 Maret 2025             31 Desember 2024
                                                                                      Rp                         Rp

    Agio saham dari penawaran umum saham
      perusahaan kepada masyarakat
      sebesar 2 miliar saham dengan nilai
      nominal Rp 10 per saham dan harga
      penawaran Rp 175 per saham                                        330.000.000.000              330.000.000.000
    Agio saham dari peningkatan
      modal disetor sebesar
      84.210.526 saham dengan
      nilai nominal Rp 100 per saham dan
      pelaksanaan Rp 1.000 per saham                                     75.789.473.400               75.789.473.400
    Agio saham                                                           13.421.052.600               13.421.052.600
    Pengampunan pajak                                                     1.070.257.725                1.070.257.725
    Biaya emisi penawaran saham                                          (12.233.600.051)            (12.233.600.051)

    Total                                                               408.047.183.674              408.047.183.674
Page 60
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. PENDAPATAN

                                                                     31 Maret 2025           31 Maret 2024

     Manajemen klub
              Komersial                                                  39,937,012,868         28,499,133,983
              Kontribusi                                                  3,549,640,000          2,667,000,000
     Sport Agency
              Sponsor                                                                 -                      -
              Live Video Streaming dan rekaman Video                     16,515,545,514         24,597,123,602
     Lainnya                                                                438,382,065            788,952,070

     Total                                                             60,440,580,447          56,552,209,655



22. BEBAN OPERASI

                                                               31 Maret 2025              31 Maret 2024

    Remunerasi pemain dan ofisial                                     10.861.884.709          17.145.061.001
    Gaji dan tunjangan                                                11.394.064.855          15.461.324.251
    Perjalanan dinas                                                   4.928.448.396           2.029.398.420
    Sewa                                                               5.750.735.280           5.558.944.394
    Jasa profesional                                                   7.340.379.855           7.513.029.758
    Beban talent management                                            2.043.567.183             787.391.618
    Beban sponsorship                                                  2.650.714.214                     -
    Beban marketing                                                      492.178.501                     -
    Beban pokok merchandise                                            4.035.864.196           2.748.623.049
    Beban kantor                                                         412.141.314             333.858.960
    Jaringan dan internet                                              1.391.837.903                     -
    Live video streaming dan rekaman video                             2.739.719.573           1.872.716.772
    Konsumsi                                                             713.739.658           1.777.885.933
    Perbaikan dan perawatan                                              597.072.056             650.719.772
    Pajak dan perijinan                                                  907.869.725           1.147.101.198
    Penyusutan aset (Catatan 12)                                       5.558.860.807           5.799.721.198
    Penyusutan aset hak guna (Catatan 11)                              1.297.748.244             257.596.058
    Amortisasi akun media sosial (Catatan 13)                            354.486.685             355.024.826
    Amortisasi pendaftaran (Catatan 13)                                   69.925.276             505.189.845
    Amortisasi lisensi (Catatan 13)                                       99.999.991             133.066.599
    Amortisasi virtual human (Catatan 13)                                 45.702.645              42.686.928
    Amortisasi platform (Catatan 13)                                       5.212.291                     -
    Amortisasi remunerasi pemain dan ofisial (Catatan 13)                886.342.502                     -
    Amortisasi sewa (Catatan 13)                                                 -               108.333.332
    Amortisasi konsultasi (Catatan 13)                                           -                39.375.000
    Listrik dan air                                                      677.059.005             600.828.480
    Sumbangan                                                            357.580.671             300.578.140
    Lain-lain                                                          5.218.703.002           9.753.624.150
    Jumlah                                                       70.831.838.537             74.922.079.682


23. KEUNTUNGAN (KERUGIAN) LAIN - LAIN

                                                                     31 Maret 2025         31 Maret 2024

        Pendapatan bunga                                             160,474,038              328,555,588
        Pendapatan investasi                                       1,446,852,909              679,033,794
        Pendapatan (beban) lain -lain                           (19,442,701,692)           17,378,876,597

        Jumlah                                                 (17,835,374,745)           18,386,465,978
Page 61
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. SIFAT RELASI DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
    Sifat relasi:

     a.    Pieter Tanuri adalah pemegang saham mayoritas Perusahaan.

     b.    PT Terrazone Indonesia, PT Penta Artha Impressi, PT Bank Ina Perdana Tbk, PT Bola Nusantara, PT
           Modal Ventura YACB dan PT Teknologi Kreasi Bangsa memiliki pemegang saham akhir yang sama dengan
           Perusahaan.

     c.    Dewan Komisaris dan Dewan Direksi merupakan manajemen kunci Perusahaan.


    Transaksi dengan pihak-pihak berelasi:

    Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan mengadakan transaksi tertentu dengan pihak berelasi. Transaksi-
    transaksi tersebut meliputi antara lain:

    a.    Saldo piutang usaha (Catatan 6) yang timbul dari transaksi pendapatan adalah sebagai berikut:

                                               31/03/2025         31/12/2024
                                                                      Rp
          PT Karya Digital Madani                 177.100.512        397.321.737                 PT Karya Digital Madani
          PT Penta Artha Impressi                 191.573.680        191.573.680                 PT Penta Artha Impressi
          Lain-lain                               286.005.663        253.264.992                                  Others
          Total                                   654.679.855        842.160.409                                   Total
          Persentase dari total aset                    0,09%              0,11%               Percentage of total assets



    b.    Saldo piutang lain-lain (Catatan 7) yang timbul dari pemberian pinjaman sementara tanpa bunga
          adalah sebagai berikut:


                                               31/03/2025          31/12/2024
                                                   Rp                 Rp
          PT Bola Nusantara                     3.008.009.727      3.004.053.429                      PT Bola Nusantara
          PT Terrazone Indonesia                1.834.020.031      1.834.020.031                 PT Terrazone Indonesia
          PT Kilat Republik Indonesia           1.832.742.838      1.494.368.901             PT Kilat Republik Indonesia
          PT Kelola Aset Digital                  910.536.529        910.536.529                   PT Kelola Aset Digital
          PT Karya Digital Madani                 764.402.015        754.801.444                PT Karya Digital Madani
          PT Teknologi Kreasi Bangsa              450.000.000        450.000.000             PT Teknologi Kreasi Bangsa
          Lain-lain                             1.977.758.349      1.012.795.302                                  Others
          Total                                10.777.469.489      9.460.575.636                                   Total
          Persentase dari total aset                    1,44%              1,19%              Percentage of total assets


    c.    Grup memiliki rekening koran dan deposito berjangka (Catatan 4) pada PT Bank Ina Perdana Tbk sebesar
          Rp 14,277,591,532 atau 1,91% dari total aset (31 Desember 2024: Rp 19.953.627.720 atau 2,51% dari
          total aset).
Page 62
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. SIFAT RELASI DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)

    d.    Saldo utang usaha (Catatan 15) yang timbul dari pembelian barang dagangan adalah sebagai berikut:


                                                                                      31 Maret 2025         31 Desember 2024
                                                                                           Rp                     Rp
          PT Karya Digital Madani                                                        1.410.909.168           1.079.729.015
          PT Teknologi Kreasi Bangsa                                                       257.400.332            257.400.332
          Total                                                                          1.668.309.500           1.337.129.347
          Persentase dari total liabilitas                                                          1,94%                1,28%


25. IKATAN DAN PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN

    a.    Perusahaan memperoleh kontrak sponsor untuk tim sepakbola Bali United dari pihak ketiga sebesar Rp
          35,73 miliar per tahun untuk liga domestik yang berlaku sampai dengan tahun 2025.

    b.    Perusahaan memiliki kontrak signifikan dengan pemain, pelatih dan ofisial tim sepakbola profesional
          dengan jangka waktu 6 bulan sampai dengan 4 tahun dengan rincian total kontrak per tahun sebagai
          berikut:

                                                      31/03/2025                    31/12/2024
                                             Jumlah/         Nilai/       Jumlah/          Nilai/
                                             Number         Value         Number           Value
                                                              Rp                            Rp
          Pemain tim utama                       34      27.255.475.000       34        27.255.475.000           The main team players
          Pemain tim usia muda                   92         649.000.000       92           649.000.000          The young team players
          Pelatih dan ofisial tim                28       5.441.050.000       28         5.441.050.000          Coach and official team
          Total                                          33.345.525.000                 33.345.525.000                           Total



26. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

           Grup terekspos terhadap risiko keuangan seperti nilai wajar atau risiko arus kas atas suku bunga, risiko
           likuiditas, dan risiko kredit dalam menghadapi operasinya. Secara umum dengan semua bisnis lainnya,
           Grup menghadapi risiko yang timbul dari penggunaan instrumen keuangan. Catatan ini menggambarkan
           tujuan Grup, kebijakan dan proses untuk mengelola risiko-risiko dan metode yang digunakan untuk
           mengukurnya. Informasi kuantitatif lebih lanjut sehubungan dengan risiko ini disajikan melalui laporan
           keuangan konsolidasian ini.

           Tidak terdapat perubahan secara substansial dalam eksposur risiko instrumen keuangan Grup, tujuan,
           kebijakan dan proses untuk mengelola risiko-risiko atau metode yang digunakan untuk mengukurnya
           dari periode sebelumnya kecuali dinyatakan lain dalam catatan ini.

     a.    Instrumen keuangan utama

           Instrumen keuangan utama yang digunakan Grup, dari instrumen keuangan yang mana risiko timbul,
           meliputi kas dan setara kas, investasi jangka pendek, piutang usaha, piutang lain-lain, setoran
           jaminan, investasi saham, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual dan liabilitas sewa.
Page 63
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

    b.   Kelompok instrumen keuangan

                                                31/12/2024          31/12/2024
                                                    Rp                  Rp
         Aset keuangan                                                                                     Financial assets
         Biaya perolehan diamortisasi                                                                        Amortized cost
            Kas dan setara kas                   26.922.907.413      45.489.572.732             Cash and cash equivalents
            Piutang usaha                       103.138.869.852     107.487.806.719                     Trade receivables
            Piutang lain-lain                    29.128.185.426      29.845.286.133                     Other receivables
           Sub-total                            159.189.962.691     182.822.665.584                             Sub-total
         Nilai wajar melalui penghasilan                                                            Fair value through other
            komprehensif lain (FVTOCI)                                                    comprehensive income (FVTOCI)
            Investasi jangka pendek              81.977.490.983      82.496.030.217                Short-term investment
            Investasi pada instrumen ekuitas     50.254.608.000      50.254.608.000       Investment in equity instrument
            Investasi pada instrumen utang        8.723.379.125       8.723.379.125           Investment debt instrument
           Sub-total                            140.955.478.108     141.474.017.342                             Sub-total
         Nilai wajar melalui                                                                              Fair value through
            laba rugi (FVTPL)                                                                       profit or loss (FVTPL)
            Investasi jangka pendek             221.764.275.799     244.871.222.573                Short-term investment
         Total                                  521.909.716.598     569.167.905.499                                    Total
         Liabilitas keuangan                                                                            Financial liabilities
         Biaya perolehan yang diamortisasi                                                                   Amortized cost
            Utang usaha                          17.369.427.850      28.667.455.066                       Trade payables
            Utang lain-lain                       4.067.930.039       2.650.515.575                        Other payables
            Beban akrual                         11.759.740.971      19.540.667.718                     Accrued expenses
            Liabilitas sewa                      18.452.850.762      18.563.961.873                       Lease liabilities
         Total                                   51.649.949.622      69.422.600.232                                    Total


    c.   Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar secara berulang (tetapi nilai wajar diharuskan
         diungkapkan)

         Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar secara berulang (tetapi nilai wajar diharuskan
         diungkapkan) meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang lain-lain
         dan beban akrual. Pengungkapan nilai wajar liabilitas sewa tidak diharuskan sesuai standar akuntansi.

         Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut diatas yang diukur sebesar biaya perolehan
         diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian, mendekati nilai tercatat karena jatuh tempo dalam
         jangka pendek.

    d.   Instrumen keuangan diukur dengan nilai wajar secara berulang

         Grup memiliki instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar secara berulang pada akhir periode
         pelaporan berupa investasi jangka pendek pada PT Nusadana Investama Indonesia, PT Buana Capital
         Sekuritas, Reksadana Dana Kas PT Syailendra Capital, PT Juara Capital Indonesia dan PT Trimegah
         Sekuritas Indonesia Tbk (Desember 2024: PT Nusadana Investama Indonesia, PT Buana Capital Sekuritas,
         Reksadana Dana Kas PT Syailendra Capital, PT Juara Capital Indonesia dan PT Trimegah Sekuritas
         Indonesia Tbk) (Catatan 5). Nilai wajar instrumen keuangan menggunakan harga kuotasian di pasar
         aktif, pada Bursa Efek Indonesia yang merupakan hirarki nilai wajar pada level 1.

         Grup juga memiliki instrumen keuangan FVTOCI atas investasi pada instrumen ekuitas pada PT Vidio
         Dot Com, PT Rans Entertainmen Indonesia, PT Liga Indonesia Baru, PT Mitra Maha Meta, Stargo Pte.
         Ltd, dan PT Lintas Aspirasi Talenta (Desember 2024: PT Vidio Dot Com, PT Rans Entertainmen Indonesia,
         PT Liga Indonesia Baru, PT Mitra Maha Meta, Stargo Pte. Ltd, dan PT Lintas Aspirasi Talenta) yang
         dinyatakan sebesar biaya perolehan yang merupakan estimasi terbaik nilai wajar terkait dengan
         informasi terbaik kini yang tersedia tidak cukup untuk mengukur nilai wajar.
Page 64
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 DAN 2024
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26.        INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)


      e.    Tujuan manajemen risiko keuangan

            Kebijakan manajemen risiko keuangan Grup bertujuan untuk memastikan bahwa terdapat sumber daya
            keuangan yang memadai untuk pengembangan usaha Grup serta dapat mengelola risiko harga, risiko
            suku bunga, risiko likuiditas, dan risiko kredit. Kebijakan manajemen risiko keuangan yang dijalankan
            oleh Grup adalah sebagai berikut:

            Manajemen risiko harga

            Grup terekspos risiko harga yang berasal dari aset keuangan FVTOCI dan aset keuangan FVTPL seperti
            diungkapkan dalam Catatan 5 yang dicatat sebesar nilai wajar. Keuntungan dan kerugian yang timbul
            atas perubahan nilai wajar aset keuangan tersedia untuk dijual diakui sebagai penghasilan komprehensif
            lain.


27. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN OTORISASI LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

            Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian merupakan tanggung jawab
            manajemen, dan telah diotorisasi oleh Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 30 April 2025.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.94 MB
Published5 May 2025
Pages64
Characters230,510
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 97 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk p.1 ×194
linked — Pieter Tanuri. p.9 ×4
linked person Jemi Wiyono Prihadi · Komisaris Utama p.9
linked person Yabes Tanuri · Direktur Utama p.9 ×4
linked person Katharine Wianna · Direktur p.9
linked person Putri Paramita Sudali · Direktur p.9 ×2
linked org PT Rans Entertainmen Indonesia p.18 ×13
linked org Bank Ina Perdana Tbk p.38 ×17
linked org Bank Central Asia Tbk p.38 ×11
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.38 ×5
linked org Bank Mega Tbk p.38 ×11
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.38 ×4
linked org Bank Permata Tbk p.38 ×5
linked org Bank QNB Indonesia Tbk p.38 ×5
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.38 ×5
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.39 ×17
linked org PT Syailendra Capital p.39 ×9
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.43 ×5
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.43 ×5
linked org XL Axiata Tbk p.43 ×5
linked org Smartfren Telecom Tbk p.43 ×5
linked org Galva Technologies Tbk p.55 ×5
linked org PT Asuransi Central Asia p.58 ×5
linked — Ayu Patricia Rachmat p.58 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.38 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.38 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.41 ×4
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.55 ×5
unresolved person Yurisa Martanti p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×3
unresolved person Dr. Putra Hutomo p.9 ×2
unresolved org PT Putra Samarinda Indonesia p.9 ×2
unresolved person Edy Soehartono · Komisaris p.9
unresolved person Andy Flores Noya · Komisaris Independen p.9 ×2
unresolved person Y. Ade Bunian Moniaga · Direktur p.9 ×2
unresolved person J. Anwar Hasan · Anggota p.9
unresolved org PT Kreasi Karya Bangsa p.10 ×5
unresolved org PT Rahasia Gadis Nusantara p.10 ×3
unresolved org PT Pedagang Aset Kripto p.10
unresolved org PT IOG Indonesia Sejahtera p.10
unresolved org PT Bali Boga Sejahtera p.10
unresolved org PT Radio Swara Bukit Bali Indah p.10
unresolved person Pradita Ayu Yustisia p.10 ×3
unresolved org PT Vidio Dot Com p.18 ×9
unresolved org PT Liga Indonesia Baru p.18 ×13
unresolved org PT Mitra Maha Meta p.18 ×6
unresolved org Stargo Pte. Ltd p.18 ×7
unresolved org PT Indozone Media Indonesia p.18 ×6
unresolved org PT Bank UOB p.38 ×2
unresolved org PT Trimegah Asset Management p.39 ×3
unresolved org PT Syailendra Capital Sub-total p.39
unresolved org PT Buana Capital Sekuritas p.39 ×6
unresolved org PT Juara Capital Indonesia p.39 ×6
unresolved org PT Nusadana Investama Indonesia p.39 ×4
unresolved org PT Nusadana Investama Indonesia Sub-total p.39
unresolved org PT Trimegah Asset Management Entitas p.39
unresolved org Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan p.39 ×2
unresolved org PT Syailendra Capital Grup p.41
unresolved org PT Vidio Dot Com Lain-lain p.43
unresolved org PT Gelora Trisula Semesta p.45 ×2
unresolved org PT Gelora Trisula Semesta Lain-lain p.45
unresolved org PT Teknologi Kreasi Bangsa p.45 ×4
unresolved org PT Hiperion Kapital Investama p.46
unresolved org PT Karya Digital Madani p.46 ×6
unresolved org Progamming Digital Technology Mediatama Pte. Ltd p.46
unresolved org PT Samville Koda Studio p.46
unresolved org PT Aspirasi Lintas Talenta p.46 ×5
unresolved person Harbiansyah Hanafiah p.50
unresolved org PT Liga Indonesia p.50 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.52 ×3
unresolved org PT Mitra Maha Meta Stargo Pte. Ltd p.52
unresolved person Candra Lim p.52
unresolved org PT Rans Entertainment Indonesia p.53
unresolved org PT Mitra Maha Meta. Jatuh p.53
unresolved org Tjufoo Pte. Ltd p.54 ×3
unresolved org PT Supersport Sensasion Internasional p.55 ×2
unresolved org PT Mahesa Jenar Semarang p.55
unresolved org PT Mahesa Jenar Semarang Ordia Rental Equipment p.55
unresolved org PT Asvinia Travel Services p.55 ×2
unresolved org PT City Neonindo Indah Murni p.55 ×2
unresolved org PT Garuda Sepakbola Indonesia p.55 ×2
unresolved org PT Persebaya Indonesia p.55 ×2
unresolved org PT Celebest p.55 ×2
unresolved org PT Persija Jaya p.55
unresolved org PT Persija Jaya Jakarta Lain-lain p.55
unresolved org Kantor Konsultan Aktuaria Riana dan Rekan p.58
unresolved org PT Asuransi Central Asia Raya p.58 ×2
unresolved person Christina Dwi Utami p.59
unresolved org PT Terrazone Indonesia p.61 ×3
unresolved org PT Penta Artha Impressi p.61 ×2
unresolved org PT Bola Nusantara p.61 ×3
unresolved org PT Modal Ventura YACB p.61
unresolved org PT Penta Artha Impressi Lain-lain p.61
unresolved org PT Kilat Republik Indonesia p.61 ×2
unresolved org PT Teknologi Kreasi Bangsa Lain-lain p.61
unresolved org PT Lintas Aspirasi Talenta p.63 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2025-I-BOLA.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result