Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 184
Page 1
fap-agri.com
Great
People,
Great
Result
Karena Saya!
20
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 24
Page 2
Page 3
Page 4
Daftar Isi
Table of Contents
IKHTISAR KINERJA STRATEGI DAN Etika dan Integritas [2-15, 2-23,
2-24, 2-26] 84
1
BERKELANJUTAN PELAPORAN
Ethics and Integrity [2-15, 2-23,
39
Sustainability Performance KEBERLANJUTAN
2-24, 2-26]
Highlight PERUSAHAAN
Corporate Sustainability Sistem Pelaporan Pelanggaran
Pencapaian Kinerja Ekonomi [B.1]
Economic Performance [B.1] 3 Strategy and Reporting [2-25, 2-26] 86
Whistleblowing System [2-25,
Strategi Keberlanjutan [2-22,
41
Pencapaian Kinerja Lingkungan 2-26]
Hidup [B.2] 4 2-23, 2-24] [A.1]
Sustainability Strategy [2-22, Kepatuhan Perusahaan
Economic Performance [B.1]
2-23, 2-24] [A.1] terhadap Peraturan Perundang- 88
Pencapaian Kinerja Sosial [B.3] undangan [2-27]
Social Performance [B.3] 5 Target Keberlanjutan dan
Progress Pencapaian Tahun 2024 43
Compliance with Laws and
Regulations [2-27]
Penghargaan dan Sertifikasi Sustainability Targets and
Tahun 2024 6 Achievements in 2024 Pelibatan Pemangku
88
Awards and Certifications in 2024 Kepentingan [2-29] [E.4]
Integrasi Program Keberlanjutan
60
Stakeholder Engagement [2-29]
Penghargaan dan Peristiwa terhadap SDGs [E.4]
Penting 2024 11 Integration of Sustainability
Programs to SDGs Konsultasi dengan Pemangku
Awards and Key Events in 2024
Kepentingan 90
Proses Penentuan Isi Laporan
64
Stakeholder Consultation
SAMBUTAN DIREKSI [3-1, 3-2]
Board of Directors’
Foreword
15 Determination Process of Report
Content [3-1, 3-2]
Permasalahan terkait
Pelaksanaan Kinerja 91
Keberlanjutan [E.5]
Proses Penentuan Topik Material
65
Sambutan Direksi [2-22] [D.1] Issues related to Sustainability
Message from Board of 17 [3-1, 3-2, 3-3]
Determination Process of
Implementation [E.5]
Directors [2-22] [D.1]
Material Topics [3-1, 3-2, 3-3] Membangun Budaya
Keberlanjutan [F.1] 92
Periode dan Lingkup Laporan
68
Building Sustainability Culture
PROFIL
27
[2-2, 2-3, 2-4] [F.1]
PERUSAHAAN Report Period and Scope
Company Profile [2-2, 2-3, 2-4]
93
Identitas Perusahaan ASPEK EKONOMI
[2-1, 2-6] [C.2] 29 TATA KELOLA
Economic Aspect
Corporate Identity
[2-1, 2-6] [C.2]
KEBERLANJUTAN
Sustainability Governance
69 Menebar Manfaat untuk
Mencapai Pembangunan 95
Sejarah Singkat Perusahaan Berkelanjutan [3-3]
Company History 30 Prinsip Penerapan Tata Kelola
Perusahaan 71
Distributing Benefits to Achieve
Sustainable Development [3-3]
Visi, Misi, dan Budaya Implementation Principles of
31 Corporate Governance Kinerja Ekonomi [201-1, 201-2,
96
Keberlanjutan [C.1]
Vision, Mission, and 201-3, 201-4] [F.2, F.3]
Struktur Tata Kelola
72
Sustainability Culture [C.1] Economic Performance [201-1,
Keberlanjutan [2-9, 2-10, 2-11, 201-2, 201-3, 201-4] [F.2, F.3]
Skala Organisasi [2-7] [C.3] 2-12, 2-13, 2-14, 2-16, 2-18] [E.1]
32 Sustainability Governance Memberdayakan Tenaga Kerja
99
Organization Scale [2-7] [C.3]
Structure [2-9, 2-10, 2-11, 2-12, Lokal [202-1, 202-2] [F.20]
Wilayah Operasional dan Pangsa 2-13, 2-14, 2-16, 2-18] [E.1] Empowering Local Labor [202-1,
Pasar Perusahaan [2-1] [C.3] 33 202-2] [F.20]
Benturan Kepentingan [2-15]
76
Operational Area and Market
Conflict of Interest [2-15] Dampak Ekonomi Tidak
101
Share [2-1] [C.3]
Langsung [203-1, 203-2]
Program Pengembangan
77
Produk, Layanan, dan Kegiatan Indirect Economic Impact
Usaha Perusahaan [2-6] [C.4] 35 Kompetensi Organ Tata Kelola [203-1, 203-2]
Products, Services, and Keberlanjutan [2-17] [E.2]
Competency Development Pemasok Lokal [204-1]
103
Business Activities [2-6] [C.4]
Program of Sustainability Local Suppliers [204-1]
Rantai Pasok Perusahaan [2-6] Governance Organs [2-17] [E.2]
36 Perilaku Anti Persaingan Usaha
104
Company Supply Chain [2-6]
Evaluasi Kinerja Badan Tata [206-1]
Perubahan Organisasi yang Kelola Tertinggi [2-18] 78 Anti-Competitive Behavior
Bersifat Signifikan [2-6] [C.6] 37 Performance Assessment of [206-1]
Significant Organizational Highest Governance Body [2-18]
Kepatuhan Terhadap Pajak
104
Changes [2-6] [C.6]
Kebijakan Remunerasi [207-1, 207-2, 207-3, 207-4]
Keanggotaan dalam Asosiasi [2-19, 2-20, 2-21] 78 Tax Compliance [207-1, 207-2,
[2-28] [C.5] 37 Remuneration Policy 207-3, 207-4]
Association Membership [2-19, 2-20, 2-21]
[2-28] [C.5]
Manajemen Risiko dan Prinsip
Kehati-hatian [2-23, 2-24] [E.3] 79
Risk Management and
Precautionary Principles [2-23,
2-24] [E.3]
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
i Sustainability Report
Page 5
163
ASPEK Mendorong Pengembangan LAIN-LAIN
140
LINGKUNGAN
Environmental Aspect
105 Sumber Daya Manusia
[404-1, 404-2, 404-3] [F.22]
Miscellaneous
Encouraging Human Resource External Assurance [G.1]
Memelihara Kelestarian Development [404-1, 404-2, External Assurance [G.1] 165
Lingkungan Hidup [3-3] 107 404-3] [F.22]
Hasil Umpan Balik Pemangku
Preserving the Environment
Memastikan Kesejahteraan dan Kepentingan pada Tahun 165
[3-3]
Pemenuhan Hak-Hak Karyawan 142 Sebelumnya [G.4]
Pengelolaan Keanekaragaman [202-1, 401-2, 401-3, 408-1, Results of Stakeholder Feedback
Hayati [304-1, 304-2, 304-3, 109 409-1, 415-1] [F.19, F.20] in the Previous Year [G.4]
304-4] [F.9, F.10] Ensuring Employee Welfare and
Pernyataan Dewan Komisaris
166
Biodiversity Management [304-1, Fulfillment of Employee Rights
304-2, 304-3, 304-4] [F.9, F.10] [202-1, 401-2, 401-3, 408-1, 409- dan Direksi Tentang
1, 415-1] [F.19, F.20] Tanggung Jawab Atas Laporan
Pengendalian Hama dan Keberlanjutan 2024
118 Praktik Keselamatan dan Responsibility Statement by the
145
Penggunaan Bahan Kimia [F.5,
F.15] Kesehatan Kerja [403-1, 403-2, Board of Commissioners and
Pest Control and Chemical Use 403-3, 403-4, 403-5, 403-6, the Board of Directorsfor the
[F.5, F.15] 403-7, 403-8, 403-9, 403-10] 2024 Sustainability Report
[F.21]
Lembar Umpan Balik [G.2]
167
Efisiensi Penggunaan Energi Occupational Health and Safety
[302-2, 302-3, 302-4, 302-5] 122 Practices [403-1, 403-2, 403-3, Feedback Sheet [G.2]
[F.6, F.7] 403-4, 403-5, 403-6, 403-7,
Pemenuhan Kriteria Peraturan
Energy Use Efficiency [302-2,
302-3, 302-4, 302-5] [F.6, F.7]
403-8, 403-9, 403-10] [F.21]
Otoritas Jasa Keuangan 169
Penilaian Sosial Pemasok No. 51/POJK.03/2017 Penerapan
Pengelolaan Penggunaan Air [414-1, 414-2] 152 Keuangan Berkelanjutan
[303-1, 303-2, 303-3, 303-5] 123 Supplier Social Assessment bagi Lembaga Jasa Keuangan,
[F.8] [414-1, 414-2] Emiten, dan Perusahaan Publik
Water Use Management [303-1, [G.5]
Berkontribusi dalam Criteria Fulfillment of Financial
153
303-2, 303-3, 303-5]
Pemberdayaan Komunitas Lokal Services Authority Regulation
Pengendalian Emisi [305-1, [F.23, F.24, F.25] No. 51/POJK.03/2017
305-4, 305-5, 305-6. 305-7] 124 Contributing to Local Implementation of Sustainable
[F.11, F.12] Community Empowerment [F.23, Finance for
Emission Control [305-1, 305-4, F.24, F.25] Financial Services Institutions,
305-5, 305-6. 305-7] [F.11, F.12] Issuers, and Public Companies
[G.5]
Pengelolaan Limbah yang
Bertanggung Jawab 126 TANGGUNG JAWAB
Referensi Silang GRI Standard
[306-1, 306-2] [F.13, F.14, F.15]
PENGEMBANGAN
PRODUK/JASA
Cross Reference of GRI 173
157
Responsible Waste Management Standard
[306-1, 306-2] [F.13, F.14, F.15] BERKELANJUTAN
Responsibility for
Penilaian Lingkungan Pemasok Sustainable Product/
[308-1, 308-2] 129 Service Development
Supplier Environmental
Assessment [308-1, 308-2] Komitmen Penyediaan Layanan
Biaya Pengelolaan dan
yang Setara bagi Pelanggan 159
Pemantauan Lingkungan [F.4] 130 [F.17]
Commitment to Provide Equal
Environmental Management and Service for Customers [F.17]
Monitoring Cost [F.4]
Pengembangan Produk
Penanganan Pengaduan
Masalah terkait Lingkungan 130 Berkelanjutan [F.26] 160
Sustainable Product
[3-3] [F.16, F.24] Development [F.26]
Handling of Environment-
Related Complaints [3-3] [F.16, Kesehatan dan Keselamatan
F.24] Pelanggan [416-1, 416-2] [F.27] 161
Customer Health and Safety
[416-1, 416-2] [F.27]
133
ASPEK SOSIAL Dampak Produk/Jasa [F.28]
Social Aspect Product/Service Impact [F.28] 162
Memberdayakan Sumber Daya
135
Jumlah Produk yang Ditarik
Manusia [3-3] [F.4] Kembali [F.29] 162
Empowering Human Resources Number of Recalled Products
[3-3] [F.29]
Profil SDM Perusahaan [2-7,
137
Suvei Kepuasan Pelanggan
2-8, 401-1, 405-1] [F.18, F.19] [F.30] 162
HR Profile [2-7, 2-8, 401-1, 405-1] Customer Satisfaction Survey
[F.18, F.19] [F.30]
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
ii
Page 6
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
IKHTISAR
KINERJA
BERKELANJUTAN
Sustainability
Performance
Highlight
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
1 Sustainability Report
Page 7
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk
01 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
2
Page 8
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Pencapaian Kinerja Ekonomi [B.1]
Economic Performance [B.1]
Distribusi Nilai Ekonomi kepada Pemangku
Penjualan Neto Kepentingan:
Net Sales Economic Value Distributed to Stakeholders:
Rp Rp
5,74 ↑13,45% 4,92 ↑1,69%
triliun/trillion triliun/trillion
Produksi Tandan Buah Segar (TBS): Produksi Minyak Sawit Mentah:
Fresh Fruit Bunch (FFB) Production: Crude Palm Oil Production:
1.312.257 297.758
ton/tons ton/tons
Uraian/Description Satuan/Unit 2024 2023 2022
Kinerja Keuangan/Financial Performance
Rp juta
Penjualan Neto/Net Sales 5.742.984 5.062.244 4.828.634
million Rp
Rp juta
Laba Bersih Tahun Berjalan/Net Profit for the Year 571.454 161.679 749.311
million Rp
Distribusi Nilai Ekonomi kepada Pemangku Kepentingan Rp juta
4.919.577 4.837.619 3.648.292
Economic Value Distributed to Stakeholders million Rp
Total Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada:
Total Profit for the Year Attributable to:
Tandan Buah Segar (TBS)/Fresh Fruit Bunches (FFB) Ton/Tons 1.312.257 1.261.820 1.202.008
Minyak Sawit Mentah/Crude Palm Oil Ton/Tons 297.758 307.674 277.058
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
3 Sustainability Report
Page 9
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Pencapaian Kinerja Lingkungan Hidup [B.2]
Environmental Performance [B.2]
Pengelolaan Dampak Lingkungan/Environmental Impact Management
Pengelolaan Area Konservasi Conservation Area Management
1. Perlindungan dan Manajemen Area NKT 1. Protection and Management of HCV and
dan SKT. HCS Areas.
2. Pembukaan Lahan Tanpa Bakar serta 2. Zero Burning Land Clearing and
Pencegahan dan Penanggulangan Prevention and Management of Forest
Kebakaran Hutan dan Lahan. and Landscape Fires.
3. Tanpa Deforestasi. 3. No Deforestation.
4. Konservasi Keanekaragaman Hayati. 4. Biodiversity Conservation.
5. Pengendalian Hama dan Pengurangan 5. Pest Control and Chemical Use
Penggunaan Bahan Kimia. Reduction.
6. Upaya Pengelolaan Limbah. 6. Waste Management Efforts.
7. Pengelolaan Penggunaan Air yang 7. Responsible Water Use Management.
Bertanggung Jawab.
Intensitas Penggunaan Air (m3/ton TBS): Inventaris Emisi GRK:
Water Usage Intensity (m3/ton FFB): GHG Emissions Inventory:
1,27 m /Ton FFB m3/ton TBS
3 300.105,73 Ton CO e 2
Uraian/Description Satuan/Unit 2024 2023 2022
Ton CO2e
Inventaris Emisi GRK/GHG Emissions Inventory 300.105,73 217.407,06 27.673,63
Tons CO2e
Pengelolaan Limbah B3 yang dihasilkan
Ton/Tons 23,77 21,27 36,90
Management of hazardous waste
Penggunaan Air/Water Usage m3 1.350.942 1.417.243 1.166.985
* Perhitungan didasarkan pada emisi Scope 1 dan 2 untuk semua perkebunan dan pabrik kelapa sawit FAPA.
* Metode perhitungan mengacu pada metodologi ISCC, sebagaimana dijelaskan dalam dokumen ISCC EU 205 V4.1.
* The calculation was based on Scope 1 and 2 emissions for all FAPA plantations and palm oil mills.
* The calculation method refers to the ISCC methodology, as outlined in the document ISCC EU 205 V4.1.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
4
Page 10
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Pencapaian Kinerja Sosial [B.3]
Social Performance [B.3]
Realisasi Penyaluran Dana Program CSR: Total Karyawan:
Realization of CSR Program Fund Distribution: Total Employees:
Rp 3.587 15.907
juta/million karyawan/employees
Tingkat Frekuensi Kecelakaan:*
Accident Frequency Rate:
Kalimantan Utara/North Kalimantan: Kalimantan Timur/East Kalimantan:
0,48 0,22
*per satu juta jam kerja / per one million working hours
Uraian/Description Satuan/Unit 2024 2023 2022
Realisasi Penyaluran Dana Program CSR Masyarakat Rp juta
3.587 3.320 3.792
Realization of CSR Program Fund Distribution million Rp
Jumlah Karyawan/Total Employees Orang/People 15.907 16.143 13.202
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
5 Sustainability Report
Page 11
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Penghargaan dan Sertifikasi Tahun 2024
Awards and Certifications in 2024
Penghargaan
Awards
Kecelakaan Nihil
Zero Accident
Diberikan kepada Diberikan pada
Awarded to Award Date
PT Bhumi Simanggaris Indah 5 Februari 2024
February 5, 2024
Diberikan oleh
Awarded by
Gubernur Provinsi Kalimantan Utara
Governor of North Kalimantan Province
Kecelakaan Nihil
Zero Accident
Diberikan kepada Diberikan pada
Awarded to Award Date
PT Tirta Madu Sawit Jaya 5 Februari 2024
February 5, 2024
Diberikan oleh
Awarded by
Gubernur Provinsi Kalimantan Utara
Governor of North Kalimantan Province
Kecelakaan Nihil
Zero Accident
Diberikan kepada Diberikan pada
Awarded to Award Date
PT Karangjuang Hijaulestari 5 Februari 2024
February 5, 2024
Diberikan oleh
Awarded by
Gubernur Provinsi Kalimantan Utara
Governor of North Kalimantan Province
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
6
Page 12
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Penilaian Usaha Perkebunan (PUP)
Plantation Business Assessment
Diberikan kepada Diberikan pada
Awarded to Award Date
PT Borneo Bhakti Sejahtera 22 Mei 2024
May 22, 2024
Diberikan oleh
Awarded by
Bupati Mahakam Ulu
Regent of Mahakam Ulu
Komitmen Percepatan Penurunan Stunting
Commitment to Accelerate the Reduction of Stunting
Diberikan kepada Diberikan pada
Awarded to Award Date
PT Karangjuang Hijaulestari 29 Mei 2024
May 29, 2024
Diberikan oleh
Awarded by
Kepala BKKBN Provinsi Kalimantan Utara
BKKBN Head of North Kalimantan Province
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER)
Company Performance Rating Program for Environmental Management (PROPER)
Diberikan kepada Diberikan pada
Awarded to Award Date
PT Borneo Bhakti Sejahtera 12 Juni 2024
June 12, 2024
Diberikan oleh
Awarded by
Gubernur Provinsi Kalimantan Timur
Governor of East Kalimantan Province
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
7 Sustainability Report
Page 13
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Sertifikasi
Certification
Sertifikasi Halal/Halal Certification
Diberikan kepada Masa Berlaku
Awarded to Validity Period
PT Karangjuang Hijaulestari 22 Maret 2022 – 22 Maret 2026
March 22, 2022 - March 22, 2026
Diberikan oleh
Awarded by
LPPOM MUI Provinsi Kalimantan Utara
LPPOM MUI North Kalimantan Province
Sertifikasi Halal/Halal Certification
Diberikan kepada Masa Berlaku
Awarded to Validity Period
PT Bhumi Simanggaris Indah 22 Maret 2022 – 22 Maret 2026
March 22, 2022 - March 22, 2026
Diberikan oleh
Awarded by
LPPOM MUI Provinsi Kalimantan Utara
LPPOM MUI North Kalimantan Province
Sertifikasi Halal/Halal Certification
Diberikan kepada Masa Berlaku
Awarded to Validity Period
PT Tirta Madu Sawit Jaya 22 Maret 2022 – 22 Maret 2026
March 22, 2022 - March 22, 2026
Diberikan oleh
Awarded by
LPPOM MUI Provinsi Kalimantan Utara
LPPOM MUI North Kalimantan Province
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Diberikan kepada Masa Berlaku
Awarded to Validity Period
PT Bulungan Hijau Perkasa 28 Mei 2024 – 27 Mei 2029
May 28, 2024 - May 27, 2029
Diberikan oleh
Awarded by
PT Mutu Hijau Indonesia
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
8
Page 14
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Diberikan kepada Masa Berlaku
Awarded to Validity Period
PT Karangjuang Hijaulestari 17 Juni 2022 – 7 Maret 2026
June 17, 2022 - March 7, 2026
Diberikan oleh
Awarded by
PT Mutu Hijau Indonesia
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Diberikan kepada Masa Berlaku
Awarded to Validity Period
PT Bhumi Simanggaris Indah 19 Juli 2021 – 18 Juli 2026
July 19, 2021 - July 18, 2026
Diberikan oleh
Awarded by
PT Mutu Hijau Indonesia
KOSHER
Diberikan kepada Masa Berlaku
Awarded to Validity Period
PT Tirta Madu Sawit Jaya 1 Agustus 2023 – 1 Agustus 2024
August 1, 2023 - August 1, 2024
Diberikan oleh
Awarded by
Rabbi Mordechai Abergel Orthodox Jewish
Community of Singapore
International Sustainability and Carbon Certification (ISCC)
Diberikan kepada Masa Berlaku
Awarded to Validity Period
PT Karangjuang Hijaulestari 27 Agustus 2024 - 26 Agustus 2025
August 27, 2024 - August 26, 2025
Diberikan oleh
Awarded by
PT Intertek Utama Services
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
9 Sustainability Report
Page 15
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
International Sustainability and Carbon Certification (ISCC)
Diberikan kepada Masa Berlaku
Awarded to Validity Period
PT Bulungan Hijau Perkasa 27 Agustus 2024 - 26 Agustus 2025
August 27, 2024 - August 26, 2025
Diberikan oleh
Awarded by
PT Intertek Utama Services
International Sustainability and Carbon Certification (ISCC)
Diberikan kepada Masa Berlaku
Awarded to Validity Period
PT Tirta Madu Sawit Jaya 27 Agustus 2024 - 26 Agustus 2025
August 27, 2024 - August 26, 2025
Diberikan oleh
Awarded by
PT Intertek Utama Services
International Sustainability and Carbon Certification (ISCC)
Diberikan kepada Masa Berlaku
Awarded to Validity Period
PT Bhumi Simanggaris Indah 27 Agustus 2024 - 26 Agustus 2025
August 27, 2024 - August 26, 2025
Diberikan oleh
Awarded by
PT Intertek Utama Services
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Diberikan kepada Masa Berlaku
Awarded to Validity Period
PT Tirta Madu Sawit Jaya 17 September 2020 – 16 September 2025
September 17, 2020 - September 16, 2025
Diberikan oleh
Awarded by
PT Mutu Hijau Indonesia
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
10
Page 16
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Penghargaan dan Peristiwa Penting 2024
Awards and Key Events in 2024
Penghargaan
Awards
29 Mei/29 May 2024
PT Karangjuang Hijaulestari Menerima Sertifikat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting
Certificate of Commitment to Accelerate the Reduction of Stunting for PT Karangjuang Hijaulestari
PT Karangjuang Hijaulestari menerima Sertifikat Komitmen
Percepatan Penurunan Stunting yang diberikan oleh Kepala Badan
Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi
Kalimantan Utara.
PT Karangjuang Hijaulestari received the Certificate of Commitment
to Accelerate the Reduction of Stunting given by the Head of the
National Population and Family Planning Agency (BKKBN) of North
Kalimantan Province.
12 Juni/June 12, 2024
Penerimaan Penghargaan PROPER kepada PT Borneo Bhakti Sejahtera
PROPER Award for PT Borneo Bhakti Sejahtera
PT Borneo Bhakti Sejahtera meraih penghargaan atas Program
Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) dalam
Pengelolaan Lingkungan Hidup yang diberikan oleh Gubernur
Provinsi Kalimantan Timur.
PT Borneo Bhakti Sejahtera received an award for Corporate
Performance Rating Program (PROPER) in Environmental
Management awarded by the Governor of East Kalimantan Province.
1 Agustus/August 1, 2024
PT Tirta Madu Sawit Jaya Memperoleh Sertifikasi KOSHER
KOSHER Certification for PT Tirta Madu Sawit Jaya
PT Tirta Madu Sawit Jaya berhasil memperoleh sertifikasi KOSHER
atas penilaian produk CPKO dan CPKE oleh Rabbi Mordechai
Abergel Orthodox Jewish Community of Singapore.
PT Tirta Madu Sawit Jaya successfully received KOSHER
certification for the CPKO and CPKE product assessment by Rabbi
Mordechai Abergel of the Orthodox Jewish Community of Singapore.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
11 Sustainability Report
Page 17
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Peristiwa Penting
Key Events
28 Mei/May 28, 2024
PT Bulungan Hijau Perkasa Melakukan Audit Survailen Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Surveillance Audit for Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Certification by PT Bulungan Hijau Perkasa
PT Bulungan Hijau Perkasa melakukan Audit Survailen Sertifikasi
ISPO yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi pihak ketiga.
PT Bulungan Hijau Perkasa conducted an ISPO Certification
Surveillance Audit through a third-party certification agency.
3 – 7 Juni/June 3 – 7, 2024
PT Karangjuang Hijaulestari Melakukan Audit Survailen Sertifikasi Indonesian
Sustainable Palm Oil (ISPO)
Surveillance Audit for Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Certification by
PT Karangjuang Hijaulestari
PT Karangjuang Hijaulestari melakukan Audit Survailen Sertifikasi
ISPO yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi pihak ketiga.
PT Karangjuang Hijaulestari conducted an ISPO Certification
Surveillance Audit through a third-party certification agency.
8 – 10 Juli/July 8 – 10, 2024
PT Bhumi Simanggaris Indah Melakukan Audit Survailen Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Surveillance Audit for Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Certification by PT Bhumi Simanggaris Indah
PT Bhumi Simanggaris Indah melakukan Audit Survailen Sertifikasi
ISPO yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi pihak ketiga.
PT Bhumi Simanggaris Indah conducted an ISPO Certification
Surveillance Audit through a third-party certification agency.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
12
Page 18
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
11 – 14 Juli/July 11 – 14, 2024
PT Tirta Madu Sawit Jaya Melakukan Audit Survailen Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Surveillance Audit for Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Certification by PT Tirta Madu Sawit Jaya
PT Tirta Madu Sawit Jaya melakukan Audit Survailen Sertifikasi
ISPO yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi pihak ketiga.
PT Tirta Madu Sawit Jaya conducted an ISPO Certification
Surveillance Audit through a third-party certification agency.
13-16 Agustus/August 13-16, 2024
PT Karangjuang Hijaulestari, PT Bhumi Simanggaris Indah, PT Tirta Madu Sawit Jaya dan
PT Bulungan Hijau Perkasa melakukan kegiatan sertifikasi International Sustainability
Carbon Certification (ISCC)
International Sustainability Carbon Certification (ISCC) activities by PT Karangjuang
Hijaulestari, PT Bhumi Simanggaris Indah, PT Tirta Madu Sawit Jaya and PT Bulungan Hijau
Perkasa
PT Karangjuang Hijaulestari, PT Bhumi Simanggaris Indah,
PT Tirta Madu Sawit Jaya dan PT Bulungan Hijau Perkasa
melakukan kegiatan sertifikasi International Sustainability
Carbon Certification (ISCC).
PT Karangjuang Hijaulestari, PT Bhumi Simanggaris Indah,
PT Tirta Madu Sawit Jaya and PT Bulungan Hijau Perkasa carried out
International Sustainability Carbon Certification (ISCC) activities.
16-18 Desember/December 16-18, 2024
Rapat Tahunan Sustainability Department Tahun 2024
Sustainability Annual Meeting in 2024
PT FAP Agri Tbk menyelenggarakan Annual Meeting Sustainability.
PT FAP Agri Tbk organized its Annual Sustainability Meeting.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
13 Sustainability Report
Page 19
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
14
Page 20
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
SAMBUTAN
DIREKSI
Board of Directors’ Foreword
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
15 Sustainability Report
Page 21
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk
02 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
16
Page 22
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
"
Sambutan Direksi [2-22] [D.1]
Message from Board of Directors [2-22] [D.1]
Perusahaan berupaya untuk
menjalankan pengelolaan
bisnis dan operasional yang
mengedepankan 5 (lima)
aspek penting, yaitu People,
Planet, Prosperity, Peace, dan
Partnerships.
The Company is committed
to conducting its business
and operations with a focus
on five key pillars: People,
Planet, Prosperity, Peace, and
Partnerships.
RICKY
TJANDRA
Direktur Utama
President Director
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
17 Sustainability Report
Page 23
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Para pemegang saham dan pemangku Dear shareholders and stakeholders,
kepentingan yang terhormat,
Puji Syukur kami panjatkan atas kasih karunia Praise and gratitude for the grace and mercy of
dan rahmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa, God Almighty, which enabled PT FAP Agri Tbk to
sehingga PT FAP Agri Tbk mampu melewati tahun navigate the uncertainties of 2024. Amid industry
2024 yang penuh dengan ketidakpastian. Di tengah dynamics and challenges, as the Company's
dinamika dan tantangan industri, kami selaku management, we sincerely appreciate the
manajemen Perusahaan mengapresiasi upaya dan dedication and strategic efforts undertaken
Langkah strategis yang dilakukan untuk menjaga to uphold our commitment to making positive
komitmen kami dalam memberikan kontribusi contributions and creating meaningful benefits in
dan manfaat positif dalam rangka mendukung support of sustainable development.
terwujudnya pembangunan berkelanjutan.
Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan Sustainability Policy and Strategy
Kelapa sawit hingga kini masih menjadi komoditas Palm oil remains Indonesia’s leading agricultural
andalan Indonesia, dengan kontribusi terhadap commodity, contributing 23% of global vegetable
produksi minyak nabati dunia sebesar 23% dan oil production and 58% of the world’s palm oil
produksi minyak sawit global sebesar 58% pada output as of 2024. The industry is a key pillar of
tahun 2024. Industri kelapa sawit juga menjadi the national economy, generating approximately
salah satu pilar utama penggerak perekonomian Rp440 trillion in foreign exchange from crude
nasional, tercermin dari kontribusi terhadap palm oil (CPO) exports. It also supports livelihoods
devisa negara mencapai Rp440 triliun dari ekspor across the country, employing up to 16 million
minyak sawit mentah (CPO), penyerapan tenaga people—including smallholders—and playing a
kerja hingga mencapai 16 juta pekerja termasuk vital role in strengthening the people’s economy.
para petani kecil, hingga pendongkrak ekonomi
kerakyatan.
Di sisi lain, industri kelapa sawit seringkali However, the palm oil industry continues to face
dihadapkan pada sejumlah tantangan, baik dalam numerous challenges, both domestically and
negeri maupun global. Di level nasional, tantangan globally. At the national level, these include
yang dihadapi di antaranya isu mengenai stagnasi stagnant production and productivity, frequent
produksi dan produktivitas, kebijakan yang sering policy changes, and the aging of plantations
berubah, serta rata-rata umur tanaman yang requiring replanting. Externally, the industry
memasuki masa replanting. Sedangkan tantangan contends with competition from other vegetable
dari luar negeri yang dihadapi antara lain persaingan oils, concerns over supply chain sustainability,
antara pasokan dan permintaan minyak nabati geopolitical tensions in Europe and the Middle
lainnya, sentimen negatif terkait rantai pasok East, and the European Union's Deforestation
yang keberlanjutan, faktor geopolitik di Eropa dan Regulation (EUDR). The EUDR, in particular, could
Timur Tengah, hingga Kebijakan Deforestasi Uni significantly affect palm oil companies and farmers
Eropa (EUDR) berpotensi memberikan dampak in major producing countries like Indonesia.
signifikan bagi perusahaan dan petani sawit di
negara penghasil utama seperti Indonesia.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
18
Page 24
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Meskipun dihadapkan pada situasi yang tidak Despite ongoing uncertainties, the Company
menentu, Perusahaan terus termotivasi untuk remains committed to creating added value and
berkontribusi dalam memberikan nilai tambah delivering positive benefits to all stakeholders.
dan manfaat positif bagi seluruh pemangku As part of our responsibility to build a better
kepentingan. Sebagai bentuk tanggung jawab future for generations to come, we prioritize
kami dalam mewujudkan kehidupan yang lebih five key aspects in our business and operational
baik bagi generasi mendatang, Perusahaan management: People, Planet, Prosperity, Peace,
berupaya untuk menjalankan pengelolaan bisnis and Partnerships. This commitment is reinforced
dan operasional yang mengedepankan 5 (lima) by the implementation of Good Corporate
aspek penting, yaitu People, Planet, Prosperity, Governance (GCG) practices, ensuring transparency,
Peace, dan Partnerships. Pengelolaan Perusahaan accountability, responsibility, independence, and
tersebut juga diimbangi dengan penerapan praktik- fairness in all business operations.
praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau
Good Corporate Governance (GCG) dalam rangka
menciptakan praktik bisnis yang transparan,
akuntabel, bertanggung jawab, independen, dan
adil.
Implementasi atas konsep tersebut selanjutnya The Sustainability Strategy serves as a foundational
dituangkan dalam Strategi Keberlanjutan yang framework guiding the Company's business
menjadi acuan pelaksanaan aktivitas bisnis dan operations and activities. This comprehensive
operasional Perusahaan.Strategi tersebut terdiri strategy rests on four essential pillars:
dari 4 (empat) pilar penting, yaitu:
1. Ekonomi 1. Economy
Pengelolaan aspek ekonomi di Perusahaan The Company’s management of economic
dilakukan dengan berfokus pada: aspects prioritizes:
a. Menjalankan usaha dengan penuh a. Conducting business with unwavering
kejujuran, integritas, dan komitmen untuk honesty, integrity, and commitment to
menuju hasil yang terbaik. excellence,
b. Menjalankan tata kelola perusahaan yang b. Implementing transparent and robust
baik dan transparan. corporate governance practices,
c. Peningkatan produktivitas melalui riset dan c. Enhancing productivity through ongoing
inovasi. research and innovation initiatives,
d. Mengembangkan dan meningkatkan praktik d. Developing and refining best management
manajemen terbaik. practices.
2. Manusia 2. People
Pengelolaan aspek manusia di Perusahaan The Company’s human capital management
dilakukan dengan berfokus pada: focuses on:
a. Menyediakan lingkungan kerja yang kondusif a. Fostering a conducive work environment
dan suportif yang mampu menghasilkan that promotes optimal performance,
kinerja terbaik, aman, dan sejahtera. safety, and well-being,
b. Mencari dan mempertahankan karyawan b. Attracting and retaining talented
yang mampu untuk melakukan aktualisasi individuals capable of reaching their full
terhadap potensi mereka. potential,
c. Memfasilitasi pengembangan diri yang c. Supporting continuous professional
berkelanjutan melalui pelatihan dan development through comprehensive
pembelajaran. training programs,
d. Memberikan paket remunerasi terhadap d. Providing competitive remuneration
karyawan yang melakukan aktualisasi packages based on performance
melalui pelatihan dan juga pencapaian achievements.
kinerja.
3. Sosial Masyarakat 3. Community
Pengelolaan aspek sosial kemasyarakatan di The Company’s management of social aspects
Perusahaan dilakukan dengan berfokus pada: emphasizes:
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
19 Sustainability Report
Page 25
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
a. Membangun hubungan dan sinergitas a. Building mutually beneficial relationships
yang saling memberikan dampak terhadap with communities where we operate,
komunitas masyarakat di mana kami
beroperasi.
b. Mendorong pemberdayaan dan kemandirian b. Promoting community self-sufficiency
Masyarakat melalui pelaksanaan Corporate through strategic Corporate Social
Social Responsibility (CSR). Responsibility (CSR) initiatives.
4. Lingkungan 4. Environment
Pengelolaan aspek lingkungan hidup di The Company’s management of environmental
Perusahaan dilakukan dengan berfokus pada: aspects focuses on:
a. Melakukan praktik operasional yang a. Conducting responsible operational
bertanggung jawab, sesuai dengan practices in accordance with applicable
peraturan yang berlaku demi menjaga regulations to preserve the environment
kelestarian lingkungan dan ekosistemnya. and its ecosystems.
b. Berusaha secara optimal untuk terus b. Adhering to Sustainable Development
mematuhi prinsip-prinsip Pembangunan principles to benefit current and future
berkelanjutan untuk kepentingan generasi generations.
saat ini dan yang akan datang.
Pencapaian Kinerja Keberlanjutan Achievement of Sustainability Performance
Pencapaian kinerja keberlanjutan FAP Agri FAP Agri's commitment to sustainability is
tercermin dari pencapaian kinerja pada aspek demonstrated through its achievements across
ekonomi, lingkungan, dan sosial yang diuraikan economic, environmental, and social dimensions,
sebagai berikut: as outlined below:
Pencapaian Kinerja Ekonomi Achievement of Economic Performance
Di tengah ketidakpastian perekonomian, FAP Despite ongoing economic uncertainty, FAP Agri
Agri mampu menjaga pertumbuhan penjualan successfully sustained its growth momentum,
sebesar 13,45% dari tahun 2023 sebesar Rp5,06 recording a 13.45% increase in sales—from Rp5.06
triliun menjadi Rp5,74 triliun pada tahun 2024. trillion in 2023 to Rp5.74 trillion in 2024. This
Pertumbuhan tersebut mendorong peningkatan positive trajectory translated into a remarkable
laba bersih tahun berjalan secara signifikan hingga 253.45% rise in net profit, soaring from Rp162
mencapai 253,45% dari tahun 2023 sebesar Rp162 billion in 2023 to Rp571 billion in 2024.
miliar menjadi Rp571 miliar pada tahun 2024.
Kemampuan Perusahaan dalam menjaga kondisi The Company’s strong financial and operational
keuangan dan operasionalnya juga memberikan performance has continued to deliver value to
manfaat bagi para pemangku kepentingan. its stakeholders. In 2024, FAP Agri generated a
Pada tahun 2024, nilai ekonomi langsung yang direct economic value of Rp5.74 trillion, reflecting
dihasilkan oleh Perusahaan tercatat sebesar a 13.45% increase compared to Rp5.06 trillion in
Rp5,74 triliun, mengalami peningkatan 13,45% jika 2023. Of this, Rp4.92 trillion was distributed to
dibanding tahun 2023 yang sebesar Rp5,06 triliun. stakeholders—up 1.69% from Rp4.84 trillion in
Dari nilai tersebut, Perusahaan mendistribusikan the previous year. The distributed economic value
nilai ekonomi kepada pemangku kepentingan supported various areas, including operational
sebesar Rp4,92 triliun, meningkat 1,69% dari expenditures, employee compensation, tax
tahun 2023 sebesar Rp4,84 triliun. Nilai ekonomi contributions, and social investment in local
yang didistribusikan tersebut ditujukan untuk communities.
biaya operasional, biaya karyawan, pembayaran
pajak kepada negara, dan investasi sosial
kemasyarakatan.
Di samping itu, FAP Agri memberikan dampak FAP Agri plays a crucial role in driving community
ekonomi tidak langsung kepada masyarakat dalam empowerment by generating indirect economic
rangka mendorong pemberdayaan masyarakat benefits that enhance the quality of life around
di sekitar unit usaha sekaligus meningkatkan its business units. The Company supports
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
20
Page 26
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
kualitas taraf hidup mereka. FAP Agri memberikan independent smallholders in local communities
manfaat bagi petani kecil mandiri di komunitas through plasma and partnership programs,
lokal melalui program plasma dan kemitraan. Kerja fostering mutually beneficial collaborations
sama ini dilakukan dengan berbagai skema yang with farmers through various strategic schemes.
memastikan hubungan yang saling menguntungkan These empowerment initiatives reflect FAP Agri’s
antara perusahaan dan petani. Melalui program commitment to building a healthy and sustainable
pemberdayaan tersebut, FAP Agri berupaya untuk oil palm plantation ecosystem.
membangun ekosistem perkebunan kelapa sawit
yang sehat dan berkelanjutan.
FAP Agri juga senantiasa mengutamakan Additionally, FAP Agri consistently prioritizes
kemitraan dengan pemasok lokal dan pelibatan partnerships with local suppliers and the
tenaga kerja lokal. Tercatat sebanyak 34 pemasok, engagement of local labor. The Company
baik yang jenisnya adalah perusahaan perkebunan collaborates with 34 local suppliers, including
dan koperasi, seluruhnya berasal dari lokal. plantation companies and cooperatives, to
Sementara itu, sebanyak 4.789 karyawan atau strengthen regional economic networks. Moreover,
30,11% dari total karyawan tahun 2024 merupakan in 2024, local workers accounted for 30.11% of the
tenaga kerja lokal, mengalami peningkatan dari total workforce, with 4,789 employees—a notable
tahun 2023. Hal tersebut merupakan manifestasi increase from the previous year. This commitment
dari komitmen Perusahaan untuk berperan aktif underscores FAP Agri’s dedication to playing an
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di active role in supporting economic growth at the
tingkat daerah/lokal. regional and local levels.
Pencapaian Kinerja Lingkungan Environmental Performance Achievement
FAP Agri menyadari bahwa industri kelapa sawit FAP Agri acknowledges that the palm oil industry
seringkali dihadapkan pada tekanan eksternal faces significant external challenges, including
seperti isu pemanasan global, deforestasi, global warming concerns, deforestation, forest
kebakaran hutan dan lahan, hilangnya and land fires, biodiversity loss, and environmental
keanekaragaman hayati, dan degradasi lingkungan. degradation. As global consumers increasingly
Adanya perubahan tren konsumen global yang prefer environmentally responsible products from
cenderung memilih green products yang dihasilkan sustainable industries, FAP Agri has strengthened
dari green industry juga mendorong FAP Agri its commitment to preserving environmental
untuk terus memperkuat komitmennya dalam ecosystems and ensuring the long-term viability
menjaga kualitas ekosistem lingkungan guna of the palm oil sector. This commitment manifests
menjaga kelangsungan ekosistem industri kelapa through the implementation of sustainable
sawit. Komitmen tersebut dilaksanakan melalui palm oil practices and responsible plantation
penerapan praktik kelapa sawit berkelanjutan management that prioritize Environmental, Social,
dan perkebunan yang bertanggung jawab and Governance (ESG) principles while advancing
dengan mengedepankan prinsip Environmental, the Sustainable Development Goals (SDGs).
Social, dan Governance (ESG) dan Sustainable
Development Goals (SDGs).
Berikut ini adalah kegiatan yang telah dilakukan FAP Agri has implemented the following
oleh FAP Agri dalam rangka mengelola dampak measures to minimize operational impacts on the
operasional terhadap lingkungan hidup: environment:
1. Melakukan perlindungan dan konservasi 1. Comprehensive protection and conservation of
menyeluruh, terutama di area yang areas with High Carbon Stock (HCS) and High
teridentifikasi memiliki stok karbon yang Conservation Value (HCV),
tinggi (SKT) dan bernilai konservasi tinggi
(NKT).
2. Tidak melakukan pembangunan baru di area 2. Strict prohibition on new development in
gambut dengan ke dalaman berapa pun. peatlands, regardless of depth,
3. Memastikan seluruh aktivitas pengembangan 3. Zero-burning policy enforced across all
dilakukan dengan Tanpa Bakar (Zero Burning). development activities,
4. Mengimplementasikan sistem Pengendalian 4. Integrated Pest Management (IPM) system
Hama Terpadu (PHT) yang memadukan incorporating natural, biological, and technical
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
21 Sustainability Report
Page 27
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
pengendalian alami, pengendalian hayati, controls for effective pest monitoring and
dan pengendalian teknis dalam rangka mitigation,
mengintegrasikan pemantauan dan
pengendalian hama.
5. Menggunakan pembangkit listrik yang 5. 100% biomass-powered plant utilizing palm
berbahan bakar 100% biomassa dari cangkang kernel shells to meet mill electricity demands,
sawit untuk memenuhi kebutuhan listrik di reducing Greenhouse Gas (GHG) emissions,
pabrik dalam rangka mendukung penurunan
emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
6. Memaksimalkan penghematan energi, baik 6. Maximized energy efficiency in electricity and
energi listrik maupun bahan bakar minyak fuel consumption,
(BBM).
7. Bijak dalam menggunakan air bersih. 7. Responsible water usage to optimize clean
water resources,
8. Melakukan pengelolaan limbah yang 8. Managing hazardous (B3) and non-hazardous
mengandung bahan berbahaya dan beracun materials,
(B3) dan Non-B3.
9. Melakukan uji emisi untuk kendaraan 9. Conducting emission test for operational
operasional guna meminimalisir polusi udara. vehicles to minimize air pollution,
10. Menjaga kondisi peralatan produksi agar tidak 10. Routine maintenance of production equipment
menghasilkan gas buang yang berdampak to minimize harmful exhaust emissions.
negatif.
Pencapaian Kinerja Sosial Achievement of Social Performance
FAP Agri menyadari sepenuhnya bahwa FAP Agri recognizes that delivering strong financial
pencapaian kinerja yang positif pada tahun buku performance alone is not sufficient to overcome
tidak cukup untuk menghadapi tantangan bisnis the increasingly complex business challenges
yang semakin masif di masa depan. Diperlukan of the future. Building robust synergies—both
upaya untuk membangun sinergi yang kuat within the organization and through community
baik antar karyawan maupun pendekatan ke engagement—is essential to strengthening the
masyarakat guna memperkuat fundamental bisnis Company’s business fundamentals. These efforts
Perusahaan.Upaya tersebut menjadi kunci penting are key to reinforcing FAP Agri’s position in the
untuk memperkuat posisi FAP Agri di industri palm oil industry and driving long-term sustainable
kelapa sawit dan bertumbuh untuk mencapai growth.
keberlanjutan.
Pada aspek People atau Sumber Daya Manusia In the area of Human Resources (HR), FAP
(SDM), FAP Agri terus berupaya untuk menjalankan Agri remains committed to developing a high-
program pengembangan SDM seperti pemberian performing, competitive workforce. The Company
pelatihan dan sertifikasi serta penilaian karyawan continues to implement various HR development
demi mendorong terciptanya SDM yang unggul, initiatives, including training programs,
berdaya saing, dan berkinerja tinggi. FAP Agri professional certifications, and regular employee
juga senantiasa menjaga pemenuhan hak-hak assessments, all aimed at fostering superior
SDM berdasarkan peraturan yang berlaku dengan talent. FAP Agri also ensures that employee
cara memberikan remunerasi dengan mengacu rights are upheld in accordance with prevailing
pada standar Upah Minimum Regional (UMR), regulations. This includes providing fair and
memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan competitive remuneration based on the Regional
Kerja (K3) di seluruh area kerja Perusahaan, dan Minimum Wage, prioritizing Occupational Health
menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan non- and Safety (OHS) standards across all operational
diskriminasi untuk mewujudkan budaya kerja yang areas, and promoting a work environment rooted
sehat dan produktif. in equality and non-discrimination. Through these
initiatives, the Company strives to cultivate a
healthy, inclusive, and productive workplace
culture.
Lebih dari itu, FAP Agri turut membuka kesempatan FAP Agri actively fosters a culture of innovation
bagi karyawan untuk menyalurkan ide kreatifnya by providing employees with opportunities to
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
22
Page 28
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
dalam rangka mendorong terciptanya budaya express their creative ideas, driving continuous
inovasi yang memiliki signifikansi terhadap improvement and enhancing the Company's
continuous improvement dan peningkatan daya competitiveness. Additionally, we go beyond our
saing Perusahaan.Sementara itu, kami juga standard obligations by offering rewards and
memberikan reward dan apresiasi di luar kewajiban recognition to appreciate employees' hard work
Perusahaan dalam rangka menghargai kerja keras and dedication, inspiring greater enthusiasm
dan dedikasi karyawan serta mendorong semangat within the workplace.
untuk berkarya di FAP Agri.
FAP Agri senantiasa berupaya untuk membangun To ensure long-term business sustainability, FAP
sinergi yang kuat dengan masyarakat atau Agri consistently strengthens its synergy with local
komunitas lokal dalam rangka memelihara communities. Beyond engaging them as business
kelangsungan usaha dalam jangka panjang. partners and part of the Company's workforce, we
Selain memberdayakan masyarakat lokal dengan implement Corporate Social Responsibility (CSR)
melibatkan mereka sebagai mitra bisnis dan programs to manage the impact of our operational
tenaga kerja Perusahaan, FAP Agri menjalankan activities while contributing meaningfully to the
program Corporate Social Responsibility (CSR) realization of Sustainable Development Goals
dalam rangka mengelola dampak yang ditimbulkan (SDGs).
dari kegiatan operasional terhada komunitas lokal
sekaligus berperan aktif dalam mewujudkan
pencapaian Sustainable Development Goals
(SDGs).
Program CSR yang dilaksanakan selaras dengan The Company's CSR programs are strategically
4 (empat) pilar CSR, yaitu pemberdayaan aligned with four key pillars: economic
ekonomi, sosial budaya & lingkungan, kesehatan & empowerment, socio-culture & environment,
Pendidikan, serta infrastruktur. Pada tahun 2024, health & education, and infrastructure. In 2024,
Perusahaan telah merealisasikan penyaluran the Company allocated Rp3,587 million for CSR
dana untuk aktivitas CSR sebesar Rp3.587 juta, initiatives, marking an increase of Rp267 million or
mengalami kenaikan sebesar Rp267 juta atau 8.04% compared to 2023.
8,04% dari tahun 2023.
Penerapan Tata Kelola Keberlanjutan Implementation of Sustainability
Governance
FAP Agri menyadari bahwa pelaksanaan bisnis FAP Agri recognizes that aligning business
dan operasional yang selaras dengan prinsip ESG operations with ESG principles and SDGs
dan SDGs dalam rangka mendukung terwujudnya requires robust sustainability governance.
pembangunan berkelanjutan perlu didukung To this end, the Company has established a
melalui tata kelola keberlanjutan. Atas dasar hal dedicated Sustainability Department responsible
tersebut, Perusahaan membentuk Departemen for managing environmental and social
Sustainability yang bertanggung jawab atas performance, governance matters, and climate
keberlanjutan untuk mengelola kinerja dalam isu- change initiatives. Operational responsibility for
isu lingkungan, sosial, dan tata kelola, termasuk implementing sustainability strategies is delegated
perubahan iklim. Tanggung jawab operasional to Department Heads, who are supported by
terkait penerapan dan strategi keberlanjutan teams of qualified experts. These Department
didelegasikan kepada Kepala Departemen yang Heads report directly to the President Director,
didukung oleh tim ahli yang berkompeten dan ensuring executive-level oversight of sustainability
berpengalaman, dan melaporkan hasil kinerjanya performance.
langsung kepada Direktur Utama.
Dalam rangka memastikan implementasi nilai- To strengthen sustainability implementation
nilai keberlanjutan, Perusahaan juga memperkuat throughout the organization, FAP Agri has enhanced
organisasi entitas anak dengan para asisten yang its subsidiaries' capabilities by appointing
memiliki kompetensi dan latar belakang pendidikan Sustainability Specialists with appropriate
yang memadai untuk memastikan keberlanjutan qualifications and educational backgrounds.
dapat diterapkan dengan tepat (Sustainability This comprehensive management approach is
Specialist). Sistem manajemen ini dikembangkan supported by clearly defined Standard Operating
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
23 Sustainability Report
Page 29
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
dengan membangun prosedur (SOP) sebagai Procedures (SOPs) that guide sustainability
panduan organisasi dalam menerapkan praktik practices across all operations. These procedures
keberlanjutan di lapangan yang mengikat dan are binding for all company personnel, ensuring
wajib diikuti oleh seluruh komponen perusahaan. consistent implementation of sustainability
initiatives throughout the organization.
Pada tahun 2024, FAP Agri mulai melakukan In response to the growing threat of cybercrime—
pendekatan sebagai respon atas maraknya isu which jeopardizes the confidentiality and security
kejahatan siber yang berdampak pada kerahasiaan of company data—FAP Agri has taken proactive
dan keamanan data dan informasi Perusahaan. measures in 2024. Given the critical role of
Perlindungan terhadap data dan informasi accurate data in management decision-making,
Perusahaan perlu dilakukan mengingat keabsahan safeguarding this information is a top priority. To
data dan informasi memiliki signifikansi terhadap strengthen data protection, FAP Agri has enhanced
proses pengambilan keputusan yang dilakukan its IT security systems and implemented robust
oleh Manajemen Perusahaan. Dalam upaya data backup solutions. These measures ensure
melindungi kerahasiaan dan keamanan data dan resilience against potential cyber threats and
informasi, FAP Agri melakukan optimalisasi sistem uphold the integrity of Company data.
keamanan teknologi informasi dan back-up data,
dengan solusi yang dapat diandalkan untuk
menghadapi potensi ancaman atau gangguan
terhadap integritas data.
Prospek ke Depan Future Prospects
Industri kelapa sawit masih memiliki prospek The palm oil industry continues to hold strong
usaha yang menjanjikan di masa depan. Sebagai business potential for the future. As one of the
salah satu penghasil kelapa sawit terbesar di world’s largest producers, Indonesia plays a
dunia, Indonesia memiliki peran strategis dalam strategic role in meeting global demand for palm
memenuhi kebutuhan minyak sawit global. oil. However, the industry’s significant contribution
Peran industi kelapa sawit yang dapat menjadi to national economic growth does not exempt
penggerak pertumbuhan ekonomi nasional tidak it from various challenges—many of which can
lantas menyebabkan pelaku industri terhindar impact not only the continuity of individual
dari sejumlah tantangan yang berdampak tidak businesses, but also the long-term sustainability
hanya bagi kelangsungan usaha Perusahaan, of the broader palm oil ecosystem.
melainkan juga bagi keberlangsungan ekosistem
industri kelapa sawit.
FAP Agri memandang bahwa tantangan-tantangan FAP Agri believes that these challenges in the
dalam industri kelapa sawit dapat dijadikan palm oil industry present valuable opportunities
sebagai peluang dan potensi usaha yang dapat to unlock new business potential and create
menguntungkan Perusahaan dan seluruh pemangku shared value across the Company’s entire value
kepentingan dalam rantai nilai perusahaan. chain. Driven by this outlook, the Company
Karena dorongan tersebut, Perusahaan akan terus remains committed to implementing sustainable
berupaya untuk menjalankan praktik operasional and responsible palm oil practices. These efforts
kelapa sawit yang berkelanjutan dan perkebunan are guided by international standards, relevant
yang bertanggung jawab, dengan mengacu pada regulatory frameworks, and global best practices
standar internasional, regulasi yang berlaku, serta applied across the industry.
best practices yang diterapkan pada industri
sejenis.
Di lingkup internal, FAP Agri akan terus Internally, FAP Agri remains committed to
melakukan perbaikan berkelanjutan dalam rangka continuous improvement in implementing
mewujudkan terlaksananya praktik operasional sustainable palm oil operational practices and
kelapa sawit yang berkelanjutan dan perkebunan responsible plantation management through:
yang bertanggung jawab melalui:
• Pengembangan inovasi yang ramah lingkungan • Development of eco-friendly innovations that
dan mampu memberikan manfaat positif bagi generate positive benefits for people and local
manusia dan komunitas (masyarakat lokal). communities,
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
24
Page 30
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
• Pengelolaan risiko di bidang Environmental, • Environmental, Social, and Governance (ESG)
Social, dan Governance (ESG). risk management to ensure responsible and
ethical operations,
• Terus mengikuti perkembangan konsep dan • Staying informed on evolving sustainability
ilmu pengetahuan terkait praktik keberlanjutan concepts and regulations to uphold best
serta regulasinya untuk memastikan practices that go beyond certification
implementasi praktik terbaik yang melebihi standards and legal compliance.
standar sertifikasi dan kepatuhan hukum.
Apresiasi Appreciation
Akhir kata, saya mewakili jajaran Direksi Perusahaan On behalf of the Board of Directors, I wish to
mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra extend our sincere gratitude to all our partners,
kerja, masyakarat, regulator, dan pemangku community members, regulators, and stakeholders
kepentingan lainnya yang telah memberikan whose steadfast support has been instrumental
dukungan penuh terhadap keberlangsungan to our continued operational success. I also wish
usaha Perusahaan, sehingga kami tetap mampu to express profound appreciation to our entire
menjalankan aktivitas operasional dengan baik. workforce for their unwavering dedication and
Tak lupa, kami memberikan apresiasi sebesar- tireless efforts in driving the Company forward.
besarnya kepada seluruh tenaga kerja Perusahaan Looking ahead, we remain committed to creating
yang telah berdedikasi dan bekerja keras dalam lasting value and delivering positive impacts for
menggerakkan roda operasional. Kami senantiasa all our stakeholders as we continue our journey of
berharap di masa depan, Perusahaan dapat terus sustainable growth.
berkontribusi dalam memberikan nilai tambah
dan manfaat positif bagi seluruh pemangku
kepentingan.
Jakarta, 28 April 2025
Jakarta, April 28, 2025
Atas Nama Direksi
On behalf of the Board of Directors
RICKY TJANDRA
Direktur Utama
President Director
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
25 Sustainability Report
Page 31
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
26
Page 32
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
PROFIL
PERUSAHAAN
Company Profile
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
27 Sustainability Report
Page 33
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk
03 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
28
Page 34
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Identitas Perusahaan [2-1, 2-6] [C.2]
Corporate Identity [2-1, 2-6] [C.2]
Nama Perusahaan
PT FAP Agri Tbk
Company Name
Bidang Usaha Kegiatan Perkebunan dan Industri Kelapa Sawit melalui Anak
Line of Business Perusahaan
Oil Palm Plantation and Palm Oil Industry through Subsidiaries
Tanggal Pendirian
28 Desember 1994
Date of Establishment December 28, 1994
Dasar Hukum Pendirian Akta No.27 tanggal 28 Desember 1994, dibuat di hadapan Notaris
Legal Basis of Establishment P. Sutrisno A. Tampubolon, S.H dan telah memperoleh persetujuan
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. C2-3.402 HT.01.01.Th.95 tanggal 14 Maret 1995, serta telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 63 tanggal
9 Agustus 2005, Tambahan No. 8419.
Deed No.27 dated December 28, 1994, drawn up before Notary P.
Sutrisno A. Tampubolon, S.H, which obtained approval from the
Minister of Justice of the Republic of Indonesia through Decree No.
C2-3.402 HT.01.01.Th.95 dated March 14, 1995, and was announced
in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 63 dated
August 9, 2005, Supplement No. 8419.
Kode Saham
Stock Symbol FAPA
Pencatatan di Bursa Efek
Indonesia 4 Januari 2021
Listing Date on Indonesia Stock January 4, 2021
Exchange
Jumlah Pegawai secara Grup
15.907 orang per 31 Desember 2024
Total Employees within Group 15,907 employees as of December 31, 2024
Jaringan Kantor Pusat: 1 (satu) Head Office: 1 (one)
Network Anak Perusahaan: 9 (sembilan) Subsidiary: 9 (nine)
Pabrik Pengolahan Inti Sawit: 1 (satu) Kernel Crushing Plant:
Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit: 6 1 (one)
(enam) Palm Oil Mill: 6 (six)
Nama Bursa
PT Bursa Efek Indonesia
Stock Exchange
Jumlah SDM per 31 Desember
2024 15.907 orang
Total Employees as of December 15,907 employees
31, 2024
Kantor Pusat Gedung Gold Coast
Head Office Tower Liberty Lt. 16 A-H
Jl. Pantai Indah Kapuk, RT.6, RW.2,
Kamal Muara, Penjaringan,
Jakarta Utara | North Jakarta 14470
Akses Informasi No.Telp | Phone: (021) 50205811
Information Access E-Mail: corp.secretary@fap-agri.com
Website: www.fap-agri.com
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
29 Sustainability Report
Page 35
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Sejarah Singkat Perusahaan
Company History
PT FAP Agri Tbk (selanjutnya disebut sebagai As a leading private company in the palm oil
"Perusahaan", “FAP Agri”, atau “kami”) telah industry, PT FAP Agri Tbk (hereinafter referred
menempuh perjalanan panjang sebagai perusahaan to as "the Company", "FAP Agri", or "we") has
swasta nasional yang bergerak di bidang demonstrated remarkable progress since its
perkebunan dan industri kelapa sawit melalui anak inception. Established on December 28, 1994
usaha. Didirikan pada tanggal 28 Desember 1994, under the name PT Fangiono Agro Plantation, the
Perusahaan pada awalnya bernama PT Fangiono Company’s establishment was formalized through
Agro Plantation berdasarkan Akta No. 27 dari Notaris Deed No. 27 by Notary P. Sutrisno A. Tampubolon,
P. Sutrisno A. Tampubolon, S.H. Akta pendirian S.H. The deed of establishment was ratified by the
tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Minister of Justice of the Republic of Indonesia
Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-3.402 through Decree No. C2-3.402 HT.01.01.Th.95 dated
HT.01.01.Th.95 tanggal 14 Maret 1995 dan diumumkan March 14, 1995 and was subsequently published in
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 63 the State Gazette of the Republic of Indonesia No.
tanggal 9 Agustus 2005, Tambahan No. 8419. 63 dated August 9, 2005, Supplement No. 8419.
Pada tanggal 12 Februari 2020, Perusahaan On February 12, 2020, the Company underwent
mengalami perubahan nama menjadi PT FAP Agri a significant transformation, adopting the name
berdasarkan keputusan Pemegang Saham yang PT FAP Agri in accordance with a Shareholder
tertuang dalam Akta No. 6 tanggal 12 Februari 2020 Resolution recorded in Deed No. 6, dated February
dari Notaris Muslim, S.H., M.Kn. Selanjutnya, FAP 12, 2020, by Notary Muslim, S.H., M.Kn. This
Agri melakukan pencatatan saham di Bursa Efek strategic rebranding culminated in the Company’s
Indonesia pada 4 Januari 2021 dengan kode saham public listing on the Indonesia Stock Exchange
FAPA sehingga berubah menjadi perusahaan terbuka on January 4, 2021, under the stock symbol FAPA,
dengan nama PT FAP Agri Tbk. marking its transition to a publicly traded entity as
PT FAP Agri Tbk.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company’s Articles of Association have been
beberapa kali perubahan, dimana perubahan terakhir amended on several occasions, with the most
mengenai perubahan tempat dan kedudukan recent amendment, pertaining to the relocation of
Perusahaan oleh pemegang saham dimuat dalam the Company's domicile, documented in Deed No.
Akta No. 47 tanggal 27 Oktober 2021 yang dibuat 47, dated October 27, 2021, executed before Notary
di hadapan Notaris Ir. Nanette Cahyanie Handari Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H. This
Adi Warsito, S.H. Perubahan ini telah mendapat amendment received official approval from the
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Minister of Law and Human Rights of the Republic
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan of Indonesia through Decree No. AHU-0060265.
No. AHU-0060265. AH.01.02. Tahun 2021 tanggal 28 AH.01.02. Year 2021, dated October 28, 2021.
Oktober 2021.
Sejak didirikan pertama kali hingga saat ini, FAP Since its establishment, FAP Agri has successfully
Agri telah mengelola kebun Kelapa Sawit seluas managed over 110,000 hectares of oil palm
lebih dari 110 ribu hektar yang tersebar di 3 (tiga) plantations across three provinces: North
provinsi, yaitu Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan, East Kalimantan, and Riau. This
dan Riau. Keberhasilan Perusahaan juga didukung achievement is underpinned by the robust
oleh keberadaan 10 (sepuluh) anak perusahaan, performance of its ten subsidiaries, including six
termasuk di dalamnya 6 (enam) Pabrik Kelapa Sawit Palm Oil Mills (PKS) with a combined production
(PKS) dengan kapasitas mencapai lebih dari 345 ton capacity exceeding 345 tons per hour and a Kernel
per jam dan 1 Pabrik KCP (Kernel Crushing Plant) Crushing Plant with a daily production capacity of
yang mampu memproduksi hingga 108 ton per hari. up to 108 tons. Driven by a spirit of continuous
Melalui semangat inovasi yang terus terjaga, FAP innovation, the Company remains steadfast
Agri berupaya untuk terus meningkatkan efisiensi in its commitment to enhancing operational
di seluruh lini operasional sembari tetap menjaga efficiency while harmonizing business, social, and
keseimbangan antara kepentingan bisnis, sosial, environmental priorities.
dan lingkungan hidup.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
30
Page 36
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Visi, Misi, dan Budaya Keberlanjutan [C.1]
Vision, Mission, and Sustainability Culture [C.1]
VISI Menjadi Salah Satu Perusahaan Perkebunan
Sawit Terbaik dari Segala Aspek.
To Become One of the Best Oil Palm Plantation
VISION Companies in All Aspects.
MISI • Melakukan Pengembangan Usaha Dengan
Memperhatikan
dan
Tanggung Jawab Sosial
Lingkungan./Growing business with
MISSION consideration for social and environmental
responsibility.
• Meningkatkan profitabilitas Perusahaan
melalui pengelolaan yang efektif dan efisien./
Increasing profitability through effective and
efficient management.
• Menghasilkan produk yang berkualitas dan
berstandard internasional./Producing high
quality and internationally recognized products.
• Mengembangkan Sumber Daya Manusia yang
kompeten./Developing competent human
resources.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
31 Sustainability Report
Page 37
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
BUDAYACULTURE
Integritas Menjunjung tinggi nilai dan Melakukan hal yang benar Satunya perbuatan
budaya Perusahaan tanpa harus diawasi dengan kata
Integrity Upholding the values and Doing the right thing Walking the talk
culture of the Company without having to be
supervised
Komitmen Bekerja dengan Peduli Loyal dan cinta kepada
sepenuh hati, ikhlas dan Caring pekerjaan dan Perusahaan
Commitment tuntas Demonstrating loyalty and
Working wholeheartedly, loving the work and the
sincerely, and thoroughly Company
Hasil Berpikir kreatif & inovatif Perbaikan berkelanjutan Memberikan yang terbaik
Thinking creatively & Continuously improving Giving the best
Results being innovative
Skala Organisasi [2-7] [C.3]
Organization Scale [2-7] [C.3]
Uraian/Description Satuan/Unit 2024 2023 2022
Jumlah Karyawan Perusahaan dan Anak Perusahaan
Orang/People 15.907 16.143 13.202
Total Employees of the Company and Subsidiaries
Rp juta
Penjualan Neto/Net Sales 5.742.984 5.062.244 4.828.634
million Rp
Rp juta
Laba Bersih Tahun Berjalan/Net Profit for the Year 571.454 161.679 749.311
million Rp
Rp juta
Jumlah Aset/Total Assets 8.816.684 8.634.035 8.624.009
million Rp
Rp juta
Jumlah Liabilitas/Total Liabilities 4.963.949 4.570.386 4.724.997
million Rp
Rp juta
Jumlah Ekuitas/Total Equity 3.852.735 4.063.649 3.899.012
million Rp
Total Produksi Minyak Sawit Mentah (CPO)
Ton/Tons 297.758 307.674 277.058
Total Crude Palm Oil (CPO) Production
Total Produksi Tandan Buah Segar (TBS)
Ton/Tons 1.312.257 1.261.820 1.202.008
Total Fresh Fruit Bunch (FFB) Production
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
32
Page 38
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Wilayah Operasional dan Pangsa Pasar Perusahaan [2-1] [C.3]
Operational Area and Market Share [2-1] [C.3]
Hingga 31 Desember 2024, FAP Agri telah FAP Agri manages 9 oil palm plantations covering
mengoperasikan 9 Perkebunan Kelapa Sawit seluas an area of more than 110,000 hectares, with a
lebih dari 110.000 hektar, dengan total Luas Lahan total planted area of 88,702 hectares, mature
Tertanam sebesar 88.702 hektar, Luas Lahan area of 87,634 hectares, and immature area of
Tanaman Menghasilkan seluas 87.634 hektar, dan 1,068 hectares. The plantation area is integrated
Luas Lahan Tanaman Belum Menghasilkan sebesar with 6 (six) Palm Oil Mills (POM) and 1 (one) Kernel
1.068 hektar. Area perkebunan tersebut terintegrasi Crushing Plant (KCP).
dengan 6 (enam) Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
(PKS) dan 1 (satu) Pabrik Pengolahan Inti Sawit
(PPIS).
Kalimantan Timur
East Kalimantan
4 konsesi/4 Consessions
2 Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS)
2 Palm Oil Mills (POM)
Kalimantan Utara
North Kalimantan
4 konsesi/4 Consessions
4 Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS)
4 Palm Oil Mills (POM)
1 Pabrik Pengolahan Inti Sawit (PPIS)
1 Kernel Crushing Plant (KCP)
Riau
1 konsesi
1 Consessions
Kantor Pusat
Head Office
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
33 Sustainability Report
Page 39
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
RIAU KALIMANTAN TIMUR / EAST KALIMANTAN
Luas Tanaman Luas Tanaman
Luas Lahan Tertanam Menghasilkan Luas Lahan Tertanam Menghasilkan
Planted Area Mature Area Planted Area Mature Area
3.282 ha 3.282 ha 35.354 ha 34.286 ha
Luas Tanaman Belum Menghasilkan
KALIMANTAN UTARA / NORTH KALIMANTAN Immature Area
1.068 ha
Luas Tanaman
Luas Lahan Tertanam Menghasilkan
Planted Area Mature Area 2 Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS)
2 Palm Oil Mills (POM)
50.066 ha 50.066 ha
4 Pabrik Pengolahan 1 Pabrik Pengolahan Inti
Kelapa Sawit (PKS) Sawit (PPIS)
4 Palm Oil Mills (POM) 1 Kernel Crushing Plant
(KCP)
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
34
Page 40
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha Perusahaan [2-6] [C.4]
Products, Services, and Business Activities [2-6] [C.4]
Berdasarkan Anggaran Dasar Pasal 3, FAP Agri Based on Article 3 of the Articles of Association,
menjalankan bidang usaha meliputi perdagangan FAP Agri operates the following lines of business:
besar hasil pertanian, perdagangan besar bahan wholesale trade in agricultural products, wholesale
makanan dan minuman hasil pertanian, aktivitas trade in agricultural foodstuffs and beverages,
Perusahaan Holding, aktivitas kantor pusat, serta holding company activities, head office activities,
konsultasi manajemen lainnya. Adapun kegiatan and other management consulting services. The
usaha utama FAP Agri yaitu: main business activities of FAP Agri are as follows:
• Perdagangan Besar Buah yang Mengandung • Wholesale Trade of Oil-Bearing Fruits
Minyak Wholesale trade in agricultural products of oil-
Kegiatan usaha perdagangan besar hasil pertanian bearing fruit crops, such as coconut and palm
tanaman buah yang mengandung minyak, seperti oil, including wholesale trade in oil-bearing fruit
kelapa dan kelapa sawit, termasuk perdagangan seeds.
besar bibit buah yang mengandung minyak.
• Perdagangan Besar Minyak dan Lemak Nabati • Wholesale Trade in Vegetable Oils and Fats
Kegiatan usaha perdagangan besar minyak dan Wholesale trade in vegetable oils and fats,
lemak nabati, termasuk margarin. including margarine.
• Aktivitas Perusahaan Holding • Holding Company Activities
Sebagai perusahaan holding yang menguasai aset As a holding company that controls the assets of a
dari sekelompok Anak Perusahaan, kegiatan FAP group of subsidiaries, FAP Agri's activities include
Agri mencakup jasa yang diberikan penasihat services provided by counsellors and negotiators
(counsellors) dan perunding (negotiators) dalam in designing corporate mergers and acquisitions.
merancang merger dan akuisisi perusahaan.
• Aktivitas Kantor Pusat • Head Office Activities
Kegiatan pengawasan dan pengelolaan unit-unit Supervision and management of other units of the
perusahaan yang lain, pengusahaan strategi atau Company, strategic or organizational planning and
perencanaan organisasi dan pembuatan keputusan decision-making of Company regulations.
dari peraturan perusahaan.
• Aktivitas Konsultan Manajemen Lainnya • Other Management Consulting Activities
Kegiatan yang mencakup bantuan nasihat, bimbingan Providing advice, guidance and assistance on
dan operasional usaha, dan permasalahan business operations and other organizational
organisasi dan manajemen lainnya seperti and management issues such as strategic and
perencanaan strategi dan organisasi; keputusan organizational planning; financial decisions;
berkaitan dengan keuangan; tujuan dan kebijakan marketing objectives and policies; human resource
pemasaran; perencanaan, praktik dan kebijakan planning, practices and policies; production
sumber daya manusia; perencanaan penjadwalan scheduling and control.
dan pengontrolan produksi.
FAP Agri dapat melakukan kegiatan usaha penunjang FAP Agri may engage in supporting business
antara lain pembelian, penyewaan atau tindakan lain activities such as purchasing, leasing, or
yang diperlukan untuk kegiatan Perusahaan, kerja undertaking other necessary actions to facilitate
sama dengan pihak-pihak lain, atau pun kegiatan its operations. Additionally, the Company may
lain selama tidak bertentangan dengan peraturan collaborate with other parties and pursue other
perundang-undangan yang berlaku. activities, provided they comply with applicable
laws and regulations
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
35 Sustainability Report
Page 41
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Rantai Pasok Perusahaan [2-9]
Company Supply Chain [2-9]
FAP Agri senantiasa berupaya untuk memastikan FAP Agri remains steadfast in its commitment
bahwa seluruh pasokan Tandan Buah Segar (TBS) to ensuring that all Fresh Fruit Bunches (FFB)
yang diolah oleh Perusahaan dapat dilacak sampai processed by the Company are traceable to their
dengan kebun petani. Hal ini merupakan isu yang origins at the farmer level. While this represents a
kompleks tetapi merupakan langkah penting yang complex undertaking, it is a critical step in assuring
harus diambil dalam rangka memastikan kepada buyers that the palm oil raw materials sourced by
pembeli bahwa pasokan bahan baku Kelapa Sawit the Company are from legitimate and authorized
yang diterima oleh Perusahaan berasal dari petani- farmers. Currently, FAP Agri exclusively processes
petani yang dibenarkan dan legal. Saat ini, FAP Agri Crude Palm Oil (CPO) produced in-house, thereby
belum menerima pasokan Crude Palm Oil (CPO) eliminating the need for traceability to third-party
atau Minyak Sawit Mentah selain pasokan CPO yang mills (Traceability to Mill).
diolah sendiri sehingga ketelusuran ke Pabrik Kelapa
Sawit/PKS (Tracebility to Mill) tidak tersedia.
Seluruh TBS yang diproses oleh Perusahaan selama In 2024, approximately 80% of the FFB processed
tahun 2024, sekitar 80% berasal dari pasokan by the Company was sourced internally,
internal (kebun inti dan plasma), sedangkan sekitar comprising contributions from its nucleus and
hampir 20% berasal pihak ketiga. Pihak ketiga yang plasma plantations. The remaining 20% was
dimaksud mencakup petani-petani mandiri, koperasi supplied by third parties, including independent
dan perusahaan perkebunan yang berdekatan farmers, cooperatives, and neighboring plantation
(Non-PKS). Pada tahun 2024, Perusahaan berhasil companies (Non-Mill). The Company achieved 100%
untuk melacak seluruh pasokan yang dipasok ke traceability for all FFB supplied to its Palm Oil Mills
PKS sebesar 100%. Dalam upaya mempertahankan (POM) during the year. To sustain this achievement,
ketelusuran ini yang setiap saat harus diperbaharui, FAP Agri continues to promote its supply chain
Perusahaan terus melakukan sosialisasi kerangka framework through regular familiarization efforts,
rantai pasok perusahaan sehingga dicapai konsep fostering a shared vision for future traceability
yang akan dituju ke depannya. Data-data pasokan goals. Supply chain data are further shared with
ini juga selanjutnya dibagikan dalam Kerangka product buyers under Non-Disclosure Agreements
Perjanjian Keterbukaan Terbatas (Non-Disclosure as part of the Company’s commitment to
Aggreement) dengan pihak-pihak pembeli produk transparency and quality assurance.
Perusahaan. Langkah ini merupakan komitmen FAP
Agri untuk memastikan keterbukaan dan komitmen
untuk menjaga kualitas.
Sebagai penunjang bisnis Perusahaan, selama tahun To support its business operations, FAP Agri
2024 FAP Agri bekerja sama dengan sebanyak collaborated with numerous suppliers in 2024,
pemasok yang berasal dari Indonesia (Kalimantan primarily from Indonesia, particularly in East
Timur, Kalimantan Utara, dan Riau) yang terdiri dari Kalimantan, North Kalimantan, and Riau. These
beberapa bidang, di antaranya pemasok peralatan suppliers span various sectors, including work
kerja, mesin, penyediaan transportasi, bahan equipment, machinery, transportation, plant care
perawatan tanaman, dan teknologi informasi. materials, and information technology.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
36
Page 42
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Perubahan Organisasi yang Bersifat Signifikan [2-6] [C.6]
Significant Organizational Changes [2-6] [C.6]
Hingga akhir tahun 2024, tidak terdapat perubahan As of the end of 2024, there were no significant
yang bersifat signifikan terhadap Perusahaan. changes to the Company.
Keanggotaan dalam Asosiasi [2-28] [C.5]
Association Membership [2-28] [C.5]
Pada tahun 2024, FAP Agri menjadi anggota dari In 2024, FAP Agri was a member of the following
asosiasi atau perhimpunan sebagai berikut: associations or societies:
Posisi Perusahaan
Lingkup
Nama Organisasi/Organization Name dalam Organisasi
Scope
Position in Organization
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
Anggota/Member Nasional/National
Indonesian Public Listed Companies Association (AEI)
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI)
Anggota/Member Nasional/National
Indonesian Palm Oil Association (GAPKI)
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)
Anggota/Member Nasional/National
Indonesian Employers Association (APINDO)
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
37 Sustainability Report
Page 43
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
38
Page 44
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
STRATEGI DAN
PELAPORAN
KEBERLANJUTAN
PERUSAHAAN
Corporate Sustainability
Strategy and Reporting
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
39 Sustainability Report
Page 45
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk
04 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
40
Page 46
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Strategi Keberlanjutan [2-22, 2-23, 2-24] [A.1]
Sustainability Strategy [2-22, 2-23, 2-24] [A.1]
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor industri As a key player in the palm oil industry, FAP
kelapa sawit, FAP Agri menyadari bahwa seluruh Agri recognizes that its business operations
kegiatan usahanya bertumpu pada pemanfaatan are inherently dependent on natural resources.
sumber daya alam (SDA). Sebagai akibatnya, Consequently, the Company is committed to
Perusahaan berupaya untuk menjadikan praktik incorporating sustainability practices as an
keberlanjutan menjadi bagian yang terintegrasi dari integral part of its operational strategy.
pelaksanaan operasional.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendefinisikan The United Nations (UN) defines sustainable
pembangunan berkelanjutan sebagai cara kita development as a framework for meeting present
seharusnya hidup saat ini jika kita menginginkan needs without compromising the ability of future
masa depan yang lebih baik, dengan memenuhi generations to meet theirs. When practiced,
kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan peluang sustainable development ensures equitable access
generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan to decent work, quality health care and education.
mereka. Bila pembangunan berkelanjutan dijalankan, The use of natural resources avoids pollution and
setiap orang akan memiliki akses terhadap permanent harm to the environment. Public policy
pekerjaan yang layak, perawatan kesehatan dan choices also ensure that no one is left behind due
pendidikan yang bermutu. Pemanfaatan sumber to disadvantage or discrimination.
daya alam menghindari polusi dan kerugian
permanen terhadap lingkungan. Pilihan kebijakan
publik juga turut memastikan bahwa tidak seorang
pun tertinggal karena kerugian atau diskriminasi.
Penerapan praktik keberlanjutan yang di berbagai FAP Agri’s sustainability initiatives are deeply
wilayah operasi di FAP Agri berlandaskan visi, rooted in the Company's vision, mission, and
misi, dan nilai-nilai budaya Perusahaan. Visi untuk cultural values. The vision to be one of the leading
menjadi salah satu perusahaan perkebunan sawit oil palm plantation companies in all respects
terbaik dari segala aspek diterjemahkan melalui is realized through a mission that emphasizes
misi bahwa Perusahaan hadir untuk melakukan socially and environmentally responsible growth,
pengembangan yang bertanggung jawab terhadap operational efficiency, and healthy profitability,
sosial, lingkungan, beroperasi secara efektif dan supported by a highly skilled and dependable
efisien sehingga tercapai profitabilitas yang sehat workforce.
bersama dengan SDM yang andal.
FAP Agri senantiasa memperkuat nilai-nilai budaya To achieve these goals, the Company continuously
sebagai internalisasi dalam keseharian Insan strengthens its cultural values, instilling them in
Perusahaan dalam upaya mendorong pencapaian the daily practices of its employees. Integrity and
atas aspek-aspek keberlanjutan. Karyawan commitment among employees are fundamental
yang berintegritas, berkomitmen, dan tentunya to delivering positive outcomes for the Company,
memberikan hasil kepada Perusahaan, lingkungan, the environment, and the community. These efforts
dan juga sosial, harus terus diupayakan agar dapat are designed to achieve meaningful and scalable
tercapai dalam skala besar dan masif. Dengan results, enabling the realization of operational
demikian, keunggulan operasional dan pertumbuhan excellence and sustainable business growth.
bisnis yang berkelanjutan dapat diwujudkan.
Perusahaan membangun budaya keberlanjutan FAP Agri fosters a culture of sustainability through
melalui serangkaian cara, mulai dari pelatihan targeted initiatives, including employee training
kepada seluruh karyawan pada setiap sesi pelatihan and regular engagements during meetings.
dan pertemuan sehingga Insan FAP Agri dapat These sessions emphasize the importance of the
menyadari visi, misi, dan nilai-nilai Perusahaan. FAP Company’s vision, mission, and values. Additionally,
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
41 Sustainability Report
Page 47
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Agri juga telah memiliki himne Perusahaan yang the Company has composed a corporate hymn
mencerminkan visi, misi, dan nilai-nilai Perusahaan. reflecting its principles, reinforcing these ideals
Perusahaan juga telah merumuskan program at every level. To ensure consistency in applying
strategis keberlanjutan yang diterapkan pada setiap sustainability concepts, FAP Agri has developed
aktivitas operasional yang kami jalankan. Program a strategic sustainability program that guides all
ini menjadi arahan utama Perusahaan dalam operational activities. Serving as the cornerstone
menerapkan konsep keberlanjutan secara konsisten of the Company’s long-term commitment to
melalui 4 (empat) pilar berikut: sustainable development, the program is built on
the following 4 (four) core pillars,.
Ekonomi • Menjalankan usaha dengan penuh kejujuran, integritas, dan komitmen untuk
Economy menuju hasil yang terbaik.
• Menjalankan tata kelola perusahaan yang baik dan transparan.
• Peningkatan produktivitas melalui riset dan inovasi.
• Mengembangkan dan meningkatkan praktik manajemen terbaik.
• Conducting business with honesty, integrity, and commitment to achieve the best
results.
• Practicing good and transparent corporate governance.
• Increasing productivity through research and innovation.
• Developing and enhancing best management practices.
Manusia • Menyediakan lingkungan kerja yang kondusif dan suportif yang mampu menghasilkan
People kinerja terbaik, aman, dan sejahtera.
• Mencari dan mempertahankan karyawan yang mampu untuk melakukan aktualisasi
terhadap potensi mereka.
• Memfasilitasi pengembangan diri yang berkelanjutan melalui pelatihan dan
pembelajaran.
• Memberikan paket remunerasi terhadap karyawan yang melakukan aktualisasi
melalui pelatihan dan juga pencapaian kinerja.
• Providing a conducive and supportive work environment that is capable of producing
the best performance, safety, and prosperity.
• Seeking and retaining employees who are able to actualize their potential.
• Facilitating continuous self-development through training and learning.
• Providing remuneration packages employees who actualize through training and
performance achievement.
Sosial Masyarakat • Membangun hubungan dan sinergitas yang saling memberikan dampak terhadap
Social Community komunitas masyarakat di mana kami beroperasi.
• Melakukan penyaluran dana CSR melalui konsep pemberdayaan dan kemandirian.
• Establishing relationships and synergies that mutually impact the communities in
which we operate.
• Distributing CSR funds through the concept of empowerment and independence.
Lingkungan • Untuk melakukan praktik yang bertanggung jawab, sesuai dengan peraturan,
Environment terhadap lingkungan dan ekosistemnya.
• Berusaha secara optimal untuk terus mematuhi prinsip-prinsip pembangunan
berkelanjutan untuk kepentingan generasi saat ini dan yang akan datang.
• Implementing practices in accordance with applicable regulations toward the
environment and its ecosystems.
• Adhering optimally to the principles of sustainable development for the benefit of
current and future generations.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
42
Page 48
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Target Keberlanjutan dan Progress Pencapaian Tahun 2024
Sustainability Targets and Achievements in 2024
Selama tahun 2024, FAP Agri telah menetapkan In 2024, FAP Agri set commitments and targets for
komitmen dan target pencapaian aspek achieving sustainability aspects as follows:
keberlanjutan yang dapat diuraikan sebagai berikut:
Topik Kunci / Material Topic:
Produktivitas / Productivity
• Meningkatkan Yield Per Ha dari perolehan TBS secara keseluruhan (progres berlanjut).
Komitmen & Target 2024 • Meningkatkan ekstraksi CPO ke tingkat optimum (progres berlanjut).
2024 Commitment & Target • Increase the Yield Per Ha from the overall acquisition of FFB (continuous progress).
• Increase CPO extraction to the optimum level (continuous progress).
• Yield per Ha dari TBS mengalami penurunan menjadi 14,97 ton/ha dari sebelumnya sebesar
15,00 ton/ha yang disebabkan oleh penambahan tanaman menghasilkan.
• Tingkat ekstraksi CPO per Ton TBS pada tahun 2024 mencapai 22,69% menurun dibandingkan
Progress Tahun 2024 tahun sebelumnya yang mencapai 24,38%.
2024 Progress • The yield per hectare of FFB decreased to 14.97 ton/ha from the previous yield of 15.00 ton/ha
caused by the increase of mature planted.
• The CPO extraction rate per ton of FFB amounted to 22.69% in 2024, a decrease compared to
the previous year of 24.38%.
• Meningkatkan Yield Per Ha dari perolehan TBS secara keseluruhan (progres berlanjut).
Komitmen/Target ke Depan • Meningkatkan ekstraksi CPO ke tingkat optimum (progres berlanjut).
Future Commitment/Target • Increase the Yield Per Ha from the overall acquisition of FFB (continuous progress).
• Increase CPO extraction to the optimum level (continuous progress).
Topik Kunci / Material Topic:
Tata Kelola Perusahaan, Etika, dan Integritas/Corporate Governance, Ethics, and Integrity
Sebagai perusahaan yang menjunjung prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance/
GCG), FAPA berkomitmen untuk terus mengkomunikasikan nilai-nilai integritas kepada seluruh
karyawan, rekanan, serta pemangku kepentingan, termasuk pemerintah. Integritas menjadi
fondasi utama dalam setiap kebijakan dan operasional kami guna menciptakan lingkungan bisnis
Komitmen & Target 2024 yang transparan, beretika, dan bertanggung jawab.
2024 Commitment & Target As a company that upholds the principles of Good Corporate Governance (GCG), FAPA is committed
to consistently promoting the value of integrity across all levels of the organization—including
employees, partners, stakeholders, and government entities. Integrity serves as the foundation
of all Company policies and operations, supporting the creation of a transparent, ethical, and
accountable business environment.
Selama tahun pelaporan, FAPA telah mengimplementasikan berbagai inisiatif guna memperkuat
transparansi dan akuntabilitas di seluruh lini operasional. Salah satu langkah utama adalah
penerapan Electronic Plantation Control System (EPCS), yang memungkinkan pemantauan panen
dan aktivitas di lapangan secara real-time. Sistem ini meningkatkan efisiensi serta memastikan
praktik yang sesuai dengan standar keberlanjutan dan regulasi yang berlaku.
Selain itu, berbagai program pelatihan dan sosialisasi terkait kode etik perusahaan dan standar
kepatuhan terus diperkuat guna memastikan bahwa setiap individu di dalam organisasi memahami
dan menerapkan nilai-nilai integritas dalam setiap aspek pekerjaan mereka.
Penyempuranaan implementasi pengadaan barang berbasis web dengan konsep penawaran
terbuka secara daring. Implementasi sistem ini mengoptimalkan keterbukaan dalam seluruh
sistem pengadaan barang yang dilakukan oleh Perusahaan.
Progress Tahun 2024
2024 Progress
Throughout the reporting year, FAPA has undertaken various initiatives to enhance transparency
and accountability across all operational areas. A key advancement has been the implementation
of the Electronic Plantation Control System (EPCS), enabling real-time monitoring of harvests
and field activities. This system enhances efficiency while ensuring compliance with applicable
sustainability standards and regulations.
Additionally, the Company continuously strengthened training and awareness programs related
to the code of conduct and compliance standards, ensuring that every individual within the
organization upholds integrity in all aspects of their work.
Furthermore, the Company has improved its web-based procurement system by adopting an
online open bidding approach. This enhancement optimized transparency across all procurement
processes, reinforcing fairness and openness in the acquisition of goods and services.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
43 Sustainability Report
Page 49
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Ke depan, FAPA berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan dengan mengadopsi
praktik terbaik dalam industri serta meningkatkan digitalisasi sistem pengawasan dan pelaporan.
Kami akan terus memperluas edukasi terkait etika bisnis dan kepatuhan kepada seluruh karyawan
dan mitra kerja, memastikan bahwa prinsip transparansi, kejujuran, dan tanggung jawab selalu
menjadi pedoman utama dalam operasional kami.
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, kami juga akan terus meningkatkan kerja sama dengan
pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan komunitas, guna membangun ekosistem bisnis
yang lebih berintegritas dan berkelanjutan.
Komitmen/Target ke Depan
Future Commitment/Target
Going forward, FAPA is committed to continuing to strengthen corporate governance by adopting
industry best practices and increasing the digitization of monitoring and reporting systems. We
are committed to continuously expand education related to business ethics and compliance to all
employees and partners, ensuring that the principles of transparency, honesty, and responsibility
always serve as the main guidelines in our operations.
As part of our ongoing efforts, we will also continue improving cooperation with stakeholders,
including the government and the community, in order to establish a business ecosystem with
more integrity and sustainability.
Topik Kunci / Material Topic:
Perlindungan & Manajemen Area Konservasi NKT & SKT
Protection & Management of HCV & HCS Conservation Areas
• Memastikan seluruh area konservasi NKT & SKT yang sudah ditetapkan untuk tetap terjaga
dengan baik dan tidak terkonversi menjadi peruntukan lain.
• Memastikan kembali tidak melakukan aplikasi bahan-bahan kimiawi (pupuk atau semprotan)
Komitmen & Target 2024 di kanan kiri daerah sempadan sungai (NKT & SKT).
2024 Commitment & Target • Ensure that all designated HCV & HCS conservation areas are well maintained and not converted
to other uses.
• Re-confirm that no chemical applications (fertilizers or sprays) are made to the right or left of
river buffer zones (HCV & HCS).
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, FAPA bertekad untuk menjaga kelestarian dan fungsi
ekologis area Nilai Konservasi Tinggi (NKT) serta Stok Karbon Tinggi (SKT) yang telah ditetapkan.
Pada tahun 2024, kami menargetkan:
1. Menjaga Keutuhan dan Keberlanjutan Area Konservasi
a. Sampai tahun 2024, seluruh area NKT & SKT yang telah diidentifikasi tetap terlindungi dan
tidak terkonversi menjadi peruntukan lain.
b. Telah dilakukan sebanyak 12 kali secara periodik pemantauan berbasis teknologi serta patroli
rutin guna menghindari potensi degradasi atau pelanggaran terhadap zona konservasi.
2. Pengelolaan Ekologis yang Berkelanjutan
a. Telah dilakukan sosialiasi, penandaan untuk memastikan bahwa tidak ada aplikasi bahan
kimiawi, baik dalam bentuk pupuk maupun penyemprotan, di sekitar daerah sempadan
sungai dan wilayah konservasi NKT & SKT.
b. Memperkuat kesadaran dan kepatuhan karyawan serta mitra kerja terkait kebijakan
Progress Tahun 2024 pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab melalui edukasi dan pelatihan.
2024 Progress As part of its sustainability commitment, FAPA is dedicated to preserving and maintaining the
ecological integrity of designated High Conservation Value (HCV) and High Carbon Stock (HCS)
areas. In 2024, we aimed to achieve the following targets:
1. Maintaining the Integrity and Sustainability of Conservation Areas
a. As of 2024, all identified HCV & HCS areas were protected and not converted to other uses.
b. The Company conducted 12 technology-based monitoring sessions, as well as routine patrols
to avoid potential degradation or violations of conservation zones.
2. Sustainable Ecological Management
a. Dissemination and marking were carried out to ensure that no chemical applications, either
in the form of fertilizers or spraying, were used around river buffer zones and HCV & HCS
conservation areas.
b. The Company strengthened the awareness and compliance of employees and partners
regarding responsible environmental management policies through education and training.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
44
Page 50
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
FAPA terus memperkuat upaya dalam Perlindungan & Manajemen Area Konservasi NKT & SKT
sebagai bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang. Ke depan, kami berkomitmen untuk:
1. Penguatan Sistem Pemantauan dan Kepatuhan
a. Mengadopsi teknologi pemantauan berbasis GIS (Geographic Information System) dan drone
surveillance untuk memastikan tidak ada perubahan peruntukan lahan di area konservasi
NKT & SKT.
b. Meningkatkan frekuensi patroli dan inspeksi lapangan guna mendeteksi serta mencegah
potensi degradasi lingkungan.
2. Pengelolaan Berbasis Ilmiah dan Partisipatif
a. Melakukan kajian periodik untuk menilai efektivitas konservasi dan memastikan area NKT &
SKT tetap berfungsi sebagai habitat alami yang mendukung keanekaragaman hayati.
b. Melibatkan komunitas lokal dan pemangku kepentingan dalam inisiatif restorasi ekosistem
guna meningkatkan kesadaran dan peran aktif dalam perlindungan lingkungan.
3. Zero Zona Sempadan Sungai
a. Menegakkan kebijakan bebas bahan kimia di seluruh daerah sempadan sungai (buffer zone)
guna menjaga kualitas air dan kesehatan ekosistem sungai.
b. Mengembangkan program revegetasi dengan menanam spesies tanaman asli untuk
memperkuat fungsi ekologis daerah konservasi.
4. Kolaborasi dan Transparansi
a. Meningkatkan keterlibatan dengan pemerintah, akademisi, dan organisasi lingkungan dalam
mengembangkan pedoman terbaik untuk pengelolaan NKT & SKT.
b. Memastikan keterbukaan data terkait konservasi, termasuk publikasi laporan tahunan yang
Komitmen/Target ke Depan
menginformasikan progres dan tantangan dalam perlindungan area konservasi.
Future Commitment/Target
FAPA continues to strengthen its efforts in the Protection & Management of HCV & HCS Conservation
Areas as part of its long-term sustainability strategy. Going forward, we are committed to:
1. Strengthening the Monitoring and Compliance System
a. Adopt GIS (Geographic Information System) based monitoring technology and drone
surveillance to ensure no change in land use in HCV & HCS conservation areas.
b. Increase the frequency of patrols and field inspections to detect and prevent potential
environmental degradation.
2. Science-Based and Participatory Management
a. Conduct periodic reviews to assess conservation effectiveness and ensuring that HCV & HCS
areas continue to function as natural habitats that support biodiversity.
b. Involve local communities and stakeholders in ecosystem restoration initiatives to raise
awareness and active roles in environmental protection.
3. Zero Impact on Riparian Zones
a. Enforce a chemical-free policy throughout the buffer zone to maintain water quality and the
health of river ecosystems.
b. Develop a revegetation program by planting native plant species to strengthen the ecological
function of conservation areas.
4. Collaboration and Transparency
a. Increase engagement with government, academia, and environmental organizations in
developing best practices for HCV & HCS management.
b. Ensure transparency of conservation-related data, including publication of annual reports
that inform on the progress and challenges in the protection of conservation areas.
Topik Kunci / Material Topic:
Emisi Karbon Gas Rumah Kaca/Greenhouse Gas Carbon Emissions
FAPA berkomitmen untuk mengelola dan mengurangi emisi karbon sebagai bagian dari strategi
keberlanjutan perusahaan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Pada tahun 2024, kami
telah menetapkan target untuk:
• Memastikan pemenuhan 100% perhitungan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Scope 1 dan 2,
termasuk di Kantor Direksi di seluruh entitas FAPA, dengan menggunakan metode sertifikasi
keberlanjutan International Sustainability & Carbon Certification (ISCC).
• Memperkuat sistem pemantauan dan pencatatan emisi guna meningkatkan transparansi dan
Komitmen & Target 2024
akuntabilitas dalam pelaporan keberlanjutan.
2024 Commitment & Target
FAPA is committed to managing and reducing carbon emissions as part of its sustainability strategy
in facing the challenges of climate change. In 2024, we stipulated the following targets for:
• Ensuring 100% fulfillment of Scope 1 and 2 Greenhouse Gas (GHG) emissions calculations,
including at the Board of Directors' Office in all FAPA entities, using the International
Sustainability & Carbon Certification (ISCC) sustainability certification method.
• Strengthening the emissions monitoring and recording system to improve transparency and
accountability in sustainability reporting.
Pada tahun ini, FAPA telah berhasil menyelesaikan perhitungan emisi GRK Scope 1 dan 2 di
seluruh anak perusahaan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk memahami
jejak karbon perusahaan secara lebih menyeluruh dan memastikan kepatuhan terhadap standar
Progress Tahun 2024
keberlanjutan yang diakui secara global.
2024 Progress
In 2024, FAPA successfully completed the calculation of Scope 1 and 2 GHG emissions across all of
its subsidiaries. This was part of a systematic effort to understand the Company's carbon footprint
more holistically and ensure compliance with globally recognized sustainability standards.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
45 Sustainability Report
Page 51
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Ke depan, FAPA akan terus meningkatkan upaya dalam pengelolaan emisi karbon dengan
menetapkan target yang lebih ambisius dan berbasis pada praktik terbaik di industri:
1. Melanjutkan dan Memperluas Perhitungan Emisi GRK
a. Mengembangkan perhitungan GRK Scope 3 guna memperoleh gambaran lebih komprehensif
mengenai total emisi dari seluruh rantai nilai perusahaan.
b. Menyelaraskan metode perhitungan dengan standar global seperti GHG Protocol, ISCC, dan
peraturan nasional terkait mitigasi perubahan iklim.
2. Implementasi Strategi Pengurangan Emisi
a. Meningkatkan efisiensi energi dan mengadopsi teknologi rendah karbon di seluruh
operasional, termasuk pemanfaatan energi terbarukan dan optimalisasi proses produksi.
b. Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dengan transisi bertahap ke sumber energi yang
lebih ramah lingkungan.
3. Peningkatan Transparansi dan Pelaporan
a. Meningkatkan keterbukaan data dan melaporkan emisi karbon secara berkala melalui
Laporan Keberlanjutan, mengikuti standar internasional dan regulasi yang berlaku.
b. Meningkatkan keterlibatan dengan pemangku kepentingan, termasuk mitra bisnis dan
pemerintah, dalam upaya kolektif menurunkan emisi karbon.
4. Inisiatif Konservasi dan Kompensasi Karbon
a. Mengembangkan program penyerapan karbon melalui konservasi hutan, rehabilitasi lahan
gambut, dan pengelolaan kawasan hijau di sekitar perkebunan.
b. Menjelajahi skema offset karbon yang terverifikasi untuk menyeimbangkan emisi yang tidak
Komitmen/Target ke Depan
dapat dihindari.
Future Commitment/Target
Going forward, FAPA will continue to step up its efforts in carbon emissions management by setting
more ambitious targets based on industry best practices:
1. Continuing and Expanding GHG Emissions Calculations
a. Develop Scope 3 GHG calculations to obtain a more comprehensive picture of total emissions
from the company's entire value chain.
b. Align the calculation method with global standards such as the GHG Protocol, ISCC, and
national regulations related to climate change mitigation.
2. Implementation of Emission Reduction Strategy
a. Improve energy efficiency and adopting low-carbon technologies across operations, including
the utilization of renewable energy and optimization of production processes.
b. Reduce the use of fossil fuels with a gradual transition to more environmentally friendly
energy sources.
3. Increased Transparency and Reporting
a. Improve data transparency and reporting carbon emissions regularly through Sustainability
Reports, following international standards and applicable regulations.
b. Increase engagement with stakeholders, including business partners and the government, in
a collective effort to reduce carbon emissions.
4. Conservation Initiatives and Carbon Offsets
a. Develop a carbon sequestration program through forest conservation, peatland rehabilitation,
and management of green areas around plantations.
b. Explore verified carbon offset schemes to balance unavoidable emissions.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
46
Page 52
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Topik Kunci / Material Topic:
Manajemen Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan/Forest and Landscape Fire Prevention Management
FAPA berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam pencegahan dan
penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui berbagai strategi yang terukur
dan berbasis mitigasi risiko. Pada tahun 2024, perusahaan telah menetapkan target utama, yaitu:
• Memastikan pelatihan dan simulasi kebakaran dilakukan secara terjadwal untuk seluruh tim
internal guna meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi potensi
kebakaran.
• Menyelenggarakan pelatihan dan simulasi kebakaran bersama dengan seluruh supplier Tandan
Buah Segar (TBS) di seluruh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) untuk membangun sinergi dalam
pencegahan dan penanganan Karhutla di rantai pasok.
• Menjamin setiap unit PT telah dilengkapi dengan peralatan pemadam kebakaran hutan dan
Komitmen & Target 2024 lahan (Damkarhutla) secara optimal, sesuai dengan hasil analisa risiko yang dihadapi di
2024 Commitment & Target masing-masing wilayah operasional.
FAPA is committed to continuously improving preparedness in the prevention and control of forest
and land fires through a variety of measurable, risk-mitigation-based strategies. In 2024, the
company set the following main targets:
• Ensuring that fire training and simulations were conducted on a scheduled basis for the entire
internal team to improve preparedness and rapid response in the event of potential fires,
• Organizing fire training and simulations together with all Fresh Fruit Bunches (FFB) suppliers
in all Palm Oil Mills (POMs) to build synergy in the prevention and handling of forest and land
fires in the supply chain,
• Ensuring that each PT unit is optimally equipped with forest and land fire extinguishing
equipment, in accordance with the results of risk analysis faced in each operational area.
FAPA telah mencapai beberapa pencapaian signifikan dalam pengelolaan risiko kebakaran hutan
dan lahan selama tahun pelaporan, antara lain:
• Distribusi peralatan Karhutla telah 100% diselesaikan di seluruh area operasional, memastikan
kesiapan penuh dalam menangani insiden kebakaran.
• Pelatihan dan simulasi internal telah 100% dilakukan guna meningkatkan kapasitas respons
personel di setiap unit kerja.
• Optimalisasi gudang standar Karhutla telah mencapai 100% (10 dari 10 fasilitas), memastikan
bahwa seluruh peralatan dan perlengkapan pemadam kebakaran tersedia sesuai standar best
practice industri berbasis penilaian risiko.
• Perbaikan mesin Damkarhutla di Regional Kaltara & Kaltim telah 100% selesai, memastikan
bahwa peralatan pemadam kebakaran dapat beroperasi secara optimal dalam kondisi darurat.
• Pelatihan gabungan telah dilakukan untuk seluruh personel di region Kaltara, memperkuat
kolaborasi antar tim dalam penanganan kebakaran.
Progress Tahun 2024
FAPA has achieved several significant milestones in the management of forest and land fire risk
2024 Progress
during the reporting year, including:
• Distribution of forest and land fire equipment was 100% completed in all operational areas,
ensuring full readiness in handling fire incidents,
• Internal training and simulations were 100% carried out to increase the response capacity of
personnel in each work unit,
• Optimization of standard forest and land fire warehouses reached 100% (10 out of 10 facilities),
ensuring that all firefighting equipment and supplies were available according to industry best
practice standards based on risk assessment.
• Repairs to the forest and land fire engines in the North Kalimantan and East Kalimantan
regions were 100% completed, ensuring that the firefighting equipment operated optimally in
emergency conditions.
• Joint training was conducted for all personnel in the Kaltara region, strengthening collaboration
between teams in firefighting.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
47 Sustainability Report
Page 53
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan, FAPA
akan terus mengembangkan inisiatif berbasis mitigasi risiko dan peningkatan kapasitas personel,
dengan fokus pada:
1. Peningkatan Teknologi Pemantauan & Deteksi Dini
a. Mengembangkan sistem deteksi dini berbasis teknologi, seperti pemantauan hotspot
dengan data satelit dan sensor suhu di wilayah rawan kebakaran.
b. Mengintegrasikan penggunaan drones dan CCTV thermal untuk meningkatkan efektivitas
pengawasan wilayah berisiko tinggi.
2. Peningkatan Kapasitas & Sinergi dalam Pencegahan Karhutla
a. Memperluas cakupan pelatihan dan simulasi kebakaran ke tingkat komunitas dan pemangku
kepentingan lainnya, termasuk masyarakat sekitar wilayah operasional.
b. Membangun mekanisme koordinasi cepat antara unit pemadam internal, pemerintah
daerah, dan mitra usaha untuk mempercepat respons terhadap kebakaran.
3. Peningkatan Infrastruktur & Sumber Daya Pemadam Kebakaran
a. Meningkatkan jumlah dan kapasitas pos pemadam kebakaran hutan dan lahan, khususnya
di wilayah dengan risiko kebakaran tinggi.
b. Melakukan evaluasi berkala terhadap kesiapan peralatan Damkarhutla serta menyesuaikan
dengan perkembangan teknologi terbaru di bidang pemadaman kebakaran.
4. Sosialisasi & Kampanye Pencegahan Karhutla
a. Mengembangkan program edukasi berkelanjutan tentang praktik pencegahan kebakaran
kepada karyawan, petani mitra, dan masyarakat sekitar.
b. Meningkatkan kesadaran akan larangan pembakaran lahan, dengan mendorong praktik
Komitmen/Target ke Depan pembukaan lahan yang lebih ramah lingkungan.
Future Commitment/Target As part of a long-term strategy in the prevention of forest and land fires, FAPA will continue to
develop initiatives based on risk mitigation and personnel capacity building, with a focus on:
1. Improving Monitoring & Early Detection Technology
a. Develop technology-based early detection systems, such as monitoring hotspots with
satellite data and temperature sensors in fire-prone areas.
b. Integrate the use of drones and thermal CCTV to increase the effectiveness of surveillance
in high-risk areas.
2. Increasing Capacity & Synergy in Forest and Land Fire Prevention
a. Expand the scope of fire training and simulations to the community level and other
stakeholders, including communities around operational areas.
b. Establish a rapid coordination mechanism between internal firefighting units, local
governments, and business partners to accelerate the response to fires.
3. Improving Firefighting Infrastructure & Resources
a. Increase the number and capacity of forest and land firefighting posts, especially in areas
with high fire risk.
b. Conduct periodic evaluations of the readiness of firefighting equipment and adjusting it to
the latest technological developments in the field of firefighting.
4. Familiarization & Prevention Campaigns for Forest and Land Fires
a. Develop ongoing educational programs on fire prevention practices for employees, partner
farmers, and the surrounding community.
b. Raise awareness of the ban on land burning by encouraging more environmentally friendly
land clearing practices.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
48
Page 54
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Topik Kunci / Material Topic:
Manajemen Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan Penggunaan Bahan Kimia
Management of Plant Pests and Chemical Use
Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik pertanian berkelanjutan, FAPA terus
mengembangkan sistem pengelolaan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang lebih ramah
lingkungan. Pada tahun 2024, kami menargetkan:
• Mengimplementasikan praktik manajemen perkebunan terbaik untuk memastikan
keseimbangan ekosistem dalam pengelolaan OPT.
• Menghentikan penggunaan paraquat secara bertahap dan mengurangi ketergantungan terhadap
bahan kimia berbahaya dengan substitusi bahan organik yang lebih aman dan berkelanjutan.
• Mendorong pendekatan pengelolaan pestisida terpadu (Integrated Pest Management/IPM) guna
menekan penggunaan herbisida dan pestisida sintetis, dengan mengoptimalkan alternatif yang
Komitmen & Target 2024
berbasis bahan organik.
2024 Commitment & Target
As part of its commitment to sustainable agricultural practices, FAPA continues to develop a more
environmentally friendly system for managing Plant Pest Organisms (PPOs). In 2024, we stipulated
the following targets:
• Implementing best plantation management practices to ensure ecosystem balance in PPO
management,
• Phasing out the use of paraquat and reducing dependence on hazardous chemicals by
substituting safer and more sustainable organic materials,
• Encouraging an integrated pest management (IPM) approach to reduce the use of synthetic
herbicides and pesticides by optimizing organic alternatives.
FAPA telah mencapai kemajuan signifikan dalam mengurangi dampak penggunaan bahan kimia
dalam pengelolaan OPT, di antaranya:
• Secara bertahap mengurangi penggunaan paraquat, menggantikannya dengan bahan organik
yang lebih ramah lingkungan.
• Melanjutkan praktik manajemen pestisida terpadu, dengan mengoptimalkan teknik
pengendalian hayati dan penggunaan pupuk organik sebagai alternatif untuk mengurangi
ketergantungan terhadap herbisida dan pestisida sintetis.
• Mengembangkan strategi pemanfaatan limbah perkebunan seperti limbah padat (tandan
kosong) dan limbah cair (POME) sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah
Progress Tahun 2024 dan mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis.
2024 Progress FAPA has made significant progress in reducing the impact of chemical use in pest management,
including:
• Gradually reducing the use of paraquat, replacing it with more environmentally friendly organic
materials.
• Continuing integrated pesticide management practices, optimizing biological control techniques
and using organic fertilizers as an alternative to reduce dependence on synthetic herbicides
and pesticides.
• Developing strategies for utilizing plantation waste such as empty palm fruit bunches and
Palm Oil Mill Effluent (POME) as organic fertilizers to increase soil fertility and reduce the use
of synthetic chemicals.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
49 Sustainability Report
Page 55
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Ke depan, FAPA berkomitmen untuk terus mengembangkan pendekatan berkelanjutan dalam
pengelolaan OPT dan penggunaan bahan kimia, dengan menargetkan:
1. Penghapusan Total Penggunaan Paraquat pada Tahun 2030
a. Memastikan bahwa seluruh operasional FAPA bebas dari paraquat dan bahan kimia berisiko
tinggi lainnya.
b. Mengadopsi metode alternatif berbasis hayati dan mekanis dalam pengendalian gulma serta
OPT.
2. Penguatan Pengelolaan Pestisida Terpadu (IPM)
a. Memaksimalkan penggunaan agen hayati (musuh alami hama) dan diversifikasi tanaman
penutup tanah untuk mengendalikan populasi OPT secara alami.
b. Mengembangkan metode biopestisida berbasis mikroorganisme dan ekstrak tanaman
sebagai solusi alternatif untuk pengendalian hama dan penyakit.
3. Optimalisasi Limbah Perkebunan sebagai Pengganti Pupuk Kimia
a. Memanfaatkan limbah padat (tandan kosong) dan limbah cair (POME) sebagai bahan utama
dalam produksi pupuk organik.
b. Mengembangkan sistem kompos dan biofertilizer guna meningkatkan kesehatan tanah dan
mengurangi dampak residu kimia dalam ekosistem perkebunan.
4. Peningkatan Kapasitas & Kesadaran Karyawan serta Mitra Perkebunan
a. Menyelenggarakan pelatihan dan edukasi berkelanjutan terkait pengelolaan OPT berbasis
ekologi, pengurangan pestisida, dan penggunaan pupuk organik.
Komitmen/Target ke Depan b. Meningkatkan kesadaran dan keterlibatan petani mitra dalam menerapkan standar
Future Commitment/Target keberlanjutan dalam penggunaan bahan kimia pertanian.
Going forward, FAPA is committed to continuing to develop a sustainable approach to pest
management and chemical use, targeting:
1. Total Elimination of Paraquat Use by 2030
a. Ensure that all FAPA operations are free of paraquat and other high-risk chemicals.
b. Adopt alternative bio-based and mechanical methods of weed and pest control.
2. Strengthening Integrated Pest Management (IPM)
a. Maximize the use of biological agents (natural enemies of pests) and diversify ground cover
plants to naturally control pest populations.
b. Develop biopesticide methods based on microorganisms and plant extracts as alternative
solutions for pest and disease control.
3. Optimization of Plantation Waste as a Substitute for Chemical Fertilizers
a. Utilizing solid waste (empty fruit bunches) and liquid waste (POME) as the main material in
the production of organic fertilizer.
b. Develop compost and biofertilizer systems to improve soil health and reduce the impact of
chemical residues in plantation ecosystems.
4. Capacity Building & Awareness of Employees and Plantation Partners
a. Organize continuous training and education related to ecology-based pest management,
pesticide reduction, and the use of organic fertilizers.
b. Increase awareness and involvement of partner farmers in implementing sustainability
standards in the use of agricultural chemicals.
Topik Kunci / Material Topic:
Penerapan Rekrutmen, Retensi, dan Pengembangan Pelatihan Karyawan yang Atraktif
Implementation of Attractive Employee Recruitment, Retention, and Training Development
Sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap kesejahteraan dan pengembangan karyawan,
FAPA terus menciptakan lingkungan kerja yang adil, atraktif, serta mendukung pertumbuhan
profesional bagi seluruh tenaga kerja. Pada tahun 2024, kami menargetkan:
• Menyediakan kondisi kerja yang adil dan menyenangkan, guna meningkatkan kesejahteraan
serta produktivitas karyawan.
• Mengembangkan paket manfaat yang lebih atraktif, termasuk insentif, program kesejahteraan,
serta kebijakan yang mendukung keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance).
• Memperluas kesempatan pengembangan dan pelatihan bagi seluruh karyawan guna
Komitmen & Target 2024
meningkatkan keterampilan dan daya saing mereka di industri.
2024 Commitment & Target
As a company committed to the welfare and development of employees, FAPA continues to create a
fair and attractive work environment that supports the professional growth of the entire workforce.
In 2024, we stipulated the following targets:
• Providing fair and enjoyable working conditions to improve employee welfare and productivity.
• Developing more attractive benefits packages, including incentives, welfare programs, and
policies that support work-life balance.
• Expanding development and training opportunities for all employees to improve their skills and
competitiveness in the industry.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
50
Page 56
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Sejalan dengan komitmen perusahaan, FAPA telah mencapai sejumlah kemajuan dalam
meningkatkan pengalaman kerja karyawan:
• Peningkatan jumlah jam pelatihan mencapai 19.282 jam – meningkat 15,57% dibandingkan
tahun sebelumnya, menunjukkan investasi berkelanjutan dalam pengembangan keterampilan
dan kapabilitas tenaga kerja.
• Perbaikan dan peremajaan fasilitas dasar perumahan karyawan, menciptakan lingkungan
tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman bagi pekerja serta keluarganya.
Progress Tahun 2024
In line with its commitment, FAPA has made progress in improving the work experience of
2024 Progress
employees:
• The number of training hours increased to 19,282 hours - an increase of 15.57% compared to the
previous year, demonstrating a continuous investment in the development of workforce skills
and capabilities.
• Improvement and rejuvenation of basic facilities for employee housing, creating a more decent
and comfortable living environment for workers and their families.
Ke depan, FAPA berkomitmen untuk terus meningkatkan kebijakan rekrutmen, retensi, dan
pelatihan karyawan dengan fokus pada:
1. Pengembangan Program Pelatihan Berkelanjutan
a. Menyediakan pelatihan berbasis kebutuhan karyawan, mencakup keterampilan teknis,
kepemimpinan, dan pengembangan karier.
b. Mengadopsi platform digital learning untuk memberikan akses pelatihan yang lebih fleksibel
dan inklusif bagi seluruh karyawan.
c. Mendorong pengembangan talenta internal dengan membangun program mentorship dan
career acceleration bagi karyawan berpotensi tinggi.
2. Peningkatan Kualitas Hidup dan Fasilitas Karyawan
a. Meningkatkan kualitas kehidupan di lingkungan perkebunan, termasuk akses terhadap
fasilitas kesehatan, pendidikan, dan rekreasi yang lebih baik.
b. Melakukan perbaikan infrastruktur perumahan, dengan pengalihan fasilitas perumahan
karyawan menjadi perumahan permanen yang lebih nyaman dan sesuai dengan standar
hunian layak.
3. Peningkatan Strategi Retensi Karyawan
a. Mengembangkan paket kompensasi dan manfaat yang lebih kompetitif, termasuk program
insentif berbasis kinerja dan tunjangan kesejahteraan.
b. Memperkuat budaya kerja yang mendukung keseimbangan kehidupan kerja (work-life
balance) guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas karyawan.
c. Mengimplementasikan program kesejahteraan mental dan kesehatan karyawan, guna
menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
4. Membangun Lingkungan Kerja yang Inklusif dan Berdaya Saing
a. Mengembangkan kebijakan rekrutmen yang inklusif dan berbasis kompetensi, guna menarik
talenta terbaik di industri.
b. Mendorong partisipasi karyawan dalam program kepemimpinan dan inovasi, untuk
Komitmen/Target ke Depan
menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dan progresif.
Future Commitment/Target
Going forward, FAPA is committed to continuously improving its employee recruitment, retention,
and training policies with a focus on:
1. Development of a Continuous Training Program
a. Provide training based on employee needs, including technical skills, leadership, and career
development.
b. Adopt a digital learning platform to provide more flexible and inclusive training access for
all employees.
c. Encourage the development of internal talent by establishing mentorship and career
acceleration programs for high-potential employees.
2. Improving the Quality of Life and Facilities for Employees
a. Improve the quality of life in the plantation environment, including access to better health,
education, and recreational facilities.
b. Improve housing infrastructure by converting employee housing facilities into permanent
housing that is more comfortable and meets decent housing standards.
3. Improved Employee Retention Strategy
a. Develop more competitive compensation and benefits packages, including performance-
based incentive programs and welfare benefits.
b. Strengthen a work culture that supports work-life balance to increase employee satisfaction
and loyalty.
c. Implement employee mental well-being and health programs to create a healthy and
productive work environment.
4. Building an Inclusive and Competitive Work Environment
a. Develop inclusive and competency-based recruitment policies to attract the best talent in
the industry.
b. Encourage employee participation in leadership and innovation programs to create a
dynamic and progressive work environment.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
51 Sustainability Report
Page 57
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Topik Kunci / Material Topic:
Menghormati Hak Asasi Manusia/Respecting Human Rights
FAPA berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh operasional perusahaan selalu menghormati
hak asasi manusia, terutama dalam konteks hak-hak pekerja. Pada tahun 2024, kami menargetkan:
• Tidak ada pelanggaran hak-hak pekerja dalam seluruh entitas FAPA, dengan fokus khusus pada
hak-hak pekerja yang rentan, seperti pekerja wanita, anak-anak, dan pekerja lainnya.
• Mempekerjakan karyawan wanita sesuai dengan pekerjaan yang aman dan layak, dengan
memperhatikan kesejahteraan fisik dan mental mereka.
• Menghormati hak-hak karyawan wanita, termasuk memberikan hak cuti atau istirahat pada
saat menstruasi dan memastikan bahwa karyawan wanita yang hamil tidak terlibat dalam
Komitmen & Target 2024 aktivitas penyemprotan atau pekerjaan berisiko lainnya.
2024 Commitment & Target FAPA is committed to ensuring that all Company operations always respect human rights, especially
in the context of workers' rights. In 2024, we stipulated the following targets:
• No violation of workers' rights in all FAPA entities, with a special focus on the rights of vulnerable
workers, such as women, children, and other workers.
• Recruiting female employees in accordance with safe and decent work, with due regard for their
physical and mental well-being.
• Respecting the rights of female employees, including providing leave or rest during menstruation
and ensuring that pregnant female employees are not involved in spraying activities or other
risky work.
FAPA telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam memastikan perlindungan hak-hak pekerja
selama tahun 2024, antara lain:
• Tidak ada pelanggaran hak-hak pekerja yang dilaporkan selama tahun 2024, mencerminkan
komitmen kami terhadap pengelolaan SDM yang beretika dan sesuai dengan standar hak asasi
manusia.
Progress Tahun 2024 • Memberikan kesempatan cuti/istirahat yang memadai bagi karyawan wanita selama menstruasi
2024 Progress dan kehamilan, guna memastikan kenyamanan dan kesehatan mereka.
FAPA has made significant progress in ensuring the protection of workers' rights in 2024, including:
• No violations of workers' rights were reported in 2024, reflecting our commitment to ethical
human resource management in accordance with human rights standards.
• Providing adequate leave/rest opportunities for female employees during menstruation and
pregnancy to ensure their comfort and health.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
52
Page 58
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Ke depan, FAPA akan terus menjaga dan memperkuat komitmen terhadap penghormatan hak
asasi manusia dengan fokus pada perlindungan dan pemberdayaan semua karyawan, sebagai
berikut:
1. Memastikan Tidak Ada Pelanggaran Hak Asasi Manusia
a. Memastikan bahwa hak-hak pekerja, termasuk anak-anak dan wanita, dihormati secara
menyeluruh, dan tidak ada bentuk diskriminasi atau eksploitasi dalam lingkungan kerja.
b. Menjaga kebebasan berserikat bagi karyawan, serta memastikan setiap pekerja memiliki hak
yang setara dalam hal kesempatan kerja dan promosi.
2. Pemberdayaan Karyawan Wanita
a. Menambah kesempatan bagi karyawan wanita untuk berperan dalam posisi-posisi yang
sesuai dengan kemampuan mereka, dengan tetap menghormati hak-hak mereka untuk
bekerja dalam lingkungan yang aman dan mendukung kesejahteraan mereka.
b. Memperkenalkan kebijakan yang lebih inklusif terkait pemberian hak-hak terkait kesetaraan
gender, seperti kesempatan karir yang setara dan perlindungan terhadap kekerasan berbasis
gender.
3. Meningkatkan Kesadaran Hak Asasi Manusia di Tempat Kerja
a. Menyelenggarakan pelatihan berkala mengenai kesadaran hak asasi manusia untuk semua
level karyawan, termasuk manajer dan supervisor, untuk memastikan bahwa semua tindakan
perusahaan mematuhi prinsip-prinsip hak asasi manusia yang berlaku.
b. Mengimplementasikan sistem pelaporan yang aman dan transparan, untuk memungkinkan
pekerja melaporkan pelanggaran hak asasi manusia tanpa takut akan pembalasan.
4. Perlindungan Pekerja Anak
Komitmen/Target ke Depan
a. Menjamin bahwa tidak ada pekerja anak dalam operasional FAPA, serta memastikan bahwa
Future Commitment/Target
kebijakan perusahaan mendukung penghapusan pekerja anak di seluruh rantai pasok kami.
Going forward, FAPA will continue to maintain and strengthen its commitment to respect human
rights with a focus on the protection and empowerment of all employees, as follows:
1. Ensuring No Human Rights Violations
a. Ensure that the rights of workers, including children and women, are fully respected, and that
there is no form of discrimination or exploitation in the work environment.
b. Maintain freedom of association for employees, and ensure that every worker has equal
rights in terms of employment opportunities and promotion.
2. Empowerment of Women Employees
a. Increase opportunities for female employees to play roles in positions that suit their abilities,
while respecting their rights to work in a safe environment and supporting their well-being.
b. Introduce more inclusive policies related to the provision of gender equality rights, such as
equal career opportunities and protection against gender-based violence.
3. Raising Awareness of Human Rights in the Workplace
a. Organize periodic training on human rights awareness for all levels of employees, including
managers and supervisors, to ensure that all Company actions comply with applicable
human rights principles.
b. Implement a secure and transparent reporting system to enable workers to report human
rights violations without fear of retaliation.
4. Enforcing No Child Labor Policy
a. Guarantee that there is no child labor in FAPA's operations, and ensure that Company policy
supports the elimination of child labor throughout our supply chain.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
53 Sustainability Report
Page 59
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Topik Kunci / Material Topic:
Sumber Pasokan yang Bertanggung Jawab/Responsible Sourcing
FAPA berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh sumber pasokan perusahaan diperoleh
secara bertanggung jawab, dengan memprioritaskan transparansi, keberlanjutan, dan kemitraan
yang saling menguntungkan. Pada tahun 2024, kami menetapkan target berikut:
• Melakukan ketelusuran pasokan (traceability) 100% di seluruh Pabrik Kelapa Sawit (PKS),
menggunakan pendekatan spasial hingga ke petani terkecil, memastikan seluruh rantai
pasokan kami terintegrasi dengan baik.
• Membangun hubungan yang solid dan memfasilitasi petani serta koperasi dalam program
Komitmen & Target 2024 kemitraan yang telah disepakati bersama, untuk menciptakan rantai pasokan yang berkelanjutan
2024 Commitment & Target dan inklusif.
FAPA is committed to ensuring that all of the Company's supply sources are obtained responsibly,
prioritizing transparency, sustainability, and mutually beneficial partnerships. In 2024, the Company
set the following targets:
• Achieving 100% supply traceability across all Palm Oil Mills, using a spatial approach down to
the smallest farmer, ensuring that our entire supply chain was well integrated.
• Building solid relationships and facilitating farmers and cooperatives in mutually agreed
partnership programs to create a sustainable and inclusive supply chain.
Pada tahun ini, FAPA telah mencapai sejumlah pencapaian signifikan dalam meningkatkan praktik
sumber pasokan yang bertanggung jawab:
• Telah berhasil menerapkan 100% ketelusuran pasokan menuju kebun dan PKS di seluruh
wilayah Kaltara untuk seluruh pemasok Tandan Buah Segar (TBS), memastikan setiap pasokan
dapat dipertanggungjawabkan dengan transparansi penuh.
• Melakukan pembinaan terhadap pemasok buah luar di tingkat konsesi dan sekitarnya,
Progress Tahun 2024 memastikan mereka mematuhi kebijakan FAPA dan praktik keberlanjutan yang telah ditetapkan
2024 Progress oleh perusahaan.
In 2024, FAPA made significant progress in improving responsible sourcing practices, including:
• Successfully implementing 100% supply traceability to plantations and crushing plants
throughout North Kalimantan for all Fresh Fruit Bunches (FFB) suppliers, ensuring that every
supply can be accounted for with full transparency.
• Conducting coaching of external fruit suppliers at the concession level and surrounding areas,
ensuring compliance with FAPA policies and sustainability practices established by the Company.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
54
Page 60
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
FAPA berkomitmen untuk terus memperkuat dan memperluas sistem sumber pasokan yang
bertanggung jawab, dengan target dan langkah-langkah strategis sebagai berikut:
1. Pembangunan Sistem Ketelusuran 100%
a. Meningkatkan sistem ketelusuran tidak hanya dari kebun hingga PKS, tetapi juga menuju ke
pabrik, dengan melibatkan semua pihak dalam rantai pasokan untuk memastikan integritas
dan transparansi yang menyeluruh.
b. Menggunakan teknologi seperti blockchain dan platform digital untuk mempercepat proses
ketelusuran dan meminimalkan potensi kesalahan atau kebingungan dalam alur pasokan.
2. Peningkatan Kapasitas Pemasok CPO
a. Mengembangkan program pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi pemasok CPO kami,
agar mereka dapat mematuhi standar keberlanjutan perusahaan dan meningkatkan kinerja
mereka dalam hal kualitas, efisiensi, dan keberlanjutan.
b. Menyediakan dukungan teknis dan pendampingan kepada pemasok untuk membantu mereka
bertransformasi menjadi lebih berkelanjutan, serta memenuhi persyaratan keberlanjutan
yang ditetapkan oleh FAPA.
3. Pemantauan dan Kepatuhan Pemasok
a. Melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap implementasi kepatuhan pemasok terhadap
Kebijakan Keberlanjutan perusahaan, dengan sistem pelaporan yang transparan dan audit
reguler.
b. Meningkatkan kerjasama dengan pemasok untuk memastikan mereka memahami dan
mengikuti pedoman keberlanjutan yang telah disepakati bersama, serta melibatkan mereka
dalam evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
4. Kemitraan yang Berkelanjutan dan Inklusif
a. Memperluas kemitraan dengan petani dan koperasi lokal, dengan memberikan akses yang
lebih besar kepada mereka dalam program pengembangan yang menyeluruh, dari sisi
keuangan hingga teknologi.
Komitmen/Target ke Depan
b. Mendorong inisiatif yang berfokus pada kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar,
Future Commitment/Target
memastikan bahwa manfaat keberlanjutan juga dirasakan oleh seluruh pemangku
kepentingan dalam rantai pasokan.
FAPA is committed to continuing to strengthen and expand the responsible sourcing system, with
the following targets and strategic steps:
1. Development of a 100% Traceability System
a. Improve traceability not only from the plantation to the palm oil mill, but also to the factory,
involving all parties in the supply chain to ensure integrity and transparency throughout.
b. Utilize technologies such as blockchain and digital platforms to accelerate the traceability
process and minimize potential errors or confusion in the supply chain.
2. Capacity Building for CPO Suppliers
a. Develop training and capacity building programs for CPO suppliers to ensure compliance
with the Company's sustainability standards and improve their performance in terms of
quality, efficiency, and sustainability.
b. Provide technical support and assistance to suppliers to help them become more sustainable
and meet the sustainability requirements set by FAPA.
3. Supplier Monitoring and Compliance
a. Continuously monitor the implementation of supplier compliance with the Company's
Sustainability Policy, with a transparent reporting system and regular audits.
b. Increase cooperation with suppliers to ensure they understand and follow mutually agreed
sustainability guidelines, and involve them in evaluation and continuous improvement.
4. Sustainable and Inclusive Partnerships
a. Expand partnerships with local farmers and cooperatives, giving them greater access to
comprehensive development programs, from finance to technology.
b. Encourage initiatives that focus on the welfare of farmers and surrounding communities,
ensuring that the benefits of sustainability are also felt by all stakeholders in the supply
chain.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
55 Sustainability Report
Page 61
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Topik Kunci / Material Topic:
Sertifikasi Keberlanjutan/Sustainability Certification
FAPA berkomitmen untuk memastikan seluruh operasionalnya mematuhi standar keberlanjutan
yang diakui secara global, dengan fokus pada sertifikasi yang kredibel dan berkelanjutan. Pada
tahun 2024, kami menargetkan:
• 100% ISPO Complied (Indonesia Sustainable Palm Oil), memastikan bahwa seluruh operasional
perkebunan sawit kami telah memenuhi standar keberlanjutan nasional yang ditetapkan oleh
Komitmen & Target 2024 pemerintah Indonesia.
2024 Commitment & Target FAPA is committed to ensuring that all of its operations comply with globally recognized
sustainability standards, with a focus on credible and sustainable certification. In 2024, the
Company stipulated the following target:
• 100% ISPO Compliance (Indonesia Sustainable Palm Oil), ensuring that all of our oil palm
plantation operations meet the national sustainability standards set by the Indonesian
government.
Sejauh ini, FAPA telah mencatatkan kemajuan yang signifikan dalam upayanya untuk mendapatkan
dan mempertahankan sertifikasi keberlanjutan:
• Sertifikasi ISPO telah diperoleh untuk seluruh PKS di wilayah Kaltara, menunjukkan bahwa
kami telah memenuhi standar keberlanjutan yang ditetapkan oleh ISPO di wilayah tersebut.
• Sertifikasi ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) untuk skema waste and
residue telah berhasil diperoleh di seluruh PKS di Region Kaltara, memperkuat komitmen kami
terhadap keberlanjutan dan pengelolaan sumber daya secara efisien.
• Proses sertifikasi ISPO untuk PKS di wilayah Kaltim sedang berjalan, dan kami berencana untuk
Progress Tahun 2024 menyelesaikan proses ini dalam waktu dekat.
2024 Progress To date, FAPA has made significant progress in its efforts to obtain and maintain sustainability
certification:
• ISPO certification was obtained for all Palm Oil Mills in the North Kalimantan region,
demonstrating that we have met the sustainability standards set by ISPO in the region.
• ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) certification for waste and residue
schemes was successfully obtained for all Palm Oil Mills in the North Kalimantan Region,
reinforcing our commitment to sustainability and efficient resource management.
• The ISPO certification process for Palm Oil Mills in East Kalimantan is ongoing, and we plan to
complete this process in the near future.
Ke depan, FAPA berkomitmen untuk memperluas implementasi sertifikasi keberlanjutan, dengan
langkah-langkah berikut:
1. Mendapatkan Sertifikasi ISPO untuk Seluruh Entitas Anak Perusahaan FAPA
a. Terus bekerja untuk memastikan seluruh PKS dan entitas anak perusahaan FAPA di seluruh
wilayah Indonesia dapat tersertifikasi ISPO dengan mematuhi prinsip-prinsip keberlanjutan
yang ditetapkan oleh standar ini.
2. Peningkatan Implementasi Sertifikasi Keberlanjutan Global
a. Memperluas cakupan sertifikasi lainnya yang dibutuhkan oleh industri dan pada sektor-
sektor yang relevan, untuk memastikan perusahaan kami mematuhi standar global dalam
hal keberlanjutan.
3. Peningkatan Kualitas Implementasi Sertifikasi ISPO
a. Mengembangkan praktik terbaik dalam keberlanjutan yang tidak hanya memenuhi
persyaratan sertifikasi, tetapi juga mengoptimalkan dampak sosial dan lingkungan di seluruh
operasional perkebunan.
b. Melakukan audit dan pemantauan internal secara berkala untuk memastikan bahwa praktik
Komitmen/Target ke Depan
keberlanjutan di lapangan terus diperbaiki dan selaras dengan standar yang ditetapkan oleh
Future Commitment/Target
sertifikasi ISPO dan lainnya.
Going forward, FAPA is committed to expanding the implementation of sustainability certification,
with the following steps:
1. Attainment of ISPO Certification for All FAPA Subsidiaries
a. Continue to work to ensure that all FAPAs and subsidiaries throughout Indonesia are ISPO
certified by complying with the sustainability principles set out in this standard.
2. Improvement of Global Sustainability Certification Implementation
a. Expand the scope of other certifications required by industry and in relevant sectors to
ensure that our Company complies with global standards in terms of sustainability.
3. Improving the Quality of ISPO Certification Implementation
a. Develop best practices in sustainability that not only meet certification requirements, but
also optimize social and environmental impacts across plantation operations.
b. Conduct regular internal audits and monitoring to ensure that sustainability practices in
the field are continuously improved and aligned with the standards set by ISPO and other
certifications.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
56
Page 62
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Topik Kunci / Material Topic:
Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Implementation of Occupational Health and Safety Management System
FAPA berkomitmen untuk memastikan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi
prioritas utama dalam setiap aspek operasional. Pada tahun 2024, kami menargetkan:
• Mencapai Nihil Kecelakaan Fatal (Zero Fatalities), sebagai bagian dari upaya berkelanjutan
untuk meningkatkan budaya keselamatan di seluruh unit kerja.
• Implementasi konsep 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) di seluruh Pabrik Kelapa Sawit
(PKS) dan kantor direksi FAPA untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih terstruktur,
Komitmen & Target 2024 bersih, dan aman.
2024 Commitment & Target FAPA is committed to ensuring that occupational health and safety (OHS) is a top priority in every
aspect of operations. In 2024, the Company set the following targets:
• Achieving Zero Fatalities as part of ongoing efforts to improve the safety culture across all work
units.
• Implementing the 5R concept (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin or Compact, Tidy, Clean,
Maintained, Diligent) throughout all Palm Oil Mills and FAPA board offices to create a more
structured, clean, and safe work environment.
Meskipun FAPA telah mengimplementasikan berbagai kebijakan dan prosedur K3, kami
mencatatkan beberapa peristiwa yang perlu menjadi bahan evaluasi lebih lanjut:
• Terdapat 2 kejadian fatalitas di tahun 2024, yang menjadi perhatian utama perusahaan dan
menjadi dasar untuk perbaikan lebih lanjut. Kami telah melakukan investigasi mendalam
terhadap insiden tersebut untuk mengidentifikasi penyebab dan langkah pencegahan di masa
depan.
• Implementasi 5R di seluruh PKS telah berhasil dilaksanakan, memperkuat prinsip-prinsip
keteraturan dan kebersihan dalam setiap operasional, yang berkontribusi terhadap peningkatan
keselamatan kerja.
• Pelatihan K3 ketinggian yang di lakukan di setiap PKS dan di laksanakan secara periodik,
hal ini bertujuan untuk memberikan pembekalan pengetahuan tentang tata cara melakukan
pekerjaan di ketinggian, agar tidak terjadi resiko kecelakaan yang fatal, serta melakukan
pemenuhan perlengkapan peralatan K3 ketinggian, seperti Full body harness, tali karmentel,
helm, webbing dan lainnya.
• Pelatihan gabungan kebakaran hutan dan lahan di wilayah kaltara, hal ini bertujuan untuk
menambah pengetahuan kepada team security dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran
hutan dan lahan.
• Pengadaan peralatan kebakaran hutan dan lahan yang terbaru, hal ini bertujuan untuk
melakukan pemenuhan peralatan serta untuk memperbaharui peralatan kebakaran yang sudah
rusak untuk di ganti dengan peralatan yang lebih terbaru lagi.
• Memberikan materi pembelajaran tentang basic dasar penerapan keselamatan dan kesehatan
kerja kepada calon – calon assistant kebun, assistant PKS dan juga calon mandor kebun di
masing masing learning center di wilayah Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.
• Pemasangan secara bertahap beberapa papan keselamatan kerja dari sepanjang jalan masuk
kebun menuju ke lokasi kantor kebun, hal ini bertujuan sebagai media informasi bagi karyawan,
pengunjung maupun masyarakat umum, bahwa pentingnya penerapan keselamatan kerja di
dalam lingkungan kerja.
• Memberikan pelatihan – pelatihan, seperti Pelatihan AK3 Umum, yang bertujuan membentuk
Progress Tahun 2024 ahli K3 di perusahaan yang mampu mengidentifikasi resiko, menyusun program K3 dan
2024 Progress melakukan audit internal. Dan juga pelatihan pesawat uap kelas 1 dan 2 yang bertujuan
memastikan operator memahami pengoperasian aman, inspeksi dan penanganan darurat.
Although various OHS policies and procedures, have been implemented, the Company identified
several events in 2024 that require further evaluation:
• There were 2 fatalities in 2024, which were a major concern for the Company and a basis for
further improvement. We conducted an in-depth investigation into the incident to identify the
cause and preventative measures for the future.
• The 5R were successfully implemented in all Palm Oil Mills, strengthening the principles of order
and cleanliness in every operation, which contributes to improving work safety.
• Height OHS training was carried out at each Palm Oil Mill and was conducted periodically to
provide knowledge regarding carrying out work at heights so as not to risk fatal accidents,
as well as fulfilling the requirement of height OHS equipment, such as full body harnesses,
carmentel ropes, helmets, webbing, etc.
• Combined forest and land fire training in the North Kalimantan region was conducted to
increase the knowledge of the security team in dealing with the potential dangers of forest and
land fires.
• Procurement of the latest forest and land fire equipment to fulfill equipment needs and replace
damaged fire equipment with the latest equipment.
• Provision of learning materials on the basics of occupational safety and health implementation
to prospective plantation assistants, palm oil mill assistants and prospective plantation
foreman at each learning center in the North Kalimantan and East Kalimantan regions.
• Gradual installation of several safety signs along the entrance road to the plantation office
as an information medium for employees, visitors and the general public, emphasizing the
importance of implementing safety in the workplace.
• Provision of training, such as General OHS Expert Training to train the Company’s OHS experts
to identify risks, develop OHS programs and conduct internal audits. Class 1 and 2 steam engine
training programs were also conducted to ensure that operators understand safe operation,
inspection and emergency handling.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
57 Sustainability Report
Page 63
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
FAPA berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan kerja di seluruh unit dengan fokus
pada pencapaian yang lebih baik dalam hal zero fatalities dan zero accidents. Target dan langkah-
langkah kami ke depan adalah:
1. Pencapaian Zero Fatalities
a. Melanjutkan upaya untuk mencapai nihil kecelakaan fatal (Zero Fatalities) dengan
menerapkan kebijakan keselamatan yang lebih ketat, meningkatkan pengawasan dan
pelatihan keselamatan, serta memberikan pemahaman yang lebih baik kepada seluruh
karyawan tentang potensi bahaya di tempat kerja.
b. Menetapkan evaluasi berkala terhadap prosedur keselamatan, serta melakukan review
terhadap faktor risiko di seluruh unit kerja untuk memastikan implementasi langkah
pencegahan yang efektif.
2. Pencapaian Zero Accident di Semua Unit PKS
a. Menetapkan target nol kecelakaan (Zero Accident) di seluruh unit PKS dengan fokus pada
pelatihan keselamatan yang rutin dan berbasis risiko, serta memastikan seluruh pekerja
mematuhi standar K3 yang telah ditetapkan.
b. Mengidentifikasi area-area berisiko tinggi dan mengimplementasikan kontrol risiko
tambahan, seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) dan prosedur standar operasional
(SOP) yang lebih ketat.
3. Penguatan Budaya Keselamatan Kerja
a. Mengembangkan budaya keselamatan yang lebih kuat melalui kampanye kesadaran K3 dan
partisipasi aktif karyawan dalam kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja.
b. Memastikan pengawasan dan audit K3 yang lebih intensif untuk mendeteksi potensi bahaya
di lapangan dan melakukan langkah-langkah mitigasi secara tepat waktu.
4. Evaluasi dan Perbaikan Sistem Manajemen K3
a. Melakukan audit internal secara berkala terhadap sistem manajemen K3 untuk menilai
efektivitas dan efisiensinya, serta melakukan penyesuaian kebijakan apabila diperlukan
Komitmen/Target ke Depan untuk meningkatkan keselamatan di setiap unit kerja.
Future Commitment/Target b. Meningkatkan komunikasi dan pelaporan insiden untuk memastikan bahwa setiap kecelakaan
atau kejadian hampir celaka ditangani dengan cepat dan akurat, serta memberikan
pembelajaran untuk seluruh tim.
FAPA is committed to continuously improving work safety in all units with a focus on achieving zero
fatalities and zero accidents. The Company’s targets and steps forward include:
1. Achieving Zero Fatalities
a. Continue efforts to achieve zero fatal accidents (Zero Fatalities) by implementing stricter
safety policies, increasing safety supervision and training, and providing all employees with
a better understanding of potential workplace hazards.
b. Establish periodic evaluations of safety procedures and review risk factors across all work
units to ensure the implementation of effective preventive measures.
2. Achieve Zero Accidents in All Palm Oil Mill Units
a. Set a zero accident target across all palm oil mill units with a focus on routine, risk-based
safety training and ensuring all workers adhere to established OHS standards.
b. Identify high-risk areas and implement additional risk controls, such as the use of personal
protective equipment (PPE) and stricter standard operating procedures (SOPs).
3. Strengthening the Culture of Work Safety
a. Develop a stronger safety culture through OHS awareness campaigns and active employee
participation in occupational safety and health activities.
b. Ensure more intensive OHS supervision and audits to detect potential hazards in the field
and take timely mitigation measures.
4. Evaluation and Improvement of the OHS Management System
a. Conduct periodic internal audits of the OHS management system to assess its effectiveness
and efficiency, and make policy adjustments where necessary to improve safety in each work
unit.
b. Improve communication and incident reporting to ensure that every accident or near-miss is
handled quickly and accurately, and provide learning for the entire team.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
58
Page 64
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Topik Kunci / Material Topic:
Keamanan Data dan Informasi/Data and Information Security
FAPA berkomitmen untuk melindungi data dan informasi perusahaan dengan mengimplementasikan
sistem keamanan yang efektif dan proaktif. Pada tahun 2024, kami menargetkan:
• Menerapkan sistem peringatan dini (early warning system) dalam keamanan data dan informasi
secara IT, dengan memastikan perlindungan data yang memadai melalui sistem data backup
Komitmen & Target 2024
yang aman dan terjamin.
2024 Commitment & Target
FAPA is committed to protecting company data and information by implementing an effective and
proactive security system. In 2024, the Company set the following targets:
• Implementing an early warning system for IT data and information security, ensuring adequate
data protection through a safe and secure data backup system.
FAPA telah membuat kemajuan yang signifikan dalam meningkatkan sistem keamanan data dan
informasi perusahaan:
• Sistem keamanan IT dan backup data telah diterapkan untuk memastikan perlindungan
informasi perusahaan yang sangat penting, dengan solusi yang dapat diandalkan untuk
Progress Tahun 2024 menghadapi potensi ancaman atau gangguan terhadap integritas data.
2024 Progress FAPA has made significant progress in improving the Company's data and information security
system, including:
• Implementation of IT security and data backup systems to ensure the protection of critical
company information, with reliable solutions to deal with potential threats or disruptions to
data integrity.
Ke depan, FAPA berkomitmen untuk terus mengembangkan dan meningkatkan sistem keamanan
data dengan menggunakan teknologi yang lebih canggih dan metodologi yang lebih transparan,
sebagai berikut:
1. Peningkatan Keamanan Data dengan Teknologi Canggih
a. Menggunakan alat dan teknologi terbaru untuk meningkatkan visibilitas data perusahaan,
serta memantau bagaimana data digunakan di seluruh sistem dan platform.
b. Mengimplementasikan teknologi seperti AI-driven security systems, encryption, dan multi-
factor authentication (MFA) untuk memperkuat perlindungan data yang lebih menyeluruh
dan aman.
2. Peningkatan Sistem Data Backup yang Berkelanjutan
a. Memastikan bahwa data yang sangat penting untuk operasional perusahaan selalu terjaga
dengan aman melalui backup data yang teratur dan terdistribusi di berbagai lokasi untuk
menghindari risiko kehilangan data akibat bencana atau gangguan.
b. Mengadopsi cloud-based backup systems yang menawarkan solusi skalabel, efisien, dan
dapat diakses dengan aman.
3. Peningkatan Kesadaran dan Kepatuhan Terhadap Keamanan Data
a. Menyelenggarakan pelatihan rutin mengenai keamanan data bagi seluruh karyawan untuk
meningkatkan kesadaran dan memastikan bahwa semua pihak mematuhi kebijakan dan
prosedur yang berlaku.
b. Memastikan bahwa seluruh pihak yang berhubungan dengan perusahaan, termasuk pemasok
dan mitra, juga mengikuti standar keamanan data yang ditetapkan oleh FAPA.
4. Monitoring dan Evaluasi Keamanan Data
a. Mengimplementasikan sistem pemantauan dan audit keamanan data yang lebih intensif
untuk memastikan adanya deteksi dini terhadap potensi ancaman, serta mengurangi risiko
terhadap integritas dan kerahasiaan informasi.
Komitmen/Target ke Depan b. Melakukan evaluasi rutin terhadap kebijakan dan prosedur keamanan data, dengan tujuan
Future Commitment/Target untuk menyesuaikan dengan perkembangan ancaman dan teknologi yang terus berubah.
Going forward, FAPA is committed to continuously developing and improving the data security
system by using more sophisticated technology and more transparent methodologies, as follows:
1. Enhanced Data Security with Advanced Technology
a. Utilize the latest tools and technologies to increase the visibility of Company data, as well as
monitoring how data is used across systems and platforms.
b. Implement technologies such as AI-driven security systems, encryption, and multi-factor
authentication (MFA) to strengthen more comprehensive and secure data protection.
2. Continuous Improvement of the Data Backup System
a. Ensure that data that is critical to Company operations is always kept secure through regular
data backups distributed across multiple locations to avoid the risk of data loss due to
disaster or disruption.
b. Adopt cloud-based backup systems that offer scalable, efficient, and securely accessible
solutions.
3. Increased Awareness of and Compliance with Data Security
a. Organize routine data security training for all employees to raise awareness and ensure that
all parties comply with applicable policies and procedures.
b. Ensure that all parties related to the company, including suppliers and partners, also follow
the data security standards set by FAPA.
4. Data Security Monitoring and Evaluation
a. Implement a more intensive data security monitoring and audit system to ensure early
detection of potential threats and reduce the risk to the integrity and confidentiality of
information.
b. Conduct regular evaluations of data security policies and procedures, with the aim of
adapting to evolving threats and changing technologies.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
59 Sustainability Report
Page 65
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Integrasi Program Keberlanjutan terhadap SDGs
Integration of Sustainability Programs to SDGs
Komitmen kuat FAP Agri dalam mencapai FAP Agri’s unwavering commitment to achieving
keberlanjutan usaha tercermin dari pengintegrasian business sustainability is evident in its integration
program-program keberlanjutan yang dapat of sustainability programs that contribute directly
berdampak secara langsung maupun tidak langsung or indirectly to the United Nations Sustainable
terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Development Goals (SDGs). The Company’s
(SDGs). Rincian program-program keberlanjutan sustainability initiatives in 2024, which align with
Perusahaan pada tahun 2024 yang memiliki dampak and support the SDGs, are outlined below:
langsung maupun tidak langsung terhadap SDGs,
antara lain:
Isu dan Strategi Keberlanjutan FAP Agri/Sustainability Issues and Strategies of FAP Agri:
Responsible Business
Deskripsi/Description Menciptakan nilai bersama untuk kepentingan Perusahaan dan pemangku kepentingan
terkait.
Creating shared value for the benefit of the Company and related stakeholders.
Komitmen dan Capaian Program 1. Menciptakan Kebijakan Larangan Penerimaan Suap, Imbalan, Hadiah, dan Gratifikasi
Keberlanjutan Tahun 2024 Lainnya.
Commitment and Achievement of 2. Menciptakan saluran pengaduan (whistleblowing) untuk pelaporan pelanggaran.
Sustainability Program in 2024 3. Menerbitkan Kode Etik yang berlaku bagi seluruh Komisaris, Direksi dan
karyawan FAP Agri.
4. Mendapatkan Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan (Indonesian Sustainable Palm Oil/
ISPO), Sertifikasi Halal dan Kosher.
5. Mendistribusikan nilai ekonomi kepada pemangku kepentingan sebesar Rp4.919.577
juta yang tumbuh 1,69% dari tahun 2024.
6. Mengimplementasikan pengadaan barang berbasis web dengan konsep penawaran
terbuka secara daring.
7. Implementasi sistem ini mengoptimalkan keterbukan dalam seluruh sistem pengadaan
barang yang dilakukan oleh Perusahaan.
1. Created a Policy Prohibiting Bribes, Rewards, Gifts, and Other Gratuities.
2. Created a whistleblowing channel for reporting violations.
3. Issued a Code of Conduct that applies to all FAP Agri Commissioners, Directors and
employees.
4. Obtained Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Halal Certification, and Kosher
Certification.
5. Distributed economic value to stakeholders amounting to Rp4,919,577 million, which
grew by 1.69% from 2024.
6. Implemented web-based procurement with an online open bidding concept.
7. System implementation optimized openness in all goods procurement systems carried
out by the Company.
Dampak Langsung/Tidak Langsung
ke UN SDGs
Direct/Indirect Impact on UN SDGs
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
60
Page 66
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Isu dan Strategi Keberlanjutan FAP Agri/Sustainability Issues and Strategies of FAP Agri:
Responsible Business
Deskripsi/Description Memberikan kesempatan kepada pekerja yang ada saat ini maupun yang berpotensi
untuk mendapatkan perlakukan yang adil dan pengembangan bakat potensi, mencapai
pengembangan yang profesional sehingga memberikan pertumbuhan jangka panjang dan
berkelanjutan bagi Perusahaan.
Providing opportunities to current and potential employees to receive fair treatment and
potential talent development, achieving professional development so as to provide long-
term sustainable growth for the Company.
Komitmen dan Capaian Program 1. Secara kontinu berupaya menurunkan tingkat kemiskinan dengan menyediakan peluang
Keberlanjutan Tahun 2024 kerja bagi pekerja perempuan dan laki-laki, dengan jumlah rekrutmen karyawan baru
Commitment and Achievement of sebanyak 5.152 karyawan.
Sustainability Program in 2024 2. Mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja lokal di mana pada tahun 2024 sebanyak
4.789 karyawan atau 30,11% merupakan tenaga kerja lokal.
3. Terus menerapkan kebijakan TIDAK mempekerjakan anak di bawah umur.
4. Menyediakan paket manfaat kepada seluruh pekerja.
5. Menyediakan kebutuhan-kebutuhan dasar yang relevan bagi pekerja.
6. Melakukan pengembangan kompetensi karyawan dengan rata-rata jam pelatihan per
karyawan mencapai 1,19 jam per karyawan.
1. Continuously endeavored to reduce the poverty rate by providing job opportunities for
female and male workers, with the number of new employee recruitments totaling 5,152
employees.
2. Optimized the use of local labor. In 2024, 4,789 employees or 30.11% were local labor.
3. Continued implementing the policy of NOT employing minors.
4. Provided a benefits package to all workers.
5. Provided relevant basic needs for workers.
6. Developed employee competencies with an average of training hours per employee
reaching 1.19 hours per employee.
Dampak Langsung/Tidak Langsung
ke UN SDGs
Direct/Indirect Impact on UN SDGs
Isu dan Strategi Keberlanjutan FAP Agri/Sustainability Issues and Strategies of FAP Agri:
Responsible Human Rights
Deskripsi/Description Menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) dan memastikan bahwa setiap keputusan bisnis
diambil tidak merugikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan.
Respecting human rights and ensuring that every business decision does not harm the
interests of all stakeholders.
Komitmen dan Capaian Program 1. Memastikan bahwa setiap keputusan yang dibuat sejalan dengan praktik legal dan SOP
Keberlanjutan Tahun 2024 internal Perusahaan.
Commitment and Achievement of 2. Mengidentifikasi dan mengelola isu-isu HAM yang menonjol yang dapat mempengaruhi
Sustainability Program in 2024 Perusahaan dan rantai pasokannya.
3. Memastikan kepada seluruh rekan bisnis, pemasok, penyedia jasa dan kontraktor
Perusahaan bahwa secara kontrak seluruhnya berkewajiban untuk mematuhi prinsip
pendekatan sosial dan budaya Perusahaan.
4. Secara periodik melakukan pengawasan dan pengamatan terhadap praktik
menghormati HAM .
5. Menciptakan saluran pengaduan (whistleblowing) untuk pelaporan pelanggaran.
1. Ensured that every decision made was in line with legal practices and the Company's
internal SOPs.
2. Identified and managed salient human rights issues that might affect the Company and
its supply chain.
3. Assured all of the Company's business partners, suppliers, service providers, and
contractors that they were contractually obligated to adhere to the Company's social
and cultural approach.
4. Periodically supervised and observed human rights practices.
5. Created a whistleblowing channel for reporting violations.
Dampak Langsung/Tidak Langsung
ke UN SDGs
Direct/Indirect Impact on UN SDGs
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
61 Sustainability Report
Page 67
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Isu dan Strategi Keberlanjutan FAP Agri/Sustainability Issues and Strategies of FAP Agri:
Responsible Supply Chain
Deskripsi/Description Secara kontinu melakukan dan mempertahankan praktik keberlanjutan di keseluruhan
rantai pasokan Perusahaan.
Continuously conducting and maintaining sustainability practices throughout the
Company's supply chain.
Komitmen dan Capaian Program 1. Melakukan pelacakan ketertelusuran seluruh produk hingga ke pekebun.
Keberlanjutan Tahun 2024 2. Melakukan pelaporan perkembangan/perubahan ketelusuran kepada pembeli kami.
Commitment and Achievement of 3. Memberikan dukungan kepada pemasok inklusif kami, pekebun plasma dan kemitraan
Sustainability Program in 2024 untuk mencapai kepatuhan terhadap praktik-praktik keberlanjutan.
4. Memegang prinsip-prinsip PADIATAPA (Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal
Tanpa Paksaan) atau FPIC (Free Prior Inform Consent) yang dilakukan dalam setiap
pembangunan kebun terhadap petani-petani yang mau berkolaborasi/bermitra dengan
Perusahaan.
1. Traced all products back to the growers.
2. Reported traceability developments/changes to buyers.
3. Provided support to our inclusive suppliers, plasma growers and partnerships to achieve
compliance with sustainability practices.
4. Upheld the principles of FPIC (Free Prior Informed Consent) in every plantation
development for farmers who are willing to collaborate/partner with the Company.
Dampak Langsung/Tidak Langsung
ke UN SDGs
Direct/Indirect Impact on UN SDGs
Isu dan Strategi Keberlanjutan FAP Agri/Sustainability Issues and Strategies of FAP Agri:
Responsible Environmental Approach
Deskripsi/Description Menjalankan usaha yang tetap memperhatikan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Operating a business that continuously pays attention to environmental responsibility.
Komitmen dan Capaian Program 1. Tidak melakukan praktik deforestasi dan penanaman di area gambut pada kedalaman
Keberlanjutan Tahun 2024 berapapun.
Commitment and Achievement of 2. Melakukan pengelolaan area yang memiliki Nilai Konservasi Tinggi (NKT/HCV) dan
Sustainability Program in 2024 area dengan Stok Karbon Tinggi (SKT/HCS), di mana pada tahun 2024 tidak terdapat
pembangunan/pembukaan di area konservasi (0 Ha).
3. Melakukan penyuluhan, pelatihan dan perawatan terhadap kesiapsiagaan kebakaran
hutan dan lahan di lingkup area kebun dan masyarakat sekitar.
4. Melakukan identifikasi, perlindungan dan pelatihan konflik terhadap satwa liar yang
dilindungi.
5. Melakukan pengendalian hama dan penggunaan bahan kimia dengan secara bertahap
mengurangi penggunaan paraquat
6. Melakukan manajemen limbah terintegrasi, menerapkan pengolahan Limbah Cair
Pabrik Kelapa Sawit (POME) dengan metode Land Application, menerapkan pengelolaan
limbah B3 dengan pendekatan reuse, reduce dan recycle serta dan pemanfaatan energi
terbarukan sebagai alternatif pembangkit listrik.
7. Menyelesaikan pengukuran dan pemantauan rutin emisi yang dihasilkan dari seluruh
PKS (6 PKS) dan kebun FAPA dengan menggunakan perhitungan referensi ISCC.
1. Ensured no deforestation and cultivation in peat areas at any depth.
2. Managed areas with High Conservation Values (HCV) and areas with High Carbon
Stocks (HCS). In 2024, there were no developments/clearances in conservation
areas (0 Ha).
3. Conducted extension, training and maintenance of forest and land fire preparedness in
the area of plantations and surrounding communities.
4. Identified, protected, and provided conflict training for protected wildlife.
5. Carried out pest control and chemical use by gradually reducing the use of paraquat.
6. Carried out integrated waste management, applied Palm Oil Mill Effluent (POME)
treatment with the Land Application method, applied hazardous waste management
with a reuse, reduce and recycle approach, and utilized renewable energy as an
alternative to power generation.
7. Completed routine measurement and monitoring of emissions generated from all POMs
(6 POMs) and FAPA plantations using ISCC reference calculations.
Dampak Langsung/Tidak Langsung
ke UN SDGs
Direct/Indirect Impact on UN SDGs
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
62
Page 68
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Isu dan Strategi Keberlanjutan FAP Agri/Sustainability Issues and Strategies of FAP Agri:
Community Relations and Development
Deskripsi/Description Melakukan pemberdayaan dan memberikan dukungan yang dibutuhkan kepada komunitas
masyarakat secara luas.
Empowering and providing necessary support to the community at large.
Komitmen dan Capaian Program 1. Tidak melakukan praktik deforestasi dan penanaman di area gambut pada kedalaman
Keberlanjutan Tahun 2024 berapapun.
Commitment and Achievement of 2. Melakukan pengelolaan area yang memiliki Nilai Konservasi Tinggi (NKT/HCV) dan
Sustainability Program in 2024 area dengan Stok Karbon Tinggi (SKT/HCS), di mana pada tahun 2024 tidak terdapat
pembangunan/pembukaan di area konservasi (0 Ha).
3. Melakukan penyuluhan, pelatihan dan perawatan terhadap kesiapsiagaan kebakaran
hutan dan lahan di lingkup area kebun dan masyarakat sekitar.
4. Melakukan identifikasi, perlindungan dan pelatihan konflik terhadap satwa liar yang
dilindungi.
5. Melakukan pengendalian hama dan penggunaan bahan kimia dengan secara bertahap
mengurangi penggunaan paraquat.
6. Melakukan manajemen limbah terintegrasi, menerapkan pengolahan Limbah Cair
Pabrik Kelapa Sawit (POME) dengan metode Land Application, menerapkan pengelolaan
limbah B3 dengan pendekatan reuse, reduce dan recycle serta dan pemanfaatan energi
terbarukan sebagai alternatif pembangkit listrik.
7. Menyelesaikan pengukuran dan pemantauan rutin emisi yang dihasilkan dari seluruh
PKS (6 PKS) dan kebun FAPA dengan menggunakan perhitungan referensi ISCC.
1. Not practicing deforestation and cultivation in peat areas at any depth.
2. Management of areas with High Conservation Values (HCV) and areas with High Carbon
Stocks (HCS), in which there would be no development/clearance in conservation areas
(0 Ha) in 2024.
3. Implementation of coaching, training and maintenance of forest and land fire
preparedness in the area of plantations and surrounding communities.
4. Identification, protection, and provision of conflict training for protected wildlife.
5. Implementation of pest control and chemical use by gradually reducing the use of
paraquat.
6. Implementation of integrated waste management, application of Palm Oil Mill Effluent
(POME) treatment using the Land Application method, application of hazardous waste
management with a reuse, reduce and recycle approach, and utilization of renewable
energy as an alternative to power generation.
7. Completion of routine measurement and monitoring of emissions from all palm oil
mills (6 mills) and FAPA plantations using ISCC reference calculations.
Dampak Langsung/Tidak Langsung
ke UN SDGs
Direct/Indirect Impact on UN SDGs
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
63 Sustainability Report
Page 69
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Proses Penentuan Isi Laporan [3-1, 3-2]
Determination Process of Report Content [3-1, 3-2]
Dalam menentukan isi Laporan Keberlanjutan In determining the content of this Sustainability
ini, FAP Agri memetakan topik/isu material yang Report, FAP Agri mapped material topics/issues
memiliki dampak signifikan terhadap Perusahaan that have a significant impact on the Company and
maupun para pemangku kepentingan. Berdasarkan its stakeholders. Based on GRI Standard 2021, the
Standar GRI 2021, terdapat 4 langkah untuk determination of material topics/issues featured
menentukan topik/isu material yang ditampilkan in this Report involved the following 4 steps:
dalam Laporan ini:
1. Mengetahui konteks Perusahaan 1. Understanding the Company’s context
FAP Agri membuat overview tentang aktivitas usaha FAP Agri developed an overview of its business
dan hubungan bisnisnya, konteks keberlanjutan di activities and business relationships, the
mana hal ini terjadi, dan pemangku kepentingan sustainability context in which they occurred, and
Perusahaan dalam upaya mengidentifikasi dampak the Company's stakeholders in an effort to identify
aktual dan potensialnya. its actual and potential impacts.
2. Mengidentifikasi dampak aktual dan potensial 2. Identifying actual and potential impacts
FAP Agri mengidentifikasi dampak aktual dan FAP Agri identified both actual and potential
potensial terhadap ekonomi, lingkungan, dan impacts on the economy, environment and people,
manusia, termasuk dampak terhadap hak asasi including impacts on human rights, across our
manusia, di seluruh aktivitas dan hubungan business activities and relationships. Actual
bisnis kami. Dampak aktual adalah dampak yang impacts refer to those that have already occurred,
telah terjadi, sedangkan dampak potensial adalah while potential impacts are those that could occur
dampak yang berpotensi terjadi tetapi belum terjadi. but have not yet materialized. These impacts were
Dampak tersebut meliputi dampak negatif dan categorized into negative and positive impacts,
positif, dampak jangka pendek dan jangka panjang, short-term and long-term impacts, intentional
dampak yang disengaja dan tidak disengaja, serta and unintentional impacts, and reversible and
dampak yang dapat dibalik dan tidak dapat diubah. irreversible impacts.
3. Menilai dampak yang signifikan 3. Assessing significant impact
FAP Agri dapat mengidentifikasi berbagai dampak FAP Agri identified the actual and potential
aktual dan potensial dari topik/isu material, lalu impacts of material topics/issues, and assessed
melakukan penilaian atas signifikansi dampak yang the significance of the identified impacts to
teridentifikasi untuk membuat skala prioritas dari prioritize each material topic/issue.
setiap topik/isu material.
4. Memprioritaskan dampak yang paling signifikan 4. Prioritizing the most significant impacts for
untuk pelaporan reporting
FAP Agri menentukan topik/isu material yang FAP Agri determined the material topics/issues
ditampilkan dalam Laporan ini berdasarkan tingkat featured in this Report based on the priority level
prioritas dari dampak yang paling signifikan dari of the most significant impact of each material
setiap topik/isu material. topic/issue.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
64
Page 70
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Proses Penentuan Topik Material [3-1, 3-2, 3-3]
Determination Process of Material Topics [3-1, 3-2, 3-3]
Perusahaan menetapkan topik material dan batasan FAP Agri determined material topics and boundaries
yang didasarkan pada isu-isu yang berpengaruh by identifying issues that have a significant
signifikan bagi FAP Agri dan seluruh pemangku impact on the Company and its stakeholders.
kepentingan. Dimensi yang digunakan untuk The prioritization process considered economic,
menentukan prioritas mencakup dampak bagi environmental, and social dimensions, including
ekonomi, lingkungan, dan sosial. Dampak dalam positive impacts.
laporan ini termasuk di dalamnya yang bernilai
positif.
FAP Agri mengidentifikasi topik yang memiliki dampak FAP Agri identifies topics that have a significant
penting terhadap bisnis dan menjadi prioritas bagi impact on the business and are a priority for
pemangku kepentingan Hasil pemetaan topik-topik stakeholders. The results of the mapping of
keberlanjutan yang penting bagi Perusahaan dan sustainability topics that are important to the
pemangku kepentingan diuraikan dalam tabel dan Company and stakeholders are outlined in the
matriks materialitas berikut ini: following materiality table and matrix:
Batasan/Boundary
Alasan Topik Ini Material
Topik Material/Material Topic
Why The Topic is Material Entitas Anak Di Luar Perusahaan
FAP Agri
Subsidiary Outside the Company
Ekonomi/Economic
Profitabilitas Berdampak signifikan bagi
Profitability bisnis Perusahaan dan
pemangku kepentingan
√ √ -
Significant impact on the
Company's business and
stakeholders
Sertifikasi Berdampak signifikan bagi
Certification bisnis Perusahaan dan
pemangku kepentingan
√ √ -
Significant impact on the
Company's business and
stakeholders
Pelibatan Smallholder Berdampak signifikan bagi
Smallholder Involvement bisnis Perusahaan
√ √ -
Significant impact on the
Company's business
Ketertelusuran dan Rantai Pasokan Berdampak signifikan bagi
Traceability and Supply Chain bisnis Perusahaan dan
pemangku kepentingan
√ √ -
Significant impact on the
Company's business and
stakeholders
Keamanan Siber Berdampak signifikan bagi
Data and Information Security bisnis Perusahaan
√ √ -
Significant impact on the
Company's business
Tata Kelola Perusahaan, Etika, dan Berdampak signifikan bagi
Integritas bisnis Perusahaan
√ √ -
Corporate Governance, Ethics, and Significant impact on the
Integrity Company's business
Lingkungan Hidup/Environment
Pengelolaan Area Konservasi Berdampak signifikan bagi
Conservation Area Management keberlanjutan lingkungan
√ √ -
Significant impact on
environmental sustainability
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
65 Sustainability Report
Page 71
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Batasan/Boundary
Alasan Topik Ini Material
Topik Material/Material Topic Entitas Anak Di Luar Perusahaan
Why The Topic is Material FAP Agri
Subsidiary Outside the Company
Lingkungan Hidup/Environment
Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Berdampak signifikan bagi
(GRK) keberlanjutan lingkungan
√ √ -
Greenhouse Gas (GHG) Emission Significant impact on
Control environmental sustainability
Pencegahan Kebakaran Lahan Berdampak signifikan bagi
Landscape Fire Prevention keberlanjutan lingkungan dan
kesehatan
√ √ -
Significant impact on
environmental sustainability
and health
Pengelolaan Air Berdampak signifikan bagi
Water Management keberlanjutan lingkungan
√ √ -
Significant impact on
environmental sustainability
Pengelolaan Limbah Berdampak signifikan bagi
Waste Management keberlanjutan lingkungan
√ √ -
Significant impact on
environmental sustainability
Pengelolaan Penggunaan Pupuk, Berdampak signifikan bagi
Pestisida, dan Chemicals keberlanjutan lingkungan
√ √ -
Management of Fertilizers, Pesticides, Significant impact on
and Chemicals Use environmental sustainability
Manusia/Human
Hubungan Ketenagakerjaan dan Hak Berdampak signifikan bagi
Asasi Manusia karyawan
√ √ -
Labor Relations and Human Rights Significant impact on
employees
Pengelolaan Keselamatan dan Berdampak signifikan bagi
Kesehatan Kerja karyawan
√ √ -
Occupational Health and Safety Significant impact on
Management employees
Hak Wanita dan Anak, Keberagaman, Berdampak signifikan bagi
dan Inklusi karyawan
√ √ -
Women's and Children's Rights, Significant impact on
Diversity, and Inclusion employees
Retensi Pengembangan dan Pelatihan Berdampak signifikan bagi
Bakat karyawan
√ √ -
Talent Retention, Development and Significant impact on
Training employees
Komunitas Sosial/Social Community
Hak Komunitas Lokal dan Masyarakat Berdampak signifikan bagi
Adat (FPIC) masyarakat
√ √ -
(Free and Prior Informed Consent Significant impact on the
(FPIC) community
Pemberdayaan dan Hubungan Berdampak signifikan bagi
Komunitas masyarakat
√ √ -
Community Empowerment and Significant impact on the
Relations community
Pelibatan Pemangku Kepentingan Berdampak signifikan bagi
Stakeholder Engagement masyarakat
√ √ -
Significant impact on the
community
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
66
Page 72
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Materiality Matrix-FAP Agri 2024
10
FPIC GCG
9
Community
Women &
Engagement
Child
8
Profitability
Traceability
7
IMPORTANT TO EXTERNAL STAKEHOLDERS
Labor & Human Rights
Smallholder
Engagement
6 Cyber Sec
GHG OSH Conservation
5
Waste
Water Usage Talent
4 Certification
Fire Forest
3
2
Chemical
1
0
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
IMPORTANT TO FAP AGRI’S BUSINESS
Penetapan topik material dan batasan tersebut The determination of material topics and
telah mempertimbangkan distribusi topik yang boundaries reflects a comprehensive assessment
relevan dan dianggap penting oleh Perusahaan of issues relevant and significant to both the
dan pemangku kepentingan terkait praktik bisnis Company and its stakeholders, particularly in the
minyak sawit berkelanjutan. FAP Agri juga telah context of sustainable palm oil business practices.
mempertimbangkan seluruh dampak potensial, FAP Agri has evaluated all potential impacts—
baik positif maupun negatif, yang selanjutan both positive and negative—and categorized them
diklasifikasikan berdasarkan topik-topik prioritas based on priority and urgency for appropriate
dan ditindaklanjuti sesuai dengan tingkat urgensinya. follow-up actions.
Guna memastikan pengelolaan topik material dan To effectively manage material topics and their
dampaknya, FAP Agri telah menerapkan sistem associated impacts, FAP Agri has implemented
manajemen risiko sebagai upaya untuk melindungi a robust risk management system aimed at
kesinambungan usaha dalam jangka panjang safeguarding long-term business continuity while
sekaligus meminimalisir dampak negatif pada minimizing adverse effects on the Company’s
kinerja operasional dan bisnis Perusahaan.Selain operational and business performance.
itu, Direksi juga menerapkan prinsip kehati-hatian Additionally, the Board of Directors upholds the
dalam proses pengambilan keputusan dalam upaya precautionary principle in its decision-making
meminimalkan dampak negatif pada pelaksanaan processes, ensuring that potential negative
aktivitas bisnis dan operasional serta menjaga impacts are mitigated and risk levels remain
tingkat risiko tetap berada di level yang telah within the thresholds established by the Company.
ditetapkan Perusahaan.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
67 Sustainability Report
Page 73
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Periode dan Lingkup Laporan [2-2, 2-3, 2-4]
Report Period and Scope [2-2, 2-3, 2-4]
Laporan Keberlanjutan ini merupakan laporan This sustainability report is the fourth report
keempat yang diterbitkan oleh Perusahaan.Seluruh published by the Company. All information in this
informasi dalam laporan ini disajikan dalam 2 report is presented in 2 (two) languages, namely
(dua) bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Indonesian and English. Stakeholders are able
Inggris. Para pemangku kepentingan dapat melihat to access and download the report through the
dan mengunduh Laporan ini melalui situs resmi Company's official website at www.fap-agri.com.
Perusahaan dengan alamat www.fap-agri.com.
Laporan ini memuat data dan informasi terkait This report presents data and information on
pelaksanaan kinerja, kebijakan, strategi, inisiatif, the Company's performance, policies, strategies,
serta dampak kegiatan operasional perusahaan yang initiatives, and the impacts of its operational
sesuai dengan prinsip-prinsip bisnis berkelanjutan. activities, aligned with the principles of
Lingkup informasi yang tersaji dalam Laporan ini sustainable business. The scope of the information
berasal dari data ekonomi, lingkungan, dan sosial encompasses economic, environmental, and social
yang dimiliki oleh Perusahaan dan entitas anaknya data from the Company and its subsidiaries for
selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2024, the reporting period of January 1 to December 31,
sebagaimana entitas yang tercantum dalam Laporan 2024, based on entities included in the Company’s
Keuangan Konsolidasi Perusahaan yang telah Consolidated Financial Statements, which have
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik. Dalam laporan been audited by an independent Public Accounting
ini, tidak terdapat penyajian ulang (restatement) Firm. Notably, this report includes no restatements
dan perubahan signifikan atas informasi di tahun or significant changes to the information disclosed
sebelumnya. in the previous year.
Penyusunan Laporan ini menggunakan acuan The preparation of this report adheres to the
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor Financial Services Authority (OJK) Regulation
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Number 51/POJK.03/2017 on the Implementation
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, of Sustainable Finance for Financial Services
dan Perusahaan Publik sebagai bentuk kepatuhan Institutions, Issuers, and Public Companies,
Perusahaan terhadap regulasi yang berlaku. Selain demonstrating the Company's compliance with
itu, Perusahaan juga merujuk pada Standar Global applicable regulations. Additionally, the report
Reporting Initiative (GRI) yang dikeluarkan oleh references the Global Reporting Initiative (GRI)
Global Sustainability Standards Board (GSSB) Standards issued by the Global Sustainability
dalam rangka memberikan nilai tambah pada Standards Board (GSSB) to enhance the value and
pengungkapan informasi dalam Laporan ini. transparency of its disclosures.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
68
Page 74
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
Sustainability Governance
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
69 Sustainability Report
Page 75
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk
05 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
70
Page 76
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Prinsip Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Implementation Principles of Corporate Governance
Bagi Perusahaan, pengelolaan bisnis yang For FAP Agri, sustainable business management is
berkelanjutan memiliki peranan penting dalam a cornerstone of achieving its objectives: creating
mewujudkan tujuan perusahaan, yaitu menciptakan profit, driving growth, and ensuring long-term
keuntungan, pertumbuhan yang terus meningkat, business continuity. To support this approach, the
dan menjaga keberlangsungan usaha. Dalam upaya consistent and holistic implementation of Good
mendukung pengelolaan tersebut, diperlukan Corporate Governance (GCG) across all business
penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good lines is imperative.
Corporate Governance/GCG) secara konsisten dan
holistik di seluruh lini bisnis.
GCG merupakan suatu sistem, proses, struktur, GCG is a system, process, structure, mechanism
mekanisme, dan peraturan yang dirancang untuk and regulation designed to regulate, direct and
mengatur, mengarahkan, dan mengendalikan control the management of a company in order
pengelolaan perusahaan dalam rangka menciptakan to create a good relationship between a company
hubungan yang baik antara perusahaan dan para and its stakeholders. This framework fosters
pemangku kepentingan. Hubungan yang harmonis harmonious relationships with stakeholders,
tersebut akan memunculkan kepercayaan dari building trust and contributing to sustainable
pemangku kepentingan, yang berdampak positif business growth over the long term.
bagi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.
Pengelolaan perusahaan yang sesuai dengan praktik The Company’s adherence to GCG practices is
GCG tercermin dari implementasi prinsip-prinsip demonstrated through the consistent application
GCG, yang terdiri dari: of its core principles:
1. Transparansi 1. Transparency
Pengelolaan informasi dilakukan oleh Perusahaan Information management is carried out by the
secara transparansi untuk memastikan bahwa Company in a transparent manner to ensure
setiap pemangku kepentingan mendapatkan akses that every stakeholder has access to important,
terhadap informasi yang penting, material, dan material and useful information;
berguna;
2. Akuntabilitas 2. Accountability
Perusahaan senantiasa memastikan kejelasan The Company ensures the clarity of functions,
fungsi, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban tata implementation, and accountability of its
kelola Perusahaan maupun karyawan sehingga governance and employees to ensure that the
pengelolaan perusahaan dapat dilaksanakan secara management of the company can be carried out
efektif dalam mencapai tujuannya; effectively in achieving its goals;
3. Pertanggungjawaban 3. Responsibility
Kegiatan usaha Perusahaan senantiasa dilaksanakan The Company's business activities are carried out
sejalan dengan peraturan perundang-undangan in line with the laws and regulations through the
melalui prinsip pengelolaan korporasi yang sehat principles of sound corporate management and its
dan implementasinya tidak bertentangan dengan implementation does not conflict with the public
kepentingan publik; interest;
4. Independensi 4. Independence
Perusahaan senantiasa menjalankan usahanya The Company conducts its business professionally
secara profesional serta menghindari benturan and avoids conflict of interest and pressure
kepentingan dan tekanan dari pihak manapun yang from any party that is not in accordance with
tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan the prevailing laws and regulations and sound
yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang corporate principles; and
sehat; dan
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
71 Sustainability Report
Page 77
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
5. Kewajaran 5. Fairness
Hubungan Perusahaan dengan pemangku The Company's relationship with stakeholders is
kepentingan dilandaskan atas kesetaraan dan based on equality and fairness in respecting the
kewajaran dalam menghormati hak-hak setiap rights of each shareholder and other stakeholders.
pemegang saham dan pemangku kepentingan This can be achieved with an approach to
lainnya. Hal tersebut dapat dicapai dengan compliance with applicable laws and regulations.
pendekatan pada kepatuhan terhadap peraturan-
peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku.
Implementasi GCG di Perusahaan juga dilakukan The implementation of GCG in the Company is also
dengan mengacu pada peraturan ketenagakerjaan carried out with reference to labor regulations and
dan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, sustainable development principles, including:
antara lain sebagai berikut:
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 1. Law of the Republic of Indonesia No. 40 Year
Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas. 2007 concerning Limited Liability Companies.
2. Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang 2. OJK Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau concerning the Form and Content of the
Perusahaan Publik. Annual Report of Issuers or Public Companies.
3. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia 3. General Guidelines for Indonesian Corporate
(PUGKI) dari Komite Nasional Kebijakan Governance (PUGKI) from the National
Governansi (KNKG). Committee on Governance Policy (KNKG).
4. Kode Etik di lingkungan Perusahaan. 4. The Company’s Code of Conduct.
Sebagai wujud komitmen dalam As part of its commitment to sustainability
mengimplementasikan tata kelola keberlanjutan, governance, FAP Agri focuses on:
FAP Agri mewujudkannya dengan cara:
1. Meningkatkan nilai Perusahaan dengan 1. Increasing the Company’s value by
memperkuat prinsip-prinsip keterbukaan, strengthening the principles of openness,
akuntabilitas, kepercayaan, tanggung jawab, accountability, trust, responsibility, and
dan keadilan, agar Perusahaan memiliki daya fairness to enhance the Company’s
saing yang kokoh. competitiveness.
2. Mendorong pengelolaan Perusahaan 2. Encouraging professional, transparent, and
yang profesional, transparan, dan efisien, efficient management of the Company, as well
serta memberdayakan fungsi-fungsi dan as empowering the functions and increasing
meningkatkan kemandirian organ-organ the independence of the Company's organs.
Perusahaan.
3. Mendorong organ-organ Perusahaan untuk 3. Promoting ethical decision-making and
membuat keputusan dan melaksanakan adherence to high moral values, integrity,
tindakannya yang didasari oleh nilai moral, and compliance with applicable laws and
etika, dan integritas yang tinggi, serta mematuhi regulations among the Company’s organs.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Struktur Tata Kelola Keberlanjutan
[2-10, 2-11, 2-12, 2-13, 2-14, 2-16, 2-18] [E.1]
Sustainability Governance Structure
[2-10, 2-11, 2-12, 2-13, 2-14, 2-16, 2-18] [E.1]
Dalam upaya memastikan terwujudnya pengelolaan In an effort to ensure the realization of sustainable
bisnis yang berkelanjutan, maka perlu dibentuk business management, it is necessary to establish
organ tata kelola keberlanjutan. a sustainability governance organ.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
72
Page 78
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Badan Tata Kelola Tertinggi dan Komitenya Highest Governance Body and Committees
Organ utama Perusahaan meliputi Rapat Umum The main organs of the Company include the
Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan General Meeting of Shareholders (GMS), the Board
Direksi, yang masing-masing memiliki wewenang of Commissioners, and the Board of Directors, each
dan tanggung jawab yang jelas sesuai dengan of which has clear authority and responsibility in
fungsinya, sebagaimana diatur dalam Anggaran accordance with its function, as stipulated in the
Dasar serta peraturan perundang-undangan yang Articles of Association and applicable laws and
berlaku. regulations.
1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 1. General Meeting of Shareholders (GMS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
organ utama dalam struktur tata kelola perusahaan main organ in the corporate governance structure
yang memiliki kewenangan eksklusif yang tidak with exclusive authority that cannot be delegated
dapat dialihkan kepada Dewan Komisaris maupun to the Board of Commissioners or the Board of
Direksi, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Directors, in accordance with the provisions of
dan/atau Anggaran Dasar. Wewenang RUPS meliputi the Law and/or the Articles of Association. The
pengangkatan dan pemberhentian Dewan Komisaris authority of the GMS includes the appointment
serta Direksi, evaluasi kinerja keduanya, penetapan and dismissal of the Board of Commissioners
remunerasi untuk Dewan Komisaris dan Direksi, and Directors, evaluation of their performance,
persetujuan laporan tahunan termasuk pengesahan determination of remuneration for the Board of
laporan keuangan tahunan, penentuan alokasi Commissioners and Directors, approval of the
penggunaan laba, penunjukan akuntan publik, annual report including ratification of the annual
persetujuan perubahan Anggaran Dasar, serta financial statements, determination of profit
pengambilan keputusan terkait aksi korporasi yang allocation, appointment of a public accountant,
memerlukan persetujuan RUPS sebagaimana diatur approval of amendments to the Articles of
dalam Anggaran Dasar. Association, and decision making related to
corporate actions that require GMS approval as
stipulated in the Articles of Association.
2. Dewan Komisaris 2. Board of Commissioners
Dewan Komisaris merupakan salah satu organ The Board of Commissioners is one of the main
utama dalam struktur tata kelola perusahaan organs in the corporate governance (GCG) structure
(GCG) yang bertanggung jawab secara kolektif collectively responsible for conducting general
untuk melakukan pengawasan umum maupun and special supervision of the management of the
khusus terhadap pengelolaan Perusahaan oleh Company by the Board of Directors. In accordance
Direksi. Sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran with the provisions of the Articles of Association
Dasar dan peraturan perundang-undangan yang and prevailing laws and regulations, the Board
berlaku, Dewan Komisaris juga memberikan of Commissioners also provides direction, advice
arahan, nasihat, serta rekomendasi kepada Direksi and recommendations to the Board of Directors
terkait implementasi strategi, rencana bisnis, dan regarding the implementation of strategies,
penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan. business plans and the application of corporate
governance principles.
3. Direksi 3. Board of Directors
Direksi adalah organ utama dalam struktur tata The Board of Directors is the main organ in the
kelola perusahaan yang bertugas merumuskan corporate governance structure tasked with
sasaran dan strategi bisnis, memimpin pelaksanaan formulating business goals and strategies, leading
kebijakan strategis, serta mengevaluasi the implementation of strategic policies, and
implementasinya secara berkala. Direksi bertanggung periodically evaluating their implementation. The
jawab menyampaikan laporan kinerja, pencapaian Board of Directors is responsible for submitting
target, dan permasalahan strategis kepada Dewan performance reports, target achievements, and
Komisaris. Selain itu, Direksi memiliki tanggung strategic issues to the Board of Commissioners.
jawab kolektif untuk mengelola Perusahaan demi In addition, the Board of Directors has a collective
kepentingan dan tujuan perusahaan, sesuai dengan responsibility to manage the Company for the
ketentuan dalam Anggaran Dasar serta peraturan interests and objectives of the Company in
perundang-undangan yang berlaku. accordance with the provisions in the Articles of
Association and applicable laws and regulations.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
73 Sustainability Report
Page 79
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
4. Komite Audit 4. Audit Committee
Komite Audit menjalankan tugasnya berdasarkan The Audit Committee performs its duties according
Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang to OJK Regulation No. 55/POJK.04/2015 concerning
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja the Establishment and Implementation Guidance
Komite Audit. Komite ini bertugas mendukung of the Audit Committee. The Committee is tasked
Dewan Komisaris dalam memastikan penerapan with supporting the Board of Commissioners in
tata kelola perusahaan yang baik, mengevaluasi ensuring the implementation of good corporate
efektivitas sistem pengendalian internal, governance, evaluating the effectiveness of the
meningkatkan transparansi dan kualitas pelaporan internal control system, improving the transparency
keuangan, serta meninjau ruang lingkup, akurasi, and quality of financial reporting, and reviewing
independensi, dan objektivitas akuntan publik yang the scope, accuracy, independence and objectivity
ditunjuk. of the appointed public accountant.
5. Fungsi Nominasi dan Remunerasi 5. Nomination and Remuneration Function
Berdasarkan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 In compliance with OJK Regulation No. 34/
tentang Komite Nominasi dan Remunerasi, POJK.04/2014 concerning Nomination and
perusahaan publik diwajibkan untuk memiliki Remuneration Committee, public companies are
fungsi nominasi dan remunerasi. FAP Agri mematuhi required to have a nomination and remuneration
ketentuan tersebut dengan melaksanakan fungsi function. FAP Agri implements a nomination and
nominasi dan remunerasi yang dikelola oleh Dewan remuneration function managed by the Board of
Komisaris. Fungsi ini mencakup pengelolaan Commissioners. This function includes managing
kebijakan terkait pengangkatan, evaluasi kinerja, policies related to the appointment, performance
dan penentuan remunerasi bagi anggota Dewan evaluation, and determination of remuneration for
Komisaris, Direksi, serta eksekutif perusahaan members of the Board of Commissioners, Board of
lainnya. Directors, and other company executives.
Unit Penanggung Jawab Pelaksanaan Unit in Charge of Sustainability
Keberlanjutan Implementation
Perusahaan juga telah membentuk struktur yang The Company has established a dedicated structure
bertanggung jawab atas keberlanjutan untuk to oversee sustainability efforts, ensuring the
mengelola kinerja dalam isu-isu lingkungan, sosial, effective management of environmental, social,
dan tata kelola, termasuk perubahan iklim. Melalui and governance (ESG) issues, including climate
struktur ini, Perusahaan berkomitmen untuk bekerja change. Through this framework, the Company is
sama dengan seluruh pemangku kepentingan committed to collaborating with all stakeholders to
dalam menjalankan kegiatan operasional yang lebih implement operations that prioritize sustainability,
berfokus pada keberlanjutan, dengan memberikan delivering optimal benefits across economic,
manfaat optimal khususnya dalam aspek ekonomi, social, and environmental aspects.
sosial, dan lingkungan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
74
Page 80
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
CEO
SUSTAINABILITY HEAD
Environment & Occupational Safety Healh &
Field Sustainability Specialist
Compliance Section Fire Management
Conservation
Environment
Certification
Berdasarkan struktur di atas, Direktur Utama Under the above structure, the President Director
bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan is responsible for overseeing the implementation
keberlanjutan serta menerima pembaruan dan of sustainability activities, receiving updates,
mengawasi isu-isu keberlanjutan dari Kepala and addressing sustainability issues presented
Keberlanjutan. Isu-isu keberlanjutan dibahas by the Head of Sustainability. These issues are
dalam pertemuan manajemen senior yang dihadiri discussed in senior management meetings,
oleh perwakilan dari semua fungsi operasional which are attended by representatives from all
Perusahaan. Tanggung jawab sehari-hari terkait operational functions of the Company. Day-to-day
penerapan dan strategi keberlanjutan didelegasikan responsibilities for implementing sustainability
kepada Kepala Departemen yang melapor langsung strategies are delegated to Department Heads,
kepada Direktur Utama dan didukung oleh tim ahli who report directly to the President Director and
yang berkompeten dan berpengalaman. are supported by a team of skilled and experienced
experts.
Pengawasan terhadap implementasi topik The oversight of sustainability topics is
keberlanjutan dilakukan secara sistematis melalui systematically managed through a structured
sistem manajemen yang mencakup penetapan Key management system, which includes assigning
Performance Indicators (KPI) kepada manajemen Key Performance Indicators (KPIs) to relevant
senior yang relevan. Di tingkat operasional, senior management. At the operational level,
pengawasan tetap dilakukan dan dilaporkan kepada oversight is conducted and reported to the Head
Kepala Keberlanjutan, termasuk terkait dengan of Sustainability, including in relation to landscape
kejadian kebakaran lahan, kecelakaan kerja, konflik fires, work accidents, social conflicts, and other
sosial, dan isu-isu keberlanjutan lainnya. sustainability issues.
Dalam rangka memastikan implementasi nilai- To ensure the effective implementation of
nilai keberlanjutan, Perusahaan juga memperkuat sustainability principles, the Company also
organisasi entitas anak dengan para asisten yang strengthens its subsidiaries by appointing
memiliki kompetensi dan latar belakang pendidikan Sustainability Specialists—professionals with
yang memadai untuk memastikan keberlanjutan the necessary expertise and qualifications.
dapat diterapkan dengan tepat (Sustainability This management system is further supported
Specialist). Sistem manajemen ini dikembangkan by the establishment of Standard Operating
dengan membangun prosedur (SOP) sebagai Procedures (SOPs) as organizational guidelines
panduan organisasi dalam menerapkan praktik for implementing sustainability practices. These
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
75 Sustainability Report
Page 81
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
keberlanjutan di lapangan, yang mengikat seluruh SOPs are binding for all Company components,
komponen perusahaan untuk mengikutinya, seperti covering areas such as herbicide application, fire
prosedur perawatan tanaman menggunakan prevention, conservation area management, and
herbisida, prosedur pencegahan kebakaran, other sustainability initiatives.
pengelolaan area konservasi, dan lain-lain.
Benturan Kepentingan [2-15]
Conflict of Interest [2-15]
FAP Agri telah menetapkan Kode Etik yang mencakup FAP Agri has established a Code of Conduct
pengaturan mengenai Tata Kelola Benturan that includes provisions for managing conflicts
Kepentingan. Perusahaan senantiasa mendorong of interest. The Company consistently promotes
penerapan Kode Etik ini agar setiap individu di the adherence to this Code to ensure that all
lingkungan Perusahaan dapat menjalankan tugas individuals within the organization perform their
dan tanggung jawabnya dengan profesionalisme duties with professionalism and uphold high
dan menjunjung tinggi etika. ethical standards.
Berikut ini adalah pengungkapan rangkap jabatan The disclosure of concurrent positions held by
Dewan Komisaris dan Direksi selaku Badan Tata members of the Board of Commissioners and the
Kelola Tertinggi Perusahaan: Board of Directors, as the highest governance
bodies of the Company, is provided below:
Badan Tata Kelola Jabatan Rangkap Jabatan
Nama/Name
Governance Body Position Concurrent Position
Dewan Komisaris Donny Komisaris Utama Direktur di Anak Perusahaan (PT Borneo
Board of Commissioners President Bhakti Sejahtera, PT Marsam Citra
Commissioner Adiperkasa, PT Setia Agro Utama,
PT Ketapang Hijau Lestari, PT Karangjuang
Hijaulestari, PT Bhumi Simanggaris Indah,
PT Tirta Madu Sawit Jaya, PT Bulungan
Hijau Perkasa, PT Riau Agung Karya
Abadi).
Director of subsidiaries (PT Borneo Bhakti
Sejahtera, PT Marsam Citra Adiperkasa,
PT Setia Agro Utama, PT Ketapang Hijau
Lestari, PT Karangjuang Hijaulestari, PT
Bhumi Simanggaris Indah, PT Tirta Madu
Sawit Jaya, PT Bulungan Hijau Perkasa,
PT Riau Agung Karya Abadi).
Muhamad Salim Komisaris Komisaris Independen di PT Waskita
Independen Karya (Persero) Tbk.
Independent Independent Commissioner at
Commissioner PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Direksi Ricky Tjandra Direktur Utama Direktur Utama di Anak Perusahaan
Board of Directors President Director (PT Borneo Bhakti Sejahtera, PT Marsam
Citra Adiperkasa, PT Setia Agro Utama,
PT Ketapang Hijau Lestari, PT Karangjuang
Hijaulestari, PT Bhumi Simanggaris Indah,
PT Tirta Madu Sawit Jaya, PT Bulungan
Hijau Perkasa).
President Director of subsidiaries
(PT Borneo Bhakti Sejahtera, PT Marsam
Citra Adiperkasa, PT Setia Agro Utama,
PT Ketapang Hijau Lestari, PT
Karangjuang Hijaulestari, PT Bhumi
Simanggaris Indah, PT Tirta Madu Sawit
Jaya, PT Bulungan Hijau Perkasa).
Ali Imran Direktur Tidak memiliki rangkap jabatan.
Director Holds no concurrent positions.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
76
Page 82
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Program Pengembangan Kompetensi
Organ Tata Kelola Keberlanjutan [2-17] [E.2]
Competency Development Program of
Sustainability Governance Organs [2-17] [E.2]
Dalam upaya mendukung tercapainya pembangunan In support of achieving sustainable development,
berkelanjutan, maka organ tata kelola keberlanjutan the governance bodies responsible for sustainability
perlu memiliki kompetensi dan perkembangan must be equipped with the latest competencies
terkini mengenai pengelolaan isu-isu keberlanjutan, and knowledge regarding the management
meliputi isu ekonomi, lingkungan, dan sosial. of sustainability issues, including economic,
Untuk kepentingan tersebut, maka Perusahaan environmental, and social matters. To this end,
memberikan program-program pengembangan the Company offers competency development
kompetensi bagi organ tata kelola berkelanjutan. programs for its sustainability governance bodies.
Berikut ini merupakan program pengembangan The following are the competency development
kompetensi yang diikuti oleh organ tata kelola programs attended by the Company's sustainability
keberlanjutan Perusahaan selama tahun 2024: governance bodies in 2024:
Jumlah Karyawan yang Rata-Rata Jam
Memperoleh Pelatihan Jam Pelatihan Pelatihan Karyawan
No. Uraian/Description
Number of Employees Training Hours Average Employee
Receiving Training Training Hours
Pimpinan Keberlanjutan/Sustainability Leadership
1 Indonesia Social Investment Forum (ISIF 2024) 1 orang/people 8 jam/hours 8
Lingkungan Hidup/Environment
Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air
2 1 orang/people 24 jam/hours 24
Limbah (POPAL)
Penanggung Jawab Operasional Instalasi
3 1 orang/people 24 jam/hours 24
Pengendalian Pencemaran Udara (POIPPU)
Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air
4 2 orang/people 24 jam/hours 12
(PPPA)
Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran
5 2 orang/people 24 jam/hours 12
Udara (PPPU)
Konservasi/Conservation
6 Training HCV-HCS Integrated ALS Lead Assessor 1 orang/people 45 jam/hours 45
Sertifikasi/Certification
7 Sertifikasi ISPO Supply Chain 3 orang/people 8 jam/hours 2,33
8 Auditor ISPO 2 orang/people 40 jam/hours 20
9 Green Gold Label 13 orang/people 8 jam/hours 2,33
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)/Occupational Safety and Health (OHS)
10 Pelatihan 5 R 2 orang/people 14 jam/hours 7
Workshop
11 Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) 1 orang/people 40 jam/hours 40
12 ISCC Stakeholder Meeting 4 orang/people 8 jam/hours 2
Pemantauan Deforestasi dan Perhitungan Gas
13 1 orang/people 8 jam/hours 8
Rumah Kaca
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
77 Sustainability Report
Page 83
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola Tertinggi [2-18]
Performance Assessment of Highest Governance Body [2-18]
Penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris The performance assessment of the members
dan Direksi dilakukan oleh Pemegang Saham of the Board of Commissioners and Directors is
dalam RUPS tahunan. Dalam RUPS Tahunan, conducted by the Shareholders in the annual GMS.
Dewan Komisaris menyampaikan laporan tugas At the Annual GMS, the Board of Commissioners
pengawasan serta memberikan penilaian terhadap submits a report on its supervisory duties
kinerja Direksi dalam mengelola dan mengurus and evaluates the performance of the Board
Perusahaan selama tahun buku. Sementara itu, of Directors in managing and overseeing the
Direksi melaporkan kinerja Perusahaan yang Company during the financial year. The Board of
tercantum dalam Laporan Tahunan. Berdasarkan Directors reports on the Company's performance
laporan tersebut, RUPS memberikan pembebasan as outlined in the Annual Report. Based on the
dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit report, the GMS grants full release and discharge
et de charge) kepada Dewan Komisaris dan Direksi of responsibility (acquit et de charge) to the
atas pengawasan dan pengurusan yang dilakukan, Board of Commissioners and the Directors for the
dengan syarat pertanggungjawaban mereka selama supervision and management, contingent upon
tahun buku diterima. the acceptance of their accountability for the
financial year.
Selain itu, Dewan Komisaris juga dibantu oleh In addition, the Board of Commissioners is
Komite Audit dalam menjalankan fungsi pengawasan supported by the Audit Committee in fulfilling its
Perusahaan. Dalam hal ini, Dewan Komisaris memiliki supervisory function. In this regard, the Board of
kewenangan untuk mengevaluasi kinerja Komite Commissioners holds the authority to evaluate the
Audit. Berdasarkan penilaian tersebut, Dewan performance of the Audit Committee. Based on this
Komisaris menyatakan bahwa Komite Audit telah evaluation, the Board of Commissioners confirms
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai that the Audit Committee has effectively carried
dengan Piagam Komite Audit, termasuk memberikan out its duties and responsibilities in accordance
dukungan dalam proses telaah terhadap tindakan with the Audit Committee Charter, including
Direksi yang memerlukan tanggapan, rekomendasi, providing valuable support in reviewing actions
atau persetujuan dari Dewan Komisaris. of the Board of Directors that required response,
recommendation, or approval from the Board of
Commissioners.
Kebijakan Remunerasi [2-19, 2-20, 2-21]
Remuneration Policy [2-19, 2-20, 2-21]
Pemegang Saham menetapkan remunerasi bagi Shareholders determine the remuneration for the
Dewan Komisaris dan Direksi melalui mekanisme Board of Commissioners and Directors through
RUPS. Sesuai dengan ketentuan dalam POJK No. the GMS mechanism. In accordance with the
34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan provisions in POJK No. 34/POJK.04/2014 concerning
Remunerasi, Dewan Komisaris melaksanakan the Nomination and Remuneration Committee, the
fungsi nominasi dan remunerasi dengan mengikuti Board of Commissioners carries out the nomination
prosedur yang telah ditetapkan dalam menyusun and remuneration function by following established
usulan remunerasi. Dewan Komisaris melakukan procedures in preparing remuneration proposals.
kajian terhadap struktur dan jumlah remunerasi The Board of Commissioners reviews the structure
yang diterima oleh anggota Dewan Komisaris dan and amount of remuneration received by members
Direksi pada tahun berjalan. of the Board of Commissioners and Directors in the
financial year.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
78
Page 84
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Dewan Komisaris juga melakukan penilaian terhadap In determining remuneration, the Board of
beberapa aspek dalam menentukan remunerasi Commissioners takes into account several factors,
bagi Dewan Komisaris, termasuk perbandingan including a comparison of the remuneration for
remunerasi untuk posisi tersebut dalam industri similar positions in industries relevant to the
yang relevan dengan Perusahaan serta partisipasi Company, as well as the participation of each
setiap Komisaris dalam komite-komite yang berada Commissioner in committees under the Board of
di bawah Dewan Komisaris. Commissioners.
Adapun aspek lain yang ditelaah oleh Dewan Other aspects reviewed by the Board of
Komisaris antara lain: Commissioners include:
1. Pencapaian indikator kinerja keuangan dan 1. The achievement of financial and non-
non-keuangan Direksi, seperti kepemimpinan financial performance indicators of the Board
dalam mengembangkan dan meningkatkan of Directors, such as leadership in developing
struktur internal serta organisasi Perusahaan and improving the internal structure and
dan Anak Perusahaan, serta kontribusinya organization of the Company and its
dalam membantu Perusahaan mencapai tujuan subsidiaries, as well as its contribution toward
strategis; helping the Company achieve its strategic
objectives;
2. Kinerja individu, yang didasarkan pada penilaian 2. Individual performance, based on self-
mandiri (self-assessment) Direksi. assessments conducted by the Directors.
3. Perbandingan dengan kompensasi yang 3. A comparison with compensation provided by
diberikan oleh perusahaan sejenis. similar companies.
Struktur remunerasi yang diberikan kepada anggota The remuneration structure provided to members of
Dewan Komisaris dan Direksi meliputi honorarium/ the Board of Commissioners and Directors includes
gaji, bonus, dan tunjangan. Pada tahun 2024, total honorarium/salary, bonuses, and allowances.
remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris In 2024, the total remuneration received by the
dan Direksi adalah sebesar Rp10.588.517.823. Board of Commissioners and Board of Directors
amounted to Rp10,588,517,823.
Manajemen Risiko dan Prinsip Kehati-hatian [2-23, 2-24] [E.3]
Risk Management and Precautionary Principles [2-23, 2-24] [E.3]
FAP Agri mengintegrasikan manajemen risiko ke FAP Agri integrates risk management across all its
dalam seluruh operasinya untuk memastikan operations to ensure long-term business continuity
kelangsungan bisnis dalam jangka panjang dan and minimize the negative impact on operational
mengurangi dampak negatif dari kinerja operasional and financial performance. The risk management
dan keuangan. Proses manajemen risiko mencakup process encompasses the identification,
identifikasi, pemantauan, pengendalian, dan monitoring, control, and management of risks
pengelolaan risiko yang dilakukan secara on an ongoing basis, aimed at achieving the
berkelanjutan untuk membantu mencapai tujuan Company's objectives and targets.
dan target Perusahaan.
Untuk membangun budaya risiko yang kokoh, To foster a strong risk culture, the Company's
pengelolaan risiko perusahaan terus diperkuat. risk management practices are continually
Direksi juga menerapkan prinsip kehati-hatian strengthened. The Board of Directors also applies
dalam pengambilan keputusan untuk mengelola the precautionary principle in decision-making to
ketidakpastian dan mencegah dampak negatif mitigate uncertainty and prevent negative impacts
terhadap pencapaian kinerja. Selain itu, perusahaan on performance. Additionally, the Company ensures
menjaga tingkat risiko sesuai dengan standar yang that risk levels are maintained in accordance with
telah ditetapkan. established standards.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
79 Sustainability Report
Page 85
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
FAP Agri senantiasa menjaga kepercayaan pemangku FAP Agri is committed to maintaining stakeholder
kepentingan dan mematuhi ketentuan regulator trust and complying with regulatory requirements
dalam menjalankan operasionalnya. FAP Agri telah in all its operations. The Company has identified
mengidentifikasi berbagai jenis risiko yang dihadapi, various types of risks, which are systematically
yang kemudian dikelola dan dipantau secara managed and monitored on an ongoing basis
berkesinambungan untuk mendukung kelancaran to support the smooth running of its business
kegiatan bisnis. activities.
Risiko/Risk Dampak/Impact Mitigasi/Mitigation
Ekonomi/Economy
Fluktuasi harga CPO secara global. Kinerja finansial Meningkatkan efisiensi biaya
Fluctuations in global CPO prices. Financial performance produksi dan mengurangi
sumber biaya yang tidak
esensial.
Improving production cost
efficiency and reducing
non-essential cost sources.
Fluktuasi nilai tukar mata uang. Volume produksi Meningkatkan efisiensi biaya
Fluctuations in currency exchange rates. Production volume produksi dan mengurangi
sumber biaya yang tidak
esensial.
Improving production cost
efficiency and reducing non-
essential cost sources.
Fluktuasi pasokan TBS dari pihak ketiga. Volume produksi. Mengembangkan dan
Fluctuation in FFB supply from third parties. Production volume. meningkatkan kualitas program
kemitraan serta menjalin kerja
sama jangka panjang.
Developing and improving of the
quality of partnership programs
and establishing long-term
cooperation.
Produktivitas tanaman sawit yang turun dan tidak merata. Peningkatan jumlah konflik Meningkatkan produktivitas
Decreased and uneven productivity of oil palms. yang berpotensi mengganggu tanaman melalui penanaman
kelancaran kegiatan varietas baru yang lebih unggul
operasional. menggunakan teknik agronomi
Increase in the number of yang telah dikembangkan.
conflicts with the potential to Increasing crop productivity
disrupt the smooth running of by planting new and improved
operational activities. varieties using developed
agronomic techniques.
Sosial/Social
Tekanan inflasi ekonomi dan pertumbuhan populasi Peningkatan jumlah konflik Memantau, merespons, dan
yang sering kali disertai dengan kelangkaan sumber daya yang berpotensi mengganggu mengidentifikasi kebutuhan
ekonomi. kelancaran kegiatan masyarakat melalui program-
Economic inflationary pressures and population growth operasional. program pemberdayaan
often accompanied by scarcity of economic resources. Increase in the number of ekonomi yang disesuaikan
conflicts with the potential to dengan potensi lokal (Income
disrupt the smooth running of Generating Activity).
operational activities. Monitoring, responding and
identifying community needs
through economic empowerment
programs tailored to local
potential (Income Generating
Activity).
Program CSR yang belum tersebar secara merata. Peningkatan jumlah konflik Melibatkan masyarakat secara
Unevenly distributed CSR programs. yang berpotensi mengganggu lebih luas serta mengevaluasi
kelancaran kegiatan program dan anggaran
operasional. kebutuhan CSR secara berkala.
Increase in the number of Engaging the community
conflicts with the potential to more broadly and periodically
disrupt the smooth running of evaluating CSR programs and
operational activities budget requirements.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
80
Page 86
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Risiko/Risk Dampak/Impact Mitigasi/Mitigation
Sosial/Social
Kemungkinan terjadinya konflik dengan masyarakat adat Peningkatan konflik terkait • Melaksanakan pendekatan
terkait hak penguasaan atas lahan (Masyarakat Hukum kepemilikan lahan yang dipicu sosial baik secara formal
Adat). oleh sentimen dari Masyarakat maupun informal terkait
Potential conflicts with indigenous communities over land Hukum Adat. penetapan batas konsesi.
tenure rights. Increased conflicts over • Menata, mendigitalisasi, dan
land ownership triggered by menyusun secara elektronik
sentiments from Indigenous seluruh dokumen terkait
Peoples. ganti rugi lahan (tenurial
lahan).
• Carrying out both formal and
informal social engagement
related to concession
boundary demarcation.
• Organizing, digitizing and
electronically compiling all
documents related to land
compensation (land tenure).
Lingkungan Hidup/Environment
Pencemaran limbah pabrik. Kerusakan lingkungan, • Mengelola dan memanfaatkan
Factory waste pollution. tuntutan hukum, serta limbah sesuai dengan
gangguan terhadap operasional peraturan yang berlaku.
akibat klaim atau tuntutan • Mengembangkan inovasi
dari masyarakat. untuk pemanfaatan limbah
Environmental damage, serta mengoptimalkan
lawsuits, and disruption to penerapan ekonomi sirkular
operations due to claims or dari limbah yang dihasilkan.
demands from communities. • Managing and utilizing waste
in accordance with applicable
regulations.
• Developing innovations
for waste utilization and
optimizing the application
of circular economy from the
waste generated.
Penebangan hutan di area konservasi oleh masyarakat Kehilangan keanekaragaman • Mensosialisasikan keberadaan
dan/atau kontraktor. hayati, dampak negatif dan manfaat lahan konservasi
Logging in conservation areas by communities and/or terhadap reputasi perusahaan, bagi Perusahaan dan
contractors. dan kerusakan pada masyarakat.
lingkungan. • Mengedukasi masyarakat
Loss of biodiversity, negative tentang batas-batas
impact on Company demarkasi terluar area
reputation, and damage to the konservasi.
environment. • Melakukan implementasi
teknologi pemantauan digital
dan menjalankan program
kolaborasi pengelolaan hutan
bersama masyarakat.
• Conducting familiarization of
the existence and benefits
of conservation land for the
Company and the community.
• Educating the community
on the outer demarcation
boundaries of conservation
areas.
• Implementing digital
monitoring technology and
running collaborative forest
management programs with
communities.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
81 Sustainability Report
Page 87
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Risiko/Risk Dampak/Impact Mitigasi/Mitigation
Lingkungan Hidup/Environment
Peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK) akibat kegiatan Perubahan iklim. • Melakukan penelitian untuk
operasional. Climate change. mengeksplorasi potensi
Increased greenhouse gas (GHG) emissions due to penggunaan teknologi terbaru
operational activities. yang lebih efisien.
• Menerapkan sistem
pengelolaan hama
terpadu (integrated pest
management).
• Memanfaatkan cangkang dan
serabut sebagai bahan bakar
boiler di pabrik.
• Mengoptimalkan penggunaan
pupuk cair hasil pengolahan
limbah sebagai pengganti
pupuk kimia.
• Conducting research to
explore the potential use
of newer, more efficient
technologies.
• Implementing an integrated
pest management system.
• Utilizing shells and fibers as
boiler fuel in factories.
• Optimizing the use of
liquid fertilizer from waste
treatment as a substitute for
chemical fertilizers.
Kebakaran hutan dan lahan di dalam maupun sekitar area Kerusakan lingkungan, • Mengoptimalkan fungsi
konsesi. tuntutan hukum, dan reputasi. semua gudang, fasilitas,
Forest and landscape fires in and around concession Environmental damage, dan peralatan pemadam
areas. lawsuits and reputation. kebakaran milik Perusahaan.
• Mengembangkan sistem
deteksi dini otomatis (Early
Warning System) untuk
pencegahan kebakaran.
• Membentuk kelompok
Masyarakat Peduli Api sebagai
upaya kolaboratif dalam
pengendalian kebakaran.
• Optimizing the function of all
Company-owned warehouses,
facilities and firefighting
equipment.
• Developing an automated
early warning system for fire
prevention.
• Establishing a Community
Fire Awareness group as a
collaborative effort in fire
management.
Selain pengelolaan manajemen risiko, FAP Agri In addition to risk management, FAP Agri
juga telah menetapkan kebijakan keberlanjutan has established a sustainability policy that
yang mencerminkan komitmen Perusahaan dalam underscores the Company's commitment to best
melaksanakan praktik operasi terbaik. Kebijakan ini operating practices. This policy applies to all
berlaku untuk seluruh operasi dan anak perusahaan, current and future operations and subsidiaries,
baik yang saat ini ada maupun yang akan datang, including refineries, mills, and plantations owned
termasuk kilang minyak, pabrik, atau perkebunan or managed by the Company, as well as third
yang dimiliki atau dikelola oleh Perusahaan, parties with whom the Company has business
serta pihak ketiga yang memiliki hubungan bisnis relationships. The sustainability policy is founded
dengan Perusahaan. Kebijakan keberlanjutan ini on the following principles:
berlandaskan pada prinsip-prinsip berikut:
1. Kepatuhan terhadap hukum 1. Compliance with the law
Prinsip ini mencakup upaya untuk meningkatkan This principle emphasizes the importance of
kesadaran seluruh staf dan karyawan terkait dengan ensuring all staff and employees are aware of
pentingnya kepatuhan terhadap hukum, kebijakan, and adhere to applicable laws, policies, and
dan peraturan yang berlaku dalam operasional regulations in the Company's operations.
Perusahaan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
82
Page 88
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
2. Tanpa deforestasi 2. No deforestation
Prinsip ini mengharuskan Perusahaan untuk This principle mandates that the Company will
tidak membuka perkebunan baru sebelum not open new plantations until High Conservation
mengidentifikasi dan melaksanakan perlindungan Value (HCV) and High Carbon Stock (HCS) areas
terhadap area Nilai Konservasi Tinggi (NKT/HCV) are identified and protected on land already
dan Stok Karbon Tinggi (SKT/HCS) pada lahan yang controlled by the Company. Furthermore, the
sudah dikuasai Perusahaan. Selain itu, Perusahaan Company is committed to maintaining a Zero
berkomitmen untuk mempertahankan kebijakan Burning Policy, including in land rehabilitation
pembukaan lahan tanpa bakar (Zero Burning Policy), activities, and regularly conducting training and
termasuk dalam kegiatan rehabilitasi lahan, serta preparation for personnel.
melakukan pelatihan dan persiapan personel secara
aktif dan berkala.
3. Pengelolaan lahan gambut 3. Peatland management
Prinsip ini melarang pengembangan tanaman baru This principle prohibits the development of new
di lahan gambut sesuai dengan peraturan yang crops on peatlands in accordance with applicable
berlaku, serta mewajibkan penerapan praktik regulations, and requires the application of Best
Manajemen Terbaik (Best Management Practices) Management Practices for plantations located on
untuk perkebunan yang berada di lahan gambut. peatlands.
4. Menghormati hak asasi manusia, yang 4. Respect for human rights, which includes:
mencakup:
a. Tidak mentolerir pekerja anak, pekerja a. Zero tolerance for child labor, illegal
ilegal, diskriminasi, kerja paksa, pelecehan labor, discrimination, forced labor, sexual
seksual, atau bentuk pelecehan lainnya; harassment, or other forms of abuse;
b. Menyediakan lingkungan kerja yang aman b. Provision of a safe and comfortable
dan nyaman bagi seluruh karyawan tanpa working environment for all employees
biaya, termasuk fasilitas perumahan, at no cost, including housing facilities,
tempat ibadah, pusat perawatan anak, places of worship, child care centers,
klinik, sekolah, dan fasilitas olahraga; clinics, schools, and sports facilities;
c. Mematuhi ketentuan pemberian upah c. Compliance with the provision of wages in
sesuai dengan standar minimum yang accordance with the minimum standards
ditetapkan oleh pemerintah; set by the government;
d. Menghormati hak setiap pekerja untuk d. Respect of the right of every employee
membentuk atau bergabung dengan serikat to form or join a trade union and/or
pekerja dan/atau koperasi pekerja sesuai employee cooperative in accordance with
dengan peraturan pemerintah; government regulations;
e. Menyelesaikan keluhan, pengaduan, dan e. Resolution of complaints, grievances
konflik dengan cara yang terbuka dan and conflicts in an open and transparent
transparan; manner;
f. Mengakui dan menghormati hak adat f. Recognition of and respect for the
masyarakat lokal dan komunitas asli dengan customary rights of local communities
menerapkan mekanisme Persetujuan Atas and indigenous peoples by implementing
Dasar Informasi Awal dan Tanpa Paksaan Free, Prior and Informed Consent (FPIC)
(PADIATAPA); mechanisms;
g. Melakukan langkah-langkah untuk g. Implementation of intitiatives to protect
melindungi pekerja dari risiko keselamatan employees from occupational health
dan kesehatan kerja, termasuk paparan and safety risks, including exposure to
bahan kimia berbahaya. hazardous chemicals.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
83 Sustainability Report
Page 89
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Efektivitas Implementasi Manajemen Effectiveness of Risk Management
Risiko Tahun 2024 Implementation in 2024
FAP Agri telah merancang dan mengimplementasikan FAP Agri has developed and implemented a
sistem manajemen risiko yang komprehensif dalam comprehensive risk management system to
menjalankan seluruh kegiatan operasionalnya. oversee all of its operational activities. The primary
Tujuan dari penerapan manajemen risiko ini objective of this risk management system is to
adalah untuk melindungi dan meningkatkan safeguard and enhance the value of the Company
nilai perusahaan bagi pemangku kepentingan. for its stakeholders. The Company employs
Perusahaan melaksanakan mitigasi risiko guna risk mitigation strategies to ensure that risk
memastikan bahwa pengelolaan risiko berjalan management is executed effectively, in line with
dengan efektif dan sesuai dengan analisis terhadap the identified risks faced by the Company and its
risiko yang dihadapi oleh perusahaan dan anak subsidiaries, thereby minimizing potential losses.
perusahaan, sehingga dapat meminimalkan potensi
kerugian.
Direksi menilai bahwa penerapan manajemen risiko The Board of Directors recognizes that the
berkontribusi dalam memastikan kelangsungan implementation of risk management has played
usaha perusahaan. Untuk mewujudkan hal ini, a crucial role in ensuring the continuity of the
perusahaan melakukan evaluasi secara berkala Company’s business operations. As a result, the
untuk menyempurnakan implementasi manajemen Company conducts regular evaluations to refine
risiko yang ada. Pemantauan dan evaluasi terhadap and enhance its risk management processes.
penerapan manajemen risiko dilakukan berdasarkan Monitoring and assessment of risk management
laporan dari setiap unit kerja. performance are carried out through reports from
each operational unit.
Etika dan Integritas [2-15, 2-23, 2-24, 2-26]
Ethics and Integrity [2-15, 2-23, 2-24, 2-26]
Pedoman Etika adalah standar etika yang digunakan The Code of Conduct serves as the ethical
dalam menjalankan bisnis, berfungsi sebagai standard for conducting business, providing
panduan bagi seluruh individu di perusahaan untuk guidance for all individuals within the Company
bertindak secara profesional dan berintegritas. to act professionally and with integrity. It governs
Pedoman ini mengatur hubungan bisnis dengan business relationships with partners, creditors,
mitra usaha, kreditur, dan pemangku kepentingan and other stakeholders to drive continuous
lainnya, guna mendorong perbaikan kinerja improvements in Company performance.
perusahaan.
FAP Agri terus mendorong penerapan Kode Etik FAP Agri consistently promotes the implementation
sebagai pedoman perilaku bagi setiap individu di of the Code of Conduct as a behavioral guideline
perusahaan, sesuai dengan nilai-nilai yang dibangun for all employees, in alignment with the core
dalam lingkungan perusahaan dalam melaksanakan values upheld within the Company. Every individual
tugas dan tanggung jawab mereka. Setiap individu is required to adhere to the Code of Conduct to
di perusahaan wajib mematuhi Kode Etik, guna foster awareness and ensure that actions are
menciptakan kesadaran untuk bertindak secara conducted with professionalism, integrity, and
profesional, berintegritas, dan menghormati nilai- respect for the Company’s values, which include:
nilai perusahaan. Nilai-nilai tersebut meliputi:
Integritas Integrity
• Menjaga dan menghargai nilai serta budaya • Maintaining and respecting the Company's
perusahaan. values and culture.
• Bertindak dengan benar tanpa perlu • Acting correctly without the need for
pengawasan. supervision.
• Menyelaraskan tindakan dengan ucapan. • Aligning actions with words.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
84
Page 90
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Komitmen Commitment
• Bekerja dengan dedikasi penuh, tulus, dan • Working with full dedication, sincerity, and
menyelesaikan dengan sempurna. completing work as required.
• Peduli terhadap lingkungan sekitar. • Caring for the environment.
• Setia dan mencintai pekerjaan serta perusahaan. • Demonstrating loyalty and loving the job and
the Company.
Hasil Results
• Berpikir kreatif dan inovatif. • Thinking creatively and innovatively.
• Menerapkan perbaikan yang berkesinambungan. • Implementing continuous improvement.
• Memberikan yang terbaik dalam setiap • Giving one’s best in every job.
pekerjaan.
Pengungkapan Kode Etik Berlaku bagi Disclosure of Code of Conduct Applicable
Seluruh Level Organisasi to All Levels of Organization
Kode Etik diterapkan kepada anggota Dewan The Code of Conduct applies to the members of
Komisaris, Direksi, seluruh karyawan, dan organ the Board of Commissioners, Board of Directors,
pendukung Perusahaan. Setiap individu dalam all employees, and supporting bodies of the
Perusahaan diharuskan untuk memahami dan Company. Every individual within the Company is
mengimplementasikan Kode Etik sebagai bagian required to understand and adhere to the Code
dari komitmen bersama dalam mewujudkan visi dan of Conduct as part of a collective commitment to
misi perusahaan secara profesional dan beretika realizing the Company’s vision and mission in a
dalam berbisnis. professional and ethical manner.
Sosialisasi Kode Etik Perusahaan Familiarization of Code of Conduct
Perusahaan secara konsisten menyelenggarakan The Company consistently conducts familiarization
sosialisasi Kode Etik untuk meningkatkan programs for the Code of Conduct to enhance
pemahaman dan membangun kesadaran understanding and raise awareness among all
setiap individu dalam Perusahaan agar dapat individuals within the Company regarding its
menerapkannya dalam setiap kegiatan. Kode Etik FAP application in daily activities. FAP Agri’s Code of
Agri telah dipublikasikan di situs web Perusahaan, Conduct is available on the Company's website
sehingga dapat diakses dengan mudah oleh to ensure easy access for all stakeholders.
semua pemangku kepentingan. Selain itu, seluruh Additionally, all leaders and department heads
pimpinan dan kepala Departemen berkomitmen are committed to leading by example in adhering
untuk memberikan teladan dalam penerapan Kode to the Code of Conduct and ensuring its proper
Etik kepada bawahannya. implementation by their teams.
Penerapan dan Penegakan Kode Etik Implementation and Enforcement of Code
of Conduct
FAP Agri terus mendorong penerapan Kode FAP Agri continues to promote the implementation
Etik agar seluruh individu dalam Perusahaan of the Code of Conduct, ensuring that all
menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya dengan individuals within the Company fulfill their roles
profesionalisme dan etika yang tinggi. Setiap anggota and responsibilities with professionalism and high
Perusahaan memiliki peran aktif dan diwajibkan ethical standards. Every member of the Company
untuk melaporkan apabila mengetahui adanya plays an active role and is required to report any
tindakan penyimpangan atau pelanggaran terhadap irregularities or violations of the Code of Conduct
Kode Etik. Perusahaan juga menjamin kerahasiaan that come to their attention. The Company
identitas dan memberikan perlindungan kepada guarantees the confidentiality of whistleblowers'
setiap individu yang melaporkan pelanggaran identities and offers protection to individuals
terhadap ketentuan Kode Etik. Untuk memastikan who report violations. To ensure the effective
penegakan Kode Etik berjalan dengan efektif, enforcement of the Code of Conduct, the Company
Perusahaan telah menyediakan Sistem Pelaporan has established a Whistleblowing System (WBS)
Pelanggaran sebagai saluran pengaduan terkait as a secure channel for reporting violations.
pelanggaran Kode Etik. Laporan mengenai Individuals can submit reports, along with relevant
penyimpangan atau pelanggaran, beserta bukti yang evidence, through the Company's WBS channel.
relevan, dapat disampaikan oleh setiap individu
melalui saluran WBS Perusahaan.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
85 Sustainability Report
Page 91
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Sistem Pelaporan Pelanggaran [2-25, 2-26]
Whistleblowing System [2-25, 2-26]
Dalam rangka meningkatkan transparansi dan To enhance transparency and address matters
menyampaikan hal-hal penting yang perlu requiring attention, FAP Agri has implemented
mendapatkan perhatian, FAP Agri menerapkan sistem a Whistleblowing System (WBS) as part of its
pelaporan pelanggaran (Whistleblowing System/ commitment to comply with applicable regulations.
WBS) sebagai komitmen terhadap kepatuhan The WBS was established as a preventive measure
peraturan yang berlaku. WBS dibentuk sebagai and an early detection tool for violations of
langkah pencegahan atau deteksi dini terhadap Company Regulations, the Code of Conduct, legal
pelanggaran terhadap Peraturan Perusahaan, Kode infractions, and other unlawful actions that could
Etik, pelanggaran hukum, dan tindakan ilegal lainnya potentially harm the Company.
yang dapat merugikan Perusahaan.
Mekanisme pelaporan pelanggaran ini telah diatur This reporting mechanism is outlined in the
dalam kebijakan Perusahaan, yang mewajibkan Company's policy, which requires individuals who
setiap individu yang mengetahui adanya pelanggaran are aware of any violations to report them to
untuk melaporkannya kepada atasan langsung, their immediate supervisor, the Human Resources
bagian yang menangani sumber daya manusia, atau Department, or the Internal Audit Unit. All reports
Unit Audit Internal. Setiap laporan yang diterima received will be processed and forwarded to the
akan diproses dan disampaikan kepada Direksi Board of Directors through the Whistleblowing
melalui Sistem Pelaporan Pelanggaran. Unit Audit System. The Internal Audit Unit, responsible
Internal, yang mengelola WBS, akan melakukan for managing the WBS, will conduct further
pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut terhadap investigation and examination of complaints as
pengaduan yang diterima apabila diperlukan. necessary.
Mekanisme Pengaduan dan Penanganan Complaint and Violation Handling
Pelanggaran Mechanism
Perusahaan melakukan tindak lanjut dengan cara The Company addresses complaints and violations
yang adil dan tepat waktu, serta memberikan in a fair and timely manner, taking appropriate
penindakan serta sanksi kepada setiap Insan actions and sanctions against any personnel
Perusahaan yang terbukti melanggar Peraturan found to have breached Company policies, the
Perusahaan, Kode Etik, peraturan hukum, atau Code of Conduct, legal regulations, or engaged
terlibat dalam kegiatan ilegal lainnya. Jika seorang in other unlawful activities. If an employee is
karyawan terbukti melakukan pelanggaran, Direksi found to have committed an offense, the Board of
akan memutuskan sanksi yang sesuai. Sementara Directors will determine the appropriate sanction.
itu, apabila anggota Dewan Komisaris atau Direksi In the case of a violation involving a member of the
yang terlibat pelanggaran, maka sanksi akan Board of Commissioners or the Board of Directors,
diputuskan oleh Rapat Umum Pemegang Saham. the sanction will be determined by the General
Meeting of Shareholders.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
86
Page 92
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Recieve, Register and
acknowledge the grievance
1.
2. Evaluate and Investigate
ACT TO RESOLVE
YES 3. INTERNALLY? NO
Develop the resolution with Develop the resolution with Reject complaint or refer to
4. the complainant the complainant an appropriate channel
5. IMPLEMENT THE SOLUTION 6. Monitor, document, and close 7.
FEEDBACK &
IMPROVE
Laporan mengenai penyimpangan atau pelanggaran Reports of irregularities or violations of the Code
terhadap Kode Etik, yang dilengkapi dengan bukti of Conduct, accompanied by relevant supporting
pendukung yang relevan, dapat disampaikan oleh evidence, may be submitted by Company personnel
setiap Insan Perusahaan melalui: through the following channels:
1. Dewan Komisaris 1. Board of Commissioners;
2. Atasan 2. Supervisors;
3. Sekretaris Perusahaan 3. Corporate Secretary;
4. Kontak Pengaduan: +62 812-8046-2100 4. Complaint Hotline: +62 812-8046-2100; and
5. Kotak Saran yang Tersedia 5. Suggestion Box
Sepanjang tahun 2024, Perusahaan menerima/tidak In 2024, the Company received/did not receive any
menerima pengaduan dalam Sistem Pelaporan complaints through the Whistleblowing System.
Pelanggaran.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
87 Sustainability Report
Page 93
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Kepatuhan Perusahaan terhadap
Peraturan Perundang-undangan [2-27]
Compliance with Laws and Regulations [2-27]
Selaras dengan komitmen kami untuk menerapkan In line with its commitment to implementing Good
praktik GCG di seluruh lini bisnis kami, Perusahaan Corporate Governance (GCG) practices across all
senantiasa menjaga kepatuhan kami terhadap business lines, the Company consistently ensures
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan compliance with prevailing laws and regulations
relevan dengan bidang usaha kami, baik di tingkat relevant to its operations, both at the national and
nasional maupun global. global levels.
Selama tahun 2024, Dewan Komisaris dan Direksi In 2024, neither the Company's Board of
Perusahaan tidak terlibat dalam proses hukum baik Commissioners nor the Board of Directors was
perdata maupun pidana dan/atau sengketa/klaim involved in any civil or criminal legal proceedings,
di pengadilan dan/atau badan arbitrase manapun disputes, or claims in any court or arbitration body
di Indonesia sehingga tidak ada gugatan/tuntutan in Indonesia. As a result, there were no lawsuits
hukum yang menimbulkan dampak terhadap or claims that impacted the Company's business
kelangsungan usaha Perusahaan. continuity.
Pelibatan Pemangku Kepentingan [2-29] [E.4]
Stakeholder Engagement [2-29] [E.4]
FAP Agri memandang keterlibatan pemangku FAP Agri views stakeholder engagement as a critical
kepentingan sebagai elemen kunci dalam factor in achieving business success. The Company
menentukan keberhasilan bisnis. Oleh karena itu, is committed to enhancing its contributions to
Perusahaan berkomitmen untuk mengoptimalkan stakeholders through a tailored engagement
kontribusinya bagi pemangku kepentingan melalui approach, which includes both formal and informal
pendekatan pelibatan yang dirancang secara khusus. communication channels designed to gather
Pendekatan tersebut mencakup komunikasi formal constructive feedback and input. The stakeholder
dan informal sebagai sarana untuk menerima identification and mapping process is conducted
umpan balik serta masukan yang konstruktif. Proses internally, involving relevant representatives from
identifikasi dan pemetaan pemangku kepentingan various relevant departments.
dilakukan secara internal dengan melibatkan
berbagai perwakilan terkait.
FAP Agri mendefinisikan pemangku kepentingan FAP Agri defines stakeholders as individuals or
sebagai individu atau institusi yang memberikan izin institutions that provide social license, cooperate,
sosial (social license), bekerja sama, atau terdampak or are affected by the Company's operations,
oleh operasi Perusahaan, baik secara langsung either directly or indirectly. In establishing
maupun tidak langsung. Dalam menjalin hubungan synergistic relationships with stakeholders, the
sinergis dengan para pemangku kepentingan, Company begins by identifying and mapping
Perusahaan terlebih dahulu melakukan identifikasi those who have a significant influence on or
dan pemetaan pemangku kepentingan yang memiliki are substantially impacted by its business and
atau terkena dampak signifikan dari pelaksanaan operational activities. The Company's stakeholder
aktivitas bisnis dan operasional Perusahaan.Bentuk engagement is outlined in the following table:
pelibatan pemangku kepentingan Perusahaan
diuraikan dalam tabel berikut ini:
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
88
Page 94
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Daftar Pemangku
Dasar Penetapan Metode dan Frekuensi Pelibatan
Kepentingan
Basis of Determination Method and Frequency of Engagement
Stakeholder
Pemegang Saham/ Pemangku kepentingan • Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): Setiap tahun, untuk membahas
Investor yang berperan sebagai hasil kinerja dan strategi perusahaan.
Shareholders/ penyedia modal untuk • Laporan Keuangan Tahunan: Disediakan setiap tahun untuk memberi
Investors menjalankan aktivitas gambaran menyeluruh tentang kinerja perusahaan.
bisnis dan operasional • Siaran Pers/Komunikasi Tahunan: Untuk memberikan informasi terkini
Perusahaan. tentang perkembangan dan inisiatif penting perusahaan.
Stakeholders who provide • General Meeting of Shareholders (GMS): Organized annually to discuss
capital to support the the Company's performance and strategy.
Company’s business • Annual Financial Statements: Presented annually to provide a
activities and operations. comprehensive overview of the Company's performance.
• Annual Press Release/Communication: Presented to provide updates on
the Company's important developments and initiatives.
Pemerintah dan Pemangku kepentingan • Laporan Kepatuhan: Disampaikan secara berkala (biasanya triwulanan
Regulator yang berwenang atau tahunan) untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang
Government and dalam membuat dan berlaku.
Regulators memberlakukan peraturan • Pertemuan dan Dialog Reguler: Sesuai dengan kebutuhan atau
perundangan-perundangan peraturan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah atau regulator.
yang harus dipatuhi oleh • Partisipasi dalam Konsultasi Publik: Secara periodik untuk memastikan
seluruh perusahaan yang kontribusi terhadap pembuatan kebijakan yang relevan.
beroperasi di wilayah • Compliance Report: Submitted periodically (usually quarterly or annually)
Republik Indonesia. to ensure compliance with applicable regulations.
Stakeholders who have • Regular Meetings and Discussions: As required or in accordance with
the authority to establish new regulations issued by the government or regulator.
and enforce laws and • Participation in Public Consultations: Organized periodically to ensure
regulations that must contribution to relevant policy making.
be adhered to by all
companies operating
within the territory of the
Republic of Indonesia.
Tenaga Kerja Pemangku kepentingan • Survei Kepuasan Karyawan: Dilakukan setiap tahun untuk mengukur
Workforce yang berperan tingkat kepuasan dan kesejahteraan karyawan.
penting dalam • Pertemuan Tim dan Komunikasi Internal: Rutin, seperti pertemuan
menjalankan seluruh mingguan atau bulanan untuk menyampaikan informasi perusahaan dan
aktivitas operasional menerima feedback dari karyawan.
untuk mencapai • Pelatihan dan Pengembangan: Terjadwal secara berkala sesuai dengan
keberlangsungan bisnis kebutuhan pengembangan kompetensi karyawan.
Perusahaan. • Employee Satisfaction Survey: Conducted annually to measure employee
Stakeholders who play an satisfaction and well-being.
important role in carrying • Team Meetings and Internal Communications: Routine, such as weekly or
out all operational monthly meetings to convey company information and receive feedback
activities to achieve from employees.
the sustainability of its • Training and Development: Scheduled periodically according to the
business. employee competency development needs.
Petani Pemasok Pemangku kepentingan • Program Kemitraan dan Pembinaan: Dijalankan secara tahunan
Farmers yang berperan untuk atau sesuai dengan kebutuhan, untuk meningkatkan kualitas dan
memenuhi kebutuhan keberlanjutan produksi petani mitra.
bahan baku yang dapat • Pertemuan dengan Kelompok Petani: Dilakukan secara berkala untuk
menunjang pelaksanaan mendiskusikan masalah operasional dan memberikan informasi tentang
aktivitas bisnis dan kebijakan atau standar baru.
operasional Perusahaan. • Pelatihan Teknologi dan Keberlanjutan: Dilakukan sesuai dengan
Stakeholders whose role program yang disusun untuk membantu petani dalam mengadopsi
is to supply raw materials praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
necessary to support the • Partnership and Development Program: Organized annually or as needed
Company’s business and to improve the quality and sustainability of partner farmers' production.
operational activities. • Meetings with Farmer Groups: Organized periodically to discuss
operational issues and provide information on new policies or standards.
• Technology and Sustainability Training: Conducted according to
a program designed to help farmers adopt more efficient and
environmentally friendly agricultural practices.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
89 Sustainability Report
Page 95
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Daftar Pemangku
Dasar Penetapan Metode dan Frekuensi Pelibatan
Kepentingan
Basis of Determination Method and Frequency of Engagement
Stakeholder
Pelanggan Pemangku kepentingan • Survei Kepuasan Pelanggan: Dilakukan secara rutin, minimal setahun
Customer yang menggunakan dan sekali, untuk mengukur kepuasan dan mendapatkan feedback terkait
merasakan manfaat produk/jasa.
langsung dari produk dan • Forum atau Focus Group Discussion (FGD): Sesuai kebutuhan untuk
jasa yang disediakan oleh memperoleh insight langsung dari pelanggan tentang produk atau
Perusahaan. layanan yang diinginkan.
Stakeholders who directly • Sosial Media dan Komunikasi Digital: Komunikasi reguler untuk
utilize and benefit from menyampaikan informasi baru, promo, atau isu lainnya yang relevan
the products and services bagi pelanggan.
offered by the Company. • Customer Satisfaction Survey: Conducted regularly, at least once a year,
to measure satisfaction and get feedback regarding products/services.
• Forum or Focus Group Discussion (FGD): Organized as needed to gain
direct insight from customers about desired products or services.
• Social Media and Digital Communication: Regular communication
to convey new information, promotions, or other issues relevant to
customers.
Masyarakat Pemangku kepentingan • Program CSR (Corporate Social Responsibility): Dilaksanakan secara
Community yang berada di sekitar berkelanjutan, dengan program-program yang relevan dengan
wilayah operasi kebutuhan masyarakat sekitar.
Perusahaan, sehingga • Pertemuan Masyarakat dan Dialog Terbuka: Diadakan secara rutin,
berpotensi dapat terkena minimal setahun sekali, untuk mendengarkan aspirasi masyarakat
maupun memberikan terkait operasional perusahaan.
dampak signifikan • Pelaporan Dampak Sosial dan Lingkungan: Dilakukan secara berkala,
terhadap keberlangsungan terutama saat ada kegiatan atau proyek yang berdampak pada
bisnis Perusahaan. komunitas sekitar.
Stakeholders located • CSR (Corporate Social Responsibility) Program: Implemented on an
in the vicinity of the ongoing basis, with programs relevant to the needs of the surrounding
Company’s operations, community.
whose activities or • Community Meetings and Open Dialogues: Organized regularly, at least
concerns may have a once a year, to listen to the aspirations of the community regarding
significant impact on, company operations.
or be affected by, the • Social and Environmental Impact Reporting: Carried out periodically,
sustainability of the especially when there are activities or projects that have an impact on
Company’s business. the surrounding community.
Konsultasi dengan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Consultation
Direksi dan manajemen FAP Agri secara aktif The Board of Directors and management of FAP Agri
berdiskusi dan berkonsultasi dengan pemangku actively engage in discussions and consultations
kepentingan, baik internal maupun eksternal, untuk with both internal and external stakeholders
memperoleh wawasan yang dapat mendukung to gather insights that support the continuous
peningkatan kinerja Perusahaan dalam memastikan improvement of the Company's performance in
keberlanjutan. Diskusi ini dilakukan melalui forum ensuring sustainability. These discussions take
formal dan nonformal secara rutin, melibatkan place through both formal and informal forums
pemegang saham, Dewan Komisaris, pemasok, on a regular basis and involve shareholders, the
karyawan, pemerintah, jaringan distribusi, Board of Commissioners, suppliers, employees,
konsumen, masyarakat, serta pihak-pihak lain government entities, distribution networks,
yang memiliki pengaruh dan kepentingan terhadap consumers, communities, and other parties
keberlanjutan bisnis FAP Agri. who have a vested interest or influence in the
sustainability of FAP Agri’s business.
Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan, In line with its commitment to transparency, FAP
FAP Agri juga menyediakan Lembar Umpan Balik Agri also provides a Feedback Sheet, available
yang dapat diisi oleh seluruh pemangku kepentingan on the final page of this Sustainability Report,
pada halaman akhir Laporan Keberlanjutan ini. for completion by all stakeholders. The Feedback
Lembar Umpan Balik tersebut menjadi media Sheet serves as a valuable tool for the Company
penting bagi Perusahaan dalam mengevaluasi dan to evaluate and enhance its initiatives related to
menyempurnakan program-program kerja yang economic, environmental, and social matters.
terkait dengan topik ekonomi, lingkungan, dan
sosial.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
90
Page 96
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Permasalahan terkait Pelaksanaan
Kinerja Keberlanjutan [E.5]
Issues related to Sustainability Implementation [E.5]
Dalam menjalankan aktivitas operasional dengan In carrying out its operational activities
menyeimbangkan 3 (tiga) aspek penting dalam while balancing the 3 (three) key aspects
praktik keberlanjutan, yaitu ekonomi, sosial, dan of sustainability—economic, social, and
lingkungan, Perusahaan menghadapi beberapa environmental—the Company encountered several
tantangan dan permasalahan selama tahun 2024, challenges in 2024, detailed as follows:
dengan uraian sebagai berikut:
Tantangan/Permasalahan Upaya Penanganannya
Challenges/Issues Handling Efforts
Tekanan pada profitabilitas: Dalam upaya memenuhi Optimasi biaya melalui efisiensi operasional: Perusahaan melakukan
standar keberlanjutan dan mematuhi regulasi terkait review berkala terhadap setiap lini produksi untuk memastikan bahwa
lingkungan, ada peningkatan biaya operasional yang biaya yang dikeluarkan efisien, dan mencari cara untuk mengurangi
terkait dengan adopsi teknologi ramah lingkungan, pemborosan sambil tetap mempertahankan standar keberlanjutan.
penerapan praktik keberlanjutan, dan pemenuhan Cost optimization through operational efficiency: The Company
sertifikasi keberlanjutan. conducts periodic reviews of each production line to ensure that costs
Pressure on profitability: In an effort to meet are efficient, and looks for ways to reduce waste while maintaining
sustainability standards and comply with sustainability standards.
environmental regulations, there is an increase in
operational costs associated with the adoption
of environmentally friendly technologies, the
implementation of sustainability practices, and
fulfillment of sustainability certifications.
Fluktuasi harga bahan baku: Ketergantungan pada Diversifikasi pendapatan dan investasi teknologi: Berinvestasi
harga bahan baku seperti CPO yang fluktuatif dapat dalam teknologi yang dapat meningkatkan hasil produksi tanpa
memengaruhi stabilitas finansial perusahaan, mengorbankan keberlanjutan, serta menjajaki sumber pendapatan
terutama saat biaya operasional meningkat akibat lain yang mendukung model bisnis berkelanjutan.
implementasi standar keberlanjutan. Diversification of revenue and technology investment: Investment in
Fluctuations in raw material prices: Dependence technologies that increase production output without compromising
on fluctuating prices of raw materials such as sustainability, and exploration of other revenue streams that support a
CPO can affect the Company's financial stability, sustainable business model.
especially when operational costs increase due to the
implementation of sustainability standards.
Kompleksitas regulasi: Kebijakan pemerintah yang Perencanaan jangka panjang untuk kepatuhan regulasi: Menyusun
terus berkembang terkait keberlanjutan, meskipun perencanaan strategis yang mengantisipasi perubahan regulasi
mendukung, juga menciptakan tantangan dalam hal dan memastikan bahwa perusahaan memiliki fleksibilitas untuk
kepatuhan dan perencanaan yang tepat dalam jangka memenuhi ketentuan yang ada, termasuk investasi dalam peningkatan
panjang. kapasitas dan teknologi yang sesuai.
Regulatory complexity: Evolving government policies Long-term planning for regulatory compliance: Development
related to sustainability, while supportive, also create of strategic planning that anticipates regulatory changes and
challenges in terms of compliance and proper long- ensures that the Company has the flexibility to comply with existing
term planning. regulations, including investment in capacity building and appropriate
technology.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
91 Sustainability Report
Page 97
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Membangun Budaya Keberlanjutan [F.1]
Building Sustainability Culture [F.1]
FAP Agri berkomitmen untuk terus membangun FAP Agri is committed to continuously building
dan memperkuat budaya keberlanjutan dalam and strengthening a culture of sustainability in
seluruh aspek operasionalnya. Sebagai perusahaan all aspects of its operations. As a company that
yang bergantung pada pemanfaatan Sumber depends on the utilization of natural resources,
Daya Alam (SDA), FAP Agri menjadikan penerapan FAP Agri makes the implementation of a culture
budaya keberlanjutan sebagai bagian integral dari of sustainability an integral part of every Company
setiap kegiatan perusahaan. Kami meyakini bahwa activity. We believe that strengthening a culture
penguatan budaya keberlanjutan dapat mendorong of sustainability encourages better business
praktik bisnis yang lebih baik di seluruh wilayah practices in all operational areas, supports the
operasional, mendukung pencapaian visi dan misi achievement of the company's vision and mission,
perusahaan, serta memberikan manfaat nyata bagi and provides tangible benefits to society and the
masyarakat dan lingkungan. environment.
Pencapaian ini juga didukung oleh nilai-nilai budaya This achievement is also supported by the
perusahaan yang harus senantiasa terinternalisasi values of corporate culture that must always be
dalam keseharian karyawan FAP Agri. Integritas, internalized in the daily lives of FAP Agri employees.
komitmen, dan kontribusi karyawan dalam The integrity, commitment and contribution of
menghasilkan dampak positif bagi perusahaan, employees in producing positive impacts on the
lingkungan, dan sosial menjadi fondasi utama Company, environment and social are the main
untuk membangun kekokohan perusahaan secara foundations for building the Company's strength
berkelanjutan. in a sustainable manner.
Langkah-langkah tersebut diwujudkan melalui These steps are realized through various initiatives,
berbagai inisiatif, seperti program pelatihan yang such as training programs that are provided to
diberikan kepada seluruh karyawan, baik yang both new and existing employees in every training
baru maupun yang sudah lama, dalam setiap sesi session and meeting. These programs aim to ensure
pelatihan dan pertemuan. Program ini bertujuan that employees fully understand the Company's
memastikan karyawan sepenuhnya memahami visi, vision, mission and values. In addition, FAP Agri
misi, dan nilai-nilai perusahaan. Selain itu, FAP Agri also created a company hymn that specifically
juga menciptakan hymne perusahaan yang secara reflects the Company's vision, mission and core
khusus merefleksikan visi, misi, dan nilai-nilai utama values to ensure that the spirit of sustainability
perusahaan, sehingga semangat keberlanjutan becomes part of its identity.
menjadi bagian dari identitas Perusahaan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
92
Page 98
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
ASPEK
EKONOMI
Economic Aspect
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
93 Sustainability Report
Page 99
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk
06 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
94
Page 100
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Menebar Manfaat untuk Mencapai
Pembangunan Berkelanjutan [3-3]
Distributing Benefits to Achieve Sustainable Development [3-3]
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor As a company engaged in the oil palm plantation
perkebunan kelapa sawit dan memproduksi minyak sector and crude palm oil (CPO) production as its
sawit mentah (CPO) sebagai komoditas utama, FAP main commodity, FAP Agri continuously endeavors
Agri terus berupaya untuk meningkatkan kinerjanya to improve its performance with the aim not
dengan tujuan tidak hanya untuk kepentingan only for the sake of profit creation and business
penciptaan keuntungan dan pertumbuhan bisnis, growth, but also to contribute to the national
melainkan juga untuk memberikan kontribusinya economy. This is because the palm oil industry
terhadap perekonomian nasional. Hal ini dikarenakan has a strategic role in supporting the country's
industri kelapa sawit memiliki peran strategis dalam development. Palm oil industry players are able
mendukung pembangunan negara. Pelaku industri to absorb a significant amount of labor and local
sawit mampu menyerap jumlah tenaga kerja dan communities as suppliers/business partners, while
masyarakat lokal sebagai pemasok/mitra bisnis the production and sales of CPO can encourage
dalam jumlah signifikan, sedangkan hasil produksi the growth of foreign exchange.
dan penjualan CPO dapat mendorong pertumbuhan
devisa negara.
Dalam menjalankan operasionalnya, Perusahaan In carrying out its operations, the Company is
dihadapkan pada berbagai potensi risiko, seperti faced with various potential risks, such as business
persaingan usaha, ketergantungan pada pelanggan competition, dependence on major customers,
utama, ketersediaan sumber daya produksi, pasokan availability of production resources, supply of
bahan baku, perubahan kondisi pasar, dan lainnya. raw materials, changes in market conditions, and
Dalam upaya mengurangi dampak dari potensi risiko others. In an effort to reduce the impact of these
tersebut terhadap kinerja Perusahaan maupun sinergi potential risks on the Company's performance
antara Perusahaan dengan pemangku kepentingan, and the synergy between the Company and its
FAP Agri mengadopsi pendekatan bisnis dan stakeholders, FAP Agri adopts a sustainable and
operasional yang berkelanjutan serta bertanggung responsible business and operational approach.
jawab. Komitmen ini dituangkan dalam Rencana This commitment is outlined in the Company's
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), Rencana Work Plan and Budget (RKAP), Company Long Term
Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Indikator Kinerja Plan (RJPP), Key Performance Indicators (KPIs), and
Utama (KPI), serta Kebijakan Keberlanjutan Grup FAP the FAP Agri Group Sustainability Policy published
Agri yang diterbitkan pada tanggal 10 Oktober 2019. on October 10, 2019. This policy is in line with the
Kebijakan ini selaras dengan Rencana Pembangunan 2020-2024 National Medium-Term Development
Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, Plan (RPJMN), which aims to realize sustainable
yang bertujuan untuk mewujudkan pembangunan palm oil development. This includes access to
kelapa sawit berkelanjutan. Hal tersebut mencakup equitable and inclusive development, preserving
akses pembangunan yang adil dan inklusif, menjaga the environment, and ensuring sustainable
kelestarian lingkungan hidup, serta memastikan improvement in the quality of life from generation
peningkatan kualitas hidup yang berkelanjutan dari to generation.
generasi ke generasi.
Implementasi dari komitmen ini dilakukan dengan This commitment is implemented with reference
mengacu pada regulasi yang berlaku serta prinsip- to applicable regulations and sustainable
prinsip pembangunan berkelanjutan untuk development principles to support more
mendukung operasional yang lebih bertanggung responsible and competitive operations.
jawab dan berdaya saing.
Komitmen kami terhadap kinerja ekonomi yang Our commitment to superior economic performance
unggul diwujudkan melalui langkah-langkah berikut: is realized through the following measures:
1. Mendukung distribusi nilai ekonomi yang 1. Supporting sustainable distribution of
berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. economic value to stakeholders.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
95 Sustainability Report
Page 101
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
2. Membuka peluang lapangan kerja yang luas, 2. Creating extensive employment opportunities,
terutama bagi tenaga kerja lokal. especially for local labor.
3. Memberikan kontribusi ekonomi tidak langsung 3. Providing indirect economic contributions
melalui pelaksanaan program CSR secara through the implementation of CSR programs
berkesinambungan. on an ongoing basis.
4. Menolak secara tegas segala bentuk Korupsi, 4. Firmly rejecting all forms of corruption,
Kolusi, Nepotisme (KKN), monopoli bisnis, dan collusion, nepotism, business monopoly, and
persaingan tidak sehat. unfair competition.
5. Melaksanakan kewajiban pembayaran pajak 5. Carrying out tax payment obligations in
sesuai dengan peraturan yang berlaku. accordance with applicable regulations.
FAP Agri meyakini bahwa dengan mencatatkan FAP Agri believes that by recording effective
kinerja operasional yang efektif dan kinerja keuangan operational performance and optimal financial
yang optimal, perusahaan dapat terus berkembang performance, it can continue to grow while
sekaligus memberikan nilai ekonomi yang lebih providing greater economic value to stakeholders.
besar bagi para pemangku kepentingan. Atas dasar On this basis, FAP Agri seeks to implement best
hal tersebut, FAP Agri berupaya menerapkan praktik business practices with the management of
bisnis terbaik dengan pengelolaan kinerja ekonomi economic performance under the responsibility
berada di bawah tanggung jawab Perusahaan yang of the Company coordinated by the President
dikoordinasikan oleh Direktur Utama, Direktur Director, Plantation Director, Sustainability Head,
Plantation, Sustainability Head, Accounting Head, Accounting Head, and Finance Head.
dan Finance Head.
Kinerja Ekonomi [201-1, 201-2, 201-3, 201-4] [F.2, F.3]
Economic Performance [201-1, 201-2, 201-3, 201-4] [F.2, F.3]
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Comparison of Production Targets and
Portofolio, Target Pembiayaan atau Performance, Portfolio, Financing or
Investasi, Pendapatan, dan Laba Rugi Investment Target, Revenue, and Profit and
Loss
Berikut ini adalah perbandingan target dan kinerja The following is a comparison of production
produksi, portofolio, target pembiayaan atau targets and performance, portfolio, financing or
investasi, pendapatan, dan laba rugi pada tahun investment targets, revenue, and profit and loss
2024 : in 2024:
Target RKAP Realisasi % Pencapaian
Keterangan/Description Satuan/Unit
RKAP Target Realization % Achievement
Kinerja Keuangan/Financial Performance
Rp juta
Penjualan Neto/Net Sales 5.016.665 5.742.984 114,48%
million Rp
Rp juta
Laba Bersih Tahun Berjalan/Net Profit for the Year 631.197 571.454 90,53%
million Rp
Kinerja Produksi/Production Performance
Tandan Buah Segar (TBS)/Fresh Fruit Bunches (FFB) Ton/Tons 1.367.546 1.312.257 95,96%
Minyak Sawit Mentah (CPO)/Crude Palm Oil (CPO) Ton/Tons 327.538 297.758 90,91%
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
96
Page 102
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan Direct Economic Value Generated and
dan Didistribusikan Distributed
FAP Agri secara konsisten berkomitmen untuk FAP Agri is consistently committed to providing
memberikan dampak positif kepada para positive impacts to stakeholders through each
pemangku kepentingan melalui setiap kegiatan of its business activities, especially regarding the
bisnisnya, terutama terkait distribusi nilai distribution of direct economic value generated.
ekonomi langsung yang dihasilkan. Nilai ekonomi Direct economic value distributed includes
langsung yang didistribusikan mencakup manfaat economic benefits provided by the Company to
ekonomi yang diberikan perusahaan kepada stakeholders, such as tax payments, dividend
pemangku kepentingan, seperti pembayaran distributions, and funding for Corporate Social
pajak, pembagian dividen, dan pendanaan untuk Responsibility (CSR) programs.
program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).
FAP Agri menghitung perolehan dan FAP Agri calculates the generation and distribution
pendistribusian nilai ekonomi berdasarkan of economic value based on the consolidated
laporan posisi keuangan konsolidasian dengan statement of financial position with Subsidiaries.
Anak Perusahaan. Pada tahun 2024, FAP Agri In 2024, FAP Agri recorded direct economic
mencatatkan nilai ekonomi langsung yang value generated of Rp5,742,984 million, a growth
dihasilkan sebesar Rp5.742.984 juta, mengalami of 13.45% compared to 2023 which reached
pertumbuhan sebesar 13,45% dibandingkan tahun Rp5,062,244 million. From the direct economic
2023 yang mencapai Rp5.062.244 juta. Dari nilai value generated, FAP Agri distributed economic
ekonomi langsung yang dihasilkan tersebut, FAP value to stakeholders of Rp4,919,577 million,
Agri mendistribusikan nilai ekonomi kepada a growth of 1.69% from 2023. This value was
pemangku kepentingan sebesar Rp4.919.577 juta, allocated for various needs, including operational
mengalami pertumbuhan sebesar 1,69% dari costs, employee costs, dividend payments to
tahun 2023. Nilai tersebut dialokasikan untuk shareholders, tax payments to the state, and
berbagai kebutuhan, termasuk biaya operasional, social community investments.
biaya karyawan, pembayaran dividen kepada
pemegang saham, pembayaran pajak kepada
negara, serta investasi sosial kemasyarakatan.
Berikut ini adalah nilai ekonomi langsung yang The following is the direct economic value
dihasilkan dan didistribusikan dalam 3 (tiga) generated and distributed in the last 3 (three)
tahun terakhir: years:
Indikator/Indicator 2024 2023 2022
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
5,742,984 5,062,244 4,828,634
Direct Economic Value Generated
Penjualan Neto/Net Sales 5,742,984 5,062,244 4,828,634
Pendapatan Lainnya/Other Revenue 36,040 24,727 10,106
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
4,919,577 4,837,619 3,651,667
Economic Value Distributed
Biaya Operasional*/Operational* Costs 3,592,912 3,923,393 2,914,050
Biaya Karyawan/Employee Costs 1,242,085 738,571 591,506
Pembayaran Dividen kepada Pemegang Saham
- - -
Dividend Payment to Shareholders
Pembayaran Pajak Dividen kepada Negara
84,580 175,655 142,319
Payment of Dividend Tax to the State
Investasi Sosial Kemasyarakatan
3,587 3,320 3,792
Social Investment
Nilai Ekonomi yang Ditahan (Nilai Ekonomi yang Dihasilkan-Nilai
Ekonomi yang Didistribusikan)
859,447 249,352 1,187,073
Retained Economic Value (Economic Value Generated-Economic Value
Distributed)
*) Biaya operasional di luar biaya gaji karyawan dan pajak bumi dan bangunan./Operational costs excluding employee salary costs and land and building taxes.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
97 Sustainability Report
Page 103
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Perbandingan Target dan Kinerja Comparison of Targets and Performance
Investasi pada Instrumen Keuangan atau of Investment in Financial Instruments or
Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Projects Aligned with Sustainable Finance
Berkelanjutan
Pada tahun 2024, Perusahaan tidak/telah In 2024, the Company invested/did not invest in
melakukan investasi pada instrumen keuangan financial instruments or ongoing projects, as part
atau proyek yang sedang berjalan, sebagai of its business development strategy and portfolio
bagian dari strategi pengembangan usaha management that supports sustainable growth.
dan pengelolaan portofolio yang mendukung
pertumbuhan berkelanjutan.
Implikasi Finansial, Risiko, dan Peluang Financial Implications, Risks and
Akibat Perubahan Iklim Opportunities of Climate Change
Dalam proses produksi, Perusahaan menghadapi In the production process, the Company faces
potensi risiko yang berasal dari cuaca buruk, potential risks stemming from adverse weather,
perubahan iklim, penyakit tanaman, serangan climate change, plant diseases, pest attacks,
hama, bencana alam, dan kebakaran lahan. Faktor- natural disasters, and landscape fires. These
faktor tersebut dapat berdampak signifikan pada factors can have a significant impact on the
produksi dan hasil panen tandan buah segar. production and yield of fresh fruit bunches. Low
Curah hujan yang rendah dapat menyebabkan rainfall can cause a reduction in the number of
penurunan jumlah bunga pada kelapa sawit, flowers on the oil palms, resulting in fewer fresh
sehingga menghasilkan lebih sedikit tandan buah fruit bunches. Conversely, too much rainfall can
segar. Sebaliknya, curah hujan yang terlalu tinggi disrupt the fertilization process, which in turn
dapat mengganggu proses pemupukan, yang pada affects yields. Landscape fires can also damage
akhirnya memengaruhi hasil panen. Kebakaran oil palms, and the smoke can block sunlight, which
lahan juga dapat merusak tanaman kelapa sawit, negatively affects the production of fresh fruit
dan asapnya dapat menghalangi sinar matahari, bunches in the plantations as well as the output
yang berdampak negatif pada produksi tandan of the Palm Oil Mills managed by the Subsidiaries.
buah segar di perkebunan serta hasil Pabrik
Kelapa Sawit yang dikelola Anak Perusahaan.
Dalam upaya mengelola risiko tersebut, FAP In an effort to manage these risks, FAP Agri adopts
Agri mengadopsi praktik perkebunan terbaik, best plantation practices, including:
termasuk:
1. Menggunakan benih berkualitas tinggi yang 1. Utilizing high quality seeds that are resistant
tahan terhadap berbagai kondisi di setiap to various conditions in every new plantation
pengembangan perkebunan baru; development;
2. Memanfaatkan limbah tandan buah segar 2. Utilizing fresh fruit bunch waste as mulch for
sebagai mulsa untuk tanah perkebunan; plantation soil;
3. Menerapkan langkah-langkah konservasi 3. Implementing soil conservation and erosion
tanah dan pencegahan erosi; prevention measures;
4. Menanam tanaman penutup untuk mengurangi 4. Planting cover crops to reduce weed growth
pertumbuhan gulma dan risiko serangan and the risk of pest infestation; and
hama; serta
5. Melakukan analisis kimia pada tanah untuk 5. Conducting a chemical analysis of the soil
menentukan jenis pupuk yang paling sesuai. to determine the most appropriate type of
fertilizer.
Kebijakan Program Pensiun Pension Policy
FAP Agri meyakini bahwa kesejahteraan Sumber FAP Agri believes that the welfare of human
Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu resources (HR) is one of the main factors to realize
faktor utama untuk mewujudkan kontribusi yang optimal contributions. Therefore, the Company
optimal. Oleh karena itu, Perusahaan menyediakan provides pension programs for all permanent
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
98
Page 104
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
program pensiun bagi seluruh pegawai tetap, employees, in accordance with the provisions of
sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. Law No. 13 of 2003 concerning Manpower as of
13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan per 31 December 31, 2023 and 2022.
Desember 2024 dan 2023.
Usia pensiun normal yang ditetapkan di FAP Agri The stipulated normal retirement age at FAP Agri
adalah 55 tahun ke atas. Perusahaan menghitung is 55 years and above. The Company calculates
selisih antara imbalan yang diterima karyawan the difference between the benefits received by
berdasarkan peraturan yang berlaku dengan employees based on applicable regulations and
manfaat yang diperoleh dari program pensiun the benefits obtained from the pension program
untuk pensiun normal. Program pensiun ini for normal retirement. This pension program is
diselenggarakan melalui Jaminan Pensiun dan organized through the Pension and Old Age Security,
Jaminan Hari Tua, yang bekerja sama dengan BPJS in collaboration with BPJS Ketenagakerjaan.
Ketenagakerjaan.
Bantuan Subsidi Pemerintah Government Financial Assistance
Hingga 31 Desember 2024, Perusahaan tidak As of December 31, 2024, the Company did
memperoleh bantuan finansial dari Pemerintah. not receive any financial assistance from the
Government.
Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal [202-1, 202-2] [F.20]
Empowering Local Labor [202-1, 202-2] [F.20]
Berdasarkan Siaran Pers HM.4.6/345/ Based on Press Release HM.4.6/345/
SET.M.EKON.3/10/2024 dari Kementerian SET.M.EKON.3/10/2024 from the Coordinating
Koordinator Bidang Perekonomian Republik Ministry for Economic Affairs of the Republic of
Indonesia yang berjudul “Integrasi Kebijakan Indonesia entitled "Integration of Sustainable
Tata Kelola Kelapa Sawit yang Berkelanjutan”, Palm Oil Governance Policies", the palm oil
sektor industri kelapa sawit di Indonesia telah industry sector in Indonesia has created jobs for
menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 16 approximately 16 million people, both directly and
juta orang, baik secara langsung maupun tidak indirectly. The high level of labor absorption is also
langsung. Tingginya penyerapan tenaga kerja felt by FAP Agri, which continues to prioritize the
ini juga dirasakan oleh FAP Agri, yang terus recruitment of local labor as part of its operational
mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal optimization efforts.
sebagai bagian dari upaya optimalisasi operasional
perusahaan.
Dari sisi ekonomi, berkontribusi pada In terms of economic aspect, this measure
pemberdayaan masyarakat lokal, di mana para contributes to the empowerment of the local
karyawan memperoleh gaji sesuai dengan standar community, where employees receive salaries
Upah Minimum Regional (UMR) yang ditetapkan in accordance with the Regional Minimum Wage
oleh pemerintah daerah tempat operasional (UMR) standard set by the local government where
berlangsung. Sementara dari aspek sosial, inisiatif operations take place. Meanwhile, from a social
ini memperkuat citra FAP Agri sebagai lembaga aspect, this initiative strengthens FAP Agri's image
yang dihargai oleh masyarakat serta berperan as an institution that is valued by the community
aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di and plays an active role in supporting economic
tingkat lokal. growth at the local level.
Indikator/Indicator 2024 2023 2022
Jumlah Karyawan/Number of Employees 15.907 16.143 13.202
Jumlah Tenaga Kerja Lokal/Number of Local Employees 4.789 4.200 643
Presentase Tenaga Kerja Lokal/Percentage of Local Employees 30,11% 26,02% 4,87%
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
99 Sustainability Report
Page 105
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Kesetaraan Upah Minimum Minimum Wage Equality
FAP Agri berkomitmen untuk meningkatkan FAP Agri is committed to increasing employee
loyalitas dan dedikasi karyawan melalui kebijakan loyalty and dedication through a wage system
sistem pengupahan yang adil, wajar, dan sesuai policy that is fair, reasonable, and in accordance
dengan ketentuan peraturan ketenagakerjaan yang with the provisions of applicable labor regulations.
berlaku. Sistem pengupahan yang kompetitif dan A competitive and balanced wage system based
seimbang berdasarkan tanggung jawab pekerjaan on each job responsibility is believed to encourage
masing-masing diyakini dapat mendorong kinerja optimal employee performance. In the process of
optimal karyawan. Dalam proses penetapan dan determining and providing wages, FAP Agri ensures
pemberian upah, FAP Agri memastikan tidak ada that there is no difference in treatment based on
perbedaan perlakuan berdasarkan agama, jenis religion, gender, or race, to prevent discrimination
kelamin, atau ras, untuk mencegah terjadinya between employees.
diskriminasi antar pegawai.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
100
Page 106
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Dampak Ekonomi Tidak Langsung [203-1, 203-2]
Indirect Economic Impact [203-1, 203-2]
FAP Agri secara rutin berinvestasi dalam FAP Agri regularly invests in infrastructure and
infrastruktur dan layanan pendukung. Secara support services. In general, these investments
umum, investasi ini mencakup pengadaan include the procurement of crops, land, palm oil
tanaman, lahan, pabrik kelapa sawit, bangunan mills, buildings and infrastructure, machinery
dan infrastruktur, mesin dan instalasi, peralatan and installations, agricultural equipment, as
pertanian, serta alat transportasi dan inventaris. well as transportation equipment and inventory.
Tujuan dari investasi ini adalah untuk mendukung The purpose of these investments is to support
kinerja operasional sekaligus meningkatkan operational performance while increasing
kapasitas produksi guna memastikan kelancaran production capacity to ensure smooth business
proses bisnis. processes.
Secara keseluruhan, FAP Agri telah memberikan Overall, FAP Agri has had a significant impact
dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat, on people's lives, including by disseminating
termasuk dengan menyebarkan pengetahuan knowledge that has transformed communities
yang mampu mengubah kondisi masyarakat dari from lacking access and skills to having expertise
tidak memiliki akses dan keterampilan menjadi that opens up employment opportunities. In
memiliki keahlian yang membuka peluang addition, the Company's activities positively
pekerjaan. Selain itu, aktivitas perusahaan juga influence community behavior, contributing to
memengaruhi perilaku masyarakat secara positif, improved health and quality of life.
berkontribusi pada peningkatan kesehatan dan
kualitas hidup.
Secara khusus, FAP Agri memberikan manfaat In particular, FAP Agri benefits independent
bagi petani kecil mandiri di komunitas lokal smallholders in local communities through plasma
melalui program plasma dan kemitraan. Kerja and partnership programs. This cooperation is
sama ini dilakukan dengan berbagai skema yang carried out with various schemes that ensure
memastikan hubungan yang saling menguntungkan a mutually beneficial relationship between
antara perusahaan dan petani. Dalam setiap the Company and farmers. In every plantation
pengembangan kebun, perusahaan menerapkan development, the Company applies the principle
prinsip PADIATAPA (Persetujuan Atas Dasar of FPIC (Free Prior Informed Consent), which allows
Informasi Awal Tanpa Paksaan) atau FPIC (Free data collection of farmers who want to collaborate
Prior Informed Consent), yang memungkinkan to build healthy and sustainable plantations.
pendataan petani yang ingin berkolaborasi
untuk membangun perkebunan yang sehat dan
berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
101 Sustainability Report
Page 107
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Dalam praktiknya, FAP Agri membantu petani In practice, FAP Agri assists plasma smallholders
plasma mengembangkan dan mengelola kebun develop and manage their plantations until the
mereka hingga pohon kelapa sawit mencapai usia oil palm trees reach productive age, then the
produktif, kemudian kebun tersebut diserahkan plantations are handed back to the smallholders
kembali kepada petani untuk dikelola secara to manage independently. In some partnership
mandiri. Dalam beberapa skema kemitraan, schemes, the Company remains responsible for
perusahaan juga tetap bertanggung jawab atas the management of plasma plots on behalf of
pengelolaan plot plasma atas nama petani kecil smallholders after maturity.
setelah jatuh tempo.
Petani plasma mendapat keuntungan dengan Smallholders benefit by selling their fresh fruit
menjual hasil panen tandan buah segar (TBS) bunch (FFB) harvest to the Company at prices set
mereka kepada perusahaan dengan harga yang by the government. In addition, the Company's field
ditetapkan oleh pemerintah. Selain itu, petugas officers provide technical support and practical
lapangan perusahaan memberikan dukungan training, such as the provision of quality seeds
teknis dan pelatihan praktis, seperti penyediaan and advice on the use of fertilizers and pesticides,
benih berkualitas serta saran penggunaan which help farmers improve the quality of their oil
pupuk dan pestisida, yang membantu petani palm yields.
meningkatkan kualitas hasil kelapa sawit mereka.
Melalui program pemberdayaan ini, FAP Agri Through this empowerment program, FAP Agri
memperoleh sekitar 19% dari total pasokan TBS obtains approximately 19% of the total FFB supply
yang dikelola perusahaan. Dengan mengelola lebih managed by the Company. By managing more
dari 74 ribu hektar lahan inti, FAP Agri memiliki than 74 thousand hectares of core land, FAP Agri
kapasitas untuk mendukung pengembangan has the capacity to support the development
kualitas hasil panen petani secara bersama-sama of farmers' yield quality jointly using Company
menggunakan sumber daya perusahaan. Melalui resources. Through this partnership program, the
program kemitraan ini, perusahaan berhasil Company has succeeded in increasing yields and
meningkatkan hasil panen dan memberikan providing sustainable income for thousands of
penghasilan berkelanjutan bagi ribuan petani smallholders, directly impacting local economic
kecil, yang secara langsung berdampak pada growth and improving people's lives.
pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan
taraf hidup masyarakat.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
102
Page 108
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Pemasok Lokal [204-1]
Local Suppliers [204-1]
FAP Agri senantiasa menjaga komitmennya untuk FAP Agri continuously maintains its commitment
mengutamakan pemasok lokal dalam memenuhi to prioritize local suppliers in meeting its business
kebutuhan operasional bisnisnya. Perusahaan operational needs. The Company defines local
mendefinisikan pemasok lokal sebagai perusahaan suppliers as supplier companies or vendors
pemasok atau vendor yang berdomisili di wilayah domiciled in the territory of the Republic of
Republik Indonesia (nasional). Sedangkan untuk Indonesia (domestic). Meanwhile, non-local
pemasok non-lokal diartikan sebagai perusahaan suppliers are defined as supplier companies or
pemasok atau vendor yang berdomisili di luar vendors domiciled outside the territory of the
wilayah Republik Indonesia (internasional). Republic of Indonesia (international).
Pada tahun 2024, seluruh pemasok yang menjadi In 2024, the Company's supply chain consisted
bagian dari rantai pasokan Perusahaan 100% of 100% local suppliers. Suppliers that serve as
merupakan pemasok lokal. Adapun jenis pemasok partners of the Company consist of 4 plantation
yang menjadi mitra Perusahaan terdiri atas companies and 30 cooperatives.
perusahaan perkebunan sebanyak 4 pemasok dan
koperasi sebanyak 30 pemasok.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
103 Sustainability Report
Page 109
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Perilaku Anti Persaingan Usaha [206-1]
Anti-Competitive Behavior [206-1]
FAP Agri menjadikan persaingan usaha yang sehat FAP Agri makes fair business competition one of
sebagai salah satu prinsip dalam menjalankan the principles in carrying out its business activities.
kegiatan bisnisnya. Kebijakan ini selaras dengan This policy is in line with the Government's efforts
upaya Pemerintah untuk mencegah praktik to prevent monopolistic practices and unfair
monopoli dan persaingan tidak sehat, yang diatur competition, which are regulated in Law No. 5 Year
dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang 1999 on the Prohibition of Monopolistic Practices
Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha and Unfair Business Competition. During the
Tidak Sehat. Selama periode pelaporan, tidak reporting period, no complaints were received,
ada pengaduan yang diterima, sehingga tidak thus no sanctions or legal actions were applied to
ada sanksi atau tindakan hukum yang diterapkan the Company.
kepada Perusahaan.
Kepatuhan Terhadap Pajak [207-1, 207-2, 207-3, 207-4]
Tax Compliance [207-1, 207-2, 207-3, 207-4]
FAP Agri memastikan bahwa setiap kegiatan FAP Agri ensures that every activity carried
yang dilakukan selalu mematuhi ketentuan dan out always complies with applicable laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku, regulations, including in terms of tax compliance.
termasuk dalam hal kepatuhan terhadap pajak. Tax compliance is not only limited to the
Kepatuhan perpajakan yang dimaksud tidak hanya fulfillment of the Company's obligations to tax
sebatas pada pemenuhan kewajiban Perusahaan regulations, but also consistently adheres to
terhadap peraturan perpajakan, tetapi juga changes in applicable tax regulations to prevent
senantiasa mengikuti perubahan regulasi the imposition of administrative sanctions against
perpajakan yang berlaku dalam rangka mencegah the Company due to tax violations.
pengenaan sanksi administratif terhadap
Perusahaan akibat pelanggaran perpajakan.
Selain menjaga pelaporan pajak dilakukan tepat In addition to maintaining timely tax reporting, the
waktu, Perseron juga menjalin komunikasi Company maintains regular communication with
rutin dengan otoritas pajak seperti Direktorat tax authorities such as the Directorate General of
Jenderal Pajak dan Pemerintah Daerah. FAP Agri Taxes and local governments. FAP Agri optimizes
mengoptimalkan proses ini untuk merumuskan this process to formulate good tax compliance
strategi pemenuhan pajak yang baik serta strategies as well as necessary advocacy. As an
advokasi yang diperlukan. Sebagai entitas yang entity established in Indonesia, the Company is
didirikan di Indonesia, Perusahaan selalu tunduk always subject to the prevailing tax regulations in
pada peraturan perpajakan yang berlaku di negara the country.
ini.
Kepatuhan pembayaran pajak Perusahaan hingga The Company's tax payment compliance until 2024
tahun 2024 dapat dilihat sebagai berikut: is detailed as follows:
Indikator/Indicator 2024 2023 2022
Pajak Penghasilan Badan/Corporate Income Tax 115.881 196.616 124.105
Pajak Bumi dan Bangunan/Land and Building Tax 31.302 20.961 18.214
Total Pajak/Total Tax 147.183 217.577 142.319
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
104
Page 110
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
ASPEK
LINGKUNGAN
Environmental Aspect
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
105 Sustainability Report
Page 111
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk
07 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
106
Page 112
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Memelihara Kelestarian Lingkungan Hidup [3-3]
Preserving the Environment [3-3]
Indonesia memainkan peran strategis melalui Indonesia plays a strategic role through the
industri kelapa sawit, dengan menyumbang palm oil industry, contributing 23% of world
kontribusi 23% produksi minyak nabati dunia atau vegetable oil production or 58% of global palm
58% produksi minyak sawit global. Di sisi lain, oil production. On the other hand, the palm oil
industri kelapa sawit juga seringkali dihadapkan industry is also often faced with external pressures
pada tekanan eksternal terkait permasalahan related to environmental issues and changes
lingkungan hidup dan perubahan tren konsumen in global consumer trends that tend to choose
global yang cenderung memilih green products green products produced from green industries,
yang dihasilkan dari green industry, ditandai characterized by responsible, sustainable and
dengan proses produksi yang responsible, traceable production processes.
sustainable, dan traceable.
Pengalaman panjang FAP Agri selama lebih dari FAP Agri's extensive experience for more than 25
25 tahun sebagai produsen minyak kelapa sawit years as a palm oil producer further strengthens
semakin memperkuat komitmen kami untuk terus its commitment to continue to pay attention to the
memperhatikan dampak kegiatan usaha terhadap impact of business activities on the environment.
lingkungan hidup. Perusahaan berupaya untuk The Company endeavors to maintain the quality
menjaga kualitas ekosistem lingkungan dengan of the environmental ecosystem by implementing
mengimplementasikan praktik kelapa sawit sustainable palm oil practices by prioritizing ESG
berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip principles to support the achievement of SDGs
ESG guna mendukung tercapainya SDGs sekaligus while minimizing the negative impacts.
meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan.
FAP Agri berpandangan bahwa topik pengelolaan FAP Agri is of the view that the topic of environmental
lingkungan termasuk ke dalam topik management is included in the sustainability topic
keberlanjutan dengan kategori “High”. mengingat with the category "High". considering the risk of
risiko timbulnya permasalahan lingkungan hidup, environmental problems, such as deforestation,
seperti deforestasi, hilangnya keanekaragaman loss of biodiversity, land clearing by burning,
hayati, pembukaan lahan dengan membakar, exploitation of workers, and environmental pollution
eksploitasi pekerja, serta pencemaran lingkungan inherent in the implementation of the Company's
melekat dalam pelaksanaan aktivitas operasional operational activities. On this basis, the Company
Perusahaan. Atas dasar hal tersebut, Perusahaan is committed to implementing sustainable palm oil
berkomitmen untuk mengimplementasikan practices and responsible agriculture approaches
pendekatan praktik kelapa sawit berkelanjutan to ensure that FAP Agri can minimize the negative
dan pertanian yang bertanggung jawab sehingga impacts on the environment.
FAP Agri dapat meminimalisir dampak negatif
yang ditimbulkan terhadap lingkungan.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
107 Sustainability Report
Page 113
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Penerapan praktik kelapa sawit berkelanjutan The implementation of sustainable palm oil and
dan pertanian yang bertanggung jawab dilakukan responsible agriculture practices is carried out
dengan mengacu pada peraturan lingkungan dan with reference to environmental regulations and
prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, sustainable development principles, including:
antara lain:
1. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 1. Government Regulation Number 22 of
tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan 2021 concerning the Implementation of
Pengelolaan Lingkungan Hidup; Environmental Protection and Management;
2. Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 2. Presidential Regulation No. 98 of 2021
tentang Nilai Ekonomi Karbon; concerning Carbon Economic Value;
3. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan 3. Minister of Environment and Forestry Regulation
Kehutanan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun Number 5 of 2021 concerning Procedures for
2021 Tentang Tata Cara Penerbitan Persetujuan Issuing Technical Approval and Operational
Teknis dan Surat Kelayakan Operasional Bidang Feasibility Letter for Environmental Pollution
Pengendalian Pencemaran Lingkungan; dan Control; and
4. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan 4. Minister of Environment and Forestry
Kehutanan Republik Indonesia Nomor 6 Regulation Number 6 of 2021 concerning
Tahun 2021 Tentang Tata Cara dan Persyaratan Procedures and Requirements for Hazardous
Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan and Toxic Waste Management.
Beracun.
FAP Agri merealisasikan komitmen lingkungan FAP Agri realizes this environmental commitment
tersebut dengan melakukan langkah strategis, by taking the following strategic measures:
seperti:
1. Perlindungan dan konservasi menyeluruh, 1. Comprehensive protection and conservation,
terutama di area yang teridentifikasi memiliki especially in areas identified as having high
stok karbon yang tinggi (SKT) dan bernilai carbon stocks (HCS) and high conservation
konservasi tinggi (NKT); values (HCV);
2. Tidak melakukan pembangunan baru di area 2. No new development in peat areas of any
gambut dengan kedalaman berapapun; depth;
3. Memastikan seluruh aktivitas pengembangan 3. Ensuring all development activities are
dilakukan dengan Tanpa Bakar (Zero Burning); conducted with Zero Burning; and
dan
4. Terus memperbaharui knowledge terkait 4. Continuously updating knowledge related
praktik keberlanjutan untuk memastikan to sustainability practices to ensure
implementasi best practice yang melebihi implementation of best practices that exceed
standar sertifikasi dan kepatuhan hukum. certification standards and legal compliance.
Pengelolaan kinerja lingkungan Perusahaan berada The management of the Company's environmental
di bawah koordinasi Direktur Utama, Direktur performance is under the coordination of the
Plantation dan Sustainability Head. President Director, Plantation Director and
Sustainability Head.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
108
Page 114
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Pengelolaan Keanekaragaman Hayati
[304-1, 304-2, 304-3, 304-4] [F.9, F.10]
Biodiversity Management [304-1, 304-2, 304-3, 304-4] [F.9, F.10]
Beberapa lokasi operasi FAP Agri seperti lahan Some of FAP Agri's operations such as land and
dan perkebunan berada berdekatan dengan plantations are located adjacent to Protected
Kawasan Lindung dan Kawasan dengan Nilai Areas and Areas with High Biodiversity Value
Keanekaragaman Hayati Tinggi di Luar Kawasan Outside Protected Areas, or consist of areas that
Lindung, atau terdiri dari area yang memiliki have high conservation value (HCV) and areas with
Nilai Konservasi Tinggi (NKT/HCV) dan area high carbon stock (HCS). Therefore, the Company
dengan Stok Karbon Tinggi (SKT/HCS). Karenanya, realizes that all of its operational activities have
Perusahaan menyadari bahwa seluruh kegiatan the potential to have a significant impact on the
operasional FAP Agri berpotensi memberikan sustainability of biodiversity.
dampak signifikan terhadap keberlangsungan
keanekaragaman hayati.
Dalam rangka mengelola dampak signifikan To manage significant impacts on biodiversity,
terhadap keanekaragaman hayati, FAP Agri FAP Agri includes a commitment to manage
mencantumkan komitmen mengelola area conservation areas in its Sustainability Policy.
konservasi dalam Kebijakan Keberlanjutan. The commitments and objectives related to
Komitmen dan tujuan yang terkait dengan biodiversity in FAP Agri's Sustainability Policy are
keanekaragaman hayati dalam Kebijakan to implement protection of HCV and HCS areas
Keberlanjutan FAP Agri adalah menerapkan and maintain a zero burning policy. This is also
perlindungan terhadap area NKT dan SKT serta FAP Agri's commitment to support SDG 15, which
mempertahankan kebijakan pembukaan lahan is to protect, restore and support sustainable use
tanpa bakar (Zero Burning Policy). Ini juga of terrestrial ecosystems, sustainably manage
menjadi komitmen FAP Agri dalam mendukung forests and halt biodiversity loss.
SDG 15, yaitu melindungi, memulihkan dan
mendukung penggunaan yang berkelanjutan
terhadap ekosistem daratan, mengelola hutan
secara berkelanjutan dan menghambat hilangnya
keanekaragaman hayati.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
109 Sustainability Report
Page 115
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Perlindungan dan Manajemen Area NKT Protection and Management of HCV and
dan SKT HCS Areas
FAP Agri berupaya melestarikan ekosistem FAP Agri endeavors to preserve the forest
hutan yang terdapat di dalam konsesi kami yang ecosystems within its concessions through high
diwujudkan melalui tindakan pelestarian Nilai conservation value (HCV) conservation actions.
Konservasi Tinggi (NKT). NKT adalah kriteria dan HCVs are criteria and methodologies used to
metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi identify areas that need to be protected to
wilayah yang perlu dilindungi guna meminimalkan minimize the social and environmental impacts of
dampak sosial dan lingkungan yang timbul development. HCVs refer to biological, ecological,
akibat pembangunan. NKT merujuk pada nilai- social or cultural values that are considered highly
nilai biologis, ekologis, sosial, atau budaya yang significant or important, nationally, regionally or
dianggap sangat signifikan atau penting, baik globally.
secara nasional, regional, maupun global.
Berdasarkan nilai-nilai tersebut, Perusahaan Based on these values, the Company identifies
mengidentifikasi area penting seperti habitat important areas such as protected wildlife
satwa yang dilindungi, tempat-tempat sakral, dan habitats, sacred places, and areas of significance
daerah yang memiliki nilai penting bagi penduduk to local people or indigenous communities. Areas
setempat atau masyarakat adat. Kawasan yang identified as having high conservation value must
teridentifikasi sebagai memiliki nilai konservasi be managed, monitored and protected to ensure
tinggi harus dikelola, dipantau, dan dilindungi long-term production viability. HCV protection
untuk menjamin kelangsungan produksi jangka focuses on protecting these areas from actions
panjang. Perlindungan NKT berfokus pada such as poaching, illegal logging, forest fires, and
melindungi area tersebut dari tindakan seperti implementing land restoration measures.
perburuan liar, illegal logging, kebakaran hutan,
serta melaksanakan tindakan restorasi lahan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
110
Page 116
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
FAP Agri berkomitmen untuk mengembangkan FAP Agri is committed to developing initiatives
inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan dan that aim to improve and maintain habitat in HCV
mempertahankan habitat di wilayah NKT dengan areas by identifying, protecting forests, and not
cara melakukan identifikasi, melindungi hutan, undertaking new development in High Conservation
serta tidak melakukan pengembangan baru di Value areas (no deforestation).
wilayah dengan Nilai Konservasi Tinggi (tidak ada
deforestasi).
Dalam rangka mengupayakan pelestarian NKT, To ensure HCV conservation, the Company has
Perusahaan telah melakukan sejumlah kegiatan, carried out a number of activities, including:
seperti:
1. Melaksanakan perlindungan dan pengelolaan 1. Implementing protection and management
terhadap area NKT yang berada dalam of HCV areas within the Company's effective
kepemilikan efektif Perusahaan. ownership.
2. Melarang seluruh kegiatan perburuan di area 2. Prohibiting all hunting activities in plantation
kebun dan area NKT. areas and HCV areas.
3. Melaksanakan program sosialisasi kepada 3. Implementing familiarization programs for
karyawan, pengunjung, masyarakat sekitar, employees, visitors, surrounding communities
dan kontraktor untuk menjaga area NKT serta and contractors to protect HCV areas and
menjaga keberlanjutan flora dan fauna. maintain the sustainability of flora and fauna.
4. Melakukan program pemantauan, pengawasan, 4. Conducting biodiversity monitoring,
dan patroli terhadap keanekaragaman hayati. surveillance and patrol programs.
5. Melakukan rehabilitasi dan restorasi terhadap 5. Rehabilitating and restoring critical land in
lahan kritis pada areal konservasi, seperti conservation areas, such as areas, erosion-
wilayah sempadan sungai, areal rawan erosi, prone areas, and the like.
dan sejenisnya.
Dalam penerapan pendekatan NKT, kami In implementing the HCV approach, the Company
senantiasa melibatkan seluruh elemen Perusahaan, involves all Company elements, communities and
masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya other stakeholders in working together to preserve
dalam kerja sama untuk melestarikan lingkungan the environment and achieve sustainability in all
dan mencapai keberlanjutan dalam semua aspek. aspects.
Selain itu, Perusahaan juga memiliki pendekatan In addition, the Company also has a high
Stok Karbon Tinggi (SKT) yang didefinisikan oleh carbon stock (HCS) approach defined by Global
Global Land Use Change merupakan bagian dari Land Use Change part of WWF as a method to
WWF sebagai metode untuk membedakan antara distinguish between forests that are valuable for
hutan yang berharga untuk perlindungan, dan protection, and degraded forests with low carbon
hutan yang terdegradasi dengan nilai karbon and biodiversity values. The HCS approach was
dan keanekaragaman hayati rendah. Pendekatan developed for fragmented forest landscapes
SKT dikembangkan untuk lanskap hutan yang in the humid tropics, and has been validated in
terfragmentasi di daerah tropis yang lembab, Indonesia. The HCS approach uses satellite data
dan telah divalidasi di Indonesia. Pendekatan and field observations to stratify vegetation into
SKT menggunakan data satelit dan pengamatan six different forest classes.
lapangan untuk membuat stratifikasi vegetasi ke
dalam enam kelas hutan yang berbeda.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
111 Sustainability Report
Page 117
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Vegetasi dibedakan menjadi Hutan dengan Vegetation is differentiated into high density,
Kepadatan Tinggi, Kepadatan Sedang, dan medium density and low density forest, young
Kepadatan Rendah, Hutan Muda yang Sedang developing forest, scrub and open/empty land,
Tumbuh, Semak Belukar, dan Lahan Terbuka/ where the first four forest types can be considered
Kosong, di mana 4 (empat) jenis hutan pertama HCS forest. HCS also maps community land rights
dapat dianggap sebagai hutan SKT. SKT juga and use and analyzes small forest areas to identify
memetakan hak dan penggunaan atas tanah forest areas worthy of protection.
masyarakat serta analisis area hutan kecil untuk
mengidentifikasi kawasan hutan yang layak
dilindungi.
Sepanjang tahun 2024, Perusahaan senantiasa In 2024, the Company continued to reinforce
mempertegas komitmen dan pencapaian its commitments and achievements on the
atas perlindungan area NKT dan SKT. Progres protection of HCV and HCS areas. The progress
komitmen dan target perlindungan area NKT dan of the Company's HCV and HCS area protection
SKT Perusahaan pada tahun 2024 dan target ke commitments and targets in 2024 and future
depan diuraikan sebagai berikut: targets are outlined below:
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
112
Page 118
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Progres, Komitmen dan Target Perlindungan Area NKT dan SKT
Progress, Commitments and Targets of HCV and HCS Area Protection
Komitmen dan Target
Komitmen dan Target ke Depan
Tahun 2024 Progres Tahun 2024
Future Commitments and
Commitments and Progress in 2024
Targets
Targets in 2024
Memastikan seluruh area konservasi Tidak terdapat pembangunan/ Memastikan seluruh area konservasi NKT
NKT & SKT dapat terjaga. pembukaan lahan di area konservasi (0 & SKT dapat terlindungi dari intervensi
Ensuring that all HCV & HCS Ha). korporasi maupun masyarakat.
conservation areas are maintained. There is no land development or Ensure that all HCV (High Conservation
clearing within the conservation area (0 Value) and HCS (High Carbon Stock)
hectares). conservation areas are protected
from both corporate and community
intervention.
Memastikan area konservasi telah Seluruh area konservasi telah memiliki Memastikan marking signboard yang sudah
memiliki marking signboard. marking signboard. terpasang dapat terpelihara dengan baik.
Ensuring that the conservation area All conservation areas have been Ensure that the installed marking
has a marking signboard. equipped with marking signboards. signboards are well-maintained.
Melakukan sosialisasi perlindungan Sosialisasi perlindungan area NKT dan Memastikan seluruh stakeholder
area NKT dan SKT ke internal staf SKT kepada internal staf dan/atau (kontraktor, masyarakat dan pihak ke-3
dan/atau karyawan kebun serta karyawan serta kontraktor maupun lainnya) dapat ikut serta menjaga areal
kontraktor (jika ada). stakeholder lainnya telah 100% konservasi NKT SKT perusahaan.
Disseminate information on the dilakukan. Ensure that all stakeholders (contractors,
protection of HCV and HCS areas 100% familiarization of HCV and HCS communities and other third parties) can
to internal staff and/or plantation area protection to internal staff and/or participate in maintaining the Company's
employees and contractors (if any). employees as well as contractors and HCS and HCV conservation area.
other stakeholders.
Melakukan rehabilitasi terkait dengan Beberapa lahan kritis terutama area Tidak melakukan kegiatan pemupukan dan
lahan kritis sempadan sungai. sepadan sungai sudah dilakukan penyemprotan bahan kimia terutama di
Carrying out rehabilitation related to penanaman kembali dengan beberapa daerah sempadan sungai (kanan-kiri).
critical riverbank land. jenis tanaman berkayu dan buah yang No fertilization or chemical spray,
cepat tumbuh (fast growing). especially in river buffer zones (right-left).
Replanted some critical land, especially
areas along rivers, with several types of
woody plants and fast-growing fruits.
Pembukaan Lahan Tanpa Bakar serta No-Burn Land Clearing and Forest
Pencegahan dan Penanggulangan and Landscape Fire Prevention and
Kebakaran Hutan dan Lahan Management
FAP Agri menyadari bahwa kegiatan operasional di
sektor perkebunan kelapa sawit sering dikaitkan FAP Agri recognizes that operations in the oil palm
dengan isu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). plantation sector are often associated with the
Risiko ini memiliki dampak serius pada lingkungan, issue of forest and landscape fires. This risk has
termasuk kerusakan tumbuhan dan satwa liar, serious impacts on the environment, including
pencemaran udara, serta peningkatan emisi gas damage to plants and wildlife, air pollution, and
rumah kaca. increased greenhouse gas emissions.
Sejalan dengan Instruksi Presiden No. 11 Tahun
2015 mengenai Pengendalian Kebakaran Hutan In line with Presidential Instruction No. 11 of 2015
dan Lahan, FAP Agri berkomitmen untuk concerning Forest and Landscape Fire Control, FAP
menerapkan Kebijakan Pembukaan Lahan Tanpa Agri is committed to implementing a zero burning
Bakar (Zero Burning Policy) dalam ekspansi dan policy in the expansion and replanting of oil palm
penanaman kembali perkebunan kelapa sawit. plantations. The Company is also active in forest
Perusahaan juga aktif dalam upaya Pencegahan and landscape fire prevention and management
dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan efforts to preserve the environment. This policy
(Karhutla) untuk menjaga kelestarian lingkungan. does not only apply in terms of land clearing by
Kebijakan ini tidak hanya berlaku dalam hal the Company, but is also communicated to all
pembukaan lahan yang dilakukan Perusahaan, supplier farmers.
melainkan juga disosialisasikan kepada seluruh
petani pemasok.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
113 Sustainability Report
Page 119
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Seluruh konsesi FAP Agri memiliki tingkat risiko All of FAP Agri's concessions have a forest and
Karhutla yang dikategorikan “SEDANG.” Dengan landscape fire risk level categorized as "MEDIUM."
menggunakan metodologi yang sesuai dengan Using a methodology that complies with the
panduan yang diterbitkan oleh BPNB (Nomor guidelines issued by BPNB (No. 2 of 2012), FAP Agri
2 tahun 2012), FAP Agri telah mengembangkan has developed a mitigation program that includes
program mitigasi yang mencakup pembangunan the construction of facilities necessary to confront
fasilitas yang diperlukan untuk menghadapi dan and reduce the risk of forest and landscape fires.
mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan
(Karhutla).
Langkah-langkah mitigasi yang kami terapkan The mitigation measures implemented by the
untuk mencegah dan mengatasi Karhutla antara Company to prevent and overcome forest and land
lain: fires include:
1. Pembentukan tim tanggap darurat, pemadam 1. Establishment of emergency response,
kebakaran, dan patroli. firefighting and patrol teams.
2. Pemasangan menara pengawas, tanda 2. Installation of watchtowers, warning and
peringatan, dan informasi di lokasi-strategis. information signs at strategic locations.
3. Komunikasi berkala dengan karyawan dan 3. Regular communication with employees and
masyarakat setempat mengenai risiko local communities on fire risks, prevention,
kebakaran, pencegahan, dan tindakan yang and actions to be taken in the event of a fire.
harus diambil jika terjadi kebakaran.
4. Pengawasan aktif dan sosialisasi, serta 4. Active supervision and familiarization, as well
pelatihan rutin bagi personel dalam as regular training for personnel in dealing
menghadapi kebakaran hutan dan lahan. with forest and land fires.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
114
Page 120
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Kami juga selalu memastikan ketersediaan The Company consistently ensures the availability
sarana dan prasarana yang diperlukan untuk of facilities and infrastructure needed to control
mengendalikan situasi Karhutla. forest and landscape fire incidents.
Sepanjang tahun 2024, Perusahaan senantiasa In 2024, the Company continued to emphasize
mempertegas komitmen dan pencapaian atas its commitment and achievements on forest and
upaya pencegahan Karhutla. Progres komitmen landscape fire prevention efforts. The progress
dan target pencegahan Karhutla Perusahaan pada of the Company's forest and landscape fire
tahun 2024 dan target ke depan diuraikan sebagai prevention commitments and targets in 2024 and
berikut: future targets are described below:
Progres, Komitmen dan Target Manajemen Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan
Progress, Commitments and Targets of Forest and Landcape Fire Prevention Management
Komitmen dan Target Tahun 2024 Progres Tahun 2024 Komitmen dan Target ke Depan
Commitments and Targets in 2024 Progress in 2024 Future Commitments andTargets
Melengkapi dan memastikan seluruh Peralatan Karhutla telah 100 Tetap melakukan pelatihan simulasi
peralatan kebakaran hutan dan lahan terdistribusi. internal secara terjadwal.
(karhutla) terdistribusi dan berfungsi 100%. 100% distribution of fire and land Conduct scheduled internal simulation
Ensure that all forest and land fire-fighting fire-fighting equipment. training.
equipment is distributed and functioning
100%.
Pelatihan dan simulasi internal. Pelatihan dan simulasi internal Melakukan pelatihan dan simulasi
Internal training and simulation. telah 100% dilakukan. kebakaran bersama dengan seluruh mitra
100% implementation of internal petani di seluruh Pabrik Kelapa Sawit
training and simulation. (PKS).
Conduct fire training and simulations with
all smallholder partners in all Palm Oil
Mills (POMs).
Pembenahan/pembentukan standard best Optimalisasi gudang standar Seluruh Perusahaan Terbatas (PT) telah
practice gudang penyimpanan karhutla. Karhutla telah mencapai 100% (10 dilengkapi dengan peralatan damkarhutlah
Reorganize/establish best practice dari 10 fasilitas) dilakukan sesuai secara optimal sesuai dengan analisa risiko
standards for forest and land fire storage dengan standard best practice yang dihadapi.
warehouses. yang ditentukan. Optimally equip the Company with
100% optimization of standard firefighting equipment in accordance with
land and forest fires warehouses the risk analysis.
in accordance with specified best
practice standards.
Perbaikan mesin Damkarhutla regional Perbaikan mesin Damkarhutla -
Kalimantan Utara & Kalimantan Timur 100%. Regional Kalimantan Utara &
100% repair of regional fire and land Kalimantan Timur telah 100%
firefighting engines in North Kalimantan and selesai dan berfungsi optimal.
East Kalimantan. The repair of the North
Kalimantan and East Kalimantan
Regional Fire and Forest Fire
Fighting Machines was 100%
completed and was functioning
optimally.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
115 Sustainability Report
Page 121
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Tanpa Deforestasi No Deforestation
Tanpa deforestasi memiliki arti produk yang tidak No deforestation means that products are not
diekstraksi dari perkebunan yang dibangun di atas extracted from plantations built on forests
hutan sehingga tidak ada hutan yang digunduli dan so that no forests are cleared and converted
diubah menjadi perkebunan. Sebagai perusahaan into plantations. As a company engaged in the
yang bergerak di sektor perkebunan, FAP Agri plantation sector, FAP Agri is committed to no
berkomitmen untuk tidak melakukan deforestasi deforestation by conducting a comprehensive
dengan melakukan penilaian secara komprehensif assessment of areas that can be opened for
terhadap area-area yang dapat dibuka untuk development (Go Area).
pengembangan (Go Area).
Di samping itu, Perusahaan juga memiliki In addition, the Company has restrictions on areas
batasan atas area yang tidak dapat dibuka untuk that cannot be opened for development (No Go
pengembangan (No Go Area) yang diidentifikasi Areas) identified based on standards, tools, and
berdasarkan standar, alat, serta dilakukan oleh conducted by an assessment team registered
tim penilai yang terdaftar dalam High Carbon under the high carbon stock approach.
Stock Approach.
Penilaian atas area-area ini dilakukan dengan The assessment of these areas is carried out with
perspektif yang lebih tajam tentang bagaimana a more intensive perspective on how and where
dan Dimana Perusahaan harus melakukan the Company should protect forest density and
perlindungan terhadap Hutan Kerapatan dan other buffer corridors. As of December 31, 2024,
koridor-koridor sempadan (buffer) lainnya. the Company had allocated an area of 12.806,47Ha
Per 31 Desember 2024, Perusahaan telah as conservation areas across its concessions as
mengalokasikan lahan seluas 12.806,47Ha sebagai areas to provide services to the ecosystem.
kawasan konservasi di seluruh konsesi yang
dimiliki sebagai area yang dapat memberikan jasa
kepada ekosistem lingkungan.
Konservasi Keanekaragaman Hayati Biodiversity Conservation
Dalam setiap kegiatan operasionalnya, FAP In carrying out each operational activity, FAP Agri
Agri berkomitmen untuk menjunjung tinggi is committed to upholding the implementation
implementasi prinsip ESG (Environmental, of ESG (Environmental, Social, and Governance)
Social, and Governance) guna menciptakan nilai principles to create to provide added value to the
tambah bagi Perusahaan, masyarakat, maupun Company, the community, and the surrounding
lingkungan sekitar. Perusahaan juga senantiasa environment. The Company continuously complies
mematuhi seluruh peraturan yang berlaku terkait with all applicable regulations related to
perlindungan dan pelestarian lingkungan, seperti environmental protection and preservation, such
Undang-Undang (UU) Konservasi Sumber Daya as the Law on Conservation of Natural Resources
Alam Hayati dan Ekosistem, UU Kehutanan, UU and Ecosystems, Forestry Law, Law on Prevention
Pencegahan dan Pemberantasan Perusahaan and Eradication of Forest Companies, and various
Hutan, serta berbagai Peraturan Menteri tentang Ministerial Regulations on Flora and Fauna
Pelestarian Flora dan Fauna. Conservation.
Sebagai wujud dari komitmen tersebut, FAP As a manifestation of this commitment, FAP Agri
Agri terus berupaya melindungi, melestarikan, continuously endeavors to protect, conserve, and
dan mengembangkan keanekaragaman hayati develop biodiversity around its operational areas.
di sekitar area operasionalnya. Hal ini tercermin This is reflected in the Company's policy not to
dalam kebijakan perusahaan untuk tidak carry out activities in areas with a high level of
melakukan kegiatan di wilayah dengan tingkat biodiversity and not to make changes to the
keanekaragaman hayati yang tinggi serta tidak natural ecosystem. However, there are several
melakukan perubahan terhadap ekosistem alami. operational locations in the vicinity of areas that
Namun demikian, terdapat beberapa lokasi serve as habitats for a number of flora and fauna
operasional yang berada di sekitar kawasan yang species listed on the IUCN Red List.
menjadi habitat bagi sejumlah spesies flora dan
fauna yang tercatat dalam Daftar Merah IUCN.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
116
Page 122
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Pada tahun 2024, FAP Agri telah menjalankan In 2024, FAP Agri carried out a number of biodiversity
sejumlah program perlindungan, pelestarian, dan protection, conservation and development
pengembangan keanekaragaman hayati, antara programs, including:
lain:
1. Tidak terdapat pembangunan/pembukaan 1. No construction/land clearing in conservation
lahan di area konservasi (0 Ha) dengan areas (0 Ha) with Monthly Satellite Image
Monitoring Update Citra Satelite Bulanan. Update Monitoring.
2. Seluruh area konservasi telah memiliki 2. All conservation areas had marking signboards
marking signboard (batas) areal NKT SKT (boundaries) of HCV-HCSA areas to minimize
sehingga potensi terbuka sangat kecil. the potential for opening.
3. Sosialisasi areal konservasi NKT SKT kepada 3. Familiarization of HCV-HCSA conservation
seluruh pemangku kepentingan termasuk areas to all stakeholders including contractors
kontraktor dan masyarakat sekitar. and surrounding communities.
4. Monitoring Buidiversity (Flora dan Fauna). 4. Biodiversity Monitoring (Flora and Fauna).
5. Pelaporan ke Instansi terkait (BKSDA, DLH 5. Reporting to related agencies (BKSDA,
Provinsi & Kabupaten, Dinas Perkebunan Provincial & Regency Environmental Agency,
Provinsi, Dinas Pertanian Kabupaten). Provincial Plantation Office, Regency
Agriculture Office).
Berikut adalah kinerja konservasi keanekaragaman The biodiversity conservation performance carried
hayati yang dijalankan selama tahun 2024: out in 2024 include:
Dilindungi oleh
Permen LHK
Nama Status Dilindungi
Wilayah Flora dan Fauna Appendix 106/2018
Ilmiah/ IUCN Red oleh PP
Operasional yang Dilindungi CITES Protected by
Latin List 7/1999
Operational Protected Flora CITES Enviromental
Scientific/Latin IUCN Red Protected
Area and Fauna Appendix Ministry
Name List Status by PP 7/1999
Regulation
106/2018
Region Kalimantan Anggrek tebu Grammatophyllum Not x √ x
Timur dan speciosum Applicable
Kalimantan Utara
East Kalimantan Beruk Macaca nemestrina Endangered x x x
and North
Kalimantan Region Elang bondol Haliastur indus Least x √ √
Concern
Elang hitam Ictinaetus Least x √ √
malayensis Concern
Region Kalimantan Elang tikus Elanus caeruleus Least x √ √
Timur dan Concern
Kalimantan Utara
East Kalimantan Kangkareng hitam Anthracoceros Vulnerable Appendix II √ √
and North malayanus
Kalimantan Region
Kangkareng Anthracoceros Least Appendix II √ √
perut-putih albirostris Concern
Monyet ekor- Macaca fascicularis Endangered x x x
panjang
Owa kelawat Hylobates muelleri Endangered Appendix I √ √
Rangkong badak Buceros rhinoceros Vulnerable Appendix II √ √
Region Bekantan Nasalis larvatus Endangered Appendix I √ √
Kalimantan Timur
East Kalimantan Julang-jambul Aceros corrugatus Endangered Appendix II √ √
Region hitam
Julang emas Rhyticeros Vulnerable Appendix II √ √
undulatus
Buaya sinyulong Tomistoma Vulnerable Appendix I √ √
schlegelii
Kantong semar Nepenthes gracilis Least Appendix II √ x
Concern
Region Buaya muara Crocodylus porosus Least Appendix II √ √
Kalimantan Utara Concern
North Kalimantan
Region Tengkawang Shorea stenoptera Near x √ x
Threatened
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
117 Sustainability Report
Page 123
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Pengendalian Hama dan Penggunaan Bahan Kimia [F.5, F.15]
Pest Control and Chemical Use [F.5, F.15]
Dalam menjalankan operasional di bidang In carrying out operations in the agricultural sector,
agrikultur, serangan hama dan penyakit tanaman attacks by pests and plant diseases referred to
yang disebut sebagai Organisme Pengganggu as plant-disturbing organisms (OPT) are one of
Tanaman (OPT) menjadi salah satu kendala yang the main obstacles. The company considers that
mutlak dihadapi. Perusahaan menganggap OPT uncontrolled pests have an impact on reducing
yang tidak terkendali dapat berdampak pada production to the death of cultivated plants. For
penurunan produksi hingga kematian tanaman FAP Agri, the main pests that commonly attack its
yang dibudidayakan. Bagi FAP Agri, OPT utama plantation crops are bush rats, fire caterpillars,
yang biasa menyerang tanaman perkebunan and horn beetles.
Perusahaan adalah tikus semak, ulat api, dan
kumbang tanduk.
Sebagai bentuk kegiatan pengendalian terhadap As a form of pest control activities, the
hama, Perusahaan melakukan monitoring atas Company conducts regular monitoring of pest
serangan OPT secara berkala guna mengetahui attacks to determine the pest population in the
populasi OPT yang ada di lingkungan perkebunan FAP Agri plantation environment. To prevent
FAP Agri. Untuk mencegah meledaknya populasi sudden explosions in pest populations, FAP
OPT secara mendadak, FAP Agri melalui Divisi Agri through the Research & Development (R&D)
Research & Development (R&D) menerapkan Division implements an early warning system
sistem peringatan dini (EWS) yang didukung (EWS) supported by the use of digital mapping
dengan pemanfaatan teknologi pemetaan technology. EWS aims to highlight data on pest
digital. EWS bertujuan untuk mengetahui data populations, diseases, and the presence of natural
populasi hama, penyakit, dan keberadaan musuh enemies and their development in a precise and
alami dan perkembangannya secara tepat dan accurate manner. This serves as the basis for
akurat. Hal tersebut menjadi dasar pengambilan decision-making regarding whether or not to carry
keputusan terkait perlu atau tidaknya melakukan out further pest control.
pengendalian OPT lebih lanjut.
Di samping itu, penggunaan bahan kimia berbahaya In addition, the use of hazardous chemicals to
untuk mengendalikan risiko OPT dapat berpotensi control pest risks can potentially pose a threat
menjadi ancaman bagi keanekaragaman to biodiversity. Consequently the Company has
hayati. Atas dasar hal tersebut, Perusahaan conducted environmentally friendly development
telah melakukan metode dan pendekatan methods and approaches to integrate pest
pengembangan yang ramah lingkungan untuk monitoring and control through the integrated
mengintegrasikan pemantauan dan pengendalian pest management (IPM) approach.
hama melalui pendekatan praktik Pengendalian
Hama Terpadu (PHT).
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
118
Page 124
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
PHT merupakan pendekatan yang didasari oleh IPM is an approach based on ecological
pertimbangan ekologi dan efisiensi ekonomi considerations and economic efficiency in
dalam rangka pengelolaan agroekosistem yang the context of responsible agroecosystem
bertanggung jawab. Pendekatan PHT dapat management. The IPM approach can provide very
memberikan implikasi yang sangat luas, mulai broad implications, ranging from high productivity,
dari produktivitas tinggi, kesejahteraan petani increased farmer welfare, pest populations and
meningkat, populasi dan kerusakan hama tetap damage remain at a level that is not economically
berada pada tingkatan yang secara ekonomis detrimental, the quality and balance of the
tidak merugikan, kualitas dan keseimbangan environment is guaranteed in an effort to realize
lingkungan pun terjamin dalam usaha mewujudkan sustainable development.
pembangunan yang berkesinambungan.
Perusahaan mengimplementasikan sistem The Company implements an IPM system that
PHT yang memadukan pengendalian alami, combines natural control, biological control, and
pengendalian hayati, dan pengendalian teknis technical control (biological and chemical). Natural
(biologi dan kimia). Pengendalian alami dan hayati and biological control utilizes natural enemies
memanfaatkan musuh alami (predator, parasitoid, (predators, parasitoids, and entomopathogens)
dan entomopatogen) yang mampu menekan that are able to suppress pest populations
populasi hama secara alami serta mengurangi naturally and reduce the risk of environmental
risiko kerusakan lingkungan akibat penggunaan damage due to the use of pesticides. Meanwhile,
pestisida. Sementara, pengendalian teknis technical control can be carried out as a last
dapat dilakukan sebagai upaya terakhir apabila resort if natural and biological control is no longer
pengendalian secara alami dan hayati sudah tidak able to significantly suppress pest populations.
mampu menekan populasi hama secara signifikan.
FAP Agri berkomitmen untuk melakukan FAP Agri is committed to environmentally friendly
pengendalian hama yang ramah lingkungan dengan pest control by using pesticides only when
menggunakan pestisida hanya jika dibutuhkan. necessary. FAP Agri only uses WHO's Class 1A or
FAP Agri hanya menggunakan WHO’s Class 1A atau 1B Pesticides in special and urgent situations
Pestisida 1B dalam situasi khusus dan mendesak such as during bagworm outbreaks where
seperti saat wabah ulat kantung mengingat biological methods are not effective. The Company
metode biologis tidak akan efektif. Perusahaan continuously monitors the use of pesticides and
terus memantau penggunaan pestisida dan ensures their use is authorized by the Ministry of
memastikan penggunaannya diizinkan oleh Agriculture of the Republic of Indonesia
Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
119 Sustainability Report
Page 125
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Dalam rangka mengetahui seberapa besar In order to assess the extent of chemical usage
penggunaan bahan kimia (pupuk dan pestisida) (fertilizers and pesticides) in operational activities,
dalam pelaksanaan operasional, Perusahaan the Company records and calculates the use of
melakukan pencatatan dan perhitungan chemicals as follows:
penggunaan bahan kimia, sebagai berikut:
Bahan Kimia/Chemicals Satuan/Unit 2024 2023 2022
Pupuk/Fertilizer Ton/Tons 57.273 43.952 34.974
Pestisida/Pesticides Liter/Liters 339.402 275.159 315.613
FAP Agri berkomitmen untuk mengurangi FAP Agri is committed to reduce the use of
penggunaan Pestisida Terbatas (Paraquat), restricted pesticide (paraquat), given that this
mengingat bahwa jenis herbisida ini memiliki type of herbicide has a high level of toxicity
tingkat toksisitas tinggi yang berdampak negatif that has a negative impact on the environment
terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. and surrounding communities. This commitment
Komitmen ini terus diperkuat dengan upaya continues to be reinforced with significant
pengurangan paraquat secara signifikan dan paraquat reduction efforts and ensuring adequate
memastikan langkah-langkah pengamanan yang safety measures are in place to prevent accidents
memadai tersedia untuk mencegah kecelakaan or long-term damage. On the other hand, the
atau kerusakan jangka panjang. Di sisi lain, kami Company continues to innovate to initiate trials on
terus berinovasi untuk memulai uji coba pada other alternative pesticides that show promising
pestisida alternatif lain yang menunjukan hasil results while conducting paraquat training and
menjanjikan seraya melaksanakan pelatihan dan certification for field workers with the local
sertifikasi Paraquat bagi pekerja lapangan bersama government and vendors.
Pemerintah Daerah dan vendor pemasok.
Guna melakukan pengendalian hama dan To control pests and the use of chemicals, FAP Agri
penggunaan bahan kimia, FAP Agri secara proaktif proactively conducts research and development
melakukan riset dan pengembangan dalam in dealing with pests and minimizing the use of
menghadapi OPT dan meminimalisir penggunaan chemicals to overcome these risks. This effort is
bahan kimia untuk mengatasi risiko tersebut. also strengthened by setting commitments and
Upaya ini turut diperkuat dengan menetapkan targets for pests and chemical use as follows:
komitmen dan target OPT dan penggunaan bahan
kimia yang dapat dilihat sebagai berikut:
Progres, Komitmen dan Target Pengendalian Hama dan Penggunaan Bahan Kimia
Progress, Commitments and Targets of Pest Control and Chemical Use
Komitmen dan Target
Komitmen dan Target ke Depan
Tahun 2024 Progres Tahun 2024
Future Commitments and
Commitments and Progress in 2024
Targets
Targets in 2024
Melakukan 1. Secara bertahap mengurangi 1. Menghilangkan penggunaan paraquat secara
Implementasi terhadap penggunaan paraquat. total pada tahun 2028.
praktik manajemen 2. Melanjutkan praktik manajemen 2. Melakukan upaya intensif untuk
perkebunan terbaik pestisida terpadu untuk meminimalkan mengembangkan praktik-praktik pengurangan
dan menghentikan penggunaan herbisida dan pestisida. penggunaan pestisida.
penggunaan paraquat. 1. Gradually reduced the use of paraquat. 3. Melanjutkan praktik manajemen pestisida
Implement 2. Continued integrated pesticide terpadu untuk meminimalkan penggunaan
best plantation management practices to minimize the herbisida dan pestisida.
management practices use of herbicides and pesticides. 1. Eliminate the use of paraquat completely by
and stop the use of 2028.
paraquat. 2. Make intensive efforts to develop practices to
reduce pesticide use.
3. Continue integrated pesticide management
practices to minimize the use of herbicides and
pesticides.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
120
Page 126
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Hingga saat ini, penggunaan pestisida masih To date, the use of pesticides remains the most
menjadi metode pengendalian hama yang paling effective method of pest control, although it
efektif, meskipun tidak dapat dikategorikan sebagai cannot be categorized as a sustainable solution.
solusi yang berkelanjutan. Namun demikian, However, FAP Agri is committed to implementing
FAP Agri berkomitmen untuk menerapkan environmentally friendly pest control by selectively
pengendalian hama yang ramah lingkungan utilizing pesticides, only when absolutely
dengan menggunakan pestisida secara selektif, necessary.
yakni hanya ketika benar-benar diperlukan.
FAP Agri berupaya agar pengelolaan kelapa sawit FAP Agri endeavors to ensure that palm oil
hanya menggunakan pestisida yang termasuk management only uses pesticides classified
dalam klasifikasi WHO Kelas 1A atau 1B serta as WHO Class 1A or 1B and chemicals included
bahan kimia yang termasuk dalam daftar Konvensi in the Stockholm and Rotterdam Conventions,
Stockholm dan Rotterdam, dalam kondisi tertentu under certain conditions and in emergencies,
dan darurat, seperti saat terjadi serangan ulat such as when there is a bagworm attack, where a
kantung, di mana pendekatan biologis terbukti biological approach is proven to be less effective.
kurang efektif. Perusahaan juga secara konsisten The Company constantly monitors the use of
memantau penggunaan pestisida dan memastikan pesticides and ensures that all pesticides are
bahwa seluruh pestisida yang digunakan telah approved by the Ministry of Agriculture of the
mendapatkan persetujuan dari Kementerian Republic of Indonesia.
Pertanian Republik Indonesia.
Selain itu, FAP Agri terus berupaya untuk mengurangi In addition, FAP Agri strives to reduce the use of
penggunaan Pestisida Terbatas seperti Paraquat, Restricted Pesticides such as Paraquat, given the
mengingat tingginya tingkat toksisitas yang high level of toxicity that concerns stakeholders.
menjadi perhatian para pemangku kepentingan. To support these efforts, the Company is
Dalam rangka mendukung upaya tersebut, innovating by testing other alternative pesticides
perusahaan melakukan inovasi dengan menguji that show promising results. In parallel, training
alternatif pestisida lain yang menunjukkan hasil and certification in the use of Paraquat is also
yang menjanjikan. Secara paralel, pelatihan dan provided to field workers in collaboration with
sertifikasi penggunaan Paraquat juga diberikan local governments and supply partners. This
kepada para pekerja lapangan bekerja sama commitment is reinforced through a significant
dengan Pemerintah Daerah dan mitra pemasok. reduction in the use of Paraquat and monitoring of
Komitmen ini diperkuat melalui pengurangan its use, as well as the implementation of adequate
penggunaan Paraquat dan melakukan monitoring safety measures to prevent accidents and long-
penggunaannya secara signifikan, serta penerapan term impacts on the environment and health.
langkah-langkah pengamanan yang memadai
guna mencegah terjadinya kecelakaan maupun
dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan
kesehatan.
Dalam upaya pengendalian hama dan penyakit In an effort to control plant pests and diseases, FAP
tanaman, FAP Agri menerapkan pendekatan Agri implements an Integrated Pest Management
Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Pendekatan ini (IPM) approach. This approach is environmentally
bersifat ramah lingkungan dan mengintegrasikan friendly and integrates various control methods,
berbagai metode pengendalian, termasuk metode including cultural, mechanical, biological, and
budaya, mekanis, biologis, dan kimia. Tujuannya chemical methods. The goal is to effectively
adalah untuk mengendalikan populasi hama control pest populations while minimizing negative
secara efektif sekaligus meminimalkan dampak impacts on economic, health, and environmental
negatif terhadap aspek ekonomi, kesehatan, dan aspects.
lingkungan.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
121 Sustainability Report
Page 127
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Efisiensi Penggunaan Energi
[302-2, 302-3, 302-4, 302-5] [F.6, F.7]
Energy Use Efficiency [302-2, 302-3, 302-4, 302-5] [F.6, F.7]
FAP Agri menyadari bahwa kelancaran pelaksanaan FAP Agri realizes that the smooth running of
aktivitas operasional tidak terlepas dari operational activities is inseparable from the
penggunaan energi yang berpotensi memberikan use of energy that has the potential to impact
dampak pada lingkungan. Karenanya, FAP Agri the environment. Therefore, FAP Agri consistently
secara konsisten berupaya untuk membangun endeavors to build an energy-saving culture to
budaya hemat energi guna mengoptimalkan optimize energy consumption in the Company.
konsumsi energi di Perusahaan. Selain itu, In addition, the Company has also used a power
Perusahaan juga telah menggunakan pembangkit plant that is 100% fueled by biomass from palm
listrik yang berbahan bakar 100% biomassa kernel shells to meet the electricity needs of the
dari cangkang sawit dalam rangka memenuhi factory. The use of biomass as an energy fuel has
kebutuhan listrik di pabrik. Penggunaan biomassa an impact on reducing Greenhouse Gas (GHG)
sebagai bahan bakar energi berdampak pada emissions.
penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
Dalam rangka mengetahui seberapa besar To determine how much energy consumption is in
konsumsi energi dalam pelaksanaan operasional, the implementation of operations, the Company
Perusahaan melakukan pencatatan dan records and calculates the use of energy sources,
perhitungan penggunaan sumber-sumber energi, as follows:
sebagai berikut:
Total Intensitas Pemakaian Energi
Total Energy Usage Intensity
Energi/Energy Satuan/Unit 2024 2023 2022
Solar/Solar Liter 12.289.745 13.361.691 9.660.497
Cangkang Sawit (sumber energi terbarukan)
Ton/Tons 63.762 59.104 56.004
Palm Kernel Shell (renewable energy source)
Listrik/Electricity kWh 2.872.029 2.825.881 4.361.805
Rasio Berbanding TBS Olah (Ton) dengan Solar Liter/Ton TBS
0,94 0,11 0,13
Comparative Ratio of Processed FFB (Ton) to Solar Liter/Ton FFB
Rasio Berbanding TBS Olah (Ton) dengan Listrik kWh/Ton TBS
3,07 2,62 4,09
Comparative Ratio of Processed FFB (Ton) to Electricity kWh/Ton FFB
Saat ini, Perusahaan melakukan sejumlah kegiatan Currently, the Company carries out a number of
strategis dalam rangka meminimalisir penggunaan strategic activities in order to minimize energy
energi, seperti: use, including:
1. Memaksimalkan penghematan energi, baik 1. Maximizing energy savings, both electrical
energi listrik maupun bahan bakar minyak energy and fuel oil (BBM);
(BBM);
2. Bijak dalam menggunakan air bersih yang kian 2. Adopting a wise approach in using clean water
sulit didapat; that is increasingly difficult to obtain;
3. Melakukan pengelolaan limbah beracun dan 3. Conducting toxic and non-toxic waste
tidak beracun; management;
4. Melakukan uji emisi untuk kendaraan 4. Conducting emission tests for operational
operasional guna meminimalisir polusi udara; vehicles to minimize air pollution;
5. Menjaga kondisi peralatan produksi agar tidak 5. Maintaining the condition of production
menghasilkan gas buang yang berdampak equipment so as not to produce exhaust gases
negatif. that have a negative impact.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
122
Page 128
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Pengelolaan Penggunaan Air [303-1, 303-2, 303-3, 303-5] [F.8]
Water Use Management [303-1, 303-2, 303-3, 303-5]
Air merupakan sumber daya yang menjadi elemen Water is a resource that is an important element
penting dalam kelancaran operasional Perusahaan, in the smooth operation of the Company, including
antara lain untuk proses fertilisasi perkebunan dan for the plantation fertilization process and FFB
pengolahan TBS. Menyadari bahwa air merupakan processing. Realizing that water is a common
sumber daya bersama yang sangat penting bagi resource that is extremely important for life,
kehidupan, termasuk bagi masyarakat sekitar, including for the surrounding community, the
maka Perusahaan senantiasa melakukan efisiensi Company always carries out water use efficiency
penggunaan air melalui penggunaan secara bijak through wise use and maintains the sustainability
dan menjaga keberlangsungan sumbernya agar of its source so as not to affect the availability of
tidak mempengaruhi ketersediaan air untuk water for the local community.
masyarakat setempat.
Pengelolaan air di Perusahaan dilakukan dengan The Company’s water management is carried out
memanfaatkan air permukaan yang berasal dari by utilizing surface water from rivers or tributaries
sungai atau anak sungai di dalam kebun untuk in the plantation for the production process in oil
proses produksi di kebun kelapa sawit dan di pabrik palm plantations and palm oil mills. Meanwhile,
minyak sawit. Sementara, proses pengolahan air di the water treatment process at the PKS is
PKS dilakukan dengan cara air permukaan dialirkan carried out by means of surface water flowing
ke dalam waduk sebagai tempat penampungan into the reservoir as a reservoir to be utilized as
untuk dimanfaatkan sesuai kebutuhan. FAP Agri needed. FAP Agri makes efforts to maintain water
melakukan upaya pemeliharaan area tangkapan catchment areas and surface water sources by
air dan sumber-sumber air permukaan dengan maintaining the boundaries of water sources,
melakukan pemeliharaan sempadan sumber implementing a terracing system on hilly areas,
air, menerapkan sistem terasering pada wilayah and planting legumes to maintain soil moisture.
berbukit, serta menanam tumbuhan kacang- FAP Agri also ensures impact management related
kacangan untuk menjaga kelembaban tanah. to water disposal, such as avoiding pollution of
FAP Agri juga memastikan manajemen dampak water intake sources and avoiding potential social
yang berkaitan dengan pembuangan air, seperti conflicts over the resulting impacts.
menghindari adanya pencemaran terhadap
sumber pengambilan air dan menghindari potensi
konflik sosial atas dampak yang dihasilkan.
Jumlah dan intensitas penggunaan air di The amount and intensity of water usage in the
Perusahaan pada 3 (tiga) tahun terakhir dapat Company in the last 3 (three) years are presented
dilihat sebagai berikut: below:
Uraian/Description Satuan/Unit 2024 2023 2022
Jumlah Penggunaan Air/Total Water Use m3 1.350.942 1.417.243 1.166.985
m /Ton TBS
3
Intensitas Penggunaan Air/Water Use Intensity 1,27 1,10 1,02
m3/Ton FFB
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
123 Sustainability Report
Page 129
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Pengendalian Emisi [305-1, 305-4, 305-5, 305-6. 305-7] [F.11, F.12]
Emission Control [305-1, 305-4, 305-5, 305-6. 305-7] [F.11, F.12]
FAP Agri beranggapan bahwa dampak perubahan FAP Agri recognizes that the effects of climate
iklim yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir change in recent years have become increasingly
semakin nyata dirasakan oleh manusia dan noticeable to humans and other living organisms
makhluk hidup lain yang ada di bumi. Apabila on Earth. If not adequately addressed, climate
tidak ditangani dengan tepat, maka dampak change can significantly disrupt the survival of both
perubahan iklim dapat mengganggu kelangsungan humanity and nature. Therefore, the Company is
hidup manusia dan alam. Atas dasar hal dedicated to managing environmental impacts to
tersebut, Perusahaan berkomitmen untuk support the transition to a low-carbon economy.
mengelola dampak lingkungan dalam rangka This commitment is demonstrated through the
mendukung transisi menuju ekonomi rendah regular measurement and monitoring of emissions,
karbon. Komitmen tersebut dicerminkan melalui as well as the identification and implementation
pengukuran dan pemantauan rutin emisi yang of strategies to reduce and control Greenhouse
dihasilkan dan berupaya untuk mengidentifikasi Gas (GHG) emissions resulting from processing,
langkah pengurangan dan pengendalian emisi transportation, and land-use change activities,
Gas Rumah Kaca (GRK) dari kegiatan pengolahan, including fire prevention and forest conservation.
pengangkutan dan perubahan penggunaan lahan
melalui konservasi hutan pencegahan kebakaran.
Komitmen dan pencapaian pengendalian emisi GHG carbon emission control commitments and
karbon GRK sepanjang tahun 2024 beserta target achievements in 2024 and targets to be achieved
yang hendak dicapai pada tahun mendatang in the coming year are outlined below:
diuraikan sebagai berikut:
Progres, Komitmen dan Target Pengendalian Emisi Karbon dan Emisi GRK
Progress, Commitments and Targets on Carbon and GHG Emissions Control
Komitmen dan Target Tahun 2024 Progres Tahun 2024 Komitmen dan Target ke Depan
Commitments and Targets in 2024 Progress in 2024 Future Commitments and Targets
Pemenuhan 100% perhitungan GRK Scope 1 dan 2 Telah terselesaikan perhitungan GHG Secara berkelanjutan melakukan
termasuk Kantor Direksi di seluruh entitas FAPA untuk 1 PKS dengan metode ISCC. inventarisasi dan perhitungan GRK
dengan metode ISCC yang lebih terukur. The GHG calculation for 1 POM was terhadap seluruh kegiatan utama dan
100% fulfillment of Scope 1 and 2 GHG completed using the ISCC method. pendukung perusahaan.
calculations including the Board of Directors in Continuously inventory and calculate
all FAPA entities with the more measurable ISCC GHG emissions from all of the Company's
method. main and supporting activities.
Meningkatkan penggunaan cangkang sebagai PKS sudah rutin menggunakan Penggunaan subtitusi bahan bakar
substitusi bahan bakar energi terbarukan. cangkang sawit sebagai bahan energi terbarukan secara berkala dan
Increase the use of shells as a substitute for substitusi bahan bakar energi ramah berkelanjutan.
renewable energy fuels. lingkungan. Periodic and sustainable use of
PMOs routinely used palm shells as a renewable energy fuel substitution.
substitute for environmentally friendly
energy fuels.
Meningkatkan jumlah dan prosentase aplikasi Aplikasi Limbah Cair Pabrik Kelapa Berupaya terus memperluas aplikasi
Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (POME) dan Sawit (POME) maupun limbah padat Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (POME)
limbah padat (tandan kosong) sebagai pupuk (tandan kosong) sudah mengalami untuk menggantikan keberadaan pupuk
organik pengganti pupuk kimia sebagai unsur hara penggunaan yang cukup signifikan di kimia tanaman.
tanaman. dalam menggantikan pupuk kimia. Continue expanding the application of
Increase the amount and percentage of liquid Liquid waste (POME) and solid waste liquid waste (POME) to replace chemical
waste (POME) and solid waste (tangkos) (Tangkos) was utilized significantly in fertilizers.
applications as organic fertilizers to replace replacing chemical fertilizers.
chemical fertilizers as plant nutrients.
Sebelum menentukan upaya pengendalian emisi Before determining appropriate emission control
yang tepat, Perusahaan melakukan pemantauan measures, the Company regularly monitors GHG
penghitungan emisi GRK secara rutin. Sumber- emissions. The Company's emission sources
sumber emisi Perusahaan berasal dari kegiatan include processing activities, transportation, and
pengolahan, pengangkutan dan dari perubahan land-use changes through forest conservation
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
124
Page 130
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
penggunaan lahan melalui konservasi hutan and fire prevention. Emissions monitoring and
dan pencegahan kebakaran. Pemantauan dan calculations are conducted using reference values
penghitungan emisi di Perusahaan dilakukan and methods established by the International
menggunakan referensi nilai dan metode Sustainability & Carbon Certification (ISSC),
yang diperkenalkan oleh ISSC (International reflecting FAP Agri's commitment to sustainability.
Sustainability & Carbon Certification) sebagai wujud Below are the results of GHG emissions and GHG
tanggung jawab FAP Agri terhadap keberlanjutan. emissions intensity calculations from the past
Berikut ini adalah hasil penghitungan emisi GRK three years:
dan intensitas emisi GRK dalam 3 (tiga) tahun
terakhir:
Uraian/Description Satuan/Unit 2024 2023 2022
Kegiatan Operasional PKS
Ton CO2e 300.105,73* 217.407,06 27.868,57
POM Operational Activities
Ton CO2e/Ton TBS
Intensitas Emisi GRK/GHG Emission Intensity 1,01 0,71 0,10
Ton CO2e/Ton FFB
* Perhitungan didasarkan pada emisi Scope 1 dan 2 untuk semua perkebunan dan pabrik kelapa sawit FAPA.
* Metode perhitungan mengacu pada metodologi ISCC, sebagaimana dijelaskan dalam dokumen ISCC EU 205 V4.1.
* The calculation was based on Scope 1 and 2 emissions for all FAPA plantations and palm oil mills.
* The calculation method refers to the ISCC methodology, as outlined in the document ISCC EU 205 V4.1.
Metode yang digunakan untuk menghitung emisi This year, we continued to calculate GHG emissions
GRK tahun ini dengan tahun lalu masih sama yaitu utilizing similar methodology as the previous
menggunakan ISCC metodology, hanya tahun ini year, the ISCC framework. However, we expanded
kami menambahkan scope 2 pada perhitungannya the scope of our calculations to include scope
seperti penggunaan energi listrik di kantor (Kantor 2 emissions, such as electricity consumption in
Pusat Jakarta, Kantor Perwakilan FAPA Wilayah offices, including the Jakarta Head Office, the FAPA
Kalimantan Timur & Kantor Perwakilan FAPA Representative Office in East Kalimantan, and the
Wilayah Kalimantan Utara). FAPA Representative Office in North Kalimantan.
Dalam rangka mengendalikan emisi, Perusahaan To control emissions, the Company applies 2 (two)
menerapkan 2 (dua) pendekatan. Pendekatan approaches. The first approach is to manage the
pertama adalah mengelola penggunaan sumber use of energy sources, both electricity and fuel.
energi, baik listrik maupun BBM. Sementara, Meanwhile, the second approach is to reduce
pendekatan kedua adalah dengan mengurangi GHG emissions at facilities, including emissions
Emisi GRK di fasilitas, termasuk emisi dari limbah from Palm Oil Mill Effluent (POME) and explore
pabrik minyak sawit atau Palm Oil Mill Effluent opportunities to ensure technological innovations
(POME) dan menjajaki peluang untuk memastikan that are more environmentally friendly. In 2024, the
inovasi-inovasi teknologi yang lebih ramah Company conducted a number of GHG emission
lingkungan. Pada tahun 2024, Perusahaan telah control programs, including:
melakukan sejumlah program pengendalian emisi
GRK, antara lain:
1. Monitoring kualitas udara emisi genset dan 1. Monitored air quality from generator and boiler
boiler seluruh PKS yang menghasilkan karbon emissions of all carbon-producing POMs in
yang bekerja sama dengan Laboratorium yang collaboration with laboratories accredited by
terakreditasi KAN maupun registered KLHK. the National Accreditation Committee (KAN)
or registered with the Ministry of Environment
and Forestry (KLHK).
2. Seluruh PKS FAPA telah berupaya 2. All FAPA's POMs made efforts to apply Palm Oil
mengaplikasikan Limbah Cair Pabrik Kelapa Mill Effluent (POME) and empty fruit bunches
Sawit (POME) dan Limbah padat (tandan (EFB) to replace chemical fertilizers for plants.
kosong) untuk menggantikan pupuk kimia
tanaman.
3. Seluruh PKS FAPA telah berupaya 3. All FAPA's POMs made efforts to increase the
meningkatkan penggunaan bahan bakar use of renewable fuels (palm kernel shells) in
terbarukan (cangkang sawit) di dalam proses the production process to replace fuel oil.
produksinya menggantikan BBM.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
125 Sustainability Report
Page 131
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Upaya pengendalian emisi yang dilakukan The Company's emission control measures are
Perusahaan juga menjadi salah satu upaya also one of the efforts to support the Government's
mendukung usaha Pemerintah menuju karbon efforts toward net zero emission (NZE) in 2060
netral (Net Zero Emission/NZE) di tahun 2060 dan and support SDGs Goal No. 13, which is to take
mendukung SDGs Tujuan No. 13 yaitu mengambil immediate action to combat climate change and
aksi segera untuk memerangi perubahan iklim its impacts.
dan dampaknya.
Pengelolaan Limbah yang Bertanggung Jawab
[306-1, 306-2] [F.13, F.14, F.15]
Responsible Waste Management [306-1, 306-2] [F.13, F.14, F.15]
FAP Agri menyadari bahwa aktivitas operasional FAP Agri realizes that the Company's operational
Perusahaan menghasilkan material/zat sisa yang activities generate residual materials/substances
tidak dapat digunakan kembali pada proses that cannot be reused in the production process or
produksi atau disebut sebagai limbah. Limbah referred to as waste. Waste that is not managed
yang tidak dikelola dengan baik berpotensi properly has potential to become a source of
menjadi salah satu sumber pencemaran dan pollution and environmental damage.
kerusakan lingkungan.
Dalam rangka mengelola limbah, kami To manage waste, the Company optimizes its
mengoptimalkan pengolahan dan pemanfaatan processing and utilization of waste generated
limbah yang dihasilkan dari produksi minyak sawit from palm oil production to support the creation
untuk mendukung terciptanya aspek kelestarian of environmental sustainability aspects by
lingkungan dengan mempertimbangkan considering economic feasibility and acceptable
kelayakan secara ekonomis dan dapat diterima to the community in accordance with applicable
oleh masyarakat sesuai dengan peraturan dan laws and regulations. In addition, responsible
perundang-undangan yang berlaku. Di samping waste management is also the Company's effort
itu, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab to implement cleaner production principles in
juga menjadi upaya Perusahaan untuk menerapkan order to support SDGs Number 12 which aims to
Prinsip Produksi Bersih dalam rangka mendukung ensure sustainable consumption and production
SDGs Nomor 12 yang bertujuan untuk memastikan patterns.
pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
126
Page 132
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Jenis limbah yang dihasilkan Perusahaan The waste generated by the Company is classified
terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu limbah yang into two categories: hazardous and toxic waste (B3)
mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) and non-B3 waste. B3 waste is generated during
dan non-B3. Limbah B3 dihasilkan dari proses the production process in oil palm plantations and
produksi di perkebunan kelapa sawit yang terdiri includes both liquid (LB3), such as used lubricants,
dari LB3 (cair) seperti pelumas bekas serta LB3 and solid (LB3), such as discarded pesticide
(padat) seperti wadah bekas pestisida, lampu containers, tubular lamps (TL), batteries, and rags.
tubular lamp (TL) bekas, aki bekas, dan kain majun While non-B3 waste comes from the remaining
bekas. Sedangkan limbah non-B3 berasal dari sisa results of the cultivation process of oil palm plants
hasil dari proses budidaya tanaman kelapa sawit and the processing of fresh fruit bunches (FFB) in
serta proses pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) the palm oil processing industry into crude palm
pada industri Pengolahan Kelapa Sawit (PKS) oil (CPO) and processing kernel parts into palm
menjadi Minyak Sawit Mentah atau Crude Palm kernel oil (PKO). Non-B3 waste originating from
Oil (CPO) dan pengolahan bagian kernel menjadi FAP Agri's industrial activities is regrouped into 2
Minyak Inti Sawit atau Palm Kernel Oil (PKO). (two) types: liquid waste and solid waste. Liquid
Limbah non-B3 yang berasal dari kegiatan industri waste is generated from the remaining process
FAP Agri dikelompokkan kembali ke dalam 2 of the palm oil processing industry in the form of
(dua) jenis, yaitu limbah cair dan limbah padat. Palm Oil Mill Effluent (POME), while palm oil solid
Limbah cair dihasilkan dari sisa proses industri waste can be in the form of empty fruit bunches,
pengolahan sawit berupa Palm Oil Mill Effluent shells, fiber and palm kernel cake.
(POME), sedangkan limbah padat kelapa sawit
dapat berupa tandan kosong, cangkang, sabut
dan bungkil sawit.
Seluruh limbah yang dihasilkan dari kegiatan All waste generated from operational activities
operasional selanjutnya dikelola berdasarkan are then managed based on the type of waste,
jenis limbahnya, meskipun secara umum metode although in general the management method is
pengelolaannya tidak jauh berbeda. not significantly different.
Pengelolaan Limbah B3 Hazardous and Toxic Waste Management
Dalam rangka mencegah dampak negatif yang In order to prevent negative impacts, hazardous
ditimbulkan dari limbah B3, maka pengelolaan waste management is conducted in accordance
limbah B3 dilakukan dengan mengacu pada with Government Regulation No. 22 of 2021
Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang concerning the Implementation of Environmental
Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Protection and Management. The following are
Lingkungan Hidup. Berikut ini adalah langkah the hazardous and toxic waste management steps
pengelolaan limbah B3 yang telah dijalankan oleh that have been carried out by the Company:
Perusahaan:
1. Penyimpanan Sementara 1. Temporary Storage
Seluruh limbah B3 disimpan di Tempat All B3 waste is stored in Temporary Storage Sites
Penyimpanan Sementara (TPS) yang telah (TPS) that have been licensed by the Government.
mendapat izin dari Pemerintah. Tempat ini This place is designed to safely store hazardous
dirancang untuk menyimpan limbah B3 secara waste.
aman.
2. Pengangkutan 2. Transportation
Limbah B3 kemudian diangkutoleh pengangkut B3 waste is then transported by hazardous waste
limbah B3 yang memiliki izin dari Kementerian transporters licensed by the Ministry of Environment
Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian and Forestry and the Ministry of Transportation.
Perhubungan. Pengangkutan dilakukan sesuai Transportation is carried out in accordance with
dengan ketentuan peraturan. Selain untuk tujuan regulatory requirements. In addition to compliance
compliance, pemilihan pengangkut limbah B3 yang purposes, the selection of B3 waste transporters
telah memiliki izin-izin usaha yang relevan juga with relevant business permits can also minimize
dapat meminimalkan risiko terjadinya tumpahan the risk of spills during waste transportation.
pada saat pengangkutan limbah.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
127 Sustainability Report
Page 133
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
3. Penyerahan 3. Handover
Limbah B3 diserahkan kepada pemanfaat/ B3 waste is handed over to B3 waste utilizers/
pengolah limbah B3 yang memiliki kapasitas untuk processors that have the capacity to treat it safely
mengolahnya dengan aman dan bertanggung and responsibly.
jawab.
Berikut ini adalah volume limbah B3 yang dikelola The following is the volume of B3 waste managed
Perusahaan dalam 3 (tiga) tahun terakhir: by the Company in the last 3 (three) years:
Jumlah Limbah yang Dikelola (Ton)
Jenis Limbah B3 Total Waste Managed (Tons)
Type of Hazardous Waste
2024 2023 2022
Oli Bekas/Used Oil 20,900 20,619 36,229
Bola Lampu/Light Bulb 0,052 0,017 0,007
Aki/Battery 1,055 0,445 0,505
Filter Oli/Oil Filter 0,344 0,081 0,031
Sarung Tangan/Gloves 0,064 0,002 0,006
Karung Chemical/Chemical Sack 0,280 0,008 0,013
Botol Chemical/Chemical Bottle 0,128 0,064 0,098
Jerigen Chemical/Chemical Jerry Cans 0,520 0,017 0,007
Kain Majun/Used Fabric 0,037 0,002 0,001
Limbah Medis/Medical Waste 0,386 0,015 0,003
Jumlah Limbah B3 yang Dihasilkan
23,766 21,270 36,899
Amount of Hazardous Waste Generated
Selama tahun 2024, tidak terdapat limbah B3 In 2024, no hazardous waste was imported,
yang diimpor, diekspor, maupun dikirim secara exported, or shipped internationally. In addition,
internasional. Selain itu, Perusahaan juga tidak the Company did not receive any reports/
mendapati adanya laporan/sanksi administratif administrative sanctions due to spills of waste,
akibat tumpahan limbah, bahan kimia, maupun chemicals, or other materials that could
bahan-bahan lainnya yang signifikan dapat significantly cause environmental degradation.
menimbulkan degradasi lingkungan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
128
Page 134
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Penilaian Lingkungan Pemasok [308-1, 308-2]
Supplier Environmental Assessment [308-1, 308-2]
Upaya pelestarian lingkungan hidup yang dilakukan FAP Agri's environmental conservation efforts
FAP Agri tidak hanya sebatas pada pengelolaan are not only limited to managing the impacts of
dampak-dampak aktivitas operasional terhadap operational activities on the environment, but
lingkungan hidup, tetapi juga mencakup pemasok also include suppliers who are business partners
yang menjadi mitra bisnis Perusahaan. Hal of the Company. This is based on the belief that
tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa environmental sustainability can be realized
kelestarian lingkungan dapat diwujudkan melalui through good cooperation and synergy between the
kerja sama dan sinergi yang baik antara pihak- parties involved in the supply chain in supporting
pihak yang terlibat dalam rantai pasokan dalam environmental conservation efforts.
mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Atas dasar ini, FAP Agri melakukan penilaian Consequently, FAP Agri conducts an assessment
mengenai aspek lingkungan terhadap mitra/ of the environmental aspects of partners on a
rekanan secara terbatas melalui supplier limited basis through a supplier environmental
environmental assessment yang meliputi assessment which includes covering boundaries
peliputan tata batas dan kawasan hutan untuk and forest areas for environmental aspects. The
aspek lingkungan. Perusahaan juga senantiasa Company also checks the environmental permits
melakukan pengecekkan terhadap dokumen izin of suppliers/business partners which are proof of
lingkungan hidup yang dimiliki oleh pemasok/mitra compliance of suppliers/business partners with
bisnis yang menjadi bukti kepatuhan perusahaan environmental laws and regulations.
pemasok/mitra bisnis terhadap peraturan
perundang-undangan di bidang lingkungan hidup.
Salah satu wujud kerja sama FAP Agri dengan One manifestation of FAP Agri's cooperation with
pemasok yang memperhatikan kepatuhan suppliers who pay attention to environmental
terhadap lingkungan adalah pendataan koordinat compliance is the data collection of farm location
lokasi kebun untuk pemetaan dampak terhadap coordinates for mapping impacts on environmental
perizinan lingkungan di tingkat petani. Atas seluruh permits at the farm level. The Company did not
upaya yang dilakukan, Perusahaan tidak memiliki record any negative environmental impacts in the
adanya dampak negatif terhadap lingkungan FAP Agri supply chain throughout 2024.
dalam rantai pasokan FAP Agri sepanjang tahun
2024.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
129 Sustainability Report
Page 135
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Biaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan [F.4]
Environmental Management and Monitoring Cost [F.4]
Sepanjang tahun 2024, Perusahaan telah Throughout 2024, the Company realized the cost
merealisasikan biaya pengelolaan dan pemantauan of environmental management and monitoring
lingkungan sebesar Rp4.506.640.900. Adapun amounting to Rp4,506,640,900. The details of
rincian biaya pengelolaan dan pemantauan environmental management and monitoring costs
lingkungan yang dilakukan Perusahaan dapat carried out by the Company are presented as
dilihat sebagai berikut: follows:
Program Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Biaya (Rp)
No.
Environmental Management and Monitoring Program Cost (Rp)
1 Biaya Pengelolaan Lingkungan/Environmental Management Costs 3.696.232.000
2 Biaya Pemantauan Lingkungan/Environmental Monitoring Costs 677.278.900
Workshop/Pelatihan/Sosialisasi Lingkungan/Environmental Workshop/Training/
3 133.130.000
Familiarization
Jumlah/Total 4.506.640.900
Penanganan Pengaduan Masalah terkait Lingkungan
[3-3] [F.16, F.24]
Handling of Environment-Related Complaints [3-3] [F.16, F.24]
Keberhasilan upaya pelestarian lingkungan The success of environmental conservation efforts
memerlukan sinergi yang baik dengan pemangku requires good synergy with external stakeholders.
kepentingan eksternal. Karenanya, FAP Agri Therefore, FAP Agri involves all stakeholders to
melibatkan seluruh pemangku kepentingan participate in overseeing the implementation of
untuk turut berpartisipasi dalam mengawasi environmental management activities. If there are
berjalannya kegiatan-kegiatan pengelolaan problems related to the environment caused by
lingkungan hidup. Jika terdapat masalah terkait FAP Agri's operational activities, stakeholders can
lingkungan hidup yang disebabkan oleh kegiatan convey them through the whistleblowing system
operasional FAP Agri, pemangku kepentingan (WBS).
dapat menyampaikannya melalui whistleblowing
system (WBS).
WBS di Perusahaan dapat diakses dengan mudah The Company’s WBS can be accessed easily
melalui pengiriman surat/laporan ke kotak through sending letters/reports to anonymous
pengaduan anonim di perkebunan, SMS, telepon complaint boxes in the plantation, SMS, telephone
dan layanan email. FAP Agri juga telah mempunyai and email services. FAP Agri also has a grievance
prosedur penanganan keluhan (grievance system) system procedures as follows:
sebagai berikut:
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
130
Page 136
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Recieve, Register and
acknowledge the grievance
1.
2. Evaluate and Investigate
ACT TO RESOLVE
YES 3. INTERNALLY? NO
Develop the resolution with Develop the resolution with Reject complaint or refer to
4. the complainant the complainant an appropriate channel
5. IMPLEMENT THE SOLUTION 6. Monitor, document, and close 7.
FEEDBACK &
IMPROVE
Dalam hal ada laporan yang masuk, Perusahaan In the event of a report, the Company will follow
akan menindaklanjuti dan mengkoordinasikan up and coordinate the report with the relevant
laporan tersebut dengan tim terkait untuk team to verify and address the issue immediately.
melakukan verifikasi dan mengatasi permasalahan FAP Agri also strictly does not tolerate any action
dengan segera. FAP Agri juga secara tegas tidak that intimidates a whistleblower and may take
mentolerir segala tindakan yang mengintimidasi disciplinary action against any party found to
seorang pemberi informasi dan dapat melakukan have retaliated against the whistleblower. All
tindakan disipliner terhadap pihak mana pun yang complaints received through this channel are
ditemukan telah melakukan tindakan pembalasan generally handled locally but may be escalated
terhadap pelapor. Seluruh keluhan yang diterima to the Audit Committee if they are systemic and
melalui saluran ini umumnya ditangani secara structured.
lokal namun dapat diteruskan ke Komite Audit
jika bersifat sistemik dan terstruktur.
Sepanjang tahun 2024, FAP Agri tidak mendapat Throughout 2024, FAP Agri did not receive any
laporan pengaduan yang berkaitan dengan complaints related to environmental issues, such
masalah lingkungan, seperti perusakan lingkungan, as environmental destruction, either directly or
baik pengaduan secara langsung ataupun melalui through the relevant agencies. FAP Agri was also
instansi terkait. FAP Agri juga tidak dikenai denda not subject to fines or sanctions for non-compliance
atau sanksi atas ketidakpatuhan terhadap undang- with environmental laws or regulations.
undang atau peraturan terhadap lingkungan.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
131 Sustainability Report
Page 137
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
132
Page 138
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
ASPEK
SOSIAL
Social Aspect
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
133 Sustainability Report
Page 139
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk
08 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
134
Page 140
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Memberdayakan Sumber Daya Manusia [3-3] [F.4]
Empowering Human Resources [3-3]
FAP Agri meyakini bahwa sumber daya manusia FAP Agri believes that human resources (HR) is
(SDM) merupakan salah satu faktor penting yang one of the important factors that determine the
dapat menentukan keberhasilan Perusahaan. success of the Company. Qualified and competent
SDM yang berkualitas dan berkompeten dapat human resources can encourage the improvement
mendorong peningkatan keunggulan operasional of the Company's operational excellence and
dan daya saing Perusahaan. Atas dasar hal competitiveness. Consequently, the Company is
tersebut, Perusahaan berkomitmen untuk committed to continuously empowering its human
senantiasa memberdayakan SDM melalui program resources through the best management programs
dan kebijakan pengelolaan terbaik. and policies.
Pemberdayaan SDM menjadi salah satu pilar HR empowerment is one of the pillars of FAP
kebijakan keberlanjutan FAP Agri, sehingga Agri's sustainability policy, and therefore its
pengelolaannya mendapat perhatian khusus. Topik management receives special attention. This topic
ini juga memiliki signifikansi bagi keberlangsungan also has significance for the sustainability of the
bisnis Perusahaan. Karenanya, Perusahaan Company's business. Therefore, the Company is
berkomitmen mengimplementasikan pendekatan committed to implementing a sustainable and
praktik ketenagakerjaan yang berkelanjutan dan responsible approach to employment practices,
bertanggung jawab, yang kami wujudkan melalui: which is realized through:
1. Lingkungan kerja yang nyaman dan aman 1. Comfortable and safe working environment
2. Fasilitas kesejahteraan yang bersaing 2. Competitive welfare facilities
3. Pemberian remunerasi yang sesuai dan tidak 3. Appropriate and non-discriminatory
diskriminatif remuneration
4. Kesempatan untuk pengembangan potensi 4. Opportunities for potential development and
dan program pelatihan karyawan employee training programs
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
135 Sustainability Report
Page 141
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Penerapan praktik ketenagakerjaan di Perusahaan The implementation of labor practices in the
dilakukan dengan mengacu pada: Company is carried out with reference to:
1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang 1. Law No. 1 Year 1970 concerning Occupational
Keselamatan Kerja Safety
2. Undang-Undang No. 23 tahun 1992 tentang 2. Law No. 23 of 1992 concerning Health
Kesehatan
3. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang 3. Law No. 13 Year 2003 concerning Manpower
Ketenagakerjaan
4. Undang-undang No. 11 Tahun 2020 tentang 4. Law No. 11 of 2020 concerning Job Creation
Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) Undang-Undang Law
Ketenagakerjaan
5. Sustainable Development Goals (SDGs) 5. Sustainable Development Goals (SDGs) Goal
Tujuan 5 Mencapai kesetaraan gender dan 5: Achieving gender equality and empower all
memberdayakan semua perempuan dan anak women and girls
perempuan
6. Sustainable Development Goals (SDGs) 6. Sustainable Development Goals (SDGs) Goal 8:
Tujuan 8 Mendukung pertumbuhan ekonomi Promoting inclusive and sustainable economic
yang inklusif dan berkelanjutan, tenaga kerja growth, full and productive employment and
penuh dan produktif dan pekerjaan yang layak decent work for all
bagi semua
Pengelolaan kinerja Ketenagakerjaan dan Hak The performance management of labor and
Asasi Manusia serta Pengembangan dan Pelatihan human rights and talent development and training
Bakat berada di bawah koordinasi Direktur Utama, is under the coordination of the President Director,
Director Plantation, Human Resources Dept Head, Plantation Director, Human Resources Dept Head,
dan Sustainability Head. and Sustainability Head.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
136
Page 142
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Profil SDM Perusahaan [2-7, 2-8, 401-1, 405-1] [F.18, F.19]
HR Profile [2-7, 2-8, 401-1, 405-1] [F.18, F.19]
Rekrutmen Recruitment
Dalam menciptakan ekosistem SDM yang In creating a professional HR ecosystem, FAP Agri
profesional, FAP Agri berupaya untuk menjalankan endeavors to carry out the recruitment process
proses rekrutmen secara efektif dan efisien dalam effectively and efficiently to obtain competent
rangka memperoleh SDM yang berkompeten human resources in accordance with the business
sesuai dengan kebutuhan bisnis dan operasional and operational needs of the Company. In its
Perusahaan. Pada implementasinya, Perusahan implementation, the Company has developed
telah menyusun tahapan rekrutmen yang procedural and comprehensive recruitment
prosedural dan komprehensif untuk menjaring stages to attract competent, superior, reliable
talenta-talenta kompeten, unggul, andal, dan and resilient talents by taking into account the
tangguh dengan memerhatikan kualifikasi yang qualifications required by each position and
dibutuhkan oleh setiap jabatan serta struktur related organizational structures.
organisasi terkait.
Dalam menjalankan proses rekrutmen, In carrying out the recruitment process, the
Perusahaan memperhatikan prinsip kesetaraan Company pays attention to the principles of
dan non-diskriminatif. Perusahaan memberikan equality and non-discrimination. The Company
kesempatan kerja yang bagi masyarakat luas, provides employment opportunities for the wider
tanpa membeda-bedakan jenis kelamin, suku, community, without discriminating against gender,
ras, agama ataupun golongan. Perusahaan juga ethnicity, race, religion or class. The Company also
menetapkan batas usia minimum tenaga kerja yang sets a minimum age limit for workers employed,
dipekerjakan, yaitu minimum berusia 18 tahun, which is at least 18 years old, in accordance with
sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. the Labor Law. This effort is also a form of the
Upaya tersebut juga menjadi bentuk komitmen Company's commitment not to use underage
Perusahaan untuk tidak menggunakan tenaga labor/child labor.
kerja di bawah umur/tenaga kerja anak.
Sepanjang tahun 2024, Perusahaan telah Throughout 2024, the Company recruited 5,152
melakukan rekrutmen sebanyak 5.152 karyawan employees to occupy various positions. The details
untuk menempati berbagai posisi. Adapun rincian of employee recruitment until December 31, 2024
rekrutmen karyawan hingga 31 Desember 2024 are as follows:
dapat dilihat sebagai berikut:
Uraian/Description 2024 2023 2022
Jenis Kelamin/Gender
Pria/Male 3.390 4.348 7.603
Wanita/Female 1.762 2.115 2.480
Jumlah/Total 5.152 6.463 10.083
Usia/Age
< 30 Tahun/Years Old 2.864 3.652 5.229
30-50 Tahun/Years Old 2.286 2.807 4.714
> 50 Tahun/Years Old 2 4 140
Jumlah/Total 5.152 6.463 10.083
Wilayah Kerja/Work Location
Kalimantan Timur/East Kalimantan 2.746 3.122 4.158
Kalimantan Utara/North Kalimantan 2.339 3.235 5.651
Riau 58 84 191
Jakarta 9 22 83
Jumlah/Total 5.152 6.463 10.083
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
137 Sustainability Report
Page 143
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Demografi Karyawan Employee Demographics
Per 31 Desember 2024, jumlah karyawan As of December 31, 2024, the Company on a
Perusahaan secara konsolidasian tercatat consolidated basis employed 15,907 employees,
sebanyak 15.907 orang, mengalami penurunan a decrease of 236 employees or 1.46% when
sebanyak 236 orang atau 1,46% jika dibandingkan compared to 2023 which was 16,143 employees. This
dengan tahun 2023 yang sebanyak 16.143 orang. decrease was due to the fact that more employees
Penurunan ini disebabkan oleh jumlah karyawan left than were recruited. The demographic details
yang keluar lebih banyak dibandingkan dngan of FAP Agri's employees in 2024 are presented
jumlah karyawan yang direkrut. Rincian demografi below:
karyawan FAP Agri tahun 2024 disajikan sebagai
berikut:
Demografi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Demographics by Gender
2024 2023
Uraian/Description Laki-Laki Perempuan Jumlah Laki-Laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Status Kepegawaian/Employment Status
Karyawan Tetap/Permanent Employees 11.059 4.848 15.907 11.639 4.504 16.143
Karyawan Kontrak/Contract Employees - - - - - -
Jumlah/Total 11.059 4.848 15.907 11.639 4.504 16.143
Jenjang Pendidikan/Education Level
Pascasarjana/Postgraduate 3 2 5 7 2 9
Sarjana/Undergraduate 527 135 662 473 165 638
Diploma 153 56 209 121 93 214
SMA/SMK
1,954 834 2,788 2.299 630 2.929
Senior High/Vocational School
SMP/Junior High School 1,578 656 2,234 1.352 484 1.836
SD/Elementary School 6,844 3,165 10,009 7.387 3.130 10.517
Jumlah/Total 11,059 4,848 15,907 11.639 4.504 16.143
Rentang Usia/Age Range
> 50 Tahun/Years Old 230 35 265 216 23 239
41-50 Tahun/Years Old 1.629 596 2.225 1.548 500 2.048
31-40 Tahun/Years Old 3.825 1.916 5.741 3.866 1.721 5.587
18-30 Tahun/Years Old 5.375 2.301 7.676 6.009 2.260 8.269
Jumlah/Total 11.059 4.848 15.907 11.639 4.504 16.143
Level Jabatan/Position Level
Senior Manager 20 - 20 23 - 23
Manager 39 1 40 42 1 43
Assistant Manager 65 5 70 65 5 70
Officer 282 31 313 277 30 307
Clerk 5 7 12 4 8 12
PBT 724 165 889 829 139 968
KHT 9.924 4.639 14.563 10.399 4.321 14.720
Jumlah/Total 11.059 4.848 15.907 11.639 4.504 16.143
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
138
Page 144
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Demografi Karyawan Berdasarkan Lokasi Kerja dan Status Kepegawaian
Employee Demographics by Work Location and Employment Status
2024 2023
Status Kepegawaian Karyawan Karyawan Karyawan Karyawan
Emplyment Status Tetap Kontrak Jumlah Tetap Kontrak Jumlah
Permanent Contract Total Permanent Contract Total
Employees Employees Employees Employees
Kalimantan Timur 6.738 - 6.738 6.685 - 6.685
East Kalimantan
Kalimantan Utara 8.788 - 8.788 9.110 - 9.110
North Kalimantan
Riau 277 - 277 263 - 263
Jakarta 104 - 104 85 - 85
Jumlah/Total 15.907 - 15.907 16.143 - 16.143
Hingga akhir tahun 2024, FAP Agri tidak As of the end of 2024, FAP Agri did not employ
mempekerjakan pekerja yang tidak berstatus workers who are not employees. All workers in the
karyawan. Seluruh pekerja di Perusahaan Company have the status of permanent employees
berstatus karyawan tetap dan karyawan kontrak and contract employees with equal rights and
dengan hak dan kesempatan yang setara sesuai opportunities according to the position of each
dengan posisi masing-masing karyawan. employee.
Tingkat Perputaran Karyawan Employee Turnover Rate
Pada tahun 2024, tingkat perputaran karyawan In 2024, the Company's employee turnover rate was
(turnover) Perusahaan tercatat sebesar 26,65% recorded at 26.65% or an increase when compared
atau mengalami kenaikan jika dibanding tahun to 2023 which amounted to 17.91%. This turnover
2023 yang sebesar 17,91%. Turnover ini terjadi occurred in connection with the termination of
sehubungan dengan adanya pemberhentian employment of a number of employees due to
hubungan kerja sejumlah karyawan karena various reasons, ranging from normal retirement,
berbagai sebab, mulai dari pensiun normal, resignation or dismissal. The employee turnover
mengundurkan diri atau karena diberhentikan rate in the last 3 (three) years is detailed as
(PHK). Tingkat turnover karyawan dalam kurun follows:
waktu 3 (tiga) tahun terakhir dapat dilihat sebagai
berikut:
Tahun/Year
Keterangan/Description
2024 2023 2022
Jumlah Karyawan Keluar/Number of Employees Leaving 5.388 3.522 6.043
Persentase Turnover/Turnover Percentage 25,30% 17,91% 31,40%
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
139 Sustainability Report
Page 145
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Mendorong Pengembangan Sumber Daya Manusia
[404-1, 404-2, 404-3] [F.22]
Encouraging Human Resource Development [404-1, 404-2, 404-3] [F.22]
Pelatihan dan Pendidikan Training and Education
FAP Agri memandang bahwa pengembangan FAP Agri recognizes that employee competency
kompetensi karyawan merupakan salah satu aspek development is one of the important aspects
penting dalam pengelolaan SDM di Perusahaan. of HR management in the Company. Through a
Melalui program pengembangan kompetensi yang competency development program that is carried
dijalankan secara berkesinambungan, Perusahaan out on an ongoing basis, the Company obtains FAP
akan memperoleh Insan FAP Agri yang memiliki Agri personnel with excellence and competitiveness.
keunggulan dan daya saing. Hal tersebut dapat This can encourage the Company's adaptive
mendorong sikap adaptif Perusahaan dalam attitude in facing the challenges and dynamics of
menghadapi tantangan dan dinamika industri. the industry.
Secara rutin, FAP Agri mengadakan pelatihan On a regular basis, FAP Agri conducts employee
dan pengembangan karyawan dalam upaya training and development in an effort to develop
mengembangkan potensi dari masing-masig the potential of each employee. This policy is also
karyawan. Kebijakan ini juga merupakan bentuk a form of the Company's support for each HR to
dukungan Perusahaan kepada setiap SDM achieve the individual targets set to ensure that
untuk mencapai target individu yang ditetapkan they can continue developing their careers in
sehingga dapat terus mengembangkan karirnya accordance with the increased competence and
sesuai dengan peningkatan kompetensi dan capacity of the employees. All employees of the
kapasitas yang dimiliki para karyawan. Seluruh Company are given equal opportunities to be
karyawan Perusahaan diberi kesempatan yang involved in training and development programs, so
sama untuk terlibat dalam program pelatihan dan as to produce a fair and inclusive work environment
pengembangan, sehingga mampu menghasilkan while encouraging the formation of soft skills and
lingkungan kerja yang adil dan inklusif sekaligus hard skills. Development programs conducted at
mendorong terbentuknya soft skill dan hard various levels have various objectives, including
skill. Pengembangan yang dilakukan di berbagai obtaining certifications, improving technical
level memiliki ragam tujuan, di antaranya dalam skills, as well as introducing and deepening the
rangka memperoleh sertifikasi, meningkatkan Company's core values.
kemampuan teknis, maupun pengenalan,
dan pendalaman terhadap nilai-nilai utama
Perusahaan.
Pengembangan kompetensi karyawan dilakukan Employee competency development is implemented
melalui pelatihan, pendidikan lanjutan, through training, further education, certifications,
sertifikasi-sertifikasi, dan in house training. and in house training. The determination of
Penetapan program pengembangan kompetensi competency development programs in the current
di tahun berjalan disesuaikan dengan kebutuhan year is adjusted to the needs of employees and the
karyawan dan rencana kerja Perusahaan Company's overall work plan. The following are the
secara keseluruhan. Berikut ini adalah program competency development programs organized by
pengembangan kompetensi yang diselenggarakan the Company in 2024:
oleh Perusahaan sepanjang tahun 2024:
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
140
Page 146
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Jumlah Karyawan yang Rata-Rata Jam
Memperoleh Pelatihan Jam Pelatihan Pelatihan Karyawan
No. Uraian/Description
Number of Employees Training Hours Average Employee
Receiving Training Training Hours
Pelatihan Reguler/Regular Training
1 Pelatihan Field Assistant (FAT) 44 4.320 98,18
2 Pelatihan Mill Assistant (MAT) 180 1.440 8,00
3 Pelatihan Mandor Tanaman (PMT) 270 2.160 8,00
Pelatihan Non-Reguler/Non-Regular Training
1 Pelatihan Teknis Estate 541 4.328 8,00
2 Pelatihan Mill 53 424 8,00
3 Pelatihan Traksi 22 176 8,00
4 Pelatihan Soft Skill 359 2.872 8,00
Penilaian Kinerja Karyawan Employee Performance Assessment
FAP Agri melakukan penilaian kinerja karyawan FAP Agri conducts employee performance
dalam rangka mengevaluasi produktivitas karyawan assessment to evaluate employee productivity
demi kemajuan bisnis Perusahaan dan sebagai for the advancement of its business and as
dorongan bagi karyawan untuk mencapai potensi an encouragement for employees to achieve
dan prestasi mereka yang tertinggi. Penilaian their highest potential and achievements. The
kinerja ini juga berguna untuk pengembangan diri performance assessment is also useful for
dan peningkatan karir karyawan. Penilaian kinerja self-development and career advancement.
dilakukan sebanyak 1 (satu) kali dalam setahun Performance assesment is conducted 1 (one) time
melalui pemantauan secara berkala dan rutin a year through regular and routine monitoring by
oleh setiap atasan terhadap target kerja yang each supervisor of the work targets that have been
telah ditetapkan. set.
Pada tahun 2024, proses penilaian kinerja In 2024, the performance assessment process
dilakukan kepada seluruh karyawan (100%), baik was conducted for all employees (100%), both
karyawan pria maupun wanita, dari berbagai male and female employees, from various levels.
tingkat jabatan. Adapun jumlah karyawan yang The number of employees who received career
mendapat peningkatan karier (promosi) selama advancement (promotion) during 2024 is detailed
tahun 2024 dapat dilihat sebagai berikut: as follows:
Jumlah Promosi Jumlah Karyawan % Promosi
Jenis Kelamin Karyawan/Gender
Number of Promotion Number of Employees Promotion %
Jenis Promosi dari Golongan Non-Staff ke Golongan Staff/Types of Promotion from Non-Staff to Staff
Pria/Male 6 11.059 0,05%
Wanita/Female 2 4.848 0,04%
Jenis Promosi Jabatan Keseluruhan/Types of Promotion for All Positions
Pria/Male 293 11.059 2,65%
Wanita/Female 13 4.848 0,27%
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
141 Sustainability Report
Page 147
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Memastikan Kesejahteraan dan Pemenuhan Hak-Hak Karyawan
[202-1, 401-2, 401-3, 408-1, 409-1, 415-1] [F.19, F.20]
Ensuring Employee Welfare and Fulfillment of Employee Rights
[202-1, 401-2, 401-3, 408-1, 409-1, 415-1] [F.19, F.20]
Remunerasi Karyawan Employee Remuneration
FAP Agri senantiasa berupaya untuk memberikan FAP Agri continuously endeavors to provide
remunerasi yang layak sebagai bentuk apresiasi appropriate remuneration as a form of appreciation
Perusahaan atas loyalitas, dedikasi, dan kerja for the loyalty, dedication and hard work of
keras para karyawan. Penetapan kelayakan its employees. Determination of remuneration
remunerasi bagi karyawan didasarkan dengan eligibility for employees is based on a scheme
skema yang adil, wajar, dan sesuai dengan that is fair, reasonable, and in accordance with
Peraturan ketenagakerjaan yang berlaku dengan applicable labor regulations while still considering
tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan the Company's financial capacity. Providing
Perusahaan. Pemberian upah yang layak juga decent wages is also expected to be a form of
diharapkan dapat menjadi bentuk kontribusi the Company's contribution in improving employee
Perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan welfare.
karyawan.
Perusahaan telah memiliki kebijakan terkait The Company has a policy regarding employee
remunerasi karyawan, di mana gaji yang diberikan remuneration, in which the salary provided is
lebih tinggi dibandingkan upah minimum regional higher than the regional minimum wage (UMR)
(UMR) dan provinsi (UMP) dimana FAP Agri and the provincial minimum wage (UMP) in which
beroperasi. Rincian terkait upah karyawan di FAP Agri operates. Employee wages in 2024 are
tahun 2024 dapat dilihat sebagai berikut: outlined below:
Upah Karyawan Entry Level terhadap Upah Minimum Provinsi Tahun 2024
Entry Level Employee Wages against Provincial Minimum Wage in 2024
UMP (Rp) Upah Karyawan Baru (Rp) Persentase(%)
Wilayah/Region
Minimum Wage (Rp) New Employee Wage (Rp) Percentage (%)
Kalimantan Timur 3.711.017 3.711.017 100,00%
East Kalimantan
Kalimantan Utara 3.429.960 3.429.960 100,00%
North Kalimantan
Riau 3.412.164 3.412.164 100,00%
Jakarta 4.901.798 5.351.798 109,18%
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
142
Page 148
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Perbedaan Tunjangan yang Diberikan kepada Karyawan Tetap dan Tidak Tetap
Differences in Benefits for Permanent and Contract Employees
Karyawan Tetap/Permanent Employees
Jenis Benefit/Benefit Type
Staf/Staff Non Staf/Non-Staff
Asuransi Jiwa/Life Insurance √ √
Perawatan Kesehatan/Healthcare √ √
Cuti Melahirkan/Maternity Leave √ √
Klaim Pengobatan/Medical Claims √ X
BPJS TK/Employment Social Security √ √
Lembur/Premi dan Insentif
√ √
Overtime/Premium and Incentives
Natura/Non-Cash Benefits √ √
Tunjangan Transport/Transport Allowance √ X
Pekerja Anak dan Kerja Paksa Child Labor and Forced Labor
FAP Agri berkomitmen untuk tidak pernah FAP Agri is committed to never employing minors
mempekerjakan anak di bawah umur atau or forcing people to work for minimum wages
memaksa warga bekerja dengan upah minim yang that endanger their physical, mental and moral
membahayakan perkembangan fisik, mental, dan development. The minimum age requirement for
moral warga. Syarat usia minimum calon karyawan prospective employees in the Company complies
di Perusahaan patuh dan tunduk terhadap with applicable labor laws and regulations,
Undang-Undang serta peraturan ketenagakerjaan which is 18 years old. This requirement is also
yang berlaku yaitu 18 tahun. Persyaratan ini juga applied to partners who work with the Company.
diberlakukan pada mitra-mitra yang bekerja sama These requirements are strictly adhered to and
dengan Perusahaan. Persyaratan tersebut dipegang carefully monitored by the Company to ensure that
teguh dan diawasi dengan secara seksama oleh during the reporting period there were no minors
Perusahaan sehingga selama periode pelaporan employed in the Company or in business partners.
tidak ada anak di bawah umur yang dipekerjakan
di Perusahaan maupun pada mitra usaha.
Komitmen untuk tidak mempekerjakan pekerja The commitment not to employ child/underage
anak/di bawah umur mengacu pada Konvensi workers refers to the International Labor
International Labour Organization (ILO) Organization (ILO) Conventions 'Minimum Age
‘Konvensi Usia Minimum’ (Konvensi 138 ILO) dan Convention' (ILO Convention 138) and 182 'Worst
182 ‘Konvensi Bentuk Terburuk Pekerja Anak’ Forms of Child Labor Convention' (ILO Convention
(Konvensi 182 ILO). Sedangkan komitmen untuk 182). Meanwhile, the commitment to abstain from
tidak melakukan kerja paksa selaras dengan forced labor is in line with the 1930 International
Konvensi 29 Organisasi Buruh Internasional (ILO), Labor Organization (ILO) Convention 29, 'Convention
‘Konvensi tentang Kerja Paksa’ 1930 dan Konvensi on Forced Labor' and the International Labor
105 Organisasi Buruh Internasional (ILO), ‘Konvensi Organization (ILO) Convention 105, 'Convention on
tentang Penghapusan Kerja Paksa. the Abolition of Forced Labor.
Terkait pemberlakuan jam kerja, FAP Agri mengacu Regarding the implementation of working hours,
pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang FAP Agri refers to Law No. 13 of 2003 concerning
Ketenagakerjaan, yang mengatur bahwa setiap Manpower, which stipulates that every employer
pengusaha untuk melaksanakan ketentuan jam must implement the provisions of working hours
kerja 7-8 jam/hari dan 40 jam/minggu untuk of 7-8 hours/day and 40 hours/week for 5-6
5-6 hari kerja. Atas dasar ini, FAP Agri telah working days. Consequently, FAP Agri has set the
menetapkan jam kerja perusahaan yakni pada Company's working hours at 08.30-17.30 with 1
pukul 08.30–17.30 dengan 1 jam istirahat di hour break as stated in the Company regulation.
dalamnya sebagaimana tertuang dalam peraturan
perusahaan.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
143 Sustainability Report
Page 149
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Uraian/Description Pekerja Non Shift/Non-Shift Employees Pekerja Shift/Shift Employees
Hari kerja/Working day 5 5
Jam kerja/Working hours 08.30-17.30 Menyesuaikan tugas dan tempat bekerja
Customize tasks and workplaces
Hak cuti/Leave entitlement Mulai dari 12 hari/Starting from 12 days Mulai dari 12 hari/Starting from 12 days
Kesepakatan Perundingan Kolektif Collective Bargaining Agreement
FAP Agri berkomitmen untuk memfasilitasi FAP Agri is committed to facilitating freedom of
kebebasan berserikat dan berpendapat bagi association and opinion for all employees as a
seluruh karyawan sebagai bentuk penghargaan form of respect for human rights. Therefore, the
terhadap hak asasi manusia (HAM). Untuk itu, Company provides opportunities for all Company
Perusahaan memberikan kesempatan bagi seluruh personnel to organize and assemble. This
Insan Perusahaan untuk berserikat dan berkumpul. implementation is also a form of the Company's
Implementasi tersebut juga merupakan bentuk compliance with Law No. 13 of 2003 concerning
kepatuhan Perusahaan terhadap Undang-Undang Manpower and the rules of ILO Convention 87 and
No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan 98 which emphasize that employees have the
aturan ILO Convention 87 dan 98 yang yang freedom to establish organizations as a forum that
menegaskan bahwa karyawan memiliki kebebasan bridges industrial relations between employees
untuk mendirikan organisasi sebagai wadah and management.
yang menjembatani hubungan industrial antara
karyawan dan manajemen.
FAP Grup telah memiliki serikat pekerja yang FAP Group has a labor union that consists of all
beranggotakan seluruh karyawan. FAP Agri dan employees. FAP Agri and all employees also have a
seluruh karyawan juga telah memiliki Perjanjian collective labor agreement (CLA) which regulates
Kerja Bersama (PKB) yang mengatur mengenai the Company's relationship with employees,
hubungan Perusahaan dengan karyawan, agreements regarding salaries, working conditions,
kesepakatan mengenai gaji, kondisi kerja, benefits, and other aspects of compensation
tunjangan, dan aspek lainnya yang menyangkut and employee rights. This agreement covers all
kompensasi dan hak-hak karyawan. Perjanjian ini employees (100%) who work in the FAP Group.
mencakup seluruh karyawan (100%) yang bekerja
di FAP Grup.
Kontribusi Politik Political Contribution
Perusahaan berkomitmen untuk tidak membatasi The Company is committed to not limiting and
dan memberikan kebebasan bagi setiap Insan providing freedom for each FAP Agri personnel in
FAP Agri dalam menentukan aktivitas politiknya determining their political activities based on their
berdasarkan pilihannya masing-masing dan respective choices and actively supporting the
berperan aktif mendukung terselenggaranya implementation of the country's political activities
kegiatan politik negara agar dapat berjalan dengan to ensure optimum implementation. In the event
baik. Dalam hal terdapat karyawan yang terlibat that there are employees involved in political
dalam kegiatan politik, maka keterlibatan tersebut activities, the involvement is not for the purpose
bukan untuk tujuan mewakili kepentingan entitas of representing the interests of the Company.
Perusahaan.
Dalam periode pelaporan, Perusahaan secara During the reporting period, the Company as an
entitas tidak terlibat dalam kegiatan politik seperti entity was not involved in political activities such
pemilihan umum atau kampanye kegiatan politik. as elections or political campaign activities.
Selain itu, tidak ada kontribusi baik finansial In addition, there were no financial or in-kind
maupun benda/barang yang diberikan atas nama contributions made on behalf of FAP Agri, either
FAP Agri, baik secara langsung dan tidak langsung, directly or indirectly, to political figures or other
kepada para tokoh politik atau pihak lain yang parties involved.
terlibat.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
144
Page 150
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja
[403-1, 403-2, 403-3, 403-4, 403-5, 403-6, 403-7, 403-8, 403-9,
403-10] [F.21]
Occupational Health and Safety Practices
[403-1, 403-2, 403-3, 403-4, 403-5, 403-6, 403-7, 403-8, 403-9, 403-10] [F.21]
FAP Agri menyadari bahwa kegiatan operasional FAP Agri realizes that its operational activities in
di sektor industri kelapa sawit memiliki risiko the palm oil industry sector carry the risk of work
kecelakaan kerja. Karenanya, Perusahaan accidents. Therefore, the Company endeavors to
senantiasa berupaya untuk menyediakan provide a safe and healthy working environment
lingkungan kerja yang safety dan healthy bagi for all employees, business partners, and guests
seluruh karyawan, mitra bisnis, dan tamu yang who are at the Company's operational locations
sedang berada di lokasi operasional Perusahaan through Occupational Safety and Health (OHS)
melalui praktik pengelolaan Keselamatan dan management practices with reference to the Law
Kesehatan Kerja (K3) dengan mengacu pada on Manpower.
Undang-Undang tentang Ketenagakerjaan.
Tidak sebatas itu, praktik K3 di Perusahaan juga In addition, OHS practices in the Company aim to
bertujuan untuk membangun awareness tentang build awareness on the importance of OHS aspects
pentingnya aspek K3 saat sedang melakukan when doing work or being in areas with a high risk
pekerjaan atau berada di area-area yang memiliki of accidents. All of these strategic steps are a form
risiko kecelakaan tinggi. Seluruh langkah strategis of the Company's efforts in implementing optimal
ini merupakan bentuk upaya Perusahaan dalam OHS systems and procedures in the operational
menerapkan sistem dan prosedur K3 yang environment in order to realize zero accident.
optimal di lingkungan operasional dalam rangka
mewujudkan zero accident.
Mengingat pentingnya K3 bagi Perusahaan dan Given the importance of OHS for the Company and
karyawan, maka seluruh Insan FAP Agri wajib employees, all FAP Agri personnel are required to
memahami, mendukung, melaksanakan, dan understand, support, implement and assist in the
membantu pengimplementasian kebijakan
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
145 Sustainability Report
Page 151
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
K3. Seluruh karyawan juga diharuskan untuk implementation of OHS policies. All employees are
menjaga lingkungan kerja tetap bersih, aman, dan also required to keep the work environment clean,
nyaman agar pekerjaan mereka tidak mengganggu safe and comfortable to ensure that their work
karyawan yang lain sehingga dapat menciptakan does not interfere with other employees so as to
lingkungan kerja yang sehat dan aman. create a healthy and safe working environment.
Integrasi implementasi prinsip-prinsip K3 The integration of OHS principles is carried out by
dilakukan dengan pembinaan hubungan antara fostering relationships between the Company and
Perusahaan dan karyawan sebagaimana tertuang employees as stipulated in the Collective Labor
dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), meliputi: Agreement (CLA), including:
1. Pemberian pelatihan kesadaran tentang 1. Provision of awareness training on OHS
praktik-praktik K3 untuk pencegahan practices for the prevention of occupational
kecelakaan kerja dan Penyakit Akibat Kerja. accidents and occupational diseases.
2. Penyediaan peralatan kerja dan lingkungan 2. Provision of work equipment and a safe
kerja yang aman. working environment.
3. Penyediaan Alat Pelindung Diri kepada pekerja. 3. Provision of personal protective equipment to
workers.
4. Penyediaan fasilitas-fasilitas pengobatan dan 4. Provision of medical facilities and health
tenaga kesehatan. workers.
5. Penyediaan jaminan kesehatan bagi setiap 5. Provision of health insurance for every worker.
tenaga kerja.
Di samping itu, Perusahaan juga telah melakukan In addition, the Company has mitigated risks
mitigasi risiko yang bersumber dari kompetensi originating from the competence of OHS personnel
SDM operasional K3 melalui peningkatan through competency development in the form of
kompetensi berupa pelatihan dan sertifikasi di OHS training and certification in, including:
bidang K3, antara lain:
1. Sertifikasi Ahli K3 Umum. 1. General OHS Expert Certification.
2. Pelatihan dan sertifikasi Penanggulangan 2. Limited pesticide hazard management training
bahaya pestisida terbatas. and certification.
3. Pelatihan K3 Ketinggian. 3. Altitude OHS Training.
4. Pelatihan penerapan 5R pada area PKS. 4. Training on the implementation of 5Rs in POM
areas.
5. Pelatihan dan simulasi penanggulangan 5. Training and simulation of emergency response
keadaan darurat Kebakaran Hutan dan Lahan. to landscape and forest fires.
6. Pelatihan dan simulasi tanggap darurat 6. Training and simulation of fire emergency
kebakaran di area PKS. response in POM areas.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
146
Page 152
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Pengidentifikasian Bahaya, Penilaian Risiko Hazard Identification, Risk Assessment and
dan Investigasi Insiden Incident Investigation
Guna memastikan berjalannya proses pekerjaan To ensure that the work process is carried out
yang sesuai dengan standar prosedur sehingga in accordance with standard procedures so
akan mencegah dan menekan tingkat kecelakaan as to prevent and reduce work accidents and
kerja dan penyakit akibat kerja, FAP Agri telah occupational diseases, FAP Agri has identified
melakukan identifikasi bahaya dan risiko K3. OHS hazards and risks.
Metode dan proses yang digunakan FAP AGRI FAP AGRI identifies work-related hazards, assesses
untuk mengidentifikasi bahaya terkait pekerjaan, risks, implements controls to eliminate hazards
menilai risiko, menerapkan kontrol untuk and minimizes risks through Hazard Identification
menghilangkan bahaya dan meminimalkan Risk Assessment and Determining Control
risiko melalui teknik Hazard Identification Risk (HIRADC) techniques, and Evaluation and Control
Assessment and Determining Control (HIRADC), with 5 (five) approaches: Elimination, Substitution,
lalu dilakukan Evaluasi dan Pengendalian dengan Engineering, Administration, and PPE. The results
5 (lima) pendekatan yaitu Eliminasi, Substitusi, of the OHS hazard and risk identification carried
Rekayasa Teknik, Administrasi, dan APD. Hasil out by FAP Agri in 2024 are as follows:
identifikasi bahaya dan risiko K3 yang dilakukan
FAP Agri pada tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi serta Cara Pencegahan/Penanganan
Types of High-Risk Occupations and Prevention/Handling Methods
Jenis Pekerjaan Pencegahan dan Pengendalian Risiko
Berisiko Tinggi Risk Prevention and Control
terhadap K3 Jenis Risiko Lokasi Eliminasi, Substitusi, dan Pengendalian
Types of Jobs Risk Type Location Alat Pelindung Diri (APD)
Rekayasa Teknik Administrasi
with High OHS Personal Protective
Elimination, Substitution, Administrative
Risk Equipment (PPE)
and Engineering Control
Pemanenan Cedera, Perkebunan • Modifikasi “Egrek” atau Peningkatan Sepatu boot, kacamata
TBS tertimpa TBS Plantation “Dodos” kesadartahuan pengaman, dan helm
FFB Harvest dan Gangguan • Posisi pemanenan yang dan pelatihan keselamatan
mata karena lebih aman Awareness and Boots, safety glasses, and
serbuk • Egrek or Dodos training safety helmet
Injury, crushed modification
by FFB and eye • Safer harvest position
problems due
to powder
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
147 Sustainability Report
Page 153
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Jenis Pekerjaan Pencegahan dan Pengendalian Risiko
Berisiko Tinggi Risk Prevention and Control
terhadap K3 Jenis Risiko Lokasi Eliminasi, Substitusi, dan Pengendalian
Types of Jobs Risk Type Location Alat Pelindung Diri (APD)
Rekayasa Teknik Administrasi
with High OHS Personal Protective
Elimination, Substitution, Administrative
Risk Equipment (PPE)
and Engineering Control
Pencampuran Terhirup, Perkebunan • Penggunaan Pompa Peningkatan Sepatu boot, kacamata
bahan kimia terpercik dan Plantation Manual/Agitator kesadartahuan pengaman, Respirator,
(pestisida) tertelan bahan • Menggunakan bahan dan pelatihan sarung tangan karet, dan
Chemical mixing kimia kimia berisiko rendah Awareness and celemek kerja
(pesticide) Inhalation, • Pencampuran dilakukan training Boots, safety glasses,
splashing and di luar bangunan respirator, rubber gloves,
ingestion of • Use of Manual Pump/ and work apron
chemicals Agitator
• Use of low-risk
chemicals
• Mixing carried out
outside the building
Pengelasan dan Tersetrum Bengkel • Pemasangan “local Izin kerja untuk Sepatu pengaman,
pemotongan listrik, terbakar sentral dan exhaust” pengelasan dan kacamata las, sarung
Welding and Electric shock, transportasi • Menambahkan bahan pemotongan tangan kulit dan celemek
cutting fire Central penutup isolator pada Peningkatan kerja, selimut api
workshop and trafo las kesadartahuan, Safety shoes, welding
transportation • Mengubah sambungan pelatihan, dan goggles, leather gloves
daya dari/ke panel las/ pengawasan and work apron, fire
transformator selama bekerja blanket
• Installation of local Work permit
exhaust for welding and
• Addition of insulator cutting
cover material to the Awareness,
welding transformer training, and
• Change of power supervision
connection from/ during work
to welding panel/
transformer
Bekerja di Terjatuh, Pabrik Pemasangan platform/ Izin kerja untuk Sepatu pengaman, helm
ketinggian tertimpa Mill tangga/perancah bekerja di pengaman, dan sabuk
Working at Falling, being Installation of platforms/ ketinggian pengaman (full body
heights hit by objects stairs/scaffolding Peningkatan harness)
kesadartahuan, Safety shoes, safety
pelatihan, dan helmet, and seat belt (full
pengawasan body harness)
selama bekerja
Work permit
for working at
heights
Awareness,
training, and
supervision
during work
Bekerja di Kekurangan Pabrik • Pemasangan Ventilator/ Izin masuk dan Sepatu keselamatan,
ruangan oksigen, Mill Blower pemeriksaan kacamata keselamatan,
tertutup Keracunan, • Pemasangan lubang gas pakaian khusus, dan
Working in Kedinginan, instalasi/pintu keluar Tanda respirator
closed rooms Kepanasan darurat Peringatan Safety shoes, safety
Lack of oxygen, • Pemasangan alarm Entry clearance glasses, special clothing,
Poisoning, Cold, • Ventilator/Blower and gas and respirator
Overheating Installation inspection
• Installation of Warning Signs
installation holes/
emergency exits
• Installation of alarms
Bekerja di Kebisingan Pabrik • Pemasangan insulasi Peningkatan Sepatu pengaman,
pembangkit tinggi, Mill pemipaan (panas) dan kesadartahuan pelindung telinga, helm
listrik Tersetrum Glass Wool (Kebisingan) Tanda Safety shoes, ear
Working at High noise, • Installation of piping Peringatan protection, helmet
power plants Electrocution insulation (heat) and Awareness
glass wool (noise) Warning signs
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
148
Page 154
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Program Pengelolaan Keselamatan dan Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja Management Program
Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan To increase understanding and build employee
membangun awareness karyawan atas pentingnya awareness of the importance of OHS in the work
penerapan K3 di lingkungan kerja, maka environment, the Company held various OHS
Perusahaan selama tahun 2024 menyelenggarakan management programs for employees in 2024,
berbagai program pengelolaan K3 bagi karyawan, including:
meliputi:
Jenis Program
No. Tanggal/Date Lokasi/Venue Target
Program Type
Seluruh tenaga kerja di bagian operasional kebun &
Induksi K3 Jan - Mar 2024 Seluruh PT operasional PKS
1
Safety Induction Jan - Mar 2024 All PT All workers in the operational section of the plantation
& operational section of Palm Oil Mill
Sarana & prasarana & Seluruh tenaga kerja di bagian
operasional kebun & operasional PKS
Inspeksi K3 April - Mei 2024 Seluruh PT
2 Facilities & infrastructure & All workers in the
Safety Inspection Apr – May 2024 All PT
operational section of the plantation & operational
section of Palm Oil Mill
Tanggap Darurat Jun - Jul 2024 Seluruh PKS Seluruh karyawan PKS
3
Emergency Drill Jun - Jul 2024 All Mill All Palm Oil Mill employees
Pusat Pelatihan
Kalimantan Timur &
Sosialisasi K3 Agst - Okt 2024 Kalimantan Utara Calon staf kebun & PKS & Mandor
4
Safety Training Aug – Oct 2024 Learning Center Prospective plantation & Palm Oil Mill staff & Foremen
East Kalimantan &
North Kalimantan
Simulasi Kebakaran
Hutan dan Lahan Nov – Des 2024 Seluruh PT Perwakilan karyawan & Tenaga keamanan (Security)
5
Forest and Land Nov – Dec 2024 All PT Employee representatives & Security personnel
Fire Simulation
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
149 Sustainability Report
Page 155
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Penyediaan Layanan Kesehatan Kerja Provision of Occupational Health Services
FAP Agri menyediakan layanan kesehatan sebagai FAP Agri provides health services as part of the OHS
bagian dari sistem manajemen K3. Layanan management system. Health services are provided,
kesehatan yang diberikan, antara lain dengan among others, by providing 13 (thirteen) health
menyediakan Fasilitas Kesehatan (Klinik) sebanyak facilities (clinics) units managed by professional
13 (tiga belas) unit yang dikelola oleh tenaga health workers and have the competence as
kesehatan profesional dan memiliki kompetensi doctors, midwives and nurses.
sebagai Dokter, Bidan dan perawat.
Fasilitas klinik ini menyediakan layanan medis These clinic facilities provide occupational medical
dan perawatan darurat kerja, serta menyediakan services and emergency care, as well as providing
layanan kesehatan umum yang berkualitas, quality general health services, including maternal
termasuk perawatan ibu dan anak untuk para and child care for employees, their families and
karyawan, keluarga mereka, dan masyarakat the local community. These clinics play a vital role
setempat. Klinik-klinik ini berperan sangat penting in maintaining the health and well-being of our
dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan employees, given that we operate in remote areas
karyawan, mengingat bahwa kami beroperasi di where basic medical services are limited. Our
daerah terpencil di mana layanan medis dasar team of health workers also periodically conducts
masih terbatas. Tim petugas kesehatan kami health promotion efforts to the employees' family
juga secara periodik melakukan upaya promotif environment, children and capacity building
kesehatan kepada lingkungan keluarga karyawan, services to the workers' wives to provide healthy
anak-anak dan pelayanan peningkatan kapasitas living and support for their respective families.
kepada para istri pekerja untuk menyediakan
kehidupan dan dukungan hidup sehat bagi
keluarga masing-masing.
Perusahaan juga senantiasa mengikutsertakan The Company also continuously includes employees
karyawan dalam program asuransi kesehatan in the Government health insurance program (or
Pemerintah (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS Kesehatan) which provides protection and
Kesehatan atau BPJS Kesehatan) yang memberikan access to improve the quality of employee health.
perlindungan serta akses untuk meningkatkan
kualitas kesehatan karyawan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
150
Page 156
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Kinerja dan Evaluasi Keselamatan dan Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja Performance and Evaluation
Selama tahun 2024, Perusahaan mencatatkan In 2024, the Company recorded cases of work
kasus kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi accidents that occurred at operational locations.
operasional. Berikut ini adalah jumlah kasus The following is the number of work accidents in
kecelakaan kerja dalam 3 (tiga) tahun terakhir: the last 3 (three) years:
Jenis Kecelakaan/Type of Accident 2024 2023 2022
Kalimantan Utara/North Kalimantan
Kasus Perawatan Medis/Medical Treatment Case 343 358 379
Kasus Kehilangan Hari Kerja/Lost Workday Cases 1.145 1.235 1.168
Kematian/Death 2 1 0
Jumlah Kecelakaan/Number of Accidents 808 886 997
Kalimantan Utara/North Kalimantan
Kasus Perawatan Medis/Medical Treatment Case 911 489 313
Kasus Kehilangan Hari Kerja/Lost Workday Cases 528 367 664
Kematian/Death 0 1 0
Jumlah Kecelakaan/Number of Accidents 1.364 775 720
Catatan:
1.Frekuensi Kehilangan Hari Kerja Akibat Kecelakaan mengacu pada jumlah kasus kehilangan hari kerja akibat
kecelakaan.
2.Keparahan Kehilangan Hari Kerja Akibat Kecelakaan mengacu pada jumlah hari kerja yang hilang.
3.Rasio dihitung per juta jam kerja.
Notes:
1.Frequency of lost workdays due to accidents refers to the number of cases of lost workdays due to accidents.
2.Severity of lost workdays due to accidents refers to the number of lost workdays.
3.The ratio is calculated per million hours worked.
Sebagai upaya pengendalian K3, Perusahaan As an effort to manage OHS, the Company
melakukan program preventif dan promotif di conducts preventive and promotive programs in
seluruh wilayah operasi, antara lain: all operational areas, including:
1. Melakukan dan memperbaharui dokumen 1. Conducting and updating the Occupational
identifikasi Bahaya dan Risiko Pekerjaan; Hazard and Risk identification document;
2. Melakukan komunikasi K3 melalui rapat P2K3 2. Conducting OHS communication through
dan sosialisasi K3 kepada karyawan; P2K3 meetings and OHS familiarization to
employees;
3. Melakukan Inspeksi K3 di objek/lokasi bahaya 3. Conducting OHS inspections in hazardous
seperti workshop, area PKS, ruang genset, objects/locations such as workshops, POM
gudang kimia, gudang umum, dan sebagainya; areas, generator rooms, chemical warehouses,
general warehouses, and so on;
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
151 Sustainability Report
Page 157
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
4. Melakukan audit internal terhadap pemenuhan 4. Conducting internal audits on the fulfillment
kriteria SMK3; of OHSMS criteria;
5. Melakukan pemenuhan kebutuhan Alat 5. Fulfilling the need for Personal Protective
Pelindung Diri (APD) sesuai dengan prioritas Equipment (PPE) in accordance with priorities
dan tingkat risiko; and risk levels;
6. Melakukan sosialisasi pasif informatif melalui 6. Conducting informative passive familiarization
sign board K3, poster-poster peringatan through OSH sign boards, hazard warning
bahaya dan sosialisasi interaktif lainnya; dan posters and other interactive socialization;
and
7. Melakukan kampanye hidup bersih dan hidup 7. Conducting clean and healthy living campaigns
sehat di perumahan dan tempat kerja. in housing and workplaces.
Penilaian Sosial Pemasok [414-1, 414-2]
Supplier Social Assessment [414-1, 414-2]
Penegakkan prinsip keberlanjutan dalam The enforcement of sustainability principles in the
pelaksanaan bisnis dan operasional Perusahaan Company's business and operations also applies
juga berlaku dalam pemilihan pihak-pihak yang to the selection of parties in the FAP Agri supply
berada dalam rantai pasokan FAP Agri, di antaranya chain, including partner farmers, labor suppliers,
petani mitra, pemasok ketenagakerjaan, pemasok goods suppliers, and contractor services. For the
barang, dan jasa kontraktor. Terhadap seleksi selection of these suppliers, the Company applies
pemasok tersebut, Perusahaan memberlakukan regulations to ensure that suppliers have a labor
peraturan agar pihak pemasok mengantongi izin permit from the local Manpower Office, namely the
ketenagakerjaan dari Disnaker setempat, yaitu Kalimantan regional Manpower Office.
Disnaker regional Kalimantan.
Dampak negatif yang mungkin timbul dalam The negative impact that may arise in the
perekrutan tenaga kerja adalah masalah recruitment of labor is the issue of inequality
kesenjangan yang berkaitan dengan kesejahteraan. related to welfare. To anticipate this, the Company
Guna mengantisipasi hal tersebut, Perusahaan endeavors to provide an explanation of the process
berupaya untuk memberikan penjelasan mengenai of the level of facilities in accordance with the
proses jenjang tingkat fasilitas sesuai dengan class of employees as stipulated in the Company
golongan karyawan sebagaimana diatur dalam Regulations.
Peraturan Perusahaan.
Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat pemutusan Throughout 2024, there were no terminations of
kerja sama terhadap mitra pemasok dan cooperation with supplier partners and contractors
kontraktor akibat adanya dugaan pelanggaran due to alleged violations of regulations in the
terhadap peraturan di bidang ketenagakerjaan, fields of labor, OHS, and human rights.
K3, dan Hak Asasi Manusia.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
152
Page 158
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Berkontribusi dalam Pemberdayaan Komunitas Lokal
[F.23, F.24, F.25]
Contributing to Local Community Empowerment [F.23, F.24, F.25]
FAP Agri meyakini bahwa dukungan komunitas FAP Agri believes that the support of the
di sekitar konsesi kami memiliki signifikansi communities surrounding our concession areas
terhadap pertumbuhan bisnis Perusahaan dan has significance to the Company's business
kelangsungan usaha dalam jangka panjang. growth and long-term sustainability. Therefore,
Karena itu, Perusahaan menjalankan program the Company runs community empowerment
pemberdayaan masyarakat dan memberikan programs and provides necessary support to the
dukungan yang diperlukan kepada komunitas community at large through Corporate Social
masyarakat secara luas melalui kegiatan Corporate Responsibility (CSR) activities.
Social Responsibility (CSR).
Program CSR merupakan upaya untuk mengelola CSR programs are an effort to manage the impacts
dampak yang ditimbulkan dari kegiatan operasional of our operations and to ensure long-term business
kami dan untuk memastikan kelangsungan usaha viability, while contributing to the achievement
jangka panjang, sambil memberikan kontribusi of Sustainable Development Goals (SDGs). The
bagi pencapaian Sustainable Development Goals Company implements CSR programs that support
(SDGs). Perusahaan mengimplementasikan this commitment in various aspects, including
program CSR yang mendukung komitmen ini dalam economy, health, community empowerment, and
berbagai aspek, termasuk ekonomi, kesehatan, environment.
pemberdayaan masyarakat, dan lingkungan hidup.
Pilar Aktivitas CSR Pillars of CSR Activities
Guna memastikan seluruh kegiatan tanggung To ensure that all corporate responsibility activities
jawab perusahaan tetap berada di jalur yang remain on track, the implemented CSR programs
tepat, program CSR yang dilaksanakan harus must comply with the CSR pillars of FAP Agri.
mematuhi pilar CSR yang dimiliki oleh FAP Agri. FAP Agri has 4 (four) main pillars related to the
FAP Agri memiliki 4 (empat) pilar utama terkait Company's CSR activities, including:
aktivitas CSR Perusahaan, antara lain:
Pemberdayaan Ekonomi Sosial Budaya & Lingkungan Kesehatan & Pendidikan Infrastruktur
Economic Empowerment Socio-Culture & Environment Health & Education Infrastructure
Melakukan inisiasi, Mengedukasi dan mendukung pemasok Melakukan interaksi, Berpatisipasi aktif
bimbingan profesional kunci untuk menerapkan aspek pemberdayaan untuk dalam peningkatan
terhadap kegiatan ekonomi keberlanjutan Perusahaan. mendukung peningkatan kualitas jaringan
masyarakat sehingga Educating and supporting key kualitas sosial masyarakat, jalan akses
tercipta kemandirian dan suppliers to implement the Company's kelestarian budaya dan masyarakat,
keberlanjutan sumber sustainability aspects. kualitas lingkungan rehabiltas fisik
pendapatan masyarakat. masyarakat sekitar bangunan dan
Initiating and providing Perusahaan. pembangunan
professional guidance to Conducting interaction, fasilitas umum dan
the community's economic empowerment to support the sosial masyarakat.
activities to create self- improvement of the social Actively participating
reliance and sustainability quality of the community, in improving the
of community income cultural preservation and quality of community
sources. environmental quality of access road
the community around the networks, physical
Company. rehabilitation of
buildings and
construction of
public and social
community facilities.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
153 Sustainability Report
Page 159
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Realisasi Pelaksanaan Kegiatan CSR Tahun Realization of CSR Activity Implementation
2024 in 2024
Per 31 Desember 2024, Perusahaan telah As of 31 December 2024, the Company had
merealisasikan penyaluran dana untuk aktivitas realized the distribution of funds for CSR activities
CSR sebesar Rp3.587 juta, mengalami kenaikan amounting to Rp3,587 million, an increase of
sebesar Rp266 juta atau 8,01% jika dibandingkan Rp266 million or 8.01% when compared to 2023
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp3.321 juta. which amounted to Rp3,321 million. The details of
Adapun rincian realisasi biaya CSR Perusahaan di the Company's CSR cost realization in 2024 are as
tahun 2024 adalah sebagai berikut: follows:
Ekonomi/Economy
Realisasi Dana (Rp)Juta:
Fund Realization (Rp)Million: 2.260.831.224
Sosial, Budaya dan Lingkungan/Social, Culture and Environment
Realisasi Dana (Rp)Juta:
Fund Realization (Rp)Million: 315.318.000
Perayaan Keagamaan/Religious Celebrations
Realisasi Dana (Rp)Juta:
Fund Realization (Rp)Million: 164.395.000
Pendidikan/Education
Realisasi Dana (Rp)Juta:
Fund Realization (Rp)Million: 417.222.100
Infrastruktur/Infrastructure
Realisasi Dana (Rp)Juta:
Fund Realization (Rp)Million: 351.015.237
Kesehatan/Health
Realisasi Dana (Rp)Juta:
Fund Realization (Rp)Million: 77.879.800
Realisasi Dana (Rp)Juta/Fund Realization (Rp)Million:
Total Dana
Total Funding 3.586.661.361
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
154
Page 160
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
155 Sustainability Report
Page 161
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
156
Page 162
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
TANGGUNG JAWAB
PENGEMBANGAN
PRODUK/JASA
BERKELANJUTAN
Responsibility for
Sustainable Product/
Service Development
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
157 Sustainability Report
Page 163
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk
09 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
158
Page 164
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Komitmen Penyediaan Layanan yang Setara bagi Pelanggan
[F.17]
Commitment to Provide Equal Service for Customers [F.17]
FAP Agri berusaha memperkuat posisinya sebagai FAP Agri endeavors to strengthen its position as
salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit one of the leading oil palm plantation companies
terkemuka di Indonesia dengan mengembangkan in Indonesia by developing relevant and effective
strategi pemasaran yang relevan dan efektif sesuai marketing strategies in accordance with current
dengan dinamika persaingan saat ini. Perusahaan competitive dynamics. The Company is also
juga berkomitmen memberikan layanan terbaik committed to providing the best service to
kepada pelanggan dengan melakukan perbaikan customers by making continuous improvements.
secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan This is implemented by continuously improving the
terus meningkatkan kualitas produk kelapa sawit quality of palm oil products and their derivatives
dan turunannya melalui penerapan standar mutu through the implementation of high quality
tinggi serta pengembangan kapabilitas karyawan standards and the development of employee
yang sejalan dengan perkembangan industri, capabilities in line with industry developments,
dengan tujuan utama meningkatkan kepuasan with the main objective of increasing customer
dan loyalitas pelanggan. satisfaction and loyalty.
Melalui entitas anak, FAP Agri menjual produknya Through its subsidiaries, FAP Agri markets its
melalui kontrak jangka panjang berbasis CIF, yang products through long-term CIF-based contracts,
memastikan tanggung jawab atas pengiriman which ensure responsibility for product delivery
produk hingga ke lokasi pelanggan. Grup FAP to the customer's location. FAP Agri Group pays
Agri sangat memperhatikan kepuasan pelanggan close attention to customer satisfaction by
dengan menjaga kualitas produk agar sesuai maintaining product quality in accordance with
dengan spesifikasi yang telah disepakati. Selain agreed specifications. In addition, the Company
itu, perusahaan terus membangun komunikasi continuously building effective communication
yang efektif dengan pelanggan untuk memastikan with customers to ensure their needs are well met.
kebutuhan mereka terpenuhi dengan baik.
Dalam pelayanan, FAP Agri menerapkan prinsip In service, FAP Agri applies the principles of equality
kesetaraan dan non-diskriminatif. Perusahaan and non-discrimination. The Company strives
berupaya untuk memberikan layanan optimal to provide optimal services for all customers,
bagi seluruh pelanggan, tanpa memandang regardless of background, gender, ethnicity, race,
latar belakang, jenis kelamin, suku, ras, agama, religion, class, or certain interests. All services
golongan, maupun kepentingan tertentu. Seluruh provided by the Company have been stated in the
layanan yang diberikan oleh Perusahaan telah sale and purchase contract with the customer,
tercantum dalam kontrak jual beli dengan to ensure that there is a binding force for the
pelanggan, sehingga terdapat kekuatan yang Company to serve customers in accordance with
mengikat bagi Perusahaan untuk melayani the applicable agreement.
pelanggan sesuai kesepakatan/perjanjian yang
berlaku.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
159 Sustainability Report
Page 165
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Pengembangan Produk Berkelanjutan [F.26]
Sustainable Product Development [F.26]
Perjalanan panjang FAP Agri menjadikan kami FAP Agri's extensive journey has made it one of the
menjadi salah satu perusahaan perkebunan kelapa largest oil palm plantation companies in Indonesia
sawit terbesar di Indonesia dengan komoditi with main commodities in the form of crude palm
utama berupa minyak sawit mentah (CPO), oil (CPO), palm kernel oil (PKO), and palm kernel
minyak inti sawit (PKO), dan bungkil sawit. Kami cake. We are committed to continuously improve
berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas product quality by implementing the Indonesian
produk dengan menerapkan Sistem Sertifikasi Sustainable Palm Oil (ISPO) Certification System
Minyak Sawit Indonesia yang Berkelanjutan which is mandatory for all oil palm plantation
(Indonesian Sustainable Palm Oil/ISPO) yang companies in Indonesia.
merupakan kewajiban bagi seluruh perusahaan
perkebunan kelapa sawit di Indonesia.
ISPO merupakan kebijakan yang langsung ISPO is a policy that immediately received special
mendapat perhatian khusus dari Presiden attention from the President of Indonesia through
RI melalui Peraturan Presiden No. 44 Tahun Presidential Regulation No. 44 of 2020 concerning
2020 tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan the Indonesian Sustainable Palm Oil Plantation
Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia, untuk Certification System, to ensure that palm oil
menjamin bahwa minyak sawit diproduksi secara is produced sustainably and to increase the
berkelanjutan dan untuk meningkatkan daya saing competitiveness of palm oil at the international
minyak sawit di tingkat internasional yang diatur level which is subsequently regulated in the
kemudian ke dalam Peraturan Menteri Pertanian Minister of Agriculture Regulation No. 38 of 2020
No. 38 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan concerning the Implementation of Indonesian
Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Sustainable Palm Oil Plantation Certification.
Indonesia.
Hingga tahun 2024, Perusahaan telah memiliki As of 2024, the Company had at least 3 (three)
sedikitnya 3 (tiga) anak perusahaan yang telah subsidiaries that have been ISPO certified on an
tersertifikasi ISPO yang dilakukan secara annual periodic basis by a certification body. In the
periodik tahunan oleh lembaga sertifikasi. Dalam production and processing process, the Company
proses produksi dan pengolahan, Perusahaan is committed to producing halal, safe, hygienic
berkomitmen untuk menghasilkan produk yang and healthy products. Halal Assurance System
halal, aman, higiene dan sehat. Sistem Jaminan (HAS) has been implemented for PK, CPO, CPKO
Halal (SJH) telah diterapkan untuk produk PK, and PKE products in 3 (three) palm oil mills in
CPO, CPKO dan PKE di 3 (tiga) Pabrik Kelapa North Kalimantan. The Company has also obtained
Sawit di Kalimantan Utara. Perusahaan juga telah Kosher Certification for Crude Palm Kernel Oil and
memperoleh Sertifikasi Kosher untuk Produk Palm Kernel Expeller products.
Crude Palm Kernel Oil dan Palm Kernel Expeller.
Di samping itu, kami juga berupaya untuk terus In addition, the Company endeavors to continue
meningkatkan produksi yang diharapkan dapat increasing its production which is expected to
berkontribusi baik terhadap kelangsungan contribute well to the continuity of its business.
bisnis Perusahaan. FAP Agri menganggap bahwa FAP Agri considers that operational support in
dukungan operasional di bidang produksi juga the field of production is extremely important.
sangat penting. Ketersediaan produk yang Adequate product availability accompanied by
memadai disertai dengan kualitas produk yang product quality that meets customer needs and
memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan expectations is one of the main requirements in
merupakan salah satu syarat utama dalam upaya the Company's efforts to continue to strengthen
Perusahaan untuk terus memantapkan posisinya. its position. A good and timely product delivery
Layanan pengiriman produk yang baik dan tepat service is also a supporting factor.
waktu juga merupakan faktor pendukung.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
160
Page 166
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan [416-1, 416-2] [F.27]
Customer Health and Safety [416-1, 416-2] [F.27]
FAP Agri berupaya untuk terus mempertahankan FAP Agri endeavors to maintain customer
kepuasan pelanggan melalui pengembangan satisfaction through the development of products
produk dan layanan yang memiliki kualitas dan and services with good quality and quality, in
mutu yang baik, sesuai dengan keinginan dan accordance with the desire and expectations of
harapan pelanggan. Dalam rangka memastikan customers. To ensure the maintenance of product
terjaganya kualitas dan mutu produk, FAP Agri quality, FAP Agri implements an integrated quality
menerapkan sistem manajemen mutu terpadu management system on the quality control of its
tentang pengendalian kualitas produk yang products. Product quality assurance is the result
dihasilkan. Jaminan kualitas produk merupakan of a series of production processes that comply
hasil dari serangkaian kegiatan proses produksi yang with national and international standards. The
sesuai dengan standar nasional dan internasional. Company also guarantees that the entire (100%)
Perusahaan juga menjamin bahwa seluruh (100%) production process has passed the evaluation
proses produksi telah melewati tahap evaluasi stage and also a cycle that takes into account the
dan juga siklus yang memperhatikan keamanan safety and health of customers, which is confirmed
dan kesehatan pelanggan, yang dikuatkan melalui through product certification from independent
sertifikasi produk dari pihak pihak independen parties and internal audits.
dan juga internal audit.
Perusahaan juga terus berupaya untuk memberikan The Company consistently endeavors to provide
jaminan layanan yang optimal, antara lain berupa optimal service guarantees, including on-time
pengiriman tepat waktu, layanan administrasi delivery, excellent administrative services, and
yang baik, metode dan tempo pembayaran yang relatively flexible payment methods and maturities.
relatif fleksibel.
Hingga akhir tahun 2024, Perusahaan tidak As of the end of 2024, the Company did not find any
menemukan adanya produk yang berpotensi products with the potential to negatively impact
memberikan dampak negatif terhadap kesehatan the health and safety of customers. In addition,
dan keselamatan pelanggan. Selain itu, the Company did not have any non-compliance
Perusahaan juga tidak memiliki adanya insiden incidents related to the health and safety impacts
ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak of its products and services.
kesehatan dan keselamatan atas produk dan jasa
yang dimiliki.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
161 Sustainability Report
Page 167
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Dampak Produk/Jasa [F.28]
Product/Service Impact [F.28]
Perusahaan secara rutin memberikan informasi The Company routinely provides information
kepada para pelanggan mengenai harga terkini to customers on the latest prices and market
maupun perkembangan pasar yang terjadi baik developments via telephone, e-mail, or other
melalui telepon, e-mail, atau media lainnya. media. In every product impact delivery, the
Dalam setiap penyampaian dampak produk, Company has also informed various aspects of
Perusahaan juga telah menginformasikan berbagai the product transparently to customers through
aspek produk tersebut secara transparan kepada product testing reports in the laboratory or product
para pelanggan melalui laporan pengujian produk specification reports.
di laboratorium atau laporan spesifikasi produk.
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali [F.29]
Number of Recalled Products [F.29]
Per 31 Desember 2024, tidak terdapat produk As of December 31, 2024, none of the Company's
Perusahaan yang ditarik kembali dari pasar products had been recalled from the market for
atas alasan keamanan, kesehatan, maupun safety, health, or other reasons that conflicted
alasan-alasan yang bertentangan dengan aspek with product safety and security aspects.
keselamatan dan keamanan produk.
Suvei Kepuasan Pelanggan [F.30]
Customer Satisfaction Survey [F.30]
Hingga tahun 2024, Perusahaan belum melakukan As of 2024, the Company had not conducted a
Survei Kepuasan Pelanggan dalam rangka customer satisfaction survey to determine the
mengetahui tingkat kepuasan pelanggan atau level of customer satisfaction or feedback from
umpan balik dari pelanggan. Namun, Perusahaan customers. However, the Company continuously
senantiasa memastikan kepuasan pelanggannya ensures the satisfaction of its customers by
dengan memberikan layanan terbaik dan providing the best service and improving the
meningkatkan kualitas layanannya dari tahun ke quality of its services from year to year.
tahun.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
162
Page 168
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
LAIN-LAIN
Miscellaneous
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
163 Sustainability Report
Page 169
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk
10 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
164
Page 170
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
External Assurance [G.1]
External Assurance [G.1]
Pada tahun 2024, Perusahaan belum melaksanakan In 2024, the Company did not carry out an assurance
proses assurance untuk sustainability performance process for sustainability performance indicators
indicators dalam laporan ini. Namun, Perusahaan in this report. However, the Company conducted
telah melakukan assurance internal untuk internal assurance to ensure the credibility of the
memastikan kredibilitas laporan dan validitas report and the validity of the data and information
data serta informasi dalam laporan ini. in this report.
Hasil Umpan Balik Pemangku Kepentingan pada
Tahun Sebelumnya [G.4]
Results of Stakeholder Feedback in the Previous Year [G.4]
Selama tahun 2024, belum ada jawaban balik In 2024, there was no response to the stakeholder
atas lembar umpan balik dari para pemangku feedback sheet attached to the Company's
kepentingan yang dilampirkan pada Laporan Sustainability Report published in the previous
Keberlanjutan Perusahaan yang diterbitkan pada year.
tahun sebelumnya.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
165 Sustainability Report
Page 171
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi Tentang
Tanggung Jawab Atas Laporan Keberlanjutan 2024
Responsibility Statement by the Board of Commissioners and the Board of
Directorsfor the 2024 Sustainability Report
Kami, segenap Dewan Komisaris dan Direksi We, the undersigned, the entire Board of
PT FAP Agri Tbk yang bertanda tangan di bawah Commissioners and Board of Directors of
ini, telah melakukan evaluasi atas konten Laporan PT FAP Agri Tbk, have evaluated the content of
Keberlanjutan ini serta menyatakan bahwa laporan this Sustainability Report and declare that the
telah mencakup seluruh topik keberlanjutan report has included all material sustainability
yang material bagi Perusahaan dan Pemangku topics for the Company and the Stakeholders. We
Kepentingan. Kami bertanggung jawab penuh atas are fully responsible for content accuracy of this
kebenaran isi Laporan Keberlanjutan ini. Sustainability Report.
Jakarta, 28 April 2025
Jakarta, April 28, 2025
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
DONNY MUHAMAD SALIM
Komisaris Utama Komisaris Independen
President Commisioner Independent Commisioner
Direksi
Board of Directors
RICKY TJANDRA HENRYZAL M. PANJAITAN
Direktur Utama Direktur
President Director Director
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
166
Page 172
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Lembar Umpan Balik [G.2]
Feedback Sheet [G.2]
Terima kasih kepada Bapak/Ibu/Saudara yang Thank you for your willingness to read 2024
telah berkenan membaca Laporan Keberlanjutan Sustainability Report of PT FAP Agri Tbk. To improve
PT FAP Agri Tbk tahun 2024. Untuk meningkatkan the content of the Sustainability report in the
isi laporan Keberlanjutan pada tahun-tahun coming years, we hope that you will be willing to
mendatang, kami berharap Bapak/Ibu/Saudara complete in the Feedback Sheet and send it to us.
bersedia untuk mengisi Lembar Umpan Balik dan
mengirimkan kepada kami.
Identitas Pengirim
Sender Identity
Nama/Name:
Surel/Email Address:
Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan/Identification by stakeholder category
Investor Karyawan/Employee Mitra/Pemasok/Partner/Supplier
Konsumen/Consumer Pemerintah/Government Komunitas/Community
Masyarakat/Public Media Lainnya/Other ………………………...
1.
Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan
lingkungan Perusahaan/This Sustainability Report provides clear information on the Company's economic, social and
environmental performance.
Setuju/Agree Tidak Setuju/Disagree Tidak Tahu/Don’t Know
2.
Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan
lingkungan Perusahaan/This Sustainability Report has provided clear information regarding the fulfillment of the
Company's social and environmental responsibilities.
Setuju/Agree Tidak Setuju/Disagree Tidak Tahu/Don’t Know
3.
Materi dan data dalam Laporan Tahunan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami
The materials and data in this Annual Sustainability Report are easy to understand and comprehend.
Setuju/Agree Tidak Setuju/Disagree Tidak Tahu/Don’t Know
4.
Materi dan data dalam Laporan Tahunan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap
The materials and data in this Annual Sustainability Report are sufficiently complete.
Setuju/Agree Tidak Setuju/Disagree Tidak Tahu/Don’t Know
5.
Desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Tahunan Keberlanjutan ini dirancang dengan baik
The design, layout, graphics and photographs in this Annual Sustainability Report are well designed.
Setuju/Agree Tidak Setuju/Disagree Tidak Tahu/Don’t Know
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
167 Sustainability Report
Page 173
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
6.
Apa informasi yang paling bermanfaat dari Laporan Tahunan Keberlanjutan ini?
What is the most useful information from this Annual Sustainability Report?
7.
Apa informasi yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Tahunan Keberlanjutan ini?
What information do you feel is missing from this Annual Sustainability Report?
8.
Mohon berikan masukan dan saran bagaimana kami dapat membuat laporan ini lebih baik di masa mendatang
Please provide feedback and suggestions on how we can make this report better in the future.
Mohon formulir ini dikirimkan kembali kepada:
Please send this form back to:
PT FAP Agri Tbk
Sustainability Department
Gedung Gold Coast, Tower Liberty Lt. 16 A-H
Jl. Pantai Indah Kapuk, RT.6, RW.2
Kamal Muara, Penjaringan,
Jakarta Utara/North Jakarta 14470
(021) 50205811
sustainability@fap-agri.com
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
168
Page 174
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Pemenuhan Kriteria Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 51/POJK.03/2017 Penerapan Keuangan Berkelanjutan
bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
Perusahaan Publik [G.5]
Criteria Fulfillment of Financial Services Authority Regulation
No. 51/POJK.03/2017 Implementation of Sustainable Finance for
Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies
[G.5]
Pengungkapan
Kriteria Pelaporan Keberlanjutan Berdasarkan POJK No. 51/POJK.03/2017 Informasi atau Posisi
Sustainability Reporting Criteria Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 Disclosure Information or
Location
1. Penjelasan Strategi Keberlanjutan/Description of Sustainability Strategy 41-63
2. Tinjauan Kinerja a. Aspek ekonomi, paling sedikit meliputi/Economic aspect, including at
Keberlanjutan least:
Sustainability 1. kuantitas produksi atau jasa yang dijual/quantity of products or
Performance services;
Overview 2. pendapatan atau penjualan/revenues or sales;
3. laba atau rugi bersih/net profit or loss; 3
4. produk ramah lingkungan; dan/environmentally-friendly products;
and
5. keterlibatan pemangku kepentingan lokal yang berkaitan
dengan penerapan keuangan berkelanjutan./involvement of local
stakeholders in relation to sustainable finance implementation.
b. Aspek Lingkungan Hidup, paling sedikit meliputi/Environmental
Aspect, including at least:
1. konsumsi energi/energy consumption;
2. jumlah pengurangan emisi/total emissions reduction;
3. pengurangan limbah dan efluen (limbah yang telah memasuki
lingkungan); atau/reduction of waste and effluents (waste that has 4
entered the environment); or
4. pelestarian keanekaragaman hayati (bagi Perusahaan yang
proses bisnisnya berkaitan langsung dengan Lingkungan Hidup)./
biodiversity conservation (i.e. for companies whose business process
is directly related to the environment).
c. Aspek sosial, suatu uraian mengenai dampak positif dan negatif yang
dihasilkan dari penerapan keuangan berkelanjutan bagi masyarakat
dan lingkungan (termasuk orang, daerah dan dana)./ Social aspect,
5
a description of the positive and negative impacts resulting from the
implementation of sustainable finance on society and the environment
(including people, regions, and funds).
3. Profil Perusahaan a. Visi, misi dan nilai-nilai keberlanjutan.
31
Company Profile Vision, mission and sustainability values.
b. Nama, alamat, nomor telepon, nomor faksimil, alamat surat
elektronik (e-mail) dan situs web./Name, address, phone number, 29
facsimile number, email address and website.
c. Skala usaha/Scale of enterprise:
1. total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban;/total assets
or asset capitalisation and total liabilities;
2. jumlah karyawan yang dibagi menurut jenis kelamin, jabatan, usia,
pendidikan dan status ketenagakerjaan;/number of employees 32
based on gender, position, age, education and employment status;
3. persentase kepemilikan saham; dan/share ownership percentage;
and
4. wilayah operasional./operational area.
d. Penjelasan singkat mengenai produk, layanan dan kegiatan usaha
yang dijalankan./Brief description of products, services and business 35
activities.
e. Keanggotaan pada asosiasi./Association membership. 37
f. Perubahan signifikan terkait dengan penutupan atau pembukaan
cabang dan struktur kepemilikan./Significant changes, including 37
those related to branch closure or opening, and ownership structure.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
169 Sustainability Report
Page 175
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Pengungkapan
Kriteria Pelaporan Keberlanjutan Berdasarkan POJK No. 51/POJK.03/2017 Informasi atau Posisi
Sustainability Reporting Criteria Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 Disclosure Information or
Location
4. Direksi a. Kebijakan untuk menghadapi tantangan dalam upaya memenuhi
Board of Directors strategi keberlanjutan/Policies to address challenges in meeting
sustainability strategies:
1. penjelasan tentang nilai keberlanjutan organisasi/description of the
organisation’s sustainability value;
2. penjelasan tentang isu terkait penerapan keuangan berkelanjutan/
description of any issues related to implementing sustainable
finance;
3. penjelasan tentang komitmen pimpinan untuk mencapai penerapan
keuangan berkelanjutan/description of the commitment by leaders
to achieving sustainable finance;
4. pencapaian kinerja terkait penerapan keuangan berkelanjutan; dan/
performance achievements in relation to sustainable finance; and
5. tantangan dalam penerapan keuangan berkelanjutan. challenges in
implementing sustainable finance.
b. Penerapan keuangan berkelanjutan/Implementation of sustainable
finance:
1. pencapaian kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan dibandingkan
15-25
dengan target; dan/performance against targets in relation to the
economy, society and the environment; and
2. penjelasan prestasi dan tantangan, termasuk peristiwa
penting selama periode pelaporan (untuk LJK yang diwajibkan
mempersiapkan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan).
description of the accomplishments and challenges, including
significant events during the reporting period (for financial services
institutions obliged to prepare a Sustainable Finance Action Plan).
c. Strategi pencapaian target/Target achievement strategies:
1. pengelolaan risiko terkait aspek ekonomi, sosial dan lingkungan;/
risk management related to economic, social and environmental
aspects;
2. memanfaatkan peluang dan prospek usaha; dan/taking advantage
of opportunities and business prospects; and
3. penjelasan faktor eksternal ekonomi, sosial dan lingkungan yang
berpotensi mempengaruhi keberlanjutan perusahaan. description
of external economic, social and environmental factors with the
potential to affect the company’s sustainability.
5. Tata Kelola a. Uraian mengenai tugas bagi Direksi dan Dewan Komisaris, pegawai,
Keberlanjutan pejabat dan/atau unit kerja yang menjadi penanggung jawab
Sustainability penerapan keuangan berkelanjutan./Description of the duties of the 72-75
Governance Board of Directors, Board of Commissioners, employees, officers and/
or work units that are in charge of implementing sustainable finance.
b. Penjelasan mengenai pengembangan kompetensi yang dilaksanakan
terhadap anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pegawai, pejabat
dan/atau unit kerja yang menjadi penanggung jawab penerapan
keuangan berkelanjutan./Description of competency development 77
conducted for the members of the Board of Directors, Board of
Commissioners, employees, officers and/or work units that are in
charge of implementing sustainable finance.
c. Penjelasan mengenai prosedur untuk mengidentifikasi, mengukur,
memantau dan mengendalikan risiko atas penerapan keuangan
berkelanjutan terkait aspek ekonomi, sosial, dan Lingkungan Hidup,
termasuk peran Direksi dan Dewan Komisaris dalam mengelola,
meninjau dan memantau efektivitas proses manajemen risiko.
Description of the procedures in identifying, measuring, monitoring 79-84
and controlling risks associated with implementing sustainable
finance in relation to economic, social and environmental
aspects, including the roles of the Board of Directors and Board
of Commissioners in managing, reviewing and monitoring the
effectiveness of risk management processes.
d. Tinjauan mengenai pemangku kepentingan, meliputi/Overview of
stakeholders, including:
1. keterlibatan pemangku kepentingan berdasarkan hasil penilaian
(assessment) manajemen; dan/stakeholder involvement based on
management assessment results; and 88-90
2. pendekatan yang digunakan Perusahaan dalam melibatkan
pemangku kepentingan dalam penerapan keuangan berkelanjutan./
approach used by the Company in engaging stakeholders in the
implementation of sustainable finance.
e. Tantangan yang dihadapi dalam penerapan keuangan berkelanjutan./
91
Challenges faced in implementing sustainable finance.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
170
Page 176
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Pengungkapan
Kriteria Pelaporan Keberlanjutan Berdasarkan POJK No. 51/POJK.03/2017 Informasi atau Posisi
Sustainability Reporting Criteria Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 Disclosure Information or
Location
6. Kinerja a. Penjelasan mengenai kegiatan membangun budaya keberlanjutan.
92
Keberlanjutan Description of activities toward building a culture of sustainability.
Sustainability
Performance b. Uraian mengenai kinerja ekonomi dalam tiga tahun terakhir
Description of economic performance in the last three years:
1. perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target
pembiayaan, atau investasi, pendapatan dan laba rugi; dan
comparison of target and production performance, portfolio,
financing target, or investment, income and profit and loss; and
96, 98
2. perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan,
atau investasi pada instrumen keuangan atau proyek Keuangan
Berkelanjutan yang sejalan dengan penerapan./comparison of
target and portfolio performance, financing targets, or investments
in financial instruments or projects that are in line with the
implementation of sustainable finance.
c. Kinerja sosial dalam tiga tahun terakhir/Social performance in the
last three years:
1. komitmen perusahaan untuk memberikan layanan atas produk
dan/atau jasa yang setara kepada konsumen./the company’s
commitment to provide services for equivalent products and/or
services to consumers.
2. Ketenagakerjaan/Employment:
• pernyataan kesetaraan kesempatan bekerja dan ada atau
tidaknya tenaga kerja paksa dan tenaga kerja anak;/equality of
employment opportunities and the presence or absence of forced
labor and child labor;
• rasio remunerasi karyawan tetap di tingkat terendah terhadap
upah minimum regional;/remuneration ratio of permanent
employees in the lowest grade compared to the regional
minimum wage;
• lingkungan kerja yang layak dan aman; dan/a decent and safe
work environment; and
• pelatihan dan pengembangan karyawan./training and
development for employees. 135-156
3. Komunitas/Community:
• informasi kegiatan atau wilayah operasional yang menghasilkan
dampak positif dan dampak negatif terhadap masyarakat
sekitar termasuk literasi dan inklusi keuangan;/information
on the activities or operational areas that result in positive
and negative impacts on the surrounding community including
financial literacy and inclusion;
• mekanisme pengaduan masyarakat serta jumlah pengaduan
masyarakat yang diterima dan ditindaklanjuti; dan/public
complaints mechanism and number of public complaints
received and acted upon; and
• tanggung jawab sosial dan lingkungan yang mendukung Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan, meliputi jenis dan capaian
kegiatan pemberdayaan masyarakat./social and environmental
responsibility initiatives which can be linked to support for
the Sustainable Development Goals including the types
of community empowerment activities and corresponding
achievements.
d. Kinerja Lingkungan/Environmental Performance:
1. biaya yang dikeluarkan terkait lingkungan;/environmental costs
incurred;
2. penjelasan mengenai penggunaan material yang ramah lingkungan,
misalnya penggunaan material yang dapat didaur ulang; dan
description of the use of environmentally-friendly materials, such as
the use of recyclable materials; and
3. penjelasan mengenai penggunaan energi, termasuk/description of 118-123, 130
energy use, including:
• jumlah dan intensitas energi yang digunakan; dan/amount and
intensity of energy used; and
• upaya untuk dan pencapaian efisiensi energi, termasuk
penggunaan sumber energi terbarukan./efforts toward and
achievement of energy efficiency, including through the use of
renewable energy.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
171 Sustainability Report
Page 177
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Pengungkapan
Kriteria Pelaporan Keberlanjutan Berdasarkan POJK No. 51/POJK.03/2017 Informasi atau Posisi
Sustainability Reporting Criteria Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 Disclosure Information or
Location
6. Kinerja e. Kinerja Lingkungan yang proses bisnisnya berkaitan langsung dengan
Keberlanjutan lingkungan, paling sedikit memuat/Environmental performance for
Sustainability companies whose business processes are directly related to the
Performance environment:
1. kinerja sebagaimana dimaksud dalam huruf d;/performance as
referred to in point d;
2. informasi kegiatan atau wilayah operasional yang menghasilkan
dampak positif dan negatif terhadap lingkungan sekitar, terutama
upaya peningkatan daya dukung ekosistem;/information on
activities or operational areas that result in positive and negative
impacts on the surrounding environment, especially efforts to
increase the carrying capacity of ecosystems;
3. keanekaragaman hayati, termasuk/biodiversity, including:
• dampak kegiatan operasional di area yang dekat dengan atau
berada di daerah konservasi atau memiliki keanekaragaman
hayati yang tinggi; dan/the impact of operations that are
adjacent to or within conservation sites and/or sites with high
biodiversity; and
• usaha konservasi keanekaragaman hayati yang dilakukan,
107-121, 124-129, 130-131
mencakup perlindungan spesies flora atau fauna;/biodiversity
conservation efforts, including the protection of flora and fauna
species;
4. emisi, termasuk/emissions, including:
• jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan
jenisnya; dan/the amount and intensity of emissions generated
by type; and
• upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan;
efforts and achievements toward the reduction of emissions;
5. limbah dan efluen, termasuk/waste and effluents, including:
• jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenis;
the amount of waste and effluents generated by type;
• mekanisme pengelolaan limbah dan efluen; dan
waste and effluents management mechanism; and
• tumpahan yang terjadi (jika ada); dan/spills that occurred
(if any).
6. jumlah dan isi pengaduan mengenai lingkungan yang diterima dan
diselesaikan./number and materiality of environmental complaints
received and resolved.
f. Tanggung jawab pengembangan produk dan/atau jasa keuangan
berkelanjutan, termasuk/Responsibility for the development of
sustainable finance products and/or services, including:
1. inovasi dan pengembangan Produk dan/atau Jasa Keuangan
Berkelanjutan;/innovation and development of sustainable finance
products and/or services;
2. jumlah dan persentase produk dan jasa yang sudah dievaluasi
keamanannya bagi pelanggan;/total and percentage of products and
services that have been evaluated for security for customers;
3. dampak positif dan dampak negatif yang ditimbulkan dari Produk 159-162
dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan dan proses distribusi, serta
mitigasi yang dilakukan untuk menanggulangi dampak negatif;
finance products and/or services and distribution processes, as well
as mitigation measures implemented to address negative impacts;
4. jumlah produk yang ditarik kembali dan alasannya; atau
number of recalled products and the reasons; or
5. survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa
keuangan berkelanjutan./customer satisfaction surveys for
sustainable finance products and/or services.
7. Verifikasi tertulis dari pihak yang independen, jika tersedia./Written verification from an
165
independent party, if any.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
172
Page 178
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
Referensi Silang GRI Standard
Cross Reference of GRI Standard
Halaman /
GRI Standard
Page
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021/General Disclosures 2021
Organisasi dan praktik pelaporannya/Oganization and its reporting practices
GRI 2-1 Rincian organisasi/Organizational details 29, 33
Entitas termasuk dalam pelaporan keberlanjutan organisasi
GRI 2-2 68
Entities included in the organization’s sustainability reporting
GRI 2-3 Periode pelaporan, frekuensi, dan akses kontak/Reporting period, frequency, and contact point 68
GRI 2-4 Penyajian kembali informasi/Restatements of information 68
GRI 2-5 External Assurance 127
Aktivitas dan pekerja/Activities and workers
Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainnya
GRI 2-6 29, 35-36
Activities, value chain and other business relationships
GRI 2-7 Karyawan/Employees 32, 138-139
GRI 2-8 Pekerja bukan karyawan/Workers who are not employees 138
Tata kelola/Governance
GRI 2-9 Rantai pasokan/Supply chain 36
Nominasi dan selesi dari badan tata kelola tertinggi
GRI 2-10 72-76
Nomination and selection of the highest governance body
GRI 2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi/Chairman of the highest governance body 72-76
Peran badan tata kelola tertinggi dalam pengawasan pengelolaan dampak
GRI 2-12 72-76
Role of the highest governance body in overseeing the management of impacts
Delegasi tanggung jawab untuk pengelolaan dampak
GRI 2-13 72-76
Delegation of responsibility for managing impacts
Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
GRI 2-14 72-76
Role of the highest governance body in sustainability reporting
GRI 2-15 Benturan kepentingan/Conflicts of interest 76
GRI 2-16 Komunikasi atas kepentingan kritis/Communication of critical concerns 72-76
Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
GRI 2-17 77
Collective knowledge of the highest governance body
Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
GRI 2-18 78
Evaluation of the performance of the highest governance body
GRI 2-19 Kebijakan remunerasi/Remuneration policies 78-79
GRI 2-20 Proses menentukan remunerasi/Process to determine remuneration 78-79
GRI 2-21 Rasio total kompensasi tahunan/Annual total compensation ratio 78-79
Strategi, kebijakan, dan praktik/Strategy, policies, and practices
Pernyataan atas strategi pembangunan berkelanjutan 17-25, 41-
GRI 2-22
Statement on sustainable development strategy 63
GRI 2-23 Komitmen kebijakan/Policy commitments 41-63
GRI 2-24 Penyematan komitmen kebijakan/Embedding policy commitments 41-63
GRI 2-25 Proses untuk memulihkan dampak negatif/Processes to remediate negative impacts 86-87
Mekanisme untuk mencari saran dan meningkatkan kekhawatiran
GRI 2-26 86-87
Mechanisms for seeking advice and raising concerns
GRI 2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan regulasi/Compliance with laws and regulations 88
GRI 2-28 Keanggotaan asosiasi/Association membership 37
Pelibatan pemangku kepentingan/Stakeholder engagement
GRI 2-29 Pendekatan terhadap pelibatan pemangku kepentingan/Approach to stakeholder engagement 88-90
GRI 2-30 Perjanjian perundingan kolektif/Collective bargaining agreements 144
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
173 Sustainability Report
Page 179
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016/Economic Performance 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
Manajemen topik material/Management of material topics 64-67,
GRI 3-3
95-96
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan/
GRI 201-1 96-99
Direct economic value generated and distributed
Kewajiban rencana manfaat pasti dan rencana pensiun lainnya / Defined benefit plan obligations
GRI 201-3 96-99
and other retirement plans
Bantuan keuangan yang diterima dari pemerintah / Financial assistance received from
GRI 201-4 96-99
government
GRI 202: Keberadaan Pasar 2016 / Market Presence 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
Manajemen topik material/Management of material topics 64-67,
GRI 3-3
95-96
Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum
GRI 202-1 99-100, 142
regional/Ratios of standard entry level wage by gender compared to local minimum wage
Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat setempat/Proportion of senior
GRI 202-2 99-100
management hired from the local community
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung 2016 / Indirect Economic Impacts 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material / Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material /List of material topics 64-67
Manajemen topik material / Management of material topics 64-67,
GRI 3-3
95-96
GRI 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan /Infrastructure investments and services supported 101-102
GRI 203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan /Significant indirect economic impacts 101-102
GRI 204: Praktik Pengadaan 2016/Procurement Practices 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
64-67,
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics
95-96
GRI 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal/Proportion of spending on local suppliers 103
GRI 206: Perilaku Antipersaingan 2016/Anti-competitive Behavior 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
64-67,
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics
95-96
Langkah-langkah hukum untuk perilaku antipersaingan, praktik antipakat dan monopoli/Legal
GRI 206-1 104
actions for anti-competitive behavior, anti-trust, and monopoly practices
GRI 207: Pajak 2019/Tax 2019
GRI 207-1 Pendekatan terhadap pajak/Approach to tax 104
Tata kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak/Tax governance, control, and risk
GRI 207-2 104
management
Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian yang berkaitan dengan pajak/
GRI 207-3 104
Stakeholder engagement and management of concerns related to tax
GRI 207-4 Laporan per negara/Country-by-country reporting 104
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
174
Page 180
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
GRI 302: Energi 2016/Energy 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
Manajemen topik material/Management of material topics 64-67,
GRI 3-3
95-96
GRI 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi/Energy consumption within the organization 104
GRI 302-3 Intensitas energi/Energy intensity 122
GRI 302-4 Pengurangan konsumsi energi/Reduction of energy consumption 122
GRI 302-5 Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa/Reductions in energy
122
requirements of products and services
GRI 303: Air dan Efluen 2018/Water and Effluents 2018
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 123
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 123
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 123
GRI 303-5 Konsumsi air/Water consumption 123
GRI 304: Keanekaragaman Hayati 2016/Biodiversity 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
Manajemen topik material/Management of material topics 64-67, 107-
GRI 3-3
108, 130-131
Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan dengan, kawasan lindung dan
kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan lindung/Operational sites
GRI 304-1 109-117
owned, leased, managed in, or adjacent to, protected areas and areas of high biodiversity value
outside protected areas
Dampak signifikan dari aktivitas, produk, dan jasa pada keanekaragaman hayati/Significant
GRI 304-2 109-117
impacts of activities, products and services on biodiversity
GRI 304-3 Habitat yang dilindungi atau direstorasi/Habitats protected or restored 109-117
Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar konservasi nasional dengan habitat dalam wilayah
GRI 304-4 yang terkena efek operasi/IUCN Red List species and national conservation list species with 109-117
habitats in areas affected by operations
GRI 305: Emisi 2016/Emmissions 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
Manajemen topik material/Management of material topics 64-67, 107-
GRI 3-3
108, 130-131
GRI 305-1 Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) (Cakupan 1) langsung/Direct GHG emissions (Scope 1) 124-126
GRI 305-4 Intensitas emisi GRK/GHG emissions intensity 124-126
GRI 305-5 Pengurangan emisi GRK/Reduction of GHG emissions 124-126
GRI 305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)/Emissions of ozone-depleting
GRI 306: Limbah 2020/Waste 2020
GRI 306-2 Manajemen dampak signifikan terkait limbah/Management of significant waste related impacts 126-128
GRI 306-3 Timbulan limbah/Waste generated 126-128
GRI 308: Penilaian Lingkungan Pemasok 2016/Supplier Environmental Assessment 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
64-67, 130-
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics
131
Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria lingkungan/New suppliers that were
GRI 308-1 129
screened using environmental criteria
Dampak lingkungan negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil/Negative
GRI 308-2 129
environmental impacts in the supply chain and actions taken
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
175 Sustainability Report
Page 181
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
GRI 401: Kepegawaian 2016/Employment 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
Manajemen topik material/Management of material topics 64-67, 135-
GRI 3-3
136
GRI 401-1 Karyawan baru direkrut dan pergantian karyawan/New employee hires and employee turnover 137-139
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan
GRI 401-2 pada kurun waktu tertentu atau paruh waktu/Benefits provided to full-time employees that are 142-144
not provided to temporary or part-time employees
GRI 401-3 Cuti melahirkan/Parental leave 142-144
GRI 403: Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2018/Occupational Health and Safety 2018
Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
GRI 403-1 145-152
Occupational health and safety management system
Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
GRI 403-2 145-152
Hazard identification, risk assessment, and incident investigation
GRI 403-3 Layanan kesehatan kerja/Occupational health services 145-152
Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan dan kesehatan kerja
GRI 403-4 145-152
Worker participation, consultation, and communication on occupational health and safety
Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja/Worker training on occupational
GRI 403-5 145-152
health and safety
GRI 403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja/Promotion of worker health 145-152
Pencegahan dan mitigasi dampak dari keselamatan dan kesehatan kerja yang secara langsung
GRI 403-7 terkait hubungan bisnis/Prevention and mitigation of occupational health and safety 145-152
impacts directly linked by business relationships
GRI 403-9 Kecelakaan kerja/Work-related injuries 145-152
GRI 403-10 Penyakit Akibat Kerja/Work-related ill health 145-152
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 2016/Training and Education 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
Manajemen topik material/Management of material topics 64-67, 135-
GRI 3-3
136
Program untuk peningkatan keahlian karyawan dan transisi program pendampingan
GRI 404-2 140-141
Programs for upgrading employee skills and transition assistance programs
Persentase karyawan yang menerima kinerja reguler dan review pengembangan karier
GRI 404-3 140-141
Percentage of employees receiving regular performance and career development reviews
GRI 405: Keanekaragaman dan Kesempatan Setara 2016/Diversity and Equal Opportunity 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
Manajemen topik material/Management of material topics 64-67, 135-
GRI 3-3
136
Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan
GRI 405-1 137-139
Diversity of governance bodies and employees
GRI 408: Pekerja Anak 2016/Child Labor 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
Manajemen topik material/Management of material topics 64-67, 135-
GRI 3-3
136
Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden pekerja anak
GRI 408-1 142-144
Operations and suppliers at significant risk for incidents of child labor
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
176
Page 182
Strategi Dan Pelaporan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola
Sambutan Direksi Profil Perusahaan Keberlanjutan Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Board of Directors’ Foreword Company Profile Corporate Sustainability
Highlights Sustainability Governance
Strategy And Reporting
GRI 409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja 2016/Forced or Compulsory Labor 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
Manajemen topik material/Management of material topics 64-67, 135-
GRI 3-3
136
Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja
GRI 409-1 142-144
Operations and suppliers at significant risk for incidents of forced or compulsory labor
GRI 414: Penilaian Sosial Pemasok 2016/Supplier Social Assessment 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
Manajemen topik material/Management of material topics 64-67, 130-
GRI 3-3
131
Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial/New suppliers that were screened
GRI 414-1 152
using social criteria
Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil/Negative social
GRI 414-2 152
impacts in the supply chain and actions taken
GRI 415: Kebijakan Publik 2016/Public Policy 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
64-67, 135-
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics
136
GRI 415-1 Kontribusi politik/Political contributions 142-144
GRI 416: Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan 2016 / Customer Health and Safety 2016
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 64-67
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 64-67
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 64-67
Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari berbagai kategori produk dan jasa
GRI 416-1 161
Assessment of the health and safety impacts of product and service categories
Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak kesehatan dan keselamatan dari produk
GRI 416-2 dan jasa/Incidents of non-compliance concerning the health and safety impacts of products and 161
services
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
177 Sustainability Report
Page 183
Tanggung Jawab Pengembangan
Aspek Ekonomi Aspek Lingkungan Aspek Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Aspect Environmental Aspect Social Aspect Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Halaman ini sengaja dikosongkan.
This page is intentionally left blank.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
178
Page 184
2024
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
PT FAP Agri Tbk
Gedung Gold Coast
Tower Liberty Lt. 16 A-H
Jl. Pantai Indah Kapuk, RT.6, RW.2,
Kamal Muara, Penjaringan,
Jakarta Utara 14470
(021) 50205811
corp.secretary@fap-agri.com
www.fap-agri.com
Names mentioned 56 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Tata
p.4 ×2
unresolved
org
PT Bhumi Simanggaris Indah
p.11 ×15
unresolved
org
PT Tirta Madu Sawit Jaya
p.11 ×19
unresolved
org
PT Karangjuang Hijaulestari
p.11 ×19
unresolved
org
PT Borneo Bhakti Sejahtera
p.12 ×8
unresolved
org
PT Bulungan Hijau Perkasa
p.13 ×13
unresolved
org
PT Mutu Hijau Indonesia
p.13 ×2
unresolved
org
PT Mutu Hijau Indonesia Indonesian Sustainable Palm Oil
p.14
unresolved
org
PT Mutu Hijau Indonesia KOSHER Diberikan
p.14
unresolved
org
PT Intertek Utama Services
p.14
unresolved
org
PT Intertek Utama Services International Sustainability
p.15 ×2
unresolved
org
PT Intertek Utama Services Indonesian Sustainable Palm Oil
p.15
unresolved
org
PT Karangjuang Hijaulestari Menerima Sertifikat Komitmen Percepatan Penurunan
p.16
unresolved
org
Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
p.16
unresolved
org
PT Borneo Bhakti Sejahtera PROPER Award
p.16
unresolved
org
PT Tirta Madu Sawit Jaya Memperoleh Sertifikasi KOSHER
p.16
unresolved
org
PT Bulungan Hijau Perkasa Melakukan Audit Survailen Sertifikasi
p.17
unresolved
org
PT Karangjuang Hijaulestari Melakukan Audit Survailen Sertifikasi Indonesian
p.17
unresolved
org
PT Bhumi Simanggaris Indah Melakukan Audit Survailen Sertifikasi
p.17
unresolved
org
PT Tirta Madu Sawit Jaya Melakukan Audit Survailen
p.18
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.34
unresolved
person
Notary P. Sutrisno A. Tampubolon
p.34 ×3
unresolved
org
Minister of Justice
p.34 ×2
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Stock Exchange Jumlah SDM
p.34
unresolved
org
PT Fangiono Agro Plantation
p.35
unresolved
org
PT Fangiono
p.35
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik
p.35
unresolved
person
Muslim
p.35
unresolved
person
Notary Muslim
p.35
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.35
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
p.35 ×3
unresolved
person
S.H. This Adi Warsito
p.35 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.35
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.35
unresolved
org
Financial Services Authority
p.73
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi dan Komitenya
p.78
unresolved
org
Tata Kelola
p.81
unresolved
person
Donny
· Komisaris
p.81 ×2
unresolved
org
PT Borneo Board
p.81
unresolved
org
PT Marsam Citra
p.81
unresolved
person
Adiperkasa
· Commissioner
p.81
unresolved
org
PT Setia Agro Utama
p.81 ×4
unresolved
org
PT Ketapang Hijau Lestari
p.81 ×4
unresolved
org
PT Riau Agung Karya Abadi
p.81 ×2
unresolved
org
PT Marsam Citra Adiperkasa
p.81 ×3
unresolved
org
Karya (Persero) Tbk.
p.81
unresolved
person
Ricky Tjandra
· Direktur Utama
p.81
unresolved
person
Holds
· Director
p.81
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.83
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.